--- MULAI PROSES SCRAPING FAKULTAS TEKNIK ---
Scraping data for program: Teknik Industri
--------------------------------------------------
Ditemukan 143 halaman untuk Teknik Industri
--- Data #1 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Siliwangi Fitra Rachmawanto S.T.
Judul: OPTIMASI PEMILIHAN PORTOFOLIO SAHAM PERUSAHAAN SEKTOR TAMBANG DENGAN MENGGUNAKAN GOAL PROGRAMMING
Pembimbing 1: Heri Awalul Ilhamsah S.T., M.T.
Pembimbing 2: Retno Indriartiningtias S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Portofolio adalah sekumpulan saham yang dimiliki investor. Dalam setiap saham pada portofolio memiliki resiko yang harus diminimalkan dengan cara diversifikasi yaitu dengan mengalokasikan dana pada berbagai alternatif investasi pada kombinasi saham pada portofolio. Pada skripsi ini, saham yang digunakan berupa saham dari perusahan sektor tambang yang terdapat 4 subsektor didalamnya yaitu subsektor Batubara, subsektor batu-batuan, subsektor logam dan mineral lainnya, dan subsektor minyak dan gas bumi. Dari setiap subsektor tersebut terbentuk beberapa portofolio yang kemudian dilakukan optimasi dalam pemilihannya. Pada skripsi ini menggunakan goal programming untuk meminimalkan penyimpangan antara fungsi objektif dengan nilai ideal fungsi objektif yang menghasilkan proporsi dana yang harus diinvestasikan pada masing-masing saham. Hasil yang diperoleh dari goal programming pada setiap subsektor yaitu : subsektor batubara terdapat 4 portofolio efisien, subsektor batu-batuan terdapat 2 portofolio efisien, subsektor logam dan mineral lainnya terdapat 3 portofolio efisien dan subsektor minyak dan gas bumi terdapat 4 portofolio efisien serta proporsi dana yang harus diinvestasikan pada portofolio-portofolio pada setiap subsektor tersebut. Kata Kunci : Goal programming, Portofolio, Expected return, Resiko, Proporsi dana.
Abstrak (Clean): portofolio adalah sekumpulan saham yang dimiliki investor dalam setiap saham pada portofolio memiliki resiko yang harus diminimalkan dengan cara diversifikasi yaitu dengan mengalokasikan dana pada berbagai alternatif investasi pada kombinasi saham pada portofolio pada skripsi ini saham yang digunakan berupa saham dari perusahan sektor tambang yang terdapat subsektor didalamnya yaitu subsektor batubara subsektor batubatuan subsektor logam dan mineral lainnya dan subsektor minyak dan gas bumi dari setiap subsektor tersebut terbentuk beberapa portofolio yang kemudian dilakukan optimasi dalam pemilihannya pada skripsi ini menggunakan goal programming untuk meminimalkan penyimpangan antara fungsi objektif dengan nilai ideal fungsi objektif yang menghasilkan proporsi dana yang harus diinvestasikan pada masingmasing saham hasil yang diperoleh dari goal programming pada setiap subsektor yaitu subsektor batubara terdapat portofolio efisien subsektor batubatuan terdapat portofolio efisien subsektor logam dan mineral lainnya terdapat portofolio efisien dan subsektor minyak dan gas bumi terdapat portofolio efisien serta proporsi dana yang harus diinvestasikan pada portofolioportofolio pada setiap subsektor tersebut kata kunci goal programming portofolio expected return resiko proporsi dana
Abstrak (Stopwords Removed): portofolio sekumpulan saham dimiliki investor setiap saham portofolio memiliki resiko harus diminimalkan cara diversifikasi mengalokasikan dana berbagai alternatif investasi kombinasi saham portofolio skripsi saham digunakan berupa saham perusahan sektor tambang terdapat subsektor didalamnya subsektor batubara subsektor batubatuan subsektor logam mineral lainnya subsektor minyak gas bumi setiap subsektor tersebut terbentuk beberapa portofolio dilakukan optimasi pemilihannya skripsi menggunakan goal programming meminimalkan penyimpangan antara fungsi objektif nilai ideal fungsi objektif menghasilkan proporsi dana harus diinvestasikan masingmasing saham hasil diperoleh goal programming setiap subsektor subsektor batubara terdapat portofolio efisien subsektor batubatuan terdapat portofolio efisien subsektor logam mineral lainnya terdapat portofolio efisien subsektor minyak gas bumi terdapat portofolio efisien proporsi dana harus diinvestasikan portofolioportofolio setiap subsektor tersebut kata kunci goal programming portofolio expected return resiko proporsi dana
Abstrak (Stemmed): portofolio kumpul saham milik investor tiap saham portofolio milik resiko harus minimal cara diversifikasi alokasi dana bagai alternatif investasi kombinasi saham portofolio skripsi saham guna upa saham usah sektor tambang dapat subsektor dalam subsektor batubara subsektor batubatuan subsektor logam mineral lain subsektor minyak gas bumi tiap subsektor sebut bentuk beberapa portofolio laku optimasi pilih skripsi guna goal programming minimal simpang antara fungsi objektif nilai ideal fungsi objektif hasil proporsi dana harus investasi masingmasing saham hasil oleh goal programming tiap subsektor subsektor batubara dapat portofolio efisien subsektor batubatuan dapat portofolio efisien subsektor logam mineral lain dapat portofolio efisien subsektor minyak gas bumi dapat portofolio efisien proporsi dana harus investasi portofolioportofolio tiap subsektor sebut kata kunci goal programming portofolio expected return resiko proporsi dana
Abstrak (Corrected): portfolio rumpus sham milk investor tip sham portfolio milk resist harms minimal cara diversifikasi alkali dana bahai alternative invests kombinasi sham portfolio strips sham gun up sham utah sector taming apart subsektor dream subsektor barbara subsektor batubatuan subsektor logan mineral lain subsektor minyan gas bump tip subsektor debut bent beberapa portfolio lake optimism pilch strips gun goal programming minimal sipping angara fungi objectify nilgai ideal fungi objectify hail propose dana harms invests masingmasing sham hail olen goal programming tip subsektor subsektor barbara apart portfolio elision subsektor batubatuan apart portfolio elision subsektor logan mineral lain apart portfolio elision subsektor minyan gas bump apart portfolio elision propose dana harms invests portofolioportofolio tip subsektor debut data bunch goal programming portfolio expected return resist propose dana
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'subsektor': 12, 'portofolio': 9, 'saham': 6, 'dapat': 5, 'tiap': 4, 'dana': 4, 'efisien': 4, 'harus': 3, 'investasi': 3, 'goal': 3, 'programming': 3, 'proporsi': 3, 'milik': 2, 'resiko': 2, 'minimal': 2, 'skripsi': 2, 'guna': 2, 'batubara': 2, 'batubatuan': 2, 'logam': 2, 'mineral': 2, 'lain': 2, 'minyak': 2, 'gas': 2, 'bumi': 2, 'sebut': 2, 'fungsi': 2, 'objektif': 2, 'hasil': 2, 'kumpul': 1, 'investor': 1, 'cara': 1, 'diversifikasi': 1, 'alokasi': 1, 'bagai': 1, 'alternatif': 1, 'kombinasi': 1, 'upa': 1, 'usah': 1, 'sektor': 1, 'tambang': 1, 'dalam': 1, 'bentuk': 1, 'beberapa': 1, 'laku': 1, 'optimasi': 1, 'pilih': 1, 'simpang': 1, 'antara': 1, 'nilai': 1, 'ideal': 1, 'masingmasing': 1, 'oleh': 1, 'portofolioportofolio': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'expected': 1, 'return': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 24, 'the': 13, 'subsector': 10, 'in': 9, 'and': 7, 'portofolios': 6, 'have': 5, 'portofolio': 4, 'funds': 4, 'each': 4, 'efficient': 4, 'a': 3, 'stock': 3, 'be': 3, 'are': 3, 'goal': 3, 'programming': 3, 'proportion': 3, 'is': 2, 'by': 2, 'on': 2, 'risk': 2, 'must': 2, 'to': 2, 'stocks': 2, 'this': 2, 'thesis': 2, 'used': 2, 'there': 2, 'coal': 2, 'rocks': 2, 'metals': 2, 'other': 2, 'minerals': 2, 'oil': 2, 'gas': 2, 'subsectors': 2, 'function': 2, 'with': 2, 'invested': 2, 'for': 2, 'collection': 1, 'owned': 1, 'investors': 1, 'every': 1, 'minimized': 1, 'diversification': 1, 'allocate': 1, 'variety': 1, 'investments': 1, 'alternative': 1, 'at': 1, 'combination': 1, 'form': 1, 'shares': 1, 'mining': 1, 'companies': 1, 'contained': 1, 'therein': 1, 'formed': 1, 'several': 1, 'then': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'election': 1, 'minimize': 1, 'deviation': 1, 'between': 1, 'ideal': 1, 'value': 1, 'objective': 1, 'objectif': 1, 'that': 1, 'generates': 1, 'should': 1, 'stoks': 1, 'results': 1, 'obtained': 1, 'from': 1, 'than': 1, 'keywords': 1, 'expected': 1, 'return': 1})
-------------------------------------------
--- Data #2 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: AHMAD MAS'UD
Judul: PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS LANTAI PRODUKSI PT. ABC MENGGUNAKAN MEDOTE SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING (SLP) DAN ALGORITMA GENETIK
Pembimbing 1: SABARUDIN AKHMAD, S.T., M.T.
Pembimbing 2: SUGENG PURWOKO, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): PT. ABC merupakan perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur kayu yaitu memproduksi meja, kursi dan lain-lain. Terdapat berbagai jenis mesin yang berada dalam lantai produksi PT. ABC untuk menunjang jalannya proses produksi, diantaranya yaitu : planner, ripsaw, sanding, dan mesin lainnya. Saat ini PT. ABC memiliki permasalahan dengan tataletak fasilitas, hal tersebut terlihat pada jarak perpindahan bahan dari stasiun kerja satu menuju stasiun kerja yang lainnya yang terlalu jauh. Tujuan penelitian ini adalah merancang alternatif layout yang bisa meminimalkan total momen perpindahan bahan dengan menggunakan metode SLP (Systematic Layout Planning) dan Algoritma Genetik. Setelah pengumpulan dan pengolahan data didapatkan hasil perhitungan tataletak awal lantai produksi perusahaan memberikan total momen sebesar 207.203 meter perpindahan per bulan. Metode SLP memberikan total momen sebesar 152.506 meter perpindahan per bulan, sedangkan dengan algoritma genetik diperoleh total momen sebesar 197.974 meter perpindahan per bulan.
Abstrak (Clean): pt abc merupakan perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur kayu yaitu memproduksi meja kursi dan lainlain terdapat berbagai jenis mesin yang berada dalam lantai produksi pt abc untuk menunjang jalannya proses produksi diantaranya yaitu planner ripsaw sanding dan mesin lainnya saat ini pt abc memiliki permasalahan dengan tataletak fasilitas hal tersebut terlihat pada jarak perpindahan bahan dari stasiun kerja satu menuju stasiun kerja yang lainnya yang terlalu jauh tujuan penelitian ini adalah merancang alternatif layout yang bisa meminimalkan total momen perpindahan bahan dengan menggunakan metode slp systematic layout planning dan algoritma genetik setelah pengumpulan dan pengolahan data didapatkan hasil perhitungan tataletak awal lantai produksi perusahaan memberikan total momen sebesar meter perpindahan per bulan metode slp memberikan total momen sebesar meter perpindahan per bulan sedangkan dengan algoritma genetik diperoleh total momen sebesar meter perpindahan per bulan
Abstrak (Stopwords Removed): pt abc perusahaan bergerak dibidang manufaktur kayu memproduksi meja kursi lainlain terdapat berbagai jenis mesin berada lantai produksi pt abc menunjang jalannya proses produksi diantaranya planner ripsaw sanding mesin lainnya pt abc memiliki permasalahan tataletak fasilitas tersebut terlihat jarak perpindahan bahan stasiun kerja satu menuju stasiun kerja lainnya terlalu jauh tujuan penelitian merancang alternatif layout meminimalkan total momen perpindahan bahan menggunakan metode slp systematic layout planning algoritma genetik pengumpulan pengolahan data didapatkan hasil perhitungan tataletak awal lantai produksi perusahaan memberikan total momen sebesar meter perpindahan per bulan metode slp memberikan total momen sebesar meter perpindahan per bulan sedangkan algoritma genetik diperoleh total momen sebesar meter perpindahan per bulan
Abstrak (Stemmed): pt abc usaha gerak bidang manufaktur kayu produksi meja kursi lainlain dapat bagai jenis mesin ada lantai produksi pt abc tunjang jalan proses produksi antara planner ripsaw sanding mesin lain pt abc milik masalah tataletak fasilitas sebut lihat jarak pindah bahan stasiun kerja satu tuju stasiun kerja lain terlalu jauh tuju teliti rancang alternatif layout minimal total momen pindah bahan guna metode slp systematic layout planning algoritma genetik kumpul olah data dapat hasil hitung tataletak awal lantai produksi usaha beri total momen besar meter pindah per bulan metode slp beri total momen besar meter pindah per bulan sedang algoritma genetik oleh total momen besar meter pindah per bulan
Abstrak (Corrected): pt arc sara gera biding manufacture kay produksi mega kursk maintain apart bahai penis resin ada lanai produksi pt arc tuning alan proves produksi angara planner ripsaw sanding resin lain pt arc milk marsala tataletak basilicas debut that arak pindar bahai station era sat juju station era lain tergal each juju elite dancing alternative layout minimal total women pindar bahai gun metope slip systematic layout planning algorithm genetic rumpus blah data apart hail hiding tataletak away lanai produksi sara bert total women bear meter pindar per buran metope slip bert total women bear meter pindar per buran sedan algorithm genetic olen total women bear meter pindar per buran
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pindah': 5, 'produksi': 4, 'total': 4, 'momen': 4, 'pt': 3, 'abc': 3, 'besar': 3, 'meter': 3, 'per': 3, 'bulan': 3, 'usaha': 2, 'dapat': 2, 'mesin': 2, 'lantai': 2, 'lain': 2, 'tataletak': 2, 'bahan': 2, 'stasiun': 2, 'kerja': 2, 'tuju': 2, 'layout': 2, 'metode': 2, 'slp': 2, 'algoritma': 2, 'genetik': 2, 'beri': 2, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'manufaktur': 1, 'kayu': 1, 'meja': 1, 'kursi': 1, 'lainlain': 1, 'bagai': 1, 'jenis': 1, 'ada': 1, 'tunjang': 1, 'jalan': 1, 'proses': 1, 'antara': 1, 'planner': 1, 'ripsaw': 1, 'sanding': 1, 'milik': 1, 'masalah': 1, 'fasilitas': 1, 'sebut': 1, 'lihat': 1, 'jarak': 1, 'satu': 1, 'terlalu': 1, 'jauh': 1, 'teliti': 1, 'rancang': 1, 'alternatif': 1, 'minimal': 1, 'guna': 1, 'systematic': 1, 'planning': 1, 'kumpul': 1, 'olah': 1, 'data': 1, 'hasil': 1, 'hitung': 1, 'awal': 1, 'sedang': 1, 'oleh': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 13, 'a': 5, 'and': 4, 'layout': 4, 'total': 4, 'moment': 4, 'pt': 3, 'abc': 3, 'is': 3, 'in': 3, 'that': 3, 'production': 3, 'to': 3, 'meters': 3, 'transfer': 3, 'per': 3, 'month': 3, 'company': 2, 'are': 2, 'floor': 2, 'other': 2, 'with': 2, 'material': 2, 'handling': 2, 'work': 2, 'station': 2, 'slp': 2, 'genetic': 2, 'algorithm': 2, 'obtained': 2, 'gives': 2, 'engaged': 1, 'manufacture': 1, 'wood': 1, 'produces': 1, 'tables': 1, 'chairs': 1, 'others': 1, 'there': 1, 'different': 1, 'types': 1, 'machines': 1, 'support': 1, 'course': 1, 'process': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'planner': 1, 'ripsaw': 1, 'sanding': 1, 'machinery': 1, 'currently': 1, 'has': 1, 'problem': 1, 'facilities': 1, 'it': 1, 'visible': 1, 'distance': 1, 'from': 1, 'one': 1, 'too': 1, 'far': 1, 'away': 1, 'purpose': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'was': 1, 'design': 1, 'an': 1, 'alternative': 1, 'could': 1, 'minimize': 1, 'using': 1, 'systematic': 1, 'planning': 1, 'after': 1, 'collection': 1, 'processing': 1, 'data': 1, 'initial': 1, 'results': 1, 'calculation': 1, 'method': 1, 'while': 1, 'those': 1})
-------------------------------------------
--- Data #3 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Yulianto Fauzanta
Judul: PERUMUSAN STRATEGI BISNIS UD. BUDI JAYA BANGKALAN ?DENGAN PENDEKATAN MODEL FRED R. DAVID
Pembimbing 1: Fitri Agustina, S.T., M.T
Pembimbing 2: Retno Indriartiningtias, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Bangkalan merupakan salah satu kabupaten yang memiliki potensi alam salak. ?Potensi alam tersebut dimanfaatkan oleh UD. Budi Jaya yang terletak di Desa ?Kramat? Bangkalan dengan memproduksi produk olahan salak. Selama ini UD ?Budi Jaya menemui banyak kendala, diantaranya adalah mengenai pemasaran, ?produksi bahan baku, dan lain-lain. salah satu solusi kendala tersebut adalah ?dengan merancang strategi bisnis yang sesuai dengan kondisi UD Budi Jaya. ?Model strategi Fred R. David mempunyai tiga tahap yaitu tahap masukan, ?pencocokan dan pengambilan keputusan. Matriks-matriks yang digunakan pada ?penelitian ini adalah IFE (Internal Factor Evaluation), EFE (External Factor ?Evaluation), SWOT, IE (Internal-External) Matrix, GRAND STRATEGY Matrix ?dan QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). Hasil penelitian ini adalah ?beberapa alternatif strategi diantaranya adalah Strategi 5 (S5) yaitu menciptakan ?produk olahan baru (diversikasi), Strategi 3 (S3) pengiklanan, Strategi 2 (S2) ?Pengembangan produk yaitu meningkatkan kualitas produk, Strategi 7 (S7) ?Melakukan kesepakatan harga dengan anggota kelompok tani yang lain, dan ?strategi 1 (S1) Memperluas pasar.?
Abstrak (Clean): bangkalan merupakan salah satu kabupaten yang memiliki potensi alam salak potensi alam tersebut dimanfaatkan oleh ud budi jaya yang terletak di desa kramat bangkalan dengan memproduksi produk olahan salak selama ini ud budi jaya menemui banyak kendala diantaranya adalah mengenai pemasaran produksi bahan baku dan lainlain salah satu solusi kendala tersebut adalah dengan merancang strategi bisnis yang sesuai dengan kondisi ud budi jaya model strategi fred r david mempunyai tiga tahap yaitu tahap masukan pencocokan dan pengambilan keputusan matriksmatriks yang digunakan pada penelitian ini adalah ife internal factor evaluation efe external factor evaluation swot ie internalexternal matrix grand strategy matrix dan qspm quantitative strategic planning matrix hasil penelitian ini adalah beberapa alternatif strategi diantaranya adalah strategi s yaitu menciptakan produk olahan baru diversikasi strategi s pengiklanan strategi s pengembangan produk yaitu meningkatkan kualitas produk strategi s melakukan kesepakatan harga dengan anggota kelompok tani yang lain dan strategi s memperluas pasar
Abstrak (Stopwords Removed): bangkalan salah satu kabupaten memiliki potensi alam salak potensi alam tersebut dimanfaatkan ud budi jaya terletak desa kramat bangkalan memproduksi produk olahan salak selama ud budi jaya menemui banyak kendala diantaranya mengenai pemasaran produksi bahan baku lainlain salah satu solusi kendala tersebut merancang strategi bisnis sesuai kondisi ud budi jaya model strategi fred r david mempunyai tiga tahap tahap masukan pencocokan pengambilan keputusan matriksmatriks digunakan penelitian ife internal factor evaluation efe external factor evaluation swot ie internalexternal matrix grand strategy matrix qspm quantitative strategic planning matrix hasil penelitian beberapa alternatif strategi diantaranya strategi s menciptakan produk olahan baru diversikasi strategi s pengiklanan strategi s pengembangan produk meningkatkan kualitas produk strategi s melakukan kesepakatan harga anggota kelompok tani lain strategi s memperluas pasar
Abstrak (Stemmed): bangkal salah satu kabupaten milik potensi alam salak potensi alam sebut manfaat ud budi jaya letak desa kramat bangkal produksi produk olah salak lama ud budi jaya temu banyak kendala antara kena pasar produksi bahan baku lainlain salah satu solusi kendala sebut rancang strategi bisnis sesuai kondisi ud budi jaya model strategi fred r david punya tiga tahap tahap masuk cocok ambil putus matriksmatriks guna teliti ife internal factor evaluation efe external factor evaluation swot ie internalexternal matrix grand strategy matrix qspm quantitative strategic planning matrix hasil teliti beberapa alternatif strategi antara strategi s cipta produk olah baru diversikasi strategi s iklan strategi s kembang produk tingkat kualitas produk strategi s laku sepakat harga anggota kelompok tani lain strategi s luas pasar
Abstrak (Corrected): bangka salad sat kabupaten milk potent alarm salad potent alarm debut manat up bud jay leak desk drama bangka produksi proud blah salad lama up bud jay temp banyan kendall angara ken paar produksi bahai baku maintain salad sat solus kendall debut dancing strategy basis sexual kondisi up bud jay model strategy fred r david puny toga that that mask cook ambit puts matriksmatriks gun elite if internal factor evaluation eye external factor evaluation swot i internalexternal matrix grand strategy matrix spy quantitative strategic planning matrix hail elite beberapa alternative strategy angara strategy s city proud blah bar diversikasi strategy s klan strategy s embank proud dingbat kualitas proud strategy s lake separate hard angora kelompok tank lain strategy s lucas paar
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'strategi': 8, 's': 5, 'produk': 4, 'ud': 3, 'budi': 3, 'jaya': 3, 'matrix': 3, 'bangkal': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'potensi': 2, 'alam': 2, 'salak': 2, 'sebut': 2, 'produksi': 2, 'olah': 2, 'kendala': 2, 'antara': 2, 'pasar': 2, 'tahap': 2, 'teliti': 2, 'factor': 2, 'evaluation': 2, 'kabupaten': 1, 'milik': 1, 'manfaat': 1, 'letak': 1, 'desa': 1, 'kramat': 1, 'lama': 1, 'temu': 1, 'banyak': 1, 'kena': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'lainlain': 1, 'solusi': 1, 'rancang': 1, 'bisnis': 1, 'sesuai': 1, 'kondisi': 1, 'model': 1, 'fred': 1, 'r': 1, 'david': 1, 'punya': 1, 'tiga': 1, 'masuk': 1, 'cocok': 1, 'ambil': 1, 'putus': 1, 'matriksmatriks': 1, 'guna': 1, 'ife': 1, 'internal': 1, 'efe': 1, 'external': 1, 'swot': 1, 'ie': 1, 'internalexternal': 1, 'grand': 1, 'strategy': 1, 'qspm': 1, 'quantitative': 1, 'strategic': 1, 'planning': 1, 'hasil': 1, 'beberapa': 1, 'alternatif': 1, 'cipta': 1, 'baru': 1, 'diversikasi': 1, 'iklan': 1, 'kembang': 1, 'tingkat': 1, 'kualitas': 1, 'laku': 1, 'sepakat': 1, 'harga': 1, 'anggota': 1, 'kelompok': 1, 'tani': 1, 'lain': 1, 'luas': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'of': 7, 'is': 5, 'to': 5, 'strategy': 5, 's': 5, 'and': 4, 'strategies': 4, 'ud': 3, 'budi': 3, 'jaya': 3, 'in': 3, 'products': 3, 'this': 3, 'matrix': 3, 'bangkal': 2, 'one': 2, 'potential': 2, 'natural': 2, 'refined': 2, 'such': 2, 'as': 2, 'with': 2, 'study': 2, 'factor': 2, 'evaluation': 2, 'districts': 1, 'that': 1, 'have': 1, 'bark': 1, 'use': 1, 'by': 1, 'located': 1, 'village': 1, 'kramat': 1, 'produce': 1, 'barked': 1, 'during': 1, 'encountered': 1, 'many': 1, 'obstacles': 1, 'marketing': 1, 'production': 1, 'materials': 1, 'others': 1, 'solution': 1, 'problem': 1, 'devise': 1, 'business': 1, 'accordance': 1, 'conditions': 1, 'model': 1, 'fred': 1, 'r': 1, 'david': 1, 'has': 1, 'three': 1, 'stages': 1, 'input': 1, 'stage': 1, 'matching': 1, 'decision': 1, 'making': 1, 'matrices': 1, 'used': 1, 'ife': 1, 'internal': 1, 'efe': 1, 'external': 1, 'swot': 1, 'ie': 1, 'internalexternal': 1, 'grand': 1, 'qspm': 1, 'quantitative': 1, 'strategic': 1, 'planning': 1, 'results': 1, 'are': 1, 'several': 1, 'alternative': 1, 'was': 1, 'create': 1, 'a': 1, 'new': 1, 'diversification': 1, 'advertising': 1, 'product': 1, 'development': 1, 'improve': 1, 'quality': 1, 'conducting': 1, 'price': 1, 'agreement': 1, 'other': 1, 'members': 1, 'farmer': 1, 'groups': 1, 'expanding': 1, 'markets': 1})
-------------------------------------------
--- Data #4 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: M Mundir Muhlisin
Judul: USULAN PERBAIKAN UTILITAS RESOURCES PADA LANTAI PRODUKSI PT INDOSPRING TBK DENGAN PENDEKATAN SIMULASI
Pembimbing 1: Mu'alim ST MT
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko ST MT
Abstrak (Raw): Simulasi adalah duplikasi atau abstraksi dari persoalan dalam kehidupan nyata ke dalam model matematika. Berdasarkan hasil survey pendahuluan di lantai produksi PT Indospring tbk masih sering terjadi proses produksi yang belum optimal, salah satunya terlihat dari masih adanya jumlah antrian yang cukup tinggi, dan juga target output produksi yang sering belum tercapai. Dengan pendekatan simulasi diharapkan dapat memberikan gambaran permasalahan yang ada pada lantai produksi PT Indospring tbk guna meningkatkan efektifitas dan efisiensi lini produksi dengan cara memperbaiki utilitas pada resources yang ada pada lantai produksi PT Indospring tbk. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan jumlah antrian tertinggi pada stasiun proses shearing sebesar 610 entity dengan nilai utillitas pada mesin sebesar 88% dan utilitas tenaga kerja sebesar 44%. Setelah usulan perbaikan dilakukan dengan cara menambahkan 1 unit mesin shearing akan berdampak penurunan antrian pada proses shearing dan juga perubahan nilai utilitas pada mesin menjadi 46% dan utilitas tenaga kerja menjadi 46%.
Abstrak (Clean): simulasi adalah duplikasi atau abstraksi dari persoalan dalam kehidupan nyata ke dalam model matematika berdasarkan hasil survey pendahuluan di lantai produksi pt indospring tbk masih sering terjadi proses produksi yang belum optimal salah satunya terlihat dari masih adanya jumlah antrian yang cukup tinggi dan juga target output produksi yang sering belum tercapai dengan pendekatan simulasi diharapkan dapat memberikan gambaran permasalahan yang ada pada lantai produksi pt indospring tbk guna meningkatkan efektifitas dan efisiensi lini produksi dengan cara memperbaiki utilitas pada resources yang ada pada lantai produksi pt indospring tbk berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan jumlah antrian tertinggi pada stasiun proses shearing sebesar entity dengan nilai utillitas pada mesin sebesar dan utilitas tenaga kerja sebesar setelah usulan perbaikan dilakukan dengan cara menambahkan unit mesin shearing akan berdampak penurunan antrian pada proses shearing dan juga perubahan nilai utilitas pada mesin menjadi dan utilitas tenaga kerja menjadi
Abstrak (Stopwords Removed): simulasi duplikasi abstraksi persoalan kehidupan nyata model matematika berdasarkan hasil survey pendahuluan lantai produksi pt indospring tbk masih sering terjadi proses produksi belum optimal salah satunya terlihat masih adanya jumlah antrian cukup tinggi target output produksi sering belum tercapai pendekatan simulasi diharapkan dapat memberikan gambaran permasalahan ada lantai produksi pt indospring tbk meningkatkan efektifitas efisiensi lini produksi cara memperbaiki utilitas resources ada lantai produksi pt indospring tbk berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan jumlah antrian tertinggi stasiun proses shearing sebesar entity nilai utillitas mesin sebesar utilitas tenaga kerja sebesar usulan perbaikan dilakukan cara menambahkan unit mesin shearing berdampak penurunan antrian proses shearing perubahan nilai utilitas mesin menjadi utilitas tenaga kerja menjadi
Abstrak (Stemmed): simulasi duplikasi abstraksi soal hidup nyata model matematika dasar hasil survey dahulu lantai produksi pt indospring tbk masih sering jadi proses produksi belum optimal salah satu lihat masih ada jumlah antri cukup tinggi target output produksi sering belum capai dekat simulasi harap dapat beri gambar masalah ada lantai produksi pt indospring tbk tingkat efektifitas efisiensi lini produksi cara baik utilitas resources ada lantai produksi pt indospring tbk dasar hasil olah data dapat jumlah antri tinggi stasiun proses shearing besar entity nilai utillitas mesin besar utilitas tenaga kerja besar usul baik laku cara tambah unit mesin shearing dampak turun antri proses shearing ubah nilai utilitas mesin jadi utilitas tenaga kerja jadi
Abstrak (Corrected): simulate duplikasi abstraksi soul hide nyala model matematika dakar hail survey dahl lanai produksi pt indorsing bk mash seeing jade proves produksi begum optimal salad sat that mash ada mullah anti cutup ting target output produksi seeing begum capri dead simulate harp apart bert sambar marsala ada lanai produksi pt indorsing bk dingbat efektifitas efisiensi line produksi cara back utility resources ada lanai produksi pt indorsing bk dakar hail blah data apart mullah anti ting station proves shearing bear entity nilgai utillitas resin bear utility teenage era bear usual back lake cara tambac unit resin shearing damp turn anti proves shearing bah nilgai utility resin jade utility teenage era jade
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produksi': 6, 'utilitas': 4, 'lantai': 3, 'pt': 3, 'indospring': 3, 'tbk': 3, 'jadi': 3, 'proses': 3, 'ada': 3, 'antri': 3, 'shearing': 3, 'besar': 3, 'mesin': 3, 'simulasi': 2, 'dasar': 2, 'hasil': 2, 'masih': 2, 'sering': 2, 'belum': 2, 'jumlah': 2, 'tinggi': 2, 'dapat': 2, 'cara': 2, 'baik': 2, 'nilai': 2, 'tenaga': 2, 'kerja': 2, 'duplikasi': 1, 'abstraksi': 1, 'soal': 1, 'hidup': 1, 'nyata': 1, 'model': 1, 'matematika': 1, 'survey': 1, 'dahulu': 1, 'optimal': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'lihat': 1, 'cukup': 1, 'target': 1, 'output': 1, 'capai': 1, 'dekat': 1, 'harap': 1, 'beri': 1, 'gambar': 1, 'masalah': 1, 'tingkat': 1, 'efektifitas': 1, 'efisiensi': 1, 'lini': 1, 'resources': 1, 'olah': 1, 'data': 1, 'stasiun': 1, 'entity': 1, 'utillitas': 1, 'usul': 1, 'laku': 1, 'tambah': 1, 'unit': 1, 'dampak': 1, 'turun': 1, 'ubah': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 10, 'on': 8, 'production': 6, 'is': 4, 'to': 4, 'and': 4, 'by': 4, 'utility': 4, 'a': 3, 'floor': 3, 'pt': 3, 'indospring': 3, 'tbk': 3, 'shearing': 3, 'simulation': 2, 'problems': 2, 'based': 2, 'results': 2, 'not': 2, 'number': 2, 'queues': 2, 'as': 2, 'are': 2, 'with': 2, 'an': 2, 'existing': 2, 'in': 2, 'at': 2, 'value': 2, 'workforce': 2, 'machine': 2, 'duplication': 1, 'or': 1, 'abstraction': 1, 'reallife': 1, 'into': 1, 'mathematical': 1, 'models': 1, 'preliminary': 1, 'survey': 1, 'often': 1, 'optimal': 1, 'processes': 1, 'one': 1, 'which': 1, 'visible': 1, 'from': 1, 'persistence': 1, 'relatively': 1, 'high': 1, 'well': 1, 'output': 1, 'targets': 1, 'achieved': 1, 'approach': 1, 'expected': 1, 'provide': 1, 'overview': 1, 'improve': 1, 'effectiveness': 1, 'efficiency': 1, 'les': 1, 'improving': 1, 'utilities': 1, 'resources': 1, 'data': 1, 'processing': 1, 'obtained': 1, 'highest': 1, 'station': 1, 'entity': 1, 'engine': 1, 'after': 1, 'proposed': 1, 'improvements': 1, 'made': 1, 'adding': 1, 'unit': 1, 'will': 1, 'have': 1, 'impact': 1, 'decline': 1, 'queue': 1, 'process': 1, 'also': 1, 'changes': 1})
-------------------------------------------
--- Data #5 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muhibbin
Judul: Peningkatan Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Aparatur Kepolisian dengan Menggunakan Integrasi Importance Performance Analysis (IPA) dan Model Kano
(Studi Kasus pada Bagian Pengurusan Surat Izin
Pembimbing 1: Rahmad Hidayat
Pembimbing 2: Retno Indriartiningtias
Abstrak (Raw): Kepuasan adalah tingkat perasaan seseorang terhadap pelayanan setelah membandingkan antara kinerja dengan harapan yang diinginkan. Dalam penelitian ini dilakukan studi kualitas layanan dalam meningkatkan kepuasan masyrakat dengan menggunakan integrasi Importance Performance Analysis (IPA) dan Model Kano. Pendekatan ini bertujuan untuk membantu SATLANTAS kabupaten Sampang pada layanan pembuatan surat izin mengemudi dalam mengevaluasi kepuasan pemohon SIM serta mengidentifikasi atribut-atribut layanan yang fungsional dan disfungsional. Sehingga dengan pengintegrasian tersebut bisa mengetahui layanan yang menjadi prioritas utama untuk ditingkatkan. Hasil yang diperoleh nilai rata-rata untuk kepuasan adalah 3,306, sehingga dinilai cukup oleh pemohon SIM. Sedangkan dari hasil integrasi IPA dan Kano dapat diketahui bahwa atribut yang termasuk dalam kuadran I menjadi prioritas utama untuk ditingkatkan dengan kategori must-be dan one-Dimensional ,yaitu jumlah tempat duduk yang ada diruangan layanan SIM sudah mencukupi kebutuhan, jumlah komputer yang ada diruangan layanan SIM sudah mencukupi, sistem antrian yang ada di ruangan layanan SIM sudah rapi, para petugas layanan SIM dapat memberikan pelayanan yang dijanjikan, biaya yang ada di layanan SIM sesuai dengan ketentuan dan pelayanan dari petugas. Sedangkan kuadran III menjadi prioritas rendah untuk ditingkatkan dengan kategori attractive dan must-be, yaitu sarana informasi yang ada sudah lengkap, pemohon mudah melakukan hubungan dengan petugas layanan SIM dan pemohon dilayani dengan ramah oleh petugas layanan SIM.
Kata kunci : Kepuasan Terhadap Layanan, Integrasi IPA dan Kano
Abstrak (Clean): kepuasan adalah tingkat perasaan seseorang terhadap pelayanan setelah membandingkan antara kinerja dengan harapan yang diinginkan dalam penelitian ini dilakukan studi kualitas layanan dalam meningkatkan kepuasan masyrakat dengan menggunakan integrasi importance performance analysis ipa dan model kano pendekatan ini bertujuan untuk membantu satlantas kabupaten sampang pada layanan pembuatan surat izin mengemudi dalam mengevaluasi kepuasan pemohon sim serta mengidentifikasi atributatribut layanan yang fungsional dan disfungsional sehingga dengan pengintegrasian tersebut bisa mengetahui layanan yang menjadi prioritas utama untuk ditingkatkan hasil yang diperoleh nilai ratarata untuk kepuasan adalah sehingga dinilai cukup oleh pemohon sim sedangkan dari hasil integrasi ipa dan kano dapat diketahui bahwa atribut yang termasuk dalam kuadran i menjadi prioritas utama untuk ditingkatkan dengan kategori mustbe dan onedimensional yaitu jumlah tempat duduk yang ada diruangan layanan sim sudah mencukupi kebutuhan jumlah komputer yang ada diruangan layanan sim sudah mencukupi sistem antrian yang ada di ruangan layanan sim sudah rapi para petugas layanan sim dapat memberikan pelayanan yang dijanjikan biaya yang ada di layanan sim sesuai dengan ketentuan dan pelayanan dari petugas sedangkan kuadran iii menjadi prioritas rendah untuk ditingkatkan dengan kategori attractive dan mustbe yaitu sarana informasi yang ada sudah lengkap pemohon mudah melakukan hubungan dengan petugas layanan sim dan pemohon dilayani dengan ramah oleh petugas layanan sim kata kunci kepuasan terhadap layanan integrasi ipa dan kano
Abstrak (Stopwords Removed): kepuasan tingkat perasaan seseorang pelayanan membandingkan antara kinerja harapan diinginkan penelitian dilakukan studi kualitas layanan meningkatkan kepuasan masyrakat menggunakan integrasi importance performance analysis ipa model kano pendekatan bertujuan membantu satlantas kabupaten sampang layanan pembuatan surat izin mengemudi mengevaluasi kepuasan pemohon sim mengidentifikasi atributatribut layanan fungsional disfungsional pengintegrasian tersebut mengetahui layanan menjadi prioritas utama ditingkatkan hasil diperoleh nilai ratarata kepuasan dinilai cukup pemohon sim sedangkan hasil integrasi ipa kano dapat diketahui atribut termasuk kuadran i menjadi prioritas utama ditingkatkan kategori mustbe onedimensional jumlah tempat duduk ada diruangan layanan sim sudah mencukupi kebutuhan jumlah komputer ada diruangan layanan sim sudah mencukupi sistem antrian ada ruangan layanan sim sudah rapi para petugas layanan sim dapat memberikan pelayanan dijanjikan biaya ada layanan sim sesuai ketentuan pelayanan petugas sedangkan kuadran iii menjadi prioritas rendah ditingkatkan kategori attractive mustbe sarana informasi ada sudah lengkap pemohon mudah melakukan hubungan petugas layanan sim pemohon dilayani ramah petugas layanan sim kata kunci kepuasan layanan integrasi ipa kano
Abstrak (Stemmed): puas tingkat asa orang layan banding antara kerja harap ingin teliti laku studi kualitas layan tingkat puas masyrakat guna integrasi importance performance analysis ipa model kano dekat tuju bantu satlantas kabupaten sampang layan buat surat izin kemudi evaluasi puas mohon sim identifikasi atributatribut layan fungsional disfungsional integrasi sebut tahu layan jadi prioritas utama tingkat hasil oleh nilai ratarata puas nilai cukup mohon sim sedang hasil integrasi ipa kano dapat tahu atribut masuk kuadran i jadi prioritas utama tingkat kategori mustbe onedimensional jumlah tempat duduk ada ruang layan sim sudah cukup butuh jumlah komputer ada ruang layan sim sudah cukup sistem antri ada ruang layan sim sudah rapi para tugas layan sim dapat beri layan janji biaya ada layan sim sesuai tentu layan tugas sedang kuadran iii jadi prioritas rendah tingkat kategori attractive mustbe sarana informasi ada sudah lengkap mohon mudah laku hubung tugas layan sim mohon layan ramah tugas layan sim kata kunci puas layan integrasi ipa kano
Abstrak (Corrected): puts dingbat asa orang layman banding angara era harp begin elite lake study kualitas layman dingbat puts masyrakat gun integral importance performance analysis spa model kano dead juju bantu atlantis kabupaten sampan layman but surat in kemudi evaluate puts moon him identifikasi atributatribut layman functional disfungsional integral debut tau layman jade priority mama dingbat hail olen nilgai ratarata puts nilgai cutup moon him sedan hail integral spa kano apart tau tribute mask quadrant i jade priority mama dingbat category mustee onedimensional mullah tempt dude ada rang layman him judah cutup butch mullah computer ada rang layman him judah cutup sister anti ada rang layman him judah rape para tugs layman him apart bert layman kanji bay ada layman him sexual tent layman tugs sedan quadrant wii jade priority rental dingbat category attractive mustee saran informant ada judah lengkap moon judah lake hung tugs layman him moon layman rama tugs layman him data bunch puts layman integral spa kano
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'layan': 16, 'sim': 9, 'puas': 5, 'tingkat': 5, 'ada': 5, 'integrasi': 4, 'mohon': 4, 'sudah': 4, 'tugas': 4, 'ipa': 3, 'kano': 3, 'jadi': 3, 'prioritas': 3, 'cukup': 3, 'ruang': 3, 'laku': 2, 'tahu': 2, 'utama': 2, 'hasil': 2, 'nilai': 2, 'sedang': 2, 'dapat': 2, 'kuadran': 2, 'kategori': 2, 'mustbe': 2, 'jumlah': 2, 'asa': 1, 'orang': 1, 'banding': 1, 'antara': 1, 'kerja': 1, 'harap': 1, 'ingin': 1, 'teliti': 1, 'studi': 1, 'kualitas': 1, 'masyrakat': 1, 'guna': 1, 'importance': 1, 'performance': 1, 'analysis': 1, 'model': 1, 'dekat': 1, 'tuju': 1, 'bantu': 1, 'satlantas': 1, 'kabupaten': 1, 'sampang': 1, 'buat': 1, 'surat': 1, 'izin': 1, 'kemudi': 1, 'evaluasi': 1, 'identifikasi': 1, 'atributatribut': 1, 'fungsional': 1, 'disfungsional': 1, 'sebut': 1, 'oleh': 1, 'ratarata': 1, 'atribut': 1, 'masuk': 1, 'i': 1, 'onedimensional': 1, 'tempat': 1, 'duduk': 1, 'butuh': 1, 'komputer': 1, 'sistem': 1, 'antri': 1, 'rapi': 1, 'para': 1, 'beri': 1, 'janji': 1, 'biaya': 1, 'sesuai': 1, 'tentu': 1, 'iii': 1, 'rendah': 1, 'attractive': 1, 'sarana': 1, 'informasi': 1, 'lengkap': 1, 'mudah': 1, 'hubung': 1, 'ramah': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'service': 12, 'of': 10, 'driver': 10, 'license': 10, 'to': 7, 'on': 7, 'and': 7, 'is': 6, 'satisfaction': 5, 'with': 5, 'has': 5, 'integration': 4, 'room': 4, 'employee': 4, 'this': 3, 'ipa': 3, 'kano': 3, 'model': 3, 'can': 3, 'priority': 3, 'increased': 3, 'as': 3, 'be': 3, 'performance': 2, 'the': 2, 'quality': 2, 'in': 2, 'maker': 2, 'attributes': 2, 'so': 2, 'that': 2, 'result': 2, 'get': 2, 'by': 2, 'quadrant': 2, 'will': 2, 'mustbe': 2, 'category': 2, 'such': 2, 'total': 2, 'enough': 2, 'appelant': 2, 'feeling': 1, 'level': 1, 'someone': 1, 'after': 1, 'comparing': 1, 'between': 1, 'chance': 1, 'which': 1, 'wanted': 1, 'research': 1, 'done': 1, 'study': 1, 'increase': 1, 'social': 1, 'use': 1, 'importance': 1, 'analysis': 1, 'approach': 1, 'purpose': 1, 'help': 1, 'satlantas': 1, 'sampang': 1, 'regency': 1, 'fabrication': 1, 'sim': 1, 'evaluate': 1, 'also': 1, 'identity': 1, 'fungtional': 1, 'disfungtional': 1, 'writer': 1, 'know': 1, 'primary': 1, 'average': 1, 'good': 1, 'appreciated': 1, 's': 1, 'meanwhile': 1, 'from': 1, 'known': 1, 'i': 1, 'are': 1, 'primer': 1, 'onedimensional': 1, 'chair': 1, 'computer': 1, 'queue': 1, 'system': 1, 'prim': 1, 'give': 1, 'better': 1, 'appropriate': 1, 'cost': 1, 'while': 1, 'ii': 1, 'low': 1, 'attractive': 1, 'information': 1, 'tool': 1, 'completed': 1, 'easier': 1, 'connect': 1, 'friendly': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #6 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Asri Maslihatin
Judul: Perencanaan Penjadwalan Dan Rute Terpendek Distribusi Premium PT. PERTAMINA Camplong Menggunakan Metode Distribution Requirement Planning (DRP)Dan Algoritma Dijkstra
Pembimbing 1: Heri Awalul Ilhamsah, S.T.M.T
Pembimbing 2: Khamdi Mubarok, S.T.M.Eng
Abstrak (Raw): PT. Pertamina Terminal BBM (TBBM) Camplong adalah anak perusahaan Pertamina yang melayani pendistribusian BBM untuk wilayah Madura. Jumlah SPBU yang dilayani TBBM Camplong adalah 37 SPBU. Permintaan BBM untuk tiap SPBU per harinya tidak dapat dipastikan, sehingga distribusi BBM dengan keterbatasan jumlah mobil tangki yang ada tidak optimal. Untuk itu diperlukan penelitian penjadwalan distrbusi agar dapat mengoptimalkan pendistribusian BBM ke semua SPBU.
Dalam penelitian ini digunakan metode Distribution Requirement Planning (DRP) dan Algoritma Djikstra untuk membuat penjadwalan distribusi BBM. Langkah pertama adalah menginputkan data permintaan 60 periode (hari) sebelumnya untuk membuat peramalan permintaan 10 periode berikutnya. Langkah berikutnya menghitung besarnya lot untuk tiap SPBU dengan menggunakan teknik lot sizing EOQ. Selanjutnya disusun DRP Worksheet. Dengan demikian TBBM Camplong dapat melakukan penjadwalan distribusi yang optimal. Setelah dilakukan penjadwalan kemudian dicari rute terpendek yang akan dilalui oleh tiap mobil tangki dengan menggunakan Algoritma Dijkstra. Hasilnya menunjukkan untuk permintaan 24 kL lintasan terpendeknya adalah TBBM – SPBU – TBBM, sementara untuk permintaan 8 kL dan 16 kL bisa dua rute yaitu TBBM – SPBU – TBBM dan TBBM – SPBU1 – SPBU2 – TBBM. Dengan demikian, 22 mobil tangki dapat digunakan secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan 37 SPBU di seluruh wilayah Madura.
Kata kunci : Peramalan, EOQ, Distribution Requirement Planning (DRP), Algoritma Dijktra.
Abstrak (Clean): pt pertamina terminal bbm tbbm camplong adalah anak perusahaan pertamina yang melayani pendistribusian bbm untuk wilayah madura jumlah spbu yang dilayani tbbm camplong adalah spbu permintaan bbm untuk tiap spbu per harinya tidak dapat dipastikan sehingga distribusi bbm dengan keterbatasan jumlah mobil tangki yang ada tidak optimal untuk itu diperlukan penelitian penjadwalan distrbusi agar dapat mengoptimalkan pendistribusian bbm ke semua spbu dalam penelitian ini digunakan metode distribution requirement planning drp dan algoritma djikstra untuk membuat penjadwalan distribusi bbm langkah pertama adalah menginputkan data permintaan periode hari sebelumnya untuk membuat peramalan permintaan periode berikutnya langkah berikutnya menghitung besarnya lot untuk tiap spbu dengan menggunakan teknik lot sizing eoq selanjutnya disusun drp worksheet dengan demikian tbbm camplong dapat melakukan penjadwalan distribusi yang optimal setelah dilakukan penjadwalan kemudian dicari rute terpendek yang akan dilalui oleh tiap mobil tangki dengan menggunakan algoritma dijkstra hasilnya menunjukkan untuk permintaan kl lintasan terpendeknya adalah tbbm – spbu – tbbm sementara untuk permintaan kl dan kl bisa dua rute yaitu tbbm – spbu – tbbm dan tbbm – spbu – spbu – tbbm dengan demikian mobil tangki dapat digunakan secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan spbu di seluruh wilayah madura kata kunci peramalan eoq distribution requirement planning drp algoritma dijktra
Abstrak (Stopwords Removed): pt pertamina terminal bbm tbbm camplong anak perusahaan pertamina melayani pendistribusian bbm wilayah madura jumlah spbu dilayani tbbm camplong spbu permintaan bbm tiap spbu per harinya dapat dipastikan distribusi bbm keterbatasan jumlah mobil tangki ada optimal diperlukan penelitian penjadwalan distrbusi dapat mengoptimalkan pendistribusian bbm semua spbu penelitian digunakan metode distribution requirement planning drp algoritma djikstra membuat penjadwalan distribusi bbm langkah pertama menginputkan data permintaan periode hari sebelumnya membuat peramalan permintaan periode berikutnya langkah berikutnya menghitung besarnya lot tiap spbu menggunakan teknik lot sizing eoq selanjutnya disusun drp worksheet demikian tbbm camplong dapat melakukan penjadwalan distribusi optimal dilakukan penjadwalan dicari rute terpendek dilalui tiap mobil tangki menggunakan algoritma dijkstra hasilnya menunjukkan permintaan kl lintasan terpendeknya tbbm – spbu – tbbm sementara permintaan kl kl dua rute tbbm – spbu – tbbm tbbm – spbu – spbu – tbbm demikian mobil tangki dapat digunakan secara maksimal memenuhi kebutuhan spbu seluruh wilayah madura kata kunci peramalan eoq distribution requirement planning drp algoritma dijktra
Abstrak (Stemmed): pt pertamina terminal bbm tbbm camplong anak usaha pertamina layan distribusi bbm wilayah madura jumlah spbu layan tbbm camplong spbu minta bbm tiap spbu per hari dapat pasti distribusi bbm batas jumlah mobil tangki ada optimal perlu teliti jadwal distrbusi dapat optimal distribusi bbm semua spbu teliti guna metode distribution requirement planning drp algoritma djikstra buat jadwal distribusi bbm langkah pertama menginputkan data minta periode hari belum buat amal minta periode ikut langkah ikut hitung besar lot tiap spbu guna teknik lot sizing eoq lanjut susun drp worksheet demikian tbbm camplong dapat laku jadwal distribusi optimal laku jadwal cari rute pendek lalu tiap mobil tangki guna algoritma dijkstra hasil tunjuk minta kl lintas pendek tbbm spbu tbbm sementara minta kl kl dua rute tbbm spbu tbbm tbbm spbu spbu tbbm demikian mobil tangki dapat guna cara maksimal penuh butuh spbu seluruh wilayah madura kata kunci amal eoq distribution requirement planning drp algoritma dijktra
Abstrak (Corrected): pt pertains terminal bum them camping anal sara pertains layman distribute bum wilayah madura mullah spot layman them camping spot mint bum tip spot per hard apart past distribute bum bats mullah mobil tank ada optimal peru elite radial distrust apart optimal distribute bum sea spot elite gun metope distribution requirement planning drop algorithm dijkstra but radial distribute bum bangka pertain menginputkan data mint period hard begum but anal mint period it bangka it hiding bear lot tip spot gun tennis lot sizing eon layout susan drop worksheet domitian them camping apart lake radial distribute optimal lake radial care rule pended lulu tip mobil tank gun algorithm dijkstra hail tuneup mint al lint's pended them spot them sedentary mint al al due rule them spot them them spot spot them domitian mobil tank apart gun cara maximal punch butch spot seluruh wilayah madura data bunch anal eon distribution requirement planning drop algorithm dijkstra
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'spbu': 10, 'tbbm': 9, 'bbm': 6, 'distribusi': 5, 'minta': 5, 'dapat': 4, 'jadwal': 4, 'guna': 4, 'camplong': 3, 'tiap': 3, 'mobil': 3, 'tangki': 3, 'optimal': 3, 'drp': 3, 'algoritma': 3, 'kl': 3, 'pertamina': 2, 'layan': 2, 'wilayah': 2, 'madura': 2, 'jumlah': 2, 'hari': 2, 'teliti': 2, 'distribution': 2, 'requirement': 2, 'planning': 2, 'buat': 2, 'langkah': 2, 'periode': 2, 'amal': 2, 'ikut': 2, 'lot': 2, 'eoq': 2, 'demikian': 2, 'laku': 2, 'rute': 2, 'pendek': 2, 'pt': 1, 'terminal': 1, 'anak': 1, 'usaha': 1, 'per': 1, 'pasti': 1, 'batas': 1, 'ada': 1, 'perlu': 1, 'distrbusi': 1, 'semua': 1, 'metode': 1, 'djikstra': 1, 'pertama': 1, 'menginputkan': 1, 'data': 1, 'belum': 1, 'hitung': 1, 'besar': 1, 'teknik': 1, 'sizing': 1, 'lanjut': 1, 'susun': 1, 'worksheet': 1, 'cari': 1, 'lalu': 1, 'dijkstra': 1, 'hasil': 1, 'tunjuk': 1, 'lintas': 1, 'sementara': 1, 'dua': 1, 'cara': 1, 'maksimal': 1, 'penuh': 1, 'butuh': 1, 'seluruh': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'dijktra': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'tbbm': 9, 'of': 8, 'distribution': 8, 'spbu': 8, 'is': 7, 'to': 7, 'fuel': 5, 'demand': 5, 'for': 5, 'can': 4, 'be': 4, 'scheduling': 4, 'camplong': 3, 'in': 3, 'each': 3, 'tank': 3, 'drp': 3, 'and': 3, 'algorithm': 3, 'using': 3, 'kl': 3, 'pt': 2, 'pertamina': 2, 'a': 2, 'madura': 2, 'region': 2, 'number': 2, 'gas': 2, 'stations': 2, 'that': 2, 'not': 2, 'optimal': 2, 'cars': 2, 'therefore': 2, 'used': 2, 'planning': 2, 'step': 2, 'periods': 2, 'forecasting': 2, 'lot': 2, 'eoq': 2, 'then': 2, 'thus': 2, 'shortest': 2, 'terminal': 1, 'bbm': 1, 'subsidiary': 1, 'which': 1, 'serving': 1, 'served': 1, 'stasion': 1, 'per': 1, 'day': 1, 'ascertained': 1, 'so': 1, 'due': 1, 'limited': 1, 'it': 1, 'requires': 1, 'research': 1, 'on': 1, 'optimize': 1, 'all': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'requirements': 1, 'method': 1, 'djikstra': 1, 'solve': 1, 'problem': 1, 'first': 1, 'data': 1, 'history': 1, 'days': 1, 'make': 1, 'next': 1, 'second': 1, 'calculate': 1, 'by': 1, 'sizing': 1, 'worksheet': 1, 'constructed': 1, 'perform': 1, 'after': 1, 'sought': 1, 'routefor': 1, 'car': 1, 'dijkstras': 1, 'results': 1, 'show': 1, 'path': 1, 'while': 1, 'two': 1, 'routes': 1, 'optimally': 1, 'meet': 1, 'demands': 1, 'keywords': 1, 'requirement': 1, 'dijktra': 1})
-------------------------------------------
--- Data #7 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: NINA ARIS RIANA
Judul: USULAN PERBAIKAN PADA PROSES PRODUKSI BOTOL KACA DNGAN MENGGUNAKAN METODE LEAN SIX SIGMA (Studi Kasus : di PT. IGLAS Gresik)
Pembimbing 1: M. IMRON MUSTAJIB., S.T., M.T
Pembimbing 2: ARI BASUKI., S.T., M.T
Abstrak (Raw): Penelitian ini membahas tentang penggunaan metode lean six sigma pada proses produksi botol PANJI 275 ml di PT. IGLAS. Selama proses produksi ditemukan pemborosan-pemborosan yang terjadi. Pemborosan yang terjadi antara lain, lead time proses produksi yang terlalu lama, dan terjadinya defect yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui penyebab terjadinya waste. Setelah diketahui penyebab-penyebab terjadinya waste, maka selanjutnya dilakukan usulan perbaikan untuk mengurangi terjadinya waste. Dari hasil penelitian yang dilakukan, maka didapat nilai sigma sebesar 2,3703 untuk periode I dan 2,2786 untuk periode II. Sedangkan dengan usulan pada aktivitas proses produksi yaitu dengan menggabungkan aktivitas sortir dengan pendinginan (annealing) maka, dapat mengurangi waktu lead time periode I dari 215,45 jam menjadi 170,30 jam atau selisih sebesar 41,15 jam, dan untuk periode II yaitu 261,82 jam menjadi 201,70 jam atau selisih 60,12 jam.
Kata kunci: lean six sigma, big picture mapping, proses produksi
Abstrak (Clean): penelitian ini membahas tentang penggunaan metode lean six sigma pada proses produksi botol panji ml di pt iglas selama proses produksi ditemukan pemborosanpemborosan yang terjadi pemborosan yang terjadi antara lain lead time proses produksi yang terlalu lama dan terjadinya defect yang tinggi tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui penyebab terjadinya waste setelah diketahui penyebabpenyebab terjadinya waste maka selanjutnya dilakukan usulan perbaikan untuk mengurangi terjadinya waste dari hasil penelitian yang dilakukan maka didapat nilai sigma sebesar untuk periode i dan untuk periode ii sedangkan dengan usulan pada aktivitas proses produksi yaitu dengan menggabungkan aktivitas sortir dengan pendinginan annealing maka dapat mengurangi waktu lead time periode i dari jam menjadi jam atau selisih sebesar jam dan untuk periode ii yaitu jam menjadi jam atau selisih jam kata kunci lean six sigma big picture mapping proses produksi
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas tentang penggunaan metode lean six sigma proses produksi botol panji ml pt iglas selama proses produksi ditemukan pemborosanpemborosan terjadi pemborosan terjadi antara lain lead time proses produksi terlalu lama terjadinya defect tinggi tujuan penelitian mengetahui penyebab terjadinya waste diketahui penyebabpenyebab terjadinya waste selanjutnya dilakukan usulan perbaikan mengurangi terjadinya waste hasil penelitian dilakukan didapat nilai sigma sebesar periode i periode ii sedangkan usulan aktivitas proses produksi menggabungkan aktivitas sortir pendinginan annealing dapat mengurangi waktu lead time periode i jam menjadi jam selisih sebesar jam periode ii jam menjadi jam selisih jam kata kunci lean six sigma big picture mapping proses produksi
Abstrak (Stemmed): teliti bahas tentang guna metode lean six sigma proses produksi botol panji ml pt iglas lama proses produksi temu pemborosanpemborosan jadi boros jadi antara lain lead time proses produksi terlalu lama jadi defect tinggi tuju teliti tahu sebab jadi waste tahu penyebabpenyebab jadi waste lanjut laku usul baik kurang jadi waste hasil teliti laku dapat nilai sigma besar periode i periode ii sedang usul aktivitas proses produksi gabung aktivitas sortir dingin annealing dapat kurang waktu lead time periode i jam jadi jam selisih besar jam periode ii jam jadi jam selisih jam kata kunci lean six sigma big picture mapping proses produksi
Abstrak (Corrected): elite baas tenting gun metope lean six sigma proves produksi bohol kanji my pt glad lama proves produksi temp pemborosanpemborosan jade bores jade angara lain lead time proves produksi tergal lama jade defect ting juju elite tau kebab jade waste tau penyebabpenyebab jade waste layout lake usual back during jade waste hail elite lake apart nilgai sigma bear period i period i sedan usual aktivitas proves produksi gang aktivitas sortie dinging annealing apart during want lead time period i jam jade jam selfish bear jam period i jam jade jam selfish jam data bunch lean six sigma big picture mapping proves produksi
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jadi': 8, 'jam': 6, 'proses': 5, 'produksi': 5, 'periode': 4, 'teliti': 3, 'sigma': 3, 'waste': 3, 'lean': 2, 'six': 2, 'lama': 2, 'lead': 2, 'time': 2, 'tahu': 2, 'laku': 2, 'usul': 2, 'kurang': 2, 'dapat': 2, 'besar': 2, 'i': 2, 'ii': 2, 'aktivitas': 2, 'selisih': 2, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'botol': 1, 'panji': 1, 'ml': 1, 'pt': 1, 'iglas': 1, 'temu': 1, 'pemborosanpemborosan': 1, 'boros': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'terlalu': 1, 'defect': 1, 'tinggi': 1, 'tuju': 1, 'sebab': 1, 'penyebabpenyebab': 1, 'lanjut': 1, 'baik': 1, 'hasil': 1, 'nilai': 1, 'sedang': 1, 'gabung': 1, 'sortir': 1, 'dingin': 1, 'annealing': 1, 'waktu': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'big': 1, 'picture': 1, 'mapping': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 9, 'process': 5, 'to': 5, 'hours': 5, 'production': 4, 'waste': 4, 'is': 4, 'period': 4, 'sigma': 3, 'time': 3, 'and': 3, 'this': 2, 'lean': 2, 'six': 2, 'at': 2, 'that': 2, 'occurs': 2, 'lead': 2, 'research': 2, 'reduce': 2, 'on': 2, 'for': 2, 'i': 2, 'activity': 2, 'or': 2, 'difference': 2, 'study': 1, 'discusses': 1, 'use': 1, 'in': 1, 'panji': 1, 'ml': 1, 'bottles': 1, 'pt': 1, 'iglas': 1, 'during': 1, 'discovered': 1, 'wastes': 1, 'among': 1, 'others': 1, 'manufacturing': 1, 'too': 1, 'long': 1, 'high': 1, 'defects': 1, 'purpose': 1, 'know': 1, 'cause': 1, 'having': 1, 'known': 1, 'causes': 1, 'proposed': 1, 'improvements': 1, 'then': 1, 'performed': 1, 'based': 1, 'conducted': 1, 'obtained': 1, 'value': 1, 'ii': 1, 'while': 1, 'improvement': 1, 'propossed': 1, 'by': 1, 'combining': 1, 'sorting': 1, 'with': 1, 'cooling': 1, 'annealing': 1, 'hence': 1, 'can': 1, 'a': 1, 'second': 1, 'hour': 1, 'keywords': 1, 'big': 1, 'picture': 1, 'mapping': 1})
-------------------------------------------
--- Data #8 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: DINKA DAMIANA ULVA
Judul: PERENCANAAN AGREGAT PRODUKSI PLYWOOD DENGAN TEKNIK GOAL PROGRAMMING (Studi Kasus : PT. TIRTA MAHAKAM RESOUCES Tbk, Gresik)
Pembimbing 1: M. IMRON MUSTAJIB., S.T., M.T
Pembimbing 2: HERI AWALUL ILHAMSAH., S.T., M.T
Abstrak (Raw): Penelitian ini membahas tentang penerapan metode goal programming pada perencanaan produksi di PT.Tirta Mahakam. Rencana produksi di perusahaan tersebut selama ini ditentukan berdasarkan jumlah pesanan yang ada tanpa memperhitungkan optimalisasi faktor produksi yang digunakan. Tujuan penerapan metode goal programming pada perencanaan produksinya adalah memaksimalkan keuntungan, memaksimalkan utilisasi mesin, dan meminimalkan biaya kualitas. Model goal programming yang digunakan merupakan pengembangan dari model optimalisasi perencanaan produksi yang dibuat oleh Leung dan Chan (2009). Hasil penelitian ini mengkonfirmasikan rencana produksi dengan menggunakan metode goal programming diperoleh keuntungan sebesar Rp 53.586.920.776,89. Besaran keuntungan tersebut melebihi target yang ditentukan perusahaan sebesar Rp 2.021.166.759,02. Selisih keuntungan tersebut dicapai dari penggunaan utilitas mesin selama 4.568,921 jam per tahun, dan biaya kualitas sebesar Rp 69.604.662.
Kata kunci: rencana produksi , model, goal programming, optimalisasi
Abstrak (Clean): penelitian ini membahas tentang penerapan metode goal programming pada perencanaan produksi di pttirta mahakam rencana produksi di perusahaan tersebut selama ini ditentukan berdasarkan jumlah pesanan yang ada tanpa memperhitungkan optimalisasi faktor produksi yang digunakan tujuan penerapan metode goal programming pada perencanaan produksinya adalah memaksimalkan keuntungan memaksimalkan utilisasi mesin dan meminimalkan biaya kualitas model goal programming yang digunakan merupakan pengembangan dari model optimalisasi perencanaan produksi yang dibuat oleh leung dan chan hasil penelitian ini mengkonfirmasikan rencana produksi dengan menggunakan metode goal programming diperoleh keuntungan sebesar rp besaran keuntungan tersebut melebihi target yang ditentukan perusahaan sebesar rp selisih keuntungan tersebut dicapai dari penggunaan utilitas mesin selama jam per tahun dan biaya kualitas sebesar rp kata kunci rencana produksi model goal programming optimalisasi
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas tentang penerapan metode goal programming perencanaan produksi pttirta mahakam rencana produksi perusahaan tersebut selama ditentukan berdasarkan jumlah pesanan ada memperhitungkan optimalisasi faktor produksi digunakan tujuan penerapan metode goal programming perencanaan produksinya memaksimalkan keuntungan memaksimalkan utilisasi mesin meminimalkan biaya kualitas model goal programming digunakan pengembangan model optimalisasi perencanaan produksi dibuat leung chan hasil penelitian mengkonfirmasikan rencana produksi menggunakan metode goal programming diperoleh keuntungan sebesar rp besaran keuntungan tersebut melebihi target ditentukan perusahaan sebesar rp selisih keuntungan tersebut dicapai penggunaan utilitas mesin selama jam per tahun biaya kualitas sebesar rp kata kunci rencana produksi model goal programming optimalisasi
Abstrak (Stemmed): teliti bahas tentang terap metode goal programming rencana produksi pttirta mahakam rencana produksi usaha sebut lama tentu dasar jumlah pesan ada hitung optimalisasi faktor produksi guna tuju terap metode goal programming rencana produksi maksimal untung maksimal utilisasi mesin minimal biaya kualitas model goal programming guna kembang model optimalisasi rencana produksi buat leung chan hasil teliti konfirmasi rencana produksi guna metode goal programming oleh untung besar rp besar untung sebut lebih target tentu usaha besar rp selisih untung sebut capai guna utilitas mesin lama jam per tahun biaya kualitas besar rp kata kunci rencana produksi model goal programming optimalisasi
Abstrak (Corrected): elite baas tenting trap metope goal programming recant produksi pttirta mahatma recant produksi sara debut lama tent dakar mullah pecan ada hiding optimalisasi factor produksi gun juju trap metope goal programming recant produksi maximal unsung maximal utilisasi resin minimal bay kualitas model goal programming gun embank model optimalisasi recant produksi but lung chan hail elite konfirmasi recant produksi gun metope goal programming olen unsung bear up bear unsung debut leash target tent sara bear up selfish unsung debut capri gun utility resin lama jam per thun bay kualitas bear up data bunch recant produksi model goal programming optimalisasi
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produksi': 7, 'rencana': 6, 'goal': 5, 'programming': 5, 'guna': 4, 'untung': 4, 'besar': 4, 'metode': 3, 'sebut': 3, 'optimalisasi': 3, 'model': 3, 'rp': 3, 'teliti': 2, 'terap': 2, 'usaha': 2, 'lama': 2, 'tentu': 2, 'maksimal': 2, 'mesin': 2, 'biaya': 2, 'kualitas': 2, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'pttirta': 1, 'mahakam': 1, 'dasar': 1, 'jumlah': 1, 'pesan': 1, 'ada': 1, 'hitung': 1, 'faktor': 1, 'tuju': 1, 'utilisasi': 1, 'minimal': 1, 'kembang': 1, 'buat': 1, 'leung': 1, 'chan': 1, 'hasil': 1, 'konfirmasi': 1, 'oleh': 1, 'lebih': 1, 'target': 1, 'selisih': 1, 'capai': 1, 'utilitas': 1, 'jam': 1, 'per': 1, 'tahun': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'of': 8, 'production': 6, 'goal': 5, 'programming': 5, 'planning': 5, 'is': 4, 'method': 3, 'at': 3, 'rupiahs': 3, 'this': 2, 'by': 2, 'amount': 2, 'maximizing': 2, 'machine': 2, 'and': 2, 'cost': 2, 'quality': 2, 'a': 2, 'model': 2, 'profit': 2, 'study': 1, 'discusses': 1, 'implementation': 1, 'pt': 1, 'tirta': 1, 'mahakam': 1, 'current': 1, 'for': 1, 'company': 1, 'determined': 1, 'order': 1, 'without': 1, 'considering': 1, 'optimalization': 1, 'needed': 1, 'purpose': 1, 'in': 1, 'profits': 1, 'utilization': 1, 'minimizing': 1, 'models': 1, 'used': 1, 'shows': 1, 'that': 1, 'leung': 1, 'chan': 1, 'result': 1, 'using': 1, 'get': 1, 'such': 1, 'gain': 1, 'exceeds': 1, 'its': 1, 'specified': 1, 'targets': 1, 'margin': 1, 'achieved': 1, 'from': 1, 'use': 1, 'tools': 1, 'during': 1, 'hours': 1, 'per': 1, 'year': 1, 'keywords': 1, 'optimization': 1})
-------------------------------------------
--- Data #9 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: LAILI EKA WULANDARI
Judul: Pengaruh analisa jabatan terhadap motivasi kerja karyawan Fakultas Teknik Universitas Trunojoyo Madura
Pembimbing 1: RETNO INDRIARTININGTIAS.,ST.,MT
Pembimbing 2: FITRI AGUSTINA.,ST.,MT
Abstrak (Raw): Universitas Trunojoyo Madura mempunyai beberapa Fakultas salah satunya adalah
Fakultas Teknik. Fakultas Teknik sendiri terdiri dari 5 program studi yaitu Teknik
Informatika, Teknik Industri, Menejemen Informatika, Mekatronika, Multimedia dan
Jaringan. Setiap tahunnya perkembangan jumlah mahasiswa semakin bertambah juga
menyebabkan bertambahnya tugas dan tanggung jawab karyawan Fakultas Teknik, dilain
pihak jumlah pegawai cenderung tetap dan belum ada rekrutmen ataupun penambahan
jumlah karyawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang skenario perpindahan
jabatan (job design) pada karyawan yang diketahui memiliki beban kerja mental tinggi.
Metode yang digunakan untuk mengetahui pengaruh analisa jabatan terhadap motivasi kerja
yaitu component based SEM (Partial Least Square/PLS) sedangkan untuk menghitung beban
kerja mental menggunakan metode NASA TLX. Berdasarkan hasil didapatkan nilai T-statistik
hubungan antara analisa jabatan dengan motivasi kerja sebesar 18,286 (18,286>1,96) yang
membuktikan bahwa terdapat pengaruh analisa jabatan terhadap motivasi dan hasil dari
pengukuran beban kerja mental menggunakan NASA-TLX terdapat tiga karyawan fakultas
teknik yang memiliki beban kerja mental kategori tinggi (50-79) adalah Achmad Besuni,
Tjahja Sirtu Virlaili, dan Harumi Berlianti. Sehingga perlunya dilakukan skenario
perpindahan pekerjaan agar karyawan yang beban mentalnya tinggi dapat berkurang menjadi
kategori sedang (10-29) dan nantinya dapat memimalisasi adanya pekerjaan yang kurang
optimal.
Kata Kunci : Analisa Jabatan, Motivasi, NASA-TLX, Partial Least Square (PLS)
Abstrak (Clean): universitas trunojoyo madura mempunyai beberapa fakultas salah satunya adalah fakultas teknik fakultas teknik sendiri terdiri dari program studi yaitu teknik informatika teknik industri menejemen informatika mekatronika multimedia dan jaringan setiap tahunnya perkembangan jumlah mahasiswa semakin bertambah juga menyebabkan bertambahnya tugas dan tanggung jawab karyawan fakultas teknik dilain pihak jumlah pegawai cenderung tetap dan belum ada rekrutmen ataupun penambahan jumlah karyawan tujuan penelitian ini adalah untuk merancang skenario perpindahan jabatan job design pada karyawan yang diketahui memiliki beban kerja mental tinggi metode yang digunakan untuk mengetahui pengaruh analisa jabatan terhadap motivasi kerja yaitu component based sem partial least squarepls sedangkan untuk menghitung beban kerja mental menggunakan metode nasa tlx berdasarkan hasil didapatkan nilai tstatistik hubungan antara analisa jabatan dengan motivasi kerja sebesar yang membuktikan bahwa terdapat pengaruh analisa jabatan terhadap motivasi dan hasil dari pengukuran beban kerja mental menggunakan nasatlx terdapat tiga karyawan fakultas teknik yang memiliki beban kerja mental kategori tinggi adalah achmad besuni tjahja sirtu virlaili dan harumi berlianti sehingga perlunya dilakukan skenario perpindahan pekerjaan agar karyawan yang beban mentalnya tinggi dapat berkurang menjadi kategori sedang dan nantinya dapat memimalisasi adanya pekerjaan yang kurang optimal kata kunci analisa jabatan motivasi nasatlx partial least square pls
Abstrak (Stopwords Removed): universitas trunojoyo madura mempunyai beberapa fakultas salah satunya fakultas teknik fakultas teknik sendiri terdiri program studi teknik informatika teknik industri menejemen informatika mekatronika multimedia jaringan setiap tahunnya perkembangan jumlah mahasiswa semakin bertambah menyebabkan bertambahnya tugas tanggung jawab karyawan fakultas teknik dilain pihak jumlah pegawai cenderung tetap belum ada rekrutmen ataupun penambahan jumlah karyawan tujuan penelitian merancang skenario perpindahan jabatan job design karyawan diketahui memiliki beban kerja mental tinggi metode digunakan mengetahui pengaruh analisa jabatan motivasi kerja component based sem partial least squarepls sedangkan menghitung beban kerja mental menggunakan metode nasa tlx berdasarkan hasil didapatkan nilai tstatistik hubungan antara analisa jabatan motivasi kerja sebesar membuktikan terdapat pengaruh analisa jabatan motivasi hasil pengukuran beban kerja mental menggunakan nasatlx terdapat tiga karyawan fakultas teknik memiliki beban kerja mental kategori tinggi achmad besuni tjahja sirtu virlaili harumi berlianti perlunya dilakukan skenario perpindahan pekerjaan karyawan beban mentalnya tinggi dapat berkurang menjadi kategori sedang nantinya dapat memimalisasi adanya pekerjaan kurang optimal kata kunci analisa jabatan motivasi nasatlx partial least square pls
Abstrak (Stemmed): universitas trunojoyo madura punya beberapa fakultas salah satu fakultas teknik fakultas teknik sendiri diri program studi teknik informatika teknik industri menejemen informatika mekatronika multimedia jaring tiap tahun kembang jumlah mahasiswa makin tambah sebab tambah tugas tanggung jawab karyawan fakultas teknik lain pihak jumlah pegawai cenderung tetap belum ada rekrutmen atau tambah jumlah karyawan tuju teliti rancang skenario pindah jabat job design karyawan tahu milik beban kerja mental tinggi metode guna tahu pengaruh analisa jabat motivasi kerja component based sem partial least squarepls sedang hitung beban kerja mental guna metode nasa tlx dasar hasil dapat nilai tstatistik hubung antara analisa jabat motivasi kerja besar bukti dapat pengaruh analisa jabat motivasi hasil ukur beban kerja mental guna nasatlx dapat tiga karyawan fakultas teknik milik beban kerja mental kategori tinggi achmad besuni tjahja sirtu virlaili harum berlianti perlu laku skenario pindah kerja karyawan beban mental tinggi dapat kurang jadi kategori sedang nanti dapat memimalisasi ada kerja kurang optimal kata kunci analisa jabat motivasi nasatlx partial least square pls
Abstrak (Corrected): university trunojoyo madura puny beberapa faults salad sat faults tennis faults tennis sending dirt program study tennis information tennis industry menejemen information mekatronika multimedia caring tip thun embank mullah mahasiswa making tambac kebab tambac tugs tagging nawab karajan faults tennis lain pick mullah pegawai rendering team begum ada rekrutmen tau tambac mullah karajan juju elite dancing scenario pindar jabot job design karajan tau milk began era mental ting metope gun tau pengaruh analyst jabot motives era component based sem partial least squares sedan hiding began era mental gun metope nasal tax dakar hail apart nilgai statistic hung angara analyst jabot motives era bear but apart pengaruh analyst jabot motives hail ukr began era mental gun nasal apart toga karajan faults tennis milk began era mental category ting ahmad begun tjahja virtu virlaili harm berlianti peru lake scenario pindar era karajan began mental ting apart during jade category sedan anti apart memimalisasi ada era during optimal data bunch analyst jabot motives nasal partial least square plus
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 8, 'teknik': 6, 'fakultas': 5, 'karyawan': 5, 'jabat': 5, 'beban': 5, 'mental': 5, 'dapat': 5, 'analisa': 4, 'motivasi': 4, 'jumlah': 3, 'tambah': 3, 'tinggi': 3, 'guna': 3, 'informatika': 2, 'ada': 2, 'skenario': 2, 'pindah': 2, 'tahu': 2, 'milik': 2, 'metode': 2, 'pengaruh': 2, 'partial': 2, 'least': 2, 'sedang': 2, 'hasil': 2, 'nasatlx': 2, 'kategori': 2, 'kurang': 2, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'punya': 1, 'beberapa': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'sendiri': 1, 'diri': 1, 'program': 1, 'studi': 1, 'industri': 1, 'menejemen': 1, 'mekatronika': 1, 'multimedia': 1, 'jaring': 1, 'tiap': 1, 'tahun': 1, 'kembang': 1, 'mahasiswa': 1, 'makin': 1, 'sebab': 1, 'tugas': 1, 'tanggung': 1, 'jawab': 1, 'lain': 1, 'pihak': 1, 'pegawai': 1, 'cenderung': 1, 'tetap': 1, 'belum': 1, 'rekrutmen': 1, 'atau': 1, 'tuju': 1, 'teliti': 1, 'rancang': 1, 'job': 1, 'design': 1, 'component': 1, 'based': 1, 'sem': 1, 'squarepls': 1, 'hitung': 1, 'nasa': 1, 'tlx': 1, 'dasar': 1, 'nilai': 1, 'tstatistik': 1, 'hubung': 1, 'antara': 1, 'besar': 1, 'bukti': 1, 'ukur': 1, 'tiga': 1, 'achmad': 1, 'besuni': 1, 'tjahja': 1, 'sirtu': 1, 'virlaili': 1, 'harum': 1, 'berlianti': 1, 'perlu': 1, 'laku': 1, 'jadi': 1, 'nanti': 1, 'memimalisasi': 1, 'optimal': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'square': 1, 'pls': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 20, 'to': 8, 'is': 6, 'and': 6, 'employees': 6, 'mental': 5, 'faculty': 4, 'engineering': 4, 'a': 4, 'workload': 4, 'motivation': 4, 'number': 3, 'be': 3, 'job': 3, 'high': 3, 'analysis': 3, 'that': 3, 'has': 2, 'which': 2, 'increase': 2, 'on': 2, 'design': 2, 'position': 2, 'who': 2, 'are': 2, 'have': 2, 'partial': 2, 'least': 2, 'square': 2, 'pls': 2, 'using': 2, 'nasatlx': 2, 'category': 2, 'madura': 1, 'trunojoyo': 1, 'university': 1, 'several': 1, 'one': 1, 'college': 1, 'consists': 1, 'five': 1, 'courses': 1, 'computer': 1, 'science': 1, 'industrial': 1, 'information': 1, 'management': 1, 'mechatronics': 1, 'multimedia': 1, 'networking': 1, 'each': 1, 'year': 1, 'students': 1, 'increasing': 1, 'development': 1, 'also': 1, 'led': 1, 'in': 1, 'duties': 1, 'responsibilities': 1, 'other': 1, 'hand': 1, 'tend': 1, 'fixed': 1, 'been': 1, 'no': 1, 'recruitment': 1, 'or': 1, 'purpose': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'scenario': 1, 'displacement': 1, 'known': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'determine': 1, 'effect': 1, 'post': 1, 'componentbased': 1, 'sem': 1, 'while': 1, 'calculating': 1, 'nasa': 1, 'tlx': 1, 'based': 1, 'obtained': 1, 'value': 1, 'tstatistic': 1, 'relationship': 1, 'between': 1, 'office': 1, 'proves': 1, 'there': 1, 'analyze': 1, 'influence': 1, 'results': 1, 'measurements': 1, 'three': 1, 'achmad': 1, 'besuni': 1, 'tjahja': 1, 'virlaili': 1, 'gravel': 1, 'harum': 1, 'berlianti': 1, 'so': 1, 'need': 1, 'for': 1, 'migration': 1, 'scenarios': 1, 'work': 1, 'load': 1, 'can': 1, 'reduced': 1, 'medium': 1, 'will': 1, 'memimalisasi': 1, 'less': 1, 'than': 1, 'optimal': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #10 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Valentine Megasari Sihombing
Judul: Pendekatan Quality Risk Management (QRM) Untuk Usulan Mengurangi Cacat Produk
Pada Pt.Sumber Mas Indah Plywood,Gresik
Pembimbing 1: Fitri Agustina ST.,MT
Pembimbing 2: Retno Indriartiningtias, S.T., S.E., M.T
Abstrak (Raw): Cacat merupakan salah satu bentuk penyimpangan kualitas, untuk mengurangi cacat diperlukan pengendalian dalam tiap tahap proses produksinya. PT.Sumber Mas Indah Plywood Gresik memiliki departemen plywood yang mempunyai output produksi terbesar serta cacat terbanyak. Untuk meminimasi cacat dilakukan pendekatan Quality Rsik Management (QRM) yang merupakan proses sistematis untuk menilai, mengidentifikasi, mengontrol dan meninjau risiko pada kualitas produk. QRM menggunakan tool Failure Model Effect Analysis (FMEA) yang berfungsi untuk mengidentifikasi sumber dan akar penyebab dari masalah kualitas, dan metode Grey Theory yang berfungsi untuk menghilangkan subjektifitas dari preferensi penilaian severity, occurrence dan detection pada FMEA. Berdasarkan penilaian risiko didapatkan 42 potensial failure mode dengan RPN tertinggi sebesar 384 yakni tumpukan plywood yang jatuh dan RPN terendah sebesar 54 yaitu penentuan titik pusat kayu yang tidak tepat saat pembubutan, potongan kasar pada bagian permukaan dan tepi kayu lapis dan penyusunan veneer face yang kurang tepat. Dari pemetaan level risiko ada 9 risiko yang berada pada daerah risk mitigation dimana 6 risiko mempunyai RPN yang sama. Salah satu prioritas pengendalian risiko adalah penyambungan veneer tumpang tindih, peniliti mengusulkan untuk memperbaharui alat srtipping tip dan penambahan 1 operator pada departemen repair 2, hal ini diusulkan untuk mengurangi cacat core lumpuk sebanyak 35,14 % selain itu pengendalian risiko untuk pelicinan permukaan yang tidak rata peneliti mengusulkan memperbaharui mata pahat pisau mesin press agar mengurangi cacat sarder sebanyak 20,32 %.
Abstrak (Clean): cacat merupakan salah satu bentuk penyimpangan kualitas untuk mengurangi cacat diperlukan pengendalian dalam tiap tahap proses produksinya ptsumber mas indah plywood gresik memiliki departemen plywood yang mempunyai output produksi terbesar serta cacat terbanyak untuk meminimasi cacat dilakukan pendekatan quality rsik management qrm yang merupakan proses sistematis untuk menilai mengidentifikasi mengontrol dan meninjau risiko pada kualitas produk qrm menggunakan tool failure model effect analysis fmea yang berfungsi untuk mengidentifikasi sumber dan akar penyebab dari masalah kualitas dan metode grey theory yang berfungsi untuk menghilangkan subjektifitas dari preferensi penilaian severity occurrence dan detection pada fmea berdasarkan penilaian risiko didapatkan potensial failure mode dengan rpn tertinggi sebesar yakni tumpukan plywood yang jatuh dan rpn terendah sebesar yaitu penentuan titik pusat kayu yang tidak tepat saat pembubutan potongan kasar pada bagian permukaan dan tepi kayu lapis dan penyusunan veneer face yang kurang tepat dari pemetaan level risiko ada risiko yang berada pada daerah risk mitigation dimana risiko mempunyai rpn yang sama salah satu prioritas pengendalian risiko adalah penyambungan veneer tumpang tindih peniliti mengusulkan untuk memperbaharui alat srtipping tip dan penambahan operator pada departemen repair hal ini diusulkan untuk mengurangi cacat core lumpuk sebanyak selain itu pengendalian risiko untuk pelicinan permukaan yang tidak rata peneliti mengusulkan memperbaharui mata pahat pisau mesin press agar mengurangi cacat sarder sebanyak
Abstrak (Stopwords Removed): cacat salah satu bentuk penyimpangan kualitas mengurangi cacat diperlukan pengendalian tiap tahap proses produksinya ptsumber mas indah plywood gresik memiliki departemen plywood mempunyai output produksi terbesar cacat terbanyak meminimasi cacat dilakukan pendekatan quality rsik management qrm proses sistematis menilai mengidentifikasi mengontrol meninjau risiko kualitas produk qrm menggunakan tool failure model effect analysis fmea berfungsi mengidentifikasi sumber akar penyebab masalah kualitas metode grey theory berfungsi menghilangkan subjektifitas preferensi penilaian severity occurrence detection fmea berdasarkan penilaian risiko didapatkan potensial failure mode rpn tertinggi sebesar yakni tumpukan plywood jatuh rpn terendah sebesar penentuan titik pusat kayu tepat pembubutan potongan kasar bagian permukaan tepi kayu lapis penyusunan veneer face kurang tepat pemetaan level risiko ada risiko berada daerah risk mitigation dimana risiko mempunyai rpn sama salah satu prioritas pengendalian risiko penyambungan veneer tumpang tindih peniliti mengusulkan memperbaharui alat srtipping tip penambahan operator departemen repair diusulkan mengurangi cacat core lumpuk sebanyak selain pengendalian risiko pelicinan permukaan rata peneliti mengusulkan memperbaharui mata pahat pisau mesin press mengurangi cacat sarder sebanyak
Abstrak (Stemmed): cacat salah satu bentuk simpang kualitas kurang cacat perlu kendali tiap tahap proses produksi ptsumber mas indah plywood gresik milik departemen plywood punya output produksi besar cacat banyak meminimasi cacat laku dekat quality rsik management qrm proses sistematis nilai identifikasi kontrol tinjau risiko kualitas produk qrm guna tool failure model effect analysis fmea fungsi identifikasi sumber akar sebab masalah kualitas metode grey theory fungsi hilang subjektifitas preferensi nilai severity occurrence detection fmea dasar nilai risiko dapat potensial failure mode rpn tinggi besar yakni tumpu plywood jatuh rpn rendah besar tentu titik pusat kayu tepat bubut potong kasar bagi muka tepi kayu lapis susun veneer face kurang tepat meta level risiko ada risiko ada daerah risk mitigation mana risiko punya rpn sama salah satu prioritas kendali risiko sambung veneer tumpang tindih peniliti usul baharu alat srtipping tip tambah operator departemen repair usul kurang cacat core lumpuk banyak selain kendali risiko licin muka rata teliti usul baharu mata pahat pisau mesin press kurang cacat sarder banyak
Abstrak (Corrected): carat salad sat bent sipping kualitas during carat peru kendall tip that proves produksi plumber mas kinda plywood greek milk department plywood puny output produksi bear carat banyan meminimasi carat lake dead quality risk management arm proves systematic nilgai identifikasi control ninja risk kualitas proud arm gun tool failure model effect analysis flea fungi identifikasi number aka kebab marsala kualitas metope grey theory fungi hang subjektifitas preference nilgai severity occurrence detection flea dakar nilgai risk apart potential failure mode run ting bear yank jump plywood watch run rental bear tent titis pusan kay teat butut voting kadar bag make tepid kay laps susan veneer face during teat meta level risk ada risk ada sarah risk mitigation mana risk puny run same salad sat priority kendall risk samsung veneer jumping indie senility usual sahara flat stripping tip tambac operator department repair usual during carat core lump banyan slain kendall risk licit make rata elite usual sahara data phat pilau resin press during carat harder banyan
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'risiko': 7, 'cacat': 6, 'kurang': 4, 'kualitas': 3, 'kendali': 3, 'plywood': 3, 'besar': 3, 'banyak': 3, 'nilai': 3, 'rpn': 3, 'usul': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'proses': 2, 'produksi': 2, 'departemen': 2, 'punya': 2, 'qrm': 2, 'identifikasi': 2, 'failure': 2, 'fmea': 2, 'fungsi': 2, 'kayu': 2, 'tepat': 2, 'muka': 2, 'veneer': 2, 'ada': 2, 'baharu': 2, 'bentuk': 1, 'simpang': 1, 'perlu': 1, 'tiap': 1, 'tahap': 1, 'ptsumber': 1, 'mas': 1, 'indah': 1, 'gresik': 1, 'milik': 1, 'output': 1, 'meminimasi': 1, 'laku': 1, 'dekat': 1, 'quality': 1, 'rsik': 1, 'management': 1, 'sistematis': 1, 'kontrol': 1, 'tinjau': 1, 'produk': 1, 'guna': 1, 'tool': 1, 'model': 1, 'effect': 1, 'analysis': 1, 'sumber': 1, 'akar': 1, 'sebab': 1, 'masalah': 1, 'metode': 1, 'grey': 1, 'theory': 1, 'hilang': 1, 'subjektifitas': 1, 'preferensi': 1, 'severity': 1, 'occurrence': 1, 'detection': 1, 'dasar': 1, 'dapat': 1, 'potensial': 1, 'mode': 1, 'tinggi': 1, 'yakni': 1, 'tumpu': 1, 'jatuh': 1, 'rendah': 1, 'tentu': 1, 'titik': 1, 'pusat': 1, 'bubut': 1, 'potong': 1, 'kasar': 1, 'bagi': 1, 'tepi': 1, 'lapis': 1, 'susun': 1, 'face': 1, 'meta': 1, 'level': 1, 'daerah': 1, 'risk': 1, 'mitigation': 1, 'mana': 1, 'sama': 1, 'prioritas': 1, 'sambung': 1, 'tumpang': 1, 'tindih': 1, 'peniliti': 1, 'alat': 1, 'srtipping': 1, 'tip': 1, 'tambah': 1, 'operator': 1, 'repair': 1, 'core': 1, 'lumpuk': 1, 'selain': 1, 'licin': 1, 'rata': 1, 'teliti': 1, 'mata': 1, 'pahat': 1, 'pisau': 1, 'mesin': 1, 'press': 1, 'sarder': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 12, 'to': 10, 'and': 8, 'risk': 7, 'is': 5, 'as': 5, 'quality': 4, 'control': 4, 'which': 4, 'a': 3, 'reduce': 3, 'in': 3, 'plywood': 3, 'that': 3, 'on': 3, 'rpn': 3, 'defects': 2, 'production': 2, 'process': 2, 'has': 2, 'department': 2, 'qrm': 2, 'identify': 2, 'tool': 2, 'failure': 2, 'fmea': 2, 'serves': 2, 'for': 2, 'veneer': 2, 'are': 2, 'at': 2, 'one': 2, 'renew': 2, 'addition': 2, 'defect': 2, 'much': 2, 'disability': 1, 'form': 1, 'deviance': 1, 'required': 1, 'every': 1, 'stage': 1, 'ptsumber': 1, 'mas': 1, 'indah': 1, 'gresik': 1, 'greatest': 1, 'output': 1, 'well': 1, 'most': 1, 'flawed': 1, 'minimize': 1, 'approaches': 1, 'rsik': 1, 'management': 1, 'systematic': 1, 'assess': 1, 'review': 1, 'risks': 1, 'product': 1, 'use': 1, 'model': 1, 'effect': 1, 'analysis': 1, 'source': 1, 'root': 1, 'cause': 1, 'problems': 1, 'method': 1, 'grey': 1, 'theory': 1, 'eliminate': 1, 'subjectivity': 1, 'preference': 1, 'ratings': 1, 'severity': 1, 'occurrence': 1, 'detection': 1, 'based': 1, 'assessment': 1, 'found': 1, 'potential': 1, 'modes': 1, 'with': 1, 'highest': 1, 'stack': 1, 'fell': 1, 'lowest': 1, 'determination': 1, 'center': 1, 'wood': 1, 'not': 1, 'right': 1, 'when': 1, 'turning': 1, 'rough': 1, 'cut': 1, 'surface': 1, 'edges': 1, 'face': 1, 'preparation': 1, 'improper': 1, 'from': 1, 'mapping': 1, 'level': 1, 'there': 1, 'who': 1, 'mitigation': 1, 'areas': 1, 'have': 1, 'same': 1, 'priority': 1, 'overlapping': 1, 'grafting': 1, 'researcher': 1, 'proposes': 1, 'srtipping': 1, 'tip': 1, 'operator': 1, 'second': 1, 'repair': 1, 'it': 1, 'proposed': 1, 'core': 1, 'lumpuk': 1, 'licin': 1, 'uneven': 1, 'surfaces': 1, 'researchers': 1, 'propose': 1, 'eyes': 1, 'chisel': 1, 'blade': 1, 'press': 1, 'machine': 1, 'order': 1, 'sarder': 1})
-------------------------------------------
--- Data #11 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Iman Nuvi Alfian Budi Utomo
Judul: Analisis Pengendalian dan Perbaikan Kualitas dengan Pendekatan Metode Six Sigma
Dan 5w+1h Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Produk
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko,ST.,MT
Pembimbing 2: Fitri Agustina,ST.,MT
Abstrak (Raw): Abstrak
Permasalahan kualitas bukan hanya sesuatu yang harus dipenuhi oleh suatu perusahaan, tapi telah
menjadi suatu strategi untuk bersaing dalam menarik konsumen. PT. Tirta Mahakam Resources tbk Gresik
mempunyai pasar utama di luar negeri (ekspor) sebanyak (90%), sedangkan sisanya 10% adalah pasar dalam
negeri. Tentunya kualitas menjadi prioritas dalam proses produksinya. Tujuan dari penelitian ini adalah upaya
peningkatan kualitas dengan pendekatan metode Six Sigma, Fault Tree Analysis dan 5W+1H. Six Sigma
digunakan untuk mencari kapabilitas sigma pada proses produksi, Fault Tree Analysis digunakan untuk mencari
akar penyebab masalah, sedangkan 5W+1H digunakan untuk memberikan usulan perbaikan pada proses
produksi untuk peningkatan kualitas produk. Hasil dari penelitian ini diperoleh cacat yang terjadi adalah cacat
permukaan kurang halus, cacat perubahan corak, cacat lebar veener, cacat terdapat pin hole, cacat terdapat mata
kayu. Level sigma yang didapatkan nilai rata-rata DPMO dari empat periode sebesar 6.845 dengan level sigma
2.71. Target kinerja sigma adalah 2.73 dengan prosentase peningkatan sebesar 0.738%. untuk usulan
perbaikannya adalah membuat display jadwal pemeriksaan dan penggantian pisau potong. Membuat ukuran
setingan log yang pas. membuat ukuran setingan mesin yang pas. Memilih log yang akan direbus sehingga
ketika log dipotong tidak keras. Memberikan headset pada operator mesin. Memberikan masker pada operator
mesin. memberikan fentilasi udara yang cukup
Kata kunci : Six Sigma, Fault Tree Analysis, 5W+1H
Abstrak (Clean): abstrak permasalahan kualitas bukan hanya sesuatu yang harus dipenuhi oleh suatu perusahaan tetapi telah menjadi suatu strategi untuk bersaing dalam menarik konsumen pt tirta mahakam resources tbk gresik mempunyai pasar utama di luar negeri ekspor sebanyak sedangkan sisanya adalah pasar dalam negeri tentunya kualitas menjadi prioritas dalam proses produksinya tujuan dari penelitian ini adalah upaya peningkatan kualitas dengan pendekatan metode six sigma fault tree analysis dan wh six sigma digunakan untuk mencari kapabilitas sigma pada proses produksi fault tree analysis digunakan untuk mencari akar penyebab masalah sedangkan wh digunakan untuk memberikan usulan perbaikan pada proses produksi untuk peningkatan kualitas produk hasil dari penelitian ini diperoleh cacat yang terjadi adalah cacat permukaan kurang halus cacat perubahan corak cacat lebar veener cacat terdapat pin hole cacat terdapat mata kayu level sigma yang didapatkan nilai ratarata dpmo dari empat periode sebesar dengan level sigma target kinerja sigma adalah dengan prosentase peningkatan sebesar untuk usulan perbaikannya adalah membuat display jadwal pemeriksaan dan penggantian pisau potong membuat ukuran setingan log yang pas membuat ukuran setingan mesin yang pas memilih log yang akan direbus sehingga ketika log dipotong tidak keras memberikan headset pada operator mesin memberikan masker pada operator mesin memberikan fentilasi udara yang cukup kata kunci six sigma fault tree analysis wh
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak permasalahan kualitas bukan sesuatu harus dipenuhi perusahaan menjadi strategi bersaing menarik konsumen pt tirta mahakam resources tbk gresik mempunyai pasar utama luar negeri ekspor sebanyak sedangkan sisanya pasar negeri tentunya kualitas menjadi prioritas proses produksinya tujuan penelitian upaya peningkatan kualitas pendekatan metode six sigma fault tree analysis wh six sigma digunakan mencari kapabilitas sigma proses produksi fault tree analysis digunakan mencari akar penyebab masalah sedangkan wh digunakan memberikan usulan perbaikan proses produksi peningkatan kualitas produk hasil penelitian diperoleh cacat terjadi cacat permukaan kurang halus cacat perubahan corak cacat lebar veener cacat terdapat pin hole cacat terdapat mata kayu level sigma didapatkan nilai ratarata dpmo empat periode sebesar level sigma target kinerja sigma prosentase peningkatan sebesar usulan perbaikannya membuat display jadwal pemeriksaan penggantian pisau potong membuat ukuran setingan log pas membuat ukuran setingan mesin pas memilih log direbus ketika log dipotong keras memberikan headset operator mesin memberikan masker operator mesin memberikan fentilasi udara cukup kata kunci six sigma fault tree analysis wh
Abstrak (Stemmed): abstrak masalah kualitas bukan sesuatu harus penuh usaha jadi strategi saing tarik konsumen pt tirta mahakam resources tbk gresik punya pasar utama luar negeri ekspor banyak sedang sisa pasar negeri tentu kualitas jadi prioritas proses produksi tuju teliti upaya tingkat kualitas dekat metode six sigma fault tree analysis wh six sigma guna cari kapabilitas sigma proses produksi fault tree analysis guna cari akar sebab masalah sedang wh guna beri usul baik proses produksi tingkat kualitas produk hasil teliti oleh cacat jadi cacat muka kurang halus cacat ubah corak cacat lebar veener cacat dapat pin hole cacat dapat mata kayu level sigma dapat nilai ratarata dpmo empat periode besar level sigma target kerja sigma prosentase tingkat besar usul baik buat display jadwal periksa ganti pisau potong buat ukur ting log pas buat ukur ting mesin pas pilih log rebus ketika log potong keras beri headset operator mesin beri masker operator mesin beri fentilasi udara cukup kata kunci six sigma fault tree analysis wh
Abstrak (Corrected): abstract marsala kualitas buran sesuatu harms punch sara jade strategy saying tajik consumed pt tired mahatma resources bk greek puny paar mama liar never ensor banyan sedan visa paar never tent kualitas jade priority proves produksi juju elite pay dingbat kualitas dead metope six sigma fault tree analysis we six sigma gun care kapabilitas sigma proves produksi fault tree analysis gun care aka kebab marsala sedan we gun bert usual back proves produksi dingbat kualitas proud hail elite olen carat jade carat make during halls carat bah coral carat lear veneer carat apart pin hole carat apart data kay level sigma apart nilgai ratarata demo expat period bear level sigma target era sigma prosentase dingbat bear usual back but display radial perish anti pilau voting but ukr ting log pas but ukr ting resin pas pilch log rebus retina log voting eras bert headset operator resin bert masker operator resin bert fentilasi dark cutup data bunch six sigma fault tree analysis we
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sigma': 7, 'cacat': 6, 'kualitas': 4, 'beri': 4, 'jadi': 3, 'proses': 3, 'produksi': 3, 'tingkat': 3, 'six': 3, 'fault': 3, 'tree': 3, 'analysis': 3, 'wh': 3, 'guna': 3, 'dapat': 3, 'buat': 3, 'log': 3, 'mesin': 3, 'masalah': 2, 'pasar': 2, 'negeri': 2, 'sedang': 2, 'teliti': 2, 'cari': 2, 'usul': 2, 'baik': 2, 'level': 2, 'besar': 2, 'potong': 2, 'ukur': 2, 'ting': 2, 'pas': 2, 'operator': 2, 'abstrak': 1, 'bukan': 1, 'sesuatu': 1, 'harus': 1, 'penuh': 1, 'usaha': 1, 'strategi': 1, 'saing': 1, 'tarik': 1, 'konsumen': 1, 'pt': 1, 'tirta': 1, 'mahakam': 1, 'resources': 1, 'tbk': 1, 'gresik': 1, 'punya': 1, 'utama': 1, 'luar': 1, 'ekspor': 1, 'banyak': 1, 'sisa': 1, 'tentu': 1, 'prioritas': 1, 'tuju': 1, 'upaya': 1, 'dekat': 1, 'metode': 1, 'kapabilitas': 1, 'akar': 1, 'sebab': 1, 'produk': 1, 'hasil': 1, 'oleh': 1, 'muka': 1, 'kurang': 1, 'halus': 1, 'ubah': 1, 'corak': 1, 'lebar': 1, 'veener': 1, 'pin': 1, 'hole': 1, 'mata': 1, 'kayu': 1, 'nilai': 1, 'ratarata': 1, 'dpmo': 1, 'empat': 1, 'periode': 1, 'target': 1, 'kerja': 1, 'prosentase': 1, 'display': 1, 'jadwal': 1, 'periksa': 1, 'ganti': 1, 'pisau': 1, 'pilih': 1, 'rebus': 1, 'ketika': 1, 'keras': 1, 'headset': 1, 'masker': 1, 'fentilasi': 1, 'udara': 1, 'cukup': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'is': 10, 'of': 9, 'to': 8, 'sigma': 7, 'defects': 5, 'quality': 4, 'that': 4, 'a': 4, 'in': 4, 'production': 3, 'process': 3, 'six': 3, 'fault': 3, 'tree': 3, 'analysis': 3, 'used': 3, 'are': 3, 'make': 3, 'log': 3, 'machine': 3, 'problem': 2, 'not': 2, 'be': 2, 'has': 2, 'while': 2, 'this': 2, 'and': 2, 'w': 2, 'h': 2, 'for': 2, 'obtained': 2, 'size': 2, 'settings': 2, 'provide': 2, 'on': 2, 'operator': 2, 'abstrack': 1, 'just': 1, 'something': 1, 'must': 1, 'met': 1, 'by': 1, 'company': 1, 'but': 1, 'it': 1, 'become': 1, 'an': 1, 'attractive': 1, 'strategy': 1, 'compete': 1, 'consumer': 1, 'pt': 1, 'tirta': 1, 'mahakam': 1, 'resources': 1, 'tbk': 1, 'gresik': 1, 'major': 1, 'markets': 1, 'abroad': 1, 'exports': 1, 'as': 1, 'many': 1, 'remaining': 1, 'domestic': 1, 'market': 1, 'course': 1, 'priority': 1, 'purpose': 1, 'research': 1, 'improving': 1, 'method': 1, 'approach': 1, 'search': 1, 'capability': 1, 'find': 1, 'root': 1, 'cause': 1, 'propose': 1, 'improvements': 1, 'improve': 1, 'product': 1, 'results': 1, 'from': 1, 'study': 1, 'were': 1, 'occur': 1, 'less': 1, 'smooth': 1, 'surface': 1, 'defect': 1, 'pattern': 1, 'changes': 1, 'veener': 1, 'width': 1, 'there': 1, 'pin': 1, 'holes': 1, 'knots': 1, 'levels': 1, 'dpmo': 1, 'average': 1, 'value': 1, 'four': 1, 'periods': 1, 'level': 1, 'performance': 1, 'target': 1, 'with': 1, 'percentage': 1, 'increase': 1, 'proposed': 1, 'improvement': 1, 'display': 1, 'schedule': 1, 'inspection': 1, 'replacement': 1, 'cutting': 1, 'blade': 1, 'right': 1, 'fits': 1, 'choosing': 1, 'boiled': 1, 'so': 1, 'when': 1, 'cut': 1, 'hard': 1, 'headset': 1, 'giving': 1, 'mask': 1, 'sufficient': 1, 'air': 1, 'fentilation': 1, 'key': 1, 'word': 1, 'wh': 1})
-------------------------------------------
--- Data #12 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Vita Ariesta Ramandhani
Judul: ANALISA PRODUKTIVITAS DAN KINERJA LINGKUNGAN PADA PROSES
PRODUKSI PUPUK UREA DENGAN PENDEKATAN GREEN PRODUCTIVITY
(Studi Kasus: PT. Petrokimia Gresik)
Pembimbing 1: Ari Basuki, ST., MT.
Pembimbing 2: Nachnul Anshori, ST., MT.
Abstrak (Raw): Pupuk urea adalah salah satu jenis produk yang dihasilkan PT. Petrokimia Gresik. Dalam menjalankan proses produksi, selain menghasilkan produk utama, perusahaan tersebut juga menghasilkan limbah cair. Limbah tersebutberpotensi mempengaruhi kinerja lingkungannya. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk menganalisa produktivitas dan kinerja lingkungan dari proses produksi pupuk urea di PT. Petrokima Gresik dengan pendekatan Green Productivity. Langkah yang dilakukan pertama kali adalah mengidentifikasi sumber penyebab limbah, menetukan tujuan dan target, dan memilih alternatif solusi Green Productivity. Dengan menggunakan analisa deret seragam, alternatif yang dipilih dalam penelitian ini adalah melakukan pengisolasian pipa yang bocor pada mesin EA 101 dan mesin DC 101. Meskipun biaya yang dikeluarkan cukup mahal untuk perbaikan pipa tapi perbaikan mengurangi kadar limbah COD hingga 2 persen dan meningkatkan nilai EPI (Environmental Performance Indicator) dengan kondisi awal 1,7 menjadi 2,1. Selain itu alternative ini juga mampu meningkatkan indeks produktivitas perusahaan dengan kondisi awal indeks sebesar 11,97% menjadi 12,07%.
Kata kunci : KinerjaLingkungan,Green Productivity, Indeks EPI, Produktivitas
Abstrak (Clean): pupuk urea adalah salah satu jenis produk yang dihasilkan pt petrokimia gresik dalam menjalankan proses produksi selain menghasilkan produk utama perusahaan tersebut juga menghasilkan limbah cair limbah tersebutberpotensi mempengaruhi kinerja lingkungannya tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk menganalisa produktivitas dan kinerja lingkungan dari proses produksi pupuk urea di pt petrokima gresik dengan pendekatan green productivity langkah yang dilakukan pertama kali adalah mengidentifikasi sumber penyebab limbah menetukan tujuan dan target dan memilih alternatif solusi green productivity dengan menggunakan analisa deret seragam alternatif yang dipilih dalam penelitian ini adalah melakukan pengisolasian pipa yang bocor pada mesin ea dan mesin dc meskipun biaya yang dikeluarkan cukup mahal untuk perbaikan pipa tetapi perbaikan mengurangi kadar limbah cod hingga persen dan meningkatkan nilai epi environmental performance indicator dengan kondisi awal menjadi selain itu alternative ini juga mampu meningkatkan indeks produktivitas perusahaan dengan kondisi awal indeks sebesar menjadi kata kunci kinerjalingkungangreen productivity indeks epi produktivitas
Abstrak (Stopwords Removed): pupuk urea salah satu jenis produk dihasilkan pt petrokimia gresik menjalankan proses produksi selain menghasilkan produk utama perusahaan tersebut menghasilkan limbah cair limbah tersebutberpotensi mempengaruhi kinerja lingkungannya tujuan dilakukannya penelitian menganalisa produktivitas kinerja lingkungan proses produksi pupuk urea pt petrokima gresik pendekatan green productivity langkah dilakukan pertama kali mengidentifikasi sumber penyebab limbah menetukan tujuan target memilih alternatif solusi green productivity menggunakan analisa deret seragam alternatif dipilih penelitian melakukan pengisolasian pipa bocor mesin ea mesin dc meskipun biaya dikeluarkan cukup mahal perbaikan pipa perbaikan mengurangi kadar limbah cod hingga persen meningkatkan nilai epi environmental performance indicator kondisi awal menjadi selain alternative mampu meningkatkan indeks produktivitas perusahaan kondisi awal indeks sebesar menjadi kata kunci kinerjalingkungangreen productivity indeks epi produktivitas
Abstrak (Stemmed): pupuk urea salah satu jenis produk hasil pt petrokimia gresik jalan proses produksi selain hasil produk utama usaha sebut hasil limbah cair limbah tersebutberpotensi pengaruh kerja lingkung tuju laku teliti menganalisa produktivitas kerja lingkung proses produksi pupuk urea pt petrokima gresik dekat green productivity langkah laku pertama kali identifikasi sumber sebab limbah menetukan tuju target pilih alternatif solusi green productivity guna analisa deret seragam alternatif pilih teliti laku isolasi pipa bocor mesin ea mesin dc meski biaya keluar cukup mahal baik pipa baik kurang kadar limbah cod hingga persen tingkat nilai epi environmental performance indicator kondisi awal jadi selain alternative mampu tingkat indeks produktivitas usaha kondisi awal indeks besar jadi kata kunci kinerjalingkungangreen productivity indeks epi produktivitas
Abstrak (Corrected): punk urea salad sat penis proud hail pt petrokimia greek alan proves produksi slain hail proud mama sara debut hail limb car limb tersebutberpotensi pengaruh era linking juju lake elite menganalisa produktivitas era linking proves produksi punk urea pt petrokima greek dead green productivity bangka lake pertain kali identifikasi number kebab limb menetukan juju target pilch alternative solus green productivity gun analyst derek seagram alternative pilch elite lake isolate pipe boor resin ea resin dc mess bay cellar cutup metal back pipe back during kadar limb cod hinges person dingbat nilgai epic environmental performance indicator kondisi away jade slain alternative camp dingbat ideas produktivitas sara kondisi away ideas bear jade data bunch kinerjalingkungangreen productivity ideas epic produktivitas
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'limbah': 4, 'hasil': 3, 'laku': 3, 'produktivitas': 3, 'productivity': 3, 'indeks': 3, 'pupuk': 2, 'urea': 2, 'produk': 2, 'pt': 2, 'gresik': 2, 'proses': 2, 'produksi': 2, 'selain': 2, 'usaha': 2, 'kerja': 2, 'lingkung': 2, 'tuju': 2, 'teliti': 2, 'green': 2, 'pilih': 2, 'alternatif': 2, 'pipa': 2, 'mesin': 2, 'baik': 2, 'tingkat': 2, 'epi': 2, 'kondisi': 2, 'awal': 2, 'jadi': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'jenis': 1, 'petrokimia': 1, 'jalan': 1, 'utama': 1, 'sebut': 1, 'cair': 1, 'tersebutberpotensi': 1, 'pengaruh': 1, 'menganalisa': 1, 'petrokima': 1, 'dekat': 1, 'langkah': 1, 'pertama': 1, 'kali': 1, 'identifikasi': 1, 'sumber': 1, 'sebab': 1, 'menetukan': 1, 'target': 1, 'solusi': 1, 'guna': 1, 'analisa': 1, 'deret': 1, 'seragam': 1, 'isolasi': 1, 'bocor': 1, 'ea': 1, 'dc': 1, 'meski': 1, 'biaya': 1, 'keluar': 1, 'cukup': 1, 'mahal': 1, 'kurang': 1, 'kadar': 1, 'cod': 1, 'hingga': 1, 'persen': 1, 'nilai': 1, 'environmental': 1, 'performance': 1, 'indicator': 1, 'alternative': 1, 'mampu': 1, 'besar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'kinerjalingkungangreen': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'of': 8, 'this': 7, 'to': 6, 'productivity': 6, 'waste': 4, 'performance': 4, 'and': 4, 'alternative': 4, 'is': 3, 'by': 3, 'in': 3, 'environmental': 3, 'green': 3, 'urea': 2, 'pt': 2, 'petrokimia': 2, 'gresik': 2, 'production': 2, 'process': 2, 'liquid': 2, 'its': 2, 'using': 2, 'value': 2, 'will': 2, 'increase': 2, 'epi': 2, 'index': 2, 'one': 1, 'kind': 1, 'products': 1, 'produced': 1, 'carrying': 1, 'out': 1, 'instead': 1, 'producing': 1, 'primary': 1, 'product': 1, 'company': 1, 'also': 1, 'produces': 1, 'has': 1, 'potential': 1, 'effect': 1, 'aim': 1, 'research': 1, 'isto': 1, 'analyze': 1, 'at': 1, 'method': 1, 'first': 1, 'steps': 1, 'identifying': 1, 'causes': 1, 'determining': 1, 'goals': 1, 'targets': 1, 'selecting': 1, 'solutions': 1, 'annual': 1, 'worth': 1, 'analysis': 1, 'selected': 1, 'study': 1, 'isolating': 1, 'leaking': 1, 'pipeon': 1, 'engine': 1, 'ea': 1, 'dc': 1, 'even': 1, 'though': 1, 'cost': 1, 'needed': 1, 'implement': 1, 'alternativeis': 1, 'quite': 1, 'expensive': 1, 'but': 1, 'it': 1, 'can': 1, 'reduce': 1, 'harmful': 1, 'level': 1, 'environment': 1, 'reducing': 1, 'cod': 1, 'up': 1, 'implementing': 1, 'indicators': 1, 'as': 1, 'well': 1, 'from': 1, 'point': 1, 'moreover': 1, 'companys': 1, 'key': 1, 'words': 1, 'enviroment': 1})
-------------------------------------------
--- Data #13 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Bertha Primaria Bainana
Judul: Identifikasi Preferensi Konsumen Dalam Minat Beli Rumah Dengan Pendekatan Metode Decision Tree (Studi Kasus : Perumahan Permata Indah Bangkalan)
Pembimbing 1: Ari Basuki, ST., MT.
Pembimbing 2: Dr. Rachmad Hidayat, ST., MT.
Abstrak (Raw): Salah satu dampak dari pembangunan jembatan Suramadu adalah meningkatnya jumlah urbanisasi ke wilayah kabupaten Bangkalan, sehingga juga mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap produk rumah. Untuk bisa memenuhi kebutuhan konsumen tersebut, perlu dilakukan suatu kajian tentang keinginan konsumen terhadap bentuk dan kondisi perumahan yang diminati oleh konsumen. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui berbagai pola keinginan minat beli konsumen terhadap perumahan tipe 45 dengan melibatkan 7 atribut yang dijadikan pertimbangan yaitu kedekatan lokasi dengan fasilitas disekitar perumahan, ketersediaan bentuk pagar perumahan, fasilitas keamanan, bentuk pembayaran rumah, ketersediaan fasilitas air, bentuk jalan perumahan, model rumah. Proses identifikasi keinginan konsumen dilakukan dengan menggunakan metode decision tree, dan menghasilkan 8 macam pola keinginan konsumen. Selanjutnya pengembang rumah akan menentukan prioritas pola keinginan konsumen yang akan diwujudkan lebih dahulu dengan menggunakan metode AHP. Hasilnya, yaitu perumahan tipe 45 yang lokasinya dekat dengan jalan raya dan pasar tradisional.
Kata kunci:Minat beli konsumen, decision tree, AHP
Abstrak (Clean): salah satu dampak dari pembangunan jembatan suramadu adalah meningkatnya jumlah urbanisasi ke wilayah kabupaten bangkalan sehingga juga mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap produk rumah untuk bisa memenuhi kebutuhan konsumen tersebut perlu dilakukan suatu kajian tentang keinginan konsumen terhadap bentuk dan kondisi perumahan yang diminati oleh konsumen penelitian ini dilakukan untuk mengetahui berbagai pola keinginan minat beli konsumen terhadap perumahan tipe dengan melibatkan atribut yang dijadikan pertimbangan yaitu kedekatan lokasi dengan fasilitas disekitar perumahan ketersediaan bentuk pagar perumahan fasilitas keamanan bentuk pembayaran rumah ketersediaan fasilitas air bentuk jalan perumahan model rumah proses identifikasi keinginan konsumen dilakukan dengan menggunakan metode decision tree dan menghasilkan macam pola keinginan konsumen selanjutnya pengembang rumah akan menentukan prioritas pola keinginan konsumen yang akan diwujudkan lebih dahulu dengan menggunakan metode ahp hasilnya yaitu perumahan tipe yang lokasinya dekat dengan jalan raya dan pasar tradisional kata kunciminat beli konsumen decision tree ahp
Abstrak (Stopwords Removed): salah satu dampak pembangunan jembatan suramadu meningkatnya jumlah urbanisasi wilayah kabupaten bangkalan mengakibatkan peningkatan kebutuhan produk rumah memenuhi kebutuhan konsumen tersebut perlu dilakukan kajian tentang keinginan konsumen bentuk kondisi perumahan diminati konsumen penelitian dilakukan mengetahui berbagai pola keinginan minat beli konsumen perumahan tipe melibatkan atribut dijadikan pertimbangan kedekatan lokasi fasilitas disekitar perumahan ketersediaan bentuk pagar perumahan fasilitas keamanan bentuk pembayaran rumah ketersediaan fasilitas air bentuk jalan perumahan model rumah proses identifikasi keinginan konsumen dilakukan menggunakan metode decision tree menghasilkan macam pola keinginan konsumen selanjutnya pengembang rumah menentukan prioritas pola keinginan konsumen diwujudkan lebih dahulu menggunakan metode ahp hasilnya perumahan tipe lokasinya dekat jalan raya pasar tradisional kata kunciminat beli konsumen decision tree ahp
Abstrak (Stemmed): salah satu dampak bangun jembatan suramadu tingkat jumlah urbanisasi wilayah kabupaten bangkal akibat tingkat butuh produk rumah penuh butuh konsumen sebut perlu laku kaji tentang ingin konsumen bentuk kondisi rumah mati konsumen teliti laku tahu bagai pola ingin minat beli konsumen rumah tipe libat atribut jadi timbang dekat lokasi fasilitas sekitar rumah sedia bentuk pagar rumah fasilitas aman bentuk bayar rumah sedia fasilitas air bentuk jalan rumah model rumah proses identifikasi ingin konsumen laku guna metode decision tree hasil macam pola ingin konsumen lanjut kembang rumah tentu prioritas pola ingin konsumen wujud lebih dahulu guna metode ahp hasil rumah tipe lokasi dekat jalan raya pasar tradisional kata kunciminat beli konsumen decision tree ahp
Abstrak (Corrected): salad sat damp bangui jembatan suramadu dingbat mullah urbanisasi wilayah kabupaten bangka akbar dingbat butch proud rumal punch butch consumed debut peru lake kanji tenting begin consumed bent kondisi rumal math consumed elite lake tau bahai pola begin mint bell consumed rumal time libau tribute jade timing dead loki basilicas seminar rumal media bent pagan rumal basilicas man bent boyar rumal media basilicas air bent alan rumal model rumal proves identifikasi begin consumed lake gun metope decision tree hail madam pola begin consumed layout embank rumal tent priority pola begin consumed juju leash dahl gun metope ah hail rumal time loki dead alan ray paar traditional data kunciminat bell consumed decision tree ah
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'rumah': 10, 'konsumen': 8, 'ingin': 5, 'bentuk': 4, 'laku': 3, 'pola': 3, 'fasilitas': 3, 'tingkat': 2, 'butuh': 2, 'beli': 2, 'tipe': 2, 'dekat': 2, 'lokasi': 2, 'sedia': 2, 'jalan': 2, 'guna': 2, 'metode': 2, 'decision': 2, 'tree': 2, 'hasil': 2, 'ahp': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'dampak': 1, 'bangun': 1, 'jembatan': 1, 'suramadu': 1, 'jumlah': 1, 'urbanisasi': 1, 'wilayah': 1, 'kabupaten': 1, 'bangkal': 1, 'akibat': 1, 'produk': 1, 'penuh': 1, 'sebut': 1, 'perlu': 1, 'kaji': 1, 'tentang': 1, 'kondisi': 1, 'mati': 1, 'teliti': 1, 'tahu': 1, 'bagai': 1, 'minat': 1, 'libat': 1, 'atribut': 1, 'jadi': 1, 'timbang': 1, 'sekitar': 1, 'pagar': 1, 'aman': 1, 'bayar': 1, 'air': 1, 'model': 1, 'proses': 1, 'identifikasi': 1, 'macam': 1, 'lanjut': 1, 'kembang': 1, 'tentu': 1, 'prioritas': 1, 'wujud': 1, 'lebih': 1, 'dahulu': 1, 'raya': 1, 'pasar': 1, 'tradisional': 1, 'kata': 1, 'kunciminat': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 16, 'the': 13, 'is': 7, 'and': 7, 'to': 6, 'housing': 5, 'consumer': 5, 'type': 5, 'needs': 4, 'which': 3, 'will': 3, 'resulting': 2, 'in': 2, 'it': 2, 'research': 2, 'for': 2, 'customer': 2, 'are': 2, 'facilities': 2, 'availability': 2, 'form': 2, 'residence': 2, 'road': 2, 'decision': 2, 'tree': 2, 'method': 2, 'patterns': 2, 'ahp': 2, 'be': 2, 'build': 2, 'first': 2, 'one': 1, 'impacts': 1, 'suramadu': 1, 'bridge': 1, 'incrasing': 1, 'number': 1, 'urbanization': 1, 'bangkal': 1, 'regency': 1, 'area': 1, 'demand': 1, 'rise': 1, 'product': 1, 'as': 1, 'well': 1, 'order': 1, 'meet': 1, 'necessary': 1, 'conduct': 1, 'a': 1, 'about': 1, 'condition': 1, 'preferred': 1, 'by': 1, 'consumers': 1, 'aim': 1, 'this': 1, 'investigate': 1, 'preferences': 1, 'seven': 1, 'attributes': 1, 'taken': 1, 'into': 1, 'considerationwhich': 1, 'closeness': 1, 'location': 1, 'with': 1, 'surrounding': 1, 'fence': 1, 'security': 1, 'payment': 1, 'water': 1, 'supply': 1, 'shape': 1, 'house': 1, 'used': 1, 'identify': 1, 'various': 1, 'addition': 1, 'developer': 1, 'determine': 1, 'priority': 1, 'need': 1, 'using': 1, 'result': 1, 'close': 1, 'main': 1, 'traditional': 1, 'market': 1, 'key': 1, 'words': 1, 'buying': 1, 'preference': 1})
-------------------------------------------
--- Data #14 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Devi Narulita Putri
Judul: PERANCANGAN MODEL KONSEPTUAL PENGARUH KEEFEKTIFAN KNOWLEDGE TRANSFER TERHADAP COMPETITIVE ADVANTAGE IKM DI BANGKALAN
Pembimbing 1: Retno Indriartiningtias, ST., MT.
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, ST., MT.
Abstrak (Raw): Transfer pengetahuan merupakan proses berpindahnya pengetahuan dari sumber ke penerima. Perkembangan industri kecil di Indonesia khususnya di Bangkalan tidak terlepas dari peranan proses transfer pengetahuan yang diterima oleh industri kecil melalui berbagai macam pelatihan. Kelemahan yang dimiliki oleh industri kecil akan teratasi dengan adanya proses transfer pengetahuan sehingga industri kecil mampu bersaing dengan kompetitornya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keefektifan transfer pengetahuan dan keunggulan bersaing industri kecil. Jumlah minimal responden yang dibutuhkan dalam penelitian ini sebanyak 130 responden. Berdasarkan studi literatur yang ada, terbentuk 6 variabel laten dan 26 indikator yaitu : mekanisme transfer (pelatihan, seminar, penyuluhan, pendampingan), sumber transfer (kemampuan sumber, pengalaman sumber, komunikasi yang efektif, asal sumber transfer), bentuk transfer (pemasaran, proses produksi, manajemen organisasi, keuangan), lingkungan(kebijakan pemerintah, cara pandang, bahasa, cara hidup, kebiasaan masyarakat, kondisi tempat kerja), keefektifan transfer knowledge (performansi sdm, performansi produksi , performansi keuangan) dan competitive advantage (kualitas produk, kualitas layanan, ketepatan pengiriman, kemampuan berinovasi, mengikuti perkembangan)
Abstrak (Clean): transfer pengetahuan merupakan proses berpindahnya pengetahuan dari sumber ke penerima perkembangan industri kecil di indonesia khususnya di bangkalan tidak terlepas dari peranan proses transfer pengetahuan yang diterima oleh industri kecil melalui berbagai macam pelatihan kelemahan yang dimiliki oleh industri kecil akan teratasi dengan adanya proses transfer pengetahuan sehingga industri kecil mampu bersaing dengan kompetitornya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi keefektifan transfer pengetahuan dan keunggulan bersaing industri kecil jumlah minimal responden yang dibutuhkan dalam penelitian ini sebanyak responden berdasarkan studi literatur yang ada terbentuk variabel laten dan indikator yaitu mekanisme transfer pelatihan seminar penyuluhan pendampingan sumber transfer kemampuan sumber pengalaman sumber komunikasi yang efektif asal sumber transfer bentuk transfer pemasaran proses produksi manajemen organisasi keuangan lingkungankebijakan pemerintah cara pandang bahasa cara hidup kebiasaan masyarakat kondisi tempat kerja keefektifan transfer knowledge performansi sdm performansi produksi performansi keuangan dan competitive advantage kualitas produk kualitas layanan ketepatan pengiriman kemampuan berinovasi mengikuti perkembangan
Abstrak (Stopwords Removed): transfer pengetahuan proses berpindahnya pengetahuan sumber penerima perkembangan industri kecil indonesia khususnya bangkalan terlepas peranan proses transfer pengetahuan diterima industri kecil berbagai macam pelatihan kelemahan dimiliki industri kecil teratasi adanya proses transfer pengetahuan industri kecil mampu bersaing kompetitornya penelitian bertujuan mengetahui faktorfaktor mempengaruhi keefektifan transfer pengetahuan keunggulan bersaing industri kecil jumlah minimal responden dibutuhkan penelitian sebanyak responden berdasarkan studi literatur ada terbentuk variabel laten indikator mekanisme transfer pelatihan seminar penyuluhan pendampingan sumber transfer kemampuan sumber pengalaman sumber komunikasi efektif asal sumber transfer bentuk transfer pemasaran proses produksi manajemen organisasi keuangan lingkungankebijakan pemerintah cara pandang bahasa cara hidup kebiasaan masyarakat kondisi tempat kerja keefektifan transfer knowledge performansi sdm performansi produksi performansi keuangan competitive advantage kualitas produk kualitas layanan ketepatan pengiriman kemampuan berinovasi mengikuti perkembangan
Abstrak (Stemmed): transfer tahu proses pindah tahu sumber terima kembang industri kecil indonesia khusus bangkal lepas peran proses transfer tahu terima industri kecil bagai macam latih lemah milik industri kecil atas ada proses transfer tahu industri kecil mampu saing kompetitor teliti tuju tahu faktorfaktor pengaruh efektif transfer tahu unggul saing industri kecil jumlah minimal responden butuh teliti banyak responden dasar studi literatur ada bentuk variabel laten indikator mekanisme transfer latih seminar suluh damping sumber transfer mampu sumber alam sumber komunikasi efektif asal sumber transfer bentuk transfer pasar proses produksi manajemen organisasi uang lingkungankebijakan perintah cara pandang bahasa cara hidup biasa masyarakat kondisi tempat kerja efektif transfer knowledge performansi sdm performansi produksi performansi uang competitive advantage kualitas produk kualitas layan tepat kirim mampu inovasi ikut kembang
Abstrak (Corrected): transfer tau proves pindar tau number terms embank industry cecil indonesia rhesus bangka leaps pecan proves transfer tau terms industry cecil bahai madam latin leah milk industry cecil alas ada proves transfer tau industry cecil camp saying competitor elite juju tau faktorfaktor pengaruh efektif transfer tau lungful saying industry cecil mullah minimal responded butch elite banyan responded dakar study literature ada bent variable late indicator melanism transfer latin seminar sulu damping number transfer camp number alarm number komunikasi efektif anal number transfer bent transfer paar proves produksi management organisms hang lingkungankebijakan perineal cara padang bahama cara hide bias masyarakat kondisi tempt era efektif transfer knowledge performance sum performance produksi performance hang competitive advantage kualitas proud kualitas layman teat kirin camp novas it embank
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'transfer': 9, 'tahu': 6, 'sumber': 5, 'industri': 5, 'kecil': 5, 'proses': 4, 'mampu': 3, 'efektif': 3, 'performansi': 3, 'terima': 2, 'kembang': 2, 'latih': 2, 'ada': 2, 'saing': 2, 'teliti': 2, 'responden': 2, 'bentuk': 2, 'produksi': 2, 'uang': 2, 'cara': 2, 'kualitas': 2, 'pindah': 1, 'indonesia': 1, 'khusus': 1, 'bangkal': 1, 'lepas': 1, 'peran': 1, 'bagai': 1, 'macam': 1, 'lemah': 1, 'milik': 1, 'atas': 1, 'kompetitor': 1, 'tuju': 1, 'faktorfaktor': 1, 'pengaruh': 1, 'unggul': 1, 'jumlah': 1, 'minimal': 1, 'butuh': 1, 'banyak': 1, 'dasar': 1, 'studi': 1, 'literatur': 1, 'variabel': 1, 'laten': 1, 'indikator': 1, 'mekanisme': 1, 'seminar': 1, 'suluh': 1, 'damping': 1, 'alam': 1, 'komunikasi': 1, 'asal': 1, 'pasar': 1, 'manajemen': 1, 'organisasi': 1, 'lingkungankebijakan': 1, 'perintah': 1, 'pandang': 1, 'bahasa': 1, 'hidup': 1, 'biasa': 1, 'masyarakat': 1, 'kondisi': 1, 'tempat': 1, 'kerja': 1, 'knowledge': 1, 'sdm': 1, 'competitive': 1, 'advantage': 1, 'produk': 1, 'layan': 1, 'tepat': 1, 'kirim': 1, 'inovasi': 1, 'ikut': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 15, 'the': 13, 'transfer': 9, 'knowledge': 6, 'to': 5, 'small': 5, 'industries': 5, 'source': 4, 'process': 3, 'in': 3, 'and': 3, 'performance': 3, 'is': 2, 'from': 2, 'by': 2, 'with': 2, 'that': 2, 'this': 2, 'study': 2, 'effectiveness': 2, 'competitive': 2, 'advantage': 2, 'respondents': 2, 'ability': 2, 'production': 2, 'financial': 2, 'quality': 2, 'receiver': 1, 'development': 1, 'indonesia': 1, 'especially': 1, 'bangkal': 1, 'inseparable': 1, 'role': 1, 'received': 1, 'through': 1, 'various': 1, 'trainings': 1, 'weakness': 1, 'possessed': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'overcome': 1, 'so': 1, 'are': 1, 'able': 1, 'compete': 1, 'its': 1, 'competitors': 1, 'aims': 1, 'determine': 1, 'factors': 1, 'influence': 1, 'required': 1, 'minimum': 1, 'number': 1, 'were': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'existing': 1, 'literature': 1, 'formed': 1, 'six': 1, 'latent': 1, 'variables': 1, 'indicatorsare': 1, 'mechanisms': 1, 'training': 1, 'mars': 1, 'counseling': 1, 'mentoring': 1, 'resource': 1, 'experience': 1, 'effective': 1, 'communication': 1, 'transfers': 1, 'marketing': 1, 'processes': 1, 'organizational': 1, 'management': 1, 'environmental': 1, 'government': 1, 'policies': 1, 'perspectives': 1, 'languages': 1, 'ways': 1, 'life': 1, 'customs': 1, 'people': 1, 'working': 1, 'conditions': 1, 'tbsp': 1, 'product': 1, 'service': 1, 'timeliness': 1, 'delivery': 1, 'innovate': 1, 'keep': 1, 'track': 1})
-------------------------------------------
--- Data #15 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Rosalia Arista Dewi
Judul: ANALISIS POSTUR KERJA DAN FISIOLOGI KERJA PADA PEKERJA PENAMBANG BATU DI KECAMATAN AROSBAYA-BANGKALAN (Studi Kasus : Penambang Batu Kecamatan Arosbaya-Bangkalan)
Pembimbing 1: Fitri Agustina, S.T, M.T
Pembimbing 2: Nachnul Anshori, S.T, M.T
Abstrak (Raw): Desa Air Mata merupakan penghasil batu kapur terbesar di Kabupaten Bangkalan. Pada proses penambangan batu di daerah tersebut banyak dijumpai kondisi-kondisi yang tidak ergonomis pada postur kerja dan fisiologi kerja. Postur kerja yang tidak alamiah adalah ketika pekerja berada dalam keadaan berdiri, membungkuk, mengangkat dan mengangkut dalam waktu yang lama dan frekuensi yang sering, sedangkan pada fisiologi kerja meliputi besarnya oksigen yang mereka butuhkan seringkali terabaikan. Mereka lebih mengutamakan pencapaian target yang mereka inginkan karena pencapaian target berbanding lurus dengan penghasilan yang mereka dapatkan. Hal ini membuat tingkatan konsumsi oksigen menjadi berkurang karena terlalu besarnya energi yang dikeluarkan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi postur kerja pada pekerja penambang batu berdasarkan metode NIOSH dan OWAS, mengevaluasi fisiologi kerja khususnya tingkat konsumsi oksigen yang dibutuhkan oleh para pekerja penambang batu dan memberikan rekomendasi berupa solusi perbaikan. Hasil penelitian ini yaitu diperoleh postur-postur kerja yang dapat menimbulkan atau memicu terjadinya MSDs pada pekerja penambang batu berdasarkan penilaian menggunakan metode NIOSH dan OWAS, kemudian pada kategori beban kerja berdasarkan konsumsi oksigen pada fisiologi kerja, didapatkan bahwa beban kerja pada pekerja penambang batu termasuk kategori beban kerja ringan, sedangkan untuk usulan perbaikan dikhususkan pada postur kerja pada masing-masing pekerja penambang batu. Kata kunci : NIOSH Equation (National Institute for Occupational Safety and Health), OWAS (Ovako Working Postural Analysis System), dan Fisiologi Kerja
Abstrak (Clean): desa air mata merupakan penghasil batu kapur terbesar di kabupaten bangkalan pada proses penambangan batu di daerah tersebut banyak dijumpai kondisikondisi yang tidak ergonomis pada postur kerja dan fisiologi kerja postur kerja yang tidak alamiah adalah ketika pekerja berada dalam keadaan berdiri membungkuk mengangkat dan mengangkut dalam waktu yang lama dan frekuensi yang sering sedangkan pada fisiologi kerja meliputi besarnya oksigen yang mereka butuhkan seringkali terabaikan mereka lebih mengutamakan pencapaian target yang mereka inginkan karena pencapaian target berbanding lurus dengan penghasilan yang mereka dapatkan hal ini membuat tingkatan konsumsi oksigen menjadi berkurang karena terlalu besarnya energi yang dikeluarkan tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi postur kerja pada pekerja penambang batu berdasarkan metode niosh dan owas mengevaluasi fisiologi kerja khususnya tingkat konsumsi oksigen yang dibutuhkan oleh para pekerja penambang batu dan memberikan rekomendasi berupa solusi perbaikan hasil penelitian ini yaitu diperoleh posturpostur kerja yang dapat menimbulkan atau memicu terjadinya msds pada pekerja penambang batu berdasarkan penilaian menggunakan metode niosh dan owas kemudian pada kategori beban kerja berdasarkan konsumsi oksigen pada fisiologi kerja didapatkan bahwa beban kerja pada pekerja penambang batu termasuk kategori beban kerja ringan sedangkan untuk usulan perbaikan dikhususkan pada postur kerja pada masingmasing pekerja penambang batu kata kunci niosh equation national institute for occupational safety and health owas ovako working postural analysis system dan fisiologi kerja
Abstrak (Stopwords Removed): desa air mata penghasil batu kapur terbesar kabupaten bangkalan proses penambangan batu daerah tersebut banyak dijumpai kondisikondisi ergonomis postur kerja fisiologi kerja postur kerja alamiah ketika pekerja berada keadaan berdiri membungkuk mengangkat mengangkut waktu lama frekuensi sering sedangkan fisiologi kerja meliputi besarnya oksigen mereka butuhkan seringkali terabaikan mereka lebih mengutamakan pencapaian target mereka inginkan pencapaian target berbanding lurus penghasilan mereka dapatkan membuat tingkatan konsumsi oksigen menjadi berkurang terlalu besarnya energi dikeluarkan tujuan penelitian mengevaluasi postur kerja pekerja penambang batu berdasarkan metode niosh owas mengevaluasi fisiologi kerja khususnya tingkat konsumsi oksigen dibutuhkan para pekerja penambang batu memberikan rekomendasi berupa solusi perbaikan hasil penelitian diperoleh posturpostur kerja dapat menimbulkan memicu terjadinya msds pekerja penambang batu berdasarkan penilaian menggunakan metode niosh owas kategori beban kerja berdasarkan konsumsi oksigen fisiologi kerja didapatkan beban kerja pekerja penambang batu termasuk kategori beban kerja ringan sedangkan usulan perbaikan dikhususkan postur kerja masingmasing pekerja penambang batu kata kunci niosh equation national institute for occupational safety and health owas ovako working postural analysis system fisiologi kerja
Abstrak (Stemmed): desa air mata hasil batu kapur besar kabupaten bangkal proses tambang batu daerah sebut banyak jumpa kondisikondisi ergonomis postur kerja fisiologi kerja postur kerja alamiah ketika kerja ada ada diri bungkuk angkat angkut waktu lama frekuensi sering sedang fisiologi kerja liput besar oksigen mereka butuh seringkali abai mereka lebih utama capai target mereka ingin capai target banding lurus hasil mereka dapat buat tingkat konsumsi oksigen jadi kurang terlalu besar energi keluar tuju teliti evaluasi postur kerja kerja tambang batu dasar metode niosh owas evaluasi fisiologi kerja khusus tingkat konsumsi oksigen butuh para kerja tambang batu beri rekomendasi upa solusi baik hasil teliti oleh posturpostur kerja dapat timbul picu jadi msds kerja tambang batu dasar nilai guna metode niosh owas kategori beban kerja dasar konsumsi oksigen fisiologi kerja dapat beban kerja kerja tambang batu masuk kategori beban kerja ringan sedang usul baik khusus postur kerja masingmasing kerja tambang batu kata kunci niosh equation national institute for occupational safety and health owas ovako working postural analysis system fisiologi kerja
Abstrak (Corrected): desk air data hail batu kaput bear kabupaten bangka proves taming batu sarah debut banyan jump kondisikondisi ergonomic poster era fisiologi era poster era lamia retina era ada ada dirt bangkok angst angst want lama frekuensi seeing sedan fisiologi era lieut bear origen merely butch seringkali alai merely leash mama capri target merely begin capri target banding lurks hail merely apart but dingbat konsumsi origen jade during tergal bear energy cellar juju elite evaluate poster era era taming batu dakar metope nosh was evaluate fisiologi era rhesus dingbat konsumsi origen butch para era taming batu bert rekomendasi up solus back hail elite olen posturpostur era apart timbal pick jade mods era taming batu dakar nilgai gun metope nosh was category began era dakar konsumsi origen fisiologi era apart began era era taming batu mask category began era ring sedan usual back rhesus poster era masingmasing era taming batu data bunch nosh equation national institute for occupational safety and health was oak working postural analysis system fisiologi era
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 19, 'batu': 7, 'tambang': 6, 'fisiologi': 5, 'postur': 4, 'oksigen': 4, 'mereka': 4, 'hasil': 3, 'besar': 3, 'dapat': 3, 'konsumsi': 3, 'dasar': 3, 'niosh': 3, 'owas': 3, 'beban': 3, 'ada': 2, 'sedang': 2, 'butuh': 2, 'capai': 2, 'target': 2, 'tingkat': 2, 'jadi': 2, 'teliti': 2, 'evaluasi': 2, 'metode': 2, 'khusus': 2, 'baik': 2, 'kategori': 2, 'desa': 1, 'air': 1, 'mata': 1, 'kapur': 1, 'kabupaten': 1, 'bangkal': 1, 'proses': 1, 'daerah': 1, 'sebut': 1, 'banyak': 1, 'jumpa': 1, 'kondisikondisi': 1, 'ergonomis': 1, 'alamiah': 1, 'ketika': 1, 'diri': 1, 'bungkuk': 1, 'angkat': 1, 'angkut': 1, 'waktu': 1, 'lama': 1, 'frekuensi': 1, 'sering': 1, 'liput': 1, 'seringkali': 1, 'abai': 1, 'lebih': 1, 'utama': 1, 'ingin': 1, 'banding': 1, 'lurus': 1, 'buat': 1, 'kurang': 1, 'terlalu': 1, 'energi': 1, 'keluar': 1, 'tuju': 1, 'para': 1, 'beri': 1, 'rekomendasi': 1, 'upa': 1, 'solusi': 1, 'oleh': 1, 'posturpostur': 1, 'timbul': 1, 'picu': 1, 'msds': 1, 'nilai': 1, 'guna': 1, 'masuk': 1, 'ringan': 1, 'usul': 1, 'masingmasing': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'equation': 1, 'national': 1, 'institute': 1, 'for': 1, 'occupational': 1, 'safety': 1, 'and': 1, 'health': 1, 'ovako': 1, 'working': 1, 'postural': 1, 'analysis': 1, 'system': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 14, 'working': 8, 'and': 8, 'in': 7, 'on': 7, 'was': 5, 'physiology': 5, 'workers': 5, 'oxygen': 4, 'to': 4, 'is': 3, 'found': 3, 'postures': 3, 'a': 3, 'they': 3, 'that': 3, 'consumption': 3, 'based': 3, 'niosh': 3, 'owas': 3, 'workload': 3, 'posture': 2, 'while': 2, 'amount': 2, 'it': 2, 'level': 2, 'this': 2, 'study': 2, 'evaluate': 2, 'method': 2, 'recommendation': 2, 'solution': 2, 'rock': 2, 'miners': 2, 'for': 2, 'occupational': 2, 'air': 1, 'mata': 1, 'village': 1, 'at': 1, 'arosbaya': 1, 'district': 1, 'largest': 1, 'producer': 1, 'limestone': 1, 'bangkal': 1, 'process': 1, 'coal': 1, 'mining': 1, 'area': 1, 'many': 1, 'non': 1, 'ergonomic': 1, 'unnatural': 1, 'when': 1, 'worker': 1, 'state': 1, 'standing': 1, 'bending': 1, 'lifting': 1, 'hauling': 1, 'long': 1, 'time': 1, 'frequently': 1, 'includes': 1, 'need': 1, 'often': 1, 'overlooked': 1, 'prefer': 1, 'achievement': 1, 'targets': 1, 'as': 1, 'want': 1, 'because': 1, 'target': 1, 'directly': 1, 'related': 1, 'their': 1, 'income': 1, 'reduce': 1, 'due': 1, 'energy': 1, 'expended': 1, 'purpose': 1, 'woring': 1, 'especially': 1, 'provide': 1, 'results': 1, 'showed': 1, 'may': 1, 'cause': 1, 'or': 1, 'lead': 1, 'msds': 1, 'assessment': 1, 'then': 1, 'categories': 1, 'including': 1, 'light': 1, 'devoted': 1, 'each': 1, 'key': 1, 'words': 1, 'equation': 1, 'national': 1, 'institute': 1, 'safety': 1, 'health': 1, 'ovako': 1, 'postural': 1, 'analysis': 1, 'system': 1})
-------------------------------------------
--- Data #16 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Lucky Kurnia Diharja
Judul: Desain Perancangan Produk Lemari 4in1 Dengan Menggunakan Metode Anthropometri
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko, S.T.,M.T.
Pembimbing 2: Mu'alim, S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Lemari, Tempat Tidur, Meja Belajar dan Rak buku merupakan suatu sarana pendukung yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. sehingga penggunaan produk tersebut merupakan hal yang penting dalam pemilihan jenis produk, salah satu aspek penting yang banyak dinilai oleh konsumen dalam penggunaan produk adalah kemudahan dan kepraktisan dalam fungsinya. Selanjutnya dalam penelitian ini dirancang produk lemari multifungsi dengan pendekatan anthropometri dan perhitungan Percentile. Anthropometri digunakan untuk mengetahui dimensi tubuh konsumen yang nantinya akan diimplementasikan pada ukuran rancangan produk yang akan dibuat agar sesuai dengan ukuran tubuh penggunanya. Sedangkan Percentile digunakan untuk penentuan ukuran produk yang akan dirancang setelah dilakukan perhitungan. Telah terpilih morphological chart alternatif 1 sebagai alternatif pilihan. Selanjutnya menganalisis stress analisis jenis kayu meranti menggunakan software inventor untuk mengetahui deformasi, dapat diketahui bahwa besar nya Von Mises Stress adalah 2,935-5 mpa. Pada perhitungan awal besarnya adalah 4,678-5 mpa, sehingga besarnya nilai Von Mises Stress tidak melebihi nilai yang berarti mampu menahan beban yang ada.
Abstrak (Clean): lemari tempat tidur meja belajar dan rak buku merupakan suatu sarana pendukung yang sangat penting dalam kehidupan seharihari sehingga penggunaan produk tersebut merupakan hal yang penting dalam pemilihan jenis produk salah satu aspek penting yang banyak dinilai oleh konsumen dalam penggunaan produk adalah kemudahan dan kepraktisan dalam fungsinya selanjutnya dalam penelitian ini dirancang produk lemari multifungsi dengan pendekatan anthropometri dan perhitungan percentile anthropometri digunakan untuk mengetahui dimensi tubuh konsumen yang nantinya akan diimplementasikan pada ukuran rancangan produk yang akan dibuat agar sesuai dengan ukuran tubuh penggunanya sedangkan percentile digunakan untuk penentuan ukuran produk yang akan dirancang setelah dilakukan perhitungan telah terpilih morphological chart alternatif sebagai alternatif pilihan selanjutnya menganalisis stress analisis jenis kayu meranti menggunakan software inventor untuk mengetahui deformasi dapat diketahui bahwa besar nya von mises stress adalah mpa pada perhitungan awal besarnya adalah mpa sehingga besarnya nilai von mises stress tidak melebihi nilai yang berarti mampu menahan beban yang ada
Abstrak (Stopwords Removed): lemari tempat tidur meja belajar rak buku sarana pendukung sangat penting kehidupan seharihari penggunaan produk tersebut penting pemilihan jenis produk salah satu aspek penting banyak dinilai konsumen penggunaan produk kemudahan kepraktisan fungsinya selanjutnya penelitian dirancang produk lemari multifungsi pendekatan anthropometri perhitungan percentile anthropometri digunakan mengetahui dimensi tubuh konsumen nantinya diimplementasikan ukuran rancangan produk dibuat sesuai ukuran tubuh penggunanya sedangkan percentile digunakan penentuan ukuran produk dirancang dilakukan perhitungan terpilih morphological chart alternatif alternatif pilihan selanjutnya menganalisis stress analisis jenis kayu meranti menggunakan software inventor mengetahui deformasi dapat diketahui besar nya von mises stress mpa perhitungan awal besarnya mpa besarnya nilai von mises stress melebihi nilai berarti mampu menahan beban ada
Abstrak (Stemmed): lemari tempat tidur meja ajar rak buku sarana dukung sangat penting hidup seharihari guna produk sebut penting pilih jenis produk salah satu aspek penting banyak nilai konsumen guna produk mudah praktis fungsi lanjut teliti rancang produk lemari multifungsi dekat anthropometri hitung percentile anthropometri guna tahu dimensi tubuh konsumen nanti implementasi ukur rancang produk buat sesuai ukur tubuh guna sedang percentile guna tentu ukur produk rancang laku hitung pilih morphological chart alternatif alternatif pilih lanjut analis stress analisis jenis kayu meranti guna software inventor tahu deformasi dapat tahu besar nya von mises stress mpa hitung awal besar mpa besar nilai von mises stress lebih nilai arti mampu tahan beban ada
Abstrak (Corrected): learn tempt timur mega ajar ran baku saran during sang panting hide seharihari gun proud debut panting pilch penis proud salad sat aspen panting banyan nilgai consumed gun proud judah practise fungi layout elite dancing proud learn multifungsi dead anthropometric hiding percentile anthropometric gun tau dimension tube consumed anti implements ukr dancing proud but sexual ukr tube gun sedan percentile gun tent ukr proud dancing lake hiding pilch morphological chart alternative alternative pilch layout analysis stress analysis penis kay meant gun software inventor tau deforms apart tau bear ya on miss stress map hiding away bear map bear nilgai on miss stress leash nilgai art camp than began ada
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 6, 'produk': 6, 'penting': 3, 'pilih': 3, 'nilai': 3, 'rancang': 3, 'hitung': 3, 'tahu': 3, 'ukur': 3, 'stress': 3, 'besar': 3, 'lemari': 2, 'jenis': 2, 'konsumen': 2, 'lanjut': 2, 'anthropometri': 2, 'percentile': 2, 'tubuh': 2, 'alternatif': 2, 'von': 2, 'mises': 2, 'mpa': 2, 'tempat': 1, 'tidur': 1, 'meja': 1, 'ajar': 1, 'rak': 1, 'buku': 1, 'sarana': 1, 'dukung': 1, 'sangat': 1, 'hidup': 1, 'seharihari': 1, 'sebut': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'aspek': 1, 'banyak': 1, 'mudah': 1, 'praktis': 1, 'fungsi': 1, 'teliti': 1, 'multifungsi': 1, 'dekat': 1, 'dimensi': 1, 'nanti': 1, 'implementasi': 1, 'buat': 1, 'sesuai': 1, 'sedang': 1, 'tentu': 1, 'laku': 1, 'morphological': 1, 'chart': 1, 'analis': 1, 'analisis': 1, 'kayu': 1, 'meranti': 1, 'software': 1, 'inventor': 1, 'deformasi': 1, 'dapat': 1, 'nya': 1, 'awal': 1, 'lebih': 1, 'arti': 1, 'mampu': 1, 'tahan': 1, 'beban': 1, 'ada': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 11, 'is': 7, 'in': 5, 'to': 5, 'that': 4, 'and': 3, 'products': 3, 'product': 3, 'calculation': 3, 'be': 3, 'size': 3, 'stress': 3, 'means': 2, 'important': 2, 'so': 2, 'use': 2, 'consumers': 2, 'designed': 2, 'anthropometry': 2, 'percentile': 2, 'used': 2, 'determine': 2, 'body': 2, 'will': 2, 'alternative': 2, 'an': 2, 'von': 2, 'mises': 2, 'mpa': 2, 'value': 2, 'wardrobe': 1, 'bed': 1, 'desk': 1, 'bookshelf': 1, 'learning': 1, 'a': 1, 'support': 1, 'are': 1, 'very': 1, 'everyday': 1, 'life': 1, 'these': 1, 'essential': 1, 'selection': 1, 'one': 1, 'aspect': 1, 'many': 1, 'rated': 1, 'by': 1, 'ease': 1, 'practicality': 1, 'its': 1, 'function': 1, 'furthermore': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'cupboard': 1, 'multifunctional': 1, 'with': 1, 'approaches': 1, 'dimensions': 1, 'implemented': 1, 'on': 1, 'design': 1, 'made': 1, 'fit': 1, 'users': 1, 'while': 1, 'for': 1, 'determining': 1, 'after': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'elected': 1, 'morphological': 1, 'chart': 1, 'as': 1, 'option': 1, 'further': 1, 'analyzing': 1, 'analysis': 1, 'using': 1, 'software': 1, 'meranti': 1, 'species': 1, 'inventors': 1, 'deformation': 1, 'it': 1, 'known': 1, 'his': 1, 'great': 1, 'at': 1, 'beginning': 1, 'amount': 1, 'does': 1, 'not': 1, 'exceed': 1, 'which': 1, 'being': 1, 'able': 1, 'withstand': 1, 'loads': 1})
-------------------------------------------
--- Data #17 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: JAMILATUN NISA'
Judul: PENJADWALAN PRODUKSI JOB SHOP UNTUK MINIMASI TOTAL PENALTY DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA
Pembimbing 1: SAMSUL AMAR, S.T.,M.Sc
Pembimbing 2: HERI AWALUL ILHAMSAH, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Penelitian ini membahas tentang penyusunan jadwal produksi di UD. Madu Persada dengan tipe produksi job shop. Perusahaan ini memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan yang memuaskan kepada konsumen diantaranya dengan menyelesaikan pesanan tepat pada waktunya. Apabila suatu order mengalami keterlambatan maka dapat menimbulkan ketidakpuasan konsumen yang dapat merugikan perusahaan. Kerugian ini direpresentasikan melalui suatu besaran penalty. Nilai penalty menunjukkan tingkat kefatalan apabila terjadi keterlambatan yang dapat mengakibatkan ketidakpuasan konsumen. Selama ini, perusahaan tersebut menyusun jadwal produksinya menggunakan metode FIFO (First In First Out). Dengan metode ini didapatkan nilai makespan sebesar 185.22 jam dan penalty sebesar 5 (sangat fatal) yang berarti adanya keterlambatan penyelesaian pemenuhan order selama 3 hari. Metode yang diusulkan dalam rangka menemukan solusi menggunakan Algoritma Genetika dengan nilai parameter crossover (Pc) sebesar 0,95 dan parameter mutasi (Pm) sebesar 0,01. Metode pengkodean yang digunakan adalah permutation encoding, penyeleksian dengan roulette wheel selection, metode crossover yaitu partially mapped crossover (PMX) dan proses mutasi dengan metode swap mutation. Hasil dari penelitian ini mengkonfirmasikan bahwa jadwal tidak terkena penalty (nilai penalty 0) dengan nilai makespan sebesar 184.416 jam . Didasarkan kondisi di atas, maka dapat disimpulkan bahwa penjadwalan dengan Algoritma Genetika memberikan hasil yang lebih optimal daripada metode FIFO yang selama ini diterapkan perusahaan.
Kata kunci: Penjadwalan, job shop, algoritma genetika, makespan, penalty
Abstrak (Clean): penelitian ini membahas tentang penyusunan jadwal produksi di ud madu persada dengan tipe produksi job shop perusahaan ini memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan yang memuaskan kepada konsumen diantaranya dengan menyelesaikan pesanan tepat pada waktunya apabila suatu order mengalami keterlambatan maka dapat menimbulkan ketidakpuasan konsumen yang dapat merugikan perusahaan kerugian ini direpresentasikan melalui suatu besaran penalty nilai penalty menunjukkan tingkat kefatalan apabila terjadi keterlambatan yang dapat mengakibatkan ketidakpuasan konsumen selama ini perusahaan tersebut menyusun jadwal produksinya menggunakan metode fifo first in first out dengan metode ini didapatkan nilai makespan sebesar jam dan penalty sebesar sangat fatal yang berarti adanya keterlambatan penyelesaian pemenuhan order selama hari metode yang diusulkan dalam rangka menemukan solusi menggunakan algoritma genetika dengan nilai parameter crossover pc sebesar dan parameter mutasi pm sebesar metode pengkodean yang digunakan adalah permutation encoding penyeleksian dengan roulette wheel selection metode crossover yaitu partially mapped crossover pmx dan proses mutasi dengan metode swap mutation hasil dari penelitian ini mengkonfirmasikan bahwa jadwal tidak terkena penalty nilai penalty dengan nilai makespan sebesar jam didasarkan kondisi di atas maka dapat disimpulkan bahwa penjadwalan dengan algoritma genetika memberikan hasil yang lebih optimal daripada metode fifo yang selama ini diterapkan perusahaan kata kunci penjadwalan job shop algoritma genetika makespan penalty
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas tentang penyusunan jadwal produksi ud madu persada tipe produksi job shop perusahaan memiliki kewajiban memberikan pelayanan memuaskan kepada konsumen diantaranya menyelesaikan pesanan tepat waktunya apabila order mengalami keterlambatan dapat menimbulkan ketidakpuasan konsumen dapat merugikan perusahaan kerugian direpresentasikan besaran penalty nilai penalty menunjukkan tingkat kefatalan apabila terjadi keterlambatan dapat mengakibatkan ketidakpuasan konsumen selama perusahaan tersebut menyusun jadwal produksinya menggunakan metode fifo first in first out metode didapatkan nilai makespan sebesar jam penalty sebesar sangat fatal berarti adanya keterlambatan penyelesaian pemenuhan order selama hari metode diusulkan rangka menemukan solusi menggunakan algoritma genetika nilai parameter crossover pc sebesar parameter mutasi pm sebesar metode pengkodean digunakan permutation encoding penyeleksian roulette wheel selection metode crossover partially mapped crossover pmx proses mutasi metode swap mutation hasil penelitian mengkonfirmasikan jadwal terkena penalty nilai penalty nilai makespan sebesar jam didasarkan kondisi atas dapat disimpulkan penjadwalan algoritma genetika memberikan hasil lebih optimal daripada metode fifo selama diterapkan perusahaan kata kunci penjadwalan job shop algoritma genetika makespan penalty
Abstrak (Stemmed): teliti bahas tentang susun jadwal produksi ud madu persada tipe produksi job shop usaha milik wajib beri layan muas kepada konsumen antara selesai pesan tepat waktu apabila order alami lambat dapat timbul ketidakpuasan konsumen dapat rugi usaha rugi representasi besar penalty nilai penalty tunjuk tingkat fatal apabila jadi lambat dapat akibat ketidakpuasan konsumen lama usaha sebut susun jadwal produksi guna metode fifo first in first out metode dapat nilai makespan besar jam penalty besar sangat fatal arti ada lambat selesai penuh order lama hari metode usul rangka temu solusi guna algoritma genetika nilai parameter crossover pc besar parameter mutasi pm besar metode kode guna permutation encoding seleksi roulette wheel selection metode crossover partially mapped crossover pmx proses mutasi metode swap mutation hasil teliti konfirmasi jadwal kena penalty nilai penalty nilai makespan besar jam dasar kondisi atas dapat simpul jadwal algoritma genetika beri hasil lebih optimal daripada metode fifo lama terap usaha kata kunci jadwal job shop algoritma genetika makespan penalty
Abstrak (Corrected): elite baas tenting susan radial produksi up made persuade time produksi job shop sara milk wait bert layman mugs keypad consumed angara seesaw pecan teat want arabia order salami lambast apart timbal ketidakpuasan consumed apart rug sara rug represents bear penalty nilgai penalty tuneup dingbat fatal arabia jade lambast apart akbar ketidakpuasan consumed lama sara debut susan radial produksi gun metope fife first in first out metope apart nilgai makespan bear jam penalty bear sang fatal art ada lambast seesaw punch order lama hard metope usual bangka temp solus gun algorithm genetic nilgai parameter crossover pa bear parameter mutant pm bear metope code gun permutation encoding seeks roulette wheel selection metope crossover partially mapped crossover pox proves mutant metope swap mutation hail elite konfirmasi radial ken penalty nilgai penalty nilgai makespan bear jam dakar kondisi alas apart simple radial algorithm genetic bert hail leash optimal daripada metope fife lama trap sara data bunch radial job shop algorithm genetic makespan penalty
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'metode': 7, 'besar': 6, 'penalty': 6, 'jadwal': 5, 'dapat': 5, 'nilai': 5, 'usaha': 4, 'produksi': 3, 'konsumen': 3, 'lambat': 3, 'lama': 3, 'guna': 3, 'makespan': 3, 'algoritma': 3, 'genetika': 3, 'crossover': 3, 'teliti': 2, 'susun': 2, 'job': 2, 'shop': 2, 'beri': 2, 'selesai': 2, 'apabila': 2, 'order': 2, 'ketidakpuasan': 2, 'rugi': 2, 'fatal': 2, 'fifo': 2, 'first': 2, 'jam': 2, 'parameter': 2, 'mutasi': 2, 'hasil': 2, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'ud': 1, 'madu': 1, 'persada': 1, 'tipe': 1, 'milik': 1, 'wajib': 1, 'layan': 1, 'muas': 1, 'kepada': 1, 'antara': 1, 'pesan': 1, 'tepat': 1, 'waktu': 1, 'alami': 1, 'timbul': 1, 'representasi': 1, 'tunjuk': 1, 'tingkat': 1, 'jadi': 1, 'akibat': 1, 'sebut': 1, 'in': 1, 'out': 1, 'sangat': 1, 'arti': 1, 'ada': 1, 'penuh': 1, 'hari': 1, 'usul': 1, 'rangka': 1, 'temu': 1, 'solusi': 1, 'pc': 1, 'pm': 1, 'kode': 1, 'permutation': 1, 'encoding': 1, 'seleksi': 1, 'roulette': 1, 'wheel': 1, 'selection': 1, 'partially': 1, 'mapped': 1, 'pmx': 1, 'proses': 1, 'swap': 1, 'mutation': 1, 'konfirmasi': 1, 'kena': 1, 'dasar': 1, 'kondisi': 1, 'atas': 1, 'simpul': 1, 'lebih': 1, 'optimal': 1, 'daripada': 1, 'terap': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 7, 'is': 7, 'that': 7, 'method': 6, 'this': 5, 'penalty': 5, 'schedule': 4, 'by': 4, 'company': 4, 'value': 4, 'production': 3, 'in': 3, 'order': 3, 'using': 3, 'result': 3, 'makespan': 3, 'and': 3, 'genetic': 3, 'algorithms': 3, 'with': 3, 'crossover': 3, 'mutation': 3, 'research': 2, 'job': 2, 'shop': 2, 'to': 2, 'on': 2, 'be': 2, 'at': 2, 'fifo': 2, 'first': 2, 'hours': 2, 'parameter': 2, 'selection': 2, 'discusses': 1, 'about': 1, 'arrangement': 1, 'ud': 1, 'madu': 1, 'persada': 1, 'type': 1, 'has': 1, 'satisfy': 1, 'consumer': 1, 'finished': 1, 'time': 1, 'if': 1, 'late': 1, 'will': 1, 'change': 1, 'represents': 1, 'customers': 1, 'dissatisfaction': 1, 'present': 1, 'arranges': 1, 'out': 1, 'fatal': 1, 'means': 1, 'delay': 1, 'completion': 1, 'compliance': 1, 'for': 1, 'days': 1, 'proposed': 1, 'find': 1, 'solution': 1, 'used': 1, 'pc': 1, 'pm': 1, 'coding': 1, 'permutation': 1, 'encoding': 1, 'roulette': 1, 'wheel': 1, 'partially': 1, 'mapped': 1, 'pmx': 1, 'process': 1, 'swap': 1, 'without': 1, 'as': 1, 'based': 1, 'condition': 1, 'above': 1, 'can': 1, 'concluded': 1, 'arrange': 1, 'give': 1, 'more': 1, 'optimal': 1, 'rather': 1, 'than': 1, 'which': 1, 'applied': 1, 'key': 1, 'words': 1, 'scheduling': 1})
-------------------------------------------
--- Data #18 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ANDY SUGIANTO
Judul: PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS LANTAI PRODUKSI PT. ABC MENGGUNAKAN METODE GRAFIK DAN ALGORITMA SIMULATED ANNEALING
Pembimbing 1: SABARUDIN AKHMAD, ST.,MT
Pembimbing 2: SUGENG PURWOKO, ST.,MT
Abstrak (Raw): PT. ABC merupakan sebuah perusahaan industri manufaktur yang memproduksi sandal dan tipe produksinya adalah make to stock. Kelemahan tata letak perusahaan saat ini dapat dilihat dari pola aliran material yang tidak teratur sehingga menyebabkan aktivitas Back dan Jump Tracking serta jauhnya jarak perpindahan bahan antar stasiun kerja yang memiliki hubungan keterkaitan tinggi. Tujuan dari penelitian yaitu untuk menghasilkan tata letak yang lebih baik dengan menerapkan metode Grafik dan Algoritma Simulated Annealing untuk mendapatkan jarak perpindahan bahan dan total momen perpindahan material seminimal mungkin serta mengurangi aktivitas back dan jump tracking. Pada keadaan awal lantai produksi di didapatkan total momen perpindahan bahan sebesar 200.505 meter perbulan dan mengalami 4 aktivitas Back dan Jump Tracking. Dari hasil analisa dan pengolahan data dapat disimpulkan hasil rancangan tata letak menggunakan metode Grafik menghasilkan pengurangan momen sebesar 26% dan mengalami 1 aktivitas Back dan Jump Tracking. Sedangkan hasil rancangan tata letak menggunakan metode Algoritma Simulated Annealing menghasilkan pengurangan momen sebesar 17% dan mengalami 1 aktivitas Back dan Jump Tracking.
Abstrak (Clean): pt abc merupakan sebuah perusahaan industri manufaktur yang memproduksi sandal dan tipe produksinya adalah make to stock kelemahan tata letak perusahaan saat ini dapat dilihat dari pola aliran material yang tidak teratur sehingga menyebabkan aktivitas back dan jump tracking serta jauhnya jarak perpindahan bahan antar stasiun kerja yang memiliki hubungan keterkaitan tinggi tujuan dari penelitian yaitu untuk menghasilkan tata letak yang lebih baik dengan menerapkan metode grafik dan algoritma simulated annealing untuk mendapatkan jarak perpindahan bahan dan total momen perpindahan material seminimal mungkin serta mengurangi aktivitas back dan jump tracking pada keadaan awal lantai produksi di didapatkan total momen perpindahan bahan sebesar meter perbulan dan mengalami aktivitas back dan jump tracking dari hasil analisa dan pengolahan data dapat disimpulkan hasil rancangan tata letak menggunakan metode grafik menghasilkan pengurangan momen sebesar dan mengalami aktivitas back dan jump tracking sedangkan hasil rancangan tata letak menggunakan metode algoritma simulated annealing menghasilkan pengurangan momen sebesar dan mengalami aktivitas back dan jump tracking
Abstrak (Stopwords Removed): pt abc perusahaan industri manufaktur memproduksi sandal tipe produksinya make to stock kelemahan tata letak perusahaan dapat dilihat pola aliran material teratur menyebabkan aktivitas back jump tracking jauhnya jarak perpindahan bahan antar stasiun kerja memiliki hubungan keterkaitan tinggi tujuan penelitian menghasilkan tata letak lebih baik menerapkan metode grafik algoritma simulated annealing mendapatkan jarak perpindahan bahan total momen perpindahan material seminimal mungkin mengurangi aktivitas back jump tracking keadaan awal lantai produksi didapatkan total momen perpindahan bahan sebesar meter perbulan mengalami aktivitas back jump tracking hasil analisa pengolahan data dapat disimpulkan hasil rancangan tata letak menggunakan metode grafik menghasilkan pengurangan momen sebesar mengalami aktivitas back jump tracking sedangkan hasil rancangan tata letak menggunakan metode algoritma simulated annealing menghasilkan pengurangan momen sebesar mengalami aktivitas back jump tracking
Abstrak (Stemmed): pt abc usaha industri manufaktur produksi sandal tipe produksi make to stock lemah tata letak usaha dapat lihat pola alir material atur sebab aktivitas back jump tracking jauh jarak pindah bahan antar stasiun kerja milik hubung kait tinggi tuju teliti hasil tata letak lebih baik terap metode grafik algoritma simulated annealing dapat jarak pindah bahan total momen pindah material minimal mungkin kurang aktivitas back jump tracking ada awal lantai produksi dapat total momen pindah bahan besar meter bulan alami aktivitas back jump tracking hasil analisa olah data dapat simpul hasil rancang tata letak guna metode grafik hasil kurang momen besar alami aktivitas back jump tracking sedang hasil rancang tata letak guna metode algoritma simulated annealing hasil kurang momen besar alami aktivitas back jump tracking
Abstrak (Corrected): pt arc sara industry manufacture produksi sandal time produksi make to stock leah data leak sara apart that pola air material amur kebab aktivitas back jump tracking each arak pindar bahai altar station era milk hung wait ting juju elite hail data leak leash back trap metope grain algorithm simulated annealing apart arak pindar bahai total women pindar material minimal munchkin during aktivitas back jump tracking ada away lanai produksi apart total women pindar bahai bear meter buran salami aktivitas back jump tracking hail analyst blah data apart simple hail dancing data leak gun metope grain hail during women bear salami aktivitas back jump tracking sedan hail dancing data leak gun metope algorithm simulated annealing hail during women bear salami aktivitas back jump tracking
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'hasil': 6, 'aktivitas': 5, 'back': 5, 'jump': 5, 'tracking': 5, 'tata': 4, 'letak': 4, 'dapat': 4, 'pindah': 4, 'momen': 4, 'produksi': 3, 'bahan': 3, 'metode': 3, 'kurang': 3, 'besar': 3, 'alami': 3, 'usaha': 2, 'material': 2, 'jarak': 2, 'grafik': 2, 'algoritma': 2, 'simulated': 2, 'annealing': 2, 'total': 2, 'rancang': 2, 'guna': 2, 'pt': 1, 'abc': 1, 'industri': 1, 'manufaktur': 1, 'sandal': 1, 'tipe': 1, 'make': 1, 'to': 1, 'stock': 1, 'lemah': 1, 'lihat': 1, 'pola': 1, 'alir': 1, 'atur': 1, 'sebab': 1, 'jauh': 1, 'antar': 1, 'stasiun': 1, 'kerja': 1, 'milik': 1, 'hubung': 1, 'kait': 1, 'tinggi': 1, 'tuju': 1, 'teliti': 1, 'lebih': 1, 'baik': 1, 'terap': 1, 'minimal': 1, 'mungkin': 1, 'ada': 1, 'awal': 1, 'lantai': 1, 'meter': 1, 'bulan': 1, 'analisa': 1, 'olah': 1, 'data': 1, 'simpul': 1, 'sedang': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'and': 13, 'the': 13, 'of': 11, 'material': 5, 'activity': 5, 'back': 5, 'jump': 5, 'tracking': 5, 'is': 4, 'that': 4, 'to': 4, 'layout': 4, 'a': 4, 'moment': 4, 'can': 3, 'reduce': 3, 'had': 3, 'company': 2, 'production': 2, 'distance': 2, 'by': 2, 'graph': 2, 'method': 2, 'simulated': 2, 'annealing': 2, 'algorithm': 2, 'total': 2, 'transfer': 2, 'result': 2, 'analysis': 2, 'design': 2, 'using': 2, 'until': 2, 'pt': 1, 'abc': 1, 'manufacturing': 1, 'produces': 1, 'sandals': 1, 'type': 1, 'making': 1, 'stock': 1, 'weakness': 1, 'today': 1, 'be': 1, 'seen': 1, 'from': 1, 'pattern': 1, 'flow': 1, 'causing': 1, 'irregular': 1, 'between': 1, 'work': 1, 'stations': 1, 'with': 1, 'high': 1, 'linkage': 1, 'relationships': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'have': 1, 'purpose': 1, 'produce': 1, 'better': 1, 'applying': 1, 'get': 1, 'displacement': 1, 'minimum': 1, 'in': 1, 'beginning': 1, 'state': 1, 'floor': 1, 'at': 1, 'obtained': 1, 'meters': 1, 'month': 1, 'show': 1, 'shows': 1})
-------------------------------------------
--- Data #19 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Irsyadul Ibad
Judul: PENERAPAN GREEN PRODUCTIVITY UNTUK EVALUASI PRODUKTIVITAS DAN KINERJA LINGKUNGAN PT. XYZ
Pembimbing 1: Ari Basuki, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Kinerja suatu perusahaan bisa dilihat dari tingkat produktivitasnya, semakin tinggi produktivitas maka kinerja perusahaan tersebut juga semakin baik. Namun kinerja lingkungan juga harus diperhatikan disamping produktivitas. Agar kedua aspek tersebut bisa berjalan berdampingan maka perlu digunakan pendekatan green productivity. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengevaluasi tingkat produktivitas, mengidentifikasi kandungan limbah yang berdampak pada lingkungan dan menyusun alternatif solusi untuk mengurangi dampak limbah. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa tingkat produktivitas perusahaan mengalami fluktuasi dengan rata-rata sebesar 1,19 dan kandungan limbah besi memiliki nilai yang melebihi baku mutu yang ditetapkan, meskipun EPI bernilai positif (0,66). Untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja lingkungan, disusun 2 alternatif solusi yaitu penguapan air dan filtrasi pasir. Setelah dilakukan perhitungan masing-masing alternatif menggunakan metode BCR (benefit cost ratio) didapatkan bahwa alternatif 1 (penguapan air) memiliki nilai BCR sebesar 0,91 dan alternatif 2 (filtrasi pasir) sebesar 1,33. Alternatif 2 menjadi alternatif terbaik dilihat dari nilai BCR yang lebih tinggi dan memiliki nilai lebih dari 1.
Kata Kunci : produktivitas, kinerja lingkungan, green productivity, benefit cost ratio
Abstrak (Clean): kinerja suatu perusahaan bisa dilihat dari tingkat produktivitasnya semakin tinggi produktivitas maka kinerja perusahaan tersebut juga semakin baik namun kinerja lingkungan juga harus diperhatikan disamping produktivitas agar kedua aspek tersebut bisa berjalan berdampingan maka perlu digunakan pendekatan green productivity penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengevaluasi tingkat produktivitas mengidentifikasi kandungan limbah yang berdampak pada lingkungan dan menyusun alternatif solusi untuk mengurangi dampak limbah hasil penelitian memperlihatkan bahwa tingkat produktivitas perusahaan mengalami fluktuasi dengan ratarata sebesar dan kandungan limbah besi memiliki nilai yang melebihi baku mutu yang ditetapkan meskipun epi bernilai positif untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja lingkungan disusun alternatif solusi yaitu penguapan air dan filtrasi pasir setelah dilakukan perhitungan masingmasing alternatif menggunakan metode bcr benefit cost ratio didapatkan bahwa alternatif penguapan air memiliki nilai bcr sebesar dan alternatif filtrasi pasir sebesar alternatif menjadi alternatif terbaik dilihat dari nilai bcr yang lebih tinggi dan memiliki nilai lebih dari kata kunci produktivitas kinerja lingkungan green productivity benefit cost ratio
Abstrak (Stopwords Removed): kinerja perusahaan dilihat tingkat produktivitasnya semakin tinggi produktivitas kinerja perusahaan tersebut semakin baik kinerja lingkungan harus diperhatikan disamping produktivitas kedua aspek tersebut berjalan berdampingan perlu digunakan pendekatan green productivity penelitian mempunyai tujuan mengevaluasi tingkat produktivitas mengidentifikasi kandungan limbah berdampak lingkungan menyusun alternatif solusi mengurangi dampak limbah hasil penelitian memperlihatkan tingkat produktivitas perusahaan mengalami fluktuasi ratarata sebesar kandungan limbah besi memiliki nilai melebihi baku mutu ditetapkan meskipun epi bernilai positif meningkatkan produktivitas kinerja lingkungan disusun alternatif solusi penguapan air filtrasi pasir dilakukan perhitungan masingmasing alternatif menggunakan metode bcr benefit cost ratio didapatkan alternatif penguapan air memiliki nilai bcr sebesar alternatif filtrasi pasir sebesar alternatif menjadi alternatif terbaik dilihat nilai bcr lebih tinggi memiliki nilai lebih kata kunci produktivitas kinerja lingkungan green productivity benefit cost ratio
Abstrak (Stemmed): kerja usaha lihat tingkat produktivitas makin tinggi produktivitas kerja usaha sebut makin baik kerja lingkung harus perhati samping produktivitas dua aspek sebut jalan damping perlu guna dekat green productivity teliti punya tuju evaluasi tingkat produktivitas identifikasi kandung limbah dampak lingkung susun alternatif solusi kurang dampak limbah hasil teliti lihat tingkat produktivitas usaha alami fluktuasi ratarata besar kandung limbah besi milik nilai lebih baku mutu tetap meski epi nila positif tingkat produktivitas kerja lingkung susun alternatif solusi uap air filtrasi pasir laku hitung masingmasing alternatif guna metode bcr benefit cost ratio dapat alternatif uap air milik nilai bcr besar alternatif filtrasi pasir besar alternatif jadi alternatif baik lihat nilai bcr lebih tinggi milik nilai lebih kata kunci produktivitas kerja lingkung green productivity benefit cost ratio
Abstrak (Corrected): era sara that dingbat produktivitas making ting produktivitas era sara debut making back era linking harms perhaps camping produktivitas due aspen debut alan damping peru gun dead green productivity elite puny juju evaluate dingbat produktivitas identifikasi bandung limb damp linking susan alternative solus during damp limb hail elite that dingbat produktivitas sara salami fluktuasi ratarata bear bandung limb best milk nilgai leash baku mute team mess epic nina position dingbat produktivitas era linking susan alternative solus up air filtrate pair lake hiding masingmasing alternative gun metope bar benefit cost ratio apart alternative up air milk nilgai bar bear alternative filtrate pair bear alternative jade alternative back that nilgai bar leash ting milk nilgai leash data bunch produktivitas era linking green productivity benefit cost ratio
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produktivitas': 7, 'alternatif': 7, 'kerja': 5, 'tingkat': 4, 'lingkung': 4, 'nilai': 4, 'usaha': 3, 'lihat': 3, 'limbah': 3, 'besar': 3, 'milik': 3, 'lebih': 3, 'bcr': 3, 'makin': 2, 'tinggi': 2, 'sebut': 2, 'baik': 2, 'guna': 2, 'green': 2, 'productivity': 2, 'teliti': 2, 'kandung': 2, 'dampak': 2, 'susun': 2, 'solusi': 2, 'uap': 2, 'air': 2, 'filtrasi': 2, 'pasir': 2, 'benefit': 2, 'cost': 2, 'ratio': 2, 'harus': 1, 'perhati': 1, 'samping': 1, 'dua': 1, 'aspek': 1, 'jalan': 1, 'damping': 1, 'perlu': 1, 'dekat': 1, 'punya': 1, 'tuju': 1, 'evaluasi': 1, 'identifikasi': 1, 'kurang': 1, 'hasil': 1, 'alami': 1, 'fluktuasi': 1, 'ratarata': 1, 'besi': 1, 'baku': 1, 'mutu': 1, 'tetap': 1, 'meski': 1, 'epi': 1, 'nila': 1, 'positif': 1, 'laku': 1, 'hitung': 1, 'masingmasing': 1, 'metode': 1, 'dapat': 1, 'jadi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 15, 'the': 13, 'productivity': 8, 'alternative': 7, 'and': 6, 'performance': 5, 'is': 5, 'that': 5, 'a': 4, 'be': 4, 'to': 4, 'level': 3, 'waste': 3, 'has': 3, 'value': 3, 'bcr': 3, 'can': 2, 'higher': 2, 'also': 2, 'environment': 2, 'side': 2, 'green': 2, 'content': 2, 'impact': 2, 'solutions': 2, 'environmental': 2, 'evaporation': 2, 'water': 2, 'sand': 2, 'filtration': 2, 'benefit': 2, 'cost': 2, 'ratio': 2, 'company': 1, 'seen': 1, 'from': 1, 'then': 1, 'better': 1, 'however': 1, 'attention': 1, 'biside': 1, 'both': 1, 'aspects': 1, 'run': 1, 'by': 1, 'it': 1, 'necessary': 1, 'use': 1, 'approach': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'aims': 1, 'evaluate': 1, 'produktivitas': 1, 'identify': 1, 'on': 1, 'develop': 1, 'reduce': 1, 'results': 1, 'showed': 1, 'fluctuated': 1, 'with': 1, 'an': 1, 'average': 1, 'iron': 1, 'exceeds': 1, 'quality': 1, 'standards': 1, 'established': 1, 'although': 1, 'epi': 1, 'positive': 1, 'improve': 1, 'arranged': 1, 'two': 1, 'isn': 1, 'calculation': 1, 'using': 1, 'methode': 1, 'each': 1, 'found': 1, 'best': 1, 'views': 1, 'values': 1, 'more': 1, 'than': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #20 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: MUHAMAD ARDI SANTOSO, S.T.
Judul: ANALISIS KEANDALAN PENGRAJIN BATIK TULIS UNTUK MENURUNKAN RESIKO HUMAN ERROR DENGAN MENGGUNAKAN METODE HUMAN RELIABILITY ASSESSMENT (Study Kasus Sentra Industri Batik Desa Kowel, Pamekasan)
Pembimbing 1: FITRI AGUSTINA, S.T., M.T.
Pembimbing 2: NACHNUL ANSHORI, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Batik telah menjadi ikon budaya bagi masyarakat dipulau Madura. Dirumah produksi batik bapak H. Fathor, di Desa Kowell Pamekasan, seperti pembuatan batik tulis pada umumnya tedapat lima proses produksi. Kelima proses produksi tersebut adalah penutupan awal, pewarnaan, penutupan akhir, perebusan dan penjemuran. Proses pembuatan batik dikerjakan secara manual. Sehingga kesalahan yang dilakukan oleh pekerja akan berpengaruh secara langsung tehadap kelancaran produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur tingkat keandalan pengrajin batik dengan menggunakan metode Human Reliability Assessment. Metode Human Reliability Assessment yang digunakan dalam penelitian ini adalah HEART dan SPAR-H. Selain itu pada penelitian ini juga mengevaluasi postur kerja dan lingkungan kerja ditempat produksi batik. Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan nilai Human Error Probability terbesar terdapat pada bagian penutupan awal dan penutupan akhir dengan nilai mencapai 40%. Setelah dilakukan perhitungan postur kerja dengan menggunakan Quick Expossure Checklist (QEC) kedua bagian tersebut memerlukan investigasi dan perbaikan segera. Alternative perbaikan yang diusulkan adalah perbaikan postur kerja, sehingga dapat mengurangi keluhan musculoskeletal pengrajin. Selain itu usulan perbaikan terkait dengan penambahan penerangan juga diberikan mengingat nilai tingkat pencahayaan pada bagian penutupan awal dan pewarnaan yang masih dibawah nilai minimal.
Kata kunci: Human Reliability Assessment (HRA), HEART, SPAR-H, Human Error Probability (HEP) , QEC.
Abstrak (Clean): batik telah menjadi ikon budaya bagi masyarakat dipulau madura dirumah produksi batik bapak h fathor di desa kowell pamekasan seperti pembuatan batik tulis pada umumnya tedapat lima proses produksi kelima proses produksi tersebut adalah penutupan awal pewarnaan penutupan akhir perebusan dan penjemuran proses pembuatan batik dikerjakan secara manual sehingga kesalahan yang dilakukan oleh pekerja akan berpengaruh secara langsung tehadap kelancaran produksi tujuan dari penelitian ini adalah mengukur tingkat keandalan pengrajin batik dengan menggunakan metode human reliability assessment metode human reliability assessment yang digunakan dalam penelitian ini adalah heart dan sparh selain itu pada penelitian ini juga mengevaluasi postur kerja dan lingkungan kerja ditempat produksi batik berdasarkan hasil perhitungan didapatkan nilai human error probability terbesar terdapat pada bagian penutupan awal dan penutupan akhir dengan nilai mencapai setelah dilakukan perhitungan postur kerja dengan menggunakan quick expossure checklist qec kedua bagian tersebut memerlukan investigasi dan perbaikan segera alternative perbaikan yang diusulkan adalah perbaikan postur kerja sehingga dapat mengurangi keluhan musculoskeletal pengrajin selain itu usulan perbaikan terkait dengan penambahan penerangan juga diberikan mengingat nilai tingkat pencahayaan pada bagian penutupan awal dan pewarnaan yang masih dibawah nilai minimal kata kunci human reliability assessment hra heart sparh human error probability hep qec
Abstrak (Stopwords Removed): batik menjadi ikon budaya bagi masyarakat dipulau madura dirumah produksi batik bapak h fathor desa kowell pamekasan pembuatan batik tulis umumnya tedapat lima proses produksi kelima proses produksi tersebut penutupan awal pewarnaan penutupan akhir perebusan penjemuran proses pembuatan batik dikerjakan secara manual kesalahan dilakukan pekerja berpengaruh secara langsung tehadap kelancaran produksi tujuan penelitian mengukur tingkat keandalan pengrajin batik menggunakan metode human reliability assessment metode human reliability assessment digunakan penelitian heart sparh selain penelitian mengevaluasi postur kerja lingkungan kerja ditempat produksi batik berdasarkan hasil perhitungan didapatkan nilai human error probability terbesar terdapat bagian penutupan awal penutupan akhir nilai mencapai dilakukan perhitungan postur kerja menggunakan quick expossure checklist qec kedua bagian tersebut memerlukan investigasi perbaikan segera alternative perbaikan diusulkan perbaikan postur kerja dapat mengurangi keluhan musculoskeletal pengrajin selain usulan perbaikan terkait penambahan penerangan diberikan mengingat nilai tingkat pencahayaan bagian penutupan awal pewarnaan masih dibawah nilai minimal kata kunci human reliability assessment hra heart sparh human error probability hep qec
Abstrak (Stemmed): batik jadi ikon budaya bagi masyarakat pulau madura rumah produksi batik bapak h fathor desa kowell pamekasan buat batik tulis umum tedapat lima proses produksi lima proses produksi sebut tutup awal warna tutup akhir rebus jemur proses buat batik kerja cara manual salah laku kerja pengaruh cara langsung tehadap lancar produksi tuju teliti ukur tingkat andal rajin batik guna metode human reliability assessment metode human reliability assessment guna teliti heart sparh selain teliti evaluasi postur kerja lingkung kerja tempat produksi batik dasar hasil hitung dapat nilai human error probability besar dapat bagi tutup awal tutup akhir nilai capai laku hitung postur kerja guna quick expossure checklist qec dua bagi sebut perlu investigasi baik segera alternative baik usul baik postur kerja dapat kurang keluh musculoskeletal rajin selain usul baik kait tambah terang beri ingat nilai tingkat cahaya bagi tutup awal warna masih bawah nilai minimal kata kunci human reliability assessment hra heart sparh human error probability hep qec
Abstrak (Corrected): batik jade ikon buddy bag masyarakat palau madura rumal produksi batik back h father desk powell pamekasan but batik tulips mum teapot lima proves produksi lima proves produksi debut tutu away wanna tutu air rebus femur proves but batik era cara manual salad lake era pengaruh cara lansing tehadap lancer produksi juju elite ukr dingbat anal rain batik gun metope human reliability assessment metope human reliability assessment gun elite heart spare slain elite evaluate poster era linking era tempt produksi batik dakar hail hiding apart nilgai human error probability bear apart bag tutu away tutu air nilgai capri lake hiding poster era gun quick exposure checklist sec due bag debut peru investigate back several alternative back usual back poster era apart during kelly musculoskeletal rain slain usual back wait tambac tearing bert ingot nilgai dingbat cabana bag tutu away wanna mash away nilgai minimal data bunch human reliability assessment ha heart spare human error probability hep sec
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'batik': 6, 'kerja': 6, 'produksi': 5, 'tutup': 5, 'human': 5, 'bagi': 4, 'nilai': 4, 'baik': 4, 'proses': 3, 'awal': 3, 'teliti': 3, 'guna': 3, 'reliability': 3, 'assessment': 3, 'postur': 3, 'dapat': 3, 'buat': 2, 'lima': 2, 'sebut': 2, 'warna': 2, 'akhir': 2, 'cara': 2, 'laku': 2, 'tingkat': 2, 'rajin': 2, 'metode': 2, 'heart': 2, 'sparh': 2, 'selain': 2, 'hitung': 2, 'error': 2, 'probability': 2, 'qec': 2, 'usul': 2, 'jadi': 1, 'ikon': 1, 'budaya': 1, 'masyarakat': 1, 'pulau': 1, 'madura': 1, 'rumah': 1, 'bapak': 1, 'h': 1, 'fathor': 1, 'desa': 1, 'kowell': 1, 'pamekasan': 1, 'tulis': 1, 'umum': 1, 'tedapat': 1, 'rebus': 1, 'jemur': 1, 'manual': 1, 'salah': 1, 'pengaruh': 1, 'langsung': 1, 'tehadap': 1, 'lancar': 1, 'tuju': 1, 'ukur': 1, 'andal': 1, 'evaluasi': 1, 'lingkung': 1, 'tempat': 1, 'dasar': 1, 'hasil': 1, 'besar': 1, 'capai': 1, 'quick': 1, 'expossure': 1, 'checklist': 1, 'dua': 1, 'perlu': 1, 'investigasi': 1, 'segera': 1, 'alternative': 1, 'kurang': 1, 'keluh': 1, 'musculoskeletal': 1, 'kait': 1, 'tambah': 1, 'terang': 1, 'beri': 1, 'ingat': 1, 'cahaya': 1, 'masih': 1, 'bawah': 1, 'minimal': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'hra': 1, 'hep': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'batik': 6, 'and': 6, 'of': 6, 'to': 5, 'shutting': 5, 'human': 5, 'are': 4, 'reliability': 4, 's': 3, 'production': 3, 'first': 3, 'error': 3, 'at': 3, 'this': 3, 'study': 3, 'assessment': 3, 'is': 3, 'in': 2, 'five': 2, 'process': 2, 'proceses': 2, 'coloring': 2, 'final': 2, 'on': 2, 'was': 2, 'artisans': 2, 'using': 2, 'heart': 2, 'sparh': 2, 'also': 2, 'posture': 2, 'probability': 2, 'it': 2, 'work': 2, 'qec': 2, 'proposed': 2, 'improvement': 2, 'have': 1, 'been': 1, 'a': 1, 'cultural': 1, 'icon': 1, 'for': 1, 'madura': 1, 'society': 1, 'mr': 1, 'h': 1, 'fathor': 1, 'house': 1, 'there': 1, 'producting': 1, 'boiling': 1, 'driying': 1, 'done': 1, 'manually': 1, 'employe': 1, 'will': 1, 'directly': 1, 'influence': 1, 'smoothnes': 1, 'purpose': 1, 'measure': 1, 'methods': 1, 'used': 1, 'additionally': 1, 'assesses': 1, 'working': 1, 'environment': 1, 'place': 1, 'based': 1, 'calculation': 1, 'value': 1, 'obtained': 1, 'found': 1, 'that': 1, 'up': 1, 'after': 1, 'calculate': 1, 'quick': 1, 'expossure': 1, 'checklist': 1, 'both': 1, 'need': 1, 'investigation': 1, 'urgent': 1, 'repair': 1, 'postures': 1, 'reduce': 1, 'musculoskeletal': 1, 'complaints': 1, 'improve': 1, 'light': 1, 'level': 1, 'which': 1, 'still': 1, 'below': 1, 'minimum': 1, 'requirement': 1, 'keyword': 1, 'hra': 1, 'hep': 1})
-------------------------------------------
--- Data #21 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: AGYL SYAHRIAR.S.T.
Judul: ANALISIS REKAYASA NILAI (VALUE ENGINEERING) TERHADAP PRODUK TIKAR LIPAT
Pembimbing 1: IMRON KUSWANDI.S.T.,M.T.
Pembimbing 2: FITRI AGUSTINA.S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): UKM Arrisca merupakan salah satu UKM yang memproduksi Tikar lipat di Kabupaten Lamongan. Setelah puluhan tahun memproduksi Tikar lipat, UKM Arrisca mulai mengalami kendala, diantaranya adalah persaingan antar UKM sejenis dalam penjualan produk Tikar lipat. Karena kerajinan tikar lipat dinilai mempunyai potensi yang sangat besar sehingga bermunculan UKM baru yang berakibat pada persaingan antar UKM dan menyebabkan penurunan permintaan terhadap produk UKM Arrisca. Salah satu solusi kendala tersebut adalah dengan merancang alternatif desain Tikar lipat baru yang lebih ekonomis namun secara kualitas tidak berbeda dengan produk tikar lipat yang ada pada saat ini, dengan metode rekayasa nilai. Metode ini dipilih karena rekayasa nilai memiliki kelebihan dalam menentukan alternatif terbaik dengan mengendalikan biaya produksi yang digunakan terhadap nilai fungsi dari produk tanpa menghilangkan kualitas dan kehandalan produk yang dikehendaki. Hasil penelitian ini berupa alternatif desain tikar lipat terpilih yang ditentukan berdasarkan nilai tertinggi dari beberapa alternatif usulan. Alternatif desain tikar yang terpilih adalah alternatif 1 dengan nilai sebesar 1,604.
Kata Kunci : Tikar lipat, Alternatif, Rekayasa Nilai, nilai
Abstrak (Clean): ukm arrisca merupakan salah satu ukm yang memproduksi tikar lipat di kabupaten lamongan setelah puluhan tahun memproduksi tikar lipat ukm arrisca mulai mengalami kendala diantaranya adalah persaingan antar ukm sejenis dalam penjualan produk tikar lipat karena kerajinan tikar lipat dinilai mempunyai potensi yang sangat besar sehingga bermunculan ukm baru yang berakibat pada persaingan antar ukm dan menyebabkan penurunan permintaan terhadap produk ukm arrisca salah satu solusi kendala tersebut adalah dengan merancang alternatif desain tikar lipat baru yang lebih ekonomis namun secara kualitas tidak berbeda dengan produk tikar lipat yang ada pada saat ini dengan metode rekayasa nilai metode ini dipilih karena rekayasa nilai memiliki kelebihan dalam menentukan alternatif terbaik dengan mengendalikan biaya produksi yang digunakan terhadap nilai fungsi dari produk tanpa menghilangkan kualitas dan kehandalan produk yang dikehendaki hasil penelitian ini berupa alternatif desain tikar lipat terpilih yang ditentukan berdasarkan nilai tertinggi dari beberapa alternatif usulan alternatif desain tikar yang terpilih adalah alternatif dengan nilai sebesar kata kunci tikar lipat alternatif rekayasa nilai nilai
Abstrak (Stopwords Removed): ukm arrisca salah satu ukm memproduksi tikar lipat kabupaten lamongan puluhan tahun memproduksi tikar lipat ukm arrisca mulai mengalami kendala diantaranya persaingan antar ukm sejenis penjualan produk tikar lipat kerajinan tikar lipat dinilai mempunyai potensi sangat besar bermunculan ukm baru berakibat persaingan antar ukm menyebabkan penurunan permintaan produk ukm arrisca salah satu solusi kendala tersebut merancang alternatif desain tikar lipat baru lebih ekonomis secara kualitas berbeda produk tikar lipat ada metode rekayasa nilai metode dipilih rekayasa nilai memiliki kelebihan menentukan alternatif terbaik mengendalikan biaya produksi digunakan nilai fungsi produk menghilangkan kualitas kehandalan produk dikehendaki hasil penelitian berupa alternatif desain tikar lipat terpilih ditentukan berdasarkan nilai tertinggi beberapa alternatif usulan alternatif desain tikar terpilih alternatif nilai sebesar kata kunci tikar lipat alternatif rekayasa nilai nilai
Abstrak (Stemmed): ukm arrisca salah satu ukm produksi tikar lipat kabupaten lamongan puluh tahun produksi tikar lipat ukm arrisca mulai alami kendala antara saing antar ukm jenis jual produk tikar lipat rajin tikar lipat nilai punya potensi sangat besar muncul ukm baru akibat saing antar ukm sebab turun minta produk ukm arrisca salah satu solusi kendala sebut rancang alternatif desain tikar lipat baru lebih ekonomis cara kualitas beda produk tikar lipat ada metode rekayasa nilai metode pilih rekayasa nilai milik lebih tentu alternatif baik kendali biaya produksi guna nilai fungsi produk hilang kualitas kehandalan produk hendak hasil teliti upa alternatif desain tikar lipat pilih tentu dasar nilai tinggi beberapa alternatif usul alternatif desain tikar pilih alternatif nilai besar kata kunci tikar lipat alternatif rekayasa nilai nilai
Abstrak (Corrected): um africa salad sat um produksi tear light kabupaten laconian pull thun produksi tear light um africa mule salami kendall angara saying altar um penis dual proud tear light rain tear light nilgai puny potent sang bear munch um bar akbar saying altar um kebab turn mint proud um africa salad sat solus kendall debut dancing alternative detain tear light bar leash economic cara kualitas bed proud tear light ada metope rekayasa nilgai metope pilch rekayasa nilgai milk leash tent alternative back kendall bay produksi gun nilgai fungi proud hang kualitas kehandalan proud henna hail elite up alternative detain tear light pilch tent dakar nilgai ting beberapa alternative usual alternative detain tear pilch alternative nilgai bear data bunch tear light alternative rekayasa nilgai nilgai
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tikar': 9, 'lipat': 8, 'nilai': 8, 'ukm': 7, 'alternatif': 7, 'produk': 5, 'arrisca': 3, 'produksi': 3, 'desain': 3, 'rekayasa': 3, 'pilih': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'kendala': 2, 'saing': 2, 'antar': 2, 'besar': 2, 'baru': 2, 'lebih': 2, 'kualitas': 2, 'metode': 2, 'tentu': 2, 'kabupaten': 1, 'lamongan': 1, 'puluh': 1, 'tahun': 1, 'mulai': 1, 'alami': 1, 'antara': 1, 'jenis': 1, 'jual': 1, 'rajin': 1, 'punya': 1, 'potensi': 1, 'sangat': 1, 'muncul': 1, 'akibat': 1, 'sebab': 1, 'turun': 1, 'minta': 1, 'solusi': 1, 'sebut': 1, 'rancang': 1, 'ekonomis': 1, 'cara': 1, 'beda': 1, 'ada': 1, 'milik': 1, 'baik': 1, 'kendali': 1, 'biaya': 1, 'guna': 1, 'fungsi': 1, 'hilang': 1, 'kehandalan': 1, 'hendak': 1, 'hasil': 1, 'teliti': 1, 'upa': 1, 'dasar': 1, 'tinggi': 1, 'beberapa': 1, 'usul': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 10, 'ukm': 7, 'folding': 7, 'alternative': 7, 'value': 7, 'mats': 6, 'is': 5, 'in': 5, 'a': 5, 'are': 4, 'arrisca': 3, 'product': 3, 'mat': 3, 'design': 3, 'with': 3, 'this': 3, 'engineering': 3, 'one': 2, 'that': 2, 'which': 2, 'competition': 2, 'because': 2, 'new': 2, 'and': 2, 'products': 2, 'quality': 2, 'method': 2, 'to': 2, 'selected': 2, 'produce': 1, 'lamongan': 1, 'after': 1, 'decades': 1, 'producing': 1, 'began': 1, 'experiencing': 1, 'problems': 1, 'kind': 1, 'among': 1, 'sales': 1, 'crafting': 1, 'fold': 1, 'assessed': 1, 'as': 1, 'having': 1, 'huge': 1, 'potential': 1, 'so': 1, 'emerging': 1, 'resulting': 1, 'between': 1, 'cause': 1, 'decrease': 1, 'demand': 1, 'for': 1, 'such': 1, 'obstacle': 1, 'solution': 1, 'by': 1, 'designing': 1, 'more': 1, 'economical': 1, 'but': 1, 'no': 1, 'different': 1, 'available': 1, 'at': 1, 'time': 1, 'was': 1, 'chosen': 1, 'it': 1, 'has': 1, 'advantages': 1, 'determining': 1, 'best': 1, 'controlling': 1, 'cost': 1, 'production': 1, 'used': 1, 'function': 1, 'without': 1, 'losing': 1, 'reliability': 1, 'desired': 1, 'results': 1, 'study': 1, 'determined': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'highest': 1, 'several': 1, 'proposals': 1, 'keyword': 1})
-------------------------------------------
--- Data #22 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: NURRAHMATULLAH
Judul: PERANCANGAN TATA LETAK GUDANG PRODUK JADI PT. X DENGAN PENDEKATAN SHARED STORAGE
Pembimbing 1: SABARUDIN AKHMAD, ST.,MT
Pembimbing 2: SUGENG PURWOKO, ST.,MT
Abstrak (Raw): PT. X merupakan salah perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang industri rokok yang mempunyai tiga lini produksi atau tiga devisi dan memiliki satu penyimpanan produk jadi yang nantinya dari tiga lini produksi akan disimpan dalam satu gudang. Dalam pengamatan yang dilakukan dalam penempatan produk jadi digudang masih belum teratur atau masih kurang rapi dalam melakukan penyusunan produk, sehingga hal seperti ini menyebabkan ketidak efektifan waktu dalam pengambilan produk di suatu area gudang dan menyulitkan pekerja, kepala gudang dalam melakukan pengecekan barang yang akan dikirim kepada pelanggan. Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan PT. X saat ini adalah ketidak teraturan dalam penyusunan produk, hal ini akan menghambat waktu proses proses pengiriman, allowance forklift yang terlalu melebar sehingga pemanfaatan ruang menjadi kurang efektif dan ada beberapa gang yang tidak sesuai dengan ukuran material handling sehingga menyulitkan operator forklift dalam melakukan proses pengambilan produk jadi dalam gudang. Kondisi lain juga terdapat pada penempatan produk dalam suatu area yang kurang tepat, dimana seharusnya barang yang memiliki frekuensi pengiriman terbanyak dan yang sering keluar-masuk di dekatkan dengan pintu keluar. Hal seperti ini yang sering menyebabkan material handling lebih jauh dan kurang efektif. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan usulan perbaikan tata letak gudang produk jadi yang lebih efektif terhadap pemindahan material handling. Metode yang digunakan dalam pengelolaan pergudangan adalah pendekatan shared storage dimana produk yang memiliki frekuensi pengiriman terbanyak dan yang sering keluar masuk didekatkan dengan pintu masuk untuk meminimalisasi jarak perpindahan material handling.Hasil dari pendekatan shared storage dapat meminimalisasi jarak tempuh material handling rata-rata per bulan adalah 1202,4 m sedangkan konsisi sebelumnya jarak tata letak awal adalah 1720.8 m/bulan.
Abstrak (Clean): pt x merupakan salah perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang industri rokok yang mempunyai tiga lini produksi atau tiga devisi dan memiliki satu penyimpanan produk jadi yang nantinya dari tiga lini produksi akan disimpan dalam satu gudang dalam pengamatan yang dilakukan dalam penempatan produk jadi digudang masih belum teratur atau masih kurang rapi dalam melakukan penyusunan produk sehingga hal seperti ini menyebabkan ketidak efektifan waktu dalam pengambilan produk di suatu area gudang dan menyulitkan pekerja kepala gudang dalam melakukan pengecekan barang yang akan dikirim kepada pelanggan permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan pt x saat ini adalah ketidak teraturan dalam penyusunan produk hal ini akan menghambat waktu proses proses pengiriman allowance forklift yang terlalu melebar sehingga pemanfaatan ruang menjadi kurang efektif dan ada beberapa gang yang tidak sesuai dengan ukuran material handling sehingga menyulitkan operator forklift dalam melakukan proses pengambilan produk jadi dalam gudang kondisi lain juga terdapat pada penempatan produk dalam suatu area yang kurang tepat dimana seharusnya barang yang memiliki frekuensi pengiriman terbanyak dan yang sering keluarmasuk di dekatkan dengan pintu keluar hal seperti ini yang sering menyebabkan material handling lebih jauh dan kurang efektif adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan usulan perbaikan tata letak gudang produk jadi yang lebih efektif terhadap pemindahan material handling metode yang digunakan dalam pengelolaan pergudangan adalah pendekatan shared storage dimana produk yang memiliki frekuensi pengiriman terbanyak dan yang sering keluar masuk didekatkan dengan pintu masuk untuk meminimalisasi jarak perpindahan material handlinghasil dari pendekatan shared storage dapat meminimalisasi jarak tempuh material handling ratarata per bulan adalah m sedangkan konsisi sebelumnya jarak tata letak awal adalah mbulan
Abstrak (Stopwords Removed): pt x salah perusahaan manufaktur bergerak dibidang industri rokok mempunyai tiga lini produksi tiga devisi memiliki satu penyimpanan produk jadi nantinya tiga lini produksi disimpan satu gudang pengamatan dilakukan penempatan produk jadi digudang masih belum teratur masih kurang rapi melakukan penyusunan produk menyebabkan ketidak efektifan waktu pengambilan produk area gudang menyulitkan pekerja kepala gudang melakukan pengecekan barang dikirim kepada pelanggan permasalahan dihadapi perusahaan pt x ketidak teraturan penyusunan produk menghambat waktu proses proses pengiriman allowance forklift terlalu melebar pemanfaatan ruang menjadi kurang efektif ada beberapa gang sesuai ukuran material handling menyulitkan operator forklift melakukan proses pengambilan produk jadi gudang kondisi lain terdapat penempatan produk area kurang tepat dimana seharusnya barang memiliki frekuensi pengiriman terbanyak sering keluarmasuk dekatkan pintu keluar sering menyebabkan material handling lebih jauh kurang efektif adapun tujuan penelitian memberikan usulan perbaikan tata letak gudang produk jadi lebih efektif pemindahan material handling metode digunakan pengelolaan pergudangan pendekatan shared storage dimana produk memiliki frekuensi pengiriman terbanyak sering keluar masuk didekatkan pintu masuk meminimalisasi jarak perpindahan material handlinghasil pendekatan shared storage dapat meminimalisasi jarak tempuh material handling ratarata per bulan m sedangkan konsisi sebelumnya jarak tata letak awal mbulan
Abstrak (Stemmed): pt x salah usaha manufaktur gerak bidang industri rokok punya tiga lini produksi tiga devisi milik satu simpan produk jadi nanti tiga lini produksi simpan satu gudang amat laku tempat produk jadi gudang masih belum atur masih kurang rapi laku susun produk sebab tidak efektif waktu ambil produk area gudang sulit kerja kepala gudang laku kece barang kirim kepada langgan masalah hadap usaha pt x tidak atur susun produk hambat waktu proses proses kirim allowance forklift terlalu lebar manfaat ruang jadi kurang efektif ada beberapa gang sesuai ukur material handling sulit operator forklift laku proses ambil produk jadi gudang kondisi lain dapat tempat produk area kurang tepat mana harus barang milik frekuensi kirim banyak sering keluarmasuk dekat pintu keluar sering sebab material handling lebih jauh kurang efektif adapun tuju teliti beri usul baik tata letak gudang produk jadi lebih efektif pindah material handling metode guna kelola gudang dekat shared storage mana produk milik frekuensi kirim banyak sering keluar masuk dekat pintu masuk minimal jarak pindah material handlinghasil dekat shared storage dapat minimal jarak tempuh material handling ratarata per bulan m sedang konsisi belum jarak tata letak awal mbulan
Abstrak (Corrected): pt x salad sara manufacture gera biding industry rook puny toga line produksi toga devise milk sat simian proud jade anti toga line produksi simian sat gang mat lake tempt proud jade gang mash begum amur mash during rape lake susan proud kebab tidal efektif want ambit proud area gang suit era kerala gang lake keck baring kirin keypad hangman marsala hadar sara pt x tidal amur susan proud combat want proves proves kirin allowance forklift tergal lear manat rang jade during efektif ada beberapa gang sexual ukr material handling suit operator forklift lake proves ambit proud jade gang kondisi lain apart tempt proud area during teat mana harms baring milk frekuensi kirin banyan seeing keluarmasuk dead pint cellar seeing kebab material handling leash each during efektif adapt juju elite bert usual back data leak gang proud jade leash efektif pindar material handling metope gun fella gang dead shared storage mana proud milk frekuensi kirin banyan seeing cellar mask dead pint mask minimal arak pindar material handlinghasil dead shared storage apart minimal arak tempeh material handling ratarata per buran m sedan consist begum arak data leak away milan
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produk': 9, 'gudang': 7, 'jadi': 5, 'material': 5, 'laku': 4, 'kurang': 4, 'efektif': 4, 'kirim': 4, 'handling': 4, 'dekat': 4, 'tiga': 3, 'milik': 3, 'proses': 3, 'sering': 3, 'jarak': 3, 'pt': 2, 'x': 2, 'usaha': 2, 'lini': 2, 'produksi': 2, 'satu': 2, 'simpan': 2, 'tempat': 2, 'masih': 2, 'belum': 2, 'atur': 2, 'susun': 2, 'sebab': 2, 'tidak': 2, 'waktu': 2, 'ambil': 2, 'area': 2, 'sulit': 2, 'barang': 2, 'forklift': 2, 'dapat': 2, 'mana': 2, 'frekuensi': 2, 'banyak': 2, 'pintu': 2, 'keluar': 2, 'lebih': 2, 'tata': 2, 'letak': 2, 'pindah': 2, 'shared': 2, 'storage': 2, 'masuk': 2, 'minimal': 2, 'salah': 1, 'manufaktur': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'industri': 1, 'rokok': 1, 'punya': 1, 'devisi': 1, 'nanti': 1, 'amat': 1, 'rapi': 1, 'kerja': 1, 'kepala': 1, 'kece': 1, 'kepada': 1, 'langgan': 1, 'masalah': 1, 'hadap': 1, 'hambat': 1, 'allowance': 1, 'terlalu': 1, 'lebar': 1, 'manfaat': 1, 'ruang': 1, 'ada': 1, 'beberapa': 1, 'gang': 1, 'sesuai': 1, 'ukur': 1, 'operator': 1, 'kondisi': 1, 'lain': 1, 'tepat': 1, 'harus': 1, 'keluarmasuk': 1, 'jauh': 1, 'adapun': 1, 'tuju': 1, 'teliti': 1, 'beri': 1, 'usul': 1, 'baik': 1, 'metode': 1, 'guna': 1, 'kelola': 1, 'handlinghasil': 1, 'tempuh': 1, 'ratarata': 1, 'per': 1, 'bulan': 1, 'm': 1, 'sedang': 1, 'konsisi': 1, 'awal': 1, 'mbulan': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 38, 'in': 18, 'of': 15, 'is': 13, 'that': 12, 'product': 9, 'and': 8, 'storeroom': 6, 'handling': 5, 'material': 5, 'one': 4, 'to': 4, 'three': 3, 'storage': 3, 'will': 3, 'things': 3, 'sent': 3, 'this': 3, 'less': 3, 'effective': 3, 'with': 3, 'company': 2, 'has': 2, 'divisions': 2, 'a': 2, 'so': 2, 'be': 2, 'study': 2, 'placement': 2, 'arrangement': 2, 'therefore': 2, 'case': 2, 'makes': 2, 'time': 2, 'area': 2, 'forklift': 2, 'used': 2, 'there': 2, 'it': 2, 'ready': 2, 'condition': 2, 'where': 2, 'most': 2, 'out': 2, 'door': 2, 'layout': 2, 'shared': 2, 'minimize': 2, 'average': 2, 'every': 2, 'month': 2, 'm': 2, 'pt': 1, 'x': 1, 'manufacturing': 1, 'concerns': 1, 'cigarettes': 1, 'industrial': 1, 'side': 1, 'line': 1, 'productions': 1, 'or': 1, 'safe': 1, 'together': 1, 'messy': 1, 'lack': 1, 'effectiveness': 1, 'conducting': 1, 'make': 1, 'difficulty': 1, 'worker': 1, 'head': 1, 'do': 1, 'checking': 1, 'consumer': 1, 'problem': 1, 'faced': 1, 'by': 1, 'ptx': 1, 'day': 1, 'irregularity': 1, 'obstruct': 1, 'sending': 1, 'processes': 1, 'allowance': 1, 'too': 1, 'wide': 1, 'room': 1, 'becomes': 1, 'are': 1, 'several': 1, 'alleyway': 1, 'not': 1, 'appropriate': 1, 'size': 1, 'complicates': 1, 'operator': 1, 'doing': 1, 'taking': 1, 'process': 1, 'others': 1, 'precise': 1, 'should': 1, 'have': 1, 'frequencies': 1, 'closed': 1, 'exit': 1, 'farer': 1, 'aim': 1, 'contribute': 1, 'proposed': 1, 'improvement': 1, 'replacement': 1, 'method': 1, 'warehousing': 1, 'management': 1, 'close': 1, 'frequency': 1, 'near': 1, 'entry': 1, 'moving': 1, 'distance': 1, 'result': 1, 'from': 1, 'approach': 1, 'can': 1, 'mileage': 1, 'meanwhile': 1, 'previous': 1, 'starting': 1})
-------------------------------------------
--- Data #23 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Fitriana Ningsih
Judul: Analisis Ergonomi Kognitif untuk Mengetahui Performansi Short Term Memory Mahasiswa Hafidz Al-Qur’an di Universitas Trunojoyo Madura dengan Metode Taguchi
Pembimbing 1: Nachnul Ansori S.T M.T
Pembimbing 2: Fitri Agustina S.T M.T
Abstrak (Raw): Mahasiswa berbeasiswa hafidz al-qur'an memiliki kemampuan lebih pada menghafal al-qu'ran dan memiliki aktivitas lebih banyak dari pada mahasiswa biasa. Maka, penelitian ini membahas tentang kajian ergonomi kognitif untuk mengetahui perbandingan short term memory antara mahasiwa hafidz alquran dengan mahasiswa biasa. Selain itu, penelitian ini juga untuk mengetahui pengaruh kebisingan (80,3 db dan 53 db), pencahayaan (180 luxmeter dan 360 luxmeter) dan suhu (30 oC dan 24 oC) terhadap performa Short term memory mahasiswa hafidz Al-qur’an UTM. Dari hasil uji T berpasangan disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan short term memory antara keduanya. Selanjutnya, dilakukan perhitungan setiap varibel respon akan diolah masing-masing untuk menghitung S/N Rasio, ANOVA, pooling faktor dan persen kontribusi, penentuan kombinasi faktor optimal. Dari hasil ANOVA diperoleh dengan tingkat siginifakan 5% tidak ada faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap respon short term memory karena nilai F hitungnya lebih kecil dari F tabel (1,8) (0,5) = 5.32 (Ho diterima). Berdasarkan hasil dari desain eksperimen metode Taguchi dapat diketahui bahwa diidentifikasi faktor – faktor yang berpengaruh terhadap performa short term memory mahasiswa hafidz al-quran UTM adalah faktor kebisingan dan temperature. Kombinasi level faktor yang menghasilkan nilai rata – rata dan variansi performa short term memory yang optimal sama, yaitu diperoleh dari setting faktor kebisingan pada level 2 sebesar 53 db dan temperatur 24 oC. Dari hasil penelitian, diketahui faktor kebisingan pada level 2 sebesar 53 db dan temperatur 24 oC tidak mempengaruhi short term memory mahasiswa dan yang mempengaruhi adalah IQ.
Kata kunci: Short Term Memory, Hafidz Alquran, Non Hafidz Alquran, Desain Eksperimen Taguchi.
Abstrak (Clean): mahasiswa berbeasiswa hafidz alquran memiliki kemampuan lebih pada menghafal alquran dan memiliki aktivitas lebih banyak dari pada mahasiswa biasa maka penelitian ini membahas tentang kajian ergonomi kognitif untuk mengetahui perbandingan short term memory antara mahasiwa hafidz alquran dengan mahasiswa biasa selain itu penelitian ini juga untuk mengetahui pengaruh kebisingan db dan db pencahayaan luxmeter dan luxmeter dan suhu oc dan oc terhadap performa short term memory mahasiswa hafidz alqur’an utm dari hasil uji t berpasangan disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan short term memory antara keduanya selanjutnya dilakukan perhitungan setiap varibel respon akan diolah masingmasing untuk menghitung sn rasio anova pooling faktor dan persen kontribusi penentuan kombinasi faktor optimal dari hasil anova diperoleh dengan tingkat siginifakan tidak ada faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap respon short term memory karena nilai f hitungnya lebih kecil dari f tabel ho diterima berdasarkan hasil dari desain eksperimen metode taguchi dapat diketahui bahwa diidentifikasi faktor – faktor yang berpengaruh terhadap performa short term memory mahasiswa hafidz alquran utm adalah faktor kebisingan dan temperature kombinasi level faktor yang menghasilkan nilai rata – rata dan variansi performa short term memory yang optimal sama yaitu diperoleh dari setting faktor kebisingan pada level sebesar db dan temperatur oc dari hasil penelitian diketahui faktor kebisingan pada level sebesar db dan temperatur oc tidak mempengaruhi short term memory mahasiswa dan yang mempengaruhi adalah iq kata kunci short term memory hafidz alquran non hafidz alquran desain eksperimen taguchi
Abstrak (Stopwords Removed): mahasiswa berbeasiswa hafidz alquran memiliki kemampuan lebih menghafal alquran memiliki aktivitas lebih banyak mahasiswa biasa penelitian membahas tentang kajian ergonomi kognitif mengetahui perbandingan short term memory antara mahasiwa hafidz alquran mahasiswa biasa selain penelitian mengetahui pengaruh kebisingan db db pencahayaan luxmeter luxmeter suhu oc oc performa short term memory mahasiswa hafidz alqur’an utm hasil uji t berpasangan disimpulkan ada perbedaan short term memory antara keduanya selanjutnya dilakukan perhitungan setiap varibel respon diolah masingmasing menghitung sn rasio anova pooling faktor persen kontribusi penentuan kombinasi faktor optimal hasil anova diperoleh tingkat siginifakan ada faktor berpengaruh secara signifikan respon short term memory nilai f hitungnya lebih kecil f tabel ho diterima berdasarkan hasil desain eksperimen metode taguchi dapat diketahui diidentifikasi faktor – faktor berpengaruh performa short term memory mahasiswa hafidz alquran utm faktor kebisingan temperature kombinasi level faktor menghasilkan nilai rata – rata variansi performa short term memory optimal sama diperoleh setting faktor kebisingan level sebesar db temperatur oc hasil penelitian diketahui faktor kebisingan level sebesar db temperatur oc mempengaruhi short term memory mahasiswa mempengaruhi iq kata kunci short term memory hafidz alquran non hafidz alquran desain eksperimen taguchi
Abstrak (Stemmed): mahasiswa beasiswa hafidz alquran milik mampu lebih hafal alquran milik aktivitas lebih banyak mahasiswa biasa teliti bahas tentang kaji ergonomi kognitif tahu banding short term memory antara mahasiwa hafidz alquran mahasiswa biasa selain teliti tahu pengaruh bising db db cahaya luxmeter luxmeter suhu oc oc performa short term memory mahasiswa hafidz alqur an utm hasil uji t pasang simpul ada beda short term memory antara dua lanjut laku hitung tiap varibel respon olah masingmasing hitung sn rasio anova pooling faktor persen kontribusi tentu kombinasi faktor optimal hasil anova oleh tingkat siginifakan ada faktor pengaruh cara signifikan respon short term memory nilai f hitung lebih kecil f tabel ho terima dasar hasil desain eksperimen metode taguchi dapat tahu identifikasi faktor faktor pengaruh performa short term memory mahasiswa hafidz alquran utm faktor bising temperature kombinasi level faktor hasil nilai rata rata variansi performa short term memory optimal sama oleh setting faktor bising level besar db temperatur oc hasil teliti tahu faktor bising level besar db temperatur oc pengaruh short term memory mahasiswa pengaruh iq kata kunci short term memory hafidz alquran non hafidz alquran desain eksperimen taguchi
Abstrak (Corrected): mahasiswa beasiswa hafiz alcoran milk camp leash halal alcoran milk aktivitas leash banyan mahasiswa bias elite baas tenting kanji ergonomic kognitif tau banding short term memory angara mahavira hafiz alcoran mahasiswa bias slain elite tau pengaruh rising db db cabana fluxmeter fluxmeter sulu oc oc perform short term memory mahasiswa hafiz album an um hail uni t padang simple ada bed short term memory angara due layout lake hiding tip maribel respond blah masingmasing hiding sn radio nova pooling factor person kontribusi tent kombinasi factor optimal hail nova olen dingbat siginifakan ada factor pengaruh cara significant respond short term memory nilgai f hiding leash cecil f table ho terms dakar hail detain eksperimen metope baluchi apart tau identifikasi factor factor pengaruh perform short term memory mahasiswa hafiz alcoran um factor rising temperature kombinasi level factor hail nilgai rata rata variance perform short term memory optimal same olen setting factor rising level bear db temperature oc hail elite tau factor rising level bear db temperature oc pengaruh short term memory mahasiswa pengaruh i data bunch short term memory hafiz alcoran non hafiz alcoran detain eksperimen baluchi
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'faktor': 9, 'short': 8, 'term': 8, 'memory': 8, 'mahasiswa': 6, 'hafidz': 6, 'alquran': 6, 'pengaruh': 5, 'hasil': 5, 'tahu': 4, 'bising': 4, 'db': 4, 'oc': 4, 'lebih': 3, 'teliti': 3, 'performa': 3, 'hitung': 3, 'level': 3, 'milik': 2, 'biasa': 2, 'antara': 2, 'luxmeter': 2, 'utm': 2, 'ada': 2, 'respon': 2, 'anova': 2, 'kombinasi': 2, 'optimal': 2, 'oleh': 2, 'nilai': 2, 'f': 2, 'desain': 2, 'eksperimen': 2, 'taguchi': 2, 'rata': 2, 'besar': 2, 'temperatur': 2, 'beasiswa': 1, 'mampu': 1, 'hafal': 1, 'aktivitas': 1, 'banyak': 1, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'kaji': 1, 'ergonomi': 1, 'kognitif': 1, 'banding': 1, 'mahasiwa': 1, 'selain': 1, 'cahaya': 1, 'suhu': 1, 'alqur': 1, 'an': 1, 'uji': 1, 't': 1, 'pasang': 1, 'simpul': 1, 'beda': 1, 'dua': 1, 'lanjut': 1, 'laku': 1, 'tiap': 1, 'varibel': 1, 'olah': 1, 'masingmasing': 1, 'sn': 1, 'rasio': 1, 'pooling': 1, 'persen': 1, 'kontribusi': 1, 'tentu': 1, 'tingkat': 1, 'siginifakan': 1, 'cara': 1, 'signifikan': 1, 'kecil': 1, 'tabel': 1, 'ho': 1, 'terima': 1, 'dasar': 1, 'metode': 1, 'dapat': 1, 'identifikasi': 1, 'temperature': 1, 'variansi': 1, 'sama': 1, 'setting': 1, 'iq': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'non': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 14, 'memory': 9, 'and': 9, 'that': 7, 'students': 6, 'hafidz': 6, 'short': 6, 'term': 6, 'is': 6, 'factor': 6, 'to': 5, 'quran': 4, 'noise': 4, 'db': 4, 'temperature': 4, 'c': 4, 'from': 4, 'research': 3, 'shortterm': 3, 'performance': 3, 'results': 3, 'level': 3, 'alquran': 3, 'than': 2, 'regular': 2, 'this': 2, 'among': 2, 'with': 2, 'in': 2, 'luxmeter': 2, 'on': 2, 'utm': 2, 'no': 2, 'response': 2, 'be': 2, 'anova': 2, 'combination': 2, 'factors': 2, 'obtained': 2, 'value': 2, 'f': 2, 'taguchi': 2, 'design': 2, 'are': 2, 'at': 2, 'by': 2, 'influence': 2, 'have': 1, 'more': 1, 'capability': 1, 'memorize': 1, 'so': 1, 'discusses': 1, 'cognitive': 1, 'ergonomics': 1, 'study': 1, 'compare': 1, 'addition': 1, 'also': 1, 'determine': 1, 'effect': 1, 'light': 1, 'paired': 1, 't': 1, 'test': 1, 'concluded': 1, 'there': 1, 'difference': 1, 'both': 1, 'them': 1, 'every': 1, 'variable': 1, 'calculation': 1, 'will': 1, 'processed': 1, 'calculate': 1, 's': 1, 'n': 1, 'ratio': 1, 'pooling': 1, 'percent': 1, 'contribution': 1, 'determining': 1, 'optimal': 1, 'it': 1, 'siginifakan': 1, 'single': 1, 'significantly': 1, 'affects': 1, 'because': 1, 'counted': 1, 'less': 1, 'table': 1, 'ho': 1, 'accepted': 1, 'based': 1, 'experimental': 1, 'method': 1, 'can': 1, 'identified': 1, 'affect': 1, 'levels': 1, 'produce': 1, 'average': 1, 'variance': 1, 'optimized': 1, 'together': 1, 'which': 1, 'setting': 1, 'result': 1, 'not': 1, 'iq': 1, 'key': 1, 'words': 1, 'non': 1, 'experiment': 1})
-------------------------------------------
--- Data #24 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: FITTRIA RAHMAH
Judul: ANALISIS PRODUKTIVITAS DAN LIMBAH HASIL PRODUKSI DENGAN PENDEKATAN GREEN PRODUCTIVITY (Studi Kasus: PT.Kelola Mina Laut, Sampang)
Pembimbing 1: Ari Basuki, S.T., M.T.
Pembimbing 2: M.Imron Mustajib ST.MT
Abstrak (Raw): Ikan teri nasi adalah produk yang dihasilkan oleh PT. Kelola Mina Laut,Sampang. Proses produksi dari pengolahan ikan teri nasi tersebut tersebut menghasilkan limbah cair dan limbah padat. Limbah cair yang dihasilkan oleh perusahaan dari hasil proses perebusan mengandung parameter BOD, COD, DO, Minyak dan Lemak, pH, dan Suhu. Dikhawatirkan limbah yang dihasilkandapat menganggu kinerja lingkungannya maka perlu dilakukan pengolahan limbah yang tepat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisa produktivitas dan kinerja lingkunganyang dihasilkan dari proses produksi ikan teri nasi di PT. Kelola Mina Laut, Sampang, dengan pendekatan Green Productivity. Pada penelitian ini dilakukan identifikasi adanya permasalahan pada perusahaanyang berhubungan dengan jumlah limbah, menetukan tujuan dan target, dan memilih alternatif solusi Green Productivity. Dengan menggunakan analisa net present value, alternatif yang dipilih dalam penelitian ini adalah alternatif 2 yaitu dengan membuat alat plasma dan ozon dengan nilai sebesar Rp. -3.117.082.Nilai capaian produktivitas prusahaan menurun yaitu dari kondisi awal sebesar 1,06% menurun menjadi 1,00% tetapi perbaikan tersebut, diharapkan mampu meningkatkan kinerja lingkungan (Environmental Performance Indicator).Dampaknya mampu meningkatkan kepercayaan konsumen yang diharapkan dapat meningkatkan volume penjualan.Hasil dari penerapan metode 3R diharapkan mampu meminimalisir penggunaan air dengan menggunakannya kembali untuk proses produksi.
Kata kunci : KinerjaLingkungan,Green Productivity, Indeks EPI, Produktivitas, Metode 3R
Abstrak (Clean): ikan teri nasi adalah produk yang dihasilkan oleh pt kelola mina lautsampang proses produksi dari pengolahan ikan teri nasi tersebut tersebut menghasilkan limbah cair dan limbah padat limbah cair yang dihasilkan oleh perusahaan dari hasil proses perebusan mengandung parameter bod cod do minyak dan lemak ph dan suhu dikhawatirkan limbah yang dihasilkandapat menganggu kinerja lingkungannya maka perlu dilakukan pengolahan limbah yang tepat tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisa produktivitas dan kinerja lingkunganyang dihasilkan dari proses produksi ikan teri nasi di pt kelola mina laut sampang dengan pendekatan green productivity pada penelitian ini dilakukan identifikasi adanya permasalahan pada perusahaanyang berhubungan dengan jumlah limbah menetukan tujuan dan target dan memilih alternatif solusi green productivity dengan menggunakan analisa net present value alternatif yang dipilih dalam penelitian ini adalah alternatif yaitu dengan membuat alat plasma dan ozon dengan nilai sebesar rp nilai capaian produktivitas prusahaan menurun yaitu dari kondisi awal sebesar menurun menjadi tetapi perbaikan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kinerja lingkungan environmental performance indicatordampaknya mampu meningkatkan kepercayaan konsumen yang diharapkan dapat meningkatkan volume penjualanhasil dari penerapan metode r diharapkan mampu meminimalisir penggunaan air dengan menggunakannya kembali untuk proses produksi kata kunci kinerjalingkungangreen productivity indeks epi produktivitas metode r
Abstrak (Stopwords Removed): ikan teri nasi produk dihasilkan pt kelola mina lautsampang proses produksi pengolahan ikan teri nasi tersebut tersebut menghasilkan limbah cair limbah padat limbah cair dihasilkan perusahaan hasil proses perebusan mengandung parameter bod cod do minyak lemak ph suhu dikhawatirkan limbah dihasilkandapat menganggu kinerja lingkungannya perlu dilakukan pengolahan limbah tepat tujuan penelitian menganalisa produktivitas kinerja lingkunganyang dihasilkan proses produksi ikan teri nasi pt kelola mina laut sampang pendekatan green productivity penelitian dilakukan identifikasi adanya permasalahan perusahaanyang berhubungan jumlah limbah menetukan tujuan target memilih alternatif solusi green productivity menggunakan analisa net present value alternatif dipilih penelitian alternatif membuat alat plasma ozon nilai sebesar rp nilai capaian produktivitas prusahaan menurun kondisi awal sebesar menurun menjadi perbaikan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kinerja lingkungan environmental performance indicatordampaknya mampu meningkatkan kepercayaan konsumen diharapkan dapat meningkatkan volume penjualanhasil penerapan metode r diharapkan mampu meminimalisir penggunaan air menggunakannya kembali proses produksi kata kunci kinerjalingkungangreen productivity indeks epi produktivitas metode r
Abstrak (Stemmed): ikan teri nasi produk hasil pt kelola mina lautsampang proses produksi olah ikan teri nasi sebut sebut hasil limbah cair limbah padat limbah cair hasil usaha hasil proses rebus kandung parameter bod cod do minyak lemak ph suhu khawatir limbah dihasilkandapat menganggu kerja lingkung perlu laku olah limbah tepat tuju teliti menganalisa produktivitas kerja lingkunganyang hasil proses produksi ikan teri nasi pt kelola mina laut sampang dekat green productivity teliti laku identifikasi ada masalah perusahaanyang hubung jumlah limbah menetukan tuju target pilih alternatif solusi green productivity guna analisa net present value alternatif pilih teliti alternatif buat alat plasma ozon nilai besar rp nilai capai produktivitas prusahaan turun kondisi awal besar turun jadi baik sebut harap mampu tingkat kerja lingkung environmental performance indicatordampaknya mampu tingkat percaya konsumen harap dapat tingkat volume penjualanhasil terap metode r harap mampu meminimalisir guna air guna kembali proses produksi kata kunci kinerjalingkungangreen productivity indeks epi produktivitas metode r
Abstrak (Corrected): ian teri nazi proud hail pt fella mina lautsampang proves produksi blah ian teri nazi debut debut hail limb car limb sadat limb car hail sara hail proves rebus bandung parameter bod cod do minyan leak ph sulu khawatir limb dihasilkandapat menganggu era linking peru lake blah limb teat juju elite menganalisa produktivitas era lingkunganyang hail proves produksi ian teri nazi pt fella mina last sampan dead green productivity elite lake identifikasi ada marsala perusahaanyang hung mullah limb menetukan juju target pilch alternative solus green productivity gun analyst net present value alternative pilch elite alternative but flat plasma ozone nilgai bear up nilgai capri produktivitas prusahaan turn kondisi away bear turn jade back debut harp camp dingbat era linking environmental performance indicatordampaknya camp dingbat percy consumed harp apart dingbat volume penjualanhasil trap metope r harp camp meminimalisir gun air gun cembali proves produksi data bunch kinerjalingkungangreen productivity ideas epic produktivitas metope r
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'limbah': 6, 'hasil': 5, 'proses': 4, 'ikan': 3, 'teri': 3, 'nasi': 3, 'produksi': 3, 'sebut': 3, 'kerja': 3, 'teliti': 3, 'produktivitas': 3, 'productivity': 3, 'alternatif': 3, 'guna': 3, 'harap': 3, 'mampu': 3, 'tingkat': 3, 'pt': 2, 'kelola': 2, 'mina': 2, 'olah': 2, 'cair': 2, 'lingkung': 2, 'laku': 2, 'tuju': 2, 'green': 2, 'pilih': 2, 'nilai': 2, 'besar': 2, 'turun': 2, 'metode': 2, 'r': 2, 'produk': 1, 'lautsampang': 1, 'padat': 1, 'usaha': 1, 'rebus': 1, 'kandung': 1, 'parameter': 1, 'bod': 1, 'cod': 1, 'do': 1, 'minyak': 1, 'lemak': 1, 'ph': 1, 'suhu': 1, 'khawatir': 1, 'dihasilkandapat': 1, 'menganggu': 1, 'perlu': 1, 'tepat': 1, 'menganalisa': 1, 'lingkunganyang': 1, 'laut': 1, 'sampang': 1, 'dekat': 1, 'identifikasi': 1, 'ada': 1, 'masalah': 1, 'perusahaanyang': 1, 'hubung': 1, 'jumlah': 1, 'menetukan': 1, 'target': 1, 'solusi': 1, 'analisa': 1, 'net': 1, 'present': 1, 'value': 1, 'buat': 1, 'alat': 1, 'plasma': 1, 'ozon': 1, 'rp': 1, 'capai': 1, 'prusahaan': 1, 'kondisi': 1, 'awal': 1, 'jadi': 1, 'baik': 1, 'environmental': 1, 'performance': 1, 'indicatordampaknya': 1, 'percaya': 1, 'konsumen': 1, 'dapat': 1, 'volume': 1, 'penjualanhasil': 1, 'terap': 1, 'meminimalisir': 1, 'air': 1, 'kembali': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'kinerjalingkungangreen': 1, 'indeks': 1, 'epi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 10, 'is': 9, 'and': 6, 'productivity': 6, 'this': 5, 'waste': 5, 'by': 4, 'process': 4, 'performance': 4, 'can': 4, 'which': 3, 'in': 3, 'production': 3, 'green': 3, 'hopefully': 3, 'be': 3, 'chirimen': 2, 'pt': 2, 'kelola': 2, 'mina': 2, 'laut': 2, 'producing': 2, 'company': 2, 'liquid': 2, 'result': 2, 'to': 2, 'environmental': 2, 'method': 2, 'alternative': 2, 'using': 2, 'value': 2, 'increasing': 2, 'r': 2, 'a': 1, 'products': 1, 'sampang': 1, 'carrying': 1, 'out': 1, 'instead': 1, 'primary': 1, 'product': 1, 'also': 1, 'produced': 1, 'compact': 1, 'comes': 1, 'from': 1, 'boiling': 1, 'contains': 1, 'parameter': 1, 'bod': 1, 'cod': 1, 'do': 1, 'oil': 1, 'andfat': 1, 'ph': 1, 'suhuthe': 1, 'has': 1, 'potensial': 1, 'effect': 1, 'its': 1, 'environment': 1, 'indicator': 1, 'aim': 1, 'research': 1, 'analyze': 1, 'sampangusing': 1, 'resarch': 1, 'identifying': 1, 'cause': 1, 'determining': 1, 'goals': 1, 'targets': 1, 'choosing': 1, 'solution': 1, 'net': 1, 'present': 1, 'analysisalternative': 1, 'selected': 1, 'study': 1, 'plasma': 1, 'ozon': 1, 'with': 1, 'cost': 1, 'rp': 1, 'form': 1, 'earlier': 1, 'condition': 1, 'decreased': 1, 'into': 1, 'fixing': 1, 'increase': 1, 'impact': 1, 'consument': 1, 'trust': 1, 'sale': 1, 'volume': 1, 'implementation': 1, 'reduce': 1, 'or': 1, 'minimalized': 1, 'use': 1, 'water': 1, 'it': 1, 'back': 1, 'for': 1, 'key': 1, 'words': 1, 'enviroment': 1, 'epi': 1, 'index': 1, 'methods': 1})
-------------------------------------------
--- Data #25 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Arif Nur Fadlan
Judul: PENDEKATAN DESIGN FOR SUSTAINABILITY PADA PERANCANGAN ICE BOX BERBAHAN KOMPOSIT SEKAM PADI-RESIN
( Studi Kasus : Nelayan Desa Blimbing Kec. Paciran Kab. Lamongan)
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko,S.T.,M.T
Pembimbing 2: Mu'alim,S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Adanya para oknum nelayan yang menggunakan formalin untuk mengawetkan ikan mereka agar tetap segar dan tidak mudah membusuk, padahal zat formalin sangatlah berbahaya jika dikonsumsi oleh manusia. Selain menggunakan formalin, cara para nelayan untuk menjaga agar ikan mereka tetap segar, mereka menggunakan ice box. Kebanyakan ice box yang mereka gunakan terbuat dari bahan styrofoam, ice box dari bahan styrofoam ini mudah sekali rusak dan tidak tahan lama, serta es batu didalamnya yang berfungsi sebagai pendingin mudah mencair. Dari masalah itulah perancangan ice box berbahan sekam padi-resin ini dengan pendekatan metode design for sustainability. Dan selanjutnya diuji dengan uji hipotesis menggunakan independent sample t test antara prototipe dengan produk pembanding yaitu ice box berbahan styrofoam. Kesimpulan dari uji hipotesis terdapat perbedaan yang signifikan dari varian ataupun rata-rata dari lamanya waktu es batu mencair pada produk prototipe dan styrofoam. Dan produk prototipe lebih baik dari produk pembanding yaitu ice box berbahan styrofoam dengan rata-rata perbedaannya adalah 1325,4 detik.
Kata kunci : Sekam Padi, Resin, Design For Sustainability, independent sample t test
Abstrak (Clean): adanya para oknum nelayan yang menggunakan formalin untuk mengawetkan ikan mereka agar tetap segar dan tidak mudah membusuk padahal zat formalin sangatlah berbahaya jika dikonsumsi oleh manusia selain menggunakan formalin cara para nelayan untuk menjaga agar ikan mereka tetap segar mereka menggunakan ice box kebanyakan ice box yang mereka gunakan terbuat dari bahan styrofoam ice box dari bahan styrofoam ini mudah sekali rusak dan tidak tahan lama serta es batu didalamnya yang berfungsi sebagai pendingin mudah mencair dari masalah itulah perancangan ice box berbahan sekam padiresin ini dengan pendekatan metode design for sustainability dan selanjutnya diuji dengan uji hipotesis menggunakan independent sample t test antara prototipe dengan produk pembanding yaitu ice box berbahan styrofoam kesimpulan dari uji hipotesis terdapat perbedaan yang signifikan dari varian ataupun ratarata dari lamanya waktu es batu mencair pada produk prototipe dan styrofoam dan produk prototipe lebih baik dari produk pembanding yaitu ice box berbahan styrofoam dengan ratarata perbedaannya adalah detik kata kunci sekam padi resin design for sustainability independent sample t test
Abstrak (Stopwords Removed): adanya para oknum nelayan menggunakan formalin mengawetkan ikan mereka tetap segar mudah membusuk padahal zat formalin sangatlah berbahaya jika dikonsumsi manusia selain menggunakan formalin cara para nelayan menjaga ikan mereka tetap segar mereka menggunakan ice box kebanyakan ice box mereka gunakan terbuat bahan styrofoam ice box bahan styrofoam mudah sekali rusak tahan lama es batu didalamnya berfungsi pendingin mudah mencair masalah itulah perancangan ice box berbahan sekam padiresin pendekatan metode design for sustainability selanjutnya diuji uji hipotesis menggunakan independent sample t test antara prototipe produk pembanding ice box berbahan styrofoam kesimpulan uji hipotesis terdapat perbedaan signifikan varian ataupun ratarata lamanya waktu es batu mencair produk prototipe styrofoam produk prototipe lebih baik produk pembanding ice box berbahan styrofoam ratarata perbedaannya detik kata kunci sekam padi resin design for sustainability independent sample t test
Abstrak (Stemmed): ada para oknum nelayan guna formalin awet ikan mereka tetap segar mudah busuk padahal zat formalin sangat bahaya jika konsumsi manusia selain guna formalin cara para nelayan jaga ikan mereka tetap segar mereka guna ice box banyak ice box mereka guna buat bahan styrofoam ice box bahan styrofoam mudah sekali rusak tahan lama es batu dalam fungsi dingin mudah cair masalah itu ancang ice box bahan sekam padiresin dekat metode design for sustainability lanjut uji uji hipotesis guna independent sample t test antara prototipe produk banding ice box bahan styrofoam simpul uji hipotesis dapat beda signifikan varian atau ratarata lama waktu es batu cair produk prototipe styrofoam produk prototipe lebih baik produk banding ice box bahan styrofoam ratarata beda detik kata kunci sekam padi resin design for sustainability independent sample t test
Abstrak (Corrected): ada para opium malayan gun formalin wet ian merely team sugar judah busk palatal at formalin sang bahama pika konsumsi amnesia slain gun formalin cara para malayan saga ian merely team sugar merely gun ice box banyan ice box merely gun but bahai styrofoam ice box bahai styrofoam judah seal rusk than lama es batu dream fungi dinging judah car marsala it dancing ice box bahai seam padiresin dead metope design for sustainability layout uni uni hypothesis gun independent sample t test angara prototype proud banding ice box bahai styrofoam simple uni hypothesis apart bed significant marian tau ratarata lama want es batu car proud prototype styrofoam proud prototype leash back proud banding ice box bahai styrofoam ratarata bed devil data bunch seam paid resin design for sustainability independent sample t test
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ice': 6, 'box': 6, 'guna': 5, 'bahan': 5, 'styrofoam': 5, 'mereka': 4, 'produk': 4, 'formalin': 3, 'mudah': 3, 'uji': 3, 'prototipe': 3, 'para': 2, 'nelayan': 2, 'ikan': 2, 'tetap': 2, 'segar': 2, 'lama': 2, 'es': 2, 'batu': 2, 'cair': 2, 'sekam': 2, 'design': 2, 'for': 2, 'sustainability': 2, 'hipotesis': 2, 'independent': 2, 'sample': 2, 't': 2, 'test': 2, 'banding': 2, 'beda': 2, 'ratarata': 2, 'ada': 1, 'oknum': 1, 'awet': 1, 'busuk': 1, 'padahal': 1, 'zat': 1, 'sangat': 1, 'bahaya': 1, 'jika': 1, 'konsumsi': 1, 'manusia': 1, 'selain': 1, 'cara': 1, 'jaga': 1, 'banyak': 1, 'buat': 1, 'sekali': 1, 'rusak': 1, 'tahan': 1, 'dalam': 1, 'fungsi': 1, 'dingin': 1, 'masalah': 1, 'itu': 1, 'ancang': 1, 'padiresin': 1, 'dekat': 1, 'metode': 1, 'lanjut': 1, 'antara': 1, 'simpul': 1, 'dapat': 1, 'signifikan': 1, 'varian': 1, 'atau': 1, 'waktu': 1, 'lebih': 1, 'baik': 1, 'detik': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'padi': 1, 'resin': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 9, 'is': 8, 'ice': 8, 'to': 7, 'box': 6, 'and': 5, 'styrofoam': 5, 'made': 4, 'test': 4, 'use': 3, 'in': 3, 'as': 3, 'that': 3, 'design': 3, 'from': 3, 'prototype': 3, 'products': 3, 'fishermen': 2, 'their': 2, 'fish': 2, 'keep': 2, 'fresh': 2, 'not': 2, 'easily': 2, 'formalin': 2, 'using': 2, 'they': 2, 'a': 2, 'rice': 2, 'for': 2, 'hypothesis': 2, 'independent': 2, 'sample': 2, 't': 2, 'difference': 2, 'average': 2, 'existence': 1, 'unscrupulous': 1, 'who': 1, 'formaldehyde': 1, 'preserve': 1, 'them': 1, 'decompose': 1, 'whereas': 1, 'substance': 1, 'harmful': 1, 'if': 1, 'consumed': 1, 'by': 1, 'humans': 1, 'addition': 1, 'way': 1, 'stay': 1, 'most': 1, 'material': 1, 'damaged': 1, 'durable': 1, 'well': 1, 'cubes': 1, 'it': 1, 'serves': 1, 'coolant': 1, 'easy': 1, 'melt': 1, 'problems': 1, 'husresin': 1, 'k': 1, 'method': 1, 'approach': 1, 'tested': 1, 'comparison': 1, 'between': 1, 'product': 1, 'conclusion': 1, 'there': 1, 'significant': 1, 'variance': 1, 'or': 1, 'length': 1, 'time': 1, 'an': 1, 'cube': 1, 'melting': 1, 'on': 1, 'are': 1, 'better': 1, 'than': 1, 'comparable': 1, 'with': 1, 'seconds': 1, 'keyword': 1, 'husk': 1, 'resin': 1, 'sustainability': 1})
-------------------------------------------
--- Data #26 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: MOHAMMAD ZAINAL ARIEF
Judul: MPLEMENTASI SYSTEM ERP (ENTERPRISE RESOURCES PLANNING) MODUL PURCHASING DAN SALES DENGAN MENGGUNAKAN ADEMPIERE
Pembimbing 1: SABARUDIN AKHMAD, ST.,MT
Pembimbing 2: MU'ALIM, ST.,MT
Abstrak (Raw): PT. X merupakan perusahaan yang memproduksi jamu berskala lokal dan nasional di Bangkalan Madura, dimana saat ini semua proses bisnisnya masih dibukukan secara manual dan disimpan dalam bentuk lembaran-lembaran file baik dari kegiatan distribusi, produksi, akuntansi, dan human resource. Oleh karena itu dalam penelitian akan mengusulkan suatu system informasi yang mengotomatisasikan semua proses bisnis dari perusahaan ini, yang nantinya diharapkan dengan diterapkannya ERP di perusahaan ini akan mengotomatisasikan proses bisnis perusahaan sehingga mempercepat proses akses data. Dengan menggunakan Software ERP open sources Adempiere sistem terintegrasi di dalam perusahaan proses dan pengambilan keputusan dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien. Dapat di implementasikan Rancangan proses bisnis untuk proses pembelian dimulai dengan pembuatan dokumen purchase requisition, purchase order, payment, dan material receipt. Sedangkan proses bisnis proses penjualan dimulai dengan pembuatan sales order, payment, dan shipment dan Penerapan system ERP dengan menggunakan software Adempiere tersebut membuat data menjadi lebih terorganisir dan terintegrasi kesemua bagian sehingga memberikan kemudahan dalam proses akses data bisnis PT. X
Abstrak (Clean): pt x merupakan perusahaan yang memproduksi jamu berskala lokal dan nasional di bangkalan madura dimana saat ini semua proses bisnisnya masih dibukukan secara manual dan disimpan dalam bentuk lembaranlembaran file baik dari kegiatan distribusi produksi akuntansi dan human resource oleh karena itu dalam penelitian akan mengusulkan suatu system informasi yang mengotomatisasikan semua proses bisnis dari perusahaan ini yang nantinya diharapkan dengan diterapkannya erp di perusahaan ini akan mengotomatisasikan proses bisnis perusahaan sehingga mempercepat proses akses data dengan menggunakan software erp open sources adempiere sistem terintegrasi di dalam perusahaan proses dan pengambilan keputusan dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien dapat di implementasikan rancangan proses bisnis untuk proses pembelian dimulai dengan pembuatan dokumen purchase requisition purchase order payment dan material receipt sedangkan proses bisnis proses penjualan dimulai dengan pembuatan sales order payment dan shipment dan penerapan system erp dengan menggunakan software adempiere tersebut membuat data menjadi lebih terorganisir dan terintegrasi kesemua bagian sehingga memberikan kemudahan dalam proses akses data bisnis pt x
Abstrak (Stopwords Removed): pt x perusahaan memproduksi jamu berskala lokal nasional bangkalan madura dimana semua proses bisnisnya masih dibukukan secara manual disimpan bentuk lembaranlembaran file baik kegiatan distribusi produksi akuntansi human resource penelitian mengusulkan system informasi mengotomatisasikan semua proses bisnis perusahaan nantinya diharapkan diterapkannya erp perusahaan mengotomatisasikan proses bisnis perusahaan mempercepat proses akses data menggunakan software erp open sources adempiere sistem terintegrasi perusahaan proses pengambilan keputusan dapat dilakukan secara lebih efektif efisien dapat implementasikan rancangan proses bisnis proses pembelian dimulai pembuatan dokumen purchase requisition purchase order payment material receipt sedangkan proses bisnis proses penjualan dimulai pembuatan sales order payment shipment penerapan system erp menggunakan software adempiere tersebut membuat data menjadi lebih terorganisir terintegrasi kesemua bagian memberikan kemudahan proses akses data bisnis pt x
Abstrak (Stemmed): pt x usaha produksi jamu skala lokal nasional bangkal madura mana semua proses bisnis masih buku cara manual simpan bentuk lembaranlembaran file baik giat distribusi produksi akuntansi human resource teliti usul system informasi otomatisasi semua proses bisnis usaha nanti harap terap erp usaha otomatisasi proses bisnis usaha cepat proses akses data guna software erp open sources adempiere sistem integrasi usaha proses ambil putus dapat laku cara lebih efektif efisien dapat implementasi rancang proses bisnis proses beli mulai buat dokumen purchase requisition purchase order payment material receipt sedang proses bisnis proses jual mulai buat sales order payment shipment terap system erp guna software adempiere sebut buat data jadi lebih organisir integrasi semua bagi beri mudah proses akses data bisnis pt x
Abstrak (Corrected): pt x sara produksi jam skald local national bangka madura mana sea proves basis mash baku cara manual simian bent lembaranlembaran file back gift distribute produksi akuntansi human resource elite usual system informant otomatisasi sea proves basis sara anti harp trap era sara otomatisasi proves basis sara eat proves asses data gun software era open sources adempiere sister integral sara proves ambit puts apart lake cara leash efektif elision apart implements dancing proves basis proves bell mule but document purchase requisition purchase order payment material receipt sedan proves basis proves dual mule but sales order payment shipment trap system era gun software adempiere debut but data jade leash organism integral sea bag bert judah proves asses data basis pt x
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'proses': 10, 'bisnis': 6, 'usaha': 5, 'semua': 3, 'erp': 3, 'data': 3, 'buat': 3, 'pt': 2, 'x': 2, 'produksi': 2, 'cara': 2, 'system': 2, 'otomatisasi': 2, 'terap': 2, 'akses': 2, 'guna': 2, 'software': 2, 'adempiere': 2, 'integrasi': 2, 'dapat': 2, 'lebih': 2, 'mulai': 2, 'purchase': 2, 'order': 2, 'payment': 2, 'jamu': 1, 'skala': 1, 'lokal': 1, 'nasional': 1, 'bangkal': 1, 'madura': 1, 'mana': 1, 'masih': 1, 'buku': 1, 'manual': 1, 'simpan': 1, 'bentuk': 1, 'lembaranlembaran': 1, 'file': 1, 'baik': 1, 'giat': 1, 'distribusi': 1, 'akuntansi': 1, 'human': 1, 'resource': 1, 'teliti': 1, 'usul': 1, 'informasi': 1, 'nanti': 1, 'harap': 1, 'cepat': 1, 'open': 1, 'sources': 1, 'sistem': 1, 'ambil': 1, 'putus': 1, 'laku': 1, 'efektif': 1, 'efisien': 1, 'implementasi': 1, 'rancang': 1, 'beli': 1, 'dokumen': 1, 'requisition': 1, 'material': 1, 'receipt': 1, 'sedang': 1, 'jual': 1, 'sales': 1, 'shipment': 1, 'sebut': 1, 'jadi': 1, 'organisir': 1, 'bagi': 1, 'beri': 1, 'mudah': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'and': 9, 'of': 9, 'business': 6, 'process': 6, 'in': 5, 'processes': 4, 'company': 3, 'all': 3, 'system': 3, 'be': 3, 'with': 3, 'erp': 3, 'to': 3, 'data': 3, 'pt': 2, 'x': 2, 'an': 2, 'will': 2, 'that': 2, 'implementation': 2, 'so': 2, 'as': 2, 'access': 2, 'using': 2, 'adempiere': 2, 'software': 2, 'integrated': 2, 'can': 2, 'more': 2, 'purchase': 2, 'order': 2, 'payment': 2, 'sales': 2, 'is': 1, 'herbal': 1, 'producing': 1, 'local': 1, 'national': 1, 'scale': 1, 'bangkal': 1, 'madura': 1, 'where': 1, 'current': 1, 'are': 1, 'still': 1, 'recorded': 1, 'manually': 1, 'stored': 1, 'form': 1, 'sheets': 1, 'both': 1, 'file': 1, 'distribution': 1, 'activities': 1, 'production': 1, 'accounting': 1, 'human': 1, 'resources': 1, 'therefore': 1, 'study': 1, 'propose': 1, 'information': 1, 'automates': 1, 'which': 1, 'might': 1, 'expected': 1, 'automate': 1, 'enterprise': 1, 'accelerate': 1, 'by': 1, 'open': 1, 'sources': 1, 'companys': 1, 'decisionmaking': 1, 'done': 1, 'effectively': 1, 'efficiently': 1, 'design': 1, 'implemented': 1, 'for': 1, 'purchasing': 1, 'begins': 1, 'creation': 1, 'documents': 1, 'requisition': 1, 'material': 1, 'receipt': 1, 'while': 1, 'starts': 1, 'making': 1, 'shipment': 1, 'makes': 1, 'organized': 1, 'into': 1, 'parts': 1, 'provide': 1, 'ease': 1})
-------------------------------------------
--- Data #27 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Luluk Setyarini
Judul: Knowledge Management: Perancangan Model Knowledge Sharing di Bappeda Bangkalan
Pembimbing 1: Retno Indriartiningtias, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Ari Basuki, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Knowledge sharing merupakan proses menyebarkan dan membuat pengetahuan yang tersedia untuk berbagai kalangan yang membutuhkan di dalam organisasi. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bangkalan merupakan salah satu organisasi pemerintah. Tugas utama Bappeda Bangkalan adalah mengkoordinasikan pembangunan di Kabupaten Bangkalan. Agar proses koordinasi dapat berjalan dengan baik, maka perlu diciptakan model komunikasi yang baik. Model komunikasi ini dapat kita sebut sebagai model knowledge sharing di Bappeda Bangkalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi knowledge sharing di Bappeda Bangkalan, merancang model knowledge sharing dan merancang media informasi berbasis website untuk dapat memperlancar keberhasilan knowledge sharing di Bappeda Bangkalan. Dalam penelitian ini digunakan 30 responden sebagai sampel yang seluruhnya merupakan jajaran pegawai di Bappeda Bangkalan, mulai dari Kepala Bappeda hingga pada staf Bappeda Bangkalan. Dari hasil penelitian dengan menggunakan pendekatan Partial Least Square (PLS) diperoleh tiga faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap knowledge sharing di Bappeda Bangkalan. Faktor tersebut adalah teknologi, organisasi dan individual factors. Untuk mendukung faktor teknologi, dirancang sebuah website khusus knowledge sharing yang memuat menu chatt dan menu forum.
Kata kunci : Knowledge Sharing, Bappeda Bangkalan, Partial Least Square (PLS).
Abstrak (Clean): abstrak knowledge sharing merupakan proses menyebarkan dan membuat pengetahuan yang tersedia untuk berbagai kalangan yang membutuhkan di dalam organisasi badan perencanaan pembangunan daerah bappeda bangkalan merupakan salah satu organisasi pemerintah tugas utama bappeda bangkalan adalah mengkoordinasikan pembangunan di kabupaten bangkalan agar proses koordinasi dapat berjalan dengan baik maka perlu diciptakan model komunikasi yang baik model komunikasi ini dapat kita sebut sebagai model knowledge sharing di bappeda bangkalan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi knowledge sharing di bappeda bangkalan merancang model knowledge sharing dan merancang media informasi berbasis website untuk dapat memperlancar keberhasilan knowledge sharing di bappeda bangkalan dalam penelitian ini digunakan responden sebagai sampel yang seluruhnya merupakan jajaran pegawai di bappeda bangkalan mulai dari kepala bappeda hingga pada staf bappeda bangkalan dari hasil penelitian dengan menggunakan pendekatan partial least square pls diperoleh tiga faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap knowledge sharing di bappeda bangkalan faktor tersebut adalah teknologi organisasi dan individual factors untuk mendukung faktor teknologi dirancang sebuah website khusus knowledge sharing yang memuat menu chatt dan menu forum kata kunci knowledge sharing bappeda bangkalan partial least square pls
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak knowledge sharing proses menyebarkan membuat pengetahuan tersedia berbagai kalangan membutuhkan organisasi badan perencanaan pembangunan daerah bappeda bangkalan salah satu organisasi pemerintah tugas utama bappeda bangkalan mengkoordinasikan pembangunan kabupaten bangkalan proses koordinasi dapat berjalan baik perlu diciptakan model komunikasi baik model komunikasi dapat kita sebut model knowledge sharing bappeda bangkalan penelitian bertujuan mengetahui faktorfaktor mempengaruhi knowledge sharing bappeda bangkalan merancang model knowledge sharing merancang media informasi berbasis website dapat memperlancar keberhasilan knowledge sharing bappeda bangkalan penelitian digunakan responden sampel seluruhnya jajaran pegawai bappeda bangkalan mulai kepala bappeda hingga staf bappeda bangkalan hasil penelitian menggunakan pendekatan partial least square pls diperoleh tiga faktor berpengaruh secara signifikan knowledge sharing bappeda bangkalan faktor tersebut teknologi organisasi individual factors mendukung faktor teknologi dirancang website khusus knowledge sharing memuat menu chatt menu forum kata kunci knowledge sharing bappeda bangkalan partial least square pls
Abstrak (Stemmed): abstrak knowledge sharing proses sebar buat tahu sedia bagai kalang butuh organisasi badan rencana bangun daerah bappeda bangkal salah satu organisasi perintah tugas utama bappeda bangkal koordinasi bangun kabupaten bangkal proses koordinasi dapat jalan baik perlu cipta model komunikasi baik model komunikasi dapat kita sebut model knowledge sharing bappeda bangkal teliti tuju tahu faktorfaktor pengaruh knowledge sharing bappeda bangkal rancang model knowledge sharing rancang media informasi bas website dapat lancar hasil knowledge sharing bappeda bangkal teliti guna responden sampel seluruh jajar pegawai bappeda bangkal mulai kepala bappeda hingga staf bappeda bangkal hasil teliti guna dekat partial least square pls oleh tiga faktor pengaruh cara signifikan knowledge sharing bappeda bangkal faktor sebut teknologi organisasi individual factors dukung faktor teknologi rancang website khusus knowledge sharing muat menu chatt menu forum kata kunci knowledge sharing bappeda bangkal partial least square pls
Abstrak (Corrected): abstract knowledge sharing proves sear but tau media bahai kalong butch organisms badman recant bangui sarah tapped bangka salad sat organisms perineal tugs mama tapped bangka koordinasi bangui kabupaten bangka proves koordinasi apart alan back peru city model komunikasi back model komunikasi apart kit debut model knowledge sharing tapped bangka elite juju tau faktorfaktor pengaruh knowledge sharing tapped bangka dancing model knowledge sharing dancing media informant was website apart lancer hail knowledge sharing tapped bangka elite gun responded sample seluruh ajar pegawai tapped bangka mule kerala tapped hinges stay tapped bangka hail elite gun dead partial least square plus olen toga factor pengaruh cara significant knowledge sharing tapped bangka factor debut teknologi organisms individual factors during factor teknologi dancing website rhesus knowledge sharing must menu chat menu forum data bunch knowledge sharing tapped bangka partial least square plus
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'bappeda': 10, 'bangkal': 10, 'knowledge': 8, 'sharing': 8, 'model': 4, 'organisasi': 3, 'dapat': 3, 'teliti': 3, 'rancang': 3, 'faktor': 3, 'proses': 2, 'tahu': 2, 'bangun': 2, 'koordinasi': 2, 'baik': 2, 'komunikasi': 2, 'sebut': 2, 'pengaruh': 2, 'website': 2, 'hasil': 2, 'guna': 2, 'partial': 2, 'least': 2, 'square': 2, 'pls': 2, 'teknologi': 2, 'menu': 2, 'abstrak': 1, 'sebar': 1, 'buat': 1, 'sedia': 1, 'bagai': 1, 'kalang': 1, 'butuh': 1, 'badan': 1, 'rencana': 1, 'daerah': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'perintah': 1, 'tugas': 1, 'utama': 1, 'kabupaten': 1, 'jalan': 1, 'perlu': 1, 'cipta': 1, 'kita': 1, 'tuju': 1, 'faktorfaktor': 1, 'media': 1, 'informasi': 1, 'bas': 1, 'lancar': 1, 'responden': 1, 'sampel': 1, 'seluruh': 1, 'jajar': 1, 'pegawai': 1, 'mulai': 1, 'kepala': 1, 'hingga': 1, 'staf': 1, 'dekat': 1, 'oleh': 1, 'tiga': 1, 'cara': 1, 'signifikan': 1, 'individual': 1, 'factors': 1, 'dukung': 1, 'khusus': 1, 'muat': 1, 'chatt': 1, 'forum': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'knowledge': 9, 'sharing': 9, 'of': 9, 'bappeda': 9, 'bangkal': 9, 'to': 8, 'in': 8, 'is': 4, 'a': 4, 'and': 4, 'factors': 4, 'model': 3, 'this': 3, 'study': 3, 'from': 3, 'development': 2, 'order': 2, 'good': 2, 'communication': 2, 'that': 2, 'design': 2, 'partial': 2, 'least': 2, 'square': 2, 'pls': 2, 'abstract': 1, 'process': 1, 'making': 1, 'available': 1, 'many': 1, 'people': 1, 'organization': 1, 'regional': 1, 'planning': 1, 'board': 1, 'one': 1, 'government': 1, 'organizations': 1, 'main': 1, 'task': 1, 'coordinate': 1, 'at': 1, 'regency': 1, 'make': 1, 'coordination': 1, 'it': 1, 'necessary': 1, 'create': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'called': 1, 'aims': 1, 'determine': 1, 'influence': 1, 'models': 1, 'information': 1, 'systems': 1, 'facilitate': 1, 'used': 1, 'samples': 1, 'responden': 1, 'worker': 1, 'head': 1, 'staff': 1, 'results': 1, 'by': 1, 'using': 1, 'three': 1, 'significantly': 1, 'affect': 1, 'these': 1, 'are': 1, 'technological': 1, 'organizational': 1, 'individual': 1, 'support': 1, 'technology': 1, 'factor': 1, 'designed': 1, 'website': 1, 'for': 1, 'include': 1, 'chatt': 1, 'menu': 1, 'forum': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #28 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Musoffan
Judul: Penilaian Komponen Teknologi Untuk Menentukan Posisi Industri Pesaing Batik Tulis Madura
Pembimbing 1: Retno Indriartiningtias, ST., MT
Pembimbing 2: Ari Basuki, ST., MT
Abstrak (Raw): Penelitian ini membahas tentang penilaian komponen teknologi untuk menentukan posisi industri pesaing batik tulis Madura. Di Madura IKM batik tulis yang paling intensif dalam pemasaran, dan juga jumlah pengrajin yang cukup banyak ada di 2 kabupaten yaitu Bangkalan yang berpusat di Tanjung Bumi dan di Pamekasan Berpusat di Banyumas. Persaingan industri batik tulis antar dua sentra tersebut sering kali terjadi akan tetapi secara georafis batik Tanjung Bumi Bangkalan lebih menonjol dari pada batik Banyumas Pamekasan karena terhitung lebih dekat dengan Surabaya. Sehingga untuk mampu berdaya saing dilakukan penelitian dengan cara menilai komponen teknologi (Technoware, Humanware, Infoware dan Orgaware) di 2 sentra IKM batik tulis Madura tersebut dengan menggunkan metode Teknometrik dan pembobotan dengan metode AHP (Analytical Hierarchy Process) serta penyusunan strategi dengan metode SWOT. Dari hasil penelitian diperoleh Nilai TCC IKM batik tulis Madura di Banyumas Pamekasan = 0,4. Sedangkan di Tanjung Bumi Bangkalan = 0,5. maka nilai TCC untuk IKM batik tulis Banyumas Pamekasan dan di Tanjung Bumi Bangkalan berada pada tingkat cukup. Dan tingkat teknologi TCC di IKM batik tulis Madura di Banyumas Pamekasan dan di Tanjung Bumi Bangkalan berada pada tingkat semi moderen, akan tetapi lebih tinggi di Tanjung Bumi Bangkalan. Dan berdasarkan perbandingan THIO komponen teknologi di IKM batik tulis Madura Banyumas Pamekasan lebih lemah dibanding di Tanjung Bumi Bangkalan sehingga disusun beberapa strategi untuk mempebaiki kriteria tersebut.
Abstrak (Clean): penelitian ini membahas tentang penilaian komponen teknologi untuk menentukan posisi industri pesaing batik tulis madura di madura ikm batik tulis yang paling intensif dalam pemasaran dan juga jumlah pengrajin yang cukup banyak ada di kabupaten yaitu bangkalan yang berpusat di tanjung bumi dan di pamekasan berpusat di banyumas persaingan industri batik tulis antar dua sentra tersebut sering kali terjadi akan tetapi secara georafis batik tanjung bumi bangkalan lebih menonjol dari pada batik banyumas pamekasan karena terhitung lebih dekat dengan surabaya sehingga untuk mampu berdaya saing dilakukan penelitian dengan cara menilai komponen teknologi technoware humanware infoware dan orgaware di sentra ikm batik tulis madura tersebut dengan menggunkan metode teknometrik dan pembobotan dengan metode ahp analytical hierarchy process serta penyusunan strategi dengan metode swot dari hasil penelitian diperoleh nilai tcc ikm batik tulis madura di banyumas pamekasan sedangkan di tanjung bumi bangkalan maka nilai tcc untuk ikm batik tulis banyumas pamekasan dan di tanjung bumi bangkalan berada pada tingkat cukup dan tingkat teknologi tcc di ikm batik tulis madura di banyumas pamekasan dan di tanjung bumi bangkalan berada pada tingkat semi moderen akan tetapi lebih tinggi di tanjung bumi bangkalan dan berdasarkan perbandingan thio komponen teknologi di ikm batik tulis madura banyumas pamekasan lebih lemah dibanding di tanjung bumi bangkalan sehingga disusun beberapa strategi untuk mempebaiki kriteria tersebut
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas tentang penilaian komponen teknologi menentukan posisi industri pesaing batik tulis madura madura ikm batik tulis paling intensif pemasaran jumlah pengrajin cukup banyak ada kabupaten bangkalan berpusat tanjung bumi pamekasan berpusat banyumas persaingan industri batik tulis antar dua sentra tersebut sering kali terjadi secara georafis batik tanjung bumi bangkalan lebih menonjol batik banyumas pamekasan terhitung lebih dekat surabaya mampu berdaya saing dilakukan penelitian cara menilai komponen teknologi technoware humanware infoware orgaware sentra ikm batik tulis madura tersebut menggunkan metode teknometrik pembobotan metode ahp analytical hierarchy process penyusunan strategi metode swot hasil penelitian diperoleh nilai tcc ikm batik tulis madura banyumas pamekasan sedangkan tanjung bumi bangkalan nilai tcc ikm batik tulis banyumas pamekasan tanjung bumi bangkalan berada tingkat cukup tingkat teknologi tcc ikm batik tulis madura banyumas pamekasan tanjung bumi bangkalan berada tingkat semi moderen lebih tinggi tanjung bumi bangkalan berdasarkan perbandingan thio komponen teknologi ikm batik tulis madura banyumas pamekasan lebih lemah dibanding tanjung bumi bangkalan disusun beberapa strategi mempebaiki kriteria tersebut
Abstrak (Stemmed): teliti bahas tentang nilai komponen teknologi tentu posisi industri saing batik tulis madura madura ikm batik tulis paling intensif pasar jumlah rajin cukup banyak ada kabupaten bangkal pusat tanjung bumi pamekasan pusat banyumas saing industri batik tulis antar dua sentra sebut sering kali jadi cara georafis batik tanjung bumi bangkal lebih tonjol batik banyumas pamekasan hitung lebih dekat surabaya mampu daya saing laku teliti cara nilai komponen teknologi technoware humanware infoware orgaware sentra ikm batik tulis madura sebut gun metode teknometrik bobot metode ahp analytical hierarchy process susun strategi metode swot hasil teliti oleh nilai tcc ikm batik tulis madura banyumas pamekasan sedang tanjung bumi bangkal nilai tcc ikm batik tulis banyumas pamekasan tanjung bumi bangkal ada tingkat cukup tingkat teknologi tcc ikm batik tulis madura banyumas pamekasan tanjung bumi bangkal ada tingkat semi moderen lebih tinggi tanjung bumi bangkal dasar banding thio komponen teknologi ikm batik tulis madura banyumas pamekasan lebih lemah banding tanjung bumi bangkal susun beberapa strategi baik kriteria sebut
Abstrak (Corrected): elite baas tenting nilgai component teknologi tent polish industry saying batik tulips madura madura i'm batik tulips paling intensify paar mullah rain cutup banyan ada kabupaten bangka pusan tanning bump pamekasan pusan banyumas saying industry batik tulips altar due sentry debut seeing kali jade cara geotaxis batik tanning bump bangka leash tool batik banyumas pamekasan hiding leash dead surabaya camp day saying lake elite cara nilgai component teknologi technoware humanware infare orgaware sentry i'm batik tulips madura debut gun metope teknometrik robot metope ah analytical hierarchy process susan strategy metope swot hail elite olen nilgai tic i'm batik tulips madura banyumas pamekasan sedan tanning bump bangka nilgai tic i'm batik tulips banyumas pamekasan tanning bump bangka ada dingbat cutup dingbat teknologi tic i'm batik tulips madura banyumas pamekasan tanning bump bangka ada dingbat semi modern leash ting tanning bump bangka dakar banding this component teknologi i'm batik tulips madura banyumas pamekasan leash leah banding tanning bump bangka susan beberapa strategy back criteria debut
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'batik': 10, 'tulis': 8, 'bangkal': 7, 'tanjung': 7, 'bumi': 7, 'madura': 6, 'ikm': 6, 'pamekasan': 6, 'banyumas': 6, 'nilai': 4, 'teknologi': 4, 'lebih': 4, 'teliti': 3, 'komponen': 3, 'saing': 3, 'ada': 3, 'sebut': 3, 'metode': 3, 'tcc': 3, 'tingkat': 3, 'industri': 2, 'cukup': 2, 'pusat': 2, 'sentra': 2, 'cara': 2, 'susun': 2, 'strategi': 2, 'banding': 2, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'tentu': 1, 'posisi': 1, 'paling': 1, 'intensif': 1, 'pasar': 1, 'jumlah': 1, 'rajin': 1, 'banyak': 1, 'kabupaten': 1, 'antar': 1, 'dua': 1, 'sering': 1, 'kali': 1, 'jadi': 1, 'georafis': 1, 'tonjol': 1, 'hitung': 1, 'dekat': 1, 'surabaya': 1, 'mampu': 1, 'daya': 1, 'laku': 1, 'technoware': 1, 'humanware': 1, 'infoware': 1, 'orgaware': 1, 'gun': 1, 'teknometrik': 1, 'bobot': 1, 'ahp': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'swot': 1, 'hasil': 1, 'oleh': 1, 'sedang': 1, 'semi': 1, 'moderen': 1, 'tinggi': 1, 'dasar': 1, 'thio': 1, 'lemah': 1, 'beberapa': 1, 'baik': 1, 'kriteria': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'in': 15, 'the': 11, 'batik': 10, 'and': 9, 'of': 8, 'madura': 7, 'bumi': 7, 'is': 7, 'banyumas': 7, 'bangkal': 6, 'tanjung': 6, 'handmade': 6, 'to': 5, 'pamekasan': 5, 'smes': 5, 'technology': 4, 'that': 4, 'by': 4, 'research': 3, 'two': 3, 'are': 3, 'than': 3, 'tcc': 3, 's': 2, 'also': 2, 'competition': 2, 'places': 2, 'therefore': 2, 'doing': 2, 'component': 2, 'method': 2, 'value': 2, 'meanwhile': 2, 'for': 2, 'level': 2, 'this': 1, 'discusses': 1, 'about': 1, 'assessment': 1, 'components': 1, 'determine': 1, 'position': 1, 'industry': 1, 'competitors': 1, 'most': 1, 'intensive': 1, 'marketing': 1, 'amount': 1, 'craftsmen': 1, 'separated': 1, 'regencies': 1, 'they': 1, 'placed': 1, 'centered': 1, 'industrial': 1, 'between': 1, 'above': 1, 'often': 1, 'happened': 1, 'but': 1, 'more': 1, 'dominant': 1, 'because': 1, 'close': 1, 'surabaya': 1, 'geographically': 1, 'know': 1, 'capability': 1, 'a': 1, 'evaluated': 1, 'technoware': 1, 'humanware': 1, 'infoware': 1, 'orgaware': 1, 'centers': 1, 'small': 1, 'medium': 1, 'enterprises': 1, 'using': 1, 'technometric': 1, 'integrity': 1, 'ahp': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'strategy': 1, 'arrangement': 1, 'swot': 1, 'from': 1, 'resulting': 1, 'enough': 1, 'semi': 1, 'modern': 1, 'however': 1, 'higher': 1, 'tnjung': 1, 'rather': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'comparison': 1, 'thio': 1, 'lower': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'needs': 1, 'arrange': 1, 'some': 1, 'strategies': 1, 'repair': 1, 'criteria': 1})
-------------------------------------------
--- Data #29 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Firraudusy Aini
Judul: Implementasi Association Rule Trehadap Layout Produk
Pembimbing 1: Ari Basuki, ST., MT.
Pembimbing 2: Heri Awalul Ilhamsah, ST., MT.
Abstrak (Raw): Penelitian ini membahas tentang pemanfaatan aturan asosiasi di data mining untuk mengetahui pola hubungan antar produk pada transaksi yang dilakukan oleh konsumen. Penelitian ini dilakukan di PT. XYZ yang merupakan ritel swalayan di Kota Bangkalan. Sebanyak 300 data transaksi dijadikan data rujukan dengan variansi produk sebanyak 900 unit. Data transaksi tersebut diolah menggunakan metode Multilevel Association Rule, tahap pertama metode ini adalah identifikasi asosiasi kategori produk. Tahap kedua yaitu identifikasi asosiasi subkategori produk, dan tahap terakhir adalah identifikasi asosiasi produk. Aturan asosiasi dihasilkan dengan menggunakan algoritma apriori, algoritma ini berfungsi untuk menemukan frequent itemset dari data-data transaksi. Hasil penelitian mengkonfirmasikan diperoleh 10 asosiasi kategori, 19 asosiasi subkategori, dan 8 asosiasi produk. Implementasi hasil asosiasi tersebut diwujudkan dalam bentuk pengaturan layout yang didasarkan nilai lift. Nilai lift > 1 maka pengalokasian produk harus di dekatkan.
Kata kunci : Data Mining, Multilevel Association Rule, Algoritma Apriori, dan Layout.
Abstrak (Clean): penelitian ini membahas tentang pemanfaatan aturan asosiasi di data mining untuk mengetahui pola hubungan antar produk pada transaksi yang dilakukan oleh konsumen penelitian ini dilakukan di pt xyz yang merupakan ritel swalayan di kota bangkalan sebanyak data transaksi dijadikan data rujukan dengan variansi produk sebanyak unit data transaksi tersebut diolah menggunakan metode multilevel association rule tahap pertama metode ini adalah identifikasi asosiasi kategori produk tahap kedua yaitu identifikasi asosiasi subkategori produk dan tahap terakhir adalah identifikasi asosiasi produk aturan asosiasi dihasilkan dengan menggunakan algoritma apriori algoritma ini berfungsi untuk menemukan frequent itemset dari datadata transaksi hasil penelitian mengkonfirmasikan diperoleh asosiasi kategori asosiasi subkategori dan asosiasi produk implementasi hasil asosiasi tersebut diwujudkan dalam bentuk pengaturan layout yang didasarkan nilai lift nilai lift maka pengalokasian produk harus di dekatkan kata kunci data mining multilevel association rule algoritma apriori dan layout
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas tentang pemanfaatan aturan asosiasi data mining mengetahui pola hubungan antar produk transaksi dilakukan konsumen penelitian dilakukan pt xyz ritel swalayan kota bangkalan sebanyak data transaksi dijadikan data rujukan variansi produk sebanyak unit data transaksi tersebut diolah menggunakan metode multilevel association rule tahap pertama metode identifikasi asosiasi kategori produk tahap kedua identifikasi asosiasi subkategori produk tahap terakhir identifikasi asosiasi produk aturan asosiasi dihasilkan menggunakan algoritma apriori algoritma berfungsi menemukan frequent itemset datadata transaksi hasil penelitian mengkonfirmasikan diperoleh asosiasi kategori asosiasi subkategori asosiasi produk implementasi hasil asosiasi tersebut diwujudkan bentuk pengaturan layout didasarkan nilai lift nilai lift pengalokasian produk harus dekatkan kata kunci data mining multilevel association rule algoritma apriori layout
Abstrak (Stemmed): teliti bahas tentang manfaat atur asosiasi data mining tahu pola hubung antar produk transaksi laku konsumen teliti laku pt xyz ritel swalayan kota bangkal banyak data transaksi jadi data rujuk variansi produk banyak unit data transaksi sebut olah guna metode multilevel association rule tahap pertama metode identifikasi asosiasi kategori produk tahap dua identifikasi asosiasi subkategori produk tahap akhir identifikasi asosiasi produk atur asosiasi hasil guna algoritma apriori algoritma fungsi temu frequent itemset datadata transaksi hasil teliti konfirmasi oleh asosiasi kategori asosiasi subkategori asosiasi produk implementasi hasil asosiasi sebut wujud bentuk atur layout dasar nilai lift nilai lift alokasi produk harus dekat kata kunci data mining multilevel association rule algoritma apriori layout
Abstrak (Corrected): elite baas tenting manat amur assisi data mining tau pola hung altar proud transaksi lake consumed elite lake pt byz rite malayan koto bangka banyan data transaksi jade data juju variance proud banyan unit data transaksi debut blah gun metope multilevel association rule that pertain metope identifikasi assisi category proud that due identifikasi assisi subcategory proud that air identifikasi assisi proud amur assisi hail gun algorithm prior algorithm fungi temp frequent items datadata transaksi hail elite konfirmasi olen assisi category assisi subcategory assisi proud implements hail assisi debut juju bent amur layout dakar nilgai lift nilgai lift alkali proud harms dead data bunch data mining multilevel association rule algorithm prior layout
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'asosiasi': 9, 'produk': 7, 'data': 5, 'transaksi': 4, 'teliti': 3, 'atur': 3, 'tahap': 3, 'identifikasi': 3, 'hasil': 3, 'algoritma': 3, 'mining': 2, 'laku': 2, 'banyak': 2, 'sebut': 2, 'guna': 2, 'metode': 2, 'multilevel': 2, 'association': 2, 'rule': 2, 'kategori': 2, 'subkategori': 2, 'apriori': 2, 'layout': 2, 'nilai': 2, 'lift': 2, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'manfaat': 1, 'tahu': 1, 'pola': 1, 'hubung': 1, 'antar': 1, 'konsumen': 1, 'pt': 1, 'xyz': 1, 'ritel': 1, 'swalayan': 1, 'kota': 1, 'bangkal': 1, 'jadi': 1, 'rujuk': 1, 'variansi': 1, 'unit': 1, 'olah': 1, 'pertama': 1, 'dua': 1, 'akhir': 1, 'fungsi': 1, 'temu': 1, 'frequent': 1, 'itemset': 1, 'datadata': 1, 'konfirmasi': 1, 'oleh': 1, 'implementasi': 1, 'wujud': 1, 'bentuk': 1, 'dasar': 1, 'alokasi': 1, 'harus': 1, 'dekat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'of': 13, 'association': 7, 'data': 6, 'is': 6, 'this': 5, 'in': 4, 'a': 3, 'transaction': 3, 'as': 3, 'product': 3, 'rule': 3, 'phase': 3, 'identification': 3, 'and': 3, 'associations': 3, 'study': 2, 'mining': 2, 'to': 2, 'products': 2, 'by': 2, 'used': 2, 'using': 2, 'method': 2, 'multilevel': 2, 'categories': 2, 'algorithm': 2, 'results': 2, 'layout': 2, 'discusses': 1, 'use': 1, 'rules': 1, 'determine': 1, 'pattern': 1, 'relationships': 1, 'between': 1, 'on': 1, 'transactions': 1, 'made': 1, 'consumers': 1, 'research': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'at': 1, 'pt': 1, 'xyz': 1, 'which': 1, 'retail': 1, 'supermarket': 1, 'bangkal': 1, 'total': 1, 'reference': 1, 'with': 1, 'many': 1, 'units': 1, 'variance': 1, 'processed': 1, 'first': 1, 'second': 1, 'subcategory': 1, 'last': 1, 'item': 1, 'generated': 1, 'priori': 1, 'find': 1, 'frequent': 1, 'itemset': 1, 'confirm': 1, 'acquired': 1, 'subcategories': 1, 'associated': 1, 'implementation': 1, 'manifested': 1, 'form': 1, 'valuebased': 1, 'settings': 1, 'elevator': 1, 'if': 1, 'lift': 1, 'values': 1, 'must': 1, 'be': 1, 'close': 1, 'proximity': 1, 'allocation': 1, 'keywords': 1, 'algoritma': 1, 'apriori': 1})
-------------------------------------------
--- Data #30 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: DWIKY ABDULLOH
Judul: OPTIMASI QUANTITY JUAL PRODUK BERAS DAN QUANTIY BELI GABAH PADA UD.SARI INDAH DENGAN METODE LINIER PROGRAMMING
(STUDI KASUS: UD.SARI INDAH, KEC. BENJENG - KAB. GRESIK)
Pembimbing 1: Samsul Amar, S.T., M.Sc.
Pembimbing 2: Mohamad Imron Mustajib, ST., MT.
Abstrak (Raw): Beras merupakan salah satu jenis makanan pokok yang dikonsumsi mayoritas masyarakat Indonesia. Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Urusan Logistik (BULOG) regional Jawa Timur terlihat harga beras yang fluktuatif. Penelitian ini dilakukan pada UD.Sari Indah sebuah bidang usaha penggilingan padi. Salah satu kondisi beras yang sangat berpengaruh pada profit pengusaha beras adalah harga beras yang fluktuatif. Dengan mengunakan metode Linier Programming dapat digunakan untuk mengoptimalkan profit yang akan dicapai oleh pengusaha beras apabila mereka malakukan keputusan jual atau beli secara benar. Dilakukan peramalan harga gabah dan beras untuk memprediksi harga selama 12 bulan dari April 2013 – Maret 2014. Metode peramalan yang digunakan adalah metode holt winters dan metode Autoregresif Integrated Moving Average (ARIMA). Setelah proses peramalan harga gabah dan harga beras dengan kedua metode tersebut, kemudian dengan perbandingan ukuran akurasi peramalan MSE terkecil sehingga diperoleh hasil peramalan metode hold winters sebagai metode terbaik yang terpilih. Diperoleh hasil Linier Programming dengan menggunakan software excel solver keputusan yang didapat adalah bulan kesatu (April 2013) menyimpan gabah untuk dijual pada bulan ketiga (Juni 2013) sebanyak 7487 Kg gabah. Untuk bulan kedua (Mei 2013) diperoleh solusi untuk tidak menjual tetapi menyimpan gabah untuk dijual pada bulan ketiga (Juni 2013) sebanyak 192512,71 Kg gabah. Pada bulan kedelapan (November 2013) diperoleh solusi untuk tidak menjual tetapi menyimpan untuk dijual pada bulan kesembilan (Desember 2013) sebanyak 173899,53 Kg gabah. Dari perhitungan dengan excel solver diperoleh nilai total profit dalam satu tahun sebesar Rp. 3.246.986.867,00.
Kata kunci : fluktuatif, beras, linier programming, time series, excel solver,analisis sensitivitas
Abstrak (Clean): beras merupakan salah satu jenis makanan pokok yang dikonsumsi mayoritas masyarakat indonesia berdasarkan data yang diperoleh dari badan pusat statistik bps dan badan urusan logistik bulog regional jawa timur terlihat harga beras yang fluktuatif penelitian ini dilakukan pada udsari indah sebuah bidang usaha penggilingan padi salah satu kondisi beras yang sangat berpengaruh pada profit pengusaha beras adalah harga beras yang fluktuatif dengan mengunakan metode linier programming dapat digunakan untuk mengoptimalkan profit yang akan dicapai oleh pengusaha beras apabila mereka malakukan keputusan jual atau beli secara benar dilakukan peramalan harga gabah dan beras untuk memprediksi harga selama bulan dari april – maret metode peramalan yang digunakan adalah metode holt winters dan metode autoregresif integrated moving average arima setelah proses peramalan harga gabah dan harga beras dengan kedua metode tersebut kemudian dengan perbandingan ukuran akurasi peramalan mse terkecil sehingga diperoleh hasil peramalan metode hold winters sebagai metode terbaik yang terpilih diperoleh hasil linier programming dengan menggunakan software excel solver keputusan yang didapat adalah bulan kesatu april menyimpan gabah untuk dijual pada bulan ketiga juni sebanyak kg gabah untuk bulan kedua mei diperoleh solusi untuk tidak menjual tetapi menyimpan gabah untuk dijual pada bulan ketiga juni sebanyak kg gabah pada bulan kedelapan november diperoleh solusi untuk tidak menjual tetapi menyimpan untuk dijual pada bulan kesembilan desember sebanyak kg gabah dari perhitungan dengan excel solver diperoleh nilai total profit dalam satu tahun sebesar rp kata kunci fluktuatif beras linier programming time series excel solveranalisis sensitivitas
Abstrak (Stopwords Removed): beras salah satu jenis makanan pokok dikonsumsi mayoritas masyarakat indonesia berdasarkan data diperoleh badan pusat statistik bps badan urusan logistik bulog regional jawa timur terlihat harga beras fluktuatif penelitian dilakukan udsari indah bidang usaha penggilingan padi salah satu kondisi beras sangat berpengaruh profit pengusaha beras harga beras fluktuatif mengunakan metode linier programming dapat digunakan mengoptimalkan profit dicapai pengusaha beras apabila mereka malakukan keputusan jual beli secara benar dilakukan peramalan harga gabah beras memprediksi harga selama bulan april – maret metode peramalan digunakan metode holt winters metode autoregresif integrated moving average arima proses peramalan harga gabah harga beras kedua metode tersebut perbandingan ukuran akurasi peramalan mse terkecil diperoleh hasil peramalan metode hold winters metode terbaik terpilih diperoleh hasil linier programming menggunakan software excel solver keputusan didapat bulan kesatu april menyimpan gabah dijual bulan ketiga juni sebanyak kg gabah bulan kedua mei diperoleh solusi menjual menyimpan gabah dijual bulan ketiga juni sebanyak kg gabah bulan kedelapan november diperoleh solusi menjual menyimpan dijual bulan kesembilan desember sebanyak kg gabah perhitungan excel solver diperoleh nilai total profit satu tahun sebesar rp kata kunci fluktuatif beras linier programming time series excel solveranalisis sensitivitas
Abstrak (Stemmed): beras salah satu jenis makan pokok konsumsi mayoritas masyarakat indonesia dasar data oleh badan pusat statistik bps badan urus logistik bulog regional jawa timur lihat harga beras fluktuatif teliti laku udsari indah bidang usaha giling padi salah satu kondisi beras sangat pengaruh profit usaha beras harga beras fluktuatif mengunakan metode linier programming dapat guna optimal profit capai usaha beras apabila mereka malakukan putus jual beli cara benar laku amal harga gabah beras prediksi harga lama bulan april maret metode amal guna metode holt winters metode autoregresif integrated moving average arima proses amal harga gabah harga beras dua metode sebut banding ukur akurasi amal mse kecil oleh hasil amal metode hold winters metode baik pilih oleh hasil linier programming guna software excel solver putus dapat bulan satu april simpan gabah jual bulan tiga juni banyak kg gabah bulan dua mei oleh solusi jual simpan gabah jual bulan tiga juni banyak kg gabah bulan delap november oleh solusi jual simpan jual bulan sembilan desember banyak kg gabah hitung excel solver oleh nilai total profit satu tahun besar rp kata kunci fluktuatif beras linier programming time series excel solveranalisis sensitivitas
Abstrak (Corrected): bears salad sat penis mayan look konsumsi mayoritas masyarakat indonesia dakar data olen badman pusan statistic bus badman urus logistic blog regional jaw timur that hard bears fluktuatif elite lake sari kinda biding sara giving paid salad sat kondisi bears sang pengaruh profit sara bears hard bears fluktuatif mengunakan metope linger programming apart gun optimal profit capri sara bears arabia merely malakukan puts dual bell cara bear lake anal hard gabar bears prediksi hard lama buran april market metope anal gun metope holt winters metope autoregresif integrated moving average aroma proves anal hard gabar hard bears due metope debut banding ukr auras anal me cecil olen hail anal metope hold winters metope back pilch olen hail linger programming gun software excel solver puts apart buran sat april simian gabar dual buran toga junk banyan keg gabar buran due me olen solus dual simian gabar dual buran toga junk banyan keg gabar buran delay november olen solus dual simian dual buran serbian december banyan keg gabar hiding excel solver olen nilgai total profit sat thun bear up data bunch fluktuatif bears linger programming time series excel solveranalisis sensitivity
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'beras': 9, 'metode': 7, 'gabah': 7, 'bulan': 7, 'oleh': 6, 'harga': 6, 'jual': 6, 'amal': 5, 'satu': 4, 'fluktuatif': 3, 'usaha': 3, 'profit': 3, 'linier': 3, 'programming': 3, 'guna': 3, 'excel': 3, 'simpan': 3, 'banyak': 3, 'kg': 3, 'salah': 2, 'badan': 2, 'laku': 2, 'dapat': 2, 'putus': 2, 'april': 2, 'winters': 2, 'dua': 2, 'hasil': 2, 'solver': 2, 'tiga': 2, 'juni': 2, 'solusi': 2, 'jenis': 1, 'makan': 1, 'pokok': 1, 'konsumsi': 1, 'mayoritas': 1, 'masyarakat': 1, 'indonesia': 1, 'dasar': 1, 'data': 1, 'pusat': 1, 'statistik': 1, 'bps': 1, 'urus': 1, 'logistik': 1, 'bulog': 1, 'regional': 1, 'jawa': 1, 'timur': 1, 'lihat': 1, 'teliti': 1, 'udsari': 1, 'indah': 1, 'bidang': 1, 'giling': 1, 'padi': 1, 'kondisi': 1, 'sangat': 1, 'pengaruh': 1, 'mengunakan': 1, 'optimal': 1, 'capai': 1, 'apabila': 1, 'mereka': 1, 'malakukan': 1, 'beli': 1, 'cara': 1, 'benar': 1, 'prediksi': 1, 'lama': 1, 'maret': 1, 'holt': 1, 'autoregresif': 1, 'integrated': 1, 'moving': 1, 'average': 1, 'arima': 1, 'proses': 1, 'sebut': 1, 'banding': 1, 'ukur': 1, 'akurasi': 1, 'mse': 1, 'kecil': 1, 'hold': 1, 'baik': 1, 'pilih': 1, 'software': 1, 'mei': 1, 'delap': 1, 'november': 1, 'sembilan': 1, 'desember': 1, 'hitung': 1, 'nilai': 1, 'total': 1, 'tahun': 1, 'besar': 1, 'rp': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'time': 1, 'series': 1, 'solveranalisis': 1, 'sensitivitas': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'rice': 12, 'is': 9, 'of': 8, 'in': 8, 'as': 6, 'that': 5, 'to': 5, 'method': 5, 'forecasting': 5, 'month': 5, 'and': 4, 'unhulled': 4, 'sell': 4, 'by': 3, 'prices': 3, 'a': 3, 'profit': 3, 'save': 3, 'kg': 3, 'one': 2, 'from': 2, 'center': 2, 'fluctuate': 2, 'using': 2, 'programming': 2, 'price': 2, 'grain': 2, 'april': 2, 'winters': 2, 'methods': 2, 'excel': 2, 'solver': 2, 'third': 2, 'solution': 2, 'not': 2, 'but': 2, 'premier': 1, 'food': 1, 'consumed': 1, 'most': 1, 'indonesian': 1, 'societies': 1, 'data': 1, 'statistic': 1, 'bps': 1, 'logistics': 1, 'bulog': 1, 'east': 1, 'java': 1, 'shows': 1, 'fluctuation': 1, 'at': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'done': 1, 'ud': 1, 'sari': 1, 'indah': 1, 'milling': 1, 'company': 1, 'conditions': 1, 'effect': 1, 'entrepreneur': 1, 'linier': 1, 'can': 1, 'optimize': 1, 'reached': 1, 'entrepreneurs': 1, 'if': 1, 'they': 1, 'make': 1, 'selling': 1, 'or': 1, 'buying': 1, 'decision': 1, 'well': 1, 'performed': 1, 'predict': 1, 'over': 1, 'months': 1, 'march': 1, 'used': 1, 'holt': 1, 'autoregressive': 1, 'integrated': 1, 'moving': 1, 'average': 1, 'arima': 1, 'after': 1, 'process': 1, 'both': 1, 'then': 1, 'ratio': 1, 'size': 1, 'smallest': 1, 'mse': 1, 'accuracy': 1, 'so': 1, 'obtained': 1, 'results': 1, 'hold': 1, 'selected': 1, 'best': 1, 'problem': 1, 'sould': 1, 'result': 1, 'first': 1, 'juni': 1, 'ricein': 1, 'second': 1, 'mei': 1, 'resulted': 1, 'minth': 1, 'jni': 1, 'eight': 1, 'november': 1, 'should': 1, 'ninth': 1, 'december': 1, 'yields': 1, 'total': 1, 'year': 1, 'rp': 1, 'key': 1, 'words': 1, 'linear': 1, 'time': 1, 'series': 1, 'sensitivity': 1, 'analysis': 1})
-------------------------------------------
--- Data #31 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Elok Agus Trisusanti
Judul: ANALISIS KELAYAKAN USAHA MINUMAN HERBAL CELUP (HERBALUP) LAB. MANUFACTUR
Pembimbing 1: Mu'alim ST.MT
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko ST.MT
Abstrak (Raw): Kelayakan dapat diartikan sebagai penelitian tentang akan didirikan atau perluasan suatu proyek guna mengetahui apakah layak atau tidaknya proses tersebut dilaksanakan dan menguntungkan dipandang dari aspek pasar, aspek teknis dan aspek finansial. Penentuan layak tidaknya suatu usaha harus dilihat dari penilaian berbagai aspek dimana setiap aspek harus memiliki suatu standar tertentu. Kelayakan usaha yang dilakukan adalah untuk produk lamtoro yang bagus untuk mengobati insomnia, abses paru dan kencing manis, alang - alang untuk peluruhan kencing (deuretik) dan panas dalam, meniran untuk mencegah inveksi virus dan bakteri serta mendorong sistem kekebalan tubuh, katepan untuk menghilangkan toxin, kedelai untuk mencegah resiko kangker payudara.
Aspek pasar dan pemasaran penjualan sekitar 10%. Bentuk seperti teh celup dengan berat 2,5 gram. 1 kemasan berisi 12 buah dengan rata-rata harga Rp 12.000 an. Aspek teknis berisi kapasitas produksi 10 kg per hari . Aspek finansialuntuk biaya investasi sekitar 51 juta dimana pembiayaan sendiri. Nilai criteria kelayakan NPV yaitu Rp 101.246.769 kemudian IRR 17% lebih besar dari suku bunga 7 % dan PP 3.4 tahun dengan umur proyek 5 tahun. Analisis sensitivitas memberikan gambaran sejauh mana suatu keputusan cukup kuat atau tidak berhadapan dengan perubahan faktor atau parameter yang mempengaruhi. Perubahan bahan baku kantung celup yaitu sebesar 10% per tahun nilai NPV yaitu Rp 42.779.936.- , IRR sebesar 8%, kemudian PP adalah 3.7 tahun. Perubahan nilai suku bunga yaitu sebesar 10%. Bisa dilihat nilai NPV yaitu Rp 78.804.858.- , IRR sebesar 14%, PP adalah 3.4 tahun. Penurunan nilai harga pokok penjualan sebesar 5% nilai NPV yaitu Rp 60.492. 130.- , IRR mempunyai nilai 11%, PP 3.7 tahun.. Aspek Farmakologi ini kita akan mengetahui kandungan kimiawi dari lamtoro yaitu mimosin, leukanin. Dengan adanya aspek farmakologi kita mendapatkan gambaran mengenai habitat bahan, karakteristik dan kegunaan tanaman-tanaman obat yang bisa kita manfaatkan dengan tata cara pengolahan yang benar. Berdasarkan evaluasi criteria kelayakan tersebut maka analisa kelayakan usaha herbalup layak untuk direalisasikan.
Abstrak (Clean): kelayakan dapat diartikan sebagai penelitian tentang akan didirikan atau perluasan suatu proyek guna mengetahui apakah layak atau tidaknya proses tersebut dilaksanakan dan menguntungkan dipandang dari aspek pasar aspek teknis dan aspek finansial penentuan layak tidaknya suatu usaha harus dilihat dari penilaian berbagai aspek dimana setiap aspek harus memiliki suatu standar tertentu kelayakan usaha yang dilakukan adalah untuk produk lamtoro yang bagus untuk mengobati insomnia abses paru dan kencing manis alang alang untuk peluruhan kencing deuretik dan panas dalam meniran untuk mencegah inveksi virus dan bakteri serta mendorong sistem kekebalan tubuh katepan untuk menghilangkan toxin kedelai untuk mencegah resiko kangker payudara aspek pasar dan pemasaran penjualan sekitar bentuk seperti teh celup dengan berat gram kemasan berisi buah dengan ratarata harga rp an aspek teknis berisi kapasitas produksi kg per hari aspek finansialuntuk biaya investasi sekitar juta dimana pembiayaan sendiri nilai criteria kelayakan npv yaitu rp kemudian irr lebih besar dari suku bunga dan pp tahun dengan umur proyek tahun analisis sensitivitas memberikan gambaran sejauh mana suatu keputusan cukup kuat atau tidak berhadapan dengan perubahan faktor atau parameter yang mempengaruhi perubahan bahan baku kantung celup yaitu sebesar per tahun nilai npv yaitu rp irr sebesar kemudian pp adalah tahun perubahan nilai suku bunga yaitu sebesar bisa dilihat nilai npv yaitu rp irr sebesar pp adalah tahun penurunan nilai harga pokok penjualan sebesar nilai npv yaitu rp irr mempunyai nilai pp tahun aspek farmakologi ini kita akan mengetahui kandungan kimiawi dari lamtoro yaitu mimosin leukanin dengan adanya aspek farmakologi kita mendapatkan gambaran mengenai habitat bahan karakteristik dan kegunaan tanamantanaman obat yang bisa kita manfaatkan dengan tata cara pengolahan yang benar berdasarkan evaluasi criteria kelayakan tersebut maka analisa kelayakan usaha herbalup layak untuk direalisasikan
Abstrak (Stopwords Removed): kelayakan dapat diartikan penelitian tentang didirikan perluasan proyek mengetahui apakah layak tidaknya proses tersebut dilaksanakan menguntungkan dipandang aspek pasar aspek teknis aspek finansial penentuan layak tidaknya usaha harus dilihat penilaian berbagai aspek dimana setiap aspek harus memiliki standar tertentu kelayakan usaha dilakukan produk lamtoro bagus mengobati insomnia abses paru kencing manis alang alang peluruhan kencing deuretik panas meniran mencegah inveksi virus bakteri mendorong sistem kekebalan tubuh katepan menghilangkan toxin kedelai mencegah resiko kangker payudara aspek pasar pemasaran penjualan sekitar bentuk teh celup berat gram kemasan berisi buah ratarata harga rp an aspek teknis berisi kapasitas produksi kg per hari aspek finansialuntuk biaya investasi sekitar juta dimana pembiayaan sendiri nilai criteria kelayakan npv rp irr lebih besar suku bunga pp tahun umur proyek tahun analisis sensitivitas memberikan gambaran sejauh mana keputusan cukup kuat berhadapan perubahan faktor parameter mempengaruhi perubahan bahan baku kantung celup sebesar per tahun nilai npv rp irr sebesar pp tahun perubahan nilai suku bunga sebesar dilihat nilai npv rp irr sebesar pp tahun penurunan nilai harga pokok penjualan sebesar nilai npv rp irr mempunyai nilai pp tahun aspek farmakologi kita mengetahui kandungan kimiawi lamtoro mimosin leukanin adanya aspek farmakologi kita mendapatkan gambaran mengenai habitat bahan karakteristik kegunaan tanamantanaman obat kita manfaatkan tata cara pengolahan benar berdasarkan evaluasi criteria kelayakan tersebut analisa kelayakan usaha herbalup layak direalisasikan
Abstrak (Stemmed): layak dapat arti teliti tentang diri luas proyek tahu apakah layak tidak proses sebut laksana untung pandang aspek pasar aspek teknis aspek finansial tentu layak tidak usaha harus lihat nilai bagai aspek mana tiap aspek harus milik standar tentu layak usaha laku produk lamtoro bagus obat insomnia abses paru kencing manis alang alang peluruh kencing deuretik panas meniran cegah inveksi virus bakteri dorong sistem kebal tubuh katepan hilang toxin kedelai cegah resiko kangker payudara aspek pasar pasar jual sekitar bentuk teh celup berat gram kemas isi buah ratarata harga rp an aspek teknis isi kapasitas produksi kg per hari aspek finansialuntuk biaya investasi sekitar juta mana biaya sendiri nilai criteria layak npv rp irr lebih besar suku bunga pp tahun umur proyek tahun analisis sensitivitas beri gambar jauh mana putus cukup kuat hadap ubah faktor parameter pengaruh ubah bahan baku kantung celup besar per tahun nilai npv rp irr besar pp tahun ubah nilai suku bunga besar lihat nilai npv rp irr besar pp tahun turun nilai harga pokok jual besar nilai npv rp irr punya nilai pp tahun aspek farmakologi kita tahu kandung kimiawi lamtoro mimosin leukanin ada aspek farmakologi kita dapat gambar kena habitat bahan karakteristik guna tanamantanaman obat kita manfaat tata cara olah benar dasar evaluasi criteria layak sebut analisa layak usaha herbalup layak realisasi
Abstrak (Corrected): kayak apart art elite tenting dirt lucas prove tau halakah kayak tidal proves debut lasagna unsung padang aspen paar aspen tennis aspen financial tent kayak tidal sara harms that nilgai bahai aspen mana tip aspen harms milk standard tent kayak sara lake proud lamtoro bags boat insomnia asses part fencing man's along along pelorus fencing diuretic pants mexican yeah invest virus battery doing sister kebab tube cateran hang toxin kedelai yeah resist danger payudara aspen paar paar dual seminar bent the help beat gram bemas is bush ratarata hard up an aspen tennis is kapasitas produksi keg per hard aspen finansialuntuk bay invests seminar jut mana bay sending nilgai criteria kayak nev up err leash bear sulu bung up thun amur prove thun analysis sensitivity bert sambar each mana puts cutup kurt hadar bah factor parameter pengaruh bah bahai baku antung help bear per thun nilgai nev up err bear up thun bah nilgai sulu bung bear that nilgai nev up err bear up thun turn nilgai hard look dual bear nilgai nev up err puny nilgai up thun aspen farmakologi kit tau bandung kimiawi lamtoro mimosa leukanin ada aspen farmakologi kit apart sambar ken habitat bahai karakteristik gun tanamantanaman boat kit manat data cara blah bear dakar evaluate criteria kayak debut analyst kayak sara herbal kayak realists
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'aspek': 10, 'layak': 8, 'nilai': 8, 'besar': 6, 'tahun': 6, 'rp': 5, 'npv': 4, 'irr': 4, 'pp': 4, 'pasar': 3, 'usaha': 3, 'mana': 3, 'ubah': 3, 'kita': 3, 'dapat': 2, 'proyek': 2, 'tahu': 2, 'tidak': 2, 'sebut': 2, 'teknis': 2, 'tentu': 2, 'harus': 2, 'lihat': 2, 'lamtoro': 2, 'obat': 2, 'kencing': 2, 'alang': 2, 'cegah': 2, 'jual': 2, 'sekitar': 2, 'celup': 2, 'isi': 2, 'harga': 2, 'per': 2, 'biaya': 2, 'criteria': 2, 'suku': 2, 'bunga': 2, 'gambar': 2, 'bahan': 2, 'farmakologi': 2, 'arti': 1, 'teliti': 1, 'tentang': 1, 'diri': 1, 'luas': 1, 'apakah': 1, 'proses': 1, 'laksana': 1, 'untung': 1, 'pandang': 1, 'finansial': 1, 'bagai': 1, 'tiap': 1, 'milik': 1, 'standar': 1, 'laku': 1, 'produk': 1, 'bagus': 1, 'insomnia': 1, 'abses': 1, 'paru': 1, 'manis': 1, 'peluruh': 1, 'deuretik': 1, 'panas': 1, 'meniran': 1, 'inveksi': 1, 'virus': 1, 'bakteri': 1, 'dorong': 1, 'sistem': 1, 'kebal': 1, 'tubuh': 1, 'katepan': 1, 'hilang': 1, 'toxin': 1, 'kedelai': 1, 'resiko': 1, 'kangker': 1, 'payudara': 1, 'bentuk': 1, 'teh': 1, 'berat': 1, 'gram': 1, 'kemas': 1, 'buah': 1, 'ratarata': 1, 'an': 1, 'kapasitas': 1, 'produksi': 1, 'kg': 1, 'hari': 1, 'finansialuntuk': 1, 'investasi': 1, 'juta': 1, 'sendiri': 1, 'lebih': 1, 'umur': 1, 'analisis': 1, 'sensitivitas': 1, 'beri': 1, 'jauh': 1, 'putus': 1, 'cukup': 1, 'kuat': 1, 'hadap': 1, 'faktor': 1, 'parameter': 1, 'pengaruh': 1, 'baku': 1, 'kantung': 1, 'turun': 1, 'pokok': 1, 'punya': 1, 'kandung': 1, 'kimiawi': 1, 'mimosin': 1, 'leukanin': 1, 'ada': 1, 'kena': 1, 'habitat': 1, 'karakteristik': 1, 'guna': 1, 'tanamantanaman': 1, 'manfaat': 1, 'tata': 1, 'cara': 1, 'olah': 1, 'benar': 1, 'dasar': 1, 'evaluasi': 1, 'analisa': 1, 'herbalup': 1, 'realisasi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'as': 13, 'is': 13, 'to': 10, 'and': 9, 'aspect': 9, 'of': 9, 'which': 8, 'rate': 6, 'rp': 5, 'internal': 5, 'big': 5, 'feasibility': 4, 'that': 4, 'point': 4, 'return': 4, 'pp': 4, 'years': 4, 'be': 3, 'from': 3, 'with': 3, 'this': 3, 'npvs': 3, 'the': 3, 'about': 2, 'will': 2, 'or': 2, 'a': 2, 'project': 2, 'know': 2, 'it': 2, 'seen': 2, 'market': 2, 'technical': 2, 'an': 2, 'have': 2, 'where': 2, 'lamtoro': 2, 'prevent': 2, 'industry': 2, 'then': 2, 'analysis': 2, 'changing': 2, 'material': 2, 'can': 2, 'pharmacology': 2, 'we': 2, 'abstract': 1, 'used': 1, 'mean': 1, 'observational': 1, 'instituted': 1, 'extension': 1, 'utilisedding': 1, 'if': 1, 'reasonably': 1, 'not': 1, 'processes': 1, 'was': 1, 'performed': 1, 'advantaging': 1, 'financial': 1, 'reasonable': 1, 'determination': 1, 'dont': 1, 'effort': 1, 'sort': 1, 'estimation': 1, 'each': 1, 'shall': 1, 'given': 1, 'default': 1, 'analisis': 1, 'subject': 1, 'lovely': 1, 'product': 1, 'cure': 1, 'insomnia': 1, 'parus': 1, 'abscess': 1, 'diabetes': 1, 'reed': 1, 'for': 1, 'urine': 1, 'disintegration': 1, 'deuretikheat': 1, 'in': 1, 'meniran': 1, 'inveksi': 1, 'virus': 1, 'bacteria': 1, 'pushes': 1, 'body': 1, 'invulnerability': 1, 'system': 1, 'katepan': 1, 'remove': 1, 'toxin': 1, 'moke': 1, 'kangkers': 1, 'jeopardy': 1, 'breast': 1, 'sell': 1, 'marketing': 1, 'around': 1, 'form': 1, 'tea': 1, 'dip': 1, 'heavily': 1, 'grams': 1, 'pack': 1, 'contains': 1, 'numbers': 1, 'rps': 1, 'price': 1, 'average': 1, 'meaty': 1, 'production': 1, 'capacity': 1, 'kg': 1, 'investment': 1, 'opportunity': 1, 'required': 1, 'approximately': 1, 'million': 1, 'fund': 1, 'criterias': 1, 'returns': 1, 'higher': 1, 'than': 1, 'predetermined': 1, 'minimum': 1, 'attractive': 1, 'at': 1, 'yearsproject': 1, 'sycle': 1, 'sensitivity': 1, 'includes': 1, 'variable': 1, 'cost': 1, 'projected': 1, 'revenue': 1, 'poke': 1, 'raw': 1, 'dyes': 1, 'per': 1, 'year': 1, 'npv': 1, 'interest': 1, 'see': 1, 'costs': 1, 'goods': 1, 'sold': 1, 'appreciative': 1, 'decrease': 1, 'points': 1, 'has': 1, 'assess': 1, 'kimiawis': 1, 'content': 1, 'mimosin': 1, 'leukanin': 1, 'marks': 1, 'sense': 1, 'our': 1, 'get': 1, 'picture': 1, 'habitat': 1, 'characteristic': 1, 'dill': 1, 'utility': 1, 'utilize': 1, 'processing': 1, 'procedure': 1, 'really': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'entire': 1, 'isconsidered': 1, 'conduct': 1})
-------------------------------------------
--- Data #32 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Dany Tri Fidianto
Judul: PERBAIKAN KUALITAS PROSES PENYULINGAN MINYAK SOLAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI
Pembimbing 1: Ari Basuki, S.T.,M.T.
Pembimbing 2: Mu'alim, S.T, M.T.
Abstrak (Raw): Pengendalian kualitas adalah suatu sistem verifikasi yang menjaga atau perawatan dari sebuah tingkat kualitas produk atau proses yang dikehendaki dengan perencanaan yang teliti, pemakaian peralatan yang sesuai standart, inspeksi yang berkala serta tindakan korektif bilamana diperlukan. Jadi, pengendalian kualitas tyersebut tidak hanya membahas kegiatan inspeksi ataupun menentukan apakah produk itu baik (accept) atau jelek (reject). Daerah Dandangilo dan Wonocolo merupakan daerah penghasil minyak. Pada kasus ini, para penyuling tradisional belum mampu menghasilkan output minyak solar yang sesuai target. Hal ini dikarenakan para pekerja belum mengetahui variabel proses atau faktor yang mempengaruhi hasil penyulingan minyak solar . Oleh karena itu peneliti akan mneliti tentang perbaikan proses kualitas dengan pendekatan metode taguchi. Dari hasil penelitian di dapatkan faktor yang paling berpengaruh terhadap hasil penyulingan tradisional yaitu dengan persen kontribusi rata – rata ? faktor temperatur sebesar 6.4915%, faktor ukuran bak pendingin sebesar 20.7557% dan faktor volume destilator 56.6240%. Persen kontribusi Variabilitas S/N faktor temperatur 8,4244 %, , faktor ukuran bak pendingin 24,9742%, dan faktor volume destilator sebesar 66.6014%.
Abstrak (Clean): pengendalian kualitas adalah suatu sistem verifikasi yang menjaga atau perawatan dari sebuah tingkat kualitas produk atau proses yang dikehendaki dengan perencanaan yang teliti pemakaian peralatan yang sesuai standart inspeksi yang berkala serta tindakan korektif bilamana diperlukan jadi pengendalian kualitas tyersebut tidak hanya membahas kegiatan inspeksi ataupun menentukan apakah produk itu baik accept atau jelek reject daerah dandangilo dan wonocolo merupakan daerah penghasil minyak pada kasus ini para penyuling tradisional belum mampu menghasilkan output minyak solar yang sesuai target hal ini dikarenakan para pekerja belum mengetahui variabel proses atau faktor yang mempengaruhi hasil penyulingan minyak solar oleh karena itu peneliti akan mneliti tentang perbaikan proses kualitas dengan pendekatan metode taguchi dari hasil penelitian di dapatkan faktor yang paling berpengaruh terhadap hasil penyulingan tradisional yaitu dengan persen kontribusi rata – rata faktor temperatur sebesar faktor ukuran bak pendingin sebesar dan faktor volume destilator persen kontribusi variabilitas sn faktor temperatur faktor ukuran bak pendingin dan faktor volume destilator sebesar
Abstrak (Stopwords Removed): pengendalian kualitas sistem verifikasi menjaga perawatan tingkat kualitas produk proses dikehendaki perencanaan teliti pemakaian peralatan sesuai standart inspeksi berkala tindakan korektif bilamana diperlukan jadi pengendalian kualitas tyersebut membahas kegiatan inspeksi ataupun menentukan apakah produk baik accept jelek reject daerah dandangilo wonocolo daerah penghasil minyak kasus para penyuling tradisional belum mampu menghasilkan output minyak solar sesuai target dikarenakan para pekerja belum mengetahui variabel proses faktor mempengaruhi hasil penyulingan minyak solar peneliti mneliti tentang perbaikan proses kualitas pendekatan metode taguchi hasil penelitian dapatkan faktor paling berpengaruh hasil penyulingan tradisional persen kontribusi rata – rata faktor temperatur sebesar faktor ukuran bak pendingin sebesar faktor volume destilator persen kontribusi variabilitas sn faktor temperatur faktor ukuran bak pendingin faktor volume destilator sebesar
Abstrak (Stemmed): kendali kualitas sistem verifikasi jaga awat tingkat kualitas produk proses hendak rencana teliti pakai alat sesuai standart inspeksi kala tindak korektif bilamana perlu jadi kendali kualitas tyersebut bahas giat inspeksi atau tentu apakah produk baik accept jelek reject daerah dandangilo wonocolo daerah hasil minyak kasus para suling tradisional belum mampu hasil output minyak solar sesuai target karena para kerja belum tahu variabel proses faktor pengaruh hasil suling minyak solar teliti mneliti tentang baik proses kualitas dekat metode taguchi hasil teliti dapat faktor paling pengaruh hasil suling tradisional persen kontribusi rata rata faktor temperatur besar faktor ukur bak dingin besar faktor volume destilator persen kontribusi variabilitas sn faktor temperatur faktor ukur bak dingin faktor volume destilator besar
Abstrak (Corrected): kendall kualitas sister verifikasi saga away dingbat kualitas proud proves henna recant elite sakai flat sexual standard inspeksi gala tindal korektif bilamana peru jade kendall kualitas tyersebut baas gift inspeksi tau tent halakah proud back accept week reject sarah dandangilo wonocolo sarah hail minyan ass para ruling traditional begum camp hail output minyan solar sexual target arena para era begum tau variable proves factor pengaruh hail ruling minyan solar elite myelitis tenting back proves kualitas dead metope baluchi hail elite apart factor paling pengaruh hail ruling traditional person kontribusi rata rata factor temperature bear factor ukr back dinging bear factor volume ventilator person kontribusi variability sn factor temperature factor ukr back dinging factor volume ventilator bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'faktor': 8, 'hasil': 5, 'kualitas': 4, 'proses': 3, 'teliti': 3, 'minyak': 3, 'suling': 3, 'besar': 3, 'kendali': 2, 'produk': 2, 'sesuai': 2, 'inspeksi': 2, 'baik': 2, 'daerah': 2, 'para': 2, 'tradisional': 2, 'belum': 2, 'solar': 2, 'pengaruh': 2, 'persen': 2, 'kontribusi': 2, 'rata': 2, 'temperatur': 2, 'ukur': 2, 'bak': 2, 'dingin': 2, 'volume': 2, 'destilator': 2, 'sistem': 1, 'verifikasi': 1, 'jaga': 1, 'awat': 1, 'tingkat': 1, 'hendak': 1, 'rencana': 1, 'pakai': 1, 'alat': 1, 'standart': 1, 'kala': 1, 'tindak': 1, 'korektif': 1, 'bilamana': 1, 'perlu': 1, 'jadi': 1, 'tyersebut': 1, 'bahas': 1, 'giat': 1, 'atau': 1, 'tentu': 1, 'apakah': 1, 'accept': 1, 'jelek': 1, 'reject': 1, 'dandangilo': 1, 'wonocolo': 1, 'kasus': 1, 'mampu': 1, 'output': 1, 'target': 1, 'karena': 1, 'kerja': 1, 'tahu': 1, 'variabel': 1, 'mneliti': 1, 'tentang': 1, 'dekat': 1, 'metode': 1, 'taguchi': 1, 'dapat': 1, 'paling': 1, 'variabilitas': 1, 'sn': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 10, 'factor': 6, 'and': 5, 'by': 5, 'is': 4, 'a': 4, 'quality': 3, 'process': 3, 'not': 3, 'or': 3, 'controlling': 2, 'from': 2, 'which': 2, 'with': 2, 'inspection': 2, 'it': 2, 'an': 2, 'oil': 2, 'traditional': 2, 'diesel': 2, 'percent': 2, 'contribution': 2, 'middle': 2, 'temperature': 2, 'destilator': 2, 'volume': 2, 'cooler': 2, 'box': 2, 'verification': 1, 'system': 1, 'safeguardingmaintaining': 1, 'levelgrade': 1, 'ofquality': 1, 'productor': 1, 'intended': 1, 'precise': 1, 'designing': 1, 'properly': 1, 'applying': 1, 'equipment': 1, 'continuing': 1, 'corrective': 1, 'action': 1, 'if': 1, 'needed': 1, 'thus': 1, 'only': 1, 'activity': 1, 'establish': 1, 'whether': 1, 'that': 1, 'product': 1, 'good': 1, 'bad': 1, 'dandangilo': 1, 'wonocolo': 1, 'areas': 1, 'are': 1, 'area': 1, 'producing': 1, 'in': 1, 'this': 1, 'case': 1, 'distillersdo': 1, 'capable': 1, 'to': 1, 'produce': 1, 'output': 1, 'oilon': 1, 'target': 1, 'because': 1, 'distillers': 1, 'do': 1, 'know': 1, 'variable': 1, 'factors': 1, 'affecting': 1, 'distillation': 1, 'therefore': 1, 'analyst': 1, 'will': 1, 'analyze': 1, 'about': 1, 'improvement': 1, 'approach': 1, 'taguchi': 1, 'method': 1, 'result': 1, 'analysisto': 1, 'getthe': 1, 'most': 1, 'influential': 1, 'on': 1, 'distilling': 1, 'average': 1, 'size': 1, 'variability': 1, 'sn': 1, 'c': 1, 'factorsame': 1})
-------------------------------------------
--- Data #33 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Laili Holistirah
Judul: Prediksi Keberhasilan Akademis Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Trunojoyo Madura dengan menggunakan metode Regresi logistik
Pembimbing 1: DR. Rachmad Hidayat, MT
Pembimbing 2: Sabarudin Ahmad, ST.,MT
Abstrak (Raw): Penelitian ini membahas tentang prediksi keberhasilan mahasiswa fakultas teknik Program studi Teknik Industri, dimana dalam penelitian ini terdapat 8 peubah penjelas dan peubah respon IPK dan masa studi. Dalam penelitian ini untuk menentukan hubungan IPK terhadap variabel independen menggunakan regresi logistik. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data mahasiswa program studi Teknik industri angkatan 2004 sampai 2007. Respon yang akan diamati yaitu Y1= Indeks Prestasi Komulatif (IPK) S1 pada semester akhir dan Y2= Masa Studi. Variabel peubah yang diamati adalah jenis kelamin, asal daerah, status SMA/non SMA, jeni SMA/non SMA, pendidikan Orang tua, pekerjaan orang tua, gaji orang tua, dan status penerimaan. Regresi logistik IPK digunakan untuk memprediksi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan mahasiswa pada indeks predikat komulatif dengan menggunakan metode backward elimination. Dari hasil metode backward elimination diperoleh jenis kelamin dan pendidikan orang tua signifikan pada ? 5% mempengaruhi keberhasilan mahasiswa pada IPK. Variabel-variabel yang mempengaruhi keberhasilan masa studi program studi teknik industri yaitu Jenis kelamin (X1),status SMA (X3).
Kata kunci: Prediksi Keberhasilan, mahasiswa TI, Regresi logistik
Abstrak (Clean): penelitian ini membahas tentang prediksi keberhasilan mahasiswa fakultas teknik program studi teknik industri dimana dalam penelitian ini terdapat peubah penjelas dan peubah respon ipk dan masa studi dalam penelitian ini untuk menentukan hubungan ipk terhadap variabel independen menggunakan regresi logistik data yang digunakan pada penelitian ini adalah data mahasiswa program studi teknik industri angkatan sampai respon yang akan diamati yaitu y indeks prestasi komulatif ipk s pada semester akhir dan y masa studi variabel peubah yang diamati adalah jenis kelamin asal daerah status smanon sma jeni smanon sma pendidikan orang tua pekerjaan orang tua gaji orang tua dan status penerimaan regresi logistik ipk digunakan untuk memprediksi faktorfaktor yang mempengaruhi keberhasilan mahasiswa pada indeks predikat komulatif dengan menggunakan metode backward elimination dari hasil metode backward elimination diperoleh jenis kelamin dan pendidikan orang tua signifikan pada mempengaruhi keberhasilan mahasiswa pada ipk variabelvariabel yang mempengaruhi keberhasilan masa studi program studi teknik industri yaitu jenis kelamin xstatus sma x kata kunci prediksi keberhasilan mahasiswa ti regresi logistik
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas tentang prediksi keberhasilan mahasiswa fakultas teknik program studi teknik industri dimana penelitian terdapat peubah penjelas peubah respon ipk masa studi penelitian menentukan hubungan ipk variabel independen menggunakan regresi logistik data digunakan penelitian data mahasiswa program studi teknik industri angkatan respon diamati y indeks prestasi komulatif ipk s semester akhir y masa studi variabel peubah diamati jenis kelamin asal daerah status smanon sma jeni smanon sma pendidikan orang tua pekerjaan orang tua gaji orang tua status penerimaan regresi logistik ipk digunakan memprediksi faktorfaktor mempengaruhi keberhasilan mahasiswa indeks predikat komulatif menggunakan metode backward elimination hasil metode backward elimination diperoleh jenis kelamin pendidikan orang tua signifikan mempengaruhi keberhasilan mahasiswa ipk variabelvariabel mempengaruhi keberhasilan masa studi program studi teknik industri jenis kelamin xstatus sma x kata kunci prediksi keberhasilan mahasiswa ti regresi logistik
Abstrak (Stemmed): teliti bahas tentang prediksi hasil mahasiswa fakultas teknik program studi teknik industri mana teliti dapat peubah jelas peubah respon ipk masa studi teliti tentu hubung ipk variabel independen guna regresi logistik data guna teliti data mahasiswa program studi teknik industri angkat respon amat y indeks prestasi komulatif ipk s semester akhir y masa studi variabel peubah amat jenis kelamin asal daerah status smanon sma jeni smanon sma didik orang tua kerja orang tua gaji orang tua status terima regresi logistik ipk guna prediksi faktorfaktor pengaruh hasil mahasiswa indeks predikat komulatif guna metode backward elimination hasil metode backward elimination oleh jenis kelamin didik orang tua signifikan pengaruh hasil mahasiswa ipk variabelvariabel pengaruh hasil masa studi program studi teknik industri jenis kelamin xstatus sma x kata kunci prediksi hasil mahasiswa ti regresi logistik
Abstrak (Corrected): elite baas tenting prediksi hail mahasiswa faults tennis program study tennis industry mana elite apart beulah jells beulah respond ink mass study elite tent hung ink variable independent gun regress logistic data gun elite data mahasiswa program study tennis industry angst respond mat y ideas prestos komulatif ink s semester air y mass study variable beulah mat penis gelatin anal sarah status season sea jedi season sea did orang tea era orang tea haji orang tea status terms regress logistic ink gun prediksi faktorfaktor pengaruh hail mahasiswa ideas predikant komulatif gun metope backward elimination hail metope backward elimination olen penis gelatin did orang tea significant pengaruh hail mahasiswa ink variabelvariabel pengaruh hail mass study program study tennis industry penis gelatin status sea x data bunch prediksi hail mahasiswa ti regress logistic
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'hasil': 6, 'studi': 6, 'mahasiswa': 5, 'ipk': 5, 'teliti': 4, 'teknik': 4, 'guna': 4, 'orang': 4, 'tua': 4, 'prediksi': 3, 'program': 3, 'industri': 3, 'peubah': 3, 'masa': 3, 'regresi': 3, 'logistik': 3, 'jenis': 3, 'kelamin': 3, 'sma': 3, 'pengaruh': 3, 'respon': 2, 'variabel': 2, 'data': 2, 'amat': 2, 'y': 2, 'indeks': 2, 'komulatif': 2, 'status': 2, 'smanon': 2, 'didik': 2, 'metode': 2, 'backward': 2, 'elimination': 2, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'fakultas': 1, 'mana': 1, 'dapat': 1, 'jelas': 1, 'tentu': 1, 'hubung': 1, 'independen': 1, 'angkat': 1, 'prestasi': 1, 's': 1, 'semester': 1, 'akhir': 1, 'asal': 1, 'daerah': 1, 'jeni': 1, 'kerja': 1, 'gaji': 1, 'terima': 1, 'faktorfaktor': 1, 'predikat': 1, 'oleh': 1, 'signifikan': 1, 'variabelvariabel': 1, 'xstatus': 1, 'x': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'ti': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 10, 'study': 8, 'success': 6, 'variables': 5, 'and': 5, 'gpa': 5, 'this': 4, 'engineering': 4, 'in': 4, 'logistic': 4, 'regression': 4, 'student': 4, 'period': 3, 'to': 3, 'that': 3, 'gender': 3, 'status': 3, 'school': 3, 'students': 2, 'industrial': 2, 'response': 2, 'using': 2, 'data': 2, 'used': 2, 'observed': 2, 'y': 2, 'cumulative': 2, 'at': 2, 'sma': 2, 'high': 2, 'parents': 2, 'education': 2, 'parental': 2, 'influence': 2, 'backward': 2, 'elimination': 2, 'method': 2, 'x': 2, 'prediction': 2, 'it': 2, 'discusses': 1, 'predictive': 1, 'program': 1, 'which': 1, 'contained': 1, 'explanatory': 1, 'variable': 1, 'determine': 1, 'relationship': 1, 'independent': 1, 'is': 1, 'industry': 1, 'class': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'grade': 1, 'point': 1, 's': 1, 'end': 1, 'semester': 1, 'were': 1, 'region': 1, 'origin': 1, 'nonhigh': 1, 'genius': 1, 'non': 1, 'employment': 1, 'salary': 1, 'admission': 1, 'predict': 1, 'factors': 1, 'citation': 1, 'index': 1, 'from': 1, 'results': 1, 'acquired': 1, 'significant': 1, 'on': 1, 'affect': 1, 'courses': 1, 'keywords': 1, 'key': 1, 'words': 1})
-------------------------------------------
--- Data #34 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: samsuri
Judul: PENDEKATAN VALSAT (VALUE STREAM ANALYSIS TOOLS) UNTUK MENGURANGI WASTE PADA SISTEM PRODUKSI DI UD. ALFIAN JAYA. Sidoarjo
Pembimbing 1: Mu'alim, ST,. M.T
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko ST,. M. T
Abstrak (Raw): UD. ALFIAN JAYA merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur yang memproduksi sandal yang terletak di Sidoarjo Wedoro. Di dalam perusahaan terdapat banyak aktivitas yang bernilai tambah dan aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah. Big picture mapping merupakan tool yang menggambarkan sistem secara keseluruhan dari value stream yang ada di dalamnya. Pada penelitian ini yang diamati adalah proses produksi sandal melalui sistem wawancara dengan pihak perusahaan dan pengamatan langsung di lapangan. Pemborosan diidentifikasikan dengan waste relation matrix, kemudian dilakukan pemetaan secara detail dengan Value Stream Analysis Tool dan dianalisa akar penyebabnya. Berdasarkan hasil dari pengolahan data WRM, waste yang tertinggi adalah defect dengan bobot 6,28571. Sedangkan untuk detail mappingnya yang terpilih adalah Process Activity Mapping (35,26 %) dan Supply Chain Response Matrix (17,90 %). Untuk waktu awal pada proses produksi sandal adalah 642,66 detik, setelah perbaikan menjadi 274,89 detik, yaitu bisa mengurangi dengan selisih 353,51 detik. Untuk perbaikan hal ini, penghapusan proses inspeksi dijadikan satu dengan proses pengepakan.
Abstrak (Clean): ud alfian jaya merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur yang memproduksi sandal yang terletak di sidoarjo wedoro di dalam perusahaan terdapat banyak aktivitas yang bernilai tambah dan aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah big picture mapping merupakan tool yang menggambarkan sistem secara keseluruhan dari value stream yang ada di dalamnya pada penelitian ini yang diamati adalah proses produksi sandal melalui sistem wawancara dengan pihak perusahaan dan pengamatan langsung di lapangan pemborosan diidentifikasikan dengan waste relation matrix kemudian dilakukan pemetaan secara detail dengan value stream analysis tool dan dianalisa akar penyebabnya berdasarkan hasil dari pengolahan data wrm waste yang tertinggi adalah defect dengan bobot sedangkan untuk detail mappingnya yang terpilih adalah process activity mapping dan supply chain response matrix untuk waktu awal pada proses produksi sandal adalah detik setelah perbaikan menjadi detik yaitu bisa mengurangi dengan selisih detik untuk perbaikan hal ini penghapusan proses inspeksi dijadikan satu dengan proses pengepakan
Abstrak (Stopwords Removed): ud alfian jaya salah satu perusahaan bergerak bidang manufaktur memproduksi sandal terletak sidoarjo wedoro perusahaan terdapat banyak aktivitas bernilai tambah aktivitas memberikan nilai tambah big picture mapping tool menggambarkan sistem secara keseluruhan value stream ada dalamnya penelitian diamati proses produksi sandal sistem wawancara pihak perusahaan pengamatan langsung lapangan pemborosan diidentifikasikan waste relation matrix dilakukan pemetaan secara detail value stream analysis tool dianalisa akar penyebabnya berdasarkan hasil pengolahan data wrm waste tertinggi defect bobot sedangkan detail mappingnya terpilih process activity mapping supply chain response matrix waktu awal proses produksi sandal detik perbaikan menjadi detik mengurangi selisih detik perbaikan penghapusan proses inspeksi dijadikan satu proses pengepakan
Abstrak (Stemmed): ud alfian jaya salah satu usaha gerak bidang manufaktur produksi sandal letak sidoarjo wedoro usaha dapat banyak aktivitas nila tambah aktivitas beri nilai tambah big picture mapping tool gambar sistem cara seluruh value stream ada dalam teliti amat proses produksi sandal sistem wawancara pihak usaha amat langsung lapang boros identifikasi waste relation matrix laku meta cara detail value stream analysis tool dianalisa akar sebab dasar hasil olah data wrm waste tinggi defect bobot sedang detail mappingnya pilih process activity mapping supply chain response matrix waktu awal proses produksi sandal detik baik jadi detik kurang selisih detik baik hapus proses inspeksi jadi satu proses epak
Abstrak (Corrected): up alien jay salad sat sara gera biding manufacture produksi sandal leak sidoarjo pedro sara apart banyan aktivitas nina tambac aktivitas bert nilgai tambac big picture mapping tool sambar sister cara seluruh value stream ada dream elite mat proves produksi sandal sister wawancara pick sara mat lansing laying bores identifikasi waste relation matrix lake meta cara detail value stream analysis tool dianalisa aka kebab dakar hail blah data warm waste ting defect robot sedan detail mappingnya pilch process activity mapping supply chain response matrix want away proves produksi sandal devil back jade devil during selfish devil back apus proves inspeksi jade sat proves peak
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'proses': 4, 'usaha': 3, 'produksi': 3, 'sandal': 3, 'detik': 3, 'satu': 2, 'aktivitas': 2, 'tambah': 2, 'mapping': 2, 'tool': 2, 'sistem': 2, 'cara': 2, 'value': 2, 'stream': 2, 'amat': 2, 'waste': 2, 'matrix': 2, 'detail': 2, 'baik': 2, 'jadi': 2, 'ud': 1, 'alfian': 1, 'jaya': 1, 'salah': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'manufaktur': 1, 'letak': 1, 'sidoarjo': 1, 'wedoro': 1, 'dapat': 1, 'banyak': 1, 'nila': 1, 'beri': 1, 'nilai': 1, 'big': 1, 'picture': 1, 'gambar': 1, 'seluruh': 1, 'ada': 1, 'dalam': 1, 'teliti': 1, 'wawancara': 1, 'pihak': 1, 'langsung': 1, 'lapang': 1, 'boros': 1, 'identifikasi': 1, 'relation': 1, 'laku': 1, 'meta': 1, 'analysis': 1, 'dianalisa': 1, 'akar': 1, 'sebab': 1, 'dasar': 1, 'hasil': 1, 'olah': 1, 'data': 1, 'wrm': 1, 'tinggi': 1, 'defect': 1, 'bobot': 1, 'sedang': 1, 'mappingnya': 1, 'pilih': 1, 'process': 1, 'activity': 1, 'supply': 1, 'chain': 1, 'response': 1, 'waktu': 1, 'awal': 1, 'kurang': 1, 'selisih': 1, 'hapus': 1, 'inspeksi': 1, 'epak': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'in': 6, 'is': 5, 'of': 5, 'process': 5, 'with': 5, 'and': 4, 'mapping': 4, 'a': 3, 'company': 3, 'are': 3, 'production': 3, 'for': 3, 'seconds': 3, 'slippers': 2, 'there': 2, 'many': 2, 'activities': 2, 'tool': 2, 'value': 2, 'stream': 2, 'to': 2, 'waste': 2, 'matrix': 2, 'analysis': 2, 'time': 2, 'it': 2, 'ud': 1, 'alfian': 1, 'jaya': 1, 'producing': 1, 'manufactur': 1, 'at': 1, 'sidoarjo': 1, 'wedoro': 1, 'valueadded': 1, 'give': 1, 'nonvalueadded': 1, 'big': 1, 'picture': 1, 'that': 1, 'describes': 1, 'overall': 1, 'system': 1, 'inside': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'interviews': 1, 'method': 1, 'live': 1, 'observation': 1, 'identify': 1, 'wastage': 1, 'relation': 1, 'then': 1, 'do': 1, 'detail': 1, 'root': 1, 'cause': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'results': 1, 'wrm': 1, 'data': 1, 'processing': 1, 'highest': 1, 'defect': 1, 'weight': 1, 'as': 1, 'details': 1, 'selected': 1, 'activity': 1, 'supply': 1, 'chain': 1, 'response': 1, 'early': 1, 'slipper': 1, 'after': 1, 'repairs': 1, 'become': 1, 'which': 1, 'can': 1, 'reduce': 1, 'repair': 1, 'removal': 1, 'inspection': 1, 'into': 1, 'one': 1, 'packing': 1})
-------------------------------------------
--- Data #35 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: frasi bagus maulana
Judul: EVALUASI DAN PERBAIKAN METODE KERJA PADA AKTIVITAS MANUAL DENGAN METODE LOADING ON THE UPPER BODY ASSESSMENT (LUBA) DAN JOB STRAIN INDEX (JSI)
Pembimbing 1: Fitri Agustina, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Nachnul Ansori, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Cidera terkait kerja haruslah diperhatikan agar tidak menjadi masalah bagi perusahaan. PT. Iglas (Persero) merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri yang dalam proses produksinya masih terdapat beberapa pekerjaan manual yakni pada bagian umpan, printing dan pengemasan. Dalam pengamatan awal melalui Standardized Nordic Questionnaire didapat bahwa para pekerja yang melakukan pekerjaan manual tersebut mengalami keluhan sakit pada beberapa bagian tubuhnya. Untuk itu perlu dilakukan identifikasi dan analisis kondisi kerja untuk mengetahui apakah pekerjaan tersebut memang berisiko menimbulkan cidera atau tidak. Metode analisis yang digunakan adalah LUBA (Loading on the Upper Body Assessment) dan JSI (Job Strain Index). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pekerjaan memang masih tergolong berisiko bahaya sehingga dibutuhkan solusi perbaikan. Perbaikan dilakukan dengan merancang ulang tempat kerja dan penambahan fasilitas kerja. Simulasi perbaikan menunjukkan bahwa postur kerja yang dilakukan pekerja menjadi lebih aman serta memberikan waktu kerja yang lebih singkat.
Kata Kunci: Cidera terkait kerja, LUBA, JSI, postur kerja, waktu kerja
Abstrak (Clean): cidera terkait kerja haruslah diperhatikan agar tidak menjadi masalah bagi perusahaan pt iglas persero merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri yang dalam proses produksinya masih terdapat beberapa pekerjaan manual yakni pada bagian umpan printing dan pengemasan dalam pengamatan awal melalui standardized nordic questionnaire didapat bahwa para pekerja yang melakukan pekerjaan manual tersebut mengalami keluhan sakit pada beberapa bagian tubuhnya untuk itu perlu dilakukan identifikasi dan analisis kondisi kerja untuk mengetahui apakah pekerjaan tersebut memang berisiko menimbulkan cidera atau tidak metode analisis yang digunakan adalah luba loading on the upper body assessment dan jsi job strain index hasil evaluasi menunjukkan bahwa pekerjaan memang masih tergolong berisiko bahaya sehingga dibutuhkan solusi perbaikan perbaikan dilakukan dengan merancang ulang tempat kerja dan penambahan fasilitas kerja simulasi perbaikan menunjukkan bahwa postur kerja yang dilakukan pekerja menjadi lebih aman serta memberikan waktu kerja yang lebih singkat kata kunci cidera terkait kerja luba jsi postur kerja waktu kerja
Abstrak (Stopwords Removed): cidera terkait kerja haruslah diperhatikan menjadi masalah bagi perusahaan pt iglas persero perusahaan bergerak bidang industri proses produksinya masih terdapat beberapa pekerjaan manual yakni bagian umpan printing pengemasan pengamatan awal standardized nordic questionnaire didapat para pekerja melakukan pekerjaan manual tersebut mengalami keluhan sakit beberapa bagian tubuhnya perlu dilakukan identifikasi analisis kondisi kerja mengetahui apakah pekerjaan tersebut memang berisiko menimbulkan cidera metode analisis digunakan luba loading on the upper body assessment jsi job strain index hasil evaluasi menunjukkan pekerjaan memang masih tergolong berisiko bahaya dibutuhkan solusi perbaikan perbaikan dilakukan merancang ulang tempat kerja penambahan fasilitas kerja simulasi perbaikan menunjukkan postur kerja dilakukan pekerja menjadi lebih aman memberikan waktu kerja lebih singkat kata kunci cidera terkait kerja luba jsi postur kerja waktu kerja
Abstrak (Stemmed): cidera kait kerja harus perhati jadi masalah bagi usaha pt iglas persero usaha gerak bidang industri proses produksi masih dapat beberapa kerja manual yakni bagi umpan printing emas amat awal standardized nordic questionnaire dapat para kerja laku kerja manual sebut alami keluh sakit beberapa bagi tubuh perlu laku identifikasi analisis kondisi kerja tahu apakah kerja sebut memang risiko timbul cidera metode analisis guna luba loading on the upper body assessment jsi job strain index hasil evaluasi tunjuk kerja memang masih golong risiko bahaya butuh solusi baik baik laku rancang ulang tempat kerja tambah fasilitas kerja simulasi baik tunjuk postur kerja laku kerja jadi lebih aman beri waktu kerja lebih singkat kata kunci cidera kait kerja luba jsi postur kerja waktu kerja
Abstrak (Corrected): cider wait era harms perhaps jade marsala bag sara pt glad pervert sara gera biding industry proves produksi mash apart beberapa era manual yank bag man printing mas mat away standardized nordic questionnaire apart para era lake era manual debut salami kelly skit beberapa bag tube peru lake identifikasi analysis kondisi era tau halakah era debut semang risk timbal cider metope analysis gun lube loading on the upper body assessment si job strain index hail evaluate tuneup era semang mash going risk bahama butch solus back back lake dancing slang tempt era tambac basilicas era simulate back tuneup poster era lake era jade leash man bert want era leash dingbat data bunch cider wait era lube si poster era want era
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 15, 'laku': 4, 'cidera': 3, 'bagi': 3, 'baik': 3, 'kait': 2, 'jadi': 2, 'usaha': 2, 'masih': 2, 'dapat': 2, 'beberapa': 2, 'manual': 2, 'sebut': 2, 'analisis': 2, 'memang': 2, 'risiko': 2, 'luba': 2, 'jsi': 2, 'tunjuk': 2, 'postur': 2, 'lebih': 2, 'waktu': 2, 'harus': 1, 'perhati': 1, 'masalah': 1, 'pt': 1, 'iglas': 1, 'persero': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'industri': 1, 'proses': 1, 'produksi': 1, 'yakni': 1, 'umpan': 1, 'printing': 1, 'emas': 1, 'amat': 1, 'awal': 1, 'standardized': 1, 'nordic': 1, 'questionnaire': 1, 'para': 1, 'alami': 1, 'keluh': 1, 'sakit': 1, 'tubuh': 1, 'perlu': 1, 'identifikasi': 1, 'kondisi': 1, 'tahu': 1, 'apakah': 1, 'timbul': 1, 'metode': 1, 'guna': 1, 'loading': 1, 'on': 1, 'the': 1, 'upper': 1, 'body': 1, 'assessment': 1, 'job': 1, 'strain': 1, 'index': 1, 'hasil': 1, 'evaluasi': 1, 'golong': 1, 'bahaya': 1, 'butuh': 1, 'solusi': 1, 'rancang': 1, 'ulang': 1, 'tempat': 1, 'tambah': 1, 'fasilitas': 1, 'simulasi': 1, 'aman': 1, 'beri': 1, 'singkat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 9, 'is': 5, 'and': 5, 'in': 4, 'working': 4, 'be': 3, 'to': 3, 'work': 3, 'that': 3, 'workrelated': 2, 'injuries': 2, 'should': 2, 'so': 2, 'a': 2, 'company': 2, 'still': 2, 'manual': 2, 'on': 2, 'body': 2, 'done': 2, 'are': 2, 'luba': 2, 'jsi': 2, 'job': 2, 'time': 2, 'observed': 1, 'as': 1, 'not': 1, 'problem': 1, 'for': 1, 'pt': 1, 'iglas': 1, 'persero': 1, 'engaged': 1, 'manufacturing': 1, 'which': 1, 'production': 1, 'process': 1, 'conduct': 1, 'some': 1, 'works': 1, 'bait': 1, 'printing': 1, 'packing': 1, 'section': 1, 'early': 1, 'observations': 1, 'obtained': 1, 'through': 1, 'standardized': 1, 'nordic': 1, 'questionnaire': 1, 'workers': 1, 'who': 1, 'do': 1, 'experiencing': 1, 'pain': 1, 'complaints': 1, 'several': 1, 'parts': 1, 'of': 1, 'their': 1, 'identification': 1, 'analysis': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'what': 1, 'conditions': 1, 'indeed': 1, 'at': 1, 'risk': 1, 'occupational': 1, 'injury': 1, 'analytical': 1, 'method': 1, 'loading': 1, 'upper': 1, 'assessment': 1, 'strain': 1, 'index': 1, 'results': 1, 'showed': 1, 'it': 1, 'relatively': 1, 'risky': 1, 'repair': 1, 'solutions': 1, 'needed': 1, 'repairs': 1, 'by': 1, 'planning': 1, 'facility': 1, 'additions': 1, 'simulation': 1, 'shows': 1, 'worker': 1, 's': 1, 'postures': 1, 'become': 1, 'more': 1, 'secure': 1, 'provide': 1, 'shorter': 1, 'keyword': 1, 'posture': 1})
-------------------------------------------
--- Data #36 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: SUSILAWATI
Judul: PENENTUAN JUMLAH PRODUKSI ROKOK PADA PT. 1001 ALAMI MENGGUNAKAN MODEL OPTIMASI
LINEAR PROGRAMMING
Pembimbing 1: HERI AWALUL ILHAMSAH, S.T.,M.T
Pembimbing 2: SAMSUL AMAR, S.T.,M.Sc
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Penelitian ini membahas tentang perencanaan produksi pada PT.1001 Alami yang akan melakukan proses produksi berdasarkan tujuan untuk meminimasi total biaya produksi perusahaan dengan memperhatikan kendala-kendala yang meliputi ketersediaan bahan baku, jam tenaga kerja, jam kerja mesin, jumlah permintaan, dan jumlah bea cukai. Dalam meminimasi total biaya produksi rokok perusahaan menggunakan metode linear programming dan penghitungan ini digunakan bantuan software excel solver untuk menentukan analisis sensitivitas. Analisis sensitivitas dilakukan untuk mengetahui akibat dari perubahan parameter-parameter kendala produksi terhadap perubahan solusi optimal produksi. Dari hasil perhitungan didapatkan solusi dari jumlah produksi rokok yang optimal setiap periode untuk 1001 Alami, 1001 Jagat, 1001 Global, dan 1001 revil dengan total biaya yang minimum sebesar Rp 3.201.443.408,29 pada tahun 2013. Selain itu pada kondisi optimal, terdapat sumber daya yang berlebih atau belum dimanfaatkan secara optimal, sehingga perusahaan perlu mengoptimalkan sumber daya agar tidak ada sumber daya menganggur.
Kata kunci : rencana produksi, linear programming, analisis sensitivitas, optimalisasi.
Abstrak (Clean): abstrak penelitian ini membahas tentang perencanaan produksi pada pt alami yang akan melakukan proses produksi berdasarkan tujuan untuk meminimasi total biaya produksi perusahaan dengan memperhatikan kendalakendala yang meliputi ketersediaan bahan baku jam tenaga kerja jam kerja mesin jumlah permintaan dan jumlah bea cukai dalam meminimasi total biaya produksi rokok perusahaan menggunakan metode linear programming dan penghitungan ini digunakan bantuan software excel solver untuk menentukan analisis sensitivitas analisis sensitivitas dilakukan untuk mengetahui akibat dari perubahan parameterparameter kendala produksi terhadap perubahan solusi optimal produksi dari hasil perhitungan didapatkan solusi dari jumlah produksi rokok yang optimal setiap periode untuk alami jagat global dan revil dengan total biaya yang minimum sebesar rp pada tahun selain itu pada kondisi optimal terdapat sumber daya yang berlebih atau belum dimanfaatkan secara optimal sehingga perusahaan perlu mengoptimalkan sumber daya agar tidak ada sumber daya menganggur kata kunci rencana produksi linear programming analisis sensitivitas optimalisasi
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak penelitian membahas tentang perencanaan produksi pt alami melakukan proses produksi berdasarkan tujuan meminimasi total biaya produksi perusahaan memperhatikan kendalakendala meliputi ketersediaan bahan baku jam tenaga kerja jam kerja mesin jumlah permintaan jumlah bea cukai meminimasi total biaya produksi rokok perusahaan menggunakan metode linear programming penghitungan digunakan bantuan software excel solver menentukan analisis sensitivitas analisis sensitivitas dilakukan mengetahui akibat perubahan parameterparameter kendala produksi perubahan solusi optimal produksi hasil perhitungan didapatkan solusi jumlah produksi rokok optimal setiap periode alami jagat global revil total biaya minimum sebesar rp tahun selain kondisi optimal terdapat sumber daya berlebih belum dimanfaatkan secara optimal perusahaan perlu mengoptimalkan sumber daya ada sumber daya menganggur kata kunci rencana produksi linear programming analisis sensitivitas optimalisasi
Abstrak (Stemmed): abstrak teliti bahas tentang rencana produksi pt alami laku proses produksi dasar tuju meminimasi total biaya produksi usaha perhati kendalakendala liput sedia bahan baku jam tenaga kerja jam kerja mesin jumlah minta jumlah bea cukai meminimasi total biaya produksi rokok usaha guna metode linear programming hitung guna bantu software excel solver tentu analisis sensitivitas analisis sensitivitas laku tahu akibat ubah parameterparameter kendala produksi ubah solusi optimal produksi hasil hitung dapat solusi jumlah produksi rokok optimal tiap periode alami jagat global revil total biaya minimum besar rp tahun selain kondisi optimal dapat sumber daya lebih belum manfaat cara optimal usaha perlu optimal sumber daya ada sumber daya anggur kata kunci rencana produksi linear programming analisis sensitivitas optimalisasi
Abstrak (Corrected): abstract elite baas tenting recant produksi pt salami lake proves produksi dakar juju meminimasi total bay produksi sara perhaps kendalakendala lieut media bahai baku jam teenage era jam era resin mullah mint mullah be cuban meminimasi total bay produksi rook sara gun metope linear programming hiding gun bantu software excel solver tent analysis sensitivity analysis sensitivity lake tau akbar bah parameterparameter kendall produksi bah solus optimal produksi hail hiding apart solus mullah produksi rook optimal tip period salami pagan global evil total bay minimum bear up thun slain kondisi optimal apart number day leash begum manat cara optimal sara peru optimal number day ada number day anger data bunch recant produksi linear programming analysis sensitivity optimalisasi
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produksi': 8, 'optimal': 5, 'total': 3, 'biaya': 3, 'usaha': 3, 'jumlah': 3, 'analisis': 3, 'sensitivitas': 3, 'sumber': 3, 'daya': 3, 'rencana': 2, 'alami': 2, 'laku': 2, 'meminimasi': 2, 'jam': 2, 'kerja': 2, 'rokok': 2, 'guna': 2, 'linear': 2, 'programming': 2, 'hitung': 2, 'ubah': 2, 'solusi': 2, 'dapat': 2, 'abstrak': 1, 'teliti': 1, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'pt': 1, 'proses': 1, 'dasar': 1, 'tuju': 1, 'perhati': 1, 'kendalakendala': 1, 'liput': 1, 'sedia': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'tenaga': 1, 'mesin': 1, 'minta': 1, 'bea': 1, 'cukai': 1, 'metode': 1, 'bantu': 1, 'software': 1, 'excel': 1, 'solver': 1, 'tentu': 1, 'tahu': 1, 'akibat': 1, 'parameterparameter': 1, 'kendala': 1, 'hasil': 1, 'tiap': 1, 'periode': 1, 'jagat': 1, 'global': 1, 'revil': 1, 'minimum': 1, 'besar': 1, 'rp': 1, 'tahun': 1, 'selain': 1, 'kondisi': 1, 'lebih': 1, 'belum': 1, 'manfaat': 1, 'cara': 1, 'perlu': 1, 'ada': 1, 'anggur': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'optimalisasi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 10, 'production': 6, 'total': 3, 'cost': 3, 'number': 3, 'sensitivity': 3, 'analysis': 3, 'optimal': 3, 'planning': 2, 'alami': 2, 'that': 2, 'hours': 2, 'and': 2, 'cigarette': 2, 'linear': 2, 'programming': 2, 'used': 2, 'is': 2, 'defining': 2, 'to': 2, 'solution': 2, 'are': 2, 'resources': 2, 'abstract': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'discusses': 1, 'on': 1, 'pt': 1, 'will': 1, 'perform': 1, 'process': 1, 'by': 1, 'minimizing': 1, 'constraints': 1, 'include': 1, 'availability': 1, 'raw': 1, 'materials': 1, 'labor': 1, 'machine': 1, 'requests': 1, 'custom': 1, 'minimization': 1, 'company': 1, 'methods': 1, 'were': 1, 'applied': 1, 'software': 1, 'solve': 1, 'excel': 1, 'solver': 1, 'for': 1, 'change': 1, 'parameters': 1, 'constraint': 1, 'changes': 1, 'obtained': 1, 'every': 1, 'period': 1, 'jagat': 1, 'global': 1, 'revil': 1, 'with': 1, 'minimum': 1, 'rupiahs': 1, 'at': 1, 'years': 1, 'in': 1, 'condition': 1, 'some': 1, 'have': 1, 'not': 1, 'been': 1, 'maximally': 1, 'therefore': 1, 'companies': 1, 'need': 1, 'optimize': 1, 'so': 1, 'there': 1, 'no': 1, 'idle': 1, 'keywords': 1, 'optimization': 1})
-------------------------------------------
--- Data #37 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Akhmad Khairuz Zaman
Judul: IMPLEMENTASI SYSTEM ERP (ENTERPRISE RESOURCES PLANNING) ADEMPIERE BAGIAN PRODUKSI PADA PT. X
Pembimbing 1: Mu'alim, ST., MT.
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko, ST., MT
Abstrak (Raw): ERP (Enterprise Resource Planning) System adalah sistem berbasis komputer yang didesain untuk proses transaksi organisasi dan fasilitas yang terintegrasi serta perencanaan yang real-time, produksi, dan respon pelanggan (Olson David, 2004). Permasalahan yang ada di PT. X yaitu tidak memiliki catatan khusus atau tidak adanya dokumen/pembukuan mengenai kegiatan produksinya, sehingga dalam perencanaan produksinya banyak mengalami kendala seperti kekurangan stok bahan baku ataupun kelebihan stok bahan baku. Hal ini juga dikarenakan permintaan yang tidak konstan dan mendadak serta lambatnya perolehan informasi yang real time mengenai status inventori bahan baku, sehingga pengambilan keputusan yang lambat, kurang tepat, dan kurang akurat. Oleh karena itu PT. X membutuhkan Sistem Informasi sperti ERP Adempiere untuk mengatasi hal tersebut. Langkah implementasi dimulai dengan mengumpulkan informasi proses bisnis produksi PT X yang kemudian dilakukannya setup proses bisnis tersebut pada Adempiere. Kemudian dilakukan simulasi produksi menggunakan Adempiere. Hasilnya, system ERP Adempiere di PT X akan memberikan beberapa efisiensi mengenai hal produksi, seperti pengambilan keputusan yang cepat dan tepat, seimbangnya demand and supply sehingga menekan biaya inventori, perolehan informasi yang cepat/real time mengenai status inventori.
Kata Kunci : ERP, Adempiere, Manufacturing management.
Abstrak (Clean): erp enterprise resource planning system adalah sistem berbasis komputer yang didesain untuk proses transaksi organisasi dan fasilitas yang terintegrasi serta perencanaan yang realtime produksi dan respon pelanggan olson david permasalahan yang ada di pt x yaitu tidak memiliki catatan khusus atau tidak adanya dokumenpembukuan mengenai kegiatan produksinya sehingga dalam perencanaan produksinya banyak mengalami kendala seperti kekurangan stok bahan baku ataupun kelebihan stok bahan baku hal ini juga dikarenakan permintaan yang tidak konstan dan mendadak serta lambatnya perolehan informasi yang real time mengenai status inventori bahan baku sehingga pengambilan keputusan yang lambat kurang tepat dan kurang akurat oleh karena itu pt x membutuhkan sistem informasi sperti erp adempiere untuk mengatasi hal tersebut langkah implementasi dimulai dengan mengumpulkan informasi proses bisnis produksi pt x yang kemudian dilakukannya setup proses bisnis tersebut pada adempiere kemudian dilakukan simulasi produksi menggunakan adempiere hasilnya system erp adempiere di pt x akan memberikan beberapa efisiensi mengenai hal produksi seperti pengambilan keputusan yang cepat dan tepat seimbangnya demand and supply sehingga menekan biaya inventori perolehan informasi yang cepatreal time mengenai status inventori kata kunci erp adempiere manufacturing management
Abstrak (Stopwords Removed): erp enterprise resource planning system sistem berbasis komputer didesain proses transaksi organisasi fasilitas terintegrasi perencanaan realtime produksi respon pelanggan olson david permasalahan ada pt x memiliki catatan khusus adanya dokumenpembukuan mengenai kegiatan produksinya perencanaan produksinya banyak mengalami kendala kekurangan stok bahan baku ataupun kelebihan stok bahan baku dikarenakan permintaan konstan mendadak lambatnya perolehan informasi real time mengenai status inventori bahan baku pengambilan keputusan lambat kurang tepat kurang akurat pt x membutuhkan sistem informasi sperti erp adempiere mengatasi tersebut langkah implementasi dimulai mengumpulkan informasi proses bisnis produksi pt x dilakukannya setup proses bisnis tersebut adempiere dilakukan simulasi produksi menggunakan adempiere hasilnya system erp adempiere pt x memberikan beberapa efisiensi mengenai produksi pengambilan keputusan cepat tepat seimbangnya demand and supply menekan biaya inventori perolehan informasi cepatreal time mengenai status inventori kata kunci erp adempiere manufacturing management
Abstrak (Stemmed): erp enterprise resource planning system sistem bas komputer desain proses transaksi organisasi fasilitas integrasi rencana realtime produksi respon langgan olson david masalah ada pt x milik catat khusus ada dokumenpembukuan kena giat produksi rencana produksi banyak alami kendala kurang stok bahan baku atau lebih stok bahan baku karena minta konstan dadak lambat oleh informasi real time kena status inventori bahan baku ambil putus lambat kurang tepat kurang akurat pt x butuh sistem informasi sperti erp adempiere atas sebut langkah implementasi mulai kumpul informasi proses bisnis produksi pt x laku setup proses bisnis sebut adempiere laku simulasi produksi guna adempiere hasil system erp adempiere pt x beri beberapa efisiensi kena produksi ambil putus cepat tepat imbang demand and supply tekan biaya inventori oleh informasi cepatreal time kena status inventori kata kunci erp adempiere manufacturing management
Abstrak (Corrected): era enterprise resource planning system sister was computer detain proves transaksi organisms basilicas integral recant mealtime produksi respond hangman olson david marsala ada pt x milk carat rhesus ada dokumenpembukuan ken gift produksi recant produksi banyan salami kendall during stop bahai baku tau leash stop bahai baku arena mint konstanz dada lambast olen informant real time ken status inventory bahai baku ambit puts lambast during teat during aura pt x butch sister informant spent era adempiere alas debut bangka implements mule rumpus informant proves basis produksi pt x lake setup proves basis debut adempiere lake simulate produksi gun adempiere hail system era adempiere pt x bert beberapa efisiensi ken produksi ambit puts eat teat bang demand and supply texan bay inventory olen informant cepatreal time ken status inventory data bunch era adempiere manufacturing management
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produksi': 6, 'adempiere': 5, 'erp': 4, 'pt': 4, 'x': 4, 'kena': 4, 'informasi': 4, 'proses': 3, 'kurang': 3, 'bahan': 3, 'baku': 3, 'inventori': 3, 'system': 2, 'sistem': 2, 'rencana': 2, 'ada': 2, 'stok': 2, 'lambat': 2, 'oleh': 2, 'time': 2, 'status': 2, 'ambil': 2, 'putus': 2, 'tepat': 2, 'sebut': 2, 'bisnis': 2, 'laku': 2, 'enterprise': 1, 'resource': 1, 'planning': 1, 'bas': 1, 'komputer': 1, 'desain': 1, 'transaksi': 1, 'organisasi': 1, 'fasilitas': 1, 'integrasi': 1, 'realtime': 1, 'respon': 1, 'langgan': 1, 'olson': 1, 'david': 1, 'masalah': 1, 'milik': 1, 'catat': 1, 'khusus': 1, 'dokumenpembukuan': 1, 'giat': 1, 'banyak': 1, 'alami': 1, 'kendala': 1, 'atau': 1, 'lebih': 1, 'karena': 1, 'minta': 1, 'konstan': 1, 'dadak': 1, 'real': 1, 'akurat': 1, 'butuh': 1, 'sperti': 1, 'atas': 1, 'langkah': 1, 'implementasi': 1, 'mulai': 1, 'kumpul': 1, 'setup': 1, 'simulasi': 1, 'guna': 1, 'hasil': 1, 'beri': 1, 'beberapa': 1, 'efisiensi': 1, 'cepat': 1, 'imbang': 1, 'demand': 1, 'and': 1, 'supply': 1, 'tekan': 1, 'biaya': 1, 'cepatreal': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'manufacturing': 1, 'management': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'and': 9, 'of': 9, 'production': 5, 'information': 5, 'system': 4, 'is': 4, 'in': 4, 'pt': 4, 'x': 4, 'adempiere': 4, 'erp': 3, 'planning': 3, 'such': 3, 'as': 3, 'raw': 3, 'materials': 3, 'a': 2, 'problems': 2, 'not': 2, 'or': 2, 'so': 2, 'that': 2, 'it': 2, 'demand': 2, 'slow': 2, 'acquisition': 2, 'real': 2, 'time': 2, 'on': 2, 'status': 2, 'business': 2, 'then': 2, 'inventory': 2, 'enterprise': 1, 'resource': 1, 'computerbased': 1, 'designed': 1, 'for': 1, 'transaction': 1, 'processing': 1, 'organizations': 1, 'facilities': 1, 'are': 1, 'integrated': 1, 'realtime': 1, 'customer': 1, 'responsiveness': 1, 'david': 1, 'olson': 1, 'have': 1, 'specific': 1, 'record': 1, 'no': 1, 'documents': 1, 'books': 1, 'activities': 1, 'many': 1, 'shortages': 1, 'excess': 1, 'stocks': 1, 'also': 1, 'because': 1, 'constant': 1, 'sudden': 1, 'inventories': 1, 'decision': 1, 'making': 1, 'late': 1, 'inaccurate': 1, 'therefore': 1, 'requires': 1, 'to': 1, 'overcome': 1, 'step': 1, 'implementation': 1, 'process': 1, 'begins': 1, 'with': 1, 'gathering': 1, 'produced': 1, 'by': 1, 'doing': 1, 'setup': 1, 'processes': 1, 'performed': 1, 'simulations': 1, 'using': 1, 'result': 1, 'will': 1, 'give': 1, 'you': 1, 'some': 1, 'things': 1, 'about': 1, 'efficiency': 1, 'rapid': 1, 'decisionmaking': 1, 'appropriate': 1, 'imbalance': 1, 'supply': 1, 'reduces': 1, 'costs': 1, 'faster': 1})
-------------------------------------------
--- Data #38 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: TUTUS MARDIANAH
Judul: Prediksi Peluang Perpindahan Merk Mie Instan
Dengan Menerapkan Analisis Rantai Markov
Untuk Menentukan Strategi Harga
Pembimbing 1: SAMSUL AMAR S.T., M.Sc.
Pembimbing 2: HERI AWALUL ILHAMSAH S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Penelitian ini membahas tentang penerapan teori markov dalam menentukan strategi pemasaran mie instan. Strategi tersebut diwujudkan dalam bentuk fluktuasi harga jual di pasar. Responden penelitian ini meliputi mahasiswa dan masyarakat di sekitar kampus sebanyak 140 orang. Hasil penelitian ini mengkonfirmasikan bahwa nilai probabilitas steady state Indomie jika tidak menurunkan maupun menaikkan harga sebesar 0,417. Jika Indomie menurunkan harga Rp. 100 nilai probabilitas steady statenya adalah 0,490. Jika Indomie menurunkan harga Rp. 200 nilai probabilitas steady statenya adalah 0,589. Nilai probabilitas steady state Indomie jika menaikkan harga Rp. 100 sebesar 0,442 sedangkan Nilai probabilitas steady state Indomie jika menaikkan harga Rp. 200 sebesar 0,313. Peningkatan profit Indomie dapat dilakukan dengan menaikkan harga sebesar Rp.200 karena berdasarkan perhitungan nilai ekspektasi, strategi menaikkan harga sebesar Rp. 200 memiliki nilai ekspektasi tertinggi yaitu sebesar Rp.1.480.455.570.000
Kata kunci: rantai markov, strategi harga, mie instan, market share
Abstrak (Clean): penelitian ini membahas tentang penerapan teori markov dalam menentukan strategi pemasaran mie instan strategi tersebut diwujudkan dalam bentuk fluktuasi harga jual di pasar responden penelitian ini meliputi mahasiswa dan masyarakat di sekitar kampus sebanyak orang hasil penelitian ini mengkonfirmasikan bahwa nilai probabilitas steady state indomie jika tidak menurunkan maupun menaikkan harga sebesar jika indomie menurunkan harga rp nilai probabilitas steady statenya adalah jika indomie menurunkan harga rp nilai probabilitas steady statenya adalah nilai probabilitas steady state indomie jika menaikkan harga rp sebesar sedangkan nilai probabilitas steady state indomie jika menaikkan harga rp sebesar peningkatan profit indomie dapat dilakukan dengan menaikkan harga sebesar rp karena berdasarkan perhitungan nilai ekspektasi strategi menaikkan harga sebesar rp memiliki nilai ekspektasi tertinggi yaitu sebesar rp kata kunci rantai markov strategi harga mie instan market share
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas tentang penerapan teori markov menentukan strategi pemasaran mie instan strategi tersebut diwujudkan bentuk fluktuasi harga jual pasar responden penelitian meliputi mahasiswa masyarakat sekitar kampus sebanyak orang hasil penelitian mengkonfirmasikan nilai probabilitas steady state indomie jika menurunkan maupun menaikkan harga sebesar jika indomie menurunkan harga rp nilai probabilitas steady statenya jika indomie menurunkan harga rp nilai probabilitas steady statenya nilai probabilitas steady state indomie jika menaikkan harga rp sebesar sedangkan nilai probabilitas steady state indomie jika menaikkan harga rp sebesar peningkatan profit indomie dapat dilakukan menaikkan harga sebesar rp berdasarkan perhitungan nilai ekspektasi strategi menaikkan harga sebesar rp memiliki nilai ekspektasi tertinggi sebesar rp kata kunci rantai markov strategi harga mie instan market share
Abstrak (Stemmed): teliti bahas tentang terap teori markov tentu strategi pasar mie instan strategi sebut wujud bentuk fluktuasi harga jual pasar responden teliti liput mahasiswa masyarakat sekitar kampus banyak orang hasil teliti konfirmasi nilai probabilitas steady state indomie jika turun maupun naik harga besar jika indomie turun harga rp nilai probabilitas steady statenya jika indomie turun harga rp nilai probabilitas steady statenya nilai probabilitas steady state indomie jika naik harga rp besar sedang nilai probabilitas steady state indomie jika naik harga rp besar tingkat profit indomie dapat laku naik harga besar rp dasar hitung nilai ekspektasi strategi naik harga besar rp milik nilai ekspektasi tinggi besar rp kata kunci rantai markov strategi harga mie instan market share
Abstrak (Corrected): elite baas tenting trap tori markov tent strategy paar me instant strategy debut juju bent fluktuasi hard dual paar responded elite lieut mahasiswa masyarakat seminar campus banyan orang hail elite konfirmasi nilgai probability steady state income pika turn maun nail hard bear pika income turn hard up nilgai probability steady stately pika income turn hard up nilgai probability steady stately nilgai probability steady state income pika nail hard up bear sedan nilgai probability steady state income pika nail hard up bear dingbat profit income apart lake nail hard bear up dakar hiding nilgai ekspektasi strategy nail hard bear up milk nilgai ekspektasi ting bear up data bunch rental markov strategy hard me instant market share
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'harga': 9, 'nilai': 7, 'rp': 7, 'indomie': 6, 'besar': 6, 'probabilitas': 5, 'steady': 5, 'jika': 5, 'naik': 5, 'strategi': 4, 'teliti': 3, 'state': 3, 'turun': 3, 'markov': 2, 'pasar': 2, 'mie': 2, 'instan': 2, 'statenya': 2, 'ekspektasi': 2, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'terap': 1, 'teori': 1, 'tentu': 1, 'sebut': 1, 'wujud': 1, 'bentuk': 1, 'fluktuasi': 1, 'jual': 1, 'responden': 1, 'liput': 1, 'mahasiswa': 1, 'masyarakat': 1, 'sekitar': 1, 'kampus': 1, 'banyak': 1, 'orang': 1, 'hasil': 1, 'konfirmasi': 1, 'maupun': 1, 'sedang': 1, 'tingkat': 1, 'profit': 1, 'dapat': 1, 'laku': 1, 'dasar': 1, 'hitung': 1, 'milik': 1, 'tinggi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'rantai': 1, 'market': 1, 'share': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'is': 10, 'of': 7, 'state': 7, 'probability': 7, 'rp': 7, 'steady': 6, 'value': 5, 'prices': 5, 'so': 5, 'to': 4, 'strategy': 4, 'as': 4, 'in': 3, 'if': 3, 'this': 2, 'markov': 2, 'market': 2, 'study': 2, 'reduce': 2, 'increase': 2, 'development': 2, 'expectations': 2, 'research': 1, 'discusses': 1, 'about': 1, 'implementation': 1, 'theory': 1, 'determining': 1, 'marketing': 1, 'instan': 1, 'noodles': 1, 'embodied': 1, 'selling': 1, 'price': 1, 'fluctuations': 1, 'respondents': 1, 'are': 1, 'students': 1, 'and': 1, 'community': 1, 'around': 1, 'campus': 1, 'many': 1, 'people': 1, 'results': 1, 'confirm': 1, 'balance': 1, 'when': 1, 'meanwhile': 1, 'profit': 1, 'indomie': 1, 'can': 1, 'develop': 1, 'because': 1, 'according': 1, 'calculating': 1, 'has': 1, 'key': 1, 'words': 1, 'chain': 1, 'instant': 1, 'noodle': 1, 'share': 1})
-------------------------------------------
--- Data #39 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: FARIUS WIDYA MAHARDIKA
Judul: Implementasi Sistem ERP (Enterprise Resources Planning) Modul Human Resources Dengan Menggunakan Adempiere Pada Studi Kasus di PT. X
Pembimbing 1: MU'ALIM, ST.,MT
Pembimbing 2: SABARUDIN AKHMAD, ST.,MT
Abstrak (Raw): PT. X merupakan perusahaan manufaktur yang didalamnya sering terjadi kondisi akan kurangnya informasi baik dari level manajemen bawah ke atas atau sebaliknya pada setiap departemen dalam pembagian job description, job Analysis, dan job Evaluation. Kondisi tersebut antara lain target sering tidak terpenuhi, sistem informasi masih secara manual, tidak ada SOP yang jelas dan karyawan merasa tidak sesuai minat pada pekerjaannya. Permasalahan-permasalahan informasi yang berkaitan dengan sumber daya manusia (SDM) tersebut sering kali juga belum terkomputerisasi karena data yang di kumpulkan melalui proses manual yang menyebabkan menumpuknya lembaran-lembaran arsip. maka dari itu di butuhkan suatu sistem Enterprise Resource Planning yang terintegrasi dan didalamnya terdapat modul Human Resource untuk mengetahui dan mengatur jalannya suatu SDM dengan menggunakan Adempiere dalam membantu jalannya proses bisnis perusahaan.
Abstrak (Clean): pt x merupakan perusahaan manufaktur yang didalamnya sering terjadi kondisi akan kurangnya informasi baik dari level manajemen bawah ke atas atau sebaliknya pada setiap departemen dalam pembagian job description job analysis dan job evaluation kondisi tersebut antara lain target sering tidak terpenuhi sistem informasi masih secara manual tidak ada sop yang jelas dan karyawan merasa tidak sesuai minat pada pekerjaannya permasalahanpermasalahan informasi yang berkaitan dengan sumber daya manusia sdm tersebut sering kali juga belum terkomputerisasi karena data yang di kumpulkan melalui proses manual yang menyebabkan menumpuknya lembaranlembaran arsip maka dari itu di butuhkan suatu sistem enterprise resource planning yang terintegrasi dan didalamnya terdapat modul human resource untuk mengetahui dan mengatur jalannya suatu sdm dengan menggunakan adempiere dalam membantu jalannya proses bisnis perusahaan
Abstrak (Stopwords Removed): pt x perusahaan manufaktur didalamnya sering terjadi kondisi kurangnya informasi baik level manajemen bawah atas sebaliknya setiap departemen pembagian job description job analysis job evaluation kondisi tersebut antara lain target sering terpenuhi sistem informasi masih secara manual ada sop jelas karyawan merasa sesuai minat pekerjaannya permasalahanpermasalahan informasi berkaitan sumber daya manusia sdm tersebut sering kali belum terkomputerisasi data kumpulkan proses manual menyebabkan menumpuknya lembaranlembaran arsip butuhkan sistem enterprise resource planning terintegrasi didalamnya terdapat modul human resource mengetahui mengatur jalannya sdm menggunakan adempiere membantu jalannya proses bisnis perusahaan
Abstrak (Stemmed): pt x usaha manufaktur dalam sering jadi kondisi kurang informasi baik level manajemen bawah atas balik tiap departemen bagi job description job analysis job evaluation kondisi sebut antara lain target sering penuh sistem informasi masih cara manual ada sop jelas karyawan rasa sesuai minat kerja permasalahanpermasalahan informasi kait sumber daya manusia sdm sebut sering kali belum komputerisasi data kumpul proses manual sebab tumpuk lembaranlembaran arsip butuh sistem enterprise resource planning integrasi dalam dapat modul human resource tahu atur jalan sdm guna adempiere bantu jalan proses bisnis usaha
Abstrak (Corrected): pt x sara manufacture dream seeing jade kondisi during informant back level management away alas balk tip department bag job description job analysis job evaluation kondisi debut angara lain target seeing punch sister informant mash cara manual ada sop jells karajan rash sexual mint era permasalahanpermasalahan informant wait number day amnesia sum debut seeing kali begum komputerisasi data rumpus proves manual kebab rumpus lembaranlembaran arsis butch sister enterprise resource planning integral dream apart model human resource tau amur alan sum gun adempiere bantu alan proves basis sara
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sering': 3, 'informasi': 3, 'job': 3, 'usaha': 2, 'dalam': 2, 'kondisi': 2, 'sebut': 2, 'sistem': 2, 'manual': 2, 'sdm': 2, 'proses': 2, 'resource': 2, 'jalan': 2, 'pt': 1, 'x': 1, 'manufaktur': 1, 'jadi': 1, 'kurang': 1, 'baik': 1, 'level': 1, 'manajemen': 1, 'bawah': 1, 'atas': 1, 'balik': 1, 'tiap': 1, 'departemen': 1, 'bagi': 1, 'description': 1, 'analysis': 1, 'evaluation': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'target': 1, 'penuh': 1, 'masih': 1, 'cara': 1, 'ada': 1, 'sop': 1, 'jelas': 1, 'karyawan': 1, 'rasa': 1, 'sesuai': 1, 'minat': 1, 'kerja': 1, 'permasalahanpermasalahan': 1, 'kait': 1, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'manusia': 1, 'kali': 1, 'belum': 1, 'komputerisasi': 1, 'data': 1, 'kumpul': 1, 'sebab': 1, 'tumpuk': 1, 'lembaranlembaran': 1, 'arsip': 1, 'butuh': 1, 'enterprise': 1, 'planning': 1, 'integrasi': 1, 'dapat': 1, 'modul': 1, 'human': 1, 'tahu': 1, 'atur': 1, 'guna': 1, 'adempiere': 1, 'bantu': 1, 'bisnis': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'is': 6, 'of': 6, 'in': 5, 'and': 4, 'a': 3, 'often': 3, 'information': 3, 'to': 3, 'job': 3, 'human': 3, 'company': 2, 'which': 2, 'conditions': 2, 'not': 2, 'resource': 2, 'pt': 1, 'x': 1, 'manufacturing': 1, 'case': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'lack': 1, 'both': 1, 'from': 1, 'management': 1, 'level': 1, 'down': 1, 'top': 1, 'or': 1, 'vice': 1, 'versa': 1, 'at': 1, 'any': 1, 'department': 1, 'division': 1, 'description': 1, 'analysis': 1, 'evaluation': 1, 'these': 1, 'among': 1, 'others': 1, 'target': 1, 'met': 1, 'systems': 1, 'are': 1, 'still': 1, 'manually': 1, 'no': 1, 'sop': 1, 'clear': 1, 'employees': 1, 'feel': 1, 'inappropriate': 1, 'interest': 1, 'his': 1, 'work': 1, 'problems': 1, 'related': 1, 'resources': 1, 'hr': 1, 'because': 1, 'computerized': 1, 'data': 1, 'collected': 1, 'through': 1, 'manual': 1, 'process': 1, 'caused': 1, 'pile': 1, 'sheets': 1, 'archive': 1, 'therefore': 1, 'need': 1, 'an': 1, 'enterprise': 1, 'planning': 1, 'system': 1, 'that': 1, 'integrated': 1, 'it': 1, 'there': 1, 'module': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'govern': 1, 'using': 1, 'adempiere': 1, 'assisting': 1, 'operations': 1, 'business': 1, 'processes': 1})
-------------------------------------------
--- Data #40 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: DEDI KURNIAWAN
Judul: Analisis Pemetaan Positioning Konsumen Bebek Songkem Untuk Fokus Strategi Pemasaran Dengan Metode Multivariat (Multidimensional Scaling)
Pembimbing 1: Dr. RACHMAD HIDAYAT, MT
Pembimbing 2: SABARUDIN AKHMAD, ST.,MT
Abstrak (Raw): Munculnya berbagai jenis makanan menu bebek konsumen menjadi lebih selektif di dalam memilih makanan menu bebek yang ada. Setiap produsen makanan menu bebek melakukan upaya positioning terhadap produk mereka. Posisi tersebut perlu disesuaikan dan dirancang agar sesuai dan memenuhi kebutuhan dan harapan dari para pelanggannya yang dapat dipetakan atas berbagai segmen. Preferensi dan perasaan konsumen terhadap suatu produk dapat mempengaruhi keputusan konsumenakan membeli produk. Analisis data multivariat menyediakan berbagai metode untuk menganalisis pasar, termasuk Multidimensional Scaling yang dapat menyediakan berbagai pemahaman untuk menganalisis product positioning, dan menelaah perbedaan persepsi konsumen terhadap produk-produk makan makanan menu bebek. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis positioning Bebek Songkem dari sisi atribut dan non-atribut pada peta persepsi terhadap konsumen serta mengekplorasi beberapa metode statistik multivariat yang dapat digunakan untuk mendukung analisis data Multidimensional Scaling untuk positioning. Penelitian ini dilakukan terhadap konsumen makanan menu bebek di Bangkalan, dengan metode Slovin. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada responden makanan menu bebek. Dari hasil penelitian dan analisis ditemukan bahwa peta persepsi multidimensi, analisis Cluster dan analis Crostab, para pemasar dapat secara proaktif meneliti dan mengukur persepsi konsumen terhadap posisi makanan menu bebek berdasarkan atribut dan non-atribut relatif terhadap pesaingnya. Hasil penelitian ini adalah Peta persepsi makan makanan menu Bebek Songkem jika dilihat dari harga, kemasan, rasa, serta porsi, Bebek Songkem tidak bersaing secara dekat dengan makan makanan menu bebek lainnya.. Apabila dilihat dari atribut kepraktisannya, rendah kolesterol dan aroma, Bebek Songkem bersaing secara dekat dengan Bebek Raja.
Abstrak (Clean): munculnya berbagai jenis makanan menu bebek konsumen menjadi lebih selektif di dalam memilih makanan menu bebek yang ada setiap produsen makanan menu bebek melakukan upaya positioning terhadap produk mereka posisi tersebut perlu disesuaikan dan dirancang agar sesuai dan memenuhi kebutuhan dan harapan dari para pelanggannya yang dapat dipetakan atas berbagai segmen preferensi dan perasaan konsumen terhadap suatu produk dapat mempengaruhi keputusan konsumenakan membeli produk analisis data multivariat menyediakan berbagai metode untuk menganalisis pasar termasuk multidimensional scaling yang dapat menyediakan berbagai pemahaman untuk menganalisis product positioning dan menelaah perbedaan persepsi konsumen terhadap produkproduk makan makanan menu bebek tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis positioning bebek songkem dari sisi atribut dan nonatribut pada peta persepsi terhadap konsumen serta mengekplorasi beberapa metode statistik multivariat yang dapat digunakan untuk mendukung analisis data multidimensional scaling untuk positioning penelitian ini dilakukan terhadap konsumen makanan menu bebek di bangkalan dengan metode slovin teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada responden makanan menu bebek dari hasil penelitian dan analisis ditemukan bahwa peta persepsi multidimensi analisis cluster dan analis crostab para pemasar dapat secara proaktif meneliti dan mengukur persepsi konsumen terhadap posisi makanan menu bebek berdasarkan atribut dan nonatribut relatif terhadap pesaingnya hasil penelitian ini adalah peta persepsi makan makanan menu bebek songkem jika dilihat dari harga kemasan rasa serta porsi bebek songkem tidak bersaing secara dekat dengan makan makanan menu bebek lainnya apabila dilihat dari atribut kepraktisannya rendah kolesterol dan aroma bebek songkem bersaing secara dekat dengan bebek raja
Abstrak (Stopwords Removed): munculnya berbagai jenis makanan menu bebek konsumen menjadi lebih selektif memilih makanan menu bebek ada setiap produsen makanan menu bebek melakukan upaya positioning produk mereka posisi tersebut perlu disesuaikan dirancang sesuai memenuhi kebutuhan harapan para pelanggannya dapat dipetakan atas berbagai segmen preferensi perasaan konsumen produk dapat mempengaruhi keputusan konsumenakan membeli produk analisis data multivariat menyediakan berbagai metode menganalisis pasar termasuk multidimensional scaling dapat menyediakan berbagai pemahaman menganalisis product positioning menelaah perbedaan persepsi konsumen produkproduk makan makanan menu bebek tujuan penelitian menganalisis positioning bebek songkem sisi atribut nonatribut peta persepsi konsumen mengekplorasi beberapa metode statistik multivariat dapat digunakan mendukung analisis data multidimensional scaling positioning penelitian dilakukan konsumen makanan menu bebek bangkalan metode slovin teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner disebarkan kepada responden makanan menu bebek hasil penelitian analisis ditemukan peta persepsi multidimensi analisis cluster analis crostab para pemasar dapat secara proaktif meneliti mengukur persepsi konsumen posisi makanan menu bebek berdasarkan atribut nonatribut relatif pesaingnya hasil penelitian peta persepsi makan makanan menu bebek songkem jika dilihat harga kemasan rasa porsi bebek songkem bersaing secara dekat makan makanan menu bebek lainnya apabila dilihat atribut kepraktisannya rendah kolesterol aroma bebek songkem bersaing secara dekat bebek raja
Abstrak (Stemmed): muncul bagai jenis makan menu bebek konsumen jadi lebih selektif pilih makan menu bebek ada tiap produsen makan menu bebek laku upaya positioning produk mereka posisi sebut perlu sesuai rancang sesuai penuh butuh harap para langgan dapat peta atas bagai segmen preferensi asa konsumen produk dapat pengaruh putus konsumenakan beli produk analisis data multivariat sedia bagai metode analis pasar masuk multidimensional scaling dapat sedia bagai paham analis product positioning telaah beda persepsi konsumen produkproduk makan makan menu bebek tuju teliti analis positioning bebek songkem sisi atribut nonatribut peta persepsi konsumen mengekplorasi beberapa metode statistik multivariat dapat guna dukung analisis data multidimensional scaling positioning teliti laku konsumen makan menu bebek bangkal metode slovin teknik kumpul data guna kuesioner sebar kepada responden makan menu bebek hasil teliti analisis temu peta persepsi multidimensi analisis cluster analis crostab para pasar dapat cara proaktif teliti ukur persepsi konsumen posisi makan menu bebek dasar atribut nonatribut relatif saing hasil teliti peta persepsi makan makan menu bebek songkem jika lihat harga kemas rasa porsi bebek songkem saing cara dekat makan makan menu bebek lain apabila lihat atribut praktis rendah kolesterol aroma bebek songkem saing cara dekat bebek raja
Abstrak (Corrected): munch bahai penis mayan menu bebel consumed jade leash selektif pilch mayan menu bebel ada tip produce mayan menu bebel lake pay positioning proud merely polish debut peru sexual dancing sexual punch butch harp para hangman apart pet alas bahai semen preference asa consumed proud apart pengaruh puts konsumenakan bell proud analysis data multivariate media bahai metope analysis paar mask multidimensional scaling apart media bahai palm analysis product positioning teach bed perseus consumed produkproduk mayan mayan menu bebel juju elite analysis positioning bebel songkem sis tribute nonatribut pet perseus consumed mengekplorasi beberapa metope statistic multivariate apart gun during analysis data multidimensional scaling positioning elite lake consumed mayan menu bebel bangka metope sloven tennis rumpus data gun questioner sear keypad responded mayan menu bebel hail elite analysis temp pet perseus multidimensi analysis cluster analysis crystal para paar apart cara proaktif elite ukr perseus consumed polish mayan menu bebel dakar tribute nonatribut related saying hail elite pet perseus mayan mayan menu bebel songkem pika that hard bemas rash parsi bebel songkem saying cara dead mayan mayan menu bebel lain arabia that tribute practise rental cholesterol aroma bebel songkem saying cara dead bebel raja
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'bebek': 13, 'makan': 12, 'menu': 9, 'konsumen': 6, 'dapat': 5, 'persepsi': 5, 'teliti': 5, 'bagai': 4, 'positioning': 4, 'peta': 4, 'analisis': 4, 'analis': 4, 'songkem': 4, 'produk': 3, 'data': 3, 'metode': 3, 'atribut': 3, 'cara': 3, 'saing': 3, 'laku': 2, 'posisi': 2, 'sesuai': 2, 'para': 2, 'multivariat': 2, 'sedia': 2, 'pasar': 2, 'multidimensional': 2, 'scaling': 2, 'nonatribut': 2, 'guna': 2, 'hasil': 2, 'lihat': 2, 'dekat': 2, 'muncul': 1, 'jenis': 1, 'jadi': 1, 'lebih': 1, 'selektif': 1, 'pilih': 1, 'ada': 1, 'tiap': 1, 'produsen': 1, 'upaya': 1, 'mereka': 1, 'sebut': 1, 'perlu': 1, 'rancang': 1, 'penuh': 1, 'butuh': 1, 'harap': 1, 'langgan': 1, 'atas': 1, 'segmen': 1, 'preferensi': 1, 'asa': 1, 'pengaruh': 1, 'putus': 1, 'konsumenakan': 1, 'beli': 1, 'masuk': 1, 'paham': 1, 'product': 1, 'telaah': 1, 'beda': 1, 'produkproduk': 1, 'tuju': 1, 'sisi': 1, 'mengekplorasi': 1, 'beberapa': 1, 'statistik': 1, 'dukung': 1, 'bangkal': 1, 'slovin': 1, 'teknik': 1, 'kumpul': 1, 'kuesioner': 1, 'sebar': 1, 'kepada': 1, 'responden': 1, 'temu': 1, 'multidimensi': 1, 'cluster': 1, 'crostab': 1, 'proaktif': 1, 'ukur': 1, 'dasar': 1, 'relatif': 1, 'jika': 1, 'harga': 1, 'kemas': 1, 'rasa': 1, 'porsi': 1, 'lain': 1, 'apabila': 1, 'praktis': 1, 'rendah': 1, 'kolesterol': 1, 'aroma': 1, 'raja': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 30, 'to': 15, 'and': 10, 'of': 7, 'consumer': 7, 'duck': 6, 'analysis': 6, 'positioning': 5, 'that': 5, 'bebek': 5, 'attribute': 5, 'in': 4, 'at': 4, 'a': 4, 'multidimensional': 4, 'is': 4, 'songkem': 4, 'product': 3, 'data': 3, 'scaling': 3, 'from': 3, 'non': 3, 'perception': 3, 'menu': 3, 'many': 2, 'does': 2, 'their': 2, 'position': 2, 'be': 2, 'can': 2, 'multivariate': 2, 'provides': 2, 'method': 2, 'this': 2, 'study': 2, 'map': 2, 'result': 2, 'cluster': 2, 'prices': 2, 'cover': 2, 'taste': 2, 'portion': 2, 'rise': 1, 'restaurants': 1, 'makes': 1, 'more': 1, 'selective': 1, 'choosing': 1, 'nus': 1, 'every': 1, 'restaurant': 1, 'need': 1, 'matched': 1, 'designed': 1, 'fulfill': 1, 'needed': 1, 'hope': 1, 'consumers': 1, 'preference': 1, 'feel': 1, 'effects': 1, 'buying': 1, 'decision': 1, 'market': 1, 'includeding': 1, 'comprehensive': 1, 'differences': 1, 'aim': 1, 'analyze': 1, 'side': 1, 'also': 1, 'explore': 1, 'several': 1, 'methods': 1, 'statistical': 1, 'used': 1, 'support': 1, 'comparate': 1, 'bangkal': 1, 'using': 1, 'probability': 1, 'sampling': 1, 'technique': 1, 'collecting': 1, 'uses': 1, 'questioner': 1, 'diffused': 1, 'respondent': 1, 'as': 1, 'crosstab': 1, 'marketers': 1, 'or': 1, 'trader': 1, 'proactively': 1, 'investigate': 1, 'measure': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'relative': 1, 'competitors': 1, 'another': 1, 'not': 1, 'compete': 1, 'with': 1, 'others': 1, 'it': 1, 'evaluated': 1, 'therefore': 1, 'for': 1, 'had': 1, 'by': 1, 'if': 1, 'seeing': 1, 'practicality': 1, 'low': 1, 'cholesterol': 1, 'aroma': 1, 'competes': 1, 'closely': 1, 'raja': 1, 'keywords': 1, 'crostab': 1})
-------------------------------------------
--- Data #41 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: FERDIAN DWI PRAMULYO
Judul: ANALISIS VARIABEL YANG MEMPENGARUHI CONSUMER DECISION MAKING PROCESS PADA KONSUMEN BEBEK SINJAY UNTUK FOKUS STRATEGI PEMASARAN MENGGUNAKAN ANALISIS PATH
Pembimbing 1: Dr. RACHMAD HIDAYAT, MT
Pembimbing 2: SABARUDIN AKHMAD, ST.,MT
Abstrak (Raw): Objek penelitian ini adalah Warung Bebek Sinjay yang terdapat di Bangkalan Madura. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang merupakan pengumpulan data melalui pertanyaan yang disiapkan untuk responden. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis path untuk melihat dan menganalisis variabel-variabel model consumer decision making process dalam pengambilan keputusan pembelian konsumen di Warung Bebek Sinjay. Hasil penelitian menunjukkan jika variabel yang meliputi problem recognition, information search, alternative evaluation dan purchase decision mempunyai pengaruh yang signifikan model yang diteliti. Dengan demikian variabel mempunyai nilai positif yang saling menguatkan dalam membentuk model. Diantara variabel bebas yang diteliti, menunjukkan bahwa variabel internal sources mempunyai pengaruh yang dominan terhadap keputusan konsumen membeli di Warung Bebek Sinjay. Hal ini didasarkan pada nilai standardized regression weight variabel internal sources sebesar 0,345. Oleh karena itu perlu menjadi pertimbangan khusus untuk variabel internal sources sebagai pedoman pengembangan strategi pemasaran Warung Bebek Sinjay.
Abstrak (Clean): objek penelitian ini adalah warung bebek sinjay yang terdapat di bangkalan madura penelitian ini menggunakan kuesioner yang merupakan pengumpulan data melalui pertanyaan yang disiapkan untuk responden metode analisis yang digunakan adalah metode analisis path untuk melihat dan menganalisis variabelvariabel model consumer decision making process dalam pengambilan keputusan pembelian konsumen di warung bebek sinjay hasil penelitian menunjukkan jika variabel yang meliputi problem recognition information search alternative evaluation dan purchase decision mempunyai pengaruh yang signifikan model yang diteliti dengan demikian variabel mempunyai nilai positif yang saling menguatkan dalam membentuk model diantara variabel bebas yang diteliti menunjukkan bahwa variabel internal sources mempunyai pengaruh yang dominan terhadap keputusan konsumen membeli di warung bebek sinjay hal ini didasarkan pada nilai standardized regression weight variabel internal sources sebesar oleh karena itu perlu menjadi pertimbangan khusus untuk variabel internal sources sebagai pedoman pengembangan strategi pemasaran warung bebek sinjay
Abstrak (Stopwords Removed): objek penelitian warung bebek sinjay terdapat bangkalan madura penelitian menggunakan kuesioner pengumpulan data pertanyaan disiapkan responden metode analisis digunakan metode analisis path melihat menganalisis variabelvariabel model consumer decision making process pengambilan keputusan pembelian konsumen warung bebek sinjay hasil penelitian menunjukkan jika variabel meliputi problem recognition information search alternative evaluation purchase decision mempunyai pengaruh signifikan model diteliti demikian variabel mempunyai nilai positif saling menguatkan membentuk model diantara variabel bebas diteliti menunjukkan variabel internal sources mempunyai pengaruh dominan keputusan konsumen membeli warung bebek sinjay didasarkan nilai standardized regression weight variabel internal sources sebesar perlu menjadi pertimbangan khusus variabel internal sources pedoman pengembangan strategi pemasaran warung bebek sinjay
Abstrak (Stemmed): objek teliti warung bebek sinjay dapat bangkal madura teliti guna kuesioner kumpul data tanya siap responden metode analisis guna metode analisis path lihat analis variabelvariabel model consumer decision making process ambil putus beli konsumen warung bebek sinjay hasil teliti tunjuk jika variabel liput problem recognition information search alternative evaluation purchase decision punya pengaruh signifikan model teliti demikian variabel punya nilai positif saling kuat bentuk model antara variabel bebas teliti tunjuk variabel internal sources punya pengaruh dominan putus konsumen beli warung bebek sinjay dasar nilai standardized regression weight variabel internal sources besar perlu jadi timbang khusus variabel internal sources pedoman kembang strategi pasar warung bebek sinjay
Abstrak (Corrected): objet elite wrung bebel ninja apart bangka madura elite gun questioner rumpus data tanya slap responded metope analysis gun metope analysis path that analysis variabelvariabel model consumer decision making process ambit puts bell consumed wrung bebel ninja hail elite tuneup pika variable lieut problem recognition information search alternative evaluation purchase decision puny pengaruh significant model elite domitian variable puny nilgai position saying kurt bent model angara variable betas elite tuneup variable internal sources puny pengaruh dominant puts consumed bell wrung bebel ninja dakar nilgai standardized regression weight variable internal sources bear peru jade timing rhesus variable internal sources yeoman embank strategy paar wrung bebel ninja
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'variabel': 6, 'teliti': 5, 'warung': 4, 'bebek': 4, 'sinjay': 4, 'model': 3, 'punya': 3, 'internal': 3, 'sources': 3, 'guna': 2, 'metode': 2, 'analisis': 2, 'decision': 2, 'putus': 2, 'beli': 2, 'konsumen': 2, 'tunjuk': 2, 'pengaruh': 2, 'nilai': 2, 'objek': 1, 'dapat': 1, 'bangkal': 1, 'madura': 1, 'kuesioner': 1, 'kumpul': 1, 'data': 1, 'tanya': 1, 'siap': 1, 'responden': 1, 'path': 1, 'lihat': 1, 'analis': 1, 'variabelvariabel': 1, 'consumer': 1, 'making': 1, 'process': 1, 'ambil': 1, 'hasil': 1, 'jika': 1, 'liput': 1, 'problem': 1, 'recognition': 1, 'information': 1, 'search': 1, 'alternative': 1, 'evaluation': 1, 'purchase': 1, 'signifikan': 1, 'demikian': 1, 'positif': 1, 'saling': 1, 'kuat': 1, 'bentuk': 1, 'antara': 1, 'bebas': 1, 'dominan': 1, 'dasar': 1, 'standardized': 1, 'regression': 1, 'weight': 1, 'besar': 1, 'perlu': 1, 'jadi': 1, 'timbang': 1, 'khusus': 1, 'pedoman': 1, 'kembang': 1, 'strategi': 1, 'pasar': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 11, 'variables': 5, 'bebek': 4, 'in': 4, 'decision': 4, 'is': 3, 'warung': 3, 'model': 3, 'sinjay': 3, 'a': 3, 'sources': 3, 'internal': 3, 'this': 2, 'study': 2, 'method': 2, 'to': 2, 'at': 2, 'and': 2, 'consumer': 2, 'purchase': 2, 'that': 2, 'has': 2, 'influence': 2, 'variable': 2, 'value': 2, 'on': 2, 'it': 2, 'for': 2, 'object': 1, 'located': 1, 'bangkal': 1, 'madura': 1, 'uses': 1, 'quesioner': 1, 'which': 1, 'gathering': 1, 'data': 1, 'through': 1, 'question': 1, 'put': 1, 'respondents': 1, 'analytical': 1, 'used': 1, 'path': 1, 'analysis': 1, 'look': 1, 'analyze': 1, 'making': 1, 'process': 1, 'consumers': 1, 'result': 1, 'showed': 1, 'if': 1, 'include': 1, 'problem': 1, 'recognition': 1, 'information': 1, 'search': 1, 'alternative': 1, 'evaluation': 1, 'significant': 1, 'examined': 1, 'thus': 1, 'positive': 1, 'form': 1, 'reinforcing': 1, 'among': 1, 'independent': 1, 'studied': 1, 'indicating': 1, 'have': 1, 'dominant': 1, 'buying': 1, 'point': 1, 'based': 1, 'standardized': 1, 'regression': 1, 'weight': 1, 'therefore': 1, 'needs': 1, 'be': 1, 'special': 1, 'consideration': 1, 'guidelines': 1, 'development': 1, 'marketing': 1, 'strategies': 1})
-------------------------------------------
--- Data #42 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ERVIANA AGUSTIN
Judul: Analisis Pengaruh Harga Produk, Kualitas Produk, Harapan Pelanggan dan Citra Merek terhadap Loyalitas Pelanggan melalui Kepuasan Pelanggan Produk Laptop Acer
Pembimbing 1: FITRI AGUSTINA, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Dr. RACHMAD HIDAYAT, M.T.
Abstrak (Raw): Penelitian yang telah dilakukan salah satunya bertujuan untuk mengkaji dan memperoleh bukti empiris pengaruh harga produk, kualitas produk, harapan pelanggan dan citra merek terhadap kepuasan pelanggan laptop Acer. Jumlah sampel dalam penelitian ini, yaitu 150 responden dengan teknik penarikan sampel menggunakan sistematic random sampling. Skala yang digunakan, yaitu skala Likert dengan nilai 1 sampai 5. Data-data tersebut kemudian diolah dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling. Ada tujuh hipotesis yang positif dan signifikan, antara lain kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, harapan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, kepuasan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan, kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan melalui kepuasan pelanggan, harapan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan melalui kepuasan pelanggan dan citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan melalui kepuasan pelanggan. Hasil dari penelitian ini model akhir dengan nilai chi square sebesar 101,479 dan probabilitas sebesar 0,154. Artinya, model secara keseluruhan dikatakan fit.
Kata Kunci: harga produk, kualitas produk, harapan pelanggan, citra merek, kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan.
Abstrak (Clean): penelitian yang telah dilakukan salah satunya bertujuan untuk mengkaji dan memperoleh bukti empiris pengaruh harga produk kualitas produk harapan pelanggan dan citra merek terhadap kepuasan pelanggan laptop acer jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu responden dengan teknik penarikan sampel menggunakan sistematic random sampling skala yang digunakan yaitu skala likert dengan nilai sampai datadata tersebut kemudian diolah dan dianalisis menggunakan structural equation modeling ada tujuh hipotesis yang positif dan signifikan antara lain kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan harapan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan kepuasan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan melalui kepuasan pelanggan harapan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan melalui kepuasan pelanggan dan citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan melalui kepuasan pelanggan hasil dari penelitian ini model akhir dengan nilai chi square sebesar dan probabilitas sebesar artinya model secara keseluruhan dikatakan fit kata kunci harga produk kualitas produk harapan pelanggan citra merek kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian dilakukan salah satunya bertujuan mengkaji memperoleh bukti empiris pengaruh harga produk kualitas produk harapan pelanggan citra merek kepuasan pelanggan laptop acer jumlah sampel penelitian responden teknik penarikan sampel menggunakan sistematic random sampling skala digunakan skala likert nilai datadata tersebut diolah dianalisis menggunakan structural equation modeling ada tujuh hipotesis positif signifikan antara lain kualitas produk berpengaruh positif signifikan kepuasan pelanggan harapan pelanggan berpengaruh positif signifikan kepuasan pelanggan citra merek berpengaruh positif signifikan kepuasan pelanggan kepuasan pelanggan berpengaruh positif signifikan loyalitas pelanggan kualitas produk berpengaruh positif signifikan loyalitas pelanggan kepuasan pelanggan harapan pelanggan berpengaruh positif signifikan loyalitas pelanggan kepuasan pelanggan citra merek berpengaruh positif signifikan loyalitas pelanggan kepuasan pelanggan hasil penelitian model akhir nilai chi square sebesar probabilitas sebesar artinya model secara keseluruhan dikatakan fit kata kunci harga produk kualitas produk harapan pelanggan citra merek kepuasan pelanggan loyalitas pelanggan
Abstrak (Stemmed): teliti laku salah satu tuju kaji oleh bukti empiris pengaruh harga produk kualitas produk harap langgan citra merek puas langgan laptop acer jumlah sampel teliti responden teknik tari sampel guna sistematic random sampling skala guna skala likert nilai datadata sebut olah analis guna structural equation modeling ada tujuh hipotesis positif signifikan antara lain kualitas produk pengaruh positif signifikan puas langgan harap langgan pengaruh positif signifikan puas langgan citra merek pengaruh positif signifikan puas langgan puas langgan pengaruh positif signifikan loyalitas langgan kualitas produk pengaruh positif signifikan loyalitas langgan puas langgan harap langgan pengaruh positif signifikan loyalitas langgan puas langgan citra merek pengaruh positif signifikan loyalitas langgan puas langgan hasil teliti model akhir nilai chi square besar probabilitas besar arti model cara seluruh kata fit kata kunci harga produk kualitas produk harap langgan citra merek puas langgan loyalitas langgan
Abstrak (Corrected): elite lake salad sat juju kanji olen but empires pengaruh hard proud kualitas proud harp hangman citral mere puts hangman laptop acer mullah sample elite responded tennis taxi sample gun systematic random sampling skald gun skald likest nilgai datadata debut blah analysis gun structural equation modeling ada juju hypothesis position significant angara lain kualitas proud pengaruh position significant puts hangman harp hangman pengaruh position significant puts hangman citral mere pengaruh position significant puts hangman puts hangman pengaruh position significant loyalties hangman kualitas proud pengaruh position significant loyalties hangman puts hangman harp hangman pengaruh position significant loyalties hangman puts hangman citral mere pengaruh position significant loyalties hangman puts hangman hail elite model air nilgai chi square bear probability bear art model cara seluruh data fit data bunch hard proud kualitas proud harp hangman citral mere puts hangman loyalties hangman
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'langgan': 18, 'puas': 9, 'pengaruh': 8, 'positif': 8, 'signifikan': 8, 'produk': 6, 'loyalitas': 5, 'kualitas': 4, 'harap': 4, 'citra': 4, 'merek': 4, 'teliti': 3, 'guna': 3, 'harga': 2, 'sampel': 2, 'skala': 2, 'nilai': 2, 'model': 2, 'besar': 2, 'kata': 2, 'laku': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'tuju': 1, 'kaji': 1, 'oleh': 1, 'bukti': 1, 'empiris': 1, 'laptop': 1, 'acer': 1, 'jumlah': 1, 'responden': 1, 'teknik': 1, 'tari': 1, 'sistematic': 1, 'random': 1, 'sampling': 1, 'likert': 1, 'datadata': 1, 'sebut': 1, 'olah': 1, 'analis': 1, 'structural': 1, 'equation': 1, 'modeling': 1, 'ada': 1, 'tujuh': 1, 'hipotesis': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'hasil': 1, 'akhir': 1, 'chi': 1, 'square': 1, 'probabilitas': 1, 'arti': 1, 'cara': 1, 'seluruh': 1, 'fit': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'and': 14, 'the': 14, 'customer': 14, 'of': 9, 'influence': 8, 'positive': 8, 'significant': 8, 'satisfaction': 8, 'gives': 7, 'loyalty': 5, 'product': 4, 'quality': 4, 'expectations': 4, 's': 4, 'is': 4, 'this': 3, 'research': 3, 'to': 3, 'brand': 3, 'image': 3, 'toward': 3, 'through': 3, 'their': 3, 'in': 2, 'by': 2, 'scale': 2, 'with': 2, 'model': 2, 'has': 1, 'been': 1, 'done': 1, 'order': 1, 'examine': 1, 'get': 1, 'proof': 1, 'about': 1, 'proce': 1, 'concerning': 1, 'acer': 1, 'laptop': 1, 'number': 1, 'samples': 1, 'respondents': 1, 'applying': 1, 'random': 1, 'sampling': 1, 'sistematic': 1, 'then': 1, 'which': 1, 'used': 1, 'likert': 1, 'value': 1, 'later': 1, 'on': 1, 'data': 1, 'processed': 1, 'analyzed': 1, 'using': 1, 'structural': 1, 'equation': 1, 'modeling': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'seven': 1, 'hypotheses': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'products': 1, 'output': 1, 'final': 1, 'chi': 1, 'square': 1, 'probability': 1, 'thus': 1, 'it': 1, 'means': 1, 'that': 1, 'overall': 1, 'fit': 1, 'keywords': 1, 'price': 1, 'profuct': 1})
-------------------------------------------
--- Data #43 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Rifki Maulana
Judul: RANCANG BANGUN MESIN PENCUCI ALAT RUMAH TANGGA (PIRING, SENDOK, GARPUH, DAN GELAS) DENGAN MENGGUNAKAN METODE VDI 2221
Pembimbing 1: Mu,alim, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): piring ini memiliki ukuran dimensi panjang 70 cm, lebar 55 cm dan tinggi 50 cm. Mesin ini diuji kinerjanya dengan menghitung jumlah piring yang dicuci dan lama proses pencucian. Ada 2 jenis noda yang diuji yaitu minyak dan kaldu bebek. Selain itu diuji pula 3 macam proses pencucian tanpa menggunakan sabun dan proses pencucian menggunakan sabun. Efektifitas kerja mesin optimum ada pada pencucian 8 piring, 8 sendok dan 8 garpuh tanpa menggunakan sabun dan pencucian 8 piring menggunakan sabun, baik dengan minyak dan kaldu bebek.
Abstrak (Clean): piring ini memiliki ukuran dimensi panjang cm lebar cm dan tinggi cm mesin ini diuji kinerjanya dengan menghitung jumlah piring yang dicuci dan lama proses pencucian ada jenis noda yang diuji yaitu minyak dan kaldu bebek selain itu diuji pula macam proses pencucian tanpa menggunakan sabun dan proses pencucian menggunakan sabun efektifitas kerja mesin optimum ada pada pencucian piring sendok dan garpuh tanpa menggunakan sabun dan pencucian piring menggunakan sabun baik dengan minyak dan kaldu bebek
Abstrak (Stopwords Removed): piring memiliki ukuran dimensi panjang cm lebar cm tinggi cm mesin diuji kinerjanya menghitung jumlah piring dicuci lama proses pencucian ada jenis noda diuji minyak kaldu bebek selain diuji pula macam proses pencucian menggunakan sabun proses pencucian menggunakan sabun efektifitas kerja mesin optimum ada pencucian piring sendok garpuh menggunakan sabun pencucian piring menggunakan sabun baik minyak kaldu bebek
Abstrak (Stemmed): piring milik ukur dimensi panjang cm lebar cm tinggi cm mesin uji kerja hitung jumlah piring cuci lama proses cuci ada jenis noda uji minyak kaldu bebek selain uji pula macam proses cuci guna sabun proses cuci guna sabun efektifitas kerja mesin optimum ada cuci piring sendok garpuh guna sabun cuci piring guna sabun baik minyak kaldu bebek
Abstrak (Corrected): firing milk ukr dimension panting cm lear cm ting cm resin uni era hiding mullah firing much lama proves much ada penis soda uni minyan bald bebel slain uni pula madam proves much gun sabin proves much gun sabin efektifitas era resin optimum ada much firing send graph gun sabin much firing gun sabin back minyan bald bebel
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'cuci': 6, 'piring': 4, 'guna': 4, 'sabun': 4, 'cm': 3, 'uji': 3, 'proses': 3, 'mesin': 2, 'kerja': 2, 'ada': 2, 'minyak': 2, 'kaldu': 2, 'bebek': 2, 'milik': 1, 'ukur': 1, 'dimensi': 1, 'panjang': 1, 'lebar': 1, 'tinggi': 1, 'hitung': 1, 'jumlah': 1, 'lama': 1, 'jenis': 1, 'noda': 1, 'selain': 1, 'pula': 1, 'macam': 1, 'efektifitas': 1, 'optimum': 1, 'sendok': 1, 'garpuh': 1, 'baik': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'and': 8, 'of': 6, 'the': 6, 'washing': 5, 'tested': 4, 'soap': 4, 'cm': 3, 'process': 3, 'a': 2, 'dishwasher': 2, 'that': 2, 'has': 2, 'this': 2, 'oil': 2, 'duck': 2, 'broth': 2, 'without': 2, 'use': 2, 'using': 2, 'plates': 2, 'design': 1, 'been': 1, 'created': 1, 'in': 1, 'study': 1, 'long': 1, 'dimension': 1, 'width': 1, 'height': 1, 'engine': 1, 'performance': 1, 'is': 1, 'by': 1, 'calculating': 1, 'number': 1, 'dishes': 1, 'washed': 1, 'old': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'types': 1, 'stains': 1, 'moreover': 1, 'also': 1, 'kinds': 1, 'effectiveness': 1, 'optimum': 1, 'machine': 1, 'for': 1, 'spoons': 1, 'garpuh': 1, 'both': 1, 'with': 1})
-------------------------------------------
--- Data #44 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: LIANITA SEPTIANA
Judul: Model Prediksi Status Kredit Nasabah Koperasi Simpan Pinjam “Mitra Usaha” Syariah
Pembimbing 1: ARI BASUKI, S.T.,M.T.
Pembimbing 2: SABARUDIN AKHMAD, S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): KSP “Mitra Usaha” Syariah merupakan koperasi simpan pinjam yang berdiri sejak tahun 1999. Koperasi ini menjalankan bisnis simpan pinjam untuk menjaga keberlangsungan usahanya. Tidak semua debitur (nasabah) koperasi ini memenuhi kewajibannya mengangsur tepat waktu, sebagian diantaranya mengalami kredit macet. Penelitian ini dilakukan untuk untuk memprediksi karakteristik debitur yang berpotensi menyebabkan terjadinya kredit lancar atau macet. Metode yang digunakan yaitu dengan menggunakan metode algoritma C4.5 yang jalankan dengan bantuan perangkat lunak WEKA 3.7.9. Hasil dari penelitian ini yaitu terbentuknya model tree yang terdiri atas 8 pola (pattern) penyebab terjadinya kredit lancar, dan 7 pola penyebab terjadinya kredit macet. Faktor (atribut) yang paling berperan (sebagai atribut root) menentukan terjadinya kredit lancar adalah atribut Omzet per bulan. Tingkat keakurasian model tree yang terbentuk sebesar 93%. Pola kredit macet dan lancar yang sudah terbentuk dapat digunakan sebagai alat untuk memprediksi status kredit nasabah. Dengan menggunakan 50 data nasabah pada bulan Januari- Februari 2013 sebagai validasi model, terdapat 5 nasabah yang diprediksikan akan mempunyai status kredit macet dilihat dari 7 pola atau rule yang terbentuk, sedangkan sisanya sebanyak 45 nasabah diprediksi mempunyai status kredit lancar.
Kata Kunci : Pola Status Kredit, Algoritma C4.5, WEKA, model tree
Abstrak (Clean): ksp “mitra usaha” syariah merupakan koperasi simpan pinjam yang berdiri sejak tahun koperasi ini menjalankan bisnis simpan pinjam untuk menjaga keberlangsungan usahanya tidak semua debitur nasabah koperasi ini memenuhi kewajibannya mengangsur tepat waktu sebagian diantaranya mengalami kredit macet penelitian ini dilakukan untuk untuk memprediksi karakteristik debitur yang berpotensi menyebabkan terjadinya kredit lancar atau macet metode yang digunakan yaitu dengan menggunakan metode algoritma c yang jalankan dengan bantuan perangkat lunak weka hasil dari penelitian ini yaitu terbentuknya model tree yang terdiri atas pola pattern penyebab terjadinya kredit lancar dan pola penyebab terjadinya kredit macet faktor atribut yang paling berperan sebagai atribut root menentukan terjadinya kredit lancar adalah atribut omzet per bulan tingkat keakurasian model tree yang terbentuk sebesar pola kredit macet dan lancar yang sudah terbentuk dapat digunakan sebagai alat untuk memprediksi status kredit nasabah dengan menggunakan data nasabah pada bulan januari februari sebagai validasi model terdapat nasabah yang diprediksikan akan mempunyai status kredit macet dilihat dari pola atau rule yang terbentuk sedangkan sisanya sebanyak nasabah diprediksi mempunyai status kredit lancar kata kunci pola status kredit algoritma c weka model tree
Abstrak (Stopwords Removed): ksp “mitra usaha” syariah koperasi simpan pinjam berdiri tahun koperasi menjalankan bisnis simpan pinjam menjaga keberlangsungan usahanya semua debitur nasabah koperasi memenuhi kewajibannya mengangsur tepat waktu sebagian diantaranya mengalami kredit macet penelitian dilakukan memprediksi karakteristik debitur berpotensi menyebabkan terjadinya kredit lancar macet metode digunakan menggunakan metode algoritma c jalankan bantuan perangkat lunak weka hasil penelitian terbentuknya model tree terdiri atas pola pattern penyebab terjadinya kredit lancar pola penyebab terjadinya kredit macet faktor atribut paling berperan atribut root menentukan terjadinya kredit lancar atribut omzet per bulan tingkat keakurasian model tree terbentuk sebesar pola kredit macet lancar sudah terbentuk dapat digunakan alat memprediksi status kredit nasabah menggunakan data nasabah bulan januari februari validasi model terdapat nasabah diprediksikan mempunyai status kredit macet dilihat pola rule terbentuk sedangkan sisanya sebanyak nasabah diprediksi mempunyai status kredit lancar kata kunci pola status kredit algoritma c weka model tree
Abstrak (Stemmed): ksp mitra usaha syariah koperasi simpan pinjam diri tahun koperasi jalan bisnis simpan pinjam jaga langsung usaha semua debitur nasabah koperasi penuh wajib angsur tepat waktu bagi antara alami kredit macet teliti laku prediksi karakteristik debitur potensi sebab jadi kredit lancar macet metode guna guna metode algoritma c jalan bantu perangkat lunak weka hasil teliti bentuk model tree diri atas pola pattern sebab jadi kredit lancar pola sebab jadi kredit macet faktor atribut paling peran atribut root tentu jadi kredit lancar atribut omzet per bulan tingkat akurasi model tree bentuk besar pola kredit macet lancar sudah bentuk dapat guna alat prediksi status kredit nasabah guna data nasabah bulan januari februari validasi model dapat nasabah prediksi punya status kredit macet lihat pola rule bentuk sedang sisa banyak nasabah prediksi punya status kredit lancar kata kunci pola status kredit algoritma c weka model tree
Abstrak (Corrected): kip mitra sara shariah operas simian ninja dirt thun operas alan basis simian ninja saga lansing sara sea debit casaba operas punch wait anger teat want bag angara salami credit mace elite lake prediksi karakteristik debit potent kebab jade credit lancer mace metope gun gun metope algorithm c alan bantu perangkat lunar weka hail elite bent model tree dirt alas pola pattern kebab jade credit lancer pola kebab jade credit mace factor tribute paling pecan tribute root tent jade credit lancer tribute meet per buran dingbat auras model tree bent bear pola credit mace lancer judah bent apart gun flat prediksi status credit casaba gun data casaba buran january february validate model apart casaba prediksi puny status credit mace that pola rule bent sedan visa banyan casaba prediksi puny status credit lancer data bunch pola status credit algorithm c weka model tree
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kredit': 10, 'nasabah': 5, 'macet': 5, 'lancar': 5, 'pola': 5, 'prediksi': 4, 'jadi': 4, 'guna': 4, 'bentuk': 4, 'model': 4, 'status': 4, 'koperasi': 3, 'sebab': 3, 'tree': 3, 'atribut': 3, 'usaha': 2, 'simpan': 2, 'pinjam': 2, 'diri': 2, 'jalan': 2, 'debitur': 2, 'teliti': 2, 'metode': 2, 'algoritma': 2, 'c': 2, 'weka': 2, 'bulan': 2, 'dapat': 2, 'punya': 2, 'ksp': 1, 'mitra': 1, 'syariah': 1, 'tahun': 1, 'bisnis': 1, 'jaga': 1, 'langsung': 1, 'semua': 1, 'penuh': 1, 'wajib': 1, 'angsur': 1, 'tepat': 1, 'waktu': 1, 'bagi': 1, 'antara': 1, 'alami': 1, 'laku': 1, 'karakteristik': 1, 'potensi': 1, 'bantu': 1, 'perangkat': 1, 'lunak': 1, 'hasil': 1, 'atas': 1, 'pattern': 1, 'faktor': 1, 'paling': 1, 'peran': 1, 'root': 1, 'tentu': 1, 'omzet': 1, 'per': 1, 'tingkat': 1, 'akurasi': 1, 'besar': 1, 'sudah': 1, 'alat': 1, 'data': 1, 'januari': 1, 'februari': 1, 'validasi': 1, 'lihat': 1, 'rule': 1, 'sedang': 1, 'sisa': 1, 'banyak': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 12, 'the': 9, 'customers': 7, 'and': 6, 'was': 6, 'it': 4, 'to': 4, 'npl': 4, 'that': 4, 'model': 4, 'current': 4, 'liabilities': 4, 'status': 4, 'is': 3, 'a': 3, 'as': 3, 'this': 3, 'loan': 3, 'who': 3, 'used': 3, 'tree': 3, 'attribute': 3, 'ksp': 2, 'mitra': 2, 'usaha': 2, 'its': 2, 'business': 2, 'not': 2, 'on': 2, 'there': 2, 'were': 2, 'research': 2, 'predict': 2, 'cause': 2, 'or': 2, 'c': 2, 'algorithm': 2, 'weka': 2, 'patterns': 2, 'credit': 2, 'would': 2, 'have': 2, 'syariah': 1, 'funding': 1, 'corporation': 1, 'dealing': 1, 'with': 1, 'savings': 1, 'loans': 1, 'founded': 1, 'in': 1, 'coperation': 1, 'gives': 1, 'saving': 1, 'for': 1, 'sustain': 1, 'some': 1, 'their': 1, 'did': 1, 'pay': 1, 'contractual': 1, 'obligation': 1, 'time': 1, 'several': 1, 'had': 1, 'non': 1, 'performing': 1, 'conducted': 1, 'characterisctics': 1, 'debtors': 1, 'potentially': 1, 'method': 1, 'run': 1, 'under': 1, 'software': 1, 'result': 1, 'consisting': 1, 'causes': 1, 'bad': 1, 'debt': 1, 'dependable': 1, 'factor': 1, 'root': 1, 'determines': 1, 'omzet': 1, 'per': 1, 'bulan': 1, 'accuracy': 1, 'rate': 1, 'formed': 1, 'paterns': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'guidance': 1, 'validate': 1, 'constructed': 1, 'data': 1, 'proposed': 1, 'january': 1, 'februari': 1, 'found': 1, 'meanwhile': 1, 'out': 1, 'keyword': 1, 'pattern': 1})
-------------------------------------------
--- Data #45 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: NOVIA SOFIANA
Judul: PENGARUH KNOWLEDGE MANAGEMENT TERHADAP KINERJA KARYAWAN
Pembimbing 1: RETNO INDRIARTININGTIAS, S.T., M.T.
Pembimbing 2: TRISITA NOVIANTI, S.TP., M.T.
Abstrak (Raw): Pada era persaingan bebas saat ini diharapkan knowledge management dapat memberikan kontribusi yang baik bagi sumber daya manusia khususnya pada perusahaan. Penelitian ini bertujuan mengukur pengaruh dari knowledge management terhadap kinerja karyawan dengan studi kasus pada PT. Pembangkitan Jawa-Bali Surabaya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa knowledge management secara tidak langsung mempengaruhi kinerja karyawan, kemudian tidak ada pengaruh yang signifikan antara personal knowledge terhadap knowledge management, job procedure dan teknologi berpengaruh positif signifikan terhadap knowledge management, serta organization culture berpengaruh negatif signifikan terhadap knowledge management.
Kata kunci: knowledge management, kinerja karyawan, PT. Pembangkitan Jawa-Bali, Surabaya.
Abstrak (Clean): pada era persaingan bebas saat ini diharapkan knowledge management dapat memberikan kontribusi yang baik bagi sumber daya manusia khususnya pada perusahaan penelitian ini bertujuan mengukur pengaruh dari knowledge management terhadap kinerja karyawan dengan studi kasus pada pt pembangkitan jawabali surabaya hasil penelitian ini menunjukan bahwa knowledge management secara tidak langsung mempengaruhi kinerja karyawan kemudian tidak ada pengaruh yang signifikan antara personal knowledge terhadap knowledge management job procedure dan teknologi berpengaruh positif signifikan terhadap knowledge management serta organization culture berpengaruh negatif signifikan terhadap knowledge management kata kunci knowledge management kinerja karyawan pt pembangkitan jawabali surabaya
Abstrak (Stopwords Removed): era persaingan bebas diharapkan knowledge management dapat memberikan kontribusi baik bagi sumber daya manusia khususnya perusahaan penelitian bertujuan mengukur pengaruh knowledge management kinerja karyawan studi kasus pt pembangkitan jawabali surabaya hasil penelitian menunjukan knowledge management secara langsung mempengaruhi kinerja karyawan ada pengaruh signifikan antara personal knowledge knowledge management job procedure teknologi berpengaruh positif signifikan knowledge management organization culture berpengaruh negatif signifikan knowledge management kata kunci knowledge management kinerja karyawan pt pembangkitan jawabali surabaya
Abstrak (Stemmed): era saing bebas harap knowledge management dapat beri kontribusi baik bagi sumber daya manusia khusus usaha teliti tuju ukur pengaruh knowledge management kerja karyawan studi kasus pt bangkit jawabali surabaya hasil teliti tunjuk knowledge management cara langsung pengaruh kerja karyawan ada pengaruh signifikan antara personal knowledge knowledge management job procedure teknologi pengaruh positif signifikan knowledge management organization culture pengaruh negatif signifikan knowledge management kata kunci knowledge management kerja karyawan pt bangkit jawabali surabaya
Abstrak (Corrected): era saying betas harp knowledge management apart bert kontribusi back bag number day amnesia rhesus sara elite juju ukr pengaruh knowledge management era karajan study ass pt bandit jawabali surabaya hail elite tuneup knowledge management cara lansing pengaruh era karajan ada pengaruh significant angara personal knowledge knowledge management job procedure teknologi pengaruh position significant knowledge management organization culture pengaruh negative significant knowledge management data bunch knowledge management era karajan pt bandit jawabali surabaya
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'knowledge': 8, 'management': 7, 'pengaruh': 5, 'kerja': 3, 'karyawan': 3, 'signifikan': 3, 'teliti': 2, 'pt': 2, 'bangkit': 2, 'jawabali': 2, 'surabaya': 2, 'era': 1, 'saing': 1, 'bebas': 1, 'harap': 1, 'dapat': 1, 'beri': 1, 'kontribusi': 1, 'baik': 1, 'bagi': 1, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'manusia': 1, 'khusus': 1, 'usaha': 1, 'tuju': 1, 'ukur': 1, 'studi': 1, 'kasus': 1, 'hasil': 1, 'tunjuk': 1, 'cara': 1, 'langsung': 1, 'ada': 1, 'antara': 1, 'personal': 1, 'job': 1, 'procedure': 1, 'teknologi': 1, 'positif': 1, 'organization': 1, 'culture': 1, 'negatif': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 9, 'knowledge': 8, 'management': 7, 'of': 4, 'affects': 4, 'performance': 3, 'at': 2, 'this': 2, 'research': 2, 'on': 2, 'pt': 2, 'bangkit': 2, 'jawabali': 2, 'surabaya': 2, 'and': 2, 'significantly': 2, 'era': 1, 'global': 1, 'competition': 1, 'hopefully': 1, 'could': 1, 'provide': 1, 'sufficiently': 1, 'significant': 1, 'contributions': 1, 'to': 1, 'human': 1, 'resources': 1, 'particularly': 1, 'among': 1, 'company': 1, 'is': 1, 'aimed': 1, 'measuring': 1, 'influence': 1, 'employees': 1, 'using': 1, 'case': 1, 'studies': 1, 'outcome': 1, 'reveals': 1, 'that': 1, 'indirectly': 1, 'employee': 1, 's': 1, 'personal': 1, 'unsignificantly': 1, 'job': 1, 'procedure': 1, 'technology': 1, 'positive': 1, 'organization': 1, 'culture': 1, 'negative': 1, 'keywords': 1, 'working': 1})
-------------------------------------------
--- Data #46 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: DITA AGUSTINA WULAN SARI
Judul: STUDI KOMPARATIF METODE PENJADWALAN PRODUKSI N JOB PADA M MESIN DENGAN POLA ALIR FLOW SHOP (Studi Kasus: UD. Tunas Sejati)
Pembimbing 1: IMRON KUSWANDI,S.T.,M.T.
Pembimbing 2: SUGENG PURWOKO, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Penelitian ini membahas mengenai alternatif penjadwalan produksi yang optimal dengan menggunakan metode Dudeck Teuton Smith, Palmer, dan Dannenbring yang bertujuan untuk menentukan penjadwalan yang tepat dan efektif pada UD Tunas Sejati dalam meminimasi makespan. Hasil perhitungan dari ketiga metode tersebut akan dibandingkan dengan metode yang digunakan oleh perusahaan yaitu FCFS (First Come First Served). Penelitian ini diawali dengan menghitung masing-masing waktu proses dari tiap mesin, kemudian dilakukan penjadwalan dengan menggunakan ketiga metode. Berdasarkan perhitungan dengan menggunakan tiga metode menunjukkan bahwa metode Dudeck Teuton Smith dan Dannenbring yang memberikan hasil yang optimal yaitu dengan nilai makespan sebesar 1621,89 menit, rata-rata waktu menganggur sebesar 709,56 menit dan utilitas mesin sebesar 56,25%. Nilai dari kedua metode tersebut lebih baik dibandingkan dengan metode yang digunakan perusahaan selama ini yaitu 1622,62 menit, rata-rata waktu menganggur sebesar 710,29 menit dan utilitas mesin sebesar 56,23%.
Kata kunci : Dudeck Teuton Smith, Palmer, Dannenbring, Penjadwalan, Makespan.
Abstrak (Clean): penelitian ini membahas mengenai alternatif penjadwalan produksi yang optimal dengan menggunakan metode dudeck teuton smith palmer dan dannenbring yang bertujuan untuk menentukan penjadwalan yang tepat dan efektif pada ud tunas sejati dalam meminimasi makespan hasil perhitungan dari ketiga metode tersebut akan dibandingkan dengan metode yang digunakan oleh perusahaan yaitu fcfs first come first served penelitian ini diawali dengan menghitung masingmasing waktu proses dari tiap mesin kemudian dilakukan penjadwalan dengan menggunakan ketiga metode berdasarkan perhitungan dengan menggunakan tiga metode menunjukkan bahwa metode dudeck teuton smith dan dannenbring yang memberikan hasil yang optimal yaitu dengan nilai makespan sebesar menit ratarata waktu menganggur sebesar menit dan utilitas mesin sebesar nilai dari kedua metode tersebut lebih baik dibandingkan dengan metode yang digunakan perusahaan selama ini yaitu menit ratarata waktu menganggur sebesar menit dan utilitas mesin sebesar kata kunci dudeck teuton smith palmer dannenbring penjadwalan makespan
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas mengenai alternatif penjadwalan produksi optimal menggunakan metode dudeck teuton smith palmer dannenbring bertujuan menentukan penjadwalan tepat efektif ud tunas sejati meminimasi makespan hasil perhitungan ketiga metode tersebut dibandingkan metode digunakan perusahaan fcfs first come first served penelitian diawali menghitung masingmasing waktu proses tiap mesin dilakukan penjadwalan menggunakan ketiga metode berdasarkan perhitungan menggunakan tiga metode menunjukkan metode dudeck teuton smith dannenbring memberikan hasil optimal nilai makespan sebesar menit ratarata waktu menganggur sebesar menit utilitas mesin sebesar nilai kedua metode tersebut lebih baik dibandingkan metode digunakan perusahaan selama menit ratarata waktu menganggur sebesar menit utilitas mesin sebesar kata kunci dudeck teuton smith palmer dannenbring penjadwalan makespan
Abstrak (Stemmed): teliti bahas kena alternatif jadwal produksi optimal guna metode dudeck teuton smith palmer dannenbring tuju tentu jadwal tepat efektif ud tunas sejati meminimasi makespan hasil hitung tiga metode sebut banding metode guna usaha fcfs first come first served teliti awal hitung masingmasing waktu proses tiap mesin laku jadwal guna tiga metode dasar hitung guna tiga metode tunjuk metode dudeck teuton smith dannenbring beri hasil optimal nilai makespan besar menit ratarata waktu anggur besar menit utilitas mesin besar nilai dua metode sebut lebih baik banding metode guna usaha lama menit ratarata waktu anggur besar menit utilitas mesin besar kata kunci dudeck teuton smith palmer dannenbring jadwal makespan
Abstrak (Corrected): elite baas ken alternative radial produksi optimal gun metope dude teuton smith palmer dannenbring juju tent radial teat efektif up tunas seat meminimasi makespan hail hiding toga metope debut banding metope gun sara focus first come first served elite away hiding masingmasing want proves tip resin lake radial gun toga metope dakar hiding gun toga metope tuneup metope dude teuton smith dannenbring bert hail optimal nilgai makespan bear merit ratarata want anger bear merit utility resin bear nilgai due metope debut leash back banding metope gun sara lama merit ratarata want anger bear merit utility resin bear data bunch dude teuton smith palmer dannenbring radial makespan
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'metode': 8, 'guna': 5, 'besar': 5, 'jadwal': 4, 'menit': 4, 'dudeck': 3, 'teuton': 3, 'smith': 3, 'dannenbring': 3, 'makespan': 3, 'hitung': 3, 'tiga': 3, 'waktu': 3, 'mesin': 3, 'teliti': 2, 'optimal': 2, 'palmer': 2, 'hasil': 2, 'sebut': 2, 'banding': 2, 'usaha': 2, 'first': 2, 'nilai': 2, 'ratarata': 2, 'anggur': 2, 'utilitas': 2, 'bahas': 1, 'kena': 1, 'alternatif': 1, 'produksi': 1, 'tuju': 1, 'tentu': 1, 'tepat': 1, 'efektif': 1, 'ud': 1, 'tunas': 1, 'sejati': 1, 'meminimasi': 1, 'fcfs': 1, 'come': 1, 'served': 1, 'awal': 1, 'masingmasing': 1, 'proses': 1, 'tiap': 1, 'laku': 1, 'dasar': 1, 'tunjuk': 1, 'beri': 1, 'dua': 1, 'lebih': 1, 'baik': 1, 'lama': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'and': 6, 'is': 6, 'of': 5, 'scheduling': 4, 'methods': 4, 'minutes': 4, 'using': 3, 'dudeck': 3, 'teuton': 3, 'smith': 3, 'dannenbring': 3, 'makespan': 3, 'three': 3, 'method': 3, 'by': 3, 'time': 3, 'this': 2, 'study': 2, 'optimal': 2, 'palmer': 2, 'to': 2, 'results': 2, 'used': 2, 'company': 2, 'first': 2, 'each': 2, 'machine': 2, 'that': 2, 'value': 2, 'average': 2, 'idle': 2, 'for': 2, 'utility': 2, 'discusses': 1, 'production': 1, 'alternatives': 1, 'which': 1, 'aims': 1, 'determine': 1, 'proper': 1, 'effective': 1, 'at': 1, 'ud': 1, 'tunas': 1, 'sejati': 1, 'in': 1, 'minimizing': 1, 'these': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'compared': 1, 'fcfs': 1, 'come': 1, 'served': 1, 'begins': 1, 'calculating': 1, 'processing': 1, 'then': 1, 'done': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'calculations': 1, 'show': 1, 'provide': 1, 'namely': 1, 'a': 1, 'both': 1, 'better': 1, 'than': 1, 'so': 1, 'far': 1, 'waiting': 1, 'machinery': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #47 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ulin Nuha
Judul: PREVENTIVE MAINTENANCE MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) PADA PT. ADILUHUNG
Pembimbing 1: Mohamad Imron Mustajib
Pembimbing 2: Nachnul Ansori
Abstrak (Raw): Penelitian membahas tentang usulan penerapan metode RCM (Reliability-Centered Maintenance) pada perusahaan pembuat dan perakitan kapal. Permasalahan yang terjadi adalah perawatan yang kurang efektif sehingga menimbulkan biaya yang cukup besar untuk biaya perawatan. Pada penelitian ini diusulkan penerapan metode RCM (Reliability-Centered Maintenance) untuk sistem perawatan mesin yang ada di PT. Adiluhung. Salah satu mesin yang dianggap kritis adalah mesin CNC. Mesin CNC adalah mesin yang kompleks yang terdiri dari beberapa komponen seperti nozzle, sensor, limit switch, ups, motor penggerak, solenoid dan gas LPG sehingga memerlukan perawatan yang preventive. Dengan menggunakan RCM diharapkan dapat meningkatkan keandalan mesin melalui pendekatan sistematis: system selection and data collection, system boundary definition, system description and functional failure, failure mode and effect analysis, logic tree analisis dan terakhir adalah task selection. Pada tahap analisis reliability centered maintenance menghasilkan kesimpulan yaitu komponen Nozzel 1, Sensor 1, Nozzle 2 dan Sensor 2 yang diteliti dengan mengoptimalkan keandalan dari komponen tersebut. Metode yang digunakan untuk mengoptimalkan reliability dari komponen tersebut adalah Optimal Age-Based Preventive Replacement. Metode tersebut mampu mengahasilkan penjadwalan perawatan yang optimal yaitu dengan memberikan total biaya perawatan seminimal mungkin sehingga mengurangi biaya pengeluaran perusahaan.. total biaya perawatan setiap komponen adalah nozzle 1 terletak pada hari ke 75 dengan biaya perawatan sebesar Rp. 11.341,-, sensor 1 terletak pada hari ke 133 dengan biaya perawatan sebesar Rp. 13.788,-, nozzle 2 terletak pada hari 78 dengan biaya perawatan sebesar Rp. 23.688 dan sensor 2 terletak pada hari 74 dengan biaya perawatan sebesar Rp.25.004,-
Kata kunci : Reliability Centered Maintenance, Mesin CNC, Optimal Age-Based Preventive Replacement.
Abstrak (Clean): penelitian membahas tentang usulan penerapan metode rcm reliabilitycentered maintenance pada perusahaan pembuat dan perakitan kapal permasalahan yang terjadi adalah perawatan yang kurang efektif sehingga menimbulkan biaya yang cukup besar untuk biaya perawatan pada penelitian ini diusulkan penerapan metode rcm reliabilitycentered maintenance untuk sistem perawatan mesin yang ada di pt adiluhung salah satu mesin yang dianggap kritis adalah mesin cnc mesin cnc adalah mesin yang kompleks yang terdiri dari beberapa komponen seperti nozzle sensor limit switch ups motor penggerak solenoid dan gas lpg sehingga memerlukan perawatan yang preventive dengan menggunakan rcm diharapkan dapat meningkatkan keandalan mesin melalui pendekatan sistematis system selection and data collection system boundary definition system description and functional failure failure mode and effect analysis logic tree analisis dan terakhir adalah task selection pada tahap analisis reliability centered maintenance menghasilkan kesimpulan yaitu komponen nozzel sensor nozzle dan sensor yang diteliti dengan mengoptimalkan keandalan dari komponen tersebut metode yang digunakan untuk mengoptimalkan reliability dari komponen tersebut adalah optimal agebased preventive replacement metode tersebut mampu mengahasilkan penjadwalan perawatan yang optimal yaitu dengan memberikan total biaya perawatan seminimal mungkin sehingga mengurangi biaya pengeluaran perusahaan total biaya perawatan setiap komponen adalah nozzle terletak pada hari ke dengan biaya perawatan sebesar rp sensor terletak pada hari ke dengan biaya perawatan sebesar rp nozzle terletak pada hari dengan biaya perawatan sebesar rp dan sensor terletak pada hari dengan biaya perawatan sebesar rp kata kunci reliability centered maintenance mesin cnc optimal agebased preventive replacement
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas tentang usulan penerapan metode rcm reliabilitycentered maintenance perusahaan pembuat perakitan kapal permasalahan terjadi perawatan kurang efektif menimbulkan biaya cukup besar biaya perawatan penelitian diusulkan penerapan metode rcm reliabilitycentered maintenance sistem perawatan mesin ada pt adiluhung salah satu mesin dianggap kritis mesin cnc mesin cnc mesin kompleks terdiri beberapa komponen nozzle sensor limit switch ups motor penggerak solenoid gas lpg memerlukan perawatan preventive menggunakan rcm diharapkan dapat meningkatkan keandalan mesin pendekatan sistematis system selection and data collection system boundary definition system description and functional failure failure mode and effect analysis logic tree analisis terakhir task selection tahap analisis reliability centered maintenance menghasilkan kesimpulan komponen nozzel sensor nozzle sensor diteliti mengoptimalkan keandalan komponen tersebut metode digunakan mengoptimalkan reliability komponen tersebut optimal agebased preventive replacement metode tersebut mampu mengahasilkan penjadwalan perawatan optimal memberikan total biaya perawatan seminimal mungkin mengurangi biaya pengeluaran perusahaan total biaya perawatan setiap komponen nozzle terletak hari biaya perawatan sebesar rp sensor terletak hari biaya perawatan sebesar rp nozzle terletak hari biaya perawatan sebesar rp sensor terletak hari biaya perawatan sebesar rp kata kunci reliability centered maintenance mesin cnc optimal agebased preventive replacement
Abstrak (Stemmed): teliti bahas tentang usul terap metode rcm reliabilitycentered maintenance usaha buat rakit kapal masalah jadi awat kurang efektif timbul biaya cukup besar biaya awat teliti usul terap metode rcm reliabilitycentered maintenance sistem awat mesin ada pt adiluhung salah satu mesin anggap kritis mesin cnc mesin cnc mesin kompleks diri beberapa komponen nozzle sensor limit switch ups motor gerak solenoid gas lpg perlu awat preventive guna rcm harap dapat tingkat andal mesin dekat sistematis system selection and data collection system boundary definition system description and functional failure failure mode and effect analysis logic tree analisis akhir task selection tahap analisis reliability centered maintenance hasil simpul komponen nozzel sensor nozzle sensor teliti optimal andal komponen sebut metode guna optimal reliability komponen sebut optimal agebased preventive replacement metode sebut mampu mengahasilkan jadwal awat optimal beri total biaya awat minimal mungkin kurang biaya keluar usaha total biaya awat tiap komponen nozzle letak hari biaya awat besar rp sensor letak hari biaya awat besar rp nozzle letak hari biaya awat besar rp sensor letak hari biaya awat besar rp kata kunci reliability centered maintenance mesin cnc optimal agebased preventive replacement
Abstrak (Corrected): elite baas tenting usual trap metope rum reliabilitycentered maintenance sara but raki papal marsala jade away during efektif timbal bay cutup bear bay away elite usual trap metope rum reliabilitycentered maintenance sister away resin ada pt adiluhung salad sat resin anggap iritis resin inc resin inc resin kopeks dirt beberapa component nozzle sensor limit switch ups motor gera solenoid gas leg peru away preventive gun rum harp apart dingbat anal resin dead systematic system selection and data collection system boundary definition system description and functional failure failure mode and effect analysis logic tree analysis air task selection that analysis reliability centered maintenance hail simple component nozzle sensor nozzle sensor elite optimal anal component debut metope gun optimal reliability component debut optimal debased preventive replacement metope debut camp mengahasilkan radial away optimal bert total bay away minimal munchkin during bay cellar sara total bay away tip component nozzle leak hard bay away bear up sensor leak hard bay away bear up nozzle leak hard bay away bear up sensor leak hard bay away bear up data bunch reliability centered maintenance resin inc optimal debased preventive replacement
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'awat': 11, 'biaya': 9, 'mesin': 7, 'besar': 5, 'komponen': 5, 'sensor': 5, 'optimal': 5, 'metode': 4, 'maintenance': 4, 'nozzle': 4, 'letak': 4, 'hari': 4, 'rp': 4, 'teliti': 3, 'rcm': 3, 'cnc': 3, 'preventive': 3, 'system': 3, 'and': 3, 'reliability': 3, 'sebut': 3, 'usul': 2, 'terap': 2, 'reliabilitycentered': 2, 'usaha': 2, 'kurang': 2, 'guna': 2, 'andal': 2, 'selection': 2, 'failure': 2, 'analisis': 2, 'centered': 2, 'agebased': 2, 'replacement': 2, 'total': 2, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'buat': 1, 'rakit': 1, 'kapal': 1, 'masalah': 1, 'jadi': 1, 'efektif': 1, 'timbul': 1, 'cukup': 1, 'sistem': 1, 'ada': 1, 'pt': 1, 'adiluhung': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'anggap': 1, 'kritis': 1, 'kompleks': 1, 'diri': 1, 'beberapa': 1, 'limit': 1, 'switch': 1, 'ups': 1, 'motor': 1, 'gerak': 1, 'solenoid': 1, 'gas': 1, 'lpg': 1, 'perlu': 1, 'harap': 1, 'dapat': 1, 'tingkat': 1, 'dekat': 1, 'sistematis': 1, 'data': 1, 'collection': 1, 'boundary': 1, 'definition': 1, 'description': 1, 'functional': 1, 'mode': 1, 'effect': 1, 'analysis': 1, 'logic': 1, 'tree': 1, 'akhir': 1, 'task': 1, 'tahap': 1, 'hasil': 1, 'simpul': 1, 'nozzel': 1, 'mampu': 1, 'mengahasilkan': 1, 'jadwal': 1, 'beri': 1, 'minimal': 1, 'mungkin': 1, 'keluar': 1, 'tiap': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 15, 'is': 10, 'and': 9, 'maintenance': 7, 'to': 7, 'machines': 5, 'reliability': 5, 'at': 5, 'method': 4, 'in': 4, 'system': 4, 'components': 4, 'sensor': 4, 'days': 4, 'rp': 4, 'rcm': 3, 'that': 3, 'are': 3, 'cnc': 3, 'preventive': 3, 'analysis': 3, 'optimal': 3, 'application': 2, 'proposed': 2, 'reliabilitycentered': 2, 'costs': 2, 'cost': 2, 'this': 2, 'a': 2, 'selection': 2, 'failure': 2, 'centered': 2, 'nozzle': 2, 'agebased': 2, 'replacement': 2, 'treatment': 2, 'total': 2, 'research': 1, 'discusses': 1, 'on': 1, 'manufacturer': 1, 'ship': 1, 'assembly': 1, 'problem': 1, 'occurs': 1, 'less': 1, 'effective': 1, 'treatments': 1, 'resulting': 1, 'significant': 1, 'care': 1, 'study': 1, 'for': 1, 'engine': 1, 'pt': 1, 'valuable': 1, 'considered': 1, 'one': 1, 'critical': 1, 'complex': 1, 'consisting': 1, 'several': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'nozzles': 1, 'sensors': 1, 'limit': 1, 'switches': 1, 'ups': 1, 'motor': 1, 'gas': 1, 'lpg': 1, 'solenoid': 1, 'than': 1, 'require': 1, 'expected': 1, 'improve': 1, 'machine': 1, 'through': 1, 'systematic': 1, 'approach': 1, 'data': 1, 'collection': 1, 'boundary': 1, 'definition': 1, 'description': 1, 'functional': 1, 'mode': 1, 'effect': 1, 'logic': 1, 'last': 1, 'tree': 1, 'task': 1, 'stage': 1, 'led': 1, 'conclusion': 1, 'nozzel': 1, 'studied': 1, 'by': 1, 'optimizing': 1, 'used': 1, 'optimize': 1, 'able': 1, 'result': 1, 'scheduling': 1, 'provide': 1, 'minimum': 1, 'thereby': 1, 'reducing': 1, 'corporate': 1, 'expenses': 1, 'component': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #48 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: AINUN ZARIYAH ARIFIN
Judul: USULAN TATA LETAK FASILITAS DENGAN PENDEKATAN GROUP TECHNOLOGY
Pembimbing 1: SUGENG PURWOKO, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Dr. RAHMAT HIDAYAT,M.T.
Abstrak (Raw): Penelitian ini membahas tentang penerapan metode group technology padalayout lantai produksi di PT.Prospek Manunggal Era Industri. PT PT.Prospek Manunggal Era Industri merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang pembuatan pengolahan batu marmer, granit, travertin. Dalam prakteknya penataan letak fasilitas tidak optimal.Lintasan pemindahan bahan yang rumit, pola pengaturan departemen yang tidak teratur dan penempatan mesin yang tidak disesuaikan dengan akibat dari operasi mesin dan adanya kecelakaan kerja akibat pola penempatan mesin yang tidak teratur. Sehingga, perlu penataan ulang layout dengan pertimbangan jumlah mesin dan proses yang banyak dari obyek yang diteliti. Group Technology (GT) dalam arti kata dasarnya bermakna teknologi kelompok.Sehingga, penelitian ini menggunakan 4 algoritma GT dalam pengolahan data. Hasil yang diperoleh dari perhitungan 4 metode yakni 6 sel untuk Rank Order Clustering, 2 sel untuk Row and Column Asking, 6 sel untuk Similiarity Coeficients Algoritm, 3 sel untuk Bond Energy Algoritm. Dari keempat metode kemudian dihitung total jarak perpindahan bahan dan diperoleh hasil jarak terendah pada metode Rank Order Clustering sebesar 1000,5 meter. Selisih dengan layout awal diperoleh hasil 1684 – 1000,5 = 683,5 meter.
Kata Kunci : Group Technology, Rank Order Clustering, Row and Column Asking, Similiarity Coeficients, Bond Energy Algoritm.
Abstrak (Clean): penelitian ini membahas tentang penerapan metode group technology padalayout lantai produksi di ptprospek manunggal era industri pt ptprospek manunggal era industri merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang pembuatan pengolahan batu marmer granit travertin dalam prakteknya penataan letak fasilitas tidak optimallintasan pemindahan bahan yang rumit pola pengaturan departemen yang tidak teratur dan penempatan mesin yang tidak disesuaikan dengan akibat dari operasi mesin dan adanya kecelakaan kerja akibat pola penempatan mesin yang tidak teratur sehingga perlu penataan ulang layout dengan pertimbangan jumlah mesin dan proses yang banyak dari obyek yang diteliti group technology gt dalam arti kata dasarnya bermakna teknologi kelompoksehingga penelitian ini menggunakan algoritma gt dalam pengolahan data hasil yang diperoleh dari perhitungan metode yakni sel untuk rank order clustering sel untuk row and column asking sel untuk similiarity coeficients algoritm sel untuk bond energy algoritm dari keempat metode kemudian dihitung total jarak perpindahan bahan dan diperoleh hasil jarak terendah pada metode rank order clustering sebesar meter selisih dengan layout awal diperoleh hasil – meter kata kunci group technology rank order clustering row and column asking similiarity coeficients bond energy algoritm
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas tentang penerapan metode group technology padalayout lantai produksi ptprospek manunggal era industri pt ptprospek manunggal era industri salah satu perusahaan manufaktur bergerak dibidang pembuatan pengolahan batu marmer granit travertin prakteknya penataan letak fasilitas optimallintasan pemindahan bahan rumit pola pengaturan departemen teratur penempatan mesin disesuaikan akibat operasi mesin adanya kecelakaan kerja akibat pola penempatan mesin teratur perlu penataan ulang layout pertimbangan jumlah mesin proses banyak obyek diteliti group technology gt arti kata dasarnya bermakna teknologi kelompoksehingga penelitian menggunakan algoritma gt pengolahan data hasil diperoleh perhitungan metode yakni sel rank order clustering sel row and column asking sel similiarity coeficients algoritm sel bond energy algoritm keempat metode dihitung total jarak perpindahan bahan diperoleh hasil jarak terendah metode rank order clustering sebesar meter selisih layout awal diperoleh hasil – meter kata kunci group technology rank order clustering row and column asking similiarity coeficients bond energy algoritm
Abstrak (Stemmed): teliti bahas tentang terap metode group technology padalayout lantai produksi ptprospek manunggal era industri pt ptprospek manunggal era industri salah satu usaha manufaktur gerak bidang buat olah batu marmer granit travertin praktek tata letak fasilitas optimallintasan pindah bahan rumit pola atur departemen atur tempat mesin sesuai akibat operasi mesin ada celaka kerja akibat pola tempat mesin atur perlu tata ulang layout timbang jumlah mesin proses banyak obyek teliti group technology gt arti kata dasar makna teknologi kelompoksehingga teliti guna algoritma gt olah data hasil oleh hitung metode yakni sel rank order clustering sel row and column asking sel similiarity coeficients algoritm sel bond energy algoritm empat metode hitung total jarak pindah bahan oleh hasil jarak rendah metode rank order clustering besar meter selisih layout awal oleh hasil meter kata kunci group technology rank order clustering row and column asking similiarity coeficients bond energy algoritm
Abstrak (Corrected): elite baas tenting trap metope group technology padalayout lanai produksi ptprospek manunggal era industry pt ptprospek manunggal era industry salad sat sara manufacture gera biding but blah batu farmer grant travertine prate data leak basilicas optimallintasan pindar bahai remit pola amur department amur tempt resin sexual akbar operas resin ada clara era akbar pola tempt resin amur peru data slang layout timing mullah resin proves banyan obey elite group technology it art data dakar mana teknologi kelompoksehingga elite gun algorithm it blah data hail olen hiding metope yank see rank order clustering see row and column asking see similarity coefficients algorithm see bond energy algorithm expat metope hiding total arak pindar bahai olen hail arak rental metope rank order clustering bear meter selfish layout away olen hail meter data bunch group technology rank order clustering row and column asking similarity coefficients bond energy algorithm
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'metode': 4, 'mesin': 4, 'sel': 4, 'teliti': 3, 'group': 3, 'technology': 3, 'atur': 3, 'hasil': 3, 'oleh': 3, 'rank': 3, 'order': 3, 'clustering': 3, 'algoritm': 3, 'ptprospek': 2, 'manunggal': 2, 'era': 2, 'industri': 2, 'olah': 2, 'tata': 2, 'pindah': 2, 'bahan': 2, 'pola': 2, 'tempat': 2, 'akibat': 2, 'layout': 2, 'gt': 2, 'kata': 2, 'hitung': 2, 'row': 2, 'and': 2, 'column': 2, 'asking': 2, 'similiarity': 2, 'coeficients': 2, 'bond': 2, 'energy': 2, 'jarak': 2, 'meter': 2, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'terap': 1, 'padalayout': 1, 'lantai': 1, 'produksi': 1, 'pt': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'usaha': 1, 'manufaktur': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'buat': 1, 'batu': 1, 'marmer': 1, 'granit': 1, 'travertin': 1, 'praktek': 1, 'letak': 1, 'fasilitas': 1, 'optimallintasan': 1, 'rumit': 1, 'departemen': 1, 'sesuai': 1, 'operasi': 1, 'ada': 1, 'celaka': 1, 'kerja': 1, 'perlu': 1, 'ulang': 1, 'timbang': 1, 'jumlah': 1, 'proses': 1, 'banyak': 1, 'obyek': 1, 'arti': 1, 'dasar': 1, 'makna': 1, 'teknologi': 1, 'kelompoksehingga': 1, 'guna': 1, 'algoritma': 1, 'data': 1, 'yakni': 1, 'empat': 1, 'total': 1, 'rendah': 1, 'besar': 1, 'selisih': 1, 'awal': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 12, 'and': 7, 'in': 6, 'group': 4, 'technology': 4, 'for': 4, 'methods': 3, 'layout': 3, 'is': 3, 'algorithm': 3, 'results': 3, 'cell': 3, 'rank': 3, 'order': 3, 'clustering': 3, 'this': 2, 'ptprospek': 2, 'manunggal': 2, 'era': 2, 'industri': 2, 'manufacturing': 2, 'processing': 2, 'not': 2, 'arrangement': 2, 'material': 2, 'pattern': 2, 'irregular': 2, 'placement': 2, 'machines': 2, 'that': 2, 'to': 2, 'thus': 2, 'with': 2, 'study': 2, 'row': 2, 'column': 2, 'asking': 2, 'similiarity': 2, 'coeficients': 2, 'bond': 2, 'energy': 2, 'distance': 2, 'obtained': 2, 'meters': 2, 'reseacrh': 1, 'discusses': 1, 'about': 1, 'application': 1, 'on': 1, 'production': 1, 'floor': 1, 'a': 1, 'company': 1, 'engaged': 1, 'marble': 1, 'granite': 1, 'travertine': 1, 'practice': 1, 'facility': 1, 'optimal': 1, 'removal': 1, 'complicated': 1, 'trajectory': 1, 'department': 1, 'are': 1, 'adapted': 1, 'result': 1, 'operation': 1, 'machine': 1, 'accidents': 1, 'due': 1, 'engine': 1, 'it': 1, 'necessary': 1, 'rearrangement': 1, 'layouts': 1, 'consideration': 1, 'number': 1, 'processes': 1, 'many': 1, 'object': 1, 'under': 1, 'gt': 1, 'sense': 1, 'word': 1, 'basically': 1, 'means': 1, 'uses': 1, 'data': 1, 'calculation': 1, 'method': 1, 'namely': 1, 'cells': 1, 'from': 1, 'four': 1, 'then': 1, 'calculated': 1, 'total': 1, 'moved': 1, 'by': 1, 'lowest': 1, 'difference': 1, 'initial': 1, 'keywords': 1, 'algoritm': 1})
-------------------------------------------
--- Data #49 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Suci Yanita Pratiwi
Judul: Analisis Cluster Industri Kecil Dan Menengah (Studi Kasus: UKM Batik Kabupaten Bangkalan)
Pembimbing 1: Sabarudin Akhmad, S.T.,M.T
Pembimbing 2: Dr. Rachmad Hidayat, M.T
Abstrak (Raw): Penelitian ini membahas tentang bagaimana cara supaya Usaha Kecil Menengah (UKM) dapat ikut bersaing di era globalisasi ekonomi, sehingga pembentukan cluster dapat bertujuan untuk membangun suatu wilayah secara utuh dan juga memperkuat daya saing berkelanjutan dari kegiatan ekonomi wilayah. Disamping itu juga mengurangi biaya transportasi dan transaksi, meningkatkan efisiensi, menciptakan aset secara kolektif, dan memungkinkan terciptanya inovasi. Sedangkan manfaat yang dapat diperoleh secara umum adalah untuk mendorong terjadinya spesialisasi produksi sesuai dengan kompetensi inti dan mendorong transformasi keunggulan komparatif menjadi keunggulan kompetitif (Sukendar, 2008). Pendekatan cluster juga dapat digunakan untuk mencari faktor penentu keberhasilan sebuah cluster, ini dapat diolah dengan menggunakan analisis diskriminan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk mengembangkan klaster industri kecil dan menengah khususnya pada UKM batik di kabupaten Bangkalan. Hasil analisis menunjukkan terdapat 15 perusahaan batik yang termasuk usaha kecil, 9 perusahaan termasuk usaha menengah, dan 22 perusahaan termasuk usaha mikro atau rumah tangga. Model pengambilan keputusan faktor penentu keberhasilan cluster dengan analisis diskriminan di tentukan dari persamaan fungsi diskriminan yaitu ZScore = -3,750 + (1,059 harga) + (0,029 kualitas). Model fungsi diskriminan memiliki ketepatan klasifikasi sebesar 65,2%. Karena diatas 50%, ketepatan model diskriminan dianggap tinggi, dan model di atas bisa digunakan untuk mengklasifikasikan faktor penentu keberhasilan cluster
Abstrak (Clean): penelitian ini membahas tentang bagaimana cara supaya usaha kecil menengah ukm dapat ikut bersaing di era globalisasi ekonomi sehingga pembentukan cluster dapat bertujuan untuk membangun suatu wilayah secara utuh dan juga memperkuat daya saing berkelanjutan dari kegiatan ekonomi wilayah disamping itu juga mengurangi biaya transportasi dan transaksi meningkatkan efisiensi menciptakan aset secara kolektif dan memungkinkan terciptanya inovasi sedangkan manfaat yang dapat diperoleh secara umum adalah untuk mendorong terjadinya spesialisasi produksi sesuai dengan kompetensi inti dan mendorong transformasi keunggulan komparatif menjadi keunggulan kompetitif sukendar pendekatan cluster juga dapat digunakan untuk mencari faktor penentu keberhasilan sebuah cluster ini dapat diolah dengan menggunakan analisis diskriminan penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk mengembangkan klaster industri kecil dan menengah khususnya pada ukm batik di kabupaten bangkalan hasil analisis menunjukkan terdapat perusahaan batik yang termasuk usaha kecil perusahaan termasuk usaha menengah dan perusahaan termasuk usaha mikro atau rumah tangga model pengambilan keputusan faktor penentu keberhasilan cluster dengan analisis diskriminan di tentukan dari persamaan fungsi diskriminan yaitu zscore harga kualitas model fungsi diskriminan memiliki ketepatan klasifikasi sebesar karena diatas ketepatan model diskriminan dianggap tinggi dan model di atas bisa digunakan untuk mengklasifikasikan faktor penentu keberhasilan cluster
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas tentang bagaimana cara supaya usaha kecil menengah ukm dapat ikut bersaing era globalisasi ekonomi pembentukan cluster dapat bertujuan membangun wilayah secara utuh memperkuat daya saing berkelanjutan kegiatan ekonomi wilayah disamping mengurangi biaya transportasi transaksi meningkatkan efisiensi menciptakan aset secara kolektif memungkinkan terciptanya inovasi sedangkan manfaat dapat diperoleh secara umum mendorong terjadinya spesialisasi produksi sesuai kompetensi inti mendorong transformasi keunggulan komparatif menjadi keunggulan kompetitif sukendar pendekatan cluster dapat digunakan mencari faktor penentu keberhasilan cluster dapat diolah menggunakan analisis diskriminan penelitian diharapkan dapat memberikan rekomendasi mengembangkan klaster industri kecil menengah khususnya ukm batik kabupaten bangkalan hasil analisis menunjukkan terdapat perusahaan batik termasuk usaha kecil perusahaan termasuk usaha menengah perusahaan termasuk usaha mikro rumah tangga model pengambilan keputusan faktor penentu keberhasilan cluster analisis diskriminan tentukan persamaan fungsi diskriminan zscore harga kualitas model fungsi diskriminan memiliki ketepatan klasifikasi sebesar diatas ketepatan model diskriminan dianggap tinggi model atas digunakan mengklasifikasikan faktor penentu keberhasilan cluster
Abstrak (Stemmed): teliti bahas tentang bagaimana cara supaya usaha kecil tengah ukm dapat ikut saing era globalisasi ekonomi bentuk cluster dapat tuju bangun wilayah cara utuh kuat daya saing lanjut giat ekonomi wilayah samping kurang biaya transportasi transaksi tingkat efisiensi cipta aset cara kolektif mungkin cipta inovasi sedang manfaat dapat oleh cara umum dorong jadi spesialisasi produksi sesuai kompetensi inti dorong transformasi unggul komparatif jadi unggul kompetitif sukendar dekat cluster dapat guna cari faktor tentu hasil cluster dapat olah guna analisis diskriminan teliti harap dapat beri rekomendasi kembang klaster industri kecil tengah khusus ukm batik kabupaten bangkal hasil analisis tunjuk dapat usaha batik masuk usaha kecil usaha masuk usaha tengah usaha masuk usaha mikro rumah tangga model ambil putus faktor tentu hasil cluster analisis diskriminan tentu sama fungsi diskriminan zscore harga kualitas model fungsi diskriminan milik tepat klasifikasi besar atas tepat model diskriminan anggap tinggi model atas guna klasifikasi faktor tentu hasil cluster
Abstrak (Corrected): elite baas tenting bagaimana cara papaya sara cecil length um apart it saying era globalists economic bent cluster apart juju bangui wilayah cara utah kurt day saying layout gift economic wilayah camping during bay transports transaksi dingbat efisiensi city set cara kolektif munchkin city novas sedan manat apart olen cara mum doing jade spesialisasi produksi sexual kompetensi inti doing transforms lungful komparatif jade lungful kompetitif sukendar dead cluster apart gun care factor tent hail cluster apart blah gun analysis discriminant elite harp apart bert rekomendasi embank plaster industry cecil length rhesus um batik kabupaten bangka hail analysis tuneup apart sara batik mask sara cecil sara mask sara length sara mask sara micro rumal tanga model ambit puts factor tent hail cluster analysis discriminant tent same fungi discriminant score hard kualitas model fungi discriminant milk teat klasifikasi bear alas teat model discriminant anggap ting model alas gun klasifikasi factor tent hail cluster
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'usaha': 7, 'dapat': 7, 'cluster': 5, 'diskriminan': 5, 'cara': 4, 'tentu': 4, 'hasil': 4, 'model': 4, 'kecil': 3, 'tengah': 3, 'guna': 3, 'faktor': 3, 'analisis': 3, 'masuk': 3, 'teliti': 2, 'ukm': 2, 'saing': 2, 'ekonomi': 2, 'wilayah': 2, 'cipta': 2, 'dorong': 2, 'jadi': 2, 'unggul': 2, 'batik': 2, 'fungsi': 2, 'tepat': 2, 'klasifikasi': 2, 'atas': 2, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'bagaimana': 1, 'supaya': 1, 'ikut': 1, 'era': 1, 'globalisasi': 1, 'bentuk': 1, 'tuju': 1, 'bangun': 1, 'utuh': 1, 'kuat': 1, 'daya': 1, 'lanjut': 1, 'giat': 1, 'samping': 1, 'kurang': 1, 'biaya': 1, 'transportasi': 1, 'transaksi': 1, 'tingkat': 1, 'efisiensi': 1, 'aset': 1, 'kolektif': 1, 'mungkin': 1, 'inovasi': 1, 'sedang': 1, 'manfaat': 1, 'oleh': 1, 'umum': 1, 'spesialisasi': 1, 'produksi': 1, 'sesuai': 1, 'kompetensi': 1, 'inti': 1, 'transformasi': 1, 'komparatif': 1, 'kompetitif': 1, 'sukendar': 1, 'dekat': 1, 'cari': 1, 'olah': 1, 'harap': 1, 'beri': 1, 'rekomendasi': 1, 'kembang': 1, 'klaster': 1, 'industri': 1, 'khusus': 1, 'kabupaten': 1, 'bangkal': 1, 'tunjuk': 1, 'mikro': 1, 'rumah': 1, 'tangga': 1, 'ambil': 1, 'putus': 1, 'sama': 1, 'zscore': 1, 'harga': 1, 'kualitas': 1, 'milik': 1, 'besar': 1, 'anggap': 1, 'tinggi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 13, 'the': 12, 'and': 8, 'to': 7, 'a': 6, 'can': 5, 'discriminant': 5, 'in': 4, 'be': 4, 'is': 4, 'cluster': 4, 'that': 3, 'small': 3, 'enterprises': 3, 'also': 3, 'critical': 3, 'success': 3, 'factors': 3, 'analysis': 3, 'including': 3, 'model': 3, 'this': 2, 'smes': 2, 'economic': 2, 'clusters': 2, 'it': 2, 'advantage': 2, 'used': 2, 'mediumsized': 2, 'batik': 2, 'companies': 2, 'function': 2, 'accuracy': 2, 'research': 1, 'discusses': 1, 'how': 1, 'medium': 1, 'compete': 1, 'era': 1, 'globalization': 1, 'so': 1, 'formation': 1, 'aim': 1, 'build': 1, 'region': 1, 'as': 1, 'whole': 1, 'strengthen': 1, 'sustainable': 1, 'competitiveness': 1, 'regional': 1, 'activity': 1, 'besides': 1, 'reduces': 1, 'transportation': 1, 'transaction': 1, 'costs': 1, 'improving': 1, 'efficiency': 1, 'creating': 1, 'collective': 1, 'asset': 1, 'enables': 1, 'creation': 1, 'innovation': 1, 'while': 1, 'benefits': 1, 'obtained': 1, 'general': 1, 'encourage': 1, 'production': 1, 'specialization': 1, 'according': 1, 'core': 1, 'competencies': 1, 'drive': 1, 'transformation': 1, 'comparative': 1, 'into': 1, 'competitive': 1, 'sukendar': 1, 'approach': 1, 'find': 1, 'processed': 1, 'using': 1, 'study': 1, 'expected': 1, 'provide': 1, 'recommendations': 1, 'for': 1, 'developing': 1, 'industrial': 1, 'especially': 1, 'bangkal': 1, 'district': 1, 'results': 1, 'there': 1, 'were': 1, 'businesses': 1, 'micro': 1, 'or': 1, 'household': 1, 'decisionmaking': 1, 'with': 1, 'set': 1, 'equation': 1, 'zscore': 1, 'price': 1, 'quality': 1, 'has': 1, 'classification': 1, 'because': 1, 'over': 1, 'considered': 1, 'high': 1, 'above': 1, 'models': 1, 'classify': 1})
-------------------------------------------
--- Data #50 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Seftian Vergianto
Judul: PENJADWALAN PRODUKSI BERDASARKAN PRIORITAS PRODUK DENGAN MENGGUNAKAN METODE CAMPBEL DUDEK AND SMITH (CDS)
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko, S.T.,M.T.
Pembimbing 2: Dr. Rahmat Hidayat, M.T
Abstrak (Raw): Penelitian ini membahas tentang penerapan metode campbel dudek and smith pada layout lantai produksi di PT 123. PT 123 merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang pembuatan furniture dengan produk gazebo. Besarnya makespan dalam sistem produksi tersebut. Besarnya makespan menyebabkan bertambahnya waktu produksi perusahaan, sehingga sisa waktu produksi perusahaan menjadi sedikit untuk memproduksi produk yang lain dan meningkatnya pesanan tiap bulan. Penjadwalan adalah pengaturan waktu dari suatu kegiatan operasi. Penjadwalan perlu mendapatkan perhatian yang lebih karena mengingat proses dan biaya produksi yang bergantung pada jadwal yang digunakan untuk mengontrol kerja di pabrik. Dari hasil perhitungan alternatif urutan kelima dan keenam diperoleh nilai Makespan sebesar = 7517.44 menit = 125.29 jam. Selisih waktu nilai makespan dengan metode perusahaan = 7580.75 menit – 7517.44 menit = 63.31 menit= 1.05 jam yang berarti alternatif urutan ke 5 dan 6 menghasilkan Makespan lebih singkat 1.05 jam dibandingkan metode perusahaan dengan urutan pengerjaan 3-1-4-2-9-8-7-6-5 dan 3-4-1-8-2-9-7-6-5.
Abstrak (Clean): penelitian ini membahas tentang penerapan metode campbel dudek and smith pada layout lantai produksi di pt pt merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang pembuatan furniture dengan produk gazebo besarnya makespan dalam sistem produksi tersebut besarnya makespan menyebabkan bertambahnya waktu produksi perusahaan sehingga sisa waktu produksi perusahaan menjadi sedikit untuk memproduksi produk yang lain dan meningkatnya pesanan tiap bulan penjadwalan adalah pengaturan waktu dari suatu kegiatan operasi penjadwalan perlu mendapatkan perhatian yang lebih karena mengingat proses dan biaya produksi yang bergantung pada jadwal yang digunakan untuk mengontrol kerja di pabrik dari hasil perhitungan alternatif urutan kelima dan keenam diperoleh nilai makespan sebesar menit jam selisih waktu nilai makespan dengan metode perusahaan menit – menit menit jam yang berarti alternatif urutan ke dan menghasilkan makespan lebih singkat jam dibandingkan metode perusahaan dengan urutan pengerjaan dan
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas tentang penerapan metode campbel dudek and smith layout lantai produksi pt pt salah satu perusahaan manufaktur bergerak dibidang pembuatan furniture produk gazebo besarnya makespan sistem produksi tersebut besarnya makespan menyebabkan bertambahnya waktu produksi perusahaan sisa waktu produksi perusahaan menjadi sedikit memproduksi produk lain meningkatnya pesanan tiap bulan penjadwalan pengaturan waktu kegiatan operasi penjadwalan perlu mendapatkan perhatian lebih mengingat proses biaya produksi bergantung jadwal digunakan mengontrol kerja pabrik hasil perhitungan alternatif urutan kelima keenam diperoleh nilai makespan sebesar menit jam selisih waktu nilai makespan metode perusahaan menit – menit menit jam berarti alternatif urutan menghasilkan makespan lebih singkat jam dibandingkan metode perusahaan urutan pengerjaan
Abstrak (Stemmed): teliti bahas tentang terap metode campbel dudek and smith layout lantai produksi pt pt salah satu usaha manufaktur gerak bidang buat furniture produk gazebo besar makespan sistem produksi sebut besar makespan sebab tambah waktu produksi usaha sisa waktu produksi usaha jadi sedikit produksi produk lain tingkat pesan tiap bulan jadwal atur waktu giat operasi jadwal perlu dapat perhati lebih ingat proses biaya produksi gantung jadwal guna kontrol kerja pabrik hasil hitung alternatif urut lima enam oleh nilai makespan besar menit jam selisih waktu nilai makespan metode usaha menit menit menit jam arti alternatif urut hasil makespan lebih singkat jam banding metode usaha urut kerja
Abstrak (Corrected): elite baas tenting trap metope campbell dude and smith layout lanai produksi pt pt salad sat sara manufacture gera biding but furniture proud gazebo bear makespan sister produksi debut bear makespan kebab tambac want produksi sara visa want produksi sara jade sedikit produksi proud lain dingbat pecan tip buran radial amur want gift operas radial peru apart perhaps leash ingot proves bay produksi antung radial gun control era park hail hiding alternative rut lima exam olen nilgai makespan bear merit jam selfish want nilgai makespan metope sara merit merit merit jam art alternative rut hail makespan leash dingbat jam banding metope sara rut era
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produksi': 6, 'usaha': 5, 'makespan': 5, 'waktu': 4, 'menit': 4, 'metode': 3, 'besar': 3, 'jadwal': 3, 'urut': 3, 'jam': 3, 'pt': 2, 'produk': 2, 'lebih': 2, 'kerja': 2, 'hasil': 2, 'alternatif': 2, 'nilai': 2, 'teliti': 1, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'terap': 1, 'campbel': 1, 'dudek': 1, 'and': 1, 'smith': 1, 'layout': 1, 'lantai': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'manufaktur': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'buat': 1, 'furniture': 1, 'gazebo': 1, 'sistem': 1, 'sebut': 1, 'sebab': 1, 'tambah': 1, 'sisa': 1, 'jadi': 1, 'sedikit': 1, 'lain': 1, 'tingkat': 1, 'pesan': 1, 'tiap': 1, 'bulan': 1, 'atur': 1, 'giat': 1, 'operasi': 1, 'perlu': 1, 'dapat': 1, 'perhati': 1, 'ingat': 1, 'proses': 1, 'biaya': 1, 'gantung': 1, 'guna': 1, 'kontrol': 1, 'pabrik': 1, 'hitung': 1, 'lima': 1, 'enam': 1, 'oleh': 1, 'selisih': 1, 'arti': 1, 'singkat': 1, 'banding': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 14, 'to': 7, 'makespan': 5, 'mute': 5, 'and': 4, 'produce': 4, 'time': 4, 'company': 4, 'hour': 4, 'method': 3, 'in': 3, 'the': 3, 'is': 3, 'seventh': 3, 'sequence': 3, 'pt': 2, 'with': 2, 'product': 2, 'level': 2, 'production': 2, 'increasing': 2, 'scheduling': 2, 'from': 2, 'alternative': 2, 'equal': 2, 'this': 1, 'research': 1, 'study': 1, 'about': 1, 'applying': 1, 'campbel': 1, 'smith': 1, 'dudek': 1, 'at': 1, 'floor': 1, 'layout': 1, 'representing': 1, 'one': 1, 'peripatetic': 1, 'manufacturing': 1, 'business': 1, 'area': 1, 'making': 1, 'furniture': 1, 'gazebo': 1, 'system': 1, 'cause': 1, 'it': 1, 'so': 1, 'that': 1, 'rest': 1, 'become': 1, 'a': 1, 'fewlittle': 1, 'other': 1, 'monthly': 1, 'order': 1, 'arrangement': 1, 'an': 1, 'activity': 1, 'operation': 1, 'require': 1, 'get': 1, 'more': 1, 'attention': 1, 'because': 1, 'considering': 1, 'cost': 1, 'process': 1, 'base': 1, 'on': 1, 'schedule': 1, 'used': 1, 'control': 1, 'job': 1, 'factory': 1, 'result': 1, 'calculation': 1, 'obtained': 1, 'by': 1, 'value': 1, 'six': 1, 'difference': 1, 'assess': 1, 'hence': 1, 'meaning': 1, 'yield': 1, 'briefer': 1, 'compared': 1})
-------------------------------------------
--- Data #51 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Moh. Iqbal Muarif Ambary
Judul: Penilaian Kecanggihan Teknologi Menggunakan Metode Teknometrik Sebagai Strategi Pengembangan Teknologi Di PT. Barata Indonesia (Persero)
Pembimbing 1: Retno Indriartiningtias
Pembimbing 2: Agus Salim
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecanggihan teknologi yang digunakan dengan menggunakan metode teknometrik dan memberikan usulan strategi untuk mengembangkan teknologi menggunakan analisisSWOT. Metode teknometrik merupakan model yang digunakan dalam penelitian untuk mengukur kontribusi yang saling terkait dari setiap komponen teknologi.Penilaian tingkat teknologi dilakukan dengan menghitung nilai TCC (technology contribution coefficient) dari komponen teknologi technoware (fasilitas fisik), humanware (perangkat pelaku), infoware (perangkat informasi), dan orgaware (perangkat organisasi).Penyusunan usulan strategi dilakukan dengan menilai teknologi yang perlu diperbaiki pada metode teknometrik dan analisis SWOT untuk menyusun strategi teknologi.Dari penelitian ini diperoleh nilai TCC sebesar 0.46, yang berdasarkan selang TCC, divisi PPIA PT. Barata Indonesia (Persero) berada pada klasifikasi yang cukup dan berdasarkan skala penilaian, perusahaan berada pada klasifikasi teknologi semi modern. Kemudian menyusun strategi berdasarkan analisis SWOT dan kriteria kritis dari komponen teknologi yang perlu diperbaiki pada perusahaan.
Kata Kunci : Metode teknometrik, TCC, technoware, humanware, infoware, orgaware, analisis SWOT.
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecanggihan teknologi yang digunakan dengan menggunakan metode teknometrik dan memberikan usulan strategi untuk mengembangkan teknologi menggunakan analisisswot metode teknometrik merupakan model yang digunakan dalam penelitian untuk mengukur kontribusi yang saling terkait dari setiap komponen teknologipenilaian tingkat teknologi dilakukan dengan menghitung nilai tcc technology contribution coefficient dari komponen teknologi technoware fasilitas fisik humanware perangkat pelaku infoware perangkat informasi dan orgaware perangkat organisasipenyusunan usulan strategi dilakukan dengan menilai teknologi yang perlu diperbaiki pada metode teknometrik dan analisis swot untuk menyusun strategi teknologidari penelitian ini diperoleh nilai tcc sebesar yang berdasarkan selang tcc divisi ppia pt barata indonesia persero berada pada klasifikasi yang cukup dan berdasarkan skala penilaian perusahaan berada pada klasifikasi teknologi semi modern kemudian menyusun strategi berdasarkan analisis swot dan kriteria kritis dari komponen teknologi yang perlu diperbaiki pada perusahaan kata kunci metode teknometrik tcc technoware humanware infoware orgaware analisis swot
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan mengetahui tingkat kecanggihan teknologi digunakan menggunakan metode teknometrik memberikan usulan strategi mengembangkan teknologi menggunakan analisisswot metode teknometrik model digunakan penelitian mengukur kontribusi saling terkait setiap komponen teknologipenilaian tingkat teknologi dilakukan menghitung nilai tcc technology contribution coefficient komponen teknologi technoware fasilitas fisik humanware perangkat pelaku infoware perangkat informasi orgaware perangkat organisasipenyusunan usulan strategi dilakukan menilai teknologi perlu diperbaiki metode teknometrik analisis swot menyusun strategi teknologidari penelitian diperoleh nilai tcc sebesar berdasarkan selang tcc divisi ppia pt barata indonesia persero berada klasifikasi cukup berdasarkan skala penilaian perusahaan berada klasifikasi teknologi semi modern menyusun strategi berdasarkan analisis swot kriteria kritis komponen teknologi perlu diperbaiki perusahaan kata kunci metode teknometrik tcc technoware humanware infoware orgaware analisis swot
Abstrak (Stemmed): teliti tuju tahu tingkat canggih teknologi guna guna metode teknometrik beri usul strategi kembang teknologi guna analisisswot metode teknometrik model guna teliti ukur kontribusi saling kait tiap komponen teknologipenilaian tingkat teknologi laku hitung nilai tcc technology contribution coefficient komponen teknologi technoware fasilitas fisik humanware perangkat laku infoware perangkat informasi orgaware perangkat organisasipenyusunan usul strategi laku nilai teknologi perlu baik metode teknometrik analisis swot susun strategi teknologidari teliti oleh nilai tcc besar dasar selang tcc divisi ppia pt barata indonesia persero ada klasifikasi cukup dasar skala nilai usaha ada klasifikasi teknologi semi modern susun strategi dasar analisis swot kriteria kritis komponen teknologi perlu baik usaha kata kunci metode teknometrik tcc technoware humanware infoware orgaware analisis swot
Abstrak (Corrected): elite juju tau dingbat canggih teknologi gun gun metope teknometrik bert usual strategy embank teknologi gun analisisswot metope teknometrik model gun elite ukr kontribusi saying wait tip component teknologipenilaian dingbat teknologi lake hiding nilgai tic technology contribution coefficient component teknologi technoware basilicas fisk humanware perangkat lake infare perangkat informant orgaware perangkat organisasipenyusunan usual strategy lake nilgai teknologi peru back metope teknometrik analysis swot susan strategy teknologidari elite olen nilgai tic bear dakar slang tic divine apia pt balata indonesia pervert ada klasifikasi cutup dakar skald nilgai sara ada klasifikasi teknologi semi modern susan strategy dakar analysis swot criteria iritis component teknologi peru back sara data bunch metope teknometrik tic technoware humanware infare orgaware analysis swot
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'teknologi': 7, 'guna': 4, 'metode': 4, 'teknometrik': 4, 'strategi': 4, 'nilai': 4, 'tcc': 4, 'teliti': 3, 'komponen': 3, 'laku': 3, 'perangkat': 3, 'analisis': 3, 'swot': 3, 'dasar': 3, 'tingkat': 2, 'usul': 2, 'technoware': 2, 'humanware': 2, 'infoware': 2, 'orgaware': 2, 'perlu': 2, 'baik': 2, 'susun': 2, 'ada': 2, 'klasifikasi': 2, 'usaha': 2, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'canggih': 1, 'beri': 1, 'kembang': 1, 'analisisswot': 1, 'model': 1, 'ukur': 1, 'kontribusi': 1, 'saling': 1, 'kait': 1, 'tiap': 1, 'teknologipenilaian': 1, 'hitung': 1, 'technology': 1, 'contribution': 1, 'coefficient': 1, 'fasilitas': 1, 'fisik': 1, 'informasi': 1, 'organisasipenyusunan': 1, 'teknologidari': 1, 'oleh': 1, 'besar': 1, 'selang': 1, 'divisi': 1, 'ppia': 1, 'pt': 1, 'barata': 1, 'indonesia': 1, 'persero': 1, 'cukup': 1, 'skala': 1, 'semi': 1, 'modern': 1, 'kriteria': 1, 'kritis': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'technology': 7, 'of': 6, 'and': 5, 'to': 4, 'that': 4, 'method': 4, 'tcc': 4, 'research': 3, 'by': 3, 'technometric': 3, 'is': 3, 'a': 3, 'on': 3, 'swot': 3, 'analysis': 3, 'based': 3, 'this': 2, 'level': 2, 'used': 2, 'contribution': 2, 'done': 2, 'technoware': 2, 'components': 2, 'humanware': 2, 'infoware': 2, 'orgaware': 2, 'strategy': 2, 'located': 2, 'company': 2, 'at': 2, 'aims': 1, 'determine': 1, 'sophistication': 1, 'useful': 1, 'proposes': 1, 'strategies': 1, 'for': 1, 'developing': 1, 'technologies': 1, 'using': 1, 'swotanalysis': 1, 'model': 1, 'in': 1, 'measuring': 1, 'interrelated': 1, 'each': 1, 'technologiescomponent': 1, 'assessmentis': 1, 'calculating': 1, 'value': 1, 'coefficient': 1, 'physical': 1, 'facilities': 1, 'perpetrator': 1, 'device': 1, 'information': 1, 'organization': 1, 'strategypreparation': 1, 'assessing': 1, 'needs': 1, 'improved': 1, 'formulate': 1, 'obtained': 1, 'valuewhich': 1, 'hose': 1, 'ppia': 1, 'division': 1, 'pt': 1, 'barata': 1, 'indonesia': 1, 'persero': 1, 'atthe': 1, 'sufficient': 1, 'classification': 1, 'rating': 1, 'scale': 1, 'semimodern': 1, 'technologyclassification': 1, 'then': 1, 'create': 1, 'critical': 1, 'criteria': 1, 'need': 1, 'torepaired': 1, 'keywordstechnometric': 1})
-------------------------------------------
--- Data #52 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Tegar Silo Aji
Judul: PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN PRODUK OVEN OPAK JEPIT DENGAN PENDEKATAN ANTHROPOMETRI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS
(STUDI KASUS : UD. HARAPAN MANDIRI, GRESIK)
Pembimbing 1: Mualim, ST., MT.
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, ST., MT.
Abstrak (Raw): UD. Harapan Mandiri adalah usaha perorangan yang bergerak dalam salah satu bidang usaha produksi jajanan opak jepit. Dengan berkembangnya UKM ini dari waktu ke waktu, maka jajanan opak jepit ini sudah dikenal masyarakat luas. Untuk pemasaran di kota Gresik UKM ini masih kekurangan, sehingga tidak bisa mencukupi didaerah lain misalnya Surabaya, Lamongan dan Sidoarjo. Selama ini kebutuhan pelanggan dan konsumen tidak dapat terpenuhi dalam kesehari-harinya, sehingga perancangan dan pengembangan produk dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas yang mampu menghasilkan output yang lebih banyak dari alat sebelumnya. Disisi lain postur yang dilakukan pada aktivitas tersebut dapat menyebabkan cidera, oleh sebab itu metode yang digunakan adalah metode RULA (Rapid Upper Limb Assessment). RULA (Rapid Upper Limb Assessment) merupakan suatu metode penelitian untuk menginvestigasi gangguan pada anggota badan bagian atas. Selanjutnya mengidentifikasi postur kerja, sistem pemberian skor dan skala level tindakan. Setiap pergerakan diberi skor yang telah ditetapkan. Hasil perhitungan postur kerja alat lama skor akhirnya adalah 7 dan alat baru skor akhirnya adalah 3, jadi untuk alat yang baru resikonya lebih kecil daripada alat lama yang resikonya lebih tinggi dan butuh tindakan perbaikan sekarang juga.
Kata Kunci : Perancangan dan Pengembangan Produk, Produktivitas, RULA (Rapid Upper Limb Assessment).
Abstrak (Clean): ud harapan mandiri adalah usaha perorangan yang bergerak dalam salah satu bidang usaha produksi jajanan opak jepit dengan berkembangnya ukm ini dari waktu ke waktu maka jajanan opak jepit ini sudah dikenal masyarakat luas untuk pemasaran di kota gresik ukm ini masih kekurangan sehingga tidak bisa mencukupi didaerah lain misalnya surabaya lamongan dan sidoarjo selama ini kebutuhan pelanggan dan konsumen tidak dapat terpenuhi dalam kesehariharinya sehingga perancangan dan pengembangan produk dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas yang mampu menghasilkan output yang lebih banyak dari alat sebelumnya disisi lain postur yang dilakukan pada aktivitas tersebut dapat menyebabkan cidera oleh sebab itu metode yang digunakan adalah metode rula rapid upper limb assessment rula rapid upper limb assessment merupakan suatu metode penelitian untuk menginvestigasi gangguan pada anggota badan bagian atas selanjutnya mengidentifikasi postur kerja sistem pemberian skor dan skala level tindakan setiap pergerakan diberi skor yang telah ditetapkan hasil perhitungan postur kerja alat lama skor akhirnya adalah dan alat baru skor akhirnya adalah jadi untuk alat yang baru resikonya lebih kecil daripada alat lama yang resikonya lebih tinggi dan butuh tindakan perbaikan sekarang juga kata kunci perancangan dan pengembangan produk produktivitas rula rapid upper limb assessment
Abstrak (Stopwords Removed): ud harapan mandiri usaha perorangan bergerak salah satu bidang usaha produksi jajanan opak jepit berkembangnya ukm waktu waktu jajanan opak jepit sudah dikenal masyarakat luas pemasaran kota gresik ukm masih kekurangan mencukupi didaerah lain misalnya surabaya lamongan sidoarjo selama kebutuhan pelanggan konsumen dapat terpenuhi kesehariharinya perancangan pengembangan produk dibutuhkan meningkatkan produktivitas mampu menghasilkan output lebih banyak alat sebelumnya disisi lain postur dilakukan aktivitas tersebut dapat menyebabkan cidera sebab metode digunakan metode rula rapid upper limb assessment rula rapid upper limb assessment metode penelitian menginvestigasi gangguan anggota badan bagian atas selanjutnya mengidentifikasi postur kerja sistem pemberian skor skala level tindakan setiap pergerakan diberi skor ditetapkan hasil perhitungan postur kerja alat lama skor akhirnya alat baru skor akhirnya jadi alat baru resikonya lebih kecil daripada alat lama resikonya lebih tinggi butuh tindakan perbaikan sekarang kata kunci perancangan pengembangan produk produktivitas rula rapid upper limb assessment
Abstrak (Stemmed): ud harap mandiri usaha orang gerak salah satu bidang usaha produksi jajan opak jepit kembang ukm waktu waktu jajan opak jepit sudah kenal masyarakat luas pasar kota gresik ukm masih kurang cukup daerah lain misal surabaya lamongan sidoarjo lama butuh langgan konsumen dapat penuh kesehariharinya ancang kembang produk butuh tingkat produktivitas mampu hasil output lebih banyak alat belum sisi lain postur laku aktivitas sebut dapat sebab cidera sebab metode guna metode rula rapid upper limb assessment rula rapid upper limb assessment metode teliti investigasi ganggu anggota badan bagi atas lanjut identifikasi postur kerja sistem beri skor skala level tindak tiap gera beri skor tetap hasil hitung postur kerja alat lama skor akhir alat baru skor akhir jadi alat baru resiko lebih kecil daripada alat lama resiko lebih tinggi butuh tindak baik sekarang kata kunci ancang kembang produk produktivitas rula rapid upper limb assessment
Abstrak (Corrected): up harp mandarin sara orang gera salad sat biding sara produksi japan oak kept embank um want want japan oak kept judah penal masyarakat lucas paar koto greek um mash during cutup sarah lain missal surabaya laconian sidoarjo lama butch hangman consumed apart punch kesehariharinya dancing embank proud butch dingbat produktivitas camp hail output leash banyan flat begum sis lain poster lake aktivitas debut apart kebab cider kebab metope gun metope rule rapid upper limb assessment rule rapid upper limb assessment metope elite investigate gang angora badman bag alas layout identifikasi poster era sister bert stor skald level tindal tip gera bert stor team hail hiding poster era flat lama stor air flat bar stor air jade flat bar resist leash cecil daripada flat lama resist leash ting butch tindal back semarang data bunch dancing embank proud produktivitas rule rapid upper limb assessment
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'alat': 5, 'skor': 4, 'kembang': 3, 'lama': 3, 'butuh': 3, 'lebih': 3, 'postur': 3, 'metode': 3, 'rula': 3, 'rapid': 3, 'upper': 3, 'limb': 3, 'assessment': 3, 'usaha': 2, 'jajan': 2, 'opak': 2, 'jepit': 2, 'ukm': 2, 'waktu': 2, 'lain': 2, 'dapat': 2, 'ancang': 2, 'produk': 2, 'produktivitas': 2, 'hasil': 2, 'sebab': 2, 'kerja': 2, 'beri': 2, 'tindak': 2, 'akhir': 2, 'baru': 2, 'resiko': 2, 'ud': 1, 'harap': 1, 'mandiri': 1, 'orang': 1, 'gerak': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'bidang': 1, 'produksi': 1, 'sudah': 1, 'kenal': 1, 'masyarakat': 1, 'luas': 1, 'pasar': 1, 'kota': 1, 'gresik': 1, 'masih': 1, 'kurang': 1, 'cukup': 1, 'daerah': 1, 'misal': 1, 'surabaya': 1, 'lamongan': 1, 'sidoarjo': 1, 'langgan': 1, 'konsumen': 1, 'penuh': 1, 'kesehariharinya': 1, 'tingkat': 1, 'mampu': 1, 'output': 1, 'banyak': 1, 'belum': 1, 'sisi': 1, 'laku': 1, 'aktivitas': 1, 'sebut': 1, 'cidera': 1, 'guna': 1, 'teliti': 1, 'investigasi': 1, 'ganggu': 1, 'anggota': 1, 'badan': 1, 'bagi': 1, 'atas': 1, 'lanjut': 1, 'identifikasi': 1, 'sistem': 1, 'skala': 1, 'level': 1, 'tiap': 1, 'gera': 1, 'tetap': 1, 'hitung': 1, 'jadi': 1, 'kecil': 1, 'daripada': 1, 'tinggi': 1, 'baik': 1, 'sekarang': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'and': 10, 'is': 7, 'in': 7, 'of': 4, 'to': 4, 'a': 4, 'upper': 4, 'that': 3, 'development': 3, 'time': 3, 'for': 3, 'so': 3, 'can': 3, 'be': 3, 'method': 3, 'rula': 3, 'rapid': 3, 'limb': 3, 'assessment': 3, 'score': 3, 'flops': 2, 'opaque': 2, 'small': 2, 'medium': 2, 'not': 2, 'other': 2, 'such': 2, 'design': 2, 'product': 2, 'productivity': 2, 'which': 2, 'than': 2, 'posture': 2, 'action': 2, 'old': 2, 'tools': 2, 'final': 2, 'new': 2, 'tool': 2, 'risk': 2, 'ud': 1, 'harap': 1, 'mandiri': 1, 'individual': 1, 'businesses': 1, 'engaged': 1, 'one': 1, 'line': 1, 'business': 1, 'snacks': 1, 'production': 1, 'with': 1, 'enterprises': 1, 'from': 1, 'then': 1, 'snack': 1, 'already': 1, 'widely': 1, 'known': 1, 'marketing': 1, 'enterprise': 1, 'cities': 1, 'gresik': 1, 'still': 1, 'short': 1, 'it': 1, 'sufficient': 1, 'areas': 1, 'as': 1, 'surabaya': 1, 'lamongan': 1, 'sidoarjo': 1, 'during': 1, 'customer': 1, 'needs': 1, 'consumers': 1, 'fulfilled': 1, 'life': 1, 'next': 1, 'are': 1, 'needed': 1, 'improve': 1, 'capable': 1, 'produce': 1, 'output': 1, 'more': 1, 'lot': 1, 'appliance': 1, 'previous': 1, 'on': 1, 'hand': 1, 'postures': 1, 'performed': 1, 'activity': 1, 'lead': 1, 'injury': 1, 'therefore': 1, 'used': 1, 'research': 1, 'investigate': 1, 'disturbances': 1, 'limbs': 1, 'further': 1, 'work': 1, 'identify': 1, 'scoring': 1, 'system': 1, 'scale': 1, 'level': 1, 'each': 1, 'movement': 1, 'given': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'set': 1, 'results': 1, 'calculations': 1, 'working': 1, 'was': 1, 'smaller': 1, 'higher': 1, 'take': 1, 'corrective': 1, 'now': 1, 'keyword': 1})
-------------------------------------------
--- Data #53 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: MUHIMMATUL AFIYAH
Judul: ANALISIS ERGONOMI MAKRO PADA UKM BATIK DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM DINAMIK UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS(Studi Kasus pada UKM Batik NOVAL PUTRA Desa Paseseh Tanjung Bumi Bangkalan)
Pembimbing 1: NACHNUL ANSHORI
Pembimbing 2: FITRI AGUSTINA
Abstrak (Raw): Batik Madura merupakan salah satu kerajinan tangan asli Indonesia yang saat ini tengah diminati banyak masyarakat. Salah satu UKM batik yang ada di Madura adalah UKM batik NOVAL PUTRA milik Ibu Zaitun, di Desa Paseseh Tanjung Bumi Bangkalan. Seperti pembuatan batik tulis pada umumnya tedapat lima proses produksi, yaitu pembuatan pola, penutupan pola, pewarnaan, peluruhan dan penjemuran. Permasalahan yang terjadi pada proses pembuatan batik ini adalah mengenai produktivitas karena tidak adanya keseimbangan antara output dan input, baik itu dalam segi tenaga kerja maupun bahan serta dalam segi proses produksinya. Oleh karena itu perlu diadakan analisa sistem menggunakan metode ergonomi makro dengan pendekatan sistem dinamik untuk melakukan simulasi sistem. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kebijakan ergonomi makro untuk meningkatkan produktivitas. Simulasi sistem dinamik dilakukan dengan menggunakan software VENSIM. Berdasarkan hasil perhitungan produktivitas awal didapatkan rata-rata indeks produktivitas sebesar 1.016. Sedangkan untuk rata-rata indeks produktivitas hasil simulasi kondisi saat ini (Current) didapatkan nilai sebesar 1.4846. untuk indeks produktivitas rata-rata pada skenario 1 sama dengan kondisi current sedangkan untuk skenario 2 memiliki nilai indeks rata-rata indeks produktivitas sebesar 1.56636. skenario terbaik yang dipilih adalah skenario 2 yaitu peningkatan harga pokok produksi, karena menunjukkan bahwa nilai produktivitas mengalami peningkatan sebesar 2.06%.
Kata kunci: Ergonomi Makro, Produktivitas, Sistem Dinamik.
Abstrak (Clean): batik madura merupakan salah satu kerajinan tangan asli indonesia yang saat ini tengah diminati banyak masyarakat salah satu ukm batik yang ada di madura adalah ukm batik noval putra milik ibu zaitun di desa paseseh tanjung bumi bangkalan seperti pembuatan batik tulis pada umumnya tedapat lima proses produksi yaitu pembuatan pola penutupan pola pewarnaan peluruhan dan penjemuran permasalahan yang terjadi pada proses pembuatan batik ini adalah mengenai produktivitas karena tidak adanya keseimbangan antara output dan input baik itu dalam segi tenaga kerja maupun bahan serta dalam segi proses produksinya oleh karena itu perlu diadakan analisa sistem menggunakan metode ergonomi makro dengan pendekatan sistem dinamik untuk melakukan simulasi sistem tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kebijakan ergonomi makro untuk meningkatkan produktivitas simulasi sistem dinamik dilakukan dengan menggunakan software vensim berdasarkan hasil perhitungan produktivitas awal didapatkan ratarata indeks produktivitas sebesar sedangkan untuk ratarata indeks produktivitas hasil simulasi kondisi saat ini current didapatkan nilai sebesar untuk indeks produktivitas ratarata pada skenario sama dengan kondisi current sedangkan untuk skenario memiliki nilai indeks ratarata indeks produktivitas sebesar skenario terbaik yang dipilih adalah skenario yaitu peningkatan harga pokok produksi karena menunjukkan bahwa nilai produktivitas mengalami peningkatan sebesar kata kunci ergonomi makro produktivitas sistem dinamik
Abstrak (Stopwords Removed): batik madura salah satu kerajinan tangan asli indonesia tengah diminati banyak masyarakat salah satu ukm batik ada madura ukm batik noval putra milik ibu zaitun desa paseseh tanjung bumi bangkalan pembuatan batik tulis umumnya tedapat lima proses produksi pembuatan pola penutupan pola pewarnaan peluruhan penjemuran permasalahan terjadi proses pembuatan batik mengenai produktivitas adanya keseimbangan antara output input baik segi tenaga kerja maupun bahan segi proses produksinya perlu diadakan analisa sistem menggunakan metode ergonomi makro pendekatan sistem dinamik melakukan simulasi sistem tujuan penelitian menganalisis kebijakan ergonomi makro meningkatkan produktivitas simulasi sistem dinamik dilakukan menggunakan software vensim berdasarkan hasil perhitungan produktivitas awal didapatkan ratarata indeks produktivitas sebesar sedangkan ratarata indeks produktivitas hasil simulasi kondisi current didapatkan nilai sebesar indeks produktivitas ratarata skenario sama kondisi current sedangkan skenario memiliki nilai indeks ratarata indeks produktivitas sebesar skenario terbaik dipilih skenario peningkatan harga pokok produksi menunjukkan nilai produktivitas mengalami peningkatan sebesar kata kunci ergonomi makro produktivitas sistem dinamik
Abstrak (Stemmed): batik madura salah satu rajin tangan asli indonesia tengah mati banyak masyarakat salah satu ukm batik ada madura ukm batik noval putra milik ibu zaitun desa paseseh tanjung bumi bangkal buat batik tulis umum tedapat lima proses produksi buat pola tutup pola warna peluruh jemur masalah jadi proses buat batik kena produktivitas ada imbang antara output input baik segi tenaga kerja maupun bahan segi proses produksi perlu ada analisa sistem guna metode ergonomi makro dekat sistem dinamik laku simulasi sistem tuju teliti analis bijak ergonomi makro tingkat produktivitas simulasi sistem dinamik laku guna software vensim dasar hasil hitung produktivitas awal dapat ratarata indeks produktivitas besar sedang ratarata indeks produktivitas hasil simulasi kondisi current dapat nilai besar indeks produktivitas ratarata skenario sama kondisi current sedang skenario milik nilai indeks ratarata indeks produktivitas besar skenario baik pilih skenario tingkat harga pokok produksi tunjuk nilai produktivitas alami tingkat besar kata kunci ergonomi makro produktivitas sistem dinamik
Abstrak (Corrected): batik madura salad sat rain tanga ali indonesia length math banyan masyarakat salad sat um batik ada madura um batik novel sutra milk ibm gatun desk passed tanning bump bangka but batik tulips mum teapot lima proves produksi but pola tutu pola wanna pelorus femur marsala jade proves but batik ken produktivitas ada bang angara output input back semi teenage era maun bahai semi proves produksi peru ada analyst sister gun metope ergonomic macro dead sister dynamic lake simulate sister juju elite analysis biak ergonomic macro dingbat produktivitas simulate sister dynamic lake gun software venom dakar hail hiding produktivitas away apart ratarata ideas produktivitas bear sedan ratarata ideas produktivitas hail simulate kondisi current apart nilgai bear ideas produktivitas ratarata scenario same kondisi current sedan scenario milk nilgai ideas ratarata ideas produktivitas bear scenario back pilch scenario dingbat hard look produksi tuneup nilgai produktivitas salami dingbat bear data bunch ergonomic macro produktivitas sister dynamic
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produktivitas': 9, 'batik': 5, 'sistem': 5, 'indeks': 5, 'ratarata': 4, 'besar': 4, 'skenario': 4, 'ada': 3, 'buat': 3, 'proses': 3, 'produksi': 3, 'ergonomi': 3, 'makro': 3, 'dinamik': 3, 'simulasi': 3, 'tingkat': 3, 'nilai': 3, 'madura': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'ukm': 2, 'milik': 2, 'pola': 2, 'baik': 2, 'segi': 2, 'guna': 2, 'laku': 2, 'hasil': 2, 'dapat': 2, 'sedang': 2, 'kondisi': 2, 'current': 2, 'rajin': 1, 'tangan': 1, 'asli': 1, 'indonesia': 1, 'tengah': 1, 'mati': 1, 'banyak': 1, 'masyarakat': 1, 'noval': 1, 'putra': 1, 'ibu': 1, 'zaitun': 1, 'desa': 1, 'paseseh': 1, 'tanjung': 1, 'bumi': 1, 'bangkal': 1, 'tulis': 1, 'umum': 1, 'tedapat': 1, 'lima': 1, 'tutup': 1, 'warna': 1, 'peluruh': 1, 'jemur': 1, 'masalah': 1, 'jadi': 1, 'kena': 1, 'imbang': 1, 'antara': 1, 'output': 1, 'input': 1, 'tenaga': 1, 'kerja': 1, 'maupun': 1, 'bahan': 1, 'perlu': 1, 'analisa': 1, 'metode': 1, 'dekat': 1, 'tuju': 1, 'teliti': 1, 'analis': 1, 'bijak': 1, 'software': 1, 'vensim': 1, 'dasar': 1, 'hitung': 1, 'awal': 1, 'sama': 1, 'pilih': 1, 'harga': 1, 'pokok': 1, 'tunjuk': 1, 'alami': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 17, 'productivity': 9, 'in': 8, 'is': 7, 'index': 5, 'batik': 4, 'as': 4, 'to': 4, 'for': 4, 'average': 4, 'scenario': 4, 'a': 3, 'production': 3, 'process': 3, 'and': 3, 'that': 3, 'it': 3, 'system': 3, 'macroergonomics': 3, 'simulation': 3, 'current': 3, 'madura': 2, 'one': 2, 'ukm': 2, 'pattern': 2, 'making': 2, 'on': 2, 'terms': 2, 'analyze': 2, 'using': 2, 'systems': 2, 'dynamic': 2, 'obtained': 2, 'an': 2, 'value': 2, 'original': 1, 'indonesian': 1, 'handicraft': 1, 'whic': 1, 'his': 1, 'currently': 1, 'lot': 1, 'public': 1, 'interest': 1, 'mrszaitun': 1, 's': 1, 'who': 1, 'called': 1, 'noval': 1, 'putra': 1, 'paseseh': 1, 'village': 1, 'tanjung': 1, 'bumi': 1, 'bangkal': 1, 'makingby': 1, 'five': 1, 'artifacts': 1, 'general': 1, 'such': 1, 'closing': 1, 'staining': 1, 'dropping': 1, 'drying': 1, 'problems': 1, 'occur': 1, 'absence': 1, 'balance': 1, 'between': 1, 'output': 1, 'input': 1, 'be': 1, 'labor': 1, 'materials': 1, 'well': 1, 'therefore': 1, 'necessary': 1, 'method': 1, 'with': 1, 'dynamical': 1, 'approachement': 1, 'purpose': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'was': 1, 'improve': 1, 'vensim': 1, 'software': 1, 'based': 1, 'calculation': 1, 'initial': 1, 'state': 1, 'results': 1, 'equal': 1, 'conditions': 1, 'while': 1, 'has': 1, 'best': 1, 'selected': 1, 'increasing': 1, 'cost': 1, 'because': 1, 'shows': 1, 'increased': 1, 'by': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #54 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: SOFIYANURRIYANTI
Judul: PERUMUSAN STRATEGI BISNIS DI KOPERASI BMT MANDIRI SEJAHTERA JAWA TIMUR
Pembimbing 1: ARI BASUKI, S.T.,M.T
Pembimbing 2: RETNO INDRIARTININGTIAS, S.T.,SE.,MT
Abstrak (Raw): Koperasi BMT Mandiri Sejahtera Jawa Timur merupakan salah satu koperasi yang pengelolahannya berbasis syariah yang terletak didaerah Dukun Gresik. Selama ini koperasi BMT menemui banyak kendala yang ada di masyarakat seperti rendahnya kesadaran masyarakat dalam berkoperasi, kesan negatif dari koperasi BMT dan lain-lain. Salah satu solusi yang dapat dilakukan yaitu dengan merumuskan model strategi bisnis menurut Fred R. David dan arsitektur strategi. Model strategi bisnis ini mempunyai tiga tahap yaitu tahap masukan, pencocokan dan pengambilan keputusan. Matriks-matriks yang digunakan pada penelitian ini adalah IFE (Internal Factor Evaluation), EFE (External Factor Evaluation), CPM (Competitive Profile Matriks), SWOT, SPACE (Strategic Position and Action Evaluation), BCG (Boston Consulting), Matriks IE (Internal-External), Grand Strategy Matrix, QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) dan Arsitektur Strategy. Hasil penelitian ini adalah beberapa alternatif strategi diantaranya adalah Strategi 3 (S3) yaitu memperbaiki citra koperasi syariah BMT, Strategi 1 (S1) Meningkatkan partisipasi, Strategi 6 (S6) menjalin hubungan kemitraan dengan lembaga keuangan, Strategi 10 (S10) yaitu memperkenalkan macam-macam produk dan strategi 2 (S2) Memperluas pasar. Tahap selanjutnya tahap arsitektur strategi yang merupakan tahap menuju tahap pengembangan, tahap kegiatan pengembangan bisnis dan tahap mempertahankan usaha.
Kata Kunci : Koperasi BMT, Manajemen Strategi, Konsep Fred David dan Arsitektur Strategy
Abstrak (Clean): koperasi bmt mandiri sejahtera jawa timur merupakan salah satu koperasi yang pengelolahannya berbasis syariah yang terletak didaerah dukun gresik selama ini koperasi bmt menemui banyak kendala yang ada di masyarakat seperti rendahnya kesadaran masyarakat dalam berkoperasi kesan negatif dari koperasi bmt dan lainlain salah satu solusi yang dapat dilakukan yaitu dengan merumuskan model strategi bisnis menurut fred r david dan arsitektur strategi model strategi bisnis ini mempunyai tiga tahap yaitu tahap masukan pencocokan dan pengambilan keputusan matriksmatriks yang digunakan pada penelitian ini adalah ife internal factor evaluation efe external factor evaluation cpm competitive profile matriks swot space strategic position and action evaluation bcg boston consulting matriks ie internalexternal grand strategy matrix qspm quantitative strategic planning matrix dan arsitektur strategy hasil penelitian ini adalah beberapa alternatif strategi diantaranya adalah strategi s yaitu memperbaiki citra koperasi syariah bmt strategi s meningkatkan partisipasi strategi s menjalin hubungan kemitraan dengan lembaga keuangan strategi s yaitu memperkenalkan macammacam produk dan strategi s memperluas pasar tahap selanjutnya tahap arsitektur strategi yang merupakan tahap menuju tahap pengembangan tahap kegiatan pengembangan bisnis dan tahap mempertahankan usaha kata kunci koperasi bmt manajemen strategi konsep fred david dan arsitektur strategy
Abstrak (Stopwords Removed): koperasi bmt mandiri sejahtera jawa timur salah satu koperasi pengelolahannya berbasis syariah terletak didaerah dukun gresik selama koperasi bmt menemui banyak kendala ada masyarakat rendahnya kesadaran masyarakat berkoperasi kesan negatif koperasi bmt lainlain salah satu solusi dapat dilakukan merumuskan model strategi bisnis menurut fred r david arsitektur strategi model strategi bisnis mempunyai tiga tahap tahap masukan pencocokan pengambilan keputusan matriksmatriks digunakan penelitian ife internal factor evaluation efe external factor evaluation cpm competitive profile matriks swot space strategic position and action evaluation bcg boston consulting matriks ie internalexternal grand strategy matrix qspm quantitative strategic planning matrix arsitektur strategy hasil penelitian beberapa alternatif strategi diantaranya strategi s memperbaiki citra koperasi syariah bmt strategi s meningkatkan partisipasi strategi s menjalin hubungan kemitraan lembaga keuangan strategi s memperkenalkan macammacam produk strategi s memperluas pasar tahap selanjutnya tahap arsitektur strategi tahap menuju tahap pengembangan tahap kegiatan pengembangan bisnis tahap mempertahankan usaha kata kunci koperasi bmt manajemen strategi konsep fred david arsitektur strategy
Abstrak (Stemmed): koperasi bmt mandiri sejahtera jawa timur salah satu koperasi pengelolahannya bas syariah letak daerah dukun gresik lama koperasi bmt temu banyak kendala ada masyarakat rendah sadar masyarakat koperasi kesan negatif koperasi bmt lainlain salah satu solusi dapat laku rumus model strategi bisnis turut fred r david arsitektur strategi model strategi bisnis punya tiga tahap tahap masuk cocok ambil putus matriksmatriks guna teliti ife internal factor evaluation efe external factor evaluation cpm competitive profile matriks swot space strategic position and action evaluation bcg boston consulting matriks ie internalexternal grand strategy matrix qspm quantitative strategic planning matrix arsitektur strategy hasil teliti beberapa alternatif strategi antara strategi s baik citra koperasi syariah bmt strategi s tingkat partisipasi strategi s jalin hubung mitra lembaga uang strategi s kenal macammacam produk strategi s luas pasar tahap lanjut tahap arsitektur strategi tahap tuju tahap kembang tahap giat kembang bisnis tahap tahan usaha kata kunci koperasi bmt manajemen strategi konsep fred david arsitektur strategy
Abstrak (Corrected): operas but mandarin sejahtera jaw timur salad sat operas pengelolahannya was shariah leak sarah duke greek lama operas but temp banyan kendall ada masyarakat rental radar masyarakat operas kean negative operas but maintain salad sat solus apart lake rumpus model strategy basis turn fred r david arsitektur strategy model strategy basis puny toga that that mask cook ambit puts matriksmatriks gun elite if internal factor evaluation eye external factor evaluation com competitive profile marks swot space strategic position and action evaluation big boston consulting marks i internalexternal grand strategy matrix spy quantitative strategic planning matrix arsitektur strategy hail elite beberapa alternative strategy angara strategy s back citral operas shariah but strategy s dingbat partisipasi strategy s jain hung mitra lumbago hang strategy s penal macammacam proud strategy s lucas paar that layout that arsitektur strategy that juju that embank that gift embank basis that than sara data bunch operas but management strategy onset fred david arsitektur strategy
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'strategi': 11, 'tahap': 8, 'koperasi': 7, 'bmt': 5, 's': 5, 'arsitektur': 4, 'bisnis': 3, 'evaluation': 3, 'strategy': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'syariah': 2, 'masyarakat': 2, 'model': 2, 'fred': 2, 'david': 2, 'teliti': 2, 'factor': 2, 'matriks': 2, 'strategic': 2, 'matrix': 2, 'kembang': 2, 'mandiri': 1, 'sejahtera': 1, 'jawa': 1, 'timur': 1, 'pengelolahannya': 1, 'bas': 1, 'letak': 1, 'daerah': 1, 'dukun': 1, 'gresik': 1, 'lama': 1, 'temu': 1, 'banyak': 1, 'kendala': 1, 'ada': 1, 'rendah': 1, 'sadar': 1, 'kesan': 1, 'negatif': 1, 'lainlain': 1, 'solusi': 1, 'dapat': 1, 'laku': 1, 'rumus': 1, 'turut': 1, 'r': 1, 'punya': 1, 'tiga': 1, 'masuk': 1, 'cocok': 1, 'ambil': 1, 'putus': 1, 'matriksmatriks': 1, 'guna': 1, 'ife': 1, 'internal': 1, 'efe': 1, 'external': 1, 'cpm': 1, 'competitive': 1, 'profile': 1, 'swot': 1, 'space': 1, 'position': 1, 'and': 1, 'action': 1, 'bcg': 1, 'boston': 1, 'consulting': 1, 'ie': 1, 'internalexternal': 1, 'grand': 1, 'qspm': 1, 'quantitative': 1, 'planning': 1, 'hasil': 1, 'beberapa': 1, 'alternatif': 1, 'antara': 1, 'baik': 1, 'citra': 1, 'tingkat': 1, 'partisipasi': 1, 'jalin': 1, 'hubung': 1, 'mitra': 1, 'lembaga': 1, 'uang': 1, 'kenal': 1, 'macammacam': 1, 'produk': 1, 'luas': 1, 'pasar': 1, 'lanjut': 1, 'tuju': 1, 'giat': 1, 'tahan': 1, 'usaha': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'manajemen': 1, 'konsep': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'strategy': 11, 'the': 10, 'and': 8, 'is': 6, 'of': 6, 'matrix': 5, 's': 5, 'bmt': 4, 'this': 4, 'business': 4, 'coorporation': 3, 'in': 3, 'to': 3, 'evaluation': 3, 'strategies': 3, 'one': 2, 'cooperatives': 2, 'many': 2, 'such': 2, 'as': 2, 'by': 2, 'architecture': 2, 'with': 2, 'a': 2, 'model': 2, 'fred': 2, 'david': 2, 'phases': 2, 'study': 2, 'are': 2, 'factor': 2, 'strategic': 2, 'which': 2, 'stage': 2, 'architectural': 2, 'development': 2, 'stages': 2, 'mandiri': 1, 'sejahtera': 1, 'jawa': 1, 'timur': 1, 'syariahbased': 1, 'located': 1, 'dukun': 1, 'gresik': 1, 'during': 1, 'time': 1, 'encounteres': 1, 'obstacles': 1, 'society': 1, 'lack': 1, 'public': 1, 'awareness': 1, 'negative': 1, 'assumptions': 1, 'more': 1, 'solution': 1, 'solve': 1, 'problems': 1, 'formulating': 1, 'r': 1, 'has': 1, 'three': 1, 'input': 1, 'matching': 1, 'decision': 1, 'making': 1, 'matrices': 1, 'used': 1, 'ife': 1, 'internal': 1, 'efe': 1, 'external': 1, 'cpm': 1, 'competitive': 1, 'profile': 1, 'swot': 1, 'space': 1, 'position': 1, 'action': 1, 'bcg': 1, 'boston': 1, 'consulting': 1, 'ie': 1, 'internalexternal': 1, 'grand': 1, 'qspm': 1, 'quantitative': 1, 'planning': 1, 'results': 1, 'several': 1, 'alternative': 1, 'improve': 1, 'image': 1, 'islamic': 1, 'increase': 1, 'participation': 1, 'establish': 1, 'partnerships': 1, 'financial': 1, 'institutions': 1, 'introducing': 1, 'wideof': 1, 'products': 1, 'expanding': 1, 'market': 1, 'next': 1, 'activities': 1, 'maintain': 1, 'keyword': 1, 'manajemen': 1, 'consept': 1})
-------------------------------------------
--- Data #55 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: NUR RIZKI AIMANAN
Judul: INTEGRASI METODE TAGUCHI LOSS FUNCTION DAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS UNTUK PEMILIHAN SUPPLIER
(Studi Kasus : PT. Tirta Mahakam Resource, Tbk Gresik)
Pembimbing 1: ARI BASUKI, S.T.,M.T
Pembimbing 2: MUHAMAD IMRON MUSTAJIB.S.T,M.T
Abstrak (Raw): PT. Tirta Mahakam Plywood adalah perusahaan pengolahan kayu yang berorientasi ekspor dengan kapasitas produksi lebih dari 7000 m3/bulan dengan customer berasal dari Negara Jepang, Belanda, Amerika serikat, Hongkong, Eropa, Korea dan lain-lainnya. Mempertimbangkan orientasi ekspor yang dimiliki PT. Tirta Mahakam, maka kualitas produk perlu diperhatikan. Kualitas sebuah produk juga bergantung pada supplier yang mensupply bahan baku. Perusahaan ini menggunakan beberapa supplier untuk mensupply kebutuhan bahan bakunya. Hingga saat ini, metode pemilihan supplier yang digunakan oleh perusahaan ini masih bersifat personal judgement dengan memperhatikan kriteria biaya dan kualitas. Hal ini dapat diketahui dari beberapa supplier yang terkadang terlambat dalam mensupply bahan bakunya. Menurut Wirdianto dan Unbersa (2008) pemasok (Supplier) merupakan salah satu mitra bisnis yang memegang peranan sangat penting dalam menjamin ketersediaan barang pasokan yang dibutuhkan oleh perusahaan. Pada penelitian ini akan dilakukan evaluasi dan pemilihan supplier yang tepat bagi PT. Tirta Mahakam. Metode yang akan digunakan pada penelitian ini adalah gabungan antara metode Taguchi Loss Function (TLF) dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Dari hasil analisa besarnya Loss Function yang ditanggung perusahaan akibat ketidaksesuaian adalah Supplier A Rp 9.147.399, Supplier B sebesar Rp 5.226.410, Supplier C sebesar Rp 16.143.883, dan Supplier D sebesar Rp 11.307.840. Sehingga supplier yang memberikan kerugian minimum bagi perusahaan yaitu supplier B.
Kata Kunci : Kualitas Produk, Pemilihan Supplier, Taguchi Loss Function, Analytical Hierarchy Process, Supplier Terbaik
Abstrak (Clean): pt tirta mahakam plywood adalah perusahaan pengolahan kayu yang berorientasi ekspor dengan kapasitas produksi lebih dari mbulan dengan customer berasal dari negara jepang belanda amerika serikat hongkong eropa korea dan lainlainnya mempertimbangkan orientasi ekspor yang dimiliki pt tirta mahakam maka kualitas produk perlu diperhatikan kualitas sebuah produk juga bergantung pada supplier yang mensupply bahan baku perusahaan ini menggunakan beberapa supplier untuk mensupply kebutuhan bahan bakunya hingga saat ini metode pemilihan supplier yang digunakan oleh perusahaan ini masih bersifat personal judgement dengan memperhatikan kriteria biaya dan kualitas hal ini dapat diketahui dari beberapa supplier yang terkadang terlambat dalam mensupply bahan bakunya menurut wirdianto dan unbersa pemasok supplier merupakan salah satu mitra bisnis yang memegang peranan sangat penting dalam menjamin ketersediaan barang pasokan yang dibutuhkan oleh perusahaan pada penelitian ini akan dilakukan evaluasi dan pemilihan supplier yang tepat bagi pt tirta mahakam metode yang akan digunakan pada penelitian ini adalah gabungan antara metode taguchi loss function tlf dan analytical hierarchy process ahp dari hasil analisa besarnya loss function yang ditanggung perusahaan akibat ketidaksesuaian adalah supplier a rp supplier b sebesar rp supplier c sebesar rp dan supplier d sebesar rp sehingga supplier yang memberikan kerugian minimum bagi perusahaan yaitu supplier b kata kunci kualitas produk pemilihan supplier taguchi loss function analytical hierarchy process supplier terbaik
Abstrak (Stopwords Removed): pt tirta mahakam plywood perusahaan pengolahan kayu berorientasi ekspor kapasitas produksi lebih mbulan customer berasal negara jepang belanda amerika serikat hongkong eropa korea lainlainnya mempertimbangkan orientasi ekspor dimiliki pt tirta mahakam kualitas produk perlu diperhatikan kualitas produk bergantung supplier mensupply bahan baku perusahaan menggunakan beberapa supplier mensupply kebutuhan bahan bakunya hingga metode pemilihan supplier digunakan perusahaan masih bersifat personal judgement memperhatikan kriteria biaya kualitas dapat diketahui beberapa supplier terkadang terlambat mensupply bahan bakunya menurut wirdianto unbersa pemasok supplier salah satu mitra bisnis memegang peranan sangat penting menjamin ketersediaan barang pasokan dibutuhkan perusahaan penelitian dilakukan evaluasi pemilihan supplier tepat bagi pt tirta mahakam metode digunakan penelitian gabungan antara metode taguchi loss function tlf analytical hierarchy process ahp hasil analisa besarnya loss function ditanggung perusahaan akibat ketidaksesuaian supplier a rp supplier b sebesar rp supplier c sebesar rp supplier d sebesar rp supplier memberikan kerugian minimum bagi perusahaan supplier b kata kunci kualitas produk pemilihan supplier taguchi loss function analytical hierarchy process supplier terbaik
Abstrak (Stemmed): pt tirta mahakam plywood usaha olah kayu orientasi ekspor kapasitas produksi lebih mbulan customer asal negara jepang belanda amerika serikat hongkong eropa korea lainlainnya timbang orientasi ekspor milik pt tirta mahakam kualitas produk perlu perhati kualitas produk gantung supplier mensupply bahan baku usaha guna beberapa supplier mensupply butuh bahan baku hingga metode pilih supplier guna usaha masih sifat personal judgement perhati kriteria biaya kualitas dapat tahu beberapa supplier terkadang lambat mensupply bahan baku turut wirdianto unbersa pasok supplier salah satu mitra bisnis pegang peran sangat penting jamin sedia barang pasok butuh usaha teliti laku evaluasi pilih supplier tepat bagi pt tirta mahakam metode guna teliti gabung antara metode taguchi loss function tlf analytical hierarchy process ahp hasil analisa besar loss function tanggung usaha akibat ketidaksesuaian supplier a rp supplier b besar rp supplier c besar rp supplier d besar rp supplier beri rugi minimum bagi usaha supplier b kata kunci kualitas produk pilih supplier taguchi loss function analytical hierarchy process supplier baik
Abstrak (Corrected): pt tired mahatma plywood sara blah kay oriental ensor kapasitas produksi leash milan customer anal megara jeans belinda america serial honking europa korea lainlainnya timing oriental ensor milk pt tired mahatma kualitas proud peru perhaps kualitas proud antung supplier resupply bahai baku sara gun beberapa supplier resupply butch bahai baku hinges metope pilch supplier gun sara mash sift personal judgement perhaps criteria bay kualitas apart tau beberapa supplier terkadang lambast resupply bahai baku turn wirdianto undersea ask supplier salad sat mitra basis penang pecan sang panting jamie media baring ask butch sara elite lake evaluate pilch supplier teat bag pt tired mahatma metope gun elite gang angara metope baluchi loss function elf analytical hierarchy process ah hail analyst bear loss function tagging sara akbar ketidaksesuaian supplier a up supplier b bear up supplier c bear up supplier d bear up supplier bert rug minimum bag sara supplier b data bunch kualitas proud pilch supplier baluchi loss function analytical hierarchy process supplier back
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'supplier': 14, 'usaha': 6, 'kualitas': 4, 'besar': 4, 'rp': 4, 'pt': 3, 'tirta': 3, 'mahakam': 3, 'produk': 3, 'mensupply': 3, 'bahan': 3, 'baku': 3, 'guna': 3, 'metode': 3, 'pilih': 3, 'loss': 3, 'function': 3, 'orientasi': 2, 'ekspor': 2, 'perhati': 2, 'beberapa': 2, 'butuh': 2, 'pasok': 2, 'teliti': 2, 'bagi': 2, 'taguchi': 2, 'analytical': 2, 'hierarchy': 2, 'process': 2, 'b': 2, 'plywood': 1, 'olah': 1, 'kayu': 1, 'kapasitas': 1, 'produksi': 1, 'lebih': 1, 'mbulan': 1, 'customer': 1, 'asal': 1, 'negara': 1, 'jepang': 1, 'belanda': 1, 'amerika': 1, 'serikat': 1, 'hongkong': 1, 'eropa': 1, 'korea': 1, 'lainlainnya': 1, 'timbang': 1, 'milik': 1, 'perlu': 1, 'gantung': 1, 'hingga': 1, 'masih': 1, 'sifat': 1, 'personal': 1, 'judgement': 1, 'kriteria': 1, 'biaya': 1, 'dapat': 1, 'tahu': 1, 'terkadang': 1, 'lambat': 1, 'turut': 1, 'wirdianto': 1, 'unbersa': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'mitra': 1, 'bisnis': 1, 'pegang': 1, 'peran': 1, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'jamin': 1, 'sedia': 1, 'barang': 1, 'laku': 1, 'evaluasi': 1, 'tepat': 1, 'gabung': 1, 'antara': 1, 'tlf': 1, 'ahp': 1, 'hasil': 1, 'analisa': 1, 'tanggung': 1, 'akibat': 1, 'ketidaksesuaian': 1, 'a': 1, 'c': 1, 'd': 1, 'beri': 1, 'rugi': 1, 'minimum': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'baik': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 21, 'supplier': 14, 'company': 7, 'this': 7, 'is': 6, 'and': 6, 'by': 5, 'the': 5, 'to': 5, 'a': 4, 'quality': 4, 'loss': 4, 'rp': 4, 'pt': 3, 'tirta': 3, 'mahakam': 3, 'on': 3, 'from': 3, 'raw': 3, 'material': 3, 'mensupply': 3, 'in': 3, 'method': 3, 'function': 3, 'product': 2, 'be': 2, 'attention': 2, 'which': 2, 'some': 2, 'its': 2, 'time': 2, 'election': 2, 'used': 2, 'at': 2, 'research': 2, 'taguchi': 2, 'analytical': 2, 'hierarchy': 2, 'process': 2, 'b': 2, 'that': 2, 'plywood': 1, 'wood': 1, 'processing': 1, 'focusing': 1, 'export': 1, 'market': 1, 'more': 1, 'than': 1, 'm': 1, 'month': 1, 'production': 1, 'capacity': 1, 'customer': 1, 'come': 1, 'japan': 1, 'holland': 1, 'usa': 1, 'hongkong': 1, 'europe': 1, 'korea': 1, 'others': 1, 'considering': 1, 'exporting': 1, 'orientation': 1, 'had': 1, 'hence': 1, 'require': 1, 'paid': 1, 'also': 1, 'base': 1, 'use': 1, 'for': 1, 'requirement': 1, 'till': 1, 'still': 1, 'have': 1, 'character': 1, 'personal': 1, 'judgement': 1, 'paying': 1, 'criterion': 1, 'expense': 1, 'matter': 1, 'can': 1, 'know': 1, 'sometimes': 1, 'lose': 1, 'according': 1, 'wirdianto': 1, 'unbersa': 1, 'represent': 1, 'one': 1, 'business': 1, 'partner': 1, 'playing': 1, 'part': 1, 'vital': 1, 'importance': 1, 'guarantying': 1, 'availibility': 1, 'goods': 1, 'pasok': 1, 'required': 1, 'will': 1, 'evaluate': 1, 'correct': 1, 'integrated': 1, 'tlf': 1, 'ahp': 1, 'result': 1, 'analysis': 1, 'level': 1, 'accounted': 1, 'effect': 1, 'c': 1, 'd': 1, 'so': 1, 'giving': 1, 'minimum': 1, 'keywords': 1, 'products': 1, 'selection': 1, 'best': 1})
-------------------------------------------
--- Data #56 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ratna Indah Yustika
Judul: Optimalisasi Jumlah Produk dalam Penyusunan Rencana Produksi Harian Roti dengan Menggunakan Dynamic Programming di Lyly Bakery Lamongan
Pembimbing 1: Heri Awalul I, S.T.,M.T.
Pembimbing 2: Samsul Amar, S.T.,M.Sc.
Abstrak (Raw): Penelitian ini membahas optimasi rencana produksi di Lyly Bakery menggunakan dynamic programming. Permintaan roti yang berfluktuasi serta bersifat deterministik mengharuskan perusahaan melakukan strategi untuk mengendalikan permintaan agar tidak terjadi kekurangan persediaan maupun kelebihan produk, sehingga mendasari digunakannya metode dynamic programming. Dynamic programming membagi permasalahan ini menjadi 7 tahapan dengan memperhitungkan sisa persediaan roti pada tahap-tahap sebelumnya. Hasil penelitian ini mengkonfirmasikan bahwa selama 7 periode perusahaan Lyly Bakery dapat memproduksi bakery dan donuts sebanyak 3 batch dan cake sebanyak 2 batch. Sedangkan untuk pastry perusahaan Lyly Bakery dapat memproduksi sebanyak 1 sampai 2 batch tergantung pada sisa persediaan roti pada periode sebelumnya.
Kata kunci: dynamic programming, permintaan, persediaan
Abstrak (Clean): penelitian ini membahas optimasi rencana produksi di lyly bakery menggunakan dynamic programming permintaan roti yang berfluktuasi serta bersifat deterministik mengharuskan perusahaan melakukan strategi untuk mengendalikan permintaan agar tidak terjadi kekurangan persediaan maupun kelebihan produk sehingga mendasari digunakannya metode dynamic programming dynamic programming membagi permasalahan ini menjadi tahapan dengan memperhitungkan sisa persediaan roti pada tahaptahap sebelumnya hasil penelitian ini mengkonfirmasikan bahwa selama periode perusahaan lyly bakery dapat memproduksi bakery dan donuts sebanyak batch dan cake sebanyak batch sedangkan untuk pastry perusahaan lyly bakery dapat memproduksi sebanyak sampai batch tergantung pada sisa persediaan roti pada periode sebelumnya kata kunci dynamic programming permintaan persediaan
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas optimasi rencana produksi lyly bakery menggunakan dynamic programming permintaan roti berfluktuasi bersifat deterministik mengharuskan perusahaan melakukan strategi mengendalikan permintaan terjadi kekurangan persediaan maupun kelebihan produk mendasari digunakannya metode dynamic programming dynamic programming membagi permasalahan menjadi tahapan memperhitungkan sisa persediaan roti tahaptahap sebelumnya hasil penelitian mengkonfirmasikan selama periode perusahaan lyly bakery dapat memproduksi bakery donuts sebanyak batch cake sebanyak batch sedangkan pastry perusahaan lyly bakery dapat memproduksi sebanyak batch tergantung sisa persediaan roti periode sebelumnya kata kunci dynamic programming permintaan persediaan
Abstrak (Stemmed): teliti bahas optimasi rencana produksi lyly bakery guna dynamic programming minta roti fluktuasi sifat deterministik harus usaha laku strategi kendali minta jadi kurang sedia maupun lebih produk dasar guna metode dynamic programming dynamic programming bagi masalah jadi tahap hitung sisa sedia roti tahaptahap belum hasil teliti konfirmasi lama periode usaha lyly bakery dapat produksi bakery donuts banyak batch cake banyak batch sedang pastry usaha lyly bakery dapat produksi banyak batch gantung sisa sedia roti periode belum kata kunci dynamic programming minta sedia
Abstrak (Corrected): elite baas optimism recant produksi lyly bakery gun dynamic programming mint rot fluktuasi sift deterministic harms sara lake strategy kendall mint jade during media maun leash proud dakar gun metope dynamic programming dynamic programming bag marsala jade that hiding visa media rot tahaptahap begum hail elite konfirmasi lama period sara lyly bakery apart produksi bakery donuts banyan batch cake banyan batch sedan pastry sara lyly bakery apart produksi banyan batch antung visa media rot period begum data bunch dynamic programming mint media
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'bakery': 4, 'dynamic': 4, 'programming': 4, 'sedia': 4, 'produksi': 3, 'lyly': 3, 'minta': 3, 'roti': 3, 'usaha': 3, 'banyak': 3, 'batch': 3, 'teliti': 2, 'guna': 2, 'jadi': 2, 'sisa': 2, 'belum': 2, 'periode': 2, 'dapat': 2, 'bahas': 1, 'optimasi': 1, 'rencana': 1, 'fluktuasi': 1, 'sifat': 1, 'deterministik': 1, 'harus': 1, 'laku': 1, 'strategi': 1, 'kendali': 1, 'kurang': 1, 'maupun': 1, 'lebih': 1, 'produk': 1, 'dasar': 1, 'metode': 1, 'bagi': 1, 'masalah': 1, 'tahap': 1, 'hitung': 1, 'tahaptahap': 1, 'hasil': 1, 'konfirmasi': 1, 'lama': 1, 'donuts': 1, 'cake': 1, 'sedang': 1, 'pastry': 1, 'gantung': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'as': 6, 'of': 5, 'in': 4, 'bakery': 4, 'dynamic': 4, 'programming': 4, 'lyly': 3, 'demand': 3, 'bread': 3, 'and': 3, 'to': 3, 'much': 3, 'batches': 3, 'this': 2, 'research': 2, 'for': 2, 'inventory': 2, 'into': 2, 'stages': 2, 'period': 2, 'company': 2, 'can': 2, 'produce': 2, 'discuss': 1, 'about': 1, 'optimization': 1, 'production': 1, 'plan': 1, 'using': 1, 'fluctuating': 1, 'deterministic': 1, 'require': 1, 'companies': 1, 'pursuing': 1, 'a': 1, 'strategy': 1, 'control': 1, 'order': 1, 'avoid': 1, 'shortages': 1, 'or': 1, 'excess': 1, 'product': 1, 'so': 1, 'use': 1, 'underlying': 1, 'method': 1, 'is': 1, 'divided': 1, 'problem': 1, 'taking': 1, 'account': 1, 'rest': 1, 'staff': 1, 'earlier': 1, 'result': 1, 'confirm': 1, 'that': 1, 'during': 1, 'donuts': 1, 'cake': 1, 'while': 1, 'pastry': 1, 'depending': 1, 'on': 1, 'remaining': 1, 'supplies': 1, 'previous': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #57 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: NURUL FALAH
Judul: PERANCANGAN PERBAIKAN PROSES PRODUKSI UNTUK MEMINIMALISASI WASTE DENGAN PENDEKATAN VALSAT (VALUE STREAM ANALYSIS TOOLS) DI CV. ZA TEKNIK GRESIK
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko,ST., MT.
Pembimbing 2: Mu'alim, S.T., MT.
Abstrak (Raw): CV. ZA Teknik merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi puli (pulley) pada mesin diesel. Di dalam perusahaan terdapat banyak aktivitas yang bernilai tambah (value added) dan bukan aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah (non value added). Big picture mapping adalah tool yang memberikan kinerja dari proses produksi. Untuk penelitian ini yang di amati adalah proses produksi puli yang dilakukan dengan wawancara dengan pihak perusahaan dan pengamatan langsung di lapangan. Pemborosan di identifikasikan dengan waste relation matrix (WRM), kemudian di lakukan pemetaan secara detail dengan Value Stream Analysis Tool (VALSAT) dan di analisa akar penyebabnya. Berdasarkan hasildari pengolahan data WRM waste yang tertinggi adalah defect (18,96552 %), inappropiate processing ( 16,37931 %), dan inventory (14,65517 %). Sedangkan untuk detail mapping nya yang terpilih adalah Process Activity Mapping (36,87 %) dan Supply Chain Response Matrix (18,89 %). Untuk total production awal pada proses produksi puli adalah 152,793 menit, setelah perbaikan menjadi 143,710 menit, yakni bisa mengurangi dengan selisih 9,083 menit. Untuk perbaikannya penghapusan departemen penyortiran dan menggabungkan proses penyortiran ke departemen pengecatan.Kata kunci : Big picture mapping, Waste,Value Stream Analysis Tools (VALSAT), Process Activity Mapping dan Supply Chain Response Matrix.
Abstrak (Clean): cv za teknik merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi puli pulley pada mesin diesel di dalam perusahaan terdapat banyak aktivitas yang bernilai tambah value added dan bukan aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah non value added big picture mapping adalah tool yang memberikan kinerja dari proses produksi untuk penelitian ini yang di amati adalah proses produksi puli yang dilakukan dengan wawancara dengan pihak perusahaan dan pengamatan langsung di lapangan pemborosan di identifikasikan dengan waste relation matrix wrm kemudian di lakukan pemetaan secara detail dengan value stream analysis tool valsat dan di analisa akar penyebabnya berdasarkan hasildari pengolahan data wrm waste yang tertinggi adalah defect inappropiate processing dan inventory sedangkan untuk detail mapping nya yang terpilih adalah process activity mapping dan supply chain response matrix untuk total production awal pada proses produksi puli adalah menit setelah perbaikan menjadi menit yakni bisa mengurangi dengan selisih menit untuk perbaikannya penghapusan departemen penyortiran dan menggabungkan proses penyortiran ke departemen pengecatankata kunci big picture mapping wastevalue stream analysis tools valsat process activity mapping dan supply chain response matrix
Abstrak (Stopwords Removed): cv za teknik perusahaan manufaktur memproduksi puli pulley mesin diesel perusahaan terdapat banyak aktivitas bernilai tambah value added bukan aktivitas memberikan nilai tambah non value added big picture mapping tool memberikan kinerja proses produksi penelitian amati proses produksi puli dilakukan wawancara pihak perusahaan pengamatan langsung lapangan pemborosan identifikasikan waste relation matrix wrm lakukan pemetaan secara detail value stream analysis tool valsat analisa akar penyebabnya berdasarkan hasildari pengolahan data wrm waste tertinggi defect inappropiate processing inventory sedangkan detail mapping nya terpilih process activity mapping supply chain response matrix total production awal proses produksi puli menit perbaikan menjadi menit yakni mengurangi selisih menit perbaikannya penghapusan departemen penyortiran menggabungkan proses penyortiran departemen pengecatankata kunci big picture mapping wastevalue stream analysis tools valsat process activity mapping supply chain response matrix
Abstrak (Stemmed): cv za teknik usaha manufaktur produksi pul pulley mesin diesel usaha dapat banyak aktivitas nila tambah value added bukan aktivitas beri nilai tambah non value added big picture mapping tool beri kerja proses produksi teliti amat proses produksi pul laku wawancara pihak usaha amat langsung lapang boros identifikasi waste relation matrix wrm laku meta cara detail value stream analysis tool valsat analisa akar sebab dasar hasildari olah data wrm waste tinggi defect inappropiate processing inventory sedang detail mapping nya pilih process activity mapping supply chain response matrix total production awal proses produksi pul menit baik jadi menit yakni kurang selisih menit baik hapus departemen sortir gabung proses sortir departemen pengecatankata kunci big picture mapping wastevalue stream analysis tools valsat process activity mapping supply chain response matrix
Abstrak (Corrected): ca a tennis sara manufacture produksi pul pulley resin diesel sara apart banyan aktivitas nina tambac value added buran aktivitas bert nilgai tambac non value added big picture mapping tool bert era proves produksi elite mat proves produksi pul lake wawancara pick sara mat lansing laying bores identifikasi waste relation matrix warm lake meta cara detail value stream analysis tool vast analyst aka kebab dakar havildar blah data warm waste ting defect inappropriate processing inventory sedan detail mapping ya pilch process activity mapping supply chain response matrix total production away proves produksi pul merit back jade merit yank during selfish merit back apus department sortie gang proves sortie department pengecatankata bunch big picture mapping wastevalue stream analysis tools vast process activity mapping supply chain response matrix
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mapping': 5, 'produksi': 4, 'proses': 4, 'usaha': 3, 'pul': 3, 'value': 3, 'matrix': 3, 'menit': 3, 'aktivitas': 2, 'tambah': 2, 'added': 2, 'beri': 2, 'big': 2, 'picture': 2, 'tool': 2, 'amat': 2, 'laku': 2, 'waste': 2, 'wrm': 2, 'detail': 2, 'stream': 2, 'analysis': 2, 'valsat': 2, 'process': 2, 'activity': 2, 'supply': 2, 'chain': 2, 'response': 2, 'baik': 2, 'departemen': 2, 'sortir': 2, 'cv': 1, 'za': 1, 'teknik': 1, 'manufaktur': 1, 'pulley': 1, 'mesin': 1, 'diesel': 1, 'dapat': 1, 'banyak': 1, 'nila': 1, 'bukan': 1, 'nilai': 1, 'non': 1, 'kerja': 1, 'teliti': 1, 'wawancara': 1, 'pihak': 1, 'langsung': 1, 'lapang': 1, 'boros': 1, 'identifikasi': 1, 'relation': 1, 'meta': 1, 'cara': 1, 'analisa': 1, 'akar': 1, 'sebab': 1, 'dasar': 1, 'hasildari': 1, 'olah': 1, 'data': 1, 'tinggi': 1, 'defect': 1, 'inappropiate': 1, 'processing': 1, 'inventory': 1, 'sedang': 1, 'nya': 1, 'pilih': 1, 'total': 1, 'production': 1, 'awal': 1, 'jadi': 1, 'yakni': 1, 'kurang': 1, 'selisih': 1, 'hapus': 1, 'gabung': 1, 'pengecatankata': 1, 'kunci': 1, 'wastevalue': 1, 'tools': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'is': 8, 'of': 7, 'which': 6, 'mapping': 6, 'process': 6, 'and': 5, 'company': 4, 'for': 4, 'with': 4, 'waste': 4, 'matrix': 4, 'a': 3, 'pulley': 3, 'in': 3, 'activity': 3, 'value': 3, 'mute': 3, 'produce': 2, 'added': 2, 'big': 2, 'picture': 2, 'tool': 2, 'production': 2, 'doing': 2, 'has': 2, 'been': 2, 'relation': 2, 'wrm': 2, 'detail': 2, 'stream': 2, 'analysis': 2, 'valsat': 2, 'supply': 2, 'chain': 2, 'response': 2, 'repaired': 2, 'departement': 2, 'inspection': 2, 'cv': 1, 'za': 1, 'teknik': 1, 'manufacture': 1, 'diesel': 1, 'machine': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'many': 1, 'have': 1, 'ad': 1, 'non': 1, 'drawing': 1, 'this': 1, 'experiment': 1, 'inspect': 1, 'interview': 1, 'side': 1, 'live': 1, 'observation': 1, 'field': 1, 'identified': 1, 'than': 1, 'analyse': 1, 'cause': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'yield': 1, 'from': 1, 'data': 1, 'highest': 1, 'defect': 1, 'inappropriate': 1, 'processing': 1, 'andinventory': 1, 'choice': 1, 'first': 1, 'total': 1, 'after': 1, 'become': 1, 'that': 1, 'can': 1, 'decrease': 1, 'difference': 1, 'way': 1, 'deting': 1, 'clustering': 1, 'to': 1, 'painting': 1, 'keywordsbig': 1, 'wastevalue': 1, 'tools': 1})
-------------------------------------------
--- Data #58 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Khoirur Roziqin
Judul: ANALISA HUBUNGAN MODEL KUALITAS PELAYANAN, KEPUASAN PELANGGAN, NILAI PELANGGAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN
DI PT. PLN BANGKALAN
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat, MT.
Pembimbing 2: Agus Salim, ST., MT.
Abstrak (Raw): Abstrak
Regresi linier berganda dilakukan guna memastikan bahwa data yang diperoleh benar-benar baik, sehingga tidak menimbulkan interpretasi dan kesimpulan yang salah berkaitan dengan hasil penelitian. Pada penelitian ini hanya akan dibahas hubungan antara kualitas pelayanan, nilai pelanggan, terhadap kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan. Sehinggan dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan, kualitas produk dan nilai pelanggan mempunyai pengaruh terhadap kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan. Kualitas pelayanan dikatakan baik apabila dapat memenuhi atau dapat melebihi harapan pelanggan. Jika PLN melakukan proses pelayanan yang tidak sesuai dengan harapan pelanggan, itu berarti PLN tidak memberikan kualitas pelayanan yang baik dan berakibat ketidak puasan pelanggan, jika PLN memberikan kualitas pelayanan yang baik (sesuai harpan pelanggan) maka kepuasan pelanggan akan tercapai. Dengan regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS versi 13 aka mengetahui antar hubungan antar variabel kualitas layanan dengan variabel loyalitas pelanggan, variabel kepuasan pelanggan dengan variabel loyalitas pelanggan, variabel nilai pelanggan dengan variabel loyalitas pelanggan.
Kata Kunci : kualitas layanan, kepuasan pelanggan, nilai pelanggan dan loyalitas pelanggan
Abstrak (Clean): abstrak regresi linier berganda dilakukan guna memastikan bahwa data yang diperoleh benarbenar baik sehingga tidak menimbulkan interpretasi dan kesimpulan yang salah berkaitan dengan hasil penelitian pada penelitian ini hanya akan dibahas hubungan antara kualitas pelayanan nilai pelanggan terhadap kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan sehinggan dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan kualitas produk dan nilai pelanggan mempunyai pengaruh terhadap kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan kualitas pelayanan dikatakan baik apabila dapat memenuhi atau dapat melebihi harapan pelanggan jika pln melakukan proses pelayanan yang tidak sesuai dengan harapan pelanggan itu berarti pln tidak memberikan kualitas pelayanan yang baik dan berakibat ketidak puasan pelanggan jika pln memberikan kualitas pelayanan yang baik sesuai harpan pelanggan maka kepuasan pelanggan akan tercapai dengan regresi linier berganda dengan menggunakan program spss versi aka mengetahui antar hubungan antar variabel kualitas layanan dengan variabel loyalitas pelanggan variabel kepuasan pelanggan dengan variabel loyalitas pelanggan variabel nilai pelanggan dengan variabel loyalitas pelanggan kata kunci kualitas layanan kepuasan pelanggan nilai pelanggan dan loyalitas pelanggan
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak regresi linier berganda dilakukan memastikan data diperoleh benarbenar baik menimbulkan interpretasi kesimpulan salah berkaitan hasil penelitian penelitian dibahas hubungan antara kualitas pelayanan nilai pelanggan kepuasan pelanggan loyalitas pelanggan sehinggan dapat disimpulkan kualitas pelayanan kualitas produk nilai pelanggan mempunyai pengaruh kepuasan pelanggan loyalitas pelanggan kualitas pelayanan dikatakan baik apabila dapat memenuhi dapat melebihi harapan pelanggan jika pln melakukan proses pelayanan sesuai harapan pelanggan berarti pln memberikan kualitas pelayanan baik berakibat ketidak puasan pelanggan jika pln memberikan kualitas pelayanan baik sesuai harpan pelanggan kepuasan pelanggan tercapai regresi linier berganda menggunakan program spss versi aka mengetahui antar hubungan antar variabel kualitas layanan variabel loyalitas pelanggan variabel kepuasan pelanggan variabel loyalitas pelanggan variabel nilai pelanggan variabel loyalitas pelanggan kata kunci kualitas layanan kepuasan pelanggan nilai pelanggan loyalitas pelanggan
Abstrak (Stemmed): abstrak regresi linier ganda laku pasti data oleh benarbenar baik timbul interpretasi simpul salah kait hasil teliti teliti bahas hubung antara kualitas layan nilai langgan puas langgan loyalitas langgan sehinggan dapat simpul kualitas layan kualitas produk nilai langgan punya pengaruh puas langgan loyalitas langgan kualitas layan kata baik apabila dapat penuh dapat lebih harap langgan jika pln laku proses layan sesuai harap langgan arti pln beri kualitas layan baik akibat tidak puas langgan jika pln beri kualitas layan baik sesuai harpan langgan puas langgan capai regresi linier ganda guna program spss versi aka tahu antar hubung antar variabel kualitas layan variabel loyalitas langgan variabel puas langgan variabel loyalitas langgan variabel nilai langgan variabel loyalitas langgan kata kunci kualitas layan puas langgan nilai langgan loyalitas langgan
Abstrak (Corrected): abstract regress linger ganda lake past data olen benarbenar back timbal interprets simple salad wait hail elite elite baas hung angara kualitas layman nilgai hangman puts hangman loyalties hangman sehinggan apart simple kualitas layman kualitas proud nilgai hangman puny pengaruh puts hangman loyalties hangman kualitas layman data back arabia apart punch apart leash harp hangman pika plan lake proves layman sexual harp hangman art plan bert kualitas layman back akbar tidal puts hangman pika plan bert kualitas layman back sexual harlan hangman puts hangman capri regress linger ganda gun program sass verse aka tau altar hung altar variable kualitas layman variable loyalties hangman variable puts hangman variable loyalties hangman variable nilgai hangman variable loyalties hangman data bunch kualitas layman puts hangman nilgai hangman loyalties hangman
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'langgan': 19, 'kualitas': 8, 'layan': 8, 'puas': 6, 'loyalitas': 6, 'variabel': 6, 'baik': 4, 'nilai': 4, 'dapat': 3, 'pln': 3, 'regresi': 2, 'linier': 2, 'ganda': 2, 'laku': 2, 'simpul': 2, 'teliti': 2, 'hubung': 2, 'kata': 2, 'harap': 2, 'jika': 2, 'sesuai': 2, 'beri': 2, 'antar': 2, 'abstrak': 1, 'pasti': 1, 'data': 1, 'oleh': 1, 'benarbenar': 1, 'timbul': 1, 'interpretasi': 1, 'salah': 1, 'kait': 1, 'hasil': 1, 'bahas': 1, 'antara': 1, 'sehinggan': 1, 'produk': 1, 'punya': 1, 'pengaruh': 1, 'apabila': 1, 'penuh': 1, 'lebih': 1, 'proses': 1, 'arti': 1, 'akibat': 1, 'tidak': 1, 'harpan': 1, 'capai': 1, 'guna': 1, 'program': 1, 'spss': 1, 'versi': 1, 'aka': 1, 'tahu': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'customer': 16, 'the': 8, 'quality': 8, 'service': 7, 'and': 6, 'loyalty': 6, 'satisfaction': 5, 'good': 4, 'value': 4, 'be': 4, 'of': 4, 'with': 4, 'to': 3, 'that': 3, 'it': 3, 'not': 3, 'can': 3, 'if': 3, 'customers': 3, 'variables': 3, 'variable': 3, 'multiple': 2, 'linear': 2, 'regression': 2, 'in': 2, 'will': 2, 'between': 2, 'expectations': 2, 'pln': 2, 'did': 2, 'provide': 2, 'abstract': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'ensure': 1, 'data': 1, 'obtained': 1, 'are': 1, 'really': 1, 'so': 1, 'does': 1, 'cause': 1, 'wrong': 1, 'interpretations': 1, 'conclusions': 1, 'related': 1, 'research': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'only': 1, 'discuss': 1, 'relationship': 1, 'sehinggan': 1, 'concluded': 1, 'product': 1, 'have': 1, 'an': 1, 'influence': 1, 'on': 1, 'care': 1, 'said': 1, 'meet': 1, 'or': 1, 'exceed': 1, 'process': 1, 'match': 1, 'means': 1, 'company': 1, 'result': 1, 'dissatisfaction': 1, 'as': 1, 'a': 1, 'hope': 1, 'then': 1, 'achieved': 1, 'using': 1, 'spss': 1, 'version': 1, 'aka': 1, 'interrelationships': 1, 'determine': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #59 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: AYU PURNAMAWATI
Judul: PEMETAAN POTENSI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN PADA INDUSTRI KREATIF DI KABUPATEN PAMEKASAN
Pembimbing 1: FITRI AGUSTINA, S.T., M.T.
Pembimbing 2: NACHNUL ANSORI, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Penelitian ini membahas tentang pemetaan potensi dan strategi pengembangan industri kreatif pada Kabupaten Pamekasan. Hingga saat ini industri yang terdapat di Kabupaten Pamekasan belum dipetakan ke dalam 14 subsektor industri kreatif Menurut Departemen Perdagangan Republik Indonesia dalam buku Pengembangan Industri Kreatif Menuju Visi Ekonomi Kreatif 2025 (2008). Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan pemetaan, menentukan prioritas pengembangan dan merumuskan strategi pengembangan industri kreatif di Kabupaten Pamekasan. Pemetaan potensi industri kreatif di Kabupaten Pamekasan, Madura berdasarkan variabel-variabel yang digunakan oleh Departemen Perdagangan Republik Indonesia tahun 2007 berdasarkan pada KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia). Untuk mendapatkan prioritas pengembangan maka menggunakan metode AHP (Analitycal Hierarki Process). Serta perumusan strategi pengembangan menggunakan metode SWOT. Hasil penelitian ini yaitu terdapatnya enam subsektor industri kreatif yang terdapat di Kabupaten Pamekasan yakni subsektor pasar barang seni, subsektor kerajinan, subsektor desain, subsektor fesyen, subsektor video, film dan fotografi, serta subsektor televisi dan radio. Strategi pengembangan untuk subsektor fesyen yakni dengan meningkatkan pembinaan, pendampingan dan pengawasan IKM.
Kata kunci: industri kreatif, pemetaan, metode AHP (Analitycal Hierarki Process), metode SWOT
Abstrak (Clean): penelitian ini membahas tentang pemetaan potensi dan strategi pengembangan industri kreatif pada kabupaten pamekasan hingga saat ini industri yang terdapat di kabupaten pamekasan belum dipetakan ke dalam subsektor industri kreatif menurut departemen perdagangan republik indonesia dalam buku pengembangan industri kreatif menuju visi ekonomi kreatif tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan pemetaan menentukan prioritas pengembangan dan merumuskan strategi pengembangan industri kreatif di kabupaten pamekasan pemetaan potensi industri kreatif di kabupaten pamekasan madura berdasarkan variabelvariabel yang digunakan oleh departemen perdagangan republik indonesia tahun berdasarkan pada kbli klasifikasi baku lapangan usaha indonesia untuk mendapatkan prioritas pengembangan maka menggunakan metode ahp analitycal hierarki process serta perumusan strategi pengembangan menggunakan metode swot hasil penelitian ini yaitu terdapatnya enam subsektor industri kreatif yang terdapat di kabupaten pamekasan yakni subsektor pasar barang seni subsektor kerajinan subsektor desain subsektor fesyen subsektor video film dan fotografi serta subsektor televisi dan radio strategi pengembangan untuk subsektor fesyen yakni dengan meningkatkan pembinaan pendampingan dan pengawasan ikm kata kunci industri kreatif pemetaan metode ahp analitycal hierarki process metode swot
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas tentang pemetaan potensi strategi pengembangan industri kreatif kabupaten pamekasan hingga industri terdapat kabupaten pamekasan belum dipetakan subsektor industri kreatif menurut departemen perdagangan republik indonesia buku pengembangan industri kreatif menuju visi ekonomi kreatif tujuan penelitian mendeskripsikan pemetaan menentukan prioritas pengembangan merumuskan strategi pengembangan industri kreatif kabupaten pamekasan pemetaan potensi industri kreatif kabupaten pamekasan madura berdasarkan variabelvariabel digunakan departemen perdagangan republik indonesia tahun berdasarkan kbli klasifikasi baku lapangan usaha indonesia mendapatkan prioritas pengembangan menggunakan metode ahp analitycal hierarki process perumusan strategi pengembangan menggunakan metode swot hasil penelitian terdapatnya enam subsektor industri kreatif terdapat kabupaten pamekasan yakni subsektor pasar barang seni subsektor kerajinan subsektor desain subsektor fesyen subsektor video film fotografi subsektor televisi radio strategi pengembangan subsektor fesyen yakni meningkatkan pembinaan pendampingan pengawasan ikm kata kunci industri kreatif pemetaan metode ahp analitycal hierarki process metode swot
Abstrak (Stemmed): teliti bahas tentang meta potensi strategi kembang industri kreatif kabupaten pamekasan hingga industri dapat kabupaten pamekasan belum peta subsektor industri kreatif turut departemen dagang republik indonesia buku kembang industri kreatif tuju visi ekonomi kreatif tuju teliti deskripsi meta tentu prioritas kembang rumus strategi kembang industri kreatif kabupaten pamekasan meta potensi industri kreatif kabupaten pamekasan madura dasar variabelvariabel guna departemen dagang republik indonesia tahun dasar kbli klasifikasi baku lapang usaha indonesia dapat prioritas kembang guna metode ahp analitycal hierarki process rumus strategi kembang guna metode swot hasil teliti dapat enam subsektor industri kreatif dapat kabupaten pamekasan yakni subsektor pasar barang seni subsektor rajin subsektor desain subsektor fesyen subsektor video film fotografi subsektor televisi radio strategi kembang subsektor fesyen yakni tingkat bina damping awas ikm kata kunci industri kreatif meta metode ahp analitycal hierarki process metode swot
Abstrak (Corrected): elite baas tenting meta potent strategy embank industry keratin kabupaten pamekasan hinges industry apart kabupaten pamekasan begum pet subsektor industry keratin turn department dagan republic indonesia baku embank industry keratin juju visit economic keratin juju elite deskripsi meta tent priority embank rumpus strategy embank industry keratin kabupaten pamekasan meta potent industry keratin kabupaten pamekasan madura dakar variabelvariabel gun department dagan republic indonesia thun dakar kali klasifikasi baku laying sara indonesia apart priority embank gun metope ah analytical hierarch process rumpus strategy embank gun metope swot hail elite apart exam subsektor industry keratin apart kabupaten pamekasan yank subsektor paar baring send subsektor rain subsektor detain subsektor freshen subsektor video film fotografi subsektor televise radio strategy embank subsektor freshen yank dingbat bin damping was i'm data bunch industry keratin meta metope ah analytical hierarch process metope swot
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'subsektor': 9, 'industri': 8, 'kreatif': 8, 'kembang': 7, 'kabupaten': 5, 'pamekasan': 5, 'meta': 4, 'strategi': 4, 'dapat': 4, 'metode': 4, 'teliti': 3, 'indonesia': 3, 'guna': 3, 'potensi': 2, 'departemen': 2, 'dagang': 2, 'republik': 2, 'tuju': 2, 'prioritas': 2, 'rumus': 2, 'dasar': 2, 'ahp': 2, 'analitycal': 2, 'hierarki': 2, 'process': 2, 'swot': 2, 'yakni': 2, 'fesyen': 2, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'hingga': 1, 'belum': 1, 'peta': 1, 'turut': 1, 'buku': 1, 'visi': 1, 'ekonomi': 1, 'deskripsi': 1, 'tentu': 1, 'madura': 1, 'variabelvariabel': 1, 'tahun': 1, 'kbli': 1, 'klasifikasi': 1, 'baku': 1, 'lapang': 1, 'usaha': 1, 'hasil': 1, 'enam': 1, 'pasar': 1, 'barang': 1, 'seni': 1, 'rajin': 1, 'desain': 1, 'video': 1, 'film': 1, 'fotografi': 1, 'televisi': 1, 'radio': 1, 'tingkat': 1, 'bina': 1, 'damping': 1, 'awas': 1, 'ikm': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 18, 'creative': 8, 'development': 7, 'in': 7, 'industries': 7, 'and': 6, 'pamekasan': 5, 'mapping': 4, 'is': 4, 'this': 3, 'indonesia': 3, 'subsector': 3, 'sub': 3, 'study': 2, 'potential': 2, 'strategy': 2, 'subsectors': 2, 'to': 2, 'ministry': 2, 'commerce': 2, 'republic': 2, 'strategies': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'using': 2, 'ahp': 2, 'analytical': 2, 'hierarchy': 2, 'process': 2, 'swot': 2, 'method': 2, 'fashion': 2, 'as': 2, 'discusses': 1, 'at': 1, 'present': 1, 'industris': 1, 'heva': 1, 'not': 1, 'been': 1, 'uncategorized': 1, 'into': 1, 'according': 1, 'book': 1, 'industry': 1, 'economy': 1, 'towards': 1, 'vision': 1, 'purpose': 1, 'research': 1, 'describe': 1, 'determine': 1, 'priorities': 1, 'formulate': 1, 'madura': 1, 'variables': 1, 'used': 1, 'by': 1, 'isic': 1, 'standard': 1, 'industrial': 1, 'classification': 1, 'priority': 1, 'get': 1, 'formulation': 1, 'results': 1, 'presence': 1, 'six': 1, 'contained': 1, 'submarket': 1, 'art': 1, 'crafts': 1, 'design': 1, 'video': 1, 'film': 1, 'photography': 1, 'well': 1, 'television': 1, 'radio': 1, 'for': 1, 'with': 1, 'increasing': 1, 'coaching': 1, 'mentoring': 1, 'supervision': 1, 'small': 1, 'medium': 1, 'keywords': 1, 'methods': 1})
-------------------------------------------
--- Data #60 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: NURKHOLIS ABDI PRANATA
Judul: PENENTUAN SUPPLIER YANG EFEKTIF DENGAN PENERAPAN INTEGRASI MODEL SCOR DAN FUZZY AHP DI PT. INDOSPRING, Tbk - GRESIK
Pembimbing 1: ARI BASUKI, S.T.,M.T.
Pembimbing 2: NACHNUL ANSORI, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): PT. Indospring, Tbk adalah salah satu perusahaan otomotif yang produksi utamanya Leaf Spring dan Coil Spring. Untuk membuat suatu Spring yang berkualitas diperlukan bahan-bahan yang berkualitas. Salah satu dari produknya adalah Hot Coil, sementara itu material yang digunakan adalah SUP 12 dan SAE 9245. PT. Indospring , Tbk merupakan perusahaan yang besar, namun belum diketahui apakah sistem rantai pasoknya khususnya pada produksi Hot Coil sudah sesuai dengan konsep dari Supply Chain Council (SCC). Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengukur kinerja Supply Chain di PT. Indospring, Tbk dengan menggunakan pendekatan Supply Chain Operations Reference (SCOR), menghitung bobot dan nilai efisiensi tertinggi untuk menentukan supplier terbaik di PT. Indospring, Tbk - Gresik dengan menggunakan pendekatan Fuzzy AHP dan Menentukan Supplier terbaik perusahaan berdasarkan hasil dari Model SCOR dan Fuzzy AHP. Dengan menerapkan metode-metode tersebut maka didapatkan hasil bahwa kinerja PT. Indospring, Tbk pada produksi Hot Coil dikatakan sesuai dengan standar SCC. Kemudian diperoleh bobot tertinggi untuk menentukan Supplier terbaik yaitu Supplier D 0,311, Supplier C 0,280, Supplier B 0,217 dan Supplier A 0,192. Berdasarkan hasil tersebut maka Supplier D adalah Supplier yang terbaik untuk PT. Indospring, Tbk.
Kata Kunci : Kinerja Supply Chain, Model SCOR, Fuzzy AHP
Abstrak (Clean): pt indospring tbk adalah salah satu perusahaan otomotif yang produksi utamanya leaf spring dan coil spring untuk membuat suatu spring yang berkualitas diperlukan bahanbahan yang berkualitas salah satu dari produknya adalah hot coil sementara itu material yang digunakan adalah sup dan sae pt indospring tbk merupakan perusahaan yang besar namun belum diketahui apakah sistem rantai pasoknya khususnya pada produksi hot coil sudah sesuai dengan konsep dari supply chain council scc tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengukur kinerja supply chain di pt indospring tbk dengan menggunakan pendekatan supply chain operations reference scor menghitung bobot dan nilai efisiensi tertinggi untuk menentukan supplier terbaik di pt indospring tbk gresik dengan menggunakan pendekatan fuzzy ahp dan menentukan supplier terbaik perusahaan berdasarkan hasil dari model scor dan fuzzy ahp dengan menerapkan metodemetode tersebut maka didapatkan hasil bahwa kinerja pt indospring tbk pada produksi hot coil dikatakan sesuai dengan standar scc kemudian diperoleh bobot tertinggi untuk menentukan supplier terbaik yaitu supplier d supplier c supplier b dan supplier a berdasarkan hasil tersebut maka supplier d adalah supplier yang terbaik untuk pt indospring tbk kata kunci kinerja supply chain model scor fuzzy ahp
Abstrak (Stopwords Removed): pt indospring tbk salah satu perusahaan otomotif produksi utamanya leaf spring coil spring membuat spring berkualitas diperlukan bahanbahan berkualitas salah satu produknya hot coil sementara material digunakan sup sae pt indospring tbk perusahaan besar belum diketahui apakah sistem rantai pasoknya khususnya produksi hot coil sudah sesuai konsep supply chain council scc tujuan dilakukannya penelitian mengukur kinerja supply chain pt indospring tbk menggunakan pendekatan supply chain operations reference scor menghitung bobot nilai efisiensi tertinggi menentukan supplier terbaik pt indospring tbk gresik menggunakan pendekatan fuzzy ahp menentukan supplier terbaik perusahaan berdasarkan hasil model scor fuzzy ahp menerapkan metodemetode tersebut didapatkan hasil kinerja pt indospring tbk produksi hot coil dikatakan sesuai standar scc diperoleh bobot tertinggi menentukan supplier terbaik supplier d supplier c supplier b supplier a berdasarkan hasil tersebut supplier d supplier terbaik pt indospring tbk kata kunci kinerja supply chain model scor fuzzy ahp
Abstrak (Stemmed): pt indospring tbk salah satu usaha otomotif produksi utama leaf spring coil spring buat spring kualitas perlu bahanbahan kualitas salah satu produk hot coil sementara material guna sup sae pt indospring tbk usaha besar belum tahu apakah sistem rantai pasok khusus produksi hot coil sudah sesuai konsep supply chain council scc tuju laku teliti ukur kerja supply chain pt indospring tbk guna dekat supply chain operations reference scor hitung bobot nilai efisiensi tinggi tentu supplier baik pt indospring tbk gresik guna dekat fuzzy ahp tentu supplier baik usaha dasar hasil model scor fuzzy ahp terap metodemetode sebut dapat hasil kerja pt indospring tbk produksi hot coil kata sesuai standar scc oleh bobot tinggi tentu supplier baik supplier d supplier c supplier b supplier a dasar hasil sebut supplier d supplier baik pt indospring tbk kata kunci kerja supply chain model scor fuzzy ahp
Abstrak (Corrected): pt indorsing bk salad sat sara otomotif produksi mama leaf spring coil spring but spring kualitas peru bahanbahan kualitas salad sat proud hot coil sedentary material gun sup she pt indorsing bk sara bear begum tau halakah sister rental ask rhesus produksi hot coil judah sexual onset supply chain council sec juju lake elite ukr era supply chain pt indorsing bk gun dead supply chain operations reference score hiding robot nilgai efisiensi ting tent supplier back pt indorsing bk greek gun dead fuzzy ah tent supplier back sara dakar hail model score fuzzy ah trap metodemetode debut apart hail era pt indorsing bk produksi hot coil data sexual standard sec olen robot ting tent supplier back supplier d supplier c supplier b supplier a dakar hail debut supplier d supplier back pt indorsing bk data bunch era supply chain model score fuzzy ah
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'supplier': 9, 'pt': 6, 'indospring': 6, 'tbk': 6, 'coil': 4, 'supply': 4, 'chain': 4, 'baik': 4, 'usaha': 3, 'produksi': 3, 'spring': 3, 'hot': 3, 'guna': 3, 'kerja': 3, 'scor': 3, 'tentu': 3, 'fuzzy': 3, 'ahp': 3, 'hasil': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'kualitas': 2, 'sesuai': 2, 'scc': 2, 'dekat': 2, 'bobot': 2, 'tinggi': 2, 'dasar': 2, 'model': 2, 'sebut': 2, 'kata': 2, 'd': 2, 'otomotif': 1, 'utama': 1, 'leaf': 1, 'buat': 1, 'perlu': 1, 'bahanbahan': 1, 'produk': 1, 'sementara': 1, 'material': 1, 'sup': 1, 'sae': 1, 'besar': 1, 'belum': 1, 'tahu': 1, 'apakah': 1, 'sistem': 1, 'rantai': 1, 'pasok': 1, 'khusus': 1, 'sudah': 1, 'konsep': 1, 'council': 1, 'tuju': 1, 'laku': 1, 'teliti': 1, 'ukur': 1, 'operations': 1, 'reference': 1, 'hitung': 1, 'nilai': 1, 'efisiensi': 1, 'gresik': 1, 'terap': 1, 'metodemetode': 1, 'dapat': 1, 'standar': 1, 'oleh': 1, 'c': 1, 'b': 1, 'a': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 11, 'is': 9, 'supplier': 8, 'pt': 6, 'indospring': 6, 'tbk': 6, 'and': 6, 'to': 5, 'supply': 5, 'chain': 5, 'in': 5, 'coil': 4, 'best': 4, 'production': 3, 'spring': 3, 'a': 3, 'hot': 3, 'on': 3, 'performance': 3, 'scor': 3, 'fuzzy': 3, 'ahp': 3, 'one': 2, 'quality': 2, 'company': 2, 'with': 2, 'scc': 2, 'using': 2, 'approaches': 2, 'weight': 2, 'highest': 2, 'determine': 2, 'based': 2, 'results': 2, 'model': 2, 'these': 2, 'd': 2, 'major': 1, 'automotive': 1, 'leaf': 1, 'make': 1, 'needed': 1, 'materials': 1, 'its': 1, 'products': 1, 'while': 1, 'material': 1, 'used': 1, 'sup': 1, 'sae': 1, 'large': 1, 'but': 1, 'it': 1, 'not': 1, 'known': 1, 'whether': 1, 'entire': 1, 'system': 1, 'particular': 1, 'conformity': 1, 'concept': 1, 'council': 1, 'purpose': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'measure': 1, 'operations': 1, 'reference': 1, 'calculate': 1, 'value': 1, 'efficiency': 1, 'suppliers': 1, 'gresik': 1, 'determining': 1, 'by': 1, 'applying': 1, 'methods': 1, 'showed': 1, 'that': 1, 'said': 1, 'accordance': 1, 'standard': 1, 'then': 1, 'obtained': 1, 'c': 1, 'b': 1, 'for': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #61 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: TEGAR PRADANA FARIAN ARVI
Judul: ANALISIS POTENSI INDUSTRI KREATIF SEBAGAI DASAR PENENTUAN KOMPETENSI INTI DAERAH DIKABUPATEN BANGKALAN
Pembimbing 1: FITRI AGUSTINA, S.T., M.T.
Pembimbing 2: NACHNUL ANSORI, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Penelitian ini membahas tentang pemetaan potensi industri kreatif dan penentuan kompetensi inti daerah di kabupaten Bangkalan. Hingga saat ini industri yang terdapat di Kabupaten Bangkalan belum dipetakan ke dalam 14 subsektor industri kreatif Menurut Departemen Perdagangan Republik Indonesia dalam buku Pengembangan Industri Kreatif Menuju Visi Ekonomi Kreatif 2025. Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan pemetaan, industri kreatif dengan 4 variabel KBLI(Klasifikasi Buku Lapangan Usaha Indonesia) yaitu PDB (Produk Domestik Bruto), jumlah ketenagakerjaan, perdagangan internasional, dan jumlah perusahaan. Penelitian ini juga menentukan kompetensi inti daerah, manakah industri kreatif yang menjadi unggulan di kabupaten Bangkalan. Untuk menentukan kompetensi inti daerah maka di gunakan metode AHP (Analitycal Hierarki Process) dan juga menggunakan metode perangkingan yaitu promethee. Hasil penelitian ini yaitu terdapatnya lima subsektor industri kreatif yang terdiri subsektor Pasar seni dan barang antik, Kerajinan, desain fasyen, video,film dan fotografi serta penerbitan dan percetakan. Dari kelima subsektor tersebut yang menjadi kompetensi inti daerah di Kabupaten Bangkalan adalah subsektor kerajinan.
Kata kunci: industri kreatif, pemetaan, kompetensi inti daerah, metode Promethee.
Abstrak (Clean): penelitian ini membahas tentang pemetaan potensi industri kreatif dan penentuan kompetensi inti daerah di kabupaten bangkalan hingga saat ini industri yang terdapat di kabupaten bangkalan belum dipetakan ke dalam subsektor industri kreatif menurut departemen perdagangan republik indonesia dalam buku pengembangan industri kreatif menuju visi ekonomi kreatif tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan pemetaan industri kreatif dengan variabel kbliklasifikasi buku lapangan usaha indonesia yaitu pdb produk domestik bruto jumlah ketenagakerjaan perdagangan internasional dan jumlah perusahaan penelitian ini juga menentukan kompetensi inti daerah manakah industri kreatif yang menjadi unggulan di kabupaten bangkalan untuk menentukan kompetensi inti daerah maka di gunakan metode ahp analitycal hierarki process dan juga menggunakan metode perangkingan yaitu promethee hasil penelitian ini yaitu terdapatnya lima subsektor industri kreatif yang terdiri subsektor pasar seni dan barang antik kerajinan desain fasyen videofilm dan fotografi serta penerbitan dan percetakan dari kelima subsektor tersebut yang menjadi kompetensi inti daerah di kabupaten bangkalan adalah subsektor kerajinan kata kunci industri kreatif pemetaan kompetensi inti daerah metode promethee
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas tentang pemetaan potensi industri kreatif penentuan kompetensi inti daerah kabupaten bangkalan hingga industri terdapat kabupaten bangkalan belum dipetakan subsektor industri kreatif menurut departemen perdagangan republik indonesia buku pengembangan industri kreatif menuju visi ekonomi kreatif tujuan penelitian mendeskripsikan pemetaan industri kreatif variabel kbliklasifikasi buku lapangan usaha indonesia pdb produk domestik bruto jumlah ketenagakerjaan perdagangan internasional jumlah perusahaan penelitian menentukan kompetensi inti daerah manakah industri kreatif menjadi unggulan kabupaten bangkalan menentukan kompetensi inti daerah gunakan metode ahp analitycal hierarki process menggunakan metode perangkingan promethee hasil penelitian terdapatnya lima subsektor industri kreatif terdiri subsektor pasar seni barang antik kerajinan desain fasyen videofilm fotografi penerbitan percetakan kelima subsektor tersebut menjadi kompetensi inti daerah kabupaten bangkalan subsektor kerajinan kata kunci industri kreatif pemetaan kompetensi inti daerah metode promethee
Abstrak (Stemmed): teliti bahas tentang meta potensi industri kreatif tentu kompetensi inti daerah kabupaten bangkal hingga industri dapat kabupaten bangkal belum peta subsektor industri kreatif turut departemen dagang republik indonesia buku kembang industri kreatif tuju visi ekonomi kreatif tuju teliti deskripsi meta industri kreatif variabel kbliklasifikasi buku lapang usaha indonesia pdb produk domestik bruto jumlah ketenagakerjaan dagang internasional jumlah usaha teliti tentu kompetensi inti daerah mana industri kreatif jadi unggul kabupaten bangkal tentu kompetensi inti daerah guna metode ahp analitycal hierarki process guna metode rangking promethee hasil teliti dapat lima subsektor industri kreatif diri subsektor pasar seni barang antik rajin desain fasyen videofilm fotografi terbit cetak lima subsektor sebut jadi kompetensi inti daerah kabupaten bangkal subsektor rajin kata kunci industri kreatif meta kompetensi inti daerah metode promethee
Abstrak (Corrected): elite baas tenting meta potent industry keratin tent kompetensi inti sarah kabupaten bangka hinges industry apart kabupaten bangka begum pet subsektor industry keratin turn department dagan republic indonesia baku embank industry keratin juju visit economic keratin juju elite deskripsi meta industry keratin variable kbliklasifikasi baku laying sara indonesia pub proud domestic brute mullah ketenagakerjaan dagan international mullah sara elite tent kompetensi inti sarah mana industry keratin jade lungful kabupaten bangka tent kompetensi inti sarah gun metope ah analytical hierarch process gun metope ranking prometheus hail elite apart lima subsektor industry keratin dirt subsektor paar send baring anti rain detain fasten videofilm fotografi terabit weak lima subsektor debut jade kompetensi inti sarah kabupaten bangka subsektor rain data bunch industry keratin meta kompetensi inti sarah metope prometheus
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'industri': 8, 'kreatif': 8, 'kompetensi': 5, 'inti': 5, 'daerah': 5, 'subsektor': 5, 'teliti': 4, 'kabupaten': 4, 'bangkal': 4, 'meta': 3, 'tentu': 3, 'metode': 3, 'dapat': 2, 'dagang': 2, 'indonesia': 2, 'buku': 2, 'tuju': 2, 'usaha': 2, 'jumlah': 2, 'jadi': 2, 'guna': 2, 'promethee': 2, 'lima': 2, 'rajin': 2, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'potensi': 1, 'hingga': 1, 'belum': 1, 'peta': 1, 'turut': 1, 'departemen': 1, 'republik': 1, 'kembang': 1, 'visi': 1, 'ekonomi': 1, 'deskripsi': 1, 'variabel': 1, 'kbliklasifikasi': 1, 'lapang': 1, 'pdb': 1, 'produk': 1, 'domestik': 1, 'bruto': 1, 'ketenagakerjaan': 1, 'internasional': 1, 'mana': 1, 'unggul': 1, 'ahp': 1, 'analitycal': 1, 'hierarki': 1, 'process': 1, 'rangking': 1, 'hasil': 1, 'diri': 1, 'pasar': 1, 'seni': 1, 'barang': 1, 'antik': 1, 'desain': 1, 'fasyen': 1, 'videofilm': 1, 'fotografi': 1, 'terbit': 1, 'cetak': 1, 'sebut': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 14, 'creative': 10, 'industries': 9, 'and': 9, 'core': 5, 'this': 4, 'in': 4, 'mapping': 3, 'areas': 3, 'bangkal': 3, 'to': 3, 'development': 3, 'is': 3, 'are': 3, 'study': 2, 'competencies': 2, 'been': 2, 'subsectors': 2, 'indonesia': 2, 'book': 2, 'research': 2, 'also': 2, 'determines': 2, 'competency': 2, 'a': 2, 'district': 2, 'used': 2, 'promethee': 2, 'methods': 2, 'discussed': 1, 'potential': 1, 'determination': 1, 'at': 1, 'present': 1, 'was': 1, 'not': 1, 'uncharted': 1, 'into': 1, 'according': 1, 'ministry': 1, 'commerce': 1, 'republic': 1, 'industry': 1, 'economy': 1, 'towards': 1, 'vision': 1, 'purpose': 1, 'describe': 1, 'with': 1, 'isic': 1, 'variables': 1, 'industrial': 1, 'classification': 1, 'it': 1, 'gdp': 1, 'gross': 1, 'domestic': 1, 'product': 1, 'amount': 1, 'labor': 1, 'international': 1, 'trade': 1, 'number': 1, 'firms': 1, 'which': 1, 'leading': 1, 'priorities': 1, 'formulate': 1, 'strategies': 1, 'for': 1, 'determine': 1, 'ahp': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'ranking': 1, 'results': 1, 'presence': 1, 'five': 1, 'there': 1, 'art': 1, 'unique': 1, 'market': 1, 'craft': 1, 'fashion': 1, 'design': 1, 'video': 1, 'movie': 1, 'photograph': 1, 'digital': 1, 'printing': 1, 'subcraft': 1, 'have': 1, 'contained': 1, 'become': 1, 'competence': 1, 'area': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #62 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: MATSAINI
Judul: Optimisasi Proses Pemesinan Komponen Otomotif Pada Mesin CNC Dengan Algoritma Simulated Annealing
Pembimbing 1: M. Imrom Mustajib, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Khamdi Mubarok, S.T., M.Eng
Abstrak (Raw): Pada penelitian ini membahas tentang optimisasi proses pemesinan dengan meminimasi total biaya pemesinan pada multi-pass turning operation. Ukuran performansi yang digunakan dalam persamaan optimisasi adalah minimasi biaya proses pemesinan. Besar biaya pemesinan dipengaruhi oleh penentuan nilai cutting speed , feeding speed, depth of cut .Nilai ketiga varibel ini tergantung dari material benda kerja dan jenis pahat, dari ketiga variabel tersebut harus memenuhi konstrain yang digunakan yaitu parameter bound, tool life constraints, power constraints, stable cutting region constraints, chip-tool interface temperature constraints, roughing and finishing parameter relation constraints. Untuk menentukan berapa nilai cutting speed, feeding speed, dan depth of cut agar total biaya didapatkan nilai yang paling minimal, maka dilakukan optimisasi proses pemesinan pada biaya pemesinan per unit dengan algoritma simulated annealing. Dari hasil optimisasi didapatkan total biaya pemesinan per unit yaitu Rp 13.361,- dengan nilai Vr = 103,7715, fr = 0,85283, dr = 2,9918, Vs = 186,4344, fs = 0,17027, ds = 2,9331, dan jumlah iterasi sebanyak 31 iterasi, dengan waktu komputasi 429,7884 detik. Sedangkan looping constraints dengan nilai 251258 yang artinya pengulangan dari pembangkitan bilangan random sebanyak 251258 kali dengan memperhatikan konstraint yang digunakan.
Abstrak (Clean): pada penelitian ini membahas tentang optimisasi proses pemesinan dengan meminimasi total biaya pemesinan pada multipass turning operation ukuran performansi yang digunakan dalam persamaan optimisasi adalah minimasi biaya proses pemesinan besar biaya pemesinan dipengaruhi oleh penentuan nilai cutting speed feeding speed depth of cut nilai ketiga varibel ini tergantung dari material benda kerja dan jenis pahat dari ketiga variabel tersebut harus memenuhi konstrain yang digunakan yaitu parameter bound tool life constraints power constraints stable cutting region constraints chiptool interface temperature constraints roughing and finishing parameter relation constraints untuk menentukan berapa nilai cutting speed feeding speed dan depth of cut agar total biaya didapatkan nilai yang paling minimal maka dilakukan optimisasi proses pemesinan pada biaya pemesinan per unit dengan algoritma simulated annealing dari hasil optimisasi didapatkan total biaya pemesinan per unit yaitu rp dengan nilai vr fr dari vs fs ds dan jumlah iterasi sebanyak iterasi dengan waktu komputasi detik sedangkan looping constraints dengan nilai yang artinya pengulangan dari pembangkitan bilangan random sebanyak kali dengan memperhatikan konstraint yang digunakan
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas tentang optimisasi proses pemesinan meminimasi total biaya pemesinan multipass turning operation ukuran performansi digunakan persamaan optimisasi minimasi biaya proses pemesinan besar biaya pemesinan dipengaruhi penentuan nilai cutting speed feeding speed depth of cut nilai ketiga varibel tergantung material benda kerja jenis pahat ketiga variabel tersebut harus memenuhi konstrain digunakan parameter bound tool life constraints power constraints stable cutting region constraints chiptool interface temperature constraints roughing and finishing parameter relation constraints menentukan berapa nilai cutting speed feeding speed depth of cut total biaya didapatkan nilai paling minimal dilakukan optimisasi proses pemesinan biaya pemesinan per unit algoritma simulated annealing hasil optimisasi didapatkan total biaya pemesinan per unit rp nilai vr fr vs fs ds jumlah iterasi sebanyak iterasi waktu komputasi detik sedangkan looping constraints nilai artinya pengulangan pembangkitan bilangan random sebanyak kali memperhatikan konstraint digunakan
Abstrak (Stemmed): teliti bahas tentang optimisasi proses mesin meminimasi total biaya mesin multipass turning operation ukur performansi guna sama optimisasi minimasi biaya proses mesin besar biaya mesin pengaruh tentu nilai cutting speed feeding speed depth of cut nilai tiga varibel gantung material benda kerja jenis pahat tiga variabel sebut harus penuh konstrain guna parameter bound tool life constraints power constraints stable cutting region constraints chiptool interface temperature constraints roughing and finishing parameter relation constraints tentu berapa nilai cutting speed feeding speed depth of cut total biaya dapat nilai paling minimal laku optimisasi proses mesin biaya mesin per unit algoritma simulated annealing hasil optimisasi dapat total biaya mesin per unit rp nilai vr fr vs fs ds jumlah iterasi banyak iterasi waktu komputasi detik sedang looping constraints nilai arti ulang bangkit bilang random banyak kali perhati konstraint guna
Abstrak (Corrected): elite baas tenting optimists proves resin meminimasi total bay resin multiples turning operation ukr performance gun same optimists minimal bay proves resin bear bay resin pengaruh tent nilgai cutting speed feeding speed depth of cut nilgai toga maribel antung material bend era penis phat toga variable debut harms punch constrain gun parameter bound tool life constraints power constraints stable cutting region constraints chiptool interface temperature constraints roughing and finishing parameter relation constraints tent berate nilgai cutting speed feeding speed depth of cut total bay apart nilgai paling minimal lake optimists proves resin bay resin per unit algorithm simulated annealing hail optimists apart total bay resin per unit up nilgai or fr vs is is mullah literati banyan literati want komputasi devil sedan looping constraints nilgai art slang bandit belong random banyan kali perhaps constraint gun
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mesin': 7, 'biaya': 6, 'nilai': 6, 'constraints': 6, 'optimisasi': 4, 'speed': 4, 'proses': 3, 'total': 3, 'guna': 3, 'cutting': 3, 'tentu': 2, 'feeding': 2, 'depth': 2, 'of': 2, 'cut': 2, 'tiga': 2, 'parameter': 2, 'dapat': 2, 'per': 2, 'unit': 2, 'iterasi': 2, 'banyak': 2, 'teliti': 1, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'meminimasi': 1, 'multipass': 1, 'turning': 1, 'operation': 1, 'ukur': 1, 'performansi': 1, 'sama': 1, 'minimasi': 1, 'besar': 1, 'pengaruh': 1, 'varibel': 1, 'gantung': 1, 'material': 1, 'benda': 1, 'kerja': 1, 'jenis': 1, 'pahat': 1, 'variabel': 1, 'sebut': 1, 'harus': 1, 'penuh': 1, 'konstrain': 1, 'bound': 1, 'tool': 1, 'life': 1, 'power': 1, 'stable': 1, 'region': 1, 'chiptool': 1, 'interface': 1, 'temperature': 1, 'roughing': 1, 'and': 1, 'finishing': 1, 'relation': 1, 'berapa': 1, 'paling': 1, 'minimal': 1, 'laku': 1, 'algoritma': 1, 'simulated': 1, 'annealing': 1, 'hasil': 1, 'rp': 1, 'vr': 1, 'fr': 1, 'vs': 1, 'fs': 1, 'ds': 1, 'jumlah': 1, 'waktu': 1, 'komputasi': 1, 'detik': 1, 'sedang': 1, 'looping': 1, 'arti': 1, 'ulang': 1, 'bangkit': 1, 'bilang': 1, 'random': 1, 'kali': 1, 'perhati': 1, 'konstraint': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 14, 'is': 11, 'constraints': 6, 'value': 5, 'machining': 4, 'optimization': 4, 'cutting': 4, 'speed': 4, 'and': 4, 'process': 3, 'costs': 3, 'in': 3, 'cost': 3, 'with': 3, 'by': 2, 'total': 2, 'used': 2, 'production': 2, 'feeding': 2, 'depth': 2, 'cut': 2, 'tool': 2, 'constraint': 2, 'parameter': 2, 'per': 2, 'unit': 2, 'iterations': 2, 'this': 1, 'research': 1, 'discuss': 1, 'minimizing': 1, 'multipass': 1, 'turning': 1, 'operation': 1, 'performance': 1, 'measures': 1, 'equation': 1, 'minimization': 1, 'affected': 1, 'determination': 1, 'third': 1, 'variable': 1, 'depending': 1, 'on': 1, 'workpiece': 1, 'material': 1, 'three': 1, 'variables': 1, 'must': 1, 'be': 1, 'satisfy': 1, 'use': 1, 'bound': 1, 'life': 1, 'power': 1, 'stable': 1, 'region': 1, 'chiptool': 1, 'interface': 1, 'temperature': 1, 'roughing': 1, 'finishing': 1, 'relation': 1, 'to': 1, 'determine': 1, 'for': 1, 'minimum': 1, 'obtained': 1, 'so': 1, 'simulated': 1, 'annealing': 1, 'algorithm': 1, 'from': 1, 'resultet': 1, 'rp': 1, 'a': 1, 'values': 1, 'vr': 1, 'fr': 1, 'vs': 1, 'fs': 1, 'ds': 1, 'amount': 1, 'computation': 1, 'time': 1, 'seconds': 1, 'while': 1, 'looping': 1, 'it': 1, 'mean': 1, 'repetition': 1, 'generating': 1, 'random': 1, 'numbers': 1, 'times': 1, 'looking': 1})
-------------------------------------------
--- Data #63 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muhammad Jaharnsyah
Judul: RUMUSAN STRATEGI PENGEMBANGAN EKSPOR UKM SEPATU DI SURABAYA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN ANP
Pembimbing 1: TRISITA NOVIANTI STP MT
Pembimbing 2: ERNANING W SSI MT
Abstrak (Raw): Surabaya telah mengembangkan usaha kecil menengah yang salah satunya kampung sepatu. UKM sepatu memiliki 140 unit usaha. Namun dalam kondisi usaha kecil menengah tersebut belum juga ada yang ekspor. Pada penelitian ini menginginkan UKM tersebut dapat menjadi UKM berbasis ekspor. Penelitian ini menggunakan sebuah metode Delphi untuk memilih kriteria yang berpengaruh terhadap pengembangan ekspor UKM. Dan kemudian dilanjutkan dengan aplikasi dari penggunaan metode ANP. Akhirnya didapatkan peringkat bobot tertinggi adalah keterkaitan bahan baku. Strategi yang digunakan adalah pemetaan supplier yang dapat memberikan kredit bahan baku. Strategi yang dapat dilakukan dalam jangka waktu pendek adalah (1) Memberikan fasilitas dan sarana peningkatan kualitas SDM serta meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal oleh pemerintah dan UKM (2) Pemetaan supplier yang dapat memberikan kredit bahan baku (3) Mengikuti pameran – pameran bertaraf internasional maupun nasional dan menambah referensi model sepatu mengikuti pasar / trend.
Kata kunci : metode Delphi, metode ANP, UKM
Abstrak (Clean): surabaya telah mengembangkan usaha kecil menengah yang salah satunya kampung sepatu ukm sepatu memiliki unit usaha namun dalam kondisi usaha kecil menengah tersebut belum juga ada yang ekspor pada penelitian ini menginginkan ukm tersebut dapat menjadi ukm berbasis ekspor penelitian ini menggunakan sebuah metode delphi untuk memilih kriteria yang berpengaruh terhadap pengembangan ekspor ukm dan kemudian dilanjutkan dengan aplikasi dari penggunaan metode anp akhirnya didapatkan peringkat bobot tertinggi adalah keterkaitan bahan baku strategi yang digunakan adalah pemetaan supplier yang dapat memberikan kredit bahan baku strategi yang dapat dilakukan dalam jangka waktu pendek adalah memberikan fasilitas dan sarana peningkatan kualitas sdm serta meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal oleh pemerintah dan ukm pemetaan supplier yang dapat memberikan kredit bahan baku mengikuti pameran – pameran bertaraf internasional maupun nasional dan menambah referensi model sepatu mengikuti pasar trend kata kunci metode delphi metode anp ukm
Abstrak (Stopwords Removed): surabaya mengembangkan usaha kecil menengah salah satunya kampung sepatu ukm sepatu memiliki unit usaha kondisi usaha kecil menengah tersebut belum ada ekspor penelitian menginginkan ukm tersebut dapat menjadi ukm berbasis ekspor penelitian menggunakan metode delphi memilih kriteria berpengaruh pengembangan ekspor ukm dilanjutkan aplikasi penggunaan metode anp akhirnya didapatkan peringkat bobot tertinggi keterkaitan bahan baku strategi digunakan pemetaan supplier dapat memberikan kredit bahan baku strategi dapat dilakukan jangka waktu pendek memberikan fasilitas sarana peningkatan kualitas sdm meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal pemerintah ukm pemetaan supplier dapat memberikan kredit bahan baku mengikuti pameran – pameran bertaraf internasional maupun nasional menambah referensi model sepatu mengikuti pasar trend kata kunci metode delphi metode anp ukm
Abstrak (Stemmed): surabaya kembang usaha kecil tengah salah satu kampung sepatu ukm sepatu milik unit usaha kondisi usaha kecil tengah sebut belum ada ekspor teliti ingin ukm sebut dapat jadi ukm bas ekspor teliti guna metode delphi pilih kriteria pengaruh kembang ekspor ukm lanjut aplikasi guna metode anp akhir dapat peringkat bobot tinggi kait bahan baku strategi guna meta supplier dapat beri kredit bahan baku strategi dapat laku jangka waktu pendek beri fasilitas sarana tingkat kualitas sdm tingkat serap tenaga kerja lokal perintah ukm meta supplier dapat beri kredit bahan baku ikut pamer pamer taraf internasional maupun nasional tambah referensi model sepatu ikut pasar trend kata kunci metode delphi metode anp ukm
Abstrak (Corrected): surabaya embank sara cecil length salad sat kampong seat um seat milk unit sara kondisi sara cecil length debut begum ada ensor elite begin um debut apart jade um was ensor elite gun metope delphi pilch criteria pengaruh embank ensor um layout aplikasi gun metope and air apart peringkat robot ting wait bahai baku strategy gun meta supplier apart bert credit bahai baku strategy apart lake bangka want pended bert basilicas saran dingbat kualitas sum dingbat scrap teenage era local perineal um meta supplier apart bert credit bahai baku it paper paper tara international maun national tambac reference model seat it paar trend data bunch metope delphi metope and um
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ukm': 6, 'dapat': 5, 'metode': 4, 'usaha': 3, 'sepatu': 3, 'ekspor': 3, 'guna': 3, 'bahan': 3, 'baku': 3, 'beri': 3, 'kembang': 2, 'kecil': 2, 'tengah': 2, 'sebut': 2, 'teliti': 2, 'delphi': 2, 'anp': 2, 'strategi': 2, 'meta': 2, 'supplier': 2, 'kredit': 2, 'tingkat': 2, 'ikut': 2, 'pamer': 2, 'surabaya': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'kampung': 1, 'milik': 1, 'unit': 1, 'kondisi': 1, 'belum': 1, 'ada': 1, 'ingin': 1, 'jadi': 1, 'bas': 1, 'pilih': 1, 'kriteria': 1, 'pengaruh': 1, 'lanjut': 1, 'aplikasi': 1, 'akhir': 1, 'peringkat': 1, 'bobot': 1, 'tinggi': 1, 'kait': 1, 'laku': 1, 'jangka': 1, 'waktu': 1, 'pendek': 1, 'fasilitas': 1, 'sarana': 1, 'kualitas': 1, 'sdm': 1, 'serap': 1, 'tenaga': 1, 'kerja': 1, 'lokal': 1, 'perintah': 1, 'taraf': 1, 'internasional': 1, 'maupun': 1, 'nasional': 1, 'tambah': 1, 'referensi': 1, 'model': 1, 'pasar': 1, 'trend': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'and': 9, 'of': 5, 'is': 4, 'smes': 4, 'method': 4, 'the': 4, 'a': 3, 'small': 3, 'enterprises': 3, 'shoe': 3, 'used': 3, 'material': 3, 'has': 2, 'medium': 2, 'export': 2, 'this': 2, 'study': 2, 'can': 2, 'delphi': 2, 'what': 2, 'then': 2, 'anp': 2, 'mapping': 2, 'supplier': 2, 'credit': 2, 'event': 2, 'surabaya': 1, 'been': 1, 'developing': 1, 'which': 1, 'one': 1, 'them': 1, 'village': 1, 'mediums': 1, 'units': 1, 'however': 1, 'conditions': 1, 'are': 1, 'nothing': 1, 'too': 1, 'wanted': 1, 'be': 1, 'exportbased': 1, 'for': 1, 'choose': 1, 'criterion': 1, 'affects': 1, 'development': 1, 'continued': 1, 'with': 1, 'application': 1, 'using': 1, 'finally': 1, 'got': 1, 'ranking': 1, 'highest': 1, 'weight': 1, 'linkage': 1, 'strategy': 1, 'that': 1, 'could': 1, 'given': 1, 'strategic': 1, 'give': 1, 'facility': 1, 'increase': 1, 'quality': 1, 'sdm': 1, 'taken': 1, 'worker': 1, 'by': 1, 'government': 1, 'ukm': 1, 'who': 1, 'giving': 1, 'follow': 1, 'international': 1, 'or': 1, 'national': 1, 'add': 1, 'referensi': 1, 'model': 1, 'folowed': 1, 'trend': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #64 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Faiz Maulana
Judul: Prediksi Keberhasilan Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Trunojoyo Madura Dengan Cara Memperbaiki Karakteristik Calon mahasiswa Baru Menggunakan Metode CART
Pembimbing 1: Sabarudin Akhmad, ST.,MT
Pembimbing 2: Dr. Rachmad Hidayat,MT
Abstrak (Raw): Sebagai salah satu Universitas negeri yang baru berdiri, Universitas Trunojoyo Madura (UTM) terus melakukan perbaikan baik dari segi pembangunan maupun dari segi akademik guna meningkatkan input pendidikan. Seperti yang dilakukan oleh Fakultas Teknik yang berusaha meningkatkan nilai akreditasinya. Salah satu standar akreditasi program studi sarjana yaitu mahasiswa dan lulusan (Ban-PT,2008). Berdasarkan standar akreditasi tersebut setiap program studi dituntut untuk berperan aktif dalam proses penyeleksian/perekrutan mahasiswa baru sehingga nantinya diperoleh mahasiswa yang bermutu. Beberapa indikator mutu mahasiswa adalah nilai indeks prestrasi komulatif (IPK) dan masa studi. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk memberi masukan bagi setiap program studi dalam melakukan proses perekrutan mahasiswa baru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memprediksi keberhasilan mahasiswa dengan melalui (Indeks Prestasi Komulatif) IPK dan masa studi dengan menggunakan metode Classification and Regresion Tree (CART). Variabel peubah penjelas yang digunakan pada penelitian ini ada 8 yaitu jenis kelamin, asal daerah, usia, status penerimaan, pendidikan orang tua, pekerjaan orang tua, status SMA, dan gaji orang tua. Sedangkan variabel peubah respon yaitu IPK dan masa studi. Berdasarkan hasil analisa, variabel yang paling berpengaruh terhadap peubah respon IPK jurusan teknik industri dan informatika masing-masing yaitu asal daerah (X2) dan gaji orang tua (X8). Sedangkan variabel yang memiliki pengaruh tinggi terhadap peubah respon masa studi jurusan teknik industri yaitu pekerjaan orang tua (X6) dan jurusan teknik informatika yaitu pekerjaan orang tua (X6).
Kata Kunci : Keberhasilan Mahasiswa, Indeks Prestasi komulatif (IPK), Masa Studi, CART
Abstrak (Clean): sebagai salah satu universitas negeri yang baru berdiri universitas trunojoyo madura utm terus melakukan perbaikan baik dari segi pembangunan maupun dari segi akademik guna meningkatkan input pendidikan seperti yang dilakukan oleh fakultas teknik yang berusaha meningkatkan nilai akreditasinya salah satu standar akreditasi program studi sarjana yaitu mahasiswa dan lulusan banpt berdasarkan standar akreditasi tersebut setiap program studi dituntut untuk berperan aktif dalam proses penyeleksianperekrutan mahasiswa baru sehingga nantinya diperoleh mahasiswa yang bermutu beberapa indikator mutu mahasiswa adalah nilai indeks prestrasi komulatif ipk dan masa studi oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk memberi masukan bagi setiap program studi dalam melakukan proses perekrutan mahasiswa baru tujuan dari penelitian ini adalah untuk memprediksi keberhasilan mahasiswa dengan melalui indeks prestasi komulatif ipk dan masa studi dengan menggunakan metode classification and regresion tree cart variabel peubah penjelas yang digunakan pada penelitian ini ada yaitu jenis kelamin asal daerah usia status penerimaan pendidikan orang tua pekerjaan orang tua status sma dan gaji orang tua sedangkan variabel peubah respon yaitu ipk dan masa studi berdasarkan hasil analisa variabel yang paling berpengaruh terhadap peubah respon ipk jurusan teknik industri dan informatika masingmasing yaitu asal daerah x dan gaji orang tua x sedangkan variabel yang memiliki pengaruh tinggi terhadap peubah respon masa studi jurusan teknik industri yaitu pekerjaan orang tua x dan jurusan teknik informatika yaitu pekerjaan orang tua x kata kunci keberhasilan mahasiswa indeks prestasi komulatif ipk masa studi cart
Abstrak (Stopwords Removed): salah satu universitas negeri baru berdiri universitas trunojoyo madura utm terus melakukan perbaikan baik segi pembangunan maupun segi akademik meningkatkan input pendidikan dilakukan fakultas teknik berusaha meningkatkan nilai akreditasinya salah satu standar akreditasi program studi sarjana mahasiswa lulusan banpt berdasarkan standar akreditasi tersebut setiap program studi dituntut berperan aktif proses penyeleksianperekrutan mahasiswa baru nantinya diperoleh mahasiswa bermutu beberapa indikator mutu mahasiswa nilai indeks prestrasi komulatif ipk masa studi penelitian dilakukan memberi masukan bagi setiap program studi melakukan proses perekrutan mahasiswa baru tujuan penelitian memprediksi keberhasilan mahasiswa indeks prestasi komulatif ipk masa studi menggunakan metode classification and regresion tree cart variabel peubah penjelas digunakan penelitian ada jenis kelamin asal daerah usia status penerimaan pendidikan orang tua pekerjaan orang tua status sma gaji orang tua sedangkan variabel peubah respon ipk masa studi berdasarkan hasil analisa variabel paling berpengaruh peubah respon ipk jurusan teknik industri informatika masingmasing asal daerah x gaji orang tua x sedangkan variabel memiliki pengaruh tinggi peubah respon masa studi jurusan teknik industri pekerjaan orang tua x jurusan teknik informatika pekerjaan orang tua x kata kunci keberhasilan mahasiswa indeks prestasi komulatif ipk masa studi cart
Abstrak (Stemmed): salah satu universitas negeri baru diri universitas trunojoyo madura utm terus laku baik baik segi bangun maupun segi akademik tingkat input didik laku fakultas teknik usaha tingkat nilai akreditasi salah satu standar akreditasi program studi sarjana mahasiswa lulus banpt dasar standar akreditasi sebut tiap program studi tuntut peran aktif proses penyeleksianperekrutan mahasiswa baru nanti oleh mahasiswa mutu beberapa indikator mutu mahasiswa nilai indeks prestrasi komulatif ipk masa studi teliti laku beri masuk bagi tiap program studi laku proses rekrut mahasiswa baru tuju teliti prediksi hasil mahasiswa indeks prestasi komulatif ipk masa studi guna metode classification and regresion tree cart variabel peubah jelas guna teliti ada jenis kelamin asal daerah usia status terima didik orang tua kerja orang tua status sma gaji orang tua sedang variabel peubah respon ipk masa studi dasar hasil analisa variabel paling pengaruh peubah respon ipk jurus teknik industri informatika masingmasing asal daerah x gaji orang tua x sedang variabel milik pengaruh tinggi peubah respon masa studi jurus teknik industri kerja orang tua x jurus teknik informatika kerja orang tua x kata kunci hasil mahasiswa indeks prestasi komulatif ipk masa studi cart
Abstrak (Corrected): salad sat university never bar dirt university trunojoyo madura um terms lake back back semi bangui maun semi academic dingbat input did lake faults tennis sara dingbat nilgai akreditasi salad sat standard akreditasi program study saran mahasiswa lulus bant dakar standard akreditasi debut tip program study turnout pecan attic proves penyeleksianperekrutan mahasiswa bar anti olen mahasiswa mute beberapa indicator mute mahasiswa nilgai ideas prestress komulatif ink mass study elite lake bert mask bag tip program study lake proves regret mahasiswa bar juju elite prediksi hail mahasiswa ideas prestos komulatif ink mass study gun metope classification and regression tree cart variable beulah jells gun elite ada penis gelatin anal sarah asia status terms did orang tea era orang tea status sea haji orang tea sedan variable beulah respond ink mass study dakar hail analyst variable paling pengaruh beulah respond ink gurus tennis industry information masingmasing anal sarah x haji orang tea x sedan variable milk pengaruh ting beulah respond mass study gurus tennis industry era orang tea x gurus tennis information era orang tea x data bunch hail mahasiswa ideas prestos komulatif ink mass study cart
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'studi': 8, 'mahasiswa': 7, 'orang': 6, 'tua': 6, 'ipk': 5, 'masa': 5, 'laku': 4, 'teknik': 4, 'variabel': 4, 'peubah': 4, 'x': 4, 'baru': 3, 'akreditasi': 3, 'program': 3, 'indeks': 3, 'komulatif': 3, 'teliti': 3, 'hasil': 3, 'kerja': 3, 'respon': 3, 'jurus': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'universitas': 2, 'baik': 2, 'segi': 2, 'tingkat': 2, 'didik': 2, 'nilai': 2, 'standar': 2, 'dasar': 2, 'tiap': 2, 'proses': 2, 'mutu': 2, 'prestasi': 2, 'guna': 2, 'cart': 2, 'asal': 2, 'daerah': 2, 'status': 2, 'gaji': 2, 'sedang': 2, 'pengaruh': 2, 'industri': 2, 'informatika': 2, 'negeri': 1, 'diri': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'utm': 1, 'terus': 1, 'bangun': 1, 'maupun': 1, 'akademik': 1, 'input': 1, 'fakultas': 1, 'usaha': 1, 'sarjana': 1, 'lulus': 1, 'banpt': 1, 'sebut': 1, 'tuntut': 1, 'peran': 1, 'aktif': 1, 'penyeleksianperekrutan': 1, 'nanti': 1, 'oleh': 1, 'beberapa': 1, 'indikator': 1, 'prestrasi': 1, 'beri': 1, 'masuk': 1, 'bagi': 1, 'rekrut': 1, 'tuju': 1, 'prediksi': 1, 'metode': 1, 'classification': 1, 'and': 1, 'regresion': 1, 'tree': 1, 'jelas': 1, 'ada': 1, 'jenis': 1, 'kelamin': 1, 'usia': 1, 'terima': 1, 'sma': 1, 'analisa': 1, 'paling': 1, 'masingmasing': 1, 'milik': 1, 'tinggi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 16, 'and': 12, 'is': 7, 'to': 6, 'the': 6, 'ipk': 6, 'period': 6, 'study': 6, 'variable': 6, 'high': 5, 'on': 4, 'students': 4, 'taken': 4, 'parent': 4, 'education': 3, 'that': 3, 'major': 3, 'student': 3, 'occupation': 3, 'new': 2, 'university': 2, 'quality': 2, 'accreditation': 2, 'standart': 2, 'in': 2, 'fidelity': 2, 'are': 2, 'this': 2, 'research': 2, 'successes': 2, 'using': 2, 'cart': 2, 'status': 2, 'influence': 2, 'response': 2, 'industrial': 2, 'enggineering': 2, 'technology': 2, 'as': 1, 'a': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'utm': 1, 'keeps': 1, 'improving': 1, 'constructions': 1, 'educations': 1, 'civilize': 1, 'such': 1, 'technic': 1, 'faculty': 1, 'which': 1, 'try': 1, 'enhance': 1, 'one': 1, 'undergraduate': 1, 'graduates': 1, 'banpt': 1, 'based': 1, 'accreditaion': 1, 'each': 1, 'must': 1, 'actively': 1, 'participate': 1, 'selectionrecruitment': 1, 'process': 1, 'eventually': 1, 'obtain': 1, 'some': 1, 'indicator': 1, 'both': 1, 'factor': 1, 'expected': 1, 'get': 1, 'value': 1, 'also': 1, 'have': 1, 'short': 1, 'purpose': 1, 'predict': 1, 'by': 1, 'classification': 1, 'regression': 1, 'tree': 1, 'method': 1, 'there': 1, 'prediction': 1, 'gender': 1, 'town': 1, 'age': 1, 'acceptance': 1, 'senior': 1, 'school': 1, 'salary': 1, 'whereas': 1, 'respons': 1, 'from': 1, 'analysis': 1, 'result': 1, 'shows': 1, 'infomation': 1, 'townx': 1, 'parentx': 1, 'otherwise': 1, 'information': 1, 's': 1, 'x': 1, 'key': 1, 'word': 1, 'performance': 1, 'index': 1, 'cumulative': 1})
-------------------------------------------
--- Data #65 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Sofwan
Judul: ANALISIS JALUR DISTRIBUSI UKM BATIK MADURA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL INPUT OUTPUT
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko, ST.,MT
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, ST.,MT
Abstrak (Raw): Usaha Kecil Menengah batik merupakan bagian terpenting dalam suatu daerah, UKM memiliki peranan yang penting dalam meningkatkan tingkat seni budaya batik Madura, keterkaitan ke belakang (backward Linkages) dan ke depan (forward Linkages) dari UKM batik Madura. Metodelogi yang digunakan pada penelitian ini yaitu Model input output dapat menggambarkan aliran proses dari sektor –sektor yang saling terkait berdasarkan tingkat kebutuhan atau ketergantungan antar sektor sehingga dapat keterkaitan kepekaan dan penyebarannya dapat terdet eksi,model input output dapat menganalisa jadwal produksi sektor yang saling terkait.dari perhitungan Backward Linkages dan Forward Linkages pada sektor pembatik sebesar 0,89; sektor pedagang sebesar 0,86; dan kegiatan distributor sebesar 1,42. Sedangkankan nilai tiap Forward Linkages pada sektor pembatik sebesar 1,44; sektor pedagang sebesar 0,89; dan kegiatan distributor sebesar 0,67 sektor pembatik menempati pada kuadran III yang menjadi industry hulu, sektor distributor menempati pada kuadran II yang merupakan industri hilir,sedangkan sektor pedagang menempati sektor IV
yang merupakan industri konsumsi.
Abstrak (Clean): usaha kecil menengah batik merupakan bagian terpenting dalam suatu daerah ukm memiliki peranan yang penting dalam meningkatkan tingkat seni budaya batik madura keterkaitan ke belakang backward linkages dan ke depan forward linkages dari ukm batik madura metodelogi yang digunakan pada penelitian ini yaitu model input output dapat menggambarkan aliran proses dari sektor –sektor yang saling terkait berdasarkan tingkat kebutuhan atau ketergantungan antar sektor sehingga dapat keterkaitan kepekaan dan penyebarannya dapat terdet eksimodel input output dapat menganalisa jadwal produksi sektor yang saling terkaitdari perhitungan backward linkages dan forward linkages pada sektor pembatik sebesar sektor pedagang sebesar dan kegiatan distributor sebesar sedangkankan nilai tiap forward linkages pada sektor pembatik sebesar sektor pedagang sebesar dan kegiatan distributor sebesar sektor pembatik menempati pada kuadran iii yang menjadi industry hulu sektor distributor menempati pada kuadran ii yang merupakan industri hilirsedangkan sektor pedagang menempati sektor iv yang merupakan industri konsumsi
Abstrak (Stopwords Removed): usaha kecil menengah batik bagian terpenting daerah ukm memiliki peranan penting meningkatkan tingkat seni budaya batik madura keterkaitan belakang backward linkages depan forward linkages ukm batik madura metodelogi digunakan penelitian model input output dapat menggambarkan aliran proses sektor –sektor saling terkait berdasarkan tingkat kebutuhan ketergantungan antar sektor dapat keterkaitan kepekaan penyebarannya dapat terdet eksimodel input output dapat menganalisa jadwal produksi sektor saling terkaitdari perhitungan backward linkages forward linkages sektor pembatik sebesar sektor pedagang sebesar kegiatan distributor sebesar sedangkankan nilai tiap forward linkages sektor pembatik sebesar sektor pedagang sebesar kegiatan distributor sebesar sektor pembatik menempati kuadran iii menjadi industry hulu sektor distributor menempati kuadran ii industri hilirsedangkan sektor pedagang menempati sektor iv industri konsumsi
Abstrak (Stemmed): usaha kecil tengah batik bagi penting daerah ukm milik peran penting tingkat tingkat seni budaya batik madura kait belakang backward linkages depan forward linkages ukm batik madura metodelogi guna teliti model input output dapat gambar alir proses sektor sektor saling kait dasar tingkat butuh gantung antar sektor dapat kait peka sebar dapat terdet eksimodel input output dapat menganalisa jadwal produksi sektor saling terkaitdari hitung backward linkages forward linkages sektor batik besar sektor dagang besar giat distributor besar sedangkankan nilai tiap forward linkages sektor batik besar sektor dagang besar giat distributor besar sektor batik tempat kuadran iii jadi industry hulu sektor distributor tempat kuadran ii industri hilirsedangkan sektor dagang tempat sektor iv industri konsumsi
Abstrak (Corrected): sara cecil length batik bag panting sarah um milk pecan panting dingbat dingbat send buddy batik madura wait belaying backward linkages dean forward linkages um batik madura metodelogi gun elite model input output apart sambar air proves sector sector saying wait dakar dingbat butch antung altar sector apart wait peak sear apart tercet eksimodel input output apart menganalisa radial produksi sector saying terkaitdari hiding backward linkages forward linkages sector batik bear sector dagan bear gift distributor bear sedangkankan nilgai tip forward linkages sector batik bear sector dagan bear gift distributor bear sector batik tempt quadrant wii jade industry hull sector distributor tempt quadrant i industry hilirsedangkan sector dagan tempt sector i industry konsumsi
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sektor': 12, 'batik': 6, 'besar': 6, 'linkages': 5, 'dapat': 4, 'tingkat': 3, 'kait': 3, 'forward': 3, 'dagang': 3, 'distributor': 3, 'tempat': 3, 'penting': 2, 'ukm': 2, 'madura': 2, 'backward': 2, 'input': 2, 'output': 2, 'saling': 2, 'giat': 2, 'kuadran': 2, 'industri': 2, 'usaha': 1, 'kecil': 1, 'tengah': 1, 'bagi': 1, 'daerah': 1, 'milik': 1, 'peran': 1, 'seni': 1, 'budaya': 1, 'belakang': 1, 'depan': 1, 'metodelogi': 1, 'guna': 1, 'teliti': 1, 'model': 1, 'gambar': 1, 'alir': 1, 'proses': 1, 'dasar': 1, 'butuh': 1, 'gantung': 1, 'antar': 1, 'peka': 1, 'sebar': 1, 'terdet': 1, 'eksimodel': 1, 'menganalisa': 1, 'jadwal': 1, 'produksi': 1, 'terkaitdari': 1, 'hitung': 1, 'sedangkankan': 1, 'nilai': 1, 'tiap': 1, 'iii': 1, 'jadi': 1, 'industry': 1, 'hulu': 1, 'ii': 1, 'hilirsedangkan': 1, 'iv': 1, 'konsumsi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 9, 'linkages': 9, 'of': 8, 'sector': 8, 'in': 7, 'batik': 6, 'and': 6, 'is': 4, 'backward': 4, 'forward': 4, 'ukm': 3, 'an': 3, 'that': 3, 'merchant': 3, 'distributor': 3, 'occupies': 3, 'industry': 3, 'important': 2, 'level': 2, 'madura': 2, 'from': 2, 'inputoutput': 2, 'model': 2, 'can': 2, 'sectors': 2, 'to': 2, 'while': 2, 'quadrant': 2, 'part': 1, 'region': 1, 'have': 1, 'role': 1, 'improving': 1, 'art': 1, 'culture': 1, 'methodology': 1, 'used': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'describe': 1, 'process': 1, 'flow': 1, 'are': 1, 'interrelated': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'need': 1, 'or': 1, 'dependency': 1, 'between': 1, 'so': 1, 'sensitivity': 1, 'its': 1, 'spread': 1, 'bedetected': 1, 'models': 1, 'analyze': 1, 'intersector': 1, 'production': 1, 'schedule': 1, 'related': 1, 'calculation': 1, 'activity': 1, 'value': 1, 'each': 1, 'by': 1, 'at': 1, 'activities': 1, 'iii': 1, 'upstream': 1, 'ii': 1, 'which': 1, 'a': 1, 'downstream': 1, 'fourth': 1, 'consumption': 1, 'keywords': 1, 'input': 1, 'output': 1, 'distribution': 1, 'channel': 1, 'fordward': 1})
-------------------------------------------
--- Data #66 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muchamad Ansor
Judul: Upaya Meminimumkan Waste Pada Unit Shearing Di PT.Indospring, Tbk Dengan Pendekatan Konsep Lean Six Sigma Dan Multi Attribute Failure Mode Analysis
Pembimbing 1: Ari Basuki, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Semakin ketatnya persaingan bisnis antar perusahaan memaksa setiap perusahaan harus melakukan perbaikan kualitas. Dalam upaya peningkatan kualitas ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum produk atau jasa tersebut menjadi sebuah produk yang mempunyai nilai jual yang tinggi. PT. Indospring, Tbk merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang otomotif dengan produk utama Leaf Spring dan Coil Spring. Pada dasarnya PT. Indospring, Tbk sudah menerapkan Lean tetapi penerapannya belum maksimal, sehingga ada beberapa pemborosan yang terjadi dalam proses produksi spring. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan usulan perbaikan yang bertujuan untuk mengurangi terjadinya defect yang paling berpengaruh pada proses produksi. Diketahui defect yang paling berpengaruh pada proses produksi Multi Leaf Spring pada Unit Shearing yaitu pada proses eye forming sebanyak 36,66%. Tools yang dipakai dalam penelitian ini adalah Big Picture Mapping, Pareto Chart, Root Cause Analysis dan Multi Attribute Failure Mode Analysis (MAFMA). Berdasarkan perhitungan menggunakan MAFMA didapat hasil penyebab defect yang paling berpengaruh ini dikarenakan faktor manusia yang kurang training dan pengalaman dengan nilai 0,295.
Abstrak (Clean): semakin ketatnya persaingan bisnis antar perusahaan memaksa setiap perusahaan harus melakukan perbaikan kualitas dalam upaya peningkatan kualitas ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum produk atau jasa tersebut menjadi sebuah produk yang mempunyai nilai jual yang tinggi pt indospring tbk merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang otomotif dengan produk utama leaf spring dan coil spring pada dasarnya pt indospring tbk sudah menerapkan lean tetapi penerapannya belum maksimal sehingga ada beberapa pemborosan yang terjadi dalam proses produksi spring tujuan dari penelitian ini adalah memberikan usulan perbaikan yang bertujuan untuk mengurangi terjadinya defect yang paling berpengaruh pada proses produksi diketahui defect yang paling berpengaruh pada proses produksi multi leaf spring pada unit shearing yaitu pada proses eye forming sebanyak tools yang dipakai dalam penelitian ini adalah big picture mapping pareto chart root cause analysis dan multi attribute failure mode analysis mafma berdasarkan perhitungan menggunakan mafma didapat hasil penyebab defect yang paling berpengaruh ini dikarenakan faktor manusia yang kurang training dan pengalaman dengan nilai
Abstrak (Stopwords Removed): semakin ketatnya persaingan bisnis antar perusahaan memaksa setiap perusahaan harus melakukan perbaikan kualitas upaya peningkatan kualitas ada beberapa harus diperhatikan produk jasa tersebut menjadi produk mempunyai nilai jual tinggi pt indospring tbk salah satu perusahaan bergerak dibidang otomotif produk utama leaf spring coil spring dasarnya pt indospring tbk sudah menerapkan lean penerapannya belum maksimal ada beberapa pemborosan terjadi proses produksi spring tujuan penelitian memberikan usulan perbaikan bertujuan mengurangi terjadinya defect paling berpengaruh proses produksi diketahui defect paling berpengaruh proses produksi multi leaf spring unit shearing proses eye forming sebanyak tools dipakai penelitian big picture mapping pareto chart root cause analysis multi attribute failure mode analysis mafma berdasarkan perhitungan menggunakan mafma didapat hasil penyebab defect paling berpengaruh dikarenakan faktor manusia kurang training pengalaman nilai
Abstrak (Stemmed): makin ketat saing bisnis antar usaha paksa tiap usaha harus laku baik kualitas upaya tingkat kualitas ada beberapa harus perhati produk jasa sebut jadi produk punya nilai jual tinggi pt indospring tbk salah satu usaha gerak bidang otomotif produk utama leaf spring coil spring dasar pt indospring tbk sudah terap lean terap belum maksimal ada beberapa boros jadi proses produksi spring tuju teliti beri usul baik tuju kurang jadi defect paling pengaruh proses produksi tahu defect paling pengaruh proses produksi multi leaf spring unit shearing proses eye forming banyak tools pakai teliti big picture mapping pareto chart root cause analysis multi attribute failure mode analysis mafma dasar hitung guna mafma dapat hasil sebab defect paling pengaruh karena faktor manusia kurang training alam nilai
Abstrak (Corrected): making eat saying basis altar sara paisa tip sara harms lake back kualitas pay dingbat kualitas ada beberapa harms perhaps proud casa debut jade proud puny nilgai dual ting pt indorsing bk salad sat sara gera biding otomotif proud mama leaf spring coil spring dakar pt indorsing bk judah trap lean trap begum maximal ada beberapa bores jade proves produksi spring juju elite bert usual back juju during jade defect paling pengaruh proves produksi tau defect paling pengaruh proves produksi mufti leaf spring unit shearing proves eye forming banyan tools sakai elite big picture mapping pareto chart root cause analysis mufti attribute failure mode analysis mama dakar hiding gun mama apart hail kebab defect paling pengaruh arena factor amnesia during training alarm nilgai
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'spring': 4, 'proses': 4, 'usaha': 3, 'produk': 3, 'jadi': 3, 'produksi': 3, 'defect': 3, 'paling': 3, 'pengaruh': 3, 'harus': 2, 'baik': 2, 'kualitas': 2, 'ada': 2, 'beberapa': 2, 'nilai': 2, 'pt': 2, 'indospring': 2, 'tbk': 2, 'leaf': 2, 'dasar': 2, 'terap': 2, 'tuju': 2, 'teliti': 2, 'kurang': 2, 'multi': 2, 'analysis': 2, 'mafma': 2, 'makin': 1, 'ketat': 1, 'saing': 1, 'bisnis': 1, 'antar': 1, 'paksa': 1, 'tiap': 1, 'laku': 1, 'upaya': 1, 'tingkat': 1, 'perhati': 1, 'jasa': 1, 'sebut': 1, 'punya': 1, 'jual': 1, 'tinggi': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'otomotif': 1, 'utama': 1, 'coil': 1, 'sudah': 1, 'lean': 1, 'belum': 1, 'maksimal': 1, 'boros': 1, 'beri': 1, 'usul': 1, 'tahu': 1, 'unit': 1, 'shearing': 1, 'eye': 1, 'forming': 1, 'banyak': 1, 'tools': 1, 'pakai': 1, 'big': 1, 'picture': 1, 'mapping': 1, 'pareto': 1, 'chart': 1, 'root': 1, 'cause': 1, 'attribute': 1, 'failure': 1, 'mode': 1, 'hitung': 1, 'guna': 1, 'dapat': 1, 'hasil': 1, 'sebab': 1, 'karena': 1, 'faktor': 1, 'manusia': 1, 'training': 1, 'alam': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'in': 7, 'is': 7, 'of': 7, 'a': 6, 'to': 5, 'spring': 4, 'process': 4, 'and': 3, 'production': 3, 'most': 3, 'influential': 3, 'company': 2, 'quality': 2, 'improvement': 2, 'there': 2, 'are': 2, 'product': 2, 'that': 2, 'has': 2, 'pt': 2, 'indospring': 2, 'tbk': 2, 'with': 2, 'leaf': 2, 'this': 2, 'study': 2, 'defect': 2, 'multi': 2, 'as': 2, 'cause': 2, 'analysis': 2, 'mafma': 2, 'increasing': 1, 'competition': 1, 'business': 1, 'between': 1, 'companies': 1, 'forced': 1, 'every': 1, 'should': 1, 'conduct': 1, 'an': 1, 'effort': 1, 'improve': 1, 'few': 1, 'things': 1, 'consider': 1, 'before': 1, 'or': 1, 'service': 1, 'into': 1, 'high': 1, 'selling': 1, 'price': 1, 'engaged': 1, 'automotive': 1, 'main': 1, 'products': 1, 'coil': 1, 'basically': 1, 'implemented': 1, 'lean': 1, 'but': 1, 'its': 1, 'application': 1, 'not': 1, 'maximized': 1, 'so': 1, 'some': 1, 'waste': 1, 'occurs': 1, 'purpose': 1, 'provide': 1, 'suggestions': 1, 'for': 1, 'which': 1, 'aims': 1, 'reduce': 1, 'occurrence': 1, 'defects': 1, 'known': 1, 'at': 1, 'unit': 1, 'shearing': 1, 'forming': 1, 'eye': 1, 'much': 1, 'tools': 1, 'used': 1, 'big': 1, 'picture': 1, 'mapping': 1, 'pareto': 1, 'chart': 1, 'root': 1, 'failure': 1, 'mode': 1, 'attribute': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'calculations': 1, 'using': 1, 'results': 1, 'obtained': 1, 'due': 1, 'lack': 1, 'human': 1, 'factors': 1, 'training': 1, 'experience': 1, 'value': 1})
-------------------------------------------
--- Data #67 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Mohammad Syamsih
Judul: PERANCANGAN MESIN PENCACAH SAMPAH ORGANIK MODEL VERTIKAL
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Mu'alim, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Perencanaan ini bertujuan untuk (1) menghasilkan desain dan gambar kerja konstruksi mesin pencacah sampah yang kuat, kokoh, aman, dan efisien. (2)Mendapatkan hasil uji kinerja Mesin Pencacah sampah organik. (3)Mendapatkan hasil analisis ekonomi Mesin Pencacah Sampah Organik. Tiga rumusan masalah diajukan dan berhubungan dengan ketiga tujuan perencanaan. Proses perancangan mesin pencacah rumput dilakukan dengan tahapan yaitu perencanaan dan penjelasan tugas/fungsi, perencanaan konsep produk(gambar kerja). Analisis teknik meliputi analisis Dimensi Anthropometri dan Analisis Prototype. Tenaga penggerak mesin pencacah sampah direncanakan menggunakan motor listrik yang disesuaikan dengan kemampuan daya listrik untuk rumah tangga dan UKM yang diperkirakan rata-rata berkisar 450 sampai 1300 watt Hasil perancangan menghasilkan mesin pencacah sampah organik dengan spesifikasi ukuran panjang 850, lebar 500 dan tinggi 695 mm. Sumber penggerak mesin adalah motor listrik DC 1 HP dengan putaran 1400 rpm. Sistem transmisi menggunakan V-belt dengan poros penggerak berdiameter 25 mm.
Abstrak (Clean): perencanaan ini bertujuan untuk menghasilkan desain dan gambar kerja konstruksi mesin pencacah sampah yang kuat kokoh aman dan efisien mendapatkan hasil uji kinerja mesin pencacah sampah organik mendapatkan hasil analisis ekonomi mesin pencacah sampah organik tiga rumusan masalah diajukan dan berhubungan dengan ketiga tujuan perencanaan proses perancangan mesin pencacah rumput dilakukan dengan tahapan yaitu perencanaan dan penjelasan tugasfungsi perencanaan konsep produkgambar kerja analisis teknik meliputi analisis dimensi anthropometri dan analisis prototype tenaga penggerak mesin pencacah sampah direncanakan menggunakan motor listrik yang disesuaikan dengan kemampuan daya listrik untuk rumah tangga dan ukm yang diperkirakan ratarata berkisar sampai watt hasil perancangan menghasilkan mesin pencacah sampah organik dengan spesifikasi ukuran panjang lebar dan tinggi mm sumber penggerak mesin adalah motor listrik dc hp dengan putaran rpm sistem transmisi menggunakan vbelt dengan poros penggerak berdiameter mm
Abstrak (Stopwords Removed): perencanaan bertujuan menghasilkan desain gambar kerja konstruksi mesin pencacah sampah kuat kokoh aman efisien mendapatkan hasil uji kinerja mesin pencacah sampah organik mendapatkan hasil analisis ekonomi mesin pencacah sampah organik tiga rumusan masalah diajukan berhubungan ketiga tujuan perencanaan proses perancangan mesin pencacah rumput dilakukan tahapan perencanaan penjelasan tugasfungsi perencanaan konsep produkgambar kerja analisis teknik meliputi analisis dimensi anthropometri analisis prototype tenaga penggerak mesin pencacah sampah direncanakan menggunakan motor listrik disesuaikan kemampuan daya listrik rumah tangga ukm diperkirakan ratarata berkisar watt hasil perancangan menghasilkan mesin pencacah sampah organik spesifikasi ukuran panjang lebar tinggi mm sumber penggerak mesin motor listrik dc hp putaran rpm sistem transmisi menggunakan vbelt poros penggerak berdiameter mm
Abstrak (Stemmed): rencana tuju hasil desain gambar kerja konstruksi mesin cacah sampah kuat kokoh aman efisien dapat hasil uji kerja mesin cacah sampah organik dapat hasil analisis ekonomi mesin cacah sampah organik tiga rumus masalah aju hubung tiga tuju rencana proses ancang mesin cacah rumput laku tahap rencana jelas tugasfungsi rencana konsep produkgambar kerja analisis teknik liput analisis dimensi anthropometri analisis prototype tenaga gerak mesin cacah sampah rencana guna motor listrik sesuai mampu daya listrik rumah tangga ukm kira ratarata kisar watt hasil ancang hasil mesin cacah sampah organik spesifikasi ukur panjang lebar tinggi mm sumber gerak mesin motor listrik dc hp putar rpm sistem transmisi guna vbelt poros gerak diameter mm
Abstrak (Corrected): recant juju hail detain sambar era konstruksi resin cacao sampan kurt ooh man elision apart hail uni era resin cacao sampan organic apart hail analysis economic resin cacao sampan organic toga rumpus marsala au hung toga juju recant proves dancing resin cacao rumpus lake that recant jells tugasfungsi recant onset produkgambar era analysis tennis lieut analysis dimension anthropometric analysis prototype teenage gera resin cacao sampan recant gun motor listeria sexual camp day listeria rumal tanga um kara ratarata isar watt hail dancing hail resin cacao sampan organic spesifikasi ukr panting lear ting my number gera resin motor listeria dc he put rum sister transmit gun belt pros gera diameter my
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mesin': 7, 'cacah': 6, 'rencana': 5, 'hasil': 5, 'sampah': 5, 'analisis': 4, 'kerja': 3, 'organik': 3, 'gerak': 3, 'listrik': 3, 'tuju': 2, 'dapat': 2, 'tiga': 2, 'ancang': 2, 'guna': 2, 'motor': 2, 'mm': 2, 'desain': 1, 'gambar': 1, 'konstruksi': 1, 'kuat': 1, 'kokoh': 1, 'aman': 1, 'efisien': 1, 'uji': 1, 'ekonomi': 1, 'rumus': 1, 'masalah': 1, 'aju': 1, 'hubung': 1, 'proses': 1, 'rumput': 1, 'laku': 1, 'tahap': 1, 'jelas': 1, 'tugasfungsi': 1, 'konsep': 1, 'produkgambar': 1, 'teknik': 1, 'liput': 1, 'dimensi': 1, 'anthropometri': 1, 'prototype': 1, 'tenaga': 1, 'sesuai': 1, 'mampu': 1, 'daya': 1, 'rumah': 1, 'tangga': 1, 'ukm': 1, 'kira': 1, 'ratarata': 1, 'kisar': 1, 'watt': 1, 'spesifikasi': 1, 'ukur': 1, 'panjang': 1, 'lebar': 1, 'tinggi': 1, 'sumber': 1, 'dc': 1, 'hp': 1, 'putar': 1, 'rpm': 1, 'sistem': 1, 'transmisi': 1, 'vbelt': 1, 'poros': 1, 'diameter': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'of': 8, 'and': 7, 'to': 6, 'waste': 4, 'analysis': 4, 'results': 3, 'organic': 3, 'with': 3, 'electric': 3, 'plan': 2, 'design': 2, 'working': 2, 'drawings': 2, 'thrasher': 2, 'obtain': 2, 'counting': 2, 'machines': 2, 'planning': 2, 'engine': 2, 'are': 2, 'mm': 2, 'this': 1, 'aims': 1, 'produce': 1, 'construction': 1, 'strong': 1, 'sturdy': 1, 'safe': 1, 'efficient': 1, 'performance': 1, 'test': 1, 'economic': 1, 'machinesthree': 1, 'proposed': 1, 'problem': 1, 'formulation': 1, 'associated': 1, 'third': 1, 'goal': 1, 'process': 1, 'drafting': 1, 'grass': 1, 'cutting': 1, 'made': 1, 'by': 1, 'stages': 1, 'explanation': 1, 'tasks': 1, 'functions': 1, 'product': 1, 'concept': 1, 'techniques': 1, 'include': 1, 'anthropometric': 1, 'dimensions': 1, 'prototype': 1, 'propulsion': 1, 'garbage': 1, 'chopper': 1, 'planned': 1, 'use': 1, 'motors': 1, 'that': 1, 'tailored': 1, 'ability': 1, 'power': 1, 'for': 1, 'households': 1, 'smes': 1, 'estimated': 1, 'average': 1, 'ranges': 1, 'from': 1, 'watts': 1, 'produced': 1, 'specification': 1, 'length': 1, 'width': 1, 'height': 1, 'is': 1, 'driving': 1, 'source': 1, 'dc': 1, 'hp': 1, 'motor': 1, 'a': 1, 'rotation': 1, 'rpm': 1, 'system': 1, 'uses': 1, 'vbelt': 1, 'transmission': 1, 'drive': 1, 'shaft': 1, 'diameter': 1})
-------------------------------------------
--- Data #68 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Agus Sutrisno
Judul: Usaha Peningkatan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Pada PT. TTT TBK. Dengan Intervensi Aspek Ergonomi Melalui Penerapan Metode Behavior Based Safety
Pembimbing 1: Nachnul Ansori, S.T., M.T
Pembimbing 2: M. Imron Mustajib, S.T., M.T
Abstrak (Raw): PT. TTT Tbk. merupakan perusahaan yang memproduksi plywood dengan pangsa pasar mencapai pasar Eropa dan Amerika. Akan tetapi dalam proses melaksanakan produksinya sering terjadi kecelakaan kerja. Kesehatan dan keselamatan kerja merupakan hal yang harus diperhatikan, guna tidak menggangu proses produksi yang disebabkan oleh adanya pekerja yang tidak dapat bekerja akibat mengalami kecelakaan kerja. Safe behavior pekerja adalah faktor yang perlu diperhatikan agar kecelakaan kerja dapat dikurangi. Metode behavior based safety merupakan suatu pendekatan praktis untuk meningkatkan safe behavior pekerja. Setelah dilakukannya penerapan metode ini pada tahap awal safety performance index pada departemen LVP sebesar 37,11% dan 37,66% untuk departemen FLOWRING. Setelah dilakukannya intervensi yang merupakan tahapan ketiga dari metode ini terdapat nilai safety performance index sebesar 42,12% untuk departemen LVP dan 41,645% untuk departemen FLOWRING. Dengan rata-rata peningkatan sebesar 4,49% untuk kedua departemen setelah dilakukannya intervensi. Dengan demikian penerapan metode ini mampu meningkatkan kesadaran berprilaku aman pekerja dalam melakukan pekerjaan.
Kata Kunci : safe behavior, behavior based safety, safety performance index.
Abstrak (Clean): pt ttt tbk merupakan perusahaan yang memproduksi plywood dengan pangsa pasar mencapai pasar eropa dan amerika akan tetapi dalam proses melaksanakan produksinya sering terjadi kecelakaan kerja kesehatan dan keselamatan kerja merupakan hal yang harus diperhatikan guna tidak menggangu proses produksi yang disebabkan oleh adanya pekerja yang tidak dapat bekerja akibat mengalami kecelakaan kerja safe behavior pekerja adalah faktor yang perlu diperhatikan agar kecelakaan kerja dapat dikurangi metode behavior based safety merupakan suatu pendekatan praktis untuk meningkatkan safe behavior pekerja setelah dilakukannya penerapan metode ini pada tahap awal safety performance index pada departemen lvp sebesar dan untuk departemen flowring setelah dilakukannya intervensi yang merupakan tahapan ketiga dari metode ini terdapat nilai safety performance index sebesar untuk departemen lvp dan untuk departemen flowring dengan ratarata peningkatan sebesar untuk kedua departemen setelah dilakukannya intervensi dengan demikian penerapan metode ini mampu meningkatkan kesadaran berprilaku aman pekerja dalam melakukan pekerjaan kata kunci safe behavior behavior based safety safety performance index
Abstrak (Stopwords Removed): pt ttt tbk perusahaan memproduksi plywood pangsa pasar mencapai pasar eropa amerika proses melaksanakan produksinya sering terjadi kecelakaan kerja kesehatan keselamatan kerja harus diperhatikan menggangu proses produksi disebabkan adanya pekerja dapat bekerja akibat mengalami kecelakaan kerja safe behavior pekerja faktor perlu diperhatikan kecelakaan kerja dapat dikurangi metode behavior based safety pendekatan praktis meningkatkan safe behavior pekerja dilakukannya penerapan metode tahap awal safety performance index departemen lvp sebesar departemen flowring dilakukannya intervensi tahapan ketiga metode terdapat nilai safety performance index sebesar departemen lvp departemen flowring ratarata peningkatan sebesar kedua departemen dilakukannya intervensi demikian penerapan metode mampu meningkatkan kesadaran berprilaku aman pekerja melakukan pekerjaan kata kunci safe behavior behavior based safety safety performance index
Abstrak (Stemmed): pt ttt tbk usaha produksi plywood pangsa pasar capai pasar eropa amerika proses laksana produksi sering jadi celaka kerja sehat selamat kerja harus perhati menggangu proses produksi sebab ada kerja dapat kerja akibat alami celaka kerja safe behavior kerja faktor perlu perhati celaka kerja dapat rang metode behavior based safety dekat praktis tingkat safe behavior kerja laku terap metode tahap awal safety performance index departemen lvp besar departemen flowring laku intervensi tahap tiga metode dapat nilai safety performance index besar departemen lvp departemen flowring ratarata tingkat besar dua departemen laku intervensi demikian terap metode mampu tingkat sadar berprilaku aman kerja laku kerja kata kunci safe behavior behavior based safety safety performance index
Abstrak (Corrected): pt tit bk sara produksi plywood pangs paar capri paar europa america proves lasagna produksi seeing jade clara era seat seaman era harms perhaps menggangu proves produksi kebab ada era apart era akbar salami clara era safe behavior era factor peru perhaps clara era apart rang metope behavior based safety dead practise dingbat safe behavior era lake trap metope that away safety performance index department lap bear department flowing lake intervene that toga metope apart nilgai safety performance index bear department lap department flowing ratarata dingbat bear due department lake intervene domitian trap metope camp dingbat radar berprilaku man era lake era data bunch safe behavior behavior based safety safety performance index
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 10, 'behavior': 5, 'safety': 5, 'departemen': 5, 'metode': 4, 'laku': 4, 'produksi': 3, 'celaka': 3, 'dapat': 3, 'safe': 3, 'tingkat': 3, 'performance': 3, 'index': 3, 'besar': 3, 'pasar': 2, 'proses': 2, 'perhati': 2, 'based': 2, 'terap': 2, 'tahap': 2, 'lvp': 2, 'flowring': 2, 'intervensi': 2, 'pt': 1, 'ttt': 1, 'tbk': 1, 'usaha': 1, 'plywood': 1, 'pangsa': 1, 'capai': 1, 'eropa': 1, 'amerika': 1, 'laksana': 1, 'sering': 1, 'jadi': 1, 'sehat': 1, 'selamat': 1, 'harus': 1, 'menggangu': 1, 'sebab': 1, 'ada': 1, 'akibat': 1, 'alami': 1, 'faktor': 1, 'perlu': 1, 'rang': 1, 'dekat': 1, 'praktis': 1, 'awal': 1, 'tiga': 1, 'nilai': 1, 'ratarata': 1, 'dua': 1, 'demikian': 1, 'mampu': 1, 'sadar': 1, 'berprilaku': 1, 'aman': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 8, 'to': 7, 'safety': 6, 'is': 5, 'a': 5, 'behavior': 5, 'and': 4, 'work': 4, 'department': 4, 'that': 3, 'with': 3, 'in': 3, 'be': 3, 'can': 3, 'safe': 3, 'method': 3, 'increase': 3, 'this': 3, 'performance': 3, 'index': 3, 'process': 2, 'production': 2, 'not': 2, 'due': 2, 'based': 2, 'employees': 2, 'after': 2, 'an': 2, 'lvp': 2, 'for': 2, 'flowring': 2, 'as': 2, 'pt': 1, 'ttt': 1, 'limited': 1, 'company': 1, 'produces': 1, 'plywood': 1, 'market': 1, 'reach': 1, 'european': 1, 'american': 1, 'markets': 1, 'but': 1, 'implementing': 1, 'accidentprone': 1, 'health': 1, 'matter': 1, 'must': 1, 'considered': 1, 'order': 1, 'interfere': 1, 'presence': 1, 'employee': 1, 'accident': 1, 'working': 1, 'factor': 1, 'noted': 1, 'accidents': 1, 'reduced': 1, 'practical': 1, 'approach': 1, 'adoption': 1, 'doing': 1, 'at': 1, 'early': 1, 'stage': 1, 'size': 1, 'departmental': 1, 'once': 1, 'intervention': 1, 'done': 1, 'third': 1, 'level': 1, 'are': 1, 'big': 1, 'average': 1, 'both': 1, 'he': 1, 'did': 1, 'intervene': 1, 'thus': 1, 'application': 1, 'awareness': 1, 'behave': 1, 'safely': 1, 'do': 1, 'job': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #69 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Erwin Novian Putra
Judul: PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN PRODUK ALAT PENCACAH SAMPAH ORGANIK DENGAN PENDEKATAN METODE VDI 2221
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko
Pembimbing 2: Rachmad Hidayat
Abstrak (Raw): Abstrak
Masalah sampah di Indonesia memang sangat mengkhawatirkan, sehingga diperlukannya alat yang dapat memproses sampah agar tidak merugikan tapi malah menguntungkan nantinya. Perancangan alat pencacah sampah organik ini dirancang menggunakan metode VDI 2221. Alat yang dirancang yaitu alat pencacah sampah organik yang berguna memperkecil ukuran sampah organik agar dalam proses membuat kompos lebih cepat. Tahapan dalam perancangan produk ini diawali dengan penjabaran tugas, mengumpulkan informasi spesifikasi yang diperlukan untuk perancangan produk. Selanjutnya disusun struktur fungsi dan sub struktur fungsi yang menjelaskan tentang prinsip kerja dari peralatan. Struktur fungsi diteruskan menjadi morfologi chart yang nantinya dipilih rancangan yang terbaik dengan cara penetuan preferensi dan outranking dengan menggunakan software promethee II. Setelah diketahui rancangan terbaik diteruskan sampai perancangan bentuk dan perancangan alat sampai proses pengujian alat. Berdasarkan langkah perancangan produk alat pencacah sampah organik dengan pendekatan VDI 2221 dan Promethee II didapatkan alat pencacah sampah organik didapatkan hasil sebagai berikut : dari 2 kg sampel yang diuji, tidak semuanya dapat melewati ayakan 4 cm2. Yang dapat melewati ayakan sebanyak 1,9 kg, sedangkan yang 0,1 kg didalam tabung pencacah. ukuran sampah organik menjadi lebih kecil. Yang semula ukuran daun rata-rata 16 - 25cm2 setelah diproses dengan alat pencacah sampah organik menjadi 4cm2.
Abstrak (Clean): abstrak masalah sampah di indonesia memang sangat mengkhawatirkan sehingga diperlukannya alat yang dapat memproses sampah agar tidak merugikan tetapi malah menguntungkan nantinya perancangan alat pencacah sampah organik ini dirancang menggunakan metode vdi alat yang dirancang yaitu alat pencacah sampah organik yang berguna memperkecil ukuran sampah organik agar dalam proses membuat kompos lebih cepat tahapan dalam perancangan produk ini diawali dengan penjabaran tugas mengumpulkan informasi spesifikasi yang diperlukan untuk perancangan produk selanjutnya disusun struktur fungsi dan sub struktur fungsi yang menjelaskan tentang prinsip kerja dari peralatan struktur fungsi diteruskan menjadi morfologi chart yang nantinya dipilih rancangan yang terbaik dengan cara penetuan preferensi dan outranking dengan menggunakan software promethee ii setelah diketahui rancangan terbaik diteruskan sampai perancangan bentuk dan perancangan alat sampai proses pengujian alat berdasarkan langkah perancangan produk alat pencacah sampah organik dengan pendekatan vdi dan promethee ii didapatkan alat pencacah sampah organik didapatkan hasil sebagai berikut dari kg sampel yang diuji tidak semuanya dapat melewati ayakan cm yang dapat melewati ayakan sebanyak kg sedangkan yang kg didalam tabung pencacah ukuran sampah organik menjadi lebih kecil yang semula ukuran daun ratarata cm setelah diproses dengan alat pencacah sampah organik menjadi cm
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak masalah sampah indonesia memang sangat mengkhawatirkan diperlukannya alat dapat memproses sampah merugikan malah menguntungkan nantinya perancangan alat pencacah sampah organik dirancang menggunakan metode vdi alat dirancang alat pencacah sampah organik berguna memperkecil ukuran sampah organik proses membuat kompos lebih cepat tahapan perancangan produk diawali penjabaran tugas mengumpulkan informasi spesifikasi diperlukan perancangan produk selanjutnya disusun struktur fungsi sub struktur fungsi menjelaskan tentang prinsip kerja peralatan struktur fungsi diteruskan menjadi morfologi chart nantinya dipilih rancangan terbaik cara penetuan preferensi outranking menggunakan software promethee ii diketahui rancangan terbaik diteruskan perancangan bentuk perancangan alat proses pengujian alat berdasarkan langkah perancangan produk alat pencacah sampah organik pendekatan vdi promethee ii didapatkan alat pencacah sampah organik didapatkan hasil berikut kg sampel diuji semuanya dapat melewati ayakan cm dapat melewati ayakan sebanyak kg sedangkan kg didalam tabung pencacah ukuran sampah organik menjadi lebih kecil semula ukuran daun ratarata cm diproses alat pencacah sampah organik menjadi cm
Abstrak (Stemmed): abstrak masalah sampah indonesia memang sangat khawatir perlu alat dapat proses sampah rugi malah untung nanti ancang alat cacah sampah organik rancang guna metode vdi alat rancang alat cacah sampah organik guna kecil ukur sampah organik proses buat kompos lebih cepat tahap ancang produk awal jabar tugas kumpul informasi spesifikasi perlu ancang produk lanjut susun struktur fungsi sub struktur fungsi jelas tentang prinsip kerja alat struktur fungsi terus jadi morfologi chart nanti pilih rancang baik cara penetuan preferensi outranking guna software promethee ii tahu rancang baik terus ancang bentuk ancang alat proses uji alat dasar langkah ancang produk alat cacah sampah organik dekat vdi promethee ii dapat alat cacah sampah organik dapat hasil ikut kg sampel uji semua dapat lewat ayak cm dapat lewat ayak banyak kg sedang kg dalam tabung cacah ukur sampah organik jadi lebih kecil mula ukur daun ratarata cm proses alat cacah sampah organik jadi cm
Abstrak (Corrected): abstract marsala sampan indonesia semang sang khawatir peru flat apart proves sampan rug galah unsung anti dancing flat cacao sampan organic dancing gun metope di flat dancing flat cacao sampan organic gun cecil ukr sampan organic proves but pompous leash eat that dancing proud away babar tugs rumpus informant spesifikasi peru dancing proud layout susan structure fungi sub structure fungi jells tenting principe era flat structure fungi terms jade morfologi chart anti pilch dancing back cara venetian preference outranking gun software prometheus i tau dancing back terms dancing bent dancing flat proves uni flat dakar bangka dancing proud flat cacao sampan organic dead di prometheus i apart flat cacao sampan organic apart hail it keg sample uni sea apart let yak cm apart let yak banyan keg sedan keg dream tabuing cacao ukr sampan organic jade leash cecil mule ukr damn ratarata cm proves flat cacao sampan organic jade cm
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'alat': 10, 'sampah': 9, 'organik': 7, 'ancang': 6, 'cacah': 6, 'dapat': 5, 'proses': 4, 'rancang': 4, 'guna': 3, 'ukur': 3, 'produk': 3, 'struktur': 3, 'fungsi': 3, 'jadi': 3, 'kg': 3, 'cm': 3, 'perlu': 2, 'nanti': 2, 'vdi': 2, 'kecil': 2, 'lebih': 2, 'terus': 2, 'baik': 2, 'promethee': 2, 'ii': 2, 'uji': 2, 'lewat': 2, 'ayak': 2, 'abstrak': 1, 'masalah': 1, 'indonesia': 1, 'memang': 1, 'sangat': 1, 'khawatir': 1, 'rugi': 1, 'malah': 1, 'untung': 1, 'metode': 1, 'buat': 1, 'kompos': 1, 'cepat': 1, 'tahap': 1, 'awal': 1, 'jabar': 1, 'tugas': 1, 'kumpul': 1, 'informasi': 1, 'spesifikasi': 1, 'lanjut': 1, 'susun': 1, 'sub': 1, 'jelas': 1, 'tentang': 1, 'prinsip': 1, 'kerja': 1, 'morfologi': 1, 'chart': 1, 'pilih': 1, 'cara': 1, 'penetuan': 1, 'preferensi': 1, 'outranking': 1, 'software': 1, 'tahu': 1, 'bentuk': 1, 'dasar': 1, 'langkah': 1, 'dekat': 1, 'hasil': 1, 'ikut': 1, 'sampel': 1, 'semua': 1, 'banyak': 1, 'sedang': 1, 'dalam': 1, 'tabung': 1, 'mula': 1, 'daun': 1, 'ratarata': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'of': 16, 'waste': 9, 'organic': 8, 'in': 7, 'design': 7, 'to': 5, 'enumerator': 5, 'tools': 4, 'tool': 4, 'a': 4, 'and': 4, 'is': 3, 'for': 3, 'that': 3, 'can': 3, 'process': 3, 'size': 3, 'with': 3, 'function': 3, 'kg': 3, 'cm': 3, 'order': 2, 'not': 2, 'designed': 2, 'using': 2, 'vdi': 2, 'product': 2, 'then': 2, 'structure': 2, 'equipment': 2, 'forwarded': 2, 'best': 2, 'by': 2, 'promethee': 2, 'ii': 2, 'testing': 2, 'results': 2, 'counter': 2, 'pass': 2, 'through': 2, 'sieve': 2, 'which': 2, 'as': 2, 'abstract': 1, 'problem': 1, 'indonesia': 1, 'very': 1, 'worrying': 1, 'so': 1, 'need': 1, 'harm': 1, 'but': 1, 'actually': 1, 'beneficial': 1, 'later': 1, 'method': 1, 'useful': 1, 'reduce': 1, 'making': 1, 'compost': 1, 'faster': 1, 'stages': 1, 'begins': 1, 'translation': 1, 'task': 1, 'gather': 1, 'information': 1, 'necessary': 1, 'specifications': 1, 'arranged': 1, 'substructure': 1, 'describes': 1, 'working': 1, 'principle': 1, 'morphology': 1, 'will': 1, 'chart': 1, 'selected': 1, 'way': 1, 'determination': 1, 'preferences': 1, 'outranking': 1, 'software': 1, 'once': 1, 'known': 1, 'draft': 1, 'shape': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'steps': 1, 'products': 1, 'approach': 1, 'earned': 1, 'performance': 1, 'hour': 1, 'obtained': 1, 'following': 1, 'samples': 1, 'tested': 1, 'all': 1, 'them': 1, 'much': 1, 'while': 1, 'tube': 1, 'litter': 1, 'becomes': 1, 'smaller': 1, 'leaves': 1, 'original': 1, 'average': 1, 'after': 1, 'processing': 1, 'means': 1, 'into': 1})
-------------------------------------------
--- Data #70 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Achmad Mustofa
Judul: PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PRODUKSI PT.”XXX”
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko,ST., MT.
Pembimbing 2: Mu'alim, S.T., MT.
Abstrak (Raw): Abstrak
PT. “XXX” adalah perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang garment dengan hasil produksinya adalah celana. .dimana Perencanaan produksi maupun pengendalian persediaan di PT. “XXX” masih dilakukan dengan sangat sederhana yakni berupa intuisi dari pemilik. Sehingga sering kali perusahaan mengalami kendala dalam proses pemenuhan permintaan baik itu kelebihan maupun kekurangan produk akhir akibat permintaan yang tidak pasti. Sebagai antisipasi terhadap hal tersebut maka perlu dilakukan perhitungan peramalan permintaan untuk mengetahui model peramalan yang terbaik dan jumlah permintaan produk, membuat jadwal induk produksi pembuatan celana yang sistematis, dan membuat perencanaan/pengendalian bahan baku yang sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh metode peramalan terbaik, yaitu seasonality analysis, dimana hasil peramalan untuk 7 periode ke depan dengan rata-rata jumlah permintaan tiap periode celana panjang sebesar 417,15 lot dimana produksi tertinggi terjadi pada bulan Juli 2013 dan terendah terjadi pada bulan Agustus 2013. Sedangkan produksi rata-rata tiap periode untuk item celana pendek 298 lot dengan jumlah produksi tertinggi terjadi pada bulan Juli 2013 dan terendah terjadi pada bulan Agustus 2013.
Sedangkan untuk perencanaan/pengendalian bahan baku dilakukan dengan menggunakan metode MRP selama 7 periode mendatang Dimana Rata-rata kebutuhan bersih bahan baku tiap periode untuk celana panjang jadi sebanyak 1460 celana, celana pendek jadi sebanyak 824 celana, celana (panjang) sebanyak 1444 celana, celana (pendek) sebanyak 816 celana, Black XX sebanyak 77,89 kg Meta OB 41,28, kaporit sebanyak 17,35 kg, Bio sebanyak 6,73 kg, Cuka sebanyak 6,39 kg, Kancing sebanyak 2198 pcs, Celana polos (panjang) sebanyak 1435 pcs, Celana polos (pendek) sebanyak 807 pcs, Merk sebanyak 2155 pcs, Pola A C.panjang sebanyak 1435 lembar, , Pola A C.pendek sebanyak 807 lembar, , Pola B C.panjang sebanyak 1435 lembar, , Pola B C.pendek sebanyak 807 lembar, Resleting sebanyak 2164 buah, Pola E sebanyak 4485 lembar, Pola C C.panjang sebanyak 1435 lembar, Pola C C.pendek sebanyak 807 lembar, Pola D C.panjang sebanyak 1435 lembar, Pola D C.pendek sebanyak 807 lembar, Pola F sebanyak 4485 lembar, Belt/cim-cim sebanyak 2242 ptg, Kain levis sebanyak 136,69 rol, Kain cotton sebanyak -0,01ptg.
Abstrak (Clean): abstrak pt “xxx” adalah perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang garment dengan hasil produksinya adalah celana dimana perencanaan produksi maupun pengendalian persediaan di pt “xxx” masih dilakukan dengan sangat sederhana yakni berupa intuisi dari pemilik sehingga sering kali perusahaan mengalami kendala dalam proses pemenuhan permintaan baik itu kelebihan maupun kekurangan produk akhir akibat permintaan yang tidak pasti sebagai antisipasi terhadap hal tersebut maka perlu dilakukan perhitungan peramalan permintaan untuk mengetahui model peramalan yang terbaik dan jumlah permintaan produk membuat jadwal induk produksi pembuatan celana yang sistematis dan membuat perencanaanpengendalian bahan baku yang sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat berdasarkan hasil penelitian diperoleh metode peramalan terbaik yaitu seasonality analysis dimana hasil peramalan untuk periode ke depan dengan ratarata jumlah permintaan tiap periode celana panjang sebesar lot dimana produksi tertinggi terjadi pada bulan juli dan terendah terjadi pada bulan agustus sedangkan produksi ratarata tiap periode untuk item celana pendek lot dengan jumlah produksi tertinggi terjadi pada bulan juli dan terendah terjadi pada bulan agustus sedangkan untuk perencanaanpengendalian bahan baku dilakukan dengan menggunakan metode mrp selama periode mendatang dimana ratarata kebutuhan bersih bahan baku tiap periode untuk celana panjang jadi sebanyak celana celana pendek jadi sebanyak celana celana panjang sebanyak celana celana pendek sebanyak celana black xx sebanyak kg meta ob kaporit sebanyak kg bio sebanyak kg cuka sebanyak kg kancing sebanyak pcs celana polos panjang sebanyak pcs celana polos pendek sebanyak pcs merk sebanyak pcs pola a cpanjang sebanyak lembar pola a cpendek sebanyak lembar pola b cpanjang sebanyak lembar pola b cpendek sebanyak lembar resleting sebanyak buah pola e sebanyak lembar pola c cpanjang sebanyak lembar pola c cpendek sebanyak lembar pola d cpanjang sebanyak lembar pola d cpendek sebanyak lembar pola f sebanyak lembar beltcimcim sebanyak ptg kain levis sebanyak rol kain cotton sebanyak ptg
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak pt “xxx” perusahaan manufaktur bergerak dibidang garment hasil produksinya celana dimana perencanaan produksi maupun pengendalian persediaan pt “xxx” masih dilakukan sangat sederhana yakni berupa intuisi pemilik sering kali perusahaan mengalami kendala proses pemenuhan permintaan baik kelebihan maupun kekurangan produk akhir akibat permintaan pasti antisipasi tersebut perlu dilakukan perhitungan peramalan permintaan mengetahui model peramalan terbaik jumlah permintaan produk membuat jadwal induk produksi pembuatan celana sistematis membuat perencanaanpengendalian bahan baku sesuai jadwal sudah dibuat berdasarkan hasil penelitian diperoleh metode peramalan terbaik seasonality analysis dimana hasil peramalan periode depan ratarata jumlah permintaan tiap periode celana panjang sebesar lot dimana produksi tertinggi terjadi bulan juli terendah terjadi bulan agustus sedangkan produksi ratarata tiap periode item celana pendek lot jumlah produksi tertinggi terjadi bulan juli terendah terjadi bulan agustus sedangkan perencanaanpengendalian bahan baku dilakukan menggunakan metode mrp selama periode mendatang dimana ratarata kebutuhan bersih bahan baku tiap periode celana panjang jadi sebanyak celana celana pendek jadi sebanyak celana celana panjang sebanyak celana celana pendek sebanyak celana black xx sebanyak kg meta ob kaporit sebanyak kg bio sebanyak kg cuka sebanyak kg kancing sebanyak pcs celana polos panjang sebanyak pcs celana polos pendek sebanyak pcs merk sebanyak pcs pola a cpanjang sebanyak lembar pola a cpendek sebanyak lembar pola b cpanjang sebanyak lembar pola b cpendek sebanyak lembar resleting sebanyak buah pola e sebanyak lembar pola c cpanjang sebanyak lembar pola c cpendek sebanyak lembar pola d cpanjang sebanyak lembar pola d cpendek sebanyak lembar pola f sebanyak lembar beltcimcim sebanyak ptg kain levis sebanyak rol kain cotton sebanyak ptg
Abstrak (Stemmed): abstrak pt xxx usaha manufaktur gerak bidang garment hasil produksi celana mana rencana produksi maupun kendali sedia pt xxx masih laku sangat sederhana yakni upa intuisi milik sering kali usaha alami kendala proses penuh minta baik lebih maupun kurang produk akhir akibat minta pasti antisipasi sebut perlu laku hitung amal minta tahu model amal baik jumlah minta produk buat jadwal induk produksi buat celana sistematis buat perencanaanpengendalian bahan baku sesuai jadwal sudah buat dasar hasil teliti oleh metode amal baik seasonality analysis mana hasil amal periode depan ratarata jumlah minta tiap periode celana panjang besar lot mana produksi tinggi jadi bulan juli rendah jadi bulan agustus sedang produksi ratarata tiap periode item celana pendek lot jumlah produksi tinggi jadi bulan juli rendah jadi bulan agustus sedang perencanaanpengendalian bahan baku laku guna metode mrp lama periode datang mana ratarata butuh bersih bahan baku tiap periode celana panjang jadi banyak celana celana pendek jadi banyak celana celana panjang banyak celana celana pendek banyak celana black xx banyak kg meta ob kaporit banyak kg bio banyak kg cuka banyak kg kancing banyak pcs celana polos panjang banyak pcs celana polos pendek banyak pcs merk banyak pcs pola a cpanjang banyak lembar pola a cpendek banyak lembar pola b cpanjang banyak lembar pola b cpendek banyak lembar resleting banyak buah pola e banyak lembar pola c cpanjang banyak lembar pola c cpendek banyak lembar pola d cpanjang banyak lembar pola d cpendek banyak lembar pola f banyak lembar beltcimcim banyak ptg kain levis banyak rol kain cotton banyak ptg
Abstrak (Corrected): abstract pt six sara manufacture gera biding garment hail produksi celina mana recant produksi maun kendall media pt six mash lake sang sederhana yank up intuit milk seeing kali sara salami kendall proves punch mint back leash maun during proud air akbar mint past antisipasi debut peru lake hiding anal mint tau model anal back mullah mint proud but radial indue produksi but celina systematic but perencanaanpengendalian bahai baku sexual radial judah but dakar hail elite olen metope anal back seasonality analysis mana hail anal period dean ratarata mullah mint tip period celina panting bear lot mana produksi ting jade buran julia rental jade buran augustus sedan produksi ratarata tip period item celina pended lot mullah produksi ting jade buran julia rental jade buran augustus sedan perencanaanpengendalian bahai baku lake gun metope map lama period dating mana ratarata butch perish bahai baku tip period celina panting jade banyan celina celina pended jade banyan celina celina panting banyan celina celina pended banyan celina black ex banyan keg meta ob aporia banyan keg big banyan keg cuba banyan keg dancing banyan pas celina polls panting banyan pas celina polls pended banyan pas mark banyan pas pola a cpanjang banyan lumbar pola a spender banyan lumbar pola b cpanjang banyan lumbar pola b spender banyan lumbar repleting banyan bush pola e banyan lumbar pola c cpanjang banyan lumbar pola c spender banyan lumbar pola d cpanjang banyan lumbar pola d spender banyan lumbar pola f banyan lumbar beltcimcim banyan pig kain levis banyan roll kain cotton banyan pig
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'banyak': 26, 'celana': 14, 'pola': 10, 'lembar': 10, 'produksi': 6, 'jadi': 6, 'minta': 5, 'periode': 5, 'mana': 4, 'amal': 4, 'buat': 4, 'panjang': 4, 'bulan': 4, 'pendek': 4, 'kg': 4, 'pcs': 4, 'cpanjang': 4, 'cpendek': 4, 'hasil': 3, 'laku': 3, 'baik': 3, 'jumlah': 3, 'bahan': 3, 'baku': 3, 'ratarata': 3, 'tiap': 3, 'pt': 2, 'xxx': 2, 'usaha': 2, 'maupun': 2, 'produk': 2, 'jadwal': 2, 'perencanaanpengendalian': 2, 'metode': 2, 'lot': 2, 'tinggi': 2, 'juli': 2, 'rendah': 2, 'agustus': 2, 'sedang': 2, 'polos': 2, 'a': 2, 'b': 2, 'c': 2, 'd': 2, 'ptg': 2, 'kain': 2, 'abstrak': 1, 'manufaktur': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'garment': 1, 'rencana': 1, 'kendali': 1, 'sedia': 1, 'masih': 1, 'sangat': 1, 'sederhana': 1, 'yakni': 1, 'upa': 1, 'intuisi': 1, 'milik': 1, 'sering': 1, 'kali': 1, 'alami': 1, 'kendala': 1, 'proses': 1, 'penuh': 1, 'lebih': 1, 'kurang': 1, 'akhir': 1, 'akibat': 1, 'pasti': 1, 'antisipasi': 1, 'sebut': 1, 'perlu': 1, 'hitung': 1, 'tahu': 1, 'model': 1, 'induk': 1, 'sistematis': 1, 'sesuai': 1, 'sudah': 1, 'dasar': 1, 'teliti': 1, 'oleh': 1, 'seasonality': 1, 'analysis': 1, 'depan': 1, 'besar': 1, 'item': 1, 'guna': 1, 'mrp': 1, 'lama': 1, 'datang': 1, 'butuh': 1, 'bersih': 1, 'black': 1, 'xx': 1, 'meta': 1, 'ob': 1, 'kaporit': 1, 'bio': 1, 'cuka': 1, 'kancing': 1, 'merk': 1, 'resleting': 1, 'buah': 1, 'e': 1, 'f': 1, 'beltcimcim': 1, 'levis': 1, 'rol': 1, 'cotton': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'for': 20, 'is': 16, 'as': 11, 'of': 11, 'pants': 10, 'c': 10, 'pattern': 10, 'sheets': 10, 'in': 9, 'and': 9, 'a': 8, 'long': 6, 'short': 6, 'pieces': 6, 'which': 5, 'production': 5, 'much': 5, 'that': 4, 'to': 4, 'forecasting': 4, 'kg': 4, 'product': 3, 'planning': 3, 'control': 3, 'or': 3, 'demand': 3, 'raw': 3, 'average': 3, 'each': 3, 'period': 3, 'pt': 2, 'x': 2, 'it': 2, 'having': 2, 'on': 2, 'best': 2, 'amount': 2, 'schedule': 2, 'materials': 2, 'results': 2, 'method': 2, 'periods': 2, 'with': 2, 'number': 2, 'highest': 2, 'occurred': 2, 'july': 2, 'lowest': 2, 'august': 2, 'shorts': 2, 'plain': 2, 'b': 2, 'd': 2, 'cim': 2, 'cloth': 2, 'fabric': 2, 'abstract': 1, 'manufacturing': 1, 'company': 1, 'garment': 1, 'field': 1, 'inventory': 1, 'still': 1, 'very': 1, 'simple': 1, 'ordinary': 1, 'from': 1, 'owner': 1, 'intuition': 1, 'self': 1, 'so': 1, 'companies': 1, 'often': 1, 'difficulties': 1, 'process': 1, 'fulfilling': 1, 'request': 1, 'include': 1, 'excess': 1, 'lack': 1, 'final': 1, 'products': 1, 'due': 1, 'uncertain': 1, 'anticipating': 1, 'this': 1, 'matter': 1, 'necessary': 1, 'calculations': 1, 'determine': 1, 'model': 1, 'make': 1, 'master': 1, 'making': 1, 'systematic': 1, 'according': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'made': 1, 'based': 1, 'obtained': 1, 'seasonality': 1, 'analysis': 1, 'where': 1, 'future': 1, 'onwards': 1, 'an': 1, 'requests': 1, 'trousers': 1, 'lot': 1, 'while': 1, 'item': 1, 'lots': 1, 'whereas': 1, 'its': 1, 'do': 1, 'by': 1, 'using': 1, 'mrp': 1, 'further': 1, 'material': 1, 'black': 1, 'xx': 1, 'meta': 1, 'ob': 1, 'chlorine': 1, 'bio': 1, 'vinegar': 1, 'button': 1, 'pcs': 1, 'brand': 1, 'are': 1, 'zippers': 1, 'e': 1, 'f': 1, 'belt': 1, 'levis': 1, 'roll': 1, 'then': 1, 'cotton': 1})
-------------------------------------------
--- Data #71 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: RIZKA AGUSTIN P.
Judul: IDENTIFIKASI INEFISIENSI DAN PENGUKURAN KINERJA PRODUKSI BERSIH PADA SENTRA UKM BATIK (STUDI KASUS: PADA USAHA INDUSTRI KECIL BATIK DI KABUPATEN BANGKALAN)
Pembimbing 1: RETNO INDRIARTININGTIAS, S.T., M.T.
Pembimbing 2: NACHNUL ANSORI, S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Batik merupakan salah satu karya seni rupa dengan media kain (Nurdalia, 2006). Batik adalah aset budaya Indonesia dan merupakan sektor industri yang cukup berdampak (impact) pada perkembangan teknologi. Secara ekonomi industri batik cukup memberikan peningkatan terhadap pemasukan devisa negara dan juga menciptakan lapangan kerja baru (Veronika, 2006). Produk yang dihasilkan dituntut untuk memiliki kualitas yang tinggi dan dituntut untuk mengelola produksinya sesuai dengan aturan dan standar yang berkaitan dengan dampak lingkungan seperti ISO 14001, Ecolabelling (Purwanto, 2005). Kecamatan Tanjung Bumi salah satunya yang merupakan daerah sentra batik terbesar di Kabupaten Bangkalan. Terdapat 10 UKM terbesar yang ada di desa Tajung, 10 UKM ini belum menerapkan produksi bersih dengan baik.Dapat dilihat dan dirasakan adanya perubahan kondisi lingkungan disekitarnya, terutama ekosistem lingkungan perairan sungai dan pantai di Tanjung Bumi Bangkalan. Dengan adanya inefisiensi pada proses produksi batik tradisional dapat mengurangi nilai ekonomi, karena adanya peningkatan biaya produksi. Selain itu volume limbah yang dihasilkan tentu membutuhkan biaya dalam pengolahan limbah. Ditinjau dari nilai pH terdapat 8 UKM yang melebihi baku mutu air limbah, yaitu UD Ruslindo, Pattimura, UD Al faruq, Ahmadi, Halimah, UD Sumber Arafat, Putri madura dan Potre koneng. Ditinjau dari nilai BOD 10 UKM ini tidak melebihi baku mutu air limbah. 10 UKM batik ini memiliki nilai debit air limbah yang melebihi debit limbah yang diperbolehkan. Hal ini menunjukkan bahwa limbah cair yang terbuang ke lingkungan lebih banyak. Limbah cair yang terbuang ke lingkungan akan merusak ekosistem dan lingkungan hidup.
Abstrak (Clean): batik merupakan salah satu karya seni rupa dengan media kain nurdalia batik adalah aset budaya indonesia dan merupakan sektor industri yang cukup berdampak impact pada perkembangan teknologi secara ekonomi industri batik cukup memberikan peningkatan terhadap pemasukan devisa negara dan juga menciptakan lapangan kerja baru veronika produk yang dihasilkan dituntut untuk memiliki kualitas yang tinggi dan dituntut untuk mengelola produksinya sesuai dengan aturan dan standar yang berkaitan dengan dampak lingkungan seperti iso ecolabelling purwanto kecamatan tanjung bumi salah satunya yang merupakan daerah sentra batik terbesar di kabupaten bangkalan terdapat ukm terbesar yang ada di desa tajung ukm ini belum menerapkan produksi bersih dengan baikdapat dilihat dan dirasakan adanya perubahan kondisi lingkungan disekitarnya terutama ekosistem lingkungan perairan sungai dan pantai di tanjung bumi bangkalan dengan adanya inefisiensi pada proses produksi batik tradisional dapat mengurangi nilai ekonomi karena adanya peningkatan biaya produksi selain itu volume limbah yang dihasilkan tentu membutuhkan biaya dalam pengolahan limbah ditinjau dari nilai ph terdapat ukm yang melebihi baku mutu air limbah yaitu ud ruslindo pattimura ud al faruq ahmadi halimah ud sumber arafat putri madura dan potre koneng ditinjau dari nilai bod ukm ini tidak melebihi baku mutu air limbah ukm batik ini memiliki nilai debit air limbah yang melebihi debit limbah yang diperbolehkan hal ini menunjukkan bahwa limbah cair yang terbuang ke lingkungan lebih banyak limbah cair yang terbuang ke lingkungan akan merusak ekosistem dan lingkungan hidup
Abstrak (Stopwords Removed): batik salah satu karya seni rupa media kain nurdalia batik aset budaya indonesia sektor industri cukup berdampak impact perkembangan teknologi secara ekonomi industri batik cukup memberikan peningkatan pemasukan devisa negara menciptakan lapangan kerja baru veronika produk dihasilkan dituntut memiliki kualitas tinggi dituntut mengelola produksinya sesuai aturan standar berkaitan dampak lingkungan iso ecolabelling purwanto kecamatan tanjung bumi salah satunya daerah sentra batik terbesar kabupaten bangkalan terdapat ukm terbesar ada desa tajung ukm belum menerapkan produksi bersih baikdapat dilihat dirasakan adanya perubahan kondisi lingkungan disekitarnya terutama ekosistem lingkungan perairan sungai pantai tanjung bumi bangkalan adanya inefisiensi proses produksi batik tradisional dapat mengurangi nilai ekonomi adanya peningkatan biaya produksi selain volume limbah dihasilkan tentu membutuhkan biaya pengolahan limbah ditinjau nilai ph terdapat ukm melebihi baku mutu air limbah ud ruslindo pattimura ud al faruq ahmadi halimah ud sumber arafat putri madura potre koneng ditinjau nilai bod ukm melebihi baku mutu air limbah ukm batik memiliki nilai debit air limbah melebihi debit limbah diperbolehkan menunjukkan limbah cair terbuang lingkungan lebih banyak limbah cair terbuang lingkungan merusak ekosistem lingkungan hidup
Abstrak (Stemmed): batik salah satu karya seni rupa media kain nurdalia batik aset budaya indonesia sektor industri cukup dampak impact kembang teknologi cara ekonomi industri batik cukup beri tingkat pasu devisa negara cipta lapang kerja baru veronika produk hasil tuntut milik kualitas tinggi tuntut kelola produksi sesuai atur standar kait dampak lingkung iso ecolabelling purwanto camat tanjung bumi salah satu daerah sentra batik besar kabupaten bangkal dapat ukm besar ada desa tajung ukm belum terap produksi bersih baikdapat lihat rasa ada ubah kondisi lingkung sekitar utama ekosistem lingkung air sungai pantai tanjung bumi bangkal ada inefisiensi proses produksi batik tradisional dapat kurang nilai ekonomi ada tingkat biaya produksi selain volume limbah hasil tentu butuh biaya olah limbah tinjau nilai ph dapat ukm lebih baku mutu air limbah ud ruslindo pattimura ud al faruq ahmadi halimah ud sumber arafat putri madura potre koneng tinjau nilai bod ukm lebih baku mutu air limbah ukm batik milik nilai debit air limbah lebih debit limbah boleh tunjuk limbah cair buang lingkung lebih banyak limbah cair buang lingkung rusak ekosistem lingkung hidup
Abstrak (Corrected): batik salad sat karma send pupa media kain nurdalia batik set buddy indonesia sector industry cutup damp impact embank teknologi cara economic industry batik cutup bert dingbat past devise megara city laying era bar veronica proud hail turnout milk kualitas ting turnout fella produksi sexual amur standard wait damp linking is ecolabelling purwanto carat tanning bump salad sat sarah sentry batik bear kabupaten bangka apart um bear ada desk taking um begum trap produksi perish baikdapat that rash ada bah kondisi linking seminar mama ecosystem linking air sungari pants tanning bump bangka ada inefisiensi proves produksi batik traditional apart during nilgai economic ada dingbat bay produksi slain volume limb hail tent butch bay blah limb ninja nilgai ph apart um leash baku mute air limb up ruslindo pattimura up al far ahmad aaliyah up number arafat putrid madura pore zoning ninja nilgai bod um leash baku mute air limb um batik milk nilgai debit air limb leash debit limb bole tuneup limb car bang linking leash banyan limb car bang linking rusk ecosystem linking hide
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'limbah': 8, 'batik': 6, 'lingkung': 6, 'ukm': 5, 'produksi': 4, 'ada': 4, 'air': 4, 'nilai': 4, 'lebih': 4, 'dapat': 3, 'ud': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'industri': 2, 'cukup': 2, 'dampak': 2, 'ekonomi': 2, 'tingkat': 2, 'hasil': 2, 'tuntut': 2, 'milik': 2, 'tanjung': 2, 'bumi': 2, 'besar': 2, 'bangkal': 2, 'ekosistem': 2, 'biaya': 2, 'tinjau': 2, 'baku': 2, 'mutu': 2, 'debit': 2, 'cair': 2, 'buang': 2, 'karya': 1, 'seni': 1, 'rupa': 1, 'media': 1, 'kain': 1, 'nurdalia': 1, 'aset': 1, 'budaya': 1, 'indonesia': 1, 'sektor': 1, 'impact': 1, 'kembang': 1, 'teknologi': 1, 'cara': 1, 'beri': 1, 'pasu': 1, 'devisa': 1, 'negara': 1, 'cipta': 1, 'lapang': 1, 'kerja': 1, 'baru': 1, 'veronika': 1, 'produk': 1, 'kualitas': 1, 'tinggi': 1, 'kelola': 1, 'sesuai': 1, 'atur': 1, 'standar': 1, 'kait': 1, 'iso': 1, 'ecolabelling': 1, 'purwanto': 1, 'camat': 1, 'daerah': 1, 'sentra': 1, 'kabupaten': 1, 'desa': 1, 'tajung': 1, 'belum': 1, 'terap': 1, 'bersih': 1, 'baikdapat': 1, 'lihat': 1, 'rasa': 1, 'ubah': 1, 'kondisi': 1, 'sekitar': 1, 'utama': 1, 'sungai': 1, 'pantai': 1, 'inefisiensi': 1, 'proses': 1, 'tradisional': 1, 'kurang': 1, 'selain': 1, 'volume': 1, 'tentu': 1, 'butuh': 1, 'olah': 1, 'ph': 1, 'ruslindo': 1, 'pattimura': 1, 'al': 1, 'faruq': 1, 'ahmadi': 1, 'halimah': 1, 'sumber': 1, 'arafat': 1, 'putri': 1, 'madura': 1, 'potre': 1, 'koneng': 1, 'bod': 1, 'boleh': 1, 'tunjuk': 1, 'banyak': 1, 'rusak': 1, 'hidup': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'in': 12, 'of': 8, 'and': 8, 'batik': 6, 'are': 6, 'to': 5, 'waste': 5, 'is': 4, 'have': 4, 'production': 4, 'smes': 4, 'environment': 4, 'a': 3, 'with': 3, 'an': 3, 'that': 3, 'quality': 3, 'value': 3, 'ud': 3, 'economic': 2, 'standards': 2, 'tanjung': 2, 'bumi': 2, 'subdistrict': 2, 'bangkal': 2, 'region': 2, 'there': 2, 'they': 2, 'not': 2, 'it': 2, 'can': 2, 'process': 2, 'from': 2, 'water': 2, 'those': 2, 'wastewater': 2, 'discharge': 2, 'discharged': 2, 'into': 2, 'work': 1, 'art': 1, 'fabric': 1, 'medium': 1, 'nurdalia': 1, 'indonesias': 1, 'cultural': 1, 'assets': 1, 'industrial': 1, 'sector': 1, 'impact': 1, 'on': 1, 'development': 1, 'technology': 1, 'front': 1, 'industry': 1, 'increases': 1, 'foreign': 1, 'exchange': 1, 'earnings': 1, 'also': 1, 'creates': 1, 'new': 1, 'job': 1, 'opportunities': 1, 'veronika': 1, 'resulting': 1, 'products': 1, 'required': 1, 'high': 1, 'demanded': 1, 'manage': 1, 'accordance': 1, 'rules': 1, 'relating': 1, 'environmental': 1, 'impacts': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'iso': 1, 'ecolabelling': 1, 'purwanto': 1, 'one': 1, 'largest': 1, 'centers': 1, 'about': 1, 'tajung': 1, 'village': 1, 'implemented': 1, 'clean': 1, 'properly': 1, 'be': 1, 'seen': 1, 'felt': 1, 'changes': 1, 'their': 1, 'especially': 1, 'rivers': 1, 'aquatic': 1, 'ecosystems': 1, 'coastal': 1, 'district': 1, 'inefficiency': 1, 'traditional': 1, 'reduce': 1, 'due': 1, 'increase': 1, 'costs': 1, 'addition': 1, 'volume': 1, 'generated': 1, 'certainly': 1, 'requires': 1, 'cost': 1, 'for': 1, 'wage': 1, 'treatment': 1, 'judging': 1, 'ph': 1, 'excess': 1, 'ruslindo': 1, 'pattimura': 1, 'al': 1, 'faruq': 1, 'ahmadi': 1, 'halimah': 1, 'sumber': 1, 'arafat': 1, 'putri': 1, 'madura': 1, 'potre': 1, 'koneng': 1, 'evaluated': 1, 'bod': 1, 'exceed': 1, 'exceeds': 1, 'allowable': 1, 'this': 1, 'shows': 1, 'too': 1, 'much': 1, 'liquid': 1, 'will': 1, 'damage': 1, 'ecosystem': 1})
-------------------------------------------
--- Data #72 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ACH. QOTHROL GHOITS. R
Judul: RANCANG BANGUN PENERANGAN JALAN KAMPUS BERBASIS LED-SOLARCELL DENGAN PENDEKATAN METODE VDI2221 DAN ANALISIS EKONOMI (PRESENT WORTH VALUE)
Pembimbing 1: SABARUDIN AKHMAD, ST.,MT
Pembimbing 2: MU'ALIM, ST.,MT
Abstrak (Raw): Energi surya merupakan energi bebas (free) yang ada di alam ini. Energi cahaya ini dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari karena energi ini dapat dijadikan sebagai energi listrik yang merupakan hal penting dalam kehidupan kita.Selain itu, energi fosil yang merupakan pembangkit listrik itu bersifat terbatas dan menipis keberadaannya.Tujuan dari penelitian ini adalah agar didapat konsep rancangan peralatan optimum yang dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi perancangan wujud dan perancangan detail sehingga dapat diwujudkan menjadi peralatan yang dapat bekerja sebagaimana mestinya, mudah, murah dan aman dalam pengoperasian dan perawatan.Konsep perancangan dilakukan secara sistematis tahap demi tahap sesuai dengan metode VDI 2221. Pada penelitian ini menjelaskan hubungan energi surya dan konsep VDI2221. Dimana merancang sebuah alat Lampu Penerangan Jalan Kampus (Studi kasus :Universitas Trunojoyo Madura) berbasis LED-Solarcell yang memanfaatkan sebuah energi cahaya alam pengoprasiannya, serta ditinjau dari analisis ekonomi (Present Worth Value). Pada dasarnya, penelitian ini membahas secara rinci tentang perbandingan keseluruhan biaya yang dikeluarkan dalam jangka waktu 10 tahun. Sehingga diperoleh hasil dan kesimpulan tentang spesifikasi produk LPJK berbasis LED-Solarcell yang lebih murah dan layak untuk menggantikan produk LPJK umum tipe HPL.
Abstrak (Clean): energi surya merupakan energi bebas free yang ada di alam ini energi cahaya ini dapat dimanfaatkan dalam kehidupan seharihari karena energi ini dapat dijadikan sebagai energi listrik yang merupakan hal penting dalam kehidupan kitaselain itu energi fosil yang merupakan pembangkit listrik itu bersifat terbatas dan menipis keberadaannyatujuan dari penelitian ini adalah agar didapat konsep rancangan peralatan optimum yang dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi perancangan wujud dan perancangan detail sehingga dapat diwujudkan menjadi peralatan yang dapat bekerja sebagaimana mestinya mudah murah dan aman dalam pengoperasian dan perawatankonsep perancangan dilakukan secara sistematis tahap demi tahap sesuai dengan metode vdi pada penelitian ini menjelaskan hubungan energi surya dan konsep vdi dimana merancang sebuah alat lampu penerangan jalan kampus studi kasus universitas trunojoyo madura berbasis ledsolarcell yang memanfaatkan sebuah energi cahaya alam pengoprasiannya serta ditinjau dari analisis ekonomi present worth value pada dasarnya penelitian ini membahas secara rinci tentang perbandingan keseluruhan biaya yang dikeluarkan dalam jangka waktu tahun sehingga diperoleh hasil dan kesimpulan tentang spesifikasi produk lpjk berbasis ledsolarcell yang lebih murah dan layak untuk menggantikan produk lpjk umum tipe hpl
Abstrak (Stopwords Removed): energi surya energi bebas free ada alam energi cahaya dapat dimanfaatkan kehidupan seharihari energi dapat dijadikan energi listrik penting kehidupan kitaselain energi fosil pembangkit listrik bersifat terbatas menipis keberadaannyatujuan penelitian didapat konsep rancangan peralatan optimum dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi perancangan wujud perancangan detail dapat diwujudkan menjadi peralatan dapat bekerja sebagaimana mestinya mudah murah aman pengoperasian perawatankonsep perancangan dilakukan secara sistematis tahap demi tahap sesuai metode vdi penelitian menjelaskan hubungan energi surya konsep vdi dimana merancang alat lampu penerangan jalan kampus studi kasus universitas trunojoyo madura berbasis ledsolarcell memanfaatkan energi cahaya alam pengoprasiannya ditinjau analisis ekonomi present worth value dasarnya penelitian membahas secara rinci tentang perbandingan keseluruhan biaya dikeluarkan jangka waktu tahun diperoleh hasil kesimpulan tentang spesifikasi produk lpjk berbasis ledsolarcell lebih murah layak menggantikan produk lpjk umum tipe hpl
Abstrak (Stemmed): energi surya energi bebas free ada alam energi cahaya dapat manfaat hidup seharihari energi dapat jadi energi listrik penting hidup kitaselain energi fosil bangkit listrik sifat batas tip keberadaannyatujuan teliti dapat konsep rancang alat optimum dapat kembang lebih lanjut jadi ancang wujud ancang detail dapat wujud jadi alat dapat kerja bagaimana mesti mudah murah aman operasi perawatankonsep ancang laku cara sistematis tahap demi tahap sesuai metode vdi teliti jelas hubung energi surya konsep vdi mana rancang alat lampu terang jalan kampus studi kasus universitas trunojoyo madura bas ledsolarcell manfaat energi cahaya alam pengoprasiannya tinjau analisis ekonomi present worth value dasar teliti bahas cara rinci tentang banding seluruh biaya keluar jangka waktu tahun oleh hasil simpul tentang spesifikasi produk lpjk bas ledsolarcell lebih murah layak ganti produk lpjk umum tipe hpl
Abstrak (Corrected): energy surya energy betas free ada alarm energy cabana apart manat hide seharihari energy apart jade energy listeria panting hide kitaselain energy fossil bandit listeria sift bats tip keberadaannyatujuan elite apart onset dancing flat optimum apart embank leash layout jade dancing juju dancing detail apart juju jade flat apart era bagaimana misti judah mural man operas perawatankonsep dancing lake cara systematic that demo that sexual metope di elite jells hung energy surya onset di mana dancing flat lamp tearing alan campus study ass university trunojoyo madura was ledsolarcell manat energy cabana alarm pengoprasiannya ninja analysis economic present worth value dakar elite baas cara vinci tenting banding seluruh bay cellar bangka want thun olen hail simple tenting spesifikasi proud look was ledsolarcell leash mural kayak anti proud look mum time hel
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'energi': 8, 'dapat': 6, 'jadi': 3, 'teliti': 3, 'alat': 3, 'ancang': 3, 'surya': 2, 'alam': 2, 'cahaya': 2, 'manfaat': 2, 'hidup': 2, 'listrik': 2, 'konsep': 2, 'rancang': 2, 'lebih': 2, 'wujud': 2, 'murah': 2, 'cara': 2, 'tahap': 2, 'vdi': 2, 'bas': 2, 'ledsolarcell': 2, 'tentang': 2, 'produk': 2, 'lpjk': 2, 'bebas': 1, 'free': 1, 'ada': 1, 'seharihari': 1, 'penting': 1, 'kitaselain': 1, 'fosil': 1, 'bangkit': 1, 'sifat': 1, 'batas': 1, 'tip': 1, 'keberadaannyatujuan': 1, 'optimum': 1, 'kembang': 1, 'lanjut': 1, 'detail': 1, 'kerja': 1, 'bagaimana': 1, 'mesti': 1, 'mudah': 1, 'aman': 1, 'operasi': 1, 'perawatankonsep': 1, 'laku': 1, 'sistematis': 1, 'demi': 1, 'sesuai': 1, 'metode': 1, 'jelas': 1, 'hubung': 1, 'mana': 1, 'lampu': 1, 'terang': 1, 'jalan': 1, 'kampus': 1, 'studi': 1, 'kasus': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'pengoprasiannya': 1, 'tinjau': 1, 'analisis': 1, 'ekonomi': 1, 'present': 1, 'worth': 1, 'value': 1, 'dasar': 1, 'bahas': 1, 'rinci': 1, 'banding': 1, 'seluruh': 1, 'biaya': 1, 'keluar': 1, 'jangka': 1, 'waktu': 1, 'tahun': 1, 'oleh': 1, 'hasil': 1, 'simpul': 1, 'spesifikasi': 1, 'layak': 1, 'ganti': 1, 'umum': 1, 'tipe': 1, 'hpl': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 13, 'in': 11, 'the': 10, 'energy': 8, 'that': 7, 'and': 7, 'is': 6, 'a': 6, 'this': 5, 'can': 5, 'be': 4, 'as': 4, 'study': 4, 'design': 4, 'concept': 3, 'solar': 2, 'free': 2, 'light': 2, 'used': 2, 'to': 2, 'into': 2, 'detail': 2, 'step': 2, 'vdi': 2, 'ledbased': 2, 'solarcell': 2, 'about': 2, 'lpjk': 2, 'exist': 1, 'nature': 1, 'everyday': 1, 'life': 1, 'because': 1, 'electrical': 1, 'essential': 1, 'our': 1, 'lives': 1, 'addition': 1, 'fossil': 1, 'power': 1, 'limited': 1, 'depleting': 1, 'its': 1, 'existence': 1, 'purpose': 1, 'obtain': 1, 'optimum': 1, 'equipment': 1, 'further': 1, 'developed': 1, 'form': 1, 'transformed': 1, 'tools': 1, 'work': 1, 'it': 1, 'should': 1, 'easy': 1, 'cheap': 1, 'safe': 1, 'operation': 1, 'maintenance': 1, 'done': 1, 'systematic': 1, 'by': 1, 'accordance': 1, 'with': 1, 'method': 1, 'describes': 1, 'relationship': 1, 'where': 1, 'designing': 1, 'tool': 1, 'campus': 1, 'street': 1, 'lighting': 1, 'lamps': 1, 'case': 1, 'university': 1, 'trunojoyo': 1, 'utilizing': 1, 'natural': 1, 'pengoprasiannya': 1, 'well': 1, 'terms': 1, 'economic': 1, 'analysis': 1, 'present': 1, 'worth': 1, 'value': 1, 'basically': 1, 'discusses': 1, 'overall': 1, 'comparison': 1, 'costs': 1, 'incurred': 1, 'period': 1, 'years': 1, 'so': 1, 'results': 1, 'conclusions': 1, 'obtained': 1, 'specifications': 1, 'products': 1, 'cheaper': 1, 'feasible': 1, 'replace': 1, 'common': 1, 'product': 1, 'type': 1, 'hpl': 1})
-------------------------------------------
--- Data #73 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Abdul Malik
Judul: PENGEMBANGAN PROTOTIPE PENGOLAH LIMBAH BATIK TEKNOLOGI OZON-PLASMA DIELECTRIC BARRIER DISCHARGE DENGAN PENDEKATAN PAHL & BEITZ
(Studi Kasus : UKM Batik Bangkalan,Madura)
Pembimbing 1: Mu’alim
Pembimbing 2: Samsul Amar
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Industri batik selain mempunyai potensi ekonomi yang besar bagi masyarakat akan tetapi juga mempunyai potensi sebagai sumber pencemaran lingkungan khususnya air. Bahan pencemar limbah batik ada yang berupa bahan organic yang secara umum direduksi secara biologis, seperti proses lumpur aktif, aerated lagoon, biofilter anaerob-aerob ataupun trickling filter. Sedangkan air limbah yang mengandung polutan bahan organik zat warna rantai panjang yang biasa digunakan pada indutsri tekstil seperti senyawa azo, antraquinon dan juga ftalosianin, tidak dapat diolah secara mudah dengan proses biologis alami. Salah satu cara yang diaplikasikan adalah proses oksidasi menggunakan oksidator kuat seperti ozon, yang lebih dikenal dengan proses Advance Oxidation Processes (AOPs). Teknologi ozon sangat prospektif digunakan untuk pengolahan limbah cair khususnya limbah industri batik, namun dalam beberapa kondisi belum banyak yang menggunakan karena tingginya biaya untuk pengadaan alat plasma tersebut.
Abstrak (Clean): abstrak industri batik selain mempunyai potensi ekonomi yang besar bagi masyarakat akan tetapi juga mempunyai potensi sebagai sumber pencemaran lingkungan khususnya air bahan pencemar limbah batik ada yang berupa bahan organic yang secara umum direduksi secara biologis seperti proses lumpur aktif aerated lagoon biofilter anaerobaerob ataupun trickling filter sedangkan air limbah yang mengandung polutan bahan organik zat warna rantai panjang yang biasa digunakan pada indutsri tekstil seperti senyawa azo antraquinon dan juga ftalosianin tidak dapat diolah secara mudah dengan proses biologis alami salah satu cara yang diaplikasikan adalah proses oksidasi menggunakan oksidator kuat seperti ozon yang lebih dikenal dengan proses advance oxidation processes aops teknologi ozon sangat prospektif digunakan untuk pengolahan limbah cair khususnya limbah industri batik namun dalam beberapa kondisi belum banyak yang menggunakan karena tingginya biaya untuk pengadaan alat plasma tersebut
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak industri batik selain mempunyai potensi ekonomi besar bagi masyarakat mempunyai potensi sumber pencemaran lingkungan khususnya air bahan pencemar limbah batik ada berupa bahan organic secara umum direduksi secara biologis proses lumpur aktif aerated lagoon biofilter anaerobaerob ataupun trickling filter sedangkan air limbah mengandung polutan bahan organik zat warna rantai panjang biasa digunakan indutsri tekstil senyawa azo antraquinon ftalosianin dapat diolah secara mudah proses biologis alami salah satu cara diaplikasikan proses oksidasi menggunakan oksidator kuat ozon lebih dikenal proses advance oxidation processes aops teknologi ozon sangat prospektif digunakan pengolahan limbah cair khususnya limbah industri batik beberapa kondisi belum banyak menggunakan tingginya biaya pengadaan alat plasma tersebut
Abstrak (Stemmed): abstrak industri batik selain punya potensi ekonomi besar bagi masyarakat punya potensi sumber cemar lingkung khusus air bahan cemar limbah batik ada upa bahan organic cara umum reduksi cara biologis proses lumpur aktif aerated lagoon biofilter anaerobaerob atau trickling filter sedang air limbah kandung polutan bahan organik zat warna rantai panjang biasa guna indutsri tekstil senyawa azo antraquinon ftalosianin dapat olah cara mudah proses biologis alami salah satu cara aplikasi proses oksidasi guna oksidator kuat ozon lebih kenal proses advance oxidation processes aops teknologi ozon sangat prospektif guna olah limbah cair khusus limbah industri batik beberapa kondisi belum banyak guna tinggi biaya ada alat plasma sebut
Abstrak (Corrected): abstract industry batik slain puny potent economic bear bag masyarakat puny potent number cedar linking rhesus air bahai cedar limb batik ada up bahai organic cara mum reduksi cara biologist proves lumper attic aerated lagoon biofilter anaerobaerob tau trickling filter sedan air limb bandung pluton bahai organic at wanna rental panting bias gun industry testily senyawa azo anthraquinone ftalosianin apart blah cara judah proves biologist salami salad sat cara aplikasi proves oksidasi gun oksidator kurt ozone leash penal proves advance oxidation processes cops teknologi ozone sang prospektif gun blah limb car rhesus limb industry batik beberapa kondisi begum banyan gun ting bay ada flat plasma debut
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'limbah': 4, 'cara': 4, 'proses': 4, 'guna': 4, 'batik': 3, 'bahan': 3, 'industri': 2, 'punya': 2, 'potensi': 2, 'cemar': 2, 'khusus': 2, 'air': 2, 'ada': 2, 'biologis': 2, 'olah': 2, 'ozon': 2, 'abstrak': 1, 'selain': 1, 'ekonomi': 1, 'besar': 1, 'bagi': 1, 'masyarakat': 1, 'sumber': 1, 'lingkung': 1, 'upa': 1, 'organic': 1, 'umum': 1, 'reduksi': 1, 'lumpur': 1, 'aktif': 1, 'aerated': 1, 'lagoon': 1, 'biofilter': 1, 'anaerobaerob': 1, 'atau': 1, 'trickling': 1, 'filter': 1, 'sedang': 1, 'kandung': 1, 'polutan': 1, 'organik': 1, 'zat': 1, 'warna': 1, 'rantai': 1, 'panjang': 1, 'biasa': 1, 'indutsri': 1, 'tekstil': 1, 'senyawa': 1, 'azo': 1, 'antraquinon': 1, 'ftalosianin': 1, 'dapat': 1, 'mudah': 1, 'alami': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'aplikasi': 1, 'oksidasi': 1, 'oksidator': 1, 'kuat': 1, 'lebih': 1, 'kenal': 1, 'advance': 1, 'oxidation': 1, 'processes': 1, 'aops': 1, 'teknologi': 1, 'sangat': 1, 'prospektif': 1, 'cair': 1, 'beberapa': 1, 'kondisi': 1, 'belum': 1, 'banyak': 1, 'tinggi': 1, 'biaya': 1, 'alat': 1, 'plasma': 1, 'sebut': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 5, 'as': 4, 'in': 4, 'of': 4, 'is': 3, 'have': 2, 'potency': 2, 'that': 2, 'for': 2, 'but': 2, 'pollution': 2, 'material': 2, 'waste': 2, 'batik': 2, 'organic': 2, 'filter': 2, 'wastewater': 2, 'used': 2, 'such': 2, 'not': 2, 'process': 2, 'oxidation': 2, 'ozone': 2, 'abstract': 1, 'industry': 1, 'batiks': 1, 'besside': 1, 'economy': 1, 'biggest': 1, 'populatin': 1, 'will': 1, 'also': 1, 'source': 1, 'circumtace': 1, 'special': 1, 'water': 1, 'are': 1, 'a': 1, 'general': 1, 'overcast': 1, 'biologis': 1, 'like': 1, 'proces': 1, 'mudactive': 1, 'carated': 1, 'lagoon': 1, 'bid': 1, 'aerob': 1, 'anaerob': 1, 'or': 1, 'then': 1, 'tracking': 1, 'while': 1, 'containing': 1, 'pollutants': 1, 'long': 1, 'chain': 1, 'dye': 1, 'textile': 1, 'indutsry': 1, 'azo': 1, 'compounds': 1, 'and': 1, 'phthalocyanine': 1, 'antraquinon': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'treated': 1, 'easily': 1, 'with': 1, 'natural': 1, 'biological': 1, 'one': 1, 'way': 1, 'applied': 1, 'using': 1, 'strong': 1, 'oxidizing': 1, 'agents': 1, 'better': 1, 'known': 1, 'advanced': 1, 'processes': 1, 'aops': 1, 'highly': 1, 'prospective': 1, 'technology': 1, 'treatment': 1, 'especially': 1, 'industrial': 1, 'some': 1, 'cases': 1, 'much': 1, 'use': 1, 'because': 1, 'high': 1, 'cost': 1, 'procurement': 1, 'plasma': 1})
-------------------------------------------
--- Data #74 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: SYAMSUL ARIFIN
Judul: PENERAPAN METODE MARKOVIAN DECISION PROCESS DAN OEE (OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS) UNTUK MENENTUKAN KEBIJAKAN PERAWATAN (Studi Kasus di PT DEN)
Pembimbing 1: SAMSUL AMAR, ST.,MSc
Pembimbing 2: MU'ALIM, ST.,MT
Abstrak (Raw): PT Dinamika Energitama Nusantara (DEN) Surabaya merupakan perusahaan nasional yang bergerak di bidang industri power generation. Dalam penelitian ini, penulis akan menghitung nilai overall equipment effectiveness (OEE) dari mesin bending di lantai produksi PT DEN Surabaya. Mesin bending adalah alat yang digunakan untuk membengkokkan pipa pada derajat tertentu. Setelah nilai overall equipment effectiveness dari mesin bending diperoleh, selanjutnya dilakukan analisis menggunakan metode markovian decision process untuk menentukan kebijakan perawatan atau perbaikan yang optimal. Nilai overall equipment effectiveness tertinggi diperoleh pada bulan desember 2012 sebesar 79,98 % dan nilai overall equipment effectiveness terendah diperoleh pada bulan maret 2013 sebesar 73,12 %. Nilai overall equipment effectiveness mesin bending di lantai produksi PT DEN Surabaya selama periode oktober 2012 – maret 2013 masih belum memenuhi standart benchmark world class yang dianjurkan JIPM (japan institute of plant maintenance), yaitu OEE = 85%. Hasil perhitungan overall equipment effectiveness kemudian digunakan untuk menentukan state pada perhitungan markovian decision process yaitu OEE 86 % - 100 % (state A), OEE 61 % - 85 % (state B), OEE 41 % - 60 % (state C), dan OEE 0 % - 40 % (state D). Hasil perhitungan markovian decision process diperoleh alternatif kebijakan yang optimal berdasarkan nilai ekspektasi terbesar yaitu alternatif 6 (perawatan jika pada kondisi D) dengan nilai ekspektasi Rp 164.802,88,-.
Abstrak (Clean): pt dinamika energitama nusantara den surabaya merupakan perusahaan nasional yang bergerak di bidang industri power generation dalam penelitian ini penulis akan menghitung nilai overall equipment effectiveness oee dari mesin bending di lantai produksi pt den surabaya mesin bending adalah alat yang digunakan untuk membengkokkan pipa pada derajat tertentu setelah nilai overall equipment effectiveness dari mesin bending diperoleh selanjutnya dilakukan analisis menggunakan metode markovian decision process untuk menentukan kebijakan perawatan atau perbaikan yang optimal nilai overall equipment effectiveness tertinggi diperoleh pada bulan desember sebesar dan nilai overall equipment effectiveness terendah diperoleh pada bulan maret sebesar nilai overall equipment effectiveness mesin bending di lantai produksi pt den surabaya selama periode oktober – maret masih belum memenuhi standart benchmark world class yang dianjurkan jipm japan institute of plant maintenance yaitu oee hasil perhitungan overall equipment effectiveness kemudian digunakan untuk menentukan state pada perhitungan markovian decision process yaitu oee state a oee state b oee state c dan oee state d hasil perhitungan markovian decision process diperoleh alternatif kebijakan yang optimal berdasarkan nilai ekspektasi terbesar yaitu alternatif perawatan jika pada kondisi d dengan nilai ekspektasi rp
Abstrak (Stopwords Removed): pt dinamika energitama nusantara den surabaya perusahaan nasional bergerak bidang industri power generation penelitian penulis menghitung nilai overall equipment effectiveness oee mesin bending lantai produksi pt den surabaya mesin bending alat digunakan membengkokkan pipa derajat tertentu nilai overall equipment effectiveness mesin bending diperoleh selanjutnya dilakukan analisis menggunakan metode markovian decision process menentukan kebijakan perawatan perbaikan optimal nilai overall equipment effectiveness tertinggi diperoleh bulan desember sebesar nilai overall equipment effectiveness terendah diperoleh bulan maret sebesar nilai overall equipment effectiveness mesin bending lantai produksi pt den surabaya selama periode oktober – maret masih belum memenuhi standart benchmark world class dianjurkan jipm japan institute of plant maintenance oee hasil perhitungan overall equipment effectiveness digunakan menentukan state perhitungan markovian decision process oee state a oee state b oee state c oee state d hasil perhitungan markovian decision process diperoleh alternatif kebijakan optimal berdasarkan nilai ekspektasi terbesar alternatif perawatan jika kondisi d nilai ekspektasi rp
Abstrak (Stemmed): pt dinamika energitama nusantara den surabaya usaha nasional gerak bidang industri power generation teliti tulis hitung nilai overall equipment effectiveness oee mesin bending lantai produksi pt den surabaya mesin bending alat guna bengkok pipa derajat tentu nilai overall equipment effectiveness mesin bending oleh lanjut laku analisis guna metode markovian decision process tentu bijak awat baik optimal nilai overall equipment effectiveness tinggi oleh bulan desember besar nilai overall equipment effectiveness rendah oleh bulan maret besar nilai overall equipment effectiveness mesin bending lantai produksi pt den surabaya lama periode oktober maret masih belum penuh standart benchmark world class anjur jipm japan institute of plant maintenance oee hasil hitung overall equipment effectiveness guna tentu state hitung markovian decision process oee state a oee state b oee state c oee state d hasil hitung markovian decision process oleh alternatif bijak optimal dasar nilai ekspektasi besar alternatif awat jika kondisi d nilai ekspektasi rp
Abstrak (Corrected): pt dinamika energitama nusantara den surabaya sara national gera biding industry power generation elite tulips hiding nilgai overall equipment effectiveness one resin bending lanai produksi pt den surabaya resin bending flat gun bangkok pipe derajat tent nilgai overall equipment effectiveness resin bending olen layout lake analysis gun metope harrovian decision process tent biak away back optimal nilgai overall equipment effectiveness ting olen buran december bear nilgai overall equipment effectiveness rental olen buran market bear nilgai overall equipment effectiveness resin bending lanai produksi pt den surabaya lama period october market mash begum punch standard benchmark world class anger jim japan institute of plant maintenance one hail hiding overall equipment effectiveness gun tent state hiding harrovian decision process one state a one state b one state c one state d hail hiding harrovian decision process olen alternative biak optimal dakar nilgai ekspektasi bear alternative away pika kondisi d nilgai ekspektasi up
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'nilai': 7, 'overall': 6, 'equipment': 6, 'effectiveness': 6, 'oee': 6, 'state': 5, 'hitung': 4, 'mesin': 4, 'bending': 4, 'oleh': 4, 'pt': 3, 'den': 3, 'surabaya': 3, 'guna': 3, 'tentu': 3, 'markovian': 3, 'decision': 3, 'process': 3, 'besar': 3, 'lantai': 2, 'produksi': 2, 'bijak': 2, 'awat': 2, 'optimal': 2, 'bulan': 2, 'maret': 2, 'hasil': 2, 'd': 2, 'alternatif': 2, 'ekspektasi': 2, 'dinamika': 1, 'energitama': 1, 'nusantara': 1, 'usaha': 1, 'nasional': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'industri': 1, 'power': 1, 'generation': 1, 'teliti': 1, 'tulis': 1, 'alat': 1, 'bengkok': 1, 'pipa': 1, 'derajat': 1, 'lanjut': 1, 'laku': 1, 'analisis': 1, 'metode': 1, 'baik': 1, 'tinggi': 1, 'desember': 1, 'rendah': 1, 'lama': 1, 'periode': 1, 'oktober': 1, 'masih': 1, 'belum': 1, 'penuh': 1, 'standart': 1, 'benchmark': 1, 'world': 1, 'class': 1, 'anjur': 1, 'jipm': 1, 'japan': 1, 'institute': 1, 'of': 1, 'plant': 1, 'maintenance': 1, 'a': 1, 'b': 1, 'c': 1, 'dasar': 1, 'jika': 1, 'kondisi': 1, 'rp': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 10, 'is': 7, 'value': 7, 'oee': 6, 'overall': 5, 'equipment': 5, 'effectiveness': 5, 'bending': 5, 'to': 5, 'state': 5, 'a': 4, 'in': 4, 'pt': 3, 'den': 3, 'surabaya': 3, 'machines': 3, 'on': 3, 'obtained': 3, 'will': 2, 'production': 2, 'floor': 2, 'used': 2, 'markovian': 2, 'decision': 2, 'process': 2, 'determine': 2, 'optimal': 2, 'maintenance': 2, 'and': 2, 'march': 2, 'ie': 2, 'results': 2, 'd': 2, 'dinamika': 1, 'energitama': 1, 'nusantara': 1, 'national': 1, 'company': 1, 'power': 1, 'generation': 1, 'industry': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'author': 1, 'calculate': 1, 'tool': 1, 'tubes': 1, 'constan': 1, 'degree': 1, 'once': 1, 'machine': 1, 'it': 1, 'be': 1, 'analyzed': 1, 'using': 1, 'or': 1, 'repair': 1, 'policies': 1, 'highest': 1, 'december': 1, 'while': 1, 'lowest': 1, 'during': 1, 'period': 1, 'october': 1, 'still': 1, 'does': 1, 'not': 1, 'meet': 1, 'benchmark': 1, 'standards': 1, 'recommended': 1, 'by': 1, 'japan': 1, 'institute': 1, 'plant': 1, 'jipm': 1, 'world': 1, 'class': 1, 'calculation': 1, 'are': 1, 'then': 1, 'for': 1, 'at': 1, 'b': 1, 'c': 1, 'as': 1, 'policy': 1, 'based': 1, 'largest': 1, 'expected': 1, 'alternative': 1, 'treatment': 1, 'if': 1, 'condition': 1, 'with': 1, 'expectation': 1, 'rp': 1})
-------------------------------------------
--- Data #75 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Pradita Nordiansya
Judul: Pengaruh kenaikan harga BBM terhadap pendapatan masyarakat angkutan umum menggunakan pendekatan sistem dinamik. (Studi Kasus: Bangkalan Madura)
Pembimbing 1: Heri Awalul Ilhamsah, ST, MT
Pembimbing 2: M. Imron Mustajib, ST., MT.
Abstrak (Raw): BBM merupakan bahan bakar non renewable yang ketersediaanya tidak dijamin selalu ada sehingga harga yang berlaku cenderung mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Naik atau turunnya harga BBM merupakan kebijakan pemerintah yang bersifat dinamik, seiringnya naik turunnya harga minyak bumi mentah yang sangat berpengaruh terhadap besarnya tekanan krisis globalisasi perekonomian Indonesia dan harga BBM. Kenaikan harga BBM sangat berpengaruh besar terhadap hampir seluruh sektor, karena memicu terjadinya peningkatan biaya produksi atau operasional.
Salah satu kelompok sektor pekerjaan yang berpengaruh secara langsung akibat kenaikan harga BBM yaitu masyarakat angkutan umum. BBM merupakan komponen paling penting mereka karena BBM masuk dalam kegiatan operasional. Oleh karena itu apabila harga BBM naik tidak menutup kemungkinan banyak masyarakat angkutan umum berhenti sebagai profesi angkutan umum karena kenaikan biaya operasional tidak bisa diimbangi dengan biaya pendapatan.
Penelitian ini menggunakan simulasi pemodelan dinamis sebagai metode analisanya. Pemodelan dinamis memberikan pilihan dalam menggabungkan variabel ekonomi dan sosial yang mempengaruhi sebuah sistem secara berkelanjutan.
Setelah dilakukan validasi, didapatkan kesimpulan bahwa, Pada level harga BBM
saat ini premium Rp 4500, kesejahteraan masyarakat MPU cukup rendah. Adanya Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 100.000,00 tidak signifikan berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat MPU. Jika Hasil subsidi dihapus dan menaikan harga BBM sebesar Rp 6500, maka efek penurunan simpanan MPU mencapai dua kali lipat dari kondisi awal pada saat BBM masih disubsidi. Dan akhirnya, model yang dikembangkan menemukan bahwa MPU setidaknya harus diberikan subsidi sekitar 18% agar MPU tetap dapat mencukupi kebutuhan hidupnya.
Kata Kunci: Sistem Dinamik, Mobil Angkutan Umum.
Abstrak (Clean): bbm merupakan bahan bakar non renewable yang ketersediaanya tidak dijamin selalu ada sehingga harga yang berlaku cenderung mengalami peningkatan dari waktu ke waktu naik atau turunnya harga bbm merupakan kebijakan pemerintah yang bersifat dinamik seiringnya naik turunnya harga minyak bumi mentah yang sangat berpengaruh terhadap besarnya tekanan krisis globalisasi perekonomian indonesia dan harga bbm kenaikan harga bbm sangat berpengaruh besar terhadap hampir seluruh sektor karena memicu terjadinya peningkatan biaya produksi atau operasional salah satu kelompok sektor pekerjaan yang berpengaruh secara langsung akibat kenaikan harga bbm yaitu masyarakat angkutan umum bbm merupakan komponen paling penting mereka karena bbm masuk dalam kegiatan operasional oleh karena itu apabila harga bbm naik tidak menutup kemungkinan banyak masyarakat angkutan umum berhenti sebagai profesi angkutan umum karena kenaikan biaya operasional tidak bisa diimbangi dengan biaya pendapatan penelitian ini menggunakan simulasi pemodelan dinamis sebagai metode analisanya pemodelan dinamis memberikan pilihan dalam menggabungkan variabel ekonomi dan sosial yang mempengaruhi sebuah sistem secara berkelanjutan setelah dilakukan validasi didapatkan kesimpulan bahwa pada level harga bbm saat ini premium rp kesejahteraan masyarakat mpu cukup rendah adanya bantuan langsung tunai blt sebesar rp tidak signifikan berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat mpu jika hasil subsidi dihapus dan menaikan harga bbm sebesar rp maka efek penurunan simpanan mpu mencapai dua kali lipat dari kondisi awal pada saat bbm masih disubsidi dan akhirnya model yang dikembangkan menemukan bahwa mpu setidaknya harus diberikan subsidi sekitar agar mpu tetap dapat mencukupi kebutuhan hidupnya kata kunci sistem dinamik mobil angkutan umum
Abstrak (Stopwords Removed): bbm bahan bakar non renewable ketersediaanya dijamin selalu ada harga berlaku cenderung mengalami peningkatan waktu waktu naik turunnya harga bbm kebijakan pemerintah bersifat dinamik seiringnya naik turunnya harga minyak bumi mentah sangat berpengaruh besarnya tekanan krisis globalisasi perekonomian indonesia harga bbm kenaikan harga bbm sangat berpengaruh besar hampir seluruh sektor memicu terjadinya peningkatan biaya produksi operasional salah satu kelompok sektor pekerjaan berpengaruh secara langsung akibat kenaikan harga bbm masyarakat angkutan umum bbm komponen paling penting mereka bbm masuk kegiatan operasional apabila harga bbm naik menutup kemungkinan banyak masyarakat angkutan umum berhenti profesi angkutan umum kenaikan biaya operasional diimbangi biaya pendapatan penelitian menggunakan simulasi pemodelan dinamis metode analisanya pemodelan dinamis memberikan pilihan menggabungkan variabel ekonomi sosial mempengaruhi sistem secara berkelanjutan dilakukan validasi didapatkan kesimpulan level harga bbm premium rp kesejahteraan masyarakat mpu cukup rendah adanya bantuan langsung tunai blt sebesar rp signifikan berpengaruh kesejahteraan masyarakat mpu jika hasil subsidi dihapus menaikan harga bbm sebesar rp efek penurunan simpanan mpu mencapai dua kali lipat kondisi awal bbm masih disubsidi akhirnya model dikembangkan menemukan mpu setidaknya harus diberikan subsidi sekitar mpu tetap dapat mencukupi kebutuhan hidupnya kata kunci sistem dinamik mobil angkutan umum
Abstrak (Stemmed): bbm bahan bakar non renewable ketersediaanya jamin selalu ada harga laku cenderung alami tingkat waktu waktu naik turun harga bbm bijak perintah sifat dinamik iring naik turun harga minyak bumi mentah sangat pengaruh besar tekan krisis globalisasi ekonomi indonesia harga bbm naik harga bbm sangat pengaruh besar hampir seluruh sektor picu jadi tingkat biaya produksi operasional salah satu kelompok sektor kerja pengaruh cara langsung akibat naik harga bbm masyarakat angkut umum bbm komponen paling penting mereka bbm masuk giat operasional apabila harga bbm naik tutup mungkin banyak masyarakat angkut umum henti profesi angkut umum naik biaya operasional imbang biaya dapat teliti guna simulasi model dinamis metode analisanya model dinamis beri pilih gabung variabel ekonomi sosial pengaruh sistem cara lanjut laku validasi dapat simpul level harga bbm premium rp sejahtera masyarakat mpu cukup rendah ada bantu langsung tunai blt besar rp signifikan pengaruh sejahtera masyarakat mpu jika hasil subsidi hapus naik harga bbm besar rp efek turun simpan mpu capai dua kali lipat kondisi awal bbm masih subsidi akhir model kembang temu mpu tidak harus beri subsidi sekitar mpu tetap dapat cukup butuh hidup kata kunci sistem dinamik mobil angkut umum
Abstrak (Corrected): bum bahai baker non renewable ketersediaanya jamie sell ada hard lake rendering salami dingbat want want nail turn hard bum biak perineal sift dynamic bring nail turn hard minyan bump mental sang pengaruh bear texan crisis globalists economic indonesia hard bum nail hard bum sang pengaruh bear hamper seluruh sector pick jade dingbat bay produksi operational salad sat kelompok sector era pengaruh cara lansing akbar nail hard bum masyarakat angst mum bum component paling panting merely bum mask gift operational arabia hard bum nail tutu munchkin banyan masyarakat angst mum henri profess angst mum nail bay operational bang bay apart elite gun simulate model dynamic metope analisanya model dynamic bert pilch gang variable economic social pengaruh sister cara layout lake validate apart simple level hard bum premium up sejahtera masyarakat mu cutup rental ada bantu lansing tuna but bear up significant pengaruh sejahtera masyarakat mu pika hail subside apus nail hard bum bear up eek turn simian mu capri due kali light kondisi away bum mash subside air model embank temp mu tidal harms bert subside seminar mu team apart cutup butch hide data bunch sister dynamic mobil angst mum
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'bbm': 11, 'harga': 9, 'naik': 7, 'pengaruh': 5, 'mpu': 5, 'besar': 4, 'masyarakat': 4, 'angkut': 4, 'umum': 4, 'turun': 3, 'biaya': 3, 'operasional': 3, 'dapat': 3, 'model': 3, 'rp': 3, 'subsidi': 3, 'ada': 2, 'laku': 2, 'tingkat': 2, 'waktu': 2, 'dinamik': 2, 'sangat': 2, 'ekonomi': 2, 'sektor': 2, 'cara': 2, 'langsung': 2, 'dinamis': 2, 'beri': 2, 'sistem': 2, 'sejahtera': 2, 'cukup': 2, 'bahan': 1, 'bakar': 1, 'non': 1, 'renewable': 1, 'ketersediaanya': 1, 'jamin': 1, 'selalu': 1, 'cenderung': 1, 'alami': 1, 'bijak': 1, 'perintah': 1, 'sifat': 1, 'iring': 1, 'minyak': 1, 'bumi': 1, 'mentah': 1, 'tekan': 1, 'krisis': 1, 'globalisasi': 1, 'indonesia': 1, 'hampir': 1, 'seluruh': 1, 'picu': 1, 'jadi': 1, 'produksi': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'kelompok': 1, 'kerja': 1, 'akibat': 1, 'komponen': 1, 'paling': 1, 'penting': 1, 'mereka': 1, 'masuk': 1, 'giat': 1, 'apabila': 1, 'tutup': 1, 'mungkin': 1, 'banyak': 1, 'henti': 1, 'profesi': 1, 'imbang': 1, 'teliti': 1, 'guna': 1, 'simulasi': 1, 'metode': 1, 'analisanya': 1, 'pilih': 1, 'gabung': 1, 'variabel': 1, 'sosial': 1, 'lanjut': 1, 'validasi': 1, 'simpul': 1, 'level': 1, 'premium': 1, 'rendah': 1, 'bantu': 1, 'tunai': 1, 'blt': 1, 'signifikan': 1, 'jika': 1, 'hasil': 1, 'hapus': 1, 'efek': 1, 'simpan': 1, 'capai': 1, 'dua': 1, 'kali': 1, 'lipat': 1, 'kondisi': 1, 'awal': 1, 'masih': 1, 'akhir': 1, 'kembang': 1, 'temu': 1, 'tidak': 1, 'harus': 1, 'sekitar': 1, 'tetap': 1, 'butuh': 1, 'hidup': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'mobil': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 32, 'of': 18, 'fuel': 11, 'is': 9, 'that': 7, 'a': 6, 'prices': 5, 'and': 5, 'public': 5, 'mpu': 5, 'not': 4, 'increase': 4, 'price': 4, 'dynamic': 4, 'to': 3, 'in': 3, 'as': 3, 'transport': 3, 'at': 3, 'rp': 3, 'time': 2, 'or': 2, 'very': 2, 'on': 2, 'influence': 2, 'it': 2, 'operations': 2, 'affect': 2, 'due': 2, 'if': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'modeling': 2, 'welfare': 2, 'subsidy': 2, 'still': 2, 'bbm': 1, 'nonrenewable': 1, 'its': 1, 'availability': 1, 'always': 1, 'guaranteed': 1, 'prevailing': 1, 'tend': 1, 'over': 1, 'decrease': 1, 'government': 1, 'policy': 1, 'concomitant': 1, 'rise': 1, 'fall': 1, 'crude': 1, 'oil': 1, 'were': 1, 'influential': 1, 'amount': 1, 'pressure': 1, 'indonesian': 1, 'economy': 1, 'globalization': 1, 'crisis': 1, 'increases': 1, 'big': 1, 'almost': 1, 'all': 1, 'sectors': 1, 'triggers': 1, 'an': 1, 'cost': 1, 'production': 1, 'one': 1, 'groups': 1, 'job': 1, 'sector': 1, 'directly': 1, 'most': 1, 'important': 1, 'component': 1, 'them': 1, 'because': 1, 'into': 1, 'therefore': 1, 'go': 1, 'up': 1, 'rule': 1, 'out': 1, 'lot': 1, 'stops': 1, 'profession': 1, 'higher': 1, 'operating': 1, 'costs': 1, 'offset': 1, 'by': 1, 'fee': 1, 'income': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'uses': 1, 'simulation': 1, 'method': 1, 'analysis': 1, 'gives': 1, 'you': 1, 'option': 1, 'combining': 1, 'economic': 1, 'social': 1, 'variables': 1, 'sustainable': 1, 'system': 1, 'after': 1, 'validation': 1, 'was': 1, 'concluded': 1, 'level': 1, 'current': 1, 'premium': 1, 'quite': 1, 'low': 1, 'existence': 1, 'direct': 1, 'cash': 1, 'assistance': 1, 'blt': 1, 'significantly': 1, 'removed': 1, 'results': 1, 'raise': 1, 'effect': 1, 'decreasing': 1, 'savings': 1, 'reach': 1, 'twice': 1, 'initial': 1, 'conditions': 1, 'subsidized': 1, 'finally': 1, 'model': 1, 'found': 1, 'least': 1, 'should': 1, 'given': 1, 'about': 1, 'so': 1, 'make': 1, 'ends': 1, 'meet': 1, 'keywords': 1, 'systems': 1, 'transportation': 1})
-------------------------------------------
--- Data #76 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: HABIB AHMAD JAIZI
Judul: Meningkatkan Manajemen Mutu Pada Produksi Air Minum Dalam Kemasan (Amdk)
Pembimbing 1: NAHCNUL ANSHORI ST,MT
Pembimbing 2: AGUS SALIM ST,MT
Abstrak (Raw): Abstrak
Manfaat air sangat banyak untuk kesehatan tubuh manusia, tanpa air manusia tidak akan bisa hidup dan sebagian
besar tubuh manusia terdiri dari Air. Jika meminum banyak air bersih tanpa kuman dan jernih, maka hal tersebut
akan memacu peningkatan pada kesehatan manusia. Air minum dalam kemasan semakin banyak peminatnya
sehingga diperlukan syarat dan pengawasan kualitas air minum sesuai dengan Nomor SNI-01-3553-1996.
Hasil analisis penelitian ini menyatakan bahwa penerapan GMP di PT. Madura Investama dikategorikan bernilai
C (Cukup). Hal ini dikarenakan unsur utama penilaian yang terdiri dari suplai air, pengendalian hama, kesehatan
dan higiene karyawan, serta pengendalian proses tidak mendapatkan nilai baik. Sehingga diperlukan adanya
perbaikan dengan menggunakan alat yaitu New Seven Tools.
Kata kunci : GMP, New Seven Tools, dan manajemen mutu
Abstrak (Clean): abstrak manfaat air sangat banyak untuk kesehatan tubuh manusia tanpa air manusia tidak akan bisa hidup dan sebagian besar tubuh manusia terdiri dari air jika meminum banyak air bersih tanpa kuman dan jernih maka hal tersebut akan memacu peningkatan pada kesehatan manusia air minum dalam kemasan semakin banyak peminatnya sehingga diperlukan syarat dan pengawasan kualitas air minum sesuai dengan nomor sni hasil analisis penelitian ini menyatakan bahwa penerapan gmp di pt madura investama dikategorikan bernilai c cukup hal ini dikarenakan unsur utama penilaian yang terdiri dari suplai air pengendalian hama kesehatan dan higiene karyawan serta pengendalian proses tidak mendapatkan nilai baik sehingga diperlukan adanya perbaikan dengan menggunakan alat yaitu new seven tools kata kunci gmp new seven tools dan manajemen mutu
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak manfaat air sangat banyak kesehatan tubuh manusia air manusia hidup sebagian besar tubuh manusia terdiri air jika meminum banyak air bersih kuman jernih tersebut memacu peningkatan kesehatan manusia air minum kemasan semakin banyak peminatnya diperlukan syarat pengawasan kualitas air minum sesuai nomor sni hasil analisis penelitian menyatakan penerapan gmp pt madura investama dikategorikan bernilai c cukup dikarenakan unsur utama penilaian terdiri suplai air pengendalian hama kesehatan higiene karyawan pengendalian proses mendapatkan nilai baik diperlukan adanya perbaikan menggunakan alat new seven tools kata kunci gmp new seven tools manajemen mutu
Abstrak (Stemmed): abstrak manfaat air sangat banyak sehat tubuh manusia air manusia hidup bagi besar tubuh manusia diri air jika minum banyak air bersih kuman jernih sebut pacu tingkat sehat manusia air minum kemas makin banyak minat perlu syarat awas kualitas air minum sesuai nomor sni hasil analisis teliti nyata terap gmp pt madura investama kategori nila c cukup karena unsur utama nilai diri suplai air kendali hama sehat higiene karyawan kendali proses dapat nilai baik perlu ada baik guna alat new seven tools kata kunci gmp new seven tools manajemen mutu
Abstrak (Corrected): abstract manat air sang banyan seat tube amnesia air amnesia hide bag bear tube amnesia dirt air pika minus banyan air perish human hernia debut pack dingbat seat amnesia air minus bemas making banyan mint peru start was kualitas air minus sexual door sin hail analysis elite nyala trap gap pt madura investama category nina c cutup arena unsure mama nilgai dirt splat air kendall hama seat hygiene karajan kendall proves apart nilgai back peru ada back gun flat new seven tools data bunch gap new seven tools management mute
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'air': 7, 'manusia': 4, 'banyak': 3, 'sehat': 3, 'minum': 3, 'tubuh': 2, 'diri': 2, 'perlu': 2, 'gmp': 2, 'nilai': 2, 'kendali': 2, 'baik': 2, 'new': 2, 'seven': 2, 'tools': 2, 'abstrak': 1, 'manfaat': 1, 'sangat': 1, 'hidup': 1, 'bagi': 1, 'besar': 1, 'jika': 1, 'bersih': 1, 'kuman': 1, 'jernih': 1, 'sebut': 1, 'pacu': 1, 'tingkat': 1, 'kemas': 1, 'makin': 1, 'minat': 1, 'syarat': 1, 'awas': 1, 'kualitas': 1, 'sesuai': 1, 'nomor': 1, 'sni': 1, 'hasil': 1, 'analisis': 1, 'teliti': 1, 'nyata': 1, 'terap': 1, 'pt': 1, 'madura': 1, 'investama': 1, 'kategori': 1, 'nila': 1, 'c': 1, 'cukup': 1, 'karena': 1, 'unsur': 1, 'utama': 1, 'suplai': 1, 'hama': 1, 'higiene': 1, 'karyawan': 1, 'proses': 1, 'dapat': 1, 'ada': 1, 'guna': 1, 'alat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'manajemen': 1, 'mutu': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 8, 'water': 7, 'the': 6, 'and': 5, 'body': 3, 'this': 3, 'health': 2, 'human': 2, 'without': 2, 't': 2, 'a': 2, 'is': 2, 'bottled': 2, 'so': 2, 'fact': 2, 'quality': 2, 'in': 2, 'gmp': 2, 'by': 2, 'control': 2, 'as': 2, 'new': 2, 'seven': 2, 'tools': 2, 'have': 1, 'much': 1, 'benefits': 1, 'for': 1, 'humancan': 1, 'live': 1, 'parts': 1, 'will': 1, 'healthy': 1, 'if': 1, 'drink': 1, 'lots': 1, 'clean': 1, 'bacteria': 1, 'getting': 1, 'lot': 1, 'demand': 1, 'make': 1, 'waterneed': 1, 'requirements': 1, 'monitoring': 1, 'drinking': 1, 'accordance': 1, 'with': 1, 'isonumber': 1, 'results': 1, 'research': 1, 'analysis': 1, 'show': 1, 'that': 1, 'implementation': 1, 'pt': 1, 'madura': 1, 'investama': 1, 'categorized': 1, 'c': 1, 'enough': 1, 'caused': 1, 'main': 1, 'elements': 1, 'assessment': 1, 'consists': 1, 'supply': 1, 'pest': 1, 'employee': 1, 'hygiene': 1, 'well': 1, 'process': 1, 'aren': 1, 'get': 1, 'good': 1, 'value': 1, 'need': 1, 'repair': 1, 'using': 1, 'tool': 1, 'keywords': 1, 'management': 1})
-------------------------------------------
--- Data #77 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: AZMI MIFTAKHUL FALAKH
Judul: ANALISA FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KNOWLEDGE SHARING DI PT TRIDAYA PERKASA PRIMA
Pembimbing 1: Retno Indriartiningtias, ST., MT.
Pembimbing 2: Trisita Novianti, S.TP., MT.
Abstrak (Raw): Stan Davis dan Jim Botkin (1994) mengatakan bahwa 2 dekade mendatang pola bisnis justru akan menjadikan customer sebagai learners dan perusahaan akan menjadi seorang educator. Hal ini semakin jelas bahwa perusahaan sebagai seorang pendidik harus lebih cerdas (smart) dibandingkan yang dididik. Perusahaan yang lebih mampu menterjemahkan voices of the customer & beyond voices of the customer dan disertai kemampuan mengubah informasi menjadi knowledge dalam bentuk produk dan jasa yang lebih bernilai di mata customer, akan menjadi perusahaan yang sukses. Knowledge seorang karyawan yang keluar dari perusahaan tidak diwariskan kepada penggantinya. Sebaliknya, karyawan baru atau yang baru masuk tidak terwariskan knowledge dari pendahulunya. Hal itulah yang menyebabkan penerapan knowledge sharing menjadi penting bagi perusahaan. Dengan metode analisis regresi linier berganda, diketahui bahwa sistem intensif, sistem manajemen, kultur organisasi, sikap individu, harapan pribadi dan aplikasi IT berpengaruh secara simultan terhadap knowledge sharing. Sedangkan secara parsial hanya variable sistem intensif yang berpengaruh secara signifikan. Sehingga disimpulkan bahwa untuk meningkatkan knowledge sharing maka perusahaan perlu membuat sistem insentif yang mendukungnya agar knowledge sharing dapat terlaksana.
Abstrak (Clean): stan davis dan jim botkin mengatakan bahwa dekade mendatang pola bisnis justru akan menjadikan customer sebagai learners dan perusahaan akan menjadi seorang educator hal ini semakin jelas bahwa perusahaan sebagai seorang pendidik harus lebih cerdas smart dibandingkan yang dididik perusahaan yang lebih mampu menterjemahkan voices of the customer beyond voices of the customer dan disertai kemampuan mengubah informasi menjadi knowledge dalam bentuk produk dan jasa yang lebih bernilai di mata customer akan menjadi perusahaan yang sukses knowledge seorang karyawan yang keluar dari perusahaan tidak diwariskan kepada penggantinya sebaliknya karyawan baru atau yang baru masuk tidak terwariskan knowledge dari pendahulunya hal itulah yang menyebabkan penerapan knowledge sharing menjadi penting bagi perusahaan dengan metode analisis regresi linier berganda diketahui bahwa sistem intensif sistem manajemen kultur organisasi sikap individu harapan pribadi dan aplikasi it berpengaruh secara simultan terhadap knowledge sharing sedangkan secara parsial hanya variable sistem intensif yang berpengaruh secara signifikan sehingga disimpulkan bahwa untuk meningkatkan knowledge sharing maka perusahaan perlu membuat sistem insentif yang mendukungnya agar knowledge sharing dapat terlaksana
Abstrak (Stopwords Removed): stan davis jim botkin mengatakan dekade mendatang pola bisnis justru menjadikan customer learners perusahaan menjadi seorang educator semakin jelas perusahaan seorang pendidik harus lebih cerdas smart dibandingkan dididik perusahaan lebih mampu menterjemahkan voices of the customer beyond voices of the customer disertai kemampuan mengubah informasi menjadi knowledge bentuk produk jasa lebih bernilai mata customer menjadi perusahaan sukses knowledge seorang karyawan keluar perusahaan diwariskan kepada penggantinya sebaliknya karyawan baru baru masuk terwariskan knowledge pendahulunya itulah menyebabkan penerapan knowledge sharing menjadi penting bagi perusahaan metode analisis regresi linier berganda diketahui sistem intensif sistem manajemen kultur organisasi sikap individu harapan pribadi aplikasi it berpengaruh secara simultan knowledge sharing sedangkan secara parsial variable sistem intensif berpengaruh secara signifikan disimpulkan meningkatkan knowledge sharing perusahaan perlu membuat sistem insentif mendukungnya knowledge sharing dapat terlaksana
Abstrak (Stemmed): stan davis jim botkin kata dekade datang pola bisnis justru jadi customer learners usaha jadi orang educator makin jelas usaha orang didik harus lebih cerdas smart banding didik usaha lebih mampu terjemah voices of the customer beyond voices of the customer serta mampu ubah informasi jadi knowledge bentuk produk jasa lebih nila mata customer jadi usaha sukses knowledge orang karyawan keluar usaha waris kepada ganti balik karyawan baru baru masuk waris knowledge dahulu itu sebab terap knowledge sharing jadi penting bagi usaha metode analisis regresi linier ganda tahu sistem intensif sistem manajemen kultur organisasi sikap individu harap pribadi aplikasi it pengaruh cara simultan knowledge sharing sedang cara parsial variable sistem intensif pengaruh cara signifikan simpul tingkat knowledge sharing usaha perlu buat sistem insentif dukung knowledge sharing dapat laksana
Abstrak (Corrected): stan davis jim bodkin data decade dating pola basis just jade customer learners sara jade orang educator making jells sara orang did harms leash cards smart banding did sara leash camp terefah voices of the customer beyond voices of the customer sorta camp bah informant jade knowledge bent proud casa leash nina data customer jade sara susses knowledge orang karajan cellar sara wars keypad anti balk karajan bar bar mask wars knowledge dahl it kebab trap knowledge sharing jade panting bag sara metope analysis regress linger ganda tau sister intensify sister management kultur organisms sika individual harp tribade aplikasi it pengaruh cara simulate knowledge sharing sedan cara partial variable sister intensify pengaruh cara significant simple dingbat knowledge sharing sara peru but sister insentif during knowledge sharing apart lasagna
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'usaha': 7, 'knowledge': 7, 'jadi': 5, 'customer': 4, 'sharing': 4, 'sistem': 4, 'orang': 3, 'lebih': 3, 'cara': 3, 'didik': 2, 'mampu': 2, 'voices': 2, 'of': 2, 'the': 2, 'karyawan': 2, 'waris': 2, 'baru': 2, 'intensif': 2, 'pengaruh': 2, 'stan': 1, 'davis': 1, 'jim': 1, 'botkin': 1, 'kata': 1, 'dekade': 1, 'datang': 1, 'pola': 1, 'bisnis': 1, 'justru': 1, 'learners': 1, 'educator': 1, 'makin': 1, 'jelas': 1, 'harus': 1, 'cerdas': 1, 'smart': 1, 'banding': 1, 'terjemah': 1, 'beyond': 1, 'serta': 1, 'ubah': 1, 'informasi': 1, 'bentuk': 1, 'produk': 1, 'jasa': 1, 'nila': 1, 'mata': 1, 'sukses': 1, 'keluar': 1, 'kepada': 1, 'ganti': 1, 'balik': 1, 'masuk': 1, 'dahulu': 1, 'itu': 1, 'sebab': 1, 'terap': 1, 'penting': 1, 'bagi': 1, 'metode': 1, 'analisis': 1, 'regresi': 1, 'linier': 1, 'ganda': 1, 'tahu': 1, 'manajemen': 1, 'kultur': 1, 'organisasi': 1, 'sikap': 1, 'individu': 1, 'harap': 1, 'pribadi': 1, 'aplikasi': 1, 'it': 1, 'simultan': 1, 'sedang': 1, 'parsial': 1, 'variable': 1, 'signifikan': 1, 'simpul': 1, 'tingkat': 1, 'perlu': 1, 'buat': 1, 'insentif': 1, 'dukung': 1, 'dapat': 1, 'laksana': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 36, 'of': 16, 'to': 14, 'knowledge': 14, 'and': 12, 'that': 12, 'company': 10, 'it': 10, 'be': 8, 'sharing': 8, 'will': 6, 'an': 6, 'customer': 6, 'intensive': 6, 'only': 4, 'as': 4, 'become': 4, 'educator': 4, 'is': 4, 'more': 4, 'companies': 4, 'are': 4, 'voices': 4, 'with': 4, 'in': 4, 'on': 4, 'for': 4, 'system': 4, 'systems': 4, 'can': 4, 'davis': 2, 'jim': 2, 'botkin': 2, 'says': 2, 'next': 2, 'decades': 2, 'make': 2, 'pattern': 2, 'business': 2, 'customers': 2, 'learners': 2, 'increasingly': 2, 'clear': 2, 'intelligent': 2, 'smart': 2, 'than': 2, 'educated': 2, 'better': 2, 'able': 2, 'translate': 2, 'beyond': 2, 'ability': 2, 'convert': 2, 'information': 2, 'into': 2, 'form': 2, 'products': 2, 'services': 2, 'valuable': 2, 'eyes': 2, 'successful': 2, 'employee': 2, 'who': 2, 'left': 2, 'not': 2, 'passed': 2, 'his': 2, 'successor': 2, 'instead': 2, 'new': 2, 'employees': 2, 'or': 2, 'newly': 2, 'signed': 2, 'no': 2, 'inherited': 2, 'from': 2, 'its': 2, 'predecessor': 2, 'thats': 2, 'what': 2, 'led': 2, 'application': 2, 'has': 2, 'important': 2, 'multiple': 2, 'linear': 2, 'regression': 2, 'analysis': 2, 'method': 2, 'known': 2, 'management': 2, 'organizational': 2, 'culture': 2, 'attitudes': 2, 'induvidu': 2, 'personal': 2, 'expectations': 2, 'applications': 2, 'simultaneously': 2, 'influence': 2, 'while': 2, 'partially': 2, 'variable': 2, 'significantly': 2, 'proposed': 2, 'advice': 2, 'if': 2, 'wants': 2, 'increase': 2, 'need': 2, 'supports': 2, 'then': 2, 'stan': 1, 'accomplishedstan': 1, 'accomplished': 1})
-------------------------------------------
--- Data #78 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: DODY KARUNIAWAN
Judul: IDENTIFIKASI DAN UPAYA MENGURANGI PEMBOROSAN PADA PROSES PRODUKSI LANTAI KAYU DENGAN MENGGUNAKAN METODE VALUE STREAM MAPPING (STUDI KASUS: PT TIRTA MAHAKAM RESOURCES TBK, GRESIK)
Pembimbing 1: SUGENG PURWOKO. S.T., M.T.
Pembimbing 2: MUA'LIM. S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Pt Tirta Mahakam Resources Tbk adalah perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan kayu lapis dengan hasil produksinya adalah Flooring atau lantai kayu. Dimana selama ini banyak terjadi penumpukan barang setengah jadi di lantai produksi dan kapasitas produksi belum sesuai dengan target sehingga perusahaan menginginkan dilakukan identifikasi pemborosan dan apa saja usulan yang dapat digunakan untuk mengurangi pemborosan tersebut. Value Stream Mapping sebagai salah satu tools dalam Lean manufacturing akan membantu menggambarkan keseluruhan proses mulai dari kedatangan raw material sampai pengiriman finished good. Dan pemborosan yang sudah teridentifikasi, dicari akar permasalahannya dengan menggunakan 5 WHY. Dan memberikan usulan perbaikan pada setiap pemborosan yang ada dengan 5S. usulan tersebut berupa pembuatan kartu perawatan, mengadakan pelatihan bagi para pekerja agar memiliki skill yang cukup dalam melakukan kegiatan operasi, menambah 1 mesin Forklift yang dapat mengurangi waktu pengangkutan pada departemen LVP sebesar 674.35 detik perhari, memberikan gambar prosedur penggantian pisau mesin slicer. Kata Kunci : Value Stream Mapping, 5 WHY, 5S
Abstrak (Clean): pt tirta mahakam resources tbk adalah perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan kayu lapis dengan hasil produksinya adalah flooring atau lantai kayu dimana selama ini banyak terjadi penumpukan barang setengah jadi di lantai produksi dan kapasitas produksi belum sesuai dengan target sehingga perusahaan menginginkan dilakukan identifikasi pemborosan dan apa saja usulan yang dapat digunakan untuk mengurangi pemborosan tersebut value stream mapping sebagai salah satu tools dalam lean manufacturing akan membantu menggambarkan keseluruhan proses mulai dari kedatangan raw material sampai pengiriman finished good dan pemborosan yang sudah teridentifikasi dicari akar permasalahannya dengan menggunakan why dan memberikan usulan perbaikan pada setiap pemborosan yang ada dengan s usulan tersebut berupa pembuatan kartu perawatan mengadakan pelatihan bagi para pekerja agar memiliki skill yang cukup dalam melakukan kegiatan operasi menambah mesin forklift yang dapat mengurangi waktu pengangkutan pada departemen lvp sebesar detik perhari memberikan gambar prosedur penggantian pisau mesin slicer kata kunci value stream mapping why s
Abstrak (Stopwords Removed): pt tirta mahakam resources tbk perusahaan bergerak dibidang pengolahan kayu lapis hasil produksinya flooring lantai kayu dimana selama banyak terjadi penumpukan barang setengah jadi lantai produksi kapasitas produksi belum sesuai target perusahaan menginginkan dilakukan identifikasi pemborosan apa usulan dapat digunakan mengurangi pemborosan tersebut value stream mapping salah satu tools lean manufacturing membantu menggambarkan keseluruhan proses mulai kedatangan raw material pengiriman finished good pemborosan sudah teridentifikasi dicari akar permasalahannya menggunakan why memberikan usulan perbaikan setiap pemborosan ada s usulan tersebut berupa pembuatan kartu perawatan mengadakan pelatihan bagi para pekerja memiliki skill cukup melakukan kegiatan operasi menambah mesin forklift dapat mengurangi waktu pengangkutan departemen lvp sebesar detik perhari memberikan gambar prosedur penggantian pisau mesin slicer kata kunci value stream mapping why s
Abstrak (Stemmed): pt tirta mahakam resources tbk usaha gerak bidang olah kayu lapis hasil produksi flooring lantai kayu mana lama banyak jadi tumpu barang tengah jadi lantai produksi kapasitas produksi belum sesuai target usaha ingin laku identifikasi boros apa usul dapat guna kurang boros sebut value stream mapping salah satu tools lean manufacturing bantu gambar seluruh proses mulai datang raw material kirim finished good boros sudah identifikasi cari akar masalah guna why beri usul baik tiap boros ada s usul sebut upa buat kartu awat ada latih bagi para kerja milik skill cukup laku giat operasi tambah mesin forklift dapat kurang waktu angkut departemen lvp besar detik hari beri gambar prosedur ganti pisau mesin slicer kata kunci value stream mapping why s
Abstrak (Corrected): pt tired mahatma resources bk sara gera biding blah kay laps hail produksi flooring lanai kay mana lama banyan jade jump baring length jade lanai produksi kapasitas produksi begum sexual target sara begin lake identifikasi bores papa usual apart gun during bores debut value stream mapping salad sat tools lean manufacturing bantu sambar seluruh proves mule dating raw material kirin finished good bores judah identifikasi care aka marsala gun why bert usual back tip bores ada s usual debut up but kart away ada latin bag para era milk skill cutup lake gift operas tambac resin forklift apart during want angst department lap bear devil hard bert sambar procedure anti pilau resin slicer data bunch value stream mapping why s
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'boros': 4, 'produksi': 3, 'usul': 3, 'usaha': 2, 'kayu': 2, 'lantai': 2, 'jadi': 2, 'laku': 2, 'identifikasi': 2, 'dapat': 2, 'guna': 2, 'kurang': 2, 'sebut': 2, 'value': 2, 'stream': 2, 'mapping': 2, 'gambar': 2, 'why': 2, 'beri': 2, 'ada': 2, 's': 2, 'mesin': 2, 'pt': 1, 'tirta': 1, 'mahakam': 1, 'resources': 1, 'tbk': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'olah': 1, 'lapis': 1, 'hasil': 1, 'flooring': 1, 'mana': 1, 'lama': 1, 'banyak': 1, 'tumpu': 1, 'barang': 1, 'tengah': 1, 'kapasitas': 1, 'belum': 1, 'sesuai': 1, 'target': 1, 'ingin': 1, 'apa': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'tools': 1, 'lean': 1, 'manufacturing': 1, 'bantu': 1, 'seluruh': 1, 'proses': 1, 'mulai': 1, 'datang': 1, 'raw': 1, 'material': 1, 'kirim': 1, 'finished': 1, 'good': 1, 'sudah': 1, 'cari': 1, 'akar': 1, 'masalah': 1, 'baik': 1, 'tiap': 1, 'upa': 1, 'buat': 1, 'kartu': 1, 'awat': 1, 'latih': 1, 'bagi': 1, 'para': 1, 'kerja': 1, 'milik': 1, 'skill': 1, 'cukup': 1, 'giat': 1, 'operasi': 1, 'tambah': 1, 'forklift': 1, 'waktu': 1, 'angkut': 1, 'departemen': 1, 'lvp': 1, 'besar': 1, 'detik': 1, 'hari': 1, 'prosedur': 1, 'ganti': 1, 'pisau': 1, 'slicer': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 10, 'in': 7, 'and': 4, 'that': 4, 'to': 4, 'a': 3, 'with': 3, 'been': 3, 'waste': 3, 'company': 2, 'flooring': 2, 'has': 2, 'on': 2, 'finished': 2, 'production': 2, 'any': 2, 'reduce': 2, 'value': 2, 'stream': 2, 'mapping': 2, 'have': 2, 'why': 2, 'provide': 2, 's': 2, 'pt': 1, 'tirta': 1, 'mahakam': 1, 'resources': 1, 'tbkt': 1, 'is': 1, 'engaged': 1, 'processing': 1, 'plywood': 1, 'their': 1, 'products': 1, 'are': 1, 'or': 1, 'wood': 1, 'which': 1, 'lot': 1, 'buildup': 1, 'floor': 1, 'semi': 1, 'goods': 1, 'capacity': 1, 'not': 1, 'accordance': 1, 'target': 1, 'so': 1, 'wants': 1, 'identify': 1, 'proposals': 1, 'may': 1, 'be': 1, 'used': 1, 'drilling': 1, 'as': 1, 'one': 1, 'tools': 1, 'lean': 1, 'manufacturing': 1, 'will': 1, 'help': 1, 'illustrate': 1, 'entire': 1, 'process': 1, 'starting': 1, 'from': 1, 'arrival': 1, 'raw': 1, 'materials': 1, 'delivery': 1, 'good': 1, 'identified': 1, 'sought': 1, 'root': 1, 'problem': 1, 'by': 1, 'using': 1, 'suggestions': 1, 'for': 1, 'improvement': 1, 'existing': 1, 'proposal': 1, 'form': 1, 'card': 1, 'making': 1, 'care': 1, 'training': 1, 'workers': 1, 'order': 1, 'sufficient': 1, 'skill': 1, 'performing': 1, 'operations': 1, 'addition': 1, 'forklift': 1, 'engine': 1, 'can': 1, 'transport': 1, 'time': 1, 'department': 1, 'lvp': 1, 'seconds': 1, 'per': 1, 'day': 1, 'an': 1, 'image': 1, 'slicer': 1, 'machine': 1, 'blades': 1, 'replacement': 1, 'procedures': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #79 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: M. FATHUL WARIS
Judul: PERANCANGAN LONG DISTANCE RANGE STUN GUN DENGAN PENDEKATAN VDI2221-AHP
Pembimbing 1: MU'ALIM ST.,MT
Pembimbing 2: SAMSUL AMAR ST.,MT
Abstrak (Raw): Mendisain sebuah produk berarti menjabarkan ide yang dimiliki untuk meyelesaikan suatu masalah. Ide, bagaimanapun merupakan otak dari pekerjaan mendesain. Setelah ide didapat, yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah metoda apa yang akan dipakai dalam mewujudkan ide tersebut hingga menghasilkan sebuah karya yang riil dan dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah. Hal inilah yang menjadi pemikiran para insinyur dari Jerman untuk membuat metoda perancangan produk yang dikenal dengan metoda VDI 2221 yaitu pendekatan sistimatik terhadap desain untuk sistem teknik dan produk teknik yang dijabarkan oleh G Pahl dan W Beitz (VDI = Verein Deutscher Ingeniure/ Persatuan Insinyur Jerman). Merupakan metode yang telah secara luas digunakan untuk pembuatan keputusan permasalahan yang kompleks. Terdapat beberapa alasan mengapa metode AHP ini menjadi sangat populer seperti, (1) tidak dibutuhkannya pengetahuan matematika tingkat lanjut (2) dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan dengan faktor kualitatif (3) tersedianya software yang sesuai (expert choice) (4) adanya campur tangan dari para ahli. Penggunaan AHP telah banyak digunakan diberbagai bidang antara lain untuk memilih alternatif terbaik, pemetaan resource, dan optimasi.
Kata kunci : G Pahl dan W Beitz VDI2221, Analytical Hierarchy Process (AHP)
Abstrak (Clean): mendisain sebuah produk berarti menjabarkan ide yang dimiliki untuk meyelesaikan suatu masalah ide bagaimanapun merupakan otak dari pekerjaan mendesain setelah ide didapat yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah metoda apa yang akan dipakai dalam mewujudkan ide tersebut hingga menghasilkan sebuah karya yang riil dan dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah hal inilah yang menjadi pemikiran para insinyur dari jerman untuk membuat metoda perancangan produk yang dikenal dengan metoda vdi yaitu pendekatan sistimatik terhadap desain untuk sistem teknik dan produk teknik yang dijabarkan oleh g pahl dan w beitz vdi verein deutscher ingeniure persatuan insinyur jerman merupakan metode yang telah secara luas digunakan untuk pembuatan keputusan permasalahan yang kompleks terdapat beberapa alasan mengapa metode ahp ini menjadi sangat populer seperti tidak dibutuhkannya pengetahuan matematika tingkat lanjut dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan dengan faktor kualitatif tersedianya software yang sesuai expert choice adanya campur tangan dari para ahli penggunaan ahp telah banyak digunakan diberbagai bidang antara lain untuk memilih alternatif terbaik pemetaan resource dan optimasi kata kunci g pahl dan w beitz vdi analytical hierarchy process ahp
Abstrak (Stopwords Removed): mendisain produk berarti menjabarkan ide dimiliki meyelesaikan masalah ide bagaimanapun otak pekerjaan mendesain ide didapat menjadi pertanyaan berikutnya metoda apa dipakai mewujudkan ide tersebut hingga menghasilkan karya riil dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah inilah menjadi pemikiran para insinyur jerman membuat metoda perancangan produk dikenal metoda vdi pendekatan sistimatik desain sistem teknik produk teknik dijabarkan g pahl w beitz vdi verein deutscher ingeniure persatuan insinyur jerman metode secara luas digunakan pembuatan keputusan permasalahan kompleks terdapat beberapa alasan mengapa metode ahp menjadi sangat populer dibutuhkannya pengetahuan matematika tingkat lanjut dapat digunakan menyelesaikan permasalahan faktor kualitatif tersedianya software sesuai expert choice adanya campur tangan para ahli penggunaan ahp banyak digunakan diberbagai bidang antara lain memilih alternatif terbaik pemetaan resource optimasi kata kunci g pahl w beitz vdi analytical hierarchy process ahp
Abstrak (Stemmed): disain produk arti jabar ide milik meyelesaikan masalah ide bagaimana otak kerja desain ide dapat jadi tanya ikut metoda apa pakai wujud ide sebut hingga hasil karya riil dapat tanggung jawab cara ilmiah ini jadi pikir para insinyur jerman buat metoda ancang produk kenal metoda vdi dekat sistimatik desain sistem teknik produk teknik jabar g pahl w beitz vdi verein deutscher ingeniure satu insinyur jerman metode cara luas guna buat putus masalah kompleks dapat beberapa alas mengapa metode ahp jadi sangat populer butuh tahu matematika tingkat lanjut dapat guna selesai masalah faktor kualitatif sedia software sesuai expert choice ada campur tangan para ahli guna ahp banyak guna bagai bidang antara lain pilih alternatif baik meta resource optimasi kata kunci g pahl w beitz vdi analytical hierarchy process ahp
Abstrak (Corrected): disdain proud art babar idea milk meyelesaikan marsala idea bagaimana oak era detain idea apart jade tanya it method papa sakai juju idea debut hinges hail karma rail apart tagging nawab cara iliac in jade piker para insinyur german but method dancing proud penal method di dead sistimatik detain sister tennis proud tennis babar g pal w blitz di verein deutscher indenture sat insinyur german metope cara lucas gun but puts marsala kopeks apart beberapa alas megara metope ah jade sang popular butch tau matematika dingbat layout apart gun seesaw marsala factor kualitatif media software sexual expert choice ada campus tanga para ali gun ah banyan gun bahai biding angara lain pilch alternative back meta resource optimism data bunch g pal w blitz di analytical hierarchy process ah
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ide': 4, 'dapat': 4, 'guna': 4, 'produk': 3, 'masalah': 3, 'jadi': 3, 'metoda': 3, 'vdi': 3, 'ahp': 3, 'jabar': 2, 'desain': 2, 'cara': 2, 'para': 2, 'insinyur': 2, 'jerman': 2, 'buat': 2, 'teknik': 2, 'g': 2, 'pahl': 2, 'w': 2, 'beitz': 2, 'metode': 2, 'disain': 1, 'arti': 1, 'milik': 1, 'meyelesaikan': 1, 'bagaimana': 1, 'otak': 1, 'kerja': 1, 'tanya': 1, 'ikut': 1, 'apa': 1, 'pakai': 1, 'wujud': 1, 'sebut': 1, 'hingga': 1, 'hasil': 1, 'karya': 1, 'riil': 1, 'tanggung': 1, 'jawab': 1, 'ilmiah': 1, 'ini': 1, 'pikir': 1, 'ancang': 1, 'kenal': 1, 'dekat': 1, 'sistimatik': 1, 'sistem': 1, 'verein': 1, 'deutscher': 1, 'ingeniure': 1, 'satu': 1, 'luas': 1, 'putus': 1, 'kompleks': 1, 'beberapa': 1, 'alas': 1, 'mengapa': 1, 'sangat': 1, 'populer': 1, 'butuh': 1, 'tahu': 1, 'matematika': 1, 'tingkat': 1, 'lanjut': 1, 'selesai': 1, 'faktor': 1, 'kualitatif': 1, 'sedia': 1, 'software': 1, 'sesuai': 1, 'expert': 1, 'choice': 1, 'ada': 1, 'campur': 1, 'tangan': 1, 'ahli': 1, 'banyak': 1, 'bagai': 1, 'bidang': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'pilih': 1, 'alternatif': 1, 'baik': 1, 'meta': 1, 'resource': 1, 'optimasi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 9, 'to': 7, 'is': 7, 'a': 6, 'method': 5, 'used': 4, 'and': 4, 'product': 3, 'idea': 3, 'be': 3, 'vdi': 3, 'ahp': 3, 'designing': 2, 'design': 2, 'work': 2, 'in': 2, 'that': 2, 'can': 2, 'engineers': 2, 'g': 2, 'pahl': 2, 'w': 2, 'beitz': 2, 'has': 2, 'been': 2, 'widely': 2, 'for': 2, 'problems': 2, 'as': 2, 'means': 1, 'outlining': 1, 'ideas': 1, 'held': 1, 'settle': 1, 'issue': 1, 'however': 1, 'brain': 1, 'having': 1, 'obtained': 1, 'next': 1, 'question': 1, 'what': 1, 'will': 1, 'realizing': 1, 'produce': 1, 'real': 1, 'justified': 1, 'scientifically': 1, 'this': 1, 'thinking': 1, 'from': 1, 'germany': 1, 'create': 1, 'known': 1, 'systematic': 1, 'approach': 1, 'systems': 1, 'engineering': 1, 'technical': 1, 'described': 1, 'by': 1, 'verein': 1, 'deutscher': 1, 'ingeniure': 1, 'association': 1, 'german': 1, 'complex': 1, 'decisionmaking': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'several': 1, 'reasons': 1, 'why': 1, 'becoming': 1, 'very': 1, 'popular': 1, 'no': 1, 'need': 1, 'knowledge': 1, 'advanced': 1, 'mathematics': 1, 'solve': 1, 'with': 1, 'qualitative': 1, 'factors': 1, 'availability': 1, 'appropriate': 1, 'software': 1, 'expert': 1, 'choice': 1, 'intervention': 1, 'experts': 1, 'use': 1, 'various': 1, 'fields': 1, 'such': 1, 'choose': 1, 'best': 1, 'alternative': 1, 'resource': 1, 'mapping': 1, 'optimization': 1, 'keywords': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1})
-------------------------------------------
--- Data #80 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: DAVID WAHYUDI
Judul: Desain Faktorial Menggunakan Faktor Lama Fermentasi Dan Konsentrasi Ragi Terhadap Kadar Etanol Dari Umbi Suweg.
Pembimbing 1: SAMSUL AMAR,S.T.,M.Se
Pembimbing 2: ERNANING WIDIASWANTI,S.Si.,MT.
Abstrak (Raw): Suweg merupakan tumbuhan yang tumbuh liar di Indonesia yang masih tergolong dalam anggota Amorphophallus seperti Bunga bangkai (Amorphophallus Titanium) dan iles-iles (Amorphophallus muelleri) yang tumbuhannya menghasilkan umbi. Pemanfaatan suweg masih perlu dikembangkan lagi agar memberikan nilai tambah, baik secara ekonomi maupun lingkungan. Salah satu pemanfaatannya adalah sebagai etanol. Iriawan (2006) memaparkan desain eksperimen adalah salah satu metode statistik yang digunakan sebagai salah satu alat untuk meningkatkan dan melakukan perbaikan kualitas. Perubahan-perubahan terhadap variabel suatu proses atau sistem diharapkan akan memberi hasil (respons) yang optimal dan cukup memuaskan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pengaruh lama fermentasi dan konsentrasi ragi menunjukkan hasil yang berbeda terhadap kadar etanol. Lama fermentasi 3 hari menunjukkan kadar etanol dengan rata-rata tertimggi sebesar 33,89%, dan kadar etanol 15% menunjukkan kadar etanol tertinggi sebesar 28,33%, sedangkan Sig interaksi antara faktor A dan B < ? = 0.05 menunjukkan terdapat pengaruh interaksi faktor A dan B terhadap hasil etanol.
Kata kunci: Kadar Etanol pada umbi Suweg, Desain Faktorial
Abstrak (Clean): suweg merupakan tumbuhan yang tumbuh liar di indonesia yang masih tergolong dalam anggota amorphophallus seperti bunga bangkai amorphophallus titanium dan ilesiles amorphophallus muelleri yang tumbuhannya menghasilkan umbi pemanfaatan suweg masih perlu dikembangkan lagi agar memberikan nilai tambah baik secara ekonomi maupun lingkungan salah satu pemanfaatannya adalah sebagai etanol iriawan memaparkan desain eksperimen adalah salah satu metode statistik yang digunakan sebagai salah satu alat untuk meningkatkan dan melakukan perbaikan kualitas perubahanperubahan terhadap variabel suatu proses atau sistem diharapkan akan memberi hasil respons yang optimal dan cukup memuaskan berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pengaruh lama fermentasi dan konsentrasi ragi menunjukkan hasil yang berbeda terhadap kadar etanol lama fermentasi hari menunjukkan kadar etanol dengan ratarata tertimggi sebesar dan kadar etanol menunjukkan kadar etanol tertinggi sebesar sedangkan sig interaksi antara faktor a dan b menunjukkan terdapat pengaruh interaksi faktor a dan b terhadap hasil etanol kata kunci kadar etanol pada umbi suweg desain faktorial
Abstrak (Stopwords Removed): suweg tumbuhan tumbuh liar indonesia masih tergolong anggota amorphophallus bunga bangkai amorphophallus titanium ilesiles amorphophallus muelleri tumbuhannya menghasilkan umbi pemanfaatan suweg masih perlu dikembangkan lagi memberikan nilai tambah baik secara ekonomi maupun lingkungan salah satu pemanfaatannya etanol iriawan memaparkan desain eksperimen salah satu metode statistik digunakan salah satu alat meningkatkan melakukan perbaikan kualitas perubahanperubahan variabel proses sistem diharapkan memberi hasil respons optimal cukup memuaskan berdasarkan penelitian dilakukan pengaruh lama fermentasi konsentrasi ragi menunjukkan hasil berbeda kadar etanol lama fermentasi hari menunjukkan kadar etanol ratarata tertimggi sebesar kadar etanol menunjukkan kadar etanol tertinggi sebesar sedangkan sig interaksi antara faktor a b menunjukkan terdapat pengaruh interaksi faktor a b hasil etanol kata kunci kadar etanol umbi suweg desain faktorial
Abstrak (Stemmed): suweg tumbuh tumbuh liar indonesia masih golong anggota amorphophallus bunga bangkai amorphophallus titanium ilesiles amorphophallus muelleri tumbuh hasil umbi manfaat suweg masih perlu kembang lagi beri nilai tambah baik cara ekonomi maupun lingkung salah satu manfaat etanol iriawan papar desain eksperimen salah satu metode statistik guna salah satu alat tingkat laku baik kualitas perubahanperubahan variabel proses sistem harap beri hasil respons optimal cukup muas dasar teliti laku pengaruh lama fermentasi konsentrasi ragi tunjuk hasil beda kadar etanol lama fermentasi hari tunjuk kadar etanol ratarata tertimggi besar kadar etanol tunjuk kadar etanol tinggi besar sedang sig interaksi antara faktor a b tunjuk dapat pengaruh interaksi faktor a b hasil etanol kata kunci kadar etanol umbi suweg desain faktorial
Abstrak (Corrected): sure tumble tumble liar indonesia mash going angora amorphophallus bung bangka amorphophallus titanium ilesiles amorphophallus mueller tumble hail dumb manat sure mash peru embank lag bert nilgai tambac back cara economic maun linking salad sat manat ethanol iriawan paper detain eksperimen salad sat metope statistic gun salad sat flat dingbat lake back kualitas perubahanperubahan variable proves sister harp bert hail response optimal cutup mugs dakar elite lake pengaruh lama ferments konsentrasi ragi tuneup hail bed kadar ethanol lama ferments hard tuneup kadar ethanol ratarata tertimggi bear kadar ethanol tuneup kadar ethanol ting bear sedan sig interaksi angara factor a b tuneup apart pengaruh interaksi factor a b hail ethanol data bunch kadar ethanol dumb sure detain factorial
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'etanol': 7, 'kadar': 5, 'hasil': 4, 'tunjuk': 4, 'suweg': 3, 'tumbuh': 3, 'amorphophallus': 3, 'salah': 3, 'satu': 3, 'masih': 2, 'umbi': 2, 'manfaat': 2, 'beri': 2, 'baik': 2, 'desain': 2, 'laku': 2, 'pengaruh': 2, 'lama': 2, 'fermentasi': 2, 'besar': 2, 'interaksi': 2, 'faktor': 2, 'a': 2, 'b': 2, 'liar': 1, 'indonesia': 1, 'golong': 1, 'anggota': 1, 'bunga': 1, 'bangkai': 1, 'titanium': 1, 'ilesiles': 1, 'muelleri': 1, 'perlu': 1, 'kembang': 1, 'lagi': 1, 'nilai': 1, 'tambah': 1, 'cara': 1, 'ekonomi': 1, 'maupun': 1, 'lingkung': 1, 'iriawan': 1, 'papar': 1, 'eksperimen': 1, 'metode': 1, 'statistik': 1, 'guna': 1, 'alat': 1, 'tingkat': 1, 'kualitas': 1, 'perubahanperubahan': 1, 'variabel': 1, 'proses': 1, 'sistem': 1, 'harap': 1, 'respons': 1, 'optimal': 1, 'cukup': 1, 'muas': 1, 'dasar': 1, 'teliti': 1, 'konsentrasi': 1, 'ragi': 1, 'beda': 1, 'hari': 1, 'ratarata': 1, 'tertimggi': 1, 'tinggi': 1, 'sedang': 1, 'sig': 1, 'antara': 1, 'dapat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'faktorial': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'is': 7, 'and': 7, 'a': 5, 'that': 5, 'of': 5, 'to': 5, 'ethanol': 5, 'as': 3, 'amorphophallus': 3, 'suweg': 2, 'in': 2, 'still': 2, 'utilization': 2, 'one': 2, 'fermentation': 2, 'showed': 2, 'content': 2, 'plant': 1, 'grows': 1, 'wild': 1, 'indonesia': 1, 'classified': 1, 'member': 1, 'like': 1, 'carrion': 1, 'flower': 1, 'titanium': 1, 'ilesiles': 1, 'muelleri': 1, 'its': 1, 'plants': 1, 'produce': 1, 'tubers': 1, 'need': 1, 'be': 1, 'developed': 1, 'further': 1, 'order': 1, 'provide': 1, 'added': 1, 'value': 1, 'both': 1, 'economically': 1, 'environmentally': 1, 'iriawan': 1, 'describes': 1, 'experimental': 1, 'design': 1, 'statistical': 1, 'methods': 1, 'are': 1, 'used': 1, 'tool': 1, 'enhance': 1, 'improve': 1, 'quality': 1, 'changes': 1, 'variables': 1, 'process': 1, 'or': 1, 'system': 1, 'supposed': 1, 'give': 1, 'result': 1, 'response': 1, 'optimal': 1, 'quite': 1, 'satisfactory': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'research': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'done': 1, 'influence': 1, 'yeast': 1, 'concentrations': 1, 'different': 1, 'results': 1, 'for': 1, 'shows': 1, 'time': 1, 'with': 1, 'tertimggi': 1, 'average': 1, 'highest': 1, 'while': 1, 'sig': 1, 'interaction': 1, 'between': 1, 'factors': 1, 'b': 1})
-------------------------------------------
--- Data #81 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Arief Putra Perdana
Judul: Pemilihan alternatif perbaikan desain Roll gilingan dengan menggunakan metode ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DI PT. BARATA INDONESIA (PERSERO)
Pembimbing 1: Samsul Amar S.T,M.T
Pembimbing 2: Teguh Prasetyo S.T,M.T
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk memberikan alternative desain dimana pada desain sebelumnya sering terjadi kecacatan atau keretakan pada proses cremping yakni pada saat penyatuan poros dan selubung roll. Untuk memecahkan masalah tersebut penelitian ini menggunakan metode AHP ( ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS). Metode ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS (AHP) merupakan metode penyelesaian problem kriteria ganda, yang menuntut pembuat keputusan mengeluarkan pendapat berkaitan dengan tingkat kepentingan relatif dari masing-masing kriteria yang ada dan kemudian menunjukkan preferensi berkaitan dengan tingkat kepentingan setiap kriteria. Terdapat tiga alternative yang akan di pilih untuk menentukan desain mana yang optimal meliputi alternatif penambahan pasak, alternatif penambahan mur/sekrup pada roll gilingan dan proses las gesek.dalam penelitian ini di hasilkan data sebagai berikut untuk alternative pasak dengan nilai sebesar 0,52 , untuk alternative Las gesek dengan nilai sebesar 0,26 , untuk alternative Mur/sekrup dengan nilai sebesar 0,22 sehingga dapat di simpulkan untuk pemilihan alternative desain nya adalah alternative pertama dengan penambahan pasak pada desain roll gilingan.
Kata Kunci : Metode. ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS (AHP)
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk memberikan alternative desain dimana pada desain sebelumnya sering terjadi kecacatan atau keretakan pada proses cremping yakni pada saat penyatuan poros dan selubung roll untuk memecahkan masalah tersebut penelitian ini menggunakan metode ahp analitycal hierarchy process metode analitycal hierarchy process ahp merupakan metode penyelesaian problem kriteria ganda yang menuntut pembuat keputusan mengeluarkan pendapat berkaitan dengan tingkat kepentingan relatif dari masingmasing kriteria yang ada dan kemudian menunjukkan preferensi berkaitan dengan tingkat kepentingan setiap kriteria terdapat tiga alternative yang akan di pilih untuk menentukan desain mana yang optimal meliputi alternatif penambahan pasak alternatif penambahan mursekrup pada roll gilingan dan proses las gesekdalam penelitian ini di hasilkan data sebagai berikut untuk alternative pasak dengan nilai sebesar untuk alternative las gesek dengan nilai sebesar untuk alternative mursekrup dengan nilai sebesar sehingga dapat di simpulkan untuk pemilihan alternative desain nya adalah alternative pertama dengan penambahan pasak pada desain roll gilingan kata kunci metode analitycal hierarchy process ahp
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan memberikan alternative desain dimana desain sebelumnya sering terjadi kecacatan keretakan proses cremping yakni penyatuan poros selubung roll memecahkan masalah tersebut penelitian menggunakan metode ahp analitycal hierarchy process metode analitycal hierarchy process ahp metode penyelesaian problem kriteria ganda menuntut pembuat keputusan mengeluarkan pendapat berkaitan tingkat kepentingan relatif masingmasing kriteria ada menunjukkan preferensi berkaitan tingkat kepentingan setiap kriteria terdapat tiga alternative pilih menentukan desain mana optimal meliputi alternatif penambahan pasak alternatif penambahan mursekrup roll gilingan proses las gesekdalam penelitian hasilkan data berikut alternative pasak nilai sebesar alternative las gesek nilai sebesar alternative mursekrup nilai sebesar dapat simpulkan pemilihan alternative desain nya alternative pertama penambahan pasak desain roll gilingan kata kunci metode analitycal hierarchy process ahp
Abstrak (Stemmed): teliti tuju beri alternative desain mana desain belum sering jadi cacat kereta proses cremping yakni satu poros selubung roll pecah masalah sebut teliti guna metode ahp analitycal hierarchy process metode analitycal hierarchy process ahp metode selesai problem kriteria ganda tuntut buat putus keluar dapat kait tingkat penting relatif masingmasing kriteria ada tunjuk preferensi kait tingkat penting tiap kriteria dapat tiga alternative pilih tentu desain mana optimal liput alternatif tambah pasak alternatif tambah mursekrup roll giling proses las gesekdalam teliti hasil data ikut alternative pasak nilai besar alternative las gesek nilai besar alternative mursekrup nilai besar dapat simpul pilih alternative desain nya alternative pertama tambah pasak desain roll giling kata kunci metode analitycal hierarchy process ahp
Abstrak (Corrected): elite juju bert alternative detain mana detain begum seeing jade carat hereto proves creeping yank sat pros selubung roll peach marsala debut elite gun metope ah analytical hierarchy process metope analytical hierarchy process ah metope seesaw problem criteria ganda turnout but puts cellar apart wait dingbat panting related masingmasing criteria ada tuneup preference wait dingbat panting tip criteria apart toga alternative pilch tent detain mana optimal lieut alternative tambac ask alternative tambac mursekrup roll giving proves was gesekdalam elite hail data it alternative ask nilgai bear alternative was geek nilgai bear alternative mursekrup nilgai bear apart simple pilch alternative detain ya alternative pertain tambac ask detain roll giving data bunch metope analytical hierarchy process ah
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'alternative': 7, 'desain': 5, 'metode': 4, 'teliti': 3, 'roll': 3, 'ahp': 3, 'analitycal': 3, 'hierarchy': 3, 'process': 3, 'kriteria': 3, 'dapat': 3, 'tambah': 3, 'pasak': 3, 'nilai': 3, 'besar': 3, 'mana': 2, 'proses': 2, 'kait': 2, 'tingkat': 2, 'penting': 2, 'pilih': 2, 'alternatif': 2, 'mursekrup': 2, 'giling': 2, 'las': 2, 'tuju': 1, 'beri': 1, 'belum': 1, 'sering': 1, 'jadi': 1, 'cacat': 1, 'kereta': 1, 'cremping': 1, 'yakni': 1, 'satu': 1, 'poros': 1, 'selubung': 1, 'pecah': 1, 'masalah': 1, 'sebut': 1, 'guna': 1, 'selesai': 1, 'problem': 1, 'ganda': 1, 'tuntut': 1, 'buat': 1, 'putus': 1, 'keluar': 1, 'relatif': 1, 'masingmasing': 1, 'ada': 1, 'tunjuk': 1, 'preferensi': 1, 'tiap': 1, 'tiga': 1, 'tentu': 1, 'optimal': 1, 'liput': 1, 'gesekdalam': 1, 'hasil': 1, 'data': 1, 'ikut': 1, 'gesek': 1, 'simpul': 1, 'nya': 1, 'pertama': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 13, 'alternative': 8, 'a': 6, 'design': 5, 'process': 4, 'for': 4, 'with': 4, 'this': 3, 'study': 3, 'to': 3, 'an': 3, 'roll': 3, 'and': 3, 'ahp': 3, 'analytical': 3, 'hierarchy': 3, 'on': 3, 'addition': 3, 'pegs': 3, 'value': 3, 'in': 2, 'which': 2, 'problem': 2, 'is': 2, 'criteria': 2, 'method': 2, 'importance': 2, 'each': 2, 'that': 2, 'be': 2, 'nut': 2, 'screw': 2, 'mill': 2, 'aims': 1, 'provide': 1, 'previous': 1, 'defects': 1, 'or': 1, 'cracks': 1, 'often': 1, 'occur': 1, 'unification': 1, 'cremping': 1, 'namely': 1, 'during': 1, 'shaft': 1, 'sheath': 1, 'solve': 1, 'using': 1, 'methods': 1, 'multiple': 1, 'solving': 1, 'requires': 1, 'decision': 1, 'maker': 1, 'issued': 1, 'advisory': 1, 'opinion': 1, 'relative': 1, 'existing': 1, 'then': 1, 'showed': 1, 'preference': 1, 'regarding': 1, 'criterion': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'three': 1, 'alternatives': 1, 'will': 1, 'selected': 1, 'determine': 1, 'where': 1, 'optimum': 1, 'includes': 1, 'welding': 1, 'processes': 1, 'gesekdalam': 1, 'produced': 1, 'following': 1, 'data': 1, 'las': 1, 'friction': 1, 'can': 1, 'concluded': 1, 'selection': 1, 'her': 1, 'first': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #82 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muhammad Amienur Rahman
Judul: Manajamen Proyek Pembangunan Gedung Laboratorium Universitas Trunojoyo Madura Dengan Pendekatan Critical Path Method
Pembimbing 1: Mu'alim ST.,MT
Pembimbing 2: Ari Basuki ST.,MT
Abstrak (Raw): Penelitian ini membahas tentang manajemen proyek pembangunan gedung Lab. UTM
dengan pendekatan CPM (Critical Path Method). Tuntutan pembangunan di segala
bidang semakin ditingkatkan, terutama di bidang pendidikan, hal ini dilakukan dalam
rangka meningkatkan kenyaman dalam menuntut ilmu bagi masyarakat. Banyak
kemajuan yang harus diraih. Tujuan dalam penelitian ini adalah Menentukan jaringan
kerja atau network proyek, Menganalisis kebutuhan waktu dan sumber daya yang
optimal, Menganalisis perkiraan scenario percepatan proyek berkaitan dengan biaya
tenaga kerja. Untuk memperoleh manajemen proyek maka menggunakan metode
CPM (Critical Path Method). Hasil penelitian ini yaitu terdapat 78 jalur kritis dan 60
waktu longgar, dilakukan pengoptimalan waktu dan percepatan waktu pada kegiatan
yang mempunyai waktu longgar serta dilakukan kerja lembur untuk pengoptimalan
waktu yaitu tanggal (17,26,28 november 2013) dan (01,10 desember 2013). Pada
jadwal sebelumnya menghabiskan biaya sebesar Rp. 16.170.000 dan hasil dari
penelitian menggunakan critical path method menghabiskan biaya total
Rp.19.557.000 dengan percepatan waktu 4 hari dengan selisih harga sebesar Rp.
3.387.000
Abstrak (Clean): penelitian ini membahas tentang manajemen proyek pembangunan gedung lab utm dengan pendekatan cpm critical path method tuntutan pembangunan di segala bidang semakin ditingkatkan terutama di bidang pendidikan hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kenyaman dalam menuntut ilmu bagi masyarakat banyak kemajuan yang harus diraih tujuan dalam penelitian ini adalah menentukan jaringan kerja atau network proyek menganalisis kebutuhan waktu dan sumber daya yang optimal menganalisis perkiraan scenario percepatan proyek berkaitan dengan biaya tenaga kerja untuk memperoleh manajemen proyek maka menggunakan metode cpm critical path method hasil penelitian ini yaitu terdapat jalur kritis dan waktu longgar dilakukan pengoptimalan waktu dan percepatan waktu pada kegiatan yang mempunyai waktu longgar serta dilakukan kerja lembur untuk pengoptimalan waktu yaitu tanggal november dan desember pada jadwal sebelumnya menghabiskan biaya sebesar rp dan hasil dari penelitian menggunakan critical path method menghabiskan biaya total rp dengan percepatan waktu hari dengan selisih harga sebesar rp
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas tentang manajemen proyek pembangunan gedung lab utm pendekatan cpm critical path method tuntutan pembangunan segala bidang semakin ditingkatkan terutama bidang pendidikan dilakukan rangka meningkatkan kenyaman menuntut ilmu bagi masyarakat banyak kemajuan harus diraih tujuan penelitian menentukan jaringan kerja network proyek menganalisis kebutuhan waktu sumber daya optimal menganalisis perkiraan scenario percepatan proyek berkaitan biaya tenaga kerja memperoleh manajemen proyek menggunakan metode cpm critical path method hasil penelitian terdapat jalur kritis waktu longgar dilakukan pengoptimalan waktu percepatan waktu kegiatan mempunyai waktu longgar dilakukan kerja lembur pengoptimalan waktu tanggal november desember jadwal sebelumnya menghabiskan biaya sebesar rp hasil penelitian menggunakan critical path method menghabiskan biaya total rp percepatan waktu hari selisih harga sebesar rp
Abstrak (Stemmed): teliti bahas tentang manajemen proyek bangun gedung lab utm dekat cpm critical path method tuntut bangun segala bidang makin tingkat utama bidang didik laku rangka tingkat kenyam tuntut ilmu bagi masyarakat banyak maju harus raih tuju teliti tentu jaring kerja network proyek analis butuh waktu sumber daya optimal analis kira scenario cepat proyek kait biaya tenaga kerja oleh manajemen proyek guna metode cpm critical path method hasil teliti dapat jalur kritis waktu longgar laku optimal waktu cepat waktu giat punya waktu longgar laku kerja lembur optimal waktu tanggal november desember jadwal belum habis biaya besar rp hasil teliti guna critical path method habis biaya total rp cepat waktu hari selisih harga besar rp
Abstrak (Corrected): elite baas tenting management prove bangui dung lab um dead com critical path method turnout bangui legal biding making dingbat mama biding did lake bangka dingbat kenya turnout i'm bag masyarakat banyan maj harms rain juju elite tent caring era network prove analysis butch want number day optimal analysis kara scenario eat prove wait bay teenage era olen management prove gun metope com critical path method hail elite apart value iritis want longer lake optimal want eat want gift puny want longer lake era lemur optimal want tanga november december radial begum habit bay bear up hail elite gun critical path method habit bay total up eat want hard selfish hard bear up
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'waktu': 7, 'teliti': 4, 'proyek': 4, 'critical': 3, 'path': 3, 'method': 3, 'laku': 3, 'kerja': 3, 'optimal': 3, 'cepat': 3, 'biaya': 3, 'rp': 3, 'manajemen': 2, 'bangun': 2, 'cpm': 2, 'tuntut': 2, 'bidang': 2, 'tingkat': 2, 'analis': 2, 'guna': 2, 'hasil': 2, 'longgar': 2, 'habis': 2, 'besar': 2, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'gedung': 1, 'lab': 1, 'utm': 1, 'dekat': 1, 'segala': 1, 'makin': 1, 'utama': 1, 'didik': 1, 'rangka': 1, 'kenyam': 1, 'ilmu': 1, 'bagi': 1, 'masyarakat': 1, 'banyak': 1, 'maju': 1, 'harus': 1, 'raih': 1, 'tuju': 1, 'tentu': 1, 'jaring': 1, 'network': 1, 'butuh': 1, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'kira': 1, 'scenario': 1, 'kait': 1, 'tenaga': 1, 'oleh': 1, 'metode': 1, 'dapat': 1, 'jalur': 1, 'kritis': 1, 'giat': 1, 'punya': 1, 'lembur': 1, 'tanggal': 1, 'november': 1, 'desember': 1, 'jadwal': 1, 'belum': 1, 'total': 1, 'hari': 1, 'selisih': 1, 'harga': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 12, 'time': 6, 'and': 6, 'in': 5, 'this': 4, 'project': 4, 'critical': 4, 'path': 4, 'method': 4, 'to': 4, 'a': 4, 'is': 3, 'research': 3, 'acceleration': 3, 'rp': 3, 'management': 2, 'using': 2, 'cpm': 2, 'be': 2, 'done': 2, 'for': 2, 'analyzing': 2, 'results': 2, 'that': 2, 'cost': 2, 'million': 2, 'with': 2, 'study': 1, 'discusses': 1, 'building': 1, 'lab': 1, 'utm': 1, 'approach': 1, 'demands': 1, 'development': 1, 'all': 1, 'areas': 1, 'improved': 1, 'especially': 1, 'field': 1, 'education': 1, 'order': 1, 'improve': 1, 'comfort': 1, 'people': 1, 'their': 1, 'studies': 1, 'lot': 1, 'progress': 1, 'achieved': 1, 'purpose': 1, 'determining': 1, 'networks': 1, 'or': 1, 'network': 1, 'needs': 1, 'resources': 1, 'optimally': 1, 'scenario': 1, 'estimates': 1, 'relating': 1, 'labor': 1, 'costs': 1, 'obtain': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'times': 1, 'optimazing': 1, 'on': 1, 'activities': 1, 'have': 1, 'spare': 1, 'overtime': 1, 'work': 1, 'performed': 1, 'optimization': 1, 'ie': 1, 'date': 1, 'november': 1, 'december': 1, 'previous': 1, 'schedule': 1, 'at': 1, 'spending': 1, 'days': 1, 'price': 1, 'difference': 1})
-------------------------------------------
--- Data #83 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: WAHYUDI SUTANTO
Judul: INDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DESAIN KAOS UNTUK PENGEMBANGAN IKM OSNGAOS CLOTHING DENGAN METODE KANSEI ENGINEERING
Pembimbing 1: RETNO INDRIARTININGTIAS, S.T., M.T
Pembimbing 2: SAMSUL AMAR, S.T., M.Sc
Abstrak (Raw): Di pulau Madura terdapat IKM yang bergerak di bidang penjualan kaos salah satunya adalah Osngaos Clothing. Mereka menjual produk mereka dengan desain baju yang berkaitan dengan daerah mereka yaitu, Madura. Kebutuhan masyarakat yang selalu berubah-ubah membuat produsen harus menyesuaikan kebutuhan emosional masyarakat, maka dari itulah digunakan metode kansei engineering untuk mengetahui kebutuhan emosional konsumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kebutuhan emosional dengan kepuasan konsumen. Kansei Word diperoleh dari hasil wawan cara terhadap 100 responden, dari 39 kata kansei di eliminasi menjadi 9 kata kansei berdasarkan jumlah pemilih dan pemilihan produsen. Pada penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda.
Hasil analisis regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh kansei word terhadap dengan kepuasan konsumen diantaranya adalah beda dari yang lainnya (X2.1), tidak pasaran (X2.2), ukurannya pas (X9.1) dan variabel tersebut bersama-sama secara simultan mempengaruhi kepuasan berdasarkan koefisien determinasi dengan 69% yang mempengaruhi dan 31% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak terdapat dalam penelitian ini.
Abstrak (Clean): di pulau madura terdapat ikm yang bergerak di bidang penjualan kaos salah satunya adalah osngaos clothing mereka menjual produk mereka dengan desain baju yang berkaitan dengan daerah mereka yaitu madura kebutuhan masyarakat yang selalu berubahubah membuat produsen harus menyesuaikan kebutuhan emosional masyarakat maka dari itulah digunakan metode kansei engineering untuk mengetahui kebutuhan emosional konsumen tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kebutuhan emosional dengan kepuasan konsumen kansei word diperoleh dari hasil wawan cara terhadap responden dari kata kansei di eliminasi menjadi kata kansei berdasarkan jumlah pemilih dan pemilihan produsen pada penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda hasil analisis regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh kansei word terhadap dengan kepuasan konsumen diantaranya adalah beda dari yang lainnya x tidak pasaran x ukurannya pas x dan variabel tersebut bersamasama secara simultan mempengaruhi kepuasan berdasarkan koefisien determinasi dengan yang mempengaruhi dan dijelaskan oleh variabel lain yang tidak terdapat dalam penelitian ini
Abstrak (Stopwords Removed): pulau madura terdapat ikm bergerak bidang penjualan kaos salah satunya osngaos clothing mereka menjual produk mereka desain baju berkaitan daerah mereka madura kebutuhan masyarakat selalu berubahubah membuat produsen harus menyesuaikan kebutuhan emosional masyarakat itulah digunakan metode kansei engineering mengetahui kebutuhan emosional konsumen tujuan penelitian mengetahui pengaruh kebutuhan emosional kepuasan konsumen kansei word diperoleh hasil wawan cara responden kata kansei eliminasi menjadi kata kansei berdasarkan jumlah pemilih pemilihan produsen penelitian menggunakan analisis regresi linier berganda hasil analisis regresi linier berganda mengetahui pengaruh kansei word kepuasan konsumen diantaranya beda lainnya x pasaran x ukurannya pas x variabel tersebut bersamasama secara simultan mempengaruhi kepuasan berdasarkan koefisien determinasi mempengaruhi dijelaskan variabel lain terdapat penelitian
Abstrak (Stemmed): pulau madura dapat ikm gerak bidang jual kaos salah satu osngaos clothing mereka jual produk mereka desain baju kait daerah mereka madura butuh masyarakat selalu berubahubah buat produsen harus sesuai butuh emosional masyarakat itu guna metode kansei engineering tahu butuh emosional konsumen tuju teliti tahu pengaruh butuh emosional puas konsumen kansei word oleh hasil wawan cara responden kata kansei eliminasi jadi kata kansei dasar jumlah pilih pilih produsen teliti guna analisis regresi linier ganda hasil analisis regresi linier ganda tahu pengaruh kansei word puas konsumen antara beda lain x pasar x ukur pas x variabel sebut bersamasama cara simultan pengaruh puas dasar koefisien determinasi pengaruh jelas variabel lain dapat teliti
Abstrak (Corrected): palau madura apart i'm gera biding dual kans salad sat osngaos clothing merely dual proud merely detain baku wait sarah merely madura butch masyarakat sell berubahubah but produce harms sexual butch emotional masyarakat it gun metope sansei engineering tau butch emotional consumed juju elite tau pengaruh butch emotional puts consumed sansei word olen hail wanna cara responded data sansei eliminate jade data sansei dakar mullah pilch pilch produce elite gun analysis regress linger ganda hail analysis regress linger ganda tau pengaruh sansei word puts consumed angara bed lain x paar x ukr pas x variable debut bersamasama cara simulate pengaruh puts dakar koefisien determines pengaruh jells variable lain apart elite
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kansei': 5, 'butuh': 4, 'pengaruh': 4, 'mereka': 3, 'emosional': 3, 'tahu': 3, 'konsumen': 3, 'teliti': 3, 'puas': 3, 'x': 3, 'madura': 2, 'dapat': 2, 'jual': 2, 'masyarakat': 2, 'produsen': 2, 'guna': 2, 'word': 2, 'hasil': 2, 'cara': 2, 'kata': 2, 'dasar': 2, 'pilih': 2, 'analisis': 2, 'regresi': 2, 'linier': 2, 'ganda': 2, 'lain': 2, 'variabel': 2, 'pulau': 1, 'ikm': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'kaos': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'osngaos': 1, 'clothing': 1, 'produk': 1, 'desain': 1, 'baju': 1, 'kait': 1, 'daerah': 1, 'selalu': 1, 'berubahubah': 1, 'buat': 1, 'harus': 1, 'sesuai': 1, 'itu': 1, 'metode': 1, 'engineering': 1, 'tuju': 1, 'oleh': 1, 'wawan': 1, 'responden': 1, 'eliminasi': 1, 'jadi': 1, 'jumlah': 1, 'antara': 1, 'beda': 1, 'pasar': 1, 'ukur': 1, 'pas': 1, 'sebut': 1, 'bersamasama': 1, 'simultan': 1, 'koefisien': 1, 'determinasi': 1, 'jelas': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'of': 12, 'to': 6, 'kansei': 5, 'test': 5, 'are': 4, 'is': 4, 'that': 4, 'needs': 4, 'and': 4, 'on': 3, 'emotional': 3, 'determine': 3, 'consumer': 3, 'satisfaction': 3, 'word': 3, 'from': 3, 'x': 3, 'madura': 2, 'in': 2, 'which': 2, 'their': 2, 'with': 2, 'community': 2, 'effect': 2, 'hypothesis': 2, 'affect': 2, 'island': 1, 'ikm': 1, 'engaged': 1, 'sale': 1, 'tshirts': 1, 'one': 1, 'osngaos': 1, 'clothing': 1, 'they': 1, 'sell': 1, 'products': 1, 'design': 1, 'clothes': 1, 'associated': 1, 'region': 1, 'namely': 1, 'always': 1, 'changing': 1, 'make': 1, 'manufacturer': 1, 'must': 1, 'adjust': 1, 'then': 1, 'engineering': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'purpose': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'was': 1, 'obtained': 1, 'interviews': 1, 'how': 1, 'respondents': 1, 'elimination': 1, 'words': 1, 'based': 1, 'number': 1, 'voters': 1, 'election': 1, 'manufacturers': 1, 'there': 1, 'several': 1, 'processes': 1, 'through': 1, 'such': 1, 'validity': 1, 'reliability': 1, 'classical': 1, 'assumption': 1, 'testing': 1, 'multiple': 1, 'regression': 1, 'linie': 1, 'results': 1, 'analysis': 1, 'using': 1, 't': 1, 'f': 1, 'part': 1, 'a': 1, 'them': 1, 'significantly': 1, 'different': 1, 'others': 1, 'not': 1, 'market': 1, 'size': 1, 'fits': 1, 'together': 1, 'these': 1, 'variables': 1, 'simultaneously': 1})
-------------------------------------------
--- Data #84 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: R.FERDI JUNIANTO
Judul: PENILAIAN KOMPONEN TEKNOLOGI TERHADAP PERUSAHAAN AIR MINUM DALAM KEMASAN (AMDK) ADENI
Pembimbing 1: RETNO INDRIARTININGTIAS, S.T., M.T
Pembimbing 2: ARI BASUKI, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Penelitian ini membahas tentang penilaian komponen teknologi terhadap perusahaan Air Minum Dalam Kemasan ADENI. Perusahaan ini memiliki banyak pesaing di daerah yang sama yaitu di daerah Kabupaten Pamekasan. Agar perusahaan mampu berdaya saing dengan perusahaan yang sejenis maka perusahaan perlu melakukan penilaian komponen teknologi (Technoware, Humanware, Infoware dan Orgaware) penilaian ini menggunakan metode Teknometrik untuk menilai komponen teknologi dan pembobotan dengan metode AHP (Analytical Hierarchy Process) serta penyusunan strategi dengan metode SWOT. Dari hasil penelitian diperoleh Nilai TCC Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan ADENI = 0,579. maka nilai TCC untuk perusahaan ini sendiri berada pada tingkat baik. Dan tingkat teknologi TCC di perusahaan ini berada pada tingkat semi moderen. Namun dalam perhitungan THIO komponen teknologi masih ada beberapa kriteria dari beberapa komponen yang masih memiliki nilai yang lemah sehingga perlu beberapa strategi untuk memperbaiki kriteria tersebut. Strategi tersebut antara lain yaitu perusahaan harus memperbaiki atau menyesuaikan suasana lingkungan produksi dengan standart yang ada, perusahaan harus selalu melakukan pembaharuan informasi dengan cara meng-up date informasi baru, perusahaan harus memiliki sistem pengukuran kinrja pekerja dan perusahaan diharap mampu melakukan inovasi.
Abstrak (Clean): penelitian ini membahas tentang penilaian komponen teknologi terhadap perusahaan air minum dalam kemasan adeni perusahaan ini memiliki banyak pesaing di daerah yang sama yaitu di daerah kabupaten pamekasan agar perusahaan mampu berdaya saing dengan perusahaan yang sejenis maka perusahaan perlu melakukan penilaian komponen teknologi technoware humanware infoware dan orgaware penilaian ini menggunakan metode teknometrik untuk menilai komponen teknologi dan pembobotan dengan metode ahp analytical hierarchy process serta penyusunan strategi dengan metode swot dari hasil penelitian diperoleh nilai tcc perusahaan air minum dalam kemasan adeni maka nilai tcc untuk perusahaan ini sendiri berada pada tingkat baik dan tingkat teknologi tcc di perusahaan ini berada pada tingkat semi moderen namun dalam perhitungan thio komponen teknologi masih ada beberapa kriteria dari beberapa komponen yang masih memiliki nilai yang lemah sehingga perlu beberapa strategi untuk memperbaiki kriteria tersebut strategi tersebut antara lain yaitu perusahaan harus memperbaiki atau menyesuaikan suasana lingkungan produksi dengan standart yang ada perusahaan harus selalu melakukan pembaharuan informasi dengan cara mengup date informasi baru perusahaan harus memiliki sistem pengukuran kinrja pekerja dan perusahaan diharap mampu melakukan inovasi
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas tentang penilaian komponen teknologi perusahaan air minum kemasan adeni perusahaan memiliki banyak pesaing daerah sama daerah kabupaten pamekasan perusahaan mampu berdaya saing perusahaan sejenis perusahaan perlu melakukan penilaian komponen teknologi technoware humanware infoware orgaware penilaian menggunakan metode teknometrik menilai komponen teknologi pembobotan metode ahp analytical hierarchy process penyusunan strategi metode swot hasil penelitian diperoleh nilai tcc perusahaan air minum kemasan adeni nilai tcc perusahaan sendiri berada tingkat baik tingkat teknologi tcc perusahaan berada tingkat semi moderen perhitungan thio komponen teknologi masih ada beberapa kriteria beberapa komponen masih memiliki nilai lemah perlu beberapa strategi memperbaiki kriteria tersebut strategi tersebut antara lain perusahaan harus memperbaiki menyesuaikan suasana lingkungan produksi standart ada perusahaan harus selalu melakukan pembaharuan informasi cara mengup date informasi baru perusahaan harus memiliki sistem pengukuran kinrja pekerja perusahaan diharap mampu melakukan inovasi
Abstrak (Stemmed): teliti bahas tentang nilai komponen teknologi usaha air minum kemas adeni usaha milik banyak saing daerah sama daerah kabupaten pamekasan usaha mampu daya saing usaha jenis usaha perlu laku nilai komponen teknologi technoware humanware infoware orgaware nilai guna metode teknometrik nilai komponen teknologi bobot metode ahp analytical hierarchy process susun strategi metode swot hasil teliti oleh nilai tcc usaha air minum kemas adeni nilai tcc usaha sendiri ada tingkat baik tingkat teknologi tcc usaha ada tingkat semi moderen hitung thio komponen teknologi masih ada beberapa kriteria beberapa komponen masih milik nilai lemah perlu beberapa strategi baik kriteria sebut strategi sebut antara lain usaha harus baik sesuai suasana lingkung produksi standart ada usaha harus selalu laku baharu informasi cara kup date informasi baru usaha harus milik sistem ukur kinrja kerja usaha harap mampu laku inovasi
Abstrak (Corrected): elite baas tenting nilgai component teknologi sara air minus bemas aden sara milk banyan saying sarah same sarah kabupaten pamekasan sara camp day saying sara penis sara peru lake nilgai component teknologi technoware humanware infare orgaware nilgai gun metope teknometrik nilgai component teknologi robot metope ah analytical hierarchy process susan strategy metope swot hail elite olen nilgai tic sara air minus bemas aden nilgai tic sara sending ada dingbat back dingbat teknologi tic sara ada dingbat semi modern hiding this component teknologi mash ada beberapa criteria beberapa component mash milk nilgai leah peru beberapa strategy back criteria debut strategy debut angara lain sara harms back sexual susana linking produksi standard ada sara harms sell lake sahara informant cara up date informant bar sara harms milk sister ukr kinda era sara harp camp lake novas
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'usaha': 12, 'nilai': 7, 'komponen': 5, 'teknologi': 5, 'ada': 4, 'milik': 3, 'laku': 3, 'metode': 3, 'strategi': 3, 'tcc': 3, 'tingkat': 3, 'baik': 3, 'beberapa': 3, 'harus': 3, 'teliti': 2, 'air': 2, 'minum': 2, 'kemas': 2, 'adeni': 2, 'saing': 2, 'daerah': 2, 'mampu': 2, 'perlu': 2, 'masih': 2, 'kriteria': 2, 'sebut': 2, 'informasi': 2, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'banyak': 1, 'sama': 1, 'kabupaten': 1, 'pamekasan': 1, 'daya': 1, 'jenis': 1, 'technoware': 1, 'humanware': 1, 'infoware': 1, 'orgaware': 1, 'guna': 1, 'teknometrik': 1, 'bobot': 1, 'ahp': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'susun': 1, 'swot': 1, 'hasil': 1, 'oleh': 1, 'sendiri': 1, 'semi': 1, 'moderen': 1, 'hitung': 1, 'thio': 1, 'lemah': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'sesuai': 1, 'suasana': 1, 'lingkung': 1, 'produksi': 1, 'standart': 1, 'selalu': 1, 'baharu': 1, 'cara': 1, 'kup': 1, 'date': 1, 'baru': 1, 'sistem': 1, 'ukur': 1, 'kinrja': 1, 'kerja': 1, 'harap': 1, 'inovasi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'to': 10, 'of': 7, 'company': 7, 'technology': 5, 'in': 5, 'and': 5, 'a': 5, 'this': 3, 'assessment': 3, 'with': 3, 'companies': 3, 'components': 3, 'value': 3, 'tcc': 3, 'level': 3, 'component': 2, 'bottled': 2, 'drinking': 2, 'water': 2, 'adeni': 2, 'area': 2, 'be': 2, 'able': 2, 'method': 2, 'strategy': 2, 'is': 2, 'at': 2, 'several': 2, 'criteria': 2, 'have': 2, 'need': 2, 'must': 2, 'information': 2, 'study': 1, 'discusses': 1, 'companys': 1, 'has': 1, 'many': 1, 'competitors': 1, 'same': 1, 'namely': 1, 'pamekasan': 1, 'firm': 1, 'competitive': 1, 'similar': 1, 'needs': 1, 'make': 1, 'an': 1, 'technoware': 1, 'humanware': 1, 'infoware': 1, 'orgaware': 1, 'technometric': 1, 'assess': 1, 'weighting': 1, 'ahp': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'develop': 1, 'swot': 1, 'results': 1, 'were': 1, 'obtained': 1, 'itself': 1, 'good': 1, 's': 1, 'modern': 1, 'semi': 1, 'however': 1, 'calculation': 1, 'thio': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'that': 1, 'still': 1, 'weak': 1, 'so': 1, 'some': 1, 'strategies': 1, 'improve': 1, 'among': 1, 'others': 1, 'fix': 1, 'or': 1, 'adjust': 1, 'atmosphere': 1, 'production': 1, 'environment': 1, 'existing': 1, 'standards': 1, 'constantly': 1, 'renew': 1, 'way': 1, 'up': 1, 'date': 1, 'new': 1, 'measurement': 1, 'system': 1, 'kinrja': 1, 'workers': 1, 'expected': 1, 'innovate': 1})
-------------------------------------------
--- Data #85 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Nasrul Hudha
Judul: Pemetaan Potensi dan Penentuan Industri Kreatif Unggulan di Kabupaten Sumenep Madura
Pembimbing 1: Fitri Agustina,ST.,MT
Pembimbing 2: Nachnul Ansori,ST.MT
Abstrak (Raw): Penelitian ini membahas tentang pemetaan potensi dan penentuan industri kreatif unggulan di kabupaten Sumenep. Hingga saat ini di kabupaten Sumenep tidak terdapat pemetaan terhadap industri kreatifnya. Menurut buku tentang Pengembangan Industri Kreatif Menuju Visi Ekonomi Kreatif 2025 terdapat 14 subsektor industri kreatif. Tujuan dari diadakannya penelitian ini adalah untuk memetakan industri kreatif yang ada di kabupaten Sumenep kedalam 14 subsektor tersebut dan menentukan industri kreatif unggulan di kabupaten Sumenep. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat tiga subsektor industri kreatif unggulan berdasarkan empat variabel KBLI yaitu subsektor Kerajinan, subsektor Desain Feysen dan subsektor Video, Film dan Fotografi. Dan industri kreatif unggulan yang diperoleh berdasarkan perhitungan efisiensi dengan metode DEA adalah pada subsektor Video, Film dan Fotografi.
Kata kunci: industri kreatif, pemetaan, industri kreatif unggulan, metode DEA.
Abstrak (Clean): penelitian ini membahas tentang pemetaan potensi dan penentuan industri kreatif unggulan di kabupaten sumenep hingga saat ini di kabupaten sumenep tidak terdapat pemetaan terhadap industri kreatifnya menurut buku tentang pengembangan industri kreatif menuju visi ekonomi kreatif terdapat subsektor industri kreatif tujuan dari diadakannya penelitian ini adalah untuk memetakan industri kreatif yang ada di kabupaten sumenep kedalam subsektor tersebut dan menentukan industri kreatif unggulan di kabupaten sumenep hasil dari penelitian ini adalah terdapat tiga subsektor industri kreatif unggulan berdasarkan empat variabel kbli yaitu subsektor kerajinan subsektor desain feysen dan subsektor video film dan fotografi dan industri kreatif unggulan yang diperoleh berdasarkan perhitungan efisiensi dengan metode dea adalah pada subsektor video film dan fotografi kata kunci industri kreatif pemetaan industri kreatif unggulan metode dea
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas tentang pemetaan potensi penentuan industri kreatif unggulan kabupaten sumenep hingga kabupaten sumenep terdapat pemetaan industri kreatifnya menurut buku tentang pengembangan industri kreatif menuju visi ekonomi kreatif terdapat subsektor industri kreatif tujuan diadakannya penelitian memetakan industri kreatif ada kabupaten sumenep kedalam subsektor tersebut menentukan industri kreatif unggulan kabupaten sumenep hasil penelitian terdapat tiga subsektor industri kreatif unggulan berdasarkan empat variabel kbli subsektor kerajinan subsektor desain feysen subsektor video film fotografi industri kreatif unggulan diperoleh berdasarkan perhitungan efisiensi metode dea subsektor video film fotografi kata kunci industri kreatif pemetaan industri kreatif unggulan metode dea
Abstrak (Stemmed): teliti bahas tentang meta potensi tentu industri kreatif unggul kabupaten sumenep hingga kabupaten sumenep dapat meta industri kreatif turut buku tentang kembang industri kreatif tuju visi ekonomi kreatif dapat subsektor industri kreatif tuju ada teliti meta industri kreatif ada kabupaten sumenep dalam subsektor sebut tentu industri kreatif unggul kabupaten sumenep hasil teliti dapat tiga subsektor industri kreatif unggul dasar empat variabel kbli subsektor rajin subsektor desain feysen subsektor video film fotografi industri kreatif unggul oleh dasar hitung efisiensi metode dea subsektor video film fotografi kata kunci industri kreatif meta industri kreatif unggul metode dea
Abstrak (Corrected): elite baas tenting meta potent tent industry keratin lungful kabupaten sumner hinges kabupaten sumner apart meta industry keratin turn baku tenting embank industry keratin juju visit economic keratin apart subsektor industry keratin juju ada elite meta industry keratin ada kabupaten sumner dream subsektor debut tent industry keratin lungful kabupaten sumner hail elite apart toga subsektor industry keratin lungful dakar expat variable kali subsektor rain subsektor detain lessen subsektor video film fotografi industry keratin lungful olen dakar hiding efisiensi metope dead subsektor video film fotografi data bunch industry keratin meta industry keratin lungful metope dead
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kreatif': 11, 'industri': 10, 'subsektor': 7, 'unggul': 5, 'meta': 4, 'kabupaten': 4, 'sumenep': 4, 'teliti': 3, 'dapat': 3, 'tentang': 2, 'tentu': 2, 'tuju': 2, 'ada': 2, 'dasar': 2, 'video': 2, 'film': 2, 'fotografi': 2, 'metode': 2, 'dea': 2, 'bahas': 1, 'potensi': 1, 'hingga': 1, 'turut': 1, 'buku': 1, 'kembang': 1, 'visi': 1, 'ekonomi': 1, 'dalam': 1, 'sebut': 1, 'hasil': 1, 'tiga': 1, 'empat': 1, 'variabel': 1, 'kbli': 1, 'rajin': 1, 'desain': 1, 'feysen': 1, 'oleh': 1, 'hitung': 1, 'efisiensi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'creative': 10, 'industries': 10, 'of': 7, 'and': 6, 'this': 3, 'in': 3, 'to': 3, 'subsectors': 3, 'is': 3, 'leading': 3, 'sub': 3, 'study': 2, 'about': 2, 'mapping': 2, 'sumenep': 2, 'there': 2, 'video': 2, 'film': 2, 'photography': 2, 'on': 2, 'method': 2, 'dea': 2, 'discusses': 1, 'potential': 1, 'determination': 1, 'featured': 1, 'at': 1, 'present': 1, 'have': 1, 'not': 1, 'been': 1, 'uncategorized': 1, 'according': 1, 'a': 1, 'book': 1, 'development': 1, 'economy': 1, 'towards': 1, 'vision': 1, 'were': 1, 'purpose': 1, 'research': 1, 'map': 1, 'into': 1, 'decide': 1, 'spreme': 1, 'kabsumenep': 1, 'results': 1, 'from': 1, 'that': 1, 'are': 1, 'three': 1, 'by': 1, 'four': 1, 'variables': 1, 'namely': 1, 'isic': 1, 'craft': 1, 'design': 1, 'feysen': 1, 'subsector': 1, 'based': 1, 'calculation': 1, 'efficiency': 1, 'obtained': 1, 'with': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #86 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Zainal Fatah
Judul: Analisis Persepsi Konsumen Pada Rumah Makan Raja Bebek Bangkalan Menggunakan Analisis Citra dan Analisis Biplot
Pembimbing 1: Dr. Rahmad Hidayat,ST.,MT
Pembimbing 2: Sabaruddin Ahmad,ST.,MT
Abstrak (Raw): Banyaknya rumah makan bebek di Bangkalan membuat rumah makan Raja Bebek Bangkalan memiliki pesaing yang cukup tinggi. Untuk itu Rumah Makan Raja Bebek mempunyai strategi dengan memunculkan atribut baru sesuai dengan keinginan konsumen, misalnya menambahkan inovasi pada menu utamanya. Dengan demikian Rumah Makan Raja Bebek mempunyai ciri khas dengan Rumah Makan lainnya. Sehingga rumah makan Raja Bebek Bangkalan dapat mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan dibandingkan dengan rumah makan bebek lainnya. Penambahan produk dilakukan dengan melihat positioning dan persepsi konsumen terhadap produk yang disajikan oleh perusahaan, sehingga perusahaan dapat mempengaruhi keputusan konsumen melalui penambahan atribut seperti kandungan gizi, harga, bentuk kemasan penyajian, kecepatan pelayanan, porsi makan, mudah diperoleh, aman dikonsumsi, rasa dan aroma. Penelitian ini dilakukan terhadap konsumen terhadap Rumah Makan Raja Bebek yang terletak di Bangkalan, menggunakan metode Analisis Citra dan Biplot, dengan tujuan mengetahui persepsi dan pengaruh kedekatan atribut terhadap penilaian konsumen. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada konsumen dan wawancara kepada pihak rumah makan. Analisis Citra dapat mengetahui persepsi dan penilaian konsumen terhadap atribut yang ada, dan dapat ditunjukkan hasil analisis citra tehadap atribut yang ada di Rumah Makan Raja Bebek Bangkalan yaitu untuk atribut kandungan gizi sebesar 3.513, harga sebesar 3.385, bentuk kemasan penyajian sebesar 3.325, kecepatan pelayanan sebesar 3.427, porsi makan sebesar 3.393, mudah diperoleh sebesar 3.487, aman dikonsumsi sebesar 3. 675, rasa sebesar 3. 829 dan untuk atribut aroma sebesar 3.932. Sehingga dapat dilihat dari atribut tersebut Rumah Makan Raja Bebek Bangkalan memiliki keunggulan dalam aroma.
Kata kunci : Positioning, Analisis Citra, Analisis Biplot
Abstrak (Clean): banyaknya rumah makan bebek di bangkalan membuat rumah makan raja bebek bangkalan memiliki pesaing yang cukup tinggi untuk itu rumah makan raja bebek mempunyai strategi dengan memunculkan atribut baru sesuai dengan keinginan konsumen misalnya menambahkan inovasi pada menu utamanya dengan demikian rumah makan raja bebek mempunyai ciri khas dengan rumah makan lainnya sehingga rumah makan raja bebek bangkalan dapat mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan dibandingkan dengan rumah makan bebek lainnya penambahan produk dilakukan dengan melihat positioning dan persepsi konsumen terhadap produk yang disajikan oleh perusahaan sehingga perusahaan dapat mempengaruhi keputusan konsumen melalui penambahan atribut seperti kandungan gizi harga bentuk kemasan penyajian kecepatan pelayanan porsi makan mudah diperoleh aman dikonsumsi rasa dan aroma penelitian ini dilakukan terhadap konsumen terhadap rumah makan raja bebek yang terletak di bangkalan menggunakan metode analisis citra dan biplot dengan tujuan mengetahui persepsi dan pengaruh kedekatan atribut terhadap penilaian konsumen teknik pengambilan data menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada konsumen dan wawancara kepada pihak rumah makan analisis citra dapat mengetahui persepsi dan penilaian konsumen terhadap atribut yang ada dan dapat ditunjukkan hasil analisis citra tehadap atribut yang ada di rumah makan raja bebek bangkalan yaitu untuk atribut kandungan gizi sebesar harga sebesar bentuk kemasan penyajian sebesar kecepatan pelayanan sebesar porsi makan sebesar mudah diperoleh sebesar aman dikonsumsi sebesar rasa sebesar dan untuk atribut aroma sebesar sehingga dapat dilihat dari atribut tersebut rumah makan raja bebek bangkalan memiliki keunggulan dalam aroma kata kunci positioning analisis citra analisis biplot
Abstrak (Stopwords Removed): banyaknya rumah makan bebek bangkalan membuat rumah makan raja bebek bangkalan memiliki pesaing cukup tinggi rumah makan raja bebek mempunyai strategi memunculkan atribut baru sesuai keinginan konsumen misalnya menambahkan inovasi menu utamanya demikian rumah makan raja bebek mempunyai ciri khas rumah makan lainnya rumah makan raja bebek bangkalan dapat mengetahui apa kelebihan kekurangan dibandingkan rumah makan bebek lainnya penambahan produk dilakukan melihat positioning persepsi konsumen produk disajikan perusahaan perusahaan dapat mempengaruhi keputusan konsumen penambahan atribut kandungan gizi harga bentuk kemasan penyajian kecepatan pelayanan porsi makan mudah diperoleh aman dikonsumsi rasa aroma penelitian dilakukan konsumen rumah makan raja bebek terletak bangkalan menggunakan metode analisis citra biplot tujuan mengetahui persepsi pengaruh kedekatan atribut penilaian konsumen teknik pengambilan data menggunakan kuesioner disebarkan kepada konsumen wawancara kepada pihak rumah makan analisis citra dapat mengetahui persepsi penilaian konsumen atribut ada dapat ditunjukkan hasil analisis citra tehadap atribut ada rumah makan raja bebek bangkalan atribut kandungan gizi sebesar harga sebesar bentuk kemasan penyajian sebesar kecepatan pelayanan sebesar porsi makan sebesar mudah diperoleh sebesar aman dikonsumsi sebesar rasa sebesar atribut aroma sebesar dapat dilihat atribut tersebut rumah makan raja bebek bangkalan memiliki keunggulan aroma kata kunci positioning analisis citra analisis biplot
Abstrak (Stemmed): banyak rumah makan bebek bangkal buat rumah makan raja bebek bangkal milik saing cukup tinggi rumah makan raja bebek punya strategi muncul atribut baru sesuai ingin konsumen misal tambah inovasi menu utama demikian rumah makan raja bebek punya ciri khas rumah makan lain rumah makan raja bebek bangkal dapat tahu apa lebih kurang banding rumah makan bebek lain tambah produk laku lihat positioning persepsi konsumen produk saji usaha usaha dapat pengaruh putus konsumen tambah atribut kandung gizi harga bentuk kemas saji cepat layan porsi makan mudah oleh aman konsumsi rasa aroma teliti laku konsumen rumah makan raja bebek letak bangkal guna metode analisis citra biplot tuju tahu persepsi pengaruh dekat atribut nilai konsumen teknik ambil data guna kuesioner sebar kepada konsumen wawancara kepada pihak rumah makan analisis citra dapat tahu persepsi nilai konsumen atribut ada dapat tunjuk hasil analisis citra tehadap atribut ada rumah makan raja bebek bangkal atribut kandung gizi besar harga besar bentuk kemas saji besar cepat layan besar porsi makan besar mudah oleh besar aman konsumsi besar rasa besar atribut aroma besar dapat lihat atribut sebut rumah makan raja bebek bangkal milik unggul aroma kata kunci positioning analisis citra analisis biplot
Abstrak (Corrected): banyan rumal mayan bebel bangka but rumal mayan raja bebel bangka milk saying cutup ting rumal mayan raja bebel puny strategy munch tribute bar sexual begin consumed missal tambac novas menu mama domitian rumal mayan raja bebel puny cirri has rumal mayan lain rumal mayan raja bebel bangka apart tau papa leash during banding rumal mayan bebel lain tambac proud lake that positioning perseus consumed proud sari sara sara apart pengaruh puts consumed tambac tribute bandung giza hard bent bemas sari eat layman parsi mayan judah olen man konsumsi rash aroma elite lake consumed rumal mayan raja bebel leak bangka gun metope analysis citral pilot juju tau perseus pengaruh dead tribute nilgai consumed tennis ambit data gun questioner sear keypad consumed wawancara keypad pick rumal mayan analysis citral apart tau perseus nilgai consumed tribute ada apart tuneup hail analysis citral tehadap tribute ada rumal mayan raja bebel bangka tribute bandung giza bear hard bear bent bemas sari bear eat layman bear parsi mayan bear judah olen bear man konsumsi bear rash bear tribute aroma bear apart that tribute debut rumal mayan raja bebel bangka milk lungful aroma data bunch positioning analysis citral analysis pilot
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'makan': 13, 'rumah': 11, 'bebek': 9, 'besar': 9, 'atribut': 8, 'raja': 7, 'konsumen': 7, 'bangkal': 6, 'dapat': 5, 'analisis': 5, 'citra': 4, 'tambah': 3, 'tahu': 3, 'persepsi': 3, 'saji': 3, 'aroma': 3, 'milik': 2, 'punya': 2, 'lain': 2, 'produk': 2, 'laku': 2, 'lihat': 2, 'positioning': 2, 'usaha': 2, 'pengaruh': 2, 'kandung': 2, 'gizi': 2, 'harga': 2, 'bentuk': 2, 'kemas': 2, 'cepat': 2, 'layan': 2, 'porsi': 2, 'mudah': 2, 'oleh': 2, 'aman': 2, 'konsumsi': 2, 'rasa': 2, 'guna': 2, 'biplot': 2, 'nilai': 2, 'kepada': 2, 'ada': 2, 'banyak': 1, 'buat': 1, 'saing': 1, 'cukup': 1, 'tinggi': 1, 'strategi': 1, 'muncul': 1, 'baru': 1, 'sesuai': 1, 'ingin': 1, 'misal': 1, 'inovasi': 1, 'menu': 1, 'utama': 1, 'demikian': 1, 'ciri': 1, 'khas': 1, 'apa': 1, 'lebih': 1, 'kurang': 1, 'banding': 1, 'putus': 1, 'teliti': 1, 'letak': 1, 'metode': 1, 'tuju': 1, 'dekat': 1, 'teknik': 1, 'ambil': 1, 'data': 1, 'kuesioner': 1, 'sebar': 1, 'wawancara': 1, 'pihak': 1, 'tunjuk': 1, 'hasil': 1, 'tehadap': 1, 'sebut': 1, 'unggul': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 14, 'and': 9, 'to': 8, 'raja': 7, 'bebek': 7, 'attributes': 7, 'bangkal': 6, 'eating': 6, 'consumers': 5, 'can': 5, 'analysis': 5, 'in': 4, 'has': 4, 'a': 4, 'for': 4, 'image': 4, 'with': 3, 'so': 3, 'is': 3, 'restaurant': 2, 'that': 2, 'such': 2, 'as': 2, 'other': 2, 'addition': 2, 'by': 2, 'at': 2, 'product': 2, 'positioning': 2, 'consumer': 2, 'company': 2, 'content': 2, 'packaging': 2, 'presentation': 2, 'speed': 2, 'service': 2, 'portions': 2, 'easily': 2, 'safe': 2, 'aroma': 2, 'using': 2, 'biplot': 2, 'perception': 2, 'assessment': 2, 'existing': 2, 'it': 2, 'be': 2, 'number': 1, 'home': 1, 'feeding': 1, 'ducks': 1, 'make': 1, 'high': 1, 'enough': 1, 'competitors': 1, 'strategy': 1, 'bring': 1, 'new': 1, 'accordance': 1, 'wishes': 1, 'adding': 1, 'innovation': 1, 'main': 1, 'menu': 1, 'thus': 1, 'characteristic': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'what': 1, 'are': 1, 'advantages': 1, 'disadvantages': 1, 'comparison': 1, 'duck': 1, 'meal': 1, 'done': 1, 'looking': 1, 'perceptions': 1, 'presented': 1, 'influence': 1, 'decisions': 1, 'through': 1, 'nutrient': 1, 'pricing': 1, 'form': 1, 'food': 1, 'available': 1, 'eat': 1, 'taste': 1, 'research': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'on': 1, 'located': 1, 'methods': 1, 'aim': 1, 'knowing': 1, 'proximity': 1, 'effect': 1, 'data': 1, 'retrieval': 1, 'technique': 1, 'questionnaire': 1, 'distributed': 1, 'interviews': 1, 'determine': 1, 'shown': 1, 'results': 1, 'tehadap': 1, 'attribute': 1, 'nutritional': 1, 'priced': 1, 'forms': 1, 'obtained': 1, 'consumption': 1, 'flavor': 1, 'seen': 1, 'from': 1, 'these': 1, 'advantage': 1, 'scent': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #87 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Isha Paramita Sari
Judul: Pemetaan Beban Sistem Kredit Semester (SKS) dan Indeks Prestasi Sementara (IPS) Mahasiswa Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Trunojoyo Madura
Pembimbing 1: Retno Indriartiningtias S.T.S.E.M.T
Pembimbing 2: Ari Basuki S.T.M.T
Abstrak (Raw): Fakultas Teknik Universitas Trunojoyo Madura mengalami naik turun Indeks Prestasi Sementara sejak 2010-2012 fakta ini sangat mempengaruhi terhadap sks yang akan diambil mahasiswa disemester berikutnya. Oleh karena itu perlu melakukan pemetaan beban SKS dan IPS mahasiswa TI. Pada penelitian ini pemetaan dilakukan dengan analisis K-Mean Cluster dengan sample mahasiswa angkatan 2009-2010 untuk SKS dan IPS semester 2 sampai semester 5.
Hasil penelitian didapatkan pada cluster 1 IPS terletak antrara 1,61 sampai 3,34, sks antara 2 sampai 11, cluster 2 IPS terletak antara 2,33 samapai 3,96, sks antara 21 sampai 24 sks, cluster 3 IPS terletak antara 2,67 sampai 3,75, sks antara 14 sks sampai 21, cluster 4 IPS terletak antara 1,41 sampai 2,74, sks antara 14 sampai 23, cluster 5 IPS terletak antara 0,20 sampai 2,14, sks antara 11 sampai 24.
Kata kunci :
Indeks Prestasi Sementara, K-Mean Cluster, Sistem Kredit Semester
Abstrak (Clean): fakultas teknik universitas trunojoyo madura mengalami naik turun indeks prestasi sementara sejak fakta ini sangat mempengaruhi terhadap sks yang akan diambil mahasiswa disemester berikutnya oleh karena itu perlu melakukan pemetaan beban sks dan ips mahasiswa ti pada penelitian ini pemetaan dilakukan dengan analisis kmean cluster dengan sample mahasiswa angkatan untuk sks dan ips semester sampai semester hasil penelitian didapatkan pada cluster ips terletak antrara sampai sks antara sampai cluster ips terletak antara samapai sks antara sampai sks cluster ips terletak antara sampai sks antara sks sampai cluster ips terletak antara sampai sks antara sampai cluster ips terletak antara sampai sks antara sampai kata kunci indeks prestasi sementara kmean cluster sistem kredit semester
Abstrak (Stopwords Removed): fakultas teknik universitas trunojoyo madura mengalami naik turun indeks prestasi sementara fakta sangat mempengaruhi sks diambil mahasiswa disemester berikutnya perlu melakukan pemetaan beban sks ips mahasiswa ti penelitian pemetaan dilakukan analisis kmean cluster sample mahasiswa angkatan sks ips semester semester hasil penelitian didapatkan cluster ips terletak antrara sks antara cluster ips terletak antara samapai sks antara sks cluster ips terletak antara sks antara sks cluster ips terletak antara sks antara cluster ips terletak antara sks antara kata kunci indeks prestasi sementara kmean cluster sistem kredit semester
Abstrak (Stemmed): fakultas teknik universitas trunojoyo madura alami naik turun indeks prestasi sementara fakta sangat pengaruh sks ambil mahasiswa semester ikut perlu laku meta beban sks ips mahasiswa ti teliti meta laku analisis kmean cluster sample mahasiswa angkat sks ips semester semester hasil teliti dapat cluster ips letak antrara sks antara cluster ips letak antara samapai sks antara sks cluster ips letak antara sks antara sks cluster ips letak antara sks antara cluster ips letak antara sks antara kata kunci indeks prestasi sementara kmean cluster sistem kredit semester
Abstrak (Corrected): faults tennis university trunojoyo madura salami nail turn ideas prestos sedentary fact sang pengaruh sky ambit mahasiswa semester it peru lake meta began sky is mahasiswa ti elite meta lake analysis mean cluster sample mahasiswa angst sky is semester semester hail elite apart cluster is leak angara sky angara cluster is leak angara samurai sky angara sky cluster is leak angara sky angara sky cluster is leak angara sky angara cluster is leak angara sky angara data bunch ideas prestos sedentary mean cluster sister credit semester
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sks': 10, 'antara': 9, 'ips': 7, 'cluster': 7, 'letak': 5, 'semester': 4, 'mahasiswa': 3, 'indeks': 2, 'prestasi': 2, 'sementara': 2, 'laku': 2, 'meta': 2, 'teliti': 2, 'kmean': 2, 'fakultas': 1, 'teknik': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'alami': 1, 'naik': 1, 'turun': 1, 'fakta': 1, 'sangat': 1, 'pengaruh': 1, 'ambil': 1, 'ikut': 1, 'perlu': 1, 'beban': 1, 'ti': 1, 'analisis': 1, 'sample': 1, 'angkat': 1, 'hasil': 1, 'dapat': 1, 'antrara': 1, 'samapai': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'sistem': 1, 'kredit': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'to': 11, 'credits': 10, 'between': 9, 'cluster': 7, 'the': 6, 'ips': 6, 'of': 4, 'is': 4, 'and': 3, 'semester': 3, 'lies': 3, 'gpa': 2, 'while': 2, 'this': 2, 'it': 2, 'students': 2, 'in': 2, 'with': 2, 'kmean': 2, 'faculty': 1, 'engineering': 1, 'university': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'experienced': 1, 'ups': 1, 'downs': 1, 'since': 1, 'fact': 1, 'greatly': 1, 'affects': 1, 'that': 1, 'student': 1, 'will': 1, 'take': 1, 'next': 1, 'therefore': 1, 'necessary': 1, 'map': 1, 'load': 1, 'study': 1, 'mapping': 1, 'done': 1, 'analysis': 1, 'a': 1, 'sample': 1, 'for': 1, 'semesters': 1, 'social': 1, 'studies': 1, 'results': 1, 'showed': 1, 'antrara': 1, 'samapai': 1, 'located': 1, 'two': 1, 'keywords': 1, 'credit': 1, 'system': 1})
-------------------------------------------
--- Data #88 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: FARIS AL GHONI
Judul: PENGEMBANGAN TORQUE MULTIPLIER MOTOR-GENERATOR SEBAGAI SUMBER LISTRIK DARURAT PENGGANTI GENSET DENGAN PENDEKATAN ANALISIS MULTIKRITERIA AHP - PROMETHEE II
Pembimbing 1: SUGENG PURWOKO,S.T.,M.T
Pembimbing 2: MU`ALIM,S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Peningkatan kebutuhan energi listrik yang sangat besar di Indonesia mendorong peningkatan sumber energi listrik yang masih mengandalkan pembangkit termal seperti minyak, gas dan batu bara yang harganya mahal sehingga biaya pembangkitan menjadi sangat tidak efisien. Akibat dari kondisi tersebut ditambah lagi dengan keterbatasan jangkauan distribusi, hampir 43,2 persen rumah tangga belum menikmati listrik. Selain itu, adanya kebijakan pemadaman bergilir mendorong pemakaian sumber energi listrik cadangan untuk keadaan darurat berupa generator set (genset) yang berbahan bakar bensin atau solar. Dari sisi biaya investasi untuk kapasitas daya yang sama genset lebih murah daripada sumber energi listrik alternatif lain. Dari segi portabilitasnya genset lebih mudah dibawa kemana-mana sesuai kebutuhan. Namun genset sangat tergantung pada ketersediaan bahan bakar minyak yang cadangannya semakin menipis dan penggunaannya dapat menimbulkan polusi dan memperparah isu global warming.Oleh karna itu, pada penelitian ini dilakukan analisis kelayakan pengembangan prototipe motor-generator dengan torque multiplier system listrik dengan teknologi flywheel (Chas Cambell System) dan transmisi motor ke generator menggunakan sistem torque multiplier sebagai alternatif sumber energi listrik cadangan. Berdasarkan penelitian ini, hasil pembobotan multikriteria AHP –Promethee II prototipe motor generator jauh lebik baik dari segi biaya operasional dan dampak terhadap lingkungan dibandingkan dengan genset sehingga prototipe motor generator layak untuk dikembangkan.
Kata kunci : Global Warming, Listrik, Promethee II, Motor Generator.
Abstrak (Clean): peningkatan kebutuhan energi listrik yang sangat besar di indonesia mendorong peningkatan sumber energi listrik yang masih mengandalkan pembangkit termal seperti minyak gas dan batu bara yang harganya mahal sehingga biaya pembangkitan menjadi sangat tidak efisien akibat dari kondisi tersebut ditambah lagi dengan keterbatasan jangkauan distribusi hampir persen rumah tangga belum menikmati listrik selain itu adanya kebijakan pemadaman bergilir mendorong pemakaian sumber energi listrik cadangan untuk keadaan darurat berupa generator set genset yang berbahan bakar bensin atau solar dari sisi biaya investasi untuk kapasitas daya yang sama genset lebih murah daripada sumber energi listrik alternatif lain dari segi portabilitasnya genset lebih mudah dibawa kemanamana sesuai kebutuhan namun genset sangat tergantung pada ketersediaan bahan bakar minyak yang cadangannya semakin menipis dan penggunaannya dapat menimbulkan polusi dan memperparah isu global warmingoleh karna itu pada penelitian ini dilakukan analisis kelayakan pengembangan prototipe motorgenerator dengan torque multiplier system listrik dengan teknologi flywheel chas cambell system dan transmisi motor ke generator menggunakan sistem torque multiplier sebagai alternatif sumber energi listrik cadangan berdasarkan penelitian ini hasil pembobotan multikriteria ahp –promethee ii prototipe motor generator jauh lebik baik dari segi biaya operasional dan dampak terhadap lingkungan dibandingkan dengan genset sehingga prototipe motor generator layak untuk dikembangkan kata kunci global warming listrik promethee ii motor generator
Abstrak (Stopwords Removed): peningkatan kebutuhan energi listrik sangat besar indonesia mendorong peningkatan sumber energi listrik masih mengandalkan pembangkit termal minyak gas batu bara harganya mahal biaya pembangkitan menjadi sangat efisien akibat kondisi tersebut ditambah lagi keterbatasan jangkauan distribusi hampir persen rumah tangga belum menikmati listrik selain adanya kebijakan pemadaman bergilir mendorong pemakaian sumber energi listrik cadangan keadaan darurat berupa generator set genset berbahan bakar bensin solar sisi biaya investasi kapasitas daya sama genset lebih murah daripada sumber energi listrik alternatif lain segi portabilitasnya genset lebih mudah dibawa kemanamana sesuai kebutuhan genset sangat tergantung ketersediaan bahan bakar minyak cadangannya semakin menipis penggunaannya dapat menimbulkan polusi memperparah isu global warmingoleh karna penelitian dilakukan analisis kelayakan pengembangan prototipe motorgenerator torque multiplier system listrik teknologi flywheel chas cambell system transmisi motor generator menggunakan sistem torque multiplier alternatif sumber energi listrik cadangan berdasarkan penelitian hasil pembobotan multikriteria ahp –promethee ii prototipe motor generator jauh lebik baik segi biaya operasional dampak lingkungan dibandingkan genset prototipe motor generator layak dikembangkan kata kunci global warming listrik promethee ii motor generator
Abstrak (Stemmed): tingkat butuh energi listrik sangat besar indonesia dorong tingkat sumber energi listrik masih andal bangkit termal minyak gas batu bara harga mahal biaya bangkit jadi sangat efisien akibat kondisi sebut tambah lagi batas jangkau distribusi hampir persen rumah tangga belum nikmat listrik selain ada bijak madam gilir dorong pakai sumber energi listrik cadang ada darurat upa generator set genset bahan bakar bensin solar sisi biaya investasi kapasitas daya sama genset lebih murah daripada sumber energi listrik alternatif lain segi portabilitasnya genset lebih mudah bawa kemanamana sesuai butuh genset sangat gantung sedia bahan bakar minyak cadang makin tip guna dapat timbul polusi parah isu global warmingoleh karna teliti laku analisis layak kembang prototipe motorgenerator torque multiplier system listrik teknologi flywheel chas cambell system transmisi motor generator guna sistem torque multiplier alternatif sumber energi listrik cadang dasar teliti hasil bobot multikriteria ahp promethee ii prototipe motor generator jauh lebik baik segi biaya operasional dampak lingkung banding genset prototipe motor generator layak kembang kata kunci global warming listrik promethee ii motor generator
Abstrak (Corrected): dingbat butch energy listeria sang bear indonesia doing dingbat number energy listeria mash anal bandit thermal minyan gas batu bar hard metal bay bandit jade sang elision akbar kondisi debut tambac lag bats bangka distribute hamper person rumal tanga begum nikita listeria slain ada biak madam girl doing sakai number energy listeria padang ada ararat up generator set genet bahai baker benson solar sis bay invests kapasitas day same genet leash mural daripada number energy listeria alternative lain semi portabilitasnya genet leash judah baba kemanamana sexual butch genet sang antung media bahai baker minyan padang making tip gun apart timbal plus sarah is global warmingoleh karma elite lake analysis kayak embank prototype motorgenerator torque multiplier system listeria teknologi flywheel has campbell system transmit motor generator gun sister torque multiplier alternative number energy listeria padang dakar elite hail robot multikriteria ah prometheus i prototype motor generator each leak back semi bay operational damp linking banding genet prototype motor generator kayak embank data bunch global warming listeria prometheus i motor generator
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'listrik': 8, 'energi': 5, 'generator': 5, 'genset': 5, 'sumber': 4, 'motor': 4, 'sangat': 3, 'biaya': 3, 'cadang': 3, 'prototipe': 3, 'tingkat': 2, 'butuh': 2, 'dorong': 2, 'bangkit': 2, 'minyak': 2, 'ada': 2, 'bahan': 2, 'bakar': 2, 'lebih': 2, 'alternatif': 2, 'segi': 2, 'guna': 2, 'global': 2, 'teliti': 2, 'layak': 2, 'kembang': 2, 'torque': 2, 'multiplier': 2, 'system': 2, 'promethee': 2, 'ii': 2, 'besar': 1, 'indonesia': 1, 'masih': 1, 'andal': 1, 'termal': 1, 'gas': 1, 'batu': 1, 'bara': 1, 'harga': 1, 'mahal': 1, 'jadi': 1, 'efisien': 1, 'akibat': 1, 'kondisi': 1, 'sebut': 1, 'tambah': 1, 'lagi': 1, 'batas': 1, 'jangkau': 1, 'distribusi': 1, 'hampir': 1, 'persen': 1, 'rumah': 1, 'tangga': 1, 'belum': 1, 'nikmat': 1, 'selain': 1, 'bijak': 1, 'madam': 1, 'gilir': 1, 'pakai': 1, 'darurat': 1, 'upa': 1, 'set': 1, 'bensin': 1, 'solar': 1, 'sisi': 1, 'investasi': 1, 'kapasitas': 1, 'daya': 1, 'sama': 1, 'murah': 1, 'daripada': 1, 'lain': 1, 'portabilitasnya': 1, 'mudah': 1, 'bawa': 1, 'kemanamana': 1, 'sesuai': 1, 'gantung': 1, 'sedia': 1, 'makin': 1, 'tip': 1, 'dapat': 1, 'timbul': 1, 'polusi': 1, 'parah': 1, 'isu': 1, 'warmingoleh': 1, 'karna': 1, 'laku': 1, 'analisis': 1, 'motorgenerator': 1, 'teknologi': 1, 'flywheel': 1, 'chas': 1, 'cambell': 1, 'transmisi': 1, 'sistem': 1, 'dasar': 1, 'hasil': 1, 'bobot': 1, 'multikriteria': 1, 'ahp': 1, 'jauh': 1, 'lebik': 1, 'baik': 1, 'operasional': 1, 'dampak': 1, 'lingkung': 1, 'banding': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'warming': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 15, 'the': 14, 'generator': 9, 'energy': 5, 'in': 5, 'as': 5, 'and': 5, 'to': 5, 'motor': 5, 'on': 4, 'with': 4, 'electrical': 3, 'that': 3, 'costs': 3, 'terms': 3, 'is': 3, 'prototype': 3, 'system': 3, 'electric': 2, 'source': 2, 'such': 2, 'oil': 2, 'it': 2, 'a': 2, 'electricity': 2, 'use': 2, 'for': 2, 'power': 2, 'alternative': 2, 'global': 2, 'warming': 2, 'this': 2, 'an': 2, 'torque': 2, 'multiplier': 2, 'promethee': 2, 'ii': 2, 'improved': 1, 'needs': 1, 'indonesia': 1, 'enormous': 1, 'boost': 1, 'still': 1, 'rely': 1, 'thermal': 1, 'plants': 1, 'gas': 1, 'coal': 1, 'generation': 1, 'are': 1, 'expensive': 1, 'so': 1, 'becomes': 1, 'very': 1, 'inefficient': 1, 'result': 1, 'these': 1, 'conditions': 1, 'coupled': 1, 'limited': 1, 'range': 1, 'distribution': 1, 'nearly': 1, 'percent': 1, 'households': 1, 'do': 1, 'not': 1, 'have': 1, 'access': 1, 'moreover': 1, 'policy': 1, 'encouraging': 1, 'rolling': 1, 'blackouts': 1, 'reserve': 1, 'emergencies': 1, 'sets': 1, 'gensets': 1, 'gasoline': 1, 'or': 1, 'diesel': 1, 'investment': 1, 'same': 1, 'capacity': 1, 'cheaper': 1, 'than': 1, 'other': 1, 'sources': 1, 'portability': 1, 'generators': 1, 'easier': 1, 'carry': 1, 'anywhere': 1, 'needed': 1, 'but': 1, 'highly': 1, 'dependent': 1, 'availability': 1, 'fuel': 1, 'reserves': 1, 'dwindling': 1, 'its': 1, 'can': 1, 'lead': 1, 'pollution': 1, 'exacerbate': 1, 'issues': 1, 'by': 1, 'because': 1, 'research': 1, 'development': 1, 'feasibility': 1, 'analysis': 1, 'flywheel': 1, 'technology': 1, 'chas': 1, 'cambell': 1, 'transmission': 1, 'using': 1, 'backup': 1, 'based': 1, 'study': 1, 'results': 1, 'ahp': 1, 'multicriteria': 1, 'weighted': 1, 'best': 1, 'far': 1, 'both': 1, 'operating': 1, 'impact': 1, 'environment': 1, 'compared': 1, 'deserves': 1, 'be': 1, 'developed': 1, 'keyword': 1})
-------------------------------------------
--- Data #89 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: KHAMDANI ZUDI KHOIRO
Judul: ANALISIS PEMILIHAN ALTERNATIF PENINGKATAN KINERJA OVEN
TENAGA SURYA DAN HEATER DENGAN PENDEKATAN MULTIKRITERIA
(Studi Kasus:IKM Ambudi Makmur II Bangkalan)
Pembimbing 1: RETNO INDRIATININGTIAS , ST., MT.
Pembimbing 2: TEGUH PRASETYO , ST., MT.
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Penelitian ini membahas mengenai cara menentukan kriteria dan alternatif yang
digunakan untuk meningkat kinerja dari oven tenaga suryadan heater yang ada di IKM
Ambudi Makmur II bangkalan. Dengan menggunakan metode AHP sebagai dasar
menentukan tingkat kriteria kemudian dilanjutkan dengan menggunakan metode
PROMETHEE sebagai dasar untuk menentukan alaternatif terbaik yang nantinya akandi
aplikasikan untuk meningkatkan kinerja dari oven tenaga surya dan heater.Dari pemilhan
alternative terbaik inilah didapatkan oven tenaga surya dan heater 300 watt adalah
alternatifterbaik yang didapatkan.
Kata kunci : heater, tenaga surya, promethee, ahp, analisis kinerja, MCDM
Abstrak (Clean): abstrak penelitian ini membahas mengenai cara menentukan kriteria dan alternatif yang digunakan untuk meningkat kinerja dari oven tenaga suryadan heater yang ada di ikm ambudi makmur ii bangkalan dengan menggunakan metode ahp sebagai dasar menentukan tingkat kriteria kemudian dilanjutkan dengan menggunakan metode promethee sebagai dasar untuk menentukan alaternatif terbaik yang nantinya akandi aplikasikan untuk meningkatkan kinerja dari oven tenaga surya dan heaterdari pemilhan alternative terbaik inilah didapatkan oven tenaga surya dan heater watt adalah alternatifterbaik yang didapatkan kata kunci heater tenaga surya promethee ahp analisis kinerja mcdm
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak penelitian membahas mengenai cara menentukan kriteria alternatif digunakan meningkat kinerja oven tenaga suryadan heater ada ikm ambudi makmur ii bangkalan menggunakan metode ahp dasar menentukan tingkat kriteria dilanjutkan menggunakan metode promethee dasar menentukan alaternatif terbaik nantinya akandi aplikasikan meningkatkan kinerja oven tenaga surya heaterdari pemilhan alternative terbaik inilah didapatkan oven tenaga surya heater watt alternatifterbaik didapatkan kata kunci heater tenaga surya promethee ahp analisis kinerja mcdm
Abstrak (Stemmed): abstrak teliti bahas kena cara tentu kriteria alternatif guna tingkat kerja oven tenaga suryadan heater ada ikm ambudi makmur ii bangkal guna metode ahp dasar tentu tingkat kriteria lanjut guna metode promethee dasar tentu alaternatif baik nanti akandi aplikasi tingkat kerja oven tenaga surya heaterdari pemilhan alternative baik ini dapat oven tenaga surya heater watt alternatifterbaik dapat kata kunci heater tenaga surya promethee ahp analisis kerja mcdm
Abstrak (Corrected): abstract elite baas ken cara tent criteria alternative gun dingbat era oven teenage suryadan heater ada i'm ambush makeup i bangka gun metope ah dakar tent dingbat criteria layout gun metope prometheus dakar tent alaternatif back anti amanda aplikasi dingbat era oven teenage surya heaterdari pemican alternative back in apart oven teenage surya heater watt alternatifterbaik apart data bunch heater teenage surya prometheus ah analysis era made
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tenaga': 4, 'tentu': 3, 'guna': 3, 'tingkat': 3, 'kerja': 3, 'oven': 3, 'heater': 3, 'surya': 3, 'kriteria': 2, 'metode': 2, 'ahp': 2, 'dasar': 2, 'promethee': 2, 'baik': 2, 'dapat': 2, 'abstrak': 1, 'teliti': 1, 'bahas': 1, 'kena': 1, 'cara': 1, 'alternatif': 1, 'suryadan': 1, 'ada': 1, 'ikm': 1, 'ambudi': 1, 'makmur': 1, 'ii': 1, 'bangkal': 1, 'lanjut': 1, 'alaternatif': 1, 'nanti': 1, 'akandi': 1, 'aplikasi': 1, 'heaterdari': 1, 'pemilhan': 1, 'alternative': 1, 'ini': 1, 'watt': 1, 'alternatifterbaik': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'analisis': 1, 'mcdm': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 5, 'performance': 3, 'of': 3, 'using': 2, 'basis': 2, 'heater': 2, 'this': 1, 'studydiscussesabouthow': 1, 'to': 1, 'determine': 1, 'thecriteriaandalternativesare': 1, 'used': 1, 'toincrease': 1, 'your': 1, 'solarovenandheateratikmambudimakmur': 1, 'iibangkalan': 1, 'by': 1, 'theahpmethodas': 1, 'a': 1, 'fordetermining': 1, 'thelevel': 1, 'criteria': 1, 'then': 1, 'extended': 1, 'prometheemethodas': 1, 'for': 1, 'determining': 1, 'best': 1, 'alaternatifand': 1, 'it': 1, 'will': 1, 'behere': 1, 'appliedto': 1, 'improve': 1, 'thesolarovenand': 1, 'fromthis': 1, 'pemilhanbestalternativeavailablesolarovenandheater': 1, 'wattsis': 1, 'thebestalternativeavailable': 1, 'keywords': 1, 'solar': 1, 'power': 1, 'promethee': 1, 'ahp': 1, 'analysis': 1})
-------------------------------------------
--- Data #90 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: DIDIK ACHMADI
Judul: MITIGASI RISIKO RANTAI PASOK MENGGUNAKAN PENDEKATAN SUPPLY CHAINRISK MANAGEMENT (SCRM)
Studi Kasus : PT. Barata Indonesia (Persero)
Pembimbing 1: Trisita Novianti, S.T.P., M.T.
Pembimbing 2: Fitri Agustina, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Rantai pasok merupakan suatu hal penting dalam perdagangan domestik maupun internasional, yang menentukan sejauh mana efisiensi dan nilai efektifitas dari pemesanan, proses produksi hingga pendistribusian barang dari sentra produksi atau impor sampai ke tingkat konsumen. PT. Barata Indonesia (Persero) merupakan perusahaan yang bergerak menggunakan strategi produksi Make To Order yang sering kali mengalami kendala dalam proses supply khususnya penerimaan bahan baku yang tidak sesuai waktu yang ditentukan. Dalam menangani risiko yang terjadi dilakukan pendekatan Supply Chain Risk Management (SCRM), dimana akan dilakukan identifikasi dampak kejadian risiko dan probabilitas agen risiko pada risiko supply, operational dan demand. Dalam mengidentifikasi risiko digunakan tool House of Risk (HOR) yang terdiri dua fase. Hasil penilaian risiko fase pertama terdapat 23 kejadian risiko dan 17 agen risiko yang meliputi 4 risiko supply, 16 risiko operational dan 3 risiko demand. Dari hasil tersebut akan didapat urutan nilai aggregate risk potential (ARP) terbesar hingga terkecil. Risiko dengan nilai ARP terbesar akan menjadi inputan pada fase kedua HOR. Pada fase kedua, agen risiko terpilih akan dikorelasikan dengan usulan strategi mitigasi, terdapat 9 strategi mitigasi risiko rantai pasok yang akan dinilai tingkat relationship keduanya, sehingga didapat urutan strategi mitigasi yang sesuai kemampuan perusahaan.
Kata Kunci :Supply Chain Risk Management (SCRM), House Of Risk (HOR), Mitigation Strategy.
Abstrak (Clean): rantai pasok merupakan suatu hal penting dalam perdagangan domestik maupun internasional yang menentukan sejauh mana efisiensi dan nilai efektifitas dari pemesanan proses produksi hingga pendistribusian barang dari sentra produksi atau impor sampai ke tingkat konsumen pt barata indonesia persero merupakan perusahaan yang bergerak menggunakan strategi produksi make to order yang sering kali mengalami kendala dalam proses supply khususnya penerimaan bahan baku yang tidak sesuai waktu yang ditentukan dalam menangani risiko yang terjadi dilakukan pendekatan supply chain risk management scrm dimana akan dilakukan identifikasi dampak kejadian risiko dan probabilitas agen risiko pada risiko supply operational dan demand dalam mengidentifikasi risiko digunakan tool house of risk hor yang terdiri dua fase hasil penilaian risiko fase pertama terdapat kejadian risiko dan agen risiko yang meliputi risiko supply risiko operational dan risiko demand dari hasil tersebut akan didapat urutan nilai aggregate risk potential arp terbesar hingga terkecil risiko dengan nilai arp terbesar akan menjadi inputan pada fase kedua hor pada fase kedua agen risiko terpilih akan dikorelasikan dengan usulan strategi mitigasi terdapat strategi mitigasi risiko rantai pasok yang akan dinilai tingkat relationship keduanya sehingga didapat urutan strategi mitigasi yang sesuai kemampuan perusahaan kata kunci supply chain risk management scrm house of risk hor mitigation strategy
Abstrak (Stopwords Removed): rantai pasok penting perdagangan domestik maupun internasional menentukan sejauh mana efisiensi nilai efektifitas pemesanan proses produksi hingga pendistribusian barang sentra produksi impor tingkat konsumen pt barata indonesia persero perusahaan bergerak menggunakan strategi produksi make to order sering kali mengalami kendala proses supply khususnya penerimaan bahan baku sesuai waktu ditentukan menangani risiko terjadi dilakukan pendekatan supply chain risk management scrm dimana dilakukan identifikasi dampak kejadian risiko probabilitas agen risiko risiko supply operational demand mengidentifikasi risiko digunakan tool house of risk hor terdiri dua fase hasil penilaian risiko fase pertama terdapat kejadian risiko agen risiko meliputi risiko supply risiko operational risiko demand hasil tersebut didapat urutan nilai aggregate risk potential arp terbesar hingga terkecil risiko nilai arp terbesar menjadi inputan fase kedua hor fase kedua agen risiko terpilih dikorelasikan usulan strategi mitigasi terdapat strategi mitigasi risiko rantai pasok dinilai tingkat relationship keduanya didapat urutan strategi mitigasi sesuai kemampuan perusahaan kata kunci supply chain risk management scrm house of risk hor mitigation strategy
Abstrak (Stemmed): rantai pasok penting dagang domestik maupun internasional tentu jauh mana efisiensi nilai efektifitas mesan proses produksi hingga distribusi barang sentra produksi impor tingkat konsumen pt barata indonesia persero usaha gerak guna strategi produksi make to order sering kali alami kendala proses supply khusus terima bahan baku sesuai waktu tentu tangan risiko jadi laku dekat supply chain risk management scrm mana laku identifikasi dampak jadi risiko probabilitas agen risiko risiko supply operational demand identifikasi risiko guna tool house of risk hor diri dua fase hasil nilai risiko fase pertama dapat jadi risiko agen risiko liput risiko supply risiko operational risiko demand hasil sebut dapat urut nilai aggregate risk potential arp besar hingga kecil risiko nilai arp besar jadi inputan fase dua hor fase dua agen risiko pilih korelasi usul strategi mitigasi dapat strategi mitigasi risiko rantai pasok nilai tingkat relationship dua dapat urut strategi mitigasi sesuai mampu usaha kata kunci supply chain risk management scrm house of risk hor mitigation strategy
Abstrak (Corrected): rental ask panting dagan domestic maun international tent each mana efisiensi nilgai efektifitas mean proves produksi hinges distribute baring sentry produksi import dingbat consumed pt balata indonesia pervert sara gera gun strategy produksi make to order seeing kali salami kendall proves supply rhesus terms bahai baku sexual want tent tanga risk jade lake dead supply chain risk management scum mana lake identifikasi damp jade risk probability age risk risk supply operational demand identifikasi risk gun tool house of risk for dirt due face hail nilgai risk face pertain apart jade risk age risk lieut risk supply risk operational risk demand hail debut apart rut nilgai aggregate risk potential arp bear hinges cecil risk nilgai arp bear jade input face due for face due age risk pilch korelasi usual strategy mitigate apart strategy mitigate risk rental ask nilgai dingbat relationship due apart rut strategy mitigate sexual camp sara data bunch supply chain risk management scum house of risk for mitigation strategy
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'risiko': 14, 'nilai': 5, 'supply': 5, 'risk': 5, 'strategi': 4, 'jadi': 4, 'dua': 4, 'fase': 4, 'dapat': 4, 'produksi': 3, 'agen': 3, 'hor': 3, 'mitigasi': 3, 'rantai': 2, 'pasok': 2, 'tentu': 2, 'mana': 2, 'proses': 2, 'hingga': 2, 'tingkat': 2, 'usaha': 2, 'guna': 2, 'sesuai': 2, 'laku': 2, 'chain': 2, 'management': 2, 'scrm': 2, 'identifikasi': 2, 'operational': 2, 'demand': 2, 'house': 2, 'of': 2, 'hasil': 2, 'urut': 2, 'arp': 2, 'besar': 2, 'penting': 1, 'dagang': 1, 'domestik': 1, 'maupun': 1, 'internasional': 1, 'jauh': 1, 'efisiensi': 1, 'efektifitas': 1, 'mesan': 1, 'distribusi': 1, 'barang': 1, 'sentra': 1, 'impor': 1, 'konsumen': 1, 'pt': 1, 'barata': 1, 'indonesia': 1, 'persero': 1, 'gerak': 1, 'make': 1, 'to': 1, 'order': 1, 'sering': 1, 'kali': 1, 'alami': 1, 'kendala': 1, 'khusus': 1, 'terima': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'waktu': 1, 'tangan': 1, 'dekat': 1, 'dampak': 1, 'probabilitas': 1, 'tool': 1, 'diri': 1, 'pertama': 1, 'liput': 1, 'sebut': 1, 'aggregate': 1, 'potential': 1, 'kecil': 1, 'inputan': 1, 'pilih': 1, 'korelasi': 1, 'usul': 1, 'relationship': 1, 'mampu': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'mitigation': 1, 'strategy': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 16, 'risk': 16, 'supply': 7, 'and': 6, 'chain': 4, 'mitigation': 4, 'in': 3, 'which': 3, 'production': 3, 'from': 3, 'to': 3, 'strategies': 3, 'agents': 3, 'was': 3, 'order': 2, 'level': 2, 'use': 2, 'that': 2, 'management': 2, 'scrm': 2, 'operational': 2, 'demand': 2, 'house': 2, 'hor': 2, 'results': 2, 'phase': 2, 'there': 2, 'were': 2, 'selected': 2, 'strategy': 2, 'abstract': 1, 'is': 1, 'important': 1, 'factor': 1, 'domestic': 1, 'international': 1, 'trade': 1, 'determines': 1, 'extent': 1, 'efficiency': 1, 'effectiveness': 1, 'process': 1, 'until': 1, 'distribution': 1, 'goods': 1, 'centers': 1, 'or': 1, 'import': 1, 'consumer': 1, 'pt': 1, 'barata': 1, 'indonesia': 1, 'persero': 1, 'make': 1, 'have': 1, 'experience': 1, 'problems': 1, 'raw': 1, 'materials': 1, 'specially': 1, 'non': 1, 'acceptance': 1, 'by': 1, 'target': 1, 'date': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'opproach': 1, 'identified': 1, 'impact': 1, 'event': 1, 'probability': 1, 'on': 1, 'for': 1, 'identifying': 1, 'risks': 1, 'used': 1, 'consists': 1, 'two': 1, 'phases': 1, 'first': 1, 'assessment': 1, 'events': 1, 'covering': 1, 'these': 1, 'sequence': 1, 'aggregate': 1, 'potential': 1, 'arp': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'obtained': 1, 'largest': 1, 'smallest': 1, 'second': 1, 'correlated': 1, 'with': 1, 'proposed': 1, 'ware': 1, 'assessed': 1, 'relationship': 1, 'both': 1, 'them': 1, 'so': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #91 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: bagus puji utomo
Judul: Analisis Pengaruh Hubungan Supplier – Manufacturer Terhadap Kinerja Rantai Pasok
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Ari Basuki, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Penelitian ini dilakukan di PT.Barata Indonesia (Persero) yang bertujuan untuk mengkaji dan memperoleh bukti empiris pengaruh komitmen, komunikasi, kepuasan, kepercayaan, kualitas hubungan, kinerja rantai pasok. Jumlah sampel dalam penelitian ini, yaitu 150 responden dimana responden tersebut yaitu supplier dari PT.Barata Indonesia (Persero) dengan teknik penarikan sampel menggunakan total sampling. Skala yang digunakan, yaitu skala Likert dengan nilai 1 sampai 5. Data-data tersebut kemudian diolah dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling. Hasil pengujian hipotesis baik secara langsung maupun tidak langsung terdapat dua hipotesis yang berpengaruh positif dan signifikan, antara lain pengaruh langsung kepercayaan terhadap kinerja rantai pasok, pengaruh langsung kualitas hubungan terhadap kinerja rantai pasok, namun terdapat juga sembilan hipotesis yang berpengaruh positif namun tidak signifikan. Hasil dari penelitian ini model akhir dengan nilai chi square sebesar 97,779 dan probabilitas sebesar 0,516. Artinya, model secara keseluruhan dikatakan fit.
Kata Kunci: hubungan supplier manufacturer, kualitas hubungan, kinerja rantai pasok, SEM(Structural Equation Modeling).
Abstrak (Clean): penelitian ini dilakukan di ptbarata indonesia persero yang bertujuan untuk mengkaji dan memperoleh bukti empiris pengaruh komitmen komunikasi kepuasan kepercayaan kualitas hubungan kinerja rantai pasok jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu responden dimana responden tersebut yaitu supplier dari ptbarata indonesia persero dengan teknik penarikan sampel menggunakan total sampling skala yang digunakan yaitu skala likert dengan nilai sampai datadata tersebut kemudian diolah dan dianalisis menggunakan structural equation modeling hasil pengujian hipotesis baik secara langsung maupun tidak langsung terdapat dua hipotesis yang berpengaruh positif dan signifikan antara lain pengaruh langsung kepercayaan terhadap kinerja rantai pasok pengaruh langsung kualitas hubungan terhadap kinerja rantai pasok namun terdapat juga sembilan hipotesis yang berpengaruh positif namun tidak signifikan hasil dari penelitian ini model akhir dengan nilai chi square sebesar dan probabilitas sebesar artinya model secara keseluruhan dikatakan fit kata kunci hubungan supplier manufacturer kualitas hubungan kinerja rantai pasok semstructural equation modeling
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian dilakukan ptbarata indonesia persero bertujuan mengkaji memperoleh bukti empiris pengaruh komitmen komunikasi kepuasan kepercayaan kualitas hubungan kinerja rantai pasok jumlah sampel penelitian responden dimana responden tersebut supplier ptbarata indonesia persero teknik penarikan sampel menggunakan total sampling skala digunakan skala likert nilai datadata tersebut diolah dianalisis menggunakan structural equation modeling hasil pengujian hipotesis baik secara langsung maupun langsung terdapat dua hipotesis berpengaruh positif signifikan antara lain pengaruh langsung kepercayaan kinerja rantai pasok pengaruh langsung kualitas hubungan kinerja rantai pasok terdapat sembilan hipotesis berpengaruh positif signifikan hasil penelitian model akhir nilai chi square sebesar probabilitas sebesar artinya model secara keseluruhan dikatakan fit kata kunci hubungan supplier manufacturer kualitas hubungan kinerja rantai pasok semstructural equation modeling
Abstrak (Stemmed): teliti laku ptbarata indonesia persero tuju kaji oleh bukti empiris pengaruh komitmen komunikasi puas percaya kualitas hubung kerja rantai pasok jumlah sampel teliti responden mana responden sebut supplier ptbarata indonesia persero teknik tari sampel guna total sampling skala guna skala likert nilai datadata sebut olah analis guna structural equation modeling hasil uji hipotesis baik cara langsung maupun langsung dapat dua hipotesis pengaruh positif signifikan antara lain pengaruh langsung percaya kerja rantai pasok pengaruh langsung kualitas hubung kerja rantai pasok dapat sembilan hipotesis pengaruh positif signifikan hasil teliti model akhir nilai chi square besar probabilitas besar arti model cara seluruh kata fit kata kunci hubung supplier manufacturer kualitas hubung kerja rantai pasok semstructural equation modeling
Abstrak (Corrected): elite lake ptbarata indonesia pervert juju kanji olen but empires pengaruh komitmen komunikasi puts percy kualitas hung era rental ask mullah sample elite responded mana responded debut supplier ptbarata indonesia pervert tennis taxi sample gun total sampling skald gun skald likest nilgai datadata debut blah analysis gun structural equation modeling hail uni hypothesis back cara lansing maun lansing apart due hypothesis pengaruh position significant angara lain pengaruh lansing percy era rental ask pengaruh lansing kualitas hung era rental ask apart serbian hypothesis pengaruh position significant hail elite model air nilgai chi square bear probability bear art model cara seluruh data fit data bunch hung supplier manufacturer kualitas hung era rental ask semstructural equation modeling
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pengaruh': 5, 'hubung': 4, 'kerja': 4, 'rantai': 4, 'pasok': 4, 'langsung': 4, 'teliti': 3, 'kualitas': 3, 'guna': 3, 'hipotesis': 3, 'ptbarata': 2, 'indonesia': 2, 'persero': 2, 'percaya': 2, 'sampel': 2, 'responden': 2, 'sebut': 2, 'supplier': 2, 'skala': 2, 'nilai': 2, 'equation': 2, 'modeling': 2, 'hasil': 2, 'cara': 2, 'dapat': 2, 'positif': 2, 'signifikan': 2, 'model': 2, 'besar': 2, 'kata': 2, 'laku': 1, 'tuju': 1, 'kaji': 1, 'oleh': 1, 'bukti': 1, 'empiris': 1, 'komitmen': 1, 'komunikasi': 1, 'puas': 1, 'jumlah': 1, 'mana': 1, 'teknik': 1, 'tari': 1, 'total': 1, 'sampling': 1, 'likert': 1, 'datadata': 1, 'olah': 1, 'analis': 1, 'structural': 1, 'uji': 1, 'baik': 1, 'maupun': 1, 'dua': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'sembilan': 1, 'akhir': 1, 'chi': 1, 'square': 1, 'probabilitas': 1, 'arti': 1, 'seluruh': 1, 'fit': 1, 'kunci': 1, 'manufacturer': 1, 'semstructural': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 12, 'the': 10, 'and': 6, 'is': 5, 'supply': 4, 'chain': 4, 'performance': 4, 'effect': 4, 'this': 3, 'in': 3, 'to': 3, 'quality': 3, 'with': 3, 'relationship': 3, 'ptbarata': 2, 'indonesia': 2, 'persero': 2, 'which': 2, 'study': 2, 'a': 2, 'supplier': 2, 'sampling': 2, 'using': 2, 'scale': 2, 'structural': 2, 'equation': 2, 'modeling': 2, 'results': 2, 'there': 2, 'are': 2, 'hypotheses': 2, 'that': 2, 'positive': 2, 'significant': 2, 'direct': 2, 'on': 2, 'model': 2, 'research': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'aims': 1, 'assess': 1, 'obtain': 1, 'empirical': 1, 'evidence': 1, 'influence': 1, 'commitment': 1, 'communication': 1, 'satisfaction': 1, 'confidence': 1, 'relationships': 1, 'number': 1, 'samples': 1, 'respondents': 1, 'respondent': 1, 'techniques': 1, 'total': 1, 'used': 1, 'namely': 1, 'likert': 1, 'values': 1, 'from': 1, 'data': 1, 'then': 1, 'processed': 1, 'analyzed': 1, 'hypothesis': 1, 'testing': 1, 'either': 1, 'directly': 1, 'or': 1, 'indirectly': 1, 'two': 1, 'among': 1, 'others': 1, 'trust': 1, 'nine': 1, 'were': 1, 'but': 1, 'not': 1, 'final': 1, 'chisquare': 1, 'value': 1, 'probability': 1, 'said': 1, 'fit': 1, 'overall': 1, 'keywords': 1, 'manufacturer': 1, 'sem': 1})
-------------------------------------------
--- Data #92 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muhammad Zainul Fanani
Judul: Rancang Bangun Penepung Alat Pembuat Pakan Ikan Bentuk Pellet
Pembimbing 1: Mu'alim,S.T,M.T
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko,S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Salah satu sentra perikanan budidaya kolam di Kabupaten Tulungagung adalah Desa Tanggung dengan komoditi andalannya adalah ikan lele. Di Desa Tanggug terdapat peternak ikan lele dengan kebutuhan pakan buatan (pellet) per bulannya sekitar 200 karung dimana perkarungnya dengan bobot ± 30 kg harganya minimal Rp.240.000,-. Ketergantungan dengan produk pabrik ini sangat membebani para peternak, karena permasalahan pakan ini mempunyai proposi yang sangat besar sekitar 70 % dari seluruh kebutuhan produksi budidaya lele.
Dalam rangka mengatasi kendala tersebut para peternak ikan membentuk kelompok dengan salah satu tujuan utamanya adalah agar bisa membuat pakan ikan buatan sendiri. Dengan pengadaan pellet ikan di Desa Tanggung dapat menggurangi pembelian pakan dari pabrikan yang harganya melambung tinggi.
Untuk mengidentifikasi permasalahan lebih dalam maka dilakukan kegiatan Focus Group Discussion Berdasarkan dari beberapa peluang dan permasalahan diatas, para peternak ikan lele di Desa Tanggung sangat membutuhkan mesin penepung bahan pellet ikan lele yang bisa menghasilkan ukuran mesh butiran yang halus sesuai standar persyaratan untuk dapat dicetak menjadi pellet.
Berdasarkan langkah perancangan produk pencetak pellet dengan menggunakan Disain For Sustainability didapatkan prototype penepung pellet sebagai berikut : menggunakan (1) Motor bakar 5,5Hp. (2) Penepung tipe Disk mill. (3) Blower sebagai pendorong udara. (4) v belt polos. (5) Pulley berukuran 10 dem.dll
Keyword : Tepung halus, D4S metode, Penepung Otomatis
Abstrak (Clean): salah satu sentra perikanan budidaya kolam di kabupaten tulungagung adalah desa tanggung dengan komoditi andalannya adalah ikan lele di desa tanggug terdapat peternak ikan lele dengan kebutuhan pakan buatan pellet per bulannya sekitar karung dimana perkarungnya dengan bobot ± kg harganya minimal rp ketergantungan dengan produk pabrik ini sangat membebani para peternak karena permasalahan pakan ini mempunyai proposi yang sangat besar sekitar dari seluruh kebutuhan produksi budidaya lele dalam rangka mengatasi kendala tersebut para peternak ikan membentuk kelompok dengan salah satu tujuan utamanya adalah agar bisa membuat pakan ikan buatan sendiri dengan pengadaan pellet ikan di desa tanggung dapat menggurangi pembelian pakan dari pabrikan yang harganya melambung tinggi untuk mengidentifikasi permasalahan lebih dalam maka dilakukan kegiatan focus group discussion berdasarkan dari beberapa peluang dan permasalahan diatas para peternak ikan lele di desa tanggung sangat membutuhkan mesin penepung bahan pellet ikan lele yang bisa menghasilkan ukuran mesh butiran yang halus sesuai standar persyaratan untuk dapat dicetak menjadi pellet berdasarkan langkah perancangan produk pencetak pellet dengan menggunakan disain for sustainability didapatkan prototype penepung pellet sebagai berikut menggunakan motor bakar hp penepung tipe disk mill blower sebagai pendorong udara v belt polos pulley berukuran demdll keyword tepung halus ds metode penepung otomatis
Abstrak (Stopwords Removed): salah satu sentra perikanan budidaya kolam kabupaten tulungagung desa tanggung komoditi andalannya ikan lele desa tanggug terdapat peternak ikan lele kebutuhan pakan buatan pellet per bulannya sekitar karung dimana perkarungnya bobot ± kg harganya minimal rp ketergantungan produk pabrik sangat membebani para peternak permasalahan pakan mempunyai proposi sangat besar sekitar seluruh kebutuhan produksi budidaya lele rangka mengatasi kendala tersebut para peternak ikan membentuk kelompok salah satu tujuan utamanya membuat pakan ikan buatan sendiri pengadaan pellet ikan desa tanggung dapat menggurangi pembelian pakan pabrikan harganya melambung tinggi mengidentifikasi permasalahan lebih dilakukan kegiatan focus group discussion berdasarkan beberapa peluang permasalahan diatas para peternak ikan lele desa tanggung sangat membutuhkan mesin penepung bahan pellet ikan lele menghasilkan ukuran mesh butiran halus sesuai standar persyaratan dapat dicetak menjadi pellet berdasarkan langkah perancangan produk pencetak pellet menggunakan disain for sustainability didapatkan prototype penepung pellet berikut menggunakan motor bakar hp penepung tipe disk mill blower pendorong udara v belt polos pulley berukuran demdll keyword tepung halus ds metode penepung otomatis
Abstrak (Stemmed): salah satu sentra ikan budidaya kolam kabupaten tulungagung desa tanggung komoditi andal ikan lele desa tanggug dapat ternak ikan lele butuh pakan buat pellet per bulan sekitar karung mana karung bobot kg harga minimal rp gantung produk pabrik sangat beban para ternak masalah pakan punya proposi sangat besar sekitar seluruh butuh produksi budidaya lele rangka atas kendala sebut para ternak ikan bentuk kelompok salah satu tuju utama buat pakan ikan buat sendiri ada pellet ikan desa tanggung dapat menggurangi beli pakan pabrikan harga lambung tinggi identifikasi masalah lebih laku giat focus group discussion dasar beberapa peluang masalah atas para ternak ikan lele desa tanggung sangat butuh mesin tepung bahan pellet ikan lele hasil ukur mesh butir halus sesuai standar syarat dapat cetak jadi pellet dasar langkah ancang produk cetak pellet guna disain for sustainability dapat prototype tepung pellet ikut guna motor bakar hp tepung tipe disk mill blower dorong udara v belt polos pulley ukur demdll keyword tepung halus ds metode tepung otomatis
Abstrak (Corrected): salad sat sentry ian budidaya kola kabupaten tulungagung desk tagging komoditi anal ian lee desk tanguy apart eternal ian lee butch pagan but pellet per buran seminar caring mana caring robot keg hard minimal up antung proud park sang began para eternal marsala pagan puny propose sang bear seminar seluruh butch produksi budidaya lee bangka alas kendall debut para eternal ian bent kelompok salad sat juju mama but pagan ian but sending ada pellet ian desk tagging apart menggurangi bell pagan paprika hard lambing ting identifikasi marsala leash lake gift focus group discussion dakar beberapa pelting marsala alas para eternal ian lee desk tagging sang butch resin typing bahai pellet ian lee hail ukr mesh but halls sexual standard start apart weak jade pellet dakar bangka dancing proud weak pellet gun disdain for sustainability apart prototype typing pellet it gun motor baker he typing time disk mill blower doing dark v belt polls pulley ukr deadly keyword typing halls is metope typing fotomat's
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ikan': 8, 'pellet': 6, 'lele': 5, 'tepung': 5, 'desa': 4, 'dapat': 4, 'ternak': 4, 'pakan': 4, 'tanggung': 3, 'butuh': 3, 'buat': 3, 'sangat': 3, 'para': 3, 'masalah': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'budidaya': 2, 'sekitar': 2, 'karung': 2, 'harga': 2, 'produk': 2, 'atas': 2, 'dasar': 2, 'ukur': 2, 'halus': 2, 'cetak': 2, 'guna': 2, 'sentra': 1, 'kolam': 1, 'kabupaten': 1, 'tulungagung': 1, 'komoditi': 1, 'andal': 1, 'tanggug': 1, 'per': 1, 'bulan': 1, 'mana': 1, 'bobot': 1, 'kg': 1, 'minimal': 1, 'rp': 1, 'gantung': 1, 'pabrik': 1, 'beban': 1, 'punya': 1, 'proposi': 1, 'besar': 1, 'seluruh': 1, 'produksi': 1, 'rangka': 1, 'kendala': 1, 'sebut': 1, 'bentuk': 1, 'kelompok': 1, 'tuju': 1, 'utama': 1, 'sendiri': 1, 'ada': 1, 'menggurangi': 1, 'beli': 1, 'pabrikan': 1, 'lambung': 1, 'tinggi': 1, 'identifikasi': 1, 'lebih': 1, 'laku': 1, 'giat': 1, 'focus': 1, 'group': 1, 'discussion': 1, 'beberapa': 1, 'peluang': 1, 'mesin': 1, 'bahan': 1, 'hasil': 1, 'mesh': 1, 'butir': 1, 'sesuai': 1, 'standar': 1, 'syarat': 1, 'jadi': 1, 'langkah': 1, 'ancang': 1, 'disain': 1, 'for': 1, 'sustainability': 1, 'prototype': 1, 'ikut': 1, 'motor': 1, 'bakar': 1, 'hp': 1, 'tipe': 1, 'disk': 1, 'mill': 1, 'blower': 1, 'dorong': 1, 'udara': 1, 'v': 1, 'belt': 1, 'polos': 1, 'pulley': 1, 'demdll': 1, 'keyword': 1, 'ds': 1, 'metode': 1, 'otomatis': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 11, 'in': 7, 'to': 7, 'catfish': 5, 'pellets': 5, 'village': 4, 'is': 4, 'responsibility': 3, 'farmers': 3, 'feed': 3, 'fish': 3, 'tepung': 3, 'one': 2, 'needs': 2, 'product': 2, 'very': 2, 'problem': 2, 'a': 2, 'with': 2, 'be': 2, 'based': 2, 'size': 2, 'design': 2, 'using': 2, 'as': 2, 'centers': 1, 'aquaculture': 1, 'ponds': 1, 'tulungagung': 1, 'flagship': 1, 'commodity': 1, 'there': 1, 'tanggug': 1, 'artificial': 1, 'per': 1, 'month': 1, 'where': 1, 'karung': 1, 'about': 1, 'sacks': 1, 'weighing': 1, 'kg': 1, 'minimum': 1, 'price': 1, 'rp': 1, 'dependence': 1, 'burdensome': 1, 'plant': 1, 'breeders': 1, 'because': 1, 'this': 1, 'has': 1, 'large': 1, 'proportion': 1, 'approximately': 1, 'all': 1, 'production': 1, 'order': 1, 'overcome': 1, 'these': 1, 'obstacles': 1, 'form': 1, 'groups': 1, 'main': 1, 'goal': 1, 'able': 1, 'make': 1, 'homemade': 1, 'food': 1, 'procurement': 1, 'can': 1, 'menggurangi': 1, 'purchases': 1, 'from': 1, 'manufacturers': 1, 'whose': 1, 'prices': 1, 'soared': 1, 'identify': 1, 'more': 1, 'activities': 1, 'conducted': 1, 'focus': 1, 'group': 1, 'discussion': 1, 'on': 1, 'some': 1, 'opportunities': 1, 'and': 1, 'problems': 1, 'above': 1, 'desperately': 1, 'need': 1, 'machine': 1, 'materials': 1, 'which': 1, 'could': 1, 'result': 1, 'fine': 1, 'grain': 1, 'mesh': 1, 'according': 1, 'standard': 1, 'requirements': 1, 'molded': 1, 'into': 1, 'steps': 1, 'pellet': 1, 'printer': 1, 'for': 1, 'sustainability': 1, 'prototype': 1, 'obtained': 1, 'follows': 1, 'hp': 1, 'motor': 1, 'fuels': 1, 'disk': 1, 'type': 1, 'mill': 1, 'driving': 1, 'air': 1, 'blowers': 1, 'v': 1, 'belt': 1, 'plain': 1, 'pulley': 1, 'dem': 1, 'keyword': 1, 'refined': 1, 'flour': 1, 'ds': 1, 'method': 1, 'automatic': 1, 'grinder': 1})
-------------------------------------------
--- Data #93 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: FARID UBAIDILLAH
Judul: ANALISIS MODEL E-BIKE DENGAN PENDEKATAN MULTRIKRITERIA ANALITICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DAN PROMETHEE II
Pembimbing 1: ARI BASUKI, S.T,. M.T.
Pembimbing 2: MU'ALIM, S.T,. M.T.
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan mengenai eksistensi kendaraan yang kurang ramah lingkungan dan masih bergantung pada bahan bakar fosil. Kendaraan ini didesain dengan baik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan kendaraan yang ramah lingkungan dan hemat bahan bakar dengan kecepatan maksimal yang ditempuh sekitar 20 km/jam selama kurang lebih satu jam dengan sekali pengisian baterai. Dalam penelitian yang berjudul Analisa model E-bike dengan pendekatan Multikriteria Analitical Hierarchy Process (AHP) dan Promethe II ini peneliti bermaksud mengatasi permasalahan di Laboratorium Sistem Manufaktur Pada pengolahan data yang dilakukan akan dianalisis menggunakan model pembobotan kriteria. Dilakukan melelui pendekatan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) maka dipilih sebagian kriteriayang nantinya digunakan sebagai alternatif terbaik dengan beberapa parameter kriteria yang didapatkan pada tahap pengelompokan kriteria dari responden, produsen dan parah ahli dan di lanjutkan ke perhitungan dengan mengunakan metode promethee II untuk menentukan acuan model E-bike untuk merancang desain E-bike yang lebih sederhana dan ekonomis, desain alternatif model E-bike yang ke 3 yang terpilih dengan bobot kriteria-kriteria yang bobotnya paling tinggi adalah harga, material, keamanan, kemyamanan dan desain. Dari segi harganya nantinya untuk E-Bike lebih murah dan harganya sangat terjangkau, sedangkan dari segi keadalan nantinya E-Bike disainnya lebih bagus, full color dan modelnya lebih bervariasi, dari segi material lebih ringan, dan kuat untuk menahan beban yang berat yang terkhir dari segi keamanan E-Bike lebih aman untuk digunakan kemudian di lengkapi kunci ganda dan sepeda E-Bike tidak muda konsleting.
Kata Kunci : E-bike, Alternatif, AHP, Promethee
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan mengenai eksistensi kendaraan yang kurang ramah lingkungan dan masih bergantung pada bahan bakar fosil kendaraan ini didesain dengan baik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan kendaraan yang ramah lingkungan dan hemat bahan bakar dengan kecepatan maksimal yang ditempuh sekitar kmjam selama kurang lebih satu jam dengan sekali pengisian baterai dalam penelitian yang berjudul analisa model ebike dengan pendekatan multikriteria analitical hierarchy process ahp dan promethe ii ini peneliti bermaksud mengatasi permasalahan di laboratorium sistem manufaktur pada pengolahan data yang dilakukan akan dianalisis menggunakan model pembobotan kriteria dilakukan melelui pendekatan metode analytical hierarchy process ahp maka dipilih sebagian kriteriayang nantinya digunakan sebagai alternatif terbaik dengan beberapa parameter kriteria yang didapatkan pada tahap pengelompokan kriteria dari responden produsen dan parah ahli dan di lanjutkan ke perhitungan dengan mengunakan metode promethee ii untuk menentukan acuan model ebike untuk merancang desain ebike yang lebih sederhana dan ekonomis desain alternatif model ebike yang ke yang terpilih dengan bobot kriteriakriteria yang bobotnya paling tinggi adalah harga material keamanan kemyamanan dan desain dari segi harganya nantinya untuk ebike lebih murah dan harganya sangat terjangkau sedangkan dari segi keadalan nantinya ebike disainnya lebih bagus full color dan modelnya lebih bervariasi dari segi material lebih ringan dan kuat untuk menahan beban yang berat yang terkhir dari segi keamanan ebike lebih aman untuk digunakan kemudian di lengkapi kunci ganda dan sepeda ebike tidak muda konsleting kata kunci ebike alternatif ahp promethee
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan menjawab permasalahan mengenai eksistensi kendaraan kurang ramah lingkungan masih bergantung bahan bakar fosil kendaraan didesain baik memenuhi kebutuhan masyarakat kendaraan ramah lingkungan hemat bahan bakar kecepatan maksimal ditempuh sekitar kmjam selama kurang lebih satu jam sekali pengisian baterai penelitian berjudul analisa model ebike pendekatan multikriteria analitical hierarchy process ahp promethe ii peneliti bermaksud mengatasi permasalahan laboratorium sistem manufaktur pengolahan data dilakukan dianalisis menggunakan model pembobotan kriteria dilakukan melelui pendekatan metode analytical hierarchy process ahp dipilih sebagian kriteriayang nantinya digunakan alternatif terbaik beberapa parameter kriteria didapatkan tahap pengelompokan kriteria responden produsen parah ahli lanjutkan perhitungan mengunakan metode promethee ii menentukan acuan model ebike merancang desain ebike lebih sederhana ekonomis desain alternatif model ebike terpilih bobot kriteriakriteria bobotnya paling tinggi harga material keamanan kemyamanan desain segi harganya nantinya ebike lebih murah harganya sangat terjangkau sedangkan segi keadalan nantinya ebike disainnya lebih bagus full color modelnya lebih bervariasi segi material lebih ringan kuat menahan beban berat terkhir segi keamanan ebike lebih aman digunakan lengkapi kunci ganda sepeda ebike muda konsleting kata kunci ebike alternatif ahp promethee
Abstrak (Stemmed): teliti tuju jawab masalah kena eksistensi kendara kurang ramah lingkung masih gantung bahan bakar fosil kendara desain baik penuh butuh masyarakat kendara ramah lingkung hemat bahan bakar cepat maksimal tempuh sekitar kmjam lama kurang lebih satu jam sekali isi baterai teliti judul analisa model ebike dekat multikriteria analitical hierarchy process ahp promethe ii teliti maksud atas masalah laboratorium sistem manufaktur olah data laku analis guna model bobot kriteria laku melelui dekat metode analytical hierarchy process ahp pilih bagi kriteriayang nanti guna alternatif baik beberapa parameter kriteria dapat tahap kelompok kriteria responden produsen parah ahli lanjut hitung mengunakan metode promethee ii tentu acu model ebike rancang desain ebike lebih sederhana ekonomis desain alternatif model ebike pilih bobot kriteriakriteria bobot paling tinggi harga material aman kemyamanan desain segi harga nanti ebike lebih murah harga sangat jangkau sedang segi keadalan nanti ebike disain lebih bagus full color model lebih variasi segi material lebih ringan kuat tahan beban berat terkhir segi aman ebike lebih aman guna lengkap kunci ganda sepeda ebike muda konsleting kata kunci ebike alternatif ahp promethee
Abstrak (Corrected): elite juju nawab marsala ken eksistensi kendra during rama linking mash antung bahai baker fossil kendra detain back punch butch masyarakat kendra rama linking heat bahai baker eat maximal tempeh seminar jam lama during leash sat jam seal is bacteria elite judge analyst model bike dead multikriteria analytical hierarchy process ah promote i elite makeup alas marsala laboratories sister manufacture blah data lake analysis gun model robot criteria lake melelui dead metope analytical hierarchy process ah pilch bag kriteriayang anti gun alternative back beberapa parameter criteria apart that kelompok criteria responded produce sarah ali layout hiding mengunakan metope prometheus i tent act model bike dancing detain bike leash sederhana economic detain alternative model bike pilch robot kriteriakriteria robot paling ting hard material man kemyamanan detain semi hard anti bike leash mural hard sang bangka sedan semi keadalan anti bike disdain leash bags full color model leash varies semi material leash ring kurt than began beat terkhir semi man bike leash man gun lengkap bunch ganda speed bike mud konsleting data bunch bike alternative ah prometheus
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ebike': 9, 'lebih': 7, 'model': 5, 'desain': 4, 'segi': 4, 'teliti': 3, 'kendara': 3, 'ahp': 3, 'guna': 3, 'bobot': 3, 'kriteria': 3, 'nanti': 3, 'alternatif': 3, 'harga': 3, 'aman': 3, 'masalah': 2, 'kurang': 2, 'ramah': 2, 'lingkung': 2, 'bahan': 2, 'bakar': 2, 'baik': 2, 'dekat': 2, 'hierarchy': 2, 'process': 2, 'ii': 2, 'laku': 2, 'metode': 2, 'pilih': 2, 'promethee': 2, 'material': 2, 'kunci': 2, 'tuju': 1, 'jawab': 1, 'kena': 1, 'eksistensi': 1, 'masih': 1, 'gantung': 1, 'fosil': 1, 'penuh': 1, 'butuh': 1, 'masyarakat': 1, 'hemat': 1, 'cepat': 1, 'maksimal': 1, 'tempuh': 1, 'sekitar': 1, 'kmjam': 1, 'lama': 1, 'satu': 1, 'jam': 1, 'sekali': 1, 'isi': 1, 'baterai': 1, 'judul': 1, 'analisa': 1, 'multikriteria': 1, 'analitical': 1, 'promethe': 1, 'maksud': 1, 'atas': 1, 'laboratorium': 1, 'sistem': 1, 'manufaktur': 1, 'olah': 1, 'data': 1, 'analis': 1, 'melelui': 1, 'analytical': 1, 'bagi': 1, 'kriteriayang': 1, 'beberapa': 1, 'parameter': 1, 'dapat': 1, 'tahap': 1, 'kelompok': 1, 'responden': 1, 'produsen': 1, 'parah': 1, 'ahli': 1, 'lanjut': 1, 'hitung': 1, 'mengunakan': 1, 'tentu': 1, 'acu': 1, 'rancang': 1, 'sederhana': 1, 'ekonomis': 1, 'kriteriakriteria': 1, 'paling': 1, 'tinggi': 1, 'kemyamanan': 1, 'murah': 1, 'sangat': 1, 'jangkau': 1, 'sedang': 1, 'keadalan': 1, 'disain': 1, 'bagus': 1, 'full': 1, 'color': 1, 'variasi': 1, 'ringan': 1, 'kuat': 1, 'tahan': 1, 'beban': 1, 'berat': 1, 'terkhir': 1, 'lengkap': 1, 'ganda': 1, 'sepeda': 1, 'muda': 1, 'konsleting': 1, 'kata': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 25, 'of': 11, 'and': 11, 'to': 10, 'in': 9, 'e': 8, 'bike': 8, 'models': 4, 'is': 4, 'will': 4, 'be': 4, 'criteria': 4, 'terms': 4, 'with': 3, 'for': 3, 'a': 3, 'ahp': 3, 'alternative': 3, 'design': 3, 'study': 2, 'friendly': 2, 'vehicles': 2, 'are': 2, 'about': 2, 'approach': 2, 'analytical': 2, 'hierarchy': 2, 'process': 2, 'using': 2, 'then': 2, 'promethee': 2, 'more': 2, 'weight': 2, 'price': 2, 'safety': 2, 'strong': 2, 'this': 1, 'aims': 1, 'answer': 1, 'problem': 1, 'existence': 1, 'less': 1, 'environmentally': 1, 'still': 1, 'rely': 1, 'on': 1, 'fossil': 1, 'fuels': 1, 'these': 1, 'well': 1, 'designed': 1, 'meet': 1, 'needs': 1, 'community': 1, 'environment': 1, 'vehicle': 1, 'fuel': 1, 'efficiency': 1, 'maximum': 1, 'speed': 1, 'reached': 1, 'km': 1, 'h': 1, 'an': 1, 'hour': 1, 'single': 1, 'battery': 1, 'charge': 1, 'entitled': 1, 'analysis': 1, 'multicriteria': 1, 'second': 1, 'promethe': 1, 'researchers': 1, 'aim': 1, 'solve': 1, 'problems': 1, 'manufacturing': 1, 'systems': 1, 'laboratory': 1, 'data': 1, 'processing': 1, 'done': 1, 'analyzed': 1, 'model': 1, 'weighted': 1, 'chosen': 1, 'part': 1, 'kriteriayang': 1, 'used': 1, 'as': 1, 'best': 1, 'some': 1, 'parameters': 1, 'obtained': 1, 'stage': 1, 'grouping': 1, 'respondents': 1, 'experts': 1, 'manufacturers': 1, 'severe': 1, 'proceed': 1, 'calculation': 1, 'ii': 1, 'method': 1, 'determining': 1, 'reference': 1, 'designing': 1, 'simple': 1, 'economical': 1, 'which': 1, 'selected': 1, 'that': 1, 'highest': 1, 'materials': 1, 'costs': 1, 'cheaper': 1, 'very': 1, 'affordable': 1, 'while': 1, 'great': 1, 'full': 1, 'color': 1, 'varied': 1, 'lighter': 1, 'material': 1, 'enough': 1, 'withstand': 1, 'heavy': 1, 'load': 1, 'end': 1, 'security': 1, 'safer': 1, 'use': 1, 'complete': 1, 'double': 1, 'locks': 1, 'bicycle': 1, 'youth': 1, 'not': 1, 'surge': 1, 'keyword': 1, 'ebike': 1})
-------------------------------------------
--- Data #94 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muchammad Zuhda Fahrudin
Judul: Simulasi Dan Analisis Perbaikan Pelayanan Kasir
Study Kasus Di Swalayan ABC
Pembimbing 1: Samsul Amar ST., MSc
Pembimbing 2: Heri Awwalul Ilhamsyah ST., MT
Abstrak (Raw): Swalayan ABC merupakan suatu usaha yang bergerak dibidang jasa yang menyediakan berbagai barang kebutuhan sehari-hari. Karena bergerak dibidang jasa, maka Swalayan ABC harus mampu melayani pelanggan dengan cepat, dan pelanggan tidak menunggu terlalu lama sehingga terjadi antrian. Pada hari sabtu minggu banyak pengunjung yang datang untuk belanja, akan tetapi fasilitas pelayanan yang ada tidak mampu melayani banyaknya pelanggan yang meminta untuk dilayani kasir sehingga terjadi antrian. Sedangkan pada hari selain sabtu dan minggu dengan jumlah kasir yang sama yaitu 4 kasir utilitasnya rendah. Penelitiaan ini mencoba menentukan alternatife jumlah kasir terbaik pada saat hari ramai dan hari-hari biasa. Penelitian ini menggunakan software Arena 5.0 untuk membandingkan waiting time pada kondisi awal dan setiap usulan. Berdasarkan analisa dengan menambah 2 kasir pada hari sabtu dan minggu dan menggunakan 3 kasir pada hari-hari biasa diperoleh waktu tunggu yang lebih rendah serta total biaya sebesar Rp 1,415,179.19 per minggu. Dan jika mempekerjakan 4 tenaga free lance pada hari sabtu dan minggu total biaya sebesar Rp1,056,512.53. Oleh sebab itu sebaiknya Swalayan ABC mempekerjakan 6 kasir untuk hari sabtu dan minggu serta 3 kasir pada hari-hari biasa, baik menggunakan tenaga free lance maupun tidak.
Abstrak (Clean): swalayan abc merupakan suatu usaha yang bergerak dibidang jasa yang menyediakan berbagai barang kebutuhan seharihari karena bergerak dibidang jasa maka swalayan abc harus mampu melayani pelanggan dengan cepat dan pelanggan tidak menunggu terlalu lama sehingga terjadi antrian pada hari sabtu minggu banyak pengunjung yang datang untuk belanja akan tetapi fasilitas pelayanan yang ada tidak mampu melayani banyaknya pelanggan yang meminta untuk dilayani kasir sehingga terjadi antrian sedangkan pada hari selain sabtu dan minggu dengan jumlah kasir yang sama yaitu kasir utilitasnya rendah penelitiaan ini mencoba menentukan alternatife jumlah kasir terbaik pada saat hari ramai dan harihari biasa penelitian ini menggunakan software arena untuk membandingkan waiting time pada kondisi awal dan setiap usulan berdasarkan analisa dengan menambah kasir pada hari sabtu dan minggu dan menggunakan kasir pada harihari biasa diperoleh waktu tunggu yang lebih rendah serta total biaya sebesar rp per minggu dan jika mempekerjakan tenaga free lance pada hari sabtu dan minggu total biaya sebesar rp oleh sebab itu sebaiknya swalayan abc mempekerjakan kasir untuk hari sabtu dan minggu serta kasir pada harihari biasa baik menggunakan tenaga free lance maupun tidak
Abstrak (Stopwords Removed): swalayan abc usaha bergerak dibidang jasa menyediakan berbagai barang kebutuhan seharihari bergerak dibidang jasa swalayan abc harus mampu melayani pelanggan cepat pelanggan menunggu terlalu lama terjadi antrian hari sabtu minggu banyak pengunjung datang belanja fasilitas pelayanan ada mampu melayani banyaknya pelanggan meminta dilayani kasir terjadi antrian sedangkan hari selain sabtu minggu jumlah kasir sama kasir utilitasnya rendah penelitiaan mencoba menentukan alternatife jumlah kasir terbaik hari ramai harihari biasa penelitian menggunakan software arena membandingkan waiting time kondisi awal setiap usulan berdasarkan analisa menambah kasir hari sabtu minggu menggunakan kasir harihari biasa diperoleh waktu tunggu lebih rendah total biaya sebesar rp per minggu jika mempekerjakan tenaga free lance hari sabtu minggu total biaya sebesar rp sebab sebaiknya swalayan abc mempekerjakan kasir hari sabtu minggu kasir harihari biasa baik menggunakan tenaga free lance maupun
Abstrak (Stemmed): swalayan abc usaha gerak bidang jasa sedia bagai barang butuh seharihari gerak bidang jasa swalayan abc harus mampu layan langgan cepat langgan tunggu terlalu lama jadi antri hari sabtu minggu banyak unjung datang belanja fasilitas layan ada mampu layan banyak langgan minta layan kasir jadi antri sedang hari selain sabtu minggu jumlah kasir sama kasir utilitas rendah penelitiaan coba tentu alternatife jumlah kasir baik hari ramai harihari biasa teliti guna software arena banding waiting time kondisi awal tiap usul dasar analisa tambah kasir hari sabtu minggu guna kasir harihari biasa oleh waktu tunggu lebih rendah total biaya besar rp per minggu jika kerja tenaga free lance hari sabtu minggu total biaya besar rp sebab baik swalayan abc kerja kasir hari sabtu minggu kasir harihari biasa baik guna tenaga free lance maupun
Abstrak (Corrected): malayan arc sara gera biding casa media bahai baring butch seharihari gera biding casa malayan arc harms camp layman hangman eat hangman tungus tergal lama jade anti hard sat ming banyan unsung dating belinda basilicas layman ada camp layman banyan hangman mint layman asir jade anti sedan hard slain sat ming mullah asir same asir utility rental penelitiaan coma tent alternative mullah asir back hard rama charivari bias elite gun software arena banding waiting time kondisi away tip usual dakar analyst tambac asir hard sat ming gun asir charivari bias olen want tungus leash rental total bay bear up per ming pika era teenage free lance hard sat ming total bay bear up kebab back malayan arc era asir hard sat ming asir charivari bias back gun teenage free lance maun
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kasir': 8, 'hari': 6, 'minggu': 6, 'sabtu': 5, 'layan': 4, 'swalayan': 3, 'abc': 3, 'langgan': 3, 'baik': 3, 'harihari': 3, 'biasa': 3, 'guna': 3, 'gerak': 2, 'bidang': 2, 'jasa': 2, 'mampu': 2, 'tunggu': 2, 'jadi': 2, 'antri': 2, 'banyak': 2, 'jumlah': 2, 'rendah': 2, 'total': 2, 'biaya': 2, 'besar': 2, 'rp': 2, 'kerja': 2, 'tenaga': 2, 'free': 2, 'lance': 2, 'usaha': 1, 'sedia': 1, 'bagai': 1, 'barang': 1, 'butuh': 1, 'seharihari': 1, 'harus': 1, 'cepat': 1, 'terlalu': 1, 'lama': 1, 'unjung': 1, 'datang': 1, 'belanja': 1, 'fasilitas': 1, 'ada': 1, 'minta': 1, 'sedang': 1, 'selain': 1, 'sama': 1, 'utilitas': 1, 'penelitiaan': 1, 'coba': 1, 'tentu': 1, 'alternatife': 1, 'ramai': 1, 'teliti': 1, 'software': 1, 'arena': 1, 'banding': 1, 'waiting': 1, 'time': 1, 'kondisi': 1, 'awal': 1, 'tiap': 1, 'usul': 1, 'dasar': 1, 'analisa': 1, 'tambah': 1, 'oleh': 1, 'waktu': 1, 'lebih': 1, 'per': 1, 'jika': 1, 'sebab': 1, 'maupun': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'and': 11, 'of': 10, 'the': 9, 'a': 8, 'on': 7, 'to': 5, 'cashier': 5, 'saturday': 4, 'sunday': 4, 'swalayan': 3, 'abc': 3, 'be': 3, 'customers': 3, 'day': 3, 'is': 2, 'in': 2, 'services': 2, 'not': 2, 'many': 2, 'who': 2, 'for': 2, 'this': 2, 'days': 2, 'using': 2, 'waiting': 2, 'time': 2, 'cashiers': 2, 'typical': 2, 'total': 2, 'cost': 2, 'free': 2, 'lance': 2, 'business': 1, 'that': 1, 'provide': 1, 'variety': 1, 'goods': 1, 'daily': 1, 'needs': 1, 'because': 1, 'field': 1, 'should': 1, 'able': 1, 'serve': 1, 'quickly': 1, 'do': 1, 'wait': 1, 'too': 1, 'long': 1, 'queue': 1, 'weekend': 1, 'visitors': 1, 'come': 1, 'shopping': 1, 'but': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'no': 1, 'service': 1, 'facilities': 1, 'capable': 1, 'serving': 1, 'ask': 1, 'served': 1, 'resulting': 1, 'queues': 1, 'while': 1, 'other': 1, 'than': 1, 'with': 1, 'same': 1, 'amount': 1, 'cash': 1, 'register': 1, 'low': 1, 'utility': 1, 'penelitiaan': 1, 'tried': 1, 'determine': 1, 'best': 1, 'number': 1, 'alternatives': 1, 'during': 1, 'busy': 1, 'regular': 1, 'study': 1, 'arena': 1, 'software': 1, 'compare': 1, 'initial': 1, 'conditions': 1, 'each': 1, 'proposal': 1, 'based': 1, 'analysis': 1, 'by': 1, 'adding': 1, 'use': 1, 'obtained': 1, 'lower': 1, 'rp': 1, 'per': 1, 'week': 1, 'if': 1, 'employing': 1, 'workers': 1, 'r': 1, 'therefore': 1, 'we': 1, 'recommend': 1, 'hiring': 1, 'either': 1, 'force': 1, 'or': 1})
-------------------------------------------
--- Data #95 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Evi Wijayanti
Judul: Studi Perbaikan Penilaian Kinerja Karyawan Dengan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) di PT. PG Candi Baru Sidoarjo
Pembimbing 1: Trisita Novianti STP.MT
Pembimbing 2: Agus Salim ST.MT
Abstrak (Raw): PT. PG candi baru Sidoarjo merupakan perusahaan swasta yang bergerak di bidang produksi gula. PT. PG candi baru Sidoarjo memiliki jumlah karyawan yang cukup banyak sehingga sering terjadi kendala dalam penentuan karyawan terbaik yang akan mendapatkan promosi jabatan. Perusahaan ini sudah melakukan pengukuran kinerja bagi para karyawannya, namun hanya dilihat dari beberapa aspek saja dan masih belum menggunakan salah satu metode pengukuran kinerja karyawan yang terstruktur dengan baik. Kriteria penilaian yang digunakan oleh PT. PG candi baru Sidoarjo memiliki beberapa kekurangan, diantaranya adalah dimensi penilaian yang digunakan belum mencakup keseluruhan dari aspek penilaian kinerja yang terdapat di perusahaan dan juga belum adanya apresiasi tersendiri bagi seorang karyawan yang memiliki kinerja yang paling baik. Dalam situasi yang kompleks, pengambilan keputusan tidak dipengaruhi oleh satu faktor saja melainkan multifaktor dan berbagai kepentingan. Berdasarkan hasil pembobotan yang digunakan dengan AHP, dapat diperoleh bobot kriteria yang tertinggi adalah sub aspek tugas dan sasaran kerja (41,11%), selanjutnya aspek kepemimpinan atau manajerial (33%), aspek perilaku kerja (26%). Hasil dari penilaian adalah dengan mengalihkan bobot masing-masing kriteria yang sudah didapat dari pembobotan menggunakan metode AHP dengan hasil penilaian yang dilakukan penilai. Dari hasil perhitungan menggunakan metode AHP diperoleh karyawan yang memiliki nilai tertinggi adalah Wahyu, dengan nilai sebesar 4,66816. Dengan demikian, karyawan yang bernama Wahyu berhak untuk mendapatkan promosi jabatan sesuai dengan tujuan dalam penelitian ini.
Kata Kunci : Penilaian kinerja, Metode Analytical Hierarchy Process.
Abstrak (Clean): pt pg candi baru sidoarjo merupakan perusahaan swasta yang bergerak di bidang produksi gula pt pg candi baru sidoarjo memiliki jumlah karyawan yang cukup banyak sehingga sering terjadi kendala dalam penentuan karyawan terbaik yang akan mendapatkan promosi jabatan perusahaan ini sudah melakukan pengukuran kinerja bagi para karyawannya namun hanya dilihat dari beberapa aspek saja dan masih belum menggunakan salah satu metode pengukuran kinerja karyawan yang terstruktur dengan baik kriteria penilaian yang digunakan oleh pt pg candi baru sidoarjo memiliki beberapa kekurangan diantaranya adalah dimensi penilaian yang digunakan belum mencakup keseluruhan dari aspek penilaian kinerja yang terdapat di perusahaan dan juga belum adanya apresiasi tersendiri bagi seorang karyawan yang memiliki kinerja yang paling baik dalam situasi yang kompleks pengambilan keputusan tidak dipengaruhi oleh satu faktor saja melainkan multifaktor dan berbagai kepentingan berdasarkan hasil pembobotan yang digunakan dengan ahp dapat diperoleh bobot kriteria yang tertinggi adalah sub aspek tugas dan sasaran kerja selanjutnya aspek kepemimpinan atau manajerial aspek perilaku kerja hasil dari penilaian adalah dengan mengalihkan bobot masingmasing kriteria yang sudah didapat dari pembobotan menggunakan metode ahp dengan hasil penilaian yang dilakukan penilai dari hasil perhitungan menggunakan metode ahp diperoleh karyawan yang memiliki nilai tertinggi adalah wahyu dengan nilai sebesar dengan demikian karyawan yang bernama wahyu berhak untuk mendapatkan promosi jabatan sesuai dengan tujuan dalam penelitian ini kata kunci penilaian kinerja metode analytical hierarchy process
Abstrak (Stopwords Removed): pt pg candi baru sidoarjo perusahaan swasta bergerak bidang produksi gula pt pg candi baru sidoarjo memiliki jumlah karyawan cukup banyak sering terjadi kendala penentuan karyawan terbaik mendapatkan promosi jabatan perusahaan sudah melakukan pengukuran kinerja bagi para karyawannya dilihat beberapa aspek masih belum menggunakan salah satu metode pengukuran kinerja karyawan terstruktur baik kriteria penilaian digunakan pt pg candi baru sidoarjo memiliki beberapa kekurangan diantaranya dimensi penilaian digunakan belum mencakup keseluruhan aspek penilaian kinerja terdapat perusahaan belum adanya apresiasi tersendiri bagi seorang karyawan memiliki kinerja paling baik situasi kompleks pengambilan keputusan dipengaruhi satu faktor melainkan multifaktor berbagai kepentingan berdasarkan hasil pembobotan digunakan ahp dapat diperoleh bobot kriteria tertinggi sub aspek tugas sasaran kerja selanjutnya aspek kepemimpinan manajerial aspek perilaku kerja hasil penilaian mengalihkan bobot masingmasing kriteria sudah didapat pembobotan menggunakan metode ahp hasil penilaian dilakukan penilai hasil perhitungan menggunakan metode ahp diperoleh karyawan memiliki nilai tertinggi wahyu nilai sebesar demikian karyawan bernama wahyu berhak mendapatkan promosi jabatan sesuai tujuan penelitian kata kunci penilaian kinerja metode analytical hierarchy process
Abstrak (Stemmed): pt pg candi baru sidoarjo usaha swasta gerak bidang produksi gula pt pg candi baru sidoarjo milik jumlah karyawan cukup banyak sering jadi kendala tentu karyawan baik dapat promosi jabat usaha sudah laku ukur kerja bagi para karyawannya lihat beberapa aspek masih belum guna salah satu metode ukur kerja karyawan struktur baik kriteria nilai guna pt pg candi baru sidoarjo milik beberapa kurang antara dimensi nilai guna belum cakup seluruh aspek nilai kerja dapat usaha belum ada apresiasi sendiri bagi orang karyawan milik kerja paling baik situasi kompleks ambil putus pengaruh satu faktor lain multifaktor bagai penting dasar hasil bobot guna ahp dapat oleh bobot kriteria tinggi sub aspek tugas sasar kerja lanjut aspek pimpin manajerial aspek perilaku kerja hasil nilai alih bobot masingmasing kriteria sudah dapat bobot guna metode ahp hasil nilai laku nilai hasil hitung guna metode ahp oleh karyawan milik nilai tinggi wahyu nilai besar demikian karyawan nama wahyu hak dapat promosi jabat sesuai tuju teliti kata kunci nilai kerja metode analytical hierarchy process
Abstrak (Corrected): pt pg candy bar sidoarjo sara shasta gera biding produksi gula pt pg candy bar sidoarjo milk mullah karajan cutup banyan seeing jade kendall tent karajan back apart promos jabot sara judah lake ukr era bag para karyawannya that beberapa aspen mash begum gun salad sat metope ukr era karajan structure back criteria nilgai gun pt pg candy bar sidoarjo milk beberapa during angara dimension nilgai gun begum cup seluruh aspen nilgai era apart sara begum ada apresiasi sending bag orang karajan milk era paling back situate kopeks ambit puts pengaruh sat factor lain multifaktor bahai panting dakar hail robot gun ah apart olen robot criteria ting sub aspen tugs samar era layout aspen pimping managerial aspen perilaku era hail nilgai ali robot masingmasing criteria judah apart robot gun metope ah hail nilgai lake nilgai hail hiding gun metope ah olen karajan milk nilgai ting why nilgai bear domitian karajan nama why had apart promos jabot sexual juju elite data bunch nilgai era metope analytical hierarchy process
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'nilai': 9, 'kerja': 7, 'karyawan': 6, 'guna': 6, 'dapat': 5, 'aspek': 5, 'milik': 4, 'metode': 4, 'hasil': 4, 'bobot': 4, 'pt': 3, 'pg': 3, 'candi': 3, 'baru': 3, 'sidoarjo': 3, 'usaha': 3, 'baik': 3, 'belum': 3, 'kriteria': 3, 'ahp': 3, 'promosi': 2, 'jabat': 2, 'sudah': 2, 'laku': 2, 'ukur': 2, 'bagi': 2, 'beberapa': 2, 'satu': 2, 'oleh': 2, 'tinggi': 2, 'wahyu': 2, 'swasta': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'produksi': 1, 'gula': 1, 'jumlah': 1, 'cukup': 1, 'banyak': 1, 'sering': 1, 'jadi': 1, 'kendala': 1, 'tentu': 1, 'para': 1, 'karyawannya': 1, 'lihat': 1, 'masih': 1, 'salah': 1, 'struktur': 1, 'kurang': 1, 'antara': 1, 'dimensi': 1, 'cakup': 1, 'seluruh': 1, 'ada': 1, 'apresiasi': 1, 'sendiri': 1, 'orang': 1, 'paling': 1, 'situasi': 1, 'kompleks': 1, 'ambil': 1, 'putus': 1, 'pengaruh': 1, 'faktor': 1, 'lain': 1, 'multifaktor': 1, 'bagai': 1, 'penting': 1, 'dasar': 1, 'sub': 1, 'tugas': 1, 'sasar': 1, 'lanjut': 1, 'pimpin': 1, 'manajerial': 1, 'perilaku': 1, 'alih': 1, 'masingmasing': 1, 'hitung': 1, 'besar': 1, 'demikian': 1, 'nama': 1, 'hak': 1, 'sesuai': 1, 'tuju': 1, 'teliti': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 26, 'of': 18, 'in': 6, 'is': 5, 'has': 5, 'performance': 5, 'assessment': 5, 'employees': 4, 'aspects': 4, 'and': 4, 'results': 4, 'pt': 3, 'pg': 3, 'candi': 3, 'baru': 3, 'sidoarjo': 3, 'a': 3, 'company': 3, 'from': 3, 'not': 3, 'using': 3, 'employee': 3, 'used': 3, 'ahp': 3, 'obtained': 3, 'with': 3, 'best': 2, 'get': 2, 'promotion': 2, 'been': 2, 'for': 2, 'its': 2, 'but': 2, 'only': 2, 'one': 2, 'criteria': 2, 'by': 2, 'are': 2, 'who': 2, 'highest': 2, 'weight': 2, 'to': 2, 'revelation': 2, 'private': 1, 'engaged': 1, 'production': 1, 'sugar': 1, 'considerable': 1, 'number': 1, 'my': 1, 'constraint': 1, 'determining': 1, 'will': 1, 'doing': 1, 'measurement': 1, 'viewed': 1, 'several': 1, 'methods': 1, 'measuring': 1, 'well': 1, 'structured': 1, 'some': 1, 'shortcomings': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'dimensions': 1, 'cover': 1, 'all': 1, 'contained': 1, 'also': 1, 'lack': 1, 'appreciation': 1, 'own': 1, 'an': 1, 'complex': 1, 'situations': 1, 'decisions': 1, 'influenced': 1, 'factor': 1, 'alone': 1, 'multifactorial': 1, 'various': 1, 'interests': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'weighting': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'task': 1, 'target': 1, 'subworkers': 1, 'next': 1, 'aspect': 1, 'leadership': 1, 'or': 1, 'managerial': 1, 'behavioral': 1, 'work': 1, 'shift': 1, 'each': 1, 'criterion': 1, 'which': 1, 'weighted': 1, 'method': 1, 'assessments': 1, 'performed': 1, 'appraiser': 1, 'calculation': 1, 'have': 1, 'score': 1, 'was': 1, 'value': 1, 'thus': 1, 'named': 1, 'entitled': 1, 'accordance': 1, 'objectives': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'keyword': 1, 'metode': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1})
-------------------------------------------
--- Data #96 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ria nurmalita yuniar
Judul: Analisis Human Error Yang Mempengaruhi Cacat Produk Dengan Menggunakan Pendekatan Human Reliability Assessment (HRA) (Studi Kasus: UD. Alfian Jaya Wedoro, Sidoarjo)
Pembimbing 1: Fitri Agustina, ST.MT
Pembimbing 2: Nachnul Ansori, ST.MT
Abstrak (Raw): Abstrak
Objek penelitian ini adalah sentra alas kaki Wedoro di UD. Alfian Jaya Sidoarjo merupakan salah satu sentra produsen pembuat alas kaki. Proses kerja pada UD. Alfian jaya meliputi proses plong pembentukan pola sandal dengan mesin pemotong, proses pengesolan untuk pengeleman pada sol sandal, proses kap untuk penjahitan tali sandal, proses flogging pembuatan merek/logo sandal, proses sablon untuk memberi tulisan pada sandal, proses slep untuk menghaluskan pinggiran sandal dan terakhir pengepakan. Dari semua proses kerja tersebut, ada dua proses kerja yang berpotensi lebih besar menimbulkan kerusakan pada produk. Diantaranya, pada proses kerja pengesolan dan proses kap. Jenis cacat yang terjadi pada proses pengesolan yaitu pemolesan lem dan penempelan sol. Sedangkan pada proses kap (penjahitan tali sandal) jenis cacat yang terjadi yaitu pada penjahitan. Proses yang dipilih dalam penelitian ini, diketahui bahwa kerusakan produk dipengaruhi oleh faktor manusia sehingga cukup penting dilakukan pengukuran terhadap keandalannya..
Penelitian ini membahas tentang human error yang berpengaruh pada cacat produk dengan pendekatan Human Reliability Assessment (HRA) dan Standarized Plant Risk-HRA (SPAR-H). Sebelumnya, akan dihitung beban kerja fisik menggunakan konsumsi energi, QEC (Quick Exposure Checklist) dan beban kerja mental menggunakan NASA-TLX. Dari hasil kesimpulan didapatkan bahwa beban kerja fisik, mental dan posisi kerjanya kurang baik. Dari hasil HEART didapatkan nilai HEP tertinggi pada bagian pengesolan task 3.1 sebesar 0,47 dan kap task 2 sebesar 0.34. Sedangkan hasil SPAR-H didapatkan nilai HEP tertinggi pada bagian pengesolan task 3.1 sebesar 0,44 dan kap task 2.4 sebesar 0.29.
Kata kunci :
HEART, SPAR-H, QEC, Konsumsi energi
Abstrak (Clean): abstrak objek penelitian ini adalah sentra alas kaki wedoro di ud alfian jaya sidoarjo merupakan salah satu sentra produsen pembuat alas kaki proses kerja pada ud alfian jaya meliputi proses plong pembentukan pola sandal dengan mesin pemotong proses pengesolan untuk pengeleman pada sol sandal proses kap untuk penjahitan tali sandal proses flogging pembuatan mereklogo sandal proses sablon untuk memberi tulisan pada sandal proses slep untuk menghaluskan pinggiran sandal dan terakhir pengepakan dari semua proses kerja tersebut ada dua proses kerja yang berpotensi lebih besar menimbulkan kerusakan pada produk diantaranya pada proses kerja pengesolan dan proses kap jenis cacat yang terjadi pada proses pengesolan yaitu pemolesan lem dan penempelan sol sedangkan pada proses kap penjahitan tali sandal jenis cacat yang terjadi yaitu pada penjahitan proses yang dipilih dalam penelitian ini diketahui bahwa kerusakan produk dipengaruhi oleh faktor manusia sehingga cukup penting dilakukan pengukuran terhadap keandalannya penelitian ini membahas tentang human error yang berpengaruh pada cacat produk dengan pendekatan human reliability assessment hra dan standarized plant riskhra sparh sebelumnya akan dihitung beban kerja fisik menggunakan konsumsi energi qec quick exposure checklist dan beban kerja mental menggunakan nasatlx dari hasil kesimpulan didapatkan bahwa beban kerja fisik mental dan posisi kerjanya kurang baik dari hasil heart didapatkan nilai hep tertinggi pada bagian pengesolan task sebesar dan kap task sebesar sedangkan hasil sparh didapatkan nilai hep tertinggi pada bagian pengesolan task sebesar dan kap task sebesar kata kunci heart sparh qec konsumsi energi
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak objek penelitian sentra alas kaki wedoro ud alfian jaya sidoarjo salah satu sentra produsen pembuat alas kaki proses kerja ud alfian jaya meliputi proses plong pembentukan pola sandal mesin pemotong proses pengesolan pengeleman sol sandal proses kap penjahitan tali sandal proses flogging pembuatan mereklogo sandal proses sablon memberi tulisan sandal proses slep menghaluskan pinggiran sandal terakhir pengepakan semua proses kerja tersebut ada dua proses kerja berpotensi lebih besar menimbulkan kerusakan produk diantaranya proses kerja pengesolan proses kap jenis cacat terjadi proses pengesolan pemolesan lem penempelan sol sedangkan proses kap penjahitan tali sandal jenis cacat terjadi penjahitan proses dipilih penelitian diketahui kerusakan produk dipengaruhi faktor manusia cukup penting dilakukan pengukuran keandalannya penelitian membahas tentang human error berpengaruh cacat produk pendekatan human reliability assessment hra standarized plant riskhra sparh sebelumnya dihitung beban kerja fisik menggunakan konsumsi energi qec quick exposure checklist beban kerja mental menggunakan nasatlx hasil kesimpulan didapatkan beban kerja fisik mental posisi kerjanya kurang baik hasil heart didapatkan nilai hep tertinggi bagian pengesolan task sebesar kap task sebesar sedangkan hasil sparh didapatkan nilai hep tertinggi bagian pengesolan task sebesar kap task sebesar kata kunci heart sparh qec konsumsi energi
Abstrak (Stemmed): abstrak objek teliti sentra alas kaki wedoro ud alfian jaya sidoarjo salah satu sentra produsen buat alas kaki proses kerja ud alfian jaya liput proses plong bentuk pola sandal mesin potong proses sol lem sol sandal proses kap jahit tali sandal proses flogging buat mereklogo sandal proses sablon beri tulis sandal proses slep halus pinggir sandal akhir epak semua proses kerja sebut ada dua proses kerja potensi lebih besar timbul rusa produk antara proses kerja sol proses kap jenis cacat jadi proses sol moles lem tempel sol sedang proses kap jahit tali sandal jenis cacat jadi jahit proses pilih teliti tahu rusa produk pengaruh faktor manusia cukup penting laku ukur andal teliti bahas tentang human error pengaruh cacat produk dekat human reliability assessment hra standarized plant riskhra sparh belum hitung beban kerja fisik guna konsumsi energi qec quick exposure checklist beban kerja mental guna nasatlx hasil simpul dapat beban kerja fisik mental posisi kerja kurang baik hasil heart dapat nilai hep tinggi bagi sol task besar kap task besar sedang hasil sparh dapat nilai hep tinggi bagi sol task besar kap task besar kata kunci heart sparh qec konsumsi energi
Abstrak (Corrected): abstract objet elite sentry alas kaki pedro up alien jay sidoarjo salad sat sentry produce but alas kaki proves era up alien jay lieut proves long bent pola sandal resin voting proves sol lem sol sandal proves map wait tali sandal proves flogging but mereklogo sandal proves salon bert tulips sandal proves sleep halls piggier sandal air peak sea proves era debut ada due proves era potent leash bear timbal rush proud angara proves era sol proves map penis carat jade proves sol moles lem temple sol sedan proves map wait tali sandal penis carat jade wait proves pilch elite tau rush proud pengaruh factor amnesia cutup panting lake ukr anal elite baas tenting human error pengaruh carat proud dead human reliability assessment ha standardized plant biskra spare begum hiding began era fisk gun konsumsi energy sec quick exposure checklist began era mental gun nasal hail simple apart began era fisk mental polish era during back hail heart apart nilgai hep ting bag sol task bear map task bear sedan hail spare apart nilgai hep ting bag sol task bear map task bear data bunch heart spare sec konsumsi energy
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'proses': 14, 'kerja': 8, 'sandal': 7, 'sol': 7, 'kap': 5, 'besar': 5, 'task': 4, 'teliti': 3, 'jahit': 3, 'produk': 3, 'cacat': 3, 'sparh': 3, 'beban': 3, 'hasil': 3, 'dapat': 3, 'sentra': 2, 'alas': 2, 'kaki': 2, 'ud': 2, 'alfian': 2, 'jaya': 2, 'buat': 2, 'lem': 2, 'tali': 2, 'rusa': 2, 'jenis': 2, 'jadi': 2, 'sedang': 2, 'pengaruh': 2, 'human': 2, 'fisik': 2, 'guna': 2, 'konsumsi': 2, 'energi': 2, 'qec': 2, 'mental': 2, 'heart': 2, 'nilai': 2, 'hep': 2, 'tinggi': 2, 'bagi': 2, 'abstrak': 1, 'objek': 1, 'wedoro': 1, 'sidoarjo': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'produsen': 1, 'liput': 1, 'plong': 1, 'bentuk': 1, 'pola': 1, 'mesin': 1, 'potong': 1, 'flogging': 1, 'mereklogo': 1, 'sablon': 1, 'beri': 1, 'tulis': 1, 'slep': 1, 'halus': 1, 'pinggir': 1, 'akhir': 1, 'epak': 1, 'semua': 1, 'sebut': 1, 'ada': 1, 'dua': 1, 'potensi': 1, 'lebih': 1, 'timbul': 1, 'antara': 1, 'moles': 1, 'tempel': 1, 'pilih': 1, 'tahu': 1, 'faktor': 1, 'manusia': 1, 'cukup': 1, 'penting': 1, 'laku': 1, 'ukur': 1, 'andal': 1, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'error': 1, 'dekat': 1, 'reliability': 1, 'assessment': 1, 'hra': 1, 'standarized': 1, 'plant': 1, 'riskhra': 1, 'belum': 1, 'hitung': 1, 'quick': 1, 'exposure': 1, 'checklist': 1, 'nasatlx': 1, 'simpul': 1, 'posisi': 1, 'kurang': 1, 'baik': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 29, 'of': 12, 'and': 8, 'process': 7, 'is': 6, 'sandals': 6, 'that': 6, 'sol': 5, 'to': 5, 'on': 5, 'work': 4, 'processes': 4, 'hood': 4, 'task': 4, 'this': 3, 'study': 3, 'at': 3, 'for': 3, 'product': 3, 'human': 3, 'obtained': 3, 'footwear': 2, 'ud': 2, 'alfian': 2, 'jaya': 2, 'a': 2, 'with': 2, 'soles': 2, 'wing': 2, 'are': 2, 'damage': 2, 'types': 2, 'defects': 2, 'occur': 2, 'in': 2, 'while': 2, 'it': 2, 'reliability': 2, 'hra': 2, 'spar': 2, 'h': 2, 'using': 2, 'energy': 2, 'consumption': 2, 'qec': 2, 'mental': 2, 'workload': 2, 'from': 2, 'results': 2, 'heart': 2, 'hep': 2, 'highest': 2, 'value': 2, 'abstract': 1, 'central': 1, 'object': 1, 'wedoro': 1, 'sidoarjo': 1, 'center': 1, 'manufacturer': 1, 'plong': 1, 'pattern': 1, 'formation': 1, 'include': 1, 'mower': 1, 'gluing': 1, 'rope': 1, 'flogging': 1, 'making': 1, 'brand': 1, 'logo': 1, 'slippers': 1, 'silk': 1, 'screening': 1, 'give': 1, 'writing': 1, 'slep': 1, 'edges': 1, 'final': 1, 'packing': 1, 'all': 1, 'there': 1, 'two': 1, 'potentially': 1, 'greater': 1, 'among': 1, 'them': 1, 'polishing': 1, 'ie': 1, 'glue': 1, 'sticking': 1, 'suturing': 1, 'strap': 1, 'chosen': 1, 'known': 1, 'influenced': 1, 'by': 1, 'factor': 1, 'quite': 1, 'important': 1, 'judge': 1, 'discusses': 1, 'impact': 1, 'error': 1, 'defective': 1, 'approach': 1, 'assessment': 1, 'standarized': 1, 'plant': 1, 'risk': 1, 'previously': 1, 'burden': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'calculated': 1, 'quick': 1, 'exposure': 1, 'checklist': 1, 'nasa': 1, 'tlx': 1, 'conclusion': 1, 'physical': 1, 'position': 1, 'works': 1, 'less': 1, 'well': 1, 'sparh': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #97 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Awinda Fitria Ningtyas
Judul: Optimalisasi Produksi Lantai Kayu Dengan Menggunakan Metode Linier Programming (Studi Kasus : PT XXX)
Pembimbing 1: Samsul Amar., ST., MSc
Pembimbing 2: Heri Awalul Ilhamsah., ST., MT
Abstrak (Raw): PT. XXX disini merupakan salah satu perusahaan make to stock yang bergerak dibidang industri lantai kayu. PT. XXX memproduksi beragam variasi produk lantai kayu diantaranya adalah produk lantai kayu jenis red oak, walnut natural, cherry natural dan cherry cappucino. Penelitian kali ini mengenai perencanaan produksi pada PT.XXX yang akan melangsungkan proses produksi berdasarkan tujuan pada penelitian yaitu yang bisa memaksimalkan biaya produksi pada perusahaan dengan memperhatikan kendala-kendala yang ada seperti kendala jam tenaga mesin reguler, kendala jam tenaga kerja lembur dan jumlah permintaan. Pada persoalan tersebut dalam memaksimalkan profit pada perusahaan PT.XXX menggunakan metode linier programming sebagai metode pencarian solusi namun, selain menggunakan metode linier programming dibantu dengan alat bantu software excel solver untuk menentukan analisis sensitivitas. Dilakukannya analisis sensitivitas yaitu untuk mengetahui perubahan-perubahan parameter kendala produksi terhadap perubahan solusi optimal produksi. Didapatkan total biaya produksi sebesar Rp. 804783185 pada tahun 2014.
Abstrak (Clean): pt xxx disini merupakan salah satu perusahaan make to stock yang bergerak dibidang industri lantai kayu pt xxx memproduksi beragam variasi produk lantai kayu diantaranya adalah produk lantai kayu jenis red oak walnut natural cherry natural dan cherry cappucino penelitian kali ini mengenai perencanaan produksi pada ptxxx yang akan melangsungkan proses produksi berdasarkan tujuan pada penelitian yaitu yang bisa memaksimalkan biaya produksi pada perusahaan dengan memperhatikan kendalakendala yang ada seperti kendala jam tenaga mesin reguler kendala jam tenaga kerja lembur dan jumlah permintaan pada persoalan tersebut dalam memaksimalkan profit pada perusahaan ptxxx menggunakan metode linier programming sebagai metode pencarian solusi namun selain menggunakan metode linier programming dibantu dengan alat bantu software excel solver untuk menentukan analisis sensitivitas dilakukannya analisis sensitivitas yaitu untuk mengetahui perubahanperubahan parameter kendala produksi terhadap perubahan solusi optimal produksi didapatkan total biaya produksi sebesar rp pada tahun
Abstrak (Stopwords Removed): pt xxx disini salah satu perusahaan make to stock bergerak dibidang industri lantai kayu pt xxx memproduksi beragam variasi produk lantai kayu diantaranya produk lantai kayu jenis red oak walnut natural cherry natural cherry cappucino penelitian kali mengenai perencanaan produksi ptxxx melangsungkan proses produksi berdasarkan tujuan penelitian memaksimalkan biaya produksi perusahaan memperhatikan kendalakendala ada kendala jam tenaga mesin reguler kendala jam tenaga kerja lembur jumlah permintaan persoalan tersebut memaksimalkan profit perusahaan ptxxx menggunakan metode linier programming metode pencarian solusi selain menggunakan metode linier programming dibantu alat bantu software excel solver menentukan analisis sensitivitas dilakukannya analisis sensitivitas mengetahui perubahanperubahan parameter kendala produksi perubahan solusi optimal produksi didapatkan total biaya produksi sebesar rp tahun
Abstrak (Stemmed): pt xxx sini salah satu usaha make to stock gerak bidang industri lantai kayu pt xxx produksi agam variasi produk lantai kayu antara produk lantai kayu jenis red oak walnut natural cherry natural cherry cappucino teliti kali kena rencana produksi ptxxx langsung proses produksi dasar tuju teliti maksimal biaya produksi usaha perhati kendalakendala ada kendala jam tenaga mesin reguler kendala jam tenaga kerja lembur jumlah minta soal sebut maksimal profit usaha ptxxx guna metode linier programming metode cari solusi selain guna metode linier programming bantu alat bantu software excel solver tentu analisis sensitivitas laku analisis sensitivitas tahu perubahanperubahan parameter kendala produksi ubah solusi optimal produksi dapat total biaya produksi besar rp tahun
Abstrak (Corrected): pt six sing salad sat sara make to stock gera biding industry lanai kay pt six produksi adam varies proud lanai kay angara proud lanai kay penis red oak walnut natural cherry natural cherry cappuccino elite kali ken recant produksi ptxxx lansing proves produksi dakar juju elite maximal bay produksi sara perhaps kendalakendala ada kendall jam teenage resin regular kendall jam teenage era lemur mullah mint soul debut maximal profit sara ptxxx gun metope linger programming metope care solus slain gun metope linger programming bantu flat bantu software excel solver tent analysis sensitivity lake analysis sensitivity tau perubahanperubahan parameter kendall produksi bah solus optimal produksi apart total bay produksi bear up thun
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produksi': 7, 'usaha': 3, 'lantai': 3, 'kayu': 3, 'kendala': 3, 'metode': 3, 'pt': 2, 'xxx': 2, 'produk': 2, 'natural': 2, 'cherry': 2, 'teliti': 2, 'ptxxx': 2, 'maksimal': 2, 'biaya': 2, 'jam': 2, 'tenaga': 2, 'guna': 2, 'linier': 2, 'programming': 2, 'solusi': 2, 'bantu': 2, 'analisis': 2, 'sensitivitas': 2, 'sini': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'make': 1, 'to': 1, 'stock': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'industri': 1, 'agam': 1, 'variasi': 1, 'antara': 1, 'jenis': 1, 'red': 1, 'oak': 1, 'walnut': 1, 'cappucino': 1, 'kali': 1, 'kena': 1, 'rencana': 1, 'langsung': 1, 'proses': 1, 'dasar': 1, 'tuju': 1, 'perhati': 1, 'kendalakendala': 1, 'ada': 1, 'mesin': 1, 'reguler': 1, 'kerja': 1, 'lembur': 1, 'jumlah': 1, 'minta': 1, 'soal': 1, 'sebut': 1, 'profit': 1, 'cari': 1, 'selain': 1, 'alat': 1, 'software': 1, 'excel': 1, 'solver': 1, 'tentu': 1, 'laku': 1, 'tahu': 1, 'perubahanperubahan': 1, 'parameter': 1, 'ubah': 1, 'optimal': 1, 'dapat': 1, 'total': 1, 'besar': 1, 'rp': 1, 'tahun': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 9, 'production': 6, 'is': 5, 'in': 5, 'to': 4, 'constraints': 4, 'wood': 3, 'flooring': 3, 'on': 3, 'methods': 3, 'pt': 2, 'xxx': 2, 'a': 2, 'company': 2, 'natural': 2, 'cherry': 2, 'and': 2, 'study': 2, 'ptxxx': 2, 'that': 2, 'by': 2, 'as': 2, 'using': 2, 'linear': 2, 'programming': 2, 'solution': 2, 'determine': 2, 'sensitivity': 2, 'analysis': 2, 'changes': 2, 'here': 1, 'make': 1, 'stock': 1, 'engaged': 1, 'industry': 1, 'produce': 1, 'wide': 1, 'variety': 1, 'products': 1, 'including': 1, 'product': 1, 'type': 1, 'red': 1, 'oak': 1, 'walnut': 1, 'cappucino': 1, 'present': 1, 'planning': 1, 'which': 1, 'will': 1, 'sustain': 1, 'process': 1, 'based': 1, 'purpose': 1, 'we': 1, 'can': 1, 'maximize': 1, 'companys': 1, 'costs': 1, 'taking': 1, 'into': 1, 'account': 1, 'exist': 1, 'regular': 1, 'engine': 1, 'power': 1, 'clock': 1, 'overtime': 1, 'labor': 1, 'hours': 1, 'number': 1, 'requests': 1, 'issue': 1, 'maximizing': 1, 'profit': 1, 'at': 1, 'search': 1, 'however': 1, 'other': 1, 'than': 1, 'aided': 1, 'software': 1, 'tools': 1, 'excel': 1, 'solver': 1, 'conduct': 1, 'parameters': 1, 'an': 1, 'optimal': 1, 'achieved': 1, 'total': 1, 'cost': 1, 'rp': 1})
-------------------------------------------
--- Data #98 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Putri Anjasari
Judul: Perencanaan Kapasitas Produksi Sandal Dengan Metode Manufacturing Resource Planning (MRP II)
Pembimbing 1: Imron Kuswandi ST.MT
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko ST.MT
Abstrak (Raw): ABSTRAK
UKM Darmo adalah UKM yang bergerak dalam bidang manufaktur yang memproduksi sandal santai,
UKM Darmo ini memproduksi berbagai tipe sandal santai dengan macam - macam accessories dan berbagai
jenis ukuran baik untuk Pria maupun orang Wanita. UKM Darmo menerima pesanan konsumen yang beragam
variasinya, sehingga UKM Darmo sering mengalami beberapa masalah yang terjadi, seperti kekurangan stock
produk ataupun kelebihan stock produk, hal ini dapat mengakibatkan terjadinya penumpukan stock digudang,
dan juga UKM Darmo sering menghadapi kesulitan dalam memenuhi perubahan permintaan yang terjadi
ditengah periode, dimana kasus yang sering terjadi adalah penambahan jumlah order yang terjadi mendadak,
yang tidak bisa diatasi dengan stock yang ada.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Manufacturing Resource Planning (MRP II), Dengan
menggunakan Manufacturing Resource Planning (MRP II) maka permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan
dapat diselesaikan, Manufacturing Resource Planning (MRP II) sebuah metode perencanaan yang efektif dari
semua sumber daya suatu perusahaan manufaktur. Mencakup perencanaan operasional dan keuangan dan
mempunyai kemampuan simulasi untuk menjawab pertanyaan "bagaimana jika". MRP II (Manufacturing
Resources Planning) terdiri dari berbagai fungsi yang saling berhubungan: perencanaan bisnis, perencanaan
operasi dan penjualan, perencanaan produksi, penentuan jadwal pokok, kebutuhan perencanaan material,
kebutuhan perencanaan kapasitas, dan pelaksanaan sistem pendukung untuk material dan kapasitas. MRP II
(Manufacturing Resources Planning) merupakan sistem perencanaan dan pengendalian yang paling banyak
diterapkan pada proses produksi. MRP II (Manufacturing Resources Planning) yang berguna untuk mengontrol
kelancaran produksi dan dalam prosesnya memenuhi permintaan konsumen dengan lebih baik. Hasil yang
diperoleh dari metode ini
Kata kunci : Manufacturing Resource Planning, Forecasting, material requirements planning.
Abstrak (Clean): abstrak ukm darmo adalah ukm yang bergerak dalam bidang manufaktur yang memproduksi sandal santai ukm darmo ini memproduksi berbagai tipe sandal santai dengan macam macam accessories dan berbagai jenis ukuran baik untuk pria maupun orang wanita ukm darmo menerima pesanan konsumen yang beragam variasinya sehingga ukm darmo sering mengalami beberapa masalah yang terjadi seperti kekurangan stock produk ataupun kelebihan stock produk hal ini dapat mengakibatkan terjadinya penumpukan stock digudang dan juga ukm darmo sering menghadapi kesulitan dalam memenuhi perubahan permintaan yang terjadi ditengah periode dimana kasus yang sering terjadi adalah penambahan jumlah order yang terjadi mendadak yang tidak bisa diatasi dengan stock yang ada metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah manufacturing resource planning mrp ii dengan menggunakan manufacturing resource planning mrp ii maka permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan dapat diselesaikan manufacturing resource planning mrp ii sebuah metode perencanaan yang efektif dari semua sumber daya suatu perusahaan manufaktur mencakup perencanaan operasional dan keuangan dan mempunyai kemampuan simulasi untuk menjawab pertanyaan bagaimana jika mrp ii manufacturing resources planning terdiri dari berbagai fungsi yang saling berhubungan perencanaan bisnis perencanaan operasi dan penjualan perencanaan produksi penentuan jadwal pokok kebutuhan perencanaan material kebutuhan perencanaan kapasitas dan pelaksanaan sistem pendukung untuk material dan kapasitas mrp ii manufacturing resources planning merupakan sistem perencanaan dan pengendalian yang paling banyak diterapkan pada proses produksi mrp ii manufacturing resources planning yang berguna untuk mengontrol kelancaran produksi dan dalam prosesnya memenuhi permintaan konsumen dengan lebih baik hasil yang diperoleh dari metode ini kata kunci manufacturing resource planning forecasting material requirements planning
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak ukm darmo ukm bergerak bidang manufaktur memproduksi sandal santai ukm darmo memproduksi berbagai tipe sandal santai macam macam accessories berbagai jenis ukuran baik pria maupun orang wanita ukm darmo menerima pesanan konsumen beragam variasinya ukm darmo sering mengalami beberapa masalah terjadi kekurangan stock produk ataupun kelebihan stock produk dapat mengakibatkan terjadinya penumpukan stock digudang ukm darmo sering menghadapi kesulitan memenuhi perubahan permintaan terjadi ditengah periode dimana kasus sering terjadi penambahan jumlah order terjadi mendadak diatasi stock ada metode digunakan penelitian manufacturing resource planning mrp ii menggunakan manufacturing resource planning mrp ii permasalahan dihadapi perusahaan dapat diselesaikan manufacturing resource planning mrp ii metode perencanaan efektif semua sumber daya perusahaan manufaktur mencakup perencanaan operasional keuangan mempunyai kemampuan simulasi menjawab pertanyaan bagaimana jika mrp ii manufacturing resources planning terdiri berbagai fungsi saling berhubungan perencanaan bisnis perencanaan operasi penjualan perencanaan produksi penentuan jadwal pokok kebutuhan perencanaan material kebutuhan perencanaan kapasitas pelaksanaan sistem pendukung material kapasitas mrp ii manufacturing resources planning sistem perencanaan pengendalian paling banyak diterapkan proses produksi mrp ii manufacturing resources planning berguna mengontrol kelancaran produksi prosesnya memenuhi permintaan konsumen lebih baik hasil diperoleh metode kata kunci manufacturing resource planning forecasting material requirements planning
Abstrak (Stemmed): abstrak ukm darmo ukm gerak bidang manufaktur produksi sandal santai ukm darmo produksi bagai tipe sandal santai macam macam accessories bagai jenis ukur baik pria maupun orang wanita ukm darmo terima pesan konsumen agam variasi ukm darmo sering alami beberapa masalah jadi kurang stock produk atau lebih stock produk dapat akibat jadi tumpu stock gudang ukm darmo sering hadap sulit penuh ubah minta jadi tengah periode mana kasus sering jadi tambah jumlah order jadi dadak atas stock ada metode guna teliti manufacturing resource planning mrp ii guna manufacturing resource planning mrp ii masalah hadap usaha dapat selesai manufacturing resource planning mrp ii metode rencana efektif semua sumber daya usaha manufaktur cakup rencana operasional uang punya mampu simulasi jawab tanya bagaimana jika mrp ii manufacturing resources planning diri bagai fungsi saling hubung rencana bisnis rencana operasi jual rencana produksi tentu jadwal pokok butuh rencana material butuh rencana kapasitas laksana sistem dukung material kapasitas mrp ii manufacturing resources planning sistem rencana kendali paling banyak terap proses produksi mrp ii manufacturing resources planning guna kontrol lancar produksi proses penuh minta konsumen lebih baik hasil oleh metode kata kunci manufacturing resource planning forecasting material requirements planning
Abstrak (Corrected): abstract um dario um gera biding manufacture produksi sandal santa um dario produksi bahai time sandal santa madam madam accessories bahai penis ukr back aria maun orang anita um dario terms pecan consumed adam varies um dario seeing salami beberapa marsala jade during stock proud tau leash stock proud apart akbar jade jump stock gang um dario seeing hadar suit punch bah mint jade length period mana ass seeing jade tambac mullah order jade dada alas stock ada metope gun elite manufacturing resource planning map i gun manufacturing resource planning map i marsala hadar sara apart seesaw manufacturing resource planning map i metope recant efektif sea number day sara manufacture cup recant operational hang puny camp simulate nawab tanya bagaimana pika map i manufacturing resources planning dirt bahai fungi saying hung recant basis recant operas dual recant produksi tent radial look butch recant material butch recant kapasitas lasagna sister during material kapasitas map i manufacturing resources planning sister recant kendall paling banyan trap proves produksi map i manufacturing resources planning gun control lancer produksi proves punch mint consumed leash back hail olen metope data bunch manufacturing resource planning forecasting material requirements planning
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'planning': 8, 'rencana': 8, 'manufacturing': 7, 'ukm': 6, 'mrp': 6, 'ii': 6, 'darmo': 5, 'produksi': 5, 'jadi': 5, 'stock': 4, 'resource': 4, 'bagai': 3, 'sering': 3, 'metode': 3, 'guna': 3, 'resources': 3, 'material': 3, 'manufaktur': 2, 'sandal': 2, 'santai': 2, 'macam': 2, 'baik': 2, 'konsumen': 2, 'masalah': 2, 'produk': 2, 'lebih': 2, 'dapat': 2, 'hadap': 2, 'penuh': 2, 'minta': 2, 'usaha': 2, 'butuh': 2, 'kapasitas': 2, 'sistem': 2, 'proses': 2, 'abstrak': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'tipe': 1, 'accessories': 1, 'jenis': 1, 'ukur': 1, 'pria': 1, 'maupun': 1, 'orang': 1, 'wanita': 1, 'terima': 1, 'pesan': 1, 'agam': 1, 'variasi': 1, 'alami': 1, 'beberapa': 1, 'kurang': 1, 'atau': 1, 'akibat': 1, 'tumpu': 1, 'gudang': 1, 'sulit': 1, 'ubah': 1, 'tengah': 1, 'periode': 1, 'mana': 1, 'kasus': 1, 'tambah': 1, 'jumlah': 1, 'order': 1, 'dadak': 1, 'atas': 1, 'ada': 1, 'teliti': 1, 'selesai': 1, 'efektif': 1, 'semua': 1, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'cakup': 1, 'operasional': 1, 'uang': 1, 'punya': 1, 'mampu': 1, 'simulasi': 1, 'jawab': 1, 'tanya': 1, 'bagaimana': 1, 'jika': 1, 'diri': 1, 'fungsi': 1, 'saling': 1, 'hubung': 1, 'bisnis': 1, 'operasi': 1, 'jual': 1, 'tentu': 1, 'jadwal': 1, 'pokok': 1, 'laksana': 1, 'dukung': 1, 'kendali': 1, 'paling': 1, 'banyak': 1, 'terap': 1, 'kontrol': 1, 'lancar': 1, 'hasil': 1, 'oleh': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'forecasting': 1, 'requirements': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'planning': 16, 'the': 15, 'of': 10, 'and': 10, 'manufacturing': 9, 'in': 7, 'resource': 7, 'ukm': 6, 'mrp': 6, 'ii': 6, 'darmo': 5, 'a': 5, 'is': 5, 'that': 4, 'stock': 4, 'which': 3, 'for': 3, 'often': 3, 'this': 3, 'can': 3, 'method': 3, 'production': 3, 'material': 3, 'requirements': 3, 'produces': 2, 'casual': 2, 'sandals': 2, 'various': 2, 'with': 2, 'orders': 2, 'problems': 2, 'occur': 2, 'product': 2, 'demand': 2, 'be': 2, 'solved': 2, 'capacity': 2, 'process': 2, 'abstract': 1, 'are': 1, 'engaged': 1, 'types': 1, 'wide': 1, 'range': 1, 'accessories': 1, 'variety': 1, 'sizes': 1, 'both': 1, 'men': 1, 'women': 1, 'accept': 1, 'customer': 1, 'diverse': 1, 'variations': 1, 'so': 1, 'experience': 1, 'some': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'shortages': 1, 'or': 1, 'excess': 1, 'result': 1, 'accumulation': 1, 'warehouse': 1, 'also': 1, 'face': 1, 'difficulties': 1, 'meeting': 1, 'changes': 1, 'middle': 1, 'period': 1, 'case': 1, 'increasing': 1, 'number': 1, 'occurs': 1, 'suddenly': 1, 'not': 1, 'existing': 1, 'used': 1, 'study': 1, 'use': 1, 'faced': 1, 'by': 1, 'company': 1, 'effective': 1, 'all': 1, 'resources': 1, 'companies': 1, 'include': 1, 'financial': 1, 'operational': 1, 'simulation': 1, 'has': 1, 'ability': 1, 'to': 1, 'answer': 1, 'question': 1, 'what': 1, 'if': 1, 'consists': 1, 'interrelated': 1, 'functions': 1, 'business': 1, 'sales': 1, 'operations': 1, 'determination': 1, 'basic': 1, 'schedule': 1, 'execution': 1, 'support': 1, 'systems': 1, 'control': 1, 'system': 1, 'most': 1, 'widely': 1, 'applied': 1, 'useful': 1, 'controlling': 1, 'smooth': 1, 'meet': 1, 'consumer': 1, 'better': 1, 'results': 1, 'obtained': 1, 'from': 1, 'keywords': 1, 'forecasting': 1})
-------------------------------------------
--- Data #99 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Febyan Karisantiningrum Subagiyo
Judul: Penjadwalan Produksi Menggunakan Metode Branch And bound (Studi Kasus :PTABC Tbk)
Pembimbing 1: Heri Awalul Ilhamsah., ST., MT
Pembimbing 2: Imron Kuswandi., ST., MT
Abstrak (Raw): Penelitian ini membahas alternatif penjadwalan produksi yang optimal dengan menggunakan metode
branch and bound yang bertujuan untuk menentukan penjadwalan di ABC dalam meminimasi makespan.
Selama ini perusahaan tersebut menjalankan produksinya menggunakan sistem penjadwalan FCFS
(
first come
first served
)
dengan sistem produksi flowshop. Penelitian ini diawali menghitung waktu standart dari tiap Job
menggunakan metode pengukuran waktu dengan work sampling, kemudian dilakukan penjadwalan dengan
branch and bound.
Hasil perhitungan dengan menggunakan branch and bound penjadwalan optimal yang diusulkan adalah
Job 2 - Job 5 - Job 7 -Job 6 - Job 1 - Job 3 - Job 4 - Job 8. Penjadwalan usulan tersebut diperoleh makespan
sebesar 1562,23 menit atau 93734,02 detik. Sedangkan penjadwalan FCFS yang selama ini dilakukan ABC
memiliki makespan sebesar 1715,18 menit atau 102910,53. Selisih yang dihasilkan adalah 152,94 menit atau
9176,515 detik. Hal inilah yang dapat membuktikan bahwa penjadwalan dengan metode branch and bound
dapat meminimimasi waktu proses produksi pada ABC.
Abstrak (Clean): penelitian ini membahas alternatif penjadwalan produksi yang optimal dengan menggunakan metode branch and bound yang bertujuan untuk menentukan penjadwalan di abc dalam meminimasi makespan selama ini perusahaan tersebut menjalankan produksinya menggunakan sistem penjadwalan fcfs first come first served dengan sistem produksi flowshop penelitian ini diawali menghitung waktu standart dari tiap job menggunakan metode pengukuran waktu dengan work sampling kemudian dilakukan penjadwalan dengan branch and bound hasil perhitungan dengan menggunakan branch and bound penjadwalan optimal yang diusulkan adalah job job job job job job job job penjadwalan usulan tersebut diperoleh makespan sebesar menit atau detik sedangkan penjadwalan fcfs yang selama ini dilakukan abc memiliki makespan sebesar menit atau selisih yang dihasilkan adalah menit atau detik hal inilah yang dapat membuktikan bahwa penjadwalan dengan metode branch and bound dapat meminimimasi waktu proses produksi pada abc
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas alternatif penjadwalan produksi optimal menggunakan metode branch and bound bertujuan menentukan penjadwalan abc meminimasi makespan selama perusahaan tersebut menjalankan produksinya menggunakan sistem penjadwalan fcfs first come first served sistem produksi flowshop penelitian diawali menghitung waktu standart tiap job menggunakan metode pengukuran waktu work sampling dilakukan penjadwalan branch and bound hasil perhitungan menggunakan branch and bound penjadwalan optimal diusulkan job job job job job job job job penjadwalan usulan tersebut diperoleh makespan sebesar menit detik sedangkan penjadwalan fcfs selama dilakukan abc memiliki makespan sebesar menit selisih dihasilkan menit detik inilah dapat membuktikan penjadwalan metode branch and bound dapat meminimimasi waktu proses produksi abc
Abstrak (Stemmed): teliti bahas alternatif jadwal produksi optimal guna metode branch and bound tuju tentu jadwal abc meminimasi makespan lama usaha sebut jalan produksi guna sistem jadwal fcfs first come first served sistem produksi flowshop teliti awal hitung waktu standart tiap job guna metode ukur waktu work sampling laku jadwal branch and bound hasil hitung guna branch and bound jadwal optimal usul job job job job job job job job jadwal usul sebut oleh makespan besar menit detik sedang jadwal fcfs lama laku abc milik makespan besar menit selisih hasil menit detik ini dapat bukti jadwal metode branch and bound dapat meminimimasi waktu proses produksi abc
Abstrak (Corrected): elite baas alternative radial produksi optimal gun metope branch and bound juju tent radial arc meminimasi makespan lama sara debut alan produksi gun sister radial focus first come first served sister produksi flowshop elite away hiding want standard tip job gun metope ukr want work sampling lake radial branch and bound hail hiding gun branch and bound radial optimal usual job job job job job job job job radial usual debut olen makespan bear merit devil sedan radial focus lama lake arc milk makespan bear merit selfish hail merit devil in apart but radial metope branch and bound apart meminimimasi want proves produksi arc
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'job': 9, 'jadwal': 8, 'produksi': 4, 'guna': 4, 'branch': 4, 'and': 4, 'bound': 4, 'metode': 3, 'abc': 3, 'makespan': 3, 'waktu': 3, 'menit': 3, 'teliti': 2, 'optimal': 2, 'lama': 2, 'sebut': 2, 'sistem': 2, 'fcfs': 2, 'first': 2, 'hitung': 2, 'laku': 2, 'hasil': 2, 'usul': 2, 'besar': 2, 'detik': 2, 'dapat': 2, 'bahas': 1, 'alternatif': 1, 'tuju': 1, 'tentu': 1, 'meminimasi': 1, 'usaha': 1, 'jalan': 1, 'come': 1, 'served': 1, 'flowshop': 1, 'awal': 1, 'standart': 1, 'tiap': 1, 'ukur': 1, 'work': 1, 'sampling': 1, 'oleh': 1, 'sedang': 1, 'milik': 1, 'selisih': 1, 'ini': 1, 'bukti': 1, 'meminimimasi': 1, 'proses': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'scheduling': 8, 'job': 8, 'that': 6, 'by': 5, 'is': 5, 'production': 4, 'and': 4, 'to': 4, 'of': 3, 'branch': 3, 'with': 3, 'time': 3, 'minutes': 3, 'or': 3, 'as': 3, 'this': 2, 'research': 2, 'work': 2, 'optimal': 2, 'use': 2, 'abc': 2, 'system': 2, 'fcfs': 2, 'first': 2, 'done': 2, 'bound': 2, 'makespan': 2, 'seconds': 2, 'it': 2, 'through': 1, 'alternative': 1, 'method': 1, 'boundone': 1, 'intent': 1, 'determine': 1, 'at': 1, 'in': 1, 'minimationmakespan': 1, 'up': 1, 'firm': 1, 'going': 1, 'its': 1, 'utilize': 1, 'come': 1, 'served': 1, 'flowshop': 1, 'starting': 1, 'account': 1, 'standarts': 1, 'every': 1, 'jobutilizes': 1, 'methodic': 1, 'measurement': 1, 'sampling': 1, 'then': 1, 'the': 1, 'result': 1, 'proposed': 1, 'proposal': 1, 'acquired': 1, 'meanwhile': 1, 'one': 1, 'long': 1, 'has': 1, 'big': 1, 'resulting': 1, 'difference': 1, 'who': 1, 'can': 1, 'prove': 1, 'methodicsbranch': 1, 'boundcan': 1, 'meminimimasi': 1, 'process': 1, 'inabc': 1})
-------------------------------------------
--- Data #100 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Khoirul Musfik
Judul: Analisis Workload Operator Produksi Rokok Untuk Perbaikan Sistem Kerja (Studi Kasus : PT. Seribu Satu Alami, Desa Kertagena Tengah, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan)
Pembimbing 1: Fitri Agustina, ST.,MT.
Pembimbing 2: Nachnul Ansori, ST.,MT.
Abstrak (Raw): PT. Seribu Satu Alami, Pamekasan merupakan industri manufaktur yang bergerak di bidang pembuatan rokok. Dalam operasinya pabrik ini menggunakan metode manual dalam keseluruhan proses produksinya. Proses produksi pada pabrik ini dimulai dari proses pelintingan, quality control, sampai proses pengepakan (packaging). Dari pengamatan awal yang telah dilakukan banyak para pekerja yang mengeluhkan kelelahan. Kondisi tersebut disebabkan karena pekerjaan yang berulang-ulang, dilakukan dengan posisi kerja duduk selama jam kerja berlangsung serta kurangnya waktu istirahat. Selain beban kerja fisik, operator juga mengalami beban kerja mental. Hal ini dikarenakan oleh target produksi perhari yang harus dipenuhi oleh operator. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur dan menganalisis beban kerja operator baik fisik maupun mental serta memberikan usulan perbaikan sistem kerja bagi perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Fisiologi Kerja dan NASA-Task Load Index (TLX). Fisiologi kerja merupakan suatu metode yang digunakan untuk mengukur beban kerja fisik. Sedangkan NASA-Task Load Index (TLX) merupakan suatu metode yang digunakan untuk mengukur beban kerja mental. Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis data diperoleh hasil bahwa dari keseluruhan operator produksi rokok pada bagian pelintingan mengalami beban kerja yang tinggi terutama pada beban mentalnya. Maka dari itu dalam penelitian ini diperlukan usulan perbaikan untuk memperbaiki sistem kerja sebelumnya. Dimana usulan perbaikan tersebut berupa perbaikan target produksi dan perbaikan kondisi lingkungan kerja.
Kata Kunci : Beban Kerja, Fisiologi Kerja, NASA-Task Load Index (TLX), Sistem Kerja.
Abstrak (Clean): pt seribu satu alami pamekasan merupakan industri manufaktur yang bergerak di bidang pembuatan rokok dalam operasinya pabrik ini menggunakan metode manual dalam keseluruhan proses produksinya proses produksi pada pabrik ini dimulai dari proses pelintingan quality control sampai proses pengepakan packaging dari pengamatan awal yang telah dilakukan banyak para pekerja yang mengeluhkan kelelahan kondisi tersebut disebabkan karena pekerjaan yang berulangulang dilakukan dengan posisi kerja duduk selama jam kerja berlangsung serta kurangnya waktu istirahat selain beban kerja fisik operator juga mengalami beban kerja mental hal ini dikarenakan oleh target produksi perhari yang harus dipenuhi oleh operator tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur dan menganalisis beban kerja operator baik fisik maupun mental serta memberikan usulan perbaikan sistem kerja bagi perusahaan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah fisiologi kerja dan nasatask load index tlx fisiologi kerja merupakan suatu metode yang digunakan untuk mengukur beban kerja fisik sedangkan nasatask load index tlx merupakan suatu metode yang digunakan untuk mengukur beban kerja mental berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis data diperoleh hasil bahwa dari keseluruhan operator produksi rokok pada bagian pelintingan mengalami beban kerja yang tinggi terutama pada beban mentalnya maka dari itu dalam penelitian ini diperlukan usulan perbaikan untuk memperbaiki sistem kerja sebelumnya dimana usulan perbaikan tersebut berupa perbaikan target produksi dan perbaikan kondisi lingkungan kerja kata kunci beban kerja fisiologi kerja nasatask load index tlx sistem kerja
Abstrak (Stopwords Removed): pt seribu satu alami pamekasan industri manufaktur bergerak bidang pembuatan rokok operasinya pabrik menggunakan metode manual keseluruhan proses produksinya proses produksi pabrik dimulai proses pelintingan quality control proses pengepakan packaging pengamatan awal dilakukan banyak para pekerja mengeluhkan kelelahan kondisi tersebut disebabkan pekerjaan berulangulang dilakukan posisi kerja duduk selama jam kerja berlangsung kurangnya waktu istirahat selain beban kerja fisik operator mengalami beban kerja mental dikarenakan target produksi perhari harus dipenuhi operator tujuan penelitian mengukur menganalisis beban kerja operator baik fisik maupun mental memberikan usulan perbaikan sistem kerja bagi perusahaan metode digunakan penelitian fisiologi kerja nasatask load index tlx fisiologi kerja metode digunakan mengukur beban kerja fisik sedangkan nasatask load index tlx metode digunakan mengukur beban kerja mental berdasarkan hasil pengolahan data analisis data diperoleh hasil keseluruhan operator produksi rokok bagian pelintingan mengalami beban kerja tinggi terutama beban mentalnya penelitian diperlukan usulan perbaikan memperbaiki sistem kerja sebelumnya dimana usulan perbaikan tersebut berupa perbaikan target produksi perbaikan kondisi lingkungan kerja kata kunci beban kerja fisiologi kerja nasatask load index tlx sistem kerja
Abstrak (Stemmed): pt ribu satu alami pamekasan industri manufaktur gerak bidang buat rokok operasi pabrik guna metode manual seluruh proses produksi proses produksi pabrik mulai proses linting quality control proses epak packaging amat awal laku banyak para kerja keluh lelah kondisi sebut sebab kerja berulangulang laku posisi kerja duduk lama jam kerja langsung kurang waktu istirahat selain beban kerja fisik operator alami beban kerja mental karena target produksi hari harus penuh operator tuju teliti ukur analis beban kerja operator baik fisik maupun mental beri usul baik sistem kerja bagi usaha metode guna teliti fisiologi kerja nasatask load index tlx fisiologi kerja metode guna ukur beban kerja fisik sedang nasatask load index tlx metode guna ukur beban kerja mental dasar hasil olah data analisis data oleh hasil seluruh operator produksi rokok bagi linting alami beban kerja tinggi utama beban mental teliti perlu usul baik baik sistem kerja belum mana usul baik sebut upa baik target produksi baik kondisi lingkung kerja kata kunci beban kerja fisiologi kerja nasatask load index tlx sistem kerja
Abstrak (Corrected): pt ribs sat salami pamekasan industry manufacture gera biding but rook operas park gun metope manual seluruh proves produksi proves produksi park mule proves lining quality control proves peak packaging mat away lake banyan para era kelly leah kondisi debut kebab era berulangulang lake polish era dude lama jam era lansing during want istirahat slain began era fisk operator salami began era mental arena target produksi hard harms punch operator juju elite ukr analysis began era operator back fisk maun mental bert usual back sister era bag sara metope gun elite fisiologi era nasatask load index tax fisiologi era metope gun ukr began era fisk sedan nasatask load index tax metope gun ukr began era mental dakar hail blah data analysis data olen hail seluruh operator produksi rook bag lining salami began era ting mama began mental elite peru usual back back sister era begum mana usual back debut up back target produksi back kondisi linking era data bunch began era fisiologi era nasatask load index tax sister era
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 18, 'beban': 8, 'baik': 7, 'produksi': 5, 'guna': 4, 'metode': 4, 'proses': 4, 'operator': 4, 'mental': 4, 'alami': 3, 'fisik': 3, 'teliti': 3, 'ukur': 3, 'usul': 3, 'sistem': 3, 'fisiologi': 3, 'nasatask': 3, 'load': 3, 'index': 3, 'tlx': 3, 'rokok': 2, 'pabrik': 2, 'seluruh': 2, 'linting': 2, 'laku': 2, 'kondisi': 2, 'sebut': 2, 'target': 2, 'bagi': 2, 'hasil': 2, 'data': 2, 'pt': 1, 'ribu': 1, 'satu': 1, 'pamekasan': 1, 'industri': 1, 'manufaktur': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'buat': 1, 'operasi': 1, 'manual': 1, 'mulai': 1, 'quality': 1, 'control': 1, 'epak': 1, 'packaging': 1, 'amat': 1, 'awal': 1, 'banyak': 1, 'para': 1, 'keluh': 1, 'lelah': 1, 'sebab': 1, 'berulangulang': 1, 'posisi': 1, 'duduk': 1, 'lama': 1, 'jam': 1, 'langsung': 1, 'kurang': 1, 'waktu': 1, 'istirahat': 1, 'selain': 1, 'karena': 1, 'hari': 1, 'harus': 1, 'penuh': 1, 'tuju': 1, 'analis': 1, 'maupun': 1, 'beri': 1, 'usaha': 1, 'sedang': 1, 'dasar': 1, 'olah': 1, 'analisis': 1, 'oleh': 1, 'tinggi': 1, 'utama': 1, 'perlu': 1, 'belum': 1, 'mana': 1, 'upa': 1, 'lingkung': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 25, 'of': 10, 'in': 9, 'work': 8, 'to': 7, 'workload': 7, 'and': 6, 'is': 5, 'this': 5, 'production': 5, 'load': 4, 'process': 3, 'from': 3, 'by': 3, 'a': 3, 'mental': 3, 'study': 3, 'measure': 3, 'improvement': 3, 'method': 3, 'used': 3, 'physiology': 3, 'nasatask': 3, 'index': 3, 'tlx': 3, 'overall': 2, 'rolled': 2, 'that': 2, 'working': 2, 'physical': 2, 'operators': 2, 'are': 2, 'experiencing': 2, 'targets': 2, 'operator': 2, 'as': 2, 'for': 2, 'system': 2, 'on': 2, 'results': 2, 'data': 2, 'proposed': 2, 'pt': 1, 'ribu': 1, 'satu': 1, 'alami': 1, 'pamekasan': 1, 'manufacturing': 1, 'industry': 1, 'engaged': 1, 'manufacture': 1, 'cigarettes': 1, 'factory': 1, 'operations': 1, 'using': 1, 'manual': 1, 'methods': 1, 'at': 1, 'plant': 1, 'started': 1, 'processes': 1, 'quality': 1, 'control': 1, 'until': 1, 'packing': 1, 'packaging': 1, 'initial': 1, 'observations': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'made': 1, 'many': 1, 'workers': 1, 'who': 1, 'complain': 1, 'fatigue': 1, 'condition': 1, 'caused': 1, 'repetitive': 1, 'done': 1, 'sitting': 1, 'position': 1, 'during': 1, 'hours': 1, 'lack': 1, 'break': 1, 'progress': 1, 'addition': 1, 'also': 1, 'due': 1, 'daily': 1, 'be': 1, 'met': 1, 'purpose': 1, 'was': 1, 'analyze': 1, 'both': 1, 'physically': 1, 'mentally': 1, 'well': 1, 'provide': 1, 'suggestions': 1, 'company': 1, 'while': 1, 'based': 1, 'processing': 1, 'analysis': 1, 'obtained': 1, 'cigarette': 1, 'high': 1, 'especially': 1, 'therefore': 1, 'improvements': 1, 'necessary': 1, 'improve': 1, 'previous': 1, 'where': 1, 'improved': 1, 'conditions': 1, 'keywords': 1, 'systems': 1})
-------------------------------------------
--- Data #101 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: M. Taufiqur Rohman
Judul: Analisis dan Usulan Perbaikan Pemborosan (Waste) pada Produksi Pintu Besi dengan Pendekatan Value Stream Mapping dan Ergonomi
Pembimbing 1: Nachnul Ansori, S.T., M.T.
Pembimbing 2: M. Imron Mustajib, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): PT. Sekawan Karyatama Mandiri merupakan perusahaan yang memproduksi pintu besi beserta komponennya yang terletak di Sidoarjo, Jawa Timur. Industri ini bertipe make to order yang berarti memproduksi produk sesuai pesanan konsumen. Setelah dilakukan pengamatan terhadap divisi fabrikasi, teridentifikasi banyak terjadi aktivitas pemborosan (waste). Pada penelitian ini dibahas tentang analisis pemborosan (waste) serta memberi usulan perbaikan pada proses produksi pintu besi model SG 680 H dengan pendekatan value stream mapping dan ergonomi. Berdasarkan analisis yang dilakukan terdapat enam jenis waste yang terjadi pada divisi fabrikasi yaitu Waiting time, Transport, Inventory, Innappropiate Process, Defect, dan Motion. Sedangkan usulan perbaikan berupa maintenance system, penataan layout lantai produksi, penerapan 5S, perbaikan postur kerja serta penerapan sistem pekerja rabbit chasing. Selanjutnya berdasarkan current value stream mapping pintu SG 680 H diketahui value added activity sebesar 6656 detik dan non-value added activity sebesar 2171 detik, setelah dilakukan usulan perbaikan diperoleh value added activity 6656 detik dan non-value added activity 1999 detik. Sedangkan penilaian waste motion tentang postur kerja dari pekerja pemotongan panel menggunakan RULA diperoleh grand total score 7 yang berarti diperlukan tindakan perubahan sekarang juga, setelah dilakukan usulan perbaikan postur kerja diperoleh grand total score 5 yang berarti masih diperlukan tindakan perubahan dalam waktu ke depan.
Kata kunci: Waste, Value Stream Mapping, Ergonomi, Value Added Activity, RULA
Abstrak (Clean): pt sekawan karyatama mandiri merupakan perusahaan yang memproduksi pintu besi beserta komponennya yang terletak di sidoarjo jawa timur industri ini bertipe make to order yang berarti memproduksi produk sesuai pesanan konsumen setelah dilakukan pengamatan terhadap divisi fabrikasi teridentifikasi banyak terjadi aktivitas pemborosan waste pada penelitian ini dibahas tentang analisis pemborosan waste serta memberi usulan perbaikan pada proses produksi pintu besi model sg h dengan pendekatan value stream mapping dan ergonomi berdasarkan analisis yang dilakukan terdapat enam jenis waste yang terjadi pada divisi fabrikasi yaitu waiting time transport inventory innappropiate process defect dan motion sedangkan usulan perbaikan berupa maintenance system penataan layout lantai produksi penerapan s perbaikan postur kerja serta penerapan sistem pekerja rabbit chasing selanjutnya berdasarkan current value stream mapping pintu sg h diketahui value added activity sebesar detik dan nonvalue added activity sebesar detik setelah dilakukan usulan perbaikan diperoleh value added activity detik dan nonvalue added activity detik sedangkan penilaian waste motion tentang postur kerja dari pekerja pemotongan panel menggunakan rula diperoleh grand total score yang berarti diperlukan tindakan perubahan sekarang juga setelah dilakukan usulan perbaikan postur kerja diperoleh grand total score yang berarti masih diperlukan tindakan perubahan dalam waktu ke depan kata kunci waste value stream mapping ergonomi value added activity rula
Abstrak (Stopwords Removed): pt sekawan karyatama mandiri perusahaan memproduksi pintu besi beserta komponennya terletak sidoarjo jawa timur industri bertipe make to order berarti memproduksi produk sesuai pesanan konsumen dilakukan pengamatan divisi fabrikasi teridentifikasi banyak terjadi aktivitas pemborosan waste penelitian dibahas tentang analisis pemborosan waste memberi usulan perbaikan proses produksi pintu besi model sg h pendekatan value stream mapping ergonomi berdasarkan analisis dilakukan terdapat enam jenis waste terjadi divisi fabrikasi waiting time transport inventory innappropiate process defect motion sedangkan usulan perbaikan berupa maintenance system penataan layout lantai produksi penerapan s perbaikan postur kerja penerapan sistem pekerja rabbit chasing selanjutnya berdasarkan current value stream mapping pintu sg h diketahui value added activity sebesar detik nonvalue added activity sebesar detik dilakukan usulan perbaikan diperoleh value added activity detik nonvalue added activity detik sedangkan penilaian waste motion tentang postur kerja pekerja pemotongan panel menggunakan rula diperoleh grand total score berarti diperlukan tindakan perubahan sekarang dilakukan usulan perbaikan postur kerja diperoleh grand total score berarti masih diperlukan tindakan perubahan waktu depan kata kunci waste value stream mapping ergonomi value added activity rula
Abstrak (Stemmed): pt kawan karyatama mandiri usaha produksi pintu besi serta komponen letak sidoarjo jawa timur industri tipe make to order arti produksi produk sesuai pesan konsumen laku amat divisi fabrikasi identifikasi banyak jadi aktivitas boros waste teliti bahas tentang analisis boros waste beri usul baik proses produksi pintu besi model sg h dekat value stream mapping ergonomi dasar analisis laku dapat enam jenis waste jadi divisi fabrikasi waiting time transport inventory innappropiate process defect motion sedang usul baik upa maintenance system tata layout lantai produksi terap s baik postur kerja terap sistem kerja rabbit chasing lanjut dasar current value stream mapping pintu sg h tahu value added activity besar detik nonvalue added activity besar detik laku usul baik oleh value added activity detik nonvalue added activity detik sedang nilai waste motion tentang postur kerja kerja potong panel guna rula oleh grand total score arti perlu tindak ubah sekarang laku usul baik postur kerja oleh grand total score arti masih perlu tindak ubah waktu depan kata kunci waste value stream mapping ergonomi value added activity rula
Abstrak (Corrected): pt kwan karyatama mandarin sara produksi pint best sorta component leak sidoarjo jaw timur industry time make to order art produksi proud sexual pecan consumed lake mat divine fabrikasi identifikasi banyan jade aktivitas bores waste elite baas tenting analysis bores waste bert usual back proves produksi pint best model so h dead value stream mapping ergonomic dakar analysis lake apart exam penis waste jade divine fabrikasi waiting time transport inventory inappropriate process defect motion sedan usual back up maintenance system data layout lanai produksi trap s back poster era trap sister era rabbit chasing layout dakar current value stream mapping pint so h tau value added activity bear devil nonvalue added activity bear devil lake usual back olen value added activity devil nonvalue added activity devil sedan nilgai waste motion tenting poster era era voting panel gun rule olen grand total score art peru tindal bah semarang lake usual back poster era olen grand total score art mash peru tindal bah want dean data bunch waste value stream mapping ergonomic value added activity rule
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'value': 6, 'waste': 5, 'baik': 5, 'kerja': 5, 'added': 5, 'activity': 5, 'produksi': 4, 'laku': 4, 'usul': 4, 'detik': 4, 'pintu': 3, 'arti': 3, 'stream': 3, 'mapping': 3, 'postur': 3, 'oleh': 3, 'besi': 2, 'divisi': 2, 'fabrikasi': 2, 'jadi': 2, 'boros': 2, 'tentang': 2, 'analisis': 2, 'sg': 2, 'h': 2, 'ergonomi': 2, 'dasar': 2, 'motion': 2, 'sedang': 2, 'terap': 2, 'besar': 2, 'nonvalue': 2, 'rula': 2, 'grand': 2, 'total': 2, 'score': 2, 'perlu': 2, 'tindak': 2, 'ubah': 2, 'pt': 1, 'kawan': 1, 'karyatama': 1, 'mandiri': 1, 'usaha': 1, 'serta': 1, 'komponen': 1, 'letak': 1, 'sidoarjo': 1, 'jawa': 1, 'timur': 1, 'industri': 1, 'tipe': 1, 'make': 1, 'to': 1, 'order': 1, 'produk': 1, 'sesuai': 1, 'pesan': 1, 'konsumen': 1, 'amat': 1, 'identifikasi': 1, 'banyak': 1, 'aktivitas': 1, 'teliti': 1, 'bahas': 1, 'beri': 1, 'proses': 1, 'model': 1, 'dekat': 1, 'dapat': 1, 'enam': 1, 'jenis': 1, 'waiting': 1, 'time': 1, 'transport': 1, 'inventory': 1, 'innappropiate': 1, 'process': 1, 'defect': 1, 'upa': 1, 'maintenance': 1, 'system': 1, 'tata': 1, 'layout': 1, 'lantai': 1, 's': 1, 'sistem': 1, 'rabbit': 1, 'chasing': 1, 'lanjut': 1, 'current': 1, 'tahu': 1, 'nilai': 1, 'potong': 1, 'panel': 1, 'guna': 1, 'sekarang': 1, 'masih': 1, 'waktu': 1, 'depan': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 11, 'the': 8, 'in': 7, 'and': 6, 'value': 6, 'to': 5, 'waste': 5, 'added': 5, 'activity': 5, 'is': 4, 'proposed': 4, 'seconds': 4, 'a': 3, 'that': 3, 'after': 3, 'on': 3, 'improvements': 3, 'stream': 3, 'mapping': 3, 'system': 3, 'iron': 2, 'doors': 2, 'this': 2, 'which': 2, 'means': 2, 'fabrication': 2, 'division': 2, 'about': 2, 'analysis': 2, 'as': 2, 'production': 2, 'process': 2, 'sg': 2, 'h': 2, 'ergonomics': 2, 'based': 2, 'time': 2, 'motion': 2, 'while': 2, 'implementation': 2, 'improvement': 2, 'workers': 2, 'for': 2, 'nonvalue': 2, 'obtained': 2, 'work': 2, 'postures': 2, 'rula': 2, 'grand': 2, 'total': 2, 'score': 2, 'action': 2, 'pt': 1, 'kawan': 1, 'karyatama': 1, 'mandiri': 1, 'company': 1, 'produces': 1, 'components': 1, 'located': 1, 'sidoarjo': 1, 'east': 1, 'java': 1, 'type': 1, 'industry': 1, 'make': 1, 'order': 1, 'producing': 1, 'products': 1, 'according': 1, 'customer': 1, 'orders': 1, 'observation': 1, 'identified': 1, 'many': 1, 'activities': 1, 'going': 1, 'research': 1, 'were': 1, 'discussed': 1, 'well': 1, 'giving': 1, 'models': 1, 'with': 1, 'approach': 1, 'done': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'six': 1, 'types': 1, 'occur': 1, 'namely': 1, 'waiting': 1, 'transport': 1, 'inventory': 1, 'defect': 1, 'form': 1, 'maintenance': 1, 'lay': 1, 'out': 1, 'arrangement': 1, 'floor': 1, 's': 1, 'working': 1, 'posture': 1, 'rabbit': 1, 'chasing': 1, 'furthermore': 1, 'current': 1, 'door': 1, 'known': 1, 'assessment': 1, 'panel': 1, 'cutting': 1, 'using': 1, 'acquired': 1, 'needed': 1, 'changes': 1, 'right': 1, 'now': 1, 'meaning': 1, 'still': 1, 'required': 1, 'change': 1, 'ahead': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #102 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: NASIKHUDDIN
Judul: ANALISIS PRODUKTIVITAS DENGAN METODE JARINGAN SYARAF TIRUAN (JST) BERDASARKAN PENDEKATAN ERGONOMI
(Studi Kasus: UD. NATURAL, Petemon, Surabaya)
Pembimbing 1: NACHNUL ANSORI, ST., MT.
Pembimbing 2: M. IMRON MUSTAJIB, ST., MT.
Abstrak (Raw): Pertumbuhan sektor kontruksi mencapai 10,45% pada tahun 2012, adalah potensi pasar yang besar sebagai latar belakang peningkatan produktivitas UD. NATURAL, Petemon, Surabaya. Perusahaan tersebut adalah perusahaan manufaktur pembuatan kaca grafir. terdapat beberapa tahapan proses dalam pembuatan kaca grafir yang dikelompokkan menjadi 4 departemen, yaitu: cutting, sandblasting, assembly dan finishing. Proses produksi tersebut dikerjakan secara manual. Sehingga banyak faktor yang mempengaruhi produktivitas, terutama faktor ergonomi mikro dan makro. Tujuan dari penelitian ini adalah analisis produktivitas berdasarkan pendekatan ergonomi mikro maupun makro dengan metode jaringan syaraf tiruan (JST) MATLAB. Ergonomi mikro yang di analisis adalah beban kerja menggunakan %CVL, postur kerja menggunakan RULA dan lingkungan kerja fisik (kebisingan, pencahayaan, dan suhu) sedangkan ergonomi makro dianalisis mengggunakan metode Macroergonomic Analysis and Design (MEAD). Perancangan arsitektur model jaringan syaraf tiruan (JST) diketahui rancangan jaringan syaraf tiruan terbaik untuk mensimulasi model [10 10 3] adalah dengan metode pembelajaran backpropagation sigmoid bipolar (tansig) dan fungsi training adalah trainlm dengan diperoleh MSE sebesar 0,000027356 pada epoh ke-0 dan R bernilai 0,99306 ? 1,0. Pada tahap kedua dengan model [3 20 1], algoritma training yang terbaik adalah sigmoid bipolar (tansig), fungsi training adalah trainlm, dimana nilai MSE yang ditunjukkan adalah 0,027539 pada epoh ke-8 dengan R bernilai 0,796869. Berdasarkan hasil prediksi diketahui bahwa produktivitas optimum perusahaan tersebut dapat dicapai dengan kombinasi faktor ergonomi: kebisingan 85 dB, pencahayaan antara 350-700 lux, suhu 30oC, beban kerja 25%, postur kerja kategori 2 dengan dengan output penjualan sebesar Rp 3.634.275 – Rp 5.329.800 per bulan. Sedangkan alternatif perbaikan yang diusulkan berdasarkan analisis ergonomi makro adalah perbaikan job desription, pelatihan untuk masing-masing pekerja dalam meningkatkan kemampuan/skill dan perbaikan fasilitas (pembuatan display informasi, pemugaran display produk, dan warehouse) maupun perawatan mesin/peralatan. Selain itu postur kerja untuk setiap karyawan terutama pada departemen finishing guna meningkatkan produktivitas perusahaan.
Kata kunci: Produktivitas, Ergonomi, MEAD, Jaringan Syaraf Tiruan (JST)
Abstrak (Clean): pertumbuhan sektor kontruksi mencapai pada tahun adalah potensi pasar yang besar sebagai latar belakang peningkatan produktivitas ud natural petemon surabaya perusahaan tersebut adalah perusahaan manufaktur pembuatan kaca grafir terdapat beberapa tahapan proses dalam pembuatan kaca grafir yang dikelompokkan menjadi departemen yaitu cutting sandblasting assembly dan finishing proses produksi tersebut dikerjakan secara manual sehingga banyak faktor yang mempengaruhi produktivitas terutama faktor ergonomi mikro dan makro tujuan dari penelitian ini adalah analisis produktivitas berdasarkan pendekatan ergonomi mikro maupun makro dengan metode jaringan syaraf tiruan jst matlab ergonomi mikro yang di analisis adalah beban kerja menggunakan cvl postur kerja menggunakan rula dan lingkungan kerja fisik kebisingan pencahayaan dan suhu sedangkan ergonomi makro dianalisis mengggunakan metode macroergonomic analysis and design mead perancangan arsitektur model jaringan syaraf tiruan jst diketahui rancangan jaringan syaraf tiruan terbaik untuk mensimulasi model adalah dengan metode pembelajaran backpropagation sigmoid bipolar tansig dan fungsi training adalah trainlm dengan diperoleh mse sebesar pada epoh ke dan r bernilai pada tahap kedua dengan model algoritma training yang terbaik adalah sigmoid bipolar tansig fungsi training adalah trainlm dimana nilai mse yang ditunjukkan adalah pada epoh ke dengan r bernilai berdasarkan hasil prediksi diketahui bahwa produktivitas optimum perusahaan tersebut dapat dicapai dengan kombinasi faktor ergonomi kebisingan db pencahayaan antara lux suhu oc beban kerja postur kerja kategori dengan dengan output penjualan sebesar rp – rp per bulan sedangkan alternatif perbaikan yang diusulkan berdasarkan analisis ergonomi makro adalah perbaikan job desription pelatihan untuk masingmasing pekerja dalam meningkatkan kemampuanskill dan perbaikan fasilitas pembuatan display informasi pemugaran display produk dan warehouse maupun perawatan mesinperalatan selain itu postur kerja untuk setiap karyawan terutama pada departemen finishing guna meningkatkan produktivitas perusahaan kata kunci produktivitas ergonomi mead jaringan syaraf tiruan jst
Abstrak (Stopwords Removed): pertumbuhan sektor kontruksi mencapai tahun potensi pasar besar latar belakang peningkatan produktivitas ud natural petemon surabaya perusahaan tersebut perusahaan manufaktur pembuatan kaca grafir terdapat beberapa tahapan proses pembuatan kaca grafir dikelompokkan menjadi departemen cutting sandblasting assembly finishing proses produksi tersebut dikerjakan secara manual banyak faktor mempengaruhi produktivitas terutama faktor ergonomi mikro makro tujuan penelitian analisis produktivitas berdasarkan pendekatan ergonomi mikro maupun makro metode jaringan syaraf tiruan jst matlab ergonomi mikro analisis beban kerja menggunakan cvl postur kerja menggunakan rula lingkungan kerja fisik kebisingan pencahayaan suhu sedangkan ergonomi makro dianalisis mengggunakan metode macroergonomic analysis and design mead perancangan arsitektur model jaringan syaraf tiruan jst diketahui rancangan jaringan syaraf tiruan terbaik mensimulasi model metode pembelajaran backpropagation sigmoid bipolar tansig fungsi training trainlm diperoleh mse sebesar epoh r bernilai tahap kedua model algoritma training terbaik sigmoid bipolar tansig fungsi training trainlm dimana nilai mse ditunjukkan epoh r bernilai berdasarkan hasil prediksi diketahui produktivitas optimum perusahaan tersebut dapat dicapai kombinasi faktor ergonomi kebisingan db pencahayaan antara lux suhu oc beban kerja postur kerja kategori output penjualan sebesar rp – rp per bulan sedangkan alternatif perbaikan diusulkan berdasarkan analisis ergonomi makro perbaikan job desription pelatihan masingmasing pekerja meningkatkan kemampuanskill perbaikan fasilitas pembuatan display informasi pemugaran display produk warehouse maupun perawatan mesinperalatan selain postur kerja setiap karyawan terutama departemen finishing meningkatkan produktivitas perusahaan kata kunci produktivitas ergonomi mead jaringan syaraf tiruan jst
Abstrak (Stemmed): tumbuh sektor kontruksi capai tahun potensi pasar besar latar belakang tingkat produktivitas ud natural ton surabaya usaha sebut usaha manufaktur buat kaca grafir dapat beberapa tahap proses buat kaca grafir kelompok jadi departemen cutting sandblasting assembly finishing proses produksi sebut kerja cara manual banyak faktor pengaruh produktivitas utama faktor ergonomi mikro makro tuju teliti analisis produktivitas dasar dekat ergonomi mikro maupun makro metode jaring syaraf tiru jst matlab ergonomi mikro analisis beban kerja guna cvl postur kerja guna rula lingkung kerja fisik bising cahaya suhu sedang ergonomi makro analis mengggunakan metode macroergonomic analysis and design mead ancang arsitektur model jaring syaraf tiru jst tahu rancang jaring syaraf tiru baik simulasi model metode ajar backpropagation sigmoid bipolar tansig fungsi training trainlm oleh mse besar epoh r nila tahap dua model algoritma training baik sigmoid bipolar tansig fungsi training trainlm mana nilai mse tunjuk epoh r nila dasar hasil prediksi tahu produktivitas optimum usaha sebut dapat capai kombinasi faktor ergonomi bising db cahaya antara lux suhu oc beban kerja postur kerja kategori output jual besar rp rp per bulan sedang alternatif baik usul dasar analisis ergonomi makro baik job desription latih masingmasing kerja tingkat kemampuanskill baik fasilitas buat display informasi pugar display produk warehouse maupun awat mesinperalatan selain postur kerja tiap karyawan utama departemen finishing tingkat produktivitas usaha kata kunci produktivitas ergonomi mead jaring syaraf tiru jst
Abstrak (Corrected): tumble sector kontruksi capri thun potent paar bear later belaying dingbat produktivitas up natural ton surabaya sara debut sara manufacture but kara grain apart beberapa that proves but kara grain kelompok jade department cutting sandblasting assembly finishing proves produksi debut era cara manual banyan factor pengaruh produktivitas mama factor ergonomic micro macro juju elite analysis produktivitas dakar dead ergonomic micro maun macro metope caring scarf tire just atlas ergonomic micro analysis began era gun cal poster era gun rule linking era fisk rising cabana sulu sedan ergonomic macro analysis mengggunakan metope macroeconomic analysis and design mead dancing arsitektur model caring scarf tire just tau dancing caring scarf tire back simulate model metope ajar backpropagation sigmoid bipolar transit fungi training train olen me bear epoch r nina that due model algorithm training back sigmoid bipolar transit fungi training train mana nilgai me tuneup epoch r nina dakar hail prediksi tau produktivitas optimum sara debut apart capri kombinasi factor ergonomic rising db cabana angara lux sulu oc began era poster era category output dual bear up up per buran sedan alternative back usual dakar analysis ergonomic macro back job description latin masingmasing era dingbat kemampuanskill back basilicas but display informant sugar display proud warehouse maun away mesinperalatan slain poster era tip karajan mama department finishing dingbat produktivitas sara data bunch produktivitas ergonomic mead caring scarf tire just
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 8, 'ergonomi': 7, 'produktivitas': 6, 'baik': 5, 'usaha': 4, 'makro': 4, 'jaring': 4, 'syaraf': 4, 'tiru': 4, 'besar': 3, 'tingkat': 3, 'sebut': 3, 'buat': 3, 'faktor': 3, 'mikro': 3, 'analisis': 3, 'dasar': 3, 'metode': 3, 'jst': 3, 'postur': 3, 'model': 3, 'training': 3, 'capai': 2, 'kaca': 2, 'grafir': 2, 'dapat': 2, 'tahap': 2, 'proses': 2, 'departemen': 2, 'finishing': 2, 'utama': 2, 'maupun': 2, 'beban': 2, 'guna': 2, 'bising': 2, 'cahaya': 2, 'suhu': 2, 'sedang': 2, 'mead': 2, 'tahu': 2, 'sigmoid': 2, 'bipolar': 2, 'tansig': 2, 'fungsi': 2, 'trainlm': 2, 'mse': 2, 'epoh': 2, 'r': 2, 'nila': 2, 'rp': 2, 'display': 2, 'tumbuh': 1, 'sektor': 1, 'kontruksi': 1, 'tahun': 1, 'potensi': 1, 'pasar': 1, 'latar': 1, 'belakang': 1, 'ud': 1, 'natural': 1, 'ton': 1, 'surabaya': 1, 'manufaktur': 1, 'beberapa': 1, 'kelompok': 1, 'jadi': 1, 'cutting': 1, 'sandblasting': 1, 'assembly': 1, 'produksi': 1, 'cara': 1, 'manual': 1, 'banyak': 1, 'pengaruh': 1, 'tuju': 1, 'teliti': 1, 'dekat': 1, 'matlab': 1, 'cvl': 1, 'rula': 1, 'lingkung': 1, 'fisik': 1, 'analis': 1, 'mengggunakan': 1, 'macroergonomic': 1, 'analysis': 1, 'and': 1, 'design': 1, 'ancang': 1, 'arsitektur': 1, 'rancang': 1, 'simulasi': 1, 'ajar': 1, 'backpropagation': 1, 'oleh': 1, 'dua': 1, 'algoritma': 1, 'mana': 1, 'nilai': 1, 'tunjuk': 1, 'hasil': 1, 'prediksi': 1, 'optimum': 1, 'kombinasi': 1, 'db': 1, 'antara': 1, 'lux': 1, 'oc': 1, 'kategori': 1, 'output': 1, 'jual': 1, 'per': 1, 'bulan': 1, 'alternatif': 1, 'usul': 1, 'job': 1, 'desription': 1, 'latih': 1, 'masingmasing': 1, 'kemampuanskill': 1, 'fasilitas': 1, 'informasi': 1, 'pugar': 1, 'produk': 1, 'warehouse': 1, 'awat': 1, 'mesinperalatan': 1, 'selain': 1, 'tiap': 1, 'karyawan': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 10, 'is': 10, 'and': 10, 'in': 7, 'productivity': 6, 'which': 6, 'work': 6, 'as': 5, 'are': 5, 'ergonomics': 5, 'using': 5, 'company': 4, 'macro': 4, 'ergonomic': 4, 'training': 4, 'for': 4, 'a': 3, 'at': 3, 'micro': 3, 'to': 3, 'based': 3, 'artificial': 3, 'neural': 3, 'network': 3, 'ann': 3, 'method': 3, 'posture': 3, 'design': 3, 'with': 3, 'growth': 2, 'reached': 2, 'this': 2, 'production': 2, 'gravere': 2, 'glass': 2, 'there': 2, 'making': 2, 'finishing': 2, 'especially': 2, 'analyzed': 2, 'load': 2, 'noisiness': 2, 'temperature': 2, 'analysis': 2, 'mead': 2, 'best': 2, 'model': 2, 'sigmoid': 2, 'bipolar': 2, 'tansig': 2, 'function': 2, 'trainlm': 2, 'mse': 2, 'level': 2, 'r': 2, 'valued': 2, 'second': 2, 'shows': 2, 'on': 2, 'that': 2, 'rp': 2, 'reparation': 2, 'display': 2, 'construction': 1, 'sector': 1, 'year': 1, 'great': 1, 'potential': 1, 'market': 1, 'background': 1, 'ud': 1, 'natural': 1, 'ton': 1, 'surabaya': 1, 'manufacture': 1, 'some': 1, 'steps': 1, 'divided': 1, 'into': 1, 'departments': 1, 'cutting': 1, 'sandblasting': 1, 'assembly': 1, 'processes': 1, 'done': 1, 'manually': 1, 'therefore': 1, 'many': 1, 'factors': 1, 'influence': 1, 'aim': 1, 'study': 1, 'analyze': 1, 'approach': 1, 'matlab': 1, 'cvl': 1, 'rula': 1, 'physical': 1, 'environment': 1, 'light': 1, 'contrast': 1, 'macroergonomic': 1, 'architecture': 1, 'simulate': 1, 'learning': 1, 'backpropagation': 1, 'obtained': 1, 'big': 1, 'epoh': 1, 'phase': 1, 'algorithm': 1, 'value': 1, 'epoch': 1, 'wirt': 1, 'prediction': 1, 'result': 1, 'optimum': 1, 'could': 1, 'be': 1, 'combine': 1, 'factor': 1, 'db': 1, 'lighting': 1, 'between': 1, 'lux': 1, 'oc': 1, 'category': 1, 'output': 1, 'sales': 1, 'per': 1, 'month': 1, 'otherwise': 1, 'alternative': 1, 'suggested': 1, 'job': 1, 'description': 1, 'workers': 1, 'enhancing': 1, 'skills': 1, 'facilities': 1, 'information': 1, 'restoration': 1, 'product': 1, 'ware': 1, 'house': 1, 'well': 1, 'machinetools': 1, 'treatment': 1, 'addition': 1, 'each': 1, 'worker': 1, 'department': 1, 'increasing': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #103 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Moch Bahruddin Yusuf Baihaqi
Judul: PENJADWALAN MATA KULIAH MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA GENETIKA
(Studi Kasus : Program Studi Teknik Industri Universitas Trunodjoyo Madura)
Pembimbing 1: Samsul Amar, ST., MSc.
Pembimbing 2: Heri Awalul Ilhamsah, ST., MT.
Abstrak (Raw): Penjadwalan mata kuliah merupakan proses membuat jadwal mata kuliah yang cukup komplek. Agar mendapat hasil yang baik kami akan membuat metode optimasi modern yakni Algoritma Genetika. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan banyaknya pelanggaran antara jadwal manual dengan Algoritma Genetika. Adapun langkah-langkah dalam Algoritma Genetik antara lain Inisialisasi, cara merubah data asal menjadi gen. Evaluasi fitness, untuk mengetahui kekuatan kromosom. Seleksi kromosom menggunakan metode Roulette Wheel. Crossover yakni proses mengawinkan silang dua kromosom agar dapat menambah varian yang baik dan mutasi, dilakukan hanya untuk satu kromosom dengan cara menukar gen. Masing-masing crossover dan mutasi menggunakan metode PMX (Partially Matched Xover) dan Swap Mutation.
Pada penelitian ini menggunakan parameter ukuran populasi sebanyak 300. Penentu kromosom yang akan melakukan crossover (Pc) dan mutasi (Pm) masing-masing sebesar 0,95 dan 0,001. Untuk regenerasi diputar sebanyak 1000 kali dan batasan waktu selama 6000 detik. Proses terakhir adalah replacement yakni mengganti kromosom yang lemah, tahap ini menggunakan metode both parent. Pada hasil akhir perbandingan antara jadwal manual dengan metode Algoritma Genetik diketahui bahwa jadwal manual terdapat penalty hard dengan total penalty sebesar 1015 sedangkan jadwal untuk Algoritma Genetik hanya penalty soft dengan total sebesar 2.
Kata kunci :
Algoritma genetika, jadwal, manual, penalty, fitness
Abstrak (Clean): penjadwalan mata kuliah merupakan proses membuat jadwal mata kuliah yang cukup komplek agar mendapat hasil yang baik kami akan membuat metode optimasi modern yakni algoritma genetika penelitian ini bertujuan untuk membandingkan banyaknya pelanggaran antara jadwal manual dengan algoritma genetika adapun langkahlangkah dalam algoritma genetik antara lain inisialisasi cara merubah data asal menjadi gen evaluasi fitness untuk mengetahui kekuatan kromosom seleksi kromosom menggunakan metode roulette wheel crossover yakni proses mengawinkan silang dua kromosom agar dapat menambah varian yang baik dan mutasi dilakukan hanya untuk satu kromosom dengan cara menukar gen masingmasing crossover dan mutasi menggunakan metode pmx partially matched xover dan swap mutation pada penelitian ini menggunakan parameter ukuran populasi sebanyak penentu kromosom yang akan melakukan crossover pc dan mutasi pm masingmasing sebesar dan untuk regenerasi diputar sebanyak kali dan batasan waktu selama detik proses terakhir adalah replacement yakni mengganti kromosom yang lemah tahap ini menggunakan metode both parent pada hasil akhir perbandingan antara jadwal manual dengan metode algoritma genetik diketahui bahwa jadwal manual terdapat penalty hard dengan total penalty sebesar sedangkan jadwal untuk algoritma genetik hanya penalty soft dengan total sebesar kata kunci algoritma genetika jadwal manual penalty fitness
Abstrak (Stopwords Removed): penjadwalan mata kuliah proses membuat jadwal mata kuliah cukup komplek mendapat hasil baik kami membuat metode optimasi modern yakni algoritma genetika penelitian bertujuan membandingkan banyaknya pelanggaran antara jadwal manual algoritma genetika adapun langkahlangkah algoritma genetik antara lain inisialisasi cara merubah data asal menjadi gen evaluasi fitness mengetahui kekuatan kromosom seleksi kromosom menggunakan metode roulette wheel crossover yakni proses mengawinkan silang dua kromosom dapat menambah varian baik mutasi dilakukan satu kromosom cara menukar gen masingmasing crossover mutasi menggunakan metode pmx partially matched xover swap mutation penelitian menggunakan parameter ukuran populasi sebanyak penentu kromosom melakukan crossover pc mutasi pm masingmasing sebesar regenerasi diputar sebanyak kali batasan waktu selama detik proses terakhir replacement yakni mengganti kromosom lemah tahap menggunakan metode both parent hasil akhir perbandingan antara jadwal manual metode algoritma genetik diketahui jadwal manual terdapat penalty hard total penalty sebesar sedangkan jadwal algoritma genetik penalty soft total sebesar kata kunci algoritma genetika jadwal manual penalty fitness
Abstrak (Stemmed): jadwal mata kuliah proses buat jadwal mata kuliah cukup komplek dapat hasil baik kami buat metode optimasi modern yakni algoritma genetika teliti tuju banding banyak langgar antara jadwal manual algoritma genetika adapun langkahlangkah algoritma genetik antara lain inisial cara rubah data asal jadi gen evaluasi fitness tahu kuat kromosom seleksi kromosom guna metode roulette wheel crossover yakni proses awin silang dua kromosom dapat tambah varian baik mutasi laku satu kromosom cara tukar gen masingmasing crossover mutasi guna metode pmx partially matched xover swap mutation teliti guna parameter ukur populasi banyak tentu kromosom laku crossover pc mutasi pm masingmasing besar regenerasi putar banyak kali batas waktu lama detik proses akhir replacement yakni ganti kromosom lemah tahap guna metode both parent hasil akhir banding antara jadwal manual metode algoritma genetik tahu jadwal manual dapat penalty hard total penalty besar sedang jadwal algoritma genetik penalty soft total besar kata kunci algoritma genetika jadwal manual penalty fitness
Abstrak (Corrected): radial data julian proves but radial data julian cutup complex apart hail back kami but metope optimism modern yank algorithm genetic elite juju banding banyan hangar angara radial manual algorithm genetic adapt langkahlangkah algorithm genetic angara lain initial cara rush data anal jade gen evaluate fitness tau kurt kromosom seeks kromosom gun metope roulette wheel crossover yank proves win slang due kromosom apart tambac marian back mutant lake sat kromosom cara tear gen masingmasing crossover mutant gun metope pox partially matched over swap mutation elite gun parameter ukr popular banyan tent kromosom lake crossover pa mutant pm masingmasing bear regenerate put banyan kali bats want lama devil proves air replacement yank anti kromosom leah that gun metope both parent hail air banding angara radial manual metope algorithm genetic tau radial manual apart penalty hard total penalty bear sedan radial algorithm genetic penalty soft total bear data bunch algorithm genetic radial manual penalty fitness
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jadwal': 7, 'algoritma': 6, 'kromosom': 6, 'metode': 5, 'manual': 4, 'guna': 4, 'penalty': 4, 'proses': 3, 'dapat': 3, 'yakni': 3, 'genetika': 3, 'banyak': 3, 'antara': 3, 'genetik': 3, 'crossover': 3, 'mutasi': 3, 'besar': 3, 'mata': 2, 'kuliah': 2, 'buat': 2, 'hasil': 2, 'baik': 2, 'teliti': 2, 'banding': 2, 'cara': 2, 'gen': 2, 'fitness': 2, 'tahu': 2, 'laku': 2, 'masingmasing': 2, 'akhir': 2, 'total': 2, 'cukup': 1, 'komplek': 1, 'kami': 1, 'optimasi': 1, 'modern': 1, 'tuju': 1, 'langgar': 1, 'adapun': 1, 'langkahlangkah': 1, 'lain': 1, 'inisial': 1, 'rubah': 1, 'data': 1, 'asal': 1, 'jadi': 1, 'evaluasi': 1, 'kuat': 1, 'seleksi': 1, 'roulette': 1, 'wheel': 1, 'awin': 1, 'silang': 1, 'dua': 1, 'tambah': 1, 'varian': 1, 'satu': 1, 'tukar': 1, 'pmx': 1, 'partially': 1, 'matched': 1, 'xover': 1, 'swap': 1, 'mutation': 1, 'parameter': 1, 'ukur': 1, 'populasi': 1, 'tentu': 1, 'pc': 1, 'pm': 1, 'regenerasi': 1, 'putar': 1, 'kali': 1, 'batas': 1, 'waktu': 1, 'lama': 1, 'detik': 1, 'replacement': 1, 'ganti': 1, 'lemah': 1, 'tahap': 1, 'both': 1, 'parent': 1, 'hard': 1, 'sedang': 1, 'soft': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 16, 'and': 8, 'to': 7, 'is': 6, 'a': 6, 'genetic': 6, 'algorithm': 6, 'schedule': 5, 'penalty': 5, 'chromosomes': 4, 'for': 4, 'process': 3, 'that': 3, 'method': 3, 'this': 3, 'in': 3, 'using': 3, 'crossover': 3, 'mutation': 3, 'good': 2, 'results': 2, 'will': 2, 'study': 2, 'fitness': 2, 'chromosome': 2, 'only': 2, 'manual': 2, 'total': 2, 'course': 1, 'scheduling': 1, 'creating': 1, 'fairly': 1, 'complex': 1, 'subject': 1, 'get': 1, 'we': 1, 'make': 1, 'modern': 1, 'optimization': 1, 'aimed': 1, 'compare': 1, 'number': 1, 'violations': 1, 'on': 1, 'manually': 1, 'steps': 1, 'among': 1, 'other': 1, 'initialization': 1, 'how': 1, 'change': 1, 'original': 1, 'data': 1, 'into': 1, 'gene': 1, 'evaluation': 1, 'determine': 1, 'strength': 1, 'selection': 1, 'roulette': 1, 'wheel': 1, 'two': 1, 'hybridize': 1, 'order': 1, 'increase': 1, 'variants': 1, 'mutations': 1, 'performed': 1, 'one': 1, 'by': 1, 'means': 1, 'exchanging': 1, 'genes': 1, 'pmx': 1, 'partially': 1, 'matched': 1, 'xover': 1, 'swap': 1, 'parameters': 1, 'population': 1, 'size': 1, 'determinants': 1, 'do': 1, 'pc': 1, 'pm': 1, 'respectively': 1, 'regenerate': 1, 'played': 1, 'times': 1, 'time': 1, 'limits': 1, 'seconds': 1, 'last': 1, 'replacement': 1, 'replace': 1, 'weak': 1, 'stage': 1, 'uses': 1, 'both': 1, 'parent': 1, 'methods': 1, 'at': 1, 'end': 1, 'comparison': 1, 'between': 1, 'known': 1, 'there': 1, 'hard': 1, 'with': 1, 'while': 1, 'soft': 1, 'key': 1, 'words': 1, 'schedules': 1, 'manuals': 1})
-------------------------------------------
--- Data #104 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: M. HUSNUL JAMIL
Judul: PENGEMBANGAN MOTIONLESS ELECTROMAGNETIC INDUCTION GENERATOR DENGAN PENDEKATAN PAHL & BEITZ - AHP
Pembimbing 1: MU'ALIM. ST,.MT
Pembimbing 2: SUGENG PURWOKO, ST,. MT
Abstrak (Raw): Sumber energi listrik sangat dibutuhkan bagi masyarakat, karena energi listrik merupakan kebutuhan kita sehari-hari. Selain itu, energi fosil yang merupakan pembangkit listrik itu bersifat terbatas dan menipis keberadaannya.Tujuan dari penelitian ini adalah agar didapat konsep rancangan peralatan optimum yang dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi perancangan wujud dan perancangan detail sehingga dapat diwujudkan menjadi peralatan yang dapat bekerja sebagaimana mestinya, mudah, murah dan aman dalam pengoperasian dan perawatan.Konsep perancangan dilakukan secara sistematis tahap demi tahap sesuai dengan metode PAHL & BEITZ - AHP. Metode AHP telah banyak digunakan diberbagai bidang antara lain untuk memilih alternatif terbaik. Berdasarkan analisa hasil pengujian kinerja prototype Motionless electromagnetic induction generator didapatkan sebuah generator induksi sebagai sumber energi listrik alternatif tanpa gerakan (motionless electromagnetic induction generator), yang bertujuan mendapatkan daya output lebih besar di bandingkan daya inputannya, agar bisa mengurangi atau mengirit penggunaan minyak bumi sebagai sumber listrik yang dipakai.
Abstrak (Clean): sumber energi listrik sangat dibutuhkan bagi masyarakat karena energi listrik merupakan kebutuhan kita seharihari selain itu energi fosil yang merupakan pembangkit listrik itu bersifat terbatas dan menipis keberadaannyatujuan dari penelitian ini adalah agar didapat konsep rancangan peralatan optimum yang dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi perancangan wujud dan perancangan detail sehingga dapat diwujudkan menjadi peralatan yang dapat bekerja sebagaimana mestinya mudah murah dan aman dalam pengoperasian dan perawatankonsep perancangan dilakukan secara sistematis tahap demi tahap sesuai dengan metode pahl beitz ahp metode ahp telah banyak digunakan diberbagai bidang antara lain untuk memilih alternatif terbaik berdasarkan analisa hasil pengujian kinerja prototype motionless electromagnetic induction generator didapatkan sebuah generator induksi sebagai sumber energi listrik alternatif tanpa gerakan motionless electromagnetic induction generator yang bertujuan mendapatkan daya output lebih besar di bandingkan daya inputannya agar bisa mengurangi atau mengirit penggunaan minyak bumi sebagai sumber listrik yang dipakai
Abstrak (Stopwords Removed): sumber energi listrik sangat dibutuhkan bagi masyarakat energi listrik kebutuhan kita seharihari selain energi fosil pembangkit listrik bersifat terbatas menipis keberadaannyatujuan penelitian didapat konsep rancangan peralatan optimum dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi perancangan wujud perancangan detail dapat diwujudkan menjadi peralatan dapat bekerja sebagaimana mestinya mudah murah aman pengoperasian perawatankonsep perancangan dilakukan secara sistematis tahap demi tahap sesuai metode pahl beitz ahp metode ahp banyak digunakan diberbagai bidang antara lain memilih alternatif terbaik berdasarkan analisa hasil pengujian kinerja prototype motionless electromagnetic induction generator didapatkan generator induksi sumber energi listrik alternatif gerakan motionless electromagnetic induction generator bertujuan mendapatkan daya output lebih besar bandingkan daya inputannya mengurangi mengirit penggunaan minyak bumi sumber listrik dipakai
Abstrak (Stemmed): sumber energi listrik sangat butuh bagi masyarakat energi listrik butuh kita seharihari selain energi fosil bangkit listrik sifat batas tip keberadaannyatujuan teliti dapat konsep rancang alat optimum dapat kembang lebih lanjut jadi ancang wujud ancang detail dapat wujud jadi alat dapat kerja bagaimana mesti mudah murah aman operasi perawatankonsep ancang laku cara sistematis tahap demi tahap sesuai metode pahl beitz ahp metode ahp banyak guna bagai bidang antara lain pilih alternatif baik dasar analisa hasil uji kerja prototype motionless electromagnetic induction generator dapat generator induksi sumber energi listrik alternatif gera motionless electromagnetic induction generator tuju dapat daya output lebih besar banding daya inputannya kurang irit guna minyak bumi sumber listrik pakai
Abstrak (Corrected): number energy listeria sang butch bag masyarakat energy listeria butch kit seharihari slain energy fossil bandit listeria sift bats tip keberadaannyatujuan elite apart onset dancing flat optimum apart embank leash layout jade dancing juju dancing detail apart juju jade flat apart era bagaimana misti judah mural man operas perawatankonsep dancing lake cara systematic that demo that sexual metope pal blitz ah metope ah banyan gun bahai biding angara lain pilch alternative back dakar analyst hail uni era prototype motionless electromagnetic induction generator apart generator indues number energy listeria alternative gera motionless electromagnetic induction generator juju apart day output leash bear banding day inputannya during writ gun minyan bump number listeria sakai
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'dapat': 6, 'listrik': 5, 'energi': 4, 'sumber': 3, 'ancang': 3, 'generator': 3, 'butuh': 2, 'alat': 2, 'lebih': 2, 'jadi': 2, 'wujud': 2, 'kerja': 2, 'tahap': 2, 'metode': 2, 'ahp': 2, 'guna': 2, 'alternatif': 2, 'motionless': 2, 'electromagnetic': 2, 'induction': 2, 'daya': 2, 'sangat': 1, 'bagi': 1, 'masyarakat': 1, 'kita': 1, 'seharihari': 1, 'selain': 1, 'fosil': 1, 'bangkit': 1, 'sifat': 1, 'batas': 1, 'tip': 1, 'keberadaannyatujuan': 1, 'teliti': 1, 'konsep': 1, 'rancang': 1, 'optimum': 1, 'kembang': 1, 'lanjut': 1, 'detail': 1, 'bagaimana': 1, 'mesti': 1, 'mudah': 1, 'murah': 1, 'aman': 1, 'operasi': 1, 'perawatankonsep': 1, 'laku': 1, 'cara': 1, 'sistematis': 1, 'demi': 1, 'sesuai': 1, 'pahl': 1, 'beitz': 1, 'banyak': 1, 'bagai': 1, 'bidang': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'pilih': 1, 'baik': 1, 'dasar': 1, 'analisa': 1, 'hasil': 1, 'uji': 1, 'prototype': 1, 'induksi': 1, 'gera': 1, 'tuju': 1, 'output': 1, 'besar': 1, 'banding': 1, 'inputannya': 1, 'kurang': 1, 'irit': 1, 'minyak': 1, 'bumi': 1, 'pakai': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'of': 9, 'is': 6, 'in': 6, 'energy': 4, 'and': 4, 'to': 4, 'design': 4, 'source': 3, 'electrical': 3, 'power': 3, 'can': 3, 'a': 3, 'as': 3, 'induction': 3, 'generator': 3, 'concept': 2, 'be': 2, 'into': 2, 'that': 2, 'step': 2, 'method': 2, 'ahp': 2, 'used': 2, 'alternative': 2, 'motionless': 2, 'electromagnetic': 2, 'an': 2, 'needed': 1, 'for': 1, 'community': 1, 'because': 1, 'our': 1, 'daily': 1, 'needs': 1, 'addition': 1, 'fossil': 1, 'plant': 1, 'limited': 1, 'depleting': 1, 'its': 1, 'existence': 1, 'purpose': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'obtain': 1, 'optimum': 1, 'equipment': 1, 'further': 1, 'developed': 1, 'form': 1, 'detail': 1, 'transformed': 1, 'tools': 1, 'work': 1, 'it': 1, 'should': 1, 'easy': 1, 'cheap': 1, 'safe': 1, 'operation': 1, 'maintenance': 1, 'done': 1, 'systematic': 1, 'by': 1, 'accordance': 1, 'with': 1, 'pahl': 1, 'beitz': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'widely': 1, 'various': 1, 'fields': 1, 'among': 1, 'others': 1, 'choose': 1, 'best': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'analysis': 1, 'performance': 1, 'testing': 1, 'results': 1, 'prototype': 1, 'obtained': 1, 'without': 1, 'motion': 1, 'which': 1, 'aims': 1, 'get': 1, 'output': 1, 'greater': 1, 'than': 1, 'input': 1, 'order': 1, 'reduce': 1, 'or': 1, 'save': 1, 'use': 1, 'petroleum': 1, 'electricity': 1})
-------------------------------------------
--- Data #105 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Siti Muhimatul Khoiroh
Judul: ANALISIS RANTAI NILAI DAN STAKEHOLDER ENGAGEMENT SEBAGAI PERUMUSAN STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI KREATIF SUBSEKTOR KERAJINAN BANGKALAN
Pembimbing 1: Fitri Agustina ST., MT.
Pembimbing 2: Nachnul Anshori ST., MT.
Abstrak (Raw): Abstrak
Tuntutan perekonomian di era sekarang ini mengharuskan setiap orang ataupun perusahaan berfikir kreatif dan efisien untuk mempertahankan eksistensinya dalam meghadapi persaingan global. Dalam perkembanganya, di Indonesia juga telah berkembang era ekonomi industri kreatif, dimana dalam pelaksanaanya kreatifitas dan inovasi dari masing-masingindividu adalah kunci utama untuk menjalankannya.Salah satunya adalhPulau Madura yang berkontribusi 11 % dari total produksi Jawa Timur dengan 90% total pelaku usaha dilakukan oleh usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Bangkalan merupakan salah satu wilayah di Madura dengan total 17.666 unit industri kreatif dari total keseluruhan 68.733 unit usaha yang ada di Madura (Pradana, 2013). Keberadaan pengusaha industri batik di Tanjung Bumi, Bangkalan selama ini ternyata masih terdapat usaha kreatif yang dilakukan secara konvensional (mandiri) dan belum ada keterlibatan penuh dari Dinas atau pemerintah daerah Bangkalan. Dengan menngunakan analisis rantai nilai dapat diketahui proses pembentukan nilai yang terjadi dalam sebuah industri kreatif adalah kreasi, produksi, distribusi dan komersialisasi. Dalam menganalisa hubungan keterkaitan semua stakeholder yang terlibat dan peranan masing-masing menggunakantool stakeholder engagement planning (analisis partisipasi seluruh stakeholder yang terlibat) diperoleh perencanaan partisipasi aktif seluruh stakeholder dan hasil analisis SWOT terdapat enam strategi pengembangan yang kemudian dilakukan pembobotan menggunakan ANP dengan bantuan software super decision 1.6.0 diperoleh strategi terbaik dengan bobot sebesar 0,292005 yaitu strategi pemasaran dan promosi lokal maupun luar daerah dengan memanfaatkan teknologi dan membangun mitra kerja.
Kata Kunci: Rantai Nilai,Stakeholder engagement,SWOT, ANP
Abstrak (Clean): abstrak tuntutan perekonomian di era sekarang ini mengharuskan setiap orang ataupun perusahaan berfikir kreatif dan efisien untuk mempertahankan eksistensinya dalam meghadapi persaingan global dalam perkembanganya di indonesia juga telah berkembang era ekonomi industri kreatif dimana dalam pelaksanaanya kreatifitas dan inovasi dari masingmasingindividu adalah kunci utama untuk menjalankannyasalah satunya adalhpulau madura yang berkontribusi dari total produksi jawa timur dengan total pelaku usaha dilakukan oleh usaha mikro kecil dan menengah umkm bangkalan merupakan salah satu wilayah di madura dengan total unit industri kreatif dari total keseluruhan unit usaha yang ada di madura pradana keberadaan pengusaha industri batik di tanjung bumi bangkalan selama ini ternyata masih terdapat usaha kreatif yang dilakukan secara konvensional mandiri dan belum ada keterlibatan penuh dari dinas atau pemerintah daerah bangkalan dengan menngunakan analisis rantai nilai dapat diketahui proses pembentukan nilai yang terjadi dalam sebuah industri kreatif adalah kreasi produksi distribusi dan komersialisasi dalam menganalisa hubungan keterkaitan semua stakeholder yang terlibat dan peranan masingmasing menggunakantool stakeholder engagement planning analisis partisipasi seluruh stakeholder yang terlibat diperoleh perencanaan partisipasi aktif seluruh stakeholder dan hasil analisis swot terdapat enam strategi pengembangan yang kemudian dilakukan pembobotan menggunakan anp dengan bantuan software super decision diperoleh strategi terbaik dengan bobot sebesar yaitu strategi pemasaran dan promosi lokal maupun luar daerah dengan memanfaatkan teknologi dan membangun mitra kerja kata kunci rantai nilaistakeholder engagementswot anp
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak tuntutan perekonomian era sekarang mengharuskan setiap orang ataupun perusahaan berfikir kreatif efisien mempertahankan eksistensinya meghadapi persaingan global perkembanganya indonesia berkembang era ekonomi industri kreatif dimana pelaksanaanya kreatifitas inovasi masingmasingindividu kunci utama menjalankannyasalah satunya adalhpulau madura berkontribusi total produksi jawa timur total pelaku usaha dilakukan usaha mikro kecil menengah umkm bangkalan salah satu wilayah madura total unit industri kreatif total keseluruhan unit usaha ada madura pradana keberadaan pengusaha industri batik tanjung bumi bangkalan selama ternyata masih terdapat usaha kreatif dilakukan secara konvensional mandiri belum ada keterlibatan penuh dinas pemerintah daerah bangkalan menngunakan analisis rantai nilai dapat diketahui proses pembentukan nilai terjadi industri kreatif kreasi produksi distribusi komersialisasi menganalisa hubungan keterkaitan semua stakeholder terlibat peranan masingmasing menggunakantool stakeholder engagement planning analisis partisipasi seluruh stakeholder terlibat diperoleh perencanaan partisipasi aktif seluruh stakeholder hasil analisis swot terdapat enam strategi pengembangan dilakukan pembobotan menggunakan anp bantuan software super decision diperoleh strategi terbaik bobot sebesar strategi pemasaran promosi lokal maupun luar daerah memanfaatkan teknologi membangun mitra kerja kata kunci rantai nilaistakeholder engagementswot anp
Abstrak (Stemmed): abstrak tuntut ekonomi era sekarang harus tiap orang atau usaha berfikir kreatif efisien tahan eksistensi meghadapi saing global perkembanganya indonesia kembang era ekonomi industri kreatif mana pelaksanaanya kreatifitas inovasi masingmasingindividu kunci utama menjalankannyasalah satu adalhpulau madura kontribusi total produksi jawa timur total laku usaha laku usaha mikro kecil tengah umkm bangkal salah satu wilayah madura total unit industri kreatif total seluruh unit usaha ada madura pradana ada usaha industri batik tanjung bumi bangkal lama nyata masih dapat usaha kreatif laku cara konvensional mandiri belum ada libat penuh dinas perintah daerah bangkal menngunakan analisis rantai nilai dapat tahu proses bentuk nilai jadi industri kreatif kreasi produksi distribusi komersialisasi menganalisa hubung kait semua stakeholder libat peran masingmasing menggunakantool stakeholder engagement planning analisis partisipasi seluruh stakeholder libat oleh rencana partisipasi aktif seluruh stakeholder hasil analisis swot dapat enam strategi kembang laku bobot guna anp bantu software super decision oleh strategi baik bobot besar strategi pasar promosi lokal maupun luar daerah manfaat teknologi bangun mitra kerja kata kunci rantai nilaistakeholder engagementswot anp
Abstrak (Corrected): abstract turnout economic era semarang harms tip orang tau sara berfikir keratin elision than eksistensi meghadapi saying global perkembanganya indonesia embank era economic industry keratin mana pelaksanaanya kreatifitas novas masingmasingindividu bunch mama menjalankannyasalah sat adalhpulau madura kontribusi total produksi jaw timur total lake sara lake sara micro cecil length mom bangka salad sat wilayah madura total unit industry keratin total seluruh unit sara ada madura prada ada sara industry batik tanning bump bangka lama nyala mash apart sara keratin lake cara conventional mandarin begum ada libau punch dings perineal sarah bangka menngunakan analysis rental nilgai apart tau proves bent nilgai jade industry keratin areas produksi distribute komersialisasi menganalisa hung wait sea stakeholder libau pecan masingmasing menggunakantool stakeholder engagement planning analysis partisipasi seluruh stakeholder libau olen recant partisipasi attic seluruh stakeholder hail analysis swot apart exam strategy embank lake robot gun and bantu software super decision olen strategy back robot bear strategy paar promos local maun liar sarah manat teknologi bangui mitra era data bunch rental nilaistakeholder engagementswot and
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'usaha': 6, 'kreatif': 5, 'industri': 4, 'total': 4, 'laku': 4, 'stakeholder': 4, 'madura': 3, 'bangkal': 3, 'seluruh': 3, 'ada': 3, 'dapat': 3, 'libat': 3, 'analisis': 3, 'strategi': 3, 'ekonomi': 2, 'era': 2, 'kembang': 2, 'kunci': 2, 'satu': 2, 'produksi': 2, 'unit': 2, 'daerah': 2, 'rantai': 2, 'nilai': 2, 'partisipasi': 2, 'oleh': 2, 'bobot': 2, 'anp': 2, 'abstrak': 1, 'tuntut': 1, 'sekarang': 1, 'harus': 1, 'tiap': 1, 'orang': 1, 'atau': 1, 'berfikir': 1, 'efisien': 1, 'tahan': 1, 'eksistensi': 1, 'meghadapi': 1, 'saing': 1, 'global': 1, 'perkembanganya': 1, 'indonesia': 1, 'mana': 1, 'pelaksanaanya': 1, 'kreatifitas': 1, 'inovasi': 1, 'masingmasingindividu': 1, 'utama': 1, 'menjalankannyasalah': 1, 'adalhpulau': 1, 'kontribusi': 1, 'jawa': 1, 'timur': 1, 'mikro': 1, 'kecil': 1, 'tengah': 1, 'umkm': 1, 'salah': 1, 'wilayah': 1, 'pradana': 1, 'batik': 1, 'tanjung': 1, 'bumi': 1, 'lama': 1, 'nyata': 1, 'masih': 1, 'cara': 1, 'konvensional': 1, 'mandiri': 1, 'belum': 1, 'penuh': 1, 'dinas': 1, 'perintah': 1, 'menngunakan': 1, 'tahu': 1, 'proses': 1, 'bentuk': 1, 'jadi': 1, 'kreasi': 1, 'distribusi': 1, 'komersialisasi': 1, 'menganalisa': 1, 'hubung': 1, 'kait': 1, 'semua': 1, 'peran': 1, 'masingmasing': 1, 'menggunakantool': 1, 'engagement': 1, 'planning': 1, 'rencana': 1, 'aktif': 1, 'hasil': 1, 'swot': 1, 'enam': 1, 'guna': 1, 'bantu': 1, 'software': 1, 'super': 1, 'decision': 1, 'baik': 1, 'besar': 1, 'pasar': 1, 'promosi': 1, 'lokal': 1, 'maupun': 1, 'luar': 1, 'manfaat': 1, 'teknologi': 1, 'bangun': 1, 'mitra': 1, 'kerja': 1, 'kata': 1, 'nilaistakeholder': 1, 'engagementswot': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 17, 'in': 11, 'and': 10, 'creative': 4, 'with': 4, 'to': 3, 'is': 3, 'madura': 3, 'total': 3, 'a': 3, 'using': 3, 'value': 3, 'analysis': 3, 'all': 3, 'stakeholders': 3, 'economy': 2, 'era': 2, 'or': 2, 'existence': 2, 'has': 2, 'been': 2, 'industries': 2, 'one': 2, 'production': 2, 'entrepreneurs': 2, 'by': 2, 'bangkal': 2, 'units': 2, 'industry': 2, 'there': 2, 'chain': 2, 'involved': 2, 'stakeholder': 2, 'engagement': 2, 'planning': 2, 'participation': 2, 'obtained': 2, 'swot': 2, 'are': 2, 'strategies': 2, 'anp': 2, 'abstract': 1, 'demands': 1, 'this': 1, 'requires': 1, 'any': 1, 'person': 1, 'company': 1, 'think': 1, 'creatively': 1, 'efficiently': 1, 'maintain': 1, 'its': 1, 'meghadapi': 1, 'global': 1, 'competition': 1, 'expansion': 1, 'indonesia': 1, 'also': 1, 'developing': 1, 'where': 1, 'creativity': 1, 'innovation': 1, 'implementation': 1, 'each': 1, 'individual': 1, 'key': 1, 'run': 1, 'it': 1, 'them': 1, 'adalh': 1, 'island': 1, 'contributing': 1, 'east': 1, 'java': 1, 'conducted': 1, 'micro': 1, 'small': 1, 'medium': 1, 'enterprises': 1, 'smes': 1, 'area': 1, 'existing': 1, 'businesses': 1, 'pradana': 1, 'batik': 1, 'cape': 1, 'earth': 1, 'jakarta': 1, 'was': 1, 'still': 1, 'during': 1, 'efforts': 1, 'done': 1, 'conventionally': 1, 'standalone': 1, 'no': 1, 'full': 1, 'involvement': 1, 'department': 1, 'local': 1, 'government': 1, 'alkaline': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'seen': 1, 'that': 1, 'formation': 1, 'process': 1, 'occurs': 1, 'creation': 1, 'distribution': 1, 'commercialization': 1, 'analyzing': 1, 'relationship': 1, 'their': 1, 'respective': 1, 'roles': 1, 'tool': 1, 'active': 1, 'results': 1, 'six': 1, 'development': 1, 'which': 1, 'then': 1, 'weighted': 1, 'decision': 1, 'support': 1, 'software': 1, 'super': 1, 'best': 1, 'strategy': 1, 'weight': 1, 'namely': 1, 'marketing': 1, 'promotion': 1, 'locally': 1, 'outside': 1, 'region': 1, 'leveraging': 1, 'technology': 1, 'building': 1, 'partners': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #106 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: IIN ISNAWATI
Judul: Evaluasi Environmental Performance Index dan Pengurangan Limbah Di UD. Pranspul Bangkalan Dengan Menggunakan Metode Green Productivity
Pembimbing 1: NACHNUL ANSORI, S.T., M.T
Pembimbing 2: FITRI AGUSTINA, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Abstrak
UD. Pranspul merupakan suatu bidang usaha yang bergerak dibidang pengolahan ikan. UD. Pranspul ini berdiri sejak tahun 2000. Usaha yang dilakukan adalah memproduksi abon ikan dengan menggunakan bahan baku ikan tuna. Masalah yang timbul dalam perusahaan ini adalah jumlah limbah (waste) yang cukup tinggi yaitu jumlah limbah cair sebesar 239,5 liter dan 94 kg limbah padat setiap satu kali proses produksi. Oleh karena itu perlu dilakukan pengurangan limbah guna meningkatkan produktivitas dan kinerja lingkungan (Environmental Performance Index). Metode Green Productivity (GP) adalah suatu strategi untuk meningkatkan produktivitas perusahaan dan performansi lingkungan secara bersamaan di dalam pembangunan social ekonomi secara menyeluruh. Pada penelitian ini telah diketahui nilai tingkat produktivitas UD. Pranspul selama periode Januari – Desember tahun 2013 rata – rata 104,3 %. Ini menunjukkan produktivitas UD. Pranspul sudah cukup baik. Selanjutnya hasil nilai Environmental Performance Index (EPI) untuk sampel 1 yaitu air limbah pencucian ikan tuna sebesar 31.81, sampel 2 yaitu air limbah pengukusan ikan tuna sebesar 28.72 dan sampel 3 yaitu air limbah berupa minyak goreng sisa penggorengan dan pengepresan abon ikan sebesar 29.91. angka positif pada ketiga sampel yang telah diuji menunjukkan bahwa tingkat kinerja lingkungan UD. Pranspul sudah cukup baik. Dari hasil penelitian ini kemudian dilakukan penyusunan beberapa alternatif untuk pemanfaatan limbah dengan melakukan daur ulang limbah padat yang berupa kotoran, kepala dan tulang ikan serta pemanfaatan limbah cair pengukusan ikan menjadi petis ikan dan daur ulang limbah cair pencucian ikan yang dengan proses penjernihan (filtrasi) agar dapat digunakan kembali untuk proses produksi. Dengan melakukan alternatif – alternatif tersebut maka produktivitas dan kinerja lingkungan UD. Pranspul akan semakin meningkat.
Kata kunci : Produktivitas, Environmental Performance Index, Green Productivity
Abstrak (Clean): abstrak ud pranspul merupakan suatu bidang usaha yang bergerak dibidang pengolahan ikan ud pranspul ini berdiri sejak tahun usaha yang dilakukan adalah memproduksi abon ikan dengan menggunakan bahan baku ikan tuna masalah yang timbul dalam perusahaan ini adalah jumlah limbah waste yang cukup tinggi yaitu jumlah limbah cair sebesar liter dan kg limbah padat setiap satu kali proses produksi oleh karena itu perlu dilakukan pengurangan limbah guna meningkatkan produktivitas dan kinerja lingkungan environmental performance index metode green productivity gp adalah suatu strategi untuk meningkatkan produktivitas perusahaan dan performansi lingkungan secara bersamaan di dalam pembangunan social ekonomi secara menyeluruh pada penelitian ini telah diketahui nilai tingkat produktivitas ud pranspul selama periode januari – desember tahun rata – rata ini menunjukkan produktivitas ud pranspul sudah cukup baik selanjutnya hasil nilai environmental performance index epi untuk sampel yaitu air limbah pencucian ikan tuna sebesar sampel yaitu air limbah pengukusan ikan tuna sebesar dan sampel yaitu air limbah berupa minyak goreng sisa penggorengan dan pengepresan abon ikan sebesar angka positif pada ketiga sampel yang telah diuji menunjukkan bahwa tingkat kinerja lingkungan ud pranspul sudah cukup baik dari hasil penelitian ini kemudian dilakukan penyusunan beberapa alternatif untuk pemanfaatan limbah dengan melakukan daur ulang limbah padat yang berupa kotoran kepala dan tulang ikan serta pemanfaatan limbah cair pengukusan ikan menjadi petis ikan dan daur ulang limbah cair pencucian ikan yang dengan proses penjernihan filtrasi agar dapat digunakan kembali untuk proses produksi dengan melakukan alternatif – alternatif tersebut maka produktivitas dan kinerja lingkungan ud pranspul akan semakin meningkat kata kunci produktivitas environmental performance index green productivity
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak ud pranspul bidang usaha bergerak dibidang pengolahan ikan ud pranspul berdiri tahun usaha dilakukan memproduksi abon ikan menggunakan bahan baku ikan tuna masalah timbul perusahaan jumlah limbah waste cukup tinggi jumlah limbah cair sebesar liter kg limbah padat setiap satu kali proses produksi perlu dilakukan pengurangan limbah meningkatkan produktivitas kinerja lingkungan environmental performance index metode green productivity gp strategi meningkatkan produktivitas perusahaan performansi lingkungan secara bersamaan pembangunan social ekonomi secara menyeluruh penelitian diketahui nilai tingkat produktivitas ud pranspul selama periode januari – desember tahun rata – rata menunjukkan produktivitas ud pranspul sudah cukup baik selanjutnya hasil nilai environmental performance index epi sampel air limbah pencucian ikan tuna sebesar sampel air limbah pengukusan ikan tuna sebesar sampel air limbah berupa minyak goreng sisa penggorengan pengepresan abon ikan sebesar angka positif ketiga sampel diuji menunjukkan tingkat kinerja lingkungan ud pranspul sudah cukup baik hasil penelitian dilakukan penyusunan beberapa alternatif pemanfaatan limbah melakukan daur ulang limbah padat berupa kotoran kepala tulang ikan pemanfaatan limbah cair pengukusan ikan menjadi petis ikan daur ulang limbah cair pencucian ikan proses penjernihan filtrasi dapat digunakan kembali proses produksi melakukan alternatif – alternatif tersebut produktivitas kinerja lingkungan ud pranspul semakin meningkat kata kunci produktivitas environmental performance index green productivity
Abstrak (Stemmed): abstrak ud pranspul bidang usaha gerak bidang olah ikan ud pranspul diri tahun usaha laku produksi abon ikan guna bahan baku ikan tuna masalah timbul usaha jumlah limbah waste cukup tinggi jumlah limbah cair besar liter kg limbah padat tiap satu kali proses produksi perlu laku kurang limbah tingkat produktivitas kerja lingkung environmental performance index metode green productivity gp strategi tingkat produktivitas usaha performansi lingkung cara sama bangun social ekonomi cara seluruh teliti tahu nilai tingkat produktivitas ud pranspul lama periode januari desember tahun rata rata tunjuk produktivitas ud pranspul sudah cukup baik lanjut hasil nilai environmental performance index epi sampel air limbah cuci ikan tuna besar sampel air limbah kukus ikan tuna besar sampel air limbah upa minyak goreng sisa goreng pres abon ikan besar angka positif tiga sampel uji tunjuk tingkat kerja lingkung ud pranspul sudah cukup baik hasil teliti laku susun beberapa alternatif manfaat limbah laku daur ulang limbah padat upa kotor kepala tulang ikan manfaat limbah cair kukus ikan jadi petis ikan daur ulang limbah cair cuci ikan proses jernih filtrasi dapat guna kembali proses produksi laku alternatif alternatif sebut produktivitas kerja lingkung ud pranspul makin tingkat kata kunci produktivitas environmental performance index green productivity
Abstrak (Corrected): abstract up pranspul biding sara gera biding blah ian up pranspul dirt thun sara lake produksi bon ian gun bahai baku ian tuna marsala timbal sara mullah limb waste cutup ting mullah limb car bear liter keg limb sadat tip sat kali proves produksi peru lake during limb dingbat produktivitas era linking environmental performance index metope green productivity go strategy dingbat produktivitas sara performance linking cara same bangui social economic cara seluruh elite tau nilgai dingbat produktivitas up pranspul lama period january december thun rata rata tuneup produktivitas up pranspul judah cutup back layout hail nilgai environmental performance index epic sample air limb much ian tuna bear sample air limb kudus ian tuna bear sample air limb up minyan goring visa goring pres bon ian bear bangka position toga sample uni tuneup dingbat era linking up pranspul judah cutup back hail elite lake susan beberapa alternative manat limb lake dour slang limb sadat up motor kerala tulane ian manat limb car kudus ian jade penis ian dour slang limb car much ian proves hernia filtrate apart gun cembali proves produksi lake alternative alternative debut produktivitas era linking up pranspul making dingbat data bunch produktivitas environmental performance index green productivity
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'limbah': 11, 'ikan': 10, 'ud': 6, 'pranspul': 6, 'produktivitas': 6, 'laku': 5, 'tingkat': 5, 'usaha': 4, 'besar': 4, 'lingkung': 4, 'sampel': 4, 'produksi': 3, 'tuna': 3, 'cukup': 3, 'cair': 3, 'proses': 3, 'kerja': 3, 'environmental': 3, 'performance': 3, 'index': 3, 'air': 3, 'alternatif': 3, 'bidang': 2, 'tahun': 2, 'abon': 2, 'guna': 2, 'jumlah': 2, 'padat': 2, 'green': 2, 'productivity': 2, 'cara': 2, 'teliti': 2, 'nilai': 2, 'rata': 2, 'tunjuk': 2, 'sudah': 2, 'baik': 2, 'hasil': 2, 'cuci': 2, 'kukus': 2, 'upa': 2, 'goreng': 2, 'manfaat': 2, 'daur': 2, 'ulang': 2, 'abstrak': 1, 'gerak': 1, 'olah': 1, 'diri': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'masalah': 1, 'timbul': 1, 'waste': 1, 'tinggi': 1, 'liter': 1, 'kg': 1, 'tiap': 1, 'satu': 1, 'kali': 1, 'perlu': 1, 'kurang': 1, 'metode': 1, 'gp': 1, 'strategi': 1, 'performansi': 1, 'sama': 1, 'bangun': 1, 'social': 1, 'ekonomi': 1, 'seluruh': 1, 'tahu': 1, 'lama': 1, 'periode': 1, 'januari': 1, 'desember': 1, 'lanjut': 1, 'epi': 1, 'minyak': 1, 'sisa': 1, 'pres': 1, 'angka': 1, 'positif': 1, 'tiga': 1, 'uji': 1, 'susun': 1, 'beberapa': 1, 'kotor': 1, 'kepala': 1, 'tulang': 1, 'jadi': 1, 'petis': 1, 'jernih': 1, 'filtrasi': 1, 'dapat': 1, 'kembali': 1, 'sebut': 1, 'makin': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 25, 'of': 22, 'is': 11, 'in': 10, 'waste': 9, 'and': 8, 'productivity': 8, 'fish': 7, 'environmental': 7, 'performance': 7, 'ud': 6, 'pranspul': 6, 'that': 4, 'tuna': 3, 'this': 3, 'enough': 3, 'process': 3, 'for': 3, 'to': 3, 'index': 3, 'wastewater': 3, 'by': 3, 'shredded': 2, 'amount': 2, 'solid': 2, 'production': 2, 'it': 2, 'order': 2, 'improve': 2, 'green': 2, 'a': 2, 'value': 2, 'good': 2, 'sample': 2, 'washing': 2, 'steaming': 2, 'samples': 2, 'water': 2, 'form': 2, 'utilization': 2, 'recycling': 2, 'as': 2, 'abstract': 1, 'an': 1, 'area': 1, 'business': 1, 'engaged': 1, 'processing': 1, 'was': 1, 'established': 1, 'since': 1, 'work': 1, 'done': 1, 'produce': 1, 'with': 1, 'raw': 1, 'materials': 1, 'problems': 1, 'arising': 1, 'company': 1, 'are': 1, 'high': 1, 'liters': 1, 'liquid': 1, 'kg': 1, 'every': 1, 'single': 1, 'time': 1, 'therefore': 1, 'necessary': 1, 'reduction': 1, 'method': 1, 'gp': 1, 'strategy': 1, 'companys': 1, 'simultaneously': 1, 'on': 1, 'overall': 1, 'socioeconomic': 1, 'development': 1, 'research': 1, 'have': 1, 'known': 1, 'levels': 1, 'during': 1, 'period': 1, 'january': 1, 'december': 1, 'average': 1, 'shows': 1, 'furthermore': 1, 'epi': 1, 'at': 1, 'cooking': 1, 'oil': 1, 'frying': 1, 'rest': 1, 'pressing': 1, 'positive': 1, 'figures': 1, 'all': 1, 'three': 1, 'tested': 1, 'showed': 1, 'level': 1, 'from': 1, 'results': 1, 'study': 1, 'later': 1, 'conducted': 1, 'preparation': 1, 'several': 1, 'alternatives': 1, 'dirt': 1, 'heads': 1, 'bones': 1, 'well': 1, 'into': 1, 'paste': 1, 'purification': 1, 'filtration': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'reused': 1, 'doing': 1, 'alternative': 1, 'will': 1, 'increase': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #107 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ILHAMA WAHYUDI
Judul: PERBAIKAN SISTEM PRODUKSI UNTUK MEREDUKSI WASTE DENGAN MENGGUNAKAN METODE LEAN MANUFACTURING
PADA PT. BARATA INDONESIA
Pembimbing 1: KHAMDI MUBARROK, ST, M.Eng
Pembimbing 2: M.IMRON MUSTAJIB, ST, MT.
Abstrak (Raw): Tujuan penelitian ini adalah untuk mengindentifikasi waste dan memberikan usulan perbaikan pada perusahaan. Dalam lean manufacturing, waste harus dieliminasi dengan tujuan pelancaran aliran proses produksi, untuk mencapai produk berkualitas dengan cara yang paling hemat dan seefisien mungkin. Menurut sistem produksi Toyota, lean dapat dicapai dengan meminimasi aktivitas yang tidak diperluka (waste)dan tidak memberi nilai tambah yaitu 7 macam jenis waste: overproduction, waiting, defect, excessive inventory, unnecessary motion, inaproprite process dan transportation. Indentifikasi ini di awali dengan Big Picture Mapping proses produksi roll gilingan dan waste relationship matrix (WRM). Untuk mengindentifikasi value stream dari proses produksi roll gilingan, selanjutnya pembobotan 7 waste yang ada diperusahaan untuk kemudian dianalisis dengan value stream analysis tool, untuk memilih detail mapping yang digunakan untuk menganalisa. Dari analisa detail mapping, didapatkan bahwa waste yang paling besar adalah transportation dalam proses produksi. Waste transportation terjadi karena jarak antar stasiun kerja yang lumayan berjauhan dan alat transfer barang kurang memadai, selain itu juga banyak aktivitas yang tidak memberi nilai tambah tapi dibutuhkan. Jadi rekomendasi dari penelitian perusahaan melakukan penambahan alat transportasi agar tidak saling menunggu serta lintasan produksi lebih efisien dan penggabungan aktivitas yang tidak bernilai tambah tapi dibutuhkan, untuk meminimalisir lead time proses produksi agar penggunaan waktu lebih tercapai efisien.
Kata kunci :Lean manufacturing, waste relationship matrix (WRM),VALSAT.
Abstrak (Clean): tujuan penelitian ini adalah untuk mengindentifikasi waste dan memberikan usulan perbaikan pada perusahaan dalam lean manufacturing waste harus dieliminasi dengan tujuan pelancaran aliran proses produksi untuk mencapai produk berkualitas dengan cara yang paling hemat dan seefisien mungkin menurut sistem produksi toyota lean dapat dicapai dengan meminimasi aktivitas yang tidak diperluka wastedan tidak memberi nilai tambah yaitu macam jenis waste overproduction waiting defect excessive inventory unnecessary motion inaproprite process dan transportation indentifikasi ini di awali dengan big picture mapping proses produksi roll gilingan dan waste relationship matrix wrm untuk mengindentifikasi value stream dari proses produksi roll gilingan selanjutnya pembobotan waste yang ada diperusahaan untuk kemudian dianalisis dengan value stream analysis tool untuk memilih detail mapping yang digunakan untuk menganalisa dari analisa detail mapping didapatkan bahwa waste yang paling besar adalah transportation dalam proses produksi waste transportation terjadi karena jarak antar stasiun kerja yang lumayan berjauhan dan alat transfer barang kurang memadai selain itu juga banyak aktivitas yang tidak memberi nilai tambah tetapi dibutuhkan jadi rekomendasi dari penelitian perusahaan melakukan penambahan alat transportasi agar tidak saling menunggu serta lintasan produksi lebih efisien dan penggabungan aktivitas yang tidak bernilai tambah tetapi dibutuhkan untuk meminimalisir lead time proses produksi agar penggunaan waktu lebih tercapai efisien kata kunci lean manufacturing waste relationship matrix wrmvalsat
Abstrak (Stopwords Removed): tujuan penelitian mengindentifikasi waste memberikan usulan perbaikan perusahaan lean manufacturing waste harus dieliminasi tujuan pelancaran aliran proses produksi mencapai produk berkualitas cara paling hemat seefisien mungkin menurut sistem produksi toyota lean dapat dicapai meminimasi aktivitas diperluka wastedan memberi nilai tambah macam jenis waste overproduction waiting defect excessive inventory unnecessary motion inaproprite process transportation indentifikasi awali big picture mapping proses produksi roll gilingan waste relationship matrix wrm mengindentifikasi value stream proses produksi roll gilingan selanjutnya pembobotan waste ada diperusahaan dianalisis value stream analysis tool memilih detail mapping digunakan menganalisa analisa detail mapping didapatkan waste paling besar transportation proses produksi waste transportation terjadi jarak antar stasiun kerja lumayan berjauhan alat transfer barang kurang memadai selain banyak aktivitas memberi nilai tambah dibutuhkan jadi rekomendasi penelitian perusahaan melakukan penambahan alat transportasi saling menunggu lintasan produksi lebih efisien penggabungan aktivitas bernilai tambah dibutuhkan meminimalisir lead time proses produksi penggunaan waktu lebih tercapai efisien kata kunci lean manufacturing waste relationship matrix wrmvalsat
Abstrak (Stemmed): tuju teliti mengindentifikasi waste beri usul baik usaha lean manufacturing waste harus eliminasi tuju pelancar alir proses produksi capai produk kualitas cara paling hemat efisien mungkin turut sistem produksi toyota lean dapat capai meminimasi aktivitas luka wastedan beri nilai tambah macam jenis waste overproduction waiting defect excessive inventory unnecessary motion inaproprite process transportation indentifikasi awal big picture mapping proses produksi roll giling waste relationship matrix wrm mengindentifikasi value stream proses produksi roll giling lanjut bobot waste ada usaha analis value stream analysis tool pilih detail mapping guna menganalisa analisa detail mapping dapat waste paling besar transportation proses produksi waste transportation jadi jarak antar stasiun kerja lumayan jauh alat transfer barang kurang pada selain banyak aktivitas beri nilai tambah butuh jadi rekomendasi teliti usaha laku tambah alat transportasi saling tunggu lintas produksi lebih efisien gabung aktivitas nila tambah butuh meminimalisir lead time proses produksi guna waktu lebih capai efisien kata kunci lean manufacturing waste relationship matrix wrmvalsat
Abstrak (Corrected): juju elite mengindentifikasi waste bert usual back sara lean manufacturing waste harms eliminate juju plantar air proves produksi capri proud kualitas cara paling heat elision munchkin turn sister produksi toyota lean apart capri meminimasi aktivitas luke wasted bert nilgai tambac madam penis waste overproduction waiting defect excessive inventory unnecessary motion inappropriate process transportation indentifikasi away big picture mapping proves produksi roll giving waste relationship matrix warm mengindentifikasi value stream proves produksi roll giving layout robot waste ada sara analysis value stream analysis tool pilch detail mapping gun menganalisa analyst detail mapping apart waste paling bear transportation proves produksi waste transportation jade arak altar station era mayan each flat transfer baring during papa slain banyan aktivitas bert nilgai tambac butch jade rekomendasi elite sara lake tambac flat transports saying tungus lint's produksi leash elision gang aktivitas nina tambac butch meminimalisir lead time proves produksi gun want leash capri elision data bunch lean manufacturing waste relationship matrix wrmvalsat
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'waste': 8, 'produksi': 7, 'proses': 5, 'tambah': 4, 'beri': 3, 'usaha': 3, 'lean': 3, 'capai': 3, 'efisien': 3, 'aktivitas': 3, 'transportation': 3, 'mapping': 3, 'tuju': 2, 'teliti': 2, 'mengindentifikasi': 2, 'manufacturing': 2, 'paling': 2, 'dapat': 2, 'nilai': 2, 'roll': 2, 'giling': 2, 'relationship': 2, 'matrix': 2, 'value': 2, 'stream': 2, 'detail': 2, 'guna': 2, 'jadi': 2, 'alat': 2, 'butuh': 2, 'lebih': 2, 'usul': 1, 'baik': 1, 'harus': 1, 'eliminasi': 1, 'pelancar': 1, 'alir': 1, 'produk': 1, 'kualitas': 1, 'cara': 1, 'hemat': 1, 'mungkin': 1, 'turut': 1, 'sistem': 1, 'toyota': 1, 'meminimasi': 1, 'luka': 1, 'wastedan': 1, 'macam': 1, 'jenis': 1, 'overproduction': 1, 'waiting': 1, 'defect': 1, 'excessive': 1, 'inventory': 1, 'unnecessary': 1, 'motion': 1, 'inaproprite': 1, 'process': 1, 'indentifikasi': 1, 'awal': 1, 'big': 1, 'picture': 1, 'wrm': 1, 'lanjut': 1, 'bobot': 1, 'ada': 1, 'analis': 1, 'analysis': 1, 'tool': 1, 'pilih': 1, 'menganalisa': 1, 'analisa': 1, 'besar': 1, 'jarak': 1, 'antar': 1, 'stasiun': 1, 'kerja': 1, 'lumayan': 1, 'jauh': 1, 'transfer': 1, 'barang': 1, 'kurang': 1, 'pada': 1, 'selain': 1, 'banyak': 1, 'rekomendasi': 1, 'laku': 1, 'transportasi': 1, 'saling': 1, 'tunggu': 1, 'lintas': 1, 'gabung': 1, 'nila': 1, 'meminimalisir': 1, 'lead': 1, 'time': 1, 'waktu': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'wrmvalsat': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 11, 'to': 10, 'waste': 8, 'and': 7, 'production': 7, 'process': 6, 'in': 5, 'as': 4, 'value': 4, 'is': 3, 'lean': 3, 'with': 3, 'efficient': 3, 'that': 3, 'are': 3, 'not': 3, 'transportation': 3, 'mapping': 3, 'but': 3, 'purpose': 2, 'this': 2, 'identify': 2, 'for': 2, 'company': 2, 'manufacturing': 2, 'be': 2, 'achieve': 2, 'a': 2, 'activities': 2, 'add': 2, 'mill': 2, 'roll': 2, 'relationship': 2, 'matrix': 2, 'stream': 2, 'analysis': 2, 'it': 2, 'necessary': 2, 'so': 2, 'more': 2, 'time': 2, 'study': 1, 'provide': 1, 'suggestions': 1, 'improvement': 1, 'must': 1, 'eliminated': 1, 'engaging': 1, 'flow': 1, 'quality': 1, 'product': 1, 'most': 1, 'economical': 1, 'possible': 1, 'according': 1, 'toyota': 1, 'system': 1, 'can': 1, 'achieved': 1, 'by': 1, 'minimizing': 1, 'necessarywaste': 1, 'don': 1, 't': 1, 'different': 1, 'types': 1, 'overproduction': 1, 'waiting': 1, 'defects': 1, 'excessive': 1, 'inventory': 1, 'unnecessary': 1, 'motion': 1, 'inaproprite': 1, 'identification': 1, 'starting': 1, 'big': 1, 'picture': 1, 'wrm': 1, 'further': 1, 'weighting': 1, 'existing': 1, 'then': 1, 'analyzed': 1, 'tool': 1, 'select': 1, 'details': 1, 'used': 1, 'analyze': 1, 'from': 1, 'was': 1, 'found': 1, 'greatest': 1, 'occurs': 1, 'because': 1, 'distance': 1, 'between': 1, 'rather': 1, 'remote': 1, 'work': 1, 'stations': 1, 'tools': 1, 'inadequate': 1, 'transfer': 1, 'goods': 1, 'also': 1, 'lot': 1, 'do': 1, 'recommendation': 1, 'research': 1, 'conducted': 1, 'additional': 1, 'transport': 1, 'companies': 1, 'wait': 1, 'well': 1, 'line': 1, 'incorporation': 1, 'non': 1, 'valueadded': 1, 'activity': 1, 'minimize': 1, 'lead': 1, 'order': 1, 'use': 1, 'keywords': 1, 'wrmvalsat': 1})
-------------------------------------------
--- Data #108 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: MOHAMAD HOLIL
Judul: EVALUASI DAN USULAN PERBAIKAN PROSES PRODUKSI
UNTUK MEMINIMASI WASTE DENGAN METODE
LEAN SIX SIGMA
(Studi Kasus: Di PT. RXP, Sidoarjo)
Pembimbing 1: Imron Mustajib ST, MT
Pembimbing 2: Khamdi Mubarok ST, M.Eng
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemborosan (waste) yang ada dalam perusahaan PT. RXP pada proses pembuatan botol susu 190 ml dengan menggunakan metode Lean Six Sigma. Dari hasil penelitian didapatkan hasil Nilai sigma yang diperoleh dari proses produksi botol susu 190 ml adalah pada bulan Februari sebesar 2,5698 , pada bulan Maret sebesar 2,5388 dan pada bulan April sebesar 2,5966 , sedangkan pada bulan Mei sebesar 2,3508. Dari nilai sigma tiap bulan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa kapabilitas proses produksi yang ada di PT. RXP masih jauh dari nilai sigma yang diharpkan. Usulan yang diberikan untuk perbaikan kualitas produk adalah dengan rekomendasi perbaikan pada penyebab-penyebab defect dengan nilai RPN yang dominan yang ada pada setiap jenis defect dengan metode FMEA. Sedangkan pada aktivitas proses produksi usulan yang diberikan adalah penggabungan proses sortir dan packing dapat megurangi besar waktu dalam proses pembuatan botol susu 190 ml, hal ini dapat dibandingkan Lead Time antara proses saat ini dengan usulan perbaikan yang akan datang. Dapat diketahui bahwa pada proses saat ini lead time yang butuhkan adalah sebesar 818.22 jam atau sekitar 34.09 hari, sedangkan lead time pada usulan perbaikan yang akan dating sebesar 720.29 jam atau sekitar 30.03 hari. Dengan demikian maka pemenuhan pesanan customer terhadap botol susu 190 ml semakin cepat terpenuhi.
Kata kunci : Lean Six Sigma, Big Picture Mapping, FMEA
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemborosan waste yang ada dalam perusahaan pt rxp pada proses pembuatan botol susu ml dengan menggunakan metode lean six sigma dari hasil penelitian didapatkan hasil nilai sigma yang diperoleh dari proses produksi botol susu ml adalah pada bulan februari sebesar pada bulan maret sebesar dan pada bulan april sebesar sedangkan pada bulan mei sebesar dari nilai sigma tiap bulan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa kapabilitas proses produksi yang ada di pt rxp masih jauh dari nilai sigma yang diharpkan usulan yang diberikan untuk perbaikan kualitas produk adalah dengan rekomendasi perbaikan pada penyebabpenyebab defect dengan nilai rpn yang dominan yang ada pada setiap jenis defect dengan metode fmea sedangkan pada aktivitas proses produksi usulan yang diberikan adalah penggabungan proses sortir dan packing dapat megurangi besar waktu dalam proses pembuatan botol susu ml hal ini dapat dibandingkan lead time antara proses saat ini dengan usulan perbaikan yang akan datang dapat diketahui bahwa pada proses saat ini lead time yang butuhkan adalah sebesar jam atau sekitar hari sedangkan lead time pada usulan perbaikan yang akan dating sebesar jam atau sekitar hari dengan demikian maka pemenuhan pesanan customer terhadap botol susu ml semakin cepat terpenuhi kata kunci lean six sigma big picture mapping fmea
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan mengidentifikasi pemborosan waste ada perusahaan pt rxp proses pembuatan botol susu ml menggunakan metode lean six sigma hasil penelitian didapatkan hasil nilai sigma diperoleh proses produksi botol susu ml bulan februari sebesar bulan maret sebesar bulan april sebesar sedangkan bulan mei sebesar nilai sigma tiap bulan tersebut dapat disimpulkan kapabilitas proses produksi ada pt rxp masih jauh nilai sigma diharpkan usulan diberikan perbaikan kualitas produk rekomendasi perbaikan penyebabpenyebab defect nilai rpn dominan ada setiap jenis defect metode fmea sedangkan aktivitas proses produksi usulan diberikan penggabungan proses sortir packing dapat megurangi besar waktu proses pembuatan botol susu ml dapat dibandingkan lead time antara proses usulan perbaikan datang dapat diketahui proses lead time butuhkan sebesar jam sekitar hari sedangkan lead time usulan perbaikan dating sebesar jam sekitar hari demikian pemenuhan pesanan customer botol susu ml semakin cepat terpenuhi kata kunci lean six sigma big picture mapping fmea
Abstrak (Stemmed): teliti tuju identifikasi boros waste ada usaha pt rxp proses buat botol susu ml guna metode lean six sigma hasil teliti dapat hasil nilai sigma oleh proses produksi botol susu ml bulan februari besar bulan maret besar bulan april besar sedang bulan mei besar nilai sigma tiap bulan sebut dapat simpul kapabilitas proses produksi ada pt rxp masih jauh nilai sigma diharpkan usul beri baik kualitas produk rekomendasi baik penyebabpenyebab defect nilai rpn dominan ada tiap jenis defect metode fmea sedang aktivitas proses produksi usul beri gabung proses sortir packing dapat megurangi besar waktu proses buat botol susu ml dapat banding lead time antara proses usul baik datang dapat tahu proses lead time butuh besar jam sekitar hari sedang lead time usul baik dating besar jam sekitar hari demikian penuh pesan customer botol susu ml makin cepat penuh kata kunci lean six sigma big picture mapping fmea
Abstrak (Corrected): elite juju identifikasi bores waste ada sara pt rip proves but bohol suss my gun metope lean six sigma hail elite apart hail nilgai sigma olen proves produksi bohol suss my buran february bear buran market bear buran april bear sedan buran me bear nilgai sigma tip buran debut apart simple kapabilitas proves produksi ada pt rip mash each nilgai sigma diharpkan usual bert back kualitas proud rekomendasi back penyebabpenyebab defect nilgai run dominant ada tip penis defect metope flea sedan aktivitas proves produksi usual bert gang proves sortie packing apart megurangi bear want proves but bohol suss my apart banding lead time angara proves usual back dating apart tau proves lead time butch bear jam seminar hard sedan lead time usual back dating bear jam seminar hard domitian punch pecan customer bohol suss my making eat punch data bunch lean six sigma big picture mapping flea
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'proses': 8, 'besar': 7, 'sigma': 5, 'dapat': 5, 'bulan': 5, 'botol': 4, 'susu': 4, 'ml': 4, 'nilai': 4, 'usul': 4, 'baik': 4, 'ada': 3, 'produksi': 3, 'sedang': 3, 'lead': 3, 'time': 3, 'teliti': 2, 'pt': 2, 'rxp': 2, 'buat': 2, 'metode': 2, 'lean': 2, 'six': 2, 'hasil': 2, 'tiap': 2, 'beri': 2, 'defect': 2, 'fmea': 2, 'jam': 2, 'sekitar': 2, 'hari': 2, 'penuh': 2, 'tuju': 1, 'identifikasi': 1, 'boros': 1, 'waste': 1, 'usaha': 1, 'guna': 1, 'oleh': 1, 'februari': 1, 'maret': 1, 'april': 1, 'mei': 1, 'sebut': 1, 'simpul': 1, 'kapabilitas': 1, 'masih': 1, 'jauh': 1, 'diharpkan': 1, 'kualitas': 1, 'produk': 1, 'rekomendasi': 1, 'penyebabpenyebab': 1, 'rpn': 1, 'dominan': 1, 'jenis': 1, 'aktivitas': 1, 'gabung': 1, 'sortir': 1, 'packing': 1, 'megurangi': 1, 'waktu': 1, 'banding': 1, 'antara': 1, 'datang': 1, 'tahu': 1, 'butuh': 1, 'dating': 1, 'demikian': 1, 'pesan': 1, 'customer': 1, 'makin': 1, 'cepat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'big': 1, 'picture': 1, 'mapping': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 27, 'of': 12, 'in': 9, 'process': 7, 'is': 6, 'sigma': 5, 'milk': 4, 'ml': 4, 'from': 4, 'can': 4, 'be': 4, 'for': 4, 'time': 4, 'to': 3, 'value': 3, 'bottle': 3, 'production': 3, 'while': 3, 'it': 3, 'that': 3, 'with': 3, 'improvements': 3, 'proposed': 3, 'lead': 3, 'pt': 2, 'rxp': 2, 'on': 2, 'lean': 2, 'six': 2, 'results': 2, 'and': 2, 'each': 2, 'given': 2, 'defect': 2, 'fmea': 2, 'current': 2, 'hours': 2, 'or': 2, 'about': 2, 'days': 2, 'this': 1, 'study': 1, 'aims': 1, 'identify': 1, 'waste': 1, 'company': 1, 'producing': 1, 'bottles': 1, 'using': 1, 'methods': 1, 'obtained': 1, 'at': 1, 'february': 1, 'march': 1, 'april': 1, 'may': 1, 'amounted': 1, 'month': 1, 'concluded': 1, 'capability': 1, 'still': 1, 'far': 1, 'expected': 1, 'proposal': 1, 'improvement': 1, 'quality': 1, 'product': 1, 'recommendations': 1, 'causes': 1, 'dominant': 1, 'rpn': 1, 'values': 1, 'exist': 1, 'type': 1, 'method': 1, 'activity': 1, 'a': 1, 'merging': 1, 'decimate': 1, 'sorting': 1, 'packing': 1, 'making': 1, 'compared': 1, 'between': 1, 'will': 1, 'come': 1, 'seen': 1, 'needed': 1, 'dating': 1, 'thus': 1, 'fulfillment': 1, 'customer': 1, 'orders': 1, 'against': 1, 'sooner': 1, 'met': 1, 'key': 1, 'words': 1, 'big': 1, 'picture': 1, 'mapping': 1})
-------------------------------------------
--- Data #109 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ANNISA RAHMAWATI
Judul: PENINGKATAN PRODUKTIVITAS JASA PELAYANAN PADA LOKET PENGIRIMAN BARANG MENGGUNAKAN MULTIFACTOR PRODUCTIVITY (Studi Kasus: Kantor Pos Besar Surabaya)
Pembimbing 1: FITRI AGUSTINA, S.T., M.T
Pembimbing 2: NACHNUL ANSORI, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Abstrak
Secara umum, produktivitas diartikan sebagai hubungan antara hasil nyata maupun fisik dengan masukan yang sebenarnya (International Labor Organization, 1979). Kantor pos ini merupakan perusahaan yang menawarkan jasa sebagai bisnis utamanya. Bagian loket dijadikan sebagai patokan, karena loket merupakan bagian yang akan memberikan asumsi awal terhadap kualitas dari seluruh proses pelayanan yang akan dialami konsumen. Adanya permasalahan yang terjadi pada loket pengiriman barang di kantor pos ini yaitu, terdapat kesenjangan antara output pelayanan yang diharapkan perusahaan dengan output pelayanan yang dirasakan konsumen. Hal tersebut ditandai dengan masih banyaknya keluhan yang dirasakan oleh konsumen ketika dilakukan pengamatan dan proses wawancara. Seperti pelayanan operator yang kurang cekatan dan kurang ramah ketika melayani pelanggan, dan lain-lain.
Multifactor productivity merupakan suatu pendekatan untuk mengukur produktivitas dengan unsur interaktif yang telah diadopsi untuk mendapatkan hasil yang berkelanjutan dan signifikan dalam pertumbuhan produktivitas untuk mencapai tujuan perusahaan. Dengan menggunakan metode produktivitas multifaktor, diharapkan dapat mengurangi kesenjangan yang terjadi antara operator dengan konsumen. Dan setelah dilakukan perbaikan dengan menggunakan produktivitas multifaktor, indek produktivitas total jasa pelayanan di kantor pos besar Surabaya mengalami peningkatan sebesar 11,4.
Kata kunci : Gap, Jasa, Multifactor productivity, Pelayanan.
Abstrak (Clean): abstrak secara umum produktivitas diartikan sebagai hubungan antara hasil nyata maupun fisik dengan masukan yang sebenarnya international labor organization kantor pos ini merupakan perusahaan yang menawarkan jasa sebagai bisnis utamanya bagian loket dijadikan sebagai patokan karena loket merupakan bagian yang akan memberikan asumsi awal terhadap kualitas dari seluruh proses pelayanan yang akan dialami konsumen adanya permasalahan yang terjadi pada loket pengiriman barang di kantor pos ini yaitu terdapat kesenjangan antara output pelayanan yang diharapkan perusahaan dengan output pelayanan yang dirasakan konsumen hal tersebut ditandai dengan masih banyaknya keluhan yang dirasakan oleh konsumen ketika dilakukan pengamatan dan proses wawancara seperti pelayanan operator yang kurang cekatan dan kurang ramah ketika melayani pelanggan dan lainlain multifactor productivity merupakan suatu pendekatan untuk mengukur produktivitas dengan unsur interaktif yang telah diadopsi untuk mendapatkan hasil yang berkelanjutan dan signifikan dalam pertumbuhan produktivitas untuk mencapai tujuan perusahaan dengan menggunakan metode produktivitas multifaktor diharapkan dapat mengurangi kesenjangan yang terjadi antara operator dengan konsumen dan setelah dilakukan perbaikan dengan menggunakan produktivitas multifaktor indek produktivitas total jasa pelayanan di kantor pos besar surabaya mengalami peningkatan sebesar kata kunci gap jasa multifactor productivity pelayanan
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak secara umum produktivitas diartikan hubungan antara hasil nyata maupun fisik masukan sebenarnya international labor organization kantor pos perusahaan menawarkan jasa bisnis utamanya bagian loket dijadikan patokan loket bagian memberikan asumsi awal kualitas seluruh proses pelayanan dialami konsumen adanya permasalahan terjadi loket pengiriman barang kantor pos terdapat kesenjangan antara output pelayanan diharapkan perusahaan output pelayanan dirasakan konsumen tersebut ditandai masih banyaknya keluhan dirasakan konsumen ketika dilakukan pengamatan proses wawancara pelayanan operator kurang cekatan kurang ramah ketika melayani pelanggan lainlain multifactor productivity pendekatan mengukur produktivitas unsur interaktif diadopsi mendapatkan hasil berkelanjutan signifikan pertumbuhan produktivitas mencapai tujuan perusahaan menggunakan metode produktivitas multifaktor diharapkan dapat mengurangi kesenjangan terjadi antara operator konsumen dilakukan perbaikan menggunakan produktivitas multifaktor indek produktivitas total jasa pelayanan kantor pos besar surabaya mengalami peningkatan sebesar kata kunci gap jasa multifactor productivity pelayanan
Abstrak (Stemmed): abstrak cara umum produktivitas arti hubung antara hasil nyata maupun fisik masuk benar international labor organization kantor pos usaha tawar jasa bisnis utama bagi loket jadi patok loket bagi beri asumsi awal kualitas seluruh proses layan alami konsumen ada masalah jadi loket kirim barang kantor pos dapat senjang antara output layan harap usaha output layan rasa konsumen sebut tanda masih banyak keluh rasa konsumen ketika laku amat proses wawancara layan operator kurang cekat kurang ramah ketika layan langgan lainlain multifactor productivity dekat ukur produktivitas unsur interaktif adopsi dapat hasil lanjut signifikan tumbuh produktivitas capai tuju usaha guna metode produktivitas multifaktor harap dapat kurang senjang jadi antara operator konsumen laku baik guna produktivitas multifaktor indek produktivitas total jasa layan kantor pos besar surabaya alami tingkat besar kata kunci gap jasa multifactor productivity layan
Abstrak (Corrected): abstract cara mum produktivitas art hung angara hail nyala maun fisk mask bear international labor organization cantor pop sara tatar casa basis mama bag locket jade paton locket bag bert sums away kualitas seluruh proves layman salami consumed ada marsala jade locket kirin baring cantor pop apart sending angara output layman harp sara output layman rash consumed debut panda mash banyan kelly rash consumed retina lake mat proves wawancara layman operator during eat during rama retina layman hangman maintain multifactor productivity dead ukr produktivitas unsure interaktif adopt apart hail layout significant tumble produktivitas capri juju sara gun metope produktivitas multifaktor harp apart during sending jade angara operator consumed lake back gun produktivitas multifaktor index produktivitas total casa layman cantor pop bear surabaya salami dingbat bear data bunch gap casa multifactor productivity layman
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'layan': 7, 'produktivitas': 6, 'konsumen': 4, 'antara': 3, 'kantor': 3, 'pos': 3, 'usaha': 3, 'jasa': 3, 'loket': 3, 'jadi': 3, 'dapat': 3, 'kurang': 3, 'hasil': 2, 'bagi': 2, 'proses': 2, 'alami': 2, 'senjang': 2, 'output': 2, 'harap': 2, 'rasa': 2, 'ketika': 2, 'laku': 2, 'operator': 2, 'multifactor': 2, 'productivity': 2, 'guna': 2, 'multifaktor': 2, 'besar': 2, 'abstrak': 1, 'cara': 1, 'umum': 1, 'arti': 1, 'hubung': 1, 'nyata': 1, 'maupun': 1, 'fisik': 1, 'masuk': 1, 'benar': 1, 'international': 1, 'labor': 1, 'organization': 1, 'tawar': 1, 'bisnis': 1, 'utama': 1, 'patok': 1, 'beri': 1, 'asumsi': 1, 'awal': 1, 'kualitas': 1, 'seluruh': 1, 'ada': 1, 'masalah': 1, 'kirim': 1, 'barang': 1, 'sebut': 1, 'tanda': 1, 'masih': 1, 'banyak': 1, 'keluh': 1, 'amat': 1, 'wawancara': 1, 'cekat': 1, 'ramah': 1, 'langgan': 1, 'lainlain': 1, 'dekat': 1, 'ukur': 1, 'unsur': 1, 'interaktif': 1, 'adopsi': 1, 'lanjut': 1, 'signifikan': 1, 'tumbuh': 1, 'capai': 1, 'tuju': 1, 'metode': 1, 'baik': 1, 'indek': 1, 'total': 1, 'surabaya': 1, 'tingkat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'gap': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'is': 10, 'productivity': 8, 'and': 7, 'of': 7, 'as': 5, 'a': 5, 'that': 5, 'by': 5, 'in': 4, 'services': 4, 'multifactor': 4, 'to': 4, 'between': 3, 'post': 3, 'company': 3, 'counter': 3, 'service': 3, 'with': 3, 'office': 2, 'will': 2, 'process': 2, 'consumers': 2, 'at': 2, 'there': 2, 'gap': 2, 'expected': 2, 'output': 2, 'less': 2, 'an': 2, 'using': 2, 'abstract': 1, 'general': 1, 'defined': 1, 'relationship': 1, 'real': 1, 'actual': 1, 'physical': 1, 'input': 1, 'international': 1, 'labor': 1, 'organization': 1, 'offers': 1, 'its': 1, 'core': 1, 'business': 1, 'used': 1, 'benchmark': 1, 'because': 1, 'part': 1, 'provide': 1, 'initial': 1, 'assumptions': 1, 'on': 1, 'quality': 1, 'whole': 1, 'be': 1, 'experienced': 1, 'existence': 1, 'problems': 1, 'occur': 1, 'delivery': 1, 'goods': 1, 'consumerperceived': 1, 'it': 1, 'marked': 1, 'number': 1, 'complaints': 1, 'still': 1, 'perceived': 1, 'observation': 1, 'interview': 1, 'such': 1, 'operators': 1, 'who': 1, 'are': 1, 'nimble': 1, 'friendly': 1, 'when': 1, 'serving': 1, 'customers': 1, 'others': 1, 'approach': 1, 'measure': 1, 'interactive': 1, 'element': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'adopted': 1, 'obtain': 1, 'sustained': 1, 'significant': 1, 'results': 1, 'growth': 1, 'order': 1, 'achieve': 1, 'goals': 1, 'method': 1, 'reduce': 1, 'gaps': 1, 'operator': 1, 'consumer': 1, 'after': 1, 'pair': 1, 'done': 1, 'total': 1, 'index': 1, 'major': 1, 'offices': 1, 'increased': 1, 'surabaya': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #110 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: M. Yani Kurniawan
Judul: RancangBangun Alat Pembuat Pakan Lele Bentuk Pelet Apung
Pembimbing 1: Imron Kuswandi, S.T., M.T
Pembimbing 2: Mu'alim, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Kabupaten Tulungagung khususnya Desa Tanggung Kec.Campurdarat merupakan salah satu sentra perikanan darat di Jawa Timur khususnya ikan lele. Di Desa Tanggung terdapat sekitar 50 peternak ikan lele dimana kebutuhan pakan pellet ikan apung per bulanya ± 20 karung dengan berat per karungnya 30 kg. Jadi rata –rata pellet ikan yang dibutuhkan oleh 50 peternak lele sekitar 1000 karung atau 30.000 kg per bulanya dengan harga per karungnya ± 230.000,00. Saat ini untuk kebutuhan pakan buatan (pellet) tersebut sangat tergantung pada pakan dari beberapa industri pakan ikan di Jawa Timur dengan berbagai merek seperti Pokphand, LP dari Matahari Sakti, Surya dari Wonokoyo, Comfeed,Mentari dll. Kondisi ketergantungan pakan tersebut masih ditambah lagi dengan ketergantungan masalah penjualan ikan mereka terhadap para pengepul ikan yang sangat menentukan waktu serta harganya. Tingginya harga pellet dan besarnya ketergantungan dari peternak ikan di Desa Tanggung khususnya masalah penjualan dan pengadaan pakan mengakibatkan rendahnya margin keuntungan yang didapatkan oleh para peternak. Dengan pengadaan pencetak pellet ikan apung di Desa Tanggung dapat menggurangi pembelian pakan dari pabrikan yang harganya melambung tinggi.
Berdasarkan langkah perancangan produk pencetak pellet dengan menggunakan modifikasi nigel cross didapatkan prototype pencetak pellet apung sebagai berikut : (1.) Motor bakar dengan daya 5,5 pk. (2.) Menggunakan v belt polos. (3.) Pulley yang digunakan berukuran 10 dem. (4.)Alat pendorong/screw menggunakan bahan besi cor. (5.) Cetakan pellet ikan apung mempunyai diameter 5 mm dan tebal 8 mm. (6.) Pisau potong yang digunakan terbuat dari besi. (7.) Corong tempat pemasukkan bahan terbuat dari besi plat 2 mm. (8.) Rangka terbuat dari besi siku padat
Keyword :pellet apung, modifikasinigel cross, pencetak pellet ikanapung
Abstrak (Clean): kabupaten tulungagung khususnya desa tanggung keccampurdarat merupakan salah satu sentra perikanan darat di jawa timur khususnya ikan lele di desa tanggung terdapat sekitar peternak ikan lele dimana kebutuhan pakan pellet ikan apung per bulanya ± karung dengan berat per karungnya kg jadi rata –rata pellet ikan yang dibutuhkan oleh peternak lele sekitar karung atau kg per bulanya dengan harga per karungnya ± saat ini untuk kebutuhan pakan buatan pellet tersebut sangat tergantung pada pakan dari beberapa industri pakan ikan di jawa timur dengan berbagai merek seperti pokphand lp dari matahari sakti surya dari wonokoyo comfeedmentari dll kondisi ketergantungan pakan tersebut masih ditambah lagi dengan ketergantungan masalah penjualan ikan mereka terhadap para pengepul ikan yang sangat menentukan waktu serta harganya tingginya harga pellet dan besarnya ketergantungan dari peternak ikan di desa tanggung khususnya masalah penjualan dan pengadaan pakan mengakibatkan rendahnya margin keuntungan yang didapatkan oleh para peternak dengan pengadaan pencetak pellet ikan apung di desa tanggung dapat menggurangi pembelian pakan dari pabrikan yang harganya melambung tinggi berdasarkan langkah perancangan produk pencetak pellet dengan menggunakan modifikasi nigel cross didapatkan prototype pencetak pellet apung sebagai berikut motor bakar dengan daya pk menggunakan v belt polos pulley yang digunakan berukuran dem alat pendorongscrew menggunakan bahan besi cor cetakan pellet ikan apung mempunyai diameter mm dan tebal mm pisau potong yang digunakan terbuat dari besi corong tempat pemasukkan bahan terbuat dari besi plat mm rangka terbuat dari besi siku padat keyword pellet apung modifikasinigel cross pencetak pellet ikanapung
Abstrak (Stopwords Removed): kabupaten tulungagung khususnya desa tanggung keccampurdarat salah satu sentra perikanan darat jawa timur khususnya ikan lele desa tanggung terdapat sekitar peternak ikan lele dimana kebutuhan pakan pellet ikan apung per bulanya ± karung berat per karungnya kg jadi rata –rata pellet ikan dibutuhkan peternak lele sekitar karung kg per bulanya harga per karungnya ± kebutuhan pakan buatan pellet tersebut sangat tergantung pakan beberapa industri pakan ikan jawa timur berbagai merek pokphand lp matahari sakti surya wonokoyo comfeedmentari dll kondisi ketergantungan pakan tersebut masih ditambah lagi ketergantungan masalah penjualan ikan mereka para pengepul ikan sangat menentukan waktu harganya tingginya harga pellet besarnya ketergantungan peternak ikan desa tanggung khususnya masalah penjualan pengadaan pakan mengakibatkan rendahnya margin keuntungan didapatkan para peternak pengadaan pencetak pellet ikan apung desa tanggung dapat menggurangi pembelian pakan pabrikan harganya melambung tinggi berdasarkan langkah perancangan produk pencetak pellet menggunakan modifikasi nigel cross didapatkan prototype pencetak pellet apung berikut motor bakar daya pk menggunakan v belt polos pulley digunakan berukuran dem alat pendorongscrew menggunakan bahan besi cor cetakan pellet ikan apung mempunyai diameter mm tebal mm pisau potong digunakan terbuat besi corong tempat pemasukkan bahan terbuat besi plat mm rangka terbuat besi siku padat keyword pellet apung modifikasinigel cross pencetak pellet ikanapung
Abstrak (Stemmed): kabupaten tulungagung khusus desa tanggung keccampurdarat salah satu sentra ikan darat jawa timur khusus ikan lele desa tanggung dapat sekitar ternak ikan lele mana butuh pakan pellet ikan apung per bulanya karung berat per karung kg jadi rata rata pellet ikan butuh ternak lele sekitar karung kg per bulanya harga per karung butuh pakan buat pellet sebut sangat gantung pakan beberapa industri pakan ikan jawa timur bagai merek pokphand lp matahari sakti surya wonokoyo comfeedmentari dll kondisi gantung pakan sebut masih tambah lagi gantung masalah jual ikan mereka para kepul ikan sangat tentu waktu harga tinggi harga pellet besar gantung ternak ikan desa tanggung khusus masalah jual ada pakan akibat rendah margin untung dapat para ternak ada cetak pellet ikan apung desa tanggung dapat menggurangi beli pakan pabrikan harga lambung tinggi dasar langkah ancang produk cetak pellet guna modifikasi nigel cross dapat prototype cetak pellet apung ikut motor bakar daya pk guna v belt polos pulley guna ukur dem alat pendorongscrew guna bahan besi cor cetak pellet ikan apung punya diameter mm tebal mm pisau potong guna buat besi corong tempat masuk bahan buat besi plat mm rangka buat besi siku padat keyword pellet apung modifikasinigel cross cetak pellet ikanapung
Abstrak (Corrected): kabupaten tulungagung rhesus desk tagging keccampurdarat salad sat sentry ian dart jaw timur rhesus ian lee desk tagging apart seminar eternal ian lee mana butch pagan pellet ian aping per blanca caring beat per caring keg jade rata rata pellet ian butch eternal lee seminar caring keg per blanca hard per caring butch pagan but pellet debut sang antung pagan beberapa industry pagan ian jaw timur bahai mere pokphand up kalahari sakti surya wonokoyo comfeedmentari all kondisi antung pagan debut mash tambac lag antung marsala dual ian merely para kept ian sang tent want hard ting hard pellet bear antung eternal ian desk tagging rhesus marsala dual ada pagan akbar rental margin unsung apart para eternal ada weak pellet ian aping desk tagging apart menggurangi bell pagan paprika hard lambing ting dakar bangka dancing proud weak pellet gun modifikasi nigel cross apart prototype weak pellet aping it motor baker day ok gun v belt polls pulley gun ukr dem flat pendorongscrew gun bahai best cor weak pellet ian aping puny diameter my teal my pilau voting gun but best corona tempt mask bahai but best play my bangka but best sika sadat keyword pellet aping modifikasinigel cross weak pellet ikanapung
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ikan': 11, 'pellet': 10, 'pakan': 7, 'apung': 5, 'cetak': 5, 'guna': 5, 'desa': 4, 'tanggung': 4, 'dapat': 4, 'ternak': 4, 'per': 4, 'karung': 4, 'harga': 4, 'buat': 4, 'gantung': 4, 'besi': 4, 'khusus': 3, 'lele': 3, 'butuh': 3, 'mm': 3, 'jawa': 2, 'timur': 2, 'sekitar': 2, 'bulanya': 2, 'kg': 2, 'rata': 2, 'sebut': 2, 'sangat': 2, 'masalah': 2, 'jual': 2, 'para': 2, 'tinggi': 2, 'ada': 2, 'cross': 2, 'bahan': 2, 'kabupaten': 1, 'tulungagung': 1, 'keccampurdarat': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'sentra': 1, 'darat': 1, 'mana': 1, 'berat': 1, 'jadi': 1, 'beberapa': 1, 'industri': 1, 'bagai': 1, 'merek': 1, 'pokphand': 1, 'lp': 1, 'matahari': 1, 'sakti': 1, 'surya': 1, 'wonokoyo': 1, 'comfeedmentari': 1, 'dll': 1, 'kondisi': 1, 'masih': 1, 'tambah': 1, 'lagi': 1, 'mereka': 1, 'kepul': 1, 'tentu': 1, 'waktu': 1, 'besar': 1, 'akibat': 1, 'rendah': 1, 'margin': 1, 'untung': 1, 'menggurangi': 1, 'beli': 1, 'pabrikan': 1, 'lambung': 1, 'dasar': 1, 'langkah': 1, 'ancang': 1, 'produk': 1, 'modifikasi': 1, 'nigel': 1, 'prototype': 1, 'ikut': 1, 'motor': 1, 'bakar': 1, 'daya': 1, 'pk': 1, 'v': 1, 'belt': 1, 'polos': 1, 'pulley': 1, 'ukur': 1, 'dem': 1, 'alat': 1, 'pendorongscrew': 1, 'cor': 1, 'punya': 1, 'diameter': 1, 'tebal': 1, 'pisau': 1, 'potong': 1, 'corong': 1, 'tempat': 1, 'masuk': 1, 'plat': 1, 'rangka': 1, 'siku': 1, 'padat': 1, 'keyword': 1, 'modifikasinigel': 1, 'ikanapung': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'of': 13, 'pellets': 10, 'fish': 9, 'in': 8, 'feed': 7, 'floating': 6, 'a': 5, 'farmers': 4, 'price': 4, 'and': 4, 'catfish': 3, 'are': 3, 'on': 3, 'with': 3, 'from': 3, 'printer': 3, 'using': 3, 'iron': 3, 'mm': 3, 'made': 3, 'village': 2, 'is': 2, 'east': 2, 'java': 2, 'especially': 2, 'tanggungvillage': 2, 'about': 2, 'sacks': 2, 'kg': 2, 'sack': 2, 'by': 2, 'dependence': 2, 'to': 2, 'size': 2, 'procurement': 2, 'nigel': 2, 'cross': 2, 'used': 2, 'solid': 2, 'district': 1, 'tulunggagung': 1, 'particularly': 1, 'tanggung': 1, 'keccampurdarat': 1, 'center': 1, 'aquaculture': 1, 'there': 1, 'which': 1, 'needs': 1, 'monthly': 1, 'weighing': 1, 'so': 1, 'average': 1, 'required': 1, 'or': 1, 'monthlythe': 1, 'per': 1, 'currently': 1, 'need': 1, 'artificial': 1, 'highly': 1, 'dependent': 1, 'some': 1, 'industry': 1, 'variety': 1, 'brands': 1, 'like': 1, 'pokphand': 1, 'group': 1, 'lp': 1, 'sun': 1, 'sakti': 1, 'surya': 1, 'wonokoyo': 1, 'comfeed': 1, 'mentari': 1, 'etc': 1, 'conditions': 1, 'addition': 1, 'dependency': 1, 'problems': 1, 'selling': 1, 'their': 1, 'collectors': 1, 'determine': 1, 'time': 1, 'high': 1, 'for': 1, 'sales': 1, 'results': 1, 'lower': 1, 'profit': 1, 'margins': 1, 'earned': 1, 'scorer': 1, 'responsibility': 1, 'can': 1, 'menggurangi': 1, 'purchase': 1, 'manufacturer': 1, 'soared': 1, 'based': 1, 'product': 1, 'design': 1, 'step': 1, 'modified': 1, 'prototype': 1, 'found': 1, 'as': 1, 'follows': 1, 'motor': 1, 'fuel': 1, 'power': 1, 'hp': 1, 'plain': 1, 'v': 1, 'belt': 1, 'pulley': 1, 'dem': 1, 'tool': 1, 'pusher': 1, 'screw': 1, 'cast': 1, 'materials': 1, 'printing': 1, 'have': 1, 'diameter': 1, 'thick': 1, 'knives': 1, 'pieces': 1, 'intake': 1, 'funnel': 1, 'where': 1, 'material': 1, 'steel': 1, 'plate': 1, 'frame': 1, 'angle': 1, 'keyword': 1, 'modification': 1})
-------------------------------------------
--- Data #111 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Moh. Aliyulhaq Mas’ud, ST
Judul: PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA PT. KAROMAH MENGGUNAKAN METODE EOQ (ECONOMIC ORDER QUANTITY)
Pembimbing 1: Samsul Amar, ST., M.Sc
Pembimbing 2: Moh. Imron Mustajib S.T., M.T
Abstrak (Raw): PT. KAROMAH merupakan perusahaan yang bergerak dalam memproduksi peralatan rumah tangga seperti sapu dan alat pengepel. Tuntutan mengendalikan persediaan bahan baku pada perusahaan ini dilakukan dalam rangka membantu mengurangi resiko sekecil mungkin dalam penggunaan persediaan bahan baku setiap produknya, mencapai waktu persediaan dan meminimalisir pengeluaran biaya persediaan bahan baku setiap produknya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengoptimasi pengendalian persediaan banyak jenis bahan baku dengan menggunakan metode EOQ sehingga perusahaan dapat meminimalkan biaya total persediaan. Dari hasil perhitungan pengendalian persediaan bahan baku dengan menggunakan metode EOQ (economic order quantity) di PT. KAROMAH, diperoleh hasil grand total cost sebesar Rp 1.589.943.975. Sedangkan untuk bahan baku pipa alumunium dan pipa kayu yang dipesan pada suplier PT. SURYA MAS MEGAH TIL total cost-nya sebesar Rp 354.796.496 dan Rp 420.611.096 dengan ROP 7790 unit untuk bahan baku pipa alumunium dan 6466 untuk bahan baku pipa kayu. Demikian juga untuk bahan baku ijuk dan senar yang dipesan pada suplier (PT. SIJATI MANDIRI) total cost-nya sebesar Rp 420.762.694 dan Rp 130.418.373 dengan ROP 6466 unit untuk bahan baku ijuk dan 2002 untuk bahan baku senar.
Abstrak (Clean): pt karomah merupakan perusahaan yang bergerak dalam memproduksi peralatan rumah tangga seperti sapu dan alat pengepel tuntutan mengendalikan persediaan bahan baku pada perusahaan ini dilakukan dalam rangka membantu mengurangi resiko sekecil mungkin dalam penggunaan persediaan bahan baku setiap produknya mencapai waktu persediaan dan meminimalisir pengeluaran biaya persediaan bahan baku setiap produknya tujuan dari penelitian ini adalah mengoptimasi pengendalian persediaan banyak jenis bahan baku dengan menggunakan metode eoq sehingga perusahaan dapat meminimalkan biaya total persediaan dari hasil perhitungan pengendalian persediaan bahan baku dengan menggunakan metode eoq economic order quantity di pt karomah diperoleh hasil grand total cost sebesar rp sedangkan untuk bahan baku pipa alumunium dan pipa kayu yang dipesan pada suplier pt surya mas megah til total costnya sebesar rp dan rp dengan rop unit untuk bahan baku pipa alumunium dan untuk bahan baku pipa kayu demikian juga untuk bahan baku ijuk dan senar yang dipesan pada suplier pt sijati mandiri total costnya sebesar rp dan rp dengan rop unit untuk bahan baku ijuk dan untuk bahan baku senar
Abstrak (Stopwords Removed): pt karomah perusahaan bergerak memproduksi peralatan rumah tangga sapu alat pengepel tuntutan mengendalikan persediaan bahan baku perusahaan dilakukan rangka membantu mengurangi resiko sekecil mungkin penggunaan persediaan bahan baku setiap produknya mencapai waktu persediaan meminimalisir pengeluaran biaya persediaan bahan baku setiap produknya tujuan penelitian mengoptimasi pengendalian persediaan banyak jenis bahan baku menggunakan metode eoq perusahaan dapat meminimalkan biaya total persediaan hasil perhitungan pengendalian persediaan bahan baku menggunakan metode eoq economic order quantity pt karomah diperoleh hasil grand total cost sebesar rp sedangkan bahan baku pipa alumunium pipa kayu dipesan suplier pt surya mas megah til total costnya sebesar rp rp rop unit bahan baku pipa alumunium bahan baku pipa kayu demikian bahan baku ijuk senar dipesan suplier pt sijati mandiri total costnya sebesar rp rp rop unit bahan baku ijuk bahan baku senar
Abstrak (Stemmed): pt karomah usaha gerak produksi alat rumah tangga sapu alat kepel tuntut kendali sedia bahan baku usaha laku rangka bantu kurang resiko kecil mungkin guna sedia bahan baku tiap produk capai waktu sedia meminimalisir keluar biaya sedia bahan baku tiap produk tuju teliti mengoptimasi kendali sedia banyak jenis bahan baku guna metode eoq usaha dapat minimal biaya total sedia hasil hitung kendali sedia bahan baku guna metode eoq economic order quantity pt karomah oleh hasil grand total cost besar rp sedang bahan baku pipa alumunium pipa kayu pes suplier pt surya mas megah til total costnya besar rp rp rop unit bahan baku pipa alumunium bahan baku pipa kayu demikian bahan baku ijuk senar pes suplier pt sijati mandiri total costnya besar rp rp rop unit bahan baku ijuk bahan baku senar
Abstrak (Corrected): pt karma sara gera produksi flat rumal tanga sap flat repel turnout kendall media bahai baku sara lake bangka bantu during resist cecil munchkin gun media bahai baku tip proud capri want media meminimalisir cellar bay media bahai baku tip proud juju elite mengoptimasi kendall media banyan penis bahai baku gun metope eon sara apart minimal bay total media hail hiding kendall media bahai baku gun metope eon economic order quantity pt karma olen hail grand total cost bear up sedan bahai baku pipe aluminum pipe kay pes supplier pt surya mas mega til total costly bear up up top unit bahai baku pipe aluminum bahai baku pipe kay domitian bahai baku junk sonar pes supplier pt sati mandarin total costly bear up up top unit bahai baku junk bahai baku sonar
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'bahan': 11, 'baku': 11, 'sedia': 7, 'rp': 5, 'pt': 4, 'total': 4, 'pipa': 4, 'usaha': 3, 'kendali': 3, 'guna': 3, 'besar': 3, 'karomah': 2, 'alat': 2, 'tiap': 2, 'produk': 2, 'biaya': 2, 'metode': 2, 'eoq': 2, 'hasil': 2, 'alumunium': 2, 'kayu': 2, 'pes': 2, 'suplier': 2, 'costnya': 2, 'rop': 2, 'unit': 2, 'ijuk': 2, 'senar': 2, 'gerak': 1, 'produksi': 1, 'rumah': 1, 'tangga': 1, 'sapu': 1, 'kepel': 1, 'tuntut': 1, 'laku': 1, 'rangka': 1, 'bantu': 1, 'kurang': 1, 'resiko': 1, 'kecil': 1, 'mungkin': 1, 'capai': 1, 'waktu': 1, 'meminimalisir': 1, 'keluar': 1, 'tuju': 1, 'teliti': 1, 'mengoptimasi': 1, 'banyak': 1, 'jenis': 1, 'dapat': 1, 'minimal': 1, 'hitung': 1, 'economic': 1, 'order': 1, 'quantity': 1, 'oleh': 1, 'grand': 1, 'cost': 1, 'sedang': 1, 'surya': 1, 'mas': 1, 'megah': 1, 'til': 1, 'demikian': 1, 'sijati': 1, 'mandiri': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 14, 'the': 13, 'raw': 11, 'and': 8, 'materials': 7, 'inventory': 6, 'rp': 5, 'for': 5, 'pt': 4, 'as': 4, 'material': 4, 'by': 4, 'total': 4, 'cost': 4, 'pipe': 4, 'is': 3, 'in': 3, 'control': 3, 'to': 3, 'karomah': 2, 'a': 2, 'company': 2, 'on': 2, 'order': 2, 'each': 2, 'product': 2, 'minimize': 2, 'using': 2, 'eoq': 2, 'that': 2, 'at': 2, 'aluminum': 2, 'supplier': 2, 'its': 2, 'rop': 2, 'units': 2, 'strings': 2, 'engaged': 1, 'manufacture': 1, 'household': 1, 'appliances': 1, 'such': 1, 'brooms': 1, 'mops': 1, 'supply': 1, 'demands': 1, 'these': 1, 'companies': 1, 'done': 1, 'help': 1, 'reduce': 1, 'risk': 1, 'small': 1, 'possible': 1, 'use': 1, 'achieving': 1, 'time': 1, 'expenses': 1, 'purpose': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'optimize': 1, 'many': 1, 'types': 1, 'method': 1, 'so': 1, 'can': 1, 'from': 1, 'calculation': 1, 'economic': 1, 'quantity': 1, 'obtained': 1, 'results': 1, 'grand': 1, 'wooden': 1, 'was': 1, 'booked': 1, 'surya': 1, 'mas': 1, 'megah': 1, 'til': 1, 'wood': 1, 'likewise': 1, 'fibers': 1, 'are': 1, 'ordered': 1, 'sijati': 1, 'mandiri': 1, 'palm': 1, 'fiber': 1})
-------------------------------------------
--- Data #112 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Musyarrofah
Judul: Penjadwalan Produksi Flowshop Untuk Minimasi Total Penalty Dengan Menggunakan Particle Swarm Optimization
Pembimbing 1: Heri Awalul Ilhamsah, ST., MT.
Pembimbing 2: Samsul Amar, ST., M.Sc.
Abstrak (Raw): Penjadwalan produksi merupakan faktor yang sangat penting dalam mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan untuk melakukan proses produksi. PT Excellent Karunia Abadi merupakan salah satu perusahaan home industry furniture dengan bidang usaha pintu engineering yang bermerk “Excellent Door “ yang berstandar internasional. Tipe aliran yang digunakan oleh perusahaan ini adalah flowshop artinya aliran proses produksi tiap produknya sama (searah), dimana setiap job diharuskan menjalani satu kali proses untuk tiap tahapan proses. Masalah penjadwalan sering kali muncul ketika terdapat sekumpulan job yang harus dikerjakan dengan peralatan atau mesin yang terbatas, penetapan due date yang saling berdekatan dapat menyebabkan job tersebut mengalami keterlambatan artinya masih ada job yang terkena penalty dikarenakan job yang terlalu banyak. Dalam perusahaan ini menerapkan urutan produksi sesuai FCFS (First Come First Serve), usulan metode baru untuk penjadwalan produksi yaitu metode meta heuristik particle swarm optimization merupakan salah satu metode untuk menyelesaikan permasalahan penjadwalan flow shop yang termasuk permasalahan kombinatorial untuk minimasi penalty dengan waktu yang sangat cepat, akan tetapi solusi yang dihasilkan mendekati solusi optimal. Dengan membandingkan metode FCFS dan PSO, sehingga metode PSO yang terpilih dengan total penalty 2 dan fitness 0,497512.
Abstrak (Clean): penjadwalan produksi merupakan faktor yang sangat penting dalam mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan untuk melakukan proses produksi pt excellent karunia abadi merupakan salah satu perusahaan home industry furniture dengan bidang usaha pintu engineering yang bermerk “excellent door “ yang berstandar internasional tipe aliran yang digunakan oleh perusahaan ini adalah flowshop artinya aliran proses produksi tiap produknya sama searah dimana setiap job diharuskan menjalani satu kali proses untuk tiap tahapan proses masalah penjadwalan sering kali muncul ketika terdapat sekumpulan job yang harus dikerjakan dengan peralatan atau mesin yang terbatas penetapan due date yang saling berdekatan dapat menyebabkan job tersebut mengalami keterlambatan artinya masih ada job yang terkena penalty dikarenakan job yang terlalu banyak dalam perusahaan ini menerapkan urutan produksi sesuai fcfs first come first serve usulan metode baru untuk penjadwalan produksi yaitu metode meta heuristik particle swarm optimization merupakan salah satu metode untuk menyelesaikan permasalahan penjadwalan flow shop yang termasuk permasalahan kombinatorial untuk minimasi penalty dengan waktu yang sangat cepat akan tetapi solusi yang dihasilkan mendekati solusi optimal dengan membandingkan metode fcfs dan pso sehingga metode pso yang terpilih dengan total penalty dan fitness
Abstrak (Stopwords Removed): penjadwalan produksi faktor sangat penting mengoptimalkan sumber daya dimiliki perusahaan melakukan proses produksi pt excellent karunia abadi salah satu perusahaan home industry furniture bidang usaha pintu engineering bermerk “excellent door “ berstandar internasional tipe aliran digunakan perusahaan flowshop artinya aliran proses produksi tiap produknya sama searah dimana setiap job diharuskan menjalani satu kali proses tiap tahapan proses masalah penjadwalan sering kali muncul ketika terdapat sekumpulan job harus dikerjakan peralatan mesin terbatas penetapan due date saling berdekatan dapat menyebabkan job tersebut mengalami keterlambatan artinya masih ada job terkena penalty dikarenakan job terlalu banyak perusahaan menerapkan urutan produksi sesuai fcfs first come first serve usulan metode baru penjadwalan produksi metode meta heuristik particle swarm optimization salah satu metode menyelesaikan permasalahan penjadwalan flow shop termasuk permasalahan kombinatorial minimasi penalty waktu sangat cepat solusi dihasilkan mendekati solusi optimal membandingkan metode fcfs pso metode pso terpilih total penalty fitness
Abstrak (Stemmed): jadwal produksi faktor sangat penting optimal sumber daya milik usaha laku proses produksi pt excellent karunia abadi salah satu usaha home industry furniture bidang usaha pintu engineering bermerk excellent door standar internasional tipe alir guna usaha flowshop arti alir proses produksi tiap produk sama arah mana tiap job harus jalan satu kali proses tiap tahap proses masalah jadwal sering kali muncul ketika dapat kumpul job harus kerja alat mesin batas tetap due date saling dekat dapat sebab job sebut alami lambat arti masih ada job kena penalty karena job terlalu banyak usaha terap urut produksi sesuai fcfs first come first serve usul metode baru jadwal produksi metode meta heuristik particle swarm optimization salah satu metode selesai masalah jadwal flow shop masuk masalah kombinatorial minimasi penalty waktu sangat cepat solusi hasil dekat solusi optimal banding metode fcfs pso metode pso pilih total penalty fitness
Abstrak (Corrected): radial produksi factor sang panting optimal number day milk sara lake proves produksi pt excellent kahuna abaci salad sat sara home industry furniture biding sara pint engineering berserk excellent door standard international time air gun sara flowshop art air proves produksi tip proud same arab mana tip job harms alan sat kali proves tip that proves marsala radial seeing kali munch retina apart rumpus job harms era flat resin bats team due date saying dead apart kebab job debut salami lambast art mash ada job ken penalty arena job tergal banyan sara trap rut produksi sexual focus first come first serve usual metope bar radial produksi metope meta heuristic particle swarm optimization salad sat metope seesaw marsala radial flow shop mask marsala combinatorial minimal penalty want sang eat solus hail dead solus optimal banding metope focus so metope so pilch total penalty fitness
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produksi': 5, 'usaha': 5, 'job': 5, 'metode': 5, 'jadwal': 4, 'proses': 4, 'satu': 3, 'tiap': 3, 'masalah': 3, 'penalty': 3, 'sangat': 2, 'optimal': 2, 'excellent': 2, 'salah': 2, 'alir': 2, 'arti': 2, 'harus': 2, 'kali': 2, 'dapat': 2, 'dekat': 2, 'fcfs': 2, 'first': 2, 'solusi': 2, 'pso': 2, 'faktor': 1, 'penting': 1, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'milik': 1, 'laku': 1, 'pt': 1, 'karunia': 1, 'abadi': 1, 'home': 1, 'industry': 1, 'furniture': 1, 'bidang': 1, 'pintu': 1, 'engineering': 1, 'bermerk': 1, 'door': 1, 'standar': 1, 'internasional': 1, 'tipe': 1, 'guna': 1, 'flowshop': 1, 'produk': 1, 'sama': 1, 'arah': 1, 'mana': 1, 'jalan': 1, 'tahap': 1, 'sering': 1, 'muncul': 1, 'ketika': 1, 'kumpul': 1, 'kerja': 1, 'alat': 1, 'mesin': 1, 'batas': 1, 'tetap': 1, 'due': 1, 'date': 1, 'saling': 1, 'sebab': 1, 'sebut': 1, 'alami': 1, 'lambat': 1, 'masih': 1, 'ada': 1, 'kena': 1, 'karena': 1, 'terlalu': 1, 'banyak': 1, 'terap': 1, 'urut': 1, 'sesuai': 1, 'come': 1, 'serve': 1, 'usul': 1, 'baru': 1, 'meta': 1, 'heuristik': 1, 'particle': 1, 'swarm': 1, 'optimization': 1, 'selesai': 1, 'flow': 1, 'shop': 1, 'masuk': 1, 'kombinatorial': 1, 'minimasi': 1, 'waktu': 1, 'cepat': 1, 'hasil': 1, 'banding': 1, 'pilih': 1, 'total': 1, 'fitness': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'that': 8, 'one': 7, 'to': 6, 'production': 5, 'is': 5, 'with': 5, 'job': 5, 'method': 5, 'scheduling': 3, 'by': 3, 'process': 3, 'of': 3, 'firm': 3, 'its': 3, 'problem': 3, 'penalty': 3, 'constitute': 2, 'excellent': 2, 'door': 2, 'gets': 2, 'streaming': 2, 'this': 2, 'mean': 2, 'every': 2, 'for': 2, 'first': 2, 'which': 2, 'about': 2, 'solution': 2, 'and': 2, 'pso': 2, 'factor': 1, 'momentously': 1, 'deep': 1, 'optimize': 1, 'proprietary': 1, 'resource': 1, 'corporate': 1, 'do': 1, 'pt': 1, 'karunia': 1, 'abadi': 1, 'immortal': 1, 'grant': 1, 'from': 1, 'above': 1, 'constitutes': 1, 'home': 1, 'industry': 1, 'furniture': 1, 'effort': 1, 'area': 1, 'engineering': 1, 'merk': 1, 'international': 1, 'default': 1, 'type': 1, 'utilized': 1, 'flowshop': 1, 'product': 1, 'unidirectional': 1, 'where': 1, 'each': 1, 'requisite': 1, 'trips': 1, 'once': 1, 'step': 1, 'processes': 1, 'the': 1, 'emerges': 1, 'while': 1, 'available': 1, 'horde': 1, 'has': 1, 'be': 1, 'worked': 1, 'equipment': 1, 'or': 1, 'circum': 1, 'scribed': 1, 'machine': 1, 'establishment': 1, 'due': 1, 'date': 1, 'mutually': 1, 'neighboring': 1, 'cause': 1, 'experience': 1, 'delay': 1, 'extant': 1, 'who': 1, 'strikes': 1, 'because': 1, 'what': 1, 'does': 1, 'overdose': 1, 'in': 1, 'apply': 1, 'thread': 1, 'accords': 1, 'fcfs': 1, 'come': 1, 'serve': 1, 'new': 1, 'proposal': 1, 'schedulling': 1, 'meta': 1, 'heuristic': 1, 'particle': 1, 'swarm': 1, 'optimization': 1, 'solve': 1, 'flow': 1, 'shop': 1, 'included': 1, 'combinatorial': 1, 'minimize': 1, 'meteoric': 1, 'time': 1, 'but': 1, 'then': 1, 'resulting': 1, 'approach': 1, 'optimal': 1, 'compare': 1, 'fcfss': 1, 'so': 1, 'elected': 1, 'full': 1, 'scale': 1, 'fitness': 1})
-------------------------------------------
--- Data #113 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muchamad Rochim
Judul: Optimalisasi Jumlah Produksi dengan Metode Linier Programming
Pembimbing 1: Heri Awalul Ilhamsah, ST., MT.
Pembimbing 2: Samsul Amar, ST., M.Sc.
Abstrak (Raw): Penelitian ini membahas tentang mengoptimalkan keterbatasan sumber daya dalam industri kayu untuk menghasilkan kombinasi semua produk kayu sehingga diperoleh keuntungan yang maksimal. Dalam menghasilkan kombinasi beberapa produk kayu berdasarkan keterbatasan sumber daya sehingga diperoleh keuntungan yang maksimal digunakan metode integer linier programming. Penelitian dimulai dengan melakukan peramalan penjualan pada masa lalu, penentuan biaya produksi, dan perhitungan maksimasi total keuntungan menggunakan integer linier programming. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi pada perencanaan produksi terkait dengan memaksimalkan total keuntungan yang didapat oleh perusahaan. Hasil yang didapat pada penelitian ini didapatkan kombinasi produk yang optimal dengan total keuntungan maksimal sebesar Rp 266.019.100.000.
Abstrak (Clean): penelitian ini membahas tentang mengoptimalkan keterbatasan sumber daya dalam industri kayu untuk menghasilkan kombinasi semua produk kayu sehingga diperoleh keuntungan yang maksimal dalam menghasilkan kombinasi beberapa produk kayu berdasarkan keterbatasan sumber daya sehingga diperoleh keuntungan yang maksimal digunakan metode integer linier programming penelitian dimulai dengan melakukan peramalan penjualan pada masa lalu penentuan biaya produksi dan perhitungan maksimasi total keuntungan menggunakan integer linier programming penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi pada perencanaan produksi terkait dengan memaksimalkan total keuntungan yang didapat oleh perusahaan hasil yang didapat pada penelitian ini didapatkan kombinasi produk yang optimal dengan total keuntungan maksimal sebesar rp
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas tentang mengoptimalkan keterbatasan sumber daya industri kayu menghasilkan kombinasi semua produk kayu diperoleh keuntungan maksimal menghasilkan kombinasi beberapa produk kayu berdasarkan keterbatasan sumber daya diperoleh keuntungan maksimal digunakan metode integer linier programming penelitian dimulai melakukan peramalan penjualan masa lalu penentuan biaya produksi perhitungan maksimasi total keuntungan menggunakan integer linier programming penelitian diharapkan mampu memberikan kontribusi perencanaan produksi terkait memaksimalkan total keuntungan didapat perusahaan hasil didapat penelitian didapatkan kombinasi produk optimal total keuntungan maksimal sebesar rp
Abstrak (Stemmed): teliti bahas tentang optimal batas sumber daya industri kayu hasil kombinasi semua produk kayu oleh untung maksimal hasil kombinasi beberapa produk kayu dasar batas sumber daya oleh untung maksimal guna metode integer linier programming teliti mulai laku amal jual masa lalu tentu biaya produksi hitung maksimasi total untung guna integer linier programming teliti harap mampu beri kontribusi rencana produksi kait maksimal total untung dapat usaha hasil dapat teliti dapat kombinasi produk optimal total untung maksimal besar rp
Abstrak (Corrected): elite baas tenting optimal bats number day industry kay hail kombinasi sea proud kay olen unsung maximal hail kombinasi beberapa proud kay dakar bats number day olen unsung maximal gun metope integer linger programming elite mule lake anal dual mass lulu tent bay produksi hiding maksimasi total unsung gun integer linger programming elite harp camp bert kontribusi recant produksi wait maximal total unsung apart sara hail apart elite apart kombinasi proud optimal total unsung maximal bear up
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'untung': 5, 'teliti': 4, 'maksimal': 4, 'kayu': 3, 'hasil': 3, 'kombinasi': 3, 'produk': 3, 'total': 3, 'dapat': 3, 'optimal': 2, 'batas': 2, 'sumber': 2, 'daya': 2, 'oleh': 2, 'guna': 2, 'integer': 2, 'linier': 2, 'programming': 2, 'produksi': 2, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'industri': 1, 'semua': 1, 'beberapa': 1, 'dasar': 1, 'metode': 1, 'mulai': 1, 'laku': 1, 'amal': 1, 'jual': 1, 'masa': 1, 'lalu': 1, 'tentu': 1, 'biaya': 1, 'hitung': 1, 'maksimasi': 1, 'harap': 1, 'mampu': 1, 'beri': 1, 'kontribusi': 1, 'rencana': 1, 'kait': 1, 'usaha': 1, 'besar': 1, 'rp': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'in': 6, 'to': 5, 'of': 5, 'this': 3, 'study': 3, 'products': 3, 'maximum': 3, 'total': 3, 'produce': 2, 'a': 2, 'combination': 2, 'wood': 2, 'order': 2, 'obtain': 2, 'benefit': 2, 'integer': 2, 'linear': 2, 'programming': 2, 'by': 2, 'production': 2, 'profit': 2, 'with': 2, 'discusses': 1, 'about': 1, 'optimizing': 1, 'limited': 1, 'resources': 1, 'timber': 1, 'industry': 1, 'all': 1, 'some': 1, 'combinations': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'resource': 1, 'constraints': 1, 'use': 1, 'methods': 1, 'begins': 1, 'forecasting': 1, 'sales': 1, 'past': 1, 'determination': 1, 'cost': 1, 'and': 1, 'maximization': 1, 'calculations': 1, 'using': 1, 'research': 1, 'is': 1, 'expected': 1, 'contribute': 1, 'planning': 1, 'associated': 1, 'maximizing': 1, 'profits': 1, 'earned': 1, 'company': 1, 'results': 1, 'obtained': 1, 'optimal': 1, 'rp': 1})
-------------------------------------------
--- Data #114 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Kamilatul Hikmah
Judul: PENJADWALAN PERAWAT DI PUSKESMAS KAMAL, BANGKALAN
Pembimbing 1: Samsul Amar ST., M.Sc
Pembimbing 2: Heri Awalul Ilhamsah ST., M.T.
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk Menemukan solusi penjadwalan perawat yang optimal dengan mempertimbangkan aturan yang ada. Adapun metode yang digunakan yaitu Goal Programming karena ingin meminimumkan pelanggaran terhadap soft constraint. Hasil penjadwalan dengan Goal programming lebih baik dibandingkan dengan penjadwalan secara manual, hal ini dapat dilihat dari hasil fungsi tujuan (meminimasi pelanggaran terhadap aturan pembuatan jadwal) untuk pembuatan jadwal secara manual fungsi tujuannya sebesar 2,8 sedangkan untuk penjadwalan metode goal programming 0. Sehingga hasil dengan metode goal programming lebih baik karena tidak melanggar aturan pembuatan jadwal.
Kata kunci : Penjadwalan Perawat, Goal Programming
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk menemukan solusi penjadwalan perawat yang optimal dengan mempertimbangkan aturan yang ada adapun metode yang digunakan yaitu goal programming karena ingin meminimumkan pelanggaran terhadap soft constraint hasil penjadwalan dengan goal programming lebih baik dibandingkan dengan penjadwalan secara manual hal ini dapat dilihat dari hasil fungsi tujuan meminimasi pelanggaran terhadap aturan pembuatan jadwal untuk pembuatan jadwal secara manual fungsi tujuannya sebesar sedangkan untuk penjadwalan metode goal programming sehingga hasil dengan metode goal programming lebih baik karena tidak melanggar aturan pembuatan jadwal kata kunci penjadwalan perawat goal programming
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan menemukan solusi penjadwalan perawat optimal mempertimbangkan aturan ada adapun metode digunakan goal programming ingin meminimumkan pelanggaran soft constraint hasil penjadwalan goal programming lebih baik dibandingkan penjadwalan secara manual dapat dilihat hasil fungsi tujuan meminimasi pelanggaran aturan pembuatan jadwal pembuatan jadwal secara manual fungsi tujuannya sebesar sedangkan penjadwalan metode goal programming hasil metode goal programming lebih baik melanggar aturan pembuatan jadwal kata kunci penjadwalan perawat goal programming
Abstrak (Stemmed): teliti tuju temu solusi jadwal awat optimal timbang atur ada adapun metode guna goal programming ingin minimum langgar soft constraint hasil jadwal goal programming lebih baik banding jadwal cara manual dapat lihat hasil fungsi tuju meminimasi langgar atur buat jadwal buat jadwal cara manual fungsi tuju besar sedang jadwal metode goal programming hasil metode goal programming lebih baik langgar atur buat jadwal kata kunci jadwal awat goal programming
Abstrak (Corrected): elite juju temp solus radial away optimal timing amur ada adapt metope gun goal programming begin minimum hangar soft constraint hail radial goal programming leash back banding radial cara manual apart that hail fungi juju meminimasi hangar amur but radial but radial cara manual fungi juju bear sedan radial metope goal programming hail metope goal programming leash back hangar amur but radial data bunch radial away goal programming
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jadwal': 8, 'goal': 5, 'programming': 5, 'tuju': 3, 'atur': 3, 'metode': 3, 'langgar': 3, 'hasil': 3, 'buat': 3, 'awat': 2, 'lebih': 2, 'baik': 2, 'cara': 2, 'manual': 2, 'fungsi': 2, 'teliti': 1, 'temu': 1, 'solusi': 1, 'optimal': 1, 'timbang': 1, 'ada': 1, 'adapun': 1, 'guna': 1, 'ingin': 1, 'minimum': 1, 'soft': 1, 'constraint': 1, 'banding': 1, 'dapat': 1, 'lihat': 1, 'meminimasi': 1, 'besar': 1, 'sedang': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'scheduling': 7, 'goal': 5, 'programming': 5, 'for': 4, 'of': 4, 'method': 3, 'to': 2, 'nurse': 2, 'rules': 2, 'is': 2, 'with': 2, 'results': 2, 'better': 2, 'manually': 2, 'it': 2, 'objective': 2, 'function': 2, 'this': 1, 'study': 1, 'aims': 1, 'find': 1, 'an': 1, 'optimal': 1, 'solution': 1, 'by': 1, 'considering': 1, 'existing': 1, 'used': 1, 'wanting': 1, 'minimize': 1, 'violations': 1, 'soft': 1, 'constraints': 1, 'than': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'seen': 1, 'from': 1, 'minimizing': 1, 'violation': 1, 'rulemaking': 1, 'schedule': 1, 'while': 1, 'so': 1, 'result': 1, 'because': 1, 'does': 1, 'not': 1, 'violate': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #115 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: BASYIRUDDIN HILMAN WIBOWO
Judul: PENINGKATAN NILAI TAMBAH LIMBAH BITTERN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS INDUSTRI GARAM
Pembimbing 1: IDA LUMINTU, S.T., M.T., Ph.D
Pembimbing 2: IKA DEEFI ANNA, S.T., M.T.,
Abstrak (Raw): Garam merupakan produk yang dihasilkan oleh PT. Jaya Makmur, Sampang. Proses produksi garam menghasilkan limbah bittern. Limbah cair yang dihasilkan oleh perusahaan dari hasil proses produksi garam mengandung parameter BOD, COD, TSS, pH, dan Mg. Dikhawatirkan limbah yang dihasilkan dapat mencemari lingkungan maka perlu dilakukan pengolahan limbah lebih lanjut. Penelitian ini memiliki tujuan yang ingin dicapai yaitu meningkatkan nilai tambah limbah bittern dengan mengolah menjadi pupuk anorganik untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi beban pencemaran industri garam. Pada penelitian ini dilakukan identifikasi adanya permasalahan pada perusahaan yang berhubungan dengan pengolahan limbah. Dengan menggunakan analisa benefit cost ratio, alternatif yang dipilih dalam penelitian ini adalah pembuatan produksi baru berupa pupuk dari olahan limbah bittern dengan nilai sebesar 1,925416839. Nilai capaian produktivitas prusahaan menurun yaitu dari kondisi awal sebesar 17,11 mengalami peningkatan produktivitas menjadi 17,36. Dengan demikian apabila dilakukan pengolahan limbah lebih lanjut maka akan mempengaruhi tingkat produktivitas karena adanya pemasukan tambahan bagi perusahaan karena adanya produksi baru yang dilakukan perusahaan untuk mengurangi tingkat pencemaran terhadap lingkungan dan memberikan nilai tambah untuk limbah dengan mengolah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis.
Kata kunci: Bittern, Benefit Cost Ratio, Produktivitas, Pupuk anorganik.
Abstrak (Clean): garam merupakan produk yang dihasilkan oleh pt jaya makmur sampang proses produksi garam menghasilkan limbah bittern limbah cair yang dihasilkan oleh perusahaan dari hasil proses produksi garam mengandung parameter bod cod tss ph dan mg dikhawatirkan limbah yang dihasilkan dapat mencemari lingkungan maka perlu dilakukan pengolahan limbah lebih lanjut penelitian ini memiliki tujuan yang ingin dicapai yaitu meningkatkan nilai tambah limbah bittern dengan mengolah menjadi pupuk anorganik untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi beban pencemaran industri garam pada penelitian ini dilakukan identifikasi adanya permasalahan pada perusahaan yang berhubungan dengan pengolahan limbah dengan menggunakan analisa benefit cost ratio alternatif yang dipilih dalam penelitian ini adalah pembuatan produksi baru berupa pupuk dari olahan limbah bittern dengan nilai sebesar nilai capaian produktivitas prusahaan menurun yaitu dari kondisi awal sebesar mengalami peningkatan produktivitas menjadi dengan demikian apabila dilakukan pengolahan limbah lebih lanjut maka akan mempengaruhi tingkat produktivitas karena adanya pemasukan tambahan bagi perusahaan karena adanya produksi baru yang dilakukan perusahaan untuk mengurangi tingkat pencemaran terhadap lingkungan dan memberikan nilai tambah untuk limbah dengan mengolah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis kata kunci bittern benefit cost ratio produktivitas pupuk anorganik
Abstrak (Stopwords Removed): garam produk dihasilkan pt jaya makmur sampang proses produksi garam menghasilkan limbah bittern limbah cair dihasilkan perusahaan hasil proses produksi garam mengandung parameter bod cod tss ph mg dikhawatirkan limbah dihasilkan dapat mencemari lingkungan perlu dilakukan pengolahan limbah lebih lanjut penelitian memiliki tujuan ingin dicapai meningkatkan nilai tambah limbah bittern mengolah menjadi pupuk anorganik meningkatkan produktivitas mengurangi beban pencemaran industri garam penelitian dilakukan identifikasi adanya permasalahan perusahaan berhubungan pengolahan limbah menggunakan analisa benefit cost ratio alternatif dipilih penelitian pembuatan produksi baru berupa pupuk olahan limbah bittern nilai sebesar nilai capaian produktivitas prusahaan menurun kondisi awal sebesar mengalami peningkatan produktivitas menjadi demikian apabila dilakukan pengolahan limbah lebih lanjut mempengaruhi tingkat produktivitas adanya pemasukan tambahan bagi perusahaan adanya produksi baru dilakukan perusahaan mengurangi tingkat pencemaran lingkungan memberikan nilai tambah limbah mengolah menjadi produk memiliki nilai ekonomis kata kunci bittern benefit cost ratio produktivitas pupuk anorganik
Abstrak (Stemmed): garam produk hasil pt jaya makmur sampang proses produksi garam hasil limbah bittern limbah cair hasil usaha hasil proses produksi garam kandung parameter bod cod tss ph mg khawatir limbah hasil dapat cari lingkung perlu laku olah limbah lebih lanjut teliti milik tuju ingin capai tingkat nilai tambah limbah bittern olah jadi pupuk anorganik tingkat produktivitas kurang beban cemar industri garam teliti laku identifikasi ada masalah usaha hubung olah limbah guna analisa benefit cost ratio alternatif pilih teliti buat produksi baru upa pupuk olah limbah bittern nilai besar nilai capai produktivitas prusahaan turun kondisi awal besar alami tingkat produktivitas jadi demikian apabila laku olah limbah lebih lanjut pengaruh tingkat produktivitas ada pasu tambah bagi usaha ada produksi baru laku usaha kurang tingkat cemar lingkung beri nilai tambah limbah olah jadi produk milik nilai ekonomis kata kunci bittern benefit cost ratio produktivitas pupuk anorganik
Abstrak (Corrected): gram proud hail pt jay makeup sampan proves produksi gram hail limb bittern limb car hail sara hail proves produksi gram bandung parameter bod cod ass ph mg khawatir limb hail apart care linking peru lake blah limb leash layout elite milk juju begin capri dingbat nilgai tambac limb bittern blah jade punk inorganic dingbat produktivitas during began cedar industry gram elite lake identifikasi ada marsala sara hung blah limb gun analyst benefit cost ratio alternative pilch elite but produksi bar up punk blah limb bittern nilgai bear nilgai capri produktivitas prusahaan turn kondisi away bear salami dingbat produktivitas jade domitian arabia lake blah limb leash layout pengaruh dingbat produktivitas ada past tambac bag sara ada produksi bar lake sara during dingbat cedar linking bert nilgai tambac limb blah jade proud milk nilgai economic data bunch bittern benefit cost ratio produktivitas punk inorganic
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'limbah': 9, 'olah': 6, 'hasil': 5, 'tingkat': 5, 'nilai': 5, 'produktivitas': 5, 'garam': 4, 'produksi': 4, 'bittern': 4, 'usaha': 4, 'laku': 4, 'teliti': 3, 'tambah': 3, 'jadi': 3, 'pupuk': 3, 'ada': 3, 'produk': 2, 'proses': 2, 'lingkung': 2, 'lebih': 2, 'lanjut': 2, 'milik': 2, 'capai': 2, 'anorganik': 2, 'kurang': 2, 'cemar': 2, 'benefit': 2, 'cost': 2, 'ratio': 2, 'baru': 2, 'besar': 2, 'pt': 1, 'jaya': 1, 'makmur': 1, 'sampang': 1, 'cair': 1, 'kandung': 1, 'parameter': 1, 'bod': 1, 'cod': 1, 'tss': 1, 'ph': 1, 'mg': 1, 'khawatir': 1, 'dapat': 1, 'cari': 1, 'perlu': 1, 'tuju': 1, 'ingin': 1, 'beban': 1, 'industri': 1, 'identifikasi': 1, 'masalah': 1, 'hubung': 1, 'guna': 1, 'analisa': 1, 'alternatif': 1, 'pilih': 1, 'buat': 1, 'upa': 1, 'prusahaan': 1, 'turun': 1, 'kondisi': 1, 'awal': 1, 'alami': 1, 'demikian': 1, 'apabila': 1, 'pengaruh': 1, 'pasu': 1, 'bagi': 1, 'beri': 1, 'ekonomis': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 10, 'waste': 9, 'to': 8, 'by': 6, 'is': 5, 'value': 5, 'productivity': 5, 'a': 4, 'production': 4, 'bittern': 4, 'salt': 3, 'that': 3, 'and': 3, 'treatment': 3, 'this': 3, 'increase': 3, 'into': 3, 'company': 3, 'process': 2, 'companies': 2, 'it': 2, 'environment': 2, 'further': 2, 'study': 2, 'added': 2, 'processing': 2, 'inorganic': 2, 'fertilizers': 2, 'reduce': 2, 'pollution': 2, 'in': 2, 'with': 2, 'benefit': 2, 'cost': 2, 'ratio': 2, 'new': 2, 'level': 2, 'because': 2, 'product': 1, 'produced': 1, 'pt': 1, 'jaya': 1, 'makmur': 1, 'sampang': 1, 'generates': 1, 'liquid': 1, 'generated': 1, 'from': 1, 'contains': 1, 'parameters': 1, 'bod': 1, 'cod': 1, 'tss': 1, 'ph': 1, 'mg': 1, 'feared': 1, 'resulting': 1, 'can': 1, 'pollute': 1, 'necessary': 1, 'has': 1, 'goal': 1, 'be': 1, 'achieved': 1, 'load': 1, 'industrial': 1, 'research': 1, 'identification': 1, 'problems': 1, 'at': 1, 'dealing': 1, 'using': 1, 'analysis': 1, 'alternative': 1, 'selected': 1, 'form': 1, 'fertilizer': 1, 'manufacture': 1, 'processed': 1, 'conduct': 1, 'decreases': 1, 'performance': 1, 'initial': 1, 'conditions': 1, 'thus': 1, 'if': 1, 'carried': 1, 'will': 1, 'affect': 1, 'additional': 1, 'revenue': 1, 'for': 1, 'on': 1, 'provide': 1, 'products': 1, 'have': 1, 'economic': 1, 'key': 1, 'words': 1})
-------------------------------------------
--- Data #116 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Tiana Sulistianingrum
Judul: ANALISIS PENGEMBANGAN PRODUK SANDAL DENGAN MENGGUNAKAN MULTIVARIAT KONJOIN
Pembimbing 1: Sabarudin Ahmad ST.,MT.
Pembimbing 2: Sugeng PurwokoST.,MT.
Abstrak (Raw): Pasar industri sandal saat ini meningkat lebih besar dari tahun ke tahun, karena diikuti dengan pertumbuhan penduduk yang semakin lama semakin bertambah mengakibatkan kebutuhan hidup meningkat khususnya kebutuhan sandal atau alas kaki. Banyak industri sandal di indonesia khususnya di jawa timur. Tetapi jika produk yang ada dalam pasaran tidak sesuai dengan yang diinginkan konsumen maka pemasaran juga tidak berhasil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis konjoin. Metode konjoin adalah suatu teknik analisis yang dapat digunakan untuk menentukan tingkat kepentingan relatif berdasarkan persepsi pelanggan yang dibawa oleh suatu produk tertentu. Setelah metode dilakukan, akan mengasilkan kombinasi atribut yang optimal yaitu kenyamanan, harga, kualitas, warna, model. Dari masing – masing atribut memiliki beberapa taraf atribut. Yaitu kenyamanan ( spon empuk, spon keras), harga (<10.000, 10.000-20.000, >20.000), kualitas ( tahan lama, cepat rusak ), warna ( gelap, cerah), model (rumit, simple). Hasil dari metode tersebut kemudian diimplementasikan kedalam arsitektur produk dan design untuk manufaktur dari produk sandal, yang mewakili kebutuhan atau keinginan konsumen. Dalam design untuk manufaktur yaitu melakukan perhitungan jumlah sumber daya manusia yang bekerja, jumlah mesin yang dibutuhkan, biaya material dari produk sandal. Kemudian dilakukan perhitungan analisis ekonomi. Dari komulatif cashflow menunjukan bahwa pada bulan ke 3 biaya investasi yang belum tertutup sesudah akhir bulan ke 4. Alisan kas bulan ke 4 sebesar Rp. 2.841.550,- padahal dana yang dibutuhkan untuk menutup kekurangan investasi sebesar Rp. 1.149.300,- ini berarti bahwa waktu yang diperlukan untuk memperoleh dana sebesar Rp. 1.149.300,- adalah 4 hari. Jadi proyek tersebut payback periodenya adalah 4 bulan 4 hari.
Abstrak (Clean): pasar industri sandal saat ini meningkat lebih besar dari tahun ke tahun karena diikuti dengan pertumbuhan penduduk yang semakin lama semakin bertambah mengakibatkan kebutuhan hidup meningkat khususnya kebutuhan sandal atau alas kaki banyak industri sandal di indonesia khususnya di jawa timur tetapi jika produk yang ada dalam pasaran tidak sesuai dengan yang diinginkan konsumen maka pemasaran juga tidak berhasil metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis konjoin metode konjoin adalah suatu teknik analisis yang dapat digunakan untuk menentukan tingkat kepentingan relatif berdasarkan persepsi pelanggan yang dibawa oleh suatu produk tertentu setelah metode dilakukan akan mengasilkan kombinasi atribut yang optimal yaitu kenyamanan harga kualitas warna model dari masing – masing atribut memiliki beberapa taraf atribut yaitu kenyamanan spon empuk spon keras harga kualitas tahan lama cepat rusak warna gelap cerah model rumit simple hasil dari metode tersebut kemudian diimplementasikan kedalam arsitektur produk dan design untuk manufaktur dari produk sandal yang mewakili kebutuhan atau keinginan konsumen dalam design untuk manufaktur yaitu melakukan perhitungan jumlah sumber daya manusia yang bekerja jumlah mesin yang dibutuhkan biaya material dari produk sandal kemudian dilakukan perhitungan analisis ekonomi dari komulatif cashflow menunjukan bahwa pada bulan ke biaya investasi yang belum tertutup sesudah akhir bulan ke alisan kas bulan ke sebesar rp padahal dana yang dibutuhkan untuk menutup kekurangan investasi sebesar rp ini berarti bahwa waktu yang diperlukan untuk memperoleh dana sebesar rp adalah hari jadi proyek tersebut payback periodenya adalah bulan hari
Abstrak (Stopwords Removed): pasar industri sandal meningkat lebih besar tahun tahun diikuti pertumbuhan penduduk semakin lama semakin bertambah mengakibatkan kebutuhan hidup meningkat khususnya kebutuhan sandal alas kaki banyak industri sandal indonesia khususnya jawa timur jika produk ada pasaran sesuai diinginkan konsumen pemasaran berhasil metode digunakan penelitian metode analisis konjoin metode konjoin teknik analisis dapat digunakan menentukan tingkat kepentingan relatif berdasarkan persepsi pelanggan dibawa produk tertentu metode dilakukan mengasilkan kombinasi atribut optimal kenyamanan harga kualitas warna model masing – masing atribut memiliki beberapa taraf atribut kenyamanan spon empuk spon keras harga kualitas tahan lama cepat rusak warna gelap cerah model rumit simple hasil metode tersebut diimplementasikan kedalam arsitektur produk design manufaktur produk sandal mewakili kebutuhan keinginan konsumen design manufaktur melakukan perhitungan jumlah sumber daya manusia bekerja jumlah mesin dibutuhkan biaya material produk sandal dilakukan perhitungan analisis ekonomi komulatif cashflow menunjukan bulan biaya investasi belum tertutup sesudah akhir bulan alisan kas bulan sebesar rp padahal dana dibutuhkan menutup kekurangan investasi sebesar rp berarti waktu diperlukan memperoleh dana sebesar rp hari jadi proyek tersebut payback periodenya bulan hari
Abstrak (Stemmed): pasar industri sandal tingkat lebih besar tahun tahun ikut tumbuh duduk makin lama makin tambah akibat butuh hidup tingkat khusus butuh sandal alas kaki banyak industri sandal indonesia khusus jawa timur jika produk ada pasar sesuai ingin konsumen pasar hasil metode guna teliti metode analisis konjoin metode konjoin teknik analisis dapat guna tentu tingkat penting relatif dasar persepsi langgan bawa produk tentu metode laku asil kombinasi atribut optimal nyaman harga kualitas warna model masing masing atribut milik beberapa taraf atribut nyaman spon empuk spon keras harga kualitas tahan lama cepat rusak warna gelap cerah model rumit simple hasil metode sebut implementasi dalam arsitektur produk design manufaktur produk sandal wakil butuh ingin konsumen design manufaktur laku hitung jumlah sumber daya manusia kerja jumlah mesin butuh biaya material produk sandal laku hitung analisis ekonomi komulatif cashflow tunjuk bulan biaya investasi belum tutup sudah akhir bulan alis kas bulan besar rp padahal dana butuh tutup kurang investasi besar rp arti waktu perlu oleh dana besar rp hari jadi proyek sebut payback periode bulan hari
Abstrak (Corrected): paar industry sandal dingbat leash bear thun thun it tumble dude making lama making tambac akbar butch hide dingbat rhesus butch sandal alas kaki banyan industry sandal indonesia rhesus jaw timur pika proud ada paar sexual begin consumed paar hail metope gun elite metope analysis conjoin metope conjoin tennis analysis apart gun tent dingbat panting related dakar perseus hangman baba proud tent metope lake sail kombinasi tribute optimal nyeman hard kualitas wanna model making making tribute milk beberapa tara tribute nyeman son empty son eras hard kualitas than lama eat rusk wanna gelcap ceram model remit simple hail metope debut implements dream arsitektur proud design manufacture proud sandal wail butch begin consumed design manufacture lake hiding mullah number day amnesia era mullah resin butch bay material proud sandal lake hiding analysis economic komulatif cashflow tuneup buran bay invests begum tutu judah air buran alias was buran bear up palatal dana butch tutu during invests bear up art want peru olen dana bear up hard jade prove debut payback period buran hard
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sandal': 5, 'butuh': 5, 'produk': 5, 'metode': 5, 'besar': 4, 'bulan': 4, 'pasar': 3, 'tingkat': 3, 'analisis': 3, 'laku': 3, 'atribut': 3, 'rp': 3, 'industri': 2, 'tahun': 2, 'makin': 2, 'lama': 2, 'khusus': 2, 'ingin': 2, 'konsumen': 2, 'hasil': 2, 'guna': 2, 'konjoin': 2, 'tentu': 2, 'nyaman': 2, 'harga': 2, 'kualitas': 2, 'warna': 2, 'model': 2, 'masing': 2, 'spon': 2, 'sebut': 2, 'design': 2, 'manufaktur': 2, 'hitung': 2, 'jumlah': 2, 'biaya': 2, 'investasi': 2, 'tutup': 2, 'dana': 2, 'hari': 2, 'lebih': 1, 'ikut': 1, 'tumbuh': 1, 'duduk': 1, 'tambah': 1, 'akibat': 1, 'hidup': 1, 'alas': 1, 'kaki': 1, 'banyak': 1, 'indonesia': 1, 'jawa': 1, 'timur': 1, 'jika': 1, 'ada': 1, 'sesuai': 1, 'teliti': 1, 'teknik': 1, 'dapat': 1, 'penting': 1, 'relatif': 1, 'dasar': 1, 'persepsi': 1, 'langgan': 1, 'bawa': 1, 'asil': 1, 'kombinasi': 1, 'optimal': 1, 'milik': 1, 'beberapa': 1, 'taraf': 1, 'empuk': 1, 'keras': 1, 'tahan': 1, 'cepat': 1, 'rusak': 1, 'gelap': 1, 'cerah': 1, 'rumit': 1, 'simple': 1, 'implementasi': 1, 'dalam': 1, 'arsitektur': 1, 'wakil': 1, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'manusia': 1, 'kerja': 1, 'mesin': 1, 'material': 1, 'ekonomi': 1, 'komulatif': 1, 'cashflow': 1, 'tunjuk': 1, 'belum': 1, 'sudah': 1, 'akhir': 1, 'alis': 1, 'kas': 1, 'padahal': 1, 'kurang': 1, 'arti': 1, 'waktu': 1, 'perlu': 1, 'oleh': 1, 'jadi': 1, 'proyek': 1, 'payback': 1, 'periode': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'is': 9, 'of': 8, 'it': 6, 'and': 6, 'product': 6, 'to': 6, 'on': 5, 'a': 5, 'that': 5, 'sandal': 4, 'this': 3, 'increase': 3, 'more': 3, 'analysis': 3, 'about': 3, 'or': 3, 'in': 2, 'year': 2, 'by': 2, 'are': 2, 'several': 2, 'so': 2, 'not': 2, 'method': 2, 'be': 2, 'result': 2, 'attribute': 2, 'enjoyble': 2, 'price': 2, 'quality': 2, 'color': 2, 'has': 2, 'kind': 2, 'for': 2, 'then': 2, 'last': 2, 'will': 2, 'design': 2, 'manufacture': 2, 'from': 2, 'calculation': 2, 'number': 2, 'cashflow': 2, 'month': 2, 'fourth': 2, 'rp': 2, 'days': 2, 'periode': 2, 'era': 1, 'industry': 1, 'market': 1, 'than': 1, 'because': 1, 'followed': 1, 'development': 1, 'society': 1, 'there': 1, 'industries': 1, 'indonesia': 1, 'espeially': 1, 'east': 1, 'java': 1, 'tout': 1, 'if': 1, 'doesn': 1, 't': 1, 'fit': 1, 'cosumer': 1, 'marketing': 1, 'succesful': 1, 'thesis': 1, 'uses': 1, 'konjoint': 1, 'teehnique': 1, 'can': 1, 'used': 1, 'determine': 1, 'level': 1, 'relative': 1, 'inportance': 1, 'according': 1, 'customer': 1, 'perseption': 1, 'special': 1, 'as': 1, 'after': 1, 'using': 1, 'trun': 1, 'up': 1, 'combination': 1, 'optimally': 1, 'styleeach': 1, 'kids': 1, 'first': 1, 'soft': 1, 'aponsor': 1, 'handspon': 1, 'second': 1, 'next': 1, 'keeping': 1, 'along': 1, 'time': 1, 'easy': 1, 'broke': 1, 'dart': 1, 'clear': 1, 'style': 1, 'difficulty': 1, 'simple': 1, 'inflied': 1, 'architeeture': 1, 'represent': 1, 'consumer': 1, 'ncessity': 1, 'doing': 1, 'human': 1, 'source': 1, 'work': 1, 'mechine': 1, 'needed': 1, 'fee': 1, 'does': 1, 'economic': 1, 'comulative': 1, 'show': 1, 'third': 1, 'investation': 1, 'free': 1, 'been': 1, 'closed': 1, 'yet': 1, 'until': 1, 'mony': 1, 'even': 1, 'take': 1, 'get': 1, 'final': 1, 'project': 1, 'payback': 1, 'months': 1})
-------------------------------------------
--- Data #117 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Yuyun Widiyawati
Judul: Rancang Ulang Kaleles Karapan Sapi Yang Ergonomis Untuk Meningkatkan Keselamatan Joki
Pembimbing 1: Nachnul ansori ST,.MT
Pembimbing 2: M.Imron Mustajib ST,.MT
Abstrak (Raw): Indonesia merupakan Negara yang kaya terhadap budaya salah satunya adalah karapan sapi kesenian pulau Madura. Pengkajian karapan sapi tidak hanya dalam kebudayaan, namun juga kepada kajian teknik salah satunya dari sudut pandang ergonomi. Karena pentingnya perhatian pada karapan sapi dan yang berkaitan dengan ergonomi maka pada penelitian ini objek yang diteliti adalah kaleles karapan sapi dengan metode penelitian menggunakan analisa biomekanika kerja, Kuesioner Nordic Body Map dan Failure mode and effect analysis (FMEA). Hasil pembahasan diketahui bahwa joki mengalami keluhan otot pada bagian tangan, punggung, betis dan kaki, dengan analisa biomekanika di ketahui bahwa momen terbesar di derita oleh bagian kaki untuk posisi start , dan run sedangkan untuk posisi final momen terbesar adalah pada punggung dan paha. Dari hasil analisa FMEA diketahui bahwa keselamatan Joki perlu ditingkatkan dengan melakukan perbaikan pada desain. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perbaikan kaleles dilakukan dengan mengkombinasikan hasil analisa Nordic body map ,biomekanika , FMEA serta mekanika teknik sehingga tercipta desain yang mampu meningkatkan keselamatan joki.
Abstrak (Clean): indonesia merupakan negara yang kaya terhadap budaya salah satunya adalah karapan sapi kesenian pulau madura pengkajian karapan sapi tidak hanya dalam kebudayaan namun juga kepada kajian teknik salah satunya dari sudut pandang ergonomi karena pentingnya perhatian pada karapan sapi dan yang berkaitan dengan ergonomi maka pada penelitian ini objek yang diteliti adalah kaleles karapan sapi dengan metode penelitian menggunakan analisa biomekanika kerja kuesioner nordic body map dan failure mode and effect analysis fmea hasil pembahasan diketahui bahwa joki mengalami keluhan otot pada bagian tangan punggung betis dan kaki dengan analisa biomekanika di ketahui bahwa momen terbesar di derita oleh bagian kaki untuk posisi start dan run sedangkan untuk posisi final momen terbesar adalah pada punggung dan paha dari hasil analisa fmea diketahui bahwa keselamatan joki perlu ditingkatkan dengan melakukan perbaikan pada desain kesimpulan dari penelitian ini adalah perbaikan kaleles dilakukan dengan mengkombinasikan hasil analisa nordic body map biomekanika fmea serta mekanika teknik sehingga tercipta desain yang mampu meningkatkan keselamatan joki
Abstrak (Stopwords Removed): indonesia negara kaya budaya salah satunya karapan sapi kesenian pulau madura pengkajian karapan sapi kebudayaan kepada kajian teknik salah satunya sudut pandang ergonomi pentingnya perhatian karapan sapi berkaitan ergonomi penelitian objek diteliti kaleles karapan sapi metode penelitian menggunakan analisa biomekanika kerja kuesioner nordic body map failure mode and effect analysis fmea hasil pembahasan diketahui joki mengalami keluhan otot bagian tangan punggung betis kaki analisa biomekanika ketahui momen terbesar derita bagian kaki posisi start run sedangkan posisi final momen terbesar punggung paha hasil analisa fmea diketahui keselamatan joki perlu ditingkatkan melakukan perbaikan desain kesimpulan penelitian perbaikan kaleles dilakukan mengkombinasikan hasil analisa nordic body map biomekanika fmea mekanika teknik tercipta desain mampu meningkatkan keselamatan joki
Abstrak (Stemmed): indonesia negara kaya budaya salah satu karapan sapi seni pulau madura kaji karapan sapi budaya kepada kaji teknik salah satu sudut pandang ergonomi penting perhati karapan sapi kait ergonomi teliti objek teliti kaleles karapan sapi metode teliti guna analisa biomekanika kerja kuesioner nordic body map failure mode and effect analysis fmea hasil bahas tahu joki alami keluh otot bagi tangan punggung betis kaki analisa biomekanika tahu momen besar derita bagi kaki posisi start run sedang posisi final momen besar punggung paha hasil analisa fmea tahu selamat joki perlu tingkat laku baik desain simpul teliti baik kaleles laku kombinasi hasil analisa nordic body map biomekanika fmea mekanika teknik cipta desain mampu tingkat selamat joki
Abstrak (Corrected): indonesia megara kara buddy salad sat karajan sap send palau madura kanji karajan sap buddy keypad kanji tennis salad sat shut padang ergonomic panting perhaps karajan sap wait ergonomic elite objet elite alleles karajan sap metope elite gun analyst biomekanika era questioner nordic body map failure mode and effect analysis flea hail baas tau joke salami kelly toot bag tanga pugging bets kaki analyst biomekanika tau women bear merit bag kaki polish start run sedan polish final women bear pugging papa hail analyst flea tau seaman joke peru dingbat lake back detain simple elite back alleles lake kombinasi hail analyst nordic body map biomekanika flea mekanika tennis city detain camp dingbat seaman joke
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'karapan': 4, 'sapi': 4, 'teliti': 4, 'analisa': 4, 'biomekanika': 3, 'fmea': 3, 'hasil': 3, 'tahu': 3, 'joki': 3, 'budaya': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'kaji': 2, 'teknik': 2, 'ergonomi': 2, 'kaleles': 2, 'nordic': 2, 'body': 2, 'map': 2, 'bagi': 2, 'punggung': 2, 'kaki': 2, 'momen': 2, 'besar': 2, 'posisi': 2, 'selamat': 2, 'tingkat': 2, 'laku': 2, 'baik': 2, 'desain': 2, 'indonesia': 1, 'negara': 1, 'kaya': 1, 'seni': 1, 'pulau': 1, 'madura': 1, 'kepada': 1, 'sudut': 1, 'pandang': 1, 'penting': 1, 'perhati': 1, 'kait': 1, 'objek': 1, 'metode': 1, 'guna': 1, 'kerja': 1, 'kuesioner': 1, 'failure': 1, 'mode': 1, 'and': 1, 'effect': 1, 'analysis': 1, 'bahas': 1, 'alami': 1, 'keluh': 1, 'otot': 1, 'tangan': 1, 'betis': 1, 'derita': 1, 'start': 1, 'run': 1, 'sedang': 1, 'final': 1, 'paha': 1, 'perlu': 1, 'simpul': 1, 'kombinasi': 1, 'mekanika': 1, 'cipta': 1, 'mampu': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 11, 'and': 7, 'to': 6, 'is': 5, 'in': 5, 'that': 5, 'bull': 4, 'race': 4, 'analysis': 4, 'fmea': 4, 'with': 3, 'research': 3, 'techniques': 3, 'joki': 3, 'culture': 2, 'one': 2, 'study': 2, 'from': 2, 'ergonomics': 2, 'on': 2, 'this': 2, 'kaleles': 2, 'biomekanic': 2, 'nordic': 2, 'body': 2, 'map': 2, 'hips': 2, 'greatest': 2, 'moment': 2, 'by': 2, 'position': 2, 'safety': 2, 'biomekanika': 2, 'mechanics': 2, 'so': 2, 'as': 2, 'create': 2, 'designs': 2, 'indonesia': 1, 'a': 1, 'country': 1, 'rich': 1, 'them': 1, 'not': 1, 'only': 1, 'but': 1, 'also': 1, 'these': 1, 'standpoint': 1, 'importance': 1, 'attention': 1, 'related': 1, 'examined': 1, 'object': 1, 'methods': 1, 'use': 1, 'work': 1, 'questionnaire': 1, 'failure': 1, 'mode': 1, 'effects': 1, 'results': 1, 'discussion': 1, 'note': 1, 'suffered': 1, 'muscle': 1, 'complaints': 1, 'hands': 1, 'legs': 1, 'feet': 1, 'know': 1, 'agony': 1, 'leg': 1, 'start': 1, 'run': 1, 'when': 1, 'for': 1, 'final': 1, 'thighs': 1, 'analys': 1, 'known': 1, 'should': 1, 'be': 1, 'increased': 1, 'through': 1, 'improvements': 1, 'design': 1, 'conclusion': 1, 'done': 1, 'combining': 1, 'refinement': 1, 'result': 1, 'enhance': 1})
-------------------------------------------
--- Data #118 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: R.Muh Wiqayatullah
Judul: Rancang Bangun Prototipe Pencetak Pelet Ikan Apung Tipe Vertikal Menggunakan Reverse Engineering
Pembimbing 1: Mu'alim,S.T.,M.T
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko,S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Kabupaten Tulungagung khususnya Di Desa Tanggung terdapat sekitar 50 peternak ikan lele dengan kebutuhan pakan buatan (pelet) per bulannya sekitar 20 karung dimana perkarungnya dengan bobot ± 30 kg. Jadi rata – rata pelet ikan di butuhkan oleh 50 peternak lele sekitar 1000 kg karung. perbulan harga perkarung ± Rp.230.000. Saat ini untuk kebutuhan pakan buatan pelet tersebut sangat tergantung pada pakan dari beberapa industri pakan ikan di jawa timur dengan berbagai merek seperti merek LP, Surya, Comfeed, Pokphand, dan Menara. Kondisi ketergntungan pakan tersebut masih di tambah lagi dengan ketergantungannya masalah penjualan ikan mereka terhadap para pengepul ikan yang sangat menentukan waktu serta harga. Tinggi harga pelet dan besarnya ketergantungan dari peternak ikan di Desa Tanggung khususnya masalah penjualan dan pengadaan pakan mengakibatkan rendahnya margin keuntungan yang di dapatkan oleh para peternak. Dengan pengadaan pencetak pelet ikan apung di desa tanggung dapat mengurangi pembelian pakan dari pabrik yang harganya melambung tinggi. Bangun prototype pencetak pelet ikan apung system vertical untuk skala home industry dan mengukur kinerja pelet hasil rancang bangun mesin yang baru.
Berdasarkan langkah perancangan produk pencetak pelet dengan menggunakan reverse engineering di dapatkan prototipe pencetak pelet apung sebagai berikut : 1) Motor bakar dengan daya 5,5 pk. 2) Menggunakan V-belt ukuran 49. 3) Puley yang digunakan berukuran 15 dem. 4) Alat pendorong/geardom menggunakan bahan besi. 5) Cetakan pelet ikan apung mempunyai diameter 4 mm. 6) Pisau pemotong yang di gunakan terbuat dari besi. 7) Corong tempat pemasukan bahan terbuat dari besi plat 2 mm. 8) Rangka terbuat dari besi siku padat.
Abstrak (Clean): kabupaten tulungagung khususnya di desa tanggung terdapat sekitar peternak ikan lele dengan kebutuhan pakan buatan pelet per bulannya sekitar karung dimana perkarungnya dengan bobot ± kg jadi rata – rata pelet ikan di butuhkan oleh peternak lele sekitar kg karung perbulan harga perkarung ± rp saat ini untuk kebutuhan pakan buatan pelet tersebut sangat tergantung pada pakan dari beberapa industri pakan ikan di jawa timur dengan berbagai merek seperti merek lp surya comfeed pokphand dan menara kondisi ketergntungan pakan tersebut masih di tambah lagi dengan ketergantungannya masalah penjualan ikan mereka terhadap para pengepul ikan yang sangat menentukan waktu serta harga tinggi harga pelet dan besarnya ketergantungan dari peternak ikan di desa tanggung khususnya masalah penjualan dan pengadaan pakan mengakibatkan rendahnya margin keuntungan yang di dapatkan oleh para peternak dengan pengadaan pencetak pelet ikan apung di desa tanggung dapat mengurangi pembelian pakan dari pabrik yang harganya melambung tinggi bangun prototype pencetak pelet ikan apung system vertical untuk skala home industry dan mengukur kinerja pelet hasil rancang bangun mesin yang baru berdasarkan langkah perancangan produk pencetak pelet dengan menggunakan reverse engineering di dapatkan prototipe pencetak pelet apung sebagai berikut motor bakar dengan daya pk menggunakan vbelt ukuran puley yang digunakan berukuran dem alat pendoronggeardom menggunakan bahan besi cetakan pelet ikan apung mempunyai diameter mm pisau pemotong yang di gunakan terbuat dari besi corong tempat pemasukan bahan terbuat dari besi plat mm rangka terbuat dari besi siku padat
Abstrak (Stopwords Removed): kabupaten tulungagung khususnya desa tanggung terdapat sekitar peternak ikan lele kebutuhan pakan buatan pelet per bulannya sekitar karung dimana perkarungnya bobot ± kg jadi rata – rata pelet ikan butuhkan peternak lele sekitar kg karung perbulan harga perkarung ± rp kebutuhan pakan buatan pelet tersebut sangat tergantung pakan beberapa industri pakan ikan jawa timur berbagai merek merek lp surya comfeed pokphand menara kondisi ketergntungan pakan tersebut masih tambah lagi ketergantungannya masalah penjualan ikan mereka para pengepul ikan sangat menentukan waktu harga tinggi harga pelet besarnya ketergantungan peternak ikan desa tanggung khususnya masalah penjualan pengadaan pakan mengakibatkan rendahnya margin keuntungan dapatkan para peternak pengadaan pencetak pelet ikan apung desa tanggung dapat mengurangi pembelian pakan pabrik harganya melambung tinggi bangun prototype pencetak pelet ikan apung system vertical skala home industry mengukur kinerja pelet hasil rancang bangun mesin baru berdasarkan langkah perancangan produk pencetak pelet menggunakan reverse engineering dapatkan prototipe pencetak pelet apung berikut motor bakar daya pk menggunakan vbelt ukuran puley digunakan berukuran dem alat pendoronggeardom menggunakan bahan besi cetakan pelet ikan apung mempunyai diameter mm pisau pemotong gunakan terbuat besi corong tempat pemasukan bahan terbuat besi plat mm rangka terbuat besi siku padat
Abstrak (Stemmed): kabupaten tulungagung khusus desa tanggung dapat sekitar ternak ikan lele butuh pakan buat pelet per bulan sekitar karung mana karung bobot kg jadi rata rata pelet ikan butuh ternak lele sekitar kg karung bulan harga karung rp butuh pakan buat pelet sebut sangat gantung pakan beberapa industri pakan ikan jawa timur bagai merek merek lp surya comfeed pokphand menara kondisi ketergntungan pakan sebut masih tambah lagi gantung masalah jual ikan mereka para kepul ikan sangat tentu waktu harga tinggi harga pelet besar gantung ternak ikan desa tanggung khusus masalah jual ada pakan akibat rendah margin untung dapat para ternak ada cetak pelet ikan apung desa tanggung dapat kurang beli pakan pabrik harga lambung tinggi bangun prototype cetak pelet ikan apung system vertical skala home industry ukur kerja pelet hasil rancang bangun mesin baru dasar langkah ancang produk cetak pelet guna reverse engineering dapat prototipe cetak pelet apung ikut motor bakar daya pk guna vbelt ukur puley guna ukur dem alat pendoronggeardom guna bahan besi cetak pelet ikan apung punya diameter mm pisau potong guna buat besi corong tempat pasu bahan buat besi plat mm rangka buat besi siku padat
Abstrak (Corrected): kabupaten tulungagung rhesus desk tagging apart seminar eternal ian lee butch pagan but pellet per buran seminar caring mana caring robot keg jade rata rata pellet ian butch eternal lee seminar keg caring buran hard caring up butch pagan but pellet debut sang antung pagan beberapa industry pagan ian jaw timur bahai mere mere up surya coffee pokphand megara kondisi ketergntungan pagan debut mash tambac lag antung marsala dual ian merely para kept ian sang tent want hard ting hard pellet bear antung eternal ian desk tagging rhesus marsala dual ada pagan akbar rental margin unsung apart para eternal ada weak pellet ian aping desk tagging apart during bell pagan park hard lambing ting bangui prototype weak pellet ian aping system vertical skald home industry ukr era pellet hail dancing bangui resin bar dakar bangka dancing proud weak pellet gun reverse engineering apart prototype weak pellet aping it motor baker day ok gun belt ukr pulley gun ukr dem flat pendoronggeardom gun bahai best weak pellet ian aping puny diameter my pilau voting gun but best corona tempt past bahai but best play my bangka but best sika sadat
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pelet': 10, 'ikan': 9, 'pakan': 7, 'buat': 5, 'cetak': 5, 'guna': 5, 'dapat': 4, 'ternak': 4, 'karung': 4, 'harga': 4, 'apung': 4, 'besi': 4, 'desa': 3, 'tanggung': 3, 'sekitar': 3, 'butuh': 3, 'gantung': 3, 'ukur': 3, 'khusus': 2, 'lele': 2, 'bulan': 2, 'kg': 2, 'rata': 2, 'sebut': 2, 'sangat': 2, 'merek': 2, 'masalah': 2, 'jual': 2, 'para': 2, 'tinggi': 2, 'ada': 2, 'bangun': 2, 'bahan': 2, 'mm': 2, 'kabupaten': 1, 'tulungagung': 1, 'per': 1, 'mana': 1, 'bobot': 1, 'jadi': 1, 'rp': 1, 'beberapa': 1, 'industri': 1, 'jawa': 1, 'timur': 1, 'bagai': 1, 'lp': 1, 'surya': 1, 'comfeed': 1, 'pokphand': 1, 'menara': 1, 'kondisi': 1, 'ketergntungan': 1, 'masih': 1, 'tambah': 1, 'lagi': 1, 'mereka': 1, 'kepul': 1, 'tentu': 1, 'waktu': 1, 'besar': 1, 'akibat': 1, 'rendah': 1, 'margin': 1, 'untung': 1, 'kurang': 1, 'beli': 1, 'pabrik': 1, 'lambung': 1, 'prototype': 1, 'system': 1, 'vertical': 1, 'skala': 1, 'home': 1, 'industry': 1, 'kerja': 1, 'hasil': 1, 'rancang': 1, 'mesin': 1, 'baru': 1, 'dasar': 1, 'langkah': 1, 'ancang': 1, 'produk': 1, 'reverse': 1, 'engineering': 1, 'prototipe': 1, 'ikut': 1, 'motor': 1, 'bakar': 1, 'daya': 1, 'pk': 1, 'vbelt': 1, 'puley': 1, 'dem': 1, 'alat': 1, 'pendoronggeardom': 1, 'punya': 1, 'diameter': 1, 'pisau': 1, 'potong': 1, 'corong': 1, 'tempat': 1, 'pasu': 1, 'plat': 1, 'rangka': 1, 'siku': 1, 'padat': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 14, 'in': 11, 'fish': 9, 'pellets': 8, 'feed': 7, 'a': 5, 'and': 5, 'village': 4, 'farmers': 4, 'price': 4, 'floating': 4, 'tanggung': 3, 'is': 3, 'are': 3, 'by': 3, 'on': 3, 'with': 3, 'size': 3, 'printer': 3, 'using': 3, 'made': 3, 'java': 2, 'especially': 2, 'about': 2, 'catfish': 2, 'per': 2, 'sacks': 2, 'industry': 2, 'dependence': 2, 'to': 2, 'for': 2, 'procurement': 2, 'results': 2, 'get': 2, 'prototype': 2, 'pellet': 2, 'design': 2, 'mm': 2, 'iron': 2, 'district': 1, 'tulungagung': 1, 'particuiarly': 1, 'campurdarat': 1, 'center': 1, 'aquaculture': 1, 'casfish': 1, 'there': 1, 'which': 1, 'needsfloating': 1, 'month': 1, 'weighing': 1, 'kgsack': 1, 'so': 1, 'average': 1, 'required': 1, 'monthly': 1, 'sack': 1, 'currently': 1, 'need': 1, 'artificial': 1, 'highly': 1, 'dependent': 1, 'some': 1, 'east': 1, 'variety': 1, 'brands': 1, 'like': 1, 'lp': 1, 'surya': 1, 'comfeed': 1, 'pokphand': 1, 'mentari': 1, 'est': 1, 'conditions': 1, 'addition': 1, 'dependency': 1, 'problems': 1, 'selling': 1, 'their': 1, 'collectors': 1, 'determine': 1, 'time': 1, 'high': 1, 'sales': 1, 'lower': 1, 'profit': 1, 'margins': 1, 'scorer': 1, 'responsibility': 1, 'may': 1, 'reduce': 1, 'purchases': 1, 'factory': 1, 'soared': 1, 'wake': 1, 'up': 1, 'system': 1, 'vertical': 1, 'scale': 1, 'home': 1, 'measure': 1, 'performance': 1, 'new': 1, 'engine': 1, 'based': 1, 'product': 1, 'step': 1, 'reverse': 1, 'engineering': 1, 'as': 1, 'follows': 1, 'motor': 1, 'fuel': 1, 'power': 1, 'hp': 1, 'vbelt': 1, 'pulley': 1, 'used': 1, 'dem': 1, 'device': 1, 'driver': 1, 'geardom': 1, 'ferrous': 1, 'materials': 1, 'print': 1, 'having': 1, 'diameter': 1, 'blade': 1, 'cutter': 1, 'that': 1, 'use': 1, 'funnel': 1, 'entry': 1, 'place': 1, 'material': 1, 'steel': 1, 'plate': 1, 'frame': 1, 'solid': 1, 'angle': 1})
-------------------------------------------
--- Data #119 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: YOLIFTA BETA ZASTRINA
Judul: EVALUASI HUMAN ERROR PADA PROSES PRODUKSI BATIK TULIS TANJUNG BUMI DI UD SUTRA KENCANA
Pembimbing 1: FITRI AGUSTINA,S.T.,M.T.
Pembimbing 2: NACHNUL ANSORI,S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Industri kreatif saat ini memegang peranan yang sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia, bila dihubungkan dengan jumlah tenaga kerja yang direkrut oleh industri kreatif tersebut. Hal ini memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional yang tidak sedikit. Namun demikian, tidak jarang industri kreatif dihadapkan pada berbagai macam kendala dalam proses mengembangkan usahanya. Seperti pada kerajinan batik tulis Tanjung Bumi memiliki input penting yaitu sumber daya manusia sebagai titik sentral kreatifitas dalam kelancaran proses produksi. Pada prakteknya, keluhan pekerja secara kontinu dapat mengakibatkan konsentrasi pekerja menurun dan batik yang dihasilkan berkualitas rendah. Oleh karena itu pemecahan masalah seperti di atas tidak mungkin dilakukan satu per satu. Hasil pengolahan data Human Reliability Assessment, diperoleh hasil nilai Human Error Probability tertinggi pada bagian pewarnaan dan pembatikan. Perbaikan postur kerja guna mengurangi probabilitas human error dengan metode RULA pada seluruh bagian produksi batik diperoleh skor akhir dengan risiko tertinggi pada bagian pewarnaan dan pelorodan. Perhitungan beban mental atau weighted workload (WWL) dengan menggunakan NASA-TLX diperoleh nilai beban kerja dengan kategori cukup tinggi pada bagian pembatikan. Sementara untuk 3 sumber hazard yang sering terjadi saat proses produksi batik, yaitu sikap pekerja (human error), bahan kimia dan postur kerja. Maka dapat diperoleh usulan perbaikan dengan merancang ulang gawangan batik dan bak pencelupan warna yang dapat memperbaiki postur kerja dan mengurangi interaksi dengan zat kimia dengan menerapkan penggunaan APD seperti masker, safety goggles (alat pelindung mata), safety gloves (alat pelindung tangan) apron (celemek),dan sepatu boots pada pemakainya.
Abstrak (Clean): industri kreatif saat ini memegang peranan yang sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi di indonesia bila dihubungkan dengan jumlah tenaga kerja yang direkrut oleh industri kreatif tersebut hal ini memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional yang tidak sedikit namun demikian tidak jarang industri kreatif dihadapkan pada berbagai macam kendala dalam proses mengembangkan usahanya seperti pada kerajinan batik tulis tanjung bumi memiliki input penting yaitu sumber daya manusia sebagai titik sentral kreatifitas dalam kelancaran proses produksi pada prakteknya keluhan pekerja secara kontinu dapat mengakibatkan konsentrasi pekerja menurun dan batik yang dihasilkan berkualitas rendah oleh karena itu pemecahan masalah seperti di atas tidak mungkin dilakukan satu per satu hasil pengolahan data human reliability assessment diperoleh hasil nilai human error probability tertinggi pada bagian pewarnaan dan pembatikan perbaikan postur kerja guna mengurangi probabilitas human error dengan metode rula pada seluruh bagian produksi batik diperoleh skor akhir dengan risiko tertinggi pada bagian pewarnaan dan pelorodan perhitungan beban mental atau weighted workload wwl dengan menggunakan nasatlx diperoleh nilai beban kerja dengan kategori cukup tinggi pada bagian pembatikan sementara untuk sumber hazard yang sering terjadi saat proses produksi batik yaitu sikap pekerja human error bahan kimia dan postur kerja maka dapat diperoleh usulan perbaikan dengan merancang ulang gawangan batik dan bak pencelupan warna yang dapat memperbaiki postur kerja dan mengurangi interaksi dengan zat kimia dengan menerapkan penggunaan apd seperti masker safety goggles alat pelindung mata safety gloves alat pelindung tangan apron celemekdan sepatu boots pada pemakainya
Abstrak (Stopwords Removed): industri kreatif memegang peranan sangat penting pertumbuhan ekonomi indonesia bila dihubungkan jumlah tenaga kerja direkrut industri kreatif tersebut memberikan kontribusi perekonomian nasional sedikit demikian jarang industri kreatif dihadapkan berbagai macam kendala proses mengembangkan usahanya kerajinan batik tulis tanjung bumi memiliki input penting sumber daya manusia titik sentral kreatifitas kelancaran proses produksi prakteknya keluhan pekerja secara kontinu dapat mengakibatkan konsentrasi pekerja menurun batik dihasilkan berkualitas rendah pemecahan masalah atas mungkin dilakukan satu per satu hasil pengolahan data human reliability assessment diperoleh hasil nilai human error probability tertinggi bagian pewarnaan pembatikan perbaikan postur kerja mengurangi probabilitas human error metode rula seluruh bagian produksi batik diperoleh skor akhir risiko tertinggi bagian pewarnaan pelorodan perhitungan beban mental weighted workload wwl menggunakan nasatlx diperoleh nilai beban kerja kategori cukup tinggi bagian pembatikan sementara sumber hazard sering terjadi proses produksi batik sikap pekerja human error bahan kimia postur kerja dapat diperoleh usulan perbaikan merancang ulang gawangan batik bak pencelupan warna dapat memperbaiki postur kerja mengurangi interaksi zat kimia menerapkan penggunaan apd masker safety goggles alat pelindung mata safety gloves alat pelindung tangan apron celemekdan sepatu boots pemakainya
Abstrak (Stemmed): industri kreatif pegang peran sangat penting tumbuh ekonomi indonesia bila hubung jumlah tenaga kerja rekrut industri kreatif sebut beri kontribusi ekonomi nasional sedikit demikian jarang industri kreatif hadap bagai macam kendala proses kembang usaha rajin batik tulis tanjung bumi milik input penting sumber daya manusia titik sentral kreatifitas lancar proses produksi praktek keluh kerja cara kontinu dapat akibat konsentrasi kerja turun batik hasil kualitas rendah pecah masalah atas mungkin laku satu per satu hasil olah data human reliability assessment oleh hasil nilai human error probability tinggi bagi warna bati baik postur kerja kurang probabilitas human error metode rula seluruh bagi produksi batik oleh skor akhir risiko tinggi bagi warna pelorodan hitung beban mental weighted workload wwl guna nasatlx oleh nilai beban kerja kategori cukup tinggi bagi bati sementara sumber hazard sering jadi proses produksi batik sikap kerja human error bahan kimia postur kerja dapat oleh usul baik rancang ulang gawang batik bak celup warna dapat baik postur kerja kurang interaksi zat kimia terap guna apd masker safety goggles alat lindung mata safety gloves alat lindung tangan apron celemekdan sepatu boots maka
Abstrak (Corrected): industry keratin penang pecan sang panting tumble economic indonesia bill hung mullah teenage era regret industry keratin debut bert kontribusi economic national sedikit domitian parang industry keratin hadar bahai madam kendall proves embank sara rain batik tulips tanning bump milk input panting number day amnesia titis central kreatifitas lancer proves produksi prate kelly era cara continue apart akbar konsentrasi era turn batik hail kualitas rental peach marsala alas munchkin lake sat per sat hail blah data human reliability assessment olen hail nilgai human error probability ting bag wanna bath back poster era during probability human error metope rule seluruh bag produksi batik olen stor air risk ting bag wanna pelorodan hiding began mental weighted workload owl gun nasal olen nilgai began era category cutup ting bag bath sedentary number hazard seeing jade proves produksi batik sika era human error bahai kinda poster era apart olen usual back dancing slang gang batik back help wanna apart back poster era during interaksi at kinda trap gun and masker safety goggles flat finding data safety gloves flat finding tanga apron celemekdan seat boots make
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 8, 'batik': 5, 'human': 4, 'oleh': 4, 'bagi': 4, 'industri': 3, 'kreatif': 3, 'proses': 3, 'produksi': 3, 'dapat': 3, 'hasil': 3, 'error': 3, 'tinggi': 3, 'warna': 3, 'baik': 3, 'postur': 3, 'penting': 2, 'ekonomi': 2, 'sumber': 2, 'satu': 2, 'nilai': 2, 'bati': 2, 'kurang': 2, 'beban': 2, 'guna': 2, 'kimia': 2, 'safety': 2, 'alat': 2, 'lindung': 2, 'pegang': 1, 'peran': 1, 'sangat': 1, 'tumbuh': 1, 'indonesia': 1, 'bila': 1, 'hubung': 1, 'jumlah': 1, 'tenaga': 1, 'rekrut': 1, 'sebut': 1, 'beri': 1, 'kontribusi': 1, 'nasional': 1, 'sedikit': 1, 'demikian': 1, 'jarang': 1, 'hadap': 1, 'bagai': 1, 'macam': 1, 'kendala': 1, 'kembang': 1, 'usaha': 1, 'rajin': 1, 'tulis': 1, 'tanjung': 1, 'bumi': 1, 'milik': 1, 'input': 1, 'daya': 1, 'manusia': 1, 'titik': 1, 'sentral': 1, 'kreatifitas': 1, 'lancar': 1, 'praktek': 1, 'keluh': 1, 'cara': 1, 'kontinu': 1, 'akibat': 1, 'konsentrasi': 1, 'turun': 1, 'kualitas': 1, 'rendah': 1, 'pecah': 1, 'masalah': 1, 'atas': 1, 'mungkin': 1, 'laku': 1, 'per': 1, 'olah': 1, 'data': 1, 'reliability': 1, 'assessment': 1, 'probability': 1, 'probabilitas': 1, 'metode': 1, 'rula': 1, 'seluruh': 1, 'skor': 1, 'akhir': 1, 'risiko': 1, 'pelorodan': 1, 'hitung': 1, 'mental': 1, 'weighted': 1, 'workload': 1, 'wwl': 1, 'nasatlx': 1, 'kategori': 1, 'cukup': 1, 'sementara': 1, 'hazard': 1, 'sering': 1, 'jadi': 1, 'sikap': 1, 'bahan': 1, 'usul': 1, 'rancang': 1, 'ulang': 1, 'gawang': 1, 'bak': 1, 'celup': 1, 'interaksi': 1, 'zat': 1, 'terap': 1, 'apd': 1, 'masker': 1, 'goggles': 1, 'mata': 1, 'gloves': 1, 'tangan': 1, 'apron': 1, 'celemekdan': 1, 'sepatu': 1, 'boots': 1, 'maka': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 13, 'in': 9, 'and': 7, 'with': 6, 'process': 6, 'batik': 6, 'by': 5, 'human': 5, 'as': 4, 'can': 4, 'obtained': 4, 'creative': 3, 'industries': 3, 'a': 3, 'to': 3, 'is': 3, 'production': 3, 'highest': 3, 'error': 3, 'important': 2, 'workers': 2, 'not': 2, 'such': 2, 'be': 2, 'one': 2, 'results': 2, 'probability': 2, 'coloring': 2, 'drawing': 2, 'reduce': 2, 'on': 2, 'workload': 2, 'that': 2, 'chemicals': 2, 'working': 2, 'posture': 2, 'safety': 2, 'protection': 2, 'currently': 1, 'holds': 1, 'very': 1, 'role': 1, 'economic': 1, 'growth': 1, 'indonesia': 1, 'when': 1, 'linked': 1, 'number': 1, 'hired': 1, 'this': 1, 'contributes': 1, 'national': 1, 'economy': 1, 'small': 1, 'however': 1, 'sometimes': 1, 'are': 1, 'faced': 1, 'various': 1, 'kinds': 1, 'constraints': 1, 'developing': 1, 'business': 1, 'handdrawn': 1, 'tanjung': 1, 'bumi': 1, 'has': 1, 'an': 1, 'resources': 1, 'input': 1, 'central': 1, 'point': 1, 'creativity': 1, 'practice': 1, 'continuous': 1, 'worker': 1, 'complaints': 1, 'lead': 1, 'decreased': 1, 'concentration': 1, 'produced': 1, 'inferior': 1, 'quality': 1, 'therefore': 1, 'solving': 1, 'problems': 1, 'above': 1, 'done': 1, 'data': 1, 'processing': 1, 'reliability': 1, 'assessment': 1, 'value': 1, 'repairing': 1, 'work': 1, 'postures': 1, 'order': 1, 'rula': 1, 'method': 1, 'all': 1, 'parts': 1, 'final': 1, 'score': 1, 'risk': 1, 'pelorodan': 1, 'mental': 1, 'load': 1, 'calculation': 1, 'or': 1, 'weighted': 1, 'wwl': 1, 'using': 1, 'nasatlx': 1, 'fairly': 1, 'high': 1, 'category': 1, 'for': 1, 'sources': 1, 'hazard': 1, 'often': 1, 'occur': 1, 'during': 1, 'which': 1, 'attitude': 1, 'then': 1, 'proposed': 1, 'improvements': 1, 'redesigning': 1, 'gawang': 1, 'tub': 1, 'dyeing': 1, 'colors': 1, 'improve': 1, 'interactions': 1, 'implementing': 1, 'use': 1, 'ppe': 1, 'masks': 1, 'goggles': 1, 'eye': 1, 'gloves': 1, 'hand': 1, 'equipment': 1, 'apron': 1, 'boots': 1, 'wearer': 1})
-------------------------------------------
--- Data #120 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Sunar Setiyono
Judul: ANALISIS BIOMEKANIKA KERJA DAN JOB STRAIN INDEX UNTUK MENGURANGI HUMAN ERROR PADA INDUSTRI KONVEKSI DI KABUPATEN PAMEKASAN (Studi Kasus Industri Konveksi Kabupaten Pamekasan)
Pembimbing 1: Nachnul Ansori, ST.,MT.
Pembimbing 2: Fitri Agustina, ST.,MT.
Abstrak (Raw): Industri konveksi merupakan suatu usaha yang bergerak dibidang fesyen. Bisnis konveksi beragam, mulai dari bisnis konveksi baju, jaket, seragam, dan baju olahraga. Konveksi Mila merupakan sebuah usaha yang bergerak dibidang industri konveksi yang berada di Kabupaten Pamekasan. Seperti halnya industri rumahan lainnya, konveksi Mila juga memproduksi jaket, kaos, training, setelan kaos olahraga, dan seragam batik. Proses produksi yang dilakukan pada konveksi Mila adalah: pemotongan kain, pengkeleman, penjahitan, dan pengobrasan. Pekerjaan di industri konveksi memerlukan ketelitian yang cukup tinggi, dikarenakan pekerja dituntut untuk fokus dalam mengerjakan pekerjaannya agar produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi human error yang terjadi pada industri koveksi dengan menggunakan metode Human Reliability Assessment. Metode Human Reliability Assessment yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode HEART. Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan nilai Human Error Probability terbesar terdapat pada bagian pemotongan kain dan penjahitan dengan nilai 0,609 dan 0,588. Selain itu pada penelitian ini juga mengevaluasi biomekanika kerja dan job strain index. Dari hasil perhitungan biomekanika, postur tubuh pada bagian pemotongan kain dan penjahitan masih berada pada posisi aman karena dibawah nilai yang direkomendasikan oleh NIOSH (National Institute of Occupational Safety and Health). Sedangkan dari perhitungan job strain index didapatkan hasil pada bagian pemotongan kain berada pada kriteria berbahaya. Alternatif perbaikan yang diusulkan adalah re-layout dan metode pengukuran waktu kerja menggunakan MTM-1.
Abstrak (Clean): industri konveksi merupakan suatu usaha yang bergerak dibidang fesyen bisnis konveksi beragam mulai dari bisnis konveksi baju jaket seragam dan baju olahraga konveksi mila merupakan sebuah usaha yang bergerak dibidang industri konveksi yang berada di kabupaten pamekasan seperti halnya industri rumahan lainnya konveksi mila juga memproduksi jaket kaos training setelan kaos olahraga dan seragam batik proses produksi yang dilakukan pada konveksi mila adalah pemotongan kain pengkeleman penjahitan dan pengobrasan pekerjaan di industri konveksi memerlukan ketelitian yang cukup tinggi dikarenakan pekerja dituntut untuk fokus dalam mengerjakan pekerjaannya agar produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi human error yang terjadi pada industri koveksi dengan menggunakan metode human reliability assessment metode human reliability assessment yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode heart berdasarkan hasil perhitungan didapatkan nilai human error probability terbesar terdapat pada bagian pemotongan kain dan penjahitan dengan nilai dan selain itu pada penelitian ini juga mengevaluasi biomekanika kerja dan job strain index dari hasil perhitungan biomekanika postur tubuh pada bagian pemotongan kain dan penjahitan masih berada pada posisi aman karena dibawah nilai yang direkomendasikan oleh niosh national institute of occupational safety and health sedangkan dari perhitungan job strain index didapatkan hasil pada bagian pemotongan kain berada pada kriteria berbahaya alternatif perbaikan yang diusulkan adalah relayout dan metode pengukuran waktu kerja menggunakan mtm
Abstrak (Stopwords Removed): industri konveksi usaha bergerak dibidang fesyen bisnis konveksi beragam mulai bisnis konveksi baju jaket seragam baju olahraga konveksi mila usaha bergerak dibidang industri konveksi berada kabupaten pamekasan halnya industri rumahan lainnya konveksi mila memproduksi jaket kaos training setelan kaos olahraga seragam batik proses produksi dilakukan konveksi mila pemotongan kain pengkeleman penjahitan pengobrasan pekerjaan industri konveksi memerlukan ketelitian cukup tinggi dikarenakan pekerja dituntut fokus mengerjakan pekerjaannya produk dihasilkan memiliki kualitas baik tujuan penelitian mengidentifikasi human error terjadi industri koveksi menggunakan metode human reliability assessment metode human reliability assessment digunakan penelitian metode heart berdasarkan hasil perhitungan didapatkan nilai human error probability terbesar terdapat bagian pemotongan kain penjahitan nilai selain penelitian mengevaluasi biomekanika kerja job strain index hasil perhitungan biomekanika postur tubuh bagian pemotongan kain penjahitan masih berada posisi aman dibawah nilai direkomendasikan niosh national institute of occupational safety and health sedangkan perhitungan job strain index didapatkan hasil bagian pemotongan kain berada kriteria berbahaya alternatif perbaikan diusulkan relayout metode pengukuran waktu kerja menggunakan mtm
Abstrak (Stemmed): industri konveksi usaha gerak bidang fesyen bisnis konveksi agam mulai bisnis konveksi baju jaket seragam baju olahraga konveksi mila usaha gerak bidang industri konveksi ada kabupaten pamekasan hal industri rumah lain konveksi mila produksi jaket kaos training setel kaos olahraga seragam batik proses produksi laku konveksi mila potong kain lem jahit obras kerja industri konveksi perlu teliti cukup tinggi karena kerja tuntut fokus kerja kerja produk hasil milik kualitas baik tuju teliti identifikasi human error jadi industri koveksi guna metode human reliability assessment metode human reliability assessment guna teliti metode heart dasar hasil hitung dapat nilai human error probability besar dapat bagi potong kain jahit nilai selain teliti evaluasi biomekanika kerja job strain index hasil hitung biomekanika postur tubuh bagi potong kain jahit masih ada posisi aman bawah nilai rekomendasi niosh national institute of occupational safety and health sedang hitung job strain index dapat hasil bagi potong kain ada kriteria bahaya alternatif baik usul relayout metode ukur waktu kerja guna mtm
Abstrak (Corrected): industry konveksi sara gera biding freshen basis konveksi adam mule basis konveksi baku jacket seagram baku olahraga konveksi milk sara gera biding industry konveksi ada kabupaten pamekasan hal industry rumal lain konveksi milk produksi jacket kans training steel kans olahraga seagram batik proves produksi lake konveksi milk voting kain lem wait bras era industry konveksi peru elite cutup ting arena era turnout focus era era proud hail milk kualitas back juju elite identifikasi human error jade industry kopeks gun metope human reliability assessment metope human reliability assessment gun elite metope heart dakar hail hiding apart nilgai human error probability bear apart bag voting kain wait nilgai slain elite evaluate biomekanika era job strain index hail hiding biomekanika poster tube bag voting kain wait mash ada polish man away nilgai rekomendasi nosh national institute of occupational safety and health sedan hiding job strain index apart hail bag voting kain ada criteria bahama alternative back usual layout metope ukr want era gun mom
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'konveksi': 8, 'kerja': 6, 'industri': 5, 'potong': 4, 'kain': 4, 'teliti': 4, 'hasil': 4, 'human': 4, 'metode': 4, 'mila': 3, 'ada': 3, 'jahit': 3, 'guna': 3, 'hitung': 3, 'dapat': 3, 'nilai': 3, 'bagi': 3, 'usaha': 2, 'gerak': 2, 'bidang': 2, 'bisnis': 2, 'baju': 2, 'jaket': 2, 'seragam': 2, 'olahraga': 2, 'produksi': 2, 'kaos': 2, 'baik': 2, 'error': 2, 'reliability': 2, 'assessment': 2, 'biomekanika': 2, 'job': 2, 'strain': 2, 'index': 2, 'fesyen': 1, 'agam': 1, 'mulai': 1, 'kabupaten': 1, 'pamekasan': 1, 'hal': 1, 'rumah': 1, 'lain': 1, 'training': 1, 'setel': 1, 'batik': 1, 'proses': 1, 'laku': 1, 'lem': 1, 'obras': 1, 'perlu': 1, 'cukup': 1, 'tinggi': 1, 'karena': 1, 'tuntut': 1, 'fokus': 1, 'produk': 1, 'milik': 1, 'kualitas': 1, 'tuju': 1, 'identifikasi': 1, 'jadi': 1, 'koveksi': 1, 'heart': 1, 'dasar': 1, 'probability': 1, 'besar': 1, 'selain': 1, 'evaluasi': 1, 'postur': 1, 'tubuh': 1, 'masih': 1, 'posisi': 1, 'aman': 1, 'bawah': 1, 'rekomendasi': 1, 'niosh': 1, 'national': 1, 'institute': 1, 'of': 1, 'occupational': 1, 'safety': 1, 'and': 1, 'health': 1, 'sedang': 1, 'kriteria': 1, 'bahaya': 1, 'alternatif': 1, 'usul': 1, 'relayout': 1, 'ukur': 1, 'waktu': 1, 'mtm': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 29, 'of': 15, 'in': 11, 'and': 9, 'convection': 8, 'is': 8, 'a': 7, 'value': 5, 'industry': 4, 'from': 4, 'cutting': 4, 'that': 4, 'human': 4, 'method': 4, 'business': 3, 'mila': 3, 'processes': 3, 'work': 3, 'this': 3, 'on': 3, 'calculation': 3, 'error': 3, 'probability': 3, 'engaged': 2, 'suits': 2, 'jackets': 2, 'uniforms': 2, 'sport': 2, 'with': 2, 'also': 2, 'shirts': 2, 'cloth': 2, 'because': 2, 'are': 2, 'to': 2, 'study': 2, 'using': 2, 'reliability': 2, 'assessment': 2, 'wing': 2, 'fabric': 2, 'biomechanics': 2, 'job': 2, 'strain': 2, 'index': 2, 'fashion': 1, 'products': 1, 'range': 1, 'clothes': 1, 'located': 1, 'pamekasan': 1, 'as': 1, 'any': 1, 'other': 1, 'home': 1, 'industries': 1, 'produces': 1, 'training': 1, 'batik': 1, 'production': 1, 'process': 1, 'which': 1, 'done': 1, 'cover': 1, 'clamp': 1, 'suturing': 1, 'embroidery': 1, 'operational': 1, 'require': 1, 'fairly': 1, 'high': 1, 'accuracy': 1, 'workers': 1, 'required': 1, 'focus': 1, 'their': 1, 'so': 1, 'product': 1, 'has': 1, 'good': 1, 'quality': 1, 'purpose': 1, 'identify': 1, 'errors': 1, 'occur': 1, 'used': 1, 'heart': 1, 'based': 1, 'greatest': 1, 'obtained': 1, 'result': 1, 'was': 1, 'foud': 1, 'addition': 1, 'research': 1, 'evaluates': 1, 'posture': 1, 'still': 1, 'safe': 1, 'position': 1, 'below': 1, 'recommended': 1, 'by': 1, 'niosh': 1, 'national': 1, 'institute': 1, 'occupational': 1, 'safety': 1, 'health': 1, 'we': 1, 'found': 1, 'dangerous': 1, 'criteria': 1, 'proposed': 1, 'improvement': 1, 'alternatives': 1, 'relayout': 1, 'employment': 1, 'time': 1, 'measurement': 1, 'mtm': 1, 'approach': 1})
-------------------------------------------
--- Data #121 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: MOH SYAFII
Judul: PERANCANGAN PRODUK PORTABLE CRUSHER PENGOLAH SAMPAH
Pembimbing 1: MU'ALIM ST,.MT
Pembimbing 2: SABARUDIN AKHMAT ST,.MT
Abstrak (Raw): Sampah merupakan permasalahan utama yang dapat ditemukan hampir di semua wilayah di Indonesia. Sampah adalah suatu masalah yang harus dikhawatirkan karena sampah merupakan hal yang dapat membahayakan bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Permasalahan sampah harus segera diatasi karena dampak akibat penumpukan sampah mengakibatkan pencemaran lingkungan terutama pada air bersih, seperti air sungai, sumur bahkan air laut juga akan tercemar karena dari tumpukan sampah tersebut akan mengeluarkan cairan lechesa yang berbau tidak sedap. Selain itu tumpukan sampah juga mengakibatkan masalah habisnya lahan untuk pembuangan. Maka dengan itu dibuat produk pengolah sampah skala rumah tangga yaitu mesin pencacah sampah organik (Portable crusher). Kegunaan dari produk ini selain sebagai pencacah sampah juga dibuat sebagai fermentasi sampah. Hasil fermentasi tersebut berguna sebagai tambahan campuran pakan ternak. Produk crusher portable dibuat berdasarka preferensi para peternak bebek dikamal yaitu menggunakan metode analisis konjoin. Dari analisis tersebut didapatkan hasil preferensi para peternak bebek tehadap produk portable crusher yaitu: kombinasi yang paling disukai berdasarkan 8 kombinasi kartu stimuli adalah kombinasi pada nomor 3 dengan memepergunakan pendekatan BTL (Bradlet- Terry- Luce) dengan nilai sebesar 22%, yang artinya responden menyukai produk dengan harga Rp1500.000-Rp2000.000, desain sederhana, hasil cacahan halus, kualitas tahan lama dan kapasitas 5kg.
Kata kunci : Crusher portable, konjoin, sampah organic
Abstrak (Clean): sampah merupakan permasalahan utama yang dapat ditemukan hampir di semua wilayah di indonesia sampah adalah suatu masalah yang harus dikhawatirkan karena sampah merupakan hal yang dapat membahayakan bagi lingkungan dan kesehatan manusia permasalahan sampah harus segera diatasi karena dampak akibat penumpukan sampah mengakibatkan pencemaran lingkungan terutama pada air bersih seperti air sungai sumur bahkan air laut juga akan tercemar karena dari tumpukan sampah tersebut akan mengeluarkan cairan lechesa yang berbau tidak sedap selain itu tumpukan sampah juga mengakibatkan masalah habisnya lahan untuk pembuangan maka dengan itu dibuat produk pengolah sampah skala rumah tangga yaitu mesin pencacah sampah organik portable crusher kegunaan dari produk ini selain sebagai pencacah sampah juga dibuat sebagai fermentasi sampah hasil fermentasi tersebut berguna sebagai tambahan campuran pakan ternak produk crusher portable dibuat berdasarka preferensi para peternak bebek dikamal yaitu menggunakan metode analisis konjoin dari analisis tersebut didapatkan hasil preferensi para peternak bebek tehadap produk portable crusher yaitu kombinasi yang paling disukai berdasarkan kombinasi kartu stimuli adalah kombinasi pada nomor dengan memepergunakan pendekatan btl bradlet terry luce dengan nilai sebesar yang artinya responden menyukai produk dengan harga rprp desain sederhana hasil cacahan halus kualitas tahan lama dan kapasitas kg kata kunci crusher portable konjoin sampah organic
Abstrak (Stopwords Removed): sampah permasalahan utama dapat ditemukan hampir semua wilayah indonesia sampah masalah harus dikhawatirkan sampah dapat membahayakan bagi lingkungan kesehatan manusia permasalahan sampah harus segera diatasi dampak akibat penumpukan sampah mengakibatkan pencemaran lingkungan terutama air bersih air sungai sumur bahkan air laut tercemar tumpukan sampah tersebut mengeluarkan cairan lechesa berbau sedap selain tumpukan sampah mengakibatkan masalah habisnya lahan pembuangan dibuat produk pengolah sampah skala rumah tangga mesin pencacah sampah organik portable crusher kegunaan produk selain pencacah sampah dibuat fermentasi sampah hasil fermentasi tersebut berguna tambahan campuran pakan ternak produk crusher portable dibuat berdasarka preferensi para peternak bebek dikamal menggunakan metode analisis konjoin analisis tersebut didapatkan hasil preferensi para peternak bebek tehadap produk portable crusher kombinasi paling disukai berdasarkan kombinasi kartu stimuli kombinasi nomor memepergunakan pendekatan btl bradlet terry luce nilai sebesar artinya responden menyukai produk harga rprp desain sederhana hasil cacahan halus kualitas tahan lama kapasitas kg kata kunci crusher portable konjoin sampah organic
Abstrak (Stemmed): sampah masalah utama dapat temu hampir semua wilayah indonesia sampah masalah harus khawatir sampah dapat bahaya bagi lingkung sehat manusia masalah sampah harus segera atas dampak akibat tumpu sampah akibat cemar lingkung utama air bersih air sungai sumur bahkan air laut cemar tumpu sampah sebut keluar cair lechesa bau sedap selain tumpu sampah akibat masalah habis lahan buang buat produk olah sampah skala rumah tangga mesin cacah sampah organik portable crusher guna produk selain cacah sampah buat fermentasi sampah hasil fermentasi sebut guna tambah campur pakan ternak produk crusher portable buat berdasarka preferensi para ternak bebek kamal guna metode analisis konjoin analisis sebut dapat hasil preferensi para ternak bebek tehadap produk portable crusher kombinasi paling suka dasar kombinasi kartu stimuli kombinasi nomor guna dekat btl bradlet terry luce nilai besar arti responden suka produk harga rprp desain sederhana hasil cacah halus kualitas tahan lama kapasitas kg kata kunci crusher portable konjoin sampah organic
Abstrak (Corrected): sampan marsala mama apart temp hamper sea wilayah indonesia sampan marsala harms khawatir sampan apart bahama bag linking seat amnesia marsala sampan harms several alas damp akbar jump sampan akbar cedar linking mama air perish air sungari sumer balkan air last cedar jump sampan debut cellar car leches bad sedan slain jump sampan akbar marsala habit laban bang but proud blah sampan skald rumal tanga resin cacao sampan organic portable crusher gun proud slain cacao sampan but ferments sampan hail ferments debut gun tambac campus pagan eternal proud crusher portable but berdasarka preference para eternal bebel jamal gun metope analysis conjoin analysis debut apart hail preference para eternal bebel tehadap proud portable crusher kombinasi paling ska dakar kombinasi kart stimuli kombinasi door gun dead bel bradley terry luce nilgai bear art responded ska proud hard pop detain sederhana hail cacao halls kualitas than lama kapasitas keg data bunch crusher portable conjoin sampan organic
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sampah': 12, 'produk': 5, 'masalah': 4, 'portable': 4, 'crusher': 4, 'guna': 4, 'dapat': 3, 'akibat': 3, 'tumpu': 3, 'air': 3, 'sebut': 3, 'buat': 3, 'cacah': 3, 'hasil': 3, 'ternak': 3, 'kombinasi': 3, 'utama': 2, 'harus': 2, 'lingkung': 2, 'cemar': 2, 'selain': 2, 'fermentasi': 2, 'preferensi': 2, 'para': 2, 'bebek': 2, 'analisis': 2, 'konjoin': 2, 'suka': 2, 'temu': 1, 'hampir': 1, 'semua': 1, 'wilayah': 1, 'indonesia': 1, 'khawatir': 1, 'bahaya': 1, 'bagi': 1, 'sehat': 1, 'manusia': 1, 'segera': 1, 'atas': 1, 'dampak': 1, 'bersih': 1, 'sungai': 1, 'sumur': 1, 'bahkan': 1, 'laut': 1, 'keluar': 1, 'cair': 1, 'lechesa': 1, 'bau': 1, 'sedap': 1, 'habis': 1, 'lahan': 1, 'buang': 1, 'olah': 1, 'skala': 1, 'rumah': 1, 'tangga': 1, 'mesin': 1, 'organik': 1, 'tambah': 1, 'campur': 1, 'pakan': 1, 'berdasarka': 1, 'kamal': 1, 'metode': 1, 'tehadap': 1, 'paling': 1, 'dasar': 1, 'kartu': 1, 'stimuli': 1, 'nomor': 1, 'dekat': 1, 'btl': 1, 'bradlet': 1, 'terry': 1, 'luce': 1, 'nilai': 1, 'besar': 1, 'arti': 1, 'responden': 1, 'harga': 1, 'rprp': 1, 'desain': 1, 'sederhana': 1, 'halus': 1, 'kualitas': 1, 'tahan': 1, 'lama': 1, 'kapasitas': 1, 'kg': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'organic': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'is': 11, 'waste': 9, 'crusher': 9, 'of': 8, 'which': 6, 'problem': 5, 'can': 5, 'be': 5, 'in': 5, 'a': 5, 'on': 5, 'that': 5, 'portable': 5, 'as': 4, 'product': 4, 'because': 3, 'it': 3, 'and': 3, 'this': 3, 'we': 3, 'used': 3, 'result': 3, 'based': 3, 'combination': 3, 'must': 2, 'environment': 2, 'stack': 2, 'pollution': 2, 'area': 2, 'to': 2, 'design': 2, 'for': 2, 'organic': 2, 'fermentation': 2, 'preference': 2, 'duct': 2, 'breeders': 2, 'conjoin': 2, 'method': 2, 'analisys': 2, 'main': 1, 'found': 1, 'almost': 1, 'places': 1, 'indonesia': 1, 'worried': 1, 'damage': 1, 'human': 1, 'health': 1, 'handled': 1, 'cause': 1, 'especially': 1, 'clean': 1, 'water': 1, 'such': 1, 'at': 1, 'river': 1, 'well': 1, 'sea': 1, 'will': 1, 'produce': 1, 'lechesa': 1, 'liquid': 1, 'hase': 1, 'bad': 1, 'smell': 1, 'moreoveranother': 1, 'caused': 1, 'by': 1, 'steak': 1, 'less': 1, 'wastedumpingregarding': 1, 'research': 1, 'aim': 1, 'wasteprocessor': 1, 'hause': 1, 'hold': 1, 'scale': 1, 'mcchine': 1, 'other': 1, 'adventages': 1, 'beside': 1, 'media': 1, 'suplement': 1, 'cattle': 1, 'woof': 1, 'made': 1, 'base': 1, 'kamal': 1, 'they': 1, 'deigne': 1, 'have': 1, 'upon': 1, 'most': 1, 'interesting': 1, 'stimulation': 1, 'card': 1, 'third': 1, 'btl': 1, 'bradlet': 1, 'terry': 1, 'luce': 1, 'mean': 1, 'respondents': 1, 'require': 1, 'tobe': 1, 'about': 1, 'rprp': 1, 'price': 1, 'simple': 1, 'soft': 1, 'crushing': 1, 'long': 1, 'term': 1, 'operational': 1, 'capacity': 1, 'kgs': 1, 'key': 1, 'word': 1, 'wast': 1})
-------------------------------------------
--- Data #122 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Yos Christian Albert
Judul: Rancang Bangun Prototipe Ultrasonic Cleaner dengan pendekatan
Desaign For Sustamability dengan mengunakan
Piezoelectric Rochelle Salt
Pembimbing 1: Mu'Alim, S.T,.M.T.
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Ibu-ibu rumah tangga memiliki masalah dalam proses pencucian (piring, sendok, dan gelas), seperti dapat merusak gelas dan piring (terdapat bekas gesekan akibat spon pencuci piring), dapat membuat tangggan kasar, dan tertinggalnya bekas sabun.
Dari permasalahan diatas maka dilakukan penelitian yang berjudul Rancang Bangun Prototype Ultrasonic Cleaner dengan pendekatan Desaign For Sustamability mengunakan Piezoelectric Rochelle Salt ini bertujuan untuk merancang sebuah alat bantu untuk ibu-ibu rumah tangga dalam proses pencucian (piring, sendok, dan gelas) yang mana pada proses perancangan ini menggunakan metode D4S (Desaign For Sustamability), metode ini memiliki 10 tahapan, tetapi pada penelitian ini hanya dibutuhkan 8 tahapan saja, antaralain: Pembentukan tim perancangan dan penyusunan jadwal kegiatan, Penyusunan matriks SWOT, Pemilihan produk, Penentuan faktor pendorong produk yang akan dibuat, Pemunculan ide konsep produk dan pemilihan konsep terbaik, Pengembangan konsep produk dengan (morphology chart), Evaluasi konsep produk yang telah dikembangkan dengan target yang telah ditetapkan, dan Pembuatan prototype produk. Setelah melakukan ke 8 tahap tersebut selanjutnya melakukan proses analisa dengan melakukan uji coba langsung prototype Ultrasonic Cleaner dan melihat waktu yang dibutuhkan dalam proses pencucian piring dalam penelitian ini.
Dan dari tahapan metode D4S yang telah dilakukan, dihasilkan prototype dengan spesifikasi sebagai berikut : tegangan 220 V, listrik 60 watt, gelombang 80 kHz, Rangka terbuat dari besi siku padat 5cm, dan Body dengan bahan Seng gafalum. Tetapi hasil dari uji coba menunjukan bahwa prototype tidak berfungsi seperti yang diinginkan (tidak dapat mengangkat kotoran-kotoran dari piring, gelas dan sendok) atau di artikan rancangan gagal.
Kata kunci: prototype Ultrasonic Cleaner, D4S(Desaign For Sustamability), morphology chart, SWOT
Abstrak (Clean): ibuibu rumah tangga memiliki masalah dalam proses pencucian piring sendok dan gelas seperti dapat merusak gelas dan piring terdapat bekas gesekan akibat spon pencuci piring dapat membuat tangggan kasar dan tertinggalnya bekas sabun dari permasalahan diatas maka dilakukan penelitian yang berjudul rancang bangun prototype ultrasonic cleaner dengan pendekatan desaign for sustamability mengunakan piezoelectric rochelle salt ini bertujuan untuk merancang sebuah alat bantu untuk ibuibu rumah tangga dalam proses pencucian piring sendok dan gelas yang mana pada proses perancangan ini menggunakan metode ds desaign for sustamability metode ini memiliki tahapan tetapi pada penelitian ini hanya dibutuhkan tahapan saja antaralain pembentukan tim perancangan dan penyusunan jadwal kegiatan penyusunan matriks swot pemilihan produk penentuan faktor pendorong produk yang akan dibuat pemunculan ide konsep produk dan pemilihan konsep terbaik pengembangan konsep produk dengan morphology chart evaluasi konsep produk yang telah dikembangkan dengan target yang telah ditetapkan dan pembuatan prototype produk setelah melakukan ke tahap tersebut selanjutnya melakukan proses analisa dengan melakukan uji coba langsung prototype ultrasonic cleaner dan melihat waktu yang dibutuhkan dalam proses pencucian piring dalam penelitian ini dan dari tahapan metode ds yang telah dilakukan dihasilkan prototype dengan spesifikasi sebagai berikut tegangan v listrik watt gelombang khz rangka terbuat dari besi siku padat cm dan body dengan bahan seng gafalum tetapi hasil dari uji coba menunjukan bahwa prototype tidak berfungsi seperti yang diinginkan tidak dapat mengangkat kotorankotoran dari piring gelas dan sendok atau di artikan rancangan gagal kata kunci prototype ultrasonic cleaner dsdesaign for sustamability morphology chart swot
Abstrak (Stopwords Removed): ibuibu rumah tangga memiliki masalah proses pencucian piring sendok gelas dapat merusak gelas piring terdapat bekas gesekan akibat spon pencuci piring dapat membuat tangggan kasar tertinggalnya bekas sabun permasalahan diatas dilakukan penelitian berjudul rancang bangun prototype ultrasonic cleaner pendekatan desaign for sustamability mengunakan piezoelectric rochelle salt bertujuan merancang alat bantu ibuibu rumah tangga proses pencucian piring sendok gelas mana proses perancangan menggunakan metode ds desaign for sustamability metode memiliki tahapan penelitian dibutuhkan tahapan antaralain pembentukan tim perancangan penyusunan jadwal kegiatan penyusunan matriks swot pemilihan produk penentuan faktor pendorong produk dibuat pemunculan ide konsep produk pemilihan konsep terbaik pengembangan konsep produk morphology chart evaluasi konsep produk dikembangkan target ditetapkan pembuatan prototype produk melakukan tahap tersebut selanjutnya melakukan proses analisa melakukan uji coba langsung prototype ultrasonic cleaner melihat waktu dibutuhkan proses pencucian piring penelitian tahapan metode ds dilakukan dihasilkan prototype spesifikasi berikut tegangan v listrik watt gelombang khz rangka terbuat besi siku padat cm body bahan seng gafalum hasil uji coba menunjukan prototype berfungsi diinginkan dapat mengangkat kotorankotoran piring gelas sendok artikan rancangan gagal kata kunci prototype ultrasonic cleaner dsdesaign for sustamability morphology chart swot
Abstrak (Stemmed): ibuibu rumah tangga milik masalah proses cuci piring sendok gelas dapat rusak gelas piring dapat bekas gesek akibat spon cuci piring dapat buat tangggan kasar tinggal bekas sabun masalah atas laku teliti judul rancang bangun prototype ultrasonic cleaner dekat desaign for sustamability mengunakan piezoelectric rochelle salt tuju rancang alat bantu ibuibu rumah tangga proses cuci piring sendok gelas mana proses ancang guna metode ds desaign for sustamability metode milik tahap teliti butuh tahap antaralain bentuk tim ancang susun jadwal giat susun matriks swot pilih produk tentu faktor dorong produk buat muncul ide konsep produk pilih konsep baik kembang konsep produk morphology chart evaluasi konsep produk kembang target tetap buat prototype produk laku tahap sebut lanjut laku proses analisa laku uji coba langsung prototype ultrasonic cleaner lihat waktu butuh proses cuci piring teliti tahap metode ds laku hasil prototype spesifikasi ikut tegang v listrik watt gelombang khz rangka buat besi siku padat cm body bahan seng gafalum hasil uji coba tunjuk prototype fungsi ingin dapat angkat kotorankotoran piring gelas sendok arti rancang gagal kata kunci prototype ultrasonic cleaner dsdesaign for sustamability morphology chart swot
Abstrak (Corrected): ibuibu rumal tanga milk marsala proves much firing send gels apart rusk gels firing apart beaks geek akbar son much firing apart but tangshan kadar lingual beaks sabin marsala alas lake elite judge dancing bangui prototype ultrasonic cleaner dead design for sustainability mengunakan piezoelectric rochelle salt juju dancing flat bantu ibuibu rumal tanga proves much firing send gels mana proves dancing gun metope is design for sustainability metope milk that elite butch that antaralain bent tim dancing susan radial gift susan marks swot pilch proud tent factor doing proud but munch idea onset proud pilch onset back embank onset proud morphology chart evaluate onset proud embank target team but prototype proud lake that debut layout lake proves analyst lake uni coma lansing prototype ultrasonic cleaner that want butch proves much firing elite that metope is lake hail prototype spesifikasi it began v listeria watt gelombang khz bangka but best sika sadat cm body bahai send gafalum hail uni coma tuneup prototype fungi begin apart angst kotorankotoran firing gels send art dancing gaga data bunch prototype ultrasonic cleaner dsdesaign for sustainability morphology chart swot
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'piring': 6, 'prototype': 6, 'produk': 6, 'proses': 5, 'laku': 5, 'cuci': 4, 'gelas': 4, 'dapat': 4, 'buat': 4, 'tahap': 4, 'konsep': 4, 'sendok': 3, 'teliti': 3, 'rancang': 3, 'ultrasonic': 3, 'cleaner': 3, 'for': 3, 'sustamability': 3, 'metode': 3, 'ibuibu': 2, 'rumah': 2, 'tangga': 2, 'milik': 2, 'masalah': 2, 'bekas': 2, 'desaign': 2, 'ancang': 2, 'ds': 2, 'butuh': 2, 'susun': 2, 'swot': 2, 'pilih': 2, 'kembang': 2, 'morphology': 2, 'chart': 2, 'uji': 2, 'coba': 2, 'hasil': 2, 'rusak': 1, 'gesek': 1, 'akibat': 1, 'spon': 1, 'tangggan': 1, 'kasar': 1, 'tinggal': 1, 'sabun': 1, 'atas': 1, 'judul': 1, 'bangun': 1, 'dekat': 1, 'mengunakan': 1, 'piezoelectric': 1, 'rochelle': 1, 'salt': 1, 'tuju': 1, 'alat': 1, 'bantu': 1, 'mana': 1, 'guna': 1, 'antaralain': 1, 'bentuk': 1, 'tim': 1, 'jadwal': 1, 'giat': 1, 'matriks': 1, 'tentu': 1, 'faktor': 1, 'dorong': 1, 'muncul': 1, 'ide': 1, 'baik': 1, 'evaluasi': 1, 'target': 1, 'tetap': 1, 'sebut': 1, 'lanjut': 1, 'analisa': 1, 'langsung': 1, 'lihat': 1, 'waktu': 1, 'spesifikasi': 1, 'ikut': 1, 'tegang': 1, 'v': 1, 'listrik': 1, 'watt': 1, 'gelombang': 1, 'khz': 1, 'rangka': 1, 'besi': 1, 'siku': 1, 'padat': 1, 'cm': 1, 'body': 1, 'bahan': 1, 'seng': 1, 'gafalum': 1, 'tunjuk': 1, 'fungsi': 1, 'ingin': 1, 'angkat': 1, 'kotorankotoran': 1, 'arti': 1, 'gagal': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'dsdesaign': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'in': 8, 'and': 8, 'prototype': 7, 'a': 6, 'product': 6, 'have': 4, 'as': 4, 'from': 4, 'research': 4, 'for': 4, 'concept': 4, 'is': 4, 'washing': 3, 'dishes': 3, 'plate': 3, 'glass': 3, 'such': 3, 'by': 3, 'design': 3, 'cleaner': 3, 'sustamability': 3, 'using': 3, 'to': 3, 'process': 3, 'this': 3, 'ds': 3, 'stages': 3, 'spoon': 2, 'hands': 2, 'that': 2, 'ultrasonic': 2, 'desaign': 2, 'designing': 2, 'which': 2, 'swot': 2, 'selection': 2, 'morphology': 2, 'chart': 2, 'are': 2, 'housewives': 1, 'problem': 1, 'spoiling': 1, 'scrapping': 1, 'trace': 1, 'caused': 1, 'sponge': 1, 'roughing': 1, 'leaving': 1, 'soap': 1, 'problems': 1, 'above': 1, 'entitled': 1, 'of': 1, 'through': 1, 'approach': 1, 'piezoelectric': 1, 'rochelle': 1, 'salt': 1, 'aimed': 1, 'aid': 1, 'equipment': 1, 'housewife': 1, 'wherever': 1, 'method': 1, 'but': 1, 'only': 1, 'establishment': 1, 'drafting': 1, 'schedules': 1, 'matrics': 1, 'preparation': 1, 'booster': 1, 'factor': 1, 'determination': 1, 'be': 1, 'made': 1, 'emergence': 1, 'best': 1, 'promoting': 1, 'evaluation': 1, 'developed': 1, 'with': 1, 'fixed': 1, 'target': 1, 'development': 1, 'after': 1, 'finising': 1, 'eight': 1, 'analysing': 1, 'doing': 1, 'experiment': 1, 'notice': 1, 'time': 1, 'required': 1, 'results': 1, 'methods': 1, 'specification': 1, 'electrical': 1, 'current': 1, 'v': 1, 'electricity': 1, 'watt': 1, 'waves': 1, 'khz': 1, 'frame': 1, 'cm': 1, 'solid': 1, 'iron': 1, 'body': 1, 'gafalum': 1, 'zinc': 1, 'addition': 1, 'reseach': 1, 'shows': 1, 'unfunction': 1, 'an': 1, 'analyst': 1, 'want': 1, 'unable': 1, 'clean': 1, 'dirt': 1, 'or': 1, 'failed': 1, 'keywordsultrasonic': 1})
-------------------------------------------
--- Data #123 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: NASUNAH
Judul: USULAN STRATEGI PEMASARAN PADA MEBEL MENGGUNAKAN BANTUAN ANALISIS KONJOIN
Pembimbing 1: Dr. RACHMAD HIDAYAT ST,.MT
Pembimbing 2: SABARUDIN AKHMAT ST,.MT
Abstrak (Raw): Analisis konjoin adalah teknik analisis yang dapat digunakan untuk menentukan tingkat kepentingan relatif berdasarkan persepsi pelanggan. Hasil pengolahan analisis konjoin pada penelitian ini mendapatkan informasi bahwa faktor utama konsumen pada mebel UD. Sukur memilih produk lemari dengan desain modern, kualitas yang kokoh/kuat dengan bahan yang terbuat dari kayu jati serta terdapat motif ukiran pada produk. Mebel UD.Sukur dapat membagi segmen dengan karakteristik segmen berdasarkan usia, jenis kelamin, dan banyaknya membeli produk lemari/tahun. Yang menjadi target sasaran mebel UD.Sukur adalah lebih dominan pada konsumen berjenis kelamin laki-laki dengan usia diatas 30 tahun dengan pekerjaannya sebagai pedagang. Adapun posisi pasar pada UD.Sukur berdasarkan hasil stimuli optimal dapat dilihat bahwa UD.Sukur diposisikan sebagai mebel yang memproduksi produk lemari dengan desain produk yang modern dan terbuat dari bahan dari kayu jati serta memiliki kualitas yang kokoh/kuat disertai dengan adanya motif ukiran pada produk.
kata kunci : Analisis konjoin, Segmentasi pasar, Target pasar, Posisi pasar
Abstrak (Clean): analisis konjoin adalah teknik analisis yang dapat digunakan untuk menentukan tingkat kepentingan relatif berdasarkan persepsi pelanggan hasil pengolahan analisis konjoin pada penelitian ini mendapatkan informasi bahwa faktor utama konsumen pada mebel ud sukur memilih produk lemari dengan desain modern kualitas yang kokohkuat dengan bahan yang terbuat dari kayu jati serta terdapat motif ukiran pada produk mebel udsukur dapat membagi segmen dengan karakteristik segmen berdasarkan usia jenis kelamin dan banyaknya membeli produk lemaritahun yang menjadi target sasaran mebel udsukur adalah lebih dominan pada konsumen berjenis kelamin lakilaki dengan usia diatas tahun dengan pekerjaannya sebagai pedagang adapun posisi pasar pada udsukur berdasarkan hasil stimuli optimal dapat dilihat bahwa udsukur diposisikan sebagai mebel yang memproduksi produk lemari dengan desain produk yang modern dan terbuat dari bahan dari kayu jati serta memiliki kualitas yang kokohkuat disertai dengan adanya motif ukiran pada produk kata kunci analisis konjoin segmentasi pasar target pasar posisi pasar
Abstrak (Stopwords Removed): analisis konjoin teknik analisis dapat digunakan menentukan tingkat kepentingan relatif berdasarkan persepsi pelanggan hasil pengolahan analisis konjoin penelitian mendapatkan informasi faktor utama konsumen mebel ud sukur memilih produk lemari desain modern kualitas kokohkuat bahan terbuat kayu jati terdapat motif ukiran produk mebel udsukur dapat membagi segmen karakteristik segmen berdasarkan usia jenis kelamin banyaknya membeli produk lemaritahun menjadi target sasaran mebel udsukur lebih dominan konsumen berjenis kelamin lakilaki usia diatas tahun pekerjaannya pedagang adapun posisi pasar udsukur berdasarkan hasil stimuli optimal dapat dilihat udsukur diposisikan mebel memproduksi produk lemari desain produk modern terbuat bahan kayu jati memiliki kualitas kokohkuat disertai adanya motif ukiran produk kata kunci analisis konjoin segmentasi pasar target pasar posisi pasar
Abstrak (Stemmed): analisis konjoin teknik analisis dapat guna tentu tingkat penting relatif dasar persepsi langgan hasil olah analisis konjoin teliti dapat informasi faktor utama konsumen mebel ud sukur pilih produk lemari desain modern kualitas kokohkuat bahan buat kayu jati dapat motif ukir produk mebel udsukur dapat bagi segmen karakteristik segmen dasar usia jenis kelamin banyak beli produk lemaritahun jadi target sasar mebel udsukur lebih dominan konsumen jenis kelamin lakilaki usia atas tahun kerja dagang adapun posisi pasar udsukur dasar hasil stimuli optimal dapat lihat udsukur posisi mebel produksi produk lemari desain produk modern buat bahan kayu jati milik kualitas kokohkuat serta ada motif ukir produk kata kunci analisis konjoin segmentasi pasar target pasar posisi pasar
Abstrak (Corrected): analysis conjoin tennis analysis apart gun tent dingbat panting related dakar perseus hangman hail blah analysis conjoin elite apart informant factor mama consumed rebel up super pilch proud learn detain modern kualitas kokohkuat bahai but kay sati apart motif ukr proud rebel udsukur apart bag semen karakteristik semen dakar asia penis gelatin banyan bell proud lemaritahun jade target samar rebel udsukur leash dominant consumed penis gelatin lakilaki asia alas thun era dagan adapt polish paar udsukur dakar hail stimuli optimal apart that udsukur polish rebel produksi proud learn detain proud modern but bahai kay sati milk kualitas kokohkuat sorta ada motif ukr proud data bunch analysis conjoin segments paar target paar polish paar
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produk': 6, 'dapat': 5, 'analisis': 4, 'mebel': 4, 'udsukur': 4, 'pasar': 4, 'konjoin': 3, 'dasar': 3, 'posisi': 3, 'hasil': 2, 'konsumen': 2, 'lemari': 2, 'desain': 2, 'modern': 2, 'kualitas': 2, 'kokohkuat': 2, 'bahan': 2, 'buat': 2, 'kayu': 2, 'jati': 2, 'motif': 2, 'ukir': 2, 'segmen': 2, 'usia': 2, 'jenis': 2, 'kelamin': 2, 'target': 2, 'teknik': 1, 'guna': 1, 'tentu': 1, 'tingkat': 1, 'penting': 1, 'relatif': 1, 'persepsi': 1, 'langgan': 1, 'olah': 1, 'teliti': 1, 'informasi': 1, 'faktor': 1, 'utama': 1, 'ud': 1, 'sukur': 1, 'pilih': 1, 'bagi': 1, 'karakteristik': 1, 'banyak': 1, 'beli': 1, 'lemaritahun': 1, 'jadi': 1, 'sasar': 1, 'lebih': 1, 'dominan': 1, 'lakilaki': 1, 'atas': 1, 'tahun': 1, 'kerja': 1, 'dagang': 1, 'adapun': 1, 'stimuli': 1, 'optimal': 1, 'lihat': 1, 'produksi': 1, 'milik': 1, 'serta': 1, 'ada': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'segmentasi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'with': 7, 'on': 5, 'analysis': 4, 'a': 4, 'of': 4, 'in': 4, 'furniture': 4, 'and': 4, 'udsukur': 4, 'market': 4, 'conjoint': 3, 'that': 3, 'can': 3, 'based': 3, 'cabinets': 3, 'product': 3, 'is': 2, 'be': 2, 'results': 2, 'consumer': 2, 'products': 2, 'modern': 2, 'design': 2, 'solid': 2, 'quality': 2, 'strong': 2, 'made': 2, 'teak': 2, 'wood': 2, 'motifs': 2, 'segment': 2, 'sex': 2, 'target': 2, 'as': 2, 'position': 2, 'technique': 1, 'used': 1, 'to': 1, 'determine': 1, 'relative': 1, 'importance': 1, 'customer': 1, 'perception': 1, 'processing': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'informed': 1, 'main': 1, 'factor': 1, 'ud': 1, 'sukur': 1, 'choose': 1, 'material': 1, 'carvings': 1, 'contained': 1, 'vide': 1, 'characteristics': 1, 'age': 1, 'number': 1, 'purchased': 1, 'year': 1, 'more': 1, 'dominant': 1, 'men': 1, 'aged': 1, 'over': 1, 'years': 1, 'his': 1, 'job': 1, 'trader': 1, 'optimal': 1, 'stimuli': 1, 'seen': 1, 'positioned': 1, 'producing': 1, 'have': 1, 'coupled': 1, 'carved': 1, 'key': 1, 'words': 1, 'segmentation': 1})
-------------------------------------------
--- Data #124 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: DIANA AGUSTINA
Judul: PERENCANAAN KEBUTUHAN BAHAN BAKU MENGGUNAKAN METODE MATERIAL REQUIEREMENT PLANNING (MRP)
( STUDI KASUS : SHIRAKATA ENGINEERING - PASURUAN)
Pembimbing 1: HERI AWALUL I ST,.MT
Pembimbing 2: IMRON KUSWANDI ST,.MT
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah pemesanan material produksi di Shirakata Engineering. Perusahaan tersebut memproduksi dua jenis produk mesin yaitu mesin pemipih-pemotong mie dan mesin mixer, selama ini besaran pembelian bahan baku produksi hanya ditentukan berdasarkan intuitif semata sehingga keterlambatan produksi sering terjadi.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan 5 metode lot sizing yaitu Economic Order Quantity (EOQ), Least Unit Cost (LUC), Least Total Cost (LTC), Silver Meals dan Period Order Quantity (POQ). Produk mesin pemipih-pemotong mie diperoleh total biaya persediaan bahan baku minimum dari metod Least Total Cost dengan jumlah sebesar 3.199.620, dan produk mesin mixer diperoleh total biaya persediaan bahan baku minimum dari metode Silver Meals dengan jumlah sebesar 1.166.484.
Kata kunci : Material Requirement Planning, Lot sizing
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah pemesanan material produksi di shirakata engineering perusahaan tersebut memproduksi dua jenis produk mesin yaitu mesin pemipihpemotong mie dan mesin mixer selama ini besaran pembelian bahan baku produksi hanya ditentukan berdasarkan intuitif semata sehingga keterlambatan produksi sering terjadi metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode lot sizing yaitu economic order quantity eoq least unit cost luc least total cost ltc silver meals dan period order quantity poq produk mesin pemipihpemotong mie diperoleh total biaya persediaan bahan baku minimum dari metod least total cost dengan jumlah sebesar dan produk mesin mixer diperoleh total biaya persediaan bahan baku minimum dari metode silver meals dengan jumlah sebesar kata kunci material requirement planning lot sizing
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan menentukan jumlah pemesanan material produksi shirakata engineering perusahaan tersebut memproduksi dua jenis produk mesin mesin pemipihpemotong mie mesin mixer selama besaran pembelian bahan baku produksi ditentukan berdasarkan intuitif semata keterlambatan produksi sering terjadi metode digunakan penelitian menggunakan metode lot sizing economic order quantity eoq least unit cost luc least total cost ltc silver meals period order quantity poq produk mesin pemipihpemotong mie diperoleh total biaya persediaan bahan baku minimum metod least total cost jumlah sebesar produk mesin mixer diperoleh total biaya persediaan bahan baku minimum metode silver meals jumlah sebesar kata kunci material requirement planning lot sizing
Abstrak (Stemmed): teliti tuju tentu jumlah mesan material produksi shirakata engineering usaha sebut produksi dua jenis produk mesin mesin pemipihpemotong mie mesin mixer lama besar beli bahan baku produksi tentu dasar intuitif semata lambat produksi sering jadi metode guna teliti guna metode lot sizing economic order quantity eoq least unit cost luc least total cost ltc silver meals period order quantity poq produk mesin pemipihpemotong mie oleh total biaya sedia bahan baku minimum metod least total cost jumlah besar produk mesin mixer oleh total biaya sedia bahan baku minimum metode silver meals jumlah besar kata kunci material requirement planning lot sizing
Abstrak (Corrected): elite juju tent mullah mean material produksi shirakata engineering sara debut produksi due penis proud resin resin pemipihpemotong me resin mixer lama bear bell bahai baku produksi tent dakar intuition seat lambast produksi seeing jade metope gun elite gun metope lot sizing economic order quantity eon least unit cost luck least total cost lac silver meals period order quantity pop proud resin pemipihpemotong me olen total bay media bahai baku minimum method least total cost mullah bear proud resin mixer olen total bay media bahai baku minimum metope silver meals mullah bear data bunch material requirement planning lot sizing
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mesin': 5, 'produksi': 4, 'total': 4, 'jumlah': 3, 'produk': 3, 'besar': 3, 'bahan': 3, 'baku': 3, 'metode': 3, 'least': 3, 'cost': 3, 'teliti': 2, 'tentu': 2, 'material': 2, 'pemipihpemotong': 2, 'mie': 2, 'mixer': 2, 'guna': 2, 'lot': 2, 'sizing': 2, 'order': 2, 'quantity': 2, 'silver': 2, 'meals': 2, 'oleh': 2, 'biaya': 2, 'sedia': 2, 'minimum': 2, 'tuju': 1, 'mesan': 1, 'shirakata': 1, 'engineering': 1, 'usaha': 1, 'sebut': 1, 'dua': 1, 'jenis': 1, 'lama': 1, 'beli': 1, 'dasar': 1, 'intuitif': 1, 'semata': 1, 'lambat': 1, 'sering': 1, 'jadi': 1, 'economic': 1, 'eoq': 1, 'unit': 1, 'luc': 1, 'ltc': 1, 'period': 1, 'poq': 1, 'metod': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'requirement': 1, 'planning': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 10, 'the': 7, 'cost': 5, 'machine': 4, 'total': 4, 'this': 3, 'to': 3, 'production': 3, 'material': 3, 'products': 3, 'and': 3, 'raw': 3, 'a': 3, 'least': 3, 'study': 2, 'in': 2, 'noodles': 2, 'mixer': 2, 'is': 2, 'method': 2, 'lot': 2, 'sizing': 2, 'order': 2, 'quantity': 2, 'silver': 2, 'meals': 2, 'obtained': 2, 'inventory': 2, 'materials': 2, 'minimum': 2, 'aims': 1, 'determine': 1, 'number': 1, 'reservations': 1, 'shirakata': 1, 'engineering': 1, 'company': 1, 'manufactures': 1, 'two': 1, 'types': 1, 'namely': 1, 'machinecutting': 1, 'pipih': 1, 'time': 1, 'amount': 1, 'purchase': 1, 'only': 1, 'determined': 1, 'based': 1, 'solely': 1, 'intuitive': 1, 'so': 1, 'that': 1, 'delays': 1, 'often': 1, 'occur': 1, 'used': 1, 'using': 1, 'economic': 1, 'eoq': 1, 'unit': 1, 'luc': 1, 'ltc': 1, 'period': 1, 'poq': 1, 'pemipihcutting': 1, 'metod': 1, 'sum': 1, 'methods': 1, 'amounting': 1, 'keywords': 1, 'requierement': 1, 'planning': 1})
-------------------------------------------
--- Data #125 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: HIKMIYATUL ULYA
Judul: ANALISIS PENGARUH KEPEMIMPINAN, ORIENTASI TEKNOLOGI, SERTA ORIENTASI PASAR PADA INOVASI PRODUK DAN PERUMUSAN STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING UKM BATIK BANGKALAN
Pembimbing 1: Fitri Agustina, S.T., MT
Pembimbing 2: Ari Basuki, S.T., MT
Abstrak (Raw): Pada era persaingan bebas saat ini inovasi produk diharapkan dapat memberikan kontribusi yang baik bagi peningkatan daya saing UKM Batik. Penelitian ini bertujuan mengukur pengaruh dari inovasi produk terhadap daya saing pada UKM Batik Bangkalan yang dibantu dengan software smartPLS serta perumusan strategi untuk meningkatkan daya saing menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa inovasi produk berpengaruh positif secara signifikan terhadap daya saing, kemudian kepemimpinan tidak berpengaruh terhadap inovasi produk, sedangkan variabel orientasi pasar dan orientasi teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi produk. Untuk hasil perumusan strategi, didapatkan 9 strategi yang ditawarkan kepada UKM Batik Tulis Bangkalan agar mampu bersaing di tengah persaingan industri yang semakin ketat, salah satunya adalah dengan mengikuti berbagai even pameran kerajinan produk kreatif, dan melakukan penjualan melalui online seperti facebook, website agar dapat memperluas pangsa pasar.
Abstrak (Clean): pada era persaingan bebas saat ini inovasi produk diharapkan dapat memberikan kontribusi yang baik bagi peningkatan daya saing ukm batik penelitian ini bertujuan mengukur pengaruh dari inovasi produk terhadap daya saing pada ukm batik bangkalan yang dibantu dengan software smartpls serta perumusan strategi untuk meningkatkan daya saing menggunakan analisis swot hasil penelitian ini menunjukan bahwa inovasi produk berpengaruh positif secara signifikan terhadap daya saing kemudian kepemimpinan tidak berpengaruh terhadap inovasi produk sedangkan variabel orientasi pasar dan orientasi teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi produk untuk hasil perumusan strategi didapatkan strategi yang ditawarkan kepada ukm batik tulis bangkalan agar mampu bersaing di tengah persaingan industri yang semakin ketat salah satunya adalah dengan mengikuti berbagai even pameran kerajinan produk kreatif dan melakukan penjualan melalui online seperti facebook website agar dapat memperluas pangsa pasar
Abstrak (Stopwords Removed): era persaingan bebas inovasi produk diharapkan dapat memberikan kontribusi baik bagi peningkatan daya saing ukm batik penelitian bertujuan mengukur pengaruh inovasi produk daya saing ukm batik bangkalan dibantu software smartpls perumusan strategi meningkatkan daya saing menggunakan analisis swot hasil penelitian menunjukan inovasi produk berpengaruh positif secara signifikan daya saing kepemimpinan berpengaruh inovasi produk sedangkan variabel orientasi pasar orientasi teknologi berpengaruh positif signifikan inovasi produk hasil perumusan strategi didapatkan strategi ditawarkan kepada ukm batik tulis bangkalan mampu bersaing tengah persaingan industri semakin ketat salah satunya mengikuti berbagai even pameran kerajinan produk kreatif melakukan penjualan online facebook website dapat memperluas pangsa pasar
Abstrak (Stemmed): era saing bebas inovasi produk harap dapat beri kontribusi baik bagi tingkat daya saing ukm batik teliti tuju ukur pengaruh inovasi produk daya saing ukm batik bangkal bantu software smartpls rumus strategi tingkat daya saing guna analisis swot hasil teliti tunjuk inovasi produk pengaruh positif cara signifikan daya saing pimpin pengaruh inovasi produk sedang variabel orientasi pasar orientasi teknologi pengaruh positif signifikan inovasi produk hasil rumus strategi dapat strategi tawar kepada ukm batik tulis bangkal mampu saing tengah saing industri makin ketat salah satu ikut bagai even pamer rajin produk kreatif laku jual online facebook website dapat luas pangsa pasar
Abstrak (Corrected): era saying betas novas proud harp apart bert kontribusi back bag dingbat day saying um batik elite juju ukr pengaruh novas proud day saying um batik bangka bantu software smarts rumpus strategy dingbat day saying gun analysis swot hail elite tuneup novas proud pengaruh position cara significant day saying pimping pengaruh novas proud sedan variable oriental paar oriental teknologi pengaruh position significant novas proud hail rumpus strategy apart strategy tatar keypad um batik tulips bangka camp saying length saying industry making eat salad sat it bahai even paper rain proud keratin lake dual online facebook website apart lucas pangs paar
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'saing': 7, 'produk': 6, 'inovasi': 5, 'daya': 4, 'pengaruh': 4, 'dapat': 3, 'ukm': 3, 'batik': 3, 'strategi': 3, 'tingkat': 2, 'teliti': 2, 'bangkal': 2, 'rumus': 2, 'hasil': 2, 'positif': 2, 'signifikan': 2, 'orientasi': 2, 'pasar': 2, 'era': 1, 'bebas': 1, 'harap': 1, 'beri': 1, 'kontribusi': 1, 'baik': 1, 'bagi': 1, 'tuju': 1, 'ukur': 1, 'bantu': 1, 'software': 1, 'smartpls': 1, 'guna': 1, 'analisis': 1, 'swot': 1, 'tunjuk': 1, 'cara': 1, 'pimpin': 1, 'sedang': 1, 'variabel': 1, 'teknologi': 1, 'tawar': 1, 'kepada': 1, 'tulis': 1, 'mampu': 1, 'tengah': 1, 'industri': 1, 'makin': 1, 'ketat': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'ikut': 1, 'bagai': 1, 'even': 1, 'pamer': 1, 'rajin': 1, 'kreatif': 1, 'laku': 1, 'jual': 1, 'online': 1, 'facebook': 1, 'website': 1, 'luas': 1, 'pangsa': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 9, 'product': 7, 'in': 6, 'innovation': 6, 'competitiveness': 4, 'smes': 3, 'batik': 3, 'that': 3, 'and': 3, 'to': 3, 'competition': 2, 'for': 2, 'this': 2, 'study': 2, 'influence': 2, 'bangkal': 2, 'formulation': 2, 'strategy': 2, 'by': 2, 'influenced': 2, 'significantly': 2, 'positive': 2, 'market': 2, 'which': 2, 'order': 2, 'through': 2, 'global': 1, 'era': 1, 'expectation': 1, 'could': 1, 'provide': 1, 'good': 1, 'contributions': 1, 'increasing': 1, 'was': 1, 'tended': 1, 'measuring': 1, 'on': 1, 'finding': 1, 'revealed': 1, 'used': 1, 'smrtpls': 1, 'software': 1, 'improve': 1, 'using': 1, 'swot': 1, 'analysis': 1, 'these': 1, 'results': 1, 'indicated': 1, 'leadership': 1, 'did': 1, 'not': 1, 'while': 1, 'variables': 1, 'orientation': 1, 'technology': 1, 'gave': 1, 'strategies': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'use': 1, 'compete': 1, 'increasingly': 1, 'fierce': 1, 'industry': 1, 'one': 1, 'is': 1, 'participating': 1, 'various': 1, 'events': 1, 'creative': 1, 'craft': 1, 'exhibitions': 1, 'make': 1, 'sales': 1, 'online': 1, 'marketing': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'facebook': 1, 'a': 1, 'website': 1, 'expand': 1, 'share': 1})
-------------------------------------------
--- Data #126 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: AANG KUNAIFI
Judul: REDESAIN MIXER PENGADUK PAKAN TERNAK DAN IKAN TIPEHORIZONTAL MENGGUNAKAN UJI T
Pembimbing 1: MU'ALIM ST,.MT
Pembimbing 2: SABARUDIN AKHMAT ST,.MT
Abstrak (Raw): Perkembangan di bidang peternakan dan pemelihara ikan di Desa tanggung kec. Campurdarat Kab. Tulungagung sangatlah pesat. Beberapa jenis hewan ternak sudah dibudidayakan secara baik. Permasalahan yang timbul adalah proses pengadukan pakan ternak menggunakan cara manual atau tenaga manusia yang kurang efektif, hal tersebut diketahui dari hasil pengadukan pakan dalam jumlah yang relatif banyak memerlukan waktu pengadukan yang relatif lama dan tenaga yang banyak, sehingga pemenuhan kebutuhan pakan untuk hewan ternak dalam jumlah banyak kurang maksimal. Selain proses pengadukan masalah yang sering timbul adalah hasil dari pengadukan dan pencampuran pakan yang kurang merata. Pakan ikan merupakan kebutuhan pokok bagi peternak dan pemelihara ikan di Desa Campurdarat, Sebenarnya pakan ternak yang baik terbuat campuran dari dedak, tumpi jagung, yang dicampur jadi satu yang kemudian ditambahkan beberapa bahan tambah seperti sisa nasi dan konsetrat. Bahan baku (dedak, tumpi jagung, ). Bahan tambahan (sisa nasi, konsentrat), air sekupnya. Setelah itu lakukan pengadukan. Ciri – cirri pakan yang sudah jadi : Bila adonan dikepal dengan tangan air tidak menetes, dan bila kepalan dilepas maka adonan akan mekar.
Pada bagian pertama dan kedua sampel. Untuk hasil mixer pengaduk pakan ternak dan ikan sebelum dan sesudah diredesain mempunyai kerataan rata – rata dedak dan pasir besi sebesar 22.8333 gram dan 7.1667 gram di bandingkan kerataan yang menggunakan mixer pengaduk pakan ternak dan ikan yang sudah diredesain dedak dan pasir besi sebesar 20.1667 gram dan 9.8333 gram. Terlihat bahwa t hitung untuk hasil pengadukan mixer yang sudah diredesain dengan mixer yang belum diredesain dengan Sig. (2-tailed) pada dedak 0.000 dan Sig. (2-tailed) pada pasir besi 0,000. Karena kedua Sig < 0,05 jadi kesimpulannya adalah ?1 ? ? berarti dari hasil pengadukan mixer pengaduk pakan ternak dan ikan sebelum dan sesudah diredesain adalah berbeda secara signifikan dengan tingkap kepercayaan 95%
Kata kunci : desa tanggung, dedak, pasir besi, mixer pengaduk pakan terbak dan ikan
Abstrak (Clean): perkembangan di bidang peternakan dan pemelihara ikan di desa tanggung kec campurdarat kab tulungagung sangatlah pesat beberapa jenis hewan ternak sudah dibudidayakan secara baik permasalahan yang timbul adalah proses pengadukan pakan ternak menggunakan cara manual atau tenaga manusia yang kurang efektif hal tersebut diketahui dari hasil pengadukan pakan dalam jumlah yang relatif banyak memerlukan waktu pengadukan yang relatif lama dan tenaga yang banyak sehingga pemenuhan kebutuhan pakan untuk hewan ternak dalam jumlah banyak kurang maksimal selain proses pengadukan masalah yang sering timbul adalah hasil dari pengadukan dan pencampuran pakan yang kurang merata pakan ikan merupakan kebutuhan pokok bagi peternak dan pemelihara ikan di desa campurdarat sebenarnya pakan ternak yang baik terbuat campuran dari dedak tumpi jagung yang dicampur jadi satu yang kemudian ditambahkan beberapa bahan tambah seperti sisa nasi dan konsetrat bahan baku dedak tumpi jagung bahan tambahan sisa nasi konsentrat air sekupnya setelah itu lakukan pengadukan ciri – cirri pakan yang sudah jadi bila adonan dikepal dengan tangan air tidak menetes dan bila kepalan dilepas maka adonan akan mekar pada bagian pertama dan kedua sampel untuk hasil mixer pengaduk pakan ternak dan ikan sebelum dan sesudah diredesain mempunyai kerataan rata – rata dedak dan pasir besi sebesar gram dan gram di bandingkan kerataan yang menggunakan mixer pengaduk pakan ternak dan ikan yang sudah diredesain dedak dan pasir besi sebesar gram dan gram terlihat bahwa t hitung untuk hasil pengadukan mixer yang sudah diredesain dengan mixer yang belum diredesain dengan sig tailed pada dedak dan sig tailed pada pasir besi karena kedua sig jadi kesimpulannya adalah berarti dari hasil pengadukan mixer pengaduk pakan ternak dan ikan sebelum dan sesudah diredesain adalah berbeda secara signifikan dengan tingkap kepercayaan kata kunci desa tanggung dedak pasir besi mixer pengaduk pakan terbak dan ikan
Abstrak (Stopwords Removed): perkembangan bidang peternakan pemelihara ikan desa tanggung kec campurdarat kab tulungagung sangatlah pesat beberapa jenis hewan ternak sudah dibudidayakan secara baik permasalahan timbul proses pengadukan pakan ternak menggunakan cara manual tenaga manusia kurang efektif tersebut diketahui hasil pengadukan pakan jumlah relatif banyak memerlukan waktu pengadukan relatif lama tenaga banyak pemenuhan kebutuhan pakan hewan ternak jumlah banyak kurang maksimal selain proses pengadukan masalah sering timbul hasil pengadukan pencampuran pakan kurang merata pakan ikan kebutuhan pokok bagi peternak pemelihara ikan desa campurdarat sebenarnya pakan ternak baik terbuat campuran dedak tumpi jagung dicampur jadi satu ditambahkan beberapa bahan tambah sisa nasi konsetrat bahan baku dedak tumpi jagung bahan tambahan sisa nasi konsentrat air sekupnya lakukan pengadukan ciri – cirri pakan sudah jadi bila adonan dikepal tangan air menetes bila kepalan dilepas adonan mekar bagian pertama kedua sampel hasil mixer pengaduk pakan ternak ikan sesudah diredesain mempunyai kerataan rata – rata dedak pasir besi sebesar gram gram bandingkan kerataan menggunakan mixer pengaduk pakan ternak ikan sudah diredesain dedak pasir besi sebesar gram gram terlihat t hitung hasil pengadukan mixer sudah diredesain mixer belum diredesain sig tailed dedak sig tailed pasir besi kedua sig jadi kesimpulannya berarti hasil pengadukan mixer pengaduk pakan ternak ikan sesudah diredesain berbeda secara signifikan tingkap kepercayaan kata kunci desa tanggung dedak pasir besi mixer pengaduk pakan terbak ikan
Abstrak (Stemmed): kembang bidang terna pelihara ikan desa tanggung kec campurdarat kab tulungagung sangat pesat beberapa jenis hewan ternak sudah dibudidayakan cara baik masalah timbul proses adu pakan ternak guna cara manual tenaga manusia kurang efektif sebut tahu hasil adu pakan jumlah relatif banyak perlu waktu adu relatif lama tenaga banyak penuh butuh pakan hewan ternak jumlah banyak kurang maksimal selain proses adu masalah sering timbul hasil adu campur pakan kurang rata pakan ikan butuh pokok bagi ternak pelihara ikan desa campurdarat benar pakan ternak baik buat campur dedak tumpi jagung campur jadi satu tambah beberapa bahan tambah sisa nasi konsetrat bahan baku dedak tumpi jagung bahan tambah sisa nasi konsentrat air kup laku adu ciri cirri pakan sudah jadi bila adon kepal tangan air tetes bila kepal lepas adon mekar bagi pertama dua sampel hasil mixer aduk pakan ternak ikan sudah diredesain punya rata rata rata dedak pasir besi besar gram gram banding rata guna mixer aduk pakan ternak ikan sudah diredesain dedak pasir besi besar gram gram lihat t hitung hasil adu mixer sudah diredesain mixer belum diredesain sig tailed dedak sig tailed pasir besi dua sig jadi simpul arti hasil adu mixer aduk pakan ternak ikan sudah diredesain beda cara signifikan tingkap percaya kata kunci desa tanggung dedak pasir besi mixer aduk pakan bak ikan
Abstrak (Corrected): embank biding terra pelihara ian desk tagging key campurdarat kab tulungagung sang pest beberapa penis hewn eternal judah dibudidayakan cara back marsala timbal proves add pagan eternal gun cara manual teenage amnesia during efektif debut tau hail add pagan mullah related banyan peru want add related lama teenage banyan punch butch pagan hewn eternal mullah banyan during maximal slain proves add marsala seeing timbal hail add campus pagan during rata pagan ian butch look bag eternal pelihara ian desk campurdarat bear pagan eternal back but campus dedal tempi raging campus jade sat tambac beberapa bahai tambac visa nazi konsetrat bahai baku dedal tempi raging bahai tambac visa nazi konsentrat air up lake add cirri cirri pagan judah jade bill don nepal tanga air totes bill nepal leaps don menkar bag pertain due sample hail mixer auk pagan eternal ian judah diredesain puny rata rata rata dedal pair best bear gram gram banding rata gun mixer auk pagan eternal ian judah diredesain dedal pair best bear gram gram that t hiding hail add mixer judah diredesain mixer begum diredesain sig tailed dedal sig tailed pair best due sig jade simple art hail add mixer auk pagan eternal ian judah diredesain bed cara significant tingkap percy data bunch desk tagging dedal pair best mixer auk pagan back ian
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pakan': 11, 'ternak': 8, 'adu': 8, 'ikan': 7, 'sudah': 6, 'dedak': 6, 'mixer': 6, 'hasil': 5, 'rata': 5, 'diredesain': 5, 'aduk': 4, 'pasir': 4, 'besi': 4, 'gram': 4, 'desa': 3, 'cara': 3, 'kurang': 3, 'banyak': 3, 'campur': 3, 'jadi': 3, 'tambah': 3, 'bahan': 3, 'sig': 3, 'pelihara': 2, 'tanggung': 2, 'campurdarat': 2, 'beberapa': 2, 'hewan': 2, 'baik': 2, 'masalah': 2, 'timbul': 2, 'proses': 2, 'guna': 2, 'tenaga': 2, 'jumlah': 2, 'relatif': 2, 'butuh': 2, 'bagi': 2, 'tumpi': 2, 'jagung': 2, 'sisa': 2, 'nasi': 2, 'air': 2, 'bila': 2, 'adon': 2, 'kepal': 2, 'dua': 2, 'besar': 2, 'tailed': 2, 'kembang': 1, 'bidang': 1, 'terna': 1, 'kec': 1, 'kab': 1, 'tulungagung': 1, 'sangat': 1, 'pesat': 1, 'jenis': 1, 'dibudidayakan': 1, 'manual': 1, 'manusia': 1, 'efektif': 1, 'sebut': 1, 'tahu': 1, 'perlu': 1, 'waktu': 1, 'lama': 1, 'penuh': 1, 'maksimal': 1, 'selain': 1, 'sering': 1, 'pokok': 1, 'benar': 1, 'buat': 1, 'satu': 1, 'konsetrat': 1, 'baku': 1, 'konsentrat': 1, 'kup': 1, 'laku': 1, 'ciri': 1, 'cirri': 1, 'tangan': 1, 'tetes': 1, 'lepas': 1, 'mekar': 1, 'pertama': 1, 'sampel': 1, 'punya': 1, 'banding': 1, 'lihat': 1, 't': 1, 'hitung': 1, 'belum': 1, 'simpul': 1, 'arti': 1, 'beda': 1, 'signifikan': 1, 'tingkap': 1, 'percaya': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'bak': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'and': 17, 'of': 14, 'feed': 8, 'a': 8, 'in': 7, 'fish': 7, 'that': 7, 'is': 6, 'mixer': 6, 'animal': 5, 'stirring': 5, 'bran': 5, 'was': 4, 'mixing': 4, 'with': 4, 'stirrer': 4, 'iron': 4, 'sand': 4, 'redesigned': 4, 'village': 3, 'been': 3, 'results': 3, 'for': 3, 'have': 3, 'grams': 3, 'sig': 3, 'tanggung': 2, 'campurdarat': 2, 'at': 2, 'has': 2, 'problem': 2, 'arises': 2, 'process': 2, 'less': 2, 'relatively': 2, 'to': 2, 'result': 2, 'poop': 2, 'corn': 2, 'which': 2, 'then': 2, 'added': 2, 'rice': 2, 'concentrate': 2, 'rest': 2, 'material': 2, 'water': 2, 'after': 2, 'when': 2, 'dough': 2, 'not': 2, 'cattle': 2, 'average': 2, 'by': 2, 'tailed': 2, 'developments': 1, 'husbandry': 1, 'field': 1, 'keeping': 1, 'subdistrict': 1, 'district': 1, 'tulungagung': 1, 'very': 1, 'rapid': 1, 'many': 1, 'types': 1, 'frem': 1, 'cultivated': 1, 'well': 1, 'use': 1, 'manual': 1, 'or': 1, 'manpower': 1, 'effective': 1, 'it': 1, 'known': 1, 'from': 1, 'large': 1, 'amount': 1, 'takes': 1, 'long': 1, 'time': 1, 'lot': 1, 'energy': 1, 'thus': 1, 'meeting': 1, 'needs': 1, 'farm': 1, 'animals': 1, 'number': 1, 'much': 1, 'than': 1, 'maximum': 1, 'basides': 1, 'often': 1, 'uneven': 1, 'food': 1, 'basic': 1, 'requirement': 1, 'breeders': 1, 'keepers': 1, 'actually': 1, 'made': 1, 'good': 1, 'fodder': 1, 'mixture': 1, 'are': 1, 'put': 1, 'together': 1, 'few': 1, 'ingredients': 1, 'like': 1, 'raw': 1, 'additional': 1, 'give': 1, 'enough': 1, 'do': 1, 'caracteristic': 1, 'fooder': 1, 'ripe': 1, 'hands': 1, 'clenched': 1, 'does': 1, 'drip': 1, 'fist': 1, 'removed': 1, 'will': 1, 'bloom': 1, 'redesagned': 1, 'had': 1, 'barn': 1, 'compored': 1, 'used': 1, 'seen': 1, 't': 1, 'since': 1, 'both': 1, 'so': 1, 'conclusion': 1, 'mean': 1, 'before': 1, 'significantly': 1, 'different': 1, 'confidence': 1, 'casement': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #127 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ellen Putri Nuryanti
Judul: PENENTUAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK PRIORITAS KLASTER INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH TERTENTU DALAM PENGUATAN SISTEM INOVASI DAERAH KABUPATEN BANGKALAN
Pembimbing 1: Fitri Agustina, ST.,MT.
Pembimbing 2: Ida Lumintu, ST.,MT.,Ph.D.
Abstrak (Raw): Kabupaten Bangkalan merupakan wilayah di Propinsi Jawa Timur yang dapat dikategorikan sebagai daerah yang tertinggal dibandingkan dengan kawasan Gerbangkertasusila lainnya. Oleh karena itu Bangkalan perlu meningkatkan daya saing untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Untuk meningkatkan daya saing suatu daerah, maka dapat dilakukan pengembangan Sistem Inovasi Daerah (SIDa). Penumbuhkembangan klaster industri merupakan salah satu dari enam agenda utama kebijakan inovasi untuk pengembangan Sistem Inovasi Daerah. Hal ini bertujuan untuk mendorong investasi dan aktivitas dalam sistem inovasi dengan penguatan rantai nilai dalam klaster industri di daerah dalam membangun ekonomi wilayah dengan pendekatan sistem. Dari ketujuh belas produk pada Klaster Industri Kecil dan Menengah Tertentu di Kabupaten Bangkalan dilakukan pemilihan dengan menggunakan Location Quotient untuk menentukan produk mana yang merupakan produk basis dan prospektif untuk diprioritaskan dikembangkan lebih lanjut di Kabupaten Bangkalan dan terpilih tujuh alternatif produk yang potensial menjadi prioritas yaitu garam, kecap, tempe, tahu, kripik nangka, genteng dan perhiasan. Kemudian dipilih tiga produk dengan nilai LQ tertinggi yaitu garam, kecap dan tempe untuk dilakukan pembobotan kriteria menggunakan AHP dengan bantuan software expert choice. Bobot masing-masing kriteria ini digunakan untuk merangking produk prioritas dengan menggunakan TOPSIS dan diperoleh nilai preferensi tertinggi yaitu produk garam dengan nilai preferensi 0,664. Berdasarkan analisis rantai nilai dapat diketahui keterkaitan antara semua kegiatan dan keunggulan kompetitif di pasar yang pada akhirnya dapat dirumuskan strategi pengembangan garam untuk meningkatkan perekonomian di Kabupaten Bangkalan. Salah satu strategi pengembangan garam yakni dengan program bantuan penyediaan alat untuk meningkatan nilai tambah produk garam seperti pengolahan garam rakyat menjadi garam beryodium.
Abstrak (Clean): kabupaten bangkalan merupakan wilayah di propinsi jawa timur yang dapat dikategorikan sebagai daerah yang tertinggal dibandingkan dengan kawasan gerbangkertasusila lainnya oleh karena itu bangkalan perlu meningkatkan daya saing untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat untuk meningkatkan daya saing suatu daerah maka dapat dilakukan pengembangan sistem inovasi daerah sida penumbuhkembangan klaster industri merupakan salah satu dari enam agenda utama kebijakan inovasi untuk pengembangan sistem inovasi daerah hal ini bertujuan untuk mendorong investasi dan aktivitas dalam sistem inovasi dengan penguatan rantai nilai dalam klaster industri di daerah dalam membangun ekonomi wilayah dengan pendekatan sistem dari ketujuh belas produk pada klaster industri kecil dan menengah tertentu di kabupaten bangkalan dilakukan pemilihan dengan menggunakan location quotient untuk menentukan produk mana yang merupakan produk basis dan prospektif untuk diprioritaskan dikembangkan lebih lanjut di kabupaten bangkalan dan terpilih tujuh alternatif produk yang potensial menjadi prioritas yaitu garam kecap tempe tahu kripik nangka genteng dan perhiasan kemudian dipilih tiga produk dengan nilai lq tertinggi yaitu garam kecap dan tempe untuk dilakukan pembobotan kriteria menggunakan ahp dengan bantuan software expert choice bobot masingmasing kriteria ini digunakan untuk merangking produk prioritas dengan menggunakan topsis dan diperoleh nilai preferensi tertinggi yaitu produk garam dengan nilai preferensi berdasarkan analisis rantai nilai dapat diketahui keterkaitan antara semua kegiatan dan keunggulan kompetitif di pasar yang pada akhirnya dapat dirumuskan strategi pengembangan garam untuk meningkatkan perekonomian di kabupaten bangkalan salah satu strategi pengembangan garam yakni dengan program bantuan penyediaan alat untuk meningkatan nilai tambah produk garam seperti pengolahan garam rakyat menjadi garam beryodium
Abstrak (Stopwords Removed): kabupaten bangkalan wilayah propinsi jawa timur dapat dikategorikan daerah tertinggal dibandingkan kawasan gerbangkertasusila lainnya bangkalan perlu meningkatkan daya saing mewujudkan kesejahteraan masyarakat meningkatkan daya saing daerah dapat dilakukan pengembangan sistem inovasi daerah sida penumbuhkembangan klaster industri salah satu enam agenda utama kebijakan inovasi pengembangan sistem inovasi daerah bertujuan mendorong investasi aktivitas sistem inovasi penguatan rantai nilai klaster industri daerah membangun ekonomi wilayah pendekatan sistem ketujuh belas produk klaster industri kecil menengah tertentu kabupaten bangkalan dilakukan pemilihan menggunakan location quotient menentukan produk mana produk basis prospektif diprioritaskan dikembangkan lebih lanjut kabupaten bangkalan terpilih tujuh alternatif produk potensial menjadi prioritas garam kecap tempe tahu kripik nangka genteng perhiasan dipilih tiga produk nilai lq tertinggi garam kecap tempe dilakukan pembobotan kriteria menggunakan ahp bantuan software expert choice bobot masingmasing kriteria digunakan merangking produk prioritas menggunakan topsis diperoleh nilai preferensi tertinggi produk garam nilai preferensi berdasarkan analisis rantai nilai dapat diketahui keterkaitan antara semua kegiatan keunggulan kompetitif pasar akhirnya dapat dirumuskan strategi pengembangan garam meningkatkan perekonomian kabupaten bangkalan salah satu strategi pengembangan garam yakni program bantuan penyediaan alat meningkatan nilai tambah produk garam pengolahan garam rakyat menjadi garam beryodium
Abstrak (Stemmed): kabupaten bangkal wilayah propinsi jawa timur dapat kategori daerah tinggal banding kawasan gerbangkertasusila lain bangkal perlu tingkat daya saing wujud sejahtera masyarakat tingkat daya saing daerah dapat laku kembang sistem inovasi daerah sida penumbuhkembangan klaster industri salah satu enam agenda utama bijak inovasi kembang sistem inovasi daerah tuju dorong investasi aktivitas sistem inovasi kuat rantai nilai klaster industri daerah bangun ekonomi wilayah dekat sistem tujuh belas produk klaster industri kecil tengah tentu kabupaten bangkal laku pilih guna location quotient tentu produk mana produk basis prospektif prioritas kembang lebih lanjut kabupaten bangkal pilih tujuh alternatif produk potensial jadi prioritas garam kecap tempe tahu kripik nangka genteng hias pilih tiga produk nilai lq tinggi garam kecap tempe laku bobot kriteria guna ahp bantu software expert choice bobot masingmasing kriteria guna rangking produk prioritas guna topsis oleh nilai preferensi tinggi produk garam nilai preferensi dasar analisis rantai nilai dapat tahu kait antara semua giat unggul kompetitif pasar akhir dapat rumus strategi kembang garam tingkat ekonomi kabupaten bangkal salah satu strategi kembang garam yakni program bantu sedia alat tingkat nilai tambah produk garam olah garam rakyat jadi garam yodium
Abstrak (Corrected): kabupaten bangka wilayah propinsi jaw timur apart category sarah lingual banding kansan gerbangkertasusila lain bangka peru dingbat day saying juju sejahtera masyarakat dingbat day saying sarah apart lake embank sister novas sarah side penumbuhkembangan plaster industry salad sat exam agenda mama biak novas embank sister novas sarah juju doing invests aktivitas sister novas kurt rental nilgai plaster industry sarah bangui economic wilayah dead sister juju bells proud plaster industry cecil length tent kabupaten bangka lake pilch gun location quotient tent proud mana proud basis prospektif priority embank leash layout kabupaten bangka pilch juju alternative proud potential jade priority gram recap tempe tau kripik bangka getting his pilch toga proud nilgai la ting gram recap tempe lake robot criteria gun ah bantu software expert choice robot masingmasing criteria gun ranking proud priority gun topis olen nilgai preference ting proud gram nilgai preference dakar analysis rental nilgai apart tau wait angara sea gift lungful kompetitif paar air apart rumpus strategy embank gram dingbat economic kabupaten bangka salad sat strategy embank gram yank program bantu media flat dingbat nilgai tambac proud gram blah gram kyat jade gram sodium
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produk': 8, 'garam': 8, 'nilai': 6, 'bangkal': 5, 'daerah': 5, 'kembang': 5, 'kabupaten': 4, 'dapat': 4, 'tingkat': 4, 'sistem': 4, 'inovasi': 4, 'guna': 4, 'laku': 3, 'klaster': 3, 'industri': 3, 'pilih': 3, 'prioritas': 3, 'wilayah': 2, 'daya': 2, 'saing': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'rantai': 2, 'ekonomi': 2, 'tujuh': 2, 'tentu': 2, 'jadi': 2, 'kecap': 2, 'tempe': 2, 'tahu': 2, 'tinggi': 2, 'bobot': 2, 'kriteria': 2, 'bantu': 2, 'preferensi': 2, 'strategi': 2, 'propinsi': 1, 'jawa': 1, 'timur': 1, 'kategori': 1, 'tinggal': 1, 'banding': 1, 'kawasan': 1, 'gerbangkertasusila': 1, 'lain': 1, 'perlu': 1, 'wujud': 1, 'sejahtera': 1, 'masyarakat': 1, 'sida': 1, 'penumbuhkembangan': 1, 'enam': 1, 'agenda': 1, 'utama': 1, 'bijak': 1, 'tuju': 1, 'dorong': 1, 'investasi': 1, 'aktivitas': 1, 'kuat': 1, 'bangun': 1, 'dekat': 1, 'belas': 1, 'kecil': 1, 'tengah': 1, 'location': 1, 'quotient': 1, 'mana': 1, 'basis': 1, 'prospektif': 1, 'lebih': 1, 'lanjut': 1, 'alternatif': 1, 'potensial': 1, 'kripik': 1, 'nangka': 1, 'genteng': 1, 'hias': 1, 'tiga': 1, 'lq': 1, 'ahp': 1, 'software': 1, 'expert': 1, 'choice': 1, 'masingmasing': 1, 'rangking': 1, 'topsis': 1, 'oleh': 1, 'dasar': 1, 'analisis': 1, 'kait': 1, 'antara': 1, 'semua': 1, 'giat': 1, 'unggul': 1, 'kompetitif': 1, 'pasar': 1, 'akhir': 1, 'rumus': 1, 'yakni': 1, 'program': 1, 'sedia': 1, 'alat': 1, 'tambah': 1, 'olah': 1, 'rakyat': 1, 'yodium': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 28, 'in': 11, 'of': 10, 'to': 9, 'is': 8, 'and': 7, 'salt': 7, 'on': 6, 'bangkal': 5, 'a': 5, 'region': 5, 'system': 5, 'value': 5, 'products': 5, 'innovation': 4, 'are': 4, 'that': 3, 'be': 3, 'with': 3, 'regional': 3, 'developing': 3, 'industrial': 3, 'clusters': 3, 'main': 3, 'by': 3, 'they': 3, 'using': 3, 'for': 3, 'can': 2, 'as': 2, 'it': 2, 'competitiveness': 2, 'development': 2, 'increasing': 2, 'activity': 2, 'chain': 2, 'economic': 2, 'from': 2, 'particular': 2, 'ketchup': 2, 'tempe': 2, 'soya': 2, 'highest': 2, 'product': 2, 'setting': 2, 'processing': 2, 'east': 1, 'java': 1, 'categorized': 1, 'less': 1, 'developed': 1, 'when': 1, 'compared': 1, 'other': 1, 'areas': 1, 'around': 1, 'north': 1, 'shore': 1, 'regions': 1, 'therefore': 1, 'should': 1, 'increase': 1, 'order': 1, 'create': 1, 'better': 1, 'socioprosperity': 1, 'possible': 1, 's': 1, 'one': 1, 'six': 1, 'agenda': 1, 'policy': 1, 'effort': 1, 'purpose': 1, 'encourage': 1, 'investment': 1, 'strengthening': 1, 'these': 1, 'efforts': 1, 'develop': 1, 'existence': 1, 'approach': 1, 'seventeen': 1, 'small': 1, 'medium': 1, 'filtered': 1, 'location': 1, 'quotient': 1, 'determine': 1, 'belongs': 1, 'prospective': 1, 'basic': 1, 'sector': 1, 'continuous': 1, 'finally': 1, 'there': 1, 'seven': 1, 'alternative': 1, 'selected': 1, 'considered': 1, 'potential': 1, 'jackfruit': 1, 'chips': 1, 'tofu': 1, 'roof': 1, 'tile': 1, 'jewelry': 1, 'then': 1, 'selection': 1, 'only': 1, 'taken': 1, 'three': 1, 'lq': 1, 'weighting': 1, 'process': 1, 'ahp': 1, 'software': 1, 'expert': 1, 'choice': 1, 'attached': 1, 'weight': 1, 'each': 1, 'criterion': 1, 'used': 1, 'rank': 1, 'priority': 1, 'topsis': 1, 'results': 1, 'obtain': 1, 'preference': 1, 'mark': 1, 'based': 1, 'analysis': 1, 'shows': 1, 'relationship': 1, 'between': 1, 'all': 1, 'competitive': 1, 'advantage': 1, 'market': 1, 'result': 1, 'leads': 1, 'decision': 1, 'up': 1, 'target': 1, 'boost': 1, 'socioeconomic': 1, 'strategy': 1, 'do': 1, 'establishing': 1, 'assisting': 1, 'program': 1, 'government': 1, 'providing': 1, 'equipments': 1, 'adding': 1, 'such': 1, 'low': 1, 'quality': 1, 'becomes': 1, 'iodized': 1})
-------------------------------------------
--- Data #128 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: VINDY ARDIYANTO
Judul: APLIKASI VALUE STREAM MAPPING DI PT BEHAESTEX GRESIK
Pembimbing 1: SUGENG PURWOKO, ST.MT
Pembimbing 2: SABARUDIN AKHMAD, ST.MT
Abstrak (Raw): Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat atau hasil dari produk yang dihasilkan sebuah perusahaan, salah satunya pada proses produksi. Sering kali terjadi pada suatu lini produksi, terdapat aktifitas yang tidak bernilai tambah, dan dengan adanya hal tersebut mengakibatkan terjadinya pemborosan. PT.Behaestex merupakan salah satu industri tekstil terkemuka di Indonesia sebagai penghasil produk kain tenun berkualitas. Hasil identifikasi lini produksi PT Behaestex diketahui jika dalam setiap alur proses produksi seringkali terjadinya lost material yang disebapkan oleh beberapa faktor seperti aktifitas non value added khususnya pada tipe produksi sarung MZ 93 TKB. Meskipun PT. Behaestex telah menentukan jumlah standar persentase lost material yaitu sebesar 5% namun upaya perbaikan harus tetap dilanjutkan guna mengurangi terjadinya pemborosan. Fokus utama dalam penerapan Value stream mapping (VSM) adalah untuk mengerti dan mendokumentasikan semua proses atau aktifitas yang terjadi pada proses produksi. Selain penerapan VSM, untuk mengidentifikasi akar permasalahan yang terjadi, diterapakan metode root cause analysis yaitu cause-effect diagram yang dikombinasikan dengan metode 5-Whys analysis. Sedangkan untuk mengatasi permasalahan dan memberikan usulan diterapkan metode 5W-1H.. Hasil pembuatan current state VSM diketahui bahwa lead time produksi adalah sebesar 247.74 jam (±10 Hari). Penerapan identifikasi VSM menghasilkan informasi permasalahan yang paling berpengaruh yaitu pada proses doffing. Proses doffing tersebut dikategorikan sebagai waste innapropriate process. Hasil identifikasi dari penerapan metode cause-effect diagram dan 5-Whys, memberikan informasi akar permasalahan utama yang berujung pada usulan perbaikan dengan penerapan 5W-1H. Setelah usulan perbaikan dibuat maka lead time produksi yang dibutuhkan telah berkurang menjadi 183,99 jam (±7 Hari).
Abstrak (Clean): terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat atau hasil dari produk yang dihasilkan sebuah perusahaan salah satunya pada proses produksi sering kali terjadi pada suatu lini produksi terdapat aktifitas yang tidak bernilai tambah dan dengan adanya hal tersebut mengakibatkan terjadinya pemborosan ptbehaestex merupakan salah satu industri tekstil terkemuka di indonesia sebagai penghasil produk kain tenun berkualitas hasil identifikasi lini produksi pt behaestex diketahui jika dalam setiap alur proses produksi seringkali terjadinya lost material yang disebapkan oleh beberapa faktor seperti aktifitas non value added khususnya pada tipe produksi sarung mz tkb meskipun pt behaestex telah menentukan jumlah standar persentase lost material yaitu sebesar namun upaya perbaikan harus tetap dilanjutkan guna mengurangi terjadinya pemborosan fokus utama dalam penerapan value stream mapping vsm adalah untuk mengerti dan mendokumentasikan semua proses atau aktifitas yang terjadi pada proses produksi selain penerapan vsm untuk mengidentifikasi akar permasalahan yang terjadi diterapakan metode root cause analysis yaitu causeeffect diagram yang dikombinasikan dengan metode whys analysis sedangkan untuk mengatasi permasalahan dan memberikan usulan diterapkan metode wh hasil pembuatan current state vsm diketahui bahwa lead time produksi adalah sebesar jam ± hari penerapan identifikasi vsm menghasilkan informasi permasalahan yang paling berpengaruh yaitu pada proses doffing proses doffing tersebut dikategorikan sebagai waste innapropriate process hasil identifikasi dari penerapan metode causeeffect diagram dan whys memberikan informasi akar permasalahan utama yang berujung pada usulan perbaikan dengan penerapan wh setelah usulan perbaikan dibuat maka lead time produksi yang dibutuhkan telah berkurang menjadi jam ± hari
Abstrak (Stopwords Removed): terdapat beberapa faktor mempengaruhi tingkat hasil produk dihasilkan perusahaan salah satunya proses produksi sering kali terjadi lini produksi terdapat aktifitas bernilai tambah adanya tersebut mengakibatkan terjadinya pemborosan ptbehaestex salah satu industri tekstil terkemuka indonesia penghasil produk kain tenun berkualitas hasil identifikasi lini produksi pt behaestex diketahui jika setiap alur proses produksi seringkali terjadinya lost material disebapkan beberapa faktor aktifitas non value added khususnya tipe produksi sarung mz tkb meskipun pt behaestex menentukan jumlah standar persentase lost material sebesar upaya perbaikan harus tetap dilanjutkan mengurangi terjadinya pemborosan fokus utama penerapan value stream mapping vsm mengerti mendokumentasikan semua proses aktifitas terjadi proses produksi selain penerapan vsm mengidentifikasi akar permasalahan terjadi diterapakan metode root cause analysis causeeffect diagram dikombinasikan metode whys analysis sedangkan mengatasi permasalahan memberikan usulan diterapkan metode wh hasil pembuatan current state vsm diketahui lead time produksi sebesar jam ± hari penerapan identifikasi vsm menghasilkan informasi permasalahan paling berpengaruh proses doffing proses doffing tersebut dikategorikan waste innapropriate process hasil identifikasi penerapan metode causeeffect diagram whys memberikan informasi akar permasalahan utama berujung usulan perbaikan penerapan wh usulan perbaikan dibuat lead time produksi dibutuhkan berkurang menjadi jam ± hari
Abstrak (Stemmed): dapat beberapa faktor pengaruh tingkat hasil produk hasil usaha salah satu proses produksi sering kali jadi lini produksi dapat aktifitas nila tambah ada sebut akibat jadi boros ptbehaestex salah satu industri tekstil muka indonesia hasil produk kain tenun kualitas hasil identifikasi lini produksi pt behaestex tahu jika tiap alur proses produksi seringkali jadi lost material bap beberapa faktor aktifitas non value added khusus tipe produksi sarung mz tkb meski pt behaestex tentu jumlah standar persentase lost material besar upaya baik harus tetap lanjut kurang jadi boros fokus utama terap value stream mapping vsm erti dokumentasi semua proses aktifitas jadi proses produksi selain terap vsm identifikasi akar masalah jadi apa metode root cause analysis causeeffect diagram kombinasi metode whys analysis sedang atas masalah beri usul terap metode wh hasil buat current state vsm tahu lead time produksi besar jam hari terap identifikasi vsm hasil informasi masalah paling pengaruh proses doffing proses doffing sebut kategori waste innapropriate process hasil identifikasi terap metode causeeffect diagram whys beri informasi akar masalah utama ujung usul baik terap wh usul baik buat lead time produksi butuh kurang jadi jam hari
Abstrak (Corrected): apart beberapa factor pengaruh dingbat hail proud hail sara salad sat proves produksi seeing kali jade line produksi apart aktifitas nina tambac ada debut akbar jade bores ptbehaestex salad sat industry testily make indonesia hail proud kain tenn kualitas hail identifikasi line produksi pt behaestex tau pika tip blur proves produksi seringkali jade lost material bap beberapa factor aktifitas non value added rhesus time produksi strung my tub mess pt behaestex tent mullah standard percentage lost material bear pay back harms team layout during jade bores focus mama trap value stream mapping vim ert dokumentasi sea proves aktifitas jade proves produksi slain trap vim identifikasi aka marsala jade papa metope root cause analysis causeeffect diagram kombinasi metope whys analysis sedan alas marsala bert usual trap metope we hail but current state vim tau lead time produksi bear jam hard trap identifikasi vim hail informant marsala paling pengaruh proves doffing proves doffing debut category waste inappropriate process hail identifikasi trap metope causeeffect diagram whys bert informant aka marsala mama jung usual back trap we usual back but lead time produksi butch during jade jam hard
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produksi': 8, 'hasil': 7, 'jadi': 7, 'proses': 6, 'terap': 6, 'identifikasi': 4, 'vsm': 4, 'masalah': 4, 'metode': 4, 'aktifitas': 3, 'baik': 3, 'usul': 3, 'dapat': 2, 'beberapa': 2, 'faktor': 2, 'pengaruh': 2, 'produk': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'lini': 2, 'sebut': 2, 'boros': 2, 'pt': 2, 'behaestex': 2, 'tahu': 2, 'lost': 2, 'material': 2, 'value': 2, 'besar': 2, 'kurang': 2, 'utama': 2, 'akar': 2, 'analysis': 2, 'causeeffect': 2, 'diagram': 2, 'whys': 2, 'beri': 2, 'wh': 2, 'buat': 2, 'lead': 2, 'time': 2, 'jam': 2, 'hari': 2, 'informasi': 2, 'doffing': 2, 'tingkat': 1, 'usaha': 1, 'sering': 1, 'kali': 1, 'nila': 1, 'tambah': 1, 'ada': 1, 'akibat': 1, 'ptbehaestex': 1, 'industri': 1, 'tekstil': 1, 'muka': 1, 'indonesia': 1, 'kain': 1, 'tenun': 1, 'kualitas': 1, 'jika': 1, 'tiap': 1, 'alur': 1, 'seringkali': 1, 'bap': 1, 'non': 1, 'added': 1, 'khusus': 1, 'tipe': 1, 'sarung': 1, 'mz': 1, 'tkb': 1, 'meski': 1, 'tentu': 1, 'jumlah': 1, 'standar': 1, 'persentase': 1, 'upaya': 1, 'harus': 1, 'tetap': 1, 'lanjut': 1, 'fokus': 1, 'stream': 1, 'mapping': 1, 'erti': 1, 'dokumentasi': 1, 'semua': 1, 'selain': 1, 'apa': 1, 'root': 1, 'cause': 1, 'kombinasi': 1, 'sedang': 1, 'atas': 1, 'current': 1, 'state': 1, 'paling': 1, 'kategori': 1, 'waste': 1, 'innapropriate': 1, 'process': 1, 'ujung': 1, 'butuh': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 36, 'of': 17, 'to': 11, 'is': 9, 'production': 8, 'in': 8, 'that': 7, 'process': 5, 'or': 4, 'application': 4, 'vsm': 4, 'method': 4, 'results': 3, 'a': 3, 'from': 3, 'line': 3, 'activities': 3, 'as': 3, 'identification': 3, 'was': 3, 'cause': 3, 'equal': 3, 'improvement': 3, 'and': 3, 'root': 3, 'there': 2, 'are': 2, 'several': 2, 'factors': 2, 'products': 2, 'one': 2, 'obtained': 2, 'often': 2, 'occuring': 2, 'by': 2, 'pt': 2, 'behaestex': 2, 'lost': 2, 'material': 2, 'which': 2, 'problems': 2, 'analysis': 2, 'diagram': 2, 'with': 2, 'whys': 2, 'we': 2, 'wh': 2, 'lead': 2, 'time': 2, 'hours': 2, 'days': 2, 'information': 2, 'doffing': 2, 'affect': 1, 'level': 1, 'company': 1, 'them': 1, 'on': 1, 'non': 1, 'valueadded': 1, 'followed': 1, 'waste': 1, 'ptbehaestex': 1, 'leading': 1, 'textile': 1, 'industry': 1, 'indonesia': 1, 'produce': 1, 'quality': 1, 'woven': 1, 'fabric': 1, 'at': 1, 'show': 1, 'each': 1, 'such': 1, 'nonvalue': 1, 'added': 1, 'especially': 1, 'mz': 1, 'tkb': 1, 'type': 1, 'saroong': 1, 'although': 1, 'has': 1, 'determined': 1, 'percentagestandart': 1, 'but': 1, 'efforts': 1, 'should': 1, 'be': 1, 'continued': 1, 'reduce': 1, 'wastage': 1, 'main': 1, 'focus': 1, 'value': 1, 'stream': 1, 'mapping': 1, 'understand': 1, 'document': 1, 'all': 1, 'processes': 1, 'occur': 1, 'addition': 1, 'identify': 1, 'occursthe': 1, 'methods': 1, 'applied': 1, 'ie': 1, 'effect': 1, 'combination': 1, 'meanwhile': 1, 'solve': 1, 'make': 1, 'suggestions': 1, 'implemented': 1, 'current': 1, 'state': 1, 'known': 1, 'equals': 1, 'produces': 1, 'most': 1, 'influential': 1, 'issue': 1, 'categorized': 1, 'innapropriate': 1, 'processwaste': 1, 'causeeffect': 1, 'methode': 1, 'provid': 1, 'key': 1, 'causes': 1, 'led': 1, 'adoption': 1, 'proposed': 1, 'after': 1, 'recommendation': 1, 'made': 1, 'required': 1, 'been': 1, 'reduced': 1})
-------------------------------------------
--- Data #129 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Eka Nurul Musdalifah
Judul: PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN OBAT DI RUMAH SAKIT XYZ
Pembimbing 1: Retno Indriartiningtias S.T., M.T.
Pembimbing 2: Ari Basuki S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Persaingan antar rumah sakit sebagai penyedia jasa layanan kesehatan saat ini semakin ketat, sehingga rumah sakit dituntut untuk meningkatkan kualitas pelayanannya agar tercapai kepuasan pasien. Rumah Sakit XYZ merupakan rumah sakit yang berlokasi di salah satu daerah di provinsi Jawa Timur. Rumah Sakit ini dalam sehari dapat melayani pasien lebih dari 300 pasien. Selama ini rumah sakit tidak memiliki metode khusus untuk mengendalikan persediaan obat. Rumah sakit hanya melakukan pemesanan dan pengadaannya berdasarkan kebutuhan atau tingkat pemakaian obat dengan hanya melihat stok obat yang ada digudang dengan proses pemesanan yang dilakukan setip minggu tiga kali pemesanan yaitu hari senin, rabu dan sabtu. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui jenis obat yang perlu di rencanakan dan dikendalikan persediaannya dengan menggunakan analisis ABC-VEN, menentukan jumlah pemesanan dan waktu pemesanan obat yang optimal. Dalam penelitian ini dilakukan analisis ABC dan VEN dengan mengelompokkan jenis obat berdasarkan nilai pemakaian dan tingkat kekritisan masing-masing obat kemudian dilakukan peramalan untuk obat kategori AV dan dari hasil peramalan tersebut dilakukan perhitungan jumlah dan waktu pemesanan yang optimal. Hasil dari penelitian ini adalah pengelompokan obat sehingga dapat membantu pihak rumah sakit dalam pengendalian persediaannya. Dengan menggunakan EOQ Probabilistik dan ROP dihasilkan waktu pemesanan tiap jenis obat berbeda-beda dengan rentang waktu satu sampai sembilan kali pemesanan per bulan. Hal ini merupakan perbaikan dari kinerja instalasi farmasi pengadaan pemesanan dirumah sakit.
Abstrak (Clean): persaingan antar rumah sakit sebagai penyedia jasa layanan kesehatan saat ini semakin ketat sehingga rumah sakit dituntut untuk meningkatkan kualitas pelayanannya agar tercapai kepuasan pasien rumah sakit xyz merupakan rumah sakit yang berlokasi di salah satu daerah di provinsi jawa timur rumah sakit ini dalam sehari dapat melayani pasien lebih dari pasien selama ini rumah sakit tidak memiliki metode khusus untuk mengendalikan persediaan obat rumah sakit hanya melakukan pemesanan dan pengadaannya berdasarkan kebutuhan atau tingkat pemakaian obat dengan hanya melihat stok obat yang ada digudang dengan proses pemesanan yang dilakukan setip minggu tiga kali pemesanan yaitu hari senin rabu dan sabtu tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui jenis obat yang perlu di rencanakan dan dikendalikan persediaannya dengan menggunakan analisis abcven menentukan jumlah pemesanan dan waktu pemesanan obat yang optimal dalam penelitian ini dilakukan analisis abc dan ven dengan mengelompokkan jenis obat berdasarkan nilai pemakaian dan tingkat kekritisan masingmasing obat kemudian dilakukan peramalan untuk obat kategori av dan dari hasil peramalan tersebut dilakukan perhitungan jumlah dan waktu pemesanan yang optimal hasil dari penelitian ini adalah pengelompokan obat sehingga dapat membantu pihak rumah sakit dalam pengendalian persediaannya dengan menggunakan eoq probabilistik dan rop dihasilkan waktu pemesanan tiap jenis obat berbedabeda dengan rentang waktu satu sampai sembilan kali pemesanan per bulan hal ini merupakan perbaikan dari kinerja instalasi farmasi pengadaan pemesanan dirumah sakit
Abstrak (Stopwords Removed): persaingan antar rumah sakit penyedia jasa layanan kesehatan semakin ketat rumah sakit dituntut meningkatkan kualitas pelayanannya tercapai kepuasan pasien rumah sakit xyz rumah sakit berlokasi salah satu daerah provinsi jawa timur rumah sakit sehari dapat melayani pasien lebih pasien selama rumah sakit memiliki metode khusus mengendalikan persediaan obat rumah sakit melakukan pemesanan pengadaannya berdasarkan kebutuhan tingkat pemakaian obat melihat stok obat ada digudang proses pemesanan dilakukan setip minggu tiga kali pemesanan hari senin rabu sabtu tujuan penelitian mengetahui jenis obat perlu rencanakan dikendalikan persediaannya menggunakan analisis abcven menentukan jumlah pemesanan waktu pemesanan obat optimal penelitian dilakukan analisis abc ven mengelompokkan jenis obat berdasarkan nilai pemakaian tingkat kekritisan masingmasing obat dilakukan peramalan obat kategori av hasil peramalan tersebut dilakukan perhitungan jumlah waktu pemesanan optimal hasil penelitian pengelompokan obat dapat membantu pihak rumah sakit pengendalian persediaannya menggunakan eoq probabilistik rop dihasilkan waktu pemesanan tiap jenis obat berbedabeda rentang waktu satu sembilan kali pemesanan per bulan perbaikan kinerja instalasi farmasi pengadaan pemesanan dirumah sakit
Abstrak (Stemmed): saing antar rumah sakit sedia jasa layan sehat makin ketat rumah sakit tuntut tingkat kualitas layan capai puas pasien rumah sakit xyz rumah sakit lokasi salah satu daerah provinsi jawa timur rumah sakit hari dapat layan pasien lebih pasien lama rumah sakit milik metode khusus kendali sedia obat rumah sakit laku mesan ada dasar butuh tingkat pakai obat lihat stok obat ada gudang proses mesan laku setip minggu tiga kali mesan hari senin rabu sabtu tuju teliti tahu jenis obat perlu rencana kendali sedia guna analisis abcven tentu jumlah mesan waktu mesan obat optimal teliti laku analisis abc ven kelompok jenis obat dasar nilai pakai tingkat kritis masingmasing obat laku amal obat kategori av hasil amal sebut laku hitung jumlah waktu mesan optimal hasil teliti kelompok obat dapat bantu pihak rumah sakit kendali sedia guna eoq probabilistik rop hasil waktu mesan tiap jenis obat berbedabeda rentang waktu satu sembilan kali mesan per bulan baik kerja instalasi farmasi ada mesan rumah sakit
Abstrak (Corrected): saying altar rumal skit media casa layman seat making eat rumal skit turnout dingbat kualitas layman capri puts pain rumal skit byz rumal skit loki salad sat sarah proving jaw timur rumal skit hard apart layman pain leash pain lama rumal skit milk metope rhesus kendall media boat rumal skit lake mean ada dakar butch dingbat sakai boat that stop boat ada gang proves mean lake setup ming toga kali mean hard lenin rabi sat juju elite tau penis boat peru recant kendall media gun analysis above tent mullah mean want mean boat optimal elite lake analysis arc ven kelompok penis boat dakar nilgai sakai dingbat iritis masingmasing boat lake anal boat category av hail anal debut lake hiding mullah want mean optimal hail elite kelompok boat apart bantu pick rumal skit kendall media gun eon probabilistic top hail want mean tip penis boat berbedabeda renting want sat serbian kali mean per buran back era installs farms ada mean rumal skit
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'obat': 10, 'rumah': 9, 'sakit': 9, 'mesan': 9, 'laku': 5, 'sedia': 4, 'waktu': 4, 'layan': 3, 'tingkat': 3, 'pasien': 3, 'kendali': 3, 'ada': 3, 'teliti': 3, 'jenis': 3, 'hasil': 3, 'satu': 2, 'hari': 2, 'dapat': 2, 'dasar': 2, 'pakai': 2, 'kali': 2, 'guna': 2, 'analisis': 2, 'jumlah': 2, 'optimal': 2, 'kelompok': 2, 'amal': 2, 'saing': 1, 'antar': 1, 'jasa': 1, 'sehat': 1, 'makin': 1, 'ketat': 1, 'tuntut': 1, 'kualitas': 1, 'capai': 1, 'puas': 1, 'xyz': 1, 'lokasi': 1, 'salah': 1, 'daerah': 1, 'provinsi': 1, 'jawa': 1, 'timur': 1, 'lebih': 1, 'lama': 1, 'milik': 1, 'metode': 1, 'khusus': 1, 'butuh': 1, 'lihat': 1, 'stok': 1, 'gudang': 1, 'proses': 1, 'setip': 1, 'minggu': 1, 'tiga': 1, 'senin': 1, 'rabu': 1, 'sabtu': 1, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'perlu': 1, 'rencana': 1, 'abcven': 1, 'tentu': 1, 'abc': 1, 'ven': 1, 'nilai': 1, 'kritis': 1, 'masingmasing': 1, 'kategori': 1, 'av': 1, 'sebut': 1, 'hitung': 1, 'bantu': 1, 'pihak': 1, 'eoq': 1, 'probabilistik': 1, 'rop': 1, 'tiap': 1, 'berbedabeda': 1, 'rentang': 1, 'sembilan': 1, 'per': 1, 'bulan': 1, 'baik': 1, 'kerja': 1, 'instalasi': 1, 'farmasi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'of': 20, 'and': 11, 'hospital': 8, 'to': 8, 'in': 8, 'is': 7, 'this': 5, 'drug': 5, 'drugs': 4, 'a': 3, 'one': 3, 'time': 3, 'ordering': 3, 'order': 2, 'xyz': 2, 'patients': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'control': 2, 'supply': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'or': 2, 'level': 2, 'by': 2, 'bookings': 2, 'times': 2, 'booking': 2, 'study': 2, 'type': 2, 'that': 2, 'using': 2, 'analysis': 2, 'optimal': 2, 'each': 2, 'forecasting': 2, 'results': 2, 'competition': 1, 'among': 1, 'hospitals': 1, 'as': 1, 'health': 1, 'care': 1, 'providers': 1, 'today': 1, 'increasingly': 1, 'stringent': 1, 'hance': 1, 'required': 1, 'improve': 1, 'service': 1, 'quality': 1, 'achieve': 1, 'patient': 1, 'satisfaction': 1, 'located': 1, 'areas': 1, 'province': 1, 'east': 1, 'java': 1, 'serving': 1, 'day': 1, 'more': 1, 'than': 1, 'during': 1, 'does': 1, 'not': 1, 'have': 1, 'specific': 1, 'method': 1, 'procured': 1, 'needs': 1, 'usage': 1, 'looked': 1, 'at': 1, 'existing': 1, 'stocks': 1, 'warehouse': 1, 'process': 1, 'made': 1, 'three': 1, 'week': 1, 'eraser': 1, 'monday': 1, 'wednesday': 1, 'saturday': 1, 'purpose': 1, 'know': 1, 'medicine': 1, 'should': 1, 'planned': 1, 'controlled': 1, 'abcven': 1, 'determine': 1, 'number': 1, 'research': 1, 'abc': 1, 'ven': 1, 'classify': 1, 'value': 1, 'use': 1, 'criticality': 1, 'then': 1, 'carried': 1, 'category': 1, 'av': 1, 'calculation': 1, 'amount': 1, 'grouping': 1, 'help': 1, 'its': 1, 'inventory': 1, 'avoid': 1, 'excess': 1, 'shortage': 1, 'probabilistic': 1, 'eoq': 1, 'rop': 1, 'generated': 1, 'types': 1, 'different': 1, 'between': 1, 'nine': 1, 'reservation': 1, 'an': 1, 'improvement': 1, 'performance': 1, 'installation': 1, 'pharmacy': 1, 'procurement': 1})
-------------------------------------------
--- Data #130 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: NURUL HIDAYATI
Judul: PENERAPAN KNOWLEDGE CONVERSION UNTUK STANDARDISASI PROSES PENGECAPAN PADA UKM BATIK DENGAN METODE SECI
Pembimbing 1: RETNO INDRIARTININGTIAS, ST.,MT.
Pembimbing 2: SAMSUL AMAR, ST., M.Sc
Abstrak (Raw): Perkembangan pengetahuan (knowledge) dan teknologi pada era globalisasi saat ini terjadi dengan sangat cepat. Hal tersebut berpengaruh terhadap penyebaran informasi dan pengetahuan. Perkembangan pengetahuan dan penyebaran informasi memiliki peranan yang sangat penting dalam mewujudkan kemajuan dalam semua bidang yang digunakan untuk kepentingan dan kebaikan manusia pada umumnya dan bagi organisasi maupun perusahaan pada khususnya. Knowledge adalah informasi atau maklumat yang diketahui atau disadari oleh seseorang. Pengetahuan tidak dibatasi pada deskripsi, hipotesis, konsep, teori, prinsip dan prosedur yang secara probabilitas adalah benar atau berguna (Tobing, 2007). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplisitkan semua tacit knowledge yang ada pada UKM batik cap sentra Pamekasan dan membandingkan output pada tiap UKM tersebut. Metode yang digunakan adalah metode SECI (Sosialization, Externalization, Combination dan Internalization). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tacit knowledge pada UKM batik cap yang dapat di explicitkan yaitu, rekaman, gambar, instruksi kerja dan semua penjabaran atau informasi tentang cara membatik menggunakan cetakan (cap). Dari hasil perhitungan output pada tiap UKM batik cap, maka UKM yang memiliki output terbanyak adalah UKM batik Ibu Khoiroh dengan jumlah output sebanyak 13 unit/jam dan dalam satu hari bisa mendapatkan kurang lebih 70-80 lembar kain batik. Kata kunci : knowledge conversion, tacit and explicit knowledge, instruksi kerja, metode SECI.
Abstrak (Clean): perkembangan pengetahuan knowledge dan teknologi pada era globalisasi saat ini terjadi dengan sangat cepat hal tersebut berpengaruh terhadap penyebaran informasi dan pengetahuan perkembangan pengetahuan dan penyebaran informasi memiliki peranan yang sangat penting dalam mewujudkan kemajuan dalam semua bidang yang digunakan untuk kepentingan dan kebaikan manusia pada umumnya dan bagi organisasi maupun perusahaan pada khususnya knowledge adalah informasi atau maklumat yang diketahui atau disadari oleh seseorang pengetahuan tidak dibatasi pada deskripsi hipotesis konsep teori prinsip dan prosedur yang secara probabilitas adalah benar atau berguna tobing penelitian ini bertujuan untuk mengeksplisitkan semua tacit knowledge yang ada pada ukm batik cap sentra pamekasan dan membandingkan output pada tiap ukm tersebut metode yang digunakan adalah metode seci sosialization externalization combination dan internalization hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tacit knowledge pada ukm batik cap yang dapat di explicitkan yaitu rekaman gambar instruksi kerja dan semua penjabaran atau informasi tentang cara membatik menggunakan cetakan cap dari hasil perhitungan output pada tiap ukm batik cap maka ukm yang memiliki output terbanyak adalah ukm batik ibu khoiroh dengan jumlah output sebanyak unitjam dan dalam satu hari bisa mendapatkan kurang lebih lembar kain batik kata kunci knowledge conversion tacit and explicit knowledge instruksi kerja metode seci
Abstrak (Stopwords Removed): perkembangan pengetahuan knowledge teknologi era globalisasi terjadi sangat cepat tersebut berpengaruh penyebaran informasi pengetahuan perkembangan pengetahuan penyebaran informasi memiliki peranan sangat penting mewujudkan kemajuan semua bidang digunakan kepentingan kebaikan manusia umumnya bagi organisasi maupun perusahaan khususnya knowledge informasi maklumat diketahui disadari seseorang pengetahuan dibatasi deskripsi hipotesis konsep teori prinsip prosedur secara probabilitas benar berguna tobing penelitian bertujuan mengeksplisitkan semua tacit knowledge ada ukm batik cap sentra pamekasan membandingkan output tiap ukm tersebut metode digunakan metode seci sosialization externalization combination internalization hasil penelitian menunjukkan tacit knowledge ukm batik cap dapat explicitkan rekaman gambar instruksi kerja semua penjabaran informasi tentang cara membatik menggunakan cetakan cap hasil perhitungan output tiap ukm batik cap ukm memiliki output terbanyak ukm batik ibu khoiroh jumlah output sebanyak unitjam satu hari mendapatkan kurang lebih lembar kain batik kata kunci knowledge conversion tacit and explicit knowledge instruksi kerja metode seci
Abstrak (Stemmed): kembang tahu knowledge teknologi era globalisasi jadi sangat cepat sebut pengaruh sebar informasi tahu kembang tahu sebar informasi milik peran sangat penting wujud maju semua bidang guna penting baik manusia umum bagi organisasi maupun usaha khusus knowledge informasi maklumat tahu sadar orang tahu batas deskripsi hipotesis konsep teori prinsip prosedur cara probabilitas benar guna tobing teliti tuju eksplisit semua tacit knowledge ada ukm batik cap sentra pamekasan banding output tiap ukm sebut metode guna metode seci sosialization externalization combination internalization hasil teliti tunjuk tacit knowledge ukm batik cap dapat explicitkan rekam gambar instruksi kerja semua jabar informasi tentang cara batik guna cetak cap hasil hitung output tiap ukm batik cap ukm milik output banyak ukm batik ibu khoiroh jumlah output banyak unitjam satu hari dapat kurang lebih lembar kain batik kata kunci knowledge conversion tacit and explicit knowledge instruksi kerja metode seci
Abstrak (Corrected): embank tau knowledge teknologi era globalists jade sang eat debut pengaruh sear informant tau embank tau sear informant milk pecan sang panting juju maj sea biding gun panting back amnesia mum bag organisms maun sara rhesus knowledge informant maklumat tau radar orang tau bats deskripsi hypothesis onset tori principe procedure cara probability bear gun toying elite juju eksplisit sea tacit knowledge ada um batik cap sentry pamekasan banding output tip um debut metope gun metope sec socialization externalization combination internalization hail elite tuneup tacit knowledge um batik cap apart explicitkan ream sambar instruksi era sea babar informant tenting cara batik gun weak cap hail hiding output tip um batik cap um milk output banyan um batik ibm khoiroh mullah output banyan unjam sat hard apart during leash lumbar kain batik data bunch knowledge conversion tacit and explicit knowledge instruksi era metope sec
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'knowledge': 6, 'ukm': 6, 'batik': 6, 'tahu': 5, 'informasi': 4, 'guna': 4, 'cap': 4, 'output': 4, 'semua': 3, 'tacit': 3, 'metode': 3, 'kembang': 2, 'sangat': 2, 'sebut': 2, 'sebar': 2, 'milik': 2, 'penting': 2, 'cara': 2, 'teliti': 2, 'tiap': 2, 'seci': 2, 'hasil': 2, 'dapat': 2, 'instruksi': 2, 'kerja': 2, 'banyak': 2, 'teknologi': 1, 'era': 1, 'globalisasi': 1, 'jadi': 1, 'cepat': 1, 'pengaruh': 1, 'peran': 1, 'wujud': 1, 'maju': 1, 'bidang': 1, 'baik': 1, 'manusia': 1, 'umum': 1, 'bagi': 1, 'organisasi': 1, 'maupun': 1, 'usaha': 1, 'khusus': 1, 'maklumat': 1, 'sadar': 1, 'orang': 1, 'batas': 1, 'deskripsi': 1, 'hipotesis': 1, 'konsep': 1, 'teori': 1, 'prinsip': 1, 'prosedur': 1, 'probabilitas': 1, 'benar': 1, 'tobing': 1, 'tuju': 1, 'eksplisit': 1, 'ada': 1, 'sentra': 1, 'pamekasan': 1, 'banding': 1, 'sosialization': 1, 'externalization': 1, 'combination': 1, 'internalization': 1, 'tunjuk': 1, 'explicitkan': 1, 'rekam': 1, 'gambar': 1, 'jabar': 1, 'tentang': 1, 'cetak': 1, 'hitung': 1, 'ibu': 1, 'khoiroh': 1, 'jumlah': 1, 'unitjam': 1, 'satu': 1, 'hari': 1, 'kurang': 1, 'lebih': 1, 'lembar': 1, 'kain': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'conversion': 1, 'and': 1, 'explicit': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'and': 9, 'of': 8, 'knowledge': 8, 'is': 7, 'in': 6, 'batik': 6, 'ukm': 6, 'on': 5, 'that': 5, 'or': 4, 'to': 4, 'printed': 4, 'output': 4, 'information': 3, 'all': 3, 'for': 3, 'explicit': 3, 'tacit': 3, 'method': 3, 'dissemination': 2, 'used': 2, 'be': 2, 'description': 2, 'study': 2, 'each': 2, 'seci': 2, 'working': 2, 'instruction': 2, 'mrs': 2, 'khoiroh': 2, 's': 2, 'development': 1, 'technology': 1, 'globalization': 1, 'era': 1, 'nowadays': 1, 'goes': 1, 'rapid': 1, 'these': 1, 'affect': 1, 'both': 1, 'have': 1, 'important': 1, 'role': 1, 'realizing': 1, 'advancement': 1, 'sectors': 1, 'human': 1, 'good': 1, 'benefit': 1, 'generally': 1, 'organization': 1, 'company': 1, 'specific': 1, 'edict': 1, 'known': 1, 'realized': 1, 'by': 1, 'a': 1, 'person': 1, 'cannot': 1, 'limited': 1, 'hypothesis': 1, 'concept': 1, 'theory': 1, 'principal': 1, 'procedure': 1, 'which': 1, 'probably': 1, 'true': 1, 'useful': 1, 'tobing': 1, 'purpose': 1, 'exist': 1, 'pamekasan': 1, 'center': 1, 'compare': 1, 'sosialization': 1, 'externalization': 1, 'combination': 1, 'internalization': 1, 'result': 1, 'shows': 1, 'able': 1, 'made': 1, 'are': 1, 'recording': 1, 'explanations': 1, 'how': 1, 'create': 1, 'using': 1, 'printing': 1, 'based': 1, 'calculation': 1, 'has': 1, 'most': 1, 'with': 1, 'amount': 1, 'units': 1, 'hour': 1, 'within': 1, 'one': 1, 'day': 1, 'can': 1, 'produce': 1, 'approximately': 1, 'piece': 1, 'cloth': 1, 'keywords': 1, 'conversion': 1})
-------------------------------------------
--- Data #131 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: AGUS YUDIANTO
Judul: PERANCANGAN KEMUDI PERAHU TRADISIONAL UNTUK MENGURANGI KELELAHAN OTOT DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN ANTHROPOMETRI DAN METODE REBA (STUDI KASUS: KAMPUNG NELAYAN BANDARAN, BANGKALAN - MADURA)
Pembimbing 1: MU'ALIM S.T, M.T
Pembimbing 2: RETNO INDRIARTININGTIAS S.T, M.T
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Didalam kesehariannya manusia pasti melakukan aktivitas kerja. Aktivitas itu diwujudkan dalam posisi dan gerakan-gerakan berbeda berdasarkan aktivitas pekerjaannya. Fokus ergonomi melibatkan tiga komponen utama yaitu manusia, mesin/peralatan dan lingkungan yang saling berkaitan. Keterbatasan manusia menjadi pedoman dalam merancang suatu sistem kerja yang ergomomis, Begitu juga aktivitas kerja nelayan di kampung Bandaran, Bangkalan, pekerja menggunakan kemudi pada saat mengarahkan perahu ka kanan dan ke kiri. Para pekerja umumnya kurang memperhatikan posisi pegangan kemudi pada waktu pembuatan kemudi, sehingga dapat menyebabkan kelelahan otot akibat kurang pasnya pegangan kemudi tersebut. Metode yang digunakan untuk menganalisis posisi tubuh adalah Rapid Entire Body Assesment (REBA). Penelitian ini dilakukan dengan wawancara, dokumentasi postur kerja dan mengukur anthropometri pekerja. Nilai skor Rapid Entire Body Assesment (REBA) sebelum perancangan gerakan 1 adalah menghasilkan skor 10 dan gerakan 2 menghasilkan skor 9. Dan setelah merancang kemudi perahu yang baru dengan pendekatan anthropometri menghasilkan skor Rapid Entire Body Assesment (REBA) gerakan 1 adalah skor 6 dan untuk gerakan 2 adalah skor 4. Berarti telah memberikan hasil penurunan level resiko dari level 3 menjadi level 2 sehingga dapat mengurangi kelelahan otot pekerja di kampung Bandaran, Bangkalan.
Kata kunci : Ergonomi, Rapid Entire Body Assesment (REBA), Kemudi Perahu
Abstrak (Clean): abstrak didalam kesehariannya manusia pasti melakukan aktivitas kerja aktivitas itu diwujudkan dalam posisi dan gerakangerakan berbeda berdasarkan aktivitas pekerjaannya fokus ergonomi melibatkan tiga komponen utama yaitu manusia mesinperalatan dan lingkungan yang saling berkaitan keterbatasan manusia menjadi pedoman dalam merancang suatu sistem kerja yang ergomomis begitu juga aktivitas kerja nelayan di kampung bandaran bangkalan pekerja menggunakan kemudi pada saat mengarahkan perahu ka kanan dan ke kiri para pekerja umumnya kurang memperhatikan posisi pegangan kemudi pada waktu pembuatan kemudi sehingga dapat menyebabkan kelelahan otot akibat kurang pasnya pegangan kemudi tersebut metode yang digunakan untuk menganalisis posisi tubuh adalah rapid entire body assesment reba penelitian ini dilakukan dengan wawancara dokumentasi postur kerja dan mengukur anthropometri pekerja nilai skor rapid entire body assesment reba sebelum perancangan gerakan adalah menghasilkan skor dan gerakan menghasilkan skor dan setelah merancang kemudi perahu yang baru dengan pendekatan anthropometri menghasilkan skor rapid entire body assesment reba gerakan adalah skor dan untuk gerakan adalah skor berarti telah memberikan hasil penurunan level resiko dari level menjadi level sehingga dapat mengurangi kelelahan otot pekerja di kampung bandaran bangkalan kata kunci ergonomi rapid entire body assesment reba kemudi perahu
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak didalam kesehariannya manusia pasti melakukan aktivitas kerja aktivitas diwujudkan posisi gerakangerakan berbeda berdasarkan aktivitas pekerjaannya fokus ergonomi melibatkan tiga komponen utama manusia mesinperalatan lingkungan saling berkaitan keterbatasan manusia menjadi pedoman merancang sistem kerja ergomomis begitu aktivitas kerja nelayan kampung bandaran bangkalan pekerja menggunakan kemudi mengarahkan perahu ka kanan kiri para pekerja umumnya kurang memperhatikan posisi pegangan kemudi waktu pembuatan kemudi dapat menyebabkan kelelahan otot akibat kurang pasnya pegangan kemudi tersebut metode digunakan menganalisis posisi tubuh rapid entire body assesment reba penelitian dilakukan wawancara dokumentasi postur kerja mengukur anthropometri pekerja nilai skor rapid entire body assesment reba perancangan gerakan menghasilkan skor gerakan menghasilkan skor merancang kemudi perahu baru pendekatan anthropometri menghasilkan skor rapid entire body assesment reba gerakan skor gerakan skor berarti memberikan hasil penurunan level resiko level menjadi level dapat mengurangi kelelahan otot pekerja kampung bandaran bangkalan kata kunci ergonomi rapid entire body assesment reba kemudi perahu
Abstrak (Stemmed): abstrak dalam hari manusia pasti laku aktivitas kerja aktivitas wujud posisi gerakangerakan beda dasar aktivitas kerja fokus ergonomi libat tiga komponen utama manusia mesinperalatan lingkung saling kait batas manusia jadi pedoman rancang sistem kerja ergomomis begitu aktivitas kerja nelayan kampung bandar bangkal kerja guna kemudi arah perahu ka kanan kiri para kerja umum kurang perhati posisi pegang kemudi waktu buat kemudi dapat sebab lelah otot akibat kurang pas pegang kemudi sebut metode guna analis posisi tubuh rapid entire body assesment reba teliti laku wawancara dokumentasi postur kerja ukur anthropometri kerja nilai skor rapid entire body assesment reba ancang gera hasil skor gera hasil skor rancang kemudi perahu baru dekat anthropometri hasil skor rapid entire body assesment reba gera skor gera skor arti beri hasil turun level resiko level jadi level dapat kurang lelah otot kerja kampung bandar bangkal kata kunci ergonomi rapid entire body assesment reba kemudi perahu
Abstrak (Corrected): abstract dream hard amnesia past lake aktivitas era aktivitas juju polish gerakangerakan bed dakar aktivitas era focus ergonomic libau toga component mama amnesia mesinperalatan linking saying wait bats amnesia jade yeoman dancing sister era ergonomic begin aktivitas era malayan kampong banda bangka era gun kemudi arab perch ka kana kirk para era mum during perhaps polish penang kemudi want but kemudi apart kebab leah toot akbar during pas penang kemudi debut metope gun analysis polish tube rapid entire body assessment reba elite lake wawancara dokumentasi poster era ukr anthropometric era nilgai stor rapid entire body assessment reba dancing gera hail stor gera hail stor dancing kemudi perch bar dead anthropometric hail stor rapid entire body assessment reba gera stor gera stor art bert hail turn level resist level jade level apart during leah toot era kampong banda bangka data bunch ergonomic rapid entire body assessment reba kemudi perch
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 9, 'kemudi': 6, 'skor': 6, 'aktivitas': 4, 'rapid': 4, 'entire': 4, 'body': 4, 'assesment': 4, 'reba': 4, 'gera': 4, 'hasil': 4, 'manusia': 3, 'posisi': 3, 'perahu': 3, 'kurang': 3, 'level': 3, 'laku': 2, 'ergonomi': 2, 'jadi': 2, 'rancang': 2, 'kampung': 2, 'bandar': 2, 'bangkal': 2, 'guna': 2, 'pegang': 2, 'dapat': 2, 'lelah': 2, 'otot': 2, 'anthropometri': 2, 'abstrak': 1, 'dalam': 1, 'hari': 1, 'pasti': 1, 'wujud': 1, 'gerakangerakan': 1, 'beda': 1, 'dasar': 1, 'fokus': 1, 'libat': 1, 'tiga': 1, 'komponen': 1, 'utama': 1, 'mesinperalatan': 1, 'lingkung': 1, 'saling': 1, 'kait': 1, 'batas': 1, 'pedoman': 1, 'sistem': 1, 'ergomomis': 1, 'begitu': 1, 'nelayan': 1, 'arah': 1, 'ka': 1, 'kanan': 1, 'kiri': 1, 'para': 1, 'umum': 1, 'perhati': 1, 'waktu': 1, 'buat': 1, 'sebab': 1, 'akibat': 1, 'pas': 1, 'sebut': 1, 'metode': 1, 'analis': 1, 'tubuh': 1, 'teliti': 1, 'wawancara': 1, 'dokumentasi': 1, 'postur': 1, 'ukur': 1, 'nilai': 1, 'ancang': 1, 'baru': 1, 'dekat': 1, 'arti': 1, 'beri': 1, 'turun': 1, 'resiko': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 13, 'a': 9, 'to': 9, 'in': 7, 'and': 7, 'is': 6, 'body': 5, 'score': 5, 'workers': 4, 'steering': 4, 'rapid': 4, 'entire': 4, 'assessment': 4, 'reba': 4, 'action': 4, 'generating': 4, 'human': 3, 'work': 3, 'position': 3, 'designing': 3, 'wheel': 3, 'boat': 3, 'level': 3, 'activities': 2, 'was': 2, 'ergonomics': 2, 'working': 2, 'so': 2, 'village': 2, 'bandar': 2, 'bangkal': 2, 'muscle': 2, 'fatigue': 2, 'with': 2, 'anthropometric': 2, 'for': 2, 'abstract': 1, 'everyday': 1, 'being': 1, 'must': 1, 'perform': 1, 'activity': 1, 'manifested': 1, 'movements': 1, 'different': 1, 'activitybased': 1, 'focus': 1, 'involves': 1, 'three': 1, 'main': 1, 'components': 1, 'machineequipment': 1, 'environmental': 1, 'interrelated': 1, 'limitations': 1, 'guide': 1, 'you': 1, 'system': 1, 'ergomomis': 1, 'fishermen': 1, 'use': 1, 'steer': 1, 'when': 1, 'ka': 1, 'right': 1, 'left': 1, 'generally': 1, 'pay': 1, 'less': 1, 'attention': 1, 'handle': 1, 'at': 1, 'time': 1, 'manufacture': 1, 'which': 1, 'can': 1, 'cause': 1, 'due': 1, 'does': 1, 'not': 1, 'fit': 1, 'grip': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'analyze': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'conducted': 1, 'interviews': 1, 'documentation': 1, 'measure': 1, 'posture': 1, 'value': 1, 'scores': 1, 'before': 1, 'after': 1, 'new': 1, 'approach': 1, 'resulted': 1, 'means': 1, 'has': 1, 'produced': 1, 'decrease': 1, 'risk': 1, 'from': 1, 'as': 1, 'reduce': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #132 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ongki Setia Pratama
Judul: Analisa pengendalian kualitas produksi berdasarkan pemetaan value stream mapping dan statistical process control
Pembimbing 1: Sabarudin akhmad,ST.MT
Pembimbing 2: Dr Rachmat Hidayat,ST.MT
Abstrak (Raw): Dalam mengamati dan mengevaluasi kualitas produksi mesin pemipih dan pemotong adonan mie, perlu diketahui kegiatan produksi perusahaan selalu berusaha menghasilkan produk yang baik dan menekan timbulnya waste akan tetapi dari jumlah produksi sering menunjukkan bahwa tingkat timbulnya waste fluktuatif dan bahkan masih terdapat salah satu waste yang sering timbul pada perusahaan ini adalah cacat produksi ( defect ). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemetaan alur produksi yang berada diperusahaan dengan bantuan value stream mapping guna dalam melakukan pengendalian kualitas dengan menggunakan statistical process control yang berupa check sheet, histogram, peta kendali p, diagram pareto dan diagram sebab-akibat. Tujuan dari VSM untuk mengidentifikasi waste dengan cara menggunakan root cause analysis , selanjutnya digunakan analisis peta kendali p yang menunjukkan bahwa proses berada dalam keadaan terkendali atau tidak terjadi penyimpangan yang dapat merugikan perusahaan akan tetapi dari hal tersebut pada perusahaan ini juga memerlukan adanya perbaikan sehingga tidak terjadi penyimpangan yang berlebihan. Berdasarkan diagram pareto, prioritas perbaikan yang perlu dilakukan adalah untuk jenis cacat yang dominan yaitu terdapat bintik-bintik las (33.3%), permukaan kasar (27%), warna pudar (23.3%) dan proses milling yang tidak sesuai (16.4 %). Dari analisis diagram sebab akibat dapat diketahui faktor penyebab cacat dan dapat mengambil tindakan pencegahan serta perbaikan untuk menekan tingkat cacat dan meningkatkan kualitas produk.
Abstrak (Clean): dalam mengamati dan mengevaluasi kualitas produksi mesin pemipih dan pemotong adonan mie perlu diketahui kegiatan produksi perusahaan selalu berusaha menghasilkan produk yang baik dan menekan timbulnya waste akan tetapi dari jumlah produksi sering menunjukkan bahwa tingkat timbulnya waste fluktuatif dan bahkan masih terdapat salah satu waste yang sering timbul pada perusahaan ini adalah cacat produksi defect penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemetaan alur produksi yang berada diperusahaan dengan bantuan value stream mapping guna dalam melakukan pengendalian kualitas dengan menggunakan statistical process control yang berupa check sheet histogram peta kendali p diagram pareto dan diagram sebabakibat tujuan dari vsm untuk mengidentifikasi waste dengan cara menggunakan root cause analysis selanjutnya digunakan analisis peta kendali p yang menunjukkan bahwa proses berada dalam keadaan terkendali atau tidak terjadi penyimpangan yang dapat merugikan perusahaan akan tetapi dari hal tersebut pada perusahaan ini juga memerlukan adanya perbaikan sehingga tidak terjadi penyimpangan yang berlebihan berdasarkan diagram pareto prioritas perbaikan yang perlu dilakukan adalah untuk jenis cacat yang dominan yaitu terdapat bintikbintik las permukaan kasar warna pudar dan proses milling yang tidak sesuai dari analisis diagram sebab akibat dapat diketahui faktor penyebab cacat dan dapat mengambil tindakan pencegahan serta perbaikan untuk menekan tingkat cacat dan meningkatkan kualitas produk
Abstrak (Stopwords Removed): mengamati mengevaluasi kualitas produksi mesin pemipih pemotong adonan mie perlu diketahui kegiatan produksi perusahaan selalu berusaha menghasilkan produk baik menekan timbulnya waste jumlah produksi sering menunjukkan tingkat timbulnya waste fluktuatif bahkan masih terdapat salah satu waste sering timbul perusahaan cacat produksi defect penelitian bertujuan mengetahui bagaimana pemetaan alur produksi berada diperusahaan bantuan value stream mapping melakukan pengendalian kualitas menggunakan statistical process control berupa check sheet histogram peta kendali p diagram pareto diagram sebabakibat tujuan vsm mengidentifikasi waste cara menggunakan root cause analysis selanjutnya digunakan analisis peta kendali p menunjukkan proses berada keadaan terkendali terjadi penyimpangan dapat merugikan perusahaan tersebut perusahaan memerlukan adanya perbaikan terjadi penyimpangan berlebihan berdasarkan diagram pareto prioritas perbaikan perlu dilakukan jenis cacat dominan terdapat bintikbintik las permukaan kasar warna pudar proses milling sesuai analisis diagram sebab akibat dapat diketahui faktor penyebab cacat dapat mengambil tindakan pencegahan perbaikan menekan tingkat cacat meningkatkan kualitas produk
Abstrak (Stemmed): amat evaluasi kualitas produksi mesin pipih potong adon mie perlu tahu giat produksi usaha selalu usaha hasil produk baik tekan timbul waste jumlah produksi sering tunjuk tingkat timbul waste fluktuatif bahkan masih dapat salah satu waste sering timbul usaha cacat produksi defect teliti tuju tahu bagaimana meta alur produksi ada usaha bantu value stream mapping laku kendali kualitas guna statistical process control upa check sheet histogram peta kendali p diagram pareto diagram sebabakibat tuju vsm identifikasi waste cara guna root cause analysis lanjut guna analisis peta kendali p tunjuk proses ada ada kendali jadi simpang dapat rugi usaha sebut usaha perlu ada baik jadi simpang lebih dasar diagram pareto prioritas baik perlu laku jenis cacat dominan dapat bintikbintik las muka kasar warna pudar proses milling sesuai analisis diagram sebab akibat dapat tahu faktor sebab cacat dapat ambil tindak cegah baik tekan tingkat cacat tingkat kualitas produk
Abstrak (Corrected): mat evaluate kualitas produksi resin pipit voting don me peru tau gift produksi sara sell sara hail proud back texan timbal waste mullah produksi seeing tuneup dingbat timbal waste fluktuatif balkan mash apart salad sat waste seeing timbal sara carat produksi defect elite juju tau bagaimana meta blur produksi ada sara bantu value stream mapping lake kendall kualitas gun statistical process control up check sheet histogram pet kendall p diagram pareto diagram sebabakibat juju vim identifikasi waste cara gun root cause analysis layout gun analysis pet kendall p tuneup proves ada ada kendall jade sipping apart rug sara debut sara peru ada back jade sipping leash dakar diagram pareto priority back peru lake penis carat dominant apart bintikbintik was make kadar wanna sugar proves milling sexual analysis diagram kebab akbar apart tau factor kebab carat apart ambit tindal yeah back texan dingbat carat dingbat kualitas proud
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'usaha': 6, 'produksi': 5, 'dapat': 5, 'baik': 4, 'waste': 4, 'cacat': 4, 'ada': 4, 'kendali': 4, 'diagram': 4, 'kualitas': 3, 'perlu': 3, 'tahu': 3, 'timbul': 3, 'tingkat': 3, 'guna': 3, 'produk': 2, 'tekan': 2, 'sering': 2, 'tunjuk': 2, 'tuju': 2, 'laku': 2, 'peta': 2, 'p': 2, 'pareto': 2, 'analisis': 2, 'proses': 2, 'jadi': 2, 'simpang': 2, 'sebab': 2, 'amat': 1, 'evaluasi': 1, 'mesin': 1, 'pipih': 1, 'potong': 1, 'adon': 1, 'mie': 1, 'giat': 1, 'selalu': 1, 'hasil': 1, 'jumlah': 1, 'fluktuatif': 1, 'bahkan': 1, 'masih': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'defect': 1, 'teliti': 1, 'bagaimana': 1, 'meta': 1, 'alur': 1, 'bantu': 1, 'value': 1, 'stream': 1, 'mapping': 1, 'statistical': 1, 'process': 1, 'control': 1, 'upa': 1, 'check': 1, 'sheet': 1, 'histogram': 1, 'sebabakibat': 1, 'vsm': 1, 'identifikasi': 1, 'cara': 1, 'root': 1, 'cause': 1, 'analysis': 1, 'lanjut': 1, 'rugi': 1, 'sebut': 1, 'lebih': 1, 'dasar': 1, 'prioritas': 1, 'jenis': 1, 'dominan': 1, 'bintikbintik': 1, 'las': 1, 'muka': 1, 'kasar': 1, 'warna': 1, 'pudar': 1, 'milling': 1, 'sesuai': 1, 'akibat': 1, 'faktor': 1, 'ambil': 1, 'tindak': 1, 'cegah': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 15, 'and': 10, 'is': 10, 'waste': 8, 'that': 8, 'to': 7, 'a': 7, 'in': 6, 'production': 5, 'quality': 4, 'this': 4, 'company': 4, 'control': 4, 'defect': 3, 'process': 3, 'dominant': 3, 'can': 3, 'analysis': 3, 'product': 2, 'but': 2, 'often': 2, 'there': 2, 'mapping': 2, 'with': 2, 'using': 2, 'p': 2, 'charts': 2, 'pareto': 2, 'vsm': 2, 'type': 2, 'be': 2, 'or': 2, 'repair': 2, 'diagram': 2, 'defects': 2, 'observing': 1, 'evaluating': 1, 'cutting': 1, 'machine': 1, 'noodle': 1, 'dough': 1, 'keep': 1, 'mind': 1, 'companys': 1, 'activities': 1, 'are': 1, 'always': 1, 'trying': 1, 'produce': 1, 'good': 1, 'suppress': 1, 'emergence': 1, 'number': 1, 'shows': 1, 'incidence': 1, 'rate': 1, 'fluctuations': 1, 'even': 1, 'still': 1, 'one': 1, 'arise': 1, 'study': 1, 'aims': 1, 'determine': 1, 'how': 1, 'flow': 1, 'help': 1, 'value': 1, 'stream': 1, 'order': 1, 'conduct': 1, 'statistical': 1, 'form': 1, 'check': 1, 'sheet': 1, 'histogram': 1, 'causeeffect': 1, 'diagrams': 1, 'purpose': 1, 'identify': 1, 'by': 1, 'assessment': 1, 'matrix': 1, 'relationship': 1, 'quisionaire': 1, 'next': 1, 'step': 1, 'see': 1, 'arranged': 1, 'recommendation': 1, 'suggestion': 1, 'improvementpurpose': 1, 'identified': 1, 'root': 1, 'cause': 1, 'then': 1, 'use': 1, 'chart': 1, 'indicates': 1, 'state': 1, 'uncontrollable': 1, 'irregularities': 1, 'could': 1, 'hurt': 1, 'also': 1, 'need': 1, 'so': 1, 'no': 1, 'deviation': 1, 'excessive': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'priority': 1, 'needs': 1, 'done': 1, 'for': 1, 'contained': 1, 'welding': 1, 'spots': 1, 'rough': 1, 'surface': 1, 'color': 1, 'faded': 1, 'milling': 1, 'not': 1, 'right': 1, 'from': 1, 'causal': 1, 'know': 1, 'causes': 1, 'take': 1, 'preventive': 1, 'measures': 1, 'improvements': 1, 'reduce': 1, 'level': 1, 'improve': 1})
-------------------------------------------
--- Data #133 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ANA MAFRUHATIN
Judul: DECISION SUPPORT SYSTEM INVENTORY DENGAN PENDEKATAN METODE EOQ MULTI ITEM
Pembimbing 1: SAMSUL AMAR, ST., Msc.
Pembimbing 2: HERI AWALUL ILHAMSAH, ST., MT.
Abstrak (Raw): Apotek X merupakan salah satu usaha dagang yang bergerak dalam bidang penjualan obat yang bertempat di Kamal Bangkalan. Apotek X ini mempunyai masalah dalam pendataan data transaksi dan perencanaan persediaan, sehingga apotek X diangkat sebagai objek pada penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan aplikasi dengan sistem pendukung keputusan yang dapat digunakan pihak Apotek X Kamal, sehingga bisa mencapai jumlah pemesanan ekonomis. Sistem pemesanan pada apotek x ada dua macam, pertama adalah pemesanan via
telepon yang biaya pemesanannya sebesar Rp.642. Dan yang kedua pemesanan via sales yang biaya pemesanannya sebesar R p.360, pada pemesanan ini sales dari beberapa supplier datang setiap minggu untuk mengecek ketersediaan obat pada apotek. Adapun metode yang digunakan adalah metode EOQ multi item. Dalam
penelitian ini menghasilkan aplikasi yang dibuat di microsoft excel dengan memakai sistem pendukung keputusan ( Decision support system / DSS). Pada aplikasi tersebut terdapat form pemesa nan obat yang didalamnya ada pengolahan EOQ multi item yang bisa menentukan jumlah pemesanan ekonomis.
Kata kunci: EOQ multi item, Decision support system .
Abstrak (Clean): apotek x merupakan salah satu usaha dagang yang bergerak dalam bidang penjualan obat yang bertempat di kamal bangkalan apotek x ini mempunyai masalah dalam pendataan data transaksi dan perencanaan persediaan sehingga apotek x diangkat sebagai objek pada penelitian ini penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan aplikasi dengan sistem pendukung keputusan yang dapat digunakan pihak apotek x kamal sehingga bisa mencapai jumlah pemesanan ekonomis sistem pemesanan pada apotek x ada dua macam pertama adalah pemesanan via telepon yang biaya pemesanannya sebesar rp dan yang kedua pemesanan via sales yang biaya pemesanannya sebesar r p pada pemesanan ini sales dari beberapa supplier datang setiap minggu untuk mengecek ketersediaan obat pada apotek adapun metode yang digunakan adalah metode eoq multi item dalam penelitian ini menghasilkan aplikasi yang dibuat di microsoft excel dengan memakai sistem pendukung keputusan decision support system dss pada aplikasi tersebut terdapat form pemesa nan obat yang didalamnya ada pengolahan eoq multi item yang bisa menentukan jumlah pemesanan ekonomis kata kunci eoq multi item decision support system
Abstrak (Stopwords Removed): apotek x salah satu usaha dagang bergerak bidang penjualan obat bertempat kamal bangkalan apotek x mempunyai masalah pendataan data transaksi perencanaan persediaan apotek x diangkat objek penelitian penelitian bertujuan menghasilkan aplikasi sistem pendukung keputusan dapat digunakan pihak apotek x kamal mencapai jumlah pemesanan ekonomis sistem pemesanan apotek x ada dua macam pertama pemesanan via telepon biaya pemesanannya sebesar rp kedua pemesanan via sales biaya pemesanannya sebesar r p pemesanan sales beberapa supplier datang setiap minggu mengecek ketersediaan obat apotek adapun metode digunakan metode eoq multi item penelitian menghasilkan aplikasi dibuat microsoft excel memakai sistem pendukung keputusan decision support system dss aplikasi tersebut terdapat form pemesa nan obat didalamnya ada pengolahan eoq multi item menentukan jumlah pemesanan ekonomis kata kunci eoq multi item decision support system
Abstrak (Stemmed): apotek x salah satu usaha dagang gerak bidang jual obat tempat kamal bangkal apotek x punya masalah data data transaksi rencana sedia apotek x angkat objek teliti teliti tuju hasil aplikasi sistem dukung putus dapat guna pihak apotek x kamal capai jumlah mesan ekonomis sistem mesan apotek x ada dua macam pertama mesan via telepon biaya mesan besar rp dua mesan via sales biaya mesan besar r p mesan sales beberapa supplier datang tiap minggu ecek sedia obat apotek adapun metode guna metode eoq multi item teliti hasil aplikasi buat microsoft excel pakai sistem dukung putus decision support system dss aplikasi sebut dapat form mesa nan obat dalam ada olah eoq multi item tentu jumlah mesan ekonomis kata kunci eoq multi item decision support system
Abstrak (Corrected): apogee x salad sat sara dagan gera biding dual boat tempt jamal bangka apogee x puny marsala data data transaksi recant media apogee x angst objet elite elite juju hail aplikasi sister during puts apart gun pick apogee x jamal capri mullah mean economic sister mean apogee x ada due madam pertain mean via telephone bay mean bear up due mean via sales bay mean bear r p mean sales beberapa supplier dating tip ming eek media boat apogee adapt metope gun metope eon mufti item elite hail aplikasi but microsoft excel sakai sister during puts decision support system ass aplikasi debut apart form mesa nan boat dream ada blah eon mufti item tent mullah mean economic data bunch eon mufti item decision support system
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mesan': 8, 'apotek': 6, 'x': 5, 'obat': 3, 'teliti': 3, 'aplikasi': 3, 'sistem': 3, 'eoq': 3, 'multi': 3, 'item': 3, 'kamal': 2, 'data': 2, 'sedia': 2, 'hasil': 2, 'dukung': 2, 'putus': 2, 'dapat': 2, 'guna': 2, 'jumlah': 2, 'ekonomis': 2, 'ada': 2, 'dua': 2, 'via': 2, 'biaya': 2, 'besar': 2, 'sales': 2, 'metode': 2, 'decision': 2, 'support': 2, 'system': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'usaha': 1, 'dagang': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'jual': 1, 'tempat': 1, 'bangkal': 1, 'punya': 1, 'masalah': 1, 'transaksi': 1, 'rencana': 1, 'angkat': 1, 'objek': 1, 'tuju': 1, 'pihak': 1, 'capai': 1, 'macam': 1, 'pertama': 1, 'telepon': 1, 'rp': 1, 'r': 1, 'p': 1, 'beberapa': 1, 'supplier': 1, 'datang': 1, 'tiap': 1, 'minggu': 1, 'ecek': 1, 'adapun': 1, 'buat': 1, 'microsoft': 1, 'excel': 1, 'pakai': 1, 'dss': 1, 'sebut': 1, 'form': 1, 'mesa': 1, 'nan': 1, 'dalam': 1, 'olah': 1, 'tentu': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 17, 'ordering': 9, 'apotek': 6, 'which': 6, 'is': 6, 'x': 5, 'in': 5, 'the': 5, 'this': 5, 'to': 4, 'system': 4, 'at': 4, 'research': 3, 'application': 3, 'decision': 3, 'can': 3, 'there': 3, 'eoq': 3, 'multi': 3, 'item': 3, 'drug': 2, 'kamal': 2, 'and': 2, 'so': 2, 'that': 2, 'by': 2, 'as': 2, 'yield': 2, 'used': 2, 'amount': 2, 'economic': 2, 'via': 2, 'expense': 2, 'its': 2, 'rp': 2, 'sales': 2, 'method': 2, 'support': 2, 'represent': 1, 'one': 1, 'effort': 1, 'trade': 1, 'moving': 1, 'field': 1, 'sale': 1, 'have': 1, 'place': 1, 'bangkal': 1, 'has': 1, 'an': 1, 'affair': 1, 'data': 1, 'transaction': 1, 'supply': 1, 'planning': 1, 'lifted': 1, 'object': 1, 'aim': 1, 'with': 1, 'supporter': 1, 'be': 1, 'party': 1, 'reach': 1, 'tw': 1, 'o': 1, 'kinds': 1, 'first': 1, 'telephone': 1, 'equal': 1, 'secondly': 1, 'e': 1, 'qual': 1, 'from': 1, 'some': 1, 'supplier': 1, 'come': 1, 'each': 1, 'week': 1, 'check': 1, 'availability': 1, 'medicinize': 1, 'for': 1, 'made': 1, 'microsoft': 1, 'excel': 1, 'hence': 1, 'dss': 1, 'are': 1, 'form': 1, 'it': 1, 'processing': 1, 'determine': 1, 'keyword': 1})
-------------------------------------------
--- Data #134 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: BERRY IRSYAD AL-AMIR
Judul: STRATEGI ADOPSI TEKNOLOGI PADA INDUSTRI KREATIF SUBSEKTOR BATIK DI KABUPATEN BANGKALAN
Pembimbing 1: RETNO INDRIARTININGTIAS, ST., MT.
Pembimbing 2: IKA DEEFI ANNA, ST., MT.
Abstrak (Raw): Persaingan UKM Batik saat ini berjalan dengan ketat sehingga UKM harus dapat meningkatkan skala bisnisnya. Salah satu cara untuk meningkatkan skala bisnis adalah dengan cara adopsi Teknologi. Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah orientasi pasar, struktur permodalan, kompetensi SDM, inovasi, lingkungan, dan tingkat adopsi teknologi. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah menentukan variabel yang mempengaruhi TAT (tingkat adopsi teknologi) dan merumuskan strategi UKM dalam mengadopsi teknologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode PLS (Partial Least Square) dan Analisa SWOT. Dari hasil penelitian terhadap TAT (Tingkat Adopsi Teknologi), variabel yang signifikan mempengaruhi TAT pada UKM batik adalah variabel inovasi, struktur permodalan, kompetensi SDM, lingkungan dengan nilai inner weight masing-masing sebesar 5,773; 4,819; 3,383; 1,956 dengan nilai R2 sebesar 0,814. Strategi pada UKM agar dapat meningkatkan TAT adalah dengan cara memanfaatkan fasilitas internet dan melakukan kerjasama dengan pihak pemerintah.
Abstrak (Clean): persaingan ukm batik saat ini berjalan dengan ketat sehingga ukm harus dapat meningkatkan skala bisnisnya salah satu cara untuk meningkatkan skala bisnis adalah dengan cara adopsi teknologi variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah orientasi pasar struktur permodalan kompetensi sdm inovasi lingkungan dan tingkat adopsi teknologi tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah menentukan variabel yang mempengaruhi tat tingkat adopsi teknologi dan merumuskan strategi ukm dalam mengadopsi teknologi metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode pls partial least square dan analisa swot dari hasil penelitian terhadap tat tingkat adopsi teknologi variabel yang signifikan mempengaruhi tat pada ukm batik adalah variabel inovasi struktur permodalan kompetensi sdm lingkungan dengan nilai inner weight masingmasing sebesar dengan nilai r sebesar strategi pada ukm agar dapat meningkatkan tat adalah dengan cara memanfaatkan fasilitas internet dan melakukan kerjasama dengan pihak pemerintah
Abstrak (Stopwords Removed): persaingan ukm batik berjalan ketat ukm harus dapat meningkatkan skala bisnisnya salah satu cara meningkatkan skala bisnis cara adopsi teknologi variabel digunakan penelitian orientasi pasar struktur permodalan kompetensi sdm inovasi lingkungan tingkat adopsi teknologi tujuan ingin dicapai penelitian menentukan variabel mempengaruhi tat tingkat adopsi teknologi merumuskan strategi ukm mengadopsi teknologi metode digunakan penelitian menggunakan metode pls partial least square analisa swot hasil penelitian tat tingkat adopsi teknologi variabel signifikan mempengaruhi tat ukm batik variabel inovasi struktur permodalan kompetensi sdm lingkungan nilai inner weight masingmasing sebesar nilai r sebesar strategi ukm dapat meningkatkan tat cara memanfaatkan fasilitas internet melakukan kerjasama pihak pemerintah
Abstrak (Stemmed): saing ukm batik jalan ketat ukm harus dapat tingkat skala bisnis salah satu cara tingkat skala bisnis cara adopsi teknologi variabel guna teliti orientasi pasar struktur modal kompetensi sdm inovasi lingkung tingkat adopsi teknologi tuju ingin capai teliti tentu variabel pengaruh tat tingkat adopsi teknologi rumus strategi ukm adopsi teknologi metode guna teliti guna metode pls partial least square analisa swot hasil teliti tat tingkat adopsi teknologi variabel signifikan pengaruh tat ukm batik variabel inovasi struktur modal kompetensi sdm lingkung nilai inner weight masingmasing besar nilai r besar strategi ukm dapat tingkat tat cara manfaat fasilitas internet laku kerjasama pihak perintah
Abstrak (Corrected): saying um batik alan eat um harms apart dingbat skald basis salad sat cara dingbat skald basis cara adopt teknologi variable gun elite oriental paar structure modal kompetensi sum novas linking dingbat adopt teknologi juju begin capri elite tent variable pengaruh tat dingbat adopt teknologi rumpus strategy um adopt teknologi metope gun elite gun metope plus partial least square analyst swot hail elite tat dingbat adopt teknologi variable significant pengaruh tat um batik variable novas structure modal kompetensi sum linking nilgai inner weight masingmasing bear nilgai r bear strategy um apart dingbat tat cara manat basilicas internet lake kerjasama pick perineal
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tingkat': 6, 'ukm': 5, 'adopsi': 5, 'teknologi': 5, 'variabel': 4, 'teliti': 4, 'tat': 4, 'cara': 3, 'guna': 3, 'batik': 2, 'dapat': 2, 'skala': 2, 'bisnis': 2, 'struktur': 2, 'modal': 2, 'kompetensi': 2, 'sdm': 2, 'inovasi': 2, 'lingkung': 2, 'pengaruh': 2, 'strategi': 2, 'metode': 2, 'nilai': 2, 'besar': 2, 'saing': 1, 'jalan': 1, 'ketat': 1, 'harus': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'orientasi': 1, 'pasar': 1, 'tuju': 1, 'ingin': 1, 'capai': 1, 'tentu': 1, 'rumus': 1, 'pls': 1, 'partial': 1, 'least': 1, 'square': 1, 'analisa': 1, 'swot': 1, 'hasil': 1, 'signifikan': 1, 'inner': 1, 'weight': 1, 'masingmasing': 1, 'r': 1, 'manfaat': 1, 'fasilitas': 1, 'internet': 1, 'laku': 1, 'kerjasama': 1, 'pihak': 1, 'perintah': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 12, 'to': 6, 'smes': 5, 'technology': 5, 'is': 4, 'adoption': 4, 'in': 4, 'and': 4, 'tat': 4, 'that': 3, 'variables': 3, 'this': 3, 'research': 3, 'on': 3, 'with': 3, 'batik': 2, 'increase': 2, 'scale': 2, 'business': 2, 'way': 2, 'used': 2, 'are': 2, 'capital': 2, 'structure': 2, 'competency': 2, 'human': 2, 'resources': 2, 'innovation': 2, 'environment': 2, 'level': 2, 'affect': 2, 'method': 2, 'use': 2, 'competition': 1, 'currently': 1, 'running': 1, 'tight': 1, 'should': 1, 'be': 1, 'able': 1, 'its': 1, 'one': 1, 'by': 1, 'study': 1, 'market': 1, 'orientation': 1, 'objectives': 1, 'as': 1, 'follows': 1, 'determine': 1, 'know': 1, 'strategies': 1, 'adopting': 1, 'pls': 1, 'partial': 1, 'least': 1, 'square': 1, 'swot': 1, 'analysis': 1, 'from': 1, 'results': 1, 'rate': 1, 'significantly': 1, 'variable': 1, 'inner': 1, 'weight': 1, 'values': 1, 'respectively': 1, 'a': 1, 'r': 1, 'value': 1, 'strategy': 1, 'order': 1, 'improve': 1, 'internet': 1, 'facilities': 1, 'cooperate': 1, 'government': 1})
-------------------------------------------
--- Data #135 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Darta Wahyudi
Judul: REDESIGN KEMASAN PRODUK RENGGINANG LORJUK DENGAN MENGGUNAKAN
METODE KANSEI ENGINEERING DAN AHP
(Analytical Hierarchy Process)
Pembimbing 1: Mu'alim S.T, M.T
Pembimbing 2: Redno indriartiningtias S.T, M.T
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Secara Geografis Pulau Madura sangat strategis berada diantara laut Jawa dan selat Madura yang menyimpan banyak potensi. Pulau Madura juga termasuk kepulauan penghasil makanan laut yang sangat tinggi, karena letaknya yang strategis dan juga mata pencaharian penduduk Madura yang berhubungan dengan kekayaan hasil lautnya. Salah satu makanan atau cemilan dari hasil laut adalah Rengginang Lorjuk, Rengginang Lorjuk adalah cemilan atau makan khas Pulau madura yang terbuat dari beras ketan, bawang putih, penyedap rasa dan di campur dengan kerang lorjuk dan dibentuk menyerupai mangkok kecil.
Kemasan rengginang lorjuk dipasaran kemasanya sangat sederhana dan masih tradisional. Konsep desain makan ini untuk memperkenalkan makan tradisional pulau Madura kepada masyarakat yang lebih luas bukan hanya masyarakat lokal saja dan untuk meningkatkan kesadaran akan produk tradisional sebagai produk oleh-oleh khas Madura. Jadi dalam penelitian skripsi ini akan meredesain kemasan rengginang lorjuk yang masih tradisional menjadi produk yang setara dengan produk pangan yang lainnya dan sesuai dengan selera dan keinginan konsumen. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengidentifikasi kansei word dan elemen desain dan mendesain kemasan rengginang lorjuk yang baru sesuai dengan harapan pelanggan, diperoleh dari hasil wawan cara kepada 100 responden didapatkan 29 kata kansei dan dieliminasi kata kansei menjadi 7 berdasarkan jumlah pemilih dan pemilihan produsen. Pada penelitian ini menggunakan perhitungan manual dan menggunakan tool Expert Choice.
Tool Expert Choice untuk mengetahui nilai inconsistency ratio dan bobot dari elemen desain dan kata kansei yang nantinya juga digunakan sebagai alternatif terbaik dengan beberapa parameter kriteria yang didapatkan pada tahap pengelompokan kriteria dari responden, produsen dan parah ahli.
Kata kunci : Kansei Engineering, Kansei Word, Expert Choice
Abstrak (Clean): abstrak secara geografis pulau madura sangat strategis berada diantara laut jawa dan selat madura yang menyimpan banyak potensi pulau madura juga termasuk kepulauan penghasil makanan laut yang sangat tinggi karena letaknya yang strategis dan juga mata pencaharian penduduk madura yang berhubungan dengan kekayaan hasil lautnya salah satu makanan atau cemilan dari hasil laut adalah rengginang lorjuk rengginang lorjuk adalah cemilan atau makan khas pulau madura yang terbuat dari beras ketan bawang putih penyedap rasa dan di campur dengan kerang lorjuk dan dibentuk menyerupai mangkok kecil kemasan rengginang lorjuk dipasaran kemasanya sangat sederhana dan masih tradisional konsep desain makan ini untuk memperkenalkan makan tradisional pulau madura kepada masyarakat yang lebih luas bukan hanya masyarakat lokal saja dan untuk meningkatkan kesadaran akan produk tradisional sebagai produk oleholeh khas madura jadi dalam penelitian skripsi ini akan meredesain kemasan rengginang lorjuk yang masih tradisional menjadi produk yang setara dengan produk pangan yang lainnya dan sesuai dengan selera dan keinginan konsumen tujuan dalam penelitian ini adalah mengidentifikasi kansei word dan elemen desain dan mendesain kemasan rengginang lorjuk yang baru sesuai dengan harapan pelanggan diperoleh dari hasil wawan cara kepada responden didapatkan kata kansei dan dieliminasi kata kansei menjadi berdasarkan jumlah pemilih dan pemilihan produsen pada penelitian ini menggunakan perhitungan manual dan menggunakan tool expert choice tool expert choice untuk mengetahui nilai inconsistency ratio dan bobot dari elemen desain dan kata kansei yang nantinya juga digunakan sebagai alternatif terbaik dengan beberapa parameter kriteria yang didapatkan pada tahap pengelompokan kriteria dari responden produsen dan parah ahli kata kunci kansei engineering kansei word expert choice
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak secara geografis pulau madura sangat strategis berada diantara laut jawa selat madura menyimpan banyak potensi pulau madura termasuk kepulauan penghasil makanan laut sangat tinggi letaknya strategis mata pencaharian penduduk madura berhubungan kekayaan hasil lautnya salah satu makanan cemilan hasil laut rengginang lorjuk rengginang lorjuk cemilan makan khas pulau madura terbuat beras ketan bawang putih penyedap rasa campur kerang lorjuk dibentuk menyerupai mangkok kecil kemasan rengginang lorjuk dipasaran kemasanya sangat sederhana masih tradisional konsep desain makan memperkenalkan makan tradisional pulau madura kepada masyarakat lebih luas bukan masyarakat lokal meningkatkan kesadaran produk tradisional produk oleholeh khas madura jadi penelitian skripsi meredesain kemasan rengginang lorjuk masih tradisional menjadi produk setara produk pangan lainnya sesuai selera keinginan konsumen tujuan penelitian mengidentifikasi kansei word elemen desain mendesain kemasan rengginang lorjuk baru sesuai harapan pelanggan diperoleh hasil wawan cara kepada responden didapatkan kata kansei dieliminasi kata kansei menjadi berdasarkan jumlah pemilih pemilihan produsen penelitian menggunakan perhitungan manual menggunakan tool expert choice tool expert choice mengetahui nilai inconsistency ratio bobot elemen desain kata kansei nantinya digunakan alternatif terbaik beberapa parameter kriteria didapatkan tahap pengelompokan kriteria responden produsen parah ahli kata kunci kansei engineering kansei word expert choice
Abstrak (Stemmed): abstrak cara geografis pulau madura sangat strategis ada antara laut jawa selat madura simpan banyak potensi pulau madura masuk pulau hasil makan laut sangat tinggi letak strategis mata cahari duduk madura hubung kaya hasil laut salah satu makan cemilan hasil laut rengginang lorjuk rengginang lorjuk cemilan makan khas pulau madura buat beras ketan bawang putih sedap rasa campur kerang lorjuk bentuk rupa mangkok kecil kemas rengginang lorjuk pasar masa sangat sederhana masih tradisional konsep desain makan kenal makan tradisional pulau madura kepada masyarakat lebih luas bukan masyarakat lokal tingkat sadar produk tradisional produk oleholeh khas madura jadi teliti skripsi meredesain kemas rengginang lorjuk masih tradisional jadi produk tara produk pangan lain sesuai selera ingin konsumen tuju teliti identifikasi kansei word elemen desain desain kemas rengginang lorjuk baru sesuai harap langgan oleh hasil wawan cara kepada responden dapat kata kansei eliminasi kata kansei jadi dasar jumlah pilih pilih produsen teliti guna hitung manual guna tool expert choice tool expert choice tahu nilai inconsistency ratio bobot elemen desain kata kansei nanti guna alternatif baik beberapa parameter kriteria dapat tahap kelompok kriteria responden produsen parah ahli kata kunci kansei engineering kansei word expert choice
Abstrak (Corrected): abstract cara geografis palau madura sang strategic ada angara last jaw seat madura simian banyan potent palau madura mask palau hail mayan last sang ting leak strategic data chari dude madura hung kara hail last salad sat mayan milan hail last rengginang lorjuk rengginang lorjuk milan mayan has palau madura but bears kean bang putin sedan rash campus rang lorjuk bent pupa bangkok cecil bemas rengginang lorjuk paar mass sang sederhana mash traditional onset detain mayan penal mayan traditional palau madura keypad masyarakat leash lucas buran masyarakat local dingbat radar proud traditional proud oleholeh has madura jade elite strips meredesain bemas rengginang lorjuk mash traditional jade proud tara proud pagan lain sexual selena begin consumed juju elite identifikasi sansei word element detain detain bemas rengginang lorjuk bar sexual harp hangman olen hail wanna cara keypad responded apart data sansei eliminate data sansei jade dakar mullah pilch pilch produce elite gun hiding manual gun tool expert choice tool expert choice tau nilgai inconsistency ratio robot element detain data sansei anti gun alternative back beberapa parameter criteria apart that kelompok criteria responded produce sarah ali data bunch sansei engineering sansei word expert choice
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'madura': 7, 'lorjuk': 6, 'kansei': 6, 'pulau': 5, 'makan': 5, 'rengginang': 5, 'laut': 4, 'hasil': 4, 'tradisional': 4, 'desain': 4, 'produk': 4, 'kata': 4, 'sangat': 3, 'kemas': 3, 'jadi': 3, 'teliti': 3, 'guna': 3, 'expert': 3, 'choice': 3, 'cara': 2, 'strategis': 2, 'cemilan': 2, 'khas': 2, 'masih': 2, 'kepada': 2, 'masyarakat': 2, 'sesuai': 2, 'word': 2, 'elemen': 2, 'responden': 2, 'dapat': 2, 'pilih': 2, 'produsen': 2, 'tool': 2, 'kriteria': 2, 'abstrak': 1, 'geografis': 1, 'ada': 1, 'antara': 1, 'jawa': 1, 'selat': 1, 'simpan': 1, 'banyak': 1, 'potensi': 1, 'masuk': 1, 'tinggi': 1, 'letak': 1, 'mata': 1, 'cahari': 1, 'duduk': 1, 'hubung': 1, 'kaya': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'buat': 1, 'beras': 1, 'ketan': 1, 'bawang': 1, 'putih': 1, 'sedap': 1, 'rasa': 1, 'campur': 1, 'kerang': 1, 'bentuk': 1, 'rupa': 1, 'mangkok': 1, 'kecil': 1, 'pasar': 1, 'masa': 1, 'sederhana': 1, 'konsep': 1, 'kenal': 1, 'lebih': 1, 'luas': 1, 'bukan': 1, 'lokal': 1, 'tingkat': 1, 'sadar': 1, 'oleholeh': 1, 'skripsi': 1, 'meredesain': 1, 'tara': 1, 'pangan': 1, 'lain': 1, 'selera': 1, 'ingin': 1, 'konsumen': 1, 'tuju': 1, 'identifikasi': 1, 'baru': 1, 'harap': 1, 'langgan': 1, 'oleh': 1, 'wawan': 1, 'eliminasi': 1, 'dasar': 1, 'jumlah': 1, 'hitung': 1, 'manual': 1, 'tahu': 1, 'nilai': 1, 'inconsistency': 1, 'ratio': 1, 'bobot': 1, 'nanti': 1, 'alternatif': 1, 'baik': 1, 'beberapa': 1, 'parameter': 1, 'tahap': 1, 'kelompok': 1, 'parah': 1, 'ahli': 1, 'kunci': 1, 'engineering': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'and': 16, 'of': 14, 'to': 8, 'madura': 7, 'is': 7, 'lorjuk': 6, 'kansei': 6, 'a': 5, 'rengginang': 5, 'island': 4, 'traditional': 4, 'in': 4, 'very': 3, 'sea': 3, 'from': 3, 'with': 3, 'packaging': 3, 'design': 3, 'products': 3, 'this': 3, 'word': 3, 'expert': 3, 'choice': 3, 'setrategis': 2, 'that': 2, 'or': 2, 'typical': 2, 'meal': 2, 'still': 2, 'as': 2, 'by': 2, 'research': 2, 'will': 2, 'be': 2, 'accordance': 2, 'elements': 2, 'obtained': 2, 'respondents': 2, 'words': 2, 'manufacturers': 2, 'using': 2, 'tool': 2, 'criteria': 2, 'abstract': 1, 'geographically': 1, 'located': 1, 'between': 1, 'java': 1, 'strait': 1, 'holds': 1, 'lot': 1, 'potential': 1, 'also': 1, 'includes': 1, 'islands': 1, 'seafood': 1, 'producers': 1, 'high': 1, 'because': 1, 'it': 1, 'livelihoods': 1, 'related': 1, 'assets': 1, 'one': 1, 'meals': 1, 'snacks': 1, 'snack': 1, 'made': 1, 'glutinous': 1, 'rice': 1, 'garlic': 1, 'flavor': 1, 'mixed': 1, 'shells': 1, 'shaped': 1, 'like': 1, 'small': 1, 'bowl': 1, 'masa': 1, 'market': 1, 'simple': 1, 'concept': 1, 'introduce': 1, 'eat': 1, 'wider': 1, 'community': 1, 'not': 1, 'just': 1, 'local': 1, 'people': 1, 'only': 1, 'raise': 1, 'awareness': 1, 'product': 1, 'so': 1, 'thesis': 1, 'redesign': 1, 'equivalent': 1, 'other': 1, 'food': 1, 'tastes': 1, 'desires': 1, 'consumers': 1, 'purpose': 1, 'identify': 1, 'designing': 1, 'new': 1, 'customer': 1, 'expectations': 1, 'interviews': 1, 'found': 1, 'way': 1, 'eliminated': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'number': 1, 'voters': 1, 'election': 1, 'study': 1, 'manual': 1, 'calculations': 1, 'determine': 1, 'value': 1, 'inconsistency': 1, 'ratio': 1, 'weight': 1, 'used': 1, 'best': 1, 'alternative': 1, 'some': 1, 'parameters': 1, 'stage': 1, 'grouping': 1, 'experts': 1, 'severe': 1, 'keywords': 1, 'engineering': 1})
-------------------------------------------
--- Data #136 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Benny Septian Arianto
Judul: Peningkatan kualitas air kolam ikan dengan prototipe aerator berozon
Pembimbing 1: mu'alim,.MT,.MT
Pembimbing 2: sugeng Purwoko,.ST,.MT
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Tulungagung merupakan salah satu sentra perikanan darat yang besar di Jawa Timur. Bahkan di Indonesia, Desa Tanggung, Kec.Campurdarat, Kab.Tulungagung, terdapat sekitar 50 orang petani ikan dengan rata-rata jumlah kolam 5 sampai 10 kolam, dimana setiap kolam berisi sekitar 10.000 ekor ikan lele. Tujuan dalam penelitian ini adalah bagaimana mengembangkan protototipe teknologi aerator berozon untuk meningkatkan kualitas air kolam ikan dan keefektifan protototipe teknologi aerator berozon dalam meningkatkan kualitas air kolam ikan.
Berdasarkan langkah perancangan produk aerator air kolam lele dumbo berozon dengan pendekatan Pahl & Beitz ( Ullman,VDI,Zeid French ) didapatkan prototipe aerator air kolam lele dumbo berozon dengan spesifikasi debit ozon 120 l/menit, debit air kolam yang disirkulasi 10 l/menit, daya listrik total 500 Watt,dilengkapi empat roda, sistem bongkar pasang dengan mur dan baut, rangka siku solid dilapisi cat tahan karat, pada casing set inverter terdapat casing dalam dan casing luar, dan kabel solid berisolasi jenis PVC double ( Poly Vinyl Chlorida ). Dari hasil pengujian didapatkan hasil bahwa kadar DO ( Dissolved Oxigen ) mengalami perubahan dari 0,43 mg/lt menjadi 0,30 mg/lt yang berarti bahwa kadar DO ( Dissolved Oxigen ) semakin mendekati standar SNI ( Standar international Indonesia ) air kolam lele dumbo No.01-6484.5-2002 yaitu > 4 mg/l . Sedangkan nilai pH mengalami perubahan dari 8,15 menjadi 6,79 dan ini berarti nilai pH air kolam semakin mendekati standar SNI air kolam lele dumbo No.01-6484.5-2002 yaitu antara 6.5 – 8.5.
Abstrak (Clean): abstrak tulungagung merupakan salah satu sentra perikanan darat yang besar di jawa timur bahkan di indonesia desa tanggung keccampurdarat kabtulungagung terdapat sekitar orang petani ikan dengan ratarata jumlah kolam sampai kolam dimana setiap kolam berisi sekitar ekor ikan lele tujuan dalam penelitian ini adalah bagaimana mengembangkan protototipe teknologi aerator berozon untuk meningkatkan kualitas air kolam ikan dan keefektifan protototipe teknologi aerator berozon dalam meningkatkan kualitas air kolam ikan berdasarkan langkah perancangan produk aerator air kolam lele dumbo berozon dengan pendekatan pahl beitz ullmanvdizeid french didapatkan prototipe aerator air kolam lele dumbo berozon dengan spesifikasi debit ozon lmenit debit air kolam yang disirkulasi lmenit daya listrik total wattdilengkapi empat roda sistem bongkar pasang dengan mur dan baut rangka siku solid dilapisi cat tahan karat pada casing set inverter terdapat casing dalam dan casing luar dan kabel solid berisolasi jenis pvc double poly vinyl chlorida dari hasil pengujian didapatkan hasil bahwa kadar do dissolved oxigen mengalami perubahan dari mglt menjadi mglt yang berarti bahwa kadar do dissolved oxigen semakin mendekati standar sni standar international indonesia air kolam lele dumbo no yaitu mgl sedangkan nilai ph mengalami perubahan dari menjadi dan ini berarti nilai ph air kolam semakin mendekati standar sni air kolam lele dumbo no yaitu antara –
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak tulungagung salah satu sentra perikanan darat besar jawa timur bahkan indonesia desa tanggung keccampurdarat kabtulungagung terdapat sekitar orang petani ikan ratarata jumlah kolam kolam dimana setiap kolam berisi sekitar ekor ikan lele tujuan penelitian bagaimana mengembangkan protototipe teknologi aerator berozon meningkatkan kualitas air kolam ikan keefektifan protototipe teknologi aerator berozon meningkatkan kualitas air kolam ikan berdasarkan langkah perancangan produk aerator air kolam lele dumbo berozon pendekatan pahl beitz ullmanvdizeid french didapatkan prototipe aerator air kolam lele dumbo berozon spesifikasi debit ozon lmenit debit air kolam disirkulasi lmenit daya listrik total wattdilengkapi empat roda sistem bongkar pasang mur baut rangka siku solid dilapisi cat tahan karat casing set inverter terdapat casing casing luar kabel solid berisolasi jenis pvc double poly vinyl chlorida hasil pengujian didapatkan hasil kadar do dissolved oxigen mengalami perubahan mglt menjadi mglt berarti kadar do dissolved oxigen semakin mendekati standar sni standar international indonesia air kolam lele dumbo no mgl sedangkan nilai ph mengalami perubahan menjadi berarti nilai ph air kolam semakin mendekati standar sni air kolam lele dumbo no antara –
Abstrak (Stemmed): abstrak tulungagung salah satu sentra ikan darat besar jawa timur bahkan indonesia desa tanggung keccampurdarat kabtulungagung dapat sekitar orang tani ikan ratarata jumlah kolam kolam mana tiap kolam isi sekitar ekor ikan lele tuju teliti bagaimana kembang protototipe teknologi aerator ozon tingkat kualitas air kolam ikan efektif protototipe teknologi aerator ozon tingkat kualitas air kolam ikan dasar langkah ancang produk aerator air kolam lele dumbo ozon dekat pahl beitz ullmanvdizeid french dapat prototipe aerator air kolam lele dumbo ozon spesifikasi debit ozon lmenit debit air kolam sirkulasi lmenit daya listrik total wattdilengkapi empat roda sistem bongkar pasang mur baut rangka siku solid lapis cat tahan karat casing set inverter dapat casing casing luar kabel solid isolasi jenis pvc double poly vinyl chlorida hasil uji dapat hasil kadar do dissolved oxigen alami ubah mglt jadi mglt arti kadar do dissolved oxigen makin dekat standar sni standar international indonesia air kolam lele dumbo no mgl sedang nilai ph alami ubah jadi arti nilai ph air kolam makin dekat standar sni air kolam lele dumbo no antara
Abstrak (Corrected): abstract tulungagung salad sat sentry ian dart bear jaw timur balkan indonesia desk tagging keccampurdarat kabtulungagung apart seminar orang tank ian ratarata mullah kola kola mana tip kola is seminar kor ian lee juju elite bagaimana embank protototipe teknologi aerator ozone dingbat kualitas air kola ian efektif protototipe teknologi aerator ozone dingbat kualitas air kola ian dakar bangka dancing proud aerator air kola lee dumbo ozone dead pal blitz ullmanvdizeid french apart prototype aerator air kola lee dumbo ozone spesifikasi debit ozone lent debit air kola sirkulasi lent day listeria total wattdilengkapi expat road sister bangka padang our but bangka sika solid laps cat than karat casing set inverter apart casing casing liar label solid isolate penis pic double poly vinyl chloride hail uni apart hail kadar do dissolved oxygen salami bah melt jade melt art kadar do dissolved oxygen making dead standard sin standard international indonesia air kola lee dumbo no mil sedan nilgai ph salami bah jade art nilgai ph air kola making dead standard sin air kola lee dumbo no angara
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kolam': 11, 'air': 8, 'ikan': 5, 'lele': 5, 'ozon': 5, 'dapat': 4, 'aerator': 4, 'dumbo': 4, 'dekat': 3, 'casing': 3, 'standar': 3, 'indonesia': 2, 'sekitar': 2, 'protototipe': 2, 'teknologi': 2, 'tingkat': 2, 'kualitas': 2, 'debit': 2, 'lmenit': 2, 'solid': 2, 'hasil': 2, 'kadar': 2, 'do': 2, 'dissolved': 2, 'oxigen': 2, 'alami': 2, 'ubah': 2, 'mglt': 2, 'jadi': 2, 'arti': 2, 'makin': 2, 'sni': 2, 'no': 2, 'nilai': 2, 'ph': 2, 'abstrak': 1, 'tulungagung': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'sentra': 1, 'darat': 1, 'besar': 1, 'jawa': 1, 'timur': 1, 'bahkan': 1, 'desa': 1, 'tanggung': 1, 'keccampurdarat': 1, 'kabtulungagung': 1, 'orang': 1, 'tani': 1, 'ratarata': 1, 'jumlah': 1, 'mana': 1, 'tiap': 1, 'isi': 1, 'ekor': 1, 'tuju': 1, 'teliti': 1, 'bagaimana': 1, 'kembang': 1, 'efektif': 1, 'dasar': 1, 'langkah': 1, 'ancang': 1, 'produk': 1, 'pahl': 1, 'beitz': 1, 'ullmanvdizeid': 1, 'french': 1, 'prototipe': 1, 'spesifikasi': 1, 'sirkulasi': 1, 'daya': 1, 'listrik': 1, 'total': 1, 'wattdilengkapi': 1, 'empat': 1, 'roda': 1, 'sistem': 1, 'bongkar': 1, 'pasang': 1, 'mur': 1, 'baut': 1, 'rangka': 1, 'siku': 1, 'lapis': 1, 'cat': 1, 'tahan': 1, 'karat': 1, 'set': 1, 'inverter': 1, 'luar': 1, 'kabel': 1, 'isolasi': 1, 'jenis': 1, 'pvc': 1, 'double': 1, 'poly': 1, 'vinyl': 1, 'chlorida': 1, 'uji': 1, 'international': 1, 'mgl': 1, 'sedang': 1, 'antara': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'is': 13, 'of': 11, 'to': 7, 'water': 6, 'with': 5, 'fish': 4, 'catfish': 4, 'mglt': 4, 'in': 3, 'indonesia': 3, 'ponds': 3, 'aerator': 3, 'reservoir': 3, 'and': 3, 'that': 3, 'from': 3, 'value': 3, 'tulungagung': 2, 'one': 2, 'there': 2, 'are': 2, 'this': 2, 'ozone': 2, 'ozoneddumbo': 2, 'by': 2, 'prototype': 2, 'discharge': 2, 'lminute': 2, 'egquiped': 2, 'solid': 2, 'result': 2, 'changed': 2, 'getting': 2, 'closer': 2, 'sni': 2, 'standar': 2, 'international': 2, 'dumbo': 2, 'standard': 2, 'number': 2, 'which': 2, 'ph': 2, 'pond': 2, 'abstract': 1, 'big': 1, 'fisheries': 1, 'center': 1, 'east': 1, 'java': 1, 'moreover': 1, 'tanggung': 1, 'village': 1, 'campurdarat': 1, 'city': 1, 'farmers': 1, 'averagely': 1, 'thousand': 1, 'purpose': 1, 'research': 1, 'develop': 1, 'prototipe': 1, 'containing': 1, 'increase': 1, 'quality': 1, 'according': 1, 'product': 1, 'planning': 1, 'step': 1, 'basedon': 1, 'aprouch': 1, 'pahl': 1, 'beiltz': 1, 'ullmanvdizeid': 1, 'french': 1, 'specification': 1, 'circulated': 1, 'at': 1, 'total': 1, 'energy': 1, 'watt': 1, 'completed': 1, 'wheels': 1, 'assamblydissambly': 1, 'system': 1, 'bolt': 1, 'moor': 1, 'angled': 1, 'framwork': 1, 'layered': 1, 'stainproof': 1, 'paint': 1, 'set': 1, 'inverteris': 1, 'innerand': 1, 'buter': 1, 'casing': 1, 'double': 1, 'pvc': 1, 'poly': 1, 'vinyl': 1, 'chlorida': 1, 'isolated': 1, 'cable': 1, 'test': 1, 'we': 1, 'obtained': 1, 'rates': 1, 'do': 1, 'dissolved': 1, 'oxigen': 1, 'so': 1, 'mgl': 1, 'on': 1, 'other': 1, 'hand': 1, 'means': 1, 'lele': 1, 'between': 1})
-------------------------------------------
--- Data #137 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Arief Yulianto
Judul: KAJIAN PREFERENSI MAHASISWA TERHADAP DOSEN TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS KONJOIN
Pembimbing 1: Dr. Rachmat Hidayat ST,. MT
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad ST,. MT
Abstrak (Raw): Penelitian ini membahas tentang preferensi mahasiswa terhadap kualitas dosen Teknik Industri Universitas Trunojoyo Madura. Metode yang digunakan dalam menentukan preferensi adalah analisis konjoin. Adapun langkah-langkah dalam analisis konjoin adalah merumuskan masalah, perancangan stimuli, metode pengumpulan data, pemilihan posedur konjoin, dan interpretasi hasil. Terdapat delapan kartu stimuli berdasarkan karakteristik dosen yang terbentuk. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi pada pengembangan dan perbaikan kualitas dosen yang berkaitan dengan kepuasan mahasiswa serta dapat digunakan sebagai wacana tentang kepuasan mahasiswa terhadap kualitas dosen. Hasil yang didapat pada penelitian ini berdasarkan tingkat kepentingan bahwa hal yang paling penting dalam memilih dosen yang berkualitas menurut preferensi mahasiswa adalah berdasarkan kedisiplinan (27.27%), menguasai materi (18.18%), pembawaan diri (18.18%) serta berturut turut nilai kepentingan sebesar (9.09%) adalah penyampaian materi, suka memotivasi mahasiswa, metode mengajar dan penilaian.
Abstrak (Clean): penelitian ini membahas tentang preferensi mahasiswa terhadap kualitas dosen teknik industri universitas trunojoyo madura metode yang digunakan dalam menentukan preferensi adalah analisis konjoin adapun langkahlangkah dalam analisis konjoin adalah merumuskan masalah perancangan stimuli metode pengumpulan data pemilihan posedur konjoin dan interpretasi hasil terdapat delapan kartu stimuli berdasarkan karakteristik dosen yang terbentuk penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi pada pengembangan dan perbaikan kualitas dosen yang berkaitan dengan kepuasan mahasiswa serta dapat digunakan sebagai wacana tentang kepuasan mahasiswa terhadap kualitas dosen hasil yang didapat pada penelitian ini berdasarkan tingkat kepentingan bahwa hal yang paling penting dalam memilih dosen yang berkualitas menurut preferensi mahasiswa adalah berdasarkan kedisiplinan menguasai materi pembawaan diri serta berturut turut nilai kepentingan sebesar adalah penyampaian materi suka memotivasi mahasiswa metode mengajar dan penilaian
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas tentang preferensi mahasiswa kualitas dosen teknik industri universitas trunojoyo madura metode digunakan menentukan preferensi analisis konjoin adapun langkahlangkah analisis konjoin merumuskan masalah perancangan stimuli metode pengumpulan data pemilihan posedur konjoin interpretasi hasil terdapat delapan kartu stimuli berdasarkan karakteristik dosen terbentuk penelitian diharapkan mampu memberikan kontribusi pengembangan perbaikan kualitas dosen berkaitan kepuasan mahasiswa dapat digunakan wacana tentang kepuasan mahasiswa kualitas dosen hasil didapat penelitian berdasarkan tingkat kepentingan paling penting memilih dosen berkualitas menurut preferensi mahasiswa berdasarkan kedisiplinan menguasai materi pembawaan diri berturut turut nilai kepentingan sebesar penyampaian materi suka memotivasi mahasiswa metode mengajar penilaian
Abstrak (Stemmed): teliti bahas tentang preferensi mahasiswa kualitas dosen teknik industri universitas trunojoyo madura metode guna tentu preferensi analisis konjoin adapun langkahlangkah analisis konjoin rumus masalah ancang stimuli metode kumpul data pilih posedur konjoin interpretasi hasil dapat delapan kartu stimuli dasar karakteristik dosen bentuk teliti harap mampu beri kontribusi kembang baik kualitas dosen kait puas mahasiswa dapat guna wacana tentang puas mahasiswa kualitas dosen hasil dapat teliti dasar tingkat penting paling penting pilih dosen kualitas turut preferensi mahasiswa dasar disiplin kuasa materi bawa diri turut turut nilai penting besar sampai materi suka motivasi mahasiswa metode ajar nilai
Abstrak (Corrected): elite baas tenting preference mahasiswa kualitas dozen tennis industry university trunojoyo madura metope gun tent preference analysis conjoin adapt langkahlangkah analysis conjoin rumpus marsala dancing stimuli metope rumpus data pilch poseur conjoin interprets hail apart deadpan kart stimuli dakar karakteristik dozen bent elite harp camp bert kontribusi embank back kualitas dozen wait puts mahasiswa apart gun wanna tenting puts mahasiswa kualitas dozen hail apart elite dakar dingbat panting paling panting pilch dozen kualitas turn preference mahasiswa dakar discipline casa mater baba dirt turn turn nilgai panting bear sampan mater ska motives mahasiswa metope ajar nilgai
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mahasiswa': 5, 'dosen': 5, 'kualitas': 4, 'teliti': 3, 'preferensi': 3, 'metode': 3, 'konjoin': 3, 'dapat': 3, 'dasar': 3, 'penting': 3, 'turut': 3, 'tentang': 2, 'guna': 2, 'analisis': 2, 'stimuli': 2, 'pilih': 2, 'hasil': 2, 'puas': 2, 'materi': 2, 'nilai': 2, 'bahas': 1, 'teknik': 1, 'industri': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'tentu': 1, 'adapun': 1, 'langkahlangkah': 1, 'rumus': 1, 'masalah': 1, 'ancang': 1, 'kumpul': 1, 'data': 1, 'posedur': 1, 'interpretasi': 1, 'delapan': 1, 'kartu': 1, 'karakteristik': 1, 'bentuk': 1, 'harap': 1, 'mampu': 1, 'beri': 1, 'kontribusi': 1, 'kembang': 1, 'baik': 1, 'kait': 1, 'wacana': 1, 'tingkat': 1, 'paling': 1, 'disiplin': 1, 'kuasa': 1, 'bawa': 1, 'diri': 1, 'besar': 1, 'sampai': 1, 'suka': 1, 'motivasi': 1, 'ajar': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 16, 'the': 14, 'to': 5, 'lecturers': 4, 'in': 4, 'is': 4, 'and': 4, 'on': 4, 'this': 3, 'quality': 3, 'conjoint': 3, 'are': 3, 'based': 3, 'as': 3, 'study': 2, 'students': 2, 'method': 2, 'used': 2, 'analysis': 2, 'stimuli': 2, 'results': 2, 'student': 2, 'satisfaction': 2, 'a': 2, 'discusses': 1, 'preferences': 1, 'industrial': 1, 'engineering': 1, 'university': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'determining': 1, 'preference': 1, 'steps': 1, 'formulation': 1, 'problem': 1, 'planning': 1, 'data': 1, 'collection': 1, 'selection': 1, 'procedures': 1, 'interpretation': 1, 'there': 1, 'eight': 1, 'cards': 1, 'formed': 1, 'characteristics': 1, 'lecturer': 1, 'research': 1, 'expected': 1, 'contribute': 1, 'development': 1, 'improvement': 1, 'related': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'discourse': 1, 'about': 1, 'obtained': 1, 'level': 1, 'interest': 1, 'that': 1, 'most': 1, 'important': 1, 'thing': 1, 'choosing': 1, 'qualified': 1, 'discipline': 1, 'over': 1, 'matter': 1, 'self': 1, 'carriage': 1, 'well': 1, 'interests': 1, 'consecutive': 1, 'values': 1, 'delivery': 1, 'content': 1, 'like': 1, 'motivating': 1, 'teaching': 1, 'methods': 1, 'assessment': 1})
-------------------------------------------
--- Data #138 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: AKH. BASRI
Judul: PERBAIKAN POSTUR KERJA BERDASARKAN IDENTIFIKASI HUMAN ERROR DAN KANSEI ENGINEERING INDUSTRI MEBEL SAMPANG
Pembimbing 1: FITRI AGUSTINA, ST.,MT
Pembimbing 2: NACHNUL ANSORI, ST.,MT
Abstrak (Raw): Di Desa Karangdalem terdapat banyak industri mebel, salah satunya Kramat Jaya yang terletak di Jalan Kramat Sampang. Industri mebel ini banyak menghasilkan kerajinan dari kayu seperti lemari, pintu, dipan, kusen, kursi, dan meja. Dalam proses pembuatan ada beberapa tahap yaitu kayu diluruskan, pengepresan, pengukuran sesuai gambar, perakitan, pengukiran dan terakhir penghalusan. Dalam pembuatan produk mebel sangat tergantung keahlian pekerjanya, oleh karena itu manusia memiliki peranan yang sangat penting dalam suatu proses produksi, sehingga keandalan suatu sistem kerja dalam industri mebel bergantung pada keandalan manusia dalam sistem tersebut. Postur kerja yang tidak ergonomis akan memberikan dampak pada pekerja dan akan meningkatkan terjadinya human error karena kelelahan pada proses pembuatan produk mebel. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi kesalahan operator (human error) yang dilakukan pada industri mebel dengan menggunakan metode HEART dan perbaikan postur kerja menggunakan REBA (Rapid Entire Body Assessment) dan kansei engineering. Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan nilai Human Error Probability terbesar terdapat pada tahap pengukiran sebesar 0,915 dan penilaian postur kerja menghasilkan tahap pengukiran merupakan tahap yang mempunyai level resiko tinggi. Alternatif perbaikan yang diusulkan adalah perbaikan postur kerja dengan merancang ulang peralatan pada tahap pengukiran, sehingga dapat mengurangi nilai HEP dan mengurangi level pada penilaian postur kerja dengan metode REBA.
Abstrak (Clean): di desa karangdalem terdapat banyak industri mebel salah satunya kramat jaya yang terletak di jalan kramat sampang industri mebel ini banyak menghasilkan kerajinan dari kayu seperti lemari pintu dipan kusen kursi dan meja dalam proses pembuatan ada beberapa tahap yaitu kayu diluruskan pengepresan pengukuran sesuai gambar perakitan pengukiran dan terakhir penghalusan dalam pembuatan produk mebel sangat tergantung keahlian pekerjanya oleh karena itu manusia memiliki peranan yang sangat penting dalam suatu proses produksi sehingga keandalan suatu sistem kerja dalam industri mebel bergantung pada keandalan manusia dalam sistem tersebut postur kerja yang tidak ergonomis akan memberikan dampak pada pekerja dan akan meningkatkan terjadinya human error karena kelelahan pada proses pembuatan produk mebel tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi kesalahan operator human error yang dilakukan pada industri mebel dengan menggunakan metode heart dan perbaikan postur kerja menggunakan reba rapid entire body assessment dan kansei engineering berdasarkan hasil perhitungan didapatkan nilai human error probability terbesar terdapat pada tahap pengukiran sebesar dan penilaian postur kerja menghasilkan tahap pengukiran merupakan tahap yang mempunyai level resiko tinggi alternatif perbaikan yang diusulkan adalah perbaikan postur kerja dengan merancang ulang peralatan pada tahap pengukiran sehingga dapat mengurangi nilai hep dan mengurangi level pada penilaian postur kerja dengan metode reba
Abstrak (Stopwords Removed): desa karangdalem terdapat banyak industri mebel salah satunya kramat jaya terletak jalan kramat sampang industri mebel banyak menghasilkan kerajinan kayu lemari pintu dipan kusen kursi meja proses pembuatan ada beberapa tahap kayu diluruskan pengepresan pengukuran sesuai gambar perakitan pengukiran terakhir penghalusan pembuatan produk mebel sangat tergantung keahlian pekerjanya manusia memiliki peranan sangat penting proses produksi keandalan sistem kerja industri mebel bergantung keandalan manusia sistem tersebut postur kerja ergonomis memberikan dampak pekerja meningkatkan terjadinya human error kelelahan proses pembuatan produk mebel tujuan penelitian mengidentifikasi kesalahan operator human error dilakukan industri mebel menggunakan metode heart perbaikan postur kerja menggunakan reba rapid entire body assessment kansei engineering berdasarkan hasil perhitungan didapatkan nilai human error probability terbesar terdapat tahap pengukiran sebesar penilaian postur kerja menghasilkan tahap pengukiran tahap mempunyai level resiko tinggi alternatif perbaikan diusulkan perbaikan postur kerja merancang ulang peralatan tahap pengukiran dapat mengurangi nilai hep mengurangi level penilaian postur kerja metode reba
Abstrak (Stemmed): desa karangdalem dapat banyak industri mebel salah satu kramat jaya letak jalan kramat sampang industri mebel banyak hasil rajin kayu lemari pintu dipan kusen kursi meja proses buat ada beberapa tahap kayu lurus pres ukur sesuai gambar rakit ukir akhir halus buat produk mebel sangat gantung ahli kerja manusia milik peran sangat penting proses produksi andal sistem kerja industri mebel gantung andal manusia sistem sebut postur kerja ergonomis beri dampak kerja tingkat jadi human error lelah proses buat produk mebel tuju teliti identifikasi salah operator human error laku industri mebel guna metode heart baik postur kerja guna reba rapid entire body assessment kansei engineering dasar hasil hitung dapat nilai human error probability besar dapat tahap ukir besar nilai postur kerja hasil tahap ukir tahap punya level resiko tinggi alternatif baik usul baik postur kerja rancang ulang alat tahap ukir dapat kurang nilai hep kurang level nilai postur kerja metode reba
Abstrak (Corrected): desk karangdalem apart banyan industry rebel salad sat drama jay leak alan drama sampan industry rebel banyan hail rain kay learn pint dian used kursk mega proves but ada beberapa that kay lurks pres ukr sexual sambar raki ukr air halls but proud rebel sang antung ali era amnesia milk pecan sang panting proves produksi anal sister era industry rebel antung anal amnesia sister debut poster era ergonomic bert damp era dingbat jade human error leah proves but proud rebel juju elite identifikasi salad operator human error lake industry rebel gun metope heart back poster era gun reba rapid entire body assessment sansei engineering dakar hail hiding apart nilgai human error probability bear apart that ukr bear nilgai poster era hail that ukr that puny level resist ting alternative back usual back poster era dancing slang flat that ukr apart during nilgai hep during level nilgai poster era metope reba
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 8, 'mebel': 6, 'tahap': 5, 'postur': 5, 'dapat': 4, 'industri': 4, 'ukir': 4, 'nilai': 4, 'hasil': 3, 'proses': 3, 'buat': 3, 'human': 3, 'error': 3, 'baik': 3, 'banyak': 2, 'salah': 2, 'kramat': 2, 'kayu': 2, 'produk': 2, 'sangat': 2, 'gantung': 2, 'manusia': 2, 'andal': 2, 'sistem': 2, 'guna': 2, 'metode': 2, 'reba': 2, 'besar': 2, 'level': 2, 'kurang': 2, 'desa': 1, 'karangdalem': 1, 'satu': 1, 'jaya': 1, 'letak': 1, 'jalan': 1, 'sampang': 1, 'rajin': 1, 'lemari': 1, 'pintu': 1, 'dipan': 1, 'kusen': 1, 'kursi': 1, 'meja': 1, 'ada': 1, 'beberapa': 1, 'lurus': 1, 'pres': 1, 'ukur': 1, 'sesuai': 1, 'gambar': 1, 'rakit': 1, 'akhir': 1, 'halus': 1, 'ahli': 1, 'milik': 1, 'peran': 1, 'penting': 1, 'produksi': 1, 'sebut': 1, 'ergonomis': 1, 'beri': 1, 'dampak': 1, 'tingkat': 1, 'jadi': 1, 'lelah': 1, 'tuju': 1, 'teliti': 1, 'identifikasi': 1, 'operator': 1, 'laku': 1, 'heart': 1, 'rapid': 1, 'entire': 1, 'body': 1, 'assessment': 1, 'kansei': 1, 'engineering': 1, 'dasar': 1, 'hitung': 1, 'probability': 1, 'punya': 1, 'resiko': 1, 'tinggi': 1, 'alternatif': 1, 'usul': 1, 'rancang': 1, 'ulang': 1, 'alat': 1, 'hep': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 14, 'in': 10, 'and': 7, 'furniture': 6, 'is': 6, 'on': 5, 'a': 4, 'human': 4, 'are': 3, 'industry': 3, 'process': 3, 'products': 3, 'that': 3, 'postures': 3, 'to': 3, 'by': 3, 'work': 3, 'assessment': 3, 'stage': 3, 'there': 2, 'kramat': 2, 'at': 2, 'this': 2, 'carving': 2, 'have': 2, 'making': 2, 'so': 2, 'reliability': 2, 'system': 2, 'working': 2, 'error': 2, 'using': 2, 'method': 2, 'improvement': 2, 'reba': 2, 'value': 2, 'engraving': 2, 'posture': 2, 'level': 2, 'reduce': 2, 'karangdalem': 1, 'village': 1, 'many': 1, 'industries': 1, 'one': 1, 'them': 1, 'jaya': 1, 'which': 1, 'located': 1, 'jalan': 1, 'sampang': 1, 'generates': 1, 'lot': 1, 'wooden': 1, 'handicrafts': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'cabinets': 1, 'doors': 1, 'couches': 1, 'frames': 1, 'chairs': 1, 'tables': 1, 'manufacturing': 1, 'several': 1, 'phases': 1, 'wood': 1, 'straightened': 1, 'pressing': 1, 'measurement': 1, 'corresponding': 1, 'pictures': 1, 'assembly': 1, 'refinement': 1, 'manufacture': 1, 'highly': 1, 'dependent': 1, 'use': 1, 'resources': 1, 'humans': 1, 'very': 1, 'important': 1, 'role': 1, 'depends': 1, 'unergonomic': 1, 'going': 1, 'an': 1, 'impact': 1, 'workers': 1, 'will': 1, 'increase': 1, 'occurrence': 1, 'due': 1, 'fatigue': 1, 'purpose': 1, 'study': 1, 'identify': 1, 'operator': 1, 'errors': 1, 'committed': 1, 'heart': 1, 'rapid': 1, 'entire': 1, 'body': 1, 'kansei': 1, 'engineering': 1, 'based': 1, 'calculation': 1, 'results': 1, 'show': 1, 'probability': 1, 'largest': 1, 'contained': 1, 'producing': 1, 'has': 1, 'high': 1, 'risk': 1, 'alternative': 1, 'proposed': 1, 'with': 1, 'redesigning': 1, 'equipment': 1, 'it': 1, 'can': 1, 'hep': 1})
-------------------------------------------
--- Data #139 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: AERRY WIDYA AL FARIES
Judul: PEMODELAN VIRTUAL ENTERPRISE PADA UKM BATIK BANGKALAN
Pembimbing 1: TRISITA NOVIANTI, S.TP., MT
Pembimbing 2: YENI KUSTIYAHNINGSIH, S.KOM., M.KOM
Abstrak (Raw): Penelitian ini membahas pemodelan virtual enterprise pada usaha kecil dan menengah (UKM) batik Bangkalan. Kurangnya kemampuan UKM batik dalam mengakses pasar-pasar potensial merupakan permasalahan yang sering dihadapi. Masih banyak UKM batik yang belum mampu melakukan ekspor produk ke mancanegara, mereka hanya bisa menjual produknya di pasar domestik. Kurangnya promosi pemasaran menjadi penyebab kurang dikenalnya kemampuan dari banyak UKM batik di Bangkalan. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan memodelkan virtual enterprise pada UKM batik di kab. Bangkalan yang menerapkan business to business (B2B) dengan Dinas Koperasi dan UMKM Bangkalan dan business to consumer (B2C) dengan konsumen. Metode yang digunakan dalam perancangan sistem informasi ini menggunakan beberapa alat bantu untuk proces modelling yang direpresentasikan dengan usecase diagram, activity diagram. Perangkat lunak pendukung yang digunakan adalah Photoshop CS5, PHP, dan MySQL. Hasil penelitian ini berupa model virtual enterprise yang menerapkan business to business dalam dua level sistem admin, yaitu antara super admin yang dikelola oleh dinas koperasi dan UMKM Bangkalan dengan admin biasa yang dikelola oleh beberapa UKM. Model virtual enterprise yang menerapkan business to cunsumer dapat terlihat melalui bentuk transaksi berbelanja atau berdagang secara online pada website.
Abstrak (Clean): penelitian ini membahas pemodelan virtual enterprise pada usaha kecil dan menengah ukm batik bangkalan kurangnya kemampuan ukm batik dalam mengakses pasarpasar potensial merupakan permasalahan yang sering dihadapi masih banyak ukm batik yang belum mampu melakukan ekspor produk ke mancanegara mereka hanya bisa menjual produknya di pasar domestik kurangnya promosi pemasaran menjadi penyebab kurang dikenalnya kemampuan dari banyak ukm batik di bangkalan tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan memodelkan virtual enterprise pada ukm batik di kab bangkalan yang menerapkan business to business bb dengan dinas koperasi dan umkm bangkalan dan business to consumer bc dengan konsumen metode yang digunakan dalam perancangan sistem informasi ini menggunakan beberapa alat bantu untuk proces modelling yang direpresentasikan dengan usecase diagram activity diagram perangkat lunak pendukung yang digunakan adalah photoshop cs php dan mysql hasil penelitian ini berupa model virtual enterprise yang menerapkan business to business dalam dua level sistem admin yaitu antara super admin yang dikelola oleh dinas koperasi dan umkm bangkalan dengan admin biasa yang dikelola oleh beberapa ukm model virtual enterprise yang menerapkan business to cunsumer dapat terlihat melalui bentuk transaksi berbelanja atau berdagang secara online pada website
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas pemodelan virtual enterprise usaha kecil menengah ukm batik bangkalan kurangnya kemampuan ukm batik mengakses pasarpasar potensial permasalahan sering dihadapi masih banyak ukm batik belum mampu melakukan ekspor produk mancanegara mereka menjual produknya pasar domestik kurangnya promosi pemasaran menjadi penyebab kurang dikenalnya kemampuan banyak ukm batik bangkalan tujuan penelitian merancang memodelkan virtual enterprise ukm batik kab bangkalan menerapkan business to business bb dinas koperasi umkm bangkalan business to consumer bc konsumen metode digunakan perancangan sistem informasi menggunakan beberapa alat bantu proces modelling direpresentasikan usecase diagram activity diagram perangkat lunak pendukung digunakan photoshop cs php mysql hasil penelitian berupa model virtual enterprise menerapkan business to business dua level sistem admin antara super admin dikelola dinas koperasi umkm bangkalan admin biasa dikelola beberapa ukm model virtual enterprise menerapkan business to cunsumer dapat terlihat bentuk transaksi berbelanja berdagang secara online website
Abstrak (Stemmed): teliti bahas model virtual enterprise usaha kecil tengah ukm batik bangkal kurang mampu ukm batik akses pasarpasar potensial masalah sering hadap masih banyak ukm batik belum mampu laku ekspor produk mancanegara mereka jual produk pasar domestik kurang promosi pasar jadi sebab kurang kenal mampu banyak ukm batik bangkal tuju teliti rancang model virtual enterprise ukm batik kab bangkal terap business to business bb dinas koperasi umkm bangkal business to consumer bc konsumen metode guna ancang sistem informasi guna beberapa alat bantu proces modelling representasi usecase diagram activity diagram perangkat lunak dukung guna photoshop cs php mysql hasil teliti upa model virtual enterprise terap business to business dua level sistem admin antara super admin kelola dinas koperasi umkm bangkal admin biasa kelola beberapa ukm model virtual enterprise terap business to cunsumer dapat lihat bentuk transaksi belanja dagang cara online website
Abstrak (Corrected): elite baas model virtual enterprise sara cecil length um batik bangka during camp um batik asses pasarpasar potential marsala seeing hadar mash banyan um batik begum camp lake ensor proud mancanegara merely dual proud paar domestic during promos paar jade kebab during penal camp banyan um batik bangka juju elite dancing model virtual enterprise um batik kab bangka trap business to business be dings operas mom bangka business to consumer be consumed metope gun dancing sister informant gun beberapa flat bantu process modelling represents unease diagram activity diagram perangkat lunar during gun photoshop cs pop myself hail elite up model virtual enterprise trap business to business due level sister admit angara super admit fella dings operas mom bangka admit bias fella beberapa um model virtual enterprise trap business to consumer apart that bent transaksi belinda dagan cara online website
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ukm': 6, 'business': 6, 'batik': 5, 'bangkal': 5, 'model': 4, 'virtual': 4, 'enterprise': 4, 'to': 4, 'teliti': 3, 'kurang': 3, 'mampu': 3, 'terap': 3, 'guna': 3, 'admin': 3, 'banyak': 2, 'produk': 2, 'pasar': 2, 'dinas': 2, 'koperasi': 2, 'umkm': 2, 'sistem': 2, 'beberapa': 2, 'diagram': 2, 'kelola': 2, 'bahas': 1, 'usaha': 1, 'kecil': 1, 'tengah': 1, 'akses': 1, 'pasarpasar': 1, 'potensial': 1, 'masalah': 1, 'sering': 1, 'hadap': 1, 'masih': 1, 'belum': 1, 'laku': 1, 'ekspor': 1, 'mancanegara': 1, 'mereka': 1, 'jual': 1, 'domestik': 1, 'promosi': 1, 'jadi': 1, 'sebab': 1, 'kenal': 1, 'tuju': 1, 'rancang': 1, 'kab': 1, 'bb': 1, 'consumer': 1, 'bc': 1, 'konsumen': 1, 'metode': 1, 'ancang': 1, 'informasi': 1, 'alat': 1, 'bantu': 1, 'proces': 1, 'modelling': 1, 'representasi': 1, 'usecase': 1, 'activity': 1, 'perangkat': 1, 'lunak': 1, 'dukung': 1, 'photoshop': 1, 'cs': 1, 'php': 1, 'mysql': 1, 'hasil': 1, 'upa': 1, 'dua': 1, 'level': 1, 'antara': 1, 'super': 1, 'biasa': 1, 'cunsumer': 1, 'dapat': 1, 'lihat': 1, 'bentuk': 1, 'transaksi': 1, 'belanja': 1, 'dagang': 1, 'cara': 1, 'online': 1, 'website': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 9, 'smes': 8, 'to': 8, 'of': 7, 'business': 6, 'batik': 5, 'and': 5, 'virtual': 4, 'enterprise': 4, 'modelling': 4, 'in': 4, 'bangkal': 4, 'a': 4, 'is': 4, 'which': 4, 'this': 3, 'study': 3, 'some': 3, 'administered': 3, 'by': 3, 'admin': 3, 'lack': 2, 'have': 2, 'not': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'design': 2, 'for': 2, 'with': 2, 'department': 2, 'cooperatives': 2, 'consumer': 2, 'diagram': 2, 'managed': 2, 'discusses': 1, 'about': 1, 'has': 1, 'access': 1, 'potencial': 1, 'markets': 1, 'it': 1, 's': 1, 'problem': 1, 'frequently': 1, 'encountered': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'still': 1, 'been': 1, 'able': 1, 'exporting': 1, 'product': 1, 'foreign': 1, 'countries': 1, 'they': 1, 'only': 1, 'sell': 1, 'their': 1, 'products': 1, 'i': 1, 'domestic': 1, 'market': 1, 'marketing': 1, 'promotion': 1, 'reason': 1, 'why': 1, 'many': 1, 'capability': 1, 'well': 1, 'known': 1, 'yet': 1, 'purpose': 1, 'bb': 1, 'bc': 1, 'consumerin': 1, 'method': 1, 'information': 1, 'systems': 1, 'will': 1, 'use': 1, 'several': 1, 'tools': 1, 'modeling': 1, 'proces': 1, 'usecase': 1, 'represented': 1, 'activity': 1, 'software': 1, 'used': 1, 'was': 1, 'photoshop': 1, 'cs': 1, 'php': 1, 'mysql': 1, 'databases': 1, 'results': 1, 'two': 1, 'level': 1, 'system': 1, 'between': 1, 'super': 1, 'usual': 1, 'seen': 1, 'through': 1, 'transaction': 1, 'or': 1, 'trade': 1, 'online': 1, 'shop': 1, 'website': 1})
-------------------------------------------
--- Data #140 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: HALIMATUS SA'DIAH
Judul: ANALISIS KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA
SERTA PENILAIAN TINGKAT RISIKO DENGAN METODE
HAZOP
(HAZARD AND OPERABILITY STUDY)
Pembimbing 1: Nachnul Anshori S.T.,M.T
Pembimbing 2: Ida Lumintu S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan faktor yang paling penting
dalam pencapaian sasaran tujuan suatu perusahaan. Di Indonesia sendiri program
keselamatan dan kesehatan sudah diperhatikan dengan terbentuknya undang-undang
yakni Peraturan Pemerintah nomor 50 tahun 2012. P.T. Iglas secara formal telah
memiliki sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja. Namun peraturan yang
dibuat oleh Panitia Pembina Pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3)
tidak bisa diimplemetasikan dengan baik, misalnya pada sistem punishment kepada
para pelanggar kebijakan K3. Berdasarkan hasil observasi lapangan dan wawancara
dengan pihak perusahaan didapatkan informasi bahwa pada lantai produksi
khususnya pada unit forming (percetakan), furnace (pembakaran) serta unit
perawatan mesin memiliki risiko atau bahaya yang tinggi terhadap potensi terjadinya
kecelakaan. Maka penelitian ini membahas tentang level implementasi K3 dengan
pembuatan checklist berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 50 tahun 2012.
Berdasarkan perhitungan implementasi menggunakan konsep traffic light system
didapatkan nilai implementasi sebesar 65.5% (warna kuning) yang berarti masuk
dalam katagori pengimplementasian baik dan penentuan katagori kecelakaan adalah
warna kuning karna jenis kecelakaan kerja mengakibatkan kehilangan hari kerja
sehingga pencapaian level atau tingkat implementasi program K3 di P.T. Iglas adalah
level 3 (hati-hati) yang berarti operator harus berhati-hati akan terjadinya risiko
bahaya di tempat kerja. Adapun peringkingan risiko dengan HAZOP dapat
diklasifikasikan terdapat 11 sumber hazard pada unit forming dengan 36
konsekuensi yaitu 7 konsekuensi extreme risk, 17 konsekuensi high risk, 9
konsekuensi moderate Risk dan 3 konsekuensi low Risk. Sedangkan peringkingan
risiko pada unit furnace terdapat 5 sumber hazard dengan 5 konsekuensi yaitu 4
konsekuensi extreme risk dan 1 konsekuensi high risk.
Abstrak (Clean): keselamatan dan kesehatan kerja k merupakan faktor yang paling penting dalam pencapaian sasaran tujuan suatu perusahaan di indonesia sendiri program keselamatan dan kesehatan sudah diperhatikan dengan terbentuknya undangundang yakni peraturan pemerintah nomor tahun pt iglas secara formal telah memiliki sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja namun peraturan yang dibuat oleh panitia pembina pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja pk tidak bisa diimplemetasikan dengan baik misalnya pada sistem punishment kepada para pelanggar kebijakan k berdasarkan hasil observasi lapangan dan wawancara dengan pihak perusahaan didapatkan informasi bahwa pada lantai produksi khususnya pada unit forming percetakan furnace pembakaran serta unit perawatan mesin memiliki risiko atau bahaya yang tinggi terhadap potensi terjadinya kecelakaan maka penelitian ini membahas tentang level implementasi k dengan pembuatan checklist berdasarkan peraturan pemerintah nomor tahun berdasarkan perhitungan implementasi menggunakan konsep traffic light system didapatkan nilai implementasi sebesar warna kuning yang berarti masuk dalam katagori pengimplementasian baik dan penentuan katagori kecelakaan adalah warna kuning karna jenis kecelakaan kerja mengakibatkan kehilangan hari kerja sehingga pencapaian level atau tingkat implementasi program k di pt iglas adalah level hatihati yang berarti operator harus berhatihati akan terjadinya risiko bahaya di tempat kerja adapun peringkingan risiko dengan hazop dapat diklasifikasikan terdapat sumber hazard pada unit forming dengan konsekuensi yaitu konsekuensi extreme risk konsekuensi high risk konsekuensi moderate risk dan konsekuensi low risk sedangkan peringkingan risiko pada unit furnace terdapat sumber hazard dengan konsekuensi yaitu konsekuensi extreme risk dan konsekuensi high risk
Abstrak (Stopwords Removed): keselamatan kesehatan kerja k faktor paling penting pencapaian sasaran tujuan perusahaan indonesia sendiri program keselamatan kesehatan sudah diperhatikan terbentuknya undangundang yakni peraturan pemerintah nomor tahun pt iglas secara formal memiliki sistem manajemen keselamatan kesehatan kerja peraturan dibuat panitia pembina pelaksanaan keselamatan kesehatan kerja pk diimplemetasikan baik misalnya sistem punishment kepada para pelanggar kebijakan k berdasarkan hasil observasi lapangan wawancara pihak perusahaan didapatkan informasi lantai produksi khususnya unit forming percetakan furnace pembakaran unit perawatan mesin memiliki risiko bahaya tinggi potensi terjadinya kecelakaan penelitian membahas tentang level implementasi k pembuatan checklist berdasarkan peraturan pemerintah nomor tahun berdasarkan perhitungan implementasi menggunakan konsep traffic light system didapatkan nilai implementasi sebesar warna kuning berarti masuk katagori pengimplementasian baik penentuan katagori kecelakaan warna kuning karna jenis kecelakaan kerja mengakibatkan kehilangan hari kerja pencapaian level tingkat implementasi program k pt iglas level hatihati berarti operator harus berhatihati terjadinya risiko bahaya tempat kerja adapun peringkingan risiko hazop dapat diklasifikasikan terdapat sumber hazard unit forming konsekuensi konsekuensi extreme risk konsekuensi high risk konsekuensi moderate risk konsekuensi low risk sedangkan peringkingan risiko unit furnace terdapat sumber hazard konsekuensi konsekuensi extreme risk konsekuensi high risk
Abstrak (Stemmed): selamat sehat kerja k faktor paling penting capai sasar tuju usaha indonesia sendiri program selamat sehat sudah perhati bentuk undangundang yakni atur perintah nomor tahun pt iglas cara formal milik sistem manajemen selamat sehat kerja atur buat panitia bina laksana selamat sehat kerja pk diimplemetasikan baik misal sistem punishment kepada para langgar bijak k dasar hasil observasi lapang wawancara pihak usaha dapat informasi lantai produksi khusus unit forming cetak furnace bakar unit awat mesin milik risiko bahaya tinggi potensi jadi celaka teliti bahas tentang level implementasi k buat checklist dasar atur perintah nomor tahun dasar hitung implementasi guna konsep traffic light system dapat nilai implementasi besar warna kuning arti masuk katagori implementasi baik tentu katagori celaka warna kuning karna jenis celaka kerja akibat hilang hari kerja capai level tingkat implementasi program k pt iglas level hatihati arti operator harus berhatihati jadi risiko bahaya tempat kerja adapun ringking risiko hazop dapat klasifikasi dapat sumber hazard unit forming konsekuensi konsekuensi extreme risk konsekuensi high risk konsekuensi moderate risk konsekuensi low risk sedang ringking risiko unit furnace dapat sumber hazard konsekuensi konsekuensi extreme risk konsekuensi high risk
Abstrak (Corrected): seaman seat era k factor paling panting capri samar juju sara indonesia sending program seaman seat judah perhaps bent undangundang yank amur perineal door thun pt glad cara formal milk sister management seaman seat era amur but anita bin lasagna seaman seat era ok diimplemetasikan back missal sister punishment keypad para hangar biak k dakar hail observant laying wawancara pick sara apart informant lanai produksi rhesus unit forming weak furnace baker unit away resin milk risk bahama ting potent jade clara elite baas tenting level implements k but checklist dakar amur perineal door thun dakar hiding implements gun onset traffic light system apart nilgai implements bear wanna tuning art mask katagori implements back tent katagori clara wanna tuning karma penis clara era akbar hang hard era capri level dingbat implements program k pt glad level hatihati art operator harms berhatihati jade risk bahama tempt era adapt ringing risk hop apart klasifikasi apart number hazard unit forming konsekuensi konsekuensi extreme risk konsekuensi high risk konsekuensi moderate risk konsekuensi low risk sedan ringing risk unit furnace apart number hazard konsekuensi konsekuensi extreme risk konsekuensi high risk
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'konsekuensi': 8, 'kerja': 6, 'risk': 6, 'dapat': 5, 'implementasi': 5, 'selamat': 4, 'sehat': 4, 'k': 4, 'unit': 4, 'risiko': 4, 'atur': 3, 'dasar': 3, 'celaka': 3, 'level': 3, 'capai': 2, 'usaha': 2, 'program': 2, 'perintah': 2, 'nomor': 2, 'tahun': 2, 'pt': 2, 'iglas': 2, 'milik': 2, 'sistem': 2, 'buat': 2, 'baik': 2, 'forming': 2, 'furnace': 2, 'bahaya': 2, 'jadi': 2, 'warna': 2, 'kuning': 2, 'arti': 2, 'katagori': 2, 'ringking': 2, 'sumber': 2, 'hazard': 2, 'extreme': 2, 'high': 2, 'faktor': 1, 'paling': 1, 'penting': 1, 'sasar': 1, 'tuju': 1, 'indonesia': 1, 'sendiri': 1, 'sudah': 1, 'perhati': 1, 'bentuk': 1, 'undangundang': 1, 'yakni': 1, 'cara': 1, 'formal': 1, 'manajemen': 1, 'panitia': 1, 'bina': 1, 'laksana': 1, 'pk': 1, 'diimplemetasikan': 1, 'misal': 1, 'punishment': 1, 'kepada': 1, 'para': 1, 'langgar': 1, 'bijak': 1, 'hasil': 1, 'observasi': 1, 'lapang': 1, 'wawancara': 1, 'pihak': 1, 'informasi': 1, 'lantai': 1, 'produksi': 1, 'khusus': 1, 'cetak': 1, 'bakar': 1, 'awat': 1, 'mesin': 1, 'tinggi': 1, 'potensi': 1, 'teliti': 1, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'checklist': 1, 'hitung': 1, 'guna': 1, 'konsep': 1, 'traffic': 1, 'light': 1, 'system': 1, 'nilai': 1, 'besar': 1, 'masuk': 1, 'tentu': 1, 'karna': 1, 'jenis': 1, 'akibat': 1, 'hilang': 1, 'hari': 1, 'tingkat': 1, 'hatihati': 1, 'operator': 1, 'harus': 1, 'berhatihati': 1, 'tempat': 1, 'adapun': 1, 'hazop': 1, 'klasifikasi': 1, 'moderate': 1, 'low': 1, 'sedang': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 26, 'in': 10, 'of': 10, 'risk': 10, 'and': 9, 'is': 7, 'consequences': 7, 'which': 6, 'on': 6, 'level': 6, 'implementation': 5, 'safety': 4, 'health': 4, 'k': 4, 'a': 4, 'for': 4, 'be': 4, 'that': 4, 'high': 4, 'occupational': 3, 'by': 3, 'government': 3, 'regulation': 3, 'system': 3, 'based': 3, 'program': 2, 'has': 2, 'no': 2, 'pt': 2, 'iglas': 2, 'result': 2, 'with': 2, 'forming': 2, 'unit': 2, 'furnace': 2, 'hazard': 2, 'it': 2, 'can': 2, 'scoring': 2, 'sources': 2, 'units': 2, 'extreme': 2, 'there': 2, 'are': 2, 'most': 1, 'important': 1, 'factor': 1, 'achieving': 1, 'companys': 1, 'objectives': 1, 'been': 1, 'considered': 1, 'indonesian': 1, 'listed': 1, 'formally': 1, 'management': 1, 'however': 1, 'made': 1, 'committee': 1, 'builder': 1, 'pk': 1, 'cannot': 1, 'implemented': 1, 'well': 1, 'example': 1, 'punishment': 1, 'policy': 1, 'violators': 1, 'observation': 1, 'field': 1, 'interview': 1, 'person': 1, 'who': 1, 'works': 1, 'company': 1, 'researcher': 1, 'got': 1, 'information': 1, 'production': 1, 'floor': 1, 'printing': 1, 'burning': 1, 'treatment': 1, 'machine': 1, 'have': 1, 'occurrence': 1, 'accidents': 1, 'therefore': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'explains': 1, 'about': 1, 'making': 1, 'checklist': 1, 'calculation': 1, 'using': 1, 'traffic': 1, 'light': 1, 'yellow': 1, 'color': 1, 'shows': 1, 'accident': 1, 'category': 1, 'concluded': 1, 'achievement': 1, 'means': 1, 'operators': 1, 'should': 1, 'beware': 1, 'accidental': 1, 'workplace': 1, 'hazop': 1, 'classified': 1, 'into': 1, 'consists': 1, 'moderate': 1, 'low': 1, 'while': 1, 'consist': 1, 'consequence': 1})
-------------------------------------------
--- Data #141 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Yunita Ratna Wati
Judul: ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP
MULTIATRIBUT PRODUK SMARTPHONE DENGAN
PENDEKATAN ANALISIS FISHBEIN
(Studi Kasus Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura dan
Universitas Airlangga Surabaya)
Pembimbing 1: Ari Basuki, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Ernaning Widiaswanti, S.Si., M.T.
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui atribut yang menjadi preferensi dan atribut
yang paling dipertimbangkan oleh mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura dan
Universitas Airlangga Surabaya serta mengetahui karakteristik dari mahasiswa yang
pernah membelinya. Penelitian dilakukan di Universitas Trunojoyo Madura dan
Universitas Airlangga Surabaya. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah
purpossive sampling dengan pertimbangan bahwa tidak semua mahasiswa pernah
membeli smartphone Samsung dan Smartfren. Sedangkan pengumpulan data
menggunakan teknik observasi, studi pustaka, dan kuesioner. Data yang digunakan adalah
data primer berupa hasil penyebaran kuisioner. Metode analisis data yang digunakan
yaitu analisis multiatribut Fishbein dan Uji Median (Median Test). Atribut yang menjadi
preferensi mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura dan Universitas Airlangga Surabaya
saat membeli smartphone adalah desain fisik, produk nyaman, tombol nyaman, memori
eksternal, aplikasi social networking, aplikasi chatting, kemampuan internet, aplikasi
online, back-up data, aplikasi tambahan, kualitas suara, tahan lama, kualitas gambar
(display), mudah digunakan, harga, mudah diperoleh, layanan perbaikan, bonus
pembelian, kelengkapan konektivitas, kelengkapan menu (features), kesan tertentu,
tipe/jenis, kualitas sinyal, kualitas baterai, dan kamera. Hasil penelitian mahasiswa
Universitas Trunojoyo Madura (konsumen) yang pernah membeli smartphone android
adalah Laki-laki berusia 21 tahun dengan penerimaan/bulannya antara Rp 250.001 – Rp
500.000 dan pengeluaran/bulannya antara Rp 250.001 – Rp 500.000 dengan sumber
peneriman dari orang tua. Sedangkan karakteristik mahasiswa Universitas Airlangga
Surabaya (konsumen) yang pernah membeli smartphone android adalah Perempuan
berusia 19, 21, dan 22 tahun dengan penerimaan/bulannya antara Rp 500.001 – Rp
750.000 dan pengeluaran/bulannya antara Rp 500.001 – Rp 750.000 dengan sumber
peneriman dari orang tua. Berdasarkan analisis multiatribut Fishbein terhadap atribut
smartphone Samsung dan Smartfren, maka dalam membeli produk Samsung mahasiswa
Universitas Trunojoyo lebih mempertimbangkan kualitas baterai, dan mahasiswa
Universitas Airlangga Surabaya lebih mempertimbangkan kualitas sinyal. Sedangkan
dalam membeli produk Smartfren mahasiswa Universitas Trunojoyo lebih
mempertimbangkan kualitas baterai, dan mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya
lebih mempertimbangkan kelengkapan konektivitas.
Kata Kunci : Preferensi Konsumen, smartphone, Analisis Multiatribut Fishbein.
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk mengetahui atribut yang menjadi preferensi dan atribut yang paling dipertimbangkan oleh mahasiswa universitas trunojoyo madura dan universitas airlangga surabaya serta mengetahui karakteristik dari mahasiswa yang pernah membelinya penelitian dilakukan di universitas trunojoyo madura dan universitas airlangga surabaya teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purpossive sampling dengan pertimbangan bahwa tidak semua mahasiswa pernah membeli smartphone samsung dan smartfren sedangkan pengumpulan data menggunakan teknik observasi studi pustaka dan kuesioner data yang digunakan adalah data primer berupa hasil penyebaran kuisioner metode analisis data yang digunakan yaitu analisis multiatribut fishbein dan uji median median test atribut yang menjadi preferensi mahasiswa universitas trunojoyo madura dan universitas airlangga surabaya saat membeli smartphone adalah desain fisik produk nyaman tombol nyaman memori eksternal aplikasi social networking aplikasi chatting kemampuan internet aplikasi online backup data aplikasi tambahan kualitas suara tahan lama kualitas gambar display mudah digunakan harga mudah diperoleh layanan perbaikan bonus pembelian kelengkapan konektivitas kelengkapan menu features kesan tertentu tipejenis kualitas sinyal kualitas baterai dan kamera hasil penelitian mahasiswa universitas trunojoyo madura konsumen yang pernah membeli smartphone android adalah lakilaki berusia tahun dengan penerimaanbulannya antara rp – rp dan pengeluaranbulannya antara rp – rp dengan sumber peneriman dari orang tua sedangkan karakteristik mahasiswa universitas airlangga surabaya konsumen yang pernah membeli smartphone android adalah perempuan berusia dan tahun dengan penerimaanbulannya antara rp – rp dan pengeluaranbulannya antara rp – rp dengan sumber peneriman dari orang tua berdasarkan analisis multiatribut fishbein terhadap atribut smartphone samsung dan smartfren maka dalam membeli produk samsung mahasiswa universitas trunojoyo lebih mempertimbangkan kualitas baterai dan mahasiswa universitas airlangga surabaya lebih mempertimbangkan kualitas sinyal sedangkan dalam membeli produk smartfren mahasiswa universitas trunojoyo lebih mempertimbangkan kualitas baterai dan mahasiswa universitas airlangga surabaya lebih mempertimbangkan kelengkapan konektivitas kata kunci preferensi konsumen smartphone analisis multiatribut fishbein
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan mengetahui atribut menjadi preferensi atribut paling dipertimbangkan mahasiswa universitas trunojoyo madura universitas airlangga surabaya mengetahui karakteristik mahasiswa pernah membelinya penelitian dilakukan universitas trunojoyo madura universitas airlangga surabaya teknik pengambilan sampel digunakan purpossive sampling pertimbangan semua mahasiswa pernah membeli smartphone samsung smartfren sedangkan pengumpulan data menggunakan teknik observasi studi pustaka kuesioner data digunakan data primer berupa hasil penyebaran kuisioner metode analisis data digunakan analisis multiatribut fishbein uji median median test atribut menjadi preferensi mahasiswa universitas trunojoyo madura universitas airlangga surabaya membeli smartphone desain fisik produk nyaman tombol nyaman memori eksternal aplikasi social networking aplikasi chatting kemampuan internet aplikasi online backup data aplikasi tambahan kualitas suara tahan lama kualitas gambar display mudah digunakan harga mudah diperoleh layanan perbaikan bonus pembelian kelengkapan konektivitas kelengkapan menu features kesan tertentu tipejenis kualitas sinyal kualitas baterai kamera hasil penelitian mahasiswa universitas trunojoyo madura konsumen pernah membeli smartphone android lakilaki berusia tahun penerimaanbulannya antara rp – rp pengeluaranbulannya antara rp – rp sumber peneriman orang tua sedangkan karakteristik mahasiswa universitas airlangga surabaya konsumen pernah membeli smartphone android perempuan berusia tahun penerimaanbulannya antara rp – rp pengeluaranbulannya antara rp – rp sumber peneriman orang tua berdasarkan analisis multiatribut fishbein atribut smartphone samsung smartfren membeli produk samsung mahasiswa universitas trunojoyo lebih mempertimbangkan kualitas baterai mahasiswa universitas airlangga surabaya lebih mempertimbangkan kualitas sinyal sedangkan membeli produk smartfren mahasiswa universitas trunojoyo lebih mempertimbangkan kualitas baterai mahasiswa universitas airlangga surabaya lebih mempertimbangkan kelengkapan konektivitas kata kunci preferensi konsumen smartphone analisis multiatribut fishbein
Abstrak (Stemmed): teliti tuju tahu atribut jadi preferensi atribut paling timbang mahasiswa universitas trunojoyo madura universitas airlangga surabaya tahu karakteristik mahasiswa pernah bel teliti laku universitas trunojoyo madura universitas airlangga surabaya teknik ambil sampel guna purpossive sampling timbang semua mahasiswa pernah beli smartphone samsung smartfren sedang kumpul data guna teknik observasi studi pustaka kuesioner data guna data primer upa hasil sebar kuisioner metode analisis data guna analisis multiatribut fishbein uji median median test atribut jadi preferensi mahasiswa universitas trunojoyo madura universitas airlangga surabaya beli smartphone desain fisik produk nyaman tombol nyaman memori eksternal aplikasi social networking aplikasi chatting mampu internet aplikasi online backup data aplikasi tambah kualitas suara tahan lama kualitas gambar display mudah guna harga mudah oleh layan baik bonus beli lengkap konektivitas lengkap menu features kesan tentu tipejenis kualitas sinyal kualitas baterai kamera hasil teliti mahasiswa universitas trunojoyo madura konsumen pernah beli smartphone android lakilaki usia tahun penerimaanbulannya antara rp rp pengeluaranbulannya antara rp rp sumber rim orang tua sedang karakteristik mahasiswa universitas airlangga surabaya konsumen pernah beli smartphone android perempuan usia tahun penerimaanbulannya antara rp rp pengeluaranbulannya antara rp rp sumber rim orang tua dasar analisis multiatribut fishbein atribut smartphone samsung smartfren beli produk samsung mahasiswa universitas trunojoyo lebih timbang kualitas baterai mahasiswa universitas airlangga surabaya lebih timbang kualitas sinyal sedang beli produk smartfren mahasiswa universitas trunojoyo lebih timbang kualitas baterai mahasiswa universitas airlangga surabaya lebih timbang lengkap konektivitas kata kunci preferensi konsumen smartphone analisis multiatribut fishbein
Abstrak (Corrected): elite juju tau tribute jade preference tribute paling timing mahasiswa university trunojoyo madura university airlangga surabaya tau karakteristik mahasiswa perish bel elite lake university trunojoyo madura university airlangga surabaya tennis ambit sample gun purposive sampling timing sea mahasiswa perish bell smartphone samsung smarten sedan rumpus data gun tennis observant study lusaka questioner data gun data primer up hail sear kuisioner metope analysis data gun analysis multiatribut fishbein uni median median test tribute jade preference mahasiswa university trunojoyo madura university airlangga surabaya bell smartphone detain fisk proud nyeman tomboy nyeman memory eternal aplikasi social networking aplikasi chatting camp internet aplikasi online backup data aplikasi tambac kualitas sara than lama kualitas sambar display judah gun hard judah olen layman back bonus bell lengkap konektivitas lengkap menu features kean tent tipejenis kualitas final kualitas bacteria camera hail elite mahasiswa university trunojoyo madura consumed perish bell smartphone android lakilaki asia thun penerimaanbulannya angara up up pengeluaranbulannya angara up up number rim orang tea sedan karakteristik mahasiswa university airlangga surabaya consumed perish bell smartphone android perempuan asia thun penerimaanbulannya angara up up pengeluaranbulannya angara up up number rim orang tea dakar analysis multiatribut fishbein tribute smartphone samsung smarten bell proud samsung mahasiswa university trunojoyo leash timing kualitas bacteria mahasiswa university airlangga surabaya leash timing kualitas final sedan bell proud smarten mahasiswa university trunojoyo leash timing kualitas bacteria mahasiswa university airlangga surabaya leash timing lengkap konektivitas data bunch preference consumed smartphone analysis multiatribut fishbein
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'universitas': 12, 'mahasiswa': 10, 'rp': 8, 'beli': 7, 'kualitas': 7, 'timbang': 6, 'trunojoyo': 6, 'airlangga': 6, 'surabaya': 6, 'smartphone': 6, 'guna': 5, 'data': 5, 'atribut': 4, 'madura': 4, 'pernah': 4, 'analisis': 4, 'aplikasi': 4, 'antara': 4, 'lebih': 4, 'teliti': 3, 'preferensi': 3, 'samsung': 3, 'smartfren': 3, 'sedang': 3, 'multiatribut': 3, 'fishbein': 3, 'produk': 3, 'lengkap': 3, 'baterai': 3, 'konsumen': 3, 'tahu': 2, 'jadi': 2, 'karakteristik': 2, 'teknik': 2, 'hasil': 2, 'median': 2, 'nyaman': 2, 'mudah': 2, 'konektivitas': 2, 'sinyal': 2, 'android': 2, 'usia': 2, 'tahun': 2, 'penerimaanbulannya': 2, 'pengeluaranbulannya': 2, 'sumber': 2, 'rim': 2, 'orang': 2, 'tua': 2, 'tuju': 1, 'paling': 1, 'bel': 1, 'laku': 1, 'ambil': 1, 'sampel': 1, 'purpossive': 1, 'sampling': 1, 'semua': 1, 'kumpul': 1, 'observasi': 1, 'studi': 1, 'pustaka': 1, 'kuesioner': 1, 'primer': 1, 'upa': 1, 'sebar': 1, 'kuisioner': 1, 'metode': 1, 'uji': 1, 'test': 1, 'desain': 1, 'fisik': 1, 'tombol': 1, 'memori': 1, 'eksternal': 1, 'social': 1, 'networking': 1, 'chatting': 1, 'mampu': 1, 'internet': 1, 'online': 1, 'backup': 1, 'tambah': 1, 'suara': 1, 'tahan': 1, 'lama': 1, 'gambar': 1, 'display': 1, 'harga': 1, 'oleh': 1, 'layan': 1, 'baik': 1, 'bonus': 1, 'menu': 1, 'features': 1, 'kesan': 1, 'tentu': 1, 'tipejenis': 1, 'kamera': 1, 'lakilaki': 1, 'perempuan': 1, 'dasar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 29, 'of': 19, 'and': 15, 'university': 12, 'students': 8, 'rp': 8, 'quality': 7, 'trunojoyo': 6, 'airlangga': 6, 'with': 5, 'data': 5, 'a': 5, 'to': 4, 'ever': 4, 'buy': 4, 'analysis': 4, 'smartphone': 4, 'applications': 4, 'monthly': 4, 'between': 4, 'attributes': 3, 'who': 3, 'used': 3, 'samsung': 3, 'smartfren': 3, 'while': 3, 'fishbein': 3, 'is': 3, 'purchase': 3, 'completeness': 3, 'battery': 3, 'on': 3, 'first': 3, 'consider': 3, 'study': 2, 'preferences': 2, 'characteristics': 2, 'was': 2, 'in': 2, 'sampling': 2, 'smartphones': 2, 'research': 2, 'multi': 2, 'atribut': 2, 'median': 2, 'test': 2, 'student': 2, 'comfortable': 2, 'easy': 2, 'connectivity': 2, 'signal': 2, 'consumers': 2, 'android': 2, 'aged': 2, 'years': 2, 'reception': 2, 'expenditures': 2, 'source': 2, 'revenue': 2, 'from': 2, 'parents': 2, 'products': 2, 'this': 1, 'aims': 1, 'determine': 1, 'which': 1, 'became': 1, 'attribute': 1, 'considered': 1, 'by': 1, 'most': 1, 'know': 1, 'it': 1, 'conducted': 1, 'technique': 1, 'purposive': 1, 'consideration': 1, 'that': 1, 'not': 1, 'all': 1, 'collection': 1, 'using': 1, 'observation': 1, 'library': 1, 'questionnaires': 1, 'are': 1, 'primary': 1, 'form': 1, 'questionnaire': 1, 'result': 1, 'methods': 1, 'preference': 1, 'when': 1, 'buying': 1, 'physical': 1, 'design': 1, 'product': 1, 'keypad': 1, 'external': 1, 'memory': 1, 'social': 1, 'networking': 1, 'chat': 1, 'internet': 1, 'capability': 1, 'online': 1, 'backup': 1, 'additional': 1, 'sound': 1, 'durable': 1, 'image': 1, 'display': 1, 'use': 1, 'price': 1, 'obtain': 1, 'repair': 1, 'services': 1, 'bonus': 1, 'menu': 1, 'features': 1, 'certain': 1, 'impression': 1, 'types': 1, 'camera': 1, 'results': 1, 'male': 1, 'women': 1, 'based': 1, 'multiatribut': 1, 'then': 1, 'more': 1, 'considering': 1, 'key': 1, 'words': 1, 'consumer': 1})
-------------------------------------------
--- Data #142 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ady Cipto Kusworo
Judul: REDESAIN KEMASAN KACANG TOTO (OTOK) DENGAN
MENGGUNAKAN KANSEI ENGINEERING
(Studi Kasus UKM Di Madura Kab. Pamekasan)
Pembimbing 1: Retno Indriartiningtias, ST., S.E., MT.
Pembimbing 2: Teguh Prasetyo, ST., MT.
Abstrak (Raw): Kemasan kacang otok kurang adanya label dan desain kemasan sehingga terjadi masalah dalam melakukan pemasaran produk otok. Masalah dapat diselesaikan dengan tahapan kansei engineering. Tujuan penelitian ini adalah membuat suatu pemilihan desain yang diinginkan oleh konsumen dari produk dengan menggunakan kansei engineering dan mengetahui pengaruh konsep desain kemasan dari hasil tahap kansei engineering terhadap konsumen. Proses kansei engineering memperoleh kansei words dari hasil wawancara pada konsumen kacang otok bulan Maret sampai April 2014 dan diperoleh 31 kansei words. Tahap selanjutnya adalah pengelompokan kansei words yang bermakna sama. Hal ini menghasilkan 21 kansei words. Langkah selanjutnya adalah tahap eliminasi kansei words dimana tahap eliminasi memperoleh 11 kansei words yang merupakan hasil untuk membuat konsep desain kemasan kacang otok. Tujuan penelitian ini membuat pemilihan desain sesuai pilihan konsumen dan mengetahui pengaruh konsep desain kemasan dari kata kansei. Biaya bahan produksi setelah kemasan di redesain tersebut menghasilkan Rp 10.900,- /produk dan produsen ingin mendapatkan profit 33% maka per produk dijual dengan harga Rp 14.500,-.
Hasil analisis regresi linier berganda dari koefisien determinasi, menunjukkan bahwa nilai Y1 yang mempengaruhi sebesar 25.8% dan nilai yang dijelaskan oleh faktor lain sebesar 74.2%. Hasil analisis regresi linier berganda dari koefisien determinasi, menunjukkan bahwa nilai Y2 yang mempengaruhi sebesar 25.5% dan nilai yang dijelaskan oleh faktor lain sebesar 74.5%. Hasil analisis regresi linier berganda dari koefisien determinasi, menunjukkan bahwa nilai Y1 yang mempengaruhi sebesar 31.6% dan nilai yang dijelaskan oleh faktor lain sebesar 68.4%.
Kata Kunci : Kansei Engineering, Regresi Linier Berganda
Abstrak (Clean): kemasan kacang otok kurang adanya label dan desain kemasan sehingga terjadi masalah dalam melakukan pemasaran produk otok masalah dapat diselesaikan dengan tahapan kansei engineering tujuan penelitian ini adalah membuat suatu pemilihan desain yang diinginkan oleh konsumen dari produk dengan menggunakan kansei engineering dan mengetahui pengaruh konsep desain kemasan dari hasil tahap kansei engineering terhadap konsumen proses kansei engineering memperoleh kansei words dari hasil wawancara pada konsumen kacang otok bulan maret sampai april dan diperoleh kansei words tahap selanjutnya adalah pengelompokan kansei words yang bermakna sama hal ini menghasilkan kansei words langkah selanjutnya adalah tahap eliminasi kansei words dimana tahap eliminasi memperoleh kansei words yang merupakan hasil untuk membuat konsep desain kemasan kacang otok tujuan penelitian ini membuat pemilihan desain sesuai pilihan konsumen dan mengetahui pengaruh konsep desain kemasan dari kata kansei biaya bahan produksi setelah kemasan di redesain tersebut menghasilkan rp produk dan produsen ingin mendapatkan profit maka per produk dijual dengan harga rp hasil analisis regresi linier berganda dari koefisien determinasi menunjukkan bahwa nilai y yang mempengaruhi sebesar dan nilai yang dijelaskan oleh faktor lain sebesar hasil analisis regresi linier berganda dari koefisien determinasi menunjukkan bahwa nilai y yang mempengaruhi sebesar dan nilai yang dijelaskan oleh faktor lain sebesar hasil analisis regresi linier berganda dari koefisien determinasi menunjukkan bahwa nilai y yang mempengaruhi sebesar dan nilai yang dijelaskan oleh faktor lain sebesar kata kunci kansei engineering regresi linier berganda
Abstrak (Stopwords Removed): kemasan kacang otok kurang adanya label desain kemasan terjadi masalah melakukan pemasaran produk otok masalah dapat diselesaikan tahapan kansei engineering tujuan penelitian membuat pemilihan desain diinginkan konsumen produk menggunakan kansei engineering mengetahui pengaruh konsep desain kemasan hasil tahap kansei engineering konsumen proses kansei engineering memperoleh kansei words hasil wawancara konsumen kacang otok bulan maret april diperoleh kansei words tahap selanjutnya pengelompokan kansei words bermakna sama menghasilkan kansei words langkah selanjutnya tahap eliminasi kansei words dimana tahap eliminasi memperoleh kansei words hasil membuat konsep desain kemasan kacang otok tujuan penelitian membuat pemilihan desain sesuai pilihan konsumen mengetahui pengaruh konsep desain kemasan kata kansei biaya bahan produksi kemasan redesain tersebut menghasilkan rp produk produsen ingin mendapatkan profit per produk dijual harga rp hasil analisis regresi linier berganda koefisien determinasi menunjukkan nilai y mempengaruhi sebesar nilai dijelaskan faktor lain sebesar hasil analisis regresi linier berganda koefisien determinasi menunjukkan nilai y mempengaruhi sebesar nilai dijelaskan faktor lain sebesar hasil analisis regresi linier berganda koefisien determinasi menunjukkan nilai y mempengaruhi sebesar nilai dijelaskan faktor lain sebesar kata kunci kansei engineering regresi linier berganda
Abstrak (Stemmed): kemas kacang otok kurang ada label desain kemas jadi masalah laku pasar produk otok masalah dapat selesai tahap kansei engineering tuju teliti buat pilih desain ingin konsumen produk guna kansei engineering tahu pengaruh konsep desain kemas hasil tahap kansei engineering konsumen proses kansei engineering oleh kansei words hasil wawancara konsumen kacang otok bulan maret april oleh kansei words tahap lanjut kelompok kansei words makna sama hasil kansei words langkah lanjut tahap eliminasi kansei words mana tahap eliminasi oleh kansei words hasil buat konsep desain kemas kacang otok tuju teliti buat pilih desain sesuai pilih konsumen tahu pengaruh konsep desain kemas kata kansei biaya bahan produksi kemas redesain sebut hasil rp produk produsen ingin dapat profit per produk jual harga rp hasil analisis regresi linier ganda koefisien determinasi tunjuk nilai y pengaruh besar nilai jelas faktor lain besar hasil analisis regresi linier ganda koefisien determinasi tunjuk nilai y pengaruh besar nilai jelas faktor lain besar hasil analisis regresi linier ganda koefisien determinasi tunjuk nilai y pengaruh besar nilai jelas faktor lain besar kata kunci kansei engineering regresi linier ganda
Abstrak (Corrected): bemas facing took during ada label detain bemas jade marsala lake paar proud took marsala apart seesaw that sansei engineering juju elite but pilch detain begin consumed proud gun sansei engineering tau pengaruh onset detain bemas hail that sansei engineering consumed proves sansei engineering olen sansei words hail wawancara consumed facing took buran market april olen sansei words that layout kelompok sansei words mana same hail sansei words bangka layout that eliminate sansei words mana that eliminate olen sansei words hail but onset detain bemas facing took juju elite but pilch detain sexual pilch consumed tau pengaruh onset detain bemas data sansei bay bahai produksi bemas redesign debut hail up proud produce begin apart profit per proud dual hard up hail analysis regress linger ganda koefisien determines tuneup nilgai y pengaruh bear nilgai jells factor lain bear hail analysis regress linger ganda koefisien determines tuneup nilgai y pengaruh bear nilgai jells factor lain bear hail analysis regress linger ganda koefisien determines tuneup nilgai y pengaruh bear nilgai jells factor lain bear data bunch sansei engineering regress linger ganda
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kansei': 12, 'hasil': 8, 'kemas': 6, 'desain': 6, 'words': 6, 'nilai': 6, 'besar': 6, 'tahap': 5, 'engineering': 5, 'pengaruh': 5, 'otok': 4, 'produk': 4, 'konsumen': 4, 'regresi': 4, 'linier': 4, 'ganda': 4, 'kacang': 3, 'buat': 3, 'pilih': 3, 'konsep': 3, 'oleh': 3, 'analisis': 3, 'koefisien': 3, 'determinasi': 3, 'tunjuk': 3, 'y': 3, 'jelas': 3, 'faktor': 3, 'lain': 3, 'masalah': 2, 'dapat': 2, 'tuju': 2, 'teliti': 2, 'ingin': 2, 'tahu': 2, 'lanjut': 2, 'eliminasi': 2, 'kata': 2, 'rp': 2, 'kurang': 1, 'ada': 1, 'label': 1, 'jadi': 1, 'laku': 1, 'pasar': 1, 'selesai': 1, 'guna': 1, 'proses': 1, 'wawancara': 1, 'bulan': 1, 'maret': 1, 'april': 1, 'kelompok': 1, 'makna': 1, 'sama': 1, 'langkah': 1, 'mana': 1, 'sesuai': 1, 'biaya': 1, 'bahan': 1, 'produksi': 1, 'redesain': 1, 'sebut': 1, 'produsen': 1, 'profit': 1, 'per': 1, 'jual': 1, 'harga': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 34, 'of': 18, 'kansei': 12, 'is': 7, 'words': 7, 'and': 6, 'design': 6, 'to': 6, 'packaging': 5, 'engineering': 5, 'by': 5, 'that': 5, 'are': 5, 'step': 4, 'result': 4, 'double': 4, 'linier': 4, 'it': 3, 'product': 3, 'concept': 3, 'regresion': 3, 'analysis': 3, 'determination': 3, 'coefficient': 3, 'shows': 3, 'y': 3, 'which': 3, 'influencing': 3, 'value': 3, 'explaining': 3, 'other': 3, 'factors': 3, 'fried': 2, 'peas': 2, 'a': 2, 'problem': 2, 'otok': 2, 'research': 2, 'make': 2, 'consumer': 2, 'from': 2, 'consumers': 2, 'grouping': 2, 'after': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'rp': 2, 'doesn': 1, 't': 1, 'have': 1, 'label': 1, 'uninteresting': 1, 'appears': 1, 'in': 1, 'marketing': 1, 'produk': 1, 'steps': 1, 'can': 1, 'solve': 1, 'this': 1, 'objective': 1, 'choice': 1, 'wanted': 1, 'using': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'impact': 1, 'package': 1, 'toward': 1, 'process': 1, 'gets': 1, 'an': 1, 'iterview': 1, 'took': 1, 'march': 1, 'april': 1, 'got': 1, 'next': 1, 'has': 1, 'same': 1, 'meaning': 1, 'there': 1, 'following': 1, 'elimination': 1, 'resulting': 1, 'word': 1, 'these': 1, 'results': 1, 'used': 1, 'kacang': 1, 'aim': 1, 'defining': 1, 'appropriate': 1, 'for': 1, 'preference': 1, 'acknowledging': 1, 'influence': 1, 'cost': 1, 'material': 1, 'redesigning': 1, 'packageis': 1, 'owner': 1, 'wants': 1, 'get': 1, 'profit': 1, 'so': 1, 'he': 1, 'sells': 1, 'key': 1, 'regression': 1})
-------------------------------------------
--- Data #143 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Moh. Imam Syafii
Judul: APLIKASI RANTAI MARKOV DAN PRODUCT LIFE CYCLE
DALAM UPAYA PERUMUSAN STRATEGI BAURAN PEMASARAN BATIK TULIS MADURA
Pembimbing 1: Retno Indriartiningtias, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Fitri Agustina, S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): UKM SIAR_ FK collection merupakan salah satu ukm yang ada di desa Macajeh.Selama ini, pengrajin batik di desa Macajah selalu mulai berinovasi melakukan pengembangan motif batik jika sudah mengalami penurunan permintaan/penjualan terhadap suatu corak secara drastis. Hal ini mengakibatkan kerugian secara finansial karena produk yang sudah dipasarkan mengalami kejenuhan dipasaran.Pada penelitian ini dengan menerapkan analisis rantai markov dapat memberikan informasi yang berguna bagi pengrajin batik tulis di Desa Macajah dalam mengantisipasi terjadinya kejenuhan pasar terhadap suatu motif dengan berinovasi meluncurkan motif baru yang disesuaikan dengan selera konsumen tanpa merubah motif dasar batik Tanjungbumi. Pada akhirnya konsep ini akan memberi petunjuk pada mereka untuk selalu berinovasi dan meluncurkan produk/motif baru pada waktu yang tepat. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan analisis markov dan iklus hidup produk peluang transisi probabilitas untuk batik motif A cenderung menurun (decline) pada bulan-bulan berikutnya. Motif B juga mengalami tahap penurunan (decline) secara lambat.Batik motif C merupakan batik yang diprediksikan masih dalam tahap pertumbuhan untuk bulan-bulan berikutnya.. Batik motif D diprediksi menggunakan markov chain masih dalam tahapan pertumbuhan (growth). Batik motif E diprediksi mengalami tahap penurunan secara cepat. Hal ini sebaiknya batik segera diganti dengan motif yang lebihh baru dengan motif yang simpel dan perpaduan warna yang menarik.
Kata kunci: Batik Tanjung Bumi, Analisis Markov, Product Life Cycle
Abstrak (Clean): ukm siar fk collection merupakan salah satu ukm yang ada di desa macajehselama ini pengrajin batik di desa macajah selalu mulai berinovasi melakukan pengembangan motif batik jika sudah mengalami penurunan permintaanpenjualan terhadap suatu corak secara drastis hal ini mengakibatkan kerugian secara finansial karena produk yang sudah dipasarkan mengalami kejenuhan dipasaranpada penelitian ini dengan menerapkan analisis rantai markov dapat memberikan informasi yang berguna bagi pengrajin batik tulis di desa macajah dalam mengantisipasi terjadinya kejenuhan pasar terhadap suatu motif dengan berinovasi meluncurkan motif baru yang disesuaikan dengan selera konsumen tanpa merubah motif dasar batik tanjungbumi pada akhirnya konsep ini akan memberi petunjuk pada mereka untuk selalu berinovasi dan meluncurkan produkmotif baru pada waktu yang tepat berdasarkan hasil penelitian menggunakan analisis markov dan iklus hidup produk peluang transisi probabilitas untuk batik motif a cenderung menurun decline pada bulanbulan berikutnya motif b juga mengalami tahap penurunan decline secara lambatbatik motif c merupakan batik yang diprediksikan masih dalam tahap pertumbuhan untuk bulanbulan berikutnya batik motif d diprediksi menggunakan markov chain masih dalam tahapan pertumbuhan growth batik motif e diprediksi mengalami tahap penurunan secara cepat hal ini sebaiknya batik segera diganti dengan motif yang lebihh baru dengan motif yang simpel dan perpaduan warna yang menarik kata kunci batik tanjung bumi analisis markov product life cycle
Abstrak (Stopwords Removed): ukm siar fk collection salah satu ukm ada desa macajehselama pengrajin batik desa macajah selalu mulai berinovasi melakukan pengembangan motif batik jika sudah mengalami penurunan permintaanpenjualan corak secara drastis mengakibatkan kerugian secara finansial produk sudah dipasarkan mengalami kejenuhan dipasaranpada penelitian menerapkan analisis rantai markov dapat memberikan informasi berguna bagi pengrajin batik tulis desa macajah mengantisipasi terjadinya kejenuhan pasar motif berinovasi meluncurkan motif baru disesuaikan selera konsumen merubah motif dasar batik tanjungbumi akhirnya konsep memberi petunjuk mereka selalu berinovasi meluncurkan produkmotif baru waktu tepat berdasarkan hasil penelitian menggunakan analisis markov iklus hidup produk peluang transisi probabilitas batik motif a cenderung menurun decline bulanbulan berikutnya motif b mengalami tahap penurunan decline secara lambatbatik motif c batik diprediksikan masih tahap pertumbuhan bulanbulan berikutnya batik motif d diprediksi menggunakan markov chain masih tahapan pertumbuhan growth batik motif e diprediksi mengalami tahap penurunan secara cepat sebaiknya batik segera diganti motif lebihh baru motif simpel perpaduan warna menarik kata kunci batik tanjung bumi analisis markov product life cycle
Abstrak (Stemmed): ukm siar fk collection salah satu ukm ada desa macajehselama rajin batik desa macajah selalu mulai inovasi laku kembang motif batik jika sudah alami turun permintaanpenjualan corak cara drastis akibat rugi cara finansial produk sudah pasar alami jenuh dipasaranpada teliti terap analisis rantai markov dapat beri informasi guna bagi rajin batik tulis desa macajah antisipasi jadi jenuh pasar motif inovasi luncur motif baru sesuai selera konsumen rubah motif dasar batik tanjungbumi akhir konsep beri tunjuk mereka selalu inovasi luncur produkmotif baru waktu tepat dasar hasil teliti guna analisis markov iklus hidup produk peluang transisi probabilitas batik motif a cenderung turun decline bulanbulan ikut motif b alami tahap turun decline cara lambatbatik motif c batik prediksi masih tahap tumbuh bulanbulan ikut batik motif d prediksi guna markov chain masih tahap tumbuh growth batik motif e prediksi alami tahap turun cara cepat baik batik segera ganti motif lebihh baru motif simpel padu warna tarik kata kunci batik tanjung bumi analisis markov product life cycle
Abstrak (Corrected): um star ok collection salad sat um ada desk macajehselama rain batik desk macadam sell mule novas lake embank motif batik pika judah salami turn permintaanpenjualan coral cara drastic akbar rug cara financial proud judah paar salami jesus dipasaranpada elite trap analysis rental markov apart bert informant gun bag rain batik tulips desk macadam antisipasi jade jesus paar motif novas lunch motif bar sexual selena consumed rush motif dakar batik tanjungbumi air onset bert tuneup merely sell novas lunch produkmotif bar want teat dakar hail elite gun analysis markov iulus hide proud pelting transit probability batik motif a rendering turn decline bulanbulan it motif b salami that turn decline cara lambatbatik motif c batik prediksi mash that tumble bulanbulan it batik motif d prediksi gun markov chain mash that tumble growth batik motif e prediksi salami that turn cara eat back batik several anti motif leigh bar motif simple pad wanna tajik data bunch batik tanning bump analysis markov product life cycle
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'motif': 11, 'batik': 10, 'alami': 4, 'turun': 4, 'cara': 4, 'markov': 4, 'tahap': 4, 'desa': 3, 'inovasi': 3, 'analisis': 3, 'guna': 3, 'baru': 3, 'prediksi': 3, 'ukm': 2, 'rajin': 2, 'macajah': 2, 'selalu': 2, 'sudah': 2, 'produk': 2, 'pasar': 2, 'jenuh': 2, 'teliti': 2, 'beri': 2, 'luncur': 2, 'dasar': 2, 'decline': 2, 'bulanbulan': 2, 'ikut': 2, 'masih': 2, 'tumbuh': 2, 'siar': 1, 'fk': 1, 'collection': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'ada': 1, 'macajehselama': 1, 'mulai': 1, 'laku': 1, 'kembang': 1, 'jika': 1, 'permintaanpenjualan': 1, 'corak': 1, 'drastis': 1, 'akibat': 1, 'rugi': 1, 'finansial': 1, 'dipasaranpada': 1, 'terap': 1, 'rantai': 1, 'dapat': 1, 'informasi': 1, 'bagi': 1, 'tulis': 1, 'antisipasi': 1, 'jadi': 1, 'sesuai': 1, 'selera': 1, 'konsumen': 1, 'rubah': 1, 'tanjungbumi': 1, 'akhir': 1, 'konsep': 1, 'tunjuk': 1, 'mereka': 1, 'produkmotif': 1, 'waktu': 1, 'tepat': 1, 'hasil': 1, 'iklus': 1, 'hidup': 1, 'peluang': 1, 'transisi': 1, 'probabilitas': 1, 'a': 1, 'cenderung': 1, 'b': 1, 'lambatbatik': 1, 'c': 1, 'd': 1, 'chain': 1, 'growth': 1, 'e': 1, 'cepat': 1, 'baik': 1, 'segera': 1, 'ganti': 1, 'lebihh': 1, 'simpel': 1, 'padu': 1, 'warna': 1, 'tarik': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'tanjung': 1, 'bumi': 1, 'product': 1, 'life': 1, 'cycle': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'in': 11, 'motif': 10, 'to': 8, 'batik': 7, 'of': 6, 'a': 6, 'is': 5, 'this': 4, 'markov': 4, 'village': 3, 'motive': 3, 'product': 3, 'analysis': 3, 'for': 3, 'on': 3, 'and': 3, 'decline': 3, 'phase': 3, 'predicted': 3, 'smes': 2, 'artisans': 2, 'macajah': 2, 'always': 2, 'that': 2, 'market': 2, 'saturation': 2, 'chain': 2, 'innovate': 2, 'new': 2, 'using': 2, 'life': 2, 'cycle': 2, 'months': 2, 'still': 2, 'growth': 2, 'siar': 1, 'fk': 1, 'collection': 1, 'one': 1, 'macajeh': 1, 'up': 1, 'now': 1, 'start': 1, 'innovating': 1, 'develop': 1, 'if': 1, 'it': 1, 'suffer': 1, 'decreasing': 1, 'demandsales': 1, 'every': 1, 'drastically': 1, 'resulted': 1, 'financial': 1, 'losses': 1, 'due': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'marketed': 1, 'experiencing': 1, 'study': 1, 'by': 1, 'applying': 1, 'can': 1, 'give': 1, 'useful': 1, 'information': 1, 'anticipating': 1, 'launching': 1, 'motifs': 1, 'are': 1, 'tailored': 1, 'tastes': 1, 'consumers': 1, 'without': 1, 'changing': 1, 'basic': 1, 'tanjungbumi': 1, 'concept': 1, 'will': 1, 'ultimately': 1, 'shed': 1, 'light': 1, 'them': 1, 'launch': 1, 'products': 1, 'at': 1, 'right': 1, 'time': 1, 'based': 1, 'results': 1, 'studies': 1, 'opportunities': 1, 'transition': 1, 'probabilities': 1, 'tends': 1, 'following': 1, 'b': 1, 'also': 1, 'experiences': 1, 'slowly': 1, 'c': 1, 'stage': 1, 'next': 1, 'd': 1, 's': 1, 'e': 1, 'experience': 1, 'rapid': 1, 'should': 1, 'be': 1, 'replaced': 1, 'with': 1, 'newest': 1, 'which': 1, 'simple': 1, 'attractive': 1, 'color': 1, 'combination': 1, 'keywords': 1, 'tanjung': 1, 'bumi': 1})
-------------------------------------------
--- Data #144 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: HERWINA LUSITANIA
Judul: PENILAIAN ERGONOMI DAN IDENTIFIKASI PERILAKU TIDAK AMAN GUNA
MENINGKATKAN IMPLEMENTASI SMK3
Pembimbing 1: NACHNUL ANSORI S.T.,M.T.
Pembimbing 2: FITRI AGUSTINA S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Kecelakaan kerja bisa berakibat pada kematian. Dampak secara luas akan menyebabkan kerugian
pada perusahaan karena kehilangan tenaga kerja. Dampak dari itu adalah menurunnya
produktivitas kerja. Salah satu faktor penyebab kecelakaan kerja adalah perilaku tidak aman
yang dikarenakan rendahnya pengetahuan pekerja akan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Perilaku tidak aman dapat diminimalisir dengan adanya implementasi sistem manajemen
keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) yang baik dan penilaian ergonomi terkait lingkungan
kerja fisik dan postur kerja dari pekerja. P.T. IGLAS (Persero) merupakan perusahaan yang
memproduksi botol-botol kaca. Berdasarkan data tempat terjadinya kecelakaan kerja, bagian
forming menempati posisi tertinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi
implementasi SMK3, dan meningkatkan implementasi SMK3 melalui penilaian ergonomi
(postur kerja dan lingkungan kerja fisik) dan identifikasi perilaku tidak aman. Hasil pengukuran
implementasi SMK3, P.T.IGLAS berada pada level 3 yaitu “hati-hati” dengan indikasi warna
kuning. Pada penilaian lingkungan kerja fisik didapatkan faktor suhu, cahaya, kelembaban, dan
kebisingan yang tidak sesuai dengan nilai ambang batas. Pada postur kerja dengan menggunakan
metode Rula, didapatkan aktivitas yang dilakukan oleh operator memiliki level resiko sedang
sampai tinggi (5-7). Pada identifikasi perilaku tidak aman, hanya faktor pengetahuan yang
berpengaruh secara signifikan, persepsi, sikap, motivasi, dan pendidikan tidak berpengaruh
secara signifikan, dengan nilai variabel Y (perilaku tidak aman) adalah 12,008 dan R square
adalah 96,8%. Berdasarkan hasil analisa, untuk meningkatkan implementasi SMK3 di
P.T.IGLAS terdapat beberapa usulan perbaikan antara lain: wajib dibentuknya penanggung
jawab lapangan atau penanggung jawab kesehatan dan keselamatan kerja (PJ K3) dari setiap
area, pengadaan ventilasi turbin untuk menciptakan sirkulasi udara yang baik, khususnya di area
forming, meredesain meja yang ergonomis dan penggunaan alat pelindung diri (APD) yang
sesuai dengan area kerja.
Abstrak (Clean): kecelakaan kerja bisa berakibat pada kematian dampak secara luas akan menyebabkan kerugian pada perusahaan karena kehilangan tenaga kerja dampak dari itu adalah menurunnya produktivitas kerja salah satu faktor penyebab kecelakaan kerja adalah perilaku tidak aman yang dikarenakan rendahnya pengetahuan pekerja akan keselamatan dan kesehatan kerja k perilaku tidak aman dapat diminimalisir dengan adanya implementasi sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja smk yang baik dan penilaian ergonomi terkait lingkungan kerja fisik dan postur kerja dari pekerja pt iglas persero merupakan perusahaan yang memproduksi botolbotol kaca berdasarkan data tempat terjadinya kecelakaan kerja bagian forming menempati posisi tertinggi tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi implementasi smk dan meningkatkan implementasi smk melalui penilaian ergonomi postur kerja dan lingkungan kerja fisik dan identifikasi perilaku tidak aman hasil pengukuran implementasi smk ptiglas berada pada level yaitu “hatihati” dengan indikasi warna kuning pada penilaian lingkungan kerja fisik didapatkan faktor suhu cahaya kelembaban dan kebisingan yang tidak sesuai dengan nilai ambang batas pada postur kerja dengan menggunakan metode rula didapatkan aktivitas yang dilakukan oleh operator memiliki level resiko sedang sampai tinggi pada identifikasi perilaku tidak aman hanya faktor pengetahuan yang berpengaruh secara signifikan persepsi sikap motivasi dan pendidikan tidak berpengaruh secara signifikan dengan nilai variabel y perilaku tidak aman adalah dan r square adalah berdasarkan hasil analisa untuk meningkatkan implementasi smk di ptiglas terdapat beberapa usulan perbaikan antara lain wajib dibentuknya penanggung jawab lapangan atau penanggung jawab kesehatan dan keselamatan kerja pj k dari setiap area pengadaan ventilasi turbin untuk menciptakan sirkulasi udara yang baik khususnya di area forming meredesain meja yang ergonomis dan penggunaan alat pelindung diri apd yang sesuai dengan area kerja
Abstrak (Stopwords Removed): kecelakaan kerja berakibat kematian dampak secara luas menyebabkan kerugian perusahaan kehilangan tenaga kerja dampak menurunnya produktivitas kerja salah satu faktor penyebab kecelakaan kerja perilaku aman dikarenakan rendahnya pengetahuan pekerja keselamatan kesehatan kerja k perilaku aman dapat diminimalisir adanya implementasi sistem manajemen keselamatan kesehatan kerja smk baik penilaian ergonomi terkait lingkungan kerja fisik postur kerja pekerja pt iglas persero perusahaan memproduksi botolbotol kaca berdasarkan data tempat terjadinya kecelakaan kerja bagian forming menempati posisi tertinggi tujuan penelitian mengevaluasi implementasi smk meningkatkan implementasi smk penilaian ergonomi postur kerja lingkungan kerja fisik identifikasi perilaku aman hasil pengukuran implementasi smk ptiglas berada level “hatihati” indikasi warna kuning penilaian lingkungan kerja fisik didapatkan faktor suhu cahaya kelembaban kebisingan sesuai nilai ambang batas postur kerja menggunakan metode rula didapatkan aktivitas dilakukan operator memiliki level resiko sedang tinggi identifikasi perilaku aman faktor pengetahuan berpengaruh secara signifikan persepsi sikap motivasi pendidikan berpengaruh secara signifikan nilai variabel y perilaku aman r square berdasarkan hasil analisa meningkatkan implementasi smk ptiglas terdapat beberapa usulan perbaikan antara lain wajib dibentuknya penanggung jawab lapangan penanggung jawab kesehatan keselamatan kerja pj k setiap area pengadaan ventilasi turbin menciptakan sirkulasi udara baik khususnya area forming meredesain meja ergonomis penggunaan alat pelindung diri apd sesuai area kerja
Abstrak (Stemmed): celaka kerja akibat mati dampak cara luas sebab rugi usaha hilang tenaga kerja dampak turun produktivitas kerja salah satu faktor sebab celaka kerja perilaku aman karena rendah tahu kerja selamat sehat kerja k perilaku aman dapat diminimalisir ada implementasi sistem manajemen selamat sehat kerja smk baik nilai ergonomi kait lingkung kerja fisik postur kerja kerja pt iglas persero usaha produksi botolbotol kaca dasar data tempat jadi celaka kerja bagi forming tempat posisi tinggi tuju teliti evaluasi implementasi smk tingkat implementasi smk nilai ergonomi postur kerja lingkung kerja fisik identifikasi perilaku aman hasil ukur implementasi smk ptiglas ada level hatihati indikasi warna kuning nilai lingkung kerja fisik dapat faktor suhu cahaya kelembaban bising sesuai nilai ambang batas postur kerja guna metode rula dapat aktivitas laku operator milik level resiko sedang tinggi identifikasi perilaku aman faktor tahu pengaruh cara signifikan persepsi sikap motivasi didik pengaruh cara signifikan nilai variabel y perilaku aman r square dasar hasil analisa tingkat implementasi smk ptiglas dapat beberapa usul baik antara lain wajib bentuk tanggung jawab lapang tanggung jawab sehat selamat kerja pj k tiap area ada ventilasi turbin cipta sirkulasi udara baik khusus area forming meredesain meja ergonomis guna alat lindung diri apd sesuai area kerja
Abstrak (Corrected): clara era akbar math damp cara lucas kebab rug sara hang teenage era damp turn produktivitas era salad sat factor kebab clara era perilaku man arena rental tau era seaman seat era k perilaku man apart diminimalisir ada implements sister management seaman seat era mk back nilgai ergonomic wait linking era fisk poster era era pt glad pervert sara produksi botolbotol kara dakar data tempt jade clara era bag forming tempt polish ting juju elite evaluate implements mk dingbat implements mk nilgai ergonomic poster era linking era fisk identifikasi perilaku man hail ukr implements mk stigmas ada level hatihati indikasi wanna tuning nilgai linking era fisk apart factor sulu cabana kelembaban rising sexual nilgai among bats poster era gun metope rule apart aktivitas lake operator milk level resist sedan ting identifikasi perilaku man factor tau pengaruh cara significant perseus sika motives did pengaruh cara significant nilgai variable y perilaku man r square dakar hail analyst dingbat implements mk stigmas apart beberapa usual back angara lain wait bent tagging nawab laying tagging nawab seat seaman era pa k tip area ada ventilate turbine city sirkulasi dark back rhesus area forming meredesain mega ergonomic gun flat finding dirt and sexual area era
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 17, 'perilaku': 5, 'aman': 5, 'implementasi': 5, 'smk': 5, 'nilai': 5, 'dapat': 4, 'celaka': 3, 'cara': 3, 'faktor': 3, 'selamat': 3, 'sehat': 3, 'ada': 3, 'baik': 3, 'lingkung': 3, 'fisik': 3, 'postur': 3, 'area': 3, 'dampak': 2, 'sebab': 2, 'usaha': 2, 'tahu': 2, 'k': 2, 'ergonomi': 2, 'dasar': 2, 'tempat': 2, 'forming': 2, 'tinggi': 2, 'tingkat': 2, 'identifikasi': 2, 'hasil': 2, 'ptiglas': 2, 'level': 2, 'sesuai': 2, 'guna': 2, 'pengaruh': 2, 'signifikan': 2, 'tanggung': 2, 'jawab': 2, 'akibat': 1, 'mati': 1, 'luas': 1, 'rugi': 1, 'hilang': 1, 'tenaga': 1, 'turun': 1, 'produktivitas': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'karena': 1, 'rendah': 1, 'diminimalisir': 1, 'sistem': 1, 'manajemen': 1, 'kait': 1, 'pt': 1, 'iglas': 1, 'persero': 1, 'produksi': 1, 'botolbotol': 1, 'kaca': 1, 'data': 1, 'jadi': 1, 'bagi': 1, 'posisi': 1, 'tuju': 1, 'teliti': 1, 'evaluasi': 1, 'ukur': 1, 'hatihati': 1, 'indikasi': 1, 'warna': 1, 'kuning': 1, 'suhu': 1, 'cahaya': 1, 'kelembaban': 1, 'bising': 1, 'ambang': 1, 'batas': 1, 'metode': 1, 'rula': 1, 'aktivitas': 1, 'laku': 1, 'operator': 1, 'milik': 1, 'resiko': 1, 'sedang': 1, 'persepsi': 1, 'sikap': 1, 'motivasi': 1, 'didik': 1, 'variabel': 1, 'y': 1, 'r': 1, 'square': 1, 'analisa': 1, 'beberapa': 1, 'usul': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'wajib': 1, 'bentuk': 1, 'lapang': 1, 'pj': 1, 'tiap': 1, 'ventilasi': 1, 'turbin': 1, 'cipta': 1, 'sirkulasi': 1, 'udara': 1, 'khusus': 1, 'meredesain': 1, 'meja': 1, 'ergonomis': 1, 'alat': 1, 'lindung': 1, 'diri': 1, 'apd': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 40, 'of': 24, 'in': 9, 'and': 9, 'work': 8, 'is': 8, 'to': 6, 'unsafe': 5, 'behavior': 5, 'with': 5, 'implementation': 5, 'smk': 5, 'that': 5, 'accidents': 4, 'level': 4, 'can': 3, 'company': 3, 'good': 3, 'assessment': 3, 'physical': 3, 'environment': 3, 'postures': 3, 'value': 3, 'y': 3, 'area': 3, 'result': 2, 'impact': 2, 'because': 2, 'this': 2, 'be': 2, 'it': 2, 'knowledge': 2, 'k': 2, 'sehat': 2, 'selamat': 2, 'kerja': 2, 'from': 2, 'ergonomic': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'forming': 2, 'at': 2, 'as': 2, 'identification': 2, 'measurement': 2, 'shows': 2, 'ptiglas': 2, 'which': 2, 'by': 2, 'factors': 2, 'not': 2, 'significantly': 2, 'variable': 2, 'may': 1, 'death': 1, 'will': 1, 'cause': 1, 'harm': 1, 'experience': 1, 'loss': 1, 'employment': 1, 'could': 1, 'decline': 1, 'labor': 1, 'productivity': 1, 'one': 1, 'causes': 1, 'worker': 1, 'low': 1, 'minimized': 1, 'sistem': 1, 'manajemen': 1, 'eg': 1, 'workers': 1, 'pt': 1, 'iglas': 1, 'persero': 1, 'a': 1, 'produces': 1, 'glass': 1, 'bottles': 1, 'data': 1, 'workplace': 1, 'departement': 1, 'has': 1, 'highest': 1, 'purpose': 1, 'study': 1, 'evaluation': 1, 'improved': 1, 'ergonomics': 1, 'well': 1, 'was': 1, 'careful': 1, 'sign': 1, 'represented': 1, 'yellow': 1, 'color': 1, 'indication': 1, 'comprise': 1, 'temperature': 1, 'light': 1, 'humidity': 1, 'noise': 1, 'do': 1, 'comply': 1, 'threshold': 1, 'working': 1, 'rula': 1, 'method': 1, 'known': 1, 'activities': 1, 'operators': 1, 'have': 1, 'moderate': 1, 'high': 1, 'risk': 1, 'just': 1, 'perception': 1, 'attitude': 1, 'motivation': 1, 'education': 1, 'did': 1, 'influence': 1, 'computed': 1, 'rsquare': 1, 'analysis': 1, 'results': 1, 'show': 1, 'improve': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'many': 1, 'proposed': 1, 'improvements': 1, 'include': 1, 'assigning': 1, 'person': 1, 'charge': 1, 'each': 1, 'pjk': 1, 'tanggung': 1, 'jawab': 1, 'procurement': 1, 'turbine': 1, 'ventilator': 1, 'create': 1, 'air': 1, 'circulation': 1, 'especially': 1, 'redesign': 1, 'table': 1, 'use': 1, 'apd': 1, 'alat': 1, 'lindung': 1, 'diri': 1})
-------------------------------------------
--- Data #145 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Debby Erdi Marianta
Judul: Identifikasi waste pada Proses Produksi Gula dengan Menggunakan Konsep Pendekatan Lean Production (Studi Kasus : Pabrik Gula Watoe Toelis)
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko, S.T., M.T
Pembimbing 2: Mu’alim, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Pabrik Gula Watoetoelis merupakan pabrik gula yang memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan kompetitor pabrik gula yang lain. Untuk tetap dapat bertahan dan dapat memenangkan persaingan yang ada, maka Pabrik Gula Watoetoelis dituntut untuk mengerahkan segala sumber daya yang ada guna meningkatkan produktivitas. Waste sangat merugikan bagi perusahaan karena produsen menanggung biaya atas ketidakefisienan yang seharusnya tidak perlu terjadi. Setelah dilakukan pengamatan oleh penulis, telah ditemukan waste pada lantai produksi. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi waste pada proses produksi pembuatan gula. Metode yang digunakan yaitu dengan menggunakan metode lean production. Hasil dari penelitian ini yaitu teridentifikasinya waste pada pengadaan material dan pada stasiun giling. Pada pengadaan raw material terdapat pemborosan jenis waiting (menunggu) kedatangan bahan baku tebu terlambat dan defect waste karena adanya kualitas tebu yang tidak sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Pada stasiun giling teridentifikasi defect waste dikarenakan masih tingginya pol ampas yang keluar, dan disebabkan sering terjadinya ampas selip pada saat masuk roll gilingan.
Abstrak (Clean): pabrik gula watoetoelis merupakan pabrik gula yang memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan kompetitor pabrik gula yang lain untuk tetap dapat bertahan dan dapat memenangkan persaingan yang ada maka pabrik gula watoetoelis dituntut untuk mengerahkan segala sumber daya yang ada guna meningkatkan produktivitas waste sangat merugikan bagi perusahaan karena produsen menanggung biaya atas ketidakefisienan yang seharusnya tidak perlu terjadi setelah dilakukan pengamatan oleh penulis telah ditemukan waste pada lantai produksi penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi waste pada proses produksi pembuatan gula metode yang digunakan yaitu dengan menggunakan metode lean production hasil dari penelitian ini yaitu teridentifikasinya waste pada pengadaan material dan pada stasiun giling pada pengadaan raw material terdapat pemborosan jenis waiting menunggu kedatangan bahan baku tebu terlambat dan defect waste karena adanya kualitas tebu yang tidak sesuai dengan standar yang telah ditentukan pada stasiun giling teridentifikasi defect waste dikarenakan masih tingginya pol ampas yang keluar dan disebabkan sering terjadinya ampas selip pada saat masuk roll gilingan
Abstrak (Stopwords Removed): pabrik gula watoetoelis pabrik gula memiliki kualitas lebih baik dibandingkan kompetitor pabrik gula lain tetap dapat bertahan dapat memenangkan persaingan ada pabrik gula watoetoelis dituntut mengerahkan segala sumber daya ada meningkatkan produktivitas waste sangat merugikan bagi perusahaan produsen menanggung biaya atas ketidakefisienan seharusnya perlu terjadi dilakukan pengamatan penulis ditemukan waste lantai produksi penelitian dilakukan mengidentifikasi waste proses produksi pembuatan gula metode digunakan menggunakan metode lean production hasil penelitian teridentifikasinya waste pengadaan material stasiun giling pengadaan raw material terdapat pemborosan jenis waiting menunggu kedatangan bahan baku tebu terlambat defect waste adanya kualitas tebu sesuai standar ditentukan stasiun giling teridentifikasi defect waste dikarenakan masih tingginya pol ampas keluar disebabkan sering terjadinya ampas selip masuk roll gilingan
Abstrak (Stemmed): pabrik gula watoetoelis pabrik gula milik kualitas lebih baik banding kompetitor pabrik gula lain tetap dapat tahan dapat menang saing ada pabrik gula watoetoelis tuntut kerah segala sumber daya ada tingkat produktivitas waste sangat rugi bagi usaha produsen tanggung biaya atas ketidakefisienan harus perlu jadi laku amat tulis temu waste lantai produksi teliti laku identifikasi waste proses produksi buat gula metode guna guna metode lean production hasil teliti identifikasi waste ada material stasiun giling ada raw material dapat boros jenis waiting tunggu datang bahan baku tebu lambat defect waste ada kualitas tebu sesuai standar tentu stasiun giling identifikasi defect waste karena masih tinggi pol ampas keluar sebab sering jadi ampas selip masuk roll giling
Abstrak (Corrected): park gula watoetoelis park gula milk kualitas leash back banding competitor park gula lain team apart than apart penang saying ada park gula watoetoelis turnout gerah legal number day ada dingbat produktivitas waste sang rug bag sara produce tagging bay alas ketidakefisienan harms peru jade lake mat tulips temp waste lanai produksi elite lake identifikasi waste proves produksi but gula metope gun gun metope lean production hail elite identifikasi waste ada material station giving ada raw material apart bores penis waiting tungus dating bahai baku cebu lambast defect waste ada kualitas cebu sexual standard tent station giving identifikasi defect waste arena mash ting pol amps cellar kebab seeing jade amps slip mask roll giving
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'waste': 6, 'gula': 5, 'ada': 5, 'pabrik': 4, 'dapat': 3, 'identifikasi': 3, 'giling': 3, 'watoetoelis': 2, 'kualitas': 2, 'jadi': 2, 'laku': 2, 'produksi': 2, 'teliti': 2, 'metode': 2, 'guna': 2, 'material': 2, 'stasiun': 2, 'tebu': 2, 'defect': 2, 'ampas': 2, 'milik': 1, 'lebih': 1, 'baik': 1, 'banding': 1, 'kompetitor': 1, 'lain': 1, 'tetap': 1, 'tahan': 1, 'menang': 1, 'saing': 1, 'tuntut': 1, 'kerah': 1, 'segala': 1, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'tingkat': 1, 'produktivitas': 1, 'sangat': 1, 'rugi': 1, 'bagi': 1, 'usaha': 1, 'produsen': 1, 'tanggung': 1, 'biaya': 1, 'atas': 1, 'ketidakefisienan': 1, 'harus': 1, 'perlu': 1, 'amat': 1, 'tulis': 1, 'temu': 1, 'lantai': 1, 'proses': 1, 'buat': 1, 'lean': 1, 'production': 1, 'hasil': 1, 'raw': 1, 'boros': 1, 'jenis': 1, 'waiting': 1, 'tunggu': 1, 'datang': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'lambat': 1, 'sesuai': 1, 'standar': 1, 'tentu': 1, 'karena': 1, 'masih': 1, 'tinggi': 1, 'pol': 1, 'keluar': 1, 'sebab': 1, 'sering': 1, 'selip': 1, 'masuk': 1, 'roll': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 25, 'of': 11, 'is': 10, 'to': 8, 'waste': 8, 'sugar': 6, 'that': 6, 'raw': 5, 'production': 4, 'on': 4, 'this': 4, 'in': 4, 'a': 3, 'has': 3, 'was': 3, 'research': 3, 'materials': 3, 'which': 3, 'material': 3, 'defect': 3, 'watoetoelis': 2, 'mill': 2, 'factory': 2, 'quality': 2, 'because': 2, 'we': 2, 'found': 2, 'there': 2, 'identify': 2, 'procurement': 2, 'and': 2, 'station': 2, 'classified': 2, 'as': 2, 'waiting': 2, 'type': 2, 'caused': 2, 'by': 2, 'milled': 2, 'dregs': 2, 'cane': 1, 'better': 1, 'compared': 1, 'other': 1, 'mills': 1, 'conceptions': 1, 'survive': 1, 'market': 1, 'competition': 1, 'deploy': 1, 'all': 1, 'resources': 1, 'exist': 1, 'enhance': 1, 'productivity': 1, 'very': 1, 'detrimental': 1, 'for': 1, 'company': 1, 'manufacturers': 1, 'bear': 1, 'costs': 1, 'inefficient': 1, 'shouldn': 1, 't': 1, 'have': 1, 'happen': 1, 'after': 1, 'observations': 1, 'much': 1, 'floor': 1, 'conducted': 1, 'process': 1, 'method': 1, 'use': 1, 'lean': 1, 'approach': 1, 'result': 1, 'ground': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'activity': 1, 'context': 1, 'waiing': 1, 'arrival': 1, 'late': 1, 'another': 1, 'nonconformity': 1, 'standart': 1, 'milling': 1, 'identified': 1, 'infact': 1, 'still': 1, 'high': 1, 'level': 1, 'juice': 1, 'two': 1, 'factors': 1, 'come': 1, 'out': 1, 'frequent': 1, 'occurenee': 1, 'skid': 1, 'upon': 1, 'roll': 1, 'grinder': 1})
-------------------------------------------
--- Data #146 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: SYAMSUL ARIFIN
Judul: ANALSIS PERBAIKAN METODE KERJA DAN PENENTUAN JUMLAH OPERATOR OPTIMAL
Pembimbing 1: FITRI AGUSTINA, ST., MT.
Pembimbing 2: NACHNUL ANSORI, ST., MT.
Abstrak (Raw): PT. 1001 Alami Pamekasan merupakan industri manufaktur pembuatan rokok dengan seluruh proses
produksi dilakukan secara manual. Berdasarkan pengamatan awal pada proses produksi masih terdapat
gerakan-gerakan yang tidak produktif dan tidak sesuai kaidah ilmu ergonomi. Disamping itu perusahaan
belum mempunyai metode baku dalam menentukan kebutuhan tenaga kerja untuk memenuhi target
produksi. Berdasarkan permasalahan tersebut kemudian dilakukan micromotion study dan perbaikan
metode kerja untuk menurunkan waktu proses produksi rokok. Perbaikan metode kerja didasarkan pada
ekonomi gerakan berdasarkan tubuh manusia dan gerakannya, tata letak peralatan kerja dan perancangan
peralatan kerja. Metode kerja usulan yang didapat kemudian ditentukan waktu standarnya dengan
menggunakan methods time measurement (MTM). Berdasarkan waktu standar metode kerja usulan
kemudian dilakukan perhitungan kebutuhan operator optimal dengan didasarkan pada target produksi dan
waktu standar. Perbaikan metode kerja yang dilakukan dapat menurunkan waktu standar keseluruhan
sebesar 5% yang awalnya sebesar 194,29 detik menjadi 184.13 detik. Kebutuhan operator optimal setelah
dilakukan perbaikan metode kerja sebanyak 60 operator.
Abstrak (Clean): pt alami pamekasan merupakan industri manufaktur pembuatan rokok dengan seluruh proses produksi dilakukan secara manual berdasarkan pengamatan awal pada proses produksi masih terdapat gerakangerakan yang tidak produktif dan tidak sesuai kaidah ilmu ergonomi disamping itu perusahaan belum mempunyai metode baku dalam menentukan kebutuhan tenaga kerja untuk memenuhi target produksi berdasarkan permasalahan tersebut kemudian dilakukan micromotion study dan perbaikan metode kerja untuk menurunkan waktu proses produksi rokok perbaikan metode kerja didasarkan pada ekonomi gerakan berdasarkan tubuh manusia dan gerakannya tata letak peralatan kerja dan perancangan peralatan kerja metode kerja usulan yang didapat kemudian ditentukan waktu standarnya dengan menggunakan methods time measurement mtm berdasarkan waktu standar metode kerja usulan kemudian dilakukan perhitungan kebutuhan operator optimal dengan didasarkan pada target produksi dan waktu standar perbaikan metode kerja yang dilakukan dapat menurunkan waktu standar keseluruhan sebesar yang awalnya sebesar detik menjadi detik kebutuhan operator optimal setelah dilakukan perbaikan metode kerja sebanyak operator
Abstrak (Stopwords Removed): pt alami pamekasan industri manufaktur pembuatan rokok seluruh proses produksi dilakukan secara manual berdasarkan pengamatan awal proses produksi masih terdapat gerakangerakan produktif sesuai kaidah ilmu ergonomi disamping perusahaan belum mempunyai metode baku menentukan kebutuhan tenaga kerja memenuhi target produksi berdasarkan permasalahan tersebut dilakukan micromotion study perbaikan metode kerja menurunkan waktu proses produksi rokok perbaikan metode kerja didasarkan ekonomi gerakan berdasarkan tubuh manusia gerakannya tata letak peralatan kerja perancangan peralatan kerja metode kerja usulan didapat ditentukan waktu standarnya menggunakan methods time measurement mtm berdasarkan waktu standar metode kerja usulan dilakukan perhitungan kebutuhan operator optimal didasarkan target produksi waktu standar perbaikan metode kerja dilakukan dapat menurunkan waktu standar keseluruhan sebesar awalnya sebesar detik menjadi detik kebutuhan operator optimal dilakukan perbaikan metode kerja sebanyak operator
Abstrak (Stemmed): pt alami pamekasan industri manufaktur buat rokok seluruh proses produksi laku cara manual dasar amat awal proses produksi masih dapat gerakangerakan produktif sesuai kaidah ilmu ergonomi samping usaha belum punya metode baku tentu butuh tenaga kerja penuh target produksi dasar masalah sebut laku micromotion study baik metode kerja turun waktu proses produksi rokok baik metode kerja dasar ekonomi gera dasar tubuh manusia gera tata letak alat kerja ancang alat kerja metode kerja usul dapat tentu waktu standar guna methods time measurement mtm dasar waktu standar metode kerja usul laku hitung butuh operator optimal dasar target produksi waktu standar baik metode kerja laku dapat turun waktu standar seluruh besar awal besar detik jadi detik butuh operator optimal laku baik metode kerja banyak operator
Abstrak (Corrected): pt salami pamekasan industry manufacture but rook seluruh proves produksi lake cara manual dakar mat away proves produksi mash apart gerakangerakan produktif sexual aida i'm ergonomic camping sara begum puny metope baku tent butch teenage era punch target produksi dakar marsala debut lake micromotion study back metope era turn want proves produksi rook back metope era dakar economic gera dakar tube amnesia gera data leak flat era dancing flat era metope era usual apart tent want standard gun methods time measurement mom dakar want standard metope era usual lake hiding butch operator optimal dakar target produksi want standard back metope era lake apart turn want standard seluruh bear away bear devil jade devil butch operator optimal lake back metope era banyan operator
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 9, 'metode': 7, 'dasar': 6, 'produksi': 5, 'laku': 5, 'waktu': 5, 'baik': 4, 'standar': 4, 'proses': 3, 'dapat': 3, 'butuh': 3, 'operator': 3, 'rokok': 2, 'seluruh': 2, 'awal': 2, 'tentu': 2, 'target': 2, 'turun': 2, 'gera': 2, 'alat': 2, 'usul': 2, 'optimal': 2, 'besar': 2, 'detik': 2, 'pt': 1, 'alami': 1, 'pamekasan': 1, 'industri': 1, 'manufaktur': 1, 'buat': 1, 'cara': 1, 'manual': 1, 'amat': 1, 'masih': 1, 'gerakangerakan': 1, 'produktif': 1, 'sesuai': 1, 'kaidah': 1, 'ilmu': 1, 'ergonomi': 1, 'samping': 1, 'usaha': 1, 'belum': 1, 'punya': 1, 'baku': 1, 'tenaga': 1, 'penuh': 1, 'masalah': 1, 'sebut': 1, 'micromotion': 1, 'study': 1, 'ekonomi': 1, 'tubuh': 1, 'manusia': 1, 'tata': 1, 'letak': 1, 'ancang': 1, 'guna': 1, 'methods': 1, 'time': 1, 'measurement': 1, 'mtm': 1, 'hitung': 1, 'jadi': 1, 'banyak': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'on': 7, 'based': 6, 'to': 6, 'time': 6, 'production': 5, 'and': 5, 'of': 5, 'methods': 5, 'work': 5, 'process': 3, 'are': 3, 'not': 3, 'standard': 3, 'method': 3, 'then': 3, 'working': 3, 'a': 2, 'is': 2, 'done': 2, 'movements': 2, 'does': 2, 'targets': 2, 'repair': 2, 'equipment': 2, 'proposed': 2, 'by': 2, 'optimal': 2, 'operator': 2, 'needs': 2, 'seconds': 2, 'as': 2, 'pt': 1, 'natural': 1, 'pamekasan': 1, 'manufacturing': 1, 'industry': 1, 'manufacture': 1, 'cigarettes': 1, 'with': 1, 'entire': 1, 'manually': 1, 'initial': 1, 'observations': 1, 'there': 1, 'that': 1, 'productive': 1, 'fit': 1, 'rules': 1, 'science': 1, 'ergonomics': 1, 'besides': 1, 'company': 1, 'have': 1, 'in': 1, 'determining': 1, 'manpower': 1, 'requirements': 1, 'meet': 1, 'these': 1, 'problems': 1, 'do': 1, 'micromotion': 1, 'study': 1, 'improvement': 1, 'reduce': 1, 'cigarette': 1, 'movement': 1, 'economy': 1, 'human': 1, 'body': 1, 'its': 1, 'layout': 1, 'design': 1, 'obtained': 1, 'default': 1, 'determined': 1, 'using': 1, 'measurement': 1, 'mtm': 1, 'calculate': 1, 'be': 1, 'standards': 1, 'improved': 1, 'lower': 1, 'overall': 1, 'which': 1, 'initially': 1, 'amounted': 1, 'after': 1, 'many': 1, 'operators': 1})
-------------------------------------------
--- Data #147 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Zuyyina Kamelin
Judul: Meminimasi Waste di Rumah Sakit Syamrabu Bangkalan dengan Pendekatan Lean Hospital
Pembimbing 1: Ida Lumintu, ST., MT., Ph.D
Pembimbing 2: Ari Basuki, ST., MT.
Abstrak (Raw): Saat ini bisnis rumah sakit di Indonesia sedang berkembang dengan pesat. Hal ini dibuktikan dengan adanya lebih dari 2000 rumah sakit yang berdiri pada tahun 2013 dibandingkan dengan tahun 2005 yang jumlah rumah sakit di Indonesia tidak lebih dari 1000 rumah sakit. Peningkatan kualitas bukan hanya harus dilakukan pada industri manufaktur saja namun juga pada industri jasa seperti rumah sakit. Hal ini dilakukan agar dapat memuaskan pelanggan / pasien serta meningkatkan loyalitas pasien. Rumah sakit Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan sehari dapat melayani pasien lebih dari 300 pasien. Penelitian ini difokuskan pada instalasi rawat jalan. Adapun permasalahan yang terjadi adalah antrian panjang pada proses registrasi, hal ini merupakan aktivitas yang tergolong waste dan salah satu metode yang digunakan untuk meminimalkan aktivitas-aktivitas yang tidak memiliki nilai tambah ialah lean. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pemborosan pada instalasi rawat jalan dan mengidentifikasi penyebab-penyebabnya serta memberi rekomendasi perbaikan terhadap waste yang ada. Penggambaran beberapa aktivitas serta alur proses pada instalasi rawat jalan menggunakan tool big picture mapping, dan untuk mengetahui penyebab masalah digunakan root cause analysis dengan metode 5-why. Dari hasil pengolahan data, didapat rekomendasi perbaikan setelah melihat hasil dari failure mode and effect analysis yaitu untuk waste waiting pada proses registrasi diusulkan penambahan counter loket, pada waste unnecessary motion dan transportation diusulkan memperbaiki sistem informasi untuk proses pengiriman berkas rekam medik dirumah sakit.
Abstrak (Clean): saat ini bisnis rumah sakit di indonesia sedang berkembang dengan pesat hal ini dibuktikan dengan adanya lebih dari rumah sakit yang berdiri pada tahun dibandingkan dengan tahun yang jumlah rumah sakit di indonesia tidak lebih dari rumah sakit peningkatan kualitas bukan hanya harus dilakukan pada industri manufaktur saja namun juga pada industri jasa seperti rumah sakit hal ini dilakukan agar dapat memuaskan pelanggan pasien serta meningkatkan loyalitas pasien rumah sakit syarifah ambami rato ebu bangkalan sehari dapat melayani pasien lebih dari pasien penelitian ini difokuskan pada instalasi rawat jalan adapun permasalahan yang terjadi adalah antrian panjang pada proses registrasi hal ini merupakan aktivitas yang tergolong waste dan salah satu metode yang digunakan untuk meminimalkan aktivitasaktivitas yang tidak memiliki nilai tambah ialah lean tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pemborosan pada instalasi rawat jalan dan mengidentifikasi penyebabpenyebabnya serta memberi rekomendasi perbaikan terhadap waste yang ada penggambaran beberapa aktivitas serta alur proses pada instalasi rawat jalan menggunakan tool big picture mapping dan untuk mengetahui penyebab masalah digunakan root cause analysis dengan metode why dari hasil pengolahan data didapat rekomendasi perbaikan setelah melihat hasil dari failure mode and effect analysis yaitu untuk waste waiting pada proses registrasi diusulkan penambahan counter loket pada waste unnecessary motion dan transportation diusulkan memperbaiki sistem informasi untuk proses pengiriman berkas rekam medik dirumah sakit
Abstrak (Stopwords Removed): bisnis rumah sakit indonesia sedang berkembang pesat dibuktikan adanya lebih rumah sakit berdiri tahun dibandingkan tahun jumlah rumah sakit indonesia lebih rumah sakit peningkatan kualitas bukan harus dilakukan industri manufaktur industri jasa rumah sakit dilakukan dapat memuaskan pelanggan pasien meningkatkan loyalitas pasien rumah sakit syarifah ambami rato ebu bangkalan sehari dapat melayani pasien lebih pasien penelitian difokuskan instalasi rawat jalan adapun permasalahan terjadi antrian panjang proses registrasi aktivitas tergolong waste salah satu metode digunakan meminimalkan aktivitasaktivitas memiliki nilai tambah ialah lean tujuan penelitian mengidentifikasi pemborosan instalasi rawat jalan mengidentifikasi penyebabpenyebabnya memberi rekomendasi perbaikan waste ada penggambaran beberapa aktivitas alur proses instalasi rawat jalan menggunakan tool big picture mapping mengetahui penyebab masalah digunakan root cause analysis metode why hasil pengolahan data didapat rekomendasi perbaikan melihat hasil failure mode and effect analysis waste waiting proses registrasi diusulkan penambahan counter loket waste unnecessary motion transportation diusulkan memperbaiki sistem informasi proses pengiriman berkas rekam medik dirumah sakit
Abstrak (Stemmed): bisnis rumah sakit indonesia sedang kembang pesat bukti ada lebih rumah sakit diri tahun banding tahun jumlah rumah sakit indonesia lebih rumah sakit tingkat kualitas bukan harus laku industri manufaktur industri jasa rumah sakit laku dapat muas langgan pasien tingkat loyalitas pasien rumah sakit syarifah ambami rato ebu bangkal hari dapat layan pasien lebih pasien teliti fokus instalasi rawat jalan adapun masalah jadi antri panjang proses registrasi aktivitas golong waste salah satu metode guna minimal aktivitasaktivitas milik nilai tambah ialah lean tuju teliti identifikasi boros instalasi rawat jalan identifikasi penyebabpenyebabnya beri rekomendasi baik waste ada gambar beberapa aktivitas alur proses instalasi rawat jalan guna tool big picture mapping tahu sebab masalah guna root cause analysis metode why hasil olah data dapat rekomendasi baik lihat hasil failure mode and effect analysis waste waiting proses registrasi usul tambah counter loket waste unnecessary motion transportation usul baik sistem informasi proses kirim berkas rekam medik rumah sakit
Abstrak (Corrected): basis rumal skit indonesia sedan embank pest but ada leash rumal skit dirt thun banding thun mullah rumal skit indonesia leash rumal skit dingbat kualitas buran harms lake industry manufacture industry casa rumal skit lake apart mugs hangman pain dingbat loyalties pain rumal skit shariah miami rate ebb bangka hard apart layman pain leash pain elite focus installs rabat alan adapt marsala jade anti panting proves registrar aktivitas going waste salad sat metope gun minimal aktivitasaktivitas milk nilgai tambac galah lean juju elite identifikasi bores installs rabat alan identifikasi penyebabpenyebabnya bert rekomendasi back waste ada sambar beberapa aktivitas blur proves installs rabat alan gun tool big picture mapping tau kebab marsala gun root cause analysis metope why hail blah data apart rekomendasi back that hail failure mode and effect analysis waste waiting proves registrar usual tambac counter locket waste unnecessary motion transportation usual back sister informant proves kirin berks ream media rumal skit
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'rumah': 7, 'sakit': 7, 'pasien': 4, 'proses': 4, 'waste': 4, 'lebih': 3, 'dapat': 3, 'instalasi': 3, 'rawat': 3, 'jalan': 3, 'guna': 3, 'baik': 3, 'indonesia': 2, 'ada': 2, 'tahun': 2, 'tingkat': 2, 'laku': 2, 'industri': 2, 'teliti': 2, 'masalah': 2, 'registrasi': 2, 'aktivitas': 2, 'metode': 2, 'tambah': 2, 'identifikasi': 2, 'rekomendasi': 2, 'analysis': 2, 'hasil': 2, 'usul': 2, 'bisnis': 1, 'sedang': 1, 'kembang': 1, 'pesat': 1, 'bukti': 1, 'diri': 1, 'banding': 1, 'jumlah': 1, 'kualitas': 1, 'bukan': 1, 'harus': 1, 'manufaktur': 1, 'jasa': 1, 'muas': 1, 'langgan': 1, 'loyalitas': 1, 'syarifah': 1, 'ambami': 1, 'rato': 1, 'ebu': 1, 'bangkal': 1, 'hari': 1, 'layan': 1, 'fokus': 1, 'adapun': 1, 'jadi': 1, 'antri': 1, 'panjang': 1, 'golong': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'minimal': 1, 'aktivitasaktivitas': 1, 'milik': 1, 'nilai': 1, 'ialah': 1, 'lean': 1, 'tuju': 1, 'boros': 1, 'penyebabpenyebabnya': 1, 'beri': 1, 'gambar': 1, 'beberapa': 1, 'alur': 1, 'tool': 1, 'big': 1, 'picture': 1, 'mapping': 1, 'tahu': 1, 'sebab': 1, 'root': 1, 'cause': 1, 'why': 1, 'olah': 1, 'data': 1, 'lihat': 1, 'failure': 1, 'mode': 1, 'and': 1, 'effect': 1, 'waiting': 1, 'counter': 1, 'loket': 1, 'unnecessary': 1, 'motion': 1, 'transportation': 1, 'sistem': 1, 'informasi': 1, 'kirim': 1, 'berkas': 1, 'rekam': 1, 'medik': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'to': 13, 'is': 8, 'of': 8, 'in': 6, 'and': 6, 'on': 4, 'hospital': 3, 'hospitals': 3, 'that': 3, 'not': 3, 'improvement': 3, 'this': 3, 'installation': 3, 'as': 3, 'waste': 3, 'was': 2, 'by': 2, 'a': 2, 'more': 2, 'than': 2, 'industrial': 2, 'its': 2, 'increase': 2, 'research': 2, 'ambulatory': 2, 'while': 2, 'problems': 2, 'process': 2, 'activity': 2, 'identify': 2, 'use': 2, 'cause': 2, 'analysis': 2, 'proposed': 2, 'nowadays': 1, 'business': 1, 'indonesia': 1, 'growing': 1, 'rapidly': 1, 'it': 1, 'proven': 1, 'exceed': 1, 'founded': 1, 'compared': 1, 'with': 1, 'number': 1, 'indonesian': 1, 'are': 1, 'quality': 1, 'should': 1, 'be': 1, 'done': 1, 'only': 1, 'manufacturing': 1, 'but': 1, 'also': 1, 'services': 1, 'like': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'order': 1, 'satisfy': 1, 'te': 1, 'customerspatients': 1, 'patients': 1, 'loyalty': 1, 'syarifah': 1, 'ambami': 1, 'rato': 1, 'ebu': 1, 'bangkal': 1, 'can': 1, 'serve': 1, 'patoents': 1, 'everyday': 1, 'focused': 1, 'occur': 1, 'long': 1, 'queue': 1, 'when': 1, 'registration': 1, 'classified': 1, 'one': 1, 'methods': 1, 'used': 1, 'minimize': 1, 'activities': 1, 'which': 1, 'does': 1, 'have': 1, 'valueadded': 1, 'lean': 1, 'purpose': 1, 'wastage': 1, 'causes': 1, 'profide': 1, 'recommendations': 1, 'existing': 1, 'description': 1, 'some': 1, 'well': 1, 'flow': 1, 'tool': 1, 'big': 1, 'picture': 1, 'mapping': 1, 'determine': 1, 'root': 1, 'why': 1, 'method': 1, 'based': 1, 'data': 1, 'processing': 1, 'obtained': 1, 'recomendations': 1, 'after': 1, 'observe': 1, 'results': 1, 'failure': 1, 'mode': 1, 'effect': 1, 'waiting': 1, 'ticket': 1, 'window': 1, 'unnecessary': 1, 'motion': 1, 'transportation': 1, 'improving': 1, 'information': 1, 'systems': 1, 'deliver': 1, 'file': 1, 'medical': 1, 'record': 1})
-------------------------------------------
--- Data #148 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Mohammad Rofiqi Amrullah
Judul: ANALISIS PRODUKTIVITAS DAN KINERJA LINGKUNGAN
DENGAN PENDEKATAN GREEN PRODUCTIVITY
PADA PROSES PROSUKSI BATIK
(Studi Kasus : UKMFK_SIAR COLLECTION)
Pembimbing 1: Fitri Agustina, ST., MT
Pembimbing 2: Teguh Prasetyo, ST., MT
Abstrak (Raw): ANALISIS PRODUKTIVITAS DAN KINERJA LINGKUNGAN DENGAN PENDEKATAN GREEN PRODUCTIVITY PADA PROSES PRODUKSI BATIK
(Studi Kasus : FK Siar Collection Tanjung Bumi)
MOH. ROFIQI AMRULLAH
(07.04.211.00032)
UKM Siar_FK Collection adalah salah satu Industri Batik Madura yang terkenal terletak di Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan. Batik Madura sebagai unggulan Bangkalan khususnya dan Madura umumnya mempunyai potensi ekonomi yang besar bagi masyarakat akan tetapi juga mempunyai potensi sebagai sumber pencemaran lingkungan khususnya air. Bahan pencemar limbah cair batik mengandung polutan bahan organik zat warna rantai panjang seperti senyawa ozon, antraquinon dan juga ftalosianin.
Tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini yang pertama adalah identifikasi proses produksi batik di tempat penelitan dan potensi pencemaran dari setiap proses khususnya limbah cair. Selain itu identifikasi data biaya produksi dan data penjualan bulanan dari periode Desember 2013 sampai Mei 2014. Berdasarkan data tersebut kemudian dlakukan perhitungan produktivitas UKM. Pengukuran kinerja lingkungan EPI untuk parameter pencemaran COD,BOD,TSS dan pH dengan uji laboratorium dengan acuan standar baku mutu limbah cair tekstil sesuai SK Gubernur Jatim no.45/2002. Tahapan berikutnya yaitu menemukan alternatif solusi sistem pengolahan limbah berdasarkan kajian referensi penelitian terdahulu yaitu sistem oksidasi menggunakan oksidator kuat seperti ozon, yang lebih dikenal dengan proses Advance Oxidation Processes (AOPs) menggunakan TTG Elektrolisa dan TTG aerator teknologi ozon yang dikembangkan laboratorium sistem manufaktur Universitas Trunojoyo Madura.
Tingkat produktivitas rata-rata UKM batik FK-Siar Collection periode Desember 2013 – Mei 2014 adalah 1,213 dan setelah penerapan usulan dengan Teknologi Tepat Guna (TTG) Elektrolisa dan Teknologi Tepat Guna (TTG) Aerator Teknologi Ozon dengan data bulan Juni 2014 didapatkan bahwa produktivitasnya adalah 1.147 . Nilai produktivitas ini menunjukkan produktivitas UKM cukup baik. Batik Madura Tanjung Bumi masih sangat prospektif yang berdasarkan penelitian. Alternatif solusi Teknologi Tepat Guna (TTG) Elektrolisa dan Teknologi Tepat Guna (TTG) Aerator Teknologi Ozon sebagai solusi pengolah limbah sangat layak. Nilai Environmental Performance Indicator (EPI) sebagai indikator kinerja lingkungan limbah cair UKM batik FK-Siar Collection sebelum dan setelah dilakukan treatment Teknologi Tepat Guna (TTG) Elektrolisa dan Teknologi Tepat Guna (TTG) Aerator Teknologi Ozon mengalami perubahan nilai EPI yang cukup besar dari -321,814 menjadi -182,578 atau meningkat sekitar -139,236 meskipun nilai EPI yang masih negatif tersebut menandakan bahwa terdapat banyak kandungan zat kimia dalam limbahnya yang melebihi batas maksimum standar Bapelda Jawa Timur.
Keyword : Limbah cair batik, COD, BOD, TSS, pH, TTG Elektrolisa, TTG Teknologi Ozon, Green Productivity ,EPI, produktivitas
Abstrak (Clean): analisis produktivitas dan kinerja lingkungan dengan pendekatan green productivity pada proses produksi batik studi kasus fk siar collection tanjung bumi moh rofiqi amrullah ukm siarfk collection adalah salah satu industri batik madura yang terkenal terletak di kecamatan tanjung bumi kabupaten bangkalan batik madura sebagai unggulan bangkalan khususnya dan madura umumnya mempunyai potensi ekonomi yang besar bagi masyarakat akan tetapi juga mempunyai potensi sebagai sumber pencemaran lingkungan khususnya air bahan pencemar limbah cair batik mengandung polutan bahan organik zat warna rantai panjang seperti senyawa ozon antraquinon dan juga ftalosianin tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini yang pertama adalah identifikasi proses produksi batik di tempat penelitan dan potensi pencemaran dari setiap proses khususnya limbah cair selain itu identifikasi data biaya produksi dan data penjualan bulanan dari periode desember sampai mei berdasarkan data tersebut kemudian dlakukan perhitungan produktivitas ukm pengukuran kinerja lingkungan epi untuk parameter pencemaran codbodtss dan ph dengan uji laboratorium dengan acuan standar baku mutu limbah cair tekstil sesuai sk gubernur jatim no tahapan berikutnya yaitu menemukan alternatif solusi sistem pengolahan limbah berdasarkan kajian referensi penelitian terdahulu yaitu sistem oksidasi menggunakan oksidator kuat seperti ozon yang lebih dikenal dengan proses advance oxidation processes aops menggunakan ttg elektrolisa dan ttg aerator teknologi ozon yang dikembangkan laboratorium sistem manufaktur universitas trunojoyo madura tingkat produktivitas ratarata ukm batik fksiar collection periode desember – mei adalah dan setelah penerapan usulan dengan teknologi tepat guna ttg elektrolisa dan teknologi tepat guna ttg aerator teknologi ozon dengan data bulan juni didapatkan bahwa produktivitasnya adalah nilai produktivitas ini menunjukkan produktivitas ukm cukup baik batik madura tanjung bumi masih sangat prospektif yang berdasarkan penelitian alternatif solusi teknologi tepat guna ttg elektrolisa dan teknologi tepat guna ttg aerator teknologi ozon sebagai solusi pengolah limbah sangat layak nilai environmental performance indicator epi sebagai indikator kinerja lingkungan limbah cair ukm batik fksiar collection sebelum dan setelah dilakukan treatment teknologi tepat guna ttg elektrolisa dan teknologi tepat guna ttg aerator teknologi ozon mengalami perubahan nilai epi yang cukup besar dari menjadi atau meningkat sekitar meskipun nilai epi yang masih negatif tersebut menandakan bahwa terdapat banyak kandungan zat kimia dalam limbahnya yang melebihi batas maksimum standar bapelda jawa timur keyword limbah cair batik cod bod tss ph ttg elektrolisa ttg teknologi ozon green productivity epi produktivitas
Abstrak (Stopwords Removed): analisis produktivitas kinerja lingkungan pendekatan green productivity proses produksi batik studi kasus fk siar collection tanjung bumi moh rofiqi amrullah ukm siarfk collection salah satu industri batik madura terkenal terletak kecamatan tanjung bumi kabupaten bangkalan batik madura unggulan bangkalan khususnya madura umumnya mempunyai potensi ekonomi besar bagi masyarakat mempunyai potensi sumber pencemaran lingkungan khususnya air bahan pencemar limbah cair batik mengandung polutan bahan organik zat warna rantai panjang senyawa ozon antraquinon ftalosianin tahapan dilakukan penelitian pertama identifikasi proses produksi batik tempat penelitan potensi pencemaran setiap proses khususnya limbah cair selain identifikasi data biaya produksi data penjualan bulanan periode desember mei berdasarkan data tersebut dlakukan perhitungan produktivitas ukm pengukuran kinerja lingkungan epi parameter pencemaran codbodtss ph uji laboratorium acuan standar baku mutu limbah cair tekstil sesuai sk gubernur jatim no tahapan berikutnya menemukan alternatif solusi sistem pengolahan limbah berdasarkan kajian referensi penelitian terdahulu sistem oksidasi menggunakan oksidator kuat ozon lebih dikenal proses advance oxidation processes aops menggunakan ttg elektrolisa ttg aerator teknologi ozon dikembangkan laboratorium sistem manufaktur universitas trunojoyo madura tingkat produktivitas ratarata ukm batik fksiar collection periode desember – mei penerapan usulan teknologi tepat ttg elektrolisa teknologi tepat ttg aerator teknologi ozon data bulan juni didapatkan produktivitasnya nilai produktivitas menunjukkan produktivitas ukm cukup baik batik madura tanjung bumi masih sangat prospektif berdasarkan penelitian alternatif solusi teknologi tepat ttg elektrolisa teknologi tepat ttg aerator teknologi ozon solusi pengolah limbah sangat layak nilai environmental performance indicator epi indikator kinerja lingkungan limbah cair ukm batik fksiar collection dilakukan treatment teknologi tepat ttg elektrolisa teknologi tepat ttg aerator teknologi ozon mengalami perubahan nilai epi cukup besar menjadi meningkat sekitar meskipun nilai epi masih negatif tersebut menandakan terdapat banyak kandungan zat kimia limbahnya melebihi batas maksimum standar bapelda jawa timur keyword limbah cair batik cod bod tss ph ttg elektrolisa ttg teknologi ozon green productivity epi produktivitas
Abstrak (Stemmed): analisis produktivitas kerja lingkung dekat green productivity proses produksi batik studi kasus fk siar collection tanjung bumi moh rofiqi amrullah ukm siarfk collection salah satu industri batik madura kenal letak camat tanjung bumi kabupaten bangkal batik madura unggul bangkal khusus madura umum punya potensi ekonomi besar bagi masyarakat punya potensi sumber cemar lingkung khusus air bahan cemar limbah cair batik kandung polutan bahan organik zat warna rantai panjang senyawa ozon antraquinon ftalosianin tahap laku teliti pertama identifikasi proses produksi batik tempat penelitan potensi cemar tiap proses khusus limbah cair selain identifikasi data biaya produksi data jual bulan periode desember mei dasar data sebut dlakukan hitung produktivitas ukm ukur kerja lingkung epi parameter cemar codbodtss ph uji laboratorium acu standar baku mutu limbah cair tekstil sesuai sk gubernur jatim no tahap ikut temu alternatif solusi sistem olah limbah dasar kaji referensi teliti dahulu sistem oksidasi guna oksidator kuat ozon lebih kenal proses advance oxidation processes aops guna ttg elektrolisa ttg aerator teknologi ozon kembang laboratorium sistem manufaktur universitas trunojoyo madura tingkat produktivitas ratarata ukm batik fksiar collection periode desember mei terap usul teknologi tepat ttg elektrolisa teknologi tepat ttg aerator teknologi ozon data bulan juni dapat produktivitas nilai produktivitas tunjuk produktivitas ukm cukup baik batik madura tanjung bumi masih sangat prospektif dasar teliti alternatif solusi teknologi tepat ttg elektrolisa teknologi tepat ttg aerator teknologi ozon solusi olah limbah sangat layak nilai environmental performance indicator epi indikator kerja lingkung limbah cair ukm batik fksiar collection laku treatment teknologi tepat ttg elektrolisa teknologi tepat ttg aerator teknologi ozon alami ubah nilai epi cukup besar jadi tingkat sekitar meski nilai epi masih negatif sebut tanda dapat banyak kandung zat kimia limbah lebih batas maksimum standar bapelda jawa timur keyword limbah cair batik cod bod tss ph ttg elektrolisa ttg teknologi ozon green productivity epi produktivitas
Abstrak (Corrected): analysis produktivitas era linking dead green productivity proves produksi batik study ass ok star collection tanning bump oh rofiqi mullah um shark collection salad sat industry batik madura penal leak carat tanning bump kabupaten bangka batik madura lungful bangka rhesus madura mum puny potent economic bear bag masyarakat puny potent number cedar linking rhesus air bahai cedar limb car batik bandung pluton bahai organic at wanna rental panting senyawa ozone anthraquinone ftalosianin that lake elite pertain identifikasi proves produksi batik tempt penelitan potent cedar tip proves rhesus limb car slain identifikasi data bay produksi data dual buran period december me dakar data debut dlakukan hiding produktivitas um ukr era linking epic parameter cedar codbodtss ph uni laboratories act standard baku mute limb car testily sexual so gubernur jail no that it temp alternative solus sister blah limb dakar kanji reference elite dahl sister oksidasi gun oksidator kurt ozone leash penal proves advance oxidation processes cops gun tag elektrolisa tag aerator teknologi ozone embank laboratories sister manufacture university trunojoyo madura dingbat produktivitas ratarata um batik friar collection period december me trap usual teknologi teat tag elektrolisa teknologi teat tag aerator teknologi ozone data buran junk apart produktivitas nilgai produktivitas tuneup produktivitas um cutup back batik madura tanning bump mash sang prospektif dakar elite alternative solus teknologi teat tag elektrolisa teknologi teat tag aerator teknologi ozone solus blah limb sang kayak nilgai environmental performance indicator epic indicator era linking limb car um batik friar collection lake treatment teknologi teat tag elektrolisa teknologi teat tag aerator teknologi ozone salami bah nilgai epic cutup bear jade dingbat seminar mess nilgai epic mash negative debut panda apart banyan bandung at kinda limb leash bats maximum standard capella jaw timur keyword limb car batik cod bod ass ph tag elektrolisa tag teknologi ozone green productivity epic produktivitas
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'teknologi': 11, 'ttg': 10, 'batik': 9, 'limbah': 8, 'produktivitas': 7, 'ozon': 7, 'tepat': 6, 'ukm': 5, 'madura': 5, 'cair': 5, 'epi': 5, 'elektrolisa': 5, 'lingkung': 4, 'proses': 4, 'collection': 4, 'cemar': 4, 'data': 4, 'aerator': 4, 'nilai': 4, 'kerja': 3, 'produksi': 3, 'tanjung': 3, 'bumi': 3, 'khusus': 3, 'potensi': 3, 'teliti': 3, 'dasar': 3, 'solusi': 3, 'sistem': 3, 'green': 2, 'productivity': 2, 'kenal': 2, 'bangkal': 2, 'punya': 2, 'besar': 2, 'bahan': 2, 'kandung': 2, 'zat': 2, 'tahap': 2, 'laku': 2, 'identifikasi': 2, 'bulan': 2, 'periode': 2, 'desember': 2, 'mei': 2, 'sebut': 2, 'ph': 2, 'laboratorium': 2, 'standar': 2, 'alternatif': 2, 'olah': 2, 'guna': 2, 'lebih': 2, 'tingkat': 2, 'fksiar': 2, 'dapat': 2, 'cukup': 2, 'masih': 2, 'sangat': 2, 'analisis': 1, 'dekat': 1, 'studi': 1, 'kasus': 1, 'fk': 1, 'siar': 1, 'moh': 1, 'rofiqi': 1, 'amrullah': 1, 'siarfk': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'industri': 1, 'letak': 1, 'camat': 1, 'kabupaten': 1, 'unggul': 1, 'umum': 1, 'ekonomi': 1, 'bagi': 1, 'masyarakat': 1, 'sumber': 1, 'air': 1, 'polutan': 1, 'organik': 1, 'warna': 1, 'rantai': 1, 'panjang': 1, 'senyawa': 1, 'antraquinon': 1, 'ftalosianin': 1, 'pertama': 1, 'tempat': 1, 'penelitan': 1, 'tiap': 1, 'selain': 1, 'biaya': 1, 'jual': 1, 'dlakukan': 1, 'hitung': 1, 'ukur': 1, 'parameter': 1, 'codbodtss': 1, 'uji': 1, 'acu': 1, 'baku': 1, 'mutu': 1, 'tekstil': 1, 'sesuai': 1, 'sk': 1, 'gubernur': 1, 'jatim': 1, 'no': 1, 'ikut': 1, 'temu': 1, 'kaji': 1, 'referensi': 1, 'dahulu': 1, 'oksidasi': 1, 'oksidator': 1, 'kuat': 1, 'advance': 1, 'oxidation': 1, 'processes': 1, 'aops': 1, 'kembang': 1, 'manufaktur': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'ratarata': 1, 'terap': 1, 'usul': 1, 'juni': 1, 'tunjuk': 1, 'baik': 1, 'prospektif': 1, 'layak': 1, 'environmental': 1, 'performance': 1, 'indicator': 1, 'indikator': 1, 'treatment': 1, 'alami': 1, 'ubah': 1, 'jadi': 1, 'sekitar': 1, 'meski': 1, 'negatif': 1, 'tanda': 1, 'banyak': 1, 'kimia': 1, 'batas': 1, 'maksimum': 1, 'bapelda': 1, 'jawa': 1, 'timur': 1, 'keyword': 1, 'cod': 1, 'bod': 1, 'tss': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 48, 'of': 24, 'and': 10, 'is': 8, 'ttg': 8, 'as': 7, 'ozone': 7, 'a': 6, 'batik': 6, 'to': 6, 'based': 6, 'productivity': 6, 'collection': 5, 'madura': 5, 'in': 5, 'for': 5, 'effluent': 5, 'technology': 5, 'aerator': 5, 'on': 4, 'environmental': 4, 'polluting': 4, 'this': 4, 'fksiar': 4, 'epi': 4, 'electrolysis': 4, 'that': 4, 'potential': 3, 'data': 3, 'performance': 3, 'treatment': 3, 'system': 3, 'using': 3, 'was': 3, 'home': 2, 'tanjung': 2, 'bumi': 2, 'bangkal': 2, 'particular': 2, 'has': 2, 'negative': 2, 'pollution': 2, 'such': 2, 'production': 2, 'process': 2, 'research': 2, 'from': 2, 'period': 2, 'december': 2, 'may': 2, 'we': 2, 'cod': 2, 'bod': 2, 'tss': 2, 'ph': 2, 'laboratory': 2, 'reference': 2, 'east': 2, 'java': 2, 'an': 2, 'alternative': 2, 'which': 2, 'oxidation': 2, 'aops': 2, 'after': 2, 'value': 2, 'still': 2, 'very': 2, 'solutions': 2, 'waste': 2, 'indicator': 2, 'abstract': 1, 'fk': 1, 'siar': 1, 'industry': 1, 'who': 1, 'produces': 1, 'famous': 1, 'located': 1, 'district': 1, 'important': 1, 'product': 1, 'great': 1, 'economic': 1, 'community': 1, 'other': 1, 'hand': 1, 'environment': 1, 'it': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'source': 1, 'especially': 1, 'water': 1, 'contain': 1, 'organic': 1, 'materials': 1, 'substainces': 1, 'anthraquinone': 1, 'phthalocyanine': 1, 'first': 1, 'step': 1, 'being': 1, 'taken': 1, 'study': 1, 'thet': 1, 'identification': 1, 'location': 1, 'contamination': 1, 'any': 1, 'wastewater': 1, 'addition': 1, 'costs': 1, 'monthly': 1, 'sales': 1, 'identified': 1, 'these': 1, 'then': 1, 'calculate': 1, 'industri': 1, 'measurement': 1, 'parameters': 1, 'through': 1, 'tests': 1, 'with': 1, 'standard': 1, 'textile': 1, 'quality': 1, 'governor': 1, 'decree': 1, 'number': 1, 'next': 1, 'stage': 1, 'find': 1, 'solution': 1, 'previous': 1, 'studies': 1, 'studied': 1, 'about': 1, 'strong': 1, 'oxidizing': 1, 'agents': 1, 'better': 1, 'known': 1, 'advanced': 1, 'processes': 1, 'used': 1, 'developed': 1, 'by': 1, 'manufacturing': 1, 'university': 1, 'trunojoyo': 1, 'average': 1, 'level': 1, 'whith': 1, 'application': 1, 'proposed': 1, 'observation': 1, 'june': 1, 'found': 1, 'indicates': 1, 'quite': 1, 'good': 1, 'prospectivebased': 1, 'reseach': 1, 'resault': 1, 'are': 1, 'feasible': 1, 'before': 1, 'changed': 1, 'largely': 1, 'enough': 1, 'approximately': 1, 'how': 1, 'ever': 1, 'values': 1, 'indicate': 1, 'there': 1, 'much': 1, 'chemicals': 1, 'exceeds': 1, 'maximum': 1, 'standart': 1, 'bapelda': 1, 'keyword': 1, 'green': 1})
-------------------------------------------
--- Data #149 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Saiful Rahman Apriwianto
Judul: ANALISIS REKAYASA NILAI (VALUE ENGINEERING) TERHADAP BATIK TULIS MADURA di UKM SYIAR_FK COLLECTION DESA MACAJEH BANGKALAN
Pembimbing 1: Ida Lumintu ST., MT.,Ph.D.
Pembimbing 2: Fitri Agustina ST., MT.
Abstrak (Raw): UKM Siar_FK Collection adalah salah satu UKM yang tertua yang memproduksi batik tulis di Kabupaten Bangkalan. Setelah beberapa puluh tahun berada dalam bisnis industri batik tulis UKM Siar_FK Collection memiliki beberapa kendala, yaitu antara lain persaingan antar UKM yang sejenis dalam penjualan produk batik tulis Madura. Karena dinilai batik tulis Madura ini memiliki potensi yang besar sehingga banyak bermunculan UKM-UKM baru yang sejenis yang berakibat pada persaingan antar UKM dan menyebabkan penurunan permintaan terhadap batik tulis produksi dari UKM Siar_FK Collection. Salah satu solusi dari kendala tersebut adalah dengan merancang alternatif proses produksi batik tulis Madura yang lebih ekonomis namun secara kualitas tidak berbeda dengan produk batik tulis yang sudah ada pada saat ini, yaitu metode rekayasa nilai. Metode ini dipilih karena rekayasa nilai memiliki kelebihan dalam menentukan alternatif terbaik dengan mengendalikan biaya produksi yang digunakan terhadap nilai fungsi dari produk tanpa menghilangkan kualitas dan kehandalan produk yang dikehendaki. Hasil penelitian ini berupa alternatif proses produksi batik tulis yang ditentukan berdasarkan hasil nilai tertinggi dari beberapa alternatif usulan. Alternatif proses produksi yang terpilih adalah alternatif 4 dengan nilai sebesar 1.334, yang dimana pada alternatif 4 ini menggunakan bahan baku malan baru untuk membatik pola motif dan malan bekas plorotan untuk proses nembok dan pembatik diberi tenggat waktu dalam penyelesaian, penggunaan cahaya matahari sebagai pengering untuk moitf disesuaikan dengan motif yang banyak diminati dan kombinasi warna menggunakan 3 warna dasar (merah, kuning, biru) untuk penghematan bahan baku.
Kata Kunci : Rekaya Nilai, Batik Tulis, Alternatif Produksi, Nilai
Abstrak (Clean): ukm siarfk collection adalah salah satu ukm yang tertua yang memproduksi batik tulis di kabupaten bangkalan setelah beberapa puluh tahun berada dalam bisnis industri batik tulis ukm siarfk collection memiliki beberapa kendala yaitu antara lain persaingan antar ukm yang sejenis dalam penjualan produk batik tulis madura karena dinilai batik tulis madura ini memiliki potensi yang besar sehingga banyak bermunculan ukmukm baru yang sejenis yang berakibat pada persaingan antar ukm dan menyebabkan penurunan permintaan terhadap batik tulis produksi dari ukm siarfk collection salah satu solusi dari kendala tersebut adalah dengan merancang alternatif proses produksi batik tulis madura yang lebih ekonomis namun secara kualitas tidak berbeda dengan produk batik tulis yang sudah ada pada saat ini yaitu metode rekayasa nilai metode ini dipilih karena rekayasa nilai memiliki kelebihan dalam menentukan alternatif terbaik dengan mengendalikan biaya produksi yang digunakan terhadap nilai fungsi dari produk tanpa menghilangkan kualitas dan kehandalan produk yang dikehendaki hasil penelitian ini berupa alternatif proses produksi batik tulis yang ditentukan berdasarkan hasil nilai tertinggi dari beberapa alternatif usulan alternatif proses produksi yang terpilih adalah alternatif dengan nilai sebesar yang dimana pada alternatif ini menggunakan bahan baku malan baru untuk membatik pola motif dan malan bekas plorotan untuk proses nembok dan pembatik diberi tenggat waktu dalam penyelesaian penggunaan cahaya matahari sebagai pengering untuk moitf disesuaikan dengan motif yang banyak diminati dan kombinasi warna menggunakan warna dasar merah kuning biru untuk penghematan bahan baku kata kunci rekaya nilai batik tulis alternatif produksi nilai
Abstrak (Stopwords Removed): ukm siarfk collection salah satu ukm tertua memproduksi batik tulis kabupaten bangkalan beberapa puluh tahun berada bisnis industri batik tulis ukm siarfk collection memiliki beberapa kendala antara lain persaingan antar ukm sejenis penjualan produk batik tulis madura dinilai batik tulis madura memiliki potensi besar banyak bermunculan ukmukm baru sejenis berakibat persaingan antar ukm menyebabkan penurunan permintaan batik tulis produksi ukm siarfk collection salah satu solusi kendala tersebut merancang alternatif proses produksi batik tulis madura lebih ekonomis secara kualitas berbeda produk batik tulis sudah ada metode rekayasa nilai metode dipilih rekayasa nilai memiliki kelebihan menentukan alternatif terbaik mengendalikan biaya produksi digunakan nilai fungsi produk menghilangkan kualitas kehandalan produk dikehendaki hasil penelitian berupa alternatif proses produksi batik tulis ditentukan berdasarkan hasil nilai tertinggi beberapa alternatif usulan alternatif proses produksi terpilih alternatif nilai sebesar dimana alternatif menggunakan bahan baku malan baru membatik pola motif malan bekas plorotan proses nembok pembatik diberi tenggat waktu penyelesaian penggunaan cahaya matahari pengering moitf disesuaikan motif banyak diminati kombinasi warna menggunakan warna dasar merah kuning biru penghematan bahan baku kata kunci rekaya nilai batik tulis alternatif produksi nilai
Abstrak (Stemmed): ukm siarfk collection salah satu ukm tua produksi batik tulis kabupaten bangkal beberapa puluh tahun ada bisnis industri batik tulis ukm siarfk collection milik beberapa kendala antara lain saing antar ukm jenis jual produk batik tulis madura nilai batik tulis madura milik potensi besar banyak muncul ukmukm baru jenis akibat saing antar ukm sebab turun minta batik tulis produksi ukm siarfk collection salah satu solusi kendala sebut rancang alternatif proses produksi batik tulis madura lebih ekonomis cara kualitas beda produk batik tulis sudah ada metode rekayasa nilai metode pilih rekayasa nilai milik lebih tentu alternatif baik kendali biaya produksi guna nilai fungsi produk hilang kualitas kehandalan produk hendak hasil teliti upa alternatif proses produksi batik tulis tentu dasar hasil nilai tinggi beberapa alternatif usul alternatif proses produksi pilih alternatif nilai besar mana alternatif guna bahan baku malan baru batik pola motif malan bekas plorotan proses nembok batik beri tenggat waktu selesai guna cahaya matahari ering moitf sesuai motif banyak mati kombinasi warna guna warna dasar merah kuning biru hemat bahan baku kata kunci rekaya nilai batik tulis alternatif produksi nilai
Abstrak (Corrected): um shark collection salad sat um tea produksi batik tulips kabupaten bangka beberapa pull thun ada basis industry batik tulips um shark collection milk beberapa kendall angara lain saying altar um penis dual proud batik tulips madura nilgai batik tulips madura milk potent bear banyan munch ukmukm bar penis akbar saying altar um kebab turn mint batik tulips produksi um shark collection salad sat solus kendall debut dancing alternative proves produksi batik tulips madura leash economic cara kualitas bed proud batik tulips judah ada metope rekayasa nilgai metope pilch rekayasa nilgai milk leash tent alternative back kendall bay produksi gun nilgai fungi proud hang kualitas kehandalan proud henna hail elite up alternative proves produksi batik tulips tent dakar hail nilgai ting beberapa alternative usual alternative proves produksi pilch alternative nilgai bear mana alternative gun bahai baku alan bar batik pola motif alan beaks plorotan proves embow batik bert tenggat want seesaw gun cabana kalahari bring motif sexual motif banyan math kombinasi wanna gun wanna dakar gerah tuning bird heat bahai baku data bunch repay nilgai batik tulips alternative produksi nilgai
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'batik': 11, 'tulis': 9, 'nilai': 8, 'alternatif': 8, 'produksi': 7, 'ukm': 6, 'produk': 4, 'proses': 4, 'guna': 4, 'siarfk': 3, 'collection': 3, 'beberapa': 3, 'milik': 3, 'madura': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'ada': 2, 'kendala': 2, 'saing': 2, 'antar': 2, 'jenis': 2, 'besar': 2, 'banyak': 2, 'baru': 2, 'lebih': 2, 'kualitas': 2, 'metode': 2, 'rekayasa': 2, 'pilih': 2, 'tentu': 2, 'hasil': 2, 'dasar': 2, 'bahan': 2, 'baku': 2, 'malan': 2, 'motif': 2, 'warna': 2, 'tua': 1, 'kabupaten': 1, 'bangkal': 1, 'puluh': 1, 'tahun': 1, 'bisnis': 1, 'industri': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'jual': 1, 'potensi': 1, 'muncul': 1, 'ukmukm': 1, 'akibat': 1, 'sebab': 1, 'turun': 1, 'minta': 1, 'solusi': 1, 'sebut': 1, 'rancang': 1, 'ekonomis': 1, 'cara': 1, 'beda': 1, 'sudah': 1, 'baik': 1, 'kendali': 1, 'biaya': 1, 'fungsi': 1, 'hilang': 1, 'kehandalan': 1, 'hendak': 1, 'teliti': 1, 'upa': 1, 'tinggi': 1, 'usul': 1, 'mana': 1, 'pola': 1, 'bekas': 1, 'plorotan': 1, 'nembok': 1, 'beri': 1, 'tenggat': 1, 'waktu': 1, 'selesai': 1, 'cahaya': 1, 'matahari': 1, 'ering': 1, 'moitf': 1, 'sesuai': 1, 'mati': 1, 'kombinasi': 1, 'merah': 1, 'kuning': 1, 'biru': 1, 'hemat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'rekaya': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'batik': 12, 'alternative': 8, 'value': 8, 'ukm': 7, 'of': 7, 'in': 7, 'to': 6, 'and': 6, 'for': 6, 'is': 5, 'production': 5, 'process': 4, 'using': 4, 'siarfk': 3, 'collection': 3, 'that': 3, 'a': 3, 'product': 3, 'engineering': 3, 'result': 3, 'one': 2, 'competition': 2, 'because': 2, 'have': 2, 'new': 2, 'demand': 2, 'quality': 2, 'with': 2, 'method': 2, 'this': 2, 'cost': 2, 'which': 2, 'from': 2, 'prophecy': 2, 'raw': 2, 'pattern': 2, 'oldest': 1, 'produce': 1, 'bangkal': 1, 'district': 1, 'after': 1, 'few': 1, 'decades': 1, 'industry': 1, 'business': 1, 'has': 1, 'some': 1, 'obstacles': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'among': 1, 'similiar': 1, 'selling': 1, 'considered': 1, 'huge': 1, 'potential': 1, 'so': 1, 'emerging': 1, 'similar': 1, 'resulting': 1, 'between': 1, 'cause': 1, 'decrease': 1, 'solution': 1, 'handle': 1, 'obstacle': 1, 'designing': 1, 'cheapier': 1, 'but': 1, 'no': 1, 'deffrent': 1, 'nowadays': 1, 'choosen': 1, 'added': 1, 'choosing': 1, 'best': 1, 'controlling': 1, 'used': 1, 'funcional': 1, 'whitout': 1, 'elimninated': 1, 'realibility': 1, 'research': 1, 'determinate': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'highest': 1, 'several': 1, 'proposals': 1, 'selected': 1, 'an': 1, 'material': 1, 'motif': 1, 'ex': 1, 'plorotan': 1, 'nembok': 1, 'given': 1, 'deadline': 1, 'settlement': 1, 'sun': 1, 'drying': 1, 'also': 1, 'motive': 1, 'follow': 1, 'motifs': 1, 'are': 1, 'much': 1, 'colour': 1, 'combination': 1, 'basic': 1, 'colors': 1, 'red': 1, 'yellow': 1, 'blue': 1, 'reduce': 1, 'materials': 1, 'keyword': 1})
-------------------------------------------
--- Data #150 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: EKA MADA ARIFIYANTI
Judul: USULAN FASILITAS KERJA BERDASARKAN ANALISIS PENGARUH BEBAN
KERJA DAN TINGKAT KEWASPADAAN TERHADAP TINGKAT KESALAHAN
OPERATOR EDITING
Pembimbing 1: NACHNUL ANSORI, ST., MT
Pembimbing 2: FITRI AGUSTINA. ST., MT
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Permasalahan dari keandalan manusia dapat disikapi sebagai permasalahan mengapa seseorang terkadang dapat
sukses dan gagal dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Kegagalan dalam mencapai tujuan dapat dihubungkan
dengan human error . Permasalahan yang disebabkan oleh Human Erroroperator editing. Misalnya kesalahan
dalam penulisan kalimat apabila hal itu terjadi maka akan dilakukan pengerjaan kembali sehingga membutuhkan
waktu proses yang lebih lama. Penelitian ini dilakukan dengan populasi operator editing dian record. Responden
akan mensimulasikan software yang akan mengetahui nilai-nilai dari variabel beban kerja fisik, beban kerja
mental, tingkat ketidak waspadaan serta tingkat kesalahan.beban. Nilai yang diperoleh dari tingkat
ketidakwaspadaan didapat dari simulasi software Psychomotor vigilance test.Nilai yang diperoleh dari tingkat
beban fisik didapat dari pemeriksaan denyut jantung dengan menggunakan electrocardiogram (ECG). Nilai yang
diperoleh dari tingkat beban mental diperoleh dengan menggunakan kuesioner Nasa TLX. Nilai yang diperoleh
untuk mengetahui tingkat kesalahan yaitu dengan software stoop test. Nilai yang diperoleh akan dilakukan uji
statistik yaitu uji t untuk diketahui pengaruh hubungan dari variabel independent. Hasil yang diperoleh dari uji t
yaitu terdapat hubungan yang signifikan dari variabel tingkat beban fisik, variabel tingkat beban mental, variabel
tingat ketidakwaspadaan terhadap tingkat kesalahan. Alternatif yang diberikan untuk menurunkan beban mental
serta beban fisik dan menaikan tingkat kewaspadaan yaitu dengan memberikan desain layout serta memberikan
saran desain sikap yang baik saat berada di depan komputer. Untuk menunjang desain layout yang
direkomendasikan maka perlu adanya penambahan fasilitas yang ergonomis yaitu meja dan kursi.
Kata Kunci: Human Error, Psychomotor vigilance test, stoop test
Abstrak (Clean): abstrak permasalahan dari keandalan manusia dapat disikapi sebagai permasalahan mengapa seseorang terkadang dapat sukses dan gagal dalam mencapai tujuan yang diinginkan kegagalan dalam mencapai tujuan dapat dihubungkan dengan human error permasalahan yang disebabkan oleh human erroroperator editing misalnya kesalahan dalam penulisan kalimat apabila hal itu terjadi maka akan dilakukan pengerjaan kembali sehingga membutuhkan waktu proses yang lebih lama penelitian ini dilakukan dengan populasi operator editing dian record responden akan mensimulasikan software yang akan mengetahui nilainilai dari variabel beban kerja fisik beban kerja mental tingkat ketidak waspadaan serta tingkat kesalahanbeban nilai yang diperoleh dari tingkat ketidakwaspadaan didapat dari simulasi software psychomotor vigilance testnilai yang diperoleh dari tingkat beban fisik didapat dari pemeriksaan denyut jantung dengan menggunakan electrocardiogram ecg nilai yang diperoleh dari tingkat beban mental diperoleh dengan menggunakan kuesioner nasa tlx nilai yang diperoleh untuk mengetahui tingkat kesalahan yaitu dengan software stoop test nilai yang diperoleh akan dilakukan uji statistik yaitu uji t untuk diketahui pengaruh hubungan dari variabel independent hasil yang diperoleh dari uji t yaitu terdapat hubungan yang signifikan dari variabel tingkat beban fisik variabel tingkat beban mental variabel tingat ketidakwaspadaan terhadap tingkat kesalahan alternatif yang diberikan untuk menurunkan beban mental serta beban fisik dan menaikan tingkat kewaspadaan yaitu dengan memberikan desain layout serta memberikan saran desain sikap yang baik saat berada di depan komputer untuk menunjang desain layout yang direkomendasikan maka perlu adanya penambahan fasilitas yang ergonomis yaitu meja dan kursi kata kunci human error psychomotor vigilance test stoop test
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak permasalahan keandalan manusia dapat disikapi permasalahan mengapa seseorang terkadang dapat sukses gagal mencapai tujuan diinginkan kegagalan mencapai tujuan dapat dihubungkan human error permasalahan disebabkan human erroroperator editing misalnya kesalahan penulisan kalimat apabila terjadi dilakukan pengerjaan kembali membutuhkan waktu proses lebih lama penelitian dilakukan populasi operator editing dian record responden mensimulasikan software mengetahui nilainilai variabel beban kerja fisik beban kerja mental tingkat ketidak waspadaan tingkat kesalahanbeban nilai diperoleh tingkat ketidakwaspadaan didapat simulasi software psychomotor vigilance testnilai diperoleh tingkat beban fisik didapat pemeriksaan denyut jantung menggunakan electrocardiogram ecg nilai diperoleh tingkat beban mental diperoleh menggunakan kuesioner nasa tlx nilai diperoleh mengetahui tingkat kesalahan software stoop test nilai diperoleh dilakukan uji statistik uji t diketahui pengaruh hubungan variabel independent hasil diperoleh uji t terdapat hubungan signifikan variabel tingkat beban fisik variabel tingkat beban mental variabel tingat ketidakwaspadaan tingkat kesalahan alternatif diberikan menurunkan beban mental beban fisik menaikan tingkat kewaspadaan memberikan desain layout memberikan saran desain sikap baik berada depan komputer menunjang desain layout direkomendasikan perlu adanya penambahan fasilitas ergonomis meja kursi kata kunci human error psychomotor vigilance test stoop test
Abstrak (Stemmed): abstrak masalah andal manusia dapat sikap masalah mengapa orang terkadang dapat sukses gagal capai tuju ingin gagal capai tuju dapat hubung human error masalah sebab human erroroperator editing misal salah tulis kalimat apabila jadi laku kerja kembali butuh waktu proses lebih lama teliti laku populasi operator editing dian record responden simulasi software tahu nilainilai variabel beban kerja fisik beban kerja mental tingkat tidak waspada tingkat kesalahanbeban nilai oleh tingkat ketidakwaspadaan dapat simulasi software psychomotor vigilance testnilai oleh tingkat beban fisik dapat periksa denyut jantung guna electrocardiogram ecg nilai oleh tingkat beban mental oleh guna kuesioner nasa tlx nilai oleh tahu tingkat salah software stoop test nilai oleh laku uji statistik uji t tahu pengaruh hubung variabel independent hasil oleh uji t dapat hubung signifikan variabel tingkat beban fisik variabel tingkat beban mental variabel tingat ketidakwaspadaan tingkat salah alternatif beri turun beban mental beban fisik naik tingkat waspada beri desain layout beri saran desain sikap baik ada depan komputer tunjang desain layout rekomendasi perlu ada tambah fasilitas ergonomis meja kursi kata kunci human error psychomotor vigilance test stoop test
Abstrak (Corrected): abstract marsala anal amnesia apart sika marsala megara orang terkadang apart susses gaga capri juju begin gaga capri juju apart hung human error marsala kebab human erroroperator editing missal salad tulips kalat arabia jade lake era cembali butch want proves leash lama elite lake popular operator editing dian record responded simulate software tau nilainilai variable began era fisk began era mental dingbat tidal masada dingbat kesalahanbeban nilgai olen dingbat ketidakwaspadaan apart simulate software psychomotor vigilance testnilai olen dingbat began fisk apart perish deny antung gun electrocardiogram egg nilgai olen dingbat began mental olen gun questioner nasal tax nilgai olen tau dingbat salad software stoop test nilgai olen lake uni statistic uni t tau pengaruh hung variable independent hail olen uni t apart hung significant variable dingbat began fisk variable dingbat began mental variable tight ketidakwaspadaan dingbat salad alternative bert turn began mental began fisk nail dingbat masada bert detain layout bert saran detain sika back ada dean computer tuning detain layout rekomendasi peru ada tambac basilicas ergonomic mega kursk data bunch human error psychomotor vigilance test stoop test
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tingkat': 10, 'beban': 8, 'oleh': 7, 'dapat': 6, 'variabel': 5, 'fisik': 4, 'mental': 4, 'nilai': 4, 'masalah': 3, 'hubung': 3, 'human': 3, 'salah': 3, 'laku': 3, 'kerja': 3, 'software': 3, 'tahu': 3, 'test': 3, 'uji': 3, 'beri': 3, 'desain': 3, 'sikap': 2, 'gagal': 2, 'capai': 2, 'tuju': 2, 'error': 2, 'editing': 2, 'simulasi': 2, 'waspada': 2, 'ketidakwaspadaan': 2, 'psychomotor': 2, 'vigilance': 2, 'guna': 2, 'stoop': 2, 't': 2, 'layout': 2, 'ada': 2, 'abstrak': 1, 'andal': 1, 'manusia': 1, 'mengapa': 1, 'orang': 1, 'terkadang': 1, 'sukses': 1, 'ingin': 1, 'sebab': 1, 'erroroperator': 1, 'misal': 1, 'tulis': 1, 'kalimat': 1, 'apabila': 1, 'jadi': 1, 'kembali': 1, 'butuh': 1, 'waktu': 1, 'proses': 1, 'lebih': 1, 'lama': 1, 'teliti': 1, 'populasi': 1, 'operator': 1, 'dian': 1, 'record': 1, 'responden': 1, 'nilainilai': 1, 'tidak': 1, 'kesalahanbeban': 1, 'testnilai': 1, 'periksa': 1, 'denyut': 1, 'jantung': 1, 'electrocardiogram': 1, 'ecg': 1, 'kuesioner': 1, 'nasa': 1, 'tlx': 1, 'statistik': 1, 'pengaruh': 1, 'independent': 1, 'hasil': 1, 'signifikan': 1, 'tingat': 1, 'alternatif': 1, 'turun': 1, 'naik': 1, 'saran': 1, 'baik': 1, 'depan': 1, 'komputer': 1, 'tunjang': 1, 'rekomendasi': 1, 'perlu': 1, 'tambah': 1, 'fasilitas': 1, 'ergonomis': 1, 'meja': 1, 'kursi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'of': 19, 'obtained': 8, 'and': 7, 'to': 7, 'level': 7, 'values': 6, 'test': 6, 'a': 5, 'error': 5, 'from': 5, 'human': 4, 'be': 4, 'will': 4, 'physical': 4, 'mental': 4, 'vigilance': 4, 'load': 4, 'rate': 4, 'can': 3, 'in': 3, 'software': 3, 'variable': 3, 'design': 3, 'problem': 2, 'editing': 2, 'operators': 2, 'for': 2, 'it': 2, 'determine': 2, 'variables': 2, 'workload': 2, 'unawareness': 2, 'psychomotor': 2, 'using': 2, 'that': 2, 'stoop': 2, 't': 2, 'is': 2, 'burden': 2, 'layout': 2, 'abstract': 1, 'reliability': 1, 'addressed': 1, 'as': 1, 'why': 1, 'one': 1, 'sometimes': 1, 'succeed': 1, 'fail': 1, 'achieving': 1, 'desired': 1, 'goal': 1, 'failure': 1, 'achieve': 1, 'goals': 1, 'attributed': 1, 'problems': 1, 'caused': 1, 'by': 1, 'example': 1, 'errors': 1, 'writing': 1, 'sentence': 1, 'when': 1, 'happens': 1, 'reworking': 1, 'thus': 1, 'require': 1, 'longer': 1, 'processing': 1, 'time': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'with': 1, 'population': 1, 'dian': 1, 'record': 1, 'respondents': 1, 'simulate': 1, 'lack': 1, 'kesalahanbeban': 1, 'simulation': 1, 'examination': 1, 'heart': 1, 'electrocardiogram': 1, 'ecg': 1, 'nasa': 1, 'tlx': 1, 'questionnaire': 1, 'were': 1, 'performed': 1, 'statistical': 1, 'tests': 1, 'note': 1, 'independent': 1, 'influence': 1, 'relationship': 1, 'results': 1, 'significant': 1, 'correlation': 1, 'levels': 1, 'their': 1, 'alternatives': 1, 'are': 1, 'given': 1, 'reduce': 1, 'raise': 1, 'provide': 1, 'advise': 1, 'good': 1, 'attitude': 1, 'while': 1, 'front': 1, 'computer': 1, 'support': 1, 'recommended': 1, 'hence': 1, 'need': 1, 'additional': 1, 'facilities': 1, 'namely': 1, 'ergonomic': 1, 'desks': 1, 'chairs': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #151 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Moh. Nursalim
Judul: PENGEMBANGAN VERTICAL WIND GENERATOR DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN D4S (DESIGN FOR SUSTAINABILITY)
Pembimbing 1: Ida Lumintu ST., MT., Ph.D.
Pembimbing 2: Mu'alim ST., MT.
Abstrak (Raw): Listrik merupakan energi vital yang dibutuhkan manusia untuk menunjang kehidupan sehari-hari, tetapi masih banyak masyarakat yang masih belum mendapatkan aliran listrik khususnya di pedesaan dikarenakan mengalami ketarbatasan pasokan listrik. Generator tenaga angin merupakan sebagai alat alternatif yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutahan pokok bagi masyarakat pedesaan dalam skala kecil terutama pada rumah tangga. Generator tenaga angin yang cocok untuk permasalahan listrik dipedasaan ini adalah generator angin dengan sumbu vertikal dengan pendekatan Design for Sustainability (D4S) yang dimana D4S menggunakan 3 kriteria yaitu harga bahan, gambar produk ( 2D dan 3D), serta ukuran atau dimensi produk. Pengerjaan D4S dapat dilakukan dengan 10 tahapan yaitu menciptakan tim dan perencanaan proyek, driver SWOT dan tujuan perusahaan, pengembangan D4S strategi dan desain D4S singkat, generasi ide dan seleksi, pengembangan konsep, evaluasi D4S serta implementasi dan tindak lanjut. Hasil dari penelitian yang dilakukan dari hasil perhitungan pada rata-rata kecepatan angin 0,82 m/s rata-rata daya yang dihasilkan generator sebesar 0,05 watt dengan rata-rata voltase pencapaian generator sebesar 3,3 volt.
Kata kunci: Generator angin, Turbin angin vertikal
Abstrak (Clean): listrik merupakan energi vital yang dibutuhkan manusia untuk menunjang kehidupan seharihari tetapi masih banyak masyarakat yang masih belum mendapatkan aliran listrik khususnya di pedesaan dikarenakan mengalami ketarbatasan pasokan listrik generator tenaga angin merupakan sebagai alat alternatif yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutahan pokok bagi masyarakat pedesaan dalam skala kecil terutama pada rumah tangga generator tenaga angin yang cocok untuk permasalahan listrik dipedasaan ini adalah generator angin dengan sumbu vertikal dengan pendekatan design for sustainability ds yang dimana ds menggunakan kriteria yaitu harga bahan gambar produk d dan d serta ukuran atau dimensi produk pengerjaan ds dapat dilakukan dengan tahapan yaitu menciptakan tim dan perencanaan proyek driver swot dan tujuan perusahaan pengembangan ds strategi dan desain ds singkat generasi ide dan seleksi pengembangan konsep evaluasi ds serta implementasi dan tindak lanjut hasil dari penelitian yang dilakukan dari hasil perhitungan pada ratarata kecepatan angin ms ratarata daya yang dihasilkan generator sebesar watt dengan ratarata voltase pencapaian generator sebesar volt kata kunci generator angin turbin angin vertikal
Abstrak (Stopwords Removed): listrik energi vital dibutuhkan manusia menunjang kehidupan seharihari masih banyak masyarakat masih belum mendapatkan aliran listrik khususnya pedesaan dikarenakan mengalami ketarbatasan pasokan listrik generator tenaga angin alat alternatif digunakan memenuhi kebutahan pokok bagi masyarakat pedesaan skala kecil terutama rumah tangga generator tenaga angin cocok permasalahan listrik dipedasaan generator angin sumbu vertikal pendekatan design for sustainability ds dimana ds menggunakan kriteria harga bahan gambar produk d d ukuran dimensi produk pengerjaan ds dapat dilakukan tahapan menciptakan tim perencanaan proyek driver swot tujuan perusahaan pengembangan ds strategi desain ds singkat generasi ide seleksi pengembangan konsep evaluasi ds implementasi tindak lanjut hasil penelitian dilakukan hasil perhitungan ratarata kecepatan angin ms ratarata daya dihasilkan generator sebesar watt ratarata voltase pencapaian generator sebesar volt kata kunci generator angin turbin angin vertikal
Abstrak (Stemmed): listrik energi vital butuh manusia tunjang hidup seharihari masih banyak masyarakat masih belum dapat alir listrik khusus desa karena alami ketarbatasan pasok listrik generator tenaga angin alat alternatif guna penuh kebutahan pokok bagi masyarakat desa skala kecil utama rumah tangga generator tenaga angin cocok masalah listrik dasa generator angin sumbu vertikal dekat design for sustainability ds mana ds guna kriteria harga bahan gambar produk d d ukur dimensi produk kerja ds dapat laku tahap cipta tim rencana proyek driver swot tuju usaha kembang ds strategi desain ds singkat generasi ide seleksi kembang konsep evaluasi ds implementasi tindak lanjut hasil teliti laku hasil hitung ratarata cepat angin ms ratarata daya hasil generator besar watt ratarata voltase capai generator besar volt kata kunci generator angin turbin angin vertikal
Abstrak (Corrected): listeria energy vital butch amnesia tuning hide seharihari mash banyan masyarakat mash begum apart air listeria rhesus desk arena salami ketarbatasan ask listeria generator teenage angie flat alternative gun punch kebutahan look bag masyarakat desk skald cecil mama rumal tanga generator teenage angie cook marsala listeria data generator angie sumba vertical dead design for sustainability is mana is gun criteria hard bahai sambar proud d d ukr dimension proud era is apart lake that city tim recant prove driver swot juju sara embank is strategy detain is dingbat general idea seeks embank onset evaluate is implements tindal layout hail elite lake hail hiding ratarata eat angie ms ratarata day hail generator bear watt ratarata voltage capri generator bear volt data bunch generator angie turbine angie vertical
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'generator': 6, 'angin': 6, 'ds': 6, 'listrik': 4, 'hasil': 3, 'ratarata': 3, 'masih': 2, 'masyarakat': 2, 'dapat': 2, 'desa': 2, 'tenaga': 2, 'guna': 2, 'vertikal': 2, 'produk': 2, 'd': 2, 'laku': 2, 'kembang': 2, 'besar': 2, 'energi': 1, 'vital': 1, 'butuh': 1, 'manusia': 1, 'tunjang': 1, 'hidup': 1, 'seharihari': 1, 'banyak': 1, 'belum': 1, 'alir': 1, 'khusus': 1, 'karena': 1, 'alami': 1, 'ketarbatasan': 1, 'pasok': 1, 'alat': 1, 'alternatif': 1, 'penuh': 1, 'kebutahan': 1, 'pokok': 1, 'bagi': 1, 'skala': 1, 'kecil': 1, 'utama': 1, 'rumah': 1, 'tangga': 1, 'cocok': 1, 'masalah': 1, 'dasa': 1, 'sumbu': 1, 'dekat': 1, 'design': 1, 'for': 1, 'sustainability': 1, 'mana': 1, 'kriteria': 1, 'harga': 1, 'bahan': 1, 'gambar': 1, 'ukur': 1, 'dimensi': 1, 'kerja': 1, 'tahap': 1, 'cipta': 1, 'tim': 1, 'rencana': 1, 'proyek': 1, 'driver': 1, 'swot': 1, 'tuju': 1, 'usaha': 1, 'strategi': 1, 'desain': 1, 'singkat': 1, 'generasi': 1, 'ide': 1, 'seleksi': 1, 'konsep': 1, 'evaluasi': 1, 'implementasi': 1, 'tindak': 1, 'lanjut': 1, 'teliti': 1, 'hitung': 1, 'cepat': 1, 'ms': 1, 'daya': 1, 'watt': 1, 'voltase': 1, 'capai': 1, 'volt': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'turbin': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'of': 7, 'ds': 7, 'and': 7, 'wind': 6, 'a': 5, 'generator': 5, 'in': 4, 'power': 4, 'product': 4, 'to': 3, 'rural': 3, 'at': 3, 'for': 3, 'average': 3, 'electricity': 2, 'is': 2, 'especially': 2, 'areas': 2, 'as': 2, 'an': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'on': 2, 'which': 2, 'this': 2, 'was': 2, 'design': 2, 'd': 2, 'drivers': 2, 'vital': 1, 'energy': 1, 'needed': 1, 'support': 1, 'human': 1, 'daily': 1, 'life': 1, 'but': 1, 'still': 1, 'many': 1, 'people': 1, 'do': 1, 'not': 1, 'have': 1, 'due': 1, 'having': 1, 'limited': 1, 'supplies': 1, 'alternatif': 1, 'tool': 1, 'used': 1, 'meet': 1, 'basic': 1, 'needs': 1, 'off': 1, 'communities': 1, 'small': 1, 'scale': 1, 'home': 1, 'suitable': 1, 'electrical': 1, 'problem': 1, 'verticak': 1, 'exis': 1, 'reseach': 1, 'developed': 1, 'based': 1, 'approach': 1, 'sustainability': 1, 'uses': 1, 'criterias': 1, 'material': 1, 'prices': 1, 'images': 1, 'wellas': 1, 'size': 1, 'or': 1, 'dimensions': 1, 'develoment': 1, 'done': 1, 'through': 1, 'stages': 1, 'coasisting': 1, 'creating': 1, 'team': 1, 'project': 1, 'planningdeterming': 1, 'swot': 1, 'strength': 1, 'weakness': 1, 'opportunity': 1, 'threat': 1, 'company': 1, 'objective': 1, 'choice': 1, 'selected': 1, 'impact': 1, 'assessment': 1, 'developing': 1, 'strategis': 1, 'brief': 1, 'idea': 1, 'gneration': 1, 'selection': 1, 'concept': 1, 'development': 1, 'evaluation': 1, 'implementation': 1, 'follow': 1, 'up': 1, 'result': 1, 'research': 1, 'showed': 1, 'that': 1, 'speed': 1, 'ms': 1, 'generated': 1, 'watt': 1, 'with': 1, 'yield': 1, 'voltage': 1, 'volts': 1, 'keywords': 1, 'vertical': 1, 'turbine': 1})
-------------------------------------------
--- Data #152 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ambar Pratama
Judul: PENGEMBANGAN PROTOTIPE OVEN PORTABLE DENGAN PENDEKATAN DESIGN FOR SUSTAINABILITY
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko ST.,MT.
Pembimbing 2: Mu'alim ST.,MT
Abstrak (Raw): Oven merupakan alat yang digunakan untuk memanggang makanan dengan cara melewatkan gas panas yang berasal dari hasil pembakaran bahan bakar atau energi listrik. Oven juga salah satu peralatan yang menjadi kebutuhan saat ini khususnya para ibu rumah tangga, hal ini di karena banyaknya jenis makanan yang ada pada saat ini. Oven yang menjadi objek studi penulis adalah oven yang memiliki distribusi temperatur didalam oven yang hampir merata. Oven juga bisa menjadi salah satu alternatif untuk membuat kue agar anak - anak kita tidak jajan sembarangan diluar. Pada penelitian kali ini akan membahas mengenai produk oven untuk pembuatan kue dan sejenisnya. Produk oven yang lama dengan bahan alluminium yang untuk tingkat suhu kematangannya sangat kurang sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama dalam proses pemanasan. Pengujian dari modul pemanas yang dirancang dilakukan untuk melihat performa maksimal dari oven. Hasil dari uji coba produk yang berupa oven dapat disimpulkan oven baru mempunyai tingkat efisien lebih tinggi dibandingkan dengan produk yang lama karena yang pertama tingkat kebocoran suhu lebih rendah ±45°C, yang kedua tingkat kematangan kue merata dan yang ketiga waktu dalam pembakaran oven suhunya lebih cepat panas yaitu dalam waktu ±10 menit mencapai 220°C di bandingkan produk lama yang membutuhkan waktu ±15 menit untuk mencapai suhu 220°C. Di samping itu panas yang ada di dalam oven setelah kompor api dimatikan masih cukup lama terjaga panasnya dibanding produk lama yang cepat dingin setelah kompor api dimatikan karena tidak mempunyai dua lapisan.
Abstrak (Clean): oven merupakan alat yang digunakan untuk memanggang makanan dengan cara melewatkan gas panas yang berasal dari hasil pembakaran bahan bakar atau energi listrik oven juga salah satu peralatan yang menjadi kebutuhan saat ini khususnya para ibu rumah tangga hal ini di karena banyaknya jenis makanan yang ada pada saat ini oven yang menjadi objek studi penulis adalah oven yang memiliki distribusi temperatur didalam oven yang hampir merata oven juga bisa menjadi salah satu alternatif untuk membuat kue agar anak anak kita tidak jajan sembarangan diluar pada penelitian kali ini akan membahas mengenai produk oven untuk pembuatan kue dan sejenisnya produk oven yang lama dengan bahan alluminium yang untuk tingkat suhu kematangannya sangat kurang sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama dalam proses pemanasan pengujian dari modul pemanas yang dirancang dilakukan untuk melihat performa maksimal dari oven hasil dari uji coba produk yang berupa oven dapat disimpulkan oven baru mempunyai tingkat efisien lebih tinggi dibandingkan dengan produk yang lama karena yang pertama tingkat kebocoran suhu lebih rendah ±°c yang kedua tingkat kematangan kue merata dan yang ketiga waktu dalam pembakaran oven suhunya lebih cepat panas yaitu dalam waktu ± menit mencapai °c di bandingkan produk lama yang membutuhkan waktu ± menit untuk mencapai suhu °c di samping itu panas yang ada di dalam oven setelah kompor api dimatikan masih cukup lama terjaga panasnya dibanding produk lama yang cepat dingin setelah kompor api dimatikan karena tidak mempunyai dua lapisan
Abstrak (Stopwords Removed): oven alat digunakan memanggang makanan cara melewatkan gas panas berasal hasil pembakaran bahan bakar energi listrik oven salah satu peralatan menjadi kebutuhan khususnya para ibu rumah tangga banyaknya jenis makanan ada oven menjadi objek studi penulis oven memiliki distribusi temperatur didalam oven hampir merata oven menjadi salah satu alternatif membuat kue anak anak kita jajan sembarangan diluar penelitian kali membahas mengenai produk oven pembuatan kue sejenisnya produk oven lama bahan alluminium tingkat suhu kematangannya sangat kurang membutuhkan waktu cukup lama proses pemanasan pengujian modul pemanas dirancang dilakukan melihat performa maksimal oven hasil uji coba produk berupa oven dapat disimpulkan oven baru mempunyai tingkat efisien lebih tinggi dibandingkan produk lama pertama tingkat kebocoran suhu lebih rendah ±°c kedua tingkat kematangan kue merata ketiga waktu pembakaran oven suhunya lebih cepat panas waktu ± menit mencapai °c bandingkan produk lama membutuhkan waktu ± menit mencapai suhu °c samping panas ada oven kompor api dimatikan masih cukup lama terjaga panasnya dibanding produk lama cepat dingin kompor api dimatikan mempunyai dua lapisan
Abstrak (Stemmed): oven alat guna panggang makan cara lewat gas panas asal hasil bakar bahan bakar energi listrik oven salah satu alat jadi butuh khusus para ibu rumah tangga banyak jenis makan ada oven jadi objek studi tulis oven milik distribusi temperatur dalam oven hampir rata oven jadi salah satu alternatif buat kue anak anak kita jajan sembarang luar teliti kali bahas kena produk oven buat kue jenis produk oven lama bahan alluminium tingkat suhu matang sangat kurang butuh waktu cukup lama proses panas uji modul panas rancang laku lihat performa maksimal oven hasil uji coba produk upa oven dapat simpul oven baru punya tingkat efisien lebih tinggi banding produk lama pertama tingkat bocor suhu lebih rendah c dua tingkat matang kue rata tiga waktu bakar oven suhu lebih cepat panas waktu menit capai c banding produk lama butuh waktu menit capai suhu c samping panas ada oven kompor api mati masih cukup lama jaga panas banding produk lama cepat dingin kompor api mati punya dua lapis
Abstrak (Corrected): oven flat gun panggang mayan cara let gas pants anal hail baker bahai baker energy listeria oven salad sat flat jade butch rhesus para ibm rumal tanga banyan penis mayan ada oven jade objet study tulips oven milk distribute temperature dream oven hamper rata oven jade salad sat alternative but due anal anal kit japan semarang liar elite kali baas ken proud oven but due penis proud oven lama bahai aluminum dingbat sulu mating sang during butch want cutup lama proves pants uni model pants dancing lake that perform maximal oven hail uni coma proud up oven apart simple oven bar puny dingbat elision leash ting banding proud lama pertain dingbat boor sulu leash rental c due dingbat mating due rata toga want baker oven sulu leash eat pants want merit capri c banding proud lama butch want merit capri sulu c camping pants ada oven comport ape math mash cutup lama saga pants banding proud lama eat dinging comport ape math puny due laps
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'oven': 13, 'panas': 6, 'produk': 6, 'lama': 6, 'tingkat': 4, 'suhu': 4, 'waktu': 4, 'bakar': 3, 'jadi': 3, 'butuh': 3, 'kue': 3, 'lebih': 3, 'banding': 3, 'c': 3, 'alat': 2, 'makan': 2, 'hasil': 2, 'bahan': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'jenis': 2, 'ada': 2, 'rata': 2, 'buat': 2, 'anak': 2, 'matang': 2, 'cukup': 2, 'uji': 2, 'punya': 2, 'dua': 2, 'cepat': 2, 'menit': 2, 'capai': 2, 'kompor': 2, 'api': 2, 'mati': 2, 'guna': 1, 'panggang': 1, 'cara': 1, 'lewat': 1, 'gas': 1, 'asal': 1, 'energi': 1, 'listrik': 1, 'khusus': 1, 'para': 1, 'ibu': 1, 'rumah': 1, 'tangga': 1, 'banyak': 1, 'objek': 1, 'studi': 1, 'tulis': 1, 'milik': 1, 'distribusi': 1, 'temperatur': 1, 'dalam': 1, 'hampir': 1, 'alternatif': 1, 'kita': 1, 'jajan': 1, 'sembarang': 1, 'luar': 1, 'teliti': 1, 'kali': 1, 'bahas': 1, 'kena': 1, 'alluminium': 1, 'sangat': 1, 'kurang': 1, 'proses': 1, 'modul': 1, 'rancang': 1, 'laku': 1, 'lihat': 1, 'performa': 1, 'maksimal': 1, 'coba': 1, 'upa': 1, 'dapat': 1, 'simpul': 1, 'baru': 1, 'efisien': 1, 'tinggi': 1, 'pertama': 1, 'bocor': 1, 'rendah': 1, 'tiga': 1, 'samping': 1, 'masih': 1, 'jaga': 1, 'dingin': 1, 'lapis': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 27, 'is': 14, 'oven': 13, 'of': 13, 'a': 8, 'to': 8, 'in': 7, 'that': 5, 'temperature': 5, 'which': 4, 'old': 4, 'it': 3, 'because': 3, 'time': 3, 'has': 3, 'products': 3, 'level': 3, 'product': 3, 'c': 3, 'heat': 3, 'food': 2, 'also': 2, 'at': 2, 'study': 2, 'evenly': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'an': 2, 'for': 2, 'children': 2, 'and': 2, 'maturity': 2, 'takes': 2, 'long': 2, 'heating': 2, 'than': 2, 'minutes': 2, 'reach': 2, 'after': 2, 'fire': 2, 'stove': 2, 'device': 1, 'used': 1, 'bake': 1, 'by': 1, 'passing': 1, 'hot': 1, 'gases': 1, 'originating': 1, 'from': 1, 'combustion': 1, 'fuel': 1, 'or': 1, 'electrical': 1, 'energy': 1, 'one': 1, 'equipment': 1, 'needed': 1, 'today': 1, 'especially': 1, 'housewives': 1, 'type': 1, 'available': 1, 'this': 1, 'object': 1, 'author': 1, 'distribution': 1, 'almost': 1, 'alternative': 1, 'make': 1, 'cakes': 1, 'our': 1, 'not': 1, 'snack': 1, 'random': 1, 'outside': 1, 'present': 1, 'will': 1, 'discuss': 1, 'baking': 1, 'like': 1, 'with': 1, 'alluminium': 1, 'material': 1, 'very': 1, 'less': 1, 'so': 1, 'quite': 1, 'process': 1, 'testing': 1, 'modules': 1, 'designed': 1, 'done': 1, 'see': 1, 'maximum': 1, 'performance': 1, 'out': 1, 'results': 1, 'trials': 1, 'concluded': 1, 'new': 1, 'efficient': 1, 'higher': 1, 'first': 1, 'leakage': 1, 'rate': 1, 'lower': 1, 'second': 1, 'cake': 1, 'third': 1, 'burning': 1, 'fast': 1, 'within': 1, 'comparison': 1, 'addition': 1, 'inside': 1, 'shut': 1, 'down': 1, 'still': 1, 'awake': 1, 'enough': 1, 'faster': 1, 'are': 1, 'cold': 1, 'turned': 1, 'off': 1, 'two': 1, 'layers': 1})
-------------------------------------------
--- Data #153 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: RESBANDI TRI YAHYA
Judul: PENENTUAN JUMLAH SUMBU YANG BAIK PADA SEMI HIDROPONIK SISTEM SUMBU MENGGUNAKAN DESAIN EKSPERIMEN RANCANG ACAK LENGKAP (RAL)
Pembimbing 1: Samsul Amar, S.T., M.S.c
Pembimbing 2: Ernaning W, S.T., M.T
Abstrak (Raw): ?????Pengaturan penyiraman terhadap tanaman sangat penting untuk mengurangi penggunaan air dan tanaman menkonsumsi air sesuai kebutuhan. Hidroponik adalah sebagai metode pertanian yang tidak menggunakan tanah, menggunakan air dan / atau bahan berpori pada media pertumbuhannya. Metode ini menggunakan sumbu untuk memberikan air dari penampungan air tanpa menggunakan pompa dan tekanan. Bayam, Jagung, dan Tomat adalah tanaman yang akan dilakukan penelitian untuk mengetahui efektifitas semi hidroponik sistem sumbu dengan metode RAL dua faktor jumlah sumbu untuk tinggi tanaman dan jenis tanaman untuk konsumsi air. Ketiga kategori tanaman diatas akan dilakukan penelitian untuk mengetahui efektifitas semi hidroponik sistem sumbu dan Berapa jumlah sumbu yang paling baik untuk menyerap air pada semi hidropinik sistem sumbu.
????Berdasarkan langkah-langkah penelitian tedapat alat dan bahan yang digunakan adalah sebagai berikut : (1) Tanah yang sudah dicampur dengan pupuk kandang; (2) Tanaman ( Bayam, Jagung, dan Tomat ); (3) Sumbu; (4) Tempat penampungan air /gelas uku; (5) Kayu (5) Pot; (6) Plastik : digunakan untuk atap agar tidak terkena sinar matahari dan air hujan langsung; (7) Sekop / Cangkul; (8) Penggaris : digunakan untuk mengukur pertumbuhan tinggi tanaman. Hasil penelitian Pengamatan pada ketiga jenis tumbuhan terdapat perbedaan konsumsi air yang cukup signifikan yaitu konsumsi air tertinggi terdapat pada tanaman bayam pada sumbu sebanyak 6 dan untuk pertumbuhan tinggi tanaman pertumbuhan paling signifikan terdapat pada tanaman bayam dengan sumbu 4. Jadi Semi hidroponik sistem sumbu efektik karena tanaman mengalami pertumbuhan. Uji Lanjut LSD didapatkan bahwa hasil Konsumsi Air sumbu 2, sumbu 4, dan sumbu 6 menunjukan tidak berbeda signifikan untuk tanaman Jagung dan Tomat sedangkan untuk tanaman Bayam berbeda signifikan. Sedangkan Pertumbuhan Tinggi tanaman Bayam dan Jagung tidak berbeda signifikan sedangkan untuk tanaman Tomat pada sumbu 6 terlihat berbeda signifikan dengan sumbu 2.
Abstrak (Clean): pengaturan penyiraman terhadap tanaman sangat penting untuk mengurangi penggunaan air dan tanaman menkonsumsi air sesuai kebutuhan hidroponik adalah sebagai metode pertanian yang tidak menggunakan tanah menggunakan air dan atau bahan berpori pada media pertumbuhannya metode ini menggunakan sumbu untuk memberikan air dari penampungan air tanpa menggunakan pompa dan tekanan bayam jagung dan tomat adalah tanaman yang akan dilakukan penelitian untuk mengetahui efektifitas semi hidroponik sistem sumbu dengan metode ral dua faktor jumlah sumbu untuk tinggi tanaman dan jenis tanaman untuk konsumsi air ketiga kategori tanaman diatas akan dilakukan penelitian untuk mengetahui efektifitas semi hidroponik sistem sumbu dan berapa jumlah sumbu yang paling baik untuk menyerap air pada semi hidropinik sistem sumbu berdasarkan langkahlangkah penelitian tedapat alat dan bahan yang digunakan adalah sebagai berikut tanah yang sudah dicampur dengan pupuk kandang tanaman bayam jagung dan tomat sumbu tempat penampungan air gelas uku kayu pot plastik digunakan untuk atap agar tidak terkena sinar matahari dan air hujan langsung sekop cangkul penggaris digunakan untuk mengukur pertumbuhan tinggi tanaman hasil penelitian pengamatan pada ketiga jenis tumbuhan terdapat perbedaan konsumsi air yang cukup signifikan yaitu konsumsi air tertinggi terdapat pada tanaman bayam pada sumbu sebanyak dan untuk pertumbuhan tinggi tanaman pertumbuhan paling signifikan terdapat pada tanaman bayam dengan sumbu jadi semi hidroponik sistem sumbu efektik karena tanaman mengalami pertumbuhan uji lanjut lsd didapatkan bahwa hasil konsumsi air sumbu sumbu dan sumbu menunjukan tidak berbeda signifikan untuk tanaman jagung dan tomat sedangkan untuk tanaman bayam berbeda signifikan sedangkan pertumbuhan tinggi tanaman bayam dan jagung tidak berbeda signifikan sedangkan untuk tanaman tomat pada sumbu terlihat berbeda signifikan dengan sumbu
Abstrak (Stopwords Removed): pengaturan penyiraman tanaman sangat penting mengurangi penggunaan air tanaman menkonsumsi air sesuai kebutuhan hidroponik metode pertanian menggunakan tanah menggunakan air bahan berpori media pertumbuhannya metode menggunakan sumbu memberikan air penampungan air menggunakan pompa tekanan bayam jagung tomat tanaman dilakukan penelitian mengetahui efektifitas semi hidroponik sistem sumbu metode ral dua faktor jumlah sumbu tinggi tanaman jenis tanaman konsumsi air ketiga kategori tanaman diatas dilakukan penelitian mengetahui efektifitas semi hidroponik sistem sumbu berapa jumlah sumbu paling baik menyerap air semi hidropinik sistem sumbu berdasarkan langkahlangkah penelitian tedapat alat bahan digunakan berikut tanah sudah dicampur pupuk kandang tanaman bayam jagung tomat sumbu tempat penampungan air gelas uku kayu pot plastik digunakan atap terkena sinar matahari air hujan langsung sekop cangkul penggaris digunakan mengukur pertumbuhan tinggi tanaman hasil penelitian pengamatan ketiga jenis tumbuhan terdapat perbedaan konsumsi air cukup signifikan konsumsi air tertinggi terdapat tanaman bayam sumbu sebanyak pertumbuhan tinggi tanaman pertumbuhan paling signifikan terdapat tanaman bayam sumbu jadi semi hidroponik sistem sumbu efektik tanaman mengalami pertumbuhan uji lanjut lsd didapatkan hasil konsumsi air sumbu sumbu sumbu menunjukan berbeda signifikan tanaman jagung tomat sedangkan tanaman bayam berbeda signifikan sedangkan pertumbuhan tinggi tanaman bayam jagung berbeda signifikan sedangkan tanaman tomat sumbu terlihat berbeda signifikan sumbu
Abstrak (Stemmed): atur siram tanam sangat penting kurang guna air tanam menkonsumsi air sesuai butuh hidroponik metode tani guna tanah guna air bahan pori media tumbuh metode guna sumbu beri air tampung air guna pompa tekan bayam jagung tomat tanam laku teliti tahu efektifitas semi hidroponik sistem sumbu metode ral dua faktor jumlah sumbu tinggi tanam jenis tanam konsumsi air tiga kategori tanam atas laku teliti tahu efektifitas semi hidroponik sistem sumbu berapa jumlah sumbu paling baik serap air semi hidropinik sistem sumbu dasar langkahlangkah teliti tedapat alat bahan guna ikut tanah sudah campur pupuk kandang tanam bayam jagung tomat sumbu tempat tampung air gelas uku kayu pot plastik guna atap kena sinar matahari air hujan langsung sekop cangkul penggar guna ukur tumbuh tinggi tanam hasil teliti amat tiga jenis tumbuh dapat beda konsumsi air cukup signifikan konsumsi air tinggi dapat tanam bayam sumbu banyak tumbuh tinggi tanam tumbuh paling signifikan dapat tanam bayam sumbu jadi semi hidroponik sistem sumbu efektik tanam alami tumbuh uji lanjut lsd dapat hasil konsumsi air sumbu sumbu sumbu tunjuk beda signifikan tanam jagung tomat sedang tanam bayam beda signifikan sedang tumbuh tinggi tanam bayam jagung beda signifikan sedang tanam tomat sumbu lihat beda signifikan sumbu
Abstrak (Corrected): amur scram tana sang panting during gun air tana menkonsumsi air sexual butch hydroponic metope tank gun tana gun air bahai pori media tumble metope gun sumba bert air tamping air gun pomp texan beam raging tomato tana lake elite tau efektifitas semi hydroponic sister sumba metope real due factor mullah sumba ting tana penis tana konsumsi air toga category tana alas lake elite tau efektifitas semi hydroponic sister sumba berate mullah sumba paling back scrap air semi hidropinik sister sumba dakar langkahlangkah elite teapot flat bahai gun it tana judah campus punk landing tana beam raging tomato sumba tempt tamping air gels uru kay pot plastic gun tap ken sonar kalahari air human lansing stop cangue beggar gun ukr tumble ting tana hail elite mat toga penis tumble apart bed konsumsi air cutup significant konsumsi air ting apart tana beam sumba banyan tumble ting tana tumble paling significant apart tana beam sumba jade semi hydroponic sister sumba efektik tana salami tumble uni layout led apart hail konsumsi air sumba sumba sumba tuneup bed significant tana raging tomato sedan tana beam bed significant sedan tumble ting tana beam raging bed significant sedan tana tomato sumba that bed significant sumba
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tanam': 16, 'sumbu': 15, 'air': 12, 'guna': 8, 'tumbuh': 7, 'bayam': 6, 'signifikan': 6, 'tinggi': 5, 'beda': 5, 'hidroponik': 4, 'jagung': 4, 'tomat': 4, 'teliti': 4, 'semi': 4, 'sistem': 4, 'konsumsi': 4, 'dapat': 4, 'metode': 3, 'sedang': 3, 'tanah': 2, 'bahan': 2, 'tampung': 2, 'laku': 2, 'tahu': 2, 'efektifitas': 2, 'jumlah': 2, 'jenis': 2, 'tiga': 2, 'paling': 2, 'hasil': 2, 'atur': 1, 'siram': 1, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'kurang': 1, 'menkonsumsi': 1, 'sesuai': 1, 'butuh': 1, 'tani': 1, 'pori': 1, 'media': 1, 'beri': 1, 'pompa': 1, 'tekan': 1, 'ral': 1, 'dua': 1, 'faktor': 1, 'kategori': 1, 'atas': 1, 'berapa': 1, 'baik': 1, 'serap': 1, 'hidropinik': 1, 'dasar': 1, 'langkahlangkah': 1, 'tedapat': 1, 'alat': 1, 'ikut': 1, 'sudah': 1, 'campur': 1, 'pupuk': 1, 'kandang': 1, 'tempat': 1, 'gelas': 1, 'uku': 1, 'kayu': 1, 'pot': 1, 'plastik': 1, 'atap': 1, 'kena': 1, 'sinar': 1, 'matahari': 1, 'hujan': 1, 'langsung': 1, 'sekop': 1, 'cangkul': 1, 'penggar': 1, 'ukur': 1, 'amat': 1, 'cukup': 1, 'banyak': 1, 'jadi': 1, 'efektik': 1, 'alami': 1, 'uji': 1, 'lanjut': 1, 'lsd': 1, 'tunjuk': 1, 'lihat': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'and': 13, 'plants': 12, 'water': 12, 'of': 12, 'axis': 9, 'to': 7, 'for': 7, 'that': 6, 'in': 6, 'growth': 6, 'spinach': 6, 'are': 6, 'plant': 5, 'is': 4, 'as': 4, 'corn': 4, 'tomato': 4, 'system': 4, 'with': 4, 'consumption': 4, 'a': 3, 'method': 3, 'not': 3, 'wick': 3, 'high': 3, 'axes': 3, 'used': 3, 'significant': 3, 'significantly': 3, 'use': 2, 'materials': 2, 'reservoir': 2, 'will': 2, 'be': 2, 'conducted': 2, 'determine': 2, 'effectiveness': 2, 'semihydroponic': 2, 'on': 2, 'research': 2, 'results': 2, 'showed': 2, 'while': 2, 'different': 2, 'setting': 1, 'watering': 1, 'very': 1, 'important': 1, 'reduce': 1, 'usage': 1, 'consuming': 1, 'needed': 1, 'hydroponics': 1, 'farming': 1, 'does': 1, 'soil': 1, 'using': 1, 'or': 1, 'porous': 1, 'medium': 1, 'this': 1, 'uses': 1, 'deliver': 1, 'from': 1, 'without': 1, 'pumps': 1, 'pressure': 1, 'twofactor': 1, 'ral': 1, 'number': 1, 'species': 1, 'third': 1, 'category': 1, 'above': 1, 'how': 1, 'many': 1, 'best': 1, 'absorbing': 1, 'spring': 1, 'hydropinic': 1, 'based': 1, 'steps': 1, 'tools': 1, 'follows': 1, 'land': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'mixed': 1, 'manure': 1, 'place': 1, 'measuring': 1, 'cup': 1, 'wood': 1, 'pot': 1, 'plastic': 1, 'roofs': 1, 'exposed': 1, 'sunlight': 1, 'rain': 1, 'directly': 1, 'shovel': 1, 'hoe': 1, 'ruler': 1, 'measure': 1, 'height': 1, 'observations': 1, 'three': 1, 'types': 1, 'there': 1, 'differences': 1, 'were': 1, 'enough': 1, 'highest': 1, 'much': 1, 'most': 1, 'so': 1, 'efektik': 1, 'semi': 1, 'hydroponic': 1, 'advanced': 1, 'lsd': 1, 'test': 1, 'no': 1, 'difference': 1, 'do': 1, 'differ': 1, 'whereas': 1, 'looks': 1})
-------------------------------------------
--- Data #154 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: DEVRIANSYAH KURNIAWAN
Judul: REDESIGN ALAT PEMOTONG STYROFOAM
DENGAN PENDEKATAN REVERSE ENGINEERING DAN VALUE ENGINEERING
Pembimbing 1: MU'ALIM S.T. M.T.
Pembimbing 2: RETNO INDRIARTININGTIAS S.T. M.T.
Abstrak (Raw): REDESIGN ALAT PEMOTONG STYROFOAM
DENGAN PENDEKATAN REVERSE ENGINEERING DAN VALUE ENGINEERING
ABSTRAK
Pemotong styrofoam dulunya menggunakan cuter atau silet akan tetapi hasil pemotongan yang kurang rapi dan juga sulit jika memotong atau membuat huruf-huruf timbul, ukiran atau bentuk-bentuk tertentu. Seiring dengan berkembangnya teknologi dan kebutuhan alat potong styrofoam yang diinginkan maka munculah produk buatan cina yang sudah beredar di pasaran. Pemotong styrofoam ini memanfaatkan energi panas yang dihasilkan dari kawat Nikel-Krom yang dialiri tegangan, Akan tetapi produk itu juga masih banyak memiliki kekurangan, dikarenakan masih menggunakan tenaga batrai yang sangat boros, dan kawat pemotong yang mudah putus, tombol on yang harus di tekan terus menerus mengakibatkan terjadi kelelahan pada penggunanya, dari permasalahan tersebut peneliti melakukan redesign ulang alat potong terdahulu dengan mengambil judul redisign alat pemotong styrofoam dengan pendekatan revers engineering dan value engineering. Dari penelitian tersebut diperoeh fungsi produk baru lebih kecil waktu pengerjaannya yaitu 01,58 jam dan menghasilkan 5 kali hasil potongan, dibanding produk terdahulu hanya menghasilkan 1 potongan dengan waktu 02.16. Dari segi daya listrik produk baru lebih hemat dengan Rp12 dalam mengerjakan 1 produk papan ucapan. dibandingkan dengan produk sebeumnya yang menghabiskan Rp3000 untuk menghasilkan 1 produk.
Dari segi Perbandingan fungsi dan biaya yang di dapat produk terdahulu menghasilkan nilai 40,6 nilai ini lebih tinggi dibandingkan produk baru 0,15 yang artinya produk baru lebih meminimalisir dari segi waktu, biaya produksi dan menghilangkan kerugian yang diakibatkan loss profit
Kata kunci : Value enginnering, Revers enginnering
Abstrak (Clean): redesign alat pemotong styrofoam dengan pendekatan reverse engineering dan value engineering abstrak pemotong styrofoam dulunya menggunakan cuter atau silet akan tetapi hasil pemotongan yang kurang rapi dan juga sulit jika memotong atau membuat hurufhuruf timbul ukiran atau bentukbentuk tertentu seiring dengan berkembangnya teknologi dan kebutuhan alat potong styrofoam yang diinginkan maka munculah produk buatan cina yang sudah beredar di pasaran pemotong styrofoam ini memanfaatkan energi panas yang dihasilkan dari kawat nikelkrom yang dialiri tegangan akan tetapi produk itu juga masih banyak memiliki kekurangan dikarenakan masih menggunakan tenaga batrai yang sangat boros dan kawat pemotong yang mudah putus tombol on yang harus di tekan terus menerus mengakibatkan terjadi kelelahan pada penggunanya dari permasalahan tersebut peneliti melakukan redesign ulang alat potong terdahulu dengan mengambil judul redisign alat pemotong styrofoam dengan pendekatan revers engineering dan value engineering dari penelitian tersebut diperoeh fungsi produk baru lebih kecil waktu pengerjaannya yaitu jam dan menghasilkan kali hasil potongan dibanding produk terdahulu hanya menghasilkan potongan dengan waktu dari segi daya listrik produk baru lebih hemat dengan rp dalam mengerjakan produk papan ucapan dibandingkan dengan produk sebeumnya yang menghabiskan rp untuk menghasilkan produk dari segi perbandingan fungsi dan biaya yang di dapat produk terdahulu menghasilkan nilai nilai ini lebih tinggi dibandingkan produk baru yang artinya produk baru lebih meminimalisir dari segi waktu biaya produksi dan menghilangkan kerugian yang diakibatkan loss profit kata kunci value enginnering revers enginnering
Abstrak (Stopwords Removed): redesign alat pemotong styrofoam pendekatan reverse engineering value engineering abstrak pemotong styrofoam dulunya menggunakan cuter silet hasil pemotongan kurang rapi sulit jika memotong membuat hurufhuruf timbul ukiran bentukbentuk tertentu seiring berkembangnya teknologi kebutuhan alat potong styrofoam diinginkan munculah produk buatan cina sudah beredar pasaran pemotong styrofoam memanfaatkan energi panas dihasilkan kawat nikelkrom dialiri tegangan produk masih banyak memiliki kekurangan dikarenakan masih menggunakan tenaga batrai sangat boros kawat pemotong mudah putus tombol on harus tekan terus menerus mengakibatkan terjadi kelelahan penggunanya permasalahan tersebut peneliti melakukan redesign ulang alat potong terdahulu mengambil judul redisign alat pemotong styrofoam pendekatan revers engineering value engineering penelitian tersebut diperoeh fungsi produk baru lebih kecil waktu pengerjaannya jam menghasilkan kali hasil potongan dibanding produk terdahulu menghasilkan potongan waktu segi daya listrik produk baru lebih hemat rp mengerjakan produk papan ucapan dibandingkan produk sebeumnya menghabiskan rp menghasilkan produk segi perbandingan fungsi biaya dapat produk terdahulu menghasilkan nilai nilai lebih tinggi dibandingkan produk baru artinya produk baru lebih meminimalisir segi waktu biaya produksi menghilangkan kerugian diakibatkan loss profit kata kunci value enginnering revers enginnering
Abstrak (Stemmed): redesign alat potong styrofoam dekat reverse engineering value engineering abstrak potong styrofoam dulunya guna cuter silet hasil potong kurang rapi sulit jika potong buat hurufhuruf timbul ukir bentukbentuk tentu iring kembang teknologi butuh alat potong styrofoam ingin munculah produk buat cina sudah edar pasar potong styrofoam manfaat energi panas hasil kawat nikelkrom alir tegang produk masih banyak milik kurang karena masih guna tenaga batrai sangat boros kawat potong mudah putus tombol on harus tekan terus terus akibat jadi lelah guna masalah sebut teliti laku redesign ulang alat potong dahulu ambil judul redisign alat potong styrofoam dekat revers engineering value engineering teliti sebut diperoeh fungsi produk baru lebih kecil waktu kerja jam hasil kali hasil potong banding produk dahulu hasil potong waktu segi daya listrik produk baru lebih hemat rp kerja produk papan ucap banding produk sebeumnya habis rp hasil produk segi banding fungsi biaya dapat produk dahulu hasil nilai nilai lebih tinggi banding produk baru arti produk baru lebih meminimalisir segi waktu biaya produksi hilang rugi akibat loss profit kata kunci value enginnering revers enginnering
Abstrak (Corrected): redesign flat voting styrofoam dead reverse engineering value engineering abstract voting styrofoam dulunya gun cuter silent hail voting during rape suit pika voting but hurufhuruf timbal ukr bentukbentuk tent bring embank teknologi butch flat voting styrofoam begin muscular proud but china judah dear paar voting styrofoam manat energy pants hail karat nikelkrom air began proud mash banyan milk during arena mash gun teenage betray sang bores karat voting judah puts tomboy on harms texan terms terms akbar jade leah gun marsala debut elite lake redesign slang flat voting dahl ambit judge redesign flat voting styrofoam dead revers engineering value engineering elite debut diperoeh fungi proud bar leash cecil want era jam hail kali hail voting banding proud dahl hail voting want semi day listeria proud bar leash heat up era proud papa cap banding proud sebeumnya habit up hail proud semi banding fungi bay apart proud dahl hail nilgai nilgai leash ting banding proud bar art proud bar leash meminimalisir semi want bay produksi hang rug akbar loss profit data bunch value engineering revers engineering
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'potong': 11, 'produk': 11, 'hasil': 7, 'styrofoam': 5, 'alat': 4, 'engineering': 4, 'baru': 4, 'lebih': 4, 'banding': 4, 'value': 3, 'guna': 3, 'dahulu': 3, 'waktu': 3, 'segi': 3, 'redesign': 2, 'dekat': 2, 'kurang': 2, 'buat': 2, 'kawat': 2, 'masih': 2, 'terus': 2, 'akibat': 2, 'sebut': 2, 'teliti': 2, 'revers': 2, 'fungsi': 2, 'kerja': 2, 'rp': 2, 'biaya': 2, 'nilai': 2, 'enginnering': 2, 'reverse': 1, 'abstrak': 1, 'dulunya': 1, 'cuter': 1, 'silet': 1, 'rapi': 1, 'sulit': 1, 'jika': 1, 'hurufhuruf': 1, 'timbul': 1, 'ukir': 1, 'bentukbentuk': 1, 'tentu': 1, 'iring': 1, 'kembang': 1, 'teknologi': 1, 'butuh': 1, 'ingin': 1, 'munculah': 1, 'cina': 1, 'sudah': 1, 'edar': 1, 'pasar': 1, 'manfaat': 1, 'energi': 1, 'panas': 1, 'nikelkrom': 1, 'alir': 1, 'tegang': 1, 'banyak': 1, 'milik': 1, 'karena': 1, 'tenaga': 1, 'batrai': 1, 'sangat': 1, 'boros': 1, 'mudah': 1, 'putus': 1, 'tombol': 1, 'on': 1, 'harus': 1, 'tekan': 1, 'jadi': 1, 'lelah': 1, 'masalah': 1, 'laku': 1, 'ulang': 1, 'ambil': 1, 'judul': 1, 'redisign': 1, 'diperoeh': 1, 'kecil': 1, 'jam': 1, 'kali': 1, 'daya': 1, 'listrik': 1, 'hemat': 1, 'papan': 1, 'ucap': 1, 'sebeumnya': 1, 'habis': 1, 'dapat': 1, 'tinggi': 1, 'arti': 1, 'meminimalisir': 1, 'produksi': 1, 'hilang': 1, 'rugi': 1, 'loss': 1, 'profit': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'of': 10, 'and': 8, 'products': 7, 'in': 7, 'to': 6, 'cutting': 5, 'styrofoam': 5, 'value': 5, 'with': 5, 'is': 5, 'engineering': 4, 'a': 4, 'product': 4, 'new': 4, 'tools': 3, 'or': 3, 'which': 3, 'time': 3, 'produce': 3, 'terms': 3, 'redesign': 2, 'approach': 2, 'cutter': 2, 'also': 2, 'it': 2, 'on': 2, 'from': 2, 'wire': 2, 'still': 2, 'power': 2, 'revers': 2, 'piece': 2, 'compared': 2, 'previous': 2, 'more': 2, 'rp': 2, 'cost': 2, 'enginnering': 2, 'reverse': 1, 'abstract': 1, 'razor': 1, 'blade': 1, 'used': 1, 'use': 1, 'cuter': 1, 'but': 1, 'less': 1, 'tidy': 1, 'results': 1, 'make': 1, 'difficult': 1, 'if': 1, 'cut': 1, 'raised': 1, 'lettering': 1, 'carving': 1, 'certain': 1, 'forms': 1, 'along': 1, 'development': 1, 'technology': 1, 'needs': 1, 'desired': 1, 'munculah': 1, 'china': 1, 'made': 1, 'already': 1, 'market': 1, 'utilizing': 1, 'heat': 1, 'energy': 1, 'generated': 1, 'nickelchrome': 1, 'energized': 1, 'voltage': 1, 'however': 1, 'lot': 1, 'weakness': 1, 'because': 1, 'uses': 1, 'batrai': 1, 'very': 1, 'wasteful': 1, 'cutters': 1, 'are': 1, 'easily': 1, 'broken': 1, 'must': 1, 'be': 1, 'hold': 1, 'fatigue': 1, 'occurs': 1, 'constantly': 1, 'resulted': 1, 'users': 1, 'these': 1, 'problems': 1, 'researchers': 1, 'did': 1, 're': 1, 'tool': 1, 'prior': 1, 'taking': 1, 'title': 1, 'redisign': 1, 'study': 1, 'functionality': 1, 'diperoeh': 1, 'smaller': 1, 'process': 1, 'hours': 1, 'produces': 1, 'times': 1, 'only': 1, 'one': 1, 'efficient': 1, 'working': 1, 'greeting': 1, 'board': 1, 'spend': 1, 'comparison': 1, 'function': 1, 'can': 1, 'earlier': 1, 'this': 1, 'higher': 1, 'than': 1, 'means': 1, 'minimizing': 1, 'eliminate': 1, 'production': 1, 'losses': 1, 'caused': 1, 'loss': 1, 'profit': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #155 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muhammad Nasihin
Judul: ANALISIS LINGKUNGAN KERJA FISIK TERHADAP WAKTU REAKSI DENGAN METODE TAGUCHI (studi kasus : Mahasiswa teknik industri Universitas Trunojoyo Madura)
Pembimbing 1: Fitri Agustina S,T.,M,T.
Pembimbing 2: Nachnul Ansori S,T.,M,T.
Abstrak (Raw): Mahasiswa diharapkan mempunyai tingkat reaksi yang cepat dalam menanggapi impuls atau rangsangan kerena dalam kesehariannya dihadapkan pada tugas yang menuntut ketepatan dan kecepatan. Aktivitas dalam menerjemahkan informasi lalu melakukan reaksi tersebut, dapat disebut waktu reaksi. Berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhi waktu reaksi faktor penganggu merupakan faktor yang menarik untuk diteliti karena sering dialami dalam kehidupan sehari-hari yaitu dalam bentuk lingkungan kerja fisik. Dengan begitu dilakukan penelitian tentang lingkungan fisik yaitu suhu, warna dan kebisingan untuk didapatkan lingkungan yang optimal guna mendukung waktu reaksi mahasiswa itu sendiri. Berdasarkan hasil Uji T didapatkan bahwa tidak ada perbedaan waktu reaksi antara mahasiswa jenis kelamin laki-laki dan perempuan. Kemudian dengan menggunakan anova pada taguchi dengan tingkat signifikan sebesar 5% diperoleh faktor warna, kebisingan dan interaksi keduanya mepunyai pengaruh terhadap waktu reaksi (simple reaction time). Dan didapatkan Kombinasi level faktor yang menghasilkan nilai rata –rata dan variansi waktu reaksi (simple reaction time) yang optimal sama, yaitu diperoleh dari setting faktor pada warna merah dan kebisingan terpilih 40 dB.
Kata kunci : waktu reaksi, simple reaction time,taguchi
Abstrak (Clean): mahasiswa diharapkan mempunyai tingkat reaksi yang cepat dalam menanggapi impuls atau rangsangan kerena dalam kesehariannya dihadapkan pada tugas yang menuntut ketepatan dan kecepatan aktivitas dalam menerjemahkan informasi lalu melakukan reaksi tersebut dapat disebut waktu reaksi berdasarkan faktorfaktor yang mempengaruhi waktu reaksi faktor penganggu merupakan faktor yang menarik untuk diteliti karena sering dialami dalam kehidupan seharihari yaitu dalam bentuk lingkungan kerja fisik dengan begitu dilakukan penelitian tentang lingkungan fisik yaitu suhu warna dan kebisingan untuk didapatkan lingkungan yang optimal guna mendukung waktu reaksi mahasiswa itu sendiri berdasarkan hasil uji t didapatkan bahwa tidak ada perbedaan waktu reaksi antara mahasiswa jenis kelamin lakilaki dan perempuan kemudian dengan menggunakan anova pada taguchi dengan tingkat signifikan sebesar diperoleh faktor warna kebisingan dan interaksi keduanya mepunyai pengaruh terhadap waktu reaksi simple reaction time dan didapatkan kombinasi level faktor yang menghasilkan nilai rata –rata dan variansi waktu reaksi simple reaction time yang optimal sama yaitu diperoleh dari setting faktor pada warna merah dan kebisingan terpilih db kata kunci waktu reaksi simple reaction timetaguchi
Abstrak (Stopwords Removed): mahasiswa diharapkan mempunyai tingkat reaksi cepat menanggapi impuls rangsangan kerena kesehariannya dihadapkan tugas menuntut ketepatan kecepatan aktivitas menerjemahkan informasi lalu melakukan reaksi tersebut dapat disebut waktu reaksi berdasarkan faktorfaktor mempengaruhi waktu reaksi faktor penganggu faktor menarik diteliti sering dialami kehidupan seharihari bentuk lingkungan kerja fisik begitu dilakukan penelitian tentang lingkungan fisik suhu warna kebisingan didapatkan lingkungan optimal mendukung waktu reaksi mahasiswa sendiri berdasarkan hasil uji t didapatkan ada perbedaan waktu reaksi antara mahasiswa jenis kelamin lakilaki perempuan menggunakan anova taguchi tingkat signifikan sebesar diperoleh faktor warna kebisingan interaksi keduanya mepunyai pengaruh waktu reaksi simple reaction time didapatkan kombinasi level faktor menghasilkan nilai rata –rata variansi waktu reaksi simple reaction time optimal sama diperoleh setting faktor warna merah kebisingan terpilih db kata kunci waktu reaksi simple reaction timetaguchi
Abstrak (Stemmed): mahasiswa harap punya tingkat reaksi cepat tanggap impuls rangsang rena hari hadap tugas tuntut tepat cepat aktivitas terjemah informasi lalu laku reaksi sebut dapat sebut waktu reaksi dasar faktorfaktor pengaruh waktu reaksi faktor penganggu faktor tarik teliti sering alami hidup seharihari bentuk lingkung kerja fisik begitu laku teliti tentang lingkung fisik suhu warna bising dapat lingkung optimal dukung waktu reaksi mahasiswa sendiri dasar hasil uji t dapat ada beda waktu reaksi antara mahasiswa jenis kelamin lakilaki perempuan guna anova taguchi tingkat signifikan besar oleh faktor warna bising interaksi dua mepunyai pengaruh waktu reaksi simple reaction time dapat kombinasi level faktor hasil nilai rata rata variansi waktu reaksi simple reaction time optimal sama oleh setting faktor warna merah bising pilih db kata kunci waktu reaksi simple reaction timetaguchi
Abstrak (Corrected): mahasiswa harp puny dingbat breaks eat tanga impulse ranging rena hard hadar tugs turnout teat eat aktivitas terefah informant lulu lake breaks debut apart debut want breaks dakar faktorfaktor pengaruh want breaks factor penganggu factor tajik elite seeing salami hide seharihari bent linking era fisk begin lake elite tenting linking fisk sulu wanna rising apart linking optimal during want breaks mahasiswa sending dakar hail uni t apart ada bed want breaks angara mahasiswa penis gelatin lakilaki perempuan gun nova baluchi dingbat significant bear olen factor wanna rising interaksi due mepunyai pengaruh want breaks simple reaction time apart kombinasi level factor hail nilgai rata rata variance want breaks simple reaction time optimal same olen setting factor wanna gerah rising pilch db data bunch want breaks simple reaction timetaguchi
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'reaksi': 9, 'waktu': 7, 'faktor': 5, 'dapat': 4, 'mahasiswa': 3, 'lingkung': 3, 'warna': 3, 'bising': 3, 'simple': 3, 'reaction': 3, 'tingkat': 2, 'cepat': 2, 'laku': 2, 'sebut': 2, 'dasar': 2, 'pengaruh': 2, 'teliti': 2, 'fisik': 2, 'optimal': 2, 'hasil': 2, 'oleh': 2, 'time': 2, 'rata': 2, 'harap': 1, 'punya': 1, 'tanggap': 1, 'impuls': 1, 'rangsang': 1, 'rena': 1, 'hari': 1, 'hadap': 1, 'tugas': 1, 'tuntut': 1, 'tepat': 1, 'aktivitas': 1, 'terjemah': 1, 'informasi': 1, 'lalu': 1, 'faktorfaktor': 1, 'penganggu': 1, 'tarik': 1, 'sering': 1, 'alami': 1, 'hidup': 1, 'seharihari': 1, 'bentuk': 1, 'kerja': 1, 'begitu': 1, 'tentang': 1, 'suhu': 1, 'dukung': 1, 'sendiri': 1, 'uji': 1, 't': 1, 'ada': 1, 'beda': 1, 'antara': 1, 'jenis': 1, 'kelamin': 1, 'lakilaki': 1, 'perempuan': 1, 'guna': 1, 'anova': 1, 'taguchi': 1, 'signifikan': 1, 'besar': 1, 'interaksi': 1, 'dua': 1, 'mepunyai': 1, 'kombinasi': 1, 'level': 1, 'nilai': 1, 'variansi': 1, 'sama': 1, 'setting': 1, 'merah': 1, 'pilih': 1, 'db': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'timetaguchi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'reaction': 9, 'the': 9, 'of': 8, 'time': 8, 'is': 7, 'on': 6, 'and': 6, 'in': 5, 'an': 4, 'factor': 4, 'it': 4, 'to': 3, 'that': 3, 'environment': 3, 'color': 3, 'noise': 3, 'obtained': 3, 'level': 3, 'students': 2, 'have': 2, 'a': 2, 'for': 2, 'daily': 2, 'activity': 2, 'based': 2, 'influence': 2, 'physical': 2, 'temperature': 2, 'optimal': 2, 'simple': 2, 'are': 1, 'expected': 1, 'rapid': 1, 'rate': 1, 'responding': 1, 'impulse': 1, 'or': 1, 'stimuli': 1, 'their': 1, 'demands': 1, 'mostly': 1, 'speed': 1, 'precision': 1, 'translating': 1, 'information': 1, 'then': 1, 'do': 1, 'action': 1, 'called': 1, 'factors': 1, 'confounder': 1, 'interesting': 1, 'be': 1, 'studied': 1, 'frequently': 1, 'occurs': 1, 'life': 1, 'form': 1, 'working': 1, 'specifically': 1, 'therefore': 1, 'research': 1, 'conducted': 1, 'order': 1, 'obtain': 1, 'support': 1, 'student': 1, 'itself': 1, 't': 1, 'test': 1, 'there': 1, 'no': 1, 'difference': 1, 'between': 1, 'male': 1, 'female': 1, 'afterwards': 1, 'by': 1, 'using': 1, 'anova': 1, 'taguchi': 1, 'within': 1, 'significant': 1, 'interaction': 1, 'both': 1, 'next': 1, 'combination': 1, 'produces': 1, 'equally': 1, 'average': 1, 'value': 1, 'variants': 1, 'which': 1, 'means': 1, 'from': 1, 'setting': 1, 'chosen': 1, 'red': 1, 'db': 1})
-------------------------------------------
--- Data #156 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: M. Masfuf Ubaidhillah
Judul: PENILAIAN KINERJA TEKNOLOGI KELOMPOK INDUSTRI TENUN IKAT DI LAMONGAN
Pembimbing 1: Ari Basuki, ST. MT.
Pembimbing 2: Dr. Rachmad Hidayat, ST. MT.
Abstrak (Raw): Penelitian ini membahas tentang penilaian kinerja komponen teknologi kelompok industri tenun ikat Parengan di Kabupaten Lamongan dan mengetahui komponen teknologi terlemah sehingga dapat diperbaiki dengan analisa Root Cause Analysis. Cara yang dilakukan untuk menilai komponen teknologi (Technoware, Humanware, Infoware dan Orgaware) kelompok industri tenun ikat Parengan tersebut dengan menggunakan metode Teknometrik dan pembobotan dengan metode AHP (Analytical Hierarchy Process) serta perbaikan komponen teknologi terlemah dengan metode RCA. Dari hasil penelitian diperoleh Nilai TCC IKM tenun ikat Parengan “Pasar Luar” sebesar 0,4225 sedangkan di IKM tenun ikat Parengan “Pasar Lokal” sebesar 0,4293. Maka nilai TCC untuk IKM tenun ikat di Parengan yang berorientasi “Pasar Luar” dan di IKM tenun ikat Parengan “Pasar Lokal” berada pada tingkat cukup dan tingkat teknologi pada tingkat semi modern. Berdasarkan perbandingan nilai THIO komponen teknologi di IKM yang berorientasi “Pasar Luar” lebih unggul dibanding di IKM yang berorientasi “Pasar Lokal” yaitu pada komponen technoware dan orgaware. Kebalikannya perbandingan nilai THIO komponen teknologi di IKM yang berorientasi “Pasar Luar” lebih lemah dibanding di IKM yang berorientasi “Pasar Lokal” yaitu pada komponen humanware dan infoware. Sehingga disusun beberapa analisa perbaikan untuk memperbaiki kriteria komponen teknologi tersebut.
Abstrak (Clean): penelitian ini membahas tentang penilaian kinerja komponen teknologi kelompok industri tenun ikat parengan di kabupaten lamongan dan mengetahui komponen teknologi terlemah sehingga dapat diperbaiki dengan analisa root cause analysis cara yang dilakukan untuk menilai komponen teknologi technoware humanware infoware dan orgaware kelompok industri tenun ikat parengan tersebut dengan menggunakan metode teknometrik dan pembobotan dengan metode ahp analytical hierarchy process serta perbaikan komponen teknologi terlemah dengan metode rca dari hasil penelitian diperoleh nilai tcc ikm tenun ikat parengan “pasar luar” sebesar sedangkan di ikm tenun ikat parengan “pasar lokal” sebesar maka nilai tcc untuk ikm tenun ikat di parengan yang berorientasi “pasar luar” dan di ikm tenun ikat parengan “pasar lokal” berada pada tingkat cukup dan tingkat teknologi pada tingkat semi modern berdasarkan perbandingan nilai thio komponen teknologi di ikm yang berorientasi “pasar luar” lebih unggul dibanding di ikm yang berorientasi “pasar lokal” yaitu pada komponen technoware dan orgaware kebalikannya perbandingan nilai thio komponen teknologi di ikm yang berorientasi “pasar luar” lebih lemah dibanding di ikm yang berorientasi “pasar lokal” yaitu pada komponen humanware dan infoware sehingga disusun beberapa analisa perbaikan untuk memperbaiki kriteria komponen teknologi tersebut
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas tentang penilaian kinerja komponen teknologi kelompok industri tenun ikat parengan kabupaten lamongan mengetahui komponen teknologi terlemah dapat diperbaiki analisa root cause analysis cara dilakukan menilai komponen teknologi technoware humanware infoware orgaware kelompok industri tenun ikat parengan tersebut menggunakan metode teknometrik pembobotan metode ahp analytical hierarchy process perbaikan komponen teknologi terlemah metode rca hasil penelitian diperoleh nilai tcc ikm tenun ikat parengan “pasar luar” sebesar sedangkan ikm tenun ikat parengan “pasar lokal” sebesar nilai tcc ikm tenun ikat parengan berorientasi “pasar luar” ikm tenun ikat parengan “pasar lokal” berada tingkat cukup tingkat teknologi tingkat semi modern berdasarkan perbandingan nilai thio komponen teknologi ikm berorientasi “pasar luar” lebih unggul dibanding ikm berorientasi “pasar lokal” komponen technoware orgaware kebalikannya perbandingan nilai thio komponen teknologi ikm berorientasi “pasar luar” lebih lemah dibanding ikm berorientasi “pasar lokal” komponen humanware infoware disusun beberapa analisa perbaikan memperbaiki kriteria komponen teknologi tersebut
Abstrak (Stemmed): teliti bahas tentang nilai kerja komponen teknologi kelompok industri tenun ikat parengan kabupaten lamongan tahu komponen teknologi lemah dapat baik analisa root cause analysis cara laku nilai komponen teknologi technoware humanware infoware orgaware kelompok industri tenun ikat parengan sebut guna metode teknometrik bobot metode ahp analytical hierarchy process baik komponen teknologi lemah metode rca hasil teliti oleh nilai tcc ikm tenun ikat parengan pasar luar besar sedang ikm tenun ikat parengan pasar lokal besar nilai tcc ikm tenun ikat parengan orientasi pasar luar ikm tenun ikat parengan pasar lokal ada tingkat cukup tingkat teknologi tingkat semi modern dasar banding nilai thio komponen teknologi ikm orientasi pasar luar lebih unggul banding ikm orientasi pasar lokal komponen technoware orgaware balik banding nilai thio komponen teknologi ikm orientasi pasar luar lebih lemah banding ikm orientasi pasar lokal komponen humanware infoware susun beberapa analisa baik baik kriteria komponen teknologi sebut
Abstrak (Corrected): elite baas tenting nilgai era component teknologi kelompok industry tenn kat parental kabupaten laconian tau component teknologi leah apart back analyst root cause analysis cara lake nilgai component teknologi technoware humanware infare orgaware kelompok industry tenn kat parental debut gun metope teknometrik robot metope ah analytical hierarchy process back component teknologi leah metope rca hail elite olen nilgai tic i'm tenn kat parental paar liar bear sedan i'm tenn kat parental paar local bear nilgai tic i'm tenn kat parental oriental paar liar i'm tenn kat parental paar local ada dingbat cutup dingbat teknologi dingbat semi modern dakar banding nilgai this component teknologi i'm oriental paar liar leash lungful banding i'm oriental paar local component technoware orgaware balk banding nilgai this component teknologi i'm oriental paar liar leash leah banding i'm oriental paar local component humanware infare susan beberapa analyst back back criteria component teknologi debut
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'komponen': 9, 'teknologi': 8, 'ikm': 8, 'pasar': 8, 'nilai': 6, 'tenun': 6, 'ikat': 6, 'parengan': 6, 'orientasi': 5, 'baik': 4, 'luar': 4, 'lokal': 4, 'banding': 4, 'lemah': 3, 'metode': 3, 'tingkat': 3, 'teliti': 2, 'kelompok': 2, 'industri': 2, 'analisa': 2, 'technoware': 2, 'humanware': 2, 'infoware': 2, 'orgaware': 2, 'sebut': 2, 'tcc': 2, 'besar': 2, 'thio': 2, 'lebih': 2, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'kerja': 1, 'kabupaten': 1, 'lamongan': 1, 'tahu': 1, 'dapat': 1, 'root': 1, 'cause': 1, 'analysis': 1, 'cara': 1, 'laku': 1, 'guna': 1, 'teknometrik': 1, 'bobot': 1, 'ahp': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'rca': 1, 'hasil': 1, 'oleh': 1, 'sedang': 1, 'ada': 1, 'cukup': 1, 'semi': 1, 'modern': 1, 'dasar': 1, 'unggul': 1, 'balik': 1, 'susun': 1, 'beberapa': 1, 'kriteria': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 10, 'in': 9, 'smes': 8, 'and': 7, 'technology': 6, 'tenun': 6, 'ikat': 6, 'parengan': 6, 'component': 6, 'oriented': 5, 'is': 5, 'value': 4, 'export': 4, 'markets': 4, 'local': 4, 'market': 4, 'components': 3, 'on': 3, 'by': 3, 'method': 3, 'industry': 2, 'weakest': 2, 'using': 2, 'analysis': 2, 'technoware': 2, 'humanware': 2, 'infoware': 2, 'orgaware': 2, 'with': 2, 'as': 2, 'improvement': 2, 'tcc': 2, 'at': 2, 'comparison': 2, 'thio': 2, 'than': 2, 'this': 1, 'study': 1, 'discusses': 1, 'performance': 1, 'assessment': 1, 'group': 1, 'lamongan': 1, 'district': 1, 'determine': 1, 'that': 1, 'it': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'repaired': 1, 'root': 1, 'cause': 1, 'to': 1, 'assess': 1, 'groups': 1, 'technometric': 1, 'weighting': 1, 'ahp': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'well': 1, 'rca': 1, 'results': 1, 'were': 1, 'obtained': 1, 'whereas': 1, 'then': 1, 'for': 1, 'sufficient': 1, 'levels': 1, 'level': 1, 'semimodern': 1, 'rate': 1, 'based': 1, 'superior': 1, 'reverse': 1, 'weaker': 1, 'so': 1, 'arranged': 1, 'some': 1, 'criteria': 1})
-------------------------------------------
--- Data #157 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: LUTFI AL MAN FALUTI
Judul: Analisis Ekuitas Merek dan Perpindahan Merek untuk Menentukan Strategi Bauran Promosi Sabun Mandi Kesehatan Merek Nuvo
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat, MT.
Pembimbing 2: Samsul Amar, S.T., M.Sc.
Abstrak (Raw): Pemasaran dapat dikatakan hal yang paling penting dalam setiap kegiatan usaha, sebab sukses tidaknya suatu usaha sangat dipengaruhi oleh kegiatan dalam memasarkan produknya. Salah satu kegiatan utama dalam pemasaran adalah promosi, promosi akan dapat meningkatkan dan memperkuat merek dalam sebuah produk. Banyaknya merek sabun mandi kesehatan yang ada membuat loyalitas konsumen sabun mandi terhadap suatu merek menjadi semakin berkurang, karena konsumen lebih leluasa dalam memilih merek produk pada saat melakukan pembelian sehingga dapat menyebabkan tingkat perpindahan merek semakin tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah memprediksi pangsa pasar menggunakan metode Markov Chain dan menganalisis ekuitas merek (brand equity) pada produk sabun mandi kesehatan untuk merancang strategi bauran promosi pemasaran pada merek Nuvo. Dari hasil perhitungan didapat prediksi pangsa pasar merek Lifebuoy sebesar 49 %, Dettol sebesar 36 %, Nuvo sebesar 15 %, Medicare sebesar 0%, Sehat sebesar 0 %. Hasil analisis kesadaran merek (brand awareness) diketahui bahwa tingkat tertinggi pada merek Nuvo berada pada level brand recall (33 %), dan hasil analisis loyalitas merek (brand loyalty) diketahui bahwa presentase merek Nuvo pada level switcher ke habitual buyer dan satisfied buyer semakin besar, tetapi pada level liking the brand dan committed buyer mengalami penurunan.
Abstrak (Clean): pemasaran dapat dikatakan hal yang paling penting dalam setiap kegiatan usaha sebab sukses tidaknya suatu usaha sangat dipengaruhi oleh kegiatan dalam memasarkan produknya salah satu kegiatan utama dalam pemasaran adalah promosi promosi akan dapat meningkatkan dan memperkuat merek dalam sebuah produk banyaknya merek sabun mandi kesehatan yang ada membuat loyalitas konsumen sabun mandi terhadap suatu merek menjadi semakin berkurang karena konsumen lebih leluasa dalam memilih merek produk pada saat melakukan pembelian sehingga dapat menyebabkan tingkat perpindahan merek semakin tinggi tujuan dari penelitian ini adalah memprediksi pangsa pasar menggunakan metode markov chain dan menganalisis ekuitas merek brand equity pada produk sabun mandi kesehatan untuk merancang strategi bauran promosi pemasaran pada merek nuvo dari hasil perhitungan didapat prediksi pangsa pasar merek lifebuoy sebesar dettol sebesar nuvo sebesar medicare sebesar sehat sebesar hasil analisis kesadaran merek brand awareness diketahui bahwa tingkat tertinggi pada merek nuvo berada pada level brand recall dan hasil analisis loyalitas merek brand loyalty diketahui bahwa presentase merek nuvo pada level switcher ke habitual buyer dan satisfied buyer semakin besar tetapi pada level liking the brand dan committed buyer mengalami penurunan
Abstrak (Stopwords Removed): pemasaran dapat dikatakan paling penting setiap kegiatan usaha sebab sukses tidaknya usaha sangat dipengaruhi kegiatan memasarkan produknya salah satu kegiatan utama pemasaran promosi promosi dapat meningkatkan memperkuat merek produk banyaknya merek sabun mandi kesehatan ada membuat loyalitas konsumen sabun mandi merek menjadi semakin berkurang konsumen lebih leluasa memilih merek produk melakukan pembelian dapat menyebabkan tingkat perpindahan merek semakin tinggi tujuan penelitian memprediksi pangsa pasar menggunakan metode markov chain menganalisis ekuitas merek brand equity produk sabun mandi kesehatan merancang strategi bauran promosi pemasaran merek nuvo hasil perhitungan didapat prediksi pangsa pasar merek lifebuoy sebesar dettol sebesar nuvo sebesar medicare sebesar sehat sebesar hasil analisis kesadaran merek brand awareness diketahui tingkat tertinggi merek nuvo berada level brand recall hasil analisis loyalitas merek brand loyalty diketahui presentase merek nuvo level switcher habitual buyer satisfied buyer semakin besar level liking the brand committed buyer mengalami penurunan
Abstrak (Stemmed): pasar dapat kata paling penting tiap giat usaha sebab sukses tidak usaha sangat pengaruh giat pasar produk salah satu giat utama pasar promosi promosi dapat tingkat kuat merek produk banyak merek sabun mandi sehat ada buat loyalitas konsumen sabun mandi merek jadi makin kurang konsumen lebih leluasa pilih merek produk laku beli dapat sebab tingkat pindah merek makin tinggi tuju teliti prediksi pangsa pasar guna metode markov chain analis ekuitas merek brand equity produk sabun mandi sehat rancang strategi baur promosi pasar merek nuvo hasil hitung dapat prediksi pangsa pasar merek lifebuoy besar dettol besar nuvo besar medicare besar sehat besar hasil analisis sadar merek brand awareness tahu tingkat tinggi merek nuvo ada level brand recall hasil analisis loyalitas merek brand loyalty tahu presentase merek nuvo level switcher habitual buyer satisfied buyer makin besar level liking the brand committed buyer alami turun
Abstrak (Corrected): paar apart data paling panting tip gift sara kebab susses tidal sara sang pengaruh gift paar proud salad sat gift mama paar promos promos apart dingbat kurt mere proud banyan mere sabin mani seat ada but loyalties consumed sabin mani mere jade making during consumed leash leluasa pilch mere proud lake bell apart kebab dingbat pindar mere making ting juju elite prediksi pangs paar gun metope markov chain analysis equites mere brand equity proud sabin mani seat dancing strategy bar promos paar mere no hail hiding apart prediksi pangs paar mere lifebuoy bear detail bear no bear medicare bear seat bear hail analysis radar mere brand awareness tau dingbat ting mere no ada level brand recall hail analysis loyalties mere brand loyalty tau presents mere no level switcher habitual buyer satisfied buyer making bear level liking the brand committed buyer salami turn
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'merek': 12, 'pasar': 6, 'besar': 6, 'brand': 5, 'dapat': 4, 'produk': 4, 'nuvo': 4, 'giat': 3, 'promosi': 3, 'tingkat': 3, 'sabun': 3, 'mandi': 3, 'sehat': 3, 'makin': 3, 'hasil': 3, 'level': 3, 'buyer': 3, 'usaha': 2, 'sebab': 2, 'ada': 2, 'loyalitas': 2, 'konsumen': 2, 'tinggi': 2, 'prediksi': 2, 'pangsa': 2, 'analisis': 2, 'tahu': 2, 'kata': 1, 'paling': 1, 'penting': 1, 'tiap': 1, 'sukses': 1, 'tidak': 1, 'sangat': 1, 'pengaruh': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'utama': 1, 'kuat': 1, 'banyak': 1, 'buat': 1, 'jadi': 1, 'kurang': 1, 'lebih': 1, 'leluasa': 1, 'pilih': 1, 'laku': 1, 'beli': 1, 'pindah': 1, 'tuju': 1, 'teliti': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'markov': 1, 'chain': 1, 'analis': 1, 'ekuitas': 1, 'equity': 1, 'rancang': 1, 'strategi': 1, 'baur': 1, 'hitung': 1, 'lifebuoy': 1, 'dettol': 1, 'medicare': 1, 'sadar': 1, 'awareness': 1, 'recall': 1, 'loyalty': 1, 'presentase': 1, 'switcher': 1, 'habitual': 1, 'satisfied': 1, 'liking': 1, 'the': 1, 'committed': 1, 'alami': 1, 'turun': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'brand': 15, 'of': 11, 'is': 6, 'to': 6, 'in': 5, 'a': 5, 'and': 5, 'marketing': 4, 'that': 4, 'on': 4, 'at': 4, 'nuvo': 4, 'level': 4, 'be': 3, 'soap': 3, 'can': 2, 'business': 2, 'because': 2, 'activities': 2, 'products': 2, 'promotion': 2, 'product': 2, 'bath': 2, 'loyalty': 2, 'market': 2, 'share': 2, 'equity': 2, 'results': 2, 'analysis': 2, 'buyer': 2, 'said': 1, 'most': 1, 'important': 1, 'thing': 1, 'any': 1, 'activity': 1, 'success': 1, 'or': 1, 'failure': 1, 'strongly': 1, 'influenced': 1, 'by': 1, 'their': 1, 'one': 1, 'main': 1, 'will': 1, 'able': 1, 'enhance': 1, 'strengthen': 1, 'many': 1, 'health': 1, 'making': 1, 'consumer': 1, 'wane': 1, 'consumers': 1, 'are': 1, 'more': 1, 'generous': 1, 'choosing': 1, 'time': 1, 'purchase': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'lead': 1, 'higher': 1, 'levels': 1, 'transfer': 1, 'purpose': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'predict': 1, 'using': 1, 'markov': 1, 'chain': 1, 'method': 1, 'analyzing': 1, 'wellness': 1, 'design': 1, 'setrategi': 1, 'promotions': 1, 'mix': 1, 'from': 1, 'calculations': 1, 'had': 1, 'predicted': 1, 'lifebuoy': 1, 'dettol': 1, 'amounting': 1, 'medicare': 1, 'sehat': 1, 'awareness': 1, 'revealed': 1, 'highest': 1, 'recall': 1, 'resulting': 1, 'note': 1, 'percentage': 1, 'switcher': 1, 'habitual': 1, 'buyers': 1, 'satisfied': 1, 'getting': 1, 'bigger': 1, 'but': 1, 'liking': 1, 'committed': 1, 'has': 1, 'decreased': 1})
-------------------------------------------
--- Data #158 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: BUDI WILAKSONO
Judul: PERANCANGAN MODEL SIMULASI LINI PRODUKSI SEPATU
(Studi Kasus : PT. Widaya Ini Plasma, Sidoarjo)
Pembimbing 1: SUGENG PURWOKO, S.T., M.T.
Pembimbing 2: SABARUDIN AKHMAD, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): PT. Widaya Inti Plasma merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang footwear, mengenai permasalahan terkait proses produksi terutama pada departemen injection, hal ini dikarenakan mesin yang digunakan bekerja secara otomatis, sehingga pemborosan menghasilkan cacat pada produk yang tidak bisa dihindari. Penelitian ini dilakukan untuk melengkapi kekurangan yang ada pada penelitian sebelumnya yaitu dengan merancang suatu model simulasi dengan tujuan memberikan usulan perbaikan untuk mengoptimalkan sumberdaya produksi, meminimalisasi jumlah antrian, meminimasi work in process (WIP) dan maksimasi output produk yang dihasilkan pada lini produksi sepatu. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan jumlah antrian tertinggi pada stasiun proses injection sebesar 125 entity dengan nilai utilitas pada mesin sebesar 63% sehingga pada stasiun ini akan dilakukan perbaikan. Setelah usulan perbaikan dilakukan yaitu dengan menambah 4 resource yaitu 3 mesin (1 mesin heating, 1 mesin injection dan 1 Mesin cooling) dan 1 tenaga kerja trimming didapatkan hasil penurunan jumlah antrian pada ke 4 resource dengan nilai antrian proses heating sebesar 47 entity, injection sebesar 84 entity dan cooling sebesar 42 entity, untuk utilitas mesin pada proses heating sebesar 38%, proses injection sebesar 46% dan proses cooling sebesar 24% dan untuk utilitas tenaga kerja pada proses trimming sebesar 36 %.
Kata kunci : simulasi, WIP, footware
Abstrak (Clean): pt widaya inti plasma merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang footwear mengenai permasalahan terkait proses produksi terutama pada departemen injection hal ini dikarenakan mesin yang digunakan bekerja secara otomatis sehingga pemborosan menghasilkan cacat pada produk yang tidak bisa dihindari penelitian ini dilakukan untuk melengkapi kekurangan yang ada pada penelitian sebelumnya yaitu dengan merancang suatu model simulasi dengan tujuan memberikan usulan perbaikan untuk mengoptimalkan sumberdaya produksi meminimalisasi jumlah antrian meminimasi work in process wip dan maksimasi output produk yang dihasilkan pada lini produksi sepatu berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan jumlah antrian tertinggi pada stasiun proses injection sebesar entity dengan nilai utilitas pada mesin sebesar sehingga pada stasiun ini akan dilakukan perbaikan setelah usulan perbaikan dilakukan yaitu dengan menambah resource yaitu mesin mesin heating mesin injection dan mesin cooling dan tenaga kerja trimming didapatkan hasil penurunan jumlah antrian pada ke resource dengan nilai antrian proses heating sebesar entity injection sebesar entity dan cooling sebesar entity untuk utilitas mesin pada proses heating sebesar proses injection sebesar dan proses cooling sebesar dan untuk utilitas tenaga kerja pada proses trimming sebesar kata kunci simulasi wip footware
Abstrak (Stopwords Removed): pt widaya inti plasma salah satu perusahaan manufaktur bergerak bidang footwear mengenai permasalahan terkait proses produksi terutama departemen injection dikarenakan mesin digunakan bekerja secara otomatis pemborosan menghasilkan cacat produk dihindari penelitian dilakukan melengkapi kekurangan ada penelitian sebelumnya merancang model simulasi tujuan memberikan usulan perbaikan mengoptimalkan sumberdaya produksi meminimalisasi jumlah antrian meminimasi work in process wip maksimasi output produk dihasilkan lini produksi sepatu berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan jumlah antrian tertinggi stasiun proses injection sebesar entity nilai utilitas mesin sebesar stasiun dilakukan perbaikan usulan perbaikan dilakukan menambah resource mesin mesin heating mesin injection mesin cooling tenaga kerja trimming didapatkan hasil penurunan jumlah antrian resource nilai antrian proses heating sebesar entity injection sebesar entity cooling sebesar entity utilitas mesin proses heating sebesar proses injection sebesar proses cooling sebesar utilitas tenaga kerja proses trimming sebesar kata kunci simulasi wip footware
Abstrak (Stemmed): pt widaya inti plasma salah satu usaha manufaktur gerak bidang footwear kena masalah kait proses produksi utama departemen injection karena mesin guna kerja cara otomatis boros hasil cacat produk hindar teliti laku lengkap kurang ada teliti belum rancang model simulasi tuju beri usul baik optimal sumberdaya produksi minimal jumlah antri meminimasi work in process wip maksimasi output produk hasil lini produksi sepatu dasar hasil olah data dapat jumlah antri tinggi stasiun proses injection besar entity nilai utilitas mesin besar stasiun laku baik usul baik laku tambah resource mesin mesin heating mesin injection mesin cooling tenaga kerja trimming dapat hasil turun jumlah antri resource nilai antri proses heating besar entity injection besar entity cooling besar entity utilitas mesin proses heating besar proses injection besar proses cooling besar utilitas tenaga kerja proses trimming besar kata kunci simulasi wip footware
Abstrak (Corrected): pt widaya inti plasma salad sat sara manufacture gera biding footwear ken marsala wait proves produksi mama department injection arena resin gun era cara fotomat's bores hail carat proud hinder elite lake lengkap during ada elite begum dancing model simulate juju bert usual back optimal sumberdaya produksi minimal mullah anti meminimasi work in process win maksimasi output proud hail line produksi seat dakar hail blah data apart mullah anti ting station proves injection bear entity nilgai utility resin bear station lake back usual back lake tambac resource resin resin heating resin injection resin cooling teenage era trimming apart hail turn mullah anti resource nilgai anti proves heating bear entity injection bear entity cooling bear entity utility resin proves heating bear proves injection bear proves cooling bear utility teenage era proves trimming bear data bunch simulate win footage
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'besar': 9, 'proses': 7, 'mesin': 7, 'injection': 5, 'hasil': 4, 'antri': 4, 'entity': 4, 'produksi': 3, 'kerja': 3, 'laku': 3, 'baik': 3, 'jumlah': 3, 'utilitas': 3, 'heating': 3, 'cooling': 3, 'produk': 2, 'teliti': 2, 'simulasi': 2, 'usul': 2, 'wip': 2, 'dapat': 2, 'stasiun': 2, 'nilai': 2, 'resource': 2, 'tenaga': 2, 'trimming': 2, 'pt': 1, 'widaya': 1, 'inti': 1, 'plasma': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'usaha': 1, 'manufaktur': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'footwear': 1, 'kena': 1, 'masalah': 1, 'kait': 1, 'utama': 1, 'departemen': 1, 'karena': 1, 'guna': 1, 'cara': 1, 'otomatis': 1, 'boros': 1, 'cacat': 1, 'hindar': 1, 'lengkap': 1, 'kurang': 1, 'ada': 1, 'belum': 1, 'rancang': 1, 'model': 1, 'tuju': 1, 'beri': 1, 'optimal': 1, 'sumberdaya': 1, 'minimal': 1, 'meminimasi': 1, 'work': 1, 'in': 1, 'process': 1, 'maksimasi': 1, 'output': 1, 'lini': 1, 'sepatu': 1, 'dasar': 1, 'olah': 1, 'data': 1, 'tinggi': 1, 'tambah': 1, 'turun': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'footware': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 14, 'to': 8, 'process': 8, 'in': 7, 'on': 6, 'and': 6, 'injection': 5, 'a': 5, 'by': 5, 'entity': 4, 'is': 3, 'that': 3, 'production': 3, 'this': 3, 'engine': 3, 'with': 3, 'resource': 3, 'number': 3, 'utility': 3, 'heating': 3, 'cooling': 3, 'work': 2, 'so': 2, 'products': 2, 'be': 2, 'research': 2, 'was': 2, 'simulation': 2, 'proposed': 2, 'improvements': 2, 'queue': 2, 'wip': 2, 'results': 2, 'obtained': 2, 'queues': 2, 'value': 2, 'carried': 2, 'out': 2, 'trimming': 2, 'amounting': 2, 'for': 2, 'pt': 1, 'widaya': 1, 'inti': 1, 'plasma': 1, 'one': 1, 'companies': 1, 'engaged': 1, 'manufacturing': 1, 'footwear': 1, 'problems': 1, 'related': 1, 'particularly': 1, 'due': 1, 'being': 1, 'used': 1, 'automatically': 1, 'waste': 1, 'produce': 1, 'defects': 1, 'cannot': 1, 'avoided': 1, 'conducted': 1, 'complement': 1, 'existing': 1, 'shortcomings': 1, 'previous': 1, 'design': 1, 'model': 1, 'aim': 1, 'giving': 1, 'optimize': 1, 'minimize': 1, 'manage': 1, 'maksimasi': 1, 'output': 1, 'produced': 1, 'line': 1, 'shoes': 1, 'based': 1, 'processing': 1, 'data': 1, 'highest': 1, 'stations': 1, 'machine': 1, 'at': 1, 'station': 1, 'will': 1, 'repairs': 1, 'after': 1, 'are': 1, 'namely': 1, 'adding': 1, 'ie': 1, 'powerplant': 1, 'labor': 1, 'decrease': 1, 'engines': 1, 'workforce': 1, 'keywords': 1, 'footware': 1})
-------------------------------------------
--- Data #159 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: MAYASRIMARTINI
Judul: ANALISA BULLWHIP EFFECT PADA RANTAI PASOK INDUSTRI KECAP TRADISIONAL UD. HASIL BUMI DI KABUPATEN SUMENEP
(Studi kasus UD. Hasil Bumi Sumenep Madura)
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko, S.T., MT
Pembimbing 2: Indra Cahyadi, S.T., MBus (ERp)
Abstrak (Raw): Pada penelitian ini membahas tentang analisis bullwhip pada rantai pasok industri kecap tradisional. Untuk mengetahui adanya bullwhip diperlukan suatu aliran supply chain, tujuan utama dari supply chain adalah mengsingkronisasikan antara arah hulu dan hilir agar bisa menjaga efektifitas dari supply chain yang dibangun, namun sering kali terjadi ketidak seimbangan antara upstream channel (hulu) dengan downstream channel (hilir). Ketidak seimbangan ini yang disebut bullwhip. Besarnya bullwhip akan menyebabkan kurangnya kinerja perusahaan seperti tidak terpenuhinya permintaan akibat kurangnya produksi dan ketidak efisiensi pada supply chain seperti bertambahnya inventory pada setiap channel sehingga menyebabkan bertambahnya biaya simpan. Pada penelitian ini dilakukan pada UD. Hasil Bumi untuk menganlisis bullwhip yang terjadi pada setiap aliran supply chain sehingga bisa diketahui pada chain yang mana yang terjadi bullwhip sehingga bisa dilakukan pengurangan dengan mengetahui penyebab-penyebabnya terlebih dahulu. Untuk menghitung bullwhip diperlukan data permintaan pada setiap tier yaitu data permintaan retailer atau toko, data permintaan distributor, data permintaan manufaktur, dan data permintaan supplier. Nilai bullwhip menunjukkan besarnya tingkat variabilitas permintaan (amplifikasi permintaan) pada kedua pelaku supply chain. Besarnya nilai dari hasil perhitungan bullwhip diperoleh dari hasil bagi dari koefisien variansi order dengan koefisien variansi penjualan. Apabila nilai bullwhip > 1 berarti terjadi amplifikasi permintaan, tetapi jika nilai bullwhip < 1 berarti permintaan masih stabil atau terjadi penghalusan pola permintaan. Dari hasil perhitungan terjadinya bullwhip yang paling besar pada internal supply (manufaktur) terhadap external supply (supplier), yaitu pada supply kedelai dan supply gula merah pada UD. Hasil Bumi masing-masing nilai bullwhip sebesar 2,586106434 dan 7,203234659. Nilai bullwhip > 1 berarti terjadi amplifikasi permintaan pada internal supply chain dan external supply. Pada internal supply (manufaktur) terhadap external konsumen (distributor) dengan nilai bullwhip sebesar 2,321059989. Nilai bullwhip > 1 berarti terjadi amplifikasi permintaan pada internal supply chain dan external konsumen. Dari hasil analisis besarnya bullwhip disebabkan ramalan permintaan yang tidak akurat dan supply material jauh lebih besar dari jumlah material yang digunakan. Yaitu pada supply kedelai dan supply gula, sehingga menyebabkan terjadinya bullwhip yang besar sehingga menyebabkan menumpuknya kedelai dan gula merah yang disimpan digudang.
Abstrak (Clean): pada penelitian ini membahas tentang analisis bullwhip pada rantai pasok industri kecap tradisional untuk mengetahui adanya bullwhip diperlukan suatu aliran supply chain tujuan utama dari supply chain adalah mengsingkronisasikan antara arah hulu dan hilir agar bisa menjaga efektifitas dari supply chain yang dibangun namun sering kali terjadi ketidak seimbangan antara upstream channel hulu dengan downstream channel hilir ketidak seimbangan ini yang disebut bullwhip besarnya bullwhip akan menyebabkan kurangnya kinerja perusahaan seperti tidak terpenuhinya permintaan akibat kurangnya produksi dan ketidak efisiensi pada supply chain seperti bertambahnya inventory pada setiap channel sehingga menyebabkan bertambahnya biaya simpan pada penelitian ini dilakukan pada ud hasil bumi untuk menganlisis bullwhip yang terjadi pada setiap aliran supply chain sehingga bisa diketahui pada chain yang mana yang terjadi bullwhip sehingga bisa dilakukan pengurangan dengan mengetahui penyebabpenyebabnya terlebih dahulu untuk menghitung bullwhip diperlukan data permintaan pada setiap tier yaitu data permintaan retailer atau toko data permintaan distributor data permintaan manufaktur dan data permintaan supplier nilai bullwhip menunjukkan besarnya tingkat variabilitas permintaan amplifikasi permintaan pada kedua pelaku supply chain besarnya nilai dari hasil perhitungan bullwhip diperoleh dari hasil bagi dari koefisien variansi order dengan koefisien variansi penjualan apabila nilai bullwhip berarti terjadi amplifikasi permintaan tetapi jika nilai bullwhip berarti permintaan masih stabil atau terjadi penghalusan pola permintaan dari hasil perhitungan terjadinya bullwhip yang paling besar pada internal supply manufaktur terhadap external supply supplier yaitu pada supply kedelai dan supply gula merah pada ud hasil bumi masingmasing nilai bullwhip sebesar dan nilai bullwhip berarti terjadi amplifikasi permintaan pada internal supply chain dan external supply pada internal supply manufaktur terhadap external konsumen distributor dengan nilai bullwhip sebesar nilai bullwhip berarti terjadi amplifikasi permintaan pada internal supply chain dan external konsumen dari hasil analisis besarnya bullwhip disebabkan ramalan permintaan yang tidak akurat dan supply material jauh lebih besar dari jumlah material yang digunakan yaitu pada supply kedelai dan supply gula sehingga menyebabkan terjadinya bullwhip yang besar sehingga menyebabkan menumpuknya kedelai dan gula merah yang disimpan digudang
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas tentang analisis bullwhip rantai pasok industri kecap tradisional mengetahui adanya bullwhip diperlukan aliran supply chain tujuan utama supply chain mengsingkronisasikan antara arah hulu hilir menjaga efektifitas supply chain dibangun sering kali terjadi ketidak seimbangan antara upstream channel hulu downstream channel hilir ketidak seimbangan disebut bullwhip besarnya bullwhip menyebabkan kurangnya kinerja perusahaan terpenuhinya permintaan akibat kurangnya produksi ketidak efisiensi supply chain bertambahnya inventory setiap channel menyebabkan bertambahnya biaya simpan penelitian dilakukan ud hasil bumi menganlisis bullwhip terjadi setiap aliran supply chain diketahui chain mana terjadi bullwhip dilakukan pengurangan mengetahui penyebabpenyebabnya terlebih dahulu menghitung bullwhip diperlukan data permintaan setiap tier data permintaan retailer toko data permintaan distributor data permintaan manufaktur data permintaan supplier nilai bullwhip menunjukkan besarnya tingkat variabilitas permintaan amplifikasi permintaan kedua pelaku supply chain besarnya nilai hasil perhitungan bullwhip diperoleh hasil bagi koefisien variansi order koefisien variansi penjualan apabila nilai bullwhip berarti terjadi amplifikasi permintaan jika nilai bullwhip berarti permintaan masih stabil terjadi penghalusan pola permintaan hasil perhitungan terjadinya bullwhip paling besar internal supply manufaktur external supply supplier supply kedelai supply gula merah ud hasil bumi masingmasing nilai bullwhip sebesar nilai bullwhip berarti terjadi amplifikasi permintaan internal supply chain external supply internal supply manufaktur external konsumen distributor nilai bullwhip sebesar nilai bullwhip berarti terjadi amplifikasi permintaan internal supply chain external konsumen hasil analisis besarnya bullwhip disebabkan ramalan permintaan akurat supply material jauh lebih besar jumlah material digunakan supply kedelai supply gula menyebabkan terjadinya bullwhip besar menyebabkan menumpuknya kedelai gula merah disimpan digudang
Abstrak (Stemmed): teliti bahas tentang analisis bullwhip rantai pasok industri kecap tradisional tahu ada bullwhip perlu alir supply chain tuju utama supply chain mengsingkronisasikan antara arah hulu hilir jaga efektifitas supply chain bangun sering kali jadi tidak imbang antara upstream channel hulu downstream channel hilir tidak imbang sebut bullwhip besar bullwhip sebab kurang kerja usaha penuh minta akibat kurang produksi tidak efisiensi supply chain tambah inventory tiap channel sebab tambah biaya simpan teliti laku ud hasil bumi menganlisis bullwhip jadi tiap alir supply chain tahu chain mana jadi bullwhip laku kurang tahu penyebabpenyebabnya lebih dahulu hitung bullwhip perlu data minta tiap tier data minta retailer toko data minta distributor data minta manufaktur data minta supplier nilai bullwhip tunjuk besar tingkat variabilitas minta amplifikasi minta dua laku supply chain besar nilai hasil hitung bullwhip oleh hasil bagi koefisien variansi order koefisien variansi jual apabila nilai bullwhip arti jadi amplifikasi minta jika nilai bullwhip arti minta masih stabil jadi halus pola minta hasil hitung jadi bullwhip paling besar internal supply manufaktur external supply supplier supply kedelai supply gula merah ud hasil bumi masingmasing nilai bullwhip besar nilai bullwhip arti jadi amplifikasi minta internal supply chain external supply internal supply manufaktur external konsumen distributor nilai bullwhip besar nilai bullwhip arti jadi amplifikasi minta internal supply chain external konsumen hasil analisis besar bullwhip sebab ramal minta akurat supply material jauh lebih besar jumlah material guna supply kedelai supply gula sebab jadi bullwhip besar sebab tumpuk kedelai gula merah simpan gudang
Abstrak (Corrected): elite baas tenting analysis bullwhip rental ask industry recap traditional tau ada bullwhip peru air supply chain juju mama supply chain mengsingkronisasikan angara arab hull hair saga efektifitas supply chain bangui seeing kali jade tidal bang angara upstream channel hull downstream channel hair tidal bang debut bullwhip bear bullwhip kebab during era sara punch mint akbar during produksi tidal efisiensi supply chain tambac inventory tip channel kebab tambac bay simian elite lake up hail bump menganlisis bullwhip jade tip air supply chain tau chain mana jade bullwhip lake during tau penyebabpenyebabnya leash dahl hiding bullwhip peru data mint tip tier data mint retailer too data mint distributor data mint manufacture data mint supplier nilgai bullwhip tuneup bear dingbat variability mint amplifikasi mint due lake supply chain bear nilgai hail hiding bullwhip olen hail bag koefisien variance order koefisien variance dual arabia nilgai bullwhip art jade amplifikasi mint pika nilgai bullwhip art mint mash stabile jade halls pola mint hail hiding jade bullwhip paling bear internal supply manufacture external supply supplier supply kedelai supply gula gerah up hail bump masingmasing nilgai bullwhip bear nilgai bullwhip art jade amplifikasi mint internal supply chain external supply internal supply manufacture external consumed distributor nilgai bullwhip bear nilgai bullwhip art jade amplifikasi mint internal supply chain external consumed hail analysis bear bullwhip kebab jamal mint aura supply material each leash bear mullah material gun supply kedelai supply gula kebab jade bullwhip bear kebab rumpus kedelai gula gerah simian gang
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'bullwhip': 18, 'supply': 17, 'minta': 14, 'chain': 9, 'jadi': 9, 'besar': 9, 'nilai': 8, 'hasil': 6, 'sebab': 5, 'data': 5, 'amplifikasi': 4, 'arti': 4, 'internal': 4, 'external': 4, 'tahu': 3, 'tidak': 3, 'channel': 3, 'kurang': 3, 'tiap': 3, 'laku': 3, 'hitung': 3, 'manufaktur': 3, 'kedelai': 3, 'gula': 3, 'teliti': 2, 'analisis': 2, 'perlu': 2, 'alir': 2, 'antara': 2, 'hulu': 2, 'hilir': 2, 'imbang': 2, 'tambah': 2, 'simpan': 2, 'ud': 2, 'bumi': 2, 'lebih': 2, 'distributor': 2, 'supplier': 2, 'koefisien': 2, 'variansi': 2, 'merah': 2, 'konsumen': 2, 'material': 2, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'rantai': 1, 'pasok': 1, 'industri': 1, 'kecap': 1, 'tradisional': 1, 'ada': 1, 'tuju': 1, 'utama': 1, 'mengsingkronisasikan': 1, 'arah': 1, 'jaga': 1, 'efektifitas': 1, 'bangun': 1, 'sering': 1, 'kali': 1, 'upstream': 1, 'downstream': 1, 'sebut': 1, 'kerja': 1, 'usaha': 1, 'penuh': 1, 'akibat': 1, 'produksi': 1, 'efisiensi': 1, 'inventory': 1, 'biaya': 1, 'menganlisis': 1, 'mana': 1, 'penyebabpenyebabnya': 1, 'dahulu': 1, 'tier': 1, 'retailer': 1, 'toko': 1, 'tunjuk': 1, 'tingkat': 1, 'variabilitas': 1, 'dua': 1, 'oleh': 1, 'bagi': 1, 'order': 1, 'jual': 1, 'apabila': 1, 'jika': 1, 'masih': 1, 'stabil': 1, 'halus': 1, 'pola': 1, 'paling': 1, 'masingmasing': 1, 'ramal': 1, 'akurat': 1, 'jauh': 1, 'jumlah': 1, 'guna': 1, 'tumpuk': 1, 'gudang': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 43, 'of': 35, 'bullwhip': 18, 'supply': 18, 'demand': 15, 'in': 10, 'chain': 10, 'and': 10, 'is': 9, 'to': 8, 'value': 8, 'data': 6, 'a': 4, 'on': 4, 'that': 4, 'amplification': 4, 'means': 4, 'internal': 4, 'external': 4, 'this': 3, 'analysis': 3, 'there': 3, 'channel': 3, 'at': 3, 'from': 3, 'soybean': 3, 'red': 3, 'sugar': 3, 'required': 2, 'between': 2, 'upstream': 2, 'downstream': 2, 'an': 2, 'imbalance': 2, 'magnitude': 2, 'lack': 2, 'as': 2, 'due': 2, 'increased': 2, 'each': 2, 'ud': 2, 'hasil': 2, 'bumi': 2, 'so': 2, 'can': 2, 'or': 2, 'manufacturing': 2, 'calculation': 2, 'results': 2, 'coefficient': 2, 'variance': 2, 'if': 2, 'customers': 2, 'material': 2, 'causing': 2, 'study': 1, 'discusses': 1, 'industry': 1, 'traditional': 1, 'soy': 1, 'sauce': 1, 'determine': 1, 'existence': 1, 'flow': 1, 'main': 1, 'purpose': 1, 'equiponderate': 1, 'order': 1, 'maintain': 1, 'bullwhipiveness': 1, 'built': 1, 'often': 1, 'times': 1, 'called': 1, 'will': 1, 'cause': 1, 'performance': 1, 'company': 1, 'nonfulfillment': 1, 'production': 1, 'non': 1, 'efficiency': 1, 'such': 1, 'inventory': 1, 'resulting': 1, 'cost': 1, 'savings': 1, 'research': 1, 'occurs': 1, 'every': 1, 'stream': 1, 'they': 1, 'know': 1, 'which': 1, 'happens': 1, 'reduction': 1, 'it': 1, 'be': 1, 'done': 1, 'by': 1, 'knowing': 1, 'causes': 1, 'first': 1, 'calculate': 1, 'tier': 1, 'retailer': 1, 'store': 1, 'distributor': 1, 'suppliers': 1, 'indicates': 1, 'level': 1, 'variability': 1, 'both': 1, 'actors': 1, 'obtained': 1, 'quotient': 1, 'sales': 1, 'orders': 1, 'but': 1, 'still': 1, 'stable': 1, 'occur': 1, 'smoothing': 1, 'patterns': 1, 'greatest': 1, 'manufacture': 1, 'supplier': 1, 'respectively': 1, 'distributors': 1, 'with': 1, 'inaccurate': 1, 'forecasts': 1, 'much': 1, 'greater': 1, 'than': 1, 'amount': 1, 'used': 1, 'namely': 1, 'thus': 1, 'large': 1, 'buildup': 1, 'stored': 1, 'warehouse': 1})
-------------------------------------------
--- Data #160 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: NURHASANAH
Judul: PENINGKATAN NILAI TAMBAH(VALUE ADDED)
BIJI NANGKA MENJADI TEMPE DENGAN DESAIN
EKSPERIMEN TAGUCHI
Pembimbing 1: Fitri Agustina,ST,.MT
Pembimbing 2: Ernaning Widiaswanti,SSI,.MT
Abstrak (Raw): Tempe merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia, sebagian besar masyarakat Indonesia menyukai tempe selain rasanya yang enak tempe juga merupakan makanan yang mudah didapat dimanapun berada dengan harga yang sangat terjangkau. Dengan menaiknya harga kedelai tempe biji nangka menjadi salah satu alternatif yang dapat dimanfaatkan, biji nangka merupakan biji atau bakal tunas dari buah nangka. Biji nangka sendiri selama ini sering dianggap tidak bermanfaat, jika kita tinjau dari segi ekonomi biji nangka dapat bernilai ekonomi tinggi. Pemanfaatan biji nangka menjadi tempe sangat menarik untuk diteliti karena biji nangka sendiri melekat sehari-hari dalam kehidupan masyarakat yaitu dalam bentuk rebusan biji nangka maupun dalam gorengan biji nangka. Penelitian dengan menggunakan metode taguchi dengan menggunakan beberapa faktor seperti lama perendaman, lama pengukusan dan lama fermentasi dapat dketahui kombinasi faktor dan level yang menghasilkan kadar protein tertinggi. Berdasarkan uji F yang telah dilakukan nilai F-hitung >Ftabel, artinya ada faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap kandungan kadar protein tertinggi. Serta didapat hasil tempe yang memiliki kadar protein tertinggi yaitu dengan kombinasi lama perendaman 24 jam, lama pengukusan 45 menit dan lama fermentasi 24 jam. Berdasarkan Penyebaran kuisioner dengan perangkingan pembobotan AHP kebanyakan responden menyukai tempe 1 yaitu dengan lama rendam 6 jam, lama kukus 30 menit dan lama fermentasi 24 jam. Tempe 6 dengan lama rendam 12 jam, lama kukus 60 menit dan lama fermenatasi 24 jam dan tempe 8 dengan lama rendam 24 jam, lama kukus 45 menit dan lama fermentasi 24 jam.
Kata Kunci : Tempe, Taguchi, Uji F, AHP
Abstrak (Clean): tempe merupakan makanan pokok masyarakat indonesia sebagian besar masyarakat indonesia menyukai tempe selain rasanya yang enak tempe juga merupakan makanan yang mudah didapat dimanapun berada dengan harga yang sangat terjangkau dengan menaiknya harga kedelai tempe biji nangka menjadi salah satu alternatif yang dapat dimanfaatkan biji nangka merupakan biji atau bakal tunas dari buah nangka biji nangka sendiri selama ini sering dianggap tidak bermanfaat jika kita tinjau dari segi ekonomi biji nangka dapat bernilai ekonomi tinggi pemanfaatan biji nangka menjadi tempe sangat menarik untuk diteliti karena biji nangka sendiri melekat seharihari dalam kehidupan masyarakat yaitu dalam bentuk rebusan biji nangka maupun dalam gorengan biji nangka penelitian dengan menggunakan metode taguchi dengan menggunakan beberapa faktor seperti lama perendaman lama pengukusan dan lama fermentasi dapat dketahui kombinasi faktor dan level yang menghasilkan kadar protein tertinggi berdasarkan uji f yang telah dilakukan nilai fhitung ftabel artinya ada faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap kandungan kadar protein tertinggi serta didapat hasil tempe yang memiliki kadar protein tertinggi yaitu dengan kombinasi lama perendaman jam lama pengukusan menit dan lama fermentasi jam berdasarkan penyebaran kuisioner dengan perangkingan pembobotan ahp kebanyakan responden menyukai tempe yaitu dengan lama rendam jam lama kukus menit dan lama fermentasi jam tempe dengan lama rendam jam lama kukus menit dan lama fermenatasi jam dan tempe dengan lama rendam jam lama kukus menit dan lama fermentasi jam kata kunci tempe taguchi uji f ahp
Abstrak (Stopwords Removed): tempe makanan pokok masyarakat indonesia sebagian besar masyarakat indonesia menyukai tempe selain rasanya enak tempe makanan mudah didapat dimanapun berada harga sangat terjangkau menaiknya harga kedelai tempe biji nangka menjadi salah satu alternatif dapat dimanfaatkan biji nangka biji bakal tunas buah nangka biji nangka sendiri selama sering dianggap bermanfaat jika kita tinjau segi ekonomi biji nangka dapat bernilai ekonomi tinggi pemanfaatan biji nangka menjadi tempe sangat menarik diteliti biji nangka sendiri melekat seharihari kehidupan masyarakat bentuk rebusan biji nangka maupun gorengan biji nangka penelitian menggunakan metode taguchi menggunakan beberapa faktor lama perendaman lama pengukusan lama fermentasi dapat dketahui kombinasi faktor level menghasilkan kadar protein tertinggi berdasarkan uji f dilakukan nilai fhitung ftabel artinya ada faktor berpengaruh secara signifikan kandungan kadar protein tertinggi didapat hasil tempe memiliki kadar protein tertinggi kombinasi lama perendaman jam lama pengukusan menit lama fermentasi jam berdasarkan penyebaran kuisioner perangkingan pembobotan ahp kebanyakan responden menyukai tempe lama rendam jam lama kukus menit lama fermentasi jam tempe lama rendam jam lama kukus menit lama fermenatasi jam tempe lama rendam jam lama kukus menit lama fermentasi jam kata kunci tempe taguchi uji f ahp
Abstrak (Stemmed): tempe makan pokok masyarakat indonesia bagi besar masyarakat indonesia suka tempe selain rasa enak tempe makan mudah dapat mana ada harga sangat jangkau naik harga kedelai tempe biji nangka jadi salah satu alternatif dapat manfaat biji nangka biji bakal tunas buah nangka biji nangka sendiri lama sering anggap manfaat jika kita tinjau segi ekonomi biji nangka dapat nila ekonomi tinggi manfaat biji nangka jadi tempe sangat tarik teliti biji nangka sendiri lekat seharihari hidup masyarakat bentuk rebus biji nangka maupun goreng biji nangka teliti guna metode taguchi guna beberapa faktor lama rendam lama kukus lama fermentasi dapat dketahui kombinasi faktor level hasil kadar protein tinggi dasar uji f laku nilai fhitung ftabel arti ada faktor pengaruh cara signifikan kandung kadar protein tinggi dapat hasil tempe milik kadar protein tinggi kombinasi lama rendam jam lama kukus menit lama fermentasi jam dasar sebar kuisioner rangking bobot ahp banyak responden suka tempe lama rendam jam lama kukus menit lama fermentasi jam tempe lama rendam jam lama kukus menit lama fermenatasi jam tempe lama rendam jam lama kukus menit lama fermentasi jam kata kunci tempe taguchi uji f ahp
Abstrak (Corrected): tempe mayan look masyarakat indonesia bag bear masyarakat indonesia ska tempe slain rash end tempe mayan judah apart mana ada hard sang bangka nail hard kedelai tempe bini bangka jade salad sat alternative apart manat bini bangka bini banal tunas bush bangka bini bangka sending lama seeing anggap manat pika kit ninja semi economic bini bangka apart nina economic ting manat bini bangka jade tempe sang tajik elite bini bangka sending let seharihari hide masyarakat bent rebus bini bangka maun goring bini bangka elite gun metope baluchi gun beberapa factor lama random lama kudus lama ferments apart dketahui kombinasi factor level hail kadar protein ting dakar uni f lake nilgai whiting table art ada factor pengaruh cara significant bandung kadar protein ting apart hail tempe milk kadar protein ting kombinasi lama random jam lama kudus merit lama ferments jam dakar sear kuisioner ranking robot ah banyan responded ska tempe lama random jam lama kudus merit lama ferments jam tempe lama random jam lama kudus merit lama fermenatasi jam tempe lama random jam lama kudus merit lama ferments jam data bunch tempe baluchi uni f ah
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'lama': 16, 'tempe': 10, 'biji': 9, 'nangka': 9, 'jam': 8, 'dapat': 5, 'rendam': 5, 'kukus': 5, 'tinggi': 4, 'fermentasi': 4, 'menit': 4, 'masyarakat': 3, 'manfaat': 3, 'faktor': 3, 'kadar': 3, 'protein': 3, 'makan': 2, 'indonesia': 2, 'suka': 2, 'ada': 2, 'harga': 2, 'sangat': 2, 'jadi': 2, 'sendiri': 2, 'ekonomi': 2, 'teliti': 2, 'guna': 2, 'taguchi': 2, 'kombinasi': 2, 'hasil': 2, 'dasar': 2, 'uji': 2, 'f': 2, 'ahp': 2, 'pokok': 1, 'bagi': 1, 'besar': 1, 'selain': 1, 'rasa': 1, 'enak': 1, 'mudah': 1, 'mana': 1, 'jangkau': 1, 'naik': 1, 'kedelai': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'alternatif': 1, 'bakal': 1, 'tunas': 1, 'buah': 1, 'sering': 1, 'anggap': 1, 'jika': 1, 'kita': 1, 'tinjau': 1, 'segi': 1, 'nila': 1, 'tarik': 1, 'lekat': 1, 'seharihari': 1, 'hidup': 1, 'bentuk': 1, 'rebus': 1, 'maupun': 1, 'goreng': 1, 'metode': 1, 'beberapa': 1, 'dketahui': 1, 'level': 1, 'laku': 1, 'nilai': 1, 'fhitung': 1, 'ftabel': 1, 'arti': 1, 'pengaruh': 1, 'cara': 1, 'signifikan': 1, 'kandung': 1, 'milik': 1, 'sebar': 1, 'kuisioner': 1, 'rangking': 1, 'bobot': 1, 'banyak': 1, 'responden': 1, 'fermenatasi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 14, 'on': 14, 'the': 11, 'soybean': 10, 'cake': 9, 'fermented': 8, 'was': 8, 'it': 8, 'and': 8, 'jackfruit': 8, 'hours': 8, 'people': 7, 'seed': 7, 'with': 6, 'twenty': 6, 'four': 6, 'could': 5, 'time': 5, 'soaking': 5, 'braising': 5, 'fermentation': 5, 'to': 4, 'minutes': 4, 'there': 3, 'were': 3, 'liked': 3, 'because': 3, 'be': 3, 'that': 3, 'high': 3, 'protein': 3, 'f': 3, 'respondent': 3, 'in': 2, 'many': 2, 'prize': 2, 'became': 2, 'which': 2, 'factor': 2, 'combination': 2, 'produce': 2, 'value': 2, 'then': 2, 'forty': 2, 'five': 2, 'ahp': 2, 'main': 1, 'food': 1, 'indonesia': 1, 'delicious': 1, 'easy': 1, 'buy': 1, 'sold': 1, 'also': 1, 'cheap': 1, 'occasionally': 1, 'increase': 1, 'one': 1, 'alternative': 1, 'utilized': 1, 'change': 1, 'make': 1, 'bud': 1, 'tree': 1, 'until': 1, 'this': 1, 'thought': 1, 'not': 1, 'valuable': 1, 'actually': 1, 'profitable': 1, 'writer': 1, 'interested': 1, 'analyze': 1, 'utilization': 1, 'find': 1, 'every': 1, 'usually': 1, 'cooked': 1, 'or': 1, 'fried': 1, 'some': 1, 'processes': 1, 'experiment': 1, 'used': 1, 'taguchi': 1, 'method': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'from': 1, 'known': 1, 'level': 1, 'after': 1, 'test': 1, 'finished': 1, 'table': 1, 'means': 1, 'had': 1, 'significant': 1, 'influenced': 1, 'contest': 1, 'contain': 1, 'based': 1, 'broadcasting': 1, 'kuisioner': 1, 'perangkingandanpembobotangak': 1, 'tau': 1, 'akuapamaksudnyamungkin': 1, 'quality': 1, 'mostly': 1, 'like': 1, 'six': 1, 'thirty': 1, 'twelve': 1, 'sixty': 1, 'last': 1, 'keywords': 1, 'tempe': 1, 'uji': 1, 'ftaguchi': 1})
-------------------------------------------
--- Data #161 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Novi Kurniawati
Judul: Pengembangan Model Pemilihan Pemasok Dan Pemesanan Bahan Baku Pada Perusahaan Pengolahan Ikan
Pembimbing 1: Mohamad Imron Mustajib. S.T., M.T
Pembimbing 2: Ida Lumintu. S.T., M.T., Ph.D
Abstrak (Raw): Novi Kurniawati, 2015, Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Industri, Judul : ”Pengembangan Model Pemilihan Pemasok Dan Pemesanan Bahan Baku Pada Perusahaan Pengolahan Ikan”
CV Mahera merupakan perusahaan yang bergerak dalam proses produksi ikan teri. Pengeringan ikan teri masih menggunakan cara tradisional yaitu dengan bantuan cahaya matahari. Kegiatan produksi tidak terlepas dengan pemasok dan ketersediaan bahan baku. Saat ini pemasok yang dimiliki oleh CV Mahera hanya ada dua sehingga ketersediaan bahan baku kurang mencukupi dan menyebabkan sering berhentinya kegiatan proses produksi. Oleh sebab itu, perlu penambahan jumlah pemasok untuk menjaga agar ketersediaan bahan baku tercukupi. Sebelumnya, dalam memilih pemasok CV Mahera hanya melibatkan 1 kriteria saja yaitu kriteria harga. Sedangkan menurut beberapa peneliti terdahulu kriteria harga saja belum bisa dijadikan patokan untuk memilih pemasok. Oleh sebab itu, perlu ditambah beberapa kriteria lain seperti kriteria harga, kualitas dan ketepatan pengiriman.
Penelitian ini akan mempelajari tentang pemilihan pemasok dan pemesanan bahan baku agar kegiatan produksi dapat berjalan dengan baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mix integer linear programming. Tujuan yang diharapkan dari penelitian ini adalah minimasi total biaya. Biaya yang terlibat adalah biaya pembelian, biaya pemesanan, biaya penyimpanan dan biaya kerugian kualitas. Keempat biaya pada fungsi tujuan akan dibatasi oleh beberapa fungsi pembatas antara lain: kapasitas pemasok, permintaan, persediaan, keseimbangan persediaan, safety stock, ketepatan waktu pengiriman, batasan kualitas dan variabel biner.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah pemasok yang terpilih untuk setiap periode terdiri dari 2 pemasok yaitu pemasok awal dan pemasok baru yang akan dijadikan sebagai alternatif pilihan. Jumlah bahan baku yang dapat dipesan pada pemasok yang terpilih sesuai dengan kapasitas yang dimiliki.
Kata kunci : model optimisasi, pemilihan pemasok, alokasi pemesanan, MILP
Abstrak (Clean): novi kurniawati fakultas teknik program studi teknik industri judul ”pengembangan model pemilihan pemasok dan pemesanan bahan baku pada perusahaan pengolahan ikan” cv mahera merupakan perusahaan yang bergerak dalam proses produksi ikan teri pengeringan ikan teri masih menggunakan cara tradisional yaitu dengan bantuan cahaya matahari kegiatan produksi tidak terlepas dengan pemasok dan ketersediaan bahan baku saat ini pemasok yang dimiliki oleh cv mahera hanya ada dua sehingga ketersediaan bahan baku kurang mencukupi dan menyebabkan sering berhentinya kegiatan proses produksi oleh sebab itu perlu penambahan jumlah pemasok untuk menjaga agar ketersediaan bahan baku tercukupi sebelumnya dalam memilih pemasok cv mahera hanya melibatkan kriteria saja yaitu kriteria harga sedangkan menurut beberapa peneliti terdahulu kriteria harga saja belum bisa dijadikan patokan untuk memilih pemasok oleh sebab itu perlu ditambah beberapa kriteria lain seperti kriteria harga kualitas dan ketepatan pengiriman penelitian ini akan mempelajari tentang pemilihan pemasok dan pemesanan bahan baku agar kegiatan produksi dapat berjalan dengan baik metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mix integer linear programming tujuan yang diharapkan dari penelitian ini adalah minimasi total biaya biaya yang terlibat adalah biaya pembelian biaya pemesanan biaya penyimpanan dan biaya kerugian kualitas keempat biaya pada fungsi tujuan akan dibatasi oleh beberapa fungsi pembatas antara lain kapasitas pemasok permintaan persediaan keseimbangan persediaan safety stock ketepatan waktu pengiriman batasan kualitas dan variabel biner hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah pemasok yang terpilih untuk setiap periode terdiri dari pemasok yaitu pemasok awal dan pemasok baru yang akan dijadikan sebagai alternatif pilihan jumlah bahan baku yang dapat dipesan pada pemasok yang terpilih sesuai dengan kapasitas yang dimiliki kata kunci model optimisasi pemilihan pemasok alokasi pemesanan milp
Abstrak (Stopwords Removed): novi kurniawati fakultas teknik program studi teknik industri judul ”pengembangan model pemilihan pemasok pemesanan bahan baku perusahaan pengolahan ikan” cv mahera perusahaan bergerak proses produksi ikan teri pengeringan ikan teri masih menggunakan cara tradisional bantuan cahaya matahari kegiatan produksi terlepas pemasok ketersediaan bahan baku pemasok dimiliki cv mahera ada dua ketersediaan bahan baku kurang mencukupi menyebabkan sering berhentinya kegiatan proses produksi sebab perlu penambahan jumlah pemasok menjaga ketersediaan bahan baku tercukupi sebelumnya memilih pemasok cv mahera melibatkan kriteria kriteria harga sedangkan menurut beberapa peneliti terdahulu kriteria harga belum dijadikan patokan memilih pemasok sebab perlu ditambah beberapa kriteria lain kriteria harga kualitas ketepatan pengiriman penelitian mempelajari tentang pemilihan pemasok pemesanan bahan baku kegiatan produksi dapat berjalan baik metode digunakan penelitian mix integer linear programming tujuan diharapkan penelitian minimasi total biaya biaya terlibat biaya pembelian biaya pemesanan biaya penyimpanan biaya kerugian kualitas keempat biaya fungsi tujuan dibatasi beberapa fungsi pembatas antara lain kapasitas pemasok permintaan persediaan keseimbangan persediaan safety stock ketepatan waktu pengiriman batasan kualitas variabel biner hasil diperoleh penelitian pemasok terpilih setiap periode terdiri pemasok pemasok awal pemasok baru dijadikan alternatif pilihan jumlah bahan baku dapat dipesan pemasok terpilih sesuai kapasitas dimiliki kata kunci model optimisasi pemilihan pemasok alokasi pemesanan milp
Abstrak (Stemmed): novi kurniawati fakultas teknik program studi teknik industri judul kembang model pilih pasok mesan bahan baku usaha olah ikan cv mahera usaha gerak proses produksi ikan teri ering ikan teri masih guna cara tradisional bantu cahaya matahari giat produksi lepas pasok sedia bahan baku pasok milik cv mahera ada dua sedia bahan baku kurang cukup sebab sering henti giat proses produksi sebab perlu tambah jumlah pasok jaga sedia bahan baku cukup belum pilih pasok cv mahera libat kriteria kriteria harga sedang turut beberapa teliti dahulu kriteria harga belum jadi patok pilih pasok sebab perlu tambah beberapa kriteria lain kriteria harga kualitas tepat kirim teliti ajar tentang pilih pasok mesan bahan baku giat produksi dapat jalan baik metode guna teliti mix integer linear programming tuju harap teliti minimasi total biaya biaya libat biaya beli biaya mesan biaya simpan biaya rugi kualitas empat biaya fungsi tuju batas beberapa fungsi batas antara lain kapasitas pasok minta sedia imbang sedia safety stock tepat waktu kirim batas kualitas variabel biner hasil oleh teliti pasok pilih tiap periode diri pasok pasok awal pasok baru jadi alternatif pilih jumlah bahan baku dapat pes pasok pilih sesuai kapasitas milik kata kunci model optimisasi pilih pasok alokasi mesan milp
Abstrak (Corrected): nova kurniawati faults tennis program study tennis industry judge embank model pilch ask mean bahai baku sara blah ian ca camera sara gera proves produksi ian teri bring ian teri mash gun cara traditional bantu cabana kalahari gift produksi leaps ask media bahai baku ask milk ca camera ada due media bahai baku during cutup kebab seeing henri gift proves produksi kebab peru tambac mullah ask saga media bahai baku cutup begum pilch ask ca camera libau criteria criteria hard sedan turn beberapa elite dahl criteria hard begum jade paton pilch ask kebab peru tambac beberapa criteria lain criteria hard kualitas teat kirin elite ajar tenting pilch ask mean bahai baku gift produksi apart alan back metope gun elite mix integer linear programming juju harp elite minimal total bay bay libau bay bell bay mean bay simian bay rug kualitas expat bay fungi juju bats beberapa fungi bats angara lain kapasitas ask mint media bang media safety stock teat want kirin bats kualitas variable diner hail olen elite ask pilch tip period dirt ask ask away ask bar jade alternative pilch mullah bahai baku apart pes ask pilch sexual kapasitas milk data bunch model optimists pilch ask alkali mean milk
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pasok': 14, 'pilih': 8, 'biaya': 7, 'bahan': 6, 'baku': 6, 'sedia': 5, 'kriteria': 5, 'teliti': 5, 'mesan': 4, 'produksi': 4, 'ikan': 3, 'cv': 3, 'mahera': 3, 'giat': 3, 'sebab': 3, 'harga': 3, 'beberapa': 3, 'kualitas': 3, 'batas': 3, 'teknik': 2, 'model': 2, 'usaha': 2, 'proses': 2, 'teri': 2, 'guna': 2, 'milik': 2, 'cukup': 2, 'perlu': 2, 'tambah': 2, 'jumlah': 2, 'belum': 2, 'libat': 2, 'jadi': 2, 'lain': 2, 'tepat': 2, 'kirim': 2, 'dapat': 2, 'tuju': 2, 'fungsi': 2, 'kapasitas': 2, 'novi': 1, 'kurniawati': 1, 'fakultas': 1, 'program': 1, 'studi': 1, 'industri': 1, 'judul': 1, 'kembang': 1, 'olah': 1, 'gerak': 1, 'ering': 1, 'masih': 1, 'cara': 1, 'tradisional': 1, 'bantu': 1, 'cahaya': 1, 'matahari': 1, 'lepas': 1, 'ada': 1, 'dua': 1, 'kurang': 1, 'sering': 1, 'henti': 1, 'jaga': 1, 'sedang': 1, 'turut': 1, 'dahulu': 1, 'patok': 1, 'ajar': 1, 'tentang': 1, 'jalan': 1, 'baik': 1, 'metode': 1, 'mix': 1, 'integer': 1, 'linear': 1, 'programming': 1, 'harap': 1, 'minimasi': 1, 'total': 1, 'beli': 1, 'simpan': 1, 'rugi': 1, 'empat': 1, 'antara': 1, 'minta': 1, 'imbang': 1, 'safety': 1, 'stock': 1, 'waktu': 1, 'variabel': 1, 'biner': 1, 'hasil': 1, 'oleh': 1, 'tiap': 1, 'periode': 1, 'diri': 1, 'awal': 1, 'baru': 1, 'alternatif': 1, 'pes': 1, 'sesuai': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'optimisasi': 1, 'alokasi': 1, 'milp': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 10, 'suppliers': 8, 'and': 7, 'that': 5, 'be': 5, 'to': 5, 'supplier': 5, 'ordering': 4, 'in': 4, 'as': 4, 'raw': 4, 'materials': 4, 'selection': 3, 'cv': 3, 'mahera': 3, 'is': 3, 'for': 3, 'production': 3, 'can': 3, 'quality': 3, 'on': 3, 'engineering': 2, 'processing': 2, 'company': 2, 'activities': 2, 'not': 2, 'two': 2, 'are': 2, 'demand': 2, 'which': 2, 'therefore': 2, 'price': 2, 'selecting': 2, 'some': 2, 'criteria': 2, 'used': 2, 'delivery': 2, 'this': 2, 'research': 2, 'cost': 2, 'variables': 2, 'will': 2, 'novi': 1, 'kurniawati': 1, 'faculty': 1, 'industrial': 1, 'courses': 1, 'title': 1, 'development': 1, 'model': 1, 'suplier': 1, 'material': 1, 'fish': 1, 'anchovy': 1, 'still': 1, 'utilizes': 1, 'sun': 1, 'light': 1, 'drying': 1, 'method': 1, 'commonly': 1, 'known': 1, 'separated': 1, 'from': 1, 'availability': 1, 'currently': 1, 'has': 1, 'unable': 1, 'provide': 1, 'sufficient': 1, 'often': 1, 'cause': 1, 'frequent': 1, 'cessation': 1, 'additional': 1, 'required': 1, 'formerly': 1, 'single': 1, 'variable': 1, 'employed': 1, 'by': 1, 'meanwhile': 1, 'according': 1, 'previous': 1, 'works': 1, 'alone': 1, 'a': 1, 'benchmark': 1, 'it': 1, 'should': 1, 'added': 1, 'other': 1, 'such': 1, 'accuracy': 1, 'aims': 1, 'study': 1, 'policy': 1, 'support': 1, 'stability': 1, 'using': 1, 'mix': 1, 'integer': 1, 'linear': 1, 'programming': 1, 'expected': 1, 'goal': 1, 'minimize': 1, 'total': 1, 'includes': 1, 'purchasing': 1, 'storage': 1, 'degradation': 1, 'four': 1, 'objective': 1, 'function': 1, 'have': 1, 'several': 1, 'constraint': 1, 'functions': 1, 'based': 1, 'capacity': 1, 'supply': 1, 'inventory': 1, 'balance': 1, 'safety': 1, 'stock': 1, 'time': 1, 'constraints': 1, 'binary': 1, 'result': 1, 'shows': 1, 'selected': 1, 'each': 1, 'period': 1, 'consists': 1, 'including': 1, 'former': 1, 'new': 1, 'an': 1, 'alternative': 1, 'option': 1, 'amount': 1, 'ordered': 1, 'chosen': 1, 'was': 1, 'accordance': 1, 'with': 1, 'existing': 1, 'capabilities': 1, 'keywords': 1, 'optimization': 1, 'models': 1, 'milp': 1})
-------------------------------------------
--- Data #162 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ahmad Alhamidi
Judul: ANALISIS DAN PERBAIKAN PENGANGKATAN MANUAL DENGAN PENDEKATAN METODE JOB STRAIN INDEX (JSI) DAN BIOMEKANIKA
Pembimbing 1: Fitri Agustina S.T., M.T
Pembimbing 2: Nachnul Anshori S.T., M.T
Abstrak (Raw): Tenaga kerja merupakan faktor yang paling penting dalam melakukan proses produksi. Tempat pemotongan kapal bekas yang sudah tidaklayak pakai merupakan usaha yang bergerak dalam bidang industri yang dalam proses produksinya masih terdapat beberapa pekerjaan manual yakni pada pengangkatan tabung dan plat. Dalam pengamatan awal melalui Standardized Nordic Questionnaire didapat bahwa para pekerja yang melakukan pekerjaan manual tersebut mengalami keluhan sakit pada beberapa bagian tubuhnya. Untuk itu sangat perlu dilakukan identifikasi dan analisis kondisi kerja untuk mengetahui apakah pekerjaan tersebut berisiko menimbulkan resiko cidera atau tidak. Metode analisis yang digunakan adalah Job Strain Index (JSI) dan Biomekanika. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pekerjaan masih tergolong berisiko berbahaya sehingga dibutuhkan solusi perbaikan. Perbaikan dilakukan dengan merekomendasikan waktu istirahat dua kali lipat dari waktu bekerja karena dalam usaha ini tidak diharuskan bekerja dengan hasil-hasil tertentu. Hasil perhitungan perbaikan menunjukkan bahwa postur kerja yang dilakukan pekerja menjadi lebih beresiko sedang.
Abstrak (Clean): tenaga kerja merupakan faktor yang paling penting dalam melakukan proses produksi tempat pemotongan kapal bekas yang sudah tidaklayak pakai merupakan usaha yang bergerak dalam bidang industri yang dalam proses produksinya masih terdapat beberapa pekerjaan manual yakni pada pengangkatan tabung dan plat dalam pengamatan awal melalui standardized nordic questionnaire didapat bahwa para pekerja yang melakukan pekerjaan manual tersebut mengalami keluhan sakit pada beberapa bagian tubuhnya untuk itu sangat perlu dilakukan identifikasi dan analisis kondisi kerja untuk mengetahui apakah pekerjaan tersebut berisiko menimbulkan resiko cidera atau tidak metode analisis yang digunakan adalah job strain index jsi dan biomekanika hasil evaluasi menunjukkan bahwa pekerjaan masih tergolong berisiko berbahaya sehingga dibutuhkan solusi perbaikan perbaikan dilakukan dengan merekomendasikan waktu istirahat dua kali lipat dari waktu bekerja karena dalam usaha ini tidak diharuskan bekerja dengan hasilhasil tertentu hasil perhitungan perbaikan menunjukkan bahwa postur kerja yang dilakukan pekerja menjadi lebih beresiko sedang
Abstrak (Stopwords Removed): tenaga kerja faktor paling penting melakukan proses produksi tempat pemotongan kapal bekas sudah tidaklayak pakai usaha bergerak bidang industri proses produksinya masih terdapat beberapa pekerjaan manual yakni pengangkatan tabung plat pengamatan awal standardized nordic questionnaire didapat para pekerja melakukan pekerjaan manual tersebut mengalami keluhan sakit beberapa bagian tubuhnya sangat perlu dilakukan identifikasi analisis kondisi kerja mengetahui apakah pekerjaan tersebut berisiko menimbulkan resiko cidera metode analisis digunakan job strain index jsi biomekanika hasil evaluasi menunjukkan pekerjaan masih tergolong berisiko berbahaya dibutuhkan solusi perbaikan perbaikan dilakukan merekomendasikan waktu istirahat dua kali lipat waktu bekerja usaha diharuskan bekerja hasilhasil tertentu hasil perhitungan perbaikan menunjukkan postur kerja dilakukan pekerja menjadi lebih beresiko sedang
Abstrak (Stemmed): tenaga kerja faktor paling penting laku proses produksi tempat potong kapal bekas sudah tidaklayak pakai usaha gerak bidang industri proses produksi masih dapat beberapa kerja manual yakni angkat tabung plat amat awal standardized nordic questionnaire dapat para kerja laku kerja manual sebut alami keluh sakit beberapa bagi tubuh sangat perlu laku identifikasi analisis kondisi kerja tahu apakah kerja sebut risiko timbul resiko cidera metode analisis guna job strain index jsi biomekanika hasil evaluasi tunjuk kerja masih golong risiko bahaya butuh solusi baik baik laku rekomendasi waktu istirahat dua kali lipat waktu kerja usaha harus kerja hasilhasil tentu hasil hitung baik tunjuk postur kerja laku kerja jadi lebih resiko sedang
Abstrak (Corrected): teenage era factor paling panting lake proves produksi tempt voting papal beaks judah tidaklayak sakai sara gera biding industry proves produksi mash apart beberapa era manual yank angst tabuing play mat away standardized nordic questionnaire apart para era lake era manual debut salami kelly skit beberapa bag tube sang peru lake identifikasi analysis kondisi era tau halakah era debut risk timbal resist cider metope analysis gun job strain index si biomekanika hail evaluate tuneup era mash going risk bahama butch solus back back lake rekomendasi want istirahat due kali light want era sara harms era hasilhasil tent hail hiding back tuneup poster era lake era jade leash resist sedan
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 11, 'laku': 5, 'baik': 3, 'proses': 2, 'produksi': 2, 'usaha': 2, 'masih': 2, 'dapat': 2, 'beberapa': 2, 'manual': 2, 'sebut': 2, 'analisis': 2, 'risiko': 2, 'resiko': 2, 'hasil': 2, 'tunjuk': 2, 'waktu': 2, 'tenaga': 1, 'faktor': 1, 'paling': 1, 'penting': 1, 'tempat': 1, 'potong': 1, 'kapal': 1, 'bekas': 1, 'sudah': 1, 'tidaklayak': 1, 'pakai': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'industri': 1, 'yakni': 1, 'angkat': 1, 'tabung': 1, 'plat': 1, 'amat': 1, 'awal': 1, 'standardized': 1, 'nordic': 1, 'questionnaire': 1, 'para': 1, 'alami': 1, 'keluh': 1, 'sakit': 1, 'bagi': 1, 'tubuh': 1, 'sangat': 1, 'perlu': 1, 'identifikasi': 1, 'kondisi': 1, 'tahu': 1, 'apakah': 1, 'timbul': 1, 'cidera': 1, 'metode': 1, 'guna': 1, 'job': 1, 'strain': 1, 'index': 1, 'jsi': 1, 'biomekanika': 1, 'evaluasi': 1, 'golong': 1, 'bahaya': 1, 'butuh': 1, 'solusi': 1, 'rekomendasi': 1, 'istirahat': 1, 'dua': 1, 'kali': 1, 'lipat': 1, 'harus': 1, 'hasilhasil': 1, 'tentu': 1, 'hitung': 1, 'postur': 1, 'jadi': 1, 'lebih': 1, 'sedang': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'is': 9, 'in': 6, 'work': 6, 'that': 5, 'of': 5, 'workers': 3, 'not': 3, 'a': 3, 'and': 3, 'to': 3, 'results': 3, 'production': 2, 'process': 2, 'for': 2, 'business': 2, 'still': 2, 'some': 2, 'manual': 2, 'do': 2, 'job': 2, 'with': 2, 'show': 2, 'most': 1, 'important': 1, 'factor': 1, 'place': 1, 'cuts': 1, 'former': 1, 'ship': 1, 'already': 1, 'feasible': 1, 'engaged': 1, 'industry': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'on': 1, 'removal': 1, 'tube': 1, 'plat': 1, 'first': 1, 'observations': 1, 'through': 1, 'standardized': 1, 'nordic': 1, 'questionnaire': 1, 'found': 1, 'who': 1, 'experiencing': 1, 'pains': 1, 'parts': 1, 'body': 1, 'it': 1, 'very': 1, 'necessary': 1, 'identification': 1, 'analysis': 1, 'working': 1, 'conditions': 1, 'determine': 1, 'whether': 1, 'those': 1, 'has': 1, 'risks': 1, 'injury': 1, 'or': 1, 'analytical': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'strain': 1, 'index': 1, 'jsi': 1, 'biomechanics': 1, 'evaluation': 1, 'considered': 1, 'dangerous': 1, 'risk': 1, 'needed': 1, 'repair': 1, 'solutions': 1, 'repairs': 1, 'by': 1, 'recommending': 1, 'break': 1, 'time': 1, 'twice': 1, 'because': 1, 'this': 1, 'required': 1, 'certain': 1, 'calculations': 1, 'posture': 1, 'improvement': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'became': 1, 'moderate': 1})
-------------------------------------------
--- Data #163 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: masruri
Judul: GREEN MARKETING: PENGARUH MARKETING MIX, SATISFACTION TERHADAP ATTITUDE DENGAN GREEN PRODUCT PURCHASE INTENTION
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat, S.T.,MT.
Pembimbing 2: SABARUDIN AKHMAD S.T.,MT.
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Marketing mix, Satisfaction, serta Attitude terhadap Purchase intention pada ukm Athaya Batik Tulis Madura. Populasinya adalah pelanggan yang sedang berkunjung ke Athaya atau yang pernah memakai produk dari Athaya. Sedangkan sampelnya adalah siapa saja yang secara kebetulan atau insidental bertemu dengan peneliti, banyak sample yang diteliti adalah sebanyak 110 responden, dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah dipilih teknik convenience sample (teknik kemudahan). Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Path Analysis, dimana sebelumnya dilakukan uji validitas, reliabilitas. Berdasarkan hasil perhitungan model hubungan sub struktur pertama menunjukkan bahwa variabel Marketing mix dan Satisfaction terhadap Attitude adalah signifikan. Adjusted R square 0.182 atau 18,2% dari Attitude adalah dijelaskan oleh variabel independen serta variabel intervening dalam persamaan regresi. Besarnya pengaruh dari variabel lain yang mempengaruhi Attitude 71.8%, yang tidak dimasukkan dalam variable dalam penelitian ini. Sedangkan pada pada hasil perhitungan dari sub struktur 2 yaitu variable Marketing mix, Satisfaction, dan Attitude terhadap Purchase intention menunjukkan hanya koefisien jalur Satisfaction terhadap Purchase intention, Satisfaction terhadap Attitude dan Attitude terhadap Purchase intention yang signifikan sedangkan koefisien Marketing mix terhadap Purchase intention tidak signifikan. Artinya penerapan Green marketing di Athaya tidak mempengaruhi niat beli para konsumen, karena mereka hanya mementingkan pada sikap dan kepuasan dari produk, tempat maupun layanan yang diberikan oleh Athaya.
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh marketing mix satisfaction serta attitude terhadap purchase intention pada ukm athaya batik tulis madura populasinya adalah pelanggan yang sedang berkunjung ke athaya atau yang pernah memakai produk dari athaya sedangkan sampelnya adalah siapa saja yang secara kebetulan atau insidental bertemu dengan peneliti banyak sample yang diteliti adalah sebanyak responden dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah dipilih teknik convenience sample teknik kemudahan analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode path analysis dimana sebelumnya dilakukan uji validitas reliabilitas berdasarkan hasil perhitungan model hubungan sub struktur pertama menunjukkan bahwa variabel marketing mix dan satisfaction terhadap attitude adalah signifikan adjusted r square atau dari attitude adalah dijelaskan oleh variabel independen serta variabel intervening dalam persamaan regresi besarnya pengaruh dari variabel lain yang mempengaruhi attitude yang tidak dimasukkan dalam variable dalam penelitian ini sedangkan pada pada hasil perhitungan dari sub struktur yaitu variable marketing mix satisfaction dan attitude terhadap purchase intention menunjukkan hanya koefisien jalur satisfaction terhadap purchase intention satisfaction terhadap attitude dan attitude terhadap purchase intention yang signifikan sedangkan koefisien marketing mix terhadap purchase intention tidak signifikan artinya penerapan green marketing di athaya tidak mempengaruhi niat beli para konsumen karena mereka hanya mementingkan pada sikap dan kepuasan dari produk tempat maupun layanan yang diberikan oleh athaya
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan menganalisis pengaruh marketing mix satisfaction attitude purchase intention ukm athaya batik tulis madura populasinya pelanggan sedang berkunjung athaya pernah memakai produk athaya sedangkan sampelnya siapa secara kebetulan insidental bertemu peneliti banyak sample diteliti sebanyak responden teknik pengambilan sampel digunakan dipilih teknik convenience sample teknik kemudahan analisa digunakan penelitian metode path analysis dimana sebelumnya dilakukan uji validitas reliabilitas berdasarkan hasil perhitungan model hubungan sub struktur pertama menunjukkan variabel marketing mix satisfaction attitude signifikan adjusted r square attitude dijelaskan variabel independen variabel intervening persamaan regresi besarnya pengaruh variabel lain mempengaruhi attitude dimasukkan variable penelitian sedangkan hasil perhitungan sub struktur variable marketing mix satisfaction attitude purchase intention menunjukkan koefisien jalur satisfaction purchase intention satisfaction attitude attitude purchase intention signifikan sedangkan koefisien marketing mix purchase intention signifikan artinya penerapan green marketing athaya mempengaruhi niat beli para konsumen mereka mementingkan sikap kepuasan produk tempat maupun layanan diberikan athaya
Abstrak (Stemmed): teliti tuju analis pengaruh marketing mix satisfaction attitude purchase intention ukm athaya batik tulis madura populasi langgan sedang kunjung athaya pernah pakai produk athaya sedang sampel siapa cara betul insidental temu teliti banyak sample teliti banyak responden teknik ambil sampel guna pilih teknik convenience sample teknik mudah analisa guna teliti metode path analysis mana belum laku uji validitas reliabilitas dasar hasil hitung model hubung sub struktur pertama tunjuk variabel marketing mix satisfaction attitude signifikan adjusted r square attitude jelas variabel independen variabel intervening sama regresi besar pengaruh variabel lain pengaruh attitude masuk variable teliti sedang hasil hitung sub struktur variable marketing mix satisfaction attitude purchase intention tunjuk koefisien jalur satisfaction purchase intention satisfaction attitude attitude purchase intention signifikan sedang koefisien marketing mix purchase intention signifikan arti terap green marketing athaya pengaruh niat beli para konsumen mereka penting sikap puas produk tempat maupun layan beri athaya
Abstrak (Corrected): elite juju analysis pengaruh marketing mix satisfaction attitude purchase intention um athena batik tulips madura popular hangman sedan unsung athena perish sakai proud athena sedan sample shape cara betel incidental temp elite banyan sample elite banyan responded tennis ambit sample gun pilch tennis convenience sample tennis judah analyst gun elite metope path analysis mana begum lake uni validity reliability dakar hail hiding model hung sub structure pertain tuneup variable marketing mix satisfaction attitude significant adjusted r square attitude jells variable independent variable intervening same regress bear pengaruh variable lain pengaruh attitude mask variable elite sedan hail hiding sub structure variable marketing mix satisfaction attitude purchase intention tuneup koefisien value satisfaction purchase intention satisfaction attitude attitude purchase intention significant sedan koefisien marketing mix purchase intention significant art trap green marketing athena pengaruh neat bell para consumed merely panting sika puts proud tempt maun layman bert athena
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'attitude': 7, 'teliti': 5, 'marketing': 5, 'satisfaction': 5, 'purchase': 5, 'intention': 5, 'athaya': 5, 'pengaruh': 4, 'mix': 4, 'sedang': 4, 'variabel': 4, 'teknik': 3, 'signifikan': 3, 'produk': 2, 'sampel': 2, 'banyak': 2, 'sample': 2, 'guna': 2, 'hasil': 2, 'hitung': 2, 'sub': 2, 'struktur': 2, 'tunjuk': 2, 'variable': 2, 'koefisien': 2, 'tuju': 1, 'analis': 1, 'ukm': 1, 'batik': 1, 'tulis': 1, 'madura': 1, 'populasi': 1, 'langgan': 1, 'kunjung': 1, 'pernah': 1, 'pakai': 1, 'siapa': 1, 'cara': 1, 'betul': 1, 'insidental': 1, 'temu': 1, 'responden': 1, 'ambil': 1, 'pilih': 1, 'convenience': 1, 'mudah': 1, 'analisa': 1, 'metode': 1, 'path': 1, 'analysis': 1, 'mana': 1, 'belum': 1, 'laku': 1, 'uji': 1, 'validitas': 1, 'reliabilitas': 1, 'dasar': 1, 'model': 1, 'hubung': 1, 'pertama': 1, 'adjusted': 1, 'r': 1, 'square': 1, 'jelas': 1, 'independen': 1, 'intervening': 1, 'sama': 1, 'regresi': 1, 'besar': 1, 'lain': 1, 'masuk': 1, 'jalur': 1, 'arti': 1, 'terap': 1, 'green': 1, 'niat': 1, 'beli': 1, 'para': 1, 'konsumen': 1, 'mereka': 1, 'penting': 1, 'sikap': 1, 'puas': 1, 'tempat': 1, 'maupun': 1, 'layan': 1, 'beri': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'of': 14, 'is': 9, 'attitude': 7, 'satisfaction': 6, 'and': 6, 'to': 5, 'marketing': 5, 'intention': 5, 'purchase': 5, 'athaya': 5, 'in': 5, 'this': 4, 'mix': 4, 'variables': 4, 'study': 3, 'or': 3, 'while': 3, 'by': 3, 'technique': 3, 'on': 3, 'that': 3, 'significant': 3, 'not': 3, 'towards': 2, 'a': 2, 'who': 2, 'products': 2, 'sample': 2, 'with': 2, 'used': 2, 'analysis': 2, 'path': 2, 'which': 2, 'calculation': 2, 'substructure': 2, 'as': 2, 'affect': 2, 'variable': 2, 'only': 2, 'aimed': 1, 'analyze': 1, 'influence': 1, 'ukm': 1, 'batik': 1, 'madura': 1, 'population': 1, 'customer': 1, 'visiting': 1, 'ever': 1, 'wear': 1, 'from': 1, 'anyone': 1, 'chance': 1, 'incidental': 1, 'meet': 1, 'researchers': 1, 'many': 1, 'samples': 1, 'studied': 1, 'were': 1, 'total': 1, 'respondents': 1, 'sampling': 1, 'selected': 1, 'convenience': 1, 'ease': 1, 'method': 1, 'previously': 1, 'tested': 1, 'validity': 1, 'reliability': 1, 'based': 1, 'model': 1, 'relationship': 1, 'first': 1, 'showed': 1, 'adjusted': 1, 'r': 1, 'square': 1, 'explained': 1, 'independent': 1, 'well': 1, 'intervening': 1, 'regression': 1, 'equation': 1, 'magnitude': 1, 'effect': 1, 'other': 1, 'included': 1, 'results': 1, 'show': 1, 'coefficients': 1, 'coefficient': 1, 'was': 1, 'means': 1, 'application': 1, 'green': 1, 'consumers': 1, 'purchasing': 1, 'intentions': 1, 'because': 1, 'they': 1, 'are': 1, 'concerned': 1, 'attitudes': 1, 'places': 1, 'services': 1, 'provided': 1})
-------------------------------------------
--- Data #164 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Fushah Kaukabi
Judul: Pengembangan Kopyah Batik Madura Dengan Pendekatan Analytical Hierarchy Process (AHP)
Pembimbing 1: Mu'alim. S.T., M.T
Pembimbing 2: Ida Lumintu. S.T., M.T., Ph.D
Abstrak (Raw): UD. Assalma merupakan sebuah perusahaan manufaktur yang memproduksi kopyah dengan bahan yang berkualitas tinggi, dengan motif yang bagus dan unik serta sangat nyaman dipakai untuk digunakan sebagai perlengkapan muslim. Agar mampu bertahan ditengah kondisi pasar yang senantiasa berubah, dibutuhkan usaha yang dilakukan secara terarah dan terencana supaya produk perusahaan tetap diminati dan disukai konsumen. Hal ini menjadikan konsumen tetap loyal terhadap produk perusahaan tersebut dan tidak beralih ke produk pesaing. Salah satu cara untuk menghadapi hal-hal diatas dengan melakukan pengembangan produk yaitu melakukan perbaikan, penyempurnaan atau menghasilkan produk baru yang berbeda dengan produk yang telah ada. Oleh karena itu penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk memilih alternatif perancangan dan pengembangan produk. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, kopyah batik Madura yang diinginkan konsumen ada 6 jenis alternatif konsep produk. Dari alternatif tersebut, 3 alternatif yang terpilih oleh perusahaan. Hasil pembobot alternatif kopiah batik Madura terbaik adalah alternatif 2 dengan nilai sebesar 0,59.
Kata Kunci: Pengembangan produk, alternatif konsep produk, pembobotan dan Analytical Hierarchy Process.
Abstrak (Clean): ud assalma merupakan sebuah perusahaan manufaktur yang memproduksi kopyah dengan bahan yang berkualitas tinggi dengan motif yang bagus dan unik serta sangat nyaman dipakai untuk digunakan sebagai perlengkapan muslim agar mampu bertahan ditengah kondisi pasar yang senantiasa berubah dibutuhkan usaha yang dilakukan secara terarah dan terencana supaya produk perusahaan tetap diminati dan disukai konsumen hal ini menjadikan konsumen tetap loyal terhadap produk perusahaan tersebut dan tidak beralih ke produk pesaing salah satu cara untuk menghadapi halhal diatas dengan melakukan pengembangan produk yaitu melakukan perbaikan penyempurnaan atau menghasilkan produk baru yang berbeda dengan produk yang telah ada oleh karena itu penelitian ini menggunakan metode analytical hierarchy process ahp untuk memilih alternatif perancangan dan pengembangan produk berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan kopyah batik madura yang diinginkan konsumen ada jenis alternatif konsep produk dari alternatif tersebut alternatif yang terpilih oleh perusahaan hasil pembobot alternatif kopiah batik madura terbaik adalah alternatif dengan nilai sebesar kata kunci pengembangan produk alternatif konsep produk pembobotan dan analytical hierarchy process
Abstrak (Stopwords Removed): ud assalma perusahaan manufaktur memproduksi kopyah bahan berkualitas tinggi motif bagus unik sangat nyaman dipakai digunakan perlengkapan muslim mampu bertahan ditengah kondisi pasar senantiasa berubah dibutuhkan usaha dilakukan secara terarah terencana supaya produk perusahaan tetap diminati disukai konsumen menjadikan konsumen tetap loyal produk perusahaan tersebut beralih produk pesaing salah satu cara menghadapi halhal diatas melakukan pengembangan produk melakukan perbaikan penyempurnaan menghasilkan produk baru berbeda produk ada penelitian menggunakan metode analytical hierarchy process ahp memilih alternatif perancangan pengembangan produk berdasarkan hasil penelitian dilakukan kopyah batik madura diinginkan konsumen ada jenis alternatif konsep produk alternatif tersebut alternatif terpilih perusahaan hasil pembobot alternatif kopiah batik madura terbaik alternatif nilai sebesar kata kunci pengembangan produk alternatif konsep produk pembobotan analytical hierarchy process
Abstrak (Stemmed): ud assalma usaha manufaktur produksi kopyah bahan kualitas tinggi motif bagus unik sangat nyaman pakai guna lengkap muslim mampu tahan tengah kondisi pasar senantiasa ubah butuh usaha laku cara arah rencana supaya produk usaha tetap mati suka konsumen jadi konsumen tetap loyal produk usaha sebut alih produk saing salah satu cara hadap halhal atas laku kembang produk laku baik sempurna hasil produk baru beda produk ada teliti guna metode analytical hierarchy process ahp pilih alternatif ancang kembang produk dasar hasil teliti laku kopyah batik madura ingin konsumen ada jenis alternatif konsep produk alternatif sebut alternatif pilih usaha hasil bobot alternatif kopiah batik madura baik alternatif nilai besar kata kunci kembang produk alternatif konsep produk bobot analytical hierarchy process
Abstrak (Corrected): up asama sara manufacture produksi oprah bahai kualitas ting motif bags unit sang nyeman sakai gun lengkap muslim camp than length kondisi paar senantiasa bah butch sara lake cara arab recant papaya proud sara team math ska consumed jade consumed team loyal proud sara debut ali proud saying salad sat cara hadar halal alas lake embank proud lake back tempura hail proud bar bed proud ada elite gun metope analytical hierarchy process ah pilch alternative dancing embank proud dakar hail elite lake oprah batik madura begin consumed ada penis alternative onset proud alternative debut alternative pilch sara hail robot alternative oprah batik madura back alternative nilgai bear data bunch embank proud alternative onset proud robot analytical hierarchy process
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produk': 10, 'alternatif': 7, 'usaha': 5, 'laku': 4, 'konsumen': 3, 'kembang': 3, 'hasil': 3, 'kopyah': 2, 'guna': 2, 'cara': 2, 'tetap': 2, 'sebut': 2, 'baik': 2, 'ada': 2, 'teliti': 2, 'analytical': 2, 'hierarchy': 2, 'process': 2, 'pilih': 2, 'batik': 2, 'madura': 2, 'konsep': 2, 'bobot': 2, 'ud': 1, 'assalma': 1, 'manufaktur': 1, 'produksi': 1, 'bahan': 1, 'kualitas': 1, 'tinggi': 1, 'motif': 1, 'bagus': 1, 'unik': 1, 'sangat': 1, 'nyaman': 1, 'pakai': 1, 'lengkap': 1, 'muslim': 1, 'mampu': 1, 'tahan': 1, 'tengah': 1, 'kondisi': 1, 'pasar': 1, 'senantiasa': 1, 'ubah': 1, 'butuh': 1, 'arah': 1, 'rencana': 1, 'supaya': 1, 'mati': 1, 'suka': 1, 'jadi': 1, 'loyal': 1, 'alih': 1, 'saing': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'hadap': 1, 'halhal': 1, 'atas': 1, 'sempurna': 1, 'baru': 1, 'beda': 1, 'metode': 1, 'ahp': 1, 'ancang': 1, 'dasar': 1, 'ingin': 1, 'jenis': 1, 'kopiah': 1, 'nilai': 1, 'besar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'and': 7, 'to': 7, 'product': 7, 'is': 6, 'on': 5, 'alternatives': 5, 'a': 3, 'company': 3, 'that': 3, 'kopyah': 3, 'in': 3, 'market': 3, 'products': 3, 'development': 3, 'of': 3, 'with': 2, 'it': 2, 's': 2, 'by': 2, 'from': 2, 'study': 2, 'analytical': 2, 'hierarchy': 2, 'process': 2, 'batik': 2, 'madura': 2, 'concept': 2, 'measuring': 2, 'ud': 1, 'assalma': 1, 'manufacturing': 1, 'produces': 1, 'high': 1, 'quality': 1, 'good': 1, 'unique': 1, 'motives': 1, 'also': 1, 'used': 1, 'as': 1, 'fashion': 1, 'moslem': 1, 'order': 1, 'survive': 1, 'fluctuating': 1, 'condition': 1, 'direct': 1, 'planned': 1, 'effort': 1, 'needed': 1, 'keep': 1, 'sold': 1, 'consumed': 1, 'makes': 1, 'consumers': 1, 'remain': 1, 'loyal': 1, 'do': 1, 'not': 1, 'switch': 1, 'competitor': 1, 'one': 1, 'way': 1, 'face': 1, 'competition': 1, 'which': 1, 'relates': 1, 'repairing': 1, 'improvement': 1, 'recent': 1, 'or': 1, 'creating': 1, 'new': 1, 'mostly': 1, 'different': 1, 'previous': 1, 'therefore': 1, 'applies': 1, 'method': 1, 'select': 1, 'some': 1, 'design': 1, 'based': 1, 'conducted': 1, 'really': 1, 'demanded': 1, 'exists': 1, 'types': 1, 'only': 1, 'are': 1, 'selected': 1, 'best': 1, 'result': 1, 'nd': 1, 'alternative': 1, 'value': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #165 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: idris
Judul: PENERAPAN MODEL KANO DAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN
Pembimbing 1: Dr. H. Rachmad Hidayat, S.T.,MT
Pembimbing 2: Ika Deefi Anna,ST.,MT
Abstrak (Raw): Persaingan usaha, terutama dalam bisnis perbankan saat ini membuat pelanggan lebih berhati-hati dalam memilih lembaga perbankan yang terpercaya. Jika layanan ini tidak sesuai dengan keinginan pelanggan, maka manajemen akan kehilangan kepercayaan dari pelanggan. Untuk mencegah hal itu terjadi, maka perusahaan perlu meningkatkan kualitas layanan. Dalam penelitian ini membahas peningkatan kualitas layanan sesuai dengan keinginan pelanggan dan menentukan prioritas perbaikan dengan menerapkan metode Kano dan Quality Function Deployment (QFD). Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Sedangkan kriteria yang digunakan dalam penelitian ini adalah 27 kriteria. Hasil pemetaan atribut dalam kategori Kano menunjukkan: 12 atribut dalam kategori Must be, 8 atribut ke dalam kategori One Dimensional dan 5 atribut dalam kategori Attractive. Sedangkan hasil perhitungan metode Quality Function Deployment (QFD) diketahui atribut prioritas perbaikan adalah pengembangan kemampuan karyawan karena memiliki tingkat bobot terbesar adalah 17,246% dengan kategori sangat penting.
Kata Kunci: Pelayanan. Model Kano, Quality Function Deployment (QFD), House of Quality (HOQ)
Abstrak (Clean): persaingan usaha terutama dalam bisnis perbankan saat ini membuat pelanggan lebih berhatihati dalam memilih lembaga perbankan yang terpercaya jika layanan ini tidak sesuai dengan keinginan pelanggan maka manajemen akan kehilangan kepercayaan dari pelanggan untuk mencegah hal itu terjadi maka perusahaan perlu meningkatkan kualitas layanan dalam penelitian ini membahas peningkatan kualitas layanan sesuai dengan keinginan pelanggan dan menentukan prioritas perbaikan dengan menerapkan metode kano dan quality function deployment qfd instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner sedangkan kriteria yang digunakan dalam penelitian ini adalah kriteria hasil pemetaan atribut dalam kategori kano menunjukkan atribut dalam kategori must be atribut ke dalam kategori one dimensional dan atribut dalam kategori attractive sedangkan hasil perhitungan metode quality function deployment qfd diketahui atribut prioritas perbaikan adalah pengembangan kemampuan karyawan karena memiliki tingkat bobot terbesar adalah dengan kategori sangat penting kata kunci pelayanan model kano quality function deployment qfd house of quality hoq
Abstrak (Stopwords Removed): persaingan usaha terutama bisnis perbankan membuat pelanggan lebih berhatihati memilih lembaga perbankan terpercaya jika layanan sesuai keinginan pelanggan manajemen kehilangan kepercayaan pelanggan mencegah terjadi perusahaan perlu meningkatkan kualitas layanan penelitian membahas peningkatan kualitas layanan sesuai keinginan pelanggan menentukan prioritas perbaikan menerapkan metode kano quality function deployment qfd instrumen penelitian menggunakan kuesioner sedangkan kriteria digunakan penelitian kriteria hasil pemetaan atribut kategori kano menunjukkan atribut kategori must be atribut kategori one dimensional atribut kategori attractive sedangkan hasil perhitungan metode quality function deployment qfd diketahui atribut prioritas perbaikan pengembangan kemampuan karyawan memiliki tingkat bobot terbesar kategori sangat penting kata kunci pelayanan model kano quality function deployment qfd house of quality hoq
Abstrak (Stemmed): saing usaha utama bisnis perban buat langgan lebih berhatihati pilih lembaga perban percaya jika layan sesuai ingin langgan manajemen hilang percaya langgan cegah jadi usaha perlu tingkat kualitas layan teliti bahas tingkat kualitas layan sesuai ingin langgan tentu prioritas baik terap metode kano quality function deployment qfd instrumen teliti guna kuesioner sedang kriteria guna teliti kriteria hasil meta atribut kategori kano tunjuk atribut kategori must be atribut kategori one dimensional atribut kategori attractive sedang hasil hitung metode quality function deployment qfd tahu atribut prioritas baik kembang mampu karyawan milik tingkat bobot besar kategori sangat penting kata kunci layan model kano quality function deployment qfd house of quality hoq
Abstrak (Corrected): saying sara mama basis person but hangman leash berhatihati pilch lumbago person percy pika layman sexual begin hangman management hang percy hangman yeah jade sara peru dingbat kualitas layman elite baas dingbat kualitas layman sexual begin hangman tent priority back trap metope kano quality function deployment and instrument elite gun questioner sedan criteria gun elite criteria hail meta tribute category kano tuneup tribute category must be tribute category one dimensional tribute category attractive sedan hail hiding metope quality function deployment and tau tribute priority back embank camp karajan milk dingbat robot bear category sang panting data bunch layman model kano quality function deployment and house of quality how
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'atribut': 5, 'kategori': 5, 'langgan': 4, 'layan': 4, 'quality': 4, 'tingkat': 3, 'teliti': 3, 'kano': 3, 'function': 3, 'deployment': 3, 'qfd': 3, 'usaha': 2, 'perban': 2, 'percaya': 2, 'sesuai': 2, 'ingin': 2, 'kualitas': 2, 'prioritas': 2, 'baik': 2, 'metode': 2, 'guna': 2, 'sedang': 2, 'kriteria': 2, 'hasil': 2, 'saing': 1, 'utama': 1, 'bisnis': 1, 'buat': 1, 'lebih': 1, 'berhatihati': 1, 'pilih': 1, 'lembaga': 1, 'jika': 1, 'manajemen': 1, 'hilang': 1, 'cegah': 1, 'jadi': 1, 'perlu': 1, 'bahas': 1, 'tentu': 1, 'terap': 1, 'instrumen': 1, 'kuesioner': 1, 'meta': 1, 'tunjuk': 1, 'must': 1, 'be': 1, 'one': 1, 'dimensional': 1, 'attractive': 1, 'hitung': 1, 'tahu': 1, 'kembang': 1, 'mampu': 1, 'karyawan': 1, 'milik': 1, 'bobot': 1, 'besar': 1, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'model': 1, 'house': 1, 'of': 1, 'hoq': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 13, 'in': 10, 'quality': 6, 'category': 5, 'a': 4, 'service': 4, 'is': 4, 'with': 3, 'to': 3, 'this': 3, 'study': 3, 'improvement': 3, 'and': 3, 'kano': 3, 'function': 3, 'deployment': 3, 'qfd': 3, 'attribute': 3, 'business': 2, 'banking': 2, 'customers': 2, 'accordance': 2, 'wishes': 2, 'customer': 2, 'then': 2, 'method': 2, 'while': 2, 'criteria': 2, 'results': 2, 'attributes': 2, 'competition': 1, 'especially': 1, 'today': 1, 'makes': 1, 'more': 1, 'cautious': 1, 'selecting': 1, 'trusted': 1, 'institutions': 1, 'if': 1, 'not': 1, 'management': 1, 'will': 1, 'lose': 1, 'trust': 1, 'prevent': 1, 'that': 1, 'from': 1, 'happening': 1, 'company': 1, 'needs': 1, 'improve': 1, 'discusses': 1, 'prioritizing': 1, 'by': 1, 'applying': 1, 'instruments': 1, 'using': 1, 'questionnaire': 1, 'used': 1, 'was': 1, 'mapping': 1, 'shows': 1, 'must': 1, 'be': 1, 'onedimensional': 1, 'attractive': 1, 'calculation': 1, 'known': 1, 'priorities': 1, 'development': 1, 'ability': 1, 'employees': 1, 'because': 1, 'it': 1, 'has': 1, 'greatest': 1, 'weight': 1, 'rate': 1, 'very': 1, 'important': 1, 'keywords': 1, 'model': 1, 'house': 1, 'hoq': 1})
-------------------------------------------
--- Data #166 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: TAUHID FIRMAN ILAHI
Judul: PEMETAAN BATIK TULIS ATHAYA BANGKALAN TERHADAP PESAING PESAINGNYA MENGGUNAKAN PENDEKATAN GREEN MARKETING MIX
Pembimbing 1: DR. RACHMAD HIDAYAT S.T., M.T
Pembimbing 2: SABARUDIN AKHMAD S.T., M.T
Abstrak (Raw): Pasar industrin batik tulis di bangkalan meningkat dari tahun ke tahun, di ikuti dengan selesainya jembatan suramadu semakin memudahkan akses menuju pulau madura sehingga banyak konsumen batik tulis berdatangan setiap harinya. Bertambahnya outlet-outlet batik tulis di wilayah bangkalan mengharuskan pemilik outlet batik tulis athaya untuk membuat strategi pemasaran agar dapat bersaing dengan kompotitornya. Analisis biplot adalah salah satu upaya menggambarkan data -data yang ada pada tabel ringkasan dalam grafik berdimensi dua. Analisis biplot bersifat deskriptif dengan dimensi dua yang dapat menyajikan secara visual segugus objek dan variabel dalam satu grafik. Grafik yang di hasilkan dari Biplot ini merupakan grafik yang berbentuk bidang datar. Dengan penyajian seperti ini,ciri –ciri variabel dan objek pengamatan serta posisi relatif antara objek pengamatan dengan variabel dapat dianalisis. Setelah metode tersebut dilakukan dapat diketahui karakteristik konsumen batik tulis madura serta peta persaingan batik tulis athaya dengan para kompotitornya. Hasil dari metode tersebut batik tulis athaya perlu menyesuaikan harga agar dapat bersaing karena Al Fath Kkg II Pusat Kerajinan Batik Madura dan Aulia Batik Madura merupakan pesaing terdekat dari segi price (harga). selain itu juga perlu kiranya Batik tulis Athaya memperbaiki dari segi product (produk) dan promotion (promosi) agar dapat bersaing dengan Maduratna Batik Madura karena Batik Tulis Athaya lemah dalam segi product (produk) dan promotion (promosi). Dan yang tidak kalah pentingnya Batik tulis Athaya perlu memperbaiki dari segi palce (tempat/saluran distribusi) karena aspek ini juga penting.
Abstrak (Clean): pasar industrin batik tulis di bangkalan meningkat dari tahun ke tahun di ikuti dengan selesainya jembatan suramadu semakin memudahkan akses menuju pulau madura sehingga banyak konsumen batik tulis berdatangan setiap harinya bertambahnya outletoutlet batik tulis di wilayah bangkalan mengharuskan pemilik outlet batik tulis athaya untuk membuat strategi pemasaran agar dapat bersaing dengan kompotitornya analisis biplot adalah salah satu upaya menggambarkan data data yang ada pada tabel ringkasan dalam grafik berdimensi dua analisis biplot bersifat deskriptif dengan dimensi dua yang dapat menyajikan secara visual segugus objek dan variabel dalam satu grafik grafik yang di hasilkan dari biplot ini merupakan grafik yang berbentuk bidang datar dengan penyajian seperti iniciri –ciri variabel dan objek pengamatan serta posisi relatif antara objek pengamatan dengan variabel dapat dianalisis setelah metode tersebut dilakukan dapat diketahui karakteristik konsumen batik tulis madura serta peta persaingan batik tulis athaya dengan para kompotitornya hasil dari metode tersebut batik tulis athaya perlu menyesuaikan harga agar dapat bersaing karena al fath kkg ii pusat kerajinan batik madura dan aulia batik madura merupakan pesaing terdekat dari segi price harga selain itu juga perlu kiranya batik tulis athaya memperbaiki dari segi product produk dan promotion promosi agar dapat bersaing dengan maduratna batik madura karena batik tulis athaya lemah dalam segi product produk dan promotion promosi dan yang tidak kalah pentingnya batik tulis athaya perlu memperbaiki dari segi palce tempatsaluran distribusi karena aspek ini juga penting
Abstrak (Stopwords Removed): pasar industrin batik tulis bangkalan meningkat tahun tahun ikuti selesainya jembatan suramadu semakin memudahkan akses menuju pulau madura banyak konsumen batik tulis berdatangan setiap harinya bertambahnya outletoutlet batik tulis wilayah bangkalan mengharuskan pemilik outlet batik tulis athaya membuat strategi pemasaran dapat bersaing kompotitornya analisis biplot salah satu upaya menggambarkan data data ada tabel ringkasan grafik berdimensi dua analisis biplot bersifat deskriptif dimensi dua dapat menyajikan secara visual segugus objek variabel satu grafik grafik hasilkan biplot grafik berbentuk bidang datar penyajian iniciri –ciri variabel objek pengamatan posisi relatif antara objek pengamatan variabel dapat dianalisis metode tersebut dilakukan dapat diketahui karakteristik konsumen batik tulis madura peta persaingan batik tulis athaya para kompotitornya hasil metode tersebut batik tulis athaya perlu menyesuaikan harga dapat bersaing al fath kkg ii pusat kerajinan batik madura aulia batik madura pesaing terdekat segi price harga selain perlu kiranya batik tulis athaya memperbaiki segi product produk promotion promosi dapat bersaing maduratna batik madura batik tulis athaya lemah segi product produk promotion promosi kalah pentingnya batik tulis athaya perlu memperbaiki segi palce tempatsaluran distribusi aspek penting
Abstrak (Stemmed): pasar industrin batik tulis bangkal tingkat tahun tahun ikut selesai jembatan suramadu makin mudah akses tuju pulau madura banyak konsumen batik tulis datang tiap hari tambah outletoutlet batik tulis wilayah bangkal harus milik outlet batik tulis athaya buat strategi pasar dapat saing kompotitornya analisis biplot salah satu upaya gambar data data ada tabel ringkas grafik mens dua analisis biplot sifat deskriptif dimensi dua dapat saji cara visual gugus objek variabel satu grafik grafik hasil biplot grafik bentuk bidang datar saji iniciri ciri variabel objek amat posisi relatif antara objek amat variabel dapat analis metode sebut laku dapat tahu karakteristik konsumen batik tulis madura peta saing batik tulis athaya para kompotitornya hasil metode sebut batik tulis athaya perlu sesuai harga dapat saing al fath kkg ii pusat rajin batik madura aulia batik madura saing dekat segi price harga selain perlu kira batik tulis athaya baik segi product produk promotion promosi dapat saing maduratna batik madura batik tulis athaya lemah segi product produk promotion promosi kalah penting batik tulis athaya perlu baik segi palce tempatsaluran distribusi aspek penting
Abstrak (Corrected): paar industry batik tulips bangka dingbat thun thun it seesaw jembatan suramadu making judah asses juju palau madura banyan consumed batik tulips dating tip hard tambac outletoutlet batik tulips wilayah bangka harms milk outlet batik tulips athena but strategy paar apart saying kompotitornya analysis pilot salad sat pay sambar data data ada table rings grain men due analysis pilot sift deskriptif dimension due apart sari cara visual gurus objet variable sat grain grain hail pilot grain bent biding data sari iniciri cirri variable objet mat polish related angara objet mat variable apart analysis metope debut lake apart tau karakteristik consumed batik tulips madura pet saying batik tulips athena para kompotitornya hail metope debut batik tulips athena peru sexual hard apart saying al fat keg i pusan rain batik madura julia batik madura saying dead semi price hard slain peru kara batik tulips athena back semi product proud promotion promos apart saying maduratna batik madura batik tulips athena leah semi product proud promotion promos galah panting batik tulips athena peru back semi place tempatsaluran distribute aspen panting
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'batik': 13, 'tulis': 10, 'athaya': 6, 'dapat': 6, 'madura': 5, 'saing': 5, 'grafik': 4, 'segi': 4, 'biplot': 3, 'objek': 3, 'variabel': 3, 'perlu': 3, 'pasar': 2, 'bangkal': 2, 'tahun': 2, 'konsumen': 2, 'kompotitornya': 2, 'analisis': 2, 'satu': 2, 'data': 2, 'dua': 2, 'saji': 2, 'hasil': 2, 'amat': 2, 'metode': 2, 'sebut': 2, 'harga': 2, 'baik': 2, 'product': 2, 'produk': 2, 'promotion': 2, 'promosi': 2, 'penting': 2, 'industrin': 1, 'tingkat': 1, 'ikut': 1, 'selesai': 1, 'jembatan': 1, 'suramadu': 1, 'makin': 1, 'mudah': 1, 'akses': 1, 'tuju': 1, 'pulau': 1, 'banyak': 1, 'datang': 1, 'tiap': 1, 'hari': 1, 'tambah': 1, 'outletoutlet': 1, 'wilayah': 1, 'harus': 1, 'milik': 1, 'outlet': 1, 'buat': 1, 'strategi': 1, 'salah': 1, 'upaya': 1, 'gambar': 1, 'ada': 1, 'tabel': 1, 'ringkas': 1, 'mens': 1, 'sifat': 1, 'deskriptif': 1, 'dimensi': 1, 'cara': 1, 'visual': 1, 'gugus': 1, 'bentuk': 1, 'bidang': 1, 'datar': 1, 'iniciri': 1, 'ciri': 1, 'posisi': 1, 'relatif': 1, 'antara': 1, 'analis': 1, 'laku': 1, 'tahu': 1, 'karakteristik': 1, 'peta': 1, 'para': 1, 'sesuai': 1, 'al': 1, 'fath': 1, 'kkg': 1, 'ii': 1, 'pusat': 1, 'rajin': 1, 'aulia': 1, 'dekat': 1, 'price': 1, 'selain': 1, 'kira': 1, 'maduratna': 1, 'lemah': 1, 'kalah': 1, 'palce': 1, 'tempatsaluran': 1, 'distribusi': 1, 'aspek': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 10, 'batik': 9, 'to': 9, 'and': 8, 'is': 7, 'in': 6, 'tulis': 5, 'athaya': 5, 'by': 4, 'madura': 4, 'with': 4, 'as': 3, 'strategy': 3, 'compete': 3, 'biplot': 3, 'can': 3, 'object': 3, 'variable': 3, 'bangkal': 2, 'has': 2, 'year': 2, 'which': 2, 'analysis': 2, 'one': 2, 'curve': 2, 'character': 2, 'graph': 2, 'observation': 2, 'be': 2, 'that': 2, 'method': 2, 'needs': 2, 'its': 2, 'reform': 2, 'product': 2, 'promotion': 2, 'industry': 1, 'developed': 1, 'it': 1, 'followed': 1, 'finishing': 1, 'suramadu': 1, 'bidge': 1, 'faster': 1, 'access': 1, 'island': 1, 'brings': 1, 'many': 1, 'costumers': 1, 'everyday': 1, 'increasing': 1, 'outlets': 1, 'owner': 1, 'create': 1, 'an': 1, 'innovative': 1, 'marketing': 1, 'other': 1, 'competitors': 1, 'best': 1, 'effort': 1, 'describe': 1, 'data': 1, 'table': 1, 'resume': 1, 'twodimensional': 1, 'descriptive': 1, 'two': 1, 'dimension': 1, 'present': 1, 'cluster': 1, 'visually': 1, 'a': 1, 'from': 1, 'flat': 1, 'this': 1, 'presentation': 1, 'well': 1, 'relative': 1, 'position': 1, 'between': 1, 'analysed': 1, 'after': 1, 'doing': 1, 'characteristic': 1, 'cusomers': 1, 'competitive': 1, 'map': 1, 'known': 1, 'result': 1, 'bring': 1, 'price': 1, 'into': 1, 'line': 1, 'closer': 1, 'competitor': 1, 'al': 1, 'fath': 1, 'kkg': 1, 'ii': 1, 'pusat': 1, 'rajin': 1, 'aulia': 1, 'besides': 1, 'maduratna': 1, 'because': 1, 'less': 1, 'important': 1, 'palce': 1})
-------------------------------------------
--- Data #167 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: M. LUTFI MUZAKKI
Judul: PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING
UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DI PT. XYZ
Pembimbing 1: Ida Lumintu, ST.,MT.,Ph.D
Pembimbing 2: Sabarudi achmad, ST.,MT
Abstrak (Raw): Persaingan pada dunia industri menuntut perusahaan untuk selalu kompetitif dengan adanya berbagai macam teknologi manufaktur yang semakin inovatif. Oleh karena itu perusahaan PT. XYZ harus terus-menerus melakukan perbaikan dengan langkah perbaikan pada lini produksi. Permasalahan yang terjadi adalah perusahaan belum meningkatnya produktivitas dalam mencapai target produksi, selain masalah pekerja penyebabnya tidak seimbangnya gerakan dan layout kerja yang tidak sesuai mengakibatkan terjadinya botleneck pada stasiun module assembly dan juga masalah produk cacat (defect) yang masih terjadi selama proses produksi, transportasi, waitting, material transfer yang belum efektif juga merupaka faktor semakin lamanya proses produksi. Untuk mengevaluasi terjadinya masalah-masalah dan aktivitas-aktivitas yang merupakan suatu tujuh pemborosan (seven waste), Alat yang paling efektif untuk penanganan permasalahan pemborosan tersebut yaitu Lean Manufacturing. Dari perbaikan tersebut didapatkan peningkatan produktivitas dari Throughput bulan juli untuk type LDA DSW meningkat sebesar 7% dan menghasilkan saving time sebesar 74,99 sec, LDA SW meningkat sebesar 4% dan menghasilkan saving time sebesar 65,93 sec, LDA E17 meningkat sebesar 8% dan menghasilkan saving time sebesar 70,09 sec, LDA 6L meningkat sebesar 4% dan dan menghasilkan saving time sebesar 76,20 sec. Dan juga didapatkan peningkatan rasio produktifitas bulan juli terhadap bulan april yakni LDA DSW meningkat 0,4%, LDA SW meningkat 1,2%, LDA E17 meningkat 0,4% dan LDA 6L meningkat 0,9% dari bulan april.
Abstrak (Clean): persaingan pada dunia industri menuntut perusahaan untuk selalu kompetitif dengan adanya berbagai macam teknologi manufaktur yang semakin inovatif oleh karena itu perusahaan pt xyz harus terusmenerus melakukan perbaikan dengan langkah perbaikan pada lini produksi permasalahan yang terjadi adalah perusahaan belum meningkatnya produktivitas dalam mencapai target produksi selain masalah pekerja penyebabnya tidak seimbangnya gerakan dan layout kerja yang tidak sesuai mengakibatkan terjadinya botleneck pada stasiun module assembly dan juga masalah produk cacat defect yang masih terjadi selama proses produksi transportasi waitting material transfer yang belum efektif juga merupaka faktor semakin lamanya proses produksi untuk mengevaluasi terjadinya masalahmasalah dan aktivitasaktivitas yang merupakan suatu tujuh pemborosan seven waste alat yang paling efektif untuk penanganan permasalahan pemborosan tersebut yaitu lean manufacturing dari perbaikan tersebut didapatkan peningkatan produktivitas dari throughput bulan juli untuk type lda dsw meningkat sebesar dan menghasilkan saving time sebesar sec lda sw meningkat sebesar dan menghasilkan saving time sebesar sec lda e meningkat sebesar dan menghasilkan saving time sebesar sec lda l meningkat sebesar dan dan menghasilkan saving time sebesar sec dan juga didapatkan peningkatan rasio produktifitas bulan juli terhadap bulan april yakni lda dsw meningkat lda sw meningkat lda e meningkat dan lda l meningkat dari bulan april
Abstrak (Stopwords Removed): persaingan dunia industri menuntut perusahaan selalu kompetitif adanya berbagai macam teknologi manufaktur semakin inovatif perusahaan pt xyz harus terusmenerus melakukan perbaikan langkah perbaikan lini produksi permasalahan terjadi perusahaan belum meningkatnya produktivitas mencapai target produksi selain masalah pekerja penyebabnya seimbangnya gerakan layout kerja sesuai mengakibatkan terjadinya botleneck stasiun module assembly masalah produk cacat defect masih terjadi selama proses produksi transportasi waitting material transfer belum efektif merupaka faktor semakin lamanya proses produksi mengevaluasi terjadinya masalahmasalah aktivitasaktivitas tujuh pemborosan seven waste alat paling efektif penanganan permasalahan pemborosan tersebut lean manufacturing perbaikan tersebut didapatkan peningkatan produktivitas throughput bulan juli type lda dsw meningkat sebesar menghasilkan saving time sebesar sec lda sw meningkat sebesar menghasilkan saving time sebesar sec lda e meningkat sebesar menghasilkan saving time sebesar sec lda l meningkat sebesar menghasilkan saving time sebesar sec didapatkan peningkatan rasio produktifitas bulan juli bulan april yakni lda dsw meningkat lda sw meningkat lda e meningkat lda l meningkat bulan april
Abstrak (Stemmed): saing dunia industri tuntut usaha selalu kompetitif ada bagai macam teknologi manufaktur makin inovatif usaha pt xyz harus terusmenerus laku baik langkah baik lini produksi masalah jadi usaha belum tingkat produktivitas capai target produksi selain masalah kerja sebab imbang gera layout kerja sesuai akibat jadi botleneck stasiun module assembly masalah produk cacat defect masih jadi lama proses produksi transportasi waitting material transfer belum efektif merupaka faktor makin lama proses produksi evaluasi jadi masalahmasalah aktivitasaktivitas tujuh boros seven waste alat paling efektif tangan masalah boros sebut lean manufacturing baik sebut dapat tingkat produktivitas throughput bulan juli type lda dsw tingkat besar hasil saving time besar sec lda sw tingkat besar hasil saving time besar sec lda e tingkat besar hasil saving time besar sec lda l tingkat besar hasil saving time besar sec dapat tingkat rasio produktifitas bulan juli bulan april yakni lda dsw tingkat lda sw tingkat lda e tingkat lda l tingkat bulan april
Abstrak (Corrected): saying dulia industry turnout sara sell kompetitif ada bahai madam teknologi manufacture making inovatif sara pt byz harms terusmenerus lake back bangka back line produksi marsala jade sara begum dingbat produktivitas capri target produksi slain marsala era kebab bang gera layout era sexual akbar jade bottleneck station module assembly marsala proud carat defect mash jade lama proves produksi transports waiting material transfer begum efektif merupaka factor making lama proves produksi evaluate jade masalahmasalah aktivitasaktivitas juju bores seven waste flat paling efektif tanga marsala bores debut lean manufacturing back debut apart dingbat produktivitas throughput buran julia type la dew dingbat bear hail saving time bear sec la sw dingbat bear hail saving time bear sec la e dingbat bear hail saving time bear sec la l dingbat bear hail saving time bear sec apart dingbat radio produktifitas buran julia buran april yank la dew dingbat la sw dingbat la e dingbat la l dingbat buran april
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tingkat': 11, 'lda': 8, 'besar': 8, 'produksi': 4, 'masalah': 4, 'jadi': 4, 'bulan': 4, 'hasil': 4, 'saving': 4, 'time': 4, 'sec': 4, 'usaha': 3, 'baik': 3, 'makin': 2, 'belum': 2, 'produktivitas': 2, 'kerja': 2, 'lama': 2, 'proses': 2, 'efektif': 2, 'boros': 2, 'sebut': 2, 'dapat': 2, 'juli': 2, 'dsw': 2, 'sw': 2, 'e': 2, 'l': 2, 'april': 2, 'saing': 1, 'dunia': 1, 'industri': 1, 'tuntut': 1, 'selalu': 1, 'kompetitif': 1, 'ada': 1, 'bagai': 1, 'macam': 1, 'teknologi': 1, 'manufaktur': 1, 'inovatif': 1, 'pt': 1, 'xyz': 1, 'harus': 1, 'terusmenerus': 1, 'laku': 1, 'langkah': 1, 'lini': 1, 'capai': 1, 'target': 1, 'selain': 1, 'sebab': 1, 'imbang': 1, 'gera': 1, 'layout': 1, 'sesuai': 1, 'akibat': 1, 'botleneck': 1, 'stasiun': 1, 'module': 1, 'assembly': 1, 'produk': 1, 'cacat': 1, 'defect': 1, 'masih': 1, 'transportasi': 1, 'waitting': 1, 'material': 1, 'transfer': 1, 'merupaka': 1, 'faktor': 1, 'evaluasi': 1, 'masalahmasalah': 1, 'aktivitasaktivitas': 1, 'tujuh': 1, 'seven': 1, 'waste': 1, 'alat': 1, 'paling': 1, 'tangan': 1, 'lean': 1, 'manufacturing': 1, 'throughput': 1, 'type': 1, 'rasio': 1, 'produktifitas': 1, 'yakni': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 31, 'of': 11, 'in': 10, 'that': 9, 'and': 9, 'by': 8, 'for': 8, 'lda': 8, 'to': 7, 'was': 6, 'production': 5, 'is': 4, 'manufacturing': 4, 'increased': 4, 'saving': 4, 'time': 4, 'secs': 4, 'factors': 3, 'a': 3, 'problem': 3, 'productivity': 3, 'were': 3, 'also': 3, 'process': 3, 'as': 3, 'competition': 2, 'this': 2, 'which': 2, 'known': 2, 'company': 2, 'improvements': 2, 'root': 2, 'occurred': 2, 'had': 2, 'not': 2, 'been': 2, 'labor': 2, 'problems': 2, 'waste': 2, 'we': 2, 'lean': 2, 'approach': 2, 'obtained': 2, 'july': 2, 'dsw': 2, 'sw': 2, 'e': 2, 'it': 2, 'l': 2, 'industrial': 1, 'world': 1, 'requires': 1, 'companies': 1, 'always': 1, 'be': 1, 'competitive': 1, 'driven': 1, 'several': 1, 'within': 1, 'one': 1, 'commonly': 1, 'wide': 1, 'range': 1, 'increasingly': 1, 'innovative': 1, 'technology': 1, 'regarding': 1, 'background': 1, 'pt': 1, 'xyz': 1, 'must': 1, 'continually': 1, 'make': 1, 'remedial': 1, 'measures': 1, 'on': 1, 'line': 1, 'able': 1, 'increase': 1, 'order': 1, 'achieve': 1, 'its': 1, 'targets': 1, 'addition': 1, 'issues': 1, 'causes': 1, 'imbalance': 1, 'movement': 1, 'layout': 1, 'turn': 1, 'caused': 1, 'module': 1, 'assembly': 1, 'stations': 1, 'botleneck': 1, 'defective': 1, 'products': 1, 'defects': 1, 'during': 1, 'transportation': 1, 'waiting': 1, 'materials': 1, 'transferred': 1, 'effectively': 1, 'lengthen': 1, 'evaluate': 1, 'occurrence': 1, 'activities': 1, 'are': 1, 'included': 1, 'seven': 1, 'categories': 1, 'proposed': 1, 'use': 1, 'an': 1, 'effective': 1, 'tool': 1, 'solving': 1, 'system': 1, 'result': 1, 'showed': 1, 'made': 1, 'using': 1, 'from': 1, 'throughput': 1, 'type': 1, 'well': 1, 'icreasing': 1, 'value': 1, 'increasing': 1, 'values': 1, 'ratio': 1, 'against': 1, 'april': 1, 'amount': 1, 'almost': 1})
-------------------------------------------
--- Data #168 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Utami Maskhana Febrianti
Judul: PENENTUAN WAKTU ISTIRAHAT PEKERJA BONGKAR KAPAL BEKAS BERDASARKAN ANALISIS BEBAN KERJA FISIK
Pembimbing 1: Fitri Agustina ST.MT
Pembimbing 2: Nachnul Anshori ST.MT
Abstrak (Raw): Dalam melakukan suatu kegiatan, seorang pekerja memerlukan energi. Pengukuran denyut nadi diperlukan untuk mengetahui besarnya tenaga yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan. Dari hasil pengukuran dapat diketahui denyut nadi kerja diperoleh 94,03 ± 2,32 berada pada kategori beban kerja berat, pengukuran presentase HRR diperoleh 26,64 ± 3,78 sehingga diperlukan perbaikan, pengukuran VO2 max diperoleh 1,84 ± 0,49 berada pada kategori kerja berat sekali. Sedangkan pengukuran beban kerja fisiologis secara subjektif dilakukan dengan skala Borg CR-10 dengan nilai 5,95 ± 0,19 hal ini menunjukkan bahwa beban kerja fisik berada pada kategori beban kerja berat. Terdapat derajat korelasi yang lemah antara VO2 max terhadap Borg CR-10 koefisien korelasi (+0,10). Perhitungan waktu istirahat yang diperlukan untuk pemulihan adalah 222 menit sedangkan waktu istirahat yang telah diberikan sekarang adalah 60 menit. Sedangkan sisa waktu 162 menit adalah waktu yang dibutuhkan tubuh pekerja untuk mengembalikan fungsi tubuhnya kembali ke keadaan normal seperti saat sebelum bekerja.
Abstrak (Clean): dalam melakukan suatu kegiatan seorang pekerja memerlukan energi pengukuran denyut nadi diperlukan untuk mengetahui besarnya tenaga yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan dari hasil pengukuran dapat diketahui denyut nadi kerja diperoleh ± berada pada kategori beban kerja berat pengukuran presentase hrr diperoleh ± sehingga diperlukan perbaikan pengukuran vo max diperoleh ± berada pada kategori kerja berat sekali sedangkan pengukuran beban kerja fisiologis secara subjektif dilakukan dengan skala borg cr dengan nilai ± hal ini menunjukkan bahwa beban kerja fisik berada pada kategori beban kerja berat terdapat derajat korelasi yang lemah antara vo max terhadap borg cr koefisien korelasi perhitungan waktu istirahat yang diperlukan untuk pemulihan adalah menit sedangkan waktu istirahat yang telah diberikan sekarang adalah menit sedangkan sisa waktu menit adalah waktu yang dibutuhkan tubuh pekerja untuk mengembalikan fungsi tubuhnya kembali ke keadaan normal seperti saat sebelum bekerja
Abstrak (Stopwords Removed): melakukan kegiatan seorang pekerja memerlukan energi pengukuran denyut nadi diperlukan mengetahui besarnya tenaga diperlukan melaksanakan pekerjaan hasil pengukuran dapat diketahui denyut nadi kerja diperoleh ± berada kategori beban kerja berat pengukuran presentase hrr diperoleh ± diperlukan perbaikan pengukuran vo max diperoleh ± berada kategori kerja berat sekali sedangkan pengukuran beban kerja fisiologis secara subjektif dilakukan skala borg cr nilai ± menunjukkan beban kerja fisik berada kategori beban kerja berat terdapat derajat korelasi lemah antara vo max borg cr koefisien korelasi perhitungan waktu istirahat diperlukan pemulihan menit sedangkan waktu istirahat diberikan sekarang menit sedangkan sisa waktu menit waktu dibutuhkan tubuh pekerja mengembalikan fungsi tubuhnya kembali keadaan normal bekerja
Abstrak (Stemmed): laku giat orang kerja perlu energi ukur denyut nadi perlu tahu besar tenaga perlu laksana kerja hasil ukur dapat tahu denyut nadi kerja oleh ada kategori beban kerja berat ukur presentase hrr oleh perlu baik ukur vo max oleh ada kategori kerja berat sekali sedang ukur beban kerja fisiologis cara subjektif laku skala borg cr nilai tunjuk beban kerja fisik ada kategori beban kerja berat dapat derajat korelasi lemah antara vo max borg cr koefisien korelasi hitung waktu istirahat perlu pulih menit sedang waktu istirahat beri sekarang menit sedang sisa waktu menit waktu butuh tubuh kerja kembali fungsi tubuh kembali ada normal kerja
Abstrak (Corrected): lake gift orang era peru energy ukr deny nazi peru tau bear teenage peru lasagna era hail ukr apart tau deny nazi era olen ada category began era beat ukr presents her olen peru back ukr to max olen ada category era beat seal sedan ukr began era fisiologis cara subjectify lake skald borg cr nilgai tuneup began era fisk ada category began era beat apart derajat korelasi leah angara to max borg cr koefisien korelasi hiding want istirahat peru puli merit sedan want istirahat bert semarang merit sedan visa want merit want butch tube era cembali fungi tube cembali ada normal era
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 10, 'perlu': 5, 'ukur': 5, 'ada': 4, 'beban': 4, 'waktu': 4, 'oleh': 3, 'kategori': 3, 'berat': 3, 'sedang': 3, 'menit': 3, 'laku': 2, 'denyut': 2, 'nadi': 2, 'tahu': 2, 'dapat': 2, 'vo': 2, 'max': 2, 'borg': 2, 'cr': 2, 'korelasi': 2, 'istirahat': 2, 'tubuh': 2, 'kembali': 2, 'giat': 1, 'orang': 1, 'energi': 1, 'besar': 1, 'tenaga': 1, 'laksana': 1, 'hasil': 1, 'presentase': 1, 'hrr': 1, 'baik': 1, 'sekali': 1, 'fisiologis': 1, 'cara': 1, 'subjektif': 1, 'skala': 1, 'nilai': 1, 'tunjuk': 1, 'fisik': 1, 'derajat': 1, 'lemah': 1, 'antara': 1, 'koefisien': 1, 'hitung': 1, 'pulih': 1, 'beri': 1, 'sekarang': 1, 'sisa': 1, 'butuh': 1, 'fungsi': 1, 'normal': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 15, 'in': 5, 'is': 5, 'workload': 5, 'measurement': 4, 'category': 4, 'heavy': 4, 'that': 4, 'to': 3, 'obtained': 3, 'physiological': 3, 'workers': 3, 'minutes': 3, 'a': 2, 'pulse': 2, 'required': 2, 'work': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'so': 2, 'vo': 2, 'max': 2, 'while': 2, 'borg': 2, 'cr': 2, 'it': 2, 'correlation': 2, 'break': 2, 'time': 2, 'conducting': 1, 'an': 1, 'activity': 1, 'worker': 1, 'requires': 1, 'energy': 1, 'determine': 1, 'amount': 1, 'power': 1, 'needed': 1, 'carry': 1, 'out': 1, 'results': 1, 'seen': 1, 'working': 1, 'percentage': 1, 'hrr': 1, 'measurements': 1, 'necessary': 1, 'repairs': 1, 'was': 1, 'subjective': 1, 'done': 1, 'scale': 1, 'with': 1, 'value': 1, 'indicates': 1, 'physical': 1, 'workloads': 1, 'there': 1, 'weak': 1, 'between': 1, 'degree': 1, 'coefficient': 1, 'concluded': 1, 'iron': 1, 'cutting': 1, 'unloading': 1, 'ships': 1, 'were': 1, 'former': 1, 'port': 1, 'kamal': 1, 'madura': 1, 'calculation': 1, 'for': 1, 'recovery': 1, 'rest': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'given': 1, 'now': 1, 'suggested': 1, 'addition': 1, 'restore': 1, 'conditions': 1, 'as': 1, 'completed': 1, 'entire': 1, 'job': 1})
-------------------------------------------
--- Data #169 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ADITYO HIMAWAN SUSENO
Judul: ANALISIS POLA KLASTER DAN ORIENTASI PASAR SENTRA INDUSTRI BATIK TULIS PAMEKASAN
Pembimbing 1: Fitri Agustina ST.MT
Pembimbing 2: Ari Basuki ST.MT
Abstrak (Raw): Sektor industri sentra batik tulis Pamekasan merupakan industri batik yang terkenal di Kabupaten Pamekasan. Dikarenakan Pemerintahan Kabupaten Pemekasan mempunyai slogan sendiri sebagai kota batik dan batik tulis Pamekasan mempunyai kekhasnya dengan corak dan warna dengan batik lainnya
Penelitian ini menggunakan data sampel dengan 50 responden pemilik industri sentra batik tulis Pamekasan. Analisis pada ini menggunakan analisis pola klaster Markussen, dan analisis regresi logistik.
Hasil penelitian pada sentra industri sentra batik tulis Kecamatan Pamekasan mengacu pada pola klaster Marshallian,Hub & spoke dan Satelit. Hasil analisis regresi logistik dalam penelitian ini ada 2 variabel independen hasilnya signifikan dan berpengaruh terhadap orientasi pasar yaitu variabel tenaga kerja dan jaringan pembeli terbesar, serta empat variabel tidak signifikan dan tidak berpengaruh terhadap orientasi pasar yaitu variabel pelatihan usaha, umur perusahaan, jaringan pemasok bahan baku dan keaktifan promosi.
Kata Kunci : klaster industri, industri sentra batik tulis, Orientasi Pasar.
Abstrak (Clean): sektor industri sentra batik tulis pamekasan merupakan industri batik yang terkenal di kabupaten pamekasan dikarenakan pemerintahan kabupaten pemekasan mempunyai slogan sendiri sebagai kota batik dan batik tulis pamekasan mempunyai kekhasnya dengan corak dan warna dengan batik lainnya penelitian ini menggunakan data sampel dengan responden pemilik industri sentra batik tulis pamekasan analisis pada ini menggunakan analisis pola klaster markussen dan analisis regresi logistik hasil penelitian pada sentra industri sentra batik tulis kecamatan pamekasan mengacu pada pola klaster marshallianhub spoke dan satelit hasil analisis regresi logistik dalam penelitian ini ada variabel independen hasilnya signifikan dan berpengaruh terhadap orientasi pasar yaitu variabel tenaga kerja dan jaringan pembeli terbesar serta empat variabel tidak signifikan dan tidak berpengaruh terhadap orientasi pasar yaitu variabel pelatihan usaha umur perusahaan jaringan pemasok bahan baku dan keaktifan promosi kata kunci klaster industri industri sentra batik tulis orientasi pasar
Abstrak (Stopwords Removed): sektor industri sentra batik tulis pamekasan industri batik terkenal kabupaten pamekasan dikarenakan pemerintahan kabupaten pemekasan mempunyai slogan sendiri kota batik batik tulis pamekasan mempunyai kekhasnya corak warna batik lainnya penelitian menggunakan data sampel responden pemilik industri sentra batik tulis pamekasan analisis menggunakan analisis pola klaster markussen analisis regresi logistik hasil penelitian sentra industri sentra batik tulis kecamatan pamekasan mengacu pola klaster marshallianhub spoke satelit hasil analisis regresi logistik penelitian ada variabel independen hasilnya signifikan berpengaruh orientasi pasar variabel tenaga kerja jaringan pembeli terbesar empat variabel signifikan berpengaruh orientasi pasar variabel pelatihan usaha umur perusahaan jaringan pemasok bahan baku keaktifan promosi kata kunci klaster industri industri sentra batik tulis orientasi pasar
Abstrak (Stemmed): sektor industri sentra batik tulis pamekasan industri batik kenal kabupaten pamekasan karena perintah kabupaten kas punya slogan sendiri kota batik batik tulis pamekasan punya khas corak warna batik lain teliti guna data sampel responden milik industri sentra batik tulis pamekasan analisis guna analisis pola klaster markussen analisis regresi logistik hasil teliti sentra industri sentra batik tulis camat pamekasan acu pola klaster marshallianhub spoke satelit hasil analisis regresi logistik teliti ada variabel independen hasil signifikan pengaruh orientasi pasar variabel tenaga kerja jaring beli besar empat variabel signifikan pengaruh orientasi pasar variabel latih usaha umur usaha jaring pasok bahan baku aktif promosi kata kunci klaster industri industri sentra batik tulis orientasi pasar
Abstrak (Corrected): sector industry sentry batik tulips pamekasan industry batik penal kabupaten pamekasan arena perineal kabupaten was puny slogan sending koto batik batik tulips pamekasan puny has coral wanna batik lain elite gun data sample responded milk industry sentry batik tulips pamekasan analysis gun analysis pola plaster marksmen analysis regress logistic hail elite sentry industry sentry batik tulips carat pamekasan act pola plaster marshallianhub spoke satellite hail analysis regress logistic elite ada variable independent hail significant pengaruh oriental paar variable teenage era caring bell bear expat variable significant pengaruh oriental paar variable latin sara amur sara caring ask bahai baku attic promos data bunch plaster industry industry sentry batik tulips oriental paar
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'batik': 8, 'industri': 6, 'sentra': 5, 'tulis': 5, 'pamekasan': 5, 'analisis': 4, 'variabel': 4, 'teliti': 3, 'klaster': 3, 'hasil': 3, 'orientasi': 3, 'pasar': 3, 'kabupaten': 2, 'punya': 2, 'guna': 2, 'pola': 2, 'regresi': 2, 'logistik': 2, 'signifikan': 2, 'pengaruh': 2, 'jaring': 2, 'usaha': 2, 'sektor': 1, 'kenal': 1, 'karena': 1, 'perintah': 1, 'kas': 1, 'slogan': 1, 'sendiri': 1, 'kota': 1, 'khas': 1, 'corak': 1, 'warna': 1, 'lain': 1, 'data': 1, 'sampel': 1, 'responden': 1, 'milik': 1, 'markussen': 1, 'camat': 1, 'acu': 1, 'marshallianhub': 1, 'spoke': 1, 'satelit': 1, 'ada': 1, 'independen': 1, 'tenaga': 1, 'kerja': 1, 'beli': 1, 'besar': 1, 'empat': 1, 'latih': 1, 'umur': 1, 'pasok': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'aktif': 1, 'promosi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'of': 12, 'and': 10, 'batik': 7, 'pamekasan': 6, 'industrial': 5, 'are': 5, 'in': 4, 'analysis': 4, 'pattern': 3, 'this': 3, 'study': 3, 'centers': 3, 'results': 3, 'to': 3, 'market': 3, 'orientation': 3, 'a': 2, 'with': 2, 'logistic': 2, 'regression': 2, 'clusters': 2, 'there': 2, 'variables': 2, 'affect': 2, 'variable': 2, 'network': 2, 'center': 1, 'sector': 1, 'is': 1, 'famous': 1, 'industry': 1, 'because': 1, 'government': 1, 'has': 1, 'slogan': 1, 'as': 1, 'city': 1, 'have': 1, 'different': 1, 'typical': 1, 'his': 1, 'colour': 1, 'another': 1, 'uses': 1, 'data': 1, 'sample': 1, 'respondents': 1, 'owner': 1, 'use': 1, 'cluster': 1, 'markussen': 1, 'research': 1, 'on': 1, 'district': 1, 'refers': 1, 'marshallian': 1, 'hubs': 1, 'spokes': 1, 'satellite': 1, 'two': 1, 'independent': 1, 'which': 1, 'significant': 1, 'threre': 1, 'labor': 1, 'largest': 1, 'buyer': 1, 'also': 1, 'four': 1, 'insignificant': 1, 'do': 1, 'not': 1, 'business': 1, 'training': 1, 'age': 1, 'company': 1, 'suppliers': 1, 'raw': 1, 'materials': 1, 'liveliness': 1, 'promotion': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #170 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Achmad Fauzi
Judul: PENGGUNAAN DESAIN FAKTORIAL UNTUK MENGETAHUI PENGARUH JENIS PAKAN IKAN TERHADAP PERTUMBUKAN IKAN LELE
Pembimbing 1: Ari Basuki, S.T., M.T
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Pakan merupakan hal yang sangat penting dalam usaha peternakan, bahkan dapat dikatakan bahwa keberhasilan suatu usaha peternakan tergantung pada manajemen pakan. Pada penelitian ini dikaji upaya untuk membantu memperbaiki produktivitas peternak ikan lele di Desa Tanggung dengan cara melakukan rancangan percobaan yang melibatkan beberapa faktor seperti jenis pakan, kualitas air dan suhu air untuk mengetahui signifikasi terhadap laju pertumbuhan ikan lele selama masa pemeliharaan. Dengan menggunakan RAL dapat diambil kesimpulan berat ikan lele dari F hitung dengan taraf ? = 0,05 yang signifikan yaitu faktor B dengan nilai 6,591 > f tabel 5,317 dan F hitung dengan taraf ? = 0,01 yang signifikan yaitu faktor BC dengan nilai 12,117 > f tabel 3,457. Panjang ikan lele memiliki F hitung dengan taraf ? = 0,05 yang signifikan yaitu faktor AB dengan nilai 8,204 > f tabel 5,317 dan F hitung dengan taraf ? = 0,01 yang signifikan yaitu faktor AC dengan nilai 3,845 > f tabel 3,475.
Abstrak (Clean): pakan merupakan hal yang sangat penting dalam usaha peternakan bahkan dapat dikatakan bahwa keberhasilan suatu usaha peternakan tergantung pada manajemen pakan pada penelitian ini dikaji upaya untuk membantu memperbaiki produktivitas peternak ikan lele di desa tanggung dengan cara melakukan rancangan percobaan yang melibatkan beberapa faktor seperti jenis pakan kualitas air dan suhu air untuk mengetahui signifikasi terhadap laju pertumbuhan ikan lele selama masa pemeliharaan dengan menggunakan ral dapat diambil kesimpulan berat ikan lele dari f hitung dengan taraf yang signifikan yaitu faktor b dengan nilai f tabel dan f hitung dengan taraf yang signifikan yaitu faktor bc dengan nilai f tabel panjang ikan lele memiliki f hitung dengan taraf yang signifikan yaitu faktor ab dengan nilai f tabel dan f hitung dengan taraf yang signifikan yaitu faktor ac dengan nilai f tabel
Abstrak (Stopwords Removed): pakan sangat penting usaha peternakan bahkan dapat dikatakan keberhasilan usaha peternakan tergantung manajemen pakan penelitian dikaji upaya membantu memperbaiki produktivitas peternak ikan lele desa tanggung cara melakukan rancangan percobaan melibatkan beberapa faktor jenis pakan kualitas air suhu air mengetahui signifikasi laju pertumbuhan ikan lele selama masa pemeliharaan menggunakan ral dapat diambil kesimpulan berat ikan lele f hitung taraf signifikan faktor b nilai f tabel f hitung taraf signifikan faktor bc nilai f tabel panjang ikan lele memiliki f hitung taraf signifikan faktor ab nilai f tabel f hitung taraf signifikan faktor ac nilai f tabel
Abstrak (Stemmed): pakan sangat penting usaha terna bahkan dapat kata hasil usaha terna gantung manajemen pakan teliti kaji upaya bantu baik produktivitas ternak ikan lele desa tanggung cara laku rancang coba libat beberapa faktor jenis pakan kualitas air suhu air tahu signifikasi laju tumbuh ikan lele lama masa pelihara guna ral dapat ambil simpul berat ikan lele f hitung taraf signifikan faktor b nilai f tabel f hitung taraf signifikan faktor bc nilai f tabel panjang ikan lele milik f hitung taraf signifikan faktor ab nilai f tabel f hitung taraf signifikan faktor ac nilai f tabel
Abstrak (Corrected): pagan sang panting sara terra balkan apart data hail sara terra antung management pagan elite kanji pay bantu back produktivitas eternal ian lee desk tagging cara lake dancing coma libau beberapa factor penis pagan kualitas air sulu air tau signifikasi last tumble ian lee lama mass pelihara gun real apart ambit simple beat ian lee f hiding tara significant factor b nilgai f table f hiding tara significant factor be nilgai f table panting ian lee milk f hiding tara significant factor ab nilgai f table f hiding tara significant factor ac nilgai f table
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'f': 8, 'faktor': 5, 'ikan': 4, 'lele': 4, 'hitung': 4, 'taraf': 4, 'signifikan': 4, 'nilai': 4, 'tabel': 4, 'pakan': 3, 'usaha': 2, 'terna': 2, 'dapat': 2, 'air': 2, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'bahkan': 1, 'kata': 1, 'hasil': 1, 'gantung': 1, 'manajemen': 1, 'teliti': 1, 'kaji': 1, 'upaya': 1, 'bantu': 1, 'baik': 1, 'produktivitas': 1, 'ternak': 1, 'desa': 1, 'tanggung': 1, 'cara': 1, 'laku': 1, 'rancang': 1, 'coba': 1, 'libat': 1, 'beberapa': 1, 'jenis': 1, 'kualitas': 1, 'suhu': 1, 'tahu': 1, 'signifikasi': 1, 'laju': 1, 'tumbuh': 1, 'lama': 1, 'masa': 1, 'pelihara': 1, 'guna': 1, 'ral': 1, 'ambil': 1, 'simpul': 1, 'berat': 1, 'b': 1, 'bc': 1, 'panjang': 1, 'milik': 1, 'ab': 1, 'ac': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 13, 'the': 12, 'f': 8, 'with': 7, 'a': 6, 'that': 4, 'catfish': 4, 'level': 4, 'significant': 4, 'factor': 4, 'value': 4, 'table': 4, 'feed': 3, 'in': 3, 'by': 3, 'and': 3, 'can': 2, 'be': 2, 'to': 2, 'water': 2, 'calculated': 2, 'count': 2, 'is': 1, 'very': 1, 'important': 1, 'farm': 1, 'it': 1, 'said': 1, 'success': 1, 'business': 1, 'depends': 1, 'on': 1, 'management': 1, 'livestock': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'examined': 1, 'efforts': 1, 'help': 1, 'improve': 1, 'productivity': 1, 'farmers': 1, 'village': 1, 'responsibility': 1, 'carrying': 1, 'out': 1, 'experimental': 1, 'design': 1, 'involving': 1, 'several': 1, 'factors': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'type': 1, 'quality': 1, 'temperature': 1, 'determine': 1, 'significance': 1, 'rate': 1, 'growth': 1, 'during': 1, 'maintenance': 1, 'period': 1, 'using': 1, 'ral': 1, 'concluded': 1, 'weight': 1, 'was': 1, 'b': 1, 'bc': 1, 'length': 1, 'have': 1, 'namely': 1, 'ab': 1, 'ac': 1})
-------------------------------------------
--- Data #171 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Rengga Yudhismara
Judul: PEMBUATAN PROTOTIPE GENERATOR PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN SEBAGAI ALTERNATIF ENERGI DENGAN PENDEKATAN METODE D4S (DESIGN FOR SUSTAINABILITY)
Pembimbing 1: MU’ALLIM, ST.,MT
Pembimbing 2: RETNO INDRIARTININGTIAS,ST.,SE.,MT
Abstrak (Raw): Listrik sudah menjadi kebutuhan pokok di dunia ini. Khususnya di Indonesia, Mulai dari rumah tangga sampai industi, semuanya sangat bergantung pada energi listrik. Apabila listrik padam kerugian yang akan dialami sangat besar. kebutuhan listrik semakin meningkat setiap tahunnya sehingga diperlukan pemikiran kearah penggalian sumber energi alternatif secara simultan dan terstruktur. Generator angin merupakan salah satu alternatif yang sangat memungkinkan khususnya didaerah pesisir pantai madura, jenis turbin yang akan digunakan adalah dengan sumbu vertikal dengan pendekatan metode Design for Sustainability yang terdiri dari 10 tahap, mulai dari pembentukan tim dan penyusunan jadwal kegiatan, pembuatan matrik SWOT, faktor pendorong, sampai dengan evaluasi pembuatan prototipe. Dari hasil perhitungan pada rata-rata kecepatan angin 1.81 m/s rata-rata daya listrik generator yaitu hanya 4.24 watt dengan rata-rata tegangan capaian generator 5.66 volt DC dan rata-rata arus generator pada beban 12 LED dengan Daya total 6 Watt adalah 0.77 ampere.
Abstrak (Clean): listrik sudah menjadi kebutuhan pokok di dunia ini khususnya di indonesia mulai dari rumah tangga sampai industi semuanya sangat bergantung pada energi listrik apabila listrik padam kerugian yang akan dialami sangat besar kebutuhan listrik semakin meningkat setiap tahunnya sehingga diperlukan pemikiran kearah penggalian sumber energi alternatif secara simultan dan terstruktur generator angin merupakan salah satu alternatif yang sangat memungkinkan khususnya didaerah pesisir pantai madura jenis turbin yang akan digunakan adalah dengan sumbu vertikal dengan pendekatan metode design for sustainability yang terdiri dari tahap mulai dari pembentukan tim dan penyusunan jadwal kegiatan pembuatan matrik swot faktor pendorong sampai dengan evaluasi pembuatan prototipe dari hasil perhitungan pada ratarata kecepatan angin ms ratarata daya listrik generator yaitu hanya watt dengan ratarata tegangan capaian generator volt dc dan ratarata arus generator pada beban led dengan daya total watt adalah ampere
Abstrak (Stopwords Removed): listrik sudah menjadi kebutuhan pokok dunia khususnya indonesia mulai rumah tangga industi semuanya sangat bergantung energi listrik apabila listrik padam kerugian dialami sangat besar kebutuhan listrik semakin meningkat setiap tahunnya diperlukan pemikiran kearah penggalian sumber energi alternatif secara simultan terstruktur generator angin salah satu alternatif sangat memungkinkan khususnya didaerah pesisir pantai madura jenis turbin digunakan sumbu vertikal pendekatan metode design for sustainability terdiri tahap mulai pembentukan tim penyusunan jadwal kegiatan pembuatan matrik swot faktor pendorong evaluasi pembuatan prototipe hasil perhitungan ratarata kecepatan angin ms ratarata daya listrik generator watt ratarata tegangan capaian generator volt dc ratarata arus generator beban led daya total watt ampere
Abstrak (Stemmed): listrik sudah jadi butuh pokok dunia khusus indonesia mulai rumah tangga industi semua sangat gantung energi listrik apabila listrik padam rugi alami sangat besar butuh listrik makin tingkat tiap tahun perlu pikir arah gali sumber energi alternatif cara simultan struktur generator angin salah satu alternatif sangat mungkin khusus daerah pesisir pantai madura jenis turbin guna sumbu vertikal dekat metode design for sustainability diri tahap mulai bentuk tim susun jadwal giat buat matrik swot faktor dorong evaluasi buat prototipe hasil hitung ratarata cepat angin ms ratarata daya listrik generator watt ratarata tegang capai generator volt dc ratarata arus generator beban led daya total watt ampere
Abstrak (Corrected): listeria judah jade butch look dulia rhesus indonesia mule rumal tanga industry sea sang antung energy listeria arabia listeria madam rug salami sang bear butch listeria making dingbat tip thun peru piker arab gal number energy alternative cara simulate structure generator angie salad sat alternative sang munchkin rhesus sarah pesisir pants madura penis turbine gun sumba vertical dead metope design for sustainability dirt that mule bent tim susan radial gift but matrix swot factor doing evaluate but prototype hail hiding ratarata eat angie ms ratarata day listeria generator watt ratarata began capri generator volt dc ratarata arms generator began led day total watt ampere
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'listrik': 5, 'generator': 4, 'ratarata': 4, 'sangat': 3, 'butuh': 2, 'khusus': 2, 'mulai': 2, 'energi': 2, 'alternatif': 2, 'angin': 2, 'buat': 2, 'daya': 2, 'watt': 2, 'sudah': 1, 'jadi': 1, 'pokok': 1, 'dunia': 1, 'indonesia': 1, 'rumah': 1, 'tangga': 1, 'industi': 1, 'semua': 1, 'gantung': 1, 'apabila': 1, 'padam': 1, 'rugi': 1, 'alami': 1, 'besar': 1, 'makin': 1, 'tingkat': 1, 'tiap': 1, 'tahun': 1, 'perlu': 1, 'pikir': 1, 'arah': 1, 'gali': 1, 'sumber': 1, 'cara': 1, 'simultan': 1, 'struktur': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'mungkin': 1, 'daerah': 1, 'pesisir': 1, 'pantai': 1, 'madura': 1, 'jenis': 1, 'turbin': 1, 'guna': 1, 'sumbu': 1, 'vertikal': 1, 'dekat': 1, 'metode': 1, 'design': 1, 'for': 1, 'sustainability': 1, 'diri': 1, 'tahap': 1, 'bentuk': 1, 'tim': 1, 'susun': 1, 'jadwal': 1, 'giat': 1, 'matrik': 1, 'swot': 1, 'faktor': 1, 'dorong': 1, 'evaluasi': 1, 'prototipe': 1, 'hasil': 1, 'hitung': 1, 'cepat': 1, 'ms': 1, 'tegang': 1, 'capai': 1, 'volt': 1, 'dc': 1, 'arus': 1, 'beban': 1, 'led': 1, 'total': 1, 'ampere': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'of': 11, 'is': 6, 'that': 5, 'generator': 4, 'average': 4, 'in': 3, 'from': 3, 'very': 3, 'power': 3, 'and': 3, 'with': 3, 'electricity': 2, 'especially': 2, 'ranging': 2, 'energy': 2, 'will': 2, 'be': 2, 'for': 2, 'alternative': 2, 'wind': 2, 'watts': 2, 'has': 1, 'become': 1, 'a': 1, 'staple': 1, 'world': 1, 'indonesia': 1, 'household': 1, 'to': 1, 'industry': 1, 'all': 1, 'dependent': 1, 'on': 1, 'electrical': 1, 'if': 1, 'goes': 1, 'out': 1, 'losses': 1, 'experienced': 1, 'large': 1, 'demand': 1, 'increasing': 1, 'every': 1, 'year': 1, 'required': 1, 'excavation': 1, 'thought': 1, 'towards': 1, 'sources': 1, 'simultaneously': 1, 'structured': 1, 'one': 1, 'possible': 1, 'coastal': 1, 'areas': 1, 'madura': 1, 'type': 1, 'turbine': 1, 'used': 1, 'vertical': 1, 'axis': 1, 'approach': 1, 'design': 1, 'sustainability': 1, 'method': 1, 'which': 1, 'consists': 1, 'stages': 1, 'team': 1, 'building': 1, 'scheduling': 1, 'activities': 1, 'creation': 1, 'swot': 1, 'matrix': 1, 'factor': 1, 'driving': 1, 'until': 1, 'evaluation': 1, 'prototyping': 1, 'calculation': 1, 'speed': 1, 'm': 1, 's': 1, 'electric': 1, 'only': 1, 'an': 1, 'voltage': 1, 'volts': 1, 'dc': 1, 'performance': 1, 'current': 1, 'load': 1, 'led': 1, 'total': 1, 'amperes': 1})
-------------------------------------------
--- Data #172 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: R. YudhaMuerdiantoro
Judul: RE-DESIGN PANCI PRESTO BEBEK SONGKEM DENGAN
PENDEKATAN REKAYASA NILAI (VALUE ENGINEERING)
Pembimbing 1: Sabarrudin Achmad, S.T ,M.T
Pembimbing 2: Mu'alim S.T ,M.T
Abstrak (Raw): Masakan dari olahan bebek menjadi makanan populer saat ini, terutama bebek songkem yang sangat disukai di Kabupaten Bangkalan. Karena memiliki citra rasa masakan dan bumbu yang berbeda dari masakan bebek lainnya. Namun yang menjadi kendala pada pembuatan bebek songkem, yaitu antara lain proses pemasakan yang lama, kemudian kapasitas yang kurang memenuhi permintaan konsumen, sehingga banyak pembeli menunggu terlalu lama untuk menikmati 1 bebek songkem. Salah satu solusi untuk kendala tersebut yaitu melakukan perancangan ulang panci bebek songkem yang lebih baik dan ekonomis dari segi waktu juga proses pemasakan, namun secara kualitas tidak berbeda dengan produk panci yang sudah ada, yaitu redesain produk dengan metode rekayasa nilai. Dimana redesain produk sendiri melakukan pembuatan ulang panci yang ada menjadi panci yang efisien waktu dan juga lebih baik dari pada panci sebelumnya. Metode yang digunakan yaitu rekayasa nilai karena memiliki kelebihan dalam menentukan alternatif terbaik dengan mengendalikan biaya produksi yang digunakan terhadap nilai fungsi dari produk tanpa menghilangkan kualitas dan kehandalan produk yang dikehendaki. Hasil penelitian ini berupa alternatif panci presto yang ditentukan berdasarkan hasil nilai tertinggi dari beberapa alternatif usulan. Alternatif panci presto yang terpilih adalah alternatif 1 dengan nilai sebesar 1.36, yang dimana pada alternatif 1 ini menggunakan bahan panci yang baik untuk proses pemasakan yaitu plat stenliss, pengatur tekanan (barometer), pengerat tutup dengan menggunakan ulir, plat penyaring kemudian katup pembuang tekanan otomatis dan manual agar proses sebelum pembukaan tutup tidak terjadi kecelakaan.
Kata Kunci : Redesain produk, Rekayasa Nilai, Panci Presto.
Abstrak (Clean): masakan dari olahan bebek menjadi makanan populer saat ini terutama bebek songkem yang sangat disukai di kabupaten bangkalan karena memiliki citra rasa masakan dan bumbu yang berbeda dari masakan bebek lainnya namun yang menjadi kendala pada pembuatan bebek songkem yaitu antara lain proses pemasakan yang lama kemudian kapasitas yang kurang memenuhi permintaan konsumen sehingga banyak pembeli menunggu terlalu lama untuk menikmati bebek songkem salah satu solusi untuk kendala tersebut yaitu melakukan perancangan ulang panci bebek songkem yang lebih baik dan ekonomis dari segi waktu juga proses pemasakan namun secara kualitas tidak berbeda dengan produk panci yang sudah ada yaitu redesain produk dengan metode rekayasa nilai dimana redesain produk sendiri melakukan pembuatan ulang panci yang ada menjadi panci yang efisien waktu dan juga lebih baik dari pada panci sebelumnya metode yang digunakan yaitu rekayasa nilai karena memiliki kelebihan dalam menentukan alternatif terbaik dengan mengendalikan biaya produksi yang digunakan terhadap nilai fungsi dari produk tanpa menghilangkan kualitas dan kehandalan produk yang dikehendaki hasil penelitian ini berupa alternatif panci presto yang ditentukan berdasarkan hasil nilai tertinggi dari beberapa alternatif usulan alternatif panci presto yang terpilih adalah alternatif dengan nilai sebesar yang dimana pada alternatif ini menggunakan bahan panci yang baik untuk proses pemasakan yaitu plat stenliss pengatur tekanan barometer pengerat tutup dengan menggunakan ulir plat penyaring kemudian katup pembuang tekanan otomatis dan manual agar proses sebelum pembukaan tutup tidak terjadi kecelakaan kata kunci redesain produk rekayasa nilai panci presto
Abstrak (Stopwords Removed): masakan olahan bebek menjadi makanan populer terutama bebek songkem sangat disukai kabupaten bangkalan memiliki citra rasa masakan bumbu berbeda masakan bebek lainnya menjadi kendala pembuatan bebek songkem antara lain proses pemasakan lama kapasitas kurang memenuhi permintaan konsumen banyak pembeli menunggu terlalu lama menikmati bebek songkem salah satu solusi kendala tersebut melakukan perancangan ulang panci bebek songkem lebih baik ekonomis segi waktu proses pemasakan secara kualitas berbeda produk panci sudah ada redesain produk metode rekayasa nilai dimana redesain produk sendiri melakukan pembuatan ulang panci ada menjadi panci efisien waktu lebih baik panci sebelumnya metode digunakan rekayasa nilai memiliki kelebihan menentukan alternatif terbaik mengendalikan biaya produksi digunakan nilai fungsi produk menghilangkan kualitas kehandalan produk dikehendaki hasil penelitian berupa alternatif panci presto ditentukan berdasarkan hasil nilai tertinggi beberapa alternatif usulan alternatif panci presto terpilih alternatif nilai sebesar dimana alternatif menggunakan bahan panci baik proses pemasakan plat stenliss pengatur tekanan barometer pengerat tutup menggunakan ulir plat penyaring katup pembuang tekanan otomatis manual proses pembukaan tutup terjadi kecelakaan kata kunci redesain produk rekayasa nilai panci presto
Abstrak (Stemmed): masakan olah bebek jadi makan populer utama bebek songkem sangat suka kabupaten bangkal milik citra rasa masakan bumbu beda masakan bebek lain jadi kendala buat bebek songkem antara lain proses masa lama kapasitas kurang penuh minta konsumen banyak beli tunggu terlalu lama nikmat bebek songkem salah satu solusi kendala sebut laku ancang ulang panci bebek songkem lebih baik ekonomis segi waktu proses masa cara kualitas beda produk panci sudah ada redesain produk metode rekayasa nilai mana redesain produk sendiri laku buat ulang panci ada jadi panci efisien waktu lebih baik panci belum metode guna rekayasa nilai milik lebih tentu alternatif baik kendali biaya produksi guna nilai fungsi produk hilang kualitas kehandalan produk hendak hasil teliti upa alternatif panci presto tentu dasar hasil nilai tinggi beberapa alternatif usul alternatif panci presto pilih alternatif nilai besar mana alternatif guna bahan panci baik proses masa plat stenliss atur tekan barometer erat tutup guna ulir plat nyaring katup buang tekan otomatis manual proses buka tutup jadi celaka kata kunci redesain produk rekayasa nilai panci presto
Abstrak (Corrected): malayan blah bebel jade mayan popular mama bebel songkem sang ska kabupaten bangka milk citral rash malayan bomb bed malayan bebel lain jade kendall but bebel songkem angara lain proves mass lama kapasitas during punch mint consumed banyan bell tungus tergal lama nikita bebel songkem salad sat solus kendall debut lake dancing slang panic bebel songkem leash back economic semi want proves mass cara kualitas bed proud panic judah ada redesign proud metope rekayasa nilgai mana redesign proud sending lake but slang panic ada jade panic elision want leash back panic begum metope gun rekayasa nilgai milk leash tent alternative back kendall bay produksi gun nilgai fungi proud hang kualitas kehandalan proud henna hail elite up alternative panic presto tent dakar hail nilgai ting beberapa alternative usual alternative panic presto pilch alternative nilgai bear mana alternative gun bahai panic back proves mass play stenosis amur texan barometer eat tutu gun lir play nearing setup bang texan fotomat's manual proves burka tutu jade clara data bunch redesign proud rekayasa nilgai panic presto
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'panci': 9, 'bebek': 6, 'produk': 6, 'nilai': 6, 'alternatif': 6, 'jadi': 4, 'songkem': 4, 'proses': 4, 'baik': 4, 'guna': 4, 'masakan': 3, 'masa': 3, 'lebih': 3, 'redesain': 3, 'rekayasa': 3, 'presto': 3, 'milik': 2, 'beda': 2, 'lain': 2, 'kendala': 2, 'buat': 2, 'lama': 2, 'laku': 2, 'ulang': 2, 'waktu': 2, 'kualitas': 2, 'ada': 2, 'metode': 2, 'mana': 2, 'tentu': 2, 'hasil': 2, 'plat': 2, 'tekan': 2, 'tutup': 2, 'olah': 1, 'makan': 1, 'populer': 1, 'utama': 1, 'sangat': 1, 'suka': 1, 'kabupaten': 1, 'bangkal': 1, 'citra': 1, 'rasa': 1, 'bumbu': 1, 'antara': 1, 'kapasitas': 1, 'kurang': 1, 'penuh': 1, 'minta': 1, 'konsumen': 1, 'banyak': 1, 'beli': 1, 'tunggu': 1, 'terlalu': 1, 'nikmat': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'solusi': 1, 'sebut': 1, 'ancang': 1, 'ekonomis': 1, 'segi': 1, 'cara': 1, 'sudah': 1, 'sendiri': 1, 'efisien': 1, 'belum': 1, 'kendali': 1, 'biaya': 1, 'produksi': 1, 'fungsi': 1, 'hilang': 1, 'kehandalan': 1, 'hendak': 1, 'teliti': 1, 'upa': 1, 'dasar': 1, 'tinggi': 1, 'beberapa': 1, 'usul': 1, 'pilih': 1, 'besar': 1, 'bahan': 1, 'stenliss': 1, 'atur': 1, 'barometer': 1, 'erat': 1, 'ulir': 1, 'nyaring': 1, 'katup': 1, 'buang': 1, 'otomatis': 1, 'manual': 1, 'buka': 1, 'celaka': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 28, 'of': 13, 'is': 7, 'value': 7, 'a': 6, 'to': 6, 'in': 5, 'that': 5, 'pot': 5, 'alternative': 5, 'as': 4, 'songkem': 4, 'which': 4, 'and': 4, 'this': 4, 'pressure': 4, 'duckbased': 3, 'dishes': 3, 'bebek': 3, 'by': 3, 'has': 3, 'cooking': 3, 'study': 3, 'redesign': 3, 'engineering': 3, 'will': 3, 'product': 3, 'bangkal': 2, 'one': 2, 'it': 2, 'from': 2, 'other': 2, 'on': 2, 'long': 2, 'process': 2, 'so': 2, 'proposed': 2, 'more': 2, 'quality': 2, 'we': 2, 'be': 2, 'for': 2, 'used': 2, 'cooker': 2, 'plate': 2, 'opening': 2, 'becomes': 1, 'popular': 1, 'food': 1, 'today': 1, 'these': 1, 'known': 1, 'highly': 1, 'favored': 1, 'people': 1, 'around': 1, 'because': 1, 'spicy': 1, 'flavor': 1, 'different': 1, 'however': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'constraints': 1, 'making': 1, 'among': 1, 'things': 1, 'leads': 1, 'lack': 1, 'capacity': 1, 'meet': 1, 'consumer': 1, 'demand': 1, 'causes': 1, 'many': 1, 'buyers': 1, 'wait': 1, 'too': 1, 'enjoy': 1, 'solution': 1, 'solve': 1, 'problem': 1, 'redesigning': 1, 'cookingpot': 1, 'better': 1, 'economical': 1, 'terms': 1, 'time': 1, 'while': 1, 'maintaining': 1, 'processed': 1, 'duck': 1, 'using': 1, 'method': 1, 'existing': 1, 'pan': 1, 'timeefficient': 1, 'than': 1, 'previous': 1, 'approach': 1, 'employed': 1, 'advantages': 1, 'determining': 1, 'best': 1, 'controlling': 1, 'cost': 1, 'production': 1, 'whose': 1, 'aspect': 1, 'function': 1, 'without': 1, 'losing': 1, 'reliability': 1, 'desired': 1, 'result': 1, 'obtained': 1, 'an': 1, 'determined': 1, 'based': 1, 'highest': 1, 'some': 1, 'proposals': 1, 'selected': 1, 'number': 1, 'gives': 1, 'features': 1, 'stainlesssteel': 1, 'regulator': 1, 'barometer': 1, 'rodents': 1, 'with': 1, 'screw': 1, 'cap': 1, 'filtering': 1, 'well': 1, 'automatic': 1, 'manual': 1, 'dumping': 1, 'valve': 1, 'avoiding': 1, 'accident': 1, 'may': 1, 'happen': 1, 'during': 1, 'lid': 1, 'keywords': 1, 'presto': 1})
-------------------------------------------
--- Data #173 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: MUBAROK
Judul: REDESIGN ALAT PEMOTONG KERUPUK DENGAN PENDEKATAN VALUE ENGINEERING
Pembimbing 1: SABARUDIN AHMAD ST. MT
Pembimbing 2: MU'ALIM ST, MT
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Berdasarkan pengamatan di UKM kerupuk yang ada didaerah bangkalan kamal ini mengalami kesulitan yang cukup serius, didapatkan beberapa kendala dalam hal pemotongan kerupuk dikarenakan proses pemotongan masih menggunakan cara manual,menggunakan tenaga manusia sehingga memakan waktu yang cukup lama,hasil dari potongan tersebut tidak sesuai dengan yang diinginkan, memakan biaya operator yang cukup banyak dan keuntungan pemasaran yang semakin menurun. Pengamatan dilakukan di UKM kerupuk milik ibu Masturah. Krupuk yang sering dibuat adalah kerupuk puli dengan ukuran 9 cm dan panjang lonjorannya 50-60 cm. Pengamatan ini bertujuan untuk meredesign alat pemotong kerupuk dengan pendekatan value engineering, dimana dari analisa tersebut dapat digunakan untuk menentukan produk alat pemotong kerupuk yang dapat digunakan dengan baik sekaligus diterima oleh masyarakat. Dari data yang diperoleh didapatkan total biaya yang dikeluarkan jika menggunakan produk lama sebesar Rp. 525.000 sedangkan produk baru ini memiliki harga yang relative lebih tinggi sebesar Rp. 1.058.000 tetapi jika menggunakan produk baru ini pemilik bisa mendapatkan keuntungan sebesar Rp.4.095.000 tiap bulannya
Abstrak (Clean): abstrak berdasarkan pengamatan di ukm kerupuk yang ada didaerah bangkalan kamal ini mengalami kesulitan yang cukup serius didapatkan beberapa kendala dalam hal pemotongan kerupuk dikarenakan proses pemotongan masih menggunakan cara manualmenggunakan tenaga manusia sehingga memakan waktu yang cukup lamahasil dari potongan tersebut tidak sesuai dengan yang diinginkan memakan biaya operator yang cukup banyak dan keuntungan pemasaran yang semakin menurun pengamatan dilakukan di ukm kerupuk milik ibu masturah krupuk yang sering dibuat adalah kerupuk puli dengan ukuran cm dan panjang lonjorannya cm pengamatan ini bertujuan untuk meredesign alat pemotong kerupuk dengan pendekatan value engineering dimana dari analisa tersebut dapat digunakan untuk menentukan produk alat pemotong kerupuk yang dapat digunakan dengan baik sekaligus diterima oleh masyarakat dari data yang diperoleh didapatkan total biaya yang dikeluarkan jika menggunakan produk lama sebesar rp sedangkan produk baru ini memiliki harga yang relative lebih tinggi sebesar rp tetapi jika menggunakan produk baru ini pemilik bisa mendapatkan keuntungan sebesar rp tiap bulannya
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak berdasarkan pengamatan ukm kerupuk ada didaerah bangkalan kamal mengalami kesulitan cukup serius didapatkan beberapa kendala pemotongan kerupuk dikarenakan proses pemotongan masih menggunakan cara manualmenggunakan tenaga manusia memakan waktu cukup lamahasil potongan tersebut sesuai diinginkan memakan biaya operator cukup banyak keuntungan pemasaran semakin menurun pengamatan dilakukan ukm kerupuk milik ibu masturah krupuk sering dibuat kerupuk puli ukuran cm panjang lonjorannya cm pengamatan bertujuan meredesign alat pemotong kerupuk pendekatan value engineering dimana analisa tersebut dapat digunakan menentukan produk alat pemotong kerupuk dapat digunakan baik sekaligus diterima masyarakat data diperoleh didapatkan total biaya dikeluarkan jika menggunakan produk lama sebesar rp sedangkan produk baru memiliki harga relative lebih tinggi sebesar rp jika menggunakan produk baru pemilik mendapatkan keuntungan sebesar rp tiap bulannya
Abstrak (Stemmed): abstrak dasar amat ukm kerupuk ada daerah bangkal kamal alami sulit cukup serius dapat beberapa kendala potong kerupuk karena proses potong masih guna cara manualmenggunakan tenaga manusia makan waktu cukup lamahasil potong sebut sesuai ingin makan biaya operator cukup banyak untung pasar makin turun amat laku ukm kerupuk milik ibu masturah krupuk sering buat kerupuk pul ukur cm panjang lonjor cm amat tuju meredesign alat potong kerupuk dekat value engineering mana analisa sebut dapat guna tentu produk alat potong kerupuk dapat guna baik sekaligus terima masyarakat data oleh dapat total biaya keluar jika guna produk lama besar rp sedang produk baru milik harga relative lebih tinggi besar rp jika guna produk baru milik dapat untung besar rp tiap bulan
Abstrak (Corrected): abstract dakar mat um kerupuk ada sarah bangka jamal salami suit cutup serious apart beberapa kendall voting kerupuk arena proves voting mash gun cara manualmenggunakan teenage amnesia mayan want cutup lamahasil voting debut sexual begin mayan bay operator cutup banyan unsung paar making turn mat lake um kerupuk milk ibm masturah krupp seeing but kerupuk pul ukr cm panting longer cm mat juju redesign flat voting kerupuk dead value engineering mana analyst debut apart gun tent proud flat voting kerupuk apart gun back sekaligus terms masyarakat data olen apart total bay cellar pika gun proud lama bear up sedan proud bar milk hard relative leash ting bear up pika gun proud bar milk apart unsung bear up tip buran
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerupuk': 6, 'dapat': 5, 'potong': 5, 'guna': 5, 'produk': 4, 'amat': 3, 'cukup': 3, 'milik': 3, 'besar': 3, 'rp': 3, 'ukm': 2, 'makan': 2, 'sebut': 2, 'biaya': 2, 'untung': 2, 'cm': 2, 'alat': 2, 'jika': 2, 'baru': 2, 'abstrak': 1, 'dasar': 1, 'ada': 1, 'daerah': 1, 'bangkal': 1, 'kamal': 1, 'alami': 1, 'sulit': 1, 'serius': 1, 'beberapa': 1, 'kendala': 1, 'karena': 1, 'proses': 1, 'masih': 1, 'cara': 1, 'manualmenggunakan': 1, 'tenaga': 1, 'manusia': 1, 'waktu': 1, 'lamahasil': 1, 'sesuai': 1, 'ingin': 1, 'operator': 1, 'banyak': 1, 'pasar': 1, 'makin': 1, 'turun': 1, 'laku': 1, 'ibu': 1, 'masturah': 1, 'krupuk': 1, 'sering': 1, 'buat': 1, 'pul': 1, 'ukur': 1, 'panjang': 1, 'lonjor': 1, 'tuju': 1, 'meredesign': 1, 'dekat': 1, 'value': 1, 'engineering': 1, 'mana': 1, 'analisa': 1, 'tentu': 1, 'baik': 1, 'sekaligus': 1, 'terima': 1, 'masyarakat': 1, 'data': 1, 'oleh': 1, 'total': 1, 'keluar': 1, 'lama': 1, 'sedang': 1, 'harga': 1, 'relative': 1, 'lebih': 1, 'tinggi': 1, 'tiap': 1, 'bulan': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'of': 8, 'a': 6, 'crackers': 5, 'is': 4, 'observation': 3, 'that': 3, 'are': 3, 'cutting': 3, 'to': 3, 'using': 3, 'with': 3, 'can': 3, 'product': 3, 'rp': 3, 'smes': 2, 'obtained': 2, 'and': 2, 'made': 2, 'cm': 2, 'be': 2, 'used': 2, 'new': 2, 'abstract': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'there': 1, 'cracker': 1, 'bangkal': 1, 'kamal': 1, 'area': 1, 'experience': 1, 'serious': 1, 'difficulty': 1, 'some': 1, 'constraints': 1, 'in': 1, 'terms': 1, 'chips': 1, 'due': 1, 'process': 1, 'still': 1, 'manual': 1, 'method': 1, 'human': 1, 'power': 1, 'so': 1, 'long': 1, 'time': 1, 'results': 1, 'prices': 1, 'do': 1, 'not': 1, 'fit': 1, 'desired': 1, 'takes': 1, 'charge': 1, 'carriers': 1, 'quite': 1, 'lot': 1, 'marketing': 1, 'advantages': 1, 'diminishing': 1, 'were': 1, 'masturah': 1, 'mother': 1, 's': 1, 'often': 1, 'pulley': 1, 'size': 1, 'length': 1, 'aims': 1, 'redesign': 1, 'cutlery': 1, 'value': 1, 'engineering': 1, 'approach': 1, 'which': 1, 'analiysis': 1, 'determine': 1, 'tools': 1, 'both': 1, 'at': 1, 'once': 1, 'accepted': 1, 'by': 1, 'society': 1, 'from': 1, 'data': 1, 'total': 1, 'cost': 1, 'incurred': 1, 'when': 1, 'old': 1, 'products': 1, 'while': 1, 'has': 1, 'higher': 1, 'relative': 1, 'price': 1, 'but': 1, 'this': 1, 'owner': 1, 'get': 1, 'profit': 1, 'million': 1, 'per': 1, 'month': 1})
-------------------------------------------
--- Data #174 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: MIFTAHUL ARIF RIDWANI
Judul: PERANCANGAN ALAT BANTU ANGKAT GABAH YANG ERGONOMIS DI PENGGILINGAN PADI UNTUK MENGURANGI KELELAHAN PEKERJA
Pembimbing 1: NACHNUL ANSORI ST.MT.,
Pembimbing 2: HERI AWALUL ILHAMSYAH ST.MT.,
Abstrak (Raw): UD. Fajar merupakan sebuah usaha bidang jasa yang bergerak melayani jasa penggilingan padi untuk dijadikan beras. Yang terletak di desa kramat, kab. Bangkalan. Berdasarkan pengamatan yang dilakukakan ada beberapa proses kegiatan yang di lakukan yaitu memasukkan gabah ke dalam corong dan memindahkan beras ke karung. Permasalahan yang dialami operator ialah proses pengangkatan gabah yang masih manual sehingga seringkali pekerja mengalami kelelahan. Sesuai permasalahan tersebut maka penulis melakukan perancangan produk alat bantu pengangkat gabah kedalam corong untuk mengurangi kelelahan pekerja.
Dalam proses perancangan alat bantu angkat gabah penulis melakukan pendekatan berdasarkan antropometri pekerja serta dengan metode REBA ( Rapid Entire Body Assesment). Setelah desain produk yang telah dibuat sudah jadi kemudian alat tersebut diaplikasikan, hasilnya alat tersebut cukup membantu pekerja karena energi yang dikeluarkan lebih sedikit ini dibuktikan dengan menurunnya detak jantung pekerja. Hasil %CVL setelah menggunakan alat bantu angkat gabah sebagai berikut Operator 1. 27.33%CVL Operator 2. 26.99%CVL dan Operator 3. 23.39%CVL
Kata Kunci : metode kerja, Rapid Entire Body, Detak Jantung, Alat Bantu
Abstrak (Clean): ud fajar merupakan sebuah usaha bidang jasa yang bergerak melayani jasa penggilingan padi untuk dijadikan beras yang terletak di desa kramat kab bangkalan berdasarkan pengamatan yang dilakukakan ada beberapa proses kegiatan yang di lakukan yaitu memasukkan gabah ke dalam corong dan memindahkan beras ke karung permasalahan yang dialami operator ialah proses pengangkatan gabah yang masih manual sehingga seringkali pekerja mengalami kelelahan sesuai permasalahan tersebut maka penulis melakukan perancangan produk alat bantu pengangkat gabah kedalam corong untuk mengurangi kelelahan pekerja dalam proses perancangan alat bantu angkat gabah penulis melakukan pendekatan berdasarkan antropometri pekerja serta dengan metode reba rapid entire body assesment setelah desain produk yang telah dibuat sudah jadi kemudian alat tersebut diaplikasikan hasilnya alat tersebut cukup membantu pekerja karena energi yang dikeluarkan lebih sedikit ini dibuktikan dengan menurunnya detak jantung pekerja hasil cvl setelah menggunakan alat bantu angkat gabah sebagai berikut operator cvl operator cvl dan operator cvl kata kunci metode kerja rapid entire body detak jantung alat bantu
Abstrak (Stopwords Removed): ud fajar usaha bidang jasa bergerak melayani jasa penggilingan padi dijadikan beras terletak desa kramat kab bangkalan berdasarkan pengamatan dilakukakan ada beberapa proses kegiatan lakukan memasukkan gabah corong memindahkan beras karung permasalahan dialami operator ialah proses pengangkatan gabah masih manual seringkali pekerja mengalami kelelahan sesuai permasalahan tersebut penulis melakukan perancangan produk alat bantu pengangkat gabah kedalam corong mengurangi kelelahan pekerja proses perancangan alat bantu angkat gabah penulis melakukan pendekatan berdasarkan antropometri pekerja metode reba rapid entire body assesment desain produk dibuat sudah jadi alat tersebut diaplikasikan hasilnya alat tersebut cukup membantu pekerja energi dikeluarkan lebih sedikit dibuktikan menurunnya detak jantung pekerja hasil cvl menggunakan alat bantu angkat gabah berikut operator cvl operator cvl operator cvl kata kunci metode kerja rapid entire body detak jantung alat bantu
Abstrak (Stemmed): ud fajar usaha bidang jasa gerak layan jasa giling padi jadi beras letak desa kramat kab bangkal dasar amat dilakukakan ada beberapa proses giat laku masuk gabah corong pindah beras karung masalah alami operator ialah proses angkat gabah masih manual seringkali kerja alami lelah sesuai masalah sebut tulis laku ancang produk alat bantu angkat gabah dalam corong kurang lelah kerja proses ancang alat bantu angkat gabah tulis laku dekat dasar antropometri kerja metode reba rapid entire body assesment desain produk buat sudah jadi alat sebut aplikasi hasil alat sebut cukup bantu kerja energi keluar lebih sedikit bukti turun detak jantung kerja hasil cvl guna alat bantu angkat gabah ikut operator cvl operator cvl operator cvl kata kunci metode kerja rapid entire body detak jantung alat bantu
Abstrak (Corrected): up ajar sara biding casa gera layman casa giving paid jade bears leak desk drama kab bangka dakar mat dilakukakan ada beberapa proves gift lake mask gabar corona pindar bears caring marsala salami operator galah proves angst gabar mash manual seringkali era salami leah sexual marsala debut tulips lake dancing proud flat bantu angst gabar dream corona during leah era proves dancing flat bantu angst gabar tulips lake dead dakar anthropometric era metope reba rapid entire body assessment detain proud but judah jade flat debut aplikasi hail flat debut cutup bantu era energy cellar leash sedikit but turn dead antung era hail cal gun flat bantu angst gabar it operator cal operator cal operator cal data bunch metope era rapid entire body dead antung flat bantu
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 6, 'alat': 6, 'gabah': 5, 'bantu': 5, 'operator': 4, 'angkat': 4, 'cvl': 4, 'proses': 3, 'laku': 3, 'sebut': 3, 'jasa': 2, 'jadi': 2, 'beras': 2, 'dasar': 2, 'corong': 2, 'masalah': 2, 'alami': 2, 'lelah': 2, 'tulis': 2, 'ancang': 2, 'produk': 2, 'metode': 2, 'rapid': 2, 'entire': 2, 'body': 2, 'hasil': 2, 'detak': 2, 'jantung': 2, 'ud': 1, 'fajar': 1, 'usaha': 1, 'bidang': 1, 'gerak': 1, 'layan': 1, 'giling': 1, 'padi': 1, 'letak': 1, 'desa': 1, 'kramat': 1, 'kab': 1, 'bangkal': 1, 'amat': 1, 'dilakukakan': 1, 'ada': 1, 'beberapa': 1, 'giat': 1, 'masuk': 1, 'pindah': 1, 'karung': 1, 'ialah': 1, 'masih': 1, 'manual': 1, 'seringkali': 1, 'sesuai': 1, 'dalam': 1, 'kurang': 1, 'dekat': 1, 'antropometri': 1, 'reba': 1, 'assesment': 1, 'desain': 1, 'buat': 1, 'sudah': 1, 'aplikasi': 1, 'cukup': 1, 'energi': 1, 'keluar': 1, 'lebih': 1, 'sedikit': 1, 'bukti': 1, 'turun': 1, 'guna': 1, 'ikut': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'is': 6, 'in': 5, 'that': 5, 'of': 5, 'grain': 4, 'workers': 4, 'to': 3, 'rice': 3, 'into': 3, 'and': 3, 'design': 3, 'tool': 3, 'cvl': 3, 'a': 2, 'services': 2, 'based': 2, 'funnel': 2, 'problems': 2, 'by': 2, 'operators': 2, 'process': 2, 'so': 2, 'fatigue': 2, 'tools': 2, 'rapid': 2, 'entire': 2, 'body': 2, 'operator': 2, 'ud': 1, 'fajar': 1, 'business': 1, 'engaged': 1, 'cater': 1, 'be': 1, 'mills': 1, 'which': 1, 'located': 1, 'village': 1, 'kramat': 1, 'kab': 1, 'bangkal': 1, 'on': 1, 'observation': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'several': 1, 'processes': 1, 'dilakukakan': 1, 'with': 1, 'activities': 1, 'incorporate': 1, 'move': 1, 'sack': 1, 'experienced': 1, 'removal': 1, 'still': 1, 'manual': 1, 'often': 1, 'experience': 1, 'accordance': 1, 'these': 1, 'authors': 1, 'do': 1, 'product': 1, 'lifter': 1, 'reduce': 1, 'worker': 1, 'lifting': 1, 'aids': 1, 'writer': 1, 'approach': 1, 'method': 1, 'anthropometry': 1, 'reba': 1, 'assessment': 1, 'once': 1, 'products': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'made': 1, 'already': 1, 'then': 1, 'applied': 1, 'result': 1, 'quite': 1, 'helpful': 1, 'because': 1, 'less': 1, 'energy': 1, 'expended': 1, 'evidenced': 1, 'decrease': 1, 'heart': 1, 'rate': 1, 'results': 1, 'after': 1, 'using': 1, 'lift': 1, 'as': 1, 'follows': 1, 'cv': 1, 'keywords': 1, 'working': 1, 'methods': 1, 'heartbeats': 1})
-------------------------------------------
--- Data #175 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Resta Amijaya
Judul: USULAN PENERAPAN LEAN MANUFACTURING UNTUK MEMINIMALKAN WASTE PADA PRODUKSI PRODUK ROLLING DOOR
PADA UD. HUTAMA TEKNIK Sumenep
Pembimbing 1: M. Imron Mustajib S.T., M.T
Pembimbing 2: Agus Salim S.T., M.T
Abstrak (Raw): Pada penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi waste dan memberikan usulan perbaikan pada perusahaan UD. Hutama Teknik dalam salah satu pembuatan produk yaitu rolling door. Untuk mengidentifikasi dan mengurangi waste perlu penerapan Lean Manufacturing (LM), karena manfaat dari penerapan LM oleh perusahaan akan berimbas pada kepuasan pelanggan. LM dapat dicapai dengan meminimalkan aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah (Non Value Added) dan tidak diperlukan. Jenis waste pada sistem produksi Toyota, ada 8 macam waste: transportation, inventory, motion, waiting, over process, over production, defective products, talent and creativity waste. Identifikasi waste diawali dengan pembuatan current state map (CSM) dan process activity mapping (PAM). Dari analisa identifikasi waste didapatkan beberapa waste yang ada yaitu waiting, transportation, inappropiate processing, unnecessary inventory, motion. Kemudian dari hasil identifikasi PAM (current state) diketahui bahwa aktivitas Value Added (21,15%), Non Value Added (4,60%), Necessary but Non Value Added (74,25%). Dari FMEA diperoleh alternatif prioritas dengan nilai RPN tertinggi yaitu pada tipe waste Inappropiate processing yaitu pengoperasian awal yang dikarenakan oleh tidak adanya posedur standart operasi sehingga pekerja masih memilah-memilih apa saja yang harus dilakukan dan kebingungan melakukan operasi awal yang menyebabkan lead time berkepanjangan. Rekomendasi dari penelitian ini, perusahaan memperbaiki secara detail standart operasional pembuatan rolling door, membuat supermarket inventory agar detail bahan baku dapat diketahui dan penggabungan aktivitas yang tidak bernilai tambah tetapi dibutuhkan sehingga waktu cycle time dari (current state) 6128,09 menit menjadi 6006,82 menit (future state).
Abstrak (Clean): pada penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi waste dan memberikan usulan perbaikan pada perusahaan ud hutama teknik dalam salah satu pembuatan produk yaitu rolling door untuk mengidentifikasi dan mengurangi waste perlu penerapan lean manufacturing lm karena manfaat dari penerapan lm oleh perusahaan akan berimbas pada kepuasan pelanggan lm dapat dicapai dengan meminimalkan aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah non value added dan tidak diperlukan jenis waste pada sistem produksi toyota ada macam waste transportation inventory motion waiting over process over production defective products talent and creativity waste identifikasi waste diawali dengan pembuatan current state map csm dan process activity mapping pam dari analisa identifikasi waste didapatkan beberapa waste yang ada yaitu waiting transportation inappropiate processing unnecessary inventory motion kemudian dari hasil identifikasi pam current state diketahui bahwa aktivitas value added non value added necessary but non value added dari fmea diperoleh alternatif prioritas dengan nilai rpn tertinggi yaitu pada tipe waste inappropiate processing yaitu pengoperasian awal yang dikarenakan oleh tidak adanya posedur standart operasi sehingga pekerja masih memilahmemilih apa saja yang harus dilakukan dan kebingungan melakukan operasi awal yang menyebabkan lead time berkepanjangan rekomendasi dari penelitian ini perusahaan memperbaiki secara detail standart operasional pembuatan rolling door membuat supermarket inventory agar detail bahan baku dapat diketahui dan penggabungan aktivitas yang tidak bernilai tambah tetapi dibutuhkan sehingga waktu cycle time dari current state menit menjadi menit future state
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan mengindentifikasi waste memberikan usulan perbaikan perusahaan ud hutama teknik salah satu pembuatan produk rolling door mengidentifikasi mengurangi waste perlu penerapan lean manufacturing lm manfaat penerapan lm perusahaan berimbas kepuasan pelanggan lm dapat dicapai meminimalkan aktivitas memberikan nilai tambah non value added diperlukan jenis waste sistem produksi toyota ada macam waste transportation inventory motion waiting over process over production defective products talent and creativity waste identifikasi waste diawali pembuatan current state map csm process activity mapping pam analisa identifikasi waste didapatkan beberapa waste ada waiting transportation inappropiate processing unnecessary inventory motion hasil identifikasi pam current state diketahui aktivitas value added non value added necessary but non value added fmea diperoleh alternatif prioritas nilai rpn tertinggi tipe waste inappropiate processing pengoperasian awal dikarenakan adanya posedur standart operasi pekerja masih memilahmemilih apa harus dilakukan kebingungan melakukan operasi awal menyebabkan lead time berkepanjangan rekomendasi penelitian perusahaan memperbaiki secara detail standart operasional pembuatan rolling door membuat supermarket inventory detail bahan baku dapat diketahui penggabungan aktivitas bernilai tambah dibutuhkan waktu cycle time current state menit menjadi menit future state
Abstrak (Stemmed): teliti tuju mengindentifikasi waste beri usul baik usaha ud hutama teknik salah satu buat produk rolling door identifikasi kurang waste perlu terap lean manufacturing lm manfaat terap lm usaha imbas puas langgan lm dapat capai minimal aktivitas beri nilai tambah non value added perlu jenis waste sistem produksi toyota ada macam waste transportation inventory motion waiting over process over production defective products talent and creativity waste identifikasi waste awal buat current state map csm process activity mapping pam analisa identifikasi waste dapat beberapa waste ada waiting transportation inappropiate processing unnecessary inventory motion hasil identifikasi pam current state tahu aktivitas value added non value added necessary but non value added fmea oleh alternatif prioritas nilai rpn tinggi tipe waste inappropiate processing operasi awal karena ada posedur standart operasi kerja masih memilahmemilih apa harus laku bingung laku operasi awal sebab lead time panjang rekomendasi teliti usaha baik cara detail standart operasional buat rolling door buat supermarket inventory detail bahan baku dapat tahu gabung aktivitas nila tambah butuh waktu cycle time current state menit jadi menit future state
Abstrak (Corrected): elite juju mengindentifikasi waste bert usual back sara up gautama tennis salad sat but proud rolling door identifikasi during waste peru trap lean manufacturing lm manat trap lm sara ideas puts hangman lm apart capri minimal aktivitas bert nilgai tambac non value added peru penis waste sister produksi toyota ada madam waste transportation inventory motion waiting over process over production defective products talent and creativity waste identifikasi waste away but current state map com process activity mapping pam analyst identifikasi waste apart beberapa waste ada waiting transportation inappropriate processing unnecessary inventory motion hail identifikasi pam current state tau aktivitas value added non value added necessary but non value added flea olen alternative priority nilgai run ting time waste inappropriate processing operas away arena ada poseur standard operas era mash memilahmemilih papa harms lake binging lake operas away kebab lead time panting rekomendasi elite sara back cara detail standard operational but rolling door but supermarket inventory detail bahai baku apart tau gang aktivitas nina tambac butch want cycle time current state merit jade merit future state
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'waste': 9, 'buat': 4, 'identifikasi': 4, 'value': 4, 'added': 4, 'state': 4, 'usaha': 3, 'lm': 3, 'dapat': 3, 'aktivitas': 3, 'non': 3, 'ada': 3, 'inventory': 3, 'awal': 3, 'current': 3, 'operasi': 3, 'teliti': 2, 'beri': 2, 'baik': 2, 'rolling': 2, 'door': 2, 'perlu': 2, 'terap': 2, 'nilai': 2, 'tambah': 2, 'transportation': 2, 'motion': 2, 'waiting': 2, 'over': 2, 'process': 2, 'pam': 2, 'inappropiate': 2, 'processing': 2, 'tahu': 2, 'standart': 2, 'laku': 2, 'time': 2, 'detail': 2, 'menit': 2, 'tuju': 1, 'mengindentifikasi': 1, 'usul': 1, 'ud': 1, 'hutama': 1, 'teknik': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'produk': 1, 'kurang': 1, 'lean': 1, 'manufacturing': 1, 'manfaat': 1, 'imbas': 1, 'puas': 1, 'langgan': 1, 'capai': 1, 'minimal': 1, 'jenis': 1, 'sistem': 1, 'produksi': 1, 'toyota': 1, 'macam': 1, 'production': 1, 'defective': 1, 'products': 1, 'talent': 1, 'and': 1, 'creativity': 1, 'map': 1, 'csm': 1, 'activity': 1, 'mapping': 1, 'analisa': 1, 'beberapa': 1, 'unnecessary': 1, 'hasil': 1, 'necessary': 1, 'but': 1, 'fmea': 1, 'oleh': 1, 'alternatif': 1, 'prioritas': 1, 'rpn': 1, 'tinggi': 1, 'tipe': 1, 'karena': 1, 'posedur': 1, 'kerja': 1, 'masih': 1, 'memilahmemilih': 1, 'apa': 1, 'harus': 1, 'bingung': 1, 'sebab': 1, 'lead': 1, 'panjang': 1, 'rekomendasi': 1, 'cara': 1, 'operasional': 1, 'supermarket': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'gabung': 1, 'nila': 1, 'butuh': 1, 'waktu': 1, 'cycle': 1, 'jadi': 1, 'future': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 15, 'waste': 9, 'and': 7, 'that': 6, 'to': 5, 'value': 5, 'added': 5, 'is': 5, 'state': 4, 'from': 4, 'production': 3, 'lm': 3, 'not': 3, 'are': 3, 'inventory': 3, 'identification': 3, 'current': 3, 'activity': 3, 'operation': 3, 'time': 3, 'this': 2, 'research': 2, 'identify': 2, 'a': 2, 'on': 2, 'in': 2, 'rolling': 2, 'door': 2, 'products': 2, 'manufacturing': 2, 'by': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'do': 2, 'non': 2, 'required': 2, 'transportation': 2, 'motion': 2, 'waiting': 2, 'over': 2, 'process': 2, 'with': 2, 'making': 2, 'pam': 2, 'obtained': 2, 'inappropiate': 2, 'processing': 2, 'known': 2, 'but': 2, 'early': 2, 'standard': 2, 'so': 2, 'minutes': 2, 'aims': 1, 'make': 1, 'proposal': 1, 'improvement': 1, 'corporate': 1, 'ud': 1, 'hutama': 1, 'teknik': 1, 'one': 1, 'reduce': 1, 'implementing': 1, 'lean': 1, 'because': 1, 'benefits': 1, 'application': 1, 'company': 1, 'imposes': 1, 'customer': 1, 'satisfaction': 1, 'achieved': 1, 'minimizing': 1, 'activities': 1, 'add': 1, 'types': 1, 'at': 1, 'toyota': 1, 'system': 1, 'there': 1, 'kinds': 1, 'defective': 1, 'talent': 1, 'creativity': 1, 'begins': 1, 'map': 1, 'csm': 1, 'mapping': 1, 'analysis': 1, 'some': 1, 'exists': 1, 'unnecessary': 1, 'then': 1, 'results': 1, 'it': 1, 'nonvalue': 1, 'necessary': 1, 'fmea': 1, 'alternative': 1, 'priority': 1, 'highest': 1, 'rpn': 1, 'ie': 1, 'type': 1, 'due': 1, 'absence': 1, 'posedur': 1, 'workers': 1, 'still': 1, 'sorting': 1, 'outchoose': 1, 'what': 1, 'perform': 1, 'confusion': 1, 'which': 1, 'led': 1, 'extended': 1, 'lead': 1, 'recommendations': 1, 'companies': 1, 'improving': 1, 'detail': 1, 'operational': 1, 'supermarket': 1, 'for': 1, 'details': 1, 'raw': 1, 'material': 1, 'merger': 1, 'worth': 1, 'cycle': 1, 'being': 1, 'future': 1})
-------------------------------------------
--- Data #176 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: SRI FATMAWATININGSIH
Judul: PENERAPAN FUZZY - ANALITIC NETWORK PROCESS (FANP) UNTUK PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN BAKU KOPYAH PADA UD ASSALMA SAMPANG
Pembimbing 1: IKA DEEFI ANNA ST,MT
Pembimbing 2: AGUS SALIM ST,MT
Abstrak (Raw): Pemilihan supplier menjadi salah satu hal penting yang tidak dapat diabaikan karena hal ini akan mempengaruhi pada kinerja produksi perusahaan tersebut. Dalam pemilihan supplier yang tepat pengambilan keputusan berdasarkan pada kriteria yang dapat beresiko besar terhadap hasil atau kualitas produk. UD. Assalma merupakan perusahaan yang memproduksi kopyah. Pada saat ini perusahaan cenderung memiliki lebih dari satu supplier yang memasok bahan baku puring kin kapas. Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi terjadi kekurangan bahan baku pada saat terjadi pesanan yang berlebih, sehingga supplier merupakan sumber daya paling penting bagi perusahaan. Selama ini UD Assalma menilai supplier hanya terfokus pada satu kriteria saja yaitu harga, sehingga performansi supplier pada UD Assalma masih rendah. Untuk mendapatkan supplier yang sesuai dengan keinginan dan memenuhi kebutuhan perusahaan maka peneliti melakukan beberapa kriteria dalam pemilihan supplier bahan baku (puring kain kapas) diantaranya adalah kualitas barang (ketebalan kain, tingkat kecacatan), kriteria biaya (harga barang, cara pembayaran, potongan harga), pelayanan (kecepatan tanggap, kemudahan dihubungi, garansi, kompain) serta ketepatan (ketepatan waktu dan ketersediaan barang). Dimana kriteria-kriteria tersebut memiliki keterkaitan antara yang satu dengan yang lainnya. Dalam penelitian ini metode Fuzzy Analytical Network Process (FANP) digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada serta pengambilan keputusan yang tepat. Dimana hasil yang diperoleh berdasarkan nilai limit yang ke-1 diperoleh nilai 0.095 pada Sumber Mas.
Kata Kunci: Supplier, Pemilihan Kriteria-Kriteria Terbaik, Fuzzy Analytical Network Process (FANP).
Abstrak (Clean): pemilihan supplier menjadi salah satu hal penting yang tidak dapat diabaikan karena hal ini akan mempengaruhi pada kinerja produksi perusahaan tersebut dalam pemilihan supplier yang tepat pengambilan keputusan berdasarkan pada kriteria yang dapat beresiko besar terhadap hasil atau kualitas produk ud assalma merupakan perusahaan yang memproduksi kopyah pada saat ini perusahaan cenderung memiliki lebih dari satu supplier yang memasok bahan baku puring kin kapas hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi terjadi kekurangan bahan baku pada saat terjadi pesanan yang berlebih sehingga supplier merupakan sumber daya paling penting bagi perusahaan selama ini ud assalma menilai supplier hanya terfokus pada satu kriteria saja yaitu harga sehingga performansi supplier pada ud assalma masih rendah untuk mendapatkan supplier yang sesuai dengan keinginan dan memenuhi kebutuhan perusahaan maka peneliti melakukan beberapa kriteria dalam pemilihan supplier bahan baku puring kain kapas diantaranya adalah kualitas barang ketebalan kain tingkat kecacatan kriteria biaya harga barang cara pembayaran potongan harga pelayanan kecepatan tanggap kemudahan dihubungi garansi kompain serta ketepatan ketepatan waktu dan ketersediaan barang dimana kriteriakriteria tersebut memiliki keterkaitan antara yang satu dengan yang lainnya dalam penelitian ini metode fuzzy analytical network process fanp digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada serta pengambilan keputusan yang tepat dimana hasil yang diperoleh berdasarkan nilai limit yang ke diperoleh nilai pada sumber mas kata kunci supplier pemilihan kriteriakriteria terbaik fuzzy analytical network process fanp
Abstrak (Stopwords Removed): pemilihan supplier menjadi salah satu penting dapat diabaikan mempengaruhi kinerja produksi perusahaan tersebut pemilihan supplier tepat pengambilan keputusan berdasarkan kriteria dapat beresiko besar hasil kualitas produk ud assalma perusahaan memproduksi kopyah perusahaan cenderung memiliki lebih satu supplier memasok bahan baku puring kin kapas dimaksudkan mengantisipasi terjadi kekurangan bahan baku terjadi pesanan berlebih supplier sumber daya paling penting bagi perusahaan selama ud assalma menilai supplier terfokus satu kriteria harga performansi supplier ud assalma masih rendah mendapatkan supplier sesuai keinginan memenuhi kebutuhan perusahaan peneliti melakukan beberapa kriteria pemilihan supplier bahan baku puring kain kapas diantaranya kualitas barang ketebalan kain tingkat kecacatan kriteria biaya harga barang cara pembayaran potongan harga pelayanan kecepatan tanggap kemudahan dihubungi garansi kompain ketepatan ketepatan waktu ketersediaan barang dimana kriteriakriteria tersebut memiliki keterkaitan antara satu lainnya penelitian metode fuzzy analytical network process fanp digunakan menyelesaikan permasalahan ada pengambilan keputusan tepat dimana hasil diperoleh berdasarkan nilai limit diperoleh nilai sumber mas kata kunci supplier pemilihan kriteriakriteria terbaik fuzzy analytical network process fanp
Abstrak (Stemmed): pilih supplier jadi salah satu penting dapat abai pengaruh kerja produksi usaha sebut pilih supplier tepat ambil putus dasar kriteria dapat resiko besar hasil kualitas produk ud assalma usaha produksi kopyah usaha cenderung milik lebih satu supplier pasok bahan baku puring kin kapas maksud antisipasi jadi kurang bahan baku jadi pesan lebih supplier sumber daya paling penting bagi usaha lama ud assalma nilai supplier fokus satu kriteria harga performansi supplier ud assalma masih rendah dapat supplier sesuai ingin penuh butuh usaha teliti laku beberapa kriteria pilih supplier bahan baku puring kain kapas antara kualitas barang tebal kain tingkat cacat kriteria biaya harga barang cara bayar potong harga layan cepat tanggap mudah hubung garansi kompain tepat tepat waktu sedia barang mana kriteriakriteria sebut milik kait antara satu lain teliti metode fuzzy analytical network process fanp guna selesai masalah ada ambil putus tepat mana hasil oleh dasar nilai limit oleh nilai sumber mas kata kunci supplier pilih kriteriakriteria baik fuzzy analytical network process fanp
Abstrak (Corrected): pilch supplier jade salad sat panting apart alai pengaruh era produksi sara debut pilch supplier teat ambit puts dakar criteria apart resist bear hail kualitas proud up asama sara produksi oprah sara rendering milk leash sat supplier ask bahai baku during kin tapas makeup antisipasi jade during bahai baku jade pecan leash supplier number day paling panting bag sara lama up asama nilgai supplier focus sat criteria hard performance supplier up asama mash rental apart supplier sexual begin punch butch sara elite lake beberapa criteria pilch supplier bahai baku during kain tapas angara kualitas baring teal kain dingbat carat criteria bay hard baring cara boyar voting hard layman eat tanga judah hung grans complain teat teat want media baring mana kriteriakriteria debut milk wait angara sat lain elite metope fuzzy analytical network process fan gun seesaw marsala ada ambit puts teat mana hail olen dakar nilgai limit olen nilgai number mas data bunch supplier pilch kriteriakriteria back fuzzy analytical network process fan
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'supplier': 9, 'usaha': 5, 'pilih': 4, 'satu': 4, 'tepat': 4, 'kriteria': 4, 'jadi': 3, 'dapat': 3, 'ud': 3, 'assalma': 3, 'bahan': 3, 'baku': 3, 'nilai': 3, 'harga': 3, 'barang': 3, 'penting': 2, 'produksi': 2, 'sebut': 2, 'ambil': 2, 'putus': 2, 'dasar': 2, 'hasil': 2, 'kualitas': 2, 'milik': 2, 'lebih': 2, 'puring': 2, 'kapas': 2, 'sumber': 2, 'teliti': 2, 'kain': 2, 'antara': 2, 'mana': 2, 'kriteriakriteria': 2, 'fuzzy': 2, 'analytical': 2, 'network': 2, 'process': 2, 'fanp': 2, 'oleh': 2, 'salah': 1, 'abai': 1, 'pengaruh': 1, 'kerja': 1, 'resiko': 1, 'besar': 1, 'produk': 1, 'kopyah': 1, 'cenderung': 1, 'pasok': 1, 'kin': 1, 'maksud': 1, 'antisipasi': 1, 'kurang': 1, 'pesan': 1, 'daya': 1, 'paling': 1, 'bagi': 1, 'lama': 1, 'fokus': 1, 'performansi': 1, 'masih': 1, 'rendah': 1, 'sesuai': 1, 'ingin': 1, 'penuh': 1, 'butuh': 1, 'laku': 1, 'beberapa': 1, 'tebal': 1, 'tingkat': 1, 'cacat': 1, 'biaya': 1, 'cara': 1, 'bayar': 1, 'potong': 1, 'layan': 1, 'cepat': 1, 'tanggap': 1, 'mudah': 1, 'hubung': 1, 'garansi': 1, 'kompain': 1, 'waktu': 1, 'sedia': 1, 'kait': 1, 'lain': 1, 'metode': 1, 'guna': 1, 'selesai': 1, 'masalah': 1, 'ada': 1, 'limit': 1, 'mas': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'baik': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'supplier': 9, 'is': 8, 'one': 6, 'that': 6, 'criterion': 6, 'on': 5, 'to': 5, 'which': 4, 'firm': 4, 'and': 4, 'in': 3, 'ud': 3, 'assalma': 3, 'the': 3, 'raw': 3, 'material': 3, 'goods': 3, 'of': 2, 'it': 2, 'blackball': 2, 'point': 2, 'decision': 2, 'quality': 2, 'for': 2, 'puring': 2, 'cotton': 2, 'happening': 2, 'so': 2, 'this': 2, 'just': 2, 'price': 2, 'with': 2, 'cloth': 2, 'where': 2, 'fuzzy': 2, 'analytical': 2, 'network': 2, 'process': 2, 'fanp': 2, 'elect': 1, 'as': 1, 'highlight': 1, 'cant': 1, 'be': 1, 'ignored': 1, 'since': 1, 'will': 1, 'regard': 1, 'corporate': 1, 'production': 1, 'performance': 1, 'making': 1, 'up': 1, 'resiko': 1, 'can': 1, 'outgrow': 1, 'usufruct': 1, 'or': 1, 'product': 1, 'constitutes': 1, 'produksi': 1, 'kopyah': 1, 'moment': 1, 'tend': 1, 'has': 1, 'more': 1, 'than': 1, 'supply': 1, 'kins': 1, 'meant': 1, 'anticipate': 1, 'lack': 1, 'upon': 1, 'order': 1, 'luxuriant': 1, 'constituting': 1, 'resource': 1, 'most': 1, 'necessary': 1, 'all': 1, 'time': 1, 'assesses': 1, 'focussed': 1, 'performansi': 1, 'stills': 1, 'contemn': 1, 'get': 1, 'accordance': 1, 'wish': 1, 'meets': 1, 'need': 1, 'therefore': 1, 'researcher': 1, 'do': 1, 'many': 1, 'amongst': 1, 'those': 1, 'thickness': 1, 'disablement': 1, 'zoom': 1, 'cost': 1, 'paying': 1, 'trick': 1, 'discount': 1, 'service': 1, 'responsive': 1, 'speed': 1, 'easy': 1, 'contacted': 1, 'warranty': 1, 'complain': 1, 'accuracy': 1, 'timeliness': 1, 'availibility': 1, 'does': 1, 'have': 1, 'relevances': 1, 'among': 1, 'another': 1, 'research': 1, 'method': 1, 'utilized': 1, 'solve': 1, 'about': 1, 'problem': 1, 'aught': 1, 'right': 1, 'take': 1, 'result': 1, 'gotten': 1, 'bases': 1, 'st': 1, 'limit': 1, 'acquired': 1, 'appreciative': 1, 'mass': 1, 'source': 1, 'key': 1, 'word': 1, 'best': 1, 'elects': 1})
-------------------------------------------
--- Data #177 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Juangri marpaung
Judul: PENERAPAN MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (MRP) DALAM PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PRODUK KURSI DI UD MEILIDIA PASURUAN
Pembimbing 1: Sugeng purwoko, ST.,MT
Pembimbing 2: Mu'alim, ST.,MT
Abstrak (Raw): UD MEILIDIA PASURUAN adalah industri yang bergerak dalam pembuatan Furniture, terutama kursi. Perusahaan membutuhkan rencana bahan baku sehingga produksi dapat berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan. Perencanaan bahan baku sangat berpengaruh pada proses produksi. Masalah dalam penelitian ini menyangkut bahan baku, yang terjadi keterlambatan pengiriman bahan baku di ekspedisi. Oleh karena itu diperlukan suatu sistem informasi yang diharapkan kebutuhan bahan baku dapat dilakukan dengan benar dan menentukan biaya persediaan dapat didefinisikan seoptimal mungkin melalui penerapan MRP.
Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder perusahaan riset yang dilakukan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi perusahaan. Teknik analisis yang dilakukan dari merencanakan masa lalu permintaan data, peramalan, dan MRP (Material Requirements Planning).
Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa metode penerapan Metode minimum cost per periode setiap bahan baku kursi UD MEILIDIA PASURUAN, dapat meminimalkan total biaya persediaan jika dibandingkan dengan metode biaya least unit cost dan Economy order quantity
UD Meilidia pasuruan, MRP (Material Requirements Planning), mentah
bahan, Lot Sizing.
Abstrak (Clean): ud meilidia pasuruan adalah industri yang bergerak dalam pembuatan furniture terutama kursi perusahaan membutuhkan rencana bahan baku sehingga produksi dapat berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan perencanaan bahan baku sangat berpengaruh pada proses produksi masalah dalam penelitian ini menyangkut bahan baku yang terjadi keterlambatan pengiriman bahan baku di ekspedisi oleh karena itu diperlukan suatu sistem informasi yang diharapkan kebutuhan bahan baku dapat dilakukan dengan benar dan menentukan biaya persediaan dapat didefinisikan seoptimal mungkin melalui penerapan mrp jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder perusahaan riset yang dilakukan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi perusahaan teknik analisis yang dilakukan dari merencanakan masa lalu permintaan data peramalan dan mrp material requirements planning dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa metode penerapan metode minimum cost per periode setiap bahan baku kursi ud meilidia pasuruan dapat meminimalkan total biaya persediaan jika dibandingkan dengan metode biaya least unit cost dan economy order quantity ud meilidia pasuruan mrp material requirements planning mentah bahan lot sizing
Abstrak (Stopwords Removed): ud meilidia pasuruan industri bergerak pembuatan furniture terutama kursi perusahaan membutuhkan rencana bahan baku produksi dapat berjalan sesuai direncanakan perencanaan bahan baku sangat berpengaruh proses produksi masalah penelitian menyangkut bahan baku terjadi keterlambatan pengiriman bahan baku ekspedisi diperlukan sistem informasi diharapkan kebutuhan bahan baku dapat dilakukan benar menentukan biaya persediaan dapat didefinisikan seoptimal mungkin penerapan mrp jenis data digunakan data primer data sekunder perusahaan riset dilakukan teknik pengumpulan data digunakan wawancara dokumentasi perusahaan teknik analisis dilakukan merencanakan masa lalu permintaan data peramalan mrp material requirements planning hasil tersebut dapat disimpulkan metode penerapan metode minimum cost per periode setiap bahan baku kursi ud meilidia pasuruan dapat meminimalkan total biaya persediaan jika dibandingkan metode biaya least unit cost economy order quantity ud meilidia pasuruan mrp material requirements planning mentah bahan lot sizing
Abstrak (Stemmed): ud meilidia pasuruan industri gerak buat furniture utama kursi usaha butuh rencana bahan baku produksi dapat jalan sesuai rencana rencana bahan baku sangat pengaruh proses produksi masalah teliti sangkut bahan baku jadi lambat kirim bahan baku ekspedisi perlu sistem informasi harap butuh bahan baku dapat laku benar tentu biaya sedia dapat definisi optimal mungkin terap mrp jenis data guna data primer data sekunder usaha riset laku teknik kumpul data guna wawancara dokumentasi usaha teknik analisis laku rencana masa lalu minta data amal mrp material requirements planning hasil sebut dapat simpul metode terap metode minimum cost per periode tiap bahan baku kursi ud meilidia pasuruan dapat minimal total biaya sedia jika banding metode biaya least unit cost economy order quantity ud meilidia pasuruan mrp material requirements planning mentah bahan lot sizing
Abstrak (Corrected): up militia nauruan industry gera but furniture mama kursk sara butch recant bahai baku produksi apart alan sexual recant recant bahai baku sang pengaruh proves produksi marsala elite hangout bahai baku jade lambast kirin bahai baku ekspedisi peru sister informant harp butch bahai baku apart lake bear tent bay media apart definite optimal munchkin trap map penis data gun data primer data sender sara rise lake tennis rumpus data gun wawancara dokumentasi sara tennis analysis lake recant mass lulu mint data anal map material requirements planning hail debut apart simple metope trap metope minimum cost per period tip bahai baku kursk up militia nauruan apart minimal total bay media pika banding metope bay least unit cost economy order quantity up militia nauruan map material requirements planning mental bahai lot sizing
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'bahan': 7, 'baku': 6, 'dapat': 5, 'data': 5, 'rencana': 4, 'ud': 3, 'meilidia': 3, 'pasuruan': 3, 'usaha': 3, 'laku': 3, 'biaya': 3, 'mrp': 3, 'metode': 3, 'kursi': 2, 'butuh': 2, 'produksi': 2, 'sedia': 2, 'terap': 2, 'guna': 2, 'teknik': 2, 'material': 2, 'requirements': 2, 'planning': 2, 'cost': 2, 'industri': 1, 'gerak': 1, 'buat': 1, 'furniture': 1, 'utama': 1, 'jalan': 1, 'sesuai': 1, 'sangat': 1, 'pengaruh': 1, 'proses': 1, 'masalah': 1, 'teliti': 1, 'sangkut': 1, 'jadi': 1, 'lambat': 1, 'kirim': 1, 'ekspedisi': 1, 'perlu': 1, 'sistem': 1, 'informasi': 1, 'harap': 1, 'benar': 1, 'tentu': 1, 'definisi': 1, 'optimal': 1, 'mungkin': 1, 'jenis': 1, 'primer': 1, 'sekunder': 1, 'riset': 1, 'kumpul': 1, 'wawancara': 1, 'dokumentasi': 1, 'analisis': 1, 'masa': 1, 'lalu': 1, 'minta': 1, 'amal': 1, 'hasil': 1, 'sebut': 1, 'simpul': 1, 'minimum': 1, 'per': 1, 'periode': 1, 'tiap': 1, 'minimal': 1, 'total': 1, 'jika': 1, 'banding': 1, 'least': 1, 'unit': 1, 'economy': 1, 'order': 1, 'quantity': 1, 'mentah': 1, 'lot': 1, 'sizing': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 14, 'the': 12, 'raw': 7, 'in': 5, 'materials': 5, 'can': 5, 'and': 5, 'data': 5, 'be': 4, 'material': 4, 'cost': 4, 'ud': 3, 'meilidia': 3, 'pasuruan': 3, 'is': 3, 'planning': 3, 'mrp': 3, 'chair': 2, 'a': 2, 'that': 2, 'production': 2, 'with': 2, 'which': 2, 'done': 2, 'inventory': 2, 'as': 2, 'application': 2, 'used': 2, 'company': 2, 'requirements': 2, 'method': 2, 'an': 1, 'industry': 1, 'engaged': 1, 'manufacture': 1, 'furniture': 1, 'especially': 1, 'companies': 1, 'require': 1, 'plan': 1, 'so': 1, 'run': 1, 'accordance': 1, 'preplanned': 1, 'very': 1, 'influential': 1, 'on': 1, 'course': 1, 'problem': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'concerning': 1, 'occurred': 1, 'late': 1, 'delivery': 1, 'expedition': 1, 'therefore': 1, 'needed': 1, 'information': 1, 'system': 1, 'expected': 1, 'needs': 1, 'properly': 1, 'determination': 1, 'defined': 1, 'optimal': 1, 'possible': 1, 'through': 1, 'types': 1, 'are': 1, 'primary': 1, 'secondary': 1, 'research': 1, 'conducted': 1, 'collection': 1, 'techniques': 1, 'were': 1, 'interviews': 1, 'documentation': 1, 'technique': 1, 'analysis': 1, 'past': 1, 'plotting': 1, 'demand': 1, 'forecasting': 1, 'from': 1, 'results': 1, 'it': 1, 'concluded': 1, 'minimum': 1, 'per': 1, 'period': 1, 'each': 1, 'minimize': 1, 'total': 1, 'when': 1, 'compared': 1, 'least': 1, 'unit': 1, 'economy': 1, 'order': 1, 'quantity': 1, 'keywords': 1, 'lot': 1, 'sizing': 1})
-------------------------------------------
--- Data #178 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Nur Wahyudi
Judul: ANALISIS PENINGKATAN KEANDALAN PADA MESIN SPINDLE MOULDER DENGAN PENDEKATAN RELIABILITY CENTERED MANTENANCE (RCM)
Pembimbing 1: M. Imron Mustajib, S.T.,M.T.
Pembimbing 2: Teguh Prasetyo, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): PT.Romi Violeta adalah salah satu perusahaan mebel di Indonesia, dengan spesialisasi produk di bidang rotan dan kayu yang menawarkan ke pasar dunia. Pada pembahasan penelitian ini yaitu tentang analisis kehandalan dengan pendekatan metode RCM(Reliability Centered Maintenance) pada perusahaan furniture yaitu PT.Romi Violeta. Beberapa permasalahan yang terjadi yaitu terjadi beberapa kerusakan mesin sehingga akan menimbulkan biaya perawatan yang cukup tinggi. Sehingga pada penelitian ini mengusulkan analisis kehandalan dengan pendekatan metode RCM. Salah satu mesin yang dianggap kritis adalah mesin spindle moulder 10. Mesin ini terdiri dari beberapa komponen seperti v-belt, bearing, motor spindle, dan break flat spindle. Dengan penerapan menggunakan RCM diharapkan dapat meningkatkan kehandalan mesin melalui beberapa implementasi sistematis RCM : system selection and data collection, system boundary definition, system description and functional failure, failure mode and effect analysis, logic tree analisis dan terakhir adalah task selection.
Pada pendekatan analis RCM bahwa komponen yang berpotensi sebagai komponen kristis adalah v-belt dan bearing. Penetapan komponen ini berdasarkan hasil data dilapangan dan nilai RPN yang cukup tinggi pada analisa FMEA sebesar 280 pada v-belt dan 245 pada bearing. Pada analisis Reliability Centered Maintenance menghasilkan komponen v-belt sebagai komponen yang diteliti dengan mengoptimalkan kehandalan dan biaya perawatannya. Metode yang digunakan untuk mengoptimalkan kehandalan dan biaya adalah optimal age-based preventive replacement, metode ini dapat menghasilkan jadwal perawatan pada komponen yang optimal dengan biaya perawatan seminimal mungkin sehingga mengurangi biaya perawatan yang tinggi pada perusahaan. Dengan metode tersebut dihasilkan biaya perawatan komponen v-belt adalah 101 hari dengan biaya perawatannya Rp.2.160, sedangkan untuk rata-rata kegagalan pada v-belt adalah 83 hari.
Kata kunci : Reliability Centered Maintenance, optimal age-based preventive replacement, block replacement.
Abstrak (Clean): ptromi violeta adalah salah satu perusahaan mebel di indonesia dengan spesialisasi produk di bidang rotan dan kayu yang menawarkan ke pasar dunia pada pembahasan penelitian ini yaitu tentang analisis kehandalan dengan pendekatan metode rcmreliability centered maintenance pada perusahaan furniture yaitu ptromi violeta beberapa permasalahan yang terjadi yaitu terjadi beberapa kerusakan mesin sehingga akan menimbulkan biaya perawatan yang cukup tinggi sehingga pada penelitian ini mengusulkan analisis kehandalan dengan pendekatan metode rcm salah satu mesin yang dianggap kritis adalah mesin spindle moulder mesin ini terdiri dari beberapa komponen seperti vbelt bearing motor spindle dan break flat spindle dengan penerapan menggunakan rcm diharapkan dapat meningkatkan kehandalan mesin melalui beberapa implementasi sistematis rcm system selection and data collection system boundary definition system description and functional failure failure mode and effect analysis logic tree analisis dan terakhir adalah task selection pada pendekatan analis rcm bahwa komponen yang berpotensi sebagai komponen kristis adalah vbelt dan bearing penetapan komponen ini berdasarkan hasil data dilapangan dan nilai rpn yang cukup tinggi pada analisa fmea sebesar pada vbelt dan pada bearing pada analisis reliability centered maintenance menghasilkan komponen vbelt sebagai komponen yang diteliti dengan mengoptimalkan kehandalan dan biaya perawatannya metode yang digunakan untuk mengoptimalkan kehandalan dan biaya adalah optimal agebased preventive replacement metode ini dapat menghasilkan jadwal perawatan pada komponen yang optimal dengan biaya perawatan seminimal mungkin sehingga mengurangi biaya perawatan yang tinggi pada perusahaan dengan metode tersebut dihasilkan biaya perawatan komponen vbelt adalah hari dengan biaya perawatannya rp sedangkan untuk ratarata kegagalan pada vbelt adalah hari kata kunci reliability centered maintenance optimal agebased preventive replacement block replacement
Abstrak (Stopwords Removed): ptromi violeta salah satu perusahaan mebel indonesia spesialisasi produk bidang rotan kayu menawarkan pasar dunia pembahasan penelitian tentang analisis kehandalan pendekatan metode rcmreliability centered maintenance perusahaan furniture ptromi violeta beberapa permasalahan terjadi terjadi beberapa kerusakan mesin menimbulkan biaya perawatan cukup tinggi penelitian mengusulkan analisis kehandalan pendekatan metode rcm salah satu mesin dianggap kritis mesin spindle moulder mesin terdiri beberapa komponen vbelt bearing motor spindle break flat spindle penerapan menggunakan rcm diharapkan dapat meningkatkan kehandalan mesin beberapa implementasi sistematis rcm system selection and data collection system boundary definition system description and functional failure failure mode and effect analysis logic tree analisis terakhir task selection pendekatan analis rcm komponen berpotensi komponen kristis vbelt bearing penetapan komponen berdasarkan hasil data dilapangan nilai rpn cukup tinggi analisa fmea sebesar vbelt bearing analisis reliability centered maintenance menghasilkan komponen vbelt komponen diteliti mengoptimalkan kehandalan biaya perawatannya metode digunakan mengoptimalkan kehandalan biaya optimal agebased preventive replacement metode dapat menghasilkan jadwal perawatan komponen optimal biaya perawatan seminimal mungkin mengurangi biaya perawatan tinggi perusahaan metode tersebut dihasilkan biaya perawatan komponen vbelt hari biaya perawatannya rp sedangkan ratarata kegagalan vbelt hari kata kunci reliability centered maintenance optimal agebased preventive replacement block replacement
Abstrak (Stemmed): ptromi violeta salah satu usaha mebel indonesia spesialisasi produk bidang rotan kayu tawar pasar dunia bahas teliti tentang analisis kehandalan dekat metode rcmreliability centered maintenance usaha furniture ptromi violeta beberapa masalah jadi jadi beberapa rusa mesin timbul biaya awat cukup tinggi teliti usul analisis kehandalan dekat metode rcm salah satu mesin anggap kritis mesin spindle moulder mesin diri beberapa komponen vbelt bearing motor spindle break flat spindle terap guna rcm harap dapat tingkat kehandalan mesin beberapa implementasi sistematis rcm system selection and data collection system boundary definition system description and functional failure failure mode and effect analysis logic tree analisis akhir task selection dekat analis rcm komponen potensi komponen kristis vbelt bearing tetap komponen dasar hasil data lapang nilai rpn cukup tinggi analisa fmea besar vbelt bearing analisis reliability centered maintenance hasil komponen vbelt komponen teliti optimal kehandalan biaya awat metode guna optimal kehandalan biaya optimal agebased preventive replacement metode dapat hasil jadwal awat komponen optimal biaya awat minimal mungkin kurang biaya awat tinggi usaha metode sebut hasil biaya awat komponen vbelt hari biaya awat rp sedang ratarata gagal vbelt hari kata kunci reliability centered maintenance optimal agebased preventive replacement block replacement
Abstrak (Corrected): prom violet salad sat sara rebel indonesia spesialisasi proud biding roman kay tatar paar dulia baas elite tenting analysis kehandalan dead metope rcmreliability centered maintenance sara furniture prom violet beberapa marsala jade jade beberapa rush resin timbal bay away cutup ting elite usual analysis kehandalan dead metope rum salad sat resin anggap iritis resin spindle boulder resin dirt beberapa component belt bearing motor spindle break flat spindle trap gun rum harp apart dingbat kehandalan resin beberapa implements systematic rum system selection and data collection system boundary definition system description and functional failure failure mode and effect analysis logic tree analysis air task selection dead analysis rum component potent component kristin belt bearing team component dakar hail data laying nilgai run cutup ting analyst flea bear belt bearing analysis reliability centered maintenance hail component belt component elite optimal kehandalan bay away metope gun optimal kehandalan bay optimal debased preventive replacement metope apart hail radial away component optimal bay away minimal munchkin during bay away ting sara metope debut hail bay away component belt hard bay away up sedan ratarata gaga belt hard data bunch reliability centered maintenance optimal debased preventive replacement block replacement
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'komponen': 8, 'biaya': 7, 'awat': 7, 'vbelt': 6, 'kehandalan': 5, 'metode': 5, 'mesin': 5, 'optimal': 5, 'analisis': 4, 'beberapa': 4, 'rcm': 4, 'hasil': 4, 'usaha': 3, 'teliti': 3, 'dekat': 3, 'centered': 3, 'maintenance': 3, 'tinggi': 3, 'spindle': 3, 'bearing': 3, 'system': 3, 'and': 3, 'replacement': 3, 'ptromi': 2, 'violeta': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'jadi': 2, 'cukup': 2, 'guna': 2, 'dapat': 2, 'selection': 2, 'data': 2, 'failure': 2, 'reliability': 2, 'agebased': 2, 'preventive': 2, 'hari': 2, 'mebel': 1, 'indonesia': 1, 'spesialisasi': 1, 'produk': 1, 'bidang': 1, 'rotan': 1, 'kayu': 1, 'tawar': 1, 'pasar': 1, 'dunia': 1, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'rcmreliability': 1, 'furniture': 1, 'masalah': 1, 'rusa': 1, 'timbul': 1, 'usul': 1, 'anggap': 1, 'kritis': 1, 'moulder': 1, 'diri': 1, 'motor': 1, 'break': 1, 'flat': 1, 'terap': 1, 'harap': 1, 'tingkat': 1, 'implementasi': 1, 'sistematis': 1, 'collection': 1, 'boundary': 1, 'definition': 1, 'description': 1, 'functional': 1, 'mode': 1, 'effect': 1, 'analysis': 1, 'logic': 1, 'tree': 1, 'akhir': 1, 'task': 1, 'analis': 1, 'potensi': 1, 'kristis': 1, 'tetap': 1, 'dasar': 1, 'lapang': 1, 'nilai': 1, 'rpn': 1, 'analisa': 1, 'fmea': 1, 'besar': 1, 'jadwal': 1, 'minimal': 1, 'mungkin': 1, 'kurang': 1, 'sebut': 1, 'rp': 1, 'sedang': 1, 'ratarata': 1, 'gagal': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'block': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 26, 'of': 12, 'is': 11, 'and': 11, 'in': 9, 'maintenance': 9, 'reliability': 8, 'this': 6, 'analysis': 6, 'vbelt': 6, 'that': 5, 'to': 5, 'method': 5, 'rcm': 5, 'costs': 5, 'component': 5, 'on': 4, 'are': 4, 'company': 3, 'approach': 3, 'centered': 3, 'some': 3, 'high': 3, 'spindle': 3, 'machine': 3, 'components': 3, 'as': 3, 'bearing': 3, 'system': 3, 'failure': 3, 'optimal': 3, 'replacement': 3, 'with': 3, 'ptromi': 2, 'violeta': 2, 'one': 2, 'furniture': 2, 'field': 2, 'occurred': 2, 'so': 2, 'by': 2, 'implementation': 2, 'selection': 2, 'data': 2, 'a': 2, 'cost': 2, 'agebased': 2, 'preventive': 2, 'days': 2, 'indonesia': 1, 'specializing': 1, 'products': 1, 'rottan': 1, 'wood': 1, 'offer': 1, 'world': 1, 'market': 1, 'discussion': 1, 'research': 1, 'at': 1, 'problems': 1, 'which': 1, 'damage': 1, 'engine': 1, 'it': 1, 'will': 1, 'lead': 1, 'study': 1, 'proposes': 1, 'machines': 1, 'considered': 1, 'critical': 1, 'moulder': 1, 'consists': 1, 'several': 1, 'such': 1, 'motor': 1, 'break': 1, 'flat': 1, 'using': 1, 'expected': 1, 'improve': 1, 'through': 1, 'systematic': 1, 'collection': 1, 'boundary': 1, 'definition': 1, 'description': 1, 'functional': 1, 'mode': 1, 'effect': 1, 'logic': 1, 'tree': 1, 'task': 1, 'final': 1, 'analysts': 1, 'potential': 1, 'critically': 1, 'determination': 1, 'based': 1, 'results': 1, 'rpn': 1, 'values': 1, 'quite': 1, 'fmea': 1, 'produces': 1, 'studied': 1, 'optimizing': 1, 'used': 1, 'optimize': 1, 'can': 1, 'result': 1, 'schedule': 1, 'minimal': 1, 'thereby': 1, 'reducing': 1, 'produced': 1, 'care': 1, 'rp': 1, 'while': 1, 'average': 1, 'for': 1, 'keywords': 1, 'block': 1})
-------------------------------------------
--- Data #179 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: PENG'I HADIWIDIYANTORO
Judul: RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL DAN MONITORING MICROCLIMATE MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ARDUINO UNO
Pembimbing 1: TEGUH PRASETYO, ST. MT
Pembimbing 2: M. IMRON MUSTAJIB, ST. MT.
Abstrak (Raw): Laboratorium Ergonomi dan Perancangan Sistem Kerja, Program Studi Teknik Industri Universitas Trunojoyo Madura merupakan salah satu sarana untuk melakukan pratikum dan penelitian di bidang ergonomi dan perancangan sistem kerja. Sebagaimana telah diketahui dalam kajian Ergonomi, keadaan lingkungan dapat mempengaruhi kinerja manusia. Pada umumnya unsur tersebut adalah pencahayaan, suhu, kelembaban dan lain-lain. Namun, untuk dapat membuat unsur-unsur iklim mikro tersebut tidak dapat disimulasikan apabila tidak terdapat fasilitas berupa miroclimate. Microclimate merupakan sarana penelitian yang dapat mensimulasikan kondisi dalam situasi lingkungan kerja para pekerja. Dalam rancang bangun microclimate diidentifikasi menggunakan fishbone diagram, kemudian mendata kebutuhan-kebutuhan part sistem kontrol dan monitoring microclimate menggunakan Bill Of Material (BOM). Agar rancang bangun menjadi lebih jelas, maka dibuat desain ruang sistem kontrol dan monitoring microclimate menggunakan program Sweet Home 3D, skema
rangkaian microclimate menggunakan Software Eagle 6.5.0 Professional. Setelah itu, mengimplementasikan rancangan tersebut dan mengukur modul sensor. Mengukur spesifikasi alat dengan cara mengetahui laju perpindahan panas. Agar
modul sensor sistem kontrol microclimate dapat akurat maka dilakukan kalibrasi alat dengan alat yang telah memenuhi standard dengan syarat tidak ada perbedaan secara signifikan antara keduanya dengan metode independen T tes. Apabila
pembacaan tidak ada perbedaan secara signifikan,maka dapat dicari faktor pengali dari modul sensor agar pembacaan sensor dapat menjadi seperti alat ukur yang telah terstandard. Sehingga dapat diketahui tingkat kepresisian satuan ukuran, luas
range kerja dari tiap sistem serta ukuran kecepatan mencapai set point yang diharapkan.
Abstrak (Clean): laboratorium ergonomi dan perancangan sistem kerja program studi teknik industri universitas trunojoyo madura merupakan salah satu sarana untuk melakukan pratikum dan penelitian di bidang ergonomi dan perancangan sistem kerja sebagaimana telah diketahui dalam kajian ergonomi keadaan lingkungan dapat mempengaruhi kinerja manusia pada umumnya unsur tersebut adalah pencahayaan suhu kelembaban dan lainlain namun untuk dapat membuat unsurunsur iklim mikro tersebut tidak dapat disimulasikan apabila tidak terdapat fasilitas berupa miroclimate microclimate merupakan sarana penelitian yang dapat mensimulasikan kondisi dalam situasi lingkungan kerja para pekerja dalam rancang bangun microclimate diidentifikasi menggunakan fishbone diagram kemudian mendata kebutuhankebutuhan part sistem kontrol dan monitoring microclimate menggunakan bill of material bom agar rancang bangun menjadi lebih jelas maka dibuat desain ruang sistem kontrol dan monitoring microclimate menggunakan program sweet home d skema rangkaian microclimate menggunakan software eagle professional setelah itu mengimplementasikan rancangan tersebut dan mengukur modul sensor mengukur spesifikasi alat dengan cara mengetahui laju perpindahan panas agar modul sensor sistem kontrol microclimate dapat akurat maka dilakukan kalibrasi alat dengan alat yang telah memenuhi standard dengan syarat tidak ada perbedaan secara signifikan antara keduanya dengan metode independen t tes apabila pembacaan tidak ada perbedaan secara signifikanmaka dapat dicari faktor pengali dari modul sensor agar pembacaan sensor dapat menjadi seperti alat ukur yang telah terstandard sehingga dapat diketahui tingkat kepresisian satuan ukuran luas range kerja dari tiap sistem serta ukuran kecepatan mencapai set point yang diharapkan
Abstrak (Stopwords Removed): laboratorium ergonomi perancangan sistem kerja program studi teknik industri universitas trunojoyo madura salah satu sarana melakukan pratikum penelitian bidang ergonomi perancangan sistem kerja sebagaimana diketahui kajian ergonomi keadaan lingkungan dapat mempengaruhi kinerja manusia umumnya unsur tersebut pencahayaan suhu kelembaban lainlain dapat membuat unsurunsur iklim mikro tersebut dapat disimulasikan apabila terdapat fasilitas berupa miroclimate microclimate sarana penelitian dapat mensimulasikan kondisi situasi lingkungan kerja para pekerja rancang bangun microclimate diidentifikasi menggunakan fishbone diagram mendata kebutuhankebutuhan part sistem kontrol monitoring microclimate menggunakan bill of material bom rancang bangun menjadi lebih jelas dibuat desain ruang sistem kontrol monitoring microclimate menggunakan program sweet home d skema rangkaian microclimate menggunakan software eagle professional mengimplementasikan rancangan tersebut mengukur modul sensor mengukur spesifikasi alat cara mengetahui laju perpindahan panas modul sensor sistem kontrol microclimate dapat akurat dilakukan kalibrasi alat alat memenuhi standard syarat ada perbedaan secara signifikan antara keduanya metode independen t tes apabila pembacaan ada perbedaan secara signifikanmaka dapat dicari faktor pengali modul sensor pembacaan sensor dapat menjadi alat ukur terstandard dapat diketahui tingkat kepresisian satuan ukuran luas range kerja tiap sistem ukuran kecepatan mencapai set point diharapkan
Abstrak (Stemmed): laboratorium ergonomi ancang sistem kerja program studi teknik industri universitas trunojoyo madura salah satu sarana laku pratikum teliti bidang ergonomi ancang sistem kerja bagaimana tahu kaji ergonomi ada lingkung dapat pengaruh kerja manusia umum unsur sebut cahaya suhu kelembaban lainlain dapat buat unsurunsur iklim mikro sebut dapat simulasi apabila dapat fasilitas upa miroclimate microclimate sarana teliti dapat simulasi kondisi situasi lingkung kerja para kerja rancang bangun microclimate identifikasi guna fishbone diagram data kebutuhankebutuhan part sistem kontrol monitoring microclimate guna bill of material bom rancang bangun jadi lebih jelas buat desain ruang sistem kontrol monitoring microclimate guna program sweet home d skema rangkai microclimate guna software eagle professional implementasi rancang sebut ukur modul sensor ukur spesifikasi alat cara tahu laju pindah panas modul sensor sistem kontrol microclimate dapat akurat laku kalibrasi alat alat penuh standard syarat ada beda cara signifikan antara dua metode independen t tes apabila baca ada beda cara signifikanmaka dapat cari faktor ali modul sensor baca sensor dapat jadi alat ukur terstandard dapat tahu tingkat presisi satu ukur luas range kerja tiap sistem ukur cepat capai set point harap
Abstrak (Corrected): laboratories ergonomic dancing sister era program study tennis industry university trunojoyo madura salad sat saran lake platinum elite biding ergonomic dancing sister era bagaimana tau kanji ergonomic ada linking apart pengaruh era amnesia mum unsure debut cabana sulu kelembaban maintain apart but unsurunsur slim micro debut apart simulate arabia apart basilicas up microclimate microclimate saran elite apart simulate kondisi situate linking era para era dancing bangui microclimate identifikasi gun wishbone diagram data kebutuhankebutuhan part sister control monitoring microclimate gun bill of material boy dancing bangui jade leash jells but detain rang sister control monitoring microclimate gun program sweet home d seems bangka microclimate gun software eagle professional implements dancing debut ukr model sensor ukr spesifikasi flat cara tau last pindar pants model sensor sister control microclimate apart aura lake kalibrasi flat flat punch standard start ada bed cara significant angara due metope independent t ten arabia back ada bed cara signifikanmaka apart care factor ali model sensor back sensor apart jade flat ukr terstandard apart tau dingbat press sat ukr lucas range era tip sister ukr eat capri set point harp
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'dapat': 9, 'sistem': 6, 'kerja': 6, 'microclimate': 6, 'ukur': 5, 'guna': 4, 'sensor': 4, 'alat': 4, 'ergonomi': 3, 'tahu': 3, 'ada': 3, 'sebut': 3, 'rancang': 3, 'kontrol': 3, 'modul': 3, 'cara': 3, 'ancang': 2, 'program': 2, 'satu': 2, 'sarana': 2, 'laku': 2, 'teliti': 2, 'lingkung': 2, 'buat': 2, 'simulasi': 2, 'apabila': 2, 'bangun': 2, 'monitoring': 2, 'jadi': 2, 'beda': 2, 'baca': 2, 'laboratorium': 1, 'studi': 1, 'teknik': 1, 'industri': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'salah': 1, 'pratikum': 1, 'bidang': 1, 'bagaimana': 1, 'kaji': 1, 'pengaruh': 1, 'manusia': 1, 'umum': 1, 'unsur': 1, 'cahaya': 1, 'suhu': 1, 'kelembaban': 1, 'lainlain': 1, 'unsurunsur': 1, 'iklim': 1, 'mikro': 1, 'fasilitas': 1, 'upa': 1, 'miroclimate': 1, 'kondisi': 1, 'situasi': 1, 'para': 1, 'identifikasi': 1, 'fishbone': 1, 'diagram': 1, 'data': 1, 'kebutuhankebutuhan': 1, 'part': 1, 'bill': 1, 'of': 1, 'material': 1, 'bom': 1, 'lebih': 1, 'jelas': 1, 'desain': 1, 'ruang': 1, 'sweet': 1, 'home': 1, 'd': 1, 'skema': 1, 'rangkai': 1, 'software': 1, 'eagle': 1, 'professional': 1, 'implementasi': 1, 'spesifikasi': 1, 'laju': 1, 'pindah': 1, 'panas': 1, 'akurat': 1, 'kalibrasi': 1, 'penuh': 1, 'standard': 1, 'syarat': 1, 'signifikan': 1, 'antara': 1, 'dua': 1, 'metode': 1, 'independen': 1, 't': 1, 'tes': 1, 'signifikanmaka': 1, 'cari': 1, 'faktor': 1, 'ali': 1, 'terstandard': 1, 'tingkat': 1, 'presisi': 1, 'luas': 1, 'range': 1, 'tiap': 1, 'cepat': 1, 'capai': 1, 'set': 1, 'point': 1, 'harap': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'of': 14, 'in': 8, 'and': 7, 'can': 7, 'microclimate': 6, 'design': 5, 'is': 5, 'be': 5, 'that': 5, 'system': 4, 'to': 4, 'a': 4, 'using': 4, 'sensor': 4, 'ergonomics': 3, 'work': 3, 'as': 3, 'control': 3, 'measuring': 3, 'module': 3, 'program': 2, 'means': 2, 'research': 2, 'systems': 2, 'well': 2, 't': 2, 'environmental': 2, 'conditions': 2, 'elements': 2, 'not': 2, 'are': 2, 'no': 2, 'tool': 2, 'then': 2, 'monitoring': 2, 'order': 2, 'by': 2, 'has': 2, 'readings': 2, 'it': 2, 'so': 2, 'laboratory': 1, 'industrial': 1, 'engineering': 1, 'trunojoyo': 1, 'university': 1, 'one': 1, 'do': 1, 'pratikum': 1, 'field': 1, 'known': 1, 'he': 1, 'study': 1, 'affect': 1, 'human': 1, 'performance': 1, 'general': 1, 'these': 1, 'lighting': 1, 'temperature': 1, 'humidity': 1, 'others': 1, 'however': 1, 'able': 1, 'create': 1, 'micro': 1, 'climate': 1, 'simulated': 1, 'when': 1, 'there': 1, 'facilities': 1, 'form': 1, 'miroclimate': 1, 'simulate': 1, 'situation': 1, 'workers': 1, 'identified': 1, 'fishbone': 1, 'diagram': 1, 'assess': 1, 'needs': 1, 'parts': 1, 'bill': 1, 'materials': 1, 'bom': 1, 'becomes': 1, 'clearer': 1, 'made': 1, 'space': 1, 'sweet': 1, 'home': 1, 'd': 1, 'schematics': 1, 'eagle': 1, 'software': 1, 'professional': 1, 'after': 1, 'draft': 1, 'implementing': 1, 'equipment': 1, 'specifications': 1, 'knowing': 1, 'rate': 1, 'heat': 1, 'transfer': 1, 'for': 1, 'accurate': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'calibration': 1, 'met': 1, 'standards': 1, 'provided': 1, 'significant': 1, 'difference': 1, 'between': 1, 'two': 1, 'independent': 1, 'test': 1, 'method': 1, 'if': 1, 'significantly': 1, 'different': 1, 'look': 1, 'multiplying': 1, 'factor': 1, 'like': 1, 'instrument': 1, 'been': 1, 'standardized': 1, 'unit': 1, 'measurement': 1, 'precision': 1, 'wide': 1, 'range': 1, 'each': 1, 'size': 1, 'speed': 1, 'reaches': 1, 'set': 1, 'point': 1, 'expected': 1})
-------------------------------------------
--- Data #180 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: fatimatus zahroh
Judul: PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU MENNGUNAKAN METODE MATERIAL REQUIEREMENT PLANNING (MRP) UD ASSALMA SAMPANG
Pembimbing 1: Imron Kuswandi,ST.,MT
Pembimbing 2: Heri Awallul I,ST.,MT
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan di UD. Assalma perusahaan ini bergerak dalam pembuatan kopyah yaitu jenis motif Kalput Putih, Solmet, Dapak Bundar Madinah, Bima, Tailand Stik, dan Stik Pita. Bahan baku utama yang digunakan dalam produksi kopyah yaitu kain, benang dan pita. metode peramalan yang di gunakan dalam penelitian ini adalah monte carlo dan menggunakan 5 metode teknik lot sizing untuk perencaan pengendalian material yaitu Economic Order Quantity (EOQ), Period Order Quantity (POQ), Least Unit Cost (LUC), Least Total Cost (LTC) dan Silver Meal. Kelima metode tersebut akan digunakan untuk mencari metode yang terbaik dari masing-masing jenis produk, yaitu untuk kalput putih metode least unit cost (LUC) dengan jumlah sebesar Rp.135.243, untuk kopyah solmet metode least total cost (LTC) dengan jumlah sebesar p.144.340, untuk kopyah dapak bundar madina metode silver mea l dengan jumlah sebesar Rp.105.981, untuk kopyah bima metode silver meal dengan jumlah sebesar Rp,90.066 untuk kopyah tailand stik dengan jumlah sebesar Rp.93.286 metode least total cost (LTC) dan stik pita metode least total cost (LTC) dengan jumlah sebesar Rp.91.768
Kata Kunci: Kata Kunci: Material requirement palnning, lot sizing, Economic Order Quantity, Least Total Cost, least total cost, Period Order Quantity, Silver Meal
Abstrak (Clean): abstrak penelitian ini dilakukan di ud assalma perusahaan ini bergerak dalam pembuatan kopyah yaitu jenis motif kalput putih solmet dapak bundar madinah bima tailand stik dan stik pita bahan baku utama yang digunakan dalam produksi kopyah yaitu kain benang dan pita metode peramalan yang di gunakan dalam penelitian ini adalah monte carlo dan menggunakan metode teknik lot sizing untuk perencaan pengendalian material yaitu economic order quantity eoq period order quantity poq least unit cost luc least total cost ltc dan silver meal kelima metode tersebut akan digunakan untuk mencari metode yang terbaik dari masingmasing jenis produk yaitu untuk kalput putih metode least unit cost luc dengan jumlah sebesar rp untuk kopyah solmet metode least total cost ltc dengan jumlah sebesar p untuk kopyah dapak bundar madina metode silver mea l dengan jumlah sebesar rp untuk kopyah bima metode silver meal dengan jumlah sebesar rp untuk kopyah tailand stik dengan jumlah sebesar rp metode least total cost ltc dan stik pita metode least total cost ltc dengan jumlah sebesar rp kata kunci kata kunci material requirement palnning lot sizing economic order quantity least total cost least total cost period order quantity silver meal
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak penelitian dilakukan ud assalma perusahaan bergerak pembuatan kopyah jenis motif kalput putih solmet dapak bundar madinah bima tailand stik stik pita bahan baku utama digunakan produksi kopyah kain benang pita metode peramalan gunakan penelitian monte carlo menggunakan metode teknik lot sizing perencaan pengendalian material economic order quantity eoq period order quantity poq least unit cost luc least total cost ltc silver meal kelima metode tersebut digunakan mencari metode terbaik masingmasing jenis produk kalput putih metode least unit cost luc jumlah sebesar rp kopyah solmet metode least total cost ltc jumlah sebesar p kopyah dapak bundar madina metode silver mea l jumlah sebesar rp kopyah bima metode silver meal jumlah sebesar rp kopyah tailand stik jumlah sebesar rp metode least total cost ltc stik pita metode least total cost ltc jumlah sebesar rp kata kunci kata kunci material requirement palnning lot sizing economic order quantity least total cost least total cost period order quantity silver meal
Abstrak (Stemmed): abstrak teliti laku ud assalma usaha gerak buat kopyah jenis motif kalput putih solmet dapak bundar madinah bima tailand stik stik pita bahan baku utama guna produksi kopyah kain benang pita metode amal guna teliti monte carlo guna metode teknik lot sizing perencaan kendali material economic order quantity eoq period order quantity poq least unit cost luc least total cost ltc silver meal lima metode sebut guna cari metode baik masingmasing jenis produk kalput putih metode least unit cost luc jumlah besar rp kopyah solmet metode least total cost ltc jumlah besar p kopyah dapak bundar madina metode silver mea l jumlah besar rp kopyah bima metode silver meal jumlah besar rp kopyah tailand stik jumlah besar rp metode least total cost ltc stik pita metode least total cost ltc jumlah besar rp kata kunci kata kunci material requirement palnning lot sizing economic order quantity least total cost least total cost period order quantity silver meal
Abstrak (Corrected): abstract elite lake up asama sara gera but oprah penis motif kaput putin some dayak under marina lima thailand stick stick pita bahai baku mama gun produksi oprah kain penang pita metope anal gun elite monte carlo gun metope tennis lot sizing perencaan kendall material economic order quantity eon period order quantity pop least unit cost luck least total cost lac silver meal lima metope debut gun care metope back masingmasing penis proud kaput putin metope least unit cost luck mullah bear up oprah some metope least total cost lac mullah bear p oprah dayak under marina metope silver me l mullah bear up oprah lima metope silver meal mullah bear up oprah thailand stick mullah bear up metope least total cost lac stick pita metope least total cost lac mullah bear up data bunch data bunch material requirement planning lot sizing economic order quantity least total cost least total cost period order quantity silver meal
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'metode': 10, 'least': 8, 'cost': 8, 'kopyah': 6, 'total': 6, 'jumlah': 6, 'besar': 6, 'rp': 5, 'stik': 4, 'guna': 4, 'order': 4, 'quantity': 4, 'ltc': 4, 'silver': 4, 'pita': 3, 'meal': 3, 'teliti': 2, 'jenis': 2, 'kalput': 2, 'putih': 2, 'solmet': 2, 'dapak': 2, 'bundar': 2, 'bima': 2, 'tailand': 2, 'lot': 2, 'sizing': 2, 'material': 2, 'economic': 2, 'period': 2, 'unit': 2, 'luc': 2, 'kata': 2, 'kunci': 2, 'abstrak': 1, 'laku': 1, 'ud': 1, 'assalma': 1, 'usaha': 1, 'gerak': 1, 'buat': 1, 'motif': 1, 'madinah': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'utama': 1, 'produksi': 1, 'kain': 1, 'benang': 1, 'amal': 1, 'monte': 1, 'carlo': 1, 'teknik': 1, 'perencaan': 1, 'kendali': 1, 'eoq': 1, 'poq': 1, 'lima': 1, 'sebut': 1, 'cari': 1, 'baik': 1, 'masingmasing': 1, 'produk': 1, 'p': 1, 'madina': 1, 'mea': 1, 'l': 1, 'requirement': 1, 'palnning': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'as': 12, 'is': 11, 'least': 9, 'cost': 9, 'to': 6, 'unit': 6, 'method': 6, 'big': 6, 'ltc': 5, 'with': 5, 'amount': 5, 'rp': 5, 'which': 4, 'stik': 4, 'order': 4, 'quantity': 4, 'kopyah': 4, 'and': 3, 'ribbon': 3, 'that': 3, 'total': 3, 'silver': 3, 'meal': 3, 'this': 2, 'at': 2, 'deep': 2, 'kopyahs': 2, 'type': 2, 'turns': 2, 'white': 2, 'solmet': 2, 'domed': 2, 'dapak': 2, 'bima': 2, 'tailand': 2, 'material': 2, 'utilized': 2, 'methodic': 2, 'lot': 2, 'economic': 2, 'period': 2, 'luc': 2, 'for': 2, 'u': 2, 'ntuk': 2, 'kata': 2, 'kunci': 2, 'abstract': 1, 'research': 1, 'done': 1, 'ud': 1, 'assalma': 1, 'firm': 1, 'moving': 1, 'makings': 1, 'kalputs': 1, 'motif': 1, 'madinah': 1, 'main': 1, 'raw': 1, 'in': 1, 'production': 1, 'cloth': 1, 'yarn': 1, 'forecasting': 1, 'utilizes': 1, 'observational': 1, 'it': 1, 'monte': 1, 'carlo': 1, 'wield': 1, 'tech': 1, 'methods': 1, 'sizings': 1, 'perencaan': 1, 'operation': 1, 'significant': 1, 'eoq': 1, 'poq': 1, 'five': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'look': 1, 'the': 1, 'best': 1, 'one': 1, 'of': 1, 'each': 1, 'product': 1, 'kalput': 1, 'p': 1, 'madina': 1, 'by': 1, 'totals': 1, 'methodics': 1, 'requirement': 1, 'palnning': 1, 'sizing': 1})
-------------------------------------------
--- Data #181 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: TRI NURHAYATI
Judul: ANALISIS RANTAI PASOK TEMBAKAU MADURA BERDASARKAN BULLWHIP EFFECT PADA
PRODUKSI ROKOK DI PT 1001 ALAMI
Pembimbing 1: SUGENG PURWOKO,ST.,MT
Pembimbing 2: IMRON KUSWANDI,ST.,MT
Abstrak (Raw): Abstrak
Penelitian ini membahas tentang pengelolaan pada aliran rantai pasok di PT 1001 Alami dari hulu ke hilir agar berjalan dengan baik. Selama ini perusahaan kurang memperhatikan aliran rantai pasok yang dapat mengakibatkan kerugian baik pada perusahaan sendiri maupun pada konsumen. Oleh karena itu, diperlukan suatu manajemen yang bisa mengekonomiskan aliran rantai pasok dengan menganalisis terjadinya bullwhip effect. Variabel-variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah eksternal pemasok, internal supply chain, dan eksternal konsumen. Yang termasuk eksternal pemasok yaitu petani dan supplier, internal supply chain yaitu perusahaan sedangkan eksternal konsumen yaitu distributor, retailer/toko dan konsumen. Toko yang diteliti pada penelitian ini ada 7 toko dan ada 3 distributor dari perusahaan. Pada perusahaan ini yang menunjukkan terjadinya bullwhip effect yaitu pada toko Anugerah, pada internal supply chain dan external supply tembakau, pada internal supply chain dan external supply cengkeh, dan pada internal supply chain dan external supply caos karena memiliki nilai bullwhip effect lebih dari 1 yang menunjukkan terjadinya amplifikasi permintaan. Penyebab terjadinya bullwhip effect pada PT 1001 Alami adalah perbedaan metode peramalan yang digunakan serta perbedaan informasi yang didapat oleh masing-masing bagian dari supply chain. Solusi untuk mengurangi terjadinya bullwhip effect adalah dengan menyamakan metode peramalan yang digunakan dari bagian hulu ke hilir di supply chain pada perusahaan ini. Serta dengan melakukan informasi yang transparan yaitu dengan membagi informasi permintaan ke seluruh bagian pada supply chain, termasuk bagian distribusi maupun supplier bahan baku.
Abstrak (Clean): abstrak penelitian ini membahas tentang pengelolaan pada aliran rantai pasok di pt alami dari hulu ke hilir agar berjalan dengan baik selama ini perusahaan kurang memperhatikan aliran rantai pasok yang dapat mengakibatkan kerugian baik pada perusahaan sendiri maupun pada konsumen oleh karena itu diperlukan suatu manajemen yang bisa mengekonomiskan aliran rantai pasok dengan menganalisis terjadinya bullwhip effect variabelvariabel yang digunakan pada penelitian ini adalah eksternal pemasok internal supply chain dan eksternal konsumen yang termasuk eksternal pemasok yaitu petani dan supplier internal supply chain yaitu perusahaan sedangkan eksternal konsumen yaitu distributor retailertoko dan konsumen toko yang diteliti pada penelitian ini ada toko dan ada distributor dari perusahaan pada perusahaan ini yang menunjukkan terjadinya bullwhip effect yaitu pada toko anugerah pada internal supply chain dan external supply tembakau pada internal supply chain dan external supply cengkeh dan pada internal supply chain dan external supply caos karena memiliki nilai bullwhip effect lebih dari yang menunjukkan terjadinya amplifikasi permintaan penyebab terjadinya bullwhip effect pada pt alami adalah perbedaan metode peramalan yang digunakan serta perbedaan informasi yang didapat oleh masingmasing bagian dari supply chain solusi untuk mengurangi terjadinya bullwhip effect adalah dengan menyamakan metode peramalan yang digunakan dari bagian hulu ke hilir di supply chain pada perusahaan ini serta dengan melakukan informasi yang transparan yaitu dengan membagi informasi permintaan ke seluruh bagian pada supply chain termasuk bagian distribusi maupun supplier bahan baku
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak penelitian membahas tentang pengelolaan aliran rantai pasok pt alami hulu hilir berjalan baik selama perusahaan kurang memperhatikan aliran rantai pasok dapat mengakibatkan kerugian baik perusahaan sendiri maupun konsumen diperlukan manajemen mengekonomiskan aliran rantai pasok menganalisis terjadinya bullwhip effect variabelvariabel digunakan penelitian eksternal pemasok internal supply chain eksternal konsumen termasuk eksternal pemasok petani supplier internal supply chain perusahaan sedangkan eksternal konsumen distributor retailertoko konsumen toko diteliti penelitian ada toko ada distributor perusahaan perusahaan menunjukkan terjadinya bullwhip effect toko anugerah internal supply chain external supply tembakau internal supply chain external supply cengkeh internal supply chain external supply caos memiliki nilai bullwhip effect lebih menunjukkan terjadinya amplifikasi permintaan penyebab terjadinya bullwhip effect pt alami perbedaan metode peramalan digunakan perbedaan informasi didapat masingmasing bagian supply chain solusi mengurangi terjadinya bullwhip effect menyamakan metode peramalan digunakan bagian hulu hilir supply chain perusahaan melakukan informasi transparan membagi informasi permintaan seluruh bagian supply chain termasuk bagian distribusi maupun supplier bahan baku
Abstrak (Stemmed): abstrak teliti bahas tentang kelola alir rantai pasok pt alami hulu hilir jalan baik lama usaha kurang perhati alir rantai pasok dapat akibat rugi baik usaha sendiri maupun konsumen perlu manajemen ekonomis alir rantai pasok analis jadi bullwhip effect variabelvariabel guna teliti eksternal pasok internal supply chain eksternal konsumen masuk eksternal pasok tani supplier internal supply chain usaha sedang eksternal konsumen distributor retailertoko konsumen toko teliti teliti ada toko ada distributor usaha usaha tunjuk jadi bullwhip effect toko anugerah internal supply chain external supply tembakau internal supply chain external supply cengkeh internal supply chain external supply caos milik nilai bullwhip effect lebih tunjuk jadi amplifikasi minta sebab jadi bullwhip effect pt alami beda metode amal guna beda informasi dapat masingmasing bagi supply chain solusi kurang jadi bullwhip effect sama metode amal guna bagi hulu hilir supply chain usaha laku informasi transparan bagi informasi minta seluruh bagi supply chain masuk bagi distribusi maupun supplier bahan baku
Abstrak (Corrected): abstract elite baas tenting fella air rental ask pt salami hull hair alan back lama sara during perhaps air rental ask apart akbar rug back sara sending maun consumed peru management economic air rental ask analysis jade bullwhip effect variabelvariabel gun elite eternal ask internal supply chain eternal consumed mask eternal ask tank supplier internal supply chain sara sedan eternal consumed distributor retailertoko consumed too elite elite ada too ada distributor sara sara tuneup jade bullwhip effect too anugerah internal supply chain external supply tembakau internal supply chain external supply chengteh internal supply chain external supply cars milk nilgai bullwhip effect leash tuneup jade amplifikasi mint kebab jade bullwhip effect pt salami bed metope anal gun bed informant apart masingmasing bag supply chain solus during jade bullwhip effect same metope anal gun bag hull hair supply chain sara lake informant transparent bag informant mint seluruh bag supply chain mask bag distribute maun supplier bahai baku
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'supply': 11, 'chain': 8, 'usaha': 6, 'pasok': 5, 'jadi': 5, 'bullwhip': 5, 'effect': 5, 'internal': 5, 'bagi': 5, 'teliti': 4, 'konsumen': 4, 'eksternal': 4, 'alir': 3, 'rantai': 3, 'guna': 3, 'toko': 3, 'external': 3, 'informasi': 3, 'pt': 2, 'alami': 2, 'hulu': 2, 'hilir': 2, 'baik': 2, 'kurang': 2, 'dapat': 2, 'maupun': 2, 'masuk': 2, 'supplier': 2, 'distributor': 2, 'ada': 2, 'tunjuk': 2, 'minta': 2, 'beda': 2, 'metode': 2, 'amal': 2, 'abstrak': 1, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'kelola': 1, 'jalan': 1, 'lama': 1, 'perhati': 1, 'akibat': 1, 'rugi': 1, 'sendiri': 1, 'perlu': 1, 'manajemen': 1, 'ekonomis': 1, 'analis': 1, 'variabelvariabel': 1, 'tani': 1, 'sedang': 1, 'retailertoko': 1, 'anugerah': 1, 'tembakau': 1, 'cengkeh': 1, 'caos': 1, 'milik': 1, 'nilai': 1, 'lebih': 1, 'amplifikasi': 1, 'sebab': 1, 'masingmasing': 1, 'solusi': 1, 'sama': 1, 'laku': 1, 'transparan': 1, 'seluruh': 1, 'distribusi': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 27, 'supply': 15, 'of': 13, 'chain': 12, 'and': 12, 'in': 11, 'to': 8, 'external': 7, 'is': 7, 'this': 6, 'bullwhip': 6, 'effect': 6, 'company': 5, 'internal': 5, 'flow': 4, 'suppliers': 4, 'which': 3, 'that': 3, 'by': 3, 'used': 3, 'consumers': 3, 'information': 3, 'research': 2, 'management': 2, 'pt': 2, 'alami': 2, 'from': 2, 'upstream': 2, 'downstream': 2, 'can': 2, 'it': 2, 'are': 2, 'distributors': 2, 'store': 2, 'amplification': 2, 'difference': 2, 'prognosis': 2, 'method': 2, 'parts': 2, 'abstract': 1, 'discusses': 1, 'about': 1, 'order': 1, 'run': 1, 'properly': 1, 'during': 1, 'time': 1, 'pays': 1, 'little': 1, 'attention': 1, 'result': 1, 'alosses': 1, 'for': 1, 'both': 1, 'self': 1, 'consumer': 1, 'therefore': 1, 'we': 1, 'need': 1, 'a': 1, 'make': 1, 'economical': 1, 'analyzing': 1, 'variables': 1, 'researchare': 1, 'includes': 1, 'farmers': 1, 'companies': 1, 'while': 1, 'retailersstores': 1, 'was': 1, 'examined': 1, 'there': 1, 'were': 1, 'stores': 1, 'shows': 1, 'anugerah': 1, 'tobacco': 1, 'clove': 1, 'sauce': 1, 'because': 1, 'has': 1, 'more': 1, 'than': 1, 'showing': 1, 'demand': 1, 'causes': 1, 'obtained': 1, 'each': 1, 'part': 1, 'solution': 1, 'reduce': 1, 'equalize': 1, 'conducting': 1, 'transparent': 1, 'share': 1, 'request': 1, 'all': 1, 'including': 1, 'distribution': 1, 'basic': 1, 'materials': 1, 'keywords': 1, 'ofthe': 1})
-------------------------------------------
--- Data #182 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: MOHAMMAD HAFID
Judul: PENGUKURAN WAKTU KERJA STANDART (STOPWATCH TIME STUDY) DAN DESAIN FASILITAS KERJA DENGAN PENDEKATAN ANTROPOMETRI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS
Pembimbing 1: NACHNUL ANSORI ST MT
Pembimbing 2: IKA DEEFI ANNA ST MT
Abstrak (Raw): Abstrak
Dalam penelitian ini sebelum dilakukan perancangan fasilitas kerja terlebih dahulu menghitung waktu standart kerja dan output standart kerja dimana hasil yang didapatkan untuk jumlah output standart sebanyak 13 unit/hari dengan 5 jam kerja, jumlah ini masih kurang dari target produksi yang diharapkan, hal ini disebabkan karena kondisi tempat kerja yang tidak tertata dengan rapi dan fasilitas kerja yang tidak ergonomis sehingga dibutuhkan perbaikan fasilitas kerja.
Fasilitas kerja operator merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi performansi kerja dalam suatu sistem. Fasilitas kerja yang ergonomis harus memperhatikan kenyamanan kerja pekerja yang menggunakanya. Pada industri Blangkon pekerja dalam melakukan pekerjaanya dan fasilitas kerja yang digunakanya belum memenuhi konsep ergonomis. Peningkatan kinerja pekerja melalui usulan perbaikan fasilitas kerja dengan merancang alat kerja berupa meja dan kursi yang ergonomis sesuai dengan kondisi pekerjaanya. Pada penelitian ini untuk mengetahui keluhan dan kelelahan yang dialami pekerja dilakukan wawancara yaitu dengan penyebaran kuesioner Nordic Body Map terhadap 6 pekerja yang menunjukkan bahwa 48,57% para pekerja mengalami keluhan pada tubuh bagian atas dan 51,43% mengalami kelelahan pada tubuh bagian bawah hal ini disebabkan karena kondisi kerja yang tidak ergonomis. Perancangan fasilitas kerja di industri Blangkon berdasarkan prinsip Ergonomi dan Antropometri.Perancangan fasilitas kerja yang diperbaiki yaitu meja dan kursi kerja yang ergonomis. Meja dan kursi kerja yang dirancang untuk pekerjaan duduk dengan ukuran berdasarkan antropometri pekerja. Rancangan meja kerja dilengkapi tempat bahan – bahan untuk membuat blangkon yang berupa laci dan tempat cetakan blangkon, hal ini untuk mengurangi kegiatan mencari yang dilakukan pekerja pada saat merakit blangkon. Dan untuk kursi dirancang dengan adjustable (dapat disesuaikan) untuk tinggi rendahnya.
Abstrak (Clean): abstrak dalam penelitian ini sebelum dilakukan perancangan fasilitas kerja terlebih dahulu menghitung waktu standart kerja dan output standart kerja dimana hasil yang didapatkan untuk jumlah output standart sebanyak unithari dengan jam kerja jumlah ini masih kurang dari target produksi yang diharapkan hal ini disebabkan karena kondisi tempat kerja yang tidak tertata dengan rapi dan fasilitas kerja yang tidak ergonomis sehingga dibutuhkan perbaikan fasilitas kerja fasilitas kerja operator merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi performansi kerja dalam suatu sistem fasilitas kerja yang ergonomis harus memperhatikan kenyamanan kerja pekerja yang menggunakanya pada industri blangkon pekerja dalam melakukan pekerjaanya dan fasilitas kerja yang digunakanya belum memenuhi konsep ergonomis peningkatan kinerja pekerja melalui usulan perbaikan fasilitas kerja dengan merancang alat kerja berupa meja dan kursi yang ergonomis sesuai dengan kondisi pekerjaanya pada penelitian ini untuk mengetahui keluhan dan kelelahan yang dialami pekerja dilakukan wawancara yaitu dengan penyebaran kuesioner nordic body map terhadap pekerja yang menunjukkan bahwa para pekerja mengalami keluhan pada tubuh bagian atas dan mengalami kelelahan pada tubuh bagian bawah hal ini disebabkan karena kondisi kerja yang tidak ergonomis perancangan fasilitas kerja di industri blangkon berdasarkan prinsip ergonomi dan antropometriperancangan fasilitas kerja yang diperbaiki yaitu meja dan kursi kerja yang ergonomis meja dan kursi kerja yang dirancang untuk pekerjaan duduk dengan ukuran berdasarkan antropometri pekerja rancangan meja kerja dilengkapi tempat bahan – bahan untuk membuat blangkon yang berupa laci dan tempat cetakan blangkon hal ini untuk mengurangi kegiatan mencari yang dilakukan pekerja pada saat merakit blangkon dan untuk kursi dirancang dengan adjustable dapat disesuaikan untuk tinggi rendahnya
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak penelitian dilakukan perancangan fasilitas kerja terlebih dahulu menghitung waktu standart kerja output standart kerja dimana hasil didapatkan jumlah output standart sebanyak unithari jam kerja jumlah masih kurang target produksi diharapkan disebabkan kondisi tempat kerja tertata rapi fasilitas kerja ergonomis dibutuhkan perbaikan fasilitas kerja fasilitas kerja operator salah satu faktor dapat mempengaruhi performansi kerja sistem fasilitas kerja ergonomis harus memperhatikan kenyamanan kerja pekerja menggunakanya industri blangkon pekerja melakukan pekerjaanya fasilitas kerja digunakanya belum memenuhi konsep ergonomis peningkatan kinerja pekerja usulan perbaikan fasilitas kerja merancang alat kerja berupa meja kursi ergonomis sesuai kondisi pekerjaanya penelitian mengetahui keluhan kelelahan dialami pekerja dilakukan wawancara penyebaran kuesioner nordic body map pekerja menunjukkan para pekerja mengalami keluhan tubuh bagian atas mengalami kelelahan tubuh bagian bawah disebabkan kondisi kerja ergonomis perancangan fasilitas kerja industri blangkon berdasarkan prinsip ergonomi antropometriperancangan fasilitas kerja diperbaiki meja kursi kerja ergonomis meja kursi kerja dirancang pekerjaan duduk ukuran berdasarkan antropometri pekerja rancangan meja kerja dilengkapi tempat bahan – bahan membuat blangkon berupa laci tempat cetakan blangkon mengurangi kegiatan mencari dilakukan pekerja merakit blangkon kursi dirancang adjustable dapat disesuaikan tinggi rendahnya
Abstrak (Stemmed): abstrak teliti laku ancang fasilitas kerja lebih dahulu hitung waktu standart kerja output standart kerja mana hasil dapat jumlah output standart banyak unithari jam kerja jumlah masih kurang target produksi harap sebab kondisi tempat kerja tata rapi fasilitas kerja ergonomis butuh baik fasilitas kerja fasilitas kerja operator salah satu faktor dapat pengaruh performansi kerja sistem fasilitas kerja ergonomis harus perhati nyaman kerja kerja menggunakanya industri blangkon kerja laku pekerjaanya fasilitas kerja digunakanya belum penuh konsep ergonomis tingkat kerja kerja usul baik fasilitas kerja rancang alat kerja upa meja kursi ergonomis sesuai kondisi pekerjaanya teliti tahu keluh lelah alami kerja laku wawancara sebar kuesioner nordic body map kerja tunjuk para kerja alami keluh tubuh bagi atas alami lelah tubuh bagi bawah sebab kondisi kerja ergonomis ancang fasilitas kerja industri blangkon dasar prinsip ergonomi antropometriperancangan fasilitas kerja baik meja kursi kerja ergonomis meja kursi kerja rancang kerja duduk ukur dasar antropometri kerja rancang meja kerja lengkap tempat bahan bahan buat blangkon upa laci tempat cetak blangkon kurang giat cari laku kerja rakit blangkon kursi rancang adjustable dapat sesuai tinggi rendah
Abstrak (Corrected): abstract elite lake dancing basilicas era leash dahl hiding want standard era output standard era mana hail apart mullah output standard banyan unitary jam era mullah mash during target produksi harp kebab kondisi tempt era data rape basilicas era ergonomic butch back basilicas era basilicas era operator salad sat factor apart pengaruh performance era sister basilicas era ergonomic harms perhaps nyeman era era menggunakanya industry bangkok era lake pekerjaanya basilicas era digunakanya begum punch onset ergonomic dingbat era era usual back basilicas era dancing flat era up mega kursk ergonomic sexual kondisi pekerjaanya elite tau kelly leah salami era lake wawancara sear questioner nordic body map era tuneup para era salami kelly tube bag alas salami leah tube bag away kebab kondisi era ergonomic dancing basilicas era industry bangkok dakar principe ergonomic antropometriperancangan basilicas era back mega kursk era ergonomic mega kursk era dancing era dude ukr dakar anthropometric era dancing mega era lengkap tempt bahai bahai but bangkok up lack tempt weak bangkok during gift care lake era raki bangkok kursk dancing adjustable apart sexual ting rental
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 30, 'fasilitas': 9, 'ergonomis': 6, 'blangkon': 5, 'laku': 4, 'rancang': 4, 'meja': 4, 'kursi': 4, 'standart': 3, 'dapat': 3, 'kondisi': 3, 'tempat': 3, 'baik': 3, 'alami': 3, 'teliti': 2, 'ancang': 2, 'output': 2, 'jumlah': 2, 'kurang': 2, 'sebab': 2, 'industri': 2, 'pekerjaanya': 2, 'upa': 2, 'sesuai': 2, 'keluh': 2, 'lelah': 2, 'tubuh': 2, 'bagi': 2, 'dasar': 2, 'bahan': 2, 'abstrak': 1, 'lebih': 1, 'dahulu': 1, 'hitung': 1, 'waktu': 1, 'mana': 1, 'hasil': 1, 'banyak': 1, 'unithari': 1, 'jam': 1, 'masih': 1, 'target': 1, 'produksi': 1, 'harap': 1, 'tata': 1, 'rapi': 1, 'butuh': 1, 'operator': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'faktor': 1, 'pengaruh': 1, 'performansi': 1, 'sistem': 1, 'harus': 1, 'perhati': 1, 'nyaman': 1, 'menggunakanya': 1, 'digunakanya': 1, 'belum': 1, 'penuh': 1, 'konsep': 1, 'tingkat': 1, 'usul': 1, 'alat': 1, 'tahu': 1, 'wawancara': 1, 'sebar': 1, 'kuesioner': 1, 'nordic': 1, 'body': 1, 'map': 1, 'tunjuk': 1, 'para': 1, 'atas': 1, 'bawah': 1, 'prinsip': 1, 'ergonomi': 1, 'antropometriperancangan': 1, 'duduk': 1, 'ukur': 1, 'antropometri': 1, 'lengkap': 1, 'buat': 1, 'laci': 1, 'cetak': 1, 'giat': 1, 'cari': 1, 'rakit': 1, 'adjustable': 1, 'tinggi': 1, 'rendah': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'and': 12, 'in': 10, 'work': 9, 'working': 9, 'of': 9, 'is': 9, 'that': 7, 'to': 7, 'workers': 7, 'facility': 5, 'are': 5, 'a': 5, 'blangkon': 5, 'with': 5, 'design': 4, 'not': 4, 'facilities': 4, 'ergonomic': 4, 'this': 3, 'conditions': 3, 'job': 3, 'designed': 3, 'body': 3, 'for': 3, 'study': 2, 'standard': 2, 'time': 2, 'output': 2, 'results': 2, 'it': 2, 'because': 2, 'performance': 2, 'improved': 2, 'by': 2, 'tables': 2, 'chair': 2, 'complaints': 2, 'fatigue': 2, 'had': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'place': 2, 'abstract': 1, 'before': 1, 'first': 1, 'calculating': 1, 'standards': 1, 'which': 1, 'outputs': 1, 'obtained': 1, 'units': 1, 'day': 1, 'hours': 1, 'still': 1, 'less': 1, 'than': 1, 'expected': 1, 'production': 1, 'targets': 1, 'neatly': 1, 'arranged': 1, 'needed': 1, 'repair': 1, 'operators': 1, 'one': 1, 'factors': 1, 'can': 1, 'effect': 1, 'system': 1, 'good': 1, 'should': 1, 'pay': 1, 'attention': 1, 'employment': 1, 'who': 1, 'use': 1, 'industry': 1, 'doing': 1, 'his': 1, 'used': 1, 'feel': 1, 'concept': 1, 'through': 1, 'proposed': 1, 'improvement': 1, 'designing': 1, 'tool': 1, 'ergonomically': 1, 'accordance': 1, 'examine': 1, 'experienced': 1, 'conducted': 1, 'interviews': 1, 'questionnaires': 1, 'nordic': 1, 'map': 1, 'showed': 1, 'upper': 1, 'lower': 1, 'industrial': 1, 'principle': 1, 'ergonomics': 1, 'anthropometry': 1, 'desk': 1, 'office': 1, 'chairs': 1, 'sitting': 1, 'sizes': 1, 'anthropometric': 1, 'table': 1, 'furnished': 1, 'materials': 1, 'make': 1, 'drawer': 1, 'mold': 1, 'reduce': 1, 'searching': 1, 'activities': 1, 'an': 1, 'employee': 1, 'at': 1, 'assembling': 1, 'seat': 1, 'adjustable': 1, 'high': 1, 'low': 1})
-------------------------------------------
--- Data #183 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: EKA NURHAYATI SAGITA SARI
Judul: SEGMENTASI KONSUMEN PERBANKAN DENGAN METODE SEGMENTED COMMUNITY BASED MARKETING BANK BTN BANGKALAN
Pembimbing 1: DR.RACHMAD HIDAYAT,S.T.,M.T
Pembimbing 2: ARI BASUKI,S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Penelitian ini meneliti tentang penerapan strategi Community Based Marketing (CBM) pada Bank BTN Bangkalan.Penggunaan strategi Community Based Marketing (CBM) yaitu dengan mengajak nasabah dalam komunitas untuk menjalani kepentingan Bank BTN dengan nasabah. Analisis data dilakukan dengan analisis kesenjangan (GAP) pada penilaian tingkat kepentingan nasabah Community Based Marketing (CBM). Hasil penelitian menyatakan bahwa nilai GAP kesenjangan kepentingan nasabah adalah positif. Bank BTN telah mampu memberikan kinerja yang baik kepada komunitas nasabah. Penerapan strategi Community Based Marketing (CBM) dilakukan dengan (1) peningkatan informasi tentang aktifitas Community Based Marketing (CBM) nasabah Bank BTN (2) Adanya pembinaan yang dilakukan Bank BTN terhadap Community Based Marketing (CBM) nasabah Bank BTN (3) Bank BTN menyediakan sarana informasi terhadap keberadaan Community Based Marketing (CBM) Bank BTN.
Kata kunci:Community Based Markting (CBM), Strategi Community Based Marketing (CBM), Tingkat kepentingan, Kinerja Community Based Marketing (CBM).
Abstrak (Clean): penelitian ini meneliti tentang penerapan strategi community based marketing cbm pada bank btn bangkalanpenggunaan strategi community based marketing cbm yaitu dengan mengajak nasabah dalam komunitas untuk menjalani kepentingan bank btn dengan nasabah analisis data dilakukan dengan analisis kesenjangan gap pada penilaian tingkat kepentingan nasabah community based marketing cbm hasil penelitian menyatakan bahwa nilai gap kesenjangan kepentingan nasabah adalah positif bank btn telah mampu memberikan kinerja yang baik kepada komunitas nasabah penerapan strategi community based marketing cbm dilakukan dengan peningkatan informasi tentang aktifitas community based marketing cbm nasabah bank btn adanya pembinaan yang dilakukan bank btn terhadap community based marketing cbm nasabah bank btn bank btn menyediakan sarana informasi terhadap keberadaan community based marketing cbm bank btn kata kuncicommunity based markting cbm strategi community based marketing cbm tingkat kepentingan kinerja community based marketing cbm
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian meneliti tentang penerapan strategi community based marketing cbm bank btn bangkalanpenggunaan strategi community based marketing cbm mengajak nasabah komunitas menjalani kepentingan bank btn nasabah analisis data dilakukan analisis kesenjangan gap penilaian tingkat kepentingan nasabah community based marketing cbm hasil penelitian menyatakan nilai gap kesenjangan kepentingan nasabah positif bank btn mampu memberikan kinerja baik kepada komunitas nasabah penerapan strategi community based marketing cbm dilakukan peningkatan informasi tentang aktifitas community based marketing cbm nasabah bank btn adanya pembinaan dilakukan bank btn community based marketing cbm nasabah bank btn bank btn menyediakan sarana informasi keberadaan community based marketing cbm bank btn kata kuncicommunity based markting cbm strategi community based marketing cbm tingkat kepentingan kinerja community based marketing cbm
Abstrak (Stemmed): teliti teliti tentang terap strategi community based marketing cbm bank btn bangkalanpenggunaan strategi community based marketing cbm ajak nasabah komunitas jalan penting bank btn nasabah analisis data laku analisis senjang gap nilai tingkat penting nasabah community based marketing cbm hasil teliti nyata nilai gap senjang penting nasabah positif bank btn mampu beri kerja baik kepada komunitas nasabah terap strategi community based marketing cbm laku tingkat informasi tentang aktifitas community based marketing cbm nasabah bank btn ada bina laku bank btn community based marketing cbm nasabah bank btn bank btn sedia sarana informasi ada community based marketing cbm bank btn kata kuncicommunity based markting cbm strategi community based marketing cbm tingkat penting kerja community based marketing cbm
Abstrak (Corrected): elite elite tenting trap strategy community based marketing com bank bin bangkalanpenggunaan strategy community based marketing com ajar casaba komunitas alan panting bank bin casaba analysis data lake analysis sending gap nilgai dingbat panting casaba community based marketing com hail elite nyala nilgai gap sending panting casaba position bank bin camp bert era back keypad komunitas casaba trap strategy community based marketing com lake dingbat informant tenting aktifitas community based marketing com casaba bank bin ada bin lake bank bin community based marketing com casaba bank bin bank bin media saran informant ada community based marketing com bank bin data kuncicommunity based marketing com strategy community based marketing com dingbat panting era community based marketing com
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'based': 10, 'cbm': 10, 'community': 9, 'marketing': 9, 'bank': 8, 'btn': 8, 'nasabah': 7, 'strategi': 4, 'penting': 4, 'teliti': 3, 'laku': 3, 'tingkat': 3, 'tentang': 2, 'terap': 2, 'komunitas': 2, 'analisis': 2, 'senjang': 2, 'gap': 2, 'nilai': 2, 'kerja': 2, 'informasi': 2, 'ada': 2, 'bangkalanpenggunaan': 1, 'ajak': 1, 'jalan': 1, 'data': 1, 'hasil': 1, 'nyata': 1, 'positif': 1, 'mampu': 1, 'beri': 1, 'baik': 1, 'kepada': 1, 'aktifitas': 1, 'bina': 1, 'sedia': 1, 'sarana': 1, 'kata': 1, 'kuncicommunity': 1, 'markting': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 12, 'the': 11, 'community': 10, 'cbm': 10, 'marketing': 9, 'btn': 8, 'based': 7, 'to': 5, 'is': 4, 'customer': 4, 'gap': 4, 'bank': 4, 'on': 3, 'customers': 3, 'study': 2, 'strategy': 2, 'in': 2, 'interests': 2, 'analysis': 2, 'by': 2, 'interest': 2, 'a': 2, 'strategies': 2, 'done': 2, 'information': 2, 'communitybased': 2, 'this': 1, 'examines': 1, 'application': 1, 'bangkalanuse': 1, 'invite': 1, 'undergo': 1, 'with': 1, 'data': 1, 'was': 1, 'performed': 1, 'assessment': 1, 'level': 1, 'states': 1, 'that': 1, 'value': 1, 'positive': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'able': 1, 'give': 1, 'good': 1, 'performance': 1, 'implementation': 1, 'for': 1, 'an': 1, 'increase': 1, 'about': 1, 'activities': 1, 'coaching': 1, 'provide': 1, 'means': 1, 'presence': 1, 'keywords': 1, 'markting': 1, 'rate': 1, 'performancebased': 1})
-------------------------------------------
--- Data #184 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: SHOFI FITROTIS SALIMAH
Judul: PENERAPAN METODE CHOICE BASED CONJOINT UNTUK MENGETAHUI PREFERENSI NASABAH DALAM PEMILIHAN BANK
Pembimbing 1: Dr. RACHMAD HIDAYAT
Pembimbing 2: SABARUDIN AKHMAD, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Percobaan konjoin adalah teknik untuk memahami keinginan konsumen terhadap produk atau jasa dengan mengukur tingkat kegunaan dan nilai kepentingan relatif berbagai atribut suatu produk. Choice Based Conjoint (CBC) merupakan salah satu bentuk percobaan konjoin yang berdasarkan pada pilihan. CBC merupakan metode untuk merancang suatu konsep. Output yang diharapkan dari percobaan CBC ini untuk mengetahui preferensi nasabah mengenai konsep bank yang paling disukai. Adapun metode analisis yang digunakan adalah metode count dan regresi logistik. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan pertimbangan bagi bank untuk memperbaiki atribut-atribut fasilitas bank sehingga dapat menarik minat nasabah untuk menabung di bank. Hasil penelitian ini berupa konsep bank yang paling disukai oleh 50 orang responden yang menjadi nasabah bank yang menggunakan produk tabungan di Kabupaten Sampang. Berdasarkan Nilai Relatif Penting (NRP) atribut yang mempengaruhi responden dalam memilih bank fleksibilitas ATM, lokasi bank, fasilitas ebanking dan jaminan keamanan. Adapun konsep bank yang memiliki Nilai Kegunaan Total (NKT) tertinggi adalah kemudahan transaksi dengan menggunakan proses transaksi yang terkomputerisasi, fleksibilitas ATM dengan menggunakan kartu ATM Gold, lokasi bank di tempat yang aman, jaminan keamanan yang diberikan dengan membangun sistem keamanan yang berlapis dan fasilitas e banking dengan menggunakan SMS Banking (konsep pada profil 6).
Abstrak (Clean): percobaan konjoin adalah teknik untuk memahami keinginan konsumen terhadap produk atau jasa dengan mengukur tingkat kegunaan dan nilai kepentingan relatif berbagai atribut suatu produk choice based conjoint cbc merupakan salah satu bentuk percobaan konjoin yang berdasarkan pada pilihan cbc merupakan metode untuk merancang suatu konsep output yang diharapkan dari percobaan cbc ini untuk mengetahui preferensi nasabah mengenai konsep bank yang paling disukai adapun metode analisis yang digunakan adalah metode count dan regresi logistik penelitian ini diharapkan mampu memberikan pertimbangan bagi bank untuk memperbaiki atributatribut fasilitas bank sehingga dapat menarik minat nasabah untuk menabung di bank hasil penelitian ini berupa konsep bank yang paling disukai oleh orang responden yang menjadi nasabah bank yang menggunakan produk tabungan di kabupaten sampang berdasarkan nilai relatif penting nrp atribut yang mempengaruhi responden dalam memilih bank fleksibilitas atm lokasi bank fasilitas ebanking dan jaminan keamanan adapun konsep bank yang memiliki nilai kegunaan total nkt tertinggi adalah kemudahan transaksi dengan menggunakan proses transaksi yang terkomputerisasi fleksibilitas atm dengan menggunakan kartu atm gold lokasi bank di tempat yang aman jaminan keamanan yang diberikan dengan membangun sistem keamanan yang berlapis dan fasilitas e banking dengan menggunakan sms banking konsep pada profil
Abstrak (Stopwords Removed): percobaan konjoin teknik memahami keinginan konsumen produk jasa mengukur tingkat kegunaan nilai kepentingan relatif berbagai atribut produk choice based conjoint cbc salah satu bentuk percobaan konjoin berdasarkan pilihan cbc metode merancang konsep output diharapkan percobaan cbc mengetahui preferensi nasabah mengenai konsep bank paling disukai adapun metode analisis digunakan metode count regresi logistik penelitian diharapkan mampu memberikan pertimbangan bagi bank memperbaiki atributatribut fasilitas bank dapat menarik minat nasabah menabung bank hasil penelitian berupa konsep bank paling disukai orang responden menjadi nasabah bank menggunakan produk tabungan kabupaten sampang berdasarkan nilai relatif penting nrp atribut mempengaruhi responden memilih bank fleksibilitas atm lokasi bank fasilitas ebanking jaminan keamanan adapun konsep bank memiliki nilai kegunaan total nkt tertinggi kemudahan transaksi menggunakan proses transaksi terkomputerisasi fleksibilitas atm menggunakan kartu atm gold lokasi bank tempat aman jaminan keamanan diberikan membangun sistem keamanan berlapis fasilitas e banking menggunakan sms banking konsep profil
Abstrak (Stemmed): coba konjoin teknik paham ingin konsumen produk jasa ukur tingkat guna nilai penting relatif bagai atribut produk choice based conjoint cbc salah satu bentuk coba konjoin dasar pilih cbc metode rancang konsep output harap coba cbc tahu preferensi nasabah kena konsep bank paling suka adapun metode analisis guna metode count regresi logistik teliti harap mampu beri timbang bagi bank baik atributatribut fasilitas bank dapat tarik minat nasabah tabung bank hasil teliti upa konsep bank paling suka orang responden jadi nasabah bank guna produk tabung kabupaten sampang dasar nilai relatif penting nrp atribut pengaruh responden pilih bank fleksibilitas atm lokasi bank fasilitas ebanking jamin aman adapun konsep bank milik nilai guna total nkt tinggi mudah transaksi guna proses transaksi komputerisasi fleksibilitas atm guna kartu atm gold lokasi bank tempat aman jamin aman beri bangun sistem aman lap fasilitas e banking guna sms banking konsep profil
Abstrak (Corrected): coma conjoin tennis palm begin consumed proud casa ukr dingbat gun nilgai panting related bahai tribute proud choice based conjoint cb salad sat bent coma conjoin dakar pilch cb metope dancing onset output harp coma cb tau preference casaba ken onset bank paling ska adapt metope analysis gun metope count regress logistic elite harp camp bert timing bag bank back atributatribut basilicas bank apart tajik mint casaba tabuing bank hail elite up onset bank paling ska orang responded jade casaba bank gun proud tabuing kabupaten sampan dakar nilgai related panting nap tribute pengaruh responded pilch bank fleksibilitas at loki bank basilicas banking jamie man adapt onset bank milk nilgai gun total not ting judah transaksi gun proves transaksi komputerisasi fleksibilitas at gun kart at gold loki bank tempt man jamie man bert bangui sister man lap basilicas e banking gun sums banking onset profile
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'bank': 10, 'guna': 7, 'konsep': 5, 'aman': 4, 'coba': 3, 'produk': 3, 'nilai': 3, 'cbc': 3, 'metode': 3, 'nasabah': 3, 'fasilitas': 3, 'atm': 3, 'konjoin': 2, 'penting': 2, 'relatif': 2, 'atribut': 2, 'dasar': 2, 'pilih': 2, 'harap': 2, 'paling': 2, 'suka': 2, 'adapun': 2, 'teliti': 2, 'beri': 2, 'tabung': 2, 'responden': 2, 'fleksibilitas': 2, 'lokasi': 2, 'jamin': 2, 'transaksi': 2, 'banking': 2, 'teknik': 1, 'paham': 1, 'ingin': 1, 'konsumen': 1, 'jasa': 1, 'ukur': 1, 'tingkat': 1, 'bagai': 1, 'choice': 1, 'based': 1, 'conjoint': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'bentuk': 1, 'rancang': 1, 'output': 1, 'tahu': 1, 'preferensi': 1, 'kena': 1, 'analisis': 1, 'count': 1, 'regresi': 1, 'logistik': 1, 'mampu': 1, 'timbang': 1, 'bagi': 1, 'baik': 1, 'atributatribut': 1, 'dapat': 1, 'tarik': 1, 'minat': 1, 'hasil': 1, 'upa': 1, 'orang': 1, 'jadi': 1, 'kabupaten': 1, 'sampang': 1, 'nrp': 1, 'pengaruh': 1, 'ebanking': 1, 'milik': 1, 'total': 1, 'nkt': 1, 'tinggi': 1, 'mudah': 1, 'proses': 1, 'komputerisasi': 1, 'kartu': 1, 'gold': 1, 'tempat': 1, 'bangun': 1, 'sistem': 1, 'lap': 1, 'e': 1, 'sms': 1, 'profil': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'bank': 8, 'is': 7, 'of': 7, 'to': 6, 'a': 5, 'concept': 5, 'in': 5, 'by': 4, 'and': 4, 'conjoint': 3, 'attributes': 3, 'based': 3, 'on': 3, 'method': 3, 'customers': 3, 'facilities': 3, 'atm': 3, 'security': 3, 'using': 3, 'experiments': 2, 'products': 2, 'utility': 2, 'relative': 2, 'importance': 2, 'result': 2, 'cbc': 2, 'for': 2, 'expected': 2, 'most': 2, 'preferred': 2, 'this': 2, 'research': 2, 'banks': 2, 'respondents': 2, 'who': 2, 'flexibility': 2, 'guarantees': 2, 'with': 2, 'banking': 2, 'technique': 1, 'understand': 1, 'consumers': 1, 'preference': 1, 'toward': 1, 'or': 1, 'services': 1, 'measuring': 1, 'overall': 1, 'various': 1, 'product': 1, 'choice': 1, 'type': 1, 'choices': 1, 'designing': 1, 'output': 1, 'from': 1, 'cbcs': 1, 'experiment': 1, 'determine': 1, 'preferences': 1, 'regarding': 1, 'analytical': 1, 'used': 1, 'count': 1, 'logistic': 1, 'regression': 1, 'provide': 1, 'consideration': 1, 'improve': 1, 'order': 1, 'attract': 1, 'save': 1, 'results': 1, 'become': 1, 'use': 1, 'savings': 1, 'sampang': 1, 'nrp': 1, 'that': 1, 'influence': 1, 'choosing': 1, 'location': 1, 'ebanking': 1, 'highest': 1, 'total': 1, 'values': 1, 'nkt': 1, 'ease': 1, 'transactions': 1, 'computerized': 1, 'transaction': 1, 'processing': 1, 'gold': 1, 'card': 1, 'locations': 1, 'secure': 1, 'place': 1, 'given': 1, 'building': 1, 'system': 1, 'layered': 1, 'e': 1, 'sms': 1, 'profile': 1})
-------------------------------------------
--- Data #185 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ibrakhim Yuliansyah
Judul: Optimasi Penjadwalan Mata Kuliah Dengan Metode Goal Programming
(Studi Kasus: Program Studi Teknik Industri, Universitas Trunojoyo
Pembimbing 1: Samsul Amar, ST., MSc.
Pembimbing 2: Heri Awalul Ilhamsah ST., MT.
Abstrak (Raw): Penjadwalan matakuliah merupakan suatu hal yang penting dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dalam Perguruan tinggi. Banyak aturan-aturan (constraint)
dalam pembuatan jadwal perkuliahan yang harus terpenuhi, aturan (constraint) tersebut terdiri dari hard constraint dan soft constraint. Hard constraint adalah aturan-aturan yang harus dipenuhi dan tidak boleh dilanggar, contohnya, seorang dosen tidak boleh mengajar dua mata kuliah pada hari dan rentang waktu yang sama. Sedangkan soft constraint merupakan segala bentuk aturan yang harus boleh dilanggar namun harus diminimalisir pelanggarannya contohnya yaitu dosen maksimal mengajar matakuliah dua
kali dalam satu hari. Penelitian ini menjadwalkan matakuliah menggunakan metode penjadwalan yaitu Goal Programming untuk meminimasi pelanggaran pada studi kasus Prodi Teknik Industri Universitas Trunojoyo yang masih bersifat manual. Tujuan penelitian ini adalah menentukan jadwal matakuliah yang optimal berdasarkan aturan yang ada. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan nilai fungsi tujuan dari jadwal matakuliah manual sebesar 3,29 dengan 2 pelanggaran softconstraint yang terlanggar dan jadwal dengan metode Goal Programming sebesar 0,23 dengan 1 pelanggaran pada
softconstraint, sehingga jadwal dengan metode GP lebih baik dibandingkan dengan jadwal awal.
Kata kunci : Penjadwalan Matakuliah, Hard Constraint, Soft Constraint, Goal Programming.
Abstrak (Clean): penjadwalan matakuliah merupakan suatu hal yang penting dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dalam perguruan tinggi banyak aturanaturan constraint dalam pembuatan jadwal perkuliahan yang harus terpenuhi aturan constraint tersebut terdiri dari hard constraint dan soft constraint hard constraint adalah aturanaturan yang harus dipenuhi dan tidak boleh dilanggar contohnya seorang dosen tidak boleh mengajar dua mata kuliah pada hari dan rentang waktu yang sama sedangkan soft constraint merupakan segala bentuk aturan yang harus boleh dilanggar namun harus diminimalisir pelanggarannya contohnya yaitu dosen maksimal mengajar matakuliah dua kali dalam satu hari penelitian ini menjadwalkan matakuliah menggunakan metode penjadwalan yaitu goal programming untuk meminimasi pelanggaran pada studi kasus prodi teknik industri universitas trunojoyo yang masih bersifat manual tujuan penelitian ini adalah menentukan jadwal matakuliah yang optimal berdasarkan aturan yang ada berdasarkan hasil penelitian menunjukkan nilai fungsi tujuan dari jadwal matakuliah manual sebesar dengan pelanggaran softconstraint yang terlanggar dan jadwal dengan metode goal programming sebesar dengan pelanggaran pada softconstraint sehingga jadwal dengan metode gp lebih baik dibandingkan dengan jadwal awal kata kunci penjadwalan matakuliah hard constraint soft constraint goal programming
Abstrak (Stopwords Removed): penjadwalan matakuliah penting pelaksanaan kegiatan belajar mengajar perguruan tinggi banyak aturanaturan constraint pembuatan jadwal perkuliahan harus terpenuhi aturan constraint tersebut terdiri hard constraint soft constraint hard constraint aturanaturan harus dipenuhi boleh dilanggar contohnya seorang dosen boleh mengajar dua mata kuliah hari rentang waktu sama sedangkan soft constraint segala bentuk aturan harus boleh dilanggar harus diminimalisir pelanggarannya contohnya dosen maksimal mengajar matakuliah dua kali satu hari penelitian menjadwalkan matakuliah menggunakan metode penjadwalan goal programming meminimasi pelanggaran studi kasus prodi teknik industri universitas trunojoyo masih bersifat manual tujuan penelitian menentukan jadwal matakuliah optimal berdasarkan aturan ada berdasarkan hasil penelitian menunjukkan nilai fungsi tujuan jadwal matakuliah manual sebesar pelanggaran softconstraint terlanggar jadwal metode goal programming sebesar pelanggaran softconstraint jadwal metode gp lebih baik dibandingkan jadwal awal kata kunci penjadwalan matakuliah hard constraint soft constraint goal programming
Abstrak (Stemmed): jadwal matakuliah penting laksana giat ajar ajar guru tinggi banyak aturanaturan constraint buat jadwal kuliah harus penuh atur constraint sebut diri hard constraint soft constraint hard constraint aturanaturan harus penuh boleh langgar contoh orang dosen boleh ajar dua mata kuliah hari rentang waktu sama sedang soft constraint segala bentuk atur harus boleh langgar harus diminimalisir langgar contoh dosen maksimal ajar matakuliah dua kali satu hari teliti jadwal matakuliah guna metode jadwal goal programming meminimasi langgar studi kasus prodi teknik industri universitas trunojoyo masih sifat manual tuju teliti tentu jadwal matakuliah optimal dasar atur ada dasar hasil teliti tunjuk nilai fungsi tuju jadwal matakuliah manual besar langgar softconstraint langgar jadwal metode goal programming besar langgar softconstraint jadwal metode gp lebih baik banding jadwal awal kata kunci jadwal matakuliah hard constraint soft constraint goal programming
Abstrak (Corrected): radial matakuliah panting lasagna gift ajar ajar guru ting banyan aturanaturan constraint but radial julian harms punch amur constraint debut dirt hard constraint soft constraint hard constraint aturanaturan harms punch bole hangar conto orang dozen bole ajar due data julian hard renting want same sedan soft constraint legal bent amur harms bole hangar harms diminimalisir hangar conto dozen maximal ajar matakuliah due kali sat hard elite radial matakuliah gun metope radial goal programming meminimasi hangar study ass prod tennis industry university trunojoyo mash sift manual juju elite tent radial matakuliah optimal dakar amur ada dakar hail elite tuneup nilgai fungi juju radial matakuliah manual bear hangar softconstraint hangar radial metope goal programming bear hangar softconstraint radial metope go leash back banding radial away data bunch radial matakuliah hard constraint soft constraint goal programming
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jadwal': 10, 'constraint': 8, 'langgar': 7, 'matakuliah': 6, 'ajar': 4, 'harus': 4, 'atur': 3, 'hard': 3, 'soft': 3, 'boleh': 3, 'teliti': 3, 'metode': 3, 'goal': 3, 'programming': 3, 'aturanaturan': 2, 'kuliah': 2, 'penuh': 2, 'contoh': 2, 'dosen': 2, 'dua': 2, 'hari': 2, 'manual': 2, 'tuju': 2, 'dasar': 2, 'besar': 2, 'softconstraint': 2, 'penting': 1, 'laksana': 1, 'giat': 1, 'guru': 1, 'tinggi': 1, 'banyak': 1, 'buat': 1, 'sebut': 1, 'diri': 1, 'orang': 1, 'mata': 1, 'rentang': 1, 'waktu': 1, 'sama': 1, 'sedang': 1, 'segala': 1, 'bentuk': 1, 'diminimalisir': 1, 'maksimal': 1, 'kali': 1, 'satu': 1, 'guna': 1, 'meminimasi': 1, 'studi': 1, 'kasus': 1, 'prodi': 1, 'teknik': 1, 'industri': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'masih': 1, 'sifat': 1, 'tentu': 1, 'optimal': 1, 'ada': 1, 'hasil': 1, 'tunjuk': 1, 'nilai': 1, 'fungsi': 1, 'gp': 1, 'lebih': 1, 'baik': 1, 'banding': 1, 'awal': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 9, 'is': 8, 'constraint': 7, 'schedule': 6, 'be': 6, 'course': 5, 'scheduling': 5, 'and': 5, 'soft': 5, 'with': 5, 'in': 4, 'rules': 4, 'a': 4, 'that': 4, 'on': 4, 'method': 4, 'teaching': 3, 'to': 3, 'hard': 3, 'constraints': 3, 'must': 3, 'violated': 3, 'research': 3, 'goal': 3, 'programming': 3, 'fulfilled': 2, 'should': 2, 'not': 2, 'for': 2, 'example': 2, 'day': 2, 'violation': 2, 'this': 2, 'based': 2, 'amounting': 2, 'violations': 2, 'an': 1, 'important': 1, 'thing': 1, 'implementation': 1, 'learning': 1, 'activities': 1, 'college': 1, 'many': 1, 'making': 1, 'lectures': 1, 'rule': 1, 'comprised': 1, 'lecturer': 1, 'two': 1, 'courses': 1, 'same': 1, 'time': 1, 'while': 1, 'any': 1, 'form': 1, 'but': 1, 'minimized': 1, 'maximum': 1, 'lecturers': 1, 'twice': 1, 'one': 1, 'create': 1, 'using': 1, 'it': 1, 'minimize': 1, 'case': 1, 'study': 1, 'department': 1, 'industrial': 1, 'engineeringtrunojoyo': 1, 'university': 1, 'still': 1, 'use': 1, 'manual': 1, 'aims': 1, 'determine': 1, 'optimal': 1, 'solution': 1, 'existing': 1, 'results': 1, 'indicate': 1, 'value': 1, 'objective': 1, 'function': 1, 'manually': 1, 'was': 1, 'at': 1, 'so': 1, 'gp': 1, 'more': 1, 'better': 1, 'than': 1, 'first': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #186 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Telma Anis Safitri
Judul: MENGKAJI SISTEM TRANSAKSI POSTED-OFFER DAN DESENTRALISASI DENGAN METODE PERCOBAAN EKONOMI INDUSTRI
Pembimbing 1: Dr.Rachmad Hidayat
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Merancang simulasi percobaan untuk membandingkan pengaruh konspirasi eksplisit pada kinerja pasar dengan harga yang telah ditetapkan. (2) Membandingkan pengaruh konspirasi eksplisit pada kinerja pasar dengan harga yang telah ditetapkan oleh pihak penjual. Penelitian menggunakan metode percobaan ekonomi dengan pelaku percobaan sebanyak 24 orang mahasiswa Teknik Industri UTM. Pasar disimulasi dalam bentuk pasar persaingan sempurna dengan sistem transaksi postedoffer dan sistem desentralisasi. Percobaan ekonomi dilakukan dengan 3 prinsip DOE yaitu perulangan, Pengacakan dan kontrol lingkungan. Pada control lingkungan di percobaan ekonomi menggunakan prinsip induced value theory. Data yang diperoleh dari hasil percobaan dianalisis pada aspek-aspek pasar dan hasil penelitian menemukan adanya perbedaaan pada kerakteristik pasar di respon Harga Penawaran, Keuntungan Pembeli, Jumlah Transaksi dan Koefisien Keragaman. Sedangkan pada respon Contract Price , Keuntungan Penjual dan Efisiensi pasar tidak terdapat perbedaan antar perlakuan.
Kata Kunci : Percobaan Ekonomi, Posted-Offer, Desentralisasi
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk merancang simulasi percobaan untuk membandingkan pengaruh konspirasi eksplisit pada kinerja pasar dengan harga yang telah ditetapkan membandingkan pengaruh konspirasi eksplisit pada kinerja pasar dengan harga yang telah ditetapkan oleh pihak penjual penelitian menggunakan metode percobaan ekonomi dengan pelaku percobaan sebanyak orang mahasiswa teknik industri utm pasar disimulasi dalam bentuk pasar persaingan sempurna dengan sistem transaksi postedoffer dan sistem desentralisasi percobaan ekonomi dilakukan dengan prinsip doe yaitu perulangan pengacakan dan kontrol lingkungan pada control lingkungan di percobaan ekonomi menggunakan prinsip induced value theory data yang diperoleh dari hasil percobaan dianalisis pada aspekaspek pasar dan hasil penelitian menemukan adanya perbedaaan pada kerakteristik pasar di respon harga penawaran keuntungan pembeli jumlah transaksi dan koefisien keragaman sedangkan pada respon contract price keuntungan penjual dan efisiensi pasar tidak terdapat perbedaan antar perlakuan kata kunci percobaan ekonomi postedoffer desentralisasi
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan merancang simulasi percobaan membandingkan pengaruh konspirasi eksplisit kinerja pasar harga ditetapkan membandingkan pengaruh konspirasi eksplisit kinerja pasar harga ditetapkan pihak penjual penelitian menggunakan metode percobaan ekonomi pelaku percobaan sebanyak orang mahasiswa teknik industri utm pasar disimulasi bentuk pasar persaingan sempurna sistem transaksi postedoffer sistem desentralisasi percobaan ekonomi dilakukan prinsip doe perulangan pengacakan kontrol lingkungan control lingkungan percobaan ekonomi menggunakan prinsip induced value theory data diperoleh hasil percobaan dianalisis aspekaspek pasar hasil penelitian menemukan adanya perbedaaan kerakteristik pasar respon harga penawaran keuntungan pembeli jumlah transaksi koefisien keragaman sedangkan respon contract price keuntungan penjual efisiensi pasar terdapat perbedaan antar perlakuan kata kunci percobaan ekonomi postedoffer desentralisasi
Abstrak (Stemmed): teliti tuju rancang simulasi coba banding pengaruh konspirasi eksplisit kerja pasar harga tetap banding pengaruh konspirasi eksplisit kerja pasar harga tetap pihak jual teliti guna metode coba ekonomi laku coba banyak orang mahasiswa teknik industri utm pasar simulasi bentuk pasar saing sempurna sistem transaksi postedoffer sistem desentralisasi coba ekonomi laku prinsip doe ulang kaca kontrol lingkung control lingkung coba ekonomi guna prinsip induced value theory data oleh hasil coba analis aspekaspek pasar hasil teliti temu ada perbedaaan kerakteristik pasar respon harga tawar untung beli jumlah transaksi koefisien ragam sedang respon contract price untung jual efisiensi pasar dapat beda antar laku kata kunci coba ekonomi postedoffer desentralisasi
Abstrak (Corrected): elite juju dancing simulate coma banding pengaruh konspirasi eksplisit era paar hard team banding pengaruh konspirasi eksplisit era paar hard team pick dual elite gun metope coma economic lake coma banyan orang mahasiswa tennis industry um paar simulate bent paar saying tempura sister transaksi postedoffer sister desentralisasi coma economic lake principe doe slang kara control linking control linking coma economic gun principe induced value theory data olen hail coma analysis aspekaspek paar hail elite temp ada perbedaaan kerakteristik paar respond hard tatar unsung bell mullah transaksi koefisien raga sedan respond contract price unsung dual efisiensi paar apart bed altar lake data bunch coma economic postedoffer desentralisasi
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'coba': 7, 'pasar': 7, 'ekonomi': 4, 'teliti': 3, 'harga': 3, 'laku': 3, 'simulasi': 2, 'banding': 2, 'pengaruh': 2, 'konspirasi': 2, 'eksplisit': 2, 'kerja': 2, 'tetap': 2, 'jual': 2, 'guna': 2, 'sistem': 2, 'transaksi': 2, 'postedoffer': 2, 'desentralisasi': 2, 'prinsip': 2, 'lingkung': 2, 'hasil': 2, 'respon': 2, 'untung': 2, 'tuju': 1, 'rancang': 1, 'pihak': 1, 'metode': 1, 'banyak': 1, 'orang': 1, 'mahasiswa': 1, 'teknik': 1, 'industri': 1, 'utm': 1, 'bentuk': 1, 'saing': 1, 'sempurna': 1, 'doe': 1, 'ulang': 1, 'kaca': 1, 'kontrol': 1, 'control': 1, 'induced': 1, 'value': 1, 'theory': 1, 'data': 1, 'oleh': 1, 'analis': 1, 'aspekaspek': 1, 'temu': 1, 'ada': 1, 'perbedaaan': 1, 'kerakteristik': 1, 'tawar': 1, 'beli': 1, 'jumlah': 1, 'koefisien': 1, 'ragam': 1, 'sedang': 1, 'contract': 1, 'price': 1, 'efisiensi': 1, 'dapat': 1, 'beda': 1, 'antar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'of': 8, 'market': 7, 'in': 5, 'price': 4, 'and': 4, 'to': 3, 'on': 3, 'a': 3, 'experimental': 3, 'study': 2, 'experiments': 2, 'explicit': 2, 'conspiracy': 2, 'performance': 2, 'at': 2, 'set': 2, 'by': 2, 'using': 2, 'economics': 2, 'with': 2, 'as': 2, 'systems': 2, 'postedoffer': 2, 'economic': 2, 'control': 2, 'environment': 2, 'results': 2, 'no': 2, 'difference': 2, 'response': 2, 'advantage': 2, 'this': 1, 'aims': 1, 'designing': 1, 'simulation': 1, 'compare': 1, 'effects': 1, 'that': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'comparing': 1, 'influence': 1, 'seller': 1, 'research': 1, 'experimenter': 1, 'many': 1, 'students': 1, 'industrial': 1, 'engineering': 1, 'utm': 1, 'simulated': 1, 'form': 1, 'perfectly': 1, 'competitive': 1, 'transaction': 1, 'decentralized': 1, 'experiment': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'three': 1, 'principles': 1, 'namely': 1, 'doe': 1, 'looping': 1, 'randomization': 1, 'principle': 1, 'induced': 1, 'value': 1, 'theory': 1, 'data': 1, 'obtained': 1, 'from': 1, 'were': 1, 'analyzed': 1, 'aspects': 1, 'found': 1, 'characteristic': 1, 'offer': 1, 'buyers': 1, 'number': 1, 'transactions': 1, 'diversity': 1, 'coefficient': 1, 'whereas': 1, 'contract': 1, 'salesand': 1, 'efficiency': 1, 'there': 1, 'is': 1, 'between': 1, 'treatments': 1, 'key': 1, 'words': 1, 'decentralization': 1})
-------------------------------------------
--- Data #187 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: FAHIM
Judul: UJI SUDUT GEOMETRI, JENIS PENGASAHAN DAN JUMLAH MATA PISAU TERHADAP KETEBALAN HASIL POTONGAN KERUPUK
Pembimbing 1: MU'ALIM ST.,MT
Pembimbing 2: ANIS ARENDRA ST., M.ENG.
Abstrak (Raw): Usaha kerupuk milik Ibu Masturah merupakan salah satu usaha kerupuk yang ada didaerah Kamal-Bangkalan-Madura. Usaha tersebut masih sangat sederhana, yaitu dengan alat pemotong manual, sehingga pada proses pemotongan kerupuk membutuhkan tenaga ekstra dan biaya yang cukup mahal untuk membayar operator. Bahan yang akan dipotong berupa lontongan yang mempunyai diameter 9cm dan panjang lonjoran 50-60cm. Kemudian setelah dilakukan observasi didapatkan ketebalan kepingan hasil potongan kerupuk yang kurang rata, banyak hasil potongan yang masih tebal, sehingga operator harus menyayat kembali kepingan tersebut agar lebih tipis.
Penelitian dilakukan menggunakan metode rancangan acak lengkap faktorial dengan menggunakan tiga faktor dan dua level dengan dua kali pengulangan. Faktor A adalah jenis pengasahan mata pisau (1 sisi dan 2 sisi), faktor B adalah jumlah mata pisau (1 buah dan 2 buah), faktor C adalah sudut geometri (23 derajat dan 0 derajat).
Hasil penelitian menunjukkan terdapat faktor yang signifikan terhadap ketebalan hasil potongan kerupuk, yaitu faktor A (jenis pengasahan mata pisau) dan AB (jenis pengasahan mata pisau dengan jumlah mata pisau). Kemudian dari hasil perhitungan ANOVA manual dan output software menunjukkan nilai yang sama, terdapat dua faktor yang mempunyai perbedaan secara signifikan terhadap ketebalan hasil potongan kerupuk dengan menggunakan ?=95% dan nilai Ftabel sebesar 5.317655072, yaitu faktor A dengan nilai Fhitung sebesar 150.4123 dan AB sebesar 20.99776. dapat disimpulkan bahwa nilai Fhitung dari kedua faktor tersebut lebih besar dari nilai Ftabel, maka kedua faktor tersebut mempunyai pengaruh terhadap ketebalan hasil potongan kerupuk.
Abstrak (Clean): usaha kerupuk milik ibu masturah merupakan salah satu usaha kerupuk yang ada didaerah kamalbangkalanmadura usaha tersebut masih sangat sederhana yaitu dengan alat pemotong manual sehingga pada proses pemotongan kerupuk membutuhkan tenaga ekstra dan biaya yang cukup mahal untuk membayar operator bahan yang akan dipotong berupa lontongan yang mempunyai diameter cm dan panjang lonjoran cm kemudian setelah dilakukan observasi didapatkan ketebalan kepingan hasil potongan kerupuk yang kurang rata banyak hasil potongan yang masih tebal sehingga operator harus menyayat kembali kepingan tersebut agar lebih tipis penelitian dilakukan menggunakan metode rancangan acak lengkap faktorial dengan menggunakan tiga faktor dan dua level dengan dua kali pengulangan faktor a adalah jenis pengasahan mata pisau sisi dan sisi faktor b adalah jumlah mata pisau buah dan buah faktor c adalah sudut geometri derajat dan derajat hasil penelitian menunjukkan terdapat faktor yang signifikan terhadap ketebalan hasil potongan kerupuk yaitu faktor a jenis pengasahan mata pisau dan ab jenis pengasahan mata pisau dengan jumlah mata pisau kemudian dari hasil perhitungan anova manual dan output software menunjukkan nilai yang sama terdapat dua faktor yang mempunyai perbedaan secara signifikan terhadap ketebalan hasil potongan kerupuk dengan menggunakan dan nilai ftabel sebesar yaitu faktor a dengan nilai fhitung sebesar dan ab sebesar dapat disimpulkan bahwa nilai fhitung dari kedua faktor tersebut lebih besar dari nilai ftabel maka kedua faktor tersebut mempunyai pengaruh terhadap ketebalan hasil potongan kerupuk
Abstrak (Stopwords Removed): usaha kerupuk milik ibu masturah salah satu usaha kerupuk ada didaerah kamalbangkalanmadura usaha tersebut masih sangat sederhana alat pemotong manual proses pemotongan kerupuk membutuhkan tenaga ekstra biaya cukup mahal membayar operator bahan dipotong berupa lontongan mempunyai diameter cm panjang lonjoran cm dilakukan observasi didapatkan ketebalan kepingan hasil potongan kerupuk kurang rata banyak hasil potongan masih tebal operator harus menyayat kembali kepingan tersebut lebih tipis penelitian dilakukan menggunakan metode rancangan acak lengkap faktorial menggunakan tiga faktor dua level dua kali pengulangan faktor a jenis pengasahan mata pisau sisi sisi faktor b jumlah mata pisau buah buah faktor c sudut geometri derajat derajat hasil penelitian menunjukkan terdapat faktor signifikan ketebalan hasil potongan kerupuk faktor a jenis pengasahan mata pisau ab jenis pengasahan mata pisau jumlah mata pisau hasil perhitungan anova manual output software menunjukkan nilai sama terdapat dua faktor mempunyai perbedaan secara signifikan ketebalan hasil potongan kerupuk menggunakan nilai ftabel sebesar faktor a nilai fhitung sebesar ab sebesar dapat disimpulkan nilai fhitung kedua faktor tersebut lebih besar nilai ftabel kedua faktor tersebut mempunyai pengaruh ketebalan hasil potongan kerupuk
Abstrak (Stemmed): usaha kerupuk milik ibu masturah salah satu usaha kerupuk ada daerah kamalbangkalanmadura usaha sebut masih sangat sederhana alat potong manual proses potong kerupuk butuh tenaga ekstra biaya cukup mahal bayar operator bahan potong upa lontong punya diameter cm panjang lonjor cm laku observasi dapat tebal keping hasil potong kerupuk kurang rata banyak hasil potong masih tebal operator harus sayat kembali keping sebut lebih tipis teliti laku guna metode rancang acak lengkap faktorial guna tiga faktor dua level dua kali ulang faktor a jenis asah mata pisau sisi sisi faktor b jumlah mata pisau buah buah faktor c sudut geometri derajat derajat hasil teliti tunjuk dapat faktor signifikan tebal hasil potong kerupuk faktor a jenis asah mata pisau ab jenis asah mata pisau jumlah mata pisau hasil hitung anova manual output software tunjuk nilai sama dapat dua faktor punya beda cara signifikan tebal hasil potong kerupuk guna nilai ftabel besar faktor a nilai fhitung besar ab besar dapat simpul nilai fhitung dua faktor sebut lebih besar nilai ftabel dua faktor sebut punya pengaruh tebal hasil potong kerupuk
Abstrak (Corrected): sara kerupuk milk ibm masturah salad sat sara kerupuk ada sarah kamalbangkalanmadura sara debut mash sang sederhana flat voting manual proves voting kerupuk butch teenage extra bay cutup metal boyar operator bahai voting up longing puny diameter cm panting longer cm lake observant apart teal keeping hail voting kerupuk during rata banyan hail voting mash teal operator harms sadat cembali keeping debut leash tipis elite lake gun metope dancing arak lengkap factorial gun toga factor due level due kali slang factor a penis ash data pilau sis sis factor b mullah data pilau bush bush factor c shut geometry derajat derajat hail elite tuneup apart factor significant teal hail voting kerupuk factor a penis ash data pilau ab penis ash data pilau mullah data pilau hail hiding nova manual output software tuneup nilgai same apart due factor puny bed cara significant teal hail voting kerupuk gun nilgai table bear factor a nilgai whiting bear ab bear apart simple nilgai whiting due factor debut leash bear nilgai table due factor debut puny pengaruh teal hail voting kerupuk
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'faktor': 10, 'potong': 8, 'kerupuk': 7, 'hasil': 7, 'tebal': 5, 'dua': 5, 'mata': 5, 'pisau': 5, 'nilai': 5, 'sebut': 4, 'dapat': 4, 'besar': 4, 'usaha': 3, 'punya': 3, 'guna': 3, 'a': 3, 'jenis': 3, 'asah': 3, 'masih': 2, 'manual': 2, 'operator': 2, 'cm': 2, 'laku': 2, 'keping': 2, 'lebih': 2, 'teliti': 2, 'sisi': 2, 'jumlah': 2, 'buah': 2, 'derajat': 2, 'tunjuk': 2, 'signifikan': 2, 'ab': 2, 'ftabel': 2, 'fhitung': 2, 'milik': 1, 'ibu': 1, 'masturah': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'ada': 1, 'daerah': 1, 'kamalbangkalanmadura': 1, 'sangat': 1, 'sederhana': 1, 'alat': 1, 'proses': 1, 'butuh': 1, 'tenaga': 1, 'ekstra': 1, 'biaya': 1, 'cukup': 1, 'mahal': 1, 'bayar': 1, 'bahan': 1, 'upa': 1, 'lontong': 1, 'diameter': 1, 'panjang': 1, 'lonjor': 1, 'observasi': 1, 'kurang': 1, 'rata': 1, 'banyak': 1, 'harus': 1, 'sayat': 1, 'kembali': 1, 'tipis': 1, 'metode': 1, 'rancang': 1, 'acak': 1, 'lengkap': 1, 'faktorial': 1, 'tiga': 1, 'level': 1, 'kali': 1, 'ulang': 1, 'b': 1, 'c': 1, 'sudut': 1, 'geometri': 1, 'hitung': 1, 'anova': 1, 'output': 1, 'software': 1, 'sama': 1, 'beda': 1, 'cara': 1, 'simpul': 1, 'pengaruh': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'of': 19, 'is': 10, 'and': 10, 'a': 8, 'results': 7, 'pieces': 7, 'that': 6, 'factor': 6, 'value': 5, 'crackers': 4, 'with': 4, 'thickness': 4, 'factors': 4, 'two': 4, 'by': 3, 'cracker': 3, 'to': 3, 'then': 3, 'are': 3, 'using': 3, 'type': 3, 'blade': 3, 'grinding': 3, 'business': 2, 'still': 2, 'manual': 2, 'cutting': 2, 'so': 2, 'operator': 2, 'be': 2, 'cm': 2, 'side': 2, 'number': 2, 'blades': 2, 'degrees': 2, 'showed': 2, 'there': 2, 'significant': 2, 'ab': 2, 'have': 2, 'fhitung': 2, 'businesses': 1, 'owned': 1, 'mrs': 1, 'masturah': 1, 'one': 1, 'existing': 1, 'areas': 1, 'kamal': 1, 'bangkal': 1, 'madura': 1, 'very': 1, 'simple': 1, 'tools': 1, 'process': 1, 'requires': 1, 'extra': 1, 'energy': 1, 'cost': 1, 'quite': 1, 'expensive': 1, 'pay': 1, 'materials': 1, 'cut': 1, 'in': 1, 'form': 1, 'lontong': 1, 'having': 1, 'diameter': 1, 'lonjor': 1, 'long': 1, 'after': 1, 'observation': 1, 'obtained': 1, 'strip': 1, 'less': 1, 'flat': 1, 'many': 1, 'thick': 1, 'must': 1, 'slice': 1, 'again': 1, 'slighting': 1, 'study': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'completely': 1, 'randomized': 1, 'factorial': 1, 'design': 1, 'method': 1, 'three': 1, 'levels': 1, 'replication': 1, 'b': 1, 'piece': 1, 'c': 1, 'geometric': 1, 'angle': 1, 'contributing': 1, 'namely': 1, 'calculations': 1, 'anova': 1, 'output': 1, 'software': 1, 'same': 1, 'difference': 1, 'against': 1, 'ftable': 1, 'which': 1, 'it': 1, 'can': 1, 'concluded': 1, 'these': 1, 'greater': 1, 'than': 1, 'f': 1, 'table': 1, 'influence': 1})
-------------------------------------------
--- Data #188 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Nur Laila Fajariani
Judul: Strategi Pengembangan Usaha Ikan Lele Di Tulungagung (Studi Kasus Di Desa Tanggung)
Pembimbing 1: Mu'alim ST,.MT
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko ST,.MT
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui faktor internal dan eksternal pada kelompok usaha tani ikan “Dumbo Bersinar”. (2) Merumuskan alternatif strategi. (3) Menentukan prioritas alternatif strategi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu IFAS & EFAS, AHP, SWOT dan QSPM dengan jumlah responden sebanyak 4 orang yaitu ketua kelompok tani, wakil kelompok tani, sekretaris kelompok tani dan bendahara kelompok tani. Berdasarkan analisa IFAS dan EFAS yang dilakukan terdapat beberapa faktor yang terdiri dari kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang masing-masing kriteria memiliki nilai bobot dengan menggunakan pendekatan AHP dan hasil perhitungan menunjukkan nilai CR yang konsisten. Alternatif strategi yang dihasilkan pada diagram SWOT yaitu strategi stabilitas dengan 3 alternatif strategi yaitu pembentukan koperasi, NWS (natural water system), dan pembuatan pakan mandiri berbasis lokal dan fermentai.
Kata Kunci : IFAS &EFAS, AHP, SWOT, QSPM
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal pada kelompok usaha tani ikan “dumbo bersinar” merumuskan alternatif strategi menentukan prioritas alternatif strategi metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu ifas efas ahp swot dan qspm dengan jumlah responden sebanyak orang yaitu ketua kelompok tani wakil kelompok tani sekretaris kelompok tani dan bendahara kelompok tani berdasarkan analisa ifas dan efas yang dilakukan terdapat beberapa faktor yang terdiri dari kekuatan kelemahan peluang dan ancaman yang masingmasing kriteria memiliki nilai bobot dengan menggunakan pendekatan ahp dan hasil perhitungan menunjukkan nilai cr yang konsisten alternatif strategi yang dihasilkan pada diagram swot yaitu strategi stabilitas dengan alternatif strategi yaitu pembentukan koperasi nws natural water system dan pembuatan pakan mandiri berbasis lokal dan fermentai kata kunci ifas efas ahp swot qspm
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan mengetahui faktor internal eksternal kelompok usaha tani ikan “dumbo bersinar” merumuskan alternatif strategi menentukan prioritas alternatif strategi metode digunakan penelitian ifas efas ahp swot qspm jumlah responden sebanyak orang ketua kelompok tani wakil kelompok tani sekretaris kelompok tani bendahara kelompok tani berdasarkan analisa ifas efas dilakukan terdapat beberapa faktor terdiri kekuatan kelemahan peluang ancaman masingmasing kriteria memiliki nilai bobot menggunakan pendekatan ahp hasil perhitungan menunjukkan nilai cr konsisten alternatif strategi dihasilkan diagram swot strategi stabilitas alternatif strategi pembentukan koperasi nws natural water system pembuatan pakan mandiri berbasis lokal fermentai kata kunci ifas efas ahp swot qspm
Abstrak (Stemmed): teliti tuju tahu faktor internal eksternal kelompok usaha tani ikan dumbo sinar rumus alternatif strategi tentu prioritas alternatif strategi metode guna teliti ifas efas ahp swot qspm jumlah responden banyak orang ketua kelompok tani wakil kelompok tani sekretaris kelompok tani bendahara kelompok tani dasar analisa ifas efas laku dapat beberapa faktor diri kuat lemah peluang ancam masingmasing kriteria milik nilai bobot guna dekat ahp hasil hitung tunjuk nilai cr konsisten alternatif strategi hasil diagram swot strategi stabilitas alternatif strategi bentuk koperasi nws natural water system buat pakan mandiri bas lokal fermentai kata kunci ifas efas ahp swot qspm
Abstrak (Corrected): elite juju tau factor internal eternal kelompok sara tank ian dumbo sonar rumpus alternative strategy tent priority alternative strategy metope gun elite ifs eras ah swot spy mullah responded banyan orang setup kelompok tank wail kelompok tank secretaries kelompok tank bendahara kelompok tank dakar analyst ifs eras lake apart beberapa factor dirt kurt leah pelting anam masingmasing criteria milk nilgai robot gun dead ah hail hiding tuneup nilgai cr consistent alternative strategy hail diagram swot strategy stability alternative strategy bent operas news natural water system but pagan mandarin was local fermented data bunch ifs eras ah swot spy
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kelompok': 5, 'tani': 5, 'strategi': 5, 'alternatif': 4, 'ifas': 3, 'efas': 3, 'ahp': 3, 'swot': 3, 'teliti': 2, 'faktor': 2, 'guna': 2, 'qspm': 2, 'nilai': 2, 'hasil': 2, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'internal': 1, 'eksternal': 1, 'usaha': 1, 'ikan': 1, 'dumbo': 1, 'sinar': 1, 'rumus': 1, 'tentu': 1, 'prioritas': 1, 'metode': 1, 'jumlah': 1, 'responden': 1, 'banyak': 1, 'orang': 1, 'ketua': 1, 'wakil': 1, 'sekretaris': 1, 'bendahara': 1, 'dasar': 1, 'analisa': 1, 'laku': 1, 'dapat': 1, 'beberapa': 1, 'diri': 1, 'kuat': 1, 'lemah': 1, 'peluang': 1, 'ancam': 1, 'masingmasing': 1, 'kriteria': 1, 'milik': 1, 'bobot': 1, 'dekat': 1, 'hitung': 1, 'tunjuk': 1, 'cr': 1, 'konsisten': 1, 'diagram': 1, 'stabilitas': 1, 'bentuk': 1, 'koperasi': 1, 'nws': 1, 'natural': 1, 'water': 1, 'system': 1, 'buat': 1, 'pakan': 1, 'mandiri': 1, 'bas': 1, 'lokal': 1, 'fermentai': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'and': 10, 'the': 9, 'of': 8, 'on': 3, 'ifas': 3, 'efas': 3, 'ahp': 3, 'swot': 3, 'is': 3, 'this': 2, 'to': 2, 'determine': 2, 'factors': 2, 'group': 2, 'strategic': 2, 'alternatives': 2, 'that': 2, 'qspm': 2, 'as': 2, 'farmers': 2, 'farmer': 2, 'groups': 2, 'based': 2, 'value': 2, 'alternative': 2, 'strategies': 2, 'study': 1, 'aims': 1, 'internal': 1, 'external': 1, 'fish': 1, 'farming': 1, 'shining': 1, 'dumbo': 1, 'formulate': 1, 'priority': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'in': 1, 'research': 1, 'number': 1, 'respondents': 1, 'many': 1, 'four': 1, 'people': 1, 'chairman': 1, 'representatives': 1, 'treasurer': 1, 'secretary': 1, 'analysis': 1, 'performed': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'several': 1, 'which': 1, 'consist': 1, 'strengths': 1, 'weaknesses': 1, 'opportunities': 1, 'threats': 1, 'each': 1, 'criterion': 1, 'has': 1, 'a': 1, 'weight': 1, 'using': 1, 'approach': 1, 'calculation': 1, 'results': 1, 'show': 1, 'cr': 1, 'consistent': 1, 'diagram': 1, 'generated': 1, 'stability': 1, 'strategy': 1, 'with': 1, 'three': 1, 'namely': 1, 'formation': 1, 'cooperatives': 1, 'nws': 1, 'natural': 1, 'water': 1, 'system': 1, 'manufacture': 1, 'locally': 1, 'independent': 1, 'feed': 1, 'fermentation': 1, 'key': 1, 'words': 1})
-------------------------------------------
--- Data #189 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: NUR RAKHMAWATI
Judul: EVALUASI IMPLEMENTASI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) BATIK TULIS BANGKALAN DENGAN INTEGRASI BEHAVIOR BASED SAFETY (BBS) DAN ANALYTICAL HEIRARCHY PROCESS (AHP)
Pembimbing 1: NACHNUL ANSHORI ST.,MT.
Pembimbing 2: FITRI AGUSTINA ST.,MT.
Abstrak (Raw): Proses produksi batik dilakukan secara sederhana dengan teknik turun temurun, namun memiliki potensi bahaya yang tinggi mengingat adanya penggunaan bahan kimia dalam proses pewarnaannya diantaranya napthol, indigosol, remasol, kaustik, HCL dan bahan kimia lainnya. Penggunaan bahan kimia keras dalam produksi batik tulis Tanjung Bumi tidak diimbangi dengan adanya pengetahuan dan pemahaman bahan kimia sehingga pekerja tidak mampu menganalisis bahaya kerja dengan tepat.
Bentuk penerapan K3 yang dilakukan UKM dengan penyedianan alat pelindung diri (APD) yang berupa sarung tangan dan sepatu boot, namun dari pekerja enggan untuk menggunakan. Oleh sebab itu, peneliti ingin memperbaiki perilaku kerja unsafe menjadi safe yang sadar keselamatan kerja. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan analisa faktor pengaruh perilaku kerja sehingga diperoleh faktor penanganan limbah, kondisi kerja, APD, fasilitas kerja, pegawasan, tingkat kenyamanan serta pengetahuan dan pengalaman. Dengan mengintegrasikan analytical hierarchy process (AHP) dan Behavior based safety (BBS) peneliti bermaksud mendapatkan nilai SPI berdasarkan tingkat kepentingan faktornya. SPI pekerja bagian pewarnaan 0,622 yang menunjukkan 62,2% perilaku pekerja bagian pewarnaan telah sesuai faktor uji sedang SPI pekerja bagian pelorodan 0,439 yang menunjukkan perilaku pekerja pelorodan kurang baik terhadap faktor uji.
Berdasarkan analisis SPI tersebut faktor penanganan limbah, kondisi kerja dan APD dan pengawasan menjadi permasalahan perilaku yang harus diperbaiki. Perbaikan perilaku dilakukan dengan intervensi ergonomi dan pendekatan model ABC. Dari serangkaian proses intervensi dapat diberikan usulan untuk meningkatkan komitmen pemilik usaha dalam menerapkan K3, pembuatan safety poster untuk menginformasi dan mengedukasi sumber bahaya, akibat dan tindakan penanganan cidera dan penanganan limbah cair dengan oksidasi kuat AOPs.
Abstrak (Clean): proses produksi batik dilakukan secara sederhana dengan teknik turun temurun namun memiliki potensi bahaya yang tinggi mengingat adanya penggunaan bahan kimia dalam proses pewarnaannya diantaranya napthol indigosol remasol kaustik hcl dan bahan kimia lainnya penggunaan bahan kimia keras dalam produksi batik tulis tanjung bumi tidak diimbangi dengan adanya pengetahuan dan pemahaman bahan kimia sehingga pekerja tidak mampu menganalisis bahaya kerja dengan tepat bentuk penerapan k yang dilakukan ukm dengan penyedianan alat pelindung diri apd yang berupa sarung tangan dan sepatu boot namun dari pekerja enggan untuk menggunakan oleh sebab itu peneliti ingin memperbaiki perilaku kerja unsafe menjadi safe yang sadar keselamatan kerja untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan analisa faktor pengaruh perilaku kerja sehingga diperoleh faktor penanganan limbah kondisi kerja apd fasilitas kerja pegawasan tingkat kenyamanan serta pengetahuan dan pengalaman dengan mengintegrasikan analytical hierarchy process ahp dan behavior based safety bbs peneliti bermaksud mendapatkan nilai spi berdasarkan tingkat kepentingan faktornya spi pekerja bagian pewarnaan yang menunjukkan perilaku pekerja bagian pewarnaan telah sesuai faktor uji sedang spi pekerja bagian pelorodan yang menunjukkan perilaku pekerja pelorodan kurang baik terhadap faktor uji berdasarkan analisis spi tersebut faktor penanganan limbah kondisi kerja dan apd dan pengawasan menjadi permasalahan perilaku yang harus diperbaiki perbaikan perilaku dilakukan dengan intervensi ergonomi dan pendekatan model abc dari serangkaian proses intervensi dapat diberikan usulan untuk meningkatkan komitmen pemilik usaha dalam menerapkan k pembuatan safety poster untuk menginformasi dan mengedukasi sumber bahaya akibat dan tindakan penanganan cidera dan penanganan limbah cair dengan oksidasi kuat aops
Abstrak (Stopwords Removed): proses produksi batik dilakukan secara sederhana teknik turun temurun memiliki potensi bahaya tinggi mengingat adanya penggunaan bahan kimia proses pewarnaannya diantaranya napthol indigosol remasol kaustik hcl bahan kimia lainnya penggunaan bahan kimia keras produksi batik tulis tanjung bumi diimbangi adanya pengetahuan pemahaman bahan kimia pekerja mampu menganalisis bahaya kerja tepat bentuk penerapan k dilakukan ukm penyedianan alat pelindung diri apd berupa sarung tangan sepatu boot pekerja enggan menggunakan sebab peneliti ingin memperbaiki perilaku kerja unsafe menjadi safe sadar keselamatan kerja mencapai tujuan tersebut dilakukan analisa faktor pengaruh perilaku kerja diperoleh faktor penanganan limbah kondisi kerja apd fasilitas kerja pegawasan tingkat kenyamanan pengetahuan pengalaman mengintegrasikan analytical hierarchy process ahp behavior based safety bbs peneliti bermaksud mendapatkan nilai spi berdasarkan tingkat kepentingan faktornya spi pekerja bagian pewarnaan menunjukkan perilaku pekerja bagian pewarnaan sesuai faktor uji sedang spi pekerja bagian pelorodan menunjukkan perilaku pekerja pelorodan kurang baik faktor uji berdasarkan analisis spi tersebut faktor penanganan limbah kondisi kerja apd pengawasan menjadi permasalahan perilaku harus diperbaiki perbaikan perilaku dilakukan intervensi ergonomi pendekatan model abc serangkaian proses intervensi dapat diberikan usulan meningkatkan komitmen pemilik usaha menerapkan k pembuatan safety poster menginformasi mengedukasi sumber bahaya akibat tindakan penanganan cidera penanganan limbah cair oksidasi kuat aops
Abstrak (Stemmed): proses produksi batik laku cara sederhana teknik turun turun milik potensi bahaya tinggi ingat ada guna bahan kimia proses warna antara napthol indigosol remasol kaustik hcl bahan kimia lain guna bahan kimia keras produksi batik tulis tanjung bumi imbang ada tahu paham bahan kimia kerja mampu analis bahaya kerja tepat bentuk terap k laku ukm dian alat lindung diri apd upa sarung tangan sepatu boot kerja enggan guna sebab teliti ingin baik perilaku kerja unsafe jadi safe sadar selamat kerja capai tuju sebut laku analisa faktor pengaruh perilaku kerja oleh faktor tangan limbah kondisi kerja apd fasilitas kerja pegawasan tingkat nyaman tahu alam integrasi analytical hierarchy process ahp behavior based safety bbs teliti maksud dapat nilai spi dasar tingkat penting faktor spi kerja bagi warna tunjuk perilaku kerja bagi warna sesuai faktor uji sedang spi kerja bagi pelorodan tunjuk perilaku kerja pelorodan kurang baik faktor uji dasar analisis spi sebut faktor tangan limbah kondisi kerja apd awas jadi masalah perilaku harus baik baik perilaku laku intervensi ergonomi dekat model abc rangkai proses intervensi dapat beri usul tingkat komitmen milik usaha terap k buat safety poster informasi edukasi sumber bahaya akibat tindak tangan cidera tangan limbah cair oksidasi kuat aops
Abstrak (Corrected): proves produksi batik lake cara sederhana tennis turn turn milk potent bahama ting ingot ada gun bahai kinda proves wanna angara naphthol indigosol reason austin hel bahai kinda lain gun bahai kinda eras produksi batik tulips tanning bump bang ada tau palm bahai kinda era camp analysis bahama era teat bent trap k lake um dian flat finding dirt and up strung tanga seat boot era engage gun kebab elite begin back perilaku era unsafe jade safe radar seaman era capri juju debut lake analyst factor pengaruh perilaku era olen factor tanga limb kondisi era and basilicas era pegawasan dingbat nyeman tau alarm integral analytical hierarchy process ah behavior based safety bus elite makeup apart nilgai spit dakar dingbat panting factor spit era bag wanna tuneup perilaku era bag wanna sexual factor uni sedan spit era bag pelorodan tuneup perilaku era pelorodan during back factor uni dakar analysis spit debut factor tanga limb kondisi era and was jade marsala perilaku harms back back perilaku lake intervene ergonomic dead model arc bangka proves intervene apart bert usual dingbat komitmen milk sara trap k but safety poster informant dukas number bahama akbar tindal tanga cider tanga limb car oksidasi kurt cops
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 13, 'perilaku': 6, 'faktor': 6, 'tangan': 5, 'laku': 4, 'bahan': 4, 'kimia': 4, 'baik': 4, 'spi': 4, 'proses': 3, 'bahaya': 3, 'guna': 3, 'warna': 3, 'apd': 3, 'limbah': 3, 'tingkat': 3, 'bagi': 3, 'produksi': 2, 'batik': 2, 'turun': 2, 'milik': 2, 'ada': 2, 'tahu': 2, 'terap': 2, 'k': 2, 'teliti': 2, 'jadi': 2, 'sebut': 2, 'kondisi': 2, 'safety': 2, 'dapat': 2, 'dasar': 2, 'tunjuk': 2, 'uji': 2, 'pelorodan': 2, 'intervensi': 2, 'cara': 1, 'sederhana': 1, 'teknik': 1, 'potensi': 1, 'tinggi': 1, 'ingat': 1, 'antara': 1, 'napthol': 1, 'indigosol': 1, 'remasol': 1, 'kaustik': 1, 'hcl': 1, 'lain': 1, 'keras': 1, 'tulis': 1, 'tanjung': 1, 'bumi': 1, 'imbang': 1, 'paham': 1, 'mampu': 1, 'analis': 1, 'tepat': 1, 'bentuk': 1, 'ukm': 1, 'dian': 1, 'alat': 1, 'lindung': 1, 'diri': 1, 'upa': 1, 'sarung': 1, 'sepatu': 1, 'boot': 1, 'enggan': 1, 'sebab': 1, 'ingin': 1, 'unsafe': 1, 'safe': 1, 'sadar': 1, 'selamat': 1, 'capai': 1, 'tuju': 1, 'analisa': 1, 'pengaruh': 1, 'oleh': 1, 'fasilitas': 1, 'pegawasan': 1, 'nyaman': 1, 'alam': 1, 'integrasi': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'ahp': 1, 'behavior': 1, 'based': 1, 'bbs': 1, 'maksud': 1, 'nilai': 1, 'penting': 1, 'sesuai': 1, 'sedang': 1, 'kurang': 1, 'analisis': 1, 'awas': 1, 'masalah': 1, 'harus': 1, 'ergonomi': 1, 'dekat': 1, 'model': 1, 'abc': 1, 'rangkai': 1, 'beri': 1, 'usul': 1, 'komitmen': 1, 'usaha': 1, 'buat': 1, 'poster': 1, 'informasi': 1, 'edukasi': 1, 'sumber': 1, 'akibat': 1, 'tindak': 1, 'cidera': 1, 'cair': 1, 'oksidasi': 1, 'kuat': 1, 'aops': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 18, 'and': 12, 'to': 11, 'in': 5, 'workers': 5, 'factors': 5, 'process': 4, 'chemicals': 4, 'that': 4, 'safety': 4, 'as': 4, 'behavior': 4, 'spi': 4, 'batik': 3, 'it': 3, 'use': 3, 'by': 3, 'ppe': 3, 'working': 3, 'production': 2, 'but': 2, 'danger': 2, 'knowledge': 2, 'are': 2, 'ohs': 2, 'with': 2, 'such': 2, 'work': 2, 'analysis': 2, 'waste': 2, 'conditions': 2, 'well': 2, 'level': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'staining': 2, 'section': 2, 'behavioral': 2, 'test': 2, 'cleaning': 2, 'handling': 2, 'uses': 1, 'simple': 1, 'technique': 1, 'hereditary': 1, 'has': 1, 'identificaly': 1, 'high': 1, 'potential': 1, 'relating': 1, 'coloring': 1, 'included': 1, 'napthol': 1, 'indigosol': 1, 'remasol': 1, 'caustic': 1, 'hcl': 1, 'other': 1, 'harsh': 1, 'cape': 1, 'does': 1, 'not': 1, 'involve': 1, 'their': 1, 'understanding': 1, 'unable': 1, 'analyze': 1, 'occupational': 1, 'hazards': 1, 'appropriately': 1, 'occupatioal': 1, 'health': 1, 'application': 1, 'forms': 1, 'do': 1, 'smes': 1, 'availability': 1, 'personal': 1, 'protective': 1, 'equipment': 1, 'gloves': 1, 'boots': 1, 'reluctant': 1, 'therefore': 1, 'this': 1, 'researcher': 1, 'aimed': 1, 'fix': 1, 'unsafe': 1, 'into': 1, 'safe': 1, 'conscious': 1, 'order': 1, 'achieve': 1, 'these': 1, 'objectives': 1, 'an': 1, 'affecting': 1, 'obtain': 1, 'management': 1, 'facilities': 1, 'control': 1, 'comfort': 1, 'experience': 1, 'integrating': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'ahp': 1, 'behaviorbased': 1, 'bbs': 1, 'method': 1, 'intend': 1, 'get': 1, 'value': 1, 'is': 1, 'interest': 1, 'factor': 1, 'worker': 1, 'gained': 1, 'means': 1, 'accordance': 1, 'was': 1, 'part': 1, 'who': 1, 'demonstrate': 1, 'less': 1, 'monitoring': 1, 'problems': 1, 'must': 1, 'be': 1, 'improved': 1, 'improvement': 1, 'establish': 1, 'interventions': 1, 'approaches': 1, 'ergonomics': 1, 'abc': 1, 'model': 1, 'intervention': 1, 'given': 1, 'a': 1, 'proposal': 1, 'increase': 1, 'commitment': 1, 'business': 1, 'owners': 1, 'applying': 1, 'manufacture': 1, 'posters': 1, 'inform': 1, 'educate': 1, 'source': 1, 'due': 1, 'injury': 1, 'treatment': 1, 'measures': 1, 'wastewater': 1, 'strong': 1, 'oxidizers': 1, 'aops': 1})
-------------------------------------------
--- Data #190 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: MOH. SALEH CHODDIN
Judul: APLIKASI MODEL EOF (ECONOMIC ORDER FREQUENCY) UNTUK OPTIMASI TOTAL BIAYA INVENTORY PRODUK COIL SPRING
(Studi Kasus: PT. INDOSPRING TBK)
Pembimbing 1: ARI BASUKI, ST., MT
Pembimbing 2: SABARUDIN AKHMAD, ST., MT.
Abstrak (Raw): Penelitian ini membahas tentang aplikasi model EOF (Economic Order Frequency) untuk optimasi total biaya inventory produk coil spring di PT. Indospring Tbk. PT. Indospring Tbk merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang pembuatan produk leaf spring dan coil spring. Praktek di lapangan pada gudang produk jadi (warehouse) dan shipping perusahaan tidak memperhatikan variabel biaya-biaya yang dikeluarkan pada saat memenuhi pesanan konsumen. Selama ini metode yang digunakan untuk mengendalikan biaya persediaan menggunkan EOQ, pada metode EOQ (Economic Order Quantity) setiap konsumen hanya bisa memesan satu jenis item setiap melakukan pesanan, proses pergudangan selama ini pada metode EOQ yaitu pada receiving dan storage. Sehingga, total biaya persediaan yang dikeluarkan sangat besar. Metode EOF konsumen bisa melakukan lebih dari satu jenis item setiap melakukan pemesanan, objek yang digunakan yaitu pada gudang produk jadi (warehouse) dan shipping, variabel biaya-biayanya yaitu dari proses mengambil, mengemas, memuat, dan biaya transportasi sampai pesanan tersebut sampai ketangan konsumen. PT. Indospring Tbk bertindak sebagai supplier dari konsumen. Hasil yang diperoleh dari perhitungan metode EOF dan EOQ dari biaya total persediaan dan kuantitas pesanan yang optimal. Biaya total persediaan metode EOF selama tiga bulan dari tanggal 1 januari sampai 31 maret 2015 yaitu Rp. 167.917.321, sedangkan metode EOQ biaya total persediaannya yaitu Rp. 364.119.632, hasil perhitungan biaya total tersebut kumulatif selama 3 bulan dari 12 jenis item hot coil spring. Kuantitas pesanan yang optimal kumulatif selama tiga bulan dari 1 januari sampai 31 maret 2015 metode EOF yaitu 312.058 item sedangkan metode EOQ yaitu 28.914 item.
Kata Kunci : Economic Order Frequency, Economic Order Quantity, warehouse, shipping, supplier ang biaya total persediaan.
Abstrak (Clean): penelitian ini membahas tentang aplikasi model eof economic order frequency untuk optimasi total biaya inventory produk coil spring di pt indospring tbk pt indospring tbk merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang pembuatan produk leaf spring dan coil spring praktek di lapangan pada gudang produk jadi warehouse dan shipping perusahaan tidak memperhatikan variabel biayabiaya yang dikeluarkan pada saat memenuhi pesanan konsumen selama ini metode yang digunakan untuk mengendalikan biaya persediaan menggunkan eoq pada metode eoq economic order quantity setiap konsumen hanya bisa memesan satu jenis item setiap melakukan pesanan proses pergudangan selama ini pada metode eoq yaitu pada receiving dan storage sehingga total biaya persediaan yang dikeluarkan sangat besar metode eof konsumen bisa melakukan lebih dari satu jenis item setiap melakukan pemesanan objek yang digunakan yaitu pada gudang produk jadi warehouse dan shipping variabel biayabiayanya yaitu dari proses mengambil mengemas memuat dan biaya transportasi sampai pesanan tersebut sampai ketangan konsumen pt indospring tbk bertindak sebagai supplier dari konsumen hasil yang diperoleh dari perhitungan metode eof dan eoq dari biaya total persediaan dan kuantitas pesanan yang optimal biaya total persediaan metode eof selama tiga bulan dari tanggal januari sampai maret yaitu rp sedangkan metode eoq biaya total persediaannya yaitu rp hasil perhitungan biaya total tersebut kumulatif selama bulan dari jenis item hot coil spring kuantitas pesanan yang optimal kumulatif selama tiga bulan dari januari sampai maret metode eof yaitu item sedangkan metode eoq yaitu item kata kunci economic order frequency economic order quantity warehouse shipping supplier ang biaya total persediaan
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas tentang aplikasi model eof economic order frequency optimasi total biaya inventory produk coil spring pt indospring tbk pt indospring tbk salah satu perusahaan manufaktur bergerak dibidang pembuatan produk leaf spring coil spring praktek lapangan gudang produk jadi warehouse shipping perusahaan memperhatikan variabel biayabiaya dikeluarkan memenuhi pesanan konsumen selama metode digunakan mengendalikan biaya persediaan menggunkan eoq metode eoq economic order quantity setiap konsumen memesan satu jenis item setiap melakukan pesanan proses pergudangan selama metode eoq receiving storage total biaya persediaan dikeluarkan sangat besar metode eof konsumen melakukan lebih satu jenis item setiap melakukan pemesanan objek digunakan gudang produk jadi warehouse shipping variabel biayabiayanya proses mengambil mengemas memuat biaya transportasi pesanan tersebut ketangan konsumen pt indospring tbk bertindak supplier konsumen hasil diperoleh perhitungan metode eof eoq biaya total persediaan kuantitas pesanan optimal biaya total persediaan metode eof selama tiga bulan tanggal januari maret rp sedangkan metode eoq biaya total persediaannya rp hasil perhitungan biaya total tersebut kumulatif selama bulan jenis item hot coil spring kuantitas pesanan optimal kumulatif selama tiga bulan januari maret metode eof item sedangkan metode eoq item kata kunci economic order frequency economic order quantity warehouse shipping supplier ang biaya total persediaan
Abstrak (Stemmed): teliti bahas tentang aplikasi model eof economic order frequency optimasi total biaya inventory produk coil spring pt indospring tbk pt indospring tbk salah satu usaha manufaktur gerak bidang buat produk leaf spring coil spring praktek lapang gudang produk jadi warehouse shipping usaha perhati variabel biayabiaya keluar penuh pesan konsumen lama metode guna kendali biaya sedia gun eoq metode eoq economic order quantity tiap konsumen mes satu jenis item tiap laku pesan proses gudang lama metode eoq receiving storage total biaya sedia keluar sangat besar metode eof konsumen laku lebih satu jenis item tiap laku mesan objek guna gudang produk jadi warehouse shipping variabel biayabiayanya proses ambil emas muat biaya transportasi pesan sebut ketang konsumen pt indospring tbk tindak supplier konsumen hasil oleh hitung metode eof eoq biaya total sedia kuantitas pesan optimal biaya total sedia metode eof lama tiga bulan tanggal januari maret rp sedang metode eoq biaya total sedia rp hasil hitung biaya total sebut kumulatif lama bulan jenis item hot coil spring kuantitas pesan optimal kumulatif lama tiga bulan januari maret metode eof item sedang metode eoq item kata kunci economic order frequency economic order quantity warehouse shipping supplier ang biaya total sedia
Abstrak (Corrected): elite baas tenting aplikasi model of economic order frequency optimism total bay inventory proud coil spring pt indorsing bk pt indorsing bk salad sat sara manufacture gera biding but proud leaf spring coil spring prate laying gang proud jade warehouse shipping sara perhaps variable biayabiaya cellar punch pecan consumed lama metope gun kendall bay media gun eon metope eon economic order quantity tip consumed mes sat penis item tip lake pecan proves gang lama metope eon receiving storage total bay media cellar sang bear metope of consumed lake leash sat penis item tip lake mean objet gun gang proud jade warehouse shipping variable biayabiayanya proves ambit mas must bay transports pecan debut tang consumed pt indorsing bk tindal supplier consumed hail olen hiding metope of eon bay total media kuantitas pecan optimal bay total media metope of lama toga buran tanga january market up sedan metope eon bay total media up hail hiding bay total debut kumulatif lama buran penis item hot coil spring kuantitas pecan optimal kumulatif lama toga buran january market metope of item sedan metope eon item data bunch economic order frequency economic order quantity warehouse shipping supplier and bay total media
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'biaya': 9, 'metode': 9, 'total': 7, 'sedia': 6, 'eoq': 6, 'eof': 5, 'pesan': 5, 'konsumen': 5, 'lama': 5, 'item': 5, 'economic': 4, 'order': 4, 'produk': 4, 'spring': 4, 'coil': 3, 'pt': 3, 'indospring': 3, 'tbk': 3, 'satu': 3, 'gudang': 3, 'warehouse': 3, 'shipping': 3, 'tiap': 3, 'jenis': 3, 'laku': 3, 'bulan': 3, 'frequency': 2, 'usaha': 2, 'jadi': 2, 'variabel': 2, 'keluar': 2, 'guna': 2, 'quantity': 2, 'proses': 2, 'sebut': 2, 'supplier': 2, 'hasil': 2, 'hitung': 2, 'kuantitas': 2, 'optimal': 2, 'tiga': 2, 'januari': 2, 'maret': 2, 'rp': 2, 'sedang': 2, 'kumulatif': 2, 'teliti': 1, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'aplikasi': 1, 'model': 1, 'optimasi': 1, 'inventory': 1, 'salah': 1, 'manufaktur': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'buat': 1, 'leaf': 1, 'praktek': 1, 'lapang': 1, 'perhati': 1, 'biayabiaya': 1, 'penuh': 1, 'kendali': 1, 'gun': 1, 'mes': 1, 'receiving': 1, 'storage': 1, 'sangat': 1, 'besar': 1, 'lebih': 1, 'mesan': 1, 'objek': 1, 'biayabiayanya': 1, 'ambil': 1, 'emas': 1, 'muat': 1, 'transportasi': 1, 'ketang': 1, 'tindak': 1, 'oleh': 1, 'tanggal': 1, 'hot': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'ang': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 28, 'of': 19, 'order': 8, 'total': 7, 'cost': 7, 'inventory': 7, 'method': 7, 'is': 6, 'and': 6, 'to': 6, 'eoq': 6, 'eof': 5, 'from': 5, 'economic': 4, 'for': 4, 'spring': 4, 'costs': 4, 'quantity': 4, 'a': 3, 'coil': 3, 'in': 3, 'pt': 3, 'indospring': 3, 'tbk': 3, 'one': 3, 'shipping': 3, 'each': 3, 'consumer': 3, 'months': 3, 'items': 3, 'this': 2, 'frequency': 2, 'finished': 2, 'product': 2, 'do': 2, 'variable': 2, 'incurred': 2, 'methods': 2, 'used': 2, 'can': 2, 'item': 2, 'process': 2, 'that': 2, 'warehouse': 2, 'supplier': 2, 'results': 2, 'calculation': 2, 'optimal': 2, 'three': 2, 'january': 2, 'march': 2, 'rp': 2, 'cumulative': 2, 'study': 1, 'discusses': 1, 'application': 1, 'model': 1, 'optimization': 1, 'products': 1, 'manufacturing': 1, 'company': 1, 'engaged': 1, 'manufacture': 1, 'leaf': 1, 'practice': 1, 'field': 1, 'on': 1, 'warehouseand': 1, 'companies': 1, 'not': 1, 'pay': 1, 'attention': 1, 'when': 1, 'fulfilling': 1, 'customer': 1, 'orders': 1, 'so': 1, 'far': 1, 'control': 1, 'using': 1, 'only': 1, 'kind': 1, 'make': 1, 'reservation': 1, 'warehousing': 1, 'during': 1, 'receiving': 1, 'storage': 1, 'thus': 1, 'huge': 1, 'consumers': 1, 'more': 1, 'than': 1, 'type': 1, 'book': 1, 'object': 1, 'are': 1, 'taking': 1, 'packing': 1, 'loading': 1, 'transportation': 1, 'hands': 1, 'act': 1, 'as': 1, 'obtained': 1, 'date': 1, 'while': 1, 'types': 1, 'hot': 1, 'whereas': 1, 'key': 1, 'word': 1, 'ang': 1})
-------------------------------------------
--- Data #191 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Moh. Jufriyanto
Judul: PENERAPAN DISCRETE CHOICE PADA INDUSTRI BATIK TULIS MADURA BERDASARKAN PERSEPSI KONSUMEN
(Studi Kasus : Batik Tulis Tanjung Bumi)
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Analisis Discrete choice adalah teknik yang sering dan biasa digunakan dalam ekonomi kesehatan, pada teknik tersebut individu disajikan dengan alternatif hipotesis mengenai barang atau jasa yang terdiri dari sejumlah atribut dengan tingkatan yang berbeda, kemudian dari individu tersebut diminta untuk memilih alternatif berdasarkan atribut yang diberikan seperti dari segi kualitas, harga dari barang atau jasa tersebut. Hasil yang diharapkan dari Discrete choice yaitu mengetahui preferensi mengenai kriteria produk batik tulis tanjung bumi yang diinginkan konsumen. Metode yang digunakan dalam analisis menggunakan binary logistic (regresi logistik) Penelitian ini diharapkan mapu memberikan pertimbangan bagi pelaku pengrajin batik tulis untuk mendapatkan pangsa pasar yang baik dengan atribut-atribut yang ada. Hasil penelitian yang disukai oleh 50 responden terhadap kriteria batik tulis berdasarkan nilai probabilitas tertinggi yaitu ada 3 alternatif pilihan yaitu pilihan 13 dengan probabilitas 0,695 dan beberapa kriteria yaitu : pada harga batik responden menginginkan harga 265 ribu, dengan bahan prima jempol , pewarnaan secara sintetis, kontemporer serta dengan ciri khasnya warna lebih cerah, pilihan ke- 12 memiliki nilai probabilitas yaitu 0,694 dengan beberapa kriteria yaitu pada harga batik responden menginginkan harga 250 ribu, dengan bahan prima jempol , pewarnaan secara sintetis, modern serta dengan ciri khasnya warna lebih cerah, pilihan 1 dengan nilai probabilitas yaitu 0,692 dengan beberapa kriteria yaitu pada harga batik responden menginginkan harga 265 ribu, dengan bahan prima jempol , pewarnaan secara sintetis, motif kontemporer serta dengan ciri khasnya warna lebih halus
Kata kuci : Discrete choice, Regresi Logistik, nilai probabilitas, Kriteria produk Batik.
Abstrak (Clean): analisis discrete choice adalah teknik yang sering dan biasa digunakan dalam ekonomi kesehatan pada teknik tersebut individu disajikan dengan alternatif hipotesis mengenai barang atau jasa yang terdiri dari sejumlah atribut dengan tingkatan yang berbeda kemudian dari individu tersebut diminta untuk memilih alternatif berdasarkan atribut yang diberikan seperti dari segi kualitas harga dari barang atau jasa tersebut hasil yang diharapkan dari discrete choice yaitu mengetahui preferensi mengenai kriteria produk batik tulis tanjung bumi yang diinginkan konsumen metode yang digunakan dalam analisis menggunakan binary logistic regresi logistik penelitian ini diharapkan mapu memberikan pertimbangan bagi pelaku pengrajin batik tulis untuk mendapatkan pangsa pasar yang baik dengan atributatribut yang ada hasil penelitian yang disukai oleh responden terhadap kriteria batik tulis berdasarkan nilai probabilitas tertinggi yaitu ada alternatif pilihan yaitu pilihan dengan probabilitas dan beberapa kriteria yaitu pada harga batik responden menginginkan harga ribu dengan bahan prima jempol pewarnaan secara sintetis kontemporer serta dengan ciri khasnya warna lebih cerah pilihan ke memiliki nilai probabilitas yaitu dengan beberapa kriteria yaitu pada harga batik responden menginginkan harga ribu dengan bahan prima jempol pewarnaan secara sintetis modern serta dengan ciri khasnya warna lebih cerah pilihan dengan nilai probabilitas yaitu dengan beberapa kriteria yaitu pada harga batik responden menginginkan harga ribu dengan bahan prima jempol pewarnaan secara sintetis motif kontemporer serta dengan ciri khasnya warna lebih halus kata kuci discrete choice regresi logistik nilai probabilitas kriteria produk batik
Abstrak (Stopwords Removed): analisis discrete choice teknik sering biasa digunakan ekonomi kesehatan teknik tersebut individu disajikan alternatif hipotesis mengenai barang jasa terdiri sejumlah atribut tingkatan berbeda individu tersebut diminta memilih alternatif berdasarkan atribut diberikan segi kualitas harga barang jasa tersebut hasil diharapkan discrete choice mengetahui preferensi mengenai kriteria produk batik tulis tanjung bumi diinginkan konsumen metode digunakan analisis menggunakan binary logistic regresi logistik penelitian diharapkan mapu memberikan pertimbangan bagi pelaku pengrajin batik tulis mendapatkan pangsa pasar baik atributatribut ada hasil penelitian disukai responden kriteria batik tulis berdasarkan nilai probabilitas tertinggi ada alternatif pilihan pilihan probabilitas beberapa kriteria harga batik responden menginginkan harga ribu bahan prima jempol pewarnaan secara sintetis kontemporer ciri khasnya warna lebih cerah pilihan memiliki nilai probabilitas beberapa kriteria harga batik responden menginginkan harga ribu bahan prima jempol pewarnaan secara sintetis modern ciri khasnya warna lebih cerah pilihan nilai probabilitas beberapa kriteria harga batik responden menginginkan harga ribu bahan prima jempol pewarnaan secara sintetis motif kontemporer ciri khasnya warna lebih halus kata kuci discrete choice regresi logistik nilai probabilitas kriteria produk batik
Abstrak (Stemmed): analisis discrete choice teknik sering biasa guna ekonomi sehat teknik sebut individu saji alternatif hipotesis kena barang jasa diri jumlah atribut tingkat beda individu sebut minta pilih alternatif dasar atribut beri segi kualitas harga barang jasa sebut hasil harap discrete choice tahu preferensi kena kriteria produk batik tulis tanjung bumi ingin konsumen metode guna analisis guna binary logistic regresi logistik teliti harap mapu beri timbang bagi laku rajin batik tulis dapat pangsa pasar baik atributatribut ada hasil teliti suka responden kriteria batik tulis dasar nilai probabilitas tinggi ada alternatif pilih pilih probabilitas beberapa kriteria harga batik responden ingin harga ribu bahan prima jempol warna cara sintetis kontemporer ciri khas warna lebih cerah pilih milik nilai probabilitas beberapa kriteria harga batik responden ingin harga ribu bahan prima jempol warna cara sintetis modern ciri khas warna lebih cerah pilih nilai probabilitas beberapa kriteria harga batik responden ingin harga ribu bahan prima jempol warna cara sintetis motif kontemporer ciri khas warna lebih halus kata kuci discrete choice regresi logistik nilai probabilitas kriteria produk batik
Abstrak (Corrected): analysis discrete choice tennis seeing bias gun economic seat tennis debut individual sari alternative hypothesis ken baring casa dirt mullah tribute dingbat bed individual debut mint pilch alternative dakar tribute bert semi kualitas hard baring casa debut hail harp discrete choice tau preference ken criteria proud batik tulips tanning bump begin consumed metope gun analysis gun binary logistic regress logistic elite harp map bert timing bag lake rain batik tulips apart pangs paar back atributatribut ada hail elite ska responded criteria batik tulips dakar nilgai probability ting ada alternative pilch pilch probability beberapa criteria hard batik responded begin hard ribs bahai prime tempo wanna cara sinters kontemporer cirri has wanna leash ceram pilch milk nilgai probability beberapa criteria hard batik responded begin hard ribs bahai prime tempo wanna cara sinters modern cirri has wanna leash ceram pilch nilgai probability beberapa criteria hard batik responded begin hard ribs bahai prime tempo wanna cara sinters motif kontemporer cirri has wanna leash halls data much discrete choice regress logistic nilgai probability criteria proud batik
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'harga': 7, 'batik': 7, 'kriteria': 6, 'warna': 6, 'pilih': 5, 'probabilitas': 5, 'ingin': 4, 'responden': 4, 'nilai': 4, 'discrete': 3, 'choice': 3, 'guna': 3, 'sebut': 3, 'alternatif': 3, 'tulis': 3, 'beberapa': 3, 'ribu': 3, 'bahan': 3, 'prima': 3, 'jempol': 3, 'cara': 3, 'sintetis': 3, 'ciri': 3, 'khas': 3, 'lebih': 3, 'analisis': 2, 'teknik': 2, 'individu': 2, 'kena': 2, 'barang': 2, 'jasa': 2, 'atribut': 2, 'dasar': 2, 'beri': 2, 'hasil': 2, 'harap': 2, 'produk': 2, 'regresi': 2, 'logistik': 2, 'teliti': 2, 'ada': 2, 'kontemporer': 2, 'cerah': 2, 'sering': 1, 'biasa': 1, 'ekonomi': 1, 'sehat': 1, 'saji': 1, 'hipotesis': 1, 'diri': 1, 'jumlah': 1, 'tingkat': 1, 'beda': 1, 'minta': 1, 'segi': 1, 'kualitas': 1, 'tahu': 1, 'preferensi': 1, 'tanjung': 1, 'bumi': 1, 'konsumen': 1, 'metode': 1, 'binary': 1, 'logistic': 1, 'mapu': 1, 'timbang': 1, 'bagi': 1, 'laku': 1, 'rajin': 1, 'dapat': 1, 'pangsa': 1, 'pasar': 1, 'baik': 1, 'atributatribut': 1, 'suka': 1, 'tinggi': 1, 'milik': 1, 'modern': 1, 'motif': 1, 'halus': 1, 'kata': 1, 'kuci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 13, 'with': 12, 'to': 7, 'price': 7, 'batik': 7, 'is': 6, 'criteria': 6, 'as': 5, 'probability': 5, 'that': 4, 'respondents': 4, 'discrete': 3, 'choice': 3, 'a': 3, 'in': 3, 'and': 3, 'attributes': 3, 'logistic': 3, 'value': 3, 'several': 3, 'wanted': 3, 'thousand': 3, 'prime': 3, 'ingredients': 3, 'thumb': 3, 'synthetic': 3, 'coloring': 3, 'his': 3, 'trademark': 3, 'analysis': 2, 'used': 2, 'individual': 2, 'alternative': 2, 'goods': 2, 'or': 2, 'services': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'are': 2, 'expected': 2, 'results': 2, 'regression': 2, 'option': 2, 'contemporary': 2, 'well': 2, 'bright': 2, 'colors': 2, 'namely': 2, 'technique': 1, 'often': 1, 'economics': 1, 'health': 1, 'presented': 1, 'techniques': 1, 'hypotheses': 1, 'about': 1, 'which': 1, 'consisted': 1, 'number': 1, 'different': 1, 'levels': 1, 'from': 1, 'then': 1, 'asked': 1, 'choose': 1, 'an': 1, 'given': 1, 'terms': 1, 'quality': 1, 'know': 1, 'preferences': 1, 'regarding': 1, 'products': 1, 'consumers': 1, 'want': 1, 'promontory': 1, 'earth': 1, 'method': 1, 'using': 1, 'binary': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'give': 1, 'consideration': 1, 'perpetrator': 1, 'mapu': 1, 'artisans': 1, 'get': 1, 'good': 1, 'market': 1, 'share': 1, 'existing': 1, 'study': 1, 'were': 1, 'favored': 1, 'by': 1, 'highest': 1, 'there': 1, 'three': 1, 'alternatives': 1, 'have': 1, 'th': 1, 'selection': 1, 'modern': 1, 'motif': 1, 'finer': 1, 'color': 1, 'key': 1, 'words': 1, 'values': 1, 'product': 1})
-------------------------------------------
--- Data #192 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: MOH. AZIS AGUS TIAWAN
Judul: PERCOBAAN TREADMILL : EFEK JENIS MANUAL MATERIAL HANDLING (MMH), KECEPATAN, DAN OPERATOR TERHADAP JUMLAH KALORI
YANG DIKELUARKAN
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Setiap industri, baik dari yang berskala besar, sedang, kecil, ataupun yang berskala rumah tangga hampir semua kegiatannya menggunakan aktivitas pemindahan barang / material. Pemindahan barang ini berlangsung dari satu proses ke proses yang lain dalam suatu siklus produksi. Proses pemindahan barang/material biasanya menggunakan tenaga manusia, maka hal tersebut dikenal dengan istilah Manual Material Handling (MMH). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui konsumsi kalori pada setiap MMH dan Mengetahui jenis MMH apa yang memerlukan konsumsi kalori paling sedikit. Penelitian ini merupakan Jenis penelitian eksperimental. Karena penelitian eksperimental merupakan salah satu prosedur penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui dampak treatmen terhadap hasil yang akan diperoleh pada subjek penelitian. Creswell (2002). Penelitian eksperimental merupakan modifikasi kondisi yang dilakukan secara sengaja dan terkontrol dalam menentukan peristiwa atau kejadian, serta pengamatan terhadap perubahan yang terjadi pada peristiwa itu sendiri. Sehingga didapatkan hasil Berdasarkan pengolahan data dari percobaan treadmill, diketahui bahwa konsumsi kalori pada setiap jenis MMH tidak sama, pada MMH1 membutuhkan rata-rata konsumsi kalori 0.41056, MMH2 0.67700, MMH3 1.00244, MMH4 1.00825, Dari tabel homogeneous subsets MMH juga dapat diketahui jenis MMH1 merupakan jenis MMH yang membutuhkan rata-rata konsumsi kalori yang paling sedikit yaitu sebesar 0.41056.
Kata Kunci : Percobaan Treadmill, MMH, Jumlah Konsumsi kalori.
Abstrak (Clean): setiap industri baik dari yang berskala besar sedang kecil ataupun yang berskala rumah tangga hampir semua kegiatannya menggunakan aktivitas pemindahan barang material pemindahan barang ini berlangsung dari satu proses ke proses yang lain dalam suatu siklus produksi proses pemindahan barangmaterial biasanya menggunakan tenaga manusia maka hal tersebut dikenal dengan istilah manual material handling mmh penelitian ini dilakukan untuk mengetahui konsumsi kalori pada setiap mmh dan mengetahui jenis mmh apa yang memerlukan konsumsi kalori paling sedikit penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental karena penelitian eksperimental merupakan salah satu prosedur penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui dampak treatmen terhadap hasil yang akan diperoleh pada subjek penelitian creswell penelitian eksperimental merupakan modifikasi kondisi yang dilakukan secara sengaja dan terkontrol dalam menentukan peristiwa atau kejadian serta pengamatan terhadap perubahan yang terjadi pada peristiwa itu sendiri sehingga didapatkan hasil berdasarkan pengolahan data dari percobaan treadmill diketahui bahwa konsumsi kalori pada setiap jenis mmh tidak sama pada mmh membutuhkan ratarata konsumsi kalori mmh mmh mmh dari tabel homogeneous subsets mmh juga dapat diketahui jenis mmh merupakan jenis mmh yang membutuhkan ratarata konsumsi kalori yang paling sedikit yaitu sebesar kata kunci percobaan treadmill mmh jumlah konsumsi kalori
Abstrak (Stopwords Removed): setiap industri baik berskala besar sedang kecil ataupun berskala rumah tangga hampir semua kegiatannya menggunakan aktivitas pemindahan barang material pemindahan barang berlangsung satu proses proses lain siklus produksi proses pemindahan barangmaterial biasanya menggunakan tenaga manusia tersebut dikenal istilah manual material handling mmh penelitian dilakukan mengetahui konsumsi kalori setiap mmh mengetahui jenis mmh apa memerlukan konsumsi kalori paling sedikit penelitian jenis penelitian eksperimental penelitian eksperimental salah satu prosedur penelitian kuantitatif bertujuan mengetahui dampak treatmen hasil diperoleh subjek penelitian creswell penelitian eksperimental modifikasi kondisi dilakukan secara sengaja terkontrol menentukan peristiwa kejadian pengamatan perubahan terjadi peristiwa sendiri didapatkan hasil berdasarkan pengolahan data percobaan treadmill diketahui konsumsi kalori setiap jenis mmh sama mmh membutuhkan ratarata konsumsi kalori mmh mmh mmh tabel homogeneous subsets mmh dapat diketahui jenis mmh jenis mmh membutuhkan ratarata konsumsi kalori paling sedikit sebesar kata kunci percobaan treadmill mmh jumlah konsumsi kalori
Abstrak (Stemmed): tiap industri baik skala besar sedang kecil atau skala rumah tangga hampir semua giat guna aktivitas pindah barang material pindah barang langsung satu proses proses lain siklus produksi proses pindah barangmaterial biasa guna tenaga manusia sebut kenal istilah manual material handling mmh teliti laku tahu konsumsi kalori tiap mmh tahu jenis mmh apa perlu konsumsi kalori paling sedikit teliti jenis teliti eksperimental teliti eksperimental salah satu prosedur teliti kuantitatif tuju tahu dampak treatmen hasil oleh subjek teliti creswell teliti eksperimental modifikasi kondisi laku cara sengaja kontrol tentu peristiwa jadi amat ubah jadi peristiwa sendiri dapat hasil dasar olah data coba treadmill tahu konsumsi kalori tiap jenis mmh sama mmh butuh ratarata konsumsi kalori mmh mmh mmh tabel homogeneous subsets mmh dapat tahu jenis mmh jenis mmh butuh ratarata konsumsi kalori paling sedikit besar kata kunci coba treadmill mmh jumlah konsumsi kalori
Abstrak (Corrected): tip industry back skald bear sedan cecil tau skald rumal tanga hamper sea gift gun aktivitas pindar baring material pindar baring lansing sat proves proves lain skills produksi proves pindar barangmaterial bias gun teenage amnesia debut penal isaiah manual material handling mme elite lake tau konsumsi valor tip mme tau penis mme papa peru konsumsi valor paling sedikit elite penis elite experimental elite experimental salad sat procedure elite kuantitatif juju tau damp treatment hail olen subject elite resell elite experimental modifikasi kondisi lake cara sengaja control tent pristina jade mat bah jade pristina sending apart hail dakar blah data coma treadmill tau konsumsi valor tip penis mme same mme butch ratarata konsumsi valor mme mme mme table homogeneous subsets mme apart tau penis mme penis mme butch ratarata konsumsi valor paling sedikit bear data bunch coma treadmill mme mullah konsumsi valor
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mmh': 12, 'teliti': 7, 'konsumsi': 6, 'kalori': 6, 'tahu': 5, 'jenis': 5, 'tiap': 3, 'pindah': 3, 'proses': 3, 'eksperimental': 3, 'skala': 2, 'besar': 2, 'guna': 2, 'barang': 2, 'material': 2, 'satu': 2, 'laku': 2, 'paling': 2, 'sedikit': 2, 'hasil': 2, 'peristiwa': 2, 'jadi': 2, 'dapat': 2, 'coba': 2, 'treadmill': 2, 'butuh': 2, 'ratarata': 2, 'industri': 1, 'baik': 1, 'sedang': 1, 'kecil': 1, 'atau': 1, 'rumah': 1, 'tangga': 1, 'hampir': 1, 'semua': 1, 'giat': 1, 'aktivitas': 1, 'langsung': 1, 'lain': 1, 'siklus': 1, 'produksi': 1, 'barangmaterial': 1, 'biasa': 1, 'tenaga': 1, 'manusia': 1, 'sebut': 1, 'kenal': 1, 'istilah': 1, 'manual': 1, 'handling': 1, 'apa': 1, 'perlu': 1, 'salah': 1, 'prosedur': 1, 'kuantitatif': 1, 'tuju': 1, 'dampak': 1, 'treatmen': 1, 'oleh': 1, 'subjek': 1, 'creswell': 1, 'modifikasi': 1, 'kondisi': 1, 'cara': 1, 'sengaja': 1, 'kontrol': 1, 'tentu': 1, 'amat': 1, 'ubah': 1, 'sendiri': 1, 'dasar': 1, 'olah': 1, 'data': 1, 'sama': 1, 'tabel': 1, 'homogeneous': 1, 'subsets': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'jumlah': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 19, 'mmh': 10, 'is': 7, 'research': 6, 'consumption': 5, 'on': 5, 'from': 4, 'to': 4, 'in': 4, 'a': 4, 'calories': 4, 'that': 4, 'goods': 3, 'it': 3, 'as': 3, 'type': 3, 'experimental': 3, 'largescale': 2, 'or': 2, 'using': 2, 'moving': 2, 'one': 2, 'process': 2, 'materials': 2, 'known': 2, 'determine': 2, 'at': 2, 'and': 2, 'requires': 2, 'least': 2, 'amount': 2, 'results': 2, 'be': 2, 'obtained': 2, 'events': 2, 'treadmill': 2, 'kind': 2, 'average': 2, 'calorie': 2, 'abstract': 1, 'every': 1, 'industry': 1, 'both': 1, 'medium': 1, 'small': 1, 'household': 1, 'almost': 1, 'all': 1, 'its': 1, 'activities': 1, 'activity': 1, 'material': 1, 'ongoing': 1, 'transfer': 1, 'another': 1, 'production': 1, 'cycle': 1, 'typically': 1, 'human': 1, 'power': 1, 'then': 1, 'manual': 1, 'handling': 1, 'mmhthis': 1, 'study': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'each': 1, 'knowing': 1, 'what': 1, 'consumed': 1, 'this': 1, 'because': 1, 'procedures': 1, 'quantitative': 1, 'aims': 1, 'impact': 1, 'treatments': 1, 'subject': 1, 'creswell': 1, 'modification': 1, 'condition': 1, 'intentional': 1, 'controlled': 1, 'determining': 1, 'event': 1, 'well': 1, 'observation': 1, 'changes': 1, 'themselves': 1, 'based': 1, 'so': 1, 'processing': 1, 'data': 1, 'experiments': 1, 'any': 1, 'not': 1, 'same': 1, 'require': 1, 'homogeneous': 1, 'subsets': 1, 'table': 1, 'can': 1, 'seen': 1, 'also': 1, 'an': 1, 'keywords': 1, 'experiment': 1, 'total': 1})
-------------------------------------------
--- Data #193 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: AKHMAD WASIUR RIZQI
Judul: TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK UTM TERHADAP PELAYANAN AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK UTM MENGGUNAKAN MODEL EUROPEAN CUSTOMER
SATISFACTION INDEX
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan mahasiswa fakultas teknik UTM terhadap pelayanan akademik FT UTM dan memodelkan permasalahan tersebut kedalam model European Customer Satisfaction Index untuk mengetahui pengaruh variabel eksogen terhadap varabel endogen. jumlah sampel sebanyak 321 responden yang terdiri dari 6 program studi yakni teknik industri, teknik informatika, teknik manajemen informatika, teknik mekatronika dan teknik multimedia jaringan. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan software amous 6.0. Berdasarkan hasil perhitungan uji kelayakan model, full model struktural SEM memenuhi syarat kelayakan model, yaitu dengan probabilitas sebesar 0,082. Pengujian goodness of fit lainnya menunjukkan dalam kategori yang diterima secara baik. critical ratio skewness value semua indikator berada di bawah 2,58. nilai p2 yang berada di bawah nilai 0,05 dan p1 diatas 0,5 sehingga tidak ada data yang outliyer. hasil determinan dari matriks kovarians sampelnya bernilai 1,6251?0 menunjukkan bahwa tidak terdapat multikolinieritas atau singularitas pada data penelitian. Nilai reliabilitas variabel laten diatas 0,70. Uji hipotesis diketahui nilai CR diatas 1,96 dan nilai P dibawah 0,05. Ini menunjukkan variabel eksogen berpengaruh signifikan terhadap variabel endogen.
Kata kuci : European Customer Satisfaction Index, Structural Equation Modeling, variabel eksogen dan endogen
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan mahasiswa fakultas teknik utm terhadap pelayanan akademik ft utm dan memodelkan permasalahan tersebut kedalam model european customer satisfaction index untuk mengetahui pengaruh variabel eksogen terhadap varabel endogen jumlah sampel sebanyak responden yang terdiri dari program studi yakni teknik industri teknik informatika teknik manajemen informatika teknik mekatronika dan teknik multimedia jaringan analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah structural equation modeling sem dengan bantuan software amous berdasarkan hasil perhitungan uji kelayakan model full model struktural sem memenuhi syarat kelayakan model yaitu dengan probabilitas sebesar pengujian goodness of fit lainnya menunjukkan dalam kategori yang diterima secara baik critical ratio skewness value semua indikator berada di bawah nilai p yang berada di bawah nilai dan p diatas sehingga tidak ada data yang outliyer hasil determinan dari matriks kovarians sampelnya bernilai menunjukkan bahwa tidak terdapat multikolinieritas atau singularitas pada data penelitian nilai reliabilitas variabel laten diatas uji hipotesis diketahui nilai cr diatas dan nilai p dibawah ini menunjukkan variabel eksogen berpengaruh signifikan terhadap variabel endogen kata kuci european customer satisfaction index structural equation modeling variabel eksogen dan endogen
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan menganalisis kepuasan mahasiswa fakultas teknik utm pelayanan akademik ft utm memodelkan permasalahan tersebut kedalam model european customer satisfaction index mengetahui pengaruh variabel eksogen varabel endogen jumlah sampel sebanyak responden terdiri program studi yakni teknik industri teknik informatika teknik manajemen informatika teknik mekatronika teknik multimedia jaringan analisa digunakan penelitian structural equation modeling sem bantuan software amous berdasarkan hasil perhitungan uji kelayakan model full model struktural sem memenuhi syarat kelayakan model probabilitas sebesar pengujian goodness of fit lainnya menunjukkan kategori diterima secara baik critical ratio skewness value semua indikator berada bawah nilai p berada bawah nilai p diatas ada data outliyer hasil determinan matriks kovarians sampelnya bernilai menunjukkan terdapat multikolinieritas singularitas data penelitian nilai reliabilitas variabel laten diatas uji hipotesis diketahui nilai cr diatas nilai p dibawah menunjukkan variabel eksogen berpengaruh signifikan variabel endogen kata kuci european customer satisfaction index structural equation modeling variabel eksogen endogen
Abstrak (Stemmed): teliti tuju analis puas mahasiswa fakultas teknik utm layan akademik ft utm model masalah sebut dalam model european customer satisfaction index tahu pengaruh variabel eksogen varabel endogen jumlah sampel banyak responden diri program studi yakni teknik industri teknik informatika teknik manajemen informatika teknik mekatronika teknik multimedia jaring analisa guna teliti structural equation modeling sem bantu software amous dasar hasil hitung uji layak model full model struktural sem penuh syarat layak model probabilitas besar uji goodness of fit lain tunjuk kategori terima cara baik critical ratio skewness value semua indikator ada bawah nilai p ada bawah nilai p atas ada data outliyer hasil determinan matriks kovarians sampel nila tunjuk dapat multikolinieritas singularitas data teliti nilai reliabilitas variabel laten atas uji hipotesis tahu nilai cr atas nilai p bawah tunjuk variabel eksogen pengaruh signifikan variabel endogen kata kuci european customer satisfaction index structural equation modeling variabel eksogen endogen
Abstrak (Corrected): elite juju analysis puts mahasiswa faults tennis um layman academic it um model marsala debut dream model european customer satisfaction index tau pengaruh variable endogen caramel endogen mullah sample banyan responded dirt program study yank tennis industry tennis information tennis management information tennis mekatronika tennis multimedia caring analyst gun elite structural equation modeling sem bantu software famous dakar hail hiding uni kayak model full model structural sem punch start kayak model probability bear uni goodness of fit lain tuneup category terms cara back critical ratio skewness value sea indicator ada away nilgai p ada away nilgai p alas ada data outlier hail determinant marks ovarian sample nina tuneup apart multikolinieritas singularity data elite nilgai reliability variable late alas uni hypothesis tau nilgai cr alas nilgai p away tuneup variable endogen pengaruh significant variable endogen data much european customer satisfaction index structural equation modeling variable endogen endogen
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'teknik': 6, 'model': 5, 'variabel': 5, 'nilai': 5, 'teliti': 3, 'eksogen': 3, 'endogen': 3, 'uji': 3, 'tunjuk': 3, 'ada': 3, 'bawah': 3, 'p': 3, 'atas': 3, 'utm': 2, 'european': 2, 'customer': 2, 'satisfaction': 2, 'index': 2, 'tahu': 2, 'pengaruh': 2, 'sampel': 2, 'informatika': 2, 'structural': 2, 'equation': 2, 'modeling': 2, 'sem': 2, 'hasil': 2, 'layak': 2, 'data': 2, 'tuju': 1, 'analis': 1, 'puas': 1, 'mahasiswa': 1, 'fakultas': 1, 'layan': 1, 'akademik': 1, 'ft': 1, 'masalah': 1, 'sebut': 1, 'dalam': 1, 'varabel': 1, 'jumlah': 1, 'banyak': 1, 'responden': 1, 'diri': 1, 'program': 1, 'studi': 1, 'yakni': 1, 'industri': 1, 'manajemen': 1, 'mekatronika': 1, 'multimedia': 1, 'jaring': 1, 'analisa': 1, 'guna': 1, 'bantu': 1, 'software': 1, 'amous': 1, 'dasar': 1, 'hitung': 1, 'full': 1, 'struktural': 1, 'penuh': 1, 'syarat': 1, 'probabilitas': 1, 'besar': 1, 'goodness': 1, 'of': 1, 'fit': 1, 'lain': 1, 'kategori': 1, 'terima': 1, 'cara': 1, 'baik': 1, 'critical': 1, 'ratio': 1, 'skewness': 1, 'value': 1, 'semua': 1, 'indikator': 1, 'outliyer': 1, 'determinan': 1, 'matriks': 1, 'kovarians': 1, 'nila': 1, 'dapat': 1, 'multikolinieritas': 1, 'singularitas': 1, 'reliabilitas': 1, 'laten': 1, 'hipotesis': 1, 'cr': 1, 'signifikan': 1, 'kata': 1, 'kuci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'of': 12, 'engineering': 5, 'to': 4, 'and': 4, 'a': 4, 'on': 4, 'value': 4, 'this': 3, 'variables': 3, 'is': 3, 'p': 3, 'above': 3, 'satisfaction': 2, 'utm': 2, 'modeling': 2, 'model': 2, 'effect': 2, 'exogenous': 2, 'endogenous': 2, 'sample': 2, 'informatics': 2, 'in': 2, 'research': 2, 'structural': 2, 'sem': 2, 'with': 2, 'results': 2, 'test': 2, 'models': 2, 'shows': 2, 'below': 2, 'values': 2, 'that': 2, 'no': 2, 'data': 2, 'study': 1, 'aimed': 1, 'analyze': 1, 'students': 1, 'academic': 1, 'services': 1, 'ft': 1, 'problem': 1, 'into': 1, 'european': 1, 'customer': 1, 'index': 1, 'determine': 1, 'varabel': 1, 'total': 1, 'respondents': 1, 'consisting': 1, 'six': 1, 'courses': 1, 'namely': 1, 'industrial': 1, 'management': 1, 'techniques': 1, 'mechatronics': 1, 'multimedia': 1, 'network': 1, 'analysis': 1, 'used': 1, 'equation': 1, 'help': 1, 'software': 1, 'amous': 1, 'based': 1, 'feasibility': 1, 'calculation': 1, 'full': 1, 'meet': 1, 'eligibility': 1, 'requirements': 1, 'ie': 1, 'probability': 1, 'equal': 1, 'testing': 1, 'goodness': 1, 'fit': 1, 'more': 1, 'wellaccepted': 1, 'category': 1, 'skewness': 1, 'critical': 1, 'ratio': 1, 'all': 1, 'indicators': 1, 'are': 1, 'under': 1, 'so': 1, 'outliyer': 1, 'covariance': 1, 'matrix': 1, 'determinant': 1, 'worth': 1, 'indicates': 1, 'there': 1, 'multicollinearity': 1, 'or': 1, 'singularity': 1, 'latent': 1, 'variable': 1, 'reliability': 1, 'known': 1, 'hypothesis': 1, 'cr': 1, 'significant': 1})
-------------------------------------------
--- Data #194 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: EMON RIFA’I
Judul: RANCANGAN TATA LETAK GUDANG BARANG JADI DENGAN KOMBINASI METODE SHARED STORAGE DAN METODE MARKET BASKET ANALYSIS, PT. INDOSPRING, Tbk
Pembimbing 1: Ari Basuki, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): PT. Indospring, Tbk adalah salah satu perusahaan manufaktur yang memproduksi yang memproduksi pegas untuk kendaraan, baik berupa pegas daun maupun pegas keong yang diproduksi dengan proses dingin maupun panas, dengan lisensi dari Mitsubishi Steel Manufacturing, Jepang. PT. Indospring, Tbk mempunyai beberapa jenis gudang, salah satunya yaitu gudang barang jadi, dimana gudang barang jadi adalah tempat penyimpanan barang jadi yang akan diproses manufaktur, maupun barang jadi yang siap di pasarkan kepada konsumen. Sedangkan gudang barang jadi tidak hanya kegiatan penyimpanan barang saja, melainkan proses penanganan barang mulai dari penerimaan barang, pencatatan, penyimpanan, pelebelan dan sampai dengan proses pengiriman barang. Dalam pengamatan yang dilakukan pada gudang barang jadi untuk penyusunan dan penataan produk kurang rapi, terutama pada layout tempat penyimpanan dalam gudang barang jadi, sehingga mengakibatkan lambatnya penataan produk, lambatnya proses pelayanan produk, lambatnya pengiriman produk, dan pemborosan ruang pada gudang barang jadi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memberikan usulan perbaikan tata letak gudang barang jadi dengan kombinasi 2 metode, yaitu metode shared storage dan market basket analysis. Fungsi dari 2 metode ini yaitu membuat layout gudang barang jadi yang memperhatikan produk permintaan konsumen yang paling banyak diminati akan ditaruh paling dekat dengan pintu gudang, dan produkyang sering dibeli secara bersamaan akan didekatkan. Hasil dari kombinasi metode shared storage dan market basket analysis dapat meminimalkan jarak tempuh material handling, meminimalkan waktu penataan, dan pelayanan, sehingga proses pengiriman menjadi lancer dan tidak terjadi keterlambatan. Hasil dari penelitian ini yaitu berbentuk layout usulan yang dibuat berdasarkan hasil perhitungan dari metode shared storage dan market basket analysis, sehingga produk yang sebelumnya penataanya masih tidak teratur menjadi teratur, dan pelayanan akan lebih cepat dengan penempatan produk yang sering dibeli dan produk yang sering dibeli secara bersamaan jika ditaruh paling depan. Produk yang ditaruh didepan antara lain BLS dengan 10756 produk, T dengan 9013 produk, IZ dengan 1781 produk, HN dengan 3221 produk, DH dengan 1087 produk, S dengan 3650 produk, G dengan 1400 produk, K 59 dengan 920 produk, dan K 59H dengan 1884 produk dan produk tersebut adalah produk yang sering dibeli dan sering dibeli secara bersamaan.
Kata Kunci :Perancangan Tata Letak Gudang Barang Jadi, Shared Storage, Market Basket Analysis
Abstrak (Clean): pt indospring tbk adalah salah satu perusahaan manufaktur yang memproduksi yang memproduksi pegas untuk kendaraan baik berupa pegas daun maupun pegas keong yang diproduksi dengan proses dingin maupun panas dengan lisensi dari mitsubishi steel manufacturing jepang pt indospring tbk mempunyai beberapa jenis gudang salah satunya yaitu gudang barang jadi dimana gudang barang jadi adalah tempat penyimpanan barang jadi yang akan diproses manufaktur maupun barang jadi yang siap di pasarkan kepada konsumen sedangkan gudang barang jadi tidak hanya kegiatan penyimpanan barang saja melainkan proses penanganan barang mulai dari penerimaan barang pencatatan penyimpanan pelebelan dan sampai dengan proses pengiriman barang dalam pengamatan yang dilakukan pada gudang barang jadi untuk penyusunan dan penataan produk kurang rapi terutama pada layout tempat penyimpanan dalam gudang barang jadi sehingga mengakibatkan lambatnya penataan produk lambatnya proses pelayanan produk lambatnya pengiriman produk dan pemborosan ruang pada gudang barang jadi tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memberikan usulan perbaikan tata letak gudang barang jadi dengan kombinasi metode yaitu metode shared storage dan market basket analysis fungsi dari metode ini yaitu membuat layout gudang barang jadi yang memperhatikan produk permintaan konsumen yang paling banyak diminati akan ditaruh paling dekat dengan pintu gudang dan produkyang sering dibeli secara bersamaan akan didekatkan hasil dari kombinasi metode shared storage dan market basket analysis dapat meminimalkan jarak tempuh material handling meminimalkan waktu penataan dan pelayanan sehingga proses pengiriman menjadi lancer dan tidak terjadi keterlambatan hasil dari penelitian ini yaitu berbentuk layout usulan yang dibuat berdasarkan hasil perhitungan dari metode shared storage dan market basket analysis sehingga produk yang sebelumnya penataanya masih tidak teratur menjadi teratur dan pelayanan akan lebih cepat dengan penempatan produk yang sering dibeli dan produk yang sering dibeli secara bersamaan jika ditaruh paling depan produk yang ditaruh didepan antara lain bls dengan produk t dengan produk iz dengan produk hn dengan produk dh dengan produk s dengan produk g dengan produk k dengan produk dan k h dengan produk dan produk tersebut adalah produk yang sering dibeli dan sering dibeli secara bersamaan kata kunci perancangan tata letak gudang barang jadi shared storage market basket analysis
Abstrak (Stopwords Removed): pt indospring tbk salah satu perusahaan manufaktur memproduksi memproduksi pegas kendaraan baik berupa pegas daun maupun pegas keong diproduksi proses dingin maupun panas lisensi mitsubishi steel manufacturing jepang pt indospring tbk mempunyai beberapa jenis gudang salah satunya gudang barang jadi dimana gudang barang jadi tempat penyimpanan barang jadi diproses manufaktur maupun barang jadi siap pasarkan kepada konsumen sedangkan gudang barang jadi kegiatan penyimpanan barang melainkan proses penanganan barang mulai penerimaan barang pencatatan penyimpanan pelebelan proses pengiriman barang pengamatan dilakukan gudang barang jadi penyusunan penataan produk kurang rapi terutama layout tempat penyimpanan gudang barang jadi mengakibatkan lambatnya penataan produk lambatnya proses pelayanan produk lambatnya pengiriman produk pemborosan ruang gudang barang jadi tujuan penelitian memberikan usulan perbaikan tata letak gudang barang jadi kombinasi metode metode shared storage market basket analysis fungsi metode membuat layout gudang barang jadi memperhatikan produk permintaan konsumen paling banyak diminati ditaruh paling dekat pintu gudang produkyang sering dibeli secara bersamaan didekatkan hasil kombinasi metode shared storage market basket analysis dapat meminimalkan jarak tempuh material handling meminimalkan waktu penataan pelayanan proses pengiriman menjadi lancer terjadi keterlambatan hasil penelitian berbentuk layout usulan dibuat berdasarkan hasil perhitungan metode shared storage market basket analysis produk sebelumnya penataanya masih teratur menjadi teratur pelayanan lebih cepat penempatan produk sering dibeli produk sering dibeli secara bersamaan jika ditaruh paling depan produk ditaruh didepan antara lain bls produk t produk iz produk hn produk dh produk s produk g produk k produk k h produk produk tersebut produk sering dibeli sering dibeli secara bersamaan kata kunci perancangan tata letak gudang barang jadi shared storage market basket analysis
Abstrak (Stemmed): pt indospring tbk salah satu usaha manufaktur produksi produksi pegas kendara baik upa pegas daun maupun pegas keong produksi proses dingin maupun panas lisensi mitsubishi steel manufacturing jepang pt indospring tbk punya beberapa jenis gudang salah satu gudang barang jadi mana gudang barang jadi tempat simpan barang jadi proses manufaktur maupun barang jadi siap pasar kepada konsumen sedang gudang barang jadi giat simpan barang lain proses tangan barang mulai terima barang catat simpan pelebelan proses kirim barang amat laku gudang barang jadi susun tata produk kurang rapi utama layout tempat simpan gudang barang jadi akibat lambat tata produk lambat proses layan produk lambat kirim produk boros ruang gudang barang jadi tuju teliti beri usul baik tata letak gudang barang jadi kombinasi metode metode shared storage market basket analysis fungsi metode buat layout gudang barang jadi perhati produk minta konsumen paling banyak mati taruh paling dekat pintu gudang produkyang sering beli cara sama dekat hasil kombinasi metode shared storage market basket analysis dapat minimal jarak tempuh material handling minimal waktu tata layan proses kirim jadi lancer jadi lambat hasil teliti bentuk layout usul buat dasar hasil hitung metode shared storage market basket analysis produk belum penataanya masih atur jadi atur layan lebih cepat tempat produk sering beli produk sering beli cara sama jika taruh paling depan produk taruh depan antara lain bls produk t produk iz produk hn produk dh produk s produk g produk k produk k h produk produk sebut produk sering beli sering beli cara sama kata kunci ancang tata letak gudang barang jadi shared storage market basket analysis
Abstrak (Corrected): pt indorsing bk salad sat sara manufacture produksi produksi peas kendra back up peas damn maun peas kong produksi proves dinging maun pants license mitsubishi steel manufacturing jeans pt indorsing bk puny beberapa penis gang salad sat gang baring jade mana gang baring jade tempt simian baring jade proves manufacture maun baring jade slap paar keypad consumed sedan gang baring jade gift simian baring lain proves tanga baring mule terms baring carat simian plebeian proves kirin baring mat lake gang baring jade susan data proud during rape mama layout tempt simian gang baring jade akbar lambast data proud lambast proves layman proud lambast kirin proud bores rang gang baring jade juju elite bert usual back data leak gang baring jade kombinasi metope metope shared storage market basket analysis fungi metope but layout gang baring jade perhaps proud mint consumed paling banyan math true paling dead pint gang produkyang seeing bell cara same dead hail kombinasi metope shared storage market basket analysis apart minimal arak tempeh material handling minimal want data layman proves kirin jade lancer jade lambast hail elite bent layout usual but dakar hail hiding metope shared storage market basket analysis proud begum penataanya mash amur jade amur layman leash eat tempt proud seeing bell proud seeing bell cara same pika true paling dean proud true dean angara lain bus proud t proud i proud in proud do proud s proud g proud k proud k h proud proud debut proud seeing bell seeing bell cara same data bunch dancing data leak gang baring jade shared storage market basket analysis
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produk': 20, 'barang': 15, 'jadi': 14, 'gudang': 11, 'proses': 6, 'tata': 5, 'metode': 5, 'sering': 5, 'beli': 5, 'simpan': 4, 'lambat': 4, 'shared': 4, 'storage': 4, 'market': 4, 'basket': 4, 'analysis': 4, 'produksi': 3, 'pegas': 3, 'maupun': 3, 'tempat': 3, 'kirim': 3, 'layout': 3, 'layan': 3, 'paling': 3, 'taruh': 3, 'cara': 3, 'sama': 3, 'hasil': 3, 'pt': 2, 'indospring': 2, 'tbk': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'manufaktur': 2, 'baik': 2, 'konsumen': 2, 'lain': 2, 'teliti': 2, 'usul': 2, 'letak': 2, 'kombinasi': 2, 'buat': 2, 'dekat': 2, 'minimal': 2, 'atur': 2, 'depan': 2, 'k': 2, 'usaha': 1, 'kendara': 1, 'upa': 1, 'daun': 1, 'keong': 1, 'dingin': 1, 'panas': 1, 'lisensi': 1, 'mitsubishi': 1, 'steel': 1, 'manufacturing': 1, 'jepang': 1, 'punya': 1, 'beberapa': 1, 'jenis': 1, 'mana': 1, 'siap': 1, 'pasar': 1, 'kepada': 1, 'sedang': 1, 'giat': 1, 'tangan': 1, 'mulai': 1, 'terima': 1, 'catat': 1, 'pelebelan': 1, 'amat': 1, 'laku': 1, 'susun': 1, 'kurang': 1, 'rapi': 1, 'utama': 1, 'akibat': 1, 'boros': 1, 'ruang': 1, 'tuju': 1, 'beri': 1, 'fungsi': 1, 'perhati': 1, 'minta': 1, 'banyak': 1, 'mati': 1, 'pintu': 1, 'produkyang': 1, 'dapat': 1, 'jarak': 1, 'tempuh': 1, 'material': 1, 'handling': 1, 'waktu': 1, 'lancer': 1, 'bentuk': 1, 'dasar': 1, 'hitung': 1, 'belum': 1, 'penataanya': 1, 'masih': 1, 'lebih': 1, 'cepat': 1, 'jika': 1, 'antara': 1, 'bls': 1, 't': 1, 'iz': 1, 'hn': 1, 'dh': 1, 's': 1, 'g': 1, 'h': 1, 'sebut': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'ancang': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 27, 'of': 21, 'and': 16, 'goods': 15, 'products': 15, 'with': 11, 'finished': 11, 'warehouse': 10, 'are': 9, 'storage': 8, 'that': 8, 'in': 7, 'a': 7, 'to': 7, 'product': 6, 'is': 5, 'be': 5, 'layout': 5, 'purchased': 5, 'process': 4, 'will': 4, 'methods': 4, 'shared': 4, 'market': 4, 'basket': 4, 'analysis': 4, 'frequently': 4, 'manufacturing': 3, 'for': 3, 'from': 3, 'delivery': 3, 'on': 3, 'slow': 3, 'placed': 3, 'pt': 2, 'indospring': 2, 'tbk': 2, 'one': 2, 'which': 2, 'springs': 2, 'area': 2, 'handling': 2, 'made': 2, 'arrangement': 2, 'this': 2, 'study': 2, 'combination': 2, 'demand': 2, 'together': 2, 'service': 2, 'so': 2, 'front': 2, 'k': 2, 'companies': 1, 'produce': 1, 'vehicles': 1, 'either': 1, 'form': 1, 'leaf': 1, 'spring': 1, 'snails': 1, 'produced': 1, 'by': 1, 'cold': 1, 'or': 1, 'hot': 1, 'license': 1, 'mitsubishi': 1, 'steel': 1, 'japanese': 1, 'has': 1, 'some': 1, 'kind': 1, 'where': 1, 'processed': 1, 'ready': 1, 'marketed': 1, 'consumers': 1, 'while': 1, 'activities': 1, 'not': 1, 'only': 1, 'but': 1, 'rather': 1, 'receipt': 1, 'recording': 1, 'pelebelan': 1, 'up': 1, 'observations': 1, 'preparation': 1, 'less': 1, 'neat': 1, 'especially': 1, 'resulting': 1, 'servicing': 1, 'waste': 1, 'space': 1, 'aim': 1, 'provide': 1, 'proposed': 1, 'improvements': 1, 'two': 1, 'namely': 1, 'function': 1, 'these': 1, 'make': 1, 'takes': 1, 'into': 1, 'account': 1, 'consumer': 1, 'most': 1, 'closest': 1, 'barn': 1, 'door': 1, 'often': 1, 'brought': 1, 'closer': 1, 'result': 1, 'can': 1, 'minimize': 1, 'mileage': 1, 'material': 1, 'minimizing': 1, 'setup': 1, 'time': 1, 'becomes': 1, 'smooth': 1, 'avoid': 1, 'delays': 1, 'results': 1, 'shaped': 1, 'proposals': 1, 'based': 1, 'calculation': 1, 'previously': 1, 'penataanya': 1, 'still': 1, 'unregulated': 1, 'regulated': 1, 'faster': 1, 'placement': 1, 'simultaneously': 1, 'when': 1, 'at': 1, 'among': 1, 'others': 1, 'bls': 1, 't': 1, 'iz': 1, 'hn': 1, 'dh': 1, 's': 1, 'g': 1, 'h': 1, 'those': 1, 'keywords': 1, 'design': 1})
-------------------------------------------
--- Data #195 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ali Zainal Asyfiya', S.T.
Judul: PEMILIHAN DESAIN APLIKASI HUMAN MACHINE INTERFACE UNTUK MICROCLIMATE BERDASARKAN PENGUJIAN USABILITAS
Pembimbing 1: Teguh Prasetyo, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Samsul Amar, ST,.M.Sc
Abstrak (Raw): Laboratorium Ergonomi dan Perancangan Sistem Kerja (EPSK), Program Studi Teknik Industri, Universitas Trunojoyo Madura merupakan laboratorium yang mempelajari keilmuan di bidang ergonomi dan perancangan sistem kerja. Laboratorium EPSK saat ini sedang membangun fasilitas microclimate yang berguna untuk menggambarkan kondisi nyata yang dapat terjadi dalam lingkungan kerja. Microclimate yang berada di Laboratorium EPSK memiliki dua parameter uji, yaitu suhu dan pencahayaan. Desain aplikasi dengan konsep Human Machine Interface (HMI) merupakan solusi pengembangan microclimate. Perancangan aplikasi dilakukan sebanyak 3 alternatif desain aplikasi, dimana pada tiap desain dilakukan pengujian usabilitas terhadap 19 responden untuk mengetahui desain yang paling baik menurut user, pengujian usabilitas terdiri dari dua pengujian, yaitu pengukuran performansi berupa tugas-tugas, dan uji persepsi user melalui kuesioner, dari kedua uji tersebut dapat diketahui alternatif desain dari tiap point yang memiliki tingkat usabilitas terbaik, tingkat usabilitas terbaik dari masing – masing alternatif dapat diperoleh dari nilai waktu uji performansi yang memiliki waktu terkecil, dan nilai tertinggi yang terdapat dari setiap point dalam uji kuesioner. Berdasarkan hasil usability testing pada 3 alternatif desain tersebut, maka dapat diketahui bahwa desain yang memiliki tingkat usabilitas terbaik adalah desain pertama, sehingga secara keseluruhan tahap implementasi dan pengembangan aplikasi mengacu pada desain pertama.
Kata Kunci: Microclimate, Human Machine Interface (HMI), Usability Testing.
Abstrak (Clean): laboratorium ergonomi dan perancangan sistem kerja epsk program studi teknik industri universitas trunojoyo madura merupakan laboratorium yang mempelajari keilmuan di bidang ergonomi dan perancangan sistem kerja laboratorium epsk saat ini sedang membangun fasilitas microclimate yang berguna untuk menggambarkan kondisi nyata yang dapat terjadi dalam lingkungan kerja microclimate yang berada di laboratorium epsk memiliki dua parameter uji yaitu suhu dan pencahayaan desain aplikasi dengan konsep human machine interface hmi merupakan solusi pengembangan microclimate perancangan aplikasi dilakukan sebanyak alternatif desain aplikasi dimana pada tiap desain dilakukan pengujian usabilitas terhadap responden untuk mengetahui desain yang paling baik menurut user pengujian usabilitas terdiri dari dua pengujian yaitu pengukuran performansi berupa tugastugas dan uji persepsi user melalui kuesioner dari kedua uji tersebut dapat diketahui alternatif desain dari tiap point yang memiliki tingkat usabilitas terbaik tingkat usabilitas terbaik dari masing – masing alternatif dapat diperoleh dari nilai waktu uji performansi yang memiliki waktu terkecil dan nilai tertinggi yang terdapat dari setiap point dalam uji kuesioner berdasarkan hasil usability testing pada alternatif desain tersebut maka dapat diketahui bahwa desain yang memiliki tingkat usabilitas terbaik adalah desain pertama sehingga secara keseluruhan tahap implementasi dan pengembangan aplikasi mengacu pada desain pertama kata kunci microclimate human machine interface hmi usability testing
Abstrak (Stopwords Removed): laboratorium ergonomi perancangan sistem kerja epsk program studi teknik industri universitas trunojoyo madura laboratorium mempelajari keilmuan bidang ergonomi perancangan sistem kerja laboratorium epsk sedang membangun fasilitas microclimate berguna menggambarkan kondisi nyata dapat terjadi lingkungan kerja microclimate berada laboratorium epsk memiliki dua parameter uji suhu pencahayaan desain aplikasi konsep human machine interface hmi solusi pengembangan microclimate perancangan aplikasi dilakukan sebanyak alternatif desain aplikasi dimana tiap desain dilakukan pengujian usabilitas responden mengetahui desain paling baik menurut user pengujian usabilitas terdiri dua pengujian pengukuran performansi berupa tugastugas uji persepsi user kuesioner kedua uji tersebut dapat diketahui alternatif desain tiap point memiliki tingkat usabilitas terbaik tingkat usabilitas terbaik masing – masing alternatif dapat diperoleh nilai waktu uji performansi memiliki waktu terkecil nilai tertinggi terdapat setiap point uji kuesioner berdasarkan hasil usability testing alternatif desain tersebut dapat diketahui desain memiliki tingkat usabilitas terbaik desain pertama secara keseluruhan tahap implementasi pengembangan aplikasi mengacu desain pertama kata kunci microclimate human machine interface hmi usability testing
Abstrak (Stemmed): laboratorium ergonomi ancang sistem kerja epsk program studi teknik industri universitas trunojoyo madura laboratorium ajar ilmu bidang ergonomi ancang sistem kerja laboratorium epsk sedang bangun fasilitas microclimate guna gambar kondisi nyata dapat jadi lingkung kerja microclimate ada laboratorium epsk milik dua parameter uji suhu cahaya desain aplikasi konsep human machine interface hmi solusi kembang microclimate ancang aplikasi laku banyak alternatif desain aplikasi mana tiap desain laku uji usabilitas responden tahu desain paling baik turut user uji usabilitas diri dua uji ukur performansi upa tugastugas uji persepsi user kuesioner dua uji sebut dapat tahu alternatif desain tiap point milik tingkat usabilitas baik tingkat usabilitas baik masing masing alternatif dapat oleh nilai waktu uji performansi milik waktu kecil nilai tinggi dapat tiap point uji kuesioner dasar hasil usability testing alternatif desain sebut dapat tahu desain milik tingkat usabilitas baik desain pertama cara seluruh tahap implementasi kembang aplikasi acu desain pertama kata kunci microclimate human machine interface hmi usability testing
Abstrak (Corrected): laboratories ergonomic dancing sister era eisk program study tennis industry university trunojoyo madura laboratories ajar i'm biding ergonomic dancing sister era laboratories eisk sedan bangui basilicas microclimate gun sambar kondisi nyala apart jade linking era microclimate ada laboratories eisk milk due parameter uni sulu cabana detain aplikasi onset human machine interface him solus embank microclimate dancing aplikasi lake banyan alternative detain aplikasi mana tip detain lake uni usability responded tau detain paling back turn user uni usability dirt due uni ukr performance up tugastugas uni perseus user questioner due uni debut apart tau alternative detain tip point milk dingbat usability back dingbat usability back making making alternative apart olen nilgai want uni performance milk want cecil nilgai ting apart tip point uni questioner dakar hail usability testing alternative detain debut apart tau detain milk dingbat usability back detain pertain cara seluruh that implements embank aplikasi act detain pertain data bunch microclimate human machine interface him usability testing
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'desain': 9, 'uji': 8, 'dapat': 5, 'usabilitas': 5, 'laboratorium': 4, 'microclimate': 4, 'milik': 4, 'aplikasi': 4, 'alternatif': 4, 'baik': 4, 'ancang': 3, 'kerja': 3, 'epsk': 3, 'dua': 3, 'tiap': 3, 'tahu': 3, 'tingkat': 3, 'ergonomi': 2, 'sistem': 2, 'human': 2, 'machine': 2, 'interface': 2, 'hmi': 2, 'kembang': 2, 'laku': 2, 'user': 2, 'performansi': 2, 'kuesioner': 2, 'sebut': 2, 'point': 2, 'masing': 2, 'nilai': 2, 'waktu': 2, 'usability': 2, 'testing': 2, 'pertama': 2, 'program': 1, 'studi': 1, 'teknik': 1, 'industri': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'ajar': 1, 'ilmu': 1, 'bidang': 1, 'sedang': 1, 'bangun': 1, 'fasilitas': 1, 'guna': 1, 'gambar': 1, 'kondisi': 1, 'nyata': 1, 'jadi': 1, 'lingkung': 1, 'ada': 1, 'parameter': 1, 'suhu': 1, 'cahaya': 1, 'konsep': 1, 'solusi': 1, 'banyak': 1, 'mana': 1, 'responden': 1, 'paling': 1, 'turut': 1, 'diri': 1, 'ukur': 1, 'upa': 1, 'tugastugas': 1, 'persepsi': 1, 'oleh': 1, 'kecil': 1, 'tinggi': 1, 'dasar': 1, 'hasil': 1, 'cara': 1, 'seluruh': 1, 'tahap': 1, 'implementasi': 1, 'acu': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 10, 'design': 7, 'is': 6, 'and': 5, 'usability': 5, 'microclimate': 4, 'that': 4, 'to': 4, 'in': 4, 'two': 3, 'test': 3, 'application': 3, 'hmi': 3, 'best': 3, 'testing': 3, 'alternative': 3, 'laboratory': 2, 'work': 2, 'a': 2, 'has': 2, 'are': 2, 'human': 2, 'machine': 2, 'interface': 2, 'development': 2, 'questionnaires': 2, 'level': 2, 'on': 2, 'first': 2, 'ergonomics': 1, 'system': 1, 'departement': 1, 'industrial': 1, 'engineering': 1, 'university': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'currently': 1, 'building': 1, 'facility': 1, 'useful': 1, 'imitate': 1, 'real': 1, 'conditions': 1, 'may': 1, 'occur': 1, 'environment': 1, 'parameters': 1, 'there': 1, 'temperature': 1, 'lighting': 1, 'with': 1, 'concept': 1, 'solution': 1, 'processes': 1, 'alternatives': 1, 'designed': 1, 'whereas': 1, 'each': 1, 'tested': 1, 'by': 1, 'respondents': 1, 'identify': 1, 'according': 1, 'user': 1, 'consists': 1, 'tests': 1, 'namely': 1, 'performance': 1, 'measures': 1, 'form': 1, 'duties': 1, 'obtained': 1, 'from': 1, 'those': 1, 'having': 1, 'lowest': 1, 'completion': 1, 'time': 1, 'highest': 1, 'score': 1, 'based': 1, 'results': 1, 'three': 1, 'designs': 1, 'it': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'seen': 1, 'so': 1, 'overall': 1, 'phase': 1, 'implementation': 1, 'refers': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #196 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Syaiful Anam
Judul: Usulan Peningkatan Kualitas Pelayanan Rawat Jalan Dengan Metode Lean Six Sigma (Studi Kasus : Puskesmas Kecamatan Kamal)
Pembimbing 1: Mohamad Imron Mustajib, S.T., M.T
Pembimbing 2: Ida Lumintu, S.T., M.T., P.h.D
Abstrak (Raw): Puskesmas Kamal merupakan salah satu puskesmas yang berada di Kabupaten Bangkalan. Saat ini pelayanan di Puskesmas Kamal khususnya pada instalasi rawat jalan masih dirasa kurang memuaskan oleh beberapa pasien seiring masih ditemuinya keluhan-keluhan pasien melalui call center Puskesmas Kamal serta proses pelayanan yang masih dirasa lama oleh beberapa pasien. Hal ini disebebkan masih adanya waktu proses pelayanan yang tidak sesuai dengan waktu standar pelayanan yang ditetapkan sehingga dapat memberikan waktu tunggu dan waktu proses yang lama bagi pasien. Penyebab terjadinya waktu proses lama pelayanan ini disebabkan adanya aktivitas-aktivitas yang merupakan pemborosan (waste). Metode yang diterapkan dalam menyelesaikan hal ini menggunakan metode lean six sigma dimana hal ini ditemuinya jenis waste yang ada dalam proses pelayanan diantaranya seperti waiting, motion, transportation, defect dan overprocessing. Level Sigma pada masing-masing pelayanan diantaranya Loket I (non BPJS) sebesar 2,13; Loket II (BPJS) sebesar 2,22; Poli Umum sebesar 2,05; Poli KIA sebesar 2,38; Poli Gigi sebesar 2,15 dan Apotik sebesar 2,30. Dari hasil simulasi didapat didapat rata-rata total waktu pasien dalam sistem selama 17.676 menit, sehingga dibuat beberapa usulan perbaikan yang terdiri dari empat skenario perbaikan dan yang terbaik yaitu pada skenario 4 memberikan usulan yang terbaik dengan hasil waktu rata-rata total waktu pasien dalam sistem sebesar 11.751 menit.
Kata Kunci : Puskesmas, Lean, Six Sigma, Waste, Level Sigma, Simulasi
Abstrak (Clean): puskesmas kamal merupakan salah satu puskesmas yang berada di kabupaten bangkalan saat ini pelayanan di puskesmas kamal khususnya pada instalasi rawat jalan masih dirasa kurang memuaskan oleh beberapa pasien seiring masih ditemuinya keluhankeluhan pasien melalui call center puskesmas kamal serta proses pelayanan yang masih dirasa lama oleh beberapa pasien hal ini disebebkan masih adanya waktu proses pelayanan yang tidak sesuai dengan waktu standar pelayanan yang ditetapkan sehingga dapat memberikan waktu tunggu dan waktu proses yang lama bagi pasien penyebab terjadinya waktu proses lama pelayanan ini disebabkan adanya aktivitasaktivitas yang merupakan pemborosan waste metode yang diterapkan dalam menyelesaikan hal ini menggunakan metode lean six sigma dimana hal ini ditemuinya jenis waste yang ada dalam proses pelayanan diantaranya seperti waiting motion transportation defect dan overprocessing level sigma pada masingmasing pelayanan diantaranya loket i non bpjs sebesar loket ii bpjs sebesar poli umum sebesar poli kia sebesar poli gigi sebesar dan apotik sebesar dari hasil simulasi didapat didapat ratarata total waktu pasien dalam sistem selama menit sehingga dibuat beberapa usulan perbaikan yang terdiri dari empat skenario perbaikan dan yang terbaik yaitu pada skenario memberikan usulan yang terbaik dengan hasil waktu ratarata total waktu pasien dalam sistem sebesar menit kata kunci puskesmas lean six sigma waste level sigma simulasi
Abstrak (Stopwords Removed): puskesmas kamal salah satu puskesmas berada kabupaten bangkalan pelayanan puskesmas kamal khususnya instalasi rawat jalan masih dirasa kurang memuaskan beberapa pasien seiring masih ditemuinya keluhankeluhan pasien call center puskesmas kamal proses pelayanan masih dirasa lama beberapa pasien disebebkan masih adanya waktu proses pelayanan sesuai waktu standar pelayanan ditetapkan dapat memberikan waktu tunggu waktu proses lama bagi pasien penyebab terjadinya waktu proses lama pelayanan disebabkan adanya aktivitasaktivitas pemborosan waste metode diterapkan menyelesaikan menggunakan metode lean six sigma dimana ditemuinya jenis waste ada proses pelayanan diantaranya waiting motion transportation defect overprocessing level sigma masingmasing pelayanan diantaranya loket i non bpjs sebesar loket ii bpjs sebesar poli umum sebesar poli kia sebesar poli gigi sebesar apotik sebesar hasil simulasi didapat didapat ratarata total waktu pasien sistem selama menit dibuat beberapa usulan perbaikan terdiri empat skenario perbaikan terbaik skenario memberikan usulan terbaik hasil waktu ratarata total waktu pasien sistem sebesar menit kata kunci puskesmas lean six sigma waste level sigma simulasi
Abstrak (Stemmed): puskesmas kamal salah satu puskesmas ada kabupaten bangkal layan puskesmas kamal khusus instalasi rawat jalan masih rasa kurang muas beberapa pasien iring masih temu keluhankeluhan pasien call center puskesmas kamal proses layan masih rasa lama beberapa pasien disebebkan masih ada waktu proses layan sesuai waktu standar layan tetap dapat beri waktu tunggu waktu proses lama bagi pasien sebab jadi waktu proses lama layan sebab ada aktivitasaktivitas boros waste metode terap selesai guna metode lean six sigma mana temu jenis waste ada proses layan antara waiting motion transportation defect overprocessing level sigma masingmasing layan antara loket i non bpjs besar loket ii bpjs besar pol umum besar pol kia besar pol gigi besar apotik besar hasil simulasi dapat dapat ratarata total waktu pasien sistem lama menit buat beberapa usul baik diri empat skenario baik baik skenario beri usul baik hasil waktu ratarata total waktu pasien sistem besar menit kata kunci puskesmas lean six sigma waste level sigma simulasi
Abstrak (Corrected): puskesmas jamal salad sat puskesmas ada kabupaten bangka layman puskesmas jamal rhesus installs rabat alan mash rash during mugs beberapa pain bring mash temp keluhankeluhan pain call center puskesmas jamal proves layman mash rash lama beberapa pain disebebkan mash ada want proves layman sexual want standard layman team apart bert want tungus want proves lama bag pain kebab jade want proves lama layman kebab ada aktivitasaktivitas bores waste metope trap seesaw gun metope lean six sigma mana temp penis waste ada proves layman angara waiting motion transportation defect overprocessing level sigma masingmasing layman angara locket i non boys bear locket i boys bear pol mum bear pol kid bear pol gig bear aphotic bear hail simulate apart apart ratarata total want pain sister lama merit but beberapa usual back dirt expat scenario back back scenario bert usual back hail want ratarata total want pain sister bear merit data bunch puskesmas lean six sigma waste level sigma simulate
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'waktu': 8, 'layan': 7, 'besar': 7, 'pasien': 6, 'puskesmas': 5, 'proses': 5, 'ada': 4, 'masih': 4, 'lama': 4, 'sigma': 4, 'baik': 4, 'kamal': 3, 'beberapa': 3, 'dapat': 3, 'waste': 3, 'pol': 3, 'rasa': 2, 'temu': 2, 'beri': 2, 'sebab': 2, 'metode': 2, 'lean': 2, 'six': 2, 'antara': 2, 'level': 2, 'loket': 2, 'bpjs': 2, 'hasil': 2, 'simulasi': 2, 'ratarata': 2, 'total': 2, 'sistem': 2, 'menit': 2, 'usul': 2, 'skenario': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'kabupaten': 1, 'bangkal': 1, 'khusus': 1, 'instalasi': 1, 'rawat': 1, 'jalan': 1, 'kurang': 1, 'muas': 1, 'iring': 1, 'keluhankeluhan': 1, 'call': 1, 'center': 1, 'disebebkan': 1, 'sesuai': 1, 'standar': 1, 'tetap': 1, 'tunggu': 1, 'bagi': 1, 'jadi': 1, 'aktivitasaktivitas': 1, 'boros': 1, 'terap': 1, 'selesai': 1, 'guna': 1, 'mana': 1, 'jenis': 1, 'waiting': 1, 'motion': 1, 'transportation': 1, 'defect': 1, 'overprocessing': 1, 'masingmasing': 1, 'i': 1, 'non': 1, 'ii': 1, 'umum': 1, 'kia': 1, 'gigi': 1, 'apotik': 1, 'buat': 1, 'diri': 1, 'empat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 11, 'is': 8, 'in': 8, 'time': 7, 'by': 6, 'service': 6, 'health': 5, 'as': 5, 'a': 5, 'that': 5, 'center': 4, 'patient': 4, 'process': 4, 'to': 4, 'and': 4, 'sigma': 4, 'kamal': 3, 'still': 3, 'some': 3, 'long': 3, 'pol': 3, 'centers': 2, 'patients': 2, 'this': 2, 'with': 2, 'so': 2, 'for': 2, 'lean': 2, 'six': 2, 'waste': 2, 'level': 2, 'counters': 2, 'bpjs': 2, 'simulation': 2, 'obtained': 2, 'average': 2, 'total': 2, 'system': 2, 'best': 2, 'one': 1, 'located': 1, 'bangkal': 1, 'currently': 1, 'services': 1, 'especially': 1, 'outpatient': 1, 'installation': 1, 'considered': 1, 'unsatisfactory': 1, 'they': 1, 'encountered': 1, 'complaints': 1, 'through': 1, 'call': 1, 'well': 1, 'felt': 1, 'disebebkan': 1, 'not': 1, 'accordance': 1, 'standards': 1, 'stipulated': 1, 'give': 1, 'wait': 1, 'processing': 1, 'cause': 1, 'due': 1, 'activities': 1, 'are': 1, 'wastewastethe': 1, 'method': 1, 'applied': 1, 'resolving': 1, 'case': 1, 'using': 1, 'where': 1, 'it': 1, 'meets': 1, 'type': 1, 'such': 1, 'waiting': 1, 'motion': 1, 'transportation': 1, 'overprocessing': 1, 'defect': 1, 'each': 1, 'including': 1, 'i': 1, 'non': 1, 'ii': 1, 'general': 1, 'kia': 1, 'teeth': 1, 'pharmacies': 1, 'from': 1, 'results': 1, 'an': 1, 'minutes': 1, 'created': 1, 'proposed': 1, 'improvements': 1, 'consist': 1, 'four': 1, 'scenarios': 1, 'improvement': 1, 'fourth': 1, 'scenario': 1, 'provides': 1, 'proposal': 1, 'result': 1, 'amounting': 1, 'min': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #197 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muhammad farizy
Judul: ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIF BELANJA ONLINE PADA PRODUK FASHION
Pembimbing 1: Fitri Agustina ST.MT
Pembimbing 2: Trisita Novianti ST.MT
Abstrak (Raw): Produk online secara umum adalah produk yang dijual secara online yang secara umum yg dijual adalah baju, sepatu, jaket dan lain lain yang diminati oleh banyak orang khususnya konsumen yang sering melakukan pembelian di media online. Dari segi penjualan online konsumen lebih memilih untuk membeli produk dengan kualitas tinggi dan dapat didapatkan dengan mudah lewat media online tersebut.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor faktor apa saja yang menentukan minat beli konsumen, dengan menggunakan metode Delphi untuk menemukan variabel apa saja yang dipakai dari para expert dan metode analisis faktor untuk menemukan faktor faktor baru dengan menggunakan alat bantu questioner untuk proses pengambilan data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat 4 faktor baru yang terbentuk dari variabel-variabel penelitian yang berjumlah 16 variabel. Keempat faktor baru tersebut adalah informasi, kemudahan pemasaran, efisiensi dan komunikasi
Kata kunci: Analisis Faktor, Metode Delphi,. Online shopping .
Abstrak (Clean): produk online secara umum adalah produk yang dijual secara online yang secara umum yang dijual adalah baju sepatu jaket dan lain lain yang diminati oleh banyak orang khususnya konsumen yang sering melakukan pembelian di media online dari segi penjualan online konsumen lebih memilih untuk membeli produk dengan kualitas tinggi dan dapat didapatkan dengan mudah lewat media online tersebutpenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor faktor apa saja yang menentukan minat beli konsumen dengan menggunakan metode delphi untuk menemukan variabel apa saja yang dipakai dari para expert dan metode analisis faktor untuk menemukan faktor faktor baru dengan menggunakan alat bantu questioner untuk proses pengambilan data hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat faktor baru yang terbentuk dari variabelvariabel penelitian yang berjumlah variabel keempat faktor baru tersebut adalah informasi kemudahan pemasaran efisiensi dan komunikasi kata kunci analisis faktor metode delphi online shopping
Abstrak (Stopwords Removed): produk online secara umum produk dijual secara online secara umum dijual baju sepatu jaket lain lain diminati banyak orang khususnya konsumen sering melakukan pembelian media online segi penjualan online konsumen lebih memilih membeli produk kualitas tinggi dapat didapatkan mudah lewat media online tersebutpenelitian bertujuan mengetahui faktor faktor apa menentukan minat beli konsumen menggunakan metode delphi menemukan variabel apa dipakai para expert metode analisis faktor menemukan faktor faktor baru menggunakan alat bantu questioner proses pengambilan data hasil penelitian menunjukan terdapat faktor baru terbentuk variabelvariabel penelitian berjumlah variabel keempat faktor baru tersebut informasi kemudahan pemasaran efisiensi komunikasi kata kunci analisis faktor metode delphi online shopping
Abstrak (Stemmed): produk online cara umum produk jual cara online cara umum jual baju sepatu jaket lain lain mati banyak orang khusus konsumen sering laku beli media online segi jual online konsumen lebih pilih beli produk kualitas tinggi dapat dapat mudah lewat media online tersebutpenelitian tuju tahu faktor faktor apa tentu minat beli konsumen guna metode delphi temu variabel apa pakai para expert metode analisis faktor temu faktor faktor baru guna alat bantu questioner proses ambil data hasil teliti tunjuk dapat faktor baru bentuk variabelvariabel teliti jumlah variabel empat faktor baru sebut informasi mudah pasar efisiensi komunikasi kata kunci analisis faktor metode delphi online shopping
Abstrak (Corrected): proud online cara mum proud dual cara online cara mum dual baku seat jacket lain lain math banyan orang rhesus consumed seeing lake bell media online semi dual online consumed leash pilch bell proud kualitas ting apart apart judah let media online tersebutpenelitian juju tau factor factor papa tent mint bell consumed gun metope delphi temp variable papa sakai para expert metope analysis factor temp factor factor bar gun flat bantu questioner proves ambit data hail elite tuneup apart factor bar bent variabelvariabel elite mullah variable expat factor bar debut informant judah paar efisiensi komunikasi data bunch analysis factor metope delphi online shopping
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'faktor': 8, 'online': 6, 'produk': 3, 'cara': 3, 'jual': 3, 'konsumen': 3, 'beli': 3, 'dapat': 3, 'metode': 3, 'baru': 3, 'umum': 2, 'lain': 2, 'media': 2, 'mudah': 2, 'apa': 2, 'guna': 2, 'delphi': 2, 'temu': 2, 'variabel': 2, 'analisis': 2, 'teliti': 2, 'baju': 1, 'sepatu': 1, 'jaket': 1, 'mati': 1, 'banyak': 1, 'orang': 1, 'khusus': 1, 'sering': 1, 'laku': 1, 'segi': 1, 'lebih': 1, 'pilih': 1, 'kualitas': 1, 'tinggi': 1, 'lewat': 1, 'tersebutpenelitian': 1, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'tentu': 1, 'minat': 1, 'pakai': 1, 'para': 1, 'expert': 1, 'alat': 1, 'bantu': 1, 'questioner': 1, 'proses': 1, 'ambil': 1, 'data': 1, 'hasil': 1, 'tunjuk': 1, 'bentuk': 1, 'variabelvariabel': 1, 'jumlah': 1, 'empat': 1, 'sebut': 1, 'informasi': 1, 'pasar': 1, 'efisiensi': 1, 'komunikasi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'shopping': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 9, 'online': 6, 'are': 5, 'to': 5, 'and': 4, 'of': 4, 'products': 3, 'in': 3, 'is': 3, 'factors': 3, 'that': 3, 'method': 3, 'variables': 3, 'factor': 3, 'new': 3, 'sold': 2, 'by': 2, 'consumers': 2, 'media': 2, 'research': 2, 'using': 2, 'delphi': 2, 'from': 2, 'analysis': 2, 'general': 1, 'generally': 1, 'being': 1, 'clothing': 1, 'shoes': 1, 'jackets': 1, 'others': 1, 'preferred': 1, 'many': 1, 'especially': 1, 'those': 1, 'who': 1, 'frequently': 1, 'make': 1, 'purchases': 1, 'terms': 1, 'sales': 1, 'prefer': 1, 'buy': 1, 'with': 1, 'high': 1, 'quality': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'obtained': 1, 'easily': 1, 'through': 1, 'this': 1, 'determine': 1, 'knowing': 1, 'consumer': 1, 'buying': 1, 'interest': 1, 'discover': 1, 'what': 1, 'used': 1, 'expert': 1, 'find': 1, 'tool': 1, 'questionaire': 1, 'for': 1, 'data': 1, 'retrieval': 1, 'process': 1, 'these': 1, 'results': 1, 'indicate': 1, 'there': 1, 'four': 1, 'formed': 1, 'which': 1, 'amounts': 1, 'fourth': 1, 'information': 1, 'ease': 1, 'marketing': 1, 'efficiency': 1, 'communication': 1, 'keywords': 1, 'shopping': 1})
-------------------------------------------
--- Data #198 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: HANIYATUL LAILIYAH
Judul: PENGUKURAN PRODUKTIVITAS DI LANTAI PRODUKSI PLANT BM GRESIK
(Studi Kasus Di PT. Varia Usaha Beton Gresik)
Pembimbing 1: TRISITA NOVIANTI, S.TP.,MT.
Pembimbing 2: AGUS SALIM, ST.,MT
Abstrak (Raw): Penelitian ini dilakukan di Plant BM Gresik. Plant BM Gresik merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi paving. Namun secara umum, produktivitas di lantai produksi Plant BM Gresik masih belum optimal. Pada tahun 2014 hasil produksi Plant BM menurun. Plant BM juga tidak dapat memenuhi target produksi, hal ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Kondisi ini mengakibatkan terjadinya permasalahan produktivitas di Plant BM Gresik, namun sejauh ini belum diketahui seberapa besar tingkat produktivitasnya. Karenanya penelitian ini dilakukan untuk melakukan pengukuran produktivitas di Plant BM Gresik. Kemudian dilakukan identifikasi penyebab permasalahan produktivitas, sehingga bisa dilakukan upaya perbaikan dimasa akan datang. Metode yang digunakan adalah Objective Matrix (OMAX). Kriteria yang digunakan yaitu: bahan baku, energi listrik, jumlah tenaga kerja, bad product, rencana produksi dan kerusakan mesin. Berdasarkan hasil yang diperoleh, semua kriteria berada pada kondisi yang cukup buruk dan perlu dilakukan perbaikan. Karena nilai pada kriteria-kriteria tersebut didominasi nilai dibawah standar awal. Peningkatan produktivitas tertinggi terjadi pada periode 4 dengan nilai 0,659 dan penurunan produktivitas terendah terjadi pada periode 5 dengan nilai -0,622. Penurunan tingkat produktivitas ini disebabkan oleh faktor material, mesin, manusia, lingkungan dan metode kerja yang kurang baik
Abstrak (Clean): penelitian ini dilakukan di plant bm gresik plant bm gresik merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi paving namun secara umum produktivitas di lantai produksi plant bm gresik masih belum optimal pada tahun hasil produksi plant bm menurun plant bm juga tidak dapat memenuhi target produksi hal ini berbeda dengan tahun sebelumnya kondisi ini mengakibatkan terjadinya permasalahan produktivitas di plant bm gresik namun sejauh ini belum diketahui seberapa besar tingkat produktivitasnya karenanya penelitian ini dilakukan untuk melakukan pengukuran produktivitas di plant bm gresik kemudian dilakukan identifikasi penyebab permasalahan produktivitas sehingga bisa dilakukan upaya perbaikan dimasa akan datang metode yang digunakan adalah objective matrix omax kriteria yang digunakan yaitu bahan baku energi listrik jumlah tenaga kerja bad product rencana produksi dan kerusakan mesin berdasarkan hasil yang diperoleh semua kriteria berada pada kondisi yang cukup buruk dan perlu dilakukan perbaikan karena nilai pada kriteriakriteria tersebut didominasi nilai dibawah standar awal peningkatan produktivitas tertinggi terjadi pada periode dengan nilai dan penurunan produktivitas terendah terjadi pada periode dengan nilai penurunan tingkat produktivitas ini disebabkan oleh faktor material mesin manusia lingkungan dan metode kerja yang kurang baik
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian dilakukan plant bm gresik plant bm gresik perusahaan manufaktur memproduksi paving secara umum produktivitas lantai produksi plant bm gresik masih belum optimal tahun hasil produksi plant bm menurun plant bm dapat memenuhi target produksi berbeda tahun sebelumnya kondisi mengakibatkan terjadinya permasalahan produktivitas plant bm gresik sejauh belum diketahui seberapa besar tingkat produktivitasnya karenanya penelitian dilakukan melakukan pengukuran produktivitas plant bm gresik dilakukan identifikasi penyebab permasalahan produktivitas dilakukan upaya perbaikan dimasa datang metode digunakan objective matrix omax kriteria digunakan bahan baku energi listrik jumlah tenaga kerja bad product rencana produksi kerusakan mesin berdasarkan hasil diperoleh semua kriteria berada kondisi cukup buruk perlu dilakukan perbaikan nilai kriteriakriteria tersebut didominasi nilai dibawah standar awal peningkatan produktivitas tertinggi terjadi periode nilai penurunan produktivitas terendah terjadi periode nilai penurunan tingkat produktivitas disebabkan faktor material mesin manusia lingkungan metode kerja kurang baik
Abstrak (Stemmed): teliti laku plant bm gresik plant bm gresik usaha manufaktur produksi paving cara umum produktivitas lantai produksi plant bm gresik masih belum optimal tahun hasil produksi plant bm turun plant bm dapat penuh target produksi beda tahun belum kondisi akibat jadi masalah produktivitas plant bm gresik jauh belum tahu berapa besar tingkat produktivitas karena teliti laku laku ukur produktivitas plant bm gresik laku identifikasi sebab masalah produktivitas laku upaya baik masa datang metode guna objective matrix omax kriteria guna bahan baku energi listrik jumlah tenaga kerja bad product rencana produksi rusa mesin dasar hasil oleh semua kriteria ada kondisi cukup buruk perlu laku baik nilai kriteriakriteria sebut dominasi nilai bawah standar awal tingkat produktivitas tinggi jadi periode nilai turun produktivitas rendah jadi periode nilai turun tingkat produktivitas sebab faktor material mesin manusia lingkung metode kerja kurang baik
Abstrak (Corrected): elite lake plant be greek plant be greek sara manufacture produksi paving cara mum produktivitas lanai produksi plant be greek mash begum optimal thun hail produksi plant be turn plant be apart punch target produksi bed thun begum kondisi akbar jade marsala produktivitas plant be greek each begum tau berate bear dingbat produktivitas arena elite lake lake ukr produktivitas plant be greek lake identifikasi kebab marsala produktivitas lake pay back mass dating metope gun objective matrix max criteria gun bahai baku energy listeria mullah teenage era bad product recant produksi rush resin dakar hail olen sea criteria ada kondisi cutup burn peru lake back nilgai kriteriakriteria debut dominant nilgai away standard away dingbat produktivitas ting jade period nilgai turn produktivitas rental jade period nilgai turn dingbat produktivitas kebab factor material resin amnesia linking metope era during back
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produktivitas': 8, 'plant': 7, 'bm': 7, 'laku': 6, 'gresik': 5, 'produksi': 5, 'nilai': 4, 'belum': 3, 'turun': 3, 'jadi': 3, 'tingkat': 3, 'baik': 3, 'teliti': 2, 'tahun': 2, 'hasil': 2, 'kondisi': 2, 'masalah': 2, 'sebab': 2, 'metode': 2, 'guna': 2, 'kriteria': 2, 'kerja': 2, 'mesin': 2, 'periode': 2, 'usaha': 1, 'manufaktur': 1, 'paving': 1, 'cara': 1, 'umum': 1, 'lantai': 1, 'masih': 1, 'optimal': 1, 'dapat': 1, 'penuh': 1, 'target': 1, 'beda': 1, 'akibat': 1, 'jauh': 1, 'tahu': 1, 'berapa': 1, 'besar': 1, 'karena': 1, 'ukur': 1, 'identifikasi': 1, 'upaya': 1, 'masa': 1, 'datang': 1, 'objective': 1, 'matrix': 1, 'omax': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'energi': 1, 'listrik': 1, 'jumlah': 1, 'tenaga': 1, 'bad': 1, 'product': 1, 'rencana': 1, 'rusa': 1, 'dasar': 1, 'oleh': 1, 'semua': 1, 'ada': 1, 'cukup': 1, 'buruk': 1, 'perlu': 1, 'kriteriakriteria': 1, 'sebut': 1, 'dominasi': 1, 'bawah': 1, 'standar': 1, 'awal': 1, 'tinggi': 1, 'rendah': 1, 'faktor': 1, 'material': 1, 'manusia': 1, 'lingkung': 1, 'kurang': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 13, 'in': 11, 'productivity': 8, 'plant': 7, 'bm': 7, 'gresik': 7, 'is': 5, 'to': 5, 'a': 4, 'production': 4, 'and': 4, 'value': 4, 'was': 3, 'conducted': 3, 'criteria': 3, 'this': 2, 'research': 2, 'that': 2, 'but': 2, 'on': 2, 'it': 2, 's': 2, 'these': 2, 'problems': 2, 'level': 2, 'be': 2, 'method': 2, 'used': 2, 'bad': 2, 'machine': 2, 'occurred': 2, 'period': 2, 'decrease': 2, 'manufacturing': 1, 'company': 1, 'produces': 1, 'paving': 1, 'general': 1, 'floor': 1, 'still': 1, 'not': 1, 'optimal': 1, 'decreased': 1, 'can': 1, 't': 1, 'meet': 1, 'targets': 1, 'different': 1, 'from': 1, 'previous': 1, 'year': 1, 'conditions': 1, 'resulted': 1, 'unknown': 1, 'how': 1, 'much': 1, 'therefore': 1, 'measure': 1, 'then': 1, 'identification': 1, 'causes': 1, 'so': 1, 'could': 1, 'done': 1, 'an': 1, 'effort': 1, 'improve': 1, 'future': 1, 'objective': 1, 'matrix': 1, 'omax': 1, 'raw': 1, 'materials': 1, 'electrical': 1, 'energy': 1, 'work': 1, 'force': 1, 'product': 1, 'plan': 1, 'damage': 1, 'based': 1, 'results': 1, 'obtained': 1, 'all': 1, 'are': 1, 'at': 1, 'condition': 1, 'being': 1, 'enough': 1, 'needs': 1, 'improved': 1, 'because': 1, 'dominated': 1, 'under': 1, 'standard': 1, 'early': 1, 'highest': 1, 'increase': 1, 'lowest': 1, 'caused': 1, 'by': 1, 'factor': 1, 'material': 1, 'man': 1, 'environment': 1, 'poor': 1, 'working': 1})
-------------------------------------------
--- Data #199 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Irsyad Islami
Judul: Pemilihan Supplier Spon Menggunakan Metode ANP (Analytic Network Process)
Pembimbing 1: Ari Basuki, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Ika Deefi Anna, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Objek penelitian ini adalah sentra alas kaki Wedoro di UD. Alfian Jaya Sidoarjo merupakan salah satu sentra produsen pembuat alas kaki. Perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur ini memproduksi sandal jepit dengan rata-rata produksi kurang lebih 2.580 kodi/bulan dan perusahaan ini mempunyai banyak pesanan di pasar. Produksi yang sebanyak itu memerlukan pemilihan supplier dan bahan baku yang tepat agar cepat dalam produksinya. Ada empat Supplier yang menjadi pertimbangan perusahaan. Perusahaan ini selalu mengganti-ganti supplier dan hal ini berdampak dengan naik turunnya keuntungan, kegagalan dalam penjualan dikarenakan terlambatnya produksi dan tidak stabilnya. Penelitian ini membahas tentang Metode Analytic Network Process (ANP) adalah teori yang memungkinkan seorang pengambil keputusan menghadapi faktor-faktor yang saling berkaitan serta umpan balik secara sistematik. Metode ANP merupakan salah satu metode pengambilan keputusan yang telah dikembangkan berdasarkan banyaknya kriteria. Metode ini merupakan perkembangan lanjutan dari metode terdahulu yakni Metode Analytic Hierarchy Process (AHP). Dari hasil kesimpulan didapatkan bahwa Supplier yang menjadi alternatif di UD. Alfian Jaya ada empat supplier yakni Galaksi, Wedoro Jaya, H. Munir dan H. Wahab. Dari keempat supplier tersebut didapatkan hasil dengan urutan pertama yaitu supplier A (Galaksi) dengan nilai 0,16123375, urutan kedua supplier B (Wedoro Jaya) dengan nilai 0,135230876, urutan ketiga supplier D (H.Wahab) dengan nilai 0.096956033 dan urutan terakhir supplier C (H.Munir) dengan nilai 0,081622988. Peneliti menyarankan agar memilih supplier A yaitu Galaksi karena supplier A unggul daripada supplier-supplier yang lain.
Abstrak (Clean): objek penelitian ini adalah sentra alas kaki wedoro di ud alfian jaya sidoarjo merupakan salah satu sentra produsen pembuat alas kaki perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur ini memproduksi sandal jepit dengan ratarata produksi kurang lebih kodibulan dan perusahaan ini mempunyai banyak pesanan di pasar produksi yang sebanyak itu memerlukan pemilihan supplier dan bahan baku yang tepat agar cepat dalam produksinya ada empat supplier yang menjadi pertimbangan perusahaan perusahaan ini selalu menggantiganti supplier dan hal ini berdampak dengan naik turunnya keuntungan kegagalan dalam penjualan dikarenakan terlambatnya produksi dan tidak stabilnya penelitian ini membahas tentang metode analytic network process anp adalah teori yang memungkinkan seorang pengambil keputusan menghadapi faktorfaktor yang saling berkaitan serta umpan balik secara sistematik metode anp merupakan salah satu metode pengambilan keputusan yang telah dikembangkan berdasarkan banyaknya kriteria metode ini merupakan perkembangan lanjutan dari metode terdahulu yakni metode analytic hierarchy process ahp dari hasil kesimpulan didapatkan bahwa supplier yang menjadi alternatif di ud alfian jaya ada empat supplier yakni galaksi wedoro jaya h munir dan h wahab dari keempat supplier tersebut didapatkan hasil dengan urutan pertama yaitu supplier a galaksi dengan nilai urutan kedua supplier b wedoro jaya dengan nilai urutan ketiga supplier d hwahab dengan nilai dan urutan terakhir supplier c hmunir dengan nilai peneliti menyarankan agar memilih supplier a yaitu galaksi karena supplier a unggul daripada suppliersupplier yang lain
Abstrak (Stopwords Removed): objek penelitian sentra alas kaki wedoro ud alfian jaya sidoarjo salah satu sentra produsen pembuat alas kaki perusahaan bergerak bidang manufaktur memproduksi sandal jepit ratarata produksi kurang lebih kodibulan perusahaan mempunyai banyak pesanan pasar produksi sebanyak memerlukan pemilihan supplier bahan baku tepat cepat produksinya ada empat supplier menjadi pertimbangan perusahaan perusahaan selalu menggantiganti supplier berdampak naik turunnya keuntungan kegagalan penjualan dikarenakan terlambatnya produksi stabilnya penelitian membahas tentang metode analytic network process anp teori memungkinkan seorang pengambil keputusan menghadapi faktorfaktor saling berkaitan umpan balik secara sistematik metode anp salah satu metode pengambilan keputusan dikembangkan berdasarkan banyaknya kriteria metode perkembangan lanjutan metode terdahulu yakni metode analytic hierarchy process ahp hasil kesimpulan didapatkan supplier menjadi alternatif ud alfian jaya ada empat supplier yakni galaksi wedoro jaya h munir h wahab keempat supplier tersebut didapatkan hasil urutan pertama supplier a galaksi nilai urutan kedua supplier b wedoro jaya nilai urutan ketiga supplier d hwahab nilai urutan terakhir supplier c hmunir nilai peneliti menyarankan memilih supplier a galaksi supplier a unggul daripada suppliersupplier lain
Abstrak (Stemmed): objek teliti sentra alas kaki wedoro ud alfian jaya sidoarjo salah satu sentra produsen buat alas kaki usaha gerak bidang manufaktur produksi sandal jepit ratarata produksi kurang lebih kodibulan usaha punya banyak pesan pasar produksi banyak perlu pilih supplier bahan baku tepat cepat produksi ada empat supplier jadi timbang usaha usaha selalu menggantiganti supplier dampak naik turun untung gagal jual karena lambat produksi stabil teliti bahas tentang metode analytic network process anp teori mungkin orang ambil putus hadap faktorfaktor saling kait umpan balik cara sistematik metode anp salah satu metode ambil putus kembang dasar banyak kriteria metode kembang lanjut metode dahulu yakni metode analytic hierarchy process ahp hasil simpul dapat supplier jadi alternatif ud alfian jaya ada empat supplier yakni galaksi wedoro jaya h munir h wahab empat supplier sebut dapat hasil urut pertama supplier a galaksi nilai urut dua supplier b wedoro jaya nilai urut tiga supplier d hwahab nilai urut akhir supplier c hmunir nilai teliti saran pilih supplier a galaksi supplier a unggul daripada suppliersupplier lain
Abstrak (Corrected): objet elite sentry alas kaki pedro up alien jay sidoarjo salad sat sentry produce but alas kaki sara gera biding manufacture produksi sandal kept ratarata produksi during leash kodibulan sara puny banyan pecan paar produksi banyan peru pilch supplier bahai baku teat eat produksi ada expat supplier jade timing sara sara sell menggantiganti supplier damp nail turn unsung gaga dual arena lambast produksi stabile elite baas tenting metope analytic network process and tori munchkin orang ambit puts hadar faktorfaktor saying wait man balk cara systematic metope and salad sat metope ambit puts embank dakar banyan criteria metope embank layout metope dahl yank metope analytic hierarchy process ah hail simple apart supplier jade alternative up alien jay ada expat supplier yank galas pedro jay h muir h ahab expat supplier debut apart hail rut pertain supplier a galas nilgai rut due supplier b pedro jay nilgai rut toga supplier d ahab nilgai rut air supplier c muir nilgai elite saran pilch supplier a galas supplier a lungful daripada suppliersupplier lain
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'supplier': 12, 'metode': 6, 'produksi': 5, 'jaya': 4, 'usaha': 4, 'urut': 4, 'nilai': 4, 'teliti': 3, 'wedoro': 3, 'banyak': 3, 'empat': 3, 'galaksi': 3, 'a': 3, 'sentra': 2, 'alas': 2, 'kaki': 2, 'ud': 2, 'alfian': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'pilih': 2, 'ada': 2, 'jadi': 2, 'analytic': 2, 'process': 2, 'anp': 2, 'ambil': 2, 'putus': 2, 'kembang': 2, 'yakni': 2, 'hasil': 2, 'dapat': 2, 'h': 2, 'objek': 1, 'sidoarjo': 1, 'produsen': 1, 'buat': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'manufaktur': 1, 'sandal': 1, 'jepit': 1, 'ratarata': 1, 'kurang': 1, 'lebih': 1, 'kodibulan': 1, 'punya': 1, 'pesan': 1, 'pasar': 1, 'perlu': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'tepat': 1, 'cepat': 1, 'timbang': 1, 'selalu': 1, 'menggantiganti': 1, 'dampak': 1, 'naik': 1, 'turun': 1, 'untung': 1, 'gagal': 1, 'jual': 1, 'karena': 1, 'lambat': 1, 'stabil': 1, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'network': 1, 'teori': 1, 'mungkin': 1, 'orang': 1, 'hadap': 1, 'faktorfaktor': 1, 'saling': 1, 'kait': 1, 'umpan': 1, 'balik': 1, 'cara': 1, 'sistematik': 1, 'dasar': 1, 'kriteria': 1, 'lanjut': 1, 'dahulu': 1, 'hierarchy': 1, 'ahp': 1, 'simpul': 1, 'alternatif': 1, 'munir': 1, 'wahab': 1, 'sebut': 1, 'pertama': 1, 'dua': 1, 'b': 1, 'tiga': 1, 'd': 1, 'hwahab': 1, 'akhir': 1, 'c': 1, 'hmunir': 1, 'saran': 1, 'unggul': 1, 'daripada': 1, 'suppliersupplier': 1, 'lain': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 14, 'a': 13, 'supplier': 9, 'is': 8, 'and': 8, 'with': 7, 'method': 6, 'that': 6, 'in': 5, 'this': 4, 'jaya': 4, 'production': 4, 'are': 4, 'suppliers': 4, 'to': 4, 'value': 4, 'wedoro': 3, 'company': 3, 'four': 3, 'galaxy': 3, 'study': 2, 'center': 2, 'footwear': 2, 'ud': 2, 'alfian': 2, 'an': 2, 'has': 2, 'as': 2, 'there': 2, 'analytic': 2, 'process': 2, 'anp': 2, 'results': 2, 'obtained': 2, 'h': 2, 'order': 2, 'object': 1, 'at': 1, 'sidoarjo': 1, 'manufacturer': 1, 'companies': 1, 'engaged': 1, 'manufacturing': 1, 'producing': 1, 'flipflops': 1, 'average': 1, 'approximately': 1, 'scores': 1, 'month': 1, 'lot': 1, 'orders': 1, 'market': 1, 'much': 1, 'it': 1, 'requires': 1, 'selection': 1, 'appropriate': 1, 'raw': 1, 'materials': 1, 'its': 1, 'so': 1, 'fast': 1, 'into': 1, 'consideration': 1, 'always': 1, 'flipping': 1, 'affects': 1, 'rise': 1, 'fall': 1, 'profits': 1, 'failure': 1, 'sales': 1, 'due': 1, 'delays': 1, 'unstable': 1, 'discusses': 1, 'network': 1, 'theory': 1, 'allows': 1, 'decision': 1, 'maker': 1, 'deal': 1, 'factors': 1, 'interrelated': 1, 'feedback': 1, 'systematically': 1, 'one': 1, 'decisionmaking': 1, 'been': 1, 'developed': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'many': 1, 'criteria': 1, 'further': 1, 'development': 1, 'previous': 1, 'hierarchy': 1, 'ahp': 1, 'from': 1, 'conclusion': 1, 'alternative': 1, 'for': 1, 'munir': 1, 'wahab': 1, 'first': 1, 'namely': 1, 'second': 1, 'b': 1, 'third': 1, 'd': 1, 'hwahab': 1, 'last': 1, 'c': 1, 'hmunir': 1, 'researchers': 1, 'suggest': 1, 'choosing': 1, 'because': 1, 'superior': 1, 'other': 1})
-------------------------------------------
--- Data #200 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Fitri Agtusi
Judul: Pengaruh Orientasi Pasar, Struktur Permodalan Dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Terhadap Tingkat Adopsi Teknologi (Studi Kasus : Sentra Industri Konveksi Desa Tritunggal, Kabupaten Lamongan)
Pembimbing 1: Tri Sita Novianti, S.TP.M.T
Pembimbing 2: Agus Salim, S.T.M.T
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Indonesia memiliki banyak kelompok industri kecil yang mempunyai peran strategis dalam peningkatan, perluasan lapangan kerja dan kesempetan berusaha. Teknologi merupakan sumber kekuatan untuk industrialisasi, meningkatkan produktifitas, menyokong pertumbuhan kinerja dan memperbaiki standar hidup suatu negara. Teknologi tidak hanya berperan penting di perusahaan dengan skala besar namun juga memiliki arti penting bagi perusahaan skala menengah dan kecil. Adopsi teknologi yang ingin diterapkan dalam sentra industri konveksi di Lamongan diharapkan dapat meningkatkan skala bisnis. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Orientasi Pasar, Struktur Permodalan, Kompetensi Sumber Daya Manusia dan Tingkat Adopsi Teknologi. Melanjutkan dari penelitian sebelumnya Aditya (2012), dalam variabel-variabel tersebut apakah dapat mempengaruhi Tingkat Adopsi Teknologi (TAT) pada UKM konveksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan software smartPLS 3.0. Variabel yang mempengaruhi TAT yaitu Orientasi Pasar dengan dengan nilai T-statistik sebesar 2,110 > 1,68 (t-tabel signifikan 5% = 1,68), variabel selanjutnya yaitu struktur permodalan dengan nilai T-statistik sebesar 1,973 > 1,68 (t-tabel signifikan 5% = 1,68).
Kata Kunci : Orientasi Pasar, Struktur Permodalan, Kompetensi SDM, Tingkat Adopsi Teknologi, PLS (Partial Least Square)
Abstrak (Clean): abstrak indonesia memiliki banyak kelompok industri kecil yang mempunyai peran strategis dalam peningkatan perluasan lapangan kerja dan kesempetan berusaha teknologi merupakan sumber kekuatan untuk industrialisasi meningkatkan produktifitas menyokong pertumbuhan kinerja dan memperbaiki standar hidup suatu negara teknologi tidak hanya berperan penting di perusahaan dengan skala besar namun juga memiliki arti penting bagi perusahaan skala menengah dan kecil adopsi teknologi yang ingin diterapkan dalam sentra industri konveksi di lamongan diharapkan dapat meningkatkan skala bisnis variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu orientasi pasar struktur permodalan kompetensi sumber daya manusia dan tingkat adopsi teknologi melanjutkan dari penelitian sebelumnya aditya dalam variabelvariabel tersebut apakah dapat mempengaruhi tingkat adopsi teknologi tat pada ukm konveksi metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan partial least square pls dengan software smartpls variabel yang mempengaruhi tat yaitu orientasi pasar dengan dengan nilai tstatistik sebesar ttabel signifikan variabel selanjutnya yaitu struktur permodalan dengan nilai tstatistik sebesar ttabel signifikan kata kunci orientasi pasar struktur permodalan kompetensi sdm tingkat adopsi teknologi pls partial least square
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak indonesia memiliki banyak kelompok industri kecil mempunyai peran strategis peningkatan perluasan lapangan kerja kesempetan berusaha teknologi sumber kekuatan industrialisasi meningkatkan produktifitas menyokong pertumbuhan kinerja memperbaiki standar hidup negara teknologi berperan penting perusahaan skala besar memiliki arti penting bagi perusahaan skala menengah kecil adopsi teknologi ingin diterapkan sentra industri konveksi lamongan diharapkan dapat meningkatkan skala bisnis variabel digunakan penelitian orientasi pasar struktur permodalan kompetensi sumber daya manusia tingkat adopsi teknologi melanjutkan penelitian sebelumnya aditya variabelvariabel tersebut apakah dapat mempengaruhi tingkat adopsi teknologi tat ukm konveksi metode digunakan penelitian menggunakan partial least square pls software smartpls variabel mempengaruhi tat orientasi pasar nilai tstatistik sebesar ttabel signifikan variabel selanjutnya struktur permodalan nilai tstatistik sebesar ttabel signifikan kata kunci orientasi pasar struktur permodalan kompetensi sdm tingkat adopsi teknologi pls partial least square
Abstrak (Stemmed): abstrak indonesia milik banyak kelompok industri kecil punya peran strategis tingkat luas lapang kerja kesempetan usaha teknologi sumber kuat industrialisasi tingkat produktifitas sokong tumbuh kerja baik standar hidup negara teknologi peran penting usaha skala besar milik arti penting bagi usaha skala tengah kecil adopsi teknologi ingin terap sentra industri konveksi lamongan harap dapat tingkat skala bisnis variabel guna teliti orientasi pasar struktur modal kompetensi sumber daya manusia tingkat adopsi teknologi lanjut teliti belum aditya variabelvariabel sebut apakah dapat pengaruh tingkat adopsi teknologi tat ukm konveksi metode guna teliti guna partial least square pls software smartpls variabel pengaruh tat orientasi pasar nilai tstatistik besar ttabel signifikan variabel lanjut struktur modal nilai tstatistik besar ttabel signifikan kata kunci orientasi pasar struktur modal kompetensi sdm tingkat adopsi teknologi pls partial least square
Abstrak (Corrected): abstract indonesia milk banyan kelompok industry cecil puny pecan strategic dingbat lucas laying era kesempetan sara teknologi number kurt industrialists dingbat produktifitas soong tumble era back standard hide megara teknologi pecan panting sara skald bear milk art panting bag sara skald length cecil adopt teknologi begin trap sentry industry konveksi laconian harp apart dingbat skald basis variable gun elite oriental paar structure modal kompetensi number day amnesia dingbat adopt teknologi layout elite begum anita variabelvariabel debut halakah apart pengaruh dingbat adopt teknologi tat um konveksi metope gun elite gun partial least square plus software smarts variable pengaruh tat oriental paar nilgai statistic bear table significant variable layout structure modal nilgai statistic bear table significant data bunch oriental paar structure modal kompetensi sum dingbat adopt teknologi plus partial least square
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tingkat': 6, 'teknologi': 6, 'adopsi': 4, 'usaha': 3, 'skala': 3, 'besar': 3, 'variabel': 3, 'guna': 3, 'teliti': 3, 'orientasi': 3, 'pasar': 3, 'struktur': 3, 'modal': 3, 'milik': 2, 'industri': 2, 'kecil': 2, 'peran': 2, 'kerja': 2, 'sumber': 2, 'penting': 2, 'konveksi': 2, 'dapat': 2, 'kompetensi': 2, 'lanjut': 2, 'pengaruh': 2, 'tat': 2, 'partial': 2, 'least': 2, 'square': 2, 'pls': 2, 'nilai': 2, 'tstatistik': 2, 'ttabel': 2, 'signifikan': 2, 'abstrak': 1, 'indonesia': 1, 'banyak': 1, 'kelompok': 1, 'punya': 1, 'strategis': 1, 'luas': 1, 'lapang': 1, 'kesempetan': 1, 'kuat': 1, 'industrialisasi': 1, 'produktifitas': 1, 'sokong': 1, 'tumbuh': 1, 'baik': 1, 'standar': 1, 'hidup': 1, 'negara': 1, 'arti': 1, 'bagi': 1, 'tengah': 1, 'ingin': 1, 'terap': 1, 'sentra': 1, 'lamongan': 1, 'harap': 1, 'bisnis': 1, 'daya': 1, 'manusia': 1, 'belum': 1, 'aditya': 1, 'variabelvariabel': 1, 'sebut': 1, 'apakah': 1, 'ukm': 1, 'metode': 1, 'software': 1, 'smartpls': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'sdm': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 14, 'the': 12, 'in': 9, 'technology': 6, 'a': 4, 'and': 4, 'is': 4, 'with': 4, 'adoption': 4, 'that': 3, 'for': 3, 'scale': 3, 'variables': 3, 'this': 3, 'market': 3, 'orientation': 3, 'capital': 3, 'structure': 3, 'has': 2, 'small': 2, 'role': 2, 'business': 2, 'improve': 2, 'to': 2, 'convection': 2, 'used': 2, 'study': 2, 'are': 2, 'human': 2, 'resource': 2, 'competencies': 2, 'level': 2, 'method': 2, 'tstatistic': 2, 'significant': 2, 'ttable': 2, 'abstract': 1, 'indonesia': 1, 'many': 1, 'groups': 1, 'industries': 1, 'have': 1, 'strategic': 1, 'improvement': 1, 'expansion': 1, 'employment': 1, 'opportunity': 1, 'source': 1, 'strength': 1, 'industrialization': 1, 'productivity': 1, 'sustain': 1, 'growth': 1, 'living': 1, 'standards': 1, 'performance': 1, 'country': 1, 'not': 1, 'only': 1, 'playsan': 1, 'important': 1, 'company': 1, 'large': 1, 'but': 1, 'also': 1, 'significance': 1, 'medium': 1, 'enterprises': 1, 'be': 1, 'applied': 1, 'industrial': 1, 'centers': 1, 'lamongan': 1, 'expected': 1, 'increase': 1, 'continued': 1, 'from': 1, 'previous': 1, 'studies': 1, 'aditya': 1, 'these': 1, 'could': 1, 'influence': 1, 'whether': 1, 'rate': 1, 'smses': 1, 'research': 1, 'us': 1, 'pls': 1, 'partial': 1, 'least': 1, 'square': 1, 'software': 1, 'smartpls': 1, 'effect': 1, 'tat': 1, 'value': 1, 'next': 1, 'variable': 1, 'values': 1, 'key': 1, 'word': 1})
-------------------------------------------
--- Data #201 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: DWI INDRA SETIYANTO., ST
Judul: PENGENALAN LOKASI DAN MINIMASI JARAK TEMPUH PERGERAKAN ROBOT PEMADAM API DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA
Pembimbing 1: SAMSUL AMAR., ST., Msc.
Pembimbing 2: MUHAMMAD FUAD., S.Kom., MT.
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Robot pemadam api merupakan robot dengan misi untuk memadamkan api pada suatu arena yang telah ditentukan. Untuk dapat menemukan sumber api metode yang paling sering digunakan adalah wall follower. Namun jika robot hanya mengandalkan metode ini robot memiliki beberapa kekurangan, salah satunya yaitu robot tidak dapat mengambil jalur terdekat untuk menemukan api. Algoritma genetika merupakan solusi yang digunakan untuk pencarian jalur terpendek dengan pendekatan Traveling Salesmen Problem (TSP). Pengenalan lokasi dibutukan agar robot dapat mengetahui titik awal dia berada. Pada tahap ini robot akan membaca kondisi lingkungan, lalu menyimpulkan posisi saat ini robot berada sesuai dengan program yang telah diperintahkan. Kombinasi dari metode wall follower, pengenalan lokasi dan algoritma genetika diharapkan dapat mempercepat pergerakan robot dalam menyelesaikan misi memadamkan api. Pengujian kehandalan kombinasi dari ketiga metode tersebut dilakukan dengan 18 posisi start dan posisi api yang berberda, setelah itu dibandingkan dengan pengujian robot dengan menggunakan metode wall follower. Hasil dari pembandingan dua jenis uji coba ini yaitu pada uji coba dengan kombinasi tiga metode dengan 18 kali percobaan robot dapat memadamkan api seluruhnya dengan waktu rata-rata 98,56 detik. Sedangkan untuk percobaan dengan wall follower robot hanya 3 kali dapat memadamkan 5 api dengan waktu 151, 126 dan 138 detik dengan waktu rata-rata 18 kali percobaan adalah 153,94 detik. Dari hasil tersebut maka kombinasi metode wall follower, pengenalan lokasi dan algoritma genetika dapat mempengaruhi jarak yang ditempuh pergerakan robot pemadam api yang dapat dilihat dari waktu tempuh rata-rata dari 18 kali percobaan yang lebih singkat.
Kata Kunci: Robot Pemadam Api, Wall Follower, Pengenalan Lokasi Dan Algoritma Genetika.
Abstrak (Clean): abstrak robot pemadam api merupakan robot dengan misi untuk memadamkan api pada suatu arena yang telah ditentukan untuk dapat menemukan sumber api metode yang paling sering digunakan adalah wall follower namun jika robot hanya mengandalkan metode ini robot memiliki beberapa kekurangan salah satunya yaitu robot tidak dapat mengambil jalur terdekat untuk menemukan api algoritma genetika merupakan solusi yang digunakan untuk pencarian jalur terpendek dengan pendekatan traveling salesmen problem tsp pengenalan lokasi dibutukan agar robot dapat mengetahui titik awal dia berada pada tahap ini robot akan membaca kondisi lingkungan lalu menyimpulkan posisi saat ini robot berada sesuai dengan program yang telah diperintahkan kombinasi dari metode wall follower pengenalan lokasi dan algoritma genetika diharapkan dapat mempercepat pergerakan robot dalam menyelesaikan misi memadamkan api pengujian kehandalan kombinasi dari ketiga metode tersebut dilakukan dengan posisi start dan posisi api yang berberda setelah itu dibandingkan dengan pengujian robot dengan menggunakan metode wall follower hasil dari pembandingan dua jenis uji coba ini yaitu pada uji coba dengan kombinasi tiga metode dengan kali percobaan robot dapat memadamkan api seluruhnya dengan waktu ratarata detik sedangkan untuk percobaan dengan wall follower robot hanya kali dapat memadamkan api dengan waktu dan detik dengan waktu ratarata kali percobaan adalah detik dari hasil tersebut maka kombinasi metode wall follower pengenalan lokasi dan algoritma genetika dapat mempengaruhi jarak yang ditempuh pergerakan robot pemadam api yang dapat dilihat dari waktu tempuh ratarata dari kali percobaan yang lebih singkat kata kunci robot pemadam api wall follower pengenalan lokasi dan algoritma genetika
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak robot pemadam api robot misi memadamkan api arena ditentukan dapat menemukan sumber api metode paling sering digunakan wall follower jika robot mengandalkan metode robot memiliki beberapa kekurangan salah satunya robot dapat mengambil jalur terdekat menemukan api algoritma genetika solusi digunakan pencarian jalur terpendek pendekatan traveling salesmen problem tsp pengenalan lokasi dibutukan robot dapat mengetahui titik awal dia berada tahap robot membaca kondisi lingkungan lalu menyimpulkan posisi robot berada sesuai program diperintahkan kombinasi metode wall follower pengenalan lokasi algoritma genetika diharapkan dapat mempercepat pergerakan robot menyelesaikan misi memadamkan api pengujian kehandalan kombinasi ketiga metode tersebut dilakukan posisi start posisi api berberda dibandingkan pengujian robot menggunakan metode wall follower hasil pembandingan dua jenis uji coba uji coba kombinasi tiga metode kali percobaan robot dapat memadamkan api seluruhnya waktu ratarata detik sedangkan percobaan wall follower robot kali dapat memadamkan api waktu detik waktu ratarata kali percobaan detik hasil tersebut kombinasi metode wall follower pengenalan lokasi algoritma genetika dapat mempengaruhi jarak ditempuh pergerakan robot pemadam api dapat dilihat waktu tempuh ratarata kali percobaan lebih singkat kata kunci robot pemadam api wall follower pengenalan lokasi algoritma genetika
Abstrak (Stemmed): abstrak robot madam api robot misi madam api arena tentu dapat temu sumber api metode paling sering guna wall follower jika robot andal metode robot milik beberapa kurang salah satu robot dapat ambil jalur dekat temu api algoritma genetika solusi guna cari jalur pendek dekat traveling salesmen problem tsp kenal lokasi dibutukan robot dapat tahu titik awal dia ada tahap robot baca kondisi lingkung lalu simpul posisi robot ada sesuai program perintah kombinasi metode wall follower kenal lokasi algoritma genetika harap dapat cepat gera robot selesai misi madam api uji kehandalan kombinasi tiga metode sebut laku posisi start posisi api berberda banding uji robot guna metode wall follower hasil banding dua jenis uji coba uji coba kombinasi tiga metode kali coba robot dapat madam api seluruh waktu ratarata detik sedang coba wall follower robot kali dapat madam api waktu detik waktu ratarata kali coba detik hasil sebut kombinasi metode wall follower kenal lokasi algoritma genetika dapat pengaruh jarak tempuh gera robot madam api dapat lihat waktu tempuh ratarata kali coba lebih singkat kata kunci robot madam api wall follower kenal lokasi algoritma genetika
Abstrak (Corrected): abstract robot madam ape robot miss madam ape arena tent apart temp number ape metope paling seeing gun wall follower pika robot anal metope robot milk beberapa during salad sat robot apart ambit value dead temp ape algorithm genetic solus gun care value pended dead traveling salesmen problem top penal loki dibutukan robot apart tau titis away did ada that robot back kondisi linking lulu simple polish robot ada sexual program perineal kombinasi metope wall follower penal loki algorithm genetic harp apart eat gera robot seesaw miss madam ape uni kehandalan kombinasi toga metope debut lake polish start polish ape berbera banding uni robot gun metope wall follower hail banding due penis uni coma uni coma kombinasi toga metope kali coma robot apart madam ape seluruh want ratarata devil sedan coma wall follower robot kali apart madam ape want devil want ratarata kali coma devil hail debut kombinasi metope wall follower penal loki algorithm genetic apart pengaruh arak tempeh gera robot madam ape apart that want tempeh ratarata kali coma leash dingbat data bunch robot madam ape wall follower penal loki algorithm genetic
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'robot': 14, 'api': 10, 'dapat': 8, 'madam': 7, 'metode': 7, 'wall': 6, 'follower': 6, 'coba': 6, 'algoritma': 4, 'genetika': 4, 'kenal': 4, 'lokasi': 4, 'kombinasi': 4, 'uji': 4, 'kali': 4, 'waktu': 4, 'guna': 3, 'posisi': 3, 'ratarata': 3, 'detik': 3, 'misi': 2, 'temu': 2, 'jalur': 2, 'dekat': 2, 'ada': 2, 'gera': 2, 'tiga': 2, 'sebut': 2, 'banding': 2, 'hasil': 2, 'tempuh': 2, 'abstrak': 1, 'arena': 1, 'tentu': 1, 'sumber': 1, 'paling': 1, 'sering': 1, 'jika': 1, 'andal': 1, 'milik': 1, 'beberapa': 1, 'kurang': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'ambil': 1, 'solusi': 1, 'cari': 1, 'pendek': 1, 'traveling': 1, 'salesmen': 1, 'problem': 1, 'tsp': 1, 'dibutukan': 1, 'tahu': 1, 'titik': 1, 'awal': 1, 'dia': 1, 'tahap': 1, 'baca': 1, 'kondisi': 1, 'lingkung': 1, 'lalu': 1, 'simpul': 1, 'sesuai': 1, 'program': 1, 'perintah': 1, 'harap': 1, 'cepat': 1, 'selesai': 1, 'kehandalan': 1, 'laku': 1, 'start': 1, 'berberda': 1, 'dua': 1, 'jenis': 1, 'seluruh': 1, 'sedang': 1, 'pengaruh': 1, 'jarak': 1, 'lihat': 1, 'lebih': 1, 'singkat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 32, 'fire': 11, 'to': 11, 'robot': 10, 'of': 10, 'wall': 8, 'is': 7, 'follower': 7, 'and': 7, 'with': 6, 'out': 6, 'method': 6, 'in': 5, 'a': 4, 'put': 4, 'that': 4, 'find': 4, 'genetic': 4, 'location': 4, 'fighting': 3, 'at': 3, 'an': 3, 'has': 3, 'used': 3, 'this': 3, 'recognition': 3, 'can': 3, 'position': 3, 'algorithms': 3, 'mission': 2, 'been': 2, 'be': 2, 'solely': 2, 'robots': 2, 'path': 2, 'for': 2, 'then': 2, 'combination': 2, 'are': 2, 'complete': 2, 'methods': 2, 'as': 2, 'result': 2, 'average': 2, 'time': 2, 'seconds': 2, 'abstract': 1, 'arena': 1, 'determined': 1, 'able': 1, 'source': 1, 'most': 1, 'frequently': 1, 'reliable': 1, 'enough': 1, 'down': 1, 'room': 1, 'it': 1, 'but': 1, 'if': 1, 'rely': 1, 'on': 1, 'some': 1, 'drawbacks': 1, 'one': 1, 'which': 1, 'namely': 1, 'cant': 1, 'take': 1, 'nearest': 1, 'algorithm': 1, 'searching': 1, 'shortest': 1, 'traveling': 1, 'salesmen': 1, 'problem': 1, 'tsp': 1, 'required': 1, 'so': 1, 'he': 1, 'was': 1, 'starting': 1, 'point': 1, 'stage': 1, 'will': 1, 'read': 1, 'environmental': 1, 'conditions': 1, 'conclude': 1, 'current': 1, 'accordance': 1, 'program': 1, 'ordered': 1, 'expected': 1, 'speed': 1, 'up': 1, 'movement': 1, 'putting': 1, 'results': 1, 'performance': 1, 'measured': 1, 'start': 1, 'afterwards': 1, 'compared': 1, 'approach': 1, 'different': 1, 'proposed': 1, 'completely': 1, 'experiment': 1, 'only': 1, 'times': 1, 'requires': 1, 'second': 1, 'job': 1, 'shows': 1, 'introduction': 1, 'more': 1, 'effective': 1, 'faster': 1, 'following': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #202 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ila Yulistina
Judul: Identifikasi Variabel-Variabel dari Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keunggulan Bersaing Perbankan (Studi Kasus : Bank Tabungan Negara Kantor Cabang Bangkalan)
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso S.Si.,M.T
Pembimbing 2: Ida Lumintu, S.T., M.T., P.h.D
Abstrak (Raw): Banyaknya perbankan saat ini akan menimbulkan persaingan antara perbankan yang satu dengan perbankan yang lainnya. Diketahui terdapat enam faktor yang dapat mempengaruhi keunggulan bersaing perbankan yaitu faktor loyalitas pelanggan, faktor kualitas layanan, faktor kepuasan nasabah, faktor inovasi, faktor pengamatan lingkungan, dan faktor implementasi strategi diferensiasi. Keenam faktor tersebut tidak dapat diukur secara langsung sehingga harus dilakukan pengidentifikasian terhadap variabel-variabel pengukurnya. Dalam pengolahan data dengan menggunakan analisis faktor dengan metode confirmatory factor analysis dan 125 responden .Dengan presentase 52.301% varians variabilitas variabel kebiasaan transaksi, pembelian ulang, rekomendasi, dan komitmen dapat dijelaskan oleh faktor loyalitas pelanggan. Dengan presentase 47.259% varians variabilitas variabel tangible, emphaty, responsiveness, assurance, cepat akurat member layanan, dan variabel perhatian sikap pegawai dalam melayani dapat dijelaskan oleh faktor kualitas layanan. Dengan presentase 52.417% varians variabilitas variabel rasa senang, kepuasan layanan, kepuasan fasilitas, dan variabel financial dapat dijelaskan oleh faktor kepuasan nasabah. Dengan presentase 45.768% varians variabilitas variabel inovasi produk tabungan, inovasi layanan, dan variabel inovasi fasilitas yang ditawarkan dapat dijelaskan oleh faktor inovasi. Dengan presentase 51.495% varians variabilitas variabel tindakan pesaing yang kompetitif, kemajuan tekhnologi, dan variabel permintaan nasabah dapat dijelaskan oleh faktor pengamatan lingkungan. Dengan presentase 55.728% varians variabilitas variabel kemudahan pemeliharaan dibandingkan produk sejenis, kualitas produk yang baik dibandingkan dengan pesaing, dan variabel pengelolaan serta manfaat biaya diferensiasi dapat dijelaskan oleh faktor implementasi strategi diferensiasi.
Kata kunci : Analisis Faktor. Confirmatory factor analysis. Keunggulan Bersaing.
Abstrak (Clean): banyaknya perbankan saat ini akan menimbulkan persaingan antara perbankan yang satu dengan perbankan yang lainnya diketahui terdapat enam faktor yang dapat mempengaruhi keunggulan bersaing perbankan yaitu faktor loyalitas pelanggan faktor kualitas layanan faktor kepuasan nasabah faktor inovasi faktor pengamatan lingkungan dan faktor implementasi strategi diferensiasi keenam faktor tersebut tidak dapat diukur secara langsung sehingga harus dilakukan pengidentifikasian terhadap variabelvariabel pengukurnya dalam pengolahan data dengan menggunakan analisis faktor dengan metode confirmatory factor analysis dan responden dengan presentase varians variabilitas variabel kebiasaan transaksi pembelian ulang rekomendasi dan komitmen dapat dijelaskan oleh faktor loyalitas pelanggan dengan presentase varians variabilitas variabel tangible emphaty responsiveness assurance cepat akurat member layanan dan variabel perhatian sikap pegawai dalam melayani dapat dijelaskan oleh faktor kualitas layanan dengan presentase varians variabilitas variabel rasa senang kepuasan layanan kepuasan fasilitas dan variabel financial dapat dijelaskan oleh faktor kepuasan nasabah dengan presentase varians variabilitas variabel inovasi produk tabungan inovasi layanan dan variabel inovasi fasilitas yang ditawarkan dapat dijelaskan oleh faktor inovasi dengan presentase varians variabilitas variabel tindakan pesaing yang kompetitif kemajuan tekhnologi dan variabel permintaan nasabah dapat dijelaskan oleh faktor pengamatan lingkungan dengan presentase varians variabilitas variabel kemudahan pemeliharaan dibandingkan produk sejenis kualitas produk yang baik dibandingkan dengan pesaing dan variabel pengelolaan serta manfaat biaya diferensiasi dapat dijelaskan oleh faktor implementasi strategi diferensiasi kata kunci analisis faktor confirmatory factor analysis keunggulan bersaing
Abstrak (Stopwords Removed): banyaknya perbankan menimbulkan persaingan antara perbankan satu perbankan lainnya diketahui terdapat enam faktor dapat mempengaruhi keunggulan bersaing perbankan faktor loyalitas pelanggan faktor kualitas layanan faktor kepuasan nasabah faktor inovasi faktor pengamatan lingkungan faktor implementasi strategi diferensiasi keenam faktor tersebut dapat diukur secara langsung harus dilakukan pengidentifikasian variabelvariabel pengukurnya pengolahan data menggunakan analisis faktor metode confirmatory factor analysis responden presentase varians variabilitas variabel kebiasaan transaksi pembelian ulang rekomendasi komitmen dapat dijelaskan faktor loyalitas pelanggan presentase varians variabilitas variabel tangible emphaty responsiveness assurance cepat akurat member layanan variabel perhatian sikap pegawai melayani dapat dijelaskan faktor kualitas layanan presentase varians variabilitas variabel rasa senang kepuasan layanan kepuasan fasilitas variabel financial dapat dijelaskan faktor kepuasan nasabah presentase varians variabilitas variabel inovasi produk tabungan inovasi layanan variabel inovasi fasilitas ditawarkan dapat dijelaskan faktor inovasi presentase varians variabilitas variabel tindakan pesaing kompetitif kemajuan tekhnologi variabel permintaan nasabah dapat dijelaskan faktor pengamatan lingkungan presentase varians variabilitas variabel kemudahan pemeliharaan dibandingkan produk sejenis kualitas produk baik dibandingkan pesaing variabel pengelolaan manfaat biaya diferensiasi dapat dijelaskan faktor implementasi strategi diferensiasi kata kunci analisis faktor confirmatory factor analysis keunggulan bersaing
Abstrak (Stemmed): banyak perban timbul saing antara perban satu perban lain tahu dapat enam faktor dapat pengaruh unggul saing perban faktor loyalitas langgan faktor kualitas layan faktor puas nasabah faktor inovasi faktor amat lingkung faktor implementasi strategi diferensiasi enam faktor sebut dapat ukur cara langsung harus laku identifikasi variabelvariabel ukur olah data guna analisis faktor metode confirmatory factor analysis responden presentase varians variabilitas variabel biasa transaksi beli ulang rekomendasi komitmen dapat jelas faktor loyalitas langgan presentase varians variabilitas variabel tangible emphaty responsiveness assurance cepat akurat member layan variabel perhati sikap pegawai layan dapat jelas faktor kualitas layan presentase varians variabilitas variabel rasa senang puas layan puas fasilitas variabel financial dapat jelas faktor puas nasabah presentase varians variabilitas variabel inovasi produk tabung inovasi layan variabel inovasi fasilitas tawar dapat jelas faktor inovasi presentase varians variabilitas variabel tindak saing kompetitif maju tekhnologi variabel minta nasabah dapat jelas faktor amat lingkung presentase varians variabilitas variabel mudah pelihara banding produk jenis kualitas produk baik banding saing variabel kelola manfaat biaya diferensiasi dapat jelas faktor implementasi strategi diferensiasi kata kunci analisis faktor confirmatory factor analysis unggul saing
Abstrak (Corrected): banyan person timbal saying angara person sat person lain tau apart exam factor apart pengaruh lungful saying person factor loyalties hangman factor kualitas layman factor puts casaba factor novas factor mat linking factor implements strategy diferensiasi exam factor debut apart ukr cara lansing harms lake identifikasi variabelvariabel ukr blah data gun analysis factor metope confirmatory factor analysis responded presents variant variability variable bias transaksi bell slang rekomendasi komitmen apart jells factor loyalties hangman presents variant variability variable tangible empty responsiveness assurance eat aura member layman variable perhaps sika pegawai layman apart jells factor kualitas layman presents variant variability variable rash penang puts layman puts basilicas variable financial apart jells factor puts casaba presents variant variability variable novas proud tabuing novas layman variable novas basilicas tatar apart jells factor novas presents variant variability variable tindal saying kompetitif maj technology variable mint casaba apart jells factor mat linking presents variant variability variable judah pelihara banding proud penis kualitas proud back banding saying variable fella manat bay diferensiasi apart jells factor implements strategy diferensiasi data bunch analysis factor confirmatory factor analysis lungful saying
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'faktor': 16, 'variabel': 11, 'dapat': 9, 'layan': 6, 'presentase': 6, 'varians': 6, 'variabilitas': 6, 'jelas': 6, 'saing': 5, 'inovasi': 5, 'perban': 4, 'puas': 4, 'kualitas': 3, 'nasabah': 3, 'diferensiasi': 3, 'produk': 3, 'enam': 2, 'unggul': 2, 'loyalitas': 2, 'langgan': 2, 'amat': 2, 'lingkung': 2, 'implementasi': 2, 'strategi': 2, 'ukur': 2, 'analisis': 2, 'confirmatory': 2, 'factor': 2, 'analysis': 2, 'fasilitas': 2, 'banding': 2, 'banyak': 1, 'timbul': 1, 'antara': 1, 'satu': 1, 'lain': 1, 'tahu': 1, 'pengaruh': 1, 'sebut': 1, 'cara': 1, 'langsung': 1, 'harus': 1, 'laku': 1, 'identifikasi': 1, 'variabelvariabel': 1, 'olah': 1, 'data': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'responden': 1, 'biasa': 1, 'transaksi': 1, 'beli': 1, 'ulang': 1, 'rekomendasi': 1, 'komitmen': 1, 'tangible': 1, 'emphaty': 1, 'responsiveness': 1, 'assurance': 1, 'cepat': 1, 'akurat': 1, 'member': 1, 'perhati': 1, 'sikap': 1, 'pegawai': 1, 'rasa': 1, 'senang': 1, 'financial': 1, 'tabung': 1, 'tawar': 1, 'tindak': 1, 'kompetitif': 1, 'maju': 1, 'tekhnologi': 1, 'minta': 1, 'mudah': 1, 'pelihara': 1, 'jenis': 1, 'baik': 1, 'kelola': 1, 'manfaat': 1, 'biaya': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 20, 'factors': 13, 'the': 10, 'variable': 10, 'with': 9, 'be': 8, 'can': 7, 'and': 7, 'variance': 6, 'percentage': 6, 'variability': 6, 'explained': 6, 'by': 6, 'customer': 5, 'service': 5, 'factor': 5, 'satisfaction': 4, 'analysis': 4, 'innovation': 4, 'banks': 3, 'quality': 3, 'differentiation': 3, 'competition': 2, 'advantage': 2, 'loyalty': 2, 'environmental': 2, 'observation': 2, 'strategy': 2, 'implementation': 2, 'variables': 2, 'in': 2, 'confirmatory': 2, 'facilities': 2, 'product': 2, 'a': 2, 'competitive': 2, 'competitors': 2, 'many': 1, 'now': 1, 'will': 1, 'lead': 1, 'to': 1, 'between': 1, 'other': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'six': 1, 'that': 1, 'could': 1, 'affect': 1, 'banking': 1, 'is': 1, 'inivation': 1, 'anf': 1, 'sixth': 1, 'not': 1, 'measured': 1, 'directly': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'should': 1, 'identification': 1, 'empirically': 1, 'data': 1, 'processing': 1, 'use': 1, 'method': 1, 'respondents': 1, 'transaction': 1, 'habits': 1, 'repeat': 1, 'purchase': 1, 'recommendations': 1, 'comitments': 1, 'tangible': 1, 'empathy': 1, 'responsiveness': 1, 'assurance': 1, 'fast': 1, 'accurate': 1, 'members': 1, 'employee': 1, 'attitudes': 1, 'attention': 1, 'serving': 1, 'pleasure': 1, 'financial': 1, 'savings': 1, 'offered': 1, 'actions': 1, 'technological': 1, 'advances': 1, 'demand': 1, 'ease': 1, 'maintenance': 1, 'than': 1, 'similar': 1, 'products': 1, 'good': 1, 'compared': 1, 'cost': 1, 'management': 1, 'benefits': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #203 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Khilda
Judul: Desain Eksperimen Produk Rengginang Menggunakan Metode Taguchi
Pembimbing 1: Dr Kukuh Winarso S.Si M.T
Pembimbing 2: Ika Deefi Anna S.T., M.T
Abstrak (Raw): Kualitas produk yang baik dapat ditentukan dengan cara menganalisa dan mengendalikan faktor-faktor kualitas seperti sumber daya manusia, bahan baku serta produk yang dihasilkan demi mencapai target yang dikehendaki oleh pasar terutamanya produk rengginang.Rengginang merupakan makanan ringan yang terbuat dari beras ketan, yang di produksi oleh Usaha Kecil Menengah Rengginang (UKM) Cap Tiga Merpati yang berlokasi di Desa Prenduan Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep.Produk yang dihasilkan oleh UKM tersebut terdiri dari tiga kemasan yaitu rengginang mika, rengginang besar, rengginang sedang.Usaha tersebut sekali produksi maksimal antara 3 kwintal sampai dengan 1 ton sesuai dengan cuaca matahari misalnya cuaca lagi berawan. Jadi hal ini menyebabkan proses produksinya berkurang karena tenaga matahari yangdigunakan pada saat pengeringan sangat diperlukan untuk pembuatan rengginang yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komposisi bahan baku produk yang optimal dan berkualitas, sehingga produk dapat diterima oleh konsumen, serta untuk mengidentifikasi faktor apa saja yang berpengaruh pada kualitas rengginang. Berdasarkan hasil penelitian perhitungan analisis varians diketahui bahwa faktor A (ikan teri), faktor B (volume air), dan BxC (volume air dan perendaman ketan) tidak mempunyai pengaruh terhadap kecacatan rengginang, sedangkan untuk faktor C (perendaman keta) ada pengaruh terhadap kecacatan rengginang.
Berdasarkan perhitungan Rasio S/N dapat diketahui bahwa kombinasi level faktor optimum dicapai pada faktor C, A, dan B, didapatkan kombinasi level faktor optimum berdasarkan nilai karakteristik adalah C_1 (perendaman ketan 3jam 20menit), dan A_1 (ikan teri 2,4ons).
Abstrak (Clean): kualitas produk yang baik dapat ditentukan dengan cara menganalisa dan mengendalikan faktorfaktor kualitas seperti sumber daya manusia bahan baku serta produk yang dihasilkan demi mencapai target yang dikehendaki oleh pasar terutamanya produk rengginangrengginang merupakan makanan ringan yang terbuat dari beras ketan yang di produksi oleh usaha kecil menengah rengginang ukm cap tiga merpati yang berlokasi di desa prenduan kecamatan pragaan kabupaten sumenepproduk yang dihasilkan oleh ukm tersebut terdiri dari tiga kemasan yaitu rengginang mika rengginang besar rengginang sedangusaha tersebut sekali produksi maksimal antara kwintal sampai dengan ton sesuai dengan cuaca matahari misalnya cuaca lagi berawan jadi hal ini menyebabkan proses produksinya berkurang karena tenaga matahari yangdigunakan pada saat pengeringan sangat diperlukan untuk pembuatan rengginang yang berkualitas penelitian ini bertujuan untuk menentukan komposisi bahan baku produk yang optimal dan berkualitas sehingga produk dapat diterima oleh konsumen serta untuk mengidentifikasi faktor apa saja yang berpengaruh pada kualitas rengginang berdasarkan hasil penelitian perhitungan analisis varians diketahui bahwa faktor a ikan teri faktor b volume air dan bxc volume air dan perendaman ketan tidak mempunyai pengaruh terhadap kecacatan rengginang sedangkan untuk faktor c perendaman keta ada pengaruh terhadap kecacatan rengginang berdasarkan perhitungan rasio sn dapat diketahui bahwa kombinasi level faktor optimum dicapai pada faktor c a dan b didapatkan kombinasi level faktor optimum berdasarkan nilai karakteristik adalah c perendaman ketan jam menit dan a ikan teri ons
Abstrak (Stopwords Removed): kualitas produk baik dapat ditentukan cara menganalisa mengendalikan faktorfaktor kualitas sumber daya manusia bahan baku produk dihasilkan demi mencapai target dikehendaki pasar terutamanya produk rengginangrengginang makanan ringan terbuat beras ketan produksi usaha kecil menengah rengginang ukm cap tiga merpati berlokasi desa prenduan kecamatan pragaan kabupaten sumenepproduk dihasilkan ukm tersebut terdiri tiga kemasan rengginang mika rengginang besar rengginang sedangusaha tersebut sekali produksi maksimal antara kwintal ton sesuai cuaca matahari misalnya cuaca lagi berawan jadi menyebabkan proses produksinya berkurang tenaga matahari yangdigunakan pengeringan sangat diperlukan pembuatan rengginang berkualitas penelitian bertujuan menentukan komposisi bahan baku produk optimal berkualitas produk dapat diterima konsumen mengidentifikasi faktor apa berpengaruh kualitas rengginang berdasarkan hasil penelitian perhitungan analisis varians diketahui faktor a ikan teri faktor b volume air bxc volume air perendaman ketan mempunyai pengaruh kecacatan rengginang sedangkan faktor c perendaman keta ada pengaruh kecacatan rengginang berdasarkan perhitungan rasio sn dapat diketahui kombinasi level faktor optimum dicapai faktor c a b didapatkan kombinasi level faktor optimum berdasarkan nilai karakteristik c perendaman ketan jam menit a ikan teri ons
Abstrak (Stemmed): kualitas produk baik dapat tentu cara menganalisa kendali faktorfaktor kualitas sumber daya manusia bahan baku produk hasil demi capai target hendak pasar utama produk rengginangrengginang makan ringan buat beras ketan produksi usaha kecil tengah rengginang ukm cap tiga merpati lokasi desa prenduan camat pragaan kabupaten sumenepproduk hasil ukm sebut diri tiga kemas rengginang mika rengginang besar rengginang sedangusaha sebut sekali produksi maksimal antara kwintal ton sesuai cuaca matahari misal cuaca lagi awan jadi sebab proses produksi kurang tenaga matahari yangdigunakan ering sangat perlu buat rengginang kualitas teliti tuju tentu komposisi bahan baku produk optimal kualitas produk dapat terima konsumen identifikasi faktor apa pengaruh kualitas rengginang dasar hasil teliti hitung analisis varians tahu faktor a ikan teri faktor b volume air bxc volume air rendam ketan punya pengaruh cacat rengginang sedang faktor c rendam keta ada pengaruh cacat rengginang dasar hitung rasio sn dapat tahu kombinasi level faktor optimum capai faktor c a b dapat kombinasi level faktor optimum dasar nilai karakteristik c rendam ketan jam menit a ikan teri ons
Abstrak (Corrected): kualitas proud back apart tent cara menganalisa kendall faktorfaktor kualitas number day amnesia bahai baku proud hail demo capri target henna paar mama proud rengginangrengginang mayan ring but bears kean produksi sara cecil length rengginang um cap toga merpati loki desk brendan carat pagan kabupaten sumenepproduk hail um debut dirt toga bemas rengginang mike rengginang bear rengginang sedangusaha debut seal produksi maximal angara quintal ton sexual cauca kalahari missal cauca lag away jade kebab proves produksi during teenage kalahari yangdigunakan bring sang peru but rengginang kualitas elite juju tent komposisi bahai baku proud optimal kualitas proud apart terms consumed identifikasi factor papa pengaruh kualitas rengginang dakar hail elite hiding analysis variant tau factor a ian teri factor b volume air bic volume air random kean puny pengaruh carat rengginang sedan factor c random beta ada pengaruh carat rengginang dakar hiding radio sn apart tau kombinasi level factor optimum capri factor c a b apart kombinasi level factor optimum dakar nilgai karakteristik c random kean jam merit a ian teri on
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'rengginang': 8, 'faktor': 7, 'kualitas': 5, 'produk': 5, 'dapat': 4, 'hasil': 3, 'ketan': 3, 'produksi': 3, 'pengaruh': 3, 'dasar': 3, 'a': 3, 'rendam': 3, 'c': 3, 'tentu': 2, 'bahan': 2, 'baku': 2, 'capai': 2, 'buat': 2, 'ukm': 2, 'tiga': 2, 'sebut': 2, 'cuaca': 2, 'matahari': 2, 'teliti': 2, 'hitung': 2, 'tahu': 2, 'ikan': 2, 'teri': 2, 'b': 2, 'volume': 2, 'air': 2, 'cacat': 2, 'kombinasi': 2, 'level': 2, 'optimum': 2, 'baik': 1, 'cara': 1, 'menganalisa': 1, 'kendali': 1, 'faktorfaktor': 1, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'manusia': 1, 'demi': 1, 'target': 1, 'hendak': 1, 'pasar': 1, 'utama': 1, 'rengginangrengginang': 1, 'makan': 1, 'ringan': 1, 'beras': 1, 'usaha': 1, 'kecil': 1, 'tengah': 1, 'cap': 1, 'merpati': 1, 'lokasi': 1, 'desa': 1, 'prenduan': 1, 'camat': 1, 'pragaan': 1, 'kabupaten': 1, 'sumenepproduk': 1, 'diri': 1, 'kemas': 1, 'mika': 1, 'besar': 1, 'sedangusaha': 1, 'sekali': 1, 'maksimal': 1, 'antara': 1, 'kwintal': 1, 'ton': 1, 'sesuai': 1, 'misal': 1, 'lagi': 1, 'awan': 1, 'jadi': 1, 'sebab': 1, 'proses': 1, 'kurang': 1, 'tenaga': 1, 'yangdigunakan': 1, 'ering': 1, 'sangat': 1, 'perlu': 1, 'tuju': 1, 'komposisi': 1, 'optimal': 1, 'terima': 1, 'konsumen': 1, 'identifikasi': 1, 'apa': 1, 'analisis': 1, 'varians': 1, 'bxc': 1, 'punya': 1, 'sedang': 1, 'keta': 1, 'ada': 1, 'rasio': 1, 'sn': 1, 'nilai': 1, 'karakteristik': 1, 'jam': 1, 'menit': 1, 'ons': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'of': 7, 'rengginang': 6, 'that': 5, 'products': 5, 'is': 5, 'and': 5, 'on': 5, 'factor': 5, 'to': 4, 'rice': 4, 'quality': 3, 'be': 3, 'as': 3, 'based': 3, 'glutinous': 3, 'raw': 2, 'in': 2, 'thatrengginangmica': 2, 'mediumrengginang': 2, 'can': 2, 'calculation': 2, 'a': 2, 'b': 2, 'volume': 2, 'water': 2, 'soaking': 2, 'no': 2, 'effect': 2, 'disability': 2, 'c': 2, 'combination': 2, 'optimum': 2, 'good': 1, 'productscan': 1, 'determinedby': 1, 'analyzingandcontrollingfactorssuch': 1, 'thequality': 1, 'ofhuman': 1, 'resources': 1, 'materials': 1, 'andproducts': 1, 'areproducedin': 1, 'order': 1, 'achievethe': 1, 'desiredtargetmarket': 1, 'mainlythe': 1, 'asnackmade': 1, 'ofglutinous': 1, 'which': 1, 'producedbyrengginangsmall': 1, 'medium': 1, 'enterprisessmes': 1, 'threepigeons': 1, 'stamplocated': 1, 'prenduan': 1, 'village': 1, 'pragaan': 1, 'subdistrict': 1, 'district': 1, 'ofsumenepthe': 1, 'producedby': 1, 'sme': 1, 'sconsistsofthreepackaging': 1, 'large': 1, 'producedbysmesconsistsofthreepackaging': 1, 'rengginanglarge': 1, 'effortoncethe': 1, 'maximumproductionbetween': 1, 'quintalsup': 1, 'tonaccording': 1, 'thesunfor': 1, 'example': 1, 'theweather': 1, 'cloudy': 1, 'sothis': 1, 'led': 1, 'tothe': 1, 'production': 1, 'processis': 1, 'reducedbecause': 1, 'thesolar': 1, 'energythat': 1, 'usedduring': 1, 'thedryingis': 1, 'indispensableforthe': 1, 'manufacture': 1, 'ofhigh': 1, 'qualityglutinous': 1, 'crispiesthis': 1, 'study': 1, 'aims': 1, 'todetermine': 1, 'composition': 1, 'ofthe': 1, 'materialand': 1, 'theoptimal': 1, 'high': 1, 'so': 1, 'accepted': 1, 'by': 1, 'consumers': 1, 'well': 1, 'identify': 1, 'factors': 1, 'affect': 1, 'results': 1, 'variance': 1, 'analysis': 1, 'known': 1, 'anchovy': 1, 'bxc': 1, 'has': 1, 'while': 1, 'ratios': 1, 'sn': 1, 'seen': 1, 'levels': 1, 'achieved': 1, 'obtained': 1, 'factorlevel': 1, 'characteristics': 1, 'value': 1, 'csoaking': 1, 'ricehmin': 1, 'andaanchovy': 1, 'ounces': 1})
-------------------------------------------
--- Data #204 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: TRI ULFA HASANAH
Judul: EVALUASI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) DI INDUSTRI BATIK BERDASARKAN BEHAVIOR BASED SAFETY (BBS)
(Studi kasus : UKM Putra Madura, Klampar, Pamekasan)
Pembimbing 1: FITRI AGUSTINA,ST.,MT
Pembimbing 2: NACHNUL ANSORI,ST.,MT
Abstrak (Raw): Proses produksi batik memiliki metode yang sederhana, dimulai dengan menggambar pola batik diatas kain menggunakan canting dan mencelupkannya dalam pewarna. UKM Putra Madura banyak ditemukan potensi bahaya yang dipicu oleh perilaku tidak aman pekerja. Pendekatan behavior based safety (BBS) adalah salah satu kunci sukses dalam mengurangi perilaku kerja yang kurang baik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik sampling jenuh. Populasi sebanyak 12 pekerja dijadikan sampel secara keseluruhan. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yakni mengidentifikasi potensi bahaya terhadap proses produksi batik karena perilaku kerja, mengukur safety behavior index (SBI) serta memberikan usulan perbaikan untuk meningkatkan kinerja K3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelorodan memiliki nilai SBI sebesar 0,494 < 0,5 yang menunjukkan perilaku kerja tidak aman. Sehingga dicari akar penyebab permasalahan menggunakan fault tree analysis (FTA). Dilanjutkan dengan pemberian usulan perbaikan dengan tujuan dapat mengurangi atau merubah perilaku tidak aman menjadi perilaku yang aman melalui model ABC. Sedangkan untuk proses pembatikan, pewarnaan, dan penjemuran memiliki nilai SBI > 0,5 masing-masing sebesar 0,625, 0,579, dan 0,5 yang menunjukkan perilaku aman.
Kata kunci : Perilaku tidak aman, Potensi bahaya, SBI, FTA, Model ABC.
Abstrak (Clean): proses produksi batik memiliki metode yang sederhana dimulai dengan menggambar pola batik diatas kain menggunakan canting dan mencelupkannya dalam pewarna ukm putra madura banyak ditemukan potensi bahaya yang dipicu oleh perilaku tidak aman pekerja pendekatan behavior based safety bbs adalah salah satu kunci sukses dalam mengurangi perilaku kerja yang kurang baik penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik sampling jenuh populasi sebanyak pekerja dijadikan sampel secara keseluruhan tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yakni mengidentifikasi potensi bahaya terhadap proses produksi batik karena perilaku kerja mengukur safety behavior index sbi serta memberikan usulan perbaikan untuk meningkatkan kinerja k hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelorodan memiliki nilai sbi sebesar yang menunjukkan perilaku kerja tidak aman sehingga dicari akar penyebab permasalahan menggunakan fault tree analysis fta dilanjutkan dengan pemberian usulan perbaikan dengan tujuan dapat mengurangi atau merubah perilaku tidak aman menjadi perilaku yang aman melalui model abc sedangkan untuk proses pembatikan pewarnaan dan penjemuran memiliki nilai sbi masingmasing sebesar dan yang menunjukkan perilaku aman kata kunci perilaku tidak aman potensi bahaya sbi fta model abc
Abstrak (Stopwords Removed): proses produksi batik memiliki metode sederhana dimulai menggambar pola batik diatas kain menggunakan canting mencelupkannya pewarna ukm putra madura banyak ditemukan potensi bahaya dipicu perilaku aman pekerja pendekatan behavior based safety bbs salah satu kunci sukses mengurangi perilaku kerja kurang baik penelitian penelitian kuantitatif teknik sampling jenuh populasi sebanyak pekerja dijadikan sampel secara keseluruhan tujuan ingin dicapai penelitian yakni mengidentifikasi potensi bahaya proses produksi batik perilaku kerja mengukur safety behavior index sbi memberikan usulan perbaikan meningkatkan kinerja k hasil penelitian menunjukkan proses pelorodan memiliki nilai sbi sebesar menunjukkan perilaku kerja aman dicari akar penyebab permasalahan menggunakan fault tree analysis fta dilanjutkan pemberian usulan perbaikan tujuan dapat mengurangi merubah perilaku aman menjadi perilaku aman model abc sedangkan proses pembatikan pewarnaan penjemuran memiliki nilai sbi masingmasing sebesar menunjukkan perilaku aman kata kunci perilaku aman potensi bahaya sbi fta model abc
Abstrak (Stemmed): proses produksi batik milik metode sederhana mulai gambar pola batik atas kain guna canting celup warna ukm putra madura banyak temu potensi bahaya picu perilaku aman kerja dekat behavior based safety bbs salah satu kunci sukses kurang perilaku kerja kurang baik teliti teliti kuantitatif teknik sampling jenuh populasi banyak kerja jadi sampel cara seluruh tuju ingin capai teliti yakni identifikasi potensi bahaya proses produksi batik perilaku kerja ukur safety behavior index sbi beri usul baik tingkat kerja k hasil teliti tunjuk proses pelorodan milik nilai sbi besar tunjuk perilaku kerja aman cari akar sebab masalah guna fault tree analysis fta lanjut beri usul baik tuju dapat kurang rubah perilaku aman jadi perilaku aman model abc sedang proses bati warna jemur milik nilai sbi masingmasing besar tunjuk perilaku aman kata kunci perilaku aman potensi bahaya sbi fta model abc
Abstrak (Corrected): proves produksi batik milk metope sederhana mule sambar pola batik alas kain gun canting help wanna um sutra madura banyan temp potent bahama pick perilaku man era dead behavior based safety bus salad sat bunch susses during perilaku era during back elite elite kuantitatif tennis sampling jesus popular banyan era jade sample cara seluruh juju begin capri elite yank identifikasi potent bahama proves produksi batik perilaku era ukr safety behavior index ski bert usual back dingbat era k hail elite tuneup proves pelorodan milk nilgai ski bear tuneup perilaku era man care aka kebab marsala gun fault tree analysis fat layout bert usual back juju apart during rush perilaku man jade perilaku man model arc sedan proves bath wanna femur milk nilgai ski masingmasing bear tuneup perilaku man data bunch perilaku man potent bahama ski fat model arc
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'perilaku': 8, 'aman': 6, 'kerja': 6, 'proses': 4, 'teliti': 4, 'sbi': 4, 'batik': 3, 'milik': 3, 'potensi': 3, 'bahaya': 3, 'kurang': 3, 'baik': 3, 'tunjuk': 3, 'produksi': 2, 'guna': 2, 'warna': 2, 'banyak': 2, 'behavior': 2, 'safety': 2, 'kunci': 2, 'jadi': 2, 'tuju': 2, 'beri': 2, 'usul': 2, 'nilai': 2, 'besar': 2, 'fta': 2, 'model': 2, 'abc': 2, 'metode': 1, 'sederhana': 1, 'mulai': 1, 'gambar': 1, 'pola': 1, 'atas': 1, 'kain': 1, 'canting': 1, 'celup': 1, 'ukm': 1, 'putra': 1, 'madura': 1, 'temu': 1, 'picu': 1, 'dekat': 1, 'based': 1, 'bbs': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'sukses': 1, 'kuantitatif': 1, 'teknik': 1, 'sampling': 1, 'jenuh': 1, 'populasi': 1, 'sampel': 1, 'cara': 1, 'seluruh': 1, 'ingin': 1, 'capai': 1, 'yakni': 1, 'identifikasi': 1, 'ukur': 1, 'index': 1, 'tingkat': 1, 'k': 1, 'hasil': 1, 'pelorodan': 1, 'cari': 1, 'akar': 1, 'sebab': 1, 'masalah': 1, 'fault': 1, 'tree': 1, 'analysis': 1, 'lanjut': 1, 'dapat': 1, 'rubah': 1, 'sedang': 1, 'bati': 1, 'jemur': 1, 'masingmasing': 1, 'kata': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'behavior': 10, 'of': 7, 'to': 5, 'batik': 4, 'process': 4, 'and': 4, 'unsafe': 4, 'as': 4, 'sbi': 4, 'with': 3, 'in': 3, 'hazards': 3, 'is': 3, 'production': 2, 'a': 2, 'using': 2, 'many': 2, 'potential': 2, 'by': 2, 'workers': 2, 'safety': 2, 'this': 2, 'research': 2, 'work': 2, 'improvements': 2, 'that': 2, 'for': 2, 'fta': 2, 'safe': 2, 'abc': 2, 'model': 2, 'has': 1, 'simple': 1, 'method': 1, 'starting': 1, 'drawing': 1, 'patterns': 1, 'on': 1, 'cloth': 1, 'canting': 1, 'dipped': 1, 'dye': 1, 'smes': 1, 'son': 1, 'found': 1, 'madura': 1, 'triggered': 1, 'approach': 1, 'based': 1, 'bbs': 1, 'one': 1, 'key': 1, 'success': 1, 'reducing': 1, 'working': 1, 'poor': 1, 'quantitative': 1, 'saturated': 1, 'sampling': 1, 'technique': 1, 'population': 1, 'sampled': 1, 'overall': 1, 'goal': 1, 'identify': 1, 'measure': 1, 'index': 1, 'propose': 1, 'enhance': 1, 'performance': 1, 'k': 1, 'results': 1, 'showed': 1, 'pelorodan': 1, 'value': 1, 'which': 1, 'indicate': 1, 'so': 1, 'look': 1, 'root': 1, 'cause': 1, 'problem': 1, 'fault': 1, 'tree': 1, 'analysis': 1, 'followed': 1, 'administration': 1, 'proposed': 1, 'aim': 1, 'reduce': 1, 'or': 1, 'change': 1, 'into': 1, 'through': 1, 'coloring': 1, 'drying': 1, 'values': 1, 'respectively': 1, 'demonstrate': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #205 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Dwi Atika Meirina
Judul: ANALISIS PENGARUH PENCAHAYAAN RUANG, SUDUT, DAN KECERAHAN LAYAR MONITOR TERHADAP WAKTU BERPIKIR DAN TINGKAT KESALAHAN DENGAN DESAIN FAKTORIAL BLOK
(Studi Kasus Mahasiswa Teknik Industri - Universitas
Pembimbing 1: Fitri Agustina, ST., MT.
Pembimbing 2: Nachnul Ansori, ST., MT.
Abstrak (Raw): Hampir semua bentuk tugas, praktikum dan proses belajar mengajar khususnya di perguruan tinggi menggunakan media komputer. Komputer terdiri dari beberapa komponen salah satunya layar monitor yang berfungsi untuk memvisualisasikan apa yang diinginkan oleh pengguna. Dalam proses tersebut dibutuhkan waktu berpikir dalam mengambil keputusan yang singkat serta tingkat kesalahan yang kecil sehingga proses belajar dapat dilakukan dengan lebih baik. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh waktu berpikir dan tingkat kesalahan dilihat dari 3 faktor yang dianggap dapat berpengaruh yakni pencahayaan ruang yan, sudut dan kecerahan layar monitor. Beberapa hal menarik dari faktor tersebut adalah tingkat ketelitian dan jumlah waktu yang dibutuhkan dalam menangkap objek yang berkaitan dengan tingkat perhatian terhadap suatu pekerjaan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain faktorial blok yakni pada laki-laki dan perempuan.Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa jenis kelamin perempuan memiliki waktu berpikir dan tingkat kesalahan yang lebih baik daripada laki-laki. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa waktu berpikir dari ketiga faktor memberikan pengaruh karena Fhitung faktor A (4,33), faktor B (7,28) dan faktor C (5,48) lebih besar dari Ftabel (4,09) sedangkan untuk tingkat kesalahan ketiga faktor tersebut tidak memberikan pengaruh yang signifikan karena Fhitung faktor A (0,01), faktor B (1,55) dan faktor C (0,89) lebih kecil dari Ftabel (4,09). Untuk interaksi dari tiap faktor yang memberikan pengaruh terhadap waktu berpikir adalah interaksi antar pencahayaan ruang dan sudut layar karena Fhitung (16,24) lebih besar dari Ftabel (4,09), sedangkan untuk tingkat kesalahan memberikan pengaruh pada interaksi antar pencahayaan ruang, sudut dan kecerahan layar karena Fhitung (6,40) lebih besar dari Ftabel (4,09).
Kata kunci: Layar monitor, pencahayaan ruang, sudut layar, kecerahan layar, faktorial blok dengan 3 faktor
Abstrak (Clean): hampir semua bentuk tugas praktikum dan proses belajar mengajar khususnya di perguruan tinggi menggunakan media komputer komputer terdiri dari beberapa komponen salah satunya layar monitor yang berfungsi untuk memvisualisasikan apa yang diinginkan oleh pengguna dalam proses tersebut dibutuhkan waktu berpikir dalam mengambil keputusan yang singkat serta tingkat kesalahan yang kecil sehingga proses belajar dapat dilakukan dengan lebih baik sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh waktu berpikir dan tingkat kesalahan dilihat dari faktor yang dianggap dapat berpengaruh yakni pencahayaan ruang yan sudut dan kecerahan layar monitor beberapa hal menarik dari faktor tersebut adalah tingkat ketelitian dan jumlah waktu yang dibutuhkan dalam menangkap objek yang berkaitan dengan tingkat perhatian terhadap suatu pekerjaan penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain faktorial blok yakni pada lakilaki dan perempuandari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa jenis kelamin perempuan memiliki waktu berpikir dan tingkat kesalahan yang lebih baik daripada lakilaki hasil penelitian juga menunjukkan bahwa waktu berpikir dari ketiga faktor memberikan pengaruh karena fhitung faktor a faktor b dan faktor c lebih besar dari ftabel sedangkan untuk tingkat kesalahan ketiga faktor tersebut tidak memberikan pengaruh yang signifikan karena fhitung faktor a faktor b dan faktor c lebih kecil dari ftabel untuk interaksi dari tiap faktor yang memberikan pengaruh terhadap waktu berpikir adalah interaksi antar pencahayaan ruang dan sudut layar karena fhitung lebih besar dari ftabel sedangkan untuk tingkat kesalahan memberikan pengaruh pada interaksi antar pencahayaan ruang sudut dan kecerahan layar karena fhitung lebih besar dari ftabel kata kunci layar monitor pencahayaan ruang sudut layar kecerahan layar faktorial blok dengan faktor
Abstrak (Stopwords Removed): hampir semua bentuk tugas praktikum proses belajar mengajar khususnya perguruan tinggi menggunakan media komputer komputer terdiri beberapa komponen salah satunya layar monitor berfungsi memvisualisasikan apa diinginkan pengguna proses tersebut dibutuhkan waktu berpikir mengambil keputusan singkat tingkat kesalahan kecil proses belajar dapat dilakukan lebih baik penelitian dilakukan mengetahui pengaruh waktu berpikir tingkat kesalahan dilihat faktor dianggap dapat berpengaruh yakni pencahayaan ruang yan sudut kecerahan layar monitor beberapa menarik faktor tersebut tingkat ketelitian jumlah waktu dibutuhkan menangkap objek berkaitan tingkat perhatian pekerjaan penelitian dilakukan menggunakan desain faktorial blok yakni lakilaki perempuandari hasil penelitian dilakukan dapat diketahui jenis kelamin perempuan memiliki waktu berpikir tingkat kesalahan lebih baik daripada lakilaki hasil penelitian menunjukkan waktu berpikir ketiga faktor memberikan pengaruh fhitung faktor a faktor b faktor c lebih besar ftabel sedangkan tingkat kesalahan ketiga faktor tersebut memberikan pengaruh signifikan fhitung faktor a faktor b faktor c lebih kecil ftabel interaksi tiap faktor memberikan pengaruh waktu berpikir interaksi antar pencahayaan ruang sudut layar fhitung lebih besar ftabel sedangkan tingkat kesalahan memberikan pengaruh interaksi antar pencahayaan ruang sudut kecerahan layar fhitung lebih besar ftabel kata kunci layar monitor pencahayaan ruang sudut layar kecerahan layar faktorial blok faktor
Abstrak (Stemmed): hampir semua bentuk tugas praktikum proses ajar ajar khusus guru tinggi guna media komputer komputer diri beberapa komponen salah satu layar monitor fungsi visualisasi apa ingin guna proses sebut butuh waktu pikir ambil putus singkat tingkat salah kecil proses ajar dapat laku lebih baik teliti laku tahu pengaruh waktu pikir tingkat salah lihat faktor anggap dapat pengaruh yakni cahaya ruang yan sudut cerah layar monitor beberapa tarik faktor sebut tingkat teliti jumlah waktu butuh tangkap objek kait tingkat perhati kerja teliti laku guna desain faktorial blok yakni lakilaki perempuandari hasil teliti laku dapat tahu jenis kelamin perempuan milik waktu pikir tingkat salah lebih baik daripada lakilaki hasil teliti tunjuk waktu pikir tiga faktor beri pengaruh fhitung faktor a faktor b faktor c lebih besar ftabel sedang tingkat salah tiga faktor sebut beri pengaruh signifikan fhitung faktor a faktor b faktor c lebih kecil ftabel interaksi tiap faktor beri pengaruh waktu pikir interaksi antar cahaya ruang sudut layar fhitung lebih besar ftabel sedang tingkat salah beri pengaruh interaksi antar cahaya ruang sudut cerah layar fhitung lebih besar ftabel kata kunci layar monitor cahaya ruang sudut layar cerah layar faktorial blok faktor
Abstrak (Corrected): hamper sea bent tugs practicum proves ajar ajar rhesus guru ting gun media computer computer dirt beberapa component salad sat layer monitor fungi visualisasi papa begin gun proves debut butch want piker ambit puts dingbat dingbat salad cecil proves ajar apart lake leash back elite lake tau pengaruh want piker dingbat salad that factor anggap apart pengaruh yank cabana rang can shut ceram layer monitor beberapa tajik factor debut dingbat elite mullah want butch tanka objet wait dingbat perhaps era elite lake gun detain factorial blok yank lakilaki perempuandari hail elite lake apart tau penis gelatin perempuan milk want piker dingbat salad leash back daripada lakilaki hail elite tuneup want piker toga factor bert pengaruh whiting factor a factor b factor c leash bear table sedan dingbat salad toga factor debut bert pengaruh significant whiting factor a factor b factor c leash cecil table interaksi tip factor bert pengaruh want piker interaksi altar cabana rang shut layer whiting leash bear table sedan dingbat salad bert pengaruh interaksi altar cabana rang shut ceram layer whiting leash bear table data bunch layer monitor cabana rang shut layer ceram layer factorial blok factor
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'faktor': 12, 'layar': 7, 'tingkat': 7, 'salah': 6, 'waktu': 6, 'lebih': 6, 'pengaruh': 6, 'pikir': 5, 'teliti': 5, 'laku': 4, 'cahaya': 4, 'ruang': 4, 'sudut': 4, 'beri': 4, 'fhitung': 4, 'ftabel': 4, 'proses': 3, 'ajar': 3, 'guna': 3, 'monitor': 3, 'sebut': 3, 'dapat': 3, 'cerah': 3, 'besar': 3, 'interaksi': 3, 'komputer': 2, 'beberapa': 2, 'butuh': 2, 'kecil': 2, 'baik': 2, 'tahu': 2, 'yakni': 2, 'faktorial': 2, 'blok': 2, 'lakilaki': 2, 'hasil': 2, 'tiga': 2, 'a': 2, 'b': 2, 'c': 2, 'sedang': 2, 'antar': 2, 'hampir': 1, 'semua': 1, 'bentuk': 1, 'tugas': 1, 'praktikum': 1, 'khusus': 1, 'guru': 1, 'tinggi': 1, 'media': 1, 'diri': 1, 'komponen': 1, 'satu': 1, 'fungsi': 1, 'visualisasi': 1, 'apa': 1, 'ingin': 1, 'ambil': 1, 'putus': 1, 'singkat': 1, 'lihat': 1, 'anggap': 1, 'yan': 1, 'tarik': 1, 'jumlah': 1, 'tangkap': 1, 'objek': 1, 'kait': 1, 'perhati': 1, 'kerja': 1, 'desain': 1, 'perempuandari': 1, 'jenis': 1, 'kelamin': 1, 'perempuan': 1, 'milik': 1, 'daripada': 1, 'tunjuk': 1, 'signifikan': 1, 'tiap': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 26, 'of': 18, 'and': 10, 'to': 9, 'is': 9, 'f': 8, 'that': 7, 'screen': 6, 'time': 6, 'factors': 6, 'factor': 6, 'error': 5, 'a': 5, 'than': 5, 'for': 5, 'in': 4, 'think': 4, 'influence': 4, 'because': 4, 'value': 4, 'table': 4, 'process': 3, 'rate': 3, 'illuminance': 3, 'angle': 3, 'brightness': 3, 'these': 3, 'three': 3, 'greater': 3, 'interaction': 3, 'learning': 2, 'using': 2, 'computer': 2, 'as': 2, 'so': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'done': 2, 'better': 2, 'was': 2, 'conducted': 2, 'rates': 2, 'seen': 2, 'from': 2, 'are': 2, 'monitor': 2, 'level': 2, 'with': 2, 'research': 2, 'factorial': 2, 'block': 2, 'male': 2, 'female': 2, 'has': 2, 'have': 2, 'b': 2, 'c': 2, 'while': 2, 'on': 2, 'between': 2, 'almost': 1, 'all': 1, 'forms': 1, 'duties': 1, 'lab': 1, 'especially': 1, 'college': 1, 'media': 1, 'consists': 1, 'several': 1, 'components': 1, 'one': 1, 'serves': 1, 'visualize': 1, 'what': 1, 'desired': 1, 'by': 1, 'user': 1, 'it': 1, 'takes': 1, 'short': 1, 'well': 1, 'decision': 1, 'small': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'determine': 1, 'effect': 1, 'considered': 1, 'some': 1, 'interesting': 1, 'things': 1, 'accuracy': 1, 'amount': 1, 'needed': 1, 'capture': 1, 'object': 1, 'associated': 1, 'attention': 1, 'job': 1, 'design': 1, 'been': 1, 'gender': 1, 'results': 1, 'also': 1, 'show': 1, 'an': 1, 'do': 1, 'not': 1, 'significant': 1, 'smaller': 1, 'each': 1, 'thinking': 1, 'lighting': 1, 'angles': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #206 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: IMAM AL-FARISYI
Judul: PENGUKURAN KINERJA MARKETING MIX DAN PERUMUSAN STRATEGI PEMASARAN UKM BATIK PAMEKASAN
Pembimbing 1: Dr. KUKUH WINARSO, S.si, M.T
Pembimbing 2: AHMAD MUGHNI, S.T, M.Eng, M.Gt
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pemasaran berdasarkan marketing mix serta merumuskan strategi pengembangan pemasaran pada UKM Batik Pamekasan untuk bisa bersaing dengan produk-produk lainnya. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Importance Performance Analysis yang digunakan untuk mengukur kinerja marketing mix berdasarkan persepsi konsumen, PGCV Index yang digunakan untuk menentukan skala prioritas peningkatan kinerja marketing mix serta analisis SWOT yang digunakan untuk merumuskan strategi pemasaran UKM Batik Pamekasan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada variabel product yang memenuhi harapan konsumen yaitu kualitas warna pada produk batik, bahan pewarna dan kehalusan produk batik. Pada variabel price yang memenuhi harapan konsumen yaitu harga produk yang sudah memuaskan konsumen. Pada variabel promotion, konsumen belum merasa puas terhadap UKM, sedangkan pada variabel place sudah merasa puas pada kemudahan mendapatkan produk batik di pasar tradisional. Berdasarkan analisis SWOT, didapatkan strategi pemasaran pada UKM Batik Pamekasan yaitu dengan meningkatkan kualitas produk batik untuk mendapatkan pangsa pasar yang lebih luas di dalam negeri maupun global, pemerintah membantu UKM batik untuk meningkatkan promosi produk keluar negeri, memanfaatkan kondisi pasar dengan memberikan penawaran harga sesuai dengan keadaan ekonomi masyarakat serta meningkatkan hubungan dengan pegawai negeri/instansi pemerintah supaya menjadi konsumen tetap produk batik Pamekasan.
Kata kunci: Marketing mix, Importance Performance Analysis, PGCV Index, Analisis SWOT
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pemasaran berdasarkan marketing mix serta merumuskan strategi pengembangan pemasaran pada ukm batik pamekasan untuk bisa bersaing dengan produkproduk lainnya alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu importance performance analysis yang digunakan untuk mengukur kinerja marketing mix berdasarkan persepsi konsumen pgcv index yang digunakan untuk menentukan skala prioritas peningkatan kinerja marketing mix serta analisis swot yang digunakan untuk merumuskan strategi pemasaran ukm batik pamekasan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada variabel product yang memenuhi harapan konsumen yaitu kualitas warna pada produk batik bahan pewarna dan kehalusan produk batik pada variabel price yang memenuhi harapan konsumen yaitu harga produk yang sudah memuaskan konsumen pada variabel promotion konsumen belum merasa puas terhadap ukm sedangkan pada variabel place sudah merasa puas pada kemudahan mendapatkan produk batik di pasar tradisional berdasarkan analisis swot didapatkan strategi pemasaran pada ukm batik pamekasan yaitu dengan meningkatkan kualitas produk batik untuk mendapatkan pangsa pasar yang lebih luas di dalam negeri maupun global pemerintah membantu ukm batik untuk meningkatkan promosi produk keluar negeri memanfaatkan kondisi pasar dengan memberikan penawaran harga sesuai dengan keadaan ekonomi masyarakat serta meningkatkan hubungan dengan pegawai negeriinstansi pemerintah supaya menjadi konsumen tetap produk batik pamekasan kata kunci marketing mix importance performance analysis pgcv index analisis swot
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan mengetahui kinerja pemasaran berdasarkan marketing mix merumuskan strategi pengembangan pemasaran ukm batik pamekasan bersaing produkproduk lainnya alat analisis digunakan penelitian importance performance analysis digunakan mengukur kinerja marketing mix berdasarkan persepsi konsumen pgcv index digunakan menentukan skala prioritas peningkatan kinerja marketing mix analisis swot digunakan merumuskan strategi pemasaran ukm batik pamekasan hasil penelitian menunjukkan variabel product memenuhi harapan konsumen kualitas warna produk batik bahan pewarna kehalusan produk batik variabel price memenuhi harapan konsumen harga produk sudah memuaskan konsumen variabel promotion konsumen belum merasa puas ukm sedangkan variabel place sudah merasa puas kemudahan mendapatkan produk batik pasar tradisional berdasarkan analisis swot didapatkan strategi pemasaran ukm batik pamekasan meningkatkan kualitas produk batik mendapatkan pangsa pasar lebih luas negeri maupun global pemerintah membantu ukm batik meningkatkan promosi produk keluar negeri memanfaatkan kondisi pasar memberikan penawaran harga sesuai keadaan ekonomi masyarakat meningkatkan hubungan pegawai negeriinstansi pemerintah supaya menjadi konsumen tetap produk batik pamekasan kata kunci marketing mix importance performance analysis pgcv index analisis swot
Abstrak (Stemmed): teliti tuju tahu kerja pasar dasar marketing mix rumus strategi kembang pasar ukm batik pamekasan saing produkproduk lain alat analisis guna teliti importance performance analysis guna ukur kerja marketing mix dasar persepsi konsumen pgcv index guna tentu skala prioritas tingkat kerja marketing mix analisis swot guna rumus strategi pasar ukm batik pamekasan hasil teliti tunjuk variabel product penuh harap konsumen kualitas warna produk batik bahan warna halus produk batik variabel price penuh harap konsumen harga produk sudah muas konsumen variabel promotion konsumen belum rasa puas ukm sedang variabel place sudah rasa puas mudah dapat produk batik pasar tradisional dasar analisis swot dapat strategi pasar ukm batik pamekasan tingkat kualitas produk batik dapat pangsa pasar lebih luas negeri maupun global perintah bantu ukm batik tingkat promosi produk keluar negeri manfaat kondisi pasar beri tawar harga sesuai ada ekonomi masyarakat tingkat hubung pegawai negeriinstansi perintah supaya jadi konsumen tetap produk batik pamekasan kata kunci marketing mix importance performance analysis pgcv index analisis swot
Abstrak (Corrected): elite juju tau era paar dakar marketing mix rumpus strategy embank paar um batik pamekasan saying produkproduk lain flat analysis gun elite importance performance analysis gun ukr era marketing mix dakar perseus consumed pick index gun tent skald priority dingbat era marketing mix analysis swot gun rumpus strategy paar um batik pamekasan hail elite tuneup variable product punch harp consumed kualitas wanna proud batik bahai wanna halls proud batik variable price punch harp consumed hard proud judah mugs consumed variable promotion consumed begum rash puts um sedan variable place judah rash puts judah apart proud batik paar traditional dakar analysis swot apart strategy paar um batik pamekasan dingbat kualitas proud batik apart pangs paar leash lucas never maun global perineal bantu um batik dingbat promos proud cellar never manat kondisi paar bert tatar hard sexual ada economic masyarakat dingbat hung pegawai negeriinstansi perineal papaya jade consumed team proud batik pamekasan data bunch marketing mix importance performance analysis pick index analysis swot
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'batik': 9, 'pasar': 7, 'produk': 7, 'konsumen': 6, 'ukm': 5, 'marketing': 4, 'mix': 4, 'pamekasan': 4, 'analisis': 4, 'guna': 4, 'tingkat': 4, 'variabel': 4, 'teliti': 3, 'kerja': 3, 'dasar': 3, 'strategi': 3, 'swot': 3, 'dapat': 3, 'rumus': 2, 'importance': 2, 'performance': 2, 'analysis': 2, 'pgcv': 2, 'index': 2, 'penuh': 2, 'harap': 2, 'kualitas': 2, 'warna': 2, 'harga': 2, 'sudah': 2, 'rasa': 2, 'puas': 2, 'negeri': 2, 'perintah': 2, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'kembang': 1, 'saing': 1, 'produkproduk': 1, 'lain': 1, 'alat': 1, 'ukur': 1, 'persepsi': 1, 'tentu': 1, 'skala': 1, 'prioritas': 1, 'hasil': 1, 'tunjuk': 1, 'product': 1, 'bahan': 1, 'halus': 1, 'price': 1, 'muas': 1, 'promotion': 1, 'belum': 1, 'sedang': 1, 'place': 1, 'mudah': 1, 'tradisional': 1, 'pangsa': 1, 'lebih': 1, 'luas': 1, 'maupun': 1, 'global': 1, 'bantu': 1, 'promosi': 1, 'keluar': 1, 'manfaat': 1, 'kondisi': 1, 'beri': 1, 'tawar': 1, 'sesuai': 1, 'ada': 1, 'ekonomi': 1, 'masyarakat': 1, 'hubung': 1, 'pegawai': 1, 'negeriinstansi': 1, 'supaya': 1, 'jadi': 1, 'tetap': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'to': 12, 'marketing': 8, 'batik': 7, 'in': 7, 'on': 6, 'of': 6, 'analysis': 6, 'and': 5, 'ukm': 5, 'product': 5, 'pamekasan': 4, 'used': 4, 'consumer': 4, 'this': 3, 'research': 3, 'products': 3, 'swot': 3, 'that': 3, 'based': 3, 'is': 2, 'out': 2, 'mix': 2, 'formulating': 2, 'strategies': 2, 'for': 2, 'with': 2, 'importance': 2, 'performance': 2, 'mixed': 2, 'pgcv': 2, 'index': 2, 'variables': 2, 'quality': 2, 'a': 2, 'variable': 2, 'price': 2, 'promotion': 2, 'at': 2, 'people': 2, 'market': 2, 'improve': 2, 'find': 1, 'development': 1, 'be': 1, 'able': 1, 'compete': 1, 'other': 1, 'are': 1, 'measure': 1, 'perceptions': 1, 'determine': 1, 'priority': 1, 'scale': 1, 'result': 1, 'indicates': 1, 'expectations': 1, 'coloring': 1, 'material': 1, 'subtle': 1, 'hope': 1, 'already': 1, 'satisfy': 1, 'customers': 1, 'consumers': 1, 'were': 1, 'unsatiable': 1, 'place': 1, 'it': 1, 'was': 1, 'amazed': 1, 'ease': 1, 'getting': 1, 'markets': 1, 'acquired': 1, 'strategy': 1, 'namely': 1, 'by': 1, 'increasing': 1, 'gain': 1, 'share': 1, 'broader': 1, 'home': 1, 'globally': 1, 'government': 1, 'helping': 1, 'land': 1, 'use': 1, 'provide': 1, 'bargain': 1, 'economy': 1, 'condition': 1, 'relations': 1, 'public': 1, 'servantsgovernance': 1, 'institutions': 1, 'order': 1, 'keep': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #207 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: OKKY PUTRA ARISANDY
Judul: PENGEMBANGAN KAWASAN INDUSTRI KAKI SURAMADU KAWASAN KHUSUS MADURA
Pembimbing 1: Dr. RACHMAT HIDAYAT
Pembimbing 2: MU'ALIM, S.T, MT,
Abstrak (Raw): Adanya Jembatan Suramadu atau jembatan yang menhubungkan Surabaya dengan Pulau Madura menjadi dampak positif tersendiri bagi Kawasan Khusus Madura (KKM) lebih spesifiknya Pulau Madura (Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep). Mengoptimalkan dari pembangunan Jembatan Suramadu dibidang industri menjadi tugas pokoknya pemerintahan setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor eksternal dan internal pertimbangan kelayakan dalam mempengaruhi pengembangan kawasan industri di Kawasan Khusus Madura (KKM) dan memformulasikan strategi pengembangan yang tepat yang harus dilakukan oleh pemerintah provinsi untuk pengembangan kawasan industri di Kawasan Khusus Madura (KKM). Penelitian ini menggunakan Analisis SWOT dengan objek penelitian semua Kabupaten yang berada di Pulau Madura (Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep). Berdasarkan Analisis SWOT di atas, strategi yang tepat untuk Kabupaten Bangkalan adalah mengembangkan dan membangun, untuk Kabupaten Sampang strategi yang tepat adalah mengembangkan dan membangun, untuk Kabupaten Pamekasan strategi yang tepat adalah mempertahankan dan memelihara, dan untuk Kabupaten Sumenep strategi yang tepat adalah mempertahankan dan memelihara.
Kata Kunci : Strategi Pengembangan, Jembatan Suramadu dan Analisis SWOT
Abstrak (Clean): adanya jembatan suramadu atau jembatan yang menhubungkan surabaya dengan pulau madura menjadi dampak positif tersendiri bagi kawasan khusus madura kkm lebih spesifiknya pulau madura bangkalan sampang pamekasan dan sumenep mengoptimalkan dari pembangunan jembatan suramadu dibidang industri menjadi tugas pokoknya pemerintahan setempat penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktorfaktor eksternal dan internal pertimbangan kelayakan dalam mempengaruhi pengembangan kawasan industri di kawasan khusus madura kkm dan memformulasikan strategi pengembangan yang tepat yang harus dilakukan oleh pemerintah provinsi untuk pengembangan kawasan industri di kawasan khusus madura kkm penelitian ini menggunakan analisis swot dengan objek penelitian semua kabupaten yang berada di pulau madura bangkalan sampang pamekasan sumenep berdasarkan analisis swot di atas strategi yang tepat untuk kabupaten bangkalan adalah mengembangkan dan membangun untuk kabupaten sampang strategi yang tepat adalah mengembangkan dan membangun untuk kabupaten pamekasan strategi yang tepat adalah mempertahankan dan memelihara dan untuk kabupaten sumenep strategi yang tepat adalah mempertahankan dan memelihara kata kunci strategi pengembangan jembatan suramadu dan analisis swot
Abstrak (Stopwords Removed): adanya jembatan suramadu jembatan menhubungkan surabaya pulau madura menjadi dampak positif tersendiri bagi kawasan khusus madura kkm lebih spesifiknya pulau madura bangkalan sampang pamekasan sumenep mengoptimalkan pembangunan jembatan suramadu dibidang industri menjadi tugas pokoknya pemerintahan setempat penelitian bertujuan mengetahui faktorfaktor eksternal internal pertimbangan kelayakan mempengaruhi pengembangan kawasan industri kawasan khusus madura kkm memformulasikan strategi pengembangan tepat harus dilakukan pemerintah provinsi pengembangan kawasan industri kawasan khusus madura kkm penelitian menggunakan analisis swot objek penelitian semua kabupaten berada pulau madura bangkalan sampang pamekasan sumenep berdasarkan analisis swot atas strategi tepat kabupaten bangkalan mengembangkan membangun kabupaten sampang strategi tepat mengembangkan membangun kabupaten pamekasan strategi tepat mempertahankan memelihara kabupaten sumenep strategi tepat mempertahankan memelihara kata kunci strategi pengembangan jembatan suramadu analisis swot
Abstrak (Stemmed): ada jembatan suramadu jembatan menhubungkan surabaya pulau madura jadi dampak positif sendiri bagi kawasan khusus madura kkm lebih spesifik pulau madura bangkal sampang pamekasan sumenep optimal bangun jembatan suramadu bidang industri jadi tugas pokok perintah tempat teliti tuju tahu faktorfaktor eksternal internal timbang layak pengaruh kembang kawasan industri kawasan khusus madura kkm formulasi strategi kembang tepat harus laku perintah provinsi kembang kawasan industri kawasan khusus madura kkm teliti guna analisis swot objek teliti semua kabupaten ada pulau madura bangkal sampang pamekasan sumenep dasar analisis swot atas strategi tepat kabupaten bangkal kembang bangun kabupaten sampang strategi tepat kembang bangun kabupaten pamekasan strategi tepat tahan pelihara kabupaten sumenep strategi tepat tahan pelihara kata kunci strategi kembang jembatan suramadu analisis swot
Abstrak (Corrected): ada jembatan suramadu jembatan menhubungkan surabaya palau madura jade damp position sending bag kansan rhesus madura kim leash specific palau madura bangka sampan pamekasan sumner optimal bangui jembatan suramadu biding industry jade tugs look perineal tempt elite juju tau faktorfaktor eternal internal timing kayak pengaruh embank kansan industry kansan rhesus madura kim formulas strategy embank teat harms lake perineal proving embank kansan industry kansan rhesus madura kim elite gun analysis swot objet elite sea kabupaten ada palau madura bangka sampan pamekasan sumner dakar analysis swot alas strategy teat kabupaten bangka embank bangui kabupaten sampan strategy teat embank bangui kabupaten pamekasan strategy teat than pelihara kabupaten sumner strategy teat than pelihara data bunch strategy embank jembatan suramadu analysis swot
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'madura': 6, 'kembang': 6, 'strategi': 6, 'kawasan': 5, 'tepat': 5, 'kabupaten': 5, 'jembatan': 4, 'suramadu': 3, 'pulau': 3, 'khusus': 3, 'kkm': 3, 'bangkal': 3, 'sampang': 3, 'pamekasan': 3, 'sumenep': 3, 'bangun': 3, 'industri': 3, 'teliti': 3, 'analisis': 3, 'swot': 3, 'ada': 2, 'jadi': 2, 'perintah': 2, 'tahan': 2, 'pelihara': 2, 'menhubungkan': 1, 'surabaya': 1, 'dampak': 1, 'positif': 1, 'sendiri': 1, 'bagi': 1, 'lebih': 1, 'spesifik': 1, 'optimal': 1, 'bidang': 1, 'tugas': 1, 'pokok': 1, 'tempat': 1, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'faktorfaktor': 1, 'eksternal': 1, 'internal': 1, 'timbang': 1, 'layak': 1, 'pengaruh': 1, 'formulasi': 1, 'harus': 1, 'laku': 1, 'provinsi': 1, 'guna': 1, 'objek': 1, 'semua': 1, 'dasar': 1, 'atas': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'and': 11, 'of': 9, 'madura': 6, 'areas': 6, 'in': 6, 'strategies': 6, 'for': 5, 'proper': 5, 'regency': 5, 'are': 5, 'bridge': 4, 'which': 4, 'suramadu': 3, 'island': 3, 'special': 3, 'bangkal': 3, 'sampang': 3, 'pamekasan': 3, 'sumenep': 3, 'industrial': 3, 'this': 3, 'study': 3, 'development': 3, 'swot': 3, 'analysis': 3, 'kkm': 2, 'is': 2, 'to': 2, 'developing': 2, 'continuing': 2, 'maintaining': 2, 'existence': 1, 'or': 1, 'a': 1, 'connects': 1, 'surabaya': 1, 'has': 1, 'it': 1, 's': 1, 'own': 1, 'positive': 1, 'effects': 1, 'specifically': 1, 'optimalizing': 1, 'construction': 1, 'main': 1, 'duty': 1, 'government': 1, 'area': 1, 'aim': 1, 'c': 1, 'larify': 1, 'both': 1, 'external': 1, 'internal': 1, 'factors': 1, 'considerating': 1, 'properness': 1, 'influencing': 1, 'especially': 1, 'formulating': 1, 'must': 1, 'be': 1, 'conducted': 1, 'by': 1, 'provincial': 1, 'goverment': 1, 'develop': 1, 'used': 1, 'object': 1, 'consists': 1, 'all': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'above': 1, 'constructing': 1, 'contructing': 1, 'key': 1, 'words': 1})
-------------------------------------------
--- Data #208 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: RA WAHYU ISWANTORO
Judul: Menerapkan Metode DEA (Data Envelopment Analysis) untuk mengukur efisiensi produksi pada plant BSP (Ready Concrete Mix) di PT Varia Usaha Beton Cabang Gresik
Pembimbing 1: INDRA CAHYADI S.T,M.Bus, PH.d
Pembimbing 2: Trisita Novianti S.TP, M.T
Abstrak (Raw): PT. Varia Usaha Beton merupakan perusahaan dalam bidang manufaktur. dalam
penelitian ini hanya di khususkan pada plant BSP. permasalahan yang terdapat pada
plant BSP yaitu pada proses produksi yang berjalan dengan normal tetapi output yang
dihasilkan tetap bahkan tidak terpenuhi, mesin berjalan dengan keadaan stabil tanpa
mengalami kerusakan pada proses produksi. solusi untuk pengukuran efisiensi relatif
maka menggunakan metode DEA (Data Envelopment Analysis). Dalam pengukuran
metode DEA pada penelitian ini menggunakan model CCR (Charnes, Cooper and
Rhodes) dan model BCC (Banker, Charnes and Cooper). Dengan hasil penelitian yaitu
bulan Januari, bulan Februari, bulan Maret, bulan April, bulan Mei,bulan Juli, bulan
Oktober, bulan November yang bernilai 1 yang artinya efisien, sedangkan bulan Juni,
bulan Agustus, bulan September dan bulan Desember yang bernilai kurang dari 1 yang
artinya tidak efisien. Maka dilakukan perbaikan sebagai penetapan target pada bulan
November sebagai penetapan target bagi DMU yang tidak efisien.
Abstrak (Clean): pt varia usaha beton merupakan perusahaan dalam bidang manufaktur dalam penelitian ini hanya di khususkan pada plant bsp permasalahan yang terdapat pada plant bsp yaitu pada proses produksi yang berjalan dengan normal tetapi output yang dihasilkan tetap bahkan tidak terpenuhi mesin berjalan dengan keadaan stabil tanpa mengalami kerusakan pada proses produksi solusi untuk pengukuran efisiensi relatif maka menggunakan metode dea data envelopment analysis dalam pengukuran metode dea pada penelitian ini menggunakan model ccr charnes cooper and rhodes dan model bcc banker charnes and cooper dengan hasil penelitian yaitu bulan januari bulan februari bulan maret bulan april bulan meibulan juli bulan oktober bulan november yang bernilai yang artinya efisien sedangkan bulan juni bulan agustus bulan september dan bulan desember yang bernilai kurang dari yang artinya tidak efisien maka dilakukan perbaikan sebagai penetapan target pada bulan november sebagai penetapan target bagi dmu yang tidak efisien
Abstrak (Stopwords Removed): pt varia usaha beton perusahaan bidang manufaktur penelitian khususkan plant bsp permasalahan terdapat plant bsp proses produksi berjalan normal output dihasilkan tetap bahkan terpenuhi mesin berjalan keadaan stabil mengalami kerusakan proses produksi solusi pengukuran efisiensi relatif menggunakan metode dea data envelopment analysis pengukuran metode dea penelitian menggunakan model ccr charnes cooper and rhodes model bcc banker charnes and cooper hasil penelitian bulan januari bulan februari bulan maret bulan april bulan meibulan juli bulan oktober bulan november bernilai artinya efisien sedangkan bulan juni bulan agustus bulan september bulan desember bernilai kurang artinya efisien dilakukan perbaikan penetapan target bulan november penetapan target bagi dmu efisien
Abstrak (Stemmed): pt varia usaha beton usaha bidang manufaktur teliti khusus plant bsp masalah dapat plant bsp proses produksi jalan normal output hasil tetap bahkan penuh mesin jalan ada stabil alami rusa proses produksi solusi ukur efisiensi relatif guna metode dea data envelopment analysis ukur metode dea teliti guna model ccr charnes cooper and rhodes model bcc banker charnes and cooper hasil teliti bulan januari bulan februari bulan maret bulan april bulan meibulan juli bulan oktober bulan november nila arti efisien sedang bulan juni bulan agustus bulan september bulan desember nila kurang arti efisien laku baik tetap target bulan november tetap target bagi dmu efisien
Abstrak (Corrected): pt varia sara baton sara biding manufacture elite rhesus plant bop marsala apart plant bop proves produksi alan normal output hail team balkan punch resin alan ada stabile salami rush proves produksi solus ukr efisiensi related gun metope dead data envelopment analysis ukr metope dead elite gun model car charges cooper and rhodes model bic banker charges and cooper hail elite buran january buran february buran market buran april buran meibulan julia buran october buran november nina art elision sedan buran junk buran augustus buran september buran december nina during art elision lake back team target buran november team target bag du elision
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'bulan': 12, 'teliti': 3, 'tetap': 3, 'efisien': 3, 'usaha': 2, 'plant': 2, 'bsp': 2, 'proses': 2, 'produksi': 2, 'jalan': 2, 'hasil': 2, 'ukur': 2, 'guna': 2, 'metode': 2, 'dea': 2, 'model': 2, 'charnes': 2, 'cooper': 2, 'and': 2, 'november': 2, 'nila': 2, 'arti': 2, 'target': 2, 'pt': 1, 'varia': 1, 'beton': 1, 'bidang': 1, 'manufaktur': 1, 'khusus': 1, 'masalah': 1, 'dapat': 1, 'normal': 1, 'output': 1, 'bahkan': 1, 'penuh': 1, 'mesin': 1, 'ada': 1, 'stabil': 1, 'alami': 1, 'rusa': 1, 'solusi': 1, 'efisiensi': 1, 'relatif': 1, 'data': 1, 'envelopment': 1, 'analysis': 1, 'ccr': 1, 'rhodes': 1, 'bcc': 1, 'banker': 1, 'januari': 1, 'februari': 1, 'maret': 1, 'april': 1, 'meibulan': 1, 'juli': 1, 'oktober': 1, 'sedang': 1, 'juni': 1, 'agustus': 1, 'september': 1, 'desember': 1, 'kurang': 1, 'laku': 1, 'baik': 1, 'bagi': 1, 'dmu': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 7, 'in': 4, 'of': 4, 'that': 4, 'this': 3, 'study': 3, 'not': 3, 'and': 3, 'month': 3, 'is': 2, 'running': 2, 'for': 2, 'measurement': 2, 'method': 2, 'dea': 2, 'models': 2, 'charnes': 2, 'november': 2, 'worth': 2, 'one': 2, 'efficient': 2, 'as': 2, 'determination': 2, 'target': 2, 'pt': 1, 'varia': 1, 'usaha': 1, 'beton': 1, 'an': 1, 'enterprise': 1, 'manufacturing': 1, 'only': 1, 'dedicated': 1, 'on': 1, 'plant': 1, 'bsp': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'problems': 1, 'normally': 1, 'but': 1, 'resulting': 1, 'output': 1, 'fixed': 1, 'even': 1, 'fulfilled': 1, 'machine': 1, 'with': 1, 'state': 1, 'stable': 1, 'without': 1, 'experience': 1, 'damage': 1, 'at': 1, 'production': 1, 'solutions': 1, 'relative': 1, 'efficiency': 1, 'then': 1, 'use': 1, 'data': 1, 'envelopment': 1, 'analysis': 1, 'using': 1, 'ccr': 1, 'cooper': 1, 'rhodes': 1, 'bcc': 1, 'banker': 1, 'cooperwith': 1, 'results': 1, 'january': 1, 'february': 1, 'march': 1, 'april': 1, 'mey': 1, 'july': 1, 'october': 1, 'which': 1, 'means': 1, 'while': 1, 'juneaugust': 1, 'september': 1, 'december': 1, 'less': 1, 'than': 1, 'to': 1, 'say': 1, 'efficientthen': 1, 'do': 1, 'repair': 1, 'dmu': 1})
-------------------------------------------
--- Data #209 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ghazali Alhamidi
Judul: RANCANG BANGUN PROTOTYPE DAN KONTROL MEJA GETAR RUANG MICROCLIMATE DENGAN ANALISIS RESIKO KEGAGALANNYA MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS
Studi Kasus : Laboratorium Ergonomi dan Pera
Pembimbing 1: Teguh Prasetyo, S.T., M.T.
Pembimbing 2: M. Imron Mustajib, S.T., MT
Abstrak (Raw): Kesehatan dan keselamatan pekerja saat ini menjadi perhatian perusahaan karena kenyamanan pekerja akan sangat berpengaruh terhadap tingkat produktivitas pekerja. Terutama pekerja yang langsung berinteraksi dengan peralatan mekanis. Karena peralatan mekanis sangat berpotensi menghasilkan faktor pengganggu seperti getaran.
Dalam proses pembuatan simulasi getaran ini maka dibuatlah sebuah rancangan alat meja getar berupa prototype. Dalam proses pembuatan dimensi meja getar menyesuaikan dengan kondisi lingkungan ruang Microclimate Laboratorium Ergonomi Dan Perancangan Sistem Kerja.
Dalam pembuatan meja getar ini ada beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan yaitu motor unbalanced sebagai penghasil getaran dan pegas sebagai stabilizer getaran. Motor unbalanced menggunakan 4 buah bandul sentrifugal dengan energy getar yang berbeda-beda yaitu sebesar 12,1 kg, 18,9 kg, 20,9 kg, 34,9 kg. Motor yang digunakan memiliki torsi 1,957 kgf.cm dengan RPM maksimum sebesar 3384 rpm.
Berdasarkan uji coba yang telah dilakukan energy getar bandul tidak mempengaruhi frekuensi yang berada diatas permukaan lantai. Namun sangat mempengaruhi amplitude yang mampu dicapai oleh meja getar ini. Amplitudo puncak terendah berada pada bandul dengan energy getar 12,1 kg yaitu sebesar 0,45 mm. Dan amplitudo puncak tertinggi dicapai bandul dengan energy getar sebesar 18,9 yaitu sebesar 0,9 mm.
Untuk menimalisir potensi kegagalan saat produk sebenarnya dibuat maka potensi kegagalan ditelurusi sebaik mungkin. Berdasarkan penelusuran terhadap potensi kegagalan meja getar, pada FMEA sistem dan desain RPN tertinggi berada pada tipe pegas dengan nilai 162. Diharapkan hal ini menjadi pertimbangan dalam proses pembuatan meja getar yang sebenarnya.
Abstrak (Clean): kesehatan dan keselamatan pekerja saat ini menjadi perhatian perusahaan karena kenyamanan pekerja akan sangat berpengaruh terhadap tingkat produktivitas pekerja terutama pekerja yang langsung berinteraksi dengan peralatan mekanis karena peralatan mekanis sangat berpotensi menghasilkan faktor pengganggu seperti getaran dalam proses pembuatan simulasi getaran ini maka dibuatlah sebuah rancangan alat meja getar berupa prototype dalam proses pembuatan dimensi meja getar menyesuaikan dengan kondisi lingkungan ruang microclimate laboratorium ergonomi dan perancangan sistem kerja dalam pembuatan meja getar ini ada beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan yaitu motor unbalanced sebagai penghasil getaran dan pegas sebagai stabilizer getaran motor unbalanced menggunakan buah bandul sentrifugal dengan energy getar yang berbedabeda yaitu sebesar kg kg kg kg motor yang digunakan memiliki torsi kgfcm dengan rpm maksimum sebesar rpm berdasarkan uji coba yang telah dilakukan energy getar bandul tidak mempengaruhi frekuensi yang berada diatas permukaan lantai namun sangat mempengaruhi amplitude yang mampu dicapai oleh meja getar ini amplitudo puncak terendah berada pada bandul dengan energy getar kg yaitu sebesar mm dan amplitudo puncak tertinggi dicapai bandul dengan energy getar sebesar yaitu sebesar mm untuk menimalisir potensi kegagalan saat produk sebenarnya dibuat maka potensi kegagalan ditelurusi sebaik mungkin berdasarkan penelusuran terhadap potensi kegagalan meja getar pada fmea sistem dan desain rpn tertinggi berada pada tipe pegas dengan nilai diharapkan hal ini menjadi pertimbangan dalam proses pembuatan meja getar yang sebenarnya
Abstrak (Stopwords Removed): kesehatan keselamatan pekerja menjadi perhatian perusahaan kenyamanan pekerja sangat berpengaruh tingkat produktivitas pekerja terutama pekerja langsung berinteraksi peralatan mekanis peralatan mekanis sangat berpotensi menghasilkan faktor pengganggu getaran proses pembuatan simulasi getaran dibuatlah rancangan alat meja getar berupa prototype proses pembuatan dimensi meja getar menyesuaikan kondisi lingkungan ruang microclimate laboratorium ergonomi perancangan sistem kerja pembuatan meja getar ada beberapa aspek penting perlu diperhatikan motor unbalanced penghasil getaran pegas stabilizer getaran motor unbalanced menggunakan buah bandul sentrifugal energy getar berbedabeda sebesar kg kg kg kg motor digunakan memiliki torsi kgfcm rpm maksimum sebesar rpm berdasarkan uji coba dilakukan energy getar bandul mempengaruhi frekuensi berada diatas permukaan lantai sangat mempengaruhi amplitude mampu dicapai meja getar amplitudo puncak terendah berada bandul energy getar kg sebesar mm amplitudo puncak tertinggi dicapai bandul energy getar sebesar sebesar mm menimalisir potensi kegagalan produk sebenarnya dibuat potensi kegagalan ditelurusi sebaik mungkin berdasarkan penelusuran potensi kegagalan meja getar fmea sistem desain rpn tertinggi berada tipe pegas nilai diharapkan menjadi pertimbangan proses pembuatan meja getar sebenarnya
Abstrak (Stemmed): sehat selamat kerja jadi perhati usaha nyaman kerja sangat pengaruh tingkat produktivitas kerja utama kerja langsung interaksi alat mekanis alat mekanis sangat potensi hasil faktor ganggu getar proses buat simulasi getar buat rancang alat meja getar upa prototype proses buat dimensi meja getar sesuai kondisi lingkung ruang microclimate laboratorium ergonomi ancang sistem kerja buat meja getar ada beberapa aspek penting perlu perhati motor unbalanced hasil getar pegas stabilizer getar motor unbalanced guna buah bandul sentrifugal energy getar berbedabeda besar kg kg kg kg motor guna milik torsi kgfcm rpm maksimum besar rpm dasar uji coba laku energy getar bandul pengaruh frekuensi ada atas muka lantai sangat pengaruh amplitude mampu capai meja getar amplitudo puncak rendah ada bandul energy getar kg besar mm amplitudo puncak tinggi capai bandul energy getar besar besar mm menimalisir potensi gagal produk benar buat potensi gagal turus baik mungkin dasar telusur potensi gagal meja getar fmea sistem desain rpn tinggi ada tipe pegas nilai harap jadi timbang proses buat meja getar benar
Abstrak (Corrected): seat seaman era jade perhaps sara nyeman era sang pengaruh dingbat produktivitas era mama era lansing interaksi flat means flat means sang potent hail factor gang gear proves but simulate gear but dancing flat mega gear up prototype proves but dimension mega gear sexual kondisi linking rang microclimate laboratories ergonomic dancing sister era but mega gear ada beberapa aspen panting peru perhaps motor unbalanced hail gear peas stabilizer gear motor unbalanced gun bush banjul centrifugal energy gear berbedabeda bear keg keg keg keg motor gun milk torsi kfc rum maximum bear rum dakar uni coma lake energy gear banjul pengaruh frekuensi ada alas make lanai sang pengaruh amplitude camp capri mega gear amplitude punch rental ada banjul energy gear keg bear my amplitude punch ting capri banjul energy gear bear bear my menimalisir potent gaga proud bear but potent gaga turns back munchkin dakar telugu potent gaga mega gear flea sister detain run ting ada time peas nilgai harp jade timing proves but mega gear bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'getar': 14, 'buat': 6, 'meja': 6, 'kerja': 5, 'besar': 5, 'kg': 5, 'potensi': 4, 'ada': 4, 'bandul': 4, 'energy': 4, 'sangat': 3, 'pengaruh': 3, 'alat': 3, 'proses': 3, 'motor': 3, 'gagal': 3, 'jadi': 2, 'perhati': 2, 'mekanis': 2, 'hasil': 2, 'sistem': 2, 'unbalanced': 2, 'pegas': 2, 'guna': 2, 'rpm': 2, 'dasar': 2, 'capai': 2, 'amplitudo': 2, 'puncak': 2, 'mm': 2, 'tinggi': 2, 'benar': 2, 'sehat': 1, 'selamat': 1, 'usaha': 1, 'nyaman': 1, 'tingkat': 1, 'produktivitas': 1, 'utama': 1, 'langsung': 1, 'interaksi': 1, 'faktor': 1, 'ganggu': 1, 'simulasi': 1, 'rancang': 1, 'upa': 1, 'prototype': 1, 'dimensi': 1, 'sesuai': 1, 'kondisi': 1, 'lingkung': 1, 'ruang': 1, 'microclimate': 1, 'laboratorium': 1, 'ergonomi': 1, 'ancang': 1, 'beberapa': 1, 'aspek': 1, 'penting': 1, 'perlu': 1, 'stabilizer': 1, 'buah': 1, 'sentrifugal': 1, 'berbedabeda': 1, 'milik': 1, 'torsi': 1, 'kgfcm': 1, 'maksimum': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'laku': 1, 'frekuensi': 1, 'atas': 1, 'muka': 1, 'lantai': 1, 'amplitude': 1, 'mampu': 1, 'rendah': 1, 'menimalisir': 1, 'produk': 1, 'turus': 1, 'baik': 1, 'mungkin': 1, 'telusur': 1, 'fmea': 1, 'desain': 1, 'rpn': 1, 'tipe': 1, 'nilai': 1, 'harap': 1, 'timbang': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 36, 'of': 26, 'vibrating': 10, 'is': 9, 'a': 7, 'and': 6, 'with': 6, 'in': 6, 'table': 6, 'kg': 5, 'as': 4, 'vibration': 4, 'to': 4, 'pendulum': 4, 'energy': 4, 'process': 3, 'making': 3, 'this': 3, 'design': 3, 'are': 3, 'amplitude': 3, 'that': 3, 'emerged': 3, 'from': 3, 'potential': 3, 'failure': 3, 'worker': 2, 'greatly': 2, 'affects': 2, 'mechanical': 2, 'equipment': 2, 'made': 2, 'system': 2, 'motor': 2, 'unbalanced': 2, 'spring': 2, 'rpm': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'peak': 2, 'equal': 2, 'mm': 2, 'highest': 2, 'health': 1, 'safety': 1, 'workers': 1, 'has': 1, 'become': 1, 'concern': 1, 'company': 1, 'since': 1, 'comfort': 1, 'level': 1, 'productivity': 1, 'especially': 1, 'those': 1, 'who': 1, 'directly': 1, 'interact': 1, 'besides': 1, 'potentially': 1, 'generates': 1, 'confounding': 1, 'factors': 1, 'such': 1, 'simulation': 1, 'tool': 1, 'form': 1, 'prototype': 1, 'dimensions': 1, 'environmental': 1, 'conditions': 1, 'space': 1, 'microclimate': 1, 'laboratory': 1, 'ergonomics': 1, 'work': 1, 'adjusted': 1, 'manufacturing': 1, 'there': 1, 'several': 1, 'important': 1, 'aspects': 1, 'note': 1, 'they': 1, 'producer': 1, 'stabilizer': 1, 'motors': 1, 'use': 1, 'four': 1, 'pieces': 1, 'centrifugal': 1, 'different': 1, 'amount': 1, 'torque': 1, 'f': 1, 'used': 1, 'kgfcm': 1, 'maximum': 1, 'experiments': 1, 'which': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'conducted': 1, 'does': 1, 'not': 1, 'affect': 1, 'frequency': 1, 'above': 1, 'surface': 1, 'floor': 1, 'however': 1, 'it': 1, 'achieved': 1, 'by': 1, 'lowest': 1, 'minimize': 1, 'when': 1, 'product': 1, 'actually': 1, 'examined': 1, 'well': 1, 'exploration': 1, 'towards': 1, 'fmea': 1, 'rpn': 1, 'value': 1, 'researcher': 1, 'expects': 1, 'result': 1, 'research': 1, 'one': 1, 'considerations': 1, 'actual': 1})
-------------------------------------------
--- Data #210 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: CHAIRUL ANAM
Judul: OPTIMASI PARAMETER PROSES SUSTAINABLE MACHINING PADA MESIN CNC MILLING MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI-PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (PCA)
Pembimbing 1: M. IMRON MUSTAJIB, S.T., M.T.
Pembimbing 2: TEGUH PRASETYO, S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Proses pemesinan kini telah banyak berganti dari mesin manual ke mesin otomatis, tidak terkecuali mesin milling yang secara manual kini mulai diganti dengan mesin CNC (Computer Numerical Control) milling, dengan berkembangnya proses pemesinan yang sangat cepat, orientasi para pelaku industri yang pada awalnya bertujuan untuk mendapatkan untung sebesar-besarnya tanpa memperhatikan dampak lingkungan, kini sudah mulai memperhatikan dampak lingkungannya yaitu konsumsi energi yang dibutuhkan. Selain memperhatikan dampak lingkungan, yang tak kalah penting adalah kualitas dari produk itu sendiri, kualitas sebuah produk sendiri bisa dilihat dari kekasaran permukaan yang dihasilkan. Pada penelitian ini parameter yang digunakan adalah Cutting Speed dengan level (40 m/min, 45 m/min, dan 50 m/min), Feeding dengan level (0,010 m/rev, 0.012 m/rev, dan 0.014 m/rev), dan Depth of Cut dengan level (0.5 mm, 0.75 mm, dan 1 mm). Dengan parameter yang telah ditentukan, digunakan untuk melakukan eksperimen proses pemesinan pada Baja ST-41 menggunakan mesin CNC milling yang bertujuan mendapatkan kombinasi parameter yang paling optimal untuk menghasilkan konsumsi energi paling minimum dan juga kekasaran permukaan paling minimum menggunakan Design of Experiment (DOE) metode Taguchi dan Principal Component Analysis (PCA). Dari hasil analisa didapatkan faktor yang berpengaruh signifikan terhadap multi respon adalah faktor Cutting Speed dengan nilai Pvalue 0.046 < 0.05, dan faktor Feeding dengan nilai Pvalue sebesar 0.046 < 0.05. Hasil yang didapatkan untuk kombinasi parameter yang paling optimal adalah faktor Cutting Speed pada level 1 (40 m/min), faktor Feeding pada level 2 (0.012 mm/rev) dan faktor Depth of Cut pada level 3 (1 mm).
Abstrak (Clean): proses pemesinan kini telah banyak berganti dari mesin manual ke mesin otomatis tidak terkecuali mesin milling yang secara manual kini mulai diganti dengan mesin cnc computer numerical control milling dengan berkembangnya proses pemesinan yang sangat cepat orientasi para pelaku industri yang pada awalnya bertujuan untuk mendapatkan untung sebesarbesarnya tanpa memperhatikan dampak lingkungan kini sudah mulai memperhatikan dampak lingkungannya yaitu konsumsi energi yang dibutuhkan selain memperhatikan dampak lingkungan yang tak kalah penting adalah kualitas dari produk itu sendiri kualitas sebuah produk sendiri bisa dilihat dari kekasaran permukaan yang dihasilkan pada penelitian ini parameter yang digunakan adalah cutting speed dengan level mmin mmin dan mmin feeding dengan level mrev mrev dan mrev dan depth of cut dengan level mm mm dan mm dengan parameter yang telah ditentukan digunakan untuk melakukan eksperimen proses pemesinan pada baja st menggunakan mesin cnc milling yang bertujuan mendapatkan kombinasi parameter yang paling optimal untuk menghasilkan konsumsi energi paling minimum dan juga kekasaran permukaan paling minimum menggunakan design of experiment doe metode taguchi dan principal component analysis pca dari hasil analisa didapatkan faktor yang berpengaruh signifikan terhadap multi respon adalah faktor cutting speed dengan nilai pvalue dan faktor feeding dengan nilai pvalue sebesar hasil yang didapatkan untuk kombinasi parameter yang paling optimal adalah faktor cutting speed pada level mmin faktor feeding pada level mmrev dan faktor depth of cut pada level mm
Abstrak (Stopwords Removed): proses pemesinan kini banyak berganti mesin manual mesin otomatis terkecuali mesin milling secara manual kini mulai diganti mesin cnc computer numerical control milling berkembangnya proses pemesinan sangat cepat orientasi para pelaku industri awalnya bertujuan mendapatkan untung sebesarbesarnya memperhatikan dampak lingkungan kini sudah mulai memperhatikan dampak lingkungannya konsumsi energi dibutuhkan selain memperhatikan dampak lingkungan tak kalah penting kualitas produk sendiri kualitas produk sendiri dilihat kekasaran permukaan dihasilkan penelitian parameter digunakan cutting speed level mmin mmin mmin feeding level mrev mrev mrev depth of cut level mm mm mm parameter ditentukan digunakan melakukan eksperimen proses pemesinan baja st menggunakan mesin cnc milling bertujuan mendapatkan kombinasi parameter paling optimal menghasilkan konsumsi energi paling minimum kekasaran permukaan paling minimum menggunakan design of experiment doe metode taguchi principal component analysis pca hasil analisa didapatkan faktor berpengaruh signifikan multi respon faktor cutting speed nilai pvalue faktor feeding nilai pvalue sebesar hasil didapatkan kombinasi parameter paling optimal faktor cutting speed level mmin faktor feeding level mmrev faktor depth of cut level mm
Abstrak (Stemmed): proses mesin kini banyak ganti mesin manual mesin otomatis kecuali mesin milling cara manual kini mulai ganti mesin cnc computer numerical control milling kembang proses mesin sangat cepat orientasi para laku industri awal tuju dapat untung sebesarbesarnya perhati dampak lingkung kini sudah mulai perhati dampak lingkung konsumsi energi butuh selain perhati dampak lingkung tak kalah penting kualitas produk sendiri kualitas produk sendiri lihat kasar muka hasil teliti parameter guna cutting speed level mmin mmin mmin feeding level mrev mrev mrev depth of cut level mm mm mm parameter tentu guna laku eksperimen proses mesin baja st guna mesin cnc milling tuju dapat kombinasi parameter paling optimal hasil konsumsi energi paling minimum kasar muka paling minimum guna design of experiment doe metode taguchi principal component analysis pca hasil analisa dapat faktor pengaruh signifikan multi respon faktor cutting speed nilai pvalue faktor feeding nilai pvalue besar hasil dapat kombinasi parameter paling optimal faktor cutting speed level mmin faktor feeding level mmrev faktor depth of cut level mm
Abstrak (Corrected): proves resin kind banyan anti resin manual resin fotomat's kecuali resin milling cara manual kind mule anti resin inc computer numerical control milling embank proves resin sang eat oriental para lake industry away juju apart unsung sebesarbesarnya perhaps damp linking kind judah mule perhaps damp linking konsumsi energy butch slain perhaps damp linking take galah panting kualitas proud sending kualitas proud sending that kadar make hail elite parameter gun cutting speed level main main main feeding level rev rev rev depth of cut level my my my parameter tent gun lake eksperimen proves resin baba st gun resin inc milling juju apart kombinasi parameter paling optimal hail konsumsi energy paling minimum kadar make paling minimum gun design of experiment doe metope baluchi principal component analysis pa hail analyst apart factor pengaruh significant mufti respond factor cutting speed nilgai value factor feeding nilgai value bear hail apart kombinasi parameter paling optimal factor cutting speed level main factor feeding level more factor depth of cut level my
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mesin': 8, 'level': 6, 'faktor': 6, 'dapat': 4, 'hasil': 4, 'parameter': 4, 'guna': 4, 'mmin': 4, 'mm': 4, 'paling': 4, 'proses': 3, 'kini': 3, 'milling': 3, 'perhati': 3, 'dampak': 3, 'lingkung': 3, 'cutting': 3, 'speed': 3, 'feeding': 3, 'mrev': 3, 'of': 3, 'ganti': 2, 'manual': 2, 'mulai': 2, 'cnc': 2, 'laku': 2, 'tuju': 2, 'konsumsi': 2, 'energi': 2, 'kualitas': 2, 'produk': 2, 'sendiri': 2, 'kasar': 2, 'muka': 2, 'depth': 2, 'cut': 2, 'kombinasi': 2, 'optimal': 2, 'minimum': 2, 'nilai': 2, 'pvalue': 2, 'banyak': 1, 'otomatis': 1, 'kecuali': 1, 'cara': 1, 'computer': 1, 'numerical': 1, 'control': 1, 'kembang': 1, 'sangat': 1, 'cepat': 1, 'orientasi': 1, 'para': 1, 'industri': 1, 'awal': 1, 'untung': 1, 'sebesarbesarnya': 1, 'sudah': 1, 'butuh': 1, 'selain': 1, 'tak': 1, 'kalah': 1, 'penting': 1, 'lihat': 1, 'teliti': 1, 'tentu': 1, 'eksperimen': 1, 'baja': 1, 'st': 1, 'design': 1, 'experiment': 1, 'doe': 1, 'metode': 1, 'taguchi': 1, 'principal': 1, 'component': 1, 'analysis': 1, 'pca': 1, 'analisa': 1, 'pengaruh': 1, 'signifikan': 1, 'multi': 1, 'respon': 1, 'besar': 1, 'mmrev': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 18, 'in': 7, 'to': 6, 'with': 6, 'level': 6, 'factor': 5, 'machine': 4, 'is': 4, 'mmin': 4, 'mm': 4, 'milling': 3, 'environmental': 3, 'effect': 3, 'cutting': 3, 'speed': 3, 'feeding': 3, 'mrev': 3, 'and': 3, 'parameter': 3, 'most': 3, 'machining': 2, 'process': 2, 'be': 2, 'changed': 2, 'from': 2, 'manual': 2, 'into': 2, 'which': 2, 'it': 2, 'cnc': 2, 'itself': 2, 'perceiving': 2, 'consumption': 2, 'energy': 2, 'quality': 2, 'product': 2, 'surface': 2, 'roughness': 2, 'used': 2, 'depth': 2, 'cut': 2, 'was': 2, 'optimal': 2, 'combination': 2, 'minimum': 2, 'as': 2, 'analysis': 2, 'were': 2, 'pvalue': 2, 'nowadays': 1, 'turns': 1, 'out': 1, 'automatic': 1, 'regarding': 1, 'computer': 1, 'numerical': 1, 'control': 1, 'concerning': 1, 'rapid': 1, 'development': 1, 'prior': 1, 'orientation': 1, 'industrial': 1, 'perpetrators': 1, 'aims': 1, 'at': 1, 'earning': 1, 'profit': 1, 'profusely': 1, 'without': 1, 'however': 1, 'they': 1, 'start': 1, 'required': 1, 'addition': 1, 'concern': 1, 'also': 1, 'crucial': 1, 'since': 1, 'able': 1, 'seen': 1, 'produced': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'parameters': 1, 'terms': 1, 'selected': 1, 'conduct': 1, 'experimental': 1, 'on': 1, 'st': 1, 'steel': 1, 'a': 1, 'purpose': 1, 'gaining': 1, 'useful': 1, 'get': 1, 'well': 1, 'by': 1, 'using': 1, 'design': 1, 'experiment': 1, 'doe': 1, 'taguchi': 1, 'method': 1, 'principal': 1, 'component': 1, 'pca': 1, 'findings': 1, 'revealed': 1, 'that': 1, 'significance': 1, 'influence': 1, 'factors': 1, 'toward': 1, 'multi': 1, 'response': 1, 'result': 1, 'mmrev': 1})
-------------------------------------------
--- Data #211 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Irma Wahyu Febriani
Judul: APLIKASI GREEN QFD II (GREEN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT II) UNTUK PENGEMBANGAN PRODUK BATIK DI UKM PAMEKASAN
Pembimbing 1: Ahmad Mughni, S.T,.M.Eng.Mgt.
Pembimbing 2: Agus Salim, S.T,.M.T.
Abstrak (Raw): UKM di daerah pamekasan merupakan salah satu usaha yang membantu perekonomian warga sekitar. Salah satunya adalah UKM batik yang paling utama. Keberadaan UKM ini memiliki peranan yang sangat penting bagi lingkungan sekitar. Akan tetapi kenyataan UKM saat ini belum bisa memperhatikan aspek dampak lingkungan yang dapat di timbulkan dari proses produksi. Terutama produksi batik yang tentunya memiliki banyak limbah yang ditimbulkan dari aktivitas produksi.Oleh karena itu perlu meningkatkan keunggulan dari UKM. Selain dari segi kualitas yang tetap memperhatikan aspek-aspek yang diinginkan konsumen tetapi juga melakukan pengembangan produk yang ramah lingkungan. Dalampenelitian ini akan digunakan metode Green Quality Function Deployment II. Didalamnya membahas mengenai evaluasi kualitas produk dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan serta biaya yang digunakan selama proses produksi.
Kata kunci : Green QFD II, Produk Batik, UKM, Ramah Lingkungan
Abstrak (Clean): ukm di daerah pamekasan merupakan salah satu usaha yang membantu perekonomian warga sekitar salah satunya adalah ukm batik yang paling utama keberadaan ukm ini memiliki peranan yang sangat penting bagi lingkungan sekitar akan tetapi kenyataan ukm saat ini belum bisa memperhatikan aspek dampak lingkungan yang dapat di timbulkan dari proses produksi terutama produksi batik yang tentunya memiliki banyak limbah yang ditimbulkan dari aktivitas produksioleh karena itu perlu meningkatkan keunggulan dari ukm selain dari segi kualitas yang tetap memperhatikan aspekaspek yang diinginkan konsumen tetapi juga melakukan pengembangan produk yang ramah lingkungan dalampenelitian ini akan digunakan metode green quality function deployment ii didalamnya membahas mengenai evaluasi kualitas produk dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan serta biaya yang digunakan selama proses produksi kata kunci green qfd ii produk batik ukm ramah lingkungan
Abstrak (Stopwords Removed): ukm daerah pamekasan salah satu usaha membantu perekonomian warga sekitar salah satunya ukm batik paling utama keberadaan ukm memiliki peranan sangat penting bagi lingkungan sekitar kenyataan ukm belum memperhatikan aspek dampak lingkungan dapat timbulkan proses produksi terutama produksi batik tentunya memiliki banyak limbah ditimbulkan aktivitas produksioleh perlu meningkatkan keunggulan ukm selain segi kualitas tetap memperhatikan aspekaspek diinginkan konsumen melakukan pengembangan produk ramah lingkungan dalampenelitian digunakan metode green quality function deployment ii didalamnya membahas mengenai evaluasi kualitas produk tetap memperhatikan aspek lingkungan biaya digunakan selama proses produksi kata kunci green qfd ii produk batik ukm ramah lingkungan
Abstrak (Stemmed): ukm daerah pamekasan salah satu usaha bantu ekonomi warga sekitar salah satu ukm batik paling utama ada ukm milik peran sangat penting bagi lingkung sekitar nyata ukm belum perhati aspek dampak lingkung dapat timbul proses produksi utama produksi batik tentu milik banyak limbah timbul aktivitas produksioleh perlu tingkat unggul ukm selain segi kualitas tetap perhati aspekaspek ingin konsumen laku kembang produk ramah lingkung dalampenelitian guna metode green quality function deployment ii dalam bahas kena evaluasi kualitas produk tetap perhati aspek lingkung biaya guna lama proses produksi kata kunci green qfd ii produk batik ukm ramah lingkung
Abstrak (Corrected): um sarah pamekasan salad sat sara bantu economic warta seminar salad sat um batik paling mama ada um milk pecan sang panting bag linking seminar nyala um begum perhaps aspen damp linking apart timbal proves produksi mama produksi batik tent milk banyan limb timbal aktivitas produksioleh peru dingbat lungful um slain semi kualitas team perhaps aspekaspek begin consumed lake embank proud rama linking dalampenelitian gun metope green quality function deployment i dream baas ken evaluate kualitas proud team perhaps aspen linking bay gun lama proves produksi data bunch green and i proud batik um rama linking
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ukm': 6, 'lingkung': 5, 'batik': 3, 'perhati': 3, 'produksi': 3, 'produk': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'sekitar': 2, 'utama': 2, 'milik': 2, 'aspek': 2, 'timbul': 2, 'proses': 2, 'kualitas': 2, 'tetap': 2, 'ramah': 2, 'guna': 2, 'green': 2, 'ii': 2, 'daerah': 1, 'pamekasan': 1, 'usaha': 1, 'bantu': 1, 'ekonomi': 1, 'warga': 1, 'paling': 1, 'ada': 1, 'peran': 1, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'bagi': 1, 'nyata': 1, 'belum': 1, 'dampak': 1, 'dapat': 1, 'tentu': 1, 'banyak': 1, 'limbah': 1, 'aktivitas': 1, 'produksioleh': 1, 'perlu': 1, 'tingkat': 1, 'unggul': 1, 'selain': 1, 'segi': 1, 'aspekaspek': 1, 'ingin': 1, 'konsumen': 1, 'laku': 1, 'kembang': 1, 'dalampenelitian': 1, 'metode': 1, 'quality': 1, 'function': 1, 'deployment': 1, 'dalam': 1, 'bahas': 1, 'kena': 1, 'evaluasi': 1, 'biaya': 1, 'lama': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'qfd': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'of': 10, 'that': 7, 'smes': 6, 'in': 4, 'to': 4, 'is': 3, 'batik': 3, 'aspects': 3, 'production': 3, 'quality': 3, 'products': 3, 'one': 2, 'important': 2, 'a': 2, 'but': 2, 'environmental': 2, 'be': 2, 'from': 2, 'process': 2, 'are': 2, 'environmentally': 2, 'friendly': 2, 'used': 2, 'green': 2, 'ii': 2, 'as': 2, 'area': 1, 'pamekasan': 1, 'effort': 1, 'helps': 1, 'economy': 1, 'local': 1, 'people': 1, 'them': 1, 'most': 1, 'existence': 1, 'these': 1, 'have': 1, 'very': 1, 'role': 1, 'for': 1, 'environment': 1, 'reality': 1, 'now': 1, 'could': 1, 'not': 1, 'pay': 1, 'attention': 1, 'impact': 1, 'can': 1, 'caused': 1, 'especially': 1, 'certainly': 1, 'has': 1, 'lot': 1, 'waste': 1, 'generated': 1, 'activities': 1, 'produksioleh': 1, 'therefore': 1, 'need': 1, 'increase': 1, 'prominence': 1, 'addition': 1, 'terms': 1, 'taking': 1, 'into': 1, 'account': 1, 'consumers': 1, 'want': 1, 'also': 1, 'develop': 1, 'this': 1, 'will': 1, 'research': 1, 'methods': 1, 'function': 1, 'deployment': 1, 'inside': 1, 'discuss': 1, 'evaluation': 1, 'while': 1, 'considering': 1, 'well': 1, 'costs': 1, 'during': 1, 'keywords': 1, 'qfd': 1})
-------------------------------------------
--- Data #212 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: FAISOL AFNANI
Judul: ANALISIS DAYA SAING USAHA KECIL MENENGAH BATIK PADA SENTRA BATIK TANJUNG BUMI KAB. BANGKALAN
Pembimbing 1: Ahmad Mughni, S.T.,M.Eng.,Mgt
Pembimbing 2: Indra Cahyadi, S.T.,M.Bus.,Ph.D
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan sentra batik Tanjung Bumi dalam tiga tahun terakhir serta mengidentifikasi dan menganalisis faktor yang mempengaruhi daya saing untuk batik Tanjung Bumi. Sampel ditujukan kepada 34 pengusah batik pada sentra batik Tanjung Bumi baik yang terdaftar dan tidak terdaftar di Disperindag Kab. Bangkalan. Alat analisis yang digunakan yaitu regresi linier berganda yang digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan usaha pada sentra batik Tanjung Bumi mulai tahun 2012 sampai tahun 2014 mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut didasarkan pada omset, jumlah karyawan dan volume penjualan batik. Dari hasil uji regresi linier berganda dapat diketahui variabel independen secara simultan mempengaruhi varibel dependen yaitu daya saing. Secara parsial variabel-variabel yang signifikan mempengaruhi daya saing yaitu variabel produk, kebijakan pemerintah dan sumber daya manusia. Sedangkan variabel infrastruktur dan IPTEK tidak signifikan mempengaruhi daya saing. Besar pengaruh varibel independen terhadap variabel dependen yaitu 62.2% sedangkan sisanya sebesar 37.8% dijelaskan oleh variabel lainnya yang tidak diteliti pada penelitian ini.
Kata kuci : Daya saing, Perkembangan usaha, Regresi linier berganda.
Abstrak (Clean): abstrak penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan sentra batik tanjung bumi dalam tiga tahun terakhir serta mengidentifikasi dan menganalisis faktor yang mempengaruhi daya saing untuk batik tanjung bumi sampel ditujukan kepada pengusah batik pada sentra batik tanjung bumi baik yang terdaftar dan tidak terdaftar di disperindag kab bangkalan alat analisis yang digunakan yaitu regresi linier berganda yang digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan usaha pada sentra batik tanjung bumi mulai tahun sampai tahun mengalami peningkatan peningkatan tersebut didasarkan pada omset jumlah karyawan dan volume penjualan batik dari hasil uji regresi linier berganda dapat diketahui variabel independen secara simultan mempengaruhi varibel dependen yaitu daya saing secara parsial variabelvariabel yang signifikan mempengaruhi daya saing yaitu variabel produk kebijakan pemerintah dan sumber daya manusia sedangkan variabel infrastruktur dan iptek tidak signifikan mempengaruhi daya saing besar pengaruh varibel independen terhadap variabel dependen yaitu sedangkan sisanya sebesar dijelaskan oleh variabel lainnya yang tidak diteliti pada penelitian ini kata kuci daya saing perkembangan usaha regresi linier berganda
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak penelitian bertujuan mengetahui perkembangan sentra batik tanjung bumi tiga tahun terakhir mengidentifikasi menganalisis faktor mempengaruhi daya saing batik tanjung bumi sampel ditujukan kepada pengusah batik sentra batik tanjung bumi baik terdaftar terdaftar disperindag kab bangkalan alat analisis digunakan regresi linier berganda digunakan mengetahui pengaruh variabel independen variabel dependen hasil penelitian menunjukkan perkembangan usaha sentra batik tanjung bumi mulai tahun tahun mengalami peningkatan peningkatan tersebut didasarkan omset jumlah karyawan volume penjualan batik hasil uji regresi linier berganda dapat diketahui variabel independen secara simultan mempengaruhi varibel dependen daya saing secara parsial variabelvariabel signifikan mempengaruhi daya saing variabel produk kebijakan pemerintah sumber daya manusia sedangkan variabel infrastruktur iptek signifikan mempengaruhi daya saing besar pengaruh varibel independen variabel dependen sedangkan sisanya sebesar dijelaskan variabel lainnya diteliti penelitian kata kuci daya saing perkembangan usaha regresi linier berganda
Abstrak (Stemmed): abstrak teliti tuju tahu kembang sentra batik tanjung bumi tiga tahun akhir identifikasi analis faktor pengaruh daya saing batik tanjung bumi sampel tuju kepada usah batik sentra batik tanjung bumi baik daftar daftar disperindag kab bangkal alat analisis guna regresi linier ganda guna tahu pengaruh variabel independen variabel dependen hasil teliti tunjuk kembang usaha sentra batik tanjung bumi mulai tahun tahun alami tingkat tingkat sebut dasar omset jumlah karyawan volume jual batik hasil uji regresi linier ganda dapat tahu variabel independen cara simultan pengaruh varibel dependen daya saing cara parsial variabelvariabel signifikan pengaruh daya saing variabel produk bijak perintah sumber daya manusia sedang variabel infrastruktur iptek signifikan pengaruh daya saing besar pengaruh varibel independen variabel dependen sedang sisa besar jelas variabel lain teliti teliti kata kuci daya saing kembang usaha regresi linier ganda
Abstrak (Corrected): abstract elite juju tau embank sentry batik tanning bump toga thun air identifikasi analysis factor pengaruh day saying batik tanning bump sample juju keypad utah batik sentry batik tanning bump back dafter dafter disperindag kab bangka flat analysis gun regress linger ganda gun tau pengaruh variable independent variable dependent hail elite tuneup embank sara sentry batik tanning bump mule thun thun salami dingbat dingbat debut dakar onset mullah karajan volume dual batik hail uni regress linger ganda apart tau variable independent cara simulate pengaruh maribel dependent day saying cara partial variabelvariabel significant pengaruh day saying variable proud biak perineal number day amnesia sedan variable infrastructure item significant pengaruh day saying bear pengaruh maribel independent variable dependent sedan visa bear jells variable lain elite elite data much day saying embank sara regress linger ganda
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'variabel': 7, 'batik': 6, 'pengaruh': 6, 'daya': 6, 'saing': 5, 'teliti': 4, 'tanjung': 4, 'bumi': 4, 'tahu': 3, 'kembang': 3, 'sentra': 3, 'tahun': 3, 'regresi': 3, 'linier': 3, 'ganda': 3, 'independen': 3, 'dependen': 3, 'tuju': 2, 'daftar': 2, 'guna': 2, 'hasil': 2, 'usaha': 2, 'tingkat': 2, 'cara': 2, 'varibel': 2, 'signifikan': 2, 'sedang': 2, 'besar': 2, 'abstrak': 1, 'tiga': 1, 'akhir': 1, 'identifikasi': 1, 'analis': 1, 'faktor': 1, 'sampel': 1, 'kepada': 1, 'usah': 1, 'baik': 1, 'disperindag': 1, 'kab': 1, 'bangkal': 1, 'alat': 1, 'analisis': 1, 'tunjuk': 1, 'mulai': 1, 'alami': 1, 'sebut': 1, 'dasar': 1, 'omset': 1, 'jumlah': 1, 'karyawan': 1, 'volume': 1, 'jual': 1, 'uji': 1, 'dapat': 1, 'simultan': 1, 'parsial': 1, 'variabelvariabel': 1, 'produk': 1, 'bijak': 1, 'perintah': 1, 'sumber': 1, 'manusia': 1, 'infrastruktur': 1, 'iptek': 1, 'sisa': 1, 'jelas': 1, 'lain': 1, 'kata': 1, 'kuci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 10, 'variable': 7, 'batik': 6, 'and': 6, 'competitiveness': 5, 'is': 5, 'this': 4, 'to': 4, 'tanjung': 4, 'bumi': 4, 'in': 4, 'research': 3, 'center': 3, 'multiple': 3, 'linear': 3, 'regression': 3, 'on': 3, 'dependent': 3, 'independent': 3, 'from': 3, 'variables': 3, 'affect': 3, 'determine': 2, 'used': 2, 'results': 2, 'that': 2, 'development': 2, 'business': 2, 'significantly': 2, 'while': 2, 'not': 2, 'abstract': 1, 'purpose': 1, 'progress': 1, 'last': 1, 'three': 1, 'years': 1, 'with': 1, 'identify': 1, 'analyze': 1, 'factors': 1, 'affecting': 1, 'samples': 1, 'addressed': 1, 'employer': 1, 'at': 1, 'both': 1, 'registered': 1, 'unregistered': 1, 'disperindag': 1, 'kab': 1, 'bangkal': 1, 'analysis': 1, 'were': 1, 'effect': 1, 'indicate': 1, 'has': 1, 'increased': 1, 'increase': 1, 'based': 1, 'turnover': 1, 'number': 1, 'employees': 1, 'a': 1, 'sales': 1, 'volume': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'seen': 1, 'simultaneously': 1, 'partially': 1, 'products': 1, 'government': 1, 'policies': 1, 'human': 1, 'resources': 1, 'infrastructure': 1, 'science': 1, 'technology': 1, 'does': 1, 'influence': 1, 'remaining': 1, 'explained': 1, 'by': 1, 'other': 1, 'examined': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #213 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Salman Alfaris
Judul: EFEK DIAMETER COIL, PERBANDINGAN JUMLAH LILITAN, JENIS COIL, PADA TRASMITTER RECEIVER TERHADAP EFISIENSI ENERGI TRANSFER WIRELESS TRANSFER ELECTRICITY DENGAN METODE DESAIN OF EXPERIMENT (DOE)
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si, M.T
Pembimbing 2: Mu’alim S.,T M.T
Abstrak (Raw): Dalam Kehidupan sehari – hari saat ini tidak bisa lepas dari kebutuhan akan peralatan elektronik seperti Telepon Genggam untuk berkomunikasi, Laptop untuk mengerjakan pekerjaan dan akses internet sampai pada pemutar musik mp3 untuk mendengarkan lagu, Pada umumnya pengisian daya listrik yang kita gunakan yaitu menggunakan kabel tembaga, Namun seiring dengan perkembangan saat ini telah dikembangkan transfer daya nirkabel. Hal ini bisa untuk penghematan bahan-bahan untuk pembuatan kabel sebagai penyalur daya listrik, Juga sebagai antisipasi dari limbah kabel. Penelitian yang akan dillakukan bertujuan Untuk mengetahui pengaruh dianmeter Coil Transmitter Receiver terhadap Efisiensi energy transfer, Untuk mengetahui pengaruh Perbandingan Jumlah lilitan Transmitter Receiver terhadap Efisiensi energy transfer. Untuk mengetahui pengaruh Perbandingan Jenis Coil Transmitter Receiver terhadap Efisiensi energy transfer.Untuk mengetahui pengaruh interaksi antara variable diameter Coil Transmitter Receiver, variable perbandingan Coil Transmitter Receiver, variabel Jenis Coil Transmitter Receiver terhadap Efisiensi energy transfer. Penelitian ini merupakan Jenis penelitian eksperimental. Karena penelitian eksperimental merupakan salah satu prosedur penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui dampak treatmen terhadap hasil yang akan diperoleh pada subjek penelitian. Penelitian eksperimental merupakan modifikasi kondisi yang dilakukan secara sengaja dan terkontrol dalam menentukan peristiwa atau kejadian, serta pengamatan terhadap perubahan yang terjadi pada peristiwa itu sendiri. Sehingga diketahui bahwa nilai signifikansi tingkat efisiensi transfer atau f hitung terbesar yaitu 69.34, dengan kombinasi Perbandingan jumlah lilitan 1:5, Diameter 10cm dan jenis Coil Single Filar Coil.
Abstrak (Clean): dalam kehidupan sehari – hari saat ini tidak bisa lepas dari kebutuhan akan peralatan elektronik seperti telepon genggam untuk berkomunikasi laptop untuk mengerjakan pekerjaan dan akses internet sampai pada pemutar musik mp untuk mendengarkan lagu pada umumnya pengisian daya listrik yang kita gunakan yaitu menggunakan kabel tembaga namun seiring dengan perkembangan saat ini telah dikembangkan transfer daya nirkabel hal ini bisa untuk penghematan bahanbahan untuk pembuatan kabel sebagai penyalur daya listrik juga sebagai antisipasi dari limbah kabel penelitian yang akan dillakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh dianmeter coil transmitter receiver terhadap efisiensi energy transfer untuk mengetahui pengaruh perbandingan jumlah lilitan transmitter receiver terhadap efisiensi energy transfer untuk mengetahui pengaruh perbandingan jenis coil transmitter receiver terhadap efisiensi energy transferuntuk mengetahui pengaruh interaksi antara variable diameter coil transmitter receiver variable perbandingan coil transmitter receiver variabel jenis coil transmitter receiver terhadap efisiensi energy transfer penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental karena penelitian eksperimental merupakan salah satu prosedur penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui dampak treatmen terhadap hasil yang akan diperoleh pada subjek penelitian penelitian eksperimental merupakan modifikasi kondisi yang dilakukan secara sengaja dan terkontrol dalam menentukan peristiwa atau kejadian serta pengamatan terhadap perubahan yang terjadi pada peristiwa itu sendiri sehingga diketahui bahwa nilai signifikansi tingkat efisiensi transfer atau f hitung terbesar yaitu dengan kombinasi perbandingan jumlah lilitan diameter cm dan jenis coil single filar coil
Abstrak (Stopwords Removed): kehidupan sehari – hari lepas kebutuhan peralatan elektronik telepon genggam berkomunikasi laptop mengerjakan pekerjaan akses internet pemutar musik mp mendengarkan lagu umumnya pengisian daya listrik kita gunakan menggunakan kabel tembaga seiring perkembangan dikembangkan transfer daya nirkabel penghematan bahanbahan pembuatan kabel penyalur daya listrik antisipasi limbah kabel penelitian dillakukan bertujuan mengetahui pengaruh dianmeter coil transmitter receiver efisiensi energy transfer mengetahui pengaruh perbandingan jumlah lilitan transmitter receiver efisiensi energy transfer mengetahui pengaruh perbandingan jenis coil transmitter receiver efisiensi energy transferuntuk mengetahui pengaruh interaksi antara variable diameter coil transmitter receiver variable perbandingan coil transmitter receiver variabel jenis coil transmitter receiver efisiensi energy transfer penelitian jenis penelitian eksperimental penelitian eksperimental salah satu prosedur penelitian kuantitatif bertujuan mengetahui dampak treatmen hasil diperoleh subjek penelitian penelitian eksperimental modifikasi kondisi dilakukan secara sengaja terkontrol menentukan peristiwa kejadian pengamatan perubahan terjadi peristiwa sendiri diketahui nilai signifikansi tingkat efisiensi transfer f hitung terbesar kombinasi perbandingan jumlah lilitan diameter cm jenis coil single filar coil
Abstrak (Stemmed): hidup hari hari lepas butuh alat elektronik telepon genggam komunikasi laptop kerja kerja akses internet putar musik mp dengar lagu umum isi daya listrik kita guna guna kabel tembaga iring kembang kembang transfer daya nirkabel hemat bahanbahan buat kabel salur daya listrik antisipasi limbah kabel teliti dillakukan tuju tahu pengaruh dianmeter coil transmitter receiver efisiensi energy transfer tahu pengaruh banding jumlah lilit transmitter receiver efisiensi energy transfer tahu pengaruh banding jenis coil transmitter receiver efisiensi energy transferuntuk tahu pengaruh interaksi antara variable diameter coil transmitter receiver variable banding coil transmitter receiver variabel jenis coil transmitter receiver efisiensi energy transfer teliti jenis teliti eksperimental teliti eksperimental salah satu prosedur teliti kuantitatif tuju tahu dampak treatmen hasil oleh subjek teliti teliti eksperimental modifikasi kondisi laku cara sengaja kontrol tentu peristiwa jadi amat ubah jadi peristiwa sendiri tahu nilai signifikansi tingkat efisiensi transfer f hitung besar kombinasi banding jumlah lilit diameter cm jenis coil single filar coil
Abstrak (Corrected): hide hard hard leaps butch flat electronic telephone gingham komunikasi laptop era era asses internet put music my denar lag mum is day listeria kit gun gun label teabag bring embank embank transfer day nirkabel heat bahanbahan but label slur day listeria antisipasi limb label elite dillakukan juju tau pengaruh diameter coil transmitter receiver efisiensi energy transfer tau pengaruh banding mullah limit transmitter receiver efisiensi energy transfer tau pengaruh banding penis coil transmitter receiver efisiensi energy transferuntuk tau pengaruh interaksi angara variable diameter coil transmitter receiver variable banding coil transmitter receiver variable penis coil transmitter receiver efisiensi energy transfer elite penis elite experimental elite experimental salad sat procedure elite kuantitatif juju tau damp treatment hail olen subject elite elite experimental modifikasi kondisi lake cara sengaja control tent pristina jade mat bah jade pristina sending tau nilgai signifikansi dingbat efisiensi transfer f hiding bear kombinasi banding mullah limit diameter cm penis coil single filar coil
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'teliti': 7, 'coil': 7, 'tahu': 6, 'transmitter': 6, 'receiver': 6, 'transfer': 5, 'efisiensi': 5, 'pengaruh': 4, 'energy': 4, 'banding': 4, 'jenis': 4, 'daya': 3, 'kabel': 3, 'eksperimental': 3, 'hari': 2, 'kerja': 2, 'listrik': 2, 'guna': 2, 'kembang': 2, 'tuju': 2, 'jumlah': 2, 'lilit': 2, 'variable': 2, 'diameter': 2, 'peristiwa': 2, 'jadi': 2, 'hidup': 1, 'lepas': 1, 'butuh': 1, 'alat': 1, 'elektronik': 1, 'telepon': 1, 'genggam': 1, 'komunikasi': 1, 'laptop': 1, 'akses': 1, 'internet': 1, 'putar': 1, 'musik': 1, 'mp': 1, 'dengar': 1, 'lagu': 1, 'umum': 1, 'isi': 1, 'kita': 1, 'tembaga': 1, 'iring': 1, 'nirkabel': 1, 'hemat': 1, 'bahanbahan': 1, 'buat': 1, 'salur': 1, 'antisipasi': 1, 'limbah': 1, 'dillakukan': 1, 'dianmeter': 1, 'transferuntuk': 1, 'interaksi': 1, 'antara': 1, 'variabel': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'prosedur': 1, 'kuantitatif': 1, 'dampak': 1, 'treatmen': 1, 'hasil': 1, 'oleh': 1, 'subjek': 1, 'modifikasi': 1, 'kondisi': 1, 'laku': 1, 'cara': 1, 'sengaja': 1, 'kontrol': 1, 'tentu': 1, 'amat': 1, 'ubah': 1, 'sendiri': 1, 'nilai': 1, 'signifikansi': 1, 'tingkat': 1, 'f': 1, 'hitung': 1, 'besar': 1, 'kombinasi': 1, 'cm': 1, 'single': 1, 'filar': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 31, 'of': 26, 'to': 9, 'a': 7, 'research': 7, 'coil': 7, 'as': 6, 'transfer': 6, 'transmitter': 6, 'receiver': 6, 'for': 5, 'against': 5, 'efficiency': 5, 'is': 5, 'be': 4, 'energy': 4, 'comparison': 4, 'type': 4, 'that': 4, 'in': 3, 'and': 3, 'out': 3, 'know': 3, 'experimental': 3, 'day': 2, 'current': 2, 'use': 2, 'ie': 2, 'with': 2, 'power': 2, 'this': 2, 'cable': 2, 'well': 2, 'find': 2, 'influence': 2, 'how': 2, 'number': 2, 'coils': 2, 'variable': 2, 'diameter': 2, 'on': 2, 'or': 2, 'events': 2, 'life': 1, 'could': 1, 'not': 1, 'separated': 1, 'from': 1, 'need': 1, 'electronic': 1, 'equipment': 1, 'such': 1, 'mobile': 1, 'phones': 1, 'communicate': 1, 'work': 1, 'laptop': 1, 'internet': 1, 'access': 1, 'mp': 1, 'music': 1, 'player': 1, 'listening': 1, 'songs': 1, 'generally': 1, 'charging': 1, 'electricity': 1, 'we': 1, 'copper': 1, 'wires': 1, 'but': 1, 'along': 1, 'developments': 1, 'have': 1, 'developed': 1, 'wireless': 1, 'can': 1, 'saving': 1, 'materials': 1, 'manufacture': 1, 'retailer': 1, 'electrical': 1, 'anticipation': 1, 'waste': 1, 'will': 1, 'carried': 1, 'aiming': 1, 'dianmeter': 1, 'interaction': 1, 'between': 1, 'variables': 1, 'because': 1, 'one': 1, 'procedure': 1, 'quantitative': 1, 'aims': 1, 'impact': 1, 'treatmen': 1, 'results': 1, 'would': 1, 'obtained': 1, 'subject': 1, 'modification': 1, 'condition': 1, 'done': 1, 'deliberately': 1, 'controlled': 1, 'manner': 1, 'determining': 1, 'event': 1, 'observations': 1, 'changes': 1, 'which': 1, 'occurred': 1, 'themselves': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'known': 1, 'value': 1, 'level': 1, 'significance': 1, 'f': 1, 'calculate': 1, 'largest': 1, 'combination': 1, 'cm': 1, 'filar': 1, 'single': 1})
-------------------------------------------
--- Data #214 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: M. Arwan Hasnandha
Judul: ANALISIS KINERJA PERUSAHAAN HOTEL C1 SUMENEP DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN BALANCED SCORECARD
Pembimbing 1: Fitri Agustina, ST., MT.
Pembimbing 2: Ari Basuki, ST., MT.
Abstrak (Raw): Hotel Cahaya satu atau C1 merupakan salah satu Hotel yang terletak di jantung kota Sumenep. Selama ini Hotel C1 Sumenep menggunakan metode pengukuran tradisional sebagai alat pengukuran kinerjanya yang melihat dari aspek keuangannya saja, sehingga dibutuhkan sebuah alat ukur penilaian kerja yang dapat menyeimbangkan penilaian kerja yang bersifat keuangan dan juga non keuangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Balanced Scorecard. Metode ini mempertimbangkan kinerja finansial dan nonfinansial yang melihat dari sisi pelanggan, proses bisnis dan pertumbuhan dan pembelajaran. Pengukuran kinerja dalam penelitian ini juga didukung oleh metode Analytical Hierachy Process (AHP), kepuasan pelanggan, Objectives Matrix (OMAX) dan Traffic Light System. Dari 14 KPI yang telah diindentifikasi setelah diolah dengan Objectives Matrix (OMAX) terdapat 1 KPI yang perlu dilakukan perbaikan dengan segera yaitu employee training total yang menunjukkan bahwa kurangnya keahlian karyawan Hotel C1 Sumenep. Hasil dari penelitian ini adalah nilai indeks total kinerja perusahaan sebesar 6,179. Sesuai dengan Traffic Light System pada OMAX, nilai tersebut berada dalam kategori kuning dan menunjukkan bahwa kinerja Hotel C1 Sumenep secara keseluruhan sudah dapat dikatakan cukup namun masih perlu ditingkatkan lagi. Untuk nilai indeks pada 4 perspektif balanced scorecard adalah pelanggan sebesar 2,748, proses bisnis sebesar 2,343, finansial sebesar 0,761, pertumbuhan dan pembelajaran sebesar 0,327. Tingginya tingkat kinerja perspektif pelanggan sudah sejalan dengan fungsi perusahaan yang bertujuan memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan.
Abstrak (Clean): hotel cahaya satu atau c merupakan salah satu hotel yang terletak di jantung kota sumenep selama ini hotel c sumenep menggunakan metode pengukuran tradisional sebagai alat pengukuran kinerjanya yang melihat dari aspek keuangannya saja sehingga dibutuhkan sebuah alat ukur penilaian kerja yang dapat menyeimbangkan penilaian kerja yang bersifat keuangan dan juga non keuangan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah balanced scorecard metode ini mempertimbangkan kinerja finansial dan nonfinansial yang melihat dari sisi pelanggan proses bisnis dan pertumbuhan dan pembelajaran pengukuran kinerja dalam penelitian ini juga didukung oleh metode analytical hierachy process ahp kepuasan pelanggan objectives matrix omax dan traffic light system dari kpi yang telah diindentifikasi setelah diolah dengan objectives matrix omax terdapat kpi yang perlu dilakukan perbaikan dengan segera yaitu employee training total yang menunjukkan bahwa kurangnya keahlian karyawan hotel c sumenep hasil dari penelitian ini adalah nilai indeks total kinerja perusahaan sebesar sesuai dengan traffic light system pada omax nilai tersebut berada dalam kategori kuning dan menunjukkan bahwa kinerja hotel c sumenep secara keseluruhan sudah dapat dikatakan cukup namun masih perlu ditingkatkan lagi untuk nilai indeks pada perspektif balanced scorecard adalah pelanggan sebesar proses bisnis sebesar finansial sebesar pertumbuhan dan pembelajaran sebesar tingginya tingkat kinerja perspektif pelanggan sudah sejalan dengan fungsi perusahaan yang bertujuan memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan
Abstrak (Stopwords Removed): hotel cahaya satu c salah satu hotel terletak jantung kota sumenep selama hotel c sumenep menggunakan metode pengukuran tradisional alat pengukuran kinerjanya melihat aspek keuangannya dibutuhkan alat ukur penilaian kerja dapat menyeimbangkan penilaian kerja bersifat keuangan non keuangan metode digunakan penelitian balanced scorecard metode mempertimbangkan kinerja finansial nonfinansial melihat sisi pelanggan proses bisnis pertumbuhan pembelajaran pengukuran kinerja penelitian didukung metode analytical hierachy process ahp kepuasan pelanggan objectives matrix omax traffic light system kpi diindentifikasi diolah objectives matrix omax terdapat kpi perlu dilakukan perbaikan segera employee training total menunjukkan kurangnya keahlian karyawan hotel c sumenep hasil penelitian nilai indeks total kinerja perusahaan sebesar sesuai traffic light system omax nilai tersebut berada kategori kuning menunjukkan kinerja hotel c sumenep secara keseluruhan sudah dapat dikatakan cukup masih perlu ditingkatkan lagi nilai indeks perspektif balanced scorecard pelanggan sebesar proses bisnis sebesar finansial sebesar pertumbuhan pembelajaran sebesar tingginya tingkat kinerja perspektif pelanggan sudah sejalan fungsi perusahaan bertujuan memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan
Abstrak (Stemmed): hotel cahaya satu c salah satu hotel letak jantung kota sumenep lama hotel c sumenep guna metode ukur tradisional alat ukur kerja lihat aspek uang butuh alat ukur nilai kerja dapat imbang nilai kerja sifat uang non uang metode guna teliti balanced scorecard metode timbang kerja finansial nonfinansial lihat sisi langgan proses bisnis tumbuh ajar ukur kerja teliti dukung metode analytical hierachy process ahp puas langgan objectives matrix omax traffic light system kpi diindentifikasi olah objectives matrix omax dapat kpi perlu laku baik segera employee training total tunjuk kurang ahli karyawan hotel c sumenep hasil teliti nilai indeks total kerja usaha besar sesuai traffic light system omax nilai sebut ada kategori kuning tunjuk kerja hotel c sumenep cara seluruh sudah dapat kata cukup masih perlu tingkat lagi nilai indeks perspektif balanced scorecard langgan besar proses bisnis besar finansial besar tumbuh ajar besar tinggi tingkat kerja perspektif langgan sudah jalan fungsi usaha tuju beri layan baik bagi langgan
Abstrak (Corrected): hotel cabana sat c salad sat hotel leak antung koto sumner lama hotel c sumner gun metope ukr traditional flat ukr era that aspen hang butch flat ukr nilgai era apart bang nilgai era sift hang non hang metope gun elite balanced scorecard metope timing era financial nonfinansial that sis hangman proves basis tumble ajar ukr era elite during metope analytical hierarchy process ah puts hangman objectives matrix max traffic light system ki diindentifikasi blah objectives matrix max apart ki peru lake back several employee training total tuneup during ali karajan hotel c sumner hail elite nilgai ideas total era sara bear sexual traffic light system max nilgai debut ada category tuning tuneup era hotel c sumner cara seluruh judah apart data cutup mash peru dingbat lag nilgai ideas perspektif balanced scorecard hangman bear proves basis bear financial bear tumble ajar bear ting dingbat era perspektif hangman judah alan fungi sara juju bert layman back bag hangman
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 8, 'hotel': 5, 'nilai': 5, 'langgan': 5, 'besar': 5, 'c': 4, 'sumenep': 4, 'metode': 4, 'ukur': 4, 'uang': 3, 'dapat': 3, 'teliti': 3, 'omax': 3, 'satu': 2, 'guna': 2, 'alat': 2, 'lihat': 2, 'balanced': 2, 'scorecard': 2, 'finansial': 2, 'proses': 2, 'bisnis': 2, 'tumbuh': 2, 'ajar': 2, 'objectives': 2, 'matrix': 2, 'traffic': 2, 'light': 2, 'system': 2, 'kpi': 2, 'perlu': 2, 'baik': 2, 'total': 2, 'tunjuk': 2, 'indeks': 2, 'usaha': 2, 'sudah': 2, 'tingkat': 2, 'perspektif': 2, 'cahaya': 1, 'salah': 1, 'letak': 1, 'jantung': 1, 'kota': 1, 'lama': 1, 'tradisional': 1, 'aspek': 1, 'butuh': 1, 'imbang': 1, 'sifat': 1, 'non': 1, 'timbang': 1, 'nonfinansial': 1, 'sisi': 1, 'dukung': 1, 'analytical': 1, 'hierachy': 1, 'process': 1, 'ahp': 1, 'puas': 1, 'diindentifikasi': 1, 'olah': 1, 'laku': 1, 'segera': 1, 'employee': 1, 'training': 1, 'kurang': 1, 'ahli': 1, 'karyawan': 1, 'hasil': 1, 'sesuai': 1, 'sebut': 1, 'ada': 1, 'kategori': 1, 'kuning': 1, 'cara': 1, 'seluruh': 1, 'kata': 1, 'cukup': 1, 'masih': 1, 'lagi': 1, 'tinggi': 1, 'jalan': 1, 'fungsi': 1, 'tuju': 1, 'beri': 1, 'layan': 1, 'bagi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'of': 16, 'is': 7, 'that': 7, 'and': 7, 'performance': 6, 'to': 6, 'in': 5, 'financial': 5, 'hotel': 4, 'c': 4, 'sumenep': 4, 'this': 4, 'a': 4, 'customer': 4, 'light': 3, 'one': 3, 'measurement': 3, 'study': 3, 'omax': 3, 'be': 3, 'methods': 2, 'from': 2, 'appraisal': 2, 'balanced': 2, 'scorecard': 2, 'business': 2, 'process': 2, 'learning': 2, 'growth': 2, 'by': 2, 'objective': 2, 'matrix': 2, 'traffic': 2, 'system': 2, 'need': 2, 'total': 2, 'index': 2, 'value': 2, 'company': 2, 'amounted': 2, 'with': 2, 'for': 2, 'at': 2, 'or': 1, 'hotels': 1, 'located': 1, 'heart': 1, 'during': 1, 'using': 1, 'traditional': 1, 'as': 1, 'means': 1, 'measuring': 1, 'viewed': 1, 'aspects': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'takes': 1, 'tool': 1, 'can': 1, 'balance': 1, 'work': 1, 'are': 1, 'non': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'these': 1, 'consider': 1, 'nonfinancial': 1, 'look': 1, 'was': 1, 'also': 1, 'supported': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'ahp': 1, 'satisfaction': 1, 'kpis': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'identified': 1, 'after': 1, 'being': 1, 'processed': 1, 'there': 1, 'kpi': 1, 'repaired': 1, 'immediately': 1, 'ie': 1, 'employee': 1, 'training': 1, 'which': 1, 'shows': 1, 'lack': 1, 'expertise': 1, 'employees': 1, 'results': 1, 'accordance': 1, 'on': 1, 'scores': 1, 'fall': 1, 'within': 1, 'category': 1, 'yellow': 1, 'show': 1, 'overall': 1, 'has': 1, 'said': 1, 'enough': 1, 'but': 1, 'still': 1, 'improved': 1, 'further': 1, 'perspectives': 1, 'processes': 1, 'high': 1, 'level': 1, 'perspective': 1, 'line': 1, 'functions': 1, 'aims': 1, 'provide': 1, 'best': 1, 'service': 1, 'customers': 1})
-------------------------------------------
--- Data #215 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: DWI PUTRI UTAMI
Judul: PENENTUAN HUBUNGAN INTERNAL SERVICE QUALITY, SERVICE CAPABILITY DAN EXTERNAL SERVICE QUALITY SERTA PENNETUAN PRIORITAS PERBAIKAN KUALITAS LAYANAN DI SMAN 1 BABAT
Pembimbing 1: Dr Kukuh Winarso S.Si M.T
Pembimbing 2: IDA LUMINTU, S.T., M.T., Ph.D.
Abstrak (Raw): Sektor jasa adalah sektor yang paling besar mengalami perubahan sehingga tidak heran jika persaingan di dalamnya begitu ketat. Sama halnya dengan sektor jasa pendidikan sekolah menengah atas, mereka berlomba-lomba untuk memperbaiki kinerja dan layananya untuk mendapatkan predikat yang baik. penelitian ini mengkaji tentang kualitas layanan di sekolah menengah atas. kualitas layanan dalam hal ini mencakup kualitas layanan internal, eksternal dan kemampuan pemberian layanan kepada pelanggan. Permasalahan yang dihadapi dalam penelitian ini ialah adanya penurunan prestasi yang diperoleh siswa dan beberapa masalah internal di sekolahan tersebut. Sehingga tujuan dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui hubungan keterkaitan antara kualitas layanan internal, service capability dan kualitas layanan eksternal serta untuk memberikan usulan prioritas perbaikan dalam merespon keinginan pelanggan internal di SMAN 1 Babat. Penelitian ini menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM) dan Analytical Hierarchy Process (AHP). SEM dengan software AMOS 21, yang merupakan teknik statistik yang handal dalam membentuk model struktural dan model pengukuran untuk mengkaji hubungan kualitas layanan internal, Service Capability, dan kualitas layanan eksternal. Sedangkan AHP digunakan untuk melakukan pembobotan terhadap komponen-komponen INTQUAL. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas layanan internal berpengaruh positif terhadap Service capability, sedangkan komponen yang segera membutuhkan tindakan ialah Tool.
Kata kunci : INTQUAL, Kualitas Layanan Internal, Kualitas Layanan Eksternal, Service Capability, SEM, AHP.
?
Abstrak (Clean): sektor jasa adalah sektor yang paling besar mengalami perubahan sehingga tidak heran jika persaingan di dalamnya begitu ketat sama halnya dengan sektor jasa pendidikan sekolah menengah atas mereka berlombalomba untuk memperbaiki kinerja dan layananya untuk mendapatkan predikat yang baik penelitian ini mengkaji tentang kualitas layanan di sekolah menengah atas kualitas layanan dalam hal ini mencakup kualitas layanan internal eksternal dan kemampuan pemberian layanan kepada pelanggan permasalahan yang dihadapi dalam penelitian ini ialah adanya penurunan prestasi yang diperoleh siswa dan beberapa masalah internal di sekolahan tersebut sehingga tujuan dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui hubungan keterkaitan antara kualitas layanan internal service capability dan kualitas layanan eksternal serta untuk memberikan usulan prioritas perbaikan dalam merespon keinginan pelanggan internal di sman babat penelitian ini menggunakan pendekatan structural equation modeling sem dan analytical hierarchy process ahp sem dengan software amos yang merupakan teknik statistik yang handal dalam membentuk model struktural dan model pengukuran untuk mengkaji hubungan kualitas layanan internal service capability dan kualitas layanan eksternal sedangkan ahp digunakan untuk melakukan pembobotan terhadap komponenkomponen intqual hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas layanan internal berpengaruh positif terhadap service capability sedangkan komponen yang segera membutuhkan tindakan ialah tool kata kunci intqual kualitas layanan internal kualitas layanan eksternal service capability sem ahp
Abstrak (Stopwords Removed): sektor jasa sektor paling besar mengalami perubahan heran jika persaingan dalamnya begitu ketat sama halnya sektor jasa pendidikan sekolah menengah atas mereka berlombalomba memperbaiki kinerja layananya mendapatkan predikat baik penelitian mengkaji tentang kualitas layanan sekolah menengah atas kualitas layanan mencakup kualitas layanan internal eksternal kemampuan pemberian layanan kepada pelanggan permasalahan dihadapi penelitian ialah adanya penurunan prestasi diperoleh siswa beberapa masalah internal sekolahan tersebut tujuan penelitian ialah mengetahui hubungan keterkaitan antara kualitas layanan internal service capability kualitas layanan eksternal memberikan usulan prioritas perbaikan merespon keinginan pelanggan internal sman babat penelitian menggunakan pendekatan structural equation modeling sem analytical hierarchy process ahp sem software amos teknik statistik handal membentuk model struktural model pengukuran mengkaji hubungan kualitas layanan internal service capability kualitas layanan eksternal sedangkan ahp digunakan melakukan pembobotan komponenkomponen intqual hasil penelitian menunjukkan kualitas layanan internal berpengaruh positif service capability sedangkan komponen segera membutuhkan tindakan ialah tool kata kunci intqual kualitas layanan internal kualitas layanan eksternal service capability sem ahp
Abstrak (Stemmed): sektor jasa sektor paling besar alami ubah heran jika saing dalam begitu ketat sama hal sektor jasa didik sekolah tengah atas mereka berlombalomba baik kerja layananya dapat predikat baik teliti kaji tentang kualitas layan sekolah tengah atas kualitas layan cakup kualitas layan internal eksternal mampu beri layan kepada langgan masalah hadap teliti ialah ada turun prestasi oleh siswa beberapa masalah internal sekolah sebut tuju teliti ialah tahu hubung kait antara kualitas layan internal service capability kualitas layan eksternal beri usul prioritas baik merespon ingin langgan internal sman babat teliti guna dekat structural equation modeling sem analytical hierarchy process ahp sem software amos teknik statistik handal bentuk model struktural model ukur kaji hubung kualitas layan internal service capability kualitas layan eksternal sedang ahp guna laku bobot komponenkomponen intqual hasil teliti tunjuk kualitas layan internal pengaruh positif service capability sedang komponen segera butuh tindak ialah tool kata kunci intqual kualitas layan internal kualitas layan eksternal service capability sem ahp
Abstrak (Corrected): sector casa sector paling bear salami bah hera pika saying dream begin eat same hal sector casa did selah length alas merely berlombalomba back era layananya apart predikant back elite kanji tenting kualitas layman selah length alas kualitas layman cup kualitas layman internal eternal camp bert layman keypad hangman marsala hadar elite galah ada turn prestos olen visa beberapa marsala internal selah debut juju elite galah tau hung wait angara kualitas layman internal service capability kualitas layman eternal bert usual priority back hereupon begin hangman internal man baba elite gun dead structural equation modeling sem analytical hierarchy process ah sem software amos tennis statistic sandal bent model structural model ukr kanji hung kualitas layman internal service capability kualitas layman eternal sedan ah gun lake robot komponenkomponen unequal hail elite tuneup kualitas layman internal pengaruh position service capability sedan component several butch tindal galah tool data bunch unequal kualitas layman internal kualitas layman eternal service capability sem ah
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'layan': 11, 'kualitas': 10, 'internal': 7, 'teliti': 5, 'eksternal': 4, 'service': 4, 'capability': 4, 'sektor': 3, 'sekolah': 3, 'baik': 3, 'ialah': 3, 'sem': 3, 'ahp': 3, 'jasa': 2, 'tengah': 2, 'atas': 2, 'kaji': 2, 'beri': 2, 'langgan': 2, 'masalah': 2, 'hubung': 2, 'guna': 2, 'model': 2, 'sedang': 2, 'intqual': 2, 'paling': 1, 'besar': 1, 'alami': 1, 'ubah': 1, 'heran': 1, 'jika': 1, 'saing': 1, 'dalam': 1, 'begitu': 1, 'ketat': 1, 'sama': 1, 'hal': 1, 'didik': 1, 'mereka': 1, 'berlombalomba': 1, 'kerja': 1, 'layananya': 1, 'dapat': 1, 'predikat': 1, 'tentang': 1, 'cakup': 1, 'mampu': 1, 'kepada': 1, 'hadap': 1, 'ada': 1, 'turun': 1, 'prestasi': 1, 'oleh': 1, 'siswa': 1, 'beberapa': 1, 'sebut': 1, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'kait': 1, 'antara': 1, 'usul': 1, 'prioritas': 1, 'merespon': 1, 'ingin': 1, 'sman': 1, 'babat': 1, 'dekat': 1, 'structural': 1, 'equation': 1, 'modeling': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'software': 1, 'amos': 1, 'teknik': 1, 'statistik': 1, 'handal': 1, 'bentuk': 1, 'struktural': 1, 'ukur': 1, 'laku': 1, 'bobot': 1, 'komponenkomponen': 1, 'hasil': 1, 'tunjuk': 1, 'pengaruh': 1, 'positif': 1, 'komponen': 1, 'segera': 1, 'butuh': 1, 'tindak': 1, 'tool': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'service': 13, 'quality': 10, 'in': 8, 'and': 8, 'to': 7, 'is': 6, 'internal': 6, 'capability': 5, 'of': 5, 'services': 4, 'external': 4, 'so': 3, 'school': 3, 'this': 3, 'sem': 3, 'ahp': 3, 'that': 3, 'sector': 2, 'a': 2, 'research': 2, 'relationship': 2, 'structural': 2, 'models': 2, 'components': 2, 'most': 1, 'likely': 1, 'have': 1, 'changes': 1, 'do': 1, 'not': 1, 'be': 1, 'surprised': 1, 'if': 1, 'competition': 1, 'it': 1, 'tight': 1, 'similarly': 1, 'hight': 1, 'they': 1, 'improve': 1, 'performances': 1, 'get': 1, 'good': 1, 'predicate': 1, 'writer': 1, 'examines': 1, 'high': 1, 'includes': 1, 'problem': 1, 'faced': 1, 'study': 1, 'decline': 1, 'achievements': 1, 'some': 1, 'problems': 1, 'purpose': 1, 'was': 1, 'determine': 1, 'between': 1, 'provide': 1, 'proposed': 1, 'priority': 1, 'improvement': 1, 'responding': 1, 'customers': 1, 'at': 1, 'sman': 1, 'babat': 1, 'use': 1, 'equation': 1, 'modeling': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'with': 1, 'amos': 1, 'software': 1, 'which': 1, 'statistical': 1, 'technique': 1, 'reliable': 1, 'form': 1, 'measurement': 1, 'examine': 1, 'meanwhile': 1, 'used': 1, 'perform': 1, 'weighting': 1, 'intqual': 1, 'these': 1, 'results': 1, 'indicate': 1, 'has': 1, 'positive': 1, 'influence': 1, 'on': 1, 'while': 1, 'require': 1, 'immediate': 1, 'action': 1, 'tool': 1, 'keyword': 1, 'intqualinternal': 1})
-------------------------------------------
--- Data #216 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: DIDIT PUGUH SURYANTO
Judul: PENENTUAN PENJADWALAN MAINTENANCE MESIN MOLDING UNTUK MENGURANGI KECACATAN PRODUK DI PT.BINA MEGAH INDOWOOD
Pembimbing 1: Ahmad Mugni,S.T.,M.Eng.,Mgt
Pembimbing 2: Indra Cahyadi,S.T.,M.Bus.,Ph.D
Abstrak (Raw): PT.Bina Megah Indowood merupakan salah satu industri manufaktur yang memproduksi beberapa produk yang berhubungan dengan wooden home accesoris salah satunya adalah decking. Peningkatan jumlah produksi menimbulkan beberapa permasalahan yaitu sering terjadinya kerusakan mesin produksi terutama mesin molding yang tercatat dalam tahun 2014 terdapat 108 kali kerusakan. Peningkatan kapasitas produksi dan buruknya manajemen perawatan menjadi faktor utama. Dimana model perawatan mesin yang dilakukan PT.BMI masih bersifat corrective maintenance sehingga perlu adanya perubahan sistem perawatan. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah overall equipment effectiveness (OEE) untuk mengetahui kinerja mesin dan mengimplementasikan reliability centered maintenance (RCM II) untuk menentukan kegiatan dan interval perawatan yang diharapkan dapat mengurangi biaya perawatan mesin yang selama ini dikeluarkan PT. BMI. Dalam pemilihan komponen kritis dan mengetahui penyebab adanya kegagalan pada mesin dengan menggunakan analisis FMEA. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pada tahun 2014 tingkat efisiensi dari mesin produksi sebesar 68,08%. Nilai tersebut masih belum mencapai batas ideal yaitu 85% sehingga perlu adanya peningkatan efisiensi mesin. Oleh karena itu, dilakukan analisis mengenai keandalan dari mesin produksi dengan bantuan analisis FMEA dan RCM worksheet. Dari hasil penerapan RCM dapat diketahui bahwa pisau molding meupakan komponen kritis maka dilakukan perhitungan ekspektasi biaya perawatan dengan karakteristik nilai Cp sebesar 852.231,25 dan nilai Cf sebesar 990.667,50 maka diperoleh biaya sebesar Rp 316.014,81 dengan waktu perawatan setiap 6 hari.
Kata Kunci : Corrective maintenance, OEE, RCM II, FMEA, biaya ekspektasi
Abstrak (Clean): ptbina megah indowood merupakan salah satu industri manufaktur yang memproduksi beberapa produk yang berhubungan dengan wooden home accesoris salah satunya adalah decking peningkatan jumlah produksi menimbulkan beberapa permasalahan yaitu sering terjadinya kerusakan mesin produksi terutama mesin molding yang tercatat dalam tahun terdapat kali kerusakan peningkatan kapasitas produksi dan buruknya manajemen perawatan menjadi faktor utama dimana model perawatan mesin yang dilakukan ptbmi masih bersifat corrective maintenance sehingga perlu adanya perubahan sistem perawatan dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah overall equipment effectiveness oee untuk mengetahui kinerja mesin dan mengimplementasikan reliability centered maintenance rcm ii untuk menentukan kegiatan dan interval perawatan yang diharapkan dapat mengurangi biaya perawatan mesin yang selama ini dikeluarkan pt bmi dalam pemilihan komponen kritis dan mengetahui penyebab adanya kegagalan pada mesin dengan menggunakan analisis fmea berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pada tahun tingkat efisiensi dari mesin produksi sebesar nilai tersebut masih belum mencapai batas ideal yaitu sehingga perlu adanya peningkatan efisiensi mesin oleh karena itu dilakukan analisis mengenai keandalan dari mesin produksi dengan bantuan analisis fmea dan rcm worksheet dari hasil penerapan rcm dapat diketahui bahwa pisau molding meupakan komponen kritis maka dilakukan perhitungan ekspektasi biaya perawatan dengan karakteristik nilai cp sebesar dan nilai cf sebesar maka diperoleh biaya sebesar rp dengan waktu perawatan setiap hari kata kunci corrective maintenance oee rcm ii fmea biaya ekspektasi
Abstrak (Stopwords Removed): ptbina megah indowood salah satu industri manufaktur memproduksi beberapa produk berhubungan wooden home accesoris salah satunya decking peningkatan jumlah produksi menimbulkan beberapa permasalahan sering terjadinya kerusakan mesin produksi terutama mesin molding tercatat tahun terdapat kali kerusakan peningkatan kapasitas produksi buruknya manajemen perawatan menjadi faktor utama dimana model perawatan mesin dilakukan ptbmi masih bersifat corrective maintenance perlu adanya perubahan sistem perawatan penelitian metode digunakan overall equipment effectiveness oee mengetahui kinerja mesin mengimplementasikan reliability centered maintenance rcm ii menentukan kegiatan interval perawatan diharapkan dapat mengurangi biaya perawatan mesin selama dikeluarkan pt bmi pemilihan komponen kritis mengetahui penyebab adanya kegagalan mesin menggunakan analisis fmea berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui tahun tingkat efisiensi mesin produksi sebesar nilai tersebut masih belum mencapai batas ideal perlu adanya peningkatan efisiensi mesin dilakukan analisis mengenai keandalan mesin produksi bantuan analisis fmea rcm worksheet hasil penerapan rcm dapat diketahui pisau molding meupakan komponen kritis dilakukan perhitungan ekspektasi biaya perawatan karakteristik nilai cp sebesar nilai cf sebesar diperoleh biaya sebesar rp waktu perawatan setiap hari kata kunci corrective maintenance oee rcm ii fmea biaya ekspektasi
Abstrak (Stemmed): ptbina megah indowood salah satu industri manufaktur produksi beberapa produk hubung wooden home accesoris salah satu decking tingkat jumlah produksi timbul beberapa masalah sering jadi rusa mesin produksi utama mesin molding catat tahun dapat kali rusa tingkat kapasitas produksi buruk manajemen awat jadi faktor utama mana model awat mesin laku ptbmi masih sifat corrective maintenance perlu ada ubah sistem awat teliti metode guna overall equipment effectiveness oee tahu kerja mesin implementasi reliability centered maintenance rcm ii tentu giat interval awat harap dapat kurang biaya awat mesin lama keluar pt bmi pilih komponen kritis tahu sebab ada gagal mesin guna analisis fmea dasar hasil teliti dapat tahu tahun tingkat efisiensi mesin produksi besar nilai sebut masih belum capai batas ideal perlu ada tingkat efisiensi mesin laku analisis kena andal mesin produksi bantu analisis fmea rcm worksheet hasil terap rcm dapat tahu pisau molding meupakan komponen kritis laku hitung ekspektasi biaya awat karakteristik nilai cp besar nilai cf besar oleh biaya besar rp waktu awat tiap hari kata kunci corrective maintenance oee rcm ii fmea biaya ekspektasi
Abstrak (Corrected): tina mega indowood salad sat industry manufacture produksi beberapa proud hung wooden home accessories salad sat decking dingbat mullah produksi timbal beberapa marsala seeing jade rush resin produksi mama resin molding carat thun apart kali rush dingbat kapasitas produksi burn management away jade factor mama mana model away resin lake tami mash sift corrective maintenance peru ada bah sister away elite metope gun overall equipment effectiveness one tau era resin implements reliability centered maintenance rum i tent gift interval away harp apart during bay away resin lama cellar pt mi pilch component iritis tau kebab ada gaga resin gun analysis flea dakar hail elite apart tau thun dingbat efisiensi resin produksi bear nilgai debut mash begum capri bats ideal peru ada dingbat efisiensi resin lake analysis ken anal resin produksi bantu analysis flea rum worksheet hail trap rum apart tau pilau molding meupakan component iritis lake hiding ekspektasi bay away karakteristik nilgai up bear nilgai cf bear olen bay bear up want away tip hard data bunch corrective maintenance one rum i flea bay ekspektasi
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mesin': 9, 'awat': 7, 'produksi': 6, 'tingkat': 4, 'dapat': 4, 'tahu': 4, 'rcm': 4, 'biaya': 4, 'besar': 4, 'laku': 3, 'maintenance': 3, 'ada': 3, 'analisis': 3, 'fmea': 3, 'nilai': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'beberapa': 2, 'jadi': 2, 'rusa': 2, 'utama': 2, 'molding': 2, 'tahun': 2, 'masih': 2, 'corrective': 2, 'perlu': 2, 'teliti': 2, 'guna': 2, 'oee': 2, 'ii': 2, 'komponen': 2, 'kritis': 2, 'hasil': 2, 'efisiensi': 2, 'ekspektasi': 2, 'ptbina': 1, 'megah': 1, 'indowood': 1, 'industri': 1, 'manufaktur': 1, 'produk': 1, 'hubung': 1, 'wooden': 1, 'home': 1, 'accesoris': 1, 'decking': 1, 'jumlah': 1, 'timbul': 1, 'masalah': 1, 'sering': 1, 'catat': 1, 'kali': 1, 'kapasitas': 1, 'buruk': 1, 'manajemen': 1, 'faktor': 1, 'mana': 1, 'model': 1, 'ptbmi': 1, 'sifat': 1, 'ubah': 1, 'sistem': 1, 'metode': 1, 'overall': 1, 'equipment': 1, 'effectiveness': 1, 'kerja': 1, 'implementasi': 1, 'reliability': 1, 'centered': 1, 'tentu': 1, 'giat': 1, 'interval': 1, 'harap': 1, 'kurang': 1, 'lama': 1, 'keluar': 1, 'pt': 1, 'bmi': 1, 'pilih': 1, 'sebab': 1, 'gagal': 1, 'dasar': 1, 'sebut': 1, 'belum': 1, 'capai': 1, 'batas': 1, 'ideal': 1, 'kena': 1, 'andal': 1, 'bantu': 1, 'worksheet': 1, 'terap': 1, 'pisau': 1, 'meupakan': 1, 'hitung': 1, 'karakteristik': 1, 'cp': 1, 'cf': 1, 'oleh': 1, 'rp': 1, 'waktu': 1, 'tiap': 1, 'hari': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 31, 'of': 22, 'that': 8, 'maintenance': 7, 'and': 6, 'production': 5, 'in': 5, 'is': 4, 'to': 4, 'machine': 4, 'engine': 4, 'rcm': 4, 'a': 3, 'determine': 3, 'by': 3, 'fmea': 3, 'analysis': 3, 'one': 2, 'damage': 2, 'molding': 2, 'care': 2, 'performed': 2, 'corrective': 2, 'so': 2, 'need': 2, 'for': 2, 'this': 2, 'research': 2, 'oee': 2, 'reliability': 2, 'ii': 2, 'can': 2, 'costs': 2, 'critical': 2, 'on': 2, 'results': 2, 'efficiency': 2, 'with': 2, 'expectations': 2, 'values': 2, 'rp': 2, 'ptbina': 1, 'megah': 1, 'indowood': 1, 'few': 1, 'manufacturing': 1, 'industries': 1, 'produce': 1, 'wooden': 1, 'products': 1, 'related': 1, 'home': 1, 'accesoris': 1, 'which': 1, 'decking': 1, 'increasing': 1, 'number': 1, 'raises': 1, 'several': 1, 'problems': 1, 'often': 1, 'especially': 1, 'machines': 1, 'recorded': 1, 'contained': 1, 'times': 1, 'increased': 1, 'capacity': 1, 'poor': 1, 'management': 1, 'becomes': 1, 'major': 1, 'factor': 1, 'where': 1, 'models': 1, 'ptbmi': 1, 'still': 1, 'change': 1, 'system': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'overall': 1, 'equipment': 1, 'effectiveness': 1, 'performance': 1, 'implement': 1, 'centered': 1, 'activity': 1, 'expected': 1, 'interval': 1, 'reduce': 1, 'had': 1, 'been': 1, 'incurred': 1, 'pt': 1, 'bmi': 1, 'selection': 1, 'components': 1, 'cause': 1, 'failure': 1, 'using': 1, 'based': 1, 'level': 1, 'value': 1, 'has': 1, 'not': 1, 'reached': 1, 'ideal': 1, 'limit': 1, 'increase': 1, 'therefore': 1, 'help': 1, 'worksheet': 1, 'from': 1, 'application': 1, 'be': 1, 'seen': 1, 'blade': 1, 'component': 1, 'calculation': 1, 'characteristic': 1, 'cp': 1, 'cf': 1, 'then': 1, 'obtained': 1, 'fee': 1, 'treatment': 1, 'every': 1, 'days': 1, 'keywords': 1, 'cost': 1})
-------------------------------------------
--- Data #217 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: NURUL HADI
Judul: PENGARUH MARKETING MIX, SATISFACTION TERHADAP ATTITUDE DENGAN PURCHASE INTENTION
Pembimbing 1: Trisita Novianti, S.TP., MT.
Pembimbing 2: Ida Lumintu, ST., MT., Ph.D.
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Marketing Mix (4p) terhadap Attitude, menganalisis pengaruh Satisfication terhadap Attitude dan menganalisis pengaruh Attitude terhadap Purchase Intention. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Path Analysis, dimana sebelumnya dilakukan uji validitas, reliabilitas. Berdasarkan hasil perhitungan model hubungan sub struktur pertama menunjukkan bahwa variabel Marketing mix terhadap Attitude berpengaruh secara signifikan, hal tersebut diperoleh berdasarkan nilai sig sebesar 0.034, dimana nilai tersebut kurang dari 0.05 dan artinya tolak H0 (ada kontribusi variabel Marketing Mix terhadap Attitude secara signifikan) dengan nilai Beta sebesar 0.241. Pada model hubungan sub struktur pertama menunjukkan bahwa variabel Satisfaction terhadap Attitude berpengaruh secara signifikan, hal tersebut diperoleh berdasarkan nilai sig sebesar 0.040, dimana nilai tersebut kurang dari 0.05 dan artinya tolak H0 (ada kontribusi variabel Satisfaction terhadap Attitude secara signifikan) dengan nilai Beta sebesar 0.234. Besaran pengaruh variable Marketing Mix dan Satisfaction terhadap Attiude sebesar 17,7%, dimana nilai tersebut diperoleh dari hasil R2 yang nilainya adalah 0,177. Pada model hubungan variabel Attitude terhadap Purchase Intention berpengaruh secara signifikan, hal tersebut diperoleh berdasarkan nilai sig sebesar 0.005, dimana nilai tersebut kurang dari 0.05 dan artinya tolak H0 (ada kontribusi variabel Attitude terhadap Purchase Intention secara signifikan) dengan nilai Beta sebesar 0.277 dan diketahui nilai R2 sebesar = 0,077 atau 7,7%.
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh marketing mix p terhadap attitude menganalisis pengaruh satisfication terhadap attitude dan menganalisis pengaruh attitude terhadap purchase intention analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode path analysis dimana sebelumnya dilakukan uji validitas reliabilitas berdasarkan hasil perhitungan model hubungan sub struktur pertama menunjukkan bahwa variabel marketing mix terhadap attitude berpengaruh secara signifikan hal tersebut diperoleh berdasarkan nilai sig sebesar dimana nilai tersebut kurang dari dan artinya tolak h ada kontribusi variabel marketing mix terhadap attitude secara signifikan dengan nilai beta sebesar pada model hubungan sub struktur pertama menunjukkan bahwa variabel satisfaction terhadap attitude berpengaruh secara signifikan hal tersebut diperoleh berdasarkan nilai sig sebesar dimana nilai tersebut kurang dari dan artinya tolak h ada kontribusi variabel satisfaction terhadap attitude secara signifikan dengan nilai beta sebesar besaran pengaruh variable marketing mix dan satisfaction terhadap attiude sebesar dimana nilai tersebut diperoleh dari hasil r yang nilainya adalah pada model hubungan variabel attitude terhadap purchase intention berpengaruh secara signifikan hal tersebut diperoleh berdasarkan nilai sig sebesar dimana nilai tersebut kurang dari dan artinya tolak h ada kontribusi variabel attitude terhadap purchase intention secara signifikan dengan nilai beta sebesar dan diketahui nilai r sebesar atau
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan menganalisis pengaruh marketing mix p attitude menganalisis pengaruh satisfication attitude menganalisis pengaruh attitude purchase intention analisa digunakan penelitian metode path analysis dimana sebelumnya dilakukan uji validitas reliabilitas berdasarkan hasil perhitungan model hubungan sub struktur pertama menunjukkan variabel marketing mix attitude berpengaruh secara signifikan tersebut diperoleh berdasarkan nilai sig sebesar dimana nilai tersebut kurang artinya tolak h ada kontribusi variabel marketing mix attitude secara signifikan nilai beta sebesar model hubungan sub struktur pertama menunjukkan variabel satisfaction attitude berpengaruh secara signifikan tersebut diperoleh berdasarkan nilai sig sebesar dimana nilai tersebut kurang artinya tolak h ada kontribusi variabel satisfaction attitude secara signifikan nilai beta sebesar besaran pengaruh variable marketing mix satisfaction attiude sebesar dimana nilai tersebut diperoleh hasil r nilainya model hubungan variabel attitude purchase intention berpengaruh secara signifikan tersebut diperoleh berdasarkan nilai sig sebesar dimana nilai tersebut kurang artinya tolak h ada kontribusi variabel attitude purchase intention secara signifikan nilai beta sebesar diketahui nilai r sebesar
Abstrak (Stemmed): teliti tuju analis pengaruh marketing mix p attitude analis pengaruh satisfication attitude analis pengaruh attitude purchase intention analisa guna teliti metode path analysis mana belum laku uji validitas reliabilitas dasar hasil hitung model hubung sub struktur pertama tunjuk variabel marketing mix attitude pengaruh cara signifikan sebut oleh dasar nilai sig besar mana nilai sebut kurang arti tolak h ada kontribusi variabel marketing mix attitude cara signifikan nilai beta besar model hubung sub struktur pertama tunjuk variabel satisfaction attitude pengaruh cara signifikan sebut oleh dasar nilai sig besar mana nilai sebut kurang arti tolak h ada kontribusi variabel satisfaction attitude cara signifikan nilai beta besar besar pengaruh variable marketing mix satisfaction attiude besar mana nilai sebut oleh hasil r nilai model hubung variabel attitude purchase intention pengaruh cara signifikan sebut oleh dasar nilai sig besar mana nilai sebut kurang arti tolak h ada kontribusi variabel attitude purchase intention cara signifikan nilai beta besar tahu nilai r besar
Abstrak (Corrected): elite juju analysis pengaruh marketing mix p attitude analysis pengaruh satisfaction attitude analysis pengaruh attitude purchase intention analyst gun elite metope path analysis mana begum lake uni validity reliability dakar hail hiding model hung sub structure pertain tuneup variable marketing mix attitude pengaruh cara significant debut olen dakar nilgai sig bear mana nilgai debut during art tola h ada kontribusi variable marketing mix attitude cara significant nilgai beta bear model hung sub structure pertain tuneup variable satisfaction attitude pengaruh cara significant debut olen dakar nilgai sig bear mana nilgai debut during art tola h ada kontribusi variable satisfaction attitude cara significant nilgai beta bear bear pengaruh variable marketing mix satisfaction attitude bear mana nilgai debut olen hail r nilgai model hung variable attitude purchase intention pengaruh cara significant debut olen dakar nilgai sig bear mana nilgai debut during art tola h ada kontribusi variable attitude purchase intention cara significant nilgai beta bear tau nilgai r bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'nilai': 12, 'attitude': 9, 'besar': 9, 'pengaruh': 7, 'sebut': 7, 'variabel': 6, 'cara': 6, 'signifikan': 6, 'mana': 5, 'marketing': 4, 'mix': 4, 'dasar': 4, 'oleh': 4, 'analis': 3, 'purchase': 3, 'intention': 3, 'model': 3, 'hubung': 3, 'sig': 3, 'kurang': 3, 'arti': 3, 'tolak': 3, 'h': 3, 'ada': 3, 'kontribusi': 3, 'beta': 3, 'satisfaction': 3, 'teliti': 2, 'hasil': 2, 'sub': 2, 'struktur': 2, 'pertama': 2, 'tunjuk': 2, 'r': 2, 'tuju': 1, 'p': 1, 'satisfication': 1, 'analisa': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'path': 1, 'analysis': 1, 'belum': 1, 'laku': 1, 'uji': 1, 'validitas': 1, 'reliabilitas': 1, 'hitung': 1, 'variable': 1, 'attiude': 1, 'tahu': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 25, 'of': 15, 'value': 12, 'attitude': 9, 'to': 8, 'is': 8, 'influence': 6, 'and': 6, 'on': 5, 'marketing': 4, 'mix': 4, 'based': 4, 'variable': 4, 'obtained': 4, 'where': 4, 'a': 4, 'analyze': 3, 'towards': 3, 'purchase': 3, 'intention': 3, 'in': 3, 'model': 3, 'relationship': 3, 'that': 3, 'significant': 3, 'it': 3, 'sig': 3, 'less': 3, 'than': 3, 'means': 3, 'reject': 3, 'h': 3, 'no': 3, 'contribution': 3, 'variables': 3, 'significantly': 3, 'beta': 3, 'satisfaction': 3, 'this': 2, 'study': 2, 'analysis': 2, 'substructure': 2, 'by': 2, 'with': 2, 'r': 2, 'aimed': 1, 'p': 1, 'for': 1, 'satisfication': 1, 'used': 1, 'method': 1, 'path': 1, 'which': 1, 'previously': 1, 'tested': 1, 'validity': 1, 'reliability': 1, 'calculation': 1, 'first': 1, 'indicates': 1, 'both': 1, 'show': 1, 'at': 1, 'magnitude': 1, 'effect': 1, 'attiude': 1, 'from': 1, 'whose': 1, 'known': 1, 'or': 1})
-------------------------------------------
--- Data #218 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Yulanda Martha Novita
Judul: Pengaruh Musik, Aromaterapi dan Suhu Terhadap Kemampuan Kognitif dengan Menggunakan Desain Faktorial
Pembimbing 1: Nachnul Ansori S.T,M.T
Pembimbing 2: Fitri Agustina S.T,M.T
Abstrak (Raw): Aktifitas mental membutuhkan kemampuan kognitif dalam menjalani dan menyelesaikan. Memori dan persepsi merupakan salah satu kemampuan kognitif yang sangat dibutuhkan dalam menjalani aktivitas mental. Salah satu aktivitas mental yang sering dilakukan adalah belajar. Lingkungan juga menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi suatu proses belajar, terutama bagi seorang mahasiswa. Lingkungan kerja dapat dikatakan rangsangan atau stimulus yang dapat mempengaruhi persepsi dan memori jangka pendek. Dari stimulus tersebut dapat membantu meningkatkan kinerja otak yang dapat mempengaruhi pekerjaan seseorang. Sehingga penelitian ini mengkaji mengenai ergonomi kognitif untuk mengetahui pengaruh faktor lingkungan atau rangsangan dari luar terhadap memori dan persepsi dari mahasiswa. Terdapat tiga faktor yang dianggap dapat berpengaruh terhadap memori jangka pendek dan persepsi yaitu jenis aromaterapi, suhu dan musik. Terdapat dua level faktor pada masing-masing faktor jenis aromaterapi terdiri dari buah lemon dan bunga lavender, suhu terdiri dari 24? dan 28 ? dan musik terdiri dari musik klasik dan instrument. Eksperimen dilakukan dengan menggunakan metode desain faktorial tiga faktor. Hasil eksperimen di uji dengan uji Anova dan uji tukey. Selain itu dilakukan uji independent t-test pada setiap angkatan dan gender responden. Hasil eksperimen menunjukkan bahwasannya ketiga faktor berpengaruh terhadap memori jangka pendek responden laki-laki karena masing-masing memiliki nilai Fhitung 19,498, 8,495 dan 4,904 sehingga > Ftabel yang bernilai 4,26, sedangkan responden perempuan hanya faktor aromaterapi yang berpengaruh dengan Fhitung 10,849 sehingga > Ftabel yang bernilai 4,26. Pada respon persepsi hanya jenis aromaterapi yang berpengaruh signifikan dengan nilai Fhitung 11,634 sehingga > Ftabel yang bernilai 4,26.
Kata kunci : memori jangka pendek, persepsi, desain eksperimen faktorial.
Abstrak (Clean): aktifitas mental membutuhkan kemampuan kognitif dalam menjalani dan menyelesaikan memori dan persepsi merupakan salah satu kemampuan kognitif yang sangat dibutuhkan dalam menjalani aktivitas mental salah satu aktivitas mental yang sering dilakukan adalah belajar lingkungan juga menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi suatu proses belajar terutama bagi seorang mahasiswa lingkungan kerja dapat dikatakan rangsangan atau stimulus yang dapat mempengaruhi persepsi dan memori jangka pendek dari stimulus tersebut dapat membantu meningkatkan kinerja otak yang dapat mempengaruhi pekerjaan seseorang sehingga penelitian ini mengkaji mengenai ergonomi kognitif untuk mengetahui pengaruh faktor lingkungan atau rangsangan dari luar terhadap memori dan persepsi dari mahasiswa terdapat tiga faktor yang dianggap dapat berpengaruh terhadap memori jangka pendek dan persepsi yaitu jenis aromaterapi suhu dan musik terdapat dua level faktor pada masingmasing faktor jenis aromaterapi terdiri dari buah lemon dan bunga lavender suhu terdiri dari dan dan musik terdiri dari musik klasik dan instrument eksperimen dilakukan dengan menggunakan metode desain faktorial tiga faktor hasil eksperimen di uji dengan uji anova dan uji tukey selain itu dilakukan uji independent ttest pada setiap angkatan dan gender responden hasil eksperimen menunjukkan bahwasannya ketiga faktor berpengaruh terhadap memori jangka pendek responden lakilaki karena masingmasing memiliki nilai fhitung dan sehingga ftabel yang bernilai sedangkan responden perempuan hanya faktor aromaterapi yang berpengaruh dengan fhitung sehingga ftabel yang bernilai pada respon persepsi hanya jenis aromaterapi yang berpengaruh signifikan dengan nilai fhitung sehingga ftabel yang bernilai kata kunci memori jangka pendek persepsi desain eksperimen faktorial
Abstrak (Stopwords Removed): aktifitas mental membutuhkan kemampuan kognitif menjalani menyelesaikan memori persepsi salah satu kemampuan kognitif sangat dibutuhkan menjalani aktivitas mental salah satu aktivitas mental sering dilakukan belajar lingkungan menjadi salah satu faktor dapat mempengaruhi proses belajar terutama bagi seorang mahasiswa lingkungan kerja dapat dikatakan rangsangan stimulus dapat mempengaruhi persepsi memori jangka pendek stimulus tersebut dapat membantu meningkatkan kinerja otak dapat mempengaruhi pekerjaan seseorang penelitian mengkaji mengenai ergonomi kognitif mengetahui pengaruh faktor lingkungan rangsangan luar memori persepsi mahasiswa terdapat tiga faktor dianggap dapat berpengaruh memori jangka pendek persepsi jenis aromaterapi suhu musik terdapat dua level faktor masingmasing faktor jenis aromaterapi terdiri buah lemon bunga lavender suhu terdiri musik terdiri musik klasik instrument eksperimen dilakukan menggunakan metode desain faktorial tiga faktor hasil eksperimen uji uji anova uji tukey selain dilakukan uji independent ttest setiap angkatan gender responden hasil eksperimen menunjukkan bahwasannya ketiga faktor berpengaruh memori jangka pendek responden lakilaki masingmasing memiliki nilai fhitung ftabel bernilai sedangkan responden perempuan faktor aromaterapi berpengaruh fhitung ftabel bernilai respon persepsi jenis aromaterapi berpengaruh signifikan nilai fhitung ftabel bernilai kata kunci memori jangka pendek persepsi desain eksperimen faktorial
Abstrak (Stemmed): aktifitas mental butuh mampu kognitif jalan selesai memori persepsi salah satu mampu kognitif sangat butuh jalan aktivitas mental salah satu aktivitas mental sering laku ajar lingkung jadi salah satu faktor dapat pengaruh proses ajar utama bagi orang mahasiswa lingkung kerja dapat kata rangsang stimulus dapat pengaruh persepsi memori jangka pendek stimulus sebut dapat bantu tingkat kerja otak dapat pengaruh kerja orang teliti kaji kena ergonomi kognitif tahu pengaruh faktor lingkung rangsang luar memori persepsi mahasiswa dapat tiga faktor anggap dapat pengaruh memori jangka pendek persepsi jenis aromaterapi suhu musik dapat dua level faktor masingmasing faktor jenis aromaterapi diri buah lemon bunga lavender suhu diri musik diri musik klasik instrument eksperimen laku guna metode desain faktorial tiga faktor hasil eksperimen uji uji anova uji tukey selain laku uji independent ttest tiap angkat gender responden hasil eksperimen tunjuk bahwasannya tiga faktor pengaruh memori jangka pendek responden lakilaki masingmasing milik nilai fhitung ftabel nila sedang responden perempuan faktor aromaterapi pengaruh fhitung ftabel nila respon persepsi jenis aromaterapi pengaruh signifikan nilai fhitung ftabel nila kata kunci memori jangka pendek persepsi desain eksperimen faktorial
Abstrak (Corrected): aktifitas mental butch camp kognitif alan seesaw memory perseus salad sat camp kognitif sang butch alan aktivitas mental salad sat aktivitas mental seeing lake ajar linking jade salad sat factor apart pengaruh proves ajar mama bag orang mahasiswa linking era apart data ranging stimulus apart pengaruh perseus memory bangka pended stimulus debut apart bantu dingbat era oak apart pengaruh era orang elite kanji ken ergonomic kognitif tau pengaruh factor linking ranging liar memory perseus mahasiswa apart toga factor anggap apart pengaruh memory bangka pended perseus penis aromatherapy sulu music apart due level factor masingmasing factor penis aromatherapy dirt bush lemon bung lavender sulu dirt music dirt music flask instrument eksperimen lake gun metope detain factorial toga factor hail eksperimen uni uni nova uni turkey slain lake uni independent test tip angst gender responded hail eksperimen tuneup bahwasannya toga factor pengaruh memory bangka pended responded lakilaki masingmasing milk nilgai whiting table nina sedan responded perempuan factor aromatherapy pengaruh whiting table nina respond perseus penis aromatherapy pengaruh significant nilgai whiting table nina data bunch memory bangka pended perseus detain eksperimen factorial
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'faktor': 8, 'dapat': 8, 'pengaruh': 8, 'memori': 6, 'persepsi': 6, 'jangka': 4, 'pendek': 4, 'aromaterapi': 4, 'eksperimen': 4, 'uji': 4, 'mental': 3, 'kognitif': 3, 'salah': 3, 'satu': 3, 'laku': 3, 'lingkung': 3, 'kerja': 3, 'tiga': 3, 'jenis': 3, 'musik': 3, 'diri': 3, 'responden': 3, 'fhitung': 3, 'ftabel': 3, 'nila': 3, 'butuh': 2, 'mampu': 2, 'jalan': 2, 'aktivitas': 2, 'ajar': 2, 'orang': 2, 'mahasiswa': 2, 'kata': 2, 'rangsang': 2, 'stimulus': 2, 'suhu': 2, 'masingmasing': 2, 'desain': 2, 'faktorial': 2, 'hasil': 2, 'nilai': 2, 'aktifitas': 1, 'selesai': 1, 'sangat': 1, 'sering': 1, 'jadi': 1, 'proses': 1, 'utama': 1, 'bagi': 1, 'sebut': 1, 'bantu': 1, 'tingkat': 1, 'otak': 1, 'teliti': 1, 'kaji': 1, 'kena': 1, 'ergonomi': 1, 'tahu': 1, 'luar': 1, 'anggap': 1, 'dua': 1, 'level': 1, 'buah': 1, 'lemon': 1, 'bunga': 1, 'lavender': 1, 'klasik': 1, 'instrument': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'anova': 1, 'tukey': 1, 'selain': 1, 'independent': 1, 'ttest': 1, 'tiap': 1, 'angkat': 1, 'gender': 1, 'tunjuk': 1, 'bahwasannya': 1, 'lakilaki': 1, 'milik': 1, 'sedang': 1, 'perempuan': 1, 'respon': 1, 'signifikan': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 21, 'that': 13, 'and': 11, 'the': 10, 'kind': 9, 'for': 8, 'factor': 7, 'value': 7, 'memory': 6, 'perception': 6, 'can': 5, 'determine': 5, 'effect': 5, 'with': 5, 'f': 5, 'mental': 4, 'is': 4, 'short': 4, 'term': 4, 'be': 4, 'so': 4, 'aromatherapy': 4, 'occupation': 3, 'cognitive': 3, 'are': 3, 'one': 3, 'environment': 3, 'to': 3, 'three': 3, 'eksperiment': 3, 'respondent': 3, 'give': 3, 'have': 3, 'activitie': 2, 'work': 2, 'brain': 2, 'activities': 2, 'capable': 2, 'when': 2, 'perform': 2, 'do': 2, 'study': 2, 'in': 2, 'insolve': 2, 'stimultan': 2, 'students': 2, 'there': 2, 'temperature': 2, 'music': 2, 'level': 2, 'each': 2, 'design': 2, 'factorial': 2, 'result': 2, 'ttest': 2, 'table': 2, 'just': 2, 'involve': 1, 'need': 1, 'finished': 1, 'it': 1, 'very': 1, 'needed': 1, 'always': 1, 'too': 1, 'influence': 1, 'process': 1, 'especially': 1, 'student': 1, 'who': 1, 'studi': 1, 'university': 1, 'saying': 1, 'stimulating': 1, 'from': 1, 'help': 1, 'increase': 1, 'someone': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'discusses': 1, 'about': 1, 'ergonomic': 1, 'knowing': 1, 'or': 1, 'form': 1, 'outside': 1, 'two': 1, 'lemon': 1, 'lavender': 1, 'classic': 1, 'instrument': 1, 'use': 1, 'method': 1, 'testing': 1, 'anova': 1, 'test': 1, 'except': 1, 'doing': 1, 'independent': 1, 'gender': 1, 'show': 1, 'man': 1, 'because': 1, 'while': 1, 'woman': 1, 'respon': 1, 'key': 1, 'word': 1})
-------------------------------------------
--- Data #219 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Putri Nur Wulan Fitri
Judul: ANALISIS PREVENTIVE MAINTENANCE DENGAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE II (RCM II) GUNA MEMINIMALKAN BIAYA PERAWATAN PADA MESIN OVEN
(Studi Kasus : PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia)
Pembimbing 1: M. Imron Mustajib, S.T,. M.T
Pembimbing 2: Imron Kuswandi, S.T,. M.T
Abstrak (Raw): ABSTRAK
PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) merupakan perusahaan industri yang begerak dibidang otomotif, dimana perusahaan ini memproduksi mobil untuk kendaraan pribadi dalam skala besar. Asset yang dimiliki oleh perusahaan merupakan asset pada mesin-mesin yang digunakan, salah satunya adalah mesin oven. Untuk menjaga kehandalan mesin oven, maka dilakukan perawatan baik preventive maupun corrective agar mesin tetap berjalan sesuai dengan fungsinya. Jumlah frekuensi kerusakan pada mesin oven dalam satu tahun sebesar 117 kali, yang artinya mesin tersebut perlu dilakukan kegiatan perawatan yang efektif guna mengurangi jumlah kerusakan tersebut. Reliability Centered Maintenance II (RCM II) salah satu metode yang digunakan untuk mengetahui cara perawatan komponen mesin yang mengalami kegagalan dengan penjelasan yang sesuai tingkat kekritisan suatu komponen. Hasil dari penjabaran metode Reliability Centered Maintenance II maka ditemukan dua komponen yang memiliki tingkat kritis yang tinggi dengan menggunakan analisis FMECA dengan mencari bobot CA sebesar 112 dan 120 pada komponen H/E dan Blower Burner. Komponen tersebut diketahui bahwa interval perawatan masing-masing adalah 29 hari dengan biaya Rp 666.595,16 pada komponen H/E dan pada hari 23 dilakukan perbaikan pada komponen Blower Burner dengan biaya Rp 1.746.090,94.
Kata kunci : preventive maintenance, Reliability Centered Maintenance II, FMECA, optimasi biaya
Abstrak (Clean): abstrak pt toyota motor manufacturing indonesia tmmin merupakan perusahaan industri yang begerak dibidang otomotif dimana perusahaan ini memproduksi mobil untuk kendaraan pribadi dalam skala besar asset yang dimiliki oleh perusahaan merupakan asset pada mesinmesin yang digunakan salah satunya adalah mesin oven untuk menjaga kehandalan mesin oven maka dilakukan perawatan baik preventive maupun corrective agar mesin tetap berjalan sesuai dengan fungsinya jumlah frekuensi kerusakan pada mesin oven dalam satu tahun sebesar kali yang artinya mesin tersebut perlu dilakukan kegiatan perawatan yang efektif guna mengurangi jumlah kerusakan tersebut reliability centered maintenance ii rcm ii salah satu metode yang digunakan untuk mengetahui cara perawatan komponen mesin yang mengalami kegagalan dengan penjelasan yang sesuai tingkat kekritisan suatu komponen hasil dari penjabaran metode reliability centered maintenance ii maka ditemukan dua komponen yang memiliki tingkat kritis yang tinggi dengan menggunakan analisis fmeca dengan mencari bobot ca sebesar dan pada komponen he dan blower burner komponen tersebut diketahui bahwa interval perawatan masingmasing adalah hari dengan biaya rp pada komponen he dan pada hari dilakukan perbaikan pada komponen blower burner dengan biaya rp kata kunci preventive maintenance reliability centered maintenance ii fmeca optimasi biaya
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak pt toyota motor manufacturing indonesia tmmin perusahaan industri begerak dibidang otomotif dimana perusahaan memproduksi mobil kendaraan pribadi skala besar asset dimiliki perusahaan asset mesinmesin digunakan salah satunya mesin oven menjaga kehandalan mesin oven dilakukan perawatan baik preventive maupun corrective mesin tetap berjalan sesuai fungsinya jumlah frekuensi kerusakan mesin oven satu tahun sebesar kali artinya mesin tersebut perlu dilakukan kegiatan perawatan efektif mengurangi jumlah kerusakan tersebut reliability centered maintenance ii rcm ii salah satu metode digunakan mengetahui cara perawatan komponen mesin mengalami kegagalan penjelasan sesuai tingkat kekritisan komponen hasil penjabaran metode reliability centered maintenance ii ditemukan dua komponen memiliki tingkat kritis tinggi menggunakan analisis fmeca mencari bobot ca sebesar komponen he blower burner komponen tersebut diketahui interval perawatan masingmasing hari biaya rp komponen he hari dilakukan perbaikan komponen blower burner biaya rp kata kunci preventive maintenance reliability centered maintenance ii fmeca optimasi biaya
Abstrak (Stemmed): abstrak pt toyota motor manufacturing indonesia tmmin usaha industri begerak bidang otomotif mana usaha produksi mobil kendara pribadi skala besar asset milik usaha asset mesinmesin guna salah satu mesin oven jaga kehandalan mesin oven laku awat baik preventive maupun corrective mesin tetap jalan sesuai fungsi jumlah frekuensi rusa mesin oven satu tahun besar kali arti mesin sebut perlu laku giat awat efektif kurang jumlah rusa sebut reliability centered maintenance ii rcm ii salah satu metode guna tahu cara awat komponen mesin alami gagal jelas sesuai tingkat kritis komponen hasil jabar metode reliability centered maintenance ii temu dua komponen milik tingkat kritis tinggi guna analisis fmeca cari bobot ca besar komponen he blower burner komponen sebut tahu interval awat masingmasing hari biaya rp komponen he hari laku baik komponen blower burner biaya rp kata kunci preventive maintenance reliability centered maintenance ii fmeca optimasi biaya
Abstrak (Corrected): abstract pt toyota motor manufacturing indonesia train sara industry bergerac biding otomotif mana sara produksi mobil kendra tribade skald bear asset milk sara asset mesinmesin gun salad sat resin oven saga kehandalan resin oven lake away back preventive maun corrective resin team alan sexual fungi mullah frekuensi rush resin oven sat thun bear kali art resin debut peru lake gift away efektif during mullah rush debut reliability centered maintenance i rum i salad sat metope gun tau cara away component resin salami gaga jells sexual dingbat iritis component hail babar metope reliability centered maintenance i temp due component milk dingbat iritis ting gun analysis flea care robot ca bear component he blower burner component debut tau interval away masingmasing hard bay up component he hard lake back component blower burner bay up data bunch preventive maintenance reliability centered maintenance i flea optimism bay
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'komponen': 7, 'mesin': 6, 'awat': 4, 'maintenance': 4, 'ii': 4, 'usaha': 3, 'besar': 3, 'guna': 3, 'satu': 3, 'oven': 3, 'laku': 3, 'sebut': 3, 'reliability': 3, 'centered': 3, 'biaya': 3, 'asset': 2, 'milik': 2, 'salah': 2, 'baik': 2, 'preventive': 2, 'sesuai': 2, 'jumlah': 2, 'rusa': 2, 'metode': 2, 'tahu': 2, 'tingkat': 2, 'kritis': 2, 'fmeca': 2, 'he': 2, 'blower': 2, 'burner': 2, 'hari': 2, 'rp': 2, 'abstrak': 1, 'pt': 1, 'toyota': 1, 'motor': 1, 'manufacturing': 1, 'indonesia': 1, 'tmmin': 1, 'industri': 1, 'begerak': 1, 'bidang': 1, 'otomotif': 1, 'mana': 1, 'produksi': 1, 'mobil': 1, 'kendara': 1, 'pribadi': 1, 'skala': 1, 'mesinmesin': 1, 'jaga': 1, 'kehandalan': 1, 'maupun': 1, 'corrective': 1, 'tetap': 1, 'jalan': 1, 'fungsi': 1, 'frekuensi': 1, 'tahun': 1, 'kali': 1, 'arti': 1, 'perlu': 1, 'giat': 1, 'efektif': 1, 'kurang': 1, 'rcm': 1, 'cara': 1, 'alami': 1, 'gagal': 1, 'jelas': 1, 'hasil': 1, 'jabar': 1, 'temu': 1, 'dua': 1, 'tinggi': 1, 'analisis': 1, 'cari': 1, 'bobot': 1, 'ca': 1, 'interval': 1, 'masingmasing': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'optimasi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 12, 'a': 7, 'that': 6, 'to': 6, 'maintenance': 6, 'in': 5, 'on': 5, 'is': 4, 'by': 4, 'reliability': 4, 'and': 4, 'ii': 4, 'components': 4, 'company': 3, 'for': 3, 'oven': 3, 'engine': 3, 'centered': 3, 'component': 3, 'at': 3, 'cost': 3, 'machines': 2, 'used': 2, 'one': 2, 'which': 2, 'then': 2, 'preventive': 2, 'order': 2, 'with': 2, 'amount': 2, 'damage': 2, 'machine': 2, 'methods': 2, 'treatment': 2, 'level': 2, 'fmeca': 2, 'he': 2, 'blower': 2, 'burner': 2, 'rp': 2, 'abstract': 1, 'pt': 1, 'toyota': 1, 'motor': 1, 'manufacturing': 1, 'indonesia': 1, 'tmmin': 1, 'stir': 1, 'field': 1, 'automotive': 1, 'industry': 1, 'where': 1, 'manufactures': 1, 'cars': 1, 'private': 1, 'vehicles': 1, 'large': 1, 'scale': 1, 'assets': 1, 'owned': 1, 'an': 1, 'asset': 1, 'are': 1, 'maintain': 1, 'do': 1, 'both': 1, 'corrective': 1, 'keep': 1, 'running': 1, 'accordance': 1, 'its': 1, 'function': 1, 'frequency': 1, 'year': 1, 'times': 1, 'means': 1, 'needs': 1, 'be': 1, 'done': 1, 'effective': 1, 'activities': 1, 'reduce': 1, 'rcm': 1, 'determine': 1, 'how': 1, 'fail': 1, 'explanation': 1, 'appropriate': 1, 'criticality': 1, 'results': 1, 'translation': 1, 'discovered': 1, 'two': 1, 'critical': 1, 'have': 1, 'high': 1, 'using': 1, 'analysis': 1, 'looking': 1, 'weighting': 1, 'ca': 1, 'known': 1, 'each': 1, 'interval': 1, 'was': 1, 'days': 1, 'day': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'repairs': 1, 'keywords': 1, 'optimization': 1})
-------------------------------------------
--- Data #220 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Moh Iqbal Fanani
Judul: OPTIMASI MULTIRESPON PADA PROSES PEMESINAN CNC TURNING MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI GREY RELATIONAL ANALYSIS (GRA) PADA SPESIMEN BRASS C3604
Pembimbing 1: M. Imron Mustajib, ST,.MT
Pembimbing 2: Ernaning Widiaswanti, S.Si,. MT
Abstrak (Raw): Saat ini industri manufaktur berorientasi pada produk yang berkualitas. peningkatan kualitas merupakan hal yang sangat penting bagi sebuah industri manufaktur agar dapat bertahan dalam dunia industri yang kompetitif. Produk yang berkualitas dihasilkan menggunakan sebuah mesin yang dapat menghasilkan kualitas terbaik, salah satunya dengan menggunakan mesin CNC (Computer Numerically Control). Kualitas suatu produk, terutama pada proses pemesinan CNC bisa dilihat pada Kekasaran Permukaan yang dihasilkan. Selain kekasaran Permukaan, hal yang tidak kalah penting adalah konsumsi energi mengingat permintaan konsumsi energi yang sangat besar. Dalam penelitian ini akan menentukan kombinasi optimum untuk menggurangi konsumsi energi dan mendapatkan kekasaran permukaan yang optimal, parameter yang digunakan adalah cutting speed dengan level (150 m/min, 170 m/min, dan 190 m/min), parameter kedua adalah feed dengan level (0,025 m/rev, 0.005 m/rev, dan 0.075 m/rev), dan yang terakhir adalah depth of cut dengan level (0.5 mm, 0.1 mm, dan 1.5 mm). Objek yang diteliti adalah kuningan dan metode yang digunakan adalah metode Taguchi. Sebagai tambahan dalam penelitian ini akan menampilkan hasil eksperimen multirespon menggnakan grey relational analysis. Berdasarkan hasil analisa didapatkan faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap kekasaran permukaan adalah faktor cutting speed dengan nilai Pvalue 0.008, feed dengan nilai Pvalue sebesar 0.034 dan depht of cut dengan nilai Pvalue 0.013. Sedangkan untuk multirespon didapatkan hasil faktor berpengaruh secara signikan adalah cutting speed dengan nilai Pvalue 0.064, dan depht of cut dengan nilai Pvalue 0.032. berdasarkan hasil tersebut didapatkan untuk kombinasi parameter yang paling optimal untuk kekasaran permukaan adalah faktor Cutting Speed pada level 3 (190 m/min), faktor Feeding pada level 1 (0.025 mm/rev) dan faktor Depth of Cut pada level 3 (1.5 mm). Sedangkan kombinasi parameter yang paling optimal untuk kekasaran permukaan dan konsumsi energi adalah faktor Cutting Speed pada level 3 (190 m/min), faktor Feeding pada level 2 (0.05 mm/rev) dan faktor Depth of Cut pada level 3 (1.5 mm)
Kata Kunci: Kekasaran Permukaan, Konsumsi Energi, Metode Taguchi.
Abstrak (Clean): saat ini industri manufaktur berorientasi pada produk yang berkualitas peningkatan kualitas merupakan hal yang sangat penting bagi sebuah industri manufaktur agar dapat bertahan dalam dunia industri yang kompetitif produk yang berkualitas dihasilkan menggunakan sebuah mesin yang dapat menghasilkan kualitas terbaik salah satunya dengan menggunakan mesin cnc computer numerically control kualitas suatu produk terutama pada proses pemesinan cnc bisa dilihat pada kekasaran permukaan yang dihasilkan selain kekasaran permukaan hal yang tidak kalah penting adalah konsumsi energi mengingat permintaan konsumsi energi yang sangat besar dalam penelitian ini akan menentukan kombinasi optimum untuk menggurangi konsumsi energi dan mendapatkan kekasaran permukaan yang optimal parameter yang digunakan adalah cutting speed dengan level mmin mmin dan mmin parameter kedua adalah feed dengan level mrev mrev dan mrev dan yang terakhir adalah depth of cut dengan level mm mm dan mm objek yang diteliti adalah kuningan dan metode yang digunakan adalah metode taguchi sebagai tambahan dalam penelitian ini akan menampilkan hasil eksperimen multirespon menggnakan grey relational analysis berdasarkan hasil analisa didapatkan faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap kekasaran permukaan adalah faktor cutting speed dengan nilai pvalue feed dengan nilai pvalue sebesar dan depht of cut dengan nilai pvalue sedangkan untuk multirespon didapatkan hasil faktor berpengaruh secara signikan adalah cutting speed dengan nilai pvalue dan depht of cut dengan nilai pvalue berdasarkan hasil tersebut didapatkan untuk kombinasi parameter yang paling optimal untuk kekasaran permukaan adalah faktor cutting speed pada level mmin faktor feeding pada level mmrev dan faktor depth of cut pada level mm sedangkan kombinasi parameter yang paling optimal untuk kekasaran permukaan dan konsumsi energi adalah faktor cutting speed pada level mmin faktor feeding pada level mmrev dan faktor depth of cut pada level mm kata kunci kekasaran permukaan konsumsi energi metode taguchi
Abstrak (Stopwords Removed): industri manufaktur berorientasi produk berkualitas peningkatan kualitas sangat penting bagi industri manufaktur dapat bertahan dunia industri kompetitif produk berkualitas dihasilkan menggunakan mesin dapat menghasilkan kualitas terbaik salah satunya menggunakan mesin cnc computer numerically control kualitas produk terutama proses pemesinan cnc dilihat kekasaran permukaan dihasilkan selain kekasaran permukaan kalah penting konsumsi energi mengingat permintaan konsumsi energi sangat besar penelitian menentukan kombinasi optimum menggurangi konsumsi energi mendapatkan kekasaran permukaan optimal parameter digunakan cutting speed level mmin mmin mmin parameter kedua feed level mrev mrev mrev terakhir depth of cut level mm mm mm objek diteliti kuningan metode digunakan metode taguchi tambahan penelitian menampilkan hasil eksperimen multirespon menggnakan grey relational analysis berdasarkan hasil analisa didapatkan faktor berpengaruh secara signifikan kekasaran permukaan faktor cutting speed nilai pvalue feed nilai pvalue sebesar depht of cut nilai pvalue sedangkan multirespon didapatkan hasil faktor berpengaruh secara signikan cutting speed nilai pvalue depht of cut nilai pvalue berdasarkan hasil tersebut didapatkan kombinasi parameter paling optimal kekasaran permukaan faktor cutting speed level mmin faktor feeding level mmrev faktor depth of cut level mm sedangkan kombinasi parameter paling optimal kekasaran permukaan konsumsi energi faktor cutting speed level mmin faktor feeding level mmrev faktor depth of cut level mm kata kunci kekasaran permukaan konsumsi energi metode taguchi
Abstrak (Stemmed): industri manufaktur orientasi produk kualitas tingkat kualitas sangat penting bagi industri manufaktur dapat tahan dunia industri kompetitif produk kualitas hasil guna mesin dapat hasil kualitas baik salah satu guna mesin cnc computer numerically control kualitas produk utama proses mesin cnc lihat kasar muka hasil selain kasar muka kalah penting konsumsi energi ingat minta konsumsi energi sangat besar teliti tentu kombinasi optimum menggurangi konsumsi energi dapat kasar muka optimal parameter guna cutting speed level mmin mmin mmin parameter dua feed level mrev mrev mrev akhir depth of cut level mm mm mm objek teliti kuningan metode guna metode taguchi tambah teliti tampil hasil eksperimen multirespon menggnakan grey relational analysis dasar hasil analisa dapat faktor pengaruh cara signifikan kasar muka faktor cutting speed nilai pvalue feed nilai pvalue besar depht of cut nilai pvalue sedang multirespon dapat hasil faktor pengaruh cara signikan cutting speed nilai pvalue depht of cut nilai pvalue dasar hasil sebut dapat kombinasi parameter paling optimal kasar muka faktor cutting speed level mmin faktor feeding level mmrev faktor depth of cut level mm sedang kombinasi parameter paling optimal kasar muka konsumsi energi faktor cutting speed level mmin faktor feeding level mmrev faktor depth of cut level mm kata kunci kasar muka konsumsi energi metode taguchi
Abstrak (Corrected): industry manufacture oriental proud kualitas dingbat kualitas sang panting bag industry manufacture apart than dulia industry kompetitif proud kualitas hail gun resin apart hail kualitas back salad sat gun resin inc computer numerically control kualitas proud mama proves resin inc that kadar make hail slain kadar make galah panting konsumsi energy ingot mint konsumsi energy sang bear elite tent kombinasi optimum menggurangi konsumsi energy apart kadar make optimal parameter gun cutting speed level main main main parameter due feed level rev rev rev air depth of cut level my my my objet elite kuningan metope gun metope baluchi tambac elite tamil hail eksperimen multirespon menggnakan grey relational analysis dakar hail analyst apart factor pengaruh cara significant kadar make factor cutting speed nilgai value feed nilgai value bear depth of cut nilgai value sedan multirespon apart hail factor pengaruh cara signikan cutting speed nilgai value depth of cut nilgai value dakar hail debut apart kombinasi parameter paling optimal kadar make factor cutting speed level main factor feeding level more factor depth of cut level my sedan kombinasi parameter paling optimal kadar make konsumsi energy factor cutting speed level main factor feeding level more factor depth of cut level my data bunch kadar make konsumsi energy metope baluchi
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'level': 9, 'faktor': 9, 'hasil': 7, 'kasar': 7, 'muka': 7, 'dapat': 6, 'kualitas': 5, 'konsumsi': 5, 'energi': 5, 'cutting': 5, 'speed': 5, 'mmin': 5, 'of': 5, 'cut': 5, 'mm': 5, 'nilai': 5, 'pvalue': 5, 'guna': 4, 'parameter': 4, 'industri': 3, 'produk': 3, 'mesin': 3, 'teliti': 3, 'kombinasi': 3, 'optimal': 3, 'mrev': 3, 'depth': 3, 'metode': 3, 'manufaktur': 2, 'sangat': 2, 'penting': 2, 'cnc': 2, 'besar': 2, 'feed': 2, 'taguchi': 2, 'multirespon': 2, 'dasar': 2, 'pengaruh': 2, 'cara': 2, 'depht': 2, 'sedang': 2, 'paling': 2, 'feeding': 2, 'mmrev': 2, 'orientasi': 1, 'tingkat': 1, 'bagi': 1, 'tahan': 1, 'dunia': 1, 'kompetitif': 1, 'baik': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'computer': 1, 'numerically': 1, 'control': 1, 'utama': 1, 'proses': 1, 'lihat': 1, 'selain': 1, 'kalah': 1, 'ingat': 1, 'minta': 1, 'tentu': 1, 'optimum': 1, 'menggurangi': 1, 'dua': 1, 'akhir': 1, 'objek': 1, 'kuningan': 1, 'tambah': 1, 'tampil': 1, 'eksperimen': 1, 'menggnakan': 1, 'grey': 1, 'relational': 1, 'analysis': 1, 'analisa': 1, 'signifikan': 1, 'signikan': 1, 'sebut': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'and': 13, 'in': 11, 'of': 10, 'level': 9, 'surface': 7, 'was': 7, 'using': 6, 'with': 6, 'quality': 5, 'energy': 5, 'cutting': 5, 'speed': 5, 'mmin': 5, 'cut': 5, 'mm': 5, 'pvalue': 5, 'product': 4, 'for': 4, 'roughness': 4, 'experiment': 4, 'th': 4, 'is': 3, 'which': 3, 'rougness': 3, 'consumption': 3, 'this': 3, 'combination': 3, 'mrev': 3, 'depth': 3, 'manufacturing': 2, 'on': 2, 'very': 2, 'important': 2, 'to': 2, 'a': 2, 'by': 2, 'cnc': 2, 'will': 2, 'optimal': 2, 'feed': 2, 'taguchi': 2, 'method': 2, 'multirespon': 2, 'analysis': 2, 'factor': 2, 'significantly': 2, 'influence': 2, 'depht': 2, 'optimum': 2, 'feeding': 2, 'mmrev': 2, 'industries': 1, 'focused': 1, 'improvement': 1, 'industrial': 1, 'survive': 1, 'competitif': 1, 'industry': 1, 'produced': 1, 'machine': 1, 'csn': 1, 'produce': 1, 'best': 1, 'one': 1, 'them': 1, 'especially': 1, 'turning': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'performed': 1, 'not': 1, 'only': 1, 'because': 1, 'large': 1, 'demand': 1, 'determine': 1, 'between': 1, 'consumtion': 1, 'second': 1, 'last': 1, 'objek': 1, 'brass': 1, 'show': 1, 'grey': 1, 'relational': 1, 'based': 1, 'result': 1, 'varians': 1, 'obtain': 1, 'that': 1, 'have': 1, 'while': 1, 'got': 1, 'combinaion': 1, 'st': 1, 'nd': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #221 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Arianto Prasojo
Judul: Analisis Kualitas Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Trunojoyo Madura
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat, M.T.
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Objek penelitian ini adalah mahasiswa fakultas Teknik Universitas Trunojoyo Madura yang merupakan salah fakultas yang ada di UTM (Universitas Trunojoyo Madura). Lembaga perguruan tinggi harus mampu membuktikan kualitas yang tinggi yang didukung oleh akuntabilitas yang ada. Oleh karena itu, untuk memenuhi tuntutan tersebut maka perguruan tinggi melalui program-program studinya perlu memperoleh kepercayaan masyarakat dengan jaminan kualitas (quality assurance), pengendalian kualitas (quality control), dan perbaikan kualitas(quality improvement). Sistem kurikulum berbasis kompetensi yang dilaksanakan oleh FT UTM yang dapat memberikan keleluasaan dalam meramu mata ajaran untuk memperluas wawasan dan meningkatkan efisiensi penyelenggaraan, serta dapat meningkatkan mutu lulusan mahasiswa. Ada banyak faktor yang mempengaruhi kualitas mahasiswa FT UTM, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengukur kualitas mahasiswa FT UTM. Mengukur kualitas mahasiswa sangat bermanfaat bagi FT UTM dalam rangka mengevaluasi posisi FT UTM saat ini dibandingkan dengan pesaing dan pengguna akhir, serta menemukan bagian mana yang membutuhkan peningkatan. Umpan balik dari calon mahasiswa/lulusan secara langsung atau tidak langsung. Penelitian ini membahas tentang kualitas mahasiswa fakultas teknik Universitas Trunojoyo Madura. Dari hasil kesimpulan didapatkan factor-faktor yang mempengaruhi kualitas mahasiswa fakultas teknik Universitas Trunojoyo Madura yaitu Latar Belakang Keluarga Berpengaruh positis terhadap Motivasi, Latar Belakang Keluarga Berpengaruh positis terhadap Kualitas Mahasiswa, Lingkungan Belajar Berpengaruh positis terhadap Motivasi, Lingkungan Belajar Berpengaruh positis terhadap Kualitas Mahasiswa, Sikap Terhadap Almamater Berpengaruh positis terhadap Motivasi, Sikap Terhadap Almamater Berpengaruh positis terhadap Kualitas Mahasiswa, Sikap Terhadap Dosen Berpengaruh positis terhadap Motivasi, Sikap Terhadap Dosen Berpengaruh positis terhadap Kualitas Mahasiswa dan Motivasi Berpengaruh positis terhadap Kualitas Mahasiswa.
Kata kunci : Kualitas, SEM, Statistik
Abstrak (Clean): objek penelitian ini adalah mahasiswa fakultas teknik universitas trunojoyo madura yang merupakan salah fakultas yang ada di utm universitas trunojoyo madura lembaga perguruan tinggi harus mampu membuktikan kualitas yang tinggi yang didukung oleh akuntabilitas yang ada oleh karena itu untuk memenuhi tuntutan tersebut maka perguruan tinggi melalui programprogram studinya perlu memperoleh kepercayaan masyarakat dengan jaminan kualitas quality assurance pengendalian kualitas quality control dan perbaikan kualitasquality improvement sistem kurikulum berbasis kompetensi yang dilaksanakan oleh ft utm yang dapat memberikan keleluasaan dalam meramu mata ajaran untuk memperluas wawasan dan meningkatkan efisiensi penyelenggaraan serta dapat meningkatkan mutu lulusan mahasiswa ada banyak faktor yang mempengaruhi kualitas mahasiswa ft utm sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengukur kualitas mahasiswa ft utm mengukur kualitas mahasiswa sangat bermanfaat bagi ft utm dalam rangka mengevaluasi posisi ft utm saat ini dibandingkan dengan pesaing dan pengguna akhir serta menemukan bagian mana yang membutuhkan peningkatan umpan balik dari calon mahasiswalulusan secara langsung atau tidak langsung penelitian ini membahas tentang kualitas mahasiswa fakultas teknik universitas trunojoyo madura dari hasil kesimpulan didapatkan factorfaktor yang mempengaruhi kualitas mahasiswa fakultas teknik universitas trunojoyo madura yaitu latar belakang keluarga berpengaruh positis terhadap motivasi latar belakang keluarga berpengaruh positis terhadap kualitas mahasiswa lingkungan belajar berpengaruh positis terhadap motivasi lingkungan belajar berpengaruh positis terhadap kualitas mahasiswa sikap terhadap almamater berpengaruh positis terhadap motivasi sikap terhadap almamater berpengaruh positis terhadap kualitas mahasiswa sikap terhadap dosen berpengaruh positis terhadap motivasi sikap terhadap dosen berpengaruh positis terhadap kualitas mahasiswa dan motivasi berpengaruh positis terhadap kualitas mahasiswa kata kunci kualitas sem statistik
Abstrak (Stopwords Removed): objek penelitian mahasiswa fakultas teknik universitas trunojoyo madura salah fakultas ada utm universitas trunojoyo madura lembaga perguruan tinggi harus mampu membuktikan kualitas tinggi didukung akuntabilitas ada memenuhi tuntutan tersebut perguruan tinggi programprogram studinya perlu memperoleh kepercayaan masyarakat jaminan kualitas quality assurance pengendalian kualitas quality control perbaikan kualitasquality improvement sistem kurikulum berbasis kompetensi dilaksanakan ft utm dapat memberikan keleluasaan meramu mata ajaran memperluas wawasan meningkatkan efisiensi penyelenggaraan dapat meningkatkan mutu lulusan mahasiswa ada banyak faktor mempengaruhi kualitas mahasiswa ft utm perlu dilakukan penelitian mengukur kualitas mahasiswa ft utm mengukur kualitas mahasiswa sangat bermanfaat bagi ft utm rangka mengevaluasi posisi ft utm dibandingkan pesaing pengguna akhir menemukan bagian mana membutuhkan peningkatan umpan balik calon mahasiswalulusan secara langsung langsung penelitian membahas tentang kualitas mahasiswa fakultas teknik universitas trunojoyo madura hasil kesimpulan didapatkan factorfaktor mempengaruhi kualitas mahasiswa fakultas teknik universitas trunojoyo madura latar belakang keluarga berpengaruh positis motivasi latar belakang keluarga berpengaruh positis kualitas mahasiswa lingkungan belajar berpengaruh positis motivasi lingkungan belajar berpengaruh positis kualitas mahasiswa sikap almamater berpengaruh positis motivasi sikap almamater berpengaruh positis kualitas mahasiswa sikap dosen berpengaruh positis motivasi sikap dosen berpengaruh positis kualitas mahasiswa motivasi berpengaruh positis kualitas mahasiswa kata kunci kualitas sem statistik
Abstrak (Stemmed): objek teliti mahasiswa fakultas teknik universitas trunojoyo madura salah fakultas ada utm universitas trunojoyo madura lembaga guru tinggi harus mampu bukti kualitas tinggi dukung akuntabilitas ada penuh tuntut sebut guru tinggi programprogram studi perlu oleh percaya masyarakat jamin kualitas quality assurance kendali kualitas quality control baik kualitasquality improvement sistem kurikulum bas kompetensi laksana ft utm dapat beri leluasa ramu mata ajar luas wawas tingkat efisiensi selenggara dapat tingkat mutu lulus mahasiswa ada banyak faktor pengaruh kualitas mahasiswa ft utm perlu laku teliti ukur kualitas mahasiswa ft utm ukur kualitas mahasiswa sangat manfaat bagi ft utm rangka evaluasi posisi ft utm banding saing guna akhir temu bagi mana butuh tingkat umpan balik calon mahasiswalulusan cara langsung langsung teliti bahas tentang kualitas mahasiswa fakultas teknik universitas trunojoyo madura hasil simpul dapat factorfaktor pengaruh kualitas mahasiswa fakultas teknik universitas trunojoyo madura latar belakang keluarga pengaruh positis motivasi latar belakang keluarga pengaruh positis kualitas mahasiswa lingkung ajar pengaruh positis motivasi lingkung ajar pengaruh positis kualitas mahasiswa sikap almamater pengaruh positis motivasi sikap almamater pengaruh positis kualitas mahasiswa sikap dosen pengaruh positis motivasi sikap dosen pengaruh positis kualitas mahasiswa motivasi pengaruh positis kualitas mahasiswa kata kunci kualitas sem statistik
Abstrak (Corrected): objet elite mahasiswa faults tennis university trunojoyo madura salad faults ada um university trunojoyo madura lumbago guru ting harms camp but kualitas ting during akuntabilitas ada punch turnout debut guru ting programprogram study peru olen percy masyarakat jamie kualitas quality assurance kendall kualitas quality control back kualitasquality improvement sister kurikulum was kompetensi lasagna it um apart bert leluasa ram data ajar lucas waws dingbat efisiensi selenggara apart dingbat mute lulus mahasiswa ada banyan factor pengaruh kualitas mahasiswa it um peru lake elite ukr kualitas mahasiswa it um ukr kualitas mahasiswa sang manat bag it um bangka evaluate polish it um banding saying gun air temp bag mana butch dingbat man balk salon mahasiswalulusan cara lansing lansing elite baas tenting kualitas mahasiswa faults tennis university trunojoyo madura hail simple apart factorfaktor pengaruh kualitas mahasiswa faults tennis university trunojoyo madura later belaying keluarga pengaruh posits motives later belaying keluarga pengaruh posits kualitas mahasiswa linking ajar pengaruh posits motives linking ajar pengaruh posits kualitas mahasiswa sika almamater pengaruh posits motives sika almamater pengaruh posits kualitas mahasiswa sika dozen pengaruh posits motives sika dozen pengaruh posits kualitas mahasiswa motives pengaruh posits kualitas mahasiswa data bunch kualitas sem statistic
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kualitas': 14, 'mahasiswa': 12, 'pengaruh': 11, 'positis': 9, 'utm': 6, 'ft': 5, 'motivasi': 5, 'fakultas': 4, 'universitas': 4, 'trunojoyo': 4, 'madura': 4, 'sikap': 4, 'teliti': 3, 'teknik': 3, 'ada': 3, 'tinggi': 3, 'dapat': 3, 'ajar': 3, 'tingkat': 3, 'guru': 2, 'perlu': 2, 'quality': 2, 'ukur': 2, 'bagi': 2, 'langsung': 2, 'latar': 2, 'belakang': 2, 'keluarga': 2, 'lingkung': 2, 'almamater': 2, 'dosen': 2, 'objek': 1, 'salah': 1, 'lembaga': 1, 'harus': 1, 'mampu': 1, 'bukti': 1, 'dukung': 1, 'akuntabilitas': 1, 'penuh': 1, 'tuntut': 1, 'sebut': 1, 'programprogram': 1, 'studi': 1, 'oleh': 1, 'percaya': 1, 'masyarakat': 1, 'jamin': 1, 'assurance': 1, 'kendali': 1, 'control': 1, 'baik': 1, 'kualitasquality': 1, 'improvement': 1, 'sistem': 1, 'kurikulum': 1, 'bas': 1, 'kompetensi': 1, 'laksana': 1, 'beri': 1, 'leluasa': 1, 'ramu': 1, 'mata': 1, 'luas': 1, 'wawas': 1, 'efisiensi': 1, 'selenggara': 1, 'mutu': 1, 'lulus': 1, 'banyak': 1, 'faktor': 1, 'laku': 1, 'sangat': 1, 'manfaat': 1, 'rangka': 1, 'evaluasi': 1, 'posisi': 1, 'banding': 1, 'saing': 1, 'guna': 1, 'akhir': 1, 'temu': 1, 'mana': 1, 'butuh': 1, 'umpan': 1, 'balik': 1, 'calon': 1, 'mahasiswalulusan': 1, 'cara': 1, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'hasil': 1, 'simpul': 1, 'factorfaktor': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'sem': 1, 'statistik': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'quality': 19, 'of': 18, 'students': 9, 'positis': 9, 'to': 8, 'utm': 6, 'and': 5, 'ft': 5, 'motivation': 5, 'impact': 5, 'on': 5, 'study': 4, 'student': 4, 'trunojoyo': 4, 'university': 4, 'in': 4, 'that': 4, 'engineering': 3, 'which': 3, 'is': 3, 'improvement': 3, 'attitudes': 3, 'against': 3, 'this': 2, 'must': 2, 'be': 2, 'by': 2, 'need': 2, 'assurance': 2, 'control': 2, 'can': 2, 'improve': 2, 'factors': 2, 'affect': 2, 'as': 2, 'from': 2, 'family': 2, 'background': 2, 'influence': 2, 'towards': 2, 'influential': 2, 'alma': 2, 'mater': 2, 'toward': 2, 'lecturer': 2, 'object': 1, 'was': 1, 'faculty': 1, 'one': 1, 'faculties': 1, 'higher': 1, 'education': 1, 'institutions': 1, 'able': 1, 'prove': 1, 'high': 1, 'supported': 1, 'existing': 1, 'accountability': 1, 'therefore': 1, 'meet': 1, 'demands': 1, 'college': 1, 'through': 1, 'programs': 1, 'gain': 1, 'public': 1, 'confidence': 1, 'system': 1, 'competencybased': 1, 'curriculum': 1, 'implemented': 1, 'provide': 1, 'flexibility': 1, 'making': 1, 'subjects': 1, 'broaden': 1, 'efficiency': 1, 'organization': 1, 'graduate': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'many': 1, 'so': 1, 'research': 1, 'done': 1, 'measure': 1, 'measuring': 1, 'very': 1, 'beneficial': 1, 'for': 1, 'order': 1, 'evaluate': 1, 'position': 1, 'today': 1, 'compared': 1, 'competitors': 1, 'end': 1, 'users': 1, 'well': 1, 'discover': 1, 'parts': 1, 'feedback': 1, 'graduates': 1, 'directly': 1, 'or': 1, 'indirectly': 1, 'discusses': 1, 'results': 1, 'obtained': 1, 'conclusion': 1, 'namely': 1, 'learning': 1, 'environment': 1, 'environmental': 1, 'attitude': 1, 'keywords': 1, 'sem': 1, 'statistic': 1})
-------------------------------------------
--- Data #222 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: TITIN NUR CHOLIFAH
Judul: PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN MENGGUNAKAN METODE LOT SIZING
(Studi Kasus Pada PT. Indospring, Tbk – Gresik)
Pembimbing 1: IMRON KUSWANDI ST.,MT
Pembimbing 2: SUGENG PURWOKO ST.,MT
Abstrak (Raw): Permasalahan yang sering dihadapi PT. Indospring, Tbk adalah masalah ketersediaan bahan baku baik raw material maupun sub material yang sering kekurangan. Untuk memecahkan masalah tersebut, maka dilakukan perhitungan MRP yang menghasilkan total biaya persediaan minimum dengan menggunakan enam metode lot sizing yaitu metode Lot For Lot (LFL), Economic Order Quantity (EOQ), Part Period Balancing (PPB), Period Order Quantity (POQ), Least Unit Cost (LUC), dan metode Silver Meal. Berdasarkan hasil penelitian metode terbaik untuk tipe A adalah Period Order Quantity (POQ) dengan total biaya sebesar Rp 1.938.867.648, tipe B adalah metode Part Period Balancing (PPB) dan Period Order Quantity (POQ) dengan total biaya sebesar Rp 1.676.046.867, tipe C adalah metode Part Period Balancing (PPB) dan Period Order Quantity (POQ) dengan total biaya sebesar Rp 1.227.449.502, dan tipe D adalah metode Part Period Balancing (PPB) dengan total biaya sebesar Rp 576.078.634.
Abstrak (Clean): permasalahan yang sering dihadapi pt indospring tbk adalah masalah ketersediaan bahan baku baik raw material maupun sub material yang sering kekurangan untuk memecahkan masalah tersebut maka dilakukan perhitungan mrp yang menghasilkan total biaya persediaan minimum dengan menggunakan enam metode lot sizing yaitu metode lot for lot lfl economic order quantity eoq part period balancing ppb period order quantity poq least unit cost luc dan metode silver meal berdasarkan hasil penelitian metode terbaik untuk tipe a adalah period order quantity poq dengan total biaya sebesar rp tipe b adalah metode part period balancing ppb dan period order quantity poq dengan total biaya sebesar rp tipe c adalah metode part period balancing ppb dan period order quantity poq dengan total biaya sebesar rp dan tipe d adalah metode part period balancing ppb dengan total biaya sebesar rp
Abstrak (Stopwords Removed): permasalahan sering dihadapi pt indospring tbk masalah ketersediaan bahan baku baik raw material maupun sub material sering kekurangan memecahkan masalah tersebut dilakukan perhitungan mrp menghasilkan total biaya persediaan minimum menggunakan enam metode lot sizing metode lot for lot lfl economic order quantity eoq part period balancing ppb period order quantity poq least unit cost luc metode silver meal berdasarkan hasil penelitian metode terbaik tipe a period order quantity poq total biaya sebesar rp tipe b metode part period balancing ppb period order quantity poq total biaya sebesar rp tipe c metode part period balancing ppb period order quantity poq total biaya sebesar rp tipe d metode part period balancing ppb total biaya sebesar rp
Abstrak (Stemmed): masalah sering hadap pt indospring tbk masalah sedia bahan baku baik raw material maupun sub material sering kurang pecah masalah sebut laku hitung mrp hasil total biaya sedia minimum guna enam metode lot sizing metode lot for lot lfl economic order quantity eoq part period balancing ppb period order quantity poq least unit cost luc metode silver meal dasar hasil teliti metode baik tipe a period order quantity poq total biaya besar rp tipe b metode part period balancing ppb period order quantity poq total biaya besar rp tipe c metode part period balancing ppb period order quantity poq total biaya besar rp tipe d metode part period balancing ppb total biaya besar rp
Abstrak (Corrected): marsala seeing hadar pt indorsing bk marsala media bahai baku back raw material maun sub material seeing during peach marsala debut lake hiding map hail total bay media minimum gun exam metope lot sizing metope lot for lot fl economic order quantity eon part period balancing pub period order quantity pop least unit cost luck metope silver meal dakar hail elite metope back time a period order quantity pop total bay bear up time b metope part period balancing pub period order quantity pop total bay bear up time c metope part period balancing pub period order quantity pop total bay bear up time d metope part period balancing pub total bay bear up
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'period': 8, 'metode': 7, 'total': 5, 'biaya': 5, 'order': 5, 'quantity': 5, 'part': 4, 'balancing': 4, 'ppb': 4, 'poq': 4, 'tipe': 4, 'besar': 4, 'rp': 4, 'masalah': 3, 'lot': 3, 'sering': 2, 'sedia': 2, 'baik': 2, 'material': 2, 'hasil': 2, 'hadap': 1, 'pt': 1, 'indospring': 1, 'tbk': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'raw': 1, 'maupun': 1, 'sub': 1, 'kurang': 1, 'pecah': 1, 'sebut': 1, 'laku': 1, 'hitung': 1, 'mrp': 1, 'minimum': 1, 'guna': 1, 'enam': 1, 'sizing': 1, 'for': 1, 'lfl': 1, 'economic': 1, 'eoq': 1, 'least': 1, 'unit': 1, 'cost': 1, 'luc': 1, 'silver': 1, 'meal': 1, 'dasar': 1, 'teliti': 1, 'a': 1, 'b': 1, 'c': 1, 'd': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 10, 'a': 9, 'period': 8, 'is': 7, 'cost': 6, 'and': 5, 'the': 5, 'total': 5, 'method': 5, 'order': 5, 'quantity': 5, 'part': 4, 'balancing': 4, 'ppb': 4, 'poq': 4, 'type': 4, 'with': 4, 'rp': 4, 'that': 3, 'lot': 3, 'problems': 2, 'often': 2, 'by': 2, 'raw': 2, 'to': 2, 'for': 2, 'methods': 2, 'are': 1, 'faced': 1, 'pt': 1, 'indospring': 1, 'tbk': 1, 'matter': 1, 'availability': 1, 'materials': 1, 'both': 1, 'material': 1, 'submaterial': 1, 'deficient': 1, 'solve': 1, 'these': 1, 'then': 1, 'mrp': 1, 'calculation': 1, 'generates': 1, 'minimum': 1, 'inventory': 1, 'using': 1, 'six': 1, 'sizing': 1, 'lfl': 1, 'economic': 1, 'eoq': 1, 'least': 1, 'unit': 1, 'luc': 1, 'silver': 1, 'meal': 1, 'according': 1, 'research': 1, 'best': 1, 'b': 1, 'c': 1, 'd': 1})
-------------------------------------------
--- Data #223 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: SAMSUL ANAM
Judul: PERHITUNGAN EFEKTIVITAS MESIN DENGAN
MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT
EFFECTIVENESS (OEE).
(Studi Kasus PT. Indospring Tbk.)
Pembimbing 1: SAMSUL AMAR ST., MSc
Pembimbing 2: TEGUH PRASETYO ST., MT
Abstrak (Raw): Salah satu masalah yang terjadi pada PT. Indospring Tbk, adalah tidak tercapainya target produksi Salah satu penyebab tidak tercapainya target produksi adalah tingginya tingkat downtime yang terjadi. Selama 13 bulan prosentase downtime mesin P-01 adalah 8%, mesin P-02 adalah 7%, mesin P-03 adalah 7%, mesin P-04 adalah 9%, mesin P-05 adalah 10%, mesin P-06 adalah 9%. Akibat tidak tercapainya target produksi tersebut menyebabkan adanya permintaan konsumen yang tidak dapat terpenuhi. Salah satu penyebab tidak tercapainya target produksi adalah rendahnya nilai efektifitas mesin sehingga mesin tidak bisa beroprasi dengan optimal. Berdasarkan hasil perhitungan nilai efektifitas mesin dengan menggunakan metode overall equipment effectiveness (OEE). Diketahui bahwa nilai OEE untuk mesin P-01 adalah 36%, P-02 adalah 35%, P-03 adalah 66%, P-04 adalah 85%, P-05 adalah 76%, dan P-06 adalah 49%. Faktor six big losses terbesar yang berpengaruh terhadap niali OEE adalah reduce speed losses dan idling minor and stoppages losses. Rekomendasi yang diberikan adalah dengan penambahan 3 mesin crane untuk memperlancar proses pengiriman bahan baku ke mesin potong. Berdasarkan perhitungan kelayakan investasi diketahui bahwa rekomendasi penambahan 3 mesin crane layak untuk dilaksanakan. Peningkatan nilai OEE setelah rekomendasi pada mesin P-01 adalah 99%, mesin P-02 adalah 99%, mesin P-03 adalah 99,5%, mesin P-04 adalah 99,8%, mesin P-05 adalah 99,6% dan mesin P-06 adalah 99,2%.
Abstrak (Clean): salah satu masalah yang terjadi pada pt indospring tbk adalah tidak tercapainya target produksi salah satu penyebab tidak tercapainya target produksi adalah tingginya tingkat downtime yang terjadi selama bulan prosentase downtime mesin p adalah mesin p adalah mesin p adalah mesin p adalah mesin p adalah mesin p adalah akibat tidak tercapainya target produksi tersebut menyebabkan adanya permintaan konsumen yang tidak dapat terpenuhi salah satu penyebab tidak tercapainya target produksi adalah rendahnya nilai efektifitas mesin sehingga mesin tidak bisa beroprasi dengan optimal berdasarkan hasil perhitungan nilai efektifitas mesin dengan menggunakan metode overall equipment effectiveness oee diketahui bahwa nilai oee untuk mesin p adalah p adalah p adalah p adalah p adalah dan p adalah faktor six big losses terbesar yang berpengaruh terhadap niali oee adalah reduce speed losses dan idling minor and stoppages losses rekomendasi yang diberikan adalah dengan penambahan mesin crane untuk memperlancar proses pengiriman bahan baku ke mesin potong berdasarkan perhitungan kelayakan investasi diketahui bahwa rekomendasi penambahan mesin crane layak untuk dilaksanakan peningkatan nilai oee setelah rekomendasi pada mesin p adalah mesin p adalah mesin p adalah mesin p adalah mesin p adalah dan mesin p adalah
Abstrak (Stopwords Removed): salah satu masalah terjadi pt indospring tbk tercapainya target produksi salah satu penyebab tercapainya target produksi tingginya tingkat downtime terjadi selama bulan prosentase downtime mesin p mesin p mesin p mesin p mesin p mesin p akibat tercapainya target produksi tersebut menyebabkan adanya permintaan konsumen dapat terpenuhi salah satu penyebab tercapainya target produksi rendahnya nilai efektifitas mesin mesin beroprasi optimal berdasarkan hasil perhitungan nilai efektifitas mesin menggunakan metode overall equipment effectiveness oee diketahui nilai oee mesin p p p p p p faktor six big losses terbesar berpengaruh niali oee reduce speed losses idling minor and stoppages losses rekomendasi diberikan penambahan mesin crane memperlancar proses pengiriman bahan baku mesin potong berdasarkan perhitungan kelayakan investasi diketahui rekomendasi penambahan mesin crane layak dilaksanakan peningkatan nilai oee rekomendasi mesin p mesin p mesin p mesin p mesin p mesin p
Abstrak (Stemmed): salah satu masalah jadi pt indospring tbk capa target produksi salah satu sebab capa target produksi tinggi tingkat downtime jadi lama bulan prosentase downtime mesin p mesin p mesin p mesin p mesin p mesin p akibat capa target produksi sebut sebab ada minta konsumen dapat penuh salah satu sebab capa target produksi rendah nilai efektifitas mesin mesin beroprasi optimal dasar hasil hitung nilai efektifitas mesin guna metode overall equipment effectiveness oee tahu nilai oee mesin p p p p p p faktor six big losses besar pengaruh niali oee reduce speed losses idling minor and stoppages losses rekomendasi beri tambah mesin crane lancar proses kirim bahan baku mesin potong dasar hitung layak investasi tahu rekomendasi tambah mesin crane layak laksana tingkat nilai oee rekomendasi mesin p mesin p mesin p mesin p mesin p mesin p
Abstrak (Corrected): salad sat marsala jade pt indorsing bk cap target produksi salad sat kebab cap target produksi ting dingbat downtime jade lama buran prosentase downtime resin p resin p resin p resin p resin p resin p akbar cap target produksi debut kebab ada mint consumed apart punch salad sat kebab cap target produksi rental nilgai efektifitas resin resin beroprasi optimal dakar hail hiding nilgai efektifitas resin gun metope overall equipment effectiveness one tau nilgai one resin p p p p p p factor six big losses bear pengaruh nail one reduce speed losses idling minor and stoppages losses rekomendasi bert tambac resin crane lancer proves kirin bahai baku resin voting dakar hiding kayak invests tau rekomendasi tambac resin crane kayak lasagna dingbat nilgai one rekomendasi resin p resin p resin p resin p resin p resin p
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mesin': 19, 'p': 18, 'capa': 4, 'target': 4, 'produksi': 4, 'nilai': 4, 'oee': 4, 'salah': 3, 'satu': 3, 'sebab': 3, 'losses': 3, 'rekomendasi': 3, 'jadi': 2, 'tingkat': 2, 'downtime': 2, 'efektifitas': 2, 'dasar': 2, 'hitung': 2, 'tahu': 2, 'tambah': 2, 'crane': 2, 'layak': 2, 'masalah': 1, 'pt': 1, 'indospring': 1, 'tbk': 1, 'tinggi': 1, 'lama': 1, 'bulan': 1, 'prosentase': 1, 'akibat': 1, 'sebut': 1, 'ada': 1, 'minta': 1, 'konsumen': 1, 'dapat': 1, 'penuh': 1, 'rendah': 1, 'beroprasi': 1, 'optimal': 1, 'hasil': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'overall': 1, 'equipment': 1, 'effectiveness': 1, 'faktor': 1, 'six': 1, 'big': 1, 'besar': 1, 'pengaruh': 1, 'niali': 1, 'reduce': 1, 'speed': 1, 'idling': 1, 'minor': 1, 'and': 1, 'stoppages': 1, 'beri': 1, 'lancar': 1, 'proses': 1, 'kirim': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'potong': 1, 'investasi': 1, 'laksana': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 36, 'of': 19, 'p': 18, 'is': 16, 'engine': 11, 'was': 9, 'not': 6, 'machine': 6, 'that': 5, 'achieving': 4, 'production': 4, 'to': 4, 'value': 4, 'on': 4, 'oee': 4, 'and': 4, 'one': 3, 'target': 3, 'effectiveness': 3, 'losses': 3, 'cause': 2, 'downtime': 2, 'can': 2, 'based': 2, 'calculation': 2, 'known': 2, 'addition': 2, 'problems': 1, 'occur': 1, 'in': 1, 'pt': 1, 'indospring': 1, 'tbk': 1, 'high': 1, 'level': 1, 'occurs': 1, 'during': 1, 'months': 1, 'percentage': 1, 'due': 1, 'targets': 1, 'led': 1, 'consumer': 1, 'demand': 1, 'be': 1, 'met': 1, 'low': 1, 'so': 1, 'operate': 1, 'optimally': 1, 'results': 1, 'by': 1, 'using': 1, 'method': 1, 'overall': 1, 'equipment': 1, 'it': 1, 'for': 1, 'six': 1, 'big': 1, 'biggest': 1, 'factor': 1, 'affecting': 1, 'niali': 1, 'reduce': 1, 'idling': 1, 'speed': 1, 'minor': 1, 'stoppages': 1, 'recommendation': 1, 'given': 1, 'with': 1, 'crane': 1, 'facilitate': 1, 'process': 1, 'delivery': 1, 'raw': 1, 'materials': 1, 'cutting': 1, 'machines': 1, 'investment': 1, 'feasibility': 1, 'three': 1, 'engines': 1, 'cranes': 1, 'feasible': 1, 'increasing': 1, 'after': 1, 'recommendations': 1})
-------------------------------------------
--- Data #224 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Miftahul Khoiro
Judul: Pengukuran Produktivitas Dengan Menggunakan Metode Objective Matrix (OMAX) Pada PT.IGLAS
Pembimbing 1: Ari Basuki, S.T., M.T
Pembimbing 2: Heri Awalul Ilhamsyah, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Persaingan produk, kualitas dan layanan pada industri manufaktur saat ini semakin ketat. Setiap perusahaan dituntut untuk berusaha menjaga kestabilan dari produktivitas agar dapat bertahan dari persaingan yang kompetitif. Untuk itu, perusahaan perlu mengetahui sudah sejauh mana produktivitas perusahaan saat ini. Salah satu cara untuk menilai kinerja perusahaan adalah dengan mengukur produktivitas perusahaan. Data target produksi pada tahun 2013 yaitu 54.800 ton produk baik, sedangkan realisasinya yaitu 28.842 ton, sedangkan untuk tahun 2014 dengan target produksi 56.000 ton dan realisasinya yaitu 17.432 ton, dari data tersebut maka dapat diketahui bahwa dalam jumlah hasil produksi mengalami penurunan. Kriteria produktivitas parsial yaitu diukur dari produktivitas pemakaian bahan baku, pemakaian energi, pemakaian jam kerja dan tenaga kerja yang akan diukur dengan metode Objective Matrix (OMAX). Untuk lebih meningkatkan capaian produktivitas maka sebuah perusahaan dituntut untuk bisa mengetahui berbagai faktor penyebab yang mempengaruhi produktivitas. Metode yang digunakan untuk identifikasi berbagai faktor, salah satunya adalah metode Fault Tree Analysis (FTA). Tingkat indeks produktivitas total tertinggi yang dicapai selama pengukuran pada periode 2013 terdapat pada bulan Januari sebesar 7,117 dan nilai terendah dicapai pada bulan Juni sebesar 1,875. Sedangkan untuk periode 2014 tingkat indeks tertinggi yaitu dicapai pada bulan Desember sebesar 7,689 dan untuk nilai terendahnya pada bulan Juni sebesar 1,790, dari periode 2013 ke periode 2014 mengalami penurunan.
Abstrak (Clean): persaingan produk kualitas dan layanan pada industri manufaktur saat ini semakin ketat setiap perusahaan dituntut untuk berusaha menjaga kestabilan dari produktivitas agar dapat bertahan dari persaingan yang kompetitif untuk itu perusahaan perlu mengetahui sudah sejauh mana produktivitas perusahaan saat ini salah satu cara untuk menilai kinerja perusahaan adalah dengan mengukur produktivitas perusahaan data target produksi pada tahun yaitu ton produk baik sedangkan realisasinya yaitu ton sedangkan untuk tahun dengan target produksi ton dan realisasinya yaitu ton dari data tersebut maka dapat diketahui bahwa dalam jumlah hasil produksi mengalami penurunan kriteria produktivitas parsial yaitu diukur dari produktivitas pemakaian bahan baku pemakaian energi pemakaian jam kerja dan tenaga kerja yang akan diukur dengan metode objective matrix omax untuk lebih meningkatkan capaian produktivitas maka sebuah perusahaan dituntut untuk bisa mengetahui berbagai faktor penyebab yang mempengaruhi produktivitas metode yang digunakan untuk identifikasi berbagai faktor salah satunya adalah metode fault tree analysis fta tingkat indeks produktivitas total tertinggi yang dicapai selama pengukuran pada periode terdapat pada bulan januari sebesar dan nilai terendah dicapai pada bulan juni sebesar sedangkan untuk periode tingkat indeks tertinggi yaitu dicapai pada bulan desember sebesar dan untuk nilai terendahnya pada bulan juni sebesar dari periode ke periode mengalami penurunan
Abstrak (Stopwords Removed): persaingan produk kualitas layanan industri manufaktur semakin ketat setiap perusahaan dituntut berusaha menjaga kestabilan produktivitas dapat bertahan persaingan kompetitif perusahaan perlu mengetahui sudah sejauh mana produktivitas perusahaan salah satu cara menilai kinerja perusahaan mengukur produktivitas perusahaan data target produksi tahun ton produk baik sedangkan realisasinya ton sedangkan tahun target produksi ton realisasinya ton data tersebut dapat diketahui jumlah hasil produksi mengalami penurunan kriteria produktivitas parsial diukur produktivitas pemakaian bahan baku pemakaian energi pemakaian jam kerja tenaga kerja diukur metode objective matrix omax lebih meningkatkan capaian produktivitas perusahaan dituntut mengetahui berbagai faktor penyebab mempengaruhi produktivitas metode digunakan identifikasi berbagai faktor salah satunya metode fault tree analysis fta tingkat indeks produktivitas total tertinggi dicapai selama pengukuran periode terdapat bulan januari sebesar nilai terendah dicapai bulan juni sebesar sedangkan periode tingkat indeks tertinggi dicapai bulan desember sebesar nilai terendahnya bulan juni sebesar periode periode mengalami penurunan
Abstrak (Stemmed): saing produk kualitas layan industri manufaktur makin ketat tiap usaha tuntut usaha jaga stabil produktivitas dapat tahan saing kompetitif usaha perlu tahu sudah jauh mana produktivitas usaha salah satu cara nilai kerja usaha ukur produktivitas usaha data target produksi tahun ton produk baik sedang realisasi ton sedang tahun target produksi ton realisasi ton data sebut dapat tahu jumlah hasil produksi alami turun kriteria produktivitas parsial ukur produktivitas pakai bahan baku pakai energi pakai jam kerja tenaga kerja ukur metode objective matrix omax lebih tingkat capai produktivitas usaha tuntut tahu bagai faktor sebab pengaruh produktivitas metode guna identifikasi bagai faktor salah satu metode fault tree analysis fta tingkat indeks produktivitas total tinggi capai lama ukur periode dapat bulan januari besar nilai rendah capai bulan juni besar sedang periode tingkat indeks tinggi capai bulan desember besar nilai rendah bulan juni besar periode periode alami turun
Abstrak (Corrected): saying proud kualitas layman industry manufacture making eat tip sara turnout sara saga stabile produktivitas apart than saying kompetitif sara peru tau judah each mana produktivitas sara salad sat cara nilgai era sara ukr produktivitas sara data target produksi thun ton proud back sedan realists ton sedan thun target produksi ton realists ton data debut apart tau mullah hail produksi salami turn criteria produktivitas partial ukr produktivitas sakai bahai baku sakai energy sakai jam era teenage era ukr metope objective matrix max leash dingbat capri produktivitas sara turnout tau bahai factor kebab pengaruh produktivitas metope gun identifikasi bahai factor salad sat metope fault tree analysis fat dingbat ideas produktivitas total ting capri lama ukr period apart buran january bear nilgai rental capri buran junk bear sedan period dingbat ideas ting capri buran december bear nilgai rental buran junk bear period period salami turn
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produktivitas': 8, 'usaha': 7, 'ukur': 4, 'ton': 4, 'capai': 4, 'periode': 4, 'bulan': 4, 'besar': 4, 'dapat': 3, 'tahu': 3, 'nilai': 3, 'kerja': 3, 'produksi': 3, 'sedang': 3, 'pakai': 3, 'metode': 3, 'tingkat': 3, 'saing': 2, 'produk': 2, 'tuntut': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'data': 2, 'target': 2, 'tahun': 2, 'realisasi': 2, 'alami': 2, 'turun': 2, 'bagai': 2, 'faktor': 2, 'indeks': 2, 'tinggi': 2, 'rendah': 2, 'juni': 2, 'kualitas': 1, 'layan': 1, 'industri': 1, 'manufaktur': 1, 'makin': 1, 'ketat': 1, 'tiap': 1, 'jaga': 1, 'stabil': 1, 'tahan': 1, 'kompetitif': 1, 'perlu': 1, 'sudah': 1, 'jauh': 1, 'mana': 1, 'cara': 1, 'baik': 1, 'sebut': 1, 'jumlah': 1, 'hasil': 1, 'kriteria': 1, 'parsial': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'energi': 1, 'jam': 1, 'tenaga': 1, 'objective': 1, 'matrix': 1, 'omax': 1, 'lebih': 1, 'sebab': 1, 'pengaruh': 1, 'guna': 1, 'identifikasi': 1, 'fault': 1, 'tree': 1, 'analysis': 1, 'fta': 1, 'total': 1, 'lama': 1, 'januari': 1, 'desember': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 25, 'to': 18, 'of': 17, 'is': 8, 'productivity': 8, 'in': 7, 'and': 5, 'company': 5, 'that': 5, 'tonnes': 4, 'a': 4, 'period': 4, 'amounted': 4, 'production': 3, 'be': 3, 'method': 3, 'required': 2, 'which': 2, 'one': 2, 'performance': 2, 'data': 2, 'target': 2, 'while': 2, 'realization': 2, 'for': 2, 'from': 2, 'has': 2, 'decreased': 2, 'measured': 2, 'by': 2, 'factors': 2, 'highest': 2, 'index': 2, 'level': 2, 'achieved': 2, 'lowest': 2, 'value': 2, 'june': 2, 'competition': 1, 'products': 1, 'quality': 1, 'service': 1, 'todays': 1, 'manufacturing': 1, 'industry': 1, 'increasingly': 1, 'stringent': 1, 'every': 1, 'try': 1, 'maintain': 1, 'stability': 1, 'order': 1, 'survive': 1, 'competitive': 1, 'rivalry': 1, 'end': 1, 'companies': 1, 'need': 1, 'know': 1, 'extent': 1, 'today': 1, 'way': 1, 'assess': 1, 'measure': 1, 'product': 1, 'good': 1, 'year': 1, 'with': 1, 'these': 1, 'it': 1, 'can': 1, 'seen': 1, 'amount': 1, 'criteria': 1, 'partial': 1, 'raw': 1, 'material': 1, 'usage': 1, 'energy': 1, 'consumption': 1, 'use': 1, 'working': 1, 'hours': 1, 'labor': 1, 'will': 1, 'objective': 1, 'matrix': 1, 'omax': 1, 'further': 1, 'improve': 1, 'able': 1, 'determine': 1, 'various': 1, 'affect': 1, 'used': 1, 'identify': 1, 'variety': 1, 'fault': 1, 'tree': 1, 'analysis': 1, 'fta': 1, 'total': 1, 'during': 1, 'measurement': 1, 'there': 1, 'were': 1, 'january': 1, 'reached': 1, 'as': 1, 'december': 1, 'its': 1})
-------------------------------------------
--- Data #225 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Jarot Nugroho
Judul: Perumusan Strategi Pemasaran Ukm Peci Gresik Dengan Metode Swot
Pembimbing 1: Ari Basuki, S.T., M.T
Pembimbing 2: Indra Cahyadi, S.T., M.Bus., Ph.D
Abstrak (Raw): Usaha Kecil Menengah (UKM) merupakan salah satu unit usaha yang memiliki peran penting dalam upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat. Selain itu UKM juga bermanfaat bagi masyarakat sekitar untuk menyediakan lapangan pekerjaan. Menurut data dari Dinas Koperasi, UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gresik Terdapat beberapa kawasan produksi peci seperti dikawasan Sukodono, Kemuteran, Pekelingan, Bedilan, Kroman. UMKM peci merupakan salah satu usaha kecil yang cukup banyak dikembangkan di Gresik. Kendala yang dihadapi usaha-usaha tersebut pada umumnya adalah tentang pengembangan usaha khususnya pemasaran. Tujuan dari penelitian ini yaitu merumuskan alternatif strategi pemasaran UKM Peci dikawasan Kemuteran Kab. Gresik. Dan mengetahui prioritas strategi pemasaran yang terbaik bagi UKM Peci dikawasan Kemuteran Kab. Gresik. Penelitian ini dilakukan berdasarkan metode perumusan strategi Fred R. David. Hasil penelitian ini yaitu rumusan alternatif strategi pemasaran UKM Peci dikawasan Kemuteran Kab. Gresik antara lain pengembangan pasar dengan memperluas jaringan pemasaran, baik dalam dan luar kota, pengembangan produk yaitu dengan menghasilkan produk yang lebih menarik minat konsumen, bekerjasama dengan dinas pemerintah dan instansi yang lain dalam hal produksi maupun pemasaran produk, melakukan promosi terhadap produk. Prioritas strategi pemasaran yang terbaik bagi UKM Peci dikawasan Kemuteran Kab. Gresik yaitu dari tahap awal seperti matriks IFAS dan EFAS serta matriks Competitive Profile, dan tahap berikutnya yaitu mariks IE, SWOT.
Abstrak (Clean): usaha kecil menengah ukm merupakan salah satu unit usaha yang memiliki peran penting dalam upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat selain itu ukm juga bermanfaat bagi masyarakat sekitar untuk menyediakan lapangan pekerjaan menurut data dari dinas koperasi umkm perindustrian dan perdagangan kabupaten gresik terdapat beberapa kawasan produksi peci seperti dikawasan sukodono kemuteran pekelingan bedilan kroman umkm peci merupakan salah satu usaha kecil yang cukup banyak dikembangkan di gresik kendala yang dihadapi usahausaha tersebut pada umumnya adalah tentang pengembangan usaha khususnya pemasaran tujuan dari penelitian ini yaitu merumuskan alternatif strategi pemasaran ukm peci dikawasan kemuteran kab gresik dan mengetahui prioritas strategi pemasaran yang terbaik bagi ukm peci dikawasan kemuteran kab gresik penelitian ini dilakukan berdasarkan metode perumusan strategi fred r david hasil penelitian ini yaitu rumusan alternatif strategi pemasaran ukm peci dikawasan kemuteran kab gresik antara lain pengembangan pasar dengan memperluas jaringan pemasaran baik dalam dan luar kota pengembangan produk yaitu dengan menghasilkan produk yang lebih menarik minat konsumen bekerjasama dengan dinas pemerintah dan instansi yang lain dalam hal produksi maupun pemasaran produk melakukan promosi terhadap produk prioritas strategi pemasaran yang terbaik bagi ukm peci dikawasan kemuteran kab gresik yaitu dari tahap awal seperti matriks ifas dan efas serta matriks competitive profile dan tahap berikutnya yaitu mariks ie swot
Abstrak (Stopwords Removed): usaha kecil menengah ukm salah satu unit usaha memiliki peran penting upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat selain ukm bermanfaat bagi masyarakat sekitar menyediakan lapangan pekerjaan menurut data dinas koperasi umkm perindustrian perdagangan kabupaten gresik terdapat beberapa kawasan produksi peci dikawasan sukodono kemuteran pekelingan bedilan kroman umkm peci salah satu usaha kecil cukup banyak dikembangkan gresik kendala dihadapi usahausaha tersebut umumnya tentang pengembangan usaha khususnya pemasaran tujuan penelitian merumuskan alternatif strategi pemasaran ukm peci dikawasan kemuteran kab gresik mengetahui prioritas strategi pemasaran terbaik bagi ukm peci dikawasan kemuteran kab gresik penelitian dilakukan berdasarkan metode perumusan strategi fred r david hasil penelitian rumusan alternatif strategi pemasaran ukm peci dikawasan kemuteran kab gresik antara lain pengembangan pasar memperluas jaringan pemasaran baik luar kota pengembangan produk menghasilkan produk lebih menarik minat konsumen bekerjasama dinas pemerintah instansi lain produksi maupun pemasaran produk melakukan promosi produk prioritas strategi pemasaran terbaik bagi ukm peci dikawasan kemuteran kab gresik tahap awal matriks ifas efas matriks competitive profile tahap berikutnya mariks ie swot
Abstrak (Stemmed): usaha kecil tengah ukm salah satu unit usaha milik peran penting upaya penuh butuh masyarakat selain ukm manfaat bagi masyarakat sekitar sedia lapang kerja turut data dinas koperasi umkm industri dagang kabupaten gresik dapat beberapa kawasan produksi peci kawasan sukodono kemuteran keling bedil krom umkm peci salah satu usaha kecil cukup banyak kembang gresik kendala hadap usahausaha sebut umum tentang kembang usaha khusus pasar tuju teliti rumus alternatif strategi pasar ukm peci kawasan kemuteran kab gresik tahu prioritas strategi pasar baik bagi ukm peci kawasan kemuteran kab gresik teliti laku dasar metode rumus strategi fred r david hasil teliti rumus alternatif strategi pasar ukm peci kawasan kemuteran kab gresik antara lain kembang pasar luas jaring pasar baik luar kota kembang produk hasil produk lebih tarik minat konsumen bekerjasama dinas perintah instansi lain produksi maupun pasar produk laku promosi produk prioritas strategi pasar baik bagi ukm peci kawasan kemuteran kab gresik tahap awal matriks ifas efas matriks competitive profile tahap ikut mariks ie swot
Abstrak (Corrected): sara cecil length um salad sat unit sara milk pecan panting pay punch butch masyarakat slain um manat bag masyarakat seminar media laying era turn data dings operas mom industry dagan kabupaten greek apart beberapa kansan produksi peck kansan sukodono kemuteran keying bedel from mom peck salad sat sara cecil cutup banyan embank greek kendall hadar usahausaha debut mum tenting embank sara rhesus paar juju elite rumpus alternative strategy paar um peck kansan kemuteran kab greek tau priority strategy paar back bag um peck kansan kemuteran kab greek elite lake dakar metope rumpus strategy fred r david hail elite rumpus alternative strategy paar um peck kansan kemuteran kab greek angara lain embank paar lucas caring paar back liar koto embank proud hail proud leash tajik mint consumed bekerjasama dings perineal instant lain produksi maun paar proud lake promos proud priority strategy paar back bag um peck kansan kemuteran kab greek that away marks ifs eras marks competitive profile that it marks i swot
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pasar': 8, 'ukm': 6, 'gresik': 6, 'kawasan': 6, 'peci': 6, 'kemuteran': 5, 'strategi': 5, 'usaha': 4, 'kembang': 4, 'kab': 4, 'produk': 4, 'bagi': 3, 'teliti': 3, 'rumus': 3, 'baik': 3, 'kecil': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'masyarakat': 2, 'dinas': 2, 'umkm': 2, 'produksi': 2, 'alternatif': 2, 'prioritas': 2, 'laku': 2, 'hasil': 2, 'lain': 2, 'tahap': 2, 'matriks': 2, 'tengah': 1, 'unit': 1, 'milik': 1, 'peran': 1, 'penting': 1, 'upaya': 1, 'penuh': 1, 'butuh': 1, 'selain': 1, 'manfaat': 1, 'sekitar': 1, 'sedia': 1, 'lapang': 1, 'kerja': 1, 'turut': 1, 'data': 1, 'koperasi': 1, 'industri': 1, 'dagang': 1, 'kabupaten': 1, 'dapat': 1, 'beberapa': 1, 'sukodono': 1, 'keling': 1, 'bedil': 1, 'krom': 1, 'cukup': 1, 'banyak': 1, 'kendala': 1, 'hadap': 1, 'usahausaha': 1, 'sebut': 1, 'umum': 1, 'tentang': 1, 'khusus': 1, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'dasar': 1, 'metode': 1, 'fred': 1, 'r': 1, 'david': 1, 'antara': 1, 'luas': 1, 'jaring': 1, 'luar': 1, 'kota': 1, 'lebih': 1, 'tarik': 1, 'minat': 1, 'konsumen': 1, 'bekerjasama': 1, 'perintah': 1, 'instansi': 1, 'maupun': 1, 'promosi': 1, 'awal': 1, 'ifas': 1, 'efas': 1, 'competitive': 1, 'profile': 1, 'ikut': 1, 'mariks': 1, 'ie': 1, 'swot': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 15, 'sme': 8, 'and': 8, 'marketing': 7, 'in': 6, 'gresik': 6, 'is': 5, 'to': 5, 'kemuteran': 5, 'peci': 4, 'an': 3, 'region': 3, 'development': 3, 'this': 3, 'kab': 3, 'for': 3, 'strategy': 3, 'product': 3, 'small': 2, 'one': 2, 'business': 2, 'that': 2, 'from': 2, 'as': 2, 'production': 2, 'cap': 2, 'businesses': 2, 'by': 2, 'alternative': 2, 'strategies': 2, 'priorities': 2, 'best': 2, 'research': 2, 'formulation': 2, 'ie': 2, 'stage': 2, 'matrix': 2, 'medium': 1, 'enterprise': 1, 'units': 1, 'have': 1, 'important': 1, 'role': 1, 'addressing': 1, 'needs': 1, 'community': 1, 'addition': 1, 'also': 1, 'benefit': 1, 'surrounding': 1, 'communities': 1, 'provide': 1, 'jobs': 1, 'according': 1, 'data': 1, 'department': 1, 'cooperatives': 1, 'industry': 1, 'trade': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'a': 1, 'number': 1, 'areas': 1, 'such': 1, 'sukodono': 1, 'keling': 1, 'bedil': 1, 'krom': 1, 'pretty': 1, 'much': 1, 'developed': 1, 'constraints': 1, 'faced': 1, 'these': 1, 'general': 1, 'about': 1, 'especially': 1, 'aim': 1, 'study': 1, 'formulate': 1, 'identifies': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'method': 1, 'fred': 1, 'r': 1, 'david': 1, 'results': 1, 'among': 1, 'others': 1, 'market': 1, 'expanding': 1, 'network': 1, 'both': 1, 'inside': 1, 'outside': 1, 'city': 1, 'namely': 1, 'produce': 1, 'more': 1, 'attract': 1, 'consumers': 1, 'cooperation': 1, 'with': 1, 'government': 1, 'departments': 1, 'other': 1, 'agencies': 1, 'terms': 1, 'products': 1, 'promotion': 1, 'early': 1, 'ifas': 1, 'efas': 1, 'competitive': 1, 'profile': 1, 'next': 1, 'mariks': 1, 'swot': 1})
-------------------------------------------
--- Data #226 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Widi Dwi Nugroho
Judul: Perumusan Strategi Bersaing Produk Tas Dan Koper Sebagai Produk Unggulan Kabupaten Sidoarjo Dengan Menggunakan Pendekatan Rantai Nilai
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso S.SI., M.T
Pembimbing 2: Ida Lumintu S.T., M.T., P.HD
Abstrak (Raw): Industri tas dan koper merupakan salah satu sentra industri kecil dan menengah unggulan Kabupaten Sidoarjo. Namun, terdapat beberapa ancaman yang dihadapi oleh sentra industri tas dan koper diantaranya adalah inovasi produk yang lambat, serta banyaknya produk pesaing baik dari dalam maupun luar negeri. Oleh karena itu dibutuhkan suatu pendekatan strategis yang dapat meningkatkan daya saing produk tas dan koper. Pendekatan yang dilakukan dalam masalah ini adalah dengan melakukan pendekatan rantai nilai. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis rantai nilai produk tas dan koper Tanggulangin untuk mendapatkan strategi yang kompetitif yang dapat digunakan sebagai strategi bersaing produk tas dan koper. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis finansial, analisis SWOT serta analisis CSF dengan pendekatan IPA. Dari hasil penelitian didapatkan nilai tambah terbesar terdapat pada segmen pengerajin sebesar 48,75%. Sedangkan pada analisis SWOT didapatkan bahwa sentra industri tas dan koper Sidoarjo berada pada kuadran II.
Abstrak (Clean): industri tas dan koper merupakan salah satu sentra industri kecil dan menengah unggulan kabupaten sidoarjo namun terdapat beberapa ancaman yang dihadapi oleh sentra industri tas dan koper diantaranya adalah inovasi produk yang lambat serta banyaknya produk pesaing baik dari dalam maupun luar negeri oleh karena itu dibutuhkan suatu pendekatan strategis yang dapat meningkatkan daya saing produk tas dan koper pendekatan yang dilakukan dalam masalah ini adalah dengan melakukan pendekatan rantai nilai tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis rantai nilai produk tas dan koper tanggulangin untuk mendapatkan strategi yang kompetitif yang dapat digunakan sebagai strategi bersaing produk tas dan koper metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis finansial analisis swot serta analisis csf dengan pendekatan ipa dari hasil penelitian didapatkan nilai tambah terbesar terdapat pada segmen pengerajin sebesar sedangkan pada analisis swot didapatkan bahwa sentra industri tas dan koper sidoarjo berada pada kuadran ii
Abstrak (Stopwords Removed): industri tas koper salah satu sentra industri kecil menengah unggulan kabupaten sidoarjo terdapat beberapa ancaman dihadapi sentra industri tas koper diantaranya inovasi produk lambat banyaknya produk pesaing baik maupun luar negeri dibutuhkan pendekatan strategis dapat meningkatkan daya saing produk tas koper pendekatan dilakukan masalah melakukan pendekatan rantai nilai tujuan penelitian menganalisis rantai nilai produk tas koper tanggulangin mendapatkan strategi kompetitif dapat digunakan strategi bersaing produk tas koper metode digunakan penelitian analisis finansial analisis swot analisis csf pendekatan ipa hasil penelitian didapatkan nilai tambah terbesar terdapat segmen pengerajin sebesar sedangkan analisis swot didapatkan sentra industri tas koper sidoarjo berada kuadran ii
Abstrak (Stemmed): industri tas koper salah satu sentra industri kecil tengah unggul kabupaten sidoarjo dapat beberapa ancam hadap sentra industri tas koper antara inovasi produk lambat banyak produk saing baik maupun luar negeri butuh dekat strategis dapat tingkat daya saing produk tas koper dekat laku masalah laku dekat rantai nilai tuju teliti analis rantai nilai produk tas koper tanggulangin dapat strategi kompetitif dapat guna strategi saing produk tas koper metode guna teliti analisis finansial analisis swot analisis csf dekat ipa hasil teliti dapat nilai tambah besar dapat segmen rajin besar sedang analisis swot dapat sentra industri tas koper sidoarjo ada kuadran ii
Abstrak (Corrected): industry was doper salad sat sentry industry cecil length lungful kabupaten sidoarjo apart beberapa anam hadar sentry industry was doper angara novas proud lambast banyan proud saying back maun liar never butch dead strategic apart dingbat day saying proud was doper dead lake marsala lake dead rental nilgai juju elite analysis rental nilgai proud was doper tanggulangin apart strategy kompetitif apart gun strategy saying proud was doper metope gun elite analysis financial analysis swot analysis cf dead spa hail elite apart nilgai tambac bear apart semen rain bear sedan analysis swot apart sentry industry was doper sidoarjo ada quadrant i
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'dapat': 7, 'tas': 6, 'koper': 6, 'produk': 5, 'industri': 4, 'dekat': 4, 'analisis': 4, 'sentra': 3, 'saing': 3, 'nilai': 3, 'teliti': 3, 'sidoarjo': 2, 'laku': 2, 'rantai': 2, 'strategi': 2, 'guna': 2, 'swot': 2, 'besar': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'kecil': 1, 'tengah': 1, 'unggul': 1, 'kabupaten': 1, 'beberapa': 1, 'ancam': 1, 'hadap': 1, 'antara': 1, 'inovasi': 1, 'lambat': 1, 'banyak': 1, 'baik': 1, 'maupun': 1, 'luar': 1, 'negeri': 1, 'butuh': 1, 'strategis': 1, 'tingkat': 1, 'daya': 1, 'masalah': 1, 'tuju': 1, 'analis': 1, 'tanggulangin': 1, 'kompetitif': 1, 'metode': 1, 'finansial': 1, 'csf': 1, 'ipa': 1, 'hasil': 1, 'tambah': 1, 'segmen': 1, 'rajin': 1, 'sedang': 1, 'ada': 1, 'kuadran': 1, 'ii': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'and': 8, 'bags': 6, 'of': 6, 'suitcases': 5, 'as': 5, 'is': 4, 'product': 4, 'a': 4, 'approach': 4, 'in': 4, 'to': 4, 'analysis': 4, 'industrial': 3, 'centers': 3, 'are': 3, 'this': 3, 'value': 3, 'sidoarjo': 2, 'which': 2, 'well': 2, 'from': 2, 'can': 2, 'chain': 2, 'study': 2, 'competitive': 2, 'strategy': 2, 'that': 2, 'used': 2, 'swot': 2, 'luggage': 1, 'industry': 1, 'one': 1, 'small': 1, 'mediumsized': 1, 'seed': 1, 'however': 1, 'there': 1, 'some': 1, 'threats': 1, 'faced': 1, 'by': 1, 'slow': 1, 'innovation': 1, 'number': 1, 'competitors': 1, 'products': 1, 'both': 1, 'within': 1, 'outside': 1, 'country': 1, 'therefore': 1, 'we': 1, 'need': 1, 'strategic': 1, 'improve': 1, 'competitiveness': 1, 'taken': 1, 'problem': 1, 'perform': 1, 'aim': 1, 'analyze': 1, 'tanggulangin': 1, 'gain': 1, 'be': 1, 'method': 1, 'financial': 1, 'csf': 1, 'with': 1, 'ipa': 1, 'results': 1, 'biggest': 1, 'added': 1, 'contained': 1, 'craftsmen': 1, 'segment': 1, 'amounted': 1, 'while': 1, 'showed': 1, 'quadrant': 1, 'ii': 1})
-------------------------------------------
--- Data #227 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Yesi Verawati
Judul: Strategi Pengembangan Industri Kecil Menengah Kerajinan Cor Kuningan Di Kecamatan Trowulan kabupaten Mojokerto
Pembimbing 1: Ari Basuki, S.T,.M.T
Pembimbing 2: Nachnul Anshori, S.T, .M.T
Abstrak (Raw): Kecamatan Trowulan merupakan sentra industri kerajinan cor kuningan yang terletak di Kabupaten
mojokerto. Kerajinan cor kuningan merupakan salah satu produk unggulan yang berpeluang untuk
mengembangkan perekonomian lokal masyarakat setempat. Namun potensi ini tidak didukung dengan
adanya penanganan yang tepat dalam pengembangannya. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan
faktor internal dan eksternal untuk menentukan strategi pengembangan, dengan menentukan prioritas strategi
pengembangan yang tepat digunakan sesuai dengan kondisi industri kecil menengah kerajinan cor kuningan
di Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto. Berdasarkan permasalahan yang ada pada industri kecil
menengah kerajinan cor kuningan Mojokerto maka penelitian ini menggunakan analisis faktor internal untuk
mengetahui kekuatan dan kelemahan yang ada pada industri kerajianan cor kuningan. Analisis SWOT
(Strenght, Weakness, Opportunity, Threat) yang bertujuan untuk menentukan strategi. Dalam pengambilan
keputusan untuk menentukan strategi yang tepat maka diperlukan system pendukung keputusan yang dapat
memperhitungkan segala kriteria yang mendukung pengembangan industri kecil menengah kerajinan cor
kuningan di Mojokerto. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa strategi yang relevan adalah strategi dengan
cara memperluas jaringan pemasaran dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dengan cara
pembuatan website atau email sebagai sarana promosi pengembangan E-commerce.
Kata Kunci: Strategi pengembangan industri kecil menengah, SWOT
Abstrak (Clean): kecamatan trowulan merupakan sentra industri kerajinan cor kuningan yang terletak di kabupaten mojokerto kerajinan cor kuningan merupakan salah satu produk unggulan yang berpeluang untuk mengembangkan perekonomian lokal masyarakat setempat namun potensi ini tidak didukung dengan adanya penanganan yang tepat dalam pengembangannya tujuan dari penelitian ini adalah menentukan faktor internal dan eksternal untuk menentukan strategi pengembangan dengan menentukan prioritas strategi pengembangan yang tepat digunakan sesuai dengan kondisi industri kecil menengah kerajinan cor kuningan di kecamatan trowulan kabupaten mojokerto berdasarkan permasalahan yang ada pada industri kecil menengah kerajinan cor kuningan mojokerto maka penelitian ini menggunakan analisis faktor internal untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan yang ada pada industri kerajianan cor kuningan analisis swot strenght weakness opportunity threat yang bertujuan untuk menentukan strategi dalam pengambilan keputusan untuk menentukan strategi yang tepat maka diperlukan system pendukung keputusan yang dapat memperhitungkan segala kriteria yang mendukung pengembangan industri kecil menengah kerajinan cor kuningan di mojokerto hasil dari penelitian ini adalah bahwa strategi yang relevan adalah strategi dengan cara memperluas jaringan pemasaran dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dengan cara pembuatan website atau email sebagai sarana promosi pengembangan ecommerce kata kunci strategi pengembangan industri kecil menengah swot
Abstrak (Stopwords Removed): kecamatan trowulan sentra industri kerajinan cor kuningan terletak kabupaten mojokerto kerajinan cor kuningan salah satu produk unggulan berpeluang mengembangkan perekonomian lokal masyarakat setempat potensi didukung adanya penanganan tepat pengembangannya tujuan penelitian menentukan faktor internal eksternal menentukan strategi pengembangan menentukan prioritas strategi pengembangan tepat digunakan sesuai kondisi industri kecil menengah kerajinan cor kuningan kecamatan trowulan kabupaten mojokerto berdasarkan permasalahan ada industri kecil menengah kerajinan cor kuningan mojokerto penelitian menggunakan analisis faktor internal mengetahui kekuatan kelemahan ada industri kerajianan cor kuningan analisis swot strenght weakness opportunity threat bertujuan menentukan strategi pengambilan keputusan menentukan strategi tepat diperlukan system pendukung keputusan dapat memperhitungkan segala kriteria mendukung pengembangan industri kecil menengah kerajinan cor kuningan mojokerto hasil penelitian strategi relevan strategi cara memperluas jaringan pemasaran memanfaatkan perkembangan teknologi cara pembuatan website email sarana promosi pengembangan ecommerce kata kunci strategi pengembangan industri kecil menengah swot
Abstrak (Stemmed): camat trowulan sentra industri rajin cor kuningan letak kabupaten mojokerto rajin cor kuningan salah satu produk unggul peluang kembang ekonomi lokal masyarakat tempat potensi dukung ada tangan tepat kembang tuju teliti tentu faktor internal eksternal tentu strategi kembang tentu prioritas strategi kembang tepat guna sesuai kondisi industri kecil tengah rajin cor kuningan camat trowulan kabupaten mojokerto dasar masalah ada industri kecil tengah rajin cor kuningan mojokerto teliti guna analisis faktor internal tahu kuat lemah ada industri kerajianan cor kuningan analisis swot strenght weakness opportunity threat tuju tentu strategi ambil putus tentu strategi tepat perlu system dukung putus dapat hitung segala kriteria dukung kembang industri kecil tengah rajin cor kuningan mojokerto hasil teliti strategi relevan strategi cara luas jaring pasar manfaat kembang teknologi cara buat website email sarana promosi kembang ecommerce kata kunci strategi kembang industri kecil tengah swot
Abstrak (Corrected): carat trowulan sentry industry rain cor kuningan leak kabupaten mojokerto rain cor kuningan salad sat proud lungful pelting embank economic local masyarakat tempt potent during ada tanga teat embank juju elite tent factor internal eternal tent strategy embank tent priority strategy embank teat gun sexual kondisi industry cecil length rain cor kuningan carat trowulan kabupaten mojokerto dakar marsala ada industry cecil length rain cor kuningan mojokerto elite gun analysis factor internal tau kurt leah ada industry kerajianan cor kuningan analysis swot strength weakness opportunity threat juju tent strategy ambit puts tent strategy teat peru system during puts apart hiding legal criteria during embank industry cecil length rain cor kuningan mojokerto hail elite strategy relevant strategy cara lucas caring paar manat embank teknologi cara but website email saran promos embank commerce data bunch strategy embank industry cecil length swot
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kembang': 8, 'strategi': 7, 'industri': 6, 'cor': 6, 'kuningan': 6, 'rajin': 5, 'tentu': 5, 'mojokerto': 4, 'kecil': 4, 'tengah': 4, 'dukung': 3, 'ada': 3, 'tepat': 3, 'teliti': 3, 'camat': 2, 'trowulan': 2, 'kabupaten': 2, 'tuju': 2, 'faktor': 2, 'internal': 2, 'guna': 2, 'analisis': 2, 'swot': 2, 'putus': 2, 'cara': 2, 'sentra': 1, 'letak': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'produk': 1, 'unggul': 1, 'peluang': 1, 'ekonomi': 1, 'lokal': 1, 'masyarakat': 1, 'tempat': 1, 'potensi': 1, 'tangan': 1, 'eksternal': 1, 'prioritas': 1, 'sesuai': 1, 'kondisi': 1, 'dasar': 1, 'masalah': 1, 'tahu': 1, 'kuat': 1, 'lemah': 1, 'kerajianan': 1, 'strenght': 1, 'weakness': 1, 'opportunity': 1, 'threat': 1, 'ambil': 1, 'perlu': 1, 'system': 1, 'dapat': 1, 'hitung': 1, 'segala': 1, 'kriteria': 1, 'hasil': 1, 'relevan': 1, 'luas': 1, 'jaring': 1, 'pasar': 1, 'manfaat': 1, 'teknologi': 1, 'buat': 1, 'website': 1, 'email': 1, 'sarana': 1, 'promosi': 1, 'ecommerce': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'in': 8, 'to': 7, 'cast': 6, 'brass': 6, 'is': 5, 'craft': 5, 'strategy': 5, 'industry': 5, 'a': 4, 'mojokerto': 4, 'of': 4, 'this': 4, 'development': 4, 'smallmiddle': 4, 'research': 3, 'deciding': 3, 'using': 3, 'supporting': 3, 'trowulan': 2, 'subdistrict': 2, 'regency': 2, 'which': 2, 'by': 2, 'determine': 2, 'internal': 2, 'and': 2, 'right': 2, 'analysis': 2, 'strength': 2, 'weakness': 2, 'swot': 2, 'growth': 2, 'industrial': 1, 'centres': 1, 'located': 1, 'one': 1, 'superior': 1, 'products': 1, 'likely': 1, 'possess': 1, 'chances': 1, 'develop': 1, 'local': 1, 'society': 1, 's': 1, 'economy': 1, 'yet': 1, 'potency': 1, 'has': 1, 'not': 1, 'supported': 1, 'well': 1, 'handling': 1, 'its': 1, 'purpose': 1, 'external': 1, 'factors': 1, 'priority': 1, 'used': 1, 'properly': 1, 'with': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'existing': 1, 'problems': 1, 'so': 1, 'factor': 1, 'find': 1, 'opportunity': 1, 'threat': 1, 'intend': 1, 'decision': 1, 'it': 1, 'necessary': 1, 'have': 1, 'system': 1, 'consider': 1, 'all': 1, 'criteria': 1, 'developing': 1, 'result': 1, 'that': 1, 'market': 1, 'web': 1, 'technology': 1, 'website': 1, 'or': 1, 'email': 1, 'as': 1, 'tool': 1, 'promote': 1, 'ecommerce': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #228 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: EKO SETYO NUGROHO
Judul: PENGARUH INOVASI PRODUK KERAJINAN TERHADAP KINERJA PEMASARAN
Pembimbing 1: TRISITA NOVIANTI, STP.,MT
Pembimbing 2: INDRA CAHYADI, ST.,M.BUS.,PHd
Abstrak (Raw): Pada dunia industri yang semakin canggih dan perdagangan bebas pada saat ini inovasi produk diharapkan dapat memberikan konstribusi yang baik untuk peningkatan kinerja pemasaran khususnya pada UKM pot. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inovasi produk terhadap kinerja pemasaran UKM Pot Kemansen yang dibantu dengan software smartPLS. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa inovasi produk berpengaruh secara signifikan terhadap daya saing dan daya saing berpengaruh signifikan terhadap kinerja pemasaran, namun inovasi produk tidak berpengaruh terhadap kinerja pemasaran, inovasi produk dipengaruhi oleh tiga variabel yaitu orientasi pasar, orientasi teknologi dan kepemimpinan. Kepemimpinan tidak berpengaruh terhadap inovasi produk, sedangkan orientasi pasar dan orientasi teknologi berpengaruh secara signifikan terhadap inovasi produk.
Abstrak (Clean): pada dunia industri yang semakin canggih dan perdagangan bebas pada saat ini inovasi produk diharapkan dapat memberikan konstribusi yang baik untuk peningkatan kinerja pemasaran khususnya pada ukm pot penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inovasi produk terhadap kinerja pemasaran ukm pot kemansen yang dibantu dengan software smartpls hasil penelitian ini menunjukan bahwa inovasi produk berpengaruh secara signifikan terhadap daya saing dan daya saing berpengaruh signifikan terhadap kinerja pemasaran namun inovasi produk tidak berpengaruh terhadap kinerja pemasaran inovasi produk dipengaruhi oleh tiga variabel yaitu orientasi pasar orientasi teknologi dan kepemimpinan kepemimpinan tidak berpengaruh terhadap inovasi produk sedangkan orientasi pasar dan orientasi teknologi berpengaruh secara signifikan terhadap inovasi produk
Abstrak (Stopwords Removed): dunia industri semakin canggih perdagangan bebas inovasi produk diharapkan dapat memberikan konstribusi baik peningkatan kinerja pemasaran khususnya ukm pot penelitian bertujuan mengetahui pengaruh inovasi produk kinerja pemasaran ukm pot kemansen dibantu software smartpls hasil penelitian menunjukan inovasi produk berpengaruh secara signifikan daya saing daya saing berpengaruh signifikan kinerja pemasaran inovasi produk berpengaruh kinerja pemasaran inovasi produk dipengaruhi tiga variabel orientasi pasar orientasi teknologi kepemimpinan kepemimpinan berpengaruh inovasi produk sedangkan orientasi pasar orientasi teknologi berpengaruh secara signifikan inovasi produk
Abstrak (Stemmed): dunia industri makin canggih dagang bebas inovasi produk harap dapat beri konstribusi baik tingkat kerja pasar khusus ukm pot teliti tuju tahu pengaruh inovasi produk kerja pasar ukm pot kemansen bantu software smartpls hasil teliti tunjuk inovasi produk pengaruh cara signifikan daya saing daya saing pengaruh signifikan kerja pasar inovasi produk pengaruh kerja pasar inovasi produk pengaruh tiga variabel orientasi pasar orientasi teknologi pimpin pimpin pengaruh inovasi produk sedang orientasi pasar orientasi teknologi pengaruh cara signifikan inovasi produk
Abstrak (Corrected): dulia industry making canggih dagan betas novas proud harp apart bert konstribusi back dingbat era paar rhesus um pot elite juju tau pengaruh novas proud era paar um pot kemansen bantu software smarts hail elite tuneup novas proud pengaruh cara significant day saying day saying pengaruh significant era paar novas proud pengaruh era paar novas proud pengaruh toga variable oriental paar oriental teknologi pimping pimping pengaruh novas proud sedan oriental paar oriental teknologi pengaruh cara significant novas proud
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'inovasi': 7, 'produk': 7, 'pengaruh': 7, 'pasar': 6, 'kerja': 4, 'orientasi': 4, 'signifikan': 3, 'ukm': 2, 'pot': 2, 'teliti': 2, 'cara': 2, 'daya': 2, 'saing': 2, 'teknologi': 2, 'pimpin': 2, 'dunia': 1, 'industri': 1, 'makin': 1, 'canggih': 1, 'dagang': 1, 'bebas': 1, 'harap': 1, 'dapat': 1, 'beri': 1, 'konstribusi': 1, 'baik': 1, 'tingkat': 1, 'khusus': 1, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'kemansen': 1, 'bantu': 1, 'software': 1, 'smartpls': 1, 'hasil': 1, 'tunjuk': 1, 'tiga': 1, 'variabel': 1, 'sedang': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'product': 8, 'of': 6, 'innovation': 6, 'and': 4, 'performance': 4, 'on': 4, 'orientation': 4, 'are': 3, 'to': 3, 'marketing': 3, 'effect': 3, 'current': 2, 'innovations': 2, 'ukm': 2, 'pot': 2, 'significantly': 2, 'affect': 2, 'competitiveness': 2, 'market': 2, 'leadership': 2, 'in': 1, 'industrial': 1, 'world': 1, 'inscreasinglyshophisticated': 1, 'free': 1, 'trade': 1, 'at': 1, 'expected': 1, 'contribute': 1, 'both': 1, 'improve': 1, 'especially': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'aims': 1, 'determine': 1, 'kemansen': 1, 'assisted': 1, 'with': 1, 'software': 1, 'smartpls': 1, 'these': 1, 'results': 1, 'indicate': 1, 'that': 1, 'a': 1, 'significant': 1, 'but': 1, 'does': 1, 'not': 1, 'is': 1, 'influenced': 1, 'by': 1, 'three': 1, 'variables': 1, 'technological': 1, 'has': 1, 'no': 1, 'while': 1, 'technology': 1, 'influence': 1})
-------------------------------------------
--- Data #229 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Eliza Nur Julay Hayatin
Judul: Penerapan Stream Mapping Dalam Upaya Memperbaiki Sistem Produksi (Studi Kasus PT.Barata Indonesia Gresik)
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko, S.T., M.T
Pembimbing 2: Imron Kuswandi, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Dalam proses pembutan produk pastinya terdapat aktifitas yang dilakukan, baik aktifitas yang memberikan nilai tambah ataupun aktifitas yang tidak memberi nilai tambah, atifitas inilah yang akan mempengaruhi lamanya proses produksi dan dapat menimbulkan adanya pemborosan. Pt. Barata Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang manufacture sebagai penghasil peralatan berat misalkan yaitu bolgie kereta api, dalam alur pembuatan bolgie seringkali terjadinya waiting time yang disebabkan karena adanya aktifitas non value added. Untuk melihat lebih dalam mengenai pemborosan yang terjadi pada proses produksi pembuatan bolgie maka metode yang akan dilakukan yaitu dengan penerapan value stream mapping (VSM) yang biasanya digunakan untuk mengidentifikasi suatu pemborosan dengan cara mendokumentasikan setiap proses produksi untuk melihat aktifitas- aktifitas yang tidak memberikan nilai tambah pada proses produksi, selain menggunakan VSM untuk mengidentifikasi adanya pemborosan juga menerapakan metode root cause analysis yaitu cause effect diagram dimana metode ini akan di kombinasikan dengan metode 5 Whys Analysis yang mana permasalahan yang terjadi pada metode 5 whys ini akan diselesaikan menggunakan metode 5W 1H. Dari pembuatan current value stream mapping didapatkan waktu leadtime yang dibutuhkan dalam pembuatan bolgie yaitu sebesar 3971 menit dengan hasil sebesar 9 unit bolgie setelah adanya perbaikan waktu leadtime pembuatan bolgie menjadi 1347 menit dengan output sebesar 18 unit bolgie.
Abstrak (Clean): dalam proses pembutan produk pastinya terdapat aktifitas yang dilakukan baik aktifitas yang memberikan nilai tambah ataupun aktifitas yang tidak memberi nilai tambah atifitas inilah yang akan mempengaruhi lamanya proses produksi dan dapat menimbulkan adanya pemborosan pt barata indonesia merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang manufacture sebagai penghasil peralatan berat misalkan yaitu bolgie kereta api dalam alur pembuatan bolgie seringkali terjadinya waiting time yang disebabkan karena adanya aktifitas non value added untuk melihat lebih dalam mengenai pemborosan yang terjadi pada proses produksi pembuatan bolgie maka metode yang akan dilakukan yaitu dengan penerapan value stream mapping vsm yang biasanya digunakan untuk mengidentifikasi suatu pemborosan dengan cara mendokumentasikan setiap proses produksi untuk melihat aktifitas aktifitas yang tidak memberikan nilai tambah pada proses produksi selain menggunakan vsm untuk mengidentifikasi adanya pemborosan juga menerapakan metode root cause analysis yaitu cause effect diagram dimana metode ini akan di kombinasikan dengan metode whys analysis yang mana permasalahan yang terjadi pada metode whys ini akan diselesaikan menggunakan metode w h dari pembuatan current value stream mapping didapatkan waktu leadtime yang dibutuhkan dalam pembuatan bolgie yaitu sebesar menit dengan hasil sebesar unit bolgie setelah adanya perbaikan waktu leadtime pembuatan bolgie menjadi menit dengan output sebesar unit bolgie
Abstrak (Stopwords Removed): proses pembutan produk pastinya terdapat aktifitas dilakukan baik aktifitas memberikan nilai tambah ataupun aktifitas memberi nilai tambah atifitas inilah mempengaruhi lamanya proses produksi dapat menimbulkan adanya pemborosan pt barata indonesia salah satu perusahaan bergerak bidang manufacture penghasil peralatan berat misalkan bolgie kereta api alur pembuatan bolgie seringkali terjadinya waiting time disebabkan adanya aktifitas non value added melihat lebih mengenai pemborosan terjadi proses produksi pembuatan bolgie metode dilakukan penerapan value stream mapping vsm biasanya digunakan mengidentifikasi pemborosan cara mendokumentasikan setiap proses produksi melihat aktifitas aktifitas memberikan nilai tambah proses produksi selain menggunakan vsm mengidentifikasi adanya pemborosan menerapakan metode root cause analysis cause effect diagram dimana metode kombinasikan metode whys analysis mana permasalahan terjadi metode whys diselesaikan menggunakan metode w h pembuatan current value stream mapping didapatkan waktu leadtime dibutuhkan pembuatan bolgie sebesar menit hasil sebesar unit bolgie adanya perbaikan waktu leadtime pembuatan bolgie menjadi menit output sebesar unit bolgie
Abstrak (Stemmed): proses pembutan produk pasti dapat aktifitas laku baik aktifitas beri nilai tambah atau aktifitas beri nilai tambah atifitas ini pengaruh lama proses produksi dapat timbul ada boros pt barata indonesia salah satu usaha gerak bidang manufacture hasil alat berat misal bolgie kereta api alur buat bolgie seringkali jadi waiting time sebab ada aktifitas non value added lihat lebih kena boros jadi proses produksi buat bolgie metode laku terap value stream mapping vsm biasa guna identifikasi boros cara dokumentasi tiap proses produksi lihat aktifitas aktifitas beri nilai tambah proses produksi selain guna vsm identifikasi ada boros apa metode root cause analysis cause effect diagram mana metode kombinasi metode whys analysis mana masalah jadi metode whys selesai guna metode w h buat current value stream mapping dapat waktu leadtime butuh buat bolgie besar menit hasil besar unit bolgie ada baik waktu leadtime buat bolgie jadi menit output besar unit bolgie
Abstrak (Corrected): proves rambutan proud past apart aktifitas lake back aktifitas bert nilgai tambac tau aktifitas bert nilgai tambac atifitas in pengaruh lama proves produksi apart timbal ada bores pt balata indonesia salad sat sara gera biding manufacture hail flat beat missal boogie hereto ape blur but boogie seringkali jade waiting time kebab ada aktifitas non value added that leash ken bores jade proves produksi but boogie metope lake trap value stream mapping vim bias gun identifikasi bores cara dokumentasi tip proves produksi that aktifitas aktifitas bert nilgai tambac proves produksi slain gun vim identifikasi ada bores papa metope root cause analysis cause effect diagram mana metope kombinasi metope whys analysis mana marsala jade metope whys seesaw gun metope w h but current value stream mapping apart want bedtime butch but boogie bear merit hail bear unit boogie ada back want bedtime but boogie jade merit output bear unit boogie
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'bolgie': 7, 'aktifitas': 6, 'metode': 6, 'proses': 5, 'buat': 5, 'produksi': 4, 'ada': 4, 'boros': 4, 'jadi': 4, 'dapat': 3, 'beri': 3, 'nilai': 3, 'tambah': 3, 'value': 3, 'guna': 3, 'besar': 3, 'laku': 2, 'baik': 2, 'hasil': 2, 'lihat': 2, 'stream': 2, 'mapping': 2, 'vsm': 2, 'identifikasi': 2, 'cause': 2, 'analysis': 2, 'mana': 2, 'whys': 2, 'waktu': 2, 'leadtime': 2, 'menit': 2, 'unit': 2, 'pembutan': 1, 'produk': 1, 'pasti': 1, 'atau': 1, 'atifitas': 1, 'ini': 1, 'pengaruh': 1, 'lama': 1, 'timbul': 1, 'pt': 1, 'barata': 1, 'indonesia': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'usaha': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'manufacture': 1, 'alat': 1, 'berat': 1, 'misal': 1, 'kereta': 1, 'api': 1, 'alur': 1, 'seringkali': 1, 'waiting': 1, 'time': 1, 'sebab': 1, 'non': 1, 'added': 1, 'lebih': 1, 'kena': 1, 'terap': 1, 'biasa': 1, 'cara': 1, 'dokumentasi': 1, 'tiap': 1, 'selain': 1, 'apa': 1, 'root': 1, 'effect': 1, 'diagram': 1, 'kombinasi': 1, 'masalah': 1, 'selesai': 1, 'w': 1, 'h': 1, 'current': 1, 'butuh': 1, 'output': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'in': 9, 'that': 9, 'to': 8, 'of': 7, 'bolgie': 7, 'is': 6, 'process': 5, 'activities': 5, 'value': 5, 'making': 4, 'will': 4, 'production': 4, 'waste': 4, 'be': 4, 'method': 4, 'added': 3, 'which': 3, 'time': 3, 'with': 3, 'provide': 2, 'do': 2, 'not': 2, 'this': 2, 'manufacture': 2, 'a': 2, 'see': 2, 'methods': 2, 'by': 2, 'stream': 2, 'mapping': 2, 'vsm': 2, 'identify': 2, 'using': 2, 'cause': 2, 'analysis': 2, 'whys': 2, 'leadtime': 2, 'units': 2, 'sure': 1, 'products': 1, 'are': 1, 'conducted': 1, 'both': 1, 'or': 1, 'add': 1, 'activity': 1, 'affect': 1, 'length': 1, 'and': 1, 'can': 1, 'lead': 1, 'their': 1, 'pt': 1, 'barata': 1, 'indonesia': 1, 'one': 1, 'company': 1, 'engaged': 1, 'as': 1, 'manufacturer': 1, 'heavy': 1, 'equipment': 1, 'suppose': 1, 'train': 1, 'creation': 1, 'flow': 1, 'often': 1, 'waiting': 1, 'due': 1, 'nonvalue': 1, 'more': 1, 'about': 1, 'occurs': 1, 'done': 1, 'application': 1, 'usually': 1, 'used': 1, 'documenting': 1, 'every': 1, 'aktifitas': 1, 'addition': 1, 'also': 1, 'applying': 1, 'root': 1, 'effect': 1, 'diagram': 1, 'combined': 1, 'problems': 1, 'occurred': 1, 'five': 1, 'resolved': 1, 'w': 1, 'h': 1, 'from': 1, 'current': 1, 'obtained': 1, 'required': 1, 'equal': 1, 'minutes': 1, 'results': 1, 'after': 1, 'repair': 1, 'min': 1, 'an': 1, 'output': 1})
-------------------------------------------
--- Data #230 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Mas AanNoerHaq
Judul: ANALISIS PENGARUH EXPERIENTIAL MARKETING TERHADAP LOYALITAS
KONSUMEN BATIK DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS REGRESI
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Indra Cahyadi, S.T., MBUS.
Abstrak (Raw): UKM Batik Athaya merupakan UKM yang memproduksi batik khas Madura dan memiliki toko untuk
menjual output produksinya, disamping itu UKM Batik Athaya juga melakukan pembelian batik ke
Kabupaten Sampang, Pamekasan dan Sumenep untuk dijual kembali. Saat ini banyak bermunculan
penjual batik lain yang menjadi pesaing, sehingga UKM Batik Athaya harus meningkatkan
loyalitas konsumen dan experiential saat berbelanja. Berdasarkan permasalahan tersebut
kemudian dilakukan pengukuran tingkat experiential marketing dan loyalitas konsumen serta
hubungan antar akeduanya. Pengukuran tingkat experiential marketing dan loyalitas
menggunakan kuisioner yang kemudian dianalisis hubungan keduanya dengan menggunakan
regresi berganda, dimana sebelumnya variable experiential marketing dilakukan reduksi variable
dengan menggunakan analisis factor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat experiential
75% responden setuju bahwa UKM Batik Athaya memberikan pengalaman yang baik dalam
berbelanja dan 25% respondenmerasaragu-ragu, sedangkan tingkat loyalitas konsumen 61% pada
tingkat advocates dan 39% pada tingkat client, kemudian analisis factor untuk mereduksi
variable pada experiential marketing menghasilkan 5 komponen utama dan untuk analisis regresi
dengan experiential marketing sebagai variable independen (X) dan loyalitas sebagai variable
dependen (Y) didapatkan persamaan Y = -4.207+ 2.155X1 + 1.523X2 + 0.768X3 +0.639X4 +
0.379X5
Kata kunci : experiential marketing, loyalitas konsumen, analisi sfaktor, advocates, regresi.
Abstrak (Clean): ukm batik athaya merupakan ukm yang memproduksi batik khas madura dan memiliki toko untuk menjual output produksinya disamping itu ukm batik athaya juga melakukan pembelian batik ke kabupaten sampang pamekasan dan sumenep untuk dijual kembali saat ini banyak bermunculan penjual batik lain yang menjadi pesaing sehingga ukm batik athaya harus meningkatkan loyalitas konsumen dan experiential saat berbelanja berdasarkan permasalahan tersebut kemudian dilakukan pengukuran tingkat experiential marketing dan loyalitas konsumen serta hubungan antar akeduanya pengukuran tingkat experiential marketing dan loyalitas menggunakan kuisioner yang kemudian dianalisis hubungan keduanya dengan menggunakan regresi berganda dimana sebelumnya variable experiential marketing dilakukan reduksi variable dengan menggunakan analisis factor hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat experiential responden setuju bahwa ukm batik athaya memberikan pengalaman yang baik dalam berbelanja dan respondenmerasaraguragu sedangkan tingkat loyalitas konsumen pada tingkat advocates dan pada tingkat client kemudian analisis factor untuk mereduksi variable pada experiential marketing menghasilkan komponen utama dan untuk analisis regresi dengan experiential marketing sebagai variable independen x dan loyalitas sebagai variable dependen y didapatkan persamaan y x x x x x kata kunci experiential marketing loyalitas konsumen analisi sfaktor advocates regresi
Abstrak (Stopwords Removed): ukm batik athaya ukm memproduksi batik khas madura memiliki toko menjual output produksinya disamping ukm batik athaya melakukan pembelian batik kabupaten sampang pamekasan sumenep dijual kembali banyak bermunculan penjual batik lain menjadi pesaing ukm batik athaya harus meningkatkan loyalitas konsumen experiential berbelanja berdasarkan permasalahan tersebut dilakukan pengukuran tingkat experiential marketing loyalitas konsumen hubungan antar akeduanya pengukuran tingkat experiential marketing loyalitas menggunakan kuisioner dianalisis hubungan keduanya menggunakan regresi berganda dimana sebelumnya variable experiential marketing dilakukan reduksi variable menggunakan analisis factor hasil penelitian menunjukkan tingkat experiential responden setuju ukm batik athaya memberikan pengalaman baik berbelanja respondenmerasaraguragu sedangkan tingkat loyalitas konsumen tingkat advocates tingkat client analisis factor mereduksi variable experiential marketing menghasilkan komponen utama analisis regresi experiential marketing variable independen x loyalitas variable dependen y didapatkan persamaan y x x x x x kata kunci experiential marketing loyalitas konsumen analisi sfaktor advocates regresi
Abstrak (Stemmed): ukm batik athaya ukm produksi batik khas madura milik toko jual output produksi samping ukm batik athaya laku beli batik kabupaten sampang pamekasan sumenep jual kembali banyak muncul jual batik lain jadi saing ukm batik athaya harus tingkat loyalitas konsumen experiential belanja dasar masalah sebut laku ukur tingkat experiential marketing loyalitas konsumen hubung antar akeduanya ukur tingkat experiential marketing loyalitas guna kuisioner analis hubung dua guna regresi ganda mana belum variable experiential marketing laku reduksi variable guna analisis factor hasil teliti tunjuk tingkat experiential responden tuju ukm batik athaya beri alam baik belanja respondenmerasaraguragu sedang tingkat loyalitas konsumen tingkat advocates tingkat client analisis factor reduksi variable experiential marketing hasil komponen utama analisis regresi experiential marketing variable independen x loyalitas variable dependen y dapat sama y x x x x x kata kunci experiential marketing loyalitas konsumen analis sfaktor advocates regresi
Abstrak (Corrected): um batik athena um produksi batik has madura milk too dual output produksi camping um batik athena lake bell batik kabupaten sampan pamekasan sumner dual cembali banyan munch dual batik lain jade saying um batik athena harms dingbat loyalties consumed experiential belinda dakar marsala debut lake ukr dingbat experiential marketing loyalties consumed hung altar akeduanya ukr dingbat experiential marketing loyalties gun kuisioner analysis hung due gun regress ganda mana begum variable experiential marketing lake reduksi variable gun analysis factor hail elite tuneup dingbat experiential responded juju um batik athena bert alarm back belinda respondenmerasaraguragu sedan dingbat loyalties consumed dingbat advocates dingbat client analysis factor reduksi variable experiential marketing hail component mama analysis regress experiential marketing variable independent x loyalties variable dependent y apart same y x x x x x data bunch experiential marketing loyalties consumed analysis factor advocates regress
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'experiential': 8, 'batik': 7, 'tingkat': 7, 'loyalitas': 6, 'marketing': 6, 'x': 6, 'ukm': 5, 'variable': 5, 'athaya': 4, 'konsumen': 4, 'jual': 3, 'laku': 3, 'guna': 3, 'regresi': 3, 'analisis': 3, 'produksi': 2, 'belanja': 2, 'ukur': 2, 'hubung': 2, 'analis': 2, 'reduksi': 2, 'factor': 2, 'hasil': 2, 'advocates': 2, 'y': 2, 'khas': 1, 'madura': 1, 'milik': 1, 'toko': 1, 'output': 1, 'samping': 1, 'beli': 1, 'kabupaten': 1, 'sampang': 1, 'pamekasan': 1, 'sumenep': 1, 'kembali': 1, 'banyak': 1, 'muncul': 1, 'lain': 1, 'jadi': 1, 'saing': 1, 'harus': 1, 'dasar': 1, 'masalah': 1, 'sebut': 1, 'antar': 1, 'akeduanya': 1, 'kuisioner': 1, 'dua': 1, 'ganda': 1, 'mana': 1, 'belum': 1, 'teliti': 1, 'tunjuk': 1, 'responden': 1, 'tuju': 1, 'beri': 1, 'alam': 1, 'baik': 1, 'respondenmerasaraguragu': 1, 'sedang': 1, 'client': 1, 'komponen': 1, 'utama': 1, 'independen': 1, 'dependen': 1, 'dapat': 1, 'sama': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'sfaktor': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'and': 9, 'of': 9, 'experiential': 8, 'batik': 6, 'marketing': 6, 'x': 6, 'ukm': 5, 'loyalty': 5, 'level': 5, 'variable': 5, 'athaya': 4, 'that': 4, 'to': 4, 'as': 4, 'is': 3, 'a': 3, 'in': 3, 'then': 3, 'using': 3, 'analysis': 3, 'for': 2, 'consumer': 2, 'while': 2, 'shopping': 2, 'on': 2, 'relationship': 2, 'by': 2, 'regression': 2, 'factor': 2, 'respondents': 2, 'advocates': 2, 'y': 2, 'produce': 1, 'madura': 1, 'have': 1, 'store': 1, 'sell': 1, 'its': 1, 'production': 1, 'output': 1, 'addition': 1, 'also': 1, 'make': 1, 'purchases': 1, 'sampang': 1, 'pamekasan': 1, 'sumenep': 1, 'resale': 1, 'today': 1, 'many': 1, 'sellers': 1, 'popping': 1, 'another': 1, 'competitor': 1, 'so': 1, 'should': 1, 'increase': 1, 'based': 1, 'these': 1, 'problems': 1, 'measuring': 1, 'customer': 1, 'well': 1, 'between': 1, 'two': 1, 'measurement': 1, 'levels': 1, 'questionnaire': 1, 'which': 1, 'analyzed': 1, 'their': 1, 'multiple': 1, 'where': 1, 'previous': 1, 'reduction': 1, 'done': 1, 'results': 1, 'showed': 1, 'agreed': 1, 'provide': 1, 'good': 1, 'experience': 1, 'were': 1, 'undecided': 1, 'at': 1, 'client': 1, 'reduce': 1, 'produces': 1, 'major': 1, 'components': 1, 'with': 1, 'an': 1, 'independent': 1, 'dependent': 1, 'obtained': 1, 'equation': 1, 'keyword': 1, 'loyalitas': 1, 'konsumen': 1, 'analisisfaktor': 1, 'regresi': 1})
-------------------------------------------
--- Data #231 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: AHMAD SHODIQUL MA'RUF
Judul: ANALSIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KERJA AMAN PADA INDUSTRI BATIK SUMENEP SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KINERJA KESELAMATAN
Pembimbing 1: FITRI AGUSTINA, S.T., M.T.
Pembimbing 2: NACHNUL ANSORI, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Batik Sumenep merupakan salah satu jenis batik nusantara yang diproduksi di desa Pekandangan Barat, Kabupaten Sumenep, dimana seluruh proses produksinya masih manggunakan tenaga manusia. Dalam proses tersebut dihadapkan pada potensi bahaya, baik dari tempat kerja maupun perilaku pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku kerja aman dan mengukur tingkat kinerja keselamatan pekerja dengan nilai safety performance index (SPI). Penelitian ini menggunakan 80 responden untuk kuesioner regresi dan 30 sampel untuk critical behavior checklist (CBC) untuk bagian penutupan pola, pewarnaan dan pelorodan malam, yang diambil menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Hasil regresi linier berganda menunjukkan bahwa faktor pengetahuan (Sig.=0,007) dan faktor alat pelindung diri (Sig.=0,048) berpengaruh signifikan terhadap perilaku kerja aman. Sedangkan persepsi dan komunikasi tidak berpengaruh signifikan. Sedangkan hasil analisis behaviour based safety diperoleh nilai SPI sebesar 47,53% yang termasuk kategori buruk. Sehingga rekomendasi yang diberikan berupa pengendalian substitusi, administrasi dan alat pelindung diri untuk bagian pewarnaan, serta pengendalian teknik, administrasi dan alat pelindung diri untuk bagian pelorodan. Saran penelitian selanjutnya agar tidak membatasi bagian pekerjaan yang diteliti dan mempertimbangkan faktor baru dalam pengukuran perilaku kerja aman.
Abstrak (Clean): batik sumenep merupakan salah satu jenis batik nusantara yang diproduksi di desa pekandangan barat kabupaten sumenep dimana seluruh proses produksinya masih manggunakan tenaga manusia dalam proses tersebut dihadapkan pada potensi bahaya baik dari tempat kerja maupun perilaku pekerja penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktorfaktor yang mempengaruhi perilaku kerja aman dan mengukur tingkat kinerja keselamatan pekerja dengan nilai safety performance index spi penelitian ini menggunakan responden untuk kuesioner regresi dan sampel untuk critical behavior checklist cbc untuk bagian penutupan pola pewarnaan dan pelorodan malam yang diambil menggunakan teknik proportionate stratified random sampling hasil regresi linier berganda menunjukkan bahwa faktor pengetahuan sig dan faktor alat pelindung diri sig berpengaruh signifikan terhadap perilaku kerja aman sedangkan persepsi dan komunikasi tidak berpengaruh signifikan sedangkan hasil analisis behaviour based safety diperoleh nilai spi sebesar yang termasuk kategori buruk sehingga rekomendasi yang diberikan berupa pengendalian substitusi administrasi dan alat pelindung diri untuk bagian pewarnaan serta pengendalian teknik administrasi dan alat pelindung diri untuk bagian pelorodan saran penelitian selanjutnya agar tidak membatasi bagian pekerjaan yang diteliti dan mempertimbangkan faktor baru dalam pengukuran perilaku kerja aman
Abstrak (Stopwords Removed): batik sumenep salah satu jenis batik nusantara diproduksi desa pekandangan barat kabupaten sumenep dimana seluruh proses produksinya masih manggunakan tenaga manusia proses tersebut dihadapkan potensi bahaya baik tempat kerja maupun perilaku pekerja penelitian bertujuan menganalisis faktorfaktor mempengaruhi perilaku kerja aman mengukur tingkat kinerja keselamatan pekerja nilai safety performance index spi penelitian menggunakan responden kuesioner regresi sampel critical behavior checklist cbc bagian penutupan pola pewarnaan pelorodan malam diambil menggunakan teknik proportionate stratified random sampling hasil regresi linier berganda menunjukkan faktor pengetahuan sig faktor alat pelindung diri sig berpengaruh signifikan perilaku kerja aman sedangkan persepsi komunikasi berpengaruh signifikan sedangkan hasil analisis behaviour based safety diperoleh nilai spi sebesar termasuk kategori buruk rekomendasi diberikan berupa pengendalian substitusi administrasi alat pelindung diri bagian pewarnaan pengendalian teknik administrasi alat pelindung diri bagian pelorodan saran penelitian selanjutnya membatasi bagian pekerjaan diteliti mempertimbangkan faktor baru pengukuran perilaku kerja aman
Abstrak (Stemmed): batik sumenep salah satu jenis batik nusantara produksi desa kandang barat kabupaten sumenep mana seluruh proses produksi masih manggunakan tenaga manusia proses sebut hadap potensi bahaya baik tempat kerja maupun perilaku kerja teliti tuju analis faktorfaktor pengaruh perilaku kerja aman ukur tingkat kerja selamat kerja nilai safety performance index spi teliti guna responden kuesioner regresi sampel critical behavior checklist cbc bagi tutup pola warna pelorodan malam ambil guna teknik proportionate stratified random sampling hasil regresi linier ganda tunjuk faktor tahu sig faktor alat lindung diri sig pengaruh signifikan perilaku kerja aman sedang persepsi komunikasi pengaruh signifikan sedang hasil analisis behaviour based safety oleh nilai spi besar masuk kategori buruk rekomendasi beri upa kendali substitusi administrasi alat lindung diri bagi warna kendali teknik administrasi alat lindung diri bagi pelorodan saran teliti lanjut batas bagi kerja teliti timbang faktor baru ukur perilaku kerja aman
Abstrak (Corrected): batik sumner salad sat penis batik nusantara produksi desk landing brat kabupaten sumner mana seluruh proves produksi mash manggunakan teenage amnesia proves debut hadar potent bahama back tempt era maun perilaku era elite juju analysis faktorfaktor pengaruh perilaku era man ukr dingbat era seaman era nilgai safety performance index spit elite gun responded questioner regress sample critical behavior checklist cb bag tutu pola wanna pelorodan madam ambit gun tennis proportionate stratified random sampling hail regress linger ganda tuneup factor tau sig factor flat finding dirt sig pengaruh significant perilaku era man sedan perseus komunikasi pengaruh significant sedan hail analysis behavior based safety olen nilgai spit bear mask category burn rekomendasi bert up kendall substitute administrate flat finding dirt bag wanna kendall tennis administrate flat finding dirt bag pelorodan saran elite layout bats bag era elite timing factor bar ukr perilaku era man
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 8, 'perilaku': 4, 'teliti': 4, 'bagi': 4, 'pengaruh': 3, 'aman': 3, 'faktor': 3, 'alat': 3, 'lindung': 3, 'diri': 3, 'batik': 2, 'sumenep': 2, 'produksi': 2, 'proses': 2, 'ukur': 2, 'nilai': 2, 'safety': 2, 'spi': 2, 'guna': 2, 'regresi': 2, 'warna': 2, 'pelorodan': 2, 'teknik': 2, 'hasil': 2, 'sig': 2, 'signifikan': 2, 'sedang': 2, 'kendali': 2, 'administrasi': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'jenis': 1, 'nusantara': 1, 'desa': 1, 'kandang': 1, 'barat': 1, 'kabupaten': 1, 'mana': 1, 'seluruh': 1, 'masih': 1, 'manggunakan': 1, 'tenaga': 1, 'manusia': 1, 'sebut': 1, 'hadap': 1, 'potensi': 1, 'bahaya': 1, 'baik': 1, 'tempat': 1, 'maupun': 1, 'tuju': 1, 'analis': 1, 'faktorfaktor': 1, 'tingkat': 1, 'selamat': 1, 'performance': 1, 'index': 1, 'responden': 1, 'kuesioner': 1, 'sampel': 1, 'critical': 1, 'behavior': 1, 'checklist': 1, 'cbc': 1, 'tutup': 1, 'pola': 1, 'malam': 1, 'ambil': 1, 'proportionate': 1, 'stratified': 1, 'random': 1, 'sampling': 1, 'linier': 1, 'ganda': 1, 'tunjuk': 1, 'tahu': 1, 'persepsi': 1, 'komunikasi': 1, 'analisis': 1, 'behaviour': 1, 'based': 1, 'oleh': 1, 'besar': 1, 'masuk': 1, 'kategori': 1, 'buruk': 1, 'rekomendasi': 1, 'beri': 1, 'upa': 1, 'substitusi': 1, 'saran': 1, 'lanjut': 1, 'batas': 1, 'timbang': 1, 'baru': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'of': 10, 'and': 10, 'is': 5, 'for': 5, 'in': 4, 'by': 3, 'behaviour': 3, 'that': 3, 'safe': 3, 'safety': 3, 'personal': 3, 'protective': 3, 'equipment': 3, 'sumenep': 2, 'batik': 2, 'which': 2, 'process': 2, 'with': 2, 'worker': 2, 'this': 2, 'study': 2, 'to': 2, 'factors': 2, 'influence': 2, 'performance': 2, 'spi': 2, 'using': 2, 'regression': 2, 'behavior': 2, 'coloration': 2, 'cleaning': 2, 'paraffin': 2, 'results': 2, 'analysis': 2, 'factor': 2, 'sig': 2, 'not': 2, 'so': 2, 'controls': 2, 'administration': 2, 'one': 1, 'archipelago': 1, 'produced': 1, 'west': 1, 'kandang': 1, 'villages': 1, 'all': 1, 'production': 1, 'still': 1, 'done': 1, 'human': 1, 'energy': 1, 'met': 1, 'several': 1, 'potential': 1, 'dangers': 1, 'both': 1, 'working': 1, 'condition': 1, 'purposed': 1, 'analyze': 1, 'measure': 1, 'level': 1, 'value': 1, 'index': 1, 'respondets': 1, 'questionnaire': 1, 'respondents': 1, 'critical': 1, 'checklist': 1, 'cbc': 1, 'at': 1, 'closing': 1, 'pattern': 1, 'was': 1, 'taken': 1, 'proportionate': 1, 'stratified': 1, 'random': 1, 'sampling': 1, 'technique': 1, 'multiple': 1, 'linear': 1, 'showed': 1, 'knowledge': 1, 'significantly': 1, 'behaviours': 1, 'while': 1, 'perception': 1, 'communication': 1, 'effect': 1, 'significant': 1, 'based': 1, 'are': 1, 'values': 1, 'obtained': 1, 'bad': 1, 'category': 1, 'recommendations': 1, 'given': 1, 'substitution': 1, 'engineering': 1, 'suggestions': 1, 'further': 1, 'research': 1, 'as': 1, 'restrict': 1, 'passage': 1, 'work': 1, 'researched': 1, 'consider': 1, 'new': 1, 'measurement': 1})
-------------------------------------------
--- Data #232 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ANDIKA TRI KUSUMA W
Judul: STRATEGI PEMASARAN UKM BATIK MADURA DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015
Pembimbing 1: Dr.KUKUH WINARSO,S.Si.,M.T.
Pembimbing 2: ERNANING WIDIASWANTI,S.Si.,M.T.
Abstrak (Raw): Penelitian ini dilakukan terkait dengan penyelenggaraan MEA 2015, pelaku usaha batik Madura perlu mempersiapkan diri dengan menerapkan strategi pemasaran yang tepat untuk mendapatkan pangsa pasar di MEA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi pelaku usaha batik Madura tentang adanya MEA dan untuk merumuskan strategi pemasaran dengan marketing mix yang ditetapkan di UKM Batik Madura yang meliputi produk, metode penetapan harga, promosi yang dilakukan dan distribusi produk batik ke konsumen dalam menghadapi MEA. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder dengan teknik sampling jenuh melalui kueisioner. Metode analisis yang digunakan yaitu analisi faktor dengan metode principal component analysis dan bauran pemasaran (4P) yang meliputi Product, Price, Promotion, dan Place. Penelitian ini menghasilkan 5 faktor yang mempengaruhi persepsi pelaku usaha batik dalam menghadapi MEA 2015 yaitu faktor kesiapan produk batik dalam menghadapi MEA, faktor eksternal atau pendukung, faktor informasi MEA, faktor manajemen usaha, dan faktor permodalan. UKM batik Madura perlu menerapkan bauran pemasaran agar dapat bersaing di pasar bebas ASEAN, yaitu dengan meningkatkan kualitas produk batik, menerapkan harga kompetitif sesuai dengan ketentuan MEA, promosi secara luas dengan media internet, dan menyalurkan produk ke konsumen melalui perantara yang tepat.
Abstrak (Clean): penelitian ini dilakukan terkait dengan penyelenggaraan mea pelaku usaha batik madura perlu mempersiapkan diri dengan menerapkan strategi pemasaran yang tepat untuk mendapatkan pangsa pasar di mea tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktorfaktor yang mempengaruhi persepsi pelaku usaha batik madura tentang adanya mea dan untuk merumuskan strategi pemasaran dengan marketing mix yang ditetapkan di ukm batik madura yang meliputi produk metode penetapan harga promosi yang dilakukan dan distribusi produk batik ke konsumen dalam menghadapi mea penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder dengan teknik sampling jenuh melalui kueisioner metode analisis yang digunakan yaitu analisi faktor dengan metode principal component analysis dan bauran pemasaran p yang meliputi product price promotion dan place penelitian ini menghasilkan faktor yang mempengaruhi persepsi pelaku usaha batik dalam menghadapi mea yaitu faktor kesiapan produk batik dalam menghadapi mea faktor eksternal atau pendukung faktor informasi mea faktor manajemen usaha dan faktor permodalan ukm batik madura perlu menerapkan bauran pemasaran agar dapat bersaing di pasar bebas asean yaitu dengan meningkatkan kualitas produk batik menerapkan harga kompetitif sesuai dengan ketentuan mea promosi secara luas dengan media internet dan menyalurkan produk ke konsumen melalui perantara yang tepat
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian dilakukan terkait penyelenggaraan mea pelaku usaha batik madura perlu mempersiapkan diri menerapkan strategi pemasaran tepat mendapatkan pangsa pasar mea tujuan penelitian mengidentifikasi faktorfaktor mempengaruhi persepsi pelaku usaha batik madura tentang adanya mea merumuskan strategi pemasaran marketing mix ditetapkan ukm batik madura meliputi produk metode penetapan harga promosi dilakukan distribusi produk batik konsumen menghadapi mea penelitian menggunakan data primer data sekunder teknik sampling jenuh kueisioner metode analisis digunakan analisi faktor metode principal component analysis bauran pemasaran p meliputi product price promotion place penelitian menghasilkan faktor mempengaruhi persepsi pelaku usaha batik menghadapi mea faktor kesiapan produk batik menghadapi mea faktor eksternal pendukung faktor informasi mea faktor manajemen usaha faktor permodalan ukm batik madura perlu menerapkan bauran pemasaran dapat bersaing pasar bebas asean meningkatkan kualitas produk batik menerapkan harga kompetitif sesuai ketentuan mea promosi secara luas media internet menyalurkan produk konsumen perantara tepat
Abstrak (Stemmed): teliti laku kait selenggara mea laku usaha batik madura perlu siap diri terap strategi pasar tepat dapat pangsa pasar mea tuju teliti identifikasi faktorfaktor pengaruh persepsi laku usaha batik madura tentang ada mea rumus strategi pasar marketing mix tetap ukm batik madura liput produk metode tetap harga promosi laku distribusi produk batik konsumen hadap mea teliti guna data primer data sekunder teknik sampling jenuh kueisioner metode analisis guna analis faktor metode principal component analysis baur pasar p liput product price promotion place teliti hasil faktor pengaruh persepsi laku usaha batik hadap mea faktor kesiap produk batik hadap mea faktor eksternal dukung faktor informasi mea faktor manajemen usaha faktor modal ukm batik madura perlu terap baur pasar dapat saing pasar bebas asean tingkat kualitas produk batik terap harga kompetitif sesuai tentu mea promosi cara luas media internet salur produk konsumen antara tepat
Abstrak (Corrected): elite lake wait selenggara me lake sara batik madura peru slap dirt trap strategy paar teat apart pangs paar me juju elite identifikasi faktorfaktor pengaruh perseus lake sara batik madura tenting ada me rumpus strategy paar marketing mix team um batik madura lieut proud metope team hard promos lake distribute proud batik consumed hadar me elite gun data primer data sender tennis sampling jesus kueisioner metope analysis gun analysis factor metope principal component analysis bar paar p lieut product price promotion place elite hail factor pengaruh perseus lake sara batik hadar me factor mesial proud batik hadar me factor eternal during factor informant me factor management sara factor modal um batik madura peru trap bar paar apart saying paar betas asian dingbat kualitas proud batik trap hard kompetitif sexual tent me promos cara lucas media internet slur proud consumed angara teat
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mea': 8, 'batik': 8, 'faktor': 7, 'pasar': 6, 'laku': 5, 'produk': 5, 'teliti': 4, 'usaha': 4, 'madura': 4, 'terap': 3, 'metode': 3, 'hadap': 3, 'perlu': 2, 'strategi': 2, 'tepat': 2, 'dapat': 2, 'pengaruh': 2, 'persepsi': 2, 'tetap': 2, 'ukm': 2, 'liput': 2, 'harga': 2, 'promosi': 2, 'konsumen': 2, 'guna': 2, 'data': 2, 'baur': 2, 'kait': 1, 'selenggara': 1, 'siap': 1, 'diri': 1, 'pangsa': 1, 'tuju': 1, 'identifikasi': 1, 'faktorfaktor': 1, 'tentang': 1, 'ada': 1, 'rumus': 1, 'marketing': 1, 'mix': 1, 'distribusi': 1, 'primer': 1, 'sekunder': 1, 'teknik': 1, 'sampling': 1, 'jenuh': 1, 'kueisioner': 1, 'analisis': 1, 'analis': 1, 'principal': 1, 'component': 1, 'analysis': 1, 'p': 1, 'product': 1, 'price': 1, 'promotion': 1, 'place': 1, 'hasil': 1, 'kesiap': 1, 'eksternal': 1, 'dukung': 1, 'informasi': 1, 'manajemen': 1, 'modal': 1, 'saing': 1, 'bebas': 1, 'asean': 1, 'tingkat': 1, 'kualitas': 1, 'kompetitif': 1, 'sesuai': 1, 'tentu': 1, 'cara': 1, 'luas': 1, 'media': 1, 'internet': 1, 'salur': 1, 'antara': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 16, 'in': 9, 'to': 8, 'and': 8, 'factors': 7, 'batik': 6, 'marketing': 5, 'mea': 5, 'this': 4, 'with': 4, 'free': 3, 'madura': 3, 'market': 3, 'study': 3, 'that': 3, 'mix': 3, 'method': 3, 'face': 3, 'analysis': 3, 'was': 2, 'out': 2, 'asean': 2, 's': 2, 'entrepreneur': 2, 'appropriate': 2, 'strategies': 2, 'influence': 2, 'perception': 2, 'product': 2, 'through': 2, 'is': 2, 'business': 2, 'products': 2, 'research': 1, 'carried': 1, 'related': 1, 'holding': 1, 'trade': 1, 'area': 1, 'afta': 1, 'need': 1, 'prepare': 1, 'implement': 1, 'gain': 1, 'share': 1, 'purpose': 1, 'identify': 1, 'formulate': 1, 'set': 1, 'sme': 1, 'which': 1, 'includes': 1, 'pricing': 1, 'promotion': 1, 'distribution': 1, 'channels': 1, 'performed': 1, 'uses': 1, 'primary': 1, 'data': 1, 'random': 1, 'sampling': 1, 'technique': 1, 'kueisioner': 1, 'used': 1, 'by': 1, 'principal': 1, 'component': 1, 'resulted': 1, 'five': 1, 'operators': 1, 'aec': 1, 'a': 1, 'factor': 1, 'information': 1, 'opportunities': 1, 'challenges': 1, 'external': 1, 'or': 1, 'support': 1, 'management': 1, 'capital': 1, 'resources': 1, 'application': 1, 'order': 1, 'compete': 1, 'namely': 1, 'improving': 1, 'quality': 1, 'prices': 1, 'apply': 1, 'accordance': 1, 'provisions': 1, 'promotional': 1, 'widely': 1, 'internet': 1, 'media': 1, 'distribute': 1, 'consumers': 1, 'intermediaries': 1})
-------------------------------------------
--- Data #233 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: M.SOFIANDI
Judul: EVALUASI POSTUR KERJA DENGAN PEMODELAN BIOMEKANIKA DI MEBEL MAKMUR LAMONGAN
Pembimbing 1: NACHNUL ANSORI S.T.,M.T.
Pembimbing 2: IKA DEEFI ANNA S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Perkembangan dunia industri manufaktur saat ini sangat pesat. Khususnya bagi industri mebel yang saat ini memiliki pangsa pasar yang cukup besar. Kebutuhan akan produk-produk dari industri mebel terus meningkat karena dari segi interior serta nilai artistik akan memberikan kenyamanan dan kepuasan tersendiri bagi konsumen. Keadaan ini membuat para produsen mebel bersaing untuk menghasilkan produk yang berkualitas sesuai dengan keinginan konsumen. Mebel Makmur merupakan salah satu industri mebel yang berada di Lamongan. Selama proses produksi di mebel Makmur tidak terlepas dari aktivitas manual material handling. Aktivitas manual material handling di Mebel Makmur ada pada proses finishing seperti pengampelasan atau penghalusan dan proses pewarnaan. Selama ini pekerja mengeluh pada proses tersebut menyebabkan sakit antara lain pada daerah telapak tangan, lengan, kaki, punggung atau pada bagian tulang belakang (Musculoskeletal Disorder). Untuk itu perlu dilakukan evaluasi postur kerja untuk mengetahui apakah pekerjaan tersebut berisiko menimbulkan resiko cidera atau tidak. Metode analisis yang digunakan adalah Pemodelan Biomekanika. Dari hasil evaluasi menunjukkan bahwa postur kerja yang dilakukan pekerja mebel makmur masih tergolong aman atau tidak berbahaya maka tidak perlu ada perbaikan metode kerja.
Kata Kunci: Biomekanika, Resiko Cidera, Postur Kerja.
Abstrak (Clean): perkembangan dunia industri manufaktur saat ini sangat pesat khususnya bagi industri mebel yang saat ini memiliki pangsa pasar yang cukup besar kebutuhan akan produkproduk dari industri mebel terus meningkat karena dari segi interior serta nilai artistik akan memberikan kenyamanan dan kepuasan tersendiri bagi konsumen keadaan ini membuat para produsen mebel bersaing untuk menghasilkan produk yang berkualitas sesuai dengan keinginan konsumen mebel makmur merupakan salah satu industri mebel yang berada di lamongan selama proses produksi di mebel makmur tidak terlepas dari aktivitas manual material handling aktivitas manual material handling di mebel makmur ada pada proses finishing seperti pengampelasan atau penghalusan dan proses pewarnaan selama ini pekerja mengeluh pada proses tersebut menyebabkan sakit antara lain pada daerah telapak tangan lengan kaki punggung atau pada bagian tulang belakang musculoskeletal disorder untuk itu perlu dilakukan evaluasi postur kerja untuk mengetahui apakah pekerjaan tersebut berisiko menimbulkan resiko cidera atau tidak metode analisis yang digunakan adalah pemodelan biomekanika dari hasil evaluasi menunjukkan bahwa postur kerja yang dilakukan pekerja mebel makmur masih tergolong aman atau tidak berbahaya maka tidak perlu ada perbaikan metode kerja kata kunci biomekanika resiko cidera postur kerja
Abstrak (Stopwords Removed): perkembangan dunia industri manufaktur sangat pesat khususnya bagi industri mebel memiliki pangsa pasar cukup besar kebutuhan produkproduk industri mebel terus meningkat segi interior nilai artistik memberikan kenyamanan kepuasan tersendiri bagi konsumen keadaan membuat para produsen mebel bersaing menghasilkan produk berkualitas sesuai keinginan konsumen mebel makmur salah satu industri mebel berada lamongan selama proses produksi mebel makmur terlepas aktivitas manual material handling aktivitas manual material handling mebel makmur ada proses finishing pengampelasan penghalusan proses pewarnaan selama pekerja mengeluh proses tersebut menyebabkan sakit antara lain daerah telapak tangan lengan kaki punggung bagian tulang belakang musculoskeletal disorder perlu dilakukan evaluasi postur kerja mengetahui apakah pekerjaan tersebut berisiko menimbulkan resiko cidera metode analisis digunakan pemodelan biomekanika hasil evaluasi menunjukkan postur kerja dilakukan pekerja mebel makmur masih tergolong aman berbahaya perlu ada perbaikan metode kerja kata kunci biomekanika resiko cidera postur kerja
Abstrak (Stemmed): kembang dunia industri manufaktur sangat pesat khusus bagi industri mebel milik pangsa pasar cukup besar butuh produkproduk industri mebel terus tingkat segi interior nilai artistik beri nyaman puas sendiri bagi konsumen ada buat para produsen mebel saing hasil produk kualitas sesuai ingin konsumen mebel makmur salah satu industri mebel ada lamongan lama proses produksi mebel makmur lepas aktivitas manual material handling aktivitas manual material handling mebel makmur ada proses finishing ampelas halus proses warna lama kerja keluh proses sebut sebab sakit antara lain daerah telapak tangan lengan kaki punggung bagi tulang belakang musculoskeletal disorder perlu laku evaluasi postur kerja tahu apakah kerja sebut risiko timbul resiko cidera metode analisis guna model biomekanika hasil evaluasi tunjuk postur kerja laku kerja mebel makmur masih golong aman bahaya perlu ada baik metode kerja kata kunci biomekanika resiko cidera postur kerja
Abstrak (Corrected): embank dulia industry manufacture sang pest rhesus bag industry rebel milk pangs paar cutup bear butch produkproduk industry rebel terms dingbat semi interior nilgai artistic bert nyeman puts sending bag consumed ada but para produce rebel saying hail proud kualitas sexual begin consumed rebel makeup salad sat industry rebel ada laconian lama proves produksi rebel makeup leaps aktivitas manual material handling aktivitas manual material handling rebel makeup ada proves finishing appeals halls proves wanna lama era kelly proves debut kebab skit angara lain sarah telapak tanga longan kaki pugging bag tulane belaying musculoskeletal disorder peru lake evaluate poster era tau halakah era debut risk timbal resist cider metope analysis gun model biomekanika hail evaluate tuneup poster era lake era rebel makeup mash going man bahama peru ada back metope era data bunch biomekanika resist cider poster era
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mebel': 8, 'kerja': 7, 'industri': 4, 'ada': 4, 'makmur': 4, 'proses': 4, 'bagi': 3, 'postur': 3, 'konsumen': 2, 'hasil': 2, 'lama': 2, 'aktivitas': 2, 'manual': 2, 'material': 2, 'handling': 2, 'sebut': 2, 'perlu': 2, 'laku': 2, 'evaluasi': 2, 'resiko': 2, 'cidera': 2, 'metode': 2, 'biomekanika': 2, 'kembang': 1, 'dunia': 1, 'manufaktur': 1, 'sangat': 1, 'pesat': 1, 'khusus': 1, 'milik': 1, 'pangsa': 1, 'pasar': 1, 'cukup': 1, 'besar': 1, 'butuh': 1, 'produkproduk': 1, 'terus': 1, 'tingkat': 1, 'segi': 1, 'interior': 1, 'nilai': 1, 'artistik': 1, 'beri': 1, 'nyaman': 1, 'puas': 1, 'sendiri': 1, 'buat': 1, 'para': 1, 'produsen': 1, 'saing': 1, 'produk': 1, 'kualitas': 1, 'sesuai': 1, 'ingin': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'lamongan': 1, 'produksi': 1, 'lepas': 1, 'finishing': 1, 'ampelas': 1, 'halus': 1, 'warna': 1, 'keluh': 1, 'sebab': 1, 'sakit': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'daerah': 1, 'telapak': 1, 'tangan': 1, 'lengan': 1, 'kaki': 1, 'punggung': 1, 'tulang': 1, 'belakang': 1, 'musculoskeletal': 1, 'disorder': 1, 'tahu': 1, 'apakah': 1, 'risiko': 1, 'timbul': 1, 'analisis': 1, 'guna': 1, 'model': 1, 'tunjuk': 1, 'masih': 1, 'golong': 1, 'aman': 1, 'bahaya': 1, 'baik': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 25, 'of': 12, 'is': 9, 'furniture': 8, 'in': 7, 'industry': 4, 'for': 4, 'to': 4, 'process': 4, 'or': 4, 'makmur': 3, 'not': 3, 'posture': 3, 'work': 3, 'risk': 3, 'currently': 2, 'which': 2, 'a': 2, 'as': 2, 'and': 2, 'consumers': 2, 'from': 2, 'activities': 2, 'manual': 2, 'material': 2, 'handling': 2, 'workers': 2, 'have': 2, 'it': 2, 'necessary': 2, 'working': 2, 'evaluation': 2, 'injury': 2, 'biomechanics': 2, 'development': 1, 'manufacturing': 1, 'very': 1, 'rapidly': 1, 'especially': 1, 'has': 1, 'sizeable': 1, 'market': 1, 'share': 1, 'need': 1, 'products': 1, 'continues': 1, 'increase': 1, 'because': 1, 'interior': 1, 'well': 1, 'artistic': 1, 'value': 1, 'will': 1, 'provide': 1, 'comfort': 1, 'satisfaction': 1, 'this': 1, 'situation': 1, 'makes': 1, 'manufacturers': 1, 'compete': 1, 'produce': 1, 'quality': 1, 'product': 1, 'accordance': 1, 'with': 1, 'wishes': 1, 'one': 1, 'lamongan': 1, 'during': 1, 'production': 1, 'be': 1, 'separated': 1, 'finishing': 1, 'like': 1, 'sanding': 1, 'smoothing': 1, 'coloring': 1, 'so': 1, 'far': 1, 'complained': 1, 'causes': 1, 'pain': 1, 'area': 1, 'include': 1, 'palms': 1, 'arms': 1, 'legs': 1, 'back': 1, 'on': 1, 'spine': 1, 'musculoskeletal': 1, 'disorder': 1, 'determine': 1, 'whether': 1, 'at': 1, 'raises': 1, 'analytical': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'modeling': 1, 'results': 1, 'showed': 1, 'that': 1, 'done': 1, 'prosperous': 1, 'still': 1, 'relatively': 1, 'safe': 1, 'harmless': 1, 'improved': 1, 'methods': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #234 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Sri Indah Fitriyah
Judul: RANCANGAN PEBAIKAN KUALITAS PRODUK SIDE FRAME DENGAN PENDEKATAN DMAI (DEFINE, MEASURE, ANALYZE, IMPROVE) PADA PT. BARATA INDONESIA (Studi Kasus: PT. Barata Indonesia)
Pembimbing 1: M. Imron Mustajib, S.T,.M.T
Pembimbing 2: Heri Awalul Ilhamsah, S.T,.M.T
Abstrak (Raw): PT. Barata Indonesia suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha alat berat, maintenance
pabrik gula, konstruksi baja, pengecoran dan pekerjaan sipil. Perusahaan ini juga berproduksi dengan sistem
job oder dengan jenis produk yang sangat banyak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbaikan
pada produk dengan menggunakan metode Six sigma. Karena pada metode Six Sigma dapat dijadikan ukuran
kinerja sebagai sistem industri yang memungkinkan perusahaan untuk melakukan peningkatan yang luar
biasa dengan faktor-faktor penyebab cacat pada produk dan untuk mendapatkan langkah -langkah yang
efektif dalam meminimalisir tingkat kecacatan produk Side Frame di PT. Barata Indonesia. Dapat
disimpulkan pada fase Define bahwa CTQ yang sudah ditentukan adalah kekuatan dan ketetapan dimensi
yang ada pada produk Side Frame yang merupakan kunci utama yang dapat memberikan kepuasan terhadap
apa yang diinginkan oleh konsumen. Akan tetapi, apabila tidak terpenuhnya CTQ maka akan muncul cacat
pada produk Side Frame. Maka dari itu untuk fase Measure menentukan UCL dan LCL, dilanjut untuk
menghitung kapabiltas proses. Analyze fase dimana menganalis penyebab cacat yang terjadi dengan
menggunakan FMEA dan untuk hasil DPMO untuk periode 1 pada salah satu cacat didapatkan nilai DPMO
60520.93973 dan dikonversikan ke tabel nilai Sigma 3.05. Artinya nilai tersebut masih kurang dari ketentuan
yang cacatnya hanya terjadi sejumlah 3.4 sigma per satu juta kejadian. Fase terakhir Improve ialah
melanjutkan FMEA untuk merekomendasi dan melakukan pendekatan dengan Poka Yoke untuk menguji
proses agar bebas dari kesalahan dengan menggunakan peralatan atau metode.
Kata Kunci: Six Sigma, DMAIC, FMEA (Failure Modes and Effect Analyz), Poka Yoke.
Abstrak (Clean): pt barata indonesia suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha alat berat maintenance pabrik gula konstruksi baja pengecoran dan pekerjaan sipil perusahaan ini juga berproduksi dengan sistem job oder dengan jenis produk yang sangat banyak penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbaikan pada produk dengan menggunakan metode six sigma karena pada metode six sigma dapat dijadikan ukuran kinerja sebagai sistem industri yang memungkinkan perusahaan untuk melakukan peningkatan yang luar biasa dengan faktorfaktor penyebab cacat pada produk dan untuk mendapatkan langkah langkah yang efektif dalam meminimalisir tingkat kecacatan produk side frame di pt barata indonesia dapat disimpulkan pada fase define bahwa ctq yang sudah ditentukan adalah kekuatan dan ketetapan dimensi yang ada pada produk side frame yang merupakan kunci utama yang dapat memberikan kepuasan terhadap apa yang diinginkan oleh konsumen akan tetapi apabila tidak terpenuhnya ctq maka akan muncul cacat pada produk side frame maka dari itu untuk fase measure menentukan ucl dan lcl dilanjut untuk menghitung kapabiltas proses analyze fase dimana menganalis penyebab cacat yang terjadi dengan menggunakan fmea dan untuk hasil dpmo untuk periode pada salah satu cacat didapatkan nilai dpmo dan dikonversikan ke tabel nilai sigma artinya nilai tersebut masih kurang dari ketentuan yang cacatnya hanya terjadi sejumlah sigma per satu juta kejadian fase terakhir improve ialah melanjutkan fmea untuk merekomendasi dan melakukan pendekatan dengan poka yoke untuk menguji proses agar bebas dari kesalahan dengan menggunakan peralatan atau metode kata kunci six sigma dmaic fmea failure modes and effect analyz poka yoke
Abstrak (Stopwords Removed): pt barata indonesia perusahaan bergerak bidang usaha alat berat maintenance pabrik gula konstruksi baja pengecoran pekerjaan sipil perusahaan berproduksi sistem job oder jenis produk sangat banyak penelitian bertujuan menganalisis perbaikan produk menggunakan metode six sigma metode six sigma dapat dijadikan ukuran kinerja sistem industri memungkinkan perusahaan melakukan peningkatan luar biasa faktorfaktor penyebab cacat produk mendapatkan langkah langkah efektif meminimalisir tingkat kecacatan produk side frame pt barata indonesia dapat disimpulkan fase define ctq sudah ditentukan kekuatan ketetapan dimensi ada produk side frame kunci utama dapat memberikan kepuasan apa diinginkan konsumen apabila terpenuhnya ctq muncul cacat produk side frame fase measure menentukan ucl lcl dilanjut menghitung kapabiltas proses analyze fase dimana menganalis penyebab cacat terjadi menggunakan fmea hasil dpmo periode salah satu cacat didapatkan nilai dpmo dikonversikan tabel nilai sigma artinya nilai tersebut masih kurang ketentuan cacatnya terjadi sejumlah sigma per satu juta kejadian fase terakhir improve ialah melanjutkan fmea merekomendasi melakukan pendekatan poka yoke menguji proses bebas kesalahan menggunakan peralatan metode kata kunci six sigma dmaic fmea failure modes and effect analyz poka yoke
Abstrak (Stemmed): pt barata indonesia usaha gerak bidang usaha alat berat maintenance pabrik gula konstruksi baja cor kerja sipil usaha produksi sistem job oder jenis produk sangat banyak teliti tuju analis baik produk guna metode six sigma metode six sigma dapat jadi ukur kerja sistem industri mungkin usaha laku tingkat luar biasa faktorfaktor sebab cacat produk dapat langkah langkah efektif meminimalisir tingkat cacat produk side frame pt barata indonesia dapat simpul fase define ctq sudah tentu kuat tetap dimensi ada produk side frame kunci utama dapat beri puas apa ingin konsumen apabila penuh ctq muncul cacat produk side frame fase measure tentu ucl lcl lanjut hitung kapabiltas proses analyze fase mana anal sebab cacat jadi guna fmea hasil dpmo periode salah satu cacat dapat nilai dpmo konversi tabel nilai sigma arti nilai sebut masih kurang tentu cacat jadi jumlah sigma per satu juta jadi fase akhir improve ialah lanjut fmea rekomendasi laku dekat poka yoke uji proses bebas salah guna alat metode kata kunci six sigma dmaic fmea failure modes and effect analyz poka yoke
Abstrak (Corrected): pt balata indonesia sara gera biding sara flat beat maintenance park gula konstruksi baba cor era sigil sara produksi sister job oder penis proud sang banyan elite juju analysis back proud gun metope six sigma metope six sigma apart jade ukr era sister industry munchkin sara lake dingbat liar bias faktorfaktor kebab carat proud apart bangka bangka efektif meminimalisir dingbat carat proud side frame pt balata indonesia apart simple face define ct judah tent kurt team dimension ada proud side frame bunch mama apart bert puts papa begin consumed arabia punch ct munch carat proud side frame face measure tent ucla cl layout hiding kapabiltas proves analyze face mana anal kebab carat jade gun flea hail demo period salad sat carat apart nilgai demo converse table nilgai sigma art nilgai debut mash during tent carat jade mullah sigma per sat jut jade face air improve galah layout flea rekomendasi lake dead poke yoke uni proves betas salad gun flat metope data bunch six sigma main flea failure modes and effect analyze poke yoke
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produk': 6, 'cacat': 6, 'sigma': 5, 'dapat': 5, 'usaha': 4, 'jadi': 4, 'fase': 4, 'guna': 3, 'metode': 3, 'six': 3, 'side': 3, 'frame': 3, 'tentu': 3, 'fmea': 3, 'nilai': 3, 'pt': 2, 'barata': 2, 'indonesia': 2, 'alat': 2, 'kerja': 2, 'sistem': 2, 'laku': 2, 'tingkat': 2, 'sebab': 2, 'langkah': 2, 'ctq': 2, 'kunci': 2, 'lanjut': 2, 'proses': 2, 'dpmo': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'poka': 2, 'yoke': 2, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'berat': 1, 'maintenance': 1, 'pabrik': 1, 'gula': 1, 'konstruksi': 1, 'baja': 1, 'cor': 1, 'sipil': 1, 'produksi': 1, 'job': 1, 'oder': 1, 'jenis': 1, 'sangat': 1, 'banyak': 1, 'teliti': 1, 'tuju': 1, 'analis': 1, 'baik': 1, 'ukur': 1, 'industri': 1, 'mungkin': 1, 'luar': 1, 'biasa': 1, 'faktorfaktor': 1, 'efektif': 1, 'meminimalisir': 1, 'simpul': 1, 'define': 1, 'sudah': 1, 'kuat': 1, 'tetap': 1, 'dimensi': 1, 'ada': 1, 'utama': 1, 'beri': 1, 'puas': 1, 'apa': 1, 'ingin': 1, 'konsumen': 1, 'apabila': 1, 'penuh': 1, 'muncul': 1, 'measure': 1, 'ucl': 1, 'lcl': 1, 'hitung': 1, 'kapabiltas': 1, 'analyze': 1, 'mana': 1, 'anal': 1, 'hasil': 1, 'periode': 1, 'konversi': 1, 'tabel': 1, 'arti': 1, 'sebut': 1, 'masih': 1, 'kurang': 1, 'jumlah': 1, 'per': 1, 'juta': 1, 'akhir': 1, 'improve': 1, 'ialah': 1, 'rekomendasi': 1, 'dekat': 1, 'uji': 1, 'bebas': 1, 'kata': 1, 'dmaic': 1, 'failure': 1, 'modes': 1, 'and': 1, 'effect': 1, 'analyz': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 12, 'is': 11, 'in': 9, 'to': 9, 'and': 8, 'product': 6, 'by': 5, 'that': 5, 'it': 5, 'with': 4, 'sigma': 4, 'phase': 4, 'a': 3, 's': 3, 'this': 3, 'analyze': 3, 'using': 3, 'defects': 3, 'side': 3, 'frame': 3, 'fmea': 3, 'pt': 2, 'barata': 2, 'indonesia': 2, 'company': 2, 'equipment': 2, 'order': 2, 'study': 2, 'improvement': 2, 'six': 2, 'method': 2, 'as': 2, 'measure': 2, 'be': 2, 'ctq': 2, 'on': 2, 'defect': 2, 'then': 2, 'process': 2, 'for': 2, 'dpmo': 2, 'value': 2, 'poka': 2, 'yoke': 2, 'which': 1, 'active': 1, 'business': 1, 'heavy': 1, 'maintenance': 1, 'sugar': 1, 'factories': 1, 'steel': 1, 'construction': 1, 'foundry': 1, 'civil': 1, 'works': 1, 'also': 1, 'produces': 1, 'job': 1, 'systems': 1, 'many': 1, 'kinds': 1, 'aims': 1, 'used': 1, 'caused': 1, 'performance': 1, 'industrial': 1, 'system': 1, 'carry': 1, 'out': 1, 'remarkable': 1, 'factors': 1, 'cause': 1, 'get': 1, 'effective': 1, 'measures': 1, 'minimizing': 1, 'level': 1, 'can': 1, 'concluded': 1, 'define': 1, 'determined': 1, 'dimension': 1, 'strength': 1, 'determination': 1, 'existed': 1, 'at': 1, 'primary': 1, 'key': 1, 'satisfaction': 1, 'what': 1, 'thing': 1, 'hoped': 1, 'consumer': 1, 'however': 1, 'if': 1, 'unfulfilled': 1, 'will': 1, 'influence': 1, 'therefore': 1, 'determines': 1, 'ucl': 1, 'lcl': 1, 'continued': 1, 'calculate': 1, 'capability': 1, 'causes': 1, 'results': 1, 'st': 1, 'period': 1, 'converted': 1, 'table': 1, 'means': 1, 'less': 1, 'than': 1, 'provisions': 1, 'its': 1, 'only': 1, 'occurred': 1, 'one': 1, 'million': 1, 'events': 1, 'last': 1, 'improve': 1, 'continues': 1, 'recommend': 1, 'engage': 1, 'test': 1, 'free': 1, 'mistake': 1, 'or': 1, 'methods': 1, 'keywords': 1, 'dmaic': 1, 'failure': 1, 'modes': 1, 'effects': 1, 'analyz': 1})
-------------------------------------------
--- Data #235 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: FIRMAN LAKSONO
Judul: PERBAIKAN PROSES PRODUKSI MENGGUNAKAN PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING PADA UKM BATIK AL-BAROKAH BLUTO SUMENEP
Pembimbing 1: IMRON KUSWANDI,S.T.,M.T.
Pembimbing 2: AHMAD MUGHNI,S.T.,M.Eng.,Mgt
Abstrak (Raw): UKM batik di Indonesia saat ini masih menggunakan teknologi yang sederhana dalam pengerjaannya. Hal tersebut merupakan ciri khas batik Indonesia yang harus tetap dipertahankan untuk menambah estetika dalam batik. Namun dengan penggunaan teknologi sederhana tersebut terjadi inefisiensi dalam proses pembuatan batik. Penerapan lean manufacturing membuat pihak industri batik dapat menciptakan proses pembuatan batik yang lebih efektif dan efisien. Kegiatan dalam penelitian ini yaitu mengidentifikasi dan menaksirkan pemborosan (waste) yang ada selama proses produksi batik. Dengan melakukan pendekatan lean manufacturing menggunaan metode WRM dan VALSAT diharapkan mendapatkan gambaran solusi yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi dan mengetahui akar dan jenis waste pada proses produksi batik di UKM Al-Barokah Bluto Sumenep. Hasil identifikasi waste relationship matrix menunjukkan waste waiting memiliki persentase yang paling besar yaitu 17% dan innappropriate processing dan excessive transportation memiliki persentase yang paling besar kedua dan ketiga yaitu 16% dan 15%, yang berarti bahwa apabila terjadi maka memiliki pengaruh yang cukup besar kedua dan ketiga untuk menyebabkan waste yang lain. Berdasarkan value stream analysis tools (VALSAT) metode yang terpilih adalah tools picture activity mapping (PAM). Dari metode tersebut diperoleh aktivitas non value added dan necessary but non value added yang menunjukkan bahwa selama proses produksi batik aktivitas delay memiliki jumlah waktu terbesar yaitu sebesar 19200.34 detik dengan persentase 86% dibandingkan dengan aktivitas tidak bernilai tambah yang lain.
Abstrak (Clean): ukm batik di indonesia saat ini masih menggunakan teknologi yang sederhana dalam pengerjaannya hal tersebut merupakan ciri khas batik indonesia yang harus tetap dipertahankan untuk menambah estetika dalam batik namun dengan penggunaan teknologi sederhana tersebut terjadi inefisiensi dalam proses pembuatan batik penerapan lean manufacturing membuat pihak industri batik dapat menciptakan proses pembuatan batik yang lebih efektif dan efisien kegiatan dalam penelitian ini yaitu mengidentifikasi dan menaksirkan pemborosan waste yang ada selama proses produksi batik dengan melakukan pendekatan lean manufacturing menggunaan metode wrm dan valsat diharapkan mendapatkan gambaran solusi yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi dan mengetahui akar dan jenis waste pada proses produksi batik di ukm albarokah bluto sumenep hasil identifikasi waste relationship matrix menunjukkan waste waiting memiliki persentase yang paling besar yaitu dan innappropriate processing dan excessive transportation memiliki persentase yang paling besar kedua dan ketiga yaitu dan yang berarti bahwa apabila terjadi maka memiliki pengaruh yang cukup besar kedua dan ketiga untuk menyebabkan waste yang lain berdasarkan value stream analysis tools valsat metode yang terpilih adalah tools picture activity mapping pam dari metode tersebut diperoleh aktivitas non value added dan necessary but non value added yang menunjukkan bahwa selama proses produksi batik aktivitas delay memiliki jumlah waktu terbesar yaitu sebesar detik dengan persentase dibandingkan dengan aktivitas tidak bernilai tambah yang lain
Abstrak (Stopwords Removed): ukm batik indonesia masih menggunakan teknologi sederhana pengerjaannya tersebut ciri khas batik indonesia harus tetap dipertahankan menambah estetika batik penggunaan teknologi sederhana tersebut terjadi inefisiensi proses pembuatan batik penerapan lean manufacturing membuat pihak industri batik dapat menciptakan proses pembuatan batik lebih efektif efisien kegiatan penelitian mengidentifikasi menaksirkan pemborosan waste ada selama proses produksi batik melakukan pendekatan lean manufacturing menggunaan metode wrm valsat diharapkan mendapatkan gambaran solusi tepat menyelesaikan permasalahan terjadi mengetahui akar jenis waste proses produksi batik ukm albarokah bluto sumenep hasil identifikasi waste relationship matrix menunjukkan waste waiting memiliki persentase paling besar innappropriate processing excessive transportation memiliki persentase paling besar kedua ketiga berarti apabila terjadi memiliki pengaruh cukup besar kedua ketiga menyebabkan waste lain berdasarkan value stream analysis tools valsat metode terpilih tools picture activity mapping pam metode tersebut diperoleh aktivitas non value added necessary but non value added menunjukkan selama proses produksi batik aktivitas delay memiliki jumlah waktu terbesar sebesar detik persentase dibandingkan aktivitas bernilai tambah lain
Abstrak (Stemmed): ukm batik indonesia masih guna teknologi sederhana kerja sebut ciri khas batik indonesia harus tetap tahan tambah estetika batik guna teknologi sederhana sebut jadi inefisiensi proses buat batik terap lean manufacturing buat pihak industri batik dapat cipta proses buat batik lebih efektif efisien giat teliti identifikasi taksir boros waste ada lama proses produksi batik laku dekat lean manufacturing guna metode wrm valsat harap dapat gambar solusi tepat selesai masalah jadi tahu akar jenis waste proses produksi batik ukm albarokah bluto sumenep hasil identifikasi waste relationship matrix tunjuk waste waiting milik persentase paling besar innappropriate processing excessive transportation milik persentase paling besar dua tiga arti apabila jadi milik pengaruh cukup besar dua tiga sebab waste lain dasar value stream analysis tools valsat metode pilih tools picture activity mapping pam metode sebut oleh aktivitas non value added necessary but non value added tunjuk lama proses produksi batik aktivitas delay milik jumlah waktu besar besar detik persentase banding aktivitas nila tambah lain
Abstrak (Corrected): um batik indonesia mash gun teknologi sederhana era debut cirri has batik indonesia harms team than tambac estetika batik gun teknologi sederhana debut jade inefisiensi proves but batik trap lean manufacturing but pick industry batik apart city proves but batik leash efektif elision gift elite identifikasi taker bores waste ada lama proves produksi batik lake dead lean manufacturing gun metope warm vast harp apart sambar solus teat seesaw marsala jade tau aka penis waste proves produksi batik um albarokah pluto sumner hail identifikasi waste relationship matrix tuneup waste waiting milk percentage paling bear inappropriate processing excessive transportation milk percentage paling bear due toga art arabia jade milk pengaruh cutup bear due toga kebab waste lain dakar value stream analysis tools vast metope pilch tools picture activity mapping pam metope debut olen aktivitas non value added necessary but non value added tuneup lama proves produksi batik aktivitas delay milk mullah want bear bear devil percentage banding aktivitas nina tambac lain
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'batik': 9, 'proses': 5, 'waste': 5, 'besar': 5, 'milik': 4, 'guna': 3, 'sebut': 3, 'jadi': 3, 'buat': 3, 'produksi': 3, 'metode': 3, 'persentase': 3, 'value': 3, 'aktivitas': 3, 'ukm': 2, 'indonesia': 2, 'teknologi': 2, 'sederhana': 2, 'tambah': 2, 'lean': 2, 'manufacturing': 2, 'dapat': 2, 'identifikasi': 2, 'lama': 2, 'valsat': 2, 'tunjuk': 2, 'paling': 2, 'dua': 2, 'tiga': 2, 'lain': 2, 'tools': 2, 'non': 2, 'added': 2, 'masih': 1, 'kerja': 1, 'ciri': 1, 'khas': 1, 'harus': 1, 'tetap': 1, 'tahan': 1, 'estetika': 1, 'inefisiensi': 1, 'terap': 1, 'pihak': 1, 'industri': 1, 'cipta': 1, 'lebih': 1, 'efektif': 1, 'efisien': 1, 'giat': 1, 'teliti': 1, 'taksir': 1, 'boros': 1, 'ada': 1, 'laku': 1, 'dekat': 1, 'wrm': 1, 'harap': 1, 'gambar': 1, 'solusi': 1, 'tepat': 1, 'selesai': 1, 'masalah': 1, 'tahu': 1, 'akar': 1, 'jenis': 1, 'albarokah': 1, 'bluto': 1, 'sumenep': 1, 'hasil': 1, 'relationship': 1, 'matrix': 1, 'waiting': 1, 'innappropriate': 1, 'processing': 1, 'excessive': 1, 'transportation': 1, 'arti': 1, 'apabila': 1, 'pengaruh': 1, 'cukup': 1, 'sebab': 1, 'dasar': 1, 'stream': 1, 'analysis': 1, 'pilih': 1, 'picture': 1, 'activity': 1, 'mapping': 1, 'pam': 1, 'oleh': 1, 'necessary': 1, 'but': 1, 'delay': 1, 'jumlah': 1, 'waktu': 1, 'detik': 1, 'banding': 1, 'nila': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 13, 'and': 11, 'batik': 8, 'to': 8, 'in': 7, 'is': 6, 'process': 6, 'waste': 5, 'that': 5, 'a': 4, 'with': 4, 'production': 3, 'percentage': 3, 'has': 3, 'activity': 3, 'ukm': 2, 'simple': 2, 'technology': 2, 'this': 2, 'lean': 2, 'manufacturing': 2, 'activities': 2, 'during': 2, 'valsat': 2, 'picture': 2, 'greatest': 2, 'third': 2, 'which': 2, 'method': 2, 'nonvalue': 2, 'added': 2, 'indonesia': 1, 'still': 1, 'using': 1, 'characteristic': 1, 'indonesian': 1, 'should': 1, 'be': 1, 'retained': 1, 'add': 1, 'aesthetics': 1, 'however': 1, 'use': 1, 'such': 1, 'inefficiency': 1, 'making': 1, 'implementation': 1, 'make': 1, 'industry': 1, 'can': 1, 'create': 1, 'batikmaking': 1, 'more': 1, 'effective': 1, 'efficient': 1, 'research': 1, 'identify': 1, 'known': 1, 'existed': 1, 'approach': 1, 'uses': 1, 'methods': 1, 'wrm': 1, 'expected': 1, 'get': 1, 'right': 1, 'solution': 1, 'solve': 1, 'problems': 1, 'occur': 1, 'determine': 1, 'root': 1, 'type': 1, 'albarokah': 1, 'bluto': 1, 'sumenep': 1, 'results': 1, 'identification': 1, 'relationship': 1, 'matrix': 1, 'shows': 1, 'waiting': 1, 'had': 1, 'innappropriate': 1, 'processing': 1, 'excessive': 1, 'transportation': 1, 'second': 1, 'at': 1, 'means': 1, 'case': 1, 'it': 1, 'considerable': 1, 'influence': 1, 'both': 1, 'cause': 1, 'other': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'value': 1, 'stream': 1, 'analysis': 1, 'tools': 1, 'chosen': 1, 'tool': 1, 'mapping': 1, 'pam': 1, 'derived': 1, 'from': 1, 'necessary': 1, 'but': 1, 'indicates': 1, 'delay': 1, 'largest': 1, 'amount': 1, 'time': 1, 'equal': 1, 'seconds': 1, 'compared': 1, 'no': 1, 'valueadded': 1, 'another': 1})
-------------------------------------------
--- Data #236 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Haris Agung Wicaksono
Judul: PENERAPAN METODE SIX SIGMA DAN FMEA PADA
PT. JAPFA COMFEED INDONESIA TBK UNIT MARGOMULYO
Pembimbing 1: Ari Basuki, S.T.,M.T.
Pembimbing 2: Anis Arendra, S.T.,M.Eng.
Abstrak (Raw): Kebutuhan dan persaingan di industri pakan ternak ayam yang terus meningkat, membuat perusahaan-perusahaan pakan ternak ayam di Indonesia akan meningkatkan kualitas produk dan prosesnya untuk dapat meningkatkan pangsa pasar penjualan produk di Indonesia. PT. Japfa Comfeed Indonesia. Tbk Unit Margomulyo merupakan salah satu perusahaan pakan ternak ayam di Indonesia. Pada area entrance prosentase tolakan jagung sebesar 20%, dibagian proses produksi ditemukan terjadi re-produksi pakan sebesar 101.600 kg dan pada area gudang tingkat kutu untuk bahan baku dan pakan jadi masih relatife tinggi. Data awal tersebut didapatkan dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Dari temuan tersebut maka dilakukan penelitian untuk mengurangi tingkat ketidaksesuaian di area entrance, proses dan gudang menggunakan metode six sigma dan FMEA. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat 4 area yang terkait dengan produksi pakan ternak ayam di PT. Japfa Comfeed Indonesia Unit Margomulyo, yaitu area Entrance, In Process, Stock Control Raw Material dan Stock Control Finish Product. Area In Process memiliki capaian nilai sigma tertinggi (5,56) dengan nilai DPMO terkecil 104,673. Sedangkan bagian Stock Control Raw Material dan Entrance memiliki capaian tingkat sigma terendah masing-masing (2,93) dan (3,31) dengan nilai DPMO masing-masing mencapai 25117,4 dan 13468,92. Penyebab-penyebab ketidaksesuaian yang terjadi di area Stock Control Raw Material sebagian besar disebabkan oleh faktor material, metode dan lingkungan. Sedangkan untuk area Entrance didominasi oleh faktor personnel dan metode. Berdasarkan fokus permasalahan tersebut maka tindakan perbaikan untuk ketidaksesuaian hanya dilakukan pada area Stock Control dan Entrance.
Kata Kunci : Six Sigma, DPMO, FMEA, Area Ketidaksesuaian
Abstrak (Clean): kebutuhan dan persaingan di industri pakan ternak ayam yang terus meningkat membuat perusahaanperusahaan pakan ternak ayam di indonesia akan meningkatkan kualitas produk dan prosesnya untuk dapat meningkatkan pangsa pasar penjualan produk di indonesia pt japfa comfeed indonesia tbk unit margomulyo merupakan salah satu perusahaan pakan ternak ayam di indonesia pada area entrance prosentase tolakan jagung sebesar dibagian proses produksi ditemukan terjadi reproduksi pakan sebesar kg dan pada area gudang tingkat kutu untuk bahan baku dan pakan jadi masih relatife tinggi data awal tersebut didapatkan dalam kurun waktu satu tahun terakhir dari temuan tersebut maka dilakukan penelitian untuk mengurangi tingkat ketidaksesuaian di area entrance proses dan gudang menggunakan metode six sigma dan fmea berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat area yang terkait dengan produksi pakan ternak ayam di pt japfa comfeed indonesia unit margomulyo yaitu area entrance in process stock control raw material dan stock control finish product area in process memiliki capaian nilai sigma tertinggi dengan nilai dpmo terkecil sedangkan bagian stock control raw material dan entrance memiliki capaian tingkat sigma terendah masingmasing dan dengan nilai dpmo masingmasing mencapai dan penyebabpenyebab ketidaksesuaian yang terjadi di area stock control raw material sebagian besar disebabkan oleh faktor material metode dan lingkungan sedangkan untuk area entrance didominasi oleh faktor personnel dan metode berdasarkan fokus permasalahan tersebut maka tindakan perbaikan untuk ketidaksesuaian hanya dilakukan pada area stock control dan entrance kata kunci six sigma dpmo fmea area ketidaksesuaian
Abstrak (Stopwords Removed): kebutuhan persaingan industri pakan ternak ayam terus meningkat membuat perusahaanperusahaan pakan ternak ayam indonesia meningkatkan kualitas produk prosesnya dapat meningkatkan pangsa pasar penjualan produk indonesia pt japfa comfeed indonesia tbk unit margomulyo salah satu perusahaan pakan ternak ayam indonesia area entrance prosentase tolakan jagung sebesar dibagian proses produksi ditemukan terjadi reproduksi pakan sebesar kg area gudang tingkat kutu bahan baku pakan jadi masih relatife tinggi data awal tersebut didapatkan kurun waktu satu tahun terakhir temuan tersebut dilakukan penelitian mengurangi tingkat ketidaksesuaian area entrance proses gudang menggunakan metode six sigma fmea berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan terdapat area terkait produksi pakan ternak ayam pt japfa comfeed indonesia unit margomulyo area entrance in process stock control raw material stock control finish product area in process memiliki capaian nilai sigma tertinggi nilai dpmo terkecil sedangkan bagian stock control raw material entrance memiliki capaian tingkat sigma terendah masingmasing nilai dpmo masingmasing mencapai penyebabpenyebab ketidaksesuaian terjadi area stock control raw material sebagian besar disebabkan faktor material metode lingkungan sedangkan area entrance didominasi faktor personnel metode berdasarkan fokus permasalahan tersebut tindakan perbaikan ketidaksesuaian dilakukan area stock control entrance kata kunci six sigma dpmo fmea area ketidaksesuaian
Abstrak (Stemmed): butuh saing industri pakan ternak ayam terus tingkat buat perusahaanperusahaan pakan ternak ayam indonesia tingkat kualitas produk proses dapat tingkat pangsa pasar jual produk indonesia pt japfa comfeed indonesia tbk unit margomulyo salah satu usaha pakan ternak ayam indonesia area entrance prosentase tolak jagung besar bagi proses produksi temu jadi reproduksi pakan besar kg area gudang tingkat kutu bahan baku pakan jadi masih relatife tinggi data awal sebut dapat kurun waktu satu tahun akhir temu sebut laku teliti kurang tingkat ketidaksesuaian area entrance proses gudang guna metode six sigma fmea dasar hasil teliti dapat simpul dapat area kait produksi pakan ternak ayam pt japfa comfeed indonesia unit margomulyo area entrance in process stock control raw material stock control finish product area in process milik capai nilai sigma tinggi nilai dpmo kecil sedang bagi stock control raw material entrance milik capai tingkat sigma rendah masingmasing nilai dpmo masingmasing capai penyebabpenyebab ketidaksesuaian jadi area stock control raw material bagi besar sebab faktor material metode lingkung sedang area entrance dominasi faktor personnel metode dasar fokus masalah sebut tindak baik ketidaksesuaian laku area stock control entrance kata kunci six sigma dpmo fmea area ketidaksesuaian
Abstrak (Corrected): butch saying industry pagan eternal adam terms dingbat but perusahaanperusahaan pagan eternal adam indonesia dingbat kualitas proud proves apart dingbat pangs paar dual proud indonesia pt jaffa coffee indonesia bk unit margomulyo salad sat sara pagan eternal adam indonesia area entrance prosentase tola raging bear bag proves produksi temp jade reproduksi pagan bear keg area gang dingbat tutu bahai baku pagan jade mash relative ting data away debut apart kulun want sat thun air temp debut lake elite during dingbat ketidaksesuaian area entrance proves gang gun metope six sigma flea dakar hail elite apart simple apart area wait produksi pagan eternal adam pt jaffa coffee indonesia unit margomulyo area entrance in process stock control raw material stock control finish product area in process milk capri nilgai sigma ting nilgai demo cecil sedan bag stock control raw material entrance milk capri dingbat sigma rental masingmasing nilgai demo masingmasing capri penyebabpenyebab ketidaksesuaian jade area stock control raw material bag bear kebab factor material metope linking sedan area entrance dominant factor personnel metope dakar focus marsala debut tindal back ketidaksesuaian lake area stock control entrance data bunch six sigma demo flea area ketidaksesuaian
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'area': 10, 'pakan': 6, 'tingkat': 6, 'entrance': 6, 'indonesia': 5, 'stock': 5, 'control': 5, 'ternak': 4, 'ayam': 4, 'dapat': 4, 'ketidaksesuaian': 4, 'sigma': 4, 'material': 4, 'proses': 3, 'besar': 3, 'bagi': 3, 'jadi': 3, 'sebut': 3, 'metode': 3, 'raw': 3, 'capai': 3, 'nilai': 3, 'dpmo': 3, 'produk': 2, 'pt': 2, 'japfa': 2, 'comfeed': 2, 'unit': 2, 'margomulyo': 2, 'satu': 2, 'produksi': 2, 'temu': 2, 'gudang': 2, 'tinggi': 2, 'laku': 2, 'teliti': 2, 'six': 2, 'fmea': 2, 'dasar': 2, 'in': 2, 'process': 2, 'milik': 2, 'sedang': 2, 'masingmasing': 2, 'faktor': 2, 'butuh': 1, 'saing': 1, 'industri': 1, 'terus': 1, 'buat': 1, 'perusahaanperusahaan': 1, 'kualitas': 1, 'pangsa': 1, 'pasar': 1, 'jual': 1, 'tbk': 1, 'salah': 1, 'usaha': 1, 'prosentase': 1, 'tolak': 1, 'jagung': 1, 'reproduksi': 1, 'kg': 1, 'kutu': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'masih': 1, 'relatife': 1, 'data': 1, 'awal': 1, 'kurun': 1, 'waktu': 1, 'tahun': 1, 'akhir': 1, 'kurang': 1, 'guna': 1, 'hasil': 1, 'simpul': 1, 'kait': 1, 'finish': 1, 'product': 1, 'kecil': 1, 'rendah': 1, 'penyebabpenyebab': 1, 'sebab': 1, 'lingkung': 1, 'dominasi': 1, 'personnel': 1, 'fokus': 1, 'masalah': 1, 'tindak': 1, 'baik': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'of': 14, 'and': 13, 'in': 12, 'area': 9, 'to': 7, 'entrance': 6, 'feed': 5, 'indonesia': 5, 'stock': 5, 'control': 5, 'raw': 4, 'sigma': 4, 'material': 4, 'poultry': 3, 'production': 3, 'process': 3, 'level': 3, 'for': 3, 'value': 3, 'dpmo': 3, 'increase': 2, 'companies': 2, 'processes': 2, 'product': 2, 'pt': 2, 'japfa': 2, 'comfeed': 2, 'unit': 2, 'margomulyo': 2, 'is': 2, 'by': 2, 'occur': 2, 'warehouse': 2, 'these': 2, 'done': 2, 'six': 2, 'fmea': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'that': 2, 'has': 2, 'achievement': 2, 'with': 2, 'factors': 2, 'methods': 2, 'needs': 1, 'competition': 1, 'industry': 1, 'continues': 1, 'making': 1, 'chickens': 1, 'will': 1, 'improve': 1, 'quality': 1, 'their': 1, 'products': 1, 'order': 1, 'market': 1, 'share': 1, 'sales': 1, 'tbk': 1, 'one': 1, 'repulsion': 1, 'percentage': 1, 'corn': 1, 'part': 1, 'was': 1, 'found': 1, 'refeed': 1, 'amounted': 1, 'kg': 1, 'infestation': 1, 'materials': 1, 'finished': 1, 'relatife': 1, 'still': 1, 'high': 1, 'preliminary': 1, 'data': 1, 'obtained': 1, 'within': 1, 'past': 1, 'year': 1, 'from': 1, 'findings': 1, 'research': 1, 'reduce': 1, 'mismatch': 1, 'using': 1, 'results': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'concluded': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'four': 1, 'areas': 1, 'related': 1, 'namely': 1, 'finish': 1, 'highest': 1, 'smallest': 1, 'while': 1, 'a': 1, 'low': 1, 'each': 1, 'respectively': 1, 'reached': 1, 'causes': 1, 'mismatches': 1, 'largely': 1, 'due': 1, 'environments': 1, 'as': 1, 'dominated': 1, 'personnel': 1, 'issues': 1, 'focus': 1, 'remedial': 1, 'measures': 1, 'discrepancy': 1, 'only': 1, 'keywords': 1, 'incompatibility': 1})
-------------------------------------------
--- Data #237 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Fadhikhatus Sholicha
Judul: ANALISIS KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) BERDASARKAN METODE BEHAVIOR BASED SAFETY (BBS) DENGAN ASPEK PARTISIPATORI DALAM ERGONOMI TOTAL PADA INDUSTRI BATIK TULIS SAMPANG
Pembimbing 1: Nachnul Ansori ST.MT
Pembimbing 2: Fitri Agustina ST.MT
Abstrak (Raw): Semakin banyaknya permintaan batik di kota Sampang maka semakin banyak pula UKM yang terbentuk guna turut serta bersaing dalam pembuatan batik. Maka dari itu banyak UKM menargetkan hasil produksi yg cukup besar tanpa mengimbangi dengan perilaku K3. Dalam menerapkan perilaku K3 terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi faktor tersebut antara lain faktor pengetahuan, sikap, persepsi, alat pelindung diri, peraturan keselamatan kerja, promosi keselamatan kerja dan pengawasan. Namun dari faktor-faktor tersebut hanya faktor pengetahuan, sikap dan persepsi, pengawasan dan APD lah yang signifikan. Dari faktor-faktor tersebut kemudian dicari nilai SPI(safety performance index) yang mana mendapatkan hasil untuk tiap bagian proses mendapatkan nilai SPI sebesar, 53,1% untuk bagian pembatikan, 52,8% untuk bagian pewarnaan, 52,8% untuk bagian pelorodan. Nilai-nilai SPI pada masing-masing proses tersebut masuk dalam kategori aman. Namun dari keseluruhan faktor yang signifikan, faktor APD dan faktor pengawasan memiliki nilai SPI yang masuk dalam kategori tidak aman dan memerlukan perbaikan guna meninkatkan nilai SPI. Rekomendasi yang digunakan merupakan rekomendasi yang didasarkan pada aspek partisipatori dalam ergonomi total yang mengacu pada aspek manajerial dan teknis.
Abstrak (Clean): semakin banyaknya permintaan batik di kota sampang maka semakin banyak pula ukm yang terbentuk guna turut serta bersaing dalam pembuatan batik maka dari itu banyak ukm menargetkan hasil produksi yang cukup besar tanpa mengimbangi dengan perilaku k dalam menerapkan perilaku k terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi faktor tersebut antara lain faktor pengetahuan sikap persepsi alat pelindung diri peraturan keselamatan kerja promosi keselamatan kerja dan pengawasan namun dari faktorfaktor tersebut hanya faktor pengetahuan sikap dan persepsi pengawasan dan apd lah yang signifikan dari faktorfaktor tersebut kemudian dicari nilai spisafety performance index yang mana mendapatkan hasil untuk tiap bagian proses mendapatkan nilai spi sebesar untuk bagian pembatikan untuk bagian pewarnaan untuk bagian pelorodan nilainilai spi pada masingmasing proses tersebut masuk dalam kategori aman namun dari keseluruhan faktor yang signifikan faktor apd dan faktor pengawasan memiliki nilai spi yang masuk dalam kategori tidak aman dan memerlukan perbaikan guna meninkatkan nilai spi rekomendasi yang digunakan merupakan rekomendasi yang didasarkan pada aspek partisipatori dalam ergonomi total yang mengacu pada aspek manajerial dan teknis
Abstrak (Stopwords Removed): semakin banyaknya permintaan batik kota sampang semakin banyak pula ukm terbentuk turut bersaing pembuatan batik banyak ukm menargetkan hasil produksi cukup besar mengimbangi perilaku k menerapkan perilaku k terdapat beberapa faktor mempengaruhi faktor tersebut antara lain faktor pengetahuan sikap persepsi alat pelindung diri peraturan keselamatan kerja promosi keselamatan kerja pengawasan faktorfaktor tersebut faktor pengetahuan sikap persepsi pengawasan apd lah signifikan faktorfaktor tersebut dicari nilai spisafety performance index mana mendapatkan hasil tiap bagian proses mendapatkan nilai spi sebesar bagian pembatikan bagian pewarnaan bagian pelorodan nilainilai spi masingmasing proses tersebut masuk kategori aman keseluruhan faktor signifikan faktor apd faktor pengawasan memiliki nilai spi masuk kategori aman memerlukan perbaikan meninkatkan nilai spi rekomendasi digunakan rekomendasi didasarkan aspek partisipatori ergonomi total mengacu aspek manajerial teknis
Abstrak (Stemmed): makin banyak minta batik kota sampang makin banyak pula ukm bentuk turut saing buat batik banyak ukm target hasil produksi cukup besar imbang perilaku k terap perilaku k dapat beberapa faktor pengaruh faktor sebut antara lain faktor tahu sikap persepsi alat lindung diri atur selamat kerja promosi selamat kerja awas faktorfaktor sebut faktor tahu sikap persepsi awas apd lah signifikan faktorfaktor sebut cari nilai spisafety performance index mana dapat hasil tiap bagi proses dapat nilai spi besar bagi bati bagi warna bagi pelorodan nilainilai spi masingmasing proses sebut masuk kategori aman seluruh faktor signifikan faktor apd faktor awas milik nilai spi masuk kategori aman perlu baik meninkatkan nilai spi rekomendasi guna rekomendasi dasar aspek partisipatori ergonomi total acu aspek manajerial teknis
Abstrak (Corrected): making banyan mint batik koto sampan making banyan pula um bent turn saying but batik banyan um target hail produksi cutup bear bang perilaku k trap perilaku k apart beberapa factor pengaruh factor debut angara lain factor tau sika perseus flat finding dirt amur seaman era promos seaman era was faktorfaktor debut factor tau sika perseus was and law significant faktorfaktor debut care nilgai spisafety performance index mana apart hail tip bag proves apart nilgai spit bear bag bath bag wanna bag pelorodan nilainilai spit masingmasing proves debut mask category man seluruh factor significant factor and factor was milk nilgai spit mask category man peru back meninkatkan nilgai spit rekomendasi gun rekomendasi dakar aspen participatory ergonomic total act aspen managerial tennis
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'faktor': 7, 'sebut': 4, 'nilai': 4, 'bagi': 4, 'spi': 4, 'banyak': 3, 'dapat': 3, 'awas': 3, 'makin': 2, 'batik': 2, 'ukm': 2, 'hasil': 2, 'besar': 2, 'perilaku': 2, 'k': 2, 'tahu': 2, 'sikap': 2, 'persepsi': 2, 'selamat': 2, 'kerja': 2, 'faktorfaktor': 2, 'apd': 2, 'signifikan': 2, 'proses': 2, 'masuk': 2, 'kategori': 2, 'aman': 2, 'rekomendasi': 2, 'aspek': 2, 'minta': 1, 'kota': 1, 'sampang': 1, 'pula': 1, 'bentuk': 1, 'turut': 1, 'saing': 1, 'buat': 1, 'target': 1, 'produksi': 1, 'cukup': 1, 'imbang': 1, 'terap': 1, 'beberapa': 1, 'pengaruh': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'alat': 1, 'lindung': 1, 'diri': 1, 'atur': 1, 'promosi': 1, 'lah': 1, 'cari': 1, 'spisafety': 1, 'performance': 1, 'index': 1, 'mana': 1, 'tiap': 1, 'bati': 1, 'warna': 1, 'pelorodan': 1, 'nilainilai': 1, 'masingmasing': 1, 'seluruh': 1, 'milik': 1, 'perlu': 1, 'baik': 1, 'meninkatkan': 1, 'guna': 1, 'dasar': 1, 'partisipatori': 1, 'ergonomi': 1, 'total': 1, 'acu': 1, 'manajerial': 1, 'teknis': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 15, 'the': 14, 'factors': 8, 'in': 7, 'for': 6, 'and': 6, 'spi': 5, 'to': 4, 'these': 4, 'batik': 3, 'that': 3, 'safety': 3, 'value': 3, 'part': 3, 'more': 2, 'ukm': 2, 'order': 2, 'ohs': 2, 'behavior': 2, 'are': 2, 'knowledge': 2, 'attitudes': 2, 'perceptions': 2, 'personal': 2, 'protective': 2, 'equipment': 2, 'supervision': 2, 'but': 2, 'significant': 2, 'each': 2, 'values': 2, 'into': 2, 'category': 2, 'recommendations': 2, 'demand': 1, 'sampang': 1, 'city': 1, 'form': 1, 'participate': 1, 'compete': 1, 'making': 1, 'therefore': 1, 'many': 1, 'targeting': 1, 'large': 1, 'enough': 1, 'output': 1, 'without': 1, 'offset': 1, 'with': 1, 'applying': 1, 'there': 1, 'several': 1, 'affect': 1, 'among': 1, 'others': 1, 'regulations': 1, 'promotion': 1, 'occupational': 1, 'only': 1, 'factor': 1, 'was': 1, 'then': 1, 'searched': 1, 'performance': 1, 'index': 1, 'which': 1, 'get': 1, 'results': 1, 'process': 1, 'obtaining': 1, 'section': 1, 'staining': 1, 'pelorodan': 1, 'processes': 1, 'safe': 1, 'all': 1, 'apd': 1, 'control': 1, 'have': 1, 'fall': 1, 'insecure': 1, 'need': 1, 'repair': 1, 'increase': 1, 'used': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'participatory': 1, 'aspect': 1, 'total': 1, 'ergonimic': 1, 'referring': 1, 'managerial': 1, 'technical': 1, 'aspects': 1})
-------------------------------------------
--- Data #238 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: WAHYU APRILIYANTO
Judul: RANCANG BANGUN WIRELESS CHARGER HANDPHONE
DENGAN PENDEKATAN VDI 2221-DESIGN OF EXPERIMENT
Pembimbing 1: MU'ALIM S.T.,M.T.
Pembimbing 2: ANIS ARENDRA S.T.,M.Eng
Abstrak (Raw): WAHYU APRILIYANTO: Rancang bangun wireless charger handphone dengan pendekatan VDI2221-Design of experiment.
Wireless power transfer suatu sistem yang memiliki proses dimana daya listrik dapat ditransmisikan dari suatu sumber listrik menuju beban tanpa melalui suatu kabel. Penelitian sebelumnya menggunakan coil transmitter berjumlah 20 lilitan dengan diameter 9 cm dan coil receiver yang berjumlah 36 lilitan dengan diameter 9 cm. Diketahui bahwa laju prosentase pengisian baterai sebesar 20% tiap 10 menit dan sebelumnya baterai tersebut telah terisi 20% daya. Pada penelitian ini akan dibuat pengembangan dari pembuktian tersebut yaitu dengan membuat suatu produk wireless charger handphone yang diinginkan oleh konsumen dengan menggunakan metode vdi 2221. Kemudian untuk mengetahui pegaruh rasio diameter coil dan jenis coil transmitter terhadap laju prosentase pengisian baterai handphone, maka digunakan metode design of experiment. Hasil penelitian dengan design of experiment rangkaian acak lengkap faktorial 32 menunjukkan bahwa faktor A (rasio diameter coil transmitter-receiver) mempunyai nilai dari Fhitung 8.686 > Ftabel 5.555, maka tolak H0 artinya ada pengaruh signifikan terhadap faktor rasio diameter coil transmitter-receiver terhadap laju prosentase pengisian baterai pada wireless charger handphone. Sehingga dengan menggunakan metode VDI2221 terpilih alternatif konsep produk 5 dan pada saat pengujian wireless charger dapat mengisi baterai dari 10%, 20% hingga 30% dalam waktu 30 menit (masing-masing 10 menit). Sehingga wireless charger handphone sesuai dengan harap yang artinya berhasil.
Kata Kunci: Wireless charger handphone, VDI2221, Design of experiment, Faktorial,Rancangan acak lengkap.
Abstrak (Clean): wahyu apriliyanto rancang bangun wireless charger handphone dengan pendekatan vdidesign of experiment wireless power transfer suatu sistem yang memiliki proses dimana daya listrik dapat ditransmisikan dari suatu sumber listrik menuju beban tanpa melalui suatu kabel penelitian sebelumnya menggunakan coil transmitter berjumlah lilitan dengan diameter cm dan coil receiver yang berjumlah lilitan dengan diameter cm diketahui bahwa laju prosentase pengisian baterai sebesar tiap menit dan sebelumnya baterai tersebut telah terisi daya pada penelitian ini akan dibuat pengembangan dari pembuktian tersebut yaitu dengan membuat suatu produk wireless charger handphone yang diinginkan oleh konsumen dengan menggunakan metode vdi kemudian untuk mengetahui pegaruh rasio diameter coil dan jenis coil transmitter terhadap laju prosentase pengisian baterai handphone maka digunakan metode design of experiment hasil penelitian dengan design of experiment rangkaian acak lengkap faktorial menunjukkan bahwa faktor a rasio diameter coil transmitterreceiver mempunyai nilai dari fhitung ftabel maka tolak h artinya ada pengaruh signifikan terhadap faktor rasio diameter coil transmitterreceiver terhadap laju prosentase pengisian baterai pada wireless charger handphone sehingga dengan menggunakan metode vdi terpilih alternatif konsep produk dan pada saat pengujian wireless charger dapat mengisi baterai dari hingga dalam waktu menit masingmasing menit sehingga wireless charger handphone sesuai dengan harap yang artinya berhasil kata kunci wireless charger handphone vdi design of experiment faktorialrancangan acak lengkap
Abstrak (Stopwords Removed): wahyu apriliyanto rancang bangun wireless charger handphone pendekatan vdidesign of experiment wireless power transfer sistem memiliki proses dimana daya listrik dapat ditransmisikan sumber listrik menuju beban kabel penelitian sebelumnya menggunakan coil transmitter berjumlah lilitan diameter cm coil receiver berjumlah lilitan diameter cm diketahui laju prosentase pengisian baterai sebesar tiap menit sebelumnya baterai tersebut terisi daya penelitian dibuat pengembangan pembuktian tersebut membuat produk wireless charger handphone diinginkan konsumen menggunakan metode vdi mengetahui pegaruh rasio diameter coil jenis coil transmitter laju prosentase pengisian baterai handphone digunakan metode design of experiment hasil penelitian design of experiment rangkaian acak lengkap faktorial menunjukkan faktor a rasio diameter coil transmitterreceiver mempunyai nilai fhitung ftabel tolak h artinya ada pengaruh signifikan faktor rasio diameter coil transmitterreceiver laju prosentase pengisian baterai wireless charger handphone menggunakan metode vdi terpilih alternatif konsep produk pengujian wireless charger dapat mengisi baterai hingga waktu menit masingmasing menit wireless charger handphone sesuai harap artinya berhasil kata kunci wireless charger handphone vdi design of experiment faktorialrancangan acak lengkap
Abstrak (Stemmed): wahyu apriliyanto rancang bangun wireless charger handphone dekat vdidesign of experiment wireless power transfer sistem milik proses mana daya listrik dapat transmisi sumber listrik tuju beban kabel teliti belum guna coil transmitter jumlah lilit diameter cm coil receiver jumlah lilit diameter cm tahu laju prosentase isi baterai besar tiap menit belum baterai sebut isi daya teliti buat kembang bukti sebut buat produk wireless charger handphone ingin konsumen guna metode vdi tahu pegaruh rasio diameter coil jenis coil transmitter laju prosentase isi baterai handphone guna metode design of experiment hasil teliti design of experiment rangkai acak lengkap faktorial tunjuk faktor a rasio diameter coil transmitterreceiver punya nilai fhitung ftabel tolak h arti ada pengaruh signifikan faktor rasio diameter coil transmitterreceiver laju prosentase isi baterai wireless charger handphone guna metode vdi pilih alternatif konsep produk uji wireless charger dapat isi baterai hingga waktu menit masingmasing menit wireless charger handphone sesuai harap arti hasil kata kunci wireless charger handphone vdi design of experiment faktorialrancangan acak lengkap
Abstrak (Corrected): why apriliyanto dancing bangui wireless charger headphone dead vdidesign of experiment wireless power transfer sister milk proves mana day listeria apart transmit number listeria juju began label elite begum gun coil transmitter mullah limit diameter cm coil receiver mullah limit diameter cm tau last prosentase is bacteria bear tip merit begum bacteria debut is day elite but embank but debut but proud wireless charger headphone begin consumed gun metope di tau pegasus radio diameter coil penis coil transmitter last prosentase is bacteria headphone gun metope design of experiment hail elite design of experiment bangka arak lengkap factorial tuneup factor a radio diameter coil transmitterreceiver puny nilgai whiting table tola h art ada pengaruh significant factor radio diameter coil transmitterreceiver last prosentase is bacteria wireless charger headphone gun metope di pilch alternative onset proud uni wireless charger apart is bacteria hinges want merit masingmasing merit wireless charger headphone sexual harp art hail data bunch wireless charger headphone di design of experiment faktorialrancangan arak lengkap
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'wireless': 7, 'charger': 6, 'handphone': 6, 'coil': 6, 'diameter': 5, 'isi': 5, 'baterai': 5, 'of': 4, 'experiment': 4, 'guna': 4, 'teliti': 3, 'laju': 3, 'prosentase': 3, 'menit': 3, 'metode': 3, 'vdi': 3, 'rasio': 3, 'design': 3, 'daya': 2, 'listrik': 2, 'dapat': 2, 'belum': 2, 'transmitter': 2, 'jumlah': 2, 'lilit': 2, 'cm': 2, 'tahu': 2, 'sebut': 2, 'buat': 2, 'produk': 2, 'hasil': 2, 'acak': 2, 'lengkap': 2, 'faktor': 2, 'transmitterreceiver': 2, 'arti': 2, 'wahyu': 1, 'apriliyanto': 1, 'rancang': 1, 'bangun': 1, 'dekat': 1, 'vdidesign': 1, 'power': 1, 'transfer': 1, 'sistem': 1, 'milik': 1, 'proses': 1, 'mana': 1, 'transmisi': 1, 'sumber': 1, 'tuju': 1, 'beban': 1, 'kabel': 1, 'receiver': 1, 'besar': 1, 'tiap': 1, 'kembang': 1, 'bukti': 1, 'ingin': 1, 'konsumen': 1, 'pegaruh': 1, 'jenis': 1, 'rangkai': 1, 'faktorial': 1, 'tunjuk': 1, 'a': 1, 'punya': 1, 'nilai': 1, 'fhitung': 1, 'ftabel': 1, 'tolak': 1, 'h': 1, 'ada': 1, 'pengaruh': 1, 'signifikan': 1, 'pilih': 1, 'alternatif': 1, 'konsep': 1, 'uji': 1, 'hingga': 1, 'waktu': 1, 'masingmasing': 1, 'sesuai': 1, 'harap': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'faktorialrancangan': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 16, 'the': 15, 'a': 10, 'wireless': 7, 'mobile': 6, 'phone': 6, 'charger': 6, 'that': 6, 'to': 6, 'coil': 6, 'design': 5, 'diameter': 5, 'battery': 5, 'with': 4, 'experiment': 4, 'power': 4, 'and': 4, 'has': 3, 'using': 3, 'is': 3, 'percentage': 3, 'rate': 3, 'minutes': 3, 'in': 3, 'by': 3, 'vdi': 3, 'then': 3, 'ratio': 3, 'can': 2, 'be': 2, 'from': 2, 'research': 2, 'transmitter': 2, 'cm': 2, 'charge': 2, 'charging': 2, 'method': 2, 'completely': 2, 'randomized': 2, 'factorial': 2, 'factor': 2, 'transmitterreceiver': 2, 'means': 2, 'wahyu': 1, 'apriliyanto': 1, 'vdiapproachdesignof': 1, 'transfer': 1, 'system': 1, 'process': 1, 'where': 1, 'electrical': 1, 'transmitted': 1, 'source': 1, 'load': 1, 'without': 1, 'going': 1, 'through': 1, 'cable': 1, 'previous': 1, 'windings': 1, 'numbered': 1, 'receiver': 1, 'amounting': 1, 'loops': 1, 'it': 1, 'known': 1, 'every': 1, 'before': 1, 'charged': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'will': 1, 'made': 1, 'development': 1, 'such': 1, 'evidence': 1, 'create': 1, 'products': 1, 'desired': 1, 'consumers': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'pegaruh': 1, 'type': 1, 'used': 1, 'results': 1, 'circuit': 1, 'indicates': 1, 'value': 1, 'farithmetic': 1, 'ftable': 1, 'reject': 1, 'h': 1, 'there': 1, 'significant': 1, 'influence': 1, 'on': 1, 'therefore': 1, 'chosen': 1, 'alternative': 1, 'product': 1, 'concepts': 1, 'during': 1, 'testing': 1, 'within': 1, 'each': 1, 'so': 1, 'accordance': 1, 'hope': 1, 'successful': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #239 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ENDIK ASWORO, ST
Judul: EVALUASI POSTUR KERJA PETANI DALAM PENGGUNAAN ALAT BANTU TANAM JAGUNG “GEJEK” DENGAN PENDEKATAN ANTROPOMETRI DAN REBA ( Rapid Entire Body Assessment)
Pembimbing 1: IDA LUMINTU, ST.,MT.,Ph.D
Pembimbing 2: NACHNUL ANSORI, ST.,MT
Abstrak (Raw): Petani adalah seseorang yang bergerak di bidang pertanian, utamanya dengan cara melakukan pengelolaan tanah dengan tujuan untuk menumbuhkan dan memelihara tanaman (seperti padi,- bunga, buah dan lain lain), dengan harapan untuk memperoleh hasil dari tanaman tersebut untuk digunakan sendiri ataupun menjualnya kepada orang lain. Petani dalam melakukan kegiatan menanam dengan alat tersebut harus melakukan gerakan naik turun untuk mengisikan biji tanaman pada lubang yang telah dihasilkan, kondisi kerja seperti ini memaksa petani untuk melakukan gerakan secara berulang dan berlangsung lama. alat tanam yang kurang ergonomis dalam pemakaiannya. Yang mengakibatkan terjadinya keluhan-keluhan pada petani. oleh karena itu dalam penelitian ini akan dilaksanakan untuk mengetahui postur kerja sekarang dengan dan memberikan suatu usulan perbaikan postur kerja dengan suatu fasilitas yang baru untuk .mengurangi keluhan fisik. Alat analisis yang digunakan adalah Antropometri dan Rapid Entire Body Assessment (REBA). Setelah alat bantu tanam dibuat dengan pertimbangan antropometri kemudian dilakukan peritungan sekor REBA. dilihat dari hasil skor REBA dengan bantuan software Ergointelegence. perbandingan yang ada dari kedua alat tersebut, untuk posisi 1 dan 4 memiliki sekor 3 dan 3, 2 dan 5 memiliki sekor 3 dan 2, sedangkan pada posisi 3 dan 6 memiliki perbedaan, alat lama sekor REBAnya adalah 9 sedangkan dengan alat baru sekor REBAnya adalah 2, ini menunjukkan bahwa perancangan alat bantu tanam tersebut telah bisa mengatasi masalah dari posisi 3 yang tergolong high dan tindakannya “dibutuhkan investigasi dan perubahan postur secepatnya” menjadi low.
Kata Kunci : Antropometri, Rapid Entire Body Assessment (REBA)
Abstrak (Clean): petani adalah seseorang yang bergerak di bidang pertanian utamanya dengan cara melakukan pengelolaan tanah dengan tujuan untuk menumbuhkan dan memelihara tanaman seperti padi bunga buah dan lain lain dengan harapan untuk memperoleh hasil dari tanaman tersebut untuk digunakan sendiri ataupun menjualnya kepada orang lain petani dalam melakukan kegiatan menanam dengan alat tersebut harus melakukan gerakan naik turun untuk mengisikan biji tanaman pada lubang yang telah dihasilkan kondisi kerja seperti ini memaksa petani untuk melakukan gerakan secara berulang dan berlangsung lama alat tanam yang kurang ergonomis dalam pemakaiannya yang mengakibatkan terjadinya keluhankeluhan pada petani oleh karena itu dalam penelitian ini akan dilaksanakan untuk mengetahui postur kerja sekarang dengan dan memberikan suatu usulan perbaikan postur kerja dengan suatu fasilitas yang baru untuk mengurangi keluhan fisik alat analisis yang digunakan adalah antropometri dan rapid entire body assessment reba setelah alat bantu tanam dibuat dengan pertimbangan antropometri kemudian dilakukan peritungan sekor reba dilihat dari hasil skor reba dengan bantuan software ergointelegence perbandingan yang ada dari kedua alat tersebut untuk posisi dan memiliki sekor dan dan memiliki sekor dan sedangkan pada posisi dan memiliki perbedaan alat lama sekor rebanya adalah sedangkan dengan alat baru sekor rebanya adalah ini menunjukkan bahwa perancangan alat bantu tanam tersebut telah bisa mengatasi masalah dari posisi yang tergolong high dan tindakannya “dibutuhkan investigasi dan perubahan postur secepatnya” menjadi low kata kunci antropometri rapid entire body assessment reba
Abstrak (Stopwords Removed): petani seseorang bergerak bidang pertanian utamanya cara melakukan pengelolaan tanah tujuan menumbuhkan memelihara tanaman padi bunga buah lain lain harapan memperoleh hasil tanaman tersebut digunakan sendiri ataupun menjualnya kepada orang lain petani melakukan kegiatan menanam alat tersebut harus melakukan gerakan naik turun mengisikan biji tanaman lubang dihasilkan kondisi kerja memaksa petani melakukan gerakan secara berulang berlangsung lama alat tanam kurang ergonomis pemakaiannya mengakibatkan terjadinya keluhankeluhan petani penelitian dilaksanakan mengetahui postur kerja sekarang memberikan usulan perbaikan postur kerja fasilitas baru mengurangi keluhan fisik alat analisis digunakan antropometri rapid entire body assessment reba alat bantu tanam dibuat pertimbangan antropometri dilakukan peritungan sekor reba dilihat hasil skor reba bantuan software ergointelegence perbandingan ada kedua alat tersebut posisi memiliki sekor memiliki sekor sedangkan posisi memiliki perbedaan alat lama sekor rebanya sedangkan alat baru sekor rebanya menunjukkan perancangan alat bantu tanam tersebut mengatasi masalah posisi tergolong high tindakannya “dibutuhkan investigasi perubahan postur secepatnya” menjadi low kata kunci antropometri rapid entire body assessment reba
Abstrak (Stemmed): tani orang gerak bidang tani utama cara laku kelola tanah tuju tumbuh pelihara tanam padi bunga buah lain lain harap oleh hasil tanam sebut guna sendiri atau jual kepada orang lain tani laku giat tanam alat sebut harus laku gera naik turun isi biji tanam lubang hasil kondisi kerja paksa tani laku gera cara ulang langsung lama alat tanam kurang ergonomis pakai akibat jadi keluhankeluhan tani teliti laksana tahu postur kerja sekarang beri usul baik postur kerja fasilitas baru kurang keluh fisik alat analisis guna antropometri rapid entire body assessment reba alat bantu tanam buat timbang antropometri laku peritungan kor reba lihat hasil skor reba bantu software ergointelegence banding ada dua alat sebut posisi milik kor milik kor sedang posisi milik beda alat lama kor reba sedang alat baru kor reba tunjuk ancang alat bantu tanam sebut atas masalah posisi golong high tindak butuh investigasi ubah postur cepat jadi low kata kunci antropometri rapid entire body assessment reba
Abstrak (Corrected): tank orang gera biding tank mama cara lake fella tana juju tumble pelihara tana paid bung bush lain lain harp olen hail tana debut gun sending tau dual keypad orang lain tank lake gift tana flat debut harms lake gera nail turn is bini tana lubing hail kondisi era paisa tank lake gera cara slang lansing lama flat tana during ergonomic sakai akbar jade keluhankeluhan tank elite lasagna tau poster era semarang bert usual back poster era basilicas bar during kelly fisk flat analysis gun anthropometric rapid entire body assessment reba flat bantu tana but timing anthropometric lake peritungan kor reba that hail stor reba bantu software ergointelegence banding ada due flat debut polish milk kor milk kor sedan polish milk bed flat lama kor reba sedan flat bar kor reba tuneup dancing flat bantu tana debut alas marsala polish going high tindal butch investigate bah poster eat jade low data bunch anthropometric rapid entire body assessment reba
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'alat': 8, 'tanam': 7, 'reba': 6, 'tani': 5, 'laku': 5, 'kor': 5, 'sebut': 4, 'lain': 3, 'hasil': 3, 'kerja': 3, 'postur': 3, 'antropometri': 3, 'bantu': 3, 'posisi': 3, 'milik': 3, 'orang': 2, 'cara': 2, 'guna': 2, 'gera': 2, 'lama': 2, 'kurang': 2, 'jadi': 2, 'baru': 2, 'rapid': 2, 'entire': 2, 'body': 2, 'assessment': 2, 'sedang': 2, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'utama': 1, 'kelola': 1, 'tanah': 1, 'tuju': 1, 'tumbuh': 1, 'pelihara': 1, 'padi': 1, 'bunga': 1, 'buah': 1, 'harap': 1, 'oleh': 1, 'sendiri': 1, 'atau': 1, 'jual': 1, 'kepada': 1, 'giat': 1, 'harus': 1, 'naik': 1, 'turun': 1, 'isi': 1, 'biji': 1, 'lubang': 1, 'kondisi': 1, 'paksa': 1, 'ulang': 1, 'langsung': 1, 'ergonomis': 1, 'pakai': 1, 'akibat': 1, 'keluhankeluhan': 1, 'teliti': 1, 'laksana': 1, 'tahu': 1, 'sekarang': 1, 'beri': 1, 'usul': 1, 'baik': 1, 'fasilitas': 1, 'keluh': 1, 'fisik': 1, 'analisis': 1, 'buat': 1, 'timbang': 1, 'peritungan': 1, 'lihat': 1, 'skor': 1, 'software': 1, 'ergointelegence': 1, 'banding': 1, 'ada': 1, 'dua': 1, 'beda': 1, 'tunjuk': 1, 'ancang': 1, 'atas': 1, 'masalah': 1, 'golong': 1, 'high': 1, 'tindak': 1, 'butuh': 1, 'investigasi': 1, 'ubah': 1, 'cepat': 1, 'low': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'and': 11, 'to': 9, 'of': 8, 'with': 8, 'reba': 6, 'is': 5, 'in': 5, 'tool': 5, 'scores': 5, 'a': 4, 'as': 4, 'such': 3, 'for': 3, 'have': 3, 'cropping': 3, 'posture': 3, 'are': 3, 'farmer': 2, 'plants': 2, 'from': 2, 'use': 2, 'farmers': 2, 'that': 2, 'been': 2, 'working': 2, 'complaints': 2, 'this': 2, 'new': 2, 'rapid': 2, 'entire': 2, 'body': 2, 'assessment': 2, 'tools': 2, 'whereas': 2, 'position': 2, 'person': 1, 'who': 1, 'engaged': 1, 'agriculture': 1, 'mainly': 1, 'by': 1, 'way': 1, 'land': 1, 'management': 1, 'aim': 1, 'cultivate': 1, 'maintain': 1, 'rice': 1, 'flowers': 1, 'fruits': 1, 'etc': 1, 'hope': 1, 'gain': 1, 'their': 1, 'own': 1, 'or': 1, 'sell': 1, 'others': 1, 'planting': 1, 'activities': 1, 'must': 1, 'make': 1, 'move': 1, 'up': 1, 'down': 1, 'fill': 1, 'hole': 1, 'plant': 1, 'seeds': 1, 'produced': 1, 'conditions': 1, 'forcing': 1, 'perform': 1, 'repetitive': 1, 'movements': 1, 'lasts': 1, 'longer': 1, 'less': 1, 'ergonomic': 1, 'which': 1, 'resulted': 1, 'therefore': 1, 'study': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'conducted': 1, 'determine': 1, 'current': 1, 'provide': 1, 'proposed': 1, 'improvement': 1, 'work': 1, 'facility': 1, 'kurang': 1, 'physical': 1, 'analysis': 1, 'used': 1, 'anthropometrics': 1, 'after': 1, 'made': 1, 'consideration': 1, 'anthropometric': 1, 'then': 1, 'carried': 1, 'peritungan': 1, 'seen': 1, 'score': 1, 'help': 1, 'software': 1, 'ergointelegence': 1, 'no': 1, 'comparison': 1, 'these': 1, 'two': 1, 'devices': 1, 'positions': 1, 'same': 1, 'had': 1, 'at': 1, 'differences': 1, 'long': 1, 'indicates': 1, 'design': 1, 'has': 1, 'able': 1, 'overcome': 1, 'problem': 1, 'relatively': 1, 'high': 1, 'actions': 1, 'needed': 1, 'investigation': 1, 'changes': 1, 'soon': 1, 'possible': 1, 'keywords': 1, 'anthropometry': 1})
-------------------------------------------
--- Data #240 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ABDUL RASYID
Judul: PERANCANGAN MESIN PENETAS TELUR UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS (DAYA TETAS) DENGAN
PENDEKATAN REKAYASA NILAI DAN DESAIN EKSPERIMEN
Pembimbing 1: ARI BASUKI, S.T.,M.T
Pembimbing 2: AGUS SALIM, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Peternak mengharapkan dapat meningkatkan produktifitas (daya tetas) dalam proses penetasan telur. Produktifitas (daya tetas) telur dipengaruhi oleh faktor suhu dan pembalikan telur. Dalam pembahasan ini terdapat 2 pendekatan yang digunakan yaitu rekayasa nilai dan desain eksperimen. Hasil tahapan rekayasa nilai didapatkan alternatif terbaik yaitu alternatif 1 dengan nilai (value) 0,481. Setelah melakukan tahapan sebelumnya dilakukan desain eksperimen dengan desain faktorial. Ada dua faktor dan level yang digunakan dalam percobaan yaitu suhu dan frekuensi bolak – balik. Berdasarkan hasil percobaan tersebut didapatkan suhu dan frekuensi bolak – balik yang dapat meningkat produktifitas (daya tetas) yaitu suhu 37,5 ? dengan 3 kali pembalikan dalam sehari.
Abstrak (Clean): peternak mengharapkan dapat meningkatkan produktifitas daya tetas dalam proses penetasan telur produktifitas daya tetas telur dipengaruhi oleh faktor suhu dan pembalikan telur dalam pembahasan ini terdapat pendekatan yang digunakan yaitu rekayasa nilai dan desain eksperimen hasil tahapan rekayasa nilai didapatkan alternatif terbaik yaitu alternatif dengan nilai value setelah melakukan tahapan sebelumnya dilakukan desain eksperimen dengan desain faktorial ada dua faktor dan level yang digunakan dalam percobaan yaitu suhu dan frekuensi bolak – balik berdasarkan hasil percobaan tersebut didapatkan suhu dan frekuensi bolak – balik yang dapat meningkat produktifitas daya tetas yaitu suhu dengan kali pembalikan dalam sehari
Abstrak (Stopwords Removed): peternak mengharapkan dapat meningkatkan produktifitas daya tetas proses penetasan telur produktifitas daya tetas telur dipengaruhi faktor suhu pembalikan telur pembahasan terdapat pendekatan digunakan rekayasa nilai desain eksperimen hasil tahapan rekayasa nilai didapatkan alternatif terbaik alternatif nilai value melakukan tahapan sebelumnya dilakukan desain eksperimen desain faktorial ada dua faktor level digunakan percobaan suhu frekuensi bolak – balik berdasarkan hasil percobaan tersebut didapatkan suhu frekuensi bolak – balik dapat meningkat produktifitas daya tetas suhu kali pembalikan sehari
Abstrak (Stemmed): ternak harap dapat tingkat produktifitas daya tetas proses tetas telur produktifitas daya tetas telur pengaruh faktor suhu balik telur bahas dapat dekat guna rekayasa nilai desain eksperimen hasil tahap rekayasa nilai dapat alternatif baik alternatif nilai value laku tahap belum laku desain eksperimen desain faktorial ada dua faktor level guna coba suhu frekuensi bolak balik dasar hasil coba sebut dapat suhu frekuensi bolak balik dapat tingkat produktifitas daya tetas suhu kali balik hari
Abstrak (Corrected): eternal harp apart dingbat produktifitas day teas proves teas tell produktifitas day teas tell pengaruh factor sulu balk tell baas apart dead gun rekayasa nilgai detain eksperimen hail that rekayasa nilgai apart alternative back alternative nilgai value lake that begum lake detain eksperimen detain factorial ada due factor level gun coma sulu frekuensi bola balk dakar hail coma debut apart sulu frekuensi bola balk apart dingbat produktifitas day teas sulu kali balk hard
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'dapat': 5, 'tetas': 4, 'suhu': 4, 'balik': 4, 'produktifitas': 3, 'daya': 3, 'telur': 3, 'nilai': 3, 'desain': 3, 'tingkat': 2, 'faktor': 2, 'guna': 2, 'rekayasa': 2, 'eksperimen': 2, 'hasil': 2, 'tahap': 2, 'alternatif': 2, 'laku': 2, 'coba': 2, 'frekuensi': 2, 'bolak': 2, 'ternak': 1, 'harap': 1, 'proses': 1, 'pengaruh': 1, 'bahas': 1, 'dekat': 1, 'baik': 1, 'value': 1, 'belum': 1, 'faktorial': 1, 'ada': 1, 'dua': 1, 'level': 1, 'dasar': 1, 'sebut': 1, 'kali': 1, 'hari': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'and': 5, 'hatching': 4, 'temperature': 4, 'value': 4, 'productivity': 3, 'in': 3, 'of': 3, 'eggs': 3, 'reversal': 3, 'design': 3, 'with': 3, 'increase': 2, 'process': 2, 'there': 2, 'are': 2, 'two': 2, 'used': 2, 'that': 2, 'engineering': 2, 'results': 2, 'obtained': 2, 'alternative': 2, 'is': 2, 'experimental': 2, 'farmer': 1, 'expects': 1, 'to': 1, 'influenced': 1, 'by': 1, 'this': 1, 'discussion': 1, 'approaches': 1, 'experiments': 1, 'stage': 1, 'best': 1, 'after': 1, 'performing': 1, 'previous': 1, 'stages': 1, 'performed': 1, 'factorial': 1, 'factors': 1, 'levels': 1, 'experiment': 1, 'namely': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'inversion': 1, 'can': 1, 'times': 1, 'a': 1, 'day': 1})
-------------------------------------------
--- Data #241 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: MOHAMMAD MUZAMMIL
Judul: OPTIMASI SISTEM PERAWATAN MESIN UNTUK MENGURANGI BREAKDOWN
MESIN PADA MESIN AMDK (AIR MINUM DALAM KEMASAN) DI CV. AIDRAT
Pembimbing 1: MOHAMAD IMRON MUSTAJIB, S.T.,M.T
Pembimbing 2: IDA LUMINTU, S.T.,M.T.,Ph.D
Abstrak (Raw): CV. AIDRAT merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang memproduksi AMDK (Air Minum Dalam Kemasan) yang berlokasi di Desa Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan. Berdasarkan wawancara yang dilakukan kepada departemen produksi CV. AIDRAT, proses produksi yang dilakukan sering mengalami permasalahan terjadinya breakdown mesin yang mengakibatkan proses produksi terhambat dan mengurangi kapasitas produksi yang ditetapkan perusahaan. Breakdown mesin yang dialami dikarenakan mesin sering terjadi kerusakan pada komponen, terutama pada mesin cup semi otomatis yang memiliki prosentase kerusakan sebanyak 44 %. Berdasarkan permasalahan tersebut, akan dibuat analisa penyelesaian dengan menggunakan metode RCM (Reliability Centered Maintenance) dan kebijakan interval perawatan dengan perhitungan minimum downtime. Pada mesin cup CV. AIDRAT, terdapat beberapa komponen yang mengakibatkan mesin breakdown. Komponen-komponen mesin cup tersebut antara lain: heater 1, presto, filler, heater 2, sensor, conveyor, dan dropper. Berdasarkan komponen-komponen tersebut, komponen heater 1 dan filler akan dijadikan obyek penelitian karena memiliki tingkat kekritisan lebih tinggi dibanding dengan komponen yang lain. Adapun hasil penentuan interval perawatan perhitungan kebijakan perawatan dengan age replacement didapatkan waktu optimal interval perawatan untuk komponen heater 1 adalah hari ke 25 dengan downtime sebesar 0,000011 atau 0,0011%. Sehingga dapat menurunkun downtime sebesar 0,005364 (0,53%) yang awalnya sebesar 0,005375 (0,54%) atau bisa dibilang hampir tidak terjadi downtime. Sedangkan untuk komponen Filler didapatkan kebijakan interval perawatan pada hari ke 59 dengan nilai D(tp) 0,000039 atau 0,0039% sehingga dapat menurunkan downtime sebesar 0,00414 (0,41%) yang awalnya 0,00418 (0,42%) atau bisa dibilang hampir tidak terjadi downtime.
Abstrak (Clean): cv aidrat merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang memproduksi amdk air minum dalam kemasan yang berlokasi di desa kecamatan paciran kabupaten lamongan berdasarkan wawancara yang dilakukan kepada departemen produksi cv aidrat proses produksi yang dilakukan sering mengalami permasalahan terjadinya breakdown mesin yang mengakibatkan proses produksi terhambat dan mengurangi kapasitas produksi yang ditetapkan perusahaan breakdown mesin yang dialami dikarenakan mesin sering terjadi kerusakan pada komponen terutama pada mesin cup semi otomatis yang memiliki prosentase kerusakan sebanyak berdasarkan permasalahan tersebut akan dibuat analisa penyelesaian dengan menggunakan metode rcm reliability centered maintenance dan kebijakan interval perawatan dengan perhitungan minimum downtime pada mesin cup cv aidrat terdapat beberapa komponen yang mengakibatkan mesin breakdown komponenkomponen mesin cup tersebut antara lain heater presto filler heater sensor conveyor dan dropper berdasarkan komponenkomponen tersebut komponen heater dan filler akan dijadikan obyek penelitian karena memiliki tingkat kekritisan lebih tinggi dibanding dengan komponen yang lain adapun hasil penentuan interval perawatan perhitungan kebijakan perawatan dengan age replacement didapatkan waktu optimal interval perawatan untuk komponen heater adalah hari ke dengan downtime sebesar atau sehingga dapat menurunkun downtime sebesar yang awalnya sebesar atau bisa dibilang hampir tidak terjadi downtime sedangkan untuk komponen filler didapatkan kebijakan interval perawatan pada hari ke dengan nilai dtp atau sehingga dapat menurunkan downtime sebesar yang awalnya atau bisa dibilang hampir tidak terjadi downtime
Abstrak (Stopwords Removed): cv aidrat salah satu perusahaan bergerak bidang memproduksi amdk air minum kemasan berlokasi desa kecamatan paciran kabupaten lamongan berdasarkan wawancara dilakukan kepada departemen produksi cv aidrat proses produksi dilakukan sering mengalami permasalahan terjadinya breakdown mesin mengakibatkan proses produksi terhambat mengurangi kapasitas produksi ditetapkan perusahaan breakdown mesin dialami dikarenakan mesin sering terjadi kerusakan komponen terutama mesin cup semi otomatis memiliki prosentase kerusakan sebanyak berdasarkan permasalahan tersebut dibuat analisa penyelesaian menggunakan metode rcm reliability centered maintenance kebijakan interval perawatan perhitungan minimum downtime mesin cup cv aidrat terdapat beberapa komponen mengakibatkan mesin breakdown komponenkomponen mesin cup tersebut antara lain heater presto filler heater sensor conveyor dropper berdasarkan komponenkomponen tersebut komponen heater filler dijadikan obyek penelitian memiliki tingkat kekritisan lebih tinggi dibanding komponen lain adapun hasil penentuan interval perawatan perhitungan kebijakan perawatan age replacement didapatkan waktu optimal interval perawatan komponen heater hari downtime sebesar dapat menurunkun downtime sebesar awalnya sebesar dibilang hampir terjadi downtime sedangkan komponen filler didapatkan kebijakan interval perawatan hari nilai dtp dapat menurunkan downtime sebesar awalnya dibilang hampir terjadi downtime
Abstrak (Stemmed): cv aidrat salah satu usaha gerak bidang produksi amdk air minum kemas lokasi desa camat paciran kabupaten lamongan dasar wawancara laku kepada departemen produksi cv aidrat proses produksi laku sering alami masalah jadi breakdown mesin akibat proses produksi hambat kurang kapasitas produksi tetap usaha breakdown mesin alami karena mesin sering jadi rusa komponen utama mesin cup semi otomatis milik prosentase rusa banyak dasar masalah sebut buat analisa selesai guna metode rcm reliability centered maintenance bijak interval awat hitung minimum downtime mesin cup cv aidrat dapat beberapa komponen akibat mesin breakdown komponenkomponen mesin cup sebut antara lain heater presto filler heater sensor conveyor dropper dasar komponenkomponen sebut komponen heater filler jadi obyek teliti milik tingkat kritis lebih tinggi banding komponen lain adapun hasil tentu interval awat hitung bijak awat age replacement dapat waktu optimal interval awat komponen heater hari downtime besar dapat menurunkun downtime besar awal besar bilang hampir jadi downtime sedang komponen filler dapat bijak interval awat hari nilai dtp dapat turun downtime besar awal bilang hampir jadi downtime
Abstrak (Corrected): ca aida salad sat sara gera biding produksi amok air minus bemas loki desk carat dacian kabupaten laconian dakar wawancara lake keypad department produksi ca aida proves produksi lake seeing salami marsala jade breakdown resin akbar proves produksi combat during kapasitas produksi team sara breakdown resin salami arena resin seeing jade rush component mama resin cup semi fotomat's milk prosentase rush banyan dakar marsala debut but analyst seesaw gun metope rum reliability centered maintenance biak interval away hiding minimum downtime resin cup ca aida apart beberapa component akbar resin breakdown komponenkomponen resin cup debut angara lain heater presto filler heater sensor conveyor dropper dakar komponenkomponen debut component heater filler jade obey elite milk dingbat iritis leash ting banding component lain adapt hail tent interval away hiding biak away age replacement apart want optimal interval away component heater hard downtime bear apart menurunkun downtime bear away bear belong hamper jade downtime sedan component filler apart biak interval away hard nilgai dip apart turn downtime bear away belong hamper jade downtime
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mesin': 7, 'komponen': 6, 'downtime': 6, 'produksi': 5, 'jadi': 5, 'awat': 5, 'dapat': 5, 'interval': 4, 'heater': 4, 'besar': 4, 'cv': 3, 'aidrat': 3, 'dasar': 3, 'breakdown': 3, 'cup': 3, 'sebut': 3, 'bijak': 3, 'filler': 3, 'usaha': 2, 'laku': 2, 'proses': 2, 'sering': 2, 'alami': 2, 'masalah': 2, 'akibat': 2, 'rusa': 2, 'milik': 2, 'hitung': 2, 'komponenkomponen': 2, 'lain': 2, 'hari': 2, 'awal': 2, 'bilang': 2, 'hampir': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'amdk': 1, 'air': 1, 'minum': 1, 'kemas': 1, 'lokasi': 1, 'desa': 1, 'camat': 1, 'paciran': 1, 'kabupaten': 1, 'lamongan': 1, 'wawancara': 1, 'kepada': 1, 'departemen': 1, 'hambat': 1, 'kurang': 1, 'kapasitas': 1, 'tetap': 1, 'karena': 1, 'utama': 1, 'semi': 1, 'otomatis': 1, 'prosentase': 1, 'banyak': 1, 'buat': 1, 'analisa': 1, 'selesai': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'rcm': 1, 'reliability': 1, 'centered': 1, 'maintenance': 1, 'minimum': 1, 'beberapa': 1, 'antara': 1, 'presto': 1, 'sensor': 1, 'conveyor': 1, 'dropper': 1, 'obyek': 1, 'teliti': 1, 'tingkat': 1, 'kritis': 1, 'lebih': 1, 'tinggi': 1, 'banding': 1, 'adapun': 1, 'hasil': 1, 'tentu': 1, 'age': 1, 'replacement': 1, 'waktu': 1, 'optimal': 1, 'menurunkun': 1, 'sedang': 1, 'nilai': 1, 'dtp': 1, 'turun': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 8, 'to': 5, 'and': 5, 'components': 5, 'is': 4, 'in': 4, 'production': 4, 'machine': 4, 'maintenance': 4, 'with': 4, 'downtime': 4, 'heater': 4, 'aidrat': 3, 'that': 3, 'breakdown': 3, 'cup': 3, 'filler': 3, 'cv': 2, 'company': 2, 'bottled': 2, 'water': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'process': 2, 'often': 2, 'problems': 2, 'lead': 2, 'engine': 2, 'because': 2, 'damage': 2, 'has': 2, 'a': 2, 'as': 2, 'these': 2, 'will': 2, 'be': 2, 'policy': 2, 'intervals': 2, 'calculation': 2, 'optimal': 2, 'component': 2, 'was': 2, 'days': 2, 'one': 1, 'engaged': 1, 'producing': 1, 'located': 1, 'village': 1, 'district': 1, 'paciran': 1, 'lamongan': 1, 'interviews': 1, 'conducted': 1, 'resume': 1, 'department': 1, 'have': 1, 'occurrence': 1, 'hampered': 1, 'reduce': 1, 'capacity': 1, 'set': 1, 'by': 1, 'experienced': 1, 'especially': 1, 'semiautomatic': 1, 'which': 1, 'percentage': 1, 'much': 1, 'completion': 1, 'analysis': 1, 'made': 1, 'using': 1, 'rcm': 1, 'reliability': 1, 'centered': 1, 'minimum': 1, 'machines': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'some': 1, 'include': 1, 'presto': 1, 'sensors': 1, 'conveyor': 1, 'dropper': 1, 'from': 1, 'parts': 1, 'object': 1, 'research': 1, 'it': 1, 'critical': 1, 'level': 1, 'higher': 1, 'than': 1, 'other': 1, 'results': 1, 'determination': 1, 'minimal': 1, 'care': 1, 'obtained': 1, 'time': 1, 'interval': 1, 'for': 1, 'obtain': 1, 'treatment': 1, 'at': 1})
-------------------------------------------
--- Data #242 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ubaidillah
Judul: Perancangan Sistem Informasi Praktek Kerja Lapangan dan Skripsi Berbasis Web dengan Metode Waterfall Model
Pembimbing 1: Samsul Amar, S.T., M.Sc
Pembimbing 2: Indra Cahyadi, S.T., M.Bus., Ph.D
Abstrak (Raw): Keberhasilan sebuah instansi pendidikan bukan hanya diperhitungkan dari lama studi dan jumlah lulusan yang dihasilkan, melainkan juga dari bagaimana instansi tersebut mengelola berbagai data yang ada untuk mendapatkan suatu informasi yang diperlukan. Pengelolaan data Praktek Kerja Lapangan (PKL) dan Skripsi yang sekarang masih dilakukan secara manual (paper–based), sehingga proses penyampaian informasi menyita banyak waktu dan tenaga serta hal tersebut membesar peluang terjadinya kesalahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan membangun sistem informasi PKL dan Skripsi berbasis web dengan menggunakan metode waterfall model. Sistem informasi ini merupakan sistem informasi yang menyediakan fasilitas untuk kebutuhan pelaksanaan PKL dan Skripsi. Tujuan dari pembuatan sistem informasi ini adalah untuk untuk mempermudah mahasiswa Program Studi Teknik Industri Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dalam melaksanakan PKL dan Skripsi serta mempermudah Program Studi Teknik Industri dalam mengolah data. Penelitian dilakukan dengan cara merancang prototipe program yang berupa DFD, PDM, dan usecase diagram. Proses perancangan mengikuti langkah¬-langkah dalam metode waterfall model, yaitu pertama dengan mendefinisikan masalah, analisis kebutuhan sistem, merancangan prototipe, implementasi (pembuatan kode program), dan yang terakhir adalah integrasi program yang telah dibuat. Hasil yang diperoleh dalam proses perancangan sistem informasi ini adalah sistem informasi yang mampu menggantikan prosedur lama (dari paper¬–based menjadi digital–based). Dengan adanya sistem informasi ini proses penyampaian informasi dapat dilakukan dengan lebih cepat.
Abstrak (Clean): keberhasilan sebuah instansi pendidikan bukan hanya diperhitungkan dari lama studi dan jumlah lulusan yang dihasilkan melainkan juga dari bagaimana instansi tersebut mengelola berbagai data yang ada untuk mendapatkan suatu informasi yang diperlukan pengelolaan data praktek kerja lapangan pkl dan skripsi yang sekarang masih dilakukan secara manual paper–based sehingga proses penyampaian informasi menyita banyak waktu dan tenaga serta hal tersebut membesar peluang terjadinya kesalahan tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan membangun sistem informasi pkl dan skripsi berbasis web dengan menggunakan metode waterfall model sistem informasi ini merupakan sistem informasi yang menyediakan fasilitas untuk kebutuhan pelaksanaan pkl dan skripsi tujuan dari pembuatan sistem informasi ini adalah untuk untuk mempermudah mahasiswa program studi teknik industri universitas trunojoyo madura utm dalam melaksanakan pkl dan skripsi serta mempermudah program studi teknik industri dalam mengolah data penelitian dilakukan dengan cara merancang prototipe program yang berupa dfd pdm dan usecase diagram proses perancangan mengikuti langkah¬langkah dalam metode waterfall model yaitu pertama dengan mendefinisikan masalah analisis kebutuhan sistem merancangan prototipe implementasi pembuatan kode program dan yang terakhir adalah integrasi program yang telah dibuat hasil yang diperoleh dalam proses perancangan sistem informasi ini adalah sistem informasi yang mampu menggantikan prosedur lama dari paper¬–based menjadi digital–based dengan adanya sistem informasi ini proses penyampaian informasi dapat dilakukan dengan lebih cepat
Abstrak (Stopwords Removed): keberhasilan instansi pendidikan bukan diperhitungkan lama studi jumlah lulusan dihasilkan melainkan bagaimana instansi tersebut mengelola berbagai data ada mendapatkan informasi diperlukan pengelolaan data praktek kerja lapangan pkl skripsi sekarang masih dilakukan secara manual paper–based proses penyampaian informasi menyita banyak waktu tenaga tersebut membesar peluang terjadinya kesalahan tujuan penelitian merancang membangun sistem informasi pkl skripsi berbasis web menggunakan metode waterfall model sistem informasi sistem informasi menyediakan fasilitas kebutuhan pelaksanaan pkl skripsi tujuan pembuatan sistem informasi mempermudah mahasiswa program studi teknik industri universitas trunojoyo madura utm melaksanakan pkl skripsi mempermudah program studi teknik industri mengolah data penelitian dilakukan cara merancang prototipe program berupa dfd pdm usecase diagram proses perancangan mengikuti langkah¬langkah metode waterfall model pertama mendefinisikan masalah analisis kebutuhan sistem merancangan prototipe implementasi pembuatan kode program terakhir integrasi program dibuat hasil diperoleh proses perancangan sistem informasi sistem informasi mampu menggantikan prosedur lama paper¬–based menjadi digital–based adanya sistem informasi proses penyampaian informasi dapat dilakukan lebih cepat
Abstrak (Stemmed): hasil instansi didik bukan hitung lama studi jumlah lulus hasil lain bagaimana instansi sebut kelola bagai data ada dapat informasi perlu kelola data praktek kerja lapang pkl skripsi sekarang masih laku cara manual paper based proses sampai informasi sita banyak waktu tenaga sebut besar peluang jadi salah tuju teliti rancang bangun sistem informasi pkl skripsi bas web guna metode waterfall model sistem informasi sistem informasi sedia fasilitas butuh laksana pkl skripsi tuju buat sistem informasi mudah mahasiswa program studi teknik industri universitas trunojoyo madura utm laksana pkl skripsi mudah program studi teknik industri olah data teliti laku cara rancang prototipe program upa dfd pdm usecase diagram proses ancang ikut langkah langkah metode waterfall model pertama definisi masalah analisis butuh sistem rancang prototipe implementasi buat kode program akhir integrasi program buat hasil oleh proses ancang sistem informasi sistem informasi mampu ganti prosedur lama paper based jadi digital based ada sistem informasi proses sampai informasi dapat laku lebih cepat
Abstrak (Corrected): hail instant did buran hiding lama study mullah lulus hail lain bagaimana instant debut fella bahai data ada apart informant peru fella data prate era laying pal strips semarang mash lake cara manual paper based proves sampan informant sita banyan want teenage debut bear pelting jade salad juju elite dancing bangui sister informant pal strips was web gun metope waterfall model sister informant sister informant media basilicas butch lasagna pal strips juju but sister informant judah mahasiswa program study tennis industry university trunojoyo madura um lasagna pal strips judah program study tennis industry blah data elite lake cara dancing prototype program up did pam unease diagram proves dancing it bangka bangka metope waterfall model pertain definite marsala analysis butch sister dancing prototype implements but code program air integral program but hail olen proves dancing sister informant sister informant camp anti procedure lama paper based jade digital based ada sister informant proves sampan informant apart lake leash eat
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'informasi': 10, 'sistem': 8, 'program': 5, 'pkl': 4, 'skripsi': 4, 'proses': 4, 'hasil': 3, 'studi': 3, 'data': 3, 'laku': 3, 'based': 3, 'rancang': 3, 'buat': 3, 'instansi': 2, 'lama': 2, 'sebut': 2, 'kelola': 2, 'ada': 2, 'dapat': 2, 'cara': 2, 'paper': 2, 'sampai': 2, 'jadi': 2, 'tuju': 2, 'teliti': 2, 'metode': 2, 'waterfall': 2, 'model': 2, 'butuh': 2, 'laksana': 2, 'mudah': 2, 'teknik': 2, 'industri': 2, 'prototipe': 2, 'ancang': 2, 'langkah': 2, 'didik': 1, 'bukan': 1, 'hitung': 1, 'jumlah': 1, 'lulus': 1, 'lain': 1, 'bagaimana': 1, 'bagai': 1, 'perlu': 1, 'praktek': 1, 'kerja': 1, 'lapang': 1, 'sekarang': 1, 'masih': 1, 'manual': 1, 'sita': 1, 'banyak': 1, 'waktu': 1, 'tenaga': 1, 'besar': 1, 'peluang': 1, 'salah': 1, 'bangun': 1, 'bas': 1, 'web': 1, 'guna': 1, 'sedia': 1, 'fasilitas': 1, 'mahasiswa': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'utm': 1, 'olah': 1, 'upa': 1, 'dfd': 1, 'pdm': 1, 'usecase': 1, 'diagram': 1, 'ikut': 1, 'pertama': 1, 'definisi': 1, 'masalah': 1, 'analisis': 1, 'implementasi': 1, 'kode': 1, 'akhir': 1, 'integrasi': 1, 'oleh': 1, 'mampu': 1, 'ganti': 1, 'prosedur': 1, 'digital': 1, 'lebih': 1, 'cepat': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 28, 'of': 16, 'and': 11, 'information': 7, 'pkl': 6, 'thesis': 6, 'is': 5, 'a': 5, 'to': 5, 'as': 5, 'system': 5, 'process': 4, 'design': 4, 'at': 3, 'done': 3, 'based': 3, 'this': 3, 'program': 3, 'institution': 2, 'from': 2, 'time': 2, 'paper': 2, 'that': 2, 'well': 2, 'it': 2, 'purpose': 2, 'research': 2, 'waterfall': 2, 'model': 2, 'systems': 2, 'are': 2, 'for': 2, 'implementation': 2, 'department': 2, 'in': 2, 'with': 2, 'prototype': 2, 'success': 1, 'an': 1, 'educational': 1, 'not': 1, 'only': 1, 'measured': 1, 'graduation': 1, 'number': 1, 'graduates': 1, 'produced': 1, 'but': 1, 'also': 1, 'how': 1, 'manages': 1, 'variety': 1, 'existing': 1, 'data': 1, 'get': 1, 'necessary': 1, 'present': 1, 'fieldwork': 1, 'practice': 1, 'still': 1, 'manually': 1, 'so': 1, 'requires': 1, 'lot': 1, 'effort': 1, 'enlarges': 1, 'opportunities': 1, 'occurrence': 1, 'errors': 1, 'build': 1, 'webbased': 1, 'using': 1, 'provides': 1, 'facilities': 1, 'needs': 1, 'creation': 1, 'make': 1, 'easier': 1, 'students': 1, 'industrial': 1, 'engineering': 1, 'university': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'utm': 1, 'carrying': 1, 'out': 1, 'facilitate': 1, 'managing': 1, 'like': 1, 'pdm': 1, 'cdm': 1, 'usecase': 1, 'diagram': 1, 'followed': 1, 'steps': 1, 'first': 1, 'define': 1, 'problems': 1, 'analysis': 1, 'making': 1, 'code': 1, 'last': 1, 'step': 1, 'intgrated': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'made': 1, 'result': 1, 'able': 1, 'replace': 1, 'old': 1, 'procedure': 1, 'into': 1, 'digital': 1, 'presence': 1, 'submission': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'more': 1, 'quickly': 1})
-------------------------------------------
--- Data #243 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Syamsul Anwar
Judul: Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Potensi Pertumbuhan Klaster Industri Batik Tanjungbumi
Pembimbing 1: Fitri Agustina, ST., MT.
Pembimbing 2: Ahmad Mughni, ST., M.Eng.Mgt
Abstrak (Raw): Dalam rangka pengembangan batik sebagai salah satu potensi ekonomi lokal yang ada di Tanjungbumi, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi klaster industri batik yang ada di Tanjungbumi saat ini, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan klaster industri batik tanjungbumi dan memberikan rekomendasi yang dapat mengoptimalkan pertumbuhan klaster dibandingkan saat ini. Penelitian ini menggunakan model diamond porter (1990) sebagai kerangka berpikir untuk menganalisis pertumbuhan suatu klaster. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Partial least square ( PLS) atau smartPLS 3.0. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh UKM yang ada di Tanjungbumi dan sudah terdaftar di Disperindag (Dinas perindustrian dan perdagangan). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya kondisi permintaan, strategi & persaingan perusahaan berpengaruh terhadap pertumbuhan klaster industri batik Tanjungbumi.
Kata kunci : klaster industri, batik Tanjungbumi, Partial least square (smartPLS)
Abstrak (Clean): dalam rangka pengembangan batik sebagai salah satu potensi ekonomi lokal yang ada di tanjungbumi penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi klaster industri batik yang ada di tanjungbumi saat ini menganalisis faktorfaktor yang mempengaruhi pertumbuhan klaster industri batik tanjungbumi dan memberikan rekomendasi yang dapat mengoptimalkan pertumbuhan klaster dibandingkan saat ini penelitian ini menggunakan model diamond porter sebagai kerangka berpikir untuk menganalisis pertumbuhan suatu klaster metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah partial least square pls atau smartpls sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ukm yang ada di tanjungbumi dan sudah terdaftar di disperindag dinas perindustrian dan perdagangan hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya kondisi permintaan strategi persaingan perusahaan berpengaruh terhadap pertumbuhan klaster industri batik tanjungbumi kata kunci klaster industri batik tanjungbumi partial least square smartpls
Abstrak (Stopwords Removed): rangka pengembangan batik salah satu potensi ekonomi lokal ada tanjungbumi penelitian bertujuan menganalisis kondisi klaster industri batik ada tanjungbumi menganalisis faktorfaktor mempengaruhi pertumbuhan klaster industri batik tanjungbumi memberikan rekomendasi dapat mengoptimalkan pertumbuhan klaster dibandingkan penelitian menggunakan model diamond porter kerangka berpikir menganalisis pertumbuhan klaster metode digunakan penelitian partial least square pls smartpls sampel penelitian seluruh ukm ada tanjungbumi sudah terdaftar disperindag dinas perindustrian perdagangan hasil penelitian menunjukkan bahwasanya kondisi permintaan strategi persaingan perusahaan berpengaruh pertumbuhan klaster industri batik tanjungbumi kata kunci klaster industri batik tanjungbumi partial least square smartpls
Abstrak (Stemmed): rangka kembang batik salah satu potensi ekonomi lokal ada tanjungbumi teliti tuju analis kondisi klaster industri batik ada tanjungbumi analis faktorfaktor pengaruh tumbuh klaster industri batik tanjungbumi beri rekomendasi dapat optimal tumbuh klaster banding teliti guna model diamond porter kerangka pikir analis tumbuh klaster metode guna teliti partial least square pls smartpls sampel teliti seluruh ukm ada tanjungbumi sudah daftar disperindag dinas industri dagang hasil teliti tunjuk bahwasanya kondisi minta strategi saing usaha pengaruh tumbuh klaster industri batik tanjungbumi kata kunci klaster industri batik tanjungbumi partial least square smartpls
Abstrak (Corrected): bangka embank batik salad sat potent economic local ada tanjungbumi elite juju analysis kondisi plaster industry batik ada tanjungbumi analysis faktorfaktor pengaruh tumble plaster industry batik tanjungbumi bert rekomendasi apart optimal tumble plaster banding elite gun model diamond porter kerangka piker analysis tumble plaster metope gun elite partial least square plus smarts sample elite seluruh um ada tanjungbumi judah dafter disperindag dings industry dagan hail elite tuneup bahwasanya kondisi mint strategy saying sara pengaruh tumble plaster industry batik tanjungbumi data bunch plaster industry batik tanjungbumi partial least square smarts
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tanjungbumi': 6, 'klaster': 6, 'batik': 5, 'teliti': 5, 'industri': 5, 'tumbuh': 4, 'ada': 3, 'analis': 3, 'kondisi': 2, 'pengaruh': 2, 'guna': 2, 'partial': 2, 'least': 2, 'square': 2, 'smartpls': 2, 'rangka': 1, 'kembang': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'potensi': 1, 'ekonomi': 1, 'lokal': 1, 'tuju': 1, 'faktorfaktor': 1, 'beri': 1, 'rekomendasi': 1, 'dapat': 1, 'optimal': 1, 'banding': 1, 'model': 1, 'diamond': 1, 'porter': 1, 'kerangka': 1, 'pikir': 1, 'metode': 1, 'pls': 1, 'sampel': 1, 'seluruh': 1, 'ukm': 1, 'sudah': 1, 'daftar': 1, 'disperindag': 1, 'dinas': 1, 'dagang': 1, 'hasil': 1, 'tunjuk': 1, 'bahwasanya': 1, 'minta': 1, 'strategi': 1, 'saing': 1, 'usaha': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'of': 8, 'in': 7, 'tanjungbumi': 6, 'to': 5, 'batik': 5, 'and': 5, 'this': 4, 'study': 4, 'industrial': 4, 'clusters': 4, 'growth': 4, 'a': 3, 'as': 2, 'analyze': 2, 'today': 2, 'that': 2, 'cluster': 2, 'partial': 2, 'least': 2, 'square': 2, 'smartpls': 2, 'industry': 2, 'trade': 2, 'order': 1, 'develop': 1, 'one': 1, 'local': 1, 'economic': 1, 'potential': 1, 'aimed': 1, 'condition': 1, 'analyzes': 1, 'factors': 1, 'influence': 1, 'provide': 1, 'recommendations': 1, 'optimize': 1, 'compared': 1, 'uses': 1, 'diamond': 1, 'model': 1, 'porter': 1, 'framework': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'is': 1, 'pls': 1, 'or': 1, 'sample': 1, 'are': 1, 'all': 1, 'ukm': 1, 'already': 1, 'registered': 1, 'department': 1, 'these': 1, 'results': 1, 'indicate': 1, 'demand': 1, 'conditions': 1, 'company': 1, 'strategy': 1, 'competition': 1, 'affect': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #244 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Miftahol Syabar Maghfiroh
Judul: Penjadwalan Proyek Dengan Menggunakan Metode PERT-CPM
(Studi Kasus Pada PT Kamadjaja Logistik)
Pembimbing 1: Imron Kuswandi, ST. MT
Pembimbing 2: Samsul Amar, ST. MSc
Abstrak (Raw): N/A
Abstrak (Clean): na
Abstrak (Stopwords Removed): na
Abstrak (Stemmed): na
Abstrak (Corrected): na
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'na': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'na': 1})
-------------------------------------------
--- Data #245 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: zamrony
Judul: MENGIDENTIFIKASI HUBUNGAN KEPUASAN KONSUMEN DAN KEINGINAN PEMBAYARAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE KANONIKAL KORELASI
Pembimbing 1: Dr.Kukuh Winarso,S.Si.,M.T.
Pembimbing 2: Ida Lumintu, ST., MT., Ph.D.
Abstrak (Raw): Kebutuhan masyarakat kota Bangkalan terhadap air bersih sangat tinggi, Kebutuhan terpenuhi dengan adanya PDAM yang menyalurkan bantuan mengalirkan air bersih pada rumah yang tidak dapat membuat sumur. Menilai tingkat tingginya pengaruh yang di sebabkan oleh keinginan konsumen terhadap kepuasan konsumen dan pembayaran tagihan sesuai jadwal. Menggunakan analisis kanonikal korelasi penulis mencoba untuk melihat seberapa besar pengaruh yang diberikan. Kanonikal korelasi adalah ilmu statistik tentang model multivariat yang mempelajari tentang kuatnya hubungan beberapa set variabel dependen dengan set variabel independen. Mengidentifikasi adanya keluhan yang di rasakan oleh konsumen, maka digunakan alat analisis kanonikal korelasi untuk melihat faktor apa yang menyebabkan keluhan konsumen tersebut. Mengambil 30 data untuk presampling kemudian menggunakan teknik purposive sampling untuk melengkapi sampel yang telah ditentukan. Hasil penelitian menggunakan perhitungan muatan kanonikal didapatkan nilai variabel kepuasan adalah 0,99713 dan jarak pembayaran (0,65711), kualitas air (0,57181), harga (0,54506). Jadi, memang terdapat hubungan yang signifikan antara dependen variate dengan independen variate. Jadwal pembayaran dan kepuasan konsumen berkolerasi secara nyata secara bersama-sama meskipun untuk korelasi jadwal pembayaran terbilang lemah, tetap berkorelasi terhadap variabel keinginan konsumen. Jadi, variabel yang memiliki hubungan paling kuat adalah variabel jarak pembayaran , kualitas air, dan harga air.
Abstrak (Clean): kebutuhan masyarakat kota bangkalan terhadap air bersih sangat tinggi kebutuhan terpenuhi dengan adanya pdam yang menyalurkan bantuan mengalirkan air bersih pada rumah yang tidak dapat membuat sumur menilai tingkat tingginya pengaruh yang di sebabkan oleh keinginan konsumen terhadap kepuasan konsumen dan pembayaran tagihan sesuai jadwal menggunakan analisis kanonikal korelasi penulis mencoba untuk melihat seberapa besar pengaruh yang diberikan kanonikal korelasi adalah ilmu statistik tentang model multivariat yang mempelajari tentang kuatnya hubungan beberapa set variabel dependen dengan set variabel independen mengidentifikasi adanya keluhan yang di rasakan oleh konsumen maka digunakan alat analisis kanonikal korelasi untuk melihat faktor apa yang menyebabkan keluhan konsumen tersebut mengambil data untuk presampling kemudian menggunakan teknik purposive sampling untuk melengkapi sampel yang telah ditentukan hasil penelitian menggunakan perhitungan muatan kanonikal didapatkan nilai variabel kepuasan adalah dan jarak pembayaran kualitas air harga jadi memang terdapat hubungan yang signifikan antara dependen variate dengan independen variate jadwal pembayaran dan kepuasan konsumen berkolerasi secara nyata secara bersamasama meskipun untuk korelasi jadwal pembayaran terbilang lemah tetap berkorelasi terhadap variabel keinginan konsumen jadi variabel yang memiliki hubungan paling kuat adalah variabel jarak pembayaran kualitas air dan harga air
Abstrak (Stopwords Removed): kebutuhan masyarakat kota bangkalan air bersih sangat tinggi kebutuhan terpenuhi adanya pdam menyalurkan bantuan mengalirkan air bersih rumah dapat membuat sumur menilai tingkat tingginya pengaruh sebabkan keinginan konsumen kepuasan konsumen pembayaran tagihan sesuai jadwal menggunakan analisis kanonikal korelasi penulis mencoba melihat seberapa besar pengaruh diberikan kanonikal korelasi ilmu statistik tentang model multivariat mempelajari tentang kuatnya hubungan beberapa set variabel dependen set variabel independen mengidentifikasi adanya keluhan rasakan konsumen digunakan alat analisis kanonikal korelasi melihat faktor apa menyebabkan keluhan konsumen tersebut mengambil data presampling menggunakan teknik purposive sampling melengkapi sampel ditentukan hasil penelitian menggunakan perhitungan muatan kanonikal didapatkan nilai variabel kepuasan jarak pembayaran kualitas air harga jadi memang terdapat hubungan signifikan antara dependen variate independen variate jadwal pembayaran kepuasan konsumen berkolerasi secara nyata secara bersamasama meskipun korelasi jadwal pembayaran terbilang lemah tetap berkorelasi variabel keinginan konsumen jadi variabel memiliki hubungan paling kuat variabel jarak pembayaran kualitas air harga air
Abstrak (Stemmed): butuh masyarakat kota bangkal air bersih sangat tinggi butuh penuh ada pdam salur bantu alir air bersih rumah dapat buat sumur nilai tingkat tinggi pengaruh sebab ingin konsumen puas konsumen bayar tagih sesuai jadwal guna analisis kanonikal korelasi tulis coba lihat berapa besar pengaruh beri kanonikal korelasi ilmu statistik tentang model multivariat ajar tentang kuat hubung beberapa set variabel dependen set variabel independen identifikasi ada keluh rasa konsumen guna alat analisis kanonikal korelasi lihat faktor apa sebab keluh konsumen sebut ambil data presampling guna teknik purposive sampling lengkap sampel tentu hasil teliti guna hitung muat kanonikal dapat nilai variabel puas jarak bayar kualitas air harga jadi memang dapat hubung signifikan antara dependen variate independen variate jadwal bayar puas konsumen berkolerasi cara nyata cara bersamasama meski korelasi jadwal bayar bilang lemah tetap korelasi variabel ingin konsumen jadi variabel milik hubung paling kuat variabel jarak bayar kualitas air harga air
Abstrak (Corrected): butch masyarakat koto bangka air perish sang ting butch punch ada dam slur bantu air air perish rumal apart but sumer nilgai dingbat ting pengaruh kebab begin consumed puts consumed boyar magic sexual radial gun analysis canonical korelasi tulips coma that berate bear pengaruh bert canonical korelasi i'm statistic tenting model multivariate ajar tenting kurt hung beberapa set variable dependent set variable independent identifikasi ada kelly rash consumed gun flat analysis canonical korelasi that factor papa kebab kelly consumed debut ambit data preambling gun tennis purposive sampling lengkap sample tent hail elite gun hiding must canonical apart nilgai variable puts arak boyar kualitas air hard jade semang apart hung significant angara dependent variate independent variate radial boyar puts consumed berkolerasi cara nyala cara bersamasama mess korelasi radial boyar belong leah team korelasi variable begin consumed jade variable milk hung paling kurt variable arak boyar kualitas air hard air
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'konsumen': 6, 'variabel': 6, 'air': 5, 'bayar': 5, 'korelasi': 5, 'guna': 4, 'kanonikal': 4, 'dapat': 3, 'puas': 3, 'jadwal': 3, 'hubung': 3, 'butuh': 2, 'bersih': 2, 'tinggi': 2, 'ada': 2, 'nilai': 2, 'pengaruh': 2, 'sebab': 2, 'ingin': 2, 'analisis': 2, 'lihat': 2, 'tentang': 2, 'kuat': 2, 'set': 2, 'dependen': 2, 'independen': 2, 'keluh': 2, 'jarak': 2, 'kualitas': 2, 'harga': 2, 'jadi': 2, 'variate': 2, 'cara': 2, 'masyarakat': 1, 'kota': 1, 'bangkal': 1, 'sangat': 1, 'penuh': 1, 'pdam': 1, 'salur': 1, 'bantu': 1, 'alir': 1, 'rumah': 1, 'buat': 1, 'sumur': 1, 'tingkat': 1, 'tagih': 1, 'sesuai': 1, 'tulis': 1, 'coba': 1, 'berapa': 1, 'besar': 1, 'beri': 1, 'ilmu': 1, 'statistik': 1, 'model': 1, 'multivariat': 1, 'ajar': 1, 'beberapa': 1, 'identifikasi': 1, 'rasa': 1, 'alat': 1, 'faktor': 1, 'apa': 1, 'sebut': 1, 'ambil': 1, 'data': 1, 'presampling': 1, 'teknik': 1, 'purposive': 1, 'sampling': 1, 'lengkap': 1, 'sampel': 1, 'tentu': 1, 'hasil': 1, 'teliti': 1, 'hitung': 1, 'muat': 1, 'memang': 1, 'signifikan': 1, 'antara': 1, 'berkolerasi': 1, 'nyata': 1, 'bersamasama': 1, 'meski': 1, 'bilang': 1, 'lemah': 1, 'tetap': 1, 'milik': 1, 'paling': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 9, 'of': 7, 'is': 7, 'water': 5, 'to': 5, 'and': 5, 'for': 4, 'customer': 4, 'analysis': 4, 'payments': 4, 'high': 3, 'satisfaction': 3, 'canonical': 3, 'correlation': 3, 'relationship': 3, 'between': 3, 'community': 2, 'need': 2, 'this': 2, 'by': 2, 'impact': 2, 'we': 2, 'use': 2, 'variables': 2, 'quality': 2, 'pricing': 2, 'schedule': 2, 'are': 2, 'correlated': 2, 'bangkal': 1, 'very': 1, 'fulfiled': 1, 'indonesia': 1, 'utilities': 1, 'pdam': 1, 'specially': 1, 'any': 1, 'people': 1, 'who': 1, 'have': 1, 'no': 1, 'well': 1, 'in': 1, 'their': 1, 'house': 1, 'assessing': 1, 'caused': 1, 'bills': 1, 'payment': 1, 'scheduled': 1, 'find': 1, 'how': 1, 'method': 1, 'exploring': 1, 'two': 1, 'multivariate': 1, 'sets': 1, 'vectors': 1, 'identifying': 1, 'complaints': 1, 'tools': 1, 'obtain': 1, 'factors': 1, 'causing': 1, 'it': 1, 'taking': 1, 'datas': 1, 'presampling': 1, 'then': 1, 'using': 1, 'purposive': 1, 'sampling': 1, 'technique': 1, 'complete': 1, 'determined': 1, 'sample': 1, 'research': 1, 'indicates': 1, 'value': 1, 'distance': 1, 'there': 1, 'a': 1, 'significant': 1, 'dependent': 1, 'independent': 1, 'variate': 1, 'significantly': 1, 'though': 1, 'correlate': 1, 'low': 1, 'still': 1, 'variable': 1, 'want': 1, 'strongest': 1, 'jarak': 1})
-------------------------------------------
--- Data #246 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Syamsul Hidayatullah
Judul: Optimasi Parameter Pemotongan CNC Turning Terhadap Kualitas Produk dan Konsumsi Energi Menggunakan Response Surface Methodology (RSM)
Pembimbing 1: M. Imron Mustajib, S.T., M.T
Pembimbing 2: Teguh Prasetyo, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Perkembangan dunia yang semakin modern, semakin menambah pesat perkembangan dunia industri khusunya industri manufaktur. Salah satu indikasi meningkatnya perkembangan industri manufaktur ini adalah semakin meningkatnya jumlah kendaraan bermotor yang merupakan produk dari industri manufaktur. Perkembangan industri manufaktur yang linier dengan kebutuhan masyarakat menyebabkan kebutuhan energi listrik juga meningkat, sedangkan keberadaan energi listrik jumlahnya terbatas seiring semakin rusaknya lingkungan akibat aktifitas manusia yang salah satunya adalah eksploitasi yang dilakukan oleh para pelaku industri. Oleh karena itu dibutuhkan suatu tindakan untuk meminimalisir penggunaan energi listrik khususnya dalam industri manufaktur namun kualitas tetap diperhatikan. Salah satu mesin yang sering digunakan dalam industri manufaktur adalah CNC Turning. Penelitian ini membahas mengenai optimasi parameter pemotongan CNC Turning terhadap kualitas produk dan konsumsi energi menggunakan Response Surface Methodology (RSM) dengan spesimen brass. Response Surface Methodology (RSM) sendiri adalah gabungan metode statistik dan matematik yang digunakan untuk melakukan proses optimasi. Dari penelitian yang dilakukan diketahui bahwa faktor yang sangat berpengaruh terhadap kekasaran permukaan adalah laju pemakanan, kedalaman potong, dan kecepatan potong. Sedangkan faktor yang sangat berpengaruh terhadap konsumsi energi adalah laju pemakanan dan kedalaman pemotongan. Parameter optimum yang diperoleh adalah (v = 203,60 m/min, a = 1,840 mm, fr = 0,0445 mm/rev) dengan kekasaran permukaan sebesar 1,8343 ?m dan konsumsi energi sebesar 0,0102 KWH.
Abstrak (Clean): perkembangan dunia yang semakin modern semakin menambah pesat perkembangan dunia industri khusunya industri manufaktur salah satu indikasi meningkatnya perkembangan industri manufaktur ini adalah semakin meningkatnya jumlah kendaraan bermotor yang merupakan produk dari industri manufaktur perkembangan industri manufaktur yang linier dengan kebutuhan masyarakat menyebabkan kebutuhan energi listrik juga meningkat sedangkan keberadaan energi listrik jumlahnya terbatas seiring semakin rusaknya lingkungan akibat aktifitas manusia yang salah satunya adalah eksploitasi yang dilakukan oleh para pelaku industri oleh karena itu dibutuhkan suatu tindakan untuk meminimalisir penggunaan energi listrik khususnya dalam industri manufaktur namun kualitas tetap diperhatikan salah satu mesin yang sering digunakan dalam industri manufaktur adalah cnc turning penelitian ini membahas mengenai optimasi parameter pemotongan cnc turning terhadap kualitas produk dan konsumsi energi menggunakan response surface methodology rsm dengan spesimen brass response surface methodology rsm sendiri adalah gabungan metode statistik dan matematik yang digunakan untuk melakukan proses optimasi dari penelitian yang dilakukan diketahui bahwa faktor yang sangat berpengaruh terhadap kekasaran permukaan adalah laju pemakanan kedalaman potong dan kecepatan potong sedangkan faktor yang sangat berpengaruh terhadap konsumsi energi adalah laju pemakanan dan kedalaman pemotongan parameter optimum yang diperoleh adalah v mmin a mm fr mmrev dengan kekasaran permukaan sebesar m dan konsumsi energi sebesar kwh
Abstrak (Stopwords Removed): perkembangan dunia semakin modern semakin menambah pesat perkembangan dunia industri khusunya industri manufaktur salah satu indikasi meningkatnya perkembangan industri manufaktur semakin meningkatnya jumlah kendaraan bermotor produk industri manufaktur perkembangan industri manufaktur linier kebutuhan masyarakat menyebabkan kebutuhan energi listrik meningkat sedangkan keberadaan energi listrik jumlahnya terbatas seiring semakin rusaknya lingkungan akibat aktifitas manusia salah satunya eksploitasi dilakukan para pelaku industri dibutuhkan tindakan meminimalisir penggunaan energi listrik khususnya industri manufaktur kualitas tetap diperhatikan salah satu mesin sering digunakan industri manufaktur cnc turning penelitian membahas mengenai optimasi parameter pemotongan cnc turning kualitas produk konsumsi energi menggunakan response surface methodology rsm spesimen brass response surface methodology rsm sendiri gabungan metode statistik matematik digunakan melakukan proses optimasi penelitian dilakukan diketahui faktor sangat berpengaruh kekasaran permukaan laju pemakanan kedalaman potong kecepatan potong sedangkan faktor sangat berpengaruh konsumsi energi laju pemakanan kedalaman pemotongan parameter optimum diperoleh v mmin a mm fr mmrev kekasaran permukaan sebesar m konsumsi energi sebesar kwh
Abstrak (Stemmed): kembang dunia makin modern makin tambah pesat kembang dunia industri khusunya industri manufaktur salah satu indikasi tingkat kembang industri manufaktur makin tingkat jumlah kendara motor produk industri manufaktur kembang industri manufaktur linier butuh masyarakat sebab butuh energi listrik tingkat sedang ada energi listrik jumlah batas iring makin rusak lingkung akibat aktifitas manusia salah satu eksploitasi laku para laku industri butuh tindak meminimalisir guna energi listrik khusus industri manufaktur kualitas tetap perhati salah satu mesin sering guna industri manufaktur cnc turning teliti bahas kena optimasi parameter potong cnc turning kualitas produk konsumsi energi guna response surface methodology rsm spesimen brass response surface methodology rsm sendiri gabung metode statistik matematik guna laku proses optimasi teliti laku tahu faktor sangat pengaruh kasar muka laju makan dalam potong cepat potong sedang faktor sangat pengaruh konsumsi energi laju makan dalam potong parameter optimum oleh v mmin a mm fr mmrev kasar muka besar m konsumsi energi besar kwh
Abstrak (Corrected): embank dulia making modern making tambac pest embank dulia industry khusunya industry manufacture salad sat indikasi dingbat embank industry manufacture making dingbat mullah kendra motor proud industry manufacture embank industry manufacture linger butch masyarakat kebab butch energy listeria dingbat sedan ada energy listeria mullah bats bring making rusk linking akbar aktifitas amnesia salad sat eksploitasi lake para lake industry butch tindal meminimalisir gun energy listeria rhesus industry manufacture kualitas team perhaps salad sat resin seeing gun industry manufacture inc turning elite baas ken optimism parameter voting inc turning kualitas proud konsumsi energy gun response surface methodology rum specimen brass response surface methodology rum sending gang metope statistic mathematic gun lake proves optimism elite lake tau factor sang pengaruh kadar make last mayan dream voting eat voting sedan factor sang pengaruh konsumsi energy last mayan dream voting parameter optimum olen v main a my fr more kadar make bear m konsumsi energy bear kph
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'industri': 8, 'manufaktur': 6, 'energi': 6, 'kembang': 4, 'makin': 4, 'laku': 4, 'guna': 4, 'potong': 4, 'salah': 3, 'satu': 3, 'tingkat': 3, 'butuh': 3, 'listrik': 3, 'konsumsi': 3, 'dunia': 2, 'jumlah': 2, 'produk': 2, 'sedang': 2, 'kualitas': 2, 'cnc': 2, 'turning': 2, 'teliti': 2, 'optimasi': 2, 'parameter': 2, 'response': 2, 'surface': 2, 'methodology': 2, 'rsm': 2, 'faktor': 2, 'sangat': 2, 'pengaruh': 2, 'kasar': 2, 'muka': 2, 'laju': 2, 'makan': 2, 'dalam': 2, 'besar': 2, 'modern': 1, 'tambah': 1, 'pesat': 1, 'khusunya': 1, 'indikasi': 1, 'kendara': 1, 'motor': 1, 'linier': 1, 'masyarakat': 1, 'sebab': 1, 'ada': 1, 'batas': 1, 'iring': 1, 'rusak': 1, 'lingkung': 1, 'akibat': 1, 'aktifitas': 1, 'manusia': 1, 'eksploitasi': 1, 'para': 1, 'tindak': 1, 'meminimalisir': 1, 'khusus': 1, 'tetap': 1, 'perhati': 1, 'mesin': 1, 'sering': 1, 'bahas': 1, 'kena': 1, 'spesimen': 1, 'brass': 1, 'sendiri': 1, 'gabung': 1, 'metode': 1, 'statistik': 1, 'matematik': 1, 'proses': 1, 'tahu': 1, 'cepat': 1, 'optimum': 1, 'oleh': 1, 'v': 1, 'mmin': 1, 'a': 1, 'mm': 1, 'fr': 1, 'mmrev': 1, 'm': 1, 'kwh': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 27, 'of': 18, 'is': 9, 'industry': 8, 'manufacturing': 6, 'a': 6, 'energy': 6, 'to': 5, 'that': 5, 'and': 5, 'development': 4, 'surface': 4, 'one': 3, 'with': 3, 'electrical': 3, 'in': 3, 'consumption': 3, 'especially': 2, 'increasing': 2, 'product': 2, 'needs': 2, 'while': 2, 'by': 2, 'quality': 2, 'used': 2, 'cnc': 2, 'turning': 2, 'research': 2, 'optimization': 2, 'cutting': 2, 'parameters': 2, 'response': 2, 'methodology': 2, 'rsm': 2, 'factors': 2, 'greatly': 2, 'affect': 2, 'roughness': 2, 'feedrate': 2, 'depth': 2, 'cut': 2, 'modern': 1, 'world': 1, 'adds': 1, 'rapid': 1, 'indication': 1, 'number': 1, 'motor': 1, 'vehicles': 1, 'linear': 1, 'people': 1, 'causing': 1, 'also': 1, 'increased': 1, 'presence': 1, 'limited': 1, 'amount': 1, 'as': 1, 'further': 1, 'degradation': 1, 'environment': 1, 'due': 1, 'human': 1, 'activities': 1, 'which': 1, 'exploitation': 1, 'players': 1, 'therefore': 1, 'it': 1, 'takes': 1, 'an': 1, 'action': 1, 'minimize': 1, 'use': 1, 'but': 1, 'remains': 1, 'unnoticed': 1, 'machine': 1, 'often': 1, 'this': 1, 'discusses': 1, 'using': 1, 'brass': 1, 'specimen': 1, 'itself': 1, 'combination': 1, 'statistical': 1, 'mathematical': 1, 'methods': 1, 'perform': 1, 'process': 1, 'from': 1, 'conducted': 1, 'mind': 1, 'speed': 1, 'optimum': 1, 'are': 1, 'obtained': 1, 'v': 1, 'mmin': 1, 'mm': 1, 'fr': 1, 'mmrev': 1, 'm': 1, 'kwh': 1})
-------------------------------------------
--- Data #247 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Katon Muhammad
Judul: PENDEKATAN DMAI UNTUK MEMINIMASI PEMBOROSAN DAN MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK PADA PT JAPFA COMFEED INDONESIA Tbk UNIT MARGOMULYO
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si.,M.T
Pembimbing 2: Ida Lumintu, S.T.,M.T.,P.hD
Abstrak (Raw): PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk Unit Margomulyo merupakan salah satu cabang perusahaan Japfa Comfeed yang memproduksi produk pakan ternak. Perusahaan ini memproduksi beberapa merek produk pakan unggas. Pada lini produksi perusahaan terindikasi terdapat permasalahan yaitu berupa defect produk. defect terjadi akibat proses produksi dan juga proses penyimpanan pada perusahaan. Penulis mencoba mencari solusi untuk dapat menanggulangi permasalahan kualitas pada perusahaan dengan menggunakan konsep DMAI. Tools yang digunakan dalam penelitian ini yaitu VSM yang digunakan untuk dapat mengetahui aliran informasi dan material pada perusahaan. selanjutnya menetukan CTQ pada defect produk yang terjadi untuk dapat mengetahui atribut kritis dari defect yang terjadi. Pengukuran kapabilitas proses perusahaan diukur untuk mengetahui tingkat sigma pada perusahaan sehingga dapat diketahui tingkat kapabilitas proses yang dimiliki oleh perusahaan. Setelah itu RCA digunakan untuk mengetahui akar penyebab permasalahan defect dari atribut kritis yang telah ditentukan pada CTQ sebelumnya. Langkah terakhir pengukuran nilai RPN dengan menggunakan metode FMEA dimana pada penentuan nilai RPN digunakan untuk dilakukannya rekomendasi perbaikan pada perusahaan. dari hasil CTQ diketahui terdapat defect yang signifkan yaitu berupa defect kutu pada proses produksi, tekstur, gumpalan dan juga kutu pada lini inventory perusahaan. dari hasil penilaian RPN didaptkan bahwa defect kutu pada lini inventory sebesar 168, tekstur sebesar 105 dan juga kutu pada proses produksi sebesar 90 sehingga dari hasil penilain RPN ini dilakukan pemberian usulan perbaikan dengan mempertimbangkan hasil dari penilaian RPN tertinggi
Abstrak (Clean): pt japfa comfeed indonesia tbk unit margomulyo merupakan salah satu cabang perusahaan japfa comfeed yang memproduksi produk pakan ternak perusahaan ini memproduksi beberapa merek produk pakan unggas pada lini produksi perusahaan terindikasi terdapat permasalahan yaitu berupa defect produk defect terjadi akibat proses produksi dan juga proses penyimpanan pada perusahaan penulis mencoba mencari solusi untuk dapat menanggulangi permasalahan kualitas pada perusahaan dengan menggunakan konsep dmai tools yang digunakan dalam penelitian ini yaitu vsm yang digunakan untuk dapat mengetahui aliran informasi dan material pada perusahaan selanjutnya menetukan ctq pada defect produk yang terjadi untuk dapat mengetahui atribut kritis dari defect yang terjadi pengukuran kapabilitas proses perusahaan diukur untuk mengetahui tingkat sigma pada perusahaan sehingga dapat diketahui tingkat kapabilitas proses yang dimiliki oleh perusahaan setelah itu rca digunakan untuk mengetahui akar penyebab permasalahan defect dari atribut kritis yang telah ditentukan pada ctq sebelumnya langkah terakhir pengukuran nilai rpn dengan menggunakan metode fmea dimana pada penentuan nilai rpn digunakan untuk dilakukannya rekomendasi perbaikan pada perusahaan dari hasil ctq diketahui terdapat defect yang signifkan yaitu berupa defect kutu pada proses produksi tekstur gumpalan dan juga kutu pada lini inventory perusahaan dari hasil penilaian rpn didaptkan bahwa defect kutu pada lini inventory sebesar tekstur sebesar dan juga kutu pada proses produksi sebesar sehingga dari hasil penilain rpn ini dilakukan pemberian usulan perbaikan dengan mempertimbangkan hasil dari penilaian rpn tertinggi
Abstrak (Stopwords Removed): pt japfa comfeed indonesia tbk unit margomulyo salah satu cabang perusahaan japfa comfeed memproduksi produk pakan ternak perusahaan memproduksi beberapa merek produk pakan unggas lini produksi perusahaan terindikasi terdapat permasalahan berupa defect produk defect terjadi akibat proses produksi proses penyimpanan perusahaan penulis mencoba mencari solusi dapat menanggulangi permasalahan kualitas perusahaan menggunakan konsep dmai tools digunakan penelitian vsm digunakan dapat mengetahui aliran informasi material perusahaan selanjutnya menetukan ctq defect produk terjadi dapat mengetahui atribut kritis defect terjadi pengukuran kapabilitas proses perusahaan diukur mengetahui tingkat sigma perusahaan dapat diketahui tingkat kapabilitas proses dimiliki perusahaan rca digunakan mengetahui akar penyebab permasalahan defect atribut kritis ditentukan ctq sebelumnya langkah terakhir pengukuran nilai rpn menggunakan metode fmea dimana penentuan nilai rpn digunakan dilakukannya rekomendasi perbaikan perusahaan hasil ctq diketahui terdapat defect signifkan berupa defect kutu proses produksi tekstur gumpalan kutu lini inventory perusahaan hasil penilaian rpn didaptkan defect kutu lini inventory sebesar tekstur sebesar kutu proses produksi sebesar hasil penilain rpn dilakukan pemberian usulan perbaikan mempertimbangkan hasil penilaian rpn tertinggi
Abstrak (Stemmed): pt japfa comfeed indonesia tbk unit margomulyo salah satu cabang usaha japfa comfeed produksi produk pakan ternak usaha produksi beberapa merek produk pakan unggas lini produksi usaha indikasi dapat masalah upa defect produk defect jadi akibat proses produksi proses simpan usaha tulis coba cari solusi dapat tanggulang masalah kualitas usaha guna konsep dmai tools guna teliti vsm guna dapat tahu alir informasi material usaha lanjut menetukan ctq defect produk jadi dapat tahu atribut kritis defect jadi ukur kapabilitas proses usaha ukur tahu tingkat sigma usaha dapat tahu tingkat kapabilitas proses milik usaha rca guna tahu akar sebab masalah defect atribut kritis tentu ctq belum langkah akhir ukur nilai rpn guna metode fmea mana tentu nilai rpn guna laku rekomendasi baik usaha hasil ctq tahu dapat defect signifkan upa defect kutu proses produksi tekstur gumpal kutu lini inventory usaha hasil nilai rpn didaptkan defect kutu lini inventory besar tekstur besar kutu proses produksi besar hasil penilain rpn laku beri usul baik timbang hasil nilai rpn tinggi
Abstrak (Corrected): pt jaffa coffee indonesia bk unit margomulyo salad sat cabana sara jaffa coffee produksi proud pagan eternal sara produksi beberapa mere proud pagan nuggar line produksi sara indikasi apart marsala up defect proud defect jade akbar proves produksi proves simian sara tulips coma care solus apart tanggulang marsala kualitas sara gun onset mai tools gun elite vim gun apart tau air informant material sara layout menetukan ct defect proud jade apart tau tribute iritis defect jade ukr kapabilitas proves sara ukr tau dingbat sigma sara apart tau dingbat kapabilitas proves milk sara rca gun tau aka kebab marsala defect tribute iritis tent ct begum bangka air ukr nilgai run gun metope flea mana tent nilgai run gun lake rekomendasi back sara hail ct tau apart defect signifkan up defect tutu proves produksi tester gumball tutu line inventory sara hail nilgai run didaptkan defect tutu line inventory bear tester bear tutu proves produksi bear hail peneplain run lake bert usual back timing hail nilgai run ting
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'usaha': 11, 'defect': 8, 'produksi': 6, 'dapat': 6, 'proses': 6, 'guna': 6, 'tahu': 6, 'rpn': 5, 'produk': 4, 'nilai': 4, 'hasil': 4, 'kutu': 4, 'lini': 3, 'masalah': 3, 'jadi': 3, 'ctq': 3, 'ukur': 3, 'besar': 3, 'japfa': 2, 'comfeed': 2, 'pakan': 2, 'upa': 2, 'atribut': 2, 'kritis': 2, 'kapabilitas': 2, 'tingkat': 2, 'tentu': 2, 'laku': 2, 'baik': 2, 'tekstur': 2, 'inventory': 2, 'pt': 1, 'indonesia': 1, 'tbk': 1, 'unit': 1, 'margomulyo': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'cabang': 1, 'ternak': 1, 'beberapa': 1, 'merek': 1, 'unggas': 1, 'indikasi': 1, 'akibat': 1, 'simpan': 1, 'tulis': 1, 'coba': 1, 'cari': 1, 'solusi': 1, 'tanggulang': 1, 'kualitas': 1, 'konsep': 1, 'dmai': 1, 'tools': 1, 'teliti': 1, 'vsm': 1, 'alir': 1, 'informasi': 1, 'material': 1, 'lanjut': 1, 'menetukan': 1, 'sigma': 1, 'milik': 1, 'rca': 1, 'akar': 1, 'sebab': 1, 'belum': 1, 'langkah': 1, 'akhir': 1, 'metode': 1, 'fmea': 1, 'mana': 1, 'rekomendasi': 1, 'signifkan': 1, 'gumpal': 1, 'didaptkan': 1, 'penilain': 1, 'beri': 1, 'usul': 1, 'timbang': 1, 'tinggi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'to': 12, 'defect': 9, 'was': 7, 'company': 6, 'and': 6, 'of': 5, 'rpn': 5, 'companys': 4, 'production': 4, 'line': 4, 'by': 4, 'in': 4, 'know': 4, 'this': 3, 'as': 3, 'process': 3, 'value': 3, 'used': 3, 'ctq': 3, 'critical': 3, 'result': 3, 'marking': 3, 'japfa': 2, 'comfeed': 2, 'is': 2, 'that': 2, 'produces': 2, 'are': 2, 'problem': 2, 'which': 2, 'product': 2, 'quality': 2, 'measure': 2, 'on': 2, 'its': 2, 'attribute': 2, 'capability': 2, 'cause': 2, 'analysis': 2, 'improvement': 2, 'texture': 2, 'inventory': 2, 'flea': 2, 'indonesia': 1, 'margomulyo': 1, 'unit': 1, 'one': 1, 'branch': 1, 'live': 1, 'stock': 1, 'food': 1, 'products': 1, 'several': 1, 'brands': 1, 'poultry': 1, 'feed': 1, 'along': 1, 'there': 1, 'indicated': 1, 'occur': 1, 'storage': 1, 'took': 1, 'author': 1, 'tries': 1, 'find': 1, 'solution': 1, 'solve': 1, 'employing': 1, 'dmai': 1, 'define': 1, 'analyze': 1, 'improve': 1, 'concept': 1, 'vsm': 1, 'stream': 1, 'mapping': 1, 'tools': 1, 'research': 1, 'order': 1, 'flow': 1, 'informations': 1, 'materials': 1, 'next': 1, 'determine': 1, 'occured': 1, 'measured': 1, 'sigma': 1, 'level': 1, 'extent': 1, 'afterward': 1, 'rca': 1, 'root': 1, 'knowthe': 1, 'problems': 1, 'basic': 1, 'from': 1, 'previously': 1, 'determined': 1, 'last': 1, 'step': 1, 'risk': 1, 'priority': 1, 'number': 1, 'using': 1, 'fmea': 1, 'failure': 1, 'modes': 1, 'effect': 1, 'method': 1, 'give': 1, 'recommendation': 1, 'showed': 1, 'significant': 1, 'clod': 1, 'fleas': 1, 'it': 1, 'found': 1, 'big': 1, 'with': 1, 'proposal': 1, 'given': 1, 'considering': 1, 'highest': 1})
-------------------------------------------
--- Data #248 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: achmad fauzi
Judul: efek jumlah takaran cat, thinner dan tekanan angin terhadap tingkat kerataan hasil pengectan
Pembimbing 1: mu'alim S.T., M.T.
Pembimbing 2: anis arendra S.T., M.Eng.
Abstrak (Raw): Pengecatan merupakan salah satu dari prinsip pencegahan korosi, penambahan keindahan, dan penambahan keawetan pada suatu material. Untuk menghasilkan pengecatan yang baik, sangat tergantung pada komposisi setiap bahan yang digunakan. Sehingga cat akan melapisi material dengan baik pula dan tentunya akan mampu menghambat laju korosi yang akan terjadi. Karena apabila terjadi korosi akibat reaksi elektrokimia dengan lingkungannya, maka keindahan, dan keawetan dari material tersebut akan menurun. (Erwin Sulistyo dan Putu Hadi Setyarini 2011).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang signifikan dan memberikan pengaruh pada tingkat kerataan hasil pengecatan, mengetahui kombinasi dari faktor yang berpengaruh terhadapt ingkat kerataan hasil pengecatan, mengetahui hasil tingkat kerataan yang minimum dan optimum dari setiap faktor yang digunakan. Penelitian ini merupakan Jenis penelitian eksperimental. Karena penelitian eksperimental merupakan salah satu prosedur penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui dampak treatmen terhadap hasil yang akan diperoleh pada subjek penelitian. Penelitian eksperimental merupakan modifikasi kondisi yang dilakukan secara sengaja dan terkontrol dalam menentukan peristiwa atau kejadian, serta pengamatan terhadap perubahan yang terjadi pada peristiwa itu sendiri.Sehingga di peroleh nilai optimum faktor 1 yaitu Faktor Takaran Cat terdapat 2 level yaitu 80 ml dan 100ml. pada level 1 yaitu 80 ml di dapatkan tingkat kerataan pengecatan dengan rata-rata yaitu 24,5 mm danpada level 2 yaitu 100 ml di dapatkan tingkat kerataan pengecatan dengan rata-rata yaitu 25,4mm.
Abstrak (Clean): pengecatan merupakan salah satu dari prinsip pencegahan korosi penambahan keindahan dan penambahan keawetan pada suatu material untuk menghasilkan pengecatan yang baik sangat tergantung pada komposisi setiap bahan yang digunakan sehingga cat akan melapisi material dengan baik pula dan tentunya akan mampu menghambat laju korosi yang akan terjadi karena apabila terjadi korosi akibat reaksi elektrokimia dengan lingkungannya maka keindahan dan keawetan dari material tersebut akan menurun erwin sulistyo dan putu hadi setyarini penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang signifikan dan memberikan pengaruh pada tingkat kerataan hasil pengecatan mengetahui kombinasi dari faktor yang berpengaruh terhadapt ingkat kerataan hasil pengecatan mengetahui hasil tingkat kerataan yang minimum dan optimum dari setiap faktor yang digunakan penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental karena penelitian eksperimental merupakan salah satu prosedur penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui dampak treatmen terhadap hasil yang akan diperoleh pada subjek penelitian penelitian eksperimental merupakan modifikasi kondisi yang dilakukan secara sengaja dan terkontrol dalam menentukan peristiwa atau kejadian serta pengamatan terhadap perubahan yang terjadi pada peristiwa itu sendirisehingga di peroleh nilai optimum faktor yaitu faktor takaran cat terdapat level yaitu ml dan ml pada level yaitu ml di dapatkan tingkat kerataan pengecatan dengan ratarata yaitu mm danpada level yaitu ml di dapatkan tingkat kerataan pengecatan dengan ratarata yaitu mm
Abstrak (Stopwords Removed): pengecatan salah satu prinsip pencegahan korosi penambahan keindahan penambahan keawetan material menghasilkan pengecatan baik sangat tergantung komposisi setiap bahan digunakan cat melapisi material baik pula tentunya mampu menghambat laju korosi terjadi apabila terjadi korosi akibat reaksi elektrokimia lingkungannya keindahan keawetan material tersebut menurun erwin sulistyo putu hadi setyarini penelitian bertujuan mengetahui faktor – faktor signifikan memberikan pengaruh tingkat kerataan hasil pengecatan mengetahui kombinasi faktor berpengaruh terhadapt ingkat kerataan hasil pengecatan mengetahui hasil tingkat kerataan minimum optimum setiap faktor digunakan penelitian jenis penelitian eksperimental penelitian eksperimental salah satu prosedur penelitian kuantitatif bertujuan mengetahui dampak treatmen hasil diperoleh subjek penelitian penelitian eksperimental modifikasi kondisi dilakukan secara sengaja terkontrol menentukan peristiwa kejadian pengamatan perubahan terjadi peristiwa sendirisehingga peroleh nilai optimum faktor faktor takaran cat terdapat level ml ml level ml dapatkan tingkat kerataan pengecatan ratarata mm danpada level ml dapatkan tingkat kerataan pengecatan ratarata mm
Abstrak (Stemmed): cat salah satu prinsip cegah korosi tambah indah tambah awet material hasil cat baik sangat gantung komposisi tiap bahan guna cat lapis material baik pula tentu mampu hambat laju korosi jadi apabila jadi korosi akibat reaksi elektrokimia lingkung indah awet material sebut turun erwin sulistyo putu had setyarini teliti tuju tahu faktor faktor signifikan beri pengaruh tingkat rata hasil cat tahu kombinasi faktor pengaruh terhadapt ingkat rata hasil cat tahu hasil tingkat rata minimum optimum tiap faktor guna teliti jenis teliti eksperimental teliti eksperimental salah satu prosedur teliti kuantitatif tuju tahu dampak treatmen hasil oleh subjek teliti teliti eksperimental modifikasi kondisi laku cara sengaja kontrol tentu peristiwa jadi amat ubah jadi peristiwa sendirisehingga oleh nilai optimum faktor faktor takar cat dapat level ml ml level ml dapat tingkat rata cat ratarata mm danpada level ml dapat tingkat rata cat ratarata mm
Abstrak (Corrected): cat salad sat principe yeah morose tambac kinda tambac wet material hail cat back sang antung komposisi tip bahai gun cat laps material back pula tent camp combat last morose jade arabia jade morose akbar breaks elektrokimia linking kinda wet material debut turn erwin sulistyo put had setyarini elite juju tau factor factor significant bert pengaruh dingbat rata hail cat tau kombinasi factor pengaruh terhadapt ingest rata hail cat tau hail dingbat rata minimum optimum tip factor gun elite penis elite experimental elite experimental salad sat procedure elite kuantitatif juju tau damp treatment hail olen subject elite elite experimental modifikasi kondisi lake cara sengaja control tent pristina jade mat bah jade pristina sendirisehingga olen nilgai optimum factor factor taker cat apart level my my level my apart dingbat rata cat ratarata my canada level my apart dingbat rata cat ratarata my
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'cat': 8, 'teliti': 7, 'faktor': 6, 'hasil': 5, 'rata': 5, 'jadi': 4, 'tahu': 4, 'tingkat': 4, 'ml': 4, 'korosi': 3, 'material': 3, 'eksperimental': 3, 'dapat': 3, 'level': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'tambah': 2, 'indah': 2, 'awet': 2, 'baik': 2, 'tiap': 2, 'guna': 2, 'tentu': 2, 'tuju': 2, 'pengaruh': 2, 'optimum': 2, 'oleh': 2, 'peristiwa': 2, 'ratarata': 2, 'mm': 2, 'prinsip': 1, 'cegah': 1, 'sangat': 1, 'gantung': 1, 'komposisi': 1, 'bahan': 1, 'lapis': 1, 'pula': 1, 'mampu': 1, 'hambat': 1, 'laju': 1, 'apabila': 1, 'akibat': 1, 'reaksi': 1, 'elektrokimia': 1, 'lingkung': 1, 'sebut': 1, 'turun': 1, 'erwin': 1, 'sulistyo': 1, 'putu': 1, 'had': 1, 'setyarini': 1, 'signifikan': 1, 'beri': 1, 'kombinasi': 1, 'terhadapt': 1, 'ingkat': 1, 'minimum': 1, 'jenis': 1, 'prosedur': 1, 'kuantitatif': 1, 'dampak': 1, 'treatmen': 1, 'subjek': 1, 'modifikasi': 1, 'kondisi': 1, 'laku': 1, 'cara': 1, 'sengaja': 1, 'kontrol': 1, 'amat': 1, 'ubah': 1, 'sendirisehingga': 1, 'nilai': 1, 'takar': 1, 'danpada': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 28, 'of': 27, 'and': 9, 'is': 7, 'research': 7, 'level': 7, 'painting': 6, 'a': 6, 'that': 6, 'on': 5, 'to': 5, 'will': 4, 'with': 4, 'factor': 4, 'flatness': 4, 'obtained': 4, 'ie': 4, 'ml': 4, 'corrosion': 3, 'material': 3, 'in': 3, 'results': 3, 'experimental': 3, 'one': 2, 'addition': 2, 'beauty': 2, 'durability': 2, 'good': 2, 'each': 2, 'used': 2, 'so': 2, 'paint': 2, 'be': 2, 'because': 2, 'this': 2, 'aims': 2, 'factors': 2, 'find': 2, 'out': 2, 'optimum': 2, 'events': 2, 'as': 2, 'at': 2, 'an': 2, 'average': 2, 'mm': 2, 'principles': 1, 'prevention': 1, 'generate': 1, 'highly': 1, 'depends': 1, 'composition': 1, 'coat': 1, 'very': 1, 'anyway': 1, 'certainly': 1, 'able': 1, 'inhibit': 1, 'rate': 1, 'occur': 1, 'case': 1, 'due': 1, 'electrochemical': 1, 'reaction': 1, 'its': 1, 'environment': 1, 'then': 1, 'these': 1, 'materials': 1, 'decrease': 1, 'erwin': 1, 'sulistyo': 1, 'putu': 1, 'had': 1, 'setyarini': 1, 'know': 1, 'significant': 1, 'give': 1, 'influence': 1, 'kerataaan': 1, 'knowing': 1, 'combination': 1, 'affect': 1, 'result': 1, 'minimum': 1, 'being': 1, 'type': 1, 'procedure': 1, 'quantitative': 1, 'impact': 1, 'treatmen': 1, 'against': 1, 'would': 1, 'subject': 1, 'modification': 1, 'condition': 1, 'done': 1, 'deliberately': 1, 'controlled': 1, 'manner': 1, 'determining': 1, 'event': 1, 'or': 1, 'well': 1, 'observations': 1, 'changes': 1, 'which': 1, 'occurred': 1, 'themselves': 1, 'values': 1, 'for': 1, 'measure': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'levels': 1})
-------------------------------------------
--- Data #249 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ahmad faisol
Judul: Percobaan Mesin Bubut : Efek Kecepatan Putar Spindle, Kedalaman Potong Dan Kecepatan Laju Pahat Terhadap Tingkat Kepresisian Produk Engsel Pintu
Pembimbing 1: Sabarudin Akhmad, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Anis Arendra, S.T., M.Eng.
Abstrak (Raw): Percobaan faktorial merupakan percobaan yang perlakuannya terdiri atas kombinasi taraf dari beberapa faktor. Pada percobaan faktorial menggunakan lebih dari satu faktor (Setiawan 2009). Tujuan dari percobaan faktorial yaitu untuk melihat interaksi antara faktor yang dicobakan. Pada penelitian ingin mengetahui apakah efek kecepatan putar spindle , kedalaman pemotongan dan kecepatan laju pahat berpengaruh pada kepresisian produk yaitu engsel pintu. Pada penelitian juga bertujuan untuk mengetahui terjadinya interaksi dari faktor-faktor tersebut dalam mempengaruhi hasil produk. Pada grafik half normal plot yang menampilkan nilai mutlak dari semua efek (faktor) , dimana nilai yang dihasilkan tidak ada yang signifikan, berarti mesin bubut yang digunakan pada penelitian ini masih normal dan tidak perlu di kalibrasi. factor (A) Kecepatan Putar Spindle dengan factor (B) kedalaman potong terdapat interaksi karena garis gradiennya saling berpotongan artinya kedua faktor tersebut saling ketergantungan. Pada main effect ketiga faktor yaitu faktor A, B dan C tidak signifikan namun kemungkinan bisa signifikan apabila level yang digunakan berbeda yaitu semakin besar nilai level yang digunakan. Saran untuk penelitian selanjutnya agar menggunakan level yang berbeda dalam percobaan yang sama
Abstrak (Clean): percobaan faktorial merupakan percobaan yang perlakuannya terdiri atas kombinasi taraf dari beberapa faktor pada percobaan faktorial menggunakan lebih dari satu faktor setiawan tujuan dari percobaan faktorial yaitu untuk melihat interaksi antara faktor yang dicobakan pada penelitian ingin mengetahui apakah efek kecepatan putar spindle kedalaman pemotongan dan kecepatan laju pahat berpengaruh pada kepresisian produk yaitu engsel pintu pada penelitian juga bertujuan untuk mengetahui terjadinya interaksi dari faktorfaktor tersebut dalam mempengaruhi hasil produk pada grafik half normal plot yang menampilkan nilai mutlak dari semua efek faktor dimana nilai yang dihasilkan tidak ada yang signifikan berarti mesin bubut yang digunakan pada penelitian ini masih normal dan tidak perlu di kalibrasi factor a kecepatan putar spindle dengan factor b kedalaman potong terdapat interaksi karena garis gradiennya saling berpotongan artinya kedua faktor tersebut saling ketergantungan pada main effect ketiga faktor yaitu faktor a b dan c tidak signifikan namun kemungkinan bisa signifikan apabila level yang digunakan berbeda yaitu semakin besar nilai level yang digunakan saran untuk penelitian selanjutnya agar menggunakan level yang berbeda dalam percobaan yang sama
Abstrak (Stopwords Removed): percobaan faktorial percobaan perlakuannya terdiri atas kombinasi taraf beberapa faktor percobaan faktorial menggunakan lebih satu faktor setiawan tujuan percobaan faktorial melihat interaksi antara faktor dicobakan penelitian ingin mengetahui apakah efek kecepatan putar spindle kedalaman pemotongan kecepatan laju pahat berpengaruh kepresisian produk engsel pintu penelitian bertujuan mengetahui terjadinya interaksi faktorfaktor tersebut mempengaruhi hasil produk grafik half normal plot menampilkan nilai mutlak semua efek faktor dimana nilai dihasilkan ada signifikan berarti mesin bubut digunakan penelitian masih normal perlu kalibrasi factor a kecepatan putar spindle factor b kedalaman potong terdapat interaksi garis gradiennya saling berpotongan artinya kedua faktor tersebut saling ketergantungan main effect ketiga faktor faktor a b c signifikan kemungkinan signifikan apabila level digunakan berbeda semakin besar nilai level digunakan saran penelitian selanjutnya menggunakan level berbeda percobaan sama
Abstrak (Stemmed): coba faktorial coba laku diri atas kombinasi taraf beberapa faktor coba faktorial guna lebih satu faktor setiawan tuju coba faktorial lihat interaksi antara faktor coba teliti ingin tahu apakah efek cepat putar spindle dalam potong cepat laju pahat pengaruh presisi produk engsel pintu teliti tuju tahu jadi interaksi faktorfaktor sebut pengaruh hasil produk grafik half normal plot tampil nilai mutlak semua efek faktor mana nilai hasil ada signifikan arti mesin bubut guna teliti masih normal perlu kalibrasi factor a cepat putar spindle factor b dalam potong dapat interaksi garis gradien saling potong arti dua faktor sebut saling gantung main effect tiga faktor faktor a b c signifikan mungkin signifikan apabila level guna beda makin besar nilai level guna saran teliti lanjut guna level beda coba sama
Abstrak (Corrected): coma factorial coma lake dirt alas kombinasi tara beberapa factor coma factorial gun leash sat factor setiawan juju coma factorial that interaksi angara factor coma elite begin tau halakah eek eat put spindle dream voting eat last phat pengaruh press proud angel pint elite juju tau jade interaksi faktorfaktor debut pengaruh hail proud grain half normal plot tamil nilgai mutual sea eek factor mana nilgai hail ada significant art resin butut gun elite mash normal peru kalibrasi factor a eat put spindle factor b dream voting apart interaksi paris gradient saying voting art due factor debut saying antung main effect toga factor factor a b c significant munchkin significant arabia level gun bed making bear nilgai level gun saran elite layout gun level bed coma same
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'faktor': 7, 'coba': 6, 'guna': 5, 'teliti': 4, 'faktorial': 3, 'interaksi': 3, 'cepat': 3, 'potong': 3, 'nilai': 3, 'signifikan': 3, 'level': 3, 'tuju': 2, 'tahu': 2, 'efek': 2, 'putar': 2, 'spindle': 2, 'dalam': 2, 'pengaruh': 2, 'produk': 2, 'sebut': 2, 'hasil': 2, 'normal': 2, 'arti': 2, 'factor': 2, 'a': 2, 'b': 2, 'saling': 2, 'beda': 2, 'laku': 1, 'diri': 1, 'atas': 1, 'kombinasi': 1, 'taraf': 1, 'beberapa': 1, 'lebih': 1, 'satu': 1, 'setiawan': 1, 'lihat': 1, 'antara': 1, 'ingin': 1, 'apakah': 1, 'laju': 1, 'pahat': 1, 'presisi': 1, 'engsel': 1, 'pintu': 1, 'jadi': 1, 'faktorfaktor': 1, 'grafik': 1, 'half': 1, 'plot': 1, 'tampil': 1, 'mutlak': 1, 'semua': 1, 'mana': 1, 'ada': 1, 'mesin': 1, 'bubut': 1, 'masih': 1, 'perlu': 1, 'kalibrasi': 1, 'dapat': 1, 'garis': 1, 'gradien': 1, 'dua': 1, 'gantung': 1, 'main': 1, 'effect': 1, 'tiga': 1, 'c': 1, 'mungkin': 1, 'apabila': 1, 'makin': 1, 'besar': 1, 'saran': 1, 'lanjut': 1, 'sama': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 9, 'in': 7, 'factors': 6, 'experiment': 5, 'is': 5, 'to': 5, 'factor': 4, 'factorial': 3, 'a': 3, 'interaction': 3, 'study': 3, 'speed': 3, 'and': 3, 'significant': 3, 'level': 2, 'effects': 2, 'spindle': 2, 'depth': 2, 'effect': 2, 'on': 2, 'normal': 2, 'value': 2, 'used': 2, 'not': 2, 'b': 2, 'are': 2, 'use': 2, 'different': 2, 'levels': 2, 'an': 1, 'whose': 1, 'treatment': 1, 'consisted': 1, 'combination': 1, 'several': 1, 'using': 1, 'more': 1, 'than': 1, 'one': 1, 'setiawan': 1, 'purpose': 1, 'see': 1, 'between': 1, 'tested': 1, 'wanted': 1, 'know': 1, 'whether': 1, 'rotational': 1, 'cutting': 1, 'pace': 1, 'chisel': 1, 'precision': 1, 'products': 1, 'namely': 1, 'door': 1, 'hinges': 1, 'also': 1, 'aims': 1, 'determine': 1, 'these': 1, 'influencing': 1, 'product': 1, 'yield': 1, 'at': 1, 'half': 1, 'plot': 1, 'graph': 1, 'showing': 1, 'absolute': 1, 'values': 1, 'all': 1, 'where': 1, 'produced': 1, 'no': 1, 'meaning': 1, 'lathes': 1, 'this': 1, 'does': 1, 'need': 1, 'calibration': 1, 'playback': 1, 'with': 1, 'cut': 1, 'because': 1, 'there': 1, 'gradient': 1, 'les': 1, 'intersect': 1, 'means': 1, 'that': 1, 'both': 1, 'interdependent': 1, 'main': 1, 'three': 1, 'c': 1, 'but': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'when': 1, 'possibility': 1, 'ie': 1, 'greater': 1, 'suggestions': 1, 'for': 1, 'further': 1, 'research': 1, 'order': 1, 'same': 1})
-------------------------------------------
--- Data #250 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: RAM AINUL GHURRY
Judul: INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT PADA PELAYANAN PUBLIK DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KABUPATEN BANGKALAN
Pembimbing 1: Dr. Rahmad Hidayat S.T., S.H., M.T
Pembimbing 2: Mu'alim S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Pelayanan publik oleh aparatur pemerintah dewasa ini masih banyak dijumpai kelemahan sehingga belum dapat memenuhi kualitas yang diharapkan masyarakat. Hal ini ditandai dengan masih adanya berbagai keluhan masyarakat yang disampaikan melalui media massa, sehingga dapat menimbulkan citra yang kurang baik terhadap aparatur pemerintah. Mengingat fungsi utama pemerintah adalah melayani masyarakat maka pemerintah perlu terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan. Dari hasil penelitian dan pembahasan tentang Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap Pelayanan Publik pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bangkalan, dapat menyimpulkan bahwa pelayanan publik yang telah diberikan oleh aparatur pemerintah telah berjalan dengan baik dimana didapatkan hasil Indeks Kepuasan Masyarakat dilihat dari 14 indikator dengan mutu pelayanan B dan nilai unit pelayanan Indeks Kepuasan Masyarakat 63.87 oleh karena itu kinerja pelayanan dapat dikategorikan baik.
Abstrak (Clean): pelayanan publik oleh aparatur pemerintah dewasa ini masih banyak dijumpai kelemahan sehingga belum dapat memenuhi kualitas yang diharapkan masyarakat hal ini ditandai dengan masih adanya berbagai keluhan masyarakat yang disampaikan melalui media massa sehingga dapat menimbulkan citra yang kurang baik terhadap aparatur pemerintah mengingat fungsi utama pemerintah adalah melayani masyarakat maka pemerintah perlu terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dari hasil penelitian dan pembahasan tentang indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik pada dinas kependudukan dan catatan sipil kabupaten bangkalan dapat menyimpulkan bahwa pelayanan publik yang telah diberikan oleh aparatur pemerintah telah berjalan dengan baik dimana didapatkan hasil indeks kepuasan masyarakat dilihat dari indikator dengan mutu pelayanan b dan nilai unit pelayanan indeks kepuasan masyarakat oleh karena itu kinerja pelayanan dapat dikategorikan baik
Abstrak (Stopwords Removed): pelayanan publik aparatur pemerintah dewasa masih banyak dijumpai kelemahan belum dapat memenuhi kualitas diharapkan masyarakat ditandai masih adanya berbagai keluhan masyarakat disampaikan media massa dapat menimbulkan citra kurang baik aparatur pemerintah mengingat fungsi utama pemerintah melayani masyarakat pemerintah perlu terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan hasil penelitian pembahasan tentang indeks kepuasan masyarakat pelayanan publik dinas kependudukan catatan sipil kabupaten bangkalan dapat menyimpulkan pelayanan publik diberikan aparatur pemerintah berjalan baik dimana didapatkan hasil indeks kepuasan masyarakat dilihat indikator mutu pelayanan b nilai unit pelayanan indeks kepuasan masyarakat kinerja pelayanan dapat dikategorikan baik
Abstrak (Stemmed): layan publik aparatur perintah dewasa masih banyak jumpa lemah belum dapat penuh kualitas harap masyarakat tanda masih ada bagai keluh masyarakat sampai media massa dapat timbul citra kurang baik aparatur perintah ingat fungsi utama perintah layan masyarakat perintah perlu terus upaya tingkat kualitas layan hasil teliti bahas tentang indeks puas masyarakat layan publik dinas duduk catat sipil kabupaten bangkal dapat simpul layan publik beri aparatur perintah jalan baik mana dapat hasil indeks puas masyarakat lihat indikator mutu layan b nilai unit layan indeks puas masyarakat kerja layan dapat kategori baik
Abstrak (Corrected): layman public apparatus perineal debase mash banyan jump leah begum apart punch kualitas harp masyarakat panda mash ada bahai kelly masyarakat sampan media mass apart timbal citral during back apparatus perineal ingot fungi mama perineal layman masyarakat perineal peru terms pay dingbat kualitas layman hail elite baas tenting ideas puts masyarakat layman public dings dude carat sigil kabupaten bangka apart simple layman public bert apparatus perineal alan back mana apart hail ideas puts masyarakat that indicator mute layman b nilgai unit layman ideas puts masyarakat era layman apart category back
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'layan': 8, 'masyarakat': 6, 'perintah': 5, 'dapat': 5, 'publik': 3, 'aparatur': 3, 'baik': 3, 'indeks': 3, 'puas': 3, 'masih': 2, 'kualitas': 2, 'hasil': 2, 'dewasa': 1, 'banyak': 1, 'jumpa': 1, 'lemah': 1, 'belum': 1, 'penuh': 1, 'harap': 1, 'tanda': 1, 'ada': 1, 'bagai': 1, 'keluh': 1, 'sampai': 1, 'media': 1, 'massa': 1, 'timbul': 1, 'citra': 1, 'kurang': 1, 'ingat': 1, 'fungsi': 1, 'utama': 1, 'perlu': 1, 'terus': 1, 'upaya': 1, 'tingkat': 1, 'teliti': 1, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'dinas': 1, 'duduk': 1, 'catat': 1, 'sipil': 1, 'kabupaten': 1, 'bangkal': 1, 'simpul': 1, 'beri': 1, 'jalan': 1, 'mana': 1, 'lihat': 1, 'indikator': 1, 'mutu': 1, 'b': 1, 'nilai': 1, 'unit': 1, 'kerja': 1, 'kategori': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 12, 'public': 7, 'government': 5, 'service': 5, 'can': 4, 'by': 3, 'quality': 3, 'to': 3, 'and': 3, 'satisfaction': 3, 'index': 3, 'services': 2, 'that': 2, 'community': 2, 'it': 2, 'is': 2, 'which': 2, 'in': 2, 'apparatus': 2, 'be': 2, 'has': 2, 'been': 2, 'officials': 1, 'today': 1, 'are': 1, 'still': 1, 'found': 1, 'many': 1, 'weaknesses': 1, 'not': 1, 'meet': 1, 'expected': 1, 'characterized': 1, 'presence': 1, 'various': 1, 'complaints': 1, 'submitted': 1, 'through': 1, 'mass': 1, 'media': 1, 'result': 1, 'unfavorable': 1, 'image': 1, 'given': 1, 'primary': 1, 'function': 1, 'serve': 1, 'needs': 1, 'continue': 1, 'improve': 1, 'from': 1, 'results': 1, 'research': 1, 'discussion': 1, 'on': 1, 'for': 1, 'department': 1, 'population': 1, 'civil': 1, 'registration': 1, 'bangkal': 1, 'concluded': 1, 'granted': 1, 'running': 1, 'well': 1, 'showed': 1, 'visible': 1, 'indicators': 1, 'b': 1, 'value': 1, 'units': 1, 'therefore': 1, 'performance': 1, 'categorized': 1, 'as': 1, 'good': 1})
-------------------------------------------
--- Data #251 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: BAGUS ANDIYANTO
Judul: PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN ALAT PENCACAH SAMPAH TYPE HORIZONTAL
Pembimbing 1: Mu’alim, S.T., M.T
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Setiap hari kita tidak lepas dari sampah, karena kita membuangnya baik dirumah dikantor dan dimanapun kita berada. Tidak heran ketika akan menimbulkan pencemaran tanah, air dan udara. Di tinjau dari kepentingan dan kelestarian lingkungan, sampah yang bersifat organik tidak begitu bermasalah karena dengan mudah dapat diurai oleh mikroba menjadi bahan yang mudah menyatu kembali dengan alam. Sebaliknya sampah anorganik sukar terurai dan menjadi bahan pencemar. Secara umum sampah dapat dipisahkan menjadi :
1. Sampah organik/mudah busuk berasal dari : sisa makanan, sisa sayuran dan kulit buah-buahan, sisa ikan dan daging, sampah kebun (rumput, daun dan ranting).
2. Sampah anorganik/tidak mudah busuk berupa : kertas, kayu, kain, kaca, logam, plastik, karet dan tanah.
Untuk menunjang kebutuhan akan pakan ternak cacing tanah maka dibuat suatu perancangan mesin untuk mengolah sampah. Permasalahan mengenai pengolahan sampah yang telah menunjang timbulnhya banyak inovasi-inovasi untuk membuat alat yang bertujuan untuk mengurangi pencemaran lingkungan. Alat yang akan dirancang pada penelitian ini adalah alat pencacah sampah organik type horizontal.
Keunggulan alat pencacah sampah organik type horizontal adalah mampu menghasilkan hasil cacahan sampah yang halus serta dapat menghancurkan sampah menjadi partikel-partikel kecil, dan dapat menghasilkan cacahan sampah organik dengan kapasitas yang diinginkan oleh peneliti. Alat pencacah sampah organik ini menjadi peluang bagi pembudi daya cacing tanah untuk menjadikan sampah-sampah organik ini menjadi pakan untuk cacing tanah. Mesin ini juga membantu untuk mendaur ulang sampah-sampah yang masih bisa untuk digunakan selain sebagai pakan ternak cacing tanah juga dapat di gunakan untuk membuat pupuk organik dari hasil pencacahan dari alat atau mesin pencacah sampah organik ini, mesin ini dapat digunakan secara kontinyu untuk mengurangi dampak atau pencemaran lingkungan yang dihasilkan oleh sampah-sampah. dengan catatan apabila cacing tanah yang ditanam sebanyak 100 kg, maka pakan yang harus diberikan juga harus 100 kg. Dengan mengecilnya volume sampah yang telah tecacah oleh alat pencacah sampah sampah organik maka kemudian dijadikan pakan atau media untuk ternak cacing tanah.
Kata kunci : cacing tanah, sampah organic, alat pencacash sampah organic.
Abstrak (Clean): abstrak setiap hari kita tidak lepas dari sampah karena kita membuangnya baik dirumah dikantor dan dimanapun kita berada tidak heran ketika akan menimbulkan pencemaran tanah air dan udara di tinjau dari kepentingan dan kelestarian lingkungan sampah yang bersifat organik tidak begitu bermasalah karena dengan mudah dapat diurai oleh mikroba menjadi bahan yang mudah menyatu kembali dengan alam sebaliknya sampah anorganik sukar terurai dan menjadi bahan pencemar secara umum sampah dapat dipisahkan menjadi sampah organikmudah busuk berasal dari sisa makanan sisa sayuran dan kulit buahbuahan sisa ikan dan daging sampah kebun rumput daun dan ranting sampah anorganiktidak mudah busuk berupa kertas kayu kain kaca logam plastik karet dan tanah untuk menunjang kebutuhan akan pakan ternak cacing tanah maka dibuat suatu perancangan mesin untuk mengolah sampah permasalahan mengenai pengolahan sampah yang telah menunjang timbulnhya banyak inovasiinovasi untuk membuat alat yang bertujuan untuk mengurangi pencemaran lingkungan alat yang akan dirancang pada penelitian ini adalah alat pencacah sampah organik type horizontal keunggulan alat pencacah sampah organik type horizontal adalah mampu menghasilkan hasil cacahan sampah yang halus serta dapat menghancurkan sampah menjadi partikelpartikel kecil dan dapat menghasilkan cacahan sampah organik dengan kapasitas yang diinginkan oleh peneliti alat pencacah sampah organik ini menjadi peluang bagi pembudi daya cacing tanah untuk menjadikan sampahsampah organik ini menjadi pakan untuk cacing tanah mesin ini juga membantu untuk mendaur ulang sampahsampah yang masih bisa untuk digunakan selain sebagai pakan ternak cacing tanah juga dapat di gunakan untuk membuat pupuk organik dari hasil pencacahan dari alat atau mesin pencacah sampah organik ini mesin ini dapat digunakan secara kontinyu untuk mengurangi dampak atau pencemaran lingkungan yang dihasilkan oleh sampahsampah dengan catatan apabila cacing tanah yang ditanam sebanyak kg maka pakan yang harus diberikan juga harus kg dengan mengecilnya volume sampah yang telah tecacah oleh alat pencacah sampah sampah organik maka kemudian dijadikan pakan atau media untuk ternak cacing tanah kata kunci cacing tanah sampah organic alat pencacash sampah organic
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak setiap hari kita lepas sampah kita membuangnya baik dirumah dikantor dimanapun kita berada heran ketika menimbulkan pencemaran tanah air udara tinjau kepentingan kelestarian lingkungan sampah bersifat organik begitu bermasalah mudah dapat diurai mikroba menjadi bahan mudah menyatu kembali alam sebaliknya sampah anorganik sukar terurai menjadi bahan pencemar secara umum sampah dapat dipisahkan menjadi sampah organikmudah busuk berasal sisa makanan sisa sayuran kulit buahbuahan sisa ikan daging sampah kebun rumput daun ranting sampah anorganiktidak mudah busuk berupa kertas kayu kain kaca logam plastik karet tanah menunjang kebutuhan pakan ternak cacing tanah dibuat perancangan mesin mengolah sampah permasalahan mengenai pengolahan sampah menunjang timbulnhya banyak inovasiinovasi membuat alat bertujuan mengurangi pencemaran lingkungan alat dirancang penelitian alat pencacah sampah organik type horizontal keunggulan alat pencacah sampah organik type horizontal mampu menghasilkan hasil cacahan sampah halus dapat menghancurkan sampah menjadi partikelpartikel kecil dapat menghasilkan cacahan sampah organik kapasitas diinginkan peneliti alat pencacah sampah organik menjadi peluang bagi pembudi daya cacing tanah menjadikan sampahsampah organik menjadi pakan cacing tanah mesin membantu mendaur ulang sampahsampah masih digunakan selain pakan ternak cacing tanah dapat gunakan membuat pupuk organik hasil pencacahan alat mesin pencacah sampah organik mesin dapat digunakan secara kontinyu mengurangi dampak pencemaran lingkungan dihasilkan sampahsampah catatan apabila cacing tanah ditanam sebanyak kg pakan harus diberikan harus kg mengecilnya volume sampah tecacah alat pencacah sampah sampah organik dijadikan pakan media ternak cacing tanah kata kunci cacing tanah sampah organic alat pencacash sampah organic
Abstrak (Stemmed): abstrak tiap hari kita lepas sampah kita buang baik rumah kantor mana kita ada heran ketika timbul cemar tanah air udara tinjau penting lestari lingkung sampah sifat organik begitu masalah mudah dapat urai mikroba jadi bahan mudah satu kembali alam balik sampah anorganik sukar urai jadi bahan cemar cara umum sampah dapat pisah jadi sampah organikmudah busuk asal sisa makan sisa sayur kulit buahbuahan sisa ikan daging sampah kebun rumput daun ranting sampah anorganiktidak mudah busuk upa kertas kayu kain kaca logam plastik karet tanah tunjang butuh pakan ternak cacing tanah buat ancang mesin olah sampah masalah kena olah sampah tunjang timbulnhya banyak inovasiinovasi buat alat tuju kurang cemar lingkung alat rancang teliti alat cacah sampah organik type horizontal unggul alat cacah sampah organik type horizontal mampu hasil hasil cacah sampah halus dapat hancur sampah jadi partikelpartikel kecil dapat hasil cacah sampah organik kapasitas ingin teliti alat cacah sampah organik jadi peluang bagi budi daya cacing tanah jadi sampahsampah organik jadi pakan cacing tanah mesin bantu daur ulang sampahsampah masih guna selain pakan ternak cacing tanah dapat guna buat pupuk organik hasil cacah alat mesin cacah sampah organik mesin dapat guna cara kontinyu kurang dampak cemar lingkung hasil sampahsampah catat apabila cacing tanah tanam banyak kg pakan harus beri harus kg kecil volume sampah tecacah alat cacah sampah sampah organik jadi pakan media ternak cacing tanah kata kunci cacing tanah sampah organic alat pencacash sampah organic
Abstrak (Corrected): abstract tip hard kit leaps sampan kit bang back rumal cantor mana kit ada hera retina timbal cedar tana air dark ninja panting restart linking sampan sift organic begin marsala judah apart ural microbe jade bahai judah sat cembali alarm balk sampan inorganic sugar ural jade bahai cedar cara mum sampan apart pish jade sampan organikmudah busk anal visa mayan visa sayer built buahbuahan visa ian dating sampan begun rumpus damn ranting sampan anorganiktidak judah busk up eras kay kain kara logan plastic karen tana tuning butch pagan eternal facing tana but dancing resin blah sampan marsala ken blah sampan tuning timbulnhya banyan inovasiinovasi but flat juju during cedar linking flat dancing elite flat cacao sampan organic type horizontal lungful flat cacao sampan organic type horizontal camp hail hail cacao sampan halls apart cancer sampan jade partikelpartikel cecil apart hail cacao sampan organic kapasitas begin elite flat cacao sampan organic jade pelting bag bud day facing tana jade sampahsampah organic jade pagan facing tana resin bantu dour slang sampahsampah mash gun slain pagan eternal facing tana apart gun but punk organic hail cacao flat resin cacao sampan organic resin apart gun cara kontinyu during damp cedar linking hail sampahsampah carat arabia facing tana tana banyan keg pagan harms bert harms keg cecil volume sampan teach flat cacao sampan sampan organic jade pagan media eternal facing tana data bunch facing tana sampan organic flat pencacash sampan organic
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sampah': 21, 'tanah': 9, 'organik': 9, 'jadi': 8, 'alat': 8, 'cacah': 8, 'cacing': 7, 'dapat': 6, 'pakan': 5, 'hasil': 5, 'cemar': 4, 'mesin': 4, 'kita': 3, 'lingkung': 3, 'mudah': 3, 'sisa': 3, 'ternak': 3, 'buat': 3, 'sampahsampah': 3, 'guna': 3, 'masalah': 2, 'urai': 2, 'bahan': 2, 'cara': 2, 'busuk': 2, 'tunjang': 2, 'olah': 2, 'banyak': 2, 'kurang': 2, 'teliti': 2, 'type': 2, 'horizontal': 2, 'kecil': 2, 'kg': 2, 'harus': 2, 'organic': 2, 'abstrak': 1, 'tiap': 1, 'hari': 1, 'lepas': 1, 'buang': 1, 'baik': 1, 'rumah': 1, 'kantor': 1, 'mana': 1, 'ada': 1, 'heran': 1, 'ketika': 1, 'timbul': 1, 'air': 1, 'udara': 1, 'tinjau': 1, 'penting': 1, 'lestari': 1, 'sifat': 1, 'begitu': 1, 'mikroba': 1, 'satu': 1, 'kembali': 1, 'alam': 1, 'balik': 1, 'anorganik': 1, 'sukar': 1, 'umum': 1, 'pisah': 1, 'organikmudah': 1, 'asal': 1, 'makan': 1, 'sayur': 1, 'kulit': 1, 'buahbuahan': 1, 'ikan': 1, 'daging': 1, 'kebun': 1, 'rumput': 1, 'daun': 1, 'ranting': 1, 'anorganiktidak': 1, 'upa': 1, 'kertas': 1, 'kayu': 1, 'kain': 1, 'kaca': 1, 'logam': 1, 'plastik': 1, 'karet': 1, 'butuh': 1, 'ancang': 1, 'kena': 1, 'timbulnhya': 1, 'inovasiinovasi': 1, 'tuju': 1, 'rancang': 1, 'unggul': 1, 'mampu': 1, 'halus': 1, 'hancur': 1, 'partikelpartikel': 1, 'kapasitas': 1, 'ingin': 1, 'peluang': 1, 'bagi': 1, 'budi': 1, 'daya': 1, 'bantu': 1, 'daur': 1, 'ulang': 1, 'masih': 1, 'selain': 1, 'pupuk': 1, 'kontinyu': 1, 'dampak': 1, 'catat': 1, 'apabila': 1, 'tanam': 1, 'beri': 1, 'volume': 1, 'tecacah': 1, 'media': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'pencacash': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'rubbish': 16, 'the': 12, 'of': 11, 'organic': 9, 'can': 8, 'be': 8, 'and': 7, 'that': 7, 'is': 7, 'for': 7, 'machine': 6, 'a': 5, 'as': 5, 'waste': 5, 'to': 5, 'enumerator': 5, 'equipment': 5, 'from': 4, 'pollution': 4, 'easily': 4, 'by': 4, 'this': 4, 'at': 3, 'an': 3, 'make': 3, 'we': 2, 'are': 2, 'teh': 2, 'because': 2, 'not': 2, 'when': 2, 'makes': 2, 'soil': 2, 'in': 2, 'area': 2, 'problem': 2, 'broken': 2, 'down': 2, 'into': 2, 'foul': 2, 'derived': 2, 'type': 2, 'horizontal': 2, 'able': 2, 'eartwroms': 2, 'used': 2, 'whit': 2, 'eartworms': 2, 'abstract': 1, 'always': 1, 'day': 1, 't': 1, 'free': 1, 'throw': 1, 'away': 1, 'home': 1, 'office': 1, 'any': 1, 'where': 1, 'suprisingly': 1, 'water': 1, 'air': 1, 'terms': 1, 'interest': 1, 'preservation': 1, 'argonomic': 1, 'less': 1, 'microbes': 1, 'become': 1, 'material': 1, 'integrete': 1, 'with': 1, 'nature': 1, 'other': 1, 'way': 1, 'difficultto': 1, 'generally': 1, 'rubbuish': 1, 'separated': 1, 'food': 1, 'vegeteble': 1, 'rind': 1, 'fish': 1, 'meat': 1, 'garden': 1, 'wastegrass': 1, 'leaf': 1, 'twig': 1, 'anorganic': 1, 'paper': 1, 'wood': 1, 'fabric': 1, 'mirror': 1, 'metal': 1, 'plastic': 1, 'condom': 1, 'support': 1, 'fodder': 1, 'earth': 1, 'wrom': 1, 'them': 1, 'made': 1, 'drafting': 1, 'marage': 1, 'concerning': 1, 'preparation': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'generated': 1, 'lot': 1, 'inovation': 1, 'tool': 1, 'making': 1, 'head': 1, 'sudstract': 1, 'divice': 1, 'designed': 1, 'study': 1, 'superiority': 1, 'producing': 1, 'smooth': 1, 'dissolve': 1, 'small': 1, 'particles': 1, 'produse': 1, 'appropriate': 1, 'capacity': 1, 'required': 1, 'researcher': 1, 'opportunities': 1, 'emprowerment': 1, 'woof': 1, 'hlep': 1, 'recycling': 1, 'still': 1, 'menure': 1, 'result': 1, 'use': 1, 'continue': 1, 'substract': 1, 'record': 1, 'if': 1, 'eart': 1, 'wroms': 1, 'planted': 1, 'many': 1, 'kg': 1, 'under': 1, 'stoding': 1, 'volume': 1, 'trash': 1, 'enumerators': 1, 'then': 1, 'feed': 1, 'or': 1, 'media': 1, 'key': 1, 'word': 1})
-------------------------------------------
--- Data #252 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Mahmud Ali
Judul: PENGARUH JENIS KRISTAL, ELEKTRODE POSITIF DAN ELEKTODE NEGATIF PADA TEGANGAN AWAL DAN LIFE TIME BATERAI KRISTAL
Pembimbing 1: mu'alim S.T., M.T.
Pembimbing 2: anis arendra S.T., M.Eng.
Abstrak (Raw): Seiring perkembangan teknologi elektronik portable, kebutuhan komponen baterai juga semakin tinggi. Baterai konvensional yang ada saat ini memiliki beberapa kelemahan yaitu diantaranya adalah lifetime pendek akibat sulfation pada plat elektrode karena adanya cairan elektrolit. Beberapa penelitian baterai jenis baru tanpa cairan elektrolit atau dikenal baterai kristal yang diharapkan dapat mengatasi kelemahan baterai konvesional telah dilakukan diantaranya oleh peneliti University of California dan juga peneliti dari India. Untuk itulah dalam penelitian ini juga mencoba menfokuskan percobaan eksperimen pembuatan baterai kristal dengan menggunakan jenis kristal garam epsom dan garam rochelle,elektrode positif karbon aktif dan stainless stell serta elektorde negatif tembaga dan aluminium. Metode perancangan percobaan yang digunakan adalah desain eksperimen faktorial 3 faktor 2 level (23). Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui pengaruh dari faktor dan level faktor jenis kristal (faktor A) ,elektrode positif (faktor B) dan elektrode negatif (faktor C) yang digunakan terhadap variabel respon tegangan awal yang dicapai dan life time baterai kristal yang dibuat. Dalam percobaan ini terdapat 8 kombinasi faktor dan level faktor dengan 3 replikasi untuk setiap kombinasinya. Variable terkontrol yaitu bentuk baterai silinder dan dimensi diameter elektrode positif dan negatif ± 2 cm,tinggi elektrode positif dan negatif ± 5 cm, jenis kristal adalah garam epsom dan garam rochelle dengan berat ± 50 gram. Proses pengumpulan data dilakukan dengan cara mengukur tegangan awal baterai kemudian baterai diberi beban 0,75 watt dan selanjutnya diukur lagi tegangannya setiap 1 jam berikutnya sampai tegangan baterai dibawah 50% dari tegangan awal maka pengukuran dihentikan. Berdasarkan data tegangan perjam tersebut kemudian dibuat kurva tegangan per jam dan juga rumus persamaan kurvanya. Dari persamaan kurva tegangan per jam kemudian dicari jari –jari kelengkungan kurva menggunakan rumus inverse kurvatur dengan cara memasukkan rumus persamaan kurva secara online di alamat www.curveratorcalculator-emathelp.com .Untuk data input perhitungan ANOVA didapatkan berdasarkan grafik jari-jari kelengkungan kurvatur pada jam ke berapa grafik mengalami perubahan trend yang cukup ekstrim sehingga pada diambil jam tersebut itulah yang akan dimasukan sebagai input proses perhitungan ANOVA untuk variabel respon life time, sedangkan untuk variabel tegangan awal didasarkan pada pengukuran langsung tegangan awal baterai setelah selesai dibuat. Untuk kombinasi dan replikasi lain dilakukan prosedur yang sama. Setelah didapatkan data untuk keseluruhan kombinasi selanjutnya diolah dengan software minitab untuk melakukan analisis ANOVA.
Abstrak (Clean): seiring perkembangan teknologi elektronik portable kebutuhan komponen baterai juga semakin tinggi baterai konvensional yang ada saat ini memiliki beberapa kelemahan yaitu diantaranya adalah lifetime pendek akibat sulfation pada plat elektrode karena adanya cairan elektrolit beberapa penelitian baterai jenis baru tanpa cairan elektrolit atau dikenal baterai kristal yang diharapkan dapat mengatasi kelemahan baterai konvesional telah dilakukan diantaranya oleh peneliti university of california dan juga peneliti dari india untuk itulah dalam penelitian ini juga mencoba menfokuskan percobaan eksperimen pembuatan baterai kristal dengan menggunakan jenis kristal garam epsom dan garam rochelleelektrode positif karbon aktif dan stainless stell serta elektorde negatif tembaga dan aluminium metode perancangan percobaan yang digunakan adalah desain eksperimen faktorial faktor level tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui pengaruh dari faktor dan level faktor jenis kristal faktor a elektrode positif faktor b dan elektrode negatif faktor c yang digunakan terhadap variabel respon tegangan awal yang dicapai dan life time baterai kristal yang dibuat dalam percobaan ini terdapat kombinasi faktor dan level faktor dengan replikasi untuk setiap kombinasinya variable terkontrol yaitu bentuk baterai silinder dan dimensi diameter elektrode positif dan negatif ± cmtinggi elektrode positif dan negatif ± cm jenis kristal adalah garam epsom dan garam rochelle dengan berat ± gram proses pengumpulan data dilakukan dengan cara mengukur tegangan awal baterai kemudian baterai diberi beban watt dan selanjutnya diukur lagi tegangannya setiap jam berikutnya sampai tegangan baterai dibawah dari tegangan awal maka pengukuran dihentikan berdasarkan data tegangan perjam tersebut kemudian dibuat kurva tegangan per jam dan juga rumus persamaan kurvanya dari persamaan kurva tegangan per jam kemudian dicari jari –jari kelengkungan kurva menggunakan rumus inverse kurvatur dengan cara memasukkan rumus persamaan kurva secara online di alamat wwwcurveratorcalculatoremathelpcom untuk data input perhitungan anova didapatkan berdasarkan grafik jarijari kelengkungan kurvatur pada jam ke berapa grafik mengalami perubahan trend yang cukup ekstrim sehingga pada diambil jam tersebut itulah yang akan dimasukan sebagai input proses perhitungan anova untuk variabel respon life time sedangkan untuk variabel tegangan awal didasarkan pada pengukuran langsung tegangan awal baterai setelah selesai dibuat untuk kombinasi dan replikasi lain dilakukan prosedur yang sama setelah didapatkan data untuk keseluruhan kombinasi selanjutnya diolah dengan software minitab untuk melakukan analisis anova
Abstrak (Stopwords Removed): seiring perkembangan teknologi elektronik portable kebutuhan komponen baterai semakin tinggi baterai konvensional ada memiliki beberapa kelemahan diantaranya lifetime pendek akibat sulfation plat elektrode adanya cairan elektrolit beberapa penelitian baterai jenis baru cairan elektrolit dikenal baterai kristal diharapkan dapat mengatasi kelemahan baterai konvesional dilakukan diantaranya peneliti university of california peneliti india itulah penelitian mencoba menfokuskan percobaan eksperimen pembuatan baterai kristal menggunakan jenis kristal garam epsom garam rochelleelektrode positif karbon aktif stainless stell elektorde negatif tembaga aluminium metode perancangan percobaan digunakan desain eksperimen faktorial faktor level tujuan ingin dicapai penelitian mengetahui pengaruh faktor level faktor jenis kristal faktor a elektrode positif faktor b elektrode negatif faktor c digunakan variabel respon tegangan awal dicapai life time baterai kristal dibuat percobaan terdapat kombinasi faktor level faktor replikasi setiap kombinasinya variable terkontrol bentuk baterai silinder dimensi diameter elektrode positif negatif ± cmtinggi elektrode positif negatif ± cm jenis kristal garam epsom garam rochelle berat ± gram proses pengumpulan data dilakukan cara mengukur tegangan awal baterai baterai diberi beban watt selanjutnya diukur lagi tegangannya setiap jam berikutnya tegangan baterai dibawah tegangan awal pengukuran dihentikan berdasarkan data tegangan perjam tersebut dibuat kurva tegangan per jam rumus persamaan kurvanya persamaan kurva tegangan per jam dicari jari –jari kelengkungan kurva menggunakan rumus inverse kurvatur cara memasukkan rumus persamaan kurva secara online alamat wwwcurveratorcalculatoremathelpcom data input perhitungan anova didapatkan berdasarkan grafik jarijari kelengkungan kurvatur jam berapa grafik mengalami perubahan trend cukup ekstrim diambil jam tersebut itulah dimasukan input proses perhitungan anova variabel respon life time sedangkan variabel tegangan awal didasarkan pengukuran langsung tegangan awal baterai selesai dibuat kombinasi replikasi lain dilakukan prosedur sama didapatkan data keseluruhan kombinasi selanjutnya diolah software minitab melakukan analisis anova
Abstrak (Stemmed): iring kembang teknologi elektronik portable butuh komponen baterai makin tinggi baterai konvensional ada milik beberapa lemah antara lifetime pendek akibat sulfation plat elektrode ada cair elektrolit beberapa teliti baterai jenis baru cair elektrolit kenal baterai kristal harap dapat atas lemah baterai konvesional laku antara teliti university of california teliti india itu teliti coba menfokuskan coba eksperimen buat baterai kristal guna jenis kristal garam epsom garam rochelleelektrode positif karbon aktif stainless stell elektorde negatif tembaga aluminium metode ancang coba guna desain eksperimen faktorial faktor level tuju ingin capai teliti tahu pengaruh faktor level faktor jenis kristal faktor a elektrode positif faktor b elektrode negatif faktor c guna variabel respon tegang awal capai life time baterai kristal buat coba dapat kombinasi faktor level faktor replikasi tiap kombinasi variable kontrol bentuk baterai silinder dimensi diameter elektrode positif negatif cmtinggi elektrode positif negatif cm jenis kristal garam epsom garam rochelle berat gram proses kumpul data laku cara ukur tegang awal baterai baterai beri beban watt lanjut ukur lagi tegang tiap jam ikut tegang baterai bawah tegang awal ukur henti dasar data tegang jam sebut buat kurva tegang per jam rumus sama kurva sama kurva tegang per jam cari jari jari lengkung kurva guna rumus inverse kurvatur cara masuk rumus sama kurva cara online alamat wwwcurveratorcalculatoremathelpcom data input hitung anova dapat dasar grafik jarijari lengkung kurvatur jam berapa grafik alami ubah trend cukup ekstrim ambil jam sebut itu masuk input proses hitung anova variabel respon life time sedang variabel tegang awal dasar ukur langsung tegang awal baterai selesai buat kombinasi replikasi lain laku prosedur sama dapat data seluruh kombinasi lanjut olah software minitab laku analisis anova
Abstrak (Corrected): bring embank teknologi electronic portable butch component bacteria making ting bacteria conventional ada milk beberapa leah angara lifetime pended akbar salvation play electrode ada car elektrolit beberapa elite bacteria penis bar car elektrolit penal bacteria krista harp apart alas leah bacteria konvesional lake angara elite university of california elite india it elite coma menfokuskan coma eksperimen but bacteria krista gun penis krista gram epsom gram rochelleelektrode position carbon attic stainless tell electrode negative teabag aluminum metope dancing coma gun detain eksperimen factorial factor level juju begin capri elite tau pengaruh factor level factor penis krista factor a electrode position factor b electrode negative factor c gun variable respond began away capri life time bacteria krista but coma apart kombinasi factor level factor replicas tip kombinasi variable control bent bacteria splinter dimension diameter electrode position negative cmtinggi electrode position negative cm penis krista gram epsom gram rochelle beat gram proves rumpus data lake cara ukr began away bacteria bacteria bert began watt layout ukr lag began tip jam it began bacteria away began away ukr henri dakar data began jam debut but kura began per jam rumpus same kura same kura began per jam care jar jar lengkung kura gun rumpus inverse curvature cara mask rumpus same kura cara online adamant wwwcurveratorcalculatoremathelpcom data input hiding nova apart dakar grain jarijari lengkung curvature jam berate grain salami bah trend cutup estrin ambit jam debut it mask input proves hiding nova variable respond life time sedan variable began away dakar ukr lansing began away bacteria seesaw but kombinasi replicas lain lake procedure same apart data seluruh kombinasi layout blah software minicab lake analysis nova
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'baterai': 12, 'tegang': 10, 'faktor': 8, 'kristal': 6, 'jam': 6, 'elektrode': 5, 'teliti': 5, 'awal': 5, 'kurva': 5, 'jenis': 4, 'dapat': 4, 'laku': 4, 'coba': 4, 'buat': 4, 'guna': 4, 'garam': 4, 'positif': 4, 'negatif': 4, 'kombinasi': 4, 'data': 4, 'ukur': 4, 'sama': 4, 'level': 3, 'variabel': 3, 'cara': 3, 'dasar': 3, 'rumus': 3, 'anova': 3, 'ada': 2, 'beberapa': 2, 'lemah': 2, 'antara': 2, 'cair': 2, 'elektrolit': 2, 'itu': 2, 'eksperimen': 2, 'epsom': 2, 'capai': 2, 'respon': 2, 'life': 2, 'time': 2, 'replikasi': 2, 'tiap': 2, 'proses': 2, 'lanjut': 2, 'sebut': 2, 'per': 2, 'jari': 2, 'lengkung': 2, 'kurvatur': 2, 'masuk': 2, 'input': 2, 'hitung': 2, 'grafik': 2, 'iring': 1, 'kembang': 1, 'teknologi': 1, 'elektronik': 1, 'portable': 1, 'butuh': 1, 'komponen': 1, 'makin': 1, 'tinggi': 1, 'konvensional': 1, 'milik': 1, 'lifetime': 1, 'pendek': 1, 'akibat': 1, 'sulfation': 1, 'plat': 1, 'baru': 1, 'kenal': 1, 'harap': 1, 'atas': 1, 'konvesional': 1, 'university': 1, 'of': 1, 'california': 1, 'india': 1, 'menfokuskan': 1, 'rochelleelektrode': 1, 'karbon': 1, 'aktif': 1, 'stainless': 1, 'stell': 1, 'elektorde': 1, 'tembaga': 1, 'aluminium': 1, 'metode': 1, 'ancang': 1, 'desain': 1, 'faktorial': 1, 'tuju': 1, 'ingin': 1, 'tahu': 1, 'pengaruh': 1, 'a': 1, 'b': 1, 'c': 1, 'variable': 1, 'kontrol': 1, 'bentuk': 1, 'silinder': 1, 'dimensi': 1, 'diameter': 1, 'cmtinggi': 1, 'cm': 1, 'rochelle': 1, 'berat': 1, 'gram': 1, 'kumpul': 1, 'beri': 1, 'beban': 1, 'watt': 1, 'lagi': 1, 'ikut': 1, 'bawah': 1, 'henti': 1, 'cari': 1, 'inverse': 1, 'online': 1, 'alamat': 1, 'wwwcurveratorcalculatoremathelpcom': 1, 'jarijari': 1, 'berapa': 1, 'alami': 1, 'ubah': 1, 'trend': 1, 'cukup': 1, 'ekstrim': 1, 'ambil': 1, 'sedang': 1, 'langsung': 1, 'selesai': 1, 'lain': 1, 'prosedur': 1, 'seluruh': 1, 'olah': 1, 'software': 1, 'minitab': 1, 'analisis': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 45, 'of': 25, 'and': 16, 'is': 13, 'battery': 11, 'voltage': 10, 'to': 9, 'for': 8, 'a': 7, 'that': 6, 'electrode': 6, 'are': 5, 'on': 5, 'factor': 5, 'then': 5, 'also': 4, 'this': 4, 'salt': 4, 'positive': 4, 'negative': 4, 'combination': 4, 'with': 4, 'data': 4, 'initial': 4, 'curve': 4, 'an': 3, 'crystal': 3, 'in': 3, 'experiment': 3, 'crystals': 3, 'factors': 3, 'level': 3, 'hour': 3, 'based': 3, 'equation': 3, 'anova': 3, 'as': 2, 'some': 2, 'due': 2, 'electrolyte': 2, 'fluid': 2, 'research': 2, 'address': 2, 'has': 2, 'been': 2, 'done': 2, 'by': 2, 'researchers': 2, 'from': 2, 'experimental': 2, 'using': 2, 'epsom': 2, 'rochelle': 2, 'design': 2, 'used': 2, 'be': 2, 'type': 2, 'response': 2, 'variables': 2, 'life': 2, 'time': 2, 'replication': 2, 'variable': 2, 'cm': 2, 'process': 2, 'measurement': 2, 'per': 2, 'formula': 2, 'curvature': 2, 'kurvatur': 2, 'how': 2, 'at': 2, 'input': 2, 'calculation': 2, 'obtained': 2, 'graph': 2, 'taken': 2, 'after': 2, 'do': 2, 'development': 1, 'portable': 1, 'electronic': 1, 'technology': 1, 'needs': 1, 'components': 1, 'getting': 1, 'higher': 1, 'conventional': 1, 'exist': 1, 'today': 1, 'have': 1, 'weakness': 1, 'such': 1, 'short': 1, 'lifetime': 1, 'sulfation': 1, 'plate': 1, 'new': 1, 'kind': 1, 'without': 1, 'or': 1, 'known': 1, 'expected': 1, 'accounting': 1, 'its': 1, 'including': 1, 'university': 1, 'california': 1, 'india': 1, 'reason': 1, 'study': 1, 'tried': 1, 'batterymaking': 1, 'focusing': 1, 'types': 1, 'active': 1, 'carbon': 1, 'stainless': 1, 'stell': 1, 'elektorde': 1, 'copper': 1, 'aluminum': 1, 'method': 1, 'factorial': 1, 'objectives': 1, 'achieved': 1, 'know': 1, 'influence': 1, 'b': 1, 'c': 1, 'against': 1, 'early': 1, 'reached': 1, 'made': 1, 'there': 1, 'each': 1, 'controlled': 1, 'ie': 1, 'shape': 1, 'dimensions': 1, 'diameter': 1, 'cylindrical': 1, 'high': 1, 'weight': 1, 'grams': 1, 'collection': 1, 'measuring': 1, 'given': 1, 'load': 1, 'watts': 1, 'measured': 1, 'again': 1, 'every': 1, 'until': 1, 'below': 1, 'stopped': 1, 'created': 1, 'perhour': 1, 'curves': 1, 'together': 1, 'sought': 1, 'finger': 1, 'inverse': 1, 'enter': 1, 'formulas': 1, 'online': 1, 'wwwcurveratorcalculatoremathelpcomthe': 1, 'radius': 1, 'changes': 1, 'trend': 1, 'extreme': 1, 'enough': 1, 'so': 1, 'hours': 1, 'will': 1, 'while': 1, 'direct': 1, 'completed': 1, 'other': 1, 'same': 1, 'procedure': 1, 'overall': 1, 'subsequently': 1, 'processed': 1, 'software': 1, 'minitab': 1, 'analysis': 1})
-------------------------------------------
--- Data #253 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Faris Aditama Putra
Judul: PENGARUH KOMPOSISI ABU SEKAM PADI TERHADAP KUAT TEKAN PADA PAVING BLOCK
Pembimbing 1: Imron Kuswandi, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Samsul Amar, S.T., M.Sc.
Abstrak (Raw): Paving block merupakan salah satu bahan bangunan alternatif sebagai penutup atau pengerasan permukaan tanah yang dibuat dari campuran semen portland (bahan perekat hidrolis sejenisnya), air dan agregat dengan atau tanpa bahan tambahan lainnya yang tidak mengurangi mutu dari paving block. Terdapat bahan limbah yang memiliki kesamaan karakteristik dengan bahan baku paving block, diantaranya adalah abu sekam padi yang memiliki unsur kandungan kimia mirip seperti semen yaitu sama-sama mengandung unsur kimia ?SiO?_2 (silika). Oleh karena itu diperlukan pengembangan produk dengan berbahan alternatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi abu sekam padi terhadap kuat tekan pada paving block. Dalam pembuatan paving block berbahan alternatif digunakan desain eksperimen metode Taguchi yang merupakan suatu metodologi baru dalam bidang teknik yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas produk dan proses, serta penekanan biaya dan sumber-sumber seminimal mungkin. Berdasarkan identifikasi faktor maka faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kuat tekan paving block adalah rasio semen dan agregat halus/pasir (A), air (B), komposisi abu sekam padi (C) dan lama penggetaran (D). Berdasarkan anova menunjukkan dari keempat faktor tersebut yang memiliki pengaruh signifikan yaitu faktor komposisi abu sekam padi (Mean Square sebesar 8248,762) dan air (Mean Square sebesar 1059,152), sedangkan faktor lama penggetaran (Mean Square sebesar 531,9744) dan rasio semen dengan agregat halus/pasir (Mean Square sebesar 428,9938) tidak mempengaruhi kuat tekan paving block secara signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan komposisi abu sekam padi pada level optimal (C1 sebesar 0,2 kg) terbukti memberikan peningkatan kekuatan tekan pada paving block saat dikombinasikan dengan faktor air pada level 3 (B3) sebesar 0,5 liter dan faktor rasio semen dengan agregat halus/pasir pada level 2 (A2) yaitu 1 kg : 6 kg. Eksperimen konfirmasi pada setting level faktor optimal menghasilkan kekuatan tekan rata-rata paving block sebesar 308,04 ?kg/cm?^2.
Kata kunci : Paving Block, Abu Sekam Padi, Desain Eksperimen, Metode Taguchi, Kuat tekan.
Abstrak (Clean): paving block merupakan salah satu bahan bangunan alternatif sebagai penutup atau pengerasan permukaan tanah yang dibuat dari campuran semen portland bahan perekat hidrolis sejenisnya air dan agregat dengan atau tanpa bahan tambahan lainnya yang tidak mengurangi mutu dari paving block terdapat bahan limbah yang memiliki kesamaan karakteristik dengan bahan baku paving block diantaranya adalah abu sekam padi yang memiliki unsur kandungan kimia mirip seperti semen yaitu samasama mengandung unsur kimia sio silika oleh karena itu diperlukan pengembangan produk dengan berbahan alternatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi abu sekam padi terhadap kuat tekan pada paving block dalam pembuatan paving block berbahan alternatif digunakan desain eksperimen metode taguchi yang merupakan suatu metodologi baru dalam bidang teknik yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas produk dan proses serta penekanan biaya dan sumbersumber seminimal mungkin berdasarkan identifikasi faktor maka faktorfaktor yang berpengaruh terhadap kuat tekan paving block adalah rasio semen dan agregat haluspasir a air b komposisi abu sekam padi c dan lama penggetaran d berdasarkan anova menunjukkan dari keempat faktor tersebut yang memiliki pengaruh signifikan yaitu faktor komposisi abu sekam padi mean square sebesar dan air mean square sebesar sedangkan faktor lama penggetaran mean square sebesar dan rasio semen dengan agregat haluspasir mean square sebesar tidak mempengaruhi kuat tekan paving block secara signifikan hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan komposisi abu sekam padi pada level optimal c sebesar kg terbukti memberikan peningkatan kekuatan tekan pada paving block saat dikombinasikan dengan faktor air pada level b sebesar liter dan faktor rasio semen dengan agregat haluspasir pada level a yaitu kg kg eksperimen konfirmasi pada setting level faktor optimal menghasilkan kekuatan tekan ratarata paving block sebesar kgcm kata kunci paving block abu sekam padi desain eksperimen metode taguchi kuat tekan
Abstrak (Stopwords Removed): paving block salah satu bahan bangunan alternatif penutup pengerasan permukaan tanah dibuat campuran semen portland bahan perekat hidrolis sejenisnya air agregat bahan tambahan lainnya mengurangi mutu paving block terdapat bahan limbah memiliki kesamaan karakteristik bahan baku paving block diantaranya abu sekam padi memiliki unsur kandungan kimia mirip semen samasama mengandung unsur kimia sio silika diperlukan pengembangan produk berbahan alternatif bertujuan mengetahui pengaruh komposisi abu sekam padi kuat tekan paving block pembuatan paving block berbahan alternatif digunakan desain eksperimen metode taguchi metodologi baru bidang teknik bertujuan memperbaiki kualitas produk proses penekanan biaya sumbersumber seminimal mungkin berdasarkan identifikasi faktor faktorfaktor berpengaruh kuat tekan paving block rasio semen agregat haluspasir a air b komposisi abu sekam padi c lama penggetaran d berdasarkan anova menunjukkan keempat faktor tersebut memiliki pengaruh signifikan faktor komposisi abu sekam padi mean square sebesar air mean square sebesar sedangkan faktor lama penggetaran mean square sebesar rasio semen agregat haluspasir mean square sebesar mempengaruhi kuat tekan paving block secara signifikan hasil penelitian menunjukkan penambahan komposisi abu sekam padi level optimal c sebesar kg terbukti memberikan peningkatan kekuatan tekan paving block dikombinasikan faktor air level b sebesar liter faktor rasio semen agregat haluspasir level a kg kg eksperimen konfirmasi setting level faktor optimal menghasilkan kekuatan tekan ratarata paving block sebesar kgcm kata kunci paving block abu sekam padi desain eksperimen metode taguchi kuat tekan
Abstrak (Stemmed): paving block salah satu bahan bangun alternatif tutup keras muka tanah buat campur semen portland bahan rekat hidrolis jenis air agregat bahan tambah lain kurang mutu paving block dapat bahan limbah milik sama karakteristik bahan baku paving block antara abu sekam padi milik unsur kandung kimia mirip semen samasama kandung unsur kimia sio silika perlu kembang produk bahan alternatif tuju tahu pengaruh komposisi abu sekam padi kuat tekan paving block buat paving block bahan alternatif guna desain eksperimen metode taguchi metodologi baru bidang teknik tuju baik kualitas produk proses tekan biaya sumbersumber minimal mungkin dasar identifikasi faktor faktorfaktor pengaruh kuat tekan paving block rasio semen agregat haluspasir a air b komposisi abu sekam padi c lama getar d dasar anova tunjuk empat faktor sebut milik pengaruh signifikan faktor komposisi abu sekam padi mean square besar air mean square besar sedang faktor lama getar mean square besar rasio semen agregat haluspasir mean square besar pengaruh kuat tekan paving block cara signifikan hasil teliti tunjuk tambah komposisi abu sekam padi level optimal c besar kg bukti beri tingkat kuat tekan paving block kombinasi faktor air level b besar liter faktor rasio semen agregat haluspasir level a kg kg eksperimen konfirmasi setting level faktor optimal hasil kuat tekan ratarata paving block besar kgcm kata kunci paving block abu sekam padi desain eksperimen metode taguchi kuat tekan
Abstrak (Corrected): paving block salad sat bahai bangui alternative tutu eras make tana but campus semen portland bahai resat hidrosis penis air great bahai tambac lain during mute paving block apart bahai limb milk same karakteristik bahai baku paving block angara au seam paid milk unsure bandung kinda mirin semen samsara bandung unsure kinda so silica peru embank proud bahai alternative juju tau pengaruh komposisi au seam paid kurt texan paving block but paving block bahai alternative gun detain eksperimen metope baluchi methodology bar biding tennis juju back kualitas proud proves texan bay sumbersumber minimal munchkin dakar identifikasi factor faktorfaktor pengaruh kurt texan paving block radio semen great haluspasir a air b komposisi au seam paid c lama gear d dakar nova tuneup expat factor debut milk pengaruh significant factor komposisi au seam paid mean square bear air mean square bear sedan factor lama gear mean square bear radio semen great haluspasir mean square bear pengaruh kurt texan paving block cara significant hail elite tuneup tambac komposisi au seam paid level optimal c bear keg but bert dingbat kurt texan paving block kombinasi factor air level b bear liter factor radio semen great haluspasir level a keg keg eksperimen konfirmasi setting level factor optimal hail kurt texan ratarata paving block bear kick data bunch paving block au seam paid detain eksperimen metope baluchi kurt texan
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'paving': 10, 'block': 10, 'bahan': 7, 'tekan': 7, 'faktor': 7, 'besar': 7, 'abu': 6, 'sekam': 6, 'padi': 6, 'kuat': 6, 'semen': 5, 'air': 4, 'agregat': 4, 'pengaruh': 4, 'komposisi': 4, 'mean': 4, 'square': 4, 'level': 4, 'alternatif': 3, 'milik': 3, 'eksperimen': 3, 'rasio': 3, 'haluspasir': 3, 'kg': 3, 'buat': 2, 'tambah': 2, 'unsur': 2, 'kandung': 2, 'kimia': 2, 'produk': 2, 'tuju': 2, 'desain': 2, 'metode': 2, 'taguchi': 2, 'dasar': 2, 'a': 2, 'b': 2, 'c': 2, 'lama': 2, 'getar': 2, 'tunjuk': 2, 'signifikan': 2, 'hasil': 2, 'optimal': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'bangun': 1, 'tutup': 1, 'keras': 1, 'muka': 1, 'tanah': 1, 'campur': 1, 'portland': 1, 'rekat': 1, 'hidrolis': 1, 'jenis': 1, 'lain': 1, 'kurang': 1, 'mutu': 1, 'dapat': 1, 'limbah': 1, 'sama': 1, 'karakteristik': 1, 'baku': 1, 'antara': 1, 'mirip': 1, 'samasama': 1, 'sio': 1, 'silika': 1, 'perlu': 1, 'kembang': 1, 'tahu': 1, 'guna': 1, 'metodologi': 1, 'baru': 1, 'bidang': 1, 'teknik': 1, 'baik': 1, 'kualitas': 1, 'proses': 1, 'biaya': 1, 'sumbersumber': 1, 'minimal': 1, 'mungkin': 1, 'identifikasi': 1, 'faktorfaktor': 1, 'd': 1, 'anova': 1, 'empat': 1, 'sebut': 1, 'sedang': 1, 'cara': 1, 'teliti': 1, 'bukti': 1, 'beri': 1, 'tingkat': 1, 'kombinasi': 1, 'liter': 1, 'konfirmasi': 1, 'setting': 1, 'ratarata': 1, 'kgcm': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 21, 'the': 15, 'paving': 10, 'and': 8, 'block': 6, 'rice': 6, 'husk': 6, 'ash': 6, 'a': 6, 'on': 6, 'is': 5, 'cement': 5, 'with': 5, 'factor': 5, 'as': 4, 'water': 4, 'aggregate': 4, 'blocks': 4, 'composition': 4, 'mean': 4, 'square': 4, 'level': 4, 'alternative': 3, 'materials': 3, 'or': 3, 'based': 3, 'strong': 3, 'in': 3, 'press': 3, 'factors': 3, 'that': 3, 'ratio': 3, 'sand': 3, 'kg': 3, 'compressive': 3, 'strength': 3, 'made': 2, 'not': 2, 'quality': 2, 'similar': 2, 'elements': 2, 'namely': 2, 'by': 2, 'product': 2, 'to': 2, 'design': 2, 'taguchi': 2, 'methods': 2, 'influence': 2, 'smooth': 2, 'b': 2, 'c': 2, 'vibration': 2, 'significant': 2, 'optimal': 2, 'prayer': 1, 'one': 1, 'building': 1, 'cover': 1, 'soil': 1, 'surface': 1, 'hardening': 1, 'lack': 1, 'mixture': 1, 'portland': 1, 'hydraulic': 1, 'adhesive': 1, 'like': 1, 'without': 1, 'more': 1, 'its': 1, 'additive': 1, 'reduces': 1, 'waste': 1, 'material': 1, 'contained': 1, 'characteristics': 1, 'raw': 1, 'including': 1, 'has': 1, 'content': 1, 'chemically': 1, 'such': 1, 'both': 1, 'contain': 1, 'chemical': 1, 'silica': 1, 'therefore': 1, 'required': 1, 'development': 1, 'which': 1, 'aims': 1, 'determine': 1, 'effect': 1, 'against': 1, 'manufacture': 1, 'from': 1, 'use': 1, 'experimental': 1, 'new': 1, 'methodology': 1, 'hearts': 1, 'engineering': 1, 'aiming': 1, 'for': 1, 'improve': 1, 'process': 1, 'well': 1, 'suppression': 1, 'include': 1, 'cost': 1, 'sourcesource': 1, 'minimum': 1, 'identification': 1, 'so': 1, 'long': 1, 'd': 1, 'anova': 1, 'showed': 1, 'these': 1, 'four': 1, 'have': 1, 'whereas': 1, 'old': 1, 'fine': 1, 'does': 1, 'affect': 1, 'operates': 1, 'research': 1, 'results': 1, 'show': 1, 'disposals': 1, 'proven': 1, 'providing': 1, 'increased': 1, 'when': 1, 'combined': 1, 'liter': 1, 'confirmation': 1, 'experiment': 1, 'setting': 1, 'produces': 1, 'an': 1, 'average': 1, 'at': 1, 'keywords': 1, 'experiments': 1})
-------------------------------------------
--- Data #254 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: AKHMAD SABELA
Judul: IDENTIFIKASI PENGARUH STRATEGI GREEN MARKETING TERHADAP KEPUTUSAN MEMBELI KONSUMEN
(Studi Kasus UD. Kencana Batik TanjungbumiKabupatenBangkalan)
Pembimbing 1: RACHMAD HIDAYAT
Pembimbing 2: ARI BASUKI
Abstrak (Raw): Ancaman pemanasan global telah membuat konsumen tertarik dan menghargai produk/merek ramah lingkungan. Konsumen percaya bila mereka menyukai dan membeli produk/merek yang berorientasi lingkungan, hal ini akan memaksa industri untuk melakukan sejumlah perbaikan pada produk, kemasan, atau bahkan periklanan di media massa.
Penelitian ini bertujuan Menguji dan menganalisis pengaruh green marketing terhadap keputusan membeli produk batik tanjungbumi. Variabel didalam penelitian ini sebagian besar berupa komponen didalam Marketing mix yaitu produk, harga, promosi dan tempat serta ditambah variabel penunjang berupa variabel pengetahuan dengan bantuan software Partial Least Square (PLS)
Hasil dari penelitian ini yang dibantu dengan software PLS menunjukkan tidak ada pengaruh strategi green marketing terhadap keputusan membeli konsumen.
Kata kunci : produk, harga, promosi, tempat, pengetahuan, PLS
Abstrak (Clean): ancaman pemanasan global telah membuat konsumen tertarik dan menghargai produkmerek ramah lingkungan konsumen percaya bila mereka menyukai dan membeli produkmerek yang berorientasi lingkungan hal ini akan memaksa industri untuk melakukan sejumlah perbaikan pada produk kemasan atau bahkan periklanan di media massa penelitian ini bertujuan menguji dan menganalisis pengaruh green marketing terhadap keputusan membeli produk batik tanjungbumi variabel didalam penelitian ini sebagian besar berupa komponen didalam marketing mix yaitu produk harga promosi dan tempat serta ditambah variabel penunjang berupa variabel pengetahuan dengan bantuan software partial least square pls hasil dari penelitian ini yang dibantu dengan software pls menunjukkan tidak ada pengaruh strategi green marketing terhadap keputusan membeli konsumen kata kunci produk harga promosi tempat pengetahuan pls
Abstrak (Stopwords Removed): ancaman pemanasan global membuat konsumen tertarik menghargai produkmerek ramah lingkungan konsumen percaya bila mereka menyukai membeli produkmerek berorientasi lingkungan memaksa industri melakukan sejumlah perbaikan produk kemasan bahkan periklanan media massa penelitian bertujuan menguji menganalisis pengaruh green marketing keputusan membeli produk batik tanjungbumi variabel didalam penelitian sebagian besar berupa komponen didalam marketing mix produk harga promosi tempat ditambah variabel penunjang berupa variabel pengetahuan bantuan software partial least square pls hasil penelitian dibantu software pls menunjukkan ada pengaruh strategi green marketing keputusan membeli konsumen kata kunci produk harga promosi tempat pengetahuan pls
Abstrak (Stemmed): ancam panas global buat konsumen tarik harga produkmerek ramah lingkung konsumen percaya bila mereka suka beli produkmerek orientasi lingkung paksa industri laku jumlah baik produk kemas bahkan iklan media massa teliti tuju uji analis pengaruh green marketing putus beli produk batik tanjungbumi variabel dalam teliti bagi besar upa komponen dalam marketing mix produk harga promosi tempat tambah variabel tunjang upa variabel tahu bantu software partial least square pls hasil teliti bantu software pls tunjuk ada pengaruh strategi green marketing putus beli konsumen kata kunci produk harga promosi tempat tahu pls
Abstrak (Corrected): anam pants global but consumed tajik hard produkmerek rama linking consumed percy bill merely ska bell produkmerek oriental linking paisa industry lake mullah back proud bemas balkan klan media mass elite juju uni analysis pengaruh green marketing puts bell proud batik tanjungbumi variable dream elite bag bear up component dream marketing mix proud hard promos tempt tambac variable tuning up variable tau bantu software partial least square plus hail elite bantu software plus tuneup ada pengaruh strategy green marketing puts bell consumed data bunch proud hard promos tempt tau plus
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produk': 4, 'konsumen': 3, 'harga': 3, 'beli': 3, 'teliti': 3, 'marketing': 3, 'variabel': 3, 'pls': 3, 'produkmerek': 2, 'lingkung': 2, 'pengaruh': 2, 'green': 2, 'putus': 2, 'dalam': 2, 'upa': 2, 'promosi': 2, 'tempat': 2, 'tahu': 2, 'bantu': 2, 'software': 2, 'ancam': 1, 'panas': 1, 'global': 1, 'buat': 1, 'tarik': 1, 'ramah': 1, 'percaya': 1, 'bila': 1, 'mereka': 1, 'suka': 1, 'orientasi': 1, 'paksa': 1, 'industri': 1, 'laku': 1, 'jumlah': 1, 'baik': 1, 'kemas': 1, 'bahkan': 1, 'iklan': 1, 'media': 1, 'massa': 1, 'tuju': 1, 'uji': 1, 'analis': 1, 'batik': 1, 'tanjungbumi': 1, 'bagi': 1, 'besar': 1, 'komponen': 1, 'mix': 1, 'tambah': 1, 'tunjang': 1, 'partial': 1, 'least': 1, 'square': 1, 'hasil': 1, 'tunjuk': 1, 'ada': 1, 'strategi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'of': 8, 'to': 5, 'and': 4, 'product': 4, 'in': 4, 'this': 3, 'study': 3, 'marketing': 3, 'pls': 3, 'consumers': 2, 'products': 2, 'are': 2, 'buy': 2, 'a': 2, 'green': 2, 'form': 2, 'price': 2, 'promotion': 2, 'place': 2, 'as': 2, 'variable': 2, 'knowledge': 2, 'software': 2, 'threat': 1, 'global': 1, 'warming': 1, 'has': 1, 'made': 1, 'interested': 1, 'appreciate': 1, 'brands': 1, 'environmentally': 1, 'friendly': 1, 'believe': 1, 'that': 1, 'they': 1, 'love': 1, 'your': 1, 'brandoriented': 1, 'environment': 1, 'it': 1, 'will': 1, 'force': 1, 'industry': 1, 'make': 1, 'number': 1, 'improvements': 1, 'packaging': 1, 'or': 1, 'even': 1, 'advertising': 1, 'mass': 1, 'media': 1, 'aims': 1, 'test': 1, 'analyze': 1, 'influence': 1, 'decision': 1, 'tanjungbumi': 1, 'batik': 1, 'variables': 1, 'mostly': 1, 'components': 1, 'within': 1, 'mix': 1, 'well': 1, 'support': 1, 'plus': 1, 'with': 1, 'help': 1, 'partial': 1, 'least': 1, 'square': 1, 'results': 1, 'from': 1, 'supported': 1, 'by': 1, 'showed': 1, 'no': 1, 'effect': 1, 'strategies': 1, 'consumer': 1, 'buying': 1, 'decisions': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #255 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: BUNGA PUSPASARI
Judul: APLIKASI MODEL TAM (Tecnology Acceptance Model) TERHADAP PENGGUNA LAYANAN INTERNET BANKING DI BANK BTN
Pembimbing 1: RACHMAT HIDAYAT
Pembimbing 2: SABARUDDIN AHMAD
Abstrak (Raw): Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membangun kualitas pelayanan bank BTN yang lebih baik dari internet banking.Metode yang digunakan adalah TAM ( Technology Acceptance Model ) yaitu analisis adaptasi dari Theory of Reasoned Action Model (TRA) yang secara khusus telah disesuaikan dengan model penerimaan system informasi oleh pengguna/user yang menjelaskan hubungan antara keyakinan/beliefs (usefulness dan ease of use) dengan sikap/attitude, tujuanlintentions pemakai, serta penggunaan nyata dari sistem. Data primer diperoleh dari survei dan observasi dengan jumlah responden 100 orang. Penelitian ini adalah data yang diperoleh dari hasil penelitian lapangan melalui wawancara dan penyebaran kuisioner untuk para costumer pengguna layanan internet banking. Hasil yang diperoleh dari analisis TAM yaitu bahwa variabel manfaat pengguna yang signifikan terhadap dampak pengguna. Dari hasil tersebut pengaruh manfaat pengguna terhadap dampak pengguna menunjukkan adanya sebesar 0,528 atau 27,88% dapat memberikan dampak pengguna secara langsung Karena memiliki pengaruh yang signifikan. dapat diketahui bahwa manfaat pengguna berbanding lurus terhadap dampak pengguna hal ini menunjukkan bahwa manfaat pengguna dapat memberikan pengaruh secara langsung pada dampak pengguna dan tidak berbanding terbalik. Pada hasil struktur 1 bahwa variabel X1(kemudahan pengguna) dan manfaat pengguna (X2) berpengaruh secara simultan terhadap dampak pengguna (Y1). Pada pengujian struktur 2 untuk pengujian simultan dapat diketahui bahwa variabel X1(kemudahan pengguna) dan manfaat pengguna (X2) serta dampak pengguna (Y1) berpengaruh secara simultan terhadap kondisi nyata pengguna (Y2).
Kata Kunci: Internet banking, TAM, Regresi
Abstrak (Clean): tujuan dari penelitian ini adalah untuk membangun kualitas pelayanan bank btn yang lebih baik dari internet bankingmetode yang digunakan adalah tam technology acceptance model yaitu analisis adaptasi dari theory of reasoned action model tra yang secara khusus telah disesuaikan dengan model penerimaan system informasi oleh penggunauser yang menjelaskan hubungan antara keyakinanbeliefs usefulness dan ease of use dengan sikapattitude tujuanlintentions pemakai serta penggunaan nyata dari sistem data primer diperoleh dari survei dan observasi dengan jumlah responden orang penelitian ini adalah data yang diperoleh dari hasil penelitian lapangan melalui wawancara dan penyebaran kuisioner untuk para costumer pengguna layanan internet banking hasil yang diperoleh dari analisis tam yaitu bahwa variabel manfaat pengguna yang signifikan terhadap dampak pengguna dari hasil tersebut pengaruh manfaat pengguna terhadap dampak pengguna menunjukkan adanya sebesar atau dapat memberikan dampak pengguna secara langsung karena memiliki pengaruh yang signifikan dapat diketahui bahwa manfaat pengguna berbanding lurus terhadap dampak pengguna hal ini menunjukkan bahwa manfaat pengguna dapat memberikan pengaruh secara langsung pada dampak pengguna dan tidak berbanding terbalik pada hasil struktur bahwa variabel xkemudahan pengguna dan manfaat pengguna x berpengaruh secara simultan terhadap dampak pengguna y pada pengujian struktur untuk pengujian simultan dapat diketahui bahwa variabel xkemudahan pengguna dan manfaat pengguna x serta dampak pengguna y berpengaruh secara simultan terhadap kondisi nyata pengguna y kata kunci internet banking tam regresi
Abstrak (Stopwords Removed): tujuan penelitian membangun kualitas pelayanan bank btn lebih baik internet bankingmetode digunakan tam technology acceptance model analisis adaptasi theory of reasoned action model tra secara khusus disesuaikan model penerimaan system informasi penggunauser menjelaskan hubungan antara keyakinanbeliefs usefulness ease of use sikapattitude tujuanlintentions pemakai penggunaan nyata sistem data primer diperoleh survei observasi jumlah responden orang penelitian data diperoleh hasil penelitian lapangan wawancara penyebaran kuisioner para costumer pengguna layanan internet banking hasil diperoleh analisis tam variabel manfaat pengguna signifikan dampak pengguna hasil tersebut pengaruh manfaat pengguna dampak pengguna menunjukkan adanya sebesar dapat memberikan dampak pengguna secara langsung memiliki pengaruh signifikan dapat diketahui manfaat pengguna berbanding lurus dampak pengguna menunjukkan manfaat pengguna dapat memberikan pengaruh secara langsung dampak pengguna berbanding terbalik hasil struktur variabel xkemudahan pengguna manfaat pengguna x berpengaruh secara simultan dampak pengguna y pengujian struktur pengujian simultan dapat diketahui variabel xkemudahan pengguna manfaat pengguna x dampak pengguna y berpengaruh secara simultan kondisi nyata pengguna y kata kunci internet banking tam regresi
Abstrak (Stemmed): tuju teliti bangun kualitas layan bank btn lebih baik internet bankingmetode guna tam technology acceptance model analisis adaptasi theory of reasoned action model tra cara khusus sesuai model terima system informasi penggunauser jelas hubung antara keyakinanbeliefs usefulness ease of use sikapattitude tujuanlintentions pakai guna nyata sistem data primer oleh survei observasi jumlah responden orang teliti data oleh hasil teliti lapang wawancara sebar kuisioner para costumer guna layan internet banking hasil oleh analisis tam variabel manfaat guna signifikan dampak guna hasil sebut pengaruh manfaat guna dampak guna tunjuk ada besar dapat beri dampak guna cara langsung milik pengaruh signifikan dapat tahu manfaat guna banding lurus dampak guna tunjuk manfaat guna dapat beri pengaruh cara langsung dampak guna banding balik hasil struktur variabel xkemudahan guna manfaat guna x pengaruh cara simultan dampak guna y uji struktur uji simultan dapat tahu variabel xkemudahan guna manfaat guna x dampak guna y pengaruh cara simultan kondisi nyata guna y kata kunci internet banking tam regresi
Abstrak (Corrected): juju elite bangui kualitas layman bank bin leash back internet bankingmetode gun tam technology acceptance model analysis adapts theory of reasoned action model try cara rhesus sexual model terms system informant penggunauser jells hung angara keyakinanbeliefs usefulness ease of use sikapattitude tujuanlintentions sakai gun nyala sister data primer olen survey observant mullah responded orang elite data olen hail elite laying wawancara sear kuisioner para costumer gun layman internet banking hail olen analysis tam variable manat gun significant damp gun hail debut pengaruh manat gun damp gun tuneup ada bear apart bert damp gun cara lansing milk pengaruh significant apart tau manat gun banding lurks damp gun tuneup manat gun apart bert pengaruh cara lansing damp gun banding balk hail structure variable xkemudahan gun manat gun x pengaruh cara simulate damp gun y uni structure uni simulate apart tau variable xkemudahan gun manat gun x damp gun y pengaruh cara simulate kondisi nyala gun y data bunch internet banking tam regress
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 19, 'dampak': 7, 'manfaat': 6, 'cara': 5, 'pengaruh': 5, 'hasil': 4, 'dapat': 4, 'teliti': 3, 'internet': 3, 'tam': 3, 'model': 3, 'oleh': 3, 'variabel': 3, 'simultan': 3, 'y': 3, 'layan': 2, 'analisis': 2, 'of': 2, 'nyata': 2, 'data': 2, 'banking': 2, 'signifikan': 2, 'tunjuk': 2, 'beri': 2, 'langsung': 2, 'tahu': 2, 'banding': 2, 'struktur': 2, 'xkemudahan': 2, 'x': 2, 'uji': 2, 'tuju': 1, 'bangun': 1, 'kualitas': 1, 'bank': 1, 'btn': 1, 'lebih': 1, 'baik': 1, 'bankingmetode': 1, 'technology': 1, 'acceptance': 1, 'adaptasi': 1, 'theory': 1, 'reasoned': 1, 'action': 1, 'tra': 1, 'khusus': 1, 'sesuai': 1, 'terima': 1, 'system': 1, 'informasi': 1, 'penggunauser': 1, 'jelas': 1, 'hubung': 1, 'antara': 1, 'keyakinanbeliefs': 1, 'usefulness': 1, 'ease': 1, 'use': 1, 'sikapattitude': 1, 'tujuanlintentions': 1, 'pakai': 1, 'sistem': 1, 'primer': 1, 'survei': 1, 'observasi': 1, 'jumlah': 1, 'responden': 1, 'orang': 1, 'lapang': 1, 'wawancara': 1, 'sebar': 1, 'kuisioner': 1, 'para': 1, 'costumer': 1, 'sebut': 1, 'ada': 1, 'besar': 1, 'milik': 1, 'lurus': 1, 'balik': 1, 'kondisi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'regresi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 28, 'user': 13, 'of': 11, 'to': 7, 'that': 7, 'and': 7, 'impact': 7, 'users': 6, 'benefits': 6, 'is': 4, 'from': 4, 'results': 4, 'x': 4, 'this': 3, 'internet': 3, 'tam': 3, 'model': 3, 'by': 3, 'ease': 3, 'obtained': 3, 'can': 3, 'effect': 3, 'on': 3, 'y': 3, 'study': 2, 'service': 2, 'acceptance': 2, 'has': 2, 'system': 2, 'use': 2, 'attitude': 2, 'as': 2, 'data': 2, 'banking': 2, 'variable': 2, 'significant': 2, 'influence': 2, 'direct': 2, 'it': 2, 'structure': 2, 'simultaneous': 2, 'thepurpose': 1, 'establish': 1, 'quality': 1, 'btn': 1, 'better': 1, 'than': 1, 'bankingmetode': 1, 'used': 1, 'technology': 1, 'which': 1, 'analyzes': 1, 'adaptation': 1, 'theory': 1, 'reasoned': 1, 'action': 1, 'tra': 1, 'been': 1, 'specifically': 1, 'tailored': 1, 'information': 1, 'describes': 1, 'relationship': 1, 'between': 1, 'faith': 1, 'beliefs': 1, 'usefulness': 1, 'with': 1, 'tujuanlintentions': 1, 'well': 1, 'actual': 1, 'primary': 1, 'survey': 1, 'observation': 1, 'number': 1, 'respondents': 1, 'persons': 1, 'field': 1, 'research': 1, 'through': 1, 'interviews': 1, 'questionnaires': 1, 'customer': 1, 'analysis': 1, 'these': 1, 'indicate': 1, 'their': 1, 'or': 1, 'give': 1, 'because': 1, 'a': 1, 'be': 1, 'seen': 1, 'proportional': 1, 'manual': 1, 'shows': 1, 'provide': 1, 'not': 1, 'inversely': 1, 'simultaneously': 1, 'in': 1, 'second': 1, 'test': 1, 'for': 1, 'testing': 1, 'showed': 1, 'variables': 1, 'real': 1, 'conditions': 1, 'keywords': 1, 'regression': 1})
-------------------------------------------
--- Data #256 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ATIQOH
Judul: STRATEGI PEMASARAN PRODUK KOPIAH DIDASARKAN PADA PERSEPSI KONSUMEN
Pembimbing 1: IKA DEEFI ANNA
Pembimbing 2: AGUS SALIM
Abstrak (Raw): Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui preferensi konsumen terhadap kopiah. Metode yang digunakan dalam menentukan preferensi adalah analisis konjoin. Data primer diperoleh dari kuesioner dengan jumlah responden 100 orang. Adapun langkah-langkah dalam analisis konjoin adalah merumuskan masalah, perancangan stimuli, metode pengumpulan data, pemilihan posedur konjoin, dan interpretasi hasil. Terdapat enam belas kartu stimuli yang terbentuk dari tujuh kombinasi atribut yaitu motif, warna, ukuran, bentuk, bahan, harga dan kemasan. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi pada pengembangan dan perbaikan produksi kopiah dengan kepuasan konsumen serta dapat digunakan sebagai bahan acuan tentang kepuasan konsumen terhadap produk kopiah. Hasil yang didapat pada penelitian ini berdasarkan tingkat kepentingan bahwa hal yang paling penting dalam memilih kopiah menurut preferensi konsumen adalah berdasarkan bentuk (21%), warna (17%), harga (17%), kemasan (16%), motif (15%), bahan (7%) dan ukuran(4%).
Kata Kunci: preferensi, Analisis konjoin, kartu stimuli
Abstrak (Clean): tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui preferensi konsumen terhadap kopiah metode yang digunakan dalam menentukan preferensi adalah analisis konjoin data primer diperoleh dari kuesioner dengan jumlah responden orang adapun langkahlangkah dalam analisis konjoin adalah merumuskan masalah perancangan stimuli metode pengumpulan data pemilihan posedur konjoin dan interpretasi hasil terdapat enam belas kartu stimuli yang terbentuk dari tujuh kombinasi atribut yaitu motif warna ukuran bentuk bahan harga dan kemasan penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi pada pengembangan dan perbaikan produksi kopiah dengan kepuasan konsumen serta dapat digunakan sebagai bahan acuan tentang kepuasan konsumen terhadap produk kopiah hasil yang didapat pada penelitian ini berdasarkan tingkat kepentingan bahwa hal yang paling penting dalam memilih kopiah menurut preferensi konsumen adalah berdasarkan bentuk warna harga kemasan motif bahan dan ukuran kata kunci preferensi analisis konjoin kartu stimuli
Abstrak (Stopwords Removed): tujuan penelitian mengetahui preferensi konsumen kopiah metode digunakan menentukan preferensi analisis konjoin data primer diperoleh kuesioner jumlah responden orang adapun langkahlangkah analisis konjoin merumuskan masalah perancangan stimuli metode pengumpulan data pemilihan posedur konjoin interpretasi hasil terdapat enam belas kartu stimuli terbentuk tujuh kombinasi atribut motif warna ukuran bentuk bahan harga kemasan penelitian diharapkan mampu memberikan kontribusi pengembangan perbaikan produksi kopiah kepuasan konsumen dapat digunakan bahan acuan tentang kepuasan konsumen produk kopiah hasil didapat penelitian berdasarkan tingkat kepentingan paling penting memilih kopiah menurut preferensi konsumen berdasarkan bentuk warna harga kemasan motif bahan ukuran kata kunci preferensi analisis konjoin kartu stimuli
Abstrak (Stemmed): tuju teliti tahu preferensi konsumen kopiah metode guna tentu preferensi analisis konjoin data primer oleh kuesioner jumlah responden orang adapun langkahlangkah analisis konjoin rumus masalah ancang stimuli metode kumpul data pilih posedur konjoin interpretasi hasil dapat enam belas kartu stimuli bentuk tujuh kombinasi atribut motif warna ukur bentuk bahan harga kemas teliti harap mampu beri kontribusi kembang baik produksi kopiah puas konsumen dapat guna bahan acu tentang puas konsumen produk kopiah hasil dapat teliti dasar tingkat penting paling penting pilih kopiah turut preferensi konsumen dasar bentuk warna harga kemas motif bahan ukur kata kunci preferensi analisis konjoin kartu stimuli
Abstrak (Corrected): juju elite tau preference consumed oprah metope gun tent preference analysis conjoin data primer olen questioner mullah responded orang adapt langkahlangkah analysis conjoin rumpus marsala dancing stimuli metope rumpus data pilch poseur conjoin interprets hail apart exam bells kart stimuli bent juju kombinasi tribute motif wanna ukr bent bahai hard bemas elite harp camp bert kontribusi embank back produksi oprah puts consumed apart gun bahai act tenting puts consumed proud oprah hail apart elite dakar dingbat panting paling panting pilch oprah turn preference consumed dakar bent wanna hard bemas motif bahai ukr data bunch preference analysis conjoin kart stimuli
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'preferensi': 4, 'konsumen': 4, 'kopiah': 4, 'konjoin': 4, 'teliti': 3, 'analisis': 3, 'stimuli': 3, 'dapat': 3, 'bentuk': 3, 'bahan': 3, 'metode': 2, 'guna': 2, 'data': 2, 'pilih': 2, 'hasil': 2, 'kartu': 2, 'motif': 2, 'warna': 2, 'ukur': 2, 'harga': 2, 'kemas': 2, 'puas': 2, 'dasar': 2, 'penting': 2, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'tentu': 1, 'primer': 1, 'oleh': 1, 'kuesioner': 1, 'jumlah': 1, 'responden': 1, 'orang': 1, 'adapun': 1, 'langkahlangkah': 1, 'rumus': 1, 'masalah': 1, 'ancang': 1, 'kumpul': 1, 'posedur': 1, 'interpretasi': 1, 'enam': 1, 'belas': 1, 'tujuh': 1, 'kombinasi': 1, 'atribut': 1, 'harap': 1, 'mampu': 1, 'beri': 1, 'kontribusi': 1, 'kembang': 1, 'baik': 1, 'produksi': 1, 'acu': 1, 'tentang': 1, 'produk': 1, 'tingkat': 1, 'paling': 1, 'turut': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 8, 'is': 6, 'to': 5, 'and': 5, 'in': 4, 'conjoint': 4, 'this': 3, 'analysis': 3, 'with': 3, 'stimuli': 3, 'that': 3, 'on': 3, 'study': 2, 'consumer': 2, 'preferences': 2, 'skullcap': 2, 'method': 2, 'used': 2, 'preference': 2, 'data': 2, 'obtained': 2, 'from': 2, 'results': 2, 'color': 2, 'size': 2, 'material': 2, 'price': 2, 'packaging': 2, 'cap': 2, 'customer': 2, 'satisfaction': 2, 'based': 2, 'purpose': 1, 'was': 1, 'determine': 1, 'towards': 1, 'determining': 1, 'primary': 1, 'questionnaires': 1, 'respondents': 1, 'people': 1, 'steps': 1, 'formulate': 1, 'problem': 1, 'design': 1, 'collection': 1, 'selection': 1, 'procedure': 1, 'interpretation': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'sixteen': 1, 'cards': 1, 'formed': 1, 'seven': 1, 'combinations': 1, 'attributes': 1, 'pattern': 1, 'shape': 1, 'research': 1, 'expected': 1, 'contribute': 1, 'development': 1, 'improvement': 1, 'production': 1, 'may': 1, 'be': 1, 'as': 1, 'reference': 1, 'product': 1, 'level': 1, 'interest': 1, 'most': 1, 'important': 1, 'thing': 1, 'choosing': 1, 'a': 1, 'according': 1, 'form': 1, 'motive': 1, 'materials': 1, 'keyword': 1, 'card': 1})
-------------------------------------------
--- Data #257 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Brahim
Judul: ANALISIS STUDI REKAYASA NILAI (VALUE ENGINEERING)
TERHADAP PILIHAN PAKET WISATA
(Studi Kasus di CV. Cipta Wisata Indonesia)
Pembimbing 1: Imron Kuswandi ST. MT
Pembimbing 2: Agus Salim ST. MT
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Sektor pariwisata di Indonesia terus mengalami peningkatan dan menjadi salah satu pilar penting yang menopang perkonomian Indonesia. Hal ini juga disebabkan oleh peningkatan daya saing pariwisata Indonesia. Namun, peningkatan pada sektor pariwisata dunia dan Indonesia tersebut bertolak belakang dengan apa yang terjadi dengan salah satu perusahaan penggiat jasa pariwisata di Indonesia, CV. Cipta Wisata Indonesia. Perlu diketahui bahwa CV. Cipta Wisata Indonesia justru mengalami penurunan jumlah pelanggan ditengah peningkatan pada sektor wisata dunia dan Indonesia secara keseluruhan. Penurunan jumlah pelanggan bisa dipengaruhi oleh paket wisata yang kurang begitu menarik dan kurang begitu lengkap. Dalam hal ini dibutuhkan suatu penerapan studi rekayasa nilai yang merupakan suatu pendekatan yang bersifat kreatif, sistematis dan teroganisir untuk mencari fungsi terbaik dengan menyeimbangkan antara biaya dan performansi fungsi dari suatu sistem atau produk. Terdapat 5 tahapan dalam rencana kerja penerapan metode rekayasa nilai yaitu: tahap informasi, tahap kreatif, tahap analisa, tahap pengembangan dan tahap rekomendasi. Hasil dari studi rekayasa nilai akan memperlihatkan perbandingan antara alternatif awal dengan alternatif usulan. Berdasarkan perhitungan dengan mengikuti alur dan langkah-langkah rekayasa nilai untuk menentukan paket wisata di CV. Cipta Wisata Indonesia, maka dapat disimpulkan bahwa alternatife yang dipilih sebagai alternatife terbaik adalah alternatife usulan 17 dengan nilai (value) tertinggi yaitu 1,249 bila dibandingkan dengan alternatife awal, alternatife terpilih memiliki performansi lebih baik dari pada alternatife awal, alternatife awal memiliki performansi 7,244 sedangkan alternatife terpilih memiliki performansi 8,622.
Kata kunci : Rekayasa Nilai, Paket Wisata, Alternatife Usulan
Abstrak (Clean): abstrak sektor pariwisata di indonesia terus mengalami peningkatan dan menjadi salah satu pilar penting yang menopang perkonomian indonesia hal ini juga disebabkan oleh peningkatan daya saing pariwisata indonesia namun peningkatan pada sektor pariwisata dunia dan indonesia tersebut bertolak belakang dengan apa yang terjadi dengan salah satu perusahaan penggiat jasa pariwisata di indonesia cv cipta wisata indonesia perlu diketahui bahwa cv cipta wisata indonesia justru mengalami penurunan jumlah pelanggan ditengah peningkatan pada sektor wisata dunia dan indonesia secara keseluruhan penurunan jumlah pelanggan bisa dipengaruhi oleh paket wisata yang kurang begitu menarik dan kurang begitu lengkap dalam hal ini dibutuhkan suatu penerapan studi rekayasa nilai yang merupakan suatu pendekatan yang bersifat kreatif sistematis dan teroganisir untuk mencari fungsi terbaik dengan menyeimbangkan antara biaya dan performansi fungsi dari suatu sistem atau produk terdapat tahapan dalam rencana kerja penerapan metode rekayasa nilai yaitu tahap informasi tahap kreatif tahap analisa tahap pengembangan dan tahap rekomendasi hasil dari studi rekayasa nilai akan memperlihatkan perbandingan antara alternatif awal dengan alternatif usulan berdasarkan perhitungan dengan mengikuti alur dan langkahlangkah rekayasa nilai untuk menentukan paket wisata di cv cipta wisata indonesia maka dapat disimpulkan bahwa alternatife yang dipilih sebagai alternatife terbaik adalah alternatife usulan dengan nilai value tertinggi yaitu bila dibandingkan dengan alternatife awal alternatife terpilih memiliki performansi lebih baik dari pada alternatife awal alternatife awal memiliki performansi sedangkan alternatife terpilih memiliki performansi kata kunci rekayasa nilai paket wisata alternatife usulan
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak sektor pariwisata indonesia terus mengalami peningkatan menjadi salah satu pilar penting menopang perkonomian indonesia disebabkan peningkatan daya saing pariwisata indonesia peningkatan sektor pariwisata dunia indonesia tersebut bertolak belakang apa terjadi salah satu perusahaan penggiat jasa pariwisata indonesia cv cipta wisata indonesia perlu diketahui cv cipta wisata indonesia justru mengalami penurunan jumlah pelanggan ditengah peningkatan sektor wisata dunia indonesia secara keseluruhan penurunan jumlah pelanggan dipengaruhi paket wisata kurang begitu menarik kurang begitu lengkap dibutuhkan penerapan studi rekayasa nilai pendekatan bersifat kreatif sistematis teroganisir mencari fungsi terbaik menyeimbangkan antara biaya performansi fungsi sistem produk terdapat tahapan rencana kerja penerapan metode rekayasa nilai tahap informasi tahap kreatif tahap analisa tahap pengembangan tahap rekomendasi hasil studi rekayasa nilai memperlihatkan perbandingan antara alternatif awal alternatif usulan berdasarkan perhitungan mengikuti alur langkahlangkah rekayasa nilai menentukan paket wisata cv cipta wisata indonesia dapat disimpulkan alternatife dipilih alternatife terbaik alternatife usulan nilai value tertinggi bila dibandingkan alternatife awal alternatife terpilih memiliki performansi lebih baik alternatife awal alternatife awal memiliki performansi sedangkan alternatife terpilih memiliki performansi kata kunci rekayasa nilai paket wisata alternatife usulan
Abstrak (Stemmed): abstrak sektor pariwisata indonesia terus alami tingkat jadi salah satu pilar penting topang perkonomian indonesia sebab tingkat daya saing pariwisata indonesia tingkat sektor pariwisata dunia indonesia sebut tolak belakang apa jadi salah satu usaha giat jasa pariwisata indonesia cv cipta wisata indonesia perlu tahu cv cipta wisata indonesia justru alami turun jumlah langgan tengah tingkat sektor wisata dunia indonesia cara seluruh turun jumlah langgan pengaruh paket wisata kurang begitu tarik kurang begitu lengkap butuh terap studi rekayasa nilai dekat sifat kreatif sistematis teroganisir cari fungsi baik imbang antara biaya performansi fungsi sistem produk dapat tahap rencana kerja terap metode rekayasa nilai tahap informasi tahap kreatif tahap analisa tahap kembang tahap rekomendasi hasil studi rekayasa nilai lihat banding antara alternatif awal alternatif usul dasar hitung ikut alur langkahlangkah rekayasa nilai tentu paket wisata cv cipta wisata indonesia dapat simpul alternatife pilih alternatife baik alternatife usul nilai value tinggi bila banding alternatife awal alternatife pilih milik performansi lebih baik alternatife awal alternatife awal milik performansi sedang alternatife pilih milik performansi kata kunci rekayasa nilai paket wisata alternatife usul
Abstrak (Corrected): abstract sector pariwisata indonesia terms salami dingbat jade salad sat polar panting toping perkonomian indonesia kebab dingbat day saying pariwisata indonesia dingbat sector pariwisata dulia indonesia debut tola belaying papa jade salad sat sara gift casa pariwisata indonesia ca city vista indonesia peru tau ca city vista indonesia just salami turn mullah hangman length dingbat sector vista dulia indonesia cara seluruh turn mullah hangman pengaruh packet vista during begin tajik during begin lengkap butch trap study rekayasa nilgai dead sift keratin systematic teroganisir care fungi back bang angara bay performance fungi sister proud apart that recant era trap metope rekayasa nilgai that informant that keratin that analyst that embank that rekomendasi hail study rekayasa nilgai that banding angara alternative away alternative usual dakar hiding it blur langkahlangkah rekayasa nilgai tent packet vista ca city vista indonesia apart simple alternative pilch alternative back alternative usual nilgai value ting bill banding alternative away alternative pilch milk performance leash back alternative away alternative away milk performance sedan alternative pilch milk performance data bunch rekayasa nilgai packet vista alternative usual
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'indonesia': 9, 'alternatife': 9, 'wisata': 7, 'nilai': 6, 'tahap': 6, 'rekayasa': 5, 'pariwisata': 4, 'tingkat': 4, 'performansi': 4, 'awal': 4, 'sektor': 3, 'cv': 3, 'cipta': 3, 'paket': 3, 'baik': 3, 'usul': 3, 'pilih': 3, 'milik': 3, 'alami': 2, 'jadi': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'dunia': 2, 'turun': 2, 'jumlah': 2, 'langgan': 2, 'kurang': 2, 'begitu': 2, 'terap': 2, 'studi': 2, 'kreatif': 2, 'fungsi': 2, 'antara': 2, 'dapat': 2, 'banding': 2, 'alternatif': 2, 'abstrak': 1, 'terus': 1, 'pilar': 1, 'penting': 1, 'topang': 1, 'perkonomian': 1, 'sebab': 1, 'daya': 1, 'saing': 1, 'sebut': 1, 'tolak': 1, 'belakang': 1, 'apa': 1, 'usaha': 1, 'giat': 1, 'jasa': 1, 'perlu': 1, 'tahu': 1, 'justru': 1, 'tengah': 1, 'cara': 1, 'seluruh': 1, 'pengaruh': 1, 'tarik': 1, 'lengkap': 1, 'butuh': 1, 'dekat': 1, 'sifat': 1, 'sistematis': 1, 'teroganisir': 1, 'cari': 1, 'imbang': 1, 'biaya': 1, 'sistem': 1, 'produk': 1, 'rencana': 1, 'kerja': 1, 'metode': 1, 'informasi': 1, 'analisa': 1, 'kembang': 1, 'rekomendasi': 1, 'hasil': 1, 'lihat': 1, 'dasar': 1, 'hitung': 1, 'ikut': 1, 'alur': 1, 'langkahlangkah': 1, 'tentu': 1, 'simpul': 1, 'value': 1, 'tinggi': 1, 'bila': 1, 'lebih': 1, 'sedang': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 29, 'of': 12, 'tourism': 9, 'in': 9, 'indonesia': 9, 'alternative': 9, 'and': 8, 'this': 6, 'with': 6, 'engineering': 6, 'to': 5, 'stage': 5, 'is': 4, 'one': 4, 'have': 4, 'value': 4, 'sector': 3, 'which': 3, 'as': 3, 'for': 3, 'growth': 3, 's': 3, 'caused': 3, 'by': 3, 'cv': 3, 'cipta': 3, 'wisata': 3, 'company': 3, 'package': 3, 'a': 3, 'study': 3, 'early': 3, 'enhancement': 2, 'but': 2, 'other': 2, 'world': 2, 'been': 2, 'information': 2, 'are': 2, 'derivation': 2, 'could': 2, 'less': 2, 'we': 2, 'need': 2, 'practice': 2, 'creative': 2, 'best': 2, 'performance': 2, 'proposals': 2, 'choosed': 2, 'abstract': 1, 'also': 1, 'factor': 1, 'continue': 1, 'grow': 1, 'become': 1, 'important': 1, 'factors': 1, 'economy': 1, 'competitiveness': 1, 'side': 1, 'not': 1, 'line': 1, 'what': 1, 'happened': 1, 'derivating': 1, 'when': 1, 'positive': 1, 'progress': 1, 'phenomena': 1, 'customer': 1, 'quantity': 1, 'interesting': 1, 'comprehensive': 1, 'than': 1, 'any': 1, 'agencies': 1, 'case': 1, 'consider': 1, 'an': 1, 'alternatif': 1, 'approach': 1, 'be': 1, 'systematic': 1, 'organized': 1, 'see': 1, 'function': 1, 'balancing': 1, 'cost': 1, 'high': 1, 'system': 1, 'or': 1, 'product': 1, 'there': 1, 'five': 1, 'stages': 1, 'work': 1, 'plan': 1, 'ie': 1, 'analysis': 1, 'recommendation': 1, 'result': 1, 'will': 1, 'show': 1, 'comparison': 1, 'between': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'calculation': 1, 'following': 1, 'grooves': 1, 'steps': 1, 'define': 1, 'then': 1, 'conclusioning': 1, 'that': 1, 'highest': 1, 'if': 1, 'comparing': 1, 'choosen': 1, 'better': 1, 'has': 1, 'had': 1, 'keyword': 1, 'proposal': 1})
-------------------------------------------
--- Data #258 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: HIDAYAT
Judul: THE EFFECT OF TYPES OF COOLING, TYPES OF GROOVE WELDING AND WELDING CURRENTS AFFECT TO DISTORTION OF WELDING
(Design Of Experiment)
Pembimbing 1: Dr.Rachmad Hidayat,M.T.
Pembimbing 2: Mu'alim, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): The research conducted that is in laboratory using factorial Completely Random Design (CRD) Design Of Experiment. Researcher want to see the influence of independent variables on the dependent variable is whether the types of cooling (X1), types of groove welding (X2) and welding currents (X3) affect to distortion of welding (Y). The significant data, indicated by the normal plot that a significant factor affecting the response is a factor A, C, AC, BC and ABC. Where is the factor A is a types of cooling factor C is welding currents, factor AC is combination factor types of cooling and welding currents, factor BC is combination factor types of groove welding and welding currents, and ABC is combination factor types of cooling, types of groove welding and welding currents. Known from the regression model obtained value of RSquare is 75.99%, which is mean of factor A, C, AC, BC and ABC may explain the variable (Y) the distortion of welding 75.99%. the rest of 24.01% is explain by other factors, from the factors that could explain the variable Y for 75.99%.
Keyword: Welding, Design of experiment, factorial CRD (Completely Random Design ).
Abstrak (Clean): the research conducted that is in laboratory using factorial completely random design crd design of experiment researcher want to see the influence of independent variables on the dependent variable is whether the types of cooling x types of groove welding x and welding currents x affect to distortion of welding y the significant data indicated by the normal plot that a significant factor affecting the response is a factor a c ac bc and abc where is the factor a is a types of cooling factor c is welding currents factor ac is combination factor types of cooling and welding currents factor bc is combination factor types of groove welding and welding currents and abc is combination factor types of cooling types of groove welding and welding currents known from the regression model obtained value of rsquare is which is mean of factor a c ac bc and abc may explain the variable y the distortion of welding the rest of is explain by other factors from the factors that could explain the variable y for keyword welding design of experiment factorial crd completely random design
Abstrak (Stopwords Removed): the research conducted that is in laboratory using factorial completely random design crd design of experiment researcher want to see the influence of independent variables on the dependent variable is whether the types of cooling x types of groove welding x and welding currents x affect to distortion of welding y the significant data indicated by the normal plot that a significant factor affecting the response is a factor a c ac bc and abc where is the factor a is a types of cooling factor c is welding currents factor ac is combination factor types of cooling and welding currents factor bc is combination factor types of groove welding and welding currents and abc is combination factor types of cooling types of groove welding and welding currents known from the regression model obtained value of rsquare is which is mean of factor a c ac bc and abc may explain the variable y the distortion of welding the rest of is explain by other factors from the factors that could explain the variable y for keyword welding design of experiment factorial crd completely random design
Abstrak (Stemmed): the research conducted that is in laboratory using factorial completely random design crd design of experiment researcher want to see the influence of independent variables on the dependent variable is whether the types of cooling x types of groove welding x and welding currents x affect to distortion of welding y the significant data indicated by the normal plot that a significant factor affecting the response is a factor a c ac bc and abc where is the factor a is a types of cooling factor c is welding currents factor ac is combination factor types of cooling and welding currents factor bc is combination factor types of groove welding and welding currents and abc is combination factor types of cooling types of groove welding and welding currents known from the regression model obtained value of rsquare is which is mean of factor a c ac bc and abc may explain the variable y the distortion of welding the rest of is explain by other factors from the factors that could explain the variable y for keyword welding design of experiment factorial crd completely random design
Abstrak (Corrected): the research conducted that is in laboratory using factorial completely random design card design of experiment researcher want to see the influence of independent variables on the dependent variable is whether the types of cooling x types of groove welding x and welding currents x affect to distortion of welding y the significant data indicated by the normal plot that a significant factor affecting the response is a factor a c ac be and arc where is the factor a is a types of cooling factor c is welding currents factor ac is combination factor types of cooling and welding currents factor be is combination factor types of groove welding and welding currents and arc is combination factor types of cooling types of groove welding and welding currents known from the regression model obtained value of square is which is mean of factor a c ac be and arc may explain the variable y the distortion of welding the rest of is explain by other factors from the factors that could explain the variable y for keyword welding design of experiment factorial card completely random design
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'of': 15, 'the': 14, 'is': 12, 'welding': 11, 'factor': 10, 'types': 7, 'and': 7, 'a': 6, 'currents': 5, 'design': 4, 'cooling': 4, 'that': 3, 'variable': 3, 'x': 3, 'groove': 3, 'y': 3, 'c': 3, 'ac': 3, 'bc': 3, 'abc': 3, 'combination': 3, 'explain': 3, 'factorial': 2, 'completely': 2, 'random': 2, 'crd': 2, 'experiment': 2, 'to': 2, 'distortion': 2, 'significant': 2, 'by': 2, 'from': 2, 'factors': 2, 'research': 1, 'conducted': 1, 'in': 1, 'laboratory': 1, 'using': 1, 'researcher': 1, 'want': 1, 'see': 1, 'influence': 1, 'independent': 1, 'variables': 1, 'on': 1, 'dependent': 1, 'whether': 1, 'affect': 1, 'data': 1, 'indicated': 1, 'normal': 1, 'plot': 1, 'affecting': 1, 'response': 1, 'where': 1, 'known': 1, 'regression': 1, 'model': 1, 'obtained': 1, 'value': 1, 'rsquare': 1, 'which': 1, 'mean': 1, 'may': 1, 'rest': 1, 'other': 1, 'could': 1, 'for': 1, 'keyword': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 15, 'the': 14, 'is': 12, 'welding': 11, 'factor': 10, 'types': 7, 'and': 7, 'a': 6, 'currents': 5, 'design': 4, 'cooling': 4, 'that': 3, 'variable': 3, 'x': 3, 'groove': 3, 'y': 3, 'c': 3, 'ac': 3, 'bc': 3, 'abc': 3, 'combination': 3, 'explain': 3, 'factorial': 2, 'completely': 2, 'random': 2, 'crd': 2, 'experiment': 2, 'to': 2, 'distortion': 2, 'significant': 2, 'by': 2, 'from': 2, 'factors': 2, 'research': 1, 'conducted': 1, 'in': 1, 'laboratory': 1, 'using': 1, 'researcher': 1, 'want': 1, 'see': 1, 'influence': 1, 'independent': 1, 'variables': 1, 'on': 1, 'dependent': 1, 'whether': 1, 'affect': 1, 'data': 1, 'indicated': 1, 'normal': 1, 'plot': 1, 'affecting': 1, 'response': 1, 'where': 1, 'known': 1, 'regression': 1, 'model': 1, 'obtained': 1, 'value': 1, 'rsquare': 1, 'which': 1, 'mean': 1, 'may': 1, 'rest': 1, 'other': 1, 'could': 1, 'for': 1, 'keyword': 1})
-------------------------------------------
--- Data #259 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Rony Azmi Faisal
Judul: strategi pemasaran pada ukm batik
Pembimbing 1: Dr.Rachmad Hidayat,M.T.
Pembimbing 2: sabaruddin Akhmad S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Batik pamekasan company in the area is a small company or a so-called small and medium businesses, where the issue of marketing is still not optimal, it is because the company is still applying the manifold UKM with good marketing strategy. Steps to analyze the marketing strategy can be done by using game theory or the so-called game theory is used to analyze decisions that are based on the current events, to determine the players, determine the existing strategy, and to determine the preferences of each player.
Game theory can be carried out on two groups facing each other and applying the rules which have been known by each player. If based on consumer preferences, consumers will choose a product that can satisfy it. Based on the above background, the researchers wanted to formulate the optimal marketing strategy in the UKM Batik Pamekasan.
Keyword: marketing strategy, game theory
Abstrak (Clean): batik pamekasan company in the area is a small company or a socalled small and medium businesses where the issue of marketing is still not optimal it is because the company is still applying the manifold ukm with good marketing strategy steps to analyze the marketing strategy can be done by using game theory or the socalled game theory is used to analyze decisions that are based on the current events to determine the players determine the existing strategy and to determine the preferences of each player game theory can be carried out on two groups facing each other and applying the rules which have been known by each player if based on consumer preferences consumers will choose a product that can satisfy it based on the above background the researchers wanted to formulate the optimal marketing strategy in the ukm batik pamekasan keyword marketing strategy game theory
Abstrak (Stopwords Removed): batik pamekasan company in the area is a small company or a socalled small and medium businesses where the issue of marketing is still not optimal it is because the company is still applying the manifold ukm with good marketing strategy steps to analyze the marketing strategy can be done by using game theory or the socalled game theory is used to analyze decisions that are based on the current events to determine the players determine the existing strategy and to determine the preferences of each player game theory can be carried out on two groups facing each other and applying the rules which have been known by each player if based on consumer preferences consumers will choose a product that can satisfy it based on the above background the researchers wanted to formulate the optimal marketing strategy in the ukm batik pamekasan keyword marketing strategy game theory
Abstrak (Stemmed): batik pamekasan company in the area is a small company or a socalled small and medium businesses where the issue of marketing is still not optimal it is because the company is still applying the manifold ukm with good marketing strategy steps to analyze the marketing strategy can be done by using game theory or the socalled game theory is used to analyze decisions that are based on the current events to determine the players determine the existing strategy and to determine the preferences of each player game theory can be carried out on two groups facing each other and applying the rules which have been known by each player if based on consumer preferences consumers will choose a product that can satisfy it based on the above background the researchers wanted to formulate the optimal marketing strategy in the ukm batik pamekasan keyword marketing strategy game theory
Abstrak (Corrected): batik pamekasan company in the area is a small company or a called small and medium businesses where the issue of marketing is still not optimal it is because the company is still applying the manifold um with good marketing strategy steps to analyze the marketing strategy can be done by using game theory or the called game theory is used to analyze decisions that are based on the current events to determine the players determine the existing strategy and to determine the preferences of each player game theory can be carried out on two groups facing each other and applying the rules which have been known by each player if based on consumer preferences consumers will choose a product that can satisfy it based on the above background the researchers wanted to formulate the optimal marketing strategy in the um batik pamekasan keyword marketing strategy game theory
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'the': 15, 'is': 5, 'marketing': 5, 'strategy': 5, 'to': 5, 'game': 4, 'theory': 4, 'on': 4, 'company': 3, 'a': 3, 'and': 3, 'can': 3, 'based': 3, 'determine': 3, 'each': 3, 'batik': 2, 'pamekasan': 2, 'in': 2, 'small': 2, 'or': 2, 'socalled': 2, 'of': 2, 'still': 2, 'optimal': 2, 'it': 2, 'applying': 2, 'ukm': 2, 'analyze': 2, 'be': 2, 'by': 2, 'that': 2, 'preferences': 2, 'player': 2, 'area': 1, 'medium': 1, 'businesses': 1, 'where': 1, 'issue': 1, 'not': 1, 'because': 1, 'manifold': 1, 'with': 1, 'good': 1, 'steps': 1, 'done': 1, 'using': 1, 'used': 1, 'decisions': 1, 'are': 1, 'current': 1, 'events': 1, 'players': 1, 'existing': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'two': 1, 'groups': 1, 'facing': 1, 'other': 1, 'rules': 1, 'which': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'known': 1, 'if': 1, 'consumer': 1, 'consumers': 1, 'will': 1, 'choose': 1, 'product': 1, 'satisfy': 1, 'above': 1, 'background': 1, 'researchers': 1, 'wanted': 1, 'formulate': 1, 'keyword': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'is': 5, 'marketing': 5, 'strategy': 5, 'to': 5, 'game': 4, 'theory': 4, 'on': 4, 'company': 3, 'a': 3, 'and': 3, 'can': 3, 'based': 3, 'determine': 3, 'each': 3, 'batik': 2, 'pamekasan': 2, 'in': 2, 'small': 2, 'or': 2, 'socalled': 2, 'of': 2, 'still': 2, 'optimal': 2, 'it': 2, 'applying': 2, 'ukm': 2, 'analyze': 2, 'be': 2, 'by': 2, 'that': 2, 'preferences': 2, 'player': 2, 'area': 1, 'medium': 1, 'businesses': 1, 'where': 1, 'issue': 1, 'not': 1, 'because': 1, 'manifold': 1, 'with': 1, 'good': 1, 'steps': 1, 'done': 1, 'using': 1, 'used': 1, 'decisions': 1, 'are': 1, 'current': 1, 'events': 1, 'players': 1, 'existing': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'two': 1, 'groups': 1, 'facing': 1, 'other': 1, 'rules': 1, 'which': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'known': 1, 'if': 1, 'consumer': 1, 'consumers': 1, 'will': 1, 'choose': 1, 'product': 1, 'satisfy': 1, 'above': 1, 'background': 1, 'researchers': 1, 'wanted': 1, 'formulate': 1, 'keyword': 1})
-------------------------------------------
--- Data #260 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: lutfi alfiandani
Judul: pemilihan supplier penyedia tenaga kerja outsourcing dengan menggunakan metode electre (studikasus : PT. Semen Indonesia Tbk)
Pembimbing 1: ika deefi anna ST,MT
Pembimbing 2: heri awalul ilhamsyah ST,MT
Abstrak (Raw): ABSTRAK
PT. SEMEN INDONESIA (Persero) Tbk yang berlokasi di Gresik Jawa Timur, merupakan salah satu produsen semen yang terbesar di Indonesia. Dalam menjalankan bisnisnya perusahaan berfokus pada proses produksinya dimana untuk keperluan lain diluar kegiatan utama proses produksi diserahkan kepada pihak lain seperti kebutuhan tenaga kerja tambahan yang didapatkan melalui supplier jasa outsourcing. Dalam hal ini untuk menangani hal tersebut, PT. Semen Indonesia merektut tenaga kerja outsourcing melalui seksi pengadaan dan pengelolaan persediaan. Untuk membantu mengatasi permasalahan pemilihan tenaga kerja outsourcing tersebut digunakan metode Electre dan software Electre III-IV. Metode ini dipilih karena dalam perhitungannya dapat menggunakan data kriteria pada periode sebelumnya untuk dibandingkan dengan alternatif lain yang sewaktu-waktu dapat berubah, hal ini sesuai dengan kondisi perusahaan yang tiap tahunnya menerima penawaran tenaga kerja dari berbagai pihak penyedia jasa tenaga kerja outsourcing yang berbeda. Hasil dari penggunaan metode Electre ini menghasilkan tujuh kriteria pemilihan supplier meliputi kualitas, jadwal, fasilitas dan ketrampilan, harga, pemenuhan pelaksanan, kemampuan persiapan, dan catataan hubungan tenaga kerja. Dari hasil perhitungan angka dan software Electre didapatkan keputusan alternatif 7 (supplier TSI) merupakan alternatif terbaik sebagai solusi pemilihan supplier tenaga kerja di PT. Semen Indonesia-Gresik.
Kata kunci : Outsourcing, Electre, MADM, Supplier, software Electre III-IV.
Abstrak (Clean): abstrak pt semen indonesia persero tbk yang berlokasi di gresik jawa timur merupakan salah satu produsen semen yang terbesar di indonesia dalam menjalankan bisnisnya perusahaan berfokus pada proses produksinya dimana untuk keperluan lain diluar kegiatan utama proses produksi diserahkan kepada pihak lain seperti kebutuhan tenaga kerja tambahan yang didapatkan melalui supplier jasa outsourcing dalam hal ini untuk menangani hal tersebut pt semen indonesia merektut tenaga kerja outsourcing melalui seksi pengadaan dan pengelolaan persediaan untuk membantu mengatasi permasalahan pemilihan tenaga kerja outsourcing tersebut digunakan metode electre dan software electre iiiiv metode ini dipilih karena dalam perhitungannya dapat menggunakan data kriteria pada periode sebelumnya untuk dibandingkan dengan alternatif lain yang sewaktuwaktu dapat berubah hal ini sesuai dengan kondisi perusahaan yang tiap tahunnya menerima penawaran tenaga kerja dari berbagai pihak penyedia jasa tenaga kerja outsourcing yang berbeda hasil dari penggunaan metode electre ini menghasilkan tujuh kriteria pemilihan supplier meliputi kualitas jadwal fasilitas dan ketrampilan harga pemenuhan pelaksanan kemampuan persiapan dan catataan hubungan tenaga kerja dari hasil perhitungan angka dan software electre didapatkan keputusan alternatif supplier tsi merupakan alternatif terbaik sebagai solusi pemilihan supplier tenaga kerja di pt semen indonesiagresik kata kunci outsourcing electre madm supplier software electre iiiiv
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak pt semen indonesia persero tbk berlokasi gresik jawa timur salah satu produsen semen terbesar indonesia menjalankan bisnisnya perusahaan berfokus proses produksinya dimana keperluan lain diluar kegiatan utama proses produksi diserahkan kepada pihak lain kebutuhan tenaga kerja tambahan didapatkan supplier jasa outsourcing menangani tersebut pt semen indonesia merektut tenaga kerja outsourcing seksi pengadaan pengelolaan persediaan membantu mengatasi permasalahan pemilihan tenaga kerja outsourcing tersebut digunakan metode electre software electre iiiiv metode dipilih perhitungannya dapat menggunakan data kriteria periode sebelumnya dibandingkan alternatif lain sewaktuwaktu dapat berubah sesuai kondisi perusahaan tiap tahunnya menerima penawaran tenaga kerja berbagai pihak penyedia jasa tenaga kerja outsourcing berbeda hasil penggunaan metode electre menghasilkan tujuh kriteria pemilihan supplier meliputi kualitas jadwal fasilitas ketrampilan harga pemenuhan pelaksanan kemampuan persiapan catataan hubungan tenaga kerja hasil perhitungan angka software electre didapatkan keputusan alternatif supplier tsi alternatif terbaik solusi pemilihan supplier tenaga kerja pt semen indonesiagresik kata kunci outsourcing electre madm supplier software electre iiiiv
Abstrak (Stemmed): abstrak pt semen indonesia persero tbk lokasi gresik jawa timur salah satu produsen semen besar indonesia jalan bisnis usaha fokus proses produksi mana perlu lain luar giat utama proses produksi serah kepada pihak lain butuh tenaga kerja tambah dapat supplier jasa outsourcing tangan sebut pt semen indonesia merektut tenaga kerja outsourcing seksi ada kelola sedia bantu atas masalah pilih tenaga kerja outsourcing sebut guna metode electre software electre iiiiv metode pilih hitung dapat guna data kriteria periode belum banding alternatif lain sewaktuwaktu dapat ubah sesuai kondisi usaha tiap tahun terima tawar tenaga kerja bagai pihak sedia jasa tenaga kerja outsourcing beda hasil guna metode electre hasil tujuh kriteria pilih supplier liput kualitas jadwal fasilitas ketrampilan harga penuh pelaksanan mampu siap catataan hubung tenaga kerja hasil hitung angka software electre dapat putus alternatif supplier tsi alternatif baik solusi pilih supplier tenaga kerja pt semen indonesiagresik kata kunci outsourcing electre madm supplier software electre iiiiv
Abstrak (Corrected): abstract pt semen indonesia pervert bk loki greek jaw timur salad sat produce semen bear indonesia alan basis sara focus proves produksi mana peru lain liar gift mama proves produksi sarah keypad pick lain butch teenage era tambac apart supplier casa outsourcing tanga debut pt semen indonesia merektut teenage era outsourcing sense ada fella media bantu alas marsala pilch teenage era outsourcing debut gun metope electro software electro iiiiv metope pilch hiding apart gun data criteria period begum banding alternative lain sewaktuwaktu apart bah sexual kondisi sara tip thun terms tatar teenage era bahai pick media casa teenage era outsourcing bed hail gun metope electro hail juju criteria pilch supplier lieut kualitas radial basilicas ketrampilan hard punch pelaksanan camp slap catamaran hung teenage era hail hiding bangka software electro apart puts alternative supplier si alternative back solus pilch supplier teenage era pt semen indonesiagresik data bunch outsourcing electro made supplier software electro iiiiv
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tenaga': 7, 'kerja': 7, 'electre': 6, 'supplier': 5, 'outsourcing': 5, 'semen': 4, 'dapat': 4, 'pilih': 4, 'pt': 3, 'indonesia': 3, 'lain': 3, 'guna': 3, 'metode': 3, 'software': 3, 'alternatif': 3, 'hasil': 3, 'usaha': 2, 'proses': 2, 'produksi': 2, 'pihak': 2, 'jasa': 2, 'sebut': 2, 'sedia': 2, 'iiiiv': 2, 'hitung': 2, 'kriteria': 2, 'abstrak': 1, 'persero': 1, 'tbk': 1, 'lokasi': 1, 'gresik': 1, 'jawa': 1, 'timur': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'produsen': 1, 'besar': 1, 'jalan': 1, 'bisnis': 1, 'fokus': 1, 'mana': 1, 'perlu': 1, 'luar': 1, 'giat': 1, 'utama': 1, 'serah': 1, 'kepada': 1, 'butuh': 1, 'tambah': 1, 'tangan': 1, 'merektut': 1, 'seksi': 1, 'ada': 1, 'kelola': 1, 'bantu': 1, 'atas': 1, 'masalah': 1, 'data': 1, 'periode': 1, 'belum': 1, 'banding': 1, 'sewaktuwaktu': 1, 'ubah': 1, 'sesuai': 1, 'kondisi': 1, 'tiap': 1, 'tahun': 1, 'terima': 1, 'tawar': 1, 'bagai': 1, 'beda': 1, 'tujuh': 1, 'liput': 1, 'kualitas': 1, 'jadwal': 1, 'fasilitas': 1, 'ketrampilan': 1, 'harga': 1, 'penuh': 1, 'pelaksanan': 1, 'mampu': 1, 'siap': 1, 'catataan': 1, 'hubung': 1, 'angka': 1, 'putus': 1, 'tsi': 1, 'baik': 1, 'solusi': 1, 'indonesiagresik': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'madm': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 11, 'in': 8, 'and': 6, 'electre': 6, 'is': 5, 'outsourcing': 5, 'supplier': 5, 'this': 5, 'to': 4, 'labor': 4, 'software': 4, 'pt': 3, 'with': 3, 'method': 3, 'from': 3, 'semen': 2, 'indonesia': 2, 'which': 2, 'cement': 2, 'company': 2, 'production': 2, 'process': 2, 'other': 2, 'as': 2, 'obtained': 2, 'through': 2, 'service': 2, 'iiiiv': 2, 'criteria': 2, 'can': 2, 'use': 2, 'that': 2, 'results': 2, 'selection': 2, 'alternative': 2, 'abstract': 1, 'persero': 1, 'tbk': 1, 'located': 1, 'gresik': 1, 'east': 1, 'java': 1, 'one': 1, 'largest': 1, 'producers': 1, 'conducting': 1, 'its': 1, 'business': 1, 'focused': 1, 'on': 1, 'for': 1, 'purposes': 1, 'outside': 1, 'main': 1, 'activities': 1, 'handed': 1, 'over': 1, 'parties': 1, 'such': 1, 'need': 1, 'additional': 1, 'manpower': 1, 'case': 1, 'deal': 1, 'indonesian': 1, 'recruit': 1, 'procurement': 1, 'supply': 1, 'management': 1, 'section': 1, 'help': 1, 'address': 1, 'problem': 1, 'election': 1, 'used': 1, 'was': 1, 'chosen': 1, 'because': 1, 'calculation': 1, 'data': 1, 'previous': 1, 'period': 1, 'be': 1, 'compared': 1, 'new': 1, 'alternatif': 1, 'change': 1, 'at': 1, 'any': 1, 'time': 1, 'accordance': 1, 'conditions': 1, 'annually': 1, 'receive': 1, 'employment': 1, 'offers': 1, 'various': 1, 'providers': 1, 'different': 1, 'resulted': 1, 'seven': 1, 'include': 1, 'quality': 1, 'schedule': 1, 'facilities': 1, 'skills': 1, 'pricing': 1, 'fulfillment': 1, 'implementation': 1, 'ability': 1, 'preparation': 1, 'catataan': 1, 'relations': 1, 'numerical': 1, 'computation': 1, 'decisions': 1, 'tsi': 1, 'best': 1, 'a': 1, 'solution': 1, 'workforce': 1, 'indonesiagresik': 1, 'keywords': 1, 'madm': 1})
-------------------------------------------
--- Data #261 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: M. Irsyadul Ibad
Judul: Optimasi Selang Waktu Antar Perawatan Pada Mesin Cetak U.G 5 (studi Kasus PT. Barata Indonesia)
Pembimbing 1: Samsul Amar S.T., M.Sc.
Pembimbing 2: Ika Deefi Anna S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Perawatan merupakan suatu kegiatan yang diarahkan pada tujuan untuk menjamin kelangsungan fungsional suatu sistem produksi sehingga sistem dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan yang dikehendaki. Kegiatan perawatan juga berfungsi untuk meminimalkan biaya atau kerugian yang ditimbulkan akibat terjadinya kerusakan mesin. Dalam hal itu tentunya diperlukan penelitian analisis guna menentukan jadwal perawatan yang optimal. Penelitian ini menggunakan metode RCM (Reliability Centered Mantenance), dan FMEA (Failure Mode and Effect Analysis). FMEA digunakan untuk mengetahui potensi terbesar penyebab kegagalan komponen sehingga nantinya didapatkan komponen kritis berdasarkan nilai RPN tertinggi, RCM berfungsi untuk menentukan jadwal perawatan yang optimal dengan cost seminimal mungkin berdasarkan komponen kritis. Dari hasil penelitian, didapatkan bahwasannya komponen kritis dengan RPN tertinggi sebesar 231 yaitu komponen solenoid valve, dan jadwal perawatan optimal solenoid valve yaitu pada jam ke-1643 dengan nilai cost sebesar Rp.1.932,-/jam.
Kata Kunci : FMEA, RPN, dan RCM
Abstrak (Clean): perawatan merupakan suatu kegiatan yang diarahkan pada tujuan untuk menjamin kelangsungan fungsional suatu sistem produksi sehingga sistem dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan yang dikehendaki kegiatan perawatan juga berfungsi untuk meminimalkan biaya atau kerugian yang ditimbulkan akibat terjadinya kerusakan mesin dalam hal itu tentunya diperlukan penelitian analisis guna menentukan jadwal perawatan yang optimal penelitian ini menggunakan metode rcm reliability centered mantenance dan fmea failure mode and effect analysis fmea digunakan untuk mengetahui potensi terbesar penyebab kegagalan komponen sehingga nantinya didapatkan komponen kritis berdasarkan nilai rpn tertinggi rcm berfungsi untuk menentukan jadwal perawatan yang optimal dengan cost seminimal mungkin berdasarkan komponen kritis dari hasil penelitian didapatkan bahwasannya komponen kritis dengan rpn tertinggi sebesar yaitu komponen solenoid valve dan jadwal perawatan optimal solenoid valve yaitu pada jam ke dengan nilai cost sebesar rpjam kata kunci fmea rpn dan rcm
Abstrak (Stopwords Removed): perawatan kegiatan diarahkan tujuan menjamin kelangsungan fungsional sistem produksi sistem dapat berjalan lancar sesuai dikehendaki kegiatan perawatan berfungsi meminimalkan biaya kerugian ditimbulkan akibat terjadinya kerusakan mesin tentunya diperlukan penelitian analisis menentukan jadwal perawatan optimal penelitian menggunakan metode rcm reliability centered mantenance fmea failure mode and effect analysis fmea digunakan mengetahui potensi terbesar penyebab kegagalan komponen nantinya didapatkan komponen kritis berdasarkan nilai rpn tertinggi rcm berfungsi menentukan jadwal perawatan optimal cost seminimal mungkin berdasarkan komponen kritis hasil penelitian didapatkan bahwasannya komponen kritis rpn tertinggi sebesar komponen solenoid valve jadwal perawatan optimal solenoid valve jam nilai cost sebesar rpjam kata kunci fmea rpn rcm
Abstrak (Stemmed): awat giat arah tuju jamin langsung fungsional sistem produksi sistem dapat jalan lancar sesuai hendak giat awat fungsi minimal biaya rugi timbul akibat jadi rusa mesin tentu perlu teliti analisis tentu jadwal awat optimal teliti guna metode rcm reliability centered mantenance fmea failure mode and effect analysis fmea guna tahu potensi besar sebab gagal komponen nanti dapat komponen kritis dasar nilai rpn tinggi rcm fungsi tentu jadwal awat optimal cost minimal mungkin dasar komponen kritis hasil teliti dapat bahwasannya komponen kritis rpn tinggi besar komponen solenoid valve jadwal awat optimal solenoid valve jam nilai cost besar rpjam kata kunci fmea rpn rcm
Abstrak (Corrected): away gift arab juju jamie lansing functional sister produksi sister apart alan lancer sexual henna gift away fungi minimal bay rug timbal akbar jade rush resin tent peru elite analysis tent radial away optimal elite gun metope rum reliability centered maintenance flea failure mode and effect analysis flea gun tau potent bear kebab gaga component anti apart component iritis dakar nilgai run ting rum fungi tent radial away optimal cost minimal munchkin dakar component iritis hail elite apart bahwasannya component iritis run ting bear component solenoid valve radial away optimal solenoid valve jam nilgai cost bear jam data bunch flea run rum
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'awat': 5, 'komponen': 5, 'dapat': 3, 'tentu': 3, 'teliti': 3, 'jadwal': 3, 'optimal': 3, 'rcm': 3, 'fmea': 3, 'besar': 3, 'kritis': 3, 'rpn': 3, 'giat': 2, 'sistem': 2, 'fungsi': 2, 'minimal': 2, 'guna': 2, 'dasar': 2, 'nilai': 2, 'tinggi': 2, 'cost': 2, 'solenoid': 2, 'valve': 2, 'arah': 1, 'tuju': 1, 'jamin': 1, 'langsung': 1, 'fungsional': 1, 'produksi': 1, 'jalan': 1, 'lancar': 1, 'sesuai': 1, 'hendak': 1, 'biaya': 1, 'rugi': 1, 'timbul': 1, 'akibat': 1, 'jadi': 1, 'rusa': 1, 'mesin': 1, 'perlu': 1, 'analisis': 1, 'metode': 1, 'reliability': 1, 'centered': 1, 'mantenance': 1, 'failure': 1, 'mode': 1, 'and': 1, 'effect': 1, 'analysis': 1, 'tahu': 1, 'potensi': 1, 'sebab': 1, 'gagal': 1, 'nanti': 1, 'mungkin': 1, 'hasil': 1, 'bahwasannya': 1, 'jam': 1, 'rpjam': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'to': 7, 'of': 7, 'is': 6, 'a': 5, 'that': 5, 'and': 4, 'determine': 3, 'optimal': 3, 'treatment': 3, 'schedule': 3, 'rcm': 3, 'fmea': 3, 'critical': 3, 'on': 3, 'rpn': 3, 'with': 3, 'components': 3, 'maintenance': 2, 'activities': 2, 'system': 2, 'so': 2, 'as': 2, 'it': 2, 'failure': 2, 'used': 2, 'component': 2, 'based': 2, 'value': 2, 'cost': 2, 'solenoid': 2, 'valve': 2, 'hour': 2, 'goaldirected': 1, 'ensure': 1, 'continuity': 1, 'functional': 1, 'production': 1, 'can': 1, 'run': 1, 'smoothly': 1, 'desired': 1, 'also': 1, 'serves': 1, 'minimize': 1, 'costs': 1, 'or': 1, 'losses': 1, 'incurred': 1, 'result': 1, 'damage': 1, 'machine': 1, 'in': 1, 'case': 1, 'certainly': 1, 'necessary': 1, 'analytical': 1, 'studies': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'uses': 1, 'reliability': 1, 'centered': 1, 'mantenance': 1, 'mode': 1, 'effect': 1, 'analysis': 1, 'greatest': 1, 'potential': 1, 'cause': 1, 'later': 1, 'gained': 1, 'highest': 1, 'minimum': 1, 'from': 1, 'research': 1, 'was': 1, 'found': 1, 'high': 1, 'rp': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #262 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Achmad Helmi
Judul: SKRIPSI
PERANCANGAN TATA LETAK PADA GUDANG BARANG JADI MENGGUNAKAN METODE SHARED STORAGE
(Studi kasus pada PT. VARIA USAHA BETON)
Pembimbing 1: Imron Kuswandi, S.T. M.T
Pembimbing 2: Heri Awalul Ilhamsah, S.T. M.T
Abstrak (Raw): Perancangan tata letak merupakan salah satu tahap perancangan fasilitas yang bertujuan untuk mengembangkan suatu sistem produksi yang efektif dan efisien sehingga tercapai suatu proses produksi dengan biaya yang paling ekonomis. Gudang berfungsi sebagai penyimpanan berbagai macam jenis produk yang dihasilkan oleh departemen produksi dan memiliki penyimpanan dalam jumlah yang besar maupun yang kecil dalam jangka waktu tertentu. Pengaturan gudang yang baik dapat menghindari kerugian pada perusahaan, dan mempercepat operasional dan layanan pada gudang. Maka gudang dirancang agar material atau barang dapat mengisi kapasitas ruang secara maksimal. Perancangan tata letak barang yang kurang maksimal didalam gudang akan menyebabkan kerugian bagi sebuah perusahaan. Hal ini terjadi pada gudang PT. Varia Usaha Beton khususnya pada gudang paving block Plant BM Gresik, penempatan produk yang ada digudang tidak beraturan, akibatnya proses loading sangat lama dan membutuhkan jarak tempuh yang jauh. Hal inilah yang mendasari perlunya dilakukan perancangan tata letak ulang pada gudang. Adapun metode yang digunakan untuk perancangan tata letak ulang, yaitu metode shared storage, didalam metode shared storage produk yang pertama kali tiba dan yang terlebih dahulu dikirim diletakkan pada area penyimpanan kosong terdekat dengan pintu. Hasil yang didapatkan dari perancangan tata letak menggunakan metode shared storage yaitu jarak tempuh yang awalnya membutuhkan 54387 meter menjadi 40033,5 meter.
Kata Kunci: Peracangan Tata Letak, Gudang, Shared Storage
Abstrak (Clean): perancangan tata letak merupakan salah satu tahap perancangan fasilitas yang bertujuan untuk mengembangkan suatu sistem produksi yang efektif dan efisien sehingga tercapai suatu proses produksi dengan biaya yang paling ekonomis gudang berfungsi sebagai penyimpanan berbagai macam jenis produk yang dihasilkan oleh departemen produksi dan memiliki penyimpanan dalam jumlah yang besar maupun yang kecil dalam jangka waktu tertentu pengaturan gudang yang baik dapat menghindari kerugian pada perusahaan dan mempercepat operasional dan layanan pada gudang maka gudang dirancang agar material atau barang dapat mengisi kapasitas ruang secara maksimal perancangan tata letak barang yang kurang maksimal didalam gudang akan menyebabkan kerugian bagi sebuah perusahaan hal ini terjadi pada gudang pt varia usaha beton khususnya pada gudang paving block plant bm gresik penempatan produk yang ada digudang tidak beraturan akibatnya proses loading sangat lama dan membutuhkan jarak tempuh yang jauh hal inilah yang mendasari perlunya dilakukan perancangan tata letak ulang pada gudang adapun metode yang digunakan untuk perancangan tata letak ulang yaitu metode shared storage didalam metode shared storage produk yang pertama kali tiba dan yang terlebih dahulu dikirim diletakkan pada area penyimpanan kosong terdekat dengan pintu hasil yang didapatkan dari perancangan tata letak menggunakan metode shared storage yaitu jarak tempuh yang awalnya membutuhkan meter menjadi meter kata kunci peracangan tata letak gudang shared storage
Abstrak (Stopwords Removed): perancangan tata letak salah satu tahap perancangan fasilitas bertujuan mengembangkan sistem produksi efektif efisien tercapai proses produksi biaya paling ekonomis gudang berfungsi penyimpanan berbagai macam jenis produk dihasilkan departemen produksi memiliki penyimpanan jumlah besar maupun kecil jangka waktu tertentu pengaturan gudang baik dapat menghindari kerugian perusahaan mempercepat operasional layanan gudang gudang dirancang material barang dapat mengisi kapasitas ruang secara maksimal perancangan tata letak barang kurang maksimal didalam gudang menyebabkan kerugian bagi perusahaan terjadi gudang pt varia usaha beton khususnya gudang paving block plant bm gresik penempatan produk ada digudang beraturan akibatnya proses loading sangat lama membutuhkan jarak tempuh jauh inilah mendasari perlunya dilakukan perancangan tata letak ulang gudang adapun metode digunakan perancangan tata letak ulang metode shared storage didalam metode shared storage produk pertama kali tiba terlebih dahulu dikirim diletakkan area penyimpanan kosong terdekat pintu hasil didapatkan perancangan tata letak menggunakan metode shared storage jarak tempuh awalnya membutuhkan meter menjadi meter kata kunci peracangan tata letak gudang shared storage
Abstrak (Stemmed): ancang tata letak salah satu tahap ancang fasilitas tuju kembang sistem produksi efektif efisien capai proses produksi biaya paling ekonomis gudang fungsi simpan bagai macam jenis produk hasil departemen produksi milik simpan jumlah besar maupun kecil jangka waktu tentu atur gudang baik dapat hindar rugi usaha cepat operasional layan gudang gudang rancang material barang dapat isi kapasitas ruang cara maksimal ancang tata letak barang kurang maksimal dalam gudang sebab rugi bagi usaha jadi gudang pt varia usaha beton khusus gudang paving block plant bm gresik tempat produk ada gudang atur akibat proses loading sangat lama butuh jarak tempuh jauh ini dasar perlu laku ancang tata letak ulang gudang adapun metode guna ancang tata letak ulang metode shared storage dalam metode shared storage produk pertama kali tiba lebih dahulu kirim letak area simpan kosong dekat pintu hasil dapat ancang tata letak guna metode shared storage jarak tempuh awal butuh meter jadi meter kata kunci acang tata letak gudang shared storage
Abstrak (Corrected): dancing data leak salad sat that dancing basilicas juju embank sister produksi efektif elision capri proves produksi bay paling economic gang fungi simian bahai madam penis proud hail department produksi milk simian mullah bear maun cecil bangka want tent amur gang back apart hinder rug sara eat operational layman gang gang dancing material baring apart is kapasitas rang cara maximal dancing data leak baring during maximal dream gang kebab rug bag sara jade gang pt varia sara baton rhesus gang paving block plant be greek tempt proud ada gang amur akbar proves loading sang lama butch arak tempeh each in dakar peru lake dancing data leak slang gang adapt metope gun dancing data leak slang metope shared storage dream metope shared storage proud pertain kali tuba leash dahl kirin leak area simian losing dead pint hail apart dancing data leak gun metope shared storage arak tempeh away butch meter jade meter data bunch acing data leak gang shared storage
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'gudang': 10, 'letak': 7, 'ancang': 6, 'tata': 6, 'metode': 4, 'shared': 4, 'storage': 4, 'produksi': 3, 'simpan': 3, 'produk': 3, 'dapat': 3, 'usaha': 3, 'proses': 2, 'hasil': 2, 'atur': 2, 'rugi': 2, 'barang': 2, 'maksimal': 2, 'dalam': 2, 'jadi': 2, 'butuh': 2, 'jarak': 2, 'tempuh': 2, 'ulang': 2, 'guna': 2, 'meter': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'tahap': 1, 'fasilitas': 1, 'tuju': 1, 'kembang': 1, 'sistem': 1, 'efektif': 1, 'efisien': 1, 'capai': 1, 'biaya': 1, 'paling': 1, 'ekonomis': 1, 'fungsi': 1, 'bagai': 1, 'macam': 1, 'jenis': 1, 'departemen': 1, 'milik': 1, 'jumlah': 1, 'besar': 1, 'maupun': 1, 'kecil': 1, 'jangka': 1, 'waktu': 1, 'tentu': 1, 'baik': 1, 'hindar': 1, 'cepat': 1, 'operasional': 1, 'layan': 1, 'rancang': 1, 'material': 1, 'isi': 1, 'kapasitas': 1, 'ruang': 1, 'cara': 1, 'kurang': 1, 'sebab': 1, 'bagi': 1, 'pt': 1, 'varia': 1, 'beton': 1, 'khusus': 1, 'paving': 1, 'block': 1, 'plant': 1, 'bm': 1, 'gresik': 1, 'tempat': 1, 'ada': 1, 'akibat': 1, 'loading': 1, 'sangat': 1, 'lama': 1, 'jauh': 1, 'ini': 1, 'dasar': 1, 'perlu': 1, 'laku': 1, 'adapun': 1, 'pertama': 1, 'kali': 1, 'tiba': 1, 'lebih': 1, 'dahulu': 1, 'kirim': 1, 'area': 1, 'kosong': 1, 'dekat': 1, 'pintu': 1, 'awal': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'acang': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 32, 'to': 14, 'of': 10, 'and': 9, 'is': 8, 'warehouse': 8, 'layout': 5, 'a': 5, 'that': 5, 'in': 5, 'design': 4, 'at': 4, 'this': 4, 'method': 4, 'which': 3, 'production': 3, 'can': 3, 'company': 3, 'product': 3, 'storage': 3, 'process': 2, 'products': 2, 'contribute': 2, 'long': 2, 'redesign': 2, 'shared': 2, 'meters': 2, 'one': 1, 'steps': 1, 'facility': 1, 'aims': 1, 'develop': 1, 'system': 1, 'effective': 1, 'efficient': 1, 'so': 1, 'beattained': 1, 'with': 1, 'most': 1, 'economical': 1, 'cost': 1, 'warehaouse': 1, 'uses': 1, 'keep': 1, 'various': 1, 'types': 1, 'produced': 1, 'by': 1, 'department': 1, 'it': 1, 'has': 1, 'large': 1, 'small': 1, 'capacity': 1, 'certain': 1, 'period': 1, 'arrangement': 1, 'good': 1, 'avoid': 1, 'losses': 1, 'advance': 1, 'operational': 1, 'service': 1, 'then': 1, 'designed': 1, 'or': 1, 'item': 1, 'fill': 1, 'space': 1, 'maximumcapacity': 1, 'insufficient': 1, 'damage': 1, 'problem': 1, 'happened': 1, 'pt': 1, 'varia': 1, 'usaha': 1, 'beton': 1, 'especially': 1, 'paving': 1, 'block': 1, 'plant': 1, 'bm': 1, 'gresik': 1, 'placement': 1, 'irregular': 1, 'these': 1, 'loading': 1, 'very': 1, 'time': 1, 'distance': 1, 'reason': 1, 'why': 1, 'needs': 1, 'warehousethe': 1, 'used': 1, 'function': 1, 'are': 1, 'arrage': 1, 'arrive': 1, 'for': 1, 'sent': 1, 'located': 1, 'empty': 1, 'area': 1, 'near': 1, 'door': 1, 'results': 1, 'use': 1, 'mileage': 1, 'first': 1, 'requires': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #263 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: RAHMAT MAULIDI
Judul: IDENTIFIKASI PERMASALAHAN MESIN DRYER DI PT. INDOGYPSUM
Pembimbing 1: TRISITA NOVIANTI, S.TP., M.T
Pembimbing 2: TEGUH PRASETYO, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Maintenance merupakan fungsi yang penting dalam suatu pabrik untuk melancarkan jalannya suatu proses produksi. Mesin merupakan faktor produksi yang sangat menentukan kelancaran suatu produksi. Sehingga tujuan dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui seberapa bagus perawatan yang dilakukan oleh pabrik, mengetahui penyebab kerusakan yang terjadi serta memberikan solusi usulan perbaikan untuk perawatan mesin tersebut. Penelitian ini menggunakan metode OEE (Overall Equipment Effectiveness), Six Big Losses, FTA (Fault Tree Analysis) dan FMEA (Failure Mode and Effect Analysis). Overal Equipment Effectiviness (OEE) yang berguna untuk menghitung efektivitas mesin, Six Big Losses berguna untuk mengetahui 6 kerugian besar yang menyebabkan rendahnya kinerja dari peralatan, FTA (Fault Tree Analysis) berguna untuk mendeteksi adanya gejala supaya mengetahui akar penyebab suatu masalah, dimulai dari kejadian puncak TOP (puncak) dan FMEA (Failure mode and effect analysis) digunakan untuk membuat usulan perbaikan manajemen perawatan mesin.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai OEE dalam mesin dryer sangat rendah yaitu sebesar 41,3 %. Dari six big losses nilai yang terbesar yaitu pada equipment failure losses sebesar 2280 jam. Dari data tersebut dibuatlah checklist perawatan untuk mencegah terjadinya kerusakan.
Kata kunci : OEE, Six Big Losses, FTA dan FMEA
Abstrak (Clean): maintenance merupakan fungsi yang penting dalam suatu pabrik untuk melancarkan jalannya suatu proses produksi mesin merupakan faktor produksi yang sangat menentukan kelancaran suatu produksi sehingga tujuan dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui seberapa bagus perawatan yang dilakukan oleh pabrik mengetahui penyebab kerusakan yang terjadi serta memberikan solusi usulan perbaikan untuk perawatan mesin tersebut penelitian ini menggunakan metode oee overall equipment effectiveness six big losses fta fault tree analysis dan fmea failure mode and effect analysis overal equipment effectiviness oee yang berguna untuk menghitung efektivitas mesin six big losses berguna untuk mengetahui kerugian besar yang menyebabkan rendahnya kinerja dari peralatan fta fault tree analysis berguna untuk mendeteksi adanya gejala supaya mengetahui akar penyebab suatu masalah dimulai dari kejadian puncak top puncak dan fmea failure mode and effect analysis digunakan untuk membuat usulan perbaikan manajemen perawatan mesinhasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai oee dalam mesin dryer sangat rendah yaitu sebesar dari six big losses nilai yang terbesar yaitu pada equipment failure losses sebesar jam dari data tersebut dibuatlah checklist perawatan untuk mencegah terjadinya kerusakan kata kunci oee six big losses fta dan fmea
Abstrak (Stopwords Removed): maintenance fungsi penting pabrik melancarkan jalannya proses produksi mesin faktor produksi sangat menentukan kelancaran produksi tujuan penelitian ialah mengetahui seberapa bagus perawatan dilakukan pabrik mengetahui penyebab kerusakan terjadi memberikan solusi usulan perbaikan perawatan mesin tersebut penelitian menggunakan metode oee overall equipment effectiveness six big losses fta fault tree analysis fmea failure mode and effect analysis overal equipment effectiviness oee berguna menghitung efektivitas mesin six big losses berguna mengetahui kerugian besar menyebabkan rendahnya kinerja peralatan fta fault tree analysis berguna mendeteksi adanya gejala supaya mengetahui akar penyebab masalah dimulai kejadian puncak top puncak fmea failure mode and effect analysis digunakan membuat usulan perbaikan manajemen perawatan mesinhasil penelitian menunjukkan nilai oee mesin dryer sangat rendah sebesar six big losses nilai terbesar equipment failure losses sebesar jam data tersebut dibuatlah checklist perawatan mencegah terjadinya kerusakan kata kunci oee six big losses fta fmea
Abstrak (Stemmed): maintenance fungsi penting pabrik lancar jalan proses produksi mesin faktor produksi sangat tentu lancar produksi tuju teliti ialah tahu berapa bagus awat laku pabrik tahu sebab rusa jadi beri solusi usul baik awat mesin sebut teliti guna metode oee overall equipment effectiveness six big losses fta fault tree analysis fmea failure mode and effect analysis overal equipment effectiviness oee guna hitung efektivitas mesin six big losses guna tahu rugi besar sebab rendah kerja alat fta fault tree analysis guna deteksi ada gejala supaya tahu akar sebab masalah mulai jadi puncak top puncak fmea failure mode and effect analysis guna buat usul baik manajemen awat mesinhasil teliti tunjuk nilai oee mesin dryer sangat rendah besar six big losses nilai besar equipment failure losses besar jam data sebut buat checklist awat cegah jadi rusa kata kunci oee six big losses fta fmea
Abstrak (Corrected): maintenance fungi panting park lancer alan proves produksi resin factor produksi sang tent lancer produksi juju elite galah tau berate bags away lake park tau kebab rush jade bert solus usual back away resin debut elite gun metope one overall equipment effectiveness six big losses fat fault tree analysis flea failure mode and effect analysis overall equipment effectiveness one gun hiding efektivitas resin six big losses gun tau rug bear kebab rental era flat fat fault tree analysis gun detest ada gala papaya tau aka kebab marsala mule jade punch top punch flea failure mode and effect analysis gun but usual back management away mesinhasil elite tuneup nilgai one resin dryer sang rental bear six big losses nilgai bear equipment failure losses bear jam data debut but checklist away yeah jade rush data bunch one six big losses fat flea
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 5, 'losses': 5, 'mesin': 4, 'tahu': 4, 'awat': 4, 'oee': 4, 'six': 4, 'big': 4, 'analysis': 4, 'besar': 4, 'produksi': 3, 'teliti': 3, 'sebab': 3, 'jadi': 3, 'equipment': 3, 'fta': 3, 'fmea': 3, 'failure': 3, 'pabrik': 2, 'lancar': 2, 'sangat': 2, 'rusa': 2, 'usul': 2, 'baik': 2, 'sebut': 2, 'fault': 2, 'tree': 2, 'mode': 2, 'and': 2, 'effect': 2, 'rendah': 2, 'puncak': 2, 'buat': 2, 'nilai': 2, 'maintenance': 1, 'fungsi': 1, 'penting': 1, 'jalan': 1, 'proses': 1, 'faktor': 1, 'tentu': 1, 'tuju': 1, 'ialah': 1, 'berapa': 1, 'bagus': 1, 'laku': 1, 'beri': 1, 'solusi': 1, 'metode': 1, 'overall': 1, 'effectiveness': 1, 'overal': 1, 'effectiviness': 1, 'hitung': 1, 'efektivitas': 1, 'rugi': 1, 'kerja': 1, 'alat': 1, 'deteksi': 1, 'ada': 1, 'gejala': 1, 'supaya': 1, 'akar': 1, 'masalah': 1, 'mulai': 1, 'top': 1, 'manajemen': 1, 'mesinhasil': 1, 'tunjuk': 1, 'dryer': 1, 'jam': 1, 'data': 1, 'checklist': 1, 'cegah': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 25, 'of': 17, 'to': 15, 'and': 9, 'a': 6, 'production': 5, 'machines': 5, 'uses': 5, 'about': 4, 'oee': 4, 'six': 4, 'big': 4, 'losses': 4, 'analysis': 4, 'is': 3, 'factory': 3, 'that': 3, 'this': 3, 'study': 3, 'treat': 3, 'attend': 3, 'equipment': 3, 'effectiveness': 3, 'fta': 3, 'fmea': 3, 'failure': 3, 'in': 2, 'process': 2, 'machine': 2, 'are': 2, 'factors': 2, 'determine': 2, 'how': 2, 'way': 2, 'know': 2, 'overall': 2, 'fault': 2, 'tree': 2, 'mode': 2, 'which': 2, 'damage': 2, 'value': 2, 'maintenance': 1, 'an': 1, 'important': 1, 'function': 1, 'expedite': 1, 'importaint': 1, 'so': 1, 'aims': 1, 'factor': 1, 'problems': 1, 'happened': 1, 'give': 1, 'solution': 1, 'effect': 1, 'count': 1, 'couse': 1, 'weak': 1, 'performance': 1, 'detect': 1, 'indication': 1, 'poblems': 1, 'effects': 1, 'make': 1, 'suggestion': 1, 'management': 1, 'results': 1, 'showed': 1, 'dryer': 1, 'very': 1, 'lowe': 1, 'at': 1, 'biggest': 1, 'hours': 1, 'bong': 1, 'from': 1, 'these': 1, 'data': 1, 'writer': 1, 'made': 1, 'checklist': 1, 'care': 1, 'prevent': 1, 'keyword': 1})
-------------------------------------------
--- Data #264 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: AL MUSTAQIM
Judul: MANAJEMEN PROYEK PEMBANGUNAN APARTEMEN
MENARA RUNGKUT DENGAN PENDEKETAN CRITICAL PATH
METHOD dan PERT
(Studi Kasus PT. Tata Bumi Raya)
Pembimbing 1: SUGENG PURWOKO S.T,.M.T
Pembimbing 2: IMRON KUSWANDI S.T,.M.T
Abstrak (Raw): Manajemen proyek merupakan ilmu yang berkaitan dengan mengatur dan
mengelola sumber daya dengan menggunakan teknik pengolahan modern untuk
hasil yang ditentukan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis
kebutuhan waktu dan sumber daya yang diperlukan, mengetahui jalur kritis dalam
proyek, menganalisis waktu penyelesaian dan biaya percepatan proyek. Penelitian
inni menggunakan metode CPM (Critical Path Method) dan PERT. CPM
digunakan untuk merencanakan dan mengawasi proyek dengan sistem jaringan dan
waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek. PERT (Project Evaluation
and review Tchnique) adalah sebuah model ilmu manjemen untk perencanaan dan
pengendalian sebuah proyek. Hasil dari penelitian ini penjadwalan proyek dengan
CPM dapat selesai pada tanggal 16 oktober 2015 dengan jumlah biaya pekerja
sebesar Rp. 220.370.000. Sehingga proyek dapat selesai lebih cepat dengan biaya
lebih sedikit dibandingkan dengan penjadwalan PT. Tata Bumi Raya.
Kata kunci : jalur kritis, waktu, biaya, CPM, PERT
Abstrak (Clean): manajemen proyek merupakan ilmu yang berkaitan dengan mengatur dan mengelola sumber daya dengan menggunakan teknik pengolahan modern untuk hasil yang ditentukan tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis kebutuhan waktu dan sumber daya yang diperlukan mengetahui jalur kritis dalam proyek menganalisis waktu penyelesaian dan biaya percepatan proyek penelitian inni menggunakan metode cpm critical path method dan pert cpm digunakan untuk merencanakan dan mengawasi proyek dengan sistem jaringan dan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek pert project evaluation and review tchnique adalah sebuah model ilmu manjemen untk perencanaan dan pengendalian sebuah proyek hasil dari penelitian ini penjadwalan proyek dengan cpm dapat selesai pada tanggal oktober dengan jumlah biaya pekerja sebesar rp sehingga proyek dapat selesai lebih cepat dengan biaya lebih sedikit dibandingkan dengan penjadwalan pt tata bumi raya kata kunci jalur kritis waktu biaya cpm pert
Abstrak (Stopwords Removed): manajemen proyek ilmu berkaitan mengatur mengelola sumber daya menggunakan teknik pengolahan modern hasil ditentukan tujuan penelitian menganalisis kebutuhan waktu sumber daya diperlukan mengetahui jalur kritis proyek menganalisis waktu penyelesaian biaya percepatan proyek penelitian inni menggunakan metode cpm critical path method pert cpm digunakan merencanakan mengawasi proyek sistem jaringan waktu dibutuhkan menyelesaikan proyek pert project evaluation and review tchnique model ilmu manjemen untk perencanaan pengendalian proyek hasil penelitian penjadwalan proyek cpm dapat selesai tanggal oktober jumlah biaya pekerja sebesar rp proyek dapat selesai lebih cepat biaya lebih sedikit dibandingkan penjadwalan pt tata bumi raya kata kunci jalur kritis waktu biaya cpm pert
Abstrak (Stemmed): manajemen proyek ilmu kait atur kelola sumber daya guna teknik olah modern hasil tentu tuju teliti analis butuh waktu sumber daya perlu tahu jalur kritis proyek analis waktu selesai biaya cepat proyek teliti inni guna metode cpm critical path method pert cpm guna rencana awas proyek sistem jaring waktu butuh selesai proyek pert project evaluation and review tchnique model ilmu manjemen untk rencana kendali proyek hasil teliti jadwal proyek cpm dapat selesai tanggal oktober jumlah biaya kerja besar rp proyek dapat selesai lebih cepat biaya lebih sedikit banding jadwal pt tata bumi raya kata kunci jalur kritis waktu biaya cpm pert
Abstrak (Corrected): management prove i'm wait amur fella number day gun tennis blah modern hail tent juju elite analysis butch want number day peru tau value iritis prove analysis want seesaw bay eat prove elite inn gun metope com critical path method pert com gun recant was prove sister caring want butch seesaw prove pert project evaluation and review technique model i'm manjemen unto recant kendall prove hail elite radial prove com apart seesaw tanga october mullah bay era bear up prove apart seesaw leash eat bay leash sedikit banding radial pt data bump ray data bunch value iritis want bay com pert
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'proyek': 8, 'waktu': 4, 'selesai': 4, 'biaya': 4, 'cpm': 4, 'guna': 3, 'teliti': 3, 'pert': 3, 'ilmu': 2, 'sumber': 2, 'daya': 2, 'hasil': 2, 'analis': 2, 'butuh': 2, 'jalur': 2, 'kritis': 2, 'cepat': 2, 'rencana': 2, 'jadwal': 2, 'dapat': 2, 'lebih': 2, 'manajemen': 1, 'kait': 1, 'atur': 1, 'kelola': 1, 'teknik': 1, 'olah': 1, 'modern': 1, 'tentu': 1, 'tuju': 1, 'perlu': 1, 'tahu': 1, 'inni': 1, 'metode': 1, 'critical': 1, 'path': 1, 'method': 1, 'awas': 1, 'sistem': 1, 'jaring': 1, 'project': 1, 'evaluation': 1, 'and': 1, 'review': 1, 'tchnique': 1, 'model': 1, 'manjemen': 1, 'untk': 1, 'kendali': 1, 'tanggal': 1, 'oktober': 1, 'jumlah': 1, 'kerja': 1, 'besar': 1, 'rp': 1, 'sedikit': 1, 'banding': 1, 'pt': 1, 'tata': 1, 'bumi': 1, 'raya': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'project': 7, 'and': 6, 'of': 6, 'to': 4, 'cpm': 4, 'is': 3, 'this': 3, 'time': 3, 'critical': 3, 'path': 3, 'cost': 3, 'with': 3, 'results': 2, 'study': 2, 'required': 2, 'pert': 2, 'scheduling': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'completed': 2, 'that': 2, 'management': 1, 'isa': 1, 'sciencethat': 1, 'concernedwith': 1, 'organizing': 1, 'managing': 1, 'resourcesby': 1, 'techniques': 1, 'determinedthe': 1, 'purposeof': 1, 'analyze': 1, 'needs': 1, 'resources': 1, 'determine': 1, 'analyzing': 1, 'timing': 1, 'completion': 1, 'acceleration': 1, 'uses': 1, 'a': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'plan': 1, 'supersive': 1, 'network': 1, 'system': 1, 'complete': 1, 'research': 1, 'on': 1, 'october': 1, 'number': 1, 'labor': 1, 'costs': 1, 'rp': 1, 'so': 1, 'faster': 1, 'less': 1, 'pt': 1, 'tata': 1, 'bumi': 1, 'raya': 1, 'keyword': 1})
-------------------------------------------
--- Data #265 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: RIANI YULIASTUTIK
Judul: USULAN PERBAIKAN KUALITAS DENGAN PENDEKATAN DMAI DAN FMEA
Pembimbing 1: IMRON KUSWANDI., ST.MT
Pembimbing 2: AGUS SALIM., ST.MT
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Kualitas produk merupakan salah satu hal yang penting guna mempertahankan strategi bisnis di era globalisasi saat ini. Kapontren Nurul Iman merupakan salah satu koperasi pondok pesantren yang bergerak dibidang air minum dalam kemasan (AMDK). Kapontren Nurul Iman sendiri masih memiliki masalah dalam menciptakan kualitas bagus pada produk. Permasalahan tersebut dapat dilihat pada air minum dalam kemasan merek “AIMAN” dengan kemasan 220 ml yang masih banyak kegagalan yang terjadi selama proses produksi berlangsung. Pada penelitian ini diharapkan dapat membantu perusahaan dalam mengurangi jumlah kegagalan yang terjadi dengan menggunakan metode DMAI dimana tahapnya yaitu Define, Measure, Analize, Improve (DMAI). Serta menggunakan salah satu tools Failure Mode Effect Analize (FMEA) yang dapat memberikan usulan kepada kapontren Nurul Iman untuk mengurangi timbulnya kecacatan berulang kembali berdasarkan data yang diperoleh dari bulan Januari 2015 – Maret 2015. Berdasarkan hasil dari penelitian menggunakan metode DMAI dan FMEA terdapat tiga jenis cacat yang memiliki jumlah cacat terbesar yaitu cacat cuo, cacat oenutup cup, cacat ketidaksesuaian volume dari ketiga jenis cacat tersebut nilai cacat tertinggi terletak pada cacat bentuk cup kurang sempurna. Rekomendasi perbaikan pada jumlah cacat terbesar terletak cacat ketidaksesuain volume pada proses holder yaitu memeriksa holder sebelum dan setiap melakukan proses produksi guna mencegah timbulnya kecacatan yang disebabkan oleh holder.
Kata kunci : Kualitas, Six Sigma, DMAI, CTQ, RPN,FMEA
?
Abstrak (Clean): abstrak kualitas produk merupakan salah satu hal yang penting guna mempertahankan strategi bisnis di era globalisasi saat ini kapontren nurul iman merupakan salah satu koperasi pondok pesantren yang bergerak dibidang air minum dalam kemasan amdk kapontren nurul iman sendiri masih memiliki masalah dalam menciptakan kualitas bagus pada produk permasalahan tersebut dapat dilihat pada air minum dalam kemasan merek “aiman” dengan kemasan ml yang masih banyak kegagalan yang terjadi selama proses produksi berlangsung pada penelitian ini diharapkan dapat membantu perusahaan dalam mengurangi jumlah kegagalan yang terjadi dengan menggunakan metode dmai dimana tahapnya yaitu define measure analize improve dmai serta menggunakan salah satu tools failure mode effect analize fmea yang dapat memberikan usulan kepada kapontren nurul iman untuk mengurangi timbulnya kecacatan berulang kembali berdasarkan data yang diperoleh dari bulan januari – maret berdasarkan hasil dari penelitian menggunakan metode dmai dan fmea terdapat tiga jenis cacat yang memiliki jumlah cacat terbesar yaitu cacat cuo cacat oenutup cup cacat ketidaksesuaian volume dari ketiga jenis cacat tersebut nilai cacat tertinggi terletak pada cacat bentuk cup kurang sempurna rekomendasi perbaikan pada jumlah cacat terbesar terletak cacat ketidaksesuain volume pada proses holder yaitu memeriksa holder sebelum dan setiap melakukan proses produksi guna mencegah timbulnya kecacatan yang disebabkan oleh holder kata kunci kualitas six sigma dmai ctq rpnfmea
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak kualitas produk salah satu penting mempertahankan strategi bisnis era globalisasi kapontren nurul iman salah satu koperasi pondok pesantren bergerak dibidang air minum kemasan amdk kapontren nurul iman sendiri masih memiliki masalah menciptakan kualitas bagus produk permasalahan tersebut dapat dilihat air minum kemasan merek “aiman” kemasan ml masih banyak kegagalan terjadi selama proses produksi berlangsung penelitian diharapkan dapat membantu perusahaan mengurangi jumlah kegagalan terjadi menggunakan metode dmai dimana tahapnya define measure analize improve dmai menggunakan salah satu tools failure mode effect analize fmea dapat memberikan usulan kepada kapontren nurul iman mengurangi timbulnya kecacatan berulang kembali berdasarkan data diperoleh bulan januari – maret berdasarkan hasil penelitian menggunakan metode dmai fmea terdapat tiga jenis cacat memiliki jumlah cacat terbesar cacat cuo cacat oenutup cup cacat ketidaksesuaian volume ketiga jenis cacat tersebut nilai cacat tertinggi terletak cacat bentuk cup kurang sempurna rekomendasi perbaikan jumlah cacat terbesar terletak cacat ketidaksesuain volume proses holder memeriksa holder setiap melakukan proses produksi mencegah timbulnya kecacatan disebabkan holder kata kunci kualitas six sigma dmai ctq rpnfmea
Abstrak (Stemmed): abstrak kualitas produk salah satu penting tahan strategi bisnis era globalisasi kapontren nurul iman salah satu koperasi pondok pesantren gerak bidang air minum kemas amdk kapontren nurul iman sendiri masih milik masalah cipta kualitas bagus produk masalah sebut dapat lihat air minum kemas merek aiman kemas ml masih banyak gagal jadi lama proses produksi langsung teliti harap dapat bantu usaha kurang jumlah gagal jadi guna metode dmai mana tahap define measure analize improve dmai guna salah satu tools failure mode effect analize fmea dapat beri usul kepada kapontren nurul iman kurang timbul cacat ulang kembali dasar data oleh bulan januari maret dasar hasil teliti guna metode dmai fmea dapat tiga jenis cacat milik jumlah cacat besar cacat cuo cacat oenutup cup cacat ketidaksesuaian volume tiga jenis cacat sebut nilai cacat tinggi letak cacat bentuk cup kurang sempurna rekomendasi baik jumlah cacat besar letak cacat ketidaksesuain volume proses holder periksa holder tiap laku proses produksi cegah timbul cacat sebab holder kata kunci kualitas six sigma dmai ctq rpnfmea
Abstrak (Corrected): abstract kualitas proud salad sat panting than strategy basis era globalists kapontren nurse man salad sat operas pond pesantren gera biding air minus bemas amok kapontren nurse man sending mash milk marsala city kualitas bags proud marsala debut apart that air minus bemas mere airman bemas my mash banyan gaga jade lama proves produksi lansing elite harp apart bantu sara during mullah gaga jade gun metope mai mana that define measure analyze improve mai gun salad sat tools failure mode effect analyze flea apart bert usual keypad kapontren nurse man during timbal carat slang cembali dakar data olen buran january market dakar hail elite gun metope mai flea apart toga penis carat milk mullah carat bear carat cut carat oenutup cup carat ketidaksesuaian volume toga penis carat debut nilgai carat ting leak carat bent cup during tempura rekomendasi back mullah carat bear leak carat ketidaksesuain volume proves holder perish holder tip lake proves produksi yeah timbal carat kebab holder data bunch kualitas six sigma mai ct rpnfmea
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'cacat': 12, 'dapat': 4, 'dmai': 4, 'kualitas': 3, 'salah': 3, 'satu': 3, 'kapontren': 3, 'nurul': 3, 'iman': 3, 'kemas': 3, 'proses': 3, 'kurang': 3, 'jumlah': 3, 'guna': 3, 'holder': 3, 'produk': 2, 'air': 2, 'minum': 2, 'masih': 2, 'milik': 2, 'masalah': 2, 'sebut': 2, 'gagal': 2, 'jadi': 2, 'produksi': 2, 'teliti': 2, 'metode': 2, 'analize': 2, 'fmea': 2, 'timbul': 2, 'dasar': 2, 'tiga': 2, 'jenis': 2, 'besar': 2, 'cup': 2, 'volume': 2, 'letak': 2, 'abstrak': 1, 'penting': 1, 'tahan': 1, 'strategi': 1, 'bisnis': 1, 'era': 1, 'globalisasi': 1, 'koperasi': 1, 'pondok': 1, 'pesantren': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'amdk': 1, 'sendiri': 1, 'cipta': 1, 'bagus': 1, 'lihat': 1, 'merek': 1, 'aiman': 1, 'ml': 1, 'banyak': 1, 'lama': 1, 'langsung': 1, 'harap': 1, 'bantu': 1, 'usaha': 1, 'mana': 1, 'tahap': 1, 'define': 1, 'measure': 1, 'improve': 1, 'tools': 1, 'failure': 1, 'mode': 1, 'effect': 1, 'beri': 1, 'usul': 1, 'kepada': 1, 'ulang': 1, 'kembali': 1, 'data': 1, 'oleh': 1, 'bulan': 1, 'januari': 1, 'maret': 1, 'hasil': 1, 'cuo': 1, 'oenutup': 1, 'ketidaksesuaian': 1, 'nilai': 1, 'tinggi': 1, 'bentuk': 1, 'sempurna': 1, 'rekomendasi': 1, 'baik': 1, 'ketidaksesuain': 1, 'periksa': 1, 'tiap': 1, 'laku': 1, 'cegah': 1, 'sebab': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'six': 1, 'sigma': 1, 'ctq': 1, 'rpnfmea': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 15, 'in': 9, 'is': 7, 'to': 6, 'defects': 6, 'by': 5, 'number': 5, 'dmai': 4, 'cup': 4, 'quality': 3, 'one': 3, 'that': 3, 'a': 3, 'kapontren': 3, 'nurul': 3, 'iman': 3, 'bottled': 3, 'water': 3, 'using': 3, 'fmea': 3, 'with': 3, 'holder': 3, 'product': 2, 'still': 2, 'failures': 2, 'production': 2, 'process': 2, 'research': 2, 'incidence': 2, 'are': 2, 'analyze': 2, 'as': 2, 'recommendations': 2, 'disability': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'obtained': 2, 'and': 2, 'defective': 2, 'ctq': 2, 'defect': 2, 'volume': 2, 'lies': 2, 'abstract': 1, 'thing': 1, 'important': 1, 'maintain': 1, 'business': 1, 'strategy': 1, 'current': 1, 'era': 1, 'globilisasi': 1, 'boarding': 1, 'school': 1, 'cooperatives': 1, 'engaged': 1, 'drinking': 1, 'itself': 1, 'has': 1, 'problem': 1, 'creating': 1, 'good': 1, 'such': 1, 'problems': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'seen': 1, 'brand': 1, 'aiman': 1, 'packing': 1, 'ml': 1, 'which': 1, 'lot': 1, 'occurred': 1, 'during': 1, 'this': 1, 'expected': 1, 'help': 1, 'company': 1, 'reducing': 1, 'where': 1, 'stages': 1, 'define': 1, 'measure': 1, 'improve': 1, 'well': 1, 'tools': 1, 'failure': 1, 'mode': 1, 'effect': 1, 'provide': 1, 'reduce': 1, 'recurrent': 1, 'data': 1, 'from': 1, 'january': 1, 'march': 1, 'results': 1, 'key': 1, 'or': 1, 'cover': 1, 'mismatch': 1, 'three': 1, 'types': 1, 'highest': 1, 'value': 1, 'deformed': 1, 'less': 1, 'than': 1, 'perfect': 1, 'for': 1, 'improvements': 1, 'nonconforming': 1, 'biggest': 1, 'flaw': 1, 'check': 1, 'before': 1, 'every': 1, 'order': 1, 'prevent': 1, 'caused': 1, 'keywords': 1, 'six': 1, 'sigma': 1, 'rpn': 1})
-------------------------------------------
--- Data #266 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: LIDA PUTRI HARIYADI
Judul: USULAN PERBAIKAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE OMAX (OBJECTIVE MATRIX) PADA DEPARTEMENT PEMBUATAN GULA (studi kasus PTPN X Djombang baru)
Pembimbing 1: SUGENG PURWOKO, ST., MT
Pembimbing 2: AGUS SALIM, ST., MT
Abstrak (Raw): ABSTRAK
PG.Djombang baru merupakan perusahaan yang memproduksi gula dalam
negri, pada produksi gula yang dilakukan pada setiap musim giling tidak selalu
mencapai target yang diinginkan oleh perusahaan mengalami pasang surut dalam
proses memproduksi gula. Pada kondisi ini berdampak penurunan produksi gula
yang terjadi diantaranya pada tahun 2013 dan tahun 2014.Tujuan dari penelitian ini
adalah menentukan performance terburuk pada tahun 2013 dan 2014, mengetahui
tingkatan produktivitas yang telah diukur pada PG.Djombang Baru, memberikan
usulan perbaikan produktivitas perusahaan pada PG.Djombang baru sehingga
produktivitas dapat membaik pada periode yang akan datang. KPI yang digunakan
yaitu KPI bahan baku, jam kerja, konsumsi energi, produk diperbaiki dan kerusakan
mesin, metode yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan metode OMAX
(ObjektiveMatri).
Nilai performance indicator pada tahun 2013 nilai produktivitasnya tertinngi pada 7
dengan nilai index 1,434 dan pada tahun 2014 nilai index tertinggi pada periode 3
dengan nilai index sebesar 4,094.
Kata kunci: Produktivitas, OMAX (Objektive Matr
Abstrak (Clean): abstrak pgdjombang baru merupakan perusahaan yang memproduksi gula dalam negri pada produksi gula yang dilakukan pada setiap musim giling tidak selalu mencapai target yang diinginkan oleh perusahaan mengalami pasang surut dalam proses memproduksi gula pada kondisi ini berdampak penurunan produksi gula yang terjadi diantaranya pada tahun dan tahun tujuan dari penelitian ini adalah menentukan performance terburuk pada tahun dan mengetahui tingkatan produktivitas yang telah diukur pada pgdjombang baru memberikan usulan perbaikan produktivitas perusahaan pada pgdjombang baru sehingga produktivitas dapat membaik pada periode yang akan datang kpi yang digunakan yaitu kpi bahan baku jam kerja konsumsi energi produk diperbaiki dan kerusakan mesin metode yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan metode omax objektivematri nilai performance indicator pada tahun nilai produktivitasnya tertinngi pada dengan nilai index dan pada tahun nilai index tertinggi pada periode dengan nilai index sebesar kata kunci produktivitas omax objektive matr
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak pgdjombang baru perusahaan memproduksi gula negri produksi gula dilakukan setiap musim giling selalu mencapai target diinginkan perusahaan mengalami pasang surut proses memproduksi gula kondisi berdampak penurunan produksi gula terjadi diantaranya tahun tahun tujuan penelitian menentukan performance terburuk tahun mengetahui tingkatan produktivitas diukur pgdjombang baru memberikan usulan perbaikan produktivitas perusahaan pgdjombang baru produktivitas dapat membaik periode datang kpi digunakan kpi bahan baku jam kerja konsumsi energi produk diperbaiki kerusakan mesin metode gunakan penelitian menggunakan metode omax objektivematri nilai performance indicator tahun nilai produktivitasnya tertinngi nilai index tahun nilai index tertinggi periode nilai index sebesar kata kunci produktivitas omax objektive matr
Abstrak (Stemmed): abstrak pgdjombang baru usaha produksi gula negri produksi gula laku tiap musim giling selalu capai target ingin usaha alami pasang surut proses produksi gula kondisi dampak turun produksi gula jadi antara tahun tahun tuju teliti tentu performance buruk tahun tahu tingkat produktivitas ukur pgdjombang baru beri usul baik produktivitas usaha pgdjombang baru produktivitas dapat baik periode datang kpi guna kpi bahan baku jam kerja konsumsi energi produk baik rusa mesin metode guna teliti guna metode omax objektivematri nilai performance indicator tahun nilai produktivitas tertinngi nilai index tahun nilai index tinggi periode nilai index besar kata kunci produktivitas omax objektive matr
Abstrak (Corrected): abstract pgdjombang bar sara produksi gula negro produksi gula lake tip music giving sell capri target begin sara salami padang strut proves produksi gula kondisi damp turn produksi gula jade angara thun thun juju elite tent performance burn thun tau dingbat produktivitas ukr pgdjombang bar bert usual back produktivitas sara pgdjombang bar produktivitas apart back period dating ki gun ki bahai baku jam era konsumsi energy proud back rush resin metope gun elite gun metope max objektivematri nilgai performance indicator thun nilgai produktivitas tertinngi nilgai index thun nilgai index ting period nilgai index bear data bunch produktivitas max objective math
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tahun': 5, 'produktivitas': 5, 'nilai': 5, 'produksi': 4, 'gula': 4, 'pgdjombang': 3, 'baru': 3, 'usaha': 3, 'baik': 3, 'guna': 3, 'index': 3, 'teliti': 2, 'performance': 2, 'periode': 2, 'kpi': 2, 'metode': 2, 'omax': 2, 'abstrak': 1, 'negri': 1, 'laku': 1, 'tiap': 1, 'musim': 1, 'giling': 1, 'selalu': 1, 'capai': 1, 'target': 1, 'ingin': 1, 'alami': 1, 'pasang': 1, 'surut': 1, 'proses': 1, 'kondisi': 1, 'dampak': 1, 'turun': 1, 'jadi': 1, 'antara': 1, 'tuju': 1, 'tentu': 1, 'buruk': 1, 'tahu': 1, 'tingkat': 1, 'ukur': 1, 'beri': 1, 'usul': 1, 'dapat': 1, 'datang': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'jam': 1, 'kerja': 1, 'konsumsi': 1, 'energi': 1, 'produk': 1, 'rusa': 1, 'mesin': 1, 'objektivematri': 1, 'indicator': 1, 'tertinngi': 1, 'tinggi': 1, 'besar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'objektive': 1, 'matr': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'in': 12, 'of': 6, 'and': 5, 'productivity': 5, 'value': 5, 'sugar': 4, 'is': 3, 'this': 3, 'that': 3, 'index': 3, 'pgdjombang': 2, 'company': 2, 'producing': 2, 'production': 2, 'have': 2, 'study': 2, 'performance': 2, 'new': 2, 'improved': 2, 'period': 2, 'kpi': 2, 'used': 2, 'omax': 2, 'with': 2, 'an': 2, 'abstract': 1, 'baru': 1, 'a': 1, 'country': 1, 'performed': 1, 'on': 1, 'each': 1, 'milling': 1, 'season': 1, 'does': 1, 'not': 1, 'always': 1, 'achieve': 1, 'desired': 1, 'targets': 1, 'by': 1, 'ups': 1, 'downs': 1, 'process': 1, 'condition': 1, 'affect': 1, 'decline': 1, 'occurred': 1, 'among': 1, 'others': 1, 'years': 1, 'tuju': 1, 'to': 1, 'determine': 1, 'worst': 1, 'knowing': 1, 'levels': 1, 'been': 1, 'measured': 1, 'provide': 1, 'corrective': 1, 'suggestions': 1, 'companies': 1, 'pg': 1, 'djombang': 1, 'so': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'coming': 1, 'are': 1, 'raw': 1, 'materials': 1, 'labor': 1, 'hours': 1, 'energy': 1, 'consumption': 1, 'products': 1, 'engine': 1, 'damage': 1, 'methods': 1, 'using': 1, 'objektivematri': 1, 'indicators': 1, 'tertinngi': 1, 'at': 1, 'pm': 1, 'highest': 1, 'third': 1, 'keywords': 1, 'objektive': 1, 'matrix': 1})
-------------------------------------------
--- Data #267 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: rycko tyger d'gasha
Judul: pengembangan blender bumbu bebek sonkem portabel (studi kasus : divisi usaha "bekamp" teknik industri UTM)
Pembimbing 1: sabarudin akhmad ST,.MT
Pembimbing 2: mu'alim ST,.MT
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Bebek songkem merupakan olahanbebek yang dimasak dengan cara di kukus sehingga rendah kolestrol dan mempunyai tekstur empuk serta cita rasa yang berbeda karena dikukus bersama dengan bumbunya. Cita rasa tersebut yang membuat penikmatnya ingin kembali menikmati kuliner tersebut. Tahapan dalam perancangan prototipe blender bumbu bebek songkem portabel meliputi tahap pengembangan konsep, informasi kebutuhan pengguna, perumusan abstraksi, desain sistem level, rancangan rinci. Proses perancangan pembuatan blender bumbu bebek songkem portabel menggunakan OPC (Operation Process Chart) dan Bill of Material. Setelah melakukan perancangan maka dilakukan pengujian antara blender portabel dengan blender biasa untuk mengetahui pebedaannya. Pengujian ini menggunakan independen sample t test. Langkah pertama pengujian keseragaman, normalitas dimana hasil pengujian tersebut lolos. Kemudian pengujin perbedaan secara visual dengan boxplot. Dari hasil pengujian independent sample t test yaitu nilai -t hitung = -12,706 dan nilai – t tabel = 1,99 maka – t hitung < - t tabel maka kesimpulan ada perbedaan produk 1 (blender biasa) dan produk 2 (blender portable).
Kata kunci : bebek songkem, tahapan pengembangan produk, OPC, BOM, Independent sample t test.
Abstrak (Clean): abstrak bebek songkem merupakan olahanbebek yang dimasak dengan cara di kukus sehingga rendah kolestrol dan mempunyai tekstur empuk serta cita rasa yang berbeda karena dikukus bersama dengan bumbunya cita rasa tersebut yang membuat penikmatnya ingin kembali menikmati kuliner tersebut tahapan dalam perancangan prototipe blender bumbu bebek songkem portabel meliputi tahap pengembangan konsep informasi kebutuhan pengguna perumusan abstraksi desain sistem level rancangan rinci proses perancangan pembuatan blender bumbu bebek songkem portabel menggunakan opc operation process chart dan bill of material setelah melakukan perancangan maka dilakukan pengujian antara blender portabel dengan blender biasa untuk mengetahui pebedaannya pengujian ini menggunakan independen sample t test langkah pertama pengujian keseragaman normalitas dimana hasil pengujian tersebut lolos kemudian pengujin perbedaan secara visual dengan boxplot dari hasil pengujian independent sample t test yaitu nilai t hitung dan nilai – t tabel maka – t hitung t tabel maka kesimpulan ada perbedaan produk blender biasa dan produk blender portable kata kunci bebek songkem tahapan pengembangan produk opc bom independent sample t test
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak bebek songkem olahanbebek dimasak cara kukus rendah kolestrol mempunyai tekstur empuk cita rasa berbeda dikukus bersama bumbunya cita rasa tersebut membuat penikmatnya ingin kembali menikmati kuliner tersebut tahapan perancangan prototipe blender bumbu bebek songkem portabel meliputi tahap pengembangan konsep informasi kebutuhan pengguna perumusan abstraksi desain sistem level rancangan rinci proses perancangan pembuatan blender bumbu bebek songkem portabel menggunakan opc operation process chart bill of material melakukan perancangan dilakukan pengujian antara blender portabel blender biasa mengetahui pebedaannya pengujian menggunakan independen sample t test langkah pertama pengujian keseragaman normalitas dimana hasil pengujian tersebut lolos pengujin perbedaan secara visual boxplot hasil pengujian independent sample t test nilai t hitung nilai – t tabel – t hitung t tabel kesimpulan ada perbedaan produk blender biasa produk blender portable kata kunci bebek songkem tahapan pengembangan produk opc bom independent sample t test
Abstrak (Stemmed): abstrak bebek songkem olahanbebek masak cara kukus rendah kolestrol punya tekstur empuk cita rasa beda kukus sama bumbu cita rasa sebut buat nikmat ingin kembali nikmat kuliner sebut tahap ancang prototipe blender bumbu bebek songkem portabel liput tahap kembang konsep informasi butuh guna rumus abstraksi desain sistem level rancang rinci proses ancang buat blender bumbu bebek songkem portabel guna opc operation process chart bill of material laku ancang laku uji antara blender portabel blender biasa tahu beda uji guna independen sample t test langkah pertama uji seragam normalitas mana hasil uji sebut lolos pengujin beda cara visual boxplot hasil uji independent sample t test nilai t hitung nilai t tabel t hitung t tabel simpul ada beda produk blender biasa produk blender portable kata kunci bebek songkem tahap kembang produk opc bom independent sample t test
Abstrak (Corrected): abstract bebel songkem olahanbebek mask cara kudus rental kolestrol puny tester empty city rash bed kudus same bomb city rash debut but nikita begin cembali nikita liner debut that dancing prototype blender bomb bebel songkem portable lieut that embank onset informant butch gun rumpus abstraksi detain sister level dancing vinci proves dancing but blender bomb bebel songkem portable gun ops operation process chart bill of material lake dancing lake uni angara blender portable blender bias tau bed uni gun independent sample t test bangka pertain uni seagram normality mana hail uni debut solos penguin bed cara visual complot hail uni independent sample t test nilgai t hiding nilgai t table t hiding t table simple ada bed proud blender bias proud blender portable data bunch bebel songkem that embank proud ops boy independent sample t test
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'t': 7, 'blender': 6, 'uji': 5, 'bebek': 4, 'songkem': 4, 'beda': 4, 'bumbu': 3, 'sebut': 3, 'tahap': 3, 'ancang': 3, 'portabel': 3, 'guna': 3, 'sample': 3, 'test': 3, 'produk': 3, 'cara': 2, 'kukus': 2, 'cita': 2, 'rasa': 2, 'buat': 2, 'nikmat': 2, 'kembang': 2, 'opc': 2, 'laku': 2, 'biasa': 2, 'hasil': 2, 'independent': 2, 'nilai': 2, 'hitung': 2, 'tabel': 2, 'abstrak': 1, 'olahanbebek': 1, 'masak': 1, 'rendah': 1, 'kolestrol': 1, 'punya': 1, 'tekstur': 1, 'empuk': 1, 'sama': 1, 'ingin': 1, 'kembali': 1, 'kuliner': 1, 'prototipe': 1, 'liput': 1, 'konsep': 1, 'informasi': 1, 'butuh': 1, 'rumus': 1, 'abstraksi': 1, 'desain': 1, 'sistem': 1, 'level': 1, 'rancang': 1, 'rinci': 1, 'proses': 1, 'operation': 1, 'process': 1, 'chart': 1, 'bill': 1, 'of': 1, 'material': 1, 'antara': 1, 'tahu': 1, 'independen': 1, 'langkah': 1, 'pertama': 1, 'seragam': 1, 'normalitas': 1, 'mana': 1, 'lolos': 1, 'pengujin': 1, 'visual': 1, 'boxplot': 1, 'simpul': 1, 'ada': 1, 'portable': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'bom': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 8, 't': 7, 'blender': 6, 'test': 6, 'duck': 5, 'and': 5, 'songkem': 4, 'a': 4, 'portable': 4, 'is': 3, 'with': 3, 'to': 3, 'design': 3, 'independent': 3, 'sample': 3, 'then': 3, 'product': 3, 'that': 2, 'taste': 2, 'stages': 2, 'development': 2, 'process': 2, 'designing': 2, 'using': 2, 'opc': 2, 'testing': 2, 'regular': 2, 'results': 2, 'difference': 2, 'value': 2, 'table': 2, 'abstract': 1, 'preparations': 1, 'are': 1, 'cooked': 1, 'by': 1, 'steam': 1, 'so': 1, 'lower': 1, 'cholesterol': 1, 'have': 1, 'soft': 1, 'texture': 1, 'different': 1, 'for': 1, 'steamed': 1, 'together': 1, 'marinade': 1, 'makes': 1, 'audience': 1, 'want': 1, 'come': 1, 'back': 1, 'enjoy': 1, 'culinary': 1, 'in': 1, 'prototype': 1, 'spices': 1, 'include': 1, 'concept': 1, 'stage': 1, 'information': 1, 'needs': 1, 'users': 1, 'formulation': 1, 'abstraction': 1, 'level': 1, 'system': 1, 'detailed': 1, 'manufacture': 1, 'spice': 1, 'operation': 1, 'chart': 1, 'bill': 1, 'materials': 1, 'after': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'between': 1, 'know': 1, 'beda': 1, 'this': 1, 'first': 1, 'step': 1, 'uniformity': 1, 'normality': 1, 'where': 1, 'qualify': 1, 'pengujin': 1, 'visually': 1, 'boxplot': 1, 'from': 1, 'count': 1, 'conclusion': 1, 'no': 1, 'keywords': 1, 'bom': 1})
-------------------------------------------
--- Data #268 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ery ardianto
Judul: perancangan dan pengembangan pengering sistem vakum ( studi kasus: cacing lumbricus rubellus)
Pembimbing 1: mu'alim ST,.MT
Pembimbing 2: sabarudin akhmad ST,.MT
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Dalam rangka pemanfaatan cacing tanah sebagai obat alternatif maka perlu dilakukan pengolahan dari cacing tanah segar menjadi tepung cacing kering tanpa mengurangi ataupun merusak nutrisi yang dikandungnya . Proses yang harus dilakukan sebelum pembuatan tepung cacing adalah pengeringan. Pengeringan merupakan salah satu cara pengawetan bahan agar dapat disimpan lebih lama, ringan, dan volumenya menjadi kecil sehingga biaya produksi akan lebih hemat. Pengeringan bertujuan untuk mengurangi sebagian air dari bahan sampai kadar air tertentu agar bahan tersebut dapat disimpan lebih lama. Hasil penelitian yang dilakukan meliputi perancangan pengembangan mesin vakum pengering dengan membuat produk. Pembuatan produk dijelaskan dengan menggunakan pendekatan operatione process chart, bill of material. Penjelasan kinerja mesin pnegering vakum dengan penentuan skala tehakan maksimal yaitu -76cmHg dan temperature maksimal 750C. Pada percobaan penelitian sampel yang digunakan berjumlah 9 dengan percobaan sebanyak 3 kali dimana rak atau wadah yang digunakan sebanyak 3. Prosentase kadar air dengan metode penguapan gavimetri mengalami kenaikan secara seimbang mulai dari prosentase 15% hingga 39%.
Kata kunci : Cacing tanah, pengeingan, OPC, Bill of material, penguapan gavimetri. .
Abstrak (Clean): abstrak dalam rangka pemanfaatan cacing tanah sebagai obat alternatif maka perlu dilakukan pengolahan dari cacing tanah segar menjadi tepung cacing kering tanpa mengurangi ataupun merusak nutrisi yang dikandungnya proses yang harus dilakukan sebelum pembuatan tepung cacing adalah pengeringan pengeringan merupakan salah satu cara pengawetan bahan agar dapat disimpan lebih lama ringan dan volumenya menjadi kecil sehingga biaya produksi akan lebih hemat pengeringan bertujuan untuk mengurangi sebagian air dari bahan sampai kadar air tertentu agar bahan tersebut dapat disimpan lebih lama hasil penelitian yang dilakukan meliputi perancangan pengembangan mesin vakum pengering dengan membuat produk pembuatan produk dijelaskan dengan menggunakan pendekatan operatione process chart bill of material penjelasan kinerja mesin pnegering vakum dengan penentuan skala tehakan maksimal yaitu cmhg dan temperature maksimal c pada percobaan penelitian sampel yang digunakan berjumlah dengan percobaan sebanyak kali dimana rak atau wadah yang digunakan sebanyak prosentase kadar air dengan metode penguapan gavimetri mengalami kenaikan secara seimbang mulai dari prosentase hingga kata kunci cacing tanah pengeingan opc bill of material penguapan gavimetri
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak rangka pemanfaatan cacing tanah obat alternatif perlu dilakukan pengolahan cacing tanah segar menjadi tepung cacing kering mengurangi ataupun merusak nutrisi dikandungnya proses harus dilakukan pembuatan tepung cacing pengeringan pengeringan salah satu cara pengawetan bahan dapat disimpan lebih lama ringan volumenya menjadi kecil biaya produksi lebih hemat pengeringan bertujuan mengurangi sebagian air bahan kadar air tertentu bahan tersebut dapat disimpan lebih lama hasil penelitian dilakukan meliputi perancangan pengembangan mesin vakum pengering membuat produk pembuatan produk dijelaskan menggunakan pendekatan operatione process chart bill of material penjelasan kinerja mesin pnegering vakum penentuan skala tehakan maksimal cmhg temperature maksimal c percobaan penelitian sampel digunakan berjumlah percobaan sebanyak kali dimana rak wadah digunakan sebanyak prosentase kadar air metode penguapan gavimetri mengalami kenaikan secara seimbang mulai prosentase hingga kata kunci cacing tanah pengeingan opc bill of material penguapan gavimetri
Abstrak (Stemmed): abstrak rangka manfaat cacing tanah obat alternatif perlu laku olah cacing tanah segar jadi tepung cacing kering kurang atau rusak nutrisi kandung proses harus laku buat tepung cacing ering ering salah satu cara awet bahan dapat simpan lebih lama ringan volume jadi kecil biaya produksi lebih hemat ering tuju kurang bagi air bahan kadar air tentu bahan sebut dapat simpan lebih lama hasil teliti laku liput ancang kembang mesin vakum ering buat produk buat produk jelas guna dekat operatione process chart bill of material jelas kerja mesin pnegering vakum tentu skala tehakan maksimal cmhg temperature maksimal c coba teliti sampel guna jumlah coba banyak kali mana rak wadah guna banyak prosentase kadar air metode uap gavimetri alami naik cara imbang mulai prosentase hingga kata kunci cacing tanah pengeingan opc bill of material uap gavimetri
Abstrak (Corrected): abstract bangka manat facing tana boat alternative peru lake blah facing tana sugar jade typing facing keying during tau rusk kutaisi bandung proves harms lake but typing facing bring bring salad sat cara wet bahai apart simian leash lama ring volume jade cecil bay produksi leash heat bring juju during bag air bahai kadar air tent bahai debut apart simian leash lama hail elite lake lieut dancing embank resin oakum bring but proud but proud jells gun dead operation process chart bill of material jells era resin peering oakum tent skald tehran maximal mug temperature maximal c coma elite sample gun mullah coma banyan kali mana ran wadai gun banyan prosentase kadar air metope up gravimetric salami nail cara bang mule prosentase hinges data bunch facing tana pengeingan ops bill of material up gravimetric
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'cacing': 5, 'ering': 4, 'tanah': 3, 'laku': 3, 'buat': 3, 'bahan': 3, 'lebih': 3, 'air': 3, 'guna': 3, 'jadi': 2, 'tepung': 2, 'kurang': 2, 'cara': 2, 'dapat': 2, 'simpan': 2, 'lama': 2, 'kadar': 2, 'tentu': 2, 'teliti': 2, 'mesin': 2, 'vakum': 2, 'produk': 2, 'jelas': 2, 'bill': 2, 'of': 2, 'material': 2, 'maksimal': 2, 'coba': 2, 'banyak': 2, 'prosentase': 2, 'uap': 2, 'gavimetri': 2, 'abstrak': 1, 'rangka': 1, 'manfaat': 1, 'obat': 1, 'alternatif': 1, 'perlu': 1, 'olah': 1, 'segar': 1, 'kering': 1, 'atau': 1, 'rusak': 1, 'nutrisi': 1, 'kandung': 1, 'proses': 1, 'harus': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'awet': 1, 'ringan': 1, 'volume': 1, 'kecil': 1, 'biaya': 1, 'produksi': 1, 'hemat': 1, 'tuju': 1, 'bagi': 1, 'sebut': 1, 'hasil': 1, 'liput': 1, 'ancang': 1, 'kembang': 1, 'dekat': 1, 'operatione': 1, 'process': 1, 'chart': 1, 'kerja': 1, 'pnegering': 1, 'skala': 1, 'tehakan': 1, 'cmhg': 1, 'temperature': 1, 'c': 1, 'sampel': 1, 'jumlah': 1, 'kali': 1, 'mana': 1, 'rak': 1, 'wadah': 1, 'metode': 1, 'alami': 1, 'naik': 1, 'imbang': 1, 'mulai': 1, 'hingga': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'pengeingan': 1, 'opc': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 11, 'to': 7, 'as': 5, 'is': 4, 'be': 4, 'material': 4, 'in': 3, 'that': 3, 'drying': 3, 'earthworms': 2, 'an': 2, 'flour': 2, 'or': 2, 'a': 2, 'process': 2, 'manufacture': 2, 'stored': 2, 'longer': 2, 'and': 2, 'so': 2, 'water': 2, 'from': 2, 'content': 2, 'research': 2, 'vacuum': 2, 'by': 2, 'bill': 2, 'maximum': 2, 'experiment': 2, 'used': 2, 'much': 2, 'percentage': 2, 'evaporation': 2, 'gavimetri': 2, 'abstract': 1, 'order': 1, 'use': 1, 'alternative': 1, 'medicine': 1, 'it': 1, 'necessary': 1, 'processing': 1, 'fresh': 1, 'earthworm': 1, 'into': 1, 'dried': 1, 'worms': 1, 'without': 1, 'reducing': 1, 'damaging': 1, 'nutrients': 1, 'they': 1, 'contain': 1, 'must': 1, 'done': 1, 'prior': 1, 'worm': 1, 'one': 1, 'way': 1, 'preserving': 1, 'lighter': 1, 'volume': 1, 'becomes': 1, 'smaller': 1, 'cost': 1, 'production': 1, 'will': 1, 'more': 1, 'efficient': 1, 'aims': 1, 'reduce': 1, 'some': 1, 'until': 1, 'certain': 1, 'moisture': 1, 'can': 1, 'results': 1, 'conducted': 1, 'on': 1, 'design': 1, 'dryer': 1, 'machine': 1, 'development': 1, 'making': 1, 'product': 1, 'products': 1, 'described': 1, 'using': 1, 'approach': 1, 'chart': 1, 'operatione': 1, 'materials': 1, 'explanation': 1, 'pnegering': 1, 'engine': 1, 'performance': 1, 'with': 1, 'determination': 1, 'tehakan': 1, 'scale': 1, 'cmhg': 1, 'temperature': 1, 'c': 1, 'samples': 1, 'were': 1, 'times': 1, 'where': 1, 'shelves': 1, 'containers': 1, 'are': 1, 'method': 1, 'increase': 1, 'balance': 1, 'key': 1, 'words': 1, 'pengeingan': 1, 'opc': 1})
-------------------------------------------
--- Data #269 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: OGY AHMAD
Judul: Strategi Pengembangan Usaha Kapal Wisata AMIRA di Raja Ampat dengan Pendekatan Blue Ocean Strategy.
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat, M.T.
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Strategi samudera biru (blue ocean strategy) sebagai suatu strategi yang menekankan pada penciptaan permintaan baru dan ruang pasar yang belum ada pesaingnya. Strategi ini mendorong pelaku usaha untuk memperluas batasan-batasan pasar yang telah ada, sehingga pelaku usaha perlu mencermati hal-hal di luar batasan yang masih dapat untuk diraih. Pada pengujian ini kapal wisata Amira ingin melakukan strategi pemasaran dengan para pesaingnya yaitu Perusahaan Kapal wisata Silolona, Sea Safari dan Arenui. Dalam penelitian ini menentukan faktor untuk dijadikan ajang kompetisi. Pada penelitian diperoleh 14 faktor dengan pengujian valid secara Cochran . setelah dibuat faktornya maka dilakukan penilaian kinerja terhadap faktor tersebut untuk Perusahaan Kapal wisata Amira dan pesaingnya. Pengujian selanjutnya pada blue ocean strategy yaitu kerangka enam jalan meliputi mencermati industry altenatif, mencermati daya tarik emosional-fungsional bagi konsumen, mencermati penawaran produk dan jasa pelengkap. Perumusan blue ocean strategy dilakukan dengan kerangka empat jalan yaitu skema Hapuskan-Kurangi-Tingkatkan-Ciptakan. Dari hasil perumusan blue ocean strategy yang sebelumnya terdapat 14 faktor bertambah 19 faktor untuk Perusahaan Kapal wisata Amira.
Abstrak (Clean): strategi samudera biru blue ocean strategy sebagai suatu strategi yang menekankan pada penciptaan permintaan baru dan ruang pasar yang belum ada pesaingnya strategi ini mendorong pelaku usaha untuk memperluas batasanbatasan pasar yang telah ada sehingga pelaku usaha perlu mencermati halhal di luar batasan yang masih dapat untuk diraih pada pengujian ini kapal wisata amira ingin melakukan strategi pemasaran dengan para pesaingnya yaitu perusahaan kapal wisata silolona sea safari dan arenui dalam penelitian ini menentukan faktor untuk dijadikan ajang kompetisi pada penelitian diperoleh faktor dengan pengujian valid secara cochran setelah dibuat faktornya maka dilakukan penilaian kinerja terhadap faktor tersebut untuk perusahaan kapal wisata amira dan pesaingnya pengujian selanjutnya pada blue ocean strategy yaitu kerangka enam jalan meliputi mencermati industry altenatif mencermati daya tarik emosionalfungsional bagi konsumen mencermati penawaran produk dan jasa pelengkap perumusan blue ocean strategy dilakukan dengan kerangka empat jalan yaitu skema hapuskankurangitingkatkanciptakan dari hasil perumusan blue ocean strategy yang sebelumnya terdapat faktor bertambah faktor untuk perusahaan kapal wisata amira
Abstrak (Stopwords Removed): strategi samudera biru blue ocean strategy strategi menekankan penciptaan permintaan baru ruang pasar belum ada pesaingnya strategi mendorong pelaku usaha memperluas batasanbatasan pasar ada pelaku usaha perlu mencermati halhal luar batasan masih dapat diraih pengujian kapal wisata amira ingin melakukan strategi pemasaran para pesaingnya perusahaan kapal wisata silolona sea safari arenui penelitian menentukan faktor dijadikan ajang kompetisi penelitian diperoleh faktor pengujian valid secara cochran dibuat faktornya dilakukan penilaian kinerja faktor tersebut perusahaan kapal wisata amira pesaingnya pengujian selanjutnya blue ocean strategy kerangka enam jalan meliputi mencermati industry altenatif mencermati daya tarik emosionalfungsional bagi konsumen mencermati penawaran produk jasa pelengkap perumusan blue ocean strategy dilakukan kerangka empat jalan skema hapuskankurangitingkatkanciptakan hasil perumusan blue ocean strategy sebelumnya terdapat faktor bertambah faktor perusahaan kapal wisata amira
Abstrak (Stemmed): strategi samudera biru blue ocean strategy strategi tekan cipta minta baru ruang pasar belum ada saing strategi dorong laku usaha luas batasanbatasan pasar ada laku usaha perlu cermat halhal luar batas masih dapat raih uji kapal wisata amira ingin laku strategi pasar para saing usaha kapal wisata silolona sea safari arenui teliti tentu faktor jadi ajang kompetisi teliti oleh faktor uji valid cara cochran buat faktor laku nilai kerja faktor sebut usaha kapal wisata amira saing uji lanjut blue ocean strategy kerangka enam jalan liput cermat industry altenatif cermat daya tarik emosionalfungsional bagi konsumen cermat tawar produk jasa lengkap rumus blue ocean strategy laku kerangka empat jalan skema hapuskankurangitingkatkanciptakan hasil rumus blue ocean strategy belum dapat faktor tambah faktor usaha kapal wisata amira
Abstrak (Corrected): strategy samudera bird blue ocean strategy strategy texan city mint bar rang paar begum ada saying strategy doing lake sara lucas batasanbatasan paar ada lake sara peru cermet halal liar bats mash apart rain uni papal vista amir begin lake strategy paar para saying sara papal vista silolona sea safari aren't elite tent factor jade along kompetisi elite olen factor uni valid cara cochran but factor lake nilgai era factor debut sara papal vista amir saying uni layout blue ocean strategy kerangka exam alan lieut cermet industry altenatif cermet day tajik emosionalfungsional bag consumed cermet tatar proud casa lengkap rumpus blue ocean strategy lake kerangka expat alan seems hapuskankurangitingkatkanciptakan hail rumpus blue ocean strategy begum apart factor tambac factor sara papal vista amir
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'faktor': 6, 'laku': 5, 'usaha': 5, 'strategi': 4, 'blue': 4, 'ocean': 4, 'strategy': 4, 'cermat': 4, 'kapal': 4, 'wisata': 4, 'pasar': 3, 'saing': 3, 'uji': 3, 'amira': 3, 'belum': 2, 'ada': 2, 'dapat': 2, 'teliti': 2, 'kerangka': 2, 'jalan': 2, 'rumus': 2, 'samudera': 1, 'biru': 1, 'tekan': 1, 'cipta': 1, 'minta': 1, 'baru': 1, 'ruang': 1, 'dorong': 1, 'luas': 1, 'batasanbatasan': 1, 'perlu': 1, 'halhal': 1, 'luar': 1, 'batas': 1, 'masih': 1, 'raih': 1, 'ingin': 1, 'para': 1, 'silolona': 1, 'sea': 1, 'safari': 1, 'arenui': 1, 'tentu': 1, 'jadi': 1, 'ajang': 1, 'kompetisi': 1, 'oleh': 1, 'valid': 1, 'cara': 1, 'cochran': 1, 'buat': 1, 'nilai': 1, 'kerja': 1, 'sebut': 1, 'lanjut': 1, 'enam': 1, 'liput': 1, 'industry': 1, 'altenatif': 1, 'daya': 1, 'tarik': 1, 'emosionalfungsional': 1, 'bagi': 1, 'konsumen': 1, 'tawar': 1, 'produk': 1, 'jasa': 1, 'lengkap': 1, 'empat': 1, 'skema': 1, 'hapuskankurangitingkatkanciptakan': 1, 'hasil': 1, 'tambah': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'to': 9, 'strategy': 8, 'of': 8, 'blue': 5, 'ocean': 5, 'that': 5, 'factors': 5, 'and': 4, 'travel': 4, 'this': 3, 'in': 3, 'test': 3, 'amira': 3, 'company': 3, 'a': 2, 'market': 2, 'businesses': 2, 'vessel': 2, 'competitors': 2, 'shipbuilding': 2, 'with': 2, 'is': 2, 'framework': 2, 'formulation': 2, 'as': 1, 'emphasizes': 1, 'creation': 1, 'new': 1, 'demand': 1, 'space': 1, 'uncontested': 1, 'encourages': 1, 'extend': 1, 'boundaries': 1, 'existing': 1, 'so': 1, 'need': 1, 'look': 1, 'at': 1, 'things': 1, 'beyond': 1, 'limits': 1, 'they': 1, 'can': 1, 'grab': 1, 'want': 1, 'marketing': 1, 'silolona': 1, 'sea': 1, 'safari': 1, 'arenui': 1, 'study': 1, 'determine': 1, 'be': 1, 'competition': 1, 'research': 1, 'obtained': 1, 'valid': 1, 'cochran': 1, 'once': 1, 'created': 1, 'factor': 1, 'then': 1, 'conducted': 1, 'assessment': 1, 'performance': 1, 'against': 1, 'these': 1, 'its': 1, 'next': 1, 'sixway': 1, 'alternatives': 1, 'include': 1, 'watch': 1, 'industry': 1, 'watchfunctional': 1, 'emotional': 1, 'appeal': 1, 'consumers': 1, 'noting': 1, 'complementary': 1, 'product': 1, 'offerings': 1, 'services': 1, 'done': 1, 'four': 1, 'roads': 1, 'scheme': 1, 'eliminatereduceraisecreate': 1, 'from': 1, 'results': 1, 'previously': 1, 'contained': 1, 'for': 1, 'increased': 1})
-------------------------------------------
--- Data #270 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: abu mutolib
Judul: PENGARUH DIAMETER PIPA KATALISATOR, JENIS BUSI,DAN KONSENTRASI ETANOL YANG DITAMBAH PADA BENSIN PREMIUM PADA PRODUK PENGHEMATAN BAHAN BAKAR HCS(HIDROCARBON CRACK SYTEM) TERHADAP DAYA SEPEDA MOTOR
Pembimbing 1: mu'alim,ST., MT
Pembimbing 2: Sugeng purwoko, ST., MT.
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Bahan bakar merupakan salah satu energi yang sangat dibutuhkan oleh manusia untuk kehidupan sehari-hari, dalam penggunaannya lambat laun sumber bahan bakar semakin berkurang ketersediaannya, sedangkan di satu sisi kebutuhan manusia akan bahan bakar semakin besar, hal ini tidak sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan oleh manusia.
Alternatif-alternatif tersebut dilakukan sebagai salah satu langkah menangani krisis BBM dan untuk mendapatkan sumber bahan bakar yang murah sehingga masyarakat kecil dapat mengkonsumsi bahan bakar untuk kebutuhannya, setidaknya dengan adanya langkah pengolahan bahan bakar alternatif juga dapat membantu penghematan konsumsi BBM. Penghematan BBM merupakan salah satu langkah dalam menanggulangi krisis BBM dan kelangkaan BBM yang menjadi kendala bagi masyarakat kecil, langkah tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara yang dapat menghemat BBM. Salah satu produk penghemat bahan bakar yang ada di pasaran adalah Hidrocarbon Crack System (HCS). HCS adalah produk penghemat BBM dengan sistem memecah atom hydrocarbon (bahan bakar premium atau pertamax) menjadi atom hydrogen (H2) dan carbon (C) dengan cara menggunakan pipa katalisator yang dipanaskan. Panas luar/exothermic yang digunakan adalah berasal dari panas mesin maupun dari knalpot yang bisa mencapai temperatur hingga 400 0C. (http://penghemathcs.blogspot.co.id/p/latar-belakang.html).Hidrocarbon Crack System (Hcs) Diameter Pipa Katalisator, Jenis Busi, Dan Kosentrasi Etanol Terhadap Daya Mesin Sepeda Motor .
Abstrak (Clean): abstrak bahan bakar merupakan salah satu energi yang sangat dibutuhkan oleh manusia untuk kehidupan seharihari dalam penggunaannya lambat laun sumber bahan bakar semakin berkurang ketersediaannya sedangkan di satu sisi kebutuhan manusia akan bahan bakar semakin besar hal ini tidak sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan oleh manusia alternatifalternatif tersebut dilakukan sebagai salah satu langkah menangani krisis bbm dan untuk mendapatkan sumber bahan bakar yang murah sehingga masyarakat kecil dapat mengkonsumsi bahan bakar untuk kebutuhannya setidaknya dengan adanya langkah pengolahan bahan bakar alternatif juga dapat membantu penghematan konsumsi bbm penghematan bbm merupakan salah satu langkah dalam menanggulangi krisis bbm dan kelangkaan bbm yang menjadi kendala bagi masyarakat kecil langkah tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara yang dapat menghemat bbm salah satu produk penghemat bahan bakar yang ada di pasaran adalah hidrocarbon crack system hcs hcs adalah produk penghemat bbm dengan sistem memecah atom hydrocarbon bahan bakar premium atau pertamax menjadi atom hydrogen h dan carbon c dengan cara menggunakan pipa katalisator yang dipanaskan panas luarexothermic yang digunakan adalah berasal dari panas mesin maupun dari knalpot yang bisa mencapai temperatur hingga c httppenghemathcsblogspotcoidplatarbelakanghtmlhidrocarbon crack system hcs diameter pipa katalisator jenis busi dan kosentrasi etanol terhadap daya mesin sepeda motor
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak bahan bakar salah satu energi sangat dibutuhkan manusia kehidupan seharihari penggunaannya lambat laun sumber bahan bakar semakin berkurang ketersediaannya sedangkan satu sisi kebutuhan manusia bahan bakar semakin besar sesuai kebutuhan diinginkan manusia alternatifalternatif tersebut dilakukan salah satu langkah menangani krisis bbm mendapatkan sumber bahan bakar murah masyarakat kecil dapat mengkonsumsi bahan bakar kebutuhannya setidaknya adanya langkah pengolahan bahan bakar alternatif dapat membantu penghematan konsumsi bbm penghematan bbm salah satu langkah menanggulangi krisis bbm kelangkaan bbm menjadi kendala bagi masyarakat kecil langkah tersebut dapat dilakukan berbagai cara dapat menghemat bbm salah satu produk penghemat bahan bakar ada pasaran hidrocarbon crack system hcs hcs produk penghemat bbm sistem memecah atom hydrocarbon bahan bakar premium pertamax menjadi atom hydrogen h carbon c cara menggunakan pipa katalisator dipanaskan panas luarexothermic digunakan berasal panas mesin maupun knalpot mencapai temperatur hingga c httppenghemathcsblogspotcoidplatarbelakanghtmlhidrocarbon crack system hcs diameter pipa katalisator jenis busi kosentrasi etanol daya mesin sepeda motor
Abstrak (Stemmed): abstrak bahan bakar salah satu energi sangat butuh manusia hidup seharihari guna lambat laun sumber bahan bakar makin kurang sedia sedang satu sisi butuh manusia bahan bakar makin besar sesuai butuh ingin manusia alternatifalternatif sebut laku salah satu langkah tangan krisis bbm dapat sumber bahan bakar murah masyarakat kecil dapat konsumsi bahan bakar butuh tidak ada langkah olah bahan bakar alternatif dapat bantu hemat konsumsi bbm hemat bbm salah satu langkah tanggulang krisis bbm langka bbm jadi kendala bagi masyarakat kecil langkah sebut dapat laku bagai cara dapat hemat bbm salah satu produk hemat bahan bakar ada pasar hidrocarbon crack system hcs hcs produk hemat bbm sistem pecah atom hydrocarbon bahan bakar premium pertamax jadi atom hydrogen h carbon c cara guna pipa katalisator panas panas luarexothermic guna asal panas mesin maupun knalpot capai temperatur hingga c httppenghemathcsblogspotcoidplatarbelakanghtmlhidrocarbon crack system hcs diameter pipa katalisator jenis busi kosentrasi etanol daya mesin sepeda motor
Abstrak (Corrected): abstract bahai baker salad sat energy sang butch amnesia hide seharihari gun lambast lawn number bahai baker making during media sedan sat sis butch amnesia bahai baker making bear sexual butch begin amnesia alternatifalternatif debut lake salad sat bangka tanga crisis bum apart number bahai baker mural masyarakat cecil apart konsumsi bahai baker butch tidal ada bangka blah bahai baker alternative apart bantu heat konsumsi bum heat bum salad sat bangka tanggulang crisis bum bangka bum jade kendall bag masyarakat cecil bangka debut apart lake bahai cara apart heat bum salad sat proud heat bahai baker ada paar hydrocarbon crack system his his proud heat bum sister peach atom hydrocarbon bahai baker premium pertamax jade atom hydrogen h carbon c cara gun pipe totalisator pants pants luarexothermic gun anal pants resin maun knalpot capri temperature hinges c httppenghemathcsblogspotcoidplatarbelakanghtmlhidrocarbon crack system his diameter pipe totalisator penis busy kosentrasi ethanol day resin speed motor
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'bahan': 8, 'bakar': 8, 'bbm': 7, 'satu': 5, 'dapat': 5, 'hemat': 5, 'salah': 4, 'butuh': 4, 'langkah': 4, 'manusia': 3, 'guna': 3, 'hcs': 3, 'panas': 3, 'sumber': 2, 'makin': 2, 'sebut': 2, 'laku': 2, 'krisis': 2, 'masyarakat': 2, 'kecil': 2, 'konsumsi': 2, 'ada': 2, 'jadi': 2, 'cara': 2, 'produk': 2, 'crack': 2, 'system': 2, 'atom': 2, 'c': 2, 'pipa': 2, 'katalisator': 2, 'mesin': 2, 'abstrak': 1, 'energi': 1, 'sangat': 1, 'hidup': 1, 'seharihari': 1, 'lambat': 1, 'laun': 1, 'kurang': 1, 'sedia': 1, 'sedang': 1, 'sisi': 1, 'besar': 1, 'sesuai': 1, 'ingin': 1, 'alternatifalternatif': 1, 'tangan': 1, 'murah': 1, 'tidak': 1, 'olah': 1, 'alternatif': 1, 'bantu': 1, 'tanggulang': 1, 'langka': 1, 'kendala': 1, 'bagi': 1, 'bagai': 1, 'pasar': 1, 'hidrocarbon': 1, 'sistem': 1, 'pecah': 1, 'hydrocarbon': 1, 'premium': 1, 'pertamax': 1, 'hydrogen': 1, 'h': 1, 'carbon': 1, 'luarexothermic': 1, 'asal': 1, 'maupun': 1, 'knalpot': 1, 'capai': 1, 'temperatur': 1, 'hingga': 1, 'httppenghemathcsblogspotcoidplatarbelakanghtmlhidrocarbon': 1, 'diameter': 1, 'jenis': 1, 'busi': 1, 'kosentrasi': 1, 'etanol': 1, 'daya': 1, 'sepeda': 1, 'motor': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 39, 'of': 17, 'is': 10, 'fuel': 9, 'and': 7, 'to': 6, 'a': 6, 'power': 6, 'with': 5, 'in': 5, 'on': 4, 'engine': 4, 'from': 4, 'volume': 4, 'cylinder': 4, 'addition': 3, 'by': 3, 'motorcycle': 3, 'motor': 3, 'into': 3, 'or': 3, 'combustion': 3, 'chamber': 3, 'hcs': 3, 'catalyst': 3, 'save': 2, 'saving': 2, 'use': 2, 'that': 2, 'generated': 2, 'also': 2, 'heat': 2, 'energy': 2, 'steps': 2, 'compression': 2, 'ratio': 2, 'air': 2, 'channel': 2, 'products': 2, 'premium': 2, 'c': 2, 'pipe': 2, 'used': 2, 'this': 2, 'diameter': 2, 'type': 2, 'plugs': 2, 'abstrak': 1, 'various': 1, 'efforts': 1, 'especially': 1, 'motorcycles': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'device': 1, 'additives': 1, 'lakohol': 1, 'spark': 1, 'better': 1, 'performance': 1, 'parameters': 1, 'are': 1, 'important': 1, 'effort': 1, 'not': 1, 'reducing': 1, 'itself': 1, 'while': 1, 'resulting': 1, 'emissions': 1, 'must': 1, 'be': 1, 'environmentally': 1, 'friendly': 1, 'because': 1, 'now': 1, 'issue': 1, 'getting': 1, 'special': 1, 'attention': 1, 'world': 1, 'indonesian': 1, 'government': 1, 'ability': 1, 'generate': 1, 'conversion': 1, 'rotary': 1, 'influenced': 1, 'several': 1, 'things': 1, 'including': 1, 'first': 1, 'step': 1, 'large': 1, 'piston': 1, 'displacement': 1, 'coupled': 1, 'second': 1, 'which': 1, 'between': 1, 'contents': 1, 'third': 1, 'volumetric': 1, 'efficiency': 1, 'theoretically': 1, 'amount': 1, 'but': 1, 'reality': 1, 'little': 1, 'less': 1, 'caused': 1, 'pressure': 1, 'temperature': 1, 'length': 1, 'intake': 1, 'manifold': 1, 'shape': 1, 'waste': 1, 'one': 1, 'market': 1, 'hydrocarbon': 1, 'crack': 1, 'system': 1, 'fuelsaving': 1, 'adalahproduk': 1, 'sistemmemecah': 1, 'atomhydrocarbon': 1, 'pertamax': 1, 'atomic': 1, 'hydrogen': 1, 'h': 1, 'carbon': 1, 'dengancara': 1, 'using': 1, 'heated': 1, 'outdoor': 1, 'hot': 1, 'exothermicyang': 1, 'derived': 1, 'exhaust': 1, 'can': 1, 'reach': 1, 'temperatures': 1, 'up': 1, 'based': 1, 'background': 1, 'research': 1, 'will': 1, 'make': 1, 'experimental': 1, 'design': 1, 'influences': 1, 'saver': 1, 'product': 1, 'for': 1, 'keeping': 1, 'hose': 1, 'composition': 1, 'alcohol': 1, 'connection': 1, 'key': 1, 'words': 1, 'concentration': 1, 'ethanol': 1})
-------------------------------------------
--- Data #271 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Abdul Qidham Dewantara
Judul: PENGARUH PANJANG PIPA KATALISATOR DAN KOMPOSISI PENAMBAHAN ETANOL-BENSIN PREMIUM PADA PrototypePENGHEMAT BAHAN BAKAR HCS (Hydrocarbon Crack System) TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR SPESIFIK
PADA MOT
Pembimbing 1: Mu'alim S.T,M.T
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko S.T,M.T
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Di era sekarang ini kebutuhan akan bahan bakar minyak sangalah penting. Karena harga minyak dunia menjadi barometer harga barang pokok lainnya. Di Negara Indonesia, kenaikanharga BBM (bahanbakarminyak) sudah menjadi rutinitas tahunan yang harus dihadapi. Dalam mengatasi permasalahan tentang bagaimanacara atau metode penghematan bahan bakar minyak, banyak dari masyarakat yang mengembangkan energy alternative sebagai solusi efektif dan efisien diantaranya HCS (Hidrocarbon Crack System) atau bahasa indonesianya system pemecahan hidrokarbon. HCS (Hydrocarbon Crack System) sangatlah berbeda dengan BBH yang dikembangkan di Negara jepang tersebut.. Dalam penelitian ini ada 3 variabel, 2 variabel independent yakni variasi panjang pipa dan komposisi penambahan etanol. Dan satu variable dependent yakni konsumsi bahan bakar. Metode yang digunakan adalah metode Design of Experiment RAL factorial dengan masing – masing factor ada 3 taraf. Berdasarkan perhitungan manual analisis ragam 2 arah dan out put dari software Minitab 14 didapatkan faktor yang berpengaruh signifikan terhadap konsumsi bahan bakar sepeda motor adalah factor komposisi penambahan etanol dimana nilai F hitung > F tabel (7,875 > 4,256). Dan nilai p – value nya lebih kecil dari 0,05 (0,01 < 0,05 ) . Dimana factor komposisi penambahan etanol mempunyai pengaruh sebesar 46.90 % dan sisanya dipengaruhi oleh factor yang lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini.
Kata kunci :Penghematanbahanbakar , HCS (Hydrocarbon Crack System) , AnalisisRagamDuaarah
Abstrak (Clean): abstrak di era sekarang ini kebutuhan akan bahan bakar minyak sangalah penting karena harga minyak dunia menjadi barometer harga barang pokok lainnya di negara indonesia kenaikanharga bbm bahanbakarminyak sudah menjadi rutinitas tahunan yang harus dihadapi dalam mengatasi permasalahan tentang bagaimanacara atau metode penghematan bahan bakar minyak banyak dari masyarakat yang mengembangkan energy alternative sebagai solusi efektif dan efisien diantaranya hcs hidrocarbon crack system atau bahasa indonesianya system pemecahan hidrokarbon hcs hydrocarbon crack system sangatlah berbeda dengan bbh yang dikembangkan di negara jepang tersebut dalam penelitian ini ada variabel variabel independent yakni variasi panjang pipa dan komposisi penambahan etanol dan satu variable dependent yakni konsumsi bahan bakar metode yang digunakan adalah metode design of experiment ral factorial dengan masing – masing factor ada taraf berdasarkan perhitungan manual analisis ragam arah dan out put dari software minitab didapatkan faktor yang berpengaruh signifikan terhadap konsumsi bahan bakar sepeda motor adalah factor komposisi penambahan etanol dimana nilai f hitung f tabel dan nilai p – value nya lebih kecil dari dimana factor komposisi penambahan etanol mempunyai pengaruh sebesar dan sisanya dipengaruhi oleh factor yang lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini kata kunci penghematanbahanbakar hcs hydrocarbon crack system analisisragamduaarah
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak era sekarang kebutuhan bahan bakar minyak sangalah penting harga minyak dunia menjadi barometer harga barang pokok lainnya negara indonesia kenaikanharga bbm bahanbakarminyak sudah menjadi rutinitas tahunan harus dihadapi mengatasi permasalahan tentang bagaimanacara metode penghematan bahan bakar minyak banyak masyarakat mengembangkan energy alternative solusi efektif efisien diantaranya hcs hidrocarbon crack system bahasa indonesianya system pemecahan hidrokarbon hcs hydrocarbon crack system sangatlah berbeda bbh dikembangkan negara jepang tersebut penelitian ada variabel variabel independent yakni variasi panjang pipa komposisi penambahan etanol satu variable dependent yakni konsumsi bahan bakar metode digunakan metode design of experiment ral factorial masing – masing factor ada taraf berdasarkan perhitungan manual analisis ragam arah out put software minitab didapatkan faktor berpengaruh signifikan konsumsi bahan bakar sepeda motor factor komposisi penambahan etanol dimana nilai f hitung f tabel nilai p – value nya lebih kecil dimana factor komposisi penambahan etanol mempunyai pengaruh sebesar sisanya dipengaruhi factor lain dijelaskan penelitian kata kunci penghematanbahanbakar hcs hydrocarbon crack system analisisragamduaarah
Abstrak (Stemmed): abstrak era sekarang butuh bahan bakar minyak sanga penting harga minyak dunia jadi barometer harga barang pokok lain negara indonesia kenaikanharga bbm bahanbakarminyak sudah jadi rutinitas tahun harus hadap atas masalah tentang bagaimanacara metode hemat bahan bakar minyak banyak masyarakat kembang energy alternative solusi efektif efisien antara hcs hidrocarbon crack system bahasa indonesia system pecah hidrokarbon hcs hydrocarbon crack system sangat beda bbh kembang negara jepang sebut teliti ada variabel variabel independent yakni variasi panjang pipa komposisi tambah etanol satu variable dependent yakni konsumsi bahan bakar metode guna metode design of experiment ral factorial masing masing factor ada taraf dasar hitung manual analisis ragam arah out put software minitab dapat faktor pengaruh signifikan konsumsi bahan bakar sepeda motor factor komposisi tambah etanol mana nilai f hitung f tabel nilai p value nya lebih kecil mana factor komposisi tambah etanol punya pengaruh besar sisa pengaruh factor lain jelas teliti kata kunci penghematanbahanbakar hcs hydrocarbon crack system analisisragamduaarah
Abstrak (Corrected): abstract era semarang butch bahai baker minyan sang panting hard minyan dulia jade barometer hard baring look lain megara indonesia kenaikanharga bum bahanbakarminyak judah jade retinitis thun harms hadar alas marsala tenting bagaimanacara metope heat bahai baker minyan banyan masyarakat embank energy alternative solus efektif elision angara his hydrocarbon crack system bahama indonesia system peach hydrocarbon his hydrocarbon crack system sang bed bah embank megara jeans debut elite ada variable variable independent yank varies panting pipe komposisi tambac ethanol sat variable dependent yank konsumsi bahai baker metope gun metope design of experiment real factorial making making factor ada tara dakar hiding manual analysis raga arab out put software minicab apart factor pengaruh significant konsumsi bahai baker speed motor factor komposisi tambac ethanol mana nilgai f hiding f table nilgai p value ya leash cecil mana factor komposisi tambac ethanol puny pengaruh bear visa pengaruh factor lain jells elite data bunch penghematanbahanbakar his hydrocarbon crack system analisisragamduaarah
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'bahan': 4, 'bakar': 4, 'system': 4, 'factor': 4, 'minyak': 3, 'metode': 3, 'hcs': 3, 'crack': 3, 'komposisi': 3, 'tambah': 3, 'etanol': 3, 'pengaruh': 3, 'harga': 2, 'jadi': 2, 'lain': 2, 'negara': 2, 'indonesia': 2, 'kembang': 2, 'hydrocarbon': 2, 'teliti': 2, 'ada': 2, 'variabel': 2, 'yakni': 2, 'konsumsi': 2, 'masing': 2, 'hitung': 2, 'mana': 2, 'nilai': 2, 'f': 2, 'abstrak': 1, 'era': 1, 'sekarang': 1, 'butuh': 1, 'sanga': 1, 'penting': 1, 'dunia': 1, 'barometer': 1, 'barang': 1, 'pokok': 1, 'kenaikanharga': 1, 'bbm': 1, 'bahanbakarminyak': 1, 'sudah': 1, 'rutinitas': 1, 'tahun': 1, 'harus': 1, 'hadap': 1, 'atas': 1, 'masalah': 1, 'tentang': 1, 'bagaimanacara': 1, 'hemat': 1, 'banyak': 1, 'masyarakat': 1, 'energy': 1, 'alternative': 1, 'solusi': 1, 'efektif': 1, 'efisien': 1, 'antara': 1, 'hidrocarbon': 1, 'bahasa': 1, 'pecah': 1, 'hidrokarbon': 1, 'sangat': 1, 'beda': 1, 'bbh': 1, 'jepang': 1, 'sebut': 1, 'independent': 1, 'variasi': 1, 'panjang': 1, 'pipa': 1, 'satu': 1, 'variable': 1, 'dependent': 1, 'guna': 1, 'design': 1, 'of': 1, 'experiment': 1, 'ral': 1, 'factorial': 1, 'taraf': 1, 'dasar': 1, 'manual': 1, 'analisis': 1, 'ragam': 1, 'arah': 1, 'out': 1, 'put': 1, 'software': 1, 'minitab': 1, 'dapat': 1, 'faktor': 1, 'signifikan': 1, 'sepeda': 1, 'motor': 1, 'tabel': 1, 'p': 1, 'value': 1, 'nya': 1, 'lebih': 1, 'kecil': 1, 'punya': 1, 'besar': 1, 'sisa': 1, 'jelas': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'penghematanbahanbakar': 1, 'analisisragamduaarah': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 19, 'in': 8, 'is': 7, 'fuel': 6, 'and': 6, 'this': 3, 'a': 3, 'an': 3, 'way': 3, 'hcs': 3, 'crack': 3, 'system': 3, 'composition': 3, 'addition': 3, 'ethanol': 3, 'factors': 3, 'very': 2, 'oil': 2, 'prices': 2, 'become': 2, 'other': 2, 'has': 2, 'that': 2, 'method': 2, 'hydrocarbon': 2, 'study': 2, 'three': 2, 'variables': 2, 'two': 2, 'analysis': 2, 'variance': 2, 'influence': 2, 'which': 2, 'f': 2, 'value': 2, 'abstract': 1, 'era': 1, 'need': 1, 'important': 1, 'because': 1, 'cruide': 1, 'barometer': 1, 'price': 1, 'basic': 1, 'goods': 1, 'state': 1, 'indonesia': 1, 'rising': 1, 'annual': 1, 'routine': 1, 'must': 1, 'be': 1, 'faced': 1, 'addressing': 1, 'issue': 1, 'how': 1, 'or': 1, 'saving': 1, 'lot': 1, 'people': 1, 'who': 1, 'developing': 1, 'alternative': 1, 'energy': 1, 'as': 1, 'effective': 1, 'efficient': 1, 'solutions': 1, 'including': 1, 'different': 1, 'from': 1, 'bbh': 1, 'developed': 1, 'japanese': 1, 'country': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'independent': 1, 'variation': 1, 'length': 1, 'pipe': 1, 'dependent': 1, 'variable': 1, 'specific': 1, 'consumtion': 1, 'used': 1, 'isfactorial': 1, 'completely': 1, 'randomized': 1, 'design': 1, 'with': 1, 'levels': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'manual': 1, 'calculation': 1, 'out': 1, 'put': 1, 'software': 1, 'minitab': 1, 'dapat': 1, 'significantly': 1, 'consumption': 1, 'motorcycle': 1, 'table': 1, 'pvalue': 1, 'its': 1, 'less': 1, 'than': 1, 'where': 1, 'have': 1, 'at': 1, 'rest': 1, 'influenced': 1, 'by': 1, 'not': 1, 'describes': 1, 'key': 1, 'words': 1, 'fuelefficientcy': 1, 'hydrcarbon': 1, 'anova': 1})
-------------------------------------------
--- Data #272 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Aminullah
Judul: ANALISIS FAKTOR KESIAPAN PENGGUNAAN INFORMATION AND COMMUNICATION TECHNOLOGY (ICT) SEBAGAI MEDIA PEMASARAN UKM BATIK TANJUNG BUMI
Pembimbing 1: Ahmad Mughni, S.T., M.Eng. Mgt.
Pembimbing 2: Agus Salim, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Penggunaan E-Commerce sangat berpengaruh terhadap produktifitas penjualan, oleh karena itu dilakukan analisis kesiapan penggunaan E-Commerce terhadap UKM. Analisis faktor dan analisis diskriminan digunakan untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap kesiapan penggunaan ICT. Analisis faktor berfungsi untuk mengetahui faktor yang paling berpengaruh terhadap kesiapan penggunaanE-Commerce. Analisis diskriminan digunakan untuk mengukur tingkat kepentingan prediktor atau variabel terhadap kesiapan penggunaan ICT dengan uji cononical discriminant function. Untuk mengetahui hubungan penggunaan E-Commerceterhadap tingkat penjualan, tingkat pendidikan dan jumlah karyawan dilakukan Crosstab dengan uji Chi-Square.
Kata Kunci : E-Commerce, Analisis Faktor, Analisis Diskriminan, Crosstab.
Abstrak (Clean): penggunaan ecommerce sangat berpengaruh terhadap produktifitas penjualan oleh karena itu dilakukan analisis kesiapan penggunaan ecommerce terhadap ukm analisis faktor dan analisis diskriminan digunakan untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap kesiapan penggunaan ict analisis faktor berfungsi untuk mengetahui faktor yang paling berpengaruh terhadap kesiapan penggunaanecommerce analisis diskriminan digunakan untuk mengukur tingkat kepentingan prediktor atau variabel terhadap kesiapan penggunaan ict dengan uji cononical discriminant function untuk mengetahui hubungan penggunaan ecommerceterhadap tingkat penjualan tingkat pendidikan dan jumlah karyawan dilakukan crosstab dengan uji chisquare kata kunci ecommerce analisis faktor analisis diskriminan crosstab
Abstrak (Stopwords Removed): penggunaan ecommerce sangat berpengaruh produktifitas penjualan dilakukan analisis kesiapan penggunaan ecommerce ukm analisis faktor analisis diskriminan digunakan mengetahui faktor berpengaruh kesiapan penggunaan ict analisis faktor berfungsi mengetahui faktor paling berpengaruh kesiapan penggunaanecommerce analisis diskriminan digunakan mengukur tingkat kepentingan prediktor variabel kesiapan penggunaan ict uji cononical discriminant function mengetahui hubungan penggunaan ecommerceterhadap tingkat penjualan tingkat pendidikan jumlah karyawan dilakukan crosstab uji chisquare kata kunci ecommerce analisis faktor analisis diskriminan crosstab
Abstrak (Stemmed): guna ecommerce sangat pengaruh produktifitas jual laku analisis kesiap guna ecommerce ukm analisis faktor analisis diskriminan guna tahu faktor pengaruh kesiap guna ict analisis faktor fungsi tahu faktor paling pengaruh kesiap penggunaanecommerce analisis diskriminan guna ukur tingkat penting prediktor variabel kesiap guna ict uji cononical discriminant function tahu hubung guna ecommerceterhadap tingkat jual tingkat didik jumlah karyawan laku crosstab uji chisquare kata kunci ecommerce analisis faktor analisis diskriminan crosstab
Abstrak (Corrected): gun commerce sang pengaruh produktifitas dual lake analysis mesial gun commerce um analysis factor analysis discriminant gun tau factor pengaruh mesial gun it analysis factor fungi tau factor paling pengaruh mesial penggunaanecommerce analysis discriminant gun ukr dingbat panting predictor variable mesial gun it uni canonical discriminant function tau hung gun ecommerceterhadap dingbat dual dingbat did mullah karajan lake crossbar uni chisquare data bunch commerce analysis factor analysis discriminant crossbar
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 7, 'analisis': 7, 'faktor': 5, 'kesiap': 4, 'ecommerce': 3, 'pengaruh': 3, 'diskriminan': 3, 'tahu': 3, 'tingkat': 3, 'jual': 2, 'laku': 2, 'ict': 2, 'uji': 2, 'crosstab': 2, 'sangat': 1, 'produktifitas': 1, 'ukm': 1, 'fungsi': 1, 'paling': 1, 'penggunaanecommerce': 1, 'ukur': 1, 'penting': 1, 'prediktor': 1, 'variabel': 1, 'cononical': 1, 'discriminant': 1, 'function': 1, 'hubung': 1, 'ecommerceterhadap': 1, 'didik': 1, 'jumlah': 1, 'karyawan': 1, 'chisquare': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'use': 4, 'ofecommerce': 4, 'readiness': 3, 'ofthe': 3, 'factor': 3, 'analysis': 3, 'used': 3, 'level': 3, 'the': 2, 'sales': 2, 'to': 2, 'factorsthat': 2, 'influence': 2, 'theuse': 2, 'of': 2, 'is': 1, 'greatly': 1, 'affected': 1, 'theproductivityof': 1, 'thereforeto': 1, 'analyzethe': 1, 'forukm': 1, 'anddiscriminant': 1, 'analysisare': 1, 'determinethe': 1, 'ofictreadiness': 1, 'analysisis': 1, 'todeterminethe': 1, 'most': 1, 'onthe': 1, 'discriminantanalysisis': 1, 'measurethe': 1, 'interestorpredictorvariablestotestthe': 1, 'ofictwithcononicaldiscriminantfunctiontodetermine': 1, 'relationshipof': 1, 'education': 1, 'andnumber': 1, 'employeesconductedcrosstabwithchisquare': 1, 'test': 1, 'keywords': 1, 'ecommerce': 1, 'discriminant': 1, 'croostab': 1, 'ict': 1})
-------------------------------------------
--- Data #273 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Mahrus Alifahmi
Judul: PENGARUH GREEN MARKETING MIX, SATISFACTION TERHADAP ATTITUDE SERTA PENGARUH GREEN MARKETING MIX, SATISFACTION,ATTITUDE TERHADAP PRODUCT PURCHASE INTENTION
(Studi Kasus: Jamu Jokotole Madura)
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat, M.T.
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Jamu adalah obat tradisional di Indonesia yang dibuat dari bahan-bahan alami berupa bagian dari tumbuhan dan ada juga yang menggunakan bahan dari buatan (bahan kimia green marketing adalah segala aktivitas pemasaran dengan bertanggungjawab terhadap lingkungan, yaitu dengan seminimum mungkin memberikan dampak yang negatif terhadap lingkungan. ), bauran pemasaran (marketing mix) adalah sebagai seperangkat variabel pemasaran, yang dapat dikendalikan dan dipadukan perusahaan untuk menghasilkan tanggapan yang diinginkan didalam pasar sasaran. Kegiatan- kegiatan yang dimaksud dalam definisi tersebut adalah keputusan dalam empat variabel, yaitu produk, harga, distribusi, dan promosi. Pengertian sikap dalam psikologis didefinisikan sebagai kecenderungan yang dinyatakan dengan mengevaluasi entitas tertentu dengan beberapa derajat mendukung atau tidak disukai. Satisfaction adalah kepuasan terkait dengan kualitas produk. Kualitas terbaik dari produk dapat membuat konsumen merasa lebih puas, sehingga menjadikan pelanggan bersedia untuk mengulang pembelian. Purchase Intention atau keinginan membeli merupakan apa yang konsumen pikir mereka akan membeli. Analisis path (analisis jalur) merupakan perluasan dari analisis regresi linier berganda atau analisis jalur adalah penggunaan analisis regresi untukmenaksir hubungan kausalitas antar variabel (model causal) yang telah ditetapkan sebelumnya berdasarkan teori. Pada pengujian sub struktur 1 didapatkan bahwa variabel marketing mix yang berpengaruh secara signifikan terhadap attitude. Pada pengujian sub struktur 2 didapatkan bahwa variabel marketing mix dan attitude yang berpengaruh secara signifikan pada purchase intention.
Abstrak (Clean): jamu adalah obat tradisional di indonesia yang dibuat dari bahanbahan alami berupa bagian dari tumbuhan dan ada juga yang menggunakan bahan dari buatan bahan kimia green marketing adalah segala aktivitas pemasaran dengan bertanggungjawab terhadap lingkungan yaitu dengan seminimum mungkin memberikan dampak yang negatif terhadap lingkungan bauran pemasaran marketing mix adalah sebagai seperangkat variabel pemasaran yang dapat dikendalikan dan dipadukan perusahaan untuk menghasilkan tanggapan yang diinginkan didalam pasar sasaran kegiatan kegiatan yang dimaksud dalam definisi tersebut adalah keputusan dalam empat variabel yaitu produk harga distribusi dan promosi pengertian sikap dalam psikologis didefinisikan sebagai kecenderungan yang dinyatakan dengan mengevaluasi entitas tertentu dengan beberapa derajat mendukung atau tidak disukai satisfaction adalah kepuasan terkait dengan kualitas produk kualitas terbaik dari produk dapat membuat konsumen merasa lebih puas sehingga menjadikan pelanggan bersedia untuk mengulang pembelian purchase intention atau keinginan membeli merupakan apa yang konsumen pikir mereka akan membeli analisis path analisis jalur merupakan perluasan dari analisis regresi linier berganda atau analisis jalur adalah penggunaan analisis regresi untukmenaksir hubungan kausalitas antar variabel model causal yang telah ditetapkan sebelumnya berdasarkan teori pada pengujian sub struktur didapatkan bahwa variabel marketing mix yang berpengaruh secara signifikan terhadap attitude pada pengujian sub struktur didapatkan bahwa variabel marketing mix dan attitude yang berpengaruh secara signifikan pada purchase intention
Abstrak (Stopwords Removed): jamu obat tradisional indonesia dibuat bahanbahan alami berupa bagian tumbuhan ada menggunakan bahan buatan bahan kimia green marketing segala aktivitas pemasaran bertanggungjawab lingkungan seminimum mungkin memberikan dampak negatif lingkungan bauran pemasaran marketing mix seperangkat variabel pemasaran dapat dikendalikan dipadukan perusahaan menghasilkan tanggapan diinginkan didalam pasar sasaran kegiatan kegiatan dimaksud definisi tersebut keputusan empat variabel produk harga distribusi promosi pengertian sikap psikologis didefinisikan kecenderungan dinyatakan mengevaluasi entitas tertentu beberapa derajat mendukung disukai satisfaction kepuasan terkait kualitas produk kualitas terbaik produk dapat membuat konsumen merasa lebih puas menjadikan pelanggan bersedia mengulang pembelian purchase intention keinginan membeli apa konsumen pikir mereka membeli analisis path analisis jalur perluasan analisis regresi linier berganda analisis jalur penggunaan analisis regresi untukmenaksir hubungan kausalitas antar variabel model causal ditetapkan sebelumnya berdasarkan teori pengujian sub struktur didapatkan variabel marketing mix berpengaruh secara signifikan attitude pengujian sub struktur didapatkan variabel marketing mix attitude berpengaruh secara signifikan purchase intention
Abstrak (Stemmed): jamu obat tradisional indonesia buat bahanbahan alami upa bagi tumbuh ada guna bahan buat bahan kimia green marketing segala aktivitas pasar bertanggungjawab lingkung minimum mungkin beri dampak negatif lingkung baur pasar marketing mix perangkat variabel pasar dapat kendali padu usaha hasil tanggap ingin dalam pasar sasar giat giat maksud definisi sebut putus empat variabel produk harga distribusi promosi erti sikap psikologis definisi cenderung nyata evaluasi entitas tentu beberapa derajat dukung suka satisfaction puas kait kualitas produk kualitas baik produk dapat buat konsumen rasa lebih puas jadi langgan sedia ulang beli purchase intention ingin beli apa konsumen pikir mereka beli analisis path analisis jalur luas analisis regresi linier ganda analisis jalur guna analisis regresi untukmenaksir hubung kausalitas antar variabel model causal tetap belum dasar teori uji sub struktur dapat variabel marketing mix pengaruh cara signifikan attitude uji sub struktur dapat variabel marketing mix attitude pengaruh cara signifikan purchase intention
Abstrak (Corrected): jam boat traditional indonesia but bahanbahan salami up bag tumble ada gun bahai but bahai kinda green marketing legal aktivitas paar bertanggungjawab linking minimum munchkin bert damp negative linking bar paar marketing mix perangkat variable paar apart kendall pad sara hail tanga begin dream paar samar gift gift makeup definite debut puts expat variable proud hard distribute promos ert sika psikologis definite rendering nyala evaluate entity tent beberapa derajat during ska satisfaction puts wait kualitas proud kualitas back proud apart but consumed rash leash puts jade hangman media slang bell purchase intention begin bell papa consumed piker merely bell analysis path analysis value lucas analysis regress linger ganda analysis value gun analysis regress untukmenaksir hung kausalitas altar variable model causal team begum dakar tori uni sub structure apart variable marketing mix pengaruh cara significant attitude uni sub structure apart variable marketing mix attitude pengaruh cara significant purchase intention
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'variabel': 5, 'analisis': 5, 'marketing': 4, 'pasar': 4, 'dapat': 4, 'buat': 3, 'mix': 3, 'produk': 3, 'beli': 3, 'guna': 2, 'bahan': 2, 'lingkung': 2, 'ingin': 2, 'giat': 2, 'definisi': 2, 'puas': 2, 'kualitas': 2, 'konsumen': 2, 'purchase': 2, 'intention': 2, 'jalur': 2, 'regresi': 2, 'uji': 2, 'sub': 2, 'struktur': 2, 'pengaruh': 2, 'cara': 2, 'signifikan': 2, 'attitude': 2, 'jamu': 1, 'obat': 1, 'tradisional': 1, 'indonesia': 1, 'bahanbahan': 1, 'alami': 1, 'upa': 1, 'bagi': 1, 'tumbuh': 1, 'ada': 1, 'kimia': 1, 'green': 1, 'segala': 1, 'aktivitas': 1, 'bertanggungjawab': 1, 'minimum': 1, 'mungkin': 1, 'beri': 1, 'dampak': 1, 'negatif': 1, 'baur': 1, 'perangkat': 1, 'kendali': 1, 'padu': 1, 'usaha': 1, 'hasil': 1, 'tanggap': 1, 'dalam': 1, 'sasar': 1, 'maksud': 1, 'sebut': 1, 'putus': 1, 'empat': 1, 'harga': 1, 'distribusi': 1, 'promosi': 1, 'erti': 1, 'sikap': 1, 'psikologis': 1, 'cenderung': 1, 'nyata': 1, 'evaluasi': 1, 'entitas': 1, 'tentu': 1, 'beberapa': 1, 'derajat': 1, 'dukung': 1, 'suka': 1, 'satisfaction': 1, 'kait': 1, 'baik': 1, 'rasa': 1, 'lebih': 1, 'jadi': 1, 'langgan': 1, 'sedia': 1, 'ulang': 1, 'apa': 1, 'pikir': 1, 'mereka': 1, 'path': 1, 'luas': 1, 'linier': 1, 'ganda': 1, 'untukmenaksir': 1, 'hubung': 1, 'kausalitas': 1, 'antar': 1, 'model': 1, 'causal': 1, 'tetap': 1, 'belum': 1, 'dasar': 1, 'teori': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'is': 10, 'of': 10, 'marketing': 7, 'variables': 5, 'to': 5, 'analysis': 5, 'a': 4, 'in': 4, 'and': 4, 'on': 4, 'mix': 4, 'that': 4, 'are': 3, 'with': 3, 'product': 3, 'attitude': 3, 'or': 3, 'medicine': 2, 'which': 2, 'from': 2, 'materials': 2, 'as': 2, 'some': 2, 'activities': 2, 'an': 2, 'can': 2, 'favor': 2, 'satisfaction': 2, 'quality': 2, 'make': 2, 'consumers': 2, 'purchase': 2, 'intention': 2, 'path': 2, 'regression': 2, 'causal': 2, 'testing': 2, 'shows': 2, 'herbal': 1, 'traditional': 1, 'indonesia': 1, 'made': 1, 'natural': 1, 'such': 1, 'parts': 1, 'plants': 1, 'using': 1, 'artificial': 1, 'chemical': 1, 'green': 1, 'all': 1, 'environmentally': 1, 'responsible': 1, 'minimum': 1, 'negative': 1, 'effects': 1, 'environment': 1, 'set': 1, 'be': 1, 'controlled': 1, 'combined': 1, 'company': 1, 'produce': 1, 'desired': 1, 'response': 1, 'target': 1, 'market': 1, 'referred': 1, 'definition': 1, 'decision': 1, 'four': 1, 'price': 1, 'distribution': 1, 'promotion': 1, 'understanding': 1, 'psychological': 1, 'defined': 1, 'tendency': 1, 'expressed': 1, 'by': 1, 'evaluating': 1, 'particular': 1, 'entity': 1, 'degree': 1, 'out': 1, 'related': 1, 'best': 1, 'feel': 1, 'more': 1, 'satisfied': 1, 'so': 1, 'customers': 1, 'willing': 1, 'repeat': 1, 'purchases': 1, 'willingness': 1, 'buy': 1, 'what': 1, 'think': 1, 'they': 1, 'buying': 1, 'extension': 1, 'multiple': 1, 'linear': 1, 'les': 1, 'use': 1, 'untukmenaksir': 1, 'relationships': 1, 'between': 1, 'models': 1, 'predetermined': 1, 'based': 1, 'theory': 1, 'substructure': 1, 'significantly': 1, 'influence': 1, 'substructures': 1, 'having': 1, 'significant': 1, 'effect': 1})
-------------------------------------------
--- Data #274 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Chandra Yudha Prawira
Judul: PERANCANGAN EKSPERIMEN
PROTOTIPE SOLAR THERMOELECTRIC GENERATOR
Pembimbing 1: Ari Basuki ST., M.T
Pembimbing 2: Mu’alim ST., M.T
Abstrak (Raw): Desain Eksperimen terdiri dari prinsip dasar yaitu perlakuan, unit eksperimen, dan kekeliruan eksperimen, pengacakan, replikasi, dan kontrol lokal. Design of experiment faktorial adalah kombinasi silang antar level dari dua atau lebih faktor. Pada rancangan factorial 2k, banyaknya taraf yaitu 2 ditulis sebagai bilangan pokok, sedangkan banyaknya faktor yaitu k, ditulis sebagai pangkat, sehingga menghasilkan 2k kombinasi perlakuan. Prinsip kerja dari Termoelektrik adalah dengan berdasarkan Efek Seebeck yaitu “jika 2 buah logam yang berbeda disambungkan salah satu ujunganya, kemudian diberikan suhu yang berbeda pada sambungan, maka terjadi perbedaan tegangan pada ujung yang satu dengan ujung yang lain. Daya listrik diberi simbol huruf P dan dalam satuan Watt. Dalam penelitian ini pendekatan metode yang digunakan adalah perancangan percobaan faktorial. Variabel independent meliputi variasi bahan plat kolektor dan variasi bahan pendingin, sedangkan variabel dependent adalah daya solar TEG. Dari hasil penelitian diketahui Faktor Variasi bahan kolektor panas terhadap Daya output solar TEG berpengaruh secara signifikan karena nilai f hitung yaitu 9,73 > f tabel yaitu 3,55. Faktor Variasi bahan pendingin terhadap Daya output solar TEG berpengaruh secara signifikan karena nilai f hitung yaitu 3,59 > f tabel yaitu 3,55. Terdapat interaksi antara faktor Variasi bahan kolektor panas dan faktor Variasi bahan pendingin dan level yang ada pada faktor tersebut saling ketergantungan. Interaksi Faktor Variasi bahan kolektor panas dan Variasi bahan pendingin terhadap Daya output solar TEG tidak berpengaruh secara signifikan karena nilai f hitung = 0,644 < f tabel = 2,92.
Abstrak (Clean): desain eksperimen terdiri dari prinsip dasar yaitu perlakuan unit eksperimen dan kekeliruan eksperimen pengacakan replikasi dan kontrol lokal design of experiment faktorial adalah kombinasi silang antar level dari dua atau lebih faktor pada rancangan factorial k banyaknya taraf yaitu ditulis sebagai bilangan pokok sedangkan banyaknya faktor yaitu k ditulis sebagai pangkat sehingga menghasilkan k kombinasi perlakuan prinsip kerja dari termoelektrik adalah dengan berdasarkan efek seebeck yaitu “jika buah logam yang berbeda disambungkan salah satu ujunganya kemudian diberikan suhu yang berbeda pada sambungan maka terjadi perbedaan tegangan pada ujung yang satu dengan ujung yang lain daya listrik diberi simbol huruf p dan dalam satuan watt dalam penelitian ini pendekatan metode yang digunakan adalah perancangan percobaan faktorial variabel independent meliputi variasi bahan plat kolektor dan variasi bahan pendingin sedangkan variabel dependent adalah daya solar teg dari hasil penelitian diketahui faktor variasi bahan kolektor panas terhadap daya output solar teg berpengaruh secara signifikan karena nilai f hitung yaitu f tabel yaitu faktor variasi bahan pendingin terhadap daya output solar teg berpengaruh secara signifikan karena nilai f hitung yaitu f tabel yaitu terdapat interaksi antara faktor variasi bahan kolektor panas dan faktor variasi bahan pendingin dan level yang ada pada faktor tersebut saling ketergantungan interaksi faktor variasi bahan kolektor panas dan variasi bahan pendingin terhadap daya output solar teg tidak berpengaruh secara signifikan karena nilai f hitung f tabel
Abstrak (Stopwords Removed): desain eksperimen terdiri prinsip dasar perlakuan unit eksperimen kekeliruan eksperimen pengacakan replikasi kontrol lokal design of experiment faktorial kombinasi silang antar level dua lebih faktor rancangan factorial k banyaknya taraf ditulis bilangan pokok sedangkan banyaknya faktor k ditulis pangkat menghasilkan k kombinasi perlakuan prinsip kerja termoelektrik berdasarkan efek seebeck “jika buah logam berbeda disambungkan salah satu ujunganya diberikan suhu berbeda sambungan terjadi perbedaan tegangan ujung satu ujung lain daya listrik diberi simbol huruf p satuan watt penelitian pendekatan metode digunakan perancangan percobaan faktorial variabel independent meliputi variasi bahan plat kolektor variasi bahan pendingin sedangkan variabel dependent daya solar teg hasil penelitian diketahui faktor variasi bahan kolektor panas daya output solar teg berpengaruh secara signifikan nilai f hitung f tabel faktor variasi bahan pendingin daya output solar teg berpengaruh secara signifikan nilai f hitung f tabel terdapat interaksi antara faktor variasi bahan kolektor panas faktor variasi bahan pendingin level ada faktor tersebut saling ketergantungan interaksi faktor variasi bahan kolektor panas variasi bahan pendingin daya output solar teg berpengaruh secara signifikan nilai f hitung f tabel
Abstrak (Stemmed): desain eksperimen diri prinsip dasar laku unit eksperimen keliru eksperimen kaca replikasi kontrol lokal design of experiment faktorial kombinasi silang antar level dua lebih faktor rancang factorial k banyak taraf tulis bilang pokok sedang banyak faktor k tulis pangkat hasil k kombinasi laku prinsip kerja termoelektrik dasar efek seebeck jika buah logam beda sambung salah satu ujunganya beri suhu beda sambung jadi beda tegang ujung satu ujung lain daya listrik beri simbol huruf p satu watt teliti dekat metode guna ancang coba faktorial variabel independent liput variasi bahan plat kolektor variasi bahan dingin sedang variabel dependent daya solar teg hasil teliti tahu faktor variasi bahan kolektor panas daya output solar teg pengaruh cara signifikan nilai f hitung f tabel faktor variasi bahan dingin daya output solar teg pengaruh cara signifikan nilai f hitung f tabel dapat interaksi antara faktor variasi bahan kolektor panas faktor variasi bahan dingin level ada faktor sebut saling gantung interaksi faktor variasi bahan kolektor panas variasi bahan dingin daya output solar teg pengaruh cara signifikan nilai f hitung f tabel
Abstrak (Corrected): detain eksperimen dirt principe dakar lake unit eksperimen keliru eksperimen kara replicas control local design of experiment factorial kombinasi slang altar level due leash factor dancing factorial k banyan tara tulips belong look sedan banyan factor k tulips bangka hail k kombinasi lake principe era termoelektrik dakar eek seebeck pika bush logan bed samsung salad sat ujunganya bert sulu bed samsung jade bed began jung sat jung lain day listeria bert symbol hufuf p sat watt elite dead metope gun dancing coma factorial variable independent lieut varies bahai play kolektor varies bahai dinging sedan variable dependent day solar ten hail elite tau factor varies bahai kolektor pants day output solar ten pengaruh cara significant nilgai f hiding f table factor varies bahai dinging day output solar ten pengaruh cara significant nilgai f hiding f table apart interaksi angara factor varies bahai kolektor pants factor varies bahai dinging level ada factor debut saying antung interaksi factor varies bahai kolektor pants varies bahai dinging day output solar ten pengaruh cara significant nilgai f hiding f table
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'faktor': 8, 'variasi': 8, 'bahan': 8, 'f': 6, 'daya': 5, 'kolektor': 4, 'dingin': 4, 'solar': 4, 'teg': 4, 'eksperimen': 3, 'k': 3, 'beda': 3, 'satu': 3, 'panas': 3, 'output': 3, 'pengaruh': 3, 'cara': 3, 'signifikan': 3, 'nilai': 3, 'hitung': 3, 'tabel': 3, 'prinsip': 2, 'dasar': 2, 'laku': 2, 'faktorial': 2, 'kombinasi': 2, 'level': 2, 'banyak': 2, 'tulis': 2, 'sedang': 2, 'hasil': 2, 'sambung': 2, 'beri': 2, 'ujung': 2, 'teliti': 2, 'variabel': 2, 'interaksi': 2, 'desain': 1, 'diri': 1, 'unit': 1, 'keliru': 1, 'kaca': 1, 'replikasi': 1, 'kontrol': 1, 'lokal': 1, 'design': 1, 'of': 1, 'experiment': 1, 'silang': 1, 'antar': 1, 'dua': 1, 'lebih': 1, 'rancang': 1, 'factorial': 1, 'taraf': 1, 'bilang': 1, 'pokok': 1, 'pangkat': 1, 'kerja': 1, 'termoelektrik': 1, 'efek': 1, 'seebeck': 1, 'jika': 1, 'buah': 1, 'logam': 1, 'salah': 1, 'ujunganya': 1, 'suhu': 1, 'jadi': 1, 'tegang': 1, 'lain': 1, 'listrik': 1, 'simbol': 1, 'huruf': 1, 'p': 1, 'watt': 1, 'dekat': 1, 'metode': 1, 'guna': 1, 'ancang': 1, 'coba': 1, 'independent': 1, 'liput': 1, 'plat': 1, 'dependent': 1, 'tahu': 1, 'dapat': 1, 'antara': 1, 'ada': 1, 'sebut': 1, 'saling': 1, 'gantung': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 12, 'is': 11, 'and': 7, 'material': 7, 'factors': 6, 'f': 6, 'a': 5, 'in': 5, 'to': 5, 'power': 5, 'design': 4, 'variations': 4, 'variation': 4, 'cooling': 4, 'solar': 4, 'teg': 4, 'experimental': 3, 'factorial': 3, 'k': 3, 'effect': 3, 'thermal': 3, 'collectors': 3, 'output': 3, 'significant': 3, 'because': 3, 'value': 3, 'table': 3, 'namely': 2, 'units': 2, 'combination': 2, 'between': 2, 'level': 2, 'two': 2, 'written': 2, 'as': 2, 'number': 2, 'while': 2, 'different': 2, 'one': 2, 'then': 2, 'given': 2, 'at': 2, 'there': 2, 'end': 2, 'calculated': 2, 'that': 2, 'factor': 2, 'interaction': 2, 'consists': 1, 'basic': 1, 'principles': 1, 'treatment': 1, 'error': 1, 'experiments': 1, 'randomization': 1, 'replication': 1, 'local': 1, 'control': 1, 'experiment': 1, 'cross': 1, 'or': 1, 'more': 1, 'many': 1, 'levels': 1, 'ie': 1, 'cardinal': 1, 'cube': 1, 'resulting': 1, 'treatments': 1, 'working': 1, 'principle': 1, 'thermoelectric': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'seebeck': 1, 'if': 1, 'pieces': 1, 'metals': 1, 'are': 1, 'connected': 1, 'ujunganya': 1, 'temperature': 1, 'connection': 1, 'difference': 1, 'voltage': 1, 'other': 1, 'electrical': 1, 'symbol': 1, 'letters': 1, 'p': 1, 'watts': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'approach': 1, 'independent': 1, 'variables': 1, 'include': 1, 'collector': 1, 'plate': 1, 'dependent': 1, 'variable': 1, 'survey': 1, 'results': 1, 'revealed': 1, 'no': 1, 'agents': 1, 'existing': 1, 'mutual': 1, 'dependence': 1, 'upon': 1, 'these': 1, 'not': 1, 'count': 1})
-------------------------------------------
--- Data #275 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ardian Chandra Kurnia
Judul: STRATEGI PEMASARAN PERUSAHAAN JAMU
(STUDI KASUS : JAMU JOKOTOLE DI KABUPATEN
BANGKALAN)
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat, M.T.
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Jamu adalah obat herbal yang mana tidak mengandung bahan kimia dan
berasal dari tanaman obat yang berkhasiat. Selain itu selalu ada review tentang
manfaat dari tanaman untuk digunakan sebagai obat di beberapa media cetak.
Madura memiliki produk obat konsumen sangat dikenali luas, salah satu
contohnya adalah Jamu Jokotole. Selain produk merek terkenal pada produk
herbal yang kuat yang menjadi ciri herbal Madura, perusahaan juga memiliki
berbagai produk obat. perusahaan lain yang menghasilkan banyak tumbuhtumbuhan
ini wilayah Madura, pesaing utama dari produk-produk herbal dan
sumber herbal Ny Badriah madu Jamu Jokotole berusaha untuk meningkatkan
pangsa pasar mereka untuk mendapatkan pelanggan baru dengan strategi
pemasaran yang terbaik. Langkah-langkah untuk menganalisis strategi pemasaran
dapat dilakukan dengan menggunakan teori permainan atau teori permainan yang
disebut. strategi pemasaran herbal Jokotole menentukan pemain, menentukan
strategi yang ada, dan untuk menentukan preferensi masing-masing pemain,
konsumen akan memilih produk yang dapat memuaskan itu.
(Kata kunci: strategi pemasaran, teori permainan)
Abstrak (Clean): jamu adalah obat herbal yang mana tidak mengandung bahan kimia dan berasal dari tanaman obat yang berkhasiat selain itu selalu ada review tentang manfaat dari tanaman untuk digunakan sebagai obat di beberapa media cetak madura memiliki produk obat konsumen sangat dikenali luas salah satu contohnya adalah jamu jokotole selain produk merek terkenal pada produk herbal yang kuat yang menjadi ciri herbal madura perusahaan juga memiliki berbagai produk obat perusahaan lain yang menghasilkan banyak tumbuhtumbuhan ini wilayah madura pesaing utama dari produkproduk herbal dan sumber herbal ny badriah madu jamu jokotole berusaha untuk meningkatkan pangsa pasar mereka untuk mendapatkan pelanggan baru dengan strategi pemasaran yang terbaik langkahlangkah untuk menganalisis strategi pemasaran dapat dilakukan dengan menggunakan teori permainan atau teori permainan yang disebut strategi pemasaran herbal jokotole menentukan pemain menentukan strategi yang ada dan untuk menentukan preferensi masingmasing pemain konsumen akan memilih produk yang dapat memuaskan itu kata kunci strategi pemasaran teori permainan
Abstrak (Stopwords Removed): jamu obat herbal mana mengandung bahan kimia berasal tanaman obat berkhasiat selain selalu ada review tentang manfaat tanaman digunakan obat beberapa media cetak madura memiliki produk obat konsumen sangat dikenali luas salah satu contohnya jamu jokotole selain produk merek terkenal produk herbal kuat menjadi ciri herbal madura perusahaan memiliki berbagai produk obat perusahaan lain menghasilkan banyak tumbuhtumbuhan wilayah madura pesaing utama produkproduk herbal sumber herbal ny badriah madu jamu jokotole berusaha meningkatkan pangsa pasar mereka mendapatkan pelanggan baru strategi pemasaran terbaik langkahlangkah menganalisis strategi pemasaran dapat dilakukan menggunakan teori permainan teori permainan disebut strategi pemasaran herbal jokotole menentukan pemain menentukan strategi ada menentukan preferensi masingmasing pemain konsumen memilih produk dapat memuaskan kata kunci strategi pemasaran teori permainan
Abstrak (Stemmed): jamu obat herbal mana kandung bahan kimia asal tanam obat khasiat selain selalu ada review tentang manfaat tanam guna obat beberapa media cetak madura milik produk obat konsumen sangat nali luas salah satu contoh jamu jokotole selain produk merek kenal produk herbal kuat jadi ciri herbal madura usaha milik bagai produk obat usaha lain hasil banyak tumbuhtumbuhan wilayah madura saing utama produkproduk herbal sumber herbal ny badriah madu jamu jokotole usaha tingkat pangsa pasar mereka dapat langgan baru strategi pasar baik langkahlangkah analis strategi pasar dapat laku guna teori main teori main sebut strategi pasar herbal jokotole tentu main tentu strategi ada tentu preferensi masingmasing main konsumen pilih produk dapat muas kata kunci strategi pasar teori main
Abstrak (Corrected): jam boat herbal mana bandung bahai kinda anal tana boat khania slain sell ada review tenting manat tana gun boat beberapa media weak madura milk proud boat consumed sang nail lucas salad sat conto jam jokotole slain proud mere penal proud herbal kurt jade cirri herbal madura sara milk bahai proud boat sara lain hail banyan tumbuhtumbuhan wilayah madura saying mama produkproduk herbal number herbal my adrian made jam jokotole sara dingbat pangs paar merely apart hangman bar strategy paar back langkahlangkah analysis strategy paar apart lake gun tori main tori main debut strategy paar herbal jokotole tent main tent strategy ada tent preference masingmasing main consumed pilch proud apart mugs data bunch strategy paar tori main
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'herbal': 6, 'obat': 5, 'produk': 5, 'pasar': 5, 'strategi': 5, 'main': 5, 'jamu': 3, 'madura': 3, 'jokotole': 3, 'usaha': 3, 'dapat': 3, 'teori': 3, 'tentu': 3, 'tanam': 2, 'selain': 2, 'ada': 2, 'guna': 2, 'milik': 2, 'konsumen': 2, 'mana': 1, 'kandung': 1, 'bahan': 1, 'kimia': 1, 'asal': 1, 'khasiat': 1, 'selalu': 1, 'review': 1, 'tentang': 1, 'manfaat': 1, 'beberapa': 1, 'media': 1, 'cetak': 1, 'sangat': 1, 'nali': 1, 'luas': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'contoh': 1, 'merek': 1, 'kenal': 1, 'kuat': 1, 'jadi': 1, 'ciri': 1, 'bagai': 1, 'lain': 1, 'hasil': 1, 'banyak': 1, 'tumbuhtumbuhan': 1, 'wilayah': 1, 'saing': 1, 'utama': 1, 'produkproduk': 1, 'sumber': 1, 'ny': 1, 'badriah': 1, 'madu': 1, 'tingkat': 1, 'pangsa': 1, 'mereka': 1, 'langgan': 1, 'baru': 1, 'baik': 1, 'langkahlangkah': 1, 'analis': 1, 'laku': 1, 'sebut': 1, 'preferensi': 1, 'masingmasing': 1, 'pilih': 1, 'muas': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 8, 'to': 6, 'is': 5, 'herbal': 5, 'that': 5, 'a': 5, 'of': 5, 'products': 5, 'marketing': 4, 'strategy': 4, 'and': 3, 'medicinal': 3, 'in': 3, 'madura': 3, 'game': 3, 'theory': 3, 'determine': 3, 'jamu': 2, 'medicine': 2, 'it': 2, 'addition': 2, 'be': 2, 'has': 2, 'herbs': 2, 'jokotole': 2, 'can': 2, 'where': 1, 'contains': 1, 'no': 1, 'chemicals': 1, 'derived': 1, 'from': 1, 'plants': 1, 'are': 1, 'efficacious': 1, 'there': 1, 'always': 1, 'review': 1, 'about': 1, 'benefits': 1, 'plant': 1, 'used': 1, 'as': 1, 'some': 1, 'print': 1, 'media': 1, 'highly': 1, 'recognizable': 1, 'consumer': 1, 'spacious': 1, 'one': 1, 'example': 1, 'jamujokotole': 1, 'wellknown': 1, 'brand': 1, 'on': 1, 'his': 1, 'strong': 1, 'characterize': 1, 'company': 1, 'also': 1, 'variety': 1, 'other': 1, 'companies': 1, 'produce': 1, 'lot': 1, 'these': 1, 'region': 1, 'main': 1, 'competitor': 1, 'sources': 1, 'ny': 1, 'badrijah': 1, 'sumber': 1, 'madu': 1, 'trying': 1, 'increase': 1, 'their': 1, 'market': 1, 'share': 1, 'gain': 1, 'new': 1, 'customers': 1, 'with': 1, 'best': 1, 'steps': 1, 'analyze': 1, 'done': 1, 'by': 1, 'using': 1, 'or': 1, 'socalled': 1, 'players': 1, 'strategies': 1, 'exist': 1, 'preferences': 1, 'each': 1, 'player': 1, 'consumers': 1, 'will': 1, 'choose': 1, 'product': 1, 'satisfy': 1, 'keyword': 1})
-------------------------------------------
--- Data #276 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Musannif
Judul: PENGARUH FAKTOR JENIS PENGASAHAN, JUMLAH MATA PISAU DAN SUDUT GEOMETRI TERHADAP KESERAGAMAN KETEBALAN POTONGAN KERUPUK PULI
Pembimbing 1: Mu'alim ST., M.T
Pembimbing 2: Anis Arendra, S.T., M.Eng
Abstrak (Raw): Kerupuk merupakan suatu jenis makanan kering yang terbuat dari bahan-bahan yang mengandung pati cukup tinggi. Desain eksperimen atau rancangan percobaan adalah suatu rancangan percobaan (dengan setiap langkah tindakan yang benar-benar terdefinisikan) sedemikian rupa sehingga informasi yang berhubungan dengan atau yang diperlukan untuk persoalan yang sedang diteliti dapat dikumpulkan. Rancangan faktorial adalah rancangan yang menggunakan lebih dari satu faktor, dimana setiap taraf dari faktor dikombinasikan dengan taraf-taraf faktor lain. Pada Penelitian melakukan percobaan pengaruh faktor jenis pengasahan, jumlah mata pisau, dan sudut geometri terhadap keseragaman ketebalan potongan kerupuk puli. Percobaan tersebut menggunakan factorial dimana yang efek atau faktor yang signifikan, dari gambar tersebut diketahui terdapat faktor yang signifikan terhadap tingkat keseragaman ketebalan potongan kerupuk puli, yaitu faktor 1 (Jenis pengasahan) dan Interaksi Faktor 1 dan faktor 2 (Faktor Jenis pengasahan dengan Jumlah mata pisau). Nilai pada faktor jenis pengasahan , nilai f hitung yaitu 5,74 dan nilai f tabel = 5,318 sehingga F hitung > f tabel ,sedangkan nilai p-value 0,044 < 0,05 maka Tolak H0 maka terdapat pengaruh Faktor Jenis pengasahan terhadap keseragaman ketebalan potongan kerupuk puli. Sedangkan pada Interaksi Faktor 1 dan faktor 2 (Faktor Jenis pengasahan dengan Jumlah mata pisau) nilai f hitung yaitu 6,97 dan nilai f tabel = 5,318 sehingga F hitung > f tabel ,sedangkan nilai p-value 0,030 < 0,05 maka tolak H0 maka terdapat pengaruh interaksi faktor 1 dan 2 terhadap keseragaman ketebalan potongan kerupuk puli.
Kata kuci : Kerupuk, Desain Eksperimen, Faktorial, .Faktor, Level
Abstrak (Clean): kerupuk merupakan suatu jenis makanan kering yang terbuat dari bahanbahan yang mengandung pati cukup tinggi desain eksperimen atau rancangan percobaan adalah suatu rancangan percobaan dengan setiap langkah tindakan yang benarbenar terdefinisikan sedemikian rupa sehingga informasi yang berhubungan dengan atau yang diperlukan untuk persoalan yang sedang diteliti dapat dikumpulkan rancangan faktorial adalah rancangan yang menggunakan lebih dari satu faktor dimana setiap taraf dari faktor dikombinasikan dengan taraftaraf faktor lain pada penelitian melakukan percobaan pengaruh faktor jenis pengasahan jumlah mata pisau dan sudut geometri terhadap keseragaman ketebalan potongan kerupuk puli percobaan tersebut menggunakan factorial dimana yang efek atau faktor yang signifikan dari gambar tersebut diketahui terdapat faktor yang signifikan terhadap tingkat keseragaman ketebalan potongan kerupuk puli yaitu faktor jenis pengasahan dan interaksi faktor dan faktor faktor jenis pengasahan dengan jumlah mata pisau nilai pada faktor jenis pengasahan nilai f hitung yaitu dan nilai f tabel sehingga f hitung f tabel sedangkan nilai pvalue maka tolak h maka terdapat pengaruh faktor jenis pengasahan terhadap keseragaman ketebalan potongan kerupuk puli sedangkan pada interaksi faktor dan faktor faktor jenis pengasahan dengan jumlah mata pisau nilai f hitung yaitu dan nilai f tabel sehingga f hitung f tabel sedangkan nilai pvalue maka tolak h maka terdapat pengaruh interaksi faktor dan terhadap keseragaman ketebalan potongan kerupuk puli kata kuci kerupuk desain eksperimen faktorial faktor level
Abstrak (Stopwords Removed): kerupuk jenis makanan kering terbuat bahanbahan mengandung pati cukup tinggi desain eksperimen rancangan percobaan rancangan percobaan setiap langkah tindakan benarbenar terdefinisikan sedemikian rupa informasi berhubungan diperlukan persoalan sedang diteliti dapat dikumpulkan rancangan faktorial rancangan menggunakan lebih satu faktor dimana setiap taraf faktor dikombinasikan taraftaraf faktor lain penelitian melakukan percobaan pengaruh faktor jenis pengasahan jumlah mata pisau sudut geometri keseragaman ketebalan potongan kerupuk puli percobaan tersebut menggunakan factorial dimana efek faktor signifikan gambar tersebut diketahui terdapat faktor signifikan tingkat keseragaman ketebalan potongan kerupuk puli faktor jenis pengasahan interaksi faktor faktor faktor jenis pengasahan jumlah mata pisau nilai faktor jenis pengasahan nilai f hitung nilai f tabel f hitung f tabel sedangkan nilai pvalue tolak h terdapat pengaruh faktor jenis pengasahan keseragaman ketebalan potongan kerupuk puli sedangkan interaksi faktor faktor faktor jenis pengasahan jumlah mata pisau nilai f hitung nilai f tabel f hitung f tabel sedangkan nilai pvalue tolak h terdapat pengaruh interaksi faktor keseragaman ketebalan potongan kerupuk puli kata kuci kerupuk desain eksperimen faktorial faktor level
Abstrak (Stemmed): kerupuk jenis makan kering buat bahanbahan kandung pati cukup tinggi desain eksperimen rancang coba rancang coba tiap langkah tindak benarbenar definisi demikian rupa informasi hubung perlu soal sedang teliti dapat kumpul rancang faktorial rancang guna lebih satu faktor mana tiap taraf faktor kombinasi taraftaraf faktor lain teliti laku coba pengaruh faktor jenis asah jumlah mata pisau sudut geometri seragam tebal potong kerupuk pul coba sebut guna factorial mana efek faktor signifikan gambar sebut tahu dapat faktor signifikan tingkat seragam tebal potong kerupuk pul faktor jenis asah interaksi faktor faktor faktor jenis asah jumlah mata pisau nilai faktor jenis asah nilai f hitung nilai f tabel f hitung f tabel sedang nilai pvalue tolak h dapat pengaruh faktor jenis asah seragam tebal potong kerupuk pul sedang interaksi faktor faktor faktor jenis asah jumlah mata pisau nilai f hitung nilai f tabel f hitung f tabel sedang nilai pvalue tolak h dapat pengaruh interaksi faktor seragam tebal potong kerupuk pul kata kuci kerupuk desain eksperimen faktorial faktor level
Abstrak (Corrected): kerupuk penis mayan keying but bahanbahan bandung path cutup ting detain eksperimen dancing coma dancing coma tip bangka tindal benarbenar definite domitian pupa informant hung peru soul sedan elite apart rumpus dancing factorial dancing gun leash sat factor mana tip tara factor kombinasi taraftaraf factor lain elite lake coma pengaruh factor penis ash mullah data pilau shut geometry seagram teal voting kerupuk pul coma debut gun factorial mana eek factor significant sambar debut tau apart factor significant dingbat seagram teal voting kerupuk pul factor penis ash interaksi factor factor factor penis ash mullah data pilau nilgai factor penis ash nilgai f hiding nilgai f table f hiding f table sedan nilgai value tola h apart pengaruh factor penis ash seagram teal voting kerupuk pul sedan interaksi factor factor factor penis ash mullah data pilau nilgai f hiding nilgai f table f hiding f table sedan nilgai value tola h apart pengaruh interaksi factor seagram teal voting kerupuk pul data much kerupuk detain eksperimen factorial factor level
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'faktor': 17, 'f': 8, 'jenis': 7, 'nilai': 7, 'kerupuk': 6, 'asah': 6, 'rancang': 4, 'coba': 4, 'sedang': 4, 'dapat': 4, 'seragam': 4, 'tebal': 4, 'potong': 4, 'pul': 4, 'hitung': 4, 'tabel': 4, 'pengaruh': 3, 'jumlah': 3, 'mata': 3, 'pisau': 3, 'interaksi': 3, 'desain': 2, 'eksperimen': 2, 'tiap': 2, 'teliti': 2, 'faktorial': 2, 'guna': 2, 'mana': 2, 'sebut': 2, 'signifikan': 2, 'pvalue': 2, 'tolak': 2, 'h': 2, 'makan': 1, 'kering': 1, 'buat': 1, 'bahanbahan': 1, 'kandung': 1, 'pati': 1, 'cukup': 1, 'tinggi': 1, 'langkah': 1, 'tindak': 1, 'benarbenar': 1, 'definisi': 1, 'demikian': 1, 'rupa': 1, 'informasi': 1, 'hubung': 1, 'perlu': 1, 'soal': 1, 'kumpul': 1, 'lebih': 1, 'satu': 1, 'taraf': 1, 'kombinasi': 1, 'taraftaraf': 1, 'lain': 1, 'laku': 1, 'sudut': 1, 'geometri': 1, 'factorial': 1, 'efek': 1, 'gambar': 1, 'tahu': 1, 'tingkat': 1, 'kata': 1, 'kuci': 1, 'level': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 23, 'the': 23, 'factor': 13, 'f': 8, 'type': 7, 'and': 7, 'is': 6, 'design': 6, 'that': 6, 'grinding': 6, 'crackers': 5, 'experiments': 5, 'value': 5, 'a': 4, 'with': 4, 'pieces': 4, 'thickness': 4, 'uniformity': 4, 'table': 4, 'or': 3, 'to': 3, 'factorial': 3, 'level': 3, 'factors': 3, 'on': 3, 'number': 3, 'pul': 3, 'interaction': 3, 'while': 3, 'then': 3, 'from': 2, 'such': 2, 'where': 2, 'influence': 2, 'blades': 2, 'significant': 2, 'calculated': 2, 'so': 2, 'count': 2, 'pvalue': 2, 'reject': 2, 'h': 2, 'there': 2, 'dry': 1, 'food': 1, 'made': 1, 'materials': 1, 'containing': 1, 'starch': 1, 'high': 1, 'enough': 1, 'experimental': 1, 'every': 1, 'step': 1, 'really': 1, 'defined': 1, 'information': 1, 'relating': 1, 'necessary': 1, 'for': 1, 'issues': 1, 'under': 1, 'study': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'collected': 1, 'uses': 1, 'more': 1, 'than': 1, 'one': 1, 'each': 1, 'combined': 1, 'levelthe': 1, 'other': 1, 'research': 1, 'conducted': 1, 'angle': 1, 'geometry': 1, 'using': 1, 'effect': 1, 'image': 1, 'known': 1, 'have': 1, 'contributing': 1, 'pulleys': 1, 'namely': 1, 'blade': 1, 'are': 1, 'effects': 1, 'cracker': 1, 'key': 1, 'words': 1})
-------------------------------------------
--- Data #277 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: KOMARUDDIN
Judul: PEMETAAN JAMU NY BADRIJAH BANGKALAN TERHADAP PESAING PESAINGNYA MENGGUNAKAN PENDEKATAN GREEN MARKETING MIX
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso S.Si., MT
Pembimbing 2: Mu’alim ST., M.T
Abstrak (Raw): ramuan tradisional Madura diyakini banyak konsumen karena diformulasikan dengan menggunakan bahan-bahan alami dan resep tradisional Madura membuat penggemar herbal selalu mencari jamu kesehatan yang baik dan kebugaran fisik Jamu Ny Badriah adalah salah satu herbal yang banyak UKM di Bangkalan Madura. Penyampaian nilai-nilai yang ada dalam suatu produk kepada konsumen, untuk itu memerlukan konsep pemasaran yang tepat. Berkomunikasi keistimewaan dan kelemahan dari produk dalam rangka meningkatkan minat pembeli. Berdasarkan uraian dari latar belakang adalah dasar untuk melakukan penelitian dan mencoba untuk memecahkan masalah dengan menerapkan salah satu metode pemasaran adalah Marketing Mix. Pemasaran Mix mengacu pada kepuasan kebutuhan, keinginan, dan keinginan pelanggan dalam kaitannya dengan pemeliharaan dan pelestarian lingkungan. Pemasaran memanipulasi empat elemen dari bauran pemasaran (produk, harga, tempat, dan Promosi) untuk menjual produk dan jasa yang ditawarkan
Abstrak (Clean): ramuan tradisional madura diyakini banyak konsumen karena diformulasikan dengan menggunakan bahanbahan alami dan resep tradisional madura membuat penggemar herbal selalu mencari jamu kesehatan yang baik dan kebugaran fisik jamu ny badriah adalah salah satu herbal yang banyak ukm di bangkalan madura penyampaian nilainilai yang ada dalam suatu produk kepada konsumen untuk itu memerlukan konsep pemasaran yang tepat berkomunikasi keistimewaan dan kelemahan dari produk dalam rangka meningkatkan minat pembeli berdasarkan uraian dari latar belakang adalah dasar untuk melakukan penelitian dan mencoba untuk memecahkan masalah dengan menerapkan salah satu metode pemasaran adalah marketing mix pemasaran mix mengacu pada kepuasan kebutuhan keinginan dan keinginan pelanggan dalam kaitannya dengan pemeliharaan dan pelestarian lingkungan pemasaran memanipulasi empat elemen dari bauran pemasaran produk harga tempat dan promosi untuk menjual produk dan jasa yang ditawarkan
Abstrak (Stopwords Removed): ramuan tradisional madura diyakini banyak konsumen diformulasikan menggunakan bahanbahan alami resep tradisional madura membuat penggemar herbal selalu mencari jamu kesehatan baik kebugaran fisik jamu ny badriah salah satu herbal banyak ukm bangkalan madura penyampaian nilainilai ada produk kepada konsumen memerlukan konsep pemasaran tepat berkomunikasi keistimewaan kelemahan produk rangka meningkatkan minat pembeli berdasarkan uraian latar belakang dasar melakukan penelitian mencoba memecahkan masalah menerapkan salah satu metode pemasaran marketing mix pemasaran mix mengacu kepuasan kebutuhan keinginan keinginan pelanggan kaitannya pemeliharaan pelestarian lingkungan pemasaran memanipulasi empat elemen bauran pemasaran produk harga tempat promosi menjual produk jasa ditawarkan
Abstrak (Stemmed): ramu tradisional madura yakin banyak konsumen formulasi guna bahanbahan alami resep tradisional madura buat gemar herbal selalu cari jamu sehat baik bugar fisik jamu ny badriah salah satu herbal banyak ukm bangkal madura sampai nilainilai ada produk kepada konsumen perlu konsep pasar tepat komunikasi istimewa lemah produk rangka tingkat minat beli dasar urai latar belakang dasar laku teliti coba pecah masalah terap salah satu metode pasar marketing mix pasar mix acu puas butuh ingin ingin langgan kait pelihara lestari lingkung pasar manipulasi empat elemen baur pasar produk harga tempat promosi jual produk jasa tawar
Abstrak (Corrected): ram traditional madura akin banyan consumed formulas gun bahanbahan salami reset traditional madura but gear herbal sell care jam seat back sugar fisk jam my adrian salad sat herbal banyan um bangka madura sampan nilainilai ada proud keypad consumed peru onset paar teat komunikasi istimewa leah proud bangka dingbat mint bell dakar ural later belaying dakar lake elite coma peach marsala trap salad sat metope paar marketing mix paar mix act puts butch begin begin hangman wait pelihara restart linking paar manipulate expat element bar paar proud hard tempt promos dual proud casa tatar
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pasar': 5, 'produk': 4, 'madura': 3, 'tradisional': 2, 'banyak': 2, 'konsumen': 2, 'herbal': 2, 'jamu': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'dasar': 2, 'mix': 2, 'ingin': 2, 'ramu': 1, 'yakin': 1, 'formulasi': 1, 'guna': 1, 'bahanbahan': 1, 'alami': 1, 'resep': 1, 'buat': 1, 'gemar': 1, 'selalu': 1, 'cari': 1, 'sehat': 1, 'baik': 1, 'bugar': 1, 'fisik': 1, 'ny': 1, 'badriah': 1, 'ukm': 1, 'bangkal': 1, 'sampai': 1, 'nilainilai': 1, 'ada': 1, 'kepada': 1, 'perlu': 1, 'konsep': 1, 'tepat': 1, 'komunikasi': 1, 'istimewa': 1, 'lemah': 1, 'rangka': 1, 'tingkat': 1, 'minat': 1, 'beli': 1, 'urai': 1, 'latar': 1, 'belakang': 1, 'laku': 1, 'teliti': 1, 'coba': 1, 'pecah': 1, 'masalah': 1, 'terap': 1, 'metode': 1, 'marketing': 1, 'acu': 1, 'puas': 1, 'butuh': 1, 'langgan': 1, 'kait': 1, 'pelihara': 1, 'lestari': 1, 'lingkung': 1, 'manipulasi': 1, 'empat': 1, 'elemen': 1, 'baur': 1, 'harga': 1, 'tempat': 1, 'promosi': 1, 'jual': 1, 'jasa': 1, 'tawar': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 12, 'and': 8, 'to': 6, 'marketing': 6, 'in': 4, 'herbs': 3, 'is': 3, 'for': 3, 'product': 3, 'mix': 3, 'traditional': 2, 'many': 2, 'consumers': 2, 'it': 2, 'madura': 2, 'are': 2, 'one': 2, 'a': 2, 'madurese': 1, 'believed': 1, 'because': 1, 'formulated': 1, 'using': 1, 'natural': 1, 'ingredients': 1, 'recipes': 1, 'make': 1, 'herbal': 1, 'enthusiasts': 1, 'always': 1, 'looking': 1, 'medicinal': 1, 'good': 1, 'health': 1, 'physical': 1, 'fitness': 1, 'jamu': 1, 'ny': 1, 'badrijah': 1, 'smes': 1, 'bangkal': 1, 'submission': 1, 'values': 1, 'that': 1, 'exist': 1, 'requires': 1, 'concept': 1, 'proper': 1, 'communicating': 1, 'privilege': 1, 'weaknesses': 1, 'order': 1, 'increase': 1, 'interest': 1, 'buyer': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'description': 1, 'background': 1, 'basis': 1, 'conducting': 1, 'research': 1, 'trying': 1, 'solve': 1, 'problems': 1, 'by': 1, 'applying': 1, 'methods': 1, 'refers': 1, 'satisfaction': 1, 'needs': 1, 'wants': 1, 'desires': 1, 'customers': 1, 'relation': 1, 'maintenance': 1, 'preservation': 1, 'environment': 1, 'manipulate': 1, 'four': 1, 'elements': 1, 'price': 1, 'place': 1, 'promotion': 1, 'sell': 1, 'products': 1, 'services': 1, 'offered': 1})
-------------------------------------------
--- Data #278 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ach Fais
Judul: PENERAPAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANING (MRP) DALAM PERSEDIAAN BAHAN BAKU PRODUKSI SANDAL
(STUDI KASUS UKM. ANNAS, BANGKALAN)
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko, ST., MT
Pembimbing 2: Samsul Amar, S.T., M.Sc
Abstrak (Raw): ini memproduksi beberapa macam sandal antara , lain yaitu, sandal jepit, sandal selop. Produk yang diproduksi di UMKM Annas ini berdasarkan pesanan konsumen, dalam jumlah tertentu. Selain itu UMKM Annas memproduksi secara terus menerus untuk memperluar pasar.
Permasalahan yang terjadi di UMKM Annas ini masih belum adanya perencanaan yang secara khusus dalam penyediaan bahan baku sandal, selama ini dalam mengatur ketersediaan bahan bakunya UMKM Annas ini hanya berdasarkan pada pengalaman saja, sehingga dengan penjualan yang tidak konstan dan tidak adanya pengaturan persediaan bahan baku yang tepat, mengakibatkan sering terjadi kekurangan atau kelebihan bahan baku yang diperlukan. Oleh karena itu perlu adanya suatu sistem yang dapat digunakan untuk menangani masalah yang berkaitan dengan penyediaan bahan baku agar proses produksi berjalan lancar dan tidak terhambat dengan masalah bahan baku.
Salah satu cara untuk mengendalikan persediaan bahan baku adalah dengan metode Material Requirement Planning (MRP), MRP adalah suatu teknik atau set prosedur yang sistematis dalam penentuan kuantitas serta waktu dalam proses pengendalian kebutuhan bahan terhadap komponen-komponen permintaan yang saling bergantungan. (Dependent demand items) (Gaspersz, 1998). Dengan MRP perushaan dapat meningkatkan produktivitas nya dengan cara menjadwalkan kebutuhan akan material atau bahan baku untuk membantu perusahaan dalam mengatasi kebutuhan minimum dari bahan baku dan menjamin tercapainya jadwal produksi akhir, sehingga bahan baku yang dibutuhkan dapat tersedia sesuai dengan yang direncanakan (Nasution, 2008).
Abstrak (Clean): ini memproduksi beberapa macam sandal antara lain yaitu sandal jepit sandal selop produk yang diproduksi di umkm annas ini berdasarkan pesanan konsumen dalam jumlah tertentu selain itu umkm annas memproduksi secara terus menerus untuk memperluar pasar permasalahan yang terjadi di umkm annas ini masih belum adanya perencanaan yang secara khusus dalam penyediaan bahan baku sandal selama ini dalam mengatur ketersediaan bahan bakunya umkm annas ini hanya berdasarkan pada pengalaman saja sehingga dengan penjualan yang tidak konstan dan tidak adanya pengaturan persediaan bahan baku yang tepat mengakibatkan sering terjadi kekurangan atau kelebihan bahan baku yang diperlukan oleh karena itu perlu adanya suatu sistem yang dapat digunakan untuk menangani masalah yang berkaitan dengan penyediaan bahan baku agar proses produksi berjalan lancar dan tidak terhambat dengan masalah bahan baku salah satu cara untuk mengendalikan persediaan bahan baku adalah dengan metode material requirement planning mrp mrp adalah suatu teknik atau set prosedur yang sistematis dalam penentuan kuantitas serta waktu dalam proses pengendalian kebutuhan bahan terhadap komponenkomponen permintaan yang saling bergantungan dependent demand items gaspersz dengan mrp perushaan dapat meningkatkan produktivitas nya dengan cara menjadwalkan kebutuhan akan material atau bahan baku untuk membantu perusahaan dalam mengatasi kebutuhan minimum dari bahan baku dan menjamin tercapainya jadwal produksi akhir sehingga bahan baku yang dibutuhkan dapat tersedia sesuai dengan yang direncanakan nasution
Abstrak (Stopwords Removed): memproduksi beberapa macam sandal antara lain sandal jepit sandal selop produk diproduksi umkm annas berdasarkan pesanan konsumen jumlah tertentu selain umkm annas memproduksi secara terus menerus memperluar pasar permasalahan terjadi umkm annas masih belum adanya perencanaan secara khusus penyediaan bahan baku sandal selama mengatur ketersediaan bahan bakunya umkm annas berdasarkan pengalaman penjualan konstan adanya pengaturan persediaan bahan baku tepat mengakibatkan sering terjadi kekurangan kelebihan bahan baku diperlukan perlu adanya sistem dapat digunakan menangani masalah berkaitan penyediaan bahan baku proses produksi berjalan lancar terhambat masalah bahan baku salah satu cara mengendalikan persediaan bahan baku metode material requirement planning mrp mrp teknik set prosedur sistematis penentuan kuantitas waktu proses pengendalian kebutuhan bahan komponenkomponen permintaan saling bergantungan dependent demand items gaspersz mrp perushaan dapat meningkatkan produktivitas nya cara menjadwalkan kebutuhan material bahan baku membantu perusahaan mengatasi kebutuhan minimum bahan baku menjamin tercapainya jadwal produksi akhir bahan baku dibutuhkan dapat tersedia sesuai direncanakan nasution
Abstrak (Stemmed): produksi beberapa macam sandal antara lain sandal jepit sandal selop produk produksi umkm annas dasar pesan konsumen jumlah tentu selain umkm annas produksi cara terus terus luar pasar masalah jadi umkm annas masih belum ada rencana cara khusus sedia bahan baku sandal lama atur sedia bahan baku umkm annas dasar alam jual konstan ada atur sedia bahan baku tepat akibat sering jadi kurang lebih bahan baku perlu perlu ada sistem dapat guna tangan masalah kait sedia bahan baku proses produksi jalan lancar hambat masalah bahan baku salah satu cara kendali sedia bahan baku metode material requirement planning mrp mrp teknik set prosedur sistematis tentu kuantitas waktu proses kendali butuh bahan komponenkomponen minta saling gantung dependent demand items gaspersz mrp perushaan dapat tingkat produktivitas nya cara jadwal butuh material bahan baku bantu usaha atas butuh minimum bahan baku jamin capa jadwal produksi akhir bahan baku butuh dapat sedia sesuai rencana nasution
Abstrak (Corrected): produksi beberapa madam sandal angara lain sandal kept sandal slop proud produksi mom annas dakar pecan consumed mullah tent slain mom annas produksi cara terms terms liar paar marsala jade mom annas mash begum ada recant cara rhesus media bahai baku sandal lama amur media bahai baku mom annas dakar alarm dual konstanz ada amur media bahai baku teat akbar seeing jade during leash bahai baku peru peru ada sister apart gun tanga marsala wait media bahai baku proves produksi alan lancer combat marsala bahai baku salad sat cara kendall media bahai baku metope material requirement planning map map tennis set procedure systematic tent kuantitas want proves kendall butch bahai komponenkomponen mint saying antung dependent demand items jaspers map perushaan apart dingbat produktivitas ya cara radial butch material bahai baku bantu sara alas butch minimum bahai baku jamie cap radial produksi air bahai baku butch apart media sexual recant nation
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'bahan': 11, 'baku': 10, 'sedia': 6, 'produksi': 5, 'sandal': 4, 'umkm': 4, 'annas': 4, 'cara': 4, 'butuh': 4, 'masalah': 3, 'ada': 3, 'dapat': 3, 'mrp': 3, 'dasar': 2, 'tentu': 2, 'terus': 2, 'jadi': 2, 'rencana': 2, 'atur': 2, 'perlu': 2, 'proses': 2, 'kendali': 2, 'material': 2, 'jadwal': 2, 'beberapa': 1, 'macam': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'jepit': 1, 'selop': 1, 'produk': 1, 'pesan': 1, 'konsumen': 1, 'jumlah': 1, 'selain': 1, 'luar': 1, 'pasar': 1, 'masih': 1, 'belum': 1, 'khusus': 1, 'lama': 1, 'alam': 1, 'jual': 1, 'konstan': 1, 'tepat': 1, 'akibat': 1, 'sering': 1, 'kurang': 1, 'lebih': 1, 'sistem': 1, 'guna': 1, 'tangan': 1, 'kait': 1, 'jalan': 1, 'lancar': 1, 'hambat': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'metode': 1, 'requirement': 1, 'planning': 1, 'teknik': 1, 'set': 1, 'prosedur': 1, 'sistematis': 1, 'kuantitas': 1, 'waktu': 1, 'komponenkomponen': 1, 'minta': 1, 'saling': 1, 'gantung': 1, 'dependent': 1, 'demand': 1, 'items': 1, 'gaspersz': 1, 'perushaan': 1, 'tingkat': 1, 'produktivitas': 1, 'nya': 1, 'bantu': 1, 'usaha': 1, 'atas': 1, 'minimum': 1, 'jamin': 1, 'capa': 1, 'akhir': 1, 'sesuai': 1, 'nasution': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 17, 'in': 10, 'raw': 10, 'is': 9, 'materials': 8, 'to': 6, 'a': 5, 'material': 5, 'slippers': 4, 'umkmannas': 4, 'for': 4, 'and': 4, 'that': 3, 'supply': 3, 'so': 3, 'or': 3, 'mrp': 3, 'industry': 2, 'producing': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'planning': 2, 'are': 2, 'not': 2, 'need': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'production': 2, 'process': 2, 'way': 2, 'needs': 2, 'demand': 2, 'umkm': 1, 'annas': 1, 'an': 1, 'located': 1, 'at': 1, 'jl': 1, 'trunojoyobangkalan': 1, 'several': 1, 'kinds': 1, 'among': 1, 'other': 1, 'ie': 1, 'flip': 1, 'flops': 1, 'products': 1, 'manufactured': 1, 'customer': 1, 'orders': 1, 'certain': 1, 'amount': 1, 'addition': 1, 'continuously': 1, 'luar': 1, 'market': 1, 'problems': 1, 'occurred': 1, 'still': 1, 'which': 1, 'specialized': 1, 'far': 1, 'regulating': 1, 'availability': 1, 'only': 1, 'experience': 1, 'alone': 1, 'sales': 1, 'constant': 1, 'absence': 1, 'setting': 1, 'inventories': 1, 'right': 1, 'resulting': 1, 'frequent': 1, 'lack': 1, 'excess': 1, 'necessary': 1, 'hence': 1, 'system': 1, 'used': 1, 'address': 1, 'issues': 1, 'related': 1, 'runs': 1, 'smoothly': 1, 'hampered': 1, 'by': 1, 'problem': 1, 'one': 1, 'control': 1, 'method': 1, 'requirement': 1, 'technique': 1, 'set': 1, 'systematic': 1, 'procedures': 1, 'determination': 1, 'quantity': 1, 'time': 1, 'controlling': 1, 'components': 1, 'interdependent': 1, 'dependent': 1, 'items': 1, 'gaspersz': 1, 'with': 1, 'integration': 1, 'improve': 1, 'productivity': 1, 'its': 1, 'schedule': 1, 'assist': 1, 'companies': 1, 'addressing': 1, 'minimum': 1, 'ensure': 1, 'achievement': 1, 'schedules': 1, 'end': 1, 'required': 1, 'available': 1, 'as': 1, 'planned': 1, 'nasution': 1})
-------------------------------------------
--- Data #279 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ahmad Faishal Agung Wibowo
Judul: PENGEMBANGAN KOMODITAS PRODUK GULA BATOK TEBU DENGAN PENDEKATAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT
Pembimbing 1: Ari Basuki, S.T., M.T
Pembimbing 2: Ernaning Widiaswanti, S.Si.,M.T
Abstrak (Raw): Gula batok merupakan nama lain dari gula merah yang dikenal didaerah Kabupaten Kediri dan sekitarnya. Dinamakan gula batok karena proses pencetakan. Awalnya gula ini berbahan dasar kelapa, karena populasi pohon kelapa yang semakin sedikit maka pengusaha berinisiatif untuk mengganti bahan baku menggunakan tebu. Gula batok dapat ditingkatkan kualitas dengan menggunakan metode quality function deployment. Alat yang digunakanhouse of quality guna menganalisis hubungan kebutuhan konsumen dengan aspek teknis. Penyelesaian house of quality dapat dilakukan dengan melakukan pembuatan kuesioner untuk mendapatkan atribut keinginan konsumen dan melakukan wawancara dengan pemilik usaha untuk mendapatkan aspek teknis. Hubungan atribut kebutuhan dengan aspek teknis akan menghasilkan bobot pembenahan kualitas.Pembenahan kualitas dapat dilakukan yakni terdiri dari atribut keinginan konsumen yakni warana, kebersihan, ukuran dan pengemasan. Didukung dengan aspek teknis waktu pemasakan tebu dengan pemotongan tebu (ambil dari kebun petani) kurang dari dua hari, proses pemasakan gulali sampai bewarna kecoklatan dan penyaringan tiga tahap pada saat proses produksi.
Kata Kuci : Gula batok, quality function deployment, house of quality, atribut konsumen dan aspek teknis
Abstrak (Clean): gula batok merupakan nama lain dari gula merah yang dikenal didaerah kabupaten kediri dan sekitarnya dinamakan gula batok karena proses pencetakan awalnya gula ini berbahan dasar kelapa karena populasi pohon kelapa yang semakin sedikit maka pengusaha berinisiatif untuk mengganti bahan baku menggunakan tebu gula batok dapat ditingkatkan kualitas dengan menggunakan metode quality function deployment alat yang digunakanhouse of quality guna menganalisis hubungan kebutuhan konsumen dengan aspek teknis penyelesaian house of quality dapat dilakukan dengan melakukan pembuatan kuesioner untuk mendapatkan atribut keinginan konsumen dan melakukan wawancara dengan pemilik usaha untuk mendapatkan aspek teknis hubungan atribut kebutuhan dengan aspek teknis akan menghasilkan bobot pembenahan kualitaspembenahan kualitas dapat dilakukan yakni terdiri dari atribut keinginan konsumen yakni warana kebersihan ukuran dan pengemasan didukung dengan aspek teknis waktu pemasakan tebu dengan pemotongan tebu ambil dari kebun petani kurang dari dua hari proses pemasakan gulali sampai bewarna kecoklatan dan penyaringan tiga tahap pada saat proses produksi kata kuci gula batok quality function deployment house of quality atribut konsumen dan aspek teknis
Abstrak (Stopwords Removed): gula batok nama lain gula merah dikenal didaerah kabupaten kediri sekitarnya dinamakan gula batok proses pencetakan awalnya gula berbahan dasar kelapa populasi pohon kelapa semakin sedikit pengusaha berinisiatif mengganti bahan baku menggunakan tebu gula batok dapat ditingkatkan kualitas menggunakan metode quality function deployment alat digunakanhouse of quality menganalisis hubungan kebutuhan konsumen aspek teknis penyelesaian house of quality dapat dilakukan melakukan pembuatan kuesioner mendapatkan atribut keinginan konsumen melakukan wawancara pemilik usaha mendapatkan aspek teknis hubungan atribut kebutuhan aspek teknis menghasilkan bobot pembenahan kualitaspembenahan kualitas dapat dilakukan yakni terdiri atribut keinginan konsumen yakni warana kebersihan ukuran pengemasan didukung aspek teknis waktu pemasakan tebu pemotongan tebu ambil kebun petani kurang dua hari proses pemasakan gulali bewarna kecoklatan penyaringan tiga tahap proses produksi kata kuci gula batok quality function deployment house of quality atribut konsumen aspek teknis
Abstrak (Stemmed): gula batok nama lain gula merah kenal daerah kabupaten diri sekitar nama gula batok proses cetak awal gula bahan dasar kelapa populasi pohon kelapa makin sedikit usaha inisiatif ganti bahan baku guna tebu gula batok dapat tingkat kualitas guna metode quality function deployment alat digunakanhouse of quality analis hubung butuh konsumen aspek teknis selesai house of quality dapat laku laku buat kuesioner dapat atribut ingin konsumen laku wawancara milik usaha dapat aspek teknis hubung atribut butuh aspek teknis hasil bobot benah kualitaspembenahan kualitas dapat laku yakni diri atribut ingin konsumen yakni warana bersih ukur emas dukung aspek teknis waktu masa tebu potong tebu ambil kebun tani kurang dua hari proses masa gulali bewarna coklat nyaring tiga tahap proses produksi kata kuci gula batok quality function deployment house of quality atribut konsumen aspek teknis
Abstrak (Corrected): gula baton nama lain gula gerah penal sarah kabupaten dirt seminar nama gula baton proves weak away gula bahai dakar kelp popular poon kelp making sedikit sara inisiatif anti bahai baku gun cebu gula baton apart dingbat kualitas gun metope quality function deployment flat digunakanhouse of quality analysis hung butch consumed aspen tennis seesaw house of quality apart lake lake but questioner apart tribute begin consumed lake wawancara milk sara apart aspen tennis hung tribute butch aspen tennis hail robot bench kualitaspembenahan kualitas apart lake yank dirt tribute begin consumed yank wanna perish ukr mas during aspen tennis want mass cebu voting cebu ambit begun tank during due hard proves mass gulls beware coat nearing toga that proves produksi data much gula baton quality function deployment house of quality tribute consumed aspen tennis
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'gula': 6, 'dapat': 5, 'quality': 5, 'aspek': 5, 'teknis': 5, 'batok': 4, 'konsumen': 4, 'laku': 4, 'atribut': 4, 'proses': 3, 'tebu': 3, 'of': 3, 'nama': 2, 'diri': 2, 'bahan': 2, 'kelapa': 2, 'usaha': 2, 'guna': 2, 'kualitas': 2, 'function': 2, 'deployment': 2, 'hubung': 2, 'butuh': 2, 'house': 2, 'ingin': 2, 'yakni': 2, 'masa': 2, 'lain': 1, 'merah': 1, 'kenal': 1, 'daerah': 1, 'kabupaten': 1, 'sekitar': 1, 'cetak': 1, 'awal': 1, 'dasar': 1, 'populasi': 1, 'pohon': 1, 'makin': 1, 'sedikit': 1, 'inisiatif': 1, 'ganti': 1, 'baku': 1, 'tingkat': 1, 'metode': 1, 'alat': 1, 'digunakanhouse': 1, 'analis': 1, 'selesai': 1, 'buat': 1, 'kuesioner': 1, 'wawancara': 1, 'milik': 1, 'hasil': 1, 'bobot': 1, 'benah': 1, 'kualitaspembenahan': 1, 'warana': 1, 'bersih': 1, 'ukur': 1, 'emas': 1, 'dukung': 1, 'waktu': 1, 'potong': 1, 'ambil': 1, 'kebun': 1, 'tani': 1, 'kurang': 1, 'dua': 1, 'hari': 1, 'gulali': 1, 'bewarna': 1, 'coklat': 1, 'nyaring': 1, 'tiga': 1, 'tahap': 1, 'produksi': 1, 'kata': 1, 'kuci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'quality': 8, 'of': 8, 'sugar': 6, 'and': 5, 'technical': 5, 'aspects': 5, 'to': 4, 'by': 4, 'can': 3, 'be': 3, 'house': 3, 'with': 3, 'attributes': 3, 'batok': 2, 'is': 2, 'brown': 2, 'in': 2, 'made': 2, 'from': 2, 'coconut': 2, 'less': 2, 'using': 2, 'cane': 2, 'function': 2, 'deployment': 2, 'relationship': 2, 'needs': 2, 'get': 2, 'consumers': 2, 'that': 2, 'cooking': 2, 'process': 2, 'another': 1, 'name': 1, 'known': 1, 'diri': 1, 'surrounding': 1, 'area': 1, 'initially': 1, 'this': 1, 'tree': 1, 'because': 1, 'population': 1, 'getting': 1, 'then': 1, 'entrepreneur': 1, 'initiative': 1, 'replace': 1, 'raw': 1, 'materials': 1, 'a': 1, 'improved': 1, 'method': 1, 'tools': 1, 'used': 1, 'order': 1, 'analyze': 1, 'between': 1, 'costumers': 1, 'settlement': 1, 'done': 1, 'doing': 1, 'questionnaire': 1, 'development': 1, 'conduct': 1, 'interviews': 1, 'business': 1, 'owners': 1, 'attribute': 1, 'improvement': 1, 'will': 1, 'yield': 1, 'weight': 1, 'improvements': 1, 'consists': 1, 'desire': 1, 'colors': 1, 'cleanliness': 1, 'size': 1, 'packaging': 1, 'backed': 1, 'time': 1, 'cutting': 1, 'farmers': 1, 'lands': 1, 'than': 1, 'two': 1, 'days': 1, 'until': 1, 'cotton': 1, 'candy': 1, 'colored': 1, 'filtration': 1, 'three': 1, 'stages': 1, 'during': 1, 'production': 1, 'keywoord': 1, 'shell': 1, 'consumer': 1})
-------------------------------------------
--- Data #280 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ACHMAD SABRI AFFANDI RUSDIN
Judul: ANALISIS PENGARUH SHIFT KERJA TERHADAP
BEBAN KERJA MENTAL DAN KUALITAS TIDUR OPERATOR CALL CENTER MENGGUNAKAN NASA TLX DAN SLEEP QUALITY INDEX
Pembimbing 1: FITRI AGUSTINA, S.T., M.T.
Pembimbing 2: NACHNUL ANSORI, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): PT. Solusi Humanika merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan jasa call center.Call center menurut tugasnya dapat dibagi menjadi 2. Yaitu call center pemasaran dan call center complain handling. Pada penelitian ini, yang akan dibahas secara detail adalah call center pada bagian complain handling. Call center bagian complain handling merupakan hal yang sangat penting dalam bIsnis kartu prabayar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat beban kerja mental serta kualitas tidur operator call center pada bagian complain handling pada setiap shift. Untuk menghitung beban kerja mental yang digunakan adalah NASA TLX sedangkan untuk menghitung kualitas tidur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index. Setelah itu dilakukan uji ANOVA satu arah untuk mengetahui shift mana yang paling berpengaruh dalam peningkatan nilai beban kerja mental dan kualitas tidur. Berdasarkan hasi luji ANOVA satu arah yang dilakukan dapat diketahui bahwa nilai signifikansi adalah 0,000 yaitu tolak H0 yang berarti shift kerja memiliki pengaruh yang signifikan dalam mempengaruhi tingkat beban kerja mental dan kualitas tidur operator call center.
Kata Kunci : NASA-TLX, Pittsburgh Sleep Quality Index, One Way ANOVA
Abstrak (Clean): pt solusi humanika merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan jasa call centercall center menurut tugasnya dapat dibagi menjadi yaitu call center pemasaran dan call center complain handling pada penelitian ini yang akan dibahas secara detail adalah call center pada bagian complain handling call center bagian complain handling merupakan hal yang sangat penting dalam bisnis kartu prabayar tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat beban kerja mental serta kualitas tidur operator call center pada bagian complain handling pada setiap shift untuk menghitung beban kerja mental yang digunakan adalah nasa tlx sedangkan untuk menghitung kualitas tidur menggunakan pittsburgh sleep quality index setelah itu dilakukan uji anova satu arah untuk mengetahui shift mana yang paling berpengaruh dalam peningkatan nilai beban kerja mental dan kualitas tidur berdasarkan hasi luji anova satu arah yang dilakukan dapat diketahui bahwa nilai signifikansi adalah yaitu tolak h yang berarti shift kerja memiliki pengaruh yang signifikan dalam mempengaruhi tingkat beban kerja mental dan kualitas tidur operator call center kata kunci nasatlx pittsburgh sleep quality index one way anova
Abstrak (Stopwords Removed): pt solusi humanika perusahaan bergerak bidang pelayanan jasa call centercall center menurut tugasnya dapat dibagi menjadi call center pemasaran call center complain handling penelitian dibahas secara detail call center bagian complain handling call center bagian complain handling sangat penting bisnis kartu prabayar tujuan penelitian mengetahui tingkat beban kerja mental kualitas tidur operator call center bagian complain handling setiap shift menghitung beban kerja mental digunakan nasa tlx sedangkan menghitung kualitas tidur menggunakan pittsburgh sleep quality index dilakukan uji anova satu arah mengetahui shift mana paling berpengaruh peningkatan nilai beban kerja mental kualitas tidur berdasarkan hasi luji anova satu arah dilakukan dapat diketahui nilai signifikansi tolak h berarti shift kerja memiliki pengaruh signifikan mempengaruhi tingkat beban kerja mental kualitas tidur operator call center kata kunci nasatlx pittsburgh sleep quality index one way anova
Abstrak (Stemmed): pt solusi humanika usaha gerak bidang layan jasa call centercall center turut tugas dapat bagi jadi call center pasar call center complain handling teliti bahas cara detail call center bagi complain handling call center bagi complain handling sangat penting bisnis kartu prabayar tuju teliti tahu tingkat beban kerja mental kualitas tidur operator call center bagi complain handling tiap shift hitung beban kerja mental guna nasa tlx sedang hitung kualitas tidur guna pittsburgh sleep quality index laku uji anova satu arah tahu shift mana paling pengaruh tingkat nilai beban kerja mental kualitas tidur dasar has luji anova satu arah laku dapat tahu nilai signifikansi tolak h arti shift kerja milik pengaruh signifikan pengaruh tingkat beban kerja mental kualitas tidur operator call center kata kunci nasatlx pittsburgh sleep quality index one way anova
Abstrak (Corrected): pt solus humanity sara gera biding layman casa call centercall center turn tugs apart bag jade call center paar call center complain handling elite baas cara detail call center bag complain handling call center bag complain handling sang panting basis kart prabayar juju elite tau dingbat began era mental kualitas timur operator call center bag complain handling tip shift hiding began era mental gun nasal tax sedan hiding kualitas timur gun pittsburgh sleep quality index lake uni nova sat arab tau shift mana paling pengaruh dingbat nilgai began era mental kualitas timur dakar has fuji nova sat arab lake apart tau nilgai signifikansi tola h art shift era milk pengaruh significant pengaruh dingbat began era mental kualitas timur operator call center data bunch nasal pittsburgh sleep quality index one way nova
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'call': 7, 'center': 7, 'kerja': 5, 'bagi': 4, 'complain': 4, 'handling': 4, 'beban': 4, 'mental': 4, 'kualitas': 4, 'tidur': 4, 'tahu': 3, 'tingkat': 3, 'shift': 3, 'anova': 3, 'pengaruh': 3, 'dapat': 2, 'teliti': 2, 'operator': 2, 'hitung': 2, 'guna': 2, 'pittsburgh': 2, 'sleep': 2, 'quality': 2, 'index': 2, 'laku': 2, 'satu': 2, 'arah': 2, 'nilai': 2, 'pt': 1, 'solusi': 1, 'humanika': 1, 'usaha': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'layan': 1, 'jasa': 1, 'centercall': 1, 'turut': 1, 'tugas': 1, 'jadi': 1, 'pasar': 1, 'bahas': 1, 'cara': 1, 'detail': 1, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'bisnis': 1, 'kartu': 1, 'prabayar': 1, 'tuju': 1, 'tiap': 1, 'nasa': 1, 'tlx': 1, 'sedang': 1, 'uji': 1, 'mana': 1, 'paling': 1, 'dasar': 1, 'has': 1, 'luji': 1, 'signifikansi': 1, 'tolak': 1, 'h': 1, 'arti': 1, 'milik': 1, 'signifikan': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'nasatlx': 1, 'one': 1, 'way': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'call': 8, 'center': 8, 'in': 6, 'sleep': 6, 'quality': 6, 'is': 5, 'of': 5, 'to': 5, 'and': 4, 'handling': 4, 'mental': 4, 'work': 4, 'be': 3, 'complaint': 3, 'which': 3, 'anova': 3, 'a': 2, 'can': 2, 'that': 2, 'this': 2, 'study': 2, 'at': 2, 'determine': 2, 'level': 2, 'operator': 2, 'on': 2, 'shift': 2, 'calculate': 2, 'pittsburgh': 2, 'index': 2, 'oneway': 2, 'test': 2, 'done': 2, 'value': 2, 'pt': 1, 'solusihumanika': 1, 'company': 1, 'engaged': 1, 'field': 1, 'services': 1, 'according': 1, 'its': 1, 'duties': 1, 'divided': 1, 'into': 1, 'marketing': 1, 'will': 1, 'discussed': 1, 'detail': 1, 'part': 1, 'complaints': 1, 'very': 1, 'important': 1, 'prepaid': 1, 'card': 1, 'business': 1, 'purpose': 1, 'was': 1, 'workload': 1, 'every': 1, 'load': 1, 'used': 1, 'nasa': 1, 'tlx': 1, 'while': 1, 'using': 1, 'after': 1, 'where': 1, 'most': 1, 'influential': 1, 'shifts': 1, 'increased': 1, 'bebe': 1, 'based': 1, 'results': 1, 'seen': 1, 'signikansi': 1, 'reject': 1, 'h': 1, 'means': 1, 'has': 1, 'significant': 1, 'impact': 1, 'affecting': 1, 'bebena': 1, 'keywords': 1, 'nasatlx': 1, 'one': 1, 'way': 1})
-------------------------------------------
--- Data #281 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Anggun Aris Tiawan
Judul: PENGEMBANGAN INSTRUMENTASI MOTION CAPTURE. PENGUKURAN GERAKAN 2 DIMENSI DALAM BIDANG VERTICAL ANGGOTA GERAK LENGAN MENGGUNAKAN ACCELEROMETER
Pembimbing 1: Sabarudin Akhmad, S.T., M.T
Pembimbing 2: Anis Arendra, S.T., M.Eng
Abstrak (Raw): Pengukuran sudut pada gerakan tubuh mengalami beberapa permasalahan jika dilakukan dengan menggunakan instrumen pengukuran sudut seperti goniometer. Perkembangan teknologi mampu memberikan pengembangan dalam proses pengukuran. Pendekatan motion capture dilakukan untuk mengukur gerakan tubuh menggunakan sensor accelerometer sehingga memberikan hasil yang akurat. Pendekatan invers kinematika digunakan sehingga nilai sudut dapat ditentukan dengan bantuan matlab r2014a. Data diolah dengan menggunakan analisis statistik, uji normalitas, one sample t test, dan error measurement. Rata-rata systematis error sudut A sebesar -3,58 derajat sebelum kalibrasi dan setelah kalibrasi sebesar 0,36 derajat. Rata-rata systematis error sudut B adalah 0,166 derajat sebelum kalibrasi dan setelah kalibrasi - 0,16 derajat.
Abstrak (Clean): pengukuran sudut pada gerakan tubuh mengalami beberapa permasalahan jika dilakukan dengan menggunakan instrumen pengukuran sudut seperti goniometer perkembangan teknologi mampu memberikan pengembangan dalam proses pengukuran pendekatan motion capture dilakukan untuk mengukur gerakan tubuh menggunakan sensor accelerometer sehingga memberikan hasil yang akurat pendekatan invers kinematika digunakan sehingga nilai sudut dapat ditentukan dengan bantuan matlab ra data diolah dengan menggunakan analisis statistik uji normalitas one sample t test dan error measurement ratarata systematis error sudut a sebesar derajat sebelum kalibrasi dan setelah kalibrasi sebesar derajat ratarata systematis error sudut b adalah derajat sebelum kalibrasi dan setelah kalibrasi derajat
Abstrak (Stopwords Removed): pengukuran sudut gerakan tubuh mengalami beberapa permasalahan jika dilakukan menggunakan instrumen pengukuran sudut goniometer perkembangan teknologi mampu memberikan pengembangan proses pengukuran pendekatan motion capture dilakukan mengukur gerakan tubuh menggunakan sensor accelerometer memberikan hasil akurat pendekatan invers kinematika digunakan nilai sudut dapat ditentukan bantuan matlab ra data diolah menggunakan analisis statistik uji normalitas one sample t test error measurement ratarata systematis error sudut a sebesar derajat kalibrasi kalibrasi sebesar derajat ratarata systematis error sudut b derajat kalibrasi kalibrasi derajat
Abstrak (Stemmed): ukur sudut gera tubuh alami beberapa masalah jika laku guna instrumen ukur sudut goniometer kembang teknologi mampu beri kembang proses ukur dekat motion capture laku ukur gera tubuh guna sensor accelerometer beri hasil akurat dekat invers kinematika guna nilai sudut dapat tentu bantu matlab ra data olah guna analisis statistik uji normalitas one sample t test error measurement ratarata systematis error sudut a besar derajat kalibrasi kalibrasi besar derajat ratarata systematis error sudut b derajat kalibrasi kalibrasi derajat
Abstrak (Corrected): ukr shut gera tube salami beberapa marsala pika lake gun instrument ukr shut goniometer embank teknologi camp bert embank proves ukr dead motion capture lake ukr gera tube gun sensor accelerometer bert hail aura dead inverse kinematic gun nilgai shut apart tent bantu atlas ra data blah gun analysis statistic uni normality one sample t test error measurement ratarata systematic error shut a bear derajat kalibrasi kalibrasi bear derajat ratarata systematic error shut b derajat kalibrasi kalibrasi derajat
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sudut': 5, 'ukur': 4, 'guna': 4, 'derajat': 4, 'kalibrasi': 4, 'error': 3, 'gera': 2, 'tubuh': 2, 'laku': 2, 'kembang': 2, 'beri': 2, 'dekat': 2, 'ratarata': 2, 'systematis': 2, 'besar': 2, 'alami': 1, 'beberapa': 1, 'masalah': 1, 'jika': 1, 'instrumen': 1, 'goniometer': 1, 'teknologi': 1, 'mampu': 1, 'proses': 1, 'motion': 1, 'capture': 1, 'sensor': 1, 'accelerometer': 1, 'hasil': 1, 'akurat': 1, 'invers': 1, 'kinematika': 1, 'nilai': 1, 'dapat': 1, 'tentu': 1, 'bantu': 1, 'matlab': 1, 'ra': 1, 'data': 1, 'olah': 1, 'analisis': 1, 'statistik': 1, 'uji': 1, 'normalitas': 1, 'one': 1, 'sample': 1, 't': 1, 'test': 1, 'measurement': 1, 'a': 1, 'b': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 6, 'angle': 5, 'the': 5, 'is': 4, 'degrees': 4, 'calibration': 4, 'using': 3, 'measurement': 3, 'and': 3, 'error': 3, 'body': 2, 'a': 2, 'development': 2, 'approach': 2, 'that': 2, 'test': 2, 'systematis': 2, 'before': 2, 'after': 2, 'measurements': 1, 'on': 1, 'movement': 1, 'experienced': 1, 'some': 1, 'problems': 1, 'if': 1, 'done': 1, 'instrument': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'goniometer': 1, 'technology': 1, 'capable': 1, 'providing': 1, 'in': 1, 'process': 1, 'motion': 1, 'capture': 1, 'to': 1, 'measure': 1, 'movements': 1, 'an': 1, 'accelerometer': 1, 'sensor': 1, 'provides': 1, 'accurate': 1, 'results': 1, 'inverse': 1, 'kinematics': 1, 'used': 1, 'so': 1, 'value': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'determined': 1, 'with': 1, 'help': 1, 'matlab': 1, 'ra': 1, 'data': 1, 'were': 1, 'processed': 1, 'statistical': 1, 'analysis': 1, 'normality': 1, 'one': 1, 'sample': 1, 't': 1, 'b': 1})
-------------------------------------------
--- Data #282 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Rea Ivan Jordan
Judul: PENGARUH MULTI MONITOR COMPUTER DISPLAYS SETUP HORIZONTAL TERHADAP WAKTU PENYELESAIAN, KETEPATAN DAN KONSUMSI ENERGI LISTRIK (Studi Kasus Mahasiswa Teknik Industri Universitas Trunojoyo Madura)
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat, M.T.
Pembimbing 2: Anis Arendra, S.T., M.Eng.
Abstrak (Raw): Adanya beberapa informasi yang cukup banyak membuat pengguna komputer melakukan multitasking. Hal ini menghambat kinerja dari pengguna komputer yang melakukan multitasking. Oleh karena itu, diperlukan konfigurasi multi monitor untuk menempatkan aplikasi yang berbeda pada berbagai layar yang tersedia. Untuk mengetahui dampak penggunaan multi monitor maka dalam penelitian ini membahas mengenai pengaruh faktor multi monitor yang disusun secara horizontal terhadap respon (waktu penyelesaian, ketepatan pengerjaan dan konsumsi energi listrik), dimana yang menjadi subjek penelitian yaitu mahasiswa. Faktor yang digunakan terdapat tiga level yaitu satu, dua dan tiga monitor. Eksperimen dilakukan dengan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK), dimana hasil eksperimen akan diuji dengan Uji Anova dan Uji Tukey. Hasil uji eksperimen mendapatkan faktor multi monitor berpengaruh terhadap waktu penyelesaian per elemen mengerjakan cover laporan, mengetik pengambilan keputusan, analisa data menggunakan metode anova dengan ms excel, analisa data menggunakan metode anova dengan spss analisa data menggunakan metode anova dengan minitab dengan masing-masing nilai Fhitung 50,29, 22,52, 166,52, 422,96 dan 27,67 dimana > Ftabel bernilai 19, sedangkan total waktu penyelesaian dan konsumsi energi listrik dengan masing-masing nilai Fhitung 629,73 dan 20,24 dimana > Ftabel bernilai 19.
Abstrak (Clean): adanya beberapa informasi yang cukup banyak membuat pengguna komputer melakukan multitasking hal ini menghambat kinerja dari pengguna komputer yang melakukan multitasking oleh karena itu diperlukan konfigurasi multi monitor untuk menempatkan aplikasi yang berbeda pada berbagai layar yang tersedia untuk mengetahui dampak penggunaan multi monitor maka dalam penelitian ini membahas mengenai pengaruh faktor multi monitor yang disusun secara horizontal terhadap respon waktu penyelesaian ketepatan pengerjaan dan konsumsi energi listrik dimana yang menjadi subjek penelitian yaitu mahasiswa faktor yang digunakan terdapat tiga level yaitu satu dua dan tiga monitor eksperimen dilakukan dengan menggunakan metode rancangan acak kelompok rak dimana hasil eksperimen akan diuji dengan uji anova dan uji tukey hasil uji eksperimen mendapatkan faktor multi monitor berpengaruh terhadap waktu penyelesaian per elemen mengerjakan cover laporan mengetik pengambilan keputusan analisa data menggunakan metode anova dengan ms excel analisa data menggunakan metode anova dengan spss analisa data menggunakan metode anova dengan minitab dengan masingmasing nilai fhitung dan dimana ftabel bernilai sedangkan total waktu penyelesaian dan konsumsi energi listrik dengan masingmasing nilai fhitung dan dimana ftabel bernilai
Abstrak (Stopwords Removed): adanya beberapa informasi cukup banyak membuat pengguna komputer melakukan multitasking menghambat kinerja pengguna komputer melakukan multitasking diperlukan konfigurasi multi monitor menempatkan aplikasi berbeda berbagai layar tersedia mengetahui dampak penggunaan multi monitor penelitian membahas mengenai pengaruh faktor multi monitor disusun secara horizontal respon waktu penyelesaian ketepatan pengerjaan konsumsi energi listrik dimana menjadi subjek penelitian mahasiswa faktor digunakan terdapat tiga level satu dua tiga monitor eksperimen dilakukan menggunakan metode rancangan acak kelompok rak dimana hasil eksperimen diuji uji anova uji tukey hasil uji eksperimen mendapatkan faktor multi monitor berpengaruh waktu penyelesaian per elemen mengerjakan cover laporan mengetik pengambilan keputusan analisa data menggunakan metode anova ms excel analisa data menggunakan metode anova spss analisa data menggunakan metode anova minitab masingmasing nilai fhitung dimana ftabel bernilai sedangkan total waktu penyelesaian konsumsi energi listrik masingmasing nilai fhitung dimana ftabel bernilai
Abstrak (Stemmed): ada beberapa informasi cukup banyak buat guna komputer laku multitasking hambat kerja guna komputer laku multitasking perlu konfigurasi multi monitor tempat aplikasi beda bagai layar sedia tahu dampak guna multi monitor teliti bahas kena pengaruh faktor multi monitor susun cara horizontal respon waktu selesai tepat kerja konsumsi energi listrik mana jadi subjek teliti mahasiswa faktor guna dapat tiga level satu dua tiga monitor eksperimen laku guna metode rancang acak kelompok rak mana hasil eksperimen uji uji anova uji tukey hasil uji eksperimen dapat faktor multi monitor pengaruh waktu selesai per elemen kerja cover lapor etik ambil putus analisa data guna metode anova ms excel analisa data guna metode anova spss analisa data guna metode anova minitab masingmasing nilai fhitung mana ftabel nila sedang total waktu selesai konsumsi energi listrik masingmasing nilai fhitung mana ftabel nila
Abstrak (Corrected): ada beberapa informant cutup banyan but gun computer lake multitasking combat era gun computer lake multitasking peru konfigurasi mufti monitor tempt aplikasi bed bahai layer media tau damp gun mufti monitor elite baas ken pengaruh factor mufti monitor susan cara horizontal respond want seesaw teat era konsumsi energy listeria mana jade subject elite mahasiswa factor gun apart toga level sat due toga monitor eksperimen lake gun metope dancing arak kelompok ran mana hail eksperimen uni uni nova uni turkey hail uni eksperimen apart factor mufti monitor pengaruh want seesaw per element era cover labor erik ambit puts analyst data gun metope nova ms excel analyst data gun metope nova sass analyst data gun metope nova minicab masingmasing nilgai whiting mana table nina sedan total want seesaw konsumsi energy listeria masingmasing nilgai whiting mana table nina
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 8, 'monitor': 5, 'multi': 4, 'mana': 4, 'metode': 4, 'uji': 4, 'anova': 4, 'laku': 3, 'kerja': 3, 'faktor': 3, 'waktu': 3, 'selesai': 3, 'eksperimen': 3, 'analisa': 3, 'data': 3, 'komputer': 2, 'multitasking': 2, 'teliti': 2, 'pengaruh': 2, 'konsumsi': 2, 'energi': 2, 'listrik': 2, 'dapat': 2, 'tiga': 2, 'hasil': 2, 'masingmasing': 2, 'nilai': 2, 'fhitung': 2, 'ftabel': 2, 'nila': 2, 'ada': 1, 'beberapa': 1, 'informasi': 1, 'cukup': 1, 'banyak': 1, 'buat': 1, 'hambat': 1, 'perlu': 1, 'konfigurasi': 1, 'tempat': 1, 'aplikasi': 1, 'beda': 1, 'bagai': 1, 'layar': 1, 'sedia': 1, 'tahu': 1, 'dampak': 1, 'bahas': 1, 'kena': 1, 'susun': 1, 'cara': 1, 'horizontal': 1, 'respon': 1, 'tepat': 1, 'jadi': 1, 'subjek': 1, 'mahasiswa': 1, 'level': 1, 'satu': 1, 'dua': 1, 'rancang': 1, 'acak': 1, 'kelompok': 1, 'rak': 1, 'tukey': 1, 'per': 1, 'elemen': 1, 'cover': 1, 'lapor': 1, 'etik': 1, 'ambil': 1, 'putus': 1, 'ms': 1, 'excel': 1, 'spss': 1, 'minitab': 1, 'sedang': 1, 'total': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 14, 'and': 6, 'are': 4, 'using': 4, 'anova': 4, 'with': 4, 'to': 3, 'on': 3, 'monitors': 3, 'time': 3, 'where': 3, 'analysis': 3, 'data': 3, 'which': 2, 'computer': 2, 'multitasking': 2, 'this': 2, 'different': 2, 'that': 2, 'multiple': 2, 'consumption': 2, 'electrical': 2, 'energy': 2, 'three': 2, 'a': 2, 'experiment': 2, 'by': 2, 'test': 2, 'f': 2, 'ftabel': 2, 'worth': 2, 'existence': 1, 'some': 1, 'information': 1, 'pretty': 1, 'much': 1, 'makes': 1, 'perform': 1, 'hampers': 1, 'performance': 1, 'users': 1, 'who': 1, 'do': 1, 'therefore': 1, 'multimonitor': 1, 'configuration': 1, 'required': 1, 'place': 1, 'applications': 1, 'screens': 1, 'available': 1, 'determine': 1, 'impact': 1, 'use': 1, 'in': 1, 'study': 1, 'discusses': 1, 'influence': 1, 'arranged': 1, 'horizontally': 1, 'response': 1, 'settling': 1, 'precision': 1, 'workmanship': 1, 'subject': 1, 'research': 1, 'as': 1, 'students': 1, 'factors': 1, 'used': 1, 'there': 1, 'levels': 1, 'namely': 1, 'one': 1, 'two': 1, 'experiments': 1, 'conducted': 1, 'randomized': 1, 'block': 1, 'design': 1, 'rak': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'tested': 1, 'tukey': 1, 'result': 1, 'get': 1, 'factor': 1, 'multi': 1, 'monitor': 1, 'affect': 1, 'completion': 1, 'per': 1, 'element': 1, 'working': 1, 'cover': 1, 'report': 1, 'type': 1, 'decisionmaking': 1, 'ms': 1, 'excel': 1, 'spss': 1, 'minitab': 1, 'each': 1, 'value': 1, 'while': 1, 'total': 1, 'turnaround': 1, 'respective': 1, 'values': 1})
-------------------------------------------
--- Data #283 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Aldi Jaya Putra
Judul: PENGARUH MULTI MONITOR COMPUTER DISPLAYS SETUP VERTICAL TERHADAP WAKTU PENYELESAIAN, KETEPATAN PENGERJAAN DAN KONSUMSI ENERGI (Studi Kasus : Mahasiswa Teknik Industri Universitas Trunojoyo Madura)
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat, M.T.
Pembimbing 2: Anis Arendra, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Perkembangan teknologi yang pesat berdampak dalam kehidupan manusia salah satunya dalam bidang Personal Computer (PC). Di kehidupan sehari-hari PC sering digunakan untuk memudahkan pekerjaan manusia. Pekerjaan tersebut meliputi banyak hal, akan tetapi PC dengan menggunakan satu monitor dirasa kurang maksimal dalam menyelesaikan pekerjaan yang bersifat multitasking, maka dari itu diperlukan PC yang memiliki lebih dari satu monitor (Multi Monitor Computer Dispalys). Pada penelitian ini nantinya responden yang digunakan adalah mahasiswa Teknik Industri Universitas Trunojoyo Madura Angkatan 2012 dan 2013 dengan cara memberikan tes ke responden menggunakan perlakuan satu monitor, dua monitor setup vertical dan tiga monitor setup vertical. Respon yang diukur dalam penelitian ini yaitu waktu penyelesaian pembuatan cover, waktu penyelesaian merekap data ke ms.excel, waktu penyelesaian pembuatan keputusan, waktu penyelesaian uji excel dan analisa, waktu penyelesaian uji SPSS dan analisa, waktu penyelesaian uji minitab dan analisa, total waktu penyelesaian, ketepatan pengerjaan dan konsumsi energi pada PC. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) dan Pengujiannya menggunakan Two-Way Anova. Hasil penelitian yang didapatkan nantinya akan diketahui ada atau tidaknya perbedaan secara signifikan perlakuan ataupun blok terhadap respon. Hasil dari penelitian ini, pada perlakuan 6 dari 9 respon terdapat pengaruh perlakuan terhadap respon, sedangkan pada blok 6 dari 9 respon terdapat pengaruh blok terhadap respon.
Kata kunci : Monitor, Rancangan Acak Kelompok, Anova
Abstrak (Clean): perkembangan teknologi yang pesat berdampak dalam kehidupan manusia salah satunya dalam bidang personal computer pc di kehidupan seharihari pc sering digunakan untuk memudahkan pekerjaan manusia pekerjaan tersebut meliputi banyak hal akan tetapi pc dengan menggunakan satu monitor dirasa kurang maksimal dalam menyelesaikan pekerjaan yang bersifat multitasking maka dari itu diperlukan pc yang memiliki lebih dari satu monitor multi monitor computer dispalys pada penelitian ini nantinya responden yang digunakan adalah mahasiswa teknik industri universitas trunojoyo madura angkatan dan dengan cara memberikan tes ke responden menggunakan perlakuan satu monitor dua monitor setup vertical dan tiga monitor setup vertical respon yang diukur dalam penelitian ini yaitu waktu penyelesaian pembuatan cover waktu penyelesaian merekap data ke msexcel waktu penyelesaian pembuatan keputusan waktu penyelesaian uji excel dan analisa waktu penyelesaian uji spss dan analisa waktu penyelesaian uji minitab dan analisa total waktu penyelesaian ketepatan pengerjaan dan konsumsi energi pada pc metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu rancangan acak kelompok rak dan pengujiannya menggunakan twoway anova hasil penelitian yang didapatkan nantinya akan diketahui ada atau tidaknya perbedaan secara signifikan perlakuan ataupun blok terhadap respon hasil dari penelitian ini pada perlakuan dari respon terdapat pengaruh perlakuan terhadap respon sedangkan pada blok dari respon terdapat pengaruh blok terhadap respon kata kunci monitor rancangan acak kelompok anova
Abstrak (Stopwords Removed): perkembangan teknologi pesat berdampak kehidupan manusia salah satunya bidang personal computer pc kehidupan seharihari pc sering digunakan memudahkan pekerjaan manusia pekerjaan tersebut meliputi banyak pc menggunakan satu monitor dirasa kurang maksimal menyelesaikan pekerjaan bersifat multitasking diperlukan pc memiliki lebih satu monitor multi monitor computer dispalys penelitian nantinya responden digunakan mahasiswa teknik industri universitas trunojoyo madura angkatan cara memberikan tes responden menggunakan perlakuan satu monitor dua monitor setup vertical tiga monitor setup vertical respon diukur penelitian waktu penyelesaian pembuatan cover waktu penyelesaian merekap data msexcel waktu penyelesaian pembuatan keputusan waktu penyelesaian uji excel analisa waktu penyelesaian uji spss analisa waktu penyelesaian uji minitab analisa total waktu penyelesaian ketepatan pengerjaan konsumsi energi pc metode digunakan penelitian rancangan acak kelompok rak pengujiannya menggunakan twoway anova hasil penelitian didapatkan nantinya diketahui ada tidaknya perbedaan secara signifikan perlakuan ataupun blok respon hasil penelitian perlakuan respon terdapat pengaruh perlakuan respon sedangkan blok respon terdapat pengaruh blok respon kata kunci monitor rancangan acak kelompok anova
Abstrak (Stemmed): kembang teknologi pesat dampak hidup manusia salah satu bidang personal computer pc hidup seharihari pc sering guna mudah kerja manusia kerja sebut liput banyak pc guna satu monitor rasa kurang maksimal selesai kerja sifat multitasking perlu pc milik lebih satu monitor multi monitor computer dispalys teliti nanti responden guna mahasiswa teknik industri universitas trunojoyo madura angkat cara beri tes responden guna laku satu monitor dua monitor setup vertical tiga monitor setup vertical respon ukur teliti waktu selesai buat cover waktu selesai rekap data msexcel waktu selesai buat putus waktu selesai uji excel analisa waktu selesai uji spss analisa waktu selesai uji minitab analisa total waktu selesai tepat kerja konsumsi energi pc metode guna teliti rancang acak kelompok rak uji guna twoway anova hasil teliti dapat nanti tahu ada tidak beda cara signifikan laku atau blok respon hasil teliti laku respon dapat pengaruh laku respon sedang blok respon dapat pengaruh blok respon kata kunci monitor rancang acak kelompok anova
Abstrak (Corrected): embank teknologi pest damp hide amnesia salad sat biding personal computer pa hide seharihari pa seeing gun judah era amnesia era debut lieut banyan pa gun sat monitor rash during maximal seesaw era sift multitasking peru pa milk leash sat monitor mufti monitor computer displays elite anti responded gun mahasiswa tennis industry university trunojoyo madura angst cara bert ten responded gun lake sat monitor due monitor setup vertical toga monitor setup vertical respond ukr elite want seesaw but cover want seesaw reap data excel want seesaw but puts want seesaw uni excel analyst want seesaw uni sass analyst want seesaw uni minicab analyst total want seesaw teat era konsumsi energy pa metope gun elite dancing arak kelompok ran uni gun today nova hail elite apart anti tau ada tidal bed cara significant lake tau blok respond hail elite lake respond apart pengaruh lake respond sedan blok respond apart pengaruh blok respond data bunch monitor dancing arak kelompok nova
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'selesai': 8, 'monitor': 7, 'waktu': 7, 'guna': 6, 'respon': 6, 'pc': 5, 'teliti': 5, 'satu': 4, 'kerja': 4, 'laku': 4, 'uji': 4, 'analisa': 3, 'dapat': 3, 'blok': 3, 'hidup': 2, 'manusia': 2, 'computer': 2, 'nanti': 2, 'responden': 2, 'cara': 2, 'setup': 2, 'vertical': 2, 'buat': 2, 'rancang': 2, 'acak': 2, 'kelompok': 2, 'anova': 2, 'hasil': 2, 'pengaruh': 2, 'kembang': 1, 'teknologi': 1, 'pesat': 1, 'dampak': 1, 'salah': 1, 'bidang': 1, 'personal': 1, 'seharihari': 1, 'sering': 1, 'mudah': 1, 'sebut': 1, 'liput': 1, 'banyak': 1, 'rasa': 1, 'kurang': 1, 'maksimal': 1, 'sifat': 1, 'multitasking': 1, 'perlu': 1, 'milik': 1, 'lebih': 1, 'multi': 1, 'dispalys': 1, 'mahasiswa': 1, 'teknik': 1, 'industri': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'angkat': 1, 'beri': 1, 'tes': 1, 'dua': 1, 'tiga': 1, 'ukur': 1, 'cover': 1, 'rekap': 1, 'data': 1, 'msexcel': 1, 'putus': 1, 'excel': 1, 'spss': 1, 'minitab': 1, 'total': 1, 'tepat': 1, 'konsumsi': 1, 'energi': 1, 'metode': 1, 'rak': 1, 'twoway': 1, 'tahu': 1, 'ada': 1, 'tidak': 1, 'beda': 1, 'signifikan': 1, 'atau': 1, 'sedang': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 12, 'in': 9, 'and': 8, 'a': 7, 'time': 7, 'monitor': 6, 'is': 6, 'study': 5, 'test': 5, 'block': 5, 'pc': 4, 'this': 4, 'treatment': 4, 'completion': 4, 'response': 4, 'an': 3, 'used': 3, 'to': 3, 'turnaround': 3, 'analysis': 3, 'there': 3, 'one': 2, 'computer': 2, 'work': 2, 'using': 2, 'single': 2, 'than': 2, 'respondents': 2, 'later': 2, 'setup': 2, 'vertical': 2, 'responses': 2, 'were': 2, 'making': 2, 'on': 2, 'randomized': 2, 'design': 2, 'anova': 2, 'results': 2, 'influence': 2, 'rapid': 1, 'technological': 1, 'developments': 1, 'have': 1, 'impact': 1, 'peoples': 1, 'lives': 1, 'them': 1, 'field': 1, 'personal': 1, 'everyday': 1, 'life': 1, 'pcs': 1, 'are': 1, 'often': 1, 'facilitate': 1, 'man': 1, 'job': 1, 'includes': 1, 'lot': 1, 'things': 1, 'but': 1, 'less': 1, 'maximum': 1, 'perceived': 1, 'completing': 1, 'multitasking': 1, 'therefore': 1, 'required': 1, 'that': 1, 'has': 1, 'more': 1, 'multi': 1, 'dispalys': 1, 'was': 1, 'student': 1, 'industrial': 1, 'engineering': 1, 'university': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'forces': 1, 'by': 1, 'giving': 1, 'use': 1, 'two': 1, 'threemonitor': 1, 'measured': 1, 'cover': 1, 'data': 1, 'into': 1, 'msexcel': 1, 'recap': 1, 'decision': 1, 'excel': 1, 'spss': 1, 'minitab': 1, 'total': 1, 'precision': 1, 'workmanship': 1, 'energy': 1, 'consumption': 1, 'method': 1, 'rak': 1, 'twoway': 1, 'obtained': 1, 'will': 1, 'know': 1, 'whether': 1, 'any': 1, 'significant': 1, 'difference': 1, 'or': 1, 'whereas': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #284 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: MOCHAMMAD HABIB BACHTIAR
Judul: PENGEMBANGAN INSTRUMENTASI MOTION CAPTURE.
PENGUKURAN GERAK 2 DIMENSI DALAM BIDANG VERTIKAL ANGGOTA GERAK LENGAN MENGGUNAKAN GYROSCOPE
Pembimbing 1: SABARUDIN AKHMAD S.T.,M.T
Pembimbing 2: ANIS ARENDRA S.T.,M.Eng
Abstrak (Raw): Motion capture adalah salah satu upaya untuk mendeteksi gerak pada suatu objek atau responden. Beberapa perangkat keras dan lunak dibutuhkan sebagai bahan dasar pengembangan instumentasi diantaranya yaitu sensor MPU6050-Accelerometer/Gyroscope, Arduino Uno, Software Arduino, Software Matrix Laboratory. Perangkat-perangkat tersebut dikombinasikan sebagai kontrol pengukuran yang diimplementasikan pada lengan tiruan. Variabel yang dijadikan sebagai indikator pengukuran instrumentasi adalah nilai systematic error sudut pada segmen anggota gerak lengan. Hasil pengukuran diperlukan proses kalibrasi hal ini ditujukan agar nilai systematic error pengukuran dapat direduksi dan nilai sudut yang diperoleh dari instrumentasi mendekati true value yang diterapkan pada model fisik atau lengan tiruan. Adapun perbaikan systematic error yang diperoleh dari proses kalibrasi pada segmen lengan atas – lengan bawah dan sudut lengan bawah - telapak tangan yang sebelumnya -1,2847 derajat dan -5,9288 derajat menjadi -1,2791 derajat dan 1,3293 derajat.
Kata kunci: Motion Capture, Gyroscope, Integral Numerik, Inverse Kinematic, Analisis Statistik, Uji Normalitas, One Sample T-Test, Rancangan Acak Lengkap, Error dan kalibrasi.
Abstrak (Clean): motion capture adalah salah satu upaya untuk mendeteksi gerak pada suatu objek atau responden beberapa perangkat keras dan lunak dibutuhkan sebagai bahan dasar pengembangan instumentasi diantaranya yaitu sensor mpuaccelerometergyroscope arduino uno software arduino software matrix laboratory perangkatperangkat tersebut dikombinasikan sebagai kontrol pengukuran yang diimplementasikan pada lengan tiruan variabel yang dijadikan sebagai indikator pengukuran instrumentasi adalah nilai systematic error sudut pada segmen anggota gerak lengan hasil pengukuran diperlukan proses kalibrasi hal ini ditujukan agar nilai systematic error pengukuran dapat direduksi dan nilai sudut yang diperoleh dari instrumentasi mendekati true value yang diterapkan pada model fisik atau lengan tiruan adapun perbaikan systematic error yang diperoleh dari proses kalibrasi pada segmen lengan atas – lengan bawah dan sudut lengan bawah telapak tangan yang sebelumnya derajat dan derajat menjadi derajat dan derajat kata kunci motion capture gyroscope integral numerik inverse kinematic analisis statistik uji normalitas one sample ttest rancangan acak lengkap error dan kalibrasi
Abstrak (Stopwords Removed): motion capture salah satu upaya mendeteksi gerak objek responden beberapa perangkat keras lunak dibutuhkan bahan dasar pengembangan instumentasi diantaranya sensor mpuaccelerometergyroscope arduino uno software arduino software matrix laboratory perangkatperangkat tersebut dikombinasikan kontrol pengukuran diimplementasikan lengan tiruan variabel dijadikan indikator pengukuran instrumentasi nilai systematic error sudut segmen anggota gerak lengan hasil pengukuran diperlukan proses kalibrasi ditujukan nilai systematic error pengukuran dapat direduksi nilai sudut diperoleh instrumentasi mendekati true value diterapkan model fisik lengan tiruan adapun perbaikan systematic error diperoleh proses kalibrasi segmen lengan atas – lengan bawah sudut lengan bawah telapak tangan sebelumnya derajat derajat menjadi derajat derajat kata kunci motion capture gyroscope integral numerik inverse kinematic analisis statistik uji normalitas one sample ttest rancangan acak lengkap error kalibrasi
Abstrak (Stemmed): motion capture salah satu upaya deteksi gerak objek responden beberapa perangkat keras lunak butuh bahan dasar kembang instumentasi antara sensor mpuaccelerometergyroscope arduino uno software arduino software matrix laboratory perangkatperangkat sebut kombinasi kontrol ukur implementasi lengan tiru variabel jadi indikator ukur instrumentasi nilai systematic error sudut segmen anggota gerak lengan hasil ukur perlu proses kalibrasi tuju nilai systematic error ukur dapat reduksi nilai sudut oleh instrumentasi dekat true value terap model fisik lengan tiru adapun baik systematic error oleh proses kalibrasi segmen lengan atas lengan bawah sudut lengan bawah telapak tangan belum derajat derajat jadi derajat derajat kata kunci motion capture gyroscope integral numerik inverse kinematic analisis statistik uji normalitas one sample ttest rancang acak lengkap error kalibrasi
Abstrak (Corrected): motion capture salad sat pay detest gera objet responded beberapa perangkat eras lunar butch bahai dakar embank instumentasi angara sensor mpuaccelerometergyroscope arguing no software arguing software matrix laboratory perangkatperangkat debut kombinasi control ukr implements longan tire variable jade indicator ukr instrumental nilgai systematic error shut semen angora gera longan hail ukr peru proves kalibrasi juju nilgai systematic error ukr apart reduksi nilgai shut olen instrumental dead true value trap model fisk longan tire adapt back systematic error olen proves kalibrasi semen longan alas longan away shut longan away telapak tanga begum derajat derajat jade derajat derajat data bunch motion capture gyroscope integral numeric inverse kinematic analysis statistic uni normality one sample test dancing arak lengkap error kalibrasi
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'lengan': 6, 'ukur': 4, 'error': 4, 'derajat': 4, 'nilai': 3, 'systematic': 3, 'sudut': 3, 'kalibrasi': 3, 'motion': 2, 'capture': 2, 'gerak': 2, 'arduino': 2, 'software': 2, 'tiru': 2, 'jadi': 2, 'instrumentasi': 2, 'segmen': 2, 'proses': 2, 'oleh': 2, 'bawah': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'upaya': 1, 'deteksi': 1, 'objek': 1, 'responden': 1, 'beberapa': 1, 'perangkat': 1, 'keras': 1, 'lunak': 1, 'butuh': 1, 'bahan': 1, 'dasar': 1, 'kembang': 1, 'instumentasi': 1, 'antara': 1, 'sensor': 1, 'mpuaccelerometergyroscope': 1, 'uno': 1, 'matrix': 1, 'laboratory': 1, 'perangkatperangkat': 1, 'sebut': 1, 'kombinasi': 1, 'kontrol': 1, 'implementasi': 1, 'variabel': 1, 'indikator': 1, 'anggota': 1, 'hasil': 1, 'perlu': 1, 'tuju': 1, 'dapat': 1, 'reduksi': 1, 'dekat': 1, 'true': 1, 'value': 1, 'terap': 1, 'model': 1, 'fisik': 1, 'adapun': 1, 'baik': 1, 'atas': 1, 'telapak': 1, 'tangan': 1, 'belum': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'gyroscope': 1, 'integral': 1, 'numerik': 1, 'inverse': 1, 'kinematic': 1, 'analisis': 1, 'statistik': 1, 'uji': 1, 'normalitas': 1, 'one': 1, 'sample': 1, 'ttest': 1, 'rancang': 1, 'acak': 1, 'lengkap': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 9, 'is': 6, 'and': 6, 'arm': 6, 'degrees': 4, 'motion': 3, 'to': 3, 'software': 3, 'as': 3, 'value': 3, 'systematic': 3, 'error': 3, 'angle': 3, 'calibration': 3, 'capture': 2, 'one': 2, 'or': 2, 'required': 2, 'gyroscope': 2, 'arduino': 2, 'a': 2, 'that': 2, 'measurement': 2, 'instrumentation': 2, 'in': 2, 'process': 2, 'obtained': 2, 'from': 2, 'lower': 2, 'efforts': 1, 'detect': 1, 'an': 1, 'object': 1, 'respondent': 1, 'some': 1, 'hardware': 1, 'basis': 1, 'for': 1, 'development': 1, 'instumentasi': 1, 'among': 1, 'which': 1, 'mpusensor': 1, 'accelerometer': 1, 'uno': 1, 'matrix': 1, 'laboratory': 1, 'devices': 1, 'are': 1, 'combined': 1, 'control': 1, 'measure': 1, 'implemented': 1, 'on': 1, 'clone': 1, 'variables': 1, 'used': 1, 'indicators': 1, 'segment': 1, 'limb': 1, 'results': 1, 'measurements': 1, 'it': 1, 'intended': 1, 'allow': 1, 'errors': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'reduced': 1, 'values': 1, 'approach': 1, 'true': 1, 'applied': 1, 'physical': 1, 'model': 1, 'imitation': 1, 'repair': 1, 'segments': 1, 'upper': 1, 'palms': 1, 'before': 1, 'into': 1, 'keywords': 1, 'numerical': 1, 'integral': 1, 'inverse': 1, 'kinematic': 1, 'statistical': 1, 'analysis': 1, 'normality': 1, 'test': 1, 'sample': 1, 'ttest': 1, 'complete': 1, 'randomized': 1, 'design': 1})
-------------------------------------------
--- Data #285 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muhammmad Ali Murdani
Judul: PENGEMBANGAN INSTRUMENTASI MOTION CAPTURE PENGUKRAN GERAK 2 DIMENSI DALAM BIDANG HORIZONTAL ANGGOTA GERAK LENGAN MENGGUNAKAN SENSOR MAGNETOMETER HMC5883L
Pembimbing 1: Sabarudin Ahmad S.T.,M.T.
Pembimbing 2: Anis Arendra S.T.,M.Eng
Abstrak (Raw): Dalam studi tentang gerak tubuh manusia sering terjadi beberapa permasalahan jika dilakukan secara manual maupun secara visual, dalam perkembangan motion capture penggunaan sensor mutlak perlu dikaukan guna mempermudah dalam menangkap gerakan manusia terutama bagian tubuh manusia yang beraktifitas lebih seperti (Lengan tangan) manusia. Dalam permasalahan ini pengembangan motion capture dikembangkan menggunakan sensor maghnet atau magnetometer HMC5883L. Kinerja magnetometer dikatahui presisi dalam mengukur gerakan lengan tangan manusia karena berorientasi dengan medan maghnet bumi secara alami. Dalam penggunaan sensor maghnet, pendekatan invers kinematic digunakan dan di masukkan pada script matlab untuk diolah secara otomatis oleh matlab r2014a. Hasil pengolahan didapatkan dua sudut yang diperoleh dari 3 segmen lengan tangan, lengan atas, lengan bawah dan telapak tangan. Sudat A dihasilkan oleh lengan atas dan dengan bawah, sudut B dihasilakn oleh lengan bawah dan telapak tangan. Data diolah dengan menggunakan analisis statistik, uji normalitas, one sample t test, dan error measurement. Rata-rata systematis error sudut A sebesar -7,747 derajat sebelum kalibrasi dan setelah kalibrasi sebesar 0,7 derajat. Rata-rata systematis error sudut B adalah 4,22 derajat sebelum kalibrasi dan setelah kalibrasi -3,3 derajat.
Abstrak (Clean): dalam studi tentang gerak tubuh manusia sering terjadi beberapa permasalahan jika dilakukan secara manual maupun secara visual dalam perkembangan motion capture penggunaan sensor mutlak perlu dikaukan guna mempermudah dalam menangkap gerakan manusia terutama bagian tubuh manusia yang beraktifitas lebih seperti lengan tangan manusia dalam permasalahan ini pengembangan motion capture dikembangkan menggunakan sensor maghnet atau magnetometer hmcl kinerja magnetometer dikatahui presisi dalam mengukur gerakan lengan tangan manusia karena berorientasi dengan medan maghnet bumi secara alami dalam penggunaan sensor maghnet pendekatan invers kinematic digunakan dan di masukkan pada script matlab untuk diolah secara otomatis oleh matlab ra hasil pengolahan didapatkan dua sudut yang diperoleh dari segmen lengan tangan lengan atas lengan bawah dan telapak tangan sudat a dihasilkan oleh lengan atas dan dengan bawah sudut b dihasilakn oleh lengan bawah dan telapak tangan data diolah dengan menggunakan analisis statistik uji normalitas one sample t test dan error measurement ratarata systematis error sudut a sebesar derajat sebelum kalibrasi dan setelah kalibrasi sebesar derajat ratarata systematis error sudut b adalah derajat sebelum kalibrasi dan setelah kalibrasi derajat
Abstrak (Stopwords Removed): studi tentang gerak tubuh manusia sering terjadi beberapa permasalahan jika dilakukan secara manual maupun secara visual perkembangan motion capture penggunaan sensor mutlak perlu dikaukan mempermudah menangkap gerakan manusia terutama bagian tubuh manusia beraktifitas lebih lengan tangan manusia permasalahan pengembangan motion capture dikembangkan menggunakan sensor maghnet magnetometer hmcl kinerja magnetometer dikatahui presisi mengukur gerakan lengan tangan manusia berorientasi medan maghnet bumi secara alami penggunaan sensor maghnet pendekatan invers kinematic digunakan masukkan script matlab diolah secara otomatis matlab ra hasil pengolahan didapatkan dua sudut diperoleh segmen lengan tangan lengan atas lengan bawah telapak tangan sudat a dihasilkan lengan atas bawah sudut b dihasilakn lengan bawah telapak tangan data diolah menggunakan analisis statistik uji normalitas one sample t test error measurement ratarata systematis error sudut a sebesar derajat kalibrasi kalibrasi sebesar derajat ratarata systematis error sudut b derajat kalibrasi kalibrasi derajat
Abstrak (Stemmed): studi tentang gerak tubuh manusia sering jadi beberapa masalah jika laku cara manual maupun cara visual kembang motion capture guna sensor mutlak perlu dikau mudah tangkap gera manusia utama bagi tubuh manusia beraktifitas lebih lengan tangan manusia masalah kembang motion capture kembang guna sensor maghnet magnetometer hmcl kerja magnetometer dikatahui presisi ukur gera lengan tangan manusia orientasi medan maghnet bumi cara alami guna sensor maghnet dekat invers kinematic guna masuk script matlab olah cara otomatis matlab ra hasil olah dapat dua sudut oleh segmen lengan tangan lengan atas lengan bawah telapak tangan sudat a hasil lengan atas bawah sudut b dihasilakn lengan bawah telapak tangan data olah guna analisis statistik uji normalitas one sample t test error measurement ratarata systematis error sudut a besar derajat kalibrasi kalibrasi besar derajat ratarata systematis error sudut b derajat kalibrasi kalibrasi derajat
Abstrak (Corrected): study tenting gera tube amnesia seeing jade beberapa marsala pika lake cara manual maun cara visual embank motion capture gun sensor mutual peru dial judah tanka gera amnesia mama bag tube amnesia beraktifitas leash longan tanga amnesia marsala embank motion capture embank gun sensor magnet magnetometer hell era magnetometer dikatahui press ukr gera longan tanga amnesia oriental medan magnet bump cara salami gun sensor magnet dead inverse kinematic gun mask script atlas blah cara fotomat's atlas ra hail blah apart due shut olen semen longan tanga longan alas longan away telapak tanga sadat a hail longan alas away shut b dihasilakn longan away telapak tanga data blah gun analysis statistic uni normality one sample t test error measurement ratarata systematic error shut a bear derajat kalibrasi kalibrasi bear derajat ratarata systematic error shut b derajat kalibrasi kalibrasi derajat
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'lengan': 7, 'manusia': 5, 'guna': 5, 'tangan': 5, 'cara': 4, 'sudut': 4, 'derajat': 4, 'kalibrasi': 4, 'kembang': 3, 'sensor': 3, 'maghnet': 3, 'olah': 3, 'bawah': 3, 'error': 3, 'tubuh': 2, 'masalah': 2, 'motion': 2, 'capture': 2, 'gera': 2, 'magnetometer': 2, 'matlab': 2, 'hasil': 2, 'atas': 2, 'telapak': 2, 'a': 2, 'b': 2, 'ratarata': 2, 'systematis': 2, 'besar': 2, 'studi': 1, 'tentang': 1, 'gerak': 1, 'sering': 1, 'jadi': 1, 'beberapa': 1, 'jika': 1, 'laku': 1, 'manual': 1, 'maupun': 1, 'visual': 1, 'mutlak': 1, 'perlu': 1, 'dikau': 1, 'mudah': 1, 'tangkap': 1, 'utama': 1, 'bagi': 1, 'beraktifitas': 1, 'lebih': 1, 'hmcl': 1, 'kerja': 1, 'dikatahui': 1, 'presisi': 1, 'ukur': 1, 'orientasi': 1, 'medan': 1, 'bumi': 1, 'alami': 1, 'dekat': 1, 'invers': 1, 'kinematic': 1, 'masuk': 1, 'script': 1, 'otomatis': 1, 'ra': 1, 'dapat': 1, 'dua': 1, 'oleh': 1, 'segmen': 1, 'sudat': 1, 'dihasilakn': 1, 'data': 1, 'analisis': 1, 'statistik': 1, 'uji': 1, 'normalitas': 1, 'one': 1, 'sample': 1, 't': 1, 'test': 1, 'measurement': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 9, 'and': 8, 'in': 5, 'arm': 5, 'human': 4, 'degrees': 4, 'calibration': 4, 'motion': 3, 'capture': 3, 'to': 3, 'maghnet': 3, 'a': 3, 'by': 3, 'error': 3, 'body': 2, 'development': 2, 'sensors': 2, 'use': 2, 'movement': 2, 'is': 2, 'hand': 2, 'using': 2, 'magnetometer': 2, 'matlab': 2, 'processed': 2, 'obtained': 2, 'upper': 2, 'angle': 2, 'b': 2, 'test': 2, 'on': 2, 'average': 2, 'systematis': 2, 'before': 2, 'after': 2, 'study': 1, 'often': 1, 'occurs': 1, 'several': 1, 'problems': 1, 'if': 1, 'done': 1, 'manually': 1, 'visually': 1, 'dikau': 1, 'absolutely': 1, 'necessary': 1, 'order': 1, 'facilitate': 1, 'especially': 1, 'more': 1, 'like': 1, 'activities': 1, 'man': 1, 'this': 1, 'issue': 1, 'developed': 1, 'sensor': 1, 'or': 1, 'hmcl': 1, 'performance': 1, 'dikatahui': 1, 'precision': 1, 'measure': 1, 'for': 1, 'fieldoriented': 1, 'earth': 1, 'naturally': 1, 'approach': 1, 'used': 1, 'inverse': 1, 'kinematic': 1, 'enter': 1, 'script': 1, 'be': 1, 'automatically': 1, 'ra': 1, 'processing': 1, 'results': 1, 'two': 1, 'angles': 1, 'from': 1, 'three': 1, 'segments': 1, 'forearm': 1, 'sudat': 1, 'generated': 1, 'lower': 1, 'dihasilakn': 1, 'forearms': 1, 'palms': 1, 'data': 1, 'were': 1, 'statistical': 1, 'analysis': 1, 'normality': 1, 'one': 1, 'sample': 1, 't': 1, 'measurement': 1, 'corner': 1})
-------------------------------------------
--- Data #286 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Malinda Diah Agustin
Judul: KAJIAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP PELAYANAN BIRO ADMINISTRASI AKADEMIK DAN KEMAHASISWAAN UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si.,M.T
Pembimbing 2: Ida Lumintu, S.T.,M.T.,Ph.D
Abstrak (Raw): Sebagai penyedia layanan publik, Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Trunojoyo Madura (BAAK UTM) dituntut untuk memberikan pelayanan prima kepada mahasiswa sebagai pengguna layanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor pelayanan prima yang dapat mempengaruhi kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan BAAK UTM. Faktor-faktor tersebut dibentuk dari variabel-variabel pelayanan prima yang terdiri dari sikap, kemampuan, penampilan, perhatian, tindakan, tanggung jawab, serta kenyamanan. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 163 mahasiswa UTM. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan analisis faktor diperoleh 4 faktor yang mempengaruhi kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan BAAK UTM yakni faktor sistem dan prosedur (X1), penampilan non-fisik staf (X2), sarana dan prasarana (X3), serta penampilan fisik staf (X4) BAAK UTM. Kemudian dilakukan analisis jalur terhadap keempat faktor tersebut dan diperoleh hasil bahwa faktor X1, X2, dan X4 merupakan faktor yang perlu dipertimbangkan untuk segera diperbaiki dan faktor X1 merupakan faktor yang perlu diprioritaskan untuk segera diperbaiki karena faktor X1 memiliki pengaruh total paling besar yakni sekitar 54,5% terhadap kepuasan mahasiswa pada pelayanan BAAK UTM.
Kata Kunci: kepuasan mahasiswa, pelayanan prima, analisis faktor, analisis jalur.
Abstrak (Clean): sebagai penyedia layanan publik biro administrasi akademik dan kemahasiswaan universitas trunojoyo madura baak utm dituntut untuk memberikan pelayanan prima kepada mahasiswa sebagai pengguna layanan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktorfaktor pelayanan prima yang dapat mempengaruhi kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan baak utm faktorfaktor tersebut dibentuk dari variabelvariabel pelayanan prima yang terdiri dari sikap kemampuan penampilan perhatian tindakan tanggung jawab serta kenyamanan penelitian ini menggunakan sampel sebanyak mahasiswa utm jenis penelitian ini adalah penelitian survei hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan analisis faktor diperoleh faktor yang mempengaruhi kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan baak utm yakni faktor sistem dan prosedur x penampilan nonfisik staf x sarana dan prasarana x serta penampilan fisik staf x baak utm kemudian dilakukan analisis jalur terhadap keempat faktor tersebut dan diperoleh hasil bahwa faktor x x dan x merupakan faktor yang perlu dipertimbangkan untuk segera diperbaiki dan faktor x merupakan faktor yang perlu diprioritaskan untuk segera diperbaiki karena faktor x memiliki pengaruh total paling besar yakni sekitar terhadap kepuasan mahasiswa pada pelayanan baak utm kata kunci kepuasan mahasiswa pelayanan prima analisis faktor analisis jalur
Abstrak (Stopwords Removed): penyedia layanan publik biro administrasi akademik kemahasiswaan universitas trunojoyo madura baak utm dituntut memberikan pelayanan prima kepada mahasiswa pengguna layanan penelitian bertujuan mengetahui faktorfaktor pelayanan prima dapat mempengaruhi kepuasan mahasiswa pelayanan baak utm faktorfaktor tersebut dibentuk variabelvariabel pelayanan prima terdiri sikap kemampuan penampilan perhatian tindakan tanggung jawab kenyamanan penelitian menggunakan sampel sebanyak mahasiswa utm jenis penelitian penelitian survei hasil penelitian menunjukkan menggunakan analisis faktor diperoleh faktor mempengaruhi kepuasan mahasiswa pelayanan baak utm yakni faktor sistem prosedur x penampilan nonfisik staf x sarana prasarana x penampilan fisik staf x baak utm dilakukan analisis jalur keempat faktor tersebut diperoleh hasil faktor x x x faktor perlu dipertimbangkan segera diperbaiki faktor x faktor perlu diprioritaskan segera diperbaiki faktor x memiliki pengaruh total paling besar yakni sekitar kepuasan mahasiswa pelayanan baak utm kata kunci kepuasan mahasiswa pelayanan prima analisis faktor analisis jalur
Abstrak (Stemmed): sedia layan publik biro administrasi akademik mahasiswa universitas trunojoyo madura baak utm tuntut beri layan prima kepada mahasiswa guna layan teliti tuju tahu faktorfaktor layan prima dapat pengaruh puas mahasiswa layan baak utm faktorfaktor sebut bentuk variabelvariabel layan prima diri sikap mampu tampil perhati tindak tanggung jawab nyaman teliti guna sampel banyak mahasiswa utm jenis teliti teliti survei hasil teliti tunjuk guna analisis faktor oleh faktor pengaruh puas mahasiswa layan baak utm yakni faktor sistem prosedur x tampil nonfisik staf x sarana prasarana x tampil fisik staf x baak utm laku analisis jalur empat faktor sebut oleh hasil faktor x x x faktor perlu timbang segera baik faktor x faktor perlu prioritas segera baik faktor x milik pengaruh total paling besar yakni sekitar puas mahasiswa layan baak utm kata kunci puas mahasiswa layan prima analisis faktor analisis jalur
Abstrak (Corrected): media layman public biro administrate academic mahasiswa university trunojoyo madura back um turnout bert layman prime keypad mahasiswa gun layman elite juju tau faktorfaktor layman prime apart pengaruh puts mahasiswa layman back um faktorfaktor debut bent variabelvariabel layman prime dirt sika camp tamil perhaps tindal tagging nawab nyeman elite gun sample banyan mahasiswa um penis elite elite survey hail elite tuneup gun analysis factor olen factor pengaruh puts mahasiswa layman back um yank factor sister procedure x tamil nonfisik stay x saran prasarana x tamil fisk stay x back um lake analysis value expat factor debut olen hail factor x x x factor peru timing several back factor x factor peru priority several back factor x milk pengaruh total paling bear yank seminar puts mahasiswa layman back um data bunch puts mahasiswa layman prime analysis factor analysis value
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'faktor': 10, 'layan': 9, 'x': 9, 'mahasiswa': 7, 'utm': 6, 'baak': 5, 'teliti': 5, 'prima': 4, 'puas': 4, 'analisis': 4, 'guna': 3, 'pengaruh': 3, 'tampil': 3, 'faktorfaktor': 2, 'sebut': 2, 'hasil': 2, 'oleh': 2, 'yakni': 2, 'staf': 2, 'jalur': 2, 'perlu': 2, 'segera': 2, 'baik': 2, 'sedia': 1, 'publik': 1, 'biro': 1, 'administrasi': 1, 'akademik': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'tuntut': 1, 'beri': 1, 'kepada': 1, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'dapat': 1, 'bentuk': 1, 'variabelvariabel': 1, 'diri': 1, 'sikap': 1, 'mampu': 1, 'perhati': 1, 'tindak': 1, 'tanggung': 1, 'jawab': 1, 'nyaman': 1, 'sampel': 1, 'banyak': 1, 'jenis': 1, 'survei': 1, 'tunjuk': 1, 'sistem': 1, 'prosedur': 1, 'nonfisik': 1, 'sarana': 1, 'prasarana': 1, 'fisik': 1, 'laku': 1, 'empat': 1, 'timbang': 1, 'prioritas': 1, 'milik': 1, 'total': 1, 'paling': 1, 'besar': 1, 'sekitar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'to': 9, 'x': 9, 'the': 7, 'of': 7, 'a': 5, 'service': 5, 'utm': 5, 'that': 5, 'and': 5, 'factor': 5, 'baak': 4, 'excellence': 4, 'student': 4, 'satisfaction': 4, 'analysis': 4, 'as': 3, 'factors': 3, 'appearance': 3, 'students': 2, 'this': 2, 'research': 2, 'influence': 2, 'services': 2, 'are': 2, 'is': 2, 'method': 2, 'obtained': 2, 'staff': 2, 'facilities': 2, 'path': 2, 'repair': 2, 'public': 1, 'provider': 1, 'biro': 1, 'administrasi': 1, 'akademik': 1, 'mahasiswa': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'claimed': 1, 'give': 1, 'customer': 1, 'aims': 1, 'know': 1, 'formed': 1, 'by': 1, 'variables': 1, 'such': 1, 'attitude': 1, 'ability': 1, 'attention': 1, 'action': 1, 'accountability': 1, 'freshness': 1, 'using': 1, 'sample': 1, 'at': 1, 'survey': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'collect': 1, 'data': 1, 'result': 1, 'showed': 1, 'system': 1, 'procedure': 1, 'nonphysical': 1, 'basic': 1, 'physical': 1, 'then': 1, 'required': 1, 'critical': 1, 'because': 1, 'has': 1, 'highest': 1, 'total': 1, 'effect': 1, 'build': 1, 'it': 1, 's': 1, 'about': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #287 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Handik Yulianto
Judul: Penentuan Kebijakan Perawatan Optimal Pada Mesin Steam Turbine 105-JT Dengan Pendekatan Reliability Centered Maintenance (RCM)
(Studi Kasus: PT. Petrokimia Gresik)
Pembimbing 1: Samsul Amar, ST., M.Sc.
Pembimbing 2: Teguh Prasetyo, ST., MT.
Abstrak (Raw): PT.Petrokimia Gresik merupakan perusahaan skala besar yang bergerak dalam produksi pupuk (pupuk nitrogen dan pupuk fosfat) dan non-pupuk (ammonia). Salah satu cara untuk menjaga asset perusahaan adalah dengan melakukan perawatan.Tingginya tingkat frekuensi kerusakan pada mesin steam turbine 105-JT menyebabkan kerugian bagi perusahaan secara finansial dan kapasitas produksinya. Tercatat dalam lima tahun terakhir (2010-2015), data menunjukkan mesin mengalami rata-rata downtime selama 411,48 jam per tahun. Penentuan interval perawatan yang tepat dapat mencegah kerusakan pada komponen kritis mesin steam turbine 105-JT. Penelitian ini memadukan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) untuk menentukan interval waktu perawatan optimal dan FMEA untuk menilai resiko kegagalandengan mencoba menerapkan interval penggantian pada komponen kritis secara bersamaan, dengan tujuan untuk dapat mereduksi waktu dan biaya perawatan jika dibandingkan penelitian sebelumnya.Hasil dari penelitian ini diketahui terdapat 9 bentuk kegagalan. Nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi yang mengindikasikan tingkat kekritisan yaitu 360 pada kerusakan komponen thrust bearing active dan nozzle Tk 1, 315 pada labyrinth ring VI dan 320 pada kerusakan komponen gasket. Untuk mengantisipasi kegagalan tersebut maka dilakukan rekomendasi interval perawatan untuk setiap komponen kritis dan akan ditetapkan alternatif-alternatif interval perawatan. Alternatif tersebut akan dibandingkan untuk menentukan kebijakan penggantian komponen yang optimal. Dari hasil perhitungan total biaya harapan perawatan optimal (UEC) diketahui alternatif yang terpilih adalah alternatif 3 karena memiliki nilai UEC yang paling optimal dibandingkan dengan alternatif lainnyayaitu sebesar Rp.9.686.112,- per jam. Dengan demikian rekomendasi kebijakan penggantian komponen kritis dilakukan secara bersamaan pada 3827,020 jam (5,32 bulan) dengan penghematan biaya perawatan sebesar Rp.5.516.172,- per jam (36,27%).
Kata kunci: Steam Turbine 105-JT, Reliability Centered Maintenance (RCM),
Downtime, FMEA
Abstrak (Clean): ptpetrokimia gresik merupakan perusahaan skala besar yang bergerak dalam produksi pupuk pupuk nitrogen dan pupuk fosfat dan nonpupuk ammonia salah satu cara untuk menjaga asset perusahaan adalah dengan melakukan perawatantingginya tingkat frekuensi kerusakan pada mesin steam turbine jt menyebabkan kerugian bagi perusahaan secara finansial dan kapasitas produksinya tercatat dalam lima tahun terakhir data menunjukkan mesin mengalami ratarata downtime selama jam per tahun penentuan interval perawatan yang tepat dapat mencegah kerusakan pada komponen kritis mesin steam turbine jt penelitian ini memadukan metode reliability centered maintenance rcm untuk menentukan interval waktu perawatan optimal dan fmea untuk menilai resiko kegagalandengan mencoba menerapkan interval penggantian pada komponen kritis secara bersamaan dengan tujuan untuk dapat mereduksi waktu dan biaya perawatan jika dibandingkan penelitian sebelumnyahasil dari penelitian ini diketahui terdapat bentuk kegagalan nilai risk priority number rpn tertinggi yang mengindikasikan tingkat kekritisan yaitu pada kerusakan komponen thrust bearing active dan nozzle tk pada labyrinth ring vi dan pada kerusakan komponen gasket untuk mengantisipasi kegagalan tersebut maka dilakukan rekomendasi interval perawatan untuk setiap komponen kritis dan akan ditetapkan alternatifalternatif interval perawatan alternatif tersebut akan dibandingkan untuk menentukan kebijakan penggantian komponen yang optimal dari hasil perhitungan total biaya harapan perawatan optimal uec diketahui alternatif yang terpilih adalah alternatif karena memiliki nilai uec yang paling optimal dibandingkan dengan alternatif lainnyayaitu sebesar rp per jam dengan demikian rekomendasi kebijakan penggantian komponen kritis dilakukan secara bersamaan pada jam bulan dengan penghematan biaya perawatan sebesar rp per jam kata kunci steam turbine jt reliability centered maintenance rcm downtime fmea
Abstrak (Stopwords Removed): ptpetrokimia gresik perusahaan skala besar bergerak produksi pupuk pupuk nitrogen pupuk fosfat nonpupuk ammonia salah satu cara menjaga asset perusahaan melakukan perawatantingginya tingkat frekuensi kerusakan mesin steam turbine jt menyebabkan kerugian bagi perusahaan secara finansial kapasitas produksinya tercatat lima tahun terakhir data menunjukkan mesin mengalami ratarata downtime selama jam per tahun penentuan interval perawatan tepat dapat mencegah kerusakan komponen kritis mesin steam turbine jt penelitian memadukan metode reliability centered maintenance rcm menentukan interval waktu perawatan optimal fmea menilai resiko kegagalandengan mencoba menerapkan interval penggantian komponen kritis secara bersamaan tujuan dapat mereduksi waktu biaya perawatan jika dibandingkan penelitian sebelumnyahasil penelitian diketahui terdapat bentuk kegagalan nilai risk priority number rpn tertinggi mengindikasikan tingkat kekritisan kerusakan komponen thrust bearing active nozzle tk labyrinth ring vi kerusakan komponen gasket mengantisipasi kegagalan tersebut dilakukan rekomendasi interval perawatan setiap komponen kritis ditetapkan alternatifalternatif interval perawatan alternatif tersebut dibandingkan menentukan kebijakan penggantian komponen optimal hasil perhitungan total biaya harapan perawatan optimal uec diketahui alternatif terpilih alternatif memiliki nilai uec paling optimal dibandingkan alternatif lainnyayaitu sebesar rp per jam demikian rekomendasi kebijakan penggantian komponen kritis dilakukan secara bersamaan jam bulan penghematan biaya perawatan sebesar rp per jam kata kunci steam turbine jt reliability centered maintenance rcm downtime fmea
Abstrak (Stemmed): ptpetrokimia gresik usaha skala besar gerak produksi pupuk pupuk nitrogen pupuk fosfat nonpupuk ammonia salah satu cara jaga asset usaha laku perawatantingginya tingkat frekuensi rusa mesin steam turbine jt sebab rugi bagi usaha cara finansial kapasitas produksi catat lima tahun akhir data tunjuk mesin alami ratarata downtime lama jam per tahun tentu interval awat tepat dapat cegah rusa komponen kritis mesin steam turbine jt teliti madu metode reliability centered maintenance rcm tentu interval waktu awat optimal fmea nilai resiko kegagalandengan coba terap interval ganti komponen kritis cara sama tuju dapat reduksi waktu biaya awat jika banding teliti sebelumnyahasil teliti tahu dapat bentuk gagal nilai risk priority number rpn tinggi indikasi tingkat kritis rusa komponen thrust bearing active nozzle tk labyrinth ring vi rusa komponen gasket antisipasi gagal sebut laku rekomendasi interval awat tiap komponen kritis tetap alternatifalternatif interval awat alternatif sebut banding tentu bijak ganti komponen optimal hasil hitung total biaya harap awat optimal uec tahu alternatif pilih alternatif milik nilai uec paling optimal banding alternatif lainnyayaitu besar rp per jam demikian rekomendasi bijak ganti komponen kritis laku cara sama jam bulan hemat biaya awat besar rp per jam kata kunci steam turbine jt reliability centered maintenance rcm downtime fmea
Abstrak (Corrected): ptpetrokimia greek sara skald bear gera produksi punk punk nitrogen punk format nonpupuk ammonia salad sat cara saga asset sara lake perawatantingginya dingbat frekuensi rush resin steam turbine it kebab rug bag sara cara financial kapasitas produksi carat lima thun air data tuneup resin salami ratarata downtime lama jam per thun tent interval away teat apart yeah rush component iritis resin steam turbine it elite made metope reliability centered maintenance rum tent interval want away optimal flea nilgai resist kegagalandengan coma trap interval anti component iritis cara same juju apart reduksi want bay away pika banding elite sebelumnyahasil elite tau apart bent gaga nilgai risk priority number run ting indikasi dingbat iritis rush component thrust bearing active nozzle to labyrinth ring i rush component gasket antisipasi gaga debut lake rekomendasi interval away tip component iritis team alternatifalternatif interval away alternative debut banding tent biak anti component optimal hail hiding total bay harp away optimal sec tau alternative pilch alternative milk nilgai sec paling optimal banding alternative lainnyayaitu bear up per jam domitian rekomendasi biak anti component iritis lake cara same jam buran heat bay away bear up per jam data bunch steam turbine it reliability centered maintenance rum downtime flea
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'awat': 7, 'komponen': 7, 'interval': 5, 'kritis': 5, 'cara': 4, 'rusa': 4, 'jam': 4, 'optimal': 4, 'alternatif': 4, 'usaha': 3, 'besar': 3, 'pupuk': 3, 'laku': 3, 'mesin': 3, 'steam': 3, 'turbine': 3, 'jt': 3, 'per': 3, 'tentu': 3, 'dapat': 3, 'teliti': 3, 'nilai': 3, 'ganti': 3, 'biaya': 3, 'banding': 3, 'produksi': 2, 'tingkat': 2, 'tahun': 2, 'downtime': 2, 'reliability': 2, 'centered': 2, 'maintenance': 2, 'rcm': 2, 'waktu': 2, 'fmea': 2, 'sama': 2, 'tahu': 2, 'gagal': 2, 'sebut': 2, 'rekomendasi': 2, 'bijak': 2, 'uec': 2, 'rp': 2, 'ptpetrokimia': 1, 'gresik': 1, 'skala': 1, 'gerak': 1, 'nitrogen': 1, 'fosfat': 1, 'nonpupuk': 1, 'ammonia': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'jaga': 1, 'asset': 1, 'perawatantingginya': 1, 'frekuensi': 1, 'sebab': 1, 'rugi': 1, 'bagi': 1, 'finansial': 1, 'kapasitas': 1, 'catat': 1, 'lima': 1, 'akhir': 1, 'data': 1, 'tunjuk': 1, 'alami': 1, 'ratarata': 1, 'lama': 1, 'tepat': 1, 'cegah': 1, 'madu': 1, 'metode': 1, 'resiko': 1, 'kegagalandengan': 1, 'coba': 1, 'terap': 1, 'tuju': 1, 'reduksi': 1, 'jika': 1, 'sebelumnyahasil': 1, 'bentuk': 1, 'risk': 1, 'priority': 1, 'number': 1, 'rpn': 1, 'tinggi': 1, 'indikasi': 1, 'thrust': 1, 'bearing': 1, 'active': 1, 'nozzle': 1, 'tk': 1, 'labyrinth': 1, 'ring': 1, 'vi': 1, 'gasket': 1, 'antisipasi': 1, 'tiap': 1, 'tetap': 1, 'alternatifalternatif': 1, 'hasil': 1, 'hitung': 1, 'total': 1, 'harap': 1, 'pilih': 1, 'milik': 1, 'paling': 1, 'lainnyayaitu': 1, 'demikian': 1, 'bulan': 1, 'hemat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'to': 12, 'of': 11, 'maintenance': 10, 'and': 8, 'component': 5, 'is': 4, 'a': 4, 'in': 4, 'damage': 4, 'intervals': 4, 'critical': 4, 'optimal': 4, 'steam': 3, 'turbine': 3, 'engine': 3, 'jt': 3, 'per': 3, 'replacement': 3, 'compared': 3, 'alternative': 3, 'production': 2, 'company': 2, 'by': 2, 'level': 2, 'downtime': 2, 'for': 2, 'hours': 2, 'components': 2, 'reliability': 2, 'centered': 2, 'rcm': 2, 'determine': 2, 'fmea': 2, 'risk': 2, 'failure': 2, 'at': 2, 'time': 2, 'with': 2, 'costs': 2, 'on': 2, 'recommendations': 2, 'will': 2, 'alternatives': 2, 'policy': 2, 'uec': 2, 'rp': 2, 'hour': 2, 'pt': 1, 'petrokimia': 1, 'gresik': 1, 'large': 1, 'scale': 1, 'enterprise': 1, 'moving': 1, 'fertilizers': 1, 'nitrogen': 1, 'phosphates': 1, 'nonfertilizer': 1, 'ammonia': 1, 'one': 1, 'way': 1, 'keep': 1, 'assets': 1, 'doing': 1, 'high': 1, 'frequency': 1, 'causing': 1, 'financial': 1, 'loss': 1, 'its': 1, 'capacity': 1, 'recorded': 1, 'last': 1, 'five': 1, 'years': 1, 'data': 1, 'showed': 1, 'experienced': 1, 'an': 1, 'average': 1, 'year': 1, 'determination': 1, 'proper': 1, 'can': 1, 'prevent': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'combines': 1, 'methods': 1, 'assess': 1, 'attempting': 1, 'apply': 1, 'same': 1, 'aim': 1, 'reduce': 1, 'when': 1, 'previous': 1, 'studies': 1, 'value': 1, 'priority': 1, 'number': 1, 'rpn': 1, 'indicating': 1, 'highest': 1, 'criticality': 1, 'which': 1, 'thrust': 1, 'bearing': 1, 'active': 1, 'nozzle': 1, 'tk': 1, 'labyrinth': 1, 'ring': 1, 'vi': 1, 'gasket': 1, 'anticipate': 1, 'interval': 1, 'then': 1, 'made': 1, 'each': 1, 'set': 1, 'out': 1, 'be': 1, 'from': 1, 'calculation': 1, 'total': 1, 'cost': 1, 'expectation': 1, 'known': 1, 'selected': 1, 'because': 1, 'it': 1, 'has': 1, 'most': 1, 'other': 1, 'amount': 1, 'thus': 1, 'performed': 1, 'concurrently': 1, 'months': 1, 'depreciation': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #288 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Devi Natalia Sianturi
Judul: Percobaan Ekonomi Sistem Pembiayaan Bank Konvensional dan Bank Syariah dengan Mempertimbangkan Resiko Usaha Bagi Nasabah
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat, M.T
Pembimbing 2: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Merancang simulasi percobaan untuk mengetahui sifat pelaku usaha ekonomi dalam menentukan besar pembiayaan yang diajukan dengan pertimbangan peluang kerugian yang mungkin terjadi. (2) Preferensi nasabah dalam menentukan besar pembiayaan yang akan digunakan agar menghasilkan keuntungan terbesar dengan mempertimbangan peluang resiko kerugian usaha yang mungkin terjadi. Penelitian ini menggunakan metode percobaan ekonomi dengan obyek percobaan sebanyak 20 orang mahasiswa Teknik Industri UTM yang berperan sebagai pemilik usaha beresiko. Percobaan mensimulasikan nasabah yang meminjam modal usaha kepada bank konvensional dan bank syariah. Percobaan memenuhi 3 prinsip utama rancangan percobaan yaitu perulangan, pengacakan, dan kontrol lingkungan. Karena percobaan ekonomi maka kontrol lingkungan yang diterapkan yaitu induced value theory. Dari hasil percobaan, dikumpulkan data besar pinjaman nasabah dan keuntungan nasabah. Data tersebut digunakan untuk analisis variansi. Dari hasil analisis variansi disimpulkan bahwa variabel besar pinjaman nasabah pada bank konvensional dan bank syariah tidak ada perbedaan. Sedangkan variabel besar keuntungan nasabah terjadi perbedaan antara bank konvensional dan bank syariah.
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk merancang simulasi percobaan untuk mengetahui sifat pelaku usaha ekonomi dalam menentukan besar pembiayaan yang diajukan dengan pertimbangan peluang kerugian yang mungkin terjadi preferensi nasabah dalam menentukan besar pembiayaan yang akan digunakan agar menghasilkan keuntungan terbesar dengan mempertimbangan peluang resiko kerugian usaha yang mungkin terjadi penelitian ini menggunakan metode percobaan ekonomi dengan obyek percobaan sebanyak orang mahasiswa teknik industri utm yang berperan sebagai pemilik usaha beresiko percobaan mensimulasikan nasabah yang meminjam modal usaha kepada bank konvensional dan bank syariah percobaan memenuhi prinsip utama rancangan percobaan yaitu perulangan pengacakan dan kontrol lingkungan karena percobaan ekonomi maka kontrol lingkungan yang diterapkan yaitu induced value theory dari hasil percobaan dikumpulkan data besar pinjaman nasabah dan keuntungan nasabah data tersebut digunakan untuk analisis variansi dari hasil analisis variansi disimpulkan bahwa variabel besar pinjaman nasabah pada bank konvensional dan bank syariah tidak ada perbedaan sedangkan variabel besar keuntungan nasabah terjadi perbedaan antara bank konvensional dan bank syariah
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan merancang simulasi percobaan mengetahui sifat pelaku usaha ekonomi menentukan besar pembiayaan diajukan pertimbangan peluang kerugian mungkin terjadi preferensi nasabah menentukan besar pembiayaan digunakan menghasilkan keuntungan terbesar mempertimbangan peluang resiko kerugian usaha mungkin terjadi penelitian menggunakan metode percobaan ekonomi obyek percobaan sebanyak orang mahasiswa teknik industri utm berperan pemilik usaha beresiko percobaan mensimulasikan nasabah meminjam modal usaha kepada bank konvensional bank syariah percobaan memenuhi prinsip utama rancangan percobaan perulangan pengacakan kontrol lingkungan percobaan ekonomi kontrol lingkungan diterapkan induced value theory hasil percobaan dikumpulkan data besar pinjaman nasabah keuntungan nasabah data tersebut digunakan analisis variansi hasil analisis variansi disimpulkan variabel besar pinjaman nasabah bank konvensional bank syariah ada perbedaan sedangkan variabel besar keuntungan nasabah terjadi perbedaan antara bank konvensional bank syariah
Abstrak (Stemmed): teliti tuju rancang simulasi coba tahu sifat laku usaha ekonomi tentu besar biaya aju timbang peluang rugi mungkin jadi preferensi nasabah tentu besar biaya guna hasil untung besar timbang peluang resiko rugi usaha mungkin jadi teliti guna metode coba ekonomi obyek coba banyak orang mahasiswa teknik industri utm peran milik usaha resiko coba simulasi nasabah pinjam modal usaha kepada bank konvensional bank syariah coba penuh prinsip utama rancang coba ulang kaca kontrol lingkung coba ekonomi kontrol lingkung terap induced value theory hasil coba kumpul data besar pinjam nasabah untung nasabah data sebut guna analisis variansi hasil analisis variansi simpul variabel besar pinjam nasabah bank konvensional bank syariah ada beda sedang variabel besar untung nasabah jadi beda antara bank konvensional bank syariah
Abstrak (Corrected): elite juju dancing simulate coma tau sift lake sara economic tent bear bay au timing pelting rug munchkin jade preference casaba tent bear bay gun hail unsung bear timing pelting resist rug sara munchkin jade elite gun metope coma economic obey coma banyan orang mahasiswa tennis industry um pecan milk sara resist coma simulate casaba ninja modal sara keypad bank conventional bank shariah coma punch principe mama dancing coma slang kara control linking coma economic control linking trap induced value theory hail coma rumpus data bear ninja casaba unsung casaba data debut gun analysis variance hail analysis variance simple variable bear ninja casaba bank conventional bank shariah ada bed sedan variable bear unsung casaba jade bed angara bank conventional bank shariah
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'coba': 8, 'besar': 6, 'nasabah': 6, 'bank': 6, 'usaha': 4, 'ekonomi': 3, 'jadi': 3, 'guna': 3, 'hasil': 3, 'untung': 3, 'pinjam': 3, 'konvensional': 3, 'syariah': 3, 'teliti': 2, 'rancang': 2, 'simulasi': 2, 'tentu': 2, 'biaya': 2, 'timbang': 2, 'peluang': 2, 'rugi': 2, 'mungkin': 2, 'resiko': 2, 'kontrol': 2, 'lingkung': 2, 'data': 2, 'analisis': 2, 'variansi': 2, 'variabel': 2, 'beda': 2, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'sifat': 1, 'laku': 1, 'aju': 1, 'preferensi': 1, 'metode': 1, 'obyek': 1, 'banyak': 1, 'orang': 1, 'mahasiswa': 1, 'teknik': 1, 'industri': 1, 'utm': 1, 'peran': 1, 'milik': 1, 'modal': 1, 'kepada': 1, 'penuh': 1, 'prinsip': 1, 'utama': 1, 'ulang': 1, 'kaca': 1, 'terap': 1, 'induced': 1, 'value': 1, 'theory': 1, 'kumpul': 1, 'sebut': 1, 'simpul': 1, 'ada': 1, 'sedang': 1, 'antara': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 13, 'the': 11, 'and': 6, 'that': 5, 'customers': 5, 'experiment': 4, 'is': 4, 'banks': 4, 'to': 3, 'economic': 3, 'in': 3, 'experimental': 3, 'conventional': 3, 'islamic': 3, 'this': 2, 'research': 2, 'determining': 2, 'amount': 2, 'considerate': 2, 'financial': 2, 'loss': 2, 'probability': 2, 'may': 2, 'occur': 2, 'used': 2, 'profit': 2, 'with': 2, 'business': 2, 'use': 2, 'who': 2, 'bank': 2, 'control': 2, 'from': 2, 'data': 2, 'analysis': 2, 'variance': 2, 'a': 2, 'variable': 2, 'there': 2, 'difference': 2, 'aims': 1, 'are': 1, 'designing': 1, 'simulation': 1, 'experiments': 1, 'identify': 1, 'characteristic': 1, 'businessmen': 1, 'funding': 1, 'which': 1, 'proposed': 1, 'customer': 1, 'preferences': 1, 'financing': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'order': 1, 'deliver': 1, 'maximal': 1, 'risk': 1, 'an': 1, 'object': 1, 'were': 1, 'industrial': 1, 'engineering': 1, 'students': 1, 'utm': 1, 'act': 1, 'as': 1, 'owners': 1, 'simulating': 1, 'borrow': 1, 'capital': 1, 'uses': 1, 'three': 1, 'main': 1, 'principles': 1, 'design': 1, 'looping': 1, 'randomization': 1, 'environment': 1, 'cause': 1, 'so': 1, 'environmental': 1, 'induced': 1, 'value': 1, 'theory': 1, 'collect': 1, 'large': 1, 'loans': 1, 'profits': 1, 'for': 1, 'results': 1, 'concluded': 1, 'loan': 1, 'at': 1, 'no': 1, 'while': 1, 'between': 1})
-------------------------------------------
--- Data #289 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Fitria Ningsih
Judul: Faktor-Faktor Yang Membangun Kepercayaan Konsumen Dalam Belanja Online Pada Situs Lazada.Co.Id
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si. M.T
Pembimbing 2: Ida Lumintu, S.T. M.T. Ph.D
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang mampu membangun kepercayaan konsumen dalam belanja pada situs Lazada.co.id. Penelitian ini merupakan jenis penelitian terapan, dengan populasi yaitu konsumen yang pernah belanja di situs Lazada.co.id di Indonesia dengan minimal 2 kali belanja dengan besar transaksi sebesar Rp 100.000. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan melalui media social seperti facebook, line dan lain-lain. Data yang telah dikumpulkan akan akan disajikan dalam bentuk tabel serta bar-chart dan diolah menggunakan analisis faktor. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh faktor yang paling dominan dalam membangun kepercayaan konsumen yaitu faktor kinerja yang terdiri dari variabel kompetensi, pengalaman, kemauan berbagi, dapat diharapkan, keterusterangan, kehandalan informasi, assurance, responsiveness dan personalization sedangkan faktor kedua yang dinamakan faktor kredibilitas perusahaan perusahaan yang berisi variabel pengetahuan luas, pengesahan institusional, ease of use, desain website yang professional dan reputasi.
Kata kunci : kepercayaan konsumen, analisis faktor.
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang mampu membangun kepercayaan konsumen dalam belanja pada situs lazadacoid penelitian ini merupakan jenis penelitian terapan dengan populasi yaitu konsumen yang pernah belanja di situs lazadacoid di indonesia dengan minimal kali belanja dengan besar transaksi sebesar rp data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan melalui media social seperti facebook line dan lainlain data yang telah dikumpulkan akan akan disajikan dalam bentuk tabel serta barchart dan diolah menggunakan analisis faktor berdasarkan hasil penelitian diperoleh faktor yang paling dominan dalam membangun kepercayaan konsumen yaitu faktor kinerja yang terdiri dari variabel kompetensi pengalaman kemauan berbagi dapat diharapkan keterusterangan kehandalan informasi assurance responsiveness dan personalization sedangkan faktor kedua yang dinamakan faktor kredibilitas perusahaan perusahaan yang berisi variabel pengetahuan luas pengesahan institusional ease of use desain website yang professional dan reputasi kata kunci kepercayaan konsumen analisis faktor
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan mengetahui faktor apa mampu membangun kepercayaan konsumen belanja situs lazadacoid penelitian jenis penelitian terapan populasi konsumen pernah belanja situs lazadacoid indonesia minimal kali belanja besar transaksi sebesar rp data dikumpulkan menggunakan kuesioner disebarkan media social facebook line lainlain data dikumpulkan disajikan bentuk tabel barchart diolah menggunakan analisis faktor berdasarkan hasil penelitian diperoleh faktor paling dominan membangun kepercayaan konsumen faktor kinerja terdiri variabel kompetensi pengalaman kemauan berbagi dapat diharapkan keterusterangan kehandalan informasi assurance responsiveness personalization sedangkan faktor kedua dinamakan faktor kredibilitas perusahaan perusahaan berisi variabel pengetahuan luas pengesahan institusional ease of use desain website professional reputasi kata kunci kepercayaan konsumen analisis faktor
Abstrak (Stemmed): teliti tuju tahu faktor apa mampu bangun percaya konsumen belanja situs lazadacoid teliti jenis teliti terap populasi konsumen pernah belanja situs lazadacoid indonesia minimal kali belanja besar transaksi besar rp data kumpul guna kuesioner sebar media social facebook line lainlain data kumpul saji bentuk tabel barchart olah guna analisis faktor dasar hasil teliti oleh faktor paling dominan bangun percaya konsumen faktor kerja diri variabel kompetensi alam mau bagi dapat harap keterusterangan kehandalan informasi assurance responsiveness personalization sedang faktor dua nama faktor kredibilitas usaha usaha isi variabel tahu luas kesah institusional ease of use desain website professional reputasi kata kunci percaya konsumen analisis faktor
Abstrak (Corrected): elite juju tau factor papa camp bangui percy consumed belinda situs lazadacoid elite penis elite trap popular consumed perish belinda situs lazadacoid indonesia minimal kali belinda bear transaksi bear up data rumpus gun questioner sear media social facebook line maintain data rumpus sari bent table bacchant blah gun analysis factor dakar hail elite olen factor paling dominant bangui percy consumed factor era dirt variable kompetensi alarm man bag apart harp keterusterangan kehandalan informant assurance responsiveness personalization sedan factor due nama factor kredibilitas sara sara is variable tau lucas kedah institutional ease of use detain website professional reputes data bunch percy consumed analysis factor
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'faktor': 7, 'teliti': 4, 'konsumen': 4, 'percaya': 3, 'belanja': 3, 'tahu': 2, 'bangun': 2, 'situs': 2, 'lazadacoid': 2, 'besar': 2, 'data': 2, 'kumpul': 2, 'guna': 2, 'analisis': 2, 'variabel': 2, 'usaha': 2, 'tuju': 1, 'apa': 1, 'mampu': 1, 'jenis': 1, 'terap': 1, 'populasi': 1, 'pernah': 1, 'indonesia': 1, 'minimal': 1, 'kali': 1, 'transaksi': 1, 'rp': 1, 'kuesioner': 1, 'sebar': 1, 'media': 1, 'social': 1, 'facebook': 1, 'line': 1, 'lainlain': 1, 'saji': 1, 'bentuk': 1, 'tabel': 1, 'barchart': 1, 'olah': 1, 'dasar': 1, 'hasil': 1, 'oleh': 1, 'paling': 1, 'dominan': 1, 'kerja': 1, 'diri': 1, 'kompetensi': 1, 'alam': 1, 'mau': 1, 'bagi': 1, 'dapat': 1, 'harap': 1, 'keterusterangan': 1, 'kehandalan': 1, 'informasi': 1, 'assurance': 1, 'responsiveness': 1, 'personalization': 1, 'sedang': 1, 'dua': 1, 'nama': 1, 'kredibilitas': 1, 'isi': 1, 'luas': 1, 'kesah': 1, 'institusional': 1, 'ease': 1, 'of': 1, 'use': 1, 'desain': 1, 'website': 1, 'professional': 1, 'reputasi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 8, 'the': 6, 'and': 6, 'factor': 5, 'to': 4, 'in': 4, 'a': 4, 'consumer': 3, 'confidence': 3, 'shopping': 3, 'research': 3, 'with': 3, 'this': 2, 'factors': 2, 'are': 2, 'on': 2, 'site': 2, 'lazadacoid': 2, 'that': 2, 'data': 2, 'collected': 2, 'using': 2, 'be': 2, 'analysis': 2, 'study': 1, 'aims': 1, 'determine': 1, 'what': 1, 'able': 1, 'build': 1, 'is': 1, 'applied': 1, 'population': 1, 'consumers': 1, 'ever': 1, 'indonesia': 1, 'minimum': 1, 'times': 1, 'large': 1, 'transactions': 1, 'amounted': 1, 'rp': 1, 'were': 1, 'questionnaires': 1, 'distributed': 1, 'through': 1, 'social': 1, 'media': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'facebook': 1, 'line': 1, 'others': 1, 'will': 1, 'presented': 1, 'tables': 1, 'barchart': 1, 'processed': 1, 'showed': 1, 'most': 1, 'dominant': 1, 'building': 1, 'performance': 1, 'consists': 1, 'variable': 1, 'competence': 1, 'experience': 1, 'willingness': 1, 'share': 1, 'can': 1, 'expected': 1, 'candor': 1, 'reliability': 1, 'information': 1, 'assurance': 1, 'responsiveness': 1, 'personalization': 1, 'second': 1, 'called': 1, 'credibility': 1, 'companies': 1, 'contain': 1, 'extensive': 1, 'knowledge': 1, 'variables': 1, 'institutional': 1, 'validation': 1, 'ease': 1, 'use': 1, 'professional': 1, 'website': 1, 'design': 1, 'reputation': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #290 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Emeninta Tarigan
Judul: Analisis Kualitas Pelayanan Jasa Di Indomaret Jl. Kh Zainal Alim 6 Bangkalan dan Jl. Kh Holil 62-64 Bangkalan Menggunakan Metode Service Quality (SERVQUAL) Dan Importance Performance Analysis (IPA)
Pembimbing 1: Ida Lumintu, S.T. M.T. Ph.D
Pembimbing 2: Agus Salim, S.T. M.T
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan yang diberikan oleh pihak Indomaret Jl. Kh Zainal Alim 6 Bangkalan dan Jl. Kh Holil 62-64 Bangkalan. Kualitas pelayanan dapat diukur dengan mengitung besar gap antara persepsi dan ekspektasi pelanggan. Penelitian ini juga memberikan usulan perbaikan terhadap atribut-atribut yang diproritaskan untuk diperbaiki. Metode yang digunakan untuk mengitung besar gap yaitu service quality (SERVQUAL). SERVQUAL dibagi menjadi 5 dimensi yaitu reliability (kehandalan), responsiveness (ketanggapan), asurance (jaminan), empathy (empati), tangibles (berwujud). Sedangkan untuk mengetahui atribut-atribut yang diproritaskan untuk diperbaiki dapat dihitung menggunakan metode importance performance analysis (IPA). Pada diagram kartesius IPA terdapat empat kuadran yaitu kuadran A,B,C dan D.
Pada penelitian ini gap untuk setiap atribut bernilai negatif, maka dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan jasa di Indomaret Jl. Kh Zainal Alim 6 Bangkalan dan Jl. Kh Holil 62-64 Bangkalan masih buruk. Sedangkan untuk tingkat kepentingan atribut diketahui bahwa di kuadran A terdapat 5 atribut, kuadran B terdapat 5 atribut, kuadran C terdapat 3 atribut, kuadran D terdapat 5 atribut.
Kata kunci : Kualitas Pelayanan, Service Quality dan Importance Performance Analysis.
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan yang diberikan oleh pihak indomaret jl kh zainal alim bangkalan dan jl kh holil bangkalan kualitas pelayanan dapat diukur dengan mengitung besar gap antara persepsi dan ekspektasi pelanggan penelitian ini juga memberikan usulan perbaikan terhadap atributatribut yang diproritaskan untuk diperbaiki metode yang digunakan untuk mengitung besar gap yaitu service quality servqual servqual dibagi menjadi dimensi yaitu reliability kehandalan responsiveness ketanggapan asurance jaminan empathy empati tangibles berwujud sedangkan untuk mengetahui atributatribut yang diproritaskan untuk diperbaiki dapat dihitung menggunakan metode importance performance analysis ipa pada diagram kartesius ipa terdapat empat kuadran yaitu kuadran abc dan d pada penelitian ini gap untuk setiap atribut bernilai negatif maka dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan jasa di indomaret jl kh zainal alim bangkalan dan jl kh holil bangkalan masih buruk sedangkan untuk tingkat kepentingan atribut diketahui bahwa di kuadran a terdapat atribut kuadran b terdapat atribut kuadran c terdapat atribut kuadran d terdapat atribut kata kunci kualitas pelayanan service quality dan importance performance analysis
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan mengetahui kualitas pelayanan diberikan pihak indomaret jl kh zainal alim bangkalan jl kh holil bangkalan kualitas pelayanan dapat diukur mengitung besar gap antara persepsi ekspektasi pelanggan penelitian memberikan usulan perbaikan atributatribut diproritaskan diperbaiki metode digunakan mengitung besar gap service quality servqual servqual dibagi menjadi dimensi reliability kehandalan responsiveness ketanggapan asurance jaminan empathy empati tangibles berwujud sedangkan mengetahui atributatribut diproritaskan diperbaiki dapat dihitung menggunakan metode importance performance analysis ipa diagram kartesius ipa terdapat empat kuadran kuadran abc d penelitian gap setiap atribut bernilai negatif dapat disimpulkan kualitas pelayanan jasa indomaret jl kh zainal alim bangkalan jl kh holil bangkalan masih buruk sedangkan tingkat kepentingan atribut diketahui kuadran a terdapat atribut kuadran b terdapat atribut kuadran c terdapat atribut kuadran d terdapat atribut kata kunci kualitas pelayanan service quality importance performance analysis
Abstrak (Stemmed): teliti tuju tahu kualitas layan beri pihak indomaret jl kh zainal alim bangkal jl kh holil bangkal kualitas layan dapat ukur mengitung besar gap antara persepsi ekspektasi langgan teliti beri usul baik atributatribut diproritaskan baik metode guna mengitung besar gap service quality servqual servqual bagi jadi dimensi reliability kehandalan responsiveness tanggap asurance jamin empathy empati tangibles wujud sedang tahu atributatribut diproritaskan baik dapat hitung guna metode importance performance analysis ipa diagram kartesius ipa dapat empat kuadran kuadran abc d teliti gap tiap atribut nila negatif dapat simpul kualitas layan jasa indomaret jl kh zainal alim bangkal jl kh holil bangkal masih buruk sedang tingkat penting atribut tahu kuadran a dapat atribut kuadran b dapat atribut kuadran c dapat atribut kuadran d dapat atribut kata kunci kualitas layan service quality importance performance analysis
Abstrak (Corrected): elite juju tau kualitas layman bert pick indomaret al oh final aim bangka al oh holily bangka kualitas layman apart ukr mengitung bear gap angara perseus ekspektasi hangman elite bert usual back atributatribut diproritaskan back metope gun mengitung bear gap service quality serval serval bag jade dimension reliability kehandalan responsiveness tanga assurance jamie empathy empty tangibles juju sedan tau atributatribut diproritaskan back apart hiding gun metope importance performance analysis spa diagram kartesius spa apart expat quadrant quadrant arc d elite gap tip tribute nina negative apart simple kualitas layman casa indomaret al oh final aim bangka al oh holily bangka mash burn sedan dingbat panting tribute tau quadrant a apart tribute quadrant b apart tribute quadrant c apart tribute quadrant d apart tribute data bunch kualitas layman service quality importance performance analysis
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'dapat': 8, 'kuadran': 6, 'atribut': 6, 'kualitas': 4, 'layan': 4, 'jl': 4, 'kh': 4, 'bangkal': 4, 'teliti': 3, 'tahu': 3, 'gap': 3, 'baik': 3, 'beri': 2, 'indomaret': 2, 'zainal': 2, 'alim': 2, 'holil': 2, 'mengitung': 2, 'besar': 2, 'atributatribut': 2, 'diproritaskan': 2, 'metode': 2, 'guna': 2, 'service': 2, 'quality': 2, 'servqual': 2, 'sedang': 2, 'importance': 2, 'performance': 2, 'analysis': 2, 'ipa': 2, 'd': 2, 'tuju': 1, 'pihak': 1, 'ukur': 1, 'antara': 1, 'persepsi': 1, 'ekspektasi': 1, 'langgan': 1, 'usul': 1, 'bagi': 1, 'jadi': 1, 'dimensi': 1, 'reliability': 1, 'kehandalan': 1, 'responsiveness': 1, 'tanggap': 1, 'asurance': 1, 'jamin': 1, 'empathy': 1, 'empati': 1, 'tangibles': 1, 'wujud': 1, 'hitung': 1, 'diagram': 1, 'kartesius': 1, 'empat': 1, 'abc': 1, 'tiap': 1, 'nila': 1, 'negatif': 1, 'simpul': 1, 'jasa': 1, 'masih': 1, 'buruk': 1, 'tingkat': 1, 'penting': 1, 'a': 1, 'b': 1, 'c': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'to': 9, 'be': 7, 'attributes': 7, 'quality': 6, 'found': 5, 'this': 4, 'research': 4, 'services': 4, 'jl': 4, 'kh': 4, 'bangkal': 4, 'and': 4, 'that': 4, 'in': 4, 'quadrant': 4, 'at': 3, 'can': 3, 'gap': 3, 'know': 2, 'alim': 2, 'holil': 2, 'of': 2, 'which': 2, 'priority': 2, 'repaired': 2, 'service': 2, 'servqual': 2, 'they': 2, 'are': 2, 'whereas': 2, 'important': 2, 'performance': 2, 'analysis': 2, 'ipa': 2, 'a': 2, 'b': 2, 'c': 2, 'd': 2, 'aimed': 1, 'about': 1, 'given': 1, 'by': 1, 'indomaret': 1, 'zainal': 1, 'measured': 1, 'with': 1, 'counting': 1, 'between': 1, 'perceptions': 1, 'excpectations': 1, 'customers': 1, 'also': 1, 'gives': 1, 'suggestions': 1, 'for': 1, 'repairing': 1, 'methods': 1, 'used': 1, 'count': 1, 'divided': 1, 'into': 1, 'five': 1, 'dimensions': 1, 'reliability': 1, 'responsiveness': 1, 'assurance': 1, 'empathy': 1, 'tangibles': 1, 'counted': 1, 'using': 1, 'method': 1, 'on': 1, 's': 1, 'diagram': 1, 'four': 1, 'quadrants': 1, 'each': 1, 'attribute': 1, 'having': 1, 'negative': 1, 'mark': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'concluded': 1, 'zaainal': 1, 'still': 1, 'poor': 1, 'category': 1, 'improve': 1, 'importance': 1, 'level': 1, 'known': 1, 'keyword': 1})
-------------------------------------------
--- Data #291 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Laksmi Dina Pratiwi Azhari
Judul: Analisa Pengaruh Aktivitas Fisik Terhadap Kemampuan Fisik dan Kemampuan Kognitif Mahasiswa Perokok dan Bukan Perokok
(Studi Kasus: Prodi Teknik Industri, Universitas Trunojoyo Madura)
Pembimbing 1: Fitri Agustina S.T., M.T.
Pembimbing 2: Nachnul Ansori S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Era globalisasi banyak dijumpai pekerjaan yang dilakukan oleh manusia, yang terdiri dari bermacam jenis pekerjaan (multi task). Pada pekerjaan tersebut terdapat pergerakan kemampuan fisik dan ada juga menggunakan kemampuan mental. Agar semua jenis pekerjaan tersebut menghasilkan hasil kerja yang optimal maka dibutuhkan kondisi kerja yang mendukung dan memperhatikan kondisi yang ergonomis. Guna mewujudkan dan menyelaraskan interaksi manusia dengan lingkungan, ada sejumlah faktor yang berkenaan dengan manusianya sendiri yang perlu diperhatikan, salah satu faktornya adalah kebiasaan mengkonsumsi rokok. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan pengaruh atau dampak aktivitas fisik terhadap kemampuan fisik dan kemampuan kognitif short term memory pada mahasiswa perokok dan bukan perokok. Penelitian ini menggunakan desain rancangan acak kelompok dengan satu faktor dan 3 level faktor. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada respon kemampuan fisik didapatkan hasil bahwa tidak terdapat pengaruh kebiasaan merokok terhadap kemampuan fisik mahasiswa karena nilai sig lebih besar dari 0,05 (0,07 > 0,05) dan pengaruh kecepatan treadmill juga tidak mempengaruhi kemampuan fisik mahasiswa karena nilai sig lebih besar dari 0,05 (0,08 > 0,05). Pada respon kemampuan kognitif didapatkan hasil bahwa kebiasaan merokok memiliki pengaruh terhadap kemampuan kognitif short term memory karena nilai sig lebih kecil dari 0,05 (0,002 < 0,05) dan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok bukan perokok dan kelompok perokok. Untuk perlakuan kecepatan treadmill memiliki pengaruh terhadap kemampuan kognitif short term memory mahasiswa karena nilai sig lebih kecil dari 0,05 (0,016 < 0,05) dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antar perlakuan.
Kata kunci : Aktifitas fisik, kemampuan fisik, kemampuan kognitif, rancangan acak kelompok.
Abstrak (Clean): era globalisasi banyak dijumpai pekerjaan yang dilakukan oleh manusia yang terdiri dari bermacam jenis pekerjaan multi task pada pekerjaan tersebut terdapat pergerakan kemampuan fisik dan ada juga menggunakan kemampuan mental agar semua jenis pekerjaan tersebut menghasilkan hasil kerja yang optimal maka dibutuhkan kondisi kerja yang mendukung dan memperhatikan kondisi yang ergonomis guna mewujudkan dan menyelaraskan interaksi manusia dengan lingkungan ada sejumlah faktor yang berkenaan dengan manusianya sendiri yang perlu diperhatikan salah satu faktornya adalah kebiasaan mengkonsumsi rokok sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan pengaruh atau dampak aktivitas fisik terhadap kemampuan fisik dan kemampuan kognitif short term memory pada mahasiswa perokok dan bukan perokok penelitian ini menggunakan desain rancangan acak kelompok dengan satu faktor dan level faktor berdasarkan penelitian yang dilakukan pada respon kemampuan fisik didapatkan hasil bahwa tidak terdapat pengaruh kebiasaan merokok terhadap kemampuan fisik mahasiswa karena nilai sig lebih besar dari dan pengaruh kecepatan treadmill juga tidak mempengaruhi kemampuan fisik mahasiswa karena nilai sig lebih besar dari pada respon kemampuan kognitif didapatkan hasil bahwa kebiasaan merokok memiliki pengaruh terhadap kemampuan kognitif short term memory karena nilai sig lebih kecil dari dan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok bukan perokok dan kelompok perokok untuk perlakuan kecepatan treadmill memiliki pengaruh terhadap kemampuan kognitif short term memory mahasiswa karena nilai sig lebih kecil dari dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antar perlakuan kata kunci aktifitas fisik kemampuan fisik kemampuan kognitif rancangan acak kelompok
Abstrak (Stopwords Removed): era globalisasi banyak dijumpai pekerjaan dilakukan manusia terdiri bermacam jenis pekerjaan multi task pekerjaan tersebut terdapat pergerakan kemampuan fisik ada menggunakan kemampuan mental semua jenis pekerjaan tersebut menghasilkan hasil kerja optimal dibutuhkan kondisi kerja mendukung memperhatikan kondisi ergonomis mewujudkan menyelaraskan interaksi manusia lingkungan ada sejumlah faktor berkenaan manusianya sendiri perlu diperhatikan salah satu faktornya kebiasaan mengkonsumsi rokok penelitian dilakukan mengetahui hubungan pengaruh dampak aktivitas fisik kemampuan fisik kemampuan kognitif short term memory mahasiswa perokok bukan perokok penelitian menggunakan desain rancangan acak kelompok satu faktor level faktor berdasarkan penelitian dilakukan respon kemampuan fisik didapatkan hasil terdapat pengaruh kebiasaan merokok kemampuan fisik mahasiswa nilai sig lebih besar pengaruh kecepatan treadmill mempengaruhi kemampuan fisik mahasiswa nilai sig lebih besar respon kemampuan kognitif didapatkan hasil kebiasaan merokok memiliki pengaruh kemampuan kognitif short term memory nilai sig lebih kecil terdapat perbedaan signifikan antara kelompok bukan perokok kelompok perokok perlakuan kecepatan treadmill memiliki pengaruh kemampuan kognitif short term memory mahasiswa nilai sig lebih kecil terdapat perbedaan signifikan antar perlakuan kata kunci aktifitas fisik kemampuan fisik kemampuan kognitif rancangan acak kelompok
Abstrak (Stemmed): era globalisasi banyak jumpa kerja laku manusia diri macam jenis kerja multi task kerja sebut dapat gera mampu fisik ada guna mampu mental semua jenis kerja sebut hasil hasil kerja optimal butuh kondisi kerja dukung perhati kondisi ergonomis wujud selaras interaksi manusia lingkung ada jumlah faktor kena manusia sendiri perlu perhati salah satu faktor biasa konsumsi rokok teliti laku tahu hubung pengaruh dampak aktivitas fisik mampu fisik mampu kognitif short term memory mahasiswa okok bukan okok teliti guna desain rancang acak kelompok satu faktor level faktor dasar teliti laku respon mampu fisik dapat hasil dapat pengaruh biasa rokok mampu fisik mahasiswa nilai sig lebih besar pengaruh cepat treadmill pengaruh mampu fisik mahasiswa nilai sig lebih besar respon mampu kognitif dapat hasil biasa rokok milik pengaruh mampu kognitif short term memory nilai sig lebih kecil dapat beda signifikan antara kelompok bukan okok kelompok okok laku cepat treadmill milik pengaruh mampu kognitif short term memory mahasiswa nilai sig lebih kecil dapat beda signifikan antar laku kata kunci aktifitas fisik mampu fisik mampu kognitif rancang acak kelompok
Abstrak (Corrected): era globalists banyan jump era lake amnesia dirt madam penis era mufti task era debut apart gera camp fisk ada gun camp mental sea penis era debut hail hail era optimal butch kondisi era during perhaps kondisi ergonomic juju sears interaksi amnesia linking ada mullah factor ken amnesia sending peru perhaps salad sat factor bias konsumsi rook elite lake tau hung pengaruh damp aktivitas fisk camp fisk camp kognitif short term memory mahasiswa kook buran kook elite gun detain dancing arak kelompok sat factor level factor dakar elite lake respond camp fisk apart hail apart pengaruh bias rook camp fisk mahasiswa nilgai sig leash bear pengaruh eat treadmill pengaruh camp fisk mahasiswa nilgai sig leash bear respond camp kognitif apart hail bias rook milk pengaruh camp kognitif short term memory nilgai sig leash cecil apart bed significant angara kelompok buran kook kelompok kook lake eat treadmill milk pengaruh camp kognitif short term memory mahasiswa nilgai sig leash cecil apart bed significant altar lake data bunch aktifitas fisk camp fisk camp kognitif dancing arak kelompok
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mampu': 12, 'fisik': 8, 'kerja': 6, 'dapat': 6, 'pengaruh': 6, 'laku': 5, 'kognitif': 5, 'hasil': 4, 'faktor': 4, 'mahasiswa': 4, 'okok': 4, 'kelompok': 4, 'nilai': 4, 'sig': 4, 'lebih': 4, 'manusia': 3, 'biasa': 3, 'rokok': 3, 'teliti': 3, 'short': 3, 'term': 3, 'memory': 3, 'jenis': 2, 'sebut': 2, 'ada': 2, 'guna': 2, 'kondisi': 2, 'perhati': 2, 'satu': 2, 'bukan': 2, 'rancang': 2, 'acak': 2, 'respon': 2, 'besar': 2, 'cepat': 2, 'treadmill': 2, 'milik': 2, 'kecil': 2, 'beda': 2, 'signifikan': 2, 'era': 1, 'globalisasi': 1, 'banyak': 1, 'jumpa': 1, 'diri': 1, 'macam': 1, 'multi': 1, 'task': 1, 'gera': 1, 'mental': 1, 'semua': 1, 'optimal': 1, 'butuh': 1, 'dukung': 1, 'ergonomis': 1, 'wujud': 1, 'selaras': 1, 'interaksi': 1, 'lingkung': 1, 'jumlah': 1, 'kena': 1, 'sendiri': 1, 'perlu': 1, 'salah': 1, 'konsumsi': 1, 'tahu': 1, 'hubung': 1, 'dampak': 1, 'aktivitas': 1, 'desain': 1, 'level': 1, 'dasar': 1, 'antara': 1, 'antar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'aktifitas': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 14, 'the': 13, 'and': 10, 'to': 9, 'physical': 8, 'abilities': 7, 'there': 6, 'is': 6, 'on': 5, 'cognitive': 5, 'in': 4, 'ability': 4, 'that': 4, 'because': 4, 'sig': 4, 'than': 4, 'work': 3, 'human': 3, 'this': 3, 'short': 3, 'term': 3, 'memory': 3, 'design': 3, 'beings': 2, 'for': 2, 'conditions': 2, 'with': 2, 'are': 2, 'a': 2, 'factors': 2, 'one': 2, 'factor': 2, 'cigarette': 2, 'consumption': 2, 'habits': 2, 'research': 2, 'conducted': 2, 'activity': 2, 'smokers': 2, 'nonsmokers': 2, 'randomized': 2, 'block': 2, 'response': 2, 'showed': 2, 'were': 2, 'no': 2, 'students': 2, 'greater': 2, 'speed': 2, 'treadmill': 2, 'has': 2, 'an': 2, 'influence': 2, 'less': 2, 'significant': 2, 'differences': 2, 'between': 2, 'groups': 2, 'era': 1, 'globalization': 1, 'many': 1, 'found': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'by': 1, 'which': 1, 'consist': 1, 'various': 1, 'types': 1, 'multitask': 1, 'movement': 1, 'also': 1, 'use': 1, 'mental': 1, 'order': 1, 'all': 1, 'kinds': 1, 'jobs': 1, 'produce': 1, 'optimal': 1, 'results': 1, 'it': 1, 'necessary': 1, 'support': 1, 'working': 1, 'pay': 1, 'attention': 1, 'ergonomic': 1, 'realize': 1, 'harmonize': 1, 'interaction': 1, 'environment': 1, 'number': 1, 'relating': 1, 'themselves': 1, 'need': 1, 'be': 1, 'considered': 1, 'therefore': 1, 'was': 1, 'determine': 1, 'impact': 1, 'student': 1, 'study': 1, 'using': 1, 'three': 1, 'levels': 1, 'based': 1, 'effects': 1, 'capabilities': 1, 'effect': 1, 'does': 1, 'not': 1, 'affect': 1, 'smoking': 1, 'treatment': 1, 'treatments': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #292 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Eci Aventina Lumbanraja, Ida Lumintu, Ika Deefi An
Judul: FAKTOR-FAKTOR YANG DAPAT MEMPENGARUHI
KEPUTUSAN KONSUMEN TERHADAP PEMBELIAN DAN
PENGGUNAAN PRODUK KOSMETIK ORIFLAME PURE COLOUR
PRESSED POWDER
Pembimbing 1: Ida Lumintu, ST., MT., Ph.D.
Pembimbing 2: Ika Deefi Anna, ST., MT.
Abstrak (Raw): Tujuan dari penelitian ini adalah adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang
mempengaruhi keputusan konsumen dalam pembelian serta penggunaan produk
Oriflame Pure Colour Pressed Powder sehingga dapat meningkatkan hasil
penjualan produk Oriflame Pure Colour Pressed Powder. Penelitian ini
mengambil sampel sebanyak 150 orang responden dengan cara menyebarkan
kuisioner secara online. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive
sampling dan snowball sampling. Jumlah variabel yang digunakan pada penelitian
ini adalah sebanyak 18 variabel. Metode penyelesaian yang digunakan adalah
analisis faktor tepatnya analisis faktor explanatory. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa dari 18 variabel penelitian dapat direduksi menjadi 5 faktor.
Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keputusan konsumen dalam pembelian
serta penggunaan produk Oriflame Pure Colour Pressed Powder adalah Faktor
Consumer’s requirement dengan varians sebesar 13,353% menunjukkan bahwa
faktor Customer’s requirement mempengaruhi keputusan konsumen dalam
pembelian serta penggunaan produk Oriflame Pure Colour Pressed Powder
sebesar 13,353%. Faktor Media informasi dengan varians sebesar 12,683%
menunjukkan bahwa faktor Media informasi mempengaruhi keputusan konsumen
dalam pembelian serta penggunaan produk Oriflame Pure Colour Pressed
Powder sebesar 12,683%. Faktor Positioning dengan varians sebesar 8,971%
menunjukkan bahwa faktor Positioning mempengaruhi keputusan konsumen
dalam pembelian serta penggunaan produk Oriflame Pure Colour Pressed
Powder sebesar 8,971%. Faktor Display dengan varians sebesar 8,040%
menunjukkan bahwa faktor Display mempengaruhi keputusan konsumen dalam
pembelian serta penggunaan produk Oriflame Pure Colour Pressed Powder
sebesar 8,040%. Faktor Attractiveness dengan varians sebesar 7,426%
menunjukkan bahwa faktor Attractiveness mempengaruhi keputusan konsumen
dalam pembelian serta penggunaan produk Oriflame Pure Colour Pressed
Powder sebesar 7,426%.
Abstrak (Clean): tujuan dari penelitian ini adalah adalah untuk mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam pembelian serta penggunaan produk oriflame pure colour pressed powder sehingga dapat meningkatkan hasil penjualan produk oriflame pure colour pressed powder penelitian ini mengambil sampel sebanyak orang responden dengan cara menyebarkan kuisioner secara online teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan snowball sampling jumlah variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah sebanyak variabel metode penyelesaian yang digunakan adalah analisis faktor tepatnya analisis faktor explanatory hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari variabel penelitian dapat direduksi menjadi faktor faktorfaktor yang dapat mempengaruhi keputusan konsumen dalam pembelian serta penggunaan produk oriflame pure colour pressed powder adalah faktor consumer’s requirement dengan varians sebesar menunjukkan bahwa faktor customer’s requirement mempengaruhi keputusan konsumen dalam pembelian serta penggunaan produk oriflame pure colour pressed powder sebesar faktor media informasi dengan varians sebesar menunjukkan bahwa faktor media informasi mempengaruhi keputusan konsumen dalam pembelian serta penggunaan produk oriflame pure colour pressed powder sebesar faktor positioning dengan varians sebesar menunjukkan bahwa faktor positioning mempengaruhi keputusan konsumen dalam pembelian serta penggunaan produk oriflame pure colour pressed powder sebesar faktor display dengan varians sebesar menunjukkan bahwa faktor display mempengaruhi keputusan konsumen dalam pembelian serta penggunaan produk oriflame pure colour pressed powder sebesar faktor attractiveness dengan varians sebesar menunjukkan bahwa faktor attractiveness mempengaruhi keputusan konsumen dalam pembelian serta penggunaan produk oriflame pure colour pressed powder sebesar
Abstrak (Stopwords Removed): tujuan penelitian mengetahui faktorfaktor mempengaruhi keputusan konsumen pembelian penggunaan produk oriflame pure colour pressed powder dapat meningkatkan hasil penjualan produk oriflame pure colour pressed powder penelitian mengambil sampel sebanyak orang responden cara menyebarkan kuisioner secara online teknik sampling digunakan purposive sampling snowball sampling jumlah variabel digunakan penelitian sebanyak variabel metode penyelesaian digunakan analisis faktor tepatnya analisis faktor explanatory hasil penelitian menunjukkan variabel penelitian dapat direduksi menjadi faktor faktorfaktor dapat mempengaruhi keputusan konsumen pembelian penggunaan produk oriflame pure colour pressed powder faktor consumer’s requirement varians sebesar menunjukkan faktor customer’s requirement mempengaruhi keputusan konsumen pembelian penggunaan produk oriflame pure colour pressed powder sebesar faktor media informasi varians sebesar menunjukkan faktor media informasi mempengaruhi keputusan konsumen pembelian penggunaan produk oriflame pure colour pressed powder sebesar faktor positioning varians sebesar menunjukkan faktor positioning mempengaruhi keputusan konsumen pembelian penggunaan produk oriflame pure colour pressed powder sebesar faktor display varians sebesar menunjukkan faktor display mempengaruhi keputusan konsumen pembelian penggunaan produk oriflame pure colour pressed powder sebesar faktor attractiveness varians sebesar menunjukkan faktor attractiveness mempengaruhi keputusan konsumen pembelian penggunaan produk oriflame pure colour pressed powder sebesar
Abstrak (Stemmed): tuju teliti tahu faktorfaktor pengaruh putus konsumen beli guna produk oriflame pure colour pressed powder dapat tingkat hasil jual produk oriflame pure colour pressed powder teliti ambil sampel banyak orang responden cara sebar kuisioner cara online teknik sampling guna purposive sampling snowball sampling jumlah variabel guna teliti banyak variabel metode selesai guna analisis faktor tepat analisis faktor explanatory hasil teliti tunjuk variabel teliti dapat reduksi jadi faktor faktorfaktor dapat pengaruh putus konsumen beli guna produk oriflame pure colour pressed powder faktor consumer s requirement varians besar tunjuk faktor customer s requirement pengaruh putus konsumen beli guna produk oriflame pure colour pressed powder besar faktor media informasi varians besar tunjuk faktor media informasi pengaruh putus konsumen beli guna produk oriflame pure colour pressed powder besar faktor positioning varians besar tunjuk faktor positioning pengaruh putus konsumen beli guna produk oriflame pure colour pressed powder besar faktor display varians besar tunjuk faktor display pengaruh putus konsumen beli guna produk oriflame pure colour pressed powder besar faktor attractiveness varians besar tunjuk faktor attractiveness pengaruh putus konsumen beli guna produk oriflame pure colour pressed powder besar
Abstrak (Corrected): juju elite tau faktorfaktor pengaruh puts consumed bell gun proud oriflamme pure color pressed powder apart dingbat hail dual proud oriflamme pure color pressed powder elite ambit sample banyan orang responded cara sear kuisioner cara online tennis sampling gun purposive sampling snowball sampling mullah variable gun elite banyan variable metope seesaw gun analysis factor teat analysis factor explanatory hail elite tuneup variable elite apart reduksi jade factor faktorfaktor apart pengaruh puts consumed bell gun proud oriflamme pure color pressed powder factor consumer s requirement variant bear tuneup factor customer s requirement pengaruh puts consumed bell gun proud oriflamme pure color pressed powder bear factor media informant variant bear tuneup factor media informant pengaruh puts consumed bell gun proud oriflamme pure color pressed powder bear factor positioning variant bear tuneup factor positioning pengaruh puts consumed bell gun proud oriflamme pure color pressed powder bear factor display variant bear tuneup factor display pengaruh puts consumed bell gun proud oriflamme pure color pressed powder bear factor attractiveness variant bear tuneup factor attractiveness pengaruh puts consumed bell gun proud oriflamme pure color pressed powder bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'faktor': 13, 'guna': 10, 'besar': 10, 'produk': 8, 'oriflame': 8, 'pure': 8, 'colour': 8, 'pressed': 8, 'powder': 8, 'pengaruh': 7, 'putus': 7, 'konsumen': 7, 'beli': 7, 'tunjuk': 6, 'teliti': 5, 'varians': 5, 'dapat': 3, 'sampling': 3, 'variabel': 3, 'faktorfaktor': 2, 'hasil': 2, 'banyak': 2, 'cara': 2, 'analisis': 2, 's': 2, 'requirement': 2, 'media': 2, 'informasi': 2, 'positioning': 2, 'display': 2, 'attractiveness': 2, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'tingkat': 1, 'jual': 1, 'ambil': 1, 'sampel': 1, 'orang': 1, 'responden': 1, 'sebar': 1, 'kuisioner': 1, 'online': 1, 'teknik': 1, 'purposive': 1, 'snowball': 1, 'jumlah': 1, 'metode': 1, 'selesai': 1, 'tepat': 1, 'explanatory': 1, 'reduksi': 1, 'jadi': 1, 'consumer': 1, 'customer': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 17, 'factor': 11, 'in': 9, 'to': 8, 'that': 8, 'consumer': 8, 'and': 8, 'oriflame': 8, 'pure': 8, 'colour': 8, 'pressed': 8, 'powder': 8, 'a': 8, 'decisions': 7, 'purchase': 7, 'use': 7, 'products': 7, 'with': 5, 'variance': 5, 'indicates': 5, 'influencing': 5, 'amounted': 5, 'this': 4, 'study': 4, 'is': 4, 'factors': 4, 'sampling': 3, 'used': 3, 'variables': 3, 'was': 2, 'analysis': 2, 's': 2, 'requirement': 2, 'media': 2, 'information': 2, 'positioning': 2, 'display': 2, 'attractiveness': 2, 'purpose': 1, 'determine': 1, 'influence': 1, 'order': 1, 'improve': 1, 'product': 1, 'sales': 1, 'took': 1, 'sample': 1, 'respondents': 1, 'by': 1, 'distributing': 1, 'questionnaire': 1, 'online': 1, 'technique': 1, 'purposive': 1, 'snowball': 1, 'number': 1, 'total': 1, 'completion': 1, 'method': 1, 'rather': 1, 'explanatory': 1, 'results': 1, 'showed': 1, 'research': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'reduced': 1, 'may': 1, 'affect': 1, 'customer': 1})
-------------------------------------------
--- Data #293 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: LAKSMI DINI PRATIWI AZHARI
Judul: ANALISIS PENGARUH PEMBERIAN TEMPO, WAKTU TREATMENT, DAN VOLUME MUROTTAL TERHADAP KONSENTRASI BELAJAR SISWA
(STUDI KASUS : SISWA SMP CAHAYA SURABAYA)
Pembimbing 1: FITRI AGUSTINA, S.T., M.T.
Pembimbing 2: NACHNUL ANSHORI, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Belajar merupakan usaha yang dilakukan oleh individu untuk melakukan perubahan tingkah laku berdasarkan latihan serta pengalaman yang menyangkut aspek kognitif, afektif dan psikomotorik untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Proses belajar dapat terjadi kapanpun, dimanapun dan kepada siapa saja namun tidak selamanya proses tersebut dapat berjalan dengan wajar dan lancar terutama apabila dilakukan para remaja. Remaja pada periode strom and stress dimana seorang remaja mengalami perubahan dari suatu tahap pendewasaan menuju tahap pendewasaan selanjutnya termasuk didalamnya terjadi perubahan emosi, perubahan fisik, perubahan minat, perubahan pola perilaku dan mulai memiliki banyak masalah. Hal ini dapat berpengaruh pada tingkat konsentrasi belajar para siswa. Terdapat penelitian yang menyatakan bahwa pemberian musik murottal dapat meningkatkan konsentrasi belajar. Penelitian ini akan mengetahui pengaruh pemberian tempo, waktu pemutaran dan volume murottal terhadap konsentrasi siswa menggunakan strooptest. Pada penelitian ini faktor tempo yang digunakan adalah tempo cepat dan lambat. Faktor waktu pemutaran musik murottal dilakukan sebelum dan saat tes sedang berlangsung, dan faktor volume murottal menggunakan ukuran 45 dB dan 55 dB. Hasilnya didapatkan bahwa faktor tempo murottal tidak berpengaruh terhadap respon lama waktu menjawab, namun berpengaruh terhadap respon jumlah jawaban salah. Faktor waktu pemberian treatment berpengaruh terhadap respon lama waktu menjawab dan jumlah jawaban salah. Faktor volume murottal berpengaruh terhadap lama waktu menjawab dan jumlah jawaban salah.
Kata kunci : belajar, kognitif, konsentrasi, murottal, stroop test.
Abstrak (Clean): belajar merupakan usaha yang dilakukan oleh individu untuk melakukan perubahan tingkah laku berdasarkan latihan serta pengalaman yang menyangkut aspek kognitif afektif dan psikomotorik untuk mencapai tujuan yang diinginkan proses belajar dapat terjadi kapanpun dimanapun dan kepada siapa saja namun tidak selamanya proses tersebut dapat berjalan dengan wajar dan lancar terutama apabila dilakukan para remaja remaja pada periode strom and stress dimana seorang remaja mengalami perubahan dari suatu tahap pendewasaan menuju tahap pendewasaan selanjutnya termasuk didalamnya terjadi perubahan emosi perubahan fisik perubahan minat perubahan pola perilaku dan mulai memiliki banyak masalah hal ini dapat berpengaruh pada tingkat konsentrasi belajar para siswa terdapat penelitian yang menyatakan bahwa pemberian musik murottal dapat meningkatkan konsentrasi belajar penelitian ini akan mengetahui pengaruh pemberian tempo waktu pemutaran dan volume murottal terhadap konsentrasi siswa menggunakan strooptest pada penelitian ini faktor tempo yang digunakan adalah tempo cepat dan lambat faktor waktu pemutaran musik murottal dilakukan sebelum dan saat tes sedang berlangsung dan faktor volume murottal menggunakan ukuran db dan db hasilnya didapatkan bahwa faktor tempo murottal tidak berpengaruh terhadap respon lama waktu menjawab namun berpengaruh terhadap respon jumlah jawaban salah faktor waktu pemberian treatment berpengaruh terhadap respon lama waktu menjawab dan jumlah jawaban salah faktor volume murottal berpengaruh terhadap lama waktu menjawab dan jumlah jawaban salah kata kunci belajar kognitif konsentrasi murottal stroop test
Abstrak (Stopwords Removed): belajar usaha dilakukan individu melakukan perubahan tingkah laku berdasarkan latihan pengalaman menyangkut aspek kognitif afektif psikomotorik mencapai tujuan diinginkan proses belajar dapat terjadi kapanpun dimanapun kepada siapa selamanya proses tersebut dapat berjalan wajar lancar terutama apabila dilakukan para remaja remaja periode strom and stress dimana seorang remaja mengalami perubahan tahap pendewasaan menuju tahap pendewasaan selanjutnya termasuk didalamnya terjadi perubahan emosi perubahan fisik perubahan minat perubahan pola perilaku mulai memiliki banyak masalah dapat berpengaruh tingkat konsentrasi belajar para siswa terdapat penelitian menyatakan pemberian musik murottal dapat meningkatkan konsentrasi belajar penelitian mengetahui pengaruh pemberian tempo waktu pemutaran volume murottal konsentrasi siswa menggunakan strooptest penelitian faktor tempo digunakan tempo cepat lambat faktor waktu pemutaran musik murottal dilakukan tes sedang berlangsung faktor volume murottal menggunakan ukuran db db hasilnya didapatkan faktor tempo murottal berpengaruh respon lama waktu menjawab berpengaruh respon jumlah jawaban salah faktor waktu pemberian treatment berpengaruh respon lama waktu menjawab jumlah jawaban salah faktor volume murottal berpengaruh lama waktu menjawab jumlah jawaban salah kata kunci belajar kognitif konsentrasi murottal stroop test
Abstrak (Stemmed): ajar usaha laku individu laku ubah tingkah laku dasar latih alam sangkut aspek kognitif afektif psikomotorik capai tuju ingin proses ajar dapat jadi kapan mana kepada siapa lama proses sebut dapat jalan wajar lancar utama apabila laku para remaja remaja periode strom and stress mana orang remaja alami ubah tahap dewasa tuju tahap dewasa lanjut masuk dalam jadi ubah emosi ubah fisik ubah minat ubah pola perilaku mulai milik banyak masalah dapat pengaruh tingkat konsentrasi ajar para siswa dapat teliti nyata beri musik murottal dapat tingkat konsentrasi ajar teliti tahu pengaruh beri tempo waktu putar volume murottal konsentrasi siswa guna strooptest teliti faktor tempo guna tempo cepat lambat faktor waktu putar musik murottal laku tes sedang langsung faktor volume murottal guna ukur db db hasil dapat faktor tempo murottal pengaruh respon lama waktu jawab pengaruh respon jumlah jawab salah faktor waktu beri treatment pengaruh respon lama waktu jawab jumlah jawab salah faktor volume murottal pengaruh lama waktu jawab jumlah jawab salah kata kunci ajar kognitif konsentrasi murottal stroop test
Abstrak (Corrected): ajar sara lake individual lake bah tingkah lake dakar latin alarm hangout aspen kognitif afektif psikomotorik capri juju begin proves ajar apart jade japan mana keypad shape lama proves debut apart alan ajar lancer mama arabia lake para remain remain period storm and stress mana orang remain salami bah that debase juju that debase layout mask dream jade bah most bah fisk bah mint bah pola perilaku mule milk banyan marsala apart pengaruh dingbat konsentrasi ajar para visa apart elite nyala bert music murottal apart dingbat konsentrasi ajar elite tau pengaruh bert tempo want put volume murottal konsentrasi visa gun stroppiest elite factor tempo gun tempo eat lambast factor want put music murottal lake ten sedan lansing factor volume murottal gun ukr db db hail apart factor tempo murottal pengaruh respond lama want nawab pengaruh respond mullah nawab salad factor want bert treatment pengaruh respond lama want nawab mullah nawab salad factor volume murottal pengaruh lama want nawab mullah nawab salad data bunch ajar kognitif konsentrasi murottal troop test
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'murottal': 7, 'ubah': 6, 'dapat': 6, 'pengaruh': 6, 'waktu': 6, 'faktor': 6, 'jawab': 6, 'ajar': 5, 'laku': 5, 'lama': 4, 'konsentrasi': 4, 'tempo': 4, 'remaja': 3, 'teliti': 3, 'beri': 3, 'volume': 3, 'guna': 3, 'respon': 3, 'jumlah': 3, 'salah': 3, 'kognitif': 2, 'tuju': 2, 'proses': 2, 'jadi': 2, 'mana': 2, 'para': 2, 'tahap': 2, 'dewasa': 2, 'tingkat': 2, 'siswa': 2, 'musik': 2, 'putar': 2, 'db': 2, 'usaha': 1, 'individu': 1, 'tingkah': 1, 'dasar': 1, 'latih': 1, 'alam': 1, 'sangkut': 1, 'aspek': 1, 'afektif': 1, 'psikomotorik': 1, 'capai': 1, 'ingin': 1, 'kapan': 1, 'kepada': 1, 'siapa': 1, 'sebut': 1, 'jalan': 1, 'wajar': 1, 'lancar': 1, 'utama': 1, 'apabila': 1, 'periode': 1, 'strom': 1, 'and': 1, 'stress': 1, 'orang': 1, 'alami': 1, 'lanjut': 1, 'masuk': 1, 'dalam': 1, 'emosi': 1, 'fisik': 1, 'minat': 1, 'pola': 1, 'perilaku': 1, 'mulai': 1, 'milik': 1, 'banyak': 1, 'masalah': 1, 'nyata': 1, 'tahu': 1, 'strooptest': 1, 'cepat': 1, 'lambat': 1, 'tes': 1, 'sedang': 1, 'langsung': 1, 'ukur': 1, 'hasil': 1, 'treatment': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'stroop': 1, 'test': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 14, 'and': 12, 'to': 10, 'time': 6, 'learning': 5, 'tempo': 5, 'in': 4, 'concentration': 4, 'murottal': 4, 'factor': 4, 'is': 3, 'can': 3, 'a': 3, 'research': 3, 'treatment': 3, 'volume': 3, 'using': 3, 'affect': 3, 'length': 3, 'answer': 3, 'number': 3, 'wrong': 3, 'answers': 3, 'change': 2, 'behavior': 2, 'on': 2, 'cognitive': 2, 'but': 2, 'it': 2, 'not': 2, 'stage': 2, 'maturity': 2, 'changes': 2, 'students': 2, 'that': 2, 'this': 2, 'effect': 2, 'test': 2, 'db': 2, 'factors': 2, 'an': 1, 'effort': 1, 'by': 1, 'individuals': 1, 'based': 1, 'training': 1, 'experience': 1, 'concerning': 1, 'aspects': 1, 'affective': 1, 'psychomotor': 1, 'achieve': 1, 'desired': 1, 'objectives': 1, 'process': 1, 'happen': 1, 'anytime': 1, 'anywhere': 1, 'anyone': 1, 'always': 1, 'be': 1, 'run': 1, 'appropriately': 1, 'especially': 1, 'when': 1, 'teenagers': 1, 'are': 1, 'doing': 1, 'adolescents': 1, 'storm': 1, 'stress': 1, 'period': 1, 'was': 1, 'changed': 1, 'from': 1, 'next': 1, 'which': 1, 'includes': 1, 'emotional': 1, 'physical': 1, 'changing': 1, 'interests': 1, 'patterns': 1, 'begin': 1, 'have': 1, 'lot': 1, 'problems': 1, 'influence': 1, 'level': 1, 'there': 1, 'improve': 1, 'will': 1, 'determine': 1, 'strooptest': 1, 'fast': 1, 'slow': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'before': 1, 'during': 1, 'progress': 1, 'result': 1, 'shows': 1, 'does': 1, 'response': 1, 'keywords': 1, 'stroop': 1})
-------------------------------------------
--- Data #294 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: FURKON RINALDI, S.T.
Judul: Pengaruh Kecepatan Putar Spindle, Kedalaman Pemotongan serta Sudut Geometri Pahat terhadap Kepresisian Dimensi Produk Engsel Pintu dengan menggunakan Mesin Bubut
Pembimbing 1: Dr.Rachmad Hidayat, M.T.
Pembimbing 2: Mu'alim, ST.,MT
Abstrak (Raw): Proses produksi dalam suatu perusahaan yang sangat besar tentunya membutuhkan mesin-mesin produksi baik secara manual maupun secara terkomputerisasi. Kebutuhan akan mesin tersebut merupakan suatu peningkatan kinerja dalam proses produksi agar mampu bersaing dengan perusahaan lainnya dan meinimalisir kerugian yang diakibatkan jika terlalu menggunakan mesin secara manual. penelitian ingin mengetahui pengaruh dari kecepatan putar spindle, kedalaman pemotongan (gerak pemakanan), serta sudut geometri terhadap tingkat kepresisian dari produk engsel pintu, produk tersebut akan dilakukan perhitungan untuk mengetahui tingkat kepresisian dari produk engsel pintu tersebut. Kualitas produk engsel pintu yang baik tentunya yang diinginkan dalam oleh peneliti dan pelanggan.
Kata kunci : Bubut konvensional, desain eksperimen, percobaan fakorial
Abstrak (Clean): proses produksi dalam suatu perusahaan yang sangat besar tentunya membutuhkan mesinmesin produksi baik secara manual maupun secara terkomputerisasi kebutuhan akan mesin tersebut merupakan suatu peningkatan kinerja dalam proses produksi agar mampu bersaing dengan perusahaan lainnya dan meinimalisir kerugian yang diakibatkan jika terlalu menggunakan mesin secara manual penelitian ingin mengetahui pengaruh dari kecepatan putar spindle kedalaman pemotongan gerak pemakanan serta sudut geometri terhadap tingkat kepresisian dari produk engsel pintu produk tersebut akan dilakukan perhitungan untuk mengetahui tingkat kepresisian dari produk engsel pintu tersebut kualitas produk engsel pintu yang baik tentunya yang diinginkan dalam oleh peneliti dan pelanggan kata kunci bubut konvensional desain eksperimen percobaan fakorial
Abstrak (Stopwords Removed): proses produksi perusahaan sangat besar tentunya membutuhkan mesinmesin produksi baik secara manual maupun secara terkomputerisasi kebutuhan mesin tersebut peningkatan kinerja proses produksi mampu bersaing perusahaan lainnya meinimalisir kerugian diakibatkan jika terlalu menggunakan mesin secara manual penelitian ingin mengetahui pengaruh kecepatan putar spindle kedalaman pemotongan gerak pemakanan sudut geometri tingkat kepresisian produk engsel pintu produk tersebut dilakukan perhitungan mengetahui tingkat kepresisian produk engsel pintu tersebut kualitas produk engsel pintu baik tentunya diinginkan peneliti pelanggan kata kunci bubut konvensional desain eksperimen percobaan fakorial
Abstrak (Stemmed): proses produksi usaha sangat besar tentu butuh mesinmesin produksi baik cara manual maupun cara komputerisasi butuh mesin sebut tingkat kerja proses produksi mampu saing usaha lain meinimalisir rugi akibat jika terlalu guna mesin cara manual teliti ingin tahu pengaruh cepat putar spindle dalam potong gerak makan sudut geometri tingkat presisi produk engsel pintu produk sebut laku hitung tahu tingkat presisi produk engsel pintu sebut kualitas produk engsel pintu baik tentu ingin teliti langgan kata kunci bubut konvensional desain eksperimen coba fakorial
Abstrak (Corrected): proves produksi sara sang bear tent butch mesinmesin produksi back cara manual maun cara komputerisasi butch resin debut dingbat era proves produksi camp saying sara lain meinimalisir rug akbar pika tergal gun resin cara manual elite begin tau pengaruh eat put spindle dream voting gera mayan shut geometry dingbat press proud angel pint proud debut lake hiding tau dingbat press proud angel pint debut kualitas proud angel pint back tent begin elite hangman data bunch butut conventional detain eksperimen coma factorial
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produk': 4, 'produksi': 3, 'cara': 3, 'sebut': 3, 'tingkat': 3, 'engsel': 3, 'pintu': 3, 'proses': 2, 'usaha': 2, 'tentu': 2, 'butuh': 2, 'baik': 2, 'manual': 2, 'mesin': 2, 'teliti': 2, 'ingin': 2, 'tahu': 2, 'presisi': 2, 'sangat': 1, 'besar': 1, 'mesinmesin': 1, 'maupun': 1, 'komputerisasi': 1, 'kerja': 1, 'mampu': 1, 'saing': 1, 'lain': 1, 'meinimalisir': 1, 'rugi': 1, 'akibat': 1, 'jika': 1, 'terlalu': 1, 'guna': 1, 'pengaruh': 1, 'cepat': 1, 'putar': 1, 'spindle': 1, 'dalam': 1, 'potong': 1, 'gerak': 1, 'makan': 1, 'sudut': 1, 'geometri': 1, 'laku': 1, 'hitung': 1, 'kualitas': 1, 'langgan': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'bubut': 1, 'konvensional': 1, 'desain': 1, 'eksperimen': 1, 'coba': 1, 'fakorial': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 6, 'and': 4, 'of': 4, 'hearts': 3, 'to': 3, 'products': 3, 'door': 3, 'production': 2, 'company': 2, 'good': 2, 'manual': 2, 'these': 2, 'machines': 2, 'from': 2, 'as': 2, 'precision': 2, 'level': 2, 'hinge': 2, 'process': 1, 'a': 1, 'that': 1, 'requires': 1, 'very': 1, 'big': 1, 'indeed': 1, 'engines': 1, 'operations': 1, 'operating': 1, 'computerized': 1, 'need': 1, 'for': 1, 'are': 1, 'an': 1, 'increase': 1, 'in': 1, 'boarding': 1, 'costs': 1, 'analysis': 1, 'compete': 1, 'with': 1, 'other': 1, 'meinimalisir': 1, 'losses': 1, 'resulting': 1, 'if': 1, 'too': 1, 'operates': 1, 'using': 1, 'want': 1, 'know': 1, 'influence': 1, 'research': 1, 'speed': 1, 'rotary': 1, 'spindle': 1, 'cutting': 1, 'depth': 1, 'motion': 1, 'feeds': 1, 'well': 1, 'angle': 1, 'geometry': 1, 'on': 1, 'hinges': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'calculated': 1, 'determine': 1, 'review': 1, 'product': 1, 'quality': 1, 'certainly': 1, 'is': 1, 'desirable': 1, 'by': 1, 'researchers': 1, 'customers': 1, 'keywords': 1, 'conventional': 1, 'lathe': 1, 'experimental': 1, 'design': 1, 'trial': 1, 'fakorial': 1})
-------------------------------------------
--- Data #295 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Mohamad Luthfi Arifin
Judul: Analisis penyesuaian penggunaan dimensi display monitor dengan perancangan eksperimen
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso S, Si., M, T.
Pembimbing 2: Anis Arendra S, T,. M, T.
Abstrak (Raw): Penggunaan komputer sudah menjadi hal biasa, dalam penggunaannya juga tidak mempertimbangkan penggunaan monitor sesuai dengan kebutuhannya, penelitian ini ingin melakukan analisis perbandingan kinerja yang dihasilkan dengan menggunakan dimensi monitor yang berbeda yaitu 14 inchi dengan 18,5 inchi disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di laboratorium, penelitian mempertimbangkan 2 respon yaitu jumlah pengerjaan benar dan durasi penyelesaian tugas yang diberikan dengan memberikan dua faktor yaitu dimensi monitor seperti yang telah disebutkan dan faktor cahaya monitor yaitu 1,5 lux dan 6 lux. Dari hasil penelitian diperoleh dari kedua respon didapatkan perlakuan terbaik yaitu dengan menggunakan kombinasi perlakuan monitor 18,5 inchi dan cahaya 6 lux didapatkan hasil rata-rata pengerjaan benar 47,333 dan durasi pengerjaan 1238,82 detik.
Kata kunci : komputer, monitor, cahaya, jumlah pengerjaan benar, durasi pengerjaan.
Abstrak (Clean): penggunaan komputer sudah menjadi hal biasa dalam penggunaannya juga tidak mempertimbangkan penggunaan monitor sesuai dengan kebutuhannya penelitian ini ingin melakukan analisis perbandingan kinerja yang dihasilkan dengan menggunakan dimensi monitor yang berbeda yaitu inchi dengan inchi disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di laboratorium penelitian mempertimbangkan respon yaitu jumlah pengerjaan benar dan durasi penyelesaian tugas yang diberikan dengan memberikan dua faktor yaitu dimensi monitor seperti yang telah disebutkan dan faktor cahaya monitor yaitu lux dan lux dari hasil penelitian diperoleh dari kedua respon didapatkan perlakuan terbaik yaitu dengan menggunakan kombinasi perlakuan monitor inchi dan cahaya lux didapatkan hasil ratarata pengerjaan benar dan durasi pengerjaan detik kata kunci komputer monitor cahaya jumlah pengerjaan benar durasi pengerjaan
Abstrak (Stopwords Removed): penggunaan komputer sudah menjadi biasa penggunaannya mempertimbangkan penggunaan monitor sesuai kebutuhannya penelitian ingin melakukan analisis perbandingan kinerja dihasilkan menggunakan dimensi monitor berbeda inchi inchi disesuaikan kebutuhan ada laboratorium penelitian mempertimbangkan respon jumlah pengerjaan benar durasi penyelesaian tugas diberikan memberikan dua faktor dimensi monitor disebutkan faktor cahaya monitor lux lux hasil penelitian diperoleh kedua respon didapatkan perlakuan terbaik menggunakan kombinasi perlakuan monitor inchi cahaya lux didapatkan hasil ratarata pengerjaan benar durasi pengerjaan detik kata kunci komputer monitor cahaya jumlah pengerjaan benar durasi pengerjaan
Abstrak (Stemmed): guna komputer sudah jadi biasa guna timbang guna monitor sesuai butuh teliti ingin laku analisis banding kerja hasil guna dimensi monitor beda inchi inchi sesuai butuh ada laboratorium teliti timbang respon jumlah kerja benar durasi selesai tugas beri beri dua faktor dimensi monitor sebut faktor cahaya monitor lux lux hasil teliti oleh dua respon dapat laku baik guna kombinasi laku monitor inchi cahaya lux dapat hasil ratarata kerja benar durasi kerja detik kata kunci komputer monitor cahaya jumlah kerja benar durasi kerja
Abstrak (Corrected): gun computer judah jade bias gun timing gun monitor sexual butch elite begin lake analysis banding era hail gun dimension monitor bed inch inch sexual butch ada laboratories elite timing respond mullah era bear duress seesaw tugs bert bert due factor dimension monitor debut factor cabana monitor lux lux hail elite olen due respond apart lake back gun kombinasi lake monitor inch cabana lux apart hail ratarata era bear duress era devil data bunch computer monitor cabana mullah era bear duress era
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'monitor': 6, 'kerja': 6, 'guna': 5, 'teliti': 3, 'laku': 3, 'hasil': 3, 'inchi': 3, 'benar': 3, 'durasi': 3, 'cahaya': 3, 'lux': 3, 'komputer': 2, 'timbang': 2, 'sesuai': 2, 'butuh': 2, 'dimensi': 2, 'respon': 2, 'jumlah': 2, 'beri': 2, 'dua': 2, 'faktor': 2, 'dapat': 2, 'sudah': 1, 'jadi': 1, 'biasa': 1, 'ingin': 1, 'analisis': 1, 'banding': 1, 'beda': 1, 'ada': 1, 'laboratorium': 1, 'selesai': 1, 'tugas': 1, 'sebut': 1, 'oleh': 1, 'baik': 1, 'kombinasi': 1, 'ratarata': 1, 'detik': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'of': 11, 'monitor': 5, 'and': 5, 'use': 3, 'a': 3, 'to': 3, 'by': 3, 'that': 3, 'lux': 3, 'obtained': 3, 'has': 2, 'in': 2, 'needs': 2, 'dimensions': 2, 'is': 2, 'inches': 2, 'response': 2, 'true': 2, 'craftsmanship': 2, 'duration': 2, 'light': 2, 'treatment': 2, 'computers': 1, 'become': 1, 'commonplace': 1, 'user': 1, 'also': 1, 'does': 1, 'not': 1, 'consider': 1, 'accordance': 1, 'with': 1, 'their': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'wanted': 1, 'do': 1, 'comparative': 1, 'analysis': 1, 'performance': 1, 'generated': 1, 'using': 1, 'different': 1, 'tailored': 1, 'exist': 1, 'laboratories': 1, 'research': 1, 'considering': 1, 'number': 1, 'completion': 1, 'tasks': 1, 'assigned': 1, 'giving': 1, 'two': 1, 'factors': 1, 'as': 1, 'it': 1, 'been': 1, 'mentioned': 1, 'factor': 1, 'results': 1, 'were': 1, 'from': 1, 'both': 1, 'best': 1, 'combination': 1, 'inch': 1, 'an': 1, 'average': 1, 'yield': 1, 'workmanship': 1, 'seconds': 1})
-------------------------------------------
--- Data #296 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Syahru Romadhon
Judul: Rancang Bangun Penjernih Limbah Cair Industri Batik Berbasis Filter Karbon (Arang Bambu)
Pembimbing 1: Mu'alim.S.T.,M.T
Pembimbing 2: Ida Lumintu.S.T.,M.T.,Ph.D
Abstrak (Raw): Air merupakan objek vital bagi kehidupan manusia, tanpa adanya air suatu pekerjaan tidak akan terselesaikan dengan baik. Penelitian ini akan melakukan pengolahan limbah cair industri batik secara biologi fisika dengan sistem penjernih air sederhana dengan berbasis arang bambu aktif. Penelitian ini menghasilkan sebuah alat berbahan dasar paralon PVC, dengan ukuran panjang 1 meter. Prinsip kerja dari alat penjernih limbah batik pertama alat terdiri dari tiga tabung filter model horizontal, kemudian air limbah akan dialirkan melalui tiga tabung yang ada hingga proses filtrasi selesai. Adapun hasil yang didapat, parameter kandugan limbah batik pada BOD terjadi penurunan untuk kombinasi A1,B2 dan A3,B3 mampu menurunkan kadar BOD pada limbah batik. Pada parameter COD untuk kombinasi A1,B2 merupakan nilai terkecil diantara sembilan kombinasi yang ada. Sedangkan pada parameter TSS untuk kombinasi A2,B3 merupakan nilai penurunan kadar paling besar.
Abstrak (Clean): air merupakan objek vital bagi kehidupan manusia tanpa adanya air suatu pekerjaan tidak akan terselesaikan dengan baik penelitian ini akan melakukan pengolahan limbah cair industri batik secara biologi fisika dengan sistem penjernih air sederhana dengan berbasis arang bambu aktif penelitian ini menghasilkan sebuah alat berbahan dasar paralon pvc dengan ukuran panjang meter prinsip kerja dari alat penjernih limbah batik pertama alat terdiri dari tiga tabung filter model horizontal kemudian air limbah akan dialirkan melalui tiga tabung yang ada hingga proses filtrasi selesai adapun hasil yang didapat parameter kandugan limbah batik pada bod terjadi penurunan untuk kombinasi ab dan ab mampu menurunkan kadar bod pada limbah batik pada parameter cod untuk kombinasi ab merupakan nilai terkecil diantara sembilan kombinasi yang ada sedangkan pada parameter tss untuk kombinasi ab merupakan nilai penurunan kadar paling besar
Abstrak (Stopwords Removed): air objek vital bagi kehidupan manusia adanya air pekerjaan terselesaikan baik penelitian melakukan pengolahan limbah cair industri batik secara biologi fisika sistem penjernih air sederhana berbasis arang bambu aktif penelitian menghasilkan alat berbahan dasar paralon pvc ukuran panjang meter prinsip kerja alat penjernih limbah batik pertama alat terdiri tiga tabung filter model horizontal air limbah dialirkan tiga tabung ada hingga proses filtrasi selesai adapun hasil didapat parameter kandugan limbah batik bod terjadi penurunan kombinasi ab ab mampu menurunkan kadar bod limbah batik parameter cod kombinasi ab nilai terkecil diantara sembilan kombinasi ada sedangkan parameter tss kombinasi ab nilai penurunan kadar paling besar
Abstrak (Stemmed): air objek vital bagi hidup manusia ada air kerja selesai baik teliti laku olah limbah cair industri batik cara biologi fisika sistem jernih air sederhana bas arang bambu aktif teliti hasil alat bahan dasar paralon pvc ukur panjang meter prinsip kerja alat jernih limbah batik pertama alat diri tiga tabung filter model horizontal air limbah alir tiga tabung ada hingga proses filtrasi selesai adapun hasil dapat parameter kandugan limbah batik bod jadi turun kombinasi ab ab mampu turun kadar bod limbah batik parameter cod kombinasi ab nilai kecil antara sembilan kombinasi ada sedang parameter tss kombinasi ab nilai turun kadar paling besar
Abstrak (Corrected): air objet vital bag hide amnesia ada air era seesaw back elite lake blah limb car industry batik cara biology fisk sister hernia air sederhana was rang bambi attic elite hail flat bahai dakar paragon pic ukr panting meter principe era flat hernia limb batik pertain flat dirt toga tabuing filter model horizontal air limb air toga tabuing ada hinges proves filtrate seesaw adapt hail apart parameter kandugan limb batik bod jade turn kombinasi ab ab camp turn kadar bod limb batik parameter cod kombinasi ab nilgai cecil angara serbian kombinasi ada sedan parameter ass kombinasi ab nilgai turn kadar paling bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'limbah': 5, 'air': 4, 'batik': 4, 'kombinasi': 4, 'ab': 4, 'ada': 3, 'alat': 3, 'parameter': 3, 'turun': 3, 'kerja': 2, 'selesai': 2, 'teliti': 2, 'jernih': 2, 'hasil': 2, 'tiga': 2, 'tabung': 2, 'bod': 2, 'kadar': 2, 'nilai': 2, 'objek': 1, 'vital': 1, 'bagi': 1, 'hidup': 1, 'manusia': 1, 'baik': 1, 'laku': 1, 'olah': 1, 'cair': 1, 'industri': 1, 'cara': 1, 'biologi': 1, 'fisika': 1, 'sistem': 1, 'sederhana': 1, 'bas': 1, 'arang': 1, 'bambu': 1, 'aktif': 1, 'bahan': 1, 'dasar': 1, 'paralon': 1, 'pvc': 1, 'ukur': 1, 'panjang': 1, 'meter': 1, 'prinsip': 1, 'pertama': 1, 'diri': 1, 'filter': 1, 'model': 1, 'horizontal': 1, 'alir': 1, 'hingga': 1, 'proses': 1, 'filtrasi': 1, 'adapun': 1, 'dapat': 1, 'kandugan': 1, 'jadi': 1, 'mampu': 1, 'cod': 1, 'kecil': 1, 'antara': 1, 'sembilan': 1, 'sedang': 1, 'tss': 1, 'paling': 1, 'besar': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'a': 11, 'the': 11, 'of': 9, 'is': 5, 'water': 4, 'batik': 4, 'waste': 4, 'b': 4, 'for': 3, 'with': 3, 'combination': 3, 'this': 2, 'study': 2, 'will': 2, 'purification': 2, 'tool': 2, 'three': 2, 'tubes': 2, 'that': 2, 'bod': 2, 'to': 2, 'levels': 2, 'in': 2, 'parameter': 2, 'value': 2, 'vital': 1, 'object': 1, 'human': 1, 'life': 1, 'absence': 1, 'job': 1, 'not': 1, 'done': 1, 'properly': 1, 'make': 1, 'industrial': 1, 'wastewater': 1, 'treatment': 1, 'biological': 1, 'physics': 1, 'simple': 1, 'system': 1, 'bamboo': 1, 'charcoalbased': 1, 'activated': 1, 'produced': 1, 'made': 1, 'from': 1, 'pvc': 1, 'plastic': 1, 'gutter': 1, 'length': 1, 'meter': 1, 'working': 1, 'principle': 1, 'first': 1, 'consists': 1, 'models': 1, 'horizontal': 1, 'filter': 1, 'then': 1, 'be': 1, 'channeled': 1, 'through': 1, 'existed': 1, 'until': 1, 'filtration': 1, 'process': 1, 'complete': 1, 'as': 1, 'results': 1, 'obtained': 1, 'parameters': 1, 'kandugan': 1, 'on': 1, 'decline': 1, 'and': 1, 'could': 1, 'reduce': 1, 'cod': 1, 'smallest': 1, 'among': 1, 'nine': 1, 'combinations': 1, 'exist': 1, 'while': 1, 'tss': 1, 'greatest': 1, 'decrease': 1})
-------------------------------------------
--- Data #297 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: imam hanafi
Judul: PERBAIKAN TATA LETAK LAYOUT HYPERMART BANGKALAN DENGAN PENDEKATAN MARKET BASKET ANALYSIS
Pembimbing 1: Dr.Rachmad Hidayat, M.T.
Pembimbing 2: Achmad Sabarudin., ST.MT
Abstrak (Raw): Market Basket Analysis merupakan salah satu teknik dari data mining yang digunakan untuk menentukan produk-produk manakah yang akan dibeli oleh pelanggan secara bersamaan dengan melakukan analisa terhadap daftar transaksi pelangganPeneliti melakukan survey mengenai tata letak layout di Hypermart Bangkalan. Dari hasil survey peneliti menemukan permasalahan yang berhubungan dengan tata letak layout di perusahaan ritel tersebut. Berdasarkan hasil survey ditemukan bahwa tata letak barang Hypermart dalam pengaturannya menggunakan aturan penataan berdasarkan jenis produk, ukuran dan ciri khas produk. Pengaturan posisi produk di minimarket Hypermart Bangkalan masih menggunakan subyektifitas manajemen dan tidak memperhatikan dari segi perilaku konsumen. Dari hasil perhitungan nilai support factor, confidence serta improvement ratio dapat di analisis bahwa 23 kategori produk dapat di analisis secara keseluruhan. Terdapat 506 kombinasi pasangan kategori produk yang digunakan dalam penentuan Layout.
Abstrak (Clean): market basket analysis merupakan salah satu teknik dari data mining yang digunakan untuk menentukan produkproduk manakah yang akan dibeli oleh pelanggan secara bersamaan dengan melakukan analisa terhadap daftar transaksi pelangganpeneliti melakukan survey mengenai tata letak layout di hypermart bangkalan dari hasil survey peneliti menemukan permasalahan yang berhubungan dengan tata letak layout di perusahaan ritel tersebut berdasarkan hasil survey ditemukan bahwa tata letak barang hypermart dalam pengaturannya menggunakan aturan penataan berdasarkan jenis produk ukuran dan ciri khas produk pengaturan posisi produk di minimarket hypermart bangkalan masih menggunakan subyektifitas manajemen dan tidak memperhatikan dari segi perilaku konsumen dari hasil perhitungan nilai support factor confidence serta improvement ratio dapat di analisis bahwa kategori produk dapat di analisis secara keseluruhan terdapat kombinasi pasangan kategori produk yang digunakan dalam penentuan layout
Abstrak (Stopwords Removed): market basket analysis salah satu teknik data mining digunakan menentukan produkproduk manakah dibeli pelanggan secara bersamaan melakukan analisa daftar transaksi pelangganpeneliti melakukan survey mengenai tata letak layout hypermart bangkalan hasil survey peneliti menemukan permasalahan berhubungan tata letak layout perusahaan ritel tersebut berdasarkan hasil survey ditemukan tata letak barang hypermart pengaturannya menggunakan aturan penataan berdasarkan jenis produk ukuran ciri khas produk pengaturan posisi produk minimarket hypermart bangkalan masih menggunakan subyektifitas manajemen memperhatikan segi perilaku konsumen hasil perhitungan nilai support factor confidence improvement ratio dapat analisis kategori produk dapat analisis secara keseluruhan terdapat kombinasi pasangan kategori produk digunakan penentuan layout
Abstrak (Stemmed): market basket analysis salah satu teknik data mining guna tentu produkproduk mana beli langgan cara sama laku analisa daftar transaksi pelangganpeneliti laku survey kena tata letak layout hypermart bangkal hasil survey teliti temu masalah hubung tata letak layout usaha ritel sebut dasar hasil survey temu tata letak barang hypermart atur guna atur tata dasar jenis produk ukur ciri khas produk atur posisi produk minimarket hypermart bangkal masih guna subyektifitas manajemen perhati segi perilaku konsumen hasil hitung nilai support factor confidence improvement ratio dapat analisis kategori produk dapat analisis cara seluruh dapat kombinasi pasang kategori produk guna tentu layout
Abstrak (Corrected): market basket analysis salad sat tennis data mining gun tent produkproduk mana bell hangman cara same lake analyst dafter transaksi pelangganpeneliti lake survey ken data leak layout hypermarket bangka hail survey elite temp marsala hung data leak layout sara rite debut dakar hail survey temp data leak baring hypermarket amur gun amur data dakar penis proud ukr cirri has proud amur polish proud minimarket hypermarket bangka mash gun subyektifitas management perhaps semi perilaku consumed hail hiding nilgai support factor confidence improvement ratio apart analysis category proud apart analysis cara seluruh apart kombinasi padang category proud gun tent layout
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produk': 5, 'guna': 4, 'tata': 4, 'survey': 3, 'letak': 3, 'layout': 3, 'hypermart': 3, 'hasil': 3, 'atur': 3, 'dapat': 3, 'tentu': 2, 'cara': 2, 'laku': 2, 'bangkal': 2, 'temu': 2, 'dasar': 2, 'analisis': 2, 'kategori': 2, 'market': 1, 'basket': 1, 'analysis': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'teknik': 1, 'data': 1, 'mining': 1, 'produkproduk': 1, 'mana': 1, 'beli': 1, 'langgan': 1, 'sama': 1, 'analisa': 1, 'daftar': 1, 'transaksi': 1, 'pelangganpeneliti': 1, 'kena': 1, 'teliti': 1, 'masalah': 1, 'hubung': 1, 'usaha': 1, 'ritel': 1, 'sebut': 1, 'barang': 1, 'jenis': 1, 'ukur': 1, 'ciri': 1, 'khas': 1, 'posisi': 1, 'minimarket': 1, 'masih': 1, 'subyektifitas': 1, 'manajemen': 1, 'perhati': 1, 'segi': 1, 'perilaku': 1, 'konsumen': 1, 'hitung': 1, 'nilai': 1, 'support': 1, 'factor': 1, 'confidence': 1, 'improvement': 1, 'ratio': 1, 'seluruh': 1, 'kombinasi': 1, 'pasang': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'of': 19, 'layout': 6, 'in': 5, 'to': 3, 'products': 3, 'be': 3, 'survey': 3, 'hypermart': 3, 'product': 3, 'and': 3, 'analysis': 2, 'are': 2, 'used': 2, 'a': 2, 'bangkal': 2, 'from': 2, 'found': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'that': 2, 'using': 2, 'can': 2, 'analyzed': 2, 'categories': 2, 'market': 1, 'basket': 1, 'is': 1, 'one': 1, 'data': 1, 'mining': 1, 'techniques': 1, 'determine': 1, 'which': 1, 'will': 1, 'purchased': 1, 'by': 1, 'customer': 1, 'together': 1, 'with': 1, 'list': 1, 'transactions': 1, 'pelangganpeneliti': 1, 'conducted': 1, 'regarding': 1, 'at': 1, 'researchers': 1, 'problems': 1, 'related': 1, 'retail': 1, 'company': 1, 'results': 1, 'goods': 1, 'its': 1, 'settings': 1, 'rules': 1, 'arrangement': 1, 'type': 1, 'size': 1, 'characteristics': 1, 'setting': 1, 'position': 1, 'mini': 1, 'still': 1, 'subjectivity': 1, 'management': 1, 'do': 1, 'not': 1, 'pay': 1, 'attention': 1, 'terms': 1, 'consumer': 1, 'behavior': 1, 'calculation': 1, 'value': 1, 'support': 1, 'factor': 1, 'confidence': 1, 'improvement': 1, 'ratio': 1, 'as': 1, 'whole': 1, 'there': 1, 'combinations': 1, 'pairs': 1, 'determination': 1})
-------------------------------------------
--- Data #298 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Erdiana Eka Septia Dewi
Judul: Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kepuasan Mahasiswa Terhadap Pelayanan Program Studi Teknik Industri Universitas Trunojoyo Madura
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.si.,M.T
Pembimbing 2: Agus Salim, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Pada penelitian ini menganalisa mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi ketidak kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan yang diberikan oleh Prodi Teknik Industri dengan dengan cara mereduksi 16 variabel yang telah diuji validitas dan reliabilitas menjadi 13 variabel diantaranya adalah Kebersiha dan kerapian ruang kuliah, Kebersihan dan kerapian ruang dosen, Kebersihan dan kerapian ruang asisten, Fasilitas toilet, Kebersihan dan kerapian labolatorium, Fasilitas penerangan ruangan, Fasilitas meja dan kursi, Fasilitas ac, Pelayanan admin, Pelayanan fakultas, Pelayanan ruang baca, Pelayanan asisten labolatorium,serta Ketersediaan buku bacaan kedalam 5 faktor baru hasil dari pengolahan data mengguanakan analisis faktor dengan penamaan sebagai berikut Faktor Gedung Kuliah, Faktor Labolatorium, Faktor Fakultas, Faktor PelayananUtama serta Faktor Pelayanan Labolatorium. Dari 5 faktor baru tersebut diolah kembali menggunakan metode analisis SWOT guna memberikan rekomendasi perbaikan pada prodi teknik industri dengan menggunakan analisis IFAS dan EFAS dan menghasilkan rumusan strategi perbaikan.
Kata kunci: Kepuasan Mahasiswa, Analisis Factor, Analisis SWOT, Strategi Perbaikan
Abstrak (Clean): abstrak pada penelitian ini menganalisa mengenai faktorfaktor yang mempengaruhi ketidak kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan yang diberikan oleh prodi teknik industri dengan dengan cara mereduksi variabel yang telah diuji validitas dan reliabilitas menjadi variabel diantaranya adalah kebersiha dan kerapian ruang kuliah kebersihan dan kerapian ruang dosen kebersihan dan kerapian ruang asisten fasilitas toilet kebersihan dan kerapian labolatorium fasilitas penerangan ruangan fasilitas meja dan kursi fasilitas ac pelayanan admin pelayanan fakultas pelayanan ruang baca pelayanan asisten labolatoriumserta ketersediaan buku bacaan kedalam faktor baru hasil dari pengolahan data mengguanakan analisis faktor dengan penamaan sebagai berikut faktor gedung kuliah faktor labolatorium faktor fakultas faktor pelayananutama serta faktor pelayanan labolatorium dari faktor baru tersebut diolah kembali menggunakan metode analisis swot guna memberikan rekomendasi perbaikan pada prodi teknik industri dengan menggunakan analisis ifas dan efas dan menghasilkan rumusan strategi perbaikan kata kunci kepuasan mahasiswa analisis factor analisis swot strategi perbaikan
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak penelitian menganalisa mengenai faktorfaktor mempengaruhi ketidak kepuasan mahasiswa pelayanan diberikan prodi teknik industri cara mereduksi variabel diuji validitas reliabilitas menjadi variabel diantaranya kebersiha kerapian ruang kuliah kebersihan kerapian ruang dosen kebersihan kerapian ruang asisten fasilitas toilet kebersihan kerapian labolatorium fasilitas penerangan ruangan fasilitas meja kursi fasilitas ac pelayanan admin pelayanan fakultas pelayanan ruang baca pelayanan asisten labolatoriumserta ketersediaan buku bacaan kedalam faktor baru hasil pengolahan data mengguanakan analisis faktor penamaan berikut faktor gedung kuliah faktor labolatorium faktor fakultas faktor pelayananutama faktor pelayanan labolatorium faktor baru tersebut diolah kembali menggunakan metode analisis swot memberikan rekomendasi perbaikan prodi teknik industri menggunakan analisis ifas efas menghasilkan rumusan strategi perbaikan kata kunci kepuasan mahasiswa analisis factor analisis swot strategi perbaikan
Abstrak (Stemmed): abstrak teliti menganalisa kena faktorfaktor pengaruh tidak puas mahasiswa layan beri prodi teknik industri cara reduksi variabel uji validitas reliabilitas jadi variabel antara kebersiha rapi ruang kuliah bersih rapi ruang dosen bersih rapi ruang asisten fasilitas toilet bersih rapi labolatorium fasilitas terang ruang fasilitas meja kursi fasilitas ac layan admin layan fakultas layan ruang baca layan asisten labolatoriumserta sedia buku baca dalam faktor baru hasil olah data mengguanakan analisis faktor nama ikut faktor gedung kuliah faktor labolatorium faktor fakultas faktor pelayananutama faktor layan labolatorium faktor baru sebut olah kembali guna metode analisis swot beri rekomendasi baik prodi teknik industri guna analisis ifas efas hasil rumus strategi baik kata kunci puas mahasiswa analisis factor analisis swot strategi baik
Abstrak (Corrected): abstract elite menganalisa ken faktorfaktor pengaruh tidal puts mahasiswa layman bert prod tennis industry cara reduksi variable uni validity reliability jade variable angara kebersiha rape rang julian perish rape rang dozen perish rape rang listen basilicas toilet perish rape labolatorium basilicas tearing rang basilicas mega kursk basilicas ac layman admit layman faults layman rang back layman listen labolatoriumserta media baku back dream factor bar hail blah data mengguanakan analysis factor nama it factor dung julian factor labolatorium factor faults factor pelayananutama factor layman labolatorium factor bar debut blah cembali gun metope analysis swot bert rekomendasi back prod tennis industry gun analysis ifs eras hail rumpus strategy back data bunch puts mahasiswa analysis factor analysis swot strategy back
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'faktor': 8, 'layan': 6, 'ruang': 5, 'analisis': 5, 'rapi': 4, 'fasilitas': 4, 'bersih': 3, 'labolatorium': 3, 'baik': 3, 'puas': 2, 'mahasiswa': 2, 'beri': 2, 'prodi': 2, 'teknik': 2, 'industri': 2, 'variabel': 2, 'kuliah': 2, 'asisten': 2, 'fakultas': 2, 'baca': 2, 'baru': 2, 'hasil': 2, 'olah': 2, 'guna': 2, 'swot': 2, 'strategi': 2, 'abstrak': 1, 'teliti': 1, 'menganalisa': 1, 'kena': 1, 'faktorfaktor': 1, 'pengaruh': 1, 'tidak': 1, 'cara': 1, 'reduksi': 1, 'uji': 1, 'validitas': 1, 'reliabilitas': 1, 'jadi': 1, 'antara': 1, 'kebersiha': 1, 'dosen': 1, 'toilet': 1, 'terang': 1, 'meja': 1, 'kursi': 1, 'ac': 1, 'admin': 1, 'labolatoriumserta': 1, 'sedia': 1, 'buku': 1, 'dalam': 1, 'data': 1, 'mengguanakan': 1, 'nama': 1, 'ikut': 1, 'gedung': 1, 'pelayananutama': 1, 'sebut': 1, 'kembali': 1, 'metode': 1, 'rekomendasi': 1, 'ifas': 1, 'efas': 1, 'rumus': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'factor': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 9, 'and': 9, 'factor': 9, 'of': 6, 'services': 5, 'analysis': 5, 'facilities': 4, 'in': 3, 'with': 3, 'tidiness': 3, 'cleanliness': 3, 'faculty': 3, 'room': 3, 'laboratories': 3, 'study': 2, 'that': 2, 'student': 2, 'satisfaction': 2, 'by': 2, 'industrial': 2, 'engineering': 2, 'variables': 2, 'for': 2, 'into': 2, 'as': 2, 'new': 2, 'using': 2, 'swot': 2, 'improvement': 2, 'abstract': 1, 'this': 1, 'analyzes': 1, 'factors': 1, 'influence': 1, 'lack': 1, 'provided': 1, 'prodi': 1, 'reducing': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'tested': 1, 'validity': 1, 'reliability': 1, 'which': 1, 'are': 1, 'kebersiha': 1, 'classrooms': 1, 'neatness': 1, 'rooms': 1, 'assistant': 1, 'toilet': 1, 'lighting': 1, 'tables': 1, 'chairs': 1, 'ac': 1, 'administration': 1, 'reading': 1, 'service': 1, 'assistants': 1, 'well': 1, 'availability': 1, 'textbooks': 1, 'results': 1, 'from': 1, 'use': 1, 'processing': 1, 'following': 1, 'naming': 1, 'lecture': 1, 'building': 1, 'pelayananutama': 1, 'laboratory': 1, 'reprocessed': 1, 'method': 1, 'to': 1, 'provide': 1, 'recommendations': 1, 'improvements': 1, 'programs': 1, 'ifas': 1, 'efas': 1, 'yield': 1, 'strategy': 1, 'formulation': 1, 'keywords': 1, 'strategies': 1})
-------------------------------------------
--- Data #299 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Dyan Shofia Pratiwi
Judul: ANALISIS PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU REBANA
(Studi Kasus: Pengerajin Rebana H.Abdoel Malik Kec. Bungah-Gresik)
Pembimbing 1: Mu'alim, S.T.,M.T
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Penelitian ini membahas tentang penyelesaian masalah persediaan bahan baku. Pengerajin rebana bapak H.Abdoel Malik yang terletak di kec.Bungah Gresik, memproduksi 3 jenis rebana yaitu rebana albanjari, rebana samroh dan hadrah. Bahan baku yang nilainya paling tinggi adalah kayu, ada 3 jenis kayu yang digunakan yaitu kayu nangka, kayu mangga dan kayu imboh. Data permintaan selama 3 tahun berturut-turut menunjukkan pola data adalah pola musiman, sehingga untuk menghitung biaya persediaan tidak dapat diselesaikan dengan EOQ klasik. Maka dari itu metode yang dapat digunakan adalah EOQ dinamis dan heuristik silver meal. Adapun permasalahan yang lain adalah tentang proses pemeliharaan bahan baku dalam gudang bahan baku yang kurang, sehingga menyebabkan serangan serangga rayap terhadap kayu yang disimpan. Untuk itu dalam penelitian ini juga akan mengetahui alternatif apa saja yang bisa digunakan dalam pemeliharaan bahan dalam gudang agar terhindar dari rayap. Dibuat beberapa skenario untuk mengetahui kombinasi alternatif penyimpanan mana yang dapat memberikan biaya persediaan paling ekonomis. Hasil dari penelitian ini adalah Alternatif penyimpanan yang dapat digunakan untuk menjaga kayu dari serangga rayap adalah alternatif 1 menggunakan teknik rendaman dingin dengan boraks kosentrasi 5% , menghasilkan biaya simpan sebanyak Rp. 7620,-. Alternatif 2 yaitu pemeliharaan bahan dilakukan dengan proses pengawetan rendaman dingin dengan zat termitisida yaitu stedfast 15 EC dengan kosentrasi 1 %, menghasilkan biaya simpan Rp. 6365,-. Dan alternatif yang terakhir adalah dengan fumigasi amonia menghasilkan biaya simpan sebesar Rp. 8237,-.skenario yang terpilih adalah skenario 14 dengan menggunakan metode wegner within yakni Rp.3.549.355,- dengan kombinasi alternatif 2 rendaman dingin dengan termitisida untuk kayu nangka, kayu mangga dan kayu imboh.
Abstrak (Clean): penelitian ini membahas tentang penyelesaian masalah persediaan bahan baku pengerajin rebana bapak habdoel malik yang terletak di kecbungah gresik memproduksi jenis rebana yaitu rebana albanjari rebana samroh dan hadrah bahan baku yang nilainya paling tinggi adalah kayu ada jenis kayu yang digunakan yaitu kayu nangka kayu mangga dan kayu imboh data permintaan selama tahun berturutturut menunjukkan pola data adalah pola musiman sehingga untuk menghitung biaya persediaan tidak dapat diselesaikan dengan eoq klasik maka dari itu metode yang dapat digunakan adalah eoq dinamis dan heuristik silver meal adapun permasalahan yang lain adalah tentang proses pemeliharaan bahan baku dalam gudang bahan baku yang kurang sehingga menyebabkan serangan serangga rayap terhadap kayu yang disimpan untuk itu dalam penelitian ini juga akan mengetahui alternatif apa saja yang bisa digunakan dalam pemeliharaan bahan dalam gudang agar terhindar dari rayap dibuat beberapa skenario untuk mengetahui kombinasi alternatif penyimpanan mana yang dapat memberikan biaya persediaan paling ekonomis hasil dari penelitian ini adalah alternatif penyimpanan yang dapat digunakan untuk menjaga kayu dari serangga rayap adalah alternatif menggunakan teknik rendaman dingin dengan boraks kosentrasi menghasilkan biaya simpan sebanyak rp alternatif yaitu pemeliharaan bahan dilakukan dengan proses pengawetan rendaman dingin dengan zat termitisida yaitu stedfast ec dengan kosentrasi menghasilkan biaya simpan rp dan alternatif yang terakhir adalah dengan fumigasi amonia menghasilkan biaya simpan sebesar rp skenario yang terpilih adalah skenario dengan menggunakan metode wegner within yakni rp dengan kombinasi alternatif rendaman dingin dengan termitisida untuk kayu nangka kayu mangga dan kayu imboh
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas tentang penyelesaian masalah persediaan bahan baku pengerajin rebana bapak habdoel malik terletak kecbungah gresik memproduksi jenis rebana rebana albanjari rebana samroh hadrah bahan baku nilainya paling tinggi kayu ada jenis kayu digunakan kayu nangka kayu mangga kayu imboh data permintaan selama tahun berturutturut menunjukkan pola data pola musiman menghitung biaya persediaan dapat diselesaikan eoq klasik metode dapat digunakan eoq dinamis heuristik silver meal adapun permasalahan lain tentang proses pemeliharaan bahan baku gudang bahan baku kurang menyebabkan serangan serangga rayap kayu disimpan penelitian mengetahui alternatif apa digunakan pemeliharaan bahan gudang terhindar rayap dibuat beberapa skenario mengetahui kombinasi alternatif penyimpanan mana dapat memberikan biaya persediaan paling ekonomis hasil penelitian alternatif penyimpanan dapat digunakan menjaga kayu serangga rayap alternatif menggunakan teknik rendaman dingin boraks kosentrasi menghasilkan biaya simpan sebanyak rp alternatif pemeliharaan bahan dilakukan proses pengawetan rendaman dingin zat termitisida stedfast ec kosentrasi menghasilkan biaya simpan rp alternatif terakhir fumigasi amonia menghasilkan biaya simpan sebesar rp skenario terpilih skenario menggunakan metode wegner within yakni rp kombinasi alternatif rendaman dingin termitisida kayu nangka kayu mangga kayu imboh
Abstrak (Stemmed): teliti bahas tentang selesai masalah sedia bahan baku rajin rebana bapak habdoel malik letak kecbungah gresik produksi jenis rebana rebana albanjari rebana samroh hadrah bahan baku nilai paling tinggi kayu ada jenis kayu guna kayu nangka kayu mangga kayu imboh data minta lama tahun berturutturut tunjuk pola data pola musim hitung biaya sedia dapat selesai eoq klasik metode dapat guna eoq dinamis heuristik silver meal adapun masalah lain tentang proses pelihara bahan baku gudang bahan baku kurang sebab serang serangga rayap kayu simpan teliti tahu alternatif apa guna pelihara bahan gudang hindar rayap buat beberapa skenario tahu kombinasi alternatif simpan mana dapat beri biaya sedia paling ekonomis hasil teliti alternatif simpan dapat guna jaga kayu serangga rayap alternatif guna teknik rendam dingin boraks kosentrasi hasil biaya simpan banyak rp alternatif pelihara bahan laku proses awet rendam dingin zat mitisida stedfast ec kosentrasi hasil biaya simpan rp alternatif akhir fumigasi amonia hasil biaya simpan besar rp skenario pilih skenario guna metode wegner within yakni rp kombinasi alternatif rendam dingin mitisida kayu nangka kayu mangga kayu imboh
Abstrak (Corrected): elite baas tenting seesaw marsala media bahai baku rain remand back handel mali leak kecbungah greek produksi penis remand remand albanjari remand sarah harsh bahai baku nilgai paling ting kay ada penis kay gun kay bangka kay manage kay limbo data mint lama thun berturutturut tuneup pola data pola music hiding bay media apart seesaw eon flask metope apart gun eon dynamic heuristic silver meal adapt marsala lain tenting proves pelihara bahai baku gang bahai baku during kebab sprang seringa royal kay simian elite tau alternative papa gun pelihara bahai gang hinder royal but beberapa scenario tau kombinasi alternative simian mana apart bert bay media paling economic hail elite alternative simian apart gun saga kay seringa royal alternative gun tennis random dinging borak kosentrasi hail bay simian banyan up alternative pelihara bahai lake proves wet random dinging at miticide stedfast e kosentrasi hail bay simian up alternative air fumigate ammonia hail bay simian bear up scenario pilch scenario gun metope wagner within yank up kombinasi alternative random dinging miticide kay bangka kay manage kay limbo
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kayu': 10, 'alternatif': 7, 'bahan': 6, 'guna': 6, 'simpan': 6, 'biaya': 5, 'baku': 4, 'rebana': 4, 'dapat': 4, 'hasil': 4, 'rp': 4, 'teliti': 3, 'sedia': 3, 'pelihara': 3, 'rayap': 3, 'skenario': 3, 'rendam': 3, 'dingin': 3, 'tentang': 2, 'selesai': 2, 'masalah': 2, 'jenis': 2, 'paling': 2, 'nangka': 2, 'mangga': 2, 'imboh': 2, 'data': 2, 'pola': 2, 'eoq': 2, 'metode': 2, 'proses': 2, 'gudang': 2, 'serangga': 2, 'tahu': 2, 'kombinasi': 2, 'kosentrasi': 2, 'mitisida': 2, 'bahas': 1, 'rajin': 1, 'bapak': 1, 'habdoel': 1, 'malik': 1, 'letak': 1, 'kecbungah': 1, 'gresik': 1, 'produksi': 1, 'albanjari': 1, 'samroh': 1, 'hadrah': 1, 'nilai': 1, 'tinggi': 1, 'ada': 1, 'minta': 1, 'lama': 1, 'tahun': 1, 'berturutturut': 1, 'tunjuk': 1, 'musim': 1, 'hitung': 1, 'klasik': 1, 'dinamis': 1, 'heuristik': 1, 'silver': 1, 'meal': 1, 'adapun': 1, 'lain': 1, 'kurang': 1, 'sebab': 1, 'serang': 1, 'apa': 1, 'hindar': 1, 'buat': 1, 'beberapa': 1, 'mana': 1, 'beri': 1, 'ekonomis': 1, 'jaga': 1, 'teknik': 1, 'boraks': 1, 'banyak': 1, 'laku': 1, 'awet': 1, 'zat': 1, 'stedfast': 1, 'ec': 1, 'akhir': 1, 'fumigasi': 1, 'amonia': 1, 'besar': 1, 'pilih': 1, 'wegner': 1, 'within': 1, 'yakni': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 15, 'is': 10, 'a': 10, 'wood': 8, 'in': 7, 'and': 7, 'to': 6, 'with': 6, 'tambourine': 5, 'are': 5, 'that': 5, 'raw': 4, 'materials': 4, 'used': 4, 'as': 4, 'cost': 4, 'can': 4, 'be': 4, 'alternative': 4, 'rp': 4, 'this': 3, 'study': 3, 'inventory': 3, 'maintenance': 3, 'termites': 3, 'alternatives': 3, 'savings': 3, 'material': 2, 'which': 2, 'types': 2, 'jackfruit': 2, 'mango': 2, 'imboh': 2, 'data': 2, 'demand': 2, 'for': 2, 'pattern': 2, 'eoq': 2, 'thus': 2, 'process': 2, 'warehouse': 2, 'determine': 2, 'combination': 2, 'cold': 2, 'bath': 2, 'concentration': 2, 'generate': 2, 'scenario': 2, 'discusses': 1, 'settlement': 1, 'problem': 1, 'maliks': 1, 'father': 1, 'craftsmen': 1, 'habdoel': 1, 'kecbungah': 1, 'located': 1, 'gresik': 1, 'produces': 1, 'albanjari': 1, 'samroh': 1, 'highest': 1, 'value': 1, 'there': 1, 'three': 1, 'years': 1, 'row': 1, 'shows': 1, 'seasonal': 1, 'so': 1, 'calculate': 1, 'not': 1, 'solved': 1, 'classical': 1, 'because': 1, 'varies': 1, 'but': 1, 'still': 1, 'methods': 1, 'dynamic': 1, 'heuristic': 1, 'silver': 1, 'meal': 1, 'other': 1, 'issues': 1, 'about': 1, 'lacking': 1, 'causing': 1, 'insect': 1, 'attack': 1, 'on': 1, 'stored': 1, 'therefore': 1, 'will': 1, 'also': 1, 'any': 1, 'could': 1, 'order': 1, 'avoid': 1, 'made': 1, 'couple': 1, 'scenarios': 1, 'storage': 1, 'provide': 1, 'most': 1, 'economical': 1, 'costs': 1, 'results': 1, 'safe': 1, 'keep': 1, 'from': 1, 'insects': 1, 'uses': 1, 'boron': 1, 'much': 1, 'done': 1, 'by': 1, 'soaking': 1, 'preservation': 1, 'substance': 1, 'stedfast': 1, 'termiticide': 1, 'ec': 1, 'last': 1, 'fumigation': 1, 'ammonia': 1, 'produce': 1, 'selected': 1, 'using': 1, 'wegner': 1, 'within': 1, 'method': 1, 'cool': 1, 'mitisida': 1})
-------------------------------------------
--- Data #300 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Yuliatin
Judul: Efektifitas pemakaian alat pelindung diri (APD) dan pengawasan pekerja untuk meningkatkan perilaku kerja kesehatan dan keselamatan kerja (K3)
(Studi Kasus : Sentra Batik UD.Vatur Jaya Tanjung Bumi, Ba
Pembimbing 1: Nachnul Ansori, S.T., M.T
Pembimbing 2: Fitri Agustina, S.T., M.t
Abstrak (Raw): Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) merupakan sebuah rangkaian usaha untuk menciptakan sebuah perilaku aman dalam sebuah suasana kerja dalam sebuah perusahaan. Meurut Ramli (2010) terjadinya sebuah kecelakaan kerja dapat menyebabkan beberapa kerugian, baik kerugian secara langsung (direct cost) ataupu kerugian secara tidak langsung (indirect cost). UD.Vatur jaya merupakan sebuah industri yang bergerak dalam bidang industri kreatif batik yang berada di kampung batik desa Tanjung bumi, Bangkalan, Madura. Pekerja UD. Vatur jaya belum memiliki kesadaran penuh akan pentingnya kesehatan dan keselamatan kerja di lingkungan kerja. Hal ini terjadi karena beberapa faktor, salah satunya karena kurangnya pengawasan dalam pergantian alat pelindung diri yang telah usang. Sehingga, variabel yang menjadi fokus penelitian yaitu pemakaian alat pelindung diri (APD) dan pengawasan pekerja. Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa jauh peningkatan kesadaran pekerja akan pentingnya kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dengan melakukan pengamatan langsung menggunakan teknik sampling sebelum dilakukan intervensi dan setelah adanya implementasi intervensi. Target perilaku diperoleh berdasarkan indikator atribut dari penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya oleh Ansori dkk (2015). Perubahan perilaku dilihat berdasar pada perubahan nilai Safety behaviour index (SBI). Hasil yang diperoleh berdasarkan pada nilai SBI pada proses pembatikan, pewarnaan, maupun pelorodan malam masih berada dalam kategori unsafe (perilaku tidak aman) pada target perilaku pengawasan pekerja.
Kata kunci : K3, Safety Behaviour Index, APD, Teknik sampling.
Abstrak (Clean): kesehatan dan keselamatan kerja k merupakan sebuah rangkaian usaha untuk menciptakan sebuah perilaku aman dalam sebuah suasana kerja dalam sebuah perusahaan meurut ramli terjadinya sebuah kecelakaan kerja dapat menyebabkan beberapa kerugian baik kerugian secara langsung direct cost ataupu kerugian secara tidak langsung indirect cost udvatur jaya merupakan sebuah industri yang bergerak dalam bidang industri kreatif batik yang berada di kampung batik desa tanjung bumi bangkalan madura pekerja ud vatur jaya belum memiliki kesadaran penuh akan pentingnya kesehatan dan keselamatan kerja di lingkungan kerja hal ini terjadi karena beberapa faktor salah satunya karena kurangnya pengawasan dalam pergantian alat pelindung diri yang telah usang sehingga variabel yang menjadi fokus penelitian yaitu pemakaian alat pelindung diri apd dan pengawasan pekerja tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa jauh peningkatan kesadaran pekerja akan pentingnya kesehatan dan keselamatan kerja k dengan melakukan pengamatan langsung menggunakan teknik sampling sebelum dilakukan intervensi dan setelah adanya implementasi intervensi target perilaku diperoleh berdasarkan indikator atribut dari penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya oleh ansori dkk perubahan perilaku dilihat berdasar pada perubahan nilai safety behaviour index sbi hasil yang diperoleh berdasarkan pada nilai sbi pada proses pembatikan pewarnaan maupun pelorodan malam masih berada dalam kategori unsafe perilaku tidak aman pada target perilaku pengawasan pekerja kata kunci k safety behaviour index apd teknik sampling
Abstrak (Stopwords Removed): kesehatan keselamatan kerja k rangkaian usaha menciptakan perilaku aman suasana kerja perusahaan meurut ramli terjadinya kecelakaan kerja dapat menyebabkan beberapa kerugian baik kerugian secara langsung direct cost ataupu kerugian secara langsung indirect cost udvatur jaya industri bergerak bidang industri kreatif batik berada kampung batik desa tanjung bumi bangkalan madura pekerja ud vatur jaya belum memiliki kesadaran penuh pentingnya kesehatan keselamatan kerja lingkungan kerja terjadi beberapa faktor salah satunya kurangnya pengawasan pergantian alat pelindung diri usang variabel menjadi fokus penelitian pemakaian alat pelindung diri apd pengawasan pekerja tujuan ingin dicapai penelitian mengetahui seberapa jauh peningkatan kesadaran pekerja pentingnya kesehatan keselamatan kerja k melakukan pengamatan langsung menggunakan teknik sampling dilakukan intervensi adanya implementasi intervensi target perilaku diperoleh berdasarkan indikator atribut penelitian pernah dilakukan sebelumnya ansori dkk perubahan perilaku dilihat berdasar perubahan nilai safety behaviour index sbi hasil diperoleh berdasarkan nilai sbi proses pembatikan pewarnaan maupun pelorodan malam masih berada kategori unsafe perilaku aman target perilaku pengawasan pekerja kata kunci k safety behaviour index apd teknik sampling
Abstrak (Stemmed): sehat selamat kerja k rangkai usaha cipta perilaku aman suasana kerja usaha meurut ramli jadi celaka kerja dapat sebab beberapa rugi baik rugi cara langsung direct cost ataupu rugi cara langsung indirect cost udvatur jaya industri gerak bidang industri kreatif batik ada kampung batik desa tanjung bumi bangkal madura kerja ud vatur jaya belum milik sadar penuh penting sehat selamat kerja lingkung kerja jadi beberapa faktor salah satu kurang awas ganti alat lindung diri usang variabel jadi fokus teliti pakai alat lindung diri apd awas kerja tuju ingin capai teliti tahu berapa jauh tingkat sadar kerja penting sehat selamat kerja k laku amat langsung guna teknik sampling laku intervensi ada implementasi intervensi target perilaku oleh dasar indikator atribut teliti pernah laku belum ansori dkk ubah perilaku lihat dasar ubah nilai safety behaviour index sbi hasil oleh dasar nilai sbi proses bati warna maupun pelorodan malam masih ada kategori unsafe perilaku aman target perilaku awas kerja kata kunci k safety behaviour index apd teknik sampling
Abstrak (Corrected): seat seaman era k bangka sara city perilaku man susana era sara meerut rally jade clara era apart kebab beberapa rug back rug cara lansing direct cost taupe rug cara lansing indirect cost udvatur jay industry gera biding industry keratin batik ada kampong batik desk tanning bump bangka madura era up vatu jay begum milk radar punch panting seat seaman era linking era jade beberapa factor salad sat during was anti flat finding dirt using variable jade focus elite sakai flat finding dirt and was era juju begin capri elite tau berate each dingbat radar era panting seat seaman era k lake mat lansing gun tennis sampling lake intervene ada implements intervene target perilaku olen dakar indicator tribute elite perish lake begum absorb dak bah perilaku that dakar bah nilgai safety behavior index ski hail olen dakar nilgai ski proves bath wanna maun pelorodan madam mash ada category unsafe perilaku man target perilaku was era data bunch k safety behavior index and tennis sampling
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 10, 'perilaku': 5, 'sehat': 3, 'selamat': 3, 'k': 3, 'jadi': 3, 'rugi': 3, 'langsung': 3, 'ada': 3, 'awas': 3, 'teliti': 3, 'laku': 3, 'dasar': 3, 'usaha': 2, 'aman': 2, 'beberapa': 2, 'cara': 2, 'cost': 2, 'jaya': 2, 'industri': 2, 'batik': 2, 'belum': 2, 'sadar': 2, 'penting': 2, 'alat': 2, 'lindung': 2, 'diri': 2, 'apd': 2, 'teknik': 2, 'sampling': 2, 'intervensi': 2, 'target': 2, 'oleh': 2, 'ubah': 2, 'nilai': 2, 'safety': 2, 'behaviour': 2, 'index': 2, 'sbi': 2, 'rangkai': 1, 'cipta': 1, 'suasana': 1, 'meurut': 1, 'ramli': 1, 'celaka': 1, 'dapat': 1, 'sebab': 1, 'baik': 1, 'direct': 1, 'ataupu': 1, 'indirect': 1, 'udvatur': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'kreatif': 1, 'kampung': 1, 'desa': 1, 'tanjung': 1, 'bumi': 1, 'bangkal': 1, 'madura': 1, 'ud': 1, 'vatur': 1, 'milik': 1, 'penuh': 1, 'lingkung': 1, 'faktor': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'kurang': 1, 'ganti': 1, 'usang': 1, 'variabel': 1, 'fokus': 1, 'pakai': 1, 'tuju': 1, 'ingin': 1, 'capai': 1, 'tahu': 1, 'berapa': 1, 'jauh': 1, 'tingkat': 1, 'amat': 1, 'guna': 1, 'implementasi': 1, 'indikator': 1, 'atribut': 1, 'pernah': 1, 'ansori': 1, 'dkk': 1, 'lihat': 1, 'hasil': 1, 'proses': 1, 'bati': 1, 'warna': 1, 'maupun': 1, 'pelorodan': 1, 'malam': 1, 'masih': 1, 'kategori': 1, 'unsafe': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 16, 'the': 16, 'in': 7, 'and': 5, 'safety': 5, 'is': 5, 'a': 4, 'behavior': 4, 'on': 4, 'health': 3, 'ohs': 3, 'to': 3, 'based': 3, 'research': 3, 'occupational': 2, 'workplace': 2, 'cost': 2, 'or': 2, 'udvatur': 2, 'jaya': 2, 'batik': 2, 'workers': 2, 'awareness': 2, 'about': 2, 'importance': 2, 'this': 2, 'ppe': 2, 'worker': 2, 'sampling': 2, 'techniques': 2, 'value': 2, 'index': 2, 'sbi': 2, 'series': 1, 'efforts': 1, 'create': 1, 'safe': 1, 'working': 1, 'atmosphere': 1, 'company': 1, 'ramli': 1, 'occurrence': 1, 'an': 1, 'accident': 1, 'could': 1, 'bring': 1, 'some': 1, 'damages': 1, 'including': 1, 'loss': 1, 'direct': 1, 'indirect': 1, 'one': 1, 'creative': 1, 'industries': 1, 'tanjung': 1, 'bumi': 1, 'bangkal': 1, 'madura': 1, 'do': 1, 'not': 1, 'have': 1, 'full': 1, 'case': 1, 'focus': 1, 'use': 1, 'personal': 1, 'protective': 1, 'equipment': 1, 'supervision': 1, 'goal': 1, 'determine': 1, 'how': 1, 'far': 1, 'enhancement': 1, 'by': 1, 'as': 1, 'observation': 1, 'method': 1, 'before': 1, 'intervention': 1, 'after': 1, 'implementation': 1, 'interventions': 1, 'get': 1, 'target': 1, 'obtained': 1, 'indicators': 1, 'attributes': 1, 'previous': 1, 'ansori': 1, 'dkk': 1, 'process': 1, 'staining': 1, 'pelorodan': 1, 'still': 1, 'categorized': 1, 'into': 1, 'unsafe': 1, 'variables': 1, 'monitoring': 1, 'keywords': 1, 'behaviour': 1})
-------------------------------------------
--- Data #301 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: catur rahmawati
Judul: Pengukuran Kinerja Supply Chain dengan Pendekatan Model Supply Chain Operations Reference (SCOR) pada Perusahaan Karung
Pembimbing 1: Ika deefi Anna, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Agus Salim , S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Pengukuran kinerja supply chain adalah suatu proses menentukan keberhasilan dari sistem dalam mencapai tujuannya dengan cara pemantauan serta laporan keseharian dari tiap program yang diadakan sesuai dengan tujuan yang ditentukan sebelumnya dengan menggunakan ukuran kinerja yang sesuai dengan tujuan dari ukuran yang dijabarkan. Metode yang akan digunakan dalam pengukuran kinerja supply chain ini adalah supply chain operations reference atau SCOR versi 10.0 dimana metode ini merupakan salah satu metode yang dapat digunakan dalam pengukuran kinerja supply chain yang dapat mewakili keadaan yang ada pada PT. Karung Emas. Model SCOR versi 10.0 ini terdiri dari 5 atribut yaitu Responsivenes, Reability, Agility, Cost dan Asset. Perhitungan pengukuran kinerja supply chain menggunakan indikator tingkat satu yang terdiri dari pemenuhan pesanan secara sempurna, waktu dan siklus pemenuhan pesanan, fleksibilitas supply chain dalam rangka pemenuhan peningkatan pesanan, adaptabilitas supply chain dalam rangka penurunan pesanan, Biaya manajemen supply chain, harga pokok penjualan, waktu siklus kas ke kas, imbalan terhadap aset tidak tetap dan imbalan terhadap modal kerja. Dari hasil kesimpulan didapatkan nilai pencapaian yang dihasilkan telah memenuhi target yang telah ditetapkan. Terdapat dua indikator yakni imbalan terhadap aset tidak bergerak dengan persentase pencapaian 88% dan pemenuhan secara sempurna dengan persentase pencapaian 91% yang perlu dilakukannya peningkatan kinerja serta pengkajian ulang guna memaksimumkan target yang diinginkan perusahaan
Abstrak (Clean): pengukuran kinerja supply chain adalah suatu proses menentukan keberhasilan dari sistem dalam mencapai tujuannya dengan cara pemantauan serta laporan keseharian dari tiap program yang diadakan sesuai dengan tujuan yang ditentukan sebelumnya dengan menggunakan ukuran kinerja yang sesuai dengan tujuan dari ukuran yang dijabarkan metode yang akan digunakan dalam pengukuran kinerja supply chain ini adalah supply chain operations reference atau scor versi dimana metode ini merupakan salah satu metode yang dapat digunakan dalam pengukuran kinerja supply chain yang dapat mewakili keadaan yang ada pada pt karung emas model scor versi ini terdiri dari atribut yaitu responsivenes reability agility cost dan asset perhitungan pengukuran kinerja supply chain menggunakan indikator tingkat satu yang terdiri dari pemenuhan pesanan secara sempurna waktu dan siklus pemenuhan pesanan fleksibilitas supply chain dalam rangka pemenuhan peningkatan pesanan adaptabilitas supply chain dalam rangka penurunan pesanan biaya manajemen supply chain harga pokok penjualan waktu siklus kas ke kas imbalan terhadap aset tidak tetap dan imbalan terhadap modal kerja dari hasil kesimpulan didapatkan nilai pencapaian yang dihasilkan telah memenuhi target yang telah ditetapkan terdapat dua indikator yakni imbalan terhadap aset tidak bergerak dengan persentase pencapaian dan pemenuhan secara sempurna dengan persentase pencapaian yang perlu dilakukannya peningkatan kinerja serta pengkajian ulang guna memaksimumkan target yang diinginkan perusahaan
Abstrak (Stopwords Removed): pengukuran kinerja supply chain proses menentukan keberhasilan sistem mencapai tujuannya cara pemantauan laporan keseharian tiap program diadakan sesuai tujuan ditentukan sebelumnya menggunakan ukuran kinerja sesuai tujuan ukuran dijabarkan metode digunakan pengukuran kinerja supply chain supply chain operations reference scor versi dimana metode salah satu metode dapat digunakan pengukuran kinerja supply chain dapat mewakili keadaan ada pt karung emas model scor versi terdiri atribut responsivenes reability agility cost asset perhitungan pengukuran kinerja supply chain menggunakan indikator tingkat satu terdiri pemenuhan pesanan secara sempurna waktu siklus pemenuhan pesanan fleksibilitas supply chain rangka pemenuhan peningkatan pesanan adaptabilitas supply chain rangka penurunan pesanan biaya manajemen supply chain harga pokok penjualan waktu siklus kas kas imbalan aset tetap imbalan modal kerja hasil kesimpulan didapatkan nilai pencapaian dihasilkan memenuhi target ditetapkan terdapat dua indikator yakni imbalan aset bergerak persentase pencapaian pemenuhan secara sempurna persentase pencapaian perlu dilakukannya peningkatan kinerja pengkajian ulang memaksimumkan target diinginkan perusahaan
Abstrak (Stemmed): ukur kerja supply chain proses tentu hasil sistem capai tuju cara pantau lapor hari tiap program ada sesuai tuju tentu belum guna ukur kerja sesuai tuju ukur jabar metode guna ukur kerja supply chain supply chain operations reference scor versi mana metode salah satu metode dapat guna ukur kerja supply chain dapat wakil ada ada pt karung emas model scor versi diri atribut responsivenes reability agility cost asset hitung ukur kerja supply chain guna indikator tingkat satu diri penuh pesan cara sempurna waktu siklus penuh pesan fleksibilitas supply chain rangka penuh tingkat pesan adaptabilitas supply chain rangka turun pesan biaya manajemen supply chain harga pokok jual waktu siklus kas kas imbal aset tetap imbal modal kerja hasil simpul dapat nilai capai hasil penuh target tetap dapat dua indikator yakni imbal aset gerak persentase capai penuh cara sempurna persentase capai perlu laku tingkat kerja kaji ulang maksimum target ingin usaha
Abstrak (Corrected): ukr era supply chain proves tent hail sister capri juju cara pants labor hard tip program ada sexual juju tent begum gun ukr era sexual juju ukr babar metope gun ukr era supply chain supply chain operations reference score verse mana metope salad sat metope apart gun ukr era supply chain apart wail ada ada pt caring mas model score verse dirt tribute responsiveness ability agility cost asset hiding ukr era supply chain gun indicator dingbat sat dirt punch pecan cara tempura want skills punch pecan fleksibilitas supply chain bangka punch dingbat pecan adaptability supply chain bangka turn pecan bay management supply chain hard look dual want skills was was gimbal set team gimbal modal era hail simple apart nilgai capri hail punch target team apart due indicator yank gimbal set gera percentage capri punch cara tempura percentage capri peru lake dingbat era kanji slang maximum target begin sara
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'supply': 8, 'chain': 8, 'kerja': 7, 'ukur': 6, 'penuh': 5, 'capai': 4, 'guna': 4, 'dapat': 4, 'pesan': 4, 'hasil': 3, 'tuju': 3, 'cara': 3, 'ada': 3, 'metode': 3, 'tingkat': 3, 'imbal': 3, 'tentu': 2, 'sesuai': 2, 'scor': 2, 'versi': 2, 'satu': 2, 'diri': 2, 'indikator': 2, 'sempurna': 2, 'waktu': 2, 'siklus': 2, 'rangka': 2, 'kas': 2, 'aset': 2, 'tetap': 2, 'target': 2, 'persentase': 2, 'proses': 1, 'sistem': 1, 'pantau': 1, 'lapor': 1, 'hari': 1, 'tiap': 1, 'program': 1, 'belum': 1, 'jabar': 1, 'operations': 1, 'reference': 1, 'mana': 1, 'salah': 1, 'wakil': 1, 'pt': 1, 'karung': 1, 'emas': 1, 'model': 1, 'atribut': 1, 'responsivenes': 1, 'reability': 1, 'agility': 1, 'cost': 1, 'asset': 1, 'hitung': 1, 'fleksibilitas': 1, 'adaptabilitas': 1, 'turun': 1, 'biaya': 1, 'manajemen': 1, 'harga': 1, 'pokok': 1, 'jual': 1, 'modal': 1, 'simpul': 1, 'nilai': 1, 'dua': 1, 'yakni': 1, 'gerak': 1, 'perlu': 1, 'laku': 1, 'kaji': 1, 'ulang': 1, 'maksimum': 1, 'ingin': 1, 'usaha': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 19, 'the': 14, 'supply': 8, 'chain': 8, 'which': 6, 'performance': 6, 'is': 6, 'to': 6, 'and': 5, 'in': 4, 'method': 3, 'cost': 3, 'fulfillment': 3, 'ordered': 3, 'measurement': 2, 'be': 2, 'used': 2, 'one': 2, 'are': 2, 'asset': 2, 'ordering': 2, 'increase': 2, 'cash': 2, 'return': 2, 'for': 2, 'research': 1, 'discusses': 1, 'performancefromthe': 1, 'company': 1, 'produce': 1, 'sack': 1, 'will': 1, 'measuring': 1, 'reference': 1, 'or': 1, 'scor': 1, 'version': 1, 'where': 1, 'this': 1, 'that': 1, 'can': 1, 'measure': 1, 'represent': 1, 'circumstance': 1, 'at': 1, 'pt': 1, 'xyz': 1, 'model': 1, 'scorversion': 1, 'consists': 1, 'five': 1, 'attributes': 1, 'responsivenes': 1, 'reability': 1, 'agility': 1, 'calculationof': 1, 'usethe': 1, 'indicator': 1, 'level': 1, 'consist': 1, 'fulfillmentperfectlyordered': 1, 'time': 1, 'cycle': 1, 'flexibility': 1, 'adaptability': 1, 'decreasing': 1, 'management': 1, 'sales': 1, 'cycletime': 1, 'fixing': 1, 'working': 1, 'capital': 1, 'from': 1, 'results': 1, 'obtained': 1, 'conclusion': 1, 'resulting': 1, 'achievementvalue': 1, 'fullfilled': 1, 'target': 1, 'there': 1, 'two': 1, 'indicators': 1, 'concerningthe': 1, 'award': 1, 'presentage': 1, 'perfectly': 1, 'with': 1, 'percentage': 1, 'achieved': 1, 'need': 1, 'review': 1, 'improvement': 1, 'order': 1, 'maximize': 1, 'companytarget': 1})
-------------------------------------------
--- Data #302 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Hafidatur Rohmah
Judul: PENGARUH KUALITAS UNTUK MENGETAHUI KEPUASAN NASABAH PADA PELAYANAN BANK BTN CABANG BANGKALAN
Pembimbing 1: Ida Lumintu, ST., MT., Ph.D.
Pembimbing 2: Indra Cahyadi,ST., M.Bus,Ph.D.
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terhadap kepuasan nasabah pada Bank BTN Cabang Bangkalan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan penyebaran kuesioner sebanyak 100 responden untuk mengetahui kepuasan nasabah dengan menggunakan metode Servqual Dimensions, dan Regresi Linier Berganda. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan Regresi Linier Berganda kualitas pelayanan yang terdiri dari tangible, reliability, responsiveness, assurance dan empathy berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan nasabah berdasarkan analisis koefisien determinasi (R2) sebesar 53.7% dan variabel yang paling dipertimbangkan terhadap kepuasan nasabah adalah variabel tangible, karena memiliki nilai thitung yang paling besar dibandingkan dengan variabel lainnya sebesar 3.766.
Kata Kunci: Servqual Dimensions, Kepuasan Nasabah, Regresi Linier Berganda
?
Abstrak (Clean): abstrak penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terhadap kepuasan nasabah pada bank btn cabang bangkalan penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan penyebaran kuesioner sebanyak responden untuk mengetahui kepuasan nasabah dengan menggunakan metode servqual dimensions dan regresi linier berganda berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan regresi linier berganda kualitas pelayanan yang terdiri dari tangible reliability responsiveness assurance dan empathy berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan nasabah berdasarkan analisis koefisien determinasi r sebesar dan variabel yang paling dipertimbangkan terhadap kepuasan nasabah adalah variabel tangible karena memiliki nilai thitung yang paling besar dibandingkan dengan variabel lainnya sebesar kata kunci servqual dimensions kepuasan nasabah regresi linier berganda
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak penelitian bertujuan mengetahui pengaruh kepuasan nasabah bank btn cabang bangkalan penelitian menggunakan metode kuantitatif penyebaran kuesioner sebanyak responden mengetahui kepuasan nasabah menggunakan metode servqual dimensions regresi linier berganda berdasarkan hasil penelitian menggunakan regresi linier berganda kualitas pelayanan terdiri tangible reliability responsiveness assurance empathy berpengaruh secara signifikan kepuasan nasabah berdasarkan analisis koefisien determinasi r sebesar variabel paling dipertimbangkan kepuasan nasabah variabel tangible memiliki nilai thitung paling besar dibandingkan variabel lainnya sebesar kata kunci servqual dimensions kepuasan nasabah regresi linier berganda
Abstrak (Stemmed): abstrak teliti tuju tahu pengaruh puas nasabah bank btn cabang bangkal teliti guna metode kuantitatif sebar kuesioner banyak responden tahu puas nasabah guna metode servqual dimensions regresi linier ganda dasar hasil teliti guna regresi linier ganda kualitas layan diri tangible reliability responsiveness assurance empathy pengaruh cara signifikan puas nasabah dasar analisis koefisien determinasi r besar variabel paling timbang puas nasabah variabel tangible milik nilai thitung paling besar banding variabel lain besar kata kunci servqual dimensions puas nasabah regresi linier ganda
Abstrak (Corrected): abstract elite juju tau pengaruh puts casaba bank bin cabana bangka elite gun metope kuantitatif sear questioner banyan responded tau puts casaba gun metope serval dimensions regress linger ganda dakar hail elite gun regress linger ganda kualitas layman dirt tangible reliability responsiveness assurance empathy pengaruh cara significant puts casaba dakar analysis koefisien determines r bear variable paling timing puts casaba variable tangible milk nilgai thing paling bear banding variable lain bear data bunch serval dimensions puts casaba regress linger ganda
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'puas': 5, 'nasabah': 5, 'teliti': 3, 'guna': 3, 'regresi': 3, 'linier': 3, 'ganda': 3, 'besar': 3, 'variabel': 3, 'tahu': 2, 'pengaruh': 2, 'metode': 2, 'servqual': 2, 'dimensions': 2, 'dasar': 2, 'tangible': 2, 'paling': 2, 'abstrak': 1, 'tuju': 1, 'bank': 1, 'btn': 1, 'cabang': 1, 'bangkal': 1, 'kuantitatif': 1, 'sebar': 1, 'kuesioner': 1, 'banyak': 1, 'responden': 1, 'hasil': 1, 'kualitas': 1, 'layan': 1, 'diri': 1, 'reliability': 1, 'responsiveness': 1, 'assurance': 1, 'empathy': 1, 'cara': 1, 'signifikan': 1, 'analisis': 1, 'koefisien': 1, 'determinasi': 1, 'r': 1, 'timbang': 1, 'milik': 1, 'nilai': 1, 'thitung': 1, 'banding': 1, 'lain': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'customer': 5, 'satisfaction': 5, 'of': 5, 'the': 4, 'on': 4, 'to': 3, 'by': 3, 'and': 3, 'multiple': 3, 'linear': 3, 'regression': 3, 'this': 2, 'study': 2, 'determine': 2, 'using': 2, 'servqual': 2, 'dimensions': 2, 'based': 2, 'tangible': 2, 'variable': 2, 'abstract': 1, 'purpose': 1, 'effect': 1, 'btn': 1, 'bank': 1, 'branch': 1, 'bangkal': 1, 'uses': 1, 'a': 1, 'quantitative': 1, 'method': 1, 'distributing': 1, 'questionnaires': 1, 'respondents': 1, 'research': 1, 'results': 1, 'quality': 1, 'service': 1, 'consisting': 1, 'reliability': 1, 'responsiveness': 1, 'assurance': 1, 'empathy': 1, 'significantly': 1, 'affect': 1, 'coefficient': 1, 'determination': 1, 'r': 1, 'that': 1, 'most': 1, 'consider': 1, 'is': 1, 'because': 1, 'it': 1, 'has': 1, 'greatest': 1, 'tcount': 1, 'compared': 1, 'with': 1, 'other': 1, 'variables': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #303 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muftiani Siti Hajar
Judul: PENERAPAN INTERVENSI PENAMBAHAN LAMPU RUANGAN DAN 5R UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PRILAKU AMAN DI SENTRA BATIK UD. VATUR JAYA TANJUNG BUMI BANGKALAN
Pembimbing 1: Fitri Agustina, S.T, M.T
Pembimbing 2: Nachnul Ansori, S.T M.T
Abstrak (Raw): Pada proses pembuatan batik Madura, khusunya di kecamatan Tanjung Bumi, kabupaten Bangkalan, Madura masih sangat minim atas kesadaran keselamatan kerja terhadap pengrajin batik. Dengan kondisi tidak aman ini, faktor bahaya yang dapat menyebabkan kecelakan pada pekerja dapatlah terjadi. Untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja kerja perlu adanya Behavior Based Safety (BBS). Penelitian ini bertujuan merancang dan mengetahui seberapa jauh pengaruh implementasi intervensi ergonomi terhadap kondisi lingkungan kerja fisik dengan melakukan penambahan lampu ruangan. Pada intervensi pencahayaan menghasilkan cahaya yang lebih terang dibandingkan dengan sebelum intervensi, yakni pada jam 13.00 sebelum adanya intervensi tingkat cahaya sebesar 122,67 lux dan setelah intervensi tingkat cahaya menjadi 233,67 lux. Sedangkan berdasarkan dari perhitungan nilai SPI sebelum dilakukan intervensi pada proses pembatikan sebesar 28% dan nilai SPI setelah dilakukan intervensi nilai SPI yang diperoleh adalah 68 %. Nilai SPI mengalami kenaikan, jika nilai SPI kurang dari 50 % perilaku aman masih dalam kondisi tidak baik. Dengan upaya perbaikan yang dilakukan maka kondisi ini dapat diminimalisir resiko kerja dan dapat menciptakan kenyamanan dalam bekerja.
Abstrak (Clean): pada proses pembuatan batik madura khusunya di kecamatan tanjung bumi kabupaten bangkalan madura masih sangat minim atas kesadaran keselamatan kerja terhadap pengrajin batik dengan kondisi tidak aman ini faktor bahaya yang dapat menyebabkan kecelakan pada pekerja dapatlah terjadi untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja kerja perlu adanya behavior based safety bbs penelitian ini bertujuan merancang dan mengetahui seberapa jauh pengaruh implementasi intervensi ergonomi terhadap kondisi lingkungan kerja fisik dengan melakukan penambahan lampu ruangan pada intervensi pencahayaan menghasilkan cahaya yang lebih terang dibandingkan dengan sebelum intervensi yakni pada jam sebelum adanya intervensi tingkat cahaya sebesar lux dan setelah intervensi tingkat cahaya menjadi lux sedangkan berdasarkan dari perhitungan nilai spi sebelum dilakukan intervensi pada proses pembatikan sebesar dan nilai spi setelah dilakukan intervensi nilai spi yang diperoleh adalah nilai spi mengalami kenaikan jika nilai spi kurang dari perilaku aman masih dalam kondisi tidak baik dengan upaya perbaikan yang dilakukan maka kondisi ini dapat diminimalisir resiko kerja dan dapat menciptakan kenyamanan dalam bekerja
Abstrak (Stopwords Removed): proses pembuatan batik madura khusunya kecamatan tanjung bumi kabupaten bangkalan madura masih sangat minim atas kesadaran keselamatan kerja pengrajin batik kondisi aman faktor bahaya dapat menyebabkan kecelakan pekerja dapatlah terjadi meningkatkan produktivitas kinerja kerja perlu adanya behavior based safety bbs penelitian bertujuan merancang mengetahui seberapa jauh pengaruh implementasi intervensi ergonomi kondisi lingkungan kerja fisik melakukan penambahan lampu ruangan intervensi pencahayaan menghasilkan cahaya lebih terang dibandingkan intervensi yakni jam adanya intervensi tingkat cahaya sebesar lux intervensi tingkat cahaya menjadi lux sedangkan berdasarkan perhitungan nilai spi dilakukan intervensi proses pembatikan sebesar nilai spi dilakukan intervensi nilai spi diperoleh nilai spi mengalami kenaikan jika nilai spi kurang perilaku aman masih kondisi baik upaya perbaikan dilakukan kondisi dapat diminimalisir resiko kerja dapat menciptakan kenyamanan bekerja
Abstrak (Stemmed): proses buat batik madura khusunya camat tanjung bumi kabupaten bangkal madura masih sangat minim atas sadar selamat kerja rajin batik kondisi aman faktor bahaya dapat sebab cela kerja dapat jadi tingkat produktivitas kerja kerja perlu ada behavior based safety bbs teliti tuju rancang tahu berapa jauh pengaruh implementasi intervensi ergonomi kondisi lingkung kerja fisik laku tambah lampu ruang intervensi cahaya hasil cahaya lebih terang banding intervensi yakni jam ada intervensi tingkat cahaya besar lux intervensi tingkat cahaya jadi lux sedang dasar hitung nilai spi laku intervensi proses bati besar nilai spi laku intervensi nilai spi oleh nilai spi alami naik jika nilai spi kurang perilaku aman masih kondisi baik upaya baik laku kondisi dapat diminimalisir resiko kerja dapat cipta nyaman kerja
Abstrak (Corrected): proves but batik madura khusunya carat tanning bump kabupaten bangka madura mash sang minim alas radar seaman era rain batik kondisi man factor bahama apart kebab cell era apart jade dingbat produktivitas era era peru ada behavior based safety bus elite juju dancing tau berate each pengaruh implements intervene ergonomic kondisi linking era fisk lake tambac lamp rang intervene cabana hail cabana leash tearing banding intervene yank jam ada intervene dingbat cabana bear lux intervene dingbat cabana jade lux sedan dakar hiding nilgai spit lake intervene proves bath bear nilgai spit lake intervene nilgai spit olen nilgai spit salami nail pika nilgai spit during perilaku man mash kondisi back pay back lake kondisi apart diminimalisir resist era apart city nyeman era
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 7, 'intervensi': 7, 'nilai': 5, 'spi': 5, 'kondisi': 4, 'dapat': 4, 'laku': 4, 'cahaya': 4, 'tingkat': 3, 'proses': 2, 'batik': 2, 'madura': 2, 'masih': 2, 'aman': 2, 'jadi': 2, 'ada': 2, 'besar': 2, 'lux': 2, 'baik': 2, 'buat': 1, 'khusunya': 1, 'camat': 1, 'tanjung': 1, 'bumi': 1, 'kabupaten': 1, 'bangkal': 1, 'sangat': 1, 'minim': 1, 'atas': 1, 'sadar': 1, 'selamat': 1, 'rajin': 1, 'faktor': 1, 'bahaya': 1, 'sebab': 1, 'cela': 1, 'produktivitas': 1, 'perlu': 1, 'behavior': 1, 'based': 1, 'safety': 1, 'bbs': 1, 'teliti': 1, 'tuju': 1, 'rancang': 1, 'tahu': 1, 'berapa': 1, 'jauh': 1, 'pengaruh': 1, 'implementasi': 1, 'ergonomi': 1, 'lingkung': 1, 'fisik': 1, 'tambah': 1, 'lampu': 1, 'ruang': 1, 'hasil': 1, 'lebih': 1, 'terang': 1, 'banding': 1, 'yakni': 1, 'jam': 1, 'sedang': 1, 'dasar': 1, 'hitung': 1, 'bati': 1, 'oleh': 1, 'alami': 1, 'naik': 1, 'jika': 1, 'kurang': 1, 'perilaku': 1, 'upaya': 1, 'diminimalisir': 1, 'resiko': 1, 'cipta': 1, 'nyaman': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 11, 'to': 7, 'intervention': 7, 'work': 5, 'and': 5, 'spi': 5, 'in': 4, 'on': 4, 'light': 4, 'value': 4, 'batik': 3, 'is': 3, 'by': 3, 'condition': 3, 'before': 3, 'at': 2, 'madura': 2, 'process': 2, 'still': 2, 'safety': 2, 'this': 2, 'can': 2, 'behavior': 2, 'based': 2, 'lux': 2, 'levels': 2, 'after': 2, 'making': 1, 'especially': 1, 'district': 1, 'tanjung': 1, 'bumi': 1, 'bangkal': 1, 'very': 1, 'low': 1, 'awareness': 1, 'toward': 1, 'craftsmen': 1, 'unsafe': 1, 'danger': 1, 'factor': 1, 'that': 1, 'cause': 1, 'accidents': 1, 'workers': 1, 'it': 1, 'happen': 1, 'improve': 1, 'productivity': 1, 'performance': 1, 'necessary': 1, 'bbs': 1, 'research': 1, 'aims': 1, 'design': 1, 'determine': 1, 'how': 1, 'much': 1, 'influence': 1, 'implementation': 1, 'ergonomics': 1, 'physical': 1, 'environment': 1, 'providing': 1, 'additional': 1, 'ambient': 1, 'lighting': 1, 'generates': 1, 'a': 1, 'brighter': 1, 'compared': 1, 'namely': 1, 'becomes': 1, 'while': 1, 'calculation': 1, 'values': 1, 'obtained': 1, 'was': 1, 'increased': 1, 'if': 1, 'less': 1, 'than': 1, 'safe': 1, 'good': 1, 'with': 1, 'improvement': 1, 'efforts': 1, 'undertaken': 1, 'minimize': 1, 'risk': 1, 'these': 1, 'conditions': 1, 'create': 1, 'comfort': 1})
-------------------------------------------
--- Data #304 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muhammad Zakariya
Judul: PERENCANAAN PERSEDIAAN SPARE PART DENGAN PENDEKATAN METODE CONTINOUS REVIEW SYSTEM (Q) (Studi Kasus PT. Meiji Indonesia)
Pembimbing 1: Samsul Amar, S.T., M.Sc.
Pembimbing 2: Teguh Prasetyo, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Penentuan kegiatan perawatan yang tepat menjadi salah satu hal yang berperan penting dalam mendukung terciptanya produktivitas perusahaan. Hasil penelitian persediaan pada PT. Meiji Indonesia memberikan hasil Q sebesar 12 unit, r sebesar 6 unit dan safety stock sebesar 5 unit pada spare part belt bando B41. Pada spare part belt optibelt SPA1732LW didapatkan Q sebesar 10 unit, r sebesar 6 unit dan safety stock sebesar 5 unit. Pada spare part bearing 6900ZZ/SKF didapatkan Q sebesar 11 unit, r sebesar 9 unit dan safety stock sebesar 8 unit. Pada spare part bearing 6202/FAG didapatkan Q sebesar 10 unit, r sebesar 8 unit, dan safety stock sebesar 6 unit. Pada spare part hepa filter didapatkan Q sebesar 4 unit, r sebesar 4 unit dan safety stock sebesar 3 unit.
Abstrak (Clean): penentuan kegiatan perawatan yang tepat menjadi salah satu hal yang berperan penting dalam mendukung terciptanya produktivitas perusahaan hasil penelitian persediaan pada pt meiji indonesia memberikan hasil q sebesar unit r sebesar unit dan safety stock sebesar unit pada spare part belt bando b pada spare part belt optibelt spalw didapatkan q sebesar unit r sebesar unit dan safety stock sebesar unit pada spare part bearing zzskf didapatkan q sebesar unit r sebesar unit dan safety stock sebesar unit pada spare part bearing fag didapatkan q sebesar unit r sebesar unit dan safety stock sebesar unit pada spare part hepa filter didapatkan q sebesar unit r sebesar unit dan safety stock sebesar unit
Abstrak (Stopwords Removed): penentuan kegiatan perawatan tepat menjadi salah satu berperan penting mendukung terciptanya produktivitas perusahaan hasil penelitian persediaan pt meiji indonesia memberikan hasil q sebesar unit r sebesar unit safety stock sebesar unit spare part belt bando b spare part belt optibelt spalw didapatkan q sebesar unit r sebesar unit safety stock sebesar unit spare part bearing zzskf didapatkan q sebesar unit r sebesar unit safety stock sebesar unit spare part bearing fag didapatkan q sebesar unit r sebesar unit safety stock sebesar unit spare part hepa filter didapatkan q sebesar unit r sebesar unit safety stock sebesar unit
Abstrak (Stemmed): tentu giat awat tepat jadi salah satu peran penting dukung cipta produktivitas usaha hasil teliti sedia pt meiji indonesia beri hasil q besar unit r besar unit safety stock besar unit spare part belt bando b spare part belt optibelt spalw dapat q besar unit r besar unit safety stock besar unit spare part bearing zzskf dapat q besar unit r besar unit safety stock besar unit spare part bearing fag dapat q besar unit r besar unit safety stock besar unit spare part hepa filter dapat q besar unit r besar unit safety stock besar unit
Abstrak (Corrected): tent gift away teat jade salad sat pecan panting during city produktivitas sara hail elite media pt meiji indonesia bert hail q bear unit r bear unit safety stock bear unit spare part belt band b spare part belt optibelt spall apart q bear unit r bear unit safety stock bear unit spare part bearing ziska apart q bear unit r bear unit safety stock bear unit spare part bearing fag apart q bear unit r bear unit safety stock bear unit spare part heap filter apart q bear unit r bear unit safety stock bear unit
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'besar': 15, 'unit': 15, 'q': 5, 'r': 5, 'safety': 5, 'stock': 5, 'spare': 5, 'part': 5, 'dapat': 4, 'hasil': 2, 'belt': 2, 'bearing': 2, 'tentu': 1, 'giat': 1, 'awat': 1, 'tepat': 1, 'jadi': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'peran': 1, 'penting': 1, 'dukung': 1, 'cipta': 1, 'produktivitas': 1, 'usaha': 1, 'teliti': 1, 'sedia': 1, 'pt': 1, 'meiji': 1, 'indonesia': 1, 'beri': 1, 'bando': 1, 'b': 1, 'optibelt': 1, 'spalw': 1, 'zzskf': 1, 'fag': 1, 'hepa': 1, 'filter': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'units': 15, 'by': 13, 'the': 8, 'in': 7, 'safety': 6, 'stock': 6, 'q': 5, 'r': 5, 'and': 5, 'spare': 5, 'of': 4, 'obtained': 4, 'parts': 3, 'results': 2, 'inventory': 2, 'belt': 2, 'bearing': 2, 'determining': 1, 'proper': 1, 'care': 1, 'activities': 1, 'into': 1, 'one': 1, 'thing': 1, 'that': 1, 'plays': 1, 'an': 1, 'important': 1, 'role': 1, 'supporting': 1, 'creation': 1, 'enterprise': 1, 'productivity': 1, 'research': 1, 'at': 1, 'pt': 1, 'meiji': 1, 'indonesia': 1, 'headband': 1, 'b': 1, 'optibelt': 1, 'spalw': 1, 'zz': 1, 'skf': 1, 'fag': 1, 'hepa': 1, 'filter': 1, 'is': 1, 'keywords': 1, 'order': 1, 'quantity': 1, 'optimum': 1, 'reorder': 1, 'point': 1})
-------------------------------------------
--- Data #305 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ZULKIFLI FRISKI ANHARY
Judul: DETEKSI KEBOCORAN PIPA POMPA AIR BERDASARKAN SINYAL SUARA DENGAN PENDEKATAN K-NN (NEARESTNEIGHBOR)
Pembimbing 1: Dr. KUKUH WINARSO, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: ANIS ARENDRA, S.T., M.Eng.
Abstrak (Raw): Pompa merupakan alat yang digunakan masyarakat untuk memindahkan fluida dari suatu tempat ke tempat lain. Performa pompa dilihat dari hasil hisap dan keluar air yang dihasilkan, salah satu komponen penting pompa yang berfungsi memindahkan fluida tersebut yaitu impeler. Jika impeler mengalami kerusakan akan mengakibatkan penurunan performa pompa. Salah satu penyebab kerusakan impeler yaitu kavitasi Kavitasi merupakan peristiwa terbentuknya gelembung-gelembung uap pada pompa penyebabnya yaitu kebocoran pada pipa. Penelitian ini ingin mendeteksi sejak dini terjadi kebocoran pipa menggunakan klasifikasi K- Nearest Neighbor agar dapat mencegah kerusakan pada pompa air. Hasil penelitian diperoleh model klasifikasi K-NN dibangun berdasarkan top 5 fitur dengan hasil akurasi latih dan uji sebesar 0,81 dan 0,76. Kemudian diuji validasi diperoleh hasil akurasi sebesar 0,65.
Kata kunci : Pompa, Kavitasi, K-NN, Akurasi latih, Akurasi Uji, akurasi validasi
Abstrak (Clean): pompa merupakan alat yang digunakan masyarakat untuk memindahkan fluida dari suatu tempat ke tempat lain performa pompa dilihat dari hasil hisap dan keluar air yang dihasilkan salah satu komponen penting pompa yang berfungsi memindahkan fluida tersebut yaitu impeler jika impeler mengalami kerusakan akan mengakibatkan penurunan performa pompa salah satu penyebab kerusakan impeler yaitu kavitasi kavitasi merupakan peristiwa terbentuknya gelembunggelembung uap pada pompa penyebabnya yaitu kebocoran pada pipa penelitian ini ingin mendeteksi sejak dini terjadi kebocoran pipa menggunakan klasifikasi k nearest neighbor agar dapat mencegah kerusakan pada pompa air hasil penelitian diperoleh model klasifikasi knn dibangun berdasarkan top fitur dengan hasil akurasi latih dan uji sebesar dan kemudian diuji validasi diperoleh hasil akurasi sebesar kata kunci pompa kavitasi knn akurasi latih akurasi uji akurasi validasi
Abstrak (Stopwords Removed): pompa alat digunakan masyarakat memindahkan fluida tempat tempat lain performa pompa dilihat hasil hisap keluar air dihasilkan salah satu komponen penting pompa berfungsi memindahkan fluida tersebut impeler jika impeler mengalami kerusakan mengakibatkan penurunan performa pompa salah satu penyebab kerusakan impeler kavitasi kavitasi peristiwa terbentuknya gelembunggelembung uap pompa penyebabnya kebocoran pipa penelitian ingin mendeteksi dini terjadi kebocoran pipa menggunakan klasifikasi k nearest neighbor dapat mencegah kerusakan pompa air hasil penelitian diperoleh model klasifikasi knn dibangun berdasarkan top fitur hasil akurasi latih uji sebesar diuji validasi diperoleh hasil akurasi sebesar kata kunci pompa kavitasi knn akurasi latih akurasi uji akurasi validasi
Abstrak (Stemmed): pompa alat guna masyarakat pindah fluida tempat tempat lain performa pompa lihat hasil hisap keluar air hasil salah satu komponen penting pompa fungsi pindah fluida sebut impeler jika impeler alami rusa akibat turun performa pompa salah satu sebab rusa impeler kavitasi kavitasi peristiwa bentuk gelembunggelembung uap pompa sebab bocor pipa teliti ingin deteksi dini jadi bocor pipa guna klasifikasi k nearest neighbor dapat cegah rusa pompa air hasil teliti oleh model klasifikasi knn bangun dasar top fitur hasil akurasi latih uji besar uji validasi oleh hasil akurasi besar kata kunci pompa kavitasi knn akurasi latih akurasi uji akurasi validasi
Abstrak (Corrected): pomp flat gun masyarakat pindar fluid tempt tempt lain perform pomp that hail his cellar air hail salad sat component panting pomp fungi pindar fluid debut impeller pika impeller salami rush akbar turn perform pomp salad sat kebab rush impeller kavitasi kavitasi pristina bent gelembunggelembung up pomp kebab boor pipe elite begin detest dine jade boor pipe gun klasifikasi k nearest neighbor apart yeah rush pomp air hail elite olen model klasifikasi inn bangui dakar top four hail auras latin uni bear uni validate olen hail auras bear data bunch pomp kavitasi inn auras latin auras uni auras validate
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pompa': 7, 'hasil': 5, 'akurasi': 5, 'impeler': 3, 'rusa': 3, 'kavitasi': 3, 'uji': 3, 'guna': 2, 'pindah': 2, 'fluida': 2, 'tempat': 2, 'performa': 2, 'air': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'sebab': 2, 'bocor': 2, 'pipa': 2, 'teliti': 2, 'klasifikasi': 2, 'oleh': 2, 'knn': 2, 'latih': 2, 'besar': 2, 'validasi': 2, 'alat': 1, 'masyarakat': 1, 'lain': 1, 'lihat': 1, 'hisap': 1, 'keluar': 1, 'komponen': 1, 'penting': 1, 'fungsi': 1, 'sebut': 1, 'jika': 1, 'alami': 1, 'akibat': 1, 'turun': 1, 'peristiwa': 1, 'bentuk': 1, 'gelembunggelembung': 1, 'uap': 1, 'ingin': 1, 'deteksi': 1, 'dini': 1, 'jadi': 1, 'k': 1, 'nearest': 1, 'neighbor': 1, 'dapat': 1, 'cegah': 1, 'model': 1, 'bangun': 1, 'dasar': 1, 'top': 1, 'fitur': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 10, 'pump': 7, 'to': 7, 'is': 5, 'accuracy': 5, 'results': 4, 'in': 4, 'that': 3, 'one': 3, 'and': 3, 'cavitation': 3, 'a': 2, 'move': 2, 'from': 2, 'performance': 2, 'water': 2, 'impeller': 2, 'damage': 2, 'an': 2, 'leak': 2, 'pipe': 2, 'classification': 2, 'obtained': 2, 'knn': 2, 'test': 2, 'validation': 2, 'tool': 1, 'allows': 1, 'people': 1, 'fluids': 1, 'place': 1, 'another': 1, 'suction': 1, 'seen': 1, 'exit': 1, 'produced': 1, 'important': 1, 'components': 1, 'which': 1, 'serves': 1, 'fluid': 1, 'if': 1, 'damaged': 1, 'will': 1, 'result': 1, 'decreased': 1, 'causes': 1, 'propeller': 1, 'event': 1, 'formation': 1, 'vapor': 1, 'bubbles': 1, 'cause': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'wanted': 1, 'detect': 1, 'early': 1, 'using': 1, 'knearest': 1, 'neighbor': 1, 'order': 1, 'prevent': 1, 'by': 1, 'model': 1, 'built': 1, 'on': 1, 'top': 1, 'features': 1, 'training': 1, 'then': 1, 'tested': 1, 'keywords': 1, 'trainer': 1})
-------------------------------------------
--- Data #306 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Hari Prasetyo
Judul: Perancangan Prototipe Friction Drive Menggunakan Pendekatan Value Engineering
Pembimbing 1: Mu'Alim, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Anis Arendra, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Mengingat kurangnya rasa peduli masyarakat terhadap kebersihan udara, maka untuk menangani masalah tersebut yaitu dengan memberikan pengetahuan akan pentingya udarah bersi sehingga kesadaran masyarakat akan lingkungan semakin baik. Menyuluhkan program penggunaan sepeda dalam melakukan aktifitas. Maka dengan menggunakan teknologi friction drive maka menggunakan sepeda bukanlah hal yang melelahkan.
Rekayasa nilai (Value Engineering) kali ini mengulas bagaimana mengoptimalkan biaya dalam melaksanakan sebuah proyek pembuatan prototipe friction drive. Dalam proses rekayasa nilai ini diperlukan perencanaan yang baik, sistematis dan kualitas yang sesuai harapan.
Dari penerapan value engineering didapatkan alternatif desain terpilih diamana hal tersebut dapat dilihat dari alternatif terpilih yang mempunyai value (nilai) tertinggi. Untuk alternatif tertinggi yaitu alternatif 3 dengan value sebesar 1,452.
Kata Kunci : friction drive,value engineering, value
Abstrak (Clean): mengingat kurangnya rasa peduli masyarakat terhadap kebersihan udara maka untuk menangani masalah tersebut yaitu dengan memberikan pengetahuan akan pentingya udarah bersi sehingga kesadaran masyarakat akan lingkungan semakin baik menyuluhkan program penggunaan sepeda dalam melakukan aktifitas maka dengan menggunakan teknologi friction drive maka menggunakan sepeda bukanlah hal yang melelahkan rekayasa nilai value engineering kali ini mengulas bagaimana mengoptimalkan biaya dalam melaksanakan sebuah proyek pembuatan prototipe friction drive dalam proses rekayasa nilai ini diperlukan perencanaan yang baik sistematis dan kualitas yang sesuai harapan dari penerapan value engineering didapatkan alternatif desain terpilih diamana hal tersebut dapat dilihat dari alternatif terpilih yang mempunyai value nilai tertinggi untuk alternatif tertinggi yaitu alternatif dengan value sebesar kata kunci friction drivevalue engineering value
Abstrak (Stopwords Removed): mengingat kurangnya rasa peduli masyarakat kebersihan udara menangani masalah tersebut memberikan pengetahuan pentingya udarah bersi kesadaran masyarakat lingkungan semakin baik menyuluhkan program penggunaan sepeda melakukan aktifitas menggunakan teknologi friction drive menggunakan sepeda bukanlah melelahkan rekayasa nilai value engineering kali mengulas bagaimana mengoptimalkan biaya melaksanakan proyek pembuatan prototipe friction drive proses rekayasa nilai diperlukan perencanaan baik sistematis kualitas sesuai harapan penerapan value engineering didapatkan alternatif desain terpilih diamana tersebut dapat dilihat alternatif terpilih mempunyai value nilai tertinggi alternatif tertinggi alternatif value sebesar kata kunci friction drivevalue engineering value
Abstrak (Stemmed): ingat kurang rasa peduli masyarakat bersih udara tangan masalah sebut beri tahu pentingya udarah bersi sadar masyarakat lingkung makin baik suluh program guna sepeda laku aktifitas guna teknologi friction drive guna sepeda bukan lelah rekayasa nilai value engineering kali ulas bagaimana optimal biaya laksana proyek buat prototipe friction drive proses rekayasa nilai perlu rencana baik sistematis kualitas sesuai harap terap value engineering dapat alternatif desain pilih diamana sebut dapat lihat alternatif pilih punya value nilai tinggi alternatif tinggi alternatif value besar kata kunci friction drivevalue engineering value
Abstrak (Corrected): ingot during rash pedal masyarakat perish dark tanga marsala debut bert tau pentingya sarah best radar masyarakat linking making back sulu program gun speed lake aktifitas gun teknologi friction drive gun speed buran leah rekayasa nilgai value engineering kali alas bagaimana optimal bay lasagna prove but prototype friction drive proves rekayasa nilgai peru recant back systematic kualitas sexual harp trap value engineering apart alternative detain pilch diamond debut apart that alternative pilch puny value nilgai ting alternative ting alternative value bear data bunch friction drivevalue engineering value
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'value': 5, 'alternatif': 4, 'guna': 3, 'friction': 3, 'nilai': 3, 'engineering': 3, 'masyarakat': 2, 'sebut': 2, 'baik': 2, 'sepeda': 2, 'drive': 2, 'rekayasa': 2, 'dapat': 2, 'pilih': 2, 'tinggi': 2, 'ingat': 1, 'kurang': 1, 'rasa': 1, 'peduli': 1, 'bersih': 1, 'udara': 1, 'tangan': 1, 'masalah': 1, 'beri': 1, 'tahu': 1, 'pentingya': 1, 'udarah': 1, 'bersi': 1, 'sadar': 1, 'lingkung': 1, 'makin': 1, 'suluh': 1, 'program': 1, 'laku': 1, 'aktifitas': 1, 'teknologi': 1, 'bukan': 1, 'lelah': 1, 'kali': 1, 'ulas': 1, 'bagaimana': 1, 'optimal': 1, 'biaya': 1, 'laksana': 1, 'proyek': 1, 'buat': 1, 'prototipe': 1, 'proses': 1, 'perlu': 1, 'rencana': 1, 'sistematis': 1, 'kualitas': 1, 'sesuai': 1, 'harap': 1, 'terap': 1, 'desain': 1, 'diamana': 1, 'lihat': 1, 'punya': 1, 'besar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'drivevalue': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'value': 9, 'of': 8, 'to': 5, 'engineering': 5, 'a': 4, 'is': 3, 'in': 3, 'friction': 3, 'drive': 3, 'alternative': 3, 'then': 2, 'so': 2, 'that': 2, 'from': 2, 'selected': 2, 'highest': 2, 'given': 1, 'lack': 1, 'sense': 1, 'community': 1, 'care': 1, 'about': 1, 'cleanliness': 1, 'air': 1, 'deal': 1, 'with': 1, 'problem': 1, 'provide': 1, 'knowledge': 1, 'importance': 1, 'udarah': 1, 'coexist': 1, 'public': 1, 'awareness': 1, 'environment': 1, 'better': 1, 'convince': 1, 'people': 1, 'use': 1, 'bicycles': 1, 'program': 1, 'activity': 1, 'by': 1, 'using': 1, 'technology': 1, 'uses': 1, 'bicycle': 1, 'not': 1, 'exhaustive': 1, 'this': 1, 'time': 1, 'review': 1, 'how': 1, 'optimize': 1, 'costs': 1, 'implementing': 1, 'project': 1, 'prototype': 1, 'manufacturing': 1, 'process': 1, 'required': 1, 'good': 1, 'planning': 1, 'systematic': 1, 'and': 1, 'quality': 1, 'as': 1, 'expected': 1, 'obtained': 1, 'application': 1, 'design': 1, 'alternatives': 1, 'diamana': 1, 'it': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'seen': 1, 'has': 1, 'for': 1, 'equal': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #307 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Fahrudin Zakaria
Judul: Optimasi Parameter Proses Permesinan CNC Turning Terhadap Penyimpangan Kesilindrisan Dan Konsumsi Energi Menggunakan Metode Taguchi
Pembimbing 1: Teguh Prasetyo, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Ernaning Widiaswanti, S.Si., M.T.
Abstrak (Raw): Konsumsi energi listrik saat ini menjadi persoalan utama bagi pemerintah karena penggunaan energi listrik dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan. Energi listrik dari tahun ke tahun yang mengalami peningkatan akan berdampak pada penurunan sumber energi misalnya fosil, batu bara, minyak bumi dan lain-lain. Salah satu cara yang dilakukan untuk efisiensi energi adalah mengoptimalkan penggunaan alat elektronik atau mesin. Industri manufaktur, mesin yang memiliki konsumsi energi listrik yang besar yakni mesin turning. Penelitian ini akan menganalisa parameter-parameter permesinan pada mesin CNC turning yang mempunyai pengaruh terhadap penyimpangan kesilindrisan dan konsumsi energi. Hasil menunjukkan faktor yang memiliki pengaruh terbesar terhadap penyimpangan kesilindrisan adalah faktor kecepatan potong sebesar 39%. Faktor kedalaman potong sebesar 20% Faktor gerak pemakanan tidak mempunyai pengaruh. Penentuan kombinasi level yang optimal untuk penyimpangan kesilindrisan yakni kecepatan potong pada level 2 (150 m/min), gerak pemakanan pada level 3 (0,15 mm/rev) dan kedalaman potong pada level 3 (2mm). Faktor yang memiliki pengaruh terbesar terhadap konsumsi energi faktor kedalaman potong sebesar 51%. Faktor gerak pemakanan sebesar 37%. faktor kecepatan potong sebesar 4. Penentuan kombinasi level yang optimal untuk konsumsi energi yakni kecepatan potong pada level 3 (175 m/min), gerak pemakanan pada level 3 (0,15 mm/rev) dan kedalaman potong pada level 3 (2 mm).
Abstrak (Clean): konsumsi energi listrik saat ini menjadi persoalan utama bagi pemerintah karena penggunaan energi listrik dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan energi listrik dari tahun ke tahun yang mengalami peningkatan akan berdampak pada penurunan sumber energi misalnya fosil batu bara minyak bumi dan lainlain salah satu cara yang dilakukan untuk efisiensi energi adalah mengoptimalkan penggunaan alat elektronik atau mesin industri manufaktur mesin yang memiliki konsumsi energi listrik yang besar yakni mesin turning penelitian ini akan menganalisa parameterparameter permesinan pada mesin cnc turning yang mempunyai pengaruh terhadap penyimpangan kesilindrisan dan konsumsi energi hasil menunjukkan faktor yang memiliki pengaruh terbesar terhadap penyimpangan kesilindrisan adalah faktor kecepatan potong sebesar faktor kedalaman potong sebesar faktor gerak pemakanan tidak mempunyai pengaruh penentuan kombinasi level yang optimal untuk penyimpangan kesilindrisan yakni kecepatan potong pada level mmin gerak pemakanan pada level mmrev dan kedalaman potong pada level mm faktor yang memiliki pengaruh terbesar terhadap konsumsi energi faktor kedalaman potong sebesar faktor gerak pemakanan sebesar faktor kecepatan potong sebesar penentuan kombinasi level yang optimal untuk konsumsi energi yakni kecepatan potong pada level mmin gerak pemakanan pada level mmrev dan kedalaman potong pada level mm
Abstrak (Stopwords Removed): konsumsi energi listrik menjadi persoalan utama bagi pemerintah penggunaan energi listrik tahun tahun selalu mengalami peningkatan energi listrik tahun tahun mengalami peningkatan berdampak penurunan sumber energi misalnya fosil batu bara minyak bumi lainlain salah satu cara dilakukan efisiensi energi mengoptimalkan penggunaan alat elektronik mesin industri manufaktur mesin memiliki konsumsi energi listrik besar yakni mesin turning penelitian menganalisa parameterparameter permesinan mesin cnc turning mempunyai pengaruh penyimpangan kesilindrisan konsumsi energi hasil menunjukkan faktor memiliki pengaruh terbesar penyimpangan kesilindrisan faktor kecepatan potong sebesar faktor kedalaman potong sebesar faktor gerak pemakanan mempunyai pengaruh penentuan kombinasi level optimal penyimpangan kesilindrisan yakni kecepatan potong level mmin gerak pemakanan level mmrev kedalaman potong level mm faktor memiliki pengaruh terbesar konsumsi energi faktor kedalaman potong sebesar faktor gerak pemakanan sebesar faktor kecepatan potong sebesar penentuan kombinasi level optimal konsumsi energi yakni kecepatan potong level mmin gerak pemakanan level mmrev kedalaman potong level mm
Abstrak (Stemmed): konsumsi energi listrik jadi soal utama bagi perintah guna energi listrik tahun tahun selalu alami tingkat energi listrik tahun tahun alami tingkat dampak turun sumber energi misal fosil batu bara minyak bumi lainlain salah satu cara laku efisiensi energi optimal guna alat elektronik mesin industri manufaktur mesin milik konsumsi energi listrik besar yakni mesin turning teliti menganalisa parameterparameter mesin mesin cnc turning punya pengaruh simpang silindris konsumsi energi hasil tunjuk faktor milik pengaruh besar simpang silindris faktor cepat potong besar faktor dalam potong besar faktor gerak makan punya pengaruh tentu kombinasi level optimal simpang silindris yakni cepat potong level mmin gerak makan level mmrev dalam potong level mm faktor milik pengaruh besar konsumsi energi faktor dalam potong besar faktor gerak makan besar faktor cepat potong besar tentu kombinasi level optimal konsumsi energi yakni cepat potong level mmin gerak makan level mmrev dalam potong level mm
Abstrak (Corrected): konsumsi energy listeria jade soul mama bag perineal gun energy listeria thun thun sell salami dingbat energy listeria thun thun salami dingbat damp turn number energy missal fossil batu bar minyan bump maintain salad sat cara lake efisiensi energy optimal gun flat electronic resin industry manufacture resin milk konsumsi energy listeria bear yank resin turning elite menganalisa parameterparameter resin resin inc turning puny pengaruh sipping silindris konsumsi energy hail tuneup factor milk pengaruh bear sipping silindris factor eat voting bear factor dream voting bear factor gera mayan puny pengaruh tent kombinasi level optimal sipping silindris yank eat voting level main gera mayan level more dream voting level my factor milk pengaruh bear konsumsi energy factor dream voting bear factor gera mayan bear factor eat voting bear tent kombinasi level optimal konsumsi energy yank eat voting level main gera mayan level more dream voting level my
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'energi': 9, 'besar': 8, 'faktor': 8, 'potong': 8, 'level': 8, 'konsumsi': 5, 'mesin': 5, 'listrik': 4, 'tahun': 4, 'pengaruh': 4, 'cepat': 4, 'dalam': 4, 'gerak': 4, 'makan': 4, 'optimal': 3, 'milik': 3, 'yakni': 3, 'simpang': 3, 'silindris': 3, 'guna': 2, 'alami': 2, 'tingkat': 2, 'turning': 2, 'punya': 2, 'tentu': 2, 'kombinasi': 2, 'mmin': 2, 'mmrev': 2, 'mm': 2, 'jadi': 1, 'soal': 1, 'utama': 1, 'bagi': 1, 'perintah': 1, 'selalu': 1, 'dampak': 1, 'turun': 1, 'sumber': 1, 'misal': 1, 'fosil': 1, 'batu': 1, 'bara': 1, 'minyak': 1, 'bumi': 1, 'lainlain': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'cara': 1, 'laku': 1, 'efisiensi': 1, 'alat': 1, 'elektronik': 1, 'industri': 1, 'manufaktur': 1, 'teliti': 1, 'menganalisa': 1, 'parameterparameter': 1, 'cnc': 1, 'hasil': 1, 'tunjuk': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 17, 'on': 9, 'energy': 8, 'level': 8, 'factor': 6, 'consumption': 5, 'is': 5, 'for': 5, 'that': 5, 'a': 4, 'year': 4, 'and': 4, 'has': 4, 'cutting': 4, 'speed': 4, 'depth': 4, 'cut': 4, 'mm': 4, 'to': 3, 'influence': 3, 'cylindricity': 3, 'electrical': 2, 'use': 2, 'from': 2, 'will': 2, 'machine': 2, 'turning': 2, 'deviation': 2, 'factors': 2, 'greatest': 2, 'ingestion': 2, 'motion': 2, 'determination': 2, 'optimal': 2, 'combination': 2, 'm': 2, 'min': 2, 'movement': 2, 'feeds': 2, 'rev': 2, 'at': 2, 'now': 1, 'major': 1, 'problem': 1, 'government': 1, 'because': 1, 'electricity': 1, 'always': 1, 'increasing': 1, 'increase': 1, 'impact': 1, 'fossil': 1, 'sources': 1, 'example': 1, 'coal': 1, 'petroleum': 1, 'others': 1, 'one': 1, 'way': 1, 'done': 1, 'efficiency': 1, 'optimize': 1, 'electronic': 1, 'equipment': 1, 'or': 1, 'machinery': 1, 'manufacturing': 1, 'industry': 1, 'large': 1, 'electric': 1, 'engine': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'analyze': 1, 'parameters': 1, 'cnc': 1, 'machining': 1, 'an': 1, 'results': 1, 'showed': 1, 'having': 1, 'by': 1, 'no': 1, 'effect': 1, 'irregularities': 1})
-------------------------------------------
--- Data #308 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ahmad Habib Hidayatullah
Judul: DETEKSI KEBOCORAN PIPA POMPA AIR BERDASARKAN SINYAL SUARA DENGAN METODE KLASIFIKASI BERBASIS ARTIFICIAL NEURAL NETWORK
Pembimbing 1: Ernaning Widiaswanti, S.Si., M.T
Pembimbing 2: Teguh Prasetyo, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Deteksi Kebocoran Pipa Pompa Air Berdasarkan Sinyal Suara dengan Metode Klasifikasi Berbasis Artificial Neural Network
Dalam mengetahui kebocoran berdasarkan gejala yang ditimbulkan diperlukan pendeteksian masalah kavitasi atau terbentuknya gelembung udara. Pada daya hisap berpengaruh terhadap perpindahan elefasi dari ketinggian yang berakibat tidak keluarnya air. Pada penelitian ini ingin melakukan identifikasi kebocoran pipa pompa air dengan pemilihan dan pengelompokan fitur serta pengklasifikasian menggunakan Artificial Neural Network. Menguji kinerja yang didapat pada sistem pendeteksian kebocoran pipa pada pompa air berdasarkan sinyal suara yang dihasilkan dengan treatment yang berbeda yaitu 8 treatment 4 bocor dan 4 tidak bocor dengan cara memberi lubang pada pipa hisap. Pengaturan tekanan dibagi menjadi dua tekanan hisap dan tekanan keluar pada Preasure gauge dengan cara membuka dan menutup kran air. Hasil perekaman yang digunakan untuk proses pengklasifikasian dan sebagai input pada Artificial Neural Network. Dari hasil penelitian diperoleh 9 fitur terpilih berdasarkan koefisien korelasi kuat, 9 fitur digunakan sebagai input ANN. Pada proses ANN dilakukan pemberian bobot tiap iterasi sehinga didapat pada iterasi ke 7 dari 10 iterasi yang dilakukan nilai akurasi terpilih berdasarkan selisih dari akurasi latih dan akurasi uji serta melihat nilai pada proses ANN. Didapat pada iterasi ke 7 dengan nilai MSE 0,167 jumlah pelatihan 69 waktu pelatihan 0:00:02 dan MSE terbaik 0,18952 dengan jumlah pelatihan 63. Setelah proses pelatihan dengan data awal dilakukan proses validasi dengan data baru dengan bobot awal yang digunakan pada proses data awal. Didapat pada iterasi ke7 dengan nilai akurasi latih 0,94969 akurasi uji 0,95 selisih sebesar 0,00031 dan Hasil pengujian kinerja deteksi kebocoran pompa air pada iterasi ke 7 menggunakan bobot pada data awal didapat akurasi validasi dengan data baru 0,8375 atau 84% termasuk dalam kategori Good classification.
Kata kunci : kebocoran pipa, sinyal suara, Artificial Neural Network, akurasi.
Abstrak (Clean): deteksi kebocoran pipa pompa air berdasarkan sinyal suara dengan metode klasifikasi berbasis artificial neural network dalam mengetahui kebocoran berdasarkan gejala yang ditimbulkan diperlukan pendeteksian masalah kavitasi atau terbentuknya gelembung udara pada daya hisap berpengaruh terhadap perpindahan elefasi dari ketinggian yang berakibat tidak keluarnya air pada penelitian ini ingin melakukan identifikasi kebocoran pipa pompa air dengan pemilihan dan pengelompokan fitur serta pengklasifikasian menggunakan artificial neural network menguji kinerja yang didapat pada sistem pendeteksian kebocoran pipa pada pompa air berdasarkan sinyal suara yang dihasilkan dengan treatment yang berbeda yaitu treatment bocor dan tidak bocor dengan cara memberi lubang pada pipa hisap pengaturan tekanan dibagi menjadi dua tekanan hisap dan tekanan keluar pada preasure gauge dengan cara membuka dan menutup kran air hasil perekaman yang digunakan untuk proses pengklasifikasian dan sebagai input pada artificial neural network dari hasil penelitian diperoleh fitur terpilih berdasarkan koefisien korelasi kuat fitur digunakan sebagai input ann pada proses ann dilakukan pemberian bobot tiap iterasi sehinga didapat pada iterasi ke dari iterasi yang dilakukan nilai akurasi terpilih berdasarkan selisih dari akurasi latih dan akurasi uji serta melihat nilai pada proses ann didapat pada iterasi ke dengan nilai mse jumlah pelatihan waktu pelatihan dan mse terbaik dengan jumlah pelatihan setelah proses pelatihan dengan data awal dilakukan proses validasi dengan data baru dengan bobot awal yang digunakan pada proses data awal didapat pada iterasi ke dengan nilai akurasi latih akurasi uji selisih sebesar dan hasil pengujian kinerja deteksi kebocoran pompa air pada iterasi ke menggunakan bobot pada data awal didapat akurasi validasi dengan data baru atau termasuk dalam kategori good classification kata kunci kebocoran pipa sinyal suara artificial neural network akurasi
Abstrak (Stopwords Removed): deteksi kebocoran pipa pompa air berdasarkan sinyal suara metode klasifikasi berbasis artificial neural network mengetahui kebocoran berdasarkan gejala ditimbulkan diperlukan pendeteksian masalah kavitasi terbentuknya gelembung udara daya hisap berpengaruh perpindahan elefasi ketinggian berakibat keluarnya air penelitian ingin melakukan identifikasi kebocoran pipa pompa air pemilihan pengelompokan fitur pengklasifikasian menggunakan artificial neural network menguji kinerja didapat sistem pendeteksian kebocoran pipa pompa air berdasarkan sinyal suara dihasilkan treatment berbeda treatment bocor bocor cara memberi lubang pipa hisap pengaturan tekanan dibagi menjadi dua tekanan hisap tekanan keluar preasure gauge cara membuka menutup kran air hasil perekaman digunakan proses pengklasifikasian input artificial neural network hasil penelitian diperoleh fitur terpilih berdasarkan koefisien korelasi kuat fitur digunakan input ann proses ann dilakukan pemberian bobot tiap iterasi sehinga didapat iterasi iterasi dilakukan nilai akurasi terpilih berdasarkan selisih akurasi latih akurasi uji melihat nilai proses ann didapat iterasi nilai mse jumlah pelatihan waktu pelatihan mse terbaik jumlah pelatihan proses pelatihan data awal dilakukan proses validasi data baru bobot awal digunakan proses data awal didapat iterasi nilai akurasi latih akurasi uji selisih sebesar hasil pengujian kinerja deteksi kebocoran pompa air iterasi menggunakan bobot data awal didapat akurasi validasi data baru termasuk kategori good classification kata kunci kebocoran pipa sinyal suara artificial neural network akurasi
Abstrak (Stemmed): deteksi bocor pipa pompa air dasar sinyal suara metode klasifikasi bas artificial neural network tahu bocor dasar gejala timbul perlu deteksi masalah kavitasi bentuk gelembung udara daya hisap pengaruh pindah elefasi tinggi akibat keluar air teliti ingin laku identifikasi bocor pipa pompa air pilih kelompok fitur klasifikasi guna artificial neural network uji kerja dapat sistem deteksi bocor pipa pompa air dasar sinyal suara hasil treatment beda treatment bocor bocor cara beri lubang pipa hisap atur tekan bagi jadi dua tekan hisap tekan keluar preasure gauge cara buka tutup kran air hasil rekam guna proses klasifikasi input artificial neural network hasil teliti oleh fitur pilih dasar koefisien korelasi kuat fitur guna input ann proses ann laku beri bobot tiap iterasi sehinga dapat iterasi iterasi laku nilai akurasi pilih dasar selisih akurasi latih akurasi uji lihat nilai proses ann dapat iterasi nilai mse jumlah latih waktu latih mse baik jumlah latih proses latih data awal laku proses validasi data baru bobot awal guna proses data awal dapat iterasi nilai akurasi latih akurasi uji selisih besar hasil uji kerja deteksi bocor pompa air iterasi guna bobot data awal dapat akurasi validasi data baru masuk kategori good classification kata kunci bocor pipa sinyal suara artificial neural network akurasi
Abstrak (Corrected): detest boor pipe pomp air dakar final sara metope klasifikasi was artificial neural network tau boor dakar gala timbal peru detest marsala kavitasi bent gelembung dark day his pengaruh pindar elefasi ting akbar cellar air elite begin lake identifikasi boor pipe pomp air pilch kelompok four klasifikasi gun artificial neural network uni era apart sister detest boor pipe pomp air dakar final sara hail treatment bed treatment boor boor cara bert lubing pipe his amur texan bag jade due texan his texan cellar pleasure gauge cara burka tutu ran air hail ream gun proves klasifikasi input artificial neural network hail elite olen four pilch dakar koefisien korelasi kurt four gun input ann proves ann lake bert robot tip literati seringa apart literati literati lake nilgai auras pilch dakar selfish auras latin auras uni that nilgai proves ann apart literati nilgai me mullah latin want latin me back mullah latin proves latin data away lake proves validate data bar robot away gun proves data away apart literati nilgai auras latin auras uni selfish bear hail uni era detest boor pomp air literati gun robot data away apart auras validate data bar mask category good classification data bunch boor pipe final sara artificial neural network auras
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'bocor': 8, 'akurasi': 7, 'air': 6, 'proses': 6, 'iterasi': 6, 'latih': 6, 'pipa': 5, 'dasar': 5, 'guna': 5, 'dapat': 5, 'data': 5, 'deteksi': 4, 'pompa': 4, 'artificial': 4, 'neural': 4, 'network': 4, 'laku': 4, 'uji': 4, 'hasil': 4, 'nilai': 4, 'awal': 4, 'sinyal': 3, 'suara': 3, 'klasifikasi': 3, 'hisap': 3, 'pilih': 3, 'fitur': 3, 'tekan': 3, 'ann': 3, 'bobot': 3, 'keluar': 2, 'teliti': 2, 'kerja': 2, 'treatment': 2, 'cara': 2, 'beri': 2, 'input': 2, 'selisih': 2, 'mse': 2, 'jumlah': 2, 'validasi': 2, 'baru': 2, 'metode': 1, 'bas': 1, 'tahu': 1, 'gejala': 1, 'timbul': 1, 'perlu': 1, 'masalah': 1, 'kavitasi': 1, 'bentuk': 1, 'gelembung': 1, 'udara': 1, 'daya': 1, 'pengaruh': 1, 'pindah': 1, 'elefasi': 1, 'tinggi': 1, 'akibat': 1, 'ingin': 1, 'identifikasi': 1, 'kelompok': 1, 'sistem': 1, 'beda': 1, 'lubang': 1, 'atur': 1, 'bagi': 1, 'jadi': 1, 'dua': 1, 'preasure': 1, 'gauge': 1, 'buka': 1, 'tutup': 1, 'kran': 1, 'rekam': 1, 'oleh': 1, 'koefisien': 1, 'korelasi': 1, 'kuat': 1, 'tiap': 1, 'sehinga': 1, 'lihat': 1, 'waktu': 1, 'baik': 1, 'besar': 1, 'masuk': 1, 'kategori': 1, 'good': 1, 'classification': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 28, 'on': 14, 'of': 10, 'and': 9, 'with': 8, 'leak': 7, 'accuracy': 7, 'in': 6, 'obtained': 6, 'training': 6, 'based': 5, 'water': 5, 'process': 5, 'iteration': 5, 'data': 5, 'detection': 4, 'classification': 4, 'artificial': 4, 'neural': 4, 'network': 4, 'by': 4, 'is': 4, 'to': 4, 'as': 4, 'pipeline': 3, 'pump': 3, 'suction': 3, 'a': 3, 'features': 3, 'test': 3, 'pressure': 3, 'results': 3, 'used': 3, 'ann': 3, 'value': 3, 'signal': 2, 'or': 2, 'not': 2, 'discharge': 2, 'using': 2, 'performance': 2, 'sound': 2, 'treatment': 2, 'for': 2, 'input': 2, 'weights': 2, 'difference': 2, 'mse': 2, 'amount': 2, 'initial': 2, 'validation': 2, 'new': 2, 'voice': 1, 'method': 1, 'knowing': 1, 'symptoms': 1, 'caused': 1, 'required': 1, 'cavitation': 1, 'problems': 1, 'formation': 1, 'air': 1, 'bubbles': 1, 'effect': 1, 'elefasi': 1, 'displacement': 1, 'resulting': 1, 'from': 1, 'height': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'wanted': 1, 'identify': 1, 'selection': 1, 'grouping': 1, 'system': 1, 'pumps': 1, 'generated': 1, 'different': 1, 'that': 1, 'does': 1, 'giving': 1, 'hole': 1, 'pipe': 1, 'regulation': 1, 'split': 1, 'into': 1, 'two': 1, 'preasure': 1, 'gauge': 1, 'opening': 1, 'closing': 1, 'tap': 1, 'recording': 1, 'were': 1, 'are': 1, 'selected': 1, 'strong': 1, 'correlation': 1, 'coefficient': 1, 'assigning': 1, 'done': 1, 'per': 1, 'thus': 1, 'at': 1, 'iterations': 1, 'performed': 1, 'chosen': 1, 'well': 1, 'see': 1, 'time': 1, 'best': 1, 'after': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'weight': 1, 'processing': 1, 'early': 1, 'th': 1, 'values': 1, 'testing': 1, 'preliminary': 1, 'included': 1, 'good': 1, 'category': 1, 'keywords': 1, 'plumbing': 1, 'leaks': 1, 'signals': 1})
-------------------------------------------
--- Data #309 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: MOH. FATHUR ROZI
Judul: PENGARUH KOMPOS DAN PROBIOTIK PADA PERTUMBUHAN IKAN BANDENG
Pembimbing 1: SUGENG PURWOKO S.T., M.T.
Pembimbing 2: MU'ALIM S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Ikan bandeng merupakan salah satu komoditas unggulan setelah ikan udang bagi petani tambak di daerah gresik khususnya Desa Kawistowindu. Dalam kenyataanya petani tambak desa Kawistowindu memiliki jarak hasil panen yang cukup jauh kalau dibandingkan dengan petani tambak intensif dengan selisih 10 kali lipat yaitu lebih tepatnya 1-2 ton perhektar tambak desa Kawistowindu dengan 10-12 ton per hektar tambak intensif. Penelitian ini ingin melakukan analisis pertumbuhan ikan bandeng dengan memberikan perlakuan penambahan probiotik dan kompos. Penambahan probiotik dengan kadar (0, 20, 30) m/m3 dan penambahan kompos dengan kadar (0, 1, 3) kg/m3 serta kombinasi dari keduanya ini dilakukan untuk mengetahui respon dari berat ikan bandeng. Penelitian ini mampu memberikan solusi kepada petani tambak dimana saja pada umumnya dan khususnya adalaha petani tambak di desa Kawistowindu, karena dengan penelitian ini dapat diketahui perlakuan mana yang mampu memberikan pengaruh secara signifikan pada berat ikan bandeng. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil terbaik dalam hal ini berarti perlakuan yang memberikan berat paling besar pada berat ikan bandeng adalah perlakuan dengan kombinasi kompos 1kg/m3 dengan probiotik 30 ml/m3 dengan perbandingan 65 : 145 gram jika dibandingkan dengan perlakuan tanpa kompos dan probiotik. Dan berdaarkan hasil pengolahan data menggunakan uji anova didapat kesimpulan bahwa baik perlakuan A (probiotik), B (kompos), maupun kombinasi AB (probiotik* kompos) memiliki pengaruh terhadap berat ikan bandeng, hal ini dapat dilihat dari nilai sig (0,1) lebih besar dari nilai p-value yang masing-masing nilainya yaitu 0,000; 0,001; dan 0,000.
Kata kunci : kompos, probiotik, berat ikan, bandeng.
Abstrak (Clean): ikan bandeng merupakan salah satu komoditas unggulan setelah ikan udang bagi petani tambak di daerah gresik khususnya desa kawistowindu dalam kenyataanya petani tambak desa kawistowindu memiliki jarak hasil panen yang cukup jauh kalau dibandingkan dengan petani tambak intensif dengan selisih kali lipat yaitu lebih tepatnya ton perhektar tambak desa kawistowindu dengan ton per hektar tambak intensif penelitian ini ingin melakukan analisis pertumbuhan ikan bandeng dengan memberikan perlakuan penambahan probiotik dan kompos penambahan probiotik dengan kadar mm dan penambahan kompos dengan kadar kgm serta kombinasi dari keduanya ini dilakukan untuk mengetahui respon dari berat ikan bandeng penelitian ini mampu memberikan solusi kepada petani tambak dimana saja pada umumnya dan khususnya adalaha petani tambak di desa kawistowindu karena dengan penelitian ini dapat diketahui perlakuan mana yang mampu memberikan pengaruh secara signifikan pada berat ikan bandeng berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil terbaik dalam hal ini berarti perlakuan yang memberikan berat paling besar pada berat ikan bandeng adalah perlakuan dengan kombinasi kompos kgm dengan probiotik mlm dengan perbandingan gram jika dibandingkan dengan perlakuan tanpa kompos dan probiotik dan berdaarkan hasil pengolahan data menggunakan uji anova didapat kesimpulan bahwa baik perlakuan a probiotik b kompos maupun kombinasi ab probiotik kompos memiliki pengaruh terhadap berat ikan bandeng hal ini dapat dilihat dari nilai sig lebih besar dari nilai pvalue yang masingmasing nilainya yaitu dan kata kunci kompos probiotik berat ikan bandeng
Abstrak (Stopwords Removed): ikan bandeng salah satu komoditas unggulan ikan udang bagi petani tambak daerah gresik khususnya desa kawistowindu kenyataanya petani tambak desa kawistowindu memiliki jarak hasil panen cukup jauh kalau dibandingkan petani tambak intensif selisih kali lipat lebih tepatnya ton perhektar tambak desa kawistowindu ton per hektar tambak intensif penelitian ingin melakukan analisis pertumbuhan ikan bandeng memberikan perlakuan penambahan probiotik kompos penambahan probiotik kadar mm penambahan kompos kadar kgm kombinasi keduanya dilakukan mengetahui respon berat ikan bandeng penelitian mampu memberikan solusi kepada petani tambak dimana umumnya khususnya adalaha petani tambak desa kawistowindu penelitian dapat diketahui perlakuan mana mampu memberikan pengaruh secara signifikan berat ikan bandeng berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil terbaik berarti perlakuan memberikan berat paling besar berat ikan bandeng perlakuan kombinasi kompos kgm probiotik mlm perbandingan gram jika dibandingkan perlakuan kompos probiotik berdaarkan hasil pengolahan data menggunakan uji anova didapat kesimpulan baik perlakuan a probiotik b kompos maupun kombinasi ab probiotik kompos memiliki pengaruh berat ikan bandeng dapat dilihat nilai sig lebih besar nilai pvalue masingmasing nilainya kata kunci kompos probiotik berat ikan bandeng
Abstrak (Stemmed): ikan bandeng salah satu komoditas unggul ikan udang bagi tani tambak daerah gresik khusus desa kawistowindu kenyataanya tani tambak desa kawistowindu milik jarak hasil panen cukup jauh kalau banding tani tambak intensif selisih kali lipat lebih tepat ton hektar tambak desa kawistowindu ton per hektar tambak intensif teliti ingin laku analisis tumbuh ikan bandeng beri laku tambah probiotik kompos tambah probiotik kadar mm tambah kompos kadar kgm kombinasi dua laku tahu respon berat ikan bandeng teliti mampu beri solusi kepada tani tambak mana umum khusus adalaha tani tambak desa kawistowindu teliti dapat tahu laku mana mampu beri pengaruh cara signifikan berat ikan bandeng dasar hasil teliti oleh hasil baik arti laku beri berat paling besar berat ikan bandeng laku kombinasi kompos kgm probiotik mlm banding gram jika banding laku kompos probiotik berdaarkan hasil olah data guna uji anova dapat simpul baik laku a probiotik b kompos maupun kombinasi ab probiotik kompos milik pengaruh berat ikan bandeng dapat lihat nilai sig lebih besar nilai pvalue masingmasing nilai kata kunci kompos probiotik berat ikan bandeng
Abstrak (Corrected): ian banding salad sat komoditas lungful ian dang bag tank tambac sarah greek rhesus desk kawistowindu kenyataanya tank tambac desk kawistowindu milk arak hail panel cutup each kalat banding tank tambac intensify selfish kali light leash teat ton hear tambac desk kawistowindu ton per hear tambac intensify elite begin lake analysis tumble ian banding bert lake tambac probiotik pompous tambac probiotik kadar my tambac pompous kadar kim kombinasi due lake tau respond beat ian banding elite camp bert solus keypad tank tambac mana mum rhesus adalaha tank tambac desk kawistowindu elite apart tau lake mana camp bert pengaruh cara significant beat ian banding dakar hail elite olen hail back art lake bert beat paling bear beat ian banding lake kombinasi pompous kim probiotik mom banding gram pika banding lake pompous probiotik berdaarkan hail blah data gun uni nova apart simple back lake a probiotik b pompous maun kombinasi ab probiotik pompous milk pengaruh beat ian banding apart that nilgai sig leash bear nilgai value masingmasing nilgai data bunch pompous probiotik beat ian banding
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ikan': 8, 'laku': 8, 'bandeng': 7, 'tambak': 7, 'probiotik': 7, 'kompos': 7, 'berat': 6, 'tani': 5, 'desa': 4, 'kawistowindu': 4, 'hasil': 4, 'teliti': 4, 'beri': 4, 'banding': 3, 'tambah': 3, 'kombinasi': 3, 'dapat': 3, 'nilai': 3, 'khusus': 2, 'milik': 2, 'intensif': 2, 'lebih': 2, 'ton': 2, 'hektar': 2, 'kadar': 2, 'kgm': 2, 'tahu': 2, 'mampu': 2, 'mana': 2, 'pengaruh': 2, 'baik': 2, 'besar': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'komoditas': 1, 'unggul': 1, 'udang': 1, 'bagi': 1, 'daerah': 1, 'gresik': 1, 'kenyataanya': 1, 'jarak': 1, 'panen': 1, 'cukup': 1, 'jauh': 1, 'kalau': 1, 'selisih': 1, 'kali': 1, 'lipat': 1, 'tepat': 1, 'per': 1, 'ingin': 1, 'analisis': 1, 'tumbuh': 1, 'mm': 1, 'dua': 1, 'respon': 1, 'solusi': 1, 'kepada': 1, 'umum': 1, 'adalaha': 1, 'cara': 1, 'signifikan': 1, 'dasar': 1, 'oleh': 1, 'arti': 1, 'paling': 1, 'mlm': 1, 'gram': 1, 'jika': 1, 'berdaarkan': 1, 'olah': 1, 'data': 1, 'guna': 1, 'uji': 1, 'anova': 1, 'simpul': 1, 'a': 1, 'b': 1, 'maupun': 1, 'ab': 1, 'lihat': 1, 'sig': 1, 'pvalue': 1, 'masingmasing': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 25, 'of': 15, 'is': 7, 'fish': 7, 'to': 7, 'and': 7, 'with': 6, 'treatment': 6, 'compost': 6, 'in': 5, 'farmers': 5, 'probiotics': 5, 'village': 4, 'kawistowindu': 4, 'this': 4, 'research': 4, 'weight': 4, 'on': 4, 'by': 3, 'addition': 3, 'combination': 3, 'results': 3, 'a': 3, 'value': 3, 'milkfish': 2, 'farmed': 2, 'especially': 2, 'pond': 2, 'has': 2, 'compared': 2, 'an': 2, 'banding': 2, 'levels': 2, 'kgm': 2, 'able': 2, 'be': 2, 'heavy': 2, 'whitefish': 2, 'obtained': 2, 'that': 2, 'probiotic': 2, 'one': 1, 'leading': 1, 'commodity': 1, 'after': 1, 'shrimp': 1, 'area': 1, 'for': 1, 'gresik': 1, 'fact': 1, 'distance': 1, 'yields': 1, 'far': 1, 'enough': 1, 'if': 1, 'intensive': 1, 'embankment': 1, 'fold': 1, 'more': 1, 'precisely': 1, 'ton': 1, 'hektar': 1, 'tons': 1, 'per': 1, 'acre': 1, 'intensively': 1, 'wants': 1, 'do': 1, 'analysis': 1, 'growth': 1, 'providing': 1, 'mm': 1, 'two': 1, 'done': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'response': 1, 'provide': 1, 'solutions': 1, 'farm': 1, 'anywhere': 1, 'general': 1, 'tambak': 1, 'because': 1, 'known': 1, 'which': 1, 'exert': 1, 'influence': 1, 'significantly': 1, 'based': 1, 'best': 1, 'case': 1, 'means': 1, 'gives': 1, 'greatest': 1, 'mlm': 1, 'comparison': 1, 'grams': 1, 'without': 1, 'berdaarkan': 1, 'processing': 1, 'data': 1, 'using': 1, 'anova': 1, 'test': 1, 'conclusion': 1, 'good': 1, 'b': 1, 'or': 1, 'ab': 1, 'composting': 1, 'effect': 1, 'it': 1, 'can': 1, 'seen': 1, 'from': 1, 'sig': 1, 'greater': 1, 'than': 1, 'pvalue': 1, 'each': 1, 'ie': 1, 'key': 1, 'words': 1})
-------------------------------------------
--- Data #310 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: MUKHIB BUSSAFI
Judul: PEMILIHAN FAKTOR OPTIMAL PARAMETERKONSUMSI ENERGI DAN MATERIAL REMOVAL RATE PROSES MILLING PADA MATERIAL ST 41-3
Pembimbing 1: Teguh Prasetyo, S.T., M.T
Pembimbing 2: Nachnul Ansori, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Melakukan efisiensi pengunaan energi merupakan aspek yang tidak dapat diabaikan dalam perkembangan industri saat ini. Upaya dalam melakukan efisiensi energi yang dapat dilakukan dalam sektor industri adalah mengoptimalkan penggunaan energi pada proses pabrikasi. Pada penelitian ini, digunakan kombinasi metode taguchi dan TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution) dalam penentuan nilai optimal parameter pemesinan. Dengan menggunakan metode taguchi dan TOPSIS pada penelitian ini digunakan untuk penentuan kombinasi level faktor optimal. Diketahui level optimal yang dapat memberikan hasil optimal untuk konsumsi energi dan MRR yang merupakan salah satu indikator yang dapat digunakan untuk mengukur performansi proses pemesinan.Level optimal tersebut adalah kecepatan potong 22,8 (mm/min), pemakanan (0,01 mm/tooth) serta kedalaman pemotongan (1,5 mm).
Abstrak (Clean): melakukan efisiensi pengunaan energi merupakan aspek yang tidak dapat diabaikan dalam perkembangan industri saat ini upaya dalam melakukan efisiensi energi yang dapat dilakukan dalam sektor industri adalah mengoptimalkan penggunaan energi pada proses pabrikasi pada penelitian ini digunakan kombinasi metode taguchi dan topsis technique for order preference by similarity to ideal solution dalam penentuan nilai optimal parameter pemesinan dengan menggunakan metode taguchi dan topsis pada penelitian ini digunakan untuk penentuan kombinasi level faktor optimal diketahui level optimal yang dapat memberikan hasil optimal untuk konsumsi energi dan mrr yang merupakan salah satu indikator yang dapat digunakan untuk mengukur performansi proses pemesinanlevel optimal tersebut adalah kecepatan potong mmmin pemakanan mmtooth serta kedalaman pemotongan mm
Abstrak (Stopwords Removed): melakukan efisiensi pengunaan energi aspek dapat diabaikan perkembangan industri upaya melakukan efisiensi energi dapat dilakukan sektor industri mengoptimalkan penggunaan energi proses pabrikasi penelitian digunakan kombinasi metode taguchi topsis technique for order preference by similarity to ideal solution penentuan nilai optimal parameter pemesinan menggunakan metode taguchi topsis penelitian digunakan penentuan kombinasi level faktor optimal diketahui level optimal dapat memberikan hasil optimal konsumsi energi mrr salah satu indikator dapat digunakan mengukur performansi proses pemesinanlevel optimal tersebut kecepatan potong mmmin pemakanan mmtooth kedalaman pemotongan mm
Abstrak (Stemmed): laku efisiensi pengunaan energi aspek dapat abai kembang industri upaya laku efisiensi energi dapat laku sektor industri optimal guna energi proses pabrikasi teliti guna kombinasi metode taguchi topsis technique for order preference by similarity to ideal solution tentu nilai optimal parameter mesin guna metode taguchi topsis teliti guna tentu kombinasi level faktor optimal tahu level optimal dapat beri hasil optimal konsumsi energi mrr salah satu indikator dapat guna ukur performansi proses pemesinanlevel optimal sebut cepat potong mmmin makan mmtooth dalam potong mm
Abstrak (Corrected): lake efisiensi pengunaan energy aspen apart alai embank industry pay lake efisiensi energy apart lake sector industry optimal gun energy proves pabrikasi elite gun kombinasi metope baluchi topis technique for order preference by similarity to ideal solution tent nilgai optimal parameter resin gun metope baluchi topis elite gun tent kombinasi level factor optimal tau level optimal apart bert hail optimal konsumsi energy err salad sat indicator apart gun ukr performance proves pemesinanlevel optimal debut eat voting main mayan smooth dream voting my
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'optimal': 6, 'guna': 5, 'energi': 4, 'dapat': 4, 'laku': 3, 'efisiensi': 2, 'industri': 2, 'proses': 2, 'teliti': 2, 'kombinasi': 2, 'metode': 2, 'taguchi': 2, 'topsis': 2, 'tentu': 2, 'level': 2, 'potong': 2, 'pengunaan': 1, 'aspek': 1, 'abai': 1, 'kembang': 1, 'upaya': 1, 'sektor': 1, 'pabrikasi': 1, 'technique': 1, 'for': 1, 'order': 1, 'preference': 1, 'by': 1, 'similarity': 1, 'to': 1, 'ideal': 1, 'solution': 1, 'nilai': 1, 'parameter': 1, 'mesin': 1, 'faktor': 1, 'tahu': 1, 'beri': 1, 'hasil': 1, 'konsumsi': 1, 'mrr': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'indikator': 1, 'ukur': 1, 'performansi': 1, 'pemesinanlevel': 1, 'sebut': 1, 'cepat': 1, 'mmmin': 1, 'makan': 1, 'mmtooth': 1, 'dalam': 1, 'mm': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'of': 8, 'in': 7, 'is': 5, 'to': 5, 'energy': 4, 'that': 3, 'can': 3, 'be': 3, 'used': 3, 'and': 3, 'optimal': 3, 'mm': 3, 'use': 2, 'efficiency': 2, 'this': 2, 'study': 2, 'a': 2, 'combination': 2, 'taguchi': 2, 'method': 2, 'topsis': 2, 'for': 2, 'by': 2, 'machining': 2, 'level': 2, 'as': 2, 'an': 1, 'aspect': 1, 'not': 1, 'ignored': 1, 'development': 1, 'industry': 1, 'today': 1, 'efforts': 1, 'done': 1, 'industrial': 1, 'sector': 1, 'optimize': 1, 'manufacturing': 1, 'process': 1, 'technique': 1, 'order': 1, 'preference': 1, 'similarity': 1, 'ideal': 1, 'solution': 1, 'determination': 1, 'parameters': 1, 'values': 1, 'using': 1, 'determine': 1, 'factor': 1, 'levels': 1, 'unknown': 1, 'optimum': 1, 'provide': 1, 'results': 1, 'consumption': 1, 'mrr': 1, 'which': 1, 'one': 1, 'indicator': 1, 'measure': 1, 'performance': 1, 'processoptimum': 1, 'cutting': 1, 'speed': 1, 'min': 1, 'feeds': 1, 'tooth': 1, 'well': 1, 'depth': 1, 'cuts': 1})
-------------------------------------------
--- Data #311 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: OKTO IMAM KHAMBALI
Judul: PENERAPAN METODE SIX SIGMA UNTUK PERBAIKAN KUALITAS
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si.,M.T.
Pembimbing 2: Issa Dyah Utami S.T., M.T., P.hD.
Abstrak (Raw): Industri pakan ternak yang terus meningkat dan bersaing membuat perusahan-perusahaan pakan ternak semakin bersaing dan meningkatkan kualitas produknya untuk meningkatkan pangsa pasar penjualan. PT. XYZ merupakan salah satu perusahaan pakan ternak di Indonesia dengan produksi lebih dari 950.000 ton per tahun. Dalam usaha untuk meningkatkan kualitas proses, masih terdapat banyak ketidaksesuaian/defect. Dalam periode Januari 2015 hingga Mei 2016 pada departemen produksi pelleting, ketidaksesuaian/defect mencapai 12.470.580 Kg. Ketidaksesuain/defect yang terjadi meliputi pellet hancur 59,01%, pellet belang 26,58, dan fat 14,41%. Berdasarkan kondisi aktual tersebut maka dilakukan penelitian untuk mengurangi ketidaksesuaian/defect yang terjadi area departemen produksi pelleting. Penelitian dilakukan menggunakan metode six sigma dan FMEA. Setelah dilakukan penelitian diperoleh nilai sigma kumulatif sebesar 4,46706 dan nilai DPMO sebesar 1503,30054. Penyebab ketidaksesusaian/defect pellet hancur adalah terjadi masalah pada ayakan dan bahan baku yang kurang bagus. Terjadinya pellet belang disebabkan oleh permasalahan pada mesin yang dipergunakan untuk mencampur bahan baku pembuat pakan ternak dan operator kurang displin dalam membersihkan tong/bin. Sedangkan ketidaksesuaian/defect fat disebabkan kesalahan formulasi yang tidak sesuai. Berdasarkan kondisi aktual tersebut, usulan perbaikan yang diberikan adalah maintenance mesin dilakukan secara rutin dan peningkatan kemampuan kinerja operator.
Abstrak (Clean): industri pakan ternak yang terus meningkat dan bersaing membuat perusahanperusahaan pakan ternak semakin bersaing dan meningkatkan kualitas produknya untuk meningkatkan pangsa pasar penjualan pt xyz merupakan salah satu perusahaan pakan ternak di indonesia dengan produksi lebih dari ton per tahun dalam usaha untuk meningkatkan kualitas proses masih terdapat banyak ketidaksesuaiandefect dalam periode januari hingga mei pada departemen produksi pelleting ketidaksesuaiandefect mencapai kg ketidaksesuaindefect yang terjadi meliputi pellet hancur pellet belang dan fat berdasarkan kondisi aktual tersebut maka dilakukan penelitian untuk mengurangi ketidaksesuaiandefect yang terjadi area departemen produksi pelleting penelitian dilakukan menggunakan metode six sigma dan fmea setelah dilakukan penelitian diperoleh nilai sigma kumulatif sebesar dan nilai dpmo sebesar penyebab ketidaksesusaiandefect pellet hancur adalah terjadi masalah pada ayakan dan bahan baku yang kurang bagus terjadinya pellet belang disebabkan oleh permasalahan pada mesin yang dipergunakan untuk mencampur bahan baku pembuat pakan ternak dan operator kurang displin dalam membersihkan tongbin sedangkan ketidaksesuaiandefect fat disebabkan kesalahan formulasi yang tidak sesuai berdasarkan kondisi aktual tersebut usulan perbaikan yang diberikan adalah maintenance mesin dilakukan secara rutin dan peningkatan kemampuan kinerja operator
Abstrak (Stopwords Removed): industri pakan ternak terus meningkat bersaing membuat perusahanperusahaan pakan ternak semakin bersaing meningkatkan kualitas produknya meningkatkan pangsa pasar penjualan pt xyz salah satu perusahaan pakan ternak indonesia produksi lebih ton per tahun usaha meningkatkan kualitas proses masih terdapat banyak ketidaksesuaiandefect periode januari hingga mei departemen produksi pelleting ketidaksesuaiandefect mencapai kg ketidaksesuaindefect terjadi meliputi pellet hancur pellet belang fat berdasarkan kondisi aktual tersebut dilakukan penelitian mengurangi ketidaksesuaiandefect terjadi area departemen produksi pelleting penelitian dilakukan menggunakan metode six sigma fmea dilakukan penelitian diperoleh nilai sigma kumulatif sebesar nilai dpmo sebesar penyebab ketidaksesusaiandefect pellet hancur terjadi masalah ayakan bahan baku kurang bagus terjadinya pellet belang disebabkan permasalahan mesin dipergunakan mencampur bahan baku pembuat pakan ternak operator kurang displin membersihkan tongbin sedangkan ketidaksesuaiandefect fat disebabkan kesalahan formulasi sesuai berdasarkan kondisi aktual tersebut usulan perbaikan diberikan maintenance mesin dilakukan secara rutin peningkatan kemampuan kinerja operator
Abstrak (Stemmed): industri pakan ternak terus tingkat saing buat perusahanperusahaan pakan ternak makin saing tingkat kualitas produk tingkat pangsa pasar jual pt xyz salah satu usaha pakan ternak indonesia produksi lebih ton per tahun usaha tingkat kualitas proses masih dapat banyak ketidaksesuaiandefect periode januari hingga mei departemen produksi pelleting ketidaksesuaiandefect capai kg ketidaksesuaindefect jadi liput pellet hancur pellet belang fat dasar kondisi aktual sebut laku teliti kurang ketidaksesuaiandefect jadi area departemen produksi pelleting teliti laku guna metode six sigma fmea laku teliti oleh nilai sigma kumulatif besar nilai dpmo besar sebab ketidaksesusaiandefect pellet hancur jadi masalah ayak bahan baku kurang bagus jadi pellet belang sebab masalah mesin guna campur bahan baku buat pakan ternak operator kurang displin bersih tongbin sedang ketidaksesuaiandefect fat sebab salah formulasi sesuai dasar kondisi aktual sebut usul baik beri maintenance mesin laku cara rutin tingkat mampu kerja operator
Abstrak (Corrected): industry pagan eternal terms dingbat saying but perusahanperusahaan pagan eternal making saying dingbat kualitas proud dingbat pangs paar dual pt byz salad sat sara pagan eternal indonesia produksi leash ton per thun sara dingbat kualitas proves mash apart banyan ketidaksesuaiandefect period january hinges me department produksi pelleting ketidaksesuaiandefect capri keg ketidaksesuaindefect jade lieut pellet cancer pellet belong fat dakar kondisi actual debut lake elite during ketidaksesuaiandefect jade area department produksi pelleting elite lake gun metope six sigma flea lake elite olen nilgai sigma kumulatif bear nilgai demo bear kebab ketidaksesusaiandefect pellet cancer jade marsala yak bahai baku during bags jade pellet belong kebab marsala resin gun campus bahai baku but pagan eternal operator during display perish tonguing sedan ketidaksesuaiandefect fat kebab salad formulas sexual dakar kondisi actual debut usual back bert maintenance resin lake cara ruin dingbat camp era operator
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tingkat': 5, 'pakan': 4, 'ternak': 4, 'ketidaksesuaiandefect': 4, 'jadi': 4, 'pellet': 4, 'laku': 4, 'produksi': 3, 'teliti': 3, 'kurang': 3, 'sebab': 3, 'saing': 2, 'buat': 2, 'kualitas': 2, 'salah': 2, 'usaha': 2, 'departemen': 2, 'pelleting': 2, 'hancur': 2, 'belang': 2, 'fat': 2, 'dasar': 2, 'kondisi': 2, 'aktual': 2, 'sebut': 2, 'guna': 2, 'sigma': 2, 'nilai': 2, 'besar': 2, 'masalah': 2, 'bahan': 2, 'baku': 2, 'mesin': 2, 'operator': 2, 'industri': 1, 'terus': 1, 'perusahanperusahaan': 1, 'makin': 1, 'produk': 1, 'pangsa': 1, 'pasar': 1, 'jual': 1, 'pt': 1, 'xyz': 1, 'satu': 1, 'indonesia': 1, 'lebih': 1, 'ton': 1, 'per': 1, 'tahun': 1, 'proses': 1, 'masih': 1, 'dapat': 1, 'banyak': 1, 'periode': 1, 'januari': 1, 'hingga': 1, 'mei': 1, 'capai': 1, 'kg': 1, 'ketidaksesuaindefect': 1, 'liput': 1, 'area': 1, 'metode': 1, 'six': 1, 'fmea': 1, 'oleh': 1, 'kumulatif': 1, 'dpmo': 1, 'ketidaksesusaiandefect': 1, 'ayak': 1, 'bagus': 1, 'campur': 1, 'displin': 1, 'bersih': 1, 'tongbin': 1, 'sedang': 1, 'formulasi': 1, 'sesuai': 1, 'usul': 1, 'baik': 1, 'beri': 1, 'maintenance': 1, 'cara': 1, 'rutin': 1, 'mampu': 1, 'kerja': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 10, 'and': 8, 'in': 5, 'feed': 4, 'is': 4, 'to': 4, 'are': 4, 'defect': 4, 'that': 4, 'pellet': 4, 'animal': 3, 'production': 3, 'on': 3, 'more': 2, 'improve': 2, 'quality': 2, 'defects': 2, 'department': 2, 'pelleting': 2, 'occur': 2, 'crushed': 2, 'fat': 2, 'based': 2, 'actual': 2, 'research': 2, 'sigma': 2, 'value': 2, 'problems': 2, 'raw': 2, 'less': 2, 'caused': 2, 'industry': 1, 'increasing': 1, 'competing': 1, 'firms': 1, 'making': 1, 'competitive': 1, 'their': 1, 'products': 1, 'increase': 1, 'market': 1, 'share': 1, 'sales': 1, 'pt': 1, 'xyz': 1, 'one': 1, 'company': 1, 'indonesia': 1, 'with': 1, 'than': 1, 'tons': 1, 'per': 1, 'year': 1, 'an': 1, 'effort': 1, 'process': 1, 'there': 1, 'still': 1, 'many': 1, 'period': 1, 'from': 1, 'january': 1, 'until': 1, 'may': 1, 'reaches': 1, 'kg': 1, 'nonconformance': 1, 'include': 1, 'striped': 1, 'condition': 1, 'reduce': 1, 'occurs': 1, 'area': 1, 'study': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'using': 1, 'six': 1, 'method': 1, 'fmea': 1, 'after': 1, 'doing': 1, 'obtained': 1, 'cumulative': 1, 'dpmo': 1, 'cause': 1, 'sieve': 1, 'materials': 1, 'good': 1, 'streaks': 1, 'by': 1, 'machine': 1, 'used': 1, 'mix': 1, 'material': 1, 'disciplined': 1, 'operator': 1, 'cleaning': 1, 'bin': 1, 'while': 1, 'errors': 1, 'formulations': 1, 'do': 1, 'not': 1, 'fit': 1, 'conditions': 1, 'given': 1, 'proposed': 1, 'improvements': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'routinely': 1, 'engine': 1, 'maintenance': 1, 'upgrading': 1, 'employee': 1, 'performance': 1})
-------------------------------------------
--- Data #312 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Siti Maghfiroh
Judul: Penerapan Konsep Lean Manufacturing Dengan Value Stream Mapping Untuk Mengidentifikasi Waste Pada Produksi Karung
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko S.T., M.T
Pembimbing 2: Mu'alim S.T.,MT
Abstrak (Raw): Dalam proses pembuatan produk tentunya terdapat aktivitas yang memiliki nilai tambah (value added) dan aktivitas yang tidak memiliki nilai tambah (non value added). Aktivitas tersebut nantinya akan mempengaruhi lamanya proses produksi dan dapat menimbulkan pemborosan. PT Karung Emas merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang manufaktur yang memproduksi berbagai macam jenis karung dengan spesifikasi yang diinginkan oleh konsumen. Pada pembuatan karung sering terjadi waiting time karena kapasitas mesin yang digunakan berbeda dan karena adanya aktivitas non value added. Untuk mengetahui pemborosan yang terjadi pada proses pembuatan karung, maka diterapkan metode value stream mapping (VSM) yang fokus utama penerapannya adalah untuk mengetahui dan mendokumentasikan semua proses atau aktivitas yang terjadi yang tidak memberikan nilai tambah pada proses produksi. Selain penerapan VSM, untuk mengidentifikasi permasalahan yang terjadi yaitu menggunakan matrix prioritas dengan melakukan penyebaran kuesioner pada pihak-pihak yang terkait pada bagian produksi untuk mengetahui indikator-indikator yang berpotensi menyebabkan waste. Dalam proses pembuatan karung terdapat 5 departemen kerja yaitu extruder (proses pembuatan benang), circular loom (proses perajutan benang), cutting sewing (proses pemotongan dan penjahitan), printing (proses pencetakan gambar) dan packing (proses pengepakan). Total lead time pada proses produksi karung adalah 5125,57 menit dengan value added time sebesar 1552,37 menit yaitu 23% dari total lead time dan non value added time sebesar 3390 menit. Aktivitas value added time sebesar 31% dari aktivitas non value added time yaitu sebesar 69%. Dari value stream mapping yang terjadi pada proses produksi karung dapat diketahui waste yang terjadi yaitu waiting (menunggu proses sebelumnya). Indikator yang mempengaruhi waste waiting yaitu kerusakan mesin, cacat produk, kesalahan operator, informasi yang kurang baik, dan proses yang tidak sesuai prosedur.
Kata Kunci: Pemborosan, Value Stream Mapping, Indikator Penyebab Waste
Abstrak (Clean): dalam proses pembuatan produk tentunya terdapat aktivitas yang memiliki nilai tambah value added dan aktivitas yang tidak memiliki nilai tambah non value added aktivitas tersebut nantinya akan mempengaruhi lamanya proses produksi dan dapat menimbulkan pemborosan pt karung emas merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang manufaktur yang memproduksi berbagai macam jenis karung dengan spesifikasi yang diinginkan oleh konsumen pada pembuatan karung sering terjadi waiting time karena kapasitas mesin yang digunakan berbeda dan karena adanya aktivitas non value added untuk mengetahui pemborosan yang terjadi pada proses pembuatan karung maka diterapkan metode value stream mapping vsm yang fokus utama penerapannya adalah untuk mengetahui dan mendokumentasikan semua proses atau aktivitas yang terjadi yang tidak memberikan nilai tambah pada proses produksi selain penerapan vsm untuk mengidentifikasi permasalahan yang terjadi yaitu menggunakan matrix prioritas dengan melakukan penyebaran kuesioner pada pihakpihak yang terkait pada bagian produksi untuk mengetahui indikatorindikator yang berpotensi menyebabkan waste dalam proses pembuatan karung terdapat departemen kerja yaitu extruder proses pembuatan benang circular loom proses perajutan benang cutting sewing proses pemotongan dan penjahitan printing proses pencetakan gambar dan packing proses pengepakan total lead time pada proses produksi karung adalah menit dengan value added time sebesar menit yaitu dari total lead time dan non value added time sebesar menit aktivitas value added time sebesar dari aktivitas non value added time yaitu sebesar dari value stream mapping yang terjadi pada proses produksi karung dapat diketahui waste yang terjadi yaitu waiting menunggu proses sebelumnya indikator yang mempengaruhi waste waiting yaitu kerusakan mesin cacat produk kesalahan operator informasi yang kurang baik dan proses yang tidak sesuai prosedur kata kunci pemborosan value stream mapping indikator penyebab waste
Abstrak (Stopwords Removed): proses pembuatan produk tentunya terdapat aktivitas memiliki nilai tambah value added aktivitas memiliki nilai tambah non value added aktivitas tersebut nantinya mempengaruhi lamanya proses produksi dapat menimbulkan pemborosan pt karung emas perusahaan bergerak bidang manufaktur memproduksi berbagai macam jenis karung spesifikasi diinginkan konsumen pembuatan karung sering terjadi waiting time kapasitas mesin digunakan berbeda adanya aktivitas non value added mengetahui pemborosan terjadi proses pembuatan karung diterapkan metode value stream mapping vsm fokus utama penerapannya mengetahui mendokumentasikan semua proses aktivitas terjadi memberikan nilai tambah proses produksi selain penerapan vsm mengidentifikasi permasalahan terjadi menggunakan matrix prioritas melakukan penyebaran kuesioner pihakpihak terkait bagian produksi mengetahui indikatorindikator berpotensi menyebabkan waste proses pembuatan karung terdapat departemen kerja extruder proses pembuatan benang circular loom proses perajutan benang cutting sewing proses pemotongan penjahitan printing proses pencetakan gambar packing proses pengepakan total lead time proses produksi karung menit value added time sebesar menit total lead time non value added time sebesar menit aktivitas value added time sebesar aktivitas non value added time sebesar value stream mapping terjadi proses produksi karung dapat diketahui waste terjadi waiting menunggu proses sebelumnya indikator mempengaruhi waste waiting kerusakan mesin cacat produk kesalahan operator informasi kurang baik proses sesuai prosedur kata kunci pemborosan value stream mapping indikator penyebab waste
Abstrak (Stemmed): proses buat produk tentu dapat aktivitas milik nilai tambah value added aktivitas milik nilai tambah non value added aktivitas sebut nanti pengaruh lama proses produksi dapat timbul boros pt karung emas usaha gerak bidang manufaktur produksi bagai macam jenis karung spesifikasi ingin konsumen buat karung sering jadi waiting time kapasitas mesin guna beda ada aktivitas non value added tahu boros jadi proses buat karung terap metode value stream mapping vsm fokus utama terap tahu dokumentasi semua proses aktivitas jadi beri nilai tambah proses produksi selain terap vsm identifikasi masalah jadi guna matrix prioritas laku sebar kuesioner pihakpihak kait bagi produksi tahu indikatorindikator potensi sebab waste proses buat karung dapat departemen kerja extruder proses buat benang circular loom proses rajut benang cutting wing proses potong jahit printing proses cetak gambar packing proses epak total lead time proses produksi karung menit value added time besar menit total lead time non value added time besar menit aktivitas value added time besar aktivitas non value added time besar value stream mapping jadi proses produksi karung dapat tahu waste jadi waiting tunggu proses belum indikator pengaruh waste waiting rusa mesin cacat produk salah operator informasi kurang baik proses sesuai prosedur kata kunci boros value stream mapping indikator sebab waste
Abstrak (Corrected): proves but proud tent apart aktivitas milk nilgai tambac value added aktivitas milk nilgai tambac non value added aktivitas debut anti pengaruh lama proves produksi apart timbal bores pt caring mas sara gera biding manufacture produksi bahai madam penis caring spesifikasi begin consumed but caring seeing jade waiting time kapasitas resin gun bed ada aktivitas non value added tau bores jade proves but caring trap metope value stream mapping vim focus mama trap tau dokumentasi sea proves aktivitas jade bert nilgai tambac proves produksi slain trap vim identifikasi marsala jade gun matrix priority lake sear questioner pihakpihak wait bag produksi tau indikatorindikator potent kebab waste proves but caring apart department era extruder proves but penang circular loom proves rajput penang cutting wing proves voting wait printing proves weak sambar packing proves peak total lead time proves produksi caring merit value added time bear merit total lead time non value added time bear merit aktivitas value added time bear aktivitas non value added time bear value stream mapping jade proves produksi caring apart tau waste jade waiting tungus proves begum indicator pengaruh waste waiting rush resin carat proud salad operator informant during back proves sexual procedure data bunch bores value stream mapping indicator kebab waste
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'proses': 15, 'value': 10, 'aktivitas': 7, 'added': 7, 'karung': 7, 'time': 7, 'produksi': 6, 'jadi': 6, 'buat': 5, 'dapat': 4, 'non': 4, 'tahu': 4, 'waste': 4, 'besar': 4, 'nilai': 3, 'tambah': 3, 'boros': 3, 'waiting': 3, 'terap': 3, 'stream': 3, 'mapping': 3, 'menit': 3, 'produk': 2, 'milik': 2, 'pengaruh': 2, 'mesin': 2, 'guna': 2, 'vsm': 2, 'sebab': 2, 'benang': 2, 'total': 2, 'lead': 2, 'indikator': 2, 'tentu': 1, 'sebut': 1, 'nanti': 1, 'lama': 1, 'timbul': 1, 'pt': 1, 'emas': 1, 'usaha': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'manufaktur': 1, 'bagai': 1, 'macam': 1, 'jenis': 1, 'spesifikasi': 1, 'ingin': 1, 'konsumen': 1, 'sering': 1, 'kapasitas': 1, 'beda': 1, 'ada': 1, 'metode': 1, 'fokus': 1, 'utama': 1, 'dokumentasi': 1, 'semua': 1, 'beri': 1, 'selain': 1, 'identifikasi': 1, 'masalah': 1, 'matrix': 1, 'prioritas': 1, 'laku': 1, 'sebar': 1, 'kuesioner': 1, 'pihakpihak': 1, 'kait': 1, 'bagi': 1, 'indikatorindikator': 1, 'potensi': 1, 'departemen': 1, 'kerja': 1, 'extruder': 1, 'circular': 1, 'loom': 1, 'rajut': 1, 'cutting': 1, 'wing': 1, 'potong': 1, 'jahit': 1, 'printing': 1, 'cetak': 1, 'gambar': 1, 'packing': 1, 'epak': 1, 'tunggu': 1, 'belum': 1, 'rusa': 1, 'cacat': 1, 'salah': 1, 'operator': 1, 'informasi': 1, 'kurang': 1, 'baik': 1, 'sesuai': 1, 'prosedur': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'of': 19, 'that': 13, 'process': 11, 'to': 10, 'in': 9, 'is': 9, 'and': 8, 'value': 7, 'added': 7, 'waste': 7, 'time': 7, 'a': 6, 'production': 5, 'sack': 5, 'activity': 4, 'nonvalue': 4, 'lead': 4, 'making': 4, 'with': 3, 'by': 3, 'waiting': 3, 'activities': 3, 'stream': 3, 'mapping': 3, 'occur': 3, 'indicators': 3, 'minutes': 3, 'manufacturing': 2, 'there': 2, 'affect': 2, 'can': 2, 'sacks': 2, 'determine': 2, 'occurs': 2, 'vsm': 2, 'application': 2, 'identify': 2, 'processes': 2, 'do': 2, 'not': 2, 'are': 2, 'yarn': 2, 'cutting': 2, 'wing': 2, 'printing': 2, 'packing': 2, 'total': 2, 'course': 1, 'an': 1, 'has': 1, 'does': 1, 'such': 1, 'will': 1, 'length': 1, 'pt': 1, 'gold': 1, 'company': 1, 'engaged': 1, 'which': 1, 'produces': 1, 'various': 1, 'types': 1, 'specifications': 1, 'desired': 1, 'consumers': 1, 'frequent': 1, 'for': 1, 'different': 1, 'capacity': 1, 'machines': 1, 'used': 1, 'because': 1, 'their': 1, 'then': 1, 'applied': 1, 'method': 1, 'main': 1, 'focus': 1, 'document': 1, 'all': 1, 'or': 1, 'add': 1, 'addition': 1, 'problems': 1, 'using': 1, 'matrix': 1, 'priority': 1, 'distributing': 1, 'questionnaires': 1, 'parties': 1, 'associated': 1, 'could': 1, 'potentially': 1, 'departments': 1, 'work': 1, 'extruder': 1, 'circular': 1, 'loom': 1, 'knitting': 1, 'image': 1, 'equal': 1, 'be': 1, 'seen': 1, 'pending': 1, 'before': 1, 'mechanical': 1, 'failure': 1, 'defective': 1, 'products': 1, 'operator': 1, 'error': 1, 'poor': 1, 'information': 1, 'comply': 1, 'procedures': 1, 'keywords': 1, 'cause': 1})
-------------------------------------------
--- Data #313 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ABD.WAFI
Judul: Analisa Kelayakan Pemanfaatan Tenaga Surya Dan Angin Untuk Pembangkit Listrik Di Kepulauan Gili Labak Madura
Pembimbing 1: MU'ALIM.S.T.,M.T
Pembimbing 2: SAMSUL AMAR.S.T.,MSc
Abstrak (Raw): Dalam melakukan studi kelayakan dapat dilakukan dengan menggunakan NPV dan IRR agar dapat mengetahui sejauh mana proyek tersebut layak direalisasikan atau tidak. Proyek pembangkit listrik di daerah kepulauan Gili Labak Kec Talangoh Kab Sumenep menggunakan beberapa alternatif baik panel surya dan turbin angin. Diketahuidari beberapa alternatf tersebut panel surya polycrystaline 1000 Wp menjadi alternatif terbaik dengan di ketahui nilai NPV > 0 dan IRR diketahui 27 % dengan menggunakan diskon faktor 14%.
Abstrak (Clean): dalam melakukan studi kelayakan dapat dilakukan dengan menggunakan npv dan irr agar dapat mengetahui sejauh mana proyek tersebut layak direalisasikan atau tidak proyek pembangkit listrik di daerah kepulauan gili labak kec talangoh kab sumenep menggunakan beberapa alternatif baik panel surya dan turbin angin diketahuidari beberapa alternatf tersebut panel surya polycrystaline wp menjadi alternatif terbaik dengan di ketahui nilai npv dan irr diketahui dengan menggunakan diskon faktor
Abstrak (Stopwords Removed): melakukan studi kelayakan dapat dilakukan menggunakan npv irr dapat mengetahui sejauh mana proyek tersebut layak direalisasikan proyek pembangkit listrik daerah kepulauan gili labak kec talangoh kab sumenep menggunakan beberapa alternatif baik panel surya turbin angin diketahuidari beberapa alternatf tersebut panel surya polycrystaline wp menjadi alternatif terbaik ketahui nilai npv irr diketahui menggunakan diskon faktor
Abstrak (Stemmed): laku studi layak dapat laku guna npv irr dapat tahu jauh mana proyek sebut layak realisasi proyek bangkit listrik daerah pulau gili labak kec talangoh kab sumenep guna beberapa alternatif baik panel surya turbin angin diketahuidari beberapa alternatf sebut panel surya polycrystaline wp jadi alternatif baik tahu nilai npv irr tahu guna diskon faktor
Abstrak (Corrected): lake study kayak apart lake gun nev err apart tau each mana prove debut kayak realists prove bandit listeria sarah palau gill laban key talangoh kab sumner gun beberapa alternative back panel surya turbine angie diketahuidari beberapa alternate debut panel surya polycrystalline we jade alternative back tau nilgai nev err tau gun vision factor
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 3, 'tahu': 3, 'laku': 2, 'layak': 2, 'dapat': 2, 'npv': 2, 'irr': 2, 'proyek': 2, 'sebut': 2, 'beberapa': 2, 'alternatif': 2, 'baik': 2, 'panel': 2, 'surya': 2, 'studi': 1, 'jauh': 1, 'mana': 1, 'realisasi': 1, 'bangkit': 1, 'listrik': 1, 'daerah': 1, 'pulau': 1, 'gili': 1, 'labak': 1, 'kec': 1, 'talangoh': 1, 'kab': 1, 'sumenep': 1, 'turbin': 1, 'angin': 1, 'diketahuidari': 1, 'alternatf': 1, 'polycrystaline': 1, 'wp': 1, 'jadi': 1, 'nilai': 1, 'diskon': 1, 'faktor': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 7, 'in': 4, 'and': 4, 'to': 3, 'of': 3, 'be': 2, 'by': 2, 'using': 2, 'npv': 2, 'irr': 2, 'some': 2, 'alternative': 2, 'cell': 2, 'colar': 2, 'conducting': 1, 'feasibility': 1, 'study': 1, 'can': 1, 'done': 1, 'order': 1, 'determine': 1, 'extent': 1, 'which': 1, 'project': 1, 'is': 1, 'feasible': 1, 'realized': 1, 'or': 1, 'not': 1, 'power': 1, 'projects': 1, 'region': 1, 'gili': 1, 'islands': 1, 'labak': 1, 'district': 1, 'sumenep': 1, 'regency': 1, 'talangoh': 1, 'use': 1, 'kind': 1, 'wind': 1, 'turbines': 1, 'from': 1, 'alternatf': 1, 'polycrystaline': 1, 'wp': 1, 'best': 1, 'know': 1, 'with': 1, 'known': 1, 'discount': 1, 'factor': 1})
-------------------------------------------
--- Data #314 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Agung Firdausi Ahsan
Judul: Perancangan Prototipe Lampu Senter Tenaga Panas Tubuh Manusia Dengan Pendekatan Pahl & Beitz – AHP
Pembimbing 1: Mualim S.T, M.T
Pembimbing 2: Dr. Rahmad Hidayat S.T, M.T
Abstrak (Raw): Indonesia adalah negara yang terdiri dari kepulauan kecil dan besar. PLN sebagai satu-satunya lembaga yang menyuplai kebutuhan listrik Indonesia, karena keterbatasan kemampuan pelayanan dan jangkauan distribusi, hampir kurang lebih 26 juta rumah tangga (43.2%) di Indonesia belum menikmati listriks dimana sebagian besar berada di daerah tertinggal dan pulau terpencil. Salah satu daerah kepulauan terpencil adalah Pulau Gili Labak,Sumenep,Madura. Beradasarkan latar belakang kondisi tersebut maka dalam penelitian ini mencoba untuk mendisain sebuah sistem penerangan darurat yang portabel berupa senter tenaga panas tubuh manusia dengan teknologi Thermoelectric generator dengan pendekatan Pahl & Beitz –AHP.
Abstrak (Clean): indonesia adalah negara yang terdiri dari kepulauan kecil dan besar pln sebagai satusatunya lembaga yang menyuplai kebutuhan listrik indonesia karena keterbatasan kemampuan pelayanan dan jangkauan distribusi hampir kurang lebih juta rumah tangga di indonesia belum menikmati listriks dimana sebagian besar berada di daerah tertinggal dan pulau terpencil salah satu daerah kepulauan terpencil adalah pulau gili labaksumenepmadura beradasarkan latar belakang kondisi tersebut maka dalam penelitian ini mencoba untuk mendisain sebuah sistem penerangan darurat yang portabel berupa senter tenaga panas tubuh manusia dengan teknologi thermoelectric generator dengan pendekatan pahl beitz –ahp
Abstrak (Stopwords Removed): indonesia negara terdiri kepulauan kecil besar pln satusatunya lembaga menyuplai kebutuhan listrik indonesia keterbatasan kemampuan pelayanan jangkauan distribusi hampir kurang lebih juta rumah tangga indonesia belum menikmati listriks dimana sebagian besar berada daerah tertinggal pulau terpencil salah satu daerah kepulauan terpencil pulau gili labaksumenepmadura beradasarkan latar belakang kondisi tersebut penelitian mencoba mendisain sistem penerangan darurat portabel berupa senter tenaga panas tubuh manusia teknologi thermoelectric generator pendekatan pahl beitz –ahp
Abstrak (Stemmed): indonesia negara diri pulau kecil besar pln satusatunya lembaga suplai butuh listrik indonesia batas mampu layan jangkau distribusi hampir kurang lebih juta rumah tangga indonesia belum nikmat listriks mana bagi besar ada daerah tinggal pulau pencil salah satu daerah pulau pencil pulau gili labaksumenepmadura beradasarkan latar belakang kondisi sebut teliti coba disain sistem terang darurat portabel upa senter tenaga panas tubuh manusia teknologi thermoelectric generator dekat pahl beitz ahp
Abstrak (Corrected): indonesia megara dirt palau cecil bear plan satusatunya lumbago splat butch listeria indonesia bats camp layman bangka distribute hamper during leash jut rumal tanga indonesia begum nikita listriks mana bag bear ada sarah lingual palau pencil salad sat sarah palau pencil palau gill labaksumenepmadura beradasarkan later belaying kondisi debut elite coma disdain sister tearing ararat portable up enter teenage pants tube amnesia teknologi thermoelectric generator dead pal blitz ah
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pulau': 4, 'indonesia': 3, 'besar': 2, 'daerah': 2, 'pencil': 2, 'negara': 1, 'diri': 1, 'kecil': 1, 'pln': 1, 'satusatunya': 1, 'lembaga': 1, 'suplai': 1, 'butuh': 1, 'listrik': 1, 'batas': 1, 'mampu': 1, 'layan': 1, 'jangkau': 1, 'distribusi': 1, 'hampir': 1, 'kurang': 1, 'lebih': 1, 'juta': 1, 'rumah': 1, 'tangga': 1, 'belum': 1, 'nikmat': 1, 'listriks': 1, 'mana': 1, 'bagi': 1, 'ada': 1, 'tinggal': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'gili': 1, 'labaksumenepmadura': 1, 'beradasarkan': 1, 'latar': 1, 'belakang': 1, 'kondisi': 1, 'sebut': 1, 'teliti': 1, 'coba': 1, 'disain': 1, 'sistem': 1, 'terang': 1, 'darurat': 1, 'portabel': 1, 'upa': 1, 'senter': 1, 'tenaga': 1, 'panas': 1, 'tubuh': 1, 'manusia': 1, 'teknologi': 1, 'thermoelectric': 1, 'generator': 1, 'dekat': 1, 'pahl': 1, 'beitz': 1, 'ahp': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 8, 'the': 4, 'indonesia': 3, 'a': 3, 'and': 3, 'islands': 3, 'in': 3, 'is': 2, 'that': 2, 'electricity': 2, 'remote': 2, 'country': 1, 'consists': 1, 'small': 1, 'large': 1, 'pln': 1, 'as': 1, 'only': 1, 'institution': 1, 'supplies': 1, 'needs': 1, 'because': 1, 'limited': 1, 'capacity': 1, 'reach': 1, 'distribution': 1, 'services': 1, 'for': 1, 'approximately': 1, 'million': 1, 'households': 1, 'has': 1, 'not': 1, 'enjoyed': 1, 'where': 1, 'are': 1, 'located': 1, 'disadvantaged': 1, 'areas': 1, 'one': 1, 'area': 1, 'island': 1, 'gili': 1, 'labak': 1, 'sumenep': 1, 'madura': 1, 'beradasarkan': 1, 'background': 1, 'current': 1, 'economic': 1, 'conditions': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'tries': 1, 'to': 1, 'design': 1, 'portable': 1, 'emergency': 1, 'lighting': 1, 'system': 1, 'form': 1, 'human': 1, 'body': 1, 'heat': 1, 'energy': 1, 'flashlight': 1, 'with': 1, 'thermoelectric': 1, 'generator': 1, 'technology': 1, 'applied': 1, 'pahl': 1, 'beitz': 1, 'ahp': 1, 'approach': 1})
-------------------------------------------
--- Data #315 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Nur Irfina
Judul: PERENCANAAN PENJADWALAN PRODUKSI KARUNG GUNA MEMINIMASI TOTAL WEIGHTED TARDINESS DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA
Pembimbing 1: Samsul Amar, ST.,Msc.
Pembimbing 2: Heri Awalul Ilhamsah, ST.,MT.
Abstrak (Raw): PT XYZ adalah salah satu perusahaan manufaktur yang memproduksi berbagai jenis karung dengan berbagai spesifikasi. Sistem yang digunakan dalam adalah job order sehingga penjadwalan produksi yang teratur sangatlah penting demi tercapainya kondisi yang optimal dari proses produksi dan ketepatan waktu saat pengiriman. Tipe aliran produksi yang digunakan adalah flow shop. Agar mendapatkan hasil yang optimal peneliti akan membuat penjadwalan dengan metode optimasi modern yakni algoritma genetika. Adapun langkah-langkah dalam algoritma ini yakni Evaluasi fitness dengan fungsi tujuan adalah meminimalkan weighed tardiness. Seleksi kromosom menggunakan metode Roulette Wheel. Crossover yakni proses mengawinkan silang dua kromosom untuk menambah varian yang baik dengan metode Orderer Crossover (OX) dan mutasi untuk menukarkan gen dalam satu kromosom dengan metode swap mutation.
Untuk mengoptimalkan hasil maka pada penelitian ini akan dibandingkan 2 nilai parameter yakni parameter pertama untuk ukuran populasi sebanyak 50, probabilitas crossover (Pc) dan mutasi (Pm) masing-masing sebesar 0.60 dan 0,001. Parameter kedua dengan ukuran populasi sebanyak 30, probabilitas crossover (Pc) dan mutasi (Pm) masing-masing sebesar 0.95 dan 0,01 . Untuk iterasi diputar sebanyak 500 kali dan batasan waktu selama 100000 detik. Proses terakhir adalah replacement dengan salah satu metode sederhana yakni dengan cara anak menggantikan orang tua (regenerasi secara individu dan sekali). Hasil penjadwalan yang optimal menurut Algoritma Genetika adalah dengan menggunakan parameter kedua dan diperoleh total weighted tardiness sebesar 357374652,8797 dengan jumlah iterasi 500 serta waktu komputasi yang dibutuhkan 23717,412 detik.
Kata kunci :
Penjadwalan Produksi, Algoritma genetika, Weighted Tardiness
Abstrak (Clean): pt xyz adalah salah satu perusahaan manufaktur yang memproduksi berbagai jenis karung dengan berbagai spesifikasi sistem yang digunakan dalam adalah job order sehingga penjadwalan produksi yang teratur sangatlah penting demi tercapainya kondisi yang optimal dari proses produksi dan ketepatan waktu saat pengiriman tipe aliran produksi yang digunakan adalah flow shop agar mendapatkan hasil yang optimal peneliti akan membuat penjadwalan dengan metode optimasi modern yakni algoritma genetika adapun langkahlangkah dalam algoritma ini yakni evaluasi fitness dengan fungsi tujuan adalah meminimalkan weighed tardiness seleksi kromosom menggunakan metode roulette wheel crossover yakni proses mengawinkan silang dua kromosom untuk menambah varian yang baik dengan metode orderer crossover ox dan mutasi untuk menukarkan gen dalam satu kromosom dengan metode swap mutation untuk mengoptimalkan hasil maka pada penelitian ini akan dibandingkan nilai parameter yakni parameter pertama untuk ukuran populasi sebanyak probabilitas crossover pc dan mutasi pm masingmasing sebesar dan parameter kedua dengan ukuran populasi sebanyak probabilitas crossover pc dan mutasi pm masingmasing sebesar dan untuk iterasi diputar sebanyak kali dan batasan waktu selama detik proses terakhir adalah replacement dengan salah satu metode sederhana yakni dengan cara anak menggantikan orang tua regenerasi secara individu dan sekali hasil penjadwalan yang optimal menurut algoritma genetika adalah dengan menggunakan parameter kedua dan diperoleh total weighted tardiness sebesar dengan jumlah iterasi serta waktu komputasi yang dibutuhkan detik kata kunci penjadwalan produksi algoritma genetika weighted tardiness
Abstrak (Stopwords Removed): pt xyz salah satu perusahaan manufaktur memproduksi berbagai jenis karung berbagai spesifikasi sistem digunakan job order penjadwalan produksi teratur sangatlah penting demi tercapainya kondisi optimal proses produksi ketepatan waktu pengiriman tipe aliran produksi digunakan flow shop mendapatkan hasil optimal peneliti membuat penjadwalan metode optimasi modern yakni algoritma genetika adapun langkahlangkah algoritma yakni evaluasi fitness fungsi tujuan meminimalkan weighed tardiness seleksi kromosom menggunakan metode roulette wheel crossover yakni proses mengawinkan silang dua kromosom menambah varian baik metode orderer crossover ox mutasi menukarkan gen satu kromosom metode swap mutation mengoptimalkan hasil penelitian dibandingkan nilai parameter yakni parameter pertama ukuran populasi sebanyak probabilitas crossover pc mutasi pm masingmasing sebesar parameter kedua ukuran populasi sebanyak probabilitas crossover pc mutasi pm masingmasing sebesar iterasi diputar sebanyak kali batasan waktu selama detik proses terakhir replacement salah satu metode sederhana yakni cara anak menggantikan orang tua regenerasi secara individu sekali hasil penjadwalan optimal menurut algoritma genetika menggunakan parameter kedua diperoleh total weighted tardiness sebesar jumlah iterasi waktu komputasi dibutuhkan detik kata kunci penjadwalan produksi algoritma genetika weighted tardiness
Abstrak (Stemmed): pt xyz salah satu usaha manufaktur produksi bagai jenis karung bagai spesifikasi sistem guna job order jadwal produksi atur sangat penting demi capa kondisi optimal proses produksi tepat waktu kirim tipe alir produksi guna flow shop dapat hasil optimal teliti buat jadwal metode optimasi modern yakni algoritma genetika adapun langkahlangkah algoritma yakni evaluasi fitness fungsi tuju minimal weighed tardiness seleksi kromosom guna metode roulette wheel crossover yakni proses awin silang dua kromosom tambah varian baik metode orderer crossover ox mutasi tukar gen satu kromosom metode swap mutation optimal hasil teliti banding nilai parameter yakni parameter pertama ukur populasi banyak probabilitas crossover pc mutasi pm masingmasing besar parameter dua ukur populasi banyak probabilitas crossover pc mutasi pm masingmasing besar iterasi putar banyak kali batas waktu lama detik proses akhir replacement salah satu metode sederhana yakni cara anak ganti orang tua regenerasi cara individu sekali hasil jadwal optimal turut algoritma genetika guna parameter dua oleh total weighted tardiness besar jumlah iterasi waktu komputasi butuh detik kata kunci jadwal produksi algoritma genetika weighted tardiness
Abstrak (Corrected): pt byz salad sat sara manufacture produksi bahai penis caring bahai spesifikasi sister gun job order radial produksi amur sang panting demo cap kondisi optimal proves produksi teat want kirin time air produksi gun flow shop apart hail optimal elite but radial metope optimism modern yank algorithm genetic adapt langkahlangkah algorithm yank evaluate fitness fungi juju minimal weighed tardiness seeks kromosom gun metope roulette wheel crossover yank proves win slang due kromosom tambac marian back metope orderer crossover ox mutant tear gen sat kromosom metope swap mutation optimal hail elite banding nilgai parameter yank parameter pertain ukr popular banyan probability crossover pa mutant pm masingmasing bear parameter due ukr popular banyan probability crossover pa mutant pm masingmasing bear literati put banyan kali bats want lama devil proves air replacement salad sat metope sederhana yank cara anal anti orang tea regenerate cara individual seal hail radial optimal turn algorithm genetic gun parameter due olen total weighted tardiness bear mullah literati want komputasi butch devil data bunch radial produksi algorithm genetic weighted tardiness
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produksi': 5, 'metode': 5, 'yakni': 5, 'guna': 4, 'jadwal': 4, 'optimal': 4, 'algoritma': 4, 'crossover': 4, 'parameter': 4, 'satu': 3, 'proses': 3, 'waktu': 3, 'hasil': 3, 'genetika': 3, 'tardiness': 3, 'kromosom': 3, 'dua': 3, 'mutasi': 3, 'banyak': 3, 'besar': 3, 'salah': 2, 'bagai': 2, 'teliti': 2, 'ukur': 2, 'populasi': 2, 'probabilitas': 2, 'pc': 2, 'pm': 2, 'masingmasing': 2, 'iterasi': 2, 'detik': 2, 'cara': 2, 'weighted': 2, 'pt': 1, 'xyz': 1, 'usaha': 1, 'manufaktur': 1, 'jenis': 1, 'karung': 1, 'spesifikasi': 1, 'sistem': 1, 'job': 1, 'order': 1, 'atur': 1, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'demi': 1, 'capa': 1, 'kondisi': 1, 'tepat': 1, 'kirim': 1, 'tipe': 1, 'alir': 1, 'flow': 1, 'shop': 1, 'dapat': 1, 'buat': 1, 'optimasi': 1, 'modern': 1, 'adapun': 1, 'langkahlangkah': 1, 'evaluasi': 1, 'fitness': 1, 'fungsi': 1, 'tuju': 1, 'minimal': 1, 'weighed': 1, 'seleksi': 1, 'roulette': 1, 'wheel': 1, 'awin': 1, 'silang': 1, 'tambah': 1, 'varian': 1, 'baik': 1, 'orderer': 1, 'ox': 1, 'tukar': 1, 'gen': 1, 'swap': 1, 'mutation': 1, 'banding': 1, 'nilai': 1, 'pertama': 1, 'putar': 1, 'kali': 1, 'batas': 1, 'lama': 1, 'akhir': 1, 'replacement': 1, 'sederhana': 1, 'anak': 1, 'ganti': 1, 'orang': 1, 'tua': 1, 'regenerasi': 1, 'individu': 1, 'sekali': 1, 'turut': 1, 'oleh': 1, 'total': 1, 'jumlah': 1, 'komputasi': 1, 'butuh': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'of': 11, 'and': 10, 'to': 9, 'is': 8, 'with': 5, 'by': 5, 'a': 4, 'that': 4, 'in': 4, 'production': 4, 'scheduling': 4, 'crossover': 4, 'mutation': 4, 'parameter': 4, 'optimal': 3, 'process': 3, 'results': 3, 'genetic': 3, 'algorithm': 3, 'tardiness': 3, 'method': 3, 'various': 2, 'used': 2, 'order': 2, 'flow': 2, 'will': 2, 'methods': 2, 'this': 2, 'chromosomes': 2, 'namely': 2, 'two': 2, 'size': 2, 'population': 2, 'probability': 2, 'pc': 2, 'pm': 2, 'respectively': 2, 'second': 2, 'for': 2, 'seconds': 2, 'weighted': 2, 'pt': 1, 'xyz': 1, 'manufacturing': 1, 'company': 1, 'produces': 1, 'kinds': 1, 'sacks': 1, 'specifications': 1, 'system': 1, 'job': 1, 'regular': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'important': 1, 'achieve': 1, 'conditions': 1, 'timeliness': 1, 'delivery': 1, 'type': 1, 'shop': 1, 'obtain': 1, 'researchers': 1, 'make': 1, 'optimization': 1, 'modern': 1, 'algorithms': 1, 'steps': 1, 'fitness': 1, 'evaluation': 1, 'objective': 1, 'function': 1, 'minimize': 1, 'weighed': 1, 'selection': 1, 'using': 1, 'roulette': 1, 'wheel': 1, 'hybridize': 1, 'add': 1, 'variant': 1, 'either': 1, 'orderer': 1, 'ox': 1, 'exchange': 1, 'genes': 1, 'chromosome': 1, 'swap': 1, 'optimize': 1, 'research': 1, 'compare': 1, 'values': 1, 'first': 1, 'iteration': 1, 'rotated': 1, 'times': 1, 'time': 1, 'limit': 1, 'last': 1, 'replacement': 1, 'one': 1, 'simple': 1, 'replacing': 1, 'childs': 1, 'parent': 1, 'regeneration': 1, 'individually': 1, 'all': 1, 'use': 1, 'total': 1, 'obtained': 1, 'number': 1, 'iterations': 1, 'computation': 1, 'required': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #316 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Rirn Susilowati
Judul: ANALISIS WAKTU KERJA EFEKTIF PADA PETUGAS CLEANING SERVICE UNTUK MENENTUKAN JUMLAH TENAGA KERJA
(Studi Kasus : Gedung Perkuliahan Universitas Trunojoyo Madura)
Pembimbing 1: Fitri Agustina, S.T., M.T
Pembimbing 2: Mu'alim, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Peningkatan nilai utilitas dari karyawan sangat penting dalam perusahaan, salah satu cara yang dilakukan perusahaan adalah mengurangi tenaga kerja yang ada. Karena tenaga kerja yang berlebih dapat menyebabkan pelaksanaan kegiatan kerja menjadi tidak efektif. Kondisi demikian juga terjadi pada petugas kebersihan (cleaning service) pada gedung perkuliahan Universitas Trunojoyo Madura. Tipe gedung dan luas area kerja yang berbeda menyebabkan tenaga kerja menganggur di beberapa tempat tertentu. Oleh karena itu, salah satu tindakan yang tepat adalah dengan melakukan penelitian terkait kebutuhan tenaga kerja untuk petugas pemeliharaan gedung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu kerja efektif dan prosentase waktu kerja produktif dan idle operator, serta mengetahui kebutuhan tenaga kerja yang diperlukan untuk pemeliharaan gedung perkuliahan. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode work sampling. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah kebutuhan tenaga kerja pada gedung perkuliahan hari kerja pagi sejumlah 35 operator untuk keseluruhan gedung perkuliahan dengan luas area kerja total sebesar 19836,525 m2. Sedangkan untuk hari kerja sore kebutuhan jumlah tenaga kerja sebanyak 17 operator untuk keseluruhan gedung perkuliahan dengan luas area kerja total sebesar 15179,4 m2.
Kata kunci: Work sampling, Waktu kerja efektif, Waktu standar, Kebutuhan tenaga kerja
Abstrak (Clean): peningkatan nilai utilitas dari karyawan sangat penting dalam perusahaan salah satu cara yang dilakukan perusahaan adalah mengurangi tenaga kerja yang ada karena tenaga kerja yang berlebih dapat menyebabkan pelaksanaan kegiatan kerja menjadi tidak efektif kondisi demikian juga terjadi pada petugas kebersihan cleaning service pada gedung perkuliahan universitas trunojoyo madura tipe gedung dan luas area kerja yang berbeda menyebabkan tenaga kerja menganggur di beberapa tempat tertentu oleh karena itu salah satu tindakan yang tepat adalah dengan melakukan penelitian terkait kebutuhan tenaga kerja untuk petugas pemeliharaan gedung penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu kerja efektif dan prosentase waktu kerja produktif dan idle operator serta mengetahui kebutuhan tenaga kerja yang diperlukan untuk pemeliharaan gedung perkuliahan metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode work sampling hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah kebutuhan tenaga kerja pada gedung perkuliahan hari kerja pagi sejumlah operator untuk keseluruhan gedung perkuliahan dengan luas area kerja total sebesar m sedangkan untuk hari kerja sore kebutuhan jumlah tenaga kerja sebanyak operator untuk keseluruhan gedung perkuliahan dengan luas area kerja total sebesar m kata kunci work sampling waktu kerja efektif waktu standar kebutuhan tenaga kerja
Abstrak (Stopwords Removed): peningkatan nilai utilitas karyawan sangat penting perusahaan salah satu cara dilakukan perusahaan mengurangi tenaga kerja ada tenaga kerja berlebih dapat menyebabkan pelaksanaan kegiatan kerja menjadi efektif kondisi demikian terjadi petugas kebersihan cleaning service gedung perkuliahan universitas trunojoyo madura tipe gedung luas area kerja berbeda menyebabkan tenaga kerja menganggur beberapa tempat tertentu salah satu tindakan tepat melakukan penelitian terkait kebutuhan tenaga kerja petugas pemeliharaan gedung penelitian bertujuan mengetahui waktu kerja efektif prosentase waktu kerja produktif idle operator mengetahui kebutuhan tenaga kerja diperlukan pemeliharaan gedung perkuliahan metode dilakukan penelitian metode work sampling hasil diperoleh penelitian kebutuhan tenaga kerja gedung perkuliahan hari kerja pagi sejumlah operator keseluruhan gedung perkuliahan luas area kerja total sebesar m sedangkan hari kerja sore kebutuhan jumlah tenaga kerja sebanyak operator keseluruhan gedung perkuliahan luas area kerja total sebesar m kata kunci work sampling waktu kerja efektif waktu standar kebutuhan tenaga kerja
Abstrak (Stemmed): tingkat nilai utilitas karyawan sangat penting usaha salah satu cara laku usaha kurang tenaga kerja ada tenaga kerja lebih dapat sebab laksana giat kerja jadi efektif kondisi demikian jadi tugas bersih cleaning service gedung kuliah universitas trunojoyo madura tipe gedung luas area kerja beda sebab tenaga kerja anggur beberapa tempat tentu salah satu tindak tepat laku teliti kait butuh tenaga kerja tugas pelihara gedung teliti tuju tahu waktu kerja efektif prosentase waktu kerja produktif idle operator tahu butuh tenaga kerja perlu pelihara gedung kuliah metode laku teliti metode work sampling hasil oleh teliti butuh tenaga kerja gedung kuliah hari kerja pagi jumlah operator seluruh gedung kuliah luas area kerja total besar m sedang hari kerja sore butuh jumlah tenaga kerja banyak operator seluruh gedung kuliah luas area kerja total besar m kata kunci work sampling waktu kerja efektif waktu standar butuh tenaga kerja
Abstrak (Corrected): dingbat nilgai utility karajan sang panting sara salad sat cara lake sara during teenage era ada teenage era leash apart kebab lasagna gift era jade efektif kondisi domitian jade tugs perish cleaning service dung julian university trunojoyo madura time dung lucas area era bed kebab teenage era anger beberapa tempt tent salad sat tindal teat lake elite wait butch teenage era tugs pelihara dung elite juju tau want era efektif prosentase want era produktif idle operator tau butch teenage era peru pelihara dung julian metope lake elite metope work sampling hail olen elite butch teenage era dung julian hard era page mullah operator seluruh dung julian lucas area era total bear m sedan hard era sore butch mullah teenage era banyan operator seluruh dung julian lucas area era total bear m data bunch work sampling want era efektif want standard butch teenage era
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 17, 'tenaga': 8, 'gedung': 7, 'kuliah': 5, 'butuh': 5, 'teliti': 4, 'waktu': 4, 'laku': 3, 'efektif': 3, 'luas': 3, 'area': 3, 'operator': 3, 'usaha': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'sebab': 2, 'jadi': 2, 'tugas': 2, 'pelihara': 2, 'tahu': 2, 'metode': 2, 'work': 2, 'sampling': 2, 'hari': 2, 'jumlah': 2, 'seluruh': 2, 'total': 2, 'besar': 2, 'm': 2, 'tingkat': 1, 'nilai': 1, 'utilitas': 1, 'karyawan': 1, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'cara': 1, 'kurang': 1, 'ada': 1, 'lebih': 1, 'dapat': 1, 'laksana': 1, 'giat': 1, 'kondisi': 1, 'demikian': 1, 'bersih': 1, 'cleaning': 1, 'service': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'tipe': 1, 'beda': 1, 'anggur': 1, 'beberapa': 1, 'tempat': 1, 'tentu': 1, 'tindak': 1, 'tepat': 1, 'kait': 1, 'tuju': 1, 'prosentase': 1, 'produktif': 1, 'idle': 1, 'perlu': 1, 'hasil': 1, 'oleh': 1, 'pagi': 1, 'sedang': 1, 'sore': 1, 'banyak': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'standar': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 11, 'building': 7, 'for': 7, 'as': 7, 'work': 6, 'is': 5, 'in': 5, 'labor': 5, 'lecture': 5, 'time': 4, 'and': 3, 'area': 3, 'this': 3, 'working': 3, 'company': 2, 'one': 2, 'idle': 2, 'to': 2, 'research': 2, 'maintenance': 2, 'study': 2, 'effective': 2, 'needs': 2, 'method': 2, 'sampling': 2, 'many': 2, 'people': 2, 'entire': 2, 'with': 2, 'a': 2, 'totaling': 2, 'm': 2, 'manpower': 2, 'increased': 1, 'utility': 1, 'value': 1, 'employees': 1, 'very': 1, 'important': 1, 'ways': 1, 'that': 1, 'reducing': 1, 'its': 1, 'workforce': 1, 'since': 1, 'excess': 1, 'can': 1, 'cause': 1, 'execution': 1, 'activity': 1, 'becomes': 1, 'ineffective': 1, 'such': 1, 'conditions': 1, 'also': 1, 'occur': 1, 'janitor': 1, 'cleaning': 1, 'service': 1, 'at': 1, 'trunojoyo': 1, 'university': 1, 'madura': 1, 'type': 1, 'different': 1, 'causes': 1, 'certain': 1, 'places': 1, 'therefore': 1, 'course': 1, 'action': 1, 'conduct': 1, 'related': 1, 'requirements': 1, 'personnel': 1, 'aims': 1, 'determine': 1, 'percentage': 1, 'operator': 1, 'well': 1, 'knowing': 1, 'required': 1, 'used': 1, 'result': 1, 'obtained': 1, 'from': 1, 'need': 1, 'morning': 1, 'afternoon': 1, 'keywords': 1, 'standard': 1})
-------------------------------------------
--- Data #317 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Achmad Fanani
Judul: ANALISIS PENGARUH TRANSFER KNOWLEDGE DALAM IMPLEMENTASI SAP (System Application And Product) SEBAGAI SOFTWARE ERP (Enterprise Resource Planning) PADA PT SEMEN INDONESIA
Pembimbing 1: Indra CAHYADI,S.T,.M.T,.Phd
Pembimbing 2: TRISITA NOVIANTI,S.TP,.M.T
Abstrak (Raw): Peningkatan keunggulan kompetitif di perusahaan harus didukung dengan adanya integrasi sebuah sistem, yang mampu meneruskanan informasi, data dan pekerjaan antara satu karyawan dengan yang lain melalui Transfer knowledge agar dapat membantu karyawan dalam menerima ilmu pengetahuan dan memiliki kemampuan unggul sesuai perintah kerja perusahaan.
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh kapabilitas personal, penyerapan pengetahuan dan kompetensi internal konsultan terhadap efektifitas transfer knowledge serta Efektifitas Transfer Knowledge terhadap kesuksesan SAP. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan teknik purposive sampling, jenis penelitian survey ini dilakukan dengan mengambil sampel dari satu populasi melalui teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dan wawancara langsung untuk mencari informasi dari user yang terkait sebagai media penelitian.
Hasil penelitian yang telah dilakukan ditemukan bahwa Kapabilitas Personal memiliki nilai sebesar sebesar 0.376 dan penyerapan pengetahuan sebesar 0.388, hasil tersebut menunjukkan bahwa kedua variabel tersbeut berpengaruh namun tidak signifikan terhadap Efektifitas Transfer Knowledge hal tersebut dikarenakan beberapa personal user perusahaan masih mengalami kesulitan dalam menerima transfer knowledge yang diberikan selama proses implementasi SAP, sedangkan Kompetensi Internal Konsultan memiliki nilai sebesar 0.000 , hasil tersebut menunjukkan bahwa variabel teresebut berpengaruh terhadap Efektifitas Transfer Knowledge dan Efektifitas Transfer Knowledge sebesar 0.000 berpengaruh terhadap kesuksesan SAP pada PT Semen Indonesia.
Kata Kunci : Transfer Knowledge, System Application And Product (SAP), Enterprise Resource Planning (ERP), Structural Equation Modelling (SEM)Partial Least Square (PLS)
?
Abstrak (Clean): peningkatan keunggulan kompetitif di perusahaan harus didukung dengan adanya integrasi sebuah sistem yang mampu meneruskanan informasi data dan pekerjaan antara satu karyawan dengan yang lain melalui transfer knowledge agar dapat membantu karyawan dalam menerima ilmu pengetahuan dan memiliki kemampuan unggul sesuai perintah kerja perusahaan penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh kapabilitas personal penyerapan pengetahuan dan kompetensi internal konsultan terhadap efektifitas transfer knowledge serta efektifitas transfer knowledge terhadap kesuksesan sap dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan teknik purposive sampling jenis penelitian survey ini dilakukan dengan mengambil sampel dari satu populasi melalui teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dan wawancara langsung untuk mencari informasi dari user yang terkait sebagai media penelitian hasil penelitian yang telah dilakukan ditemukan bahwa kapabilitas personal memiliki nilai sebesar sebesar dan penyerapan pengetahuan sebesar hasil tersebut menunjukkan bahwa kedua variabel tersbeut berpengaruh namun tidak signifikan terhadap efektifitas transfer knowledge hal tersebut dikarenakan beberapa personal user perusahaan masih mengalami kesulitan dalam menerima transfer knowledge yang diberikan selama proses implementasi sap sedangkan kompetensi internal konsultan memiliki nilai sebesar hasil tersebut menunjukkan bahwa variabel teresebut berpengaruh terhadap efektifitas transfer knowledge dan efektifitas transfer knowledge sebesar berpengaruh terhadap kesuksesan sap pada pt semen indonesia kata kunci transfer knowledge system application and product sap enterprise resource planning erp structural equation modelling sempartial least square pls
Abstrak (Stopwords Removed): peningkatan keunggulan kompetitif perusahaan harus didukung adanya integrasi sistem mampu meneruskanan informasi data pekerjaan antara satu karyawan lain transfer knowledge dapat membantu karyawan menerima ilmu pengetahuan memiliki kemampuan unggul sesuai perintah kerja perusahaan penelitian memiliki tujuan menganalisis menjelaskan pengaruh kapabilitas personal penyerapan pengetahuan kompetensi internal konsultan efektifitas transfer knowledge efektifitas transfer knowledge kesuksesan sap menggunakan pendekatan kualitatif teknik purposive sampling jenis penelitian survey dilakukan mengambil sampel satu populasi teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner wawancara langsung mencari informasi user terkait media penelitian hasil penelitian dilakukan ditemukan kapabilitas personal memiliki nilai sebesar sebesar penyerapan pengetahuan sebesar hasil tersebut menunjukkan kedua variabel tersbeut berpengaruh signifikan efektifitas transfer knowledge tersebut dikarenakan beberapa personal user perusahaan masih mengalami kesulitan menerima transfer knowledge diberikan selama proses implementasi sap sedangkan kompetensi internal konsultan memiliki nilai sebesar hasil tersebut menunjukkan variabel teresebut berpengaruh efektifitas transfer knowledge efektifitas transfer knowledge sebesar berpengaruh kesuksesan sap pt semen indonesia kata kunci transfer knowledge system application and product sap enterprise resource planning erp structural equation modelling sempartial least square pls
Abstrak (Stemmed): tingkat unggul kompetitif usaha harus dukung ada integrasi sistem mampu meneruskanan informasi data kerja antara satu karyawan lain transfer knowledge dapat bantu karyawan terima ilmu tahu milik mampu unggul sesuai perintah kerja usaha teliti milik tuju analis jelas pengaruh kapabilitas personal serap tahu kompetensi internal konsultan efektifitas transfer knowledge efektifitas transfer knowledge sukses sap guna dekat kualitatif teknik purposive sampling jenis teliti survey laku ambil sampel satu populasi teknik kumpul data guna kuisioner wawancara langsung cari informasi user kait media teliti hasil teliti laku temu kapabilitas personal milik nilai besar besar serap tahu besar hasil sebut tunjuk dua variabel tersbeut pengaruh signifikan efektifitas transfer knowledge sebut karena beberapa personal user usaha masih alami sulit terima transfer knowledge beri lama proses implementasi sap sedang kompetensi internal konsultan milik nilai besar hasil sebut tunjuk variabel teresebut pengaruh efektifitas transfer knowledge efektifitas transfer knowledge besar pengaruh sukses sap pt semen indonesia kata kunci transfer knowledge system application and product sap enterprise resource planning erp structural equation modelling sempartial least square pls
Abstrak (Corrected): dingbat lungful kompetitif sara harms during ada integral sister camp meneruskanan informant data era angara sat karajan lain transfer knowledge apart bantu karajan terms i'm tau milk camp lungful sexual perineal era sara elite milk juju analysis jells pengaruh kapabilitas personal scrap tau kompetensi internal consultant efektifitas transfer knowledge efektifitas transfer knowledge susses sap gun dead kualitatif tennis purposive sampling penis elite survey lake ambit sample sat popular tennis rumpus data gun kuisioner wawancara lansing care informant user wait media elite hail elite lake temp kapabilitas personal milk nilgai bear bear scrap tau bear hail debut tuneup due variable tersest pengaruh significant efektifitas transfer knowledge debut arena beberapa personal user sara mash salami suit terms transfer knowledge bert lama proves implements sap sedan kompetensi internal consultant milk nilgai bear hail debut tuneup variable teresebut pengaruh efektifitas transfer knowledge efektifitas transfer knowledge bear pengaruh susses sap pt semen indonesia data bunch transfer knowledge system application and product sap enterprise resource planning era structural equation modelling impartial least square plus
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'transfer': 8, 'knowledge': 8, 'efektifitas': 5, 'besar': 5, 'milik': 4, 'teliti': 4, 'pengaruh': 4, 'sap': 4, 'usaha': 3, 'tahu': 3, 'personal': 3, 'hasil': 3, 'sebut': 3, 'unggul': 2, 'mampu': 2, 'informasi': 2, 'data': 2, 'kerja': 2, 'satu': 2, 'karyawan': 2, 'terima': 2, 'kapabilitas': 2, 'serap': 2, 'kompetensi': 2, 'internal': 2, 'konsultan': 2, 'sukses': 2, 'guna': 2, 'teknik': 2, 'laku': 2, 'user': 2, 'nilai': 2, 'tunjuk': 2, 'variabel': 2, 'tingkat': 1, 'kompetitif': 1, 'harus': 1, 'dukung': 1, 'ada': 1, 'integrasi': 1, 'sistem': 1, 'meneruskanan': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'dapat': 1, 'bantu': 1, 'ilmu': 1, 'sesuai': 1, 'perintah': 1, 'tuju': 1, 'analis': 1, 'jelas': 1, 'dekat': 1, 'kualitatif': 1, 'purposive': 1, 'sampling': 1, 'jenis': 1, 'survey': 1, 'ambil': 1, 'sampel': 1, 'populasi': 1, 'kumpul': 1, 'kuisioner': 1, 'wawancara': 1, 'langsung': 1, 'cari': 1, 'kait': 1, 'media': 1, 'temu': 1, 'dua': 1, 'tersbeut': 1, 'signifikan': 1, 'karena': 1, 'beberapa': 1, 'masih': 1, 'alami': 1, 'sulit': 1, 'beri': 1, 'lama': 1, 'proses': 1, 'implementasi': 1, 'sedang': 1, 'teresebut': 1, 'pt': 1, 'semen': 1, 'indonesia': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'system': 1, 'application': 1, 'and': 1, 'product': 1, 'enterprise': 1, 'resource': 1, 'planning': 1, 'erp': 1, 'structural': 1, 'equation': 1, 'modelling': 1, 'sempartial': 1, 'least': 1, 'square': 1, 'pls': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 22, 'the': 16, 'and': 10, 'knowledge': 10, 'to': 8, 'transfer': 8, 'in': 6, 'a': 6, 'effectiveness': 5, 'by': 4, 'has': 4, 'sap': 4, 'that': 4, 'personal': 3, 'results': 3, 'enterprise': 2, 'system': 2, 'information': 2, 'data': 2, 'from': 2, 'through': 2, 'this': 2, 'absorption': 2, 'competence': 2, 'internal': 2, 'success': 2, 'using': 2, 'research': 2, 'conducted': 2, 'user': 2, 'value': 2, 'these': 2, 'indicate': 2, 'variables': 2, 'affect': 2, 'increased': 1, 'competitive': 1, 'advantage': 1, 'must': 1, 'be': 1, 'supported': 1, 'integration': 1, 'which': 1, 'is': 1, 'capable': 1, 'meneruskanan': 1, 'jobs': 1, 'one': 1, 'employee': 1, 'another': 1, 'order': 1, 'assist': 1, 'employees': 1, 'receiving': 1, 'science': 1, 'superior': 1, 'ability': 1, 'work': 1, 'according': 1, 'orders': 1, 'company': 1, 'study': 1, 'objective': 1, 'analyze': 1, 'explain': 1, 'influence': 1, 'capabilities': 1, 'consultants': 1, 'qualitative': 1, 'approach': 1, 'purposive': 1, 'sampling': 1, 'technique': 1, 'type': 1, 'survey': 1, 'was': 1, 'taking': 1, 'sample': 1, 'population': 1, 'collection': 1, 'techniques': 1, 'questionnaires': 1, 'interviews': 1, 'seek': 1, 'associated': 1, 'as': 1, 'media': 1, 'studies': 1, 'found': 1, 'capability': 1, 'for': 1, 'both': 1, 'tersbeut': 1, 'effect': 1, 'but': 1, 'not': 1, 'significant': 1, 'case': 1, 'because': 1, 'some': 1, 'companies': 1, 'still': 1, 'have': 1, 'difficulty': 1, 'accepting': 1, 'given': 1, 'during': 1, 'implementation': 1, 'process': 1, 'while': 1, 'consultant': 1, 'teresebut': 1, 'pt': 1, 'semen': 1, 'indonesia': 1, 'keywords': 1, 'application': 1, 'product': 1, 'resource': 1, 'planning': 1, 'erp': 1, 'structural': 1, 'equation': 1, 'modelling': 1, 'sem': 1, 'partial': 1, 'least': 1, 'square': 1, 'pls': 1})
-------------------------------------------
--- Data #318 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Iqbal Dianta Romansa
Judul: Studi Daya Saing Usaha Kecil Menengah (UKM) Produk Konveksi Dengan Metode Analytic Network Process (ANP) di Desa Tri Tunggal Kabupaten Lamongan
Pembimbing 1: Trisita Novianti, S.Tp., M.T
Pembimbing 2: Issa Dyah Utami, S.T., M.T., Ph.D
Abstrak (Raw): Desa Tri Tunggal merupakan sentra industri konveksi yang ada di Kabupaten Lamongan. Konveksi di Desa Tri Tunggal memproduksi kaos, jaket, kostum olah raga dan seragam sekolah, dll. Desa Tri Tunggal memiliki jumlah puluhan Usaha Kecil Menegah (UKM) konveksi dan mempekerjakan ratusan orang tenaga kerja. Karena jumlah yang sangat banyak tersebut, dan ditambah lagi dengan semakin banyak munculnya berbagai macam UKM yang membuat produk konveksi yang sejenis sehingga menyebabkan persaingan antar UKM konveksi akan menjadi semakin banyak dan akan semakin ketat. Dalam penelitian ini akan diberikan usulan mengenai daya saing produk konveksi agar dapat bersaing dengan konveksi lain yang berada dalam lingkup nasional. Metode yang digunakan adalah metode Face Validity untuk memilih kriteria yang berpengaruh terhadap peningkatan daya saing pada produk UKM konveksi Tri Tunggal. Selanjutnya akan dibobkan menggunakan metode Analytical Network Process (ANP). Didapatkan bobot tertinggi adalah pada atribut pengembangan industri konveksi yaitu dengan bobot sebesar 0,11665. Dari perhitungan matriks SWOT, didapatkan strategi yang tepat yang dapat digunakan untuk meningkatkan daya saing pada produk UKM konveksi Tri Tunggal adalah strategi WO, karena posisi UKM konveksi Tri Tunggal berada pada kuadran III yaitu Turn Around.
Abstrak (Clean): desa tri tunggal merupakan sentra industri konveksi yang ada di kabupaten lamongan konveksi di desa tri tunggal memproduksi kaos jaket kostum olah raga dan seragam sekolah dll desa tri tunggal memiliki jumlah puluhan usaha kecil menegah ukm konveksi dan mempekerjakan ratusan orang tenaga kerja karena jumlah yang sangat banyak tersebut dan ditambah lagi dengan semakin banyak munculnya berbagai macam ukm yang membuat produk konveksi yang sejenis sehingga menyebabkan persaingan antar ukm konveksi akan menjadi semakin banyak dan akan semakin ketat dalam penelitian ini akan diberikan usulan mengenai daya saing produk konveksi agar dapat bersaing dengan konveksi lain yang berada dalam lingkup nasional metode yang digunakan adalah metode face validity untuk memilih kriteria yang berpengaruh terhadap peningkatan daya saing pada produk ukm konveksi tri tunggal selanjutnya akan dibobkan menggunakan metode analytical network process anp didapatkan bobot tertinggi adalah pada atribut pengembangan industri konveksi yaitu dengan bobot sebesar dari perhitungan matriks swot didapatkan strategi yang tepat yang dapat digunakan untuk meningkatkan daya saing pada produk ukm konveksi tri tunggal adalah strategi wo karena posisi ukm konveksi tri tunggal berada pada kuadran iii yaitu turn around
Abstrak (Stopwords Removed): desa tri tunggal sentra industri konveksi ada kabupaten lamongan konveksi desa tri tunggal memproduksi kaos jaket kostum olah raga seragam sekolah dll desa tri tunggal memiliki jumlah puluhan usaha kecil menegah ukm konveksi mempekerjakan ratusan orang tenaga kerja jumlah sangat banyak tersebut ditambah lagi semakin banyak munculnya berbagai macam ukm membuat produk konveksi sejenis menyebabkan persaingan antar ukm konveksi menjadi semakin banyak semakin ketat penelitian diberikan usulan mengenai daya saing produk konveksi dapat bersaing konveksi lain berada lingkup nasional metode digunakan metode face validity memilih kriteria berpengaruh peningkatan daya saing produk ukm konveksi tri tunggal selanjutnya dibobkan menggunakan metode analytical network process anp didapatkan bobot tertinggi atribut pengembangan industri konveksi bobot sebesar perhitungan matriks swot didapatkan strategi tepat dapat digunakan meningkatkan daya saing produk ukm konveksi tri tunggal strategi wo posisi ukm konveksi tri tunggal berada kuadran iii turn around
Abstrak (Stemmed): desa tri tunggal sentra industri konveksi ada kabupaten lamongan konveksi desa tri tunggal produksi kaos jaket kostum olah raga seragam sekolah dll desa tri tunggal milik jumlah puluh usaha kecil tegah ukm konveksi kerja ratus orang tenaga kerja jumlah sangat banyak sebut tambah lagi makin banyak muncul bagai macam ukm buat produk konveksi jenis sebab saing antar ukm konveksi jadi makin banyak makin ketat teliti beri usul kena daya saing produk konveksi dapat saing konveksi lain ada lingkup nasional metode guna metode face validity pilih kriteria pengaruh tingkat daya saing produk ukm konveksi tri tunggal lanjut dibobkan guna metode analytical network process anp dapat bobot tinggi atribut kembang industri konveksi bobot besar hitung matriks swot dapat strategi tepat dapat guna tingkat daya saing produk ukm konveksi tri tunggal strategi wo posisi ukm konveksi tri tunggal ada kuadran iii turn around
Abstrak (Corrected): desk try fungal sentry industry konveksi ada kabupaten laconian konveksi desk try fungal produksi kans jacket costume blah raga seagram selah all desk try fungal milk mullah pull sara cecil team um konveksi era rats orang teenage era mullah sang banyan debut tambac lag making banyan munch bahai madam um but proud konveksi penis kebab saying altar um konveksi jade making banyan making eat elite bert usual ken day saying proud konveksi apart saying konveksi lain ada linkup national metope gun metope face validity pilch criteria pengaruh dingbat day saying proud um konveksi try fungal layout dibobkan gun metope analytical network process and apart robot ting tribute embank industry konveksi robot bear hiding marks swot apart strategy teat apart gun dingbat day saying proud um konveksi try fungal strategy wo polish um konveksi try fungal ada quadrant wii turn around
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'konveksi': 11, 'tri': 6, 'tunggal': 6, 'ukm': 6, 'saing': 5, 'produk': 4, 'dapat': 4, 'desa': 3, 'ada': 3, 'banyak': 3, 'makin': 3, 'daya': 3, 'metode': 3, 'guna': 3, 'industri': 2, 'jumlah': 2, 'kerja': 2, 'tingkat': 2, 'bobot': 2, 'strategi': 2, 'sentra': 1, 'kabupaten': 1, 'lamongan': 1, 'produksi': 1, 'kaos': 1, 'jaket': 1, 'kostum': 1, 'olah': 1, 'raga': 1, 'seragam': 1, 'sekolah': 1, 'dll': 1, 'milik': 1, 'puluh': 1, 'usaha': 1, 'kecil': 1, 'tegah': 1, 'ratus': 1, 'orang': 1, 'tenaga': 1, 'sangat': 1, 'sebut': 1, 'tambah': 1, 'lagi': 1, 'muncul': 1, 'bagai': 1, 'macam': 1, 'buat': 1, 'jenis': 1, 'sebab': 1, 'antar': 1, 'jadi': 1, 'ketat': 1, 'teliti': 1, 'beri': 1, 'usul': 1, 'kena': 1, 'lain': 1, 'lingkup': 1, 'nasional': 1, 'face': 1, 'validity': 1, 'pilih': 1, 'kriteria': 1, 'pengaruh': 1, 'lanjut': 1, 'dibobkan': 1, 'analytical': 1, 'network': 1, 'process': 1, 'anp': 1, 'tinggi': 1, 'atribut': 1, 'kembang': 1, 'besar': 1, 'hitung': 1, 'matriks': 1, 'swot': 1, 'tepat': 1, 'wo': 1, 'posisi': 1, 'kuadran': 1, 'iii': 1, 'turn': 1, 'around': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 18, 'the': 17, 'convection': 10, 'tri': 6, 'tunggal': 6, 'is': 6, 'in': 6, 'and': 6, 'smes': 5, 'that': 5, 'a': 4, 'will': 4, 'be': 4, 'village': 3, 'with': 3, 'products': 3, 'more': 3, 'competitiveness': 3, 'to': 3, 'method': 3, 'because': 2, 'number': 2, 'used': 2, 'obtained': 2, 'weight': 2, 'strategy': 2, 'center': 1, 'industry': 1, 'lamongan': 1, 'producing': 1, 'shirts': 1, 'jackets': 1, 'sports': 1, 'costumes': 1, 'uniforms': 1, 'etc': 1, 'has': 1, 'tens': 1, 'small': 1, 'medium': 1, 'enterprises': 1, 'employing': 1, 'hundreds': 1, 'workers': 1, 'very': 1, 'large': 1, 'coupled': 1, 'emergence': 1, 'growing': 1, 'make': 1, 'wide': 1, 'range': 1, 'similar': 1, 'causing': 1, 'competition': 1, 'between': 1, 'become': 1, 'stringent': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'given': 1, 'proposals': 1, 'regarding': 1, 'garment': 1, 'order': 1, 'compete': 1, 'other': 1, 'are': 1, 'national': 1, 'scope': 1, 'face': 1, 'validity': 1, 'select': 1, 'criteria': 1, 'affect': 1, 'increased': 1, 'next': 1, 'charged': 1, 'using': 1, 'analytical': 1, 'network': 1, 'process': 1, 'anp': 1, 'highest': 1, 'on': 1, 'attributes': 1, 'industrial': 1, 'development': 1, 'from': 1, 'swot': 1, 'matrix': 1, 'calculations': 1, 'right': 1, 'can': 1, 'improve': 1, 'sme': 1, 'product': 1, 'wo': 1, 'position': 1, 'quadrant': 1, 'iii': 1, 'turn': 1, 'around': 1})
-------------------------------------------
--- Data #319 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Khoirul Anam Hambali
Judul: ANALISA PENGARUH PEMBERIAN JAMU HERBAL CAIR (PREBIOTIK) PADA PERTAMBAHAN TINGGI TANAMAN DAN BERAT HEWAN DENGAN PERCOBAAN RANCANGAN ACAK LENGKAP (RAL)
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Mu’alim, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Jamu adalah minuman yang mempunyai khasiat untuk menjaga kesehatan yang dibuat dari bahan- bahan alami. Potensi bahan baku jamu herbal alam lokal yang mendominasi untuk jenis tanaman rimpang yaitu jahe dengan total produksi mulai 2008 – 2012 sebesar 593.473.944 kg. Pada jamu herbal cair loh jinawi meliputi 99 tanaman herbal, 9 sumber hewani dan 10 sumber vitamin. Pengembangan jamu herbal cair ini bertujuan untuk menggali potensi alami dari tanaman herbal yang dapat memberikan khasiat dan kegunaan. Untuk pengujian jamu dilakukan menggunakan Desaint Of Eksperiment pada tinggi tanaman kacang hijau yang diperoleh Fhitung yang mempunyai nilai 16,8756 > Ftabel yang mempunyai nilai 3,47805 maka tolak H0 maka ada pengaruh signifikan dari pemberian jamu herbal cair terhadap tinggi tanaman kacang hijau dan pemberian perlakuan jamu herbal terhadap pertumbuhan berat ayam boiler diperoleh Fhitung yang mempunyai nilai 15,75 > Ftabel yang mempunyai nilai 3,47805 maka tolak H0 maka ada pengaruh signifikan dari pemberian jamu herbal cair terhadap pertumbuhan berat ayam boiler.
Abstrak (Clean): jamu adalah minuman yang mempunyai khasiat untuk menjaga kesehatan yang dibuat dari bahan bahan alami potensi bahan baku jamu herbal alam lokal yang mendominasi untuk jenis tanaman rimpang yaitu jahe dengan total produksi mulai – sebesar kg pada jamu herbal cair loh jinawi meliputi tanaman herbal sumber hewani dan sumber vitamin pengembangan jamu herbal cair ini bertujuan untuk menggali potensi alami dari tanaman herbal yang dapat memberikan khasiat dan kegunaan untuk pengujian jamu dilakukan menggunakan desaint of eksperiment pada tinggi tanaman kacang hijau yang diperoleh fhitung yang mempunyai nilai ftabel yang mempunyai nilai maka tolak h maka ada pengaruh signifikan dari pemberian jamu herbal cair terhadap tinggi tanaman kacang hijau dan pemberian perlakuan jamu herbal terhadap pertumbuhan berat ayam boiler diperoleh fhitung yang mempunyai nilai ftabel yang mempunyai nilai maka tolak h maka ada pengaruh signifikan dari pemberian jamu herbal cair terhadap pertumbuhan berat ayam boiler
Abstrak (Stopwords Removed): jamu minuman mempunyai khasiat menjaga kesehatan dibuat bahan bahan alami potensi bahan baku jamu herbal alam lokal mendominasi jenis tanaman rimpang jahe total produksi mulai – sebesar kg jamu herbal cair loh jinawi meliputi tanaman herbal sumber hewani sumber vitamin pengembangan jamu herbal cair bertujuan menggali potensi alami tanaman herbal dapat memberikan khasiat kegunaan pengujian jamu dilakukan menggunakan desaint of eksperiment tinggi tanaman kacang hijau diperoleh fhitung mempunyai nilai ftabel mempunyai nilai tolak h ada pengaruh signifikan pemberian jamu herbal cair tinggi tanaman kacang hijau pemberian perlakuan jamu herbal pertumbuhan berat ayam boiler diperoleh fhitung mempunyai nilai ftabel mempunyai nilai tolak h ada pengaruh signifikan pemberian jamu herbal cair pertumbuhan berat ayam boiler
Abstrak (Stemmed): jamu minum punya khasiat jaga sehat buat bahan bahan alami potensi bahan baku jamu herbal alam lokal dominasi jenis tanam rimpang jahe total produksi mulai besar kg jamu herbal cair loh jawi liput tanam herbal sumber hewani sumber vitamin kembang jamu herbal cair tuju gali potensi alami tanam herbal dapat beri khasiat guna uji jamu laku guna desaint of eksperiment tinggi tanam kacang hijau oleh fhitung punya nilai ftabel punya nilai tolak h ada pengaruh signifikan beri jamu herbal cair tinggi tanam kacang hijau beri laku jamu herbal tumbuh berat ayam boiler oleh fhitung punya nilai ftabel punya nilai tolak h ada pengaruh signifikan beri jamu herbal cair tumbuh berat ayam boiler
Abstrak (Corrected): jam minus puny khania saga seat but bahai bahai salami potent bahai baku jam herbal alarm local dominant penis tana ripping jake total produksi mule bear keg jam herbal car lot jaw lieut tana herbal number hawaii number vitamin embank jam herbal car juju gal potent salami tana herbal apart bert khania gun uni jam lake gun destiny of experiment ting tana facing hijack olen whiting puny nilgai table puny nilgai tola h ada pengaruh significant bert jam herbal car ting tana facing hijack bert lake jam herbal tumble beat adam boiler olen whiting puny nilgai table puny nilgai tola h ada pengaruh significant bert jam herbal car tumble beat adam boiler
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jamu': 8, 'herbal': 8, 'punya': 5, 'tanam': 5, 'cair': 4, 'beri': 4, 'nilai': 4, 'bahan': 3, 'khasiat': 2, 'alami': 2, 'potensi': 2, 'sumber': 2, 'guna': 2, 'laku': 2, 'tinggi': 2, 'kacang': 2, 'hijau': 2, 'oleh': 2, 'fhitung': 2, 'ftabel': 2, 'tolak': 2, 'h': 2, 'ada': 2, 'pengaruh': 2, 'signifikan': 2, 'tumbuh': 2, 'berat': 2, 'ayam': 2, 'boiler': 2, 'minum': 1, 'jaga': 1, 'sehat': 1, 'buat': 1, 'baku': 1, 'alam': 1, 'lokal': 1, 'dominasi': 1, 'jenis': 1, 'rimpang': 1, 'jahe': 1, 'total': 1, 'produksi': 1, 'mulai': 1, 'besar': 1, 'kg': 1, 'loh': 1, 'jawi': 1, 'liput': 1, 'hewani': 1, 'vitamin': 1, 'kembang': 1, 'tuju': 1, 'gali': 1, 'dapat': 1, 'uji': 1, 'desaint': 1, 'of': 1, 'eksperiment': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 10, 'a': 7, 'herbal': 7, 'the': 6, 'has': 5, 'to': 5, 'is': 4, 'liquid': 4, 'value': 4, 'that': 3, 'natural': 3, 'medicine': 3, 'and': 3, 'medicinal': 3, 'on': 3, 'which': 3, 'potential': 2, 'for': 2, 'plant': 2, 'herbs': 2, 'sources': 2, 'green': 2, 'obtained': 2, 'ftabel': 2, 'reject': 2, 'h': 2, 'then': 2, 'there': 2, 'significant': 2, 'effect': 2, 'administration': 2, 'jamu': 1, 'beverage': 1, 'properties': 1, 'maintain': 1, 'health': 1, 'are': 1, 'made': 1, 'from': 1, 'ingredients': 1, 'raw': 1, 'materials': 1, 'local': 1, 'dominate': 1, 'namely': 1, 'ginger': 1, 'rhizome': 1, 'species': 1, 'with': 1, 'total': 1, 'production': 1, 'starting': 1, 'amounted': 1, 'kg': 1, 'in': 1, 'tablets': 1, 'jawi': 1, 'includes': 1, 'animal': 1, 'vitamins': 1, 'development': 1, 'aims': 1, 'explore': 1, 'can': 1, 'provide': 1, 'efficacy': 1, 'usefulness': 1, 'testing': 1, 'performed': 1, 'using': 1, 'high': 1, 'desaint': 1, 'experiment': 1, 'bean': 1, 'plants': 1, 'f': 1, 'height': 1, 'beans': 1, 'giving': 1, 'treatment': 1, 'against': 1, 'heavy': 1, 'growth': 1, 'fhitung': 1, 'boiler': 1, 'chicken': 1, 'aheavygrowthofchickenboiler': 1})
-------------------------------------------
--- Data #320 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Miftakhul Farikhah
Judul: Evaluasi Intervensi Ergonomi terhadap Peningkatan Percent Safe Score di UD. Vatur Jaya Tanjung Bumi Madura
Pembimbing 1: Nachnul Ansori S.T., M.T.
Pembimbing 2: Fitri Agustina S.T., M.T.
Abstrak (Raw): UD. Vatur Jaya merupakan salah satu industri kreatif batik yang terletak di Desa Tanjung Bumi, Bangkalan, Madura. Pada proses produksi batik, banyak ditemukan sumber bahaya K3 salah satunya adalah zat kimia sintetis yang digunakan dalam proses pewarnaan, pelorodan maupun hasil proses tersebut berupa limbah cair. Banyaknya sumber bahaya yang ada tidak diwaspadai oleh pekerja yang terlihat dari perilaku selama kontak dengan zat kimia sintetis tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengamati perilaku pekerja dalampengetahuan dan pengalaman mengenai penanganan limbah menggunakan pendekatan behavior based safety (BBS). Hasil identifikasi bahaya dan evaluasi resiko menunjukkan terget perilaku yang akan diamati adalah penggunaan alat pelindung diri (APD)serta perilaku penanganan limbah. Selain target perilaku, hasil identifikasi bahaya dan evaluasi resiko diperoleh bentuk rekomendasi yaitu intervensi berupa pengadaan bak filtrasi, poster, serta pengadaan alat pelindung diri untuk kemudian dievaluasi menggunakan critical behavior checklist yang dibagikan kepada sembilan pekerja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada periode pra-intervensi, diketahui bahwa percent safe score proses pewarnaan sebesar 31% dan untuk pelorodan 37%. Sementara setelah diadakan intervensi percent safe score masing-masing proses tersebut adalah 47%, dan 54% yang menunjukkan adanya penurunan resiko K3 mengenai pengetahuan dan pengalaman pekerja dalam penanganan limbah. Sementara, berdasarkan analisis ekonomi proyek intervensi ergonomi bak filtrasi menunjukkan bahwa proyek intervensi layak untuk dilaksanakan karena diperoleh benefit cost ratio sebesar 1,12> 1.
Abstrak (Clean): ud vatur jaya merupakan salah satu industri kreatif batik yang terletak di desa tanjung bumi bangkalan madura pada proses produksi batik banyak ditemukan sumber bahaya k salah satunya adalah zat kimia sintetis yang digunakan dalam proses pewarnaan pelorodan maupun hasil proses tersebut berupa limbah cair banyaknya sumber bahaya yang ada tidak diwaspadai oleh pekerja yang terlihat dari perilaku selama kontak dengan zat kimia sintetis tersebut oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengamati perilaku pekerja dalampengetahuan dan pengalaman mengenai penanganan limbah menggunakan pendekatan behavior based safety bbs hasil identifikasi bahaya dan evaluasi resiko menunjukkan terget perilaku yang akan diamati adalah penggunaan alat pelindung diri apdserta perilaku penanganan limbah selain target perilaku hasil identifikasi bahaya dan evaluasi resiko diperoleh bentuk rekomendasi yaitu intervensi berupa pengadaan bak filtrasi poster serta pengadaan alat pelindung diri untuk kemudian dievaluasi menggunakan critical behavior checklist yang dibagikan kepada sembilan pekerja hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada periode praintervensi diketahui bahwa percent safe score proses pewarnaan sebesar dan untuk pelorodan sementara setelah diadakan intervensi percent safe score masingmasing proses tersebut adalah dan yang menunjukkan adanya penurunan resiko k mengenai pengetahuan dan pengalaman pekerja dalam penanganan limbah sementara berdasarkan analisis ekonomi proyek intervensi ergonomi bak filtrasi menunjukkan bahwa proyek intervensi layak untuk dilaksanakan karena diperoleh benefit cost ratio sebesar
Abstrak (Stopwords Removed): ud vatur jaya salah satu industri kreatif batik terletak desa tanjung bumi bangkalan madura proses produksi batik banyak ditemukan sumber bahaya k salah satunya zat kimia sintetis digunakan proses pewarnaan pelorodan maupun hasil proses tersebut berupa limbah cair banyaknya sumber bahaya ada diwaspadai pekerja terlihat perilaku selama kontak zat kimia sintetis tersebut penelitian bertujuan mengamati perilaku pekerja dalampengetahuan pengalaman mengenai penanganan limbah menggunakan pendekatan behavior based safety bbs hasil identifikasi bahaya evaluasi resiko menunjukkan terget perilaku diamati penggunaan alat pelindung diri apdserta perilaku penanganan limbah selain target perilaku hasil identifikasi bahaya evaluasi resiko diperoleh bentuk rekomendasi intervensi berupa pengadaan bak filtrasi poster pengadaan alat pelindung diri dievaluasi menggunakan critical behavior checklist dibagikan kepada sembilan pekerja hasil penelitian menunjukkan periode praintervensi diketahui percent safe score proses pewarnaan sebesar pelorodan sementara diadakan intervensi percent safe score masingmasing proses tersebut menunjukkan adanya penurunan resiko k mengenai pengetahuan pengalaman pekerja penanganan limbah sementara berdasarkan analisis ekonomi proyek intervensi ergonomi bak filtrasi menunjukkan proyek intervensi layak dilaksanakan diperoleh benefit cost ratio sebesar
Abstrak (Stemmed): ud vatur jaya salah satu industri kreatif batik letak desa tanjung bumi bangkal madura proses produksi batik banyak temu sumber bahaya k salah satu zat kimia sintetis guna proses warna pelorodan maupun hasil proses sebut upa limbah cair banyak sumber bahaya ada waspada kerja lihat perilaku lama kontak zat kimia sintetis sebut teliti tuju amat perilaku kerja dalampengetahuan alam kena tangan limbah guna dekat behavior based safety bbs hasil identifikasi bahaya evaluasi resiko tunjuk terget perilaku amat guna alat lindung diri apdserta perilaku tangan limbah selain target perilaku hasil identifikasi bahaya evaluasi resiko oleh bentuk rekomendasi intervensi upa ada bak filtrasi poster ada alat lindung diri evaluasi guna critical behavior checklist bagi kepada sembilan kerja hasil teliti tunjuk periode praintervensi tahu percent safe score proses warna besar pelorodan sementara ada intervensi percent safe score masingmasing proses sebut tunjuk ada turun resiko k kena tahu alam kerja tangan limbah sementara dasar analisis ekonomi proyek intervensi ergonomi bak filtrasi tunjuk proyek intervensi layak laksana oleh benefit cost ratio besar
Abstrak (Corrected): up vatu jay salad sat industry keratin batik leak desk tanning bump bangka madura proves produksi batik banyan temp number bahama k salad sat at kinda sinters gun proves wanna pelorodan maun hail proves debut up limb car banyan number bahama ada masada era that perilaku lama kodiak at kinda sinters debut elite juju mat perilaku era dalampengetahuan alarm ken tanga limb gun dead behavior based safety bus hail identifikasi bahama evaluate resist tuneup target perilaku mat gun flat finding dirt apdserta perilaku tanga limb slain target perilaku hail identifikasi bahama evaluate resist olen bent rekomendasi intervene up ada back filtrate poster ada flat finding dirt evaluate gun critical behavior checklist bag keypad serbian era hail elite tuneup period praintervensi tau percent safe score proves wanna bear pelorodan sedentary ada intervene percent safe score masingmasing proves debut tuneup ada turn resist k ken tau alarm era tanga limb sedentary dakar analysis economic prove intervene ergonomic back filtrate tuneup prove intervene kayak lasagna olen benefit cost ratio bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'proses': 5, 'ada': 5, 'perilaku': 5, 'bahaya': 4, 'guna': 4, 'hasil': 4, 'limbah': 4, 'kerja': 4, 'tunjuk': 4, 'intervensi': 4, 'sebut': 3, 'tangan': 3, 'evaluasi': 3, 'resiko': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'batik': 2, 'banyak': 2, 'sumber': 2, 'k': 2, 'zat': 2, 'kimia': 2, 'sintetis': 2, 'warna': 2, 'pelorodan': 2, 'upa': 2, 'teliti': 2, 'amat': 2, 'alam': 2, 'kena': 2, 'behavior': 2, 'identifikasi': 2, 'alat': 2, 'lindung': 2, 'diri': 2, 'oleh': 2, 'bak': 2, 'filtrasi': 2, 'tahu': 2, 'percent': 2, 'safe': 2, 'score': 2, 'besar': 2, 'sementara': 2, 'proyek': 2, 'ud': 1, 'vatur': 1, 'jaya': 1, 'industri': 1, 'kreatif': 1, 'letak': 1, 'desa': 1, 'tanjung': 1, 'bumi': 1, 'bangkal': 1, 'madura': 1, 'produksi': 1, 'temu': 1, 'maupun': 1, 'cair': 1, 'waspada': 1, 'lihat': 1, 'lama': 1, 'kontak': 1, 'tuju': 1, 'dalampengetahuan': 1, 'dekat': 1, 'based': 1, 'safety': 1, 'bbs': 1, 'terget': 1, 'apdserta': 1, 'selain': 1, 'target': 1, 'bentuk': 1, 'rekomendasi': 1, 'poster': 1, 'critical': 1, 'checklist': 1, 'bagi': 1, 'kepada': 1, 'sembilan': 1, 'periode': 1, 'praintervensi': 1, 'masingmasing': 1, 'turun': 1, 'dasar': 1, 'analisis': 1, 'ekonomi': 1, 'ergonomi': 1, 'layak': 1, 'laksana': 1, 'benefit': 1, 'cost': 1, 'ratio': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 27, 'of': 10, 'for': 9, 'and': 9, 'which': 6, 'behavior': 6, 'is': 5, 'hazard': 5, 'in': 4, 'waste': 4, 'to': 4, 'that': 4, 'are': 3, 'process': 3, 'synthetic': 3, 'chemicals': 3, 'liquid': 3, 'workers': 3, 'risk': 3, 'stated': 3, 'intervention': 3, 'batik': 2, 'have': 2, 'colouring': 2, 'pelorodan': 2, 'were': 2, 'be': 2, 'by': 2, 'use': 2, 'this': 2, 'research': 2, 'knowledge': 2, 'experience': 2, 'based': 2, 'result': 2, 'targets': 2, 'personal': 2, 'filtration': 2, 'basin': 2, 'on': 2, 'percent': 2, 'safe': 2, 'score': 2, 'show': 2, 'ud': 1, 'vatur': 1, 'jaya': 1, 'one': 1, 'small': 1, 'enterprises': 1, 'engaged': 1, 'located': 1, 'tanjung': 1, 'bumi': 1, 'bangkal': 1, 'madura': 1, 'there': 1, 'many': 1, 'found': 1, 'production': 1, 'example': 1, 'cleaning': 1, 'even': 1, 'not': 1, 'fully': 1, 'aware': 1, 'various': 1, 'source': 1, 'can': 1, 'seen': 1, 'when': 1, 'according': 1, 'circumtances': 1, 'aim': 1, 'observe': 1, 'about': 1, 'handle': 1, 'using': 1, 'safety': 1, 'bbs': 1, 'approachment': 1, 'identification': 1, 'evaluation': 1, 'will': 1, 'observed': 1, 'protetctive': 1, 'equipment': 1, 'ppe': 1, 'handling': 1, 'beside': 1, 'identificton': 1, 'evaluaton': 1, 'recommendation': 1, 'intervenstion': 1, 'implementation': 1, 'poster': 1, 'protective': 1, 'equipmen': 1, 'going': 1, 'evaluated': 1, 'critical': 1, 'checklist': 1, 'distributed': 1, 'worker': 1, 'results': 1, 'pre': 1, 'period': 1, 'while': 1, 'cleaningg': 1, 'meanwhile': 1, 'after': 1, 'been': 1, 'implemented': 1, 'each': 1, 'decreaseof': 1, 'ohs': 1, 'hanling': 1, 'th': 1, 'as': 1, 'economical': 1, 'anlysis': 1, 'ergonomics': 1, 'poject': 1, 'form': 1, 'feasble': 1, 'from': 1, 'ratio': 1})
-------------------------------------------
--- Data #321 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Febrina Umsy Derta
Judul: Pengaruh Kualitas, Harga, dan Citra Merek Produk Terhadap Keputusan Pembelian (Studi Kasus : UKM Sandal Darmo, Bangkalan)
Pembimbing 1: Indra Cahyadi, S.T., M.Bus., Ph.D
Pembimbing 2: Agus Salim, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Permasalahan yang dijumpai berkaitan dengan keputusan pembelian konsumen pada produk sandal jepit “UKM Sandal Darmo” adalah terjadinya fluktuasi penjualan dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kualitas, harga, dan citra merek produk terhadap keputusan pembelian produk sandal jepit “UKM Sandal Darmo”.
Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen produk sandal jepit “UKM Sandal Darmo”. Sampel ditentukan dengan teknik accidental sampling dengan responden sebanyak 100 orang. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji instrumen (uji validitas dan reliabilitas) dan uji regresi logistik dengan menggunakan program SPSS for windows 16.0.
Hasil penelitian untuk uji parsial diketahui dari ketiga variabel bebas yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian adalah variabel harga produk. Untuk uji kelayakan model yaitu uji Hosmer and Lemeshow, uji rasio Likelihood, dan uji Cox and Snell R-Square menunjukkan bahwa model regresi yang baik karena antara hasil pengamatan dengan kemungkinan hasil prediksi model. Kesimpulan dari penelitian ini adalah harga produk yang ditawarkan oleh UKM tersebut dapat dijangkau oleh konsumen, sehingga cenderung membuat konsumen melakukan pembelian. Saran bagi peneliti selanjutnya adalah dapat menambahkan variabel bebas lainnya selain kualitas, harga, dan citra merek produk, yang tentunya dapat mempengaruhi variabel terikat keputusan pembelian konsumen agar lebih melengkapi penelitian ini yang bisa mempengaruhi keputusan pembelian konsumen.
Kata kunci : Kualitas, Harga, Citra Merek Produk, Keputusan Pembelian,
Analisis Regresi Logistik.
Abstrak (Clean): permasalahan yang dijumpai berkaitan dengan keputusan pembelian konsumen pada produk sandal jepit “ukm sandal darmo” adalah terjadinya fluktuasi penjualan dalam kurun waktu satu tahun terakhir tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kualitas harga dan citra merek produk terhadap keputusan pembelian produk sandal jepit “ukm sandal darmo” populasi dalam penelitian ini adalah konsumen produk sandal jepit “ukm sandal darmo” sampel ditentukan dengan teknik accidental sampling dengan responden sebanyak orang teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji instrumen uji validitas dan reliabilitas dan uji regresi logistik dengan menggunakan program spss for windows hasil penelitian untuk uji parsial diketahui dari ketiga variabel bebas yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian adalah variabel harga produk untuk uji kelayakan model yaitu uji hosmer and lemeshow uji rasio likelihood dan uji cox and snell rsquare menunjukkan bahwa model regresi yang baik karena antara hasil pengamatan dengan kemungkinan hasil prediksi model kesimpulan dari penelitian ini adalah harga produk yang ditawarkan oleh ukm tersebut dapat dijangkau oleh konsumen sehingga cenderung membuat konsumen melakukan pembelian saran bagi peneliti selanjutnya adalah dapat menambahkan variabel bebas lainnya selain kualitas harga dan citra merek produk yang tentunya dapat mempengaruhi variabel terikat keputusan pembelian konsumen agar lebih melengkapi penelitian ini yang bisa mempengaruhi keputusan pembelian konsumen kata kunci kualitas harga citra merek produk keputusan pembelian analisis regresi logistik
Abstrak (Stopwords Removed): permasalahan dijumpai berkaitan keputusan pembelian konsumen produk sandal jepit “ukm sandal darmo” terjadinya fluktuasi penjualan kurun waktu satu tahun terakhir tujuan penelitian mengetahui pengaruh kualitas harga citra merek produk keputusan pembelian produk sandal jepit “ukm sandal darmo” populasi penelitian konsumen produk sandal jepit “ukm sandal darmo” sampel ditentukan teknik accidental sampling responden sebanyak orang teknik analisis digunakan penelitian uji instrumen uji validitas reliabilitas uji regresi logistik menggunakan program spss for windows hasil penelitian uji parsial diketahui ketiga variabel bebas berpengaruh signifikan keputusan pembelian variabel harga produk uji kelayakan model uji hosmer and lemeshow uji rasio likelihood uji cox and snell rsquare menunjukkan model regresi baik antara hasil pengamatan kemungkinan hasil prediksi model kesimpulan penelitian harga produk ditawarkan ukm tersebut dapat dijangkau konsumen cenderung membuat konsumen melakukan pembelian saran bagi peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel bebas lainnya selain kualitas harga citra merek produk tentunya dapat mempengaruhi variabel terikat keputusan pembelian konsumen lebih melengkapi penelitian mempengaruhi keputusan pembelian konsumen kata kunci kualitas harga citra merek produk keputusan pembelian analisis regresi logistik
Abstrak (Stemmed): masalah jumpa kait putus beli konsumen produk sandal jepit ukm sandal darmo jadi fluktuasi jual kurun waktu satu tahun akhir tuju teliti tahu pengaruh kualitas harga citra merek produk putus beli produk sandal jepit ukm sandal darmo populasi teliti konsumen produk sandal jepit ukm sandal darmo sampel tentu teknik accidental sampling responden banyak orang teknik analisis guna teliti uji instrumen uji validitas reliabilitas uji regresi logistik guna program spss for windows hasil teliti uji parsial tahu tiga variabel bebas pengaruh signifikan putus beli variabel harga produk uji layak model uji hosmer and lemeshow uji rasio likelihood uji cox and snell rsquare tunjuk model regresi baik antara hasil amat mungkin hasil prediksi model simpul teliti harga produk tawar ukm sebut dapat jangkau konsumen cenderung buat konsumen laku beli saran bagi teliti lanjut dapat tambah variabel bebas lain selain kualitas harga citra merek produk tentu dapat pengaruh variabel ikat putus beli konsumen lebih lengkap teliti pengaruh putus beli konsumen kata kunci kualitas harga citra merek produk putus beli analisis regresi logistik
Abstrak (Corrected): marsala jump wait puts bell consumed proud sandal kept um sandal dario jade fluktuasi dual kulun want sat thun air juju elite tau pengaruh kualitas hard citral mere proud puts bell proud sandal kept um sandal dario popular elite consumed proud sandal kept um sandal dario sample tent tennis accidental sampling responded banyan orang tennis analysis gun elite uni instrument uni validity reliability uni regress logistic gun program sass for windows hail elite uni partial tau toga variable betas pengaruh significant puts bell variable hard proud uni kayak model uni homer and lemeshow uni radio likelihood uni cox and snell square tuneup model regress back angara hail mat munchkin hail prediksi model simple elite hard proud tatar um debut apart bangka consumed rendering but consumed lake bell saran bag elite layout apart tambac variable betas lain slain kualitas hard citral mere proud tent apart pengaruh variable kat puts bell consumed leash lengkap elite pengaruh puts bell consumed data bunch kualitas hard citral mere proud puts bell analysis regress logistic
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produk': 8, 'uji': 8, 'beli': 7, 'teliti': 7, 'putus': 6, 'konsumen': 6, 'sandal': 6, 'harga': 5, 'ukm': 4, 'pengaruh': 4, 'variabel': 4, 'jepit': 3, 'darmo': 3, 'kualitas': 3, 'citra': 3, 'merek': 3, 'regresi': 3, 'hasil': 3, 'model': 3, 'dapat': 3, 'tahu': 2, 'tentu': 2, 'teknik': 2, 'analisis': 2, 'guna': 2, 'logistik': 2, 'bebas': 2, 'and': 2, 'masalah': 1, 'jumpa': 1, 'kait': 1, 'jadi': 1, 'fluktuasi': 1, 'jual': 1, 'kurun': 1, 'waktu': 1, 'satu': 1, 'tahun': 1, 'akhir': 1, 'tuju': 1, 'populasi': 1, 'sampel': 1, 'accidental': 1, 'sampling': 1, 'responden': 1, 'banyak': 1, 'orang': 1, 'instrumen': 1, 'validitas': 1, 'reliabilitas': 1, 'program': 1, 'spss': 1, 'for': 1, 'windows': 1, 'parsial': 1, 'tiga': 1, 'signifikan': 1, 'layak': 1, 'hosmer': 1, 'lemeshow': 1, 'rasio': 1, 'likelihood': 1, 'cox': 1, 'snell': 1, 'rsquare': 1, 'tunjuk': 1, 'baik': 1, 'antara': 1, 'amat': 1, 'mungkin': 1, 'prediksi': 1, 'simpul': 1, 'tawar': 1, 'sebut': 1, 'jangkau': 1, 'cenderung': 1, 'buat': 1, 'laku': 1, 'saran': 1, 'bagi': 1, 'lanjut': 1, 'tambah': 1, 'lain': 1, 'selain': 1, 'ikat': 1, 'lebih': 1, 'lengkap': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'to': 9, 'is': 7, 'of': 7, 'and': 7, 'this': 6, 'consumer': 5, 'in': 5, 'product': 5, 'test': 5, 'decisions': 4, 'ukm': 4, 'study': 4, 'price': 4, 'by': 4, 'purchase': 4, 'purchasing': 3, 'products': 3, 'flipflops': 3, 'sandal': 3, 'darmo': 3, 'quality': 3, 'brand': 3, 'image': 3, 'a': 3, 'research': 3, 'regression': 3, 'for': 3, 'are': 3, 'that': 3, 'with': 2, 'on': 2, 'technique': 2, 'as': 2, 'analysis': 2, 'logistic': 2, 'results': 2, 'independent': 2, 'variables': 2, 'influence': 2, 'decision': 2, 'variable': 2, 'model': 2, 'make': 2, 'further': 2, 'problems': 1, 'encountered': 1, 'regard': 1, 'occurrence': 1, 'fluctuations': 1, 'sales': 1, 'within': 1, 'past': 1, 'year': 1, 'purpose': 1, 'determine': 1, 'effect': 1, 'population': 1, 'samples': 1, 'were': 1, 'determined': 1, 'accidental': 1, 'sampling': 1, 'respondents': 1, 'many': 1, 'people': 1, 'used': 1, 'instrument': 1, 'validity': 1, 'reliability': 1, 'using': 1, 'spss': 1, 'windows': 1, 'partial': 1, 'assay': 1, 'known': 1, 'from': 1, 'three': 1, 'significantly': 1, 'priced': 1, 'feasibility': 1, 'hosmer': 1, 'lemeshow': 1, 'likelihood': 1, 'ratio': 1, 'cox': 1, 'snell': 1, 'rsquare': 1, 'indicates': 1, 'better': 1, 'because': 1, 'observations': 1, 'possibility': 1, 'models': 1, 'project': 1, 'conclusion': 1, 'offered': 1, 'reachable': 1, 'consumers': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'tends': 1, 'suggestions': 1, 'able': 1, 'add': 1, 'more': 1, 'addition': 1, 'which': 1, 'can': 1, 'certainly': 1, 'dependent': 1, 'order': 1, 'complement': 1, 'could': 1, 'affect': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #322 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Achmad Karimullah
Judul: ANALISIS PENGARUH HARGA DAN PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN (Studi Kasus: Bikru Zam-zam Swalayan)
Pembimbing 1: Ernaning Widiaswanti, S.Si., MT
Pembimbing 2: Agus Salim ST., MT
Abstrak (Raw): Kepuasan pelanggan merupakan salah satu tujuan yang ingin dicapai oleh setiap perusahaan. Kepuasan pada diri pelanggan dapat tercapai jika konsumen merasa semua kebutuhannya dapat terpenuhi termasuk diantaranya mendapatkan harga yang terjangkau dengan pelayanan yang baik sesuai dengan apa yang diinginkan. Penelitian ini akan membahas pengaruh harga serta pelayanan terhadap kepuasan konsumen dalam berbelanja, dengan Bikru Zam-zam Swalayan sebagai obyek penelitian. Variabel independen dalam penelitian ini adalah harga sebagai X1 dan pelayanan sebagai X2 sedangkan sebagai variabel dependen (Y) merupakan kepuasan konsumen. Berdasarkan hasil peenelitian didapatkan persamaan regresi logistik: Ln = -29.954 + 1.901 X1 + 6.528 X2. Dari persamaan tersebut dapat dijelaskan bahwa X1 berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai pengaruh sebesar 1.901, akan tetapi yang berpengaruh paling signifikan adalah X2 dengan nilai pengaruh sebesar 6.528 terhadap kepuasan konsumen.
Kata Kunci : Harga, Pelayanan, Kepuasan Konsumen, Regresi Logistik
Abstrak (Clean): kepuasan pelanggan merupakan salah satu tujuan yang ingin dicapai oleh setiap perusahaan kepuasan pada diri pelanggan dapat tercapai jika konsumen merasa semua kebutuhannya dapat terpenuhi termasuk diantaranya mendapatkan harga yang terjangkau dengan pelayanan yang baik sesuai dengan apa yang diinginkan penelitian ini akan membahas pengaruh harga serta pelayanan terhadap kepuasan konsumen dalam berbelanja dengan bikru zamzam swalayan sebagai obyek penelitian variabel independen dalam penelitian ini adalah harga sebagai x dan pelayanan sebagai x sedangkan sebagai variabel dependen y merupakan kepuasan konsumen berdasarkan hasil peenelitian didapatkan persamaan regresi logistik ln x x dari persamaan tersebut dapat dijelaskan bahwa x berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai pengaruh sebesar akan tetapi yang berpengaruh paling signifikan adalah x dengan nilai pengaruh sebesar terhadap kepuasan konsumen kata kunci harga pelayanan kepuasan konsumen regresi logistik
Abstrak (Stopwords Removed): kepuasan pelanggan salah satu tujuan ingin dicapai setiap perusahaan kepuasan diri pelanggan dapat tercapai jika konsumen merasa semua kebutuhannya dapat terpenuhi termasuk diantaranya mendapatkan harga terjangkau pelayanan baik sesuai apa diinginkan penelitian membahas pengaruh harga pelayanan kepuasan konsumen berbelanja bikru zamzam swalayan obyek penelitian variabel independen penelitian harga x pelayanan x sedangkan variabel dependen y kepuasan konsumen berdasarkan hasil peenelitian didapatkan persamaan regresi logistik ln x x persamaan tersebut dapat dijelaskan x berpengaruh secara signifikan kepuasan konsumen nilai pengaruh sebesar berpengaruh paling signifikan x nilai pengaruh sebesar kepuasan konsumen kata kunci harga pelayanan kepuasan konsumen regresi logistik
Abstrak (Stemmed): puas langgan salah satu tuju ingin capai tiap usaha puas diri langgan dapat capai jika konsumen rasa semua butuh dapat penuh masuk antara dapat harga jangkau layan baik sesuai apa ingin teliti bahas pengaruh harga layan puas konsumen belanja bikru zamzam swalayan obyek teliti variabel independen teliti harga x layan x sedang variabel dependen y puas konsumen dasar hasil peenelitian dapat sama regresi logistik ln x x sama sebut dapat jelas x pengaruh cara signifikan puas konsumen nilai pengaruh besar pengaruh paling signifikan x nilai pengaruh besar puas konsumen kata kunci harga layan puas konsumen regresi logistik
Abstrak (Corrected): puts hangman salad sat juju begin capri tip sara puts dirt hangman apart capri pika consumed rash sea butch apart punch mask angara apart hard bangka layman back sexual papa begin elite baas pengaruh hard layman puts consumed belinda bird hamza malayan obey elite variable independent elite hard x layman x sedan variable dependent y puts consumed dakar hail peenelitian apart same regress logistic ln x x same debut apart jells x pengaruh cara significant puts consumed nilgai pengaruh bear pengaruh paling significant x nilgai pengaruh bear puts consumed data bunch hard layman puts consumed regress logistic
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'puas': 7, 'konsumen': 6, 'x': 6, 'dapat': 5, 'pengaruh': 5, 'harga': 4, 'layan': 4, 'teliti': 3, 'langgan': 2, 'ingin': 2, 'capai': 2, 'variabel': 2, 'sama': 2, 'regresi': 2, 'logistik': 2, 'signifikan': 2, 'nilai': 2, 'besar': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'tuju': 1, 'tiap': 1, 'usaha': 1, 'diri': 1, 'jika': 1, 'rasa': 1, 'semua': 1, 'butuh': 1, 'penuh': 1, 'masuk': 1, 'antara': 1, 'jangkau': 1, 'baik': 1, 'sesuai': 1, 'apa': 1, 'bahas': 1, 'belanja': 1, 'bikru': 1, 'zamzam': 1, 'swalayan': 1, 'obyek': 1, 'independen': 1, 'sedang': 1, 'dependen': 1, 'y': 1, 'dasar': 1, 'hasil': 1, 'peenelitian': 1, 'ln': 1, 'sebut': 1, 'jelas': 1, 'cara': 1, 'paling': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 8, 'satisfaction': 7, 'customer': 7, 's': 6, 'x': 6, 'is': 5, 'to': 5, 'that': 4, 'price': 4, 'service': 4, 'and': 3, 'this': 3, 'effect': 3, 'reaserch': 3, 'the': 3, 'want': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'their': 2, 'variable': 2, 'similarity': 2, 'logistic': 2, 'regression': 2, 'influential': 2, 'significant': 2, 'with': 2, 'score': 2, 'for': 2, 'about': 2, 'one': 1, 'purpose': 1, 'reach': 1, 'by': 1, 'each': 1, 'company': 1, 'reached': 1, 'if': 1, 'they': 1, 'feel': 1, 'all': 1, 'needed': 1, 'complete': 1, 'include': 1, 'among': 1, 'get': 1, 'a': 1, 'lower': 1, 'good': 1, 'research': 1, 'will': 1, 'explain': 1, 'in': 1, 'shopwith': 1, 'bikru': 1, 'zamzam': 1, 'market': 1, 'an': 1, 'object': 1, 'independent': 1, 'whereas': 1, 'dependent': 1, 'base': 1, 'on': 1, 'rwsult': 1, 'got': 1, 'ln': 1, 'from': 1, 'explained': 1, 'but': 1, 'most': 1, 'key': 1, 'word': 1})
-------------------------------------------
--- Data #323 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Rusdiyah Fatati
Judul: Pengaruh Penambahan Kulit Kerang Hijau sebagai Agregat terhadap Kuat Tekan Paving Block
Pembimbing 1: Ernaning Widiaswanti, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Imron Kuswandi, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Paving block termasuk jenis bata beton yang digunakan untuk lantai, jalan, dan penggunaan lain. Paving block merupakan salah satu bahan bangunan yang terdiri dari campuran semen, air, dan bahan agregat yang dicampur menjadi satu. Dalam penelitian ini digunakan agregat tambahan kulit kerang hijau dengan ukuran butiran 0,15-2,4 mm. Desain eksperimen faktorial 23 digunakan dalam penelitian ini dengan faktor semen (A), pasir (B), dan kulit kerang hijau (C) dan 3 replikasi. Hasil uji kuat tekan menunjukkan rata-rata kuat tekan paving block tanpa tambahan kulit kerang hijau lebih rendah dibandingkan dengan paving block yang menggunakan agregat tambahan kulit kerang hijau. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 28 hari. Hasil uji Anova menunjukkan faktor yang signifikan terhadap kuat tekan paving block ialah faktor semen (A), interaksi faktor semen dan pasir (AB), serta interaksi faktor semen dan kulit kerang hijau (AC). Perbandingan semen : pasir : kulit kerang hijau yang menghasilkan kuat tekan paling besar ialah 1 : 3.5 : 2 yang menghasilkan kuat tekan rata-rata 220 kg/cm2 atau 1.25 : 3 : 1.5 yang menghasilkan kuat tekan 230 kg/cm2 dan termasuk paving block mutu B.
Kata Kunci : Paving Block, Kulit Kerang Hijau, Uji Kuat Tekan, Desain Eksperimen Faktorial
Abstrak (Clean): paving block termasuk jenis bata beton yang digunakan untuk lantai jalan dan penggunaan lain paving block merupakan salah satu bahan bangunan yang terdiri dari campuran semen air dan bahan agregat yang dicampur menjadi satu dalam penelitian ini digunakan agregat tambahan kulit kerang hijau dengan ukuran butiran mm desain eksperimen faktorial digunakan dalam penelitian ini dengan faktor semen a pasir b dan kulit kerang hijau c dan replikasi hasil uji kuat tekan menunjukkan ratarata kuat tekan paving block tanpa tambahan kulit kerang hijau lebih rendah dibandingkan dengan paving block yang menggunakan agregat tambahan kulit kerang hijau pengujian kuat tekan dilakukan pada umur hari hasil uji anova menunjukkan faktor yang signifikan terhadap kuat tekan paving block ialah faktor semen a interaksi faktor semen dan pasir ab serta interaksi faktor semen dan kulit kerang hijau ac perbandingan semen pasir kulit kerang hijau yang menghasilkan kuat tekan paling besar ialah yang menghasilkan kuat tekan ratarata kgcm atau yang menghasilkan kuat tekan kgcm dan termasuk paving block mutu b kata kunci paving block kulit kerang hijau uji kuat tekan desain eksperimen faktorial
Abstrak (Stopwords Removed): paving block termasuk jenis bata beton digunakan lantai jalan penggunaan lain paving block salah satu bahan bangunan terdiri campuran semen air bahan agregat dicampur menjadi satu penelitian digunakan agregat tambahan kulit kerang hijau ukuran butiran mm desain eksperimen faktorial digunakan penelitian faktor semen a pasir b kulit kerang hijau c replikasi hasil uji kuat tekan menunjukkan ratarata kuat tekan paving block tambahan kulit kerang hijau lebih rendah dibandingkan paving block menggunakan agregat tambahan kulit kerang hijau pengujian kuat tekan dilakukan umur hari hasil uji anova menunjukkan faktor signifikan kuat tekan paving block ialah faktor semen a interaksi faktor semen pasir ab interaksi faktor semen kulit kerang hijau ac perbandingan semen pasir kulit kerang hijau menghasilkan kuat tekan paling besar ialah menghasilkan kuat tekan ratarata kgcm menghasilkan kuat tekan kgcm termasuk paving block mutu b kata kunci paving block kulit kerang hijau uji kuat tekan desain eksperimen faktorial
Abstrak (Stemmed): paving block masuk jenis bata beton guna lantai jalan guna lain paving block salah satu bahan bangun diri campur semen air bahan agregat campur jadi satu teliti guna agregat tambah kulit kerang hijau ukur butir mm desain eksperimen faktorial guna teliti faktor semen a pasir b kulit kerang hijau c replikasi hasil uji kuat tekan tunjuk ratarata kuat tekan paving block tambah kulit kerang hijau lebih rendah banding paving block guna agregat tambah kulit kerang hijau uji kuat tekan laku umur hari hasil uji anova tunjuk faktor signifikan kuat tekan paving block ialah faktor semen a interaksi faktor semen pasir ab interaksi faktor semen kulit kerang hijau ac banding semen pasir kulit kerang hijau hasil kuat tekan paling besar ialah hasil kuat tekan ratarata kgcm hasil kuat tekan kgcm masuk paving block mutu b kata kunci paving block kulit kerang hijau uji kuat tekan desain eksperimen faktorial
Abstrak (Corrected): paving block mask penis data baton gun lanai alan gun lain paving block salad sat bahai bangui dirt campus semen air bahai great campus jade sat elite gun great tambac built rang hijack ukr but my detain eksperimen factorial gun elite factor semen a pair b built rang hijack c replicas hail uni kurt texan tuneup ratarata kurt texan paving block tambac built rang hijack leash rental banding paving block gun great tambac built rang hijack uni kurt texan lake amur hard hail uni nova tuneup factor significant kurt texan paving block galah factor semen a interaksi factor semen pair ab interaksi factor semen built rang hijack ac banding semen pair built rang hijack hail kurt texan paling bear galah hail kurt texan ratarata kick hail kurt texan kick mask paving block mute b data bunch paving block built rang hijack uni kurt texan detain eksperimen factorial
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kuat': 8, 'tekan': 8, 'paving': 7, 'block': 7, 'kulit': 7, 'kerang': 7, 'hijau': 7, 'semen': 6, 'guna': 5, 'faktor': 5, 'hasil': 5, 'uji': 4, 'agregat': 3, 'tambah': 3, 'pasir': 3, 'masuk': 2, 'satu': 2, 'bahan': 2, 'campur': 2, 'teliti': 2, 'desain': 2, 'eksperimen': 2, 'faktorial': 2, 'a': 2, 'b': 2, 'tunjuk': 2, 'ratarata': 2, 'banding': 2, 'ialah': 2, 'interaksi': 2, 'kgcm': 2, 'jenis': 1, 'bata': 1, 'beton': 1, 'lantai': 1, 'jalan': 1, 'lain': 1, 'salah': 1, 'bangun': 1, 'diri': 1, 'air': 1, 'jadi': 1, 'ukur': 1, 'butir': 1, 'mm': 1, 'c': 1, 'replikasi': 1, 'lebih': 1, 'rendah': 1, 'laku': 1, 'umur': 1, 'hari': 1, 'anova': 1, 'signifikan': 1, 'ab': 1, 'ac': 1, 'paling': 1, 'besar': 1, 'mutu': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 13, 'and': 8, 'a': 8, 'compressive': 8, 'strength': 8, 'paving': 7, 'green': 7, 'cement': 6, 'shells': 5, 'factor': 5, 'blocks': 4, 'used': 3, 'the': 3, 'block': 3, 'is': 3, 'aggregate': 3, 'additional': 3, 'sand': 3, 'test': 3, 'including': 2, 'this': 2, 'study': 2, 'an': 2, 'factorial': 2, 'design': 2, 'b': 2, 'results': 2, 'showed': 2, 'average': 2, 'seashells': 2, 'interaction': 2, 'which': 2, 'produces': 2, 'kg': 2, 'cm': 2, 'brick': 1, 'type': 1, 'concrete': 1, 'for': 1, 'floors': 1, 'roads': 1, 'other': 1, 'uses': 1, 'building': 1, 'material': 1, 'consisting': 1, 'mixture': 1, 'water': 1, 'materials': 1, 'are': 1, 'blended': 1, 'into': 1, 'one': 1, 'with': 1, 'grain': 1, 'size': 1, 'from': 1, 'to': 1, 'mm': 1, 'experimental': 1, 'in': 1, 'by': 1, 'c': 1, 'replication': 1, 'without': 1, 'lower': 1, 'than': 1, 'that': 1, 'use': 1, 'testing': 1, 'performed': 1, 'at': 1, 'days': 1, 'anova': 1, 'significant': 1, 'ab': 1, 'ac': 1, 'comparison': 1, 'produce': 1, 'most': 1, 'on': 1, 'or': 1, 'quality': 1, 'keywords': 1, 'experiments': 1})
-------------------------------------------
--- Data #324 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: WIWIN AGUSTIN SRI HASANAH
Judul: ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS DALAM MENGURANGI ANGKA KECACATAN PADA PERUSAHAAN ROKOK DENGAN METODE SPC (STAISTICAL PROCESS CONTROL)
Pembimbing 1: ERNANING WIDIASWANTI, Ssi, MT
Pembimbing 2: ISSA DYAH UTAMY., ST,. MT
Abstrak (Raw): PT.1001 Alami merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang pembuatan rokok. Adapun produk yang dihasilkan adalah rokok kretek manual. Untuk menghasilkan rokok yang baik dalam arti memenuhi standar dan keinginan konsumen, perlu diterapkan pengendalian kualitas pada proses produksi dengan cara melakukan sistem pengawasan mutu, melakukan pembenahan dan perbaikan sehingga nantinya dapat menghasilkan produk yang memiliki kualitas baik.
Pada penelitian ini, penulis ingin mengetahui akar permasalahan munculnya cacat produk, penyimpangan yang terjadi didalam proses produksi seperti produk cacat dan usaha yang telah menyimpangdan perlu diperbaiki serta meningkatkan kualitas produk. Metode pemecahan masalah disini peneliti menggunakan alat seven tools, tetapi tidak semua metode dipakai pada penelitian ini, hanya diagram pareto, peta kontrol p dan fishbone diagram.
Hasil pengolahan data tersebut akan menghasilkan suatu solusi pemecahan masalah yang akan dibuat dengan metode SPC (Statistical Process Control). Dengan metode ini diharapkan akan diketahui tindakan yang akan dilakukan untuk menanggulangi masalah cacat yang terjadi. Diharapkan pula data yang di olah akan memberikan informasi yang berguna untuk meningkatkan kinerja / sistem pengendalian kualitas bagi perusahaan dan memberikan kepuasan bagi konsumen.
Kata Kunci : Pengendalian Kualitas, Seven tools, SPC
Abstrak (Clean): pt alami merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang pembuatan rokok adapun produk yang dihasilkan adalah rokok kretek manual untuk menghasilkan rokok yang baik dalam arti memenuhi standar dan keinginan konsumen perlu diterapkan pengendalian kualitas pada proses produksi dengan cara melakukan sistem pengawasan mutu melakukan pembenahan dan perbaikan sehingga nantinya dapat menghasilkan produk yang memiliki kualitas baik pada penelitian ini penulis ingin mengetahui akar permasalahan munculnya cacat produk penyimpangan yang terjadi didalam proses produksi seperti produk cacat dan usaha yang telah menyimpangdan perlu diperbaiki serta meningkatkan kualitas produk metode pemecahan masalah disini peneliti menggunakan alat seven tools tetapi tidak semua metode dipakai pada penelitian ini hanya diagram pareto peta kontrol p dan fishbone diagram hasil pengolahan data tersebut akan menghasilkan suatu solusi pemecahan masalah yang akan dibuat dengan metode spc statistical process control dengan metode ini diharapkan akan diketahui tindakan yang akan dilakukan untuk menanggulangi masalah cacat yang terjadi diharapkan pula data yang di olah akan memberikan informasi yang berguna untuk meningkatkan kinerja sistem pengendalian kualitas bagi perusahaan dan memberikan kepuasan bagi konsumen kata kunci pengendalian kualitas seven tools spc
Abstrak (Stopwords Removed): pt alami perusahaan manufaktur bergerak dibidang pembuatan rokok adapun produk dihasilkan rokok kretek manual menghasilkan rokok baik arti memenuhi standar keinginan konsumen perlu diterapkan pengendalian kualitas proses produksi cara melakukan sistem pengawasan mutu melakukan pembenahan perbaikan nantinya dapat menghasilkan produk memiliki kualitas baik penelitian penulis ingin mengetahui akar permasalahan munculnya cacat produk penyimpangan terjadi didalam proses produksi produk cacat usaha menyimpangdan perlu diperbaiki meningkatkan kualitas produk metode pemecahan masalah disini peneliti menggunakan alat seven tools semua metode dipakai penelitian diagram pareto peta kontrol p fishbone diagram hasil pengolahan data tersebut menghasilkan solusi pemecahan masalah dibuat metode spc statistical process control metode diharapkan diketahui tindakan dilakukan menanggulangi masalah cacat terjadi diharapkan pula data olah memberikan informasi berguna meningkatkan kinerja sistem pengendalian kualitas bagi perusahaan memberikan kepuasan bagi konsumen kata kunci pengendalian kualitas seven tools spc
Abstrak (Stemmed): pt alami usaha manufaktur gerak bidang buat rokok adapun produk hasil rokok kretek manual hasil rokok baik arti penuh standar ingin konsumen perlu terap kendali kualitas proses produksi cara laku sistem awas mutu laku benah baik nanti dapat hasil produk milik kualitas baik teliti tulis ingin tahu akar masalah muncul cacat produk simpang jadi dalam proses produksi produk cacat usaha menyimpangdan perlu baik tingkat kualitas produk metode pecah masalah sini teliti guna alat seven tools semua metode pakai teliti diagram pareto peta kontrol p fishbone diagram hasil olah data sebut hasil solusi pecah masalah buat metode spc statistical process control metode harap tahu tindak laku tanggulang masalah cacat jadi harap pula data olah beri informasi guna tingkat kerja sistem kendali kualitas bagi usaha beri puas bagi konsumen kata kunci kendali kualitas seven tools spc
Abstrak (Corrected): pt salami sara manufacture gera biding but rook adapt proud hail rook greek manual hail rook back art punch standard begin consumed peru trap kendall kualitas proves produksi cara lake sister was mute lake bench back anti apart hail proud milk kualitas back elite tulips begin tau aka marsala munch carat proud sipping jade dream proves produksi proud carat sara menyimpangdan peru back dingbat kualitas proud metope peach marsala sing elite gun flat seven tools sea metope sakai elite diagram pareto pet control p wishbone diagram hail blah data debut hail solus peach marsala but metope spy statistical process control metope harp tau tindal lake tanggulang marsala carat jade harp pula data blah bert informant gun dingbat era sister kendall kualitas bag sara bert puts bag consumed data bunch kendall kualitas seven tools spy
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produk': 5, 'hasil': 5, 'kualitas': 5, 'baik': 4, 'masalah': 4, 'metode': 4, 'usaha': 3, 'rokok': 3, 'kendali': 3, 'laku': 3, 'teliti': 3, 'cacat': 3, 'buat': 2, 'ingin': 2, 'konsumen': 2, 'perlu': 2, 'proses': 2, 'produksi': 2, 'sistem': 2, 'tahu': 2, 'jadi': 2, 'tingkat': 2, 'pecah': 2, 'guna': 2, 'seven': 2, 'tools': 2, 'diagram': 2, 'olah': 2, 'data': 2, 'spc': 2, 'harap': 2, 'beri': 2, 'bagi': 2, 'pt': 1, 'alami': 1, 'manufaktur': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'adapun': 1, 'kretek': 1, 'manual': 1, 'arti': 1, 'penuh': 1, 'standar': 1, 'terap': 1, 'cara': 1, 'awas': 1, 'mutu': 1, 'benah': 1, 'nanti': 1, 'dapat': 1, 'milik': 1, 'tulis': 1, 'akar': 1, 'muncul': 1, 'simpang': 1, 'dalam': 1, 'menyimpangdan': 1, 'sini': 1, 'alat': 1, 'semua': 1, 'pakai': 1, 'pareto': 1, 'peta': 1, 'kontrol': 1, 'p': 1, 'fishbone': 1, 'sebut': 1, 'solusi': 1, 'statistical': 1, 'process': 1, 'control': 1, 'tindak': 1, 'tanggulang': 1, 'pula': 1, 'informasi': 1, 'kerja': 1, 'puas': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'to': 11, 'in': 8, 'of': 7, 'that': 7, 'quality': 6, 'and': 5, 'control': 5, 'be': 5, 'is': 4, 'will': 4, 'a': 3, 'product': 3, 'process': 3, 'this': 3, 'as': 3, 'company': 2, 'cigarettes': 2, 'produce': 2, 'need': 2, 'production': 2, 'by': 2, 'system': 2, 'products': 2, 'have': 2, 'study': 2, 'defects': 2, 'improve': 2, 'methods': 2, 'tools': 2, 'seven': 2, 'data': 2, 'method': 2, 'spc': 2, 'expected': 2, 'it': 2, 'pt': 1, 'alami': 1, 'manufacturing': 1, 'engaged': 1, 'manufacture': 1, 'resulting': 1, 'manual': 1, 'cigarette': 1, 'both': 1, 'terms': 1, 'standards': 1, 'desires': 1, 'consumers': 1, 'apply': 1, 'conducting': 1, 'make': 1, 'corrections': 1, 'improvements': 1, 'able': 1, 'good': 1, 'authors': 1, 'wanted': 1, 'know': 1, 'root': 1, 'causes': 1, 'irregularities': 1, 'occurred': 1, 'such': 1, 'defective': 1, 'businesses': 1, 'menyimpangdan': 1, 'repaired': 1, 'well': 1, 'troubleshooting': 1, 'researchers': 1, 'use': 1, 'here': 1, 'toolsbut': 1, 'not': 1, 'all': 1, 'used': 1, 'only': 1, 'pareto': 1, 'diagram': 1, 'p': 1, 'chart': 1, 'fishbone': 1, 'diagrams': 1, 'results': 1, 'processing': 1, 'result': 1, 'problemsolving': 1, 'solutions': 1, 'made': 1, 'statistical': 1, 'with': 1, 'known': 1, 'measures': 1, 'taken': 1, 'address': 1, 'problem': 1, 'occur': 1, 'also': 1, 'if': 1, 'provide': 1, 'useful': 1, 'information': 1, 'performance': 1, 'for': 1, 'give': 1, 'stisfaction': 1, 'consumer': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #325 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Mohammad Teguh Darmawanto
Judul: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN IPHONE PADA MASYARAKAT DI SURABAYA
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si.,M.T.
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian iPhone pada masyarakat di Surabaya. Dalam penelitian ini, karena jumlah populasi masyarakat di Surabaya yang menggunakan iPhone tidak diketahui secara pasti, maka sampel yang diambil sebanyak 100 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah faktor budaya, faktor, sosial, faktor individu, faktor psikologis, harga, dan kualitas produk. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner. Pengolahan data menggunakan analisis deskriptif dan analisis faktor. Berdasarkan hasil dari analisis faktor, terdapat enam faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian iPhone pada masyarakat di Surabaya yaitu faktor keindahan, faktor kemampuan layanan, faktor harga, faktor kelas sosial, faktor status sosial, dan faktor kualitas produk
Kata kunci: Keputusan Pembelian, Budaya, Sosial, Individu, Psikologis, Harga, Kualitas Produk, Analisis Faktor, iPhone
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi keputusan pembelian iphone pada masyarakat di surabaya dalam penelitian ini karena jumlah populasi masyarakat di surabaya yang menggunakan iphone tidak diketahui secara pasti maka sampel yang diambil sebanyak responden dengan menggunakan teknik purposive sampling variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah faktor budaya faktor sosial faktor individu faktor psikologis harga dan kualitas produk metode pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner pengolahan data menggunakan analisis deskriptif dan analisis faktor berdasarkan hasil dari analisis faktor terdapat enam faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian iphone pada masyarakat di surabaya yaitu faktor keindahan faktor kemampuan layanan faktor harga faktor kelas sosial faktor status sosial dan faktor kualitas produk kata kunci keputusan pembelian budaya sosial individu psikologis harga kualitas produk analisis faktor iphone
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan mengetahui faktorfaktor mempengaruhi keputusan pembelian iphone masyarakat surabaya penelitian jumlah populasi masyarakat surabaya menggunakan iphone diketahui secara pasti sampel diambil sebanyak responden menggunakan teknik purposive sampling variabel digunakan penelitian faktor budaya faktor sosial faktor individu faktor psikologis harga kualitas produk metode pengumpulan data menggunakan kuisioner pengolahan data menggunakan analisis deskriptif analisis faktor berdasarkan hasil analisis faktor terdapat enam faktor mempengaruhi keputusan pembelian iphone masyarakat surabaya faktor keindahan faktor kemampuan layanan faktor harga faktor kelas sosial faktor status sosial faktor kualitas produk kata kunci keputusan pembelian budaya sosial individu psikologis harga kualitas produk analisis faktor iphone
Abstrak (Stemmed): teliti tuju tahu faktorfaktor pengaruh putus beli iphone masyarakat surabaya teliti jumlah populasi masyarakat surabaya guna iphone tahu cara pasti sampel ambil banyak responden guna teknik purposive sampling variabel guna teliti faktor budaya faktor sosial faktor individu faktor psikologis harga kualitas produk metode kumpul data guna kuisioner olah data guna analisis deskriptif analisis faktor dasar hasil analisis faktor dapat enam faktor pengaruh putus beli iphone masyarakat surabaya faktor indah faktor mampu layan faktor harga faktor kelas sosial faktor status sosial faktor kualitas produk kata kunci putus beli budaya sosial individu psikologis harga kualitas produk analisis faktor iphone
Abstrak (Corrected): elite juju tau faktorfaktor pengaruh puts bell iphone masyarakat surabaya elite mullah popular masyarakat surabaya gun iphone tau cara past sample ambit banyan responded gun tennis purposive sampling variable gun elite factor buddy factor social factor individual factor psikologis hard kualitas proud metope rumpus data gun kuisioner blah data gun analysis deskriptif analysis factor dakar hail analysis factor apart exam factor pengaruh puts bell iphone masyarakat surabaya factor kinda factor camp layman factor hard factor keas social factor status social factor kualitas proud data bunch puts bell buddy social individual psikologis hard kualitas proud analysis factor iphone
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'faktor': 14, 'guna': 5, 'iphone': 4, 'sosial': 4, 'analisis': 4, 'teliti': 3, 'putus': 3, 'beli': 3, 'masyarakat': 3, 'surabaya': 3, 'harga': 3, 'kualitas': 3, 'produk': 3, 'tahu': 2, 'pengaruh': 2, 'budaya': 2, 'individu': 2, 'psikologis': 2, 'data': 2, 'tuju': 1, 'faktorfaktor': 1, 'jumlah': 1, 'populasi': 1, 'cara': 1, 'pasti': 1, 'sampel': 1, 'ambil': 1, 'banyak': 1, 'responden': 1, 'teknik': 1, 'purposive': 1, 'sampling': 1, 'variabel': 1, 'metode': 1, 'kumpul': 1, 'kuisioner': 1, 'olah': 1, 'deskriptif': 1, 'dasar': 1, 'hasil': 1, 'dapat': 1, 'enam': 1, 'indah': 1, 'mampu': 1, 'layan': 1, 'kelas': 1, 'status': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'factor': 9, 'the': 8, 'in': 5, 'of': 5, 'iphone': 4, 'using': 4, 'social': 4, 'analysis': 4, 'this': 3, 'surabaya': 3, 'price': 3, 'and': 3, 'quality': 3, 'study': 2, 'factors': 2, 'that': 2, 'influence': 2, 'decisions': 2, 'on': 2, 'community': 2, 'is': 2, 'by': 2, 'cultural': 2, 'individual': 2, 'psychological': 2, 'data': 2, 'purchase': 2, 'products': 2, 'aims': 1, 'to': 1, 'determine': 1, 'purchasing': 1, 'because': 1, 'number': 1, 'population': 1, 'not': 1, 'known': 1, 'for': 1, 'certain': 1, 'then': 1, 'samples': 1, 'taken': 1, 'respondents': 1, 'purposive': 1, 'sampling': 1, 'technique': 1, 'variables': 1, 'used': 1, 'research': 1, 'product': 1, 'were': 1, 'collected': 1, 'a': 1, 'questionnaire': 1, 'processing': 1, 'descriptive': 1, 'based': 1, 'results': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'six': 1, 'aesthetics': 1, 'serviceability': 1, 'class': 1, 'status': 1, 'keywords': 1, 'decision': 1})
-------------------------------------------
--- Data #326 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: DEWI NURMASARI
Judul: PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN METODE STRATEGIC MANAGEMENT ANALYSIS AND REPORTING TECHNIQUES (SMART) SYSTEM
(Studi Kasus: UKM Keripik Singkong Di Kecamatan Manding Sumenep)
Pembimbing 1: ARI BASUKI, S.T., M.T
Pembimbing 2: ISSA DYAH UTAMI, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indikator yang berpengaruh dalam dalam pengukuran kinerja, serta memperoleh rekomendasi perbaikan berdasarkan metode SMART (Strategic Management Analysis and Reporting Techniques) System. Tahapan dalam penelitian ini yaitu identifikasi strategi objektif dan keyperformance indicator (KPI), penstrukturan KPI, pembobotan KPI dan scoring system. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat 20 strategi objektif dan 20 KPI, dimana dalam hasil pengukuran menunjukkan bahwa pencapaian kinerja masih belum mencapai target, serta dari hasil scoring system terdapat 4 KPI dalam kategori hijau, 4 KPI dalam kategori kuning, dan 13 KPI dalam kategori merah. KPI yang termasuk dalam kategori merah maka harus dilakukan perbaikan kinerja. Dengan memperhatikan bobot prioritas perspektif dan masing-masing KPI serta nilai kinerja untuk setiap KPI, maka diperoleh total nilai kinerja pada UKM keripik di Kecamatan Manding sumenep yaitu pada peringkat 6,882. Dari standart kinerja yang dibagi menjadi 3 tingkatan, maka dapat diketahui pencapaian kinerja masih belum mencapai target oleh karena itu hal ini perludiperhatikan kepada pihak perusahaan.
Kata kunci : Pengukuran kinerja, SMART system, objective matrix
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indikator yang berpengaruh dalam dalam pengukuran kinerja serta memperoleh rekomendasi perbaikan berdasarkan metode smart strategic management analysis and reporting techniques system tahapan dalam penelitian ini yaitu identifikasi strategi objektif dan keyperformance indicator kpi penstrukturan kpi pembobotan kpi dan scoring system hasil penelitian ini menunjukkan terdapat strategi objektif dan kpi dimana dalam hasil pengukuran menunjukkan bahwa pencapaian kinerja masih belum mencapai target serta dari hasil scoring system terdapat kpi dalam kategori hijau kpi dalam kategori kuning dan kpi dalam kategori merah kpi yang termasuk dalam kategori merah maka harus dilakukan perbaikan kinerja dengan memperhatikan bobot prioritas perspektif dan masingmasing kpi serta nilai kinerja untuk setiap kpi maka diperoleh total nilai kinerja pada ukm keripik di kecamatan manding sumenep yaitu pada peringkat dari standart kinerja yang dibagi menjadi tingkatan maka dapat diketahui pencapaian kinerja masih belum mencapai target oleh karena itu hal ini perludiperhatikan kepada pihak perusahaan kata kunci pengukuran kinerja smart system objective matrix
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan mengetahui indikator berpengaruh pengukuran kinerja memperoleh rekomendasi perbaikan berdasarkan metode smart strategic management analysis and reporting techniques system tahapan penelitian identifikasi strategi objektif keyperformance indicator kpi penstrukturan kpi pembobotan kpi scoring system hasil penelitian menunjukkan terdapat strategi objektif kpi dimana hasil pengukuran menunjukkan pencapaian kinerja masih belum mencapai target hasil scoring system terdapat kpi kategori hijau kpi kategori kuning kpi kategori merah kpi termasuk kategori merah harus dilakukan perbaikan kinerja memperhatikan bobot prioritas perspektif masingmasing kpi nilai kinerja setiap kpi diperoleh total nilai kinerja ukm keripik kecamatan manding sumenep peringkat standart kinerja dibagi menjadi tingkatan dapat diketahui pencapaian kinerja masih belum mencapai target perludiperhatikan kepada pihak perusahaan kata kunci pengukuran kinerja smart system objective matrix
Abstrak (Stemmed): teliti tuju tahu indikator pengaruh ukur kerja oleh rekomendasi baik dasar metode smart strategic management analysis and reporting techniques system tahap teliti identifikasi strategi objektif keyperformance indicator kpi penstrukturan kpi bobot kpi scoring system hasil teliti tunjuk dapat strategi objektif kpi mana hasil ukur tunjuk capai kerja masih belum capai target hasil scoring system dapat kpi kategori hijau kpi kategori kuning kpi kategori merah kpi masuk kategori merah harus laku baik kerja perhati bobot prioritas perspektif masingmasing kpi nilai kerja tiap kpi oleh total nilai kerja ukm keripik camat manding sumenep peringkat standart kerja bagi jadi tingkat dapat tahu capai kerja masih belum capai target perludiperhatikan kepada pihak usaha kata kunci ukur kerja smart system objective matrix
Abstrak (Corrected): elite juju tau indicator pengaruh ukr era olen rekomendasi back dakar metope smart strategic management analysis and reporting techniques system that elite identifikasi strategy objectify keyperformance indicator ki penstrukturan ki robot ki scoring system hail elite tuneup apart strategy objectify ki mana hail ukr tuneup capri era mash begum capri target hail scoring system apart ki category hijack ki category tuning ki category gerah ki mask category gerah harms lake back era perhaps robot priority perspektif masingmasing ki nilgai era tip ki olen total nilgai era um keripik carat landing sumner peringkat standard era bag jade dingbat apart tau capri era mash begum capri target perludiperhatikan keypad pick sara data bunch ukr era smart system objective matrix
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kpi': 10, 'kerja': 8, 'system': 4, 'capai': 4, 'kategori': 4, 'teliti': 3, 'ukur': 3, 'hasil': 3, 'dapat': 3, 'tahu': 2, 'oleh': 2, 'baik': 2, 'smart': 2, 'strategi': 2, 'objektif': 2, 'bobot': 2, 'scoring': 2, 'tunjuk': 2, 'masih': 2, 'belum': 2, 'target': 2, 'merah': 2, 'nilai': 2, 'tuju': 1, 'indikator': 1, 'pengaruh': 1, 'rekomendasi': 1, 'dasar': 1, 'metode': 1, 'strategic': 1, 'management': 1, 'analysis': 1, 'and': 1, 'reporting': 1, 'techniques': 1, 'tahap': 1, 'identifikasi': 1, 'keyperformance': 1, 'indicator': 1, 'penstrukturan': 1, 'mana': 1, 'hijau': 1, 'kuning': 1, 'masuk': 1, 'harus': 1, 'laku': 1, 'perhati': 1, 'prioritas': 1, 'perspektif': 1, 'masingmasing': 1, 'tiap': 1, 'total': 1, 'ukm': 1, 'keripik': 1, 'camat': 1, 'manding': 1, 'sumenep': 1, 'peringkat': 1, 'standart': 1, 'bagi': 1, 'jadi': 1, 'tingkat': 1, 'perludiperhatikan': 1, 'kepada': 1, 'pihak': 1, 'usaha': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'objective': 1, 'matrix': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 13, 'and': 10, 'kpi': 9, 'performance': 8, 'that': 5, 'this': 4, 'are': 4, 'measurement': 4, 'system': 4, 'result': 4, 'in': 4, 'have': 3, 'category': 3, 'research': 2, 'for': 2, 'indicator': 2, 'smart': 2, 'value': 2, 'scoring': 2, 'there': 2, 'objective': 2, 'still': 2, 'has': 2, 'not': 2, 'reached': 2, 'target': 2, 'yet': 2, 'from': 2, 'red': 2, 'to': 2, 'attention': 2, 'so': 2, 'writer': 2, 'level': 2, 'problem': 2, 'aim': 1, 'determine': 1, 'influence': 1, 'an': 1, 'improvement': 1, 'recommendation': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'strategic': 1, 'management': 1, 'analysis': 1, 'reporting': 1, 'techniques': 1, 'method': 1, 'methodology': 1, 'using': 1, 'identification': 1, 'objectives': 1, 'strategy': 1, 'key': 1, 'structured': 1, 'study': 1, 'showed': 1, 'strategies': 1, 'measurementof': 1, 'green': 1, 'yellow': 1, 'included': 1, 'categoryshould': 1, 'improved': 1, 'performanceby': 1, 'giving': 1, 'perspective': 1, 'priority': 1, 'each': 1, 'ukm': 1, 'keripik': 1, 'kec': 1, 'manding': 1, 'sumenep': 1, 'at': 1, 'standard': 1, 'devided': 1, 'into': 1, 'three': 1, 'reader': 1, 'know': 1, 'achievement': 1, 'because': 1, 'industry': 1, 'should': 1, 'give': 1, 'more': 1, 'keywords': 1, 'matrix': 1})
-------------------------------------------
--- Data #327 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: M. AGUS ARIS SETIAWAN
Judul: DETEKSI KEBOCORAN PADA PIPA POMPA AIR MENGGUNAKAN MICROPHONE DENGAN PENDEKATAN DECISION TREE
Pembimbing 1: ERNANING WIDISWANTI.S.Si., M.T.
Pembimbing 2: TEGUH PRASETYO,S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Kebocoran pipa pompa air dapat terjadi karena lama pemakaian yang akan terjadi perpecahan pipa dan akan menimbulkan kavitasi yang dapat merugikan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem deteksi kebocoran pipa pompa air dengan pendekatan pohon keputusan. Metode yang dilakukan dengan menggunakan microphone yang ditempatkan di sisi kanan dari pompa air untuk merekam suara yang ditimbukan oleh pompa. Data yang dihasilkan digunakan untuk memilih fitur-fitur sinyal suara pompa untuk membedakan antara pipa yang rusak dengan pipa yang normal, melatih sistem pengenalan pola untuk mengklasifikasikan kondisi pipa berdasarkan fitur-fitur sinyal pendekatan decision tree tipe data yang digunakan pada pendekatan yaitu data latih dan data uji. Data yang didapat diproses sesuai pendekatan yang digunakan dengan menggunakan matlab dan hasil yang didapat menunjukkan akurasi dari beberap fitur terpilih dari data latih dan uji : dati data latih fitur ke 1 sebesar 0,798194, fitur ke 2 sebesar 0,80125, fitur ke 3 sebesar 0,826667, fitur ke 4 sebesar 0,892917, fitur ke 5 sebesar 0,895833, fitur ke 6 sebesar 0,896944, fitur ke 7 sebesar 0,900431, fitur ke 8 sebesar 0,89375 dan yang terakhir fitur ke 9 sebesar 0,899167, sedangkan dari data uji fitur ke 1 sebesar 0,76375, fitur ke 2 sebesar 0,765, fitur ke 3 sebesar 0,7925, fitur ke 4 sebesar 0,87875, fitur ke 5 sebesar 0,885, fitur ke 6 sebesar 0,885, fitur ke 7 sebesar 0,89, fitur ke 8 sebesar 0,8825 dan yang terakhir fitur ke 9 sebesar 0,8775. Untuk menguji akurasi fitur data latih dan data uji menggunakan akurasi data validasi sebesar 0,7075 yang didapat dari data baru.
Abstrak (Clean): kebocoran pipa pompa air dapat terjadi karena lama pemakaian yang akan terjadi perpecahan pipa dan akan menimbulkan kavitasi yang dapat merugikan pengguna penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem deteksi kebocoran pipa pompa air dengan pendekatan pohon keputusan metode yang dilakukan dengan menggunakan microphone yang ditempatkan di sisi kanan dari pompa air untuk merekam suara yang ditimbukan oleh pompa data yang dihasilkan digunakan untuk memilih fiturfitur sinyal suara pompa untuk membedakan antara pipa yang rusak dengan pipa yang normal melatih sistem pengenalan pola untuk mengklasifikasikan kondisi pipa berdasarkan fiturfitur sinyal pendekatan decision tree tipe data yang digunakan pada pendekatan yaitu data latih dan data uji data yang didapat diproses sesuai pendekatan yang digunakan dengan menggunakan matlab dan hasil yang didapat menunjukkan akurasi dari beberap fitur terpilih dari data latih dan uji dati data latih fitur ke sebesar fitur ke sebesar fitur ke sebesar fitur ke sebesar fitur ke sebesar fitur ke sebesar fitur ke sebesar fitur ke sebesar dan yang terakhir fitur ke sebesar sedangkan dari data uji fitur ke sebesar fitur ke sebesar fitur ke sebesar fitur ke sebesar fitur ke sebesar fitur ke sebesar fitur ke sebesar fitur ke sebesar dan yang terakhir fitur ke sebesar untuk menguji akurasi fitur data latih dan data uji menggunakan akurasi data validasi sebesar yang didapat dari data baru
Abstrak (Stopwords Removed): kebocoran pipa pompa air dapat terjadi lama pemakaian terjadi perpecahan pipa menimbulkan kavitasi dapat merugikan pengguna penelitian bertujuan membangun sistem deteksi kebocoran pipa pompa air pendekatan pohon keputusan metode dilakukan menggunakan microphone ditempatkan sisi kanan pompa air merekam suara ditimbukan pompa data dihasilkan digunakan memilih fiturfitur sinyal suara pompa membedakan antara pipa rusak pipa normal melatih sistem pengenalan pola mengklasifikasikan kondisi pipa berdasarkan fiturfitur sinyal pendekatan decision tree tipe data digunakan pendekatan data latih data uji data didapat diproses sesuai pendekatan digunakan menggunakan matlab hasil didapat menunjukkan akurasi beberap fitur terpilih data latih uji dati data latih fitur sebesar fitur sebesar fitur sebesar fitur sebesar fitur sebesar fitur sebesar fitur sebesar fitur sebesar terakhir fitur sebesar sedangkan data uji fitur sebesar fitur sebesar fitur sebesar fitur sebesar fitur sebesar fitur sebesar fitur sebesar fitur sebesar terakhir fitur sebesar menguji akurasi fitur data latih data uji menggunakan akurasi data validasi sebesar didapat data baru
Abstrak (Stemmed): bocor pipa pompa air dapat jadi lama pakai jadi pecah pipa timbul kavitasi dapat rugi guna teliti tuju bangun sistem deteksi bocor pipa pompa air dekat pohon putus metode laku guna microphone tempat sisi kanan pompa air rekam suara timbuk pompa data hasil guna pilih fiturfitur sinyal suara pompa beda antara pipa rusak pipa normal latih sistem kenal pola klasifikasi kondisi pipa dasar fiturfitur sinyal dekat decision tree tipe data guna dekat data latih data uji data dapat proses sesuai dekat guna guna matlab hasil dapat tunjuk akurasi beberap fitur pilih data latih uji dati data latih fitur besar fitur besar fitur besar fitur besar fitur besar fitur besar fitur besar fitur besar akhir fitur besar sedang data uji fitur besar fitur besar fitur besar fitur besar fitur besar fitur besar fitur besar fitur besar akhir fitur besar uji akurasi fitur data latih data uji guna akurasi data validasi besar dapat data baru
Abstrak (Corrected): boor pipe pomp air apart jade lama sakai jade peach pipe timbal kavitasi apart rug gun elite juju bangui sister detest boor pipe pomp air dead poon puts metope lake gun microphone tempt sis kana pomp air ream sara timber pomp data hail gun pilch fiturfitur final sara pomp bed angara pipe rusk pipe normal latin sister penal pola klasifikasi kondisi pipe dakar fiturfitur final dead decision tree time data gun dead data latin data uni data apart proves sexual dead gun gun atlas hail apart tuneup auras berbera four pilch data latin uni date data latin four bear four bear four bear four bear four bear four bear four bear four bear air four bear sedan data uni four bear four bear four bear four bear four bear four bear four bear four bear air four bear uni auras four data latin data uni gun auras data validate bear apart data bar
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'fitur': 20, 'besar': 19, 'data': 12, 'guna': 7, 'pipa': 6, 'pompa': 5, 'dapat': 5, 'latih': 5, 'uji': 5, 'dekat': 4, 'air': 3, 'akurasi': 3, 'bocor': 2, 'jadi': 2, 'sistem': 2, 'suara': 2, 'hasil': 2, 'pilih': 2, 'fiturfitur': 2, 'sinyal': 2, 'akhir': 2, 'lama': 1, 'pakai': 1, 'pecah': 1, 'timbul': 1, 'kavitasi': 1, 'rugi': 1, 'teliti': 1, 'tuju': 1, 'bangun': 1, 'deteksi': 1, 'pohon': 1, 'putus': 1, 'metode': 1, 'laku': 1, 'microphone': 1, 'tempat': 1, 'sisi': 1, 'kanan': 1, 'rekam': 1, 'timbuk': 1, 'beda': 1, 'antara': 1, 'rusak': 1, 'normal': 1, 'kenal': 1, 'pola': 1, 'klasifikasi': 1, 'kondisi': 1, 'dasar': 1, 'decision': 1, 'tree': 1, 'tipe': 1, 'proses': 1, 'sesuai': 1, 'matlab': 1, 'tunjuk': 1, 'beberap': 1, 'dati': 1, 'sedang': 1, 'validasi': 1, 'baru': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 29, 'to': 23, 'of': 19, 'features': 16, 'data': 12, 'and': 7, 'feature': 6, 'pump': 5, 'pipe': 5, 'test': 5, 'is': 4, 'by': 4, 'training': 4, 'water': 3, 'that': 3, 'a': 3, 'approach': 3, 'using': 3, 'used': 3, 'accuracy': 3, 'all': 3, 'will': 2, 'system': 2, 'with': 2, 'decision': 2, 'tree': 2, 'on': 2, 'sound': 2, 'signal': 2, 'in': 2, 'obtained': 2, 'four': 2, 'amounted': 2, 'last': 2, 'at': 2, 'leakage': 1, 'may': 1, 'occur': 1, 'due': 1, 'long': 1, 'usage': 1, 'happen': 1, 'split': 1, 'cause': 1, 'cavitation': 1, 'can': 1, 'harm': 1, 'user': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'aims': 1, 'develop': 1, 'pipeline': 1, 'leak': 1, 'detection': 1, 'method': 1, 'performed': 1, 'microphone': 1, 'placed': 1, 'right': 1, 'side': 1, 'record': 1, 'timbuk': 1, 'resulting': 1, 'were': 1, 'select': 1, 'distinguish': 1, 'between': 1, 'broken': 1, 'normal': 1, 'trained': 1, 'pattern': 1, 'recognition': 1, 'classify': 1, 'condition': 1, 'based': 1, 'types': 1, 'approaches': 1, 'collected': 1, 'processed': 1, 'accordance': 1, 'matlab': 1, 'results': 1, 'demonstrate': 1, 'selected': 1, 'be': 1, 'some': 1, 'dati': 1, 'while': 1, 'first': 1, 'three': 1, 'validation': 1, 'from': 1, 'new': 1})
-------------------------------------------
--- Data #328 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Yogi Setiawan
Judul: Pengukuran dan Analisa Kualitas Layanan Perpustakaan Universitas Negeri di Bangkalan dan Surabaya dengan Menggunakan Metode LibQUAL
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko ST, MT
Pembimbing 2: Indra Cahyadi ST, M.Bus, Ph.D
Abstrak (Raw): Perpustakaan merupakan tempat yang penting bagi dunia pendidikan, sayangnya saat ini perpustakaan masih belum diketahui kualitas layanannya, terutama perpustakaan di perguruan tinggi negeri. Untuk itu penelitian kali ini akan mengukur kualitas layanan yang diberikan perpustakaan kepada mahasiswa dengan menggunakan metode LibQUAL. Metode ini merupakan adaptasi dari ServQual yang terdiri dari 3 dimensi yaitu Affect of Service, Information Control dan Library as Place. Penelitian ini dilakukan di 3 Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri yaitu di Perpustakaan Universitas Trunojoyo Madura, ITS Surabaya dan Universitas Airlangga. Hasil yang didapat bahwa ketiga Perguruan Tinggi memiliki nilai Superiority negatif. Untuk nilai Adequacy pada Perpustakaan Universitas Trunojoyo Madura nilai Adequacy nya negatif sedangkan ITS Surabaya dan Universitas Airlangga positif hal ini menunjukan bahwa Perpustakaan ITS Surabaya dan Universitas Airlangga unggul di berbagai aspek daripada Perpustakaan Universitas Trunojoyo Madura.
Kata Kunci: Perpustakaan, LibQUAL, Adequacy, Superiority
Abstrak (Clean): perpustakaan merupakan tempat yang penting bagi dunia pendidikan sayangnya saat ini perpustakaan masih belum diketahui kualitas layanannya terutama perpustakaan di perguruan tinggi negeri untuk itu penelitian kali ini akan mengukur kualitas layanan yang diberikan perpustakaan kepada mahasiswa dengan menggunakan metode libqual metode ini merupakan adaptasi dari servqual yang terdiri dari dimensi yaitu affect of service information control dan library as place penelitian ini dilakukan di perpustakaan perguruan tinggi negeri yaitu di perpustakaan universitas trunojoyo madura its surabaya dan universitas airlangga hasil yang didapat bahwa ketiga perguruan tinggi memiliki nilai superiority negatif untuk nilai adequacy pada perpustakaan universitas trunojoyo madura nilai adequacy nya negatif sedangkan its surabaya dan universitas airlangga positif hal ini menunjukan bahwa perpustakaan its surabaya dan universitas airlangga unggul di berbagai aspek daripada perpustakaan universitas trunojoyo madura kata kunci perpustakaan libqual adequacy superiority
Abstrak (Stopwords Removed): perpustakaan tempat penting bagi dunia pendidikan sayangnya perpustakaan masih belum diketahui kualitas layanannya terutama perpustakaan perguruan tinggi negeri penelitian kali mengukur kualitas layanan diberikan perpustakaan kepada mahasiswa menggunakan metode libqual metode adaptasi servqual terdiri dimensi affect of service information control library as place penelitian dilakukan perpustakaan perguruan tinggi negeri perpustakaan universitas trunojoyo madura its surabaya universitas airlangga hasil didapat ketiga perguruan tinggi memiliki nilai superiority negatif nilai adequacy perpustakaan universitas trunojoyo madura nilai adequacy nya negatif sedangkan its surabaya universitas airlangga positif menunjukan perpustakaan its surabaya universitas airlangga unggul berbagai aspek daripada perpustakaan universitas trunojoyo madura kata kunci perpustakaan libqual adequacy superiority
Abstrak (Stemmed): pustaka tempat penting bagi dunia didik sayang pustaka masih belum tahu kualitas layan utama pustaka guru tinggi negeri teliti kali ukur kualitas layan beri pustaka kepada mahasiswa guna metode libqual metode adaptasi servqual diri dimensi affect of service information control library as place teliti laku pustaka guru tinggi negeri pustaka universitas trunojoyo madura its surabaya universitas airlangga hasil dapat tiga guru tinggi milik nilai superiority negatif nilai adequacy pustaka universitas trunojoyo madura nilai adequacy nya negatif sedang its surabaya universitas airlangga positif tunjuk pustaka its surabaya universitas airlangga unggul bagai aspek daripada pustaka universitas trunojoyo madura kata kunci pustaka libqual adequacy superiority
Abstrak (Corrected): lusaka tempt panting bag dulia did saying lusaka mash begum tau kualitas layman mama lusaka guru ting never elite kali ukr kualitas layman bert lusaka keypad mahasiswa gun metope liberal metope adapts serval dirt dimension affect of service information control library as place elite lake lusaka guru ting never lusaka university trunojoyo madura its surabaya university airlangga hail apart toga guru ting milk nilgai superiority negative nilgai adequacy lusaka university trunojoyo madura nilgai adequacy ya negative sedan its surabaya university airlangga position tuneup lusaka its surabaya university airlangga lungful bahai aspen daripada lusaka university trunojoyo madura data bunch lusaka liberal adequacy superiority
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pustaka': 10, 'universitas': 6, 'guru': 3, 'tinggi': 3, 'trunojoyo': 3, 'madura': 3, 'its': 3, 'surabaya': 3, 'airlangga': 3, 'nilai': 3, 'adequacy': 3, 'kualitas': 2, 'layan': 2, 'negeri': 2, 'teliti': 2, 'metode': 2, 'libqual': 2, 'superiority': 2, 'negatif': 2, 'tempat': 1, 'penting': 1, 'bagi': 1, 'dunia': 1, 'didik': 1, 'sayang': 1, 'masih': 1, 'belum': 1, 'tahu': 1, 'utama': 1, 'kali': 1, 'ukur': 1, 'beri': 1, 'kepada': 1, 'mahasiswa': 1, 'guna': 1, 'adaptasi': 1, 'servqual': 1, 'diri': 1, 'dimensi': 1, 'affect': 1, 'of': 1, 'service': 1, 'information': 1, 'control': 1, 'library': 1, 'as': 1, 'place': 1, 'laku': 1, 'hasil': 1, 'dapat': 1, 'tiga': 1, 'milik': 1, 'nya': 1, 'sedang': 1, 'positif': 1, 'tunjuk': 1, 'unggul': 1, 'bagai': 1, 'aspek': 1, 'daripada': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'library': 10, 'of': 9, 'the': 7, 'university': 6, 'that': 5, 'and': 4, 'in': 4, 'to': 3, 'trunojoyo': 3, 'madura': 3, 'its': 3, 'surabaya': 3, 'airlangga': 3, 'value': 3, 'adequacy': 3, 'service': 2, 'quality': 2, 'universities': 2, 'research': 2, 'libqual': 2, 'this': 2, 'superiority': 2, 'negative': 2, 'is': 1, 'an': 1, 'important': 1, 'education': 1, 'world': 1, 'unfortunately': 1, 'today': 1, 'still': 1, 'unknown': 1, 'especially': 1, 'at': 1, 'foreign': 1, 'for': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'measuring': 1, 'services': 1, 'provided': 1, 'students': 1, 'by': 1, 'using': 1, 'method': 1, 'methods': 1, 'adaptation': 1, 'servqual': 1, 'consisting': 1, 'dimensions': 1, 'affect': 1, 'information': 1, 'control': 1, 'libraries': 1, 'as': 1, 'place': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'national': 1, 'results': 1, 'obtained': 1, 'all': 1, 'three': 1, 'college': 1, 'having': 1, 'his': 1, 'while': 1, 'positive': 1, 'showed': 1, 'lead': 1, 'various': 1, 'aspects': 1, 'than': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #329 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Faqih
Judul: ANALISIS PERSAINGAN KLASTER INDUSTRI KREATIF BATIK TULIS BANGKALAN DENGAN PAMEKASAN
Pembimbing 1: Fitri Agustina S.T,.M.T
Pembimbing 2: Nachnul Ansori S.T,.M.T
Abstrak (Raw): Usaha Kecil Menengah (UKM) mempunyai peranan yang penting dalam pertumbuhan ekonomi dan industri suatu negara. Hampir 90% dari total usaha yang ada di dunia merupakan kontribusi dari UKM. Dalam hal ini penelitian berupa persaingan antar klaster industri UKM batik bangkalan dengan pamekasan. Identifkasi pertumbuhan klaster dengan menggunakan metode pola klaster markussen pada UKM batik tulis Kecamatan Tanjung Bumi bahwa aliran klasternya lebih dominan mengikuti distrik marshallian sebanyak 93 dengan persentase sebesar 53%.
Untuk analisis regresi logistik dari berbagai macam pengujian bahwa hanya 1 variabel yang signifikan terhadap orientasi pasar klaster industri batik tulis kecamatan tanjung bumi berupa variabel pelatihan usaha (PEL) dengan nilai signifikansi sebesar 0,045.
Pemetaan persaingan Kabupaten Pamekasan dengan Kabupaten Bangkalan maka dapat diketahui bahwa Kabupaten Bangkalan lebih unggul dalam distrik satellite dari pada Kabupaten Pamekasan dalam dunia persaingan batik tulis. Dan adapun rekomendasi yang perlu diterapkan terhadap pelaku UKM batik tulis Tanjung Bumi yakni berupa Pelatihan usaha dimana demi kelancaran program pemerintah dengan mengadakan pelatihan pertahunnya ke kecamatan tanjung bumi khususnya untuk peningkatan kualitas produk batik tulis, strategi pemasaran, peralihan teknologi produksi ke modern, dan memasuki pasar internasional.
Kata Kunci: UKM, Markussen, Regresi logistik, Radar Chart.
Abstrak (Clean): usaha kecil menengah ukm mempunyai peranan yang penting dalam pertumbuhan ekonomi dan industri suatu negara hampir dari total usaha yang ada di dunia merupakan kontribusi dari ukm dalam hal ini penelitian berupa persaingan antar klaster industri ukm batik bangkalan dengan pamekasan identifkasi pertumbuhan klaster dengan menggunakan metode pola klaster markussen pada ukm batik tulis kecamatan tanjung bumi bahwa aliran klasternya lebih dominan mengikuti distrik marshallian sebanyak dengan persentase sebesar untuk analisis regresi logistik dari berbagai macam pengujian bahwa hanya variabel yang signifikan terhadap orientasi pasar klaster industri batik tulis kecamatan tanjung bumi berupa variabel pelatihan usaha pel dengan nilai signifikansi sebesar pemetaan persaingan kabupaten pamekasan dengan kabupaten bangkalan maka dapat diketahui bahwa kabupaten bangkalan lebih unggul dalam distrik satellite dari pada kabupaten pamekasan dalam dunia persaingan batik tulis dan adapun rekomendasi yang perlu diterapkan terhadap pelaku ukm batik tulis tanjung bumi yakni berupa pelatihan usaha dimana demi kelancaran program pemerintah dengan mengadakan pelatihan pertahunnya ke kecamatan tanjung bumi khususnya untuk peningkatan kualitas produk batik tulis strategi pemasaran peralihan teknologi produksi ke modern dan memasuki pasar internasional kata kunci ukm markussen regresi logistik radar chart
Abstrak (Stopwords Removed): usaha kecil menengah ukm mempunyai peranan penting pertumbuhan ekonomi industri negara hampir total usaha ada dunia kontribusi ukm penelitian berupa persaingan antar klaster industri ukm batik bangkalan pamekasan identifkasi pertumbuhan klaster menggunakan metode pola klaster markussen ukm batik tulis kecamatan tanjung bumi aliran klasternya lebih dominan mengikuti distrik marshallian sebanyak persentase sebesar analisis regresi logistik berbagai macam pengujian variabel signifikan orientasi pasar klaster industri batik tulis kecamatan tanjung bumi berupa variabel pelatihan usaha pel nilai signifikansi sebesar pemetaan persaingan kabupaten pamekasan kabupaten bangkalan dapat diketahui kabupaten bangkalan lebih unggul distrik satellite kabupaten pamekasan dunia persaingan batik tulis adapun rekomendasi perlu diterapkan pelaku ukm batik tulis tanjung bumi yakni berupa pelatihan usaha dimana demi kelancaran program pemerintah mengadakan pelatihan pertahunnya kecamatan tanjung bumi khususnya peningkatan kualitas produk batik tulis strategi pemasaran peralihan teknologi produksi modern memasuki pasar internasional kata kunci ukm markussen regresi logistik radar chart
Abstrak (Stemmed): usaha kecil tengah ukm punya peran penting tumbuh ekonomi industri negara hampir total usaha ada dunia kontribusi ukm teliti upa saing antar klaster industri ukm batik bangkal pamekasan identifkasi tumbuh klaster guna metode pola klaster markussen ukm batik tulis camat tanjung bumi alir klasternya lebih dominan ikut distrik marshallian banyak persentase besar analisis regresi logistik bagai macam uji variabel signifikan orientasi pasar klaster industri batik tulis camat tanjung bumi upa variabel latih usaha pel nilai signifikansi besar meta saing kabupaten pamekasan kabupaten bangkal dapat tahu kabupaten bangkal lebih unggul distrik satellite kabupaten pamekasan dunia saing batik tulis adapun rekomendasi perlu terap laku ukm batik tulis tanjung bumi yakni upa latih usaha mana demi lancar program perintah ada latih tahun camat tanjung bumi khusus tingkat kualitas produk batik tulis strategi pasar alih teknologi produksi modern pasuk pasar internasional kata kunci ukm markussen regresi logistik radar chart
Abstrak (Corrected): sara cecil length um puny pecan panting tumble economic industry megara hamper total sara ada dulia kontribusi um elite up saying altar plaster industry um batik bangka pamekasan identifkasi tumble plaster gun metope pola plaster marksmen um batik tulips carat tanning bump air klasternya leash dominant it district marshalling banyan percentage bear analysis regress logistic bahai madam uni variable significant oriental paar plaster industry batik tulips carat tanning bump up variable latin sara per nilgai signifikansi bear meta saying kabupaten pamekasan kabupaten bangka apart tau kabupaten bangka leash lungful district satellite kabupaten pamekasan dulia saying batik tulips adapt rekomendasi peru trap lake um batik tulips tanning bump yank up latin sara mana demo lancer program perineal ada latin thun carat tanning bump rhesus dingbat kualitas proud batik tulips strategy paar ali teknologi produksi modern ask paar international data bunch um marksmen regress logistic radar chart
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ukm': 6, 'batik': 6, 'tulis': 5, 'usaha': 4, 'klaster': 4, 'tanjung': 4, 'bumi': 4, 'kabupaten': 4, 'industri': 3, 'upa': 3, 'saing': 3, 'bangkal': 3, 'pamekasan': 3, 'camat': 3, 'pasar': 3, 'latih': 3, 'tumbuh': 2, 'ada': 2, 'dunia': 2, 'markussen': 2, 'lebih': 2, 'distrik': 2, 'besar': 2, 'regresi': 2, 'logistik': 2, 'variabel': 2, 'kecil': 1, 'tengah': 1, 'punya': 1, 'peran': 1, 'penting': 1, 'ekonomi': 1, 'negara': 1, 'hampir': 1, 'total': 1, 'kontribusi': 1, 'teliti': 1, 'antar': 1, 'identifkasi': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'pola': 1, 'alir': 1, 'klasternya': 1, 'dominan': 1, 'ikut': 1, 'marshallian': 1, 'banyak': 1, 'persentase': 1, 'analisis': 1, 'bagai': 1, 'macam': 1, 'uji': 1, 'signifikan': 1, 'orientasi': 1, 'pel': 1, 'nilai': 1, 'signifikansi': 1, 'meta': 1, 'dapat': 1, 'tahu': 1, 'unggul': 1, 'satellite': 1, 'adapun': 1, 'rekomendasi': 1, 'perlu': 1, 'terap': 1, 'laku': 1, 'yakni': 1, 'mana': 1, 'demi': 1, 'lancar': 1, 'program': 1, 'perintah': 1, 'tahun': 1, 'khusus': 1, 'tingkat': 1, 'kualitas': 1, 'produk': 1, 'strategi': 1, 'alih': 1, 'teknologi': 1, 'produksi': 1, 'modern': 1, 'pasuk': 1, 'internasional': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'radar': 1, 'chart': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 18, 'the': 16, 'in': 7, 'a': 6, 'batik': 6, 'to': 6, 'ukm': 5, 'and': 4, 'earth': 4, 'that': 4, 'for': 4, 'business': 3, 'is': 3, 'bangkal': 3, 'with': 3, 'pamekasan': 3, 'cluster': 3, 'district': 3, 'training': 3, 'industrial': 2, 'growth': 2, 'total': 2, 'world': 2, 'competition': 2, 'clusters': 2, 'markussen': 2, 'logistic': 2, 'regression': 2, 'variable': 2, 'market': 2, 'districts': 2, 'form': 2, 'be': 2, 'small': 1, 'medium': 1, 'enterprises': 1, 'have': 1, 'an': 1, 'important': 1, 'role': 1, 'economic': 1, 'country': 1, 'almost': 1, 'contribution': 1, 'this': 1, 'case': 1, 'research': 1, 'between': 1, 'identification': 1, 'using': 1, 'pattern': 1, 'at': 1, 'tanjung': 1, 'follows': 1, 'flow': 1, 'his': 1, 'more': 1, 'dominant': 1, 'marshallian': 1, 'percentage': 1, 'analysis': 1, 'wide': 1, 'range': 1, 'testing': 1, 'only': 1, 'one': 1, 'significant': 1, 'orientation': 1, 'industry': 1, 'promontory': 1, 'pel': 1, 'significance': 1, 'value': 1, 'mapping': 1, 'regency': 1, 'it': 1, 'can': 1, 'seen': 1, 'superior': 1, 'satellite': 1, 'competitive': 1, 'as': 1, 'recommendation': 1, 'applied': 1, 'cape': 1, 'which': 1, 'smooth': 1, 'government': 1, 'program': 1, 'provide': 1, 'annually': 1, 'headland': 1, 'especially': 1, 'improving': 1, 'quality': 1, 'products': 1, 'marketing': 1, 'strategies': 1, 'transition': 1, 'production': 1, 'technology': 1, 'modern': 1, 'enter': 1, 'international': 1, 'keywords': 1, 'radar': 1, 'chart': 1})
-------------------------------------------
--- Data #330 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Mochammad Andan Alief Bachrezy
Judul: PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN PENDEKATAN BALANCED SCORECARD
( Studi kasus di CV.SAVIX Surabaya )
Pembimbing 1: Fitri Agustina, ST., MT.
Pembimbing 2: Ari Basuki, ST., MT.
Abstrak (Raw): Pada perusahaan bisnis perdagangan diperlukan peningkatan kinerja dalam persaingan untuk mencapai sebuah visi. Kinerja perusahaan merupakan cerminan daya saing perusahaan, maka dari itu kinerja perusahaan dapat diukur sehingga dapat dilakukan kegiatan monitoring, evaluasi dan perbaikan. Perusahaan CV.Savix Surabaya merupakan perusahaan dagang yang bergerak dibidang spare part AC mobil di surabaya. Pengukuran kinerja perusahaan dapat dilakukan dengan pendekatan balanced scorecard, pendekatan tersebut merupakan pengukuran kinerja terdiri empat perspektif diantaranya yaitu perspektif finansial, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Pada setiap perspektif balanced scorecard terdapat KPI ( Key Performance Indicator ). Hasil perumusan KPI balanced scorecard diperoleh 11 KPI. Hasil skor KPI dapat dinilai dengan pendekatan OMAX ( Object Matrix ). Hasil pendekatan OMAX penilaian kinerja perusahaan secara keseluruhan dengan nilai 7, 21 ( dari skala penilaian 1 – 10 ). Pada pendekatan traffic light system terdapat 4 KPI berada di zona hijau yang artinya bahwa skor KPI sukses telah mencapai target perusahaan diantaranya KPI II ( Pertumbuhan Pendapatan ), KPI V ( Retensi Pelanggan ), KPI VII ( Service Cycle Efficiency ) dan KPI XI ( Employe Turnover ) dan terdapat 7 KPI berada di zona kuning yang artinya bahwasannya skor KPI masih belum mencapai target perusahaan diantaranya KPI I ( Return Of Invesment ), KPI III ( Kepuasan Pelanggan ), KPI IV ( Akuisisi Pelanggan ), KPI VI ( Pertumbuhan Pelanggan ), KPI VIII ( Product Riject / Return ), KPI IX ( Kepuasan Karyawan ) dan KPI X ( Produktifitas Karyawan ).
Kata Kunci : Pengukuran Kinerja Perusahaan, Balanced Scorecard, AHP, Objective Matrix ( OMAX ), Traffic Light System.
Abstrak (Clean): pada perusahaan bisnis perdagangan diperlukan peningkatan kinerja dalam persaingan untuk mencapai sebuah visi kinerja perusahaan merupakan cerminan daya saing perusahaan maka dari itu kinerja perusahaan dapat diukur sehingga dapat dilakukan kegiatan monitoring evaluasi dan perbaikan perusahaan cvsavix surabaya merupakan perusahaan dagang yang bergerak dibidang spare part ac mobil di surabaya pengukuran kinerja perusahaan dapat dilakukan dengan pendekatan balanced scorecard pendekatan tersebut merupakan pengukuran kinerja terdiri empat perspektif diantaranya yaitu perspektif finansial perspektif pelanggan perspektif proses bisnis internal dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan pada setiap perspektif balanced scorecard terdapat kpi key performance indicator hasil perumusan kpi balanced scorecard diperoleh kpi hasil skor kpi dapat dinilai dengan pendekatan omax object matrix hasil pendekatan omax penilaian kinerja perusahaan secara keseluruhan dengan nilai dari skala penilaian – pada pendekatan traffic light system terdapat kpi berada di zona hijau yang artinya bahwa skor kpi sukses telah mencapai target perusahaan diantaranya kpi ii pertumbuhan pendapatan kpi v retensi pelanggan kpi vii service cycle efficiency dan kpi xi employe turnover dan terdapat kpi berada di zona kuning yang artinya bahwasannya skor kpi masih belum mencapai target perusahaan diantaranya kpi i return of invesment kpi iii kepuasan pelanggan kpi iv akuisisi pelanggan kpi vi pertumbuhan pelanggan kpi viii product riject return kpi ix kepuasan karyawan dan kpi x produktifitas karyawan kata kunci pengukuran kinerja perusahaan balanced scorecard ahp objective matrix omax traffic light system
Abstrak (Stopwords Removed): perusahaan bisnis perdagangan diperlukan peningkatan kinerja persaingan mencapai visi kinerja perusahaan cerminan daya saing perusahaan kinerja perusahaan dapat diukur dapat dilakukan kegiatan monitoring evaluasi perbaikan perusahaan cvsavix surabaya perusahaan dagang bergerak dibidang spare part ac mobil surabaya pengukuran kinerja perusahaan dapat dilakukan pendekatan balanced scorecard pendekatan tersebut pengukuran kinerja terdiri empat perspektif diantaranya perspektif finansial perspektif pelanggan perspektif proses bisnis internal perspektif pembelajaran pertumbuhan setiap perspektif balanced scorecard terdapat kpi key performance indicator hasil perumusan kpi balanced scorecard diperoleh kpi hasil skor kpi dapat dinilai pendekatan omax object matrix hasil pendekatan omax penilaian kinerja perusahaan secara keseluruhan nilai skala penilaian – pendekatan traffic light system terdapat kpi berada zona hijau artinya skor kpi sukses mencapai target perusahaan diantaranya kpi ii pertumbuhan pendapatan kpi v retensi pelanggan kpi vii service cycle efficiency kpi xi employe turnover terdapat kpi berada zona kuning artinya bahwasannya skor kpi masih belum mencapai target perusahaan diantaranya kpi i return of invesment kpi iii kepuasan pelanggan kpi iv akuisisi pelanggan kpi vi pertumbuhan pelanggan kpi viii product riject return kpi ix kepuasan karyawan kpi x produktifitas karyawan kata kunci pengukuran kinerja perusahaan balanced scorecard ahp objective matrix omax traffic light system
Abstrak (Stemmed): usaha bisnis dagang perlu tingkat kerja saing capai visi kerja usaha cermin daya saing usaha kerja usaha dapat ukur dapat laku giat monitoring evaluasi baik usaha cvsavix surabaya usaha dagang gerak bidang spare part ac mobil surabaya ukur kerja usaha dapat laku dekat balanced scorecard dekat sebut ukur kerja diri empat perspektif antara perspektif finansial perspektif langgan perspektif proses bisnis internal perspektif ajar tumbuh tiap perspektif balanced scorecard dapat kpi key performance indicator hasil rumus kpi balanced scorecard oleh kpi hasil skor kpi dapat nilai dekat omax object matrix hasil dekat omax nilai kerja usaha cara seluruh nilai skala nilai dekat traffic light system dapat kpi ada zona hijau arti skor kpi sukses capai target usaha antara kpi ii tumbuh dapat kpi v retensi langgan kpi vii service cycle efficiency kpi xi employe turnover dapat kpi ada zona kuning arti bahwasannya skor kpi masih belum capai target usaha antara kpi i return of invesment kpi iii puas langgan kpi iv akuisisi langgan kpi vi tumbuh langgan kpi viii product riject return kpi ix puas karyawan kpi x produktifitas karyawan kata kunci ukur kerja usaha balanced scorecard ahp objective matrix omax traffic light system
Abstrak (Corrected): sara basis dagan peru dingbat era saying capri visit era sara vermin day saying sara era sara apart ukr apart lake gift monitoring evaluate back sara cvsavix surabaya sara dagan gera biding spare part ac mobil surabaya ukr era sara apart lake dead balanced scorecard dead debut ukr era dirt expat perspektif angara perspektif financial perspektif hangman perspektif proves basis internal perspektif ajar tumble tip perspektif balanced scorecard apart ki key performance indicator hail rumpus ki balanced scorecard olen ki hail stor ki apart nilgai dead max object matrix hail dead max nilgai era sara cara seluruh nilgai skald nilgai dead traffic light system apart ki ada zone hijack art stor ki susses capri target sara angara ki i tumble apart ki v pretense hangman ki via service cycle efficiency ki xi employe turnover apart ki ada zone tuning art bahwasannya stor ki mash begum capri target sara angara ki i return of investment ki wii puts hangman ki i akuisisi hangman ki i tumble hangman ki veii product reject return ki i puts karajan ki x produktifitas karajan data bunch ukr era sara balanced scorecard ah objective matrix max traffic light system
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kpi': 19, 'usaha': 11, 'dapat': 8, 'kerja': 7, 'perspektif': 6, 'dekat': 5, 'langgan': 5, 'ukur': 4, 'balanced': 4, 'scorecard': 4, 'nilai': 4, 'capai': 3, 'antara': 3, 'tumbuh': 3, 'hasil': 3, 'skor': 3, 'omax': 3, 'bisnis': 2, 'dagang': 2, 'saing': 2, 'laku': 2, 'surabaya': 2, 'matrix': 2, 'traffic': 2, 'light': 2, 'system': 2, 'ada': 2, 'zona': 2, 'arti': 2, 'target': 2, 'return': 2, 'puas': 2, 'karyawan': 2, 'perlu': 1, 'tingkat': 1, 'visi': 1, 'cermin': 1, 'daya': 1, 'giat': 1, 'monitoring': 1, 'evaluasi': 1, 'baik': 1, 'cvsavix': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'spare': 1, 'part': 1, 'ac': 1, 'mobil': 1, 'sebut': 1, 'diri': 1, 'empat': 1, 'finansial': 1, 'proses': 1, 'internal': 1, 'ajar': 1, 'tiap': 1, 'key': 1, 'performance': 1, 'indicator': 1, 'rumus': 1, 'oleh': 1, 'object': 1, 'cara': 1, 'seluruh': 1, 'skala': 1, 'hijau': 1, 'sukses': 1, 'ii': 1, 'v': 1, 'retensi': 1, 'vii': 1, 'service': 1, 'cycle': 1, 'efficiency': 1, 'xi': 1, 'employe': 1, 'turnover': 1, 'kuning': 1, 'bahwasannya': 1, 'masih': 1, 'belum': 1, 'i': 1, 'of': 1, 'invesment': 1, 'iii': 1, 'iv': 1, 'akuisisi': 1, 'vi': 1, 'viii': 1, 'product': 1, 'riject': 1, 'ix': 1, 'x': 1, 'produktifitas': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'ahp': 1, 'objective': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'kpi': 17, 'the': 14, 'of': 10, 'performance': 8, 'a': 8, 'and': 7, 'in': 6, 'is': 5, 'approach': 5, 'companys': 4, 'to': 4, 'balanced': 4, 'scorecard': 4, 'are': 4, 'perspective': 4, 'customer': 4, 'score': 4, 'business': 3, 'can': 3, 'be': 3, 'as': 3, 'measurement': 3, 'with': 3, 'which': 3, 'growth': 3, 'there': 3, 'results': 3, 'omax': 3, 'trading': 2, 'surabaya': 2, 'company': 2, 'kpis': 2, 'matrix': 2, 'corporate': 2, 'traffic': 2, 'light': 2, 'system': 2, 'zone': 2, 'means': 2, 'has': 2, 'target': 2, 'companies': 2, 'such': 2, 'return': 2, 'satisfaction': 2, 'employee': 2, 'needs': 1, 'improve': 1, 'competition': 1, 'achieve': 1, 'vision': 1, 'reflection': 1, 'competitiveness': 1, 'therefore': 1, 'measured': 1, 'so': 1, 'do': 1, 'activities': 1, 'monitoring': 1, 'evaluation': 1, 'improvement': 1, 'cvsavix': 1, 'engaged': 1, 'automobile': 1, 'airconditioning': 1, 'parts': 1, 'done': 1, 'consists': 1, 'four': 1, 'perspectives': 1, 'among': 1, 'financial': 1, 'internal': 1, 'process': 1, 'learning': 1, 'at': 1, 'every': 1, 'key': 1, 'indicator': 1, 'obtained': 1, 'by': 1, 'formulation': 1, 'assessed': 1, 'object': 1, 'assessment': 1, 'overall': 1, 'out': 1, 'scale': 1, 'ratings': 1, 'on': 1, 'green': 1, 'that': 1, 'success': 1, 'reached': 1, 'ii': 1, 'revenue': 1, 'v': 1, 'retention': 1, 'vii': 1, 'service': 1, 'cycle': 1, 'efficiency': 1, 'xi': 1, 'employe': 1, 'turnover': 1, 'yellow': 1, 'bahwasannya': 1, 'yet': 1, 'reach': 1, 'i': 1, 'investment': 1, 'iii': 1, 'iv': 1, 'acquisition': 1, 'vi': 1, 'subscriber': 1, 'viii': 1, 'product': 1, 'riject': 1, 'ix': 1, 'x': 1, 'productivity': 1, 'keywords': 1, 'ahp': 1, 'objective': 1})
-------------------------------------------
--- Data #331 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Robi Ul Aziz
Judul: Pemilihan Level Faktor Optimal Parameter Konsumsi Energi Dan Kebulatan Proses CNC Turning Spesimen Brass C3604
Pembimbing 1: Ari Basuki, S.T, M.T
Pembimbing 2: Teguh Prasetyo, S.T, M.T
Abstrak (Raw): Di era yang serba menuntut praktis, kebutuhan atas teknologi sangat berpengaruh penting. Teknologi yang digunakan semakin beragam dengan spesifikasi yang berbeda. Masalah ini tentunya akan berdampak pada konsumsi energi yang besar. Konsumsi energi yang diminimalkan akan berdampak besar terhadap penghematan energi. Proses permesinan pada CNC turning mengeluarkan energy cutting dan proses hasil produk berupa kebulatan. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk meminimalkan hasil dari konsumsi energi dan juga mengoptimalkan permesinan CNC turning terhadap kebulatan benda kerja. Parameter proses diantaranya kecepatan potong dengan level (120 m/min, 130 m/min dan 140 m/min), kedalaman potong dengan level (0,5 mm, 1 mm dan 1,5 mm) dan laju pemakanan (0,13 mm/rev, 0,14 mm/rev dan 0,15 mm/rev). Proses permesinan yang dilakukan menggunakan spesimen brass C3604. Optimasi proses permesinan dengan pendekatan metode taguchi dan utility concept. Level faktor optimum multi-respon yang disarankan adalah V1 – D2 – F2 atau pada kecepatan pemotongan 120 m/min, kedalaman pemotongan 1 mm, dan laju pemakanan 0,14 mm/rev.
Kata Kunci: Konsumsi Energi, Kebulatan, Brass C3604, Metode Taguchi, Utility Concept.
Abstrak (Clean): di era yang serba menuntut praktis kebutuhan atas teknologi sangat berpengaruh penting teknologi yang digunakan semakin beragam dengan spesifikasi yang berbeda masalah ini tentunya akan berdampak pada konsumsi energi yang besar konsumsi energi yang diminimalkan akan berdampak besar terhadap penghematan energi proses permesinan pada cnc turning mengeluarkan energy cutting dan proses hasil produk berupa kebulatan penelitian ini dilakukan bertujuan untuk meminimalkan hasil dari konsumsi energi dan juga mengoptimalkan permesinan cnc turning terhadap kebulatan benda kerja parameter proses diantaranya kecepatan potong dengan level mmin mmin dan mmin kedalaman potong dengan level mm mm dan mm dan laju pemakanan mmrev mmrev dan mmrev proses permesinan yang dilakukan menggunakan spesimen brass c optimasi proses permesinan dengan pendekatan metode taguchi dan utility concept level faktor optimum multirespon yang disarankan adalah v – d – f atau pada kecepatan pemotongan mmin kedalaman pemotongan mm dan laju pemakanan mmrev kata kunci konsumsi energi kebulatan brass c metode taguchi utility concept
Abstrak (Stopwords Removed): era serba menuntut praktis kebutuhan atas teknologi sangat berpengaruh penting teknologi digunakan semakin beragam spesifikasi berbeda masalah tentunya berdampak konsumsi energi besar konsumsi energi diminimalkan berdampak besar penghematan energi proses permesinan cnc turning mengeluarkan energy cutting proses hasil produk berupa kebulatan penelitian dilakukan bertujuan meminimalkan hasil konsumsi energi mengoptimalkan permesinan cnc turning kebulatan benda kerja parameter proses diantaranya kecepatan potong level mmin mmin mmin kedalaman potong level mm mm mm laju pemakanan mmrev mmrev mmrev proses permesinan dilakukan menggunakan spesimen brass c optimasi proses permesinan pendekatan metode taguchi utility concept level faktor optimum multirespon disarankan v – d – f kecepatan pemotongan mmin kedalaman pemotongan mm laju pemakanan mmrev kata kunci konsumsi energi kebulatan brass c metode taguchi utility concept
Abstrak (Stemmed): era serba tuntut praktis butuh atas teknologi sangat pengaruh penting teknologi guna makin agam spesifikasi beda masalah tentu dampak konsumsi energi besar konsumsi energi minimal dampak besar hemat energi proses mesin cnc turning keluar energy cutting proses hasil produk upa bulat teliti laku tuju minimal hasil konsumsi energi optimal mesin cnc turning bulat benda kerja parameter proses antara cepat potong level mmin mmin mmin dalam potong level mm mm mm laju makan mmrev mmrev mmrev proses mesin laku guna spesimen brass c optimasi proses mesin dekat metode taguchi utility concept level faktor optimum multirespon saran v d f cepat potong mmin dalam potong mm laju makan mmrev kata kunci konsumsi energi bulat brass c metode taguchi utility concept
Abstrak (Corrected): era sera turnout practise butch alas teknologi sang pengaruh panting teknologi gun making adam spesifikasi bed marsala tent damp konsumsi energy bear konsumsi energy minimal damp bear heat energy proves resin inc turning cellar energy cutting proves hail proud up blat elite lake juju minimal hail konsumsi energy optimal resin inc turning blat bend era parameter proves angara eat voting level main main main dream voting level my my my last mayan more more more proves resin lake gun specimen brass c optimism proves resin dead metope baluchi utility concept level factor optimum multirespon saran v d f eat voting main dream voting my last mayan more data bunch konsumsi energy blat brass c metope baluchi utility concept
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'energi': 5, 'proses': 5, 'konsumsi': 4, 'mesin': 4, 'potong': 4, 'mmin': 4, 'mm': 4, 'mmrev': 4, 'bulat': 3, 'level': 3, 'teknologi': 2, 'guna': 2, 'dampak': 2, 'besar': 2, 'minimal': 2, 'cnc': 2, 'turning': 2, 'hasil': 2, 'laku': 2, 'cepat': 2, 'dalam': 2, 'laju': 2, 'makan': 2, 'brass': 2, 'c': 2, 'metode': 2, 'taguchi': 2, 'utility': 2, 'concept': 2, 'era': 1, 'serba': 1, 'tuntut': 1, 'praktis': 1, 'butuh': 1, 'atas': 1, 'sangat': 1, 'pengaruh': 1, 'penting': 1, 'makin': 1, 'agam': 1, 'spesifikasi': 1, 'beda': 1, 'masalah': 1, 'tentu': 1, 'hemat': 1, 'keluar': 1, 'energy': 1, 'cutting': 1, 'produk': 1, 'upa': 1, 'teliti': 1, 'tuju': 1, 'optimal': 1, 'benda': 1, 'kerja': 1, 'parameter': 1, 'antara': 1, 'spesimen': 1, 'optimasi': 1, 'dekat': 1, 'faktor': 1, 'optimum': 1, 'multirespon': 1, 'saran': 1, 'v': 1, 'd': 1, 'f': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 9, 'and': 8, 'energy': 6, 'is': 5, 'with': 5, 'process': 5, 'consumption': 4, 'machining': 4, 'level': 4, 'mmin': 4, 'mm': 4, 'cutting': 3, 'mmrev': 3, 'in': 2, 'technology': 2, 'this': 2, 'will': 2, 'have': 2, 'impact': 2, 'on': 2, 'cnc': 2, 'at': 2, 'turning': 2, 'results': 2, 'roundness': 2, 'depth': 2, 'cut': 2, 'feed': 2, 'rate': 2, 'brass': 2, 'c': 2, 'taguchi': 2, 'utility': 2, 'concept': 2, 'era': 1, 'all': 1, 'practical': 1, 'demands': 1, 'need': 1, 'for': 1, 'very': 1, 'important': 1, 'effect': 1, 'used': 1, 'more': 1, 'diverse': 1, 'different': 1, 'specifications': 1, 'issue': 1, 'certainly': 1, 'an': 1, 'great': 1, 'minimized': 1, 'a': 1, 'major': 1, 'savings': 1, 'expend': 1, 'product': 1, 'form': 1, 'unanimity': 1, 'study': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'aiming': 1, 'to': 1, 'minimize': 1, 'also': 1, 'optimizes': 1, 'against': 1, 'workpiece': 1, 'parameters': 1, 'including': 1, 'speed': 1, 'm': 1, 'rev': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'using': 1, 'specimens': 1, 'optimization': 1, 'approach': 1, 'method': 1, 'multiresponse': 1, 'optimum': 1, 'faktor': 1, 'recommended': 1, 'v': 1, 'd': 1, 'f': 1, 'or': 1, 'speeds': 1, 'keywords': 1, 'methods': 1})
-------------------------------------------
--- Data #332 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: MUHAMMAD KHOIRONI
Judul: Deteksi Kebocoran Pipa Hisap Pompa Air Berdasarkan Sinyal Suara Dengan Pendekatan Support Vector Machine
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat. M.T.
Pembimbing 2: Anis Arendra. S.T., M.Eng.
Abstrak (Raw): Sistem pendistribusian air menggunakan berbagai komponen yang digunakan, kasus kebocoran air diberbagai daerah di Indonesia tercatat sebanyak 31% dari total 127.000 liter/detik jumlah produksi air nasional. salah satu penyebab dari rusaknya pompa air adalah terjadinya cavitasi, cavitasi terjadi apabila ada gelembung udara yang masuk kedalam mesin pompa, penyebab dari masuknya gelembung udara salah satunya yaitu bocornya pipa. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sistem pendeteksi kebocoran pipa pada pompa air serta tingkat akurasi dari model klasifikasi yang dibangun. Sistem pendeteksi kebocoran pipa pada pompa yaitu merekam sinyal suara yang terdapat pada mesin pompa, kemudian sinyal suara tersebut dilakukan normalisasi sinyal, ekstraksi fitur dan pemilihan fitur, fitur yang terpilih dilakukan pelatihan model klasifikasi serta pengujian menggunakan data latih dan data uji serta melakukan validasi dari model klasifikasi yang dihasilkan dengan data validasi. Hasil akurasi validasi dari model klasifikasi support vector machine terhadap 4 fitur terbaik sebesar 66,25%. Kata kunci : Mesin pompa, cafitasi, pipa, akurasi, klasifikasi, support vector machine.
Abstrak (Clean): sistem pendistribusian air menggunakan berbagai komponen yang digunakan kasus kebocoran air diberbagai daerah di indonesia tercatat sebanyak dari total literdetik jumlah produksi air nasional salah satu penyebab dari rusaknya pompa air adalah terjadinya cavitasi cavitasi terjadi apabila ada gelembung udara yang masuk kedalam mesin pompa penyebab dari masuknya gelembung udara salah satunya yaitu bocornya pipa penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sistem pendeteksi kebocoran pipa pada pompa air serta tingkat akurasi dari model klasifikasi yang dibangun sistem pendeteksi kebocoran pipa pada pompa yaitu merekam sinyal suara yang terdapat pada mesin pompa kemudian sinyal suara tersebut dilakukan normalisasi sinyal ekstraksi fitur dan pemilihan fitur fitur yang terpilih dilakukan pelatihan model klasifikasi serta pengujian menggunakan data latih dan data uji serta melakukan validasi dari model klasifikasi yang dihasilkan dengan data validasi hasil akurasi validasi dari model klasifikasi support vector machine terhadap fitur terbaik sebesar kata kunci mesin pompa cafitasi pipa akurasi klasifikasi support vector machine
Abstrak (Stopwords Removed): sistem pendistribusian air menggunakan berbagai komponen digunakan kasus kebocoran air diberbagai daerah indonesia tercatat sebanyak total literdetik jumlah produksi air nasional salah satu penyebab rusaknya pompa air terjadinya cavitasi cavitasi terjadi apabila ada gelembung udara masuk kedalam mesin pompa penyebab masuknya gelembung udara salah satunya bocornya pipa penelitian dilakukan mengetahui sistem pendeteksi kebocoran pipa pompa air tingkat akurasi model klasifikasi dibangun sistem pendeteksi kebocoran pipa pompa merekam sinyal suara terdapat mesin pompa sinyal suara tersebut dilakukan normalisasi sinyal ekstraksi fitur pemilihan fitur fitur terpilih dilakukan pelatihan model klasifikasi pengujian menggunakan data latih data uji melakukan validasi model klasifikasi dihasilkan data validasi hasil akurasi validasi model klasifikasi support vector machine fitur terbaik sebesar kata kunci mesin pompa cafitasi pipa akurasi klasifikasi support vector machine
Abstrak (Stemmed): sistem distribusi air guna bagai komponen guna kasus bocor air bagai daerah indonesia catat banyak total literdetik jumlah produksi air nasional salah satu sebab rusak pompa air jadi cavitasi cavitasi jadi apabila ada gelembung udara masuk dalam mesin pompa sebab masuk gelembung udara salah satu bocor pipa teliti laku tahu sistem deteksi bocor pipa pompa air tingkat akurasi model klasifikasi bangun sistem deteksi bocor pipa pompa rekam sinyal suara dapat mesin pompa sinyal suara sebut laku normalisasi sinyal ekstraksi fitur pilih fitur fitur pilih laku latih model klasifikasi uji guna data latih data uji laku validasi model klasifikasi hasil data validasi hasil akurasi validasi model klasifikasi support vector machine fitur baik besar kata kunci mesin pompa cafitasi pipa akurasi klasifikasi support vector machine
Abstrak (Corrected): sister distribute air gun bahai component gun ass boor air bahai sarah indonesia carat banyan total literdetik mullah produksi air national salad sat kebab rusk pomp air jade caritas caritas jade arabia ada gelembung dark mask dream resin pomp kebab mask gelembung dark salad sat boor pipe elite lake tau sister detest boor pipe pomp air dingbat auras model klasifikasi bangui sister detest boor pipe pomp ream final sara apart resin pomp final sara debut lake normalisasi final ekstraksi four pilch four four pilch lake latin model klasifikasi uni gun data latin data uni lake validate model klasifikasi hail data validate hail auras validate model klasifikasi support vector machine four back bear data bunch resin pomp caritas pipe auras klasifikasi support vector machine
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pompa': 6, 'air': 5, 'klasifikasi': 5, 'bocor': 4, 'pipa': 4, 'laku': 4, 'model': 4, 'fitur': 4, 'sistem': 3, 'guna': 3, 'mesin': 3, 'akurasi': 3, 'sinyal': 3, 'data': 3, 'validasi': 3, 'bagai': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'sebab': 2, 'jadi': 2, 'cavitasi': 2, 'gelembung': 2, 'udara': 2, 'masuk': 2, 'deteksi': 2, 'suara': 2, 'pilih': 2, 'latih': 2, 'uji': 2, 'hasil': 2, 'support': 2, 'vector': 2, 'machine': 2, 'distribusi': 1, 'komponen': 1, 'kasus': 1, 'daerah': 1, 'indonesia': 1, 'catat': 1, 'banyak': 1, 'total': 1, 'literdetik': 1, 'jumlah': 1, 'produksi': 1, 'nasional': 1, 'rusak': 1, 'apabila': 1, 'ada': 1, 'dalam': 1, 'teliti': 1, 'tahu': 1, 'tingkat': 1, 'bangun': 1, 'rekam': 1, 'dapat': 1, 'sebut': 1, 'normalisasi': 1, 'ekstraksi': 1, 'baik': 1, 'besar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'cafitasi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 16, 'water': 5, 'machine': 5, 'classification': 5, 'and': 5, 'as': 4, 'to': 4, 'system': 3, 'in': 3, 'was': 3, 'is': 3, 'accuracy': 3, 'models': 3, 'signal': 3, 'data': 3, 'using': 2, 'one': 2, 'pump': 2, 'cavitasi': 2, 'air': 2, 'bubbles': 2, 'pumping': 2, 'which': 2, 'pipeline': 2, 'leak': 2, 'detection': 2, 'pumps': 2, 'feature': 2, 'training': 2, 'support': 2, 'vector': 2, 'distribution': 1, 'a': 1, 'variety': 1, 'components': 1, 'used': 1, 'cases': 1, 'leakage': 1, 'various': 1, 'regions': 1, 'indonesia': 1, 'recorded': 1, 'many': 1, 'total': 1, 'liters': 1, 'second': 1, 'production': 1, 'amount': 1, 'nationwide': 1, 'causes': 1, 'damage': 1, 'occur': 1, 'when': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'into': 1, 'cause': 1, 'entry': 1, 'leaking': 1, 'pipe': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'conducted': 1, 'determine': 1, 'on': 1, 'well': 1, 'built': 1, 'at': 1, 'record': 1, 'voice': 1, 'contained': 1, 'then': 1, 'sound': 1, 'normalization': 1, 'extraction': 1, 'selection': 1, 'selected': 1, 'do': 1, 'model': 1, 'testing': 1, 'test': 1, 'perform': 1, 'validation': 1, 'generated': 1, 'by': 1, 'validationthe': 1, 'results': 1, 'validate': 1, 'against': 1, 'four': 1, 'best': 1, 'features': 1, 'keywords': 1, 'cafitasi': 1, 'pipes': 1})
-------------------------------------------
--- Data #333 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: RIZKY ARDIAN KOIRUNIZAR
Judul: PERBAIKAN FASILITAS KERJA MENGGUNAKAN PENDEKATAN ERGONOMI GUNA MENGURANGI MUSCULOSKELETAL DISORDERS (STUDI KASUS PADA BAGIAN SOL UKM SINIKO SURABAYA)
Pembimbing 1: SAMSUL AMAR, S.T., M.Sc.
Pembimbing 2: FITRI AGUSTINA, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): UKM SINIKO merupakan salah satu UKM yang bergerak aktif di bidang produksi sepatu perempuan yang berada di daerah Osowilangun, Surabaya. Selama beberapa tahun UKM ini telah mengalami kemajuan, akan tetapi di dalam proses produksinya masih memiliki masalah terutama pada bagian sol, yakni fasilitas kerja yang masih belum sesuai postur kerja pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki fasilitas kerja pada bagian sol. Di bagian sol pekerjaan dilakukan secara lesehan, sehingga belum tercapai fasilitas kerja yang ENASE (efektif, nyaman, aman, sehat dan efisien). Metode yang digunakan untuk melihat besar nilai resiko pekerja menggunakan SNQ (Standard Nordic Questionnaire) berdasarkan Nordic Body Map dan QEC (Quick Exposure Check). Sedangkan pada tahap perancangan fasilitas kerja digunakan metode antropometri. Dari hasil metode tersebut diketahui keluhan sakit paling tinggi berada di punggung dan leher, sedangkan dari hasil QEC 55,56% menandakan bahwa stasiun kerja bagian sol tidak aman. Sehingga perlu dilakukan perbaikan pada fasilitas kerja, dalam hal ini yakni meja kerja dan kursi kerja. Fasilitas kerja disesuaikan dengan dimensi antropometri pekerja, dengan desain tambahan yang diperlukan. Hasil setelah dilakukan perbaikan yakni penurunan keluhan otot pekerja sebesar 34,8%. Sedangkan hasil QEC menunjukkan nilai 49,38% yang berarti sudah cukup ergonomis untuk digunakan bekerja, namun masih belum sepenuhnya mencapai fasilitas kerja yang ENASE dikarenakan masih terdapat bagian tubuh yang sakit terutama pada tangan kanan.
Abstrak (Clean): ukm siniko merupakan salah satu ukm yang bergerak aktif di bidang produksi sepatu perempuan yang berada di daerah osowilangun surabaya selama beberapa tahun ukm ini telah mengalami kemajuan akan tetapi di dalam proses produksinya masih memiliki masalah terutama pada bagian sol yakni fasilitas kerja yang masih belum sesuai postur kerja pekerja penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki fasilitas kerja pada bagian sol di bagian sol pekerjaan dilakukan secara lesehan sehingga belum tercapai fasilitas kerja yang enase efektif nyaman aman sehat dan efisien metode yang digunakan untuk melihat besar nilai resiko pekerja menggunakan snq standard nordic questionnaire berdasarkan nordic body map dan qec quick exposure check sedangkan pada tahap perancangan fasilitas kerja digunakan metode antropometri dari hasil metode tersebut diketahui keluhan sakit paling tinggi berada di punggung dan leher sedangkan dari hasil qec menandakan bahwa stasiun kerja bagian sol tidak aman sehingga perlu dilakukan perbaikan pada fasilitas kerja dalam hal ini yakni meja kerja dan kursi kerja fasilitas kerja disesuaikan dengan dimensi antropometri pekerja dengan desain tambahan yang diperlukan hasil setelah dilakukan perbaikan yakni penurunan keluhan otot pekerja sebesar sedangkan hasil qec menunjukkan nilai yang berarti sudah cukup ergonomis untuk digunakan bekerja namun masih belum sepenuhnya mencapai fasilitas kerja yang enase dikarenakan masih terdapat bagian tubuh yang sakit terutama pada tangan kanan
Abstrak (Stopwords Removed): ukm siniko salah satu ukm bergerak aktif bidang produksi sepatu perempuan berada daerah osowilangun surabaya selama beberapa tahun ukm mengalami kemajuan proses produksinya masih memiliki masalah terutama bagian sol yakni fasilitas kerja masih belum sesuai postur kerja pekerja penelitian bertujuan memperbaiki fasilitas kerja bagian sol bagian sol pekerjaan dilakukan secara lesehan belum tercapai fasilitas kerja enase efektif nyaman aman sehat efisien metode digunakan melihat besar nilai resiko pekerja menggunakan snq standard nordic questionnaire berdasarkan nordic body map qec quick exposure check sedangkan tahap perancangan fasilitas kerja digunakan metode antropometri hasil metode tersebut diketahui keluhan sakit paling tinggi berada punggung leher sedangkan hasil qec menandakan stasiun kerja bagian sol aman perlu dilakukan perbaikan fasilitas kerja yakni meja kerja kursi kerja fasilitas kerja disesuaikan dimensi antropometri pekerja desain tambahan diperlukan hasil dilakukan perbaikan yakni penurunan keluhan otot pekerja sebesar sedangkan hasil qec menunjukkan nilai berarti sudah cukup ergonomis digunakan bekerja masih belum sepenuhnya mencapai fasilitas kerja enase dikarenakan masih terdapat bagian tubuh sakit terutama tangan kanan
Abstrak (Stemmed): ukm siniko salah satu ukm gerak aktif bidang produksi sepatu perempuan ada daerah osowilangun surabaya lama beberapa tahun ukm alami maju proses produksi masih milik masalah utama bagi sol yakni fasilitas kerja masih belum sesuai postur kerja kerja teliti tuju baik fasilitas kerja bagi sol bagi sol kerja laku cara leseh belum capai fasilitas kerja enase efektif nyaman aman sehat efisien metode guna lihat besar nilai resiko kerja guna snq standard nordic questionnaire dasar nordic body map qec quick exposure check sedang tahap ancang fasilitas kerja guna metode antropometri hasil metode sebut tahu keluh sakit paling tinggi ada punggung leher sedang hasil qec tanda stasiun kerja bagi sol aman perlu laku baik fasilitas kerja yakni meja kerja kursi kerja fasilitas kerja sesuai dimensi antropometri kerja desain tambah perlu hasil laku baik yakni turun keluh otot kerja besar sedang hasil qec tunjuk nilai arti sudah cukup ergonomis guna kerja masih belum sepenuh capai fasilitas kerja enase karena masih dapat bagi tubuh sakit utama tangan kanan
Abstrak (Corrected): um sink salad sat um gera attic biding produksi seat perempuan ada sarah osowilangun surabaya lama beberapa thun um salami maj proves produksi mash milk marsala mama bag sol yank basilicas era mash begum sexual poster era era elite juju back basilicas era bag sol bag sol era lake cara else begum capri basilicas era ease efektif nyeman man seat elision metope gun that bear nilgai resist era gun sn standard nordic questionnaire dakar nordic body map sec quick exposure check sedan that dancing basilicas era gun metope anthropometric hail metope debut tau kelly skit paling ting ada pugging lever sedan hail sec panda station era bag sol man peru lake back basilicas era yank mega era kursk era basilicas era sexual dimension anthropometric era detain tambac peru hail lake back yank turn kelly toot era bear sedan hail sec tuneup nilgai art judah cutup ergonomic gun era mash begum seventh capri basilicas era ease arena mash apart bag tube skit mama tanga kana
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 17, 'fasilitas': 7, 'bagi': 5, 'masih': 4, 'sol': 4, 'guna': 4, 'hasil': 4, 'ukm': 3, 'yakni': 3, 'belum': 3, 'baik': 3, 'laku': 3, 'metode': 3, 'qec': 3, 'sedang': 3, 'produksi': 2, 'ada': 2, 'utama': 2, 'sesuai': 2, 'capai': 2, 'enase': 2, 'aman': 2, 'besar': 2, 'nilai': 2, 'nordic': 2, 'antropometri': 2, 'keluh': 2, 'sakit': 2, 'perlu': 2, 'siniko': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'gerak': 1, 'aktif': 1, 'bidang': 1, 'sepatu': 1, 'perempuan': 1, 'daerah': 1, 'osowilangun': 1, 'surabaya': 1, 'lama': 1, 'beberapa': 1, 'tahun': 1, 'alami': 1, 'maju': 1, 'proses': 1, 'milik': 1, 'masalah': 1, 'postur': 1, 'teliti': 1, 'tuju': 1, 'cara': 1, 'leseh': 1, 'efektif': 1, 'nyaman': 1, 'sehat': 1, 'efisien': 1, 'lihat': 1, 'resiko': 1, 'snq': 1, 'standard': 1, 'questionnaire': 1, 'dasar': 1, 'body': 1, 'map': 1, 'quick': 1, 'exposure': 1, 'check': 1, 'tahap': 1, 'ancang': 1, 'sebut': 1, 'tahu': 1, 'paling': 1, 'tinggi': 1, 'punggung': 1, 'leher': 1, 'tanda': 1, 'stasiun': 1, 'meja': 1, 'kursi': 1, 'dimensi': 1, 'desain': 1, 'tambah': 1, 'turun': 1, 'otot': 1, 'tunjuk': 1, 'arti': 1, 'sudah': 1, 'cukup': 1, 'ergonomis': 1, 'sepenuh': 1, 'karena': 1, 'dapat': 1, 'tubuh': 1, 'tangan': 1, 'kanan': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 27, 'of': 8, 'in': 8, 'to': 7, 'working': 6, 'is': 5, 'has': 4, 'still': 4, 'on': 4, 'sol': 4, 'facility': 4, 'that': 4, 'and': 4, 'results': 4, 'work': 4, 'workstation': 3, 'not': 3, 'facilities': 3, 'qec': 3, 'while': 3, 'smes': 2, 'but': 2, 'especially': 2, 'worker': 2, 'this': 2, 'so': 2, 'enase': 2, 'used': 2, 'value': 2, 'nordic': 2, 'body': 2, 'anthropometric': 2, 'methods': 2, 'pains': 2, 'workers': 2, 'which': 2, 'siniko': 1, 'one': 1, 'active': 1, 'engaged': 1, 'manufacturing': 1, 'womens': 1, 'footwear': 1, 'area': 1, 'osowilangun': 1, 'surabaya': 1, 'for': 1, 'several': 1, 'years': 1, 'sme': 1, 'progressed': 1, 'production': 1, 'process': 1, 'problems': 1, 'appropriate': 1, 'posture': 1, 'study': 1, 'aims': 1, 'improve': 1, 'doing': 1, 'his': 1, 'job': 1, 'floor': 1, 'or': 1, 'ground': 1, 'been': 1, 'achieved': 1, 'effective': 1, 'convenient': 1, 'safe': 1, 'healthy': 1, 'efficient': 1, 'method': 1, 'seeing': 1, 'great': 1, 'risk': 1, 'using': 1, 'snq': 1, 'standard': 1, 'questionnaire': 1, 'based': 1, 'map': 1, 'quick': 1, 'exposure': 1, 'check': 1, 'at': 1, 'designing': 1, 'from': 1, 'known': 1, 'highest': 1, 'back': 1, 'neck': 1, 'indicates': 1, 'unsafe': 1, 'needs': 1, 'be': 1, 'done': 1, 'improvement': 1, 'case': 1, 'desk': 1, 'bench': 1, 'adapted': 1, 'dimensions': 1, 'with': 1, 'additional': 1, 'design': 1, 'required': 1, 'after': 1, 'repair': 1, 'muscle': 1, 'complaints': 1, 'ie': 1, 'reduction': 1, 'show': 1, 'means': 1, 'it': 1, 'quite': 1, 'ergonomic': 1, 'use': 1, 'fully': 1, 'reached': 1, 'because': 1, 'they': 1, 'are': 1, 'part': 1, 'feeling': 1, 'right': 1, 'hand': 1})
-------------------------------------------
--- Data #334 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Akhmad Indirwan
Judul: USULAN PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN IKM DI BANGKALAN MENGGUNAKAN METODE CLUSTERING
Pembimbing 1: Heri Awalul Ilhamsah, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Trisita Novianti, S.TP., M.T.
Abstrak (Raw): Industri kecil menengah perlu memulai pengembangan usaha untuk menguatkan sektor pengembangan melalui pelatihan wirausaha, pembinaan sertifikasi mutu, pendaftaran SNI serta kemudahan dalam menerima pinjaman modal. Pembinaa dan segala macam cara untuk pengembangan sektor indutri harus dilakukan tepat sasaran sesuai dengan tingkat kebutuhan. Industri kecil dan mikro perlu pembinan dan modal, industri menengah perlu pelayanan sertifikasi mutu produk halal dan sebagainya. Industri besar perlu peningkatan penjaminan mutu dan rekonstruksi dan peningkatan mesin. Semua hal itu dapat dilakukan dengan mengelompokkan IKM kedalam tiap kategori. Terdapat beberapa variabel yang digunakan dalam membantu menentukan kategori. Jumlah tenaga kerja, nilai investasi, jenis produk dan wilayah pemasaran. Pengelompokkan menggunakan teknik cluster Fuzzy C Means yang mengelompokkan data secara halus agar didapatkan data yang sesuai dengan kelompoknya. Pengelompokkan menggunakan bantuan matlab untuk memproses. Dari hasil Fuzzy C Means diperoleh 4 kelompok cluster : kelas 1 sebanyak 74 anggota, kelas 2 sebanyak 74 anggota, kelas 3 sebanyak 162 anggota dan kelas 4 sebanyak 129 anggota. Hasil dari cluster dibuatkan usulan pembinaan sesuai dengan kelas dan kebutuhan dari masing-masing IKM.
Abstrak (Clean): industri kecil menengah perlu memulai pengembangan usaha untuk menguatkan sektor pengembangan melalui pelatihan wirausaha pembinaan sertifikasi mutu pendaftaran sni serta kemudahan dalam menerima pinjaman modal pembinaa dan segala macam cara untuk pengembangan sektor indutri harus dilakukan tepat sasaran sesuai dengan tingkat kebutuhan industri kecil dan mikro perlu pembinan dan modal industri menengah perlu pelayanan sertifikasi mutu produk halal dan sebagainya industri besar perlu peningkatan penjaminan mutu dan rekonstruksi dan peningkatan mesin semua hal itu dapat dilakukan dengan mengelompokkan ikm kedalam tiap kategori terdapat beberapa variabel yang digunakan dalam membantu menentukan kategori jumlah tenaga kerja nilai investasi jenis produk dan wilayah pemasaran pengelompokkan menggunakan teknik cluster fuzzy c means yang mengelompokkan data secara halus agar didapatkan data yang sesuai dengan kelompoknya pengelompokkan menggunakan bantuan matlab untuk memproses dari hasil fuzzy c means diperoleh kelompok cluster kelas sebanyak anggota kelas sebanyak anggota kelas sebanyak anggota dan kelas sebanyak anggota hasil dari cluster dibuatkan usulan pembinaan sesuai dengan kelas dan kebutuhan dari masingmasing ikm
Abstrak (Stopwords Removed): industri kecil menengah perlu memulai pengembangan usaha menguatkan sektor pengembangan pelatihan wirausaha pembinaan sertifikasi mutu pendaftaran sni kemudahan menerima pinjaman modal pembinaa segala macam cara pengembangan sektor indutri harus dilakukan tepat sasaran sesuai tingkat kebutuhan industri kecil mikro perlu pembinan modal industri menengah perlu pelayanan sertifikasi mutu produk halal sebagainya industri besar perlu peningkatan penjaminan mutu rekonstruksi peningkatan mesin semua dapat dilakukan mengelompokkan ikm kedalam tiap kategori terdapat beberapa variabel digunakan membantu menentukan kategori jumlah tenaga kerja nilai investasi jenis produk wilayah pemasaran pengelompokkan menggunakan teknik cluster fuzzy c means mengelompokkan data secara halus didapatkan data sesuai kelompoknya pengelompokkan menggunakan bantuan matlab memproses hasil fuzzy c means diperoleh kelompok cluster kelas sebanyak anggota kelas sebanyak anggota kelas sebanyak anggota kelas sebanyak anggota hasil cluster dibuatkan usulan pembinaan sesuai kelas kebutuhan masingmasing ikm
Abstrak (Stemmed): industri kecil tengah perlu mulai kembang usaha kuat sektor kembang latih wirausaha bina sertifikasi mutu daftar sni mudah terima pinjam modal pembinaa segala macam cara kembang sektor indutri harus laku tepat sasar sesuai tingkat butuh industri kecil mikro perlu bin modal industri tengah perlu layan sertifikasi mutu produk halal bagai industri besar perlu tingkat jamin mutu rekonstruksi tingkat mesin semua dapat laku kelompok ikm dalam tiap kategori dapat beberapa variabel guna bantu tentu kategori jumlah tenaga kerja nilai investasi jenis produk wilayah pasar kelompok guna teknik cluster fuzzy c means kelompok data cara halus dapat data sesuai kelompok kelompok guna bantu matlab proses hasil fuzzy c means oleh kelompok cluster kelas banyak anggota kelas banyak anggota kelas banyak anggota kelas banyak anggota hasil cluster buat usul bina sesuai kelas butuh masingmasing ikm
Abstrak (Corrected): industry cecil length peru mule embank sara kurt sector embank latin wirausaha bin sertifikasi mute dafter sin judah terms ninja modal pembinaa legal madam cara embank sector industry harms lake teat samar sexual dingbat butch industry cecil micro peru bin modal industry length peru layman sertifikasi mute proud halal bahai industry bear peru dingbat jamie mute rekonstruksi dingbat resin sea apart lake kelompok i'm dream tip category apart beberapa variable gun bantu tent category mullah teenage era nilgai invests penis proud wilayah paar kelompok gun tennis cluster fuzzy c means kelompok data cara halls apart data sexual kelompok kelompok gun bantu atlas proves hail fuzzy c means olen kelompok cluster keas banyan angora keas banyan angora keas banyan angora keas banyan angora hail cluster but usual bin sexual keas butch masingmasing i'm
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kelompok': 6, 'kelas': 5, 'industri': 4, 'perlu': 4, 'banyak': 4, 'anggota': 4, 'kembang': 3, 'mutu': 3, 'sesuai': 3, 'tingkat': 3, 'dapat': 3, 'guna': 3, 'cluster': 3, 'kecil': 2, 'tengah': 2, 'sektor': 2, 'bina': 2, 'sertifikasi': 2, 'modal': 2, 'cara': 2, 'laku': 2, 'butuh': 2, 'produk': 2, 'ikm': 2, 'kategori': 2, 'bantu': 2, 'fuzzy': 2, 'c': 2, 'means': 2, 'data': 2, 'hasil': 2, 'mulai': 1, 'usaha': 1, 'kuat': 1, 'latih': 1, 'wirausaha': 1, 'daftar': 1, 'sni': 1, 'mudah': 1, 'terima': 1, 'pinjam': 1, 'pembinaa': 1, 'segala': 1, 'macam': 1, 'indutri': 1, 'harus': 1, 'tepat': 1, 'sasar': 1, 'mikro': 1, 'bin': 1, 'layan': 1, 'halal': 1, 'bagai': 1, 'besar': 1, 'jamin': 1, 'rekonstruksi': 1, 'mesin': 1, 'semua': 1, 'dalam': 1, 'tiap': 1, 'beberapa': 1, 'variabel': 1, 'tentu': 1, 'jumlah': 1, 'tenaga': 1, 'kerja': 1, 'nilai': 1, 'investasi': 1, 'jenis': 1, 'wilayah': 1, 'pasar': 1, 'teknik': 1, 'halus': 1, 'matlab': 1, 'proses': 1, 'oleh': 1, 'buat': 1, 'usul': 1, 'masingmasing': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 15, 'and': 11, 'to': 6, 'industries': 4, 'development': 4, 'as': 4, 'members': 4, 'need': 3, 'quality': 3, 'be': 3, 'in': 3, 'cluster': 3, 'grade': 3, 'small': 2, 'medium': 2, 'sector': 2, 'certification': 2, 'all': 2, 'for': 2, 'accordance': 2, 'with': 2, 'needs': 2, 'by': 2, 'each': 2, 'category': 2, 'are': 2, 'that': 2, 'grouping': 2, 'fuzzy': 2, 'c': 2, 'means': 2, 'data': 2, 'results': 2, 'class': 2, 'begin': 1, 'efforts': 1, 'strengthen': 1, 'through': 1, 'entrepreneurial': 1, 'training': 1, 'coaching': 1, 'iso': 1, 'registration': 1, 'well': 1, 'ease': 1, 'receiving': 1, 'a': 1, 'loan': 1, 'pembinaa': 1, 'sorts': 1, 'ways': 1, 'should': 1, 'targeted': 1, 'requirements': 1, 'micro': 1, 'bin': 1, 'capital': 1, 'services': 1, 'halal': 1, 'products': 1, 'so': 1, 'on': 1, 'large': 1, 'industry': 1, 'increase': 1, 'assurance': 1, 'reconstruction': 1, 'improvement': 1, 'machine': 1, 'it': 1, 'can': 1, 'done': 1, 'classifying': 1, 'smes': 1, 'into': 1, 'there': 1, 'several': 1, 'variables': 1, 'used': 1, 'help': 1, 'determine': 1, 'number': 1, 'labor': 1, 'value': 1, 'investment': 1, 'type': 1, 'product': 1, 'marketing': 1, 'area': 1, 'uses': 1, 'technique': 1, 'classifies': 1, 'smooth': 1, 'order': 1, 'obtain': 1, 'appropriate': 1, 'group': 1, 'use': 1, 'matlab': 1, 'processing': 1, 'aid': 1, 'from': 1, 'obtained': 1, 'groups': 1, 'first': 1, 'many': 1, 'proposals': 1, 'made': 1, 'sme': 1})
-------------------------------------------
--- Data #335 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Wahyu Erfani
Judul: PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN PROTOTYPE PENGERING KERUPUK TENAGA SURYA DENGAN METODE NIGEL CROSS
Pembimbing 1: Mu'alim.,S.T., M.T
Pembimbing 2: Anis Arendra., M.Eng
Abstrak (Raw): Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh produsen kerupuk di Desa Labuhan Kec. Sreseh Kab. Sampang adalah proses pengeringan kerupuk yang cukup lama ditambah lagi jika memasuki musim penghujan mengakibatkan produktifitas berkurang. Pengeringan yang dilakukan secara alami dan dilakukan dipinggir-pinggir jalan mengakibatkan tingkat kebersihannya tidak terjaga. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, perlu adanya suatu alat pengering yang dapat meningkatkan produktifitas meski dalam kondisi cuaca yang kurang stabil. Serta dapat meningkatkan kualitas kerupuk yang bersih karena terhindar dari debu dan asap kendaraan bermotor. Dari hasil penelitian yang dilakukan yang meliputi perancangan prototype pengering kerupuk dengan Metode Nigel Cross, dihasilkan prototype yang mempunyai spesifikasi diantaranya penggunaan kaso meranti sebagai rangka, plastik mulsa hitam sebagai kolektor panas, roda troli agar mudah dipindahkan dan triplek ukuran 8 mm sebagi nampan. Dari pengujian prototype dihasilkan prosentase pengurangan kadar air yang dilakukan dengan menggunakan prototype pengering sebesar 25 % sedangkan pengeringan yang dilakukan secara alami prosentase pengurangan kadar air sebesar 23 %.
Kata Kunci : Prototype, Nigel Cross, Kolektor Panas
Abstrak (Clean): salah satu permasalahan yang dihadapi oleh produsen kerupuk di desa labuhan kec sreseh kab sampang adalah proses pengeringan kerupuk yang cukup lama ditambah lagi jika memasuki musim penghujan mengakibatkan produktifitas berkurang pengeringan yang dilakukan secara alami dan dilakukan dipinggirpinggir jalan mengakibatkan tingkat kebersihannya tidak terjaga untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu adanya suatu alat pengering yang dapat meningkatkan produktifitas meski dalam kondisi cuaca yang kurang stabil serta dapat meningkatkan kualitas kerupuk yang bersih karena terhindar dari debu dan asap kendaraan bermotor dari hasil penelitian yang dilakukan yang meliputi perancangan prototype pengering kerupuk dengan metode nigel cross dihasilkan prototype yang mempunyai spesifikasi diantaranya penggunaan kaso meranti sebagai rangka plastik mulsa hitam sebagai kolektor panas roda troli agar mudah dipindahkan dan triplek ukuran mm sebagi nampan dari pengujian prototype dihasilkan prosentase pengurangan kadar air yang dilakukan dengan menggunakan prototype pengering sebesar sedangkan pengeringan yang dilakukan secara alami prosentase pengurangan kadar air sebesar kata kunci prototype nigel cross kolektor panas
Abstrak (Stopwords Removed): salah satu permasalahan dihadapi produsen kerupuk desa labuhan kec sreseh kab sampang proses pengeringan kerupuk cukup lama ditambah lagi jika memasuki musim penghujan mengakibatkan produktifitas berkurang pengeringan dilakukan secara alami dilakukan dipinggirpinggir jalan mengakibatkan tingkat kebersihannya terjaga mengatasi permasalahan tersebut perlu adanya alat pengering dapat meningkatkan produktifitas meski kondisi cuaca kurang stabil dapat meningkatkan kualitas kerupuk bersih terhindar debu asap kendaraan bermotor hasil penelitian dilakukan meliputi perancangan prototype pengering kerupuk metode nigel cross dihasilkan prototype mempunyai spesifikasi diantaranya penggunaan kaso meranti rangka plastik mulsa hitam kolektor panas roda troli mudah dipindahkan triplek ukuran mm sebagi nampan pengujian prototype dihasilkan prosentase pengurangan kadar air dilakukan menggunakan prototype pengering sebesar sedangkan pengeringan dilakukan secara alami prosentase pengurangan kadar air sebesar kata kunci prototype nigel cross kolektor panas
Abstrak (Stemmed): salah satu masalah hadap produsen kerupuk desa labuh kec sreseh kab sampang proses ering kerupuk cukup lama tambah lagi jika pasuk musim hujan akibat produktifitas kurang ering laku cara alami laku dipinggirpinggir jalan akibat tingkat bersih jaga atas masalah sebut perlu ada alat ering dapat tingkat produktifitas meski kondisi cuaca kurang stabil dapat tingkat kualitas kerupuk bersih hindar debu asap kendara motor hasil teliti laku liput ancang prototype ering kerupuk metode nigel cross hasil prototype punya spesifikasi antara guna kaso meranti rangka plastik mulsa hitam kolektor panas roda troli mudah pindah triplek ukur mm bagi nampan uji prototype hasil prosentase kurang kadar air laku guna prototype ering besar sedang ering laku cara alami prosentase kurang kadar air besar kata kunci prototype nigel cross kolektor panas
Abstrak (Corrected): salad sat marsala hadar produce kerupuk desk laugh key fresh kab sampan proves bring kerupuk cutup lama tambac lag pika ask music human akbar produktifitas during bring lake cara salami lake dipinggirpinggir alan akbar dingbat perish saga alas marsala debut peru ada flat bring apart dingbat produktifitas mess kondisi cauca during stabile apart dingbat kualitas kerupuk perish hinder debt asap kendra motor hail elite lake lieut dancing prototype bring kerupuk metope nigel cross hail prototype puny spesifikasi angara gun faso meant bangka plastic tulsa hiram kolektor pants road troll judah pindar triple ukr my bag sampan uni prototype hail prosentase during kadar air lake gun prototype bring bear sedan bring lake cara salami prosentase during kadar air bear data bunch prototype nigel cross kolektor pants
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ering': 6, 'laku': 5, 'prototype': 5, 'kerupuk': 4, 'kurang': 4, 'tingkat': 3, 'hasil': 3, 'masalah': 2, 'akibat': 2, 'produktifitas': 2, 'cara': 2, 'alami': 2, 'bersih': 2, 'dapat': 2, 'nigel': 2, 'cross': 2, 'guna': 2, 'kolektor': 2, 'panas': 2, 'prosentase': 2, 'kadar': 2, 'air': 2, 'besar': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'hadap': 1, 'produsen': 1, 'desa': 1, 'labuh': 1, 'kec': 1, 'sreseh': 1, 'kab': 1, 'sampang': 1, 'proses': 1, 'cukup': 1, 'lama': 1, 'tambah': 1, 'lagi': 1, 'jika': 1, 'pasuk': 1, 'musim': 1, 'hujan': 1, 'dipinggirpinggir': 1, 'jalan': 1, 'jaga': 1, 'atas': 1, 'sebut': 1, 'perlu': 1, 'ada': 1, 'alat': 1, 'meski': 1, 'kondisi': 1, 'cuaca': 1, 'stabil': 1, 'kualitas': 1, 'hindar': 1, 'debu': 1, 'asap': 1, 'kendara': 1, 'motor': 1, 'teliti': 1, 'liput': 1, 'ancang': 1, 'metode': 1, 'punya': 1, 'spesifikasi': 1, 'antara': 1, 'kaso': 1, 'meranti': 1, 'rangka': 1, 'plastik': 1, 'mulsa': 1, 'hitam': 1, 'roda': 1, 'troli': 1, 'mudah': 1, 'pindah': 1, 'triplek': 1, 'ukur': 1, 'mm': 1, 'bagi': 1, 'nampan': 1, 'uji': 1, 'sedang': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 11, 'the': 11, 'a': 6, 'in': 5, 'is': 5, 'prototype': 5, 'crackers': 4, 'and': 4, 'drying': 3, 'done': 3, 'to': 3, 'dryer': 3, 'as': 3, 'problems': 2, 'by': 2, 'resulted': 2, 'productivity': 2, 'naturally': 2, 'that': 2, 'from': 2, 'nigel': 2, 'cross': 2, 'thermal': 2, 'collector': 2, 'percentage': 2, 'reduction': 2, 'water': 2, 'content': 2, 'abstract': 1, 'one': 1, 'faced': 1, 'producers': 1, 'village': 1, 'labuh': 1, 'district': 1, 'sreseh': 1, 'regency': 1, 'sampang': 1, 'process': 1, 'long': 1, 'enough': 1, 'plus': 1, 'more': 1, 'if': 1, 'rainy': 1, 'season': 1, 'reduced': 1, 'do': 1, 'edgeroadside': 1, 'level': 1, 'cleanliness': 1, 'not': 1, 'maintained': 1, 'overcome': 1, 'these': 1, 'need': 1, 'for': 1, 'can': 1, 'increase': 1, 'even': 1, 'unstable': 1, 'weather': 1, 'conditions': 1, 'improve': 1, 'quality': 1, 'are': 1, 'clean': 1, 'because': 1, 'dust': 1, 'smoke': 1, 'motor': 1, 'vehicles': 1, 'results': 1, 'research': 1, 'conducted': 1, 'includes': 1, 'design': 1, 'with': 1, 'method': 1, 'produced': 1, 'which': 1, 'has': 1, 'specification': 1, 'including': 1, 'meranti': 1, 'rafters': 1, 'use': 1, 'frame': 1, 'black': 1, 'plastic': 1, 'mulch': 1, 'trolley': 1, 'wheels': 1, 'be': 1, 'easily': 1, 'removed': 1, 'plywood': 1, 'size': 1, 'mm': 1, 'tray': 1, 'resulting': 1, 'testing': 1, 'using': 1, 'while': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #336 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: HUMAIROH NURHASANAH
Judul: PENENTUAN PRIORITAS DAN KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA PANTAI DI KABUPATEN BANGKALAN DENGAN METODE ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DAN ANALISIS SWOT
Pembimbing 1: SAMSUL AMAR, ST.,MT.
Pembimbing 2: FITRI AGUSTINA, ST.,MT.
Abstrak (Raw): Pantai menjadi salah satu destinasi wisata yang paling diminati oleh banyak orang dan Indonesia sebagai negara yang memiliki banyak pulau serta dianugerahi banyak pantai cantik salah satunya pulau Madura. Untuk mengetahui prioritas pantai yang paling berpotensi untuk dikembangkan, maka dilakukan penelitian menggunakan metode AHP dengan 4 kriteria (sapta pesona, obyek dan daya tarik wisata, ciri khusus atau langka dan keragaman biota), 17 subkriteria dan 4 alternatif.
Hasil penelitian menunjukkan bobot eigen vector 0,200 untuk alternatif pantai Rongkang, 0,285 untuk alternatif pantai Sembilangan, 0,157 untuk alternatif pantai Maneron dan 0,358 untuk alternatif pantai Siring kemuning. Sehingga pantai Siring kemuning menjadi pantai terpilih karena memiliki bobot terbesar diantara alternatif lainnya.
Posisi pantai Siring kemuning pada analisis SWOT berada pada kuadran 1 dan pada matriks IE berada pada kotak ke 5 atau area kedua sehingga diperoleh lima strategi kebijakan pengembangan. Hasil QSPM menunjukkan prioritas pertama adalah strategi ke-1 (dengan bobot 3,66), prioritas kedua adalah strategi ke-4 (3,30), prioritas ketiga adalah strategi ke-5 (2,37), prioritas keempat adalah strategi ke-2 (1,80), dan terakhir prioritas kelima adalah strategi ke-3 (1,20).
Kata kunci: AHP (Analitycal Hierarchy Proccess), Analisis SWOT, Matriks IE, Metode QSPM, Pantai Siring Kemuning.
Abstrak (Clean): pantai menjadi salah satu destinasi wisata yang paling diminati oleh banyak orang dan indonesia sebagai negara yang memiliki banyak pulau serta dianugerahi banyak pantai cantik salah satunya pulau madura untuk mengetahui prioritas pantai yang paling berpotensi untuk dikembangkan maka dilakukan penelitian menggunakan metode ahp dengan kriteria sapta pesona obyek dan daya tarik wisata ciri khusus atau langka dan keragaman biota subkriteria dan alternatif hasil penelitian menunjukkan bobot eigen vector untuk alternatif pantai rongkang untuk alternatif pantai sembilangan untuk alternatif pantai maneron dan untuk alternatif pantai siring kemuning sehingga pantai siring kemuning menjadi pantai terpilih karena memiliki bobot terbesar diantara alternatif lainnya posisi pantai siring kemuning pada analisis swot berada pada kuadran dan pada matriks ie berada pada kotak ke atau area kedua sehingga diperoleh lima strategi kebijakan pengembangan hasil qspm menunjukkan prioritas pertama adalah strategi ke dengan bobot prioritas kedua adalah strategi ke prioritas ketiga adalah strategi ke prioritas keempat adalah strategi ke dan terakhir prioritas kelima adalah strategi ke kata kunci ahp analitycal hierarchy proccess analisis swot matriks ie metode qspm pantai siring kemuning
Abstrak (Stopwords Removed): pantai menjadi salah satu destinasi wisata paling diminati banyak orang indonesia negara memiliki banyak pulau dianugerahi banyak pantai cantik salah satunya pulau madura mengetahui prioritas pantai paling berpotensi dikembangkan dilakukan penelitian menggunakan metode ahp kriteria sapta pesona obyek daya tarik wisata ciri khusus langka keragaman biota subkriteria alternatif hasil penelitian menunjukkan bobot eigen vector alternatif pantai rongkang alternatif pantai sembilangan alternatif pantai maneron alternatif pantai siring kemuning pantai siring kemuning menjadi pantai terpilih memiliki bobot terbesar diantara alternatif lainnya posisi pantai siring kemuning analisis swot berada kuadran matriks ie berada kotak area kedua diperoleh lima strategi kebijakan pengembangan hasil qspm menunjukkan prioritas pertama strategi bobot prioritas kedua strategi prioritas ketiga strategi prioritas keempat strategi terakhir prioritas kelima strategi kata kunci ahp analitycal hierarchy proccess analisis swot matriks ie metode qspm pantai siring kemuning
Abstrak (Stemmed): pantai jadi salah satu destinasi wisata paling mati banyak orang indonesia negara milik banyak pulau anugerah banyak pantai cantik salah satu pulau madura tahu prioritas pantai paling potensi kembang laku teliti guna metode ahp kriteria sapta pesona obyek daya tarik wisata ciri khusus langka ragam biota subkriteria alternatif hasil teliti tunjuk bobot eigen vector alternatif pantai rongkang alternatif pantai sembilang alternatif pantai maneron alternatif pantai siring kemuning pantai siring kemuning jadi pantai pilih milik bobot besar antara alternatif lain posisi pantai siring kemuning analisis swot ada kuadran matriks ie ada kotak area dua oleh lima strategi bijak kembang hasil qspm tunjuk prioritas pertama strategi bobot prioritas dua strategi prioritas tiga strategi prioritas empat strategi akhir prioritas lima strategi kata kunci ahp analitycal hierarchy proccess analisis swot matriks ie metode qspm pantai siring kemuning
Abstrak (Corrected): pants jade salad sat destines vista paling math banyan orang indonesia megara milk banyan palau anugerah banyan pants cant salad sat palau madura tau priority pants paling potent embank lake elite gun metope ah criteria santa persona obey day tajik vista cirri rhesus bangka raga biota subkriteria alternative hail elite tuneup robot even vector alternative pants rongkang alternative pants sembilang alternative pants mansion alternative pants siring retuning pants siring retuning jade pants pilch milk robot bear angara alternative lain polish pants siring retuning analysis swot ada quadrant marks i ada kodak area due olen lima strategy biak embank hail spy tuneup priority pertain strategy robot priority due strategy priority toga strategy priority expat strategy air priority lima strategy data bunch ah analytical hierarchy process analysis swot marks i metope spy pants siring retuning
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pantai': 11, 'prioritas': 6, 'alternatif': 6, 'strategi': 6, 'siring': 4, 'kemuning': 4, 'banyak': 3, 'bobot': 3, 'jadi': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'wisata': 2, 'paling': 2, 'milik': 2, 'pulau': 2, 'kembang': 2, 'teliti': 2, 'metode': 2, 'ahp': 2, 'hasil': 2, 'tunjuk': 2, 'analisis': 2, 'swot': 2, 'ada': 2, 'matriks': 2, 'ie': 2, 'dua': 2, 'lima': 2, 'qspm': 2, 'destinasi': 1, 'mati': 1, 'orang': 1, 'indonesia': 1, 'negara': 1, 'anugerah': 1, 'cantik': 1, 'madura': 1, 'tahu': 1, 'potensi': 1, 'laku': 1, 'guna': 1, 'kriteria': 1, 'sapta': 1, 'pesona': 1, 'obyek': 1, 'daya': 1, 'tarik': 1, 'ciri': 1, 'khusus': 1, 'langka': 1, 'ragam': 1, 'biota': 1, 'subkriteria': 1, 'eigen': 1, 'vector': 1, 'rongkang': 1, 'sembilang': 1, 'maneron': 1, 'pilih': 1, 'besar': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'posisi': 1, 'kuadran': 1, 'kotak': 1, 'area': 1, 'oleh': 1, 'bijak': 1, 'pertama': 1, 'tiga': 1, 'empat': 1, 'akhir': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'analitycal': 1, 'hierarchy': 1, 'proccess': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'of': 8, 'and': 8, 'to': 8, 'beach': 6, 'priority': 6, 'is': 6, 'strategy': 5, 'alternative': 4, 'siring': 4, 'kemuning': 4, 'many': 3, 'a': 3, 'weight': 3, 'for': 3, 'coast': 3, 'one': 2, 'most': 2, 'that': 2, 'has': 2, 'with': 2, 'be': 2, 'ahp': 2, 'or': 2, 'alternatives': 2, 'results': 2, 'showed': 2, 'on': 2, 'swot': 2, 'analysis': 2, 'in': 2, 'matrix': 2, 'ie': 2, 'second': 2, 'qspm': 2, 'th': 2, 'became': 1, 'tourist': 1, 'destinations': 1, 'sought': 1, 'after': 1, 'by': 1, 'people': 1, 'indonesia': 1, 'as': 1, 'country': 1, 'islands': 1, 'awarded': 1, 'beautiful': 1, 'beaches': 1, 'which': 1, 'island': 1, 'madura': 1, 'determine': 1, 'potential': 1, 'developed': 1, 'then': 1, 'do': 1, 'research': 1, 'using': 1, 'criteria': 1, 'stepping': 1, 'objects': 1, 'attractions': 1, 'special': 1, 'features': 1, 'rare': 1, 'biodiversity': 1, 'subcriteria': 1, 'four': 1, 'eigen': 1, 'vector': 1, 'rongkang': 1, 'sembilang': 1, 'maneron': 1, 'chosen': 1, 'because': 1, 'it': 1, 'greatest': 1, 'among': 1, 'other': 1, 'position': 1, 'quadrant': 1, 'are': 1, 'box': 1, 'area': 1, 'obtain': 1, 'five': 1, 'strategic': 1, 'development': 1, 'policy': 1, 'first': 1, 'third': 1, 'fourth': 1, 'last': 1, 'fifth': 1, 'keywords': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'proccess': 1, 'method': 1})
-------------------------------------------
--- Data #337 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Eva Wulandari
Judul: PERENCANAAN KEBUTUHAN MATERIAL PADA PEMBUATAN SENAPAN ANGIN SHARP INNOVA DAN SHARP ACE (Studi Kasus: UD.Oscar Gun Pare – Kediri Jawa Timur)
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko, S.T.,M.T
Pembimbing 2: Imron Kuswandi,S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Abstrak
UD. Oscar Gun merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi Senapan Angin yang terdiri dari 2 jenis senapan angin yaitu sharp innova dan sharp ace. Untuk proses perencanaan bahan baku selama ini perusahaan menerapkan sistem yang belum optimal yang berakibat pada pemenuhan permintaan pelanggan yang tidak tepat waktu.
Penelitian ini membahas tentang penyelesaian masalah persediaan bahan baku. Bahan baku yang nilainya paling tinggi adalah kuningan, fiber, besi dan kayu. Data permintaan selama 2 tahun berturut-turut menunjukkan pola data adalah pola musiman dan Trend, sehingga untuk menentukan peramalannya menggunakan Regresi/Trend dengan indeks musiman. Setelah melakukan peramalan, langkah berikutnya adalah membagi kebutuhan dan ketersediaan waktu kerja agar didapatkan waktu kerja yang optimal menggunakan metode transportasi. Setelah itu, pembagian kedalam kebutuhan kasar, setelah diketahui jadwal produksi selanjutnya adalah melakukan perencanaan kebutuhan material menggunakan metode MRP. Dari hasil perhitungan kebutuhan material yang akan digunakan dalam proses produksi senapan angin Sharp Innova dan Sharp Ace, maka diketahui bahwa kebutuhan kuningan untuk periode 2016 adalah sebesar 894 lonjor, kebutuhan fiber 136 lonjor, kayu 20 biji dan kebutuhan besi 202 lonjor.
Kata Kunci : Persediaan, Peramalan, BOM, MPS, RCCP, MRP, CRP
Abstrak (Clean): abstrak ud oscar gun merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi senapan angin yang terdiri dari jenis senapan angin yaitu sharp innova dan sharp ace untuk proses perencanaan bahan baku selama ini perusahaan menerapkan sistem yang belum optimal yang berakibat pada pemenuhan permintaan pelanggan yang tidak tepat waktu penelitian ini membahas tentang penyelesaian masalah persediaan bahan baku bahan baku yang nilainya paling tinggi adalah kuningan fiber besi dan kayu data permintaan selama tahun berturutturut menunjukkan pola data adalah pola musiman dan trend sehingga untuk menentukan peramalannya menggunakan regresitrend dengan indeks musiman setelah melakukan peramalan langkah berikutnya adalah membagi kebutuhan dan ketersediaan waktu kerja agar didapatkan waktu kerja yang optimal menggunakan metode transportasi setelah itu pembagian kedalam kebutuhan kasar setelah diketahui jadwal produksi selanjutnya adalah melakukan perencanaan kebutuhan material menggunakan metode mrp dari hasil perhitungan kebutuhan material yang akan digunakan dalam proses produksi senapan angin sharp innova dan sharp ace maka diketahui bahwa kebutuhan kuningan untuk periode adalah sebesar lonjor kebutuhan fiber lonjor kayu biji dan kebutuhan besi lonjor kata kunci persediaan peramalan bom mps rccp mrp crp
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak ud oscar gun perusahaan manufaktur memproduksi senapan angin terdiri jenis senapan angin sharp innova sharp ace proses perencanaan bahan baku selama perusahaan menerapkan sistem belum optimal berakibat pemenuhan permintaan pelanggan tepat waktu penelitian membahas tentang penyelesaian masalah persediaan bahan baku bahan baku nilainya paling tinggi kuningan fiber besi kayu data permintaan selama tahun berturutturut menunjukkan pola data pola musiman trend menentukan peramalannya menggunakan regresitrend indeks musiman melakukan peramalan langkah berikutnya membagi kebutuhan ketersediaan waktu kerja didapatkan waktu kerja optimal menggunakan metode transportasi pembagian kedalam kebutuhan kasar diketahui jadwal produksi selanjutnya melakukan perencanaan kebutuhan material menggunakan metode mrp hasil perhitungan kebutuhan material digunakan proses produksi senapan angin sharp innova sharp ace diketahui kebutuhan kuningan periode sebesar lonjor kebutuhan fiber lonjor kayu biji kebutuhan besi lonjor kata kunci persediaan peramalan bom mps rccp mrp crp
Abstrak (Stemmed): abstrak ud oscar gun usaha manufaktur produksi senapan angin diri jenis senapan angin sharp innova sharp ace proses rencana bahan baku lama usaha terap sistem belum optimal akibat penuh minta langgan tepat waktu teliti bahas tentang selesai masalah sedia bahan baku bahan baku nilai paling tinggi kuningan fiber besi kayu data minta lama tahun berturutturut tunjuk pola data pola musim trend tentu amal guna regresitrend indeks musim laku amal langkah ikut bagi butuh sedia waktu kerja dapat waktu kerja optimal guna metode transportasi bagi dalam butuh kasar tahu jadwal produksi lanjut laku rencana butuh material guna metode mrp hasil hitung butuh material guna proses produksi senapan angin sharp innova sharp ace tahu butuh kuningan periode besar lonjor butuh fiber lonjor kayu biji butuh besi lonjor kata kunci sedia amal bom mps rccp mrp crp
Abstrak (Corrected): abstract up oscar gun sara manufacture produksi seaman angie dirt penis seaman angie sharp nova sharp ace proves recant bahai baku lama sara trap sister begum optimal akbar punch mint hangman teat want elite baas tenting seesaw marsala media bahai baku bahai baku nilgai paling ting kuningan fiber best kay data mint lama thun berturutturut tuneup pola data pola music trend tent anal gun regresitrend ideas music lake anal bangka it bag butch media want era apart want era optimal gun metope transports bag dream butch kadar tau radial produksi layout lake recant butch material gun metope map hail hiding butch material gun proves produksi seaman angie sharp nova sharp ace tau butch kuningan period bear longer butch fiber longer kay bini butch best longer data bunch media anal boy maps rock map cop
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'butuh': 7, 'sharp': 4, 'guna': 4, 'produksi': 3, 'senapan': 3, 'angin': 3, 'bahan': 3, 'baku': 3, 'waktu': 3, 'sedia': 3, 'amal': 3, 'lonjor': 3, 'usaha': 2, 'innova': 2, 'ace': 2, 'proses': 2, 'rencana': 2, 'lama': 2, 'optimal': 2, 'minta': 2, 'kuningan': 2, 'fiber': 2, 'besi': 2, 'kayu': 2, 'data': 2, 'pola': 2, 'musim': 2, 'laku': 2, 'bagi': 2, 'kerja': 2, 'metode': 2, 'tahu': 2, 'material': 2, 'mrp': 2, 'abstrak': 1, 'ud': 1, 'oscar': 1, 'gun': 1, 'manufaktur': 1, 'diri': 1, 'jenis': 1, 'terap': 1, 'sistem': 1, 'belum': 1, 'akibat': 1, 'penuh': 1, 'langgan': 1, 'tepat': 1, 'teliti': 1, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'selesai': 1, 'masalah': 1, 'nilai': 1, 'paling': 1, 'tinggi': 1, 'tahun': 1, 'berturutturut': 1, 'tunjuk': 1, 'trend': 1, 'tentu': 1, 'regresitrend': 1, 'indeks': 1, 'langkah': 1, 'ikut': 1, 'dapat': 1, 'transportasi': 1, 'dalam': 1, 'kasar': 1, 'jadwal': 1, 'lanjut': 1, 'hasil': 1, 'hitung': 1, 'periode': 1, 'besar': 1, 'biji': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'bom': 1, 'mps': 1, 'rccp': 1, 'crp': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'is': 9, 'requirement': 8, 'materials': 7, 'and': 6, 'planning': 5, 'with': 5, 'the': 5, 'sharp': 4, 'for': 4, 'in': 4, 'gun': 3, 'which': 3, 'time': 3, 'to': 3, 'of': 3, 'raw': 3, 'material': 3, 'forecasting': 3, 'rought': 3, 'cut': 3, 'capacity': 3, 'stick': 3, 'air': 2, 'soft': 2, 'innova': 2, 'ace': 2, 'process': 2, 'optimal': 2, 'demand': 2, 'from': 2, 'inventory': 2, 'woods': 2, 'data': 2, 'a': 2, 'pattern': 2, 'trend': 2, 'method': 2, 'work': 2, 'center': 2, 'rccp': 2, 'master': 2, 'schedule': 2, 'production': 2, 'mrp': 2, 'abstract': 1, 'ud': 1, 'oscar': 1, 'manufacture': 1, 'produces': 1, 'types': 1, 'long': 1, 'ago': 1, 'apply': 1, 'low': 1, 'system': 1, 'caused': 1, 'fulfillment': 1, 'customer': 1, 'late': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'discusses': 1, 'settlement': 1, 'problem': 1, 'are': 1, 'highest': 1, 'value': 1, 'brassfiber': 1, 'fero': 1, 'two': 1, 'years': 1, 'row': 1, 'shows': 1, 'seasonal': 1, 'so': 1, 'regresi': 1, 'seasonality': 1, 'index': 1, 'after': 1, 'that': 1, 'next': 1, 'step': 1, 'arrange': 1, 'availability': 1, 'determine': 1, 'transportation': 1, 'end': 1, 'than': 1, 'break': 1, 'down': 1, 'find': 1, 'do': 1, 'plan': 1, 'or': 1, 'calculation': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'used': 1, 'know': 1, 'bass': 1, 'fiber': 1, 'seed': 1, 'ferro': 1, 'period': 1, 'keywords': 1, 'bill': 1, 'bom': 1, 'mps': 1, 'crp': 1})
-------------------------------------------
--- Data #338 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: MOCH ICHYAUL MAULUDIN
Judul: Usulan Penerapan 5S Dan Safety Untuk Perbaikan Proses Produksi Pada Pembuatan Mesin Perontok Padi
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko, S.T,. M.T.
Pembimbing 2: Imron Kuswandi, S.T,. M.T.
Abstrak (Raw): Budaya kerja 5S dan Safety (Sort, Set in Order, Shine, Standardize, Sustain, dan Safety) merupakan suatu budaya untuk memperbaiki kualitas kondisi dan lingkungan kerja. UD SUMBER SEJATI merupakan perusahan yang bergerak di bidang pembuatan mesin pertanian dan kehutanan yang salah satunya yaitu mesin perontok padi. Pada lingkungan kerja produksi perontok padi terjadi permasalahan kondisi seperti mesin milling macet, operator mencari peralatan palu, gunting plat dan peralatan lain, operator berjalan memutar menghindari tumpukan sampah, dan operator sering mengalami luka sobek. Pemilihan 5S dan Safety dikarenakan budaya 5S dirancang dengan memperhatikan setiap elemen yang ada pada lingkungan kerja yaitu manusia, mesin, material, peralatan, dan kondisi aktual lantai kerja. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rancangan perbaikan budaya kerja menggunakan kaidah 5S dan Safety pada lingkungan kerja produksi mesin perontok padi di UD SUMBER SEJATI. Hasil dari rancangan 5S dan Safety disajikan dalam bentuk gambar kondisi setelah dilakukan aktivitas 5S.
Abstrak (Clean): budaya kerja s dan safety sort set in order shine standardize sustain dan safety merupakan suatu budaya untuk memperbaiki kualitas kondisi dan lingkungan kerja ud sumber sejati merupakan perusahan yang bergerak di bidang pembuatan mesin pertanian dan kehutanan yang salah satunya yaitu mesin perontok padi pada lingkungan kerja produksi perontok padi terjadi permasalahan kondisi seperti mesin milling macet operator mencari peralatan palu gunting plat dan peralatan lain operator berjalan memutar menghindari tumpukan sampah dan operator sering mengalami luka sobek pemilihan s dan safety dikarenakan budaya s dirancang dengan memperhatikan setiap elemen yang ada pada lingkungan kerja yaitu manusia mesin material peralatan dan kondisi aktual lantai kerja penelitian ini bertujuan untuk memberikan rancangan perbaikan budaya kerja menggunakan kaidah s dan safety pada lingkungan kerja produksi mesin perontok padi di ud sumber sejati hasil dari rancangan s dan safety disajikan dalam bentuk gambar kondisi setelah dilakukan aktivitas s
Abstrak (Stopwords Removed): budaya kerja s safety sort set in order shine standardize sustain safety budaya memperbaiki kualitas kondisi lingkungan kerja ud sumber sejati perusahan bergerak bidang pembuatan mesin pertanian kehutanan salah satunya mesin perontok padi lingkungan kerja produksi perontok padi terjadi permasalahan kondisi mesin milling macet operator mencari peralatan palu gunting plat peralatan lain operator berjalan memutar menghindari tumpukan sampah operator sering mengalami luka sobek pemilihan s safety dikarenakan budaya s dirancang memperhatikan setiap elemen ada lingkungan kerja manusia mesin material peralatan kondisi aktual lantai kerja penelitian bertujuan memberikan rancangan perbaikan budaya kerja menggunakan kaidah s safety lingkungan kerja produksi mesin perontok padi ud sumber sejati hasil rancangan s safety disajikan bentuk gambar kondisi dilakukan aktivitas s
Abstrak (Stemmed): budaya kerja s safety sort set in order shine standardize sustain safety budaya baik kualitas kondisi lingkung kerja ud sumber sejati usah gerak bidang buat mesin tani hutan salah satu mesin rontok padi lingkung kerja produksi rontok padi jadi masalah kondisi mesin milling macet operator cari alat palu gunting plat alat lain operator jalan putar hindar tumpu sampah operator sering alami luka sobek pilih s safety karena budaya s rancang perhati tiap elemen ada lingkung kerja manusia mesin material alat kondisi aktual lantai kerja teliti tuju beri rancang baik budaya kerja guna kaidah s safety lingkung kerja produksi mesin rontok padi ud sumber sejati hasil rancang s safety saji bentuk gambar kondisi laku aktivitas s
Abstrak (Corrected): buddy era s safety sort set in order shine standardize sustain safety buddy back kualitas kondisi linking era up number seat utah gera biding but resin tank human salad sat resin onto paid linking era produksi onto paid jade marsala kondisi resin milling mace operator care flat palm hunting play flat lain operator alan put hinder jump sampan operator seeing salami luke sober pilch s safety arena buddy s dancing perhaps tip element ada linking era amnesia resin material flat kondisi actual lanai era elite juju bert dancing back buddy era gun aida s safety linking era produksi resin onto paid up number seat hail dancing s safety sari bent sambar kondisi lake aktivitas s
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 7, 's': 6, 'safety': 5, 'mesin': 5, 'budaya': 4, 'kondisi': 4, 'lingkung': 4, 'rontok': 3, 'padi': 3, 'operator': 3, 'alat': 3, 'rancang': 3, 'baik': 2, 'ud': 2, 'sumber': 2, 'sejati': 2, 'produksi': 2, 'sort': 1, 'set': 1, 'in': 1, 'order': 1, 'shine': 1, 'standardize': 1, 'sustain': 1, 'kualitas': 1, 'usah': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'buat': 1, 'tani': 1, 'hutan': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'jadi': 1, 'masalah': 1, 'milling': 1, 'macet': 1, 'cari': 1, 'palu': 1, 'gunting': 1, 'plat': 1, 'lain': 1, 'jalan': 1, 'putar': 1, 'hindar': 1, 'tumpu': 1, 'sampah': 1, 'sering': 1, 'alami': 1, 'luka': 1, 'sobek': 1, 'pilih': 1, 'karena': 1, 'perhati': 1, 'tiap': 1, 'elemen': 1, 'ada': 1, 'manusia': 1, 'material': 1, 'aktual': 1, 'lantai': 1, 'teliti': 1, 'tuju': 1, 'beri': 1, 'guna': 1, 'kaidah': 1, 'hasil': 1, 'saji': 1, 'bentuk': 1, 'gambar': 1, 'laku': 1, 'aktivitas': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'and': 10, 'the': 10, 'of': 9, 'is': 8, 's': 6, 'safety': 5, 'work': 4, 'culture': 4, 'in': 4, 'to': 4, 'environment': 4, 'machine': 4, 'a': 3, 'working': 3, 'equipment': 3, 'conditions': 2, 'ud': 2, 'sumber': 2, 'sejati': 2, 'threshing': 2, 'production': 2, 'operators': 2, 'condition': 2, 'sort': 1, 'set': 1, 'order': 1, 'shine': 1, 'standardize': 1, 'sustain': 1, 'improve': 1, 'quality': 1, 'company': 1, 'engaged': 1, 'manufacture': 1, 'agricultural': 1, 'machinery': 1, 'forestry': 1, 'which': 1, 'one': 1, 'them': 1, 'there': 1, 'problem': 1, 'threshers': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'milling': 1, 'jammed': 1, 'are': 1, 'looking': 1, 'for': 1, 'hammer': 1, 'plate': 1, 'shears': 1, 'other': 1, 'operator': 1, 'went': 1, 'around': 1, 'avoid': 1, 'piles': 1, 'garbage': 1, 'often': 1, 'suffered': 1, 'tear': 1, 'wounds': 1, 'selection': 1, 'because': 1, 'designed': 1, 'with': 1, 'attention': 1, 'every': 1, 'element': 1, 'that': 1, 'human': 1, 'material': 1, 'actual': 1, 'floor': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'aims': 1, 'provide': 1, 'design': 1, 'improvement': 1, 'using': 1, 'rules': 1, 'on': 1, 'at': 1, 'results': 1, 'draft': 1, 'presented': 1, 'form': 1, 'an': 1, 'image': 1, 'after': 1, 'activity': 1})
-------------------------------------------
--- Data #339 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Dwi Hartanto
Judul: OPTIMASI PARAMETER PROSES PENGELASAN TERHADAP KEKUATAN TARIK PENGELASAN PADA MESIN AUTOMATED WELDING DENGAN METODE TAGUCHI
Pembimbing 1: Ida Lumintu, S.T.,M.T.,Ph.D
Pembimbing 2: Teguh Prasetyo, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Pengelasan adalah proses penyambungan dua buah logam baik menggunakan bahan tambah maupun tidak menggunakan energi panas sebagai pencair bahan yang dilas. Automated MIG welding merupakan proses pengelasan yang mana proses pengelasan tersebut menggunakan robot yang telah diprogram pergerakannya. Penelitian ini merupakan desain eksperimen proses pengelasan menggunakan automated MIG welding dengan menggunakan eksperimen Taguchi untuk mengoptimalkan kekuatan tarik pengelasan. Parameter proses pengelasan automated MIG welding yang digunakan adalah arus pengelasan, kecepatan kawat las dan kecepatan pengelasan. Untuk mengetahui pengaruh dari tiap parameter dilakukan pengujian ANOVA. Dari hasil uji ANOVA rata – rata dan S/N Rasio Ultimate Tensile Strenght (UTS) diketahui parameter yang signifikan berpengaruh terhadap kekuatan tarik pengelasan adalah kecepatan kawat las dan kecepatan pengelasan. Untuk penentuan kombinasi faktor perlakuan yang optimal pada kondisi arus pengelasan 100 Ampere, kecepatan kawat las 60 inch/min, dan kecepatan pengelasan 5 mm/sec. Kekuatan tarik optimal yang diperoleh setelah dilakukan eksperimen konfirmasi didapatkan peningkatan hasil rata – rata 2,931 kg/mm2, dari rata – rata sebelumnya 2,828 kg/mm2.
Kata Kunci : Automated MIG Welding, EksperimenTaguchi, Ultimate Tensile Strenght, Optimal
Abstrak (Clean): pengelasan adalah proses penyambungan dua buah logam baik menggunakan bahan tambah maupun tidak menggunakan energi panas sebagai pencair bahan yang dilas automated mig welding merupakan proses pengelasan yang mana proses pengelasan tersebut menggunakan robot yang telah diprogram pergerakannya penelitian ini merupakan desain eksperimen proses pengelasan menggunakan automated mig welding dengan menggunakan eksperimen taguchi untuk mengoptimalkan kekuatan tarik pengelasan parameter proses pengelasan automated mig welding yang digunakan adalah arus pengelasan kecepatan kawat las dan kecepatan pengelasan untuk mengetahui pengaruh dari tiap parameter dilakukan pengujian anova dari hasil uji anova rata – rata dan sn rasio ultimate tensile strenght uts diketahui parameter yang signifikan berpengaruh terhadap kekuatan tarik pengelasan adalah kecepatan kawat las dan kecepatan pengelasan untuk penentuan kombinasi faktor perlakuan yang optimal pada kondisi arus pengelasan ampere kecepatan kawat las inchmin dan kecepatan pengelasan mmsec kekuatan tarik optimal yang diperoleh setelah dilakukan eksperimen konfirmasi didapatkan peningkatan hasil rata – rata kgmm dari rata – rata sebelumnya kgmm kata kunci automated mig welding eksperimentaguchi ultimate tensile strenght optimal
Abstrak (Stopwords Removed): pengelasan proses penyambungan dua buah logam baik menggunakan bahan tambah maupun menggunakan energi panas pencair bahan dilas automated mig welding proses pengelasan mana proses pengelasan tersebut menggunakan robot diprogram pergerakannya penelitian desain eksperimen proses pengelasan menggunakan automated mig welding menggunakan eksperimen taguchi mengoptimalkan kekuatan tarik pengelasan parameter proses pengelasan automated mig welding digunakan arus pengelasan kecepatan kawat las kecepatan pengelasan mengetahui pengaruh tiap parameter dilakukan pengujian anova hasil uji anova rata – rata sn rasio ultimate tensile strenght uts diketahui parameter signifikan berpengaruh kekuatan tarik pengelasan kecepatan kawat las kecepatan pengelasan penentuan kombinasi faktor perlakuan optimal kondisi arus pengelasan ampere kecepatan kawat las inchmin kecepatan pengelasan mmsec kekuatan tarik optimal diperoleh dilakukan eksperimen konfirmasi didapatkan peningkatan hasil rata – rata kgmm rata – rata sebelumnya kgmm kata kunci automated mig welding eksperimentaguchi ultimate tensile strenght optimal
Abstrak (Stemmed): kelas proses sambung dua buah logam baik guna bahan tambah maupun guna energi panas cair bahan las automated mig welding proses kelas mana proses kelas sebut guna robot program gera teliti desain eksperimen proses kelas guna automated mig welding guna eksperimen taguchi optimal kuat tarik kelas parameter proses kelas automated mig welding guna arus kelas cepat kawat las cepat kelas tahu pengaruh tiap parameter laku uji anova hasil uji anova rata rata sn rasio ultimate tensile strenght uts tahu parameter signifikan pengaruh kuat tarik kelas cepat kawat las cepat kelas tentu kombinasi faktor laku optimal kondisi arus kelas ampere cepat kawat las inchmin cepat kelas mmsec kuat tarik optimal oleh laku eksperimen konfirmasi dapat tingkat hasil rata rata kgmm rata rata belum kgmm kata kunci automated mig welding eksperimentaguchi ultimate tensile strenght optimal
Abstrak (Corrected): keas proves samsung due bush logan back gun bahai tambac maun gun energy pants car bahai was automated mig welding proves keas mana proves keas debut gun robot program gera elite detain eksperimen proves keas gun automated mig welding gun eksperimen baluchi optimal kurt tajik keas parameter proves keas automated mig welding gun arms keas eat karat was eat keas tau pengaruh tip parameter lake uni nova hail uni nova rata rata sn radio ultimate tensile strength uts tau parameter significant pengaruh kurt tajik keas eat karat was eat keas tent kombinasi factor lake optimal kondisi arms keas ampere eat karat was incoming eat keas music kurt tajik optimal olen lake eksperimen konfirmasi apart dingbat hail rata rata gym rata rata begum gym data bunch automated mig welding eksperimentaguchi ultimate tensile strength optimal
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kelas': 12, 'guna': 6, 'cepat': 6, 'rata': 6, 'proses': 5, 'las': 4, 'automated': 4, 'mig': 4, 'welding': 4, 'optimal': 4, 'eksperimen': 3, 'kuat': 3, 'tarik': 3, 'parameter': 3, 'kawat': 3, 'laku': 3, 'bahan': 2, 'arus': 2, 'tahu': 2, 'pengaruh': 2, 'uji': 2, 'anova': 2, 'hasil': 2, 'ultimate': 2, 'tensile': 2, 'strenght': 2, 'kgmm': 2, 'sambung': 1, 'dua': 1, 'buah': 1, 'logam': 1, 'baik': 1, 'tambah': 1, 'maupun': 1, 'energi': 1, 'panas': 1, 'cair': 1, 'mana': 1, 'sebut': 1, 'robot': 1, 'program': 1, 'gera': 1, 'teliti': 1, 'desain': 1, 'taguchi': 1, 'tiap': 1, 'sn': 1, 'rasio': 1, 'uts': 1, 'signifikan': 1, 'tentu': 1, 'kombinasi': 1, 'faktor': 1, 'kondisi': 1, 'ampere': 1, 'inchmin': 1, 'mmsec': 1, 'oleh': 1, 'konfirmasi': 1, 'dapat': 1, 'tingkat': 1, 'belum': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'eksperimentaguchi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'welding': 14, 'the': 11, 'of': 7, 'is': 6, 'speed': 6, 'tensile': 5, 'a': 4, 'process': 4, 'automated': 4, 'mig': 4, 'strength': 4, 'and': 4, 'using': 3, 'to': 3, 'wire': 3, 'average': 3, 'use': 2, 'material': 2, 'that': 2, 'an': 2, 'experimental': 2, 'taguchi': 2, 'optimize': 2, 'current': 2, 'determine': 2, 'parameter': 2, 'anova': 2, 'tested': 2, 'from': 2, 'ultimate': 2, 'optimum': 2, 'obtained': 2, 'kg': 2, 'mm': 2, 'joining': 1, 'two': 1, 'pieces': 1, 'metal': 1, 'either': 1, 'added': 1, 'or': 1, 'not': 1, 'uses': 1, 'thermal': 1, 'energy': 1, 'as': 1, 'liquefying': 1, 'being': 1, 'welded': 1, 'where': 1, 'robots': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'programmed': 1, 'movement': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'design': 1, 'by': 1, 'experiments': 1, 'parameters': 1, 'used': 1, 'influence': 1, 'each': 1, 'result': 1, 'sn': 1, 'ratio': 1, 'uts': 1, 'known': 1, 'significantly': 1, 'affect': 1, 'strenght': 1, 'combination': 1, 'treatment': 1, 'factors': 1, 'on': 1, 'condition': 1, 'inchmin': 1, 'mmsec': 1, 'after': 1, 'confirmation': 1, 'results': 1, 'increase': 1, 'in': 1, 'previous': 1, 'keywords': 1, 'eksperiments': 1})
-------------------------------------------
--- Data #340 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Feri Kurniawan
Judul: PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN BAKU DENGAN MENTODE ANALYTICHAL HIREARCHY PROCESS (ahp DAN tECHNIQUE FOR ORDER PREFERENCE BY SIMILARITY TO IDEAL SOLUTION (TOPSIS)
Pembimbing 1: Heri Awalul Ilhamsah S.T.,M.T
Pembimbing 2: Samsul Amar S.T., M.Sc.
Abstrak (Raw): Perusahaan yang menghasilkan produk membutuhkan bahan baku yang didapat dari supplier. Supplier sendiri merupakan salah satu mitra bisnis yang memegang peranan penting dalam menjamin ketersediaan barang pasokan yang dibutuhkan oleh perusahaan. Lily bakery yang merupakan salah satu perusahaan dibidang roti dan kue saat ini telah disibukkan dengan permasalahan pemilihan terhadap supplier. namun dengan pendekatan AHP dalam menentukan kriteria dan TOPSIS untuk menetukan pemeringkatan dari supplier permasalahan tersebut bisa diatasi. Hasil pembobotan kriteria menggunakan metode AHP dalam memilih supplier tepung untuk kriteri cost (35%), delivery (23%), quality (25%), flexibility (9%), dan responsiveness (8%). Sedangkan hasil pembobotan kriteria menggunakan metode AHP dalam memilih supplier telur untuk kriteri cost (35%), delivery (22%), quality (27%), flexibility (9%), dan responsiveness (8%). Hasil pemeringkatan supplier tepung dengan metode TOPSIS sesuai urutan beserta nilai preferensi dari yang terbaik adalah supplier C (0,86672), supplier B (0,74122), supplier A (0,39111), supplier E (0,34258), dan yang terakhir supplier D (0,17934). Hasil pemeringkatan supplier telur dengan metode TOPSIS sesuai urutan beserta nilai preferensi dari yang terbaik adalah supplier b (0,64519), supplier c (0,53758), dan supplier a (0,427)
Abstrak (Clean): perusahaan yang menghasilkan produk membutuhkan bahan baku yang didapat dari supplier supplier sendiri merupakan salah satu mitra bisnis yang memegang peranan penting dalam menjamin ketersediaan barang pasokan yang dibutuhkan oleh perusahaan lily bakery yang merupakan salah satu perusahaan dibidang roti dan kue saat ini telah disibukkan dengan permasalahan pemilihan terhadap supplier namun dengan pendekatan ahp dalam menentukan kriteria dan topsis untuk menetukan pemeringkatan dari supplier permasalahan tersebut bisa diatasi hasil pembobotan kriteria menggunakan metode ahp dalam memilih supplier tepung untuk kriteri cost delivery quality flexibility dan responsiveness sedangkan hasil pembobotan kriteria menggunakan metode ahp dalam memilih supplier telur untuk kriteri cost delivery quality flexibility dan responsiveness hasil pemeringkatan supplier tepung dengan metode topsis sesuai urutan beserta nilai preferensi dari yang terbaik adalah supplier c supplier b supplier a supplier e dan yang terakhir supplier d hasil pemeringkatan supplier telur dengan metode topsis sesuai urutan beserta nilai preferensi dari yang terbaik adalah supplier b supplier c dan supplier a
Abstrak (Stopwords Removed): perusahaan menghasilkan produk membutuhkan bahan baku didapat supplier supplier sendiri salah satu mitra bisnis memegang peranan penting menjamin ketersediaan barang pasokan dibutuhkan perusahaan lily bakery salah satu perusahaan dibidang roti kue disibukkan permasalahan pemilihan supplier pendekatan ahp menentukan kriteria topsis menetukan pemeringkatan supplier permasalahan tersebut diatasi hasil pembobotan kriteria menggunakan metode ahp memilih supplier tepung kriteri cost delivery quality flexibility responsiveness sedangkan hasil pembobotan kriteria menggunakan metode ahp memilih supplier telur kriteri cost delivery quality flexibility responsiveness hasil pemeringkatan supplier tepung metode topsis sesuai urutan beserta nilai preferensi terbaik supplier c supplier b supplier a supplier e terakhir supplier d hasil pemeringkatan supplier telur metode topsis sesuai urutan beserta nilai preferensi terbaik supplier b supplier c supplier a
Abstrak (Stemmed): usaha hasil produk butuh bahan baku dapat supplier supplier sendiri salah satu mitra bisnis pegang peran penting jamin sedia barang pasok butuh usaha lily bakery salah satu usaha bidang roti kue sibuk masalah pilih supplier dekat ahp tentu kriteria topsis menetukan peringkat supplier masalah sebut atas hasil bobot kriteria guna metode ahp pilih supplier tepung kriteri cost delivery quality flexibility responsiveness sedang hasil bobot kriteria guna metode ahp pilih supplier telur kriteri cost delivery quality flexibility responsiveness hasil peringkat supplier tepung metode topsis sesuai urut serta nilai preferensi baik supplier c supplier b supplier a supplier e akhir supplier d hasil peringkat supplier telur metode topsis sesuai urut serta nilai preferensi baik supplier b supplier c supplier a
Abstrak (Corrected): sara hail proud butch bahai baku apart supplier supplier sending salad sat mitra basis penang pecan panting jamie media baring ask butch sara lily bakery salad sat sara biding rot due sick marsala pilch supplier dead ah tent criteria topis menetukan peringkat supplier marsala debut alas hail robot criteria gun metope ah pilch supplier typing writer cost delivery quality flexibility responsiveness sedan hail robot criteria gun metope ah pilch supplier tell writer cost delivery quality flexibility responsiveness hail peringkat supplier typing metope topis sexual rut sorta nilgai preference back supplier c supplier b supplier a supplier e air supplier d hail peringkat supplier tell metope topis sexual rut sorta nilgai preference back supplier b supplier c supplier a
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'supplier': 16, 'hasil': 5, 'metode': 4, 'usaha': 3, 'pilih': 3, 'ahp': 3, 'kriteria': 3, 'topsis': 3, 'peringkat': 3, 'butuh': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'masalah': 2, 'bobot': 2, 'guna': 2, 'tepung': 2, 'kriteri': 2, 'cost': 2, 'delivery': 2, 'quality': 2, 'flexibility': 2, 'responsiveness': 2, 'telur': 2, 'sesuai': 2, 'urut': 2, 'serta': 2, 'nilai': 2, 'preferensi': 2, 'baik': 2, 'c': 2, 'b': 2, 'a': 2, 'produk': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'dapat': 1, 'sendiri': 1, 'mitra': 1, 'bisnis': 1, 'pegang': 1, 'peran': 1, 'penting': 1, 'jamin': 1, 'sedia': 1, 'barang': 1, 'pasok': 1, 'lily': 1, 'bakery': 1, 'bidang': 1, 'roti': 1, 'kue': 1, 'sibuk': 1, 'dekat': 1, 'tentu': 1, 'menetukan': 1, 'sebut': 1, 'atas': 1, 'sedang': 1, 'e': 1, 'akhir': 1, 'd': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'of': 18, 'supplier': 15, 'in': 7, 'and': 6, 'with': 6, 'is': 5, 'a': 4, 'selecting': 3, 'ahp': 3, 'topsis': 3, 'criteria': 3, 'to': 3, 'companies': 2, 'one': 2, 'results': 2, 'weighting': 2, 'using': 2, 'flour': 2, 'criterion': 2, 'cost': 2, 'delivery': 2, 'quality': 2, 'flexibility': 2, 'responsiveness': 2, 'eggs': 2, 'rating': 2, 'method': 2, 'order': 2, 'preference': 2, 'value': 2, 'best': 2, 'c': 2, 'b': 2, 'that': 1, 'produce': 1, 'products': 1, 'require': 1, 'raw': 1, 'materials': 1, 'obtained': 1, 'from': 1, 'itself': 1, 'business': 1, 'partners': 1, 'play': 1, 'an': 1, 'important': 1, 'role': 1, 'ensuring': 1, 'availability': 1, 'supplies': 1, 'needed': 1, 'by': 1, 'company': 1, 'lily': 1, 'bakery': 1, 'which': 1, 'field': 1, 'bread': 1, 'cakes': 1, 'now': 1, 'preoccupied': 1, 'problem': 1, 'but': 1, 'approach': 1, 'determining': 1, 'determine': 1, 'ranking': 1, 'suppliers': 1, 'these': 1, 'problems': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'overcome': 1, 'while': 1, 'e': 1, 'last': 1, 'd': 1})
-------------------------------------------
--- Data #341 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: MOH. RIFA'I
Judul: STUDI POLA PERPINDAHAN MEREK DAN PANGSA PASAR PRODUK ALAT MUSIK REBANA
Pembimbing 1: TRISITA NOVIANTI, S.TP., M.T
Pembimbing 2: ISSA DYAH UTAMI, S.T., M.T., Ph.D
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan karena dilatarbelakangi oleh menurunnya jumlah konsumen rebana di UD. Imam Bahri pada tahun 2016. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui pola perpindahan merek rebana untuk posisi pangsa pasar UD. Imam Bahri. 2) Mengetahui prediksi pangsa pasar merek produk rebana Al-Banjari jenis terbang super dan strategi pemasaran diperiode berikutnya. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Gresik. Data primer dikumpulkan dengan penyebaran kuesioner dengan respondennya adalah konsumen rebana jenis terbang super dari 4 rebana yang ada di Kota Gresik.Keempat merek tersebut adalah merek AMR Imam Bahri, Rebana Kuat Gresik, H.M Sanusi dan H.Hasanudin. Populasi berjumlah 215 dengan sampel sebesar 138 responden. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan prediksi pangsa pasar dengan analisis rantai markov dan memakai 3 strategi pemasaran, strategi yang pertama adalah UD. Imam Bahri tidak menurunkan maupun menaikkan harga. Strategi yang kedua adalah UD. Imam Bahri menurunkan harga sebesar Rp.25.000,00. Strategi yang ketiga adalah UD. Imam Bahri menaikkan harga sebesar Rp. 25.000,00.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang terbaik untuk UD. Imam Bahri berdasarkan perhitungan rantai markov dan perhitungan nilai ekspektasi adalah dengan menggunakan strategi menurunkan harga sebesar Rp.25.000,00, karena apabila menggunakan strategi tersebut , apabila dilakukan perhitungan nilai ekspektasi berdasarkan hasil nilai probabilitas dari perhitungan rantai markov, didapatkan nilai ekspektasi terbesar pada kodisi steady state yaitu sebesar Rp. 19.863.841,00 untuk pemasaran di kota Gresik. Akan tetapi apabila UD. Imam Bahri jika menggunakan strategi lainnya dan mengharapkan profit bertambah, maka harus memiliki jumlah konsumen yang lebih banyak dan juga membuat inovasi baru.
Kata kunci : Rantai markov, Pangsa pasar, Perpindahan merek, Rebana Al-Banjari
Abstrak (Clean): abstrak penelitian ini dilakukan karena dilatarbelakangi oleh menurunnya jumlah konsumen rebana di ud imam bahri pada tahun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola perpindahan merek rebana untuk posisi pangsa pasar ud imam bahri mengetahui prediksi pangsa pasar merek produk rebana albanjari jenis terbang super dan strategi pemasaran diperiode berikutnya penelitian ini dilaksanakan di kota gresik data primer dikumpulkan dengan penyebaran kuesioner dengan respondennya adalah konsumen rebana jenis terbang super dari rebana yang ada di kota gresikkeempat merek tersebut adalah merek amr imam bahri rebana kuat gresik hm sanusi dan hhasanudin populasi berjumlah dengan sampel sebesar responden pengolahan data dilakukan dengan menggunakan prediksi pangsa pasar dengan analisis rantai markov dan memakai strategi pemasaran strategi yang pertama adalah ud imam bahri tidak menurunkan maupun menaikkan harga strategi yang kedua adalah ud imam bahri menurunkan harga sebesar rp strategi yang ketiga adalah ud imam bahri menaikkan harga sebesar rp hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang terbaik untuk ud imam bahri berdasarkan perhitungan rantai markov dan perhitungan nilai ekspektasi adalah dengan menggunakan strategi menurunkan harga sebesar rp karena apabila menggunakan strategi tersebut apabila dilakukan perhitungan nilai ekspektasi berdasarkan hasil nilai probabilitas dari perhitungan rantai markov didapatkan nilai ekspektasi terbesar pada kodisi steady state yaitu sebesar rp untuk pemasaran di kota gresik akan tetapi apabila ud imam bahri jika menggunakan strategi lainnya dan mengharapkan profit bertambah maka harus memiliki jumlah konsumen yang lebih banyak dan juga membuat inovasi baru kata kunci rantai markov pangsa pasar perpindahan merek rebana albanjari
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak penelitian dilakukan dilatarbelakangi menurunnya jumlah konsumen rebana ud imam bahri tahun tujuan penelitian mengetahui pola perpindahan merek rebana posisi pangsa pasar ud imam bahri mengetahui prediksi pangsa pasar merek produk rebana albanjari jenis terbang super strategi pemasaran diperiode berikutnya penelitian dilaksanakan kota gresik data primer dikumpulkan penyebaran kuesioner respondennya konsumen rebana jenis terbang super rebana ada kota gresikkeempat merek tersebut merek amr imam bahri rebana kuat gresik hm sanusi hhasanudin populasi berjumlah sampel sebesar responden pengolahan data dilakukan menggunakan prediksi pangsa pasar analisis rantai markov memakai strategi pemasaran strategi pertama ud imam bahri menurunkan maupun menaikkan harga strategi kedua ud imam bahri menurunkan harga sebesar rp strategi ketiga ud imam bahri menaikkan harga sebesar rp hasil penelitian menunjukkan strategi terbaik ud imam bahri berdasarkan perhitungan rantai markov perhitungan nilai ekspektasi menggunakan strategi menurunkan harga sebesar rp apabila menggunakan strategi tersebut apabila dilakukan perhitungan nilai ekspektasi berdasarkan hasil nilai probabilitas perhitungan rantai markov didapatkan nilai ekspektasi terbesar kodisi steady state sebesar rp pemasaran kota gresik apabila ud imam bahri jika menggunakan strategi lainnya mengharapkan profit bertambah harus memiliki jumlah konsumen lebih banyak membuat inovasi baru kata kunci rantai markov pangsa pasar perpindahan merek rebana albanjari
Abstrak (Stemmed): abstrak teliti laku dilatarbelakangi turun jumlah konsumen rebana ud imam bahri tahun tuju teliti tahu pola pindah merek rebana posisi pangsa pasar ud imam bahri tahu prediksi pangsa pasar merek produk rebana albanjari jenis terbang super strategi pasar periode ikut teliti laksana kota gresik data primer kumpul sebar kuesioner responden konsumen rebana jenis terbang super rebana ada kota gresikkeempat merek sebut merek amr imam bahri rebana kuat gresik hm sanusi hhasanudin populasi jumlah sampel besar responden olah data laku guna prediksi pangsa pasar analisis rantai markov pakai strategi pasar strategi pertama ud imam bahri turun maupun naik harga strategi dua ud imam bahri turun harga besar rp strategi tiga ud imam bahri naik harga besar rp hasil teliti tunjuk strategi baik ud imam bahri dasar hitung rantai markov hitung nilai ekspektasi guna strategi turun harga besar rp apabila guna strategi sebut apabila laku hitung nilai ekspektasi dasar hasil nilai probabilitas hitung rantai markov dapat nilai ekspektasi besar kodisi steady state besar rp pasar kota gresik apabila ud imam bahri jika guna strategi lain harap profit tambah harus milik jumlah konsumen lebih banyak buat inovasi baru kata kunci rantai markov pangsa pasar pindah merek rebana albanjari
Abstrak (Corrected): abstract elite lake dilatarbelakangi turn mullah consumed remand up imam bari thun juju elite tau pola pindar mere remand polish pangs paar up imam bari tau prediksi pangs paar mere proud remand albanjari penis turban super strategy paar period it elite lasagna koto greek data primer rumpus sear questioner responded consumed remand penis turban super remand ada koto gresikkeempat mere debut mere am imam bari remand kurt greek hm sands hhasanudin popular mullah sample bear responded blah data lake gun prediksi pangs paar analysis rental markov sakai strategy paar strategy pertain up imam bari turn maun nail hard strategy due up imam bari turn hard bear up strategy toga up imam bari nail hard bear up hail elite tuneup strategy back up imam bari dakar hiding rental markov hiding nilgai ekspektasi gun strategy turn hard bear up arabia gun strategy debut arabia lake hiding nilgai ekspektasi dakar hail nilgai probability hiding rental markov apart nilgai ekspektasi bear kodiak steady state bear up paar koto greek arabia up imam bari pika gun strategy lain harp profit tambac harms milk mullah consumed leash banyan but novas bar data bunch rental markov pangs paar pindar mere remand albanjari
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'strategi': 9, 'imam': 8, 'bahri': 8, 'rebana': 7, 'ud': 7, 'pasar': 7, 'besar': 6, 'merek': 5, 'teliti': 4, 'turun': 4, 'pangsa': 4, 'guna': 4, 'rantai': 4, 'markov': 4, 'harga': 4, 'rp': 4, 'hitung': 4, 'nilai': 4, 'laku': 3, 'jumlah': 3, 'konsumen': 3, 'kota': 3, 'gresik': 3, 'ekspektasi': 3, 'apabila': 3, 'tahu': 2, 'pindah': 2, 'prediksi': 2, 'albanjari': 2, 'jenis': 2, 'terbang': 2, 'super': 2, 'data': 2, 'responden': 2, 'sebut': 2, 'naik': 2, 'hasil': 2, 'dasar': 2, 'abstrak': 1, 'dilatarbelakangi': 1, 'tahun': 1, 'tuju': 1, 'pola': 1, 'posisi': 1, 'produk': 1, 'periode': 1, 'ikut': 1, 'laksana': 1, 'primer': 1, 'kumpul': 1, 'sebar': 1, 'kuesioner': 1, 'ada': 1, 'gresikkeempat': 1, 'amr': 1, 'kuat': 1, 'hm': 1, 'sanusi': 1, 'hhasanudin': 1, 'populasi': 1, 'sampel': 1, 'olah': 1, 'analisis': 1, 'pakai': 1, 'pertama': 1, 'maupun': 1, 'dua': 1, 'tiga': 1, 'tunjuk': 1, 'baik': 1, 'probabilitas': 1, 'dapat': 1, 'kodisi': 1, 'steady': 1, 'state': 1, 'jika': 1, 'lain': 1, 'harap': 1, 'profit': 1, 'tambah': 1, 'harus': 1, 'milik': 1, 'lebih': 1, 'banyak': 1, 'buat': 1, 'inovasi': 1, 'baru': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 16, 'imam': 8, 'bahri': 8, 'ud': 7, 'is': 7, 'rebana': 6, 'and': 6, 'strategy': 6, 'by': 5, 'in': 5, 'this': 4, 'to': 4, 'brand': 4, 'market': 4, 'share': 4, 'gresik': 4, 'a': 4, 'markov': 4, 'rp': 4, 'calculation': 4, 'for': 3, 'marketing': 3, 'strategies': 3, 'using': 3, 'prices': 3, 'chain': 3, 'expected': 3, 'research': 2, 'was': 2, 'conducted': 2, 'number': 2, 'consumers': 2, 'were': 2, 'switching': 2, 'prediction': 2, 'albanjari': 2, 'super': 2, 'fly': 2, 'city': 2, 'data': 2, 'with': 2, 'respondents': 2, 'raise': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'values': 2, 'when': 2, 'if': 2, 'value': 2, 'abstract': 1, 'as': 1, 'motivated': 1, 'declining': 1, 'at': 1, 'purpose': 1, 'study': 1, 'determine': 1, 'pattern': 1, 'position': 1, 'knowing': 1, 'brands': 1, 'product': 1, 'kind': 1, 'next': 1, 'period': 1, 'primary': 1, 'collected': 1, 'questionnaires': 1, 'are': 1, 'type': 1, 'from': 1, 'rebanas': 1, 'all': 1, 'amr': 1, 'kuat': 1, 'hm': 1, 'sanusi': 1, 'hhasanudin': 1, 'population': 1, 'numbered': 1, 'sample': 1, 'processing': 1, 'done': 1, 'analysis': 1, 'chains': 1, 'wear': 1, 'first': 1, 'does': 1, 'not': 1, 'lower': 1, 'or': 1, 'second': 1, 'reduce': 1, 'third': 1, 'price': 1, 'these': 1, 'results': 1, 'indicate': 1, 'that': 1, 'best': 1, 'use': 1, 'lowering': 1, 'because': 1, 'probability': 1, 'obtained': 1, 'greatest': 1, 'steady': 1, 'events': 1, 'state': 1, 'town': 1, 'but': 1, 'other': 1, 'expects': 1, 'profits': 1, 'grow': 1, 'it': 1, 'needs': 1, 'have': 1, 'more': 1, 'customers': 1, 'also': 1, 'create': 1, 'new': 1, 'innovations': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #342 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Nanang Andrianto
Judul: Penentuan Lokasi Distribution Center pada Supply Chain Industri Batik Pamekasan Madura (Studi Kasus : IKM Batik dan Retail)
Pembimbing 1: Ika Deefi Anna, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Industri batik mendapat perhatian lebih dari pemerintah, sejak ditetapkannya batik sebagai Warisan Dunia oleh UNESCO pada tahun 2009. Perkembangan batik di Kabupaten Pamekasan sudah berlangsung cukup lama, sebagian besar mayoritas masyarakat melakukan kegiatan membatik, dan juga bercocok tanam. Proses distribusi produk batik meliputi beberapa pihak, di antaranya pemasok, produsen, dan retail. Untuk itu diperlukan suatu analisis tentang jaringan rantai pasok dari produk batik ini. Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan membangun distribution center yang akan menampung semua produksi batik dari produsen dan akan dialokasikan kepada ritel. Penentuan lokasi distribution center dalam permasalahan ini dilakukan dengan menggunakan model p-median, sehingga dapat menghasilkan jarak tempuh (rute) yang minimal, baik dari sisi produsen ataupun ritel. Dalam penelitian ini terdapat 15 sentra produsen batik dan 22 ritel yang tersebar di beberapa daerah. Pengolahan data yang dilakukan dengan menggunakan bantuan sorftware lingo 8.0, dan hasil yang diperoleh yaitu total biaya minimum sebesar Rp. 5.703.026, sesuai dengan fungsi tujuannya. Sedangkan jumlah distribution center yang terpilih sebanyak 9.
Abstrak (Clean): industri batik mendapat perhatian lebih dari pemerintah sejak ditetapkannya batik sebagai warisan dunia oleh unesco pada tahun perkembangan batik di kabupaten pamekasan sudah berlangsung cukup lama sebagian besar mayoritas masyarakat melakukan kegiatan membatik dan juga bercocok tanam proses distribusi produk batik meliputi beberapa pihak di antaranya pemasok produsen dan retail untuk itu diperlukan suatu analisis tentang jaringan rantai pasok dari produk batik ini salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan membangun distribution center yang akan menampung semua produksi batik dari produsen dan akan dialokasikan kepada ritel penentuan lokasi distribution center dalam permasalahan ini dilakukan dengan menggunakan model pmedian sehingga dapat menghasilkan jarak tempuh rute yang minimal baik dari sisi produsen ataupun ritel dalam penelitian ini terdapat sentra produsen batik dan ritel yang tersebar di beberapa daerah pengolahan data yang dilakukan dengan menggunakan bantuan sorftware lingo dan hasil yang diperoleh yaitu total biaya minimum sebesar rp sesuai dengan fungsi tujuannya sedangkan jumlah distribution center yang terpilih sebanyak
Abstrak (Stopwords Removed): industri batik mendapat perhatian lebih pemerintah ditetapkannya batik warisan dunia unesco tahun perkembangan batik kabupaten pamekasan sudah berlangsung cukup lama sebagian besar mayoritas masyarakat melakukan kegiatan membatik bercocok tanam proses distribusi produk batik meliputi beberapa pihak antaranya pemasok produsen retail diperlukan analisis tentang jaringan rantai pasok produk batik salah satu upaya dilakukan yakni membangun distribution center menampung semua produksi batik produsen dialokasikan kepada ritel penentuan lokasi distribution center permasalahan dilakukan menggunakan model pmedian dapat menghasilkan jarak tempuh rute minimal baik sisi produsen ataupun ritel penelitian terdapat sentra produsen batik ritel tersebar beberapa daerah pengolahan data dilakukan menggunakan bantuan sorftware lingo hasil diperoleh total biaya minimum sebesar rp sesuai fungsi tujuannya sedangkan jumlah distribution center terpilih sebanyak
Abstrak (Stemmed): industri batik dapat perhati lebih perintah tetap batik waris dunia unesco tahun kembang batik kabupaten pamekasan sudah langsung cukup lama bagi besar mayoritas masyarakat laku giat batik cocok tanam proses distribusi produk batik liput beberapa pihak antara pasok produsen retail perlu analisis tentang jaring rantai pasok produk batik salah satu upaya laku yakni bangun distribution center tampung semua produksi batik produsen alokasi kepada ritel tentu lokasi distribution center masalah laku guna model pmedian dapat hasil jarak tempuh rute minimal baik sisi produsen atau ritel teliti dapat sentra produsen batik ritel sebar beberapa daerah olah data laku guna bantu sorftware lingo hasil oleh total biaya minimum besar rp sesuai fungsi tuju sedang jumlah distribution center pilih banyak
Abstrak (Corrected): industry batik apart perhaps leash perineal team batik wars dulia enesco thun embank batik kabupaten pamekasan judah lansing cutup lama bag bear mayoritas masyarakat lake gift batik cook tana proves distribute proud batik lieut beberapa pick angara ask produce retail peru analysis tenting caring rental ask proud batik salad sat pay lake yank bangui distribution center tamping sea produksi batik produce alkali keypad rite tent loki distribution center marsala lake gun model median apart hail arak tempeh rule minimal back sis produce tau rite elite apart sentry produce batik rite sear beberapa sarah blah data lake gun bantu software lingo hail olen total bay minimum bear up sexual fungi juju sedan mullah distribution center pilch banyan
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'batik': 8, 'laku': 4, 'produsen': 4, 'dapat': 3, 'distribution': 3, 'center': 3, 'ritel': 3, 'besar': 2, 'produk': 2, 'beberapa': 2, 'pasok': 2, 'guna': 2, 'hasil': 2, 'industri': 1, 'perhati': 1, 'lebih': 1, 'perintah': 1, 'tetap': 1, 'waris': 1, 'dunia': 1, 'unesco': 1, 'tahun': 1, 'kembang': 1, 'kabupaten': 1, 'pamekasan': 1, 'sudah': 1, 'langsung': 1, 'cukup': 1, 'lama': 1, 'bagi': 1, 'mayoritas': 1, 'masyarakat': 1, 'giat': 1, 'cocok': 1, 'tanam': 1, 'proses': 1, 'distribusi': 1, 'liput': 1, 'pihak': 1, 'antara': 1, 'retail': 1, 'perlu': 1, 'analisis': 1, 'tentang': 1, 'jaring': 1, 'rantai': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'upaya': 1, 'yakni': 1, 'bangun': 1, 'tampung': 1, 'semua': 1, 'produksi': 1, 'alokasi': 1, 'kepada': 1, 'tentu': 1, 'lokasi': 1, 'masalah': 1, 'model': 1, 'pmedian': 1, 'jarak': 1, 'tempuh': 1, 'rute': 1, 'minimal': 1, 'baik': 1, 'sisi': 1, 'atau': 1, 'teliti': 1, 'sentra': 1, 'sebar': 1, 'daerah': 1, 'olah': 1, 'data': 1, 'bantu': 1, 'sorftware': 1, 'lingo': 1, 'oleh': 1, 'total': 1, 'biaya': 1, 'minimum': 1, 'rp': 1, 'sesuai': 1, 'fungsi': 1, 'tuju': 1, 'sedang': 1, 'jumlah': 1, 'pilih': 1, 'banyak': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 11, 'batik': 8, 'and': 5, 'distribution': 4, 'to': 4, 'from': 3, 'as': 3, 'a': 3, 'in': 3, 'retail': 3, 'centers': 3, 'by': 2, 'on': 2, 'several': 2, 'this': 2, 'will': 2, 'manufacturer': 2, 'were': 2, 'industry': 1, 'received': 1, 'more': 1, 'attention': 1, 'government': 1, 'since': 1, 'enactment': 1, 'world': 1, 'heritage': 1, 'site': 1, 'unesco': 1, 'development': 1, 'pamekasan': 1, 'gone': 1, 'long': 1, 'enough': 1, 'vast': 1, 'majority': 1, 'people': 1, 'do': 1, 'activities': 1, 'also': 1, 'fished': 1, 'process': 1, 'product': 1, 'includes': 1, 'parties': 1, 'including': 1, 'suppliers': 1, 'manufacturers': 1, 'it': 1, 'required': 1, 'an': 1, 'analysis': 1, 'supply': 1, 'chain': 1, 'network': 1, 'products': 1, 'one': 1, 'efforts': 1, 'made': 1, 'build': 1, 'center': 1, 'that': 1, 'accommodate': 1, 'all': 1, 'production': 1, 'be': 1, 'allocated': 1, 'determining': 1, 'location': 1, 'issue': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'using': 1, 'pmedian': 1, 'models': 1, 'so': 1, 'produce': 1, 'mileage': 1, 's': 1, 'are': 1, 'minimal': 1, 'both': 1, 'or': 1, 'retailer': 1, 'study': 1, 'there': 1, 'producers': 1, 'spread': 1, 'over': 1, 'areas': 1, 'data': 1, 'processing': 1, 'is': 1, 'done': 1, 'with': 1, 'help': 1, 'sorftware': 1, 'lingo': 1, 'results': 1, 'obtained': 1, 'total': 1, 'minimum': 1, 'cost': 1, 'rp': 1, 'according': 1, 'objective': 1, 'function': 1, 'while': 1, 'number': 1, 'chosen': 1})
-------------------------------------------
--- Data #343 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: MOHAMMAD IERFAN AUGUSTA
Judul: STUDI PEMASARAN MEDIA SOSIAL PELAKU BISNIS PADA EKUITAS PELANGGAN
Pembimbing 1: TRISITA NOVIANTI
Pembimbing 2: AGUSALIM
Abstrak (Raw): Media sosial kerap dijadikan sebagai sarana membentuk aset pelanggan dengan komunikasi yang efektif terhadap pelanggan. Banyak sekali merek-merek, dan barang-barang dipasarkan secara online melalui media sosial seperti facebook, twitter, youtube dan lainnya. Sehingga pembatas antara produk dan merek terhadap konsumen dapat berkomunikasi tanpa pembatasan tempat dan waktu. Kegiatan pemasaran media sosial merupakan suatu bentuk kegiatan untuk mengevaluasi niat beli dan ekuitas pelanggan. Berkaitan dengan ini merek adalah sesuatu yang sering dimunculkan pada kegiatan media sosial, dengan memposting di sejumlah akun media sosial. Dengan demikian, pada penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi yang dirasakan dalam kegiatan pemasaran media sosial dari merek untuk mengevaluasi pengaruh kegiatan-kegiatan pada niat beli dan ekuitas pelanggan.
Penelitian ini menggunakan metode Partial Least Square (PLS). Dengan mengambil sampel responden para pelaku bisnis online. Yang natinya akan diketahui hubungan-hubungan yang terjadi dalam kegiatan pemaaran media sosial. Yang meliputi variabel social media marketing activities, value equity, relationship equity, brand equity, purchase intention dan customer equity.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh pada kegiatan pemasaran media sosial pelaku bisnis adalah social media marketing activities yang berperan penting dalam meningkatkan praktek bisnis online. Sedangkan variable value equity merupakan variable yang berperan dalam meningkatkan niat untuk membeli kembali pada konsumen. Untuk customer equity tidak memberikan dampak yang lebih pada praktek pemasaran media sosial. Sehingga para pelaku bisnis online dapat memanfaatkan media sosial untuk praktek bisnisnya agar lebih baik.
Kata Kunci : Bisnis Online, Partial Least Square (PLS), Social Media Marketing Activities
Abstrak (Clean): media sosial kerap dijadikan sebagai sarana membentuk aset pelanggan dengan komunikasi yang efektif terhadap pelanggan banyak sekali merekmerek dan barangbarang dipasarkan secara online melalui media sosial seperti facebook twitter youtube dan lainnya sehingga pembatas antara produk dan merek terhadap konsumen dapat berkomunikasi tanpa pembatasan tempat dan waktu kegiatan pemasaran media sosial merupakan suatu bentuk kegiatan untuk mengevaluasi niat beli dan ekuitas pelanggan berkaitan dengan ini merek adalah sesuatu yang sering dimunculkan pada kegiatan media sosial dengan memposting di sejumlah akun media sosial dengan demikian pada penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi yang dirasakan dalam kegiatan pemasaran media sosial dari merek untuk mengevaluasi pengaruh kegiatankegiatan pada niat beli dan ekuitas pelanggan penelitian ini menggunakan metode partial least square pls dengan mengambil sampel responden para pelaku bisnis online yang natinya akan diketahui hubunganhubungan yang terjadi dalam kegiatan pemaaran media sosial yang meliputi variabel social media marketing activities value equity relationship equity brand equity purchase intention dan customer equity hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh pada kegiatan pemasaran media sosial pelaku bisnis adalah social media marketing activities yang berperan penting dalam meningkatkan praktek bisnis online sedangkan variable value equity merupakan variable yang berperan dalam meningkatkan niat untuk membeli kembali pada konsumen untuk customer equity tidak memberikan dampak yang lebih pada praktek pemasaran media sosial sehingga para pelaku bisnis online dapat memanfaatkan media sosial untuk praktek bisnisnya agar lebih baik kata kunci bisnis online partial least square pls social media marketing activities
Abstrak (Stopwords Removed): media sosial kerap dijadikan sarana membentuk aset pelanggan komunikasi efektif pelanggan banyak sekali merekmerek barangbarang dipasarkan secara online media sosial facebook twitter youtube lainnya pembatas antara produk merek konsumen dapat berkomunikasi pembatasan tempat waktu kegiatan pemasaran media sosial bentuk kegiatan mengevaluasi niat beli ekuitas pelanggan berkaitan merek sesuatu sering dimunculkan kegiatan media sosial memposting sejumlah akun media sosial demikian penelitian bertujuan mengidentifikasi dirasakan kegiatan pemasaran media sosial merek mengevaluasi pengaruh kegiatankegiatan niat beli ekuitas pelanggan penelitian menggunakan metode partial least square pls mengambil sampel responden para pelaku bisnis online natinya diketahui hubunganhubungan terjadi kegiatan pemaaran media sosial meliputi variabel social media marketing activities value equity relationship equity brand equity purchase intention customer equity hasil penelitian menunjukkan variabel berpengaruh kegiatan pemasaran media sosial pelaku bisnis social media marketing activities berperan penting meningkatkan praktek bisnis online sedangkan variable value equity variable berperan meningkatkan niat membeli kembali konsumen customer equity memberikan dampak lebih praktek pemasaran media sosial para pelaku bisnis online dapat memanfaatkan media sosial praktek bisnisnya lebih baik kata kunci bisnis online partial least square pls social media marketing activities
Abstrak (Stemmed): media sosial kerap jadi sarana bentuk aset langgan komunikasi efektif langgan banyak sekali merekmerek barangbarang pasar cara online media sosial facebook twitter youtube lain batas antara produk merek konsumen dapat komunikasi batas tempat waktu giat pasar media sosial bentuk giat evaluasi niat beli ekuitas langgan kait merek sesuatu sering muncul giat media sosial memposting jumlah akun media sosial demikian teliti tuju identifikasi rasa giat pasar media sosial merek evaluasi pengaruh kegiatankegiatan niat beli ekuitas langgan teliti guna metode partial least square pls ambil sampel responden para laku bisnis online natinya tahu hubunganhubungan jadi giat pemaaran media sosial liput variabel social media marketing activities value equity relationship equity brand equity purchase intention customer equity hasil teliti tunjuk variabel pengaruh giat pasar media sosial laku bisnis social media marketing activities peran penting tingkat praktek bisnis online sedang variable value equity variable peran tingkat niat beli kembali konsumen customer equity beri dampak lebih praktek pasar media sosial para laku bisnis online dapat manfaat media sosial praktek bisnis lebih baik kata kunci bisnis online partial least square pls social media marketing activities
Abstrak (Corrected): media social keep jade saran bent set hangman komunikasi efektif hangman banyan seal merekmerek barangbarang paar cara online media social facebook twitter youtube lain bats angara proud mere consumed apart komunikasi bats tempt want gift paar media social bent gift evaluate neat bell equites hangman wait mere sesuatu seeing munch gift media social composting mullah akin media social domitian elite juju identifikasi rash gift paar media social mere evaluate pengaruh kegiatankegiatan neat bell equites hangman elite gun metope partial least square plus ambit sample responded para lake basis online patina tau hubunganhubungan jade gift pemaaran media social lieut variable social media marketing activities value equity relationship equity brand equity purchase intention customer equity hail elite tuneup variable pengaruh gift paar media social lake basis social media marketing activities pecan panting dingbat prate basis online sedan variable value equity variable pecan dingbat neat bell cembali consumed customer equity bert damp leash prate paar media social para lake basis online apart manat media social prate basis leash back data bunch basis online partial least square plus social media marketing activities
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'media': 13, 'sosial': 10, 'giat': 6, 'bisnis': 6, 'equity': 6, 'pasar': 5, 'online': 5, 'langgan': 4, 'merek': 3, 'niat': 3, 'beli': 3, 'teliti': 3, 'laku': 3, 'social': 3, 'marketing': 3, 'activities': 3, 'praktek': 3, 'jadi': 2, 'bentuk': 2, 'komunikasi': 2, 'batas': 2, 'konsumen': 2, 'dapat': 2, 'evaluasi': 2, 'ekuitas': 2, 'pengaruh': 2, 'partial': 2, 'least': 2, 'square': 2, 'pls': 2, 'para': 2, 'variabel': 2, 'value': 2, 'customer': 2, 'peran': 2, 'tingkat': 2, 'variable': 2, 'lebih': 2, 'kerap': 1, 'sarana': 1, 'aset': 1, 'efektif': 1, 'banyak': 1, 'sekali': 1, 'merekmerek': 1, 'barangbarang': 1, 'cara': 1, 'facebook': 1, 'twitter': 1, 'youtube': 1, 'lain': 1, 'antara': 1, 'produk': 1, 'tempat': 1, 'waktu': 1, 'kait': 1, 'sesuatu': 1, 'sering': 1, 'muncul': 1, 'memposting': 1, 'jumlah': 1, 'akun': 1, 'demikian': 1, 'tuju': 1, 'identifikasi': 1, 'rasa': 1, 'kegiatankegiatan': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'ambil': 1, 'sampel': 1, 'responden': 1, 'natinya': 1, 'tahu': 1, 'hubunganhubungan': 1, 'pemaaran': 1, 'liput': 1, 'relationship': 1, 'brand': 1, 'purchase': 1, 'intention': 1, 'hasil': 1, 'tunjuk': 1, 'penting': 1, 'sedang': 1, 'kembali': 1, 'beri': 1, 'dampak': 1, 'manfaat': 1, 'baik': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'social': 13, 'media': 13, 'of': 8, 'and': 8, 'equity': 8, 'is': 7, 'a': 7, 'that': 7, 'to': 7, 'marketing': 7, 'activities': 7, 'customer': 5, 'online': 5, 'in': 5, 'brand': 4, 'on': 4, 'this': 4, 'with': 3, 'so': 3, 'activity': 3, 'purchase': 3, 'study': 3, 'intention': 3, 'businesses': 3, 'variable': 3, 'business': 3, 'often': 2, 'as': 2, 'consumer': 2, 'can': 2, 'evaluate': 2, 'partial': 2, 'least': 2, 'square': 2, 'pls': 2, 'which': 2, 'value': 2, 'role': 2, 'practices': 2, 'for': 2, 'used': 1, 'means': 1, 'shaping': 1, 'assets': 1, 'effective': 1, 'communication': 1, 'customers': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'many': 1, 'brands': 1, 'goods': 1, 'marketed': 1, 'through': 1, 'such': 1, 'facebook': 1, 'twitter': 1, 'youtube': 1, 'others': 1, 'barrier': 1, 'between': 1, 'product': 1, 'communicate': 1, 'without': 1, 'restrictions': 1, 'place': 1, 'time': 1, 'form': 1, 'intentions': 1, 'relates': 1, 'something': 1, 'raised': 1, 'post': 1, 'number': 1, 'accounts': 1, 'thus': 1, 'aims': 1, 'identify': 1, 'perceived': 1, 'effect': 1, 'uses': 1, 'by': 1, 'taking': 1, 'sample': 1, 'respondents': 1, 'natinya': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'known': 1, 'relationships': 1, 'occur': 1, 'pemaaran': 1, 'includes': 1, 'relationship': 1, 'results': 1, 'showed': 1, 'variables': 1, 'affect': 1, 'play': 1, 'an': 1, 'important': 1, 'improving': 1, 'while': 1, 'plays': 1, 'increasing': 1, 'buy': 1, 'back': 1, 'not': 1, 'greater': 1, 'impact': 1, 'practice': 1, 'utilize': 1, 'its': 1, 'better': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #344 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Andri Shandy
Judul: Analisis Faktor yang Dipentingkan Nasabah Dalam Pemilihan Produk Simpanan Tabungan Batara Bank BTN Kamal, Bangkalan
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat., MT
Pembimbing 2: Sabaruddin Akhmad, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Analisis faktor merupakan analisis statistik yang mencoba menemukan hubungan (interrelationship) antar sejumlah peubah-peubah yang saling independen satu dengan yang lain, sehingga dapat dibuat satu atau beberapa kumpulan peubah yang lebih sedikit dari jumlah peubah awal. peneliti ingin melakukan penelitian mengenai faktor yang dipentingkan nasabah dalam pemilihan produk simpanan tabungan batara di Bank BTN Kamal, Bangkalan dengan pendekatan analisis faktor. Dari hasil di dapatkan bahwa Terbentuk 5 faktor yang mampu mewakili dari ketujuh belas variabel yang digunakan berdasarkan analisis faktor yang dilakukan, Kelima faktor yang terbentuk dapat dilihat dari nilai eigen value > 1 dan gambar scree plot. Faktor yang dipentingkan oleh nasabah Bank BTN dalam pemilihan produk tabungan Batara yaitu Pegawai Bank BTN cepat tanggap dalam melayani, Keamanan bertransaksi, Prosedur (cara dan persyaratan ) pembukaan rekening Tabungan Batara mudah dipenuh, Biaya Administrasi rendah, serta Pegawai Bank BTN dapat memberikan informasi secara tepat dan jelas.
(Kata kunci: analisis Faktor, faktor, eigen value, scree plot )
Abstrak (Clean): analisis faktor merupakan analisis statistik yang mencoba menemukan hubungan interrelationship antar sejumlah peubahpeubah yang saling independen satu dengan yang lain sehingga dapat dibuat satu atau beberapa kumpulan peubah yang lebih sedikit dari jumlah peubah awal peneliti ingin melakukan penelitian mengenai faktor yang dipentingkan nasabah dalam pemilihan produk simpanan tabungan batara di bank btn kamal bangkalan dengan pendekatan analisis faktor dari hasil di dapatkan bahwa terbentuk faktor yang mampu mewakili dari ketujuh belas variabel yang digunakan berdasarkan analisis faktor yang dilakukan kelima faktor yang terbentuk dapat dilihat dari nilai eigen value dan gambar scree plot faktor yang dipentingkan oleh nasabah bank btn dalam pemilihan produk tabungan batara yaitu pegawai bank btn cepat tanggap dalam melayani keamanan bertransaksi prosedur cara dan persyaratan pembukaan rekening tabungan batara mudah dipenuh biaya administrasi rendah serta pegawai bank btn dapat memberikan informasi secara tepat dan jelas kata kunci analisis faktor faktor eigen value scree plot
Abstrak (Stopwords Removed): analisis faktor analisis statistik mencoba menemukan hubungan interrelationship antar sejumlah peubahpeubah saling independen satu lain dapat dibuat satu beberapa kumpulan peubah lebih sedikit jumlah peubah awal peneliti ingin melakukan penelitian mengenai faktor dipentingkan nasabah pemilihan produk simpanan tabungan batara bank btn kamal bangkalan pendekatan analisis faktor hasil dapatkan terbentuk faktor mampu mewakili ketujuh belas variabel digunakan berdasarkan analisis faktor dilakukan kelima faktor terbentuk dapat dilihat nilai eigen value gambar scree plot faktor dipentingkan nasabah bank btn pemilihan produk tabungan batara pegawai bank btn cepat tanggap melayani keamanan bertransaksi prosedur cara persyaratan pembukaan rekening tabungan batara mudah dipenuh biaya administrasi rendah pegawai bank btn dapat memberikan informasi secara tepat jelas kata kunci analisis faktor faktor eigen value scree plot
Abstrak (Stemmed): analisis faktor analisis statistik coba temu hubung interrelationship antar jumlah peubahpeubah saling independen satu lain dapat buat satu beberapa kumpul peubah lebih sedikit jumlah peubah awal teliti ingin laku teliti kena faktor penting nasabah pilih produk simpan tabung batara bank btn kamal bangkal dekat analisis faktor hasil dapat bentuk faktor mampu wakil tujuh belas variabel guna dasar analisis faktor laku lima faktor bentuk dapat lihat nilai eigen value gambar scree plot faktor penting nasabah bank btn pilih produk tabung batara pegawai bank btn cepat tanggap layan aman transaksi prosedur cara syarat buka rekening tabung batara mudah penuh biaya administrasi rendah pegawai bank btn dapat beri informasi cara tepat jelas kata kunci analisis faktor faktor eigen value scree plot
Abstrak (Corrected): analysis factor analysis statistic coma temp hung interrelationship altar mullah peubahpeubah saying independent sat lain apart but sat beberapa rumpus beulah leash sedikit mullah beulah away elite begin lake elite ken factor panting casaba pilch proud simian tabuing bastard bank bin jamal bangka dead analysis factor hail apart bent factor camp wail juju bells variable gun dakar analysis factor lake lima factor bent apart that nilgai even value sambar scree plot factor panting casaba bank bin pilch proud tabuing bastard pegawai bank bin eat tanga layman man transaksi procedure cara start burka evening tabuing bastard judah punch bay administrate rental pegawai bank bin apart bert informant cara teat jells data bunch analysis factor factor even value scree plot
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'faktor': 9, 'analisis': 5, 'dapat': 4, 'bank': 4, 'btn': 4, 'tabung': 3, 'batara': 3, 'jumlah': 2, 'satu': 2, 'peubah': 2, 'teliti': 2, 'laku': 2, 'penting': 2, 'nasabah': 2, 'pilih': 2, 'produk': 2, 'bentuk': 2, 'eigen': 2, 'value': 2, 'scree': 2, 'plot': 2, 'pegawai': 2, 'cara': 2, 'statistik': 1, 'coba': 1, 'temu': 1, 'hubung': 1, 'interrelationship': 1, 'antar': 1, 'peubahpeubah': 1, 'saling': 1, 'independen': 1, 'lain': 1, 'buat': 1, 'beberapa': 1, 'kumpul': 1, 'lebih': 1, 'sedikit': 1, 'awal': 1, 'ingin': 1, 'kena': 1, 'simpan': 1, 'kamal': 1, 'bangkal': 1, 'dekat': 1, 'hasil': 1, 'mampu': 1, 'wakil': 1, 'tujuh': 1, 'belas': 1, 'variabel': 1, 'guna': 1, 'dasar': 1, 'lima': 1, 'lihat': 1, 'nilai': 1, 'gambar': 1, 'cepat': 1, 'tanggap': 1, 'layan': 1, 'aman': 1, 'transaksi': 1, 'prosedur': 1, 'syarat': 1, 'buka': 1, 'rekening': 1, 'mudah': 1, 'penuh': 1, 'biaya': 1, 'administrasi': 1, 'rendah': 1, 'beri': 1, 'informasi': 1, 'tepat': 1, 'jelas': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 9, 'of': 8, 'analysis': 4, 'that': 4, 'variables': 4, 'factors': 4, 'in': 4, 'bank': 4, 'btn': 4, 'and': 4, 'factor': 3, 'is': 3, 'a': 3, 'from': 3, 'can': 3, 'savings': 3, 'to': 2, 'are': 2, 'one': 2, 'be': 2, 'made': 2, 'on': 2, 'selection': 2, 'by': 2, 'formed': 2, 'five': 2, 'batara': 2, 'statistical': 1, 'tries': 1, 'find': 1, 'relationship': 1, 'interrelationship': 1, 'between': 1, 'number': 1, 'mutually': 1, 'independent': 1, 'another': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'or': 1, 'several': 1, 'sets': 1, 'less': 1, 'than': 1, 'amount': 1, 'initial': 1, 'researchers': 1, 'want': 1, 'conduct': 1, 'research': 1, 'necessitated': 1, 'customer': 1, 'product': 1, 'god': 1, 'deposits': 1, 'at': 1, 'kamal': 1, 'bangkal': 1, 'approach': 1, 'results': 1, 'getting': 1, 'capable': 1, 'representing': 1, 'seventeenth': 1, 'used': 1, 'conducted': 1, 'seen': 1, 'eigen': 1, 'value': 1, 'pictures': 1, 'scree': 1, 'plot': 1, 'which': 1, 'customers': 1, 'products': 1, 'ie': 1, 'employee': 1, 'responsive': 1, 'serving': 1, 'security': 1, 'transactions': 1, 'procedures': 1, 'requirements': 1, 'account': 1, 'opening': 1, 'easy': 1, 'was': 1, 'infested': 1, 'administration': 1, 'fee': 1, 'low': 1, 'employees': 1, 'give': 1, 'correct': 1, 'information': 1, 'clear': 1})
-------------------------------------------
--- Data #345 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ANDRY FATHUR ROZI
Judul: USULAN PERBAIKAN PELAYANAN PADA RESTORAN ABC DENGAN PENDEKATAN SIMULASI
Pembimbing 1: SUGENG PURWOKO S.T., M.T.
Pembimbing 2: HERI AWALUL ILHAMSYAH S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Perkembangan usaha dalam bidang makanan dan minuman semakin beraneka ragam. Mulai dari jenis makanan yang ditawarkan hingga bentuk kemasan sangat diperhitugkan untuk menarik perhatian pelanggan. Dalam dunia restoran misalnya, hal penting yang harus dipertimbangkan adalah kualitas makanan yang baik, rasa makanan yang khas dan pelayanan yang maksimal. Salah satu faktor untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan yaitu menyajikan makanan dengan kulitas terbaik dengan pelayanan cepat sehingga pelanggan tidak lagi harus menunggu lama dalam proses pemesanan hingga selsai makan. Data yang digunakan adalah waktu antar kedatangan pelanggan dan proses setiap bagian atau setiap departemen. Berdasarkan penelitian maka diperoleh hasil yang terbaik dengan menggunakan tenaga free lance sehingga biaya yang dikeluarkan untuk membayar karyawan dapat diminimalisir.
Abstrak (Clean): perkembangan usaha dalam bidang makanan dan minuman semakin beraneka ragam mulai dari jenis makanan yang ditawarkan hingga bentuk kemasan sangat diperhitugkan untuk menarik perhatian pelanggan dalam dunia restoran misalnya hal penting yang harus dipertimbangkan adalah kualitas makanan yang baik rasa makanan yang khas dan pelayanan yang maksimal salah satu faktor untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan yaitu menyajikan makanan dengan kulitas terbaik dengan pelayanan cepat sehingga pelanggan tidak lagi harus menunggu lama dalam proses pemesanan hingga selsai makan data yang digunakan adalah waktu antar kedatangan pelanggan dan proses setiap bagian atau setiap departemen berdasarkan penelitian maka diperoleh hasil yang terbaik dengan menggunakan tenaga free lance sehingga biaya yang dikeluarkan untuk membayar karyawan dapat diminimalisir
Abstrak (Stopwords Removed): perkembangan usaha bidang makanan minuman semakin beraneka ragam mulai jenis makanan ditawarkan hingga bentuk kemasan sangat diperhitugkan menarik perhatian pelanggan dunia restoran misalnya penting harus dipertimbangkan kualitas makanan baik rasa makanan khas pelayanan maksimal salah satu faktor meningkatkan kenyamanan pelanggan menyajikan makanan kulitas terbaik pelayanan cepat pelanggan lagi harus menunggu lama proses pemesanan hingga selsai makan data digunakan waktu antar kedatangan pelanggan proses setiap bagian setiap departemen berdasarkan penelitian diperoleh hasil terbaik menggunakan tenaga free lance biaya dikeluarkan membayar karyawan dapat diminimalisir
Abstrak (Stemmed): kembang usaha bidang makan minum makin aneka ragam mulai jenis makan tawar hingga bentuk kemas sangat diperhitugkan tarik perhati langgan dunia restoran misal penting harus timbang kualitas makan baik rasa makan khas layan maksimal salah satu faktor tingkat nyaman langgan saji makan kulitas baik layan cepat langgan lagi harus tunggu lama proses mesan hingga selsai makan data guna waktu antar datang langgan proses tiap bagi tiap departemen dasar teliti oleh hasil baik guna tenaga free lance biaya keluar bayar karyawan dapat diminimalisir
Abstrak (Corrected): embank sara biding mayan minus making area raga mule penis mayan tatar hinges bent bemas sang diperhitugkan tajik perhaps hangman dulia restore missal panting harms timing kualitas mayan back rash mayan has layman maximal salad sat factor dingbat nyeman hangman sari mayan litas back layman eat hangman lag harms tungus lama proves mean hinges salsa mayan data gun want altar dating hangman proves tip bag tip department dakar elite olen hail back gun teenage free lance bay cellar boyar karajan apart diminimalisir
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'makan': 6, 'langgan': 4, 'baik': 3, 'hingga': 2, 'harus': 2, 'layan': 2, 'proses': 2, 'guna': 2, 'tiap': 2, 'kembang': 1, 'usaha': 1, 'bidang': 1, 'minum': 1, 'makin': 1, 'aneka': 1, 'ragam': 1, 'mulai': 1, 'jenis': 1, 'tawar': 1, 'bentuk': 1, 'kemas': 1, 'sangat': 1, 'diperhitugkan': 1, 'tarik': 1, 'perhati': 1, 'dunia': 1, 'restoran': 1, 'misal': 1, 'penting': 1, 'timbang': 1, 'kualitas': 1, 'rasa': 1, 'khas': 1, 'maksimal': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'faktor': 1, 'tingkat': 1, 'nyaman': 1, 'saji': 1, 'kulitas': 1, 'cepat': 1, 'lagi': 1, 'tunggu': 1, 'lama': 1, 'mesan': 1, 'selsai': 1, 'data': 1, 'waktu': 1, 'antar': 1, 'datang': 1, 'bagi': 1, 'departemen': 1, 'dasar': 1, 'teliti': 1, 'oleh': 1, 'hasil': 1, 'tenaga': 1, 'free': 1, 'lance': 1, 'biaya': 1, 'keluar': 1, 'bayar': 1, 'karyawan': 1, 'dapat': 1, 'diminimalisir': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 9, 'to': 6, 'food': 5, 'in': 3, 'and': 3, 'customers': 3, 'for': 2, 'is': 2, 'service': 2, 'with': 2, 'so': 2, 'process': 2, 'development': 1, 'business': 1, 'field': 1, 'beverage': 1, 'increasingly': 1, 'diverse': 1, 'starting': 1, 'from': 1, 'type': 1, 'offered': 1, 'form': 1, 'a': 1, 'very': 1, 'diperhitugkan': 1, 'packaging': 1, 'attract': 1, 'world': 1, 'restaurants': 1, 'example': 1, 'important': 1, 'thing': 1, 'consider': 1, 'quality': 1, 'was': 1, 'good': 1, 'taste': 1, 'typical': 1, 'maximum': 1, 'one': 1, 'factors': 1, 'increasing': 1, 'customer': 1, 'convenience': 1, 'which': 1, 'presents': 1, 'bestquality': 1, 'quick': 1, 'that': 1, 'no': 1, 'longer': 1, 'have': 1, 'wait': 1, 'long': 1, 'booking': 1, 'selsai': 1, 'eat': 1, 'data': 1, 'used': 1, 'time': 1, 'between': 1, 'arrival': 1, 'all': 1, 'or': 1, 'part': 1, 'each': 1, 'department': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'research': 1, 'best': 1, 'results': 1, 'are': 1, 'obtained': 1, 'use': 1, 'freelancers': 1, 'cost': 1, 'pay': 1, 'employee': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'minimized': 1})
-------------------------------------------
--- Data #346 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Tiya Wulan Sari
Judul: PERBAIKAN METODE DAN TATA LETAK FASILITAS KERJA PADA STASIUN KERJA PRODUK ENGSEL PINTU
DI PT. MDR
Pembimbing 1: Fitri Agustina, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Sabarudin Ahmad, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki metode dan tata letak fasilitas kerja agar dapat meningkatkan produktivitas. Berdasarkan pengamatan awal, terlihat ada beberapa gerakan-gerakan kerja yang kurang optimal. Selain itu, tata letak peralatan kerja juga perlu dilakukan perbaikan dikarenakan posisi peletakannya yang cukup jauh dari jangkauan operator. Metode yang digunakan dalam mengevaluasi permasalahan ini adalah Methods Time Measurement (MTM). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa perbaikan gerakan kerja yang dilakukan adalah dengan mengeleminasi gerakan kerja berulang-ulang dan juga dengan mengkombinasi gerakan kerja. Pada keadaan yang sekarang, perusahaan hanya bisa menghasilkan 428 buah engsel pintu selama 8 jam kerja. Setelah dilakukan perbaikan, perusahaan bisa menghasilkan 806 buah engsel pintu selama 8 jam kerja. Jumlah 806 buah cukup untuk bisa memenuhi target produksi yang sudah ditetapkan yaitu 500 buah tanpa harus memakai stasiun kerja tambahan yang akan memboroskan biaya.
Kata kunci : Methods Time Measurement, gerakan kerja, stasiun kerja
Abstrak (Clean): abstrak penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki metode dan tata letak fasilitas kerja agar dapat meningkatkan produktivitas berdasarkan pengamatan awal terlihat ada beberapa gerakangerakan kerja yang kurang optimal selain itu tata letak peralatan kerja juga perlu dilakukan perbaikan dikarenakan posisi peletakannya yang cukup jauh dari jangkauan operator metode yang digunakan dalam mengevaluasi permasalahan ini adalah methods time measurement mtm hasil evaluasi menunjukkan bahwa perbaikan gerakan kerja yang dilakukan adalah dengan mengeleminasi gerakan kerja berulangulang dan juga dengan mengkombinasi gerakan kerja pada keadaan yang sekarang perusahaan hanya bisa menghasilkan buah engsel pintu selama jam kerja setelah dilakukan perbaikan perusahaan bisa menghasilkan buah engsel pintu selama jam kerja jumlah buah cukup untuk bisa memenuhi target produksi yang sudah ditetapkan yaitu buah tanpa harus memakai stasiun kerja tambahan yang akan memboroskan biaya kata kunci methods time measurement gerakan kerja stasiun kerja
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak penelitian bertujuan memperbaiki metode tata letak fasilitas kerja dapat meningkatkan produktivitas berdasarkan pengamatan awal terlihat ada beberapa gerakangerakan kerja kurang optimal selain tata letak peralatan kerja perlu dilakukan perbaikan dikarenakan posisi peletakannya cukup jauh jangkauan operator metode digunakan mengevaluasi permasalahan methods time measurement mtm hasil evaluasi menunjukkan perbaikan gerakan kerja dilakukan mengeleminasi gerakan kerja berulangulang mengkombinasi gerakan kerja keadaan sekarang perusahaan menghasilkan buah engsel pintu selama jam kerja dilakukan perbaikan perusahaan menghasilkan buah engsel pintu selama jam kerja jumlah buah cukup memenuhi target produksi sudah ditetapkan buah harus memakai stasiun kerja tambahan memboroskan biaya kata kunci methods time measurement gerakan kerja stasiun kerja
Abstrak (Stemmed): abstrak teliti tuju baik metode tata letak fasilitas kerja dapat tingkat produktivitas dasar amat awal lihat ada beberapa gerakangerakan kerja kurang optimal selain tata letak alat kerja perlu laku baik karena posisi leta cukup jauh jangkau operator metode guna evaluasi masalah methods time measurement mtm hasil evaluasi tunjuk baik gera kerja laku mengeleminasi gera kerja berulangulang kombinasi gera kerja ada sekarang usaha hasil buah engsel pintu lama jam kerja laku baik usaha hasil buah engsel pintu lama jam kerja jumlah buah cukup penuh target produksi sudah tetap buah harus pakai stasiun kerja tambah boros biaya kata kunci methods time measurement gera kerja stasiun kerja
Abstrak (Corrected): abstract elite juju back metope data leak basilicas era apart dingbat produktivitas dakar mat away that ada beberapa gerakangerakan era during optimal slain data leak flat era peru lake back arena polish leta cutup each bangka operator metope gun evaluate marsala methods time measurement mom hail evaluate tuneup back gera era lake mengeleminasi gera era berulangulang kombinasi gera era ada semarang sara hail bush angel pint lama jam era lake back sara hail bush angel pint lama jam era mullah bush cutup punch target produksi judah team bush harms sakai station era tambac bores bay data bunch methods time measurement gera era station era
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 11, 'baik': 4, 'gera': 4, 'buah': 4, 'laku': 3, 'hasil': 3, 'metode': 2, 'tata': 2, 'letak': 2, 'ada': 2, 'cukup': 2, 'evaluasi': 2, 'methods': 2, 'time': 2, 'measurement': 2, 'usaha': 2, 'engsel': 2, 'pintu': 2, 'lama': 2, 'jam': 2, 'stasiun': 2, 'abstrak': 1, 'teliti': 1, 'tuju': 1, 'fasilitas': 1, 'dapat': 1, 'tingkat': 1, 'produktivitas': 1, 'dasar': 1, 'amat': 1, 'awal': 1, 'lihat': 1, 'beberapa': 1, 'gerakangerakan': 1, 'kurang': 1, 'optimal': 1, 'selain': 1, 'alat': 1, 'perlu': 1, 'karena': 1, 'posisi': 1, 'leta': 1, 'jauh': 1, 'jangkau': 1, 'operator': 1, 'guna': 1, 'masalah': 1, 'mtm': 1, 'tunjuk': 1, 'mengeleminasi': 1, 'berulangulang': 1, 'kombinasi': 1, 'sekarang': 1, 'jumlah': 1, 'penuh': 1, 'target': 1, 'produksi': 1, 'sudah': 1, 'tetap': 1, 'harus': 1, 'pakai': 1, 'tambah': 1, 'boros': 1, 'biaya': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 8, 'work': 4, 'to': 4, 'pieces': 4, 'are': 3, 'methods': 3, 'for': 3, 'that': 3, 'in': 3, 'movement': 3, 'labor': 3, 'and': 2, 'layout': 2, 'movements': 2, 'also': 2, 'is': 2, 'time': 2, 'measurement': 2, 'company': 2, 'can': 2, 'produce': 2, 'door': 2, 'hinges': 2, 'hours': 2, 'stations': 2, 'abstract': 1, 'purpose': 1, 'research': 1, 'improve': 1, 'working': 1, 'facility': 1, 'increase': 1, 'productivity': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'initial': 1, 'observations': 1, 'it': 1, 'appears': 1, 'there': 1, 'some': 1, 'less': 1, 'optimal': 1, 'addition': 1, 'equipment': 1, 'needs': 1, 'be': 1, 'improved': 1, 'because': 1, 'position': 1, 'leta': 1, 'quite': 1, 'far': 1, 'from': 1, 'reach': 1, 'operator': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'evaluating': 1, 'these': 1, 'problems': 1, 'mtm': 1, 'results': 1, 'evaluation': 1, 'showed': 1, 'repair': 1, 'done': 1, 'eliminate': 1, 'repetitive': 1, 'by': 1, 'combining': 1, 'current': 1, 'circumstances': 1, 'only': 1, 'after': 1, 'repairs': 1, 'total': 1, 'enough': 1, 'meet': 1, 'production': 1, 'targets': 1, 'already': 1, 'set': 1, 'at': 1, 'without': 1, 'having': 1, 'use': 1, 'additional': 1, 'will': 1, 'waste': 1, 'costs': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #347 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: INDAH NURMALIA
Judul: PENINGKATAN KINERJA UKM SONGKOK DAERAH GRESIK DENGAN PENDEKATAN THE HOUSE MODEL
Pembimbing 1: FITRI AGUSTINA ST MT
Pembimbing 2: ARI BASUKI ST MT
Abstrak (Raw): Kinerja UKM songkok dianggap masih rendah, sehingga perlu rancangan sebuah model baru yang dapat meningkatkan kinerja UKM songkok, oleh karena itu analisis data yang digunakan adalah analisis diagram ishikawa, Importance Performance Analysis (IPA), dengan pendekatan The House Model, dan Force Field Analysis (FFA). Hasil dari penelitian ini : (1) Dari IPA diperoleh rata-rata skor tingkat kepentingan lebih besar dari skor rata-rata tingkat kinerja. UKM songkok belum dapat menampilkan kinerjanya secara maksimal dan memuaskan. (2) The house model memiliki visi menjadi UKM songkok yang produktif dan berdaya saing memasuki pasar global dalam 5 tahun, dengan 4 pilar yaitu perbaikan keuangan, pengembangan SDM, peningkatan kualitas produksi dan perluasan jangkauan pemasaran dengan pondasi memperbaiki dan meningkatkan semua atribut yang mengalami kekurangan. (3) Terdapat 6 faktor pendukung dan 14 faktor penghambat pada analisis FFA. (4) Dengan solusi alternative memaksimalkan perbaikan perbaikan keuangan, mengembangkan SDM, meningkatkan kualias produksi dan memperluas jangkauan pemasaran untuk memasuki pasar global
Kata kunci : Kinerja, importance performance analysis, The house Model, Usaha Kecil Menengah (UKM)
Abstrak (Clean): kinerja ukm songkok dianggap masih rendah sehingga perlu rancangan sebuah model baru yang dapat meningkatkan kinerja ukm songkok oleh karena itu analisis data yang digunakan adalah analisis diagram ishikawa importance performance analysis ipa dengan pendekatan the house model dan force field analysis ffa hasil dari penelitian ini dari ipa diperoleh ratarata skor tingkat kepentingan lebih besar dari skor ratarata tingkat kinerja ukm songkok belum dapat menampilkan kinerjanya secara maksimal dan memuaskan the house model memiliki visi menjadi ukm songkok yang produktif dan berdaya saing memasuki pasar global dalam tahun dengan pilar yaitu perbaikan keuangan pengembangan sdm peningkatan kualitas produksi dan perluasan jangkauan pemasaran dengan pondasi memperbaiki dan meningkatkan semua atribut yang mengalami kekurangan terdapat faktor pendukung dan faktor penghambat pada analisis ffa dengan solusi alternative memaksimalkan perbaikan perbaikan keuangan mengembangkan sdm meningkatkan kualias produksi dan memperluas jangkauan pemasaran untuk memasuki pasar global kata kunci kinerja importance performance analysis the house model usaha kecil menengah ukm
Abstrak (Stopwords Removed): kinerja ukm songkok dianggap masih rendah perlu rancangan model baru dapat meningkatkan kinerja ukm songkok analisis data digunakan analisis diagram ishikawa importance performance analysis ipa pendekatan the house model force field analysis ffa hasil penelitian ipa diperoleh ratarata skor tingkat kepentingan lebih besar skor ratarata tingkat kinerja ukm songkok belum dapat menampilkan kinerjanya secara maksimal memuaskan the house model memiliki visi menjadi ukm songkok produktif berdaya saing memasuki pasar global tahun pilar perbaikan keuangan pengembangan sdm peningkatan kualitas produksi perluasan jangkauan pemasaran pondasi memperbaiki meningkatkan semua atribut mengalami kekurangan terdapat faktor pendukung faktor penghambat analisis ffa solusi alternative memaksimalkan perbaikan perbaikan keuangan mengembangkan sdm meningkatkan kualias produksi memperluas jangkauan pemasaran memasuki pasar global kata kunci kinerja importance performance analysis the house model usaha kecil menengah ukm
Abstrak (Stemmed): kerja ukm songkok anggap masih rendah perlu rancang model baru dapat tingkat kerja ukm songkok analisis data guna analisis diagram ishikawa importance performance analysis ipa dekat the house model force field analysis ffa hasil teliti ipa oleh ratarata skor tingkat penting lebih besar skor ratarata tingkat kerja ukm songkok belum dapat tampil kerja cara maksimal muas the house model milik visi jadi ukm songkok produktif daya saing pasuk pasar global tahun pilar baik uang kembang sdm tingkat kualitas produksi luas jangkau pasar pondasi baik tingkat semua atribut alami kurang dapat faktor dukung faktor hambat analisis ffa solusi alternative maksimal baik baik uang kembang sdm tingkat alias produksi luas jangkau pasar pasuk pasar global kata kunci kerja importance performance analysis the house model usaha kecil tengah ukm
Abstrak (Corrected): era um bangkok anggap mash rental peru dancing model bar apart dingbat era um bangkok analysis data gun analysis diagram ashikaga importance performance analysis spa dead the house model force field analysis fa hail elite spa olen ratarata stor dingbat panting leash bear stor ratarata dingbat era um bangkok begum apart tamil era cara maximal mugs the house model milk visit jade um bangkok produktif day saying ask paar global thun polar back hang embank sum dingbat kualitas produksi lucas bangka paar pandas back dingbat sea tribute salami during apart factor during factor combat analysis fa solus alternative maximal back back hang embank sum dingbat alias produksi lucas bangka paar ask paar global data bunch era importance performance analysis the house model sara cecil length um
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tingkat': 6, 'kerja': 5, 'ukm': 5, 'songkok': 4, 'model': 4, 'pasar': 4, 'baik': 4, 'dapat': 3, 'analisis': 3, 'analysis': 3, 'the': 3, 'house': 3, 'importance': 2, 'performance': 2, 'ipa': 2, 'ffa': 2, 'ratarata': 2, 'skor': 2, 'maksimal': 2, 'pasuk': 2, 'global': 2, 'uang': 2, 'kembang': 2, 'sdm': 2, 'produksi': 2, 'luas': 2, 'jangkau': 2, 'faktor': 2, 'anggap': 1, 'masih': 1, 'rendah': 1, 'perlu': 1, 'rancang': 1, 'baru': 1, 'data': 1, 'guna': 1, 'diagram': 1, 'ishikawa': 1, 'dekat': 1, 'force': 1, 'field': 1, 'hasil': 1, 'teliti': 1, 'oleh': 1, 'penting': 1, 'lebih': 1, 'besar': 1, 'belum': 1, 'tampil': 1, 'cara': 1, 'muas': 1, 'milik': 1, 'visi': 1, 'jadi': 1, 'produktif': 1, 'daya': 1, 'saing': 1, 'tahun': 1, 'pilar': 1, 'kualitas': 1, 'pondasi': 1, 'semua': 1, 'atribut': 1, 'alami': 1, 'kurang': 1, 'dukung': 1, 'hambat': 1, 'solusi': 1, 'alternative': 1, 'alias': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'usaha': 1, 'kecil': 1, 'tengah': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 8, 'and': 8, 'performance': 7, 'analysis': 6, 'to': 5, 'skull': 4, 'with': 4, 'improvement': 4, 'is': 3, 'a': 3, 'improve': 3, 'smes': 3, 'cap': 3, 'importance': 3, 'house': 3, 'model': 3, 'sme': 2, 'that': 2, 'ipa': 2, 'ffa': 2, 'obtained': 2, 'from': 2, 'average': 2, 'score': 2, 'has': 2, 'global': 2, 'market': 2, 'financial': 2, 'human': 2, 'production': 2, 'quality': 2, 'marketing': 2, 'reach': 2, 'factors': 2, 'still': 1, 'considered': 1, 'low': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'takes': 1, 'draft': 1, 'new': 1, 'models': 1, 'could': 1, 'therefore': 1, 'data': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'used': 1, 'diagram': 1, 'ishikawa': 1, 'approach': 1, 'force': 1, 'field': 1, 'results': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'an': 1, 'greater': 1, 'than': 1, 'level': 1, 'not': 1, 'been': 1, 'able': 1, 'show': 1, 'its': 1, 'maximum': 1, 'satisfying': 1, 'vision': 1, 'become': 1, 'productive': 1, 'competitive': 1, 'within': 1, 'years': 1, 'four': 1, 'pillars': 1, 'resource': 1, 'development': 1, 'expanding': 1, 'foundation': 1, 'repair': 1, 'all': 1, 'attributes': 1, 'shortage': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'supporting': 1, 'inhibiting': 1, 'in': 1, 'alternative': 1, 'solutions': 1, 'maximize': 1, 'develop': 1, 'resources': 1, 'expand': 1, 'your': 1, 'keywords': 1, 'small': 1, 'medium': 1, 'enterprises': 1})
-------------------------------------------
--- Data #348 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Junaidi Abdul Azis
Judul: OPTIMASI DISTRIBUSI RANTAI PASOK BATIK BANGKALAN
MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA GENETIKA
(Studi Kasus: Ikm dan Retail Batik Kabupaten Bangkalan)
Pembimbing 1: Dr Rachmad Hidayat ST MT
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad ST MT
Abstrak (Raw): Batik merupakan salah satu produk unggulan di Madura dan sudah terkenal baik di dalam maupun diluar negeri. Salah satunya adalah batik tanjung bumi yang merupakan batik asli dari kabupaten Bangkalan. Pemerintah kabupaten ingin memaksimalkan potensi batik untuk dijadikan produk unggulan kab. Bangkalan, salah satunya adalah dengan meningkatkan peran Disperindag dalam mengatur permasalahan distribusi batik, karena 30% biaya produk berasal dari biaya distribusi. Selain itu permasalahn distribusi juga berpengaruh langsung terhadap harga jual batik. Permasalahan distribusi rantai pasok diselesaikan dengan metode optimasi. Pihak yang terlibat diantaranya Ikm batik dan retail batik yang tersebar di seluruh kabupaten Bangkalan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan jumlah batik optimum yang harus dikirim Ikm-j ke retail-k (Xjk) dengan total supply chain cost tscc terkecil, fungsi Z= (?_(j=1)^n??_(k=1)^o??(cv ×? X_jk)+?(cf)?_( jk)). Permasalahan distribusi rantai pasok dua tingkat ini melibatkan 20 Ikm dan 26 retail, sehingga diseleseikan dengan metode metaheuristik algoritma genetika. Hasil penelitian Nilai biaya distribusi rantai pasok batik di kabupaten Bangkalan sebesar Rp. 630364 dengan individu yang dibangkitkan sebanyak 90 individu.
Kata kunci: distribusi, supply chain management, batik Madura, algoritma genetika.
Abstrak (Clean): batik merupakan salah satu produk unggulan di madura dan sudah terkenal baik di dalam maupun diluar negeri salah satunya adalah batik tanjung bumi yang merupakan batik asli dari kabupaten bangkalan pemerintah kabupaten ingin memaksimalkan potensi batik untuk dijadikan produk unggulan kab bangkalan salah satunya adalah dengan meningkatkan peran disperindag dalam mengatur permasalahan distribusi batik karena biaya produk berasal dari biaya distribusi selain itu permasalahn distribusi juga berpengaruh langsung terhadap harga jual batik permasalahan distribusi rantai pasok diselesaikan dengan metode optimasi pihak yang terlibat diantaranya ikm batik dan retail batik yang tersebar di seluruh kabupaten bangkalan tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan jumlah batik optimum yang harus dikirim ikmj ke retailk xjk dengan total supply chain cost tscc terkecil fungsi z jnkocv × xjkcf jk permasalahan distribusi rantai pasok dua tingkat ini melibatkan ikm dan retail sehingga diseleseikan dengan metode metaheuristik algoritma genetika hasil penelitian nilai biaya distribusi rantai pasok batik di kabupaten bangkalan sebesar rp dengan individu yang dibangkitkan sebanyak individu kata kunci distribusi supply chain management batik madura algoritma genetika
Abstrak (Stopwords Removed): batik salah satu produk unggulan madura sudah terkenal baik maupun diluar negeri salah satunya batik tanjung bumi batik asli kabupaten bangkalan pemerintah kabupaten ingin memaksimalkan potensi batik dijadikan produk unggulan kab bangkalan salah satunya meningkatkan peran disperindag mengatur permasalahan distribusi batik biaya produk berasal biaya distribusi selain permasalahn distribusi berpengaruh langsung harga jual batik permasalahan distribusi rantai pasok diselesaikan metode optimasi pihak terlibat diantaranya ikm batik retail batik tersebar seluruh kabupaten bangkalan tujuan penelitian menentukan jumlah batik optimum harus dikirim ikmj retailk xjk total supply chain cost tscc terkecil fungsi z jnkocv × xjkcf jk permasalahan distribusi rantai pasok dua tingkat melibatkan ikm retail diseleseikan metode metaheuristik algoritma genetika hasil penelitian nilai biaya distribusi rantai pasok batik kabupaten bangkalan sebesar rp individu dibangkitkan sebanyak individu kata kunci distribusi supply chain management batik madura algoritma genetika
Abstrak (Stemmed): batik salah satu produk unggul madura sudah kenal baik maupun luar negeri salah satu batik tanjung bumi batik asli kabupaten bangkal perintah kabupaten ingin maksimal potensi batik jadi produk unggul kab bangkal salah satu tingkat peran disperindag atur masalah distribusi batik biaya produk asal biaya distribusi selain permasalahn distribusi pengaruh langsung harga jual batik masalah distribusi rantai pasok selesai metode optimasi pihak libat antara ikm batik retail batik sebar seluruh kabupaten bangkal tuju teliti tentu jumlah batik optimum harus kirim ikmj retailk xjk total supply chain cost tscc kecil fungsi z jnkocv xjkcf jk masalah distribusi rantai pasok dua tingkat libat ikm retail diseleseikan metode metaheuristik algoritma genetika hasil teliti nilai biaya distribusi rantai pasok batik kabupaten bangkal besar rp individu bangkit banyak individu kata kunci distribusi supply chain management batik madura algoritma genetika
Abstrak (Corrected): batik salad sat proud lungful madura judah penal back maun liar never salad sat batik tanning bump batik ali kabupaten bangka perineal kabupaten begin maximal potent batik jade proud lungful kab bangka salad sat dingbat pecan disperindag amur marsala distribute batik bay proud anal bay distribute slain permasalahn distribute pengaruh lansing hard dual batik marsala distribute rental ask seesaw metope optimism pick libau angara i'm batik retail batik sear seluruh kabupaten bangka juju elite tent mullah batik optimum harms kirin i'm retail ask total supply chain cost tuck cecil fungi z jnkocv xjkcf ok marsala distribute rental ask due dingbat libau i'm retail diseleseikan metope metaheuristik algorithm genetic hail elite nilgai bay distribute rental ask batik kabupaten bangka bear up individual bandit banyan individual data bunch distribute supply chain management batik madura algorithm genetic
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'batik': 11, 'distribusi': 7, 'kabupaten': 4, 'bangkal': 4, 'salah': 3, 'satu': 3, 'produk': 3, 'masalah': 3, 'biaya': 3, 'rantai': 3, 'pasok': 3, 'unggul': 2, 'madura': 2, 'tingkat': 2, 'metode': 2, 'libat': 2, 'ikm': 2, 'retail': 2, 'teliti': 2, 'supply': 2, 'chain': 2, 'algoritma': 2, 'genetika': 2, 'individu': 2, 'sudah': 1, 'kenal': 1, 'baik': 1, 'maupun': 1, 'luar': 1, 'negeri': 1, 'tanjung': 1, 'bumi': 1, 'asli': 1, 'perintah': 1, 'ingin': 1, 'maksimal': 1, 'potensi': 1, 'jadi': 1, 'kab': 1, 'peran': 1, 'disperindag': 1, 'atur': 1, 'asal': 1, 'selain': 1, 'permasalahn': 1, 'pengaruh': 1, 'langsung': 1, 'harga': 1, 'jual': 1, 'selesai': 1, 'optimasi': 1, 'pihak': 1, 'antara': 1, 'sebar': 1, 'seluruh': 1, 'tuju': 1, 'tentu': 1, 'jumlah': 1, 'optimum': 1, 'harus': 1, 'kirim': 1, 'ikmj': 1, 'retailk': 1, 'xjk': 1, 'total': 1, 'cost': 1, 'tscc': 1, 'kecil': 1, 'fungsi': 1, 'z': 1, 'jnkocv': 1, 'xjkcf': 1, 'jk': 1, 'dua': 1, 'diseleseikan': 1, 'metaheuristik': 1, 'hasil': 1, 'nilai': 1, 'besar': 1, 'rp': 1, 'bangkit': 1, 'banyak': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'management': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'batik': 11, 'of': 9, 'the': 9, 'is': 7, 'and': 7, 'to': 5, 'distribution': 5, 'supply': 5, 'chain': 5, 'in': 3, 'be': 3, 'a': 3, 'problems': 3, 'cost': 3, 'ikm': 3, 'retail': 3, 'one': 2, 'products': 2, 'madura': 2, 'district': 2, 'from': 2, 'solved': 2, 'by': 2, 'optimization': 2, 'with': 2, 'total': 2, 'genetic': 2, 'probability': 2, 'individuals': 2, 'famous': 1, 'both': 1, 'at': 1, 'local': 1, 'nation': 1, 'them': 1, 'tanjung': 1, 'bumi': 1, 'government': 1, 'wants': 1, 'maximize': 1, 'potential': 1, 'superior': 1, 'product': 1, 'disperindag': 1, 'role': 1, 'regulating': 1, 'because': 1, 'derived': 1, 'costs': 1, 'also': 1, 'directly': 1, 'affects': 1, 'selling': 1, 'price': 1, 'will': 1, 'methods': 1, 'parties': 1, 'involved': 1, 'include': 1, 'bangkal': 1, 'purpose': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'was': 1, 'determine': 1, 'optimum': 1, 'quantity': 1, 'minimum': 1, 'function': 1, 'z': 1, 'jnkocv': 1, 'xjkcf': 1, 'jk': 1, 'involves': 1, 'that': 1, 'algorithm': 1, 'metaheuristic': 1, 'method': 1, 'rp': 1, 'crossover': 1, 'mutation': 1, 'who': 1, 'raised': 1, 'number': 1, 'optimal': 1, 'generation': 1, 'generations': 1, 'keywords': 1, 'management': 1, 'tscc': 1, 'algorithms': 1})
-------------------------------------------
--- Data #349 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Irwan Prasetyo Arisandi
Judul: PEMODELAN SUPPLY CHAIN NETWORK PADA BATIK MADURA
(Studi Kasus UKM Batik Kabupaten Pamekasan)
Pembimbing 1: Heri Awalul Ilhamsah, S.T., M.T
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, ST.,MT
Abstrak (Raw): Rantai pasokan (Supply Chain) merupakan sebuah satu kesatuan antara pemasok,
perusahaan atau pabrik, serta penjualan shingga produk yang akan diproduksi dan
didistribusikan tepat dalam hal jumlah, tempat dan waktu dengan tujuan untuk memenuhi
semua permintaan dan meminimasi biaya total. Model rantai pasokan industri batik yang
optimal adalah rantai pasokan yang memiliki kombinasi paling baik dan tingkat efisiensi yang
tinggi. Kombinasi tersebut adalah masalah pencarian untuk mengoptimalkan total biaya rantai
pasok dari parameter rantai pasok dalam suatu ruang pencarian. Teknik optimasi yang
digunakan pada kasus ini adalah algoritma genetika (Genetic Algorithm).Solusi minimum total
biaya rantai pasok dari model rantai pasokan industri batik dapat diselesaikan dengan
menggunakan algoritma genetika. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model rantai
pasokan industri batik dan menentukan total biaya rantai pasok minimum dengan menggunakan
metode algoritma genetika. Rantai pasokan industri batik merupakan skenario rantai pasokan
industri batik di Kabupaten Pamekasan yang terdiri dari 15 UKM Batik sebagai produsen dan
22 retail yang tersebar di beberapa wilayah di kabupaten Pamekasan sehingga akan terbentuk
rantai pasokan 15 x 22. Setiap UKM batik akan memenuhi setiap permintaan dari masing
masing retail.
Abstrak (Clean): rantai pasokan supply chain merupakan sebuah satu kesatuan antara pemasok perusahaan atau pabrik serta penjualan shingga produk yang akan diproduksi dan didistribusikan tepat dalam hal jumlah tempat dan waktu dengan tujuan untuk memenuhi semua permintaan dan meminimasi biaya total model rantai pasokan industri batik yang optimal adalah rantai pasokan yang memiliki kombinasi paling baik dan tingkat efisiensi yang tinggi kombinasi tersebut adalah masalah pencarian untuk mengoptimalkan total biaya rantai pasok dari parameter rantai pasok dalam suatu ruang pencarian teknik optimasi yang digunakan pada kasus ini adalah algoritma genetika genetic algorithmsolusi minimum total biaya rantai pasok dari model rantai pasokan industri batik dapat diselesaikan dengan menggunakan algoritma genetika penelitian ini bertujuan untuk merancang model rantai pasokan industri batik dan menentukan total biaya rantai pasok minimum dengan menggunakan metode algoritma genetika rantai pasokan industri batik merupakan skenario rantai pasokan industri batik di kabupaten pamekasan yang terdiri dari ukm batik sebagai produsen dan retail yang tersebar di beberapa wilayah di kabupaten pamekasan sehingga akan terbentuk rantai pasokan x setiap ukm batik akan memenuhi setiap permintaan dari masing masing retail
Abstrak (Stopwords Removed): rantai pasokan supply chain satu kesatuan antara pemasok perusahaan pabrik penjualan shingga produk diproduksi didistribusikan tepat jumlah tempat waktu tujuan memenuhi semua permintaan meminimasi biaya total model rantai pasokan industri batik optimal rantai pasokan memiliki kombinasi paling baik tingkat efisiensi tinggi kombinasi tersebut masalah pencarian mengoptimalkan total biaya rantai pasok parameter rantai pasok ruang pencarian teknik optimasi digunakan kasus algoritma genetika genetic algorithmsolusi minimum total biaya rantai pasok model rantai pasokan industri batik dapat diselesaikan menggunakan algoritma genetika penelitian bertujuan merancang model rantai pasokan industri batik menentukan total biaya rantai pasok minimum menggunakan metode algoritma genetika rantai pasokan industri batik skenario rantai pasokan industri batik kabupaten pamekasan terdiri ukm batik produsen retail tersebar beberapa wilayah kabupaten pamekasan terbentuk rantai pasokan x setiap ukm batik memenuhi setiap permintaan masing masing retail
Abstrak (Stemmed): rantai pasok supply chain satu satu antara pasok usaha pabrik jual shingga produk produksi distribusi tepat jumlah tempat waktu tuju penuh semua minta meminimasi biaya total model rantai pasok industri batik optimal rantai pasok milik kombinasi paling baik tingkat efisiensi tinggi kombinasi sebut masalah cari optimal total biaya rantai pasok parameter rantai pasok ruang cari teknik optimasi guna kasus algoritma genetika genetic algorithmsolusi minimum total biaya rantai pasok model rantai pasok industri batik dapat selesai guna algoritma genetika teliti tuju rancang model rantai pasok industri batik tentu total biaya rantai pasok minimum guna metode algoritma genetika rantai pasok industri batik skenario rantai pasok industri batik kabupaten pamekasan diri ukm batik produsen retail sebar beberapa wilayah kabupaten pamekasan bentuk rantai pasok x tiap ukm batik penuh tiap minta masing masing retail
Abstrak (Corrected): rental ask supply chain sat sat angara ask sara park dual shingle proud produksi distribute teat mullah tempt want juju punch sea mint meminimasi bay total model rental ask industry batik optimal rental ask milk kombinasi paling back dingbat efisiensi ting kombinasi debut marsala care optimal total bay rental ask parameter rental ask rang care tennis optimism gun ass algorithm genetic genetic algorithmsolusi minimum total bay rental ask model rental ask industry batik apart seesaw gun algorithm genetic elite juju dancing model rental ask industry batik tent total bay rental ask minimum gun metope algorithm genetic rental ask industry batik scenario rental ask industry batik kabupaten pamekasan dirt um batik produce retail sear beberapa wilayah kabupaten pamekasan bent rental ask x tip um batik punch tip mint making making retail
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pasok': 13, 'rantai': 12, 'batik': 7, 'industri': 5, 'biaya': 4, 'total': 4, 'model': 3, 'guna': 3, 'algoritma': 3, 'genetika': 3, 'satu': 2, 'tuju': 2, 'penuh': 2, 'minta': 2, 'optimal': 2, 'kombinasi': 2, 'cari': 2, 'minimum': 2, 'kabupaten': 2, 'pamekasan': 2, 'ukm': 2, 'retail': 2, 'tiap': 2, 'masing': 2, 'supply': 1, 'chain': 1, 'antara': 1, 'usaha': 1, 'pabrik': 1, 'jual': 1, 'shingga': 1, 'produk': 1, 'produksi': 1, 'distribusi': 1, 'tepat': 1, 'jumlah': 1, 'tempat': 1, 'waktu': 1, 'semua': 1, 'meminimasi': 1, 'milik': 1, 'paling': 1, 'baik': 1, 'tingkat': 1, 'efisiensi': 1, 'tinggi': 1, 'sebut': 1, 'masalah': 1, 'parameter': 1, 'ruang': 1, 'teknik': 1, 'optimasi': 1, 'kasus': 1, 'genetic': 1, 'algorithmsolusi': 1, 'dapat': 1, 'selesai': 1, 'teliti': 1, 'rancang': 1, 'tentu': 1, 'metode': 1, 'skenario': 1, 'diri': 1, 'produsen': 1, 'sebar': 1, 'beberapa': 1, 'wilayah': 1, 'bentuk': 1, 'x': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'supply': 13, 'chain': 13, 'the': 13, 'of': 11, 'batik': 7, 'a': 6, 'and': 6, 'in': 5, 'industry': 5, 'is': 4, 'total': 4, 'cost': 4, 'genetic': 4, 'as': 3, 'will': 3, 'be': 3, 'model': 3, 'algorithm': 3, 'each': 3, 'combination': 2, 'search': 2, 'to': 2, 'this': 2, 'minimum': 2, 'by': 2, 'using': 2, 'pamekasan': 2, 'smes': 2, 'retail': 2, 'unity': 1, 'between': 1, 'suppliers': 1, 'companies': 1, 'or': 1, 'factories': 1, 'well': 1, 'sales': 1, 'shingga': 1, 'products': 1, 'manufactured': 1, 'distributed': 1, 'appropriately': 1, 'terms': 1, 'quantity': 1, 'place': 1, 'time': 1, 'for': 1, 'purpose': 1, 'fulfilling': 1, 'all': 1, 'requests': 1, 'minimize': 1, 'optimal': 1, 'has': 1, 'best': 1, 'degree': 1, 'efficiency': 1, 'high': 1, 'problem': 1, 'optimize': 1, 'parameters': 1, 'space': 1, 'optimization': 1, 'techniques': 1, 'used': 1, 'case': 1, 'solusi': 1, 'can': 1, 'solved': 1, 'research': 1, 'aims': 1, 'design': 1, 'determine': 1, 'method': 1, 'algorithms': 1, 'scenario': 1, 'consists': 1, 'manufacturers': 1, 'spread': 1, 'across': 1, 'several': 1, 'regions': 1, 'that': 1, 'formed': 1, 'x': 1, 'meet': 1, 'every': 1, 'request': 1})
-------------------------------------------
--- Data #350 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muhammad Hafizh Mubasyir
Judul: PENGUKURAN DAN MITIGASI RISIKO PADA RANTAI PASOK READY MIXED CONCRETE
Pembimbing 1: Issa Dyah Utami, S.T.,M.T.,P.hD
Pembimbing 2: Trisita Novianti, S.TP.,M.T
Abstrak (Raw): Rantai pasok merupakan faktor penting dalam sebuah aktivitas bisnis domestik
maupun internasional, dengan menentukan sejauh mana tingkat efisiensi dan
efektivitas kinerja perusahaan dari pemasaran, proses produksi, hingga produk sampai
ke konsumen. PT Karya Internusa Divisi Internusa Beton merupakan perusahaan
manufaktur pembuatan beton cair siap pakai. Dalam setiap aktivitas bisnis
mempunyai suatu risiko, untuk itu dibutuhkan pengelolan risiko agar aktivitas rantai
pasok perusahaan dapat berjalan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi risiko serta agen risiko yang dapat terjadi pada aktivitas rantai pasok
perusahaan, dan merancang strategi mitigasi yang dapat digunakan untuk mengurangi
munculnya agen risiko. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah House Of
Risk (HOR) untuk dapat menentukan prioritas dari strategi mitigasi. Pada identifikasi
risiko menggunakan pemetaan aktifitas berdasarkan model Supply Chain Operation
Reference (SCOR). Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat 27 kejadian risiko
yang meliputi 5 risiko Plan, 7 risiko Source, 6 risiko Make, 7 risiko Delivery, dan 2
risiko Return dengan 24 agen risiko yang telah teridentifikasi. Berdasarkan hasil
identifikasi dan nilai ARP terbesar terpilih 4 agen risiko yang akan dilakukan
perancangan strategi mitigasi. Terdapat 9 strategi mitigasi yang diusulkan untuk dapat
mengurangi kemungkinan munculnya agen risiko dalam aktivitas rantai pasok
perusahaan.
Abstrak (Clean): rantai pasok merupakan faktor penting dalam sebuah aktivitas bisnis domestik maupun internasional dengan menentukan sejauh mana tingkat efisiensi dan efektivitas kinerja perusahaan dari pemasaran proses produksi hingga produk sampai ke konsumen pt karya internusa divisi internusa beton merupakan perusahaan manufaktur pembuatan beton cair siap pakai dalam setiap aktivitas bisnis mempunyai suatu risiko untuk itu dibutuhkan pengelolan risiko agar aktivitas rantai pasok perusahaan dapat berjalan dengan baik penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko serta agen risiko yang dapat terjadi pada aktivitas rantai pasok perusahaan dan merancang strategi mitigasi yang dapat digunakan untuk mengurangi munculnya agen risiko metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah house of risk hor untuk dapat menentukan prioritas dari strategi mitigasi pada identifikasi risiko menggunakan pemetaan aktifitas berdasarkan model supply chain operation reference scor hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat kejadian risiko yang meliputi risiko plan risiko source risiko make risiko delivery dan risiko return dengan agen risiko yang telah teridentifikasi berdasarkan hasil identifikasi dan nilai arp terbesar terpilih agen risiko yang akan dilakukan perancangan strategi mitigasi terdapat strategi mitigasi yang diusulkan untuk dapat mengurangi kemungkinan munculnya agen risiko dalam aktivitas rantai pasok perusahaan
Abstrak (Stopwords Removed): rantai pasok faktor penting aktivitas bisnis domestik maupun internasional menentukan sejauh mana tingkat efisiensi efektivitas kinerja perusahaan pemasaran proses produksi hingga produk konsumen pt karya internusa divisi internusa beton perusahaan manufaktur pembuatan beton cair siap pakai setiap aktivitas bisnis mempunyai risiko dibutuhkan pengelolan risiko aktivitas rantai pasok perusahaan dapat berjalan baik penelitian bertujuan mengidentifikasi risiko agen risiko dapat terjadi aktivitas rantai pasok perusahaan merancang strategi mitigasi dapat digunakan mengurangi munculnya agen risiko metode digunakan penelitian house of risk hor dapat menentukan prioritas strategi mitigasi identifikasi risiko menggunakan pemetaan aktifitas berdasarkan model supply chain operation reference scor hasil penelitian menunjukkan terdapat kejadian risiko meliputi risiko plan risiko source risiko make risiko delivery risiko return agen risiko teridentifikasi berdasarkan hasil identifikasi nilai arp terbesar terpilih agen risiko dilakukan perancangan strategi mitigasi terdapat strategi mitigasi diusulkan dapat mengurangi kemungkinan munculnya agen risiko aktivitas rantai pasok perusahaan
Abstrak (Stemmed): rantai pasok faktor penting aktivitas bisnis domestik maupun internasional tentu jauh mana tingkat efisiensi efektivitas kerja usaha pasar proses produksi hingga produk konsumen pt karya internusa divisi internusa beton usaha manufaktur buat beton cair siap pakai tiap aktivitas bisnis punya risiko butuh pengelolan risiko aktivitas rantai pasok usaha dapat jalan baik teliti tuju identifikasi risiko agen risiko dapat jadi aktivitas rantai pasok usaha rancang strategi mitigasi dapat guna kurang muncul agen risiko metode guna teliti house of risk hor dapat tentu prioritas strategi mitigasi identifikasi risiko guna meta aktifitas dasar model supply chain operation reference scor hasil teliti tunjuk dapat jadi risiko liput risiko plan risiko source risiko make risiko delivery risiko return agen risiko identifikasi dasar hasil identifikasi nilai arp besar pilih agen risiko laku ancang strategi mitigasi dapat strategi mitigasi usul dapat kurang mungkin muncul agen risiko aktivitas rantai pasok usaha
Abstrak (Corrected): rental ask factor panting aktivitas basis domestic maun international tent each mana dingbat efisiensi efektivitas era sara paar proves produksi hinges proud consumed pt karma interns divine interns baton sara manufacture but baton car slap sakai tip aktivitas basis puny risk butch pengelolan risk aktivitas rental ask sara apart alan back elite juju identifikasi risk age risk apart jade aktivitas rental ask sara dancing strategy mitigate apart gun during munch age risk metope gun elite house of risk for apart tent priority strategy mitigate identifikasi risk gun meta aktifitas dakar model supply chain operation reference score hail elite tuneup apart jade risk lieut risk plan risk source risk make risk delivery risk return age risk identifikasi dakar hail identifikasi nilgai arp bear pilch age risk lake dancing strategy mitigate apart strategy mitigate usual apart during munchkin munch age risk aktivitas rental ask sara
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'risiko': 15, 'dapat': 7, 'aktivitas': 5, 'usaha': 5, 'agen': 5, 'rantai': 4, 'pasok': 4, 'identifikasi': 4, 'strategi': 4, 'mitigasi': 4, 'teliti': 3, 'guna': 3, 'bisnis': 2, 'tentu': 2, 'internusa': 2, 'beton': 2, 'jadi': 2, 'kurang': 2, 'muncul': 2, 'dasar': 2, 'hasil': 2, 'faktor': 1, 'penting': 1, 'domestik': 1, 'maupun': 1, 'internasional': 1, 'jauh': 1, 'mana': 1, 'tingkat': 1, 'efisiensi': 1, 'efektivitas': 1, 'kerja': 1, 'pasar': 1, 'proses': 1, 'produksi': 1, 'hingga': 1, 'produk': 1, 'konsumen': 1, 'pt': 1, 'karya': 1, 'divisi': 1, 'manufaktur': 1, 'buat': 1, 'cair': 1, 'siap': 1, 'pakai': 1, 'tiap': 1, 'punya': 1, 'butuh': 1, 'pengelolan': 1, 'jalan': 1, 'baik': 1, 'tuju': 1, 'rancang': 1, 'metode': 1, 'house': 1, 'of': 1, 'risk': 1, 'hor': 1, 'prioritas': 1, 'meta': 1, 'aktifitas': 1, 'model': 1, 'supply': 1, 'chain': 1, 'operation': 1, 'reference': 1, 'scor': 1, 'tunjuk': 1, 'liput': 1, 'plan': 1, 'source': 1, 'make': 1, 'delivery': 1, 'return': 1, 'nilai': 1, 'arp': 1, 'besar': 1, 'pilih': 1, 'laku': 1, 'ancang': 1, 'usul': 1, 'mungkin': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'risk': 15, 'of': 12, 'to': 8, 'and': 6, 'supply': 5, 'chain': 5, 'that': 5, 'agents': 5, 'in': 4, 'a': 4, 'mitigation': 4, 'strategies': 4, 'is': 3, 'activity': 3, 'company': 3, 'risks': 3, 'activities': 3, 'can': 3, 'this': 3, 'business': 2, 'determine': 2, 'manufacturing': 2, 'internusa': 2, 'study': 2, 'designing': 2, 'be': 2, 'used': 2, 'reduce': 2, 'identification': 2, 'based': 2, 'there': 2, 'are': 2, 'an': 1, 'important': 1, 'factor': 1, 'domestically': 1, 'internationally': 1, 'extent': 1, 'efficiency': 1, 'effectiveness': 1, 'performance': 1, 'from': 1, 'marketing': 1, 'products': 1, 'consumers': 1, 'pt': 1, 'karya': 1, 'division': 1, 'beton': 1, 'ready': 1, 'mixed': 1, 'concrete': 1, 'any': 1, 'has': 1, 'for': 1, 'it': 1, 'takes': 1, 'management': 1, 'companies': 1, 'run': 1, 'well': 1, 'aims': 1, 'identify': 1, 'occur': 1, 'appearance': 1, 'method': 1, 'research': 1, 'house': 1, 'hor': 1, 'able': 1, 'priority': 1, 'at': 1, 'using': 1, 'mapping': 1, 'model': 1, 'operations': 1, 'reference': 1, 'scor': 1, 'results': 1, 'indicate': 1, 'events': 1, 'include': 1, 'plan': 1, 'source': 1, 'make': 1, 'delivery': 1, 'return': 1, 'by': 1, 'identified': 1, 'on': 1, 'arp': 1, 'greatest': 1, 'value': 1, 'selected': 1, 'will': 1, 'do': 1, 'proposed': 1, 'possibility': 1, 'enterprise': 1})
-------------------------------------------
--- Data #351 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muhammad Zubed Abdullah
Judul: Prediksi Harga Saham Pada Bursa Efek Indonesia Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan
Pembimbing 1: Heri Awalul Ilhamsah, ST., MT.
Pembimbing 2: Ika Deefi Anna, ST., MT.
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Masalah utama yang dimiliki seorang investor adalah adanya fluktuasi harga saham yang dinamis dan selalu berubah ubah setiap hari. Perubahan harga saham yang dinamis dapat membuat seorang investor kebingungan dalam memilih saham mana yang harus dibeli dan saham mana yang harus dijual. Oleh karena itu dibutuhkan peramalan atau prediksi harga yang tepat sehingga memudahkan para investor dalam membeli dan menjual sahamnya. penelitian yang akan dilakukan adalah prediksi harga saham dengan metode Backpropagation neural network pada Astra International Tbk. dan PT. Unilever Indonesia Tbk. dengan menambahkan input suku bunga, laba perusahaan, volume transaksi, dan harga saham close selama 14 hari sebelumnya. Hasil dari proses pengujian diperoleh arsitektur jaringan terbaik untuk saham Astra International Tbk. yakni menggunakan hidden layer 1 sebanyak 5 neuron, hidden layer 2 sebanyak 10 neuron dan learning rate sebesar 0.1 diperoleh nilai MAPE sebesar 0.738 %. Sedangkan untuk peramalan harga saham Astra International Tbk. menggunakan hidden layer 1 sebanyak 10 neuron, hidden layer 2 sebanyak 50 neuron dan learning rate sebesar 0.05 diperoleh nilai MAPE sebesar 0.831 %. arsitektur jaringan terbaik untuk peramalan harga saham PT. Unilever Indonesia Tbk. yakni menggunakan hidden layer 1 sebanyak 10 neuron, hidden layer 2 sebanyak 50 neuron dan learning rate sebesar 0.05 diperoleh nilai MAPE sebesar 0.806 %. Sedangkan untuk peramalan harga saham PT. Unilever Indonesia Tbk. menggunakan hidden layer 1 sebanyak 10 neuron, hidden layer 2 sebanyak 30 neuron dan learning rate sebesar 0.01 diperoleh nilai MAPE sebesar 0.5539 %.
Kata Kunci: Peramalan Harga Saham, Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation.
Abstrak (Clean): abstrak masalah utama yang dimiliki seorang investor adalah adanya fluktuasi harga saham yang dinamis dan selalu berubah ubah setiap hari perubahan harga saham yang dinamis dapat membuat seorang investor kebingungan dalam memilih saham mana yang harus dibeli dan saham mana yang harus dijual oleh karena itu dibutuhkan peramalan atau prediksi harga yang tepat sehingga memudahkan para investor dalam membeli dan menjual sahamnya penelitian yang akan dilakukan adalah prediksi harga saham dengan metode backpropagation neural network pada astra international tbk dan pt unilever indonesia tbk dengan menambahkan input suku bunga laba perusahaan volume transaksi dan harga saham close selama hari sebelumnya hasil dari proses pengujian diperoleh arsitektur jaringan terbaik untuk saham astra international tbk yakni menggunakan hidden layer sebanyak neuron hidden layer sebanyak neuron dan learning rate sebesar diperoleh nilai mape sebesar sedangkan untuk peramalan harga saham astra international tbk menggunakan hidden layer sebanyak neuron hidden layer sebanyak neuron dan learning rate sebesar diperoleh nilai mape sebesar arsitektur jaringan terbaik untuk peramalan harga saham pt unilever indonesia tbk yakni menggunakan hidden layer sebanyak neuron hidden layer sebanyak neuron dan learning rate sebesar diperoleh nilai mape sebesar sedangkan untuk peramalan harga saham pt unilever indonesia tbk menggunakan hidden layer sebanyak neuron hidden layer sebanyak neuron dan learning rate sebesar diperoleh nilai mape sebesar kata kunci peramalan harga saham jaringan syaraf tiruan backpropagation
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak masalah utama dimiliki seorang investor adanya fluktuasi harga saham dinamis selalu berubah ubah setiap hari perubahan harga saham dinamis dapat membuat seorang investor kebingungan memilih saham mana harus dibeli saham mana harus dijual dibutuhkan peramalan prediksi harga tepat memudahkan para investor membeli menjual sahamnya penelitian dilakukan prediksi harga saham metode backpropagation neural network astra international tbk pt unilever indonesia tbk menambahkan input suku bunga laba perusahaan volume transaksi harga saham close selama hari sebelumnya hasil proses pengujian diperoleh arsitektur jaringan terbaik saham astra international tbk yakni menggunakan hidden layer sebanyak neuron hidden layer sebanyak neuron learning rate sebesar diperoleh nilai mape sebesar sedangkan peramalan harga saham astra international tbk menggunakan hidden layer sebanyak neuron hidden layer sebanyak neuron learning rate sebesar diperoleh nilai mape sebesar arsitektur jaringan terbaik peramalan harga saham pt unilever indonesia tbk yakni menggunakan hidden layer sebanyak neuron hidden layer sebanyak neuron learning rate sebesar diperoleh nilai mape sebesar sedangkan peramalan harga saham pt unilever indonesia tbk menggunakan hidden layer sebanyak neuron hidden layer sebanyak neuron learning rate sebesar diperoleh nilai mape sebesar kata kunci peramalan harga saham jaringan syaraf tiruan backpropagation
Abstrak (Stemmed): abstrak masalah utama milik orang investor ada fluktuasi harga saham dinamis selalu ubah ubah tiap hari ubah harga saham dinamis dapat buat orang investor bingung pilih saham mana harus beli saham mana harus jual butuh amal prediksi harga tepat mudah para investor beli jual saham teliti laku prediksi harga saham metode backpropagation neural network astra international tbk pt unilever indonesia tbk tambah input suku bunga laba usaha volume transaksi harga saham close lama hari belum hasil proses uji oleh arsitektur jaring baik saham astra international tbk yakni guna hidden layer banyak neuron hidden layer banyak neuron learning rate besar oleh nilai mape besar sedang amal harga saham astra international tbk guna hidden layer banyak neuron hidden layer banyak neuron learning rate besar oleh nilai mape besar arsitektur jaring baik amal harga saham pt unilever indonesia tbk yakni guna hidden layer banyak neuron hidden layer banyak neuron learning rate besar oleh nilai mape besar sedang amal harga saham pt unilever indonesia tbk guna hidden layer banyak neuron hidden layer banyak neuron learning rate besar oleh nilai mape besar kata kunci amal harga saham jaring syaraf tiru backpropagation
Abstrak (Corrected): abstract marsala mama milk orang investor ada fluktuasi hard sham dynamic sell bah bah tip hard bah hard sham dynamic apart but orang investor binging pilch sham mana harms bell sham mana harms dual butch anal prediksi hard teat judah para investor bell dual sham elite lake prediksi hard sham metope backpropagation neural network astray international bk pt unilever indonesia bk tambac input sulu bung lab sara volume transaksi hard sham close lama hard begum hail proves uni olen arsitektur caring back sham astray international bk yank gun hidden layer banyan neuron hidden layer banyan neuron learning rate bear olen nilgai make bear sedan anal hard sham astray international bk gun hidden layer banyan neuron hidden layer banyan neuron learning rate bear olen nilgai make bear arsitektur caring back anal hard sham pt unilever indonesia bk yank gun hidden layer banyan neuron hidden layer banyan neuron learning rate bear olen nilgai make bear sedan anal hard sham pt unilever indonesia bk gun hidden layer banyan neuron hidden layer banyan neuron learning rate bear olen nilgai make bear data bunch anal hard sham caring scarf tire backpropagation
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'saham': 12, 'harga': 9, 'hidden': 8, 'layer': 8, 'banyak': 8, 'neuron': 8, 'besar': 8, 'tbk': 6, 'amal': 5, 'oleh': 5, 'guna': 4, 'learning': 4, 'rate': 4, 'nilai': 4, 'mape': 4, 'investor': 3, 'ubah': 3, 'astra': 3, 'international': 3, 'pt': 3, 'unilever': 3, 'indonesia': 3, 'jaring': 3, 'orang': 2, 'dinamis': 2, 'hari': 2, 'mana': 2, 'harus': 2, 'beli': 2, 'jual': 2, 'prediksi': 2, 'backpropagation': 2, 'arsitektur': 2, 'baik': 2, 'yakni': 2, 'sedang': 2, 'abstrak': 1, 'masalah': 1, 'utama': 1, 'milik': 1, 'ada': 1, 'fluktuasi': 1, 'selalu': 1, 'tiap': 1, 'dapat': 1, 'buat': 1, 'bingung': 1, 'pilih': 1, 'butuh': 1, 'tepat': 1, 'mudah': 1, 'para': 1, 'teliti': 1, 'laku': 1, 'metode': 1, 'neural': 1, 'network': 1, 'tambah': 1, 'input': 1, 'suku': 1, 'bunga': 1, 'laba': 1, 'usaha': 1, 'volume': 1, 'transaksi': 1, 'close': 1, 'lama': 1, 'belum': 1, 'hasil': 1, 'proses': 1, 'uji': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'syaraf': 1, 'tiru': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 19, 'the': 10, 'and': 9, 'stock': 8, 'price': 8, 'hidden': 8, 'layer': 8, 'neurons': 8, 'tbk': 6, 'forecasting': 5, 'for': 5, 'obtained': 5, 'is': 4, 'to': 4, 'network': 4, 'using': 4, 'learning': 4, 'rate': 4, 'mape': 4, 'value': 4, 'in': 3, 'be': 3, 'astra': 3, 'international': 3, 'pt': 3, 'unilever': 3, 'indonesia': 3, 'as': 3, 'investors': 2, 'are': 2, 'dynamic': 2, 'day': 2, 'which': 2, 'stocks': 2, 'it': 2, 'prediction': 2, 'backpropagation': 2, 'neural': 2, 'by': 2, 'best': 2, 'architecture': 2, 'abstract': 1, 'main': 1, 'problem': 1, 'their': 1, 'fluctuations': 1, 'always': 1, 'changing': 1, 'changes': 1, 'prices': 1, 'can': 1, 'make': 1, 'an': 1, 'investor': 1, 'confusion': 1, 'selecting': 1, 'bought': 1, 'sold': 1, 'therefore': 1, 'needs': 1, 'or': 1, 'right': 1, 'making': 1, 'easier': 1, 'buy': 1, 'sell': 1, 'shares': 1, 'research': 1, 'that': 1, 'will': 1, 'done': 1, 'with': 1, 'method': 1, 'adding': 1, 'interest': 1, 'rates': 1, 'corporate': 1, 'profits': 1, 'volume': 1, 'transactions': 1, 'share': 1, 'during': 1, 'days': 1, 'previous': 1, 'close': 1, 'input': 1, 'results': 1, 'testing': 1, 'process': 1, 'one': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
-------------------------------------------
--- Data #352 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: MOH. WISMOYO ARIS MUNANDAR
Judul: USULAN JADWAL PERAWATAN OPTIMAL PADA MESIN CHROME DENGAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM)
(Studi Kasus PT. Hungsheng Kreasindo Gravure Indonesia)
Pembimbing 1: TEGUH PRASETYO, S.T., M.T.
Pembimbing 2: IMRON KUSWANDI, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Perawatan (maintenance) merupakan suatu aktivitas yang diperlukan untuk menjaga dan menjamin kualitas fasilitas (mesin) agar mampu bekerja sesuai dengan keadaan awal. Secara umum kegiatan perawatan bertujuan untuk mencegah atau menghindari terjadinya kerusakan suatu item (mesin) dengan memastikan keandalan dalam menjalankan fungsinya serta meminimalkan biaya perawatan. Penelitian ini dilakukan untuk membuat usulan sistem perawatan mesin Chrome di PT. Hungsheng Kreasindo Gravure Indonesia dengan menggunakan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) yang difokuskan pada komponen mesin kritis berdasarkan proses tahapan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Hasil penelitian ini dapat diketahui komponen kritis pada mesin Chrome yaitu Bearing NT dengan nilai RPN 196, Filter Screen dengan nilai RPN 168 dan Cones dengan nilai RPN 140 yang memiliki persentase total sebesar 48,93% dari total kerusakan. Hasil perhitungan penentuan jadwal perawatan optimal didapatkan Bearing NT adalah 3166,886 jam dengan minimasi biaya Rp 922,31, Filter Screen adalah 3702,764 jam dengan minimasi biaya Rp. 2.012,30 dan Cones adalah 1803,858 dengan minimasi biaya Rp. 482,01.
Kata kunci: Chrome, Reliability Centered Maintenance (RCM), FMEA dan RPN
Abstrak (Clean): perawatan maintenance merupakan suatu aktivitas yang diperlukan untuk menjaga dan menjamin kualitas fasilitas mesin agar mampu bekerja sesuai dengan keadaan awal secara umum kegiatan perawatan bertujuan untuk mencegah atau menghindari terjadinya kerusakan suatu item mesin dengan memastikan keandalan dalam menjalankan fungsinya serta meminimalkan biaya perawatan penelitian ini dilakukan untuk membuat usulan sistem perawatan mesin chrome di pt hungsheng kreasindo gravure indonesia dengan menggunakan metode reliability centered maintenance rcm yang difokuskan pada komponen mesin kritis berdasarkan proses tahapan failure mode and effect analysis fmea hasil penelitian ini dapat diketahui komponen kritis pada mesin chrome yaitu bearing nt dengan nilai rpn filter screen dengan nilai rpn dan cones dengan nilai rpn yang memiliki persentase total sebesar dari total kerusakan hasil perhitungan penentuan jadwal perawatan optimal didapatkan bearing nt adalah jam dengan minimasi biaya rp filter screen adalah jam dengan minimasi biaya rp dan cones adalah dengan minimasi biaya rp kata kunci chrome reliability centered maintenance rcm fmea dan rpn
Abstrak (Stopwords Removed): perawatan maintenance aktivitas diperlukan menjaga menjamin kualitas fasilitas mesin mampu bekerja sesuai keadaan awal secara umum kegiatan perawatan bertujuan mencegah menghindari terjadinya kerusakan item mesin memastikan keandalan menjalankan fungsinya meminimalkan biaya perawatan penelitian dilakukan membuat usulan sistem perawatan mesin chrome pt hungsheng kreasindo gravure indonesia menggunakan metode reliability centered maintenance rcm difokuskan komponen mesin kritis berdasarkan proses tahapan failure mode and effect analysis fmea hasil penelitian dapat diketahui komponen kritis mesin chrome bearing nt nilai rpn filter screen nilai rpn cones nilai rpn memiliki persentase total sebesar total kerusakan hasil perhitungan penentuan jadwal perawatan optimal didapatkan bearing nt jam minimasi biaya rp filter screen jam minimasi biaya rp cones minimasi biaya rp kata kunci chrome reliability centered maintenance rcm fmea rpn
Abstrak (Stemmed): awat maintenance aktivitas perlu jaga jamin kualitas fasilitas mesin mampu kerja sesuai ada awal cara umum giat awat tuju cegah hindar jadi rusa item mesin pasti andal jalan fungsi minimal biaya awat teliti laku buat usul sistem awat mesin chrome pt hungsheng kreasindo gravure indonesia guna metode reliability centered maintenance rcm fokus komponen mesin kritis dasar proses tahap failure mode and effect analysis fmea hasil teliti dapat tahu komponen kritis mesin chrome bearing nt nilai rpn filter screen nilai rpn cones nilai rpn milik persentase total besar total rusa hasil hitung tentu jadwal awat optimal dapat bearing nt jam minimasi biaya rp filter screen jam minimasi biaya rp cones minimasi biaya rp kata kunci chrome reliability centered maintenance rcm fmea rpn
Abstrak (Corrected): away maintenance aktivitas peru saga jamie kualitas basilicas resin camp era sexual ada away cara mum gift away juju yeah hinder jade rush item resin past anal alan fungi minimal bay away elite lake but usual sister away resin chrome pt hungsheng kreasindo gravure indonesia gun metope reliability centered maintenance rum focus component resin iritis dakar proves that failure mode and effect analysis flea hail elite apart tau component iritis resin chrome bearing it nilgai run filter screen nilgai run cones nilgai run milk percentage total bear total rush hail hiding tent radial away optimal apart bearing it jam minimal bay up filter screen jam minimal bay up cones minimal bay up data bunch chrome reliability centered maintenance rum flea run
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'awat': 5, 'mesin': 5, 'biaya': 4, 'rpn': 4, 'maintenance': 3, 'chrome': 3, 'nilai': 3, 'minimasi': 3, 'rp': 3, 'rusa': 2, 'teliti': 2, 'reliability': 2, 'centered': 2, 'rcm': 2, 'komponen': 2, 'kritis': 2, 'fmea': 2, 'hasil': 2, 'dapat': 2, 'bearing': 2, 'nt': 2, 'filter': 2, 'screen': 2, 'cones': 2, 'total': 2, 'jam': 2, 'aktivitas': 1, 'perlu': 1, 'jaga': 1, 'jamin': 1, 'kualitas': 1, 'fasilitas': 1, 'mampu': 1, 'kerja': 1, 'sesuai': 1, 'ada': 1, 'awal': 1, 'cara': 1, 'umum': 1, 'giat': 1, 'tuju': 1, 'cegah': 1, 'hindar': 1, 'jadi': 1, 'item': 1, 'pasti': 1, 'andal': 1, 'jalan': 1, 'fungsi': 1, 'minimal': 1, 'laku': 1, 'buat': 1, 'usul': 1, 'sistem': 1, 'pt': 1, 'hungsheng': 1, 'kreasindo': 1, 'gravure': 1, 'indonesia': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'fokus': 1, 'dasar': 1, 'proses': 1, 'tahap': 1, 'failure': 1, 'mode': 1, 'and': 1, 'effect': 1, 'analysis': 1, 'tahu': 1, 'milik': 1, 'persentase': 1, 'besar': 1, 'hitung': 1, 'tentu': 1, 'jadwal': 1, 'optimal': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 9, 'to': 8, 'of': 7, 'and': 6, 'with': 6, 'maintenance': 5, 'is': 5, 'rpn': 4, 'engine': 3, 'reliability': 3, 'chrome': 3, 'a': 3, 'cost': 3, 'minimization': 3, 'rp': 3, 'an': 2, 'that': 2, 'ensure': 2, 'be': 2, 'in': 2, 'treatment': 2, 'damage': 2, 'centered': 2, 'rcm': 2, 'which': 2, 'on': 2, 'critical': 2, 'components': 2, 'fmea': 2, 'results': 2, 'bearing': 2, 'nt': 2, 'filter': 2, 'screen': 2, 'cones': 2, 'value': 2, 'total': 2, 'hours': 2, 'activity': 1, 'necessary': 1, 'maintain': 1, 'quality': 1, 'facilities': 1, 'machines': 1, 'able': 1, 'work': 1, 'according': 1, 'initial': 1, 'state': 1, 'general': 1, 'activities': 1, 'aimed': 1, 'prevent': 1, 'or': 1, 'avoid': 1, 'item': 1, 'carrying': 1, 'out': 1, 'its': 1, 'functions': 1, 'minimize': 1, 'costs': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'was': 1, 'done': 1, 'make': 1, 'proposed': 1, 'system': 1, 'at': 1, 'pt': 1, 'hungsheng': 1, 'kreasindo': 1, 'gravure': 1, 'indonesia': 1, 'using': 1, 'focused': 1, 'based': 1, 'process': 1, 'stages': 1, 'failure': 1, 'mode': 1, 'effect': 1, 'analysis': 1, 'could': 1, 'known': 1, 'machine': 1, 'score': 1, 'has': 1, 'percentage': 1, 'calculation': 1, 'optimal': 1, 'schedule': 1, 'obtained': 1, 'are': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #353 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: MOCHAMAD CHANIP
Judul: EVALUASI RESIKO POSTUR KERJA DAN PERANCANGAN FASILITAS MENGGUNAKAN PENDEKATAN RAPID ENTIRE BODY ASSESSMENT (REBA)
Pembimbing 1: NACHNUL ANSORI, S.T., M.T
Pembimbing 2: AGUS SALIM, S.T., MT
Abstrak (Raw): Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah menyelesaikan permasalahan resiko postur kerja pada pembuatan rebana di UD. Imam Bahri yang terletak di kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur yang disebabkan kurangnya fasilitas kerja yang sesuai dan mampu meminimalisir resiko yang ditimbulkan postur kerja. UD Imam Bahri merupakan industri kecil menengah yang bergerak dalam pembuatan rebana dengan pasar lokal dan ekspor. Untuk membuktikan adanya masalah resiko postur kerja pada pembuatan rebana di UD Imam bahri digunakan kuisioner Nordic Body Map (NBM) yang berfungsi menggambarkan keluhan – keluhan yang dialami para pekerja. Dari NBM tersebut diperoleh hasil bahwa pekerja sering mengalami keluhan sakit nyeri saat atau selepas bekerja terutama pada leher (75%), punggung (83,33%), bahu (75%), lengan atas (75%), betis (58,3%), dan pergelangan tangan (41,6%). Kemudian dilakukan analisa menggunakan rapid entire body assessment (REBA) pada setiap proses rebana dan diperoleh hasil bahwa proses pengecatan, pelubangan, penghalusan, dan setting kulit berada pada level resiko high, akan tetapi skor REBA tertinggi adalah pada proses pengecatan yaitu 9. Oleh karena itu dilakukan perbaikan berupa pembuatan fasilitas kerja berupa kursi kerja dengan tujuan sebagai alat intervensi untuk memperbaiki postur kerja. Ukuran kursi tersebut disesuaikan dengan antropometri pekerja. Kemudian dibandingkan antara postur kerja lama dan postur kerja setelah pemberian kursi. Hasilnya, resiko postur kerja pada proses pengecatan yang berada pada level resiko high dengan skor 9 berhasil diturunkan menjadi level resiko medium dengan skor 6.
Abstrak (Clean): tujuan dilakukannya penelitian ini adalah menyelesaikan permasalahan resiko postur kerja pada pembuatan rebana di ud imam bahri yang terletak di kecamatan bungah kabupaten gresik jawa timur yang disebabkan kurangnya fasilitas kerja yang sesuai dan mampu meminimalisir resiko yang ditimbulkan postur kerja ud imam bahri merupakan industri kecil menengah yang bergerak dalam pembuatan rebana dengan pasar lokal dan ekspor untuk membuktikan adanya masalah resiko postur kerja pada pembuatan rebana di ud imam bahri digunakan kuisioner nordic body map nbm yang berfungsi menggambarkan keluhan – keluhan yang dialami para pekerja dari nbm tersebut diperoleh hasil bahwa pekerja sering mengalami keluhan sakit nyeri saat atau selepas bekerja terutama pada leher punggung bahu lengan atas betis dan pergelangan tangan kemudian dilakukan analisa menggunakan rapid entire body assessment reba pada setiap proses rebana dan diperoleh hasil bahwa proses pengecatan pelubangan penghalusan dan setting kulit berada pada level resiko high akan tetapi skor reba tertinggi adalah pada proses pengecatan yaitu oleh karena itu dilakukan perbaikan berupa pembuatan fasilitas kerja berupa kursi kerja dengan tujuan sebagai alat intervensi untuk memperbaiki postur kerja ukuran kursi tersebut disesuaikan dengan antropometri pekerja kemudian dibandingkan antara postur kerja lama dan postur kerja setelah pemberian kursi hasilnya resiko postur kerja pada proses pengecatan yang berada pada level resiko high dengan skor berhasil diturunkan menjadi level resiko medium dengan skor
Abstrak (Stopwords Removed): tujuan dilakukannya penelitian menyelesaikan permasalahan resiko postur kerja pembuatan rebana ud imam bahri terletak kecamatan bungah kabupaten gresik jawa timur disebabkan kurangnya fasilitas kerja sesuai mampu meminimalisir resiko ditimbulkan postur kerja ud imam bahri industri kecil menengah bergerak pembuatan rebana pasar lokal ekspor membuktikan adanya masalah resiko postur kerja pembuatan rebana ud imam bahri digunakan kuisioner nordic body map nbm berfungsi menggambarkan keluhan – keluhan dialami para pekerja nbm tersebut diperoleh hasil pekerja sering mengalami keluhan sakit nyeri selepas bekerja terutama leher punggung bahu lengan atas betis pergelangan tangan dilakukan analisa menggunakan rapid entire body assessment reba setiap proses rebana diperoleh hasil proses pengecatan pelubangan penghalusan setting kulit berada level resiko high skor reba tertinggi proses pengecatan dilakukan perbaikan berupa pembuatan fasilitas kerja berupa kursi kerja tujuan alat intervensi memperbaiki postur kerja ukuran kursi tersebut disesuaikan antropometri pekerja dibandingkan antara postur kerja lama postur kerja pemberian kursi hasilnya resiko postur kerja proses pengecatan berada level resiko high skor berhasil diturunkan menjadi level resiko medium skor
Abstrak (Stemmed): tuju laku teliti selesai masalah resiko postur kerja buat rebana ud imam bahri letak camat bungah kabupaten gresik jawa timur sebab kurang fasilitas kerja sesuai mampu meminimalisir resiko timbul postur kerja ud imam bahri industri kecil tengah gerak buat rebana pasar lokal ekspor bukti ada masalah resiko postur kerja buat rebana ud imam bahri guna kuisioner nordic body map nbm fungsi gambar keluh keluh alami para kerja nbm sebut oleh hasil kerja sering alami keluh sakit nyeri lepas kerja utama leher punggung bahu lengan atas betis gelang tangan laku analisa guna rapid entire body assessment reba tiap proses rebana oleh hasil proses cat lubang halus setting kulit ada level resiko high skor reba tinggi proses cat laku baik upa buat fasilitas kerja upa kursi kerja tuju alat intervensi baik postur kerja ukur kursi sebut sesuai antropometri kerja banding antara postur kerja lama postur kerja beri kursi hasil resiko postur kerja proses cat ada level resiko high skor hasil turun jadi level resiko medium skor
Abstrak (Corrected): juju lake elite seesaw marsala resist poster era but remand up imam bari leak carat bunch kabupaten greek jaw timur kebab during basilicas era sexual camp meminimalisir resist timbal poster era up imam bari industry cecil length gera but remand paar local ensor but ada marsala resist poster era but remand up imam bari gun kuisioner nordic body map nam fungi sambar kelly kelly salami para era nam debut olen hail era seeing salami kelly skit yer leaps era mama lever pugging bah longan alas bets belong tanga lake analyst gun rapid entire body assessment reba tip proves remand olen hail proves cat lubing halls setting built ada level resist high stor reba ting proves cat lake back up but basilicas era up kursk era juju flat intervene back poster era ukr kursk debut sexual anthropometric era banding angara poster era lama poster era bert kursk hail resist poster era proves cat ada level resist high stor hail turn jade level resist medium stor
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 14, 'resiko': 7, 'postur': 7, 'buat': 4, 'rebana': 4, 'hasil': 4, 'proses': 4, 'laku': 3, 'ud': 3, 'imam': 3, 'bahri': 3, 'ada': 3, 'keluh': 3, 'cat': 3, 'level': 3, 'skor': 3, 'kursi': 3, 'tuju': 2, 'masalah': 2, 'fasilitas': 2, 'sesuai': 2, 'guna': 2, 'body': 2, 'nbm': 2, 'alami': 2, 'sebut': 2, 'oleh': 2, 'reba': 2, 'high': 2, 'baik': 2, 'upa': 2, 'teliti': 1, 'selesai': 1, 'letak': 1, 'camat': 1, 'bungah': 1, 'kabupaten': 1, 'gresik': 1, 'jawa': 1, 'timur': 1, 'sebab': 1, 'kurang': 1, 'mampu': 1, 'meminimalisir': 1, 'timbul': 1, 'industri': 1, 'kecil': 1, 'tengah': 1, 'gerak': 1, 'pasar': 1, 'lokal': 1, 'ekspor': 1, 'bukti': 1, 'kuisioner': 1, 'nordic': 1, 'map': 1, 'fungsi': 1, 'gambar': 1, 'para': 1, 'sering': 1, 'sakit': 1, 'nyeri': 1, 'lepas': 1, 'utama': 1, 'leher': 1, 'punggung': 1, 'bahu': 1, 'lengan': 1, 'atas': 1, 'betis': 1, 'gelang': 1, 'tangan': 1, 'analisa': 1, 'rapid': 1, 'entire': 1, 'assessment': 1, 'tiap': 1, 'lubang': 1, 'halus': 1, 'setting': 1, 'kulit': 1, 'tinggi': 1, 'alat': 1, 'intervensi': 1, 'ukur': 1, 'antropometri': 1, 'banding': 1, 'antara': 1, 'lama': 1, 'beri': 1, 'turun': 1, 'jadi': 1, 'medium': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 19, 'in': 11, 'work': 9, 'risk': 7, 'posture': 7, 'and': 7, 'a': 7, 'to': 6, 'tambourine': 4, 'with': 4, 'that': 4, 'process': 4, 'making': 3, 'ud': 3, 'bahri': 3, 'are': 3, 'workers': 3, 'painting': 3, 'level': 3, 'score': 3, 'purpose': 2, 'is': 2, 'problems': 2, 'imam': 2, 'facilities': 2, 'body': 2, 'nbm': 2, 'complaints': 2, 'obtained': 2, 'after': 2, 'then': 2, 'done': 2, 'reba': 2, 'results': 2, 'at': 2, 'high': 2, 'form': 2, 'doing': 1, 'research': 1, 'solve': 1, 'located': 1, 'bungah': 1, 'gresik': 1, 'district': 1, 'east': 1, 'java': 1, 'due': 1, 'lack': 1, 'appropriate': 1, 'able': 1, 'minimize': 1, 'posed': 1, 'an': 1, 'industry': 1, 'sme': 1, 'engaged': 1, 'manufacture': 1, 'local': 1, 'markets': 1, 'exports': 1, 'prove': 1, 'there': 1, 'priest': 1, 'used': 1, 'nordic': 1, 'map': 1, 'serves': 1, 'describe': 1, 'experienced': 1, 'from': 1, 'were': 1, 'result': 1, 'often': 1, 'find': 1, 'pains': 1, 'during': 1, 'especially': 1, 'neck': 1, 'shoulder': 1, 'upper': 1, 'arm': 1, 'betis': 1, 'wrist': 1, 'using': 1, 'rapid': 1, 'entire': 1, 'assessment': 1, 'on': 1, 'any': 1, 'drilling': 1, 'rarefaction': 1, 'setting': 1, 'skin': 1, 'however': 1, 'highest': 1, 'namely': 1, 'hence': 1, 'repair': 1, 'seat': 1, 'intervention': 1, 'as': 1, 'tool': 1, 'improve': 1, 'size': 1, 'chairs': 1, 'adapted': 1, 'anthropometry': 1, 'compared': 1, 'between': 1, 'old': 1, 'workings': 1, 'job': 1, 'granting': 1, 'seats': 1, 'which': 1, 'successfully': 1, 'lowered': 1, 'medium': 1})
-------------------------------------------
--- Data #354 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Badrud Tamam
Judul: PENYELESAIAN VEHICLE ROUTING PROBLEM SUPPLY CHAIN NETWORK IKM BATIK KAB.BANGKALAN
Pembimbing 1: Heri Awalul Ilhamsah, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Jalur distribusi bahan baku batik ke seluruh IKM batik bangkalan dengan toko Suplayernya di daerah suramadu yang akan dibangun Disperindag untuk mengurangi persaingan industri antar IKM dan juga meningkatkan daya saing daerah bangkalan haruslah optimal dikarenakan akan mempengaruhi biaya produksi, permasalahan seperti ini disebut dengan vehicle routing problem (VRP) dengan tujuan meminimalkan jarak. Permasalahn VRP merupakan permasalahan optimasi kombinatorial kompleks, sehingga metode metahueristik sangat baik dalam menyelasaikan permasalahan ini. Penelitian ini menggunakan metode Deferential Evolution (DE) yang merupakan bagian dari metode Metaheuristik karena dilihat cara optimasi yang cepat dikarenakan strategi optimasinya sederhana. Hasil penelelitian menunjukkan bahwa jarak paling paling minimal yang didapat untuk mengirim bahan baku keseluruh IKM batik bangkalan yang berjumlah 20 ikm adalah 1422200 m dan total rute sebanyak 11 Rute dengan 2 alternatif jumlah kendaraan yang diusulkan yaitu, 1 buah kendaraan dengan total waktu pengiriman 11 hari, dan 2 buah kendaraan dengan total waktu pengiriman 6 hari dikarenakan waktu pengiriman kurang dari 1 bulan. Kendaraan menggunakan truk box double Roda 6 dengan kapasitas volume sebesar 48.44 pis. Kata kunci : Jalur distribusi, IKM batik bangkalan, vehicle routing problem , Deferential Evolution.
Abstrak (Clean): jalur distribusi bahan baku batik ke seluruh ikm batik bangkalan dengan toko suplayernya di daerah suramadu yang akan dibangun disperindag untuk mengurangi persaingan industri antar ikm dan juga meningkatkan daya saing daerah bangkalan haruslah optimal dikarenakan akan mempengaruhi biaya produksi permasalahan seperti ini disebut dengan vehicle routing problem vrp dengan tujuan meminimalkan jarak permasalahn vrp merupakan permasalahan optimasi kombinatorial kompleks sehingga metode metahueristik sangat baik dalam menyelasaikan permasalahan ini penelitian ini menggunakan metode deferential evolution de yang merupakan bagian dari metode metaheuristik karena dilihat cara optimasi yang cepat dikarenakan strategi optimasinya sederhana hasil penelelitian menunjukkan bahwa jarak paling paling minimal yang didapat untuk mengirim bahan baku keseluruh ikm batik bangkalan yang berjumlah ikm adalah m dan total rute sebanyak rute dengan alternatif jumlah kendaraan yang diusulkan yaitu buah kendaraan dengan total waktu pengiriman hari dan buah kendaraan dengan total waktu pengiriman hari dikarenakan waktu pengiriman kurang dari bulan kendaraan menggunakan truk box double roda dengan kapasitas volume sebesar pis kata kunci jalur distribusi ikm batik bangkalan vehicle routing problem deferential evolution
Abstrak (Stopwords Removed): jalur distribusi bahan baku batik seluruh ikm batik bangkalan toko suplayernya daerah suramadu dibangun disperindag mengurangi persaingan industri antar ikm meningkatkan daya saing daerah bangkalan haruslah optimal dikarenakan mempengaruhi biaya produksi permasalahan disebut vehicle routing problem vrp tujuan meminimalkan jarak permasalahn vrp permasalahan optimasi kombinatorial kompleks metode metahueristik sangat baik menyelasaikan permasalahan penelitian menggunakan metode deferential evolution de bagian metode metaheuristik dilihat cara optimasi cepat dikarenakan strategi optimasinya sederhana hasil penelelitian menunjukkan jarak paling paling minimal didapat mengirim bahan baku keseluruh ikm batik bangkalan berjumlah ikm m total rute sebanyak rute alternatif jumlah kendaraan diusulkan buah kendaraan total waktu pengiriman hari buah kendaraan total waktu pengiriman hari dikarenakan waktu pengiriman kurang bulan kendaraan menggunakan truk box double roda kapasitas volume sebesar pis kata kunci jalur distribusi ikm batik bangkalan vehicle routing problem deferential evolution
Abstrak (Stemmed): jalur distribusi bahan baku batik seluruh ikm batik bangkal toko suplayernya daerah suramadu bangun disperindag kurang saing industri antar ikm tingkat daya saing daerah bangkal harus optimal karena pengaruh biaya produksi masalah sebut vehicle routing problem vrp tuju minimal jarak permasalahn vrp masalah optimasi kombinatorial kompleks metode metahueristik sangat baik menyelasaikan masalah teliti guna metode deferential evolution de bagi metode metaheuristik lihat cara optimasi cepat karena strategi optimasinya sederhana hasil teliti tunjuk jarak paling paling minimal dapat kirim bahan baku seluruh ikm batik bangkal jumlah ikm m total rute banyak rute alternatif jumlah kendara usul buah kendara total waktu kirim hari buah kendara total waktu kirim hari karena waktu kirim kurang bulan kendara guna truk box double roda kapasitas volume besar pis kata kunci jalur distribusi ikm batik bangkal vehicle routing problem deferential evolution
Abstrak (Corrected): value distribute bahai baku batik seluruh i'm batik bangka too suplayernya sarah suramadu bangui disperindag during saying industry altar i'm dingbat day saying sarah bangka harms optimal arena pengaruh bay produksi marsala debut vehicle routing problem arp juju minimal arak permasalahn arp marsala optimism combinatorial kopeks metope metahueristik sang back menyelasaikan marsala elite gun metope deferential evolution de bag metope metaheuristik that cara optimism eat arena strategy optimasinya sederhana hail elite tuneup arak paling paling minimal apart kirin bahai baku seluruh i'm batik bangka mullah i'm m total rule banyan rule alternative mullah kendra usual bush kendra total want kirin hard bush kendra total want kirin hard arena want kirin during buran kendra gun truk box double road kapasitas volume bear pis data bunch value distribute i'm batik bangka vehicle routing problem deferential evolution
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ikm': 5, 'batik': 4, 'bangkal': 4, 'kirim': 4, 'kendara': 4, 'karena': 3, 'masalah': 3, 'metode': 3, 'total': 3, 'waktu': 3, 'jalur': 2, 'distribusi': 2, 'bahan': 2, 'baku': 2, 'seluruh': 2, 'daerah': 2, 'kurang': 2, 'saing': 2, 'vehicle': 2, 'routing': 2, 'problem': 2, 'vrp': 2, 'minimal': 2, 'jarak': 2, 'optimasi': 2, 'teliti': 2, 'guna': 2, 'deferential': 2, 'evolution': 2, 'paling': 2, 'jumlah': 2, 'rute': 2, 'buah': 2, 'hari': 2, 'toko': 1, 'suplayernya': 1, 'suramadu': 1, 'bangun': 1, 'disperindag': 1, 'industri': 1, 'antar': 1, 'tingkat': 1, 'daya': 1, 'harus': 1, 'optimal': 1, 'pengaruh': 1, 'biaya': 1, 'produksi': 1, 'sebut': 1, 'tuju': 1, 'permasalahn': 1, 'kombinatorial': 1, 'kompleks': 1, 'metahueristik': 1, 'sangat': 1, 'baik': 1, 'menyelasaikan': 1, 'de': 1, 'bagi': 1, 'metaheuristik': 1, 'lihat': 1, 'cara': 1, 'cepat': 1, 'strategi': 1, 'optimasinya': 1, 'sederhana': 1, 'hasil': 1, 'tunjuk': 1, 'dapat': 1, 'm': 1, 'banyak': 1, 'alternatif': 1, 'usul': 1, 'bulan': 1, 'truk': 1, 'box': 1, 'double': 1, 'roda': 1, 'kapasitas': 1, 'volume': 1, 'besar': 1, 'pis': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 9, 'of': 6, 'a': 6, 'to': 5, 'ikm': 5, 'with': 5, 'bangkal': 4, 'and': 4, 'as': 4, 'is': 4, 'batik': 3, 'this': 3, 'problem': 3, 'optimization': 3, 'method': 3, 'total': 3, 'delivery': 3, 'time': 3, 'distribution': 2, 'material': 2, 'in': 2, 'be': 2, 'because': 2, 'problems': 2, 'vehicle': 2, 'routing': 2, 'vrp': 2, 'distance': 2, 'metaheuristic': 2, 'deferential': 2, 'evolution': 2, 'vihicle': 2, 'day': 2, 'channel': 1, 'raw': 1, 'suppliers': 1, 'area': 1, 'suramadu': 1, 'built': 1, 'disperindag': 1, 'reduce': 1, 'competition': 1, 'among': 1, 'improve': 1, 'competitiveness': 1, 'regions': 1, 'most': 1, 'optimal': 1, 'effect': 1, 'cost': 1, 'production': 1, 'like': 1, 'known': 1, 'aim': 1, 'minimizing': 1, 'complex': 1, 'combinatorial': 1, 'so': 1, 'excellent': 1, 'resolving': 1, 'research': 1, 'use': 1, 'de': 1, 'part': 1, 'seen': 1, 'from': 1, 'way': 1, 'that': 1, 'rapid': 1, 'for': 1, 'simple': 1, 'strategy': 1, 'results': 1, 'showed': 1, 'minimal': 1, 'send': 1, 'entire': 1, 'totaling': 1, 'm': 1, 'much': 1, 'rute': 1, 'alternative': 1, 'proposed': 1, 'number': 1, 'vehicles': 1, 'less': 1, 'than': 1, 'month': 1, 'vihicles': 1, 'using': 1, 'double': 1, 'truk': 1, 'box': 1, 'wheel': 1, 'volume': 1, 'capacity': 1, 'pis': 1, 'key': 1, 'words': 1, 'channels': 1})
-------------------------------------------
--- Data #355 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Radeya Arhafis
Judul: Pendekatan MRP II Dalam Menganalisa Kebutuhan Jam Kerja Mesin Dan Kebutuhan Bahan Baku Pada Pembuatan Pakan Ternak. (Studi Kasus PT. Charoen Pokphand Indonesia, Tbk)
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko S.T M.T
Pembimbing 2: Imron Kuswandi S.T M.T
Abstrak (Raw): Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menyelesaikan kasus stock out pada PT Charoen Pokpand Indonesia Tbk Plant Krian, dimana kasus stock out pernah terjadi di tempat studi kasus, dan tempat studi kasus juga sering terjadi jam kerja lembur sehingga peneliti juga terjarik untuk menganalisa kapasitas mesin untuk melihat kapasitas sesungguhnya melalui sudut pandang kajian ilmiah. Sehingga metode yang diterapkan adalah RCCP, MRP dan RCP sehingga penelitian ini berjudul Pendekatan MRP II dan hasil yang didapat adalah Bahwa mesin mampu memenuhi permintaan sesuai tepat waktu, dan dari penerapan MRP didapatkan bahwa .Untuk menganalisa kapasitas dalam memenuhi ramalan permintaan. diterapkan metode RCCP dan dari hasil yang dikeluarkan bahwa mesin dapat memenuhi permintaan pada ketersediaan waktu yang ada perusahaan memiliki waktu sebesar 4 bulan atau 2200 jam yang tersedia untuk memenuhi permintaan di bulan Januari hingga April 2016, Berdasarkan metode CRP mesin grinding membutuhkan waktu sebesar 901 jam kerja dan mesin mixer membutuhkan waktu sebesar 279 jam kerja, karena waktu yang teresedia mencapai 2200 jam kerja sehingga dapat dikatakan target produksi dapat dipenuhi dan hasil dari penerapan metode MRP dalah berupa bahan baku yang harus dipesan dapat dilihat pada tabel output MRP.
Abstrak (Clean): penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menyelesaikan kasus stock out pada pt charoen pokpand indonesia tbk plant krian dimana kasus stock out pernah terjadi di tempat studi kasus dan tempat studi kasus juga sering terjadi jam kerja lembur sehingga peneliti juga terjarik untuk menganalisa kapasitas mesin untuk melihat kapasitas sesungguhnya melalui sudut pandang kajian ilmiah sehingga metode yang diterapkan adalah rccp mrp dan rcp sehingga penelitian ini berjudul pendekatan mrp ii dan hasil yang didapat adalah bahwa mesin mampu memenuhi permintaan sesuai tepat waktu dan dari penerapan mrp didapatkan bahwa untuk menganalisa kapasitas dalam memenuhi ramalan permintaan diterapkan metode rccp dan dari hasil yang dikeluarkan bahwa mesin dapat memenuhi permintaan pada ketersediaan waktu yang ada perusahaan memiliki waktu sebesar bulan atau jam yang tersedia untuk memenuhi permintaan di bulan januari hingga april berdasarkan metode crp mesin grinding membutuhkan waktu sebesar jam kerja dan mesin mixer membutuhkan waktu sebesar jam kerja karena waktu yang teresedia mencapai jam kerja sehingga dapat dikatakan target produksi dapat dipenuhi dan hasil dari penerapan metode mrp dalah berupa bahan baku yang harus dipesan dapat dilihat pada tabel output mrp
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian dilaksanakan tujuan menyelesaikan kasus stock out pt charoen pokpand indonesia tbk plant krian dimana kasus stock out pernah terjadi tempat studi kasus tempat studi kasus sering terjadi jam kerja lembur peneliti terjarik menganalisa kapasitas mesin melihat kapasitas sesungguhnya sudut pandang kajian ilmiah metode diterapkan rccp mrp rcp penelitian berjudul pendekatan mrp ii hasil didapat mesin mampu memenuhi permintaan sesuai tepat waktu penerapan mrp didapatkan menganalisa kapasitas memenuhi ramalan permintaan diterapkan metode rccp hasil dikeluarkan mesin dapat memenuhi permintaan ketersediaan waktu ada perusahaan memiliki waktu sebesar bulan jam tersedia memenuhi permintaan bulan januari hingga april berdasarkan metode crp mesin grinding membutuhkan waktu sebesar jam kerja mesin mixer membutuhkan waktu sebesar jam kerja waktu teresedia mencapai jam kerja dapat dikatakan target produksi dapat dipenuhi hasil penerapan metode mrp dalah berupa bahan baku harus dipesan dapat dilihat tabel output mrp
Abstrak (Stemmed): teliti laksana tuju selesai kasus stock out pt charoen pokpand indonesia tbk plant krian mana kasus stock out pernah jadi tempat studi kasus tempat studi kasus sering jadi jam kerja lembur teliti terjarik menganalisa kapasitas mesin lihat kapasitas sungguh sudut pandang kaji ilmiah metode terap rccp mrp rcp teliti judul dekat mrp ii hasil dapat mesin mampu penuh minta sesuai tepat waktu terap mrp dapat menganalisa kapasitas penuh ramal minta terap metode rccp hasil keluar mesin dapat penuh minta sedia waktu ada usaha milik waktu besar bulan jam sedia penuh minta bulan januari hingga april dasar metode crp mesin grinding butuh waktu besar jam kerja mesin mixer butuh waktu besar jam kerja waktu teresedia capai jam kerja dapat kata target produksi dapat penuh hasil terap metode mrp dalah upa bahan baku harus pes dapat lihat tabel output mrp
Abstrak (Corrected): elite lasagna juju seesaw ass stock out pt charon poland indonesia bk plant brian mana ass stock out perish jade tempt study ass tempt study ass seeing jade jam era lemur elite terraria menganalisa kapasitas resin that kapasitas sungguh shut padang kanji iliac metope trap rock map rip elite judge dead map i hail apart resin camp punch mint sexual teat want trap map apart menganalisa kapasitas punch jamal mint trap metope rock hail cellar resin apart punch mint media want ada sara milk want bear buran jam media punch mint buran january hinges april dakar metope cop resin grinding butch want bear jam era resin mixer butch want bear jam era want teresedia capri jam era apart data target produksi apart punch hail trap metope map galah up bahai baku harms pes apart that table output map
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'dapat': 6, 'waktu': 6, 'jam': 5, 'mesin': 5, 'mrp': 5, 'penuh': 5, 'kasus': 4, 'kerja': 4, 'metode': 4, 'terap': 4, 'minta': 4, 'teliti': 3, 'kapasitas': 3, 'hasil': 3, 'besar': 3, 'stock': 2, 'out': 2, 'jadi': 2, 'tempat': 2, 'studi': 2, 'menganalisa': 2, 'lihat': 2, 'rccp': 2, 'sedia': 2, 'bulan': 2, 'butuh': 2, 'laksana': 1, 'tuju': 1, 'selesai': 1, 'pt': 1, 'charoen': 1, 'pokpand': 1, 'indonesia': 1, 'tbk': 1, 'plant': 1, 'krian': 1, 'mana': 1, 'pernah': 1, 'sering': 1, 'lembur': 1, 'terjarik': 1, 'sungguh': 1, 'sudut': 1, 'pandang': 1, 'kaji': 1, 'ilmiah': 1, 'rcp': 1, 'judul': 1, 'dekat': 1, 'ii': 1, 'mampu': 1, 'sesuai': 1, 'tepat': 1, 'ramal': 1, 'keluar': 1, 'ada': 1, 'usaha': 1, 'milik': 1, 'januari': 1, 'hingga': 1, 'april': 1, 'dasar': 1, 'crp': 1, 'grinding': 1, 'mixer': 1, 'teresedia': 1, 'capai': 1, 'kata': 1, 'target': 1, 'produksi': 1, 'dalah': 1, 'upa': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'harus': 1, 'pes': 1, 'tabel': 1, 'output': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'of': 13, 'to': 9, 'and': 7, 'hours': 5, 'that': 5, 'mrp': 5, 'in': 4, 'so': 4, 'machine': 4, 'meet': 4, 'demand': 4, 'can': 4, 'be': 4, 'case': 3, 'on': 3, 'capacity': 3, 'method': 3, 'is': 3, 'results': 3, 'time': 3, 'work': 3, 'this': 2, 'research': 2, 'stock': 2, 'studies': 2, 'also': 2, 'analyze': 2, 'applied': 2, 'rccp': 2, 'for': 2, 'was': 1, 'conducted': 1, 'with': 1, 'aim': 1, 'resolve': 1, 'out': 1, 'pt': 1, 'charoen': 1, 'pokpand': 1, 'indonesia': 1, 'tbk': 1, 'plant': 1, 'krian': 1, 'where': 1, 'cases': 1, 'outs': 1, 'have': 1, 'occurred': 1, 'are': 1, 'frequent': 1, 'overtime': 1, 'researchers': 1, 'terjarik': 1, 'see': 1, 'actual': 1, 'through': 1, 'viewpoint': 1, 'scientific': 1, 'study': 1, 'rcp': 1, 'approach': 1, 'called': 1, 'ii': 1, 'obtained': 1, 'able': 1, 'accordance': 1, 'timely': 1, 'from': 1, 'application': 1, 'found': 1, 'forecast': 1, 'methods': 1, 'were': 1, 'released': 1, 'machines': 1, 'availability': 1, 'no': 1, 'company': 1, 'has': 1, 'months': 1, 'or': 1, 'available': 1, 'january': 1, 'april': 1, 'based': 1, 'crp': 1, 'grinding': 1, 'takes': 1, 'a': 1, 'mixer': 1, 'took': 1, 'because': 1, 'teresedia': 1, 'reached': 1, 'it': 1, 'said': 1, 'production': 1, 'targets': 1, 'met': 1, 'implementation': 1, 'dalah': 1, 'form': 1, 'raw': 1, 'materials': 1, 'ordered': 1, 'seen': 1, 'output': 1, 'table': 1})
-------------------------------------------
--- Data #356 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ahmad Alvian Bisma Rizal
Judul: EVALUASI KEMAMPUAN PROSES STAINLESS STEEL GRADE J4 FINISH 2B MENGGUNAKAN PENDEKATAN SIX SIGMA
(Studi Kasus: PT. Jindal Stainless Indonesia)
Pembimbing 1: Imron Kuswandi, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Ika Deefi Anna, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): PT. Jindal Stainless Indonesia .Ltd merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri manufaktur. Spesialisasi produk yang dihasilkan adalah stainless steel. Perusahaan menginginkan tingkat cacat produk maksimal 3% dari jumlah produk. Diketahui jumlah produk stainless steel grade J4 yang ditolak (cacat) adalah 4,65%. Tingkat cacat tersebut masih diatas batas dari keinginan perusahaan. Penelitian ini berfokus pada stainless steel grade J4. Perlu adanya perbaikan untuk mengurangi tingkat cacat yang terjadi. Pengkajian untuk mengurangi tingkat cacat dilakukan dengan menggunakan pendekatan six sigma. Siklus pendekatan six sigma yang digunakan adalah DMAI. Program yang akan diidentifikasi adalah minimasi jumlah cacat pada second coil. Nilai sigma untuk ketidaksesuaian atau cacat produk stainless steel grade J4 dengan finish 2B adalah 4.30. Hal tersebut menunjukkan perusahaan (PT. JSI) memiliki pencapaian level sigma rata-rata industri USA (4 sigma). Ketidaksesuaian (cacat) yang dominan adalah cacat HR scale, cacat wavy z-mill, cacat roll stop z-mill, cacat scratch z-mill, cacat pickling AP line, cacat scartch AP line, dan cacat TLL finishing. Rekomendasi perbaikan dilakukan pada ketidaksesuain (cacat) dengan nilai RPN diatas 200. Rekomendasi pada cacat HR scale dilakukan dengan menetapkan standar pada supplier. Rekomendasi pada cacat pickling dengan penambahan proses pembersihan material. Sedangkan, ketidaksesuain lainya (cacat wavy z-mill, cacat roll stop z-mill, cacat scratch z-mill, cacat pickling AP line, cacat scartch AP line, dan cacat TLL finishing) rekomendasi pada standar operasional prosedur.
Abstrak (Clean): pt jindal stainless indonesia ltd merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri manufaktur spesialisasi produk yang dihasilkan adalah stainless steel perusahaan menginginkan tingkat cacat produk maksimal dari jumlah produk diketahui jumlah produk stainless steel grade j yang ditolak cacat adalah tingkat cacat tersebut masih diatas batas dari keinginan perusahaan penelitian ini berfokus pada stainless steel grade j perlu adanya perbaikan untuk mengurangi tingkat cacat yang terjadi pengkajian untuk mengurangi tingkat cacat dilakukan dengan menggunakan pendekatan six sigma siklus pendekatan six sigma yang digunakan adalah dmai program yang akan diidentifikasi adalah minimasi jumlah cacat pada second coil nilai sigma untuk ketidaksesuaian atau cacat produk stainless steel grade j dengan finish b adalah hal tersebut menunjukkan perusahaan pt jsi memiliki pencapaian level sigma ratarata industri usa sigma ketidaksesuaian cacat yang dominan adalah cacat hr scale cacat wavy zmill cacat roll stop zmill cacat scratch zmill cacat pickling ap line cacat scartch ap line dan cacat tll finishing rekomendasi perbaikan dilakukan pada ketidaksesuain cacat dengan nilai rpn diatas rekomendasi pada cacat hr scale dilakukan dengan menetapkan standar pada supplier rekomendasi pada cacat pickling dengan penambahan proses pembersihan material sedangkan ketidaksesuain lainya cacat wavy zmill cacat roll stop zmill cacat scratch zmill cacat pickling ap line cacat scartch ap line dan cacat tll finishing rekomendasi pada standar operasional prosedur
Abstrak (Stopwords Removed): pt jindal stainless indonesia ltd perusahaan bergerak dibidang industri manufaktur spesialisasi produk dihasilkan stainless steel perusahaan menginginkan tingkat cacat produk maksimal jumlah produk diketahui jumlah produk stainless steel grade j ditolak cacat tingkat cacat tersebut masih diatas batas keinginan perusahaan penelitian berfokus stainless steel grade j perlu adanya perbaikan mengurangi tingkat cacat terjadi pengkajian mengurangi tingkat cacat dilakukan menggunakan pendekatan six sigma siklus pendekatan six sigma digunakan dmai program diidentifikasi minimasi jumlah cacat second coil nilai sigma ketidaksesuaian cacat produk stainless steel grade j finish b tersebut menunjukkan perusahaan pt jsi memiliki pencapaian level sigma ratarata industri usa sigma ketidaksesuaian cacat dominan cacat hr scale cacat wavy zmill cacat roll stop zmill cacat scratch zmill cacat pickling ap line cacat scartch ap line cacat tll finishing rekomendasi perbaikan dilakukan ketidaksesuain cacat nilai rpn diatas rekomendasi cacat hr scale dilakukan menetapkan standar supplier rekomendasi cacat pickling penambahan proses pembersihan material sedangkan ketidaksesuain lainya cacat wavy zmill cacat roll stop zmill cacat scratch zmill cacat pickling ap line cacat scartch ap line cacat tll finishing rekomendasi standar operasional prosedur
Abstrak (Stemmed): pt jindal stainless indonesia ltd usaha gerak bidang industri manufaktur spesialisasi produk hasil stainless steel usaha ingin tingkat cacat produk maksimal jumlah produk tahu jumlah produk stainless steel grade j tolak cacat tingkat cacat sebut masih atas batas ingin usaha teliti fokus stainless steel grade j perlu ada baik kurang tingkat cacat jadi kaji kurang tingkat cacat laku guna dekat six sigma siklus dekat six sigma guna dmai program identifikasi minimasi jumlah cacat second coil nilai sigma ketidaksesuaian cacat produk stainless steel grade j finish b sebut tunjuk usaha pt jsi milik capai level sigma ratarata industri usa sigma ketidaksesuaian cacat dominan cacat hr scale cacat wavy zmill cacat roll stop zmill cacat scratch zmill cacat pickling ap line cacat scartch ap line cacat tll finishing rekomendasi baik laku ketidaksesuain cacat nilai rpn atas rekomendasi cacat hr scale laku tetap standar supplier rekomendasi cacat pickling tambah proses bersih material sedang ketidaksesuain lai cacat wavy zmill cacat roll stop zmill cacat scratch zmill cacat pickling ap line cacat scartch ap line cacat tll finishing rekomendasi standar operasional prosedur
Abstrak (Corrected): pt tindal stainless indonesia ltd sara gera biding industry manufacture spesialisasi proud hail stainless steel sara begin dingbat carat proud maximal mullah proud tau mullah proud stainless steel grade j tola carat dingbat carat debut mash alas bats begin sara elite focus stainless steel grade j peru ada back during dingbat carat jade kanji during dingbat carat lake gun dead six sigma skills dead six sigma gun mai program identifikasi minimal mullah carat second coil nilgai sigma ketidaksesuaian carat proud stainless steel grade j finish b debut tuneup sara pt si milk capri level sigma ratarata industry us sigma ketidaksesuaian carat dominant carat he scale carat wavy mill carat roll stop mill carat scratch mill carat pickling a line carat scratch a line carat all finishing rekomendasi back lake ketidaksesuain carat nilgai run alas rekomendasi carat he scale lake team standard supplier rekomendasi carat pickling tambac proves perish material sedan ketidaksesuain law carat wavy mill carat roll stop mill carat scratch mill carat pickling a line carat scratch a line carat all finishing rekomendasi standard operational procedure
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'cacat': 24, 'zmill': 6, 'stainless': 5, 'produk': 5, 'sigma': 5, 'usaha': 4, 'steel': 4, 'tingkat': 4, 'ap': 4, 'line': 4, 'rekomendasi': 4, 'jumlah': 3, 'grade': 3, 'j': 3, 'laku': 3, 'pickling': 3, 'pt': 2, 'industri': 2, 'ingin': 2, 'sebut': 2, 'atas': 2, 'baik': 2, 'kurang': 2, 'guna': 2, 'dekat': 2, 'six': 2, 'nilai': 2, 'ketidaksesuaian': 2, 'hr': 2, 'scale': 2, 'wavy': 2, 'roll': 2, 'stop': 2, 'scratch': 2, 'scartch': 2, 'tll': 2, 'finishing': 2, 'ketidaksesuain': 2, 'standar': 2, 'jindal': 1, 'indonesia': 1, 'ltd': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'manufaktur': 1, 'spesialisasi': 1, 'hasil': 1, 'maksimal': 1, 'tahu': 1, 'tolak': 1, 'masih': 1, 'batas': 1, 'teliti': 1, 'fokus': 1, 'perlu': 1, 'ada': 1, 'jadi': 1, 'kaji': 1, 'siklus': 1, 'dmai': 1, 'program': 1, 'identifikasi': 1, 'minimasi': 1, 'second': 1, 'coil': 1, 'finish': 1, 'b': 1, 'tunjuk': 1, 'jsi': 1, 'milik': 1, 'capai': 1, 'level': 1, 'ratarata': 1, 'usa': 1, 'dominan': 1, 'rpn': 1, 'tetap': 1, 'supplier': 1, 'tambah': 1, 'proses': 1, 'bersih': 1, 'material': 1, 'sedang': 1, 'lai': 1, 'operasional': 1, 'prosedur': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'defects': 14, 'is': 10, 'of': 7, 'on': 7, 'stainless': 5, 'sigma': 5, 'product': 4, 'steel': 4, 'zmill': 4, 'line': 4, 'ap': 4, 'recommendations': 4, 'company': 3, 'defect': 3, 'to': 3, 'j': 3, 'grade': 3, 'for': 3, 'level': 3, 'with': 3, 'pickling': 3, 'pt': 2, 'industry': 2, 'rate': 2, 'above': 2, 'reduce': 2, 'that': 2, 'disability': 2, 'done': 2, 'by': 2, 'six': 2, 'approach': 2, 'hr': 2, 'scale': 2, 'wavy': 2, 'defectmill': 2, 'roll': 2, 'stop': 2, 'z': 2, 'scratch': 2, 'scartch': 2, 'and': 2, 'tll': 2, 'finishing': 2, 'jindal': 1, 'indonesia': 1, 'ltd': 1, 'a': 1, 'engaged': 1, 'in': 1, 'manufacturing': 1, 'resulting': 1, 'specialization': 1, 'wanted': 1, 'up': 1, 'total': 1, 'unknown': 1, 'number': 1, 'products': 1, 'declined': 1, 'defective': 1, 'still': 1, 'upper': 1, 'limit': 1, 'companys': 1, 'desire': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'focuses': 1, 'need': 1, 'improvement': 1, 'occur': 1, 'assessment': 1, 'using': 1, 'cycle': 1, 'used': 1, 'dmai': 1, 'programs': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'identified': 1, 'minimization': 1, 'second': 1, 'coil': 1, 'value': 1, 'nonconformity': 1, 'or': 1, 'b': 1, 'finish': 1, 'it': 1, 'shows': 1, 'jsi': 1, 'has': 1, 'achievement': 1, 'average': 1, 'usa': 1, 'nonconformities': 1, 'dominant': 1, 'improvements': 1, 'made': 1, 'nonconformance': 1, 'disabled': 1, 'rpn': 1, 'values': 1, 'setting': 1, 'standards': 1, 'suppliers': 1, 'flawed': 1, 'addition': 1, 'cleaning': 1, 'process': 1, 'material': 1, 'meanwhile': 1, 'other': 1, 'nonconforming': 1, 'standard': 1, 'operating': 1, 'procedures': 1})
-------------------------------------------
--- Data #357 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: RIZQI FAWZI SETIAWAN PUTRA
Judul: PENGARUH VARIASI BAHAN PENDINGIN DINDING KONDENSASI, SUDUT SOLAR CONCENTRATOR DAN BAHAN PLAT KOLEKTOR PANAS SURYA TERHADAP PRODUKSI AIR TAWAR YANG DIHASILKAN SOLAR DESTILATOR
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat,.S.T.M.T
Pembimbing 2: Mu`alim,.S.T.M.T
Abstrak (Raw): Air adalah zat atau materi atau unsur yang penting bagi semua bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini di bumi. Air dapat berubah wujud dapat berupa zat cair atau sebutannya “air”, dapat berupa benda padat yang disebut “es”, dan dapat pula berupa gas yang dikenal dengan nama “uap air”. Perubahan fisik bentuk air ini tergantung dari lokasi dan kondisi alam. Design of experiment faktorial adalah kombinasi silang antar level dari dua atau lebih faktor. Pada rancangan factorial 2k, banyaknya taraf yaitu 2 ditulis sebagai bilangan pokok, sedangkan banyaknya faktor yaitu k, ditulis sebagai pangkat. Dari hasil penelitian diketahui faktor yang signifikan yaitu faktor C (bahan plat kolektor) dimana memiliki nilai F hitung = 33,59 dan F tabel = 5,318 dan nilai P-value = 0,000 sehingga dapat diketahui bahwa F hitung > F tabel dan nilai P-value < 0,05 maka tolak H0 jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh faktor C (Bahan plat kolektor) terhadap produksi air tawar yang dihasilkan solar destilator. Dari hasil interaksi faktor diketahui interaksi antar faktor diketahui hanya faktor A ( bahan pendingin dinding kondensasi) dan faktor B (sudut kemiringan konsentrator ) yang terdapat interaksi karena garisnya saling mendekati dan kedua faktor saling ketergantungan dalam mempengaruhi produksi air tawar yang dihasilkan solar destilator.
Abstrak (Clean): air adalah zat atau materi atau unsur yang penting bagi semua bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini di bumi air dapat berubah wujud dapat berupa zat cair atau sebutannya “air” dapat berupa benda padat yang disebut “es” dan dapat pula berupa gas yang dikenal dengan nama “uap air” perubahan fisik bentuk air ini tergantung dari lokasi dan kondisi alam design of experiment faktorial adalah kombinasi silang antar level dari dua atau lebih faktor pada rancangan factorial k banyaknya taraf yaitu ditulis sebagai bilangan pokok sedangkan banyaknya faktor yaitu k ditulis sebagai pangkat dari hasil penelitian diketahui faktor yang signifikan yaitu faktor c bahan plat kolektor dimana memiliki nilai f hitung dan f tabel dan nilai pvalue sehingga dapat diketahui bahwa f hitung f tabel dan nilai pvalue maka tolak h jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh faktor c bahan plat kolektor terhadap produksi air tawar yang dihasilkan solar destilator dari hasil interaksi faktor diketahui interaksi antar faktor diketahui hanya faktor a bahan pendingin dinding kondensasi dan faktor b sudut kemiringan konsentrator yang terdapat interaksi karena garisnya saling mendekati dan kedua faktor saling ketergantungan dalam mempengaruhi produksi air tawar yang dihasilkan solar destilator
Abstrak (Stopwords Removed): air zat materi unsur penting bagi semua bentuk kehidupan diketahui bumi air dapat berubah wujud dapat berupa zat cair sebutannya “air” dapat berupa benda padat disebut “es” dapat pula berupa gas dikenal nama “uap air” perubahan fisik bentuk air tergantung lokasi kondisi alam design of experiment faktorial kombinasi silang antar level dua lebih faktor rancangan factorial k banyaknya taraf ditulis bilangan pokok sedangkan banyaknya faktor k ditulis pangkat hasil penelitian diketahui faktor signifikan faktor c bahan plat kolektor dimana memiliki nilai f hitung f tabel nilai pvalue dapat diketahui f hitung f tabel nilai pvalue tolak h jadi dapat disimpulkan terdapat pengaruh faktor c bahan plat kolektor produksi air tawar dihasilkan solar destilator hasil interaksi faktor diketahui interaksi antar faktor diketahui faktor a bahan pendingin dinding kondensasi faktor b sudut kemiringan konsentrator terdapat interaksi garisnya saling mendekati kedua faktor saling ketergantungan mempengaruhi produksi air tawar dihasilkan solar destilator
Abstrak (Stemmed): air zat materi unsur penting bagi semua bentuk hidup tahu bumi air dapat ubah wujud dapat upa zat cair sebut air dapat upa benda padat sebut es dapat pula upa gas kenal nama uap air ubah fisik bentuk air gantung lokasi kondisi alam design of experiment faktorial kombinasi silang antar level dua lebih faktor rancang factorial k banyak taraf tulis bilang pokok sedang banyak faktor k tulis pangkat hasil teliti tahu faktor signifikan faktor c bahan plat kolektor mana milik nilai f hitung f tabel nilai pvalue dapat tahu f hitung f tabel nilai pvalue tolak h jadi dapat simpul dapat pengaruh faktor c bahan plat kolektor produksi air tawar hasil solar destilator hasil interaksi faktor tahu interaksi antar faktor tahu faktor a bahan dingin dinding kondensasi faktor b sudut miring konsentrator dapat interaksi garis saling dekat dua faktor saling gantung pengaruh produksi air tawar hasil solar destilator
Abstrak (Corrected): air at mater unsure panting bag sea bent hide tau bump air apart bah juju apart up at car debut air apart up bend sadat debut es apart pula up gas penal nama up air bah fisk bent air antung loki kondisi alarm design of experiment factorial kombinasi slang altar level due leash factor dancing factorial k banyan tara tulips belong look sedan banyan factor k tulips bangka hail elite tau factor significant factor c bahai play kolektor mana milk nilgai f hiding f table nilgai value apart tau f hiding f table nilgai value tola h jade apart simple apart pengaruh factor c bahai play kolektor produksi air tatar hail solar ventilator hail interaksi factor tau interaksi altar factor tau factor a bahai dinging finding kondensasi factor b shut miring concentrator apart interaksi paris saying dead due factor saying antung pengaruh produksi air tatar hail solar ventilator
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'faktor': 10, 'dapat': 8, 'air': 7, 'tahu': 5, 'hasil': 4, 'f': 4, 'upa': 3, 'bahan': 3, 'nilai': 3, 'interaksi': 3, 'zat': 2, 'bentuk': 2, 'ubah': 2, 'sebut': 2, 'gantung': 2, 'antar': 2, 'dua': 2, 'k': 2, 'banyak': 2, 'tulis': 2, 'c': 2, 'plat': 2, 'kolektor': 2, 'hitung': 2, 'tabel': 2, 'pvalue': 2, 'pengaruh': 2, 'produksi': 2, 'tawar': 2, 'solar': 2, 'destilator': 2, 'saling': 2, 'materi': 1, 'unsur': 1, 'penting': 1, 'bagi': 1, 'semua': 1, 'hidup': 1, 'bumi': 1, 'wujud': 1, 'cair': 1, 'benda': 1, 'padat': 1, 'es': 1, 'pula': 1, 'gas': 1, 'kenal': 1, 'nama': 1, 'uap': 1, 'fisik': 1, 'lokasi': 1, 'kondisi': 1, 'alam': 1, 'design': 1, 'of': 1, 'experiment': 1, 'faktorial': 1, 'kombinasi': 1, 'silang': 1, 'level': 1, 'lebih': 1, 'rancang': 1, 'factorial': 1, 'taraf': 1, 'bilang': 1, 'pokok': 1, 'sedang': 1, 'pangkat': 1, 'teliti': 1, 'signifikan': 1, 'mana': 1, 'milik': 1, 'tolak': 1, 'h': 1, 'jadi': 1, 'simpul': 1, 'a': 1, 'dingin': 1, 'dinding': 1, 'kondensasi': 1, 'b': 1, 'sudut': 1, 'miring': 1, 'konsentrator': 1, 'garis': 1, 'dekat': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 13, 'is': 9, 'a': 8, 'water': 7, 'and': 7, 'can': 6, 'that': 5, 'be': 5, 'factors': 5, 'factor': 5, 'or': 4, 'material': 4, 'known': 4, 'f': 4, 'to': 3, 'it': 3, 'as': 3, 'on': 2, 'either': 2, 'design': 2, 'factorial': 2, 'between': 2, 'k': 2, 'written': 2, 'number': 2, 'c': 2, 'collector': 2, 'plate': 2, 'value': 2, 'count': 2, 'table': 2, 'pvalue': 2, 'so': 2, 'there': 2, 'production': 2, 'fresh': 2, 'produced': 2, 'by': 2, 'solar': 2, 'distillation': 2, 'interaction': 2, 'substance': 1, 'element': 1, 'essential': 1, 'all': 1, 'forms': 1, 'life': 1, 'earth': 1, 'date': 1, 'change': 1, 'form': 1, 'liquid': 1, 'call': 1, 'solid': 1, 'objects': 1, 'called': 1, 'ice': 1, 'also': 1, 'gas': 1, 'vapor': 1, 'physical': 1, 'changes': 1, 'shape': 1, 'dependent': 1, 'location': 1, 'natural': 1, 'conditions': 1, 'experiment': 1, 'combination': 1, 'cross': 1, 'level': 1, 'two': 1, 'more': 1, 'in': 1, 'many': 1, 'levels': 1, 'ia': 1, 'cardinal': 1, 'while': 1, 'rank': 1, 'survey': 1, 'results': 1, 'revealed': 1, 'significant': 1, 'which': 1, 'has': 1, 'seen': 1, 'reject': 1, 'h': 1, 'concluded': 1, 'an': 1, 'influence': 1, 'from': 1, 'result': 1, 'interactions': 1, 'only': 1, 'cooling': 1, 'wall': 1, 'condensation': 1, 'b': 1, 'angle': 1, 'concentrator': 1, 'no': 1, 'because': 1, 'les': 1, 'get': 1, 'closer': 1, 'together': 1, 'both': 1, 'interdependent': 1, 'affecting': 1})
-------------------------------------------
--- Data #358 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Widia Hikmawati
Judul: FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN MAHASISWA MEMILIH TEKNIK INDUSTRI SEBAGAI PROGRAM STUDI (Studi Kasus: “Mahasiswa Sarjana Satu Sastra (S1) Prodi Teknik Industri Universitas Trunojoyo Madura”)
Pembimbing 1: Dr Kukuh Winarso Ssi,.MT
Pembimbing 2: Ari Basuki ST.,MT
Abstrak (Raw): Abstrak
Keputusan untuk menentukan prodi yang sesuai dengan bidang minat tidak cukup jika hanya mempertimbangkan kemampuan akademik saja, melainkan faktor-faktor lain yang juga dapat dijadikan bahan pertimbangan selama proses pemilihan berlangsung. Penelitian ini akan membahas tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan mahasiswa memilih teknik industri sebagai prodi, selain itu untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan calon mahasiswa yang mempengaruhi jumlah peminat yang masuk ke prodi teknik industri dari waktu ke waktu agar pihak prodi dapat meningkatkan kualitas pendidkan. Dalam penelitian ini menggunakan 19 variabel dan yang menjadi populasi dalam penelitian adalah mahasiswa teknik industri 2014-2015 dengan 75 responden. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis faktor dengan metode confirmatory dihasilkan 5 faktor baru yaitu faktor 1 adalah kualitas teknik industri di UTM (X1), faktor 2 adalah peluang yang ada di teknik industri UTM (X2), faktor 3 adalah daya minat masyarakat (X3), faktor 4 adalah letak lokasi UTM (X4) dan faktor 5 adalah pengetahuan tentang teknik industri di UTM (X5).
Kata kunci : Keputusan Mahasiswa, Analisis Faktor
Abstrak (Clean): abstrak keputusan untuk menentukan prodi yang sesuai dengan bidang minat tidak cukup jika hanya mempertimbangkan kemampuan akademik saja melainkan faktorfaktor lain yang juga dapat dijadikan bahan pertimbangan selama proses pemilihan berlangsung penelitian ini akan membahas tentang faktorfaktor yang mempengaruhi keputusan mahasiswa memilih teknik industri sebagai prodi selain itu untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan calon mahasiswa yang mempengaruhi jumlah peminat yang masuk ke prodi teknik industri dari waktu ke waktu agar pihak prodi dapat meningkatkan kualitas pendidkan dalam penelitian ini menggunakan variabel dan yang menjadi populasi dalam penelitian adalah mahasiswa teknik industri dengan responden teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis faktor dengan metode confirmatory dihasilkan faktor baru yaitu faktor adalah kualitas teknik industri di utm x faktor adalah peluang yang ada di teknik industri utm x faktor adalah daya minat masyarakat x faktor adalah letak lokasi utm x dan faktor adalah pengetahuan tentang teknik industri di utm x kata kunci keputusan mahasiswa analisis faktor
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak keputusan menentukan prodi sesuai bidang minat cukup jika mempertimbangkan kemampuan akademik melainkan faktorfaktor lain dapat dijadikan bahan pertimbangan selama proses pemilihan berlangsung penelitian membahas tentang faktorfaktor mempengaruhi keputusan mahasiswa memilih teknik industri prodi selain memenuhi kebutuhan keinginan calon mahasiswa mempengaruhi jumlah peminat masuk prodi teknik industri waktu waktu pihak prodi dapat meningkatkan kualitas pendidkan penelitian menggunakan variabel menjadi populasi penelitian mahasiswa teknik industri responden teknik analisis digunakan teknik analisis faktor metode confirmatory dihasilkan faktor baru faktor kualitas teknik industri utm x faktor peluang ada teknik industri utm x faktor daya minat masyarakat x faktor letak lokasi utm x faktor pengetahuan tentang teknik industri utm x kata kunci keputusan mahasiswa analisis faktor
Abstrak (Stemmed): abstrak putus tentu prodi sesuai bidang minat cukup jika timbang mampu akademik lain faktorfaktor lain dapat jadi bahan timbang lama proses pilih langsung teliti bahas tentang faktorfaktor pengaruh putus mahasiswa pilih teknik industri prodi selain penuh butuh ingin calon mahasiswa pengaruh jumlah minat masuk prodi teknik industri waktu waktu pihak prodi dapat tingkat kualitas pendidkan teliti guna variabel jadi populasi teliti mahasiswa teknik industri responden teknik analisis guna teknik analisis faktor metode confirmatory hasil faktor baru faktor kualitas teknik industri utm x faktor peluang ada teknik industri utm x faktor daya minat masyarakat x faktor letak lokasi utm x faktor tahu tentang teknik industri utm x kata kunci putus mahasiswa analisis faktor
Abstrak (Corrected): abstract puts tent prod sexual biding mint cutup pika timing camp academic lain faktorfaktor lain apart jade bahai timing lama proves pilch lansing elite baas tenting faktorfaktor pengaruh puts mahasiswa pilch tennis industry prod slain punch butch begin salon mahasiswa pengaruh mullah mint mask prod tennis industry want want pick prod apart dingbat kualitas pendidkan elite gun variable jade popular elite mahasiswa tennis industry responded tennis analysis gun tennis analysis factor metope confirmatory hail factor bar factor kualitas tennis industry um x factor pelting ada tennis industry um x factor day mint masyarakat x factor leak loki um x factor tau tenting tennis industry um x data bunch puts mahasiswa analysis factor
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'teknik': 8, 'faktor': 8, 'industri': 6, 'x': 5, 'prodi': 4, 'mahasiswa': 4, 'utm': 4, 'putus': 3, 'minat': 3, 'teliti': 3, 'analisis': 3, 'timbang': 2, 'lain': 2, 'faktorfaktor': 2, 'dapat': 2, 'jadi': 2, 'pilih': 2, 'tentang': 2, 'pengaruh': 2, 'waktu': 2, 'kualitas': 2, 'guna': 2, 'abstrak': 1, 'tentu': 1, 'sesuai': 1, 'bidang': 1, 'cukup': 1, 'jika': 1, 'mampu': 1, 'akademik': 1, 'bahan': 1, 'lama': 1, 'proses': 1, 'langsung': 1, 'bahas': 1, 'selain': 1, 'penuh': 1, 'butuh': 1, 'ingin': 1, 'calon': 1, 'jumlah': 1, 'masuk': 1, 'pihak': 1, 'tingkat': 1, 'pendidkan': 1, 'variabel': 1, 'populasi': 1, 'responden': 1, 'metode': 1, 'confirmatory': 1, 'hasil': 1, 'baru': 1, 'peluang': 1, 'ada': 1, 'daya': 1, 'masyarakat': 1, 'letak': 1, 'lokasi': 1, 'tahu': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 13, 'is': 8, 'factor': 8, 'study': 6, 'engineering': 6, 'in': 6, 'x': 5, 'to': 4, 'industrial': 4, 'a': 4, 'utm': 4, 'decision': 3, 'that': 3, 'students': 3, 'and': 3, 'analysis': 3, 'factors': 2, 'into': 2, 'this': 2, 'industry': 2, 'who': 2, 'program': 2, 'from': 2, 'time': 2, 'quality': 2, 'technique': 2, 'location': 2, 'absctract': 1, 'determine': 1, 'appropriate': 1, 'programs': 1, 'by': 1, 'field': 1, 'interest': 1, 'not': 1, 'enough': 1, 'if': 1, 'only': 1, 'consider': 1, 'academic': 1, 'ability': 1, 'alone': 1, 'but': 1, 'other': 1, 'are': 1, 'also': 1, 'taken': 1, 'consideration': 1, 'during': 1, 'election': 1, 'process': 1, 'will': 1, 'discuss': 1, 'influence': 1, 'choosing': 1, 'as': 1, 'prodi': 1, 'addition': 1, 'meeting': 1, 'needs': 1, 'desires': 1, 'influencing': 1, 'number': 1, 'applicants': 1, 'entered': 1, 'for': 1, 'can': 1, 'improve': 1, 'education': 1, 'using': 1, 'variables': 1, 'population': 1, 'was': 1, 'student': 1, 'with': 1, 'respondents': 1, 'used': 1, 'method': 1, 'confirmatory': 1, 'produced': 1, 'five': 1, 'new': 1, 'opportunities': 1, 'exist': 1, 'power': 1, 'interests': 1, 'society': 1, 'knowledge': 1, 'at': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #359 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Bustanul Firdaus Wahyu Putra
Judul: PENGARUH HARGA, KUALITAS, PRODUK, CARA PENJUALAN, BENTUK PRODUK, DAN DISTRIBUSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK ES BALOK (Studi kasus: pabrik es Dumpi Agung)
Pembimbing 1: Trisita Novianti, S. TP., M.T
Pembimbing 2: Agus Salim, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Penelitian yang dilakukan kali ini ialah mengenai pabrik es dumpi agung yang tiap tahun mengalami penurunan penjualan es baloknya. Oleh karena itu penelitian ini ingin melihat variabel apakah yang mempengaruhi keputusan pembelian dari para konsumen es balok ini. Dalam keputusan pembelian ini variabel yang diteliti ialah harga, kualitas produk, cara penjualan, bentuk produk, dan distribusi. Pengolahan data yang dilakukan akan memakai metode regresi logistik, yang dimana akan melihat seberapa jauh tingkat pengruh dari variabel yang diteliti terhadap keputusan pembelian dari konsumen. dari hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap lima variabel tersebut di atas, didapatkan hasil bawahwa semua variabel berpangaruh kepada keputusan pembelian es balok pabrik es dumpi agung, tapi yang paling besar tingkat pengaruhnya ialah harga dari es balok tersebut. Dapat dilihat dari data bahwa variabel harga memiliki Pvalue 0.001<0.05 dengan exp(B) 13.399 , itu berarti bahwa variabel harga memiliki pengaruh 13.399 kali pada keputusan pembelian konsumen jika harga dari es balok berubah. Namun dalam uji regresi logistik serentak yang dilakukan pada semua variabel tidak terdapat variabel yang signifikan, tapi dapat diketahui bahwa variabel kualitas produk mempunyai pengaruh yang cukup besar dalam keputusan pembelian es balok karena memiliki nilai exp (B) 63.261.
Kata kunci: es balok, keputusan pembelian, regresi logistik
Abstrak (Clean): penelitian yang dilakukan kali ini ialah mengenai pabrik es dumpi agung yang tiap tahun mengalami penurunan penjualan es baloknya oleh karena itu penelitian ini ingin melihat variabel apakah yang mempengaruhi keputusan pembelian dari para konsumen es balok ini dalam keputusan pembelian ini variabel yang diteliti ialah harga kualitas produk cara penjualan bentuk produk dan distribusi pengolahan data yang dilakukan akan memakai metode regresi logistik yang dimana akan melihat seberapa jauh tingkat pengruh dari variabel yang diteliti terhadap keputusan pembelian dari konsumen dari hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap lima variabel tersebut di atas didapatkan hasil bawahwa semua variabel berpangaruh kepada keputusan pembelian es balok pabrik es dumpi agung tetapi yang paling besar tingkat pengaruhnya ialah harga dari es balok tersebut dapat dilihat dari data bahwa variabel harga memiliki pvalue dengan expb itu berarti bahwa variabel harga memiliki pengaruh kali pada keputusan pembelian konsumen jika harga dari es balok berubah namun dalam uji regresi logistik serentak yang dilakukan pada semua variabel tidak terdapat variabel yang signifikan tetapi dapat diketahui bahwa variabel kualitas produk mempunyai pengaruh yang cukup besar dalam keputusan pembelian es balok karena memiliki nilai exp b kata kunci es balok keputusan pembelian regresi logistik
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian dilakukan kali ialah mengenai pabrik es dumpi agung tiap tahun mengalami penurunan penjualan es baloknya penelitian ingin melihat variabel apakah mempengaruhi keputusan pembelian para konsumen es balok keputusan pembelian variabel diteliti ialah harga kualitas produk cara penjualan bentuk produk distribusi pengolahan data dilakukan memakai metode regresi logistik dimana melihat seberapa jauh tingkat pengruh variabel diteliti keputusan pembelian konsumen hasil penelitian dilakukan lima variabel tersebut atas didapatkan hasil bawahwa semua variabel berpangaruh kepada keputusan pembelian es balok pabrik es dumpi agung paling besar tingkat pengaruhnya ialah harga es balok tersebut dapat dilihat data variabel harga memiliki pvalue expb berarti variabel harga memiliki pengaruh kali keputusan pembelian konsumen jika harga es balok berubah uji regresi logistik serentak dilakukan semua variabel terdapat variabel signifikan dapat diketahui variabel kualitas produk mempunyai pengaruh cukup besar keputusan pembelian es balok memiliki nilai exp b kata kunci es balok keputusan pembelian regresi logistik
Abstrak (Stemmed): teliti laku kali ialah kena pabrik es dumpi agung tiap tahun alami turun jual es balok teliti ingin lihat variabel apakah pengaruh putus beli para konsumen es balok putus beli variabel teliti ialah harga kualitas produk cara jual bentuk produk distribusi olah data laku pakai metode regresi logistik mana lihat berapa jauh tingkat ruh variabel teliti putus beli konsumen hasil teliti laku lima variabel sebut atas dapat hasil bawahwa semua variabel berpangaruh kepada putus beli es balok pabrik es dumpi agung paling besar tingkat pengaruh ialah harga es balok sebut dapat lihat data variabel harga milik pvalue expb arti variabel harga milik pengaruh kali putus beli konsumen jika harga es balok ubah uji regresi logistik serentak laku semua variabel dapat variabel signifikan dapat tahu variabel kualitas produk punya pengaruh cukup besar putus beli es balok milik nilai exp b kata kunci es balok putus beli regresi logistik
Abstrak (Corrected): elite lake kali galah ken park es dump aging tip thun salami turn dual es balk elite begin that variable halakah pengaruh puts bell para consumed es balk puts bell variable elite galah hard kualitas proud cara dual bent proud distribute blah data lake sakai metope regress logistic mana that berate each dingbat run variable elite puts bell consumed hail elite lake lima variable debut alas apart hail bawahwa sea variable berpangaruh keypad puts bell es balk park es dump aging paling bear dingbat pengaruh galah hard es balk debut apart that data variable hard milk value expo art variable hard milk pengaruh kali puts bell consumed pika hard es balk bah uni regress logistic serena lake sea variable apart variable significant apart tau variable kualitas proud puny pengaruh cutup bear puts bell es balk milk nilgai ex b data bunch es balk puts bell regress logistic
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'variabel': 10, 'es': 9, 'balok': 7, 'putus': 7, 'beli': 7, 'teliti': 5, 'harga': 5, 'laku': 4, 'pengaruh': 4, 'dapat': 4, 'ialah': 3, 'lihat': 3, 'konsumen': 3, 'produk': 3, 'regresi': 3, 'logistik': 3, 'milik': 3, 'kali': 2, 'pabrik': 2, 'dumpi': 2, 'agung': 2, 'jual': 2, 'kualitas': 2, 'data': 2, 'tingkat': 2, 'hasil': 2, 'sebut': 2, 'semua': 2, 'besar': 2, 'kena': 1, 'tiap': 1, 'tahun': 1, 'alami': 1, 'turun': 1, 'ingin': 1, 'apakah': 1, 'para': 1, 'cara': 1, 'bentuk': 1, 'distribusi': 1, 'olah': 1, 'pakai': 1, 'metode': 1, 'mana': 1, 'berapa': 1, 'jauh': 1, 'ruh': 1, 'lima': 1, 'atas': 1, 'bawahwa': 1, 'berpangaruh': 1, 'kepada': 1, 'paling': 1, 'pvalue': 1, 'expb': 1, 'arti': 1, 'jika': 1, 'ubah': 1, 'uji': 1, 'serentak': 1, 'signifikan': 1, 'tahu': 1, 'punya': 1, 'cukup': 1, 'nilai': 1, 'exp': 1, 'b': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 11, 'ice': 9, 'variables': 7, 'that': 5, 'purchasing': 5, 'price': 5, 'decisions': 5, 'on': 4, 'has': 4, 'this': 3, 'is': 3, 'influence': 3, 'in': 3, 'logistic': 3, 'regression': 3, 'variable': 3, 'research': 2, 'plants': 2, 'grand': 2, 'dumpi': 2, 'sales': 2, 'beam': 2, 'to': 2, 'see': 2, 'if': 2, 'decision': 2, 'consumers': 2, 'purchase': 2, 'studied': 2, 'are': 2, 'product': 2, 'quality': 2, 'data': 2, 'will': 2, 'which': 2, 'all': 2, 'but': 2, 'cubes': 2, 'exp': 2, 'b': 2, 'it': 2, 'a': 2, 'blocks': 2, 'abstract': 1, 'conducted': 1, 'time': 1, 'about': 1, 'annual': 1, 'decreased': 1, 'therefore': 1, 'study': 1, 'wanted': 1, 'way': 1, 'shape': 1, 'and': 1, 'distribution': 1, 'processing': 1, 'use': 1, 'method': 1, 'how': 1, 'far': 1, 'level': 1, 'ruh': 1, 'been': 1, 'done': 1, 'five': 1, 'these': 1, 'results': 1, 'obtained': 1, 'bawahwa': 1, 'influential': 1, 'block': 1, 'greatest': 1, 'degree': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'seen': 1, 'from': 1, 'pvalue': 1, 'with': 1, 'means': 1, 'times': 1, 'effect': 1, 'consumer': 1, 'changed': 1, 'however': 1, 'test': 1, 'simultaneously': 1, 'performed': 1, 'there': 1, 'significant': 1, 'known': 1, 'products': 1, 'considerable': 1, 'because': 1, 'have': 1, 'value': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #360 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Budiyanto
Judul: Penerapan Design Of Experiment (DOE) Dengan Pendekatan Rangkaian Acak Lengkap (RAL)
Studi Kasus : JAMUR
Pembimbing 1: Ida Lumintu, S.T., M.T., PhD
Pembimbing 2: Issa Dyah Utami, S.T., M.T
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Budiyanto, dibawah bimbingan Ida Lumintu S.T., M.T., PhD. dan Issa Dyah Utami S.T., M.T.
Penerapan Design Of Experiment (DOE) Dengan Pendekatan Rangkaian Acak Lengkap (RAL)
Studi Kasus : JAMUR
Salah satu proses produksi yang menggunakan program zero waste adalah proses pembuatan baglog (media tanam) jamur. Pembuatan baglog biasanya menggunakan serbuk kayu sengon sisa proses produksi meubel. Serbuk kayu digunakan karena memiliki unsur karbon yang cukup untuk memenuhi kebutuhan gisi dalam proses pertumbuhan jamur. Peneltian ini menggunakan serbuk sabut kelapa sebagai pengganti dari serbuk kayu, karena lebih mudah didapatkan. Untuk meningkatkan produktifitas baglog serbuk sabut kelapa ini ditambahkan 3 perlakuan, pada perlakuan 1 baglog tanpa zat adiktif, pada perlakuan 2 baglog ditambahkan 1 jenis zat adiktif toko dan pada perlakuan 3 baglog ditambahkan 2 jenis zat adiktif toko. Dari 3 perlakuan tersebut diketahui bahwa dari masing-masing baglog tidak ada perbedaan produktifitas bobot segar jamur secara signifikan.
Kata kunci : zero waste, baglog, serbuk kayu, serbuk sabut kelapa, zat adiktif.
Abstrak (Clean): abstrak budiyanto dibawah bimbingan ida lumintu st mt phd dan issa dyah utami st mt penerapan design of experiment doe dengan pendekatan rangkaian acak lengkap ral studi kasus jamur salah satu proses produksi yang menggunakan program zero waste adalah proses pembuatan baglog media tanam jamur pembuatan baglog biasanya menggunakan serbuk kayu sengon sisa proses produksi meubel serbuk kayu digunakan karena memiliki unsur karbon yang cukup untuk memenuhi kebutuhan gisi dalam proses pertumbuhan jamur peneltian ini menggunakan serbuk sabut kelapa sebagai pengganti dari serbuk kayu karena lebih mudah didapatkan untuk meningkatkan produktifitas baglog serbuk sabut kelapa ini ditambahkan perlakuan pada perlakuan baglog tanpa zat adiktif pada perlakuan baglog ditambahkan jenis zat adiktif toko dan pada perlakuan baglog ditambahkan jenis zat adiktif toko dari perlakuan tersebut diketahui bahwa dari masingmasing baglog tidak ada perbedaan produktifitas bobot segar jamur secara signifikan kata kunci zero waste baglog serbuk kayu serbuk sabut kelapa zat adiktif
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak budiyanto dibawah bimbingan ida lumintu st mt phd issa dyah utami st mt penerapan design of experiment doe pendekatan rangkaian acak lengkap ral studi kasus jamur salah satu proses produksi menggunakan program zero waste proses pembuatan baglog media tanam jamur pembuatan baglog biasanya menggunakan serbuk kayu sengon sisa proses produksi meubel serbuk kayu digunakan memiliki unsur karbon cukup memenuhi kebutuhan gisi proses pertumbuhan jamur peneltian menggunakan serbuk sabut kelapa pengganti serbuk kayu lebih mudah didapatkan meningkatkan produktifitas baglog serbuk sabut kelapa ditambahkan perlakuan perlakuan baglog zat adiktif perlakuan baglog ditambahkan jenis zat adiktif toko perlakuan baglog ditambahkan jenis zat adiktif toko perlakuan tersebut diketahui masingmasing baglog ada perbedaan produktifitas bobot segar jamur secara signifikan kata kunci zero waste baglog serbuk kayu serbuk sabut kelapa zat adiktif
Abstrak (Stemmed): abstrak budiyanto bawah bimbing ida lumintu st mt phd issa dyah utami st mt terap design of experiment doe dekat rangkai acak lengkap ral studi kasus jamur salah satu proses produksi guna program zero waste proses buat baglog media tanam jamur buat baglog biasa guna serbuk kayu sengon sisa proses produksi meubel serbuk kayu guna milik unsur karbon cukup penuh butuh gisi proses tumbuh jamur peneltian guna serbuk sabut kelapa ganti serbuk kayu lebih mudah dapat tingkat produktifitas baglog serbuk sabut kelapa tambah laku laku baglog zat adiktif laku baglog tambah jenis zat adiktif toko laku baglog tambah jenis zat adiktif toko laku sebut tahu masingmasing baglog ada beda produktifitas bobot segar jamur cara signifikan kata kunci zero waste baglog serbuk kayu serbuk sabut kelapa zat adiktif
Abstrak (Corrected): abstract budiyanto away bombing ida luminous st mt phd issac dah tami st mt trap design of experiment doe dead bangka arak lengkap real study ass amur salad sat proves produksi gun program zero waste proves but blog media tana amur but blog bias gun serum kay senior visa proves produksi member serum kay gun milk unsure carbon cutup punch butch gist proves tumble amur venetian gun serum abut kelp anti serum kay leash judah apart dingbat produktifitas blog serum abut kelp tambac lake lake blog at adiktif lake blog tambac penis at adiktif too lake blog tambac penis at adiktif too lake debut tau masingmasing blog ada bed produktifitas robot sugar amur cara significant data bunch zero waste blog serum kay serum abut kelp at adiktif
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'baglog': 8, 'serbuk': 7, 'laku': 5, 'jamur': 4, 'proses': 4, 'guna': 4, 'kayu': 4, 'zat': 4, 'adiktif': 4, 'sabut': 3, 'kelapa': 3, 'tambah': 3, 'st': 2, 'mt': 2, 'produksi': 2, 'zero': 2, 'waste': 2, 'buat': 2, 'produktifitas': 2, 'jenis': 2, 'toko': 2, 'abstrak': 1, 'budiyanto': 1, 'bawah': 1, 'bimbing': 1, 'ida': 1, 'lumintu': 1, 'phd': 1, 'issa': 1, 'dyah': 1, 'utami': 1, 'terap': 1, 'design': 1, 'of': 1, 'experiment': 1, 'doe': 1, 'dekat': 1, 'rangkai': 1, 'acak': 1, 'lengkap': 1, 'ral': 1, 'studi': 1, 'kasus': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'program': 1, 'media': 1, 'tanam': 1, 'biasa': 1, 'sengon': 1, 'sisa': 1, 'meubel': 1, 'milik': 1, 'unsur': 1, 'karbon': 1, 'cukup': 1, 'penuh': 1, 'butuh': 1, 'gisi': 1, 'tumbuh': 1, 'peneltian': 1, 'ganti': 1, 'lebih': 1, 'mudah': 1, 'dapat': 1, 'tingkat': 1, 'sebut': 1, 'tahu': 1, 'masingmasing': 1, 'ada': 1, 'beda': 1, 'bobot': 1, 'segar': 1, 'cara': 1, 'signifikan': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'of': 7, 'is': 7, 'balbog': 6, 'sawdust': 5, 'process': 4, 'coconut': 4, 'fiber': 4, 'addictive': 4, 'from': 4, 'added': 3, 'method': 3, 'substances': 3, 'st': 2, 'mt': 2, 'one': 2, 'production': 2, 'use': 2, 'zero': 2, 'waste': 2, 'program': 2, 'this': 2, 'mushroom': 2, 'because': 2, 'to': 2, 'productivity': 2, 'methods': 2, 'type': 2, 'store': 2, 'and': 2, 'abstract': 1, 'budiyanto': 1, 'bawah': 1, 'bimbing': 1, 'ida': 1, 'lumintu': 1, 'phd': 1, 'issa': 1, 'dyah': 1, 'utami': 1, 'terap': 1, 'design': 1, 'experiment': 1, 'doe': 1, 'dekat': 1, 'rangkai': 1, 'acak': 1, 'lengkap': 1, 'ral': 1, 'studi': 1, 'kasus': 1, 'jamur': 1, 'manufacture': 1, 'growing': 1, 'media': 1, 'manufactures': 1, 'usually': 1, 'sengon': 1, 'rest': 1, 'furniture': 1, 'used': 1, 'has': 1, 'carbon': 1, 'element': 1, 'sufficient': 1, 'meet': 1, 'nutritional': 1, 'needs': 1, 'in': 1, 'mold': 1, 'growth': 1, 'research': 1, 'uses': 1, 'as': 1, 'a': 1, 'replacement': 1, 'more': 1, 'easily': 1, 'established': 1, 'determine': 1, 'level': 1, 'baglog': 1, 'by': 1, 'using': 1, 'three': 1, 'first': 1, 'without': 1, 'second': 1, 'last': 1, 'two': 1, 'third': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'known': 1, 'that': 1, 'each': 1, 'not': 1, 'difference': 1, 'fresh': 1, 'significantly': 1, 'key': 1, 'words': 1, 'substance': 1})
-------------------------------------------
--- Data #361 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Agus Setyawan
Judul: PENGARUH KOMPOSISI RACIKAN, LAMA PENYANGRAIAN, DAN SUHU PENYANGRAIAN
TERHADAP PENERIMAAN KONSUMEN PADA KOPI HERBAL NON KAFEIN BIJI
LAMTORO DAN BIJI JAGUNG MADURA
Pembimbing 1: Mu’alim, ST.,MT.
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, ST.,MT.
Abstrak (Raw): Minuman kopi pada umumnya merupakan minuman yang dihasilkan dari pengolahan biji kopi yang
mengandung kafein tinggi yang jika dikonsumsi berlebihan akan berpengaruh buruk pada kesehatan, oleh
karena itu telah ada teknologi dekafeinasi untuk menurunkan kadar kafein pada kopi. Akan tetapi teknologi
itu dirasa terlalu mahal. Minuman kopi yang berbahan dasar biji lamtoro yang dikombinasikan dengan biji
jagung madura menjadi alternatif pengganti kopi non-kafein. Penelitian ini bertujuan mengetahui kualitas
organoleptik (warna, tekstur, aroma, rasa) dan kopi dari biji lamtoro dan kombinasi biji jagung madura
dengan variasi suhu penyangraian, lama penyangraian, komposisi racikan. Metode penelitian ini
menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga faktor. Faktor pertama perbandingan suhu
penyangraian (A) yaitu 160 ? (A1) :180 ? (A2). Faktor kedua lama penyangraian (B) yaitu 20 menit (B1),
40 menit (B2). Faktor ketiga komposisi racikan (C) yaitu 1 : 1 sebanyak 10 gr (C1) dan 2 : 1 sebanyak 10
gr. Pengujian pengaruh daya terima konsumen dilakukan dengan uji organoleptik uji hedonik. Hasil uji
hedonik dengan penyelesaian Design Experiment faktorial 2
3
setiap respon memiliki 8 kombinasi yaitu
A1B1C1, A1B1C2, A1B2C1, A1B2C2, A2B1C1, A2B1C2, A2B2C1, dan A2B2C2 terdapat 35 perlakuan
pada setiap respon. Data dianalisis dengan analisis Microsoft Excel, Software Minitab 17 varian dua jalur
(Two Way Anova) menunjukkan adanya pengaruh ketiga faktor terhadap daya terima konsumen terhadap
rasa, aroma, warna, dan tekstur. Analisis uji lanjut Tukey dan uji lanjut Duncan dengan Software SPSS 16
pada setiap perlakuan terdapat perbedaan kriteria respon rasa, aroma, warna, dan tekstur.
Kata Kunci : Kopi Non Kafein, Biji Lamtoro, Biji Jagung Madura, Suhu Penyangraian, Lama
Penyangraian, Komposisi Racikan.
Abstrak (Clean): minuman kopi pada umumnya merupakan minuman yang dihasilkan dari pengolahan biji kopi yang mengandung kafein tinggi yang jika dikonsumsi berlebihan akan berpengaruh buruk pada kesehatan oleh karena itu telah ada teknologi dekafeinasi untuk menurunkan kadar kafein pada kopi akan tetapi teknologi itu dirasa terlalu mahal minuman kopi yang berbahan dasar biji lamtoro yang dikombinasikan dengan biji jagung madura menjadi alternatif pengganti kopi nonkafein penelitian ini bertujuan mengetahui kualitas organoleptik warna tekstur aroma rasa dan kopi dari biji lamtoro dan kombinasi biji jagung madura dengan variasi suhu penyangraian lama penyangraian komposisi racikan metode penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap ral dengan tiga faktor faktor pertama perbandingan suhu penyangraian a yaitu a a faktor kedua lama penyangraian b yaitu menit b menit b faktor ketiga komposisi racikan c yaitu sebanyak gr c dan sebanyak gr pengujian pengaruh daya terima konsumen dilakukan dengan uji organoleptik uji hedonik hasil uji hedonik dengan penyelesaian design experiment faktorial setiap respon memiliki kombinasi yaitu abc abc abc abc abc abc abc dan abc terdapat perlakuan pada setiap respon data dianalisis dengan analisis microsoft excel software minitab varian dua jalur two way anova menunjukkan adanya pengaruh ketiga faktor terhadap daya terima konsumen terhadap rasa aroma warna dan tekstur analisis uji lanjut tukey dan uji lanjut duncan dengan software spss pada setiap perlakuan terdapat perbedaan kriteria respon rasa aroma warna dan tekstur kata kunci kopi non kafein biji lamtoro biji jagung madura suhu penyangraian lama penyangraian komposisi racikan
Abstrak (Stopwords Removed): minuman kopi umumnya minuman dihasilkan pengolahan biji kopi mengandung kafein tinggi jika dikonsumsi berlebihan berpengaruh buruk kesehatan ada teknologi dekafeinasi menurunkan kadar kafein kopi teknologi dirasa terlalu mahal minuman kopi berbahan dasar biji lamtoro dikombinasikan biji jagung madura menjadi alternatif pengganti kopi nonkafein penelitian bertujuan mengetahui kualitas organoleptik warna tekstur aroma rasa kopi biji lamtoro kombinasi biji jagung madura variasi suhu penyangraian lama penyangraian komposisi racikan metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap ral tiga faktor faktor pertama perbandingan suhu penyangraian a a a faktor kedua lama penyangraian b menit b menit b faktor ketiga komposisi racikan c sebanyak gr c sebanyak gr pengujian pengaruh daya terima konsumen dilakukan uji organoleptik uji hedonik hasil uji hedonik penyelesaian design experiment faktorial setiap respon memiliki kombinasi abc abc abc abc abc abc abc abc terdapat perlakuan setiap respon data dianalisis analisis microsoft excel software minitab varian dua jalur two way anova menunjukkan adanya pengaruh ketiga faktor daya terima konsumen rasa aroma warna tekstur analisis uji lanjut tukey uji lanjut duncan software spss setiap perlakuan terdapat perbedaan kriteria respon rasa aroma warna tekstur kata kunci kopi non kafein biji lamtoro biji jagung madura suhu penyangraian lama penyangraian komposisi racikan
Abstrak (Stemmed): minum kopi umum minum hasil olah biji kopi kandung kafein tinggi jika konsumsi lebih pengaruh buruk sehat ada teknologi dekafeinasi turun kadar kafein kopi teknologi rasa terlalu mahal minum kopi bahan dasar biji lamtoro kombinasi biji jagung madura jadi alternatif ganti kopi nonkafein teliti tuju tahu kualitas organoleptik warna tekstur aroma rasa kopi biji lamtoro kombinasi biji jagung madura variasi suhu sangrai lama sangrai komposisi racik metode teliti guna rancang acak lengkap ral tiga faktor faktor pertama banding suhu sangrai a a a faktor dua lama sangrai b menit b menit b faktor tiga komposisi racik c banyak gr c banyak gr uji pengaruh daya terima konsumen laku uji organoleptik uji hedonik hasil uji hedonik selesai design experiment faktorial tiap respon milik kombinasi abc abc abc abc abc abc abc abc dapat laku tiap respon data analis analisis microsoft excel software minitab varian dua jalur two way anova tunjuk ada pengaruh tiga faktor daya terima konsumen rasa aroma warna tekstur analisis uji lanjut tukey uji lanjut duncan software spss tiap laku dapat beda kriteria respon rasa aroma warna tekstur kata kunci kopi non kafein biji lamtoro biji jagung madura suhu sangrai lama sangrai komposisi racik
Abstrak (Corrected): minus topi mum minus hail blah bini topi bandung karen ting pika konsumsi leash pengaruh burn seat ada teknologi dekafeinasi turn kadar karen topi teknologi rash tergal metal minus topi bahai dakar bini lamtoro kombinasi bini raging madura jade alternative anti topi nonkafein elite juju tau kualitas organoleptik wanna tester aroma rash topi bini lamtoro kombinasi bini raging madura varies sulu sangria lama sangria komposisi rack metope elite gun dancing arak lengkap real toga factor factor pertain banding sulu sangria a a a factor due lama sangria b merit b merit b factor toga komposisi rack c banyan gr c banyan gr uni pengaruh day terms consumed lake uni organoleptik uni hedonic hail uni hedonic seesaw design experiment factorial tip respond milk kombinasi arc arc arc arc arc arc arc arc apart lake tip respond data analysis analysis microsoft excel software minicab marian due value two way nova tuneup ada pengaruh toga factor day terms consumed rash aroma wanna tester analysis uni layout turkey uni layout duncan software sass tip lake apart bed criteria respond rash aroma wanna tester data bunch topi non karen bini lamtoro bini raging madura sulu sangria lama sangria komposisi rack
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'abc': 8, 'kopi': 7, 'biji': 7, 'sangrai': 6, 'uji': 6, 'faktor': 5, 'rasa': 4, 'minum': 3, 'kafein': 3, 'pengaruh': 3, 'lamtoro': 3, 'kombinasi': 3, 'jagung': 3, 'madura': 3, 'warna': 3, 'tekstur': 3, 'aroma': 3, 'suhu': 3, 'lama': 3, 'komposisi': 3, 'racik': 3, 'tiga': 3, 'a': 3, 'b': 3, 'laku': 3, 'tiap': 3, 'respon': 3, 'hasil': 2, 'ada': 2, 'teknologi': 2, 'teliti': 2, 'organoleptik': 2, 'dua': 2, 'menit': 2, 'c': 2, 'banyak': 2, 'gr': 2, 'daya': 2, 'terima': 2, 'konsumen': 2, 'hedonik': 2, 'dapat': 2, 'analisis': 2, 'software': 2, 'lanjut': 2, 'umum': 1, 'olah': 1, 'kandung': 1, 'tinggi': 1, 'jika': 1, 'konsumsi': 1, 'lebih': 1, 'buruk': 1, 'sehat': 1, 'dekafeinasi': 1, 'turun': 1, 'kadar': 1, 'terlalu': 1, 'mahal': 1, 'bahan': 1, 'dasar': 1, 'jadi': 1, 'alternatif': 1, 'ganti': 1, 'nonkafein': 1, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'kualitas': 1, 'variasi': 1, 'metode': 1, 'guna': 1, 'rancang': 1, 'acak': 1, 'lengkap': 1, 'ral': 1, 'pertama': 1, 'banding': 1, 'selesai': 1, 'design': 1, 'experiment': 1, 'faktorial': 1, 'milik': 1, 'data': 1, 'analis': 1, 'microsoft': 1, 'excel': 1, 'minitab': 1, 'varian': 1, 'jalur': 1, 'two': 1, 'way': 1, 'anova': 1, 'tunjuk': 1, 'tukey': 1, 'duncan': 1, 'spss': 1, 'beda': 1, 'kriteria': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'non': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 12, 'abc': 8, 'coffee': 7, 'and': 7, 'roasting': 6, 'in': 5, 'is': 5, 'with': 5, 'test': 5, 'a': 4, 'as': 4, 'from': 3, 'caffeine': 3, 'to': 3, 'are': 3, 'seed': 3, 'madura': 3, 'color': 3, 'texture': 3, 'aroma': 3, 'taste': 3, 'temperature': 3, 'composition': 3, 'blend': 3, 'factor': 3, 'b': 3, 'each': 3, 'response': 3, 'drinks': 2, 'beans': 2, 'that': 2, 'has': 2, 'technology': 2, 'seeds': 2, 'lamtoro': 2, 'corn': 2, 'this': 2, 'organoleptic': 2, 'combinations': 2, 'long': 2, 'design': 2, 'three': 2, 'factors': 2, 'minutes': 2, 'c': 2, 'much': 2, 'grams': 2, 'consumer': 2, 'acceptance': 2, 'hedonic': 2, 'there': 2, 'treatment': 2, 'on': 2, 'software': 2, 'two': 2, 'general': 1, 'beverage': 1, 'produced': 1, 'processing': 1, 'containing': 1, 'high': 1, 'if': 1, 'consumed': 1, 'excessive': 1, 'amounts': 1, 'will': 1, 'adversely': 1, 'affect': 1, 'health': 1, 'because': 1, 'it': 1, 'no': 1, 'dekafeinasi': 1, 'reduce': 1, 'levels': 1, 'but': 1, 'was': 1, 'considered': 1, 'too': 1, 'expensive': 1, 'made': 1, 'combined': 1, 'become': 1, 'an': 1, 'alternative': 1, 'noncaffeine': 1, 'study': 1, 'aims': 1, 'determine': 1, 'qualities': 1, 'maize': 1, 'variations': 1, 'research': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'completely': 1, 'randomized': 1, 'crd': 1, 'first': 1, 'ratio': 1, 'second': 1, 'third': 1, 'testing': 1, 'effect': 1, 'performed': 1, 'by': 1, 'results': 1, 'completion': 1, 'factorial': 1, 'experiment': 1, 'data': 1, 'analyzed': 1, 'using': 1, 'microsoft': 1, 'excel': 1, 'minitab': 1, 'variant': 1, 'lanes': 1, 'way': 1, 'anova': 1, 'shows': 1, 'influence': 1, 'further': 1, 'analysis': 1, 'tukey': 1, 'duncan': 1, 'spss': 1, 'differences': 1, 'criteria': 1, 'keywords': 1, 'non': 1, 'leucaena': 1, 'lama': 1})
-------------------------------------------
--- Data #362 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Samhari
Judul: PERANCANGAN TATA LETAK LAYOUT MENGGUNAKAN METODE
MARKET BASKET ANALYSIS (MBA) DI SWALAYAN GOLDEN
PAMEKASAN
Pembimbing 1: Dr. H. Rachmad Hidayat., MT.,
Pembimbing 2: Sabaruddin Akhmad S.T., M.T
Abstrak (Raw): Market Basket Analysis (MBA) merupakan salah satu teknik dari data mining yang
digunakan untuk menentukan produk-produk manakah yang akan dibeli oleh pelanggan
secara bersamaan dengan melakukan analisa terhadap daftar transaksi pelanggan Peneliti
melakukan survey mengenai tata letak layout di Golden Pamekasan. Dari hasil survey
peneliti menemukan permasalahan yang berhubungan dengan tata letak layout di perusahaan
ritel tersebut. Berdasarkan hasil survey ditemukan bahwa tata letak barang Golden dalam
pengaturannya menggunakan aturan penataan berdasarkan jenis produk, ukuran dan ciri
khas produk. Pengaturan posisi produk di Golden Pamekasan masih menggunakan
subyektifitas manajemen dan tidak memperhatikan dari segi perilaku konsumen. Dari hasil
perhitungan nilai support factor, confidence serta improvement ratio dapat di analisis bahwa
dari 23 kategori produk tidak dapat di analisis secara keseluruhan.
Kata kunci: Market Basket analysis, Kombinasi, support factor, confidence serta improvement
ratio
Abstrak (Clean): market basket analysis mba merupakan salah satu teknik dari data mining yang digunakan untuk menentukan produkproduk manakah yang akan dibeli oleh pelanggan secara bersamaan dengan melakukan analisa terhadap daftar transaksi pelanggan peneliti melakukan survey mengenai tata letak layout di golden pamekasan dari hasil survey peneliti menemukan permasalahan yang berhubungan dengan tata letak layout di perusahaan ritel tersebut berdasarkan hasil survey ditemukan bahwa tata letak barang golden dalam pengaturannya menggunakan aturan penataan berdasarkan jenis produk ukuran dan ciri khas produk pengaturan posisi produk di golden pamekasan masih menggunakan subyektifitas manajemen dan tidak memperhatikan dari segi perilaku konsumen dari hasil perhitungan nilai support factor confidence serta improvement ratio dapat di analisis bahwa dari kategori produk tidak dapat di analisis secara keseluruhan kata kunci market basket analysis kombinasi support factor confidence serta improvement ratio
Abstrak (Stopwords Removed): market basket analysis mba salah satu teknik data mining digunakan menentukan produkproduk manakah dibeli pelanggan secara bersamaan melakukan analisa daftar transaksi pelanggan peneliti melakukan survey mengenai tata letak layout golden pamekasan hasil survey peneliti menemukan permasalahan berhubungan tata letak layout perusahaan ritel tersebut berdasarkan hasil survey ditemukan tata letak barang golden pengaturannya menggunakan aturan penataan berdasarkan jenis produk ukuran ciri khas produk pengaturan posisi produk golden pamekasan masih menggunakan subyektifitas manajemen memperhatikan segi perilaku konsumen hasil perhitungan nilai support factor confidence improvement ratio dapat analisis kategori produk dapat analisis secara keseluruhan kata kunci market basket analysis kombinasi support factor confidence improvement ratio
Abstrak (Stemmed): market basket analysis mba salah satu teknik data mining guna tentu produkproduk mana beli langgan cara sama laku analisa daftar transaksi langgan teliti laku survey kena tata letak layout golden pamekasan hasil survey teliti temu masalah hubung tata letak layout usaha ritel sebut dasar hasil survey temu tata letak barang golden atur guna atur tata dasar jenis produk ukur ciri khas produk atur posisi produk golden pamekasan masih guna subyektifitas manajemen perhati segi perilaku konsumen hasil hitung nilai support factor confidence improvement ratio dapat analisis kategori produk dapat analisis cara seluruh kata kunci market basket analysis kombinasi support factor confidence improvement ratio
Abstrak (Corrected): market basket analysis ma salad sat tennis data mining gun tent produkproduk mana bell hangman cara same lake analyst dafter transaksi hangman elite lake survey ken data leak layout golden pamekasan hail survey elite temp marsala hung data leak layout sara rite debut dakar hail survey temp data leak baring golden amur gun amur data dakar penis proud ukr cirri has proud amur polish proud golden pamekasan mash gun subyektifitas management perhaps semi perilaku consumed hail hiding nilgai support factor confidence improvement ratio apart analysis category proud apart analysis cara seluruh data bunch market basket analysis kombinasi support factor confidence improvement ratio
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tata': 4, 'produk': 4, 'guna': 3, 'survey': 3, 'letak': 3, 'golden': 3, 'hasil': 3, 'atur': 3, 'market': 2, 'basket': 2, 'analysis': 2, 'langgan': 2, 'cara': 2, 'laku': 2, 'teliti': 2, 'layout': 2, 'pamekasan': 2, 'temu': 2, 'dasar': 2, 'support': 2, 'factor': 2, 'confidence': 2, 'improvement': 2, 'ratio': 2, 'dapat': 2, 'analisis': 2, 'mba': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'teknik': 1, 'data': 1, 'mining': 1, 'tentu': 1, 'produkproduk': 1, 'mana': 1, 'beli': 1, 'sama': 1, 'analisa': 1, 'daftar': 1, 'transaksi': 1, 'kena': 1, 'masalah': 1, 'hubung': 1, 'usaha': 1, 'ritel': 1, 'sebut': 1, 'barang': 1, 'jenis': 1, 'ukur': 1, 'ciri': 1, 'khas': 1, 'posisi': 1, 'masih': 1, 'subyektifitas': 1, 'manajemen': 1, 'perhati': 1, 'segi': 1, 'perilaku': 1, 'konsumen': 1, 'hitung': 1, 'nilai': 1, 'kategori': 1, 'seluruh': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'kombinasi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'of': 16, 'layout': 5, 'in': 4, 'and': 4, 'analysis': 3, 'to': 3, 'products': 3, 'be': 3, 'survey': 3, 'golden': 3, 'market': 2, 'basket': 2, 'a': 2, 'pamekasan': 2, 'from': 2, 'found': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'that': 2, 'using': 2, 'product': 2, 'not': 2, 'support': 2, 'factor': 2, 'confidence': 2, 'improvement': 2, 'ratio': 2, 'can': 2, 'analyzed': 2, 'is': 1, 'one': 1, 'data': 1, 'mining': 1, 'techniques': 1, 'are': 1, 'used': 1, 'determine': 1, 'which': 1, 'will': 1, 'purchased': 1, 'by': 1, 'customer': 1, 'together': 1, 'with': 1, 'list': 1, 'transactions': 1, 'langgan': 1, 'teliti': 1, 'conducted': 1, 'regarding': 1, 'at': 1, 'researchers': 1, 'problems': 1, 'related': 1, 'retail': 1, 'company': 1, 'results': 1, 'goods': 1, 'its': 1, 'settings': 1, 'rules': 1, 'arrangement': 1, 'type': 1, 'size': 1, 'characteristics': 1, 'setting': 1, 'position': 1, 'mini': 1, 'still': 1, 'subjectivity': 1, 'management': 1, 'do': 1, 'pay': 1, 'attention': 1, 'terms': 1, 'consumer': 1, 'behavior': 1, 'calculation': 1, 'value': 1, 'categories': 1, 'as': 1, 'whole': 1, 'keywords': 1, 'combination': 1})
-------------------------------------------
--- Data #363 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muhammad Aiman Mahdi Santoso
Judul: PENERAPAN METODE ECONOMIC PRODUCTION QUANTITY (EPQ) PADA PERSEDIAAN BAHAN BAKU CELANA BAHAN PRIA
(Studi Kasus : PT. Surya Selaras Sejati)
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat, M.T.
Pembimbing 2: Mu'alim, S.T, M.T.
Abstrak (Raw): PT. Surya Selaras Sejati (3S) merupakan salah satu perusahaan industri manufaktur yang bergerak dibidang konveksi celana terutama celana bahan pria serta memproduksi celana dengan merek atau brand yang terkenal. Oleh karena itu, sebagai perusahaan yang memiliki merek atau brand celana terkenal, maka perusahaan dituntut untuk mempunyai yaitu memiliki kebijakan dalam perencanaan dan pengendalian produksi maupun sistem manajemen persediaan bahan baku. Tujuannya yaitu untuk mengikuti persaingan pasar dengan memasarkan produk serta merencenakan produksi celana yang optimal dengan biaya produksi dan biaya persediaan yang tidak terlalu besar.
Dalam mengatasi hal tersebut, maka dibutuhkan penerapan metode economic production quantity (EPQ) sebagai usulan untu menentukan kebijakan dalam perencanaan produksi serta perencanaan persediaan bahan baku. Langkah awal penerapan metode EPQ adalah menentukan hasil peramalan menggunakan metode Moving Average, Single Exponential Smoothing, dan Winter’s Method. Selanjutnya yaitu menentukan beberapa metode persediaan bahan yaitu menghitung hasil economic production quantity (EPQ), menghitung waktu siklus produksi optimal, menghitung waktu intreval set-up, dan menentukan total cost. Langkah terakhir yaitu membandingkan antara total cost dan waktu siklus produksi berdasarkan metode EPQ dengan total cost dan waktu siklus produksi milik perusahaan
Kata Kunci : Peramalan, Economic Production Quantity (EPQ)
Abstrak (Clean): pt surya selaras sejati s merupakan salah satu perusahaan industri manufaktur yang bergerak dibidang konveksi celana terutama celana bahan pria serta memproduksi celana dengan merek atau brand yang terkenal oleh karena itu sebagai perusahaan yang memiliki merek atau brand celana terkenal maka perusahaan dituntut untuk mempunyai yaitu memiliki kebijakan dalam perencanaan dan pengendalian produksi maupun sistem manajemen persediaan bahan baku tujuannya yaitu untuk mengikuti persaingan pasar dengan memasarkan produk serta merencenakan produksi celana yang optimal dengan biaya produksi dan biaya persediaan yang tidak terlalu besar dalam mengatasi hal tersebut maka dibutuhkan penerapan metode economic production quantity epq sebagai usulan untu menentukan kebijakan dalam perencanaan produksi serta perencanaan persediaan bahan baku langkah awal penerapan metode epq adalah menentukan hasil peramalan menggunakan metode moving average single exponential smoothing dan winter’s method selanjutnya yaitu menentukan beberapa metode persediaan bahan yaitu menghitung hasil economic production quantity epq menghitung waktu siklus produksi optimal menghitung waktu intreval setup dan menentukan total cost langkah terakhir yaitu membandingkan antara total cost dan waktu siklus produksi berdasarkan metode epq dengan total cost dan waktu siklus produksi milik perusahaan kata kunci peramalan economic production quantity epq
Abstrak (Stopwords Removed): pt surya selaras sejati s salah satu perusahaan industri manufaktur bergerak dibidang konveksi celana terutama celana bahan pria memproduksi celana merek brand terkenal perusahaan memiliki merek brand celana terkenal perusahaan dituntut mempunyai memiliki kebijakan perencanaan pengendalian produksi maupun sistem manajemen persediaan bahan baku tujuannya mengikuti persaingan pasar memasarkan produk merencenakan produksi celana optimal biaya produksi biaya persediaan terlalu besar mengatasi tersebut dibutuhkan penerapan metode economic production quantity epq usulan untu menentukan kebijakan perencanaan produksi perencanaan persediaan bahan baku langkah awal penerapan metode epq menentukan hasil peramalan menggunakan metode moving average single exponential smoothing winter’s method selanjutnya menentukan beberapa metode persediaan bahan menghitung hasil economic production quantity epq menghitung waktu siklus produksi optimal menghitung waktu intreval setup menentukan total cost langkah terakhir membandingkan antara total cost waktu siklus produksi berdasarkan metode epq total cost waktu siklus produksi milik perusahaan kata kunci peramalan economic production quantity epq
Abstrak (Stemmed): pt surya selaras sejati s salah satu usaha industri manufaktur gerak bidang konveksi celana utama celana bahan pria produksi celana merek brand kenal usaha milik merek brand celana kenal usaha tuntut punya milik bijak rencana kendali produksi maupun sistem manajemen sedia bahan baku tuju ikut saing pasar pasar produk merencenakan produksi celana optimal biaya produksi biaya sedia terlalu besar atas sebut butuh terap metode economic production quantity epq usul untu tentu bijak rencana produksi rencana sedia bahan baku langkah awal terap metode epq tentu hasil amal guna metode moving average single exponential smoothing winter s method lanjut tentu beberapa metode sedia bahan hitung hasil economic production quantity epq hitung waktu siklus produksi optimal hitung waktu intreval setup tentu total cost langkah akhir banding antara total cost waktu siklus produksi dasar metode epq total cost waktu siklus produksi milik usaha kata kunci amal economic production quantity epq
Abstrak (Corrected): pt surya sears seat s salad sat sara industry manufacture gera biding konveksi celina mama celina bahai aria produksi celina mere brand penal sara milk mere brand celina penal sara turnout puny milk biak recant kendall produksi maun sister management media bahai baku juju it saying paar paar proud merencenakan produksi celina optimal bay produksi bay media tergal bear alas debut butch trap metope economic production quantity ep usual unto tent biak recant produksi recant media bahai baku bangka away trap metope ep tent hail anal gun metope moving average single exponential smoothing winter s method layout tent beberapa metope media bahai hiding hail economic production quantity ep hiding want skills produksi optimal hiding want interval setup tent total cost bangka air banding angara total cost want skills produksi dakar metope ep total cost want skills produksi milk sara data bunch anal economic production quantity ep
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produksi': 8, 'celana': 5, 'metode': 5, 'epq': 5, 'usaha': 4, 'bahan': 4, 'sedia': 4, 'tentu': 4, 'waktu': 4, 'milik': 3, 'rencana': 3, 'economic': 3, 'production': 3, 'quantity': 3, 'hitung': 3, 'siklus': 3, 'total': 3, 'cost': 3, 's': 2, 'merek': 2, 'brand': 2, 'kenal': 2, 'bijak': 2, 'baku': 2, 'pasar': 2, 'optimal': 2, 'biaya': 2, 'terap': 2, 'langkah': 2, 'hasil': 2, 'amal': 2, 'pt': 1, 'surya': 1, 'selaras': 1, 'sejati': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'industri': 1, 'manufaktur': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'konveksi': 1, 'utama': 1, 'pria': 1, 'tuntut': 1, 'punya': 1, 'kendali': 1, 'maupun': 1, 'sistem': 1, 'manajemen': 1, 'tuju': 1, 'ikut': 1, 'saing': 1, 'produk': 1, 'merencenakan': 1, 'terlalu': 1, 'besar': 1, 'atas': 1, 'sebut': 1, 'butuh': 1, 'usul': 1, 'untu': 1, 'awal': 1, 'guna': 1, 'moving': 1, 'average': 1, 'single': 1, 'exponential': 1, 'smoothing': 1, 'winter': 1, 'method': 1, 'lanjut': 1, 'beberapa': 1, 'intreval': 1, 'setup': 1, 'akhir': 1, 'banding': 1, 'antara': 1, 'dasar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'and': 10, 'production': 10, 'is': 7, 'to': 6, 'of': 6, 'pants': 5, 'method': 5, 'epq': 5, 'in': 4, 'brand': 4, 'inventory': 4, 'time': 4, 'company': 3, 'material': 3, 'a': 3, 'planning': 3, 'economic': 3, 'quantity': 3, 'determine': 3, 'calculate': 3, 'cycle': 3, 'total': 3, 'cost': 3, 'with': 2, 'or': 2, 'as': 2, 'that': 2, 'has': 2, 'required': 2, 'policy': 2, 'raw': 2, 'optimal': 2, 'costs': 2, 'application': 2, 'step': 2, 'forecasting': 2, 'results': 2, 'abstract': 1, 'pt': 1, 'surya': 1, 'selaras': 1, 'sejati': 1, 's': 1, 'one': 1, 'engaged': 1, 'manufacturing': 1, 'industries': 1, 'mainly': 1, 'convection': 1, 'men': 1, 'produce': 1, 'famous': 1, 'therefore': 1, 'wellknown': 1, 'then': 1, 'have': 1, 'control': 1, 'materials': 1, 'management': 1, 'system': 1, 'goal': 1, 'follow': 1, 'market': 1, 'competition': 1, 'by': 1, 'marketing': 1, 'their': 1, 'products': 1, 'merencenakan': 1, 'are': 1, 'not': 1, 'too': 1, 'big': 1, 'addressing': 1, 'this': 1, 'proposed': 1, 'untu': 1, 'decisions': 1, 'initial': 1, 'using': 1, 'moving': 1, 'average': 1, 'single': 1, 'exponential': 1, 'smoothing': 1, 'winters': 1, 'next': 1, 'some': 1, 'intreval': 1, 'setup': 1, 'final': 1, 'compare': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'companys': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #364 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ACHMAD ALI SODIKIN
Judul: PENERAPAN PERANCANGAN EKSPERIMEN PADA PEMBUATAN TEMPE JAGUNG
Pembimbing 1: Sabarudin Akhmad, S.T.,M.T.
Pembimbing 2: Mu'alim, S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Tempe merupakan makanan yang berasal dari kedelai, yang mempunyai banyak manfaat. Penelitian ini akan melakukan eksperimen pembuatan tempe menggunakan bahan jagung, dengan beberapa perlakuan agar mendapat hasil yang optimal yaitu tempe yang tahan lama dan kematangan tempe yang cepat. Penelitian ini akan melakukan analisa perbandingan waktu kematangan tempe dan ketahan tempe dengan menggunakan 3 faktor yaitu takaran ragi, lama perebusan, dan lama pengukusan. Penelitian menggunakan 2 level, yaitu : Takaran ragi 5 gram dan 10 gram, lama perebusan 5 menit dan 7 menit, lama pengukusan 20 menit dan 30 menit. Penelitian yang dilakukan menggunakan tiga perulangan. Dari hasil penelitian diperoleh perlakuan terbaik yaitu dengan menggunakan kombinasi 30 menit pengukusan 5 gram takaran ragi dan 5 menit perebusan
Kata kunci : tempe, pengukusan, ragi, perebusan, kematangan, ketahanan.
Abstrak (Clean): tempe merupakan makanan yang berasal dari kedelai yang mempunyai banyak manfaat penelitian ini akan melakukan eksperimen pembuatan tempe menggunakan bahan jagung dengan beberapa perlakuan agar mendapat hasil yang optimal yaitu tempe yang tahan lama dan kematangan tempe yang cepat penelitian ini akan melakukan analisa perbandingan waktu kematangan tempe dan ketahan tempe dengan menggunakan faktor yaitu takaran ragi lama perebusan dan lama pengukusan penelitian menggunakan level yaitu takaran ragi gram dan gram lama perebusan menit dan menit lama pengukusan menit dan menit penelitian yang dilakukan menggunakan tiga perulangan dari hasil penelitian diperoleh perlakuan terbaik yaitu dengan menggunakan kombinasi menit pengukusan gram takaran ragi dan menit perebusan kata kunci tempe pengukusan ragi perebusan kematangan ketahanan
Abstrak (Stopwords Removed): tempe makanan berasal kedelai mempunyai banyak manfaat penelitian melakukan eksperimen pembuatan tempe menggunakan bahan jagung beberapa perlakuan mendapat hasil optimal tempe tahan lama kematangan tempe cepat penelitian melakukan analisa perbandingan waktu kematangan tempe ketahan tempe menggunakan faktor takaran ragi lama perebusan lama pengukusan penelitian menggunakan level takaran ragi gram gram lama perebusan menit menit lama pengukusan menit menit penelitian dilakukan menggunakan tiga perulangan hasil penelitian diperoleh perlakuan terbaik menggunakan kombinasi menit pengukusan gram takaran ragi menit perebusan kata kunci tempe pengukusan ragi perebusan kematangan ketahanan
Abstrak (Stemmed): tempe makan asal kedelai punya banyak manfaat teliti laku eksperimen buat tempe guna bahan jagung beberapa laku dapat hasil optimal tempe tahan lama matang tempe cepat teliti laku analisa banding waktu matang tempe tahan tempe guna faktor takar ragi lama rebus lama kukus teliti guna level takar ragi gram gram lama rebus menit menit lama kukus menit menit teliti laku guna tiga ulang hasil teliti oleh laku baik guna kombinasi menit kukus gram takar ragi menit rebus kata kunci tempe kukus ragi rebus matang tahan
Abstrak (Corrected): tempe mayan anal kedelai puny banyan manat elite lake eksperimen but tempe gun bahai raging beberapa lake apart hail optimal tempe than lama mating tempe eat elite lake analyst banding want mating tempe than tempe gun factor taker ragi lama rebus lama kudus elite gun level taker ragi gram gram lama rebus merit merit lama kudus merit merit elite lake gun toga slang hail elite olen lake back gun kombinasi merit kudus gram taker ragi merit rebus data bunch tempe kudus ragi rebus mating than
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tempe': 7, 'menit': 6, 'teliti': 5, 'laku': 5, 'guna': 5, 'lama': 5, 'ragi': 4, 'rebus': 4, 'kukus': 4, 'tahan': 3, 'matang': 3, 'takar': 3, 'gram': 3, 'hasil': 2, 'makan': 1, 'asal': 1, 'kedelai': 1, 'punya': 1, 'banyak': 1, 'manfaat': 1, 'eksperimen': 1, 'buat': 1, 'bahan': 1, 'jagung': 1, 'beberapa': 1, 'dapat': 1, 'optimal': 1, 'cepat': 1, 'analisa': 1, 'banding': 1, 'waktu': 1, 'faktor': 1, 'level': 1, 'tiga': 1, 'ulang': 1, 'oleh': 1, 'baik': 1, 'kombinasi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 13, 'the': 11, 'and': 10, 'tempe': 7, 'are': 6, 'minutes': 6, 'reseach': 4, 'this': 4, 'yeast': 4, 'duration': 4, 'boiled': 4, 'steam': 4, 'from': 3, 'will': 3, 'maturity': 3, 'measurement': 3, 'soybean': 2, 'a': 2, 'experiment': 2, 'us': 2, 'for': 2, 'result': 2, 'by': 2, 'endurance': 2, 'use': 2, 'gram': 2, 'three': 2, 'is': 1, 'food': 1, 'which': 1, 'comes': 1, 'also': 1, 'has': 1, 'lot': 1, 'benefitthis': 1, 'make': 1, 'an': 1, 'tell': 1, 'step': 1, 'making': 1, 'corn': 1, 'getting': 1, 'optimal': 1, 'we': 1, 'ought': 1, 'to': 1, 'choose': 1, 'durable': 1, 'fast': 1, 'analysis': 1, 'comparison': 1, 'time': 1, 'too': 1, 'with': 1, 'factor': 1, 'two': 1, 'level': 1, 'research': 1, 'repetation': 1, 'so': 1, 'best': 1, 'treatment': 1, 'combinations': 1, 'key': 1, 'word': 1})
-------------------------------------------
--- Data #365 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: FAJAR RIZKY WAHYUDI
Judul: OPTIMASI KOMPOSISI RANSUM ALTERNATIF PAKAN SAPI DENGAN LINEAR PROGRAMMING UNTUK MEMINIMUMKAN BIAYA BAHAN BAKU
(STUDI KASUS PETERNAK SAPI PAMEKASAN)
Pembimbing 1: Samsul Amar, S.T., M.Sc
Pembimbing 2: Ida Lumintu, S.T., M.T., Ph.D
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Biaya pakan merupakan masalah terbesar dalam usaha perternakan, oleh sebab itu perlu adanya usaha untuk menyusun formula ransum alternatif pakan sapi dengan biaya seminimal mungkin dengan tetap memperhatikan kebutuhan nutrisi harian sapi. Tujuan penelitian ini adalah mengindentifikasi kebutuhan nutrisi harian ternak sapi dan membuat formulasi untuk menentukan komposisi bahan baku pakan dari pemanfaatan limbah pertanian dan perkebunan dalam upaya memenuhi kebutuhan nutrisi harian sapi dengan biaya seminimal mungkin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah linear programming dengan analisa sensitivitas untuk mendapatkan solusi yang optimal dalam menentukan komposisi bahan baku pakan sapi dari pemanfaatan limbah pertanian dan perkebunan di Kabupaten Pamekasan. Model formulasi dirancang menggunakan metode linear programming dengan aplikasi Excel Solver. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunujukkan bahwa ransum pakan yang dihasilkan memiliki harga yang murah dengan tetap memenuhi kebutuhan nutrisi harian sapi. Selain itu, sapi juga dapat menerima atau memakan ransum pakan yang telah dibuat.
Kata kunci : Biaya, Formulasi Ransum, Linear Programming, Excel Solver.
Abstrak (Clean): abstrak biaya pakan merupakan masalah terbesar dalam usaha perternakan oleh sebab itu perlu adanya usaha untuk menyusun formula ransum alternatif pakan sapi dengan biaya seminimal mungkin dengan tetap memperhatikan kebutuhan nutrisi harian sapi tujuan penelitian ini adalah mengindentifikasi kebutuhan nutrisi harian ternak sapi dan membuat formulasi untuk menentukan komposisi bahan baku pakan dari pemanfaatan limbah pertanian dan perkebunan dalam upaya memenuhi kebutuhan nutrisi harian sapi dengan biaya seminimal mungkin metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah linear programming dengan analisa sensitivitas untuk mendapatkan solusi yang optimal dalam menentukan komposisi bahan baku pakan sapi dari pemanfaatan limbah pertanian dan perkebunan di kabupaten pamekasan model formulasi dirancang menggunakan metode linear programming dengan aplikasi excel solver hasil penelitian yang telah dilakukan menunujukkan bahwa ransum pakan yang dihasilkan memiliki harga yang murah dengan tetap memenuhi kebutuhan nutrisi harian sapi selain itu sapi juga dapat menerima atau memakan ransum pakan yang telah dibuat kata kunci biaya formulasi ransum linear programming excel solver
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak biaya pakan masalah terbesar usaha perternakan sebab perlu adanya usaha menyusun formula ransum alternatif pakan sapi biaya seminimal mungkin tetap memperhatikan kebutuhan nutrisi harian sapi tujuan penelitian mengindentifikasi kebutuhan nutrisi harian ternak sapi membuat formulasi menentukan komposisi bahan baku pakan pemanfaatan limbah pertanian perkebunan upaya memenuhi kebutuhan nutrisi harian sapi biaya seminimal mungkin metode digunakan penelitian linear programming analisa sensitivitas mendapatkan solusi optimal menentukan komposisi bahan baku pakan sapi pemanfaatan limbah pertanian perkebunan kabupaten pamekasan model formulasi dirancang menggunakan metode linear programming aplikasi excel solver hasil penelitian dilakukan menunujukkan ransum pakan dihasilkan memiliki harga murah tetap memenuhi kebutuhan nutrisi harian sapi selain sapi dapat menerima memakan ransum pakan dibuat kata kunci biaya formulasi ransum linear programming excel solver
Abstrak (Stemmed): abstrak biaya pakan masalah besar usaha terna sebab perlu ada usaha susun formula ransum alternatif pakan sapi biaya minimal mungkin tetap perhati butuh nutrisi hari sapi tuju teliti mengindentifikasi butuh nutrisi hari ternak sapi buat formulasi tentu komposisi bahan baku pakan manfaat limbah tani kebun upaya penuh butuh nutrisi hari sapi biaya minimal mungkin metode guna teliti linear programming analisa sensitivitas dapat solusi optimal tentu komposisi bahan baku pakan sapi manfaat limbah tani kebun kabupaten pamekasan model formulasi rancang guna metode linear programming aplikasi excel solver hasil teliti laku menunujukkan ransum pakan hasil milik harga murah tetap penuh butuh nutrisi hari sapi selain sapi dapat terima makan ransum pakan buat kata kunci biaya formulasi ransum linear programming excel solver
Abstrak (Corrected): abstract bay pagan marsala bear sara terra kebab peru ada sara susan formula ransom alternative pagan sap bay minimal munchkin team perhaps butch kutaisi hard sap juju elite mengindentifikasi butch kutaisi hard eternal sap but formulas tent komposisi bahai baku pagan manat limb tank begun pay punch butch kutaisi hard sap bay minimal munchkin metope gun elite linear programming analyst sensitivity apart solus optimal tent komposisi bahai baku pagan sap manat limb tank begun kabupaten pamekasan model formulas dancing gun metope linear programming aplikasi excel solver hail elite lake menunujukkan ransom pagan hail milk hard mural team punch butch kutaisi hard sap slain sap apart terms mayan ransom pagan but data bunch bay formulas ransom linear programming excel solver
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sapi': 7, 'pakan': 6, 'biaya': 4, 'ransum': 4, 'butuh': 4, 'nutrisi': 4, 'hari': 4, 'teliti': 3, 'formulasi': 3, 'linear': 3, 'programming': 3, 'usaha': 2, 'minimal': 2, 'mungkin': 2, 'tetap': 2, 'buat': 2, 'tentu': 2, 'komposisi': 2, 'bahan': 2, 'baku': 2, 'manfaat': 2, 'limbah': 2, 'tani': 2, 'kebun': 2, 'penuh': 2, 'metode': 2, 'guna': 2, 'dapat': 2, 'excel': 2, 'solver': 2, 'hasil': 2, 'abstrak': 1, 'masalah': 1, 'besar': 1, 'terna': 1, 'sebab': 1, 'perlu': 1, 'ada': 1, 'susun': 1, 'formula': 1, 'alternatif': 1, 'perhati': 1, 'tuju': 1, 'mengindentifikasi': 1, 'ternak': 1, 'upaya': 1, 'analisa': 1, 'sensitivitas': 1, 'solusi': 1, 'optimal': 1, 'kabupaten': 1, 'pamekasan': 1, 'model': 1, 'rancang': 1, 'aplikasi': 1, 'laku': 1, 'menunujukkan': 1, 'milik': 1, 'harga': 1, 'murah': 1, 'selain': 1, 'terima': 1, 'makan': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 10, 'feed': 6, 'in': 6, 'cattle': 6, 'to': 5, 'cost': 4, 'daily': 4, 'nutritional': 4, 'needs': 4, 'with': 3, 'and': 3, 'linear': 3, 'programming': 3, 'is': 2, 'ration': 2, 'while': 2, 'this': 2, 'composition': 2, 'raw': 2, 'materials': 2, 'from': 2, 'agricultural': 2, 'waste': 2, 'utilization': 2, 'plantations': 2, 'method': 2, 'research': 2, 'formulation': 2, 'excel': 2, 'solver': 2, 'that': 2, 'rations': 2, 'abstract': 1, 'biggest': 1, 'problem': 1, 'farming': 1, 'business': 1, 'hence': 1, 'need': 1, 'for': 1, 'efforts': 1, 'draft': 1, 'alternative': 1, 'formula': 1, 'lowest': 1, 'possible': 1, 'maintaining': 1, 'purpose': 1, 'study': 1, 'was': 1, 'identify': 1, 'make': 1, 'formulations': 1, 'determine': 1, 'an': 1, 'effort': 1, 'meet': 1, 'at': 1, 'minimum': 1, 'used': 1, 'sensitivity': 1, 'analysis': 1, 'obtain': 1, 'optimal': 1, 'solution': 1, 'determining': 1, 'pamekasan': 1, 'model': 1, 'designed': 1, 'using': 1, 'application': 1, 'results': 1, 'conducted': 1, 'indicate': 1, 'produced': 1, 'has': 1, 'a': 1, 'low': 1, 'price': 1, 'still': 1, 'meeting': 1, 'addition': 1, 'cows': 1, 'can': 1, 'also': 1, 'accept': 1, 'or': 1, 'eat': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'made': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #366 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Zainuddin Romadhon
Judul: PERENCANAAN DAN PENJADWALAN PROYEK PEMBANGUNAN RUANG KULIAH BERSAMA (RKB) MENGGUNAKAN METODE PERT/CPM. (Studi Kasus : PT. Duta Rama)
Pembimbing 1: Samsul Amar, ST., MSc
Pembimbing 2: Ari Basuki, ST., MT
Abstrak (Raw): PT. Duta Rama merupakan sutu perusahaan jasa konstruksi yang bergerak dalam bidang sipil, arsitektur, mekanikal dan elektrikal dengan grade 7, alamat perusahaan Jl. Ketintang Baru II kavling 45, Surabaya Jawa Timur. Maka dari perusahaan ini saya melakukan penelitian guna menginterpretasikan keilmuan yang selama ini saya dapatkan dari bangku kuliah. Keilmuan tersebut adalah manajemen proyek, disini saya akan fokus pada perencanan dan penjadwalan proyek khususnya pada pembangunan ruang kuliah bersama (RKB). Pada perencanaan dan penjadwalan proyek diperlukan suatu pendekatan atau metode untuk menyelesaikannya, metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode PERT-CPM. Metode ini sudah sering digunakan oleh para praktisi dan akademisi, pada metode PERT-CPM terdapat istilah lintasan kritis (critical path). Lintasan kritis merupakan aktivitas yang mempunyai jalur terpanjang dan nilai slack (waktu tunda yang masih diijinkan) = 0. Untuk mengetahui lintasan kritis pada proyek pembangunan RKB ini, perlu untuk menentukan waktu yang diharapkan (te) dan varian (v) dari tiap aktivitasnya, dengan memperhitungkan waktu optimis, waktu paling mungkin dan waktu pesimis, selanjutnya setelah te dan v dari tiap aktivitas diketahui maka bisa dilanjutkan dengan membuat jaringan kerja. Dari nilai te tesebut kemudian dapat dihitung nilai ES, EF, LS, LF dan Slack dari tiap aktivitas untuk mengetahui lintasan kritisnya. Dari data ini kemudian dapat ditentukan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan dengan bantuan microsoft excel. Hasil perhitungan yang dilakukan dengan metode PERT-CPM untuk proyek pembangunan ruang kuliah bersama didapatkan waktu penyelesaian proyek 169 hari dan kebutuhan tenaga kerja 315 dengan peluang proyek selesai tepat waktu sebesar 60,26 %.
Kata kunci : Penjadwalan, Proyek, PERT-CPM dan Lintasan Kritis.
Abstrak (Clean): pt duta rama merupakan sutu perusahaan jasa konstruksi yang bergerak dalam bidang sipil arsitektur mekanikal dan elektrikal dengan grade alamat perusahaan jl ketintang baru ii kavling surabaya jawa timur maka dari perusahaan ini saya melakukan penelitian guna menginterpretasikan keilmuan yang selama ini saya dapatkan dari bangku kuliah keilmuan tersebut adalah manajemen proyek disini saya akan fokus pada perencanan dan penjadwalan proyek khususnya pada pembangunan ruang kuliah bersama rkb pada perencanaan dan penjadwalan proyek diperlukan suatu pendekatan atau metode untuk menyelesaikannya metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode pertcpm metode ini sudah sering digunakan oleh para praktisi dan akademisi pada metode pertcpm terdapat istilah lintasan kritis critical path lintasan kritis merupakan aktivitas yang mempunyai jalur terpanjang dan nilai slack waktu tunda yang masih diijinkan untuk mengetahui lintasan kritis pada proyek pembangunan rkb ini perlu untuk menentukan waktu yang diharapkan te dan varian v dari tiap aktivitasnya dengan memperhitungkan waktu optimis waktu paling mungkin dan waktu pesimis selanjutnya setelah te dan v dari tiap aktivitas diketahui maka bisa dilanjutkan dengan membuat jaringan kerja dari nilai te tesebut kemudian dapat dihitung nilai es ef ls lf dan slack dari tiap aktivitas untuk mengetahui lintasan kritisnya dari data ini kemudian dapat ditentukan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan dengan bantuan microsoft excel hasil perhitungan yang dilakukan dengan metode pertcpm untuk proyek pembangunan ruang kuliah bersama didapatkan waktu penyelesaian proyek hari dan kebutuhan tenaga kerja dengan peluang proyek selesai tepat waktu sebesar kata kunci penjadwalan proyek pertcpm dan lintasan kritis
Abstrak (Stopwords Removed): pt duta rama sutu perusahaan jasa konstruksi bergerak bidang sipil arsitektur mekanikal elektrikal grade alamat perusahaan jl ketintang baru ii kavling surabaya jawa timur perusahaan saya melakukan penelitian menginterpretasikan keilmuan selama saya dapatkan bangku kuliah keilmuan tersebut manajemen proyek disini saya fokus perencanan penjadwalan proyek khususnya pembangunan ruang kuliah bersama rkb perencanaan penjadwalan proyek diperlukan pendekatan metode menyelesaikannya metode digunakan penelitian metode pertcpm metode sudah sering digunakan para praktisi akademisi metode pertcpm terdapat istilah lintasan kritis critical path lintasan kritis aktivitas mempunyai jalur terpanjang nilai slack waktu tunda masih diijinkan mengetahui lintasan kritis proyek pembangunan rkb perlu menentukan waktu diharapkan te varian v tiap aktivitasnya memperhitungkan waktu optimis waktu paling mungkin waktu pesimis selanjutnya te v tiap aktivitas diketahui dilanjutkan membuat jaringan kerja nilai te tesebut dapat dihitung nilai es ef ls lf slack tiap aktivitas mengetahui lintasan kritisnya data dapat ditentukan jumlah tenaga kerja dibutuhkan bantuan microsoft excel hasil perhitungan dilakukan metode pertcpm proyek pembangunan ruang kuliah bersama didapatkan waktu penyelesaian proyek hari kebutuhan tenaga kerja peluang proyek selesai tepat waktu sebesar kata kunci penjadwalan proyek pertcpm lintasan kritis
Abstrak (Stemmed): pt duta rama sutu usaha jasa konstruksi gerak bidang sipil arsitektur mekanikal elektrikal grade alamat usaha jl ketintang baru ii kavling surabaya jawa timur usaha saya laku teliti interpretasi ilmu lama saya dapat bangku kuliah ilmu sebut manajemen proyek sini saya fokus perencanan jadwal proyek khusus bangun ruang kuliah sama rkb rencana jadwal proyek perlu dekat metode selesai metode guna teliti metode pertcpm metode sudah sering guna para praktisi akademisi metode pertcpm dapat istilah lintas kritis critical path lintas kritis aktivitas punya jalur panjang nilai slack waktu tunda masih diijinkan tahu lintas kritis proyek bangun rkb perlu tentu waktu harap te varian v tiap aktivitas hitung waktu optimis waktu paling mungkin waktu pesimis lanjut te v tiap aktivitas tahu lanjut buat jaring kerja nilai te tesebut dapat hitung nilai es ef ls lf slack tiap aktivitas tahu lintas kritis data dapat tentu jumlah tenaga kerja butuh bantu microsoft excel hasil hitung laku metode pertcpm proyek bangun ruang kuliah sama dapat waktu selesai proyek hari butuh tenaga kerja peluang proyek selesai tepat waktu besar kata kunci jadwal proyek pertcpm lintas kritis
Abstrak (Corrected): pt duty rama stu sara casa konstruksi gera biding sigil arsitektur mekanikal electrical grade adamant sara al ketintang bar i having surabaya jaw timur sara say lake elite interprets i'm lama say apart bangka julian i'm debut management prove sing say focus perencanan radial prove rhesus bangui rang julian same rob recant radial prove peru dead metope seesaw metope gun elite metope pertcpm metope judah seeing gun para practise academism metope pertcpm apart isaiah lint's iritis critical path lint's iritis aktivitas puny value panting nilgai slack want tuna mash diijinkan tau lint's iritis prove bangui rob peru tent want harp te marian v tip aktivitas hiding want optimism want paling munchkin want pessimism layout te v tip aktivitas tau layout but caring era nilgai te tesebut apart hiding nilgai es of ls of slack tip aktivitas tau lint's iritis data apart tent mullah teenage era butch bantu microsoft excel hail hiding lake metope pertcpm prove bangui rang julian same apart want seesaw prove hard butch teenage era pelting prove seesaw teat want bear data bunch radial prove pertcpm lint's iritis
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'proyek': 8, 'waktu': 7, 'metode': 6, 'dapat': 5, 'lintas': 5, 'kritis': 5, 'pertcpm': 4, 'aktivitas': 4, 'usaha': 3, 'saya': 3, 'kuliah': 3, 'jadwal': 3, 'bangun': 3, 'selesai': 3, 'nilai': 3, 'tahu': 3, 'te': 3, 'tiap': 3, 'hitung': 3, 'kerja': 3, 'laku': 2, 'teliti': 2, 'ilmu': 2, 'ruang': 2, 'sama': 2, 'rkb': 2, 'perlu': 2, 'guna': 2, 'slack': 2, 'tentu': 2, 'v': 2, 'lanjut': 2, 'tenaga': 2, 'butuh': 2, 'pt': 1, 'duta': 1, 'rama': 1, 'sutu': 1, 'jasa': 1, 'konstruksi': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'sipil': 1, 'arsitektur': 1, 'mekanikal': 1, 'elektrikal': 1, 'grade': 1, 'alamat': 1, 'jl': 1, 'ketintang': 1, 'baru': 1, 'ii': 1, 'kavling': 1, 'surabaya': 1, 'jawa': 1, 'timur': 1, 'interpretasi': 1, 'lama': 1, 'bangku': 1, 'sebut': 1, 'manajemen': 1, 'sini': 1, 'fokus': 1, 'perencanan': 1, 'khusus': 1, 'rencana': 1, 'dekat': 1, 'sudah': 1, 'sering': 1, 'para': 1, 'praktisi': 1, 'akademisi': 1, 'istilah': 1, 'critical': 1, 'path': 1, 'punya': 1, 'jalur': 1, 'panjang': 1, 'tunda': 1, 'masih': 1, 'diijinkan': 1, 'harap': 1, 'varian': 1, 'optimis': 1, 'paling': 1, 'mungkin': 1, 'pesimis': 1, 'buat': 1, 'jaring': 1, 'tesebut': 1, 'es': 1, 'ef': 1, 'ls': 1, 'lf': 1, 'data': 1, 'jumlah': 1, 'bantu': 1, 'microsoft': 1, 'excel': 1, 'hasil': 1, 'hari': 1, 'peluang': 1, 'tepat': 1, 'besar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 12, 'and': 11, 'is': 7, 'time': 7, 'method': 6, 'a': 5, 'to': 5, 'critical': 5, 'path': 5, 'in': 4, 'this': 4, 'project': 4, 'projects': 4, 'pertcpm': 4, 'activity': 4, 'with': 4, 'company': 3, 'i': 3, 'for': 3, 'scheduling': 3, 'by': 3, 'value': 3, 'determine': 3, 'te': 3, 'each': 3, 'then': 3, 'can': 3, 'be': 3, 'construction': 2, 'on': 2, 'planning': 2, 'lecture': 2, 'hall': 2, 'rkb': 2, 'required': 2, 'an': 2, 'used': 2, 'has': 2, 'slack': 2, 'at': 2, 'development': 2, 'v': 2, 'labor': 2, 'pt': 1, 'duta': 1, 'rama': 1, 'engaged': 1, 'field': 1, 'civil': 1, 'architectural': 1, 'mechanical': 1, 'electrical': 1, 'grade': 1, 'address': 1, 'jl': 1, 'new': 1, 'ketintang': 1, 'ii': 1, 'plots': 1, 'surabaya': 1, 'east': 1, 'java': 1, 'so': 1, 'from': 1, 'do': 1, 'research': 1, 'interpret': 1, 'science': 1, 'which': 1, 'get': 1, 'out': 1, 'college': 1, 'scientific': 1, 'management': 1, 'here': 1, 'will': 1, 'focus': 1, 'especially': 1, 'joint': 1, 'approach': 1, 'or': 1, 'resolve': 1, 'study': 1, 'been': 1, 'frequently': 1, 'practitioners': 1, 'academics': 1, 'contained': 1, 'term': 1, 'that': 1, 'longest': 1, 'track': 1, 'delay': 1, 'still': 1, 'allowed': 1, 'it': 1, 'necessary': 1, 'expected': 1, 'variant': 1, 'taking': 1, 'into': 1, 'account': 1, 'optimistic': 1, 'most': 1, 'likely': 1, 'pessimistic': 1, 'after': 1, 'known': 1, 'followed': 1, 'making': 1, 'network': 1, 'work': 1, 'proficiency': 1, 'level': 1, 'calculated': 1, 'es': 1, 'ef': 1, 'ls': 1, 'lf': 1, 'data': 1, 'determined': 1, 'amount': 1, 'help': 1, 'microsoft': 1, 'excel': 1, 'results': 1, 'calculations': 1, 'performed': 1, 'together': 1, 'earned': 1, 'days': 1, 'completion': 1, 'requirements': 1, 'opportunity': 1, 'are': 1, 'completed': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #367 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ERIK DWI RAMADHANI
Judul: PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, KEPERCAYAAN DAN KOMITIMEN TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN PADA PRODUK BATIK TULIS DI BANGKALAN
Pembimbing 1: DR. RACHMAD HIDAYAT, S.T.,M.T.
Pembimbing 2: SABARUDIN AKHMAD, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): PLS merupakan teknik analisis data untuk menganalisis hubungan di antara satu set blok variabel. Berdasarkan hasil model outer pada pengujian Covergent validity didapatkan nilai loading factor semua indikator > 0,5 maka indikator merefleksikan variabel latennya, pada pengujian composite reliability nilai dari semua variabel laten , kualitas pelayanan, kepercayaan konsumen, komitmen, kepuasan konsumen dan loyalitas konsumen memiliki nilai composite reliability atau cronbach’s alpha > 0,7 maka suatu model konstruk dikatakan memiliki validitas dan reliabilitas yang baik. pengujian validitas model konstruk diketahui model konstruk dari variabel laten memiliki validitas yang baik karena nilai AVE dari semua variabel laten > 0,5. interpretasi variabel dijelaskan dengan nilai koefisien determinasi (R-Squared) dimana nilai koefisien determinasi dari model 1 sebesar 0,888 atau sebesar 88,8%, artinya variabel laten eksogen yaitu kualitas pelayanan, kepercayaan konsumen dan komitmen mampu menjelaskan variabel laten endogen yaitu kepuasan konsumen sebesar 88,8%. model 2 nilai koefisien determinasi dari model 2 sebesar 0,906 atau sebesar 90,6%, artinya variabel laten eksogen yaitu kualitas pelayanan, kepercayaan konsumen dan komitmen serta kepuasan konsumen mampu menjelaskan variabel laten endogen yaitu loyalitas konsumen sebesar 90,6%. pengujian hipotesis didapatkan hanya variabel laten komitmen yang berpengaruh terhadap kepuasan konsumen dan loyalitas konsumen karena nilai t hitung > 1,96.
(Kata kunci: PLS, AVE, composite reliability, Covergent validity, R-squared, pengujian hipotesis )
Abstrak (Clean): pls merupakan teknik analisis data untuk menganalisis hubungan di antara satu set blok variabel berdasarkan hasil model outer pada pengujian covergent validity didapatkan nilai loading factor semua indikator maka indikator merefleksikan variabel latennya pada pengujian composite reliability nilai dari semua variabel laten kualitas pelayanan kepercayaan konsumen komitmen kepuasan konsumen dan loyalitas konsumen memiliki nilai composite reliability atau cronbach’s alpha maka suatu model konstruk dikatakan memiliki validitas dan reliabilitas yang baik pengujian validitas model konstruk diketahui model konstruk dari variabel laten memiliki validitas yang baik karena nilai ave dari semua variabel laten interpretasi variabel dijelaskan dengan nilai koefisien determinasi rsquared dimana nilai koefisien determinasi dari model sebesar atau sebesar artinya variabel laten eksogen yaitu kualitas pelayanan kepercayaan konsumen dan komitmen mampu menjelaskan variabel laten endogen yaitu kepuasan konsumen sebesar model nilai koefisien determinasi dari model sebesar atau sebesar artinya variabel laten eksogen yaitu kualitas pelayanan kepercayaan konsumen dan komitmen serta kepuasan konsumen mampu menjelaskan variabel laten endogen yaitu loyalitas konsumen sebesar pengujian hipotesis didapatkan hanya variabel laten komitmen yang berpengaruh terhadap kepuasan konsumen dan loyalitas konsumen karena nilai t hitung kata kunci pls ave composite reliability covergent validity rsquared pengujian hipotesis
Abstrak (Stopwords Removed): pls teknik analisis data menganalisis hubungan antara satu set blok variabel berdasarkan hasil model outer pengujian covergent validity didapatkan nilai loading factor semua indikator indikator merefleksikan variabel latennya pengujian composite reliability nilai semua variabel laten kualitas pelayanan kepercayaan konsumen komitmen kepuasan konsumen loyalitas konsumen memiliki nilai composite reliability cronbach’s alpha model konstruk dikatakan memiliki validitas reliabilitas baik pengujian validitas model konstruk diketahui model konstruk variabel laten memiliki validitas baik nilai ave semua variabel laten interpretasi variabel dijelaskan nilai koefisien determinasi rsquared dimana nilai koefisien determinasi model sebesar sebesar artinya variabel laten eksogen kualitas pelayanan kepercayaan konsumen komitmen mampu menjelaskan variabel laten endogen kepuasan konsumen sebesar model nilai koefisien determinasi model sebesar sebesar artinya variabel laten eksogen kualitas pelayanan kepercayaan konsumen komitmen kepuasan konsumen mampu menjelaskan variabel laten endogen loyalitas konsumen sebesar pengujian hipotesis didapatkan variabel laten komitmen berpengaruh kepuasan konsumen loyalitas konsumen nilai t hitung kata kunci pls ave composite reliability covergent validity rsquared pengujian hipotesis
Abstrak (Stemmed): pls teknik analisis data analis hubung antara satu set blok variabel dasar hasil model outer uji covergent validity dapat nilai loading factor semua indikator indikator refleksi variabel laten uji composite reliability nilai semua variabel laten kualitas layan percaya konsumen komitmen puas konsumen loyalitas konsumen milik nilai composite reliability cronbach s alpha model konstruk kata milik validitas reliabilitas baik uji validitas model konstruk tahu model konstruk variabel laten milik validitas baik nilai ave semua variabel laten interpretasi variabel jelas nilai koefisien determinasi rsquared mana nilai koefisien determinasi model besar besar arti variabel laten eksogen kualitas layan percaya konsumen komitmen mampu jelas variabel laten endogen puas konsumen besar model nilai koefisien determinasi model besar besar arti variabel laten eksogen kualitas layan percaya konsumen komitmen puas konsumen mampu jelas variabel laten endogen loyalitas konsumen besar uji hipotesis dapat variabel laten komitmen pengaruh puas konsumen loyalitas konsumen nilai t hitung kata kunci pls ave composite reliability covergent validity rsquared uji hipotesis
Abstrak (Corrected): plus tennis analysis data analysis hung angara sat set blok variable dakar hail model outer uni convergent validity apart nilgai loading factor sea indicator indicator refleksi variable late uni composite reliability nilgai sea variable late kualitas layman percy consumed komitmen puts consumed loyalties consumed milk nilgai composite reliability coronach s alpha model construe data milk validity reliability back uni validity model construe tau model construe variable late milk validity back nilgai ave sea variable late interprets variable jells nilgai koefisien determines squared mana nilgai koefisien determines model bear bear art variable late endogen kualitas layman percy consumed komitmen camp jells variable late endogen puts consumed bear model nilgai koefisien determines model bear bear art variable late endogen kualitas layman percy consumed komitmen puts consumed camp jells variable late endogen loyalties consumed bear uni hypothesis apart variable late komitmen pengaruh puts consumed loyalties consumed nilgai t hiding data bunch plus ave composite reliability convergent validity squared uni hypothesis
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'variabel': 11, 'konsumen': 10, 'laten': 9, 'nilai': 8, 'model': 7, 'besar': 6, 'uji': 5, 'komitmen': 4, 'puas': 4, 'semua': 3, 'composite': 3, 'reliability': 3, 'kualitas': 3, 'layan': 3, 'percaya': 3, 'loyalitas': 3, 'milik': 3, 'konstruk': 3, 'validitas': 3, 'jelas': 3, 'koefisien': 3, 'determinasi': 3, 'pls': 2, 'covergent': 2, 'validity': 2, 'dapat': 2, 'indikator': 2, 'kata': 2, 'baik': 2, 'ave': 2, 'rsquared': 2, 'arti': 2, 'eksogen': 2, 'mampu': 2, 'endogen': 2, 'hipotesis': 2, 'teknik': 1, 'analisis': 1, 'data': 1, 'analis': 1, 'hubung': 1, 'antara': 1, 'satu': 1, 'set': 1, 'blok': 1, 'dasar': 1, 'hasil': 1, 'outer': 1, 'loading': 1, 'factor': 1, 'refleksi': 1, 'cronbach': 1, 's': 1, 'alpha': 1, 'reliabilitas': 1, 'tahu': 1, 'interpretasi': 1, 'mana': 1, 'pengaruh': 1, 't': 1, 'hitung': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 16, 'the': 13, 'latent': 9, 'model': 6, 'variables': 6, 'customer': 6, 'validity': 5, 'and': 5, 'to': 5, 'by': 5, 'is': 4, 'a': 4, 'reliability': 4, 'consumer': 4, 'satisfaction': 4, 'variable': 4, 'that': 4, 'all': 3, 'composite': 3, 'service': 3, 'quality': 3, 'confidence': 3, 'commitment': 3, 'loyalty': 3, 'value': 3, 'or': 3, 'testing': 3, 'coefficient': 3, 'determination': 3, 'pls': 2, 'for': 2, 'test': 2, 'covergent': 2, 'obtained': 2, 'have': 2, 'good': 2, 'constructs': 2, 'ave': 2, 'rsquared': 2, 'meaning': 2, 'exogenous': 2, 'able': 2, 'explain': 2, 'endogenous': 2, 'as': 2, 'hypothesis': 2, 'data': 1, 'analysis': 1, 'technique': 1, 'analyzing': 1, 'relationships': 1, 'between': 1, 'set': 1, 'blocks': 1, 'variabel': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'results': 1, 'outer': 1, 'values': 1, 'loading': 1, 'factor': 1, 'indicators': 1, 'indicator': 1, 'reflects': 1, 'scores': 1, 'has': 1, 'cronbachs': 1, 'alpha': 1, 'then': 1, 'construct': 1, 'said': 1, 'known': 1, 'models': 1, 'interpretation': 1, 'described': 1, 'where': 1, 'be': 1, 'namely': 1, 'amounted': 1, 'well': 1, 'only': 1, 'commitments': 1, 'affects': 1, 'because': 1, 't': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #368 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: MOH KHOLIDUL IMAM
Judul: STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA MAKANAN RINGAN
PADA SEA SNACK DI GRESIK
(Studi Kasus UD.7 Saudara)
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Analisis SWOT merupakan ringkasan dari keunggulan dan kelemahan
perusahaan yang dikaitkan dengan peluang dan ancaman lingkungan. Dengan
memikirkan tentang keunggulan dan kelemahan organisasi perusahaan,
diharapkan akan dapat membantu manajer stratejik untuk melihat organisasinya
relatif terhadap pesaingnya. Dari penelitian Total faktor internal yaitu 2,77
perusahaan kerupuk (sea sanck) UD 7 Saudara berada diatas rata-rata dari
keseluruhan posisi strategisnya dalam usaha untuk memanfaatkan kekuatannya
dan menyembunyikan kelemahannya. Sedangkan, Total faktor eksternal yaitu
2,57 perusahaan kerupuk (sea sanck) UD 7 Saudara k berada diatas rata-rata dari
keseluruhan posisi strategisnya dalam memanfaatkan peluang-peluang eksternal
dan menghindari ancaman-ancaman yang mungkin timbul. Namun masih banyak
luas untuk peningkatan. Pada Faktor internal yaitu kekuatan perusahaan kerupuk
(sea sanck) UD 7 Saudara meliputi : Reputasi perusahaan, Keputusan pelanggan,
Kualitas pelayanan, Pegwai yang berdedikasi, sedangkan kelemaan perusahaan
kerupuk (sea sanck) UD 7 Saudara meliputi : Pangsa pasar, Ketahanan
pelanggan, Efektivitas inovasi. Faktor eksternal yaitu peluang perusahaan
kerupuk (sea sanck) UD 7 Saudara meliputi : Perbaikan produktivitas,
Ketersediaan sumber daya, Posisi produk dalam pandangan pembeli. sedangkan
ancaman perusahaan kerupuk (sea sanck) UD 7 Saudara meliputi : Perubahan
gaya hidup masyarakat, Struktur biaya produksi dan administrasi,
Kecenderungan konsumen untuk beralih, Jumlah perusahaan yang memproduksi
produk pengganti.
(Kata kunci: Analisis SWOT, Faktor Internal, Faktor Eksternal)
Abstrak (Clean): analisis swot merupakan ringkasan dari keunggulan dan kelemahan perusahaan yang dikaitkan dengan peluang dan ancaman lingkungan dengan memikirkan tentang keunggulan dan kelemahan organisasi perusahaan diharapkan akan dapat membantu manajer stratejik untuk melihat organisasinya relatif terhadap pesaingnya dari penelitian total faktor internal yaitu perusahaan kerupuk sea sanck ud saudara berada diatas ratarata dari keseluruhan posisi strategisnya dalam usaha untuk memanfaatkan kekuatannya dan menyembunyikan kelemahannya sedangkan total faktor eksternal yaitu perusahaan kerupuk sea sanck ud saudara k berada diatas ratarata dari keseluruhan posisi strategisnya dalam memanfaatkan peluangpeluang eksternal dan menghindari ancamanancaman yang mungkin timbul namun masih banyak luas untuk peningkatan pada faktor internal yaitu kekuatan perusahaan kerupuk sea sanck ud saudara meliputi reputasi perusahaan keputusan pelanggan kualitas pelayanan pegwai yang berdedikasi sedangkan kelemaan perusahaan kerupuk sea sanck ud saudara meliputi pangsa pasar ketahanan pelanggan efektivitas inovasi faktor eksternal yaitu peluang perusahaan kerupuk sea sanck ud saudara meliputi perbaikan produktivitas ketersediaan sumber daya posisi produk dalam pandangan pembeli sedangkan ancaman perusahaan kerupuk sea sanck ud saudara meliputi perubahan gaya hidup masyarakat struktur biaya produksi dan administrasi kecenderungan konsumen untuk beralih jumlah perusahaan yang memproduksi produk pengganti kata kunci analisis swot faktor internal faktor eksternal
Abstrak (Stopwords Removed): analisis swot ringkasan keunggulan kelemahan perusahaan dikaitkan peluang ancaman lingkungan memikirkan tentang keunggulan kelemahan organisasi perusahaan diharapkan dapat membantu manajer stratejik melihat organisasinya relatif pesaingnya penelitian total faktor internal perusahaan kerupuk sea sanck ud saudara berada diatas ratarata keseluruhan posisi strategisnya usaha memanfaatkan kekuatannya menyembunyikan kelemahannya sedangkan total faktor eksternal perusahaan kerupuk sea sanck ud saudara k berada diatas ratarata keseluruhan posisi strategisnya memanfaatkan peluangpeluang eksternal menghindari ancamanancaman mungkin timbul masih banyak luas peningkatan faktor internal kekuatan perusahaan kerupuk sea sanck ud saudara meliputi reputasi perusahaan keputusan pelanggan kualitas pelayanan pegwai berdedikasi sedangkan kelemaan perusahaan kerupuk sea sanck ud saudara meliputi pangsa pasar ketahanan pelanggan efektivitas inovasi faktor eksternal peluang perusahaan kerupuk sea sanck ud saudara meliputi perbaikan produktivitas ketersediaan sumber daya posisi produk pandangan pembeli sedangkan ancaman perusahaan kerupuk sea sanck ud saudara meliputi perubahan gaya hidup masyarakat struktur biaya produksi administrasi kecenderungan konsumen beralih jumlah perusahaan memproduksi produk pengganti kata kunci analisis swot faktor internal faktor eksternal
Abstrak (Stemmed): analisis swot ringkas unggul lemah usaha kait peluang ancam lingkung pikir tentang unggul lemah organisasi usaha harap dapat bantu manajer stratejik lihat organisasi relatif saing teliti total faktor internal usaha kerupuk sea sanck ud saudara ada atas ratarata seluruh posisi strategis usaha manfaat kuat sembunyi lemah sedang total faktor eksternal usaha kerupuk sea sanck ud saudara k ada atas ratarata seluruh posisi strategis manfaat peluangpeluang eksternal hindar ancamanancaman mungkin timbul masih banyak luas tingkat faktor internal kuat usaha kerupuk sea sanck ud saudara liput reputasi usaha putus langgan kualitas layan pegwai dedikasi sedang lema usaha kerupuk sea sanck ud saudara liput pangsa pasar tahan langgan efektivitas inovasi faktor eksternal peluang usaha kerupuk sea sanck ud saudara liput baik produktivitas sedia sumber daya posisi produk pandang beli sedang ancam usaha kerupuk sea sanck ud saudara liput ubah gaya hidup masyarakat struktur biaya produksi administrasi cenderung konsumen alih jumlah usaha produksi produk ganti kata kunci analisis swot faktor internal faktor eksternal
Abstrak (Corrected): analysis swot rings lungful leah sara wait pelting anam linking piker tenting lungful leah organisms sara harp apart bantu manager strategic that organisms related saying elite total factor internal sara kerupuk sea sack up sandra ada alas ratarata seluruh polish strategic sara manat kurt sembunyi leah sedan total factor eternal sara kerupuk sea sack up sandra k ada alas ratarata seluruh polish strategic manat peluangpeluang eternal hinder ancamanancaman munchkin timbal mash banyan lucas dingbat factor internal kurt sara kerupuk sea sack up sandra lieut reputes sara puts hangman kualitas layman pegwai dedikasi sedan lama sara kerupuk sea sack up sandra lieut pangs paar than hangman efektivitas novas factor eternal pelting sara kerupuk sea sack up sandra lieut back produktivitas media number day polish proud padang bell sedan anam sara kerupuk sea sack up sandra lieut bah gaya hide masyarakat structure bay produksi administrate rendering consumed ali mullah sara produksi proud anti data bunch analysis swot factor internal factor eternal
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'usaha': 11, 'faktor': 6, 'kerupuk': 6, 'sea': 6, 'sanck': 6, 'ud': 6, 'saudara': 6, 'eksternal': 4, 'liput': 4, 'lemah': 3, 'internal': 3, 'posisi': 3, 'sedang': 3, 'analisis': 2, 'swot': 2, 'unggul': 2, 'peluang': 2, 'ancam': 2, 'organisasi': 2, 'total': 2, 'ada': 2, 'atas': 2, 'ratarata': 2, 'seluruh': 2, 'strategis': 2, 'manfaat': 2, 'kuat': 2, 'langgan': 2, 'produk': 2, 'produksi': 2, 'ringkas': 1, 'kait': 1, 'lingkung': 1, 'pikir': 1, 'tentang': 1, 'harap': 1, 'dapat': 1, 'bantu': 1, 'manajer': 1, 'stratejik': 1, 'lihat': 1, 'relatif': 1, 'saing': 1, 'teliti': 1, 'sembunyi': 1, 'k': 1, 'peluangpeluang': 1, 'hindar': 1, 'ancamanancaman': 1, 'mungkin': 1, 'timbul': 1, 'masih': 1, 'banyak': 1, 'luas': 1, 'tingkat': 1, 'reputasi': 1, 'putus': 1, 'kualitas': 1, 'layan': 1, 'pegwai': 1, 'dedikasi': 1, 'lema': 1, 'pangsa': 1, 'pasar': 1, 'tahan': 1, 'efektivitas': 1, 'inovasi': 1, 'baik': 1, 'produktivitas': 1, 'sedia': 1, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'pandang': 1, 'beli': 1, 'ubah': 1, 'gaya': 1, 'hidup': 1, 'masyarakat': 1, 'struktur': 1, 'biaya': 1, 'administrasi': 1, 'cenderung': 1, 'konsumen': 1, 'alih': 1, 'jumlah': 1, 'ganti': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 12, 'and': 6, 'sea': 6, 'sanck': 6, 'ud': 6, 'brothers': 6, 'to': 5, 'factors': 5, 'crackers': 5, 'is': 4, 'company': 4, 'in': 4, 'external': 4, 'include': 4, 'strategic': 3, 'internal': 3, 'position': 3, 'that': 3, 'companies': 3, 'swot': 2, 'analysis': 2, 'opportunities': 2, 'threats': 2, 'weaknesses': 2, 'organization': 2, 'view': 2, 'its': 2, 'total': 2, 'are': 2, 'companys': 2, 'above': 2, 'average': 2, 'overall': 2, 'namely': 2, 'while': 2, 'a': 1, 'summary': 1, 'advantages': 1, 'disadvantages': 1, 'associated': 1, 'with': 1, 'environmental': 1, 'by': 1, 'thinking': 1, 'about': 1, 'strengths': 1, 'expected': 1, 'assist': 1, 'managers': 1, 'relative': 1, 'competitors': 1, 'from': 1, 'research': 1, 'cracker': 1, 'an': 1, 'attempt': 1, 'harness': 1, 'power': 1, 'hide': 1, 'his': 1, 'meanwhile': 1, 'k': 1, 'utilizing': 1, 'avoid': 1, 'may': 1, 'arise': 1, 'but': 1, 'there': 1, 'still': 1, 'plenty': 1, 'roomy': 1, 'for': 1, 'improvement': 1, 'on': 1, 'force': 1, 'reputation': 1, 'decree': 1, 'customers': 1, 'quality': 1, 'service': 1, 'pegwai': 1, 'dedicated': 1, 'lema': 1, 'following': 1, 'market': 1, 'share': 1, 'endurance': 1, 'customer': 1, 'effectiveness': 1, 'innovation': 1, 'corporate': 1, 'opportunity': 1, 'improved': 1, 'productivity': 1, 'availability': 1, 'resources': 1, 'product': 1, 'buyer': 1, 'threat': 1, 'changes': 1, 'peoples': 1, 'lifestyles': 1, 'production': 1, 'costs': 1, 'administrative': 1, 'structure': 1, 'trend': 1, 'consumers': 1, 'switch': 1, 'number': 1, 'manufacture': 1, 'replacement': 1, 'products': 1, 'keywords': 1, 'factor': 1})
-------------------------------------------
--- Data #369 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: syamsul hadi
Judul: ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGADAAAN BARANG UNTUK
PELAKU USAHA MIKRO (STUDI KASUS: U.D MURAH JAYA)
Pembimbing 1: ida lumintu, S.T.,M.T.,P.hD.
Pembimbing 2: Indra Cahyadi, S.T.,M.Bus.,P.hD.
Abstrak (Raw): ABSTRAK
UD. MURAH JAYA merupakan usaha mikro hasil penjualan maksimum yang bisa mencapai jumlah
penjualan Rp. 300.000.000/tahun. Yang menerapkan sistem administrasi yang sederhana. Dan sering ditemukan
barang defect dan Stock out atau kehabisan barang, yang menyebabkan kerugian atau hilangnya opportunity cost
dari kejadian tersebut. Penyelesaian masalah tersebut penelitian ini membuat rancangan sistem informasi
pengadaan barang. Dengan tujuan membantu pemilik UD. MURAH JAYA dalam pengambilan keputusan
pengadaan barang dan mendata barang retur karena cacat (Deffect). Desain sistem informasi menggunakan
pendekatan Contex diagram, Data flow diagram, Entity relationship diagram, dan normalisasi. Keputusan
pengadaan barang dengan menggunakan 5 sample produk dengan pendekatan perhitungan safety stock dan reorder point di dapatkan nilai produk kurma Safety stock 22.182 Kg dan re-order point 31.42 Kg. Produk sarung
Mangga Safety stock 34 item dan re-order point 42 item. Produk kerudung Paris Safety stock 119 Item dan reorder point 162 Item. Produk sejadah Khohinor Safety stock 138 item dan re-order point 195 item. Produk BHS
Safety stock 0 Item dan re-order point 3 item.
Kata kunci : Pengadaan barang, Sistem informasi, Safety Stock.
Abstrak (Clean): abstrak ud murah jaya merupakan usaha mikro hasil penjualan maksimum yang bisa mencapai jumlah penjualan rp tahun yang menerapkan sistem administrasi yang sederhana dan sering ditemukan barang defect dan stock out atau kehabisan barang yang menyebabkan kerugian atau hilangnya opportunity cost dari kejadian tersebut penyelesaian masalah tersebut penelitian ini membuat rancangan sistem informasi pengadaan barang dengan tujuan membantu pemilik ud murah jaya dalam pengambilan keputusan pengadaan barang dan mendata barang retur karena cacat deffect desain sistem informasi menggunakan pendekatan contex diagram data flow diagram entity relationship diagram dan normalisasi keputusan pengadaan barang dengan menggunakan sample produk dengan pendekatan perhitungan safety stock dan reorder point di dapatkan nilai produk kurma safety stock kg dan reorder point kg produk sarung mangga safety stock item dan reorder point item produk kerudung paris safety stock item dan reorder point item produk sejadah khohinor safety stock item dan reorder point item produk bhs safety stock item dan reorder point item kata kunci pengadaan barang sistem informasi safety stock
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak ud murah jaya usaha mikro hasil penjualan maksimum mencapai jumlah penjualan rp tahun menerapkan sistem administrasi sederhana sering ditemukan barang defect stock out kehabisan barang menyebabkan kerugian hilangnya opportunity cost kejadian tersebut penyelesaian masalah tersebut penelitian membuat rancangan sistem informasi pengadaan barang tujuan membantu pemilik ud murah jaya pengambilan keputusan pengadaan barang mendata barang retur cacat deffect desain sistem informasi menggunakan pendekatan contex diagram data flow diagram entity relationship diagram normalisasi keputusan pengadaan barang menggunakan sample produk pendekatan perhitungan safety stock reorder point dapatkan nilai produk kurma safety stock kg reorder point kg produk sarung mangga safety stock item reorder point item produk kerudung paris safety stock item reorder point item produk sejadah khohinor safety stock item reorder point item produk bhs safety stock item reorder point item kata kunci pengadaan barang sistem informasi safety stock
Abstrak (Stemmed): abstrak ud murah jaya usaha mikro hasil jual maksimum capai jumlah jual rp tahun terap sistem administrasi sederhana sering temu barang defect stock out habis barang sebab rugi hilang opportunity cost jadi sebut selesai masalah sebut teliti buat rancang sistem informasi ada barang tuju bantu milik ud murah jaya ambil putus ada barang data barang retur cacat deffect desain sistem informasi guna dekat contex diagram data flow diagram entity relationship diagram normalisasi putus ada barang guna sample produk dekat hitung safety stock reorder point dapat nilai produk kurma safety stock kg reorder point kg produk sarung mangga safety stock item reorder point item produk kerudung paris safety stock item reorder point item produk jadah khohinor safety stock item reorder point item produk bhs safety stock item reorder point item kata kunci ada barang sistem informasi safety stock
Abstrak (Corrected): abstract up mural jay sara micro hail dual maximum capri mullah dual up thun trap sister administrate sederhana seeing temp baring defect stock out habit baring kebab rug hang opportunity cost jade debut seesaw marsala debut elite but dancing sister informant ada baring juju bantu milk up mural jay ambit puts ada baring data baring return carat effect detain sister informant gun dead context diagram data flow diagram entity relationship diagram normalisasi puts ada baring gun sample proud dead hiding safety stock reorder point apart nilgai proud karma safety stock keg reorder point keg proud strung manage safety stock item reorder point item proud kerudung paris safety stock item reorder point item proud judah kohinoor safety stock item reorder point item proud bus safety stock item reorder point item data bunch ada baring sister informant safety stock
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'stock': 8, 'item': 8, 'barang': 7, 'safety': 7, 'produk': 6, 'reorder': 6, 'point': 6, 'sistem': 4, 'ada': 4, 'informasi': 3, 'diagram': 3, 'ud': 2, 'murah': 2, 'jaya': 2, 'jual': 2, 'sebut': 2, 'putus': 2, 'data': 2, 'guna': 2, 'dekat': 2, 'kg': 2, 'abstrak': 1, 'usaha': 1, 'mikro': 1, 'hasil': 1, 'maksimum': 1, 'capai': 1, 'jumlah': 1, 'rp': 1, 'tahun': 1, 'terap': 1, 'administrasi': 1, 'sederhana': 1, 'sering': 1, 'temu': 1, 'defect': 1, 'out': 1, 'habis': 1, 'sebab': 1, 'rugi': 1, 'hilang': 1, 'opportunity': 1, 'cost': 1, 'jadi': 1, 'selesai': 1, 'masalah': 1, 'teliti': 1, 'buat': 1, 'rancang': 1, 'tuju': 1, 'bantu': 1, 'milik': 1, 'ambil': 1, 'retur': 1, 'cacat': 1, 'deffect': 1, 'desain': 1, 'contex': 1, 'flow': 1, 'entity': 1, 'relationship': 1, 'normalisasi': 1, 'sample': 1, 'hitung': 1, 'dapat': 1, 'nilai': 1, 'kurma': 1, 'sarung': 1, 'mangga': 1, 'kerudung': 1, 'paris': 1, 'jadah': 1, 'khohinor': 1, 'bhs': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 15, 'the': 10, 'and': 10, 'stock': 8, 'safety': 7, 'goods': 6, 'reorder': 6, 'point': 6, 'procurement': 4, 'product': 4, 'items': 4, 'item': 4, 'information': 3, 'ud': 2, 'cheap': 2, 'jaya': 2, 'is': 2, 'a': 2, 'sales': 2, 'system': 2, 'out': 2, 'or': 2, 'loss': 2, 'design': 2, 'systems': 2, 'with': 2, 'in': 2, 'approach': 2, 'products': 2, 'kg': 2, 'abstract': 1, 'microbusiness': 1, 'revenue': 1, 'can': 1, 'reach': 1, 'maximum': 1, 'number': 1, 'rp': 1, 'year': 1, 'applying': 1, 'simple': 1, 'administration': 1, 'often': 1, 'found': 1, 'defect': 1, 'running': 1, 'causing': 1, 'opportunity': 1, 'cost': 1, 'incident': 1, 'resolving': 1, 'issue': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'makes': 1, 'aim': 1, 'helping': 1, 'owner': 1, 'decisionmaking': 1, 'record': 1, 'returned': 1, 'due': 1, 'to': 1, 'disability': 1, 'deffect': 1, 'uses': 1, 'contex': 1, 'charts': 1, 'data': 1, 'flow': 1, 'diagrams': 1, 'entity': 1, 'relationship': 1, 'diagram': 1, 'normalization': 1, 'decision': 1, 'using': 1, 'samples': 1, 'calculating': 1, 'getting': 1, 'value': 1, 'date': 1, 'glove': 1, 'mango': 1, 'paris': 1, 'veil': 1, 'khohinor': 1, 'jadah': 1, 'bhs': 1, 'key': 1, 'words': 1})
-------------------------------------------
--- Data #370 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Imam Agus Priyadi
Judul: Analisis Segmentasi Konsumen Kopi Herbal Made' Coffee Menggunakan Analysis Cluster
Pembimbing 1: Mu'alim, S.T., M.T
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Kopi merupakan biji-bijian yang bisa digunakan sebagai bahan baku minuman, namun kandungan kafein yang ada dalam biji kopi akan menimbulkan efek samping yang merugikan bagi konsumen jika dikonsumsi secara berlebihan. Bahkan beberapa orang memilih untuk tidak mengkonsumsi kopi karena beberapa alasan. Maka dari itu made’ cooffee muncul sebagai produk inovasi kopi yang mempunyai banyak manfaat karena terbuat dari bahan pilihan dengan campuran rempah-rempah. Namun sebagai produk baru tentunya made’ coffee membutuhkan konsumen dan strategi pemasaran yang tepat untuk memasarkan produk tersebut, maka perlu itu pada penelitian difokuskan pada segmentasi konsumen untuk menentukan dan mengelompokkan konsumen yang nantinya bisa digunakan bahan pertimbangan strategi pemasaran pemilik usaha. Hasil riset segementasi konsumen kopi herbal made’ cofffee tanpa biji kopi menyatakan bahwa dari 3 cluster yang didapatkan cluster 2 yang paling banyak sebesar 61% yang mempunyai zscore umur 37 tahun, pedapatan Rp 6.612.641, jumlah anak 4, pengeluaran per hari Rp 182.613, frekuensi mengkonsumsi kopi dirumah 18 per minggu, frekuensi pergi ke warung kopi 13 kali per minggu, harga kopi herbal Rp 8.460, jumlah anak 2, jumlah transportasi 7, dan kopi yang paling disukai adalah kopi kacang hijau sebesar 35%. Sedangkan kopi herbal dengan campuran biji kopi didapatkan dari 3 cluster yang dibentuk didapatkan hasil cluster terbanyak pada cluster 2 sebesar 65% yang mempunyai Zscore umur 45 tahun, pendapatan Rp 4.307.571, jumlah anak 4, pengeluaran per hari Rp 138.593, frekuensi mengkonsumsi kopi dirumah sebanyak 7 kali per minggu, frekuensi mengkonsumsi kopi ke warung kopi 10 kali per minggu, harga kopi Rp 6.323, jumlah anak 2, dan jumlah transportasi 6. Dan kopi yang disukai kopi Kacang Hijau dan Kopi Kedelai yang masing-masing sebesar 35%.
Abstrak (Clean): kopi merupakan bijibijian yang bisa digunakan sebagai bahan baku minuman namun kandungan kafein yang ada dalam biji kopi akan menimbulkan efek samping yang merugikan bagi konsumen jika dikonsumsi secara berlebihan bahkan beberapa orang memilih untuk tidak mengkonsumsi kopi karena beberapa alasan maka dari itu made’ cooffee muncul sebagai produk inovasi kopi yang mempunyai banyak manfaat karena terbuat dari bahan pilihan dengan campuran rempahrempah namun sebagai produk baru tentunya made’ coffee membutuhkan konsumen dan strategi pemasaran yang tepat untuk memasarkan produk tersebut maka perlu itu pada penelitian difokuskan pada segmentasi konsumen untuk menentukan dan mengelompokkan konsumen yang nantinya bisa digunakan bahan pertimbangan strategi pemasaran pemilik usaha hasil riset segementasi konsumen kopi herbal made’ cofffee tanpa biji kopi menyatakan bahwa dari cluster yang didapatkan cluster yang paling banyak sebesar yang mempunyai zscore umur tahun pedapatan rp jumlah anak pengeluaran per hari rp frekuensi mengkonsumsi kopi dirumah per minggu frekuensi pergi ke warung kopi kali per minggu harga kopi herbal rp jumlah anak jumlah transportasi dan kopi yang paling disukai adalah kopi kacang hijau sebesar sedangkan kopi herbal dengan campuran biji kopi didapatkan dari cluster yang dibentuk didapatkan hasil cluster terbanyak pada cluster sebesar yang mempunyai zscore umur tahun pendapatan rp jumlah anak pengeluaran per hari rp frekuensi mengkonsumsi kopi dirumah sebanyak kali per minggu frekuensi mengkonsumsi kopi ke warung kopi kali per minggu harga kopi rp jumlah anak dan jumlah transportasi dan kopi yang disukai kopi kacang hijau dan kopi kedelai yang masingmasing sebesar
Abstrak (Stopwords Removed): kopi bijibijian digunakan bahan baku minuman kandungan kafein ada biji kopi menimbulkan efek samping merugikan bagi konsumen jika dikonsumsi secara berlebihan bahkan beberapa orang memilih mengkonsumsi kopi beberapa alasan made’ cooffee muncul produk inovasi kopi mempunyai banyak manfaat terbuat bahan pilihan campuran rempahrempah produk baru tentunya made’ coffee membutuhkan konsumen strategi pemasaran tepat memasarkan produk tersebut perlu penelitian difokuskan segmentasi konsumen menentukan mengelompokkan konsumen nantinya digunakan bahan pertimbangan strategi pemasaran pemilik usaha hasil riset segementasi konsumen kopi herbal made’ cofffee biji kopi menyatakan cluster didapatkan cluster paling banyak sebesar mempunyai zscore umur tahun pedapatan rp jumlah anak pengeluaran per hari rp frekuensi mengkonsumsi kopi dirumah per minggu frekuensi pergi warung kopi kali per minggu harga kopi herbal rp jumlah anak jumlah transportasi kopi paling disukai kopi kacang hijau sebesar sedangkan kopi herbal campuran biji kopi didapatkan cluster dibentuk didapatkan hasil cluster terbanyak cluster sebesar mempunyai zscore umur tahun pendapatan rp jumlah anak pengeluaran per hari rp frekuensi mengkonsumsi kopi dirumah sebanyak kali per minggu frekuensi mengkonsumsi kopi warung kopi kali per minggu harga kopi rp jumlah anak jumlah transportasi kopi disukai kopi kacang hijau kopi kedelai masingmasing sebesar
Abstrak (Stemmed): kopi bijibijian guna bahan baku minum kandung kafein ada biji kopi timbul efek samping rugi bagi konsumen jika konsumsi cara lebih bahkan beberapa orang pilih konsumsi kopi beberapa alas made cooffee muncul produk inovasi kopi punya banyak manfaat buat bahan pilih campur rempahrempah produk baru tentu made coffee butuh konsumen strategi pasar tepat pasar produk sebut perlu teliti fokus segmentasi konsumen tentu kelompok konsumen nanti guna bahan timbang strategi pasar milik usaha hasil riset gentas konsumen kopi herbal made cofffee biji kopi nyata cluster dapat cluster paling banyak besar punya zscore umur tahun dapat rp jumlah anak keluar per hari rp frekuensi konsumsi kopi rumah per minggu frekuensi pergi warung kopi kali per minggu harga kopi herbal rp jumlah anak jumlah transportasi kopi paling suka kopi kacang hijau besar sedang kopi herbal campur biji kopi dapat cluster bentuk dapat hasil cluster banyak cluster besar punya zscore umur tahun dapat rp jumlah anak keluar per hari rp frekuensi konsumsi kopi rumah banyak kali per minggu frekuensi konsumsi kopi warung kopi kali per minggu harga kopi rp jumlah anak jumlah transportasi kopi suka kopi kacang hijau kopi kedelai masingmasing besar
Abstrak (Corrected): topi bijibijian gun bahai baku minus bandung karen ada bini topi timbal eek camping rug bag consumed pika konsumsi cara leash balkan beberapa orang pilch konsumsi topi beberapa alas made coffee munch proud novas topi puny banyan manat but bahai pilch campus rempahrempah proud bar tent made coffee butch consumed strategy paar teat paar proud debut peru elite focus segments consumed tent kelompok consumed anti gun bahai timing strategy paar milk sara hail rise gents consumed topi herbal made coffee bini topi nyala cluster apart cluster paling banyan bear puny score amur thun apart up mullah anal cellar per hard up frekuensi konsumsi topi rumal per ming frekuensi peri wrung topi kali per ming hard topi herbal up mullah anal mullah transports topi paling ska topi facing hijack bear sedan topi herbal campus bini topi apart cluster bent apart hail cluster banyan cluster bear puny score amur thun apart up mullah anal cellar per hard up frekuensi konsumsi topi rumal banyan kali per ming frekuensi konsumsi topi wrung topi kali per ming hard topi up mullah anal mullah transports topi ska topi facing hijack topi kedelai masingmasing bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kopi': 20, 'rp': 6, 'jumlah': 6, 'per': 6, 'konsumen': 5, 'konsumsi': 5, 'cluster': 5, 'dapat': 5, 'banyak': 4, 'besar': 4, 'anak': 4, 'frekuensi': 4, 'minggu': 4, 'bahan': 3, 'biji': 3, 'made': 3, 'produk': 3, 'punya': 3, 'pasar': 3, 'herbal': 3, 'kali': 3, 'guna': 2, 'beberapa': 2, 'pilih': 2, 'campur': 2, 'tentu': 2, 'strategi': 2, 'hasil': 2, 'paling': 2, 'zscore': 2, 'umur': 2, 'tahun': 2, 'keluar': 2, 'hari': 2, 'rumah': 2, 'warung': 2, 'harga': 2, 'transportasi': 2, 'suka': 2, 'kacang': 2, 'hijau': 2, 'bijibijian': 1, 'baku': 1, 'minum': 1, 'kandung': 1, 'kafein': 1, 'ada': 1, 'timbul': 1, 'efek': 1, 'samping': 1, 'rugi': 1, 'bagi': 1, 'jika': 1, 'cara': 1, 'lebih': 1, 'bahkan': 1, 'orang': 1, 'alas': 1, 'cooffee': 1, 'muncul': 1, 'inovasi': 1, 'manfaat': 1, 'buat': 1, 'rempahrempah': 1, 'baru': 1, 'coffee': 1, 'butuh': 1, 'tepat': 1, 'sebut': 1, 'perlu': 1, 'teliti': 1, 'fokus': 1, 'segmentasi': 1, 'kelompok': 1, 'nanti': 1, 'timbang': 1, 'milik': 1, 'usaha': 1, 'riset': 1, 'gentas': 1, 'cofffee': 1, 'nyata': 1, 'pergi': 1, 'sedang': 1, 'bentuk': 1, 'kedelai': 1, 'masingmasing': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 30, 'coffee': 20, 'of': 18, 'is': 7, 'that': 7, 'and': 6, 'rp': 6, 'number': 6, 'to': 5, 'for': 4, 'beans': 4, 'made': 4, 'children': 4, 'frequency': 4, 'everyweek': 4, 'a': 3, 'as': 3, 'in': 3, 'product': 3, 'has': 3, 'from': 3, 'herbal': 3, 'obtained': 3, 'cluster': 3, 'consumption': 3, 'times': 3, 'by': 3, 'can': 2, 'be': 2, 'used': 2, 'material': 2, 'but': 2, 'consumers': 2, 'it': 2, 'with': 2, 'mixture': 2, 'consumer': 2, 'marketing': 2, 'research': 2, 'segmentation': 2, 'results': 2, 'three': 2, 'clusters': 2, 'which': 2, 'zscore': 2, 'age': 2, 'income': 2, 'expenditure': 2, 'everyday': 2, 'at': 2, 'home': 2, 'shop': 2, 'price': 2, 'transport': 2, 'most': 2, 'green': 2, 'grain': 1, 'raw': 1, 'drinks': 1, 'content': 1, 'caffeine': 1, 'will': 1, 'cause': 1, 'adverse': 1, 'side': 1, 'effects': 1, 'if': 1, 'consumed': 1, 'excess': 1, 'even': 1, 'some': 1, 'people': 1, 'choose': 1, 'not': 1, 'consume': 1, 'several': 1, 'reasons': 1, 'therefore': 1, 'cooffee': 1, 'emerged': 1, 'innovation': 1, 'many': 1, 'benefits': 1, 'because': 1, 'choice': 1, 'spice': 1, 'new': 1, 'certainly': 1, 'require': 1, 'right': 1, 'strategy': 1, 'market': 1, 'necessary': 1, 'focused': 1, 'on': 1, 'customer': 1, 'determine': 1, 'classify': 1, 'later': 1, 'consideration': 1, 'strategies': 1, 'business': 1, 'owners': 1, 'cofffee': 1, 'without': 1, 'stated': 1, 'maximum': 1, 'amount': 1, 'are': 1, 'going': 1, 'preferred': 1, 'bean': 1, 'while': 1, 'formed': 1, 'largest': 1, 'years': 1, 'prefered': 1, 'soybean': 1, 'respectively': 1})
-------------------------------------------
--- Data #371 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: MAKHMUD
Judul: ANALISIS SEGMENTASI PASAR USAHA KULINER PENYETAN NUSANTARA GRESIK
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko, S.T., M.T
Pembimbing 2: Mu'alim, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Segmentasi bertujuan untuk memberikan kepuasan pada Pelanggan dalam semua segmen segmen melalui pelayanan yang sebaik-baiknya sesuai dengan semua segmen yang ada. Melalui segmentasi pasar, diharapkan dapat mengelompokkan pasar yang besar dan heterogen ke dalam segmen- segmen yang kecil, sehingga dapat dijangkau oleh pemilik usaha secara efisien dan lebih efektif dengan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen pada segmen tersebut. Jenis penelitian ini adalah bersifat kuantitatif dan kualitatif, jenis penelitian tersebut untuk mengetahui besar segmentasi pasar dengan mengunakan cluster di warung pecel lele nusantara. Dalam tahapan pengumpulan data akan dilakukan dengan cara melalui proses pengumpulan data yang menggunakan metode kuesioner, yang digunakan untuk pengambilan data. Untuk menentukan jumlah sampel dari populasi yang diambil populasi sebesar 102.851, maka dengan tingkat kesalahan 5% dihasilkan perhitungan sampel sebanyak 143 dan dilakukan pengambilan data sebanyak 150 data. Dari semua variable diatas yaitu makanan yang paling disukai, makanan lain yang di beli, serta tingkat kepentingan rasa dapat di ketahui segmentasi Warung Penyetan Nusantara dilihat dari segmentsi demografis dapat di ketahui segmenya adalah konsumen dengan pendapatan menengah kebawah. Karena hasil dari semua variable adalah Rp.700.000 sampai Rp.3.000.000. Dan dapat dilihat dari hasil segmentasi pisikografis juga segmen pasar Warung Penyetan Nusantara juga menengah kebawah dengan mengetahuai pengeluaran belanja perhari sebesar Rp.10.000 sampai Rp.80.000.
Abstrak (Clean): segmentasi bertujuan untuk memberikan kepuasan pada pelanggan dalam semua segmen segmen melalui pelayanan yang sebaikbaiknya sesuai dengan semua segmen yang ada melalui segmentasi pasar diharapkan dapat mengelompokkan pasar yang besar dan heterogen ke dalam segmen segmen yang kecil sehingga dapat dijangkau oleh pemilik usaha secara efisien dan lebih efektif dengan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen pada segmen tersebut jenis penelitian ini adalah bersifat kuantitatif dan kualitatif jenis penelitian tersebut untuk mengetahui besar segmentasi pasar dengan mengunakan cluster di warung pecel lele nusantara dalam tahapan pengumpulan data akan dilakukan dengan cara melalui proses pengumpulan data yang menggunakan metode kuesioner yang digunakan untuk pengambilan data untuk menentukan jumlah sampel dari populasi yang diambil populasi sebesar maka dengan tingkat kesalahan dihasilkan perhitungan sampel sebanyak dan dilakukan pengambilan data sebanyak data dari semua variable diatas yaitu makanan yang paling disukai makanan lain yang di beli serta tingkat kepentingan rasa dapat di ketahui segmentasi warung penyetan nusantara dilihat dari segmentsi demografis dapat di ketahui segmenya adalah konsumen dengan pendapatan menengah kebawah karena hasil dari semua variable adalah rp sampai rp dan dapat dilihat dari hasil segmentasi pisikografis juga segmen pasar warung penyetan nusantara juga menengah kebawah dengan mengetahuai pengeluaran belanja perhari sebesar rp sampai rp
Abstrak (Stopwords Removed): segmentasi bertujuan memberikan kepuasan pelanggan semua segmen segmen pelayanan sebaikbaiknya sesuai semua segmen ada segmentasi pasar diharapkan dapat mengelompokkan pasar besar heterogen segmen segmen kecil dapat dijangkau pemilik usaha secara efisien lebih efektif produk sesuai kebutuhan konsumen segmen tersebut jenis penelitian bersifat kuantitatif kualitatif jenis penelitian tersebut mengetahui besar segmentasi pasar mengunakan cluster warung pecel lele nusantara tahapan pengumpulan data dilakukan cara proses pengumpulan data menggunakan metode kuesioner digunakan pengambilan data menentukan jumlah sampel populasi diambil populasi sebesar tingkat kesalahan dihasilkan perhitungan sampel sebanyak dilakukan pengambilan data sebanyak data semua variable diatas makanan paling disukai makanan lain beli tingkat kepentingan rasa dapat ketahui segmentasi warung penyetan nusantara dilihat segmentsi demografis dapat ketahui segmenya konsumen pendapatan menengah kebawah hasil semua variable rp rp dapat dilihat hasil segmentasi pisikografis segmen pasar warung penyetan nusantara menengah kebawah mengetahuai pengeluaran belanja perhari sebesar rp rp
Abstrak (Stemmed): segmentasi tuju beri puas langgan semua segmen segmen layan sebaikbaiknya sesuai semua segmen ada segmentasi pasar harap dapat kelompok pasar besar heterogen segmen segmen kecil dapat jangkau milik usaha cara efisien lebih efektif produk sesuai butuh konsumen segmen sebut jenis teliti sifat kuantitatif kualitatif jenis teliti sebut tahu besar segmentasi pasar mengunakan cluster warung pecel lele nusantara tahap kumpul data laku cara proses kumpul data guna metode kuesioner guna ambil data tentu jumlah sampel populasi ambil populasi besar tingkat salah hasil hitung sampel banyak laku ambil data banyak data semua variable atas makan paling suka makan lain beli tingkat penting rasa dapat tahu segmentasi warung penyet nusantara lihat segmentsi demografis dapat tahu segmenya konsumen dapat tengah bawah hasil semua variable rp rp dapat lihat hasil segmentasi pisikografis segmen pasar warung penyet nusantara tengah bawah mengetahuai keluar belanja hari besar rp rp
Abstrak (Corrected): segments juju bert puts hangman sea semen semen layman sebaikbaiknya sexual sea semen ada segments paar harp apart kelompok paar bear heterogony semen semen cecil apart bangka milk sara cara elision leash efektif proud sexual butch consumed semen debut penis elite sift kuantitatif kualitatif penis elite debut tau bear segments paar mengunakan cluster wrung peel lee nusantara that rumpus data lake cara proves rumpus data gun metope questioner gun ambit data tent mullah sample popular ambit popular bear dingbat salad hail hiding sample banyan lake ambit data banyan data sea variable alas mayan paling ska mayan lain bell dingbat panting rash apart tau segments wrung pence nusantara that segments demografis apart tau segment consumed apart length away hail sea variable up up apart that hail segments pisikografis semen paar wrung pence nusantara length away mengetahuai cellar belinda hard bear up up
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'segmen': 7, 'dapat': 6, 'segmentasi': 5, 'data': 5, 'semua': 4, 'pasar': 4, 'besar': 4, 'rp': 4, 'tahu': 3, 'warung': 3, 'nusantara': 3, 'ambil': 3, 'hasil': 3, 'sesuai': 2, 'cara': 2, 'konsumen': 2, 'sebut': 2, 'jenis': 2, 'teliti': 2, 'kumpul': 2, 'laku': 2, 'guna': 2, 'sampel': 2, 'populasi': 2, 'tingkat': 2, 'banyak': 2, 'variable': 2, 'makan': 2, 'penyet': 2, 'lihat': 2, 'tengah': 2, 'bawah': 2, 'tuju': 1, 'beri': 1, 'puas': 1, 'langgan': 1, 'layan': 1, 'sebaikbaiknya': 1, 'ada': 1, 'harap': 1, 'kelompok': 1, 'heterogen': 1, 'kecil': 1, 'jangkau': 1, 'milik': 1, 'usaha': 1, 'efisien': 1, 'lebih': 1, 'efektif': 1, 'produk': 1, 'butuh': 1, 'sifat': 1, 'kuantitatif': 1, 'kualitatif': 1, 'mengunakan': 1, 'cluster': 1, 'pecel': 1, 'lele': 1, 'tahap': 1, 'proses': 1, 'metode': 1, 'kuesioner': 1, 'tentu': 1, 'jumlah': 1, 'salah': 1, 'hitung': 1, 'atas': 1, 'paling': 1, 'suka': 1, 'lain': 1, 'beli': 1, 'penting': 1, 'rasa': 1, 'segmentsi': 1, 'demografis': 1, 'segmenya': 1, 'pisikografis': 1, 'mengetahuai': 1, 'keluar': 1, 'belanja': 1, 'hari': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 14, 'to': 8, 'in': 8, 'is': 6, 'as': 6, 'segmentation': 5, 'a': 5, 'and': 5, 'data': 5, 'all': 4, 'that': 4, 'market': 4, 'be': 4, 'can': 4, 'with': 4, 'from': 4, 'rp': 4, 'segments': 3, 'segment': 3, 'through': 3, 'by': 2, 'type': 2, 'this': 2, 'research': 2, 'using': 2, 'nusantara': 2, 'done': 2, 'retrieval': 2, 'samples': 2, 'population': 2, 'variable': 2, 'foods': 2, 'are': 2, 'know': 2, 'penyet': 2, 'seen': 2, 'down': 2, 'also': 2, 'spending': 2, 'aims': 1, 'give': 1, 'satisfaction': 1, 'customers': 1, 'services': 1, 'best': 1, 'suits': 1, 'existing': 1, 'expected': 1, 'large': 1, 'classifies': 1, 'heterogeneous': 1, 'into': 1, 'small': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'reached': 1, 'business': 1, 'owners': 1, 'efficiently': 1, 'more': 1, 'effectively': 1, 'products': 1, 'suit': 1, 'needs': 1, 'consumer': 1, 'quantitative': 1, 'qualitative': 1, 'nature': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'big': 1, 'cluster': 1, 'pecel': 1, 'lele': 1, 'stage': 1, 'collection': 1, 'will': 1, 'way': 1, 'process': 1, 'collecting': 1, 'method': 1, 'questionnaire': 1, 'which': 1, 'used': 1, 'for': 1, 'determine': 1, 'number': 1, 'taken': 1, 'then': 1, 'error': 1, 'rate': 1, 'calculation': 1, 'generated': 1, 'much': 1, 'many': 1, 'above': 1, 'most': 1, 'preferred': 1, 'other': 1, 'purchased': 1, 'well': 1, 'importance': 1, 'sense': 1, 'stall': 1, 'archipelago': 1, 'segmentsi': 1, 'segmenya': 1, 'demographic': 1, 'consumers': 1, 'middle': 1, 'income': 1, 'because': 1, 'result': 1, 'up': 1, 'results': 1, 'pisikografis': 1, 'stalls': 1, 'medium': 1, 'mengetahuai': 1, 'per': 1, 'day': 1, 'amounting': 1})
-------------------------------------------
--- Data #372 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: IBNU FAKHRUDIN
Judul: PENERAPAN METODE QFD (QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT) PADA PENGEMBANGAN PRODUK TAS WANITA BERBAHAN KULIT DI IKM INTAKO
Pembimbing 1: ARI BASUKI, S.T.,M.T
Pembimbing 2: INDRA CAHYADI, S.T.,M.Bus.,Ph.D
Abstrak (Raw): Abstrak
Sektor industri kecil dan menengah berperan sebagai motor penggerak dari perekonomian daerah yang nantinya juga akan berdampak pada perekonomian nasional. Hal ini dikarenakan, adanya pemerataan kesempatan kerja dan usaha, memperkuat struktur industri, serta mendukung kegiatan ekspor. Akan tetapi dalam menjalani usahanya, para pelaku industri kecil – menengah (IKM) tersebut sering mengalami kendala salah satunya yaitu adanya persaingan yang cukup tinggi, terutama dengan produsen-produsen yang mempunyai skala industri yang lebih besar. Oleh karena itu para pelaku industri kecil – menengah (IKM) harus mengembangkan produknya sesuai dengan keinginan konsumen sehingga dapat memenangkan persaingan dengan produsen yang lain. Salah satu produk yang mempunyai kontribusi terbesar dari keuntungan yang didapat IKM Intako adalah produk tas wanita berbahan kulit. Oleh sebab itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui atribut-atribut yang diinginkan oleh konsumen dari produk tas wanita berbahan kulit serta respon teknis yang harus dilakukan oleh IKM Intako untuk memenuhi keinginan konsumen tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quality Function Deployment (QFD) dengan menggunakan teknik sampling purposive. Dengan menggunakan metode tersebut dapat diketahui bahwa atribut tas mempunyai model tote bag menjadi prioritas utama konsumen dalam membeli produk tas wanita berbahan kulit dari 7 atribut yang didapatkan dalam penelitian ini. Sedangkan respon teknis yang menjadi prioritas utama untuk ditingkatkan adalah proses offset dengan motif kulit buaya dengan nilai kontribusi sebesar 21,502% dari 11 respon teknis yang diperoleh.
Kata kunci : IKM, produk tas wanita berbahan kulit, QFD, purposive sampling
Abstrak (Clean): abstrak sektor industri kecil dan menengah berperan sebagai motor penggerak dari perekonomian daerah yang nantinya juga akan berdampak pada perekonomian nasional hal ini dikarenakan adanya pemerataan kesempatan kerja dan usaha memperkuat struktur industri serta mendukung kegiatan ekspor akan tetapi dalam menjalani usahanya para pelaku industri kecil – menengah ikm tersebut sering mengalami kendala salah satunya yaitu adanya persaingan yang cukup tinggi terutama dengan produsenprodusen yang mempunyai skala industri yang lebih besar oleh karena itu para pelaku industri kecil – menengah ikm harus mengembangkan produknya sesuai dengan keinginan konsumen sehingga dapat memenangkan persaingan dengan produsen yang lain salah satu produk yang mempunyai kontribusi terbesar dari keuntungan yang didapat ikm intako adalah produk tas wanita berbahan kulit oleh sebab itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui atributatribut yang diinginkan oleh konsumen dari produk tas wanita berbahan kulit serta respon teknis yang harus dilakukan oleh ikm intako untuk memenuhi keinginan konsumen tersebut metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quality function deployment qfd dengan menggunakan teknik sampling purposive dengan menggunakan metode tersebut dapat diketahui bahwa atribut tas mempunyai model tote bag menjadi prioritas utama konsumen dalam membeli produk tas wanita berbahan kulit dari atribut yang didapatkan dalam penelitian ini sedangkan respon teknis yang menjadi prioritas utama untuk ditingkatkan adalah proses offset dengan motif kulit buaya dengan nilai kontribusi sebesar dari respon teknis yang diperoleh kata kunci ikm produk tas wanita berbahan kulit qfd purposive sampling
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak sektor industri kecil menengah berperan motor penggerak perekonomian daerah nantinya berdampak perekonomian nasional dikarenakan adanya pemerataan kesempatan kerja usaha memperkuat struktur industri mendukung kegiatan ekspor menjalani usahanya para pelaku industri kecil – menengah ikm tersebut sering mengalami kendala salah satunya adanya persaingan cukup tinggi terutama produsenprodusen mempunyai skala industri lebih besar para pelaku industri kecil – menengah ikm harus mengembangkan produknya sesuai keinginan konsumen dapat memenangkan persaingan produsen lain salah satu produk mempunyai kontribusi terbesar keuntungan didapat ikm intako produk tas wanita berbahan kulit sebab dilakukan penelitian bertujuan mengetahui atributatribut diinginkan konsumen produk tas wanita berbahan kulit respon teknis harus dilakukan ikm intako memenuhi keinginan konsumen tersebut metode digunakan penelitian quality function deployment qfd menggunakan teknik sampling purposive menggunakan metode tersebut dapat diketahui atribut tas mempunyai model tote bag menjadi prioritas utama konsumen membeli produk tas wanita berbahan kulit atribut didapatkan penelitian sedangkan respon teknis menjadi prioritas utama ditingkatkan proses offset motif kulit buaya nilai kontribusi sebesar respon teknis diperoleh kata kunci ikm produk tas wanita berbahan kulit qfd purposive sampling
Abstrak (Stemmed): abstrak sektor industri kecil tengah peran motor gerak ekonomi daerah nanti dampak ekonomi nasional karena ada perata sempat kerja usaha kuat struktur industri dukung giat ekspor jalan usaha para laku industri kecil tengah ikm sebut sering alami kendala salah satu ada saing cukup tinggi utama produsenprodusen punya skala industri lebih besar para laku industri kecil tengah ikm harus kembang produk sesuai ingin konsumen dapat menang saing produsen lain salah satu produk punya kontribusi besar untung dapat ikm intako produk tas wanita bahan kulit sebab laku teliti tuju tahu atributatribut ingin konsumen produk tas wanita bahan kulit respon teknis harus laku ikm intako penuh ingin konsumen sebut metode guna teliti quality function deployment qfd guna teknik sampling purposive guna metode sebut dapat tahu atribut tas punya model tote bag jadi prioritas utama konsumen beli produk tas wanita bahan kulit atribut dapat teliti sedang respon teknis jadi prioritas utama tingkat proses offset motif kulit buaya nilai kontribusi besar respon teknis oleh kata kunci ikm produk tas wanita bahan kulit qfd purposive sampling
Abstrak (Corrected): abstract sector industry cecil length pecan motor gera economic sarah anti damp economic national arena ada peraea seat era sara kurt structure industry during gift ensor alan sara para lake industry cecil length i'm debut seeing salami kendall salad sat ada saying cutup ting mama produsenprodusen puny skald industry leash bear para lake industry cecil length i'm harms embank proud sexual begin consumed apart penang saying produce lain salad sat proud puny kontribusi bear unsung apart i'm intake proud was anita bahai built kebab lake elite juju tau atributatribut begin consumed proud was anita bahai built respond tennis harms lake i'm intake punch begin consumed debut metope gun elite quality function deployment and gun tennis sampling purposive gun metope debut apart tau tribute was puny model tote bag jade priority mama consumed bell proud was anita bahai built tribute apart elite sedan respond tennis jade priority mama dingbat proves offset motif built buy nilgai kontribusi bear respond tennis olen data bunch i'm proud was anita bahai built and purposive sampling
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produk': 6, 'industri': 5, 'ikm': 5, 'tas': 5, 'kulit': 5, 'laku': 4, 'konsumen': 4, 'dapat': 4, 'wanita': 4, 'bahan': 4, 'kecil': 3, 'tengah': 3, 'sebut': 3, 'utama': 3, 'punya': 3, 'besar': 3, 'ingin': 3, 'teliti': 3, 'respon': 3, 'teknis': 3, 'guna': 3, 'ekonomi': 2, 'ada': 2, 'usaha': 2, 'para': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'saing': 2, 'harus': 2, 'kontribusi': 2, 'intako': 2, 'tahu': 2, 'metode': 2, 'qfd': 2, 'sampling': 2, 'purposive': 2, 'atribut': 2, 'jadi': 2, 'prioritas': 2, 'abstrak': 1, 'sektor': 1, 'peran': 1, 'motor': 1, 'gerak': 1, 'daerah': 1, 'nanti': 1, 'dampak': 1, 'nasional': 1, 'karena': 1, 'perata': 1, 'sempat': 1, 'kerja': 1, 'kuat': 1, 'struktur': 1, 'dukung': 1, 'giat': 1, 'ekspor': 1, 'jalan': 1, 'sering': 1, 'alami': 1, 'kendala': 1, 'cukup': 1, 'tinggi': 1, 'produsenprodusen': 1, 'skala': 1, 'lebih': 1, 'kembang': 1, 'sesuai': 1, 'menang': 1, 'produsen': 1, 'lain': 1, 'untung': 1, 'sebab': 1, 'tuju': 1, 'atributatribut': 1, 'penuh': 1, 'quality': 1, 'function': 1, 'deployment': 1, 'teknik': 1, 'model': 1, 'tote': 1, 'bag': 1, 'beli': 1, 'sedang': 1, 'tingkat': 1, 'proses': 1, 'offset': 1, 'motif': 1, 'buaya': 1, 'nilai': 1, 'oleh': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'of': 14, 'that': 7, 'is': 6, 'ikm': 5, 'with': 5, 'products': 5, 'in': 4, 'leather': 4, 'handbag': 4, 'by': 4, 'small': 3, 'and': 3, 'medium': 3, 'as': 3, 'have': 3, 'this': 3, 'a': 3, 'technical': 3, 'response': 3, 'industrial': 2, 'its': 2, 'economy': 2, 'existence': 2, 'industries': 2, 'one': 2, 'competition': 2, 'producers': 2, 'therefore': 2, 'consumers': 2, 'can': 2, 'contribution': 2, 'intako': 2, 'research': 2, 'to': 2, 'attributes': 2, 'consumer': 2, 'methods': 2, 'qfd': 2, 'using': 2, 'purposive': 2, 'sampling': 2, 'bag': 2, 'top': 2, 'priority': 2, 'obtained': 2, 'abstract': 1, 'sector': 1, 'serves': 1, 'driving': 1, 'force': 1, 'area': 1, 'later': 1, 'will': 1, 'also': 1, 'an': 1, 'impact': 1, 'on': 1, 'national': 1, 'because': 1, 'equitable': 1, 'employment': 1, 'opportunities': 1, 'business': 1, 'strengthen': 1, 'structure': 1, 'industry': 1, 'well': 1, 'supporting': 1, 'export': 1, 'activities': 1, 'however': 1, 'his': 1, 'efforts': 1, 'through': 1, 'often': 1, 'experience': 1, 'obstacles': 1, 'ie': 1, 'quite': 1, 'high': 1, 'especially': 1, 'who': 1, 'larger': 1, 'scale': 1, 'perpetrators': 1, 'should': 1, 'develop': 1, 'accordance': 1, 'wishes': 1, 'so': 1, 'they': 1, 'win': 1, 'other': 1, 'greatest': 1, 'benefit': 1, 'product': 1, 'conducted': 1, 'aims': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'desired': 1, 'must': 1, 'be': 1, 'done': 1, 'fulfill': 1, 'desires': 1, 'used': 1, 'quality': 1, 'function': 1, 'deployment': 1, 'technique': 1, 'such': 1, 'note': 1, 'attribute': 1, 'tote': 1, 'model': 1, 'has': 1, 'become': 1, 'buying': 1, 'from': 1, 'study': 1, 'while': 1, 'became': 1, 'for': 1, 'offset': 1, 'process': 1, 'enhanced': 1, 'alligator': 1, 'skin': 1, 'motif': 1, 'value': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #373 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: M.ADEKA FAHMI.A
Judul: PERANCANGAN PENYANGRAI "MADE COFFEE" DENGAN PENDEKATAN REVERS ENGINEERING
Pembimbing 1: MU'ALIM S.T.,M.T
Pembimbing 2: SABARUDIN AKHMAD S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Sangrai (roasted) adalah proses menggoreng bahan biasanya kopi tanpa menggunakan minyak. Penyangraian seperti halnya kopi pada dasarnya merupakan proses pengubahan kimiawi dan fisikalitas dari bahan kopi, dalam hal ini adalah aroma, rasa asam dan berbagai rasa yang ada di kopi. Pada zaman seperti sekarang proses penyangraian kopi dan penggilingan bahan seperti kopi masih menggunakan alat yang sudah banyak beredar di pasaran ataupun dengan cara tradisional yaitu dengan menyangrai kopi menggunakan penggorengan biasa. sangrai kopi yang ada dipasaran memiliki kekurangan yaitu pada saat proses tidak adanya kaca untuk mengontrol keadaan biji kopi apa sudah matang atau belum, tidak adanya blower atau kipas untuk mengalirkan udara panas ataupun mengalirkan udara dingin pada saat proses pendinginan biji kopi dan pada saat proses penyangraian biji kopi bersentuhan langsung terhadap plat stainless yang dipanaskan langsung dengan api dan juga bagian - bagiannya ditempatkan secara paten/ permanen.
Perbandingan setelah dilakukan Reverse Engineering dengan selisih berat bahan yang sudah disangrai dengan mesin yang sudah di modifikasi sebesar 811gr dan sebelum dimodifikasi sebesar 820gr. Sehingga didapatkan selisihnya 9 gr menggunakan mesin yang sudah di redesain dengan mesin yang belum di redesain.
Kata Kunci : Mesin Sangrai, Revers Engineering, Perbandingan berat bahan
Abstrak (Clean): sangrai roasted adalah proses menggoreng bahan biasanya kopi tanpa menggunakan minyak penyangraian seperti halnya kopi pada dasarnya merupakan proses pengubahan kimiawi dan fisikalitas dari bahan kopi dalam hal ini adalah aroma rasa asam dan berbagai rasa yang ada di kopi pada zaman seperti sekarang proses penyangraian kopi dan penggilingan bahan seperti kopi masih menggunakan alat yang sudah banyak beredar di pasaran ataupun dengan cara tradisional yaitu dengan menyangrai kopi menggunakan penggorengan biasa sangrai kopi yang ada dipasaran memiliki kekurangan yaitu pada saat proses tidak adanya kaca untuk mengontrol keadaan biji kopi apa sudah matang atau belum tidak adanya blower atau kipas untuk mengalirkan udara panas ataupun mengalirkan udara dingin pada saat proses pendinginan biji kopi dan pada saat proses penyangraian biji kopi bersentuhan langsung terhadap plat stainless yang dipanaskan langsung dengan api dan juga bagian bagiannya ditempatkan secara paten permanen perbandingan setelah dilakukan reverse engineering dengan selisih berat bahan yang sudah disangrai dengan mesin yang sudah di modifikasi sebesar gr dan sebelum dimodifikasi sebesar gr sehingga didapatkan selisihnya gr menggunakan mesin yang sudah di redesain dengan mesin yang belum di redesain kata kunci mesin sangrai revers engineering perbandingan berat bahan
Abstrak (Stopwords Removed): sangrai roasted proses menggoreng bahan biasanya kopi menggunakan minyak penyangraian halnya kopi dasarnya proses pengubahan kimiawi fisikalitas bahan kopi aroma rasa asam berbagai rasa ada kopi zaman sekarang proses penyangraian kopi penggilingan bahan kopi masih menggunakan alat sudah banyak beredar pasaran ataupun cara tradisional menyangrai kopi menggunakan penggorengan biasa sangrai kopi ada dipasaran memiliki kekurangan proses adanya kaca mengontrol keadaan biji kopi apa sudah matang belum adanya blower kipas mengalirkan udara panas ataupun mengalirkan udara dingin proses pendinginan biji kopi proses penyangraian biji kopi bersentuhan langsung plat stainless dipanaskan langsung api bagian bagiannya ditempatkan secara paten permanen perbandingan dilakukan reverse engineering selisih berat bahan sudah disangrai mesin sudah modifikasi sebesar gr dimodifikasi sebesar gr didapatkan selisihnya gr menggunakan mesin sudah redesain mesin belum redesain kata kunci mesin sangrai revers engineering perbandingan berat bahan
Abstrak (Stemmed): sangrai roasted proses goreng bahan biasa kopi guna minyak sangrai hal kopi dasar proses ubah kimiawi fisikalitas bahan kopi aroma rasa asam bagai rasa ada kopi zaman sekarang proses sangrai kopi giling bahan kopi masih guna alat sudah banyak edar pasar atau cara tradisional sangrai kopi guna goreng biasa sangrai kopi ada pasar milik kurang proses ada kaca kontrol ada biji kopi apa sudah matang belum ada blower kipas alir udara panas atau alir udara dingin proses dingin biji kopi proses sangrai biji kopi sentuh langsung plat stainless panas langsung api bagi bagi tempat cara paten permanen banding laku reverse engineering selisih berat bahan sudah sangrai mesin sudah modifikasi besar gr modifikasi besar gr dapat selisih gr guna mesin sudah redesain mesin belum redesain kata kunci mesin sangrai revers engineering banding berat bahan
Abstrak (Corrected): sangria roasted proves goring bahai bias topi gun minyan sangria hal topi dakar proves bah kimiawi fisikalitas bahai topi aroma rash sam bahai rash ada topi daman semarang proves sangria topi giving bahai topi mash gun flat judah banyan dear paar tau cara traditional sangria topi gun goring bias sangria topi ada paar milk during proves ada kara control ada bini topi papa judah mating begum ada blower kip's air dark pants tau air dark dinging proves dinging bini topi proves sangria bini topi sent lansing play stainless pants lansing ape bag bag tempt cara paten permanent banding lake reverse engineering selfish beat bahai judah sangria resin judah modifikasi bear gr modifikasi bear gr apart selfish gr gun resin judah redesign resin begum redesign data bunch resin sangria revers engineering banding beat bahai
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kopi': 11, 'sangrai': 8, 'proses': 6, 'bahan': 5, 'ada': 5, 'sudah': 5, 'guna': 4, 'mesin': 4, 'biji': 3, 'gr': 3, 'goreng': 2, 'biasa': 2, 'rasa': 2, 'pasar': 2, 'atau': 2, 'cara': 2, 'belum': 2, 'alir': 2, 'udara': 2, 'panas': 2, 'dingin': 2, 'langsung': 2, 'bagi': 2, 'banding': 2, 'engineering': 2, 'selisih': 2, 'berat': 2, 'modifikasi': 2, 'besar': 2, 'redesain': 2, 'roasted': 1, 'minyak': 1, 'hal': 1, 'dasar': 1, 'ubah': 1, 'kimiawi': 1, 'fisikalitas': 1, 'aroma': 1, 'asam': 1, 'bagai': 1, 'zaman': 1, 'sekarang': 1, 'giling': 1, 'masih': 1, 'alat': 1, 'banyak': 1, 'edar': 1, 'tradisional': 1, 'milik': 1, 'kurang': 1, 'kaca': 1, 'kontrol': 1, 'apa': 1, 'matang': 1, 'blower': 1, 'kipas': 1, 'sentuh': 1, 'plat': 1, 'stainless': 1, 'api': 1, 'tempat': 1, 'paten': 1, 'permanen': 1, 'laku': 1, 'reverse': 1, 'dapat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'revers': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'coffee': 11, 'of': 10, 'is': 8, 'in': 8, 'and': 6, 'process': 5, 'a': 5, 'that': 5, 'roasting': 4, 'or': 4, 'using': 3, 'as': 3, 'has': 3, 'been': 3, 'by': 3, 'during': 3, 'beans': 3, 'machine': 3, 'roasted': 2, 'frying': 2, 'are': 2, 'materials': 2, 'market': 2, 'to': 2, 'already': 2, 'not': 2, 'air': 2, 'directly': 2, 'parts': 2, 'engineering': 2, 'with': 2, 'difference': 2, 'weight': 2, 'material': 2, 'modified': 2, 'gr': 2, 'ingredients': 1, 'usually': 1, 'without': 1, 'oil': 1, 'well': 1, 'basically': 1, 'chemical': 1, 'conversion': 1, 'physicality': 1, 'this': 1, 'case': 1, 'aroma': 1, 'taste': 1, 'sour': 1, 'variety': 1, 'flavors': 1, 'at': 1, 'times': 1, 'like': 1, 'now': 1, 'grinding': 1, 'such': 1, 'still': 1, 'use': 1, 'tool': 1, 'circulating': 1, 'traditional': 1, 'way': 1, 'ie': 1, 'ordinary': 1, 'pan': 1, 'roaster': 1, 'disadvantage': 1, 'absence': 1, 'glass': 1, 'control': 1, 'state': 1, 'what': 1, 'ripe': 1, 'no': 1, 'blower': 1, 'fan': 1, 'circulate': 1, 'hot': 1, 'cold': 1, 'flow': 1, 'cooling': 1, 'touching': 1, 'steel': 1, 'plate': 1, 'heated': 1, 'fire': 1, 'also': 1, 'placed': 1, 'patent': 1, 'permanent': 1, 'comparison': 1, 'after': 1, 'reverse': 1, 'have': 1, 'for': 1, 'prior': 1, 'so': 1, 'we': 1, 'get': 1, 'grams': 1, 'redesigning': 1, 'machines': 1, 'yet': 1, 'redesign': 1, 'keywords': 1, 'sangrai': 1, 'revers': 1, 'proportion': 1})
-------------------------------------------
--- Data #374 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Fatdri Muhammad Azmi
Judul: Analisis Tingkat Kesuksesan dan Variabel-Variabel yang Mempengaruhi Manfaat Sistem Informasi Akademik Universitas Trunojoyo Madura
Pembimbing 1: Ika Deefi Anna, S.T.,M.T.
Pembimbing 2: Heri Awalul Ilhamsah, S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Perguruan tinggi menggunakan sistem informasi akademik sebagai sarana dalam mengolah data akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan variabel dan indikator yang mempengaruhi kesuksesan sistem informasi akademik di Universitas Trunojoyo Madura. Penelitian ini menggunakan model Delone dan Mclean (2003) sebagai dasar perancangan variabel yang menjadi penyusunan kuesioner yang dibagikan kepada 100 responden mahasiswa yang tersebar dari berbagai fakultas di Universitas Trunojoyo Madura. Tahapan pengolahan data menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square dengan SmartPLS melalui uji validitas diskriminan, uji reliabilitas dan menghapus data outlier pada indikator penelitian. Penelitian ini menggunakan 2 model pada tahap pengolahan datanya, kemudian variabel penelitian yang digunakan adalah model Delone dan Mclean (2003) terdiri dari kualitas informasi, kualitas sistem, kualitas layanan, minat pemakaian dan manfaat. Hasil dari pengujian penelitian ini, model 1 dan model 2 menunjukkan hubungan variabel yang positif dan signifikan namun terdapat beberapa variabel yang saling berhubungan positif dan tidak signifikan bahkan pada tiap model terdapat masing-masing satu hubungan antar varibel yang bernilai negatif dan tidak signifikan pada hasil pengujian. Tingkat kesuksesan sistem informasi akademik Universitas Trunojoyo Madura dengan mengadopsi tingkatan kesuksesan Purwanto (2007) menunjukkan pada presestase sebesar 74% yang berarti terdapat pada tingkatan “Sukses”.
Abstrak (Clean): perguruan tinggi menggunakan sistem informasi akademik sebagai sarana dalam mengolah data akademik penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan variabel dan indikator yang mempengaruhi kesuksesan sistem informasi akademik di universitas trunojoyo madura penelitian ini menggunakan model delone dan mclean sebagai dasar perancangan variabel yang menjadi penyusunan kuesioner yang dibagikan kepada responden mahasiswa yang tersebar dari berbagai fakultas di universitas trunojoyo madura tahapan pengolahan data menggunakan structural equation modelingpartial least square dengan smartpls melalui uji validitas diskriminan uji reliabilitas dan menghapus data outlier pada indikator penelitian penelitian ini menggunakan model pada tahap pengolahan datanya kemudian variabel penelitian yang digunakan adalah model delone dan mclean terdiri dari kualitas informasi kualitas sistem kualitas layanan minat pemakaian dan manfaat hasil dari pengujian penelitian ini model dan model menunjukkan hubungan variabel yang positif dan signifikan namun terdapat beberapa variabel yang saling berhubungan positif dan tidak signifikan bahkan pada tiap model terdapat masingmasing satu hubungan antar varibel yang bernilai negatif dan tidak signifikan pada hasil pengujian tingkat kesuksesan sistem informasi akademik universitas trunojoyo madura dengan mengadopsi tingkatan kesuksesan purwanto menunjukkan pada presestase sebesar yang berarti terdapat pada tingkatan “sukses”
Abstrak (Stopwords Removed): perguruan tinggi menggunakan sistem informasi akademik sarana mengolah data akademik penelitian bertujuan menguji hubungan variabel indikator mempengaruhi kesuksesan sistem informasi akademik universitas trunojoyo madura penelitian menggunakan model delone mclean dasar perancangan variabel menjadi penyusunan kuesioner dibagikan kepada responden mahasiswa tersebar berbagai fakultas universitas trunojoyo madura tahapan pengolahan data menggunakan structural equation modelingpartial least square smartpls uji validitas diskriminan uji reliabilitas menghapus data outlier indikator penelitian penelitian menggunakan model tahap pengolahan datanya variabel penelitian digunakan model delone mclean terdiri kualitas informasi kualitas sistem kualitas layanan minat pemakaian manfaat hasil pengujian penelitian model model menunjukkan hubungan variabel positif signifikan terdapat beberapa variabel saling berhubungan positif signifikan bahkan tiap model terdapat masingmasing satu hubungan antar varibel bernilai negatif signifikan hasil pengujian tingkat kesuksesan sistem informasi akademik universitas trunojoyo madura mengadopsi tingkatan kesuksesan purwanto menunjukkan presestase sebesar berarti terdapat tingkatan “sukses”
Abstrak (Stemmed): guru tinggi guna sistem informasi akademik sarana olah data akademik teliti tuju uji hubung variabel indikator pengaruh sukses sistem informasi akademik universitas trunojoyo madura teliti guna model delone mclean dasar ancang variabel jadi susun kuesioner bagi kepada responden mahasiswa sebar bagai fakultas universitas trunojoyo madura tahap olah data guna structural equation modelingpartial least square smartpls uji validitas diskriminan uji reliabilitas hapus data outlier indikator teliti teliti guna model tahap olah data variabel teliti guna model delone mclean diri kualitas informasi kualitas sistem kualitas layan minat pakai manfaat hasil uji teliti model model tunjuk hubung variabel positif signifikan dapat beberapa variabel saling hubung positif signifikan bahkan tiap model dapat masingmasing satu hubung antar varibel nila negatif signifikan hasil uji tingkat sukses sistem informasi akademik universitas trunojoyo madura adopsi tingkat sukses purwanto tunjuk presestase besar arti dapat tingkat sukses
Abstrak (Corrected): guru ting gun sister informant academic saran blah data academic elite juju uni hung variable indicator pengaruh susses sister informant academic university trunojoyo madura elite gun model depone mclean dakar dancing variable jade susan questioner bag keypad responded mahasiswa sear bahai faults university trunojoyo madura that blah data gun structural equation modelingpartial least square smarts uni validity discriminant uni reliability apus data outlier indicator elite elite gun model that blah data variable elite gun model depone mclean dirt kualitas informant kualitas sister kualitas layman mint sakai manat hail uni elite model model tuneup hung variable position significant apart beberapa variable saying hung position significant balkan tip model apart masingmasing sat hung altar maribel nina negative significant hail uni dingbat susses sister informant academic university trunojoyo madura adopt dingbat susses purwanto tuneup presestase bear art apart dingbat susses
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'teliti': 6, 'model': 6, 'guna': 5, 'uji': 5, 'variabel': 5, 'sistem': 4, 'informasi': 4, 'akademik': 4, 'data': 4, 'hubung': 4, 'sukses': 4, 'olah': 3, 'universitas': 3, 'trunojoyo': 3, 'madura': 3, 'kualitas': 3, 'signifikan': 3, 'dapat': 3, 'tingkat': 3, 'indikator': 2, 'delone': 2, 'mclean': 2, 'tahap': 2, 'hasil': 2, 'tunjuk': 2, 'positif': 2, 'guru': 1, 'tinggi': 1, 'sarana': 1, 'tuju': 1, 'pengaruh': 1, 'dasar': 1, 'ancang': 1, 'jadi': 1, 'susun': 1, 'kuesioner': 1, 'bagi': 1, 'kepada': 1, 'responden': 1, 'mahasiswa': 1, 'sebar': 1, 'bagai': 1, 'fakultas': 1, 'structural': 1, 'equation': 1, 'modelingpartial': 1, 'least': 1, 'square': 1, 'smartpls': 1, 'validitas': 1, 'diskriminan': 1, 'reliabilitas': 1, 'hapus': 1, 'outlier': 1, 'diri': 1, 'layan': 1, 'minat': 1, 'pakai': 1, 'manfaat': 1, 'beberapa': 1, 'saling': 1, 'bahkan': 1, 'tiap': 1, 'masingmasing': 1, 'satu': 1, 'antar': 1, 'varibel': 1, 'nila': 1, 'negatif': 1, 'adopsi': 1, 'purwanto': 1, 'presestase': 1, 'besar': 1, 'arti': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 14, 'and': 9, 'a': 5, 'variables': 5, 'model': 5, 'by': 5, 'are': 5, 'academic': 4, 'information': 4, 'data': 4, 'this': 4, 'study': 4, 'success': 4, 'at': 4, 'on': 4, 'uses': 3, 'system': 3, 'processing': 3, 'relationship': 3, 'that': 3, 'trunojoyo': 3, 'madura': 3, 'proposed': 3, 'test': 3, 'quality': 3, 'as': 2, 'means': 2, 'to': 2, 'indicators': 2, 'university': 2, 'delone': 2, 'mclean': 2, 'research': 2, 'is': 2, 'results': 2, 'positive': 2, 'significant': 2, 'there': 2, 'level': 2, 'college': 1, 'aims': 1, 'examine': 1, 'influence': 1, 'systems': 1, 'basis': 1, 'for': 1, 'design': 1, 'into': 1, 'preparation': 1, 'questionnaire': 1, 'distributed': 1, 'students': 1, 'spread': 1, 'respondents': 1, 'from': 1, 'various': 1, 'faculties': 1, 'stages': 1, 'using': 1, 'structural': 1, 'equation': 1, 'modelingpartial': 1, 'least': 1, 'square': 1, 'with': 1, 'smartpls': 1, 'through': 1, 'discriminant': 1, 'validity': 1, 'reliability': 1, 'erase': 1, 'outlier': 1, 'two': 1, 'models': 1, 'stage': 1, 'then': 1, 'variable': 1, 'consists': 1, 'service': 1, 'user': 1, 'interests': 1, 'benefits': 1, 'testing': 1, 'shows': 1, 'but': 1, 'some': 1, 'interconnected': 1, 'not': 1, 'even': 1, 'each': 1, 'respectively': 1, 'between': 1, 'negative': 1, 'insignificant': 1, 'universitys': 1, 'adopting': 1, 'purwanto': 1, 'showed': 1, 'presestase': 1, 'which': 1, 'levels': 1})
-------------------------------------------
--- Data #375 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: MUHAMMAD RIFKY WICAKSONO
Judul: PERANCANGAN STRATEGI MANAJEMEN RISIKO PADA DIVISI ALAT BERAT UNTUK MENJAGA KEBERLANGSUNGAN BISNIS PERUSAHAAN (Studi Kasus : PT. Karya Internusa)
Pembimbing 1: ISSA DYAH UTAMI S.T., M.T.
Pembimbing 2: ARI BASUKI S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Divisi alat berat sebagai salah satu divisi dari PT. Karya Internusa yang berperan untuk menyediakan keperluan alat berat PT. Karya Internusa dalam menjalankan proses bisnis dalam bidang general contractor dan juga bergerak dalam bidang penyewaan alat berat. Luasnya proses bisnis divisi alat berat akan menyebabkan berbagai kemungkinan risiko, untuk menanggulangi kemungkinan risiko yang dapat mengganggu jalannya proses bisnis divisi alat berat PT. Karya Internusa maka perlu diterapkannya manajemen risiko. Penelitian ini akan menggunakan standart manajemen risiko AS/NZS 4360:2004, sedangkan dalam teknik penilaian risiko dilakukan berdasrkan expert judgement dengan menggunakan alat bantu kuisioner yang disebarkan pada responden yang benar-benar mengetahui kondisi proses bisnis divisi alat berat PT. Karya Internusa dan telah memiliki pengalaman kerja minimal 3 tahun. Dari hasil identifikasi risiko diketahui terdapat 20 risiko yang diperoleh dari ke empat responden yang telah ditentukan. Berdasarkan hasil penilaian risiko yang dinilai dari variabel kemungkinan dan dampak kerugiannya, diketahui risiko kerusakan pada undercarriage parts (R11) sebagai risiko yang menjadi prioritas penanganan. Maka pada tahap penanganan risiko akan didentifikasi strategi penanganannya berdasarkan 5 aspek yaitu menghindari risiko, mengendalikan risiko, memisahkan risiko, memindahkan risiko dan menerima risiko. Hasil dari identifikasi strategi penanganan akan dinilai berdasarkan waktu penanganan dan biaya penanganan, untuk mengetahui strategi yang paling optimal untuk menangani risiko tersebut. hasil penilaian strategi penanganan risiko diketahui jika strategi penanganan memisahkan risiko (Operator alat berat harus berpengalaman dan perawatan ala berat dilakukan secara rutin) merupakan usulan strategi penaganan yang paling optimal.
Kata Kunci : Alat Berat, General Contractor, Manajemen Risiko. AS/NZS 4360:2004
Abstrak (Clean): divisi alat berat sebagai salah satu divisi dari pt karya internusa yang berperan untuk menyediakan keperluan alat berat pt karya internusa dalam menjalankan proses bisnis dalam bidang general contractor dan juga bergerak dalam bidang penyewaan alat berat luasnya proses bisnis divisi alat berat akan menyebabkan berbagai kemungkinan risiko untuk menanggulangi kemungkinan risiko yang dapat mengganggu jalannya proses bisnis divisi alat berat pt karya internusa maka perlu diterapkannya manajemen risiko penelitian ini akan menggunakan standart manajemen risiko asnzs sedangkan dalam teknik penilaian risiko dilakukan berdasrkan expert judgement dengan menggunakan alat bantu kuisioner yang disebarkan pada responden yang benarbenar mengetahui kondisi proses bisnis divisi alat berat pt karya internusa dan telah memiliki pengalaman kerja minimal tahun dari hasil identifikasi risiko diketahui terdapat risiko yang diperoleh dari ke empat responden yang telah ditentukan berdasarkan hasil penilaian risiko yang dinilai dari variabel kemungkinan dan dampak kerugiannya diketahui risiko kerusakan pada undercarriage parts r sebagai risiko yang menjadi prioritas penanganan maka pada tahap penanganan risiko akan didentifikasi strategi penanganannya berdasarkan aspek yaitu menghindari risiko mengendalikan risiko memisahkan risiko memindahkan risiko dan menerima risiko hasil dari identifikasi strategi penanganan akan dinilai berdasarkan waktu penanganan dan biaya penanganan untuk mengetahui strategi yang paling optimal untuk menangani risiko tersebut hasil penilaian strategi penanganan risiko diketahui jika strategi penanganan memisahkan risiko operator alat berat harus berpengalaman dan perawatan ala berat dilakukan secara rutin merupakan usulan strategi penaganan yang paling optimal kata kunci alat berat general contractor manajemen risiko asnzs
Abstrak (Stopwords Removed): divisi alat berat salah satu divisi pt karya internusa berperan menyediakan keperluan alat berat pt karya internusa menjalankan proses bisnis bidang general contractor bergerak bidang penyewaan alat berat luasnya proses bisnis divisi alat berat menyebabkan berbagai kemungkinan risiko menanggulangi kemungkinan risiko dapat mengganggu jalannya proses bisnis divisi alat berat pt karya internusa perlu diterapkannya manajemen risiko penelitian menggunakan standart manajemen risiko asnzs sedangkan teknik penilaian risiko dilakukan berdasrkan expert judgement menggunakan alat bantu kuisioner disebarkan responden benarbenar mengetahui kondisi proses bisnis divisi alat berat pt karya internusa memiliki pengalaman kerja minimal tahun hasil identifikasi risiko diketahui terdapat risiko diperoleh empat responden ditentukan berdasarkan hasil penilaian risiko dinilai variabel kemungkinan dampak kerugiannya diketahui risiko kerusakan undercarriage parts r risiko menjadi prioritas penanganan tahap penanganan risiko didentifikasi strategi penanganannya berdasarkan aspek menghindari risiko mengendalikan risiko memisahkan risiko memindahkan risiko menerima risiko hasil identifikasi strategi penanganan dinilai berdasarkan waktu penanganan biaya penanganan mengetahui strategi paling optimal menangani risiko tersebut hasil penilaian strategi penanganan risiko diketahui jika strategi penanganan memisahkan risiko operator alat berat harus berpengalaman perawatan ala berat dilakukan secara rutin usulan strategi penaganan paling optimal kata kunci alat berat general contractor manajemen risiko asnzs
Abstrak (Stemmed): divisi alat berat salah satu divisi pt karya internusa peran sedia perlu alat berat pt karya internusa jalan proses bisnis bidang general contractor gerak bidang sewa alat berat luas proses bisnis divisi alat berat sebab bagai mungkin risiko tanggulang mungkin risiko dapat ganggu jalan proses bisnis divisi alat berat pt karya internusa perlu terap manajemen risiko teliti guna standart manajemen risiko asnzs sedang teknik nilai risiko laku berdasrkan expert judgement guna alat bantu kuisioner sebar responden benarbenar tahu kondisi proses bisnis divisi alat berat pt karya internusa milik alam kerja minimal tahun hasil identifikasi risiko tahu dapat risiko oleh empat responden tentu dasar hasil nilai risiko nilai variabel mungkin dampak rugi tahu risiko rusa undercarriage parts r risiko jadi prioritas tangan tahap tangan risiko didentifikasi strategi tangan dasar aspek hindar risiko kendali risiko pisah risiko pindah risiko terima risiko hasil identifikasi strategi tangan nilai dasar waktu tangan biaya tangan tahu strategi paling optimal tangan risiko sebut hasil nilai strategi tangan risiko tahu jika strategi tangan pisah risiko operator alat berat harus alam awat ala berat laku cara rutin usul strategi tagan paling optimal kata kunci alat berat general contractor manajemen risiko asnzs
Abstrak (Corrected): divine flat beat salad sat divine pt karma interns pecan media peru flat beat pt karma interns alan proves basis biding general contractor gera biding sea flat beat lucas proves basis divine flat beat kebab bahai munchkin risk tanggulang munchkin risk apart gang alan proves basis divine flat beat pt karma interns peru trap management risk elite gun standard management risk ass sedan tennis nilgai risk lake berdasrkan expert judgement gun flat bantu kuisioner sear responded benarbenar tau kondisi proves basis divine flat beat pt karma interns milk alarm era minimal thun hail identifikasi risk tau apart risk olen expat responded tent dakar hail nilgai risk nilgai variable munchkin damp rug tau risk rush undercarriage parts r risk jade priority tanga that tanga risk didentifikasi strategy tanga dakar aspen hinder risk kendall risk pish risk pindar risk terms risk hail identifikasi strategy tanga nilgai dakar want tanga bay tanga tau strategy paling optimal tanga risk debut hail nilgai strategy tanga risk tau pika strategy tanga pish risk operator flat beat harms alarm away ala beat lake cara ruin usual strategy pagan paling optimal data bunch flat beat general contractor management risk ass
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'risiko': 20, 'alat': 9, 'berat': 9, 'tangan': 9, 'strategi': 6, 'divisi': 5, 'nilai': 5, 'tahu': 5, 'pt': 4, 'karya': 4, 'internusa': 4, 'proses': 4, 'bisnis': 4, 'hasil': 4, 'mungkin': 3, 'manajemen': 3, 'dasar': 3, 'perlu': 2, 'jalan': 2, 'bidang': 2, 'general': 2, 'contractor': 2, 'dapat': 2, 'guna': 2, 'asnzs': 2, 'laku': 2, 'responden': 2, 'alam': 2, 'identifikasi': 2, 'pisah': 2, 'paling': 2, 'optimal': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'peran': 1, 'sedia': 1, 'gerak': 1, 'sewa': 1, 'luas': 1, 'sebab': 1, 'bagai': 1, 'tanggulang': 1, 'ganggu': 1, 'terap': 1, 'teliti': 1, 'standart': 1, 'sedang': 1, 'teknik': 1, 'berdasrkan': 1, 'expert': 1, 'judgement': 1, 'bantu': 1, 'kuisioner': 1, 'sebar': 1, 'benarbenar': 1, 'kondisi': 1, 'milik': 1, 'kerja': 1, 'minimal': 1, 'tahun': 1, 'oleh': 1, 'empat': 1, 'tentu': 1, 'variabel': 1, 'dampak': 1, 'rugi': 1, 'rusa': 1, 'undercarriage': 1, 'parts': 1, 'r': 1, 'jadi': 1, 'prioritas': 1, 'tahap': 1, 'didentifikasi': 1, 'aspek': 1, 'hindar': 1, 'kendali': 1, 'pindah': 1, 'terima': 1, 'waktu': 1, 'biaya': 1, 'sebut': 1, 'jika': 1, 'operator': 1, 'harus': 1, 'awat': 1, 'ala': 1, 'cara': 1, 'rutin': 1, 'usul': 1, 'tagan': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 30, 'of': 23, 'risk': 14, 'heavy': 9, 'to': 8, 'equipment': 7, 'handling': 7, 'risks': 6, 'on': 6, 'division': 5, 'a': 5, 'and': 5, 'strategy': 5, 'pt': 4, 'karya': 4, 'internusa': 4, 'in': 4, 'business': 4, 'processes': 4, 'will': 4, 'for': 3, 'be': 3, 'management': 3, 'assessment': 3, 'from': 3, 'results': 3, 'as': 2, 'general': 2, 'contractor': 2, 'likelihood': 2, 'with': 2, 'then': 2, 'asnzs': 2, 'respondents': 2, 'identification': 2, 'based': 2, 'separating': 2, 'out': 2, 'most': 2, 'optimal': 2, 'which': 1, 'act': 1, 'provide': 1, 'purposes': 1, 'running': 1, 'areas': 1, 'also': 1, 'engaged': 1, 'equipmentrental': 1, 'extent': 1, 'lead': 1, 'variety': 1, 'possibilities': 1, 'overcome': 1, 'these': 1, 'that': 1, 'can': 1, 'interfere': 1, 'operations': 1, 'needs': 1, 'applied': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'use': 1, 'standard': 1, 'whereas': 1, 'inengineering': 1, 'conducted': 1, 'berdasrkan': 1, 'expert': 1, 'judgement': 1, 'using': 1, 'detailed': 1, 'questionnaire': 1, 'distributed': 1, 'tools': 1, 'really': 1, 'know': 1, 'condition': 1, 'has': 1, 'work': 1, 'experience': 1, 'at': 1, 'least': 1, 'years': 1, 'mind': 1, 'there': 1, 'were': 1, 'derived': 1, 'four': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'determined': 1, 'are': 1, 'assessed': 1, 'variables': 1, 'impact': 1, 'loss': 1, 'note': 1, 'damage': 1, 'undercarriage': 1, 'parts': 1, 'r': 1, 'priority': 1, 'stage': 1, 'handle': 1, 'didentifikasi': 1, 'aspect': 1, 'ie': 1, 'avoid': 1, 'control': 1, 'transfer': 1, 'accept': 1, 'result': 1, 'judged': 1, 'timeand': 1, 'cost': 1, 'find': 1, 'strategies': 1, 'deal': 1, 'those': 1, 'unknown': 1, 'if': 1, 'operators': 1, 'should': 1, 'experienced': 1, 'style': 1, 'treatments': 1, 'carried': 1, 'regular': 1, 'basis': 1, 'is': 1, 'proposed': 1, 'tagan': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #376 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ABDUR RAHMAN
Judul: PENENTUAN HARGA PRODUK AIR MINUM DALAM KEMASAN “ADEM” DENGAN MENGGUNAKAN METODE NONLINEAR PROGRAMMING
(Studi Kasus: Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo Madura)
Pembimbing 1: IKA DEEFI ANNA S.T.,M.T.
Pembimbing 2: SAMSUL AMAR S.T,.M.Sc.
Abstrak (Raw): Fakultas Pertanian di Universitas Trunojoyo Madura membuat suatu produk air minum dalam kemasan dengan merek “ADEM”. Untuk penentuan harga produk ADEM sangat menentukan agar produk dapat bersaing di pasar. Perumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana cara menentukan harga produk air mineral kemasan dengan merek “ADEM”. Dengan model matematis yang dibangun berbentuk nonlinear programming dengan fungsi tujuan memaksimalkan keuntungan. Hasil uji dengan model nonlinear programming tersebut menghasilkan yang optimal maka didapatkan harga setiap produk adalah Rp. 15.820 per karton dengan keuntungn maksimal sebesar Rp. 267.441per hari.
Kata Kunci: Harga Produk, ADEM, Nonlinear Programming (NP), keuntungan
Abstrak (Clean): fakultas pertanian di universitas trunojoyo madura membuat suatu produk air minum dalam kemasan dengan merek “adem” untuk penentuan harga produk adem sangat menentukan agar produk dapat bersaing di pasar perumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana cara menentukan harga produk air mineral kemasan dengan merek “adem” dengan model matematis yang dibangun berbentuk nonlinear programming dengan fungsi tujuan memaksimalkan keuntungan hasil uji dengan model nonlinear programming tersebut menghasilkan yang optimal maka didapatkan harga setiap produk adalah rp per karton dengan keuntungn maksimal sebesar rp per hari kata kunci harga produk adem nonlinear programming np keuntungan
Abstrak (Stopwords Removed): fakultas pertanian universitas trunojoyo madura membuat produk air minum kemasan merek “adem” penentuan harga produk adem sangat menentukan produk dapat bersaing pasar perumusan masalah penelitian bagaimana cara menentukan harga produk air mineral kemasan merek “adem” model matematis dibangun berbentuk nonlinear programming fungsi tujuan memaksimalkan keuntungan hasil uji model nonlinear programming tersebut menghasilkan optimal didapatkan harga setiap produk rp per karton keuntungn maksimal sebesar rp per hari kata kunci harga produk adem nonlinear programming np keuntungan
Abstrak (Stemmed): fakultas tani universitas trunojoyo madura buat produk air minum kemas merek adem tentu harga produk adem sangat tentu produk dapat saing pasar rumus masalah teliti bagaimana cara tentu harga produk air mineral kemas merek adem model matematis bangun bentuk nonlinear programming fungsi tuju maksimal untung hasil uji model nonlinear programming sebut hasil optimal dapat harga tiap produk rp per karton keuntungn maksimal besar rp per hari kata kunci harga produk adem nonlinear programming np untung
Abstrak (Corrected): faults tank university trunojoyo madura but proud air minus bemas mere adam tent hard proud adam sang tent proud apart saying paar rumpus marsala elite bagaimana cara tent hard proud air mineral bemas mere adam model mathematics bangui bent nonlinear programming fungi juju maximal unsung hail uni model nonlinear programming debut hail optimal apart hard tip proud up per carton keuntungn maximal bear up per hard data bunch hard proud adam nonlinear programming np unsung
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produk': 6, 'adem': 4, 'harga': 4, 'tentu': 3, 'nonlinear': 3, 'programming': 3, 'air': 2, 'kemas': 2, 'merek': 2, 'dapat': 2, 'model': 2, 'maksimal': 2, 'untung': 2, 'hasil': 2, 'rp': 2, 'per': 2, 'fakultas': 1, 'tani': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'buat': 1, 'minum': 1, 'sangat': 1, 'saing': 1, 'pasar': 1, 'rumus': 1, 'masalah': 1, 'teliti': 1, 'bagaimana': 1, 'cara': 1, 'mineral': 1, 'matematis': 1, 'bangun': 1, 'bentuk': 1, 'fungsi': 1, 'tuju': 1, 'uji': 1, 'sebut': 1, 'optimal': 1, 'tiap': 1, 'karton': 1, 'keuntungn': 1, 'besar': 1, 'hari': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'np': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'of': 6, 'adem': 4, 'price': 4, 'with': 4, 'in': 3, 'product': 3, 'is': 3, 'to': 3, 'nonlinear': 3, 'programming': 3, 'at': 2, 'a': 2, 'bottled': 2, 'water': 2, 'products': 2, 'under': 2, 'brand': 2, 'maximize': 2, 'rp': 2, 'per': 2, 'profit': 2, 'abstract': 1, 'faculty': 1, 'agriculture': 1, 'trunojoyo': 1, 'university': 1, 'madura': 1, 'makes': 1, 'for': 1, 'fixing': 1, 's': 1, 'very': 1, 'determination': 1, 'compete': 1, 'market': 1, 'formulation': 1, 'problem': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'how': 1, 'determine': 1, 'mineral': 1, 'mathematical': 1, 'model': 1, 'build': 1, 'form': 1, 'objective': 1, 'functions': 1, 'profits': 1, 'test': 1, 'results': 1, 'models': 1, 'that': 1, 'generate': 1, 'optimal': 1, 'then': 1, 'obtained': 1, 'each': 1, 'carton': 1, 'day': 1, 'keywords': 1, 'np': 1})
-------------------------------------------
--- Data #377 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: RIZKY FAJAR MAULANA
Judul: EVALUASI ERGONOMI PADA OPERATOR COMBINED TERMINAL TRAILER (CTT) DI PT. TERMINAL TELUK LAMONG SURABAYA
Pembimbing 1: FITRI AGUSTINA S.T., M.T.
Pembimbing 2: MAHRUS KHOIRUL UMAMI Ph.D
Abstrak (Raw): PT Terminal Teluk Lamong Surabaya (PT TTL) merupakan salah satu perusahaan milik Negara yang bekerja dalam memberikan jasa peti kemas di pelabuhan. Salah satu alat yang digunakan adalah Combined Terminal Trailer (CTT) yang digunakan untuk memindahkan kontainer dari pelabuhan ke dermaga maupun sebaliknya. CTT merupakan alat yang pertama kali digunakan di Indonesia sehingga belum dapat diketahui kesesuaian alat tersebut untuk operator perushaan di PT TTL. Menurut kuesioner Standardized Nordic Questionnaire operator mengalami beberapa keluhan pada beberapa bagian tubuh sisi atas dengan penjelasan paling banyak di leher sebanyak 67%, pinggang, punggung, pantat dan bawah pantat sebanyak 51% mengeluhkan sangat sakit. Selain itu CTT juga menjadi salah satu kecelakaan tertinggi di perusahaan. Berdasarkan evaluasi lingkungan terdapat masalah pada aspek kebisingan dan suhu yang diukur pada kondisi harian operator yaitu dengan pintu terbuka sedangkan pada aspek postur kerja skor REBA yang dihasilkan adalah 6 yang artinya beresiko sedang dan diperlukan perbaikan dengan memberi alat bantu pijakan kaki untuk mengurangi skor REBA menjadi 3 yang berarti beresiko rendah. Pada upaya perbaikan lingkungan diberikan rekomendasi dengan mengganti pakaian dan merekomendasikan menggunakan earmuff.
Abstrak (Clean): pt terminal teluk lamong surabaya pt ttl merupakan salah satu perusahaan milik negara yang bekerja dalam memberikan jasa peti kemas di pelabuhan salah satu alat yang digunakan adalah combined terminal trailer ctt yang digunakan untuk memindahkan kontainer dari pelabuhan ke dermaga maupun sebaliknya ctt merupakan alat yang pertama kali digunakan di indonesia sehingga belum dapat diketahui kesesuaian alat tersebut untuk operator perushaan di pt ttl menurut kuesioner standardized nordic questionnaire operator mengalami beberapa keluhan pada beberapa bagian tubuh sisi atas dengan penjelasan paling banyak di leher sebanyak pinggang punggung pantat dan bawah pantat sebanyak mengeluhkan sangat sakit selain itu ctt juga menjadi salah satu kecelakaan tertinggi di perusahaan berdasarkan evaluasi lingkungan terdapat masalah pada aspek kebisingan dan suhu yang diukur pada kondisi harian operator yaitu dengan pintu terbuka sedangkan pada aspek postur kerja skor reba yang dihasilkan adalah yang artinya beresiko sedang dan diperlukan perbaikan dengan memberi alat bantu pijakan kaki untuk mengurangi skor reba menjadi yang berarti beresiko rendah pada upaya perbaikan lingkungan diberikan rekomendasi dengan mengganti pakaian dan merekomendasikan menggunakan earmuff
Abstrak (Stopwords Removed): pt terminal teluk lamong surabaya pt ttl salah satu perusahaan milik negara bekerja memberikan jasa peti kemas pelabuhan salah satu alat digunakan combined terminal trailer ctt digunakan memindahkan kontainer pelabuhan dermaga maupun sebaliknya ctt alat pertama kali digunakan indonesia belum dapat diketahui kesesuaian alat tersebut operator perushaan pt ttl menurut kuesioner standardized nordic questionnaire operator mengalami beberapa keluhan beberapa bagian tubuh sisi atas penjelasan paling banyak leher sebanyak pinggang punggung pantat bawah pantat sebanyak mengeluhkan sangat sakit selain ctt menjadi salah satu kecelakaan tertinggi perusahaan berdasarkan evaluasi lingkungan terdapat masalah aspek kebisingan suhu diukur kondisi harian operator pintu terbuka sedangkan aspek postur kerja skor reba dihasilkan artinya beresiko sedang diperlukan perbaikan memberi alat bantu pijakan kaki mengurangi skor reba menjadi berarti beresiko rendah upaya perbaikan lingkungan diberikan rekomendasi mengganti pakaian merekomendasikan menggunakan earmuff
Abstrak (Stemmed): pt terminal teluk lamong surabaya pt ttl salah satu usaha milik negara kerja beri jasa peti kemas labuh salah satu alat guna combined terminal trailer ctt guna pindah kontainer labuh dermaga maupun balik ctt alat pertama kali guna indonesia belum dapat tahu sesuai alat sebut operator perushaan pt ttl turut kuesioner standardized nordic questionnaire operator alami beberapa keluh beberapa bagi tubuh sisi atas jelas paling banyak leher banyak pinggang punggung pantat bawah pantat banyak keluh sangat sakit selain ctt jadi salah satu celaka tinggi usaha dasar evaluasi lingkung dapat masalah aspek bising suhu ukur kondisi hari operator pintu buka sedang aspek postur kerja skor reba hasil arti resiko sedang perlu baik beri alat bantu pijak kaki kurang skor reba jadi arti resiko rendah upaya baik lingkung beri rekomendasi ganti pakai rekomendasi guna earmuff
Abstrak (Corrected): pt terminal taluk among surabaya pt til salad sat sara milk megara era bert casa pet bemas laugh salad sat flat gun combined terminal trailer cut gun pindar container laugh dermal maun balk cut flat pertain kali gun indonesia begum apart tau sexual flat debut operator perushaan pt til turn questioner standardized nordic questionnaire operator salami beberapa kelly beberapa bag tube sis alas jells paling banyan lever banyan pinging pugging pants away pants banyan kelly sang skit slain cut jade salad sat clara ting sara dakar evaluate linking apart marsala aspen rising sulu ukr kondisi hard operator pint burka sedan aspen poster era stor reba hail art resist sedan peru back bert flat bantu pick kaki during stor reba jade art resist rental pay back linking bert rekomendasi anti sakai rekomendasi gun earmuff
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'alat': 4, 'guna': 4, 'pt': 3, 'salah': 3, 'satu': 3, 'beri': 3, 'ctt': 3, 'operator': 3, 'banyak': 3, 'terminal': 2, 'ttl': 2, 'usaha': 2, 'kerja': 2, 'labuh': 2, 'dapat': 2, 'beberapa': 2, 'keluh': 2, 'pantat': 2, 'jadi': 2, 'lingkung': 2, 'aspek': 2, 'sedang': 2, 'skor': 2, 'reba': 2, 'arti': 2, 'resiko': 2, 'baik': 2, 'rekomendasi': 2, 'teluk': 1, 'lamong': 1, 'surabaya': 1, 'milik': 1, 'negara': 1, 'jasa': 1, 'peti': 1, 'kemas': 1, 'combined': 1, 'trailer': 1, 'pindah': 1, 'kontainer': 1, 'dermaga': 1, 'maupun': 1, 'balik': 1, 'pertama': 1, 'kali': 1, 'indonesia': 1, 'belum': 1, 'tahu': 1, 'sesuai': 1, 'sebut': 1, 'perushaan': 1, 'turut': 1, 'kuesioner': 1, 'standardized': 1, 'nordic': 1, 'questionnaire': 1, 'alami': 1, 'bagi': 1, 'tubuh': 1, 'sisi': 1, 'atas': 1, 'jelas': 1, 'paling': 1, 'leher': 1, 'pinggang': 1, 'punggung': 1, 'bawah': 1, 'sangat': 1, 'sakit': 1, 'selain': 1, 'celaka': 1, 'tinggi': 1, 'dasar': 1, 'evaluasi': 1, 'masalah': 1, 'bising': 1, 'suhu': 1, 'ukur': 1, 'kondisi': 1, 'hari': 1, 'pintu': 1, 'buka': 1, 'postur': 1, 'hasil': 1, 'perlu': 1, 'bantu': 1, 'pijak': 1, 'kaki': 1, 'kurang': 1, 'rendah': 1, 'upaya': 1, 'ganti': 1, 'pakai': 1, 'earmuff': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 8, 'is': 7, 'on': 6, 'in': 5, 'to': 5, 'and': 5, 'as': 4, 'pt': 3, 'one': 3, 'used': 3, 'ctt': 3, 'terminal': 2, 'ttl': 2, 'work': 2, 'container': 2, 'at': 2, 'port': 2, 'tool': 2, 'company': 2, 'operators': 2, 'questionnaire': 2, 'much': 2, 'environmental': 2, 'aspect': 2, 'reba': 2, 'score': 2, 'which': 2, 'means': 2, 'risk': 2, 'improvement': 2, 'by': 2, 'teluk': 1, 'lamong': 1, 'surabaya': 1, 'stateowned': 1, 'companies': 1, 'that': 1, 'providing': 1, 'services': 1, 'tools': 1, 'combined': 1, 'trailer': 1, 'move': 1, 'from': 1, 'dock': 1, 'vice': 1, 'versa': 1, 'first': 1, 'indonesia': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'cannot': 1, 'be': 1, 'known': 1, 'suitability': 1, 'for': 1, 'according': 1, 'standardized': 1, 'nordic': 1, 'have': 1, 'several': 1, 'complaints': 1, 'some': 1, 'parts': 1, 'upper': 1, 'body': 1, 'with': 1, 'most': 1, 'explanation': 1, 'neck': 1, 'waist': 1, 'back': 1, 'buttocks': 1, 'bottom': 1, 'ass': 1, 'complained': 1, 'very': 1, 'sick': 1, 'addition': 1, 'also': 1, 'highest': 1, 'accidents': 1, 'based': 1, 'evaluation': 1, 'there': 1, 'a': 1, 'problem': 1, 'noise': 1, 'temperature': 1, 'measured': 1, 'daily': 1, 'condition': 1, 'operator': 1, 'open': 1, 'door': 1, 'while': 1, 'posture': 1, 'generated': 1, 'medium': 1, 'needed': 1, 'giving': 1, 'footrest': 1, 'aids': 1, 'reduce': 1, 'low': 1, 'efforts': 1, 'are': 1, 'given': 1, 'recommendations': 1, 'changing': 1, 'clothes': 1, 'recommend': 1, 'using': 1, 'earmuff': 1})
-------------------------------------------
--- Data #378 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muchamad Syarifudin Hidayat
Judul: PERANCANGAN SISTEM OTOMASI UNTUK MENGUKUR ANTROPOMETRI PADA BAGIAN TORSO TUBUH MANUSIA MENGGUNAKAN ARDUINO DUE DAN SHARP DISTANCE SENSOR
Pembimbing 1: Anis Arendra, S.T., M.Eng
Pembimbing 2: Sabaruddin Akhmad, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Pengukuran antropometri dilakukan dengan menggunakan alat ukur, yang pada umumnya menggunakan mistar atau kursi antropometri. Kursi antropometri yang terdapat dipasaran operasionalnya masih dilakukan secara manual. Banyak kerugian jika mengukur antropometri secara manual, diantaranya membutuhkan waktu yang sangat lama, masih sering terjadi kesalahan pembacaan. Oleh karena itu perlu dilakukan upgrade dengan menggunakan bantuan sensor sebagai alat ukurnya. Sensor jarak yang digunakan yaitu jenis sharp distance sensor. Sharp distance sensor merupakan sensor pengukur jarak menggunakan sinar cahaya inframerah untuk mencerminkan jauh obyek untuk mengukur jarak. Karena menggunakan triangulasi sinar cahaya untuk menghitung jarak, ia mampu memberikan bacaan yang konsisten dan dapat diandalkan yang kurang sensitif terhadap variasi suhu atau reflektifitas objek. Sharp distance sensor akan bekerja atau mengeluarkan output berupa jarak berdasarkan perintah yang sudah di masukkan ke arduino. Arduino digunakan sebagai kontrol dari sensor tersebut. Output berupa jarak yang dihasilkan oleh sensor akan terbaca secara langsung dikomputer melalui software matlab (matrix laboratory). Berdasarkan output matlab yang berupa jarak kemudian dilakukan analisis untuk mengetahui besar error yang terjadi pada sensor. Hasil perbandingan systematic error sensor sharp gp2y0a21yk0f dan sharp gp2y0a41sk0f yaitu pada sensor sharp gp2y0a21yk0f sebelum kalibrasi dengan nilai true value 380 mm adalah 5,8 mm dan setelah kalibrasi adalah -0,4 mm. Untuk systematic error sensor sharp gp2y0a41sk0f sebelum kalibrasi dengan nilai true value 50 mm adalah -15,5 mm dan setelah kalibrasi adalah 0,1 mm. Dapat disimpulkan hasil pada sensor sharp gp2y0a21yk0f dan sharp gp2y0a41sk0f sebelum kalibrasi nilai error-nya masih cukup tinggi dan setelah dilakukan kalibrasi nilai error-nya sudah hampir mendekati nilai true value. Systematic error setelah kalibrasi masih berbeda dengan nilai true value, untuk mendapatkan nilai systematic error yang sama atau lebih mendekati dengan nilai true value maka bisa dilakukan kalibrasi ulang. Setelah akurasi sensor sudah cukup bagus tahap selanjutnya yaitu pengaplikasian alat ukur. Tahap pengaplikasian alat ukur dilakukan oleh 3 operator berbeda yang mengukur dimensi torso tubuh dengan menggunakan 2 alat, yaitu alat manual dan alat otomatis.
Kata Kunci : Antropometri, sharp distance sensor, arduino, systematic error, kalibrasi, perancangan eksperimen
Abstrak (Clean): pengukuran antropometri dilakukan dengan menggunakan alat ukur yang pada umumnya menggunakan mistar atau kursi antropometri kursi antropometri yang terdapat dipasaran operasionalnya masih dilakukan secara manual banyak kerugian jika mengukur antropometri secara manual diantaranya membutuhkan waktu yang sangat lama masih sering terjadi kesalahan pembacaan oleh karena itu perlu dilakukan upgrade dengan menggunakan bantuan sensor sebagai alat ukurnya sensor jarak yang digunakan yaitu jenis sharp distance sensor sharp distance sensor merupakan sensor pengukur jarak menggunakan sinar cahaya inframerah untuk mencerminkan jauh obyek untuk mengukur jarak karena menggunakan triangulasi sinar cahaya untuk menghitung jarak ia mampu memberikan bacaan yang konsisten dan dapat diandalkan yang kurang sensitif terhadap variasi suhu atau reflektifitas objek sharp distance sensor akan bekerja atau mengeluarkan output berupa jarak berdasarkan perintah yang sudah di masukkan ke arduino arduino digunakan sebagai kontrol dari sensor tersebut output berupa jarak yang dihasilkan oleh sensor akan terbaca secara langsung dikomputer melalui software matlab matrix laboratory berdasarkan output matlab yang berupa jarak kemudian dilakukan analisis untuk mengetahui besar error yang terjadi pada sensor hasil perbandingan systematic error sensor sharp gpyaykf dan sharp gpyaskf yaitu pada sensor sharp gpyaykf sebelum kalibrasi dengan nilai true value mm adalah mm dan setelah kalibrasi adalah mm untuk systematic error sensor sharp gpyaskf sebelum kalibrasi dengan nilai true value mm adalah mm dan setelah kalibrasi adalah mm dapat disimpulkan hasil pada sensor sharp gpyaykf dan sharp gpyaskf sebelum kalibrasi nilai errornya masih cukup tinggi dan setelah dilakukan kalibrasi nilai errornya sudah hampir mendekati nilai true value systematic error setelah kalibrasi masih berbeda dengan nilai true value untuk mendapatkan nilai systematic error yang sama atau lebih mendekati dengan nilai true value maka bisa dilakukan kalibrasi ulang setelah akurasi sensor sudah cukup bagus tahap selanjutnya yaitu pengaplikasian alat ukur tahap pengaplikasian alat ukur dilakukan oleh operator berbeda yang mengukur dimensi torso tubuh dengan menggunakan alat yaitu alat manual dan alat otomatis kata kunci antropometri sharp distance sensor arduino systematic error kalibrasi perancangan eksperimen
Abstrak (Stopwords Removed): pengukuran antropometri dilakukan menggunakan alat ukur umumnya menggunakan mistar kursi antropometri kursi antropometri terdapat dipasaran operasionalnya masih dilakukan secara manual banyak kerugian jika mengukur antropometri secara manual diantaranya membutuhkan waktu sangat lama masih sering terjadi kesalahan pembacaan perlu dilakukan upgrade menggunakan bantuan sensor alat ukurnya sensor jarak digunakan jenis sharp distance sensor sharp distance sensor sensor pengukur jarak menggunakan sinar cahaya inframerah mencerminkan jauh obyek mengukur jarak menggunakan triangulasi sinar cahaya menghitung jarak ia mampu memberikan bacaan konsisten dapat diandalkan kurang sensitif variasi suhu reflektifitas objek sharp distance sensor bekerja mengeluarkan output berupa jarak berdasarkan perintah sudah masukkan arduino arduino digunakan kontrol sensor tersebut output berupa jarak dihasilkan sensor terbaca secara langsung dikomputer software matlab matrix laboratory berdasarkan output matlab berupa jarak dilakukan analisis mengetahui besar error terjadi sensor hasil perbandingan systematic error sensor sharp gpyaykf sharp gpyaskf sensor sharp gpyaykf kalibrasi nilai true value mm mm kalibrasi mm systematic error sensor sharp gpyaskf kalibrasi nilai true value mm mm kalibrasi mm dapat disimpulkan hasil sensor sharp gpyaykf sharp gpyaskf kalibrasi nilai errornya masih cukup tinggi dilakukan kalibrasi nilai errornya sudah hampir mendekati nilai true value systematic error kalibrasi masih berbeda nilai true value mendapatkan nilai systematic error sama lebih mendekati nilai true value dilakukan kalibrasi ulang akurasi sensor sudah cukup bagus tahap selanjutnya pengaplikasian alat ukur tahap pengaplikasian alat ukur dilakukan operator berbeda mengukur dimensi torso tubuh menggunakan alat alat manual alat otomatis kata kunci antropometri sharp distance sensor arduino systematic error kalibrasi perancangan eksperimen
Abstrak (Stemmed): ukur antropometri laku guna alat ukur umum guna mistar kursi antropometri kursi antropometri dapat pasar operasional masih laku cara manual banyak rugi jika ukur antropometri cara manual antara butuh waktu sangat lama masih sering jadi salah baca perlu laku upgrade guna bantu sensor alat ukur sensor jarak guna jenis sharp distance sensor sharp distance sensor sensor ukur jarak guna sinar cahaya inframerah cermin jauh obyek ukur jarak guna triangulasi sinar cahaya hitung jarak ia mampu beri baca konsisten dapat andal kurang sensitif variasi suhu reflektifitas objek sharp distance sensor kerja keluar output upa jarak dasar perintah sudah masuk arduino arduino guna kontrol sensor sebut output upa jarak hasil sensor baca cara langsung komputer software matlab matrix laboratory dasar output matlab upa jarak laku analisis tahu besar error jadi sensor hasil banding systematic error sensor sharp gpyaykf sharp gpyaskf sensor sharp gpyaykf kalibrasi nilai true value mm mm kalibrasi mm systematic error sensor sharp gpyaskf kalibrasi nilai true value mm mm kalibrasi mm dapat simpul hasil sensor sharp gpyaykf sharp gpyaskf kalibrasi nilai errornya masih cukup tinggi laku kalibrasi nilai errornya sudah hampir dekat nilai true value systematic error kalibrasi masih beda nilai true value dapat nilai systematic error sama lebih dekat nilai true value laku kalibrasi ulang akurasi sensor sudah cukup bagus tahap lanjut aplikasi alat ukur tahap aplikasi alat ukur laku operator beda ukur dimensi torso tubuh guna alat alat manual alat otomatis kata kunci antropometri sharp distance sensor arduino systematic error kalibrasi ancang eksperimen
Abstrak (Corrected): ukr anthropometric lake gun flat ukr mum gun mister kursk anthropometric kursk anthropometric apart paar operational mash lake cara manual banyan rug pika ukr anthropometric cara manual angara butch want sang lama mash seeing jade salad back peru lake upgrade gun bantu sensor flat ukr sensor arak gun penis sharp distance sensor sharp distance sensor sensor ukr arak gun sonar cabana inframerah vermin each obey ukr arak gun triangulate sonar cabana hiding arak ia camp bert back consistent apart anal during sensitive varies sulu reflektifitas objet sharp distance sensor era cellar output up arak dakar perineal judah mask arguing arguing gun control sensor debut output up arak hail sensor back cara lansing computer software atlas matrix laboratory dakar output atlas up arak lake analysis tau bear error jade sensor hail banding systematic error sensor sharp gpyaykf sharp gpyaskf sensor sharp gpyaykf kalibrasi nilgai true value my my kalibrasi my systematic error sensor sharp gpyaskf kalibrasi nilgai true value my my kalibrasi my apart simple hail sensor sharp gpyaykf sharp gpyaskf kalibrasi nilgai errornya mash cutup ting lake kalibrasi nilgai errornya judah hamper dead nilgai true value systematic error kalibrasi mash bed nilgai true value apart nilgai systematic error same leash dead nilgai true value lake kalibrasi slang auras sensor judah cutup bags that layout aplikasi flat ukr that aplikasi flat ukr lake operator bed ukr dimension torso tube gun flat flat manual flat fotomat's data bunch anthropometric sharp distance sensor arguing systematic error kalibrasi dancing eksperimen
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sensor': 15, 'sharp': 10, 'ukur': 9, 'kalibrasi': 9, 'guna': 8, 'nilai': 8, 'laku': 7, 'alat': 7, 'jarak': 7, 'error': 6, 'mm': 6, 'antropometri': 5, 'systematic': 5, 'true': 5, 'value': 5, 'dapat': 4, 'masih': 4, 'distance': 4, 'cara': 3, 'manual': 3, 'baca': 3, 'output': 3, 'upa': 3, 'sudah': 3, 'arduino': 3, 'hasil': 3, 'gpyaykf': 3, 'gpyaskf': 3, 'kursi': 2, 'jadi': 2, 'sinar': 2, 'cahaya': 2, 'dasar': 2, 'matlab': 2, 'errornya': 2, 'cukup': 2, 'dekat': 2, 'beda': 2, 'tahap': 2, 'aplikasi': 2, 'umum': 1, 'mistar': 1, 'pasar': 1, 'operasional': 1, 'banyak': 1, 'rugi': 1, 'jika': 1, 'antara': 1, 'butuh': 1, 'waktu': 1, 'sangat': 1, 'lama': 1, 'sering': 1, 'salah': 1, 'perlu': 1, 'upgrade': 1, 'bantu': 1, 'jenis': 1, 'inframerah': 1, 'cermin': 1, 'jauh': 1, 'obyek': 1, 'triangulasi': 1, 'hitung': 1, 'ia': 1, 'mampu': 1, 'beri': 1, 'konsisten': 1, 'andal': 1, 'kurang': 1, 'sensitif': 1, 'variasi': 1, 'suhu': 1, 'reflektifitas': 1, 'objek': 1, 'kerja': 1, 'keluar': 1, 'perintah': 1, 'masuk': 1, 'kontrol': 1, 'sebut': 1, 'langsung': 1, 'komputer': 1, 'software': 1, 'matrix': 1, 'laboratory': 1, 'analisis': 1, 'tahu': 1, 'besar': 1, 'banding': 1, 'simpul': 1, 'tinggi': 1, 'hampir': 1, 'sama': 1, 'lebih': 1, 'ulang': 1, 'akurasi': 1, 'bagus': 1, 'lanjut': 1, 'operator': 1, 'dimensi': 1, 'torso': 1, 'tubuh': 1, 'otomatis': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'ancang': 1, 'eksperimen': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 25, 'of': 18, 'is': 17, 'sensor': 15, 'to': 10, 'sharp': 10, 'value': 10, 'distance': 9, 'error': 8, 'and': 8, 'calibration': 8, 'a': 6, 'measuring': 6, 'that': 6, 'mm': 6, 'using': 5, 'systematic': 5, 'true': 5, 'after': 5, 'or': 4, 'in': 4, 'still': 4, 'by': 4, 'output': 4, 'anthropometric': 3, 'used': 3, 'as': 3, 'it': 3, 'tool': 3, 'on': 3, 'arduino': 3, 'be': 3, 'gpyaykf': 3, 'gpyaskf': 3, 'before': 3, 'instrument': 2, 'are': 2, 'done': 2, 'manually': 2, 'anthropometry': 2, 'light': 2, 'measure': 2, 'distances': 2, 'will': 2, 'form': 2, 'based': 2, 'matlab': 2, 'then': 2, 'result': 2, 'with': 2, 'can': 2, 'close': 2, 'different': 2, 'stage': 2, 'tools': 2, 'measurements': 1, 'were': 1, 'made': 1, 'which': 1, 'generally': 1, 'ruler': 1, 'chair': 1, 'seats': 1, 'available': 1, 'operational': 1, 'market': 1, 'many': 1, 'disadvantages': 1, 'when': 1, 'such': 1, 'take': 1, 'very': 1, 'long': 1, 'time': 1, 'often': 1, 'reading': 1, 'therefore': 1, 'necessary': 1, 'upgrade': 1, 'help': 1, 'type': 1, 'infrared': 1, 'reflect': 1, 'distant': 1, 'objects': 1, 'because': 1, 'triangulation': 1, 'rays': 1, 'calculate': 1, 'capable': 1, 'providing': 1, 'consistent': 1, 'reliable': 1, 'readings': 1, 'less': 1, 'sensitive': 1, 'temperature': 1, 'variations': 1, 'object': 1, 'reflectivity': 1, 'work': 1, 'commands': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'entered': 1, 'into': 1, 'control': 1, 'generated': 1, 'read': 1, 'directly': 1, 'computer': 1, 'through': 1, 'matrix': 1, 'laboratory': 1, 'software': 1, 'performed': 1, 'an': 1, 'analysis': 1, 'determine': 1, 'magnitude': 1, 'errors': 1, 'occur': 1, 'comparison': 1, 'for': 1, 'concluded': 1, 'high': 1, 'almost': 1, 'from': 1, 'get': 1, 'same': 1, 'more': 1, 'recalibration': 1, 'accuracy': 1, 'pretty': 1, 'good': 1, 'next': 1, 'application': 1, 'applying': 1, 'operators': 1, 'torso': 1, 'dimension': 1, 'body': 1, 'manual': 1, 'automatic': 1, 'keywords': 1, 'experimental': 1, 'design': 1})
-------------------------------------------
--- Data #379 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Mochamad Khoirul
Judul: Rancang Bangun dan Pengujian Spirometer Untuk Mengukur Kapasitas Vital Paru-Paru Manusia Menggunakan Sensor Tekanan Gas MPX5010DP
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat S.T., M.T.
Pembimbing 2: Anis Arendra S.T., M.Eng
Abstrak (Raw): Penelitian ini ditujukan untuk pengembangan alat spirometer menggunakan sensor tekanan gas MPX5010DP, selain itu juga rahasia dan presisi spirometer. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu bagaimana cara menggunakan alat pengukur tekanan gas MPX5010DP berbasis mikrokontroler Atmega328. Diperlukan perhitungan matematis untuk mengubah satuan tekanan ke volume menggunakan rumus mekanika fluida dan aljabar kreatif, dan diperlukan hasil kalibrasi sensor. Hasil perhitungan matematis dan hasil regresi. Pengambilan data dilakukan menggunakan tabung pernapasan yang bekerja menghirup dan menghembuskan udara dengan volume yang telah disesuaikan dengan paru-paru manusia dan dikendalikan oleh mikrokontroler. Setelah itu udara pernapasan itu akan dibaca oleh alat pengukur kapasitas vital paru-paru. Data diolah menggunakan analisis statistik, uji normalitas, satu sample t-test, akurasi dan presisi. Menggunakan tingkat kepercayaan 95%, rata rata rata nilai tidak sama. Alat ukur spirometer memiliki akunting error 0,0123 liter, dan memiliki presisi 99,00651%.
Kata kunci: Spirometer, Sensor MPX5010DP, Satu sample t-test, Akurasi error, Presisi.
Abstrak (Clean): penelitian ini ditujukan untuk pengembangan alat spirometer menggunakan sensor tekanan gas mpxdp selain itu juga rahasia dan presisi spirometer rumusan masalah pada penelitian ini yaitu bagaimana cara menggunakan alat pengukur tekanan gas mpxdp berbasis mikrokontroler atmega diperlukan perhitungan matematis untuk mengubah satuan tekanan ke volume menggunakan rumus mekanika fluida dan aljabar kreatif dan diperlukan hasil kalibrasi sensor hasil perhitungan matematis dan hasil regresi pengambilan data dilakukan menggunakan tabung pernapasan yang bekerja menghirup dan menghembuskan udara dengan volume yang telah disesuaikan dengan paruparu manusia dan dikendalikan oleh mikrokontroler setelah itu udara pernapasan itu akan dibaca oleh alat pengukur kapasitas vital paruparu data diolah menggunakan analisis statistik uji normalitas satu sample ttest akurasi dan presisi menggunakan tingkat kepercayaan rata rata rata nilai tidak sama alat ukur spirometer memiliki akunting error liter dan memiliki presisi kata kunci spirometer sensor mpxdp satu sample ttest akurasi error presisi
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian ditujukan pengembangan alat spirometer menggunakan sensor tekanan gas mpxdp selain rahasia presisi spirometer rumusan masalah penelitian bagaimana cara menggunakan alat pengukur tekanan gas mpxdp berbasis mikrokontroler atmega diperlukan perhitungan matematis mengubah satuan tekanan volume menggunakan rumus mekanika fluida aljabar kreatif diperlukan hasil kalibrasi sensor hasil perhitungan matematis hasil regresi pengambilan data dilakukan menggunakan tabung pernapasan bekerja menghirup menghembuskan udara volume disesuaikan paruparu manusia dikendalikan mikrokontroler udara pernapasan dibaca alat pengukur kapasitas vital paruparu data diolah menggunakan analisis statistik uji normalitas satu sample ttest akurasi presisi menggunakan tingkat kepercayaan rata rata rata nilai sama alat ukur spirometer memiliki akunting error liter memiliki presisi kata kunci spirometer sensor mpxdp satu sample ttest akurasi error presisi
Abstrak (Stemmed): teliti tuju kembang alat spirometer guna sensor tekan gas mpxdp selain rahasia presisi spirometer rumus masalah teliti bagaimana cara guna alat ukur tekan gas mpxdp bas mikrokontroler atmega perlu hitung matematis ubah satu tekan volume guna rumus mekanika fluida aljabar kreatif perlu hasil kalibrasi sensor hasil hitung matematis hasil regresi ambil data laku guna tabung napas kerja hirup hembus udara volume sesuai paruparu manusia kendali mikrokontroler udara napas baca alat ukur kapasitas vital paruparu data olah guna analisis statistik uji normalitas satu sample ttest akurasi presisi guna tingkat percaya rata rata rata nilai sama alat ukur spirometer milik akunting error liter milik presisi kata kunci spirometer sensor mpxdp satu sample ttest akurasi error presisi
Abstrak (Corrected): elite juju embank flat spirometer gun sensor texan gas mixup slain aphasia press spirometer rumpus marsala elite bagaimana cara gun flat ukr texan gas mixup was mikrokontroler mega peru hiding mathematics bah sat texan volume gun rumpus mekanika fluid aldabra keratin peru hail kalibrasi sensor hail hiding mathematics hail regress ambit data lake gun tabuing naps era sirup embus dark volume sexual paruparu amnesia kendall mikrokontroler dark naps back flat ukr kapasitas vital paruparu data blah gun analysis statistic uni normality sat sample test auras press gun dingbat percy rata rata rata nilgai same flat ukr spirometer milk hunting error liter milk press data bunch spirometer sensor mixup sat sample test auras error press
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 6, 'alat': 4, 'spirometer': 4, 'presisi': 4, 'sensor': 3, 'tekan': 3, 'mpxdp': 3, 'ukur': 3, 'satu': 3, 'hasil': 3, 'rata': 3, 'teliti': 2, 'gas': 2, 'rumus': 2, 'mikrokontroler': 2, 'perlu': 2, 'hitung': 2, 'matematis': 2, 'volume': 2, 'data': 2, 'napas': 2, 'udara': 2, 'paruparu': 2, 'sample': 2, 'ttest': 2, 'akurasi': 2, 'milik': 2, 'error': 2, 'tuju': 1, 'kembang': 1, 'selain': 1, 'rahasia': 1, 'masalah': 1, 'bagaimana': 1, 'cara': 1, 'bas': 1, 'atmega': 1, 'ubah': 1, 'mekanika': 1, 'fluida': 1, 'aljabar': 1, 'kreatif': 1, 'kalibrasi': 1, 'regresi': 1, 'ambil': 1, 'laku': 1, 'tabung': 1, 'kerja': 1, 'hirup': 1, 'hembus': 1, 'sesuai': 1, 'manusia': 1, 'kendali': 1, 'baca': 1, 'kapasitas': 1, 'vital': 1, 'olah': 1, 'analisis': 1, 'statistik': 1, 'uji': 1, 'normalitas': 1, 'tingkat': 1, 'percaya': 1, 'nilai': 1, 'sama': 1, 'akunting': 1, 'liter': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 9, 'and': 8, 'using': 5, 'spirometer': 4, 'precision': 4, 'is': 3, 'mpxdp': 3, 'pressure': 3, 'of': 3, 'to': 3, 'gauge': 3, 'results': 3, 'this': 2, 'research': 2, 'gas': 2, 'sensor': 2, 'microcontroller': 2, 'mathematical': 2, 'calculations': 2, 'are': 2, 'required': 2, 'data': 2, 'were': 2, 'breathing': 2, 'that': 2, 'air': 2, 'lungs': 2, 'by': 2, 'one': 2, 'sample': 2, 'ttest': 2, 'accuracy': 2, 'has': 2, 'error': 2, 'aimed': 1, 'at': 1, 'developing': 1, 'tool': 1, 'besides': 1, 'also': 1, 'secret': 1, 'formulation': 1, 'problem': 1, 'in': 1, 'how': 1, 'use': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'atmega': 1, 'convert': 1, 'units': 1, 'into': 1, 'volumes': 1, 'mechanical': 1, 'fluid': 1, 'creative': 1, 'algebraic': 1, 'formulas': 1, 'calibration': 1, 'regression': 1, 'collected': 1, 'tubes': 1, 'worked': 1, 'inhaling': 1, 'exhaling': 1, 'with': 1, 'volume': 1, 'adjusted': 1, 'human': 1, 'controlled': 1, 'after': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'read': 1, 'vital': 1, 'capacity': 1, 'processed': 1, 'statistical': 1, 'analysis': 1, 'normality': 1, 'test': 1, 'a': 1, 'confidence': 1, 'level': 1, 'average': 1, 'value': 1, 'not': 1, 'same': 1, 'liter': 1, 'accounting': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #380 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: NUR KHOLIS ZAMRONI
Judul: PERANCANGAN ALAT UKUR JARAK PADA TUBUH BAGIAN ATAS DAN BAWAH DENGAN BANTUAN KONTROL ARDUINO DUE DAN SHARP DISTANCE SENSOR
Pembimbing 1: SABARUDIN AKHMAD, S.T., M.T
Pembimbing 2: ANIS ARENDRA, S.T., M.Eng
Abstrak (Raw): Untuk melakukan kegiatan pengukuran, diperlukan suatu perangkat yang dinamakan instrumen (alat ukur), alat ukur yang digunakan harus memiliki tingkat ketelitian dan ketepatan yang baik. Dimana alat ukur yang ada di laboratorium ergonomi dan perancangan sistem kerja yang ada di teknik industri universitas trunojoyo masih menggunakan alat ukur manual yang tingkat ketitilian masih bisa dikatakan kurang baik serta lama waktu pengukuran yang dimulai dari proses pengukuran, mencatat hasil pengukuran ke dalam chekseet sampai dengan merekap lembar chekseet , maka penelitian ini bertujuan untuk merancang alat ukur yang bisa diintegrasikan dengan komputer. Metode yang digunakan yaitu uji one sample t-test yang merupakan uji yang membandingkan apakah terdapat perbedaan atau kesamaa rata-rata suatu kelompok sampel data dengan suatu nilai rata-rata tertentu. Adapun data yang diuji merupakan hasil output dari instrument alat ukur yang menggunakan bantuan sharp distance sensor berdasarkan model matematis yang dibuat menggunakan software matrix laboratory (matlab). Pada penelitian yang dilakukan melakukan pengukuran dengan menggunakan bantuan alat sharp distance sensor, pengukuran dilakukan pada 6 pengukuran dimensi tubuh yaitu dimensi panjang lengan atas (D13), panjang lengan bawah (D14), panjang tangan (D15), panjang popliteal (D22), tinggi lutut (D23), tinggi popliteal (D24). Selain itu dalam penelitian ini juga dilakukan pengukuran akurasi dan presisi dari hasil pengukuran terhadap dimensi tubuh tersebut. Pada penelitian menggunakan alat perbandingan statistik yaitu One sample t-test ¬dan untuk akurasi dengan menggunakan grafik. Dari hasil penelitian pada pengujian one sample t test sebelum kalibrasi dimensi tubuh panjang tangan (D15) memiliki rata-rata pengukuran tidak berbeda dengan batasan yang diukur (true value) sedangkan dimensi tubuh lain berbeda. Sedangkan pada pengujian one sample t test sesudah kalibrasi dimensi panjang lengan atas (D13), tinggi lutut (D23), panjang tangan (D15), tinggi popliteal (D24) memiliki rata-rata pengukuran tidak berbeda dengan batasan yang diukur (true value). Pada pengukuran dengan akurasi dan presisi berdasarkan tingkat penyebaran datanya (variabilitasnya) diperoleh bahwa secara akurasi sudah baik dan presisi masih cukup baik karena banyaknya penyebaran data yang menghasilkan titik-titik penyebaran data yang memiliki variabilitas besar.
Abstrak (Clean): untuk melakukan kegiatan pengukuran diperlukan suatu perangkat yang dinamakan instrumen alat ukur alat ukur yang digunakan harus memiliki tingkat ketelitian dan ketepatan yang baik dimana alat ukur yang ada di laboratorium ergonomi dan perancangan sistem kerja yang ada di teknik industri universitas trunojoyo masih menggunakan alat ukur manual yang tingkat ketitilian masih bisa dikatakan kurang baik serta lama waktu pengukuran yang dimulai dari proses pengukuran mencatat hasil pengukuran ke dalam chekseet sampai dengan merekap lembar chekseet maka penelitian ini bertujuan untuk merancang alat ukur yang bisa diintegrasikan dengan komputer metode yang digunakan yaitu uji one sample ttest yang merupakan uji yang membandingkan apakah terdapat perbedaan atau kesamaa ratarata suatu kelompok sampel data dengan suatu nilai ratarata tertentu adapun data yang diuji merupakan hasil output dari instrument alat ukur yang menggunakan bantuan sharp distance sensor berdasarkan model matematis yang dibuat menggunakan software matrix laboratory matlab pada penelitian yang dilakukan melakukan pengukuran dengan menggunakan bantuan alat sharp distance sensor pengukuran dilakukan pada pengukuran dimensi tubuh yaitu dimensi panjang lengan atas d panjang lengan bawah d panjang tangan d panjang popliteal d tinggi lutut d tinggi popliteal d selain itu dalam penelitian ini juga dilakukan pengukuran akurasi dan presisi dari hasil pengukuran terhadap dimensi tubuh tersebut pada penelitian menggunakan alat perbandingan statistik yaitu one sample ttest ¬dan untuk akurasi dengan menggunakan grafik dari hasil penelitian pada pengujian one sample t test sebelum kalibrasi dimensi tubuh panjang tangan d memiliki ratarata pengukuran tidak berbeda dengan batasan yang diukur true value sedangkan dimensi tubuh lain berbeda sedangkan pada pengujian one sample t test sesudah kalibrasi dimensi panjang lengan atas d tinggi lutut d panjang tangan d tinggi popliteal d memiliki ratarata pengukuran tidak berbeda dengan batasan yang diukur true value pada pengukuran dengan akurasi dan presisi berdasarkan tingkat penyebaran datanya variabilitasnya diperoleh bahwa secara akurasi sudah baik dan presisi masih cukup baik karena banyaknya penyebaran data yang menghasilkan titiktitik penyebaran data yang memiliki variabilitas besar
Abstrak (Stopwords Removed): melakukan kegiatan pengukuran diperlukan perangkat dinamakan instrumen alat ukur alat ukur digunakan harus memiliki tingkat ketelitian ketepatan baik dimana alat ukur ada laboratorium ergonomi perancangan sistem kerja ada teknik industri universitas trunojoyo masih menggunakan alat ukur manual tingkat ketitilian masih dikatakan kurang baik lama waktu pengukuran dimulai proses pengukuran mencatat hasil pengukuran chekseet merekap lembar chekseet penelitian bertujuan merancang alat ukur diintegrasikan komputer metode digunakan uji one sample ttest uji membandingkan apakah terdapat perbedaan kesamaa ratarata kelompok sampel data nilai ratarata tertentu adapun data diuji hasil output instrument alat ukur menggunakan bantuan sharp distance sensor berdasarkan model matematis dibuat menggunakan software matrix laboratory matlab penelitian dilakukan melakukan pengukuran menggunakan bantuan alat sharp distance sensor pengukuran dilakukan pengukuran dimensi tubuh dimensi panjang lengan atas d panjang lengan bawah d panjang tangan d panjang popliteal d tinggi lutut d tinggi popliteal d selain penelitian dilakukan pengukuran akurasi presisi hasil pengukuran dimensi tubuh tersebut penelitian menggunakan alat perbandingan statistik one sample ttest ¬dan akurasi menggunakan grafik hasil penelitian pengujian one sample t test kalibrasi dimensi tubuh panjang tangan d memiliki ratarata pengukuran berbeda batasan diukur true value sedangkan dimensi tubuh lain berbeda sedangkan pengujian one sample t test sesudah kalibrasi dimensi panjang lengan atas d tinggi lutut d panjang tangan d tinggi popliteal d memiliki ratarata pengukuran berbeda batasan diukur true value pengukuran akurasi presisi berdasarkan tingkat penyebaran datanya variabilitasnya diperoleh secara akurasi sudah baik presisi masih cukup baik banyaknya penyebaran data menghasilkan titiktitik penyebaran data memiliki variabilitas besar
Abstrak (Stemmed): laku giat ukur perlu perangkat nama instrumen alat ukur alat ukur guna harus milik tingkat teliti tepat baik mana alat ukur ada laboratorium ergonomi ancang sistem kerja ada teknik industri universitas trunojoyo masih guna alat ukur manual tingkat ketitilian masih kata kurang baik lama waktu ukur mulai proses ukur catat hasil ukur chekseet rekap lembar chekseet teliti tuju rancang alat ukur integrasi komputer metode guna uji one sample ttest uji banding apakah dapat beda kesamaa ratarata kelompok sampel data nilai ratarata tentu adapun data uji hasil output instrument alat ukur guna bantu sharp distance sensor dasar model matematis buat guna software matrix laboratory matlab teliti laku laku ukur guna bantu alat sharp distance sensor ukur laku ukur dimensi tubuh dimensi panjang lengan atas d panjang lengan bawah d panjang tangan d panjang popliteal d tinggi lutut d tinggi popliteal d selain teliti laku ukur akurasi presisi hasil ukur dimensi tubuh sebut teliti guna alat banding statistik one sample ttest dan akurasi guna grafik hasil teliti uji one sample t test kalibrasi dimensi tubuh panjang tangan d milik ratarata ukur beda batas ukur true value sedang dimensi tubuh lain beda sedang uji one sample t test sudah kalibrasi dimensi panjang lengan atas d tinggi lutut d panjang tangan d tinggi popliteal d milik ratarata ukur beda batas ukur true value ukur akurasi presisi dasar tingkat sebar data variabilitas oleh cara akurasi sudah baik presisi masih cukup baik banyak sebar data hasil titiktitik sebar data milik variabilitas besar
Abstrak (Corrected): lake gift ukr peru perangkat nama instrument flat ukr flat ukr gun harms milk dingbat elite teat back mana flat ukr ada laboratories ergonomic dancing sister era ada tennis industry university trunojoyo mash gun flat ukr manual dingbat ketitilian mash data during back lama want ukr mule proves ukr carat hail ukr chekseet reap lumbar chekseet elite juju dancing flat ukr integral computer metope gun uni one sample test uni banding halakah apart bed kesamaa ratarata kelompok sample data nilgai ratarata tent adapt data uni hail output instrument flat ukr gun bantu sharp distance sensor dakar model mathematics but gun software matrix laboratory atlas elite lake lake ukr gun bantu flat sharp distance sensor ukr lake ukr dimension tube dimension panting longan alas d panting longan away d panting tanga d panting popliteal d ting butut d ting popliteal d slain elite lake ukr auras press hail ukr dimension tube debut elite gun flat banding statistic one sample test dan auras gun grain hail elite uni one sample t test kalibrasi dimension tube panting tanga d milk ratarata ukr bed bats ukr true value sedan dimension tube lain bed sedan uni one sample t test judah kalibrasi dimension panting longan alas d ting butut d panting tanga d ting popliteal d milk ratarata ukr bed bats ukr true value ukr auras press dakar dingbat sear data variability olen cara auras judah back press mash cutup back banyan sear data hail titiktitik sear data milk variability bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ukur': 20, 'd': 11, 'alat': 8, 'guna': 8, 'panjang': 7, 'teliti': 6, 'dimensi': 6, 'laku': 5, 'hasil': 5, 'uji': 5, 'data': 5, 'milik': 4, 'baik': 4, 'one': 4, 'sample': 4, 'beda': 4, 'ratarata': 4, 'tubuh': 4, 'tinggi': 4, 'akurasi': 4, 'tingkat': 3, 'masih': 3, 'lengan': 3, 'tangan': 3, 'popliteal': 3, 'presisi': 3, 'sebar': 3, 'ada': 2, 'chekseet': 2, 'ttest': 2, 'banding': 2, 'bantu': 2, 'sharp': 2, 'distance': 2, 'sensor': 2, 'dasar': 2, 'atas': 2, 'lutut': 2, 't': 2, 'test': 2, 'kalibrasi': 2, 'batas': 2, 'true': 2, 'value': 2, 'sedang': 2, 'sudah': 2, 'variabilitas': 2, 'giat': 1, 'perlu': 1, 'perangkat': 1, 'nama': 1, 'instrumen': 1, 'harus': 1, 'tepat': 1, 'mana': 1, 'laboratorium': 1, 'ergonomi': 1, 'ancang': 1, 'sistem': 1, 'kerja': 1, 'teknik': 1, 'industri': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'manual': 1, 'ketitilian': 1, 'kata': 1, 'kurang': 1, 'lama': 1, 'waktu': 1, 'mulai': 1, 'proses': 1, 'catat': 1, 'rekap': 1, 'lembar': 1, 'tuju': 1, 'rancang': 1, 'integrasi': 1, 'komputer': 1, 'metode': 1, 'apakah': 1, 'dapat': 1, 'kesamaa': 1, 'kelompok': 1, 'sampel': 1, 'nilai': 1, 'tentu': 1, 'adapun': 1, 'output': 1, 'instrument': 1, 'model': 1, 'matematis': 1, 'buat': 1, 'software': 1, 'matrix': 1, 'laboratory': 1, 'matlab': 1, 'bawah': 1, 'selain': 1, 'sebut': 1, 'statistik': 1, 'dan': 1, 'grafik': 1, 'lain': 1, 'oleh': 1, 'cara': 1, 'cukup': 1, 'banyak': 1, 'titiktitik': 1, 'besar': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 35, 'of': 19, 'd': 11, 'measurement': 7, 'a': 7, 'accuracy': 7, 'and': 7, 'instrument': 6, 'measuring': 6, 'in': 6, 'to': 5, 'that': 5, 'with': 5, 'is': 5, 'data': 5, 'good': 4, 'study': 4, 'one': 4, 'sample': 4, 'average': 4, 'using': 4, 'measurements': 4, 'body': 4, 'dimensions': 4, 'arm': 4, 'long': 4, 'still': 3, 'be': 3, 'length': 3, 'which': 3, 'test': 3, 'value': 3, 'on': 3, 'measured': 3, 'precision': 3, 'while': 3, 'had': 3, 'used': 2, 'level': 2, 'laboratory': 2, 'design': 2, 'can': 2, 'from': 2, 'chekseet': 2, 'this': 2, 'ttest': 2, 'are': 2, 'help': 2, 'sharp': 2, 'distance': 2, 'sensor': 2, 'based': 2, 'dimension': 2, 'upper': 2, 'arms': 2, 'knee': 2, 'height': 2, 'highpopliteal': 2, 'also': 2, 'testing': 2, 't': 2, 'calibration': 2, 'an': 2, 'does': 2, 'not': 2, 'differ': 2, 'limits': 2, 'being': 2, 'true': 2, 'variability': 2, 'dissemination': 2, 'perform': 1, 'activities': 1, 'required': 1, 'device': 1, 'called': 1, 'must': 1, 'have': 1, 'where': 1, 'existing': 1, 'instruments': 1, 'ergonomics': 1, 'work': 1, 'systems': 1, 'exist': 1, 'industrial': 1, 'engineering': 1, 'trunojoyo': 1, 'university': 1, 'use': 1, 'manual': 1, 'tools': 1, 'its': 1, 'said': 1, 'less': 1, 'time': 1, 'starting': 1, 'process': 1, 'record': 1, 'results': 1, 'into': 1, 'up': 1, 'recap': 1, 'sheet': 1, 'then': 1, 'aims': 1, 'integrated': 1, 'computer': 1, 'method': 1, 'comparing': 1, 'whether': 1, 'there': 1, 'differences': 1, 'or': 1, 'group': 1, 'samples': 1, 'certain': 1, 'tested': 1, 'output': 1, 'uses': 1, 'mathematical': 1, 'model': 1, 'created': 1, 'matrix': 1, 'software': 1, 'matlab': 1, 'conducted': 1, 'were': 1, 'made': 1, 'at': 1, 'namely': 1, 'lower': 1, 'longpopliteal': 1, 'statistical': 1, 'comparison': 1, 'tool': 1, 'for': 1, 'graph': 1, 'research': 1, 'prior': 1, 'other': 1, 'different': 1, 'after': 1, 'prevalence': 1, 'showed': 1, 'it': 1, 'quite': 1, 'because': 1, 'produces': 1, 'dots': 1, 'has': 1, 'great': 1})
-------------------------------------------
--- Data #381 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: AGUS HARDYANSYAH
Judul: ANALISIS PENYEBAB KECACATAN PADA PRODUK LEAF SPRING TIPE XXX DENGAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY FMEA (FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS) DI PT. XYZ
Pembimbing 1: Dr. RACHMAD HIDAYAT
Pembimbing 2: SABARUDIN AKHMAD M.T.
Abstrak (Raw): Pada umumnya perusahaan menghadapi masalah serius dalam mereduksi kecacat. Produk cacat yang tersalurkan dan dirasakan oleh pelanggan dapat menimbulkan kerugian bagi peusahaan. Bila situasi demikian tidak diatasi dengan segera, perusahaan akan kehilangan pelanggan potensialnya. Dengan adanya pengendalian kualitas (Quality Control) secara baik dan benar dalam proses produksi, maka akan mempengaruhi kepuasan pelanggan dan akan berdampak baik terhadap citra perusahaan. PT. Indospring Tbk. merupakan salah satu perusahaan otomotif dimana perusahaan ini yang memproduksi onderdil mobil berupa leaf spring dan coil spring dengan bahan baku utama adalah plat baja. Perusahaan melakukan proses produksi sesuai dengan pemesanan (job order). Produk leaf spring dan coil spring yang dihasilkan pada umumnya diekspor ke ke Jepang, Australia, Amerika dan negara-negara di Eropa. Kegagalan atau kecacatan dalam proses produksi tentunya sulit diprediksi dan dihindari. Jenis kecacatan yang terjadi pada umumnya berbeda beda, sesuai dengan jenis produk yang diproduksi dan sesuai dengan alur proses yang dilewati. Pada penelitian ini dilakukan pada produk leaf spring MSM 273 yang melalui tiga proses utama yaitu proses shearing, heating dan assembling. Dengan penggunaan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) diperoleh nilai maksimum Risk Priority Number sebesar 162 yang disebabkan oleh kecacatan Bow. Sementara apabila menggunakan Fuzzy FMEA dengan metode Mamdani pada cacat Bow, diperoleh nilai resiko maksimum dengan titik pusat (centroid) adalah 876. Dengan mempertimbangkan hal tersebut, perusahaan diharapkan mampu untuk segera melakukan perbaikan proses kerja untuk menghindari terjadinya defect pada proses produksi.
Abstrak (Clean): pada umumnya perusahaan menghadapi masalah serius dalam mereduksi kecacat produk cacat yang tersalurkan dan dirasakan oleh pelanggan dapat menimbulkan kerugian bagi peusahaan bila situasi demikian tidak diatasi dengan segera perusahaan akan kehilangan pelanggan potensialnya dengan adanya pengendalian kualitas quality control secara baik dan benar dalam proses produksi maka akan mempengaruhi kepuasan pelanggan dan akan berdampak baik terhadap citra perusahaan pt indospring tbk merupakan salah satu perusahaan otomotif dimana perusahaan ini yang memproduksi onderdil mobil berupa leaf spring dan coil spring dengan bahan baku utama adalah plat baja perusahaan melakukan proses produksi sesuai dengan pemesanan job order produk leaf spring dan coil spring yang dihasilkan pada umumnya diekspor ke ke jepang australia amerika dan negaranegara di eropa kegagalan atau kecacatan dalam proses produksi tentunya sulit diprediksi dan dihindari jenis kecacatan yang terjadi pada umumnya berbeda beda sesuai dengan jenis produk yang diproduksi dan sesuai dengan alur proses yang dilewati pada penelitian ini dilakukan pada produk leaf spring msm yang melalui tiga proses utama yaitu proses shearing heating dan assembling dengan penggunaan failure mode and effect analysis fmea diperoleh nilai maksimum risk priority number sebesar yang disebabkan oleh kecacatan bow sementara apabila menggunakan fuzzy fmea dengan metode mamdani pada cacat bow diperoleh nilai resiko maksimum dengan titik pusat centroid adalah dengan mempertimbangkan hal tersebut perusahaan diharapkan mampu untuk segera melakukan perbaikan proses kerja untuk menghindari terjadinya defect pada proses produksi
Abstrak (Stopwords Removed): umumnya perusahaan menghadapi masalah serius mereduksi kecacat produk cacat tersalurkan dirasakan pelanggan dapat menimbulkan kerugian bagi peusahaan bila situasi demikian diatasi segera perusahaan kehilangan pelanggan potensialnya adanya pengendalian kualitas quality control secara baik benar proses produksi mempengaruhi kepuasan pelanggan berdampak baik citra perusahaan pt indospring tbk salah satu perusahaan otomotif dimana perusahaan memproduksi onderdil mobil berupa leaf spring coil spring bahan baku utama plat baja perusahaan melakukan proses produksi sesuai pemesanan job order produk leaf spring coil spring dihasilkan umumnya diekspor jepang australia amerika negaranegara eropa kegagalan kecacatan proses produksi tentunya sulit diprediksi dihindari jenis kecacatan terjadi umumnya berbeda beda sesuai jenis produk diproduksi sesuai alur proses dilewati penelitian dilakukan produk leaf spring msm tiga proses utama proses shearing heating assembling penggunaan failure mode and effect analysis fmea diperoleh nilai maksimum risk priority number sebesar disebabkan kecacatan bow sementara apabila menggunakan fuzzy fmea metode mamdani cacat bow diperoleh nilai resiko maksimum titik pusat centroid mempertimbangkan tersebut perusahaan diharapkan mampu segera melakukan perbaikan proses kerja menghindari terjadinya defect proses produksi
Abstrak (Stemmed): umum usaha hadap masalah serius reduksi cacat produk cacat salur rasa langgan dapat timbul rugi bagi peusahaan bila situasi demikian atas segera usaha hilang langgan potensial ada kendali kualitas quality control cara baik benar proses produksi pengaruh puas langgan dampak baik citra usaha pt indospring tbk salah satu usaha otomotif mana usaha produksi onderdil mobil upa leaf spring coil spring bahan baku utama plat baja usaha laku proses produksi sesuai mesan job order produk leaf spring coil spring hasil umum ekspor jepang australia amerika negaranegara eropa gagal cacat proses produksi tentu sulit prediksi hindar jenis cacat jadi umum beda beda sesuai jenis produk produksi sesuai alur proses lewat teliti laku produk leaf spring msm tiga proses utama proses shearing heating assembling guna failure mode and effect analysis fmea oleh nilai maksimum risk priority number besar sebab cacat bow sementara apabila guna fuzzy fmea metode mamdani cacat bow oleh nilai resiko maksimum titik pusat centroid timbang sebut usaha harap mampu segera laku baik proses kerja hindar jadi defect proses produksi
Abstrak (Corrected): mum sara hadar marsala serious reduksi carat proud carat slur rash hangman apart timbal rug bag peusahaan bill situate domitian alas several sara hang hangman potential ada kendall kualitas quality control cara back bear proves produksi pengaruh puts hangman damp back citral sara pt indorsing bk salad sat sara otomotif mana sara produksi onderdil mobil up leaf spring coil spring bahai baku mama play baba sara lake proves produksi sexual mean job order proud leaf spring coil spring hail mum ensor jeans australia america negaranegara europa gaga carat proves produksi tent suit prediksi hinder penis carat jade mum bed bed sexual penis proud produksi sexual blur proves let elite lake proud leaf spring mom toga proves mama proves shearing heating assembling gun failure mode and effect analysis flea olen nilgai maximum risk priority number bear kebab carat bow sedentary arabia gun fuzzy flea metope madman carat bow olen nilgai resist maximum titis pusan centroid timing debut sara harp camp several lake back proves era hinder jade defect proves produksi
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'proses': 8, 'usaha': 7, 'cacat': 6, 'produksi': 6, 'spring': 5, 'produk': 4, 'umum': 3, 'langgan': 3, 'baik': 3, 'leaf': 3, 'laku': 3, 'sesuai': 3, 'segera': 2, 'coil': 2, 'utama': 2, 'hindar': 2, 'jenis': 2, 'jadi': 2, 'beda': 2, 'guna': 2, 'fmea': 2, 'oleh': 2, 'nilai': 2, 'maksimum': 2, 'bow': 2, 'hadap': 1, 'masalah': 1, 'serius': 1, 'reduksi': 1, 'salur': 1, 'rasa': 1, 'dapat': 1, 'timbul': 1, 'rugi': 1, 'bagi': 1, 'peusahaan': 1, 'bila': 1, 'situasi': 1, 'demikian': 1, 'atas': 1, 'hilang': 1, 'potensial': 1, 'ada': 1, 'kendali': 1, 'kualitas': 1, 'quality': 1, 'control': 1, 'cara': 1, 'benar': 1, 'pengaruh': 1, 'puas': 1, 'dampak': 1, 'citra': 1, 'pt': 1, 'indospring': 1, 'tbk': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'otomotif': 1, 'mana': 1, 'onderdil': 1, 'mobil': 1, 'upa': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'plat': 1, 'baja': 1, 'mesan': 1, 'job': 1, 'order': 1, 'hasil': 1, 'ekspor': 1, 'jepang': 1, 'australia': 1, 'amerika': 1, 'negaranegara': 1, 'eropa': 1, 'gagal': 1, 'tentu': 1, 'sulit': 1, 'prediksi': 1, 'alur': 1, 'lewat': 1, 'teliti': 1, 'msm': 1, 'tiga': 1, 'shearing': 1, 'heating': 1, 'assembling': 1, 'failure': 1, 'mode': 1, 'and': 1, 'effect': 1, 'analysis': 1, 'risk': 1, 'priority': 1, 'number': 1, 'besar': 1, 'sebab': 1, 'sementara': 1, 'apabila': 1, 'fuzzy': 1, 'metode': 1, 'mamdani': 1, 'resiko': 1, 'titik': 1, 'pusat': 1, 'centroid': 1, 'timbang': 1, 'sebut': 1, 'harap': 1, 'mampu': 1, 'kerja': 1, 'defect': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 25, 'in': 11, 'and': 10, 'is': 8, 'of': 8, 'to': 7, 'with': 7, 'company': 6, 'process': 6, 'spring': 5, 'will': 4, 'production': 4, 'products': 3, 'leaf': 3, 'disability': 3, 'general': 2, 'companies': 2, 'defects': 2, 'by': 2, 'customer': 2, 'such': 2, 'immediately': 2, 'that': 2, 'coil': 2, 'main': 2, 'accordance': 2, 'order': 2, 'produced': 2, 'failure': 2, 'avoid': 2, 'type': 2, 'this': 2, 'processes': 2, 'fmea': 2, 'maximum': 2, 'value': 2, 'risk': 2, 'bow': 2, 'face': 1, 'serious': 1, 'problems': 1, 'reducing': 1, 'defective': 1, 'distributed': 1, 'perceived': 1, 'can': 1, 'cause': 1, 'harm': 1, 'if': 1, 'a': 1, 'situation': 1, 'not': 1, 'addressed': 1, 'lose': 1, 'its': 1, 'potential': 1, 'customers': 1, 'quality': 1, 'control': 1, 'good': 1, 'right': 1, 'it': 1, 'affect': 1, 'satisfaction': 1, 'contribute': 1, 'image': 1, 'pt': 1, 'indospring': 1, 'tbk': 1, 'one': 1, 'automotive': 1, 'where': 1, 'manufactures': 1, 'auto': 1, 'parts': 1, 'as': 1, 'raw': 1, 'material': 1, 'steel': 1, 'platethe': 1, 'carries': 1, 'out': 1, 'job': 1, 'generally': 1, 'exported': 1, 'japan': 1, 'australia': 1, 'usa': 1, 'countries': 1, 'europe': 1, 'or': 1, 'certainly': 1, 'difficult': 1, 'predict': 1, 'occurs': 1, 'different': 1, 'according': 1, 'product': 1, 'flow': 1, 'skipped': 1, 'study': 1, 'conducted': 1, 'on': 1, 'msm': 1, 'through': 1, 'three': 1, 'namely': 1, 'shearing': 1, 'heating': 1, 'assembling': 1, 'use': 1, 'mode': 1, 'effect': 1, 'analysis': 1, 'obtained': 1, 'priority': 1, 'number': 1, 'caused': 1, 'while': 1, 'when': 1, 'using': 1, 'fuzzy': 1, 'mamdani': 1, 'method': 1, 'disabled': 1, 'center': 1, 'point': 1, 'centroid': 1, 'considering': 1, 'be': 1, 'able': 1, 'repair': 1, 'work': 1})
-------------------------------------------
--- Data #382 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Mertha Antika Sari
Judul: Pengembangan Instrumen ESMOCA untuk Pengukuran Sudut 3 Dimensi Alat Gerak Tubuh Bagian Atas untuk Perhitungan Biomekanika Kerja
Pembimbing 1: Anis Arendra,S.T.,M.Eng
Pembimbing 2: Sabarusin Akhmad, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Pengembangan instrumen ESMOCA (Ergonomi Sisman Motion Capture) pada generasi yang pertama mengalami beberapa kekurangan pada fungsi pengukuran sudut. Berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan sebelumnya terhadap instrument ESMOCA generasi pertama, didapatkanlah pengembangan-pengembangan yang akan dilakukan yaitu dengan mengubah dimensi pengukuran menjadi 3 dimensi, mampu mengukur bagian tubuh atas, dan dapat digunakan dalam perhitungan biomekanika kerja. Dibantu dengan software Matlab r2014a dilakukan pendekatan dengan menggunakan model simulasi yang sudah mampu menggambarkan gerakan dari subjek pengamatan. Pada tahap interpretasi data, dilakukan dengan analisis statistik, independent T-Test untuk membandingkan dua populasi data. Dilakukan dua pengujian statistik pada dua fungsi utama instrumen yaitu fungsi pengukuran dan didapatkan untuk fungsi pengukurasn dan fungsi perhitungan dapat digunakan dengan baik. Pengembangan instrument ESMOCA untuk pengukuran sudut 3 dimensi alat gerak tubuh bagian atas untuk perhitungan gaya dan momen biomekanika kerja dapat dilakukan. Dalam praktiknya dibutuhkan Sembilan sensor yang dipasang pada kedua telapak tangan, kedua lengan bawah, kedua lengan atas, kepala, punggung atas dan punggung bawah. Setiap sensor yang dipasang pada masing-masing sekmen tubuh tersebut mengirimkan koordinat yang tidak berarah sehingga perlu adanya sistem penyetabil dengan membuat sebuah model simulasi yang menggambarkan gerakan subjek pengamatan.
Kata kunci : Instrumen ESMOCA, Biomekanika, Kalibrasi, Sudut, independent Sample T-Test
Abstrak (Clean): pengembangan instrumen esmoca ergonomi sisman motion capture pada generasi yang pertama mengalami beberapa kekurangan pada fungsi pengukuran sudut berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan sebelumnya terhadap instrument esmoca generasi pertama didapatkanlah pengembanganpengembangan yang akan dilakukan yaitu dengan mengubah dimensi pengukuran menjadi dimensi mampu mengukur bagian tubuh atas dan dapat digunakan dalam perhitungan biomekanika kerja dibantu dengan software matlab ra dilakukan pendekatan dengan menggunakan model simulasi yang sudah mampu menggambarkan gerakan dari subjek pengamatan pada tahap interpretasi data dilakukan dengan analisis statistik independent ttest untuk membandingkan dua populasi data dilakukan dua pengujian statistik pada dua fungsi utama instrumen yaitu fungsi pengukuran dan didapatkan untuk fungsi pengukurasn dan fungsi perhitungan dapat digunakan dengan baik pengembangan instrument esmoca untuk pengukuran sudut dimensi alat gerak tubuh bagian atas untuk perhitungan gaya dan momen biomekanika kerja dapat dilakukan dalam praktiknya dibutuhkan sembilan sensor yang dipasang pada kedua telapak tangan kedua lengan bawah kedua lengan atas kepala punggung atas dan punggung bawah setiap sensor yang dipasang pada masingmasing sekmen tubuh tersebut mengirimkan koordinat yang tidak berarah sehingga perlu adanya sistem penyetabil dengan membuat sebuah model simulasi yang menggambarkan gerakan subjek pengamatan kata kunci instrumen esmoca biomekanika kalibrasi sudut independent sample ttest
Abstrak (Stopwords Removed): pengembangan instrumen esmoca ergonomi sisman motion capture generasi pertama mengalami beberapa kekurangan fungsi pengukuran sudut berdasarkan evaluasi dilakukan sebelumnya instrument esmoca generasi pertama didapatkanlah pengembanganpengembangan dilakukan mengubah dimensi pengukuran menjadi dimensi mampu mengukur bagian tubuh atas dapat digunakan perhitungan biomekanika kerja dibantu software matlab ra dilakukan pendekatan menggunakan model simulasi sudah mampu menggambarkan gerakan subjek pengamatan tahap interpretasi data dilakukan analisis statistik independent ttest membandingkan dua populasi data dilakukan dua pengujian statistik dua fungsi utama instrumen fungsi pengukuran didapatkan fungsi pengukurasn fungsi perhitungan dapat digunakan baik pengembangan instrument esmoca pengukuran sudut dimensi alat gerak tubuh bagian atas perhitungan gaya momen biomekanika kerja dapat dilakukan praktiknya dibutuhkan sembilan sensor dipasang kedua telapak tangan kedua lengan bawah kedua lengan atas kepala punggung atas punggung bawah setiap sensor dipasang masingmasing sekmen tubuh tersebut mengirimkan koordinat berarah perlu adanya sistem penyetabil membuat model simulasi menggambarkan gerakan subjek pengamatan kata kunci instrumen esmoca biomekanika kalibrasi sudut independent sample ttest
Abstrak (Stemmed): kembang instrumen esmoca ergonomi sisman motion capture generasi pertama alami beberapa kurang fungsi ukur sudut dasar evaluasi laku belum instrument esmoca generasi pertama dapat pengembanganpengembangan laku ubah dimensi ukur jadi dimensi mampu ukur bagi tubuh atas dapat guna hitung biomekanika kerja bantu software matlab ra laku dekat guna model simulasi sudah mampu gambar gera subjek amat tahap interpretasi data laku analisis statistik independent ttest banding dua populasi data laku dua uji statistik dua fungsi utama instrumen fungsi ukur dapat fungsi pengukurasn fungsi hitung dapat guna baik kembang instrument esmoca ukur sudut dimensi alat gerak tubuh bagi atas hitung gaya momen biomekanika kerja dapat laku praktik butuh sembilan sensor pasang dua telapak tangan dua lengan bawah dua lengan atas kepala punggung atas punggung bawah tiap sensor pasang masingmasing sekmen tubuh sebut kirim koordinat arah perlu ada sistem penyetabil buat model simulasi gambar gera subjek amat kata kunci instrumen esmoca biomekanika kalibrasi sudut independent sample ttest
Abstrak (Corrected): embank instrument smock ergonomic simon motion capture general pertain salami beberapa during fungi ukr shut dakar evaluate lake begum instrument smock general pertain apart pengembanganpengembangan lake bah dimension ukr jade dimension camp ukr bag tube alas apart gun hiding biomekanika era bantu software atlas ra lake dead gun model simulate judah camp sambar gera subject mat that interprets data lake analysis statistic independent test banding due popular data lake due uni statistic due fungi mama instrument fungi ukr apart fungi pengukurasn fungi hiding apart gun back embank instrument smock ukr shut dimension flat gera tube bag alas hiding gaya women biomekanika era apart lake prakrit butch serbian sensor padang due telapak tanga due longan away due longan alas kerala pugging alas pugging away tip sensor padang masingmasing semen tube debut kirin coordinate arab peru ada sister penyetabil but model simulate sambar gera subject mat data bunch instrument smock biomekanika kalibrasi shut independent sample test
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'laku': 6, 'dua': 6, 'fungsi': 5, 'ukur': 5, 'dapat': 5, 'esmoca': 4, 'atas': 4, 'instrumen': 3, 'sudut': 3, 'dimensi': 3, 'tubuh': 3, 'guna': 3, 'hitung': 3, 'biomekanika': 3, 'kembang': 2, 'generasi': 2, 'pertama': 2, 'instrument': 2, 'mampu': 2, 'bagi': 2, 'kerja': 2, 'model': 2, 'simulasi': 2, 'gambar': 2, 'gera': 2, 'subjek': 2, 'amat': 2, 'data': 2, 'statistik': 2, 'independent': 2, 'ttest': 2, 'sensor': 2, 'pasang': 2, 'lengan': 2, 'bawah': 2, 'punggung': 2, 'ergonomi': 1, 'sisman': 1, 'motion': 1, 'capture': 1, 'alami': 1, 'beberapa': 1, 'kurang': 1, 'dasar': 1, 'evaluasi': 1, 'belum': 1, 'pengembanganpengembangan': 1, 'ubah': 1, 'jadi': 1, 'bantu': 1, 'software': 1, 'matlab': 1, 'ra': 1, 'dekat': 1, 'sudah': 1, 'tahap': 1, 'interpretasi': 1, 'analisis': 1, 'banding': 1, 'populasi': 1, 'uji': 1, 'utama': 1, 'pengukurasn': 1, 'baik': 1, 'alat': 1, 'gerak': 1, 'gaya': 1, 'momen': 1, 'praktik': 1, 'butuh': 1, 'sembilan': 1, 'telapak': 1, 'tangan': 1, 'kepala': 1, 'tiap': 1, 'masingmasing': 1, 'sekmen': 1, 'sebut': 1, 'kirim': 1, 'koordinat': 1, 'arah': 1, 'perlu': 1, 'ada': 1, 'sistem': 1, 'penyetabil': 1, 'buat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'kalibrasi': 1, 'sample': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 11, 'instrument': 5, 'in': 5, 'and': 5, 'esmoca': 4, 'measurement': 4, 'function': 4, 'be': 4, 'by': 4, 'upper': 4, 'for': 4, 'development': 3, 'on': 3, 'to': 3, 'body': 3, 'can': 3, 'calculation': 3, 'biomechanics': 3, 'two': 3, 'both': 3, 'motion': 2, 'first': 2, 'generation': 2, 'dimensions': 2, 'able': 2, 'used': 2, 'work': 2, 'done': 2, 'simulation': 2, 'model': 2, 'movement': 2, 'subject': 2, 'observation': 2, 'data': 2, 'statistical': 2, 'independent': 2, 'ttest': 2, 'angle': 2, 'back': 2, 'each': 2, 'that': 2, 'a': 2, 'ergonomic': 1, 'sisman': 1, 'capture': 1, 'experienced': 1, 'some': 1, 'deficiencies': 1, 'angular': 1, 'based': 1, 'previous': 1, 'evaluations': 1, 'will': 1, 'made': 1, 'changing': 1, 'into': 1, 'measure': 1, 'parts': 1, 'assisted': 1, 'with': 1, 'matlab': 1, 'ra': 1, 'software': 1, 'is': 1, 'approach': 1, 'using': 1, 'which': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'describe': 1, 'from': 1, 'at': 1, 'interpretation': 1, 'stage': 1, 'conducted': 1, 'analysis': 1, 'compare': 1, 'populations': 1, 'tests': 1, 'were': 1, 'performed': 1, 'main': 1, 'functions': 1, 'obtained': 1, 'measuring': 1, 'well': 1, 'dimensional': 1, 'force': 1, 'moment': 1, 'practice': 1, 'it': 1, 'takes': 1, 'nine': 1, 'sensors': 1, 'mounted': 1, 'palms': 1, 'forearms': 1, 'arms': 1, 'head': 1, 'lower': 1, 'sensor': 1, 'installed': 1, 'segment': 1, 'sends': 1, 'nondirectional': 1, 'coordinates': 1, 'so': 1, 'need': 1, 'stabilizer': 1, 'system': 1, 'creating': 1, 'describes': 1, 'keywords': 1, 'calibration': 1, 'sample': 1})
-------------------------------------------
--- Data #383 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Khalif Rifqy R.
Judul: Analisis Usabilitas pada Mobile Banking (Studi kasus : Bank XXX)
Pembimbing 1: Mahrus K. Umami S.T., M.sc., P.hd
Pembimbing 2: Teguh Prasetyo S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Mobile Banking merupakan terobosan baru pada sebuah sistem perbankan dimana nasabah tidak perlu lagi melakukan layanan pada bank dengan datang langsung ke bank, namun menggunakan perangkat smartphone yang harus terhubung pada jaringan internet. Pada tahun 2015 nasabah di Indonesia sekitar 60 juta jiwa dari total penduduk Indonesia yang berjumlah kisaran 250 juta jiwa, namun pengguna Mobile Banking di Indonesia kurang lebih hanya 475.000. Kelebihan yang dimiliki oleh Mobile Banking Bank Mandiri diantaranya adalah melakukan transaksi tanpa harus melalui SMS Banking terlebih dahulu, melakukan transfer dengan nominal minimal 1 rupiah dan tanpa ada biaya tambahan untuk transfer sesame Bank Mandiri. Penelitian ini meneliti tentang usabilitas dari sebuah aplikasi Mobile Banking Bank Mandiri versi 1.0.8 melalui dua cara yakni dengan melakukan beberapa task atau tugas kepada responden, kemudian menyebar kuesioner kepada responden yang sama. Jenis partisipan yang digunakan sebagai responden adalah novice dan expert. Data diolah secara kuantitatif dan kualitatif, pada data kuantitatif menghitung nilai usabilitas pada 5 aspek Learnability, Efficiency, Memorability, Error, dan Satisfaction. Data kualitatif didapatkan dari open-ended question yakni kelebihan, kekurangan, dan usulan perbaikan. Usulan perbaikan tidak secara menah langsung dimasukkan sebagai bahan evaluasi, namun terlebih dahulu diolah dan dikategorikan
Abstrak (Clean): mobile banking merupakan terobosan baru pada sebuah sistem perbankan dimana nasabah tidak perlu lagi melakukan layanan pada bank dengan datang langsung ke bank namun menggunakan perangkat smartphone yang harus terhubung pada jaringan internet pada tahun nasabah di indonesia sekitar juta jiwa dari total penduduk indonesia yang berjumlah kisaran juta jiwa namun pengguna mobile banking di indonesia kurang lebih hanya kelebihan yang dimiliki oleh mobile banking bank mandiri diantaranya adalah melakukan transaksi tanpa harus melalui sms banking terlebih dahulu melakukan transfer dengan nominal minimal rupiah dan tanpa ada biaya tambahan untuk transfer sesame bank mandiri penelitian ini meneliti tentang usabilitas dari sebuah aplikasi mobile banking bank mandiri versi melalui dua cara yakni dengan melakukan beberapa task atau tugas kepada responden kemudian menyebar kuesioner kepada responden yang sama jenis partisipan yang digunakan sebagai responden adalah novice dan expert data diolah secara kuantitatif dan kualitatif pada data kuantitatif menghitung nilai usabilitas pada aspek learnability efficiency memorability error dan satisfaction data kualitatif didapatkan dari openended question yakni kelebihan kekurangan dan usulan perbaikan usulan perbaikan tidak secara menah langsung dimasukkan sebagai bahan evaluasi namun terlebih dahulu diolah dan dikategorikan
Abstrak (Stopwords Removed): mobile banking terobosan baru sistem perbankan dimana nasabah perlu lagi melakukan layanan bank datang langsung bank menggunakan perangkat smartphone harus terhubung jaringan internet tahun nasabah indonesia sekitar juta jiwa total penduduk indonesia berjumlah kisaran juta jiwa pengguna mobile banking indonesia kurang lebih kelebihan dimiliki mobile banking bank mandiri diantaranya melakukan transaksi harus sms banking terlebih dahulu melakukan transfer nominal minimal rupiah ada biaya tambahan transfer sesame bank mandiri penelitian meneliti tentang usabilitas aplikasi mobile banking bank mandiri versi dua cara yakni melakukan beberapa task tugas kepada responden menyebar kuesioner kepada responden sama jenis partisipan digunakan responden novice expert data diolah secara kuantitatif kualitatif data kuantitatif menghitung nilai usabilitas aspek learnability efficiency memorability error satisfaction data kualitatif didapatkan openended question yakni kelebihan kekurangan usulan perbaikan usulan perbaikan secara menah langsung dimasukkan bahan evaluasi terlebih dahulu diolah dikategorikan
Abstrak (Stemmed): mobile banking terobos baru sistem perban mana nasabah perlu lagi laku layan bank datang langsung bank guna perangkat smartphone harus hubung jaring internet tahun nasabah indonesia sekitar juta jiwa total duduk indonesia jumlah kisar juta jiwa guna mobile banking indonesia kurang lebih lebih milik mobile banking bank mandiri antara laku transaksi harus sms banking lebih dahulu laku transfer nominal minimal rupiah ada biaya tambah transfer sesame bank mandiri teliti teliti tentang usabilitas aplikasi mobile banking bank mandiri versi dua cara yakni laku beberapa task tugas kepada responden sebar kuesioner kepada responden sama jenis partisipan guna responden novice expert data olah cara kuantitatif kualitatif data kuantitatif hitung nilai usabilitas aspek learnability efficiency memorability error satisfaction data kualitatif dapat openended question yakni lebih kurang usul baik usul baik cara menah langsung masuk bahan evaluasi lebih dahulu olah kategori
Abstrak (Corrected): mobile banking throbs bar sister person mana casaba peru lag lake layman bank dating lansing bank gun perangkat smartphone harms hung caring internet thun casaba indonesia seminar jut jiva total dude indonesia mullah isar jut jiva gun mobile banking indonesia during leash leash milk mobile banking bank mandarin angara lake transaksi harms sums banking leash dahl lake transfer nominal minimal rupiah ada bay tambac transfer sesame bank mandarin elite elite tenting usability aplikasi mobile banking bank mandarin verse due cara yank lake beberapa task tugs keypad responded sear questioner keypad responded same penis parisian gun responded novice expert data blah cara kuantitatif kualitatif data kuantitatif hiding nilgai usability aspen learnability efficiency memorability error satisfaction data kualitatif apart openhanded question yank leash during usual back usual back cara mynah lansing mask bahai evaluate leash dahl blah category
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'banking': 5, 'bank': 5, 'lebih': 5, 'mobile': 4, 'laku': 4, 'guna': 3, 'indonesia': 3, 'mandiri': 3, 'cara': 3, 'responden': 3, 'data': 3, 'nasabah': 2, 'langsung': 2, 'harus': 2, 'juta': 2, 'jiwa': 2, 'kurang': 2, 'dahulu': 2, 'transfer': 2, 'teliti': 2, 'usabilitas': 2, 'yakni': 2, 'kepada': 2, 'olah': 2, 'kuantitatif': 2, 'kualitatif': 2, 'usul': 2, 'baik': 2, 'terobos': 1, 'baru': 1, 'sistem': 1, 'perban': 1, 'mana': 1, 'perlu': 1, 'lagi': 1, 'layan': 1, 'datang': 1, 'perangkat': 1, 'smartphone': 1, 'hubung': 1, 'jaring': 1, 'internet': 1, 'tahun': 1, 'sekitar': 1, 'total': 1, 'duduk': 1, 'jumlah': 1, 'kisar': 1, 'milik': 1, 'antara': 1, 'transaksi': 1, 'sms': 1, 'nominal': 1, 'minimal': 1, 'rupiah': 1, 'ada': 1, 'biaya': 1, 'tambah': 1, 'sesame': 1, 'tentang': 1, 'aplikasi': 1, 'versi': 1, 'dua': 1, 'beberapa': 1, 'task': 1, 'tugas': 1, 'sebar': 1, 'kuesioner': 1, 'sama': 1, 'jenis': 1, 'partisipan': 1, 'novice': 1, 'expert': 1, 'hitung': 1, 'nilai': 1, 'aspek': 1, 'learnability': 1, 'efficiency': 1, 'memorability': 1, 'error': 1, 'satisfaction': 1, 'dapat': 1, 'openended': 1, 'question': 1, 'menah': 1, 'masuk': 1, 'bahan': 1, 'evaluasi': 1, 'kategori': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'of': 9, 'to': 8, 'banking': 6, 'and': 6, 'a': 5, 'bank': 5, 'are': 5, 'mobile': 4, 'by': 4, 'is': 3, 'in': 3, 'on': 3, 'but': 3, 'indonesia': 3, 'mandiri': 3, 'data': 3, 'customers': 2, 'no': 2, 'about': 2, 'million': 2, 'people': 2, 'from': 2, 'advantages': 2, 'through': 2, 'first': 2, 'transfer': 2, 'tasks': 2, 'respondent': 2, 'as': 2, 'processed': 2, 'proposed': 2, 'new': 1, 'breakthrough': 1, 'system': 1, 'where': 1, 'longer': 1, 'need': 1, 'perform': 1, 'services': 1, 'coming': 1, 'directly': 1, 'using': 1, 'smartphone': 1, 'device': 1, 'that': 1, 'must': 1, 'be': 1, 'connected': 1, 'internet': 1, 'network': 1, 'total': 1, 'population': 1, 'which': 1, 'amounts': 1, 'users': 1, 'approximately': 1, 'only': 1, 'possessed': 1, 'conduct': 1, 'transactions': 1, 'without': 1, 'having': 1, 'sms': 1, 'with': 1, 'minimum': 1, 'rupiah': 1, 'additional': 1, 'fee': 1, 'for': 1, 'sesame': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'examines': 1, 'usability': 1, 'application': 1, 'version': 1, 'two': 1, 'ways': 1, 'doing': 1, 'some': 1, 'or': 1, 'then': 1, 'spread': 1, 'questionnaire': 1, 'same': 1, 'types': 1, 'participants': 1, 'who': 1, 'used': 1, 'respondents': 1, 'novice': 1, 'expert': 1, 'quantitatively': 1, 'qualitatively': 1, 'quantitative': 1, 'calculate': 1, 'value': 1, 'reusability': 1, 'aspects': 1, 'learnability': 1, 'efficiency': 1, 'memorability': 1, 'error': 1, 'satisfaction': 1, 'qualitative': 1, 'obtained': 1, 'openended': 1, 'question': 1, 'disadvantages': 1, 'improvement': 1, 'improvements': 1, 'not': 1, 'straightforwardly': 1, 'included': 1, 'an': 1, 'evaluation': 1, 'material': 1, 'categorized': 1})
-------------------------------------------
--- Data #384 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Prilli Dwi firliani
Judul: Faktor- faktor yang mempengaruhi kelayakan pemberian kredit Pemilikan Rumah (KPR)
Pembimbing 1: Trisita Novianti, S.TP. M.T
Pembimbing 2: Mahrus Khoirul Umami Ph.D
Abstrak (Raw): Kredit adalah semua jenis pinjaman yang harus dibayar kembali bersama bunganya oleh peminjam sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati . Perkembangan pemberian kredit yang tidak menggembirakan bagi pihak bank adalah apabila kredit yang diberikannya mengalami tunggakan atau terjadi kredit macet. Kredit sendiri terdiri dari bermacam macam jenis kredit diantaranya KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dinilai sangat strategis bagi pelaku perbankan karena menjanjikan keuntungan yang tinggi. KPR Bank Tabungan Negara (BTN) Bangkalan memiliki banyak debitur KPR. Untuk menghindari kredit macet pada KPR dilakukan analisis berdasarkan data yang data dengan menggunakan metode analisis diskriminan. Metode ini digunakan untuk mengetahui angka ketepatan dari debitur apakah mengalami kredit lancar atau macet. Penelitian ini bertujuan untuk membuat fungsi diskriminan untuk mengetahui kelayakan pemberian kredit sehingga dapat diketahui debitur akan mengalami kredit lancar atau macet. Data debitur KPR di bangkalan sebanyak 343 debitur dan beberapa diantaranya mengalami kredit macet. Dengan adanya analisis diskiriminan ini diharapkan dapat memprediksi calon debitur apakah layak atau tidak dalam pemberian kredit sehingga debitur tidak mengalami kredi macet.
Kata kunci : Kredit,Analisis Diskriminan.
Abstrak (Clean): kredit adalah semua jenis pinjaman yang harus dibayar kembali bersama bunganya oleh peminjam sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati perkembangan pemberian kredit yang tidak menggembirakan bagi pihak bank adalah apabila kredit yang diberikannya mengalami tunggakan atau terjadi kredit macet kredit sendiri terdiri dari bermacam macam jenis kredit diantaranya kpr kredit pemilikan rumah kredit pemilikan rumah kpr dinilai sangat strategis bagi pelaku perbankan karena menjanjikan keuntungan yang tinggi kpr bank tabungan negara btn bangkalan memiliki banyak debitur kpr untuk menghindari kredit macet pada kpr dilakukan analisis berdasarkan data yang data dengan menggunakan metode analisis diskriminan metode ini digunakan untuk mengetahui angka ketepatan dari debitur apakah mengalami kredit lancar atau macet penelitian ini bertujuan untuk membuat fungsi diskriminan untuk mengetahui kelayakan pemberian kredit sehingga dapat diketahui debitur akan mengalami kredit lancar atau macet data debitur kpr di bangkalan sebanyak debitur dan beberapa diantaranya mengalami kredit macet dengan adanya analisis diskiriminan ini diharapkan dapat memprediksi calon debitur apakah layak atau tidak dalam pemberian kredit sehingga debitur tidak mengalami kredi macet kata kunci kreditanalisis diskriminan
Abstrak (Stopwords Removed): kredit semua jenis pinjaman harus dibayar kembali bersama bunganya peminjam sesuai perjanjian disepakati perkembangan pemberian kredit menggembirakan bagi pihak bank apabila kredit diberikannya mengalami tunggakan terjadi kredit macet kredit sendiri terdiri bermacam macam jenis kredit diantaranya kpr kredit pemilikan rumah kredit pemilikan rumah kpr dinilai sangat strategis bagi pelaku perbankan menjanjikan keuntungan tinggi kpr bank tabungan negara btn bangkalan memiliki banyak debitur kpr menghindari kredit macet kpr dilakukan analisis berdasarkan data data menggunakan metode analisis diskriminan metode digunakan mengetahui angka ketepatan debitur apakah mengalami kredit lancar macet penelitian bertujuan membuat fungsi diskriminan mengetahui kelayakan pemberian kredit dapat diketahui debitur mengalami kredit lancar macet data debitur kpr bangkalan sebanyak debitur beberapa diantaranya mengalami kredit macet adanya analisis diskiriminan diharapkan dapat memprediksi calon debitur apakah layak pemberian kredit debitur mengalami kredi macet kata kunci kreditanalisis diskriminan
Abstrak (Stemmed): kredit semua jenis pinjam harus bayar kembali sama bunga pinjam sesuai janji pakat kembang beri kredit gembira bagi pihak bank apabila kredit beri alami tunggak jadi kredit macet kredit sendiri diri macam macam jenis kredit antara kpr kredit milik rumah kredit milik rumah kpr nilai sangat strategis bagi laku perban janji untung tinggi kpr bank tabung negara btn bangkal milik banyak debitur kpr hindar kredit macet kpr laku analisis dasar data data guna metode analisis diskriminan metode guna tahu angka tepat debitur apakah alami kredit lancar macet teliti tuju buat fungsi diskriminan tahu layak beri kredit dapat tahu debitur alami kredit lancar macet data debitur kpr bangkal banyak debitur beberapa antara alami kredit macet ada analisis diskiriminan harap dapat prediksi calon debitur apakah layak beri kredit debitur alami kredi macet kata kunci kreditanalisis diskriminan
Abstrak (Corrected): credit sea penis ninja harms boyar cembali same bung ninja sexual kanji part embank bert credit gambia bag pick bank arabia credit bert salami tunggak jade credit mace credit sending dirt madam madam penis credit angara apr credit milk rumal credit milk rumal apr nilgai sang strategic bag lake person kanji unsung ting apr bank tabuing megara bin bangka milk banyan debit apr hinder credit mace apr lake analysis dakar data data gun metope analysis discriminant metope gun tau bangka teat debit halakah salami credit lancer mace elite juju but fungi discriminant tau kayak bert credit apart tau debit salami credit lancer mace data debit apr bangka banyan debit beberapa angara salami credit mace ada analysis diskiriminan harp apart prediksi salon debit halakah kayak bert credit debit salami red mace data bunch kreditanalisis discriminant
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kredit': 14, 'debitur': 7, 'macet': 6, 'kpr': 6, 'alami': 5, 'beri': 4, 'milik': 3, 'analisis': 3, 'data': 3, 'diskriminan': 3, 'tahu': 3, 'jenis': 2, 'pinjam': 2, 'janji': 2, 'bagi': 2, 'bank': 2, 'macam': 2, 'antara': 2, 'rumah': 2, 'laku': 2, 'bangkal': 2, 'banyak': 2, 'guna': 2, 'metode': 2, 'apakah': 2, 'lancar': 2, 'layak': 2, 'dapat': 2, 'semua': 1, 'harus': 1, 'bayar': 1, 'kembali': 1, 'sama': 1, 'bunga': 1, 'sesuai': 1, 'pakat': 1, 'kembang': 1, 'gembira': 1, 'pihak': 1, 'apabila': 1, 'tunggak': 1, 'jadi': 1, 'sendiri': 1, 'diri': 1, 'nilai': 1, 'sangat': 1, 'strategis': 1, 'perban': 1, 'untung': 1, 'tinggi': 1, 'tabung': 1, 'negara': 1, 'btn': 1, 'hindar': 1, 'dasar': 1, 'angka': 1, 'tepat': 1, 'teliti': 1, 'tuju': 1, 'buat': 1, 'fungsi': 1, 'beberapa': 1, 'ada': 1, 'diskiriminan': 1, 'harap': 1, 'prediksi': 1, 'calon': 1, 'kredi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'kreditanalisis': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'credit': 14, 'the': 14, 'of': 10, 'is': 8, 'to': 6, 'in': 5, 'or': 4, 'it': 4, 'analysis': 4, 'that': 4, 'discriminant': 4, 'debtor': 4, 'with': 3, 'bad': 3, 'debtors': 3, 'data': 3, 'this': 3, 'be': 2, 'for': 2, 'mortgages': 2, 'kpr': 2, 'bangkal': 2, 'mortgage': 2, 'method': 2, 'determine': 2, 'whether': 2, 'a': 2, 'so': 2, 'experience': 2, 'loss': 2, 'not': 2, 'any': 1, 'type': 1, 'loan': 1, 'repaid': 1, 'interest': 1, 'by': 1, 'borrower': 1, 'accordance': 1, 'agreed': 1, 'agreement': 1, 'unfavorable': 1, 'development': 1, 'banks': 1, 'if': 1, 'arrears': 1, 'there': 1, 'itself': 1, 'consists': 1, 'various': 1, 'types': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'home': 1, 'ownership': 1, 'housing': 1, 'loans': 1, 'considered': 1, 'very': 1, 'strategic': 1, 'perpetrators': 1, 'banking': 1, 'because': 1, 'promises': 1, 'high': 1, 'profits': 1, 'bank': 1, 'tabung': 1, 'negara': 1, 'btn': 1, 'has': 1, 'many': 1, 'avoid': 1, 'debts': 1, 'conducted': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'using': 1, 'used': 1, 'accuracy': 1, 'experiencing': 1, 'smoothly': 1, 'stuck': 1, 'study': 1, 'aims': 1, 'create': 1, 'function': 1, 'feasibility': 1, 'giving': 1, 'can': 1, 'known': 1, 'will': 1, 'smooth': 1, 'are': 1, 'and': 1, 'some': 1, 'them': 1, 'have': 1, 'expected': 1, 'predict': 1, 'candidate': 1, 'feasible': 1, 'provision': 1, 'does': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #385 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Achmad Antonio
Judul: RANCANG BANGUN MESIN INJEKSI RECYCLE PLASTIK HDPE DAN PENGARUH KARAKTERISASI TEMPERATURE PEMANASAN, WAKTU PEMANASAN TERHADAP KECEPATAN INJEKSI
Pembimbing 1: Mu'alim, S.T.,M.T
Pembimbing 2: Anis Arendra, S.T.,M.Eng
Abstrak (Raw): Mesin injeksi merupakan salah satu proses mesin yang paling banyak digunakan dalam pembuatan recycle produk plastik yang telah berkembang menjadi salah satu mesin teknologi recycle. Mesin injeksi merupakan salah satu mesin yang diminati dibidang manufaktur industry karena dapat memproduksi komponen plastik yang kompleks dan berbentuk, dengan akurasi dimensi yang baik dan waktu siklus yang sangat singkat. Penelitian ini melakukan perancangan pembuatan mesin recycle injection machine yang kompleks, sederhana dan berskala home industry, portable (dapat digunakan dan dipindahkan dimana saja), dengan biaya yang murah. Proses kedua setelah pembuatan mesin injeksi adalah pengukuran injection rate, Untuk mengetahui injection rate perlu adanya desain of experiment pengaturan faktor atau parameter yang dapat mempengaruhi fase – fase dalam proses injeksi seperti paremeter suhu (Heating temperature), waktu pemanasan (holding time).
Abstrak (Clean): mesin injeksi merupakan salah satu proses mesin yang paling banyak digunakan dalam pembuatan recycle produk plastik yang telah berkembang menjadi salah satu mesin teknologi recycle mesin injeksi merupakan salah satu mesin yang diminati dibidang manufaktur industry karena dapat memproduksi komponen plastik yang kompleks dan berbentuk dengan akurasi dimensi yang baik dan waktu siklus yang sangat singkat penelitian ini melakukan perancangan pembuatan mesin recycle injection machine yang kompleks sederhana dan berskala home industry portable dapat digunakan dan dipindahkan dimana saja dengan biaya yang murah proses kedua setelah pembuatan mesin injeksi adalah pengukuran injection rate untuk mengetahui injection rate perlu adanya desain of experiment pengaturan faktor atau parameter yang dapat mempengaruhi fase – fase dalam proses injeksi seperti paremeter suhu heating temperature waktu pemanasan holding time
Abstrak (Stopwords Removed): mesin injeksi salah satu proses mesin paling banyak digunakan pembuatan recycle produk plastik berkembang menjadi salah satu mesin teknologi recycle mesin injeksi salah satu mesin diminati dibidang manufaktur industry dapat memproduksi komponen plastik kompleks berbentuk akurasi dimensi baik waktu siklus sangat singkat penelitian melakukan perancangan pembuatan mesin recycle injection machine kompleks sederhana berskala home industry portable dapat digunakan dipindahkan dimana biaya murah proses kedua pembuatan mesin injeksi pengukuran injection rate mengetahui injection rate perlu adanya desain of experiment pengaturan faktor parameter dapat mempengaruhi fase – fase proses injeksi paremeter suhu heating temperature waktu pemanasan holding time
Abstrak (Stemmed): mesin injeksi salah satu proses mesin paling banyak guna buat recycle produk plastik kembang jadi salah satu mesin teknologi recycle mesin injeksi salah satu mesin mati bidang manufaktur industry dapat produksi komponen plastik kompleks bentuk akurasi dimensi baik waktu siklus sangat singkat teliti laku ancang buat mesin recycle injection machine kompleks sederhana skala home industry portable dapat guna pindah mana biaya murah proses dua buat mesin injeksi ukur injection rate tahu injection rate perlu ada desain of experiment atur faktor parameter dapat pengaruh fase fase proses injeksi paremeter suhu heating temperature waktu panas holding time
Abstrak (Corrected): resin injeksi salad sat proves resin paling banyan gun but recycle proud plastic embank jade salad sat resin teknologi recycle resin injeksi salad sat resin math biding manufacture industry apart produksi component plastic kopeks bent auras dimension back want skills sang dingbat elite lake dancing but resin recycle injection machine kopeks sederhana skald home industry portable apart gun pindar mana bay mural proves due but resin injeksi ukr injection rate tau injection rate peru ada detain of experiment amur factor parameter apart pengaruh face face proves injeksi parameter sulu heating temperature want pants holding time
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mesin': 7, 'injeksi': 4, 'salah': 3, 'satu': 3, 'proses': 3, 'buat': 3, 'recycle': 3, 'dapat': 3, 'injection': 3, 'guna': 2, 'plastik': 2, 'industry': 2, 'kompleks': 2, 'waktu': 2, 'rate': 2, 'fase': 2, 'paling': 1, 'banyak': 1, 'produk': 1, 'kembang': 1, 'jadi': 1, 'teknologi': 1, 'mati': 1, 'bidang': 1, 'manufaktur': 1, 'produksi': 1, 'komponen': 1, 'bentuk': 1, 'akurasi': 1, 'dimensi': 1, 'baik': 1, 'siklus': 1, 'sangat': 1, 'singkat': 1, 'teliti': 1, 'laku': 1, 'ancang': 1, 'machine': 1, 'sederhana': 1, 'skala': 1, 'home': 1, 'portable': 1, 'pindah': 1, 'mana': 1, 'biaya': 1, 'murah': 1, 'dua': 1, 'ukur': 1, 'tahu': 1, 'perlu': 1, 'ada': 1, 'desain': 1, 'of': 1, 'experiment': 1, 'atur': 1, 'faktor': 1, 'parameter': 1, 'pengaruh': 1, 'paremeter': 1, 'suhu': 1, 'heating': 1, 'temperature': 1, 'panas': 1, 'holding': 1, 'time': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'injection': 7, 'machine': 7, 'of': 7, 'is': 4, 'and': 4, 'one': 3, 'process': 3, 'in': 3, 'recycle': 3, 'can': 3, 'a': 3, 'most': 2, 'used': 2, 'making': 2, 'plastic': 2, 'it': 2, 'complex': 2, 'design': 2, 'rate': 2, 'to': 2, 'parameters': 2, 'temperature': 2, 'widely': 1, 'product': 1, 'which': 1, 'has': 1, 'developed': 1, 'into': 1, 'technology': 1, 'desirable': 1, 'machines': 1, 'industrial': 1, 'manufacturing': 1, 'because': 1, 'produce': 1, 'shaped': 1, 'components': 1, 'with': 1, 'good': 1, 'dimensional': 1, 'accuracy': 1, 'very': 1, 'short': 1, 'cycle': 1, 'times': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'undertakes': 1, 'simple': 1, 'homescale': 1, 'portable': 1, 'be': 1, 'moved': 1, 'anywhere': 1, 'at': 1, 'low': 1, 'cost': 1, 'second': 1, 'after': 1, 'manufacture': 1, 'measurement': 1, 'know': 1, 'necessary': 1, 'experiment': 1, 'setting': 1, 'factors': 1, 'or': 1, 'that': 1, 'affect': 1, 'phases': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'heating': 1, 'holding': 1, 'time': 1})
-------------------------------------------
--- Data #386 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Imam Daelami
Judul: Meningkatkan Kualitas Fisik Nata De Soya dengan Metode Rancangan Faktorial 3^3 (Studi Kasus : IKM Tahu Kediri)
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Ida Lumintu, S.T., M.T., Ph.D
Abstrak (Raw): Whey yang sering diabaikan dapat dimanfaatkan menjadi produk Nata de Soya, tetapi dalam pembuatan Nata de Soya diperlukan takaran komposisi yang optimal untuk menghasilkan Nata de Soya yang berkualitas. Metode yang digunakan rancangan percobaan faktorial 33 yang terdiri 27 kombinasi perlakuan dari 3 faktor A yaitu air rebusan kecambah kacang hijau dengan level berat kecambah 35 gr, 50 gr dan 65 gr. Faktor B adalah umur whey dengan level 1 hari, 2 hari dan 3 hari. Faktor C merupakan Lama fermentasi dengan level 10 hari, 12 hari dan 14 hari. Respon yang diamati adalah dimensi (tebal) dan berat nata de soya. Parameter lain yang diamati yaitu tekstur (kekenyalan) dengan melibatkan 30 responden untuk menilai 27 hasil perlakuan. Diperoleh hasil bahwa faktor A, C, AC dan ABC berpengaruh signifikan terhadap dimensi (tebal) dan berat pada Nata de Soya, Sedangkan faktor B, AB dan BC tidak berpengaruh signifikan terhadap dimensi (tebal) dan berat. Kombinasi faktor A, B, C, AB, AC, BC dan ABC tidak berpengaruh signifikan terhadap respon kekenyalan Nata de Soya. Kombinasi yang memiliki nilai rata rata tebal terbesar terdapat pada pada kombinasi berat kecambah 65 dan lama fermentasi 14 hari memiliki nilai tebal sebesar 3,39422 cm, sedangkan kombinasi berat kecambah 50 dan lama fermentasi 10 hari memiliki nilai berat yaitu sebesar 251,667gr.
Abstrak (Clean): whey yang sering diabaikan dapat dimanfaatkan menjadi produk nata de soya tetapi dalam pembuatan nata de soya diperlukan takaran komposisi yang optimal untuk menghasilkan nata de soya yang berkualitas metode yang digunakan rancangan percobaan faktorial yang terdiri kombinasi perlakuan dari faktor a yaitu air rebusan kecambah kacang hijau dengan level berat kecambah gr gr dan gr faktor b adalah umur whey dengan level hari hari dan hari faktor c merupakan lama fermentasi dengan level hari hari dan hari respon yang diamati adalah dimensi tebal dan berat nata de soya parameter lain yang diamati yaitu tekstur kekenyalan dengan melibatkan responden untuk menilai hasil perlakuan diperoleh hasil bahwa faktor a c ac dan abc berpengaruh signifikan terhadap dimensi tebal dan berat pada nata de soya sedangkan faktor b ab dan bc tidak berpengaruh signifikan terhadap dimensi tebal dan berat kombinasi faktor a b c ab ac bc dan abc tidak berpengaruh signifikan terhadap respon kekenyalan nata de soya kombinasi yang memiliki nilai rata rata tebal terbesar terdapat pada pada kombinasi berat kecambah dan lama fermentasi hari memiliki nilai tebal sebesar cm sedangkan kombinasi berat kecambah dan lama fermentasi hari memiliki nilai berat yaitu sebesar gr
Abstrak (Stopwords Removed): whey sering diabaikan dapat dimanfaatkan menjadi produk nata de soya pembuatan nata de soya diperlukan takaran komposisi optimal menghasilkan nata de soya berkualitas metode digunakan rancangan percobaan faktorial terdiri kombinasi perlakuan faktor a air rebusan kecambah kacang hijau level berat kecambah gr gr gr faktor b umur whey level hari hari hari faktor c lama fermentasi level hari hari hari respon diamati dimensi tebal berat nata de soya parameter lain diamati tekstur kekenyalan melibatkan responden menilai hasil perlakuan diperoleh hasil faktor a c ac abc berpengaruh signifikan dimensi tebal berat nata de soya sedangkan faktor b ab bc berpengaruh signifikan dimensi tebal berat kombinasi faktor a b c ab ac bc abc berpengaruh signifikan respon kekenyalan nata de soya kombinasi memiliki nilai rata rata tebal terbesar terdapat kombinasi berat kecambah lama fermentasi hari memiliki nilai tebal sebesar cm sedangkan kombinasi berat kecambah lama fermentasi hari memiliki nilai berat sebesar gr
Abstrak (Stemmed): whey sering abai dapat manfaat jadi produk nata de soya buat nata de soya perlu takar komposisi optimal hasil nata de soya kualitas metode guna rancang coba faktorial diri kombinasi laku faktor a air rebus kecambah kacang hijau level berat kecambah gr gr gr faktor b umur whey level hari hari hari faktor c lama fermentasi level hari hari hari respon amat dimensi tebal berat nata de soya parameter lain amat tekstur kenyal libat responden nilai hasil laku oleh hasil faktor a c ac abc pengaruh signifikan dimensi tebal berat nata de soya sedang faktor b ab bc pengaruh signifikan dimensi tebal berat kombinasi faktor a b c ab ac bc abc pengaruh signifikan respon kenyal nata de soya kombinasi milik nilai rata rata tebal besar dapat kombinasi berat kecambah lama fermentasi hari milik nilai tebal besar cm sedang kombinasi berat kecambah lama fermentasi hari milik nilai berat besar gr
Abstrak (Corrected): whey seeing alai apart manat jade proud data de soya but data de soya peru taker komposisi optimal hail data de soya kualitas metope gun dancing coma factorial dirt kombinasi lake factor a air rebus kecambah facing hijack level beat kecambah gr gr gr factor b amur whey level hard hard hard factor c lama ferments level hard hard hard respond mat dimension teal beat data de soya parameter lain mat tester kenya libau responded nilgai hail lake olen hail factor a c ac arc pengaruh significant dimension teal beat data de soya sedan factor b ab be pengaruh significant dimension teal beat kombinasi factor a b c ab ac be arc pengaruh significant respond kenya data de soya kombinasi milk nilgai rata rata teal bear apart kombinasi beat kecambah lama ferments hard milk nilgai teal bear cm sedan kombinasi beat kecambah lama ferments hard milk nilgai beat bear gr
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'hari': 8, 'berat': 7, 'nata': 6, 'de': 6, 'soya': 6, 'faktor': 6, 'kombinasi': 5, 'tebal': 5, 'kecambah': 4, 'gr': 4, 'nilai': 4, 'hasil': 3, 'a': 3, 'level': 3, 'b': 3, 'c': 3, 'lama': 3, 'fermentasi': 3, 'dimensi': 3, 'pengaruh': 3, 'signifikan': 3, 'milik': 3, 'besar': 3, 'whey': 2, 'dapat': 2, 'laku': 2, 'respon': 2, 'amat': 2, 'kenyal': 2, 'ac': 2, 'abc': 2, 'sedang': 2, 'ab': 2, 'bc': 2, 'rata': 2, 'sering': 1, 'abai': 1, 'manfaat': 1, 'jadi': 1, 'produk': 1, 'buat': 1, 'perlu': 1, 'takar': 1, 'komposisi': 1, 'optimal': 1, 'kualitas': 1, 'metode': 1, 'guna': 1, 'rancang': 1, 'coba': 1, 'faktorial': 1, 'diri': 1, 'air': 1, 'rebus': 1, 'kacang': 1, 'hijau': 1, 'umur': 1, 'parameter': 1, 'lain': 1, 'tekstur': 1, 'libat': 1, 'responden': 1, 'oleh': 1, 'cm': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 15, 'the': 11, 'and': 11, 'days': 7, 'nata': 6, 'de': 6, 'soya': 6, 'a': 6, 'weight': 6, 'combination': 5, 'thickness': 5, 'is': 4, 'factor': 4, 'on': 4, 'with': 3, 'grams': 3, 'b': 3, 'c': 3, 'length': 3, 'fermentation': 3, 'dimension': 3, 'significant': 3, 'effect': 3, 'has': 3, 'value': 3, 'whey': 2, 'to': 2, 'treatment': 2, 'factors': 2, 'sprouts': 2, 'level': 2, 'observed': 2, 'elasticity': 2, 'that': 2, 'ac': 2, 'abc': 2, 'have': 2, 'while': 2, 'ab': 2, 'bc': 2, 'no': 2, 'often': 1, 'ignored': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'utilized': 1, 'into': 1, 'product': 1, 'but': 1, 'in': 1, 'making': 1, 'required': 1, 'optimal': 1, 'dosage': 1, 'composition': 1, 'produce': 1, 'quality': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'factorial': 1, 'experimental': 1, 'design': 1, 'comprised': 1, 'three': 1, 'water': 1, 'stew': 1, 'green': 1, 'bean': 1, 'heavy': 1, 'levels': 1, 'day': 1, 'responses': 1, 'are': 1, 'other': 1, 'parameters': 1, 'were': 1, 'texture': 1, 'involving': 1, 'respondents': 1, 'assess': 1, 'results': 1, 'result': 1, 'shows': 1, 'had': 1, 'response': 1, 'largest': 1, 'mean': 1, 'seedling': 1, 'cm': 1, 'sprout': 1, 'gr': 1})
-------------------------------------------
--- Data #387 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Achmad Agung Ferrianto
Judul: Penerapan Rekayasa Nilai Pada Pembangunan Gedung SDN Sambongrejo 1 Bojonegoro (Studi Kasus: Cv.Jasa Karya Engineering)
Pembimbing 1: Imron Kuswandi S.T. M.T
Pembimbing 2: Samsul Amar S.T.M.Sc
Abstrak (Raw): ABSTRAK
ACHMAD AGUNG FERRIANTO: Penerapan Rekayasa Nilai Pada Pembangunan Gedung Sdn Sambongrejo 1 Bojonegoro (Studi Kasus : Cv Jasa Karya Engineering)
Setiap tahun, pembangunan gedung dilakukan oleh pemerintah kota di setiap daerah. Pembangunan ini dilakukan bertujuan untuk pembaruan sebuah bangunan agar dapat berdiri kokoh dan tidak terjadi kerusakan yang menyebabkan sebuah kecelakaan. Adapun beberapa komponen material yang menimbulkan biaya besar yaitu material rangka atap dan kusen. Hal ini dikarenakan harga material pada komponen tersebut sangat besar. Maka dari itu dibutuhkan adanya penerepan rekayasa nilai agar biaya-biaya yang tidak diperlukan dapat diminimalisir dengan memunculkan kriteria dan alternatif yang kemudian dilakukan pembobotan dengan metode AHP. Dari penerapan rekayasa nilai didapatkan alternatif material dimana hal tersebut dapat dilihat dari alternatif terpilih yang mempunyai value (nilai) tertinggi. pada kusen didapatkan alternatif material aluminium sebesar 0,00000000621 dan rangka atap didapatkan alternatif material besi wf sebesar 0,00000000129.
Kata Kunci : material, rekayasa nilai, AHP, bobot, alternatif, value
Abstrak (Clean): abstrak achmad agung ferrianto penerapan rekayasa nilai pada pembangunan gedung sdn sambongrejo bojonegoro studi kasus cv jasa karya engineering setiap tahun pembangunan gedung dilakukan oleh pemerintah kota di setiap daerah pembangunan ini dilakukan bertujuan untuk pembaruan sebuah bangunan agar dapat berdiri kokoh dan tidak terjadi kerusakan yang menyebabkan sebuah kecelakaan adapun beberapa komponen material yang menimbulkan biaya besar yaitu material rangka atap dan kusen hal ini dikarenakan harga material pada komponen tersebut sangat besar maka dari itu dibutuhkan adanya penerepan rekayasa nilai agar biayabiaya yang tidak diperlukan dapat diminimalisir dengan memunculkan kriteria dan alternatif yang kemudian dilakukan pembobotan dengan metode ahp dari penerapan rekayasa nilai didapatkan alternatif material dimana hal tersebut dapat dilihat dari alternatif terpilih yang mempunyai value nilai tertinggi pada kusen didapatkan alternatif material aluminium sebesar dan rangka atap didapatkan alternatif material besi wf sebesar kata kunci material rekayasa nilai ahp bobot alternatif value
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak achmad agung ferrianto penerapan rekayasa nilai pembangunan gedung sdn sambongrejo bojonegoro studi kasus cv jasa karya engineering setiap tahun pembangunan gedung dilakukan pemerintah kota setiap daerah pembangunan dilakukan bertujuan pembaruan bangunan dapat berdiri kokoh terjadi kerusakan menyebabkan kecelakaan adapun beberapa komponen material menimbulkan biaya besar material rangka atap kusen dikarenakan harga material komponen tersebut sangat besar dibutuhkan adanya penerepan rekayasa nilai biayabiaya diperlukan dapat diminimalisir memunculkan kriteria alternatif dilakukan pembobotan metode ahp penerapan rekayasa nilai didapatkan alternatif material dimana tersebut dapat dilihat alternatif terpilih mempunyai value nilai tertinggi kusen didapatkan alternatif material aluminium sebesar rangka atap didapatkan alternatif material besi wf sebesar kata kunci material rekayasa nilai ahp bobot alternatif value
Abstrak (Stemmed): abstrak achmad agung ferrianto terap rekayasa nilai bangun gedung sdn sambongrejo bojonegoro studi kasus cv jasa karya engineering tiap tahun bangun gedung laku perintah kota tiap daerah bangun laku tuju baru bangun dapat diri kokoh jadi rusa sebab celaka adapun beberapa komponen material timbul biaya besar material rangka atap kusen karena harga material komponen sebut sangat besar butuh ada penerepan rekayasa nilai biayabiaya perlu dapat diminimalisir muncul kriteria alternatif laku bobot metode ahp terap rekayasa nilai dapat alternatif material mana sebut dapat lihat alternatif pilih punya value nilai tinggi kusen dapat alternatif material aluminium besar rangka atap dapat alternatif material besi wf besar kata kunci material rekayasa nilai ahp bobot alternatif value
Abstrak (Corrected): abstract ahmad aging ferrianto trap rekayasa nilgai bangui dung son sambongrejo bojonegoro study ass ca casa karma engineering tip thun bangui dung lake perineal koto tip sarah bangui lake juju bar bangui apart dirt ooh jade rush kebab clara adapt beberapa component material timbal bay bear material bangka tap used arena hard material component debut sang bear butch ada penerepan rekayasa nilgai biayabiaya peru apart diminimalisir munch criteria alternative lake robot metope ah trap rekayasa nilgai apart alternative material mana debut apart that alternative pilch puny value nilgai ting used apart alternative material aluminum bear bangka tap apart alternative material best of bear data bunch material rekayasa nilgai ah robot alternative value
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'material': 7, 'dapat': 6, 'alternatif': 6, 'nilai': 5, 'rekayasa': 4, 'bangun': 4, 'besar': 4, 'laku': 3, 'terap': 2, 'gedung': 2, 'tiap': 2, 'komponen': 2, 'rangka': 2, 'atap': 2, 'kusen': 2, 'sebut': 2, 'bobot': 2, 'ahp': 2, 'value': 2, 'abstrak': 1, 'achmad': 1, 'agung': 1, 'ferrianto': 1, 'sdn': 1, 'sambongrejo': 1, 'bojonegoro': 1, 'studi': 1, 'kasus': 1, 'cv': 1, 'jasa': 1, 'karya': 1, 'engineering': 1, 'tahun': 1, 'perintah': 1, 'kota': 1, 'daerah': 1, 'tuju': 1, 'baru': 1, 'diri': 1, 'kokoh': 1, 'jadi': 1, 'rusa': 1, 'sebab': 1, 'celaka': 1, 'adapun': 1, 'beberapa': 1, 'timbul': 1, 'biaya': 1, 'karena': 1, 'harga': 1, 'sangat': 1, 'butuh': 1, 'ada': 1, 'penerepan': 1, 'biayabiaya': 1, 'perlu': 1, 'diminimalisir': 1, 'muncul': 1, 'kriteria': 1, 'metode': 1, 'mana': 1, 'lihat': 1, 'pilih': 1, 'punya': 1, 'tinggi': 1, 'aluminium': 1, 'besi': 1, 'wf': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'of': 7, 'value': 7, 'material': 7, 'is': 6, 'engineering': 5, 'alternative': 5, 'in': 4, 'and': 4, 'an': 4, 'building': 3, 'by': 3, 'a': 3, 'to': 3, 'that': 3, 'application': 2, 'development': 2, 'this': 2, 'cause': 2, 'large': 2, 'on': 2, 'it': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'ahp': 2, 'from': 2, 'frame': 2, 'obtained': 2, 'abstract': 1, 'achmad': 1, 'agung': 1, 'ferrianto': 1, 'sdn': 1, 'sambongrejo': 1, 'bojonegoro': 1, 'case': 1, 'study': 1, 'cv': 1, 'jasa': 1, 'karya': 1, 'every': 1, 'year': 1, 'construction': 1, 'done': 1, 'city': 1, 'government': 1, 'each': 1, 'region': 1, 'aimed': 1, 'at': 1, 'renewing': 1, 'order': 1, 'stand': 1, 'firmly': 1, 'not': 1, 'damage': 1, 'resulting': 1, 'accident': 1, 'as': 1, 'for': 1, 'some': 1, 'components': 1, 'cost': 1, 'roofing': 1, 'frames': 1, 'because': 1, 'price': 1, 'component': 1, 'very': 1, 'therefore': 1, 'necessary': 1, 'have': 1, 'advancement': 1, 'so': 1, 'unnecessary': 1, 'costs': 1, 'minimized': 1, 'generating': 1, 'criteria': 1, 'alternatives': 1, 'which': 1, 'are': 1, 'then': 1, 'weighted': 1, 'method': 1, 'there': 1, 'where': 1, 'seen': 1, 'selected': 1, 'has': 1, 'highest': 1, 'aluminum': 1, 'roof': 1, 'wf': 1, 'iron': 1, 'keywords': 1, 'weight': 1})
-------------------------------------------
--- Data #388 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: FADILUDDIN
Judul: ANALISIS PENGELOLAAN PRODUKSI BATIK DENGAN MENGGUNAKAN METODE VALUE STREAM MAPPING DAN SIMULASI ARENA (STUDI KASUS : UKM BATIK PANCAWARNA, PAMEKASAN)
Pembimbing 1: IDA LUMINTU S.T., M.T., Ph.D
Pembimbing 2: IMRON KUSWANDI S.T., M.T
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Batik merupakan salah satu karya seni yang paling terkemuka di Indonesia yang diakui oleh Dunia melalui United Nations Educational Scientific and Cultural Organization pada tanggal 2 oktober 2009 sebagai intangible cultural heritage of humanity. Berdasarkan hal tersebut, perkembangan batik semakin hari semaking meningkat. Namun dalam proses produksinya, proses pembuatan batik masih ditengarai belum efektif dan efisien. Oleh karena itu diperlukan upaya untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas dengan cara meminimasi waste yang dihasilkan pada proses pembuatan batik. Kegiatan pada penelitian ini meliputi beberapa langkah. Langkah pertama, membuat value stream mapping berdasarkan seven waste dan merangking menggunakan kuesioner perengkingan waste. Pada proses pembuatan batik cap di UKM Batik Pancawarna ditemukan beberapa waste mulai dari rangking tertinggi sampai terkecil yaitu menunggu, gerakan tidak perlu, transportasi berlebih, persediaan yang tidak perlu, proses yang tidak sesuai, cacat dan produksi berlebih. Value added ratio dari proses pembuatan batik cap adalah 68,41%. Langkah kedua yaitu mencari alternatif perbaikan dari proses pembuatan batik dengan menggunakan simulasi Arena. Hasil dari tiga alternatif yang dibuat bahwa alternatif 13 lebih baik dari pada alternatif yang lainnya karena memberikan output yang oplimal dari alternatif lain lembar dengan utilitas yang baik.
Kata kunci : batik, efektif, efisien, waste, value stream mapping dan simulasi Arena.
Abstrak (Clean): abstrak batik merupakan salah satu karya seni yang paling terkemuka di indonesia yang diakui oleh dunia melalui united nations educational scientific and cultural organization pada tanggal oktober sebagai intangible cultural heritage of humanity berdasarkan hal tersebut perkembangan batik semakin hari semaking meningkat namun dalam proses produksinya proses pembuatan batik masih ditengarai belum efektif dan efisien oleh karena itu diperlukan upaya untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas dengan cara meminimasi waste yang dihasilkan pada proses pembuatan batik kegiatan pada penelitian ini meliputi beberapa langkah langkah pertama membuat value stream mapping berdasarkan seven waste dan merangking menggunakan kuesioner perengkingan waste pada proses pembuatan batik cap di ukm batik pancawarna ditemukan beberapa waste mulai dari rangking tertinggi sampai terkecil yaitu menunggu gerakan tidak perlu transportasi berlebih persediaan yang tidak perlu proses yang tidak sesuai cacat dan produksi berlebih value added ratio dari proses pembuatan batik cap adalah langkah kedua yaitu mencari alternatif perbaikan dari proses pembuatan batik dengan menggunakan simulasi arena hasil dari tiga alternatif yang dibuat bahwa alternatif lebih baik dari pada alternatif yang lainnya karena memberikan output yang oplimal dari alternatif lain lembar dengan utilitas yang baik kata kunci batik efektif efisien waste value stream mapping dan simulasi arena
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak batik salah satu karya seni paling terkemuka indonesia diakui dunia united nations educational scientific and cultural organization tanggal oktober intangible cultural heritage of humanity berdasarkan tersebut perkembangan batik semakin hari semaking meningkat proses produksinya proses pembuatan batik masih ditengarai belum efektif efisien diperlukan upaya meningkatkan efisiensi efektifitas cara meminimasi waste dihasilkan proses pembuatan batik kegiatan penelitian meliputi beberapa langkah langkah pertama membuat value stream mapping berdasarkan seven waste merangking menggunakan kuesioner perengkingan waste proses pembuatan batik cap ukm batik pancawarna ditemukan beberapa waste mulai rangking tertinggi terkecil menunggu gerakan perlu transportasi berlebih persediaan perlu proses sesuai cacat produksi berlebih value added ratio proses pembuatan batik cap langkah kedua mencari alternatif perbaikan proses pembuatan batik menggunakan simulasi arena hasil tiga alternatif dibuat alternatif lebih baik alternatif lainnya memberikan output oplimal alternatif lain lembar utilitas baik kata kunci batik efektif efisien waste value stream mapping simulasi arena
Abstrak (Stemmed): abstrak batik salah satu karya seni paling muka indonesia aku dunia united nations educational scientific and cultural organization tanggal oktober intangible cultural heritage of humanity dasar sebut kembang batik makin hari making tingkat proses produksi proses buat batik masih tengara belum efektif efisien perlu upaya tingkat efisiensi efektifitas cara meminimasi waste hasil proses buat batik giat teliti liput beberapa langkah langkah pertama buat value stream mapping dasar seven waste rangking guna kuesioner perengkingan waste proses buat batik cap ukm batik pancawarna temu beberapa waste mulai rangking tinggi kecil tunggu gera perlu transportasi lebih sedia perlu proses sesuai cacat produksi lebih value added ratio proses buat batik cap langkah dua cari alternatif baik proses buat batik guna simulasi arena hasil tiga alternatif buat alternatif lebih baik alternatif lain beri output oplimal alternatif lain lembar utilitas baik kata kunci batik efektif efisien waste value stream mapping simulasi arena
Abstrak (Corrected): abstract batik salad sat karma send paling make indonesia au dulia united nations educational scientific and cultural organization tanga october intangible cultural heritage of humanity dakar debut embank batik making hard making dingbat proves produksi proves but batik mash angara begum efektif elision peru pay dingbat efisiensi efektifitas cara meminimasi waste hail proves but batik gift elite lieut beberapa bangka bangka pertain but value stream mapping dakar seven waste ranking gun questioner perengkingan waste proves but batik cap um batik pancawarna temp beberapa waste mule ranking ting cecil tungus gera peru transports leash media peru proves sexual carat produksi leash value added ratio proves but batik cap bangka due care alternative back proves but batik gun simulate arena hail toga alternative but alternative leash back alternative lain bert output optimal alternative lain lumbar utility back data bunch batik efektif elision waste value stream mapping simulate arena
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'batik': 9, 'proses': 7, 'buat': 7, 'waste': 5, 'alternatif': 5, 'perlu': 3, 'langkah': 3, 'value': 3, 'lebih': 3, 'baik': 3, 'cultural': 2, 'dasar': 2, 'tingkat': 2, 'produksi': 2, 'efektif': 2, 'efisien': 2, 'hasil': 2, 'beberapa': 2, 'stream': 2, 'mapping': 2, 'rangking': 2, 'guna': 2, 'cap': 2, 'simulasi': 2, 'arena': 2, 'lain': 2, 'abstrak': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'karya': 1, 'seni': 1, 'paling': 1, 'muka': 1, 'indonesia': 1, 'aku': 1, 'dunia': 1, 'united': 1, 'nations': 1, 'educational': 1, 'scientific': 1, 'and': 1, 'organization': 1, 'tanggal': 1, 'oktober': 1, 'intangible': 1, 'heritage': 1, 'of': 1, 'humanity': 1, 'sebut': 1, 'kembang': 1, 'makin': 1, 'hari': 1, 'making': 1, 'masih': 1, 'tengara': 1, 'belum': 1, 'upaya': 1, 'efisiensi': 1, 'efektifitas': 1, 'cara': 1, 'meminimasi': 1, 'giat': 1, 'teliti': 1, 'liput': 1, 'pertama': 1, 'seven': 1, 'kuesioner': 1, 'perengkingan': 1, 'ukm': 1, 'pancawarna': 1, 'temu': 1, 'mulai': 1, 'tinggi': 1, 'kecil': 1, 'tunggu': 1, 'gera': 1, 'transportasi': 1, 'sedia': 1, 'sesuai': 1, 'cacat': 1, 'added': 1, 'ratio': 1, 'dua': 1, 'cari': 1, 'tiga': 1, 'beri': 1, 'output': 1, 'oplimal': 1, 'lembar': 1, 'utilitas': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'of': 10, 'batik': 9, 'is': 8, 'process': 7, 'in': 6, 'and': 6, 'making': 6, 'waste': 5, 'to': 4, 'alternative': 4, 'by': 3, 'on': 3, 'an': 3, 'it': 3, 'value': 3, 'cultural': 2, 'based': 2, 'this': 2, 'production': 2, 'effective': 2, 'efficient': 2, 'step': 2, 'a': 2, 'stream': 2, 'mapping': 2, 'using': 2, 'from': 2, 'that': 2, 'unnecessary': 2, 'arena': 2, 'simulation': 2, 'one': 1, 'most': 1, 'prominent': 1, 'works': 1, 'art': 1, 'indonesia': 1, 'recognized': 1, 'world': 1, 'through': 1, 'united': 1, 'nations': 1, 'educational': 1, 'scientific': 1, 'organization': 1, 'october': 1, 'as': 1, 'intangible': 1, 'heritage': 1, 'humanity': 1, 'development': 1, 'increasingly': 1, 'day': 1, 'increases': 1, 'however': 1, 'still': 1, 'suspected': 1, 'not': 1, 'therefore': 1, 'necessary': 1, 'effort': 1, 'improve': 1, 'efficiency': 1, 'effectiveness': 1, 'minimizing': 1, 'generated': 1, 'activities': 1, 'study': 1, 'include': 1, 'several': 1, 'steps': 1, 'first': 1, 'create': 1, 'seven': 1, 'raise': 1, 'debriefing': 1, 'questionnaire': 1, 'cap': 1, 'ukm': 1, 'pancawarna': 1, 'found': 1, 'some': 1, 'ranging': 1, 'highest': 1, 'smallest': 1, 'rank': 1, 'waiting': 1, 'movement': 1, 'excessive': 1, 'transportation': 1, 'supplies': 1, 'inappropriate': 1, 'defect': 1, 'excess': 1, 'added': 1, 'ratio': 1, 'second': 1, 'find': 1, 'improvement': 1, 'result': 1, 'three': 1, 'alternatives': 1, 'made': 1, 'better': 1, 'than': 1, 'other': 1, 'because': 1, 'gives': 1, 'oplimal': 1, 'output': 1, 'another': 1, 'sheet': 1, 'with': 1, 'good': 1, 'utility': 1, 'keyword': 1})
-------------------------------------------
--- Data #389 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Safitri Puji Lestari
Judul: PENGEMBANGAN INSTRUMEN ESMOCA UNTUK PENGUKURAN SUDUT 3 DIMENSI ALAT GERAK TUBUH BAGIAN ATAS UNTUK ASSESSMENT SUDUT RULA
Pembimbing 1: Sabarudin Akhmad, S.T., M.T
Pembimbing 2: Anis Arendra, S.T., M.Eng
Abstrak (Raw): Perkembangan teknologi mampu memberikan pengembangan dalam proses pengukuran pada bidang ergonomi. Motion capture adalah salah satu upaya untuk mendeteksi gerak pada suatu objek atau responden. Penelitian ini dilakukan untuk pengukuran sudut 3 dimensi alat gerak tubuh bagian atas untuk assessment sudut RULA, dimana hasil pengukuran instrumen esMOCA dibandingkan dengan hasil pengukuran busur derajat dan water pas untuk kegiatan kalibrasi. Beberapa perangkat keras dan lunak dibutuhkan sebagai bahan dasar pengembangan instrumentasi diantaranya yaitu sensor MPU6050 Accelerometer / Gyroscope, Software Arduino, Software Matrix Laboratory (Matlab) r2014a. Perangkat-perangkat tersebut dikombinasikan sebagai kontrol pengukuran yang diimplementasikan pada anggota gerak tubuh bagian atas manusia. Data diolah dengan menggunakan analisis statistik yaitu independent samples t-test untuk mengetahui perbandingan hasil pengukuran sudut 3 dimensi alat gerak tubuh bagian atas untuk assessment sudut RULA antara menggunakan instrumen esMOCA dengan alat ukur water pas dan menggunakan instrumen esMOCA dengan alat ukur busur derajat. Hasil uji statistik menggunakan independent samples t-test terdapat nilai F sebesar 0,008 dengan p-value sebesar 0,928 karena nilai p-value berada di atas 0,05 maka dapat dikatakan bahwa tidak ada perbedaan varians pada data sudut X dari instrumen esMOCA dan water pas. Sedangkan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,979 dimana nilai sig (2-tailed) lebih besar dari 0,05 maka terima H0 sehingga dapat dikatakan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara output instrumen esMOCA dengan water pas.
Abstrak (Clean): perkembangan teknologi mampu memberikan pengembangan dalam proses pengukuran pada bidang ergonomi motion capture adalah salah satu upaya untuk mendeteksi gerak pada suatu objek atau responden penelitian ini dilakukan untuk pengukuran sudut dimensi alat gerak tubuh bagian atas untuk assessment sudut rula dimana hasil pengukuran instrumen esmoca dibandingkan dengan hasil pengukuran busur derajat dan water pas untuk kegiatan kalibrasi beberapa perangkat keras dan lunak dibutuhkan sebagai bahan dasar pengembangan instrumentasi diantaranya yaitu sensor mpu accelerometer gyroscope software arduino software matrix laboratory matlab ra perangkatperangkat tersebut dikombinasikan sebagai kontrol pengukuran yang diimplementasikan pada anggota gerak tubuh bagian atas manusia data diolah dengan menggunakan analisis statistik yaitu independent samples ttest untuk mengetahui perbandingan hasil pengukuran sudut dimensi alat gerak tubuh bagian atas untuk assessment sudut rula antara menggunakan instrumen esmoca dengan alat ukur water pas dan menggunakan instrumen esmoca dengan alat ukur busur derajat hasil uji statistik menggunakan independent samples ttest terdapat nilai f sebesar dengan pvalue sebesar karena nilai pvalue berada di atas maka dapat dikatakan bahwa tidak ada perbedaan varians pada data sudut x dari instrumen esmoca dan water pas sedangkan nilai sig tailed sebesar dimana nilai sig tailed lebih besar dari maka terima h sehingga dapat dikatakan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara output instrumen esmoca dengan water pas
Abstrak (Stopwords Removed): perkembangan teknologi mampu memberikan pengembangan proses pengukuran bidang ergonomi motion capture salah satu upaya mendeteksi gerak objek responden penelitian dilakukan pengukuran sudut dimensi alat gerak tubuh bagian atas assessment sudut rula dimana hasil pengukuran instrumen esmoca dibandingkan hasil pengukuran busur derajat water pas kegiatan kalibrasi beberapa perangkat keras lunak dibutuhkan bahan dasar pengembangan instrumentasi diantaranya sensor mpu accelerometer gyroscope software arduino software matrix laboratory matlab ra perangkatperangkat tersebut dikombinasikan kontrol pengukuran diimplementasikan anggota gerak tubuh bagian atas manusia data diolah menggunakan analisis statistik independent samples ttest mengetahui perbandingan hasil pengukuran sudut dimensi alat gerak tubuh bagian atas assessment sudut rula antara menggunakan instrumen esmoca alat ukur water pas menggunakan instrumen esmoca alat ukur busur derajat hasil uji statistik menggunakan independent samples ttest terdapat nilai f sebesar pvalue sebesar nilai pvalue berada atas dapat dikatakan ada perbedaan varians data sudut x instrumen esmoca water pas sedangkan nilai sig tailed sebesar dimana nilai sig tailed lebih besar terima h dapat dikatakan ada perbedaan signifikan antara output instrumen esmoca water pas
Abstrak (Stemmed): kembang teknologi mampu beri kembang proses ukur bidang ergonomi motion capture salah satu upaya deteksi gerak objek responden teliti laku ukur sudut dimensi alat gerak tubuh bagi atas assessment sudut rula mana hasil ukur instrumen esmoca banding hasil ukur busur derajat water pas giat kalibrasi beberapa perangkat keras lunak butuh bahan dasar kembang instrumentasi antara sensor mpu accelerometer gyroscope software arduino software matrix laboratory matlab ra perangkatperangkat sebut kombinasi kontrol ukur implementasi anggota gerak tubuh bagi atas manusia data olah guna analisis statistik independent samples ttest tahu banding hasil ukur sudut dimensi alat gerak tubuh bagi atas assessment sudut rula antara guna instrumen esmoca alat ukur water pas guna instrumen esmoca alat ukur busur derajat hasil uji statistik guna independent samples ttest dapat nilai f besar pvalue besar nilai pvalue ada atas dapat kata ada beda varians data sudut x instrumen esmoca water pas sedang nilai sig tailed besar mana nilai sig tailed lebih besar terima h dapat kata ada beda signifikan antara output instrumen esmoca water pas
Abstrak (Corrected): embank teknologi camp bert embank proves ukr biding ergonomic motion capture salad sat pay detest gera objet responded elite lake ukr shut dimension flat gera tube bag alas assessment shut rule mana hail ukr instrument smock banding hail ukr busy derajat water pas gift kalibrasi beberapa perangkat eras lunar butch bahai dakar embank instrumental angara sensor mu accelerometer gyroscope software arguing software matrix laboratory atlas ra perangkatperangkat debut kombinasi control ukr implements angora gera tube bag alas amnesia data blah gun analysis statistic independent samples test tau banding hail ukr shut dimension flat gera tube bag alas assessment shut rule angara gun instrument smock flat ukr water pas gun instrument smock flat ukr busy derajat hail uni statistic gun independent samples test apart nilgai f bear value bear nilgai value ada alas apart data ada bed variant data shut x instrument smock water pas sedan nilgai sig tailed bear mana nilgai sig tailed leash bear terms h apart data ada bed significant angara output instrument smock water pas
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ukur': 8, 'sudut': 5, 'instrumen': 5, 'esmoca': 5, 'gerak': 4, 'alat': 4, 'atas': 4, 'hasil': 4, 'water': 4, 'pas': 4, 'guna': 4, 'nilai': 4, 'besar': 4, 'kembang': 3, 'tubuh': 3, 'bagi': 3, 'antara': 3, 'dapat': 3, 'ada': 3, 'dimensi': 2, 'assessment': 2, 'rula': 2, 'mana': 2, 'banding': 2, 'busur': 2, 'derajat': 2, 'software': 2, 'data': 2, 'statistik': 2, 'independent': 2, 'samples': 2, 'ttest': 2, 'pvalue': 2, 'kata': 2, 'beda': 2, 'sig': 2, 'tailed': 2, 'teknologi': 1, 'mampu': 1, 'beri': 1, 'proses': 1, 'bidang': 1, 'ergonomi': 1, 'motion': 1, 'capture': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'upaya': 1, 'deteksi': 1, 'objek': 1, 'responden': 1, 'teliti': 1, 'laku': 1, 'giat': 1, 'kalibrasi': 1, 'beberapa': 1, 'perangkat': 1, 'keras': 1, 'lunak': 1, 'butuh': 1, 'bahan': 1, 'dasar': 1, 'instrumentasi': 1, 'sensor': 1, 'mpu': 1, 'accelerometer': 1, 'gyroscope': 1, 'arduino': 1, 'matrix': 1, 'laboratory': 1, 'matlab': 1, 'ra': 1, 'perangkatperangkat': 1, 'sebut': 1, 'kombinasi': 1, 'kontrol': 1, 'implementasi': 1, 'anggota': 1, 'manusia': 1, 'olah': 1, 'analisis': 1, 'tahu': 1, 'uji': 1, 'f': 1, 'varians': 1, 'x': 1, 'sedang': 1, 'lebih': 1, 'terima': 1, 'h': 1, 'signifikan': 1, 'output': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'is': 12, 'of': 9, 'instrument': 9, 'the': 7, 'measuring': 5, 'for': 5, 'esmoca': 5, 'and': 5, 'angle': 4, 'with': 4, 'water': 4, 'pas': 4, 'in': 3, 'measure': 3, 'upper': 3, 'movement': 3, 'result': 3, 'as': 3, 'using': 3, 'value': 3, 'developing': 2, 'motion': 2, 'three': 2, 'dimension': 2, 'limb': 2, 'rula': 2, 'assessment': 2, 'degree': 2, 'arch': 2, 'software': 2, 'human': 2, 'statistic': 2, 'independent': 2, 'samples': 2, 'ttest': 2, 'pvalue': 2, 'could': 2, 'be': 2, 'asserted': 2, 'there': 2, 'no': 2, 'difference': 2, 'sig': 2, 'tailed': 2, 'technology': 1, 'development': 1, 'give': 1, 'ergonomic': 1, 'capture': 1, 'one': 1, 'efforts': 1, 'to': 1, 'detect': 1, 'an': 1, 'object': 1, 'or': 1, 'respondent': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'done': 1, 'compared': 1, 'calibration': 1, 'some': 1, 'hardware': 1, 'are': 1, 'consuct': 1, 'base': 1, 'substance': 1, 'instrumentation': 1, 'such': 1, 'mpu': 1, 'accelerometer': 1, 'gyroscope': 1, 'arduino': 1, 'matrix': 1, 'laboratory': 1, 'matlab': 1, 'ra': 1, 'equipment': 1, 'mentioned': 1, 'combined': 1, 'control': 1, 'which': 1, 'implemented': 1, 'on': 1, 'limbs': 1, 'body': 1, 'data': 1, 'processed': 1, 'analysis': 1, 'that': 1, 'knowing': 1, 'comparison': 1, 'experiment': 1, 'use': 1, 'obtain': 1, 'f': 1, 'because': 1, 'above': 1, 'so': 1, 'variance': 1, 'x': 1, 'point': 1, 'while': 1, 'wherein': 1, 'bigger': 1, 'than': 1, 'then': 1, 'h': 1, 'accepted': 1, 'therefor': 1, 'significant': 1, 'between': 1, 'output': 1})
-------------------------------------------
--- Data #390 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Dita Kumalasari
Judul: OPTIMASI MULTIRESPON PADA PROSES BUBUT BESI ST42 DENGAN MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI DAN RESPONSE SURFACE METHODOLOGY (RSM)
Pembimbing 1: Teguh Prasetyo, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Samsul Amar, S.T., M.Sc.
Abstrak (Raw): Mesin bubut merupakan suatu mesin perkakas yang digunakan untuk memotong benda yang diputar yaitu dengan pemakanan benda kerja yang sayatannya dilakukan dengan cara memutar benda kerja dan dikenakan pada pahat yang digerakkan secara translasi sejajar dengan sumbu putar dari benda kerja. Pada penelitian ini material yang digunakan adalah besi ST42 sedangkan pahat yang akan digunakan yaitu pahat HSS (high speed steels). Pada proses permesinan bubut manual terdapat beberapa parameter permesinan yang akan digunakan yaitu kecepatan potong, gerak pemakanan serta kedalaman potong. Parameter permesinan tersebut dipilih berdasarkan karakteristik material yang akan digunakan dan pahat yang digunakan karena parameter tersebut akan mempengaruhi dari kualitas produk yang akan dihasilkan dari proses permesinan. Parameter permesinan yang tinggi dapat menyebabkan pahat mudah aus dan permukaan material menjadi kasar sehingga akan berdampak pada kualitas produk. . Maka dari itu perlu di ketahui kombinasi parameter yang optimal untuk meminimalkan keausan pahat dan kekasaran permukaan pada proses permesinan. agar diperoleh tingkat keausan pahat dan kekasaran permukaan yang rendah maka parameter permesinan yang terpilih adalah kecepatan spindel 900 rpm gerak pemakanan 0,0450 mm/rev dan kedalaman potong sebesar 0,8 mm sehingga akan menghasilkan nilai keausan pahat yang optimal sebesar 0,1967 mm dan nilai kekasaran permukaan sebesar 1,4889 ?m.
Kata Kunci: Mesin Bubut, Parameter, Keausan, Kekasaran Permukaan, Optimal.
Abstrak (Clean): mesin bubut merupakan suatu mesin perkakas yang digunakan untuk memotong benda yang diputar yaitu dengan pemakanan benda kerja yang sayatannya dilakukan dengan cara memutar benda kerja dan dikenakan pada pahat yang digerakkan secara translasi sejajar dengan sumbu putar dari benda kerja pada penelitian ini material yang digunakan adalah besi st sedangkan pahat yang akan digunakan yaitu pahat hss high speed steels pada proses permesinan bubut manual terdapat beberapa parameter permesinan yang akan digunakan yaitu kecepatan potong gerak pemakanan serta kedalaman potong parameter permesinan tersebut dipilih berdasarkan karakteristik material yang akan digunakan dan pahat yang digunakan karena parameter tersebut akan mempengaruhi dari kualitas produk yang akan dihasilkan dari proses permesinan parameter permesinan yang tinggi dapat menyebabkan pahat mudah aus dan permukaan material menjadi kasar sehingga akan berdampak pada kualitas produk maka dari itu perlu di ketahui kombinasi parameter yang optimal untuk meminimalkan keausan pahat dan kekasaran permukaan pada proses permesinan agar diperoleh tingkat keausan pahat dan kekasaran permukaan yang rendah maka parameter permesinan yang terpilih adalah kecepatan spindel rpm gerak pemakanan mmrev dan kedalaman potong sebesar mm sehingga akan menghasilkan nilai keausan pahat yang optimal sebesar mm dan nilai kekasaran permukaan sebesar m kata kunci mesin bubut parameter keausan kekasaran permukaan optimal
Abstrak (Stopwords Removed): mesin bubut mesin perkakas digunakan memotong benda diputar pemakanan benda kerja sayatannya dilakukan cara memutar benda kerja dikenakan pahat digerakkan secara translasi sejajar sumbu putar benda kerja penelitian material digunakan besi st sedangkan pahat digunakan pahat hss high speed steels proses permesinan bubut manual terdapat beberapa parameter permesinan digunakan kecepatan potong gerak pemakanan kedalaman potong parameter permesinan tersebut dipilih berdasarkan karakteristik material digunakan pahat digunakan parameter tersebut mempengaruhi kualitas produk dihasilkan proses permesinan parameter permesinan tinggi dapat menyebabkan pahat mudah aus permukaan material menjadi kasar berdampak kualitas produk perlu ketahui kombinasi parameter optimal meminimalkan keausan pahat kekasaran permukaan proses permesinan diperoleh tingkat keausan pahat kekasaran permukaan rendah parameter permesinan terpilih kecepatan spindel rpm gerak pemakanan mmrev kedalaman potong sebesar mm menghasilkan nilai keausan pahat optimal sebesar mm nilai kekasaran permukaan sebesar m kata kunci mesin bubut parameter keausan kekasaran permukaan optimal
Abstrak (Stemmed): mesin bubut mesin perkakas guna potong benda putar makan benda kerja sayat laku cara putar benda kerja kena pahat gerak cara translasi sejajar sumbu putar benda kerja teliti material guna besi st sedang pahat guna pahat hss high speed steels proses mesin bubut manual dapat beberapa parameter mesin guna cepat potong gerak makan dalam potong parameter mesin sebut pilih dasar karakteristik material guna pahat guna parameter sebut pengaruh kualitas produk hasil proses mesin parameter mesin tinggi dapat sebab pahat mudah aus muka material jadi kasar dampak kualitas produk perlu tahu kombinasi parameter optimal minimal aus pahat kasar muka proses mesin oleh tingkat aus pahat kasar muka rendah parameter mesin pilih cepat spindel rpm gerak makan mmrev dalam potong besar mm hasil nilai aus pahat optimal besar mm nilai kasar muka besar m kata kunci mesin bubut parameter aus kasar muka optimal
Abstrak (Corrected): resin butut resin perkakas gun voting bend put mayan bend era sadat lake cara put bend era ken phat gera cara translate sejajar sumba put bend era elite material gun best st sedan phat gun phat his high speed steels proves resin butut manual apart beberapa parameter resin gun eat voting gera mayan dream voting parameter resin debut pilch dakar karakteristik material gun phat gun parameter debut pengaruh kualitas proud hail proves resin parameter resin ting apart kebab phat judah aus make material jade kadar damp kualitas proud peru tau kombinasi parameter optimal minimal aus phat kadar make proves resin olen dingbat aus phat kadar make rental parameter resin pilch eat spindle rum gera mayan more dream voting bear my hail nilgai aus phat optimal bear my nilgai kadar make bear m data bunch resin butut parameter aus kadar make optimal
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mesin': 10, 'pahat': 8, 'parameter': 7, 'guna': 6, 'aus': 5, 'muka': 5, 'kasar': 5, 'potong': 4, 'benda': 4, 'bubut': 3, 'putar': 3, 'makan': 3, 'kerja': 3, 'gerak': 3, 'material': 3, 'proses': 3, 'optimal': 3, 'besar': 3, 'cara': 2, 'dapat': 2, 'cepat': 2, 'dalam': 2, 'sebut': 2, 'pilih': 2, 'kualitas': 2, 'produk': 2, 'hasil': 2, 'mm': 2, 'nilai': 2, 'perkakas': 1, 'sayat': 1, 'laku': 1, 'kena': 1, 'translasi': 1, 'sejajar': 1, 'sumbu': 1, 'teliti': 1, 'besi': 1, 'st': 1, 'sedang': 1, 'hss': 1, 'high': 1, 'speed': 1, 'steels': 1, 'manual': 1, 'beberapa': 1, 'dasar': 1, 'karakteristik': 1, 'pengaruh': 1, 'tinggi': 1, 'sebab': 1, 'mudah': 1, 'jadi': 1, 'dampak': 1, 'perlu': 1, 'tahu': 1, 'kombinasi': 1, 'minimal': 1, 'oleh': 1, 'tingkat': 1, 'rendah': 1, 'spindel': 1, 'rpm': 1, 'mmrev': 1, 'm': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 25, 'of': 12, 'to': 9, 'and': 8, 'is': 7, 'machining': 7, 'used': 6, 'chisel': 6, 'parameters': 6, 'that': 5, 'will': 5, 'wear': 5, 'cutting': 4, 'in': 4, 'be': 4, 'surface': 4, 'a': 3, 'by': 3, 'workpiece': 3, 'material': 3, 'speed': 3, 'process': 3, 'are': 3, 'it': 3, 'optimal': 3, 'roughness': 3, 'mm': 3, 'lathe': 2, 'machine': 2, 'tool': 2, 'high': 2, 'depth': 2, 'affect': 2, 'quality': 2, 'product': 2, 'so': 2, 'value': 2, 'cut': 1, 'rotated': 1, 'object': 1, 'whose': 1, 'incision': 1, 'done': 1, 'rotating': 1, 'subjected': 1, 'translucially': 1, 'moved': 1, 'parallel': 1, 'rotary': 1, 'axis': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'st': 1, 'iron': 1, 'while': 1, 'hss': 1, 'steels': 1, 'manual': 1, 'there': 1, 'several': 1, 'movement': 1, 'food': 1, 'chosen': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'characteristics': 1, 'because': 1, 'these': 1, 'produced': 1, 'from': 1, 'can': 1, 'cause': 1, 'out': 1, 'becomes': 1, 'coarse': 1, 'therefore': 1, 'necessary': 1, 'know': 1, 'combination': 1, 'minimize': 1, 'order': 1, 'obtain': 1, 'low': 1, 'level': 1, 'tear': 1, 'selected': 1, 'spindle': 1, 'rpm': 1, 'motion': 1, 'feeding': 1, 'rev': 1, 'produce': 1, 'sculpture': 1, 'm': 1, 'keywords': 1, 'parameter': 1})
-------------------------------------------
--- Data #391 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ainol Yakin
Judul: APLIKASI METODE ANP, GOAL PROGRAMMING DAN TOPSIS UNTUK PEMILIHAN STRATEGI PEMASARAN PADA PRODUK BATIK PAMEKASAN
Pembimbing 1: Ika Deefi Anna, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Indra Cahyadi, S.T., M.Bus., P.hD.
Abstrak (Raw): Pamekasan merupakan salah satu kota di pulau Madura yang memproduksi batik, akan tetapi kapasitas produksi batik dan hasil penjualannya masih di bawah kabupaten Bangkalan. Oleh karena untuk meningkatkan pemasaran dan brand batik di Pamekasan maka diperlukan beberapa langkah yang harus dilakukan, salah satu langkah yang dapat dilakukan yaitu memperbaiki sistem pemasaran produk batik yang ada di kabupaten Pamekasan. Dalam menentukan strategi pemasaran terbaik, metode yang diadopsi dalam penelitian yaitu integrasi dari metode ANP (Analytic Network Process), Goal Programming dan TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution). Dalam penelitian Liao (2016) perpaduan dari ketiga metode tersebut dinilai lebih sinkron digunakan untuk pemelihan strategi terbaik. Metode ANP digunakan untuk menentukan bobot alternatif strategi. Metode Goal Programming digunakan untuk menentukan strategi pemasaran yang akan dipilih dengan mempertimbangkan bobot dan beberapa kendala atau batasan-batasan yang ada di perusahaan. Metode TOPSIS digunakan untuk mencari nilai preferensi (tingkat prioritas) dari setiap kriteria yang mempengaruhi alternatif dengan mempertimbangkan jarak terhadap solusi ideal positif dan jarak terhadap solusi ideal negatif. Sedangkan. Strategi pemasaran terbaik produk batik Pamekasan yaitu strategi focus dengan bobot sebesar 0,2009.
Kata kunci: Batik, Strategi Pemasaran, ANP, Goal Programming, TOPSIS
Abstrak (Clean): pamekasan merupakan salah satu kota di pulau madura yang memproduksi batik akan tetapi kapasitas produksi batik dan hasil penjualannya masih di bawah kabupaten bangkalan oleh karena untuk meningkatkan pemasaran dan brand batik di pamekasan maka diperlukan beberapa langkah yang harus dilakukan salah satu langkah yang dapat dilakukan yaitu memperbaiki sistem pemasaran produk batik yang ada di kabupaten pamekasan dalam menentukan strategi pemasaran terbaik metode yang diadopsi dalam penelitian yaitu integrasi dari metode anp analytic network process goal programming dan topsis technique for order preference by similarity to ideal solution dalam penelitian liao perpaduan dari ketiga metode tersebut dinilai lebih sinkron digunakan untuk pemelihan strategi terbaik metode anp digunakan untuk menentukan bobot alternatif strategi metode goal programming digunakan untuk menentukan strategi pemasaran yang akan dipilih dengan mempertimbangkan bobot dan beberapa kendala atau batasanbatasan yang ada di perusahaan metode topsis digunakan untuk mencari nilai preferensi tingkat prioritas dari setiap kriteria yang mempengaruhi alternatif dengan mempertimbangkan jarak terhadap solusi ideal positif dan jarak terhadap solusi ideal negatif sedangkan strategi pemasaran terbaik produk batik pamekasan yaitu strategi focus dengan bobot sebesar kata kunci batik strategi pemasaran anp goal programming topsis
Abstrak (Stopwords Removed): pamekasan salah satu kota pulau madura memproduksi batik kapasitas produksi batik hasil penjualannya masih bawah kabupaten bangkalan meningkatkan pemasaran brand batik pamekasan diperlukan beberapa langkah harus dilakukan salah satu langkah dapat dilakukan memperbaiki sistem pemasaran produk batik ada kabupaten pamekasan menentukan strategi pemasaran terbaik metode diadopsi penelitian integrasi metode anp analytic network process goal programming topsis technique for order preference by similarity to ideal solution penelitian liao perpaduan ketiga metode tersebut dinilai lebih sinkron digunakan pemelihan strategi terbaik metode anp digunakan menentukan bobot alternatif strategi metode goal programming digunakan menentukan strategi pemasaran dipilih mempertimbangkan bobot beberapa kendala batasanbatasan ada perusahaan metode topsis digunakan mencari nilai preferensi tingkat prioritas setiap kriteria mempengaruhi alternatif mempertimbangkan jarak solusi ideal positif jarak solusi ideal negatif sedangkan strategi pemasaran terbaik produk batik pamekasan strategi focus bobot sebesar kata kunci batik strategi pemasaran anp goal programming topsis
Abstrak (Stemmed): pamekasan salah satu kota pulau madura produksi batik kapasitas produksi batik hasil jual masih bawah kabupaten bangkal tingkat pasar brand batik pamekasan perlu beberapa langkah harus laku salah satu langkah dapat laku baik sistem pasar produk batik ada kabupaten pamekasan tentu strategi pasar baik metode adopsi teliti integrasi metode anp analytic network process goal programming topsis technique for order preference by similarity to ideal solution teliti liao padu tiga metode sebut nilai lebih sinkron guna pemelihan strategi baik metode anp guna tentu bobot alternatif strategi metode goal programming guna tentu strategi pasar pilih timbang bobot beberapa kendala batasanbatasan ada usaha metode topsis guna cari nilai preferensi tingkat prioritas tiap kriteria pengaruh alternatif timbang jarak solusi ideal positif jarak solusi ideal negatif sedang strategi pasar baik produk batik pamekasan strategi focus bobot besar kata kunci batik strategi pasar anp goal programming topsis
Abstrak (Corrected): pamekasan salad sat koto palau madura produksi batik kapasitas produksi batik hail dual mash away kabupaten bangka dingbat paar brand batik pamekasan peru beberapa bangka harms lake salad sat bangka apart lake back sister paar proud batik ada kabupaten pamekasan tent strategy paar back metope adopt elite integral metope and analytic network process goal programming topis technique for order preference by similarity to ideal solution elite liao pad toga metope debut nilgai leash einkorn gun pemelihan strategy back metope and gun tent robot alternative strategy metope goal programming gun tent strategy paar pilch timing robot beberapa kendall batasanbatasan ada sara metope topis gun care nilgai preference dingbat priority tip criteria pengaruh alternative timing arak solus ideal position arak solus ideal negative sedan strategy paar back proud batik pamekasan strategy focus robot bear data bunch batik strategy paar and goal programming topis
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'strategi': 7, 'batik': 6, 'pasar': 6, 'metode': 6, 'pamekasan': 4, 'baik': 4, 'guna': 4, 'tentu': 3, 'anp': 3, 'goal': 3, 'programming': 3, 'topsis': 3, 'ideal': 3, 'bobot': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'produksi': 2, 'kabupaten': 2, 'tingkat': 2, 'beberapa': 2, 'langkah': 2, 'laku': 2, 'produk': 2, 'ada': 2, 'teliti': 2, 'nilai': 2, 'alternatif': 2, 'timbang': 2, 'jarak': 2, 'solusi': 2, 'kota': 1, 'pulau': 1, 'madura': 1, 'kapasitas': 1, 'hasil': 1, 'jual': 1, 'masih': 1, 'bawah': 1, 'bangkal': 1, 'brand': 1, 'perlu': 1, 'harus': 1, 'dapat': 1, 'sistem': 1, 'adopsi': 1, 'integrasi': 1, 'analytic': 1, 'network': 1, 'process': 1, 'technique': 1, 'for': 1, 'order': 1, 'preference': 1, 'by': 1, 'similarity': 1, 'to': 1, 'solution': 1, 'liao': 1, 'padu': 1, 'tiga': 1, 'sebut': 1, 'lebih': 1, 'sinkron': 1, 'pemelihan': 1, 'pilih': 1, 'kendala': 1, 'batasanbatasan': 1, 'usaha': 1, 'cari': 1, 'preferensi': 1, 'prioritas': 1, 'tiap': 1, 'kriteria': 1, 'pengaruh': 1, 'positif': 1, 'negatif': 1, 'sedang': 1, 'focus': 1, 'besar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 25, 'of': 11, 'to': 10, 'is': 7, 'batik': 6, 'marketing': 6, 'in': 6, 'strategy': 6, 'and': 5, 'pamekasan': 4, 'that': 4, 'method': 4, 'ideal': 4, 'be': 3, 'best': 3, 'anp': 3, 'goal': 3, 'programming': 3, 'topsis': 3, 'by': 3, 'solution': 3, 'used': 3, 'one': 2, 'improve': 2, 'steps': 2, 'done': 2, 'for': 2, 'preference': 2, 'methods': 2, 'determine': 2, 'alternative': 2, 'considering': 2, 'weight': 2, 'distance': 2, 'cities': 1, 'on': 1, 'island': 1, 'madura': 1, 'producing': 1, 'but': 1, 'production': 1, 'capacity': 1, 'its': 1, 'sales': 1, 'are': 1, 'still': 1, 'below': 1, 'bangkal': 1, 'regency': 1, 'therefore': 1, 'brand': 1, 'it': 1, 'takes': 1, 'several': 1, 'must': 1, 'can': 1, 'system': 1, 'products': 1, 'district': 1, 'determining': 1, 'adopted': 1, 'research': 1, 'integration': 1, 'analytic': 1, 'network': 1, 'process': 1, 'technique': 1, 'order': 1, 'similarity': 1, 'liao': 1, 'study': 1, 'combination': 1, 'these': 1, 'three': 1, 'was': 1, 'considered': 1, 'more': 1, 'synchronized': 1, 'selection': 1, 'an': 1, 'weighting': 1, 'strategies': 1, 'chosen': 1, 'some': 1, 'constraints': 1, 'or': 1, 'limitations': 1, 'exist': 1, 'company': 1, 'find': 1, 'value': 1, 'priority': 1, 'level': 1, 'each': 1, 'criterion': 1, 'influences': 1, 'positive': 1, 'while': 1, 'product': 1, 'focus': 1, 'with': 1, 'equal': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #392 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Nikmatul Jannah
Judul: PENENTUAN BOBOT NILAI CALON MAHASISWA BARU JALUR SNMPTN DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA
Pembimbing 1: Samsul Amar, S.T.,M.Sc.
Pembimbing 2: Heri Awalul Ilhamsah, S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Dalam penerimaan mahasiswa baru pihak kampus menerima siswa yang unggul sehingga dalam proses perkuliahan siswa yang unggul tersebut dapat sukses. Ukuran sukses dalam proses perkuliahan diukur dengan ukuran yang tersedia yaitu IPK. Sedangkan siswa yang unggul yaitu siswa yang mendapatkan IPK tinggi. Penerimaan mahasiswa menggunakan rapor sangatlah sulit sehingga kriteria yang digunakan dalam penerimaan SNMPTN yaitu prediksi IPK. Melalui jalur seleksi SNMPTN membuat pihak kampus merasa kesulitan dalam menentukan bobot yang sesuai dalam memprediksi IPK. Sehingga bisa didapatkan prediksi IPK yang sesuai dengan keunggulan siswa yang diterima dengan error yang sekecil mungkin. Untuk contoh bobot yang digunakan pada jurusan teknik industri yaitu w1=4.40%, w2=0.00%, w3=0.00%, w4=0.00%, w5=0.73%, w6=0.00%, w7=0.00%, w8=0.00%, w9=0.00%, w10=0.00%, w11=0.00%, w12=0.00%, w13=93.41%, w14=0.37%, w15=0.00%, w16=1.10%. dengan urutan w1 sampai w16 yaitu nilai akreditasi sekolah, index sesuai program studi, bahasa indonesia, bahasa inggris, antropologi, kimia, biologi, geografi, teknologi informasi dan komunikasi, usulfiqh, sejarah, fisika, matematika, kewarganegaraan, sosiologi, ekonomi.
Kata kunci: prediksi Index Prestasi Kumulatif, SNMPTN, Algoritma Genetika.
Abstrak (Clean): dalam penerimaan mahasiswa baru pihak kampus menerima siswa yang unggul sehingga dalam proses perkuliahan siswa yang unggul tersebut dapat sukses ukuran sukses dalam proses perkuliahan diukur dengan ukuran yang tersedia yaitu ipk sedangkan siswa yang unggul yaitu siswa yang mendapatkan ipk tinggi penerimaan mahasiswa menggunakan rapor sangatlah sulit sehingga kriteria yang digunakan dalam penerimaan snmptn yaitu prediksi ipk melalui jalur seleksi snmptn membuat pihak kampus merasa kesulitan dalam menentukan bobot yang sesuai dalam memprediksi ipk sehingga bisa didapatkan prediksi ipk yang sesuai dengan keunggulan siswa yang diterima dengan error yang sekecil mungkin untuk contoh bobot yang digunakan pada jurusan teknik industri yaitu w w w w w w w w w w w w w w w w dengan urutan w sampai w yaitu nilai akreditasi sekolah index sesuai program studi bahasa indonesia bahasa inggris antropologi kimia biologi geografi teknologi informasi dan komunikasi usulfiqh sejarah fisika matematika kewarganegaraan sosiologi ekonomi kata kunci prediksi index prestasi kumulatif snmptn algoritma genetika
Abstrak (Stopwords Removed): penerimaan mahasiswa baru pihak kampus menerima siswa unggul proses perkuliahan siswa unggul tersebut dapat sukses ukuran sukses proses perkuliahan diukur ukuran tersedia ipk sedangkan siswa unggul siswa mendapatkan ipk tinggi penerimaan mahasiswa menggunakan rapor sangatlah sulit kriteria digunakan penerimaan snmptn prediksi ipk jalur seleksi snmptn membuat pihak kampus merasa kesulitan menentukan bobot sesuai memprediksi ipk didapatkan prediksi ipk sesuai keunggulan siswa diterima error sekecil mungkin contoh bobot digunakan jurusan teknik industri w w w w w w w w w w w w w w w w urutan w w nilai akreditasi sekolah index sesuai program studi bahasa indonesia bahasa inggris antropologi kimia biologi geografi teknologi informasi komunikasi usulfiqh sejarah fisika matematika kewarganegaraan sosiologi ekonomi kata kunci prediksi index prestasi kumulatif snmptn algoritma genetika
Abstrak (Stemmed): terima mahasiswa baru pihak kampus terima siswa unggul proses kuliah siswa unggul sebut dapat sukses ukur sukses proses kuliah ukur ukur sedia ipk sedang siswa unggul siswa dapat ipk tinggi terima mahasiswa guna rapor sangat sulit kriteria guna terima snmptn prediksi ipk jalur seleksi snmptn buat pihak kampus rasa sulit tentu bobot sesuai prediksi ipk dapat prediksi ipk sesuai unggul siswa terima error kecil mungkin contoh bobot guna jurus teknik industri w w w w w w w w w w w w w w w w urut w w nilai akreditasi sekolah index sesuai program studi bahasa indonesia bahasa inggris antropologi kimia biologi geografi teknologi informasi komunikasi usulfiqh sejarah fisika matematika kewarganegaraan sosiologi ekonomi kata kunci prediksi index prestasi kumulatif snmptn algoritma genetika
Abstrak (Corrected): terms mahasiswa bar pick campus terms visa lungful proves julian visa lungful debut apart susses ukr susses proves julian ukr ukr media ink sedan visa lungful visa apart ink ting terms mahasiswa gun razor sang suit criteria gun terms sampan prediksi ink value seeks sampan but pick campus rash suit tent robot sexual prediksi ink apart prediksi ink sexual lungful visa terms error cecil munchkin conto robot gun gurus tennis industry w w w w w w w w w w w w w w w w rut w w nilgai akreditasi selah index sexual program study bahama indonesia bahama ingrid anthropology kinda biology geografi teknologi informant komunikasi usulfiqh search fisk matematika kewarganegaraan sociology economic data bunch prediksi index prestos kumulatif sampan algorithm genetic
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'w': 18, 'terima': 5, 'siswa': 5, 'ipk': 5, 'unggul': 4, 'prediksi': 4, 'dapat': 3, 'ukur': 3, 'guna': 3, 'snmptn': 3, 'sesuai': 3, 'mahasiswa': 2, 'pihak': 2, 'kampus': 2, 'proses': 2, 'kuliah': 2, 'sukses': 2, 'sulit': 2, 'bobot': 2, 'index': 2, 'bahasa': 2, 'baru': 1, 'sebut': 1, 'sedia': 1, 'sedang': 1, 'tinggi': 1, 'rapor': 1, 'sangat': 1, 'kriteria': 1, 'jalur': 1, 'seleksi': 1, 'buat': 1, 'rasa': 1, 'tentu': 1, 'error': 1, 'kecil': 1, 'mungkin': 1, 'contoh': 1, 'jurus': 1, 'teknik': 1, 'industri': 1, 'urut': 1, 'nilai': 1, 'akreditasi': 1, 'sekolah': 1, 'program': 1, 'studi': 1, 'indonesia': 1, 'inggris': 1, 'antropologi': 1, 'kimia': 1, 'biologi': 1, 'geografi': 1, 'teknologi': 1, 'informasi': 1, 'komunikasi': 1, 'usulfiqh': 1, 'sejarah': 1, 'fisika': 1, 'matematika': 1, 'kewarganegaraan': 1, 'sosiologi': 1, 'ekonomi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'prestasi': 1, 'kumulatif': 1, 'algoritma': 1, 'genetika': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'w': 14, 'of': 9, 'in': 7, 'is': 5, 'gpa': 5, 'students': 4, 'a': 3, 'student': 3, 'so': 3, 'who': 3, 'snmptn': 3, 'prediction': 3, 'to': 3, 'with': 3, 'campus': 2, 'superior': 2, 'course': 2, 'can': 2, 'size': 2, 'get': 2, 'acceptance': 2, 'difficult': 2, 'used': 2, 'weight': 2, 'index': 2, 'admission': 1, 'new': 1, 'receives': 1, 'that': 1, 'lecture': 1, 'be': 1, 'successful': 1, 'success': 1, 'measured': 1, 'by': 1, 'available': 1, 'while': 1, 'excel': 1, 'high': 1, 'using': 1, 'report': 1, 'cards': 1, 'very': 1, 'criteria': 1, 'through': 1, 'selection': 1, 'point': 1, 'finds': 1, 'it': 1, 'determine': 1, 'appropriate': 1, 'predicting': 1, 'we': 1, 'accordance': 1, 'benefits': 1, 'received': 1, 'smallest': 1, 'error': 1, 'possible': 1, 'for': 1, 'example': 1, 'industrial': 1, 'engineering': 1, 'department': 1, 'order': 1, 'which': 1, 'value': 1, 'school': 1, 'accreditation': 1, 'according': 1, 'study': 1, 'program': 1, 'indonesian': 1, 'english': 1, 'anthropology': 1, 'chemistry': 1, 'biology': 1, 'geography': 1, 'information': 1, 'and': 1, 'communication': 1, 'technology': 1, 'usulfiqh': 1, 'history': 1, 'physics': 1, 'mathematics': 1, 'citizenship': 1, 'sociology': 1, 'economics': 1, 'keywords': 1, 'cumulative': 1, 'achievement': 1, 'genetic': 1, 'algorithm': 1})
-------------------------------------------
--- Data #393 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Candra Prasetyo Mahasa
Judul: ANALISA EKONOMI RANCANG BANGUN PROTOTIPE REAKTOR KITOSAN
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko, ST., M.T
Pembimbing 2: Mu'alim, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Beberapa penelitian tentang pembuatan kitosan dari cangkang kerang seperti halnya dilakukan oleh Sinardi.,dkk (2013) dimana mereka melakukan pembuatan kitosan dari cangkang kerang hijau menggunakan Metode No dan Meyers melalui 3 tahap yaitu deproteinasi, demineralisasi dan deasetilasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cangkang kerang hijau sebanyak 100gr dihasilkan kitosan sebanyak 28gr. Selama ini kerang simping segar hasil tangkapan nelayan hanya dimanfaatkan daging atau otot saja sementara cangkakngnya dibuang dan menjadi limbah. Limbah yang dihasilkan didaerah pesisir tentunya sangat berhubungan dengan sisa hasil laut seperti limbah cangkang kerang laut, sisik ikan. Limbah kulit kerang menjadi masalah dibeberapa tempat di Jawa Timur seperti halnya di Kedung Cowek Kenjeran Surabaya dan juga di Sedayu Gresik. Berdasarkan potensi tersebut dalam penelitian akan mencoba membuat rancangan alat untuk membuat kitosan dari cangkang kerang terutama kerang simping dengan skala laboatorium.
Abstrak (Clean): beberapa penelitian tentang pembuatan kitosan dari cangkang kerang seperti halnya dilakukan oleh sinardidkk dimana mereka melakukan pembuatan kitosan dari cangkang kerang hijau menggunakan metode no dan meyers melalui tahap yaitu deproteinasi demineralisasi dan deasetilasi hasil penelitian menunjukkan bahwa cangkang kerang hijau sebanyak gr dihasilkan kitosan sebanyak gr selama ini kerang simping segar hasil tangkapan nelayan hanya dimanfaatkan daging atau otot saja sementara cangkakngnya dibuang dan menjadi limbah limbah yang dihasilkan didaerah pesisir tentunya sangat berhubungan dengan sisa hasil laut seperti limbah cangkang kerang laut sisik ikan limbah kulit kerang menjadi masalah dibeberapa tempat di jawa timur seperti halnya di kedung cowek kenjeran surabaya dan juga di sedayu gresik berdasarkan potensi tersebut dalam penelitian akan mencoba membuat rancangan alat untuk membuat kitosan dari cangkang kerang terutama kerang simping dengan skala laboatorium
Abstrak (Stopwords Removed): beberapa penelitian tentang pembuatan kitosan cangkang kerang halnya dilakukan sinardidkk dimana mereka melakukan pembuatan kitosan cangkang kerang hijau menggunakan metode no meyers tahap deproteinasi demineralisasi deasetilasi hasil penelitian menunjukkan cangkang kerang hijau sebanyak gr dihasilkan kitosan sebanyak gr selama kerang simping segar hasil tangkapan nelayan dimanfaatkan daging otot sementara cangkakngnya dibuang menjadi limbah limbah dihasilkan didaerah pesisir tentunya sangat berhubungan sisa hasil laut limbah cangkang kerang laut sisik ikan limbah kulit kerang menjadi masalah dibeberapa tempat jawa timur halnya kedung cowek kenjeran surabaya sedayu gresik berdasarkan potensi tersebut penelitian mencoba membuat rancangan alat membuat kitosan cangkang kerang terutama kerang simping skala laboatorium
Abstrak (Stemmed): beberapa teliti tentang buat kitosan cangkang kerang hal laku sinardidkk mana mereka laku buat kitosan cangkang kerang hijau guna metode no meyers tahap deproteinasi demineralisasi deasetilasi hasil teliti tunjuk cangkang kerang hijau banyak gr hasil kitosan banyak gr lama kerang simping segar hasil tangkap nelayan manfaat daging otot sementara cangkakngnya buang jadi limbah limbah hasil daerah pesisir tentu sangat hubung sisa hasil laut limbah cangkang kerang laut sisik ikan limbah kulit kerang jadi masalah beberapa tempat jawa timur hal kedung cowek kenjeran surabaya dayu gresik dasar potensi sebut teliti coba buat rancang alat buat kitosan cangkang kerang utama kerang simping skala laboatorium
Abstrak (Corrected): beberapa elite tenting but kitosan cangkang rang hal lake sinardidkk mana merely lake but kitosan cangkang rang hijack gun metope no meyers that deproteinasi demineralisasi deasetilasi hail elite tuneup cangkang rang hijack banyan gr hail kitosan banyan gr lama rang sipping sugar hail tanka malayan manat dating toot sedentary cangkakngnya bang jade limb limb hail sarah pesisir tent sang hung visa hail last limb cangkang rang last sick ian limb built rang jade marsala beberapa tempt jaw timur hal dung cower kenjeran surabaya day greek dakar potent debut elite coma but dancing flat but kitosan cangkang rang mama rang sipping skald laboatorium
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerang': 8, 'cangkang': 5, 'hasil': 5, 'buat': 4, 'kitosan': 4, 'limbah': 4, 'teliti': 3, 'beberapa': 2, 'hal': 2, 'laku': 2, 'hijau': 2, 'banyak': 2, 'gr': 2, 'simping': 2, 'jadi': 2, 'laut': 2, 'tentang': 1, 'sinardidkk': 1, 'mana': 1, 'mereka': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'no': 1, 'meyers': 1, 'tahap': 1, 'deproteinasi': 1, 'demineralisasi': 1, 'deasetilasi': 1, 'tunjuk': 1, 'lama': 1, 'segar': 1, 'tangkap': 1, 'nelayan': 1, 'manfaat': 1, 'daging': 1, 'otot': 1, 'sementara': 1, 'cangkakngnya': 1, 'buang': 1, 'daerah': 1, 'pesisir': 1, 'tentu': 1, 'sangat': 1, 'hubung': 1, 'sisa': 1, 'sisik': 1, 'ikan': 1, 'kulit': 1, 'masalah': 1, 'tempat': 1, 'jawa': 1, 'timur': 1, 'kedung': 1, 'cowek': 1, 'kenjeran': 1, 'surabaya': 1, 'dayu': 1, 'gresik': 1, 'dasar': 1, 'potensi': 1, 'sebut': 1, 'coba': 1, 'rancang': 1, 'alat': 1, 'utama': 1, 'skala': 1, 'laboatorium': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 8, 'of': 7, 'shells': 7, 'as': 6, 'in': 6, 'chitosan': 4, 'and': 4, 'from': 3, 'by': 3, 'is': 3, 'waste': 3, 'to': 3, 'on': 2, 'shellfish': 2, 'green': 2, 'become': 2, 'sea': 2, 'a': 2, 'make': 2, 'some': 1, 'research': 1, 'making': 1, 'done': 1, 'sinardi': 1, 'et': 1, 'al': 1, 'where': 1, 'they': 1, 'made': 1, 'using': 1, 'method': 1, 'no': 1, 'meyers': 1, 'through': 1, 'stages': 1, 'deproteinasi': 1, 'demineralisasi': 1, 'deasetilasi': 1, 'results': 1, 'showed': 1, 'that': 1, 'shell': 1, 'much': 1, 'grams': 1, 'produced': 1, 'gr': 1, 'so': 1, 'far': 1, 'fresh': 1, 'caught': 1, 'fishermen': 1, 'only': 1, 'used': 1, 'meat': 1, 'or': 1, 'muscle': 1, 'while': 1, 'cangkakng': 1, 'thrown': 1, 'away': 1, 'generated': 1, 'coastal': 1, 'areas': 1, 'course': 1, 'closely': 1, 'related': 1, 'rest': 1, 'products': 1, 'such': 1, 'fish': 1, 'scales': 1, 'clamshell': 1, 'wastes': 1, 'problem': 1, 'several': 1, 'places': 1, 'east': 1, 'java': 1, 'well': 1, 'kedung': 1, 'cowek': 1, 'kenjeran': 1, 'surabaya': 1, 'also': 1, 'dayu': 1, 'gresik': 1, 'based': 1, 'these': 1, 'potentials': 1, 'study': 1, 'will': 1, 'try': 1, 'tool': 1, 'design': 1, 'especially': 1, 'with': 1, 'laboatorium': 1, 'scale': 1})
-------------------------------------------
--- Data #394 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Yuli Indra Rosalinda
Judul: PREDIKSI IPK UNTUK CALON MAHASISWA BARU JALUR SNMPTN MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN
Pembimbing 1: Samsul Amar, S.T., M.Sc.
Pembimbing 2: Heri Awalul Ilhamsah, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) merupakan salah satu jalur seleksi masuk perguruan tinggi. Mahasiswa yang diterima melalui jalur SNMPTN di Universitas Trunojoyo Madura diharapkan nantinya akan sukses dalam proses perkuliahan. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) merupakan patokan yang paling terukur dan paling tersedia sebagai ukuran sukses dalam perkuliahan. Oleh karena itu diperlukan prediksi IPK yang memiliki tingkat error yang kecil untuk mahasiswa jalur SNMPTN. Prediksi IPK dilakukan dengan metode jaringan syaraf tiruan backpropagation dengan variabel input yaitu nilai rata-rata rapor, akreditasi SNMPTN sekolah, rata-rata indeks sesuai prodi, jenis sekolah, status sekolah dan program studi. Dari pelatihan jaringan diperoleh arsitektur jaringan terbaik yakni menggunakan hidden layer 1 sebanyak 20 neuron, hidden layer 2 sebanyak 8 neuron dan learning rate sebesar 0.025 dengan nilai MSE sebesar 0.01103. Sedangkan dari pengujian jaringan diperoleh arsitektur jaringan terbaik yakni menggunakan hidden layer 1 sebanyak 30 neuron, hidden layer 2 sebanyak 10 neuron dan learning rate sebesar 0.025 dengan nilai MSE sebesar 0.048338 dan nilai MAPE sebesar 8.3706%.
Kata kunci : Prediksi IPK, SNMPTN, Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation
Abstrak (Clean): seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri snmptn merupakan salah satu jalur seleksi masuk perguruan tinggi mahasiswa yang diterima melalui jalur snmptn di universitas trunojoyo madura diharapkan nantinya akan sukses dalam proses perkuliahan indeks prestasi kumulatif ipk merupakan patokan yang paling terukur dan paling tersedia sebagai ukuran sukses dalam perkuliahan oleh karena itu diperlukan prediksi ipk yang memiliki tingkat error yang kecil untuk mahasiswa jalur snmptn prediksi ipk dilakukan dengan metode jaringan syaraf tiruan backpropagation dengan variabel input yaitu nilai ratarata rapor akreditasi snmptn sekolah ratarata indeks sesuai prodi jenis sekolah status sekolah dan program studi dari pelatihan jaringan diperoleh arsitektur jaringan terbaik yakni menggunakan hidden layer sebanyak neuron hidden layer sebanyak neuron dan learning rate sebesar dengan nilai mse sebesar sedangkan dari pengujian jaringan diperoleh arsitektur jaringan terbaik yakni menggunakan hidden layer sebanyak neuron hidden layer sebanyak neuron dan learning rate sebesar dengan nilai mse sebesar dan nilai mape sebesar kata kunci prediksi ipk snmptn jaringan syaraf tiruan backpropagation
Abstrak (Stopwords Removed): seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri snmptn salah satu jalur seleksi masuk perguruan tinggi mahasiswa diterima jalur snmptn universitas trunojoyo madura diharapkan nantinya sukses proses perkuliahan indeks prestasi kumulatif ipk patokan paling terukur paling tersedia ukuran sukses perkuliahan diperlukan prediksi ipk memiliki tingkat error kecil mahasiswa jalur snmptn prediksi ipk dilakukan metode jaringan syaraf tiruan backpropagation variabel input nilai ratarata rapor akreditasi snmptn sekolah ratarata indeks sesuai prodi jenis sekolah status sekolah program studi pelatihan jaringan diperoleh arsitektur jaringan terbaik yakni menggunakan hidden layer sebanyak neuron hidden layer sebanyak neuron learning rate sebesar nilai mse sebesar sedangkan pengujian jaringan diperoleh arsitektur jaringan terbaik yakni menggunakan hidden layer sebanyak neuron hidden layer sebanyak neuron learning rate sebesar nilai mse sebesar nilai mape sebesar kata kunci prediksi ipk snmptn jaringan syaraf tiruan backpropagation
Abstrak (Stemmed): seleksi nasional masuk guru tinggi negeri snmptn salah satu jalur seleksi masuk guru tinggi mahasiswa terima jalur snmptn universitas trunojoyo madura harap nanti sukses proses kuliah indeks prestasi kumulatif ipk patok paling ukur paling sedia ukur sukses kuliah perlu prediksi ipk milik tingkat error kecil mahasiswa jalur snmptn prediksi ipk laku metode jaring syaraf tiru backpropagation variabel input nilai ratarata rapor akreditasi snmptn sekolah ratarata indeks sesuai prodi jenis sekolah status sekolah program studi latih jaring oleh arsitektur jaring baik yakni guna hidden layer banyak neuron hidden layer banyak neuron learning rate besar nilai mse besar sedang uji jaring oleh arsitektur jaring baik yakni guna hidden layer banyak neuron hidden layer banyak neuron learning rate besar nilai mse besar nilai mape besar kata kunci prediksi ipk snmptn jaring syaraf tiru backpropagation
Abstrak (Corrected): seeks national mask guru ting never sampan salad sat value seeks mask guru ting mahasiswa terms value sampan university trunojoyo madura harp anti susses proves julian ideas prestos kumulatif ink paton paling ukr paling media ukr susses julian peru prediksi ink milk dingbat error cecil mahasiswa value sampan prediksi ink lake metope caring scarf tire backpropagation variable input nilgai ratarata razor akreditasi sampan selah ratarata ideas sexual prod penis selah status selah program study latin caring olen arsitektur caring back yank gun hidden layer banyan neuron hidden layer banyan neuron learning rate bear nilgai me bear sedan uni caring olen arsitektur caring back yank gun hidden layer banyan neuron hidden layer banyan neuron learning rate bear nilgai me bear nilgai make bear data bunch prediksi ink sampan caring scarf tire backpropagation
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jaring': 6, 'snmptn': 5, 'besar': 5, 'ipk': 4, 'nilai': 4, 'hidden': 4, 'layer': 4, 'banyak': 4, 'neuron': 4, 'jalur': 3, 'prediksi': 3, 'sekolah': 3, 'seleksi': 2, 'masuk': 2, 'guru': 2, 'tinggi': 2, 'mahasiswa': 2, 'sukses': 2, 'kuliah': 2, 'indeks': 2, 'paling': 2, 'ukur': 2, 'syaraf': 2, 'tiru': 2, 'backpropagation': 2, 'ratarata': 2, 'oleh': 2, 'arsitektur': 2, 'baik': 2, 'yakni': 2, 'guna': 2, 'learning': 2, 'rate': 2, 'mse': 2, 'nasional': 1, 'negeri': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'terima': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'harap': 1, 'nanti': 1, 'proses': 1, 'prestasi': 1, 'kumulatif': 1, 'patok': 1, 'sedia': 1, 'perlu': 1, 'milik': 1, 'tingkat': 1, 'error': 1, 'kecil': 1, 'laku': 1, 'metode': 1, 'variabel': 1, 'input': 1, 'rapor': 1, 'akreditasi': 1, 'sesuai': 1, 'prodi': 1, 'jenis': 1, 'status': 1, 'program': 1, 'studi': 1, 'latih': 1, 'sedang': 1, 'uji': 1, 'mape': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 14, 'the': 8, 'as': 7, 'is': 6, 'snmptn': 5, 'and': 5, 'network': 5, 'gpa': 4, 'value': 4, 'hidden': 4, 'layer': 4, 'neurons': 4, 'to': 3, 'rate': 3, 'with': 3, 'school': 3, 'much': 3, 'students': 2, 'in': 2, 'average': 2, 'most': 2, 'a': 2, 'prediction': 2, 'by': 2, 'neural': 2, 'study': 2, 'program': 2, 'obtained': 2, 'best': 2, 'architecture': 2, 'using': 2, 'learning': 2, 'mse': 2, 'seleksi': 1, 'nasional': 1, 'masuk': 1, 'guru': 1, 'tinggi': 1, 'negeri': 1, 'one': 1, 'college': 1, 'entrance': 1, 'selection': 1, 'accepted': 1, 'through': 1, 'at': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'university': 1, 'are': 1, 'expected': 1, 'be': 1, 'successful': 1, 'lecturing': 1, 'process': 1, 'grade': 1, 'point': 1, 'measurable': 1, 'available': 1, 'benchmark': 1, 'measure': 1, 'success': 1, 'lectures': 1, 'therefore': 1, 'it': 1, 'necessary': 1, 'predict': 1, 'which': 1, 'has': 1, 'small': 1, 'error': 1, 'for': 1, 'path': 1, 'done': 1, 'artificial': 1, 'method': 1, 'input': 1, 'variable': 1, 'mean': 1, 'report': 1, 'card': 1, 'accreditation': 1, 'index': 1, 'according': 1, 'type': 1, 'status': 1, 'from': 1, 'training': 1, 'that': 1, 'while': 1, 'mape': 1, 'keywords': 1, 'backpropagation': 1})
-------------------------------------------
--- Data #395 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Imam Rofi'i
Judul: Analisis Kelayakan Usaha Ternak Ayam Potong di Desa Dasok Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan
Pembimbing 1: Samsul Amar, S.T MSc
Pembimbing 2: Imron Kuswandi, S.T,. M.T
Abstrak (Raw): ABSTRAK
IMAM ROFI’I: Analisis Kelayakan Usaha ternak ayam potong Di Desa Dasok Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan
Kapasitas panen ayam potong yang tidak memenuhi permintaan pasar menciptakan peluang untuk mendirikan usaha peternakan ayam potong di Desa Dasok, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan. Untuk mengetahui kelayakan usaha ternak ayam potong perlu dilakukan analisis kelayakan dari setiap aspek, diantaranya aspek Pasar, aspek teknis, aspek lingkungan dan aspek finansial. Hasil penelitian analisis peternakan ayam potong di Desa Dasok, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan dinyatakan layak. Analisis finansial untuk bisnis peternakan ayam potong menghasilkan nilai Payback Period 2 tahun dari 5 tahun periode, Net Present Value sebesar Rp. 456.183.562 dan Internal Rate of Return sebesar 60%.
Kata Kunci : Bisnis Peternakan Ayam Potong, Analisis KelayakanUsaha, Investasi
Abstrak (Clean): abstrak imam rofi’i analisis kelayakan usaha ternak ayam potong di desa dasok kecamatan pademawu kabupaten pamekasan kapasitas panen ayam potong yang tidak memenuhi permintaan pasar menciptakan peluang untuk mendirikan usaha peternakan ayam potong di desa dasok kecamatan pademawu kabupaten pamekasan untuk mengetahui kelayakan usaha ternak ayam potong perlu dilakukan analisis kelayakan dari setiap aspek diantaranya aspek pasar aspek teknis aspek lingkungan dan aspek finansial hasil penelitian analisis peternakan ayam potong di desa dasok kecamatan pademawu kabupaten pamekasan dinyatakan layak analisis finansial untuk bisnis peternakan ayam potong menghasilkan nilai payback period tahun dari tahun periode net present value sebesar rp dan internal rate of return sebesar kata kunci bisnis peternakan ayam potong analisis kelayakanusaha investasi
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak imam rofi’i analisis kelayakan usaha ternak ayam potong desa dasok kecamatan pademawu kabupaten pamekasan kapasitas panen ayam potong memenuhi permintaan pasar menciptakan peluang mendirikan usaha peternakan ayam potong desa dasok kecamatan pademawu kabupaten pamekasan mengetahui kelayakan usaha ternak ayam potong perlu dilakukan analisis kelayakan setiap aspek diantaranya aspek pasar aspek teknis aspek lingkungan aspek finansial hasil penelitian analisis peternakan ayam potong desa dasok kecamatan pademawu kabupaten pamekasan dinyatakan layak analisis finansial bisnis peternakan ayam potong menghasilkan nilai payback period tahun tahun periode net present value sebesar rp internal rate of return sebesar kata kunci bisnis peternakan ayam potong analisis kelayakanusaha investasi
Abstrak (Stemmed): abstrak imam rofi i analisis layak usaha ternak ayam potong desa dasok camat pademawu kabupaten pamekasan kapasitas panen ayam potong penuh minta pasar cipta peluang diri usaha terna ayam potong desa dasok camat pademawu kabupaten pamekasan tahu layak usaha ternak ayam potong perlu laku analisis layak tiap aspek antara aspek pasar aspek teknis aspek lingkung aspek finansial hasil teliti analisis terna ayam potong desa dasok camat pademawu kabupaten pamekasan nyata layak analisis finansial bisnis terna ayam potong hasil nilai payback period tahun tahun periode net present value besar rp internal rate of return besar kata kunci bisnis terna ayam potong analisis kelayakanusaha investasi
Abstrak (Corrected): abstract imam of i analysis kayak sara eternal adam voting desk ask carat pademawu kabupaten pamekasan kapasitas panel adam voting punch mint paar city pelting dirt sara terra adam voting desk ask carat pademawu kabupaten pamekasan tau kayak sara eternal adam voting peru lake analysis kayak tip aspen angara aspen paar aspen tennis aspen linking aspen financial hail elite analysis terra adam voting desk ask carat pademawu kabupaten pamekasan nyala kayak analysis financial basis terra adam voting hail nilgai payback period thun thun period net present value bear up internal rate of return bear data bunch basis terra adam voting analysis kelayakanusaha invests
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ayam': 7, 'potong': 7, 'analisis': 5, 'aspek': 5, 'layak': 4, 'terna': 4, 'usaha': 3, 'desa': 3, 'dasok': 3, 'camat': 3, 'pademawu': 3, 'kabupaten': 3, 'pamekasan': 3, 'ternak': 2, 'pasar': 2, 'finansial': 2, 'hasil': 2, 'bisnis': 2, 'tahun': 2, 'besar': 2, 'abstrak': 1, 'imam': 1, 'rofi': 1, 'i': 1, 'kapasitas': 1, 'panen': 1, 'penuh': 1, 'minta': 1, 'cipta': 1, 'peluang': 1, 'diri': 1, 'tahu': 1, 'perlu': 1, 'laku': 1, 'tiap': 1, 'antara': 1, 'teknis': 1, 'lingkung': 1, 'teliti': 1, 'nyata': 1, 'nilai': 1, 'payback': 1, 'period': 1, 'periode': 1, 'net': 1, 'present': 1, 'value': 1, 'rp': 1, 'internal': 1, 'rate': 1, 'of': 1, 'return': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'kelayakanusaha': 1, 'investasi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 10, 'analysis': 5, 'business': 5, 'chicken': 5, 'aspect': 5, 'feasibility': 4, 'the': 4, 'in': 3, 'village': 3, 'pademawu': 3, 'pamekasan': 3, 'to': 3, 'breeding': 3, 'poultry': 2, 'subdistrict': 2, 'regency': 2, 'market': 2, 'dasok': 2, 'and': 2, 'period': 2, 'abstract': 1, 'imam': 1, 'rofi': 1, 'i': 1, 'cattle': 1, 'districtc': 1, 'capacity': 1, 'harvesting': 1, 'cut': 1, 'that': 1, 'does': 1, 'not': 1, 'meet': 1, 'demand': 1, 'creates': 1, 'opportunity': 1, 'establish': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'livestock': 1, 'needs': 1, 'be': 1, 'done': 1, 'every': 1, 'including': 1, 'technical': 1, 'environmental': 1, 'financial': 1, 'result': 1, 'farms': 1, 'district': 1, 'discrit': 1, 'declared': 1, 'feasible': 1, 'fianancial': 1, 'for': 1, 'produces': 1, 'paback': 1, 'yers': 1, 'form': 1, 'years': 1, 'net': 1, 'present': 1, 'value': 1, 'rp': 1, 'internal': 1, 'rate': 1, 'return': 1, 'keywords': 1, 'investment': 1})
-------------------------------------------
--- Data #396 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Jami'ul Ma'ruf
Judul: RANCANG BANGUN MESIN HOT PRESS UNTUK RECYCLE PLASTIK HDPE DAN KARAKTERISTIK PENGARUH WAKTU TEMPERATURE PEMANAS HOLDING TIME DAN PEMBUKAAN CETAKAN TERHADAP CACAT FLASING, CACAT WARPAGE DAN KONSUMSI ENERGY
Pembimbing 1: Dr.Rachmad Hidayat
Pembimbing 2: Anis Arendra ST.M.Eng
Abstrak (Raw): Plastik merupakan salah satu bahan yang paling umum kita lihat dan digunakan. Bahan plastik secara bertahap mulai menggantikan gelas, kayu dan logam. Hal ini disebabkan bahan plastik mempunyai beberapa keunggulan, yaitu : ringan, kuat dan mudah dibentuk, anti karat dan tahan terhadap bahan kimia, mempunyaisifat isolasi listrik yang tinggi, dapat dibuat berwarna maupun transparan dan biaya proses yang lebih murah. Namun begitu daya guna plastik juga terbatas karena kekuatannya yang rendah, tidak tahan panas mudahrusak pada suhu yang rendah. Keanekaragaman jenis plastik memberikan banyak pilihan dalam penggunaannya dan cara pembuatannya. Untuk menjaga Kualitas Produk Plastik yang dihasilkan maka kami menerapkan sebuah perncangan alat pembuatan atau peleburan butiran plastik dengan menggunakan mesin Hot Press Sampah plastik menjadi masalah yang semakin serius di Indonesia. Berdasarkan data Kementrian Lingkungan Hidup tahun 2007, volume sampah di 194 kabupaten dan kota di Indonesia mencapai 666 juta liter atau setara dengan 42 juta kilogram dimana komposisi limbah plastik mencapai 14 persen atau 6 juta ton.
Abstrak (Clean): plastik merupakan salah satu bahan yang paling umum kita lihat dan digunakan bahan plastik secara bertahap mulai menggantikan gelas kayu dan logam hal ini disebabkan bahan plastik mempunyai beberapa keunggulan yaitu ringan kuat dan mudah dibentuk anti karat dan tahan terhadap bahan kimia mempunyaisifat isolasi listrik yang tinggi dapat dibuat berwarna maupun transparan dan biaya proses yang lebih murah namun begitu daya guna plastik juga terbatas karena kekuatannya yang rendah tidak tahan panas mudahrusak pada suhu yang rendah keanekaragaman jenis plastik memberikan banyak pilihan dalam penggunaannya dan cara pembuatannya untuk menjaga kualitas produk plastik yang dihasilkan maka kami menerapkan sebuah perncangan alat pembuatan atau peleburan butiran plastik dengan menggunakan mesin hot press sampah plastik menjadi masalah yang semakin serius di indonesia berdasarkan data kementrian lingkungan hidup tahun volume sampah di kabupaten dan kota di indonesia mencapai juta liter atau setara dengan juta kilogram dimana komposisi limbah plastik mencapai persen atau juta ton
Abstrak (Stopwords Removed): plastik salah satu bahan paling umum kita lihat digunakan bahan plastik secara bertahap mulai menggantikan gelas kayu logam disebabkan bahan plastik mempunyai beberapa keunggulan ringan kuat mudah dibentuk anti karat tahan bahan kimia mempunyaisifat isolasi listrik tinggi dapat dibuat berwarna maupun transparan biaya proses lebih murah begitu daya plastik terbatas kekuatannya rendah tahan panas mudahrusak suhu rendah keanekaragaman jenis plastik memberikan banyak pilihan penggunaannya cara pembuatannya menjaga kualitas produk plastik dihasilkan kami menerapkan perncangan alat pembuatan peleburan butiran plastik menggunakan mesin hot press sampah plastik menjadi masalah semakin serius indonesia berdasarkan data kementrian lingkungan hidup tahun volume sampah kabupaten kota indonesia mencapai juta liter setara juta kilogram dimana komposisi limbah plastik mencapai persen juta ton
Abstrak (Stemmed): plastik salah satu bahan paling umum kita lihat guna bahan plastik cara tahap mulai ganti gelas kayu logam sebab bahan plastik punya beberapa unggul ringan kuat mudah bentuk anti karat tahan bahan kimia mempunyaisifat isolasi listrik tinggi dapat buat warna maupun transparan biaya proses lebih murah begitu daya plastik batas kuat rendah tahan panas mudahrusak suhu rendah keanekaragaman jenis plastik beri banyak pilih guna cara buat jaga kualitas produk plastik hasil kami terap perncangan alat buat lebur butir plastik guna mesin hot press sampah plastik jadi masalah makin serius indonesia dasar data tri lingkung hidup tahun volume sampah kabupaten kota indonesia capai juta liter tara juta kilogram mana komposisi limbah plastik capai persen juta ton
Abstrak (Corrected): plastic salad sat bahai paling mum kit that gun bahai plastic cara that mule anti gels kay logan kebab bahai plastic puny beberapa lungful ring kurt judah bent anti karat than bahai kinda mempunyaisifat isolate listeria ting apart but wanna maun transparent bay proves leash mural begin day plastic bats kurt rental than pants mudahrusak sulu rental keanekaragaman penis plastic bert banyan pilch gun cara but saga kualitas proud plastic hail kami trap perncangan flat but lemur but plastic gun resin hot press sampan plastic jade marsala making serious indonesia dakar data try linking hide thun volume sampan kabupaten koto indonesia capri jut liter tara jut kilogram mana komposisi limb plastic capri person jut ton
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'plastik': 9, 'bahan': 4, 'guna': 3, 'buat': 3, 'juta': 3, 'cara': 2, 'kuat': 2, 'tahan': 2, 'rendah': 2, 'sampah': 2, 'indonesia': 2, 'capai': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'paling': 1, 'umum': 1, 'kita': 1, 'lihat': 1, 'tahap': 1, 'mulai': 1, 'ganti': 1, 'gelas': 1, 'kayu': 1, 'logam': 1, 'sebab': 1, 'punya': 1, 'beberapa': 1, 'unggul': 1, 'ringan': 1, 'mudah': 1, 'bentuk': 1, 'anti': 1, 'karat': 1, 'kimia': 1, 'mempunyaisifat': 1, 'isolasi': 1, 'listrik': 1, 'tinggi': 1, 'dapat': 1, 'warna': 1, 'maupun': 1, 'transparan': 1, 'biaya': 1, 'proses': 1, 'lebih': 1, 'murah': 1, 'begitu': 1, 'daya': 1, 'batas': 1, 'panas': 1, 'mudahrusak': 1, 'suhu': 1, 'keanekaragaman': 1, 'jenis': 1, 'beri': 1, 'banyak': 1, 'pilih': 1, 'jaga': 1, 'kualitas': 1, 'produk': 1, 'hasil': 1, 'kami': 1, 'terap': 1, 'perncangan': 1, 'alat': 1, 'lebur': 1, 'butir': 1, 'mesin': 1, 'hot': 1, 'press': 1, 'jadi': 1, 'masalah': 1, 'makin': 1, 'serius': 1, 'dasar': 1, 'data': 1, 'tri': 1, 'lingkung': 1, 'hidup': 1, 'tahun': 1, 'volume': 1, 'kabupaten': 1, 'kota': 1, 'liter': 1, 'tara': 1, 'kilogram': 1, 'mana': 1, 'komposisi': 1, 'limbah': 1, 'persen': 1, 'ton': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'plastic': 10, 'of': 10, 'the': 9, 'and': 7, 'to': 4, 'or': 4, 'in': 4, 'is': 3, 'use': 3, 'waste': 3, 'million': 3, 'materials': 2, 'we': 2, 'because': 2, 'easily': 2, 'resistant': 2, 'a': 2, 'low': 2, 'indonesia': 2, 'reached': 2, 'one': 1, 'most': 1, 'common': 1, 'see': 1, 'gradually': 1, 'began': 1, 'replace': 1, 'glass': 1, 'wood': 1, 'metal': 1, 'this': 1, 'material': 1, 'has': 1, 'several': 1, 'advantages': 1, 'namely': 1, 'lightweight': 1, 'strong': 1, 'formed': 1, 'antirust': 1, 'chemicals': 1, 'high': 1, 'electrical': 1, 'insulation': 1, 'properties': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'colored': 1, 'transparent': 1, 'cost': 1, 'cheaper': 1, 'process': 1, 'however': 1, 'also': 1, 'limited': 1, 'its': 1, 'strength': 1, 'not': 1, 'heat': 1, 'damaged': 1, 'at': 1, 'temperatures': 1, 'diversity': 1, 'types': 1, 'provides': 1, 'many': 1, 'options': 1, 'for': 1, 'their': 1, 'how': 1, 'they': 1, 'are': 1, 'made': 1, 'maintain': 1, 'quality': 1, 'products': 1, 'produced': 1, 'then': 1, 'apply': 1, 'tool': 1, 'making': 1, 'smelting': 1, 'granules': 1, 'by': 1, 'using': 1, 'hot': 1, 'press': 1, 'machine': 1, 'becomes': 1, 'an': 1, 'increasingly': 1, 'serious': 1, 'problem': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'data': 1, 'from': 1, 'ministry': 1, 'environment': 1, 'volume': 1, 'districts': 1, 'cities': 1, 'liters': 1, 'equivalent': 1, 'kilograms': 1, 'where': 1, 'composition': 1, 'percent': 1, 'tons': 1})
-------------------------------------------
--- Data #397 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ach Mubaroq
Judul: Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepuasan Pelanggan Indosat Di Wilayah Bangkalan
Pembimbing 1: Ida Lumintu.,S.T.,M.T.,Ph.D
Pembimbing 2: Ika Deefi Anna.,S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan indosat di wilayah Bangkalan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan populasi pelanggan indosat yang berada di wilayah Bangkalan. Data yang didapat berupa hasil kuisioner yang disebarkan di wilayah Bangkalan. Hasil kuisioner tersebut di olah menggunakan analisis faktor yang kemudian outputnya di sajikan dalam bentuk tabel. Berdasarkan hasil penelitian faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan indosat di wilayah Bangkalan ada dua. Pertama faktor produk yang terdiri variabel kecepatan akses internet, tarif, jaringan telepon, harga dan fasilitas. Kedua faktor karyawan yang terdiri dari variabel promosi, kinerja dan pelayanan.
Kata kunci : Analisis faktor, kepasan pelanggan.
Abstrak (Clean): penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan indosat di wilayah bangkalan jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan populasi pelanggan indosat yang berada di wilayah bangkalan data yang didapat berupa hasil kuisioner yang disebarkan di wilayah bangkalan hasil kuisioner tersebut di olah menggunakan analisis faktor yang kemudian outputnya di sajikan dalam bentuk tabel berdasarkan hasil penelitian faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan indosat di wilayah bangkalan ada dua pertama faktor produk yang terdiri variabel kecepatan akses internet tarif jaringan telepon harga dan fasilitas kedua faktor karyawan yang terdiri dari variabel promosi kinerja dan pelayanan kata kunci analisis faktor kepasan pelanggan
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian dilakukan mengetahui faktorfaktor mempengaruhi kepuasan pelanggan indosat wilayah bangkalan jenis penelitian penelitian kualitatif menggunakan populasi pelanggan indosat berada wilayah bangkalan data didapat berupa hasil kuisioner disebarkan wilayah bangkalan hasil kuisioner tersebut olah menggunakan analisis faktor outputnya sajikan bentuk tabel berdasarkan hasil penelitian faktor mempengaruhi kepuasan pelanggan indosat wilayah bangkalan ada dua pertama faktor produk terdiri variabel kecepatan akses internet tarif jaringan telepon harga fasilitas kedua faktor karyawan terdiri variabel promosi kinerja pelayanan kata kunci analisis faktor kepasan pelanggan
Abstrak (Stemmed): teliti laku tahu faktorfaktor pengaruh puas langgan indosat wilayah bangkal jenis teliti teliti kualitatif guna populasi langgan indosat ada wilayah bangkal data dapat upa hasil kuisioner sebar wilayah bangkal hasil kuisioner sebut olah guna analisis faktor outputnya saji bentuk tabel dasar hasil teliti faktor pengaruh puas langgan indosat wilayah bangkal ada dua pertama faktor produk diri variabel cepat akses internet tarif jaring telepon harga fasilitas dua faktor karyawan diri variabel promosi kerja layan kata kunci analisis faktor pas langgan
Abstrak (Corrected): elite lake tau faktorfaktor pengaruh puts hangman inmost wilayah bangka penis elite elite kualitatif gun popular hangman inmost ada wilayah bangka data apart up hail kuisioner sear wilayah bangka hail kuisioner debut blah gun analysis factor outputnya sari bent table dakar hail elite factor pengaruh puts hangman inmost wilayah bangka ada due pertain factor proud dirt variable eat asses internet tariff caring telephone hard basilicas due factor karajan dirt variable promos era layman data bunch analysis factor pas hangman
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'faktor': 5, 'teliti': 4, 'langgan': 4, 'wilayah': 4, 'bangkal': 4, 'indosat': 3, 'hasil': 3, 'pengaruh': 2, 'puas': 2, 'guna': 2, 'ada': 2, 'kuisioner': 2, 'analisis': 2, 'dua': 2, 'diri': 2, 'variabel': 2, 'laku': 1, 'tahu': 1, 'faktorfaktor': 1, 'jenis': 1, 'kualitatif': 1, 'populasi': 1, 'data': 1, 'dapat': 1, 'upa': 1, 'sebar': 1, 'sebut': 1, 'olah': 1, 'outputnya': 1, 'saji': 1, 'bentuk': 1, 'tabel': 1, 'dasar': 1, 'pertama': 1, 'produk': 1, 'cepat': 1, 'akses': 1, 'internet': 1, 'tarif': 1, 'jaring': 1, 'telepon': 1, 'harga': 1, 'fasilitas': 1, 'karyawan': 1, 'promosi': 1, 'kerja': 1, 'layan': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'pas': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 7, 'in': 7, 'of': 6, 'research': 4, 'customer': 4, 'bangkal': 4, 'is': 3, 'factors': 3, 'that': 3, 'satisfaction': 3, 'indosat': 3, 'factor': 3, 'and': 3, 'this': 2, 'area': 2, 'using': 2, 'form': 2, 'questionnaires': 2, 'results': 2, 'analysis': 2, 'conducted': 1, 'to': 1, 'know': 1, 'influence': 1, 'type': 1, 'qualitative': 1, 'population': 1, 'residing': 1, 'region': 1, 'data': 1, 'obtained': 1, 'distributed': 1, 'though': 1, 'then': 1, 'output': 1, 'presented': 1, 'table': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'affect': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'two': 1, 'first': 1, 'product': 1, 'comprises': 1, 'variable': 1, 'speed': 1, 'internet': 1, 'access': 1, 'tariff': 1, 'telephone': 1, 'network': 1, 'price': 1, 'facility': 1, 'both': 1, 'employee': 1, 'consist': 1, 'promotion': 1, 'performance': 1, 'service': 1, 'variables': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #398 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Lisnawati Sihombing
Judul: Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepercayaan Konsumen Dalam Menggunakan Jasa Ekspedisi Jalur Nugraha Ekakurir (JNE)
Pembimbing 1: Ida Lumintu S.T.,M.T.,Ph.D.
Pembimbing 2: Mahrus Khoirul Umami S.T.M.Sc.Ph.D.
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepercayaan konsumen dalam menggunakan jasa ekspedisi JNE. Pada penelitian ini pengambilan data dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner secara online yang disebarkan melalui media sosial seperti facebook, BBM dan WhatsApp. Jumlah responden sebanyak 105 orang yang pernah menggunakan JNE minimal 2 kali penggunaan. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis faktor dengan metode CFA (confirmatory factor analysis).
Pada penelitian ini ada 2 faktor yang terbentuk yaitu faktor 1 terdiri dari variabel kecepatan, kompetensi, perhatian, garansi, penanganan keluhan, keterusterangan, keamanan, kemauan berbagi, tepat waktu, keramahan dan kesopanan dibentuk menjadi satu faktor yang diberi nama faktor kapabilitas pelayanan sekaligus merupakan faktor yang paling dominan dengan nilai variansi sebesar 60,755%. Sedangkan faktor 2 terdiri dari variabel dapat diharapkan, pengetahuan luas, minat penggunaan ulang, keberadaan fisik perusahaan dan saran orang lain dibentuk menjadi satu faktor yang diberi nama faktor citra perusahaan dengan nilai variansi sebesar 7,464%. Selain itu didapatkan kumulatif varian (total varian) dari kedua faktor tersebut sebesar 68,219% menunjukkan bahwa faktor-faktor ini mampu menjelaskan 68,219% faktor yang mendasari kepercayaan konsumen dalam menggunakan jasa ekspedisi JNE, sedangkan sisanya 31,781 % dipengaruhi faktor lain.
Kata Kunci : Kepercayaan konsumen, Analisis Faktor, CFA (Confirmatory Factor Analysis).
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi kepercayaan konsumen dalam menggunakan jasa ekspedisi jne pada penelitian ini pengambilan data dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner secara online yang disebarkan melalui media sosial seperti facebook bbm dan whatsapp jumlah responden sebanyak orang yang pernah menggunakan jne minimal kali penggunaan teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis faktor dengan metode cfa confirmatory factor analysis pada penelitian ini ada faktor yang terbentuk yaitu faktor terdiri dari variabel kecepatan kompetensi perhatian garansi penanganan keluhan keterusterangan keamanan kemauan berbagi tepat waktu keramahan dan kesopanan dibentuk menjadi satu faktor yang diberi nama faktor kapabilitas pelayanan sekaligus merupakan faktor yang paling dominan dengan nilai variansi sebesar sedangkan faktor terdiri dari variabel dapat diharapkan pengetahuan luas minat penggunaan ulang keberadaan fisik perusahaan dan saran orang lain dibentuk menjadi satu faktor yang diberi nama faktor citra perusahaan dengan nilai variansi sebesar selain itu didapatkan kumulatif varian total varian dari kedua faktor tersebut sebesar menunjukkan bahwa faktorfaktor ini mampu menjelaskan faktor yang mendasari kepercayaan konsumen dalam menggunakan jasa ekspedisi jne sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain kata kunci kepercayaan konsumen analisis faktor cfa confirmatory factor analysis
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan mengetahui faktorfaktor mempengaruhi kepercayaan konsumen menggunakan jasa ekspedisi jne penelitian pengambilan data dilakukan cara menyebarkan kuesioner secara online disebarkan media sosial facebook bbm whatsapp jumlah responden sebanyak orang pernah menggunakan jne minimal kali penggunaan teknik analisis digunakan penelitian menggunakan analisis faktor metode cfa confirmatory factor analysis penelitian ada faktor terbentuk faktor terdiri variabel kecepatan kompetensi perhatian garansi penanganan keluhan keterusterangan keamanan kemauan berbagi tepat waktu keramahan kesopanan dibentuk menjadi satu faktor diberi nama faktor kapabilitas pelayanan sekaligus faktor paling dominan nilai variansi sebesar sedangkan faktor terdiri variabel dapat diharapkan pengetahuan luas minat penggunaan ulang keberadaan fisik perusahaan saran orang lain dibentuk menjadi satu faktor diberi nama faktor citra perusahaan nilai variansi sebesar selain didapatkan kumulatif varian total varian kedua faktor tersebut sebesar menunjukkan faktorfaktor mampu menjelaskan faktor mendasari kepercayaan konsumen menggunakan jasa ekspedisi jne sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain kata kunci kepercayaan konsumen analisis faktor cfa confirmatory factor analysis
Abstrak (Stemmed): teliti tuju tahu faktorfaktor pengaruh percaya konsumen guna jasa ekspedisi jne teliti ambil data laku cara sebar kuesioner cara online sebar media sosial facebook bbm whatsapp jumlah responden banyak orang pernah guna jne minimal kali guna teknik analisis guna teliti guna analisis faktor metode cfa confirmatory factor analysis teliti ada faktor bentuk faktor diri variabel cepat kompetensi perhati garansi tangan keluh keterusterangan aman mau bagi tepat waktu ramah sopan bentuk jadi satu faktor beri nama faktor kapabilitas layan sekaligus faktor paling dominan nilai variansi besar sedang faktor diri variabel dapat harap tahu luas minat guna ulang ada fisik usaha saran orang lain bentuk jadi satu faktor beri nama faktor citra usaha nilai variansi besar selain dapat kumulatif varian total varian dua faktor sebut besar tunjuk faktorfaktor mampu jelas faktor dasar percaya konsumen guna jasa ekspedisi jne sedang sisa pengaruh faktor lain kata kunci percaya konsumen analisis faktor cfa confirmatory factor analysis
Abstrak (Corrected): elite juju tau faktorfaktor pengaruh percy consumed gun casa ekspedisi one elite ambit data lake cara sear questioner cara online sear media social facebook bum whatsapp mullah responded banyan orang perish gun one minimal kali gun tennis analysis gun elite gun analysis factor metope ca confirmatory factor analysis elite ada factor bent factor dirt variable eat kompetensi perhaps grans tanga kelly keterusterangan man man bag teat want rama span bent jade sat factor bert nama factor kapabilitas layman sekaligus factor paling dominant nilgai variance bear sedan factor dirt variable apart harp tau lucas mint gun slang ada fisk sara saran orang lain bent jade sat factor bert nama factor citral sara nilgai variance bear slain apart kumulatif marian total marian due factor debut bear tuneup faktorfaktor camp jells factor dakar percy consumed gun casa ekspedisi one sedan visa pengaruh factor lain data bunch percy consumed analysis factor ca confirmatory factor analysis
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'faktor': 13, 'guna': 7, 'teliti': 4, 'percaya': 3, 'konsumen': 3, 'jne': 3, 'analisis': 3, 'bentuk': 3, 'besar': 3, 'tahu': 2, 'faktorfaktor': 2, 'pengaruh': 2, 'jasa': 2, 'ekspedisi': 2, 'cara': 2, 'sebar': 2, 'orang': 2, 'cfa': 2, 'confirmatory': 2, 'factor': 2, 'analysis': 2, 'ada': 2, 'diri': 2, 'variabel': 2, 'jadi': 2, 'satu': 2, 'beri': 2, 'nama': 2, 'nilai': 2, 'variansi': 2, 'sedang': 2, 'dapat': 2, 'usaha': 2, 'lain': 2, 'varian': 2, 'tuju': 1, 'ambil': 1, 'data': 1, 'laku': 1, 'kuesioner': 1, 'online': 1, 'media': 1, 'sosial': 1, 'facebook': 1, 'bbm': 1, 'whatsapp': 1, 'jumlah': 1, 'responden': 1, 'banyak': 1, 'pernah': 1, 'minimal': 1, 'kali': 1, 'teknik': 1, 'metode': 1, 'cepat': 1, 'kompetensi': 1, 'perhati': 1, 'garansi': 1, 'tangan': 1, 'keluh': 1, 'keterusterangan': 1, 'aman': 1, 'mau': 1, 'bagi': 1, 'tepat': 1, 'waktu': 1, 'ramah': 1, 'sopan': 1, 'kapabilitas': 1, 'layan': 1, 'sekaligus': 1, 'paling': 1, 'dominan': 1, 'harap': 1, 'luas': 1, 'minat': 1, 'ulang': 1, 'fisik': 1, 'saran': 1, 'citra': 1, 'selain': 1, 'kumulatif': 1, 'total': 1, 'dua': 1, 'sebut': 1, 'tunjuk': 1, 'mampu': 1, 'jelas': 1, 'dasar': 1, 'sisa': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'factor': 10, 'of': 9, 'factors': 7, 'in': 7, 'this': 4, 'to': 4, 'that': 4, 'are': 4, 'as': 4, 'analysis': 4, 'variance': 4, 'consumer': 3, 'confidence': 3, 'jne': 3, 'is': 3, 'and': 3, 'used': 3, 'with': 3, 'formed': 3, 'study': 2, 'using': 2, 'expedition': 2, 'services': 2, 'research': 2, 'by': 2, 'at': 2, 'cfa': 2, 'confirmatory': 2, 'into': 2, 'one': 2, 'named': 2, 'value': 2, 'while': 2, 'company': 2, 'aims': 1, 'determine': 1, 'affect': 1, 'data': 1, 'retrieval': 1, 'done': 1, 'distributing': 1, 'questionnaires': 1, 'online': 1, 'disseminated': 1, 'through': 1, 'social': 1, 'media': 1, 'such': 1, 'facebook': 1, 'bbm': 1, 'whatsapp': 1, 'number': 1, 'respondents': 1, 'many': 1, 'people': 1, 'who': 1, 'have': 1, 'least': 1, 'times': 1, 'use': 1, 'analytical': 1, 'technique': 1, 'method': 1, 'there': 1, 'namely': 1, 'consists': 1, 'variable': 1, 'speed': 1, 'competence': 1, 'attention': 1, 'warranty': 1, 'grievance': 1, 'handling': 1, 'directness': 1, 'security': 1, 'willingness': 1, 'share': 1, 'timely': 1, 'friendliness': 1, 'courtesy': 1, 'service': 1, 'capability': 1, 'same': 1, 'time': 1, 'most': 1, 'dominant': 1, 'a': 1, 'consist': 1, 'expected': 1, 'variables': 1, 'broad': 1, 'knowledge': 1, 'interest': 1, 'reuse': 1, 'physical': 1, 'existence': 1, 'suggestion': 1, 'others': 1, 'which': 1, 'image': 1, 'equal': 1, 'addition': 1, 'cumulative': 1, 'total': 1, 'both': 1, 'indicating': 1, 'these': 1, 'able': 1, 'explain': 1, 'underlying': 1, 'remaining': 1, 'influenced': 1, 'other': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #399 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Aminatul Musfiroh
Judul: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR DAN PERUMUSAN STRATEGI PENINGKATAN MARKET SHARE SMARTPHONE SAMSUNG (Studi kasus pengguna smartphone samsung di Surabaya)
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Fitri Agustina, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi market share smartphone samsung, serta perumusan strategi peningkatannya. Penelitian ini dilakukan di Surabaya. Variabel-variabel yang digunakan pada penelitian ini yaitu citra merek, kualitas, harga, keunggulan bersaing, inovasi produk, budaya, sosial, psikologis, pribadi, dan periklanan menggunakan metode analisis faktor, matrix SWOT, dan matrix BCG. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner serta data penjualan smartphone samsung. Berdasarkan hasil analisis diperoleh delapan faktor yang mempengaruhi market share smartphone samsung yaitu faktor kelas sosial, iklan, kualitas, keyakinan pelanggan, penilaian, keunggulan produk, motivasi pelanggan, dan kelompok referensi. Sedangkan strategi yang diperoleh dari matrix SWOT dan matrix BCG yaitu membuat iklan yang inovatif dan meyakinkan serta selalu melakukan inovasiinovasi desain dan varian terbaru yang membedakan produk lain. Kata kunci: Analisis Faktor, Matrox SWOT, Matrix BCG, Smartphone, Samsung
Abstrak (Clean): penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi market share smartphone samsung serta perumusan strategi peningkatannya penelitian ini dilakukan di surabaya variabelvariabel yang digunakan pada penelitian ini yaitu citra merek kualitas harga keunggulan bersaing inovasi produk budaya sosial psikologis pribadi dan periklanan menggunakan metode analisis faktor matrix swot dan matrix bcg pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner serta data penjualan smartphone samsung berdasarkan hasil analisis diperoleh delapan faktor yang mempengaruhi market share smartphone samsung yaitu faktor kelas sosial iklan kualitas keyakinan pelanggan penilaian keunggulan produk motivasi pelanggan dan kelompok referensi sedangkan strategi yang diperoleh dari matrix swot dan matrix bcg yaitu membuat iklan yang inovatif dan meyakinkan serta selalu melakukan inovasiinovasi desain dan varian terbaru yang membedakan produk lain kata kunci analisis faktor matrox swot matrix bcg smartphone samsung
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian dilakukan mengetahui faktorfaktor mempengaruhi market share smartphone samsung perumusan strategi peningkatannya penelitian dilakukan surabaya variabelvariabel digunakan penelitian citra merek kualitas harga keunggulan bersaing inovasi produk budaya sosial psikologis pribadi periklanan menggunakan metode analisis faktor matrix swot matrix bcg pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner data penjualan smartphone samsung berdasarkan hasil analisis diperoleh delapan faktor mempengaruhi market share smartphone samsung faktor kelas sosial iklan kualitas keyakinan pelanggan penilaian keunggulan produk motivasi pelanggan kelompok referensi sedangkan strategi diperoleh matrix swot matrix bcg membuat iklan inovatif meyakinkan selalu melakukan inovasiinovasi desain varian terbaru membedakan produk lain kata kunci analisis faktor matrox swot matrix bcg smartphone samsung
Abstrak (Stemmed): teliti laku tahu faktorfaktor pengaruh market share smartphone samsung rumus strategi tingkat teliti laku surabaya variabelvariabel guna teliti citra merek kualitas harga unggul saing inovasi produk budaya sosial psikologis pribadi iklan guna metode analisis faktor matrix swot matrix bcg kumpul data laku guna kuesioner data jual smartphone samsung dasar hasil analisis oleh delapan faktor pengaruh market share smartphone samsung faktor kelas sosial iklan kualitas yakin langgan nilai unggul produk motivasi langgan kelompok referensi sedang strategi oleh matrix swot matrix bcg buat iklan inovatif yakin selalu laku inovasiinovasi desain varian baru beda produk lain kata kunci analisis faktor matrox swot matrix bcg smartphone samsung
Abstrak (Corrected): elite lake tau faktorfaktor pengaruh market share smartphone samsung rumpus strategy dingbat elite lake surabaya variabelvariabel gun elite citral mere kualitas hard lungful saying novas proud buddy social psikologis tribade klan gun metope analysis factor matrix swot matrix big rumpus data lake gun questioner data dual smartphone samsung dakar hail analysis olen deadpan factor pengaruh market share smartphone samsung factor keas social klan kualitas akin hangman nilgai lungful proud motives hangman kelompok reference sedan strategy olen matrix swot matrix big but klan inovatif akin sell lake inovasiinovasi detain marian bar bed proud lain data bunch analysis factor matrix swot matrix big smartphone samsung
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'matrix': 5, 'laku': 4, 'smartphone': 4, 'samsung': 4, 'faktor': 4, 'teliti': 3, 'guna': 3, 'produk': 3, 'iklan': 3, 'analisis': 3, 'swot': 3, 'bcg': 3, 'pengaruh': 2, 'market': 2, 'share': 2, 'strategi': 2, 'kualitas': 2, 'unggul': 2, 'sosial': 2, 'data': 2, 'oleh': 2, 'yakin': 2, 'langgan': 2, 'tahu': 1, 'faktorfaktor': 1, 'rumus': 1, 'tingkat': 1, 'surabaya': 1, 'variabelvariabel': 1, 'citra': 1, 'merek': 1, 'harga': 1, 'saing': 1, 'inovasi': 1, 'budaya': 1, 'psikologis': 1, 'pribadi': 1, 'metode': 1, 'kumpul': 1, 'kuesioner': 1, 'jual': 1, 'dasar': 1, 'hasil': 1, 'delapan': 1, 'kelas': 1, 'nilai': 1, 'motivasi': 1, 'kelompok': 1, 'referensi': 1, 'sedang': 1, 'buat': 1, 'inovatif': 1, 'selalu': 1, 'inovasiinovasi': 1, 'desain': 1, 'varian': 1, 'baru': 1, 'beda': 1, 'lain': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'matrox': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 9, 'and': 9, 'matrix': 5, 'of': 4, 'samsung': 4, 'smartphone': 4, 'this': 3, 'research': 3, 'was': 3, 'factors': 3, 'that': 3, 'analysis': 3, 'swot': 3, 'bcg': 3, 'conducted': 2, 'to': 2, 'market': 2, 'share': 2, 'in': 2, 'quality': 2, 'product': 2, 'social': 2, 'advertising': 2, 'using': 2, 'factor': 2, 'data': 2, 'customer': 2, 'find': 1, 'out': 1, 'influence': 1, 'formulation': 1, 'its': 1, 'improvement': 1, 'strategy': 1, 'surabaya': 1, 'variables': 1, 'used': 1, 'are': 1, 'brand': 1, 'image': 1, 'price': 1, 'competitive': 1, 'advantage': 1, 'innovation': 1, 'culture': 1, 'psychological': 1, 'personal': 1, 'method': 1, 'collected': 1, 'by': 1, 'questionnaires': 1, 'sales': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'results': 1, 'obtained': 1, 'eight': 1, 'affect': 1, 'class': 1, 'confidence': 1, 'assessment': 1, 'superiority': 1, 'motivation': 1, 'reference': 1, 'groups': 1, 'while': 1, 'strategies': 1, 'derived': 1, 'from': 1, 'is': 1, 'create': 1, 'innovative': 1, 'convincing': 1, 'ads': 1, 'always': 1, 'make': 1, 'latest': 1, 'design': 1, 'innovations': 1, 'variants': 1, 'differentiate': 1, 'other': 1, 'products': 1, 'keywords': 1, 'matrox': 1})
-------------------------------------------
--- Data #400 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Surawati
Judul: OPTIMASI PEMILIHAN STRATEGI PEMASARAN PRODUK BATIK SUMENEP MENGGUNAKAN METODE DEMATEL DAN ANP
Pembimbing 1: Ika Deefi Anna, ST.,MT.
Pembimbing 2: Indra Cahyadi, ST.,M.Bus
Abstrak (Raw): Al-Barokah merupakan sentra batik tulis di kabupaten sumenep, yang terletak di Pakandangan barat, Kecamatan Bluto. Saat ini dari tahun ke tahun persaingan dalam industri batik semakin ketat dan semakin tajam sehingga kondisi seperti ini mengharuskan pemilik dan manajemen batik untuk menentukan strategi yang terbaik, baik dalam mengatasi persaingan maupun untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap produk batik Al-Barokah. Penelitian ini bertujuan untuk memilih strategi pemasaran yang terbaik dengan menggunakan kombinasi dari dua metode yaitu metode Decision Making Trial and Evaluation Laboratory (DEMATEL) dan metode Analitycal Network Process (ANP). Metode DEMATEL digunakan untuk menentukan keterkaitan (pengaruh) antar kriteria strategi pemasaran, yang akan membentuk sebuah impact relation map. Sedangkan metode ANP digunakan untuk menyusun suatu prioritas dari alternatif-alternatif strategi pemasaran yang ada melalui perhitungan pembobotan sehingga diketahui bobot setiap alternatif strategi pemasaran berdasarkan atas kriteria yang sudah ada, sekaligus mengetahui bobot terbesar dari alternatif strategi pemasaran yang akan dijadikan sebagai strategi pemasaran terbaik. Dari hasil penelitian ini terpilih strategi terbaik yaitu strategi people.
Abstrak (Clean): albarokah merupakan sentra batik tulis di kabupaten sumenep yang terletak di pakandangan barat kecamatan bluto saat ini dari tahun ke tahun persaingan dalam industri batik semakin ketat dan semakin tajam sehingga kondisi seperti ini mengharuskan pemilik dan manajemen batik untuk menentukan strategi yang terbaik baik dalam mengatasi persaingan maupun untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap produk batik albarokah penelitian ini bertujuan untuk memilih strategi pemasaran yang terbaik dengan menggunakan kombinasi dari dua metode yaitu metode decision making trial and evaluation laboratory dematel dan metode analitycal network process anp metode dematel digunakan untuk menentukan keterkaitan pengaruh antar kriteria strategi pemasaran yang akan membentuk sebuah impact relation map sedangkan metode anp digunakan untuk menyusun suatu prioritas dari alternatifalternatif strategi pemasaran yang ada melalui perhitungan pembobotan sehingga diketahui bobot setiap alternatif strategi pemasaran berdasarkan atas kriteria yang sudah ada sekaligus mengetahui bobot terbesar dari alternatif strategi pemasaran yang akan dijadikan sebagai strategi pemasaran terbaik dari hasil penelitian ini terpilih strategi terbaik yaitu strategi people
Abstrak (Stopwords Removed): albarokah sentra batik tulis kabupaten sumenep terletak pakandangan barat kecamatan bluto tahun tahun persaingan industri batik semakin ketat semakin tajam kondisi mengharuskan pemilik manajemen batik menentukan strategi terbaik baik mengatasi persaingan maupun meningkatkan minat masyarakat produk batik albarokah penelitian bertujuan memilih strategi pemasaran terbaik menggunakan kombinasi dua metode metode decision making trial and evaluation laboratory dematel metode analitycal network process anp metode dematel digunakan menentukan keterkaitan pengaruh antar kriteria strategi pemasaran membentuk impact relation map sedangkan metode anp digunakan menyusun prioritas alternatifalternatif strategi pemasaran ada perhitungan pembobotan diketahui bobot setiap alternatif strategi pemasaran berdasarkan atas kriteria sudah ada sekaligus mengetahui bobot terbesar alternatif strategi pemasaran dijadikan strategi pemasaran terbaik hasil penelitian terpilih strategi terbaik strategi people
Abstrak (Stemmed): albarokah sentra batik tulis kabupaten sumenep letak pakandangan barat camat bluto tahun tahun saing industri batik makin ketat makin tajam kondisi harus milik manajemen batik tentu strategi baik baik atas saing maupun tingkat minat masyarakat produk batik albarokah teliti tuju pilih strategi pasar baik guna kombinasi dua metode metode decision making trial and evaluation laboratory dematel metode analitycal network process anp metode dematel guna tentu kait pengaruh antar kriteria strategi pasar bentuk impact relation map sedang metode anp guna susun prioritas alternatifalternatif strategi pasar ada hitung bobot tahu bobot tiap alternatif strategi pasar dasar atas kriteria sudah ada sekaligus tahu bobot besar alternatif strategi pasar jadi strategi pasar baik hasil teliti pilih strategi baik strategi people
Abstrak (Corrected): albarokah sentry batik tulips kabupaten sumner leak pakandangan brat carat pluto thun thun saying industry batik making eat making team kondisi harms milk management batik tent strategy back back alas saying maun dingbat mint masyarakat proud batik albarokah elite juju pilch strategy paar back gun kombinasi due metope metope decision making trial and evaluation laboratory debate metope analytical network process and metope debate gun tent wait pengaruh altar criteria strategy paar bent impact relation map sedan metope and gun susan priority alternatifalternatif strategy paar ada hiding robot tau robot tip alternative strategy paar dakar alas criteria judah ada sekaligus tau robot bear alternative strategy paar jade strategy paar back hail elite pilch strategy back strategy people
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'strategi': 9, 'pasar': 6, 'baik': 5, 'metode': 5, 'batik': 4, 'guna': 3, 'bobot': 3, 'albarokah': 2, 'tahun': 2, 'saing': 2, 'makin': 2, 'tentu': 2, 'atas': 2, 'teliti': 2, 'pilih': 2, 'dematel': 2, 'anp': 2, 'kriteria': 2, 'ada': 2, 'tahu': 2, 'alternatif': 2, 'sentra': 1, 'tulis': 1, 'kabupaten': 1, 'sumenep': 1, 'letak': 1, 'pakandangan': 1, 'barat': 1, 'camat': 1, 'bluto': 1, 'industri': 1, 'ketat': 1, 'tajam': 1, 'kondisi': 1, 'harus': 1, 'milik': 1, 'manajemen': 1, 'maupun': 1, 'tingkat': 1, 'minat': 1, 'masyarakat': 1, 'produk': 1, 'tuju': 1, 'kombinasi': 1, 'dua': 1, 'decision': 1, 'making': 1, 'trial': 1, 'and': 1, 'evaluation': 1, 'laboratory': 1, 'analitycal': 1, 'network': 1, 'process': 1, 'kait': 1, 'pengaruh': 1, 'antar': 1, 'bentuk': 1, 'impact': 1, 'relation': 1, 'map': 1, 'sedang': 1, 'susun': 1, 'prioritas': 1, 'alternatifalternatif': 1, 'hitung': 1, 'tiap': 1, 'dasar': 1, 'sudah': 1, 'sekaligus': 1, 'besar': 1, 'jadi': 1, 'hasil': 1, 'people': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'strategy': 9, 'to': 6, 'of': 6, 'marketing': 6, 'is': 5, 'in': 5, 'and': 5, 'batik': 4, 'best': 4, 'method': 4, 'that': 3, 'as': 3, 'albarokah': 2, 'a': 2, 'district': 2, 'from': 2, 'year': 2, 'competition': 2, 'so': 2, 'determine': 2, 'this': 2, 'study': 2, 'dematel': 2, 'anp': 2, 'used': 2, 'criteria': 2, 'will': 2, 'existing': 2, 'know': 2, 'weight': 2, 'alternative': 2, 'center': 1, 'sumenep': 1, 'located': 1, 'western': 1, 'pakandangan': 1, 'bluto': 1, 'currently': 1, 'industry': 1, 'getting': 1, 'tighter': 1, 'sharper': 1, 'these': 1, 'conditions': 1, 'require': 1, 'owner': 1, 'management': 1, 'both': 1, 'overcoming': 1, 'increase': 1, 'public': 1, 'interest': 1, 'products': 1, 'aims': 1, 'choose': 1, 'by': 1, 'using': 1, 'combination': 1, 'two': 1, 'methods': 1, 'namely': 1, 'decision': 1, 'making': 1, 'trial': 1, 'evaluation': 1, 'laboratory': 1, 'analitycal': 1, 'network': 1, 'process': 1, 'interplay': 1, 'influence': 1, 'between': 1, 'which': 1, 'form': 1, 'an': 1, 'impact': 1, 'relation': 1, 'map': 1, 'while': 1, 'compile': 1, 'priority': 1, 'alternatives': 1, 'through': 1, 'weighting': 1, 'calculations': 1, 'we': 1, 'each': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'well': 1, 'greatest': 1, 'serve': 1, 'results': 1, 'was': 1, 'chosen': 1, 'people': 1})
-------------------------------------------
--- Data #401 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Dyah Ayuning Tyas
Judul: Penerapan Metode PLS dan TRIZ dalam Mengoptimalkan Kepuasan Nasabah Asuransi Bumiputera Cabang Bangkalan
Pembimbing 1: Kukuh Winarso, S.Si, MT
Pembimbing 2: Issa Dyah Utami, S.T, M.T, PhD
Abstrak (Raw): Partial Least Square merupakan metode SEM yang lebih fleksibel karena tidak mengasumsikan data berdistribusi normal seperti CB-SEM. PLS juga dapat diterapkan pada model yang bersifat reflektif maupun formatif dengan jumlah sampel yang lebih kecil. Dalam penelitian ini, PLS berfungsi sebagai prediktor untuk mencari variabel kualitas layanan asuransi meliputi tangible, competency, corporate image, personalized financial planning, technology dan assurance yang berpengaruh signifikan terhadap kepuasan nasabah Bumiputera cabang Bangkalan. Penelitian menunjukkan hanya dimensi assurance yang signifikan dan berpengaruh positif terhadap kepuasan nasabah, sedangkan untuk indikator assurance semuanya bernilai signifikan hanya indikator assurance ke-1 tidak digunakan karena bersifat multikolinieritas. Setelah dianalisa lebih lanjut, skor kepuasan untuk keempat indikator assurance terdapat variasi antara puas dan sangat puas dan rata-rata skor kepuasannya sendiri adalah puas. Kepuasan nasabah yang tidak merata ini merupakan permasalahan bagi perusahaan, karena itulah digunakan metode TRIZ (Theory of Inventive Problem Solving), sebuah metode penyelesaian masalah untuk mencapai solusi terbaik dengan tujuan yaitu meningkatkan kepuasan nasabah dari indiaktor yang sudah terbukti signifikan menurut metode PLS. Melalui matriks kontradiksi antara improving feature dan worsening feature diperoleh hasil berupa inventive principles ke-28 dan ke-1 yaitu pemilihan solusi yang sama berupa pembuatan call center otomatis untuk mengoptimalkan kepuasan AS2, AS3, AS4 dan AS5.
Abstrak (Clean): partial least square merupakan metode sem yang lebih fleksibel karena tidak mengasumsikan data berdistribusi normal seperti cbsem pls juga dapat diterapkan pada model yang bersifat reflektif maupun formatif dengan jumlah sampel yang lebih kecil dalam penelitian ini pls berfungsi sebagai prediktor untuk mencari variabel kualitas layanan asuransi meliputi tangible competency corporate image personalized financial planning technology dan assurance yang berpengaruh signifikan terhadap kepuasan nasabah bumiputera cabang bangkalan penelitian menunjukkan hanya dimensi assurance yang signifikan dan berpengaruh positif terhadap kepuasan nasabah sedangkan untuk indikator assurance semuanya bernilai signifikan hanya indikator assurance ke tidak digunakan karena bersifat multikolinieritas setelah dianalisa lebih lanjut skor kepuasan untuk keempat indikator assurance terdapat variasi antara puas dan sangat puas dan ratarata skor kepuasannya sendiri adalah puas kepuasan nasabah yang tidak merata ini merupakan permasalahan bagi perusahaan karena itulah digunakan metode triz theory of inventive problem solving sebuah metode penyelesaian masalah untuk mencapai solusi terbaik dengan tujuan yaitu meningkatkan kepuasan nasabah dari indiaktor yang sudah terbukti signifikan menurut metode pls melalui matriks kontradiksi antara improving feature dan worsening feature diperoleh hasil berupa inventive principles ke dan ke yaitu pemilihan solusi yang sama berupa pembuatan call center otomatis untuk mengoptimalkan kepuasan as as as dan as
Abstrak (Stopwords Removed): partial least square metode sem lebih fleksibel mengasumsikan data berdistribusi normal cbsem pls dapat diterapkan model bersifat reflektif maupun formatif jumlah sampel lebih kecil penelitian pls berfungsi prediktor mencari variabel kualitas layanan asuransi meliputi tangible competency corporate image personalized financial planning technology assurance berpengaruh signifikan kepuasan nasabah bumiputera cabang bangkalan penelitian menunjukkan dimensi assurance signifikan berpengaruh positif kepuasan nasabah sedangkan indikator assurance semuanya bernilai signifikan indikator assurance digunakan bersifat multikolinieritas dianalisa lebih lanjut skor kepuasan keempat indikator assurance terdapat variasi antara puas sangat puas ratarata skor kepuasannya sendiri puas kepuasan nasabah merata permasalahan bagi perusahaan itulah digunakan metode triz theory of inventive problem solving metode penyelesaian masalah mencapai solusi terbaik tujuan meningkatkan kepuasan nasabah indiaktor sudah terbukti signifikan menurut metode pls matriks kontradiksi antara improving feature worsening feature diperoleh hasil berupa inventive principles pemilihan solusi sama berupa pembuatan call center otomatis mengoptimalkan kepuasan as as as as
Abstrak (Stemmed): partial least square metode sem lebih fleksibel asumsi data distribusi normal cbsem pls dapat terap model sifat reflektif maupun formatif jumlah sampel lebih kecil teliti pls fungsi prediktor cari variabel kualitas layan asuransi liput tangible competency corporate image personalized financial planning technology assurance pengaruh signifikan puas nasabah bumiputera cabang bangkal teliti tunjuk dimensi assurance signifikan pengaruh positif puas nasabah sedang indikator assurance semua nila signifikan indikator assurance guna sifat multikolinieritas dianalisa lebih lanjut skor puas empat indikator assurance dapat variasi antara puas sangat puas ratarata skor puas sendiri puas puas nasabah rata masalah bagi usaha itu guna metode triz theory of inventive problem solving metode selesai masalah capai solusi baik tuju tingkat puas nasabah indiaktor sudah bukti signifikan turut metode pls matriks kontradiksi antara improving feature worsening feature oleh hasil upa inventive principles pilih solusi sama upa buat call center otomatis optimal puas as as as as
Abstrak (Corrected): partial least square metope sem leash fleksibel sums data distribute normal case plus apart trap model sift reflektif maun formation mullah sample leash cecil elite plus fungi predictor care variable kualitas layman anurans lieut tangible competency corporate image personalized financial planning technology assurance pengaruh significant puts casaba bumiputera cabana bangka elite tuneup dimension assurance significant pengaruh position puts casaba sedan indicator assurance sea nina significant indicator assurance gun sift multikolinieritas dianalisa leash layout stor puts expat indicator assurance apart varies angara puts sang puts ratarata stor puts sending puts puts casaba rata marsala bag sara it gun metope trip theory of inventive problem solving metope seesaw marsala capri solus back juju dingbat puts casaba indicator judah but significant turn metope plus marks kontradiksi angara improving feature worsening feature olen hail up inventive principles pilch solus same up but call center fotomat's optimal puts as as as as
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'puas': 10, 'assurance': 5, 'metode': 4, 'signifikan': 4, 'nasabah': 4, 'as': 4, 'lebih': 3, 'pls': 3, 'indikator': 3, 'dapat': 2, 'sifat': 2, 'teliti': 2, 'pengaruh': 2, 'guna': 2, 'skor': 2, 'antara': 2, 'masalah': 2, 'inventive': 2, 'solusi': 2, 'feature': 2, 'upa': 2, 'partial': 1, 'least': 1, 'square': 1, 'sem': 1, 'fleksibel': 1, 'asumsi': 1, 'data': 1, 'distribusi': 1, 'normal': 1, 'cbsem': 1, 'terap': 1, 'model': 1, 'reflektif': 1, 'maupun': 1, 'formatif': 1, 'jumlah': 1, 'sampel': 1, 'kecil': 1, 'fungsi': 1, 'prediktor': 1, 'cari': 1, 'variabel': 1, 'kualitas': 1, 'layan': 1, 'asuransi': 1, 'liput': 1, 'tangible': 1, 'competency': 1, 'corporate': 1, 'image': 1, 'personalized': 1, 'financial': 1, 'planning': 1, 'technology': 1, 'bumiputera': 1, 'cabang': 1, 'bangkal': 1, 'tunjuk': 1, 'dimensi': 1, 'positif': 1, 'sedang': 1, 'semua': 1, 'nila': 1, 'multikolinieritas': 1, 'dianalisa': 1, 'lanjut': 1, 'empat': 1, 'variasi': 1, 'sangat': 1, 'ratarata': 1, 'sendiri': 1, 'rata': 1, 'bagi': 1, 'usaha': 1, 'itu': 1, 'triz': 1, 'theory': 1, 'of': 1, 'problem': 1, 'solving': 1, 'selesai': 1, 'capai': 1, 'baik': 1, 'tuju': 1, 'tingkat': 1, 'indiaktor': 1, 'sudah': 1, 'bukti': 1, 'turut': 1, 'matriks': 1, 'kontradiksi': 1, 'improving': 1, 'worsening': 1, 'oleh': 1, 'hasil': 1, 'principles': 1, 'pilih': 1, 'sama': 1, 'buat': 1, 'call': 1, 'center': 1, 'otomatis': 1, 'optimal': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 9, 'is': 8, 'and': 8, 'satisfaction': 7, 'as': 6, 'to': 5, 'assurance': 5, 'a': 4, 'method': 4, 'for': 4, 'customer': 4, 'it': 3, 'pls': 3, 'significant': 3, 'satisfied': 3, 'problem': 3, 'because': 2, 'not': 2, 'with': 2, 'in': 2, 'that': 2, 'only': 2, 'indicator': 2, 'st': 2, 'used': 2, 'between': 2, 'inventive': 2, 'solving': 2, 'solution': 2, 'feature': 2, 'partial': 1, 'least': 1, 'square': 1, 'more': 1, 'flexible': 1, 'sem': 1, 'does': 1, 'assume': 1, 'normal': 1, 'distributed': 1, 'data': 1, 'such': 1, 'cbsem': 1, 'can': 1, 'also': 1, 'be': 1, 'applied': 1, 'reflective': 1, 'formative': 1, 'models': 1, 'smaller': 1, 'sample': 1, 'quantities': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'serves': 1, 'predictor': 1, 'look': 1, 'variable': 1, 'quality': 1, 'insurance': 1, 'services': 1, 'including': 1, 'tangible': 1, 'competency': 1, 'corporate': 1, 'image': 1, 'personalized': 1, 'financial': 1, 'planning': 1, 'technology': 1, 'significantly': 1, 'affect': 1, 'bumiputera': 1, 'bangkal': 1, 'branch': 1, 'research': 1, 'shows': 1, 'dimension': 1, 'positive': 1, 'effect': 1, 'on': 1, 'while': 1, 'all': 1, 'value': 1, 'multicollinearity': 1, 'after': 1, 'further': 1, 'analysis': 1, 'scores': 1, 'four': 1, 'indicators': 1, 'are': 1, 'varied': 1, 'very': 1, 'average': 1, 'score': 1, 'unequal': 1, 'company': 1, 'therefore': 1, 'triz': 1, 'theory': 1, 'achieve': 1, 'best': 1, 'aim': 1, 'increasing': 1, 'from': 1, 'indiaktor': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'proven': 1, 'according': 1, 'through': 1, 'matrix': 1, 'contradiction': 1, 'improving': 1, 'worsening': 1, 'result': 1, 'th': 1, 'principles': 1, 'selection': 1, 'same': 1, 'form': 1, 'automatic': 1, 'call': 1, 'center': 1, 'making': 1, 'optimize': 1})
-------------------------------------------
--- Data #402 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Novianti Rondika Sari
Judul: Usulan Perbaikan Tata Letak Fasilitas Pada CV Shintara Jaya dengan Menggunakan Metode Simulasi ARENA
Pembimbing 1: Heri Awalul Ilhamsah ST MT
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad ST MT
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan usulan perbaikan supaya target produksi sepatu dapat terpenuhi dan memberikan alternatif kebijakan pada CV. Shintara Jaya untuk mengurangi aliran material berlebih. Dalam penelitian ini meggunakan penyelesaian 2 metode yaitu perancangan tata letak fasilitas dan simulasi ARENA. Metode pengumpulan data yang pertama data awal atau kondisi awal dari perusahaan seperti jumlah mesin, operator, luas lantai produksi. Yang kedua untuk data simulasi yaitu pengambilan data waktu dengan metode stopwatch dan di uji kecukupan data. Pengolah data pertama menghitung biaya material handling yang terjadi kemudian membuat usulan alternatf dan dihitung biaya material handling. Setelah itu membangun simulasi dari beberapa usulan tersebut. Dari hasil perhitungan didapatkan alternatif yang dapat meningkatkan produksi yaitu menjadi 107 kodi per hari dan biaya yang berkurang menjadi Rp.80.435.
Abstrak (Clean): abstrak penelitian ini bertujuan untuk memberikan usulan perbaikan supaya target produksi sepatu dapat terpenuhi dan memberikan alternatif kebijakan pada cv shintara jaya untuk mengurangi aliran material berlebih dalam penelitian ini meggunakan penyelesaian metode yaitu perancangan tata letak fasilitas dan simulasi arena metode pengumpulan data yang pertama data awal atau kondisi awal dari perusahaan seperti jumlah mesin operator luas lantai produksi yang kedua untuk data simulasi yaitu pengambilan data waktu dengan metode stopwatch dan di uji kecukupan data pengolah data pertama menghitung biaya material handling yang terjadi kemudian membuat usulan alternatf dan dihitung biaya material handling setelah itu membangun simulasi dari beberapa usulan tersebut dari hasil perhitungan didapatkan alternatif yang dapat meningkatkan produksi yaitu menjadi kodi per hari dan biaya yang berkurang menjadi rp
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak penelitian bertujuan memberikan usulan perbaikan supaya target produksi sepatu dapat terpenuhi memberikan alternatif kebijakan cv shintara jaya mengurangi aliran material berlebih penelitian meggunakan penyelesaian metode perancangan tata letak fasilitas simulasi arena metode pengumpulan data pertama data awal kondisi awal perusahaan jumlah mesin operator luas lantai produksi kedua data simulasi pengambilan data waktu metode stopwatch uji kecukupan data pengolah data pertama menghitung biaya material handling terjadi membuat usulan alternatf dihitung biaya material handling membangun simulasi beberapa usulan tersebut hasil perhitungan didapatkan alternatif dapat meningkatkan produksi menjadi kodi per hari biaya berkurang menjadi rp
Abstrak (Stemmed): abstrak teliti tuju beri usul baik supaya target produksi sepatu dapat penuh beri alternatif bijak cv shintara jaya kurang alir material lebih teliti meggunakan selesai metode ancang tata letak fasilitas simulasi arena metode kumpul data pertama data awal kondisi awal usaha jumlah mesin operator luas lantai produksi dua data simulasi ambil data waktu metode stopwatch uji cukup data olah data pertama hitung biaya material handling jadi buat usul alternatf hitung biaya material handling bangun simulasi beberapa usul sebut hasil hitung dapat alternatif dapat tingkat produksi jadi kodi per hari biaya kurang jadi rp
Abstrak (Corrected): abstract elite juju bert usual back papaya target produksi seat apart punch bert alternative biak ca sinatra jay during air material leash elite meggunakan seesaw metope dancing data leak basilicas simulate arena metope rumpus data pertain data away kondisi away sara mullah resin operator lucas lanai produksi due data simulate ambit data want metope stopwatch uni cutup data blah data pertain hiding bay material handling jade but usual alternate hiding bay material handling bangui simulate beberapa usual debut hail hiding apart alternative apart dingbat produksi jade jodi per hard bay during jade up
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'data': 6, 'usul': 3, 'produksi': 3, 'dapat': 3, 'material': 3, 'metode': 3, 'simulasi': 3, 'hitung': 3, 'biaya': 3, 'jadi': 3, 'teliti': 2, 'beri': 2, 'alternatif': 2, 'kurang': 2, 'pertama': 2, 'awal': 2, 'handling': 2, 'abstrak': 1, 'tuju': 1, 'baik': 1, 'supaya': 1, 'target': 1, 'sepatu': 1, 'penuh': 1, 'bijak': 1, 'cv': 1, 'shintara': 1, 'jaya': 1, 'alir': 1, 'lebih': 1, 'meggunakan': 1, 'selesai': 1, 'ancang': 1, 'tata': 1, 'letak': 1, 'fasilitas': 1, 'arena': 1, 'kumpul': 1, 'kondisi': 1, 'usaha': 1, 'jumlah': 1, 'mesin': 1, 'operator': 1, 'luas': 1, 'lantai': 1, 'dua': 1, 'ambil': 1, 'waktu': 1, 'stopwatch': 1, 'uji': 1, 'cukup': 1, 'olah': 1, 'buat': 1, 'alternatf': 1, 'bangun': 1, 'beberapa': 1, 'sebut': 1, 'hasil': 1, 'tingkat': 1, 'kodi': 1, 'per': 1, 'hari': 1, 'rp': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'of': 6, 'data': 6, 'and': 5, 'that': 4, 'to': 3, 'production': 3, 'alternative': 3, 'material': 3, 'simulation': 3, 'is': 3, 'this': 2, 'provide': 2, 'for': 2, 'can': 2, 'in': 2, 'first': 2, 'method': 2, 'initial': 2, 'handling': 2, 'costs': 2, 'proposals': 2, 'abstract': 1, 'study': 1, 'aims': 1, 'suggestions': 1, 'improvement': 1, 'so': 1, 'shoe': 1, 'targets': 1, 'be': 1, 'met': 1, 'policies': 1, 'on': 1, 'cv': 1, 'shintara': 1, 'jaya': 1, 'reduce': 1, 'excess': 1, 'flow': 1, 'research': 1, 'we': 1, 'used': 1, 'methods': 1, 'designing': 1, 'facility': 1, 'layout': 1, 'arena': 1, 'collection': 1, 'or': 1, 'conditions': 1, 'company': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'number': 1, 'machines': 1, 'operators': 1, 'floor': 1, 'area': 1, 'second': 1, 'taking': 1, 'time': 1, 'with': 1, 'stopwatch': 1, 'test': 1, 'adequacy': 1, 'processor': 1, 'calculates': 1, 'occur': 1, 'then': 1, 'make': 1, 'calculated': 1, 'after': 1, 'build': 1, 'a': 1, 'some': 1, 'these': 1, 'from': 1, 'calculation': 1, 'results': 1, 'obtained': 1, 'an': 1, 'increase': 1, 'kodi': 1, 'per': 1, 'day': 1, 'cost': 1, 'reduced': 1, 'rp': 1})
-------------------------------------------
--- Data #403 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Sri Utami
Judul: Perancangan Standar Ukuran Baju Koko dan Tunik dengan Pendekatan Antropometri dan Analisis Multivariat
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat, S.T,.M.T
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, S.T,.M.T
Abstrak (Raw): Industri busana muslim di Indonesia mengalami perkembangan yang baik. Hal tersebut didukung dengan meningkatnya minat desainer dalam membuat desain busana muslim. Namun tren yang positif tersebut tidak diimbangai dengan kemudahan konsumen untuk memilih ukuran busana muslim yang sesuai maka diperlukan adanya standar ukuran. Standar ukuran dilakukan dengan pengukuran antropometri tubuh yang sesuai. Pengambilan data dilakukan terhadap 448 penduduk Madura berusia 5-12 tahun, 13-18 tahun dan 19-30 tahun. Dari hasil pengolahan menggunakan principal component analysis dan analisis cluster diperoleh tiga klasifikasi ukuran pakaian yaitu S, M, dan L dengan nilai aggregate loss lebih kecil dari nilai aggregate ideal.
Abstrak (Clean): industri busana muslim di indonesia mengalami perkembangan yang baik hal tersebut didukung dengan meningkatnya minat desainer dalam membuat desain busana muslim namun tren yang positif tersebut tidak diimbangai dengan kemudahan konsumen untuk memilih ukuran busana muslim yang sesuai maka diperlukan adanya standar ukuran standar ukuran dilakukan dengan pengukuran antropometri tubuh yang sesuai pengambilan data dilakukan terhadap penduduk madura berusia tahun tahun dan tahun dari hasil pengolahan menggunakan principal component analysis dan analisis cluster diperoleh tiga klasifikasi ukuran pakaian yaitu s m dan l dengan nilai aggregate loss lebih kecil dari nilai aggregate ideal
Abstrak (Stopwords Removed): industri busana muslim indonesia mengalami perkembangan baik tersebut didukung meningkatnya minat desainer membuat desain busana muslim tren positif tersebut diimbangai kemudahan konsumen memilih ukuran busana muslim sesuai diperlukan adanya standar ukuran standar ukuran dilakukan pengukuran antropometri tubuh sesuai pengambilan data dilakukan penduduk madura berusia tahun tahun tahun hasil pengolahan menggunakan principal component analysis analisis cluster diperoleh tiga klasifikasi ukuran pakaian s m l nilai aggregate loss lebih kecil nilai aggregate ideal
Abstrak (Stemmed): industri busana muslim indonesia alami kembang baik sebut dukung tingkat minat desainer buat desain busana muslim tren positif sebut diimbangai mudah konsumen pilih ukur busana muslim sesuai perlu ada standar ukur standar ukur laku ukur antropometri tubuh sesuai ambil data laku duduk madura usia tahun tahun tahun hasil olah guna principal component analysis analisis cluster oleh tiga klasifikasi ukur pakai s m l nilai aggregate loss lebih kecil nilai aggregate ideal
Abstrak (Corrected): industry susana muslim indonesia salami embank back debut during dingbat mint detainer but detain susana muslim then position debut diimbangai judah consumed pilch ukr susana muslim sexual peru ada standard ukr standard ukr lake ukr anthropometric tube sexual ambit data lake dude madura asia thun thun thun hail blah gun principal component analysis analysis cluster olen toga klasifikasi ukr sakai s m l nilgai aggregate loss leash cecil nilgai aggregate ideal
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ukur': 5, 'busana': 3, 'muslim': 3, 'tahun': 3, 'sebut': 2, 'sesuai': 2, 'standar': 2, 'laku': 2, 'nilai': 2, 'aggregate': 2, 'industri': 1, 'indonesia': 1, 'alami': 1, 'kembang': 1, 'baik': 1, 'dukung': 1, 'tingkat': 1, 'minat': 1, 'desainer': 1, 'buat': 1, 'desain': 1, 'tren': 1, 'positif': 1, 'diimbangai': 1, 'mudah': 1, 'konsumen': 1, 'pilih': 1, 'perlu': 1, 'ada': 1, 'antropometri': 1, 'tubuh': 1, 'ambil': 1, 'data': 1, 'duduk': 1, 'madura': 1, 'usia': 1, 'hasil': 1, 'olah': 1, 'guna': 1, 'principal': 1, 'component': 1, 'analysis': 1, 'analisis': 1, 'cluster': 1, 'oleh': 1, 'tiga': 1, 'klasifikasi': 1, 'pakai': 1, 's': 1, 'm': 1, 'l': 1, 'loss': 1, 'lebih': 1, 'kecil': 1, 'ideal': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 7, 'of': 4, 'with': 4, 'size': 4, 'muslim': 3, 'and': 3, 'fashion': 2, 'a': 2, 'is': 2, 'to': 2, 'appropriate': 2, 'standard': 2, 'analysis': 2, 'aggregate': 2, 'industry': 1, 'in': 1, 'indonesia': 1, 'has': 1, 'good': 1, 'development': 1, 'this': 1, 'supported': 1, 'by': 1, 'designer': 1, 'make': 1, 'design': 1, 'but': 1, 'positive': 1, 'trend': 1, 'not': 1, 'matched': 1, 'purpose': 1, 'consumers': 1, 'choose': 1, 'clothing': 1, 'hence': 1, 'required': 1, 'anthropometric': 1, 'body': 1, 'data': 1, 'were': 1, 'collected': 1, 'on': 1, 'madurese': 1, 'age': 1, 'years': 1, 'old': 1, 'from': 1, 'results': 1, 'processing': 1, 'using': 1, 'principal': 1, 'compoenent': 1, 'cluster': 1, 'three': 1, 'sizes': 1, 'namely': 1, 's': 1, 'm': 1, 'l': 1, 'losses': 1, 'smaller': 1, 'than': 1, 'ideal': 1})
-------------------------------------------
--- Data #404 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Putri Noviyanti Maghfiroh
Judul: Analisis Pengaruh Ekuitas Merek Terhadap Tingkat Kepuasan Pelanggan Operator Seluler Tri Menggunakan Analisis Kluster Dan Diskriminan (Studi Kasus Kabupaten Jombang)
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T
Pembimbing 2: Ari Basuki, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Salah satu implementasi terhadap perkembangan komunikasi berupa alat dari industri teknologi komunikasi yang dibutuhkan bagi masyarakat adalah telepon seluler atau ponsel. Bisnis telepon seluler tersebut akan berpengaruh terhadap pasar operator seluler. Tri adalah salah satu merek operator seluler yang berada di peringkat 4 dalam Top Brand Index (TBI) untuk kategori simcard prabayar per tahun. Merek tersebut memang meningkat dari tahun ke tahun dibandingkan dengan merek operator lain, tetapi besar peningkatan yang dialami cenderung menurun, sehingga dikhawatirkan akan mengubah pola peningkatan yang awalnya trand naik menjadi landai hingga berpotensi menurun. Oleh karena itu, perlu dilakukan strategi agar dapat meningkatkan kepuasan terhadap produk tersebut yakni dengan memperkuat ekuitas merek. Penelitian ini menggunakan analisis cluster untuk mengklasifikasikan menjadi tiga tingkat kepuasan yakni tidak puas, cukup puas dan sangat puas, kemudian melakukan analisis diskriminan untuk menganalisis variabel ekuitas merek. Sehingga diperoleh 14 variabel yang dapat membedakan antar tingkat kepuasan konsumen operator seluler Tri dan dua fungsi diskriminan dengan nilai cross-validated sebesar 91,8% yang berarti fungsi diskriminan memiliki ketepatan tinggi atau layak dalam mengklasifikasikan ketiga kategori kepuasan konsumen.
Kata Kunci : Ekuitas Merek, Tingkat Kepuasan, Analisis Cluster, Analisis Diskriminan, Operator Seluler Tri
Abstrak (Clean): salah satu implementasi terhadap perkembangan komunikasi berupa alat dari industri teknologi komunikasi yang dibutuhkan bagi masyarakat adalah telepon seluler atau ponsel bisnis telepon seluler tersebut akan berpengaruh terhadap pasar operator seluler tri adalah salah satu merek operator seluler yang berada di peringkat dalam top brand index tbi untuk kategori simcard prabayar per tahun merek tersebut memang meningkat dari tahun ke tahun dibandingkan dengan merek operator lain tetapi besar peningkatan yang dialami cenderung menurun sehingga dikhawatirkan akan mengubah pola peningkatan yang awalnya trand naik menjadi landai hingga berpotensi menurun oleh karena itu perlu dilakukan strategi agar dapat meningkatkan kepuasan terhadap produk tersebut yakni dengan memperkuat ekuitas merek penelitian ini menggunakan analisis cluster untuk mengklasifikasikan menjadi tiga tingkat kepuasan yakni tidak puas cukup puas dan sangat puas kemudian melakukan analisis diskriminan untuk menganalisis variabel ekuitas merek sehingga diperoleh variabel yang dapat membedakan antar tingkat kepuasan konsumen operator seluler tri dan dua fungsi diskriminan dengan nilai crossvalidated sebesar yang berarti fungsi diskriminan memiliki ketepatan tinggi atau layak dalam mengklasifikasikan ketiga kategori kepuasan konsumen kata kunci ekuitas merek tingkat kepuasan analisis cluster analisis diskriminan operator seluler tri
Abstrak (Stopwords Removed): salah satu implementasi perkembangan komunikasi berupa alat industri teknologi komunikasi dibutuhkan bagi masyarakat telepon seluler ponsel bisnis telepon seluler tersebut berpengaruh pasar operator seluler tri salah satu merek operator seluler berada peringkat top brand index tbi kategori simcard prabayar per tahun merek tersebut memang meningkat tahun tahun dibandingkan merek operator lain besar peningkatan dialami cenderung menurun dikhawatirkan mengubah pola peningkatan awalnya trand naik menjadi landai hingga berpotensi menurun perlu dilakukan strategi dapat meningkatkan kepuasan produk tersebut yakni memperkuat ekuitas merek penelitian menggunakan analisis cluster mengklasifikasikan menjadi tiga tingkat kepuasan yakni puas cukup puas sangat puas melakukan analisis diskriminan menganalisis variabel ekuitas merek diperoleh variabel dapat membedakan antar tingkat kepuasan konsumen operator seluler tri dua fungsi diskriminan nilai crossvalidated sebesar berarti fungsi diskriminan memiliki ketepatan tinggi layak mengklasifikasikan ketiga kategori kepuasan konsumen kata kunci ekuitas merek tingkat kepuasan analisis cluster analisis diskriminan operator seluler tri
Abstrak (Stemmed): salah satu implementasi kembang komunikasi upa alat industri teknologi komunikasi butuh bagi masyarakat telepon seluler ponsel bisnis telepon seluler sebut pengaruh pasar operator seluler tri salah satu merek operator seluler ada peringkat top brand index tbi kategori simcard prabayar per tahun merek sebut memang tingkat tahun tahun banding merek operator lain besar tingkat alami cenderung turun khawatir ubah pola tingkat awal trand naik jadi landai hingga potensi turun perlu laku strategi dapat tingkat puas produk sebut yakni kuat ekuitas merek teliti guna analisis cluster klasifikasi jadi tiga tingkat puas yakni puas cukup puas sangat puas laku analisis diskriminan analis variabel ekuitas merek oleh variabel dapat beda antar tingkat puas konsumen operator seluler tri dua fungsi diskriminan nilai crossvalidated besar arti fungsi diskriminan milik tepat tinggi layak klasifikasi tiga kategori puas konsumen kata kunci ekuitas merek tingkat puas analisis cluster analisis diskriminan operator seluler tri
Abstrak (Corrected): salad sat implements embank komunikasi up flat industry teknologi komunikasi butch bag masyarakat telephone seller counsel basis telephone seller debut pengaruh paar operator seller try salad sat mere operator seller ada peringkat top brand index ti category discard prabayar per thun mere debut semang dingbat thun thun banding mere operator lain bear dingbat salami rendering turn khawatir bah pola dingbat away grand nail jade landau hinges potent turn peru lake strategy apart dingbat puts proud debut yank kurt equites mere elite gun analysis cluster klasifikasi jade toga dingbat puts yank puts cutup puts sang puts lake analysis discriminant analysis variable equites mere olen variable apart bed altar dingbat puts consumed operator seller try due fungi discriminant nilgai crossvalidated bear art fungi discriminant milk teat ting kayak klasifikasi toga category puts consumed data bunch equites mere dingbat puts analysis cluster analysis discriminant operator seller try
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'puas': 8, 'tingkat': 7, 'seluler': 6, 'merek': 6, 'operator': 5, 'analisis': 4, 'diskriminan': 4, 'sebut': 3, 'tri': 3, 'tahun': 3, 'ekuitas': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'komunikasi': 2, 'telepon': 2, 'kategori': 2, 'besar': 2, 'turun': 2, 'jadi': 2, 'laku': 2, 'dapat': 2, 'yakni': 2, 'cluster': 2, 'klasifikasi': 2, 'tiga': 2, 'variabel': 2, 'konsumen': 2, 'fungsi': 2, 'implementasi': 1, 'kembang': 1, 'upa': 1, 'alat': 1, 'industri': 1, 'teknologi': 1, 'butuh': 1, 'bagi': 1, 'masyarakat': 1, 'ponsel': 1, 'bisnis': 1, 'pengaruh': 1, 'pasar': 1, 'ada': 1, 'peringkat': 1, 'top': 1, 'brand': 1, 'index': 1, 'tbi': 1, 'simcard': 1, 'prabayar': 1, 'per': 1, 'memang': 1, 'banding': 1, 'lain': 1, 'alami': 1, 'cenderung': 1, 'khawatir': 1, 'ubah': 1, 'pola': 1, 'awal': 1, 'trand': 1, 'naik': 1, 'landai': 1, 'hingga': 1, 'potensi': 1, 'perlu': 1, 'strategi': 1, 'produk': 1, 'kuat': 1, 'teliti': 1, 'guna': 1, 'cukup': 1, 'sangat': 1, 'analis': 1, 'oleh': 1, 'beda': 1, 'antar': 1, 'dua': 1, 'nilai': 1, 'crossvalidated': 1, 'arti': 1, 'milik': 1, 'tepat': 1, 'tinggi': 1, 'layak': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 12, 'to': 8, 'is': 6, 'brand': 5, 'satisfaction': 5, 'a': 4, 'mobile': 4, 'analysis': 4, 'discriminant': 4, 'in': 3, 'phone': 3, 'tri': 3, 'year': 3, 'increase': 3, 'that': 3, 'equity': 3, 'satisfied': 3, 'one': 2, 'needed': 2, 'for': 2, 'or': 2, 'will': 2, 'top': 2, 'brands': 2, 'by': 2, 'decrease': 2, 'so': 2, 'cluster': 2, 'three': 2, 'and': 2, 'variables': 2, 'level': 2, 'cellular': 2, 'operator': 2, 'function': 2, 'implementation': 1, 'development': 1, 'communication': 1, 'form': 1, 'tool': 1, 'communications': 1, 'technology': 1, 'industry': 1, 'community': 1, 'cell': 1, 'business': 1, 'affect': 1, 'operators': 1, 'market': 1, 'index': 1, 'tbi': 1, 'prepaid': 1, 'simcard': 1, 'category': 1, 'per': 1, 'indeed': 1, 'increasing': 1, 'compared': 1, 'other': 1, 'carrier': 1, 'but': 1, 'magnitude': 1, 'experienced': 1, 'tend': 1, 'it': 1, 'feared': 1, 'change': 1, 'pattern': 1, 'initially': 1, 'trand': 1, 'up': 1, 'sloping': 1, 'ramp': 1, 'potentially': 1, 'therefore': 1, 'strategy': 1, 'product': 1, 'strengthening': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'uses': 1, 'classify': 1, 'into': 1, 'levels': 1, 'not': 1, 'quite': 1, 'very': 1, 'then': 1, 'do': 1, 'analyze': 1, 'we': 1, 'get': 1, 'can': 1, 'differentiate': 1, 'between': 1, 'consumer': 1, 'two': 1, 'with': 1, 'crossvalidated': 1, 'value': 1, 'equal': 1, 'which': 1, 'means': 1, 'has': 1, 'high': 1, 'accuracy': 1, 'feasible': 1, 'classifying': 1, 'categories': 1, 'customer': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #405 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Fitria Wuandari
Judul: Faktor-Faktor Meningkatkan Kepercayaan Dalam Keputusan Konsumen Belanja Online Kategori Produk Fashion Pada Media Sosial
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso S. Si., M.T
Pembimbing 2: Ida Lumintu, S.T., M.T, Ph.D
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang meningkatkan kepercayaan dalam keputusan konsumen belanja online untuk kategori produk fashion di media sosial. Dalam penelitian ini sampel yang diambil yaitu masyarakat Surabaya yang pernah melakukan pembelian produk fashion di media sosial, maka sampel yang diambil sebanyak 240 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 24 variabel. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner online. Pengolahan data menggunakan analisis deskriptif dan analisis faktor. Berdasarkan hasil dari analisis faktor, terdapat tujuh faktor yang yang meningkatkan kepercayaan dalam keputusan konsumen belanja online yaitu faktor produk, faktor kualitas layanan, faktor distribusi, faktor kejelasan online shop, faktor keamanan berbelanja, dan faktor keinginan.
Kata kunci: Kepercayaan, Online Shop, Produk, Kualitas pelayanan, Distribusi, Keamanan Berbelanja, , Promosi, Keinginan, Analisis Faktor, Media Sosial.
Abstrak (Clean): abstrak penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktorfaktor yang meningkatkan kepercayaan dalam keputusan konsumen belanja online untuk kategori produk fashion di media sosial dalam penelitian ini sampel yang diambil yaitu masyarakat surabaya yang pernah melakukan pembelian produk fashion di media sosial maka sampel yang diambil sebanyak responden dengan menggunakan teknik purposive sampling variabel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak variabel metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner online pengolahan data menggunakan analisis deskriptif dan analisis faktor berdasarkan hasil dari analisis faktor terdapat tujuh faktor yang yang meningkatkan kepercayaan dalam keputusan konsumen belanja online yaitu faktor produk faktor kualitas layanan faktor distribusi faktor kejelasan online shop faktor keamanan berbelanja dan faktor keinginan kata kunci kepercayaan online shop produk kualitas pelayanan distribusi keamanan berbelanja promosi keinginan analisis faktor media sosial
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak penelitian bertujuan mengetahui faktorfaktor meningkatkan kepercayaan keputusan konsumen belanja online kategori produk fashion media sosial penelitian sampel diambil masyarakat surabaya pernah melakukan pembelian produk fashion media sosial sampel diambil sebanyak responden menggunakan teknik purposive sampling variabel digunakan penelitian sebanyak variabel metode pengumpulan data menggunakan kuesioner online pengolahan data menggunakan analisis deskriptif analisis faktor berdasarkan hasil analisis faktor terdapat tujuh faktor meningkatkan kepercayaan keputusan konsumen belanja online faktor produk faktor kualitas layanan faktor distribusi faktor kejelasan online shop faktor keamanan berbelanja faktor keinginan kata kunci kepercayaan online shop produk kualitas pelayanan distribusi keamanan berbelanja promosi keinginan analisis faktor media sosial
Abstrak (Stemmed): abstrak teliti tuju tahu faktorfaktor tingkat percaya putus konsumen belanja online kategori produk fashion media sosial teliti sampel ambil masyarakat surabaya pernah laku beli produk fashion media sosial sampel ambil banyak responden guna teknik purposive sampling variabel guna teliti banyak variabel metode kumpul data guna kuesioner online olah data guna analisis deskriptif analisis faktor dasar hasil analisis faktor dapat tujuh faktor tingkat percaya putus konsumen belanja online faktor produk faktor kualitas layan faktor distribusi faktor jelas online shop faktor aman belanja faktor ingin kata kunci percaya online shop produk kualitas layan distribusi aman belanja promosi ingin analisis faktor media sosial
Abstrak (Corrected): abstract elite juju tau faktorfaktor dingbat percy puts consumed belinda online category proud fashion media social elite sample ambit masyarakat surabaya perish lake bell proud fashion media social sample ambit banyan responded gun tennis purposive sampling variable gun elite banyan variable metope rumpus data gun questioner online blah data gun analysis deskriptif analysis factor dakar hail analysis factor apart juju factor dingbat percy puts consumed belinda online factor proud factor kualitas layman factor distribute factor jells online shop factor man belinda factor begin data bunch percy online shop proud kualitas layman distribute man belinda promos begin analysis factor media social
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'faktor': 10, 'online': 5, 'belanja': 4, 'produk': 4, 'guna': 4, 'analisis': 4, 'teliti': 3, 'percaya': 3, 'media': 3, 'sosial': 3, 'tingkat': 2, 'putus': 2, 'konsumen': 2, 'fashion': 2, 'sampel': 2, 'ambil': 2, 'banyak': 2, 'variabel': 2, 'data': 2, 'kualitas': 2, 'layan': 2, 'distribusi': 2, 'shop': 2, 'aman': 2, 'ingin': 2, 'abstrak': 1, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'faktorfaktor': 1, 'kategori': 1, 'masyarakat': 1, 'surabaya': 1, 'pernah': 1, 'laku': 1, 'beli': 1, 'responden': 1, 'teknik': 1, 'purposive': 1, 'sampling': 1, 'metode': 1, 'kumpul': 1, 'kuesioner': 1, 'olah': 1, 'deskriptif': 1, 'dasar': 1, 'hasil': 1, 'dapat': 1, 'tujuh': 1, 'jelas': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'promosi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'factor': 9, 'of': 8, 'the': 7, 'in': 6, 'online': 4, 'shopping': 4, 'as': 4, 'analysis': 4, 'this': 3, 'study': 3, 'social': 3, 'media': 3, 'using': 3, 'shop': 3, 'factors': 2, 'that': 2, 'increase': 2, 'confidence': 2, 'consumer': 2, 'fashion': 2, 'products': 2, 'sample': 2, 'taken': 2, 'is': 2, 'many': 2, 'variables': 2, 'data': 2, 'and': 2, 'product': 2, 'service': 2, 'quality': 2, 'distribution': 2, 'desire': 2, 'abstract': 1, 'aims': 1, 'to': 1, 'determine': 1, 'decisions': 1, 'for': 1, 'category': 1, 'surabaya': 1, 'community': 1, 'who': 1, 'had': 1, 'made': 1, 'purchase': 1, 'then': 1, 'respondents': 1, 'by': 1, 'purposive': 1, 'sampling': 1, 'technique': 1, 'used': 1, 'methods': 1, 'collection': 1, 'an': 1, 'questionnaire': 1, 'processing': 1, 'descriptive': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'result': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'seven': 1, 'decision': 1, 'clarity': 1, 'safety': 1, 'keywords': 1, 'trust': 1, 'security': 1, 'promotion': 1})
-------------------------------------------
--- Data #406 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: USWATUN KASANAH
Judul: PREFERENSI MAHASISWA UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA TERHADAP LAPTOP MEREK ACER DAN ASUS MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONJOIN
Pembimbing 1: Dr. KUKUH WINARSO, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: ARI BASUKI, S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Teknologi diciptakan untuk membantu manusia dalam melakukan suatu aktivitas. Salah satu jenis teknologi adalah teknologi informasi dengan salah satu produknya adalah laptop. Laptop merupakan perkembangan dari personal computer yang bersifat portabel. Selama tiga tahun terakhir, market share merek Acer mengalami penurunan sedangkan untuk merek Asus sebaliknya yaitu mengalami kenaikan selama tiga tahun terakhir sehingga dilakukan penelitian untuk mengetahui preferensi dalam pemilihan laptop merek Acer dan Asus. Populasi penelitian adalah mahasiswa aktif Universitas Trunojoyo Madura tahun ajaran 2016/2017 yang terdiri dari tujuh Fakultas yaitu Fakultas Teknik, Fakultas Pertanian, Fakultas Hukum, Fakutas Ilmu Pendidikan, Fakultas Keislaman dan Fakultas Ilmu Sosial dan Budaya. Jumlah sampel setiap merek sebanyak 356 mahasiswa dari populasi 11.472 mahasiswa dengan menggunakan teknik cluster sampling, proportional sampling, purposive sampling dan systematic random sampling. Jumlah atribut yang diteliti sebanyak 6 sehingga menggunakan metode tradisional konjoin (full profile) dengan fraksional faktorial desain untuk mereduksi jumlah kartu stimuli sehingga didapatkan 25 kartu stimuli. Analisis konjoin dilakukan dengan cara syntax dengan data masukan berupa data rating. Spesifikasi yang diinginkan oleh calon konsumen diketahui dengan menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis konjoin didapatkan tingkat kepentingan yang menjadi pertimbangan dalam memilih laptop Acer adalah kehandalah proses (22,97%), purna jual (19,62%), pelengkap laptop (15,81%), keadaan fisik (14,22%), rekomendasi (13,69%) dan harga (13,68%) sedangkan untuk laptop Asus adalah kehandalan proses (22,96%), purna jual (19,56%), pelengkap laptop (15,81%), keadaan fisik (13,94%), rekomendasi (13,91%) dan harga (13,78%).
Kata Kunci: Laptop, Konjoin, Nilai utilitas, Nilai kepentingan, Spesifikasi.
Abstrak (Clean): teknologi diciptakan untuk membantu manusia dalam melakukan suatu aktivitas salah satu jenis teknologi adalah teknologi informasi dengan salah satu produknya adalah laptop laptop merupakan perkembangan dari personal computer yang bersifat portabel selama tiga tahun terakhir market share merek acer mengalami penurunan sedangkan untuk merek asus sebaliknya yaitu mengalami kenaikan selama tiga tahun terakhir sehingga dilakukan penelitian untuk mengetahui preferensi dalam pemilihan laptop merek acer dan asus populasi penelitian adalah mahasiswa aktif universitas trunojoyo madura tahun ajaran yang terdiri dari tujuh fakultas yaitu fakultas teknik fakultas pertanian fakultas hukum fakutas ilmu pendidikan fakultas keislaman dan fakultas ilmu sosial dan budaya jumlah sampel setiap merek sebanyak mahasiswa dari populasi mahasiswa dengan menggunakan teknik cluster sampling proportional sampling purposive sampling dan systematic random sampling jumlah atribut yang diteliti sebanyak sehingga menggunakan metode tradisional konjoin full profile dengan fraksional faktorial desain untuk mereduksi jumlah kartu stimuli sehingga didapatkan kartu stimuli analisis konjoin dilakukan dengan cara syntax dengan data masukan berupa data rating spesifikasi yang diinginkan oleh calon konsumen diketahui dengan menggunakan statistik deskriptif berdasarkan hasil analisis konjoin didapatkan tingkat kepentingan yang menjadi pertimbangan dalam memilih laptop acer adalah kehandalah proses purna jual pelengkap laptop keadaan fisik rekomendasi dan harga sedangkan untuk laptop asus adalah kehandalan proses purna jual pelengkap laptop keadaan fisik rekomendasi dan harga kata kunci laptop konjoin nilai utilitas nilai kepentingan spesifikasi
Abstrak (Stopwords Removed): teknologi diciptakan membantu manusia melakukan aktivitas salah satu jenis teknologi teknologi informasi salah satu produknya laptop laptop perkembangan personal computer bersifat portabel selama tiga tahun terakhir market share merek acer mengalami penurunan sedangkan merek asus sebaliknya mengalami kenaikan selama tiga tahun terakhir dilakukan penelitian mengetahui preferensi pemilihan laptop merek acer asus populasi penelitian mahasiswa aktif universitas trunojoyo madura tahun ajaran terdiri tujuh fakultas fakultas teknik fakultas pertanian fakultas hukum fakutas ilmu pendidikan fakultas keislaman fakultas ilmu sosial budaya jumlah sampel setiap merek sebanyak mahasiswa populasi mahasiswa menggunakan teknik cluster sampling proportional sampling purposive sampling systematic random sampling jumlah atribut diteliti sebanyak menggunakan metode tradisional konjoin full profile fraksional faktorial desain mereduksi jumlah kartu stimuli didapatkan kartu stimuli analisis konjoin dilakukan cara syntax data masukan berupa data rating spesifikasi diinginkan calon konsumen diketahui menggunakan statistik deskriptif berdasarkan hasil analisis konjoin didapatkan tingkat kepentingan menjadi pertimbangan memilih laptop acer kehandalah proses purna jual pelengkap laptop keadaan fisik rekomendasi harga sedangkan laptop asus kehandalan proses purna jual pelengkap laptop keadaan fisik rekomendasi harga kata kunci laptop konjoin nilai utilitas nilai kepentingan spesifikasi
Abstrak (Stemmed): teknologi cipta bantu manusia laku aktivitas salah satu jenis teknologi teknologi informasi salah satu produk laptop laptop kembang personal computer sifat portabel lama tiga tahun akhir market share merek acer alami turun sedang merek asus balik alami naik lama tiga tahun akhir laku teliti tahu preferensi pilih laptop merek acer asus populasi teliti mahasiswa aktif universitas trunojoyo madura tahun ajar diri tujuh fakultas fakultas teknik fakultas tani fakultas hukum fakutas ilmu didik fakultas islam fakultas ilmu sosial budaya jumlah sampel tiap merek banyak mahasiswa populasi mahasiswa guna teknik cluster sampling proportional sampling purposive sampling systematic random sampling jumlah atribut teliti banyak guna metode tradisional konjoin full profile fraksional faktorial desain reduksi jumlah kartu stimuli dapat kartu stimuli analisis konjoin laku cara syntax data masuk upa data rating spesifikasi ingin calon konsumen tahu guna statistik deskriptif dasar hasil analisis konjoin dapat tingkat penting jadi timbang pilih laptop acer kehandalah proses purna jual lengkap laptop ada fisik rekomendasi harga sedang laptop asus kehandalan proses purna jual lengkap laptop ada fisik rekomendasi harga kata kunci laptop konjoin nilai utilitas nilai penting spesifikasi
Abstrak (Corrected): teknologi city bantu amnesia lake aktivitas salad sat penis teknologi teknologi informant salad sat proud laptop laptop embank personal computer sift portable lama toga thun air market share mere acer salami turn sedan mere ass balk salami nail lama toga thun air lake elite tau preference pilch laptop mere acer ass popular elite mahasiswa attic university trunojoyo madura thun ajar dirt juju faults faults tennis faults tank faults hokum fajitas i'm did faults islam faults i'm social buddy mullah sample tip mere banyan mahasiswa popular mahasiswa gun tennis cluster sampling proportional sampling purposive sampling systematic random sampling mullah tribute elite banyan gun metope traditional conjoin full profile fractional factorial detain reduksi mullah kart stimuli apart kart stimuli analysis conjoin lake cara syntax data mask up data rating spesifikasi begin salon consumed tau gun statistic deskriptif dakar hail analysis conjoin apart dingbat panting jade timing pilch laptop acer kehandalah proves purana dual lengkap laptop ada fisk rekomendasi hard sedan laptop ass kehandalan proves purana dual lengkap laptop ada fisk rekomendasi hard data bunch laptop conjoin nilgai utility nilgai panting spesifikasi
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'laptop': 8, 'fakultas': 6, 'merek': 4, 'sampling': 4, 'konjoin': 4, 'teknologi': 3, 'laku': 3, 'tahun': 3, 'acer': 3, 'asus': 3, 'teliti': 3, 'mahasiswa': 3, 'jumlah': 3, 'guna': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'lama': 2, 'tiga': 2, 'akhir': 2, 'alami': 2, 'sedang': 2, 'tahu': 2, 'pilih': 2, 'populasi': 2, 'teknik': 2, 'ilmu': 2, 'banyak': 2, 'kartu': 2, 'stimuli': 2, 'dapat': 2, 'analisis': 2, 'data': 2, 'spesifikasi': 2, 'penting': 2, 'proses': 2, 'purna': 2, 'jual': 2, 'lengkap': 2, 'ada': 2, 'fisik': 2, 'rekomendasi': 2, 'harga': 2, 'nilai': 2, 'cipta': 1, 'bantu': 1, 'manusia': 1, 'aktivitas': 1, 'jenis': 1, 'informasi': 1, 'produk': 1, 'kembang': 1, 'personal': 1, 'computer': 1, 'sifat': 1, 'portabel': 1, 'market': 1, 'share': 1, 'turun': 1, 'balik': 1, 'naik': 1, 'preferensi': 1, 'aktif': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'ajar': 1, 'diri': 1, 'tujuh': 1, 'tani': 1, 'hukum': 1, 'fakutas': 1, 'didik': 1, 'islam': 1, 'sosial': 1, 'budaya': 1, 'sampel': 1, 'tiap': 1, 'cluster': 1, 'proportional': 1, 'purposive': 1, 'systematic': 1, 'random': 1, 'atribut': 1, 'metode': 1, 'tradisional': 1, 'full': 1, 'profile': 1, 'fraksional': 1, 'faktorial': 1, 'desain': 1, 'reduksi': 1, 'cara': 1, 'syntax': 1, 'masuk': 1, 'upa': 1, 'rating': 1, 'ingin': 1, 'calon': 1, 'konsumen': 1, 'statistik': 1, 'deskriptif': 1, 'dasar': 1, 'hasil': 1, 'tingkat': 1, 'jadi': 1, 'timbang': 1, 'kehandalah': 1, 'kehandalan': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'utilitas': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 17, 'the': 15, 'is': 11, 'laptop': 7, 'and': 6, 'faculty': 6, 'in': 5, 'that': 4, 'by': 4, 'sampling': 4, 'conjoint': 4, 'technology': 3, 'to': 3, 'an': 3, 'with': 3, 'brand': 3, 'acer': 3, 'asus': 3, 'so': 3, 'college': 3, 'number': 3, 'using': 3, 'one': 2, 'three': 2, 'years': 2, 'has': 2, 'while': 2, 'for': 2, 'research': 2, 'population': 2, 'it': 2, 'as': 2, 'students': 2, 'stimuli': 2, 'card': 2, 'analysis': 2, 'data': 2, 'importance': 2, 'process': 2, 'reliability': 2, 'aftersales': 2, 'service': 2, 'complements': 2, 'physical': 2, 'condition': 2, 'recommendation': 2, 'price': 2, 'value': 2, 'was': 1, 'created': 1, 'help': 1, 'humans': 1, 'doing': 1, 'activity': 1, 'type': 1, 'information': 1, 'its': 1, 'products': 1, 'a': 1, 'development': 1, 'personal': 1, 'computer': 1, 'portable': 1, 'over': 1, 'past': 1, 'market': 1, 'share': 1, 'decreased': 1, 'experienced': 1, 'increase': 1, 'during': 1, 'last': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'preferences': 1, 'selection': 1, 'brands': 1, 'active': 1, 'student': 1, 'university': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'academic': 1, 'year': 1, 'consisting': 1, 'seven': 1, 'faculties': 1, 'engineering': 1, 'agriculture': 1, 'law': 1, 'education': 1, 'islamic': 1, 'social': 1, 'culture': 1, 'samples': 1, 'each': 1, 'many': 1, 'from': 1, 'cluster': 1, 'proportional': 1, 'purposive': 1, 'systematic': 1, 'random': 1, 'attributes': 1, 'studied': 1, 'traditional': 1, 'method': 1, 'full': 1, 'profile': 1, 'factorial': 1, 'fractional': 1, 'design': 1, 'reduce': 1, 'obtained': 1, 'processed': 1, 'syntax': 1, 'input': 1, 'form': 1, 'rating': 1, 'specifications': 1, 'desired': 1, 'potential': 1, 'customers': 1, 'are': 1, 'known': 1, 'descriptive': 1, 'statistics': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'results': 1, 'found': 1, 'consideration': 1, 'choosing': 1, 'laptops': 1, 'keywords': 1, 'utility': 1, 'specification': 1})
-------------------------------------------
--- Data #407 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Yunita Puspasari
Judul: ANALISIS STRATEGI KERJA SAMA DAN BERSAING (CO-OPETITION) INDUSTRI BATIK TULIS GEDOG TUBAN
Pembimbing 1: Fitri Agustina, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Agus Salim, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Batik telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi sejak 2 Oktober 2009 yang harus dikembangkan dan dilestarikan. Tuban adalah salah satu kota yang mempunyai industri batik. Berdasarkan data dari Desperindag tahun 2017 kabupaten Tuban memiliki jumlah unit usaha batik 1203 unit. Dengan penyerapan jumlah tenaga kerja sebesar 2416 orang dan jumlah kapasitas produksi 517.449 lembar serta jumlah investasi 6.574.700.000 rupiah. Analisis strategi kerja sama dan bersaing (co-opetition) industri batik tulis gedog Tuban bermaksud untuk mengetahui tanggapan pemilik industri batik tentang konsep strategi co-opetition untuk dapat bekerja sama dengan pesaing. Analisis yang digunakan untuk mengetahui faktor sikap pembeda melalui analisis diskriminan yang mampu membedakan responden untuk menerima atau menolak melalui variabel faktor keberhasilan co-opetition. Variabel keberhasilan co-opetition yaitu manajemen kepemimpinan, komitmen jangka panjang, pembelajaran organisasi, pengetahuan dan resiko berbagi, dukungan sistem informasi, sistem manajemen konflik, serta jaringan antar pengusaha. Analisis crosstab digunakan untuk mengetahui hubungan antara hasil tanggapan yang menerima bekerja sama dan bersaing dengan omset, jumlah karyawan, tahun didirikan, dan pendidikan dari pemilik IKM. Kemudian analisis SWOT untuk menganalisis IKM faktor internal dan faktor eksternal untuk bekerja sama dan bersaing industri batik tulis gedog Tuban. Perbedaan pendapat dapat dilihat dari model diskriminan yang mempengaruhi yaitu kebijakan dan strategi, partisipan karyawan, identifikasi pengetahuan, proses resolusi konflik, dan pemantauan konflik dan perbaikan.
Kata Kunci : Co-opetition, Analisis Diskriminan, Crosstab, IFE dan EFE
Abstrak (Clean): batik telah ditetapkan oleh unesco sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi sejak oktober yang harus dikembangkan dan dilestarikan tuban adalah salah satu kota yang mempunyai industri batik berdasarkan data dari desperindag tahun kabupaten tuban memiliki jumlah unit usaha batik unit dengan penyerapan jumlah tenaga kerja sebesar orang dan jumlah kapasitas produksi lembar serta jumlah investasi rupiah analisis strategi kerja sama dan bersaing coopetition industri batik tulis gedog tuban bermaksud untuk mengetahui tanggapan pemilik industri batik tentang konsep strategi coopetition untuk dapat bekerja sama dengan pesaing analisis yang digunakan untuk mengetahui faktor sikap pembeda melalui analisis diskriminan yang mampu membedakan responden untuk menerima atau menolak melalui variabel faktor keberhasilan coopetition variabel keberhasilan coopetition yaitu manajemen kepemimpinan komitmen jangka panjang pembelajaran organisasi pengetahuan dan resiko berbagi dukungan sistem informasi sistem manajemen konflik serta jaringan antar pengusaha analisis crosstab digunakan untuk mengetahui hubungan antara hasil tanggapan yang menerima bekerja sama dan bersaing dengan omset jumlah karyawan tahun didirikan dan pendidikan dari pemilik ikm kemudian analisis swot untuk menganalisis ikm faktor internal dan faktor eksternal untuk bekerja sama dan bersaing industri batik tulis gedog tuban perbedaan pendapat dapat dilihat dari model diskriminan yang mempengaruhi yaitu kebijakan dan strategi partisipan karyawan identifikasi pengetahuan proses resolusi konflik dan pemantauan konflik dan perbaikan kata kunci coopetition analisis diskriminan crosstab ife dan efe
Abstrak (Stopwords Removed): batik ditetapkan unesco warisan kemanusiaan budaya lisan nonbendawi oktober harus dikembangkan dilestarikan tuban salah satu kota mempunyai industri batik berdasarkan data desperindag tahun kabupaten tuban memiliki jumlah unit usaha batik unit penyerapan jumlah tenaga kerja sebesar orang jumlah kapasitas produksi lembar jumlah investasi rupiah analisis strategi kerja sama bersaing coopetition industri batik tulis gedog tuban bermaksud mengetahui tanggapan pemilik industri batik tentang konsep strategi coopetition dapat bekerja sama pesaing analisis digunakan mengetahui faktor sikap pembeda analisis diskriminan mampu membedakan responden menerima menolak variabel faktor keberhasilan coopetition variabel keberhasilan coopetition manajemen kepemimpinan komitmen jangka panjang pembelajaran organisasi pengetahuan resiko berbagi dukungan sistem informasi sistem manajemen konflik jaringan antar pengusaha analisis crosstab digunakan mengetahui hubungan antara hasil tanggapan menerima bekerja sama bersaing omset jumlah karyawan tahun didirikan pendidikan pemilik ikm analisis swot menganalisis ikm faktor internal faktor eksternal bekerja sama bersaing industri batik tulis gedog tuban perbedaan pendapat dapat dilihat model diskriminan mempengaruhi kebijakan strategi partisipan karyawan identifikasi pengetahuan proses resolusi konflik pemantauan konflik perbaikan kata kunci coopetition analisis diskriminan crosstab ife efe
Abstrak (Stemmed): batik tetap unesco waris manusia budaya lisan nonbendawi oktober harus kembang lestari tuban salah satu kota punya industri batik dasar data desperindag tahun kabupaten tuban milik jumlah unit usaha batik unit serap jumlah tenaga kerja besar orang jumlah kapasitas produksi lembar jumlah investasi rupiah analisis strategi kerja sama saing coopetition industri batik tulis gedog tuban maksud tahu tanggap milik industri batik tentang konsep strategi coopetition dapat kerja sama saing analisis guna tahu faktor sikap beda analisis diskriminan mampu beda responden terima tolak variabel faktor hasil coopetition variabel hasil coopetition manajemen pimpin komitmen jangka panjang ajar organisasi tahu resiko bagi dukung sistem informasi sistem manajemen konflik jaring antar usaha analisis crosstab guna tahu hubung antara hasil tanggap terima kerja sama saing omset jumlah karyawan tahun diri didik milik ikm analisis swot analis ikm faktor internal faktor eksternal kerja sama saing industri batik tulis gedog tuban beda dapat dapat lihat model diskriminan pengaruh bijak strategi partisipan karyawan identifikasi tahu proses resolusi konflik pantau konflik baik kata kunci coopetition analisis diskriminan crosstab ife efe
Abstrak (Corrected): batik team enesco wars amnesia buddy lisa nonbendawi october harms embank restart turban salad sat koto puny industry batik dakar data desperindag thun kabupaten turban milk mullah unit sara batik unit scrap mullah teenage era bear orang mullah kapasitas produksi lumbar mullah invests rupiah analysis strategy era same saying competition industry batik tulips dog turban makeup tau tanga milk industry batik tenting onset strategy competition apart era same saying analysis gun tau factor sika bed analysis discriminant camp bed responded terms tola variable factor hail competition variable hail competition management pimping komitmen bangka panting ajar organisms tau resist bag during sister informant sister management konflik caring altar sara analysis crossbar gun tau hung angara hail tanga terms era same saying onset mullah karajan thun dirt did milk i'm analysis swot analysis i'm factor internal factor eternal era same saying industry batik tulips dog turban bed apart apart that model discriminant pengaruh biak strategy parisian karajan identifikasi tau proves resolute konflik pants konflik back data bunch competition analysis discriminant crossbar if eye
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'batik': 6, 'analisis': 6, 'jumlah': 5, 'kerja': 5, 'coopetition': 5, 'tahu': 5, 'tuban': 4, 'industri': 4, 'sama': 4, 'saing': 4, 'faktor': 4, 'milik': 3, 'strategi': 3, 'dapat': 3, 'beda': 3, 'diskriminan': 3, 'hasil': 3, 'konflik': 3, 'tahun': 2, 'unit': 2, 'usaha': 2, 'tulis': 2, 'gedog': 2, 'tanggap': 2, 'guna': 2, 'terima': 2, 'variabel': 2, 'manajemen': 2, 'sistem': 2, 'crosstab': 2, 'karyawan': 2, 'ikm': 2, 'tetap': 1, 'unesco': 1, 'waris': 1, 'manusia': 1, 'budaya': 1, 'lisan': 1, 'nonbendawi': 1, 'oktober': 1, 'harus': 1, 'kembang': 1, 'lestari': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'kota': 1, 'punya': 1, 'dasar': 1, 'data': 1, 'desperindag': 1, 'kabupaten': 1, 'serap': 1, 'tenaga': 1, 'besar': 1, 'orang': 1, 'kapasitas': 1, 'produksi': 1, 'lembar': 1, 'investasi': 1, 'rupiah': 1, 'maksud': 1, 'tentang': 1, 'konsep': 1, 'sikap': 1, 'mampu': 1, 'responden': 1, 'tolak': 1, 'pimpin': 1, 'komitmen': 1, 'jangka': 1, 'panjang': 1, 'ajar': 1, 'organisasi': 1, 'resiko': 1, 'bagi': 1, 'dukung': 1, 'informasi': 1, 'jaring': 1, 'antar': 1, 'hubung': 1, 'antara': 1, 'omset': 1, 'diri': 1, 'didik': 1, 'swot': 1, 'analis': 1, 'internal': 1, 'eksternal': 1, 'lihat': 1, 'model': 1, 'pengaruh': 1, 'bijak': 1, 'partisipan': 1, 'identifikasi': 1, 'proses': 1, 'resolusi': 1, 'pantau': 1, 'baik': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'ife': 1, 'efe': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 16, 'and': 15, 'to': 10, 'batik': 6, 'analysis': 6, 'coopetition': 5, 'tuban': 4, 'industry': 4, 'be': 3, 'that': 3, 'with': 3, 'discriminant': 3, 'conflict': 3, 'has': 2, 'established': 2, 'a': 2, 'is': 2, 'from': 2, 'total': 2, 'units': 2, 'strategy': 2, 'gedog': 2, 'know': 2, 'responses': 2, 'owners': 2, 'able': 2, 'cooperate': 2, 'used': 2, 'factor': 2, 'through': 2, 'success': 2, 'management': 2, 'knowledge': 2, 'system': 2, 'crosstab': 2, 'compete': 2, 'ikm': 2, 'factors': 2, 'been': 1, 'by': 1, 'unesco': 1, 'as': 1, 'heritage': 1, 'humanity': 1, 'for': 1, 'oral': 1, 'not': 1, 'substantive': 1, 'culture': 1, 'since': 1, 'october': 1, 'which': 1, 'must': 1, 'developed': 1, 'conserved': 1, 'one': 1, 'cities': 1, 'have': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'data': 1, 'desperindag': 1, 'in': 1, 'district': 1, 'business': 1, 'absorption': 1, 'employment': 1, 'amounted': 1, 'people': 1, 'production': 1, 'capacity': 1, 'sheets': 1, 'amount': 1, 'investment': 1, 'rupiah': 1, 'cooperative': 1, 'competitive': 1, 'intends': 1, 'about': 1, 'concept': 1, 'competitors': 1, 'differentiation': 1, 'attitude': 1, 'differentiate': 1, 'respondent': 1, 'accept': 1, 'or': 1, 'reject': 1, 'variable': 1, 'variables': 1, 'are': 1, 'leadership': 1, 'longterm': 1, 'commitment': 1, 'organizational': 1, 'learning': 1, 'risk': 1, 'sharing': 1, 'information': 1, 'support': 1, 'network': 1, 'among': 1, 'entrepreneurs': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'relationship': 1, 'between': 1, 'receive': 1, 'work': 1, 'turnover': 1, 'number': 1, 'employees': 1, 'year': 1, 'education': 1, 'then': 1, 'swot': 1, 'analyze': 1, 'internal': 1, 'external': 1, 'differences': 1, 'opinion': 1, 'can': 1, 'seen': 1, 'model': 1, 'influences': 1, 'policies': 1, 'strategies': 1, 'employee': 1, 'participation': 1, 'identification': 1, 'resolution': 1, 'process': 1, 'monitoring': 1, 'improvement': 1, 'keywords': 1, 'ife': 1, 'efe': 1})
-------------------------------------------
--- Data #408 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: YULIA AYU SETIAWATI
Judul: Analisis Daya Saing dan Strategi Pengembangan Pada Produk Prioritas Klaster Industri Berbasis Agro
Pembimbing 1: Fitri Agustina S.T, M.T
Pembimbing 2: Ida Lumintu S.T, M.T, Ph.D
Abstrak (Raw): Kabupaten Tuban merupakan salah satu daerah yang memiliki pengembangan ekonomi yang masih kurang stabil dibanding dengan daerah lainnya, oleh karena itu Kabupaten Tuban perlu meningkatkan daya saing untuk membantu kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara dalam pengembangan ekonomi yaitu lewat daya saing industri, dimana diperlukan pengembangan keunggulan kompetitif melalui penentuan dan pengembangan produk prioritas daerah. Penentuan produk prioritas dapat dijadikan lebih berkembang lewat pengembangan klaster industri yang ada di Kabupaten Tuban. Terdapat duabelas produk pada Klaster Industri Berbasis Agro di Kabupaten Tuban, dari klaster tersebut dilakukan perhitungan dengan menggunakan Location Quotient dimana dengan LQ tersebut akan ditentukan produk mana yang akan menjadi produk prioritas sehingga dapat dikembangkan lebih lanjut di Kabupaten Tuban. Produk yang terpilih ialah pengasapan ikan sebagai produk prioritas Kabupaten Tuban. Pada produk pengasapan ikan dilakukan analisis daya saing dalam mencapai keunggulan kompetitif, berdasarkan analisis Diamond Porter diperoleh skor tertinggi pada kondisi permintaan sebesar 2,217, dimana dari analisis daya saing dapat dirumuskan strategi pengembangan pada produk pengasapan ikan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tuban. Sedangkan pada analissi SWOT berada pada kuadran III. Strategi yang dapat diterapkan pada IKM adalah meminimalkan masalah-masalah internal pada IKM, sehingga dapat mengambil peluang yang lebih baik.
Kata Kunci : Daya Saing IKM, Location Quotient, Diamond Porter,SWOT
Abstrak (Clean): kabupaten tuban merupakan salah satu daerah yang memiliki pengembangan ekonomi yang masih kurang stabil dibanding dengan daerah lainnya oleh karena itu kabupaten tuban perlu meningkatkan daya saing untuk membantu kesejahteraan masyarakat salah satu cara dalam pengembangan ekonomi yaitu lewat daya saing industri dimana diperlukan pengembangan keunggulan kompetitif melalui penentuan dan pengembangan produk prioritas daerah penentuan produk prioritas dapat dijadikan lebih berkembang lewat pengembangan klaster industri yang ada di kabupaten tuban terdapat duabelas produk pada klaster industri berbasis agro di kabupaten tuban dari klaster tersebut dilakukan perhitungan dengan menggunakan location quotient dimana dengan lq tersebut akan ditentukan produk mana yang akan menjadi produk prioritas sehingga dapat dikembangkan lebih lanjut di kabupaten tuban produk yang terpilih ialah pengasapan ikan sebagai produk prioritas kabupaten tuban pada produk pengasapan ikan dilakukan analisis daya saing dalam mencapai keunggulan kompetitif berdasarkan analisis diamond porter diperoleh skor tertinggi pada kondisi permintaan sebesar dimana dari analisis daya saing dapat dirumuskan strategi pengembangan pada produk pengasapan ikan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi kabupaten tuban sedangkan pada analissi swot berada pada kuadran iii strategi yang dapat diterapkan pada ikm adalah meminimalkan masalahmasalah internal pada ikm sehingga dapat mengambil peluang yang lebih baik kata kunci daya saing ikm location quotient diamond porterswot
Abstrak (Stopwords Removed): kabupaten tuban salah satu daerah memiliki pengembangan ekonomi masih kurang stabil dibanding daerah lainnya kabupaten tuban perlu meningkatkan daya saing membantu kesejahteraan masyarakat salah satu cara pengembangan ekonomi lewat daya saing industri dimana diperlukan pengembangan keunggulan kompetitif penentuan pengembangan produk prioritas daerah penentuan produk prioritas dapat dijadikan lebih berkembang lewat pengembangan klaster industri ada kabupaten tuban terdapat duabelas produk klaster industri berbasis agro kabupaten tuban klaster tersebut dilakukan perhitungan menggunakan location quotient dimana lq tersebut ditentukan produk mana menjadi produk prioritas dapat dikembangkan lebih lanjut kabupaten tuban produk terpilih ialah pengasapan ikan produk prioritas kabupaten tuban produk pengasapan ikan dilakukan analisis daya saing mencapai keunggulan kompetitif berdasarkan analisis diamond porter diperoleh skor tertinggi kondisi permintaan sebesar dimana analisis daya saing dapat dirumuskan strategi pengembangan produk pengasapan ikan meningkatkan pertumbuhan ekonomi kabupaten tuban sedangkan analissi swot berada kuadran iii strategi dapat diterapkan ikm meminimalkan masalahmasalah internal ikm dapat mengambil peluang lebih baik kata kunci daya saing ikm location quotient diamond porterswot
Abstrak (Stemmed): kabupaten tuban salah satu daerah milik kembang ekonomi masih kurang stabil banding daerah lain kabupaten tuban perlu tingkat daya saing bantu sejahtera masyarakat salah satu cara kembang ekonomi lewat daya saing industri mana perlu kembang unggul kompetitif tentu kembang produk prioritas daerah tentu produk prioritas dapat jadi lebih kembang lewat kembang klaster industri ada kabupaten tuban dapat duabelas produk klaster industri bas agro kabupaten tuban klaster sebut laku hitung guna location quotient mana lq sebut tentu produk mana jadi produk prioritas dapat kembang lebih lanjut kabupaten tuban produk pilih ialah asap ikan produk prioritas kabupaten tuban produk asap ikan laku analisis daya saing capai unggul kompetitif dasar analisis diamond porter oleh skor tinggi kondisi minta besar mana analisis daya saing dapat rumus strategi kembang produk asap ikan tingkat tumbuh ekonomi kabupaten tuban sedang analissi swot ada kuadran iii strategi dapat terap ikm minimal masalahmasalah internal ikm dapat ambil peluang lebih baik kata kunci daya saing ikm location quotient diamond porterswot
Abstrak (Corrected): kabupaten turban salad sat sarah milk embank economic mash during stabile banding sarah lain kabupaten turban peru dingbat day saying bantu sejahtera masyarakat salad sat cara embank economic let day saying industry mana peru embank lungful kompetitif tent embank proud priority sarah tent proud priority apart jade leash embank let embank plaster industry ada kabupaten turban apart duabelas proud plaster industry was ago kabupaten turban plaster debut lake hiding gun location quotient mana la debut tent proud mana jade proud priority apart embank leash layout kabupaten turban proud pilch galah asap ian proud priority kabupaten turban proud asap ian lake analysis day saying capri lungful kompetitif dakar analysis diamond porter olen stor ting kondisi mint bear mana analysis day saying apart rumpus strategy embank proud asap ian dingbat tumble economic kabupaten turban sedan analysis swot ada quadrant wii strategy apart trap i'm minimal masalahmasalah internal i'm apart ambit pelting leash back data bunch day saying i'm location quotient diamond porterswot
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produk': 9, 'kembang': 8, 'kabupaten': 7, 'tuban': 7, 'dapat': 6, 'daya': 5, 'saing': 5, 'mana': 4, 'prioritas': 4, 'daerah': 3, 'ekonomi': 3, 'industri': 3, 'tentu': 3, 'lebih': 3, 'klaster': 3, 'asap': 3, 'ikan': 3, 'analisis': 3, 'ikm': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'perlu': 2, 'tingkat': 2, 'lewat': 2, 'unggul': 2, 'kompetitif': 2, 'jadi': 2, 'ada': 2, 'sebut': 2, 'laku': 2, 'location': 2, 'quotient': 2, 'diamond': 2, 'strategi': 2, 'milik': 1, 'masih': 1, 'kurang': 1, 'stabil': 1, 'banding': 1, 'lain': 1, 'bantu': 1, 'sejahtera': 1, 'masyarakat': 1, 'cara': 1, 'duabelas': 1, 'bas': 1, 'agro': 1, 'hitung': 1, 'guna': 1, 'lq': 1, 'lanjut': 1, 'pilih': 1, 'ialah': 1, 'capai': 1, 'dasar': 1, 'porter': 1, 'oleh': 1, 'skor': 1, 'tinggi': 1, 'kondisi': 1, 'minta': 1, 'besar': 1, 'rumus': 1, 'tumbuh': 1, 'sedang': 1, 'analissi': 1, 'swot': 1, 'kuadran': 1, 'iii': 1, 'terap': 1, 'minimal': 1, 'masalahmasalah': 1, 'internal': 1, 'ambil': 1, 'peluang': 1, 'baik': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'porterswot': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 26, 'of': 11, 'is': 9, 'tuban': 7, 'regency': 7, 'in': 7, 'product': 7, 'development': 6, 'to': 6, 'competitiveness': 5, 'can': 5, 'be': 5, 'that': 4, 'priority': 4, 'analysis': 4, 'through': 3, 'curing': 3, 'fish': 3, 'on': 3, 'smes': 3, 'one': 2, 'regions': 2, 'economic': 2, 'industry': 2, 'where': 2, 'competitive': 2, 'advantage': 2, 'determination': 2, 'products': 2, 'further': 2, 'developed': 2, 'based': 2, 'cluster': 2, 'location': 2, 'quotient': 2, 'will': 2, 'which': 2, 'so': 2, 'a': 2, 'diamond': 2, 'porter': 2, 'strategy': 2, 'swot': 2, 'have': 1, 'still': 1, 'less': 1, 'stable': 1, 'than': 1, 'other': 1, 'therefore': 1, 'needs': 1, 'improve': 1, 'help': 1, 'welfare': 1, 'community': 1, 'way': 1, 'economy': 1, 'necessary': 1, 'and': 1, 'areas': 1, 'industrial': 1, 'clusters': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'twelve': 1, 'agro': 1, 'calculated': 1, 'using': 1, 'lq': 1, 'determined': 1, 'become': 1, 'selected': 1, 'as': 1, 'done': 1, 'achieve': 1, 'highest': 1, 'score': 1, 'demand': 1, 'condition': 1, 'from': 1, 'formulated': 1, 'increase': 1, 'growth': 1, 'while': 1, 'quadrant': 1, 'iii': 1, 'applied': 1, 'minimize': 1, 'internal': 1, 'problems': 1, 'they': 1, 'take': 1, 'better': 1, 'chances': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #409 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Mochamad Sayyid Mahmud
Judul: Rancang Bangun Aplikasi Alat Penilaian Aktivitas Pengangkatan: WISHA Lifting Analysis Berbasis Android
Pembimbing 1: Mahrus Khoirul Umami, S.T., M.Sc.,Ph.D.
Pembimbing 2: Fitri Agustina, S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): WISHA Lifting merupakan alat penilaian suatu aktivitas pengangkatan dan penurunan terhadap resiko terjadinya WMSD’s. Rancang bangun aplikasi WISHA Lifting Analysis berbasis Android dirancang dengan harapan untuk mempermudah dalam proses analisis suatu aktivitas pengangkatan. Tahapan yang digunakan dalam rancang bangun aplikasi ini adalah Analysis-Design-Development-Implementation-Evaluation (ADDIE). Aplikasi WISHA lifting Analysis yang telah dibuat diukur tingkat kegunaannya dengan menggunakan usability testing. Aspek yang diukur dalam tingkat kegunaan adalah aspek learnability, efficiency, memorability, error dan satisfaction. Aplikasi ini memiliki 2 menu utama yaitu panduan dan analisis. Menu analisis dilengkapi dengan menginputkan gambar aktivitas yang dapat diakses melalui perangkan kamera dan direktori smartphone. Selain itu analisis yang telah dilakukan dapat disimpan dalam file berbentuk pdf pada direktori smartphone. Berdasarkan hasil usability testing pada 30 partisipan diperoleh tingkat usabilitas 79,62%, artinya usabilitas aplikasi WISHA Lifting Analysis adalah baik.
Abstrak (Clean): wisha lifting merupakan alat penilaian suatu aktivitas pengangkatan dan penurunan terhadap resiko terjadinya wmsd’s rancang bangun aplikasi wisha lifting analysis berbasis android dirancang dengan harapan untuk mempermudah dalam proses analisis suatu aktivitas pengangkatan tahapan yang digunakan dalam rancang bangun aplikasi ini adalah analysisdesigndevelopmentimplementationevaluation addie aplikasi wisha lifting analysis yang telah dibuat diukur tingkat kegunaannya dengan menggunakan usability testing aspek yang diukur dalam tingkat kegunaan adalah aspek learnability efficiency memorability error dan satisfaction aplikasi ini memiliki menu utama yaitu panduan dan analisis menu analisis dilengkapi dengan menginputkan gambar aktivitas yang dapat diakses melalui perangkan kamera dan direktori smartphone selain itu analisis yang telah dilakukan dapat disimpan dalam file berbentuk pdf pada direktori smartphone berdasarkan hasil usability testing pada partisipan diperoleh tingkat usabilitas artinya usabilitas aplikasi wisha lifting analysis adalah baik
Abstrak (Stopwords Removed): wisha lifting alat penilaian aktivitas pengangkatan penurunan resiko terjadinya wmsd’s rancang bangun aplikasi wisha lifting analysis berbasis android dirancang harapan mempermudah proses analisis aktivitas pengangkatan tahapan digunakan rancang bangun aplikasi analysisdesigndevelopmentimplementationevaluation addie aplikasi wisha lifting analysis dibuat diukur tingkat kegunaannya menggunakan usability testing aspek diukur tingkat kegunaan aspek learnability efficiency memorability error satisfaction aplikasi memiliki menu utama panduan analisis menu analisis dilengkapi menginputkan gambar aktivitas dapat diakses perangkan kamera direktori smartphone selain analisis dilakukan dapat disimpan file berbentuk pdf direktori smartphone berdasarkan hasil usability testing partisipan diperoleh tingkat usabilitas artinya usabilitas aplikasi wisha lifting analysis baik
Abstrak (Stemmed): wisha lifting alat nilai aktivitas angkat turun resiko jadi wmsd s rancang bangun aplikasi wisha lifting analysis bas android rancang harap mudah proses analisis aktivitas angkat tahap guna rancang bangun aplikasi analysisdesigndevelopmentimplementationevaluation addie aplikasi wisha lifting analysis buat ukur tingkat guna guna usability testing aspek ukur tingkat guna aspek learnability efficiency memorability error satisfaction aplikasi milik menu utama pandu analisis menu analisis lengkap menginputkan gambar aktivitas dapat akses perang kamera rektor smartphone selain analisis laku dapat simpan file bentuk pdf rektor smartphone dasar hasil usability testing partisipan oleh tingkat usabilitas arti usabilitas aplikasi wisha lifting analysis baik
Abstrak (Corrected): wish lifting flat nilgai aktivitas angst turn resist jade wisd s dancing bangui aplikasi wish lifting analysis was android dancing harp judah proves analysis aktivitas angst that gun dancing bangui aplikasi analysisdesigndevelopmentimplementationevaluation addie aplikasi wish lifting analysis but ukr dingbat gun gun usability testing aspen ukr dingbat gun aspen learnability efficiency memorability error satisfaction aplikasi milk menu mama panda analysis menu analysis lengkap menginputkan sambar aktivitas apart asses parang camera rector smartphone slain analysis lake apart simian file bent pd rector smartphone dakar hail usability testing parisian olen dingbat usability art usability aplikasi wish lifting analysis back
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'aplikasi': 5, 'wisha': 4, 'lifting': 4, 'analisis': 4, 'guna': 4, 'aktivitas': 3, 'rancang': 3, 'analysis': 3, 'tingkat': 3, 'angkat': 2, 'bangun': 2, 'ukur': 2, 'usability': 2, 'testing': 2, 'aspek': 2, 'menu': 2, 'dapat': 2, 'rektor': 2, 'smartphone': 2, 'usabilitas': 2, 'alat': 1, 'nilai': 1, 'turun': 1, 'resiko': 1, 'jadi': 1, 'wmsd': 1, 's': 1, 'bas': 1, 'android': 1, 'harap': 1, 'mudah': 1, 'proses': 1, 'tahap': 1, 'analysisdesigndevelopmentimplementationevaluation': 1, 'addie': 1, 'buat': 1, 'learnability': 1, 'efficiency': 1, 'memorability': 1, 'error': 1, 'satisfaction': 1, 'milik': 1, 'utama': 1, 'pandu': 1, 'lengkap': 1, 'menginputkan': 1, 'gambar': 1, 'akses': 1, 'perang': 1, 'kamera': 1, 'selain': 1, 'laku': 1, 'simpan': 1, 'file': 1, 'bentuk': 1, 'pdf': 1, 'dasar': 1, 'hasil': 1, 'partisipan': 1, 'oleh': 1, 'arti': 1, 'baik': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'of': 9, 'lifting': 6, 'in': 6, 'usability': 6, 'is': 5, 'and': 5, 'analysis': 5, 'application': 5, 'that': 5, 'wisha': 4, 'a': 4, 'activity': 3, 'has': 3, 'to': 2, 'lowering': 2, 'design': 2, 'this': 2, 'been': 2, 'measured': 2, 'level': 2, 'testing': 2, 'aspects': 2, 'menu': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'smartphone': 2, 'directory': 2, 'on': 2, 'tool': 1, 'assess': 1, 'risk': 1, 'wmsds': 1, 'androidbased': 1, 'designed': 1, 'simplify': 1, 'process': 1, 'analyzing': 1, 'stages': 1, 'used': 1, 'analysisdesigndevelopmentimplementationevaluation': 1, 'addie': 1, 'made': 1, 'by': 1, 'using': 1, 'are': 1, 'learnability': 1, 'efficiency': 1, 'memorability': 1, 'error': 1, 'satisfaction': 1, 'main': 1, 'guide': 1, 'analytics': 1, 'comes': 1, 'with': 1, 'an': 1, 'input': 1, 'image': 1, 'accessed': 1, 'through': 1, 'camera': 1, 'addition': 1, 'done': 1, 'save': 1, 'pdf': 1, 'file': 1, 'based': 1, 'results': 1, 'partisipant': 1, 'obtained': 1, 'meaning': 1, 'good': 1})
-------------------------------------------
--- Data #410 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: AVIV ANDRIYANSHYAH
Judul: KARAKTERISASI PARAMETER TEMPERATUR PEMANASAN DAN WAKTU PEMANASAN DENGAN BEBAN PENEKANAN 15 KG TERHADAP WAKTU INJECTION DAN MASSA BERAT PLASTIK PADA MESIN INJECTION RECYCLE PLASTIK
Pembimbing 1: DR. RACHMAD HIDAYAT, S.T.,S.H.,M.T.,
Pembimbing 2: ANIS ARENDRA, S.T.,M.Eng.,
Abstrak (Raw): Injection moulding machine pada prisipnya merupakan suatu alat yang digunakan untuk membuat dan membentuk komponen-komponen dari material plastik dengan bantuan mesin pencetakan plastik. Rancang bangun mesin injection moulding harus memperhatikan beberapa aspek untuk menemukan titik optimal salah satunya dengan percobaan eksperimental. Percobaan ini sangat memperhatikan beberapa parameter yaitu temperatur pemanasan dan waktu pemanasan. Jika salah satu parameter diabaikan, maka hasil pembentukan plastik kedalam cetakan kurang maksimal, hasil yang kurang baik ini diantaranya timbul cacat pada benda cetakan. Berdasarkan hasil percobaan didapatkan nilai semua indikator faktor F hitung > F tabel dan sig < Alpha 0,05, maka indikator faktor tersebut ada pengaruh signifikan. Interpretasi variabel respon dengan nilai koefisien determinasi (R-Squared) dimana nilai koefisien determinasi faktor waktu pemanasan dan waktu pemanasan dari respon sebesar 0,2605 atau 26,05% dan 0,2993 atau sebesar 29,93%, artinya kedua faktor tersebut mempengaruhi variabel respon waktu injeksi plastik masuk kedalam cetakan dan massa berat plastik. interaksi yang ditimbulkan faktor (A) temperatur pemanasan dengan faktor (B) waktu pemanasan saling berpotongan artinya kedua faktor tersebut saling ketergantungan. Setiap level saling berpotongan sehingga dapat dikatakan kombinasi antara level saling ketergantungan. Asumsi kenormalan yang dihasilkan kedua faktor terhadap respon yaitu terpenuhi atau berdistribusi normal.
Abstrak (Clean): injection moulding machine pada prisipnya merupakan suatu alat yang digunakan untuk membuat dan membentuk komponenkomponen dari material plastik dengan bantuan mesin pencetakan plastik rancang bangun mesin injection moulding harus memperhatikan beberapa aspek untuk menemukan titik optimal salah satunya dengan percobaan eksperimental percobaan ini sangat memperhatikan beberapa parameter yaitu temperatur pemanasan dan waktu pemanasan jika salah satu parameter diabaikan maka hasil pembentukan plastik kedalam cetakan kurang maksimal hasil yang kurang baik ini diantaranya timbul cacat pada benda cetakan berdasarkan hasil percobaan didapatkan nilai semua indikator faktor f hitung f tabel dan sig alpha maka indikator faktor tersebut ada pengaruh signifikan interpretasi variabel respon dengan nilai koefisien determinasi rsquared dimana nilai koefisien determinasi faktor waktu pemanasan dan waktu pemanasan dari respon sebesar atau dan atau sebesar artinya kedua faktor tersebut mempengaruhi variabel respon waktu injeksi plastik masuk kedalam cetakan dan massa berat plastik interaksi yang ditimbulkan faktor a temperatur pemanasan dengan faktor b waktu pemanasan saling berpotongan artinya kedua faktor tersebut saling ketergantungan setiap level saling berpotongan sehingga dapat dikatakan kombinasi antara level saling ketergantungan asumsi kenormalan yang dihasilkan kedua faktor terhadap respon yaitu terpenuhi atau berdistribusi normal
Abstrak (Stopwords Removed): injection moulding machine prisipnya alat digunakan membuat membentuk komponenkomponen material plastik bantuan mesin pencetakan plastik rancang bangun mesin injection moulding harus memperhatikan beberapa aspek menemukan titik optimal salah satunya percobaan eksperimental percobaan sangat memperhatikan beberapa parameter temperatur pemanasan waktu pemanasan jika salah satu parameter diabaikan hasil pembentukan plastik kedalam cetakan kurang maksimal hasil kurang baik diantaranya timbul cacat benda cetakan berdasarkan hasil percobaan didapatkan nilai semua indikator faktor f hitung f tabel sig alpha indikator faktor tersebut ada pengaruh signifikan interpretasi variabel respon nilai koefisien determinasi rsquared dimana nilai koefisien determinasi faktor waktu pemanasan waktu pemanasan respon sebesar sebesar artinya kedua faktor tersebut mempengaruhi variabel respon waktu injeksi plastik masuk kedalam cetakan massa berat plastik interaksi ditimbulkan faktor a temperatur pemanasan faktor b waktu pemanasan saling berpotongan artinya kedua faktor tersebut saling ketergantungan setiap level saling berpotongan dapat dikatakan kombinasi antara level saling ketergantungan asumsi kenormalan dihasilkan kedua faktor respon terpenuhi berdistribusi normal
Abstrak (Stemmed): injection moulding machine prisipnya alat guna buat bentuk komponenkomponen material plastik bantu mesin cetak plastik rancang bangun mesin injection moulding harus perhati beberapa aspek temu titik optimal salah satu coba eksperimental coba sangat perhati beberapa parameter temperatur panas waktu panas jika salah satu parameter abai hasil bentuk plastik dalam cetak kurang maksimal hasil kurang baik antara timbul cacat benda cetak dasar hasil coba dapat nilai semua indikator faktor f hitung f tabel sig alpha indikator faktor sebut ada pengaruh signifikan interpretasi variabel respon nilai koefisien determinasi rsquared mana nilai koefisien determinasi faktor waktu panas waktu panas respon besar besar arti dua faktor sebut pengaruh variabel respon waktu injeksi plastik masuk dalam cetak massa berat plastik interaksi timbul faktor a temperatur panas faktor b waktu panas saling potong arti dua faktor sebut saling gantung tiap level saling potong dapat kata kombinasi antara level saling gantung asumsi normal hasil dua faktor respon penuh distribusi normal
Abstrak (Corrected): injection molding machine prisipnya flat gun but bent komponenkomponen material plastic bantu resin weak plastic dancing bangui resin injection molding harms perhaps beberapa aspen temp titis optimal salad sat coma experimental coma sang perhaps beberapa parameter temperature pants want pants pika salad sat parameter alai hail bent plastic dream weak during maximal hail during back angara timbal carat bend weak dakar hail coma apart nilgai sea indicator factor f hiding f table sig alpha indicator factor debut ada pengaruh significant interprets variable respond nilgai koefisien determines squared mana nilgai koefisien determines factor want pants want pants respond bear bear art due factor debut pengaruh variable respond want injeksi plastic mask dream weak mass beat plastic interaksi timbal factor a temperature pants factor b want pants saying voting art due factor debut saying antung tip level saying voting apart data kombinasi angara level saying antung sums normal hail due factor respond punch distribute normal
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'faktor': 8, 'panas': 6, 'plastik': 5, 'waktu': 5, 'cetak': 4, 'hasil': 4, 'respon': 4, 'saling': 4, 'coba': 3, 'nilai': 3, 'sebut': 3, 'dua': 3, 'injection': 2, 'moulding': 2, 'bentuk': 2, 'mesin': 2, 'perhati': 2, 'beberapa': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'parameter': 2, 'temperatur': 2, 'dalam': 2, 'kurang': 2, 'antara': 2, 'timbul': 2, 'dapat': 2, 'indikator': 2, 'f': 2, 'pengaruh': 2, 'variabel': 2, 'koefisien': 2, 'determinasi': 2, 'besar': 2, 'arti': 2, 'potong': 2, 'gantung': 2, 'level': 2, 'normal': 2, 'machine': 1, 'prisipnya': 1, 'alat': 1, 'guna': 1, 'buat': 1, 'komponenkomponen': 1, 'material': 1, 'bantu': 1, 'rancang': 1, 'bangun': 1, 'harus': 1, 'aspek': 1, 'temu': 1, 'titik': 1, 'optimal': 1, 'eksperimental': 1, 'sangat': 1, 'jika': 1, 'abai': 1, 'maksimal': 1, 'baik': 1, 'cacat': 1, 'benda': 1, 'dasar': 1, 'semua': 1, 'hitung': 1, 'tabel': 1, 'sig': 1, 'alpha': 1, 'ada': 1, 'signifikan': 1, 'interpretasi': 1, 'rsquared': 1, 'mana': 1, 'injeksi': 1, 'masuk': 1, 'massa': 1, 'berat': 1, 'interaksi': 1, 'a': 1, 'b': 1, 'tiap': 1, 'kata': 1, 'kombinasi': 1, 'asumsi': 1, 'penuh': 1, 'distribusi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'of': 7, 'molding': 3, 'machine': 3, 'is': 3, 'to': 3, 'plastic': 3, 'with': 3, 'injection': 2, 'several': 2, 'experiment': 2, 'parameters': 2, 'mold': 2, 'results': 2, 'on': 2, 'f': 2, 'a': 1, 'tool': 1, 'that': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'used': 1, 'make': 1, 'components': 1, 'material': 1, 'help': 1, 'design': 1, 'should': 1, 'pay': 1, 'attention': 1, 'aspects': 1, 'find': 1, 'wrong': 1, 'optimal': 1, 'point': 1, 'experimental': 1, 'experiments': 1, 'this': 1, 'concerned': 1, 'if': 1, 'any': 1, 'are': 1, 'ignored': 1, 'then': 1, 'result': 1, 'formation': 1, 'in': 1, 'less': 1, 'than': 1, 'maximum': 1, 'these': 1, 'unfavorable': 1, 'arise': 1, 'object': 1, 'based': 1, 'all': 1, 'factors': 1, 'arithmetic': 1, 'table': 1, 'and': 1, 'sig': 1})
-------------------------------------------
--- Data #411 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Hariyanto
Judul: Identifikasi Kecacatan Dan Penyebabnya Pada Produk Genteng Keramik Menggunakan Fuzzy FMEA
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si.,M.T.
Pembimbing 2: Issa Dyah Utami, S.T.,M.T.,Ph.D
Abstrak (Raw): Kualitas adalah kemampuan suatu produk manufaktur atau jasa dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang telah ditentukan dan bersifat laten. Kualitas produk merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh dalam persaingan industri manufaktur. Dengan pengendalian kualitas diharapkan perusahaan dapat meningkatkan efektifitas dan mencegah terjadinya produk cacat. Salah satu alat pengendalian kualitas adalah dengan seven tools, FMEA (Failure Mode and Effect Analysis). Fuzzy FMEA adalah metode yang menggunakan logika fuzzy untuk mengidentifikasi penyebab kegagalan berdasarkan severity (S), occurence (O), dan detection (D). Dengan menggunakan logika fuzzy pada FMEA dapat menginputkan nilai S, O, dan D sehingga didapatkan hasil yang lebih fleksibel. Penelitian ini dilakukan analisis terhadap kualitas produk genteng keramik tipe S topaz natural yang memiliki 17 jenis cacat. Dimana cacat yang tertinggi adalah jenis cacat genteng uneven shape, coincide, dan upper arch crack yang memiliki nilai risk priority number (RPN) sebesar 120. Berdasarkan hasil Fuzzy FMEA (FRPN) diperoleh nilai 700 dengan kategori high-very high. Sehingga jenis cacat tersebut diprioritaskan untuk dilakukan perbaikan.
Kata kunci : Kualitas, Seven Tools, severity, occurence, detection. FMEA, Fuzzy FMEA.
Abstrak (Clean): kualitas adalah kemampuan suatu produk manufaktur atau jasa dalam memenuhi kebutuhankebutuhan yang telah ditentukan dan bersifat laten kualitas produk merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh dalam persaingan industri manufaktur dengan pengendalian kualitas diharapkan perusahaan dapat meningkatkan efektifitas dan mencegah terjadinya produk cacat salah satu alat pengendalian kualitas adalah dengan seven tools fmea failure mode and effect analysis fuzzy fmea adalah metode yang menggunakan logika fuzzy untuk mengidentifikasi penyebab kegagalan berdasarkan severity s occurence o dan detection d dengan menggunakan logika fuzzy pada fmea dapat menginputkan nilai s o dan d sehingga didapatkan hasil yang lebih fleksibel penelitian ini dilakukan analisis terhadap kualitas produk genteng keramik tipe s topaz natural yang memiliki jenis cacat dimana cacat yang tertinggi adalah jenis cacat genteng uneven shape coincide dan upper arch crack yang memiliki nilai risk priority number rpn sebesar berdasarkan hasil fuzzy fmea frpn diperoleh nilai dengan kategori highvery high sehingga jenis cacat tersebut diprioritaskan untuk dilakukan perbaikan kata kunci kualitas seven tools severity occurence detection fmea fuzzy fmea
Abstrak (Stopwords Removed): kualitas kemampuan produk manufaktur jasa memenuhi kebutuhankebutuhan ditentukan bersifat laten kualitas produk salah satu faktor sangat berpengaruh persaingan industri manufaktur pengendalian kualitas diharapkan perusahaan dapat meningkatkan efektifitas mencegah terjadinya produk cacat salah satu alat pengendalian kualitas seven tools fmea failure mode and effect analysis fuzzy fmea metode menggunakan logika fuzzy mengidentifikasi penyebab kegagalan berdasarkan severity s occurence o detection d menggunakan logika fuzzy fmea dapat menginputkan nilai s o d didapatkan hasil lebih fleksibel penelitian dilakukan analisis kualitas produk genteng keramik tipe s topaz natural memiliki jenis cacat dimana cacat tertinggi jenis cacat genteng uneven shape coincide upper arch crack memiliki nilai risk priority number rpn sebesar berdasarkan hasil fuzzy fmea frpn diperoleh nilai kategori highvery high jenis cacat tersebut diprioritaskan dilakukan perbaikan kata kunci kualitas seven tools severity occurence detection fmea fuzzy fmea
Abstrak (Stemmed): kualitas mampu produk manufaktur jasa penuh kebutuhankebutuhan tentu sifat laten kualitas produk salah satu faktor sangat pengaruh saing industri manufaktur kendali kualitas harap usaha dapat tingkat efektifitas cegah jadi produk cacat salah satu alat kendali kualitas seven tools fmea failure mode and effect analysis fuzzy fmea metode guna logika fuzzy identifikasi sebab gagal dasar severity s occurence o detection d guna logika fuzzy fmea dapat menginputkan nilai s o d dapat hasil lebih fleksibel teliti laku analisis kualitas produk genteng keramik tipe s topaz natural milik jenis cacat mana cacat tinggi jenis cacat genteng uneven shape coincide upper arch crack milik nilai risk priority number rpn besar dasar hasil fuzzy fmea frpn oleh nilai kategori highvery high jenis cacat sebut prioritas laku baik kata kunci kualitas seven tools severity occurence detection fmea fuzzy fmea
Abstrak (Corrected): kualitas camp proud manufacture casa punch kebutuhankebutuhan tent sift late kualitas proud salad sat factor sang pengaruh saying industry manufacture kendall kualitas harp sara apart dingbat efektifitas yeah jade proud carat salad sat flat kendall kualitas seven tools flea failure mode and effect analysis fuzzy flea metope gun logia fuzzy identifikasi kebab gaga dakar severity s occurrence o detection d gun logia fuzzy flea apart menginputkan nilgai s o d apart hail leash fleksibel elite lake analysis kualitas proud getting keramic time s topaz natural milk penis carat mana carat ting penis carat getting uneven shape coincide upper arch crack milk nilgai risk priority number run bear dakar hail fuzzy flea fran olen nilgai category higher high penis carat debut priority lake back data bunch kualitas seven tools severity occurrence detection flea fuzzy flea
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kualitas': 6, 'fmea': 6, 'cacat': 5, 'fuzzy': 5, 'produk': 4, 'dapat': 3, 's': 3, 'nilai': 3, 'jenis': 3, 'manufaktur': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'kendali': 2, 'seven': 2, 'tools': 2, 'guna': 2, 'logika': 2, 'dasar': 2, 'severity': 2, 'occurence': 2, 'o': 2, 'detection': 2, 'd': 2, 'hasil': 2, 'laku': 2, 'genteng': 2, 'milik': 2, 'mampu': 1, 'jasa': 1, 'penuh': 1, 'kebutuhankebutuhan': 1, 'tentu': 1, 'sifat': 1, 'laten': 1, 'faktor': 1, 'sangat': 1, 'pengaruh': 1, 'saing': 1, 'industri': 1, 'harap': 1, 'usaha': 1, 'tingkat': 1, 'efektifitas': 1, 'cegah': 1, 'jadi': 1, 'alat': 1, 'failure': 1, 'mode': 1, 'and': 1, 'effect': 1, 'analysis': 1, 'metode': 1, 'identifikasi': 1, 'sebab': 1, 'gagal': 1, 'menginputkan': 1, 'lebih': 1, 'fleksibel': 1, 'teliti': 1, 'analisis': 1, 'keramik': 1, 'tipe': 1, 'topaz': 1, 'natural': 1, 'mana': 1, 'tinggi': 1, 'uneven': 1, 'shape': 1, 'coincide': 1, 'upper': 1, 'arch': 1, 'crack': 1, 'risk': 1, 'priority': 1, 'number': 1, 'rpn': 1, 'besar': 1, 'frpn': 1, 'oleh': 1, 'kategori': 1, 'highvery': 1, 'high': 1, 'sebut': 1, 'prioritas': 1, 'baik': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'of': 13, 'quality': 7, 'and': 6, 'fmea': 6, 'is': 5, 'fuzzy': 5, 'defects': 4, 'a': 3, 'to': 3, 'with': 3, 'control': 3, 'tools': 3, 'that': 3, 'on': 3, 's': 3, 'manufacturing': 2, 'product': 2, 'one': 2, 'can': 2, 'seven': 2, 'failure': 2, 'logic': 2, 'based': 2, 'severity': 2, 'occurence': 2, 'o': 2, 'detection': 2, 'd': 2, 'value': 2, 'type': 2, 'types': 2, 'are': 2, 'ability': 1, 'or': 1, 'service': 1, 'meet': 1, 'predetermined': 1, 'latent': 1, 'needs': 1, 'most': 1, 'influential': 1, 'factors': 1, 'in': 1, 'industry': 1, 'competition': 1, 'expected': 1, 'company': 1, 'improve': 1, 'effectiveness': 1, 'prevent': 1, 'occurrence': 1, 'defective': 1, 'products': 1, 'mode': 1, 'effect': 1, 'analysis': 1, 'method': 1, 'uses': 1, 'identify': 1, 'causes': 1, 'by': 1, 'using': 1, 'input': 1, 'get': 1, 'more': 1, 'flexible': 1, 'result': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'analyzed': 1, 'ceramic': 1, 'tile': 1, 'topaz': 1, 'natural': 1, 'which': 1, 'has': 1, 'where': 1, 'highest': 1, 'uneven': 1, 'shape': 1, 'coincide': 1, 'upper': 1, 'arch': 1, 'crack': 1, 'have': 1, 'risk': 1, 'priority': 1, 'number': 1, 'rpn': 1, 'results': 1, 'frpn': 1, 'obtained': 1, 'highvery': 1, 'high': 1, 'category': 1, 'so': 1, 'these': 1, 'prioritized': 1, 'for': 1, 'improvement': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #412 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Fuji Lestari
Judul: Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Masyarakat Lamongan Pada Pembuatan E-KTP
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat.,ST.,MT
Pembimbing 2: Trisita Novianti.,STP.,MT
Abstrak (Raw): Structural Equation Modelling (SEM) adalah suatu teknik pemodelan statistik yang sangat kros-seksional, linier dan umum. Dimana didalam metode SEM ini termasuk analisis jalur (analysis path), analisis faktor (factor analysis), regresi (regression). Pelayanan yang berkualitas tidak hanya kebutuhan organisasi atau perusahaan swasta. Bahkan sektor publikpun membutuhkan pelayanan yang berkualitas. Salah satu pelayanan publik dibidang pemerintah adalah Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil. Suatu pelayanan yang prima adalah pelayanan yang bisa membuat customer atau pelanggan merasa puas dan tidak kecewa.
Dalam penelitian ini menggunakan beberapa faktor dari variabel atribut yaitu 5 dimensi kualitas pelayanan X1 (Tangible), X2 (Realibility), X3 (Responsive), X4 (Assurance), X5 (Emphaty) , Nilai Produk (Y1), Kepuasan (Y2) dengan menggunakan Metode SEM. Dari faktor-faktor tersebut mempunyai hubungan yang saling berpengaruh. Hasil Hipotesis menujukkan bahwa Variabel Realibility sangat dominan dibandingkan variabel yang lain.
Kata kunci: SEM, Kualitas Pelayanan
Abstrak (Clean): structural equation modelling sem adalah suatu teknik pemodelan statistik yang sangat krosseksional linier dan umum dimana didalam metode sem ini termasuk analisis jalur analysis path analisis faktor factor analysis regresi regression pelayanan yang berkualitas tidak hanya kebutuhan organisasi atau perusahaan swasta bahkan sektor publikpun membutuhkan pelayanan yang berkualitas salah satu pelayanan publik dibidang pemerintah adalah dinas kependudukan dan pencatatan sipil suatu pelayanan yang prima adalah pelayanan yang bisa membuat customer atau pelanggan merasa puas dan tidak kecewa dalam penelitian ini menggunakan beberapa faktor dari variabel atribut yaitu dimensi kualitas pelayanan x tangible x realibility x responsive x assurance x emphaty nilai produk y kepuasan y dengan menggunakan metode sem dari faktorfaktor tersebut mempunyai hubungan yang saling berpengaruh hasil hipotesis menujukkan bahwa variabel realibility sangat dominan dibandingkan variabel yang lain kata kunci sem kualitas pelayanan
Abstrak (Stopwords Removed): structural equation modelling sem teknik pemodelan statistik sangat krosseksional linier umum dimana didalam metode sem termasuk analisis jalur analysis path analisis faktor factor analysis regresi regression pelayanan berkualitas kebutuhan organisasi perusahaan swasta bahkan sektor publikpun membutuhkan pelayanan berkualitas salah satu pelayanan publik dibidang pemerintah dinas kependudukan pencatatan sipil pelayanan prima pelayanan membuat customer pelanggan merasa puas kecewa penelitian menggunakan beberapa faktor variabel atribut dimensi kualitas pelayanan x tangible x realibility x responsive x assurance x emphaty nilai produk y kepuasan y menggunakan metode sem faktorfaktor tersebut mempunyai hubungan saling berpengaruh hasil hipotesis menujukkan variabel realibility sangat dominan dibandingkan variabel lain kata kunci sem kualitas pelayanan
Abstrak (Stemmed): structural equation modelling sem teknik model statistik sangat krosseksional linier umum mana dalam metode sem masuk analisis jalur analysis path analisis faktor factor analysis regresi regression layan kualitas butuh organisasi usaha swasta bahkan sektor publik butuh layan kualitas salah satu layan publik bidang perintah dinas duduk catat sipil layan prima layan buat customer langgan rasa puas kecewa teliti guna beberapa faktor variabel atribut dimensi kualitas layan x tangible x realibility x responsive x assurance x emphaty nilai produk y puas y guna metode sem faktorfaktor sebut punya hubung saling pengaruh hasil hipotesis menujukkan variabel realibility sangat dominan banding variabel lain kata kunci sem kualitas layan
Abstrak (Corrected): structural equation modelling sem tennis model statistic sang krosseksional linger mum mana dream metope sem mask analysis value analysis path analysis factor factor analysis regress regression layman kualitas butch organisms sara shasta balkan sector public butch layman kualitas salad sat layman public biding perineal dings dude carat sigil layman prime layman but customer hangman rash puts pesewa elite gun beberapa factor variable tribute dimension kualitas layman x tangible x reliability x responsive x assurance x empty nilgai proud y puts y gun metope sem faktorfaktor debut puny hung saying pengaruh hail hypothesis menujukkan variable reliability sang dominant banding variable lain data bunch sem kualitas layman
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'layan': 7, 'x': 5, 'sem': 4, 'kualitas': 4, 'variabel': 3, 'sangat': 2, 'metode': 2, 'analisis': 2, 'analysis': 2, 'faktor': 2, 'butuh': 2, 'publik': 2, 'puas': 2, 'guna': 2, 'realibility': 2, 'y': 2, 'structural': 1, 'equation': 1, 'modelling': 1, 'teknik': 1, 'model': 1, 'statistik': 1, 'krosseksional': 1, 'linier': 1, 'umum': 1, 'mana': 1, 'dalam': 1, 'masuk': 1, 'jalur': 1, 'path': 1, 'factor': 1, 'regresi': 1, 'regression': 1, 'organisasi': 1, 'usaha': 1, 'swasta': 1, 'bahkan': 1, 'sektor': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'bidang': 1, 'perintah': 1, 'dinas': 1, 'duduk': 1, 'catat': 1, 'sipil': 1, 'prima': 1, 'buat': 1, 'customer': 1, 'langgan': 1, 'rasa': 1, 'kecewa': 1, 'teliti': 1, 'beberapa': 1, 'atribut': 1, 'dimensi': 1, 'tangible': 1, 'responsive': 1, 'assurance': 1, 'emphaty': 1, 'nilai': 1, 'produk': 1, 'faktorfaktor': 1, 'sebut': 1, 'punya': 1, 'hubung': 1, 'saling': 1, 'pengaruh': 1, 'hasil': 1, 'hipotesis': 1, 'menujukkan': 1, 'dominan': 1, 'banding': 1, 'lain': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 8, 'of': 7, 'is': 5, 'x': 5, 'sem': 4, 'that': 4, 'quality': 4, 'service': 4, 'a': 3, 'and': 3, 'services': 3, 'modeling': 2, 'very': 2, 'method': 2, 'analysis': 2, 'regression': 2, 'are': 2, 'not': 2, 'or': 2, 'public': 2, 'customers': 2, 'factors': 2, 'variable': 2, 'realibility': 2, 'y': 2, 'structural': 1, 'equation': 1, 'statistical': 1, 'technique': 1, 'krossexional': 1, 'linear': 1, 'general': 1, 'includes': 1, 'path': 1, 'factor': 1, 'just': 1, 'needs': 1, 'private': 1, 'organizations': 1, 'companies': 1, 'even': 1, 'sector': 1, 'requires': 1, 'one': 1, 'in': 1, 'field': 1, 'government': 1, 'department': 1, 'population': 1, 'civil': 1, 'registration': 1, 'an': 1, 'excellent': 1, 'can': 1, 'make': 1, 'feel': 1, 'satisfied': 1, 'disappointed': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'uses': 1, 'several': 1, 'from': 1, 'attribute': 1, 'dimension': 1, 'tangible': 1, 'responsive': 1, 'assurance': 1, 'emphaty': 1, 'product': 1, 'value': 1, 'satisfaction': 1, 'with': 1, 'using': 1, 'these': 1, 'have': 1, 'mutually': 1, 'influential': 1, 'relationship': 1, 'hypothesis': 1, 'results': 1, 'showed': 1, 'dominant': 1, 'compared': 1, 'to': 1, 'other': 1, 'variables': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #413 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: S.Beik Dienillah
Judul: Pengaruh Pakan dan Vaksinasi Terhadap Keuntungan Ayam Broiler
Pembimbing 1: Ari Basuki, S.T.,M.T
Pembimbing 2: Imron Kuswandi
Abstrak (Raw): Kebutuhan masyarakat dalam mengkonsumsi ayam broiler setiap tahunnya meningkat. Usaha ayam broiler merupakan salah satu andalan dalam subsektor peternakan di Indonesia. Dalam melakukan usaha ayam broiler hal yang harus diperhatikan adalah pakan dan vaksinasi. Pakan merupakan 70% dari biaya produksi sehingga pakan yang diberikan harus efisien. Vaksinasi dilakukan untuk meningkatkan antibodi ayam broiler. Pemberiaan pakan dan vaksinasi yang tepat akan mengurangi angka kematian dan meningkatkan keuntungan hasil panen. Penelitaian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pakan dan vaksinasi terhadap keuntungan atau keuntungan ayam broiler dan mengetahui komposisi pakan dan pemberian vaksinasi mana yang paling optimal. Penelitian ini menggunakan metode RAL dan Benefit Cost Ratio. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan dari faktor pakan dan vaksinasi terhadap keuntungan ayam broiler dan komposisi pakan yang paling optimal adalah jenis pakan 3 vaksinasi ke 8 hari dengan keuntungan Rp. 116.144
Abstrak (Clean): kebutuhan masyarakat dalam mengkonsumsi ayam broiler setiap tahunnya meningkat usaha ayam broiler merupakan salah satu andalan dalam subsektor peternakan di indonesia dalam melakukan usaha ayam broiler hal yang harus diperhatikan adalah pakan dan vaksinasi pakan merupakan dari biaya produksi sehingga pakan yang diberikan harus efisien vaksinasi dilakukan untuk meningkatkan antibodi ayam broiler pemberiaan pakan dan vaksinasi yang tepat akan mengurangi angka kematian dan meningkatkan keuntungan hasil panen penelitaian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pakan dan vaksinasi terhadap keuntungan atau keuntungan ayam broiler dan mengetahui komposisi pakan dan pemberian vaksinasi mana yang paling optimal penelitian ini menggunakan metode ral dan benefit cost ratio dari hasil penelitian ini diketahui bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan dari faktor pakan dan vaksinasi terhadap keuntungan ayam broiler dan komposisi pakan yang paling optimal adalah jenis pakan vaksinasi ke hari dengan keuntungan rp
Abstrak (Stopwords Removed): kebutuhan masyarakat mengkonsumsi ayam broiler setiap tahunnya meningkat usaha ayam broiler salah satu andalan subsektor peternakan indonesia melakukan usaha ayam broiler harus diperhatikan pakan vaksinasi pakan biaya produksi pakan diberikan harus efisien vaksinasi dilakukan meningkatkan antibodi ayam broiler pemberiaan pakan vaksinasi tepat mengurangi angka kematian meningkatkan keuntungan hasil panen penelitaian dilakukan mengetahui pengaruh pakan vaksinasi keuntungan keuntungan ayam broiler mengetahui komposisi pakan pemberian vaksinasi mana paling optimal penelitian menggunakan metode ral benefit cost ratio hasil penelitian diketahui ada pengaruh signifikan faktor pakan vaksinasi keuntungan ayam broiler komposisi pakan paling optimal jenis pakan vaksinasi hari keuntungan rp
Abstrak (Stemmed): butuh masyarakat konsumsi ayam broiler tiap tahun tingkat usaha ayam broiler salah satu andal subsektor terna indonesia laku usaha ayam broiler harus perhati pakan vaksinasi pakan biaya produksi pakan beri harus efisien vaksinasi laku tingkat antibodi ayam broiler ria pakan vaksinasi tepat kurang angka mati tingkat untung hasil panen penelitaian laku tahu pengaruh pakan vaksinasi untung untung ayam broiler tahu komposisi pakan beri vaksinasi mana paling optimal teliti guna metode ral benefit cost ratio hasil teliti tahu ada pengaruh signifikan faktor pakan vaksinasi untung ayam broiler komposisi pakan paling optimal jenis pakan vaksinasi hari untung rp
Abstrak (Corrected): butch masyarakat konsumsi adam broiler tip thun dingbat sara adam broiler salad sat anal subsektor terra indonesia lake sara adam broiler harms perhaps pagan vaksinasi pagan bay produksi pagan bert harms elision vaksinasi lake dingbat antibody adam broiler ria pagan vaksinasi teat during bangka math dingbat unsung hail panel penelitaian lake tau pengaruh pagan vaksinasi unsung unsung adam broiler tau komposisi pagan bert vaksinasi mana paling optimal elite gun metope real benefit cost ratio hail elite tau ada pengaruh significant factor pagan vaksinasi unsung adam broiler komposisi pagan paling optimal penis pagan vaksinasi hard unsung up
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pakan': 9, 'vaksinasi': 7, 'ayam': 6, 'broiler': 6, 'untung': 5, 'tingkat': 3, 'laku': 3, 'tahu': 3, 'usaha': 2, 'harus': 2, 'beri': 2, 'hasil': 2, 'pengaruh': 2, 'komposisi': 2, 'paling': 2, 'optimal': 2, 'teliti': 2, 'butuh': 1, 'masyarakat': 1, 'konsumsi': 1, 'tiap': 1, 'tahun': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'andal': 1, 'subsektor': 1, 'terna': 1, 'indonesia': 1, 'perhati': 1, 'biaya': 1, 'produksi': 1, 'efisien': 1, 'antibodi': 1, 'ria': 1, 'tepat': 1, 'kurang': 1, 'angka': 1, 'mati': 1, 'panen': 1, 'penelitaian': 1, 'mana': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'ral': 1, 'benefit': 1, 'cost': 1, 'ratio': 1, 'ada': 1, 'signifikan': 1, 'faktor': 1, 'jenis': 1, 'hari': 1, 'rp': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'of': 9, 'and': 9, 'feed': 8, 'is': 7, 'broiler': 6, 'vaccination': 6, 'in': 4, 'chicken': 4, 'to': 4, 'profit': 4, 'this': 3, 'business': 2, 'be': 2, 'cost': 2, 'that': 2, 'study': 2, 'on': 2, 'composition': 2, 'most': 2, 'optimal': 2, 'community': 1, 'needs': 1, 'consuming': 1, 'chickens': 1, 'every': 1, 'year': 1, 'increased': 1, 'one': 1, 'mainstay': 1, 'subsector': 1, 'farms': 1, 'indonesia': 1, 'doing': 1, 'thing': 1, 'considered': 1, 'production': 1, 'so': 1, 'given': 1, 'should': 1, 'efficient': 1, 'done': 1, 'improve': 1, 'antibody': 1, 'proper': 1, 'feeding': 1, 'will': 1, 'reduce': 1, 'mortality': 1, 'increase': 1, 'crop': 1, 'yields': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'determine': 1, 'effect': 1, 'or': 1, 'know': 1, 'where': 1, 'research': 1, 'uses': 1, 'ral': 1, 'method': 1, 'benefit': 1, 'ratio': 1, 'from': 1, 'results': 1, 'it': 1, 'known': 1, 'there': 1, 'no': 1, 'significant': 1, 'influence': 1, 'factors': 1, 'type': 1, 'vaccinations': 1, 'days': 1, 'with': 1, 'a': 1, 'rp': 1})
-------------------------------------------
--- Data #414 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Tri Wahyudi
Judul: PENGARUH TEMPERATUR SERTA KECEPATAN SCREW TERHADAP OVALITY DAN KESERAGAMAN DIAMETER FILAMEN HDPE PADA RANCANGAN EKSTRUDER PLASTIK
Pembimbing 1: Anis Arendra, S.T., M.Eng
Pembimbing 2: Mu'alim, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Kebutuhan plastik meningkat hingga mengalami kenaikan rata-rata 200 ton per tahun. Kementrian Lingkungan Hidup (KLH), setiap hari warga Indonesia menghasilkan 0,8 kg sampah per orang atau sekitar 189 ton sampah perhari. Pemanfaatan hasil produk plastik yang berada di wilayah Indonesia masih tertinggal dari Negara maju. Pengolahan limbah plasti dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai mesin yang diantaranya ialah Extrusion 36%, Injection 32%, Blow Molding 10%, Calendering 6%, Coating 5%, Compression 3%, Powder (Roto) 2%, dan lain-lain 6%. Prosentasi terbesar ialah menggunakan mesin ekstruder yang dipengaruhi oleh temperature dan kecepatan screw. Untuk mengetahui hasil seragam, ovality dan dapat mengetahui beberapa parameter kombinasi, maka memerlukan tahap percobaan design of eksperiment. Berdasarkan hasil hasil penelitian, kombinasi perlakuan terbaik ialah yang menghasilkan rata-rata yang terkecil artinya yang memakai kombinasi temperature 180 0C dengan kecepatan screw 8 rpm.
Kata kunci : Perancangan mesin ekstruder, design of eksperiment, Analisis Statistik.
Abstrak (Clean): kebutuhan plastik meningkat hingga mengalami kenaikan ratarata ton per tahun kementrian lingkungan hidup klh setiap hari warga indonesia menghasilkan kg sampah per orang atau sekitar ton sampah perhari pemanfaatan hasil produk plastik yang berada di wilayah indonesia masih tertinggal dari negara maju pengolahan limbah plasti dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai mesin yang diantaranya ialah extrusion injection blow molding calendering coating compression powder roto dan lainlain prosentasi terbesar ialah menggunakan mesin ekstruder yang dipengaruhi oleh temperature dan kecepatan screw untuk mengetahui hasil seragam ovality dan dapat mengetahui beberapa parameter kombinasi maka memerlukan tahap percobaan design of eksperiment berdasarkan hasil hasil penelitian kombinasi perlakuan terbaik ialah yang menghasilkan ratarata yang terkecil artinya yang memakai kombinasi temperature c dengan kecepatan screw rpm kata kunci perancangan mesin ekstruder design of eksperiment analisis statistik
Abstrak (Stopwords Removed): kebutuhan plastik meningkat hingga mengalami kenaikan ratarata ton per tahun kementrian lingkungan hidup klh setiap hari warga indonesia menghasilkan kg sampah per orang sekitar ton sampah perhari pemanfaatan hasil produk plastik berada wilayah indonesia masih tertinggal negara maju pengolahan limbah plasti dapat dilakukan menggunakan berbagai mesin diantaranya ialah extrusion injection blow molding calendering coating compression powder roto lainlain prosentasi terbesar ialah menggunakan mesin ekstruder dipengaruhi temperature kecepatan screw mengetahui hasil seragam ovality dapat mengetahui beberapa parameter kombinasi memerlukan tahap percobaan design of eksperiment berdasarkan hasil hasil penelitian kombinasi perlakuan terbaik ialah menghasilkan ratarata terkecil artinya memakai kombinasi temperature c kecepatan screw rpm kata kunci perancangan mesin ekstruder design of eksperiment analisis statistik
Abstrak (Stemmed): butuh plastik tingkat hingga alami naik ratarata ton per tahun tri lingkung hidup klh tiap hari warga indonesia hasil kg sampah per orang sekitar ton sampah hari manfaat hasil produk plastik ada wilayah indonesia masih tinggal negara maju olah limbah plasti dapat laku guna bagai mesin antara ialah extrusion injection blow molding calendering coating compression powder roto lainlain prosentasi besar ialah guna mesin ekstruder pengaruh temperature cepat screw tahu hasil seragam ovality dapat tahu beberapa parameter kombinasi perlu tahap coba design of eksperiment dasar hasil hasil teliti kombinasi laku baik ialah hasil ratarata kecil arti pakai kombinasi temperature c cepat screw rpm kata kunci ancang mesin ekstruder design of eksperiment analisis statistik
Abstrak (Corrected): butch plastic dingbat hinges salami nail ratarata ton per thun try linking hide kph tip hard warta indonesia hail keg sampan per orang seminar ton sampan hard manat hail proud plastic ada wilayah indonesia mash lingual megara maj blah limb plastic apart lake gun bahai resin angara galah extrusion injection blow molding calendering coating compression powder root maintain prosentasi bear galah gun resin extruder pengaruh temperature eat screw tau hail seagram reality apart tau beberapa parameter kombinasi peru that coma design of experiment dakar hail hail elite kombinasi lake back galah hail ratarata cecil art sakai kombinasi temperature c eat screw rum data bunch dancing resin extruder design of experiment analysis statistic
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'hasil': 6, 'mesin': 3, 'ialah': 3, 'kombinasi': 3, 'plastik': 2, 'ratarata': 2, 'ton': 2, 'per': 2, 'hari': 2, 'indonesia': 2, 'sampah': 2, 'dapat': 2, 'laku': 2, 'guna': 2, 'ekstruder': 2, 'temperature': 2, 'cepat': 2, 'screw': 2, 'tahu': 2, 'design': 2, 'of': 2, 'eksperiment': 2, 'butuh': 1, 'tingkat': 1, 'hingga': 1, 'alami': 1, 'naik': 1, 'tahun': 1, 'tri': 1, 'lingkung': 1, 'hidup': 1, 'klh': 1, 'tiap': 1, 'warga': 1, 'kg': 1, 'orang': 1, 'sekitar': 1, 'manfaat': 1, 'produk': 1, 'ada': 1, 'wilayah': 1, 'masih': 1, 'tinggal': 1, 'negara': 1, 'maju': 1, 'olah': 1, 'limbah': 1, 'plasti': 1, 'bagai': 1, 'antara': 1, 'extrusion': 1, 'injection': 1, 'blow': 1, 'molding': 1, 'calendering': 1, 'coating': 1, 'compression': 1, 'powder': 1, 'roto': 1, 'lainlain': 1, 'prosentasi': 1, 'besar': 1, 'pengaruh': 1, 'seragam': 1, 'ovality': 1, 'beberapa': 1, 'parameter': 1, 'perlu': 1, 'tahap': 1, 'coba': 1, 'dasar': 1, 'teliti': 1, 'baik': 1, 'kecil': 1, 'arti': 1, 'pakai': 1, 'c': 1, 'rpm': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'ancang': 1, 'analisis': 1, 'statistik': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'to': 4, 'by': 4, 'of': 4, 'that': 4, 'result': 3, 'machine': 3, 'it': 3, 'combine': 3, 'design': 3, 'average': 2, 'tons': 2, 'per': 2, 'waste': 2, 'those': 2, 'use': 2, 'and': 2, 'screws': 2, 'speed': 2, 'know': 2, 'eksperiment': 2, 'requirement': 1, 'plasticing': 1, 'increase': 1, 'until': 1, 'experiences': 1, 'ascension': 1, 'year': 1, 'environment': 1, 'ministry': 1, 'klh': 1, 'everyday': 1, 'citizen': 1, 'indonesianing': 1, 'kg': 1, 'wastes': 1, 'person': 1, 'or': 1, 'about': 1, 'haris': 1, 'products': 1, 'yielding': 1, 'exploit': 1, 'plastic': 1, 'are': 1, 'on': 1, 'territorial': 1, 'indonesian': 1, 'still': 1, 'drop': 1, 'behind': 1, 'from': 1, 'forward': 1, 'state': 1, 'plastis': 1, 'processing': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'done': 1, 'sort': 1, 'amongst': 1, 'extrusion': 1, 'injection': 1, 'blow': 1, 'molding': 1, 'calendering': 1, 'coating': 1, 'compression': 1, 'powder': 1, 'roto': 1, 'etc': 1, 'prosentasi': 1, 'was': 1, 'outgrown': 1, 'utilize': 1, 'ekstruders': 1, 'regarded': 1, 'temperature': 1, 'uniform': 1, 'ovality': 1, 'gets': 1, 'many': 1, 'parameters': 1, 'therefore': 1, 'require': 1, 'attempt': 1, 'phase': 1, 'base': 1, 'observational': 1, 'pickings': 1, 'best': 1, 'conduct': 1, 'who': 1, 'most': 1, 'its': 1, 'mean': 1, 'little': 1, 'temperatures': 1, 'c': 1, 'rpm': 1, 'key': 1, 'word': 1, 'ekstruder': 1, 'analisis': 1, 'is': 1, 'statistic': 1})
-------------------------------------------
--- Data #415 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ELVI SYAHRINA
Judul: ANALISIS PENILAIAN KONTRIBUSI TEKNOLOGI "KAMPUNG COKLAT" UNTUK STRATEGI BERSAING
Pembimbing 1: IMRON KUSWANDI S.T., M.T.
Pembimbing 2: ARI BASUKI S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Kampung Coklat merupakan perusahaan yang memproduksi coklat olahan yang terletak di Kabupaten Blitar. Kampung Coklat memproduksi coklat olahan yang diberi nama “Gusant”. Untuk mengolah coklat olahan tentunya kampung coklat didukung dengan menggunakan mesin yang cukup baik. selain menggunakan mesin terdapat juga pekerjaan yang dilakukan secara manual. Di Indonesia sendiri terdapat banyak kompetitor dengan bisnis yang sama untuk itu agar tetap bertahan. Agar tetap bertahan pada persaingan dengan kompetitor sejenis Kampung Coklat perlu melakukan penilaian kontribusi teknologi terhadap komponen teknologi (technoware, humanware, infoware, orgaware) perusahaan dengan metode Teknometrik, pembobotan dengan metode AHP (Analytical Hierarchy Process) serta dilanjutkan dengan penyusunan rekomendasi strategi pengembangan dengan metode SWOT. Adapun hasil penelitian yang dilakukan diperoleh Technology Contribution Coefficient (TCC) Kampung Coklat terletak pada 0,5<0,538?0,7 maka Kampung Coklat pada klasifikasi baik. Pada perbandingan dengan tingkat teknologi TCC, 0,3<0,538?0,7,maka Kampung Coklat termasuk pada klasifikasi semi modern. Salah satu usulan yang dapat digunakan yaitu Perusahaan harus meningkatkan promosi dengan melakukan pembaharuan pada media informasi (web, facebook, instagram) yang digunakan agar memudahkan perusahaan sendiri untuk memasarkan produk “Gusant” kepada konsumennya.
Kata Kunci : Metode Teknomatrik, Metode AHP , Metode SWOT
Abstrak (Clean): kampung coklat merupakan perusahaan yang memproduksi coklat olahan yang terletak di kabupaten blitar kampung coklat memproduksi coklat olahan yang diberi nama “gusant” untuk mengolah coklat olahan tentunya kampung coklat didukung dengan menggunakan mesin yang cukup baik selain menggunakan mesin terdapat juga pekerjaan yang dilakukan secara manual di indonesia sendiri terdapat banyak kompetitor dengan bisnis yang sama untuk itu agar tetap bertahan agar tetap bertahan pada persaingan dengan kompetitor sejenis kampung coklat perlu melakukan penilaian kontribusi teknologi terhadap komponen teknologi technoware humanware infoware orgaware perusahaan dengan metode teknometrik pembobotan dengan metode ahp analytical hierarchy process serta dilanjutkan dengan penyusunan rekomendasi strategi pengembangan dengan metode swot adapun hasil penelitian yang dilakukan diperoleh technology contribution coefficient tcc kampung coklat terletak pada maka kampung coklat pada klasifikasi baik pada perbandingan dengan tingkat teknologi tcc maka kampung coklat termasuk pada klasifikasi semi modern salah satu usulan yang dapat digunakan yaitu perusahaan harus meningkatkan promosi dengan melakukan pembaharuan pada media informasi web facebook instagram yang digunakan agar memudahkan perusahaan sendiri untuk memasarkan produk “gusant” kepada konsumennya kata kunci metode teknomatrik metode ahp metode swot
Abstrak (Stopwords Removed): kampung coklat perusahaan memproduksi coklat olahan terletak kabupaten blitar kampung coklat memproduksi coklat olahan diberi nama “gusant” mengolah coklat olahan tentunya kampung coklat didukung menggunakan mesin cukup baik selain menggunakan mesin terdapat pekerjaan dilakukan secara manual indonesia sendiri terdapat banyak kompetitor bisnis sama tetap bertahan tetap bertahan persaingan kompetitor sejenis kampung coklat perlu melakukan penilaian kontribusi teknologi komponen teknologi technoware humanware infoware orgaware perusahaan metode teknometrik pembobotan metode ahp analytical hierarchy process dilanjutkan penyusunan rekomendasi strategi pengembangan metode swot adapun hasil penelitian dilakukan diperoleh technology contribution coefficient tcc kampung coklat terletak kampung coklat klasifikasi baik perbandingan tingkat teknologi tcc kampung coklat termasuk klasifikasi semi modern salah satu usulan dapat digunakan perusahaan harus meningkatkan promosi melakukan pembaharuan media informasi web facebook instagram digunakan memudahkan perusahaan sendiri memasarkan produk “gusant” kepada konsumennya kata kunci metode teknomatrik metode ahp metode swot
Abstrak (Stemmed): kampung coklat usaha produksi coklat olah letak kabupaten blitar kampung coklat produksi coklat olah beri nama gusant olah coklat olah tentu kampung coklat dukung guna mesin cukup baik selain guna mesin dapat kerja laku cara manual indonesia sendiri dapat banyak kompetitor bisnis sama tetap tahan tetap tahan saing kompetitor jenis kampung coklat perlu laku nilai kontribusi teknologi komponen teknologi technoware humanware infoware orgaware usaha metode teknometrik bobot metode ahp analytical hierarchy process lanjut susun rekomendasi strategi kembang metode swot adapun hasil teliti laku oleh technology contribution coefficient tcc kampung coklat letak kampung coklat klasifikasi baik banding tingkat teknologi tcc kampung coklat masuk klasifikasi semi modern salah satu usul dapat guna usaha harus tingkat promosi laku baharu media informasi web facebook instagram guna mudah usaha sendiri pasar produk gusant kepada konsumen kata kunci metode teknomatrik metode ahp metode swot
Abstrak (Corrected): kampong coat sara produksi coat blah leak kabupaten guitar kampong coat produksi coat blah bert nama giant blah coat blah tent kampong coat during gun resin cutup back slain gun resin apart era lake cara manual indonesia sending apart banyan competitor basis same team than team than saying competitor penis kampong coat peru lake nilgai kontribusi teknologi component teknologi technoware humanware infare orgaware sara metope teknometrik robot metope ah analytical hierarchy process layout susan rekomendasi strategy embank metope swot adapt hail elite lake olen technology contribution coefficient tic kampong coat leak kampong coat klasifikasi back banding dingbat teknologi tic kampong coat mask klasifikasi semi modern salad sat usual apart gun sara harms dingbat promos lake sahara media informant web facebook instagram gun judah sara sending paar proud giant keypad consumed data bunch metope teknomatrik metope ah metope swot
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'coklat': 10, 'kampung': 7, 'metode': 6, 'usaha': 4, 'olah': 4, 'guna': 4, 'laku': 4, 'dapat': 3, 'teknologi': 3, 'produksi': 2, 'letak': 2, 'gusant': 2, 'mesin': 2, 'baik': 2, 'sendiri': 2, 'kompetitor': 2, 'tetap': 2, 'tahan': 2, 'ahp': 2, 'swot': 2, 'tcc': 2, 'klasifikasi': 2, 'tingkat': 2, 'kabupaten': 1, 'blitar': 1, 'beri': 1, 'nama': 1, 'tentu': 1, 'dukung': 1, 'cukup': 1, 'selain': 1, 'kerja': 1, 'cara': 1, 'manual': 1, 'indonesia': 1, 'banyak': 1, 'bisnis': 1, 'sama': 1, 'saing': 1, 'jenis': 1, 'perlu': 1, 'nilai': 1, 'kontribusi': 1, 'komponen': 1, 'technoware': 1, 'humanware': 1, 'infoware': 1, 'orgaware': 1, 'teknometrik': 1, 'bobot': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'lanjut': 1, 'susun': 1, 'rekomendasi': 1, 'strategi': 1, 'kembang': 1, 'adapun': 1, 'hasil': 1, 'teliti': 1, 'oleh': 1, 'technology': 1, 'contribution': 1, 'coefficient': 1, 'banding': 1, 'masuk': 1, 'semi': 1, 'modern': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'usul': 1, 'harus': 1, 'promosi': 1, 'baharu': 1, 'media': 1, 'informasi': 1, 'web': 1, 'facebook': 1, 'instagram': 1, 'mudah': 1, 'pasar': 1, 'produk': 1, 'kepada': 1, 'konsumen': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'teknomatrik': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'is': 7, 'to': 7, 'coklat': 6, 'in': 6, 'kampung': 5, 'by': 5, 'method': 5, 'company': 4, 'of': 4, 'with': 4, 'that': 3, 'processed': 3, 'chocolate': 3, 'a': 2, 'produces': 2, 'located': 2, 'gusant': 2, 'process': 2, 'machine': 2, 'good': 2, 'there': 2, 'competitors': 2, 'it': 2, 'contribution': 2, 'ahp': 2, 'swot': 2, 'technology': 2, 'tcc': 2, 'then': 2, 'classification': 2, 'used': 2, 'blitar': 1, 'regency': 1, 'which': 1, 'named': 1, 'course': 1, 'brown': 1, 'village': 1, 'supported': 1, 'enough': 1, 'besides': 1, 'using': 1, 'also': 1, 'work': 1, 'done': 1, 'manually': 1, 'indonesia': 1, 'alone': 1, 'are': 1, 'many': 1, 'same': 1, 'business': 1, 'for': 1, 'stay': 1, 'afloat': 1, 'order': 1, 'survive': 1, 'competition': 1, 'similar': 1, 'kampong': 1, 'needs': 1, 'assess': 1, 'technological': 1, 'technoware': 1, 'humanware': 1, 'infoware': 1, 'orgaware': 1, 'teknometric': 1, 'weighted': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'and': 1, 'followed': 1, 'development': 1, 'strategy': 1, 'recommendation': 1, 'results': 1, 'research': 1, 'conducted': 1, 'obtained': 1, 'coefficient': 1, 'at': 1, 'comparison': 1, 'level': 1, 'included': 1, 'semimodern': 1, 'one': 1, 'proposals': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'must': 1, 'increase': 1, 'promotion': 1, 'updating': 1, 'media': 1, 'information': 1, 'web': 1, 'facebook': 1, 'instagram': 1, 'facilitate': 1, 'self': 1, 'market': 1, 'products': 1, 'consumers': 1, 'keywords': 1, 'technomatric': 1})
-------------------------------------------
--- Data #416 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muhammad Khoiruz Zam Zami
Judul: Deteksi Keausan Pahat Karbida Berdasarkan Cutting Noise pada Proses Pembubutan Menggunakan Metode ANN (Artificial Neural Network)
Pembimbing 1: Teguh Prasetyo, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Samsul Amar, S.T., M.Sc.
Abstrak (Raw): Pemantauan kondisi pahat merupakan salah satu aspek yang penting untuk mengetahui tingkat kualitas dan kepresisian dalam produksi dalam dunia manufaktur khususnya pada proses turning (bubut). Sistem deteksi keausan pahat yang dapat digunakan untuk meminimalisisai kerusakan produk dengan cara melihat dari cutting noise yang dihasilkan pada proses permesinan bubut karena sinyal suara tersebut sangat akurat dalam menentukan pahat yang telah aus. Penelitian ini meneliti tentang membuat sistem deteksi keausan pahat insert karbida DCMT 070204 yang digunakan dalam mesin CNC ProTurn 9000 dengan material yang digunakan adalah baja ST42. Parameter yang digunakan dalam perekaman adalah dengan frekuensi sampelnya sebesar 44100 Hz dan dengan panjang sinyal sebesar 1024 dengan banyak sampel pelatihan sebanyak 110 sampel dan validasi sebanyak 54 sampel. Sinyal suara yang diterima dari mikrofon akan menampilkan plot data berupa time domain dan dilakukan FFT agar menjadi frequency domain kemudian akan diproses menggunakan software Matlab diantaranya ekstraksi fitur dan pemilihan fitur. Pada penelitian ini didapatkan 33 fitur terpilih dan dengan neuron 33 sebagai data input dalam metode ANN(Artificial Neural Network) Backpropagation. Setelah semua proses selesai dilakukan maka akan didapatkan hasil penyimpulan kondisi pahat yakni didapatkan akurasi latih 74% dan akurasi validasi 68% berdasarkan data cutting noise.
Abstrak (Clean): pemantauan kondisi pahat merupakan salah satu aspek yang penting untuk mengetahui tingkat kualitas dan kepresisian dalam produksi dalam dunia manufaktur khususnya pada proses turning bubut sistem deteksi keausan pahat yang dapat digunakan untuk meminimalisisai kerusakan produk dengan cara melihat dari cutting noise yang dihasilkan pada proses permesinan bubut karena sinyal suara tersebut sangat akurat dalam menentukan pahat yang telah aus penelitian ini meneliti tentang membuat sistem deteksi keausan pahat insert karbida dcmt yang digunakan dalam mesin cnc proturn dengan material yang digunakan adalah baja st parameter yang digunakan dalam perekaman adalah dengan frekuensi sampelnya sebesar hz dan dengan panjang sinyal sebesar dengan banyak sampel pelatihan sebanyak sampel dan validasi sebanyak sampel sinyal suara yang diterima dari mikrofon akan menampilkan plot data berupa time domain dan dilakukan fft agar menjadi frequency domain kemudian akan diproses menggunakan software matlab diantaranya ekstraksi fitur dan pemilihan fitur pada penelitian ini didapatkan fitur terpilih dan dengan neuron sebagai data input dalam metode annartificial neural network backpropagation setelah semua proses selesai dilakukan maka akan didapatkan hasil penyimpulan kondisi pahat yakni didapatkan akurasi latih dan akurasi validasi berdasarkan data cutting noise
Abstrak (Stopwords Removed): pemantauan kondisi pahat salah satu aspek penting mengetahui tingkat kualitas kepresisian produksi dunia manufaktur khususnya proses turning bubut sistem deteksi keausan pahat dapat digunakan meminimalisisai kerusakan produk cara melihat cutting noise dihasilkan proses permesinan bubut sinyal suara tersebut sangat akurat menentukan pahat aus penelitian meneliti tentang membuat sistem deteksi keausan pahat insert karbida dcmt digunakan mesin cnc proturn material digunakan baja st parameter digunakan perekaman frekuensi sampelnya sebesar hz panjang sinyal sebesar banyak sampel pelatihan sebanyak sampel validasi sebanyak sampel sinyal suara diterima mikrofon menampilkan plot data berupa time domain dilakukan fft menjadi frequency domain diproses menggunakan software matlab diantaranya ekstraksi fitur pemilihan fitur penelitian didapatkan fitur terpilih neuron data input metode annartificial neural network backpropagation semua proses selesai dilakukan didapatkan hasil penyimpulan kondisi pahat yakni didapatkan akurasi latih akurasi validasi berdasarkan data cutting noise
Abstrak (Stemmed): pantau kondisi pahat salah satu aspek penting tahu tingkat kualitas presisi produksi dunia manufaktur khusus proses turning bubut sistem deteksi aus pahat dapat guna meminimalisisai rusa produk cara lihat cutting noise hasil proses mesin bubut sinyal suara sebut sangat akurat tentu pahat aus teliti teliti tentang buat sistem deteksi aus pahat insert karbida dcmt guna mesin cnc proturn material guna baja st parameter guna rekam frekuensi sampel besar hz panjang sinyal besar banyak sampel latih banyak sampel validasi banyak sampel sinyal suara terima mikrofon tampil plot data upa time domain laku fft jadi frequency domain proses guna software matlab antara ekstraksi fitur pilih fitur teliti dapat fitur pilih neuron data input metode annartificial neural network backpropagation semua proses selesai laku dapat hasil simpul kondisi pahat yakni dapat akurasi latih akurasi validasi dasar data cutting noise
Abstrak (Corrected): pants kondisi phat salad sat aspen panting tau dingbat kualitas press produksi dulia manufacture rhesus proves turning butut sister detest aus phat apart gun meminimalisisai rush proud cara that cutting noise hail proves resin butut final sara debut sang aura tent phat aus elite elite tenting but sister detest aus phat insert carbide cut gun resin inc return material gun baba st parameter gun ream frekuensi sample bear hz panting final bear banyan sample latin banyan sample validate banyan sample final sara terms mikrofon tamil plot data up time domain lake fit jade frequency domain proves gun software atlas angara ekstraksi four pilch four elite apart four pilch neuron data input metope inartificial neural network backpropagation sea proves seesaw lake apart hail simple kondisi phat yank apart auras latin auras validate dakar data cutting noise
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pahat': 5, 'guna': 5, 'proses': 4, 'dapat': 4, 'sampel': 4, 'aus': 3, 'sinyal': 3, 'teliti': 3, 'banyak': 3, 'data': 3, 'fitur': 3, 'kondisi': 2, 'bubut': 2, 'sistem': 2, 'deteksi': 2, 'cutting': 2, 'noise': 2, 'hasil': 2, 'mesin': 2, 'suara': 2, 'besar': 2, 'latih': 2, 'validasi': 2, 'domain': 2, 'laku': 2, 'pilih': 2, 'akurasi': 2, 'pantau': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'aspek': 1, 'penting': 1, 'tahu': 1, 'tingkat': 1, 'kualitas': 1, 'presisi': 1, 'produksi': 1, 'dunia': 1, 'manufaktur': 1, 'khusus': 1, 'turning': 1, 'meminimalisisai': 1, 'rusa': 1, 'produk': 1, 'cara': 1, 'lihat': 1, 'sebut': 1, 'sangat': 1, 'akurat': 1, 'tentu': 1, 'tentang': 1, 'buat': 1, 'insert': 1, 'karbida': 1, 'dcmt': 1, 'cnc': 1, 'proturn': 1, 'material': 1, 'baja': 1, 'st': 1, 'parameter': 1, 'rekam': 1, 'frekuensi': 1, 'hz': 1, 'panjang': 1, 'terima': 1, 'mikrofon': 1, 'tampil': 1, 'plot': 1, 'upa': 1, 'time': 1, 'fft': 1, 'jadi': 1, 'frequency': 1, 'software': 1, 'matlab': 1, 'antara': 1, 'ekstraksi': 1, 'neuron': 1, 'input': 1, 'metode': 1, 'annartificial': 1, 'neural': 1, 'network': 1, 'backpropagation': 1, 'semua': 1, 'selesai': 1, 'simpul': 1, 'yakni': 1, 'dasar': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 13, 'in': 9, 'and': 7, 'is': 6, 'tool': 5, 'with': 5, 'used': 4, 'signal': 4, 'to': 3, 'process': 3, 'will': 3, 'lathe': 2, 'detection': 2, 'system': 2, 'that': 2, 'be': 2, 'cutting': 2, 'noise': 2, 'on': 2, 'sound': 2, 'this': 2, 'research': 2, 'sample': 2, 'frequency': 2, 'a': 2, 'samples': 2, 'validation': 2, 'data': 2, 'domain': 2, 'processed': 2, 'using': 2, 'then': 2, 'as': 2, 'feature': 2, 'get': 2, 'accuracy': 2, 'monitoring': 1, 'conditions': 1, 'one': 1, 'important': 1, 'aspects': 1, 'know': 1, 'level': 1, 'quality': 1, 'precision': 1, 'production': 1, 'manufacturing': 1, 'world': 1, 'especially': 1, 'turning': 1, 'can': 1, 'minimize': 1, 'product': 1, 'damage': 1, 'by': 1, 'looking': 1, 'at': 1, 'generated': 1, 'machining': 1, 'because': 1, 'very': 1, 'accurate': 1, 'determining': 1, 'worn': 1, 'examines': 1, 'about': 1, 'making': 1, 'carbide': 1, 'insertion': 1, 'wear': 1, 'dcmt': 1, 'cnc': 1, 'proturn': 1, 'machine': 1, 'material': 1, 'st': 1, 'parameters': 1, 'recording': 1, 'hz': 1, 'length': 1, 'lot': 1, 'training': 1, 'received': 1, 'from': 1, 'microphone': 1, 'display': 1, 'plot': 1, 'form': 1, 'time': 1, 'fft': 1, 'become': 1, 'matlab': 1, 'software': 1, 'such': 1, 'extraction': 1, 'selection': 1, 'we': 1, 'selected': 1, 'features': 1, 'neuron': 1, 'input': 1, 'ann': 1, 'artificial': 1, 'neural': 1, 'network': 1, 'backpropagation': 1, 'method': 1, 'after': 1, 'all': 1, 'done': 1, 'it': 1, 'conclusion': 1, 'condition': 1, 'got': 1, 'testing': 1, 'based': 1})
-------------------------------------------
--- Data #417 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: HARIFATUN NIFA
Judul: PENGUKURAN DAN UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PADA PT GARAM (PERSERO) SUMENEP (Studi Kasus: Pegaraman I Sumenep)
Pembimbing 1: FITRI AGUSTINA, S.T., M.T
Pembimbing 2: IMRON KUSWANDI, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Pengukuran produktivitas ini dilkukan di Pegaraman I Sumenep. Hasil pengukuran dengan metode Marvin E Mundel diperoleh indeks produktivitas total tertinggi pada Juni 2015 sebesar 100%, dan mengalami penurunan pada bulan Nopember 12,63%. Penurunan ini terjadi karena proses kesapan I pada meja kristalisasi kurang maksimal. Untuk produktivitas parsial biaya perawatan, biaya depresiasi, dan biaya energi listrik cenderung mengalami peningkatan, sedangkan produktivitas tenaga kerja mengalami penurunan, periode 2015 sebanyak 61 orang sedangkan 2016 menurun sebanyak 31 orang tenaga kerja persiapan. Berdasarkan analisis RCA (Root Causes Analysis) diperoleh 5 akar permasalahan yang mempengaruhi penurunan produktivitas pegaraman I sumenep yaitu keterbatasan alat yang digunakan, kurangnya tenaga kerja yang dibutuhkan, pengerjaan proses pembuatan garam tidak sesuai SOP (Standart Operating Procedures), tidak ada alat pelindung hujan, kurangnya kontrol dari atasan atau mandor. Kemudian dilakukan peningkatan produktivitas dengan menggunakan metode productivity evaluation tree (PET) dengan cara menambahkan jumlah tenaga kerja terutama tenaga kerja persiapan pada saat perekrutan, akan meningkatkan produktivitas 1,349415972%.
Abstrak (Clean): pengukuran produktivitas ini dilkukan di pegaraman i sumenep hasil pengukuran dengan metode marvin e mundel diperoleh indeks produktivitas total tertinggi pada juni sebesar dan mengalami penurunan pada bulan nopember penurunan ini terjadi karena proses kesapan i pada meja kristalisasi kurang maksimal untuk produktivitas parsial biaya perawatan biaya depresiasi dan biaya energi listrik cenderung mengalami peningkatan sedangkan produktivitas tenaga kerja mengalami penurunan periode sebanyak orang sedangkan menurun sebanyak orang tenaga kerja persiapan berdasarkan analisis rca root causes analysis diperoleh akar permasalahan yang mempengaruhi penurunan produktivitas pegaraman i sumenep yaitu keterbatasan alat yang digunakan kurangnya tenaga kerja yang dibutuhkan pengerjaan proses pembuatan garam tidak sesuai sop standart operating procedures tidak ada alat pelindung hujan kurangnya kontrol dari atasan atau mandor kemudian dilakukan peningkatan produktivitas dengan menggunakan metode productivity evaluation tree pet dengan cara menambahkan jumlah tenaga kerja terutama tenaga kerja persiapan pada saat perekrutan akan meningkatkan produktivitas
Abstrak (Stopwords Removed): pengukuran produktivitas dilkukan pegaraman i sumenep hasil pengukuran metode marvin e mundel diperoleh indeks produktivitas total tertinggi juni sebesar mengalami penurunan bulan nopember penurunan terjadi proses kesapan i meja kristalisasi kurang maksimal produktivitas parsial biaya perawatan biaya depresiasi biaya energi listrik cenderung mengalami peningkatan sedangkan produktivitas tenaga kerja mengalami penurunan periode sebanyak orang sedangkan menurun sebanyak orang tenaga kerja persiapan berdasarkan analisis rca root causes analysis diperoleh akar permasalahan mempengaruhi penurunan produktivitas pegaraman i sumenep keterbatasan alat digunakan kurangnya tenaga kerja dibutuhkan pengerjaan proses pembuatan garam sesuai sop standart operating procedures ada alat pelindung hujan kurangnya kontrol atasan mandor dilakukan peningkatan produktivitas menggunakan metode productivity evaluation tree pet cara menambahkan jumlah tenaga kerja terutama tenaga kerja persiapan perekrutan meningkatkan produktivitas
Abstrak (Stemmed): ukur produktivitas dilkukan garam i sumenep hasil ukur metode marvin e mundel oleh indeks produktivitas total tinggi juni besar alami turun bulan nopember turun jadi proses sap i meja kristalisasi kurang maksimal produktivitas parsial biaya awat biaya depresiasi biaya energi listrik cenderung alami tingkat sedang produktivitas tenaga kerja alami turun periode banyak orang sedang turun banyak orang tenaga kerja siap dasar analisis rca root causes analysis oleh akar masalah pengaruh turun produktivitas garam i sumenep batas alat guna kurang tenaga kerja butuh kerja proses buat garam sesuai sop standart operating procedures ada alat lindung hujan kurang kontrol atas mandor laku tingkat produktivitas guna metode productivity evaluation tree pet cara tambah jumlah tenaga kerja utama tenaga kerja siap rekrut tingkat produktivitas
Abstrak (Corrected): ukr produktivitas dilkukan gram i sumner hail ukr metope marvin e mendel olen ideas produktivitas total ting junk bear salami turn buran november turn jade proves sap i mega kristalisasi during maximal produktivitas partial bay away bay depresiasi bay energy listeria rendering salami dingbat sedan produktivitas teenage era salami turn period banyan orang sedan turn banyan orang teenage era slap dakar analysis rca root causes analysis olen aka marsala pengaruh turn produktivitas gram i sumner bats flat gun during teenage era butch era proves but gram sexual sop standard operating procedures ada flat finding human during control alas manor lake dingbat produktivitas gun metope productivity evaluation tree pet cara tambac mullah teenage era mama teenage era slap regret dingbat produktivitas
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produktivitas': 7, 'kerja': 6, 'turun': 5, 'tenaga': 5, 'garam': 3, 'i': 3, 'alami': 3, 'kurang': 3, 'biaya': 3, 'tingkat': 3, 'ukur': 2, 'sumenep': 2, 'metode': 2, 'oleh': 2, 'proses': 2, 'sedang': 2, 'banyak': 2, 'orang': 2, 'siap': 2, 'alat': 2, 'guna': 2, 'dilkukan': 1, 'hasil': 1, 'marvin': 1, 'e': 1, 'mundel': 1, 'indeks': 1, 'total': 1, 'tinggi': 1, 'juni': 1, 'besar': 1, 'bulan': 1, 'nopember': 1, 'jadi': 1, 'sap': 1, 'meja': 1, 'kristalisasi': 1, 'maksimal': 1, 'parsial': 1, 'awat': 1, 'depresiasi': 1, 'energi': 1, 'listrik': 1, 'cenderung': 1, 'periode': 1, 'dasar': 1, 'analisis': 1, 'rca': 1, 'root': 1, 'causes': 1, 'analysis': 1, 'akar': 1, 'masalah': 1, 'pengaruh': 1, 'batas': 1, 'butuh': 1, 'buat': 1, 'sesuai': 1, 'sop': 1, 'standart': 1, 'operating': 1, 'procedures': 1, 'ada': 1, 'lindung': 1, 'hujan': 1, 'kontrol': 1, 'atas': 1, 'mandor': 1, 'laku': 1, 'productivity': 1, 'evaluation': 1, 'tree': 1, 'pet': 1, 'cara': 1, 'tambah': 1, 'jumlah': 1, 'utama': 1, 'rekrut': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 15, 'the': 11, 'productivity': 7, 'labor': 4, 'i': 3, 'decreased': 3, 'is': 3, 'this': 2, 'measurement': 2, 'at': 2, 'sumenep': 2, 'in': 2, 'and': 2, 'decrease': 2, 'process': 2, 'on': 2, 'costs': 2, 'to': 2, 'increase': 2, 'while': 2, 'as': 2, 'by': 2, 'preparation': 2, 'root': 2, 'causes': 2, 'analysis': 2, 'salt': 2, 'lack': 2, 'was': 1, 'done': 1, 'garam': 1, 'results': 1, 'using': 1, 'marvin': 1, 'e': 1, 'mundel': 1, 'method': 1, 'obtained': 1, 'highest': 1, 'total': 1, 'index': 1, 'june': 1, 'november': 1, 'occurs': 1, 'because': 1, 'perception': 1, 'table': 1, 'crystallization': 1, 'less': 1, 'than': 1, 'maximum': 1, 'for': 1, 'partial': 1, 'maintenance': 1, 'depreciation': 1, 'cost': 1, 'electrical': 1, 'energy': 1, 'tend': 1, 'period': 1, 'many': 1, 'people': 1, 'workers': 1, 'based': 1, 'rca': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'that': 1, 'influence': 1, 'which': 1, 'limited': 1, 'used': 1, 'equipment': 1, 'needed': 1, 'workmanship': 1, 'making': 1, 'not': 1, 'according': 1, 'standard': 1, 'operating': 1, 'procedures': 1, 'sop': 1, 'no': 1, 'rain': 1, 'protector': 1, 'control': 1, 'superiors': 1, 'or': 1, 'foremen': 1, 'evaluation': 1, 'tree': 1, 'pet': 1, 'increased': 1, 'adding': 1, 'amount': 1, 'especially': 1, 'time': 1, 'recruitment': 1, 'will': 1})
-------------------------------------------
--- Data #418 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Wastiner Sinaga
Judul: ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMEN DALAM MEMILIH LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR (LBB) DI BANGKALAN
Pembimbing 1: Ida Lumintu,S.T,.M.T,.Ph.D
Pembimbing 2: Mahrus Khoirul Umami, S.T,.M.T.,Ph.D
Abstrak (Raw): Bimbingan belajar adalah bimbingan yang diarahkan untuk membantu para individu dalam menghadapi dan memecahkan masalah-masalah akademik dilakukan dengan cara mengembangkan suasana belajar mengajar yang kondusif agar terhindar dari kesulitan belajar. Mengenali tipe pelaku pelanggan merupakan salah satu cara agar pelanggan mau membeli produk atau jasa perusahaan sehingga pemasaran yang dilakukan dapat berjalan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsumen terhadap keputusan memilih lembaga bimbingan belajar di kota Bangkalan. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah analisis faktor., sampel pada penelitian ini diambil dengan menggunakan purposive sampling, teknik pengumpulan data yang dilakukan wawancara dengan kuesioner. Ukuran sample yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 100 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pada penelitian ini terdapat 3 faktor yang terbentuk yaitu faktor 1 (faktor situs teknologi dan penunjang keunggunalan) dengan nilai variansi sebesar 38,031%, faktor 2 (biaya dan tempat) dengan nilai variansi sebesar 13,913% dan faktor 3 (faktor pelayanan) dengan nilai variansi sebesar 10,789%.
Abstrak (Clean): bimbingan belajar adalah bimbingan yang diarahkan untuk membantu para individu dalam menghadapi dan memecahkan masalahmasalah akademik dilakukan dengan cara mengembangkan suasana belajar mengajar yang kondusif agar terhindar dari kesulitan belajar mengenali tipe pelaku pelanggan merupakan salah satu cara agar pelanggan mau membeli produk atau jasa perusahaan sehingga pemasaran yang dilakukan dapat berjalan dengan baik penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsumen terhadap keputusan memilih lembaga bimbingan belajar di kota bangkalan metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah analisis faktor sampel pada penelitian ini diambil dengan menggunakan purposive sampling teknik pengumpulan data yang dilakukan wawancara dengan kuesioner ukuran sample yang digunakan pada penelitian ini sebanyak orang hasil penelitian menunjukkan bahwa pada penelitian ini terdapat faktor yang terbentuk yaitu faktor faktor situs teknologi dan penunjang keunggunalan dengan nilai variansi sebesar faktor biaya dan tempat dengan nilai variansi sebesar dan faktor faktor pelayanan dengan nilai variansi sebesar
Abstrak (Stopwords Removed): bimbingan belajar bimbingan diarahkan membantu para individu menghadapi memecahkan masalahmasalah akademik dilakukan cara mengembangkan suasana belajar mengajar kondusif terhindar kesulitan belajar mengenali tipe pelaku pelanggan salah satu cara pelanggan mau membeli produk jasa perusahaan pemasaran dilakukan dapat berjalan baik penelitian bertujuan menganalisis pengaruh konsumen keputusan memilih lembaga bimbingan belajar kota bangkalan metode dipakai penelitian analisis faktor sampel penelitian diambil menggunakan purposive sampling teknik pengumpulan data dilakukan wawancara kuesioner ukuran sample digunakan penelitian sebanyak orang hasil penelitian menunjukkan penelitian terdapat faktor terbentuk faktor faktor situs teknologi penunjang keunggunalan nilai variansi sebesar faktor biaya tempat nilai variansi sebesar faktor faktor pelayanan nilai variansi sebesar
Abstrak (Stemmed): bimbing ajar bimbing arah bantu para individu hadap pecah masalahmasalah akademik laku cara kembang suasana ajar ajar kondusif hindar sulit ajar nali tipe laku langgan salah satu cara langgan mau beli produk jasa usaha pasar laku dapat jalan baik teliti tuju analis pengaruh konsumen putus pilih lembaga bimbing ajar kota bangkal metode pakai teliti analisis faktor sampel teliti ambil guna purposive sampling teknik kumpul data laku wawancara kuesioner ukur sample guna teliti banyak orang hasil teliti tunjuk teliti dapat faktor bentuk faktor faktor situs teknologi tunjang keunggunalan nilai variansi besar faktor biaya tempat nilai variansi besar faktor faktor layan nilai variansi besar
Abstrak (Corrected): bombing ajar bombing arab bantu para individual hadar peach masalahmasalah academic lake cara embank susana ajar ajar kondusif hinder suit ajar nail time lake hangman salad sat cara hangman man bell proud casa sara paar lake apart alan back elite juju analysis pengaruh consumed puts pilch lumbago bombing ajar koto bangka metope sakai elite analysis factor sample elite ambit gun purposive sampling tennis rumpus data lake wawancara questioner ukr sample gun elite banyan orang hail elite tuneup elite apart factor bent factor factor situs teknologi tuning keunggunalan nilgai variance bear factor bay tempt nilgai variance bear factor factor layman nilgai variance bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'faktor': 7, 'teliti': 6, 'ajar': 5, 'laku': 4, 'bimbing': 3, 'nilai': 3, 'variansi': 3, 'besar': 3, 'cara': 2, 'langgan': 2, 'dapat': 2, 'guna': 2, 'arah': 1, 'bantu': 1, 'para': 1, 'individu': 1, 'hadap': 1, 'pecah': 1, 'masalahmasalah': 1, 'akademik': 1, 'kembang': 1, 'suasana': 1, 'kondusif': 1, 'hindar': 1, 'sulit': 1, 'nali': 1, 'tipe': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'mau': 1, 'beli': 1, 'produk': 1, 'jasa': 1, 'usaha': 1, 'pasar': 1, 'jalan': 1, 'baik': 1, 'tuju': 1, 'analis': 1, 'pengaruh': 1, 'konsumen': 1, 'putus': 1, 'pilih': 1, 'lembaga': 1, 'kota': 1, 'bangkal': 1, 'metode': 1, 'pakai': 1, 'analisis': 1, 'sampel': 1, 'ambil': 1, 'purposive': 1, 'sampling': 1, 'teknik': 1, 'kumpul': 1, 'data': 1, 'wawancara': 1, 'kuesioner': 1, 'ukur': 1, 'sample': 1, 'banyak': 1, 'orang': 1, 'hasil': 1, 'tunjuk': 1, 'bentuk': 1, 'situs': 1, 'teknologi': 1, 'tunjang': 1, 'keunggunalan': 1, 'biaya': 1, 'tempat': 1, 'layan': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'to': 7, 'of': 7, 'factor': 7, 'is': 6, 'in': 5, 'this': 5, 'that': 4, 'and': 4, 'study': 4, 'with': 4, 'variance': 3, 'value': 3, 'tutoring': 2, 'by': 2, 'a': 2, 'learning': 2, 'used': 2, 'sample': 2, 'equal': 2, 'guidance': 1, 'directed': 1, 'help': 1, 'individual': 1, 'facing': 1, 'solving': 1, 'academic': 1, 'problems': 1, 'done': 1, 'developing': 1, 'conducive': 1, 'atmosphere': 1, 'avoid': 1, 'difficulties': 1, 'recognizing': 1, 'type': 1, 'customer': 1, 'actors': 1, 'one': 1, 'way': 1, 'for': 1, 'customers': 1, 'buy': 1, 'products': 1, 'or': 1, 'services': 1, 'so': 1, 'companys': 1, 'marketing': 1, 'can': 1, 'run': 1, 'well': 1, 'aims': 1, 'analyze': 1, 'influence': 1, 'consumers': 1, 'on': 1, 'decision': 1, 'choose': 1, 'institution': 1, 'city': 1, 'bangkal': 1, 'method': 1, 'analysis': 1, 'was': 1, 'taken': 1, 'using': 1, 'purposive': 1, 'sampling': 1, 'data': 1, 'collection': 1, 'techniques': 1, 'conducted': 1, 'interview': 1, 'questionnaire': 1, 'size': 1, 'people': 1, 'result': 1, 'research': 1, 'show': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'factors': 1, 'formed': 1, 'technological': 1, 'support': 1, 'keunggunalan': 1, 'cost': 1, 'place': 1, 'service': 1})
-------------------------------------------
--- Data #419 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ana Sektyoko Adji
Judul: Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi Pemberian Pupuk Organik Biosama pada Berat Total Panen Jamur Tiram
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko S.T.,M.T.
Pembimbing 2: Agus Salim S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Petani jamur menginginkan bibit jamur yang cepat tumbuh sehingga cepat berproduksi, bebas dari kontaminasi atau tumbuhnya organisma lain yang tidak diinginkan, dapat dibeli dengan harga yang terjangkau serta menghasilkan produktivitas yang tinggi. Sedangkan produsen menginginkan bibit jamur yang mudah dibuat dan dikembangkan serta membutuhkan biaya rendah sehingga dapat menghasilkan keuntungan yang tinggi. Agar dapat memenuhi keinginan petani sebagai konsumen baglog jamur siap produksi tanpa mengorbankan kepentingan produsen, maka perlu adanya manipulasi terhadap faktor-faktor yang diduga dapat mempengaruhi kualitas pertumbuhan jamur dalam baglog tersebut agar dapat memperoleh hasil yang paling optimal bagi kedua pihak. Suatu penelitian perlu dilakukan untuk mencari suatu persamaan yang dapat menjelaskan kaitan antara parameter terhadap pertumbuhan jamur tiram putih dan mendapatkan solusi optimal bagi beberapa tujuan yang ingin dicapai. Desain eksperimen yaitu suatu rancangan percobaan (dengan tiap langkah tindakan yang betul-betul terdefinisikan) sedemikian sehingga informasi yang berhubungan dengan atau diperlukan untuk persoalan yang sedang diteliti dapat dikumpulkan. Dengan kata-kata lain, desain sebuah eksperimen merupakan langkah-langkah lengkap yang perlu diambil jauh sebelum eksperimen dilakukan agar supaya data yang semestinya diperlukan dapat diperoleh sehingga akan membawa kepada analisis obyektif dan kesimpulan yang berlaku untuk persoalan yang sedang dibahas
.
Kata kunci : perancangan eksperimen, jamur tiram putih, probiotik.
Abstrak (Clean): petani jamur menginginkan bibit jamur yang cepat tumbuh sehingga cepat berproduksi bebas dari kontaminasi atau tumbuhnya organisma lain yang tidak diinginkan dapat dibeli dengan harga yang terjangkau serta menghasilkan produktivitas yang tinggi sedangkan produsen menginginkan bibit jamur yang mudah dibuat dan dikembangkan serta membutuhkan biaya rendah sehingga dapat menghasilkan keuntungan yang tinggi agar dapat memenuhi keinginan petani sebagai konsumen baglog jamur siap produksi tanpa mengorbankan kepentingan produsen maka perlu adanya manipulasi terhadap faktorfaktor yang diduga dapat mempengaruhi kualitas pertumbuhan jamur dalam baglog tersebut agar dapat memperoleh hasil yang paling optimal bagi kedua pihak suatu penelitian perlu dilakukan untuk mencari suatu persamaan yang dapat menjelaskan kaitan antara parameter terhadap pertumbuhan jamur tiram putih dan mendapatkan solusi optimal bagi beberapa tujuan yang ingin dicapai desain eksperimen yaitu suatu rancangan percobaan dengan tiap langkah tindakan yang betulbetul terdefinisikan sedemikian sehingga informasi yang berhubungan dengan atau diperlukan untuk persoalan yang sedang diteliti dapat dikumpulkan dengan katakata lain desain sebuah eksperimen merupakan langkahlangkah lengkap yang perlu diambil jauh sebelum eksperimen dilakukan agar supaya data yang semestinya diperlukan dapat diperoleh sehingga akan membawa kepada analisis obyektif dan kesimpulan yang berlaku untuk persoalan yang sedang dibahas kata kunci perancangan eksperimen jamur tiram putih probiotik
Abstrak (Stopwords Removed): petani jamur menginginkan bibit jamur cepat tumbuh cepat berproduksi bebas kontaminasi tumbuhnya organisma lain diinginkan dapat dibeli harga terjangkau menghasilkan produktivitas tinggi sedangkan produsen menginginkan bibit jamur mudah dibuat dikembangkan membutuhkan biaya rendah dapat menghasilkan keuntungan tinggi dapat memenuhi keinginan petani konsumen baglog jamur siap produksi mengorbankan kepentingan produsen perlu adanya manipulasi faktorfaktor diduga dapat mempengaruhi kualitas pertumbuhan jamur baglog tersebut dapat memperoleh hasil paling optimal bagi kedua pihak penelitian perlu dilakukan mencari persamaan dapat menjelaskan kaitan antara parameter pertumbuhan jamur tiram putih mendapatkan solusi optimal bagi beberapa tujuan ingin dicapai desain eksperimen rancangan percobaan tiap langkah tindakan betulbetul terdefinisikan sedemikian informasi berhubungan diperlukan persoalan sedang diteliti dapat dikumpulkan katakata lain desain eksperimen langkahlangkah lengkap perlu diambil jauh eksperimen dilakukan supaya data semestinya diperlukan dapat diperoleh membawa kepada analisis obyektif kesimpulan berlaku persoalan sedang dibahas kata kunci perancangan eksperimen jamur tiram putih probiotik
Abstrak (Stemmed): tani jamur ingin bibit jamur cepat tumbuh cepat produksi bebas kontaminasi tumbuh organisma lain ingin dapat beli harga jangkau hasil produktivitas tinggi sedang produsen ingin bibit jamur mudah buat kembang butuh biaya rendah dapat hasil untung tinggi dapat penuh ingin tani konsumen baglog jamur siap produksi korban penting produsen perlu ada manipulasi faktorfaktor duga dapat pengaruh kualitas tumbuh jamur baglog sebut dapat oleh hasil paling optimal bagi dua pihak teliti perlu laku cari sama dapat jelas kait antara parameter tumbuh jamur tiram putih dapat solusi optimal bagi beberapa tuju ingin capai desain eksperimen rancang coba tiap langkah tindak betulbetul definisi demikian informasi hubung perlu soal sedang teliti dapat kumpul katakata lain desain eksperimen langkahlangkah lengkap perlu ambil jauh eksperimen laku supaya data mesti perlu dapat oleh bawa kepada analisis obyektif simpul laku soal sedang bahas kata kunci ancang eksperimen jamur tiram putih probiotik
Abstrak (Corrected): tank amur begin bit amur eat tumble eat produksi betas kontaminasi tumble organism lain begin apart bell hard bangka hail produktivitas ting sedan produce begin bit amur judah but embank butch bay rental apart hail unsung ting apart punch begin tank consumed blog amur slap produksi korean panting produce peru ada manipulate faktorfaktor dug apart pengaruh kualitas tumble amur blog debut apart olen hail paling optimal bag due pick elite peru lake care same apart jells wait angara parameter tumble amur tram putin apart solus optimal bag beberapa juju begin capri detain eksperimen dancing coma tip bangka tindal betulbetul definite domitian informant hung peru soul sedan elite apart rumpus katakana lain detain eksperimen langkahlangkah lengkap peru ambit each eksperimen lake papaya data misti peru apart olen baba keypad analysis obyektif simple lake soul sedan baas data bunch dancing eksperimen amur tram putin probiotik
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'dapat': 9, 'jamur': 7, 'ingin': 5, 'perlu': 5, 'tumbuh': 4, 'eksperimen': 4, 'hasil': 3, 'sedang': 3, 'laku': 3, 'tani': 2, 'bibit': 2, 'cepat': 2, 'produksi': 2, 'lain': 2, 'tinggi': 2, 'produsen': 2, 'baglog': 2, 'oleh': 2, 'optimal': 2, 'bagi': 2, 'teliti': 2, 'tiram': 2, 'putih': 2, 'desain': 2, 'soal': 2, 'bebas': 1, 'kontaminasi': 1, 'organisma': 1, 'beli': 1, 'harga': 1, 'jangkau': 1, 'produktivitas': 1, 'mudah': 1, 'buat': 1, 'kembang': 1, 'butuh': 1, 'biaya': 1, 'rendah': 1, 'untung': 1, 'penuh': 1, 'konsumen': 1, 'siap': 1, 'korban': 1, 'penting': 1, 'ada': 1, 'manipulasi': 1, 'faktorfaktor': 1, 'duga': 1, 'pengaruh': 1, 'kualitas': 1, 'sebut': 1, 'paling': 1, 'dua': 1, 'pihak': 1, 'cari': 1, 'sama': 1, 'jelas': 1, 'kait': 1, 'antara': 1, 'parameter': 1, 'solusi': 1, 'beberapa': 1, 'tuju': 1, 'capai': 1, 'rancang': 1, 'coba': 1, 'tiap': 1, 'langkah': 1, 'tindak': 1, 'betulbetul': 1, 'definisi': 1, 'demikian': 1, 'informasi': 1, 'hubung': 1, 'kumpul': 1, 'katakata': 1, 'langkahlangkah': 1, 'lengkap': 1, 'ambil': 1, 'jauh': 1, 'supaya': 1, 'data': 1, 'mesti': 1, 'bawa': 1, 'kepada': 1, 'analisis': 1, 'obyektif': 1, 'simpul': 1, 'bahas': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'ancang': 1, 'probiotik': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'to': 12, 'that': 8, 'of': 8, 'can': 6, 'be': 6, 'mushroom': 5, 'is': 5, 'and': 5, 'so': 4, 'in': 4, 'design': 4, 'a': 3, 'growth': 3, 'produce': 3, 'it': 3, 'for': 3, 'an': 3, 'experimental': 3, 'farmers': 2, 'want': 2, 'or': 2, 'other': 2, 'high': 2, 'producers': 2, 'order': 2, 'baglog': 2, 'mushrooms': 2, 'necessary': 2, 'obtain': 2, 'optimal': 2, 'needs': 2, 'done': 2, 'white': 2, 'oyster': 2, 'step': 2, 'issue': 2, 'under': 2, 'experiment': 2, 'fastgrowing': 1, 'seed': 1, 'fast': 1, 'producing': 1, 'free': 1, 'contamination': 1, 'undesirable': 1, 'organisms': 1, 'purchased': 1, 'at': 1, 'affordable': 1, 'prices': 1, 'productivity': 1, 'while': 1, 'seeds': 1, 'are': 1, 'easy': 1, 'create': 1, 'developed': 1, 'require': 1, 'low': 1, 'cost': 1, 'profits': 1, 'fulfill': 1, 'desire': 1, 'as': 1, 'consumers': 1, 'ready': 1, 'without': 1, 'sacrificing': 1, 'interests': 1, 'manipulate': 1, 'factors': 1, 'allegedly': 1, 'affect': 1, 'quality': 1, 'most': 1, 'results': 1, 'both': 1, 'parties': 1, 'research': 1, 'find': 1, 'equation': 1, 'explain': 1, 'relationship': 1, 'between': 1, 'parameters': 1, 'on': 1, 'solutions': 1, 'some': 1, 'goals': 1, 'achieved': 1, 'with': 1, 'each': 1, 'action': 1, 'completely': 1, 'undefined': 1, 'information': 1, 'related': 1, 'required': 1, 'investigation': 1, 'collected': 1, 'words': 1, 'complete': 1, 'taken': 1, 'long': 1, 'before': 1, 'data': 1, 'obtained': 1, 'will': 1, 'lead': 1, 'objective': 1, 'analysis': 1, 'conclusions': 1, 'applicable': 1, 'discussion': 1, 'keywords': 1, 'probiotics': 1})
-------------------------------------------
--- Data #420 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: hindun sri rahayu
Judul: perancangan dan implementasi sistem pengukuran kinerja agen pemasaran dengan menggunakan metide human resource scorecard (studi kasus PT AJB Lamongan)
Pembimbing 1: fitri agustina S.T M.,T
Pembimbing 2: trisita novianti S.Tp M.,T
Abstrak (Raw): PT. Asuransi Jiwa Bumiputera merupakan perusahaan asuransi jiwa tertua di Indonesia dan memiliki banyak nasabah. Agen memilki peranan penting terhadap perusahaan PT. AJB,karna sebagai pemasar kepada nasabah. Untuk itu seorang agen harus memilki kinerja yang bagus maka dapat dilakukan pengukuran dengan HRSc. Metode human resouce scorecard (HRSc) merupakaan salah satu metode pengukuran kinerja yang memfokuskan pada sumber daya manusia yang mengaitkan antara orang-strategi kinerja untuk diukur sejauh mana peranannya terhadap pencapaian visi, misi dan strategi perusahaan.
Strategi metode campuran dalam penelitian ini adalah urutan analisis kualitatif dan kuantitatif. Tujuan strategi ini adalah untuk merancang peta strategi Agen dan mengidentifikasikan indikator keberhasilan tiap strategy objective melalui analisis data kualitatif, dan selanjutnya analisis kuantitaif untuk mengetahui proses pengukuran kinerja SDM dengan metode Human Resource Scorecard dengan bantuan alat ukur Analytical Hierarchy Process dan bantuan tampilan Dashboard.
Kata kunci : HRSc, AHP,Strategy Objective, Dashboard
Abstrak (Clean): pt asuransi jiwa bumiputera merupakan perusahaan asuransi jiwa tertua di indonesia dan memiliki banyak nasabah agen memilki peranan penting terhadap perusahaan pt ajbkarna sebagai pemasar kepada nasabah untuk itu seorang agen harus memilki kinerja yang bagus maka dapat dilakukan pengukuran dengan hrsc metode human resouce scorecard hrsc merupakaan salah satu metode pengukuran kinerja yang memfokuskan pada sumber daya manusia yang mengaitkan antara orangstrategi kinerja untuk diukur sejauh mana peranannya terhadap pencapaian visi misi dan strategi perusahaan strategi metode campuran dalam penelitian ini adalah urutan analisis kualitatif dan kuantitatif tujuan strategi ini adalah untuk merancang peta strategi agen dan mengidentifikasikan indikator keberhasilan tiap strategy objective melalui analisis data kualitatif dan selanjutnya analisis kuantitaif untuk mengetahui proses pengukuran kinerja sdm dengan metode human resource scorecard dengan bantuan alat ukur analytical hierarchy process dan bantuan tampilan dashboard kata kunci hrsc ahpstrategy objective dashboard
Abstrak (Stopwords Removed): pt asuransi jiwa bumiputera perusahaan asuransi jiwa tertua indonesia memiliki banyak nasabah agen memilki peranan penting perusahaan pt ajbkarna pemasar kepada nasabah seorang agen harus memilki kinerja bagus dapat dilakukan pengukuran hrsc metode human resouce scorecard hrsc merupakaan salah satu metode pengukuran kinerja memfokuskan sumber daya manusia mengaitkan antara orangstrategi kinerja diukur sejauh mana peranannya pencapaian visi misi strategi perusahaan strategi metode campuran penelitian urutan analisis kualitatif kuantitatif tujuan strategi merancang peta strategi agen mengidentifikasikan indikator keberhasilan tiap strategy objective analisis data kualitatif selanjutnya analisis kuantitaif mengetahui proses pengukuran kinerja sdm metode human resource scorecard bantuan alat ukur analytical hierarchy process bantuan tampilan dashboard kata kunci hrsc ahpstrategy objective dashboard
Abstrak (Stemmed): pt asuransi jiwa bumiputera usaha asuransi jiwa tua indonesia milik banyak nasabah agen memilki peran penting usaha pt ajbkarna pasar kepada nasabah orang agen harus memilki kerja bagus dapat laku ukur hrsc metode human resouce scorecard hrsc merupakaan salah satu metode ukur kerja fokus sumber daya manusia kait antara orangstrategi kerja ukur jauh mana peran capai visi misi strategi usaha strategi metode campur teliti urut analisis kualitatif kuantitatif tuju strategi rancang peta strategi agen identifikasi indikator hasil tiap strategy objective analisis data kualitatif lanjut analisis kuantitaif tahu proses ukur kerja sdm metode human resource scorecard bantu alat ukur analytical hierarchy process bantu tampil dashboard kata kunci hrsc ahpstrategy objective dashboard
Abstrak (Corrected): pt anurans jiva bumiputera sara anurans jiva tea indonesia milk banyan casaba age memilki pecan panting sara pt ajbkarna paar keypad casaba orang age harms memilki era bags apart lake ukr his metope human resource scorecard his merupakaan salad sat metope ukr era focus number day amnesia wait angara orangstrategi era ukr each mana pecan capri visit miss strategy sara strategy metope campus elite rut analysis kualitatif kuantitatif juju strategy dancing pet strategy age identifikasi indicator hail tip strategy objective analysis data kualitatif layout analysis kuantitaif tau proves ukr era sum metope human resource scorecard bantu flat ukr analytical hierarchy process bantu tamil dashboard data bunch his ahpstrategy objective dashboard
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ukur': 5, 'kerja': 4, 'metode': 4, 'strategi': 4, 'usaha': 3, 'agen': 3, 'hrsc': 3, 'analisis': 3, 'pt': 2, 'asuransi': 2, 'jiwa': 2, 'nasabah': 2, 'memilki': 2, 'peran': 2, 'human': 2, 'scorecard': 2, 'kualitatif': 2, 'objective': 2, 'bantu': 2, 'dashboard': 2, 'bumiputera': 1, 'tua': 1, 'indonesia': 1, 'milik': 1, 'banyak': 1, 'penting': 1, 'ajbkarna': 1, 'pasar': 1, 'kepada': 1, 'orang': 1, 'harus': 1, 'bagus': 1, 'dapat': 1, 'laku': 1, 'resouce': 1, 'merupakaan': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'fokus': 1, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'manusia': 1, 'kait': 1, 'antara': 1, 'orangstrategi': 1, 'jauh': 1, 'mana': 1, 'capai': 1, 'visi': 1, 'misi': 1, 'campur': 1, 'teliti': 1, 'urut': 1, 'kuantitatif': 1, 'tuju': 1, 'rancang': 1, 'peta': 1, 'identifikasi': 1, 'indikator': 1, 'hasil': 1, 'tiap': 1, 'strategy': 1, 'data': 1, 'lanjut': 1, 'kuantitaif': 1, 'tahu': 1, 'proses': 1, 'sdm': 1, 'resource': 1, 'alat': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'tampil': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'ahpstrategy': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'and': 6, 'to': 6, 'the': 6, 'of': 5, 'is': 4, 'strategy': 4, 'a': 3, 'hrsc': 3, 'method': 3, 'analysis': 3, 'pt': 2, 'life': 2, 'insurance': 2, 'in': 2, 'has': 2, 'customers': 2, 'agent': 2, 'an': 2, 'that': 2, 'performance': 2, 'human': 2, 'research': 2, 'this': 2, 'qualitative': 2, 'quantitative': 2, 'objective': 2, 'process': 2, 'with': 2, 'help': 2, 'dashboard': 2, 'abstract': 1, 'bumiputera': 1, 'company': 1, 'indonesia': 1, 'many': 1, 'important': 1, 'role': 1, 'ajb': 1, 'because': 1, 'as': 1, 'marketer': 1, 'for': 1, 'must': 1, 'have': 1, 'good': 1, 'hence': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'measured': 1, 'by': 1, 'one': 1, 'capabilities': 1, 'methods': 1, 'link': 1, 'peopleperformance': 1, 'strategies': 1, 'measure': 1, 'how': 1, 'far': 1, 'they': 1, 'are': 1, 'companys': 1, 'vision': 1, 'mission': 1, 'develop': 1, 'strategic': 1, 'map': 1, 'identify': 1, 'success': 1, 'indicators': 1, 'each': 1, 'through': 1, 'data': 1, 'further': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'measuring': 1, 'hr': 1, 'resource': 1, 'scorecard': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'display': 1, 'keywords': 1, 'ahp': 1, 'goal': 1})
-------------------------------------------
--- Data #421 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Dwi Nurti Yuliani
Judul: Srategi Pengembangan Pariwisata Di Sumenep dengan Metode Multi Attribute Utility Theory (MAUT)
Pembimbing 1: Issa Dyah Utami, S.T., M.T., Ph.D
Pembimbing 2: Heri Awalul Ilhamsah, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Kondisi geografis di kota Sumenep menyebabkan kota Sumenep memiliki keragaman produk dan potensi pariwisata. Salah satu yang banyak dinikmati oleh wisatawan adalah wisata alam berupa pantai dan pulau, juga wisata religi yang memiliki sejarah dan tak luput juga wisata kuliner yang ada di Sumenep. Penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi kawasan wisata dan strategi pengembangan yang selama ini di lakukan oleh kota Sumenep. Penelitian ini fokus pada pengembangan pariwisata yang terletak di Kabupaten Sumenep. Dengan menggunakan metode Analitical Hierarchy Process (AHP) Selanjutnya untuk pariwisata yang terpilih akan dilakukan analisis SWOT Kemudian merumuskan prioritas strategi untuk mengoptimalkan pengembangan dari obyek wisata yang terpilih dengan menggunakan Multi Attribute Utility Theory (MAUT). Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa wisata Asta Tinggi merupakan obyek wisata yang memiliki bobot tertinggi. Dengan demikian, wisata Asta Tinggi merupakan obyek wisata terpilih yang akan dikaji dalam penelitian ini. Hasil pengolahan data juga menunjukkan bahwa terdapat 5 strategi yang menjadi prioritas untuk pengembangan obyek wisata Asta Tinggi.
Kata Kunci : wisata, Sumenep, AHP, SWOT, Multi Attribute Utility Theory
Abstrak (Clean): kondisi geografis di kota sumenep menyebabkan kota sumenep memiliki keragaman produk dan potensi pariwisata salah satu yang banyak dinikmati oleh wisatawan adalah wisata alam berupa pantai dan pulau juga wisata religi yang memiliki sejarah dan tak luput juga wisata kuliner yang ada di sumenep penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi kawasan wisata dan strategi pengembangan yang selama ini di lakukan oleh kota sumenep penelitian ini fokus pada pengembangan pariwisata yang terletak di kabupaten sumenep dengan menggunakan metode analitical hierarchy process ahp selanjutnya untuk pariwisata yang terpilih akan dilakukan analisis swot kemudian merumuskan prioritas strategi untuk mengoptimalkan pengembangan dari obyek wisata yang terpilih dengan menggunakan multi attribute utility theory maut hasil pengolahan data menunjukkan bahwa wisata asta tinggi merupakan obyek wisata yang memiliki bobot tertinggi dengan demikian wisata asta tinggi merupakan obyek wisata terpilih yang akan dikaji dalam penelitian ini hasil pengolahan data juga menunjukkan bahwa terdapat strategi yang menjadi prioritas untuk pengembangan obyek wisata asta tinggi kata kunci wisata sumenep ahp swot multi attribute utility theory
Abstrak (Stopwords Removed): kondisi geografis kota sumenep menyebabkan kota sumenep memiliki keragaman produk potensi pariwisata salah satu banyak dinikmati wisatawan wisata alam berupa pantai pulau wisata religi memiliki sejarah tak luput wisata kuliner ada sumenep penelitian bertujuan melihat potensi kawasan wisata strategi pengembangan selama lakukan kota sumenep penelitian fokus pengembangan pariwisata terletak kabupaten sumenep menggunakan metode analitical hierarchy process ahp selanjutnya pariwisata terpilih dilakukan analisis swot merumuskan prioritas strategi mengoptimalkan pengembangan obyek wisata terpilih menggunakan multi attribute utility theory maut hasil pengolahan data menunjukkan wisata asta tinggi obyek wisata memiliki bobot tertinggi demikian wisata asta tinggi obyek wisata terpilih dikaji penelitian hasil pengolahan data menunjukkan terdapat strategi menjadi prioritas pengembangan obyek wisata asta tinggi kata kunci wisata sumenep ahp swot multi attribute utility theory
Abstrak (Stemmed): kondisi geografis kota sumenep sebab kota sumenep milik ragam produk potensi pariwisata salah satu banyak nikmat wisatawan wisata alam upa pantai pulau wisata religi milik sejarah tak luput wisata kuliner ada sumenep teliti tuju lihat potensi kawasan wisata strategi kembang lama laku kota sumenep teliti fokus kembang pariwisata letak kabupaten sumenep guna metode analitical hierarchy process ahp lanjut pariwisata pilih laku analisis swot rumus prioritas strategi optimal kembang obyek wisata pilih guna multi attribute utility theory maut hasil olah data tunjuk wisata asta tinggi obyek wisata milik bobot tinggi demikian wisata asta tinggi obyek wisata pilih kaji teliti hasil olah data tunjuk dapat strategi jadi prioritas kembang obyek wisata asta tinggi kata kunci wisata sumenep ahp swot multi attribute utility theory
Abstrak (Corrected): kondisi geografis koto sumner kebab koto sumner milk raga proud potent pariwisata salad sat banyan nikita wisatawan vista alarm up pants palau vista religion milk search take lupus vista liner ada sumner elite juju that potent kansan vista strategy embank lama lake koto sumner elite focus embank pariwisata leak kabupaten sumner gun metope analytical hierarchy process ah layout pariwisata pilch lake analysis swot rumpus priority strategy optimal embank obey vista pilch gun mufti attribute utility theory mat hail blah data tuneup vista pasta ting obey vista milk robot ting domitian vista pasta ting obey vista pilch kanji elite hail blah data tuneup apart strategy jade priority embank obey vista pasta ting data bunch vista sumner ah swot mufti attribute utility theory
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'wisata': 11, 'sumenep': 6, 'kembang': 4, 'obyek': 4, 'tinggi': 4, 'kota': 3, 'milik': 3, 'pariwisata': 3, 'teliti': 3, 'strategi': 3, 'pilih': 3, 'asta': 3, 'potensi': 2, 'laku': 2, 'guna': 2, 'ahp': 2, 'swot': 2, 'prioritas': 2, 'multi': 2, 'attribute': 2, 'utility': 2, 'theory': 2, 'hasil': 2, 'olah': 2, 'data': 2, 'tunjuk': 2, 'kondisi': 1, 'geografis': 1, 'sebab': 1, 'ragam': 1, 'produk': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'banyak': 1, 'nikmat': 1, 'wisatawan': 1, 'alam': 1, 'upa': 1, 'pantai': 1, 'pulau': 1, 'religi': 1, 'sejarah': 1, 'tak': 1, 'luput': 1, 'kuliner': 1, 'ada': 1, 'tuju': 1, 'lihat': 1, 'kawasan': 1, 'lama': 1, 'fokus': 1, 'letak': 1, 'kabupaten': 1, 'metode': 1, 'analitical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'lanjut': 1, 'analisis': 1, 'rumus': 1, 'optimal': 1, 'maut': 1, 'bobot': 1, 'demikian': 1, 'kaji': 1, 'dapat': 1, 'jadi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'of': 12, 'tourism': 10, 'sumenep': 6, 'that': 6, 'in': 4, 'a': 4, 'and': 4, 'development': 4, 'city': 3, 'to': 3, 'has': 3, 'by': 3, 'is': 3, 'this': 3, 'selected': 3, 'object': 3, 'asta': 3, 'high': 3, 'potential': 2, 'as': 2, 'also': 2, 'tourist': 2, 'strategies': 2, 'research': 2, 'using': 2, 'ahp': 2, 'for': 2, 'will': 2, 'be': 2, 'swot': 2, 'priority': 2, 'multi': 2, 'attribute': 2, 'utility': 2, 'theory': 2, 'results': 2, 'data': 2, 'processing': 2, 'shows': 2, 'geographical': 1, 'conditions': 1, 'led': 1, 'diversity': 1, 'products': 1, 'one': 1, 'many': 1, 'enjoyed': 1, 'tourists': 1, 'natural': 1, 'tour': 1, 'beaches': 1, 'islands': 1, 'well': 1, 'religious': 1, 'history': 1, 'not': 1, 'escape': 1, 'culinary': 1, 'study': 1, 'aims': 1, 'see': 1, 'areas': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'done': 1, 'focuses': 1, 'on': 1, 'located': 1, 'regency': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'method': 1, 'furthermore': 1, 'conducted': 1, 'analysis': 1, 'then': 1, 'formulate': 1, 'strategy': 1, 'optimize': 1, 'maut': 1, 'attraction': 1, 'highest': 1, 'weight': 1, 'thus': 1, 'studied': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #422 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: PUNGKY YUNI ARDIANI
Judul: PERANCANGAN PENILAIAN KINERJA KARYAWAN KONTRAK BERDASARKAN KOMPETENSI SPENCER DAN SISTEM UPAH DI PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM "SUMBER POCONG" BANGKALAN
Pembimbing 1: FITRI AGUSTINA., S.T.,M.T
Pembimbing 2: IDA LUMINTU.,S.T.,M.T.,Ph.D
Abstrak (Raw): Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bangkalan terdapat 2 jenis karyawan. Diantaranya adalah karyawan tetap dan karyawan kontrak, penilaian kinerja karyawan tetap dilakukan dengan menggunakan sistem DP3 (Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan). Sedangkan pada karyawan kontrak belum terdapat sistem yang terukur sehingga penilaian dilakukan sesuai dengan hasil kerja yang telah dilakukan. Penilaian karyawan kontrak dilakukan dengan mengukur menggunakan kompetensi spencer. Dipilih beberapa kriteria yang akan digunakan adalah semangat berprestasi, Proaktif, Kesadaran berorganisasi, Kerjasama kelompok, Berpikir konseptual, Keahlian teknikal/professional, Fleksibiltas. Digunakan AHP untuk melakukan penilaian kinerja, selanjutnya melakukan penskoringan dengan BARS dan dihitung upah yang didapatkan pada setiap karyawan.Nilai bobot yang diperoleh setiap kriteria adalah semangat berprestasi memiliki bobot (0,358), kriteria proaktif memiliki bobot (0,182), kriteria kesadaran berorganisasi (0,139), kriteria kerjasama kelompok (0,113), kriteria berpikir konseptual (0,085), kriteria keahlian teknikal/professional memiliki bobot (0,057), kriteria fleksibilitas memiliki bobot (0,038), kriteria komitmen pada organisasi memiliki bobot (0,027).
Kata kunci : Penilaian Kinerja, Kompetensi Spencer, Analytical Hierarchy Process, BARS, Perhitungan Upah
Abstrak (Clean): pada perusahaan daerah air minum pdam bangkalan terdapat jenis karyawan diantaranya adalah karyawan tetap dan karyawan kontrak penilaian kinerja karyawan tetap dilakukan dengan menggunakan sistem dp daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan sedangkan pada karyawan kontrak belum terdapat sistem yang terukur sehingga penilaian dilakukan sesuai dengan hasil kerja yang telah dilakukan penilaian karyawan kontrak dilakukan dengan mengukur menggunakan kompetensi spencer dipilih beberapa kriteria yang akan digunakan adalah semangat berprestasi proaktif kesadaran berorganisasi kerjasama kelompok berpikir konseptual keahlian teknikalprofessional fleksibiltas digunakan ahp untuk melakukan penilaian kinerja selanjutnya melakukan penskoringan dengan bars dan dihitung upah yang didapatkan pada setiap karyawannilai bobot yang diperoleh setiap kriteria adalah semangat berprestasi memiliki bobot kriteria proaktif memiliki bobot kriteria kesadaran berorganisasi kriteria kerjasama kelompok kriteria berpikir konseptual kriteria keahlian teknikalprofessional memiliki bobot kriteria fleksibilitas memiliki bobot kriteria komitmen pada organisasi memiliki bobot kata kunci penilaian kinerja kompetensi spencer analytical hierarchy process bars perhitungan upah
Abstrak (Stopwords Removed): perusahaan daerah air minum pdam bangkalan terdapat jenis karyawan diantaranya karyawan tetap karyawan kontrak penilaian kinerja karyawan tetap dilakukan menggunakan sistem dp daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan sedangkan karyawan kontrak belum terdapat sistem terukur penilaian dilakukan sesuai hasil kerja dilakukan penilaian karyawan kontrak dilakukan mengukur menggunakan kompetensi spencer dipilih beberapa kriteria digunakan semangat berprestasi proaktif kesadaran berorganisasi kerjasama kelompok berpikir konseptual keahlian teknikalprofessional fleksibiltas digunakan ahp melakukan penilaian kinerja selanjutnya melakukan penskoringan bars dihitung upah didapatkan setiap karyawannilai bobot diperoleh setiap kriteria semangat berprestasi memiliki bobot kriteria proaktif memiliki bobot kriteria kesadaran berorganisasi kriteria kerjasama kelompok kriteria berpikir konseptual kriteria keahlian teknikalprofessional memiliki bobot kriteria fleksibilitas memiliki bobot kriteria komitmen organisasi memiliki bobot kata kunci penilaian kinerja kompetensi spencer analytical hierarchy process bars perhitungan upah
Abstrak (Stemmed): usaha daerah air minum pdam bangkal dapat jenis karyawan antara karyawan tetap karyawan kontrak nilai kerja karyawan tetap laku guna sistem dp daftar nilai laksana kerja sedang karyawan kontrak belum dapat sistem ukur nilai laku sesuai hasil kerja laku nilai karyawan kontrak laku ukur guna kompetensi spencer pilih beberapa kriteria guna semangat prestasi proaktif sadar organ kerjasama kelompok pikir konseptual ahli teknikalprofessional fleksibiltas guna ahp laku nilai kerja lanjut laku penskoringan bars hitung upah dapat tiap karyawannilai bobot oleh tiap kriteria semangat prestasi milik bobot kriteria proaktif milik bobot kriteria sadar organ kriteria kerjasama kelompok kriteria pikir konseptual kriteria ahli teknikalprofessional milik bobot kriteria fleksibilitas milik bobot kriteria komitmen organisasi milik bobot kata kunci nilai kerja kompetensi spencer analytical hierarchy process bars hitung upah
Abstrak (Corrected): sara sarah air minus dam bangka apart penis karajan angara karajan team karajan contra nilgai era karajan team lake gun sister do dafter nilgai lasagna era sedan karajan contra begum apart sister ukr nilgai lake sexual hail era lake nilgai karajan contra lake ukr gun kompetensi spencer pilch beberapa criteria gun semang prestos proaktif radar organ kerjasama kelompok piker conceptual ali teknikalprofessional fleksibiltas gun ah lake nilgai era layout lake penskoringan bars hiding utah apart tip karyawannilai robot olen tip criteria semang prestos milk robot criteria proaktif milk robot criteria radar organ criteria kerjasama kelompok criteria piker conceptual criteria ali teknikalprofessional milk robot criteria fleksibilitas milk robot criteria komitmen organisms milk robot data bunch nilgai era kompetensi spencer analytical hierarchy process bars hiding utah
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kriteria': 9, 'karyawan': 6, 'nilai': 6, 'laku': 6, 'bobot': 6, 'kerja': 5, 'milik': 5, 'guna': 4, 'dapat': 3, 'kontrak': 3, 'tetap': 2, 'sistem': 2, 'ukur': 2, 'kompetensi': 2, 'spencer': 2, 'semangat': 2, 'prestasi': 2, 'proaktif': 2, 'sadar': 2, 'organ': 2, 'kerjasama': 2, 'kelompok': 2, 'pikir': 2, 'konseptual': 2, 'ahli': 2, 'teknikalprofessional': 2, 'bars': 2, 'hitung': 2, 'upah': 2, 'tiap': 2, 'usaha': 1, 'daerah': 1, 'air': 1, 'minum': 1, 'pdam': 1, 'bangkal': 1, 'jenis': 1, 'antara': 1, 'dp': 1, 'daftar': 1, 'laksana': 1, 'sedang': 1, 'belum': 1, 'sesuai': 1, 'hasil': 1, 'pilih': 1, 'beberapa': 1, 'fleksibiltas': 1, 'ahp': 1, 'lanjut': 1, 'penskoringan': 1, 'karyawannilai': 1, 'oleh': 1, 'fleksibilitas': 1, 'komitmen': 1, 'organisasi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'criteria': 8, 'the': 6, 'weight': 6, 'of': 5, 'employees': 5, 'is': 4, 'done': 4, 'has': 4, 'are': 3, 'contract': 3, 'performance': 3, 'by': 3, 'that': 3, 'assessment': 3, 'have': 3, 'there': 2, 'and': 2, 'employee': 2, 'appraisal': 2, 'using': 2, 'system': 2, 'on': 2, 'been': 2, 'a': 2, 'with': 2, 'spencer': 2, 'competence': 2, 'used': 2, 'spirit': 2, 'achievement': 2, 'proactive': 2, 'organizational': 2, 'awareness': 2, 'group': 2, 'cooperation': 2, 'conceptual': 2, 'thinking': 2, 'technical': 2, 'professional': 2, 'to': 2, 'bars': 2, 'each': 2, 'at': 1, 'bangkal': 1, 'usaha': 1, 'daerah': 1, 'air': 1, 'minum': 1, 'pdam': 1, 'types': 1, 'among': 1, 'them': 1, 'permanent': 1, 'still': 1, 'dp': 1, 'daftar': 1, 'laksana': 1, 'nilai': 1, 'kerja': 1, 'while': 1, 'not': 1, 'measured': 1, 'so': 1, 'in': 1, 'accordance': 1, 'work': 1, 'measuring': 1, 'selected': 1, 'some': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'skills': 1, 'flexible': 1, 'ahp': 1, 'perform': 1, 'then': 1, 'do': 1, 'scoring': 1, 'calculated': 1, 'wages': 1, 'earned': 1, 'value': 1, 'obtained': 1, 'criterion': 1, 'for': 1, 'expert': 1, 'flexibility': 1, 'commitment': 1, 'organization': 1, 'keywords': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'wage': 1, 'calculation': 1})
-------------------------------------------
--- Data #423 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Fahmi Saifuddin
Judul: Pengaruh Perlakuan Pakan Alami Dan Frekuensi Pakan Tambahan Terhadap Berat Udang Vannamei
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko S.T.,M.T
Pembimbing 2: Heri Awalul Ilhamsah S.T.,M.T
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Pemeliharaan pada budidaya udang vannamei di desa Karang Turi masih menggunakan budidaya tradisional. Sehingga harus ada peningkatan produktivitas pada udang vannamei. Pada penelitian ini akan dilakukan percobaan pakan alami dan frekuensi pakan tambahan untuk meningkatkan produktivitas dengan melihat bobot udang pada setiap petak dan menganalisis biaya pada kombinasi terbaik pada perlakuan yang akan diterapkan di tambak penelitian desa Karang Turi Glagah Lamongan. Penelitian ini menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 32 . Yang mana dalam penelitian ini media percobaan menggunakan air yang diasumsikan homogen sehingga sangat tepat untuk menggunakan desain rancangan acak lengkap. Sedangkan dalam penelitian ini terdapat 2 faktor yaitu pakan alami dan frekuensi pakan tambahan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kombinasi fermentasi pakan alami dengan frekeunsi pemberian pakan tambahan 2 kali perhari menjadi kombinasi yang terbaik dalam penelitian ini. Hal tersebut didapatkan dari uji lanjut Tukey yang mempunyai mean sebesar 25,666.
Kata kunci : frekuensi pakan tambahan, pakan alami, udang vannamei
Abstrak (Clean): abstrak pemeliharaan pada budidaya udang vannamei di desa karang turi masih menggunakan budidaya tradisional sehingga harus ada peningkatan produktivitas pada udang vannamei pada penelitian ini akan dilakukan percobaan pakan alami dan frekuensi pakan tambahan untuk meningkatkan produktivitas dengan melihat bobot udang pada setiap petak dan menganalisis biaya pada kombinasi terbaik pada perlakuan yang akan diterapkan di tambak penelitian desa karang turi glagah lamongan penelitian ini menggunakan desain rancangan acak lengkap ral faktorial yang mana dalam penelitian ini media percobaan menggunakan air yang diasumsikan homogen sehingga sangat tepat untuk menggunakan desain rancangan acak lengkap sedangkan dalam penelitian ini terdapat faktor yaitu pakan alami dan frekuensi pakan tambahan hasil penelitian menunjukan bahwa kombinasi fermentasi pakan alami dengan frekeunsi pemberian pakan tambahan kali perhari menjadi kombinasi yang terbaik dalam penelitian ini hal tersebut didapatkan dari uji lanjut tukey yang mempunyai mean sebesar kata kunci frekuensi pakan tambahan pakan alami udang vannamei
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak pemeliharaan budidaya udang vannamei desa karang turi masih menggunakan budidaya tradisional harus ada peningkatan produktivitas udang vannamei penelitian dilakukan percobaan pakan alami frekuensi pakan tambahan meningkatkan produktivitas melihat bobot udang setiap petak menganalisis biaya kombinasi terbaik perlakuan diterapkan tambak penelitian desa karang turi glagah lamongan penelitian menggunakan desain rancangan acak lengkap ral faktorial mana penelitian media percobaan menggunakan air diasumsikan homogen sangat tepat menggunakan desain rancangan acak lengkap sedangkan penelitian terdapat faktor pakan alami frekuensi pakan tambahan hasil penelitian menunjukan kombinasi fermentasi pakan alami frekeunsi pemberian pakan tambahan kali perhari menjadi kombinasi terbaik penelitian tersebut didapatkan uji lanjut tukey mempunyai mean sebesar kata kunci frekuensi pakan tambahan pakan alami udang vannamei
Abstrak (Stemmed): abstrak pelihara budidaya udang vannamei desa karang turi masih guna budidaya tradisional harus ada tingkat produktivitas udang vannamei teliti laku coba pakan alami frekuensi pakan tambah tingkat produktivitas lihat bobot udang tiap petak analis biaya kombinasi baik laku terap tambak teliti desa karang turi glagah lamongan teliti guna desain rancang acak lengkap ral faktorial mana teliti media coba guna air asumsi homogen sangat tepat guna desain rancang acak lengkap sedang teliti dapat faktor pakan alami frekuensi pakan tambah hasil teliti tunjuk kombinasi fermentasi pakan alami frekeunsi beri pakan tambah kali hari jadi kombinasi baik teliti sebut dapat uji lanjut tukey punya mean besar kata kunci frekuensi pakan tambah pakan alami udang vannamei
Abstrak (Corrected): abstract pelihara budidaya dang vannamei desk parang turn mash gun budidaya traditional harms ada dingbat produktivitas dang vannamei elite lake coma pagan salami frekuensi pagan tambac dingbat produktivitas that robot dang tip peak analysis bay kombinasi back lake trap tambac elite desk parang turn gaga laconian elite gun detain dancing arak lengkap real factorial mana elite media coma gun air sums homogeny sang teat gun detain dancing arak lengkap sedan elite apart factor pagan salami frekuensi pagan tambac hail elite tuneup kombinasi ferments pagan salami frekeunsi bert pagan tambac kali hard jade kombinasi back elite debut apart uni layout turkey puny mean bear data bunch frekuensi pagan tambac pagan salami dang vannamei
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pakan': 8, 'teliti': 7, 'udang': 4, 'guna': 4, 'alami': 4, 'tambah': 4, 'vannamei': 3, 'frekuensi': 3, 'kombinasi': 3, 'budidaya': 2, 'desa': 2, 'karang': 2, 'turi': 2, 'tingkat': 2, 'produktivitas': 2, 'laku': 2, 'coba': 2, 'baik': 2, 'desain': 2, 'rancang': 2, 'acak': 2, 'lengkap': 2, 'dapat': 2, 'abstrak': 1, 'pelihara': 1, 'masih': 1, 'tradisional': 1, 'harus': 1, 'ada': 1, 'lihat': 1, 'bobot': 1, 'tiap': 1, 'petak': 1, 'analis': 1, 'biaya': 1, 'terap': 1, 'tambak': 1, 'glagah': 1, 'lamongan': 1, 'ral': 1, 'faktorial': 1, 'mana': 1, 'media': 1, 'air': 1, 'asumsi': 1, 'homogen': 1, 'sangat': 1, 'tepat': 1, 'sedang': 1, 'faktor': 1, 'hasil': 1, 'tunjuk': 1, 'fermentasi': 1, 'frekeunsi': 1, 'beri': 1, 'kali': 1, 'hari': 1, 'jadi': 1, 'sebut': 1, 'uji': 1, 'lanjut': 1, 'tukey': 1, 'punya': 1, 'mean': 1, 'besar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'feed': 7, 'in': 6, 'this': 5, 'the': 5, 'be': 4, 'research': 4, 'natural': 4, 'additional': 4, 'frequency': 4, 'to': 4, 'at': 4, 'of': 4, 'design': 4, 'is': 4, 'shrimp': 3, 'and': 3, 'combination': 3, 'so': 2, 'there': 2, 'productivity': 2, 'vannamei': 2, 'experimental': 2, 'best': 2, 'complete': 2, 'which': 2, 'study': 2, 'it': 2, 'a': 2, 'that': 2, 'abstract': 1, 'cultivation': 1, 'must': 1, 'increased': 1, 'will': 1, 'increase': 1, 'by': 1, 'looking': 1, 'weight': 1, 'each': 1, 'plot': 1, 'analyze': 1, 'cost': 1, 'treatment': 1, 'applied': 1, 'pond': 1, 'karang': 1, 'turi': 1, 'glagah': 1, 'lamongan': 1, 'village': 1, 'uses': 1, 'random': 1, 'ral': 1, 'factorial': 1, 'media': 1, 'using': 1, 'water': 1, 'assumed': 1, 'homogeneous': 1, 'appropriate': 1, 'use': 1, 'randomized': 1, 'while': 1, 'are': 1, 'factors': 1, 'results': 1, 'showed': 1, 'fermentation': 1, 'with': 1, 'feeding': 1, 'times': 1, 'per': 1, 'day': 1, 'became': 1, 'obtained': 1, 'from': 1, 'tukeys': 1, 'advanced': 1, 'test': 1, 'has': 1, 'mean': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #424 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: SITI MAR'ATUSSOLEHA MUFTIARINI
Judul: ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR (LBB) PRIMAGAMA DENGAN BLUE OCEAN STRATEGY
Pembimbing 1: FITRI AGUSTINA S.T., M.T
Pembimbing 2: HERI AWALUL ILHAMSAH S.T., M.T
Abstrak (Raw): Dari hasil penelitian untuk menganalisis strategi pengembangan lembaga bimbingan belajar (LBB) yang dilakukan pada LBB Primagama peneliti pengolahan data yang telah dilakukan, ternyata masih terdapat kepentingan pelanggan yang belum dapat terpenuhi oleh pihak Primagama Sampang, hal tersebut dapat kita ketahui dari nilai CSI yang diperoleh yaitu sebesar 53% yang berdasarkan tabel index CSI masih tergolong dalam kriteria cukup puas. kanvas strategi faktor yang terpilih hanya 5 variabel dari 22 variabel diantaranya yaitu variasi paket program, harga paket program, promosi, waktu belajar, dan pelayanan. Setelah 5 variabel terpilih selanjutnya dilakukan kerangka kerja 4 langkah dengan hasil penelitian penentuan prioritas dan strategi pengembangan LBB Primagama di Kabupaten Sampang dengan metode AHP adalah prioritas strategi pengembangan LBB Primagama di Kabupaten Sampang membandingkan 5 kriteria Pasar, SDM, Sarana dan Prasaranan, Biaya serta Waktu dan 3 alternatif program belajar. Dari perbandingan tersebut diperoleh hasil 0,395 atau 40% untuk open house, 0,355 atau 36% untuk bimbingan belajar online, 0,248 atau 25% untuk belajar weekend. Sehingga program belajar open house menjadi prioritas pertama dan merupakan strategi terpilih dengan bobot potensi strategi terbesar diantara alternatif lainnya. Nilai bobot ini dapat digunakan karena nilai CR semua perbandingan bernilai ? 0,1 sehingga responden konsisten dalam memberikan penilaian.
Kata Kunci: Strategi pengembangan, Blue Ocean Strategy (BOS), Importance Performance Analysis (IPA),Analytical Hierarchy Process (AHP)
Abstrak (Clean): dari hasil penelitian untuk menganalisis strategi pengembangan lembaga bimbingan belajar lbb yang dilakukan pada lbb primagama peneliti pengolahan data yang telah dilakukan ternyata masih terdapat kepentingan pelanggan yang belum dapat terpenuhi oleh pihak primagama sampang hal tersebut dapat kita ketahui dari nilai csi yang diperoleh yaitu sebesar yang berdasarkan tabel index csi masih tergolong dalam kriteria cukup puas kanvas strategi faktor yang terpilih hanya variabel dari variabel diantaranya yaitu variasi paket program harga paket program promosi waktu belajar dan pelayanan setelah variabel terpilih selanjutnya dilakukan kerangka kerja langkah dengan hasil penelitian penentuan prioritas dan strategi pengembangan lbb primagama di kabupaten sampang dengan metode ahp adalah prioritas strategi pengembangan lbb primagama di kabupaten sampang membandingkan kriteria pasar sdm sarana dan prasaranan biaya serta waktu dan alternatif program belajar dari perbandingan tersebut diperoleh hasil atau untuk open house atau untuk bimbingan belajar online atau untuk belajar weekend sehingga program belajar open house menjadi prioritas pertama dan merupakan strategi terpilih dengan bobot potensi strategi terbesar diantara alternatif lainnya nilai bobot ini dapat digunakan karena nilai cr semua perbandingan bernilai sehingga responden konsisten dalam memberikan penilaian kata kunci strategi pengembangan blue ocean strategy bos importance performance analysis ipaanalytical hierarchy process ahp
Abstrak (Stopwords Removed): hasil penelitian menganalisis strategi pengembangan lembaga bimbingan belajar lbb dilakukan lbb primagama peneliti pengolahan data dilakukan ternyata masih terdapat kepentingan pelanggan belum dapat terpenuhi pihak primagama sampang tersebut dapat kita ketahui nilai csi diperoleh sebesar berdasarkan tabel index csi masih tergolong kriteria cukup puas kanvas strategi faktor terpilih variabel variabel diantaranya variasi paket program harga paket program promosi waktu belajar pelayanan variabel terpilih selanjutnya dilakukan kerangka kerja langkah hasil penelitian penentuan prioritas strategi pengembangan lbb primagama kabupaten sampang metode ahp prioritas strategi pengembangan lbb primagama kabupaten sampang membandingkan kriteria pasar sdm sarana prasaranan biaya waktu alternatif program belajar perbandingan tersebut diperoleh hasil open house bimbingan belajar online belajar weekend program belajar open house menjadi prioritas pertama strategi terpilih bobot potensi strategi terbesar diantara alternatif lainnya nilai bobot dapat digunakan nilai cr semua perbandingan bernilai responden konsisten memberikan penilaian kata kunci strategi pengembangan blue ocean strategy bos importance performance analysis ipaanalytical hierarchy process ahp
Abstrak (Stemmed): hasil teliti analis strategi kembang lembaga bimbing ajar lbb laku lbb primagama teliti olah data laku nyata masih dapat penting langgan belum dapat penuh pihak primagama sampang sebut dapat kita tahu nilai csi oleh besar dasar tabel index csi masih golong kriteria cukup puas kanvas strategi faktor pilih variabel variabel antara variasi paket program harga paket program promosi waktu ajar layan variabel pilih lanjut laku kerangka kerja langkah hasil teliti tentu prioritas strategi kembang lbb primagama kabupaten sampang metode ahp prioritas strategi kembang lbb primagama kabupaten sampang banding kriteria pasar sdm sarana prasaran biaya waktu alternatif program ajar banding sebut oleh hasil open house bimbing ajar online ajar weekend program ajar open house jadi prioritas pertama strategi pilih bobot potensi strategi besar antara alternatif lain nilai bobot dapat guna nilai cr semua banding nila responden konsisten beri nilai kata kunci strategi kembang blue ocean strategy bos importance performance analysis ipaanalytical hierarchy process ahp
Abstrak (Corrected): hail elite analysis strategy embank lumbago bombing ajar lab lake lab primagama elite blah data lake nyala mash apart panting hangman begum apart punch pick primagama sampan debut apart kit tau nilgai si olen bear dakar table index si mash going criteria cutup puts canvas strategy factor pilch variable variable angara varies packet program hard packet program promos want ajar layman variable pilch layout lake kerangka era bangka hail elite tent priority strategy embank lab primagama kabupaten sampan metope ah priority strategy embank lab primagama kabupaten sampan banding criteria paar sum saran prasaran bay want alternative program ajar banding debut olen hail open house bombing ajar online ajar weekend program ajar open house jade priority pertain strategy pilch robot potent strategy bear angara alternative lain nilgai robot apart gun nilgai cr sea banding nina responded consistent bert nilgai data bunch strategy embank blue ocean strategy boy importance performance analysis ipaanalytical hierarchy process ah
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'strategi': 7, 'ajar': 6, 'kembang': 4, 'lbb': 4, 'primagama': 4, 'dapat': 4, 'nilai': 4, 'program': 4, 'hasil': 3, 'teliti': 3, 'laku': 3, 'sampang': 3, 'pilih': 3, 'variabel': 3, 'prioritas': 3, 'banding': 3, 'bimbing': 2, 'masih': 2, 'sebut': 2, 'csi': 2, 'oleh': 2, 'besar': 2, 'kriteria': 2, 'antara': 2, 'paket': 2, 'waktu': 2, 'kabupaten': 2, 'ahp': 2, 'alternatif': 2, 'open': 2, 'house': 2, 'bobot': 2, 'analis': 1, 'lembaga': 1, 'olah': 1, 'data': 1, 'nyata': 1, 'penting': 1, 'langgan': 1, 'belum': 1, 'penuh': 1, 'pihak': 1, 'kita': 1, 'tahu': 1, 'dasar': 1, 'tabel': 1, 'index': 1, 'golong': 1, 'cukup': 1, 'puas': 1, 'kanvas': 1, 'faktor': 1, 'variasi': 1, 'harga': 1, 'promosi': 1, 'layan': 1, 'lanjut': 1, 'kerangka': 1, 'kerja': 1, 'langkah': 1, 'tentu': 1, 'metode': 1, 'pasar': 1, 'sdm': 1, 'sarana': 1, 'prasaran': 1, 'biaya': 1, 'online': 1, 'weekend': 1, 'jadi': 1, 'pertama': 1, 'potensi': 1, 'lain': 1, 'guna': 1, 'cr': 1, 'semua': 1, 'nila': 1, 'responden': 1, 'konsisten': 1, 'beri': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'blue': 1, 'ocean': 1, 'strategy': 1, 'bos': 1, 'importance': 1, 'performance': 1, 'analysis': 1, 'ipaanalytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 12, 'the': 9, 'strategy': 8, 'is': 8, 'and': 6, 'development': 4, 'lbb': 4, 'primagama': 4, 'that': 4, 'learning': 3, 'can': 3, 'sampang': 3, 'variables': 3, 'program': 3, 'with': 3, 'priority': 3, 'in': 3, 'value': 3, 'or': 3, 'for': 3, 'from': 2, 'research': 2, 'guidance': 2, 'on': 2, 'done': 2, 'it': 2, 'still': 2, 'which': 2, 'be': 2, 'by': 2, 'chosen': 2, 'package': 2, 'study': 2, 'time': 2, 'result': 2, 'csi': 2, 'ahp': 2, 'comparison': 2, 'open': 2, 'house': 2, 'so': 2, 'weight': 2, 'abstract': 1, 'results': 1, 'to': 1, 'analyze': 1, 'institute': 1, 'conducted': 1, 'researcher': 1, 'data': 1, 'processing': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'there': 1, 'interest': 1, 'customer': 1, 'not': 1, 'fulfilled': 1, 'we': 1, 'know': 1, 'gorized': 1, 'as': 1, 'quite': 1, 'satisfied': 1, 'canvas': 1, 'factor': 1, 'only': 1, 'including': 1, 'variation': 1, 'price': 1, 'promotion': 1, 'service': 1, 'after': 1, 'selected': 1, 'then': 1, 'step': 1, 'framework': 1, 'determination': 1, 'regencfrom': 1, 'obtained': 1, 'based': 1, 'index': 1, 'table': 1, 'catey': 1, 'method': 1, 'regency': 1, 'compare': 1, 'criteria': 1, 'market': 1, 'human': 1, 'resources': 1, 'facilities': 1, 'prasaran': 1, 'cost': 1, 'alternative': 1, 'programs': 1, 'online': 1, 'studying': 1, 'weekend': 1, 'becomes': 1, 'first': 1, 'greatest': 1, 'potential': 1, 'among': 1, 'other': 1, 'alternatives': 1, 'this': 1, 'used': 1, 'because': 1, 'cr': 1, 'all': 1, 'respondent': 1, 'consistent': 1, 'giving': 1, 'assessment': 1, 'keywords': 1, 'blue': 1, 'ocean': 1, 'bos': 1, 'importance': 1, 'performance': 1, 'analysis': 1, 'ipa': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1})
-------------------------------------------
--- Data #425 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Adi Ramdhani
Judul: Pengaruh massa plastik dan putaran pisau mesin crusher terhadap persentase plastik tercacah menggunakan desain experimen
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Imron Kuswandi, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Sampah merupakan hal yang sangat dipermasalahkan dalam masyarakat dikarenakan dengan keberadaannya yang tidak diinginkan dengan sifatnya yang kotor bau serta di anggap tidak berharga lagi, namun sampah tidaklah semua bersifat demikian seperti smapah plastik dapat kita jumpai dan dapat kita manfaatkan sesuai dengan keinginan kita dengan cara pendaur ulangan sampah plastik dengan demikian tingkat keberadaan penimbunan sampah terutama plastik akan berkurang salahsatunya yaitu pendaurulangan dengan cara mencacah dengan suatu mesin yang kemudian akan dijadikan sebuah karya atau produk yang akan memberikan nilai jual yang lebih baik. Untuk itu dalam percobaan penggilingan diperlukan kombinasi kombinasi yang pas agar dalam proses menggiling nantinya menghasilkan hasil yang memuaskan atau dapat dikatakan sesuai dengan harapan. Percobaan yang akan melibatkan dua faktor tersebut akan di analisa dengan cara tersendiri dengan tujjuan apakah ada pengaruhnya ddua faktor itu terhadap hasilnya dan apakah interaksi yang terbentuk antara kedua faktor itu. Dengan percobaan kedua faktor itu maka percobaan ini di sebut dengan faktorial.
Kata kunci : Pengaruh massa plastik HDPE dan putaran pisau, faktorial, tukey.
Abstrak (Clean): abstrak sampah merupakan hal yang sangat dipermasalahkan dalam masyarakat dikarenakan dengan keberadaannya yang tidak diinginkan dengan sifatnya yang kotor bau serta di anggap tidak berharga lagi namun sampah tidaklah semua bersifat demikian seperti smapah plastik dapat kita jumpai dan dapat kita manfaatkan sesuai dengan keinginan kita dengan cara pendaur ulangan sampah plastik dengan demikian tingkat keberadaan penimbunan sampah terutama plastik akan berkurang salahsatunya yaitu pendaurulangan dengan cara mencacah dengan suatu mesin yang kemudian akan dijadikan sebuah karya atau produk yang akan memberikan nilai jual yang lebih baik untuk itu dalam percobaan penggilingan diperlukan kombinasi kombinasi yang pas agar dalam proses menggiling nantinya menghasilkan hasil yang memuaskan atau dapat dikatakan sesuai dengan harapan percobaan yang akan melibatkan dua faktor tersebut akan di analisa dengan cara tersendiri dengan tujjuan apakah ada pengaruhnya ddua faktor itu terhadap hasilnya dan apakah interaksi yang terbentuk antara kedua faktor itu dengan percobaan kedua faktor itu maka percobaan ini di sebut dengan faktorial kata kunci pengaruh massa plastik hdpe dan putaran pisau faktorial tukey
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak sampah sangat dipermasalahkan masyarakat dikarenakan keberadaannya diinginkan sifatnya kotor bau anggap berharga lagi sampah tidaklah semua bersifat demikian smapah plastik dapat kita jumpai dapat kita manfaatkan sesuai keinginan kita cara pendaur ulangan sampah plastik demikian tingkat keberadaan penimbunan sampah terutama plastik berkurang salahsatunya pendaurulangan cara mencacah mesin dijadikan karya produk memberikan nilai jual lebih baik percobaan penggilingan diperlukan kombinasi kombinasi pas proses menggiling nantinya menghasilkan hasil memuaskan dapat dikatakan sesuai harapan percobaan melibatkan dua faktor tersebut analisa cara tersendiri tujjuan apakah ada pengaruhnya ddua faktor hasilnya apakah interaksi terbentuk antara kedua faktor percobaan kedua faktor percobaan sebut faktorial kata kunci pengaruh massa plastik hdpe putaran pisau faktorial tukey
Abstrak (Stemmed): abstrak sampah sangat masalah masyarakat karena ada ingin sifat kotor bau anggap harga lagi sampah tidak semua sifat demikian smapah plastik dapat kita jumpa dapat kita manfaat sesuai ingin kita cara daur ulang sampah plastik demikian tingkat ada timbun sampah utama plastik kurang salahsatunya pendaurulangan cara cacah mesin jadi karya produk beri nilai jual lebih baik coba giling perlu kombinasi kombinasi pas proses giling nanti hasil hasil muas dapat kata sesuai harap coba libat dua faktor sebut analisa cara sendiri tujjuan apakah ada pengaruh ddua faktor hasil apakah interaksi bentuk antara dua faktor coba dua faktor coba sebut faktorial kata kunci pengaruh massa plastik hdpe putar pisau faktorial tukey
Abstrak (Corrected): abstract sampan sang marsala masyarakat arena ada begin sift motor bad anggap hard lag sampan tidal sea sift domitian smash plastic apart kit jump apart kit manat sexual begin kit cara dour slang sampan plastic domitian dingbat ada timber sampan mama plastic during salahsatunya pendaurulangan cara cacao resin jade karma proud bert nilgai dual leash back coma giving peru kombinasi kombinasi pas proves giving anti hail hail mugs apart data sexual harp coma libau due factor debut analyst cara sending tujjuan halakah ada pengaruh idea factor hail halakah interaksi bent angara due factor coma due factor coma debut factorial data bunch pengaruh mass plastic hope put pilau factorial turkey
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sampah': 4, 'plastik': 4, 'coba': 4, 'faktor': 4, 'ada': 3, 'dapat': 3, 'kita': 3, 'cara': 3, 'hasil': 3, 'dua': 3, 'ingin': 2, 'sifat': 2, 'demikian': 2, 'sesuai': 2, 'giling': 2, 'kombinasi': 2, 'kata': 2, 'sebut': 2, 'apakah': 2, 'pengaruh': 2, 'faktorial': 2, 'abstrak': 1, 'sangat': 1, 'masalah': 1, 'masyarakat': 1, 'karena': 1, 'kotor': 1, 'bau': 1, 'anggap': 1, 'harga': 1, 'lagi': 1, 'tidak': 1, 'semua': 1, 'smapah': 1, 'jumpa': 1, 'manfaat': 1, 'daur': 1, 'ulang': 1, 'tingkat': 1, 'timbun': 1, 'utama': 1, 'kurang': 1, 'salahsatunya': 1, 'pendaurulangan': 1, 'cacah': 1, 'mesin': 1, 'jadi': 1, 'karya': 1, 'produk': 1, 'beri': 1, 'nilai': 1, 'jual': 1, 'lebih': 1, 'baik': 1, 'perlu': 1, 'pas': 1, 'proses': 1, 'nanti': 1, 'muas': 1, 'harap': 1, 'libat': 1, 'analisa': 1, 'sendiri': 1, 'tujjuan': 1, 'ddua': 1, 'interaksi': 1, 'bentuk': 1, 'antara': 1, 'kunci': 1, 'massa': 1, 'hdpe': 1, 'putar': 1, 'pisau': 1, 'tukey': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 12, 'the': 11, 'in': 6, 'with': 6, 'will': 6, 'that': 5, 'a': 4, 'and': 4, 'plastic': 4, 'be': 4, 'is': 3, 'can': 3, 'by': 3, 'are': 3, 'factors': 3, 'garbage': 2, 'its': 2, 'existence': 2, 'not': 2, 'we': 2, 'accordance': 2, 'way': 2, 'waste': 2, 'then': 2, 'or': 2, 'experiment': 2, 'results': 2, 'experiments': 2, 'two': 2, 'whether': 2, 'both': 2, 'factorial': 2, 'abstract': 1, 'matter': 1, 'great': 1, 'concern': 1, 'community': 1, 'due': 1, 'to': 1, 'unwanted': 1, 'dirty': 1, 'smell': 1, 'considered': 1, 'valuable': 1, 'anymore': 1, 'but': 1, 'all': 1, 'so': 1, 'like': 1, 'smapah': 1, 'meet': 1, 'use': 1, 'our': 1, 'wishes': 1, 'recycler': 1, 'thereby': 1, 'level': 1, 'landfilling': 1, 'especially': 1, 'reduced': 1, 'one': 1, 'recycling': 1, 'means': 1, 'chopping': 1, 'machine': 1, 'which': 1, 'made': 1, 'work': 1, 'product': 1, 'provide': 1, 'better': 1, 'selling': 1, 'value': 1, 'for': 1, 'milling': 1, 'required': 1, 'combination': 1, 'combinations': 1, 'fit': 1, 'process': 1, 'grinding': 1, 'produce': 1, 'satisfactory': 1, 'said': 1, 'expectations': 1, 'involve': 1, 'these': 1, 'analyzed': 1, 'an': 1, 'isolated': 1, 'objectives': 1, 'there': 1, 'effects': 1, 'on': 1, 'interactions': 1, 'formed': 1, 'between': 1, 'this': 1, 'called': 1, 'keywords': 1, 'effect': 1, 'hdpe': 1, 'mass': 1, 'rotation': 1, 'knife': 1, 'tukey': 1})
-------------------------------------------
--- Data #426 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Bayu Susanto
Judul: REDESIGN MESIN PENCACAH PLASTIK DENGAN
MENGGUNAKAN METODE REVERSE ENGINEERING
Pembimbing 1: Mu'alim, S.T., M.T.,
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko, S.T., M.T.,
Abstrak (Raw): Semakin bertambahnya jumlah penduduk akan meningkatkan jumlah sampah disetiap wilayah. Pertambahan jumlah sampah yang tinggi terjadi di kota besar seperti Jakarta. Sampah plastik merupakan jenis sampah yang sulit terurai karena dalam sampah plastik mengandung phthalates, adipates, dan bahan alklilfenol yang dapat merusak lingkungan. Jenis plastik yang meningkat setiap tahunnya adalah jenis plastik HDPE mencapai 33,5%. Laboratorium Sistem Manufaktur Universitas Trunojoyo saat ini telah melakukan pengembangan produk dari recycle bahan plastik, seperti cacahan plastik dan pelet plastik. Dalam meredesain mesin pencacah plastik ini dengan menggunakan metode Reverse Engineering. Dari penelitian ini menghasilkan perbandingan hasil cacahan plastik sebelum diredesain dan sesudah redesain. Sebelum diredesain dari
240 gr plastik HDPE menghasilkan outputan sebesar 150 gr, sedangkan setelah dilakukan redesain plastik yang digiling sebanyak 10 kg dengan menghasilkan outputan 9,8 kg.
Abstrak (Clean): semakin bertambahnya jumlah penduduk akan meningkatkan jumlah sampah disetiap wilayah pertambahan jumlah sampah yang tinggi terjadi di kota besar seperti jakarta sampah plastik merupakan jenis sampah yang sulit terurai karena dalam sampah plastik mengandung phthalates adipates dan bahan alklilfenol yang dapat merusak lingkungan jenis plastik yang meningkat setiap tahunnya adalah jenis plastik hdpe mencapai laboratorium sistem manufaktur universitas trunojoyo saat ini telah melakukan pengembangan produk dari recycle bahan plastik seperti cacahan plastik dan pelet plastik dalam meredesain mesin pencacah plastik ini dengan menggunakan metode reverse engineering dari penelitian ini menghasilkan perbandingan hasil cacahan plastik sebelum diredesain dan sesudah redesain sebelum diredesain dari gr plastik hdpe menghasilkan outputan sebesar gr sedangkan setelah dilakukan redesain plastik yang digiling sebanyak kg dengan menghasilkan outputan kg
Abstrak (Stopwords Removed): semakin bertambahnya jumlah penduduk meningkatkan jumlah sampah disetiap wilayah pertambahan jumlah sampah tinggi terjadi kota besar jakarta sampah plastik jenis sampah sulit terurai sampah plastik mengandung phthalates adipates bahan alklilfenol dapat merusak lingkungan jenis plastik meningkat setiap tahunnya jenis plastik hdpe mencapai laboratorium sistem manufaktur universitas trunojoyo melakukan pengembangan produk recycle bahan plastik cacahan plastik pelet plastik meredesain mesin pencacah plastik menggunakan metode reverse engineering penelitian menghasilkan perbandingan hasil cacahan plastik diredesain sesudah redesain diredesain gr plastik hdpe menghasilkan outputan sebesar gr sedangkan dilakukan redesain plastik digiling sebanyak kg menghasilkan outputan kg
Abstrak (Stemmed): makin tambah jumlah duduk tingkat jumlah sampah tiap wilayah tambah jumlah sampah tinggi jadi kota besar jakarta sampah plastik jenis sampah sulit urai sampah plastik kandung phthalates adipates bahan alklilfenol dapat rusak lingkung jenis plastik tingkat tiap tahun jenis plastik hdpe capai laboratorium sistem manufaktur universitas trunojoyo laku kembang produk recycle bahan plastik cacah plastik pelet plastik meredesain mesin cacah plastik guna metode reverse engineering teliti hasil banding hasil cacah plastik diredesain sudah redesain diredesain gr plastik hdpe hasil outputan besar gr sedang laku redesain plastik giling banyak kg hasil outputan kg
Abstrak (Corrected): making tambac mullah dude dingbat mullah sampan tip wilayah tambac mullah sampan ting jade koto bear jakarta sampan plastic penis sampan suit ural sampan plastic bandung phthalates radiates bahai alklilfenol apart rusk linking penis plastic dingbat tip thun penis plastic hope capri laboratories sister manufacture university trunojoyo lake embank proud recycle bahai plastic cacao plastic pellet plastic meredesain resin cacao plastic gun metope reverse engineering elite hail banding hail cacao plastic diredesain judah redesign diredesain gr plastic hope hail output bear gr sedan lake redesign plastic giving banyan keg hail output keg
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'plastik': 11, 'sampah': 5, 'hasil': 4, 'jumlah': 3, 'jenis': 3, 'cacah': 3, 'tambah': 2, 'tingkat': 2, 'tiap': 2, 'besar': 2, 'bahan': 2, 'hdpe': 2, 'laku': 2, 'diredesain': 2, 'redesain': 2, 'gr': 2, 'outputan': 2, 'kg': 2, 'makin': 1, 'duduk': 1, 'wilayah': 1, 'tinggi': 1, 'jadi': 1, 'kota': 1, 'jakarta': 1, 'sulit': 1, 'urai': 1, 'kandung': 1, 'phthalates': 1, 'adipates': 1, 'alklilfenol': 1, 'dapat': 1, 'rusak': 1, 'lingkung': 1, 'tahun': 1, 'capai': 1, 'laboratorium': 1, 'sistem': 1, 'manufaktur': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'kembang': 1, 'produk': 1, 'recycle': 1, 'pelet': 1, 'meredesain': 1, 'mesin': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'reverse': 1, 'engineering': 1, 'teliti': 1, 'banding': 1, 'sudah': 1, 'sedang': 1, 'giling': 1, 'banyak': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'plastic': 10, 'of': 8, 'the': 6, 'waste': 6, 'in': 5, 'is': 5, 'as': 4, 'type': 3, 'that': 3, 'and': 3, 'from': 3, 'redesigned': 3, 'increase': 2, 'amount': 2, 'such': 2, 'a': 2, 'to': 2, 'materials': 2, 'hdpe': 2, 'redesigning': 2, 'this': 2, 'machine': 2, 'reverse': 2, 'engineering': 2, 'before': 2, 'after': 2, 'produce': 2, 'outputan': 2, 'kg': 2, 'increasing': 1, 'number': 1, 'people': 1, 'will': 1, 'each': 1, 'region': 1, 'high': 1, 'occurs': 1, 'large': 1, 'cities': 1, 'jakarta': 1, 'difficult': 1, 'decompose': 1, 'because': 1, 'contains': 1, 'phthalates': 1, 'adipates': 1, 'alkylphenol': 1, 'can': 1, 'damage': 1, 'environment': 1, 'increases': 1, 'every': 1, 'year': 1, 'reaches': 1, 'trunojoyo': 1, 'university': 1, 'manufacturing': 1, 'systems': 1, 'laboratory': 1, 'currently': 1, 'developing': 1, 'products': 1, 'recycled': 1, 'plastics': 1, 'pellets': 1, 'by': 1, 'using': 1, 'method': 1, 'research': 1, 'resulted': 1, 'comparative': 1, 'results': 1, 'replication': 1, 'redesign': 1, 'grams': 1, 'gr': 1, 'whereas': 1, 'milled': 1, 'much': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #427 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ARI PUSPITA SARI
Judul: KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK BATIK PADA PANGSA PASAR MAHASISWA UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA
Pembimbing 1: ISSA DYAH UTAMI,S.T.,M.T
Pembimbing 2: TRISITA NOVIANTI, S.TP.,M.T
Abstrak (Raw): Permasalahan dalam penelitian ini adalah banyak yang beranggapan bahwa produk batik tidak disukai oleh para remaja, karena banyak dikalangan remaja yang beranggapan bahwa kain batik tersebut kuno, dan hanya digunakan pada acara formal, seperti perkawinan. Oleh karena itu, pada penelitian ini membahas tentang “Keputusan Pembelian Pada Produk Batik Pada Pangsa Pasar Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (Studi Kasus:Batik Tulis, Bangkalan)”. Responden pada penelitian ini adalah Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura yang berusia 19 tahun sampai 23 tahun, dan pernah melakukan pembelian batik tulis Bangkalan. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah dengan metode purposive sampling, dimana pengambilan sampel dengan berdasarkan kriteria-kriteria tertentu. Jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah 357 responden. Penelitian ini menggunakan metode regresi logistik. Regresi Logistik merupakan suatu metode dimana untuk mengetahui pengaruh variabel x terhadap variabel y. Variabel terikat terdiri dari keputusan pembelian, sedangkan untuk variabel bebas terdiri dari promosi, harga, kualitas produk, dan brand merk. Dari hasil uji regresi dengan software SPSS, didapatkan hasil bahwa variabel yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk batik tulis di Bangkalan Madura adalah promosi, dengan nilai sig (0,02) < (0,05) sehingga tolak H0. Berdasarkan nilai exp (B) variabel promosi dapat mengakibatkan konsumen melakukan keputusan pembelian sebesar 1,166 kali lebih besar dibandingkan dengan konsumen yang tidak melakukan pembelian.
Kata Kunci: Batik, Keputusan Pembelian, Regresi Logistik
Abstrak (Clean): permasalahan dalam penelitian ini adalah banyak yang beranggapan bahwa produk batik tidak disukai oleh para remaja karena banyak dikalangan remaja yang beranggapan bahwa kain batik tersebut kuno dan hanya digunakan pada acara formal seperti perkawinan oleh karena itu pada penelitian ini membahas tentang “keputusan pembelian pada produk batik pada pangsa pasar mahasiswa universitas trunojoyo madura studi kasusbatik tulis bangkalan” responden pada penelitian ini adalah mahasiswa universitas trunojoyo madura yang berusia tahun sampai tahun dan pernah melakukan pembelian batik tulis bangkalan teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah dengan metode purposive sampling dimana pengambilan sampel dengan berdasarkan kriteriakriteria tertentu jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah responden penelitian ini menggunakan metode regresi logistik regresi logistik merupakan suatu metode dimana untuk mengetahui pengaruh variabel x terhadap variabel y variabel terikat terdiri dari keputusan pembelian sedangkan untuk variabel bebas terdiri dari promosi harga kualitas produk dan brand merk dari hasil uji regresi dengan software spss didapatkan hasil bahwa variabel yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk batik tulis di bangkalan madura adalah promosi dengan nilai sig sehingga tolak h berdasarkan nilai exp b variabel promosi dapat mengakibatkan konsumen melakukan keputusan pembelian sebesar kali lebih besar dibandingkan dengan konsumen yang tidak melakukan pembelian kata kunci batik keputusan pembelian regresi logistik
Abstrak (Stopwords Removed): permasalahan penelitian banyak beranggapan produk batik disukai para remaja banyak dikalangan remaja beranggapan kain batik tersebut kuno digunakan acara formal perkawinan penelitian membahas tentang “keputusan pembelian produk batik pangsa pasar mahasiswa universitas trunojoyo madura studi kasusbatik tulis bangkalan” responden penelitian mahasiswa universitas trunojoyo madura berusia tahun tahun pernah melakukan pembelian batik tulis bangkalan teknik pengambilan sampel penelitian metode purposive sampling dimana pengambilan sampel berdasarkan kriteriakriteria tertentu jumlah sampel penelitian berjumlah responden penelitian menggunakan metode regresi logistik regresi logistik metode dimana mengetahui pengaruh variabel x variabel y variabel terikat terdiri keputusan pembelian sedangkan variabel bebas terdiri promosi harga kualitas produk brand merk hasil uji regresi software spss didapatkan hasil variabel berpengaruh signifikan keputusan pembelian produk batik tulis bangkalan madura promosi nilai sig tolak h berdasarkan nilai exp b variabel promosi dapat mengakibatkan konsumen melakukan keputusan pembelian sebesar kali lebih besar dibandingkan konsumen melakukan pembelian kata kunci batik keputusan pembelian regresi logistik
Abstrak (Stemmed): masalah teliti banyak anggap produk batik suka para remaja banyak kalang remaja anggap kain batik sebut kuno guna acara formal kawin teliti bahas tentang putus beli produk batik pangsa pasar mahasiswa universitas trunojoyo madura studi kasusbatik tulis bangkal responden teliti mahasiswa universitas trunojoyo madura usia tahun tahun pernah laku beli batik tulis bangkal teknik ambil sampel teliti metode purposive sampling mana ambil sampel dasar kriteriakriteria tentu jumlah sampel teliti jumlah responden teliti guna metode regresi logistik regresi logistik metode mana tahu pengaruh variabel x variabel y variabel ikat diri putus beli sedang variabel bebas diri promosi harga kualitas produk brand merk hasil uji regresi software spss dapat hasil variabel pengaruh signifikan putus beli produk batik tulis bangkal madura promosi nilai sig tolak h dasar nilai exp b variabel promosi dapat akibat konsumen laku putus beli besar kali lebih besar banding konsumen laku beli kata kunci batik putus beli regresi logistik
Abstrak (Corrected): marsala elite banyan anggap proud batik ska para remain banyan kalong remain anggap kain batik debut kino gun cara formal karin elite baas tenting puts bell proud batik pangs paar mahasiswa university trunojoyo madura study kasusbatik tulips bangka responded elite mahasiswa university trunojoyo madura asia thun thun perish lake bell batik tulips bangka tennis ambit sample elite metope purposive sampling mana ambit sample dakar kriteriakriteria tent mullah sample elite mullah responded elite gun metope regress logistic regress logistic metope mana tau pengaruh variable x variable y variable kat dirt puts bell sedan variable betas dirt promos hard kualitas proud brand mark hail uni regress software sass apart hail variable pengaruh significant puts bell proud batik tulips bangka madura promos nilgai sig tola h dakar nilgai ex b variable promos apart akbar consumed lake puts bell bear kali leash bear banding consumed lake bell data bunch batik puts bell regress logistic
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'beli': 7, 'teliti': 6, 'batik': 6, 'variabel': 6, 'putus': 5, 'produk': 4, 'regresi': 4, 'madura': 3, 'tulis': 3, 'bangkal': 3, 'laku': 3, 'sampel': 3, 'metode': 3, 'logistik': 3, 'promosi': 3, 'banyak': 2, 'anggap': 2, 'remaja': 2, 'guna': 2, 'mahasiswa': 2, 'universitas': 2, 'trunojoyo': 2, 'responden': 2, 'tahun': 2, 'ambil': 2, 'mana': 2, 'dasar': 2, 'jumlah': 2, 'pengaruh': 2, 'diri': 2, 'hasil': 2, 'dapat': 2, 'nilai': 2, 'konsumen': 2, 'besar': 2, 'masalah': 1, 'suka': 1, 'para': 1, 'kalang': 1, 'kain': 1, 'sebut': 1, 'kuno': 1, 'acara': 1, 'formal': 1, 'kawin': 1, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'pangsa': 1, 'pasar': 1, 'studi': 1, 'kasusbatik': 1, 'usia': 1, 'pernah': 1, 'teknik': 1, 'purposive': 1, 'sampling': 1, 'kriteriakriteria': 1, 'tentu': 1, 'tahu': 1, 'x': 1, 'y': 1, 'ikat': 1, 'sedang': 1, 'bebas': 1, 'harga': 1, 'kualitas': 1, 'brand': 1, 'merk': 1, 'uji': 1, 'software': 1, 'spss': 1, 'signifikan': 1, 'sig': 1, 'tolak': 1, 'h': 1, 'exp': 1, 'b': 1, 'akibat': 1, 'kali': 1, 'lebih': 1, 'banding': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 9, 'the': 8, 'batik': 7, 'this': 6, 'to': 6, 'in': 5, 'is': 5, 'research': 4, 'who': 4, 'regression': 4, 'variable': 4, 'that': 3, 'product': 3, 'and': 3, 'study': 3, 'purchase': 3, 'decision': 3, 'on': 3, 'madura': 3, 'bangkal': 3, 'sampling': 3, 'method': 3, 'logistic': 3, 'many': 2, 'think': 2, 'not': 2, 'by': 2, 'teenagers': 2, 'at': 2, 'students': 2, 'trunojoyo': 2, 'university': 2, 'respondents': 2, 'are': 2, 'years': 2, 'old': 2, 'where': 2, 'based': 2, 'a': 2, 'effect': 2, 'purchasing': 2, 'decisions': 2, 'variables': 2, 'promotion': 2, 'result': 2, 'with': 2, 'value': 2, 'consumers': 2, 'make': 2, 'abstrac': 1, 'problem': 1, 'favored': 1, 'because': 1, 'among': 1, 'cloth': 1, 'ancient': 1, 'only': 1, 'used': 1, 'formal': 1, 'event': 1, 'like': 1, 'marriage': 1, 'therefore': 1, 'discusses': 1, 'products': 1, 'market': 1, 'share': 1, 'case': 1, 'tulis': 1, 'have': 1, 'made': 1, 'purchases': 1, 'technique': 1, 'purposive': 1, 'certain': 1, 'criteria': 1, 'number': 1, 'samples': 1, 'amounted': 1, 'uses': 1, 'know': 1, 'x': 1, 'y': 1, 'dependent': 1, 'consists': 1, 'while': 1, 'independent': 1, 'consist': 1, 'price': 1, 'quality': 1, 'brand': 1, 'name': 1, 'from': 1, 'test': 1, 'spss': 1, 'software': 1, 'got': 1, 'having': 1, 'significant': 1, 'buying': 1, 'sig': 1, 'so': 1, 'reject': 1, 'h': 1, 'exp': 1, 'b': 1, 'promotional': 1, 'can': 1, 'lead': 1, 'times': 1, 'greater': 1, 'than': 1, 'do': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #428 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: SONI PUJI SANTOSO
Judul: ANALISIS PENGARUH VARIASI JENIS DAN KONSENTRASI KITOSAN SEBAGAI PENGAWET ALAMI DAGING AYAM
Pembimbing 1: SUGENG PURWOKO, S.T.,M.T
Pembimbing 2: MU'ALIM, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Kitosan merupakan suatu senyawa yang tidak beracun dan mempunyai sifat yang mudah terurai oleh tanah (biodegradable). Pada penelitian ini bertujuan untuk menegetahui pengaruh variasi jenis kitosan terhadap pH daging ayam, mengetahui pengaruh perlakuan variasi konsentrasi terhadap pH daging ayam, mengetahui pengaruh interaksi variasi jenis dan konsentrasi kitosan terhadap pH daging ayam, dan mengetahui pengaruh variasi jenis dan konsentrasi kitosan terhadap masa simpan daging ayam. Rancangan yang digunakan dalam percobaan ini adalah rancangan faktorial 32 yang terdiri dari 9 kombinasi dan 2 faktor antara lain variasi jenis kitosan dan konsentrasi kitosan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka diperoleh hasil bahwa jenis kitosan yang beredar dipasaran dengan nilai pH 6,25, dan untuk kitosan dari cangkang kerang menunjukkan nilai pH 6,70, sedangkan untuk kitosan dari sisik ikan memiliki nilai pH antara 6,25-6,40. Maka dapat diketahui bahwa jenis kitosan yang baik adalah kitosan dari pasaran, dan untuk kitosan dari cangkang kerang kurang baik dikarenakan hampir mendekati nilai pH diatas 7, sedangkan untuk jenis kitosan dari sisik ikan masih memiliki hasil yang cukup baik dikarenakan masih berada dalam nilai Ph 6,25-6,40.
Abstrak (Clean): kitosan merupakan suatu senyawa yang tidak beracun dan mempunyai sifat yang mudah terurai oleh tanah biodegradable pada penelitian ini bertujuan untuk menegetahui pengaruh variasi jenis kitosan terhadap ph daging ayam mengetahui pengaruh perlakuan variasi konsentrasi terhadap ph daging ayam mengetahui pengaruh interaksi variasi jenis dan konsentrasi kitosan terhadap ph daging ayam dan mengetahui pengaruh variasi jenis dan konsentrasi kitosan terhadap masa simpan daging ayam rancangan yang digunakan dalam percobaan ini adalah rancangan faktorial yang terdiri dari kombinasi dan faktor antara lain variasi jenis kitosan dan konsentrasi kitosan berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka diperoleh hasil bahwa jenis kitosan yang beredar dipasaran dengan nilai ph dan untuk kitosan dari cangkang kerang menunjukkan nilai ph sedangkan untuk kitosan dari sisik ikan memiliki nilai ph antara maka dapat diketahui bahwa jenis kitosan yang baik adalah kitosan dari pasaran dan untuk kitosan dari cangkang kerang kurang baik dikarenakan hampir mendekati nilai ph diatas sedangkan untuk jenis kitosan dari sisik ikan masih memiliki hasil yang cukup baik dikarenakan masih berada dalam nilai ph
Abstrak (Stopwords Removed): kitosan senyawa beracun mempunyai sifat mudah terurai tanah biodegradable penelitian bertujuan menegetahui pengaruh variasi jenis kitosan ph daging ayam mengetahui pengaruh perlakuan variasi konsentrasi ph daging ayam mengetahui pengaruh interaksi variasi jenis konsentrasi kitosan ph daging ayam mengetahui pengaruh variasi jenis konsentrasi kitosan masa simpan daging ayam rancangan digunakan percobaan rancangan faktorial terdiri kombinasi faktor antara lain variasi jenis kitosan konsentrasi kitosan berdasarkan penelitian dilakukan diperoleh hasil jenis kitosan beredar dipasaran nilai ph kitosan cangkang kerang menunjukkan nilai ph sedangkan kitosan sisik ikan memiliki nilai ph antara dapat diketahui jenis kitosan baik kitosan pasaran kitosan cangkang kerang kurang baik dikarenakan hampir mendekati nilai ph diatas sedangkan jenis kitosan sisik ikan masih memiliki hasil cukup baik dikarenakan masih berada nilai ph
Abstrak (Stemmed): kitosan senyawa racun punya sifat mudah urai tanah biodegradable teliti tuju menegetahui pengaruh variasi jenis kitosan ph daging ayam tahu pengaruh laku variasi konsentrasi ph daging ayam tahu pengaruh interaksi variasi jenis konsentrasi kitosan ph daging ayam tahu pengaruh variasi jenis konsentrasi kitosan masa simpan daging ayam rancang guna coba rancang faktorial diri kombinasi faktor antara lain variasi jenis kitosan konsentrasi kitosan dasar teliti laku oleh hasil jenis kitosan edar pasar nilai ph kitosan cangkang kerang tunjuk nilai ph sedang kitosan sisik ikan milik nilai ph antara dapat tahu jenis kitosan baik kitosan pasar kitosan cangkang kerang kurang baik karena hampir dekat nilai ph atas sedang jenis kitosan sisik ikan masih milik hasil cukup baik karena masih ada nilai ph
Abstrak (Corrected): kitosan senyawa racon puny sift judah ural tana biodegradable elite juju menegetahui pengaruh varies penis kitosan ph dating adam tau pengaruh lake varies konsentrasi ph dating adam tau pengaruh interaksi varies penis konsentrasi kitosan ph dating adam tau pengaruh varies penis konsentrasi kitosan mass simian dating adam dancing gun coma dancing factorial dirt kombinasi factor angara lain varies penis kitosan konsentrasi kitosan dakar elite lake olen hail penis kitosan dear paar nilgai ph kitosan cangkang rang tuneup nilgai ph sedan kitosan sick ian milk nilgai ph angara apart tau penis kitosan back kitosan paar kitosan cangkang rang during back arena hamper dead nilgai ph alas sedan penis kitosan sick ian mash milk hail cutup back arena mash ada nilgai ph
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kitosan': 13, 'ph': 8, 'jenis': 7, 'variasi': 5, 'nilai': 5, 'pengaruh': 4, 'daging': 4, 'ayam': 4, 'tahu': 4, 'konsentrasi': 4, 'baik': 3, 'teliti': 2, 'laku': 2, 'rancang': 2, 'antara': 2, 'hasil': 2, 'pasar': 2, 'cangkang': 2, 'kerang': 2, 'sedang': 2, 'sisik': 2, 'ikan': 2, 'milik': 2, 'karena': 2, 'masih': 2, 'senyawa': 1, 'racun': 1, 'punya': 1, 'sifat': 1, 'mudah': 1, 'urai': 1, 'tanah': 1, 'biodegradable': 1, 'tuju': 1, 'menegetahui': 1, 'interaksi': 1, 'masa': 1, 'simpan': 1, 'guna': 1, 'coba': 1, 'faktorial': 1, 'diri': 1, 'kombinasi': 1, 'faktor': 1, 'lain': 1, 'dasar': 1, 'oleh': 1, 'edar': 1, 'tunjuk': 1, 'dapat': 1, 'kurang': 1, 'hampir': 1, 'dekat': 1, 'atas': 1, 'cukup': 1, 'ada': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 17, 'the': 15, 'chitosan': 13, 'and': 8, 'ph': 8, 'is': 7, 'to': 6, 'type': 6, 'a': 5, 'value': 5, 'that': 4, 'know': 4, 'effect': 4, 'variation': 4, 'on': 4, 'chicken': 4, 'concentration': 4, 'for': 4, 'has': 3, 'meat': 3, 'in': 3, 'from': 3, 'it': 3, 'good': 3, 'this': 2, 'research': 2, 'design': 2, 'results': 2, 'market': 2, 'while': 2, 'fish': 2, 'scales': 2, 'because': 2, 'still': 2, 'compound': 1, 'nontoxic': 1, 'biodegradable': 1, 'nature': 1, 'purpose': 1, 'treatment': 1, 'interaction': 1, 'shelf': 1, 'life': 1, 'used': 1, 'experiment': 1, 'was': 1, 'factorial': 1, 'consisting': 1, 'combinations': 1, 'factors': 1, 'including': 1, 'based': 1, 'been': 1, 'done': 1, 'then': 1, 'obtained': 1, 'with': 1, 'shellfish': 1, 'showed': 1, 'between': 1, 'so': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'seen': 1, 'shell': 1, 'less': 1, 'almost': 1, 'close': 1, 'above': 1, 'have': 1})
-------------------------------------------
--- Data #429 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ahmad Bagus Saifullah
Judul: Pengaruh Variasi Bahan Pendingin Dan Bahan Penyerap Panas Terhadap Energi Yang Dihasilkan Prototipe Uji Generator Thermoelektrik
Pembimbing 1: Mu’alim S.T., M.T.
Pembimbing 2: Ida Lumintu S.T., M.T.,Ph.D.
Abstrak (Raw): Pencabutan subsidi listrik golongan 900 VA yang diberlakukan sejak 1 Mei 2017 membawa dampak yang cukup signifikan pada kenaikan tarif listrik golongan 900
VA yang masuk kategori RTM ( rumah tangga mampu).sebesar 30 persen kondisi ini secara langsung mengakibatkan beban pengeluaran masyarakat semakin tinggi untuk listrik rumah tangga sehingga masyarakat dituntut untuk lebih hemat dalam penggunaan listrik atau mencari alternatif energi yang bisa mensubtitusi kebutuhan listrik sehingga dapat meringkan beban pengeluaran listrik.
Disisi lain, saat ini penggunaan kompor gas LPG (liquefied petroleum gas) di Indonesia sudah menjadi hal yang umum. Hampir semua rumah tangga, pedagang, industri kecil sudah menggunakan jenis kompor tersebut. Melihat kondisi ini, ada potensi yang bisa dilakukan dengan banyaknya populasi pemakaian kompor gas LPG di masyarakat, antara lain yaitu pemanfaatan sebagian panas yang dihasilkan dari pembakaran gas LPG menjadi energi listrik.Potensi pembangkitan energi listrik berbasis kompor LPG ini perlu dikaji penggunaannya sebagai sumber energi listrik alternatif rumah tangga
Abstrak (Clean): pencabutan subsidi listrik golongan va yang diberlakukan sejak mei membawa dampak yang cukup signifikan pada kenaikan tarif listrik golongan va yang masuk kategori rtm rumah tangga mampusebesar persen kondisi ini secara langsung mengakibatkan beban pengeluaran masyarakat semakin tinggi untuk listrik rumah tangga sehingga masyarakat dituntut untuk lebih hemat dalam penggunaan listrik atau mencari alternatif energi yang bisa mensubtitusi kebutuhan listrik sehingga dapat meringkan beban pengeluaran listrik disisi lain saat ini penggunaan kompor gas lpg liquefied petroleum gas di indonesia sudah menjadi hal yang umum hampir semua rumah tangga pedagang industri kecil sudah menggunakan jenis kompor tersebut melihat kondisi ini ada potensi yang bisa dilakukan dengan banyaknya populasi pemakaian kompor gas lpg di masyarakat antara lain yaitu pemanfaatan sebagian panas yang dihasilkan dari pembakaran gas lpg menjadi energi listrikpotensi pembangkitan energi listrik berbasis kompor lpg ini perlu dikaji penggunaannya sebagai sumber energi listrik alternatif rumah tangga
Abstrak (Stopwords Removed): pencabutan subsidi listrik golongan va diberlakukan mei membawa dampak cukup signifikan kenaikan tarif listrik golongan va masuk kategori rtm rumah tangga mampusebesar persen kondisi secara langsung mengakibatkan beban pengeluaran masyarakat semakin tinggi listrik rumah tangga masyarakat dituntut lebih hemat penggunaan listrik mencari alternatif energi mensubtitusi kebutuhan listrik dapat meringkan beban pengeluaran listrik disisi lain penggunaan kompor gas lpg liquefied petroleum gas indonesia sudah menjadi umum hampir semua rumah tangga pedagang industri kecil sudah menggunakan jenis kompor tersebut melihat kondisi ada potensi dilakukan banyaknya populasi pemakaian kompor gas lpg masyarakat antara lain pemanfaatan sebagian panas dihasilkan pembakaran gas lpg menjadi energi listrikpotensi pembangkitan energi listrik berbasis kompor lpg perlu dikaji penggunaannya sumber energi listrik alternatif rumah tangga
Abstrak (Stemmed): cabut subsidi listrik golong va laku mei bawa dampak cukup signifikan naik tarif listrik golong va masuk kategori rtm rumah tangga mampusebesar persen kondisi cara langsung akibat beban keluar masyarakat makin tinggi listrik rumah tangga masyarakat tuntut lebih hemat guna listrik cari alternatif energi mensubtitusi butuh listrik dapat mering beban keluar listrik sisi lain guna kompor gas lpg liquefied petroleum gas indonesia sudah jadi umum hampir semua rumah tangga dagang industri kecil sudah guna jenis kompor sebut lihat kondisi ada potensi laku banyak populasi pakai kompor gas lpg masyarakat antara lain manfaat bagi panas hasil bakar gas lpg jadi energi listrikpotensi bangkit energi listrik bas kompor lpg perlu kaji guna sumber energi listrik alternatif rumah tangga
Abstrak (Corrected): abut subside listeria going va lake me baba damp cutup significant nail tariff listeria going va mask category rum rumal tanga mampusebesar person kondisi cara lansing akbar began cellar masyarakat making ting listeria rumal tanga masyarakat turnout leash heat gun listeria care alternative energy mensubtitusi butch listeria apart merging began cellar listeria sis lain gun comport gas leg liquefied petroleum gas indonesia judah jade mum hamper sea rumal tanga dagan industry cecil judah gun penis comport debut that kondisi ada potent lake banyan popular sakai comport gas leg masyarakat angara lain manat bag pants hail baker gas leg jade energy listrikpotensi bandit energy listeria was comport leg peru kanji gun number energy listeria alternative rumal tanga
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'listrik': 8, 'rumah': 4, 'tangga': 4, 'guna': 4, 'energi': 4, 'kompor': 4, 'gas': 4, 'lpg': 4, 'masyarakat': 3, 'golong': 2, 'va': 2, 'laku': 2, 'kondisi': 2, 'beban': 2, 'keluar': 2, 'alternatif': 2, 'lain': 2, 'sudah': 2, 'jadi': 2, 'cabut': 1, 'subsidi': 1, 'mei': 1, 'bawa': 1, 'dampak': 1, 'cukup': 1, 'signifikan': 1, 'naik': 1, 'tarif': 1, 'masuk': 1, 'kategori': 1, 'rtm': 1, 'mampusebesar': 1, 'persen': 1, 'cara': 1, 'langsung': 1, 'akibat': 1, 'makin': 1, 'tinggi': 1, 'tuntut': 1, 'lebih': 1, 'hemat': 1, 'cari': 1, 'mensubtitusi': 1, 'butuh': 1, 'dapat': 1, 'mering': 1, 'sisi': 1, 'liquefied': 1, 'petroleum': 1, 'indonesia': 1, 'umum': 1, 'hampir': 1, 'semua': 1, 'dagang': 1, 'industri': 1, 'kecil': 1, 'jenis': 1, 'sebut': 1, 'lihat': 1, 'ada': 1, 'potensi': 1, 'banyak': 1, 'populasi': 1, 'pakai': 1, 'antara': 1, 'manfaat': 1, 'bagi': 1, 'panas': 1, 'hasil': 1, 'bakar': 1, 'listrikpotensi': 1, 'bangkit': 1, 'bas': 1, 'perlu': 1, 'kaji': 1, 'sumber': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'of': 10, 'electricity': 5, 'in': 5, 'use': 4, 'gas': 4, 'a': 3, 'that': 3, 'to': 3, 'be': 3, 'energy': 3, 'lpg': 3, 'stoves': 3, 'va': 2, 'power': 2, 'has': 2, 'on': 2, 'these': 2, 'expenditure': 2, 'burden': 2, 'households': 2, 'so': 2, 'alternative': 2, 'can': 2, 'as': 2, 'potential': 2, 'electrical': 2, 'withdrawal': 1, 'subsidy': 1, 'applied': 1, 'since': 1, 'may': 1, 'had': 1, 'significant': 1, 'impact': 1, 'class': 1, 'tariff': 1, 'inclusion': 1, 'rtm': 1, 'category': 1, 'conditions': 1, 'directly': 1, 'result': 1, 'higher': 1, 'public': 1, 'for': 1, 'people': 1, 'are': 1, 'required': 1, 'more': 1, 'efficient': 1, 'or': 1, 'seek': 1, 'substitute': 1, 'needs': 1, 'reduce': 1, 'other': 1, 'hand': 1, 'currently': 1, 'stove': 1, 'liquefied': 1, 'petroleum': 1, 'indonesia': 1, 'become': 1, 'common': 1, 'thing': 1, 'almost': 1, 'all': 1, 'traders': 1, 'small': 1, 'industries': 1, 'already': 1, 'types': 1, 'seeing': 1, 'this': 1, 'condition': 1, 'there': 1, 'is': 1, 'done': 1, 'with': 1, 'large': 1, 'population': 1, 'community': 1, 'among': 1, 'others': 1, 'utilization': 1, 'some': 1, 'heat': 1, 'generated': 1, 'from': 1, 'burning': 1, 'into': 1, 'generation': 1, 'lpgbased': 1, 'need': 1, 'examined': 1, 'its': 1, 'source': 1, 'household': 1})
-------------------------------------------
--- Data #430 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Zufianti Octavia M
Judul: PENGARUH VARIASI BAHAN TAMBAHAN DAN VARIASI KOMPOSISI BAHAN MADE’ COFFEE TERHADAP DAYA TERIMA KONSUMEN
Pembimbing 1: Dr. Rachmat Hidayat, ST.,MT.
Pembimbing 2: Mu’alim, ST.,MT.
Abstrak (Raw): Minuman kopi yang dikonsumsi pada umumnya adalah kopi yang mengandung kafein yang sangat tinggi karena diolah dari biji kopi. Kafein tersebut dapat menyebabkan gangguan atau efek buruk pada kesehatan yang jika dikonsumsi secara berlebihan, sehingga untuk menurunkan kadar kafein yang terdapat pada kopi adalah dengan dekafeinasi tetapi cara tersebut biayanya mahal. Sehingga alternatif selanjutnya adalah membuat kopi herbal yang berbahan dasar dari jagung, kacang hijau, dan kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk menambah varian produk “Made’ Coffee” dengan menggunakan uji organoleptik (hedonik), sehingga dapat diketahui daya terima konsumen yang meliputi rasa, warna, dan aroma dari kopi dengan variasi bahan tambahan (jagung, kacang hijau, dan kedelai) dan variasi komposisi bahan. Metode penelitian ini yang digunakan adalah Design Experiment dengan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan 2 faktor dan tiga level (32). Faktor pertama yaitu variasi bahan tambahan (A) yaitu jagung (A1), kacang hijau (A2), dan kedelai (A3), dan faktor kedua adalah Variasi komposisi bahan (B) yaitu 1:1 sebanyak 8gr (B1), 1:2 sebanyak 8 gr (B2), dan 2:1 sebanyak 8 gr (B3). Design Experimen faktorial menghasilkan 9 kombinasi yaitu A1B1, A1B2, A1B3, A2B1, A2B2, A2B3, A3B1, A3B2, A3B3 dan perlakuan yang diguanakan sebanyak 35 perlakuan. Analisis yang digunakan adalah menggunakan Microsoft Excel, Sofware Minitab 17 untuk analis variansi yang menunjukkan adanya pengaruh dari kedua faktor tersebut terhadap daya terima konsumen (rasa, warna dan aroma). Analisis uji lanjut yang digunakan adalah uji lanjut Tukey dengan Software Minitab 17 untuk mengetahui perbedaan faktor yang paling berpengaruh terhadap variabel respon daya terima konsumen (rasa, warna, dan aroma).
Abstrak (Clean): minuman kopi yang dikonsumsi pada umumnya adalah kopi yang mengandung kafein yang sangat tinggi karena diolah dari biji kopi kafein tersebut dapat menyebabkan gangguan atau efek buruk pada kesehatan yang jika dikonsumsi secara berlebihan sehingga untuk menurunkan kadar kafein yang terdapat pada kopi adalah dengan dekafeinasi tetapi cara tersebut biayanya mahal sehingga alternatif selanjutnya adalah membuat kopi herbal yang berbahan dasar dari jagung kacang hijau dan kedelai penelitian ini bertujuan untuk menambah varian produk “made’ coffee” dengan menggunakan uji organoleptik hedonik sehingga dapat diketahui daya terima konsumen yang meliputi rasa warna dan aroma dari kopi dengan variasi bahan tambahan jagung kacang hijau dan kedelai dan variasi komposisi bahan metode penelitian ini yang digunakan adalah design experiment dengan rancangan acak lengkap faktorial dengan faktor dan tiga level faktor pertama yaitu variasi bahan tambahan a yaitu jagung a kacang hijau a dan kedelai a dan faktor kedua adalah variasi komposisi bahan b yaitu sebanyak gr b sebanyak gr b dan sebanyak gr b design experimen faktorial menghasilkan kombinasi yaitu ab ab ab ab ab ab ab ab ab dan perlakuan yang diguanakan sebanyak perlakuan analisis yang digunakan adalah menggunakan microsoft excel sofware minitab untuk analis variansi yang menunjukkan adanya pengaruh dari kedua faktor tersebut terhadap daya terima konsumen rasa warna dan aroma analisis uji lanjut yang digunakan adalah uji lanjut tukey dengan software minitab untuk mengetahui perbedaan faktor yang paling berpengaruh terhadap variabel respon daya terima konsumen rasa warna dan aroma
Abstrak (Stopwords Removed): minuman kopi dikonsumsi umumnya kopi mengandung kafein sangat tinggi diolah biji kopi kafein tersebut dapat menyebabkan gangguan efek buruk kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan menurunkan kadar kafein terdapat kopi dekafeinasi cara tersebut biayanya mahal alternatif selanjutnya membuat kopi herbal berbahan dasar jagung kacang hijau kedelai penelitian bertujuan menambah varian produk “made’ coffee” menggunakan uji organoleptik hedonik dapat diketahui daya terima konsumen meliputi rasa warna aroma kopi variasi bahan tambahan jagung kacang hijau kedelai variasi komposisi bahan metode penelitian digunakan design experiment rancangan acak lengkap faktorial faktor tiga level faktor pertama variasi bahan tambahan a jagung a kacang hijau a kedelai a faktor kedua variasi komposisi bahan b sebanyak gr b sebanyak gr b sebanyak gr b design experimen faktorial menghasilkan kombinasi ab ab ab ab ab ab ab ab ab perlakuan diguanakan sebanyak perlakuan analisis digunakan menggunakan microsoft excel sofware minitab analis variansi menunjukkan adanya pengaruh kedua faktor tersebut daya terima konsumen rasa warna aroma analisis uji lanjut digunakan uji lanjut tukey software minitab mengetahui perbedaan faktor paling berpengaruh variabel respon daya terima konsumen rasa warna aroma
Abstrak (Stemmed): minum kopi konsumsi umum kopi kandung kafein sangat tinggi olah biji kopi kafein sebut dapat sebab ganggu efek buruk sehat jika konsumsi cara lebih turun kadar kafein dapat kopi dekafeinasi cara sebut biaya mahal alternatif lanjut buat kopi herbal bahan dasar jagung kacang hijau kedelai teliti tuju tambah varian produk made coffee guna uji organoleptik hedonik dapat tahu daya terima konsumen liput rasa warna aroma kopi variasi bahan tambah jagung kacang hijau kedelai variasi komposisi bahan metode teliti guna design experiment rancang acak lengkap faktorial faktor tiga level faktor pertama variasi bahan tambah a jagung a kacang hijau a kedelai a faktor dua variasi komposisi bahan b banyak gr b banyak gr b banyak gr b design experimen faktorial hasil kombinasi ab ab ab ab ab ab ab ab ab laku diguanakan banyak laku analisis guna guna microsoft excel sofware minitab analis variansi tunjuk ada pengaruh dua faktor sebut daya terima konsumen rasa warna aroma analisis uji lanjut guna uji lanjut tukey software minitab tahu beda faktor paling pengaruh variabel respon daya terima konsumen rasa warna aroma
Abstrak (Corrected): minus topi konsumsi mum topi bandung karen sang ting blah bini topi karen debut apart kebab gang eek burn seat pika konsumsi cara leash turn kadar karen apart topi dekafeinasi cara debut bay metal alternative layout but topi herbal bahai dakar raging facing hijack kedelai elite juju tambac marian proud made coffee gun uni organoleptik hedonic apart tau day terms consumed lieut rash wanna aroma topi varies bahai tambac raging facing hijack kedelai varies komposisi bahai metope elite gun design experiment dancing arak lengkap factorial factor toga level factor pertain varies bahai tambac a raging a facing hijack a kedelai a factor due varies komposisi bahai b banyan gr b banyan gr b banyan gr b design experiment factorial hail kombinasi ab ab ab ab ab ab ab ab ab lake diguanakan banyan lake analysis gun gun microsoft excel software minicab analysis variance tuneup ada pengaruh due factor debut day terms consumed rash wanna aroma analysis uni layout gun uni layout turkey software minicab tau bed factor paling pengaruh variable respond day terms consumed rash wanna aroma
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ab': 9, 'kopi': 6, 'bahan': 5, 'guna': 5, 'faktor': 5, 'variasi': 4, 'a': 4, 'b': 4, 'banyak': 4, 'kafein': 3, 'sebut': 3, 'dapat': 3, 'lanjut': 3, 'jagung': 3, 'kacang': 3, 'hijau': 3, 'kedelai': 3, 'tambah': 3, 'uji': 3, 'daya': 3, 'terima': 3, 'konsumen': 3, 'rasa': 3, 'warna': 3, 'aroma': 3, 'gr': 3, 'konsumsi': 2, 'cara': 2, 'teliti': 2, 'tahu': 2, 'komposisi': 2, 'design': 2, 'faktorial': 2, 'dua': 2, 'laku': 2, 'analisis': 2, 'minitab': 2, 'pengaruh': 2, 'minum': 1, 'umum': 1, 'kandung': 1, 'sangat': 1, 'tinggi': 1, 'olah': 1, 'biji': 1, 'sebab': 1, 'ganggu': 1, 'efek': 1, 'buruk': 1, 'sehat': 1, 'jika': 1, 'lebih': 1, 'turun': 1, 'kadar': 1, 'dekafeinasi': 1, 'biaya': 1, 'mahal': 1, 'alternatif': 1, 'buat': 1, 'herbal': 1, 'dasar': 1, 'tuju': 1, 'varian': 1, 'produk': 1, 'made': 1, 'coffee': 1, 'organoleptik': 1, 'hedonik': 1, 'liput': 1, 'metode': 1, 'experiment': 1, 'rancang': 1, 'acak': 1, 'lengkap': 1, 'tiga': 1, 'level': 1, 'pertama': 1, 'experimen': 1, 'hasil': 1, 'kombinasi': 1, 'diguanakan': 1, 'microsoft': 1, 'excel': 1, 'sofware': 1, 'analis': 1, 'variansi': 1, 'tunjuk': 1, 'ada': 1, 'tukey': 1, 'software': 1, 'beda': 1, 'paling': 1, 'variabel': 1, 'respon': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'and': 11, 'is': 10, 'of': 9, 'ab': 9, 'coffee': 7, 'as': 6, 'in': 5, 'a': 5, 'beans': 4, 'to': 4, 'with': 4, 'variations': 4, 'used': 4, 'b': 4, 'caffeine': 3, 'made': 3, 'corn': 3, 'green': 3, 'power': 3, 'flavor': 3, 'color': 3, 'aroma': 3, 'design': 3, 'factors': 3, 'much': 3, 'consumed': 2, 'it': 2, 'from': 2, 'can': 2, 'by': 2, 'so': 2, 'research': 2, 'that': 2, 'consumer': 2, 'an': 2, 'soy': 2, 'composition': 2, 'material': 2, 'factorial': 2, 'factor': 2, 'ie': 2, 'gr': 2, 'analysis': 2, 'minitab': 2, 'software': 2, 'received': 2, 'advanced': 2, 'test': 2, 'drinks': 1, 'being': 1, 'containing': 1, 'are': 1, 'very': 1, 'high': 1, 'because': 1, 'cause': 1, 'interference': 1, 'or': 1, 'adverse': 1, 'effect': 1, 'on': 1, 'health': 1, 'if': 1, 'excess': 1, 'thus': 1, 'lower': 1, 'levels': 1, 'decaffeination': 1, 'way': 1, 'but': 1, 'cost': 1, 'prohibitive': 1, 'next': 1, 'alternative': 1, 'herbal': 1, 'soybeans': 1, 'this': 1, 'aims': 1, 'add': 1, 'product': 1, 'variants': 1, 'using': 1, 'organoleptic': 1, 'hedonik': 1, 'receive': 1, 'mind': 1, 'which': 1, 'includes': 1, 'extra': 1, 'ingredient': 1, 'method': 1, 'was': 1, 'experiment': 1, 'random': 1, 'full': 1, 'two': 1, 'three': 1, 'level': 1, 'first': 1, 'additional': 1, 'materials': 1, 'namely': 1, 'second': 1, 'grams': 1, 'circling': 1, 'produces': 1, 'combination': 1, 'treatments': 1, 'treatment': 1, 'use': 1, 'microsoft': 1, 'excel': 1, 'for': 1, 'variansi': 1, 'analysts': 1, 'suggested': 1, 'influence': 1, 'both': 1, 'these': 1, 'against': 1, 'tukey': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'difference': 1, 'most': 1, 'influential': 1, 'towards': 1, 'variable': 1, 'response': 1, 'consumers': 1})
-------------------------------------------
--- Data #431 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muhammad Husein Rifai
Judul: PERBAIKAN TATA LETAK GUDANG MENGGUNAKAN METODE SHARED STORAGE PADA KANTOR PENJUALAN PT. SINAR SOSRO (Cabang Bangkalan)
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko, ST,. MT,.
Pembimbing 2: Issa Dyah Utami, ST,. MT,.
Abstrak (Raw): PT.Sinar Sosro merupakan perusahaan air minum dalam kemasan yang memproduksi berbagai macam jenis produk minuman. Kantor penjualan PT.Sinar Sosro yang berada di Bangkalan mempunyai permasalahan tentang buruknya sistem pergudangannya. Berdasarkan kondisi lapangan pada kantor KP Bangkalan maka metode shared storage menjadi pilihan yang paling tepat dalam usaha untuk memperbaiki tatanan produk pada gudang. Jumlah tumpukan maksimal pada produk RGB sebanyak 10, sedangkan untuk produk non RGB sebanyak 8. Produk yang mempunyai frekuensi keluar masuk paling banyak adalah teh botol sosro, sehingga produk tersebut ditempatkan pada slot paling depan pada gudang RGB. Jarak perpindahan terpendek pada gudang RGB terletak pada slot C1 dengan total jarak sebesar 2,52 m. Sedangkan untuk jarak perpindahan terpendek pada gudang non RGB terletak pada slot 5 dengan jarak 2 m. Penataan ulang produk pada layout usulan dapat dilihat pada gambar lampiran 1.
Kata Kunci : Tata Letak Gudang, Shared Storage, Penyimpanan.
Abstrak (Clean): ptsinar sosro merupakan perusahaan air minum dalam kemasan yang memproduksi berbagai macam jenis produk minuman kantor penjualan ptsinar sosro yang berada di bangkalan mempunyai permasalahan tentang buruknya sistem pergudangannya berdasarkan kondisi lapangan pada kantor kp bangkalan maka metode shared storage menjadi pilihan yang paling tepat dalam usaha untuk memperbaiki tatanan produk pada gudang jumlah tumpukan maksimal pada produk rgb sebanyak sedangkan untuk produk non rgb sebanyak produk yang mempunyai frekuensi keluar masuk paling banyak adalah teh botol sosro sehingga produk tersebut ditempatkan pada slot paling depan pada gudang rgb jarak perpindahan terpendek pada gudang rgb terletak pada slot c dengan total jarak sebesar m sedangkan untuk jarak perpindahan terpendek pada gudang non rgb terletak pada slot dengan jarak m penataan ulang produk pada layout usulan dapat dilihat pada gambar lampiran kata kunci tata letak gudang shared storage penyimpanan
Abstrak (Stopwords Removed): ptsinar sosro perusahaan air minum kemasan memproduksi berbagai macam jenis produk minuman kantor penjualan ptsinar sosro berada bangkalan mempunyai permasalahan tentang buruknya sistem pergudangannya berdasarkan kondisi lapangan kantor kp bangkalan metode shared storage menjadi pilihan paling tepat usaha memperbaiki tatanan produk gudang jumlah tumpukan maksimal produk rgb sebanyak sedangkan produk non rgb sebanyak produk mempunyai frekuensi keluar masuk paling banyak teh botol sosro produk tersebut ditempatkan slot paling depan gudang rgb jarak perpindahan terpendek gudang rgb terletak slot c total jarak sebesar m sedangkan jarak perpindahan terpendek gudang non rgb terletak slot jarak m penataan ulang produk layout usulan dapat dilihat gambar lampiran kata kunci tata letak gudang shared storage penyimpanan
Abstrak (Stemmed): ptsinar sosro usaha air minum kemas produksi bagai macam jenis produk minum kantor jual ptsinar sosro ada bangkal punya masalah tentang buruk sistem gudang dasar kondisi lapang kantor kp bangkal metode shared storage jadi pilih paling tepat usaha baik tatanan produk gudang jumlah tumpu maksimal produk rgb banyak sedang produk non rgb banyak produk punya frekuensi keluar masuk paling banyak teh botol sosro produk sebut tempat slot paling depan gudang rgb jarak pindah pendek gudang rgb letak slot c total jarak besar m sedang jarak pindah pendek gudang non rgb letak slot jarak m tata ulang produk layout usul dapat lihat gambar lampir kata kunci tata letak gudang shared storage simpan
Abstrak (Corrected): tsinan sorry sara air minus bemas produksi bahai madam penis proud minus cantor dual tsinan sorry ada bangka puny marsala tenting burn sister gang dakar kondisi laying cantor up bangka metope shared storage jade pilch paling teat sara back tatiana proud gang mullah jump maximal proud rob banyan sedan proud non rob banyan proud puny frekuensi cellar mask paling banyan the bohol sorry proud debut tempt slot paling dean gang rob arak pindar pended gang rob leak slot c total arak bear m sedan arak pindar pended gang non rob leak slot arak m data slang proud layout usual apart that sambar vampire data bunch data leak gang shared storage simian
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produk': 7, 'gudang': 6, 'rgb': 5, 'jarak': 4, 'sosro': 3, 'paling': 3, 'banyak': 3, 'slot': 3, 'letak': 3, 'ptsinar': 2, 'usaha': 2, 'minum': 2, 'kantor': 2, 'bangkal': 2, 'punya': 2, 'shared': 2, 'storage': 2, 'sedang': 2, 'non': 2, 'pindah': 2, 'pendek': 2, 'm': 2, 'tata': 2, 'air': 1, 'kemas': 1, 'produksi': 1, 'bagai': 1, 'macam': 1, 'jenis': 1, 'jual': 1, 'ada': 1, 'masalah': 1, 'tentang': 1, 'buruk': 1, 'sistem': 1, 'dasar': 1, 'kondisi': 1, 'lapang': 1, 'kp': 1, 'metode': 1, 'jadi': 1, 'pilih': 1, 'tepat': 1, 'baik': 1, 'tatanan': 1, 'jumlah': 1, 'tumpu': 1, 'maksimal': 1, 'frekuensi': 1, 'keluar': 1, 'masuk': 1, 'teh': 1, 'botol': 1, 'sebut': 1, 'tempat': 1, 'depan': 1, 'c': 1, 'total': 1, 'besar': 1, 'ulang': 1, 'layout': 1, 'usul': 1, 'dapat': 1, 'lihat': 1, 'gambar': 1, 'lampir': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'simpan': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'in': 10, 'of': 7, 'is': 6, 'warehouse': 5, 'rgb': 5, 'products': 4, 'distance': 4, 'sosro': 3, 'located': 3, 'storage': 3, 'product': 3, 'with': 3, 'slot': 3, 'ptsinar': 2, 'a': 2, 'that': 2, 'office': 2, 'bangkal': 2, 'on': 2, 'shared': 2, 'most': 2, 'for': 2, 'non': 2, 'as': 2, 'shortest': 2, 'displacement': 2, 'm': 2, 'layout': 2, 'bottled': 1, 'drinking': 1, 'water': 1, 'company': 1, 'produces': 1, 'various': 1, 'kinds': 1, 'beverage': 1, 'sales': 1, 'have': 1, 'problems': 1, 'about': 1, 'bad': 1, 'system': 1, 'warehousing': 1, 'based': 1, 'field': 1, 'conditions': 1, 'at': 1, 'kp': 1, 'then': 1, 'policy': 1, 'becomes': 1, 'appropriate': 1, 'choice': 1, 'an': 1, 'attempt': 1, 'to': 1, 'improve': 1, 'order': 1, 'maximum': 1, 'number': 1, 'stacks': 1, 'while': 1, 'much': 1, 'incoming': 1, 'frequency': 1, 'bottle': 1, 'tea': 1, 'so': 1, 'placed': 1, 'front': 1, 'c': 1, 'total': 1, 'rearrangement': 1, 'proposed': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'seen': 1, 'attachment': 1, 'picture': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #432 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Bagus Aris Sandria
Judul: PENGARUH FAKTOR FUNDAMENTAL PERUSAHAAN TERHADAP
HARGA SAHAM PERUSAHAAN CONSUMER GOODS YANG TERDAFTAR
DI BEI PERIODE 2015 dan 2016
Pembimbing 1: Trisita Novianti, S.TP, MT.
Pembimbing 2: Samsul Amar, S.T.,M.Sc.
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Pada pasar modal hal yang paing terpenting dalam cara peningkatan modal
dalam skala investasi guna menunjang produktivitas sebuah perusahaan dan
memobilitasi perekonomian negara. Dalam sektor pasar modal peran investor
sebagai pemberi modal sangatlah penting guna menunjang keuntungan yang
jangka panjang sehingga peran pemilihan pasar dibutuhkan untuk melihat sektor
industri yang cocok untuk di investasikan. Sektor industri barang konsumsi atau
consumer goods merupakan sektor yang mempunyai peranan untuk kesejahteraan
masyarakat. Dimana sektor ini mampu memenuhi kebutuhan sehari – hari
masyarakat.
Dalam penelitian ini peneliti mencoba untuk memilah perusahaan yang cocok
untuk menunjang investor dalam mengambil keputusan saat berinvestasi dan
faktor faktor mana saja yang berpengaruh dalam menjadi indikator dalam
pergerakan harga saham secara signifikan dan sebagai acuan untuk hal mengambil
keputusan dan mengetahui resiko yang akan dihadapi investor dan perusahaan di
masa yang akan datang. Dalam penelitian ini akan diambil sampel dari 24
perusahaan consumer goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2015
sampai 2016. Indikator yang diteliti adalah Current Ratio dan Price Earning Ratio
yang termasuk dalam faktor fundamental perusahaan. Dalam pengambilan
keputusan untuk mengetahui harga saham berserta faktor faktor yang
mempengaruhinya peneliti mencoba untuk menyelesaikannya menggunakan
metode regresi linear berganda.
Kata kunci : pasar modal , investasi , regresi linier berganda.
Abstrak (Clean): abstrak pada pasar modal hal yang paing terpenting dalam cara peningkatan modal dalam skala investasi guna menunjang produktivitas sebuah perusahaan dan memobilitasi perekonomian negara dalam sektor pasar modal peran investor sebagai pemberi modal sangatlah penting guna menunjang keuntungan yang jangka panjang sehingga peran pemilihan pasar dibutuhkan untuk melihat sektor industri yang cocok untuk di investasikan sektor industri barang konsumsi atau consumer goods merupakan sektor yang mempunyai peranan untuk kesejahteraan masyarakat dimana sektor ini mampu memenuhi kebutuhan sehari – hari masyarakat dalam penelitian ini peneliti mencoba untuk memilah perusahaan yang cocok untuk menunjang investor dalam mengambil keputusan saat berinvestasi dan faktor faktor mana saja yang berpengaruh dalam menjadi indikator dalam pergerakan harga saham secara signifikan dan sebagai acuan untuk hal mengambil keputusan dan mengetahui resiko yang akan dihadapi investor dan perusahaan di masa yang akan datang dalam penelitian ini akan diambil sampel dari perusahaan consumer goods yang terdaftar di bursa efek indonesia tahun sampai indikator yang diteliti adalah current ratio dan price earning ratio yang termasuk dalam faktor fundamental perusahaan dalam pengambilan keputusan untuk mengetahui harga saham berserta faktor faktor yang mempengaruhinya peneliti mencoba untuk menyelesaikannya menggunakan metode regresi linear berganda kata kunci pasar modal investasi regresi linier berganda
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak pasar modal paing terpenting cara peningkatan modal skala investasi menunjang produktivitas perusahaan memobilitasi perekonomian negara sektor pasar modal peran investor pemberi modal sangatlah penting menunjang keuntungan jangka panjang peran pemilihan pasar dibutuhkan melihat sektor industri cocok investasikan sektor industri barang konsumsi consumer goods sektor mempunyai peranan kesejahteraan masyarakat dimana sektor mampu memenuhi kebutuhan sehari – hari masyarakat penelitian peneliti mencoba memilah perusahaan cocok menunjang investor mengambil keputusan berinvestasi faktor faktor mana berpengaruh menjadi indikator pergerakan harga saham secara signifikan acuan mengambil keputusan mengetahui resiko dihadapi investor perusahaan masa datang penelitian diambil sampel perusahaan consumer goods terdaftar bursa efek indonesia tahun indikator diteliti current ratio price earning ratio termasuk faktor fundamental perusahaan pengambilan keputusan mengetahui harga saham berserta faktor faktor mempengaruhinya peneliti mencoba menyelesaikannya menggunakan metode regresi linear berganda kata kunci pasar modal investasi regresi linier berganda
Abstrak (Stemmed): abstrak pasar modal paing penting cara tingkat modal skala investasi tunjang produktivitas usaha mobilitas ekonomi negara sektor pasar modal peran investor beri modal sangat penting tunjang untung jangka panjang peran pilih pasar butuh lihat sektor industri cocok investasi sektor industri barang konsumsi consumer goods sektor punya peran sejahtera masyarakat mana sektor mampu penuh butuh hari hari masyarakat teliti teliti coba mem usaha cocok tunjang investor ambil putus investasi faktor faktor mana pengaruh jadi indikator gera harga saham cara signifikan acu ambil putus tahu resiko hadap investor usaha masa datang teliti ambil sampel usaha consumer goods daftar bursa efek indonesia tahun indikator teliti current ratio price earning ratio masuk faktor fundamental usaha ambil putus tahu harga saham serta faktor faktor pengaruh teliti coba selesai guna metode regresi linear ganda kata kunci pasar modal investasi regresi linier ganda
Abstrak (Corrected): abstract paar modal pain panting cara dingbat modal skald invests tuning produktivitas sara mobility economic megara sector paar modal pecan investor bert modal sang panting tuning unsung bangka panting pecan pilch paar butch that sector industry cook invests sector industry baring konsumsi consumer goods sector puny pecan sejahtera masyarakat mana sector camp punch butch hard hard masyarakat elite elite coma me sara cook tuning investor ambit puts invests factor factor mana pengaruh jade indicator gera hard sham cara significant act ambit puts tau resist hadar investor sara mass dating elite ambit sample sara consumer goods dafter bursa eek indonesia thun indicator elite current ratio price earning ratio mask factor fundamental sara ambit puts tau hard sham sorta factor factor pengaruh elite coma seesaw gun metope regress linear ganda data bunch paar modal invests regress linger ganda
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'modal': 5, 'usaha': 5, 'sektor': 5, 'teliti': 5, 'faktor': 5, 'pasar': 4, 'investasi': 4, 'ambil': 4, 'tunjang': 3, 'peran': 3, 'investor': 3, 'putus': 3, 'penting': 2, 'cara': 2, 'butuh': 2, 'industri': 2, 'cocok': 2, 'consumer': 2, 'goods': 2, 'masyarakat': 2, 'mana': 2, 'hari': 2, 'coba': 2, 'pengaruh': 2, 'indikator': 2, 'harga': 2, 'saham': 2, 'tahu': 2, 'ratio': 2, 'regresi': 2, 'ganda': 2, 'abstrak': 1, 'paing': 1, 'tingkat': 1, 'skala': 1, 'produktivitas': 1, 'mobilitas': 1, 'ekonomi': 1, 'negara': 1, 'beri': 1, 'sangat': 1, 'untung': 1, 'jangka': 1, 'panjang': 1, 'pilih': 1, 'lihat': 1, 'barang': 1, 'konsumsi': 1, 'punya': 1, 'sejahtera': 1, 'mampu': 1, 'penuh': 1, 'mem': 1, 'jadi': 1, 'gera': 1, 'signifikan': 1, 'acu': 1, 'resiko': 1, 'hadap': 1, 'masa': 1, 'datang': 1, 'sampel': 1, 'daftar': 1, 'bursa': 1, 'efek': 1, 'indonesia': 1, 'tahun': 1, 'current': 1, 'price': 1, 'earning': 1, 'masuk': 1, 'fundamental': 1, 'serta': 1, 'selesai': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'linear': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'linier': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 26, 'in': 13, 'to': 13, 'of': 8, 'a': 6, 'and': 6, 'capital': 5, 'sector': 5, 'market': 4, 'company': 4, 'is': 4, 'support': 3, 'role': 3, 'consumer': 3, 'goods': 3, 'making': 3, 'decision': 3, 'stock': 3, 'factors': 3, 'investment': 2, 'as': 2, 'that': 2, 'for': 2, 'this': 2, 'investor': 2, 'factor': 2, 'influencing': 2, 'price': 2, 'know': 2, 'are': 2, 'ratio': 2, 'multiple': 2, 'linear': 2, 'regression': 2, 'abstrack': 1, 'most': 1, 'important': 1, 'thing': 1, 'how': 1, 'increase': 1, 'scale': 1, 'order': 1, 'productivity': 1, 'mobilize': 1, 'state': 1, 'economy': 1, 'investors': 1, 'giver': 1, 'crucial': 1, 'longterm': 1, 'benefits': 1, 'so': 1, 'selection': 1, 'needed': 1, 'see': 1, 'appropriate': 1, 'industrial': 1, 'invest': 1, 'industry': 1, 'or': 1, 'has': 1, 'welfare': 1, 'society': 1, 'where': 1, 'able': 1, 'meet': 1, 'daily': 1, 'needs': 1, 'community': 1, 'research': 1, 'researcher': 1, 'tries': 1, 'sort': 1, 'out': 1, 'suitable': 1, 'when': 1, 'investing': 1, 'any': 1, 'becoming': 1, 'indicator': 1, 'movement': 1, 'significantly': 1, 'reference': 1, 'risks': 1, 'faced': 1, 'by': 1, 'future': 1, 'study': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'taken': 1, 'sample': 1, 'companies': 1, 'listed': 1, 'on': 1, 'indonesian': 1, 'exchange': 1, 'indicators': 1, 'studied': 1, 'current': 1, 'earning': 1, 'included': 1, 'fundamental': 1, 'prices': 1, 'along': 1, 'with': 1, 'researchers': 1, 'try': 1, 'solve': 1, 'them': 1, 'using': 1, 'method': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #433 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Achmad Nabil
Judul: MANAJEMEN RANTAI PASOK TEMBAKAU JENIS BOKABO KABUPATEN SUMENEP
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso,S.Si.,M.T.
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Tembakau adalah komoditas perkebunan yang sangat diminati oleh masyarakat di kabupaten sumenep, hal ini disebabkan terdapat 25.000 Ha lahan potensial di kabupaten sumenep untuk menanam komoditas tersebut. Namun saat ini jumlah petani tembakau dari tahun ke tahun mulai berkurang, hal ini disebabkan harga penjualan tembakau pada petani sangat rendah. Penyebab utama dari rendahnya harga jual petani adalah permainan harga yang dilakukan oleh Bandol (Tengkulak) dan Ranting (Tengkulak Besar) dalam proses pendistribusian tembakau dari petani ke gudang perusahaan.
Dalam perancangan Supply Chain Management Tembakau kabupaten Sumenep, hal pertama yang dilakukan adalah mapping dari setiap elemen yang ada pada rantai pasok. Mapping yang dilakukan adalah dengan memberi label posisi dari setiap elemen pada aplikasi Google Maps, sehingga dapat diketahui jarak antar elemen tersebut. Selanjutnya adalah menyederhanakan rantai pasok dengan mengelompokkan kelompok tani yang ada dengan menggunakan metode p-median menggunakan Matlab, sehingga didapatkan 12 pengelompokkan kelompok tani bedasarkan kedekatan jarak antar kelompok tani. Dari rantai pasok yang dihasilkan maka selanjutnya adalah mengatur jalur distibusi dari setiap elemen yan ada dengan menggunakan software Matlab. Hasil software Matlab tersebut didapatkan pengaturan jalur distribusi dengan biaya operasional dan distribusi total paling minimum untuk setiap kelompok tani tembakau yang ada pada rantai pasok dengan total Rp. 8.003.547.924, sehingga keuntungan total petani menjadi meningkat sebanyak 16% dari keuntungan awal.
Abstrak (Clean): tembakau adalah komoditas perkebunan yang sangat diminati oleh masyarakat di kabupaten sumenep hal ini disebabkan terdapat ha lahan potensial di kabupaten sumenep untuk menanam komoditas tersebut namun saat ini jumlah petani tembakau dari tahun ke tahun mulai berkurang hal ini disebabkan harga penjualan tembakau pada petani sangat rendah penyebab utama dari rendahnya harga jual petani adalah permainan harga yang dilakukan oleh bandol tengkulak dan ranting tengkulak besar dalam proses pendistribusian tembakau dari petani ke gudang perusahaan dalam perancangan supply chain management tembakau kabupaten sumenep hal pertama yang dilakukan adalah mapping dari setiap elemen yang ada pada rantai pasok mapping yang dilakukan adalah dengan memberi label posisi dari setiap elemen pada aplikasi google maps sehingga dapat diketahui jarak antar elemen tersebut selanjutnya adalah menyederhanakan rantai pasok dengan mengelompokkan kelompok tani yang ada dengan menggunakan metode pmedian menggunakan matlab sehingga didapatkan pengelompokkan kelompok tani bedasarkan kedekatan jarak antar kelompok tani dari rantai pasok yang dihasilkan maka selanjutnya adalah mengatur jalur distibusi dari setiap elemen yan ada dengan menggunakan software matlab hasil software matlab tersebut didapatkan pengaturan jalur distribusi dengan biaya operasional dan distribusi total paling minimum untuk setiap kelompok tani tembakau yang ada pada rantai pasok dengan total rp sehingga keuntungan total petani menjadi meningkat sebanyak dari keuntungan awal
Abstrak (Stopwords Removed): tembakau komoditas perkebunan sangat diminati masyarakat kabupaten sumenep disebabkan terdapat ha lahan potensial kabupaten sumenep menanam komoditas tersebut jumlah petani tembakau tahun tahun mulai berkurang disebabkan harga penjualan tembakau petani sangat rendah penyebab utama rendahnya harga jual petani permainan harga dilakukan bandol tengkulak ranting tengkulak besar proses pendistribusian tembakau petani gudang perusahaan perancangan supply chain management tembakau kabupaten sumenep pertama dilakukan mapping setiap elemen ada rantai pasok mapping dilakukan memberi label posisi setiap elemen aplikasi google maps dapat diketahui jarak antar elemen tersebut selanjutnya menyederhanakan rantai pasok mengelompokkan kelompok tani ada menggunakan metode pmedian menggunakan matlab didapatkan pengelompokkan kelompok tani bedasarkan kedekatan jarak antar kelompok tani rantai pasok dihasilkan selanjutnya mengatur jalur distibusi setiap elemen yan ada menggunakan software matlab hasil software matlab tersebut didapatkan pengaturan jalur distribusi biaya operasional distribusi total paling minimum setiap kelompok tani tembakau ada rantai pasok total rp keuntungan total petani menjadi meningkat sebanyak keuntungan awal
Abstrak (Stemmed): tembakau komoditas kebun sangat mati masyarakat kabupaten sumenep sebab dapat ha lahan potensial kabupaten sumenep tanam komoditas sebut jumlah tani tembakau tahun tahun mulai kurang sebab harga jual tembakau tani sangat rendah sebab utama rendah harga jual tani main harga laku bandol tengkulak ranting tengkulak besar proses distribusi tembakau tani gudang usaha ancang supply chain management tembakau kabupaten sumenep pertama laku mapping tiap elemen ada rantai pasok mapping laku beri label posisi tiap elemen aplikasi google maps dapat tahu jarak antar elemen sebut lanjut sederhana rantai pasok kelompok kelompok tani ada guna metode pmedian guna matlab dapat kelompok kelompok tani bedasarkan dekat jarak antar kelompok tani rantai pasok hasil lanjut atur jalur distibusi tiap elemen yan ada guna software matlab hasil software matlab sebut dapat atur jalur distribusi biaya operasional distribusi total paling minimum tiap kelompok tani tembakau ada rantai pasok total rp untung total tani jadi tingkat banyak untung awal
Abstrak (Corrected): tembakau komoditas begun sang math masyarakat kabupaten sumner kebab apart ha laban potential kabupaten sumner tana komoditas debut mullah tank tembakau thun thun mule during kebab hard dual tembakau tank sang rental kebab mama rental hard dual tank main hard lake bandog tengkulak ranting tengkulak bear proves distribute tembakau tank gang sara dancing supply chain management tembakau kabupaten sumner pertain lake mapping tip element ada rental ask mapping lake bert label polish tip element aplikasi google maps apart tau arak altar element debut layout sederhana rental ask kelompok kelompok tank ada gun metope median gun atlas apart kelompok kelompok tank bedasarkan dead arak altar kelompok tank rental ask hail layout amur value distibusi tip element can ada gun software atlas hail software atlas debut apart amur value distribute bay operational distribute total paling minimum tip kelompok tank tembakau ada rental ask total up unsung total tank jade dingbat banyan unsung away
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tani': 9, 'tembakau': 6, 'kelompok': 6, 'dapat': 4, 'tiap': 4, 'elemen': 4, 'ada': 4, 'rantai': 4, 'pasok': 4, 'kabupaten': 3, 'sumenep': 3, 'sebab': 3, 'sebut': 3, 'harga': 3, 'laku': 3, 'distribusi': 3, 'guna': 3, 'matlab': 3, 'total': 3, 'komoditas': 2, 'sangat': 2, 'tahun': 2, 'jual': 2, 'rendah': 2, 'tengkulak': 2, 'mapping': 2, 'jarak': 2, 'antar': 2, 'lanjut': 2, 'hasil': 2, 'atur': 2, 'jalur': 2, 'software': 2, 'untung': 2, 'kebun': 1, 'mati': 1, 'masyarakat': 1, 'ha': 1, 'lahan': 1, 'potensial': 1, 'tanam': 1, 'jumlah': 1, 'mulai': 1, 'kurang': 1, 'utama': 1, 'main': 1, 'bandol': 1, 'ranting': 1, 'besar': 1, 'proses': 1, 'gudang': 1, 'usaha': 1, 'ancang': 1, 'supply': 1, 'chain': 1, 'management': 1, 'pertama': 1, 'beri': 1, 'label': 1, 'posisi': 1, 'aplikasi': 1, 'google': 1, 'maps': 1, 'tahu': 1, 'sederhana': 1, 'metode': 1, 'pmedian': 1, 'bedasarkan': 1, 'dekat': 1, 'distibusi': 1, 'yan': 1, 'biaya': 1, 'operasional': 1, 'paling': 1, 'minimum': 1, 'rp': 1, 'jadi': 1, 'tingkat': 1, 'banyak': 1, 'awal': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 26, 'of': 16, 'is': 11, 'to': 9, 'in': 7, 'farmers': 7, 'tobacco': 6, 'by': 5, 'supply': 5, 'chain': 5, 'distribution': 4, 'that': 3, 'sumenep': 3, 'regency': 3, 'from': 3, 'price': 3, 'so': 3, 'using': 3, 'matlab': 3, 'a': 2, 'commodity': 2, 'this': 2, 'because': 2, 'there': 2, 'are': 2, 'year': 2, 'low': 2, 'tengkulak': 2, 'and': 2, 'mapping': 2, 'element': 2, 'each': 2, 'elements': 2, 'next': 2, 'existing': 2, 'farmer': 2, 'groups': 2, 'group': 2, 'software': 2, 'with': 2, 'minimum': 2, 'total': 2, 'profit': 2, 'as': 2, 'plantation': 1, 'highly': 1, 'sought': 1, 'after': 1, 'people': 1, 'ha': 1, 'potential': 1, 'land': 1, 'plant': 1, 'but': 1, 'now': 1, 'number': 1, 'began': 1, 'decrease': 1, 'sales': 1, 'very': 1, 'main': 1, 'cause': 1, 'game': 1, 'made': 1, 'bandol': 1, 'ranting': 1, 'big': 1, 'process': 1, 'company': 1, 'warehouse': 1, 'designing': 1, 'management': 1, 'first': 1, 'thing': 1, 'do': 1, 'every': 1, 'done': 1, 'labeling': 1, 'position': 1, 'google': 1, 'maps': 1, 'application': 1, 'it': 1, 'can': 1, 'know': 1, 'distance': 1, 'between': 1, 'these': 1, 'step': 1, 'simplify': 1, 'grouping': 1, 'pmedian': 1, 'method': 1, 'grouped': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'proximity': 1, 'generated': 1, 'then': 1, 'regulate': 1, 'path': 1, 'any': 1, 'results': 1, 'obtained': 1, 'line': 1, 'arrangement': 1, 'operational': 1, 'cost': 1, 'for': 1, 'rp': 1, 'increase': 1, 'much': 1, 'initial': 1})
-------------------------------------------
--- Data #434 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Diah Rukmana
Judul: ANALISIS RISET PEMASARAN ALAS KAKI SISCO (SISMAN CORPORATION ) MENGGUNAKAN ANALISIS CLUSTER
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat, S.T., S.H., M.T.
Pembimbing 2: Mu’alim S.T, M.T.
Abstrak (Raw): Alas kaki khususnya sandal jepit merupakan salah satu bentuk dari alas kaki yang terbuka (pada bagian jari dan kaki) dengan melakukan riset pasar. Riset pasar merupakan definisi dari sistematis, obyektif, informasi dan keputusan. Riset pemasaran yang dimaksudkan disini adalah riset pasar alas kaki khususnya ingin mengetahui dan menganalisis kondisi pasar sandal jepit sehingga sandal jepit produksi dari SISCO (Sisman Corporation) yang merupakan divisi kewirausahaan Laboratorium Sistem Manufaktur yang merupakan produsen baru di dunia perindustrian alas kaki dapat bersaing dengan pasar industri alas kaki lain yang sudah berjalan atau berproduksi lebih dulu dengan menggunakan analisis pasar. Untuk mengetahui riset pasar serta segmentasi yang dituju oleh alas kaki SISCO menggunakan analisis cluster yaitu dengan metode hirarki dengan terbentuknya 2 – 4 kelompok dan metode non-hirarki (k-means) sebanyak 3 kelompok dengan tafsiran masing-masing cluster yang terpilih adalah cluster 2. Berdasarkan crosstabulations daerah yang terpilih adalah daerah (asal) Bangkalan. Berdasarkan diagram pareto terdapat 10 daerah yang terpilih. Dari 10 daerah tersebut dicari permasalahannya yaitu dengan menggunakan metode TRIZ (Theory of Inventive Problem Solving) yaitu metode pemecahan masalah berdasarkan logika dan data bukan intuisi.
Abstrak (Clean): alas kaki khususnya sandal jepit merupakan salah satu bentuk dari alas kaki yang terbuka pada bagian jari dan kaki dengan melakukan riset pasar riset pasar merupakan definisi dari sistematis obyektif informasi dan keputusan riset pemasaran yang dimaksudkan disini adalah riset pasar alas kaki khususnya ingin mengetahui dan menganalisis kondisi pasar sandal jepit sehingga sandal jepit produksi dari sisco sisman corporation yang merupakan divisi kewirausahaan laboratorium sistem manufaktur yang merupakan produsen baru di dunia perindustrian alas kaki dapat bersaing dengan pasar industri alas kaki lain yang sudah berjalan atau berproduksi lebih dulu dengan menggunakan analisis pasar untuk mengetahui riset pasar serta segmentasi yang dituju oleh alas kaki sisco menggunakan analisis cluster yaitu dengan metode hirarki dengan terbentuknya – kelompok dan metode nonhirarki kmeans sebanyak kelompok dengan tafsiran masingmasing cluster yang terpilih adalah cluster berdasarkan crosstabulations daerah yang terpilih adalah daerah asal bangkalan berdasarkan diagram pareto terdapat daerah yang terpilih dari daerah tersebut dicari permasalahannya yaitu dengan menggunakan metode triz theory of inventive problem solving yaitu metode pemecahan masalah berdasarkan logika dan data bukan intuisi
Abstrak (Stopwords Removed): alas kaki khususnya sandal jepit salah satu bentuk alas kaki terbuka bagian jari kaki melakukan riset pasar riset pasar definisi sistematis obyektif informasi keputusan riset pemasaran dimaksudkan disini riset pasar alas kaki khususnya ingin mengetahui menganalisis kondisi pasar sandal jepit sandal jepit produksi sisco sisman corporation divisi kewirausahaan laboratorium sistem manufaktur produsen baru dunia perindustrian alas kaki dapat bersaing pasar industri alas kaki lain sudah berjalan berproduksi lebih dulu menggunakan analisis pasar mengetahui riset pasar segmentasi dituju alas kaki sisco menggunakan analisis cluster metode hirarki terbentuknya – kelompok metode nonhirarki kmeans sebanyak kelompok tafsiran masingmasing cluster terpilih cluster berdasarkan crosstabulations daerah terpilih daerah asal bangkalan berdasarkan diagram pareto terdapat daerah terpilih daerah tersebut dicari permasalahannya menggunakan metode triz theory of inventive problem solving metode pemecahan masalah berdasarkan logika data bukan intuisi
Abstrak (Stemmed): alas kaki khusus sandal jepit salah satu bentuk alas kaki buka bagi jari kaki laku riset pasar riset pasar definisi sistematis obyektif informasi putus riset pasar maksud sini riset pasar alas kaki khusus ingin tahu analis kondisi pasar sandal jepit sandal jepit produksi sisco sisman corporation divisi kewirausahaan laboratorium sistem manufaktur produsen baru dunia industri alas kaki dapat saing pasar industri alas kaki lain sudah jalan produksi lebih dulu guna analisis pasar tahu riset pasar segmentasi tuju alas kaki sisco guna analisis cluster metode hirarki bentuk kelompok metode nonhirarki kmeans banyak kelompok tafsir masingmasing cluster pilih cluster dasar crosstabulations daerah pilih daerah asal bangkal dasar diagram pareto dapat daerah pilih daerah sebut cari masalah guna metode triz theory of inventive problem solving metode pecah masalah dasar logika data bukan intuisi
Abstrak (Corrected): alas kaki rhesus sandal kept salad sat bent alas kaki burka bag jar kaki lake rise paar rise paar definite systematic obyektif informant puts rise paar makeup sing rise paar alas kaki rhesus begin tau analysis kondisi paar sandal kept sandal kept produksi disco simon corporation divine kewirausahaan laboratories sister manufacture produce bar dulia industry alas kaki apart saying paar industry alas kaki lain judah alan produksi leash dull gun analysis paar tau rise paar segments juju alas kaki disco gun analysis cluster metope hirarki bent kelompok metope nonhirarki means banyan kelompok tapir masingmasing cluster pilch cluster dakar crosstabulations sarah pilch sarah anal bangka dakar diagram pareto apart sarah pilch sarah debut care marsala gun metope trip theory of inventive problem solving metope peach marsala dakar logia data buran intuit
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pasar': 8, 'kaki': 7, 'alas': 6, 'riset': 5, 'metode': 4, 'daerah': 4, 'sandal': 3, 'jepit': 3, 'guna': 3, 'cluster': 3, 'pilih': 3, 'dasar': 3, 'khusus': 2, 'bentuk': 2, 'tahu': 2, 'produksi': 2, 'sisco': 2, 'industri': 2, 'dapat': 2, 'analisis': 2, 'kelompok': 2, 'masalah': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'buka': 1, 'bagi': 1, 'jari': 1, 'laku': 1, 'definisi': 1, 'sistematis': 1, 'obyektif': 1, 'informasi': 1, 'putus': 1, 'maksud': 1, 'sini': 1, 'ingin': 1, 'analis': 1, 'kondisi': 1, 'sisman': 1, 'corporation': 1, 'divisi': 1, 'kewirausahaan': 1, 'laboratorium': 1, 'sistem': 1, 'manufaktur': 1, 'produsen': 1, 'baru': 1, 'dunia': 1, 'saing': 1, 'lain': 1, 'sudah': 1, 'jalan': 1, 'lebih': 1, 'dulu': 1, 'segmentasi': 1, 'tuju': 1, 'hirarki': 1, 'nonhirarki': 1, 'kmeans': 1, 'banyak': 1, 'tafsir': 1, 'masingmasing': 1, 'crosstabulations': 1, 'asal': 1, 'bangkal': 1, 'diagram': 1, 'pareto': 1, 'sebut': 1, 'cari': 1, 'triz': 1, 'theory': 1, 'of': 1, 'inventive': 1, 'problem': 1, 'solving': 1, 'pecah': 1, 'logika': 1, 'data': 1, 'bukan': 1, 'intuisi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 11, 'is': 10, 'and': 7, 'market': 7, 'footwear': 6, 'research': 5, 'on': 4, 'with': 4, 'a': 3, 'to': 3, 'using': 3, 'cluster': 3, 'method': 3, 'based': 3, 'area': 3, 'in': 2, 'particular': 2, 'flip': 2, 'flops': 2, 'sisco': 2, 'which': 2, 'that': 2, 'analysis': 2, 'by': 2, 'groups': 2, 'as': 2, 'problem': 2, 'solving': 2, 'flipflops': 1, 'one': 1, 'form': 1, 'open': 1, 'fingers': 1, 'toes': 1, 'conduct': 1, 'definition': 1, 'systematic': 1, 'objective': 1, 'information': 1, 'decision': 1, 'marketing': 1, 'meant': 1, 'here': 1, 'want': 1, 'know': 1, 'analyze': 1, 'conditions': 1, 'so': 1, 'production': 1, 'sisman': 1, 'corporation': 1, 'division': 1, 'manufacturing': 1, 'system': 1, 'laboratory': 1, 'entrepreneurship': 1, 'manufacturer': 1, 'worlds': 1, 'new': 1, 'industrial': 1, 'can': 1, 'compete': 1, 'other': 1, 'industry': 1, 'already': 1, 'running': 1, 'or': 1, 'produce': 1, 'more': 1, 'used': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'segmentation': 1, 'sent': 1, 'hierarchy': 1, 'formation': 1, 'methods': 1, 'nonhierarchical': 1, 'kmeans': 1, 'much': 1, 'interpretation': 1, 'each': 1, 'crosstabulations': 1, 'origin': 1, 'bangkal': 1, 'pareto': 1, 'diagrams': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'regions': 1, 'searched': 1, 'triz': 1, 'theory': 1, 'inventive': 1, 'logic': 1, 'data': 1, 'rather': 1, 'than': 1, 'intuition': 1})
-------------------------------------------
--- Data #435 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Mu'minatus Sofiyah
Judul: PENERAPAN ANALISIS KONJOIN DALAM MENENTUKAN
PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP BEBEK KAMPUS
(Studi Kasus : Divisi Kewirausahaan Bebek Kampus SISMAN)
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Issa Dyah Utami, S.T., M.T., Ph.D.
Abstrak (Raw): Penelitian ini membahas tentang preferensi konsumen terhadap bebek kampus yang
diproduksi oleh laboratorium sistem manufaktur Universitas Trunojoyo Madura. Metode
yang digunakan dalam menentukan preferensi yaitu analisis konjoin. Ada 2 macam
variabel yang digunakan yaitu variabel dependen dan variabel independen. Variabel
independen meliputi kehalalan, rasa, higienitas, harga, kualitas, dan tingkat kematangan.
Sedangkan variabel dependen yang digunakan yaitu preferensi konsumen terhadap bebek
kampus SISMAN. Hasil yang didapatkan yaitu 2 kartu stimuli bebek yang disukai oleh
konsumen yaitu pada kartu stimuli 3 (kehalalan pada bahan yang digunakan, rasa pedas,
higienis dalam proses, kualitas bebek, harga Rp 75000, matang) dan kartu stimuli 8
(kehalalan pada proses pembuatan, rasa pedas, higienis dalam kemasan, kualitas bebek,
harga Rp 70000, matang). Setelah itu dilakukan analisis SWOT untuk mengetahui posisi
usaha terletak pada kuadran berapa serta mengetahui manajemen strategi yang akan
dilakukan untuk meningkatkan penjualan. Berdasarkan penelitian menggunakan analisis
SWOT maka diketahui posisi usaha berada pada kuadran II sehingga strategi yang harus
dilakukan yaitu menetapkan dan mempertahankan harga pasar yang bersaing dan
meningkatkan promosi.
Kata Kunci : Analisis Konjoin, SWOT, Bebek Kampus.
Abstrak (Clean): penelitian ini membahas tentang preferensi konsumen terhadap bebek kampus yang diproduksi oleh laboratorium sistem manufaktur universitas trunojoyo madura metode yang digunakan dalam menentukan preferensi yaitu analisis konjoin ada macam variabel yang digunakan yaitu variabel dependen dan variabel independen variabel independen meliputi kehalalan rasa higienitas harga kualitas dan tingkat kematangan sedangkan variabel dependen yang digunakan yaitu preferensi konsumen terhadap bebek kampus sisman hasil yang didapatkan yaitu kartu stimuli bebek yang disukai oleh konsumen yaitu pada kartu stimuli kehalalan pada bahan yang digunakan rasa pedas higienis dalam proses kualitas bebek harga rp matang dan kartu stimuli kehalalan pada proses pembuatan rasa pedas higienis dalam kemasan kualitas bebek harga rp matang setelah itu dilakukan analisis swot untuk mengetahui posisi usaha terletak pada kuadran berapa serta mengetahui manajemen strategi yang akan dilakukan untuk meningkatkan penjualan berdasarkan penelitian menggunakan analisis swot maka diketahui posisi usaha berada pada kuadran ii sehingga strategi yang harus dilakukan yaitu menetapkan dan mempertahankan harga pasar yang bersaing dan meningkatkan promosi kata kunci analisis konjoin swot bebek kampus
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas tentang preferensi konsumen bebek kampus diproduksi laboratorium sistem manufaktur universitas trunojoyo madura metode digunakan menentukan preferensi analisis konjoin ada macam variabel digunakan variabel dependen variabel independen variabel independen meliputi kehalalan rasa higienitas harga kualitas tingkat kematangan sedangkan variabel dependen digunakan preferensi konsumen bebek kampus sisman hasil didapatkan kartu stimuli bebek disukai konsumen kartu stimuli kehalalan bahan digunakan rasa pedas higienis proses kualitas bebek harga rp matang kartu stimuli kehalalan proses pembuatan rasa pedas higienis kemasan kualitas bebek harga rp matang dilakukan analisis swot mengetahui posisi usaha terletak kuadran berapa mengetahui manajemen strategi dilakukan meningkatkan penjualan berdasarkan penelitian menggunakan analisis swot diketahui posisi usaha berada kuadran ii strategi harus dilakukan menetapkan mempertahankan harga pasar bersaing meningkatkan promosi kata kunci analisis konjoin swot bebek kampus
Abstrak (Stemmed): teliti bahas tentang preferensi konsumen bebek kampus produksi laboratorium sistem manufaktur universitas trunojoyo madura metode guna tentu preferensi analisis konjoin ada macam variabel guna variabel dependen variabel independen variabel independen liput halal rasa higienitas harga kualitas tingkat matang sedang variabel dependen guna preferensi konsumen bebek kampus sisman hasil dapat kartu stimuli bebek suka konsumen kartu stimuli halal bahan guna rasa pedas higienis proses kualitas bebek harga rp matang kartu stimuli halal proses buat rasa pedas higienis kemas kualitas bebek harga rp matang laku analisis swot tahu posisi usaha letak kuadran berapa tahu manajemen strategi laku tingkat jual dasar teliti guna analisis swot tahu posisi usaha ada kuadran ii strategi harus laku tetap tahan harga pasar saing tingkat promosi kata kunci analisis konjoin swot bebek kampus
Abstrak (Corrected): elite baas tenting preference consumed bebel campus produksi laboratories sister manufacture university trunojoyo madura metope gun tent preference analysis conjoin ada madam variable gun variable dependent variable independent variable independent lieut halal rash higienitas hard kualitas dingbat mating sedan variable dependent gun preference consumed bebel campus simon hail apart kart stimuli bebel ska consumed kart stimuli halal bahai gun rash peas hygienist proves kualitas bebel hard up mating kart stimuli halal proves but rash peas hygienist bemas kualitas bebel hard up mating lake analysis swot tau polish sara leak quadrant berate tau management strategy lake dingbat dual dakar elite gun analysis swot tau polish sara ada quadrant i strategy harms lake team than hard paar saying dingbat promos data bunch analysis conjoin swot bebel campus
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'bebek': 6, 'guna': 5, 'variabel': 5, 'analisis': 4, 'harga': 4, 'preferensi': 3, 'konsumen': 3, 'kampus': 3, 'halal': 3, 'rasa': 3, 'kualitas': 3, 'tingkat': 3, 'matang': 3, 'kartu': 3, 'stimuli': 3, 'laku': 3, 'swot': 3, 'tahu': 3, 'teliti': 2, 'konjoin': 2, 'ada': 2, 'dependen': 2, 'independen': 2, 'pedas': 2, 'higienis': 2, 'proses': 2, 'rp': 2, 'posisi': 2, 'usaha': 2, 'kuadran': 2, 'strategi': 2, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'produksi': 1, 'laboratorium': 1, 'sistem': 1, 'manufaktur': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'metode': 1, 'tentu': 1, 'macam': 1, 'liput': 1, 'higienitas': 1, 'sedang': 1, 'sisman': 1, 'hasil': 1, 'dapat': 1, 'suka': 1, 'bahan': 1, 'buat': 1, 'kemas': 1, 'letak': 1, 'berapa': 1, 'manajemen': 1, 'jual': 1, 'dasar': 1, 'ii': 1, 'harus': 1, 'tetap': 1, 'tahan': 1, 'pasar': 1, 'saing': 1, 'promosi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'is': 7, 'to': 6, 'duck': 6, 'and': 6, 'of': 5, 'in': 5, 'used': 4, 'analysis': 4, 'price': 4, 'on': 4, 'consumer': 3, 'campus': 3, 'are': 3, 'variable': 3, 'quality': 3, 'that': 3, 'done': 3, 'swot': 3, 'research': 2, 'preference': 2, 'by': 2, 'conjoint': 2, 'variables': 2, 'dependent': 2, 'independent': 2, 'taste': 2, 'stimuli': 2, 'card': 2, 'halal': 2, 'spicy': 2, 'hygienic': 2, 'process': 2, 'rp': 2, 'mature': 2, 'know': 2, 'business': 2, 'position': 2, 'quadrant': 2, 'strategy': 2, 'be': 2, 'increase': 2, 'this': 1, 'discusses': 1, 'about': 1, 'which': 1, 'produced': 1, 'laboratory': 1, 'manufacturing': 1, 'system': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'method': 1, 'determining': 1, 'preferences': 1, 'there': 1, 'kinds': 1, 'include': 1, 'halalness': 1, 'hygiene': 1, 'maturity': 1, 'level': 1, 'while': 1, 'sisman': 1, 'results': 1, 'obtained': 1, 'cards': 1, 'stimulant': 1, 'favored': 1, 'materials': 1, 'making': 1, 'packaging': 1, 'after': 1, 'lies': 1, 'how': 1, 'management': 1, 'sales': 1, 'based': 1, 'using': 1, 'it': 1, 'known': 1, 'ii': 1, 'so': 1, 'must': 1, 'establish': 1, 'maintain': 1, 'competitive': 1, 'market': 1, 'promotion': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #436 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Rahmat Darmawan
Judul: Manajemen Rantai Pasok Tembakau Hilir Kabupaten Pamekasan
Pembimbing 1: Dr. Kukuh WInarso, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Supply chain merupakan jaringan perusahaan-perusahaan yang secara bersama-sama bekerjademi menciptakan dan menghantarkan suatu produk ke tangan pemakai terakhir. peneliti ingin melakukan peneliti sebagai Dinas Pertanian ingin membangun gudang dan meletakkan gudang yang optimal untuk mengurangi biaya distribusi petani tembakau dengan pendekatan supply chain. Dari hasil di dapatkan bahwa berdasarkan total biaya distribusi minimum keseluruhan kelompok tani terdapat 8 gudang perwakilan yang harus ada untuk menunjang kelompok tani dalam pengeluaran biaya distribusi. Gudang 1 terletak di kecamatan kadur desa bungbaruh, gudang 2 terletak di kecamatan tlanakan desa larangan tokol, gudang 3 terletak di kecamatan proppo desa proppo, gudang 4 terletak di kecamatan proppo desa rangperang laok, gudang 5 terletak di kecamatan pakong desa bandungan, gudang 6 terletak di kecamatan waru desa waru barat, gudang 7 terletak di kecamatan palengaan desa kacok dan gudang 8 terletak di kecamatan larangan desa peltong. Penentuan lokasi pembuatan gudang ini menggunakan p-median dengan fungsi tujuan meminimumkan biaya distribusi antar kelompok tani dengan biaya distribusi total seluruh kelompok tani di kabupaten pamekasan sebesar Rp. 322.069.711.
Abstrak (Clean): supply chain merupakan jaringan perusahaanperusahaan yang secara bersamasama bekerjademi menciptakan dan menghantarkan suatu produk ke tangan pemakai terakhir peneliti ingin melakukan peneliti sebagai dinas pertanian ingin membangun gudang dan meletakkan gudang yang optimal untuk mengurangi biaya distribusi petani tembakau dengan pendekatan supply chain dari hasil di dapatkan bahwa berdasarkan total biaya distribusi minimum keseluruhan kelompok tani terdapat gudang perwakilan yang harus ada untuk menunjang kelompok tani dalam pengeluaran biaya distribusi gudang terletak di kecamatan kadur desa bungbaruh gudang terletak di kecamatan tlanakan desa larangan tokol gudang terletak di kecamatan proppo desa proppo gudang terletak di kecamatan proppo desa rangperang laok gudang terletak di kecamatan pakong desa bandungan gudang terletak di kecamatan waru desa waru barat gudang terletak di kecamatan palengaan desa kacok dan gudang terletak di kecamatan larangan desa peltong penentuan lokasi pembuatan gudang ini menggunakan pmedian dengan fungsi tujuan meminimumkan biaya distribusi antar kelompok tani dengan biaya distribusi total seluruh kelompok tani di kabupaten pamekasan sebesar rp
Abstrak (Stopwords Removed): supply chain jaringan perusahaanperusahaan secara bersamasama bekerjademi menciptakan menghantarkan produk tangan pemakai terakhir peneliti ingin melakukan peneliti dinas pertanian ingin membangun gudang meletakkan gudang optimal mengurangi biaya distribusi petani tembakau pendekatan supply chain hasil dapatkan berdasarkan total biaya distribusi minimum keseluruhan kelompok tani terdapat gudang perwakilan harus ada menunjang kelompok tani pengeluaran biaya distribusi gudang terletak kecamatan kadur desa bungbaruh gudang terletak kecamatan tlanakan desa larangan tokol gudang terletak kecamatan proppo desa proppo gudang terletak kecamatan proppo desa rangperang laok gudang terletak kecamatan pakong desa bandungan gudang terletak kecamatan waru desa waru barat gudang terletak kecamatan palengaan desa kacok gudang terletak kecamatan larangan desa peltong penentuan lokasi pembuatan gudang menggunakan pmedian fungsi tujuan meminimumkan biaya distribusi antar kelompok tani biaya distribusi total seluruh kelompok tani kabupaten pamekasan sebesar rp
Abstrak (Stemmed): supply chain jaring perusahaanperusahaan cara bersamasama bekerjademi cipta hantar produk tangan pakai akhir teliti ingin laku teliti dinas tani ingin bangun gudang letak gudang optimal kurang biaya distribusi tani tembakau dekat supply chain hasil dapat dasar total biaya distribusi minimum seluruh kelompok tani dapat gudang wakil harus ada tunjang kelompok tani keluar biaya distribusi gudang letak camat kadur desa bungbaruh gudang letak camat tlanakan desa larang tokol gudang letak camat proppo desa proppo gudang letak camat proppo desa rangperang laok gudang letak camat pakong desa bandung gudang letak camat waru desa waru barat gudang letak camat palengaan desa kacok gudang letak camat larang desa peltong tentu lokasi buat gudang guna pmedian fungsi tuju minimum biaya distribusi antar kelompok tani biaya distribusi total seluruh kelompok tani kabupaten pamekasan besar rp
Abstrak (Corrected): supply chain caring perusahaanperusahaan cara bersamasama bekerjademi city hangar proud tanga sakai air elite begin lake elite dings tank begin bangui gang leak gang optimal during bay distribute tank tembakau dead supply chain hail apart dakar total bay distribute minimum seluruh kelompok tank apart gang wail harms ada tuning kelompok tank cellar bay distribute gang leak carat kadar desk bungbaruh gang leak carat flanagan desk parang tool gang leak carat proper desk proper gang leak carat proper desk rangperang look gang leak carat taking desk bandung gang leak carat war desk war brat gang leak carat palengaan desk kapok gang leak carat parang desk pelting tent loki but gang gun median fungi juju minimum bay distribute altar kelompok tank bay distribute total seluruh kelompok tank kabupaten pamekasan bear up
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'gudang': 12, 'letak': 9, 'camat': 8, 'desa': 8, 'tani': 6, 'biaya': 5, 'distribusi': 5, 'kelompok': 4, 'proppo': 3, 'supply': 2, 'chain': 2, 'teliti': 2, 'ingin': 2, 'dapat': 2, 'total': 2, 'minimum': 2, 'seluruh': 2, 'larang': 2, 'waru': 2, 'jaring': 1, 'perusahaanperusahaan': 1, 'cara': 1, 'bersamasama': 1, 'bekerjademi': 1, 'cipta': 1, 'hantar': 1, 'produk': 1, 'tangan': 1, 'pakai': 1, 'akhir': 1, 'laku': 1, 'dinas': 1, 'bangun': 1, 'optimal': 1, 'kurang': 1, 'tembakau': 1, 'dekat': 1, 'hasil': 1, 'dasar': 1, 'wakil': 1, 'harus': 1, 'ada': 1, 'tunjang': 1, 'keluar': 1, 'kadur': 1, 'bungbaruh': 1, 'tlanakan': 1, 'tokol': 1, 'rangperang': 1, 'laok': 1, 'pakong': 1, 'bandung': 1, 'barat': 1, 'palengaan': 1, 'kacok': 1, 'peltong': 1, 'tentu': 1, 'lokasi': 1, 'buat': 1, 'guna': 1, 'pmedian': 1, 'fungsi': 1, 'tuju': 1, 'antar': 1, 'kabupaten': 1, 'pamekasan': 1, 'besar': 1, 'rp': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'warehouse': 11, 'of': 10, 'the': 10, 'in': 10, 'is': 9, 'located': 8, 'to': 7, 'village': 6, 'distribution': 4, 'subdistrict': 4, 'and': 3, 'farmer': 3, 'sub': 3, 'district': 3, 'supply': 2, 'chain': 2, 'a': 2, 'that': 2, 'costs': 2, 'cost': 2, 'groups': 2, 'proppo': 2, 'waru': 2, 'network': 1, 'companies': 1, 'work': 1, 'together': 1, 'create': 1, 'deliver': 1, 'product': 1, 'into': 1, 'hands': 1, 'last': 1, 'user': 1, 'researchers': 1, 'want': 1, 'do': 1, 'research': 1, 'as': 1, 'department': 1, 'agriculture': 1, 'wants': 1, 'build': 1, 'barn': 1, 'put': 1, 'optimal': 1, 'for': 1, 'tobacco': 1, 'growers': 1, 'reduce': 1, 'approach': 1, 'from': 1, 'results': 1, 'getting': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'total': 1, 'overall': 1, 'minimum': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'representative': 1, 'must': 1, 'be': 1, 'present': 1, 'support': 1, 'expenditure': 1, 'kadur': 1, 'bungbaruh': 1, 'tlanakan': 1, 'prohibition': 1, 'tokol': 1, 'propok': 1, 'rangperang': 1, 'laok': 1, 'pakong': 1, 'bandung': 1, 'west': 1, 'camat': 1, 'palengaan': 1, 'bean': 1, 'pelang': 1, 'peltong': 1, 'determination': 1, 'location': 1, 'this': 1, 'using': 1, 'pmedian': 1, 'with': 1, 'objective': 1, 'function': 1, 'minimizing': 1, 'between': 1, 'group': 1, 'equal': 1, 'rp': 1})
-------------------------------------------
--- Data #437 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: PUTHUT PRASETIYO
Judul: RANCANG BANGUN MESIN HOT PRESS UNTUK RECYCLE PLASTIK
HDPE DAN KARAKTERISASASI PENGARUH TEMPERATUR
PEMANASAN, WAKTU PEMANASAN DAN TEMPERATUR
PEMBUKAAN TERHADAP CACAT DAN KONSUMSI ENERGI
PENCETAKAN
Pembimbing 1: MU'ALIM, S.T.,M.T
Pembimbing 2: ANIS ARENDRA, S.T., M.eng
Abstrak (Raw): Permasalahan sampah menjadi permasalahan yang belum juga mendapakan solusi
yang tepat. Terlebih sampah plastik yang membutuhkan waktu sangat lama untuk bisa
terurai. Kondisi di lingkungan masyarakat yang belum memiliki teknologi yang dapat
mengolah sampah menyebabkan lingkungan semakin tercemar dengan semakin banyaknya
sampah. Kondisi di pasaran mesin daur ulang plastik harganya mencapai ratusan juta.
Dalam penelitian ini kami menciptakan mesin Hot Press untuk daur ulang plastik HDPE.
Rancang bangun mesin hot press diperlukan untuk menciptakan sebuah mesin yang dapat
mendaur ulang limbah plastik HDPE dan memiliki keunggulan yaitu portable dan ringan.
Setelah melalui tahap perancangan dan pembuatan, maka proses selanjutnya yang diuji
adalah mengetahui karakteristik dari mesin baru yang telah dibuat. yaitu mesin Hot Press
untuk daur ulang plastik HDPE. Rancang bangun mesin hot press diperlukan untuk
menciptakan sebuah mesin yang dapat mendaur ulang limbah plastik HDPE dan memiliki
keunggulan yaitu portable dan ringan. Setelah melalui tahap perancangan dan pembuatan,
maka proses selanjutnya yang diuji adalah mengetahui karakteristik dari mesin baru yang
telah dibuat. Pengujian dilakukan dengan analisis faktorial 2
3
untuk mengetahui pengaruh
temperatur pemanasan, waktu pemanasan dan temperatur pembukaan terhadap cacat dan
konsumsi energi pencetakan.
Abstrak (Clean): permasalahan sampah menjadi permasalahan yang belum juga mendapakan solusi yang tepat terlebih sampah plastik yang membutuhkan waktu sangat lama untuk bisa terurai kondisi di lingkungan masyarakat yang belum memiliki teknologi yang dapat mengolah sampah menyebabkan lingkungan semakin tercemar dengan semakin banyaknya sampah kondisi di pasaran mesin daur ulang plastik harganya mencapai ratusan juta dalam penelitian ini kami menciptakan mesin hot press untuk daur ulang plastik hdpe rancang bangun mesin hot press diperlukan untuk menciptakan sebuah mesin yang dapat mendaur ulang limbah plastik hdpe dan memiliki keunggulan yaitu portable dan ringan setelah melalui tahap perancangan dan pembuatan maka proses selanjutnya yang diuji adalah mengetahui karakteristik dari mesin baru yang telah dibuat yaitu mesin hot press untuk daur ulang plastik hdpe rancang bangun mesin hot press diperlukan untuk menciptakan sebuah mesin yang dapat mendaur ulang limbah plastik hdpe dan memiliki keunggulan yaitu portable dan ringan setelah melalui tahap perancangan dan pembuatan maka proses selanjutnya yang diuji adalah mengetahui karakteristik dari mesin baru yang telah dibuat pengujian dilakukan dengan analisis faktorial untuk mengetahui pengaruh temperatur pemanasan waktu pemanasan dan temperatur pembukaan terhadap cacat dan konsumsi energi pencetakan
Abstrak (Stopwords Removed): permasalahan sampah menjadi permasalahan belum mendapakan solusi tepat terlebih sampah plastik membutuhkan waktu sangat lama terurai kondisi lingkungan masyarakat belum memiliki teknologi dapat mengolah sampah menyebabkan lingkungan semakin tercemar semakin banyaknya sampah kondisi pasaran mesin daur ulang plastik harganya mencapai ratusan juta penelitian kami menciptakan mesin hot press daur ulang plastik hdpe rancang bangun mesin hot press diperlukan menciptakan mesin dapat mendaur ulang limbah plastik hdpe memiliki keunggulan portable ringan tahap perancangan pembuatan proses selanjutnya diuji mengetahui karakteristik mesin baru dibuat mesin hot press daur ulang plastik hdpe rancang bangun mesin hot press diperlukan menciptakan mesin dapat mendaur ulang limbah plastik hdpe memiliki keunggulan portable ringan tahap perancangan pembuatan proses selanjutnya diuji mengetahui karakteristik mesin baru dibuat pengujian dilakukan analisis faktorial mengetahui pengaruh temperatur pemanasan waktu pemanasan temperatur pembukaan cacat konsumsi energi pencetakan
Abstrak (Stemmed): masalah sampah jadi masalah belum mendapa solusi tepat lebih sampah plastik butuh waktu sangat lama urai kondisi lingkung masyarakat belum milik teknologi dapat olah sampah sebab lingkung makin cemar makin banyak sampah kondisi pasar mesin daur ulang plastik harga capai ratus juta teliti kami cipta mesin hot press daur ulang plastik hdpe rancang bangun mesin hot press perlu cipta mesin dapat daur ulang limbah plastik hdpe milik unggul portable ringan tahap ancang buat proses lanjut uji tahu karakteristik mesin baru buat mesin hot press daur ulang plastik hdpe rancang bangun mesin hot press perlu cipta mesin dapat daur ulang limbah plastik hdpe milik unggul portable ringan tahap ancang buat proses lanjut uji tahu karakteristik mesin baru buat uji laku analisis faktorial tahu pengaruh temperatur panas waktu panas temperatur buka cacat konsumsi energi cetak
Abstrak (Corrected): marsala sampan jade marsala begum mandala solus teat leash sampan plastic butch want sang lama ural kondisi linking masyarakat begum milk teknologi apart blah sampan kebab linking making cedar making banyan sampan kondisi paar resin dour slang plastic hard capri rats jut elite kami city resin hot press dour slang plastic hope dancing bangui resin hot press peru city resin apart dour slang limb plastic hope milk lungful portable ring that dancing but proves layout uni tau karakteristik resin bar but resin hot press dour slang plastic hope dancing bangui resin hot press peru city resin apart dour slang limb plastic hope milk lungful portable ring that dancing but proves layout uni tau karakteristik resin bar but uni lake analysis factorial tau pengaruh temperature pants want pants temperature burka carat konsumsi energy weak
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mesin': 9, 'plastik': 6, 'daur': 5, 'ulang': 5, 'sampah': 4, 'hot': 4, 'press': 4, 'hdpe': 4, 'buat': 4, 'milik': 3, 'dapat': 3, 'cipta': 3, 'uji': 3, 'tahu': 3, 'masalah': 2, 'belum': 2, 'waktu': 2, 'kondisi': 2, 'lingkung': 2, 'makin': 2, 'rancang': 2, 'bangun': 2, 'perlu': 2, 'limbah': 2, 'unggul': 2, 'portable': 2, 'ringan': 2, 'tahap': 2, 'ancang': 2, 'proses': 2, 'lanjut': 2, 'karakteristik': 2, 'baru': 2, 'temperatur': 2, 'panas': 2, 'jadi': 1, 'mendapa': 1, 'solusi': 1, 'tepat': 1, 'lebih': 1, 'butuh': 1, 'sangat': 1, 'lama': 1, 'urai': 1, 'masyarakat': 1, 'teknologi': 1, 'olah': 1, 'sebab': 1, 'cemar': 1, 'banyak': 1, 'pasar': 1, 'harga': 1, 'capai': 1, 'ratus': 1, 'juta': 1, 'teliti': 1, 'kami': 1, 'laku': 1, 'analisis': 1, 'faktorial': 1, 'pengaruh': 1, 'buka': 1, 'cacat': 1, 'konsumsi': 1, 'energi': 1, 'cetak': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'and': 9, 'machine': 8, 'that': 7, 'to': 7, 'of': 7, 'a': 6, 'plastic': 6, 'is': 5, 'waste': 4, 'hot': 4, 'press': 4, 'hdpe': 4, 'design': 4, 'in': 3, 'can': 3, 'recycling': 3, 'for': 3, 'garbage': 2, 'problems': 2, 'have': 2, 'not': 2, 'time': 2, 'be': 2, 'conditions': 2, 'more': 2, 'has': 2, 'portable': 2, 'lightweight': 2, 'after': 2, 'going': 2, 'through': 2, 'stage': 2, 'then': 2, 'next': 2, 'process': 2, 'tested': 2, 'know': 2, 'characteristics': 2, 'new': 2, 'made': 2, 'heating': 2, 'temperature': 2, 'become': 1, 'gotten': 1, 'solution': 1, 'right': 1, 'especially': 1, 'takes': 1, 'very': 1, 'long': 1, 'able': 1, 'unravel': 1, 'community': 1, 'do': 1, 'technology': 1, 'processing': 1, 'causes': 1, 'environment': 1, 'increasingly': 1, 'polluted': 1, 'with': 1, 'market': 1, 'machines': 1, 'cost': 1, 'hundreds': 1, 'millions': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'we': 1, 'created': 1, 'needed': 1, 'create': 1, 'recycles': 1, 'advantage': 1, 'being': 1, 'making': 1, 'been': 1, 'namely': 1, 'required': 1, 'creating': 1, 'recycle': 1, 'owns': 1, 'its': 1, 'advantages': 1, 'are': 1, 'manufacture': 1, 'already': 1, 'test': 1, 'was': 1, 'done': 1, 'by': 1, 'nd': 1, 'rank': 1, 'factorial': 1, 'analysis': 1, 'determine': 1, 'effect': 1, 'opening': 1, 'defects': 1, 'molding': 1, 'energy': 1, 'consumption': 1})
-------------------------------------------
--- Data #438 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ganda Hikmawan Ahmadi
Judul: Faktor-faktor Internal yang Mempengaruhi Produktivitas Pegawai PDAM di Kabupaten Pamekasan
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor internal yang berpengaruh terhadap produktivitas pegawai Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Pamekasan. Faktor-faktor internal yang dimaksud di dalam penelitian ini adalah beberapa komponen yang berada di dalam lingkungan perusahaan dan berpengaruh secara langsung terhadap kinerja pegawai. Di dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode analisis faktor untuk menemukan solusi terhadap permasalahan. Analisis faktor merupakan analisis statistik yang mencoba menemukan hubungan (interrelationship) antar sejumlah variabel yang saling independen satu dengan yang lain, sehingga dapat dibuat satu atau beberapa kumpulan variabel yang lebih sedikit dari jumlah variabel awal. Kumpulan variabel itu disebut sebagai faktor dan faktor tersebut tetap mencerminkan variabel aslinya. Di dalam penelitian ini digunakan sejumlah variabel awal yang dipilih mengacu kepada suatu literatur mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai. Sejumlah variabel tersebut diproses melalui tahapan yang berkaitan dengan analisis faktor sehingga akhirnya ditemukan sejumlah variabel yang berjumlah lebih sedikit dari variabel awal dan dapat mewakili keseluruhan variabel tersebut. Dalam penelitian ini, temuan hasil analisis faktor menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produktivitas pegawai yaitu : upah yang baik, kesetiaan pemimpin pada diri sipekerja, dan etos kerja.
Kata kunci : faktor, variabel, produktivitas, analisis
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktorfaktor internal yang berpengaruh terhadap produktivitas pegawai perusahaan daerah air minum kabupaten pamekasan faktorfaktor internal yang dimaksud di dalam penelitian ini adalah beberapa komponen yang berada di dalam lingkungan perusahaan dan berpengaruh secara langsung terhadap kinerja pegawai di dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode analisis faktor untuk menemukan solusi terhadap permasalahan analisis faktor merupakan analisis statistik yang mencoba menemukan hubungan interrelationship antar sejumlah variabel yang saling independen satu dengan yang lain sehingga dapat dibuat satu atau beberapa kumpulan variabel yang lebih sedikit dari jumlah variabel awal kumpulan variabel itu disebut sebagai faktor dan faktor tersebut tetap mencerminkan variabel aslinya di dalam penelitian ini digunakan sejumlah variabel awal yang dipilih mengacu kepada suatu literatur mengenai faktorfaktor yang mempengaruhi kinerja pegawai sejumlah variabel tersebut diproses melalui tahapan yang berkaitan dengan analisis faktor sehingga akhirnya ditemukan sejumlah variabel yang berjumlah lebih sedikit dari variabel awal dan dapat mewakili keseluruhan variabel tersebut dalam penelitian ini temuan hasil analisis faktor menunjukkan bahwa faktorfaktor yang berpengaruh terhadap produktivitas pegawai yaitu upah yang baik kesetiaan pemimpin pada diri sipekerja dan etos kerja kata kunci faktor variabel produktivitas analisis
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan mengetahui faktorfaktor internal berpengaruh produktivitas pegawai perusahaan daerah air minum kabupaten pamekasan faktorfaktor internal dimaksud penelitian beberapa komponen berada lingkungan perusahaan berpengaruh secara langsung kinerja pegawai penelitian peneliti menggunakan metode analisis faktor menemukan solusi permasalahan analisis faktor analisis statistik mencoba menemukan hubungan interrelationship antar sejumlah variabel saling independen satu lain dapat dibuat satu beberapa kumpulan variabel lebih sedikit jumlah variabel awal kumpulan variabel disebut faktor faktor tersebut tetap mencerminkan variabel aslinya penelitian digunakan sejumlah variabel awal dipilih mengacu kepada literatur mengenai faktorfaktor mempengaruhi kinerja pegawai sejumlah variabel tersebut diproses tahapan berkaitan analisis faktor akhirnya ditemukan sejumlah variabel berjumlah lebih sedikit variabel awal dapat mewakili keseluruhan variabel tersebut penelitian temuan hasil analisis faktor menunjukkan faktorfaktor berpengaruh produktivitas pegawai upah baik kesetiaan pemimpin diri sipekerja etos kerja kata kunci faktor variabel produktivitas analisis
Abstrak (Stemmed): teliti tuju tahu faktorfaktor internal pengaruh produktivitas pegawai usaha daerah air minum kabupaten pamekasan faktorfaktor internal maksud teliti beberapa komponen ada lingkung usaha pengaruh cara langsung kerja pegawai teliti teliti guna metode analisis faktor temu solusi masalah analisis faktor analisis statistik coba temu hubung interrelationship antar jumlah variabel saling independen satu lain dapat buat satu beberapa kumpul variabel lebih sedikit jumlah variabel awal kumpul variabel sebut faktor faktor sebut tetap cermin variabel asli teliti guna jumlah variabel awal pilih acu kepada literatur kena faktorfaktor pengaruh kerja pegawai jumlah variabel sebut proses tahap kait analisis faktor akhir temu jumlah variabel jumlah lebih sedikit variabel awal dapat wakil seluruh variabel sebut teliti temu hasil analisis faktor tunjuk faktorfaktor pengaruh produktivitas pegawai upah baik setia pimpin diri sipekerja etos kerja kata kunci faktor variabel produktivitas analisis
Abstrak (Corrected): elite juju tau faktorfaktor internal pengaruh produktivitas pegawai sara sarah air minus kabupaten pamekasan faktorfaktor internal makeup elite beberapa component ada linking sara pengaruh cara lansing era pegawai elite elite gun metope analysis factor temp solus marsala analysis factor analysis statistic coma temp hung interrelationship altar mullah variable saying independent sat lain apart but sat beberapa rumpus variable leash sedikit mullah variable away rumpus variable debut factor factor debut team vermin variable ali elite gun mullah variable away pilch act keypad literature ken faktorfaktor pengaruh era pegawai mullah variable debut proves that wait analysis factor air temp mullah variable mullah leash sedikit variable away apart wail seluruh variable debut elite temp hail analysis factor tuneup faktorfaktor pengaruh produktivitas pegawai utah back sepia pimping dirt sipekerja egos era data bunch factor variable produktivitas analysis
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'variabel': 11, 'faktor': 7, 'teliti': 6, 'analisis': 6, 'jumlah': 6, 'faktorfaktor': 4, 'pengaruh': 4, 'pegawai': 4, 'temu': 4, 'sebut': 4, 'produktivitas': 3, 'kerja': 3, 'awal': 3, 'internal': 2, 'usaha': 2, 'beberapa': 2, 'guna': 2, 'satu': 2, 'dapat': 2, 'kumpul': 2, 'lebih': 2, 'sedikit': 2, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'daerah': 1, 'air': 1, 'minum': 1, 'kabupaten': 1, 'pamekasan': 1, 'maksud': 1, 'komponen': 1, 'ada': 1, 'lingkung': 1, 'cara': 1, 'langsung': 1, 'metode': 1, 'solusi': 1, 'masalah': 1, 'statistik': 1, 'coba': 1, 'hubung': 1, 'interrelationship': 1, 'antar': 1, 'saling': 1, 'independen': 1, 'lain': 1, 'buat': 1, 'tetap': 1, 'cermin': 1, 'asli': 1, 'pilih': 1, 'acu': 1, 'kepada': 1, 'literatur': 1, 'kena': 1, 'proses': 1, 'tahap': 1, 'kait': 1, 'akhir': 1, 'wakil': 1, 'seluruh': 1, 'hasil': 1, 'tunjuk': 1, 'upah': 1, 'baik': 1, 'setia': 1, 'pimpin': 1, 'diri': 1, 'sipekerja': 1, 'etos': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'of': 10, 'that': 9, 'is': 8, 'variables': 7, 'are': 6, 'this': 5, 'research': 5, 'to': 5, 's': 5, 'factor': 5, 'analysis': 5, 'factors': 4, 'in': 4, 'employee': 4, 'work': 4, 'productivity': 3, 'and': 3, 'at': 3, 'result': 3, 'variable': 3, 'group': 3, 'number': 3, 'was': 2, 'internal': 2, 'affect': 2, 'pamekasan': 2, 'company': 2, 'as': 2, 'affected': 2, 'performance': 2, 'used': 2, 'a': 2, 'which': 2, 'independent': 2, 'initial': 2, 'conducted': 1, 'define': 1, 'empolyee': 1, 'usaha': 1, 'daerah': 1, 'air': 1, 'minum': 1, 'kabupaten': 1, 'regional': 1, 'drinking': 1, 'water': 1, 'regency': 1, 'defined': 1, 'components': 1, 'existed': 1, 'environment': 1, 'directly': 1, 'method': 1, 'statistical': 1, 'purposed': 1, 'find': 1, 'interrelationship': 1, 'one': 1, 'or': 1, 'more': 1, 'created': 1, 'usually': 1, 'contain': 1, 'smaller': 1, 'than': 1, 'also': 1, 'known': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'literature': 1, 'about': 1, 'those': 1, 'processed': 1, 'through': 1, 'procedures': 1, 'related': 1, 'process': 1, 'decreased': 1, 'represent': 1, 'overall': 1, 'according': 1, 'there': 1, 'three': 1, 'good': 1, 'salary': 1, 'employer': 1, 'loyalty': 1, 'ethic': 1, 'key': 1, 'words': 1})
-------------------------------------------
--- Data #439 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muawwana
Judul: PENGARUH KOMPOSISI BAHAN, PERENDAMAN JAGUNG DAN LAMA MIXER PADA BROWNIES JAGUNG TERHADAP PENERIMAAN KONSUMEN
Pembimbing 1: D.r Rahmad Hidayat S.T., S.H., MT
Pembimbing 2: Mu'alim S.T., M.T
Abstrak (Raw): Brownies merupakan cake lembut bewarna cokelat dengan tekstur padat. Pembuatan variasi brownies banyak diminati oleh masayarakat. Salah satu varian rasa yaitu brownies jagung. Dalam pembuatan ini dilakukan 27 perlakuan yaitu 3 faktor dan 3 level. Metode yang digunkan dalam penelitian ini yaitu rancangan acak lengkap. Dengan menggunakan pengujian analisys of variance. Hal ini dilakukan unntuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh signifikan faktor terhadap responyayg dihasilkan. Namun pengujian ini tidak bisa melihat perbedaan dalam level tiap faktor. Untuk itu dilakukan uji lannjut untuk mengetahui perlakuan mana ynag berbeda signifikan, yaitu dengan menngunakan comparation test dengan menngunakan tukey. Dengan menggunakan tukry maka dapat dilihat rata-rata respon yang diperoleh dari responden sehingga bisa didapatkan skor terbaik dari respon tersebut.
Abstrak (Clean): brownies merupakan cake lembut bewarna cokelat dengan tekstur padat pembuatan variasi brownies banyak diminati oleh masayarakat salah satu varian rasa yaitu brownies jagung dalam pembuatan ini dilakukan perlakuan yaitu faktor dan level metode yang digunkan dalam penelitian ini yaitu rancangan acak lengkap dengan menggunakan pengujian analisys of variance hal ini dilakukan unntuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh signifikan faktor terhadap responyayg dihasilkan namun pengujian ini tidak bisa melihat perbedaan dalam level tiap faktor untuk itu dilakukan uji lannjut untuk mengetahui perlakuan mana ynag berbeda signifikan yaitu dengan menngunakan comparation test dengan menngunakan tukey dengan menggunakan tukry maka dapat dilihat ratarata respon yang diperoleh dari responden sehingga bisa didapatkan skor terbaik dari respon tersebut
Abstrak (Stopwords Removed): brownies cake lembut bewarna cokelat tekstur padat pembuatan variasi brownies banyak diminati masayarakat salah satu varian rasa brownies jagung pembuatan dilakukan perlakuan faktor level metode digunkan penelitian rancangan acak lengkap menggunakan pengujian analisys of variance dilakukan unntuk mengetahui ada tidaknya pengaruh signifikan faktor responyayg dihasilkan pengujian melihat perbedaan level tiap faktor dilakukan uji lannjut mengetahui perlakuan mana ynag berbeda signifikan menngunakan comparation test menngunakan tukey menggunakan tukry dapat dilihat ratarata respon diperoleh responden didapatkan skor terbaik respon tersebut
Abstrak (Stemmed): brownies cake lembut bewarna cokelat tekstur padat buat variasi brownies banyak mati masayarakat salah satu varian rasa brownies jagung buat laku laku faktor level metode gun teliti rancang acak lengkap guna uji analisys of variance laku unntuk tahu ada tidak pengaruh signifikan faktor responyayg hasil uji lihat beda level tiap faktor laku uji lannjut tahu laku mana ynag beda signifikan menngunakan comparation test menngunakan tukey guna tukry dapat lihat ratarata respon oleh responden dapat skor baik respon sebut
Abstrak (Corrected): brownies cake debut beware cokelat tester sadat but varies brownies banyan math masayarakat salad sat marian rash brownies raging but lake lake factor level metope gun elite dancing arak lengkap gun uni analysis of variance lake unstuck tau ada tidal pengaruh significant factor responyayg hail uni that bed level tip factor lake uni lannjut tau lake mana snag bed significant menngunakan cooperation test menngunakan turkey gun try apart that ratarata respond olen responded apart stor back respond debut
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'laku': 5, 'brownies': 3, 'faktor': 3, 'uji': 3, 'buat': 2, 'level': 2, 'guna': 2, 'tahu': 2, 'signifikan': 2, 'lihat': 2, 'beda': 2, 'menngunakan': 2, 'dapat': 2, 'respon': 2, 'cake': 1, 'lembut': 1, 'bewarna': 1, 'cokelat': 1, 'tekstur': 1, 'padat': 1, 'variasi': 1, 'banyak': 1, 'mati': 1, 'masayarakat': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'varian': 1, 'rasa': 1, 'jagung': 1, 'metode': 1, 'gun': 1, 'teliti': 1, 'rancang': 1, 'acak': 1, 'lengkap': 1, 'analisys': 1, 'of': 1, 'variance': 1, 'unntuk': 1, 'ada': 1, 'tidak': 1, 'pengaruh': 1, 'responyayg': 1, 'hasil': 1, 'tiap': 1, 'lannjut': 1, 'mana': 1, 'ynag': 1, 'comparation': 1, 'test': 1, 'tukey': 1, 'tukry': 1, 'ratarata': 1, 'oleh': 1, 'responden': 1, 'skor': 1, 'baik': 1, 'sebut': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'of': 5, 'by': 5, 'is': 5, 'this': 5, 'in': 4, 'brownies': 3, 'to': 3, 'test': 3, 'can': 3, 'using': 3, 'are': 2, 'factors': 2, 'not': 2, 'that': 2, 'response': 2, 'from': 2, 'soft': 1, 'brown': 1, 'colored': 1, 'cakes': 1, 'with': 1, 'dense': 1, 'texture': 1, 'making': 1, 'variations': 1, 'much': 1, 'demand': 1, 'community': 1, 'one': 1, 'flavor': 1, 'variants': 1, 'corn': 1, 'manufacturing': 1, 'treatments': 1, 'and': 1, 'levels': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'research': 1, 'complete': 1, 'randomized': 1, 'design': 1, 'testing': 1, 'analisys': 1, 'variance': 1, 'done': 1, 'determine': 1, 'whether': 1, 'or': 1, 'significant': 1, 'influence': 1, 'on': 1, 'responsyayg': 1, 'generated': 1, 'but': 1, 'see': 1, 'difference': 1, 'level': 1, 'each': 1, 'factor': 1, 'for': 1, 'purpose': 1, 'we': 1, 'have': 1, 'lannjut': 1, 'know': 1, 'which': 1, 'treatment': 1, 'significantly': 1, 'different': 1, 'comparation': 1, 'tukey': 1, 'tukry': 1, 'it': 1, 'be': 1, 'seen': 1, 'average': 1, 'obtained': 1, 'respondents': 1, 'so': 1, 'get': 1, 'best': 1, 'score': 1})
-------------------------------------------
--- Data #440 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: SYANDY FAIZAL
Judul: ANALISIS KELAYAKAN PENGEMBANGAN USAHA MENENGAH
KRIPIK JAMUR
(StudyKasus CV.XYZ)
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso S.Si., MT.
Pembimbing 2: Dr. Rachmad Hidayat, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Jamur merupakan salah satu produk pangan alami yang banyak
mengandung nilai gizi. Jamur telah menjadi sumber vitamin, mineral dan sumber
serat pangan serta antioksidan yang cukup tinggi untuk manusia sejak dulu.
Keripik jamur adalah salah satu produk pangan alternatif makanan kering.
Pengolahan produk hortikultura menjadi keripik jamur diharapkan mampu
meningkatkan nilai tambah dari segi ekonomi. Peluang pasar makanan kering
cukup terbuka karena semakin meningkatnya permintaan akan makanan kering
buah-buahan dan jamur-Jamur.
Dari penelitian dilakukan analisis kelayakan investasi dalam mendirikan usaha.
Analisis dilakukan dengan tingkat suku bunga 14 %. Tingkat suku bunga 14 %
merupakan tingkat suku bunga investasi bersama 14 bank saat ini kripik jamur.
Berdasarkan perhitungan kriteria-kriteria investasi tersebut diperoleh bahwa
NPV bernilai positif yaitu Rp 16.651.646 dan payback periode 2,9 tahun jadi
kesimpulan bahwa usaha layak dilaksanakan..
Kata kunci: Jamur, Analisis Kelayakan Investasi, NPV, Payback Period
Abstrak (Clean): jamur merupakan salah satu produk pangan alami yang banyak mengandung nilai gizi jamur telah menjadi sumber vitamin mineral dan sumber serat pangan serta antioksidan yang cukup tinggi untuk manusia sejak dulu keripik jamur adalah salah satu produk pangan alternatif makanan kering pengolahan produk hortikultura menjadi keripik jamur diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah dari segi ekonomi peluang pasar makanan kering cukup terbuka karena semakin meningkatnya permintaan akan makanan kering buahbuahan dan jamurjamur dari penelitian dilakukan analisis kelayakan investasi dalam mendirikan usaha analisis dilakukan dengan tingkat suku bunga tingkat suku bunga merupakan tingkat suku bunga investasi bersama bank saat ini kripik jamur berdasarkan perhitungan kriteriakriteria investasi tersebut diperoleh bahwa npv bernilai positif yaitu rp dan payback periode tahun jadi kesimpulan bahwa usaha layak dilaksanakan kata kunci jamur analisis kelayakan investasi npv payback period
Abstrak (Stopwords Removed): jamur salah satu produk pangan alami banyak mengandung nilai gizi jamur menjadi sumber vitamin mineral sumber serat pangan antioksidan cukup tinggi manusia dulu keripik jamur salah satu produk pangan alternatif makanan kering pengolahan produk hortikultura menjadi keripik jamur diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah segi ekonomi peluang pasar makanan kering cukup terbuka semakin meningkatnya permintaan makanan kering buahbuahan jamurjamur penelitian dilakukan analisis kelayakan investasi mendirikan usaha analisis dilakukan tingkat suku bunga tingkat suku bunga tingkat suku bunga investasi bersama bank kripik jamur berdasarkan perhitungan kriteriakriteria investasi tersebut diperoleh npv bernilai positif rp payback periode tahun jadi kesimpulan usaha layak dilaksanakan kata kunci jamur analisis kelayakan investasi npv payback period
Abstrak (Stemmed): jamur salah satu produk pangan alami banyak kandung nilai gizi jamur jadi sumber vitamin mineral sumber serat pangan antioksidan cukup tinggi manusia dulu keripik jamur salah satu produk pangan alternatif makan kering olah produk hortikultura jadi keripik jamur harap mampu tingkat nilai tambah segi ekonomi peluang pasar makan kering cukup buka makin tingkat minta makan kering buahbuahan jamurjamur teliti laku analisis layak investasi diri usaha analisis laku tingkat suku bunga tingkat suku bunga tingkat suku bunga investasi sama bank kripik jamur dasar hitung kriteriakriteria investasi sebut oleh npv nila positif rp payback periode tahun jadi simpul usaha layak laksana kata kunci jamur analisis layak investasi npv payback period
Abstrak (Corrected): amur salad sat proud pagan salami banyan bandung nilgai giza amur jade number vitamin mineral number seat pagan antioksidan cutup ting amnesia dull keripik amur salad sat proud pagan alternative mayan keying blah proud horticultural jade keripik amur harp camp dingbat nilgai tambac semi economic pelting paar mayan keying cutup burka making dingbat mint mayan keying buahbuahan jamurjamur elite lake analysis kayak invests dirt sara analysis lake dingbat sulu bung dingbat sulu bung dingbat sulu bung invests same bank kripik amur dakar hiding kriteriakriteria invests debut olen nev nina position up payback period thun jade simple sara kayak lasagna data bunch amur analysis kayak invests nev payback period
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jamur': 6, 'tingkat': 5, 'investasi': 4, 'produk': 3, 'pangan': 3, 'jadi': 3, 'makan': 3, 'kering': 3, 'analisis': 3, 'layak': 3, 'suku': 3, 'bunga': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'nilai': 2, 'sumber': 2, 'cukup': 2, 'keripik': 2, 'laku': 2, 'usaha': 2, 'npv': 2, 'payback': 2, 'alami': 1, 'banyak': 1, 'kandung': 1, 'gizi': 1, 'vitamin': 1, 'mineral': 1, 'serat': 1, 'antioksidan': 1, 'tinggi': 1, 'manusia': 1, 'dulu': 1, 'alternatif': 1, 'olah': 1, 'hortikultura': 1, 'harap': 1, 'mampu': 1, 'tambah': 1, 'segi': 1, 'ekonomi': 1, 'peluang': 1, 'pasar': 1, 'buka': 1, 'makin': 1, 'minta': 1, 'buahbuahan': 1, 'jamurjamur': 1, 'teliti': 1, 'diri': 1, 'sama': 1, 'bank': 1, 'kripik': 1, 'dasar': 1, 'hitung': 1, 'kriteriakriteria': 1, 'sebut': 1, 'oleh': 1, 'nila': 1, 'positif': 1, 'rp': 1, 'periode': 1, 'tahun': 1, 'simpul': 1, 'laksana': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'period': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 12, 'is': 7, 'that': 5, 'food': 4, 'and': 4, 'investment': 4, 'are': 3, 'products': 3, 'mushroom': 3, 'chips': 3, 'to': 3, 'analysis': 3, 'interest': 3, 'rate': 3, 'mushrooms': 2, 'one': 2, 'value': 2, 'for': 2, 'in': 2, 'dried': 2, 'feasibility': 2, 'business': 2, 'npv': 2, 'payback': 2, 'period': 2, 'natural': 1, 'contain': 1, 'many': 1, 'nutritional': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'a': 1, 'source': 1, 'vitamins': 1, 'minerals': 1, 'sources': 1, 'dietary': 1, 'fiber': 1, 'antioxidants': 1, 'high': 1, 'enough': 1, 'humans': 1, 'ever': 1, 'since': 1, 'alternative': 1, 'dry': 1, 'processing': 1, 'horticultural': 1, 'into': 1, 'expected': 1, 'increase': 1, 'added': 1, 'terms': 1, 'economy': 1, 'market': 1, 'opportunity': 1, 'quite': 1, 'open': 1, 'due': 1, 'increasing': 1, 'demand': 1, 'fruits': 1, 'mushroommushroom': 1, 'foods': 1, 'from': 1, 'research': 1, 'done': 1, 'establishing': 1, 'was': 1, 'performed': 1, 'at': 1, 'an': 1, 'represents': 1, 'alongside': 1, 'current': 1, 'banks': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'calculation': 1, 'criteria': 1, 'it': 1, 'found': 1, 'positive': 1, 'rp': 1, 'years': 1, 'so': 1, 'conclusion': 1, 'feasible': 1, 'be': 1, 'implemented': 1, 'keywords': 1, 'fungi': 1})
-------------------------------------------
--- Data #441 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Dwi Andriyanto
Judul: Penyederhanaan Penggunaan Shift Kerja Pada Lini Produksi Flute Body dan Foot Dengan Konsep 3M Kaizen
Pembimbing 1: Mahrus Khoirul Umami S.T., M.Sc.,Ph.D
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko S.T., M.T
Abstrak (Raw): PT. Yamaha Musical Product Indonesia (YMPI) merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi alat musik tiup. Produk yang dihasilkan meliputi recorder, pianica, saxophone, flute, dan clarinet. Penelitian ini fokus pada lini produksi flute body dan foot. Karena pada lini produksi tersebut 2 shift kerja. Berdasarkan kebijakan PT. YMPI waktu kerja shift 2 sebesar 7 jam 30 menit. Lebih cepat 30 menit dari shift 1 dengan total jam kerja sebesar 8 jam. Perbedaan waktu kerja tersebut mengakibatkan jumlah produksi shift 2 lebih sedikit daripada shift 1 dan pembagian beban kerja yang kurang merata untuk setiap tenaga kerja. Perbaikan untuk masalah tersebut dengan melakukan perancangan lini produksi baru, yaitu penyederhanaan penggunaan shift kerja. Untuk melakukan perancangan tersebut menggunakan konsep 3M kaizen. Muda, mura, dan muri. Konsep muda dengan melakukan analisis untuk setiap proses dengan FPC (Flow Process Chart) dan peta tangan kanan dan kiri. Sehingga didapatkan pengurangan waktu kerja untuk proses kiinuki sebesar 4,305 menit untuk setiap shift. Konsep mura dan muri dengan melakukan pengukuran waktu kerja untuk setiap proses dengan stopwatchtime sudy. Sehingga didapatkan penambahan untuk CNC sebanyak 2, mesin buffing 2, meja pengecekan 2, dan pencucian 2. Dengan penambahan mesin tersebut dapat dilakukan penyederhanaan shift kerja.
Abstrak (Clean): pt yamaha musical product indonesia ympi merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi alat musik tiup produk yang dihasilkan meliputi recorder pianica saxophone flute dan clarinet penelitian ini fokus pada lini produksi flute body dan foot karena pada lini produksi tersebut shift kerja berdasarkan kebijakan pt ympi waktu kerja shift sebesar jam menit lebih cepat menit dari shift dengan total jam kerja sebesar jam perbedaan waktu kerja tersebut mengakibatkan jumlah produksi shift lebih sedikit daripada shift dan pembagian beban kerja yang kurang merata untuk setiap tenaga kerja perbaikan untuk masalah tersebut dengan melakukan perancangan lini produksi baru yaitu penyederhanaan penggunaan shift kerja untuk melakukan perancangan tersebut menggunakan konsep m kaizen muda mura dan muri konsep muda dengan melakukan analisis untuk setiap proses dengan fpc flow process chart dan peta tangan kanan dan kiri sehingga didapatkan pengurangan waktu kerja untuk proses kiinuki sebesar menit untuk setiap shift konsep mura dan muri dengan melakukan pengukuran waktu kerja untuk setiap proses dengan stopwatchtime sudy sehingga didapatkan penambahan untuk cnc sebanyak mesin buffing meja pengecekan dan pencucian dengan penambahan mesin tersebut dapat dilakukan penyederhanaan shift kerja
Abstrak (Stopwords Removed): pt yamaha musical product indonesia ympi perusahaan bergerak bidang produksi alat musik tiup produk dihasilkan meliputi recorder pianica saxophone flute clarinet penelitian fokus lini produksi flute body foot lini produksi tersebut shift kerja berdasarkan kebijakan pt ympi waktu kerja shift sebesar jam menit lebih cepat menit shift total jam kerja sebesar jam perbedaan waktu kerja tersebut mengakibatkan jumlah produksi shift lebih sedikit daripada shift pembagian beban kerja kurang merata setiap tenaga kerja perbaikan masalah tersebut melakukan perancangan lini produksi baru penyederhanaan penggunaan shift kerja melakukan perancangan tersebut menggunakan konsep m kaizen muda mura muri konsep muda melakukan analisis setiap proses fpc flow process chart peta tangan kanan kiri didapatkan pengurangan waktu kerja proses kiinuki sebesar menit setiap shift konsep mura muri melakukan pengukuran waktu kerja setiap proses stopwatchtime sudy didapatkan penambahan cnc sebanyak mesin buffing meja pengecekan pencucian penambahan mesin tersebut dapat dilakukan penyederhanaan shift kerja
Abstrak (Stemmed): pt yamaha musical product indonesia ympi usaha gerak bidang produksi alat musik tiup produk hasil liput recorder pianica saxophone flute clarinet teliti fokus lini produksi flute body foot lini produksi sebut shift kerja dasar bijak pt ympi waktu kerja shift besar jam menit lebih cepat menit shift total jam kerja besar jam beda waktu kerja sebut akibat jumlah produksi shift lebih sedikit daripada shift bagi beban kerja kurang rata tiap tenaga kerja baik masalah sebut laku ancang lini produksi baru sederhana guna shift kerja laku ancang sebut guna konsep m kaizen muda mura muri konsep muda laku analisis tiap proses fpc flow process chart peta tangan kanan kiri dapat kurang waktu kerja proses kiinuki besar menit tiap shift konsep mura muri laku ukur waktu kerja tiap proses stopwatchtime sudy dapat tambah cnc banyak mesin buffing meja kece cuci tambah mesin sebut dapat laku sederhana shift kerja
Abstrak (Corrected): pt yamaha musical product indonesia impi sara gera biding produksi flat music tip proud hail lieut recorder panic saxophone flute clarinet elite focus line produksi flute body foot line produksi debut shift era dakar biak pt impi want era shift bear jam merit leash eat merit shift total jam era bear jam bed want era debut akbar mullah produksi shift leash sedikit daripada shift bag began era during rata tip teenage era back marsala debut lake dancing line produksi bar sederhana gun shift era lake dancing debut gun onset m maiden mud aura yuri onset mud lake analysis tip proves pfc flow process chart pet tanga kana kirk apart during want era proves kiinuki bear merit tip shift onset aura yuri lake ukr want era tip proves stopwatchtime study apart tambac inc banyan resin buffing mega keck much tambac resin debut apart lake sederhana shift era
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 10, 'shift': 8, 'produksi': 5, 'sebut': 5, 'laku': 5, 'waktu': 4, 'tiap': 4, 'lini': 3, 'besar': 3, 'jam': 3, 'menit': 3, 'konsep': 3, 'proses': 3, 'dapat': 3, 'pt': 2, 'ympi': 2, 'flute': 2, 'lebih': 2, 'kurang': 2, 'ancang': 2, 'sederhana': 2, 'guna': 2, 'muda': 2, 'mura': 2, 'muri': 2, 'tambah': 2, 'mesin': 2, 'yamaha': 1, 'musical': 1, 'product': 1, 'indonesia': 1, 'usaha': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'alat': 1, 'musik': 1, 'tiup': 1, 'produk': 1, 'hasil': 1, 'liput': 1, 'recorder': 1, 'pianica': 1, 'saxophone': 1, 'clarinet': 1, 'teliti': 1, 'fokus': 1, 'body': 1, 'foot': 1, 'dasar': 1, 'bijak': 1, 'cepat': 1, 'total': 1, 'beda': 1, 'akibat': 1, 'jumlah': 1, 'sedikit': 1, 'daripada': 1, 'bagi': 1, 'beban': 1, 'rata': 1, 'tenaga': 1, 'baik': 1, 'masalah': 1, 'baru': 1, 'm': 1, 'kaizen': 1, 'analisis': 1, 'fpc': 1, 'flow': 1, 'process': 1, 'chart': 1, 'peta': 1, 'tangan': 1, 'kanan': 1, 'kiri': 1, 'kiinuki': 1, 'ukur': 1, 'stopwatchtime': 1, 'sudy': 1, 'cnc': 1, 'banyak': 1, 'buffing': 1, 'meja': 1, 'kece': 1, 'cuci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 10, 'and': 8, 'shift': 6, 'to': 6, 'production': 5, 'working': 5, 'time': 4, 'with': 4, 'for': 4, 'each': 4, 'process': 4, 'is': 3, 'in': 3, 'work': 3, 'hours': 3, 'minutes': 3, 'by': 3, 'concept': 3, 'as': 3, 'product': 2, 'a': 2, 'flute': 2, 'on': 2, 'line': 2, 'shifts': 2, 'muda': 2, 'mura': 2, 'muri': 2, 'so': 2, 'addition': 2, 'pt': 1, 'yamaha': 1, 'musical': 1, 'indonesia': 1, 'ympi': 1, 'company': 1, 'engaged': 1, 'wind': 1, 'instruments': 1, 'resulting': 1, 'includes': 1, 'recorder': 1, 'pianica': 1, 'saxophone': 1, 'clarinet': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'focuses': 1, 'body': 1, 'foot': 1, 'les': 1, 'because': 1, 'based': 1, 'ptympi': 1, 'policy': 1, 'faster': 1, 'from': 1, 'total': 1, 'difference': 1, 'resulted': 1, 'less': 1, 'than': 1, 'uneven': 1, 'distribution': 1, 'workload': 1, 'workforce': 1, 'improvements': 1, 'problem': 1, 'designing': 1, 'new': 1, 'simplifying': 1, 'use': 1, 'do': 1, 'design': 1, 'using': 1, 'm': 1, 'kaizen': 1, 'performing': 1, 'analysis': 1, 'fpc': 1, 'flow': 1, 'chart': 1, 'map': 1, 'right': 1, 'left': 1, 'hand': 1, 'that': 1, 'reduction': 1, 'kiinuki': 1, 'amounted': 1, 'measuring': 1, 'sudy': 1, 'stopwatchtime': 1, 'get': 1, 'cnc': 1, 'much': 1, 'buffing': 1, 'machine': 1, 'checking': 1, 'table': 1, 'washing': 1, 'these': 1, 'machines': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'simplified': 1})
-------------------------------------------
--- Data #442 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ayu Rahmawati
Judul: Analisis Pengukuran Kinerja Perusahaan Dengan Metode Performance Prism (Studi Kasus : PT. Aquamarine Divindo Inspection)
Pembimbing 1: Ida Lumintu, S.T., M.T., Ph.D.
Pembimbing 2: Mahrus Khoirul Umami, S.T., Ph.D
Abstrak (Raw): Pengukuran kinerja adalah suatu proses penilaian tentang kemajuan pekerjaan terhadap tujuan dan sasaran dalam pengelolaan sumber daya manusia untuk menghasilkan barang atau jasa. Pada PT. Aquamarine Divindo Inspection belum memiliki suatu metode pengukuran kinerja yang tepat. Padahal metode pengukuran kinerja pada perusahaan pada umumnya semakin banyak dan semakin diperbaiki. Ruang lingkup performance prism meliputi interaksi antara stakeholder contribution dan stakeholder satisfaction yang kemudian diproyeksikan kedalam strategy, process dan capability. Hasil pembobotan AHP dari kriteria stakeholder yang paling berpengaruh dengan keseluruhan KPI adalah stakeholder pemilik. Jumlah keseluruhan KPI pada masing-masing stakeholder perusahaan adalah 42 KPI meliputi pemilik dengan 12 KPI, karyawan dengan 12 KPI, customer dengan 9 KPI dan supplier dengan 9 KPI. Hasil indeks dengan scoring system menggunakan metode OMAX dan Traffic Light System adalah 7,21 artinya hasil indeks pengukuran kinerja perusahaan sudah baik tapi perlu ditingkatan karena belum memenuhi target.
Kata kunci : Pengukuran Kinerja, Performance Prism, Key Performance Indicator, Analytical Hierarchy Process, Objective Matrix, Traffic Light System.
Abstrak (Clean): pengukuran kinerja adalah suatu proses penilaian tentang kemajuan pekerjaan terhadap tujuan dan sasaran dalam pengelolaan sumber daya manusia untuk menghasilkan barang atau jasa pada pt aquamarine divindo inspection belum memiliki suatu metode pengukuran kinerja yang tepat padahal metode pengukuran kinerja pada perusahaan pada umumnya semakin banyak dan semakin diperbaiki ruang lingkup performance prism meliputi interaksi antara stakeholder contribution dan stakeholder satisfaction yang kemudian diproyeksikan kedalam strategy process dan capability hasil pembobotan ahp dari kriteria stakeholder yang paling berpengaruh dengan keseluruhan kpi adalah stakeholder pemilik jumlah keseluruhan kpi pada masingmasing stakeholder perusahaan adalah kpi meliputi pemilik dengan kpi karyawan dengan kpi customer dengan kpi dan supplier dengan kpi hasil indeks dengan scoring system menggunakan metode omax dan traffic light system adalah artinya hasil indeks pengukuran kinerja perusahaan sudah baik tetapi perlu ditingkatan karena belum memenuhi target kata kunci pengukuran kinerja performance prism key performance indicator analytical hierarchy process objective matrix traffic light system
Abstrak (Stopwords Removed): pengukuran kinerja proses penilaian tentang kemajuan pekerjaan tujuan sasaran pengelolaan sumber daya manusia menghasilkan barang jasa pt aquamarine divindo inspection belum memiliki metode pengukuran kinerja tepat padahal metode pengukuran kinerja perusahaan umumnya semakin banyak semakin diperbaiki ruang lingkup performance prism meliputi interaksi antara stakeholder contribution stakeholder satisfaction diproyeksikan kedalam strategy process capability hasil pembobotan ahp kriteria stakeholder paling berpengaruh keseluruhan kpi stakeholder pemilik jumlah keseluruhan kpi masingmasing stakeholder perusahaan kpi meliputi pemilik kpi karyawan kpi customer kpi supplier kpi hasil indeks scoring system menggunakan metode omax traffic light system artinya hasil indeks pengukuran kinerja perusahaan sudah baik perlu ditingkatan belum memenuhi target kata kunci pengukuran kinerja performance prism key performance indicator analytical hierarchy process objective matrix traffic light system
Abstrak (Stemmed): ukur kerja proses nilai tentang maju kerja tuju sasar kelola sumber daya manusia hasil barang jasa pt aquamarine divindo inspection belum milik metode ukur kerja tepat padahal metode ukur kerja usaha umum makin banyak makin baik ruang lingkup performance prism liput interaksi antara stakeholder contribution stakeholder satisfaction proyeksi dalam strategy process capability hasil bobot ahp kriteria stakeholder paling pengaruh seluruh kpi stakeholder milik jumlah seluruh kpi masingmasing stakeholder usaha kpi liput milik kpi karyawan kpi customer kpi supplier kpi hasil indeks scoring system guna metode omax traffic light system arti hasil indeks ukur kerja usaha sudah baik perlu tingkat belum penuh target kata kunci ukur kerja performance prism key performance indicator analytical hierarchy process objective matrix traffic light system
Abstrak (Corrected): ukr era proves nilgai tenting maj era juju samar fella number day amnesia hail baring casa pt aquamarine divine inspection begum milk metope ukr era teat palatal metope ukr era sara mum making banyan making back rang linkup performance prism lieut interaksi angara stakeholder contribution stakeholder satisfaction proyeksi dream strategy process capability hail robot ah criteria stakeholder paling pengaruh seluruh ki stakeholder milk mullah seluruh ki masingmasing stakeholder sara ki lieut milk ki karajan ki customer ki supplier ki hail ideas scoring system gun metope max traffic light system art hail ideas ukr era sara judah back peru dingbat begum punch target data bunch ukr era performance prism key performance indicator analytical hierarchy process objective matrix traffic light system
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kpi': 7, 'kerja': 6, 'ukur': 5, 'stakeholder': 5, 'hasil': 4, 'milik': 3, 'metode': 3, 'usaha': 3, 'performance': 3, 'system': 3, 'belum': 2, 'makin': 2, 'baik': 2, 'prism': 2, 'liput': 2, 'process': 2, 'seluruh': 2, 'indeks': 2, 'traffic': 2, 'light': 2, 'proses': 1, 'nilai': 1, 'tentang': 1, 'maju': 1, 'tuju': 1, 'sasar': 1, 'kelola': 1, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'manusia': 1, 'barang': 1, 'jasa': 1, 'pt': 1, 'aquamarine': 1, 'divindo': 1, 'inspection': 1, 'tepat': 1, 'padahal': 1, 'umum': 1, 'banyak': 1, 'ruang': 1, 'lingkup': 1, 'interaksi': 1, 'antara': 1, 'contribution': 1, 'satisfaction': 1, 'proyeksi': 1, 'dalam': 1, 'strategy': 1, 'capability': 1, 'bobot': 1, 'ahp': 1, 'kriteria': 1, 'paling': 1, 'pengaruh': 1, 'jumlah': 1, 'masingmasing': 1, 'karyawan': 1, 'customer': 1, 'supplier': 1, 'scoring': 1, 'guna': 1, 'omax': 1, 'arti': 1, 'sudah': 1, 'perlu': 1, 'tingkat': 1, 'penuh': 1, 'target': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'key': 1, 'indicator': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'objective': 1, 'matrix': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 14, 'performance': 8, 'is': 6, 'and': 6, 'with': 5, 'kpis': 4, 'measurement': 3, 'process': 3, 'company': 3, 'stakeholder': 3, 'kpi': 3, 'system': 3, 'a': 2, 'in': 2, 'not': 2, 'an': 2, 'method': 2, 'measuring': 2, 'more': 2, 'improved': 2, 'prism': 2, 'include': 2, 'stakeholders': 2, 'results': 2, 'owners': 2, 'index': 2, 'traffic': 2, 'light': 2, 'assessment': 1, 'progress': 1, 'work': 1, 'towards': 1, 'goals': 1, 'objectives': 1, 'management': 1, 'human': 1, 'resources': 1, 'to': 1, 'produce': 1, 'product': 1, 'or': 1, 'services': 1, 'at': 1, 'pt': 1, 'aquamarine': 1, 'divindo': 1, 'inspection': 1, 'does': 1, 'yet': 1, 'have': 1, 'appropriate': 1, 'though': 1, 'general': 1, 'scope': 1, 'interactions': 1, 'between': 1, 'satisfaction': 1, 'contribution': 1, 'which': 1, 'then': 1, 'projected': 1, 'into': 1, 'strategy': 1, 'capability': 1, 'ahp': 1, 'weighting': 1, 'criteria': 1, 'most': 1, 'influential': 1, 'overall': 1, 'total': 1, 'number': 1, 'for': 1, 'each': 1, 'employees': 1, 'customers': 1, 'suppliers': 1, 'scoring': 1, 'using': 1, 'omax': 1, 'result': 1, 'means': 1, 'good': 1, 'but': 1, 'need': 1, 'because': 1, 'reach': 1, 'target': 1, 'keywords': 1, 'key': 1, 'indicator': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'objective': 1, 'matrix': 1})
-------------------------------------------
--- Data #443 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Dewi Kartika Sari
Judul: Pengukuran Produktivitas Produk Herbisida 486 Di Departemen Produksi Menggunakan Metode Oregon Productivity Matrix (Studi Kasus: PT. XYZ)
Pembimbing 1: Trisita Novianti, S.TP.,M.T.
Pembimbing 2: Teguh Prasetyo, S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Penelitian ini dilakukan di PT. XYZ Yang terletak di Gresik, Jawa Timur. PT. XYZ
merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam produksi bahan kimia obat-obata
pertanian. Permasalahan di perusahaan adalah kurang terpenuhnya target produksi
perusahaan, karena aktual produksi dengan target mengalami penurunan setiap periodenya.
Hal itu menyebabkan rendahnya produktivitas di perusahaan tersebut. Sehingga diperlukan
pengukuran produktivitas di departemen produksi, pada penelitian ini menggunakan objek
produk Herbisida 486. Metode yang digunakan untuk pengukuran produktivitas yaitu
metode Oregon Productivity Matrix., karena metode ini memiliki kelebihan interpretasi
hasil yang lebih mudah dipahami, fleksibel dan dapat diterapkan pada berbagai Industri
Manufaktur. Pengujian kriteria dengan uji korelasi dan pembobotan pada kriteria
menggunakan AHP (Analitycal Hierarchy Process). Berdasarkan hasil pengukuran
produktivitas, diperoleh hasil productivitas actual masih berada jauh dibawah dari dengan
goal yang ingin dicapai perusahan. Kriteria yang akan diprioritasakan diperbaiki yaitu
kriteria yang kumulatif presentase totalnya mencapai 80%. Terdapat 2 kriteria yang
kumulatif presentase totalnya mencapai 80% yaitu kriteria rencana kebutuhan bahan baku
sebesar 45,21%, kriteria penerimaan bahan baku sebesar 67,65%.
Kata kunci : Oregon Productivity Matrix, Produktivitas, AHP, Uji Korelasi
Abstrak (Clean): penelitian ini dilakukan di pt xyz yang terletak di gresik jawa timur pt xyz merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam produksi bahan kimia obatobata pertanian permasalahan di perusahaan adalah kurang terpenuhnya target produksi perusahaan karena aktual produksi dengan target mengalami penurunan setiap periodenya hal itu menyebabkan rendahnya produktivitas di perusahaan tersebut sehingga diperlukan pengukuran produktivitas di departemen produksi pada penelitian ini menggunakan objek produk herbisida metode yang digunakan untuk pengukuran produktivitas yaitu metode oregon productivity matrix karena metode ini memiliki kelebihan interpretasi hasil yang lebih mudah dipahami fleksibel dan dapat diterapkan pada berbagai industri manufaktur pengujian kriteria dengan uji korelasi dan pembobotan pada kriteria menggunakan ahp analitycal hierarchy process berdasarkan hasil pengukuran produktivitas diperoleh hasil productivitas actual masih berada jauh dibawah dari dengan goal yang ingin dicapai perusahan kriteria yang akan diprioritasakan diperbaiki yaitu kriteria yang kumulatif presentase totalnya mencapai terdapat kriteria yang kumulatif presentase totalnya mencapai yaitu kriteria rencana kebutuhan bahan baku sebesar kriteria penerimaan bahan baku sebesar kata kunci oregon productivity matrix produktivitas ahp uji korelasi
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian dilakukan pt xyz terletak gresik jawa timur pt xyz perusahaan bergerak produksi bahan kimia obatobata pertanian permasalahan perusahaan kurang terpenuhnya target produksi perusahaan aktual produksi target mengalami penurunan setiap periodenya menyebabkan rendahnya produktivitas perusahaan tersebut diperlukan pengukuran produktivitas departemen produksi penelitian menggunakan objek produk herbisida metode digunakan pengukuran produktivitas metode oregon productivity matrix metode memiliki kelebihan interpretasi hasil lebih mudah dipahami fleksibel dapat diterapkan berbagai industri manufaktur pengujian kriteria uji korelasi pembobotan kriteria menggunakan ahp analitycal hierarchy process berdasarkan hasil pengukuran produktivitas diperoleh hasil productivitas actual masih berada jauh dibawah goal ingin dicapai perusahan kriteria diprioritasakan diperbaiki kriteria kumulatif presentase totalnya mencapai terdapat kriteria kumulatif presentase totalnya mencapai kriteria rencana kebutuhan bahan baku sebesar kriteria penerimaan bahan baku sebesar kata kunci oregon productivity matrix produktivitas ahp uji korelasi
Abstrak (Stemmed): teliti laku pt xyz letak gresik jawa timur pt xyz usaha gerak produksi bahan kimia obatobata tani masalah usaha kurang penuh target produksi usaha aktual produksi target alami turun tiap periode sebab rendah produktivitas usaha sebut perlu ukur produktivitas departemen produksi teliti guna objek produk herbisida metode guna ukur produktivitas metode oregon productivity matrix metode milik lebih interpretasi hasil lebih mudah paham fleksibel dapat terap bagai industri manufaktur uji kriteria uji korelasi bobot kriteria guna ahp analitycal hierarchy process dasar hasil ukur produktivitas oleh hasil productivitas actual masih ada jauh bawah goal ingin capai usah kriteria diprioritasakan baik kriteria kumulatif presentase total capai dapat kriteria kumulatif presentase total capai kriteria rencana butuh bahan baku besar kriteria terima bahan baku besar kata kunci oregon productivity matrix produktivitas ahp uji korelasi
Abstrak (Corrected): elite lake pt byz leak greek jaw timur pt byz sara gera produksi bahai kinda obatobata tank marsala sara during punch target produksi sara actual produksi target salami turn tip period kebab rental produktivitas sara debut peru ukr produktivitas department produksi elite gun objet proud herbicide metope gun ukr produktivitas metope oregon productivity matrix metope milk leash interprets hail leash judah palm fleksibel apart trap bahai industry manufacture uni criteria uni korelasi robot criteria gun ah analytical hierarchy process dakar hail ukr produktivitas olen hail productivity actual mash ada each away goal begin capri utah criteria diprioritasakan back criteria kumulatif presents total capri apart criteria kumulatif presents total capri criteria recant butch bahai baku bear criteria terms bahai baku bear data bunch oregon productivity matrix produktivitas ah uni korelasi
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kriteria': 7, 'produktivitas': 5, 'usaha': 4, 'produksi': 4, 'bahan': 3, 'ukur': 3, 'guna': 3, 'metode': 3, 'hasil': 3, 'uji': 3, 'capai': 3, 'teliti': 2, 'pt': 2, 'xyz': 2, 'target': 2, 'oregon': 2, 'productivity': 2, 'matrix': 2, 'lebih': 2, 'dapat': 2, 'korelasi': 2, 'ahp': 2, 'kumulatif': 2, 'presentase': 2, 'total': 2, 'baku': 2, 'besar': 2, 'laku': 1, 'letak': 1, 'gresik': 1, 'jawa': 1, 'timur': 1, 'gerak': 1, 'kimia': 1, 'obatobata': 1, 'tani': 1, 'masalah': 1, 'kurang': 1, 'penuh': 1, 'aktual': 1, 'alami': 1, 'turun': 1, 'tiap': 1, 'periode': 1, 'sebab': 1, 'rendah': 1, 'sebut': 1, 'perlu': 1, 'departemen': 1, 'objek': 1, 'produk': 1, 'herbisida': 1, 'milik': 1, 'interpretasi': 1, 'mudah': 1, 'paham': 1, 'fleksibel': 1, 'terap': 1, 'bagai': 1, 'industri': 1, 'manufaktur': 1, 'bobot': 1, 'analitycal': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'dasar': 1, 'oleh': 1, 'productivitas': 1, 'actual': 1, 'masih': 1, 'ada': 1, 'jauh': 1, 'bawah': 1, 'goal': 1, 'ingin': 1, 'usah': 1, 'diprioritasakan': 1, 'baik': 1, 'rencana': 1, 'butuh': 1, 'terima': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 9, 'productivity': 8, 'criteria': 7, 'in': 6, 'is': 4, 'company': 4, 'production': 4, 'to': 4, 'this': 3, 'with': 3, 'measurement': 3, 'method': 3, 'results': 3, 'that': 3, 'are': 3, 'pt': 2, 'xyz': 2, 'because': 2, 'actual': 2, 'it': 2, 'using': 2, 'oregon': 2, 'matrix': 2, 'and': 2, 'correlation': 2, 'test': 2, 'on': 2, 'ahp': 2, 'be': 2, 'cumulative': 2, 'total': 2, 'percentage': 2, 'reaches': 2, 'raw': 2, 'material': 2, 'research': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'at': 1, 'located': 1, 'gresik': 1, 'east': 1, 'java': 1, 'a': 1, 'engaged': 1, 'drugobata': 1, 'chemicals': 1, 'agriculture': 1, 'problem': 1, 'lack': 1, 'fulfilled': 1, 'targets': 1, 'companies': 1, 'target': 1, 'decreased': 1, 'every': 1, 'period': 1, 'causes': 1, 'low': 1, 'so': 1, 'needed': 1, 'department': 1, 'study': 1, 'object': 1, 'herbicide': 1, 'product': 1, 'used': 1, 'for': 1, 'ie': 1, 'has': 1, 'advantage': 1, 'interpretation': 1, 'more': 1, 'easily': 1, 'understood': 1, 'flexible': 1, 'applicable': 1, 'various': 1, 'industries': 1, 'manufacture': 1, 'testing': 1, 'weighting': 1, 'analitycal': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'based': 1, 'obtained': 1, 'still': 1, 'far': 1, 'below': 1, 'from': 1, 'goals': 1, 'wants': 1, 'achieve': 1, 'prioritized': 1, 'will': 1, 'improved': 1, 'there': 1, 'plan': 1, 'requirement': 1, 'amounted': 1, 'acceptance': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #444 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Yusrie Megah Mustikarani
Judul: Penilaian Mutu PT. Garam (Persero) dengan Kriteria Malcolm Baldrige dan Penentuan Prioritas Kriteria Menggunakan Analytic Network Process
Pembimbing 1: Fitri Agustina, S.T.,M.T.
Pembimbing 2: Ika Deefi Anna, S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai mutu PT. Garam (Persero), sehingga dapat diketahui di kelas mana posisi PT. Garam (Persero) didasarkan Malcolm Baldrige National Quality for Performance Excellence. Pada penelitian ini bobot tiap sub-kriteria Malcolm Baldrige akan ditentukan menggunakan metode Analytic Network Process. Jumlah responden yang digunakan yaitu 3 responden, dimana ketiga responden merupakan orang yang dapat melakukan penilaian terkait mutu perusahaan.
Kriteria Malcolm Baldrige yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sebanyak 7 kriteria, dimana setelah dilakukan pengolahan data menggunakan metode ANP serta penggunaan point value pada Malcolm Baldrige dapat diketahui sub-kriteria dengan skor tertinggi yaitu kepemimpinan senior sebesar 40,1065, sedangkan sub-kriteria dengan skor terendah yaitu hasil/kinerja fokus pelanggan dengan skor 13,93575. Faktor yang perlu diperhatikan perusahaan agar sukses dalam membentuk fokus pada pelanggan, diantaranya komitmen perusahaan terhadap kepuasan pelanggan, kemauan untuk mengidentifikasi dan mengatasi permasalahan pelanggan, memanfaatkan informasi dari pelanggan, serta melakukan penyempurnaan produk dan proses secara berkelanjutan. Skor total berdasarkan perhitungan kriteria Malcolm Baldrige didapatkan sebesar 365,4956 yang artinya PT. Garam (Persero) masih berada pada kelas early results.
Kata kunci : Mutu Perusahaan, Malcolm Baldrige, Analytic Network Process, Root Cause Analysis.
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai mutu pt garam persero sehingga dapat diketahui di kelas mana posisi pt garam persero didasarkan malcolm baldrige national quality for performance excellence pada penelitian ini bobot tiap subkriteria malcolm baldrige akan ditentukan menggunakan metode analytic network process jumlah responden yang digunakan yaitu responden dimana ketiga responden merupakan orang yang dapat melakukan penilaian terkait mutu perusahaan kriteria malcolm baldrige yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sebanyak kriteria dimana setelah dilakukan pengolahan data menggunakan metode anp serta penggunaan point value pada malcolm baldrige dapat diketahui subkriteria dengan skor tertinggi yaitu kepemimpinan senior sebesar sedangkan subkriteria dengan skor terendah yaitu hasilkinerja fokus pelanggan dengan skor faktor yang perlu diperhatikan perusahaan agar sukses dalam membentuk fokus pada pelanggan diantaranya komitmen perusahaan terhadap kepuasan pelanggan kemauan untuk mengidentifikasi dan mengatasi permasalahan pelanggan memanfaatkan informasi dari pelanggan serta melakukan penyempurnaan produk dan proses secara berkelanjutan skor total berdasarkan perhitungan kriteria malcolm baldrige didapatkan sebesar yang artinya pt garam persero masih berada pada kelas early results kata kunci mutu perusahaan malcolm baldrige analytic network process root cause analysis
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan mengetahui nilai mutu pt garam persero dapat diketahui kelas mana posisi pt garam persero didasarkan malcolm baldrige national quality for performance excellence penelitian bobot tiap subkriteria malcolm baldrige ditentukan menggunakan metode analytic network process jumlah responden digunakan responden dimana ketiga responden orang dapat melakukan penilaian terkait mutu perusahaan kriteria malcolm baldrige digunakan penelitian sebanyak kriteria dimana dilakukan pengolahan data menggunakan metode anp penggunaan point value malcolm baldrige dapat diketahui subkriteria skor tertinggi kepemimpinan senior sebesar sedangkan subkriteria skor terendah hasilkinerja fokus pelanggan skor faktor perlu diperhatikan perusahaan sukses membentuk fokus pelanggan diantaranya komitmen perusahaan kepuasan pelanggan kemauan mengidentifikasi mengatasi permasalahan pelanggan memanfaatkan informasi pelanggan melakukan penyempurnaan produk proses secara berkelanjutan skor total berdasarkan perhitungan kriteria malcolm baldrige didapatkan sebesar artinya pt garam persero masih berada kelas early results kata kunci mutu perusahaan malcolm baldrige analytic network process root cause analysis
Abstrak (Stemmed): teliti tuju tahu nilai mutu pt garam persero dapat tahu kelas mana posisi pt garam persero dasar malcolm baldrige national quality for performance excellence teliti bobot tiap subkriteria malcolm baldrige tentu guna metode analytic network process jumlah responden guna responden mana tiga responden orang dapat laku nilai kait mutu usaha kriteria malcolm baldrige guna teliti banyak kriteria mana laku olah data guna metode anp guna point value malcolm baldrige dapat tahu subkriteria skor tinggi pimpin senior besar sedang subkriteria skor rendah hasilkinerja fokus langgan skor faktor perlu perhati usaha sukses bentuk fokus langgan antara komitmen usaha puas langgan mau identifikasi atas masalah langgan manfaat informasi langgan laku sempurna produk proses cara lanjut skor total dasar hitung kriteria malcolm baldrige dapat besar arti pt garam persero masih ada kelas early results kata kunci mutu usaha malcolm baldrige analytic network process root cause analysis
Abstrak (Corrected): elite juju tau nilgai mute pt gram pervert apart tau keas mana polish pt gram pervert dakar malcolm baldric national quality for performance excellence elite robot tip subkriteria malcolm baldric tent gun metope analytic network process mullah responded gun responded mana toga responded orang apart lake nilgai wait mute sara criteria malcolm baldric gun elite banyan criteria mana lake blah data gun metope and gun point value malcolm baldric apart tau subkriteria stor ting pimping senior bear sedan subkriteria stor rental hasilkinerja focus hangman stor factor peru perhaps sara susses bent focus hangman angara komitmen sara puts hangman man identifikasi alas marsala hangman manat informant hangman lake tempura proud proves cara layout stor total dakar hiding criteria malcolm baldric apart bear art pt gram pervert mash ada keas early results data bunch mute sara malcolm baldric analytic network process root cause analysis
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'malcolm': 6, 'baldrige': 6, 'guna': 5, 'langgan': 5, 'dapat': 4, 'usaha': 4, 'skor': 4, 'teliti': 3, 'tahu': 3, 'mutu': 3, 'pt': 3, 'garam': 3, 'persero': 3, 'mana': 3, 'subkriteria': 3, 'responden': 3, 'laku': 3, 'kriteria': 3, 'nilai': 2, 'kelas': 2, 'dasar': 2, 'metode': 2, 'analytic': 2, 'network': 2, 'process': 2, 'besar': 2, 'fokus': 2, 'tuju': 1, 'posisi': 1, 'national': 1, 'quality': 1, 'for': 1, 'performance': 1, 'excellence': 1, 'bobot': 1, 'tiap': 1, 'tentu': 1, 'jumlah': 1, 'tiga': 1, 'orang': 1, 'kait': 1, 'banyak': 1, 'olah': 1, 'data': 1, 'anp': 1, 'point': 1, 'value': 1, 'tinggi': 1, 'pimpin': 1, 'senior': 1, 'sedang': 1, 'rendah': 1, 'hasilkinerja': 1, 'faktor': 1, 'perlu': 1, 'perhati': 1, 'sukses': 1, 'bentuk': 1, 'antara': 1, 'komitmen': 1, 'puas': 1, 'mau': 1, 'identifikasi': 1, 'atas': 1, 'masalah': 1, 'manfaat': 1, 'informasi': 1, 'sempurna': 1, 'produk': 1, 'proses': 1, 'cara': 1, 'lanjut': 1, 'total': 1, 'hitung': 1, 'arti': 1, 'masih': 1, 'ada': 1, 'early': 1, 'results': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'root': 1, 'cause': 1, 'analysis': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 8, 'to': 7, 'malcolm': 6, 'baldrige': 6, 'in': 5, 'quality': 4, 'are': 4, 'score': 4, 'is': 4, 'customer': 4, 'this': 3, 'pt': 3, 'garam': 3, 'persero': 3, 'can': 3, 'be': 3, 'for': 3, 'respondents': 3, 'company': 3, 'criteria': 3, 'that': 3, 'and': 3, 'with': 3, 'study': 2, 'known': 2, 'which': 2, 'class': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'performance': 2, 'analytic': 2, 'network': 2, 'process': 2, 'method': 2, 'used': 2, 'where': 2, 'subcriterion': 2, 'focus': 2, 'aims': 1, 'determine': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'position': 1, 'national': 1, 'excellence': 1, 'weight': 1, 'each': 1, 'subcriteria': 1, 'will': 1, 'use': 1, 'number': 1, 'three': 1, 'people': 1, 'who': 1, 'do': 1, 'an': 1, 'assessment': 1, 'related': 1, 'research': 1, 'after': 1, 'done': 1, 'data': 1, 'processing': 1, 'by': 1, 'using': 1, 'anp': 1, 'benefit': 1, 'value': 1, 'at': 1, 'highest': 1, 'senior': 1, 'leadership': 1, 'equal': 1, 'while': 1, 'lowest': 1, 'result': 1, 'factors': 1, 'need': 1, 'consider': 1, 'succeed': 1, 'building': 1, 'a': 1, 'commitment': 1, 'satisfaction': 1, 'utilizing': 1, 'information': 1, 'from': 1, 'customers': 1, 'make': 1, 'improvements': 1, 'products': 1, 'processes': 1, 'total': 1, 'calculation': 1, 'means': 1, 'still': 1, 'early': 1, 'results': 1, 'keywords': 1, 'root': 1, 'cause': 1, 'analysis': 1})
-------------------------------------------
--- Data #445 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Mirza Fauzan
Judul: Pemilihan Faktor Optimal Parameter Kekasaran Permukaan dan Konsumsi Energi Proses Finishing Pada Mesin Milling
Pembimbing 1: Samsul Amar, S.T., M.Sc
Pembimbing 2: Teguh Prasetyo, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Salah satu fungsi dilakukannya pemesinan adalah memperbaiki kehalusan permukaan (finishing) atau meminimalkan kekasaran permukaan. Kekasaran permukaan dan konsumsi energi merupakan hal yang penting untuk diperhatikan dalam pemesinan. Dalam industri manufaktur, efisiensi energi merupakan aspek yang penting untuk dilakukan. Pengoptimalan kekasaran permukaan dan konsumsi energi dapat mengurangi kendala proses permesinan dalam efisiensi industry manufaktur. Penelitian yang dilakukan menggunakan kombinasi metode, Taguchi dan TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution) untuk menentukan nilai optimal parameter permesinan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah mengetahui faktor level yang berpengaruh terhadap kedua respon dan mengetahui kombinasi faktor level yang dapat meminimalkan kekasaran permukaan dan mengefisiensi konsumsi energi dalam proses finishing pemesinan CNC milling. Hasil dari penelitian menunjukkan kecepatan potong (66%) memiliki pengaruh terbesar terhadap kekasaran permukaan. Sedangkan faktor yang mempengaruhi konsumsi energi adalah faktor pemakanan (60%). Faktor yang signifikan mempengaruhi kombinasi respon adalah faktor pemakanan (66%). Diketahui terdapat tiga level terpilih yang dapat meminimalkan kekasaran permukaan dengan konsumsi energi yang efisien (seminimal mungkin) dalam tahap finishing. Tiga level tersebut dari faktor kecepatan potong terpilih level ke-dua (52 m/min), untuk faktor pemakanan diambil level ke-satu (0,05 mm/rev) dan faktor kedalaman pemotongan level ke-tiga (0,2 mm).
Abstrak (Clean): salah satu fungsi dilakukannya pemesinan adalah memperbaiki kehalusan permukaan finishing atau meminimalkan kekasaran permukaan kekasaran permukaan dan konsumsi energi merupakan hal yang penting untuk diperhatikan dalam pemesinan dalam industri manufaktur efisiensi energi merupakan aspek yang penting untuk dilakukan pengoptimalan kekasaran permukaan dan konsumsi energi dapat mengurangi kendala proses permesinan dalam efisiensi industry manufaktur penelitian yang dilakukan menggunakan kombinasi metode taguchi dan topsis technique for order preference by similarity to ideal solution untuk menentukan nilai optimal parameter permesinan tujuan dilakukannya penelitian ini adalah mengetahui faktor level yang berpengaruh terhadap kedua respon dan mengetahui kombinasi faktor level yang dapat meminimalkan kekasaran permukaan dan mengefisiensi konsumsi energi dalam proses finishing pemesinan cnc milling hasil dari penelitian menunjukkan kecepatan potong memiliki pengaruh terbesar terhadap kekasaran permukaan sedangkan faktor yang mempengaruhi konsumsi energi adalah faktor pemakanan faktor yang signifikan mempengaruhi kombinasi respon adalah faktor pemakanan diketahui terdapat tiga level terpilih yang dapat meminimalkan kekasaran permukaan dengan konsumsi energi yang efisien seminimal mungkin dalam tahap finishing tiga level tersebut dari faktor kecepatan potong terpilih level kedua mmin untuk faktor pemakanan diambil level kesatu mmrev dan faktor kedalaman pemotongan level ketiga mm
Abstrak (Stopwords Removed): salah satu fungsi dilakukannya pemesinan memperbaiki kehalusan permukaan finishing meminimalkan kekasaran permukaan kekasaran permukaan konsumsi energi penting diperhatikan pemesinan industri manufaktur efisiensi energi aspek penting dilakukan pengoptimalan kekasaran permukaan konsumsi energi dapat mengurangi kendala proses permesinan efisiensi industry manufaktur penelitian dilakukan menggunakan kombinasi metode taguchi topsis technique for order preference by similarity to ideal solution menentukan nilai optimal parameter permesinan tujuan dilakukannya penelitian mengetahui faktor level berpengaruh kedua respon mengetahui kombinasi faktor level dapat meminimalkan kekasaran permukaan mengefisiensi konsumsi energi proses finishing pemesinan cnc milling hasil penelitian menunjukkan kecepatan potong memiliki pengaruh terbesar kekasaran permukaan sedangkan faktor mempengaruhi konsumsi energi faktor pemakanan faktor signifikan mempengaruhi kombinasi respon faktor pemakanan diketahui terdapat tiga level terpilih dapat meminimalkan kekasaran permukaan konsumsi energi efisien seminimal mungkin tahap finishing tiga level tersebut faktor kecepatan potong terpilih level kedua mmin faktor pemakanan diambil level kesatu mmrev faktor kedalaman pemotongan level ketiga mm
Abstrak (Stemmed): salah satu fungsi laku mesin baik halus muka finishing minimal kasar muka kasar muka konsumsi energi penting perhati mesin industri manufaktur efisiensi energi aspek penting laku optimal kasar muka konsumsi energi dapat kurang kendala proses mesin efisiensi industry manufaktur teliti laku guna kombinasi metode taguchi topsis technique for order preference by similarity to ideal solution tentu nilai optimal parameter mesin tuju laku teliti tahu faktor level pengaruh dua respon tahu kombinasi faktor level dapat minimal kasar muka efisiensi konsumsi energi proses finishing mesin cnc milling hasil teliti tunjuk cepat potong milik pengaruh besar kasar muka sedang faktor pengaruh konsumsi energi faktor makan faktor signifikan pengaruh kombinasi respon faktor makan tahu dapat tiga level pilih dapat minimal kasar muka konsumsi energi efisien minimal mungkin tahap finishing tiga level sebut faktor cepat potong pilih level dua mmin faktor makan ambil level satu mmrev faktor dalam potong level tiga mm
Abstrak (Corrected): salad sat fungi lake resin back halls make finishing minimal kadar make kadar make konsumsi energy panting perhaps resin industry manufacture efisiensi energy aspen panting lake optimal kadar make konsumsi energy apart during kendall proves resin efisiensi industry manufacture elite lake gun kombinasi metope baluchi topis technique for order preference by similarity to ideal solution tent nilgai optimal parameter resin juju lake elite tau factor level pengaruh due respond tau kombinasi factor level apart minimal kadar make efisiensi konsumsi energy proves finishing resin inc milling hail elite tuneup eat voting milk pengaruh bear kadar make sedan factor pengaruh konsumsi energy factor mayan factor significant pengaruh kombinasi respond factor mayan tau apart toga level pilch apart minimal kadar make konsumsi energy elision minimal munchkin that finishing toga level debut factor eat voting pilch level due main factor mayan ambit level sat more factor dream voting level toga my
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'faktor': 9, 'muka': 7, 'level': 7, 'kasar': 6, 'energi': 6, 'mesin': 5, 'konsumsi': 5, 'laku': 4, 'minimal': 4, 'dapat': 4, 'pengaruh': 4, 'finishing': 3, 'efisiensi': 3, 'teliti': 3, 'kombinasi': 3, 'tahu': 3, 'potong': 3, 'makan': 3, 'tiga': 3, 'satu': 2, 'penting': 2, 'manufaktur': 2, 'optimal': 2, 'proses': 2, 'dua': 2, 'respon': 2, 'cepat': 2, 'pilih': 2, 'salah': 1, 'fungsi': 1, 'baik': 1, 'halus': 1, 'perhati': 1, 'industri': 1, 'aspek': 1, 'kurang': 1, 'kendala': 1, 'industry': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'taguchi': 1, 'topsis': 1, 'technique': 1, 'for': 1, 'order': 1, 'preference': 1, 'by': 1, 'similarity': 1, 'to': 1, 'ideal': 1, 'solution': 1, 'tentu': 1, 'nilai': 1, 'parameter': 1, 'tuju': 1, 'cnc': 1, 'milling': 1, 'hasil': 1, 'tunjuk': 1, 'milik': 1, 'besar': 1, 'sedang': 1, 'signifikan': 1, 'efisien': 1, 'mungkin': 1, 'tahap': 1, 'sebut': 1, 'mmin': 1, 'ambil': 1, 'mmrev': 1, 'dalam': 1, 'mm': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 27, 'of': 19, 'to': 8, 'is': 7, 'surface': 7, 'roughness': 6, 'and': 6, 'energy': 6, 'machining': 5, 'consumption': 5, 'in': 5, 'that': 4, 'level': 4, 'factors': 4, 'finishing': 3, 'minimize': 3, 'can': 3, 'research': 3, 'combination': 3, 'feed': 3, 'factor': 3, 'one': 2, 'an': 2, 'important': 2, 'note': 2, 'manufacturing': 2, 'efficiency': 2, 'process': 2, 'response': 2, 'result': 2, 'cutting': 2, 'speed': 2, 'three': 2, 'levels': 2, 'selected': 2, 'functions': 1, 'it': 1, 'does': 1, 'fix': 1, 'subtlety': 1, 'or': 1, 'thing': 1, 'aspect': 1, 'do': 1, 'optimized': 1, 'reduce': 1, 'constraints': 1, 'conducted': 1, 'using': 1, 'a': 1, 'methods': 1, 'taguchi': 1, 'topsis': 1, 'technique': 1, 'for': 1, 'order': 1, 'preference': 1, 'by': 1, 'similarity': 1, 'ideal': 1, 'solution': 1, 'determine': 1, 'optimum': 1, 'parameter': 1, 'value': 1, 'purpose': 1, 'doing': 1, 'this': 1, 'know': 1, 'effect': 1, 'on': 1, 'both': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'efficienced': 1, 'cnc': 1, 'milling': 1, 'shows': 1, 'have': 1, 'greatest': 1, 'influence': 1, 'against': 1, 'while': 1, 'affecting': 1, 'significantly': 1, 'affect': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'with': 1, 'efficient': 1, 'minimal': 1, 'stage': 1, 'pieces': 1, 'second': 1, 'mmin': 1, 'taken': 1, 'mmrev': 1, 'depths': 1, 'cuts': 1, 'levelthree': 1, 'mm': 1})
-------------------------------------------
--- Data #446 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ANDI MAULANA AMIN
Judul: PENENTUAN JARAK TERPENDEK PADA
PENDISTIBUSIAN KORAN JAWA POS DENGAN
TRAVELLING SALESMAN PROBLEM
(STUDI KASUS : BIRO JAWA POS SIDOARJO)
Pembimbing 1: HERI AWALUL ILHAMSYAH S.T., M.T
Pembimbing 2: TEGUH PRASETYO S.T., M.T
Abstrak (Raw): Koran Jawa Pos merupakan salah satu media cetak yang cukup terkenal, terutama dikalangan masyarakat Jawa Timur. Perusahaan ini memiliki kantor pusat yang ada di Surabaya, serta beberapa kantor cabang yang tersebar di beberapa kota di Jawa Timur. dalam setiap harinya kurang lebih 500 koran beredar di kalangan masyarakat. Pendistribusian koran dari kantor biro ke outlet haruslah tepat waktu, dan biasanya dilakukan pada pagi-pagi benar karena pada pagi hari para konsumen ingin mengetahui kabar yang terjadi di hari sebelumnya ataupun agenda yang akan datang. Pemilik outlet menginginkan pendistribusian koran sepagi mungkin Karena para pembeli koran rata – rata membeli koran pada pagi hari. Berhentinya pelanggan dalam membeli koran sering diakibatkan oleh pendistribusian koran yang terlalu siang. Travelling salesman problem atau yang biasa disingkat dengan TSP merupakan suatu metode yang biasa digunakan untuk menentukan rute yang mampu memberikan jarak terpendek dari perjalanan seorang operator (salesman) yang harus melalui semua kota tujuan tepat satu kali dan harus kembali ke kota awal yang menjadi titik awal keberangkatan. Untuk mencapai pemakaian sarana transportasi yang ideal, diperlukan suatu model yang dapat menggambarkan berbagai masalah dalam bidang transportasi. Selain itu, diperlukan metode untuk menyelesaikan model permasalahan agar memudahkan pencarian solusi (karena dapat dikerjakan oleh komputer dengan menggunakan algoritma tertentu) untuk menemukan rute yang mampu memberikan jarak terdekat dari berbagai alternatif yang tersedia. Dalam hal ini metode yang digunakan yaitu Particle Swarm Optimization (PSO). Adapun hasil penelitian yang dilakukan menggunakan metode TSP dengan algoritma PSO diperoleh jarak terdekat untuk mendistribusikan koran di 22 titik dimulai dari kantor ke titik outlet 1 20 14 11 5 12 4 3 2 6 8 10 9 7 23 15 17 19 16 18 13 21 22 1 sebesar 44,1 KM.
Abstrak (Clean): koran jawa pos merupakan salah satu media cetak yang cukup terkenal terutama dikalangan masyarakat jawa timur perusahaan ini memiliki kantor pusat yang ada di surabaya serta beberapa kantor cabang yang tersebar di beberapa kota di jawa timur dalam setiap harinya kurang lebih koran beredar di kalangan masyarakat pendistribusian koran dari kantor biro ke outlet haruslah tepat waktu dan biasanya dilakukan pada pagipagi benar karena pada pagi hari para konsumen ingin mengetahui kabar yang terjadi di hari sebelumnya ataupun agenda yang akan datang pemilik outlet menginginkan pendistribusian koran sepagi mungkin karena para pembeli koran rata – rata membeli koran pada pagi hari berhentinya pelanggan dalam membeli koran sering diakibatkan oleh pendistribusian koran yang terlalu siang travelling salesman problem atau yang biasa disingkat dengan tsp merupakan suatu metode yang biasa digunakan untuk menentukan rute yang mampu memberikan jarak terpendek dari perjalanan seorang operator salesman yang harus melalui semua kota tujuan tepat satu kali dan harus kembali ke kota awal yang menjadi titik awal keberangkatan untuk mencapai pemakaian sarana transportasi yang ideal diperlukan suatu model yang dapat menggambarkan berbagai masalah dalam bidang transportasi selain itu diperlukan metode untuk menyelesaikan model permasalahan agar memudahkan pencarian solusi karena dapat dikerjakan oleh komputer dengan menggunakan algoritma tertentu untuk menemukan rute yang mampu memberikan jarak terdekat dari berbagai alternatif yang tersedia dalam hal ini metode yang digunakan yaitu particle swarm optimization pso adapun hasil penelitian yang dilakukan menggunakan metode tsp dengan algoritma pso diperoleh jarak terdekat untuk mendistribusikan koran di titik dimulai dari kantor ke titik outlet sebesar km
Abstrak (Stopwords Removed): koran jawa pos salah satu media cetak cukup terkenal terutama dikalangan masyarakat jawa timur perusahaan memiliki kantor pusat ada surabaya beberapa kantor cabang tersebar beberapa kota jawa timur setiap harinya kurang lebih koran beredar kalangan masyarakat pendistribusian koran kantor biro outlet haruslah tepat waktu biasanya dilakukan pagipagi benar pagi hari para konsumen ingin mengetahui kabar terjadi hari sebelumnya ataupun agenda datang pemilik outlet menginginkan pendistribusian koran sepagi mungkin para pembeli koran rata – rata membeli koran pagi hari berhentinya pelanggan membeli koran sering diakibatkan pendistribusian koran terlalu siang travelling salesman problem biasa disingkat tsp metode biasa digunakan menentukan rute mampu memberikan jarak terpendek perjalanan seorang operator salesman harus semua kota tujuan tepat satu kali harus kembali kota awal menjadi titik awal keberangkatan mencapai pemakaian sarana transportasi ideal diperlukan model dapat menggambarkan berbagai masalah bidang transportasi selain diperlukan metode menyelesaikan model permasalahan memudahkan pencarian solusi dapat dikerjakan komputer menggunakan algoritma tertentu menemukan rute mampu memberikan jarak terdekat berbagai alternatif tersedia metode digunakan particle swarm optimization pso adapun hasil penelitian dilakukan menggunakan metode tsp algoritma pso diperoleh jarak terdekat mendistribusikan koran titik dimulai kantor titik outlet sebesar km
Abstrak (Stemmed): koran jawa pos salah satu media cetak cukup kenal utama kalang masyarakat jawa timur usaha milik kantor pusat ada surabaya beberapa kantor cabang sebar beberapa kota jawa timur tiap hari kurang lebih koran edar kalang masyarakat distribusi koran kantor biro outlet harus tepat waktu biasa laku pagipagi benar pagi hari para konsumen ingin tahu kabar jadi hari belum atau agenda datang milik outlet ingin distribusi koran pagi mungkin para beli koran rata rata beli koran pagi hari henti langgan beli koran sering akibat distribusi koran terlalu siang travelling salesman problem biasa singkat tsp metode biasa guna tentu rute mampu beri jarak pendek jalan orang operator salesman harus semua kota tuju tepat satu kali harus kembali kota awal jadi titik awal berangkat capai pakai sarana transportasi ideal perlu model dapat gambar bagai masalah bidang transportasi selain perlu metode selesai model masalah mudah cari solusi dapat kerja komputer guna algoritma tentu temu rute mampu beri jarak dekat bagai alternatif sedia metode guna particle swarm optimization pso adapun hasil teliti laku guna metode tsp algoritma pso oleh jarak dekat distribusi koran titik mulai kantor titik outlet besar km
Abstrak (Corrected): koran jaw pop salad sat media weak cutup penal mama kalong masyarakat jaw timur sara milk cantor pusan ada surabaya beberapa cantor cabana sear beberapa koto jaw timur tip hard during leash koran dear kalong masyarakat distribute koran cantor biro outlet harms teat want bias lake pagipagi bear page hard para consumed begin tau akbar jade hard begum tau agenda dating milk outlet begin distribute koran page munchkin para bell koran rata rata bell koran page hard henri hangman bell koran seeing akbar distribute koran tergal sing travelling salesman problem bias dingbat top metope bias gun tent rule camp bert arak pended alan orang operator salesman harms sea koto juju teat sat kali harms cembali koto away jade titis away berangkat capri sakai saran transports ideal peru model apart sambar bahai marsala biding transports slain peru metope seesaw model marsala judah care solus apart era computer gun algorithm tent temp rule camp bert arak dead bahai alternative media metope gun particle swarm optimization so adapt hail elite lake gun metope top algorithm so olen arak dead distribute koran titis mule cantor titis outlet bear am
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'koran': 9, 'kantor': 4, 'hari': 4, 'distribusi': 4, 'metode': 4, 'guna': 4, 'jawa': 3, 'kota': 3, 'outlet': 3, 'harus': 3, 'biasa': 3, 'pagi': 3, 'beli': 3, 'jarak': 3, 'titik': 3, 'satu': 2, 'kalang': 2, 'masyarakat': 2, 'timur': 2, 'milik': 2, 'beberapa': 2, 'tepat': 2, 'laku': 2, 'para': 2, 'ingin': 2, 'jadi': 2, 'rata': 2, 'salesman': 2, 'tsp': 2, 'tentu': 2, 'rute': 2, 'mampu': 2, 'beri': 2, 'awal': 2, 'transportasi': 2, 'perlu': 2, 'model': 2, 'dapat': 2, 'bagai': 2, 'masalah': 2, 'algoritma': 2, 'dekat': 2, 'pso': 2, 'pos': 1, 'salah': 1, 'media': 1, 'cetak': 1, 'cukup': 1, 'kenal': 1, 'utama': 1, 'usaha': 1, 'pusat': 1, 'ada': 1, 'surabaya': 1, 'cabang': 1, 'sebar': 1, 'tiap': 1, 'kurang': 1, 'lebih': 1, 'edar': 1, 'biro': 1, 'waktu': 1, 'pagipagi': 1, 'benar': 1, 'konsumen': 1, 'tahu': 1, 'kabar': 1, 'belum': 1, 'atau': 1, 'agenda': 1, 'datang': 1, 'mungkin': 1, 'henti': 1, 'langgan': 1, 'sering': 1, 'akibat': 1, 'terlalu': 1, 'siang': 1, 'travelling': 1, 'problem': 1, 'singkat': 1, 'pendek': 1, 'jalan': 1, 'orang': 1, 'operator': 1, 'semua': 1, 'tuju': 1, 'kali': 1, 'kembali': 1, 'berangkat': 1, 'capai': 1, 'pakai': 1, 'sarana': 1, 'ideal': 1, 'gambar': 1, 'bidang': 1, 'selain': 1, 'selesai': 1, 'mudah': 1, 'cari': 1, 'solusi': 1, 'kerja': 1, 'komputer': 1, 'temu': 1, 'alternatif': 1, 'sedia': 1, 'particle': 1, 'swarm': 1, 'optimization': 1, 'adapun': 1, 'hasil': 1, 'teliti': 1, 'oleh': 1, 'mulai': 1, 'besar': 1, 'km': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 33, 'of': 14, 'in': 12, 'to': 11, 'is': 7, 'newspapers': 6, 'that': 5, 'as': 5, 'a': 5, 'from': 4, 'can': 4, 'newspaper': 3, 'distribution': 3, 'outlet': 3, 'must': 3, 'be': 3, 'morning': 3, 'method': 3, 'used': 3, 'distance': 3, 'among': 2, 'east': 2, 'java': 2, 'several': 2, 'day': 2, 'office': 2, 'and': 2, 'it': 2, 'done': 2, 'early': 2, 'because': 2, 'want': 2, 'or': 2, 'by': 2, 'are': 2, 'salesman': 2, 'problem': 2, 'commonly': 2, 'with': 2, 'tsp': 2, 'provide': 2, 'city': 2, 'starting': 2, 'point': 2, 'order': 2, 'transportation': 2, 'model': 2, 'various': 2, 'using': 2, 'algorithm': 2, 'closest': 2, 'pso': 2, 'jawa': 1, 'pos': 1, 'one': 1, 'print': 1, 'media': 1, 'quite': 1, 'famous': 1, 'especially': 1, 'people': 1, 'company': 1, 'has': 1, 'its': 1, 'headquarters': 1, 'surabaya': 1, 'well': 1, 'branch': 1, 'offices': 1, 'spread': 1, 'across': 1, 'cities': 1, 'every': 1, 'approximately': 1, 'circulating': 1, 'community': 1, 'bureaus': 1, 'on': 1, 'time': 1, 'usually': 1, 'consumers': 1, 'know': 1, 'news': 1, 'previous': 1, 'upcoming': 1, 'agenda': 1, 'owners': 1, 'possible': 1, 'average': 1, 'buyers': 1, 'buy': 1, 'cessation': 1, 'customers': 1, 'buying': 1, 'often': 1, 'caused': 1, 'too': 1, 'late': 1, 'traveling': 1, 'abbreviated': 1, 'determine': 1, 'route': 1, 'shortest': 1, 'journey': 1, 'an': 1, 'operator': 1, 'who': 1, 'go': 1, 'through': 1, 'all': 1, 'destination': 1, 'exactly': 1, 'once': 1, 'return': 1, 'initial': 1, 'which': 1, 'became': 1, 'departure': 1, 'achieve': 1, 'ideal': 1, 'means': 1, 'describe': 1, 'problems': 1, 'field': 1, 'required': 1, 'addition': 1, 'methods': 1, 'needed': 1, 'solve': 1, 'facilitate': 1, 'search': 1, 'for': 1, 'solution': 1, 'computer': 1, 'particular': 1, 'find': 1, 'routes': 1, 'alternatives': 1, 'available': 1, 'this': 1, 'case': 1, 'particle': 1, 'swarm': 1, 'optimization': 1, 'results': 1, 'research': 1, 'conducted': 1, 'obtained': 1, 'distribute': 1, 'at': 1, 'points': 1, 'km': 1})
-------------------------------------------
--- Data #447 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Hidayatun Ni'mah
Judul: Preferensi Konsumen Terhadap Gamis Silmi di Kabupaten Lamongan Meggunakan Konjoin Full Profile
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Penelitian ini membahas tentang preferensi konsumen terhadap gamis Silmi di Kabupaten Lamongan. Metode yang digunakan dalam menentukan preferensi adalah analisis konjoin. Adapun langkah-langkah dalam analisis konjoin adalah merumuskan masalah, perancangan stimuli, metode pengumpulan data, pemilihan prosedur analisis konjoin, dan intepretasi hasil. Terdapat delapan kartu stimuli yang terbentuk. Hasil yang didapat pada penelitian ini berdasarkan nilai kepentingan bahwa hal yang paling penting dalam membeli gamis yaitu berdasarkan harga (20%), bahan (20%), model (20%), motif (20%), warna (15%). Dan kombinasi yang terpilih yaitu harga dengan harga Rp 230.000 – Rp 250.000, dengan bahan kaos katun twill, model tempelan, motif bunga dengan warna yang cerah.
Abstrak (Clean): penelitian ini membahas tentang preferensi konsumen terhadap gamis silmi di kabupaten lamongan metode yang digunakan dalam menentukan preferensi adalah analisis konjoin adapun langkahlangkah dalam analisis konjoin adalah merumuskan masalah perancangan stimuli metode pengumpulan data pemilihan prosedur analisis konjoin dan intepretasi hasil terdapat delapan kartu stimuli yang terbentuk hasil yang didapat pada penelitian ini berdasarkan nilai kepentingan bahwa hal yang paling penting dalam membeli gamis yaitu berdasarkan harga bahan model motif warna dan kombinasi yang terpilih yaitu harga dengan harga rp – rp dengan bahan kaos katun twill model tempelan motif bunga dengan warna yang cerah
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas tentang preferensi konsumen gamis silmi kabupaten lamongan metode digunakan menentukan preferensi analisis konjoin adapun langkahlangkah analisis konjoin merumuskan masalah perancangan stimuli metode pengumpulan data pemilihan prosedur analisis konjoin intepretasi hasil terdapat delapan kartu stimuli terbentuk hasil didapat penelitian berdasarkan nilai kepentingan paling penting membeli gamis berdasarkan harga bahan model motif warna kombinasi terpilih harga harga rp – rp bahan kaos katun twill model tempelan motif bunga warna cerah
Abstrak (Stemmed): teliti bahas tentang preferensi konsumen gamis silmi kabupaten lamongan metode guna tentu preferensi analisis konjoin adapun langkahlangkah analisis konjoin rumus masalah ancang stimuli metode kumpul data pilih prosedur analisis konjoin intepretasi hasil dapat delapan kartu stimuli bentuk hasil dapat teliti dasar nilai penting paling penting beli gamis dasar harga bahan model motif warna kombinasi pilih harga harga rp rp bahan kaos katun twill model tempel motif bunga warna cerah
Abstrak (Corrected): elite baas tenting preference consumed games salmi kabupaten laconian metope gun tent preference analysis conjoin adapt langkahlangkah analysis conjoin rumpus marsala dancing stimuli metope rumpus data pilch procedure analysis conjoin intepretasi hail apart deadpan kart stimuli bent hail apart elite dakar nilgai panting paling panting bell games dakar hard bahai model motif wanna kombinasi pilch hard hard up up bahai kans gatun twill model temple motif bung wanna ceram
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'analisis': 3, 'konjoin': 3, 'harga': 3, 'teliti': 2, 'preferensi': 2, 'gamis': 2, 'metode': 2, 'stimuli': 2, 'pilih': 2, 'hasil': 2, 'dapat': 2, 'dasar': 2, 'penting': 2, 'bahan': 2, 'model': 2, 'motif': 2, 'warna': 2, 'rp': 2, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'konsumen': 1, 'silmi': 1, 'kabupaten': 1, 'lamongan': 1, 'guna': 1, 'tentu': 1, 'adapun': 1, 'langkahlangkah': 1, 'rumus': 1, 'masalah': 1, 'ancang': 1, 'kumpul': 1, 'data': 1, 'prosedur': 1, 'intepretasi': 1, 'delapan': 1, 'kartu': 1, 'bentuk': 1, 'nilai': 1, 'paling': 1, 'beli': 1, 'kombinasi': 1, 'kaos': 1, 'katun': 1, 'twill': 1, 'tempel': 1, 'bunga': 1, 'cerah': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 7, 'in': 5, 'of': 4, 'is': 3, 'conjoint': 3, 'analysis': 3, 'this': 2, 'gamis': 2, 'are': 2, 'stimuli': 2, 'and': 2, 'results': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'price': 2, 'model': 2, 'motif': 2, 'rp': 2, 'with': 2, 'cotton': 2, 'research': 1, 'discusses': 1, 'about': 1, 'consumer': 1, 'preference': 1, 'to': 1, 'silmi': 1, 'lamongan': 1, 'regencythe': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'determining': 1, 'preferences': 1, 'steps': 1, 'formulating': 1, 'problems': 1, 'design': 1, 'data': 1, 'collection': 1, 'methods': 1, 'selection': 1, 'procedures': 1, 'interpretation': 1, 'there': 1, 'eight': 1, 'cards': 1, 'formed': 1, 'obtained': 1, 'study': 1, 'importance': 1, 'that': 1, 'most': 1, 'important': 1, 'thing': 1, 'buying': 1, 'materials': 1, 'color': 1, 'selected': 1, 'combination': 1, 'material': 1, 'twill': 1, 'patch': 1, 'flower': 1, 'bright': 1, 'colors': 1})
-------------------------------------------
--- Data #448 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ponco Priandono
Judul: OPTIMASI PROYEK REPARASI KAPAL
DENGAN PENDEKATAN CPM/PERT
(STUDI KASUS PT X)
Pembimbing 1: Ika Deefi Anna, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Samsul Amar, S.T., M.Sc
Abstrak (Raw): ABSTRAK
OPTIMASI PROYEK REPARASI KAPAL
DENGAN PENDEKATAN CPM/PERT
(STUDI KASUS PT X)
PT X adalah perusahaan jasa yang bergerak dibidang reparasi perkapalan dengan menggunakan teknik docking. Dalam pelaksanaan reparasi, jadwal proyek dan alokasi sumberdaya (manpower) dibuat oleh divisi RENWAS Produksi yang dihasilkan dari hasil rapat arrival meeting, dimana manajemen proyek menggunakan segenap sumber daya yang ada agar tercapainya sasaran proyek selesai tepat waktu dengan anggaran yang tersedia.
Dalam proyek reparasi kapal Y ini merupakan proyek reparasi kapal yang bersifat general dengan beberapa job order tambahan yang dilaksanakan oleh PT X. Dalam pelaksanaannya dimana durasi proyek yang terbatas dan cukup singkat, menjadi permasalahan bagi PT X menyelesaikan proyek tepat dengan deadline agar terhindar dari resiko penalty akibat keterlambatan proyek, dimana banyak faktor – faktor diluar kendali yang tidak terduga yang dapat menghambat jalannya pengerjaan proyek. Oleh sebab itu berdasarkan permasalahan tersebut dapat berdampak pada kemunduran proyek dari jadwal yang telah dibuat.
Dengan menggunakan analisa metode CPM/PERT proyek reparasi kapal Y dimana memiliki 19 aktivitas kegiatan, terdapat 1 lintasan kritis dari proyek tersebut yaitu pada kegiatan A–B–G–H–M–N–Q–R-S dimana dari lintasan kritis tersebut memiliki durasi terpanjang 19,06 hari dengan persentase peluang keberhasilan proyek sebesar 6,58 % dari waktu deadline 17 hari. Dengan adanya indikasi kemunduran jadwal proyek dan demi menghindari hal tersebut, perlunya langkah praktis yang harus diambil untuk mempercepat durasi proyek dengan mengurangi durasi pada jalur kritis, memperhatikan alokasi sumberdaya yang ada dan juga memanfaatkan waktu lembur. Ketika kegiatan memungkinkan dilakukan percepatan maka yang perlu diperhatikan adalah extra cost yang dikeluarkan harus seminimal mungkin dan tidak melewati biaya penalty yang diberlakukan.
Kata kunci : Optimasi, Penjadwalan proyek dan CPM/PERT
Abstrak (Clean): abstrak optimasi proyek reparasi kapal dengan pendekatan cpmpert studi kasus pt x pt x adalah perusahaan jasa yang bergerak dibidang reparasi perkapalan dengan menggunakan teknik docking dalam pelaksanaan reparasi jadwal proyek dan alokasi sumberdaya manpower dibuat oleh divisi renwas produksi yang dihasilkan dari hasil rapat arrival meeting dimana manajemen proyek menggunakan segenap sumber daya yang ada agar tercapainya sasaran proyek selesai tepat waktu dengan anggaran yang tersedia dalam proyek reparasi kapal y ini merupakan proyek reparasi kapal yang bersifat general dengan beberapa job order tambahan yang dilaksanakan oleh pt x dalam pelaksanaannya dimana durasi proyek yang terbatas dan cukup singkat menjadi permasalahan bagi pt x menyelesaikan proyek tepat dengan deadline agar terhindar dari resiko penalty akibat keterlambatan proyek dimana banyak faktor – faktor diluar kendali yang tidak terduga yang dapat menghambat jalannya pengerjaan proyek oleh sebab itu berdasarkan permasalahan tersebut dapat berdampak pada kemunduran proyek dari jadwal yang telah dibuat dengan menggunakan analisa metode cpmpert proyek reparasi kapal y dimana memiliki aktivitas kegiatan terdapat lintasan kritis dari proyek tersebut yaitu pada kegiatan a–b–g–h–m–n–q–rs dimana dari lintasan kritis tersebut memiliki durasi terpanjang hari dengan persentase peluang keberhasilan proyek sebesar dari waktu deadline hari dengan adanya indikasi kemunduran jadwal proyek dan demi menghindari hal tersebut perlunya langkah praktis yang harus diambil untuk mempercepat durasi proyek dengan mengurangi durasi pada jalur kritis memperhatikan alokasi sumberdaya yang ada dan juga memanfaatkan waktu lembur ketika kegiatan memungkinkan dilakukan percepatan maka yang perlu diperhatikan adalah extra cost yang dikeluarkan harus seminimal mungkin dan tidak melewati biaya penalty yang diberlakukan kata kunci optimasi penjadwalan proyek dan cpmpert
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak optimasi proyek reparasi kapal pendekatan cpmpert studi kasus pt x pt x perusahaan jasa bergerak dibidang reparasi perkapalan menggunakan teknik docking pelaksanaan reparasi jadwal proyek alokasi sumberdaya manpower dibuat divisi renwas produksi dihasilkan hasil rapat arrival meeting dimana manajemen proyek menggunakan segenap sumber daya ada tercapainya sasaran proyek selesai tepat waktu anggaran tersedia proyek reparasi kapal y proyek reparasi kapal bersifat general beberapa job order tambahan dilaksanakan pt x pelaksanaannya dimana durasi proyek terbatas cukup singkat menjadi permasalahan bagi pt x menyelesaikan proyek tepat deadline terhindar resiko penalty akibat keterlambatan proyek dimana banyak faktor – faktor diluar kendali terduga dapat menghambat jalannya pengerjaan proyek sebab berdasarkan permasalahan tersebut dapat berdampak kemunduran proyek jadwal dibuat menggunakan analisa metode cpmpert proyek reparasi kapal y dimana memiliki aktivitas kegiatan terdapat lintasan kritis proyek tersebut kegiatan a–b–g–h–m–n–q–rs dimana lintasan kritis tersebut memiliki durasi terpanjang hari persentase peluang keberhasilan proyek sebesar waktu deadline hari adanya indikasi kemunduran jadwal proyek demi menghindari tersebut perlunya langkah praktis harus diambil mempercepat durasi proyek mengurangi durasi jalur kritis memperhatikan alokasi sumberdaya ada memanfaatkan waktu lembur ketika kegiatan memungkinkan dilakukan percepatan perlu diperhatikan extra cost dikeluarkan harus seminimal mungkin melewati biaya penalty diberlakukan kata kunci optimasi penjadwalan proyek cpmpert
Abstrak (Stemmed): abstrak optimasi proyek reparasi kapal dekat cpmpert studi kasus pt x pt x usaha jasa gerak bidang reparasi kapal guna teknik docking laksana reparasi jadwal proyek alokasi sumberdaya manpower buat divisi renwas produksi hasil hasil rapat arrival meeting mana manajemen proyek guna segenap sumber daya ada capa sasar proyek selesai tepat waktu anggar sedia proyek reparasi kapal y proyek reparasi kapal sifat general beberapa job order tambah laksana pt x laksana mana durasi proyek batas cukup singkat jadi masalah bagi pt x selesai proyek tepat deadline hindar resiko penalty akibat lambat proyek mana banyak faktor faktor luar kendali duga dapat hambat jalan kerja proyek sebab dasar masalah sebut dapat dampak mundur proyek jadwal buat guna analisa metode cpmpert proyek reparasi kapal y mana milik aktivitas giat dapat lintas kritis proyek sebut giat a b g h m n q rs mana lintas kritis sebut milik durasi panjang hari persentase peluang hasil proyek besar waktu deadline hari ada indikasi mundur jadwal proyek demi hindar sebut perlu langkah praktis harus ambil cepat durasi proyek kurang durasi jalur kritis perhati alokasi sumberdaya ada manfaat waktu lembur ketika giat mungkin laku cepat perlu perhati extra cost keluar harus minimal mungkin lewat biaya penalty laku kata kunci optimasi jadwal proyek cpmpert
Abstrak (Corrected): abstract optimism prove rephrase papal dead camper study ass pt x pt x sara casa gera biding rephrase papal gun tennis docking lasagna rephrase radial prove alkali sumberdaya manpower but divine rental produksi hail hail rapt arrival meeting mana management prove gun serena number day ada cap samar prove seesaw teat want anger media prove rephrase papal y prove rephrase papal sift general beberapa job order tambac lasagna pt x lasagna mana duress prove bats cutup dingbat jade marsala bag pt x seesaw prove teat deadline hinder resist penalty akbar lambast prove mana banyan factor factor liar kendall dug apart combat alan era prove kebab dakar marsala debut apart damp under prove radial but gun analyst metope camper prove rephrase papal y mana milk aktivitas gift apart lint's iritis prove debut gift a b g h m n q rs mana lint's iritis debut milk duress panting hard percentage pelting hail prove bear want deadline hard ada indikasi under radial prove demo hinder debut peru bangka practise harms ambit eat duress prove during duress value iritis perhaps alkali sumberdaya ada manat want lemur retina gift munchkin lake eat peru perhaps extra cost cellar harms minimal munchkin let bay penalty lake data bunch optimism radial prove camper
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'proyek': 17, 'reparasi': 6, 'kapal': 5, 'mana': 5, 'pt': 4, 'x': 4, 'jadwal': 4, 'durasi': 4, 'sebut': 4, 'cpmpert': 3, 'guna': 3, 'laksana': 3, 'hasil': 3, 'ada': 3, 'waktu': 3, 'dapat': 3, 'giat': 3, 'kritis': 3, 'optimasi': 2, 'alokasi': 2, 'sumberdaya': 2, 'buat': 2, 'selesai': 2, 'tepat': 2, 'y': 2, 'masalah': 2, 'deadline': 2, 'hindar': 2, 'penalty': 2, 'faktor': 2, 'mundur': 2, 'milik': 2, 'lintas': 2, 'hari': 2, 'perlu': 2, 'harus': 2, 'cepat': 2, 'perhati': 2, 'mungkin': 2, 'laku': 2, 'abstrak': 1, 'dekat': 1, 'studi': 1, 'kasus': 1, 'usaha': 1, 'jasa': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'teknik': 1, 'docking': 1, 'manpower': 1, 'divisi': 1, 'renwas': 1, 'produksi': 1, 'rapat': 1, 'arrival': 1, 'meeting': 1, 'manajemen': 1, 'segenap': 1, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'capa': 1, 'sasar': 1, 'anggar': 1, 'sedia': 1, 'sifat': 1, 'general': 1, 'beberapa': 1, 'job': 1, 'order': 1, 'tambah': 1, 'batas': 1, 'cukup': 1, 'singkat': 1, 'jadi': 1, 'bagi': 1, 'resiko': 1, 'akibat': 1, 'lambat': 1, 'banyak': 1, 'luar': 1, 'kendali': 1, 'duga': 1, 'hambat': 1, 'jalan': 1, 'kerja': 1, 'sebab': 1, 'dasar': 1, 'dampak': 1, 'analisa': 1, 'metode': 1, 'aktivitas': 1, 'a': 1, 'b': 1, 'g': 1, 'h': 1, 'm': 1, 'n': 1, 'q': 1, 'rs': 1, 'panjang': 1, 'persentase': 1, 'peluang': 1, 'besar': 1, 'indikasi': 1, 'demi': 1, 'langkah': 1, 'praktis': 1, 'ambil': 1, 'kurang': 1, 'jalur': 1, 'manfaat': 1, 'lembur': 1, 'ketika': 1, 'extra': 1, 'cost': 1, 'keluar': 1, 'minimal': 1, 'lewat': 1, 'biaya': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 16, 'project': 15, 'to': 9, 'with': 6, 'is': 6, 'in': 6, 'and': 6, 'ship': 5, 'by': 5, 'pt': 4, 'x': 4, 'from': 4, 'duration': 4, 'that': 4, 'repair': 3, 'a': 3, 'schedule': 3, 'where': 3, 'on': 3, 'order': 3, 'critical': 3, 'path': 3, 'be': 3, 'optimization': 2, 'projects': 2, 'cpmpert': 2, 'using': 2, 'implementation': 2, 'allocation': 2, 'made': 2, 'available': 2, 'resources': 2, 'time': 2, 'y': 2, 'it': 2, 'for': 2, 'deadline': 2, 'avoid': 2, 'penalty': 2, 'have': 2, 'an': 2, 'decline': 2, 'has': 2, 'activity': 2, 'activities': 2, 'there': 2, 'abstract': 1, 'approach': 1, 'case': 1, 'study': 1, 'service': 1, 'company': 1, 'engaged': 1, 'repairs': 1, 'docking': 1, 'techniques': 1, 'reparations': 1, 'resource': 1, 'manpower': 1, 'renwas': 1, 'production': 1, 'division': 1, 'resulting': 1, 'meeting': 1, 'management': 1, 'uses': 1, 'all': 1, 'achieve': 1, 'objectives': 1, 'completed': 1, 'budget': 1, 'this': 1, 'flag': 1, 'general': 1, 'some': 1, 'additional': 1, 'job': 1, 'executed': 1, 'limited': 1, 'short': 1, 'enough': 1, 'becomes': 1, 'problem': 1, 'complete': 1, 'right': 1, 'risk': 1, 'due': 1, 'delays': 1, 'many': 1, 'factors': 1, 'beyond': 1, 'control': 1, 'unexpected': 1, 'can': 1, 'hamper': 1, 'course': 1, 'work': 1, 'based': 1, 'these': 1, 'problems': 1, 'could': 1, 'impact': 1, 'been': 1, 'cpm': 1, 'pert': 1, 'method': 1, 'analysis': 1, 'reparation': 1, 'which': 1, 'abghmnqrs': 1, 'longest': 1, 'day': 1, 'percentage': 1, 'chance': 1, 'success': 1, 'equal': 1, 'days': 1, 'indication': 1, 'need': 1, 'practical': 1, 'steps': 1, 'taken': 1, 'speed': 1, 'up': 1, 'reducing': 1, 'taking': 1, 'into': 1, 'account': 1, 'existing': 1, 'also': 1, 'utilizing': 1, 'overtime': 1, 'when': 1, 'allow': 1, 'acceleration': 1, 'then': 1, 'needs': 1, 'paid': 1, 'attention': 1, 'extra': 1, 'cost': 1, 'issued': 1, 'must': 1, 'minimized': 1, 'not': 1, 'pass': 1, 'fee': 1, 'applied': 1, 'keywords': 1, 'scheduling': 1})
-------------------------------------------
--- Data #449 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Arina Sabila Haq
Judul: Perencanaan Persediaan Bahan Baku Herbisida 486
Pembimbing 1: Imron Kuswandi, S.T.,M.T.
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko, S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Salah satu metode yang digunakan untuk mengendalikan persediaan bahan baku pada
perusahaan adalah metode Material Requirement Planning (MRP). Dalam menerapkan
kebijakan-kebijakan perencanaan bahan baku, perusahaan harus mempunyai perhitungan yang
tepat agar tidak terjadi kekurangan atau kelebihan dalam persediaan bahan baku. Penelitian ini
mempunyai tujuan untuk menganalisis metode pengendalian persediaan bahan baku Herbisida
486 yang efisien pada PT XYZ. Perencanaan kebutuhan material dalam penelitian ini
menggunakan rumus peramalan Winter, Trend linear, dan Trend Kuadratik serta
menggunakan metode lot sizing, dimana metode lot sizing yang digunakan adalah Lot for Lot,
Economic Order Quantity, Fixed Period Requirement, dan least unit cost. Berdasarkan
perhitungan biaya bahan baku pada tahun 2017 menggunakan metode MRP total biaya yang
dikeluarkan adalah metode Lot For Lot sebesar Rp. 278.434.005, metode Economic Order
Quantity sebesar Rp.219.606.758, metode Fixed Period Requirement sebesar Rp.
764.483.481, dan metode least unit cost sebesar Rp.1.668.151.227. Sehingga dapat diketahui
bahwa metode Economic Order Quantity memiliki total biaya persediaan paling minimum
sebesar Rp.219.606.758.
Abstrak (Clean): salah satu metode yang digunakan untuk mengendalikan persediaan bahan baku pada perusahaan adalah metode material requirement planning mrp dalam menerapkan kebijakankebijakan perencanaan bahan baku perusahaan harus mempunyai perhitungan yang tepat agar tidak terjadi kekurangan atau kelebihan dalam persediaan bahan baku penelitian ini mempunyai tujuan untuk menganalisis metode pengendalian persediaan bahan baku herbisida yang efisien pada pt xyz perencanaan kebutuhan material dalam penelitian ini menggunakan rumus peramalan winter trend linear dan trend kuadratik serta menggunakan metode lot sizing dimana metode lot sizing yang digunakan adalah lot for lot economic order quantity fixed period requirement dan least unit cost berdasarkan perhitungan biaya bahan baku pada tahun menggunakan metode mrp total biaya yang dikeluarkan adalah metode lot for lot sebesar rp metode economic order quantity sebesar rp metode fixed period requirement sebesar rp dan metode least unit cost sebesar rp sehingga dapat diketahui bahwa metode economic order quantity memiliki total biaya persediaan paling minimum sebesar rp
Abstrak (Stopwords Removed): salah satu metode digunakan mengendalikan persediaan bahan baku perusahaan metode material requirement planning mrp menerapkan kebijakankebijakan perencanaan bahan baku perusahaan harus mempunyai perhitungan tepat terjadi kekurangan kelebihan persediaan bahan baku penelitian mempunyai tujuan menganalisis metode pengendalian persediaan bahan baku herbisida efisien pt xyz perencanaan kebutuhan material penelitian menggunakan rumus peramalan winter trend linear trend kuadratik menggunakan metode lot sizing dimana metode lot sizing digunakan lot for lot economic order quantity fixed period requirement least unit cost berdasarkan perhitungan biaya bahan baku tahun menggunakan metode mrp total biaya dikeluarkan metode lot for lot sebesar rp metode economic order quantity sebesar rp metode fixed period requirement sebesar rp metode least unit cost sebesar rp dapat diketahui metode economic order quantity memiliki total biaya persediaan paling minimum sebesar rp
Abstrak (Stemmed): salah satu metode guna kendali sedia bahan baku usaha metode material requirement planning mrp terap kebijakankebijakan rencana bahan baku usaha harus punya hitung tepat jadi kurang lebih sedia bahan baku teliti punya tuju analis metode kendali sedia bahan baku herbisida efisien pt xyz rencana butuh material teliti guna rumus amal winter trend linear trend kuadratik guna metode lot sizing mana metode lot sizing guna lot for lot economic order quantity fixed period requirement least unit cost dasar hitung biaya bahan baku tahun guna metode mrp total biaya keluar metode lot for lot besar rp metode economic order quantity besar rp metode fixed period requirement besar rp metode least unit cost besar rp dapat tahu metode economic order quantity milik total biaya sedia paling minimum besar rp
Abstrak (Corrected): salad sat metope gun kendall media bahai baku sara metope material requirement planning map trap kebijakankebijakan recant bahai baku sara harms puny hiding teat jade during leash media bahai baku elite puny juju analysis metope kendall media bahai baku herbicide elision pt byz recant butch material elite gun rumpus anal winter trend linear trend quadratic gun metope lot sizing mana metope lot sizing gun lot for lot economic order quantity fixed period requirement least unit cost dakar hiding bay bahai baku thun gun metope map total bay cellar metope lot for lot bear up metope economic order quantity bear up metope fixed period requirement bear up metope least unit cost bear up apart tau metope economic order quantity milk total bay media paling minimum bear up
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'metode': 11, 'lot': 6, 'guna': 5, 'bahan': 5, 'baku': 5, 'besar': 5, 'rp': 5, 'sedia': 4, 'requirement': 3, 'economic': 3, 'order': 3, 'quantity': 3, 'biaya': 3, 'kendali': 2, 'usaha': 2, 'material': 2, 'mrp': 2, 'rencana': 2, 'punya': 2, 'hitung': 2, 'teliti': 2, 'trend': 2, 'sizing': 2, 'for': 2, 'fixed': 2, 'period': 2, 'least': 2, 'unit': 2, 'cost': 2, 'total': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'planning': 1, 'terap': 1, 'kebijakankebijakan': 1, 'harus': 1, 'tepat': 1, 'jadi': 1, 'kurang': 1, 'lebih': 1, 'tuju': 1, 'analis': 1, 'herbisida': 1, 'efisien': 1, 'pt': 1, 'xyz': 1, 'butuh': 1, 'rumus': 1, 'amal': 1, 'winter': 1, 'linear': 1, 'kuadratik': 1, 'mana': 1, 'dasar': 1, 'tahun': 1, 'keluar': 1, 'dapat': 1, 'tahu': 1, 'milik': 1, 'paling': 1, 'minimum': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'method': 10, 'of': 9, 'the': 9, 'material': 6, 'lot': 6, 'is': 5, 'cost': 5, 'rp': 5, 'raw': 4, 'in': 4, 'to': 3, 'requirement': 3, 'planning': 3, 'inventory': 3, 'using': 3, 'and': 3, 'economic': 3, 'order': 3, 'quantity': 3, 'used': 2, 'control': 2, 'on': 2, 'mrp': 2, 'so': 2, 'that': 2, 'this': 2, 'research': 2, 'has': 2, 'trend': 2, 'sizing': 2, 'for': 2, 'fixed': 2, 'period': 2, 'least': 2, 'total': 2, 'indonesiaone': 1, 'methods': 1, 'supply': 1, 'materials': 1, 'company': 1, 'applying': 1, 'policies': 1, 'companies': 1, 'must': 1, 'have': 1, 'calculations': 1, 'precisely': 1, 'there': 1, 'no': 1, 'shortage': 1, 'or': 1, 'excess': 1, 'purpose': 1, 'analyze': 1, 'herbicide': 1, 'efficient': 1, 'at': 1, 'pt': 1, 'xyz': 1, 'needs': 1, 'forecasting': 1, 'formula': 1, 'winter': 1, 'linear': 1, 'quadratic': 1, 'as': 1, 'well': 1, 'where': 1, 'unit': 1, 'based': 1, 'calculation': 1, 'costs': 1, 'issued': 1, 'a': 1, 'it': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'known': 1, 'minimum': 1, 'amounting': 1})
-------------------------------------------
--- Data #450 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Wahyu Indra Gunawan
Judul: PENGARUH SUHU PEMANASAN DAN MEDIA PENDINGIN TERHADAP KETANGGUHAN HARDFACING BAJA SUP 9 MENGGUNAKAN ANOVA
Pembimbing 1: Teguh Prasetyo, S.T., M.T
Pembimbing 2: Agus Salim, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Mesin merupakan salah satu sumber daya perusahaan yang harus di maksimalkan guna memenuhi kebutuhan pasar. Begitu pula mesin Hammer Mill pada PT Gresik Mustika Timur yang digunakan untuk mengubah ukuran batok kelapa menjadi serbuk atau tepung. Tahun 2005 PT Gresik Mustika Timur mampu menghasilkan 10 ton dalam waktu 24 jam. Guna meningkatkan kapasitas produksi PT Gresik Mustika Timur memberikan Hard Facing pada pisau pemukul Hammer Mill. Sehingga mampu menghasilkan 28,6855 ton dalam waktu 25 jam. Penambahan Hard Facing bertujuan untuk menambah ketangguhan material baja. Ketangguhan logam baja juga bisa lebih ditingkatkan dengan cara memberi perlakuan panas (Heat treatment). Penelitian ini meneliti tentang desain eksperimen ketangguhan Hard Facing baja SUP 9 dengan perlakuan panas (Heat Treatment). Baja SUP 9 akan dibentuk sesuai ASTM E23 dengan lapisan Hard Facing kemudian akan dipanaskan dengan suhu 780oC dan 880oC dengan media pendingin oli dan udara. Setelah baja diberi perlakuan panas kemudian diuji impact guna mengetahui seberapa tangguh baja tersebut. Nilai dari pengujian impact akan diolah menggunakan metode analisa yakni ANOVA sehingga didapatkan hasil perlakuan panas dan media pendingin yang mampu memberikan nilai ketangguhan maksimal. Setelah semua proses dilakukan maka akan didapatkan hasil nilai pemanas dan media pendingin yang mampu memberikan ketangguhan maksimal.
Kata kunci: Hard Facing, Heat Treatment, ketangguhan, ANOVA.
Abstrak (Clean): mesin merupakan salah satu sumber daya perusahaan yang harus di maksimalkan guna memenuhi kebutuhan pasar begitu pula mesin hammer mill pada pt gresik mustika timur yang digunakan untuk mengubah ukuran batok kelapa menjadi serbuk atau tepung tahun pt gresik mustika timur mampu menghasilkan ton dalam waktu jam guna meningkatkan kapasitas produksi pt gresik mustika timur memberikan hard facing pada pisau pemukul hammer mill sehingga mampu menghasilkan ton dalam waktu jam penambahan hard facing bertujuan untuk menambah ketangguhan material baja ketangguhan logam baja juga bisa lebih ditingkatkan dengan cara memberi perlakuan panas heat treatment penelitian ini meneliti tentang desain eksperimen ketangguhan hard facing baja sup dengan perlakuan panas heat treatment baja sup akan dibentuk sesuai astm e dengan lapisan hard facing kemudian akan dipanaskan dengan suhu oc dan oc dengan media pendingin oli dan udara setelah baja diberi perlakuan panas kemudian diuji impact guna mengetahui seberapa tangguh baja tersebut nilai dari pengujian impact akan diolah menggunakan metode analisa yakni anova sehingga didapatkan hasil perlakuan panas dan media pendingin yang mampu memberikan nilai ketangguhan maksimal setelah semua proses dilakukan maka akan didapatkan hasil nilai pemanas dan media pendingin yang mampu memberikan ketangguhan maksimal kata kunci hard facing heat treatment ketangguhan anova
Abstrak (Stopwords Removed): mesin salah satu sumber daya perusahaan harus maksimalkan memenuhi kebutuhan pasar begitu pula mesin hammer mill pt gresik mustika timur digunakan mengubah ukuran batok kelapa menjadi serbuk tepung tahun pt gresik mustika timur mampu menghasilkan ton waktu jam meningkatkan kapasitas produksi pt gresik mustika timur memberikan hard facing pisau pemukul hammer mill mampu menghasilkan ton waktu jam penambahan hard facing bertujuan menambah ketangguhan material baja ketangguhan logam baja lebih ditingkatkan cara memberi perlakuan panas heat treatment penelitian meneliti tentang desain eksperimen ketangguhan hard facing baja sup perlakuan panas heat treatment baja sup dibentuk sesuai astm e lapisan hard facing dipanaskan suhu oc oc media pendingin oli udara baja diberi perlakuan panas diuji impact mengetahui seberapa tangguh baja tersebut nilai pengujian impact diolah menggunakan metode analisa yakni anova didapatkan hasil perlakuan panas media pendingin mampu memberikan nilai ketangguhan maksimal semua proses dilakukan didapatkan hasil nilai pemanas media pendingin mampu memberikan ketangguhan maksimal kata kunci hard facing heat treatment ketangguhan anova
Abstrak (Stemmed): mesin salah satu sumber daya usaha harus maksimal penuh butuh pasar begitu pula mesin hammer mill pt gresik mustika timur guna ubah ukur batok kelapa jadi serbuk tepung tahun pt gresik mustika timur mampu hasil ton waktu jam tingkat kapasitas produksi pt gresik mustika timur beri hard facing pisau pukul hammer mill mampu hasil ton waktu jam tambah hard facing tuju tambah tangguh material baja tangguh logam baja lebih tingkat cara beri laku panas heat treatment teliti teliti tentang desain eksperimen tangguh hard facing baja sup laku panas heat treatment baja sup bentuk sesuai astm e lapis hard facing panas suhu oc oc media dingin oli udara baja beri laku panas uji impact tahu berapa tangguh baja sebut nilai uji impact olah guna metode analisa yakni anova dapat hasil laku panas media dingin mampu beri nilai tangguh maksimal semua proses laku dapat hasil nilai panas media dingin mampu beri tangguh maksimal kata kunci hard facing heat treatment tangguh anova
Abstrak (Corrected): resin salad sat number day sara harms maximal punch butch paar begin pula resin hammer mill pt greek justina timur gun bah ukr baton kelp jade serum typing thun pt greek justina timur camp hail ton want jam dingbat kapasitas produksi pt greek justina timur bert hard facing pilau pull hammer mill camp hail ton want jam tambac hard facing juju tambac tanguy material baba tanguy logan baba leash dingbat cara bert lake pants heat treatment elite elite tenting detain eksperimen tanguy hard facing baba sup lake pants heat treatment baba sup bent sexual asti e laps hard facing pants sulu oc oc media dinging old dark baba bert lake pants uni impact tau berate tanguy baba debut nilgai uni impact blah gun metope analyst yank nova apart hail lake pants media dinging camp bert nilgai tanguy maximal sea proves lake apart hail nilgai pants media dinging camp bert tanguy maximal data bunch hard facing heat treatment tanguy nova
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tangguh': 7, 'baja': 6, 'panas': 6, 'beri': 5, 'hard': 5, 'facing': 5, 'laku': 5, 'mampu': 4, 'hasil': 4, 'maksimal': 3, 'pt': 3, 'gresik': 3, 'mustika': 3, 'timur': 3, 'heat': 3, 'treatment': 3, 'media': 3, 'dingin': 3, 'nilai': 3, 'mesin': 2, 'hammer': 2, 'mill': 2, 'guna': 2, 'ton': 2, 'waktu': 2, 'jam': 2, 'tingkat': 2, 'tambah': 2, 'teliti': 2, 'sup': 2, 'oc': 2, 'uji': 2, 'impact': 2, 'anova': 2, 'dapat': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'usaha': 1, 'harus': 1, 'penuh': 1, 'butuh': 1, 'pasar': 1, 'begitu': 1, 'pula': 1, 'ubah': 1, 'ukur': 1, 'batok': 1, 'kelapa': 1, 'jadi': 1, 'serbuk': 1, 'tepung': 1, 'tahun': 1, 'kapasitas': 1, 'produksi': 1, 'pisau': 1, 'pukul': 1, 'tuju': 1, 'material': 1, 'logam': 1, 'lebih': 1, 'cara': 1, 'tentang': 1, 'desain': 1, 'eksperimen': 1, 'bentuk': 1, 'sesuai': 1, 'astm': 1, 'e': 1, 'lapis': 1, 'suhu': 1, 'oli': 1, 'udara': 1, 'tahu': 1, 'berapa': 1, 'sebut': 1, 'olah': 1, 'metode': 1, 'analisa': 1, 'yakni': 1, 'semua': 1, 'proses': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 25, 'of': 18, 'to': 8, 'heat': 7, 'treatment': 7, 'toughness': 6, 'steel': 6, 'and': 6, 'is': 5, 'hard': 5, 'facing': 5, 'be': 5, 'with': 4, 'in': 3, 'order': 3, 'so': 3, 'pt': 3, 'gresik': 3, 'east': 3, 'will': 3, 'cooling': 3, 'medium': 3, 'hammer': 2, 'mill': 2, 'on': 2, 'mustika': 2, 'capable': 2, 'producing': 2, 'tons': 2, 'within': 2, 'hours': 2, 'increase': 2, 'it': 2, 'sup': 2, 'a': 2, 'then': 2, 'c': 2, 'after': 2, 'impact': 2, 'out': 2, 'value': 2, 'anova': 2, 'obtained': 2, 'which': 2, 'able': 2, 'provide': 2, 'maximum': 2, 'engine': 1, 'one': 1, 'companys': 1, 'resources': 1, 'maximize': 1, 'meet': 1, 'needs': 1, 'market': 1, 'did': 1, 'machine': 1, 'jewels': 1, 'that': 1, 'are': 1, 'used': 1, 'change': 1, 'size': 1, 'coconut': 1, 'shells': 1, 'into': 1, 'powder': 1, 'or': 1, 'flour': 1, 'year': 1, 'production': 1, 'capacity': 1, 'gives': 1, 'blade': 1, 'beater': 1, 'addition': 1, 'aims': 1, 'material': 1, 'metal': 1, 'can': 1, 'also': 1, 'further': 1, 'enhanced': 1, 'by': 1, 'giving': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'examines': 1, 'experimental': 1, 'design': 1, 'about': 1, 'established': 1, 'according': 1, 'astm': 1, 'e': 1, 'layer': 1, 'heated': 1, 'temperature': 1, 'oil': 1, 'air': 1, 'was': 1, 'given': 1, 'tested': 1, 'find': 1, 'how': 1, 'tough': 1, 'testing': 1, 'processed': 1, 'using': 1, 'method': 1, 'analysis': 1, 'ie': 1, 'results': 1, 'values': 1, 'all': 1, 'process': 1, 'carried': 1, 'as': 1, 'result': 1, 'heating': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #451 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Giyanti Citra Sujahroh
Judul: Pengukuran Kinerja Perusahaan Pakan Kucing (Studi Kasus: CV. Bahari Lestarindo)
Pembimbing 1: Samsul Amar, S.T., M.Sc
Pembimbing 2: Agus Salim, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Penelitian ini membahas tentang pengukuran kinerja perusahaan pakan kucing pada CV. Bahari Lestarindo. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan 4 atribut, yakni efficiency, flexibility, responsiveness, dan food quality. Pada masing-masing atribut terdapat indikator yang dijadikan sebagai tolak ukur dalam menghitung kinerja rantai pasoknya. Pada atribut efficiency terdapat indikator fix costs, variabel costs, profit, return of investment, dan inventory. Untuk atribut flexibility menggunakan indikator costumer satisfaction, volume flexibility, delivery flexibility, backorders, dan lost sales. Kemudian untuk atribut responsiveness terdapat indikator fill rate, product lateness, costumer response time, lead time, costumer complaints, dan shipping error. Dan untuk atribut food quality menggunakan indikator sensory properties and self life appearance, self life, production system characteristic traceability, energy use, water use, promotion, serta costumer service. Penelitian diawali dengan menormalisasikan tiap-tiap indikator untuk menyamakan parameter nilai skor tiap-tiap indikator menggunakan normalisasi Snorm De Boer. Kemudian menghitung nilai bobot masing-masing atribut dan indikator dengan menggunakan AHP (Analytic Hierarchy Process) yang digunakan untuk mengetahui prioritas pada atribut dan indikator tersebut. Hasil yang dapat diperoleh dari penelitian ini, untuk bobot atribut dari yang paling dipioritaskan adalah atribut flexibility = 0,551417039, kemudian atribut responsiveness = 0,324839865, yang ketiga atribut efficiency = 0,07606, dan terakhir atribut food quality = 0,047686841. Sedangkan nilai kinerja perusahaan pakan kucing pada perusahaan CV. Bahari Lestarindo adalah yang diperoleh adalah 64,63946367 dari target skor perusahaan = 90 sehingga CV. Bahari Lestarindo memiliki tingkat pencapaian = 71,82% dan masih dalam kriteria rata-rata.
Kata kunci: kinerja, perusahaan, pakan kucing, AHP, ef?ciency, ?exibility, responsiveness, food quality.
Abstrak (Clean): penelitian ini membahas tentang pengukuran kinerja perusahaan pakan kucing pada cv bahari lestarindo pengukuran dilakukan dengan menggunakan atribut yakni efficiency flexibility responsiveness dan food quality pada masingmasing atribut terdapat indikator yang dijadikan sebagai tolak ukur dalam menghitung kinerja rantai pasoknya pada atribut efficiency terdapat indikator fix costs variabel costs profit return of investment dan inventory untuk atribut flexibility menggunakan indikator costumer satisfaction volume flexibility delivery flexibility backorders dan lost sales kemudian untuk atribut responsiveness terdapat indikator fill rate product lateness costumer response time lead time costumer complaints dan shipping error dan untuk atribut food quality menggunakan indikator sensory properties and self life appearance self life production system characteristic traceability energy use water use promotion serta costumer service penelitian diawali dengan menormalisasikan tiaptiap indikator untuk menyamakan parameter nilai skor tiaptiap indikator menggunakan normalisasi snorm de boer kemudian menghitung nilai bobot masingmasing atribut dan indikator dengan menggunakan ahp analytic hierarchy process yang digunakan untuk mengetahui prioritas pada atribut dan indikator tersebut hasil yang dapat diperoleh dari penelitian ini untuk bobot atribut dari yang paling dipioritaskan adalah atribut flexibility kemudian atribut responsiveness yang ketiga atribut efficiency dan terakhir atribut food quality sedangkan nilai kinerja perusahaan pakan kucing pada perusahaan cv bahari lestarindo adalah yang diperoleh adalah dari target skor perusahaan sehingga cv bahari lestarindo memiliki tingkat pencapaian dan masih dalam kriteria ratarata kata kunci kinerja perusahaan pakan kucing ahp efciency exibility responsiveness food quality
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas tentang pengukuran kinerja perusahaan pakan kucing cv bahari lestarindo pengukuran dilakukan menggunakan atribut yakni efficiency flexibility responsiveness food quality masingmasing atribut terdapat indikator dijadikan tolak ukur menghitung kinerja rantai pasoknya atribut efficiency terdapat indikator fix costs variabel costs profit return of investment inventory atribut flexibility menggunakan indikator costumer satisfaction volume flexibility delivery flexibility backorders lost sales atribut responsiveness terdapat indikator fill rate product lateness costumer response time lead time costumer complaints shipping error atribut food quality menggunakan indikator sensory properties and self life appearance self life production system characteristic traceability energy use water use promotion costumer service penelitian diawali menormalisasikan tiaptiap indikator menyamakan parameter nilai skor tiaptiap indikator menggunakan normalisasi snorm de boer menghitung nilai bobot masingmasing atribut indikator menggunakan ahp analytic hierarchy process digunakan mengetahui prioritas atribut indikator tersebut hasil dapat diperoleh penelitian bobot atribut paling dipioritaskan atribut flexibility atribut responsiveness ketiga atribut efficiency terakhir atribut food quality sedangkan nilai kinerja perusahaan pakan kucing perusahaan cv bahari lestarindo diperoleh target skor perusahaan cv bahari lestarindo memiliki tingkat pencapaian masih kriteria ratarata kata kunci kinerja perusahaan pakan kucing ahp efciency exibility responsiveness food quality
Abstrak (Stemmed): teliti bahas tentang ukur kerja usaha pakan kucing cv bahari lestarindo ukur laku guna atribut yakni efficiency flexibility responsiveness food quality masingmasing atribut dapat indikator jadi tolak ukur hitung kerja rantai pasok atribut efficiency dapat indikator fix costs variabel costs profit return of investment inventory atribut flexibility guna indikator costumer satisfaction volume flexibility delivery flexibility backorders lost sales atribut responsiveness dapat indikator fill rate product lateness costumer response time lead time costumer complaints shipping error atribut food quality guna indikator sensory properties and self life appearance self life production system characteristic traceability energy use water use promotion costumer service teliti awal normalisasi tiaptiap indikator sama parameter nilai skor tiaptiap indikator guna normalisasi snorm de boer hitung nilai bobot masingmasing atribut indikator guna ahp analytic hierarchy process guna tahu prioritas atribut indikator sebut hasil dapat oleh teliti bobot atribut paling dipioritaskan atribut flexibility atribut responsiveness tiga atribut efficiency akhir atribut food quality sedang nilai kerja usaha pakan kucing usaha cv bahari lestarindo oleh target skor usaha cv bahari lestarindo milik tingkat capai masih kriteria ratarata kata kunci kerja usaha pakan kucing ahp efciency exibility responsiveness food quality
Abstrak (Corrected): elite baas tenting ukr era sara pagan kuching ca baha'i lestarindo ukr lake gun tribute yank efficiency flexibility responsiveness food quality masingmasing tribute apart indicator jade tola ukr hiding era rental ask tribute efficiency apart indicator fix costs variable costs profit return of investment inventory tribute flexibility gun indicator costumer satisfaction volume flexibility delivery flexibility backorders lost sales tribute responsiveness apart indicator fill rate product lateness costumer response time lead time costumer complaints shipping error tribute food quality gun indicator sensory properties and self life appearance self life production system characteristic traceability energy use water use promotion costumer service elite away normalisasi tiaptiap indicator same parameter nilgai stor tiaptiap indicator gun normalisasi storm de boer hiding nilgai robot masingmasing tribute indicator gun ah analytic hierarchy process gun tau priority tribute indicator debut hail apart olen elite robot tribute paling dipioritaskan tribute flexibility tribute responsiveness toga tribute efficiency air tribute food quality sedan nilgai era sara pagan kuching sara ca baha'i lestarindo olen target stor sara ca baha'i lestarindo milk dingbat capri mash criteria ratarata data bunch era sara pagan kuching ah efficiency edibility responsiveness food quality
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'atribut': 13, 'indikator': 9, 'guna': 6, 'usaha': 5, 'flexibility': 5, 'kerja': 4, 'responsiveness': 4, 'food': 4, 'quality': 4, 'dapat': 4, 'costumer': 4, 'teliti': 3, 'ukur': 3, 'pakan': 3, 'kucing': 3, 'cv': 3, 'bahari': 3, 'lestarindo': 3, 'efficiency': 3, 'nilai': 3, 'masingmasing': 2, 'hitung': 2, 'costs': 2, 'time': 2, 'self': 2, 'life': 2, 'use': 2, 'normalisasi': 2, 'tiaptiap': 2, 'skor': 2, 'bobot': 2, 'ahp': 2, 'oleh': 2, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'laku': 1, 'yakni': 1, 'jadi': 1, 'tolak': 1, 'rantai': 1, 'pasok': 1, 'fix': 1, 'variabel': 1, 'profit': 1, 'return': 1, 'of': 1, 'investment': 1, 'inventory': 1, 'satisfaction': 1, 'volume': 1, 'delivery': 1, 'backorders': 1, 'lost': 1, 'sales': 1, 'fill': 1, 'rate': 1, 'product': 1, 'lateness': 1, 'response': 1, 'lead': 1, 'complaints': 1, 'shipping': 1, 'error': 1, 'sensory': 1, 'properties': 1, 'and': 1, 'appearance': 1, 'production': 1, 'system': 1, 'characteristic': 1, 'traceability': 1, 'energy': 1, 'water': 1, 'promotion': 1, 'service': 1, 'awal': 1, 'sama': 1, 'parameter': 1, 'snorm': 1, 'de': 1, 'boer': 1, 'analytic': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'tahu': 1, 'prioritas': 1, 'sebut': 1, 'hasil': 1, 'paling': 1, 'dipioritaskan': 1, 'tiga': 1, 'akhir': 1, 'sedang': 1, 'target': 1, 'milik': 1, 'tingkat': 1, 'capai': 1, 'masih': 1, 'kriteria': 1, 'ratarata': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'efciency': 1, 'exibility': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 25, 'of': 15, 'and': 11, 'attribute': 7, 'is': 6, 'attributes': 6, 'on': 5, 'using': 5, 'flexibility': 5, 'indicator': 5, 'performance': 4, 'responsiveness': 4, 'food': 4, 'quality': 4, 'each': 4, 'indicators': 4, 'customer': 4, 'to': 4, 'research': 3, 'cat': 3, 'feed': 3, 'cv': 3, 'bahari': 3, 'lestarindo': 3, 'efficiency': 3, 'there': 3, 'for': 3, 'then': 3, 'value': 3, 'measurement': 2, 'company': 2, 'a': 2, 'are': 2, 'that': 2, 'in': 2, 'costs': 2, 'time': 2, 'last': 2, 'use': 2, 'normalization': 2, 'score': 2, 'ahp': 2, 'obtained': 2, 'from': 2, 'companys': 2, 'discusses': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'namely': 1, 'serve': 1, 'as': 1, 'benchmark': 1, 'calculating': 1, 'chain': 1, 'an': 1, 'fix': 1, 'variable': 1, 'profit': 1, 'return': 1, 'investment': 1, 'inventory': 1, 'satisfaction': 1, 'volume': 1, 'delivery': 1, 'backorders': 1, 'lost': 1, 'sales': 1, 'fill': 1, 'rate': 1, 'product': 1, 'lateness': 1, 'response': 1, 'lead': 1, 'complaints': 1, 'shipping': 1, 'errors': 1, 'sensory': 1, 'properties': 1, 'selflife': 1, 'appearance': 1, 'self': 1, 'life': 1, 'production': 1, 'system': 1, 'traceability': 1, 'american': 1, 'energy': 1, 'water': 1, 'promotion': 1, 'service': 1, 'begins': 1, 'with': 1, 'equate': 1, 'parameter': 1, 'snorm': 1, 'de': 1, 'boer': 1, 'calculate': 1, 'weights': 1, 'by': 1, 'analytic': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'which': 1, 'used': 1, 'know': 1, 'priority': 1, 'results': 1, 'may': 1, 'be': 1, 'this': 1, 'weighting': 1, 'most': 1, 'dipioritaskan': 1, 'third': 1, 'while': 1, 'target': 1, 'so': 1, 'have': 1, 'levels': 1, 'achievement': 1, 'criteria': 1, 'still': 1, 'average': 1, 'keywords': 1, 'efciency': 1, 'exibility': 1})
-------------------------------------------
--- Data #452 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: siti hidayatur rofiah
Judul: PENERAPAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) UNTUK PENGEMBANGAN PRODUK GAMIS
(Studi kasus: Hima Fashion)
Pembimbing 1: Issa Dyah Utami S.T., M.T., Ph.D
Pembimbing 2: Ari Basuki S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Salah satu metode yang digunakan untuk meningkatkan kualitas barang atau jasa dengan memahami kebutuhan konsumen kemudian menghubungkannya dengan ketentuan teknis untuk menghasilkan suatu barang atau jasa pada setiap tahap pembuatan barang atau jasa yang dihasilkan adalah metode QFD (Quality Function Deployment). Dengan metode QFD penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui keinginan konsumen dan mengetahui prioritas perbaikan dalam meningkatkan kualitas produk gamis Hima Fashion. Dengan mengetahui keinginan pelanggan, dan memprioritaskan keinginan pelanggan akan terbentuk matriks hubungan yang di dalamnya terdapat target nilai, improvement ratio, sales point, raw weight, dan normalized raw weight. Dari hasil penelitian yang dilakukan berdasarkan prioritas perbaikan untuk meningkatkan kualitas produk Hima Fashion, hendaknya perbaikan yang dilakukan terlebih dahulu dari segi respon teknik adalah ragam hias, karena bentuk dasar hias dapat berupa suatu keunikan yang nantinya dapat memberikan nilai tambah. Selanjutnya melakukan perbaikan pada unsur syar’i, karena pelanggan yang dituju ternyata lebih banyak yang menginginkan gamis yang syar;i yang nantinya dapat digunakan untuk keseharian ataupun acara resmi lainnya. Perbaikan selanjutnya yakni pada pemilihan warna, perpaduan warna haruslah tepat karena akan memberikan kesan yang indah, serasi dan harmoni. Prioritas untuk perbaikan gamis selanjutnya adalah dari segi jenis bahan, yang ternyata keinginan konsumen memilh bahan yang adem tidak panas dan juga tidak mudah kusut. Selanjutnya yakni komposisi motif, karena kesesuaian susunan dari berbagai macam ukuran, dari motif yang dihasilkan sehingga terkesan serasi dan berseni.
Abstrak (Clean): salah satu metode yang digunakan untuk meningkatkan kualitas barang atau jasa dengan memahami kebutuhan konsumen kemudian menghubungkannya dengan ketentuan teknis untuk menghasilkan suatu barang atau jasa pada setiap tahap pembuatan barang atau jasa yang dihasilkan adalah metode qfd quality function deployment dengan metode qfd penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui keinginan konsumen dan mengetahui prioritas perbaikan dalam meningkatkan kualitas produk gamis hima fashion dengan mengetahui keinginan pelanggan dan memprioritaskan keinginan pelanggan akan terbentuk matriks hubungan yang di dalamnya terdapat target nilai improvement ratio sales point raw weight dan normalized raw weight dari hasil penelitian yang dilakukan berdasarkan prioritas perbaikan untuk meningkatkan kualitas produk hima fashion hendaknya perbaikan yang dilakukan terlebih dahulu dari segi respon teknik adalah ragam hias karena bentuk dasar hias dapat berupa suatu keunikan yang nantinya dapat memberikan nilai tambah selanjutnya melakukan perbaikan pada unsur syar’i karena pelanggan yang dituju ternyata lebih banyak yang menginginkan gamis yang syari yang nantinya dapat digunakan untuk keseharian ataupun acara resmi lainnya perbaikan selanjutnya yakni pada pemilihan warna perpaduan warna haruslah tepat karena akan memberikan kesan yang indah serasi dan harmoni prioritas untuk perbaikan gamis selanjutnya adalah dari segi jenis bahan yang ternyata keinginan konsumen memilh bahan yang adem tidak panas dan juga tidak mudah kusut selanjutnya yakni komposisi motif karena kesesuaian susunan dari berbagai macam ukuran dari motif yang dihasilkan sehingga terkesan serasi dan berseni
Abstrak (Stopwords Removed): salah satu metode digunakan meningkatkan kualitas barang jasa memahami kebutuhan konsumen menghubungkannya ketentuan teknis menghasilkan barang jasa setiap tahap pembuatan barang jasa dihasilkan metode qfd quality function deployment metode qfd penelitian mempunyai tujuan mengetahui keinginan konsumen mengetahui prioritas perbaikan meningkatkan kualitas produk gamis hima fashion mengetahui keinginan pelanggan memprioritaskan keinginan pelanggan terbentuk matriks hubungan dalamnya terdapat target nilai improvement ratio sales point raw weight normalized raw weight hasil penelitian dilakukan berdasarkan prioritas perbaikan meningkatkan kualitas produk hima fashion hendaknya perbaikan dilakukan terlebih dahulu segi respon teknik ragam hias bentuk dasar hias dapat berupa keunikan nantinya dapat memberikan nilai tambah selanjutnya melakukan perbaikan unsur syar’i pelanggan dituju ternyata lebih banyak menginginkan gamis syari nantinya dapat digunakan keseharian ataupun acara resmi lainnya perbaikan selanjutnya yakni pemilihan warna perpaduan warna haruslah tepat memberikan kesan indah serasi harmoni prioritas perbaikan gamis selanjutnya segi jenis bahan ternyata keinginan konsumen memilh bahan adem panas mudah kusut selanjutnya yakni komposisi motif kesesuaian susunan berbagai macam ukuran motif dihasilkan terkesan serasi berseni
Abstrak (Stemmed): salah satu metode guna tingkat kualitas barang jasa paham butuh konsumen hubung tentu teknis hasil barang jasa tiap tahap buat barang jasa hasil metode qfd quality function deployment metode qfd teliti punya tuju tahu ingin konsumen tahu prioritas baik tingkat kualitas produk gamis hima fashion tahu ingin langgan prioritas ingin langgan bentuk matriks hubung dalam dapat target nilai improvement ratio sales point raw weight normalized raw weight hasil teliti laku dasar prioritas baik tingkat kualitas produk hima fashion hendak baik laku lebih dahulu segi respon teknik ragam hias bentuk dasar hias dapat upa uni nanti dapat beri nilai tambah lanjut laku baik unsur syar i langgan tuju nyata lebih banyak ingin gamis syar nanti dapat guna hari atau acara resmi lain baik lanjut yakni pilih warna padu warna harus tepat beri kesan indah serasi harmoni prioritas baik gamis lanjut segi jenis bahan nyata ingin konsumen memilh bahan adem panas mudah kusut lanjut yakni komposisi motif sesuai susun bagai macam ukur motif hasil kes serasi sen
Abstrak (Corrected): salad sat metope gun dingbat kualitas baring casa palm butch consumed hung tent tennis hail baring casa tip that but baring casa hail metope and quality function deployment metope and elite puny juju tau begin consumed tau priority back dingbat kualitas proud games him fashion tau begin hangman priority begin hangman bent marks hung dream apart target nilgai improvement ratio sales point raw weight normalized raw weight hail elite lake dakar priority back dingbat kualitas proud him fashion henna back lake leash dahl semi respond tennis raga his bent dakar his apart up uni anti apart bert nilgai tambac layout lake back unsure star i hangman juju nyala leash banyan begin games star anti apart gun hard tau cara rest lain back layout yank pilch wanna pad wanna harms teat bert kean kinda serai harmony priority back games layout semi penis bahai nyala begin consumed emily bahai adam pants judah just layout yank komposisi motif sexual susan bahai madam ukr motif hail yes serai sen
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'baik': 6, 'ingin': 5, 'hasil': 4, 'prioritas': 4, 'dapat': 4, 'lanjut': 4, 'metode': 3, 'tingkat': 3, 'kualitas': 3, 'barang': 3, 'jasa': 3, 'konsumen': 3, 'tahu': 3, 'gamis': 3, 'langgan': 3, 'laku': 3, 'guna': 2, 'hubung': 2, 'qfd': 2, 'teliti': 2, 'tuju': 2, 'produk': 2, 'hima': 2, 'fashion': 2, 'bentuk': 2, 'nilai': 2, 'raw': 2, 'weight': 2, 'dasar': 2, 'lebih': 2, 'segi': 2, 'hias': 2, 'nanti': 2, 'beri': 2, 'syar': 2, 'nyata': 2, 'yakni': 2, 'warna': 2, 'serasi': 2, 'bahan': 2, 'motif': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'paham': 1, 'butuh': 1, 'tentu': 1, 'teknis': 1, 'tiap': 1, 'tahap': 1, 'buat': 1, 'quality': 1, 'function': 1, 'deployment': 1, 'punya': 1, 'matriks': 1, 'dalam': 1, 'target': 1, 'improvement': 1, 'ratio': 1, 'sales': 1, 'point': 1, 'normalized': 1, 'hendak': 1, 'dahulu': 1, 'respon': 1, 'teknik': 1, 'ragam': 1, 'upa': 1, 'uni': 1, 'tambah': 1, 'unsur': 1, 'i': 1, 'banyak': 1, 'hari': 1, 'atau': 1, 'acara': 1, 'resmi': 1, 'lain': 1, 'pilih': 1, 'padu': 1, 'harus': 1, 'tepat': 1, 'kesan': 1, 'indah': 1, 'harmoni': 1, 'jenis': 1, 'memilh': 1, 'adem': 1, 'panas': 1, 'mudah': 1, 'kusut': 1, 'komposisi': 1, 'sesuai': 1, 'susun': 1, 'bagai': 1, 'macam': 1, 'ukur': 1, 'kes': 1, 'sen': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 14, 'and': 7, 'a': 6, 'in': 6, 'to': 5, 'quality': 4, 'or': 4, 'is': 4, 'desire': 4, 'be': 4, 'because': 4, 'method': 3, 'by': 3, 'priority': 3, 'improvement': 3, 'customers': 3, 'will': 3, 'that': 3, 'used': 2, 'improve': 2, 'goods': 2, 'services': 2, 'consumers': 2, 'with': 2, 'qfd': 2, 'research': 2, 'know': 2, 'product': 2, 'hima': 2, 'fashion': 2, 'which': 2, 'are': 2, 'raw': 2, 'weight': 2, 'from': 2, 'should': 2, 'terms': 2, 'can': 2, 'furthermore': 2, 'improvements': 2, 'syar': 2, 'robe': 2, 'for': 2, 'next': 2, 'not': 2, 'one': 1, 'understanding': 1, 'needs': 1, 'then': 1, 'connect': 1, 'technical': 1, 'provisions': 1, 'produce': 1, 'good': 1, 'service': 1, 'at': 1, 'each': 1, 'stage': 1, 'manufacture': 1, 'produced': 1, 'function': 1, 'deployment': 1, 'this': 1, 'has': 1, 'purpose': 1, 'consumer': 1, 'improving': 1, 'gamis': 1, 'knowing': 1, 'prioritizing': 1, 'form': 1, 'relationship': 1, 'matrix': 1, 'there': 1, 'target': 1, 'values': 1, 'ratio': 1, 'sales': 1, 'point': 1, 'normalized': 1, 'results': 1, 'conducted': 1, 'fixes': 1, 'repairs': 1, 'done': 1, 'first': 1, 'response': 1, 'decorative': 1, 'technique': 1, 'basic': 1, 'shape': 1, 'unique': 1, 'decoration': 1, 'provide': 1, 'added': 1, 'value': 1, 'make': 1, 'on': 1, 'element': 1, 'targeted': 1, 'were': 1, 'more': 1, 'who': 1, 'want': 1, 'daily': 1, 'other': 1, 'formal': 1, 'events': 1, 'selection': 1, 'colors': 1, 'color': 1, 'combination': 1, 'right': 1, 'it': 1, 'give': 1, 'beautiful': 1, 'impression': 1, 'harmonious': 1, 'harmony': 1, 'type': 1, 'material': 1, 'turns': 1, 'memilh': 1, 'materials': 1, 'hot': 1, 'easy': 1, 'tangle': 1, 'composition': 1, 'motive': 1, 'suitability': 1, 'arrangement': 1, 'various': 1, 'sizes': 1, 'resulting': 1, 'motifs': 1, 'so': 1, 'impressed': 1, 'artful': 1})
-------------------------------------------
--- Data #453 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Wahyu Dwi Suci
Judul: Pengendalian Persediaan Bahan Baku Jenis Pupuk Phospat di PT. Suwarni Agro Mandiri
Pembimbing 1: Dr. Rahmad Hidayat, S.T., M.T
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko, S.T., M.T
Abstrak (Raw): PT. Suwarni Agro mandiri merupakan perusahan di bidang fertilizer. Permasalahan yang sering dihadapi adalah kekurangan bahan baku (stock out), sehingga sering kali pihak perusahaan merubah komposisi dengan bahan baku yang tersedia. Kekurangan persedian terjadi karena seringnya permintaan yang tidak pasti. Sehingga perlunya evalusi dan rekomendasi untuk kondisi tersebut. Sehimgga di penelitian ini dilakukan evalusi dengan metode EOQ Probabilistik dengan memperhitungkan safety stock dan Reorder point yang optimal. Safety stock dan ROP sangat penting diperhitungkan karena untuk mengantisipasi ketidakpastian. Hasil dari penelitian ini adalah Kuantitas ekonomisnya adalah sebanyak sebanyak 191781 Kg untuk bahan baku Rock Phospat Egypt (RPE), Phospat Alam 20 sebanyak 27152 kg, 46730 Kg untuk bahan baku phospat alam 15, 27317 kg untuk bahan baku abu randu, 68057 kg untuk bahan baku abu janjang, 25042 kg untuk bahan baku clay dan 13317 kg untuk bahan baku sulfur. ROP bahan baku RPE adalah jika mencapai 141641 Kg , Bahan baku Phospat Alam 20 10202 Kg, bahan baku phospat alam 15 mencapai 31585 Kg, bahan baku abu randu mencapai 6322kg, bahan baku abu janjang mencapai 20606 kg, bahan baku clay mencapai 3877 kg, bahan baku sulfur sebesar 2471kg.
Kata kunci : Pengendalian Persediaan, EOQ Probabilistik, Safety stock, ROP.
Abstrak (Clean): pt suwarni agro mandiri merupakan perusahan di bidang fertilizer permasalahan yang sering dihadapi adalah kekurangan bahan baku stock out sehingga sering kali pihak perusahaan merubah komposisi dengan bahan baku yang tersedia kekurangan persedian terjadi karena seringnya permintaan yang tidak pasti sehingga perlunya evalusi dan rekomendasi untuk kondisi tersebut sehimgga di penelitian ini dilakukan evalusi dengan metode eoq probabilistik dengan memperhitungkan safety stock dan reorder point yang optimal safety stock dan rop sangat penting diperhitungkan karena untuk mengantisipasi ketidakpastian hasil dari penelitian ini adalah kuantitas ekonomisnya adalah sebanyak sebanyak kg untuk bahan baku rock phospat egypt rpe phospat alam sebanyak kg kg untuk bahan baku phospat alam kg untuk bahan baku abu randu kg untuk bahan baku abu janjang kg untuk bahan baku clay dan kg untuk bahan baku sulfur rop bahan baku rpe adalah jika mencapai kg bahan baku phospat alam kg bahan baku phospat alam mencapai kg bahan baku abu randu mencapai kg bahan baku abu janjang mencapai kg bahan baku clay mencapai kg bahan baku sulfur sebesar kg kata kunci pengendalian persediaan eoq probabilistik safety stock rop
Abstrak (Stopwords Removed): pt suwarni agro mandiri perusahan bidang fertilizer permasalahan sering dihadapi kekurangan bahan baku stock out sering kali pihak perusahaan merubah komposisi bahan baku tersedia kekurangan persedian terjadi seringnya permintaan pasti perlunya evalusi rekomendasi kondisi tersebut sehimgga penelitian dilakukan evalusi metode eoq probabilistik memperhitungkan safety stock reorder point optimal safety stock rop sangat penting diperhitungkan mengantisipasi ketidakpastian hasil penelitian kuantitas ekonomisnya sebanyak sebanyak kg bahan baku rock phospat egypt rpe phospat alam sebanyak kg kg bahan baku phospat alam kg bahan baku abu randu kg bahan baku abu janjang kg bahan baku clay kg bahan baku sulfur rop bahan baku rpe jika mencapai kg bahan baku phospat alam kg bahan baku phospat alam mencapai kg bahan baku abu randu mencapai kg bahan baku abu janjang mencapai kg bahan baku clay mencapai kg bahan baku sulfur sebesar kg kata kunci pengendalian persediaan eoq probabilistik safety stock rop
Abstrak (Stemmed): pt suwarni agro mandiri usah bidang fertilizer masalah sering hadap kurang bahan baku stock out sering kali pihak usaha rubah komposisi bahan baku sedia kurang dian jadi sering minta pasti perlu evalusi rekomendasi kondisi sebut sehimgga teliti laku evalusi metode eoq probabilistik hitung safety stock reorder point optimal safety stock rop sangat penting hitung antisipasi ketidakpastian hasil teliti kuantitas ekonomis banyak banyak kg bahan baku rock phospat egypt rpe phospat alam banyak kg kg bahan baku phospat alam kg bahan baku abu randu kg bahan baku abu janjang kg bahan baku clay kg bahan baku sulfur rop bahan baku rpe jika capai kg bahan baku phospat alam kg bahan baku phospat alam capai kg bahan baku abu randu capai kg bahan baku abu janjang capai kg bahan baku clay capai kg bahan baku sulfur besar kg kata kunci kendali sedia eoq probabilistik safety stock rop
Abstrak (Corrected): pt sukarno ago mandarin utah biding fertilizer marsala seeing hadar during bahai baku stock out seeing kali pick sara rush komposisi bahai baku media during dian jade seeing mint past peru evalusi rekomendasi kondisi debut sehimgga elite lake evalusi metope eon probabilistic hiding safety stock reorder point optimal safety stock top sang panting hiding antisipasi ketidakpastian hail elite kuantitas economic banyan banyan keg bahai baku rock phosphate egypt rape phosphate alarm banyan keg keg bahai baku phosphate alarm keg bahai baku au randy keg bahai baku au nanjing keg bahai baku clay keg bahai baku sulfur top bahai baku rape pika capri keg bahai baku phosphate alarm keg bahai baku phosphate alarm capri keg bahai baku au randy capri keg bahai baku au nanjing capri keg bahai baku clay capri keg bahai baku sulfur bear keg data bunch kendall media eon probabilistic safety stock top
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'bahan': 15, 'baku': 15, 'kg': 14, 'phospat': 5, 'capai': 5, 'stock': 4, 'alam': 4, 'abu': 4, 'sering': 3, 'safety': 3, 'rop': 3, 'banyak': 3, 'kurang': 2, 'sedia': 2, 'evalusi': 2, 'teliti': 2, 'eoq': 2, 'probabilistik': 2, 'hitung': 2, 'rpe': 2, 'randu': 2, 'janjang': 2, 'clay': 2, 'sulfur': 2, 'pt': 1, 'suwarni': 1, 'agro': 1, 'mandiri': 1, 'usah': 1, 'bidang': 1, 'fertilizer': 1, 'masalah': 1, 'hadap': 1, 'out': 1, 'kali': 1, 'pihak': 1, 'usaha': 1, 'rubah': 1, 'komposisi': 1, 'dian': 1, 'jadi': 1, 'minta': 1, 'pasti': 1, 'perlu': 1, 'rekomendasi': 1, 'kondisi': 1, 'sebut': 1, 'sehimgga': 1, 'laku': 1, 'metode': 1, 'reorder': 1, 'point': 1, 'optimal': 1, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'antisipasi': 1, 'ketidakpastian': 1, 'hasil': 1, 'kuantitas': 1, 'ekonomis': 1, 'rock': 1, 'egypt': 1, 'jika': 1, 'besar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'kendali': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'raw': 15, 'of': 14, 'kg': 14, 'the': 11, 'for': 8, 'materials': 7, 'material': 7, 'is': 6, 'as': 5, 'phospat': 5, 'stock': 4, 'and': 4, 'natural': 4, 'often': 3, 'so': 3, 'safety': 3, 'rop': 3, 'reached': 3, 'a': 2, 'company': 2, 'in': 2, 'are': 2, 'because': 2, 'uncertainty': 2, 'evalusi': 2, 'this': 2, 'research': 2, 'probabilistic': 2, 'eoq': 2, 'into': 2, 'account': 2, 'much': 2, 'rpe': 2, 'abu': 2, 'randu': 2, 'rungs': 2, 'clay': 2, 'sulfur': 2, 'reach': 2, 'ash': 2, 'pt': 1, 'suwarni': 1, 'agro': 1, 'mandiri': 1, 'field': 1, 'fertilizers': 1, 'problem': 1, 'encountered': 1, 'lack': 1, 'out': 1, 'parties': 1, 'change': 1, 'composition': 1, 'with': 1, 'that': 1, 'available': 1, 'preparation': 1, 'deficiency': 1, 'occurs': 1, 'there': 1, 'demand': 1, 'need': 1, 'recommendations': 1, 'these': 1, 'conditions': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'by': 1, 'method': 1, 'taking': 1, 'optimal': 1, 'reorder': 1, 'point': 1, 'crucial': 1, 'anticipation': 1, 'results': 1, 'its': 1, 'economic': 1, 'quantity': 1, 'rock': 1, 'egypt': 1, 'many': 1, 'if': 1, 'bahan': 1, 'keywords': 1, 'inventory': 1, 'control': 1})
-------------------------------------------
--- Data #454 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Moch Askur Hariyadi
Judul: PENGGUNAAN METODE HIRARAC, FTA DAN PENERAPAN RISK MAP UNTUK EVALUASI SERTA REKOMENDASI PERBAIKAN DI AREA PRODUKSI
Pembimbing 1: Fitri Agustina, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Mahrus Khoirul Umami, S.T., M.Sc.
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Pembuatan Asphalt hot mix di Indonesia saat ini di buat oleh perusahaan-perusahaan jasa kontruksi yang dominan minim untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang disengaja maupun tidak disengaja. Kegiatan jasa konstruksi telah terbukti memberikan kontribusi penting dalam perkembangan dan pertumbuhan ekonomi disemua negara di dunia, termasuk Indonesia, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta. Dalam menghadapi persaingan pasar bebas, perlu dilakukan langkah-langkah antisipatif yang harus dipersiapkan oleh perusahaan-perusahaan jasa konstruksi, baik swasta maupun BUMN yang ada di Indonesia dengan melakukan berbagai macam perbaikan guna meningkatkan kualitas kinerja manajemen, sehingga dapat menghasilkan suatu sistem bisnis perusahaan jasa konstruksi yang ideal. Kecelakaan yang disengaja maupun tidak disengaja harus dihindari bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia, khususnya di perusahaan yang bergerak di bidang jasa kontruksi, beberapa cara untuk meminimasi terjadinya kecelakaan kerja diantaranya membuat program khusus keselamatan kerja karyawan.
Kata Kunci: Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
Abstrak (Clean): abstrak pembuatan asphalt hot mix di indonesia saat ini di buat oleh perusahaanperusahaan jasa kontruksi yang dominan minim untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang disengaja maupun tidak disengaja kegiatan jasa konstruksi telah terbukti memberikan kontribusi penting dalam perkembangan dan pertumbuhan ekonomi disemua negara di dunia termasuk indonesia baik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta dalam menghadapi persaingan pasar bebas perlu dilakukan langkahlangkah antisipatif yang harus dipersiapkan oleh perusahaanperusahaan jasa konstruksi baik swasta maupun bumn yang ada di indonesia dengan melakukan berbagai macam perbaikan guna meningkatkan kualitas kinerja manajemen sehingga dapat menghasilkan suatu sistem bisnis perusahaan jasa konstruksi yang ideal kecelakaan yang disengaja maupun tidak disengaja harus dihindari bagi perusahaanperusahaan di indonesia khususnya di perusahaan yang bergerak di bidang jasa kontruksi beberapa cara untuk meminimasi terjadinya kecelakaan kerja diantaranya membuat program khusus keselamatan kerja karyawan kata kunci kesehatan dan keselamatan kerja k
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak pembuatan asphalt hot mix indonesia buat perusahaanperusahaan jasa kontruksi dominan minim mencegah terjadinya kecelakaan disengaja maupun disengaja kegiatan jasa konstruksi terbukti memberikan kontribusi penting perkembangan pertumbuhan ekonomi disemua negara dunia termasuk indonesia baik diselenggarakan pemerintah maupun swasta menghadapi persaingan pasar bebas perlu dilakukan langkahlangkah antisipatif harus dipersiapkan perusahaanperusahaan jasa konstruksi baik swasta maupun bumn ada indonesia melakukan berbagai macam perbaikan meningkatkan kualitas kinerja manajemen dapat menghasilkan sistem bisnis perusahaan jasa konstruksi ideal kecelakaan disengaja maupun disengaja harus dihindari bagi perusahaanperusahaan indonesia khususnya perusahaan bergerak bidang jasa kontruksi beberapa cara meminimasi terjadinya kecelakaan kerja diantaranya membuat program khusus keselamatan kerja karyawan kata kunci kesehatan keselamatan kerja k
Abstrak (Stemmed): abstrak buat asphalt hot mix indonesia buat perusahaanperusahaan jasa kontruksi dominan minim cegah jadi celaka sengaja maupun sengaja giat jasa konstruksi bukti beri kontribusi penting kembang tumbuh ekonomi semua negara dunia masuk indonesia baik selenggara perintah maupun swasta hadap saing pasar bebas perlu laku langkahlangkah antisipatif harus siap perusahaanperusahaan jasa konstruksi baik swasta maupun bumn ada indonesia laku bagai macam baik tingkat kualitas kerja manajemen dapat hasil sistem bisnis usaha jasa konstruksi ideal celaka sengaja maupun sengaja harus hindar bagi perusahaanperusahaan indonesia khusus usaha gerak bidang jasa kontruksi beberapa cara meminimasi jadi celaka kerja antara buat program khusus selamat kerja karyawan kata kunci sehat selamat kerja k
Abstrak (Corrected): abstract but asphalt hot mix indonesia but perusahaanperusahaan casa kontruksi dominant minim yeah jade clara sengaja maun sengaja gift casa konstruksi but bert kontribusi panting embank tumble economic sea megara dulia mask indonesia back selenggara perineal maun shasta hadar saying paar betas peru lake langkahlangkah antisipatif harms slap perusahaanperusahaan casa konstruksi back shasta maun burn ada indonesia lake bahai madam back dingbat kualitas era management apart hail sister basis sara casa konstruksi ideal clara sengaja maun sengaja harms hinder bag perusahaanperusahaan indonesia rhesus sara gera biding casa kontruksi beberapa cara meminimasi jade clara era angara but program rhesus seaman era karajan data bunch seat seaman era k
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jasa': 5, 'indonesia': 4, 'sengaja': 4, 'maupun': 4, 'kerja': 4, 'buat': 3, 'perusahaanperusahaan': 3, 'celaka': 3, 'konstruksi': 3, 'baik': 3, 'kontruksi': 2, 'jadi': 2, 'swasta': 2, 'laku': 2, 'harus': 2, 'usaha': 2, 'khusus': 2, 'selamat': 2, 'abstrak': 1, 'asphalt': 1, 'hot': 1, 'mix': 1, 'dominan': 1, 'minim': 1, 'cegah': 1, 'giat': 1, 'bukti': 1, 'beri': 1, 'kontribusi': 1, 'penting': 1, 'kembang': 1, 'tumbuh': 1, 'ekonomi': 1, 'semua': 1, 'negara': 1, 'dunia': 1, 'masuk': 1, 'selenggara': 1, 'perintah': 1, 'hadap': 1, 'saing': 1, 'pasar': 1, 'bebas': 1, 'perlu': 1, 'langkahlangkah': 1, 'antisipatif': 1, 'siap': 1, 'bumn': 1, 'ada': 1, 'bagai': 1, 'macam': 1, 'tingkat': 1, 'kualitas': 1, 'manajemen': 1, 'dapat': 1, 'hasil': 1, 'sistem': 1, 'bisnis': 1, 'ideal': 1, 'hindar': 1, 'bagi': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'beberapa': 1, 'cara': 1, 'meminimasi': 1, 'antara': 1, 'program': 1, 'karyawan': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'sehat': 1, 'k': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 9, 'in': 9, 'and': 6, 'of': 5, 'construction': 5, 'to': 5, 'indonesia': 4, 'companies': 4, 'accidental': 4, 'by': 3, 'service': 3, 'accidents': 3, 'be': 3, 'services': 2, 'both': 2, 'private': 2, 'as': 2, 'a': 2, 'safety': 2, 'abstrac': 1, 'manufacture': 1, 'asphalt': 1, 'hot': 1, 'mix': 1, 'is': 1, 'currently': 1, 'made': 1, 'dominant': 1, 'minimal': 1, 'prevent': 1, 'activities': 1, 'have': 1, 'proven': 1, 'an': 1, 'important': 1, 'contribution': 1, 'development': 1, 'growth': 1, 'economies': 1, 'all': 1, 'countries': 1, 'world': 1, 'including': 1, 'government': 1, 'face': 1, 'free': 1, 'market': 1, 'competition': 1, 'anticipative': 1, 'steps': 1, 'must': 1, 'prepared': 1, 'stateowned': 1, 'enterprises': 1, 'performing': 1, 'various': 1, 'improvements': 1, 'improve': 1, 'quality': 1, 'management': 1, 'performance': 1, 'so': 1, 'produce': 1, 'business': 1, 'system': 1, 'company': 1, 'ideal': 1, 'should': 1, 'avoided': 1, 'for': 1, 'especially': 1, 'engaged': 1, 'several': 1, 'ways': 1, 'minimize': 1, 'occurrence': 1, 'workplace': 1, 'such': 1, 'creating': 1, 'special': 1, 'program': 1, 'employees': 1, 'keywords': 1, 'health': 1})
-------------------------------------------
--- Data #455 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Juli Elfrianto Sembiring Meliala
Judul: PENGUKURAN KINERJA SUPPLY CHAIN DENGAN PENDEKATAN MODEL SUPPLY CHAIN OPERATION REFERENCE (SCOR) PADA PERUSAHAAN RAJUNGAN
(Studi Kasus PT.Tonga Tiur Putra Cabang Bangkalan)
Pembimbing 1: issa dyah utami S.T.,M.T.,Ph.D
Pembimbing 2: Trisita Novianti S.TP.,M.T
Abstrak (Raw): SCOR (Supply Chain Opration Refrence ) merupakan model acuan dari operasi rantai pasok yang dapat memperlihatkan hubungan antara tujuan umum perusahaan dangan operasi supply chain secara keseluruhan. Mengintegrasikan tiga elemen utama dalam manajemen yaitu business process reengineering, benchmarking, dan process measurement kedalam kerangka lintas fungsi supply chain. Dalam hal ini dibutuhkan metode untuk mengukur kinerja supply chain yaitu metode SCOR.SCOR adalah salah satu yang bisa digunakan dalam PT Tonga Tiur Putera untuk mendapatkan bahan baku yang lebih berkualitas dan murah dari semua pesaing nya. SCOR dapat mengukur` kinerja supply chain menggunakan konsep penjabaran serta penjelasan inti yaitu plan, source, make, deliver dan return yang sesuai dengan aktual bisnis perusahaa Selain itu metode ini dapat mengitung mata rantai terlemah dan mengidentifikasi kemungkinan perbaikan
(Kata kunci: Supply Chain Opration Refrence, SCOR, process measurement,)
Abstrak (Clean): scor supply chain opration refrence merupakan model acuan dari operasi rantai pasok yang dapat memperlihatkan hubungan antara tujuan umum perusahaan dangan operasi supply chain secara keseluruhan mengintegrasikan tiga elemen utama dalam manajemen yaitu business process reengineering benchmarking dan process measurement kedalam kerangka lintas fungsi supply chain dalam hal ini dibutuhkan metode untuk mengukur kinerja supply chain yaitu metode scorscor adalah salah satu yang bisa digunakan dalam pt tonga tiur putera untuk mendapatkan bahan baku yang lebih berkualitas dan murah dari semua pesaing nya scor dapat mengukur kinerja supply chain menggunakan konsep penjabaran serta penjelasan inti yaitu plan source make deliver dan return yang sesuai dengan aktual bisnis perusahaa selain itu metode ini dapat mengitung mata rantai terlemah dan mengidentifikasi kemungkinan perbaikan kata kunci supply chain opration refrence scor process measurement
Abstrak (Stopwords Removed): scor supply chain opration refrence model acuan operasi rantai pasok dapat memperlihatkan hubungan antara tujuan umum perusahaan dangan operasi supply chain secara keseluruhan mengintegrasikan tiga elemen utama manajemen business process reengineering benchmarking process measurement kedalam kerangka lintas fungsi supply chain dibutuhkan metode mengukur kinerja supply chain metode scorscor salah satu digunakan pt tonga tiur putera mendapatkan bahan baku lebih berkualitas murah semua pesaing nya scor dapat mengukur kinerja supply chain menggunakan konsep penjabaran penjelasan inti plan source make deliver return sesuai aktual bisnis perusahaa selain metode dapat mengitung mata rantai terlemah mengidentifikasi kemungkinan perbaikan kata kunci supply chain opration refrence scor process measurement
Abstrak (Stemmed): scor supply chain opration refrence model acu operasi rantai pasok dapat lihat hubung antara tuju umum usaha dang operasi supply chain cara seluruh integrasi tiga elemen utama manajemen business process reengineering benchmarking process measurement dalam kerangka lintas fungsi supply chain butuh metode ukur kerja supply chain metode scorscor salah satu guna pt tonga tiur putera dapat bahan baku lebih kualitas murah semua saing nya scor dapat ukur kerja supply chain guna konsep jabar jelas inti plan source make deliver return sesuai aktual bisnis perusahaa selain metode dapat mengitung mata rantai lemah identifikasi mungkin baik kata kunci supply chain opration refrence scor process measurement
Abstrak (Corrected): score supply chain operation reference model act operas rental ask apart that hung angara juju mum sara dang operas supply chain cara seluruh integral toga element mama management business process engineering benchmarking process measurement dream kerangka lint's fungi supply chain butch metope ukr era supply chain metope scorscor salad sat gun pt tonga tour outer apart bahai baku leash kualitas mural sea saying ya score apart ukr era supply chain gun onset babar jells inti plan source make deliver return sexual actual basis perusahaa slain metope apart mengitung data rental leah identifikasi munchkin back data bunch supply chain operation reference score process measurement
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'supply': 6, 'chain': 6, 'dapat': 4, 'scor': 3, 'process': 3, 'metode': 3, 'opration': 2, 'refrence': 2, 'operasi': 2, 'rantai': 2, 'measurement': 2, 'ukur': 2, 'kerja': 2, 'guna': 2, 'model': 1, 'acu': 1, 'pasok': 1, 'lihat': 1, 'hubung': 1, 'antara': 1, 'tuju': 1, 'umum': 1, 'usaha': 1, 'dang': 1, 'cara': 1, 'seluruh': 1, 'integrasi': 1, 'tiga': 1, 'elemen': 1, 'utama': 1, 'manajemen': 1, 'business': 1, 'reengineering': 1, 'benchmarking': 1, 'dalam': 1, 'kerangka': 1, 'lintas': 1, 'fungsi': 1, 'butuh': 1, 'scorscor': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'pt': 1, 'tonga': 1, 'tiur': 1, 'putera': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'lebih': 1, 'kualitas': 1, 'murah': 1, 'semua': 1, 'saing': 1, 'nya': 1, 'konsep': 1, 'jabar': 1, 'jelas': 1, 'inti': 1, 'plan': 1, 'source': 1, 'make': 1, 'deliver': 1, 'return': 1, 'sesuai': 1, 'aktual': 1, 'bisnis': 1, 'perusahaa': 1, 'selain': 1, 'mengitung': 1, 'mata': 1, 'lemah': 1, 'identifikasi': 1, 'mungkin': 1, 'baik': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'supply': 7, 'chain': 7, 'of': 5, 'and': 5, 'in': 5, 'can': 4, 'scor': 3, 'is': 3, 'process': 3, 'method': 3, 'option': 2, 'refrence': 2, 'a': 2, 'operations': 2, 'that': 2, 'overall': 2, 'business': 2, 'measurement': 2, 'this': 2, 'to': 2, 'measure': 2, 'performance': 2, 'as': 2, 'reference': 1, 'model': 1, 'show': 1, 'relationship': 1, 'between': 1, 'companys': 1, 'objectives': 1, 'integrating': 1, 'three': 1, 'main': 1, 'elements': 1, 'management': 1, 'are': 1, 'reengineering': 1, 'benchmarking': 1, 'into': 1, 'crossfunctional': 1, 'framework': 1, 'case': 1, 'needed': 1, 'scorscor': 1, 'one': 1, 'be': 1, 'used': 1, 'pt': 1, 'tonga': 1, 'tiur': 1, 'putera': 1, 'get': 1, 'more': 1, 'quality': 1, 'raw': 1, 'materials': 1, 'cheap': 1, 'from': 1, 'all': 1, 'its': 1, 'competitors': 1, 'using': 1, 'concept': 1, 'translation': 1, 'well': 1, 'core': 1, 'explanation': 1, 'plan': 1, 'source': 1, 'make': 1, 'deliver': 1, 'return': 1, 'accordance': 1, 'with': 1, 'actual': 1, 'perusahaa': 1, 'addition': 1, 'calculate': 1, 'weakest': 1, 'link': 1, 'identify': 1, 'possibility': 1, 'improvement': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #456 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Irfan rakhmawan
Judul: Prediksi waktu bongkar muat kapal menggunakan metode deskrete event simulation di PT dermaga harapan jaya
Pembimbing 1: Samsul amar
Pembimbing 2: Ika deefi anna
Abstrak (Raw): N/A
Abstrak (Clean): na
Abstrak (Stopwords Removed): na
Abstrak (Stemmed): na
Abstrak (Corrected): na
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'na': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'na': 1})
-------------------------------------------
--- Data #457 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Norholis
Judul: Analisis pengaruh pemberian pakan lovebird terhadap proses telu
Pembimbing 1: Dr.H.Rachmat Hidayat.S.T.,M.T
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad.S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Lovebird adalah satu burung dari sembilan spesies genus Agapornis ( dari bahasa Yunani “agape” yang berarti “cinta” dan “ornis” yang berarti burung ) Mereka adalah burung yang berukuran kecil, antara 13 sampai 17 cm dengan berat 40 hingga 60 gram, dan bersifat sosial. Banyaknya aneka burung yang dipelihara oleh masyarakan Indonesia mulain dari berkicau hingga burung untuk hiasan rumah menjadikan salah satu dasar bagi saya untuk mengetahui persentase burung yang paling banyak digemari untuk dipelihara, sedangkan jumlah paling banyak burung kicau yang di pelihara di pulau jawa adalah burung kicau sejeni Lovebird dengan jumlah 20,03%, jumlah ini paling tinggi jika dibandingkan dengan burung yang lainnya seperti anis, pleci, kacer, murai batu dan kenari.
Dengan banyaknya peminat masyarakat untuk memelihara ataupun membuat penangkaran kami mencoba untuk melakukan aneka pemberian pakan dengan tujuan mengetahui pengaruh pemberian pakan terhadap telur lovebird. Ada banyak macam pakan lovebird supanya cepat bertelur diantaranya pemberian kangkung, jagung muda dan suplemen. Metodeyang digunakan untuk mengeahui pengaruh pemberian pakan terhadap proses telur pada burung Lovebird adalah rancangan eksperimen dengan tiga faktor yaitu pemberian pakan jagung muda, kangkung dan suplemen benelur dengan dua level (gram). Rancangan percobaan dalam penelitian ini adalah percobaan tiga faktor khususnya dalam rancangan acak lengkap yang diterapkan dalam kasus penelitian proses telur burung lovebird. Penelitian ini sangat penting dalam menentukan kualitas telur yang dihasilkan dari pengaruh faktor yang di terapkan, uji tukey merupakan salah satu alat untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap proses telur.
Kata kunci: Lovebird, Desain Eksperimen, Rancangan Acak Lengkap, Uji Tukey.
Abstrak (Clean): lovebird adalah satu burung dari sembilan spesies genus agapornis dari bahasa yunani “agape” yang berarti “cinta” dan “ornis” yang berarti burung mereka adalah burung yang berukuran kecil antara sampai cm dengan berat hingga gram dan bersifat sosial banyaknya aneka burung yang dipelihara oleh masyarakan indonesia mulain dari berkicau hingga burung untuk hiasan rumah menjadikan salah satu dasar bagi saya untuk mengetahui persentase burung yang paling banyak digemari untuk dipelihara sedangkan jumlah paling banyak burung kicau yang di pelihara di pulau jawa adalah burung kicau sejeni lovebird dengan jumlah jumlah ini paling tinggi jika dibandingkan dengan burung yang lainnya seperti anis pleci kacer murai batu dan kenari dengan banyaknya peminat masyarakat untuk memelihara ataupun membuat penangkaran kami mencoba untuk melakukan aneka pemberian pakan dengan tujuan mengetahui pengaruh pemberian pakan terhadap telur lovebird ada banyak macam pakan lovebird supanya cepat bertelur diantaranya pemberian kangkung jagung muda dan suplemen metodeyang digunakan untuk mengeahui pengaruh pemberian pakan terhadap proses telur pada burung lovebird adalah rancangan eksperimen dengan tiga faktor yaitu pemberian pakan jagung muda kangkung dan suplemen benelur dengan dua level gram rancangan percobaan dalam penelitian ini adalah percobaan tiga faktor khususnya dalam rancangan acak lengkap yang diterapkan dalam kasus penelitian proses telur burung lovebird penelitian ini sangat penting dalam menentukan kualitas telur yang dihasilkan dari pengaruh faktor yang di terapkan uji tukey merupakan salah satu alat untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap proses telur kata kunci lovebird desain eksperimen rancangan acak lengkap uji tukey
Abstrak (Stopwords Removed): lovebird satu burung sembilan spesies genus agapornis bahasa yunani “agape” berarti “cinta” “ornis” berarti burung mereka burung berukuran kecil antara cm berat hingga gram bersifat sosial banyaknya aneka burung dipelihara masyarakan indonesia mulain berkicau hingga burung hiasan rumah menjadikan salah satu dasar bagi saya mengetahui persentase burung paling banyak digemari dipelihara sedangkan jumlah paling banyak burung kicau pelihara pulau jawa burung kicau sejeni lovebird jumlah jumlah paling tinggi jika dibandingkan burung lainnya anis pleci kacer murai batu kenari banyaknya peminat masyarakat memelihara ataupun membuat penangkaran kami mencoba melakukan aneka pemberian pakan tujuan mengetahui pengaruh pemberian pakan telur lovebird ada banyak macam pakan lovebird supanya cepat bertelur diantaranya pemberian kangkung jagung muda suplemen metodeyang digunakan mengeahui pengaruh pemberian pakan proses telur burung lovebird rancangan eksperimen tiga faktor pemberian pakan jagung muda kangkung suplemen benelur dua level gram rancangan percobaan penelitian percobaan tiga faktor khususnya rancangan acak lengkap diterapkan kasus penelitian proses telur burung lovebird penelitian sangat penting menentukan kualitas telur dihasilkan pengaruh faktor terapkan uji tukey salah satu alat mengetahui faktor berpengaruh proses telur kata kunci lovebird desain eksperimen rancangan acak lengkap uji tukey
Abstrak (Stemmed): lovebird satu burung sembilan spesies genus agapornis bahasa yunani agape arti cinta ornis arti burung mereka burung ukur kecil antara cm berat hingga gram sifat sosial banyak aneka burung pelihara masyarakan indonesia mulain kicau hingga burung hias rumah jadi salah satu dasar bagi saya tahu persentase burung paling banyak gari pelihara sedang jumlah paling banyak burung kicau pelihara pulau jawa burung kicau sejeni lovebird jumlah jumlah paling tinggi jika banding burung lain anis pleci kacer murai batu kenari banyak minat masyarakat pelihara atau buat tangkar kami coba laku aneka beri pakan tuju tahu pengaruh beri pakan telur lovebird ada banyak macam pakan lovebird supa cepat telur antara beri kangkung jagung muda suplemen metodeyang guna mengeahui pengaruh beri pakan proses telur burung lovebird rancang eksperimen tiga faktor beri pakan jagung muda kangkung suplemen benelur dua level gram rancang coba teliti coba tiga faktor khusus rancang acak lengkap terap kasus teliti proses telur burung lovebird teliti sangat penting tentu kualitas telur hasil pengaruh faktor terap uji tukey salah satu alat tahu faktor pengaruh proses telur kata kunci lovebird desain eksperimen rancang acak lengkap uji tukey
Abstrak (Corrected): lovebird sat bring serbian species genus agapornis bahama yuan agape art pinta ornis art bring merely bring ukr cecil angara cm beat hinges gram sift social banyan area bring pelihara masyarakan indonesia main kick hinges bring his rumal jade salad sat dakar bag say tau percentage bring paling banyan gary pelihara sedan mullah paling banyan bring kick pelihara palau jaw bring kick seen lovebird mullah mullah paling ting pika banding bring lain anis place racer mural batu denari banyan mint masyarakat pelihara tau but hangar kami coma lake area bert pagan juju tau pengaruh bert pagan tell lovebird ada banyan madam pagan lovebird spa eat tell angara bert kwangtung raging mud supreme metodeyang gun mengeahui pengaruh bert pagan proves tell bring lovebird dancing eksperimen toga factor bert pagan raging mud kwangtung supreme benelux due level gram dancing coma elite coma toga factor rhesus dancing arak lengkap trap ass elite proves tell bring lovebird elite sang panting tent kualitas tell hail pengaruh factor trap uni turkey salad sat flat tau factor pengaruh proves tell data bunch lovebird detain eksperimen dancing arak lengkap uni turkey
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'burung': 11, 'lovebird': 7, 'telur': 6, 'banyak': 5, 'beri': 5, 'pakan': 5, 'pelihara': 4, 'pengaruh': 4, 'rancang': 4, 'faktor': 4, 'satu': 3, 'kicau': 3, 'tahu': 3, 'paling': 3, 'jumlah': 3, 'coba': 3, 'proses': 3, 'teliti': 3, 'arti': 2, 'antara': 2, 'hingga': 2, 'gram': 2, 'aneka': 2, 'salah': 2, 'kangkung': 2, 'jagung': 2, 'muda': 2, 'suplemen': 2, 'eksperimen': 2, 'tiga': 2, 'acak': 2, 'lengkap': 2, 'terap': 2, 'uji': 2, 'tukey': 2, 'sembilan': 1, 'spesies': 1, 'genus': 1, 'agapornis': 1, 'bahasa': 1, 'yunani': 1, 'agape': 1, 'cinta': 1, 'ornis': 1, 'mereka': 1, 'ukur': 1, 'kecil': 1, 'cm': 1, 'berat': 1, 'sifat': 1, 'sosial': 1, 'masyarakan': 1, 'indonesia': 1, 'mulain': 1, 'hias': 1, 'rumah': 1, 'jadi': 1, 'dasar': 1, 'bagi': 1, 'saya': 1, 'persentase': 1, 'gari': 1, 'sedang': 1, 'pulau': 1, 'jawa': 1, 'sejeni': 1, 'tinggi': 1, 'jika': 1, 'banding': 1, 'lain': 1, 'anis': 1, 'pleci': 1, 'kacer': 1, 'murai': 1, 'batu': 1, 'kenari': 1, 'minat': 1, 'masyarakat': 1, 'atau': 1, 'buat': 1, 'tangkar': 1, 'kami': 1, 'laku': 1, 'tuju': 1, 'ada': 1, 'macam': 1, 'supa': 1, 'cepat': 1, 'metodeyang': 1, 'guna': 1, 'mengeahui': 1, 'benelur': 1, 'dua': 1, 'level': 1, 'khusus': 1, 'kasus': 1, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'tentu': 1, 'kualitas': 1, 'hasil': 1, 'alat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'desain': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 17, 'to': 11, 'lovebird': 7, 'birds': 7, 'is': 6, 'in': 6, 'a': 5, 'with': 5, 'design': 5, 'bird': 4, 'from': 4, 'and': 4, 'feeding': 4, 'eggs': 4, 'this': 3, 'on': 3, 'egg': 3, 'process': 3, 'experimental': 3, 'factors': 3, 'study': 3, 'meaning': 2, 'are': 2, 'number': 2, 'community': 2, 'one': 2, 'most': 2, 'chirping': 2, 'such': 2, 'as': 2, 'many': 2, 'effect': 2, 'corn': 2, 'supplements': 2, 'determine': 2, 'was': 2, 'completely': 2, 'randomized': 2, 'that': 2, 'applied': 2, 'tukey': 2, 'test': 2, 'nine': 1, 'species': 1, 'agapornis': 1, 'genus': 1, 'agape': 1, 'love': 1, 'ornis': 1, 'they': 1, 'small': 1, 'ranging': 1, 'cm': 1, 'weighing': 1, 'grams': 1, 'social': 1, 'maintained': 1, 'by': 1, 'indonesian': 1, 'singing': 1, 'home': 1, 'decoration': 1, 'makes': 1, 'foundations': 1, 'for': 1, 'me': 1, 'know': 1, 'percentage': 1, 'popular': 1, 'be': 1, 'nurtured': 1, 'while': 1, 'grown': 1, 'island': 1, 'java': 1, 'like': 1, 'total': 1, 'amount': 1, 'highest': 1, 'compared': 1, 'other': 1, 'anis': 1, 'pleci': 1, 'kacer': 1, 'stone': 1, 'magpie': 1, 'walnut': 1, 'enthusiasts': 1, 'maintain': 1, 'or': 1, 'make': 1, 'captive': 1, 'breeding': 1, 'we': 1, 'try': 1, 'do': 1, 'various': 1, 'aim': 1, 'knowing': 1, 'there': 1, 'kinds': 1, 'feed': 1, 'supa': 1, 'lay': 1, 'spinach': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'an': 1, 'three': 1, 'young': 1, 'kangkung': 1, 'two': 1, 'levels': 1, 'gram': 1, 'threefactor': 1, 'experiment': 1, 'specifically': 1, 'case': 1, 'very': 1, 'important': 1, 'determining': 1, 'quality': 1, 'resulting': 1, 'influence': 1, 'tool': 1, 'affect': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #458 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: AISYAH ROSA BELA
Judul: PENGARUH KOMPOSISI KOMPOS DAN PUPUK CAIR EM4 TERHADAP BERAT BUAH MELON (CUCUMIS MELO L.)
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Permasalahan umum yang sering ditemui oleh petani melon di Indonesia yaitu belum berkembangnya budidaya melon dengan baik, yang diakibatkan sulitnya pemeliharaan tanman melon. Selain itu perubahan iklim yang sangat drastis dan rendahnya daya resistensi terhadap serangan virus dan mewabahnya jamur tepung yang menyebabkan tanaman melon sulit untuk berkembang. Maka perlu adanya pengamatan terhadap faktor-faktor yang di duga dapat mempengaruhi kualitas pertumbuhan melon agar diperoleh hasil melon yang optimal dengan percobaan eksperimen. Percobaan ini melibatkan beberapa paramater yaitu komposisi penakaran kompos dan konsentrasi pupuk cair. Berdasarkan hasil perobaan didapatkan pada faktor komposisi kompos nilai F hitung 3,7 > F tabel 3,6, sehingga dapat ditarik kesimpulan faktor tersebut ada pengaruh signifikan. Untuk faktor konsentrasi pupuk cair berdasarkan perhitungan nilai F hitung 1,5 < F tabel 3,6, sehingga faktor tersebut tidak ada pengaruh signifikan. Interaksi antara kedua faktor mempunyai pengaruh yang signifikan dengan niali F hitung 3,4 > F tabel 2,9 terhapat berat buah melon. Artinya interaksi antara kedua faktor sangat berpengaruh, tetapi untuk faktor komposisi kompos lebih mendominan.
Kata Kunci : Melon, Kompos, Pupuk Cair EM4, Desaign Of Experiment
Abstrak (Clean): permasalahan umum yang sering ditemui oleh petani melon di indonesia yaitu belum berkembangnya budidaya melon dengan baik yang diakibatkan sulitnya pemeliharaan tanman melon selain itu perubahan iklim yang sangat drastis dan rendahnya daya resistensi terhadap serangan virus dan mewabahnya jamur tepung yang menyebabkan tanaman melon sulit untuk berkembang maka perlu adanya pengamatan terhadap faktorfaktor yang di duga dapat mempengaruhi kualitas pertumbuhan melon agar diperoleh hasil melon yang optimal dengan percobaan eksperimen percobaan ini melibatkan beberapa paramater yaitu komposisi penakaran kompos dan konsentrasi pupuk cair berdasarkan hasil perobaan didapatkan pada faktor komposisi kompos nilai f hitung f tabel sehingga dapat ditarik kesimpulan faktor tersebut ada pengaruh signifikan untuk faktor konsentrasi pupuk cair berdasarkan perhitungan nilai f hitung f tabel sehingga faktor tersebut tidak ada pengaruh signifikan interaksi antara kedua faktor mempunyai pengaruh yang signifikan dengan niali f hitung f tabel terhapat berat buah melon artinya interaksi antara kedua faktor sangat berpengaruh tetapi untuk faktor komposisi kompos lebih mendominan kata kunci melon kompos pupuk cair em desaign of experiment
Abstrak (Stopwords Removed): permasalahan umum sering ditemui petani melon indonesia belum berkembangnya budidaya melon baik diakibatkan sulitnya pemeliharaan tanman melon selain perubahan iklim sangat drastis rendahnya daya resistensi serangan virus mewabahnya jamur tepung menyebabkan tanaman melon sulit berkembang perlu adanya pengamatan faktorfaktor duga dapat mempengaruhi kualitas pertumbuhan melon diperoleh hasil melon optimal percobaan eksperimen percobaan melibatkan beberapa paramater komposisi penakaran kompos konsentrasi pupuk cair berdasarkan hasil perobaan didapatkan faktor komposisi kompos nilai f hitung f tabel dapat ditarik kesimpulan faktor tersebut ada pengaruh signifikan faktor konsentrasi pupuk cair berdasarkan perhitungan nilai f hitung f tabel faktor tersebut ada pengaruh signifikan interaksi antara kedua faktor mempunyai pengaruh signifikan niali f hitung f tabel terhapat berat buah melon artinya interaksi antara kedua faktor sangat berpengaruh faktor komposisi kompos lebih mendominan kata kunci melon kompos pupuk cair em desaign of experiment
Abstrak (Stemmed): masalah umum sering temu tani melon indonesia belum kembang budidaya melon baik akibat sulit pelihara tanman melon selain ubah iklim sangat drastis rendah daya resistensi serang virus wabah jamur tepung sebab tanam melon sulit kembang perlu ada amat faktorfaktor duga dapat pengaruh kualitas tumbuh melon oleh hasil melon optimal coba eksperimen coba libat beberapa paramater komposisi takar kompos konsentrasi pupuk cair dasar hasil perobaan dapat faktor komposisi kompos nilai f hitung f tabel dapat tarik simpul faktor sebut ada pengaruh signifikan faktor konsentrasi pupuk cair dasar hitung nilai f hitung f tabel faktor sebut ada pengaruh signifikan interaksi antara dua faktor punya pengaruh signifikan niali f hitung f tabel terhapat berat buah melon arti interaksi antara dua faktor sangat pengaruh faktor komposisi kompos lebih dominan kata kunci melon kompos pupuk cair em desaign of experiment
Abstrak (Corrected): marsala mum seeing temp tank melon indonesia begum embank budidaya melon back akbar suit pelihara taxman melon slain bah slim sang drastic rental day resistencia sprang virus wabash amur typing kebab tana melon suit embank peru ada mat faktorfaktor dug apart pengaruh kualitas tumble melon olen hail melon optimal coma eksperimen coma libau beberapa parameter komposisi taker pompous konsentrasi punk car dakar hail perobaan apart factor komposisi pompous nilgai f hiding f table apart tajik simple factor debut ada pengaruh significant factor konsentrasi punk car dakar hiding nilgai f hiding f table factor debut ada pengaruh significant interaksi angara due factor puny pengaruh significant nail f hiding f table terhapat beat bush melon art interaksi angara due factor sang pengaruh factor komposisi pompous leash dominant data bunch melon pompous punk car em design of experiment
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'melon': 8, 'faktor': 7, 'f': 6, 'pengaruh': 5, 'kompos': 4, 'hitung': 4, 'ada': 3, 'dapat': 3, 'komposisi': 3, 'pupuk': 3, 'cair': 3, 'tabel': 3, 'signifikan': 3, 'kembang': 2, 'sulit': 2, 'sangat': 2, 'hasil': 2, 'coba': 2, 'konsentrasi': 2, 'dasar': 2, 'nilai': 2, 'sebut': 2, 'interaksi': 2, 'antara': 2, 'dua': 2, 'masalah': 1, 'umum': 1, 'sering': 1, 'temu': 1, 'tani': 1, 'indonesia': 1, 'belum': 1, 'budidaya': 1, 'baik': 1, 'akibat': 1, 'pelihara': 1, 'tanman': 1, 'selain': 1, 'ubah': 1, 'iklim': 1, 'drastis': 1, 'rendah': 1, 'daya': 1, 'resistensi': 1, 'serang': 1, 'virus': 1, 'wabah': 1, 'jamur': 1, 'tepung': 1, 'sebab': 1, 'tanam': 1, 'perlu': 1, 'amat': 1, 'faktorfaktor': 1, 'duga': 1, 'kualitas': 1, 'tumbuh': 1, 'oleh': 1, 'optimal': 1, 'eksperimen': 1, 'libat': 1, 'beberapa': 1, 'paramater': 1, 'takar': 1, 'perobaan': 1, 'tarik': 1, 'simpul': 1, 'punya': 1, 'niali': 1, 'terhapat': 1, 'berat': 1, 'buah': 1, 'arti': 1, 'lebih': 1, 'dominan': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'em': 1, 'desaign': 1, 'of': 1, 'experiment': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'of': 10, 'is': 7, 'melon': 6, 'to': 5, 'f': 4, 'in': 3, 'and': 3, 'that': 3, 'factors': 3, 'experiment': 3, 'liquid': 3, 'fertilizer': 3, 'on': 3, 'factor': 3, 'for': 3, 'by': 2, 'so': 2, 'it': 2, 'results': 2, 'this': 2, 'composition': 2, 'concentration': 2, 'based': 2, 'compost': 2, 'value': 2, 'table': 2, 'common': 1, 'problems': 1, 'commonly': 1, 'encountered': 1, 'farmers': 1, 'indonesia': 1, 'not': 1, 'yet': 1, 'development': 1, 'cultivation': 1, 'well': 1, 'which': 1, 'caused': 1, 'difficulty': 1, 'maintaining': 1, 'melantanman': 1, 'addition': 1, 'drastic': 1, 'climate': 1, 'change': 1, 'low': 1, 'resistance': 1, 'viral': 1, 'attacks': 1, 'plague': 1, 'mushroom': 1, 'flour': 1, 'causes': 1, 'plants': 1, 'difficult': 1, 'develop': 1, 'necessary': 1, 'observe': 1, 'are': 1, 'expected': 1, 'affect': 1, 'quality': 1, 'growth': 1, 'order': 1, 'obtain': 1, 'optimal': 1, 'with': 1, 'experimental': 1, 'experiments': 1, 'involves': 1, 'several': 1, 'parameters': 1, 'compostburning': 1, 'obtained': 1, 'calculated': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'drawn': 1, 'conclusion': 1, 'these': 1, 'there': 1, 'a': 1, 'significant': 1, 'influence': 1, 'calculation': 1, 'count': 1, 'weight': 1, 'fruit': 1, 'means': 1, 'interaction': 1, 'between': 1, 'two': 1, 'very': 1, 'influential': 1, 'but': 1, 'composting': 1, 'more': 1, 'dominant': 1, 'keywords': 1, 'cucumis': 1, 'melo': 1, 'l': 1, 'em': 1, 'desaignof': 1})
-------------------------------------------
--- Data #459 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Edhy Suwarso
Judul: Analisis Penentuan Lokasi Desa Untuk Membangun Gudang Penyimpanan Garam Menggunakan Metode Analisa Pusat Gravitasi di Kabupaten Sumenep dan Kabupaten Pamekasan
Pembimbing 1: Dr, Kukuh Winarso, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): ABSTRAK
.Pada penelitian ini dikaji penentuan lokasi strategis membangun gudang garam di kabupaten Sumenep dan kabupaten Pamekasan. Pada setiap kabupaten ditentukan tiga alternatif daerah untuk membangun gudang penyimpanan. Penentuan tiga alternatif tersebut didasarkan pada luas lahan tani garam yang terluas. Setelah dilakukan perhitungan menggunakan metode analisa pusat gravitasi, didapat nilai-nilai untuk tiga alternatif lokasi pada kabupaten Sumenep dan kabupaten Pamekasan. Secara berturut-turut nilai perhitungan untuk kabupaten Sumenep adalah, desa Nambakor dengan nilai sebesar 25065,35576 , desa Kebundadap barat sebesar 24707,36457 dan desa Karanganyar sebesar 24030,2165. Maka nilai yang terkecil yaitu desa Karanganyar dinyatakan sebagai desa alternatif terpilih untuk membangun gudang garam di kabupaten Sumenep. Pada kabupaten Pamekasan daerah alternatifnya adalah desa lembung dengan nilai sebesar 2326,39 , desa Bunder sebesar 1956,93 dan desa Majungan sebesar 2062,05. Maka nilai yang terkecil yaitu desa Bunder yang dinyatakan sebagai desa strategis untuk membangun gudang garam di kabupaten Pamekasan.
Kata Kunci : Garam, Gudang, metode analisa pusat gravitasi
Abstrak (Clean): abstrak pada penelitian ini dikaji penentuan lokasi strategis membangun gudang garam di kabupaten sumenep dan kabupaten pamekasan pada setiap kabupaten ditentukan tiga alternatif daerah untuk membangun gudang penyimpanan penentuan tiga alternatif tersebut didasarkan pada luas lahan tani garam yang terluas setelah dilakukan perhitungan menggunakan metode analisa pusat gravitasi didapat nilainilai untuk tiga alternatif lokasi pada kabupaten sumenep dan kabupaten pamekasan secara berturutturut nilai perhitungan untuk kabupaten sumenep adalah desa nambakor dengan nilai sebesar desa kebundadap barat sebesar dan desa karanganyar sebesar maka nilai yang terkecil yaitu desa karanganyar dinyatakan sebagai desa alternatif terpilih untuk membangun gudang garam di kabupaten sumenep pada kabupaten pamekasan daerah alternatifnya adalah desa lembung dengan nilai sebesar desa bunder sebesar dan desa majungan sebesar maka nilai yang terkecil yaitu desa bunder yang dinyatakan sebagai desa strategis untuk membangun gudang garam di kabupaten pamekasan kata kunci garam gudang metode analisa pusat gravitasi
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak penelitian dikaji penentuan lokasi strategis membangun gudang garam kabupaten sumenep kabupaten pamekasan setiap kabupaten ditentukan tiga alternatif daerah membangun gudang penyimpanan penentuan tiga alternatif tersebut didasarkan luas lahan tani garam terluas dilakukan perhitungan menggunakan metode analisa pusat gravitasi didapat nilainilai tiga alternatif lokasi kabupaten sumenep kabupaten pamekasan secara berturutturut nilai perhitungan kabupaten sumenep desa nambakor nilai sebesar desa kebundadap barat sebesar desa karanganyar sebesar nilai terkecil desa karanganyar dinyatakan desa alternatif terpilih membangun gudang garam kabupaten sumenep kabupaten pamekasan daerah alternatifnya desa lembung nilai sebesar desa bunder sebesar desa majungan sebesar nilai terkecil desa bunder dinyatakan desa strategis membangun gudang garam kabupaten pamekasan kata kunci garam gudang metode analisa pusat gravitasi
Abstrak (Stemmed): abstrak teliti kaji tentu lokasi strategis bangun gudang garam kabupaten sumenep kabupaten pamekasan tiap kabupaten tentu tiga alternatif daerah bangun gudang simpan tentu tiga alternatif sebut dasar luas lahan tani garam luas laku hitung guna metode analisa pusat gravitasi dapat nilainilai tiga alternatif lokasi kabupaten sumenep kabupaten pamekasan cara berturutturut nilai hitung kabupaten sumenep desa nambakor nilai besar desa kebundadap barat besar desa karanganyar besar nilai kecil desa karanganyar nyata desa alternatif pilih bangun gudang garam kabupaten sumenep kabupaten pamekasan daerah alternatif desa lembung nilai besar desa bunder besar desa majung besar nilai kecil desa bunder nyata desa strategis bangun gudang garam kabupaten pamekasan kata kunci garam gudang metode analisa pusat gravitasi
Abstrak (Corrected): abstract elite kanji tent loki strategic bangui gang gram kabupaten sumner kabupaten pamekasan tip kabupaten tent toga alternative sarah bangui gang simian tent toga alternative debut dakar lucas laban tank gram lucas lake hiding gun metope analyst pusan gravitas apart nilainilai toga alternative loki kabupaten sumner kabupaten pamekasan cara berturutturut nilgai hiding kabupaten sumner desk nambakor nilgai bear desk kebundadap brat bear desk karanganyar bear nilgai cecil desk karanganyar nyala desk alternative pilch bangui gang gram kabupaten sumner kabupaten pamekasan sarah alternative desk lemming nilgai bear desk under bear desk majunga bear nilgai cecil desk under nyala desk strategic bangui gang gram kabupaten pamekasan data bunch gram gang metope analyst pusan gravitas
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'desa': 10, 'kabupaten': 9, 'besar': 6, 'gudang': 5, 'garam': 5, 'alternatif': 5, 'nilai': 5, 'bangun': 4, 'sumenep': 4, 'pamekasan': 4, 'tentu': 3, 'tiga': 3, 'lokasi': 2, 'strategis': 2, 'daerah': 2, 'luas': 2, 'hitung': 2, 'metode': 2, 'analisa': 2, 'pusat': 2, 'gravitasi': 2, 'karanganyar': 2, 'kecil': 2, 'nyata': 2, 'bunder': 2, 'abstrak': 1, 'teliti': 1, 'kaji': 1, 'tiap': 1, 'simpan': 1, 'sebut': 1, 'dasar': 1, 'lahan': 1, 'tani': 1, 'laku': 1, 'guna': 1, 'dapat': 1, 'nilainilai': 1, 'cara': 1, 'berturutturut': 1, 'nambakor': 1, 'kebundadap': 1, 'barat': 1, 'pilih': 1, 'lembung': 1, 'majung': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'of': 9, 'village': 9, 'in': 8, 'is': 7, 'salt': 5, 'a': 5, 'value': 5, 'to': 4, 'build': 4, 'sumenep': 4, 'and': 4, 'pamekasan': 4, 'alternative': 4, 'warehouse': 3, 'district': 3, 'three': 3, 'determination': 2, 'strategic': 2, 'districts': 2, 'area': 2, 'gravity': 2, 'center': 2, 'analysis': 2, 'method': 2, 'for': 2, 'regency': 2, 'with': 2, 'karanganyar': 2, 'then': 2, 'smallest': 2, 'declared': 2, 'as': 2, 'barn': 2, 'bunder': 2, 'abstract': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'we': 1, 'studied': 1, 'location': 1, 'each': 1, 'determined': 1, 'areas': 1, 'storage': 1, 'alternatives': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'widest': 1, 'farmland': 1, 'after': 1, 'calculations': 1, 'using': 1, 'values': 1, 'were': 1, 'obtained': 1, 'locations': 1, 'row': 1, 'calculation': 1, 'nambakor': 1, 'west': 1, 'kebundadap': 1, 'villages': 1, 'elected': 1, 'lembung': 1, 'majung': 1, 'by': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #460 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: YOGA TRI SULISTYA
Judul: ANALISIS DAN PERBAIKAN KUALITAS DENGAN MENGGUNAKAN
METODE SEVEN TOOLS
( Studi Kasus PT. ISM, Tbk. Bogasari Flour Mills )
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., MT
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, S.T., M.T
Abstrak (Raw): PT. ISM, Tbk. Bogasari Flour Mills merupakan perusahaan yang bergerak di
bidang produksi tepung terigu, pakan hewan (ikan dan kuda), dan bahan baku untuk
lem kayu yang biasanya digunakan untuk membuat produk mebel. PT. ISM, Tbk.
Bogasari Flour Mills selalu berusaha menjaga kualitas dari produk tepungnya,
namun pada bulan Agustus PT. ISM, Tbk. Bogasari Flour Mills mengalami
kecacatan produk tepung sebanyak 879,64 ton (6,21%) dari jumlah produk tepung
yang dihasilkan sebesar 141,51 ton tepung dengan kecacatan setiap standard mutu
tepung yaitu mouisture, protein, dan ash sebesar 20% dari jumlah produksi setiap
hari. Penelitian dilakukan di PT. ISM, Tbk. Bogasari Flour Mills yang dimana
metode yang digunakan untuk mengatasi penyebab defect tepung yaitu metode
Seven Tools. Penelitian ini menggunakan 6 alat dari 7 alat di metode seven tools
yaitu lembar periksa (checksheet), grafik, control chart, diagram scatter, diagram
pareto dan diagram fishbone dengan membutuhkan beberapa variabel data yaitu
jumlah produksi, jumlah defect, dan jenis defect. Dengan bertujuan untuk
menganalisa penyebab defect dan memberikan solusi perbaikan proses produksi.
Kata Kunci : Seven Tool, defect.
Abstrak (Clean): pt ism tbk bogasari flour mills merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi tepung terigu pakan hewan ikan dan kuda dan bahan baku untuk lem kayu yang biasanya digunakan untuk membuat produk mebel pt ism tbk bogasari flour mills selalu berusaha menjaga kualitas dari produk tepungnya namun pada bulan agustus pt ism tbk bogasari flour mills mengalami kecacatan produk tepung sebanyak ton dari jumlah produk tepung yang dihasilkan sebesar ton tepung dengan kecacatan setiap standard mutu tepung yaitu mouisture protein dan ash sebesar dari jumlah produksi setiap hari penelitian dilakukan di pt ism tbk bogasari flour mills yang dimana metode yang digunakan untuk mengatasi penyebab defect tepung yaitu metode seven tools penelitian ini menggunakan alat dari alat di metode seven tools yaitu lembar periksa checksheet grafik control chart diagram scatter diagram pareto dan diagram fishbone dengan membutuhkan beberapa variabel data yaitu jumlah produksi jumlah defect dan jenis defect dengan bertujuan untuk menganalisa penyebab defect dan memberikan solusi perbaikan proses produksi kata kunci seven tool defect
Abstrak (Stopwords Removed): pt ism tbk bogasari flour mills perusahaan bergerak bidang produksi tepung terigu pakan hewan ikan kuda bahan baku lem kayu biasanya digunakan membuat produk mebel pt ism tbk bogasari flour mills selalu berusaha menjaga kualitas produk tepungnya bulan agustus pt ism tbk bogasari flour mills mengalami kecacatan produk tepung sebanyak ton jumlah produk tepung dihasilkan sebesar ton tepung kecacatan setiap standard mutu tepung mouisture protein ash sebesar jumlah produksi setiap hari penelitian dilakukan pt ism tbk bogasari flour mills dimana metode digunakan mengatasi penyebab defect tepung metode seven tools penelitian menggunakan alat alat metode seven tools lembar periksa checksheet grafik control chart diagram scatter diagram pareto diagram fishbone membutuhkan beberapa variabel data jumlah produksi jumlah defect jenis defect bertujuan menganalisa penyebab defect memberikan solusi perbaikan proses produksi kata kunci seven tool defect
Abstrak (Stemmed): pt ism tbk bogasari flour mills usaha gerak bidang produksi tepung terigu pakan hewan ikan kuda bahan baku lem kayu biasa guna buat produk mebel pt ism tbk bogasari flour mills selalu usaha jaga kualitas produk tepung bulan agustus pt ism tbk bogasari flour mills alami cacat produk tepung banyak ton jumlah produk tepung hasil besar ton tepung cacat tiap standard mutu tepung mouisture protein ash besar jumlah produksi tiap hari teliti laku pt ism tbk bogasari flour mills mana metode guna atas sebab defect tepung metode seven tools teliti guna alat alat metode seven tools lembar periksa checksheet grafik control chart diagram scatter diagram pareto diagram fishbone butuh beberapa variabel data jumlah produksi jumlah defect jenis defect tuju menganalisa sebab defect beri solusi baik proses produksi kata kunci seven tool defect
Abstrak (Corrected): pt ism bk bogasari flour mills sara gera biding produksi typing trig pagan hewn ian kudu bahai baku lem kay bias gun but proud rebel pt ism bk bogasari flour mills sell sara saga kualitas proud typing buran augustus pt ism bk bogasari flour mills salami carat proud typing banyan ton mullah proud typing hail bear ton typing carat tip standard mute typing moisture protein ash bear mullah produksi tip hard elite lake pt ism bk bogasari flour mills mana metope gun alas kebab defect typing metope seven tools elite gun flat flat metope seven tools lumbar perish checksheet grain control chart diagram scatter diagram pareto diagram wishbone butch beberapa variable data mullah produksi mullah defect penis defect juju menganalisa kebab defect bert solus back proves produksi data bunch seven tool defect
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tepung': 7, 'defect': 5, 'pt': 4, 'ism': 4, 'tbk': 4, 'bogasari': 4, 'flour': 4, 'mills': 4, 'produksi': 4, 'produk': 4, 'jumlah': 4, 'guna': 3, 'metode': 3, 'seven': 3, 'diagram': 3, 'usaha': 2, 'cacat': 2, 'ton': 2, 'besar': 2, 'tiap': 2, 'teliti': 2, 'sebab': 2, 'tools': 2, 'alat': 2, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'terigu': 1, 'pakan': 1, 'hewan': 1, 'ikan': 1, 'kuda': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'lem': 1, 'kayu': 1, 'biasa': 1, 'buat': 1, 'mebel': 1, 'selalu': 1, 'jaga': 1, 'kualitas': 1, 'bulan': 1, 'agustus': 1, 'alami': 1, 'banyak': 1, 'hasil': 1, 'standard': 1, 'mutu': 1, 'mouisture': 1, 'protein': 1, 'ash': 1, 'hari': 1, 'laku': 1, 'mana': 1, 'atas': 1, 'lembar': 1, 'periksa': 1, 'checksheet': 1, 'grafik': 1, 'control': 1, 'chart': 1, 'scatter': 1, 'pareto': 1, 'fishbone': 1, 'butuh': 1, 'beberapa': 1, 'variabel': 1, 'data': 1, 'jenis': 1, 'tuju': 1, 'menganalisa': 1, 'beri': 1, 'solusi': 1, 'baik': 1, 'proses': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'tool': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'flour': 11, 'the': 11, 'of': 10, 'defect': 7, 'and': 6, 'to': 5, 'pt': 4, 'ism': 4, 'tbk': 4, 'bogasari': 4, 'mills': 4, 'is': 4, 'production': 4, 'tools': 4, 'in': 3, 'with': 3, 'method': 3, 'seven': 3, 'diagram': 3, 'a': 2, 'used': 2, 'products': 2, 'quality': 2, 'tons': 2, 'total': 2, 'by': 2, 'research': 2, 'company': 1, 'engaged': 1, 'wheat': 1, 'animal': 1, 'feed': 1, 'fish': 1, 'horses': 1, 'raw': 1, 'materials': 1, 'for': 1, 'wood': 1, 'glue': 1, 'which': 1, 'usually': 1, 'make': 1, 'furniture': 1, 'always': 1, 'try': 1, 'maintain': 1, 'its': 1, 'but': 1, 'august': 1, 'suffered': 1, 'produced': 1, 'each': 1, 'standard': 1, 'mouisture': 1, 'protein': 1, 'ash': 1, 'day': 1, 'conducted': 1, 'at': 1, 'where': 1, 'overcome': 1, 'cause': 1, 'this': 1, 'uses': 1, 'from': 1, 'checksheet': 1, 'graph': 1, 'control': 1, 'chart': 1, 'scatter': 1, 'pareto': 1, 'fishbone': 1, 'some': 1, 'data': 1, 'variables': 1, 'ie': 1, 'quantity': 1, 'number': 1, 'type': 1, 'aim': 1, 'analyze': 1, 'causes': 1, 'provide': 1, 'solutions': 1, 'improve': 1, 'process': 1, 'keywords': 1, 'tool': 1})
-------------------------------------------
--- Data #461 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Octer Hasintongan Panjaitan
Judul: Analisis Kecacatan Gula Dengan Metode Fault Tree Analysis (FTA)
Studi Kasus :
PG. Krebet Baru I. Bululawang
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat. S.T., M.T
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, S.T, M.T
Abstrak (Raw): Octer Hasintongan Panjaitan, Analisis Penyebab Kecacatan Gula Pada PG. Krebet Baru I Dengan Metode Fault Tree Analysis (FTA). Dibawah Bimbingan Dr. Rachmad Hidayat S.T., M.T dan Sabarudin Akhmad S.T., M.T.
Persaingan dalam dunia industri merupakan suatu hal yang wajar dan tidak dapat di singkirkan atau dihindarkan lagi, baik perusahaan, atau perdagangan tingkat nasional maupun internasional. Prioritas peningkatan kualitas produk harus lebih diutamakan bagi setiap perusahaan karena ini merupakan daya saing atau menarik kepuasaan kepada konsumen dan bersaing sebagai sesama pesaing industri. Untuk mendapatkan penyelesaian masalah akibat suatu kecacatan produk yang dapat menggangu kualitas produk tersebut dengan metode Fault Tree Analysis dapat menganalisa penyebab terjadinya kecacatan tersebut.
Pada penelitian kali ini dilakukan suatu analisis agar dapat mengetahui faktor utama penyebab dari kecacatan gula yang terjadi dengan menggunakan metode Fault Tree Analysis pada industri gula yaitu PG. Krebet Baru I yang berada pada kabupaten Malang kecamatan Bululawang.
Setelah melakukan perhitungan dan analisa dari perhitungan yang telah dilakukan, dapat diketahui penyebab utama yang menjadi kecacatan pada produksi yang dialami oleh PG. Krebet Baru I. Diketahui dari tingkat probabilitas yang dilakukan pada metode Fault Tree analysis probabilitas munculnya kejadian cacat gula pada pada produksi gula di PG Krebet Baru I dari probabilitas yang diketahui adalah 0,77. Angka ini menunjukan tingkat kecacatan masih dalam batas kendali dan masih dalam skala yang standar untuk ditangani oleh pihak perusahaan. Jika angka probabilitas mendekati 1, maka kecacatan dapat dikatakan sangat buruk dan sulit untuk ditangani oleh pihak perusahaan.
Kata Kunci: Metode Fault Tree Analysis(FTA), Probabilitas
Abstrak (Clean): octer hasintongan panjaitan analisis penyebab kecacatan gula pada pg krebet baru i dengan metode fault tree analysis fta dibawah bimbingan dr rachmad hidayat st mt dan sabarudin akhmad st mt persaingan dalam dunia industri merupakan suatu hal yang wajar dan tidak dapat di singkirkan atau dihindarkan lagi baik perusahaan atau perdagangan tingkat nasional maupun internasional prioritas peningkatan kualitas produk harus lebih diutamakan bagi setiap perusahaan karena ini merupakan daya saing atau menarik kepuasaan kepada konsumen dan bersaing sebagai sesama pesaing industri untuk mendapatkan penyelesaian masalah akibat suatu kecacatan produk yang dapat menggangu kualitas produk tersebut dengan metode fault tree analysis dapat menganalisa penyebab terjadinya kecacatan tersebut pada penelitian kali ini dilakukan suatu analisis agar dapat mengetahui faktor utama penyebab dari kecacatan gula yang terjadi dengan menggunakan metode fault tree analysis pada industri gula yaitu pg krebet baru i yang berada pada kabupaten malang kecamatan bululawang setelah melakukan perhitungan dan analisa dari perhitungan yang telah dilakukan dapat diketahui penyebab utama yang menjadi kecacatan pada produksi yang dialami oleh pg krebet baru i diketahui dari tingkat probabilitas yang dilakukan pada metode fault tree analysis probabilitas munculnya kejadian cacat gula pada pada produksi gula di pg krebet baru i dari probabilitas yang diketahui adalah angka ini menunjukan tingkat kecacatan masih dalam batas kendali dan masih dalam skala yang standar untuk ditangani oleh pihak perusahaan jika angka probabilitas mendekati maka kecacatan dapat dikatakan sangat buruk dan sulit untuk ditangani oleh pihak perusahaan kata kunci metode fault tree analysisfta probabilitas
Abstrak (Stopwords Removed): octer hasintongan panjaitan analisis penyebab kecacatan gula pg krebet baru i metode fault tree analysis fta dibawah bimbingan dr rachmad hidayat st mt sabarudin akhmad st mt persaingan dunia industri wajar dapat singkirkan dihindarkan lagi baik perusahaan perdagangan tingkat nasional maupun internasional prioritas peningkatan kualitas produk harus lebih diutamakan bagi setiap perusahaan daya saing menarik kepuasaan kepada konsumen bersaing sesama pesaing industri mendapatkan penyelesaian masalah akibat kecacatan produk dapat menggangu kualitas produk tersebut metode fault tree analysis dapat menganalisa penyebab terjadinya kecacatan tersebut penelitian kali dilakukan analisis dapat mengetahui faktor utama penyebab kecacatan gula terjadi menggunakan metode fault tree analysis industri gula pg krebet baru i berada kabupaten malang kecamatan bululawang melakukan perhitungan analisa perhitungan dilakukan dapat diketahui penyebab utama menjadi kecacatan produksi dialami pg krebet baru i diketahui tingkat probabilitas dilakukan metode fault tree analysis probabilitas munculnya kejadian cacat gula produksi gula pg krebet baru i probabilitas diketahui angka menunjukan tingkat kecacatan masih batas kendali masih skala standar ditangani pihak perusahaan jika angka probabilitas mendekati kecacatan dapat dikatakan sangat buruk sulit ditangani pihak perusahaan kata kunci metode fault tree analysisfta probabilitas
Abstrak (Stemmed): octer hasintongan panjaitan analisis sebab cacat gula pg krebet baru i metode fault tree analysis fta bawah bimbing dr rachmad hidayat st mt sabarudin akhmad st mt saing dunia industri wajar dapat singkir hindar lagi baik usaha dagang tingkat nasional maupun internasional prioritas tingkat kualitas produk harus lebih utama bagi tiap usaha daya saing tarik puasa kepada konsumen saing sama saing industri dapat selesai masalah akibat cacat produk dapat menggangu kualitas produk sebut metode fault tree analysis dapat menganalisa sebab jadi cacat sebut teliti kali laku analisis dapat tahu faktor utama sebab cacat gula jadi guna metode fault tree analysis industri gula pg krebet baru i ada kabupaten malang camat bululawang laku hitung analisa hitung laku dapat tahu sebab utama jadi cacat produksi alami pg krebet baru i tahu tingkat probabilitas laku metode fault tree analysis probabilitas muncul jadi cacat gula produksi gula pg krebet baru i probabilitas tahu angka tunjuk tingkat cacat masih batas kendali masih skala standar tangan pihak usaha jika angka probabilitas dekat cacat dapat kata sangat buruk sulit tangan pihak usaha kata kunci metode fault tree analysisfta probabilitas
Abstrak (Corrected): outer hasintongan panjaitan analysis kebab carat gula pg greet bar i metope fault tree analysis fat away bombing dr drachmas hidayat st mt sabarudin ahmad st mt saying dulia industry ajar apart singer hinder lag back sara dagan dingbat national maun international priority dingbat kualitas proud harms leash mama bag tip sara day saying tajik past keypad consumed saying same saying industry apart seesaw marsala akbar carat proud apart menggangu kualitas proud debut metope fault tree analysis apart menganalisa kebab jade carat debut elite kali lake analysis apart tau factor mama kebab carat gula jade gun metope fault tree analysis industry gula pg greet bar i ada kabupaten malang carat bululawang lake hiding analyst hiding lake apart tau kebab mama jade carat produksi salami pg greet bar i tau dingbat probability lake metope fault tree analysis probability munch jade carat gula produksi gula pg greet bar i probability tau bangka tuneup dingbat carat mash bats kendall mash skald standard tanga pick sara pika bangka probability dead carat apart data sang burn suit tanga pick sara data bunch metope fault tree analysisfta probability
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'cacat': 8, 'dapat': 7, 'gula': 5, 'metode': 5, 'fault': 5, 'tree': 5, 'probabilitas': 5, 'sebab': 4, 'pg': 4, 'krebet': 4, 'baru': 4, 'i': 4, 'analysis': 4, 'saing': 4, 'usaha': 4, 'tingkat': 4, 'jadi': 4, 'laku': 4, 'tahu': 4, 'industri': 3, 'produk': 3, 'utama': 3, 'analisis': 2, 'st': 2, 'mt': 2, 'kualitas': 2, 'sebut': 2, 'hitung': 2, 'produksi': 2, 'angka': 2, 'masih': 2, 'tangan': 2, 'pihak': 2, 'kata': 2, 'octer': 1, 'hasintongan': 1, 'panjaitan': 1, 'fta': 1, 'bawah': 1, 'bimbing': 1, 'dr': 1, 'rachmad': 1, 'hidayat': 1, 'sabarudin': 1, 'akhmad': 1, 'dunia': 1, 'wajar': 1, 'singkir': 1, 'hindar': 1, 'lagi': 1, 'baik': 1, 'dagang': 1, 'nasional': 1, 'maupun': 1, 'internasional': 1, 'prioritas': 1, 'harus': 1, 'lebih': 1, 'bagi': 1, 'tiap': 1, 'daya': 1, 'tarik': 1, 'puasa': 1, 'kepada': 1, 'konsumen': 1, 'sama': 1, 'selesai': 1, 'masalah': 1, 'akibat': 1, 'menggangu': 1, 'menganalisa': 1, 'teliti': 1, 'kali': 1, 'faktor': 1, 'guna': 1, 'ada': 1, 'kabupaten': 1, 'malang': 1, 'camat': 1, 'bululawang': 1, 'analisa': 1, 'alami': 1, 'muncul': 1, 'tunjuk': 1, 'batas': 1, 'kendali': 1, 'skala': 1, 'standar': 1, 'jika': 1, 'dekat': 1, 'sangat': 1, 'buruk': 1, 'sulit': 1, 'kunci': 1, 'analysisfta': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 36, 'of': 25, 'is': 10, 'analysis': 8, 'be': 8, 'and': 7, 'to': 7, 'a': 7, 'in': 6, 'sugar': 5, 'on': 5, 'fault': 5, 'tree': 5, 'that': 5, 'it': 5, 'by': 5, 'probability': 5, 'disability': 4, 'pg': 4, 'krebet': 4, 'baru': 4, 'i': 4, 'with': 4, 'which': 4, 'can': 4, 'cause': 3, 'industry': 3, 'or': 3, 'level': 3, 'company': 3, 'as': 3, 'tainting': 3, 'method': 3, 'are': 3, 'incident': 3, 'fta': 2, 'st': 2, 'mt': 2, 'get': 2, 'priority': 2, 'quality': 2, 'products': 2, 'for': 2, 'these': 2, 'this': 2, 'very': 2, 'main': 2, 'been': 2, 'out': 2, 'known': 2, 'from': 2, 'being': 2, 'still': 2, 'dealt': 2, 'but': 2, 'abstract': 1, 'octer': 1, 'hasintongan': 1, 'panjaitan': 1, 'an': 1, 'under': 1, 'guidance': 1, 'rachmad': 1, 'hidayat': 1, 'sabarudin': 1, 'akhmad': 1, 'competition': 1, 'something': 1, 'reasonable': 1, 'could': 1, 'not': 1, 'involved': 1, 'more': 1, 'both': 1, 'companies': 1, 'trade': 1, 'national': 1, 'international': 1, 'improving': 1, 'given': 1, 'higher': 1, 'each': 1, 'competitiveness': 1, 'draw': 1, 'puasa': 1, 'consumers': 1, 'compete': 1, 'fellow': 1, 'competitors': 1, 'solve': 1, 'end': 1, 'product': 1, 'bothers': 1, 'analyze': 1, 'research': 1, 'time': 1, 'done': 1, 'anticipated': 1, 'there': 1, 'little': 1, 'understand': 1, 'my': 1, 'insight': 1, 'into': 1, 'factor': 1, 'third': 1, 'most': 1, 'common': 1, 'occurring': 1, 'using': 1, 'who': 1, 'at': 1, 'kabupaten': 1, 'malang': 1, 'bululawang': 1, 'sub': 1, 'district': 1, 'after': 1, 'doing': 1, 'calculations': 1, 'reckoning': 1, 'has': 1, 'carried': 1, 'seen': 1, 'culprit': 1, 'houses': 1, 'have': 1, 'reduced': 1, 'production': 1, 'experienced': 1, 'making': 1, 'things': 1, 'paid': 1, 'starting': 1, 'emergence': 1, 'when': 1, 'town': 1, 'defect': 1, 'productions': 1, 'many': 1, 'points': 1, 'right': 1, 'away': 1, 'really': 1, 'shows': 1, 'you': 1, 'within': 1, 'limits': 1, 'control': 1, 'scale': 1, 'standard': 1, 'if': 1, 'figures': 1, 'closely': 1, 'resembled': 1, 'those': 1, 'then': 1, 'said': 1, 'bad': 1, 'hard': 1, 'key': 1, 'words': 1})
-------------------------------------------
--- Data #462 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Rattania Fitriana
Judul: Strategi Pengembangan Usaha pada Usaha Kecil Menengah Teri Crispy di Desa Padelegan Pamekasan
Pembimbing 1: Issa Dyah Utami, S.T., M.T., Ph.D.,
Pembimbing 2: Trisita Novianti, S.TP., M.T.,
Abstrak (Raw): Penelitian mengenai perencanaan strategi pengembangan usaha ini bertujuan untuk menentukan strategi pengembangan yang tepat bagi UKM tersebut. Tahapan dalam penelitian ini yaitu identifikasi faktor-faktor Internal dan eksternal, identifikasi matriks IFE dan EFE beserta pemberian rangking dan bobot, analisis matriks SWOT. Dari hasil analisis matriks SWOT diketahui bahwa strategi yang dapat digunakan dalam pengembangan usaha teri crispy saat ini yaitu strategi WO (Kelemahan-Peluang). Adapun strategi WO meliputi Meningkatkan promosi produk dengan memanfaatkan adanya perkembangan teknologi yang ada, Meningkatkan inovasi terhadap produk ataupun kemasan produk dan meningkatkan inovasi dengan memanfaatkan adanya kerjasama dan bantuan dari pemerintah.
Kata kunci : Strategi pengembangan usaha, IFE, EFE, SWOT
Abstrak (Clean): penelitian mengenai perencanaan strategi pengembangan usaha ini bertujuan untuk menentukan strategi pengembangan yang tepat bagi ukm tersebut tahapan dalam penelitian ini yaitu identifikasi faktorfaktor internal dan eksternal identifikasi matriks ife dan efe beserta pemberian rangking dan bobot analisis matriks swot dari hasil analisis matriks swot diketahui bahwa strategi yang dapat digunakan dalam pengembangan usaha teri crispy saat ini yaitu strategi wo kelemahanpeluang adapun strategi wo meliputi meningkatkan promosi produk dengan memanfaatkan adanya perkembangan teknologi yang ada meningkatkan inovasi terhadap produk ataupun kemasan produk dan meningkatkan inovasi dengan memanfaatkan adanya kerjasama dan bantuan dari pemerintah kata kunci strategi pengembangan usaha ife efe swot
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian mengenai perencanaan strategi pengembangan usaha bertujuan menentukan strategi pengembangan tepat bagi ukm tersebut tahapan penelitian identifikasi faktorfaktor internal eksternal identifikasi matriks ife efe beserta pemberian rangking bobot analisis matriks swot hasil analisis matriks swot diketahui strategi dapat digunakan pengembangan usaha teri crispy strategi wo kelemahanpeluang adapun strategi wo meliputi meningkatkan promosi produk memanfaatkan adanya perkembangan teknologi ada meningkatkan inovasi produk ataupun kemasan produk meningkatkan inovasi memanfaatkan adanya kerjasama bantuan pemerintah kata kunci strategi pengembangan usaha ife efe swot
Abstrak (Stemmed): teliti kena rencana strategi kembang usaha tuju tentu strategi kembang tepat bagi ukm sebut tahap teliti identifikasi faktorfaktor internal eksternal identifikasi matriks ife efe serta beri rangking bobot analisis matriks swot hasil analisis matriks swot tahu strategi dapat guna kembang usaha teri crispy strategi wo kelemahanpeluang adapun strategi wo liput tingkat promosi produk manfaat ada kembang teknologi ada tingkat inovasi produk atau kemas produk tingkat inovasi manfaat ada kerjasama bantu perintah kata kunci strategi kembang usaha ife efe swot
Abstrak (Corrected): elite ken recant strategy embank sara juju tent strategy embank teat bag um debut that elite identifikasi faktorfaktor internal eternal identifikasi marks if eye sorta bert ranking robot analysis marks swot hail analysis marks swot tau strategy apart gun embank sara teri crispy strategy wo kelemahanpeluang adapt strategy wo lieut dingbat promos proud manat ada embank teknologi ada dingbat novas proud tau bemas proud dingbat novas manat ada kerjasama bantu perineal data bunch strategy embank sara if eye swot
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'strategi': 6, 'kembang': 5, 'usaha': 3, 'matriks': 3, 'swot': 3, 'tingkat': 3, 'produk': 3, 'ada': 3, 'teliti': 2, 'identifikasi': 2, 'ife': 2, 'efe': 2, 'analisis': 2, 'wo': 2, 'manfaat': 2, 'inovasi': 2, 'kena': 1, 'rencana': 1, 'tuju': 1, 'tentu': 1, 'tepat': 1, 'bagi': 1, 'ukm': 1, 'sebut': 1, 'tahap': 1, 'faktorfaktor': 1, 'internal': 1, 'eksternal': 1, 'serta': 1, 'beri': 1, 'rangking': 1, 'bobot': 1, 'hasil': 1, 'tahu': 1, 'dapat': 1, 'guna': 1, 'teri': 1, 'crispy': 1, 'kelemahanpeluang': 1, 'adapun': 1, 'liput': 1, 'promosi': 1, 'teknologi': 1, 'atau': 1, 'kemas': 1, 'kerjasama': 1, 'bantu': 1, 'perintah': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'strategy': 6, 'and': 6, 'development': 4, 'on': 3, 'business': 3, 'matrix': 3, 'swot': 3, 'of': 3, 'product': 3, 'research': 2, 'in': 2, 'identifying': 2, 'ife': 2, 'efe': 2, 'analysis': 2, 'from': 2, 'is': 2, 'wo': 2, 'by': 2, 'utilizing': 2, 'innovation': 2, 'program': 1, 'aims': 1, 'to': 1, 'determine': 1, 'proper': 1, 'for': 1, 'ukm': 1, 'steps': 1, 'this': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'internal': 1, 'eksternal': 1, 'factors': 1, 'with': 1, 'presenting': 1, 'rank': 1, 'weight': 1, 'results': 1, 'known': 1, 'that': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'used': 1, 'crispy': 1, 'anchovies': 1, 'weaknesschance': 1, 'reports': 1, 'enhance': 1, 'promotion': 1, 'technology': 1, 'developments': 1, 'improve': 1, 'or': 1, 'packaging': 1, 'increase': 1, 'cooperation': 1, 'assistance': 1, 'government': 1, 'keyword': 1})
-------------------------------------------
--- Data #463 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muhammad Dadang Andrian
Judul: PENGARUH VARIASI ARAH SERAT DAN KOMPOSISI KOMPOSIT SERAT ALAMI DENGAN MATRIKS POLYESTER RESIN TERHADAP KETANGGUHAN MATERIAL DALAM MENYERAP ENERGI IMPAK
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso S.Si., M.T
Pembimbing 2: Ida Lumintu S.T.,M.T.,Ph.D
Abstrak (Raw): Percobaan pembuatan matrial komposit ini menggunakan bahan filler berbentuk serat yakni ampas tebu dan dari filler berbentuk partikel yakni sekam padi. Penggunaan ampas tebu sebagai bahan baku pembuatan komposit bertujuan untuk memanfaatkan limbah dari hasil sisa proses ektraksi pabrik gula yang sangat melimpah dan juga memanfaatkan limbah sekam padi dari limbah pertanian agar meningkatkan nilai guna dari limbah tersebut yang awalnya hanya digunakan untuk bahan bakar ataupun pakan ternak. Bumper pada mobil adalah bagian yang sering mengalami gesekan ataupun benturan akibat tabrakan. Pemasangan bumper pada mobil bertujuan agar mengurangi risiko yang dialami penumpang dari benturan saat mobil bertabrakan dengan benda lain, dari penelitian dengan uji anova didapatkan hasil pada perlakuan A (orientasi arah serat) terdapat pengaruh yang signifikan terhadap nilai ketangguhan material komposit dalam menyerap energi impak, pada perlakuan B (prosentase komposisi) terdapat pengaruh yang signifikan terhadap nilai ketangguhan material komposit dalam menyerap energi impak, kemudian dari interaksi antara orientasi arah serat dan prosentase komposisi tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai ketangguhan material komposit dalam menyerap energi impak dan dari semua percobaan dapat diketahui prosentase komposisi terbaik 30% serat dan orientasi arah serat 450 komposit dapat menyerap energi impak dengan rata-rata dari hasil percobaan sebesar 0.30 joule.
Kata kunci : Komposit, ampas tebu, sekam padi, polyester resin, RAL Faktorial
Abstrak (Clean): percobaan pembuatan matrial komposit ini menggunakan bahan filler berbentuk serat yakni ampas tebu dan dari filler berbentuk partikel yakni sekam padi penggunaan ampas tebu sebagai bahan baku pembuatan komposit bertujuan untuk memanfaatkan limbah dari hasil sisa proses ektraksi pabrik gula yang sangat melimpah dan juga memanfaatkan limbah sekam padi dari limbah pertanian agar meningkatkan nilai guna dari limbah tersebut yang awalnya hanya digunakan untuk bahan bakar ataupun pakan ternak bumper pada mobil adalah bagian yang sering mengalami gesekan ataupun benturan akibat tabrakan pemasangan bumper pada mobil bertujuan agar mengurangi risiko yang dialami penumpang dari benturan saat mobil bertabrakan dengan benda lain dari penelitian dengan uji anova didapatkan hasil pada perlakuan a orientasi arah serat terdapat pengaruh yang signifikan terhadap nilai ketangguhan material komposit dalam menyerap energi impak pada perlakuan b prosentase komposisi terdapat pengaruh yang signifikan terhadap nilai ketangguhan material komposit dalam menyerap energi impak kemudian dari interaksi antara orientasi arah serat dan prosentase komposisi tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai ketangguhan material komposit dalam menyerap energi impak dan dari semua percobaan dapat diketahui prosentase komposisi terbaik serat dan orientasi arah serat komposit dapat menyerap energi impak dengan ratarata dari hasil percobaan sebesar joule kata kunci komposit ampas tebu sekam padi polyester resin ral faktorial
Abstrak (Stopwords Removed): percobaan pembuatan matrial komposit menggunakan bahan filler berbentuk serat yakni ampas tebu filler berbentuk partikel yakni sekam padi penggunaan ampas tebu bahan baku pembuatan komposit bertujuan memanfaatkan limbah hasil sisa proses ektraksi pabrik gula sangat melimpah memanfaatkan limbah sekam padi limbah pertanian meningkatkan nilai limbah tersebut awalnya digunakan bahan bakar ataupun pakan ternak bumper mobil bagian sering mengalami gesekan ataupun benturan akibat tabrakan pemasangan bumper mobil bertujuan mengurangi risiko dialami penumpang benturan mobil bertabrakan benda lain penelitian uji anova didapatkan hasil perlakuan a orientasi arah serat terdapat pengaruh signifikan nilai ketangguhan material komposit menyerap energi impak perlakuan b prosentase komposisi terdapat pengaruh signifikan nilai ketangguhan material komposit menyerap energi impak interaksi antara orientasi arah serat prosentase komposisi berpengaruh signifikan nilai ketangguhan material komposit menyerap energi impak semua percobaan dapat diketahui prosentase komposisi terbaik serat orientasi arah serat komposit dapat menyerap energi impak ratarata hasil percobaan sebesar joule kata kunci komposit ampas tebu sekam padi polyester resin ral faktorial
Abstrak (Stemmed): coba buat matrial komposit guna bahan filler bentuk serat yakni ampas tebu filler bentuk partikel yakni sekam padi guna ampas tebu bahan baku buat komposit tuju manfaat limbah hasil sisa proses ektraksi pabrik gula sangat limpah manfaat limbah sekam padi limbah tani tingkat nilai limbah sebut awal guna bahan bakar atau pakan ternak bumper mobil bagi sering alami gesek atau bentur akibat tabrak pasang bumper mobil tuju kurang risiko alami tumpang bentur mobil tabrak benda lain teliti uji anova dapat hasil laku a orientasi arah serat dapat pengaruh signifikan nilai tangguh material komposit serap energi impak laku b prosentase komposisi dapat pengaruh signifikan nilai tangguh material komposit serap energi impak interaksi antara orientasi arah serat prosentase komposisi pengaruh signifikan nilai tangguh material komposit serap energi impak semua coba dapat tahu prosentase komposisi baik serat orientasi arah serat komposit dapat serap energi impak ratarata hasil coba besar joule kata kunci komposit ampas tebu sekam padi polyester resin ral faktorial
Abstrak (Corrected): coma but material composite gun bahai filler bent seat yank amps cebu filler bent parties yank seam paid gun amps cebu bahai baku but composite juju manat limb hail visa proves ektraksi park gula sang limp manat limb seam paid limb tank dingbat nilgai limb debut away gun bahai baker tau pagan eternal bumper mobil bag seeing salami geek tau better akbar tara padang bumper mobil juju during risk salami jumping better mobil tara bend lain elite uni nova apart hail lake a oriental arab seat apart pengaruh significant nilgai tanguy material composite scrap energy impact lake b prosentase komposisi apart pengaruh significant nilgai tanguy material composite scrap energy impact interaksi angara oriental arab seat prosentase komposisi pengaruh significant nilgai tanguy material composite scrap energy impact sea coma apart tau prosentase komposisi back seat oriental arab seat composite apart scrap energy impact ratarata hail coma bear joule data bunch composite amps cebu seam paid polyester resin real factorial
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'komposit': 7, 'serat': 5, 'dapat': 5, 'limbah': 4, 'nilai': 4, 'serap': 4, 'energi': 4, 'impak': 4, 'coba': 3, 'guna': 3, 'bahan': 3, 'ampas': 3, 'tebu': 3, 'sekam': 3, 'padi': 3, 'hasil': 3, 'mobil': 3, 'orientasi': 3, 'arah': 3, 'pengaruh': 3, 'signifikan': 3, 'tangguh': 3, 'material': 3, 'prosentase': 3, 'komposisi': 3, 'buat': 2, 'filler': 2, 'bentuk': 2, 'yakni': 2, 'tuju': 2, 'manfaat': 2, 'atau': 2, 'bumper': 2, 'alami': 2, 'bentur': 2, 'tabrak': 2, 'laku': 2, 'matrial': 1, 'partikel': 1, 'baku': 1, 'sisa': 1, 'proses': 1, 'ektraksi': 1, 'pabrik': 1, 'gula': 1, 'sangat': 1, 'limpah': 1, 'tani': 1, 'tingkat': 1, 'sebut': 1, 'awal': 1, 'bakar': 1, 'pakan': 1, 'ternak': 1, 'bagi': 1, 'sering': 1, 'gesek': 1, 'akibat': 1, 'pasang': 1, 'kurang': 1, 'risiko': 1, 'tumpang': 1, 'benda': 1, 'lain': 1, 'teliti': 1, 'uji': 1, 'anova': 1, 'a': 1, 'b': 1, 'interaksi': 1, 'antara': 1, 'semua': 1, 'tahu': 1, 'baik': 1, 'ratarata': 1, 'besar': 1, 'joule': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'polyester': 1, 'resin': 1, 'ral': 1, 'faktorial': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 32, 'of': 18, 'to': 7, 'and': 6, 'composite': 5, 'material': 5, 'from': 5, 'impact': 5, 'waste': 4, 'is': 4, 'value': 4, 'on': 4, 'by': 4, 'absorb': 4, 'energy': 4, 'rice': 3, 'use': 3, 'a': 3, 'orientation': 3, 'toughness': 3, 'percentage': 3, 'composition': 3, 'filler': 2, 'husks': 2, 'bagasse': 2, 'for': 2, 'aims': 2, 'in': 2, 'or': 2, 'collision': 2, 'car': 2, 'results': 2, 'treatment': 2, 'direction': 2, 'fibers': 2, 'there': 2, 'significant': 2, 'effect': 2, 'can': 2, 'fiber': 2, 'composites': 2, 'abstract': 1, 'experiment': 1, 'making': 1, 'this': 1, 'matrial': 1, 'usingfibershaped': 1, 'thebagasse': 1, 'particleshaped': 1, 'as': 1, 'raw': 1, 'manufacture': 1, 'utilize': 1, 'rest': 1, 'extraction': 1, 'process': 1, 'very': 1, 'abundant': 1, 'sugar': 1, 'mills': 1, 'also': 1, 'husk': 1, 'agricultural': 1, 'order': 1, 'increase': 1, 'that': 1, 'was': 1, 'originally': 1, 'only': 1, 'used': 1, 'fuel': 1, 'animal': 1, 'feed': 1, 'bumpers': 1, 'cars': 1, 'part': 1, 'frequentfriction': 1, 'installation': 1, 'bumper': 1, 'reduce': 1, 'risks': 1, 'experienced': 1, 'passengers': 1, 'when': 1, 'collides': 1, 'with': 1, 'another': 1, 'object': 1, 'research': 1, 'anova': 1, 'test': 1, 'obtained': 1, 'b': 1, 'interaction': 1, 'between': 1, 'does': 1, 'not': 1, 'significantly': 1, 'influencethe': 1, 'all': 1, 'experiments': 1, 'be': 1, 'seen': 1, 'best': 1, 'average': 1, 'experimental': 1, 'joules': 1, 'keywords': 1, 'polyester': 1, 'resin': 1, 'ral': 1, 'factorial': 1})
-------------------------------------------
--- Data #464 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: M. TAUFIQUROHMAN .S
Judul: Pengaruh Rasio Kotoran Hewan Dan Sampa Buah Sayur Dengan Menggunakan Starter Buatan Terhadap Laju Volume Yang Dihasilkan
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko S.T.,M.T
Pembimbing 2: Mu’alim, S.T.,MT
Abstrak (Raw): Pada era globalisasi saat ini pengembangan bioenergi seperti biogas merupakan salah satu langkah untuk mengurangi sampah yang ada seperti sampah – sampah organik yang biasanya hanya dibuang dan akan mengakibatkan pencemaran udara. Penanganan ampah di indonesia cenderung menggunakan sistem dumping dimana sistem ini hanya menampung sampah dengan cara menumpuk dan dapat mengakibatkan banjir, Penelitian ini menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap yang mana dalam penelitian ini peneliti akan mencoba untuk melakukan uji coba menggunakan sampah buah sayur dengan menggunakan rasio kororan hewan yang mana sampah buah dan sayur di homogenkan dengan cara di blender dan di campur menjadi satu. Sedangkan dalam penelitian ini terdapat 2 faktor yaitu rasio kotoran hewan dengan sampah buah dan sayur
Abstrak (Clean): pada era globalisasi saat ini pengembangan bioenergi seperti biogas merupakan salah satu langkah untuk mengurangi sampah yang ada seperti sampah – sampah organik yang biasanya hanya dibuang dan akan mengakibatkan pencemaran udara penanganan ampah di indonesia cenderung menggunakan sistem dumping dimana sistem ini hanya menampung sampah dengan cara menumpuk dan dapat mengakibatkan banjir penelitian ini menggunakan desain rancangan acak lengkap yang mana dalam penelitian ini peneliti akan mencoba untuk melakukan uji coba menggunakan sampah buah sayur dengan menggunakan rasio kororan hewan yang mana sampah buah dan sayur di homogenkan dengan cara di blender dan di campur menjadi satu sedangkan dalam penelitian ini terdapat faktor yaitu rasio kotoran hewan dengan sampah buah dan sayur
Abstrak (Stopwords Removed): era globalisasi pengembangan bioenergi biogas salah satu langkah mengurangi sampah ada sampah – sampah organik biasanya dibuang mengakibatkan pencemaran udara penanganan ampah indonesia cenderung menggunakan sistem dumping dimana sistem menampung sampah cara menumpuk dapat mengakibatkan banjir penelitian menggunakan desain rancangan acak lengkap mana penelitian peneliti mencoba melakukan uji coba menggunakan sampah buah sayur menggunakan rasio kororan hewan mana sampah buah sayur homogenkan cara blender campur menjadi satu sedangkan penelitian terdapat faktor rasio kotoran hewan sampah buah sayur
Abstrak (Stemmed): era globalisasi kembang bioenergi biogas salah satu langkah kurang sampah ada sampah sampah organik biasa buang akibat cemar udara tangan ampah indonesia cenderung guna sistem dumping mana sistem tampung sampah cara tumpuk dapat akibat banjir teliti guna desain rancang acak lengkap mana teliti teliti coba laku uji coba guna sampah buah sayur guna rasio kororan hewan mana sampah buah sayur homogen cara blender campur jadi satu sedang teliti dapat faktor rasio kotor hewan sampah buah sayur
Abstrak (Corrected): era globalists embank bioenergi biogas salad sat bangka during sampan ada sampan sampan organic bias bang akbar cedar dark tanga amah indonesia rendering gun sister dumping mana sister tamping sampan cara rumpus apart akbar banner elite gun detain dancing arak lengkap mana elite elite coma lake uni coma gun sampan bush sayer gun radio korean hewn mana sampan bush sayer homogeny cara blender campus jade sat sedan elite apart factor radio motor hewn sampan bush sayer
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sampah': 7, 'guna': 4, 'teliti': 4, 'mana': 3, 'buah': 3, 'sayur': 3, 'satu': 2, 'akibat': 2, 'sistem': 2, 'cara': 2, 'dapat': 2, 'coba': 2, 'rasio': 2, 'hewan': 2, 'era': 1, 'globalisasi': 1, 'kembang': 1, 'bioenergi': 1, 'biogas': 1, 'salah': 1, 'langkah': 1, 'kurang': 1, 'ada': 1, 'organik': 1, 'biasa': 1, 'buang': 1, 'cemar': 1, 'udara': 1, 'tangan': 1, 'ampah': 1, 'indonesia': 1, 'cenderung': 1, 'dumping': 1, 'tampung': 1, 'tumpuk': 1, 'banjir': 1, 'desain': 1, 'rancang': 1, 'acak': 1, 'lengkap': 1, 'laku': 1, 'uji': 1, 'kororan': 1, 'homogen': 1, 'blender': 1, 'campur': 1, 'jadi': 1, 'sedang': 1, 'faktor': 1, 'kotor': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'waste': 6, 'in': 5, 'is': 5, 'and': 5, 'the': 4, 'of': 4, 'this': 4, 'to': 3, 'research': 3, 'vegetable': 3, 'such': 2, 'as': 2, 'one': 2, 'that': 2, 'only': 2, 'will': 2, 'cause': 2, 'use': 2, 'system': 2, 'where': 2, 'by': 2, 'design': 2, 'which': 2, 'using': 2, 'ratio': 2, 'animal': 2, 'fruit': 2, 'current': 1, 'era': 1, 'globalization': 1, 'bioenergy': 1, 'development': 1, 'biogas': 1, 'step': 1, 'reduce': 1, 'existing': 1, 'organic': 1, 'usually': 1, 'discarded': 1, 'air': 1, 'pollution': 1, 'handling': 1, 'ampah': 1, 'indonesia': 1, 'tends': 1, 'dumping': 1, 'accumes': 1, 'garbage': 1, 'piling': 1, 'can': 1, 'flood': 1, 'random': 1, 'complete': 1, 'researcher': 1, 'try': 1, 'test': 1, 'kororan': 1, 'homogenized': 1, 'a': 1, 'blender': 1, 'mixed': 1, 'into': 1, 'while': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'factors': 1, 'with': 1})
-------------------------------------------
--- Data #465 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: TAUFIQUR RAHMAN
Judul: PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR BERBAHAN DASAR LIMBAH ISI PERUT IKAN TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI SENDOK (Sawi Pakcoy)
Pembimbing 1: MUALIM, ST., MT.
Pembimbing 2: SUGENG PURWOKO, ST., MT
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Limbah padat dan cair dari pengolahan ikan mengandung banyak sekali bahan organik terutama protein yang berat. Protein merupakan sumber nitrogen organik yang sangat diperlukan oleh manusia, hewan maupun tumbuhan. Oleh sebab itu, limbah cair dan padat tersebut sangat berpotensi sebagai sumber nutrient organik yang murah. Salah satu pemanfaatan limbah hasil olahan ikan adalah dengan cara memanfaatkannya sebagai pupuk cair organik (POC)
Namun sebelum produk pupuk organik cair ini di produksi, maka diperlukan pengujian dan pengkajian untuk mengetahui bagaimana efek dari pupuk organik cair ini terhadap tanaman. Tanaman yang akan digunakan sebagai obyek penelitian adalah jenis tanaman sayur yakni sawi sendok (Pakcoy) yang nantinya akan ditanam dengan menggunakan sistem hidroponik. Penelitian ini nantinya akan terfokus pada pengaruh pupuk organik cair ini terhadap berat tanaman serta nilai ekonomis dari pupuk organik cair ini.
Dari hasil percobaan diketahui untuk faktor konsentrasi pupuk organik cair terlihat dari ketiga level yaitu 0 ml, 5 ml, 10 ml di ketahui bahwa terdaapat titik optimal pada konsentrasi 10 ml, pada frekuensi titik optimal terdapat pada titik 3 yaitu pada pemberian pupuk organik cair 3 hari sekali, sehingga dapat diketahui titik optimal terdapat pada konsentrasi 10 ml dengan pemberian pupuk organik cair 3 hari sekali.
Kata Kunci : Limbah, Pupuk Oragnik Cair (POC), RAL.
Abstrak (Clean): abstrak limbah padat dan cair dari pengolahan ikan mengandung banyak sekali bahan organik terutama protein yang berat protein merupakan sumber nitrogen organik yang sangat diperlukan oleh manusia hewan maupun tumbuhan oleh sebab itu limbah cair dan padat tersebut sangat berpotensi sebagai sumber nutrient organik yang murah salah satu pemanfaatan limbah hasil olahan ikan adalah dengan cara memanfaatkannya sebagai pupuk cair organik poc namun sebelum produk pupuk organik cair ini di produksi maka diperlukan pengujian dan pengkajian untuk mengetahui bagaimana efek dari pupuk organik cair ini terhadap tanaman tanaman yang akan digunakan sebagai obyek penelitian adalah jenis tanaman sayur yakni sawi sendok pakcoy yang nantinya akan ditanam dengan menggunakan sistem hidroponik penelitian ini nantinya akan terfokus pada pengaruh pupuk organik cair ini terhadap berat tanaman serta nilai ekonomis dari pupuk organik cair ini dari hasil percobaan diketahui untuk faktor konsentrasi pupuk organik cair terlihat dari ketiga level yaitu ml ml ml di ketahui bahwa terdaapat titik optimal pada konsentrasi ml pada frekuensi titik optimal terdapat pada titik yaitu pada pemberian pupuk organik cair hari sekali sehingga dapat diketahui titik optimal terdapat pada konsentrasi ml dengan pemberian pupuk organik cair hari sekali kata kunci limbah pupuk oragnik cair poc ral
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak limbah padat cair pengolahan ikan mengandung banyak sekali bahan organik terutama protein berat protein sumber nitrogen organik sangat diperlukan manusia hewan maupun tumbuhan sebab limbah cair padat tersebut sangat berpotensi sumber nutrient organik murah salah satu pemanfaatan limbah hasil olahan ikan cara memanfaatkannya pupuk cair organik poc produk pupuk organik cair produksi diperlukan pengujian pengkajian mengetahui bagaimana efek pupuk organik cair tanaman tanaman digunakan obyek penelitian jenis tanaman sayur yakni sawi sendok pakcoy nantinya ditanam menggunakan sistem hidroponik penelitian nantinya terfokus pengaruh pupuk organik cair berat tanaman nilai ekonomis pupuk organik cair hasil percobaan diketahui faktor konsentrasi pupuk organik cair terlihat ketiga level ml ml ml ketahui terdaapat titik optimal konsentrasi ml frekuensi titik optimal terdapat titik pemberian pupuk organik cair hari sekali dapat diketahui titik optimal terdapat konsentrasi ml pemberian pupuk organik cair hari sekali kata kunci limbah pupuk oragnik cair poc ral
Abstrak (Stemmed): abstrak limbah padat cair olah ikan kandung banyak sekali bahan organik utama protein berat protein sumber nitrogen organik sangat perlu manusia hewan maupun tumbuh sebab limbah cair padat sebut sangat potensi sumber nutrient organik murah salah satu manfaat limbah hasil olah ikan cara manfaat pupuk cair organik poc produk pupuk organik cair produksi perlu uji kaji tahu bagaimana efek pupuk organik cair tanam tanam guna obyek teliti jenis tanam sayur yakni sawi sendok pakcoy nanti tanam guna sistem hidroponik teliti nanti fokus pengaruh pupuk organik cair berat tanam nilai ekonomis pupuk organik cair hasil coba tahu faktor konsentrasi pupuk organik cair lihat tiga level ml ml ml tahu terdaapat titik optimal konsentrasi ml frekuensi titik optimal dapat titik beri pupuk organik cair hari sekali dapat tahu titik optimal dapat konsentrasi ml beri pupuk organik cair hari sekali kata kunci limbah pupuk oragnik cair poc ral
Abstrak (Corrected): abstract limb sadat car blah ian bandung banyan seal bahai organic mama protein beat protein number nitrogen organic sang peru amnesia hewn maun tumble kebab limb car sadat debut sang potent number nutrient organic mural salad sat manat limb hail blah ian cara manat punk car organic pop proud punk organic car produksi peru uni kanji tau bagaimana eek punk organic car tana tana gun obey elite penis tana sayer yank saw send patchy anti tana gun sister hydroponic elite anti focus pengaruh punk organic car beat tana nilgai economic punk organic car hail coma tau factor konsentrasi punk organic car that toga level my my my tau terdaapat titis optimal konsentrasi my frekuensi titis optimal apart titis bert punk organic car hard seal apart tau titis optimal apart konsentrasi my bert punk organic car hard seal data bunch limb punk organic car pop real
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'cair': 11, 'organik': 11, 'pupuk': 9, 'tanam': 5, 'ml': 5, 'limbah': 4, 'tahu': 4, 'titik': 4, 'sekali': 3, 'konsentrasi': 3, 'optimal': 3, 'dapat': 3, 'padat': 2, 'olah': 2, 'ikan': 2, 'protein': 2, 'berat': 2, 'sumber': 2, 'sangat': 2, 'perlu': 2, 'manfaat': 2, 'hasil': 2, 'poc': 2, 'guna': 2, 'teliti': 2, 'nanti': 2, 'beri': 2, 'hari': 2, 'abstrak': 1, 'kandung': 1, 'banyak': 1, 'bahan': 1, 'utama': 1, 'nitrogen': 1, 'manusia': 1, 'hewan': 1, 'maupun': 1, 'tumbuh': 1, 'sebab': 1, 'sebut': 1, 'potensi': 1, 'nutrient': 1, 'murah': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'cara': 1, 'produk': 1, 'produksi': 1, 'uji': 1, 'kaji': 1, 'bagaimana': 1, 'efek': 1, 'obyek': 1, 'jenis': 1, 'sayur': 1, 'yakni': 1, 'sawi': 1, 'sendok': 1, 'pakcoy': 1, 'sistem': 1, 'hidroponik': 1, 'fokus': 1, 'pengaruh': 1, 'nilai': 1, 'ekonomis': 1, 'coba': 1, 'faktor': 1, 'lihat': 1, 'tiga': 1, 'level': 1, 'terdaapat': 1, 'frekuensi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'oragnik': 1, 'ral': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 13, 'liquid': 11, 'organic': 11, 'is': 11, 'fertilizer': 9, 'and': 5, 'that': 5, 'be': 5, 'it': 5, 'ml': 5, 'point': 4, 'at': 4, 'waste': 3, 'from': 3, 'a': 3, 'by': 3, 'to': 3, 'this': 3, 'on': 3, 'plant': 3, 'will': 3, 'known': 3, 'concentration': 3, 'solid': 2, 'fish': 2, 'protein': 2, 'source': 2, 'plants': 2, 'using': 2, 'as': 2, 'poc': 2, 'research': 2, 'namely': 2, 'can': 2, 'optimal': 2, 'days': 2, 'abstract': 1, 'processing': 1, 'contains': 1, 'lot': 1, 'material': 1, 'especially': 1, 'heavy': 1, 'nitrogen': 1, 'needed': 1, 'humans': 1, 'animals': 1, 'therefore': 1, 'such': 1, 'wastes': 1, 'have': 1, 'potential': 1, 'an': 1, 'inexpensive': 1, 'nutrients': 1, 'one': 1, 'utilization': 1, 'processed': 1, 'but': 1, 'before': 1, 'product': 1, 'in': 1, 'production': 1, 'necessary': 1, 'test': 1, 'study': 1, 'know': 1, 'how': 1, 'effect': 1, 'used': 1, 'object': 1, 'kind': 1, 'vegetable': 1, 'mustard': 1, 'greens': 1, 'pakcoy': 1, 'which': 1, 'planted': 1, 'hydroponic': 1, 'system': 1, 'focus': 1, 'influence': 1, 'weight': 1, 'economic': 1, 'value': 1, 'experiment': 1, 'result': 1, 'factor': 1, 'seen': 1, 'three': 1, 'levels': 1, 'optimum': 1, 'frequency': 1, 'once': 1, 'so': 1, 'with': 1, 'provision': 1, 'keywords': 1, 'oragic': 1, 'ral': 1})
-------------------------------------------
--- Data #466 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ABD AZIS
Judul: Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan kluster industri batik Proppo Kab.Pamekasan dengan pendekatan metode diamond porter
Pembimbing 1: Dr. Rachmat Hidayat S.T, S.H, M.T,.
Pembimbing 2: Mu'alim S.T,M.T,.
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Batik Madura adalah salah satu bentuk seni budaya yang paling banyak diminati oleh para konsumen batik, dengan bentuk dan motif batik yang khas. Gaya dan berbagai keunikan yang ditawarkan batik madura mencitrakan proses dan produksinya dilakukan secara rumit dan tradisional, sampai saat ini masih banyak pengrajin batik tulis madura yang mempertahankan proses pembuatan batik tulis yang sudah menjadi warisan secara turun-temurun. Klaster adalah konsentrasi geografis antara perusahaan-perusahaan yang saling terkait dan bekerjasama, diantaranya melibatkan pemasok barang, penyedia jasa, industri yang terkait, serta sejumlah lembaga yang secara khusus berfungsi sebagai penunjang dan atau pelengkap. Dari hasil penelitian dengan menggunakan PLS diperoleh model outer dapat dikatakan bahwa nilai loading factor dari indikator mampu menjelaskan semua variabel latennya karena nilai semua indkator > 0,5, Model konstruk yang digunakan telah memiliki validitas dan reliabilitas yang baik karena nilai composite reliability atau cronbach’s alpha > 0,7. Pada pengujian validitas model konstruk diketahui model konstruk dari variabel laten memiliki validitas yang baik karena nilai AVE dari semua variabel laten > 0,5. nilai koefisien determinasi dari model sebesar 0,996 atau sebesar 99,6%, artinya variabel laten eksogen yaitu , faktor kondisi, kondisi permintaan, industri pendukung dan terkait, strategi dan persaingan, peran pemerintah mampu menjelaskan variabel laten endogen yaitu Pertumbuhan Kluster sebesar 99,6%. pengujian hipotesis didapatkan hanya variabel laten peran pemerintah, strategi dan persaingan yang berpengaruh terhadap Pertumbuhan Kluster karena nilai t hitung > 1,96. Sedangkan variabel lainnya faktor kondisi, kondisi permintaan, industri pendukung dan terkait tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan kluster karena nilai t hitung < 1,96.
Kata Kunci: Batik Madura,Klaster, PLS (Part Least Square) .
Abstrak (Clean): abstrak batik madura adalah salah satu bentuk seni budaya yang paling banyak diminati oleh para konsumen batik dengan bentuk dan motif batik yang khas gaya dan berbagai keunikan yang ditawarkan batik madura mencitrakan proses dan produksinya dilakukan secara rumit dan tradisional sampai saat ini masih banyak pengrajin batik tulis madura yang mempertahankan proses pembuatan batik tulis yang sudah menjadi warisan secara turuntemurun klaster adalah konsentrasi geografis antara perusahaanperusahaan yang saling terkait dan bekerjasama diantaranya melibatkan pemasok barang penyedia jasa industri yang terkait serta sejumlah lembaga yang secara khusus berfungsi sebagai penunjang dan atau pelengkap dari hasil penelitian dengan menggunakan pls diperoleh model outer dapat dikatakan bahwa nilai loading factor dari indikator mampu menjelaskan semua variabel latennya karena nilai semua indkator model konstruk yang digunakan telah memiliki validitas dan reliabilitas yang baik karena nilai composite reliability atau cronbach’s alpha pada pengujian validitas model konstruk diketahui model konstruk dari variabel laten memiliki validitas yang baik karena nilai ave dari semua variabel laten nilai koefisien determinasi dari model sebesar atau sebesar artinya variabel laten eksogen yaitu faktor kondisi kondisi permintaan industri pendukung dan terkait strategi dan persaingan peran pemerintah mampu menjelaskan variabel laten endogen yaitu pertumbuhan kluster sebesar pengujian hipotesis didapatkan hanya variabel laten peran pemerintah strategi dan persaingan yang berpengaruh terhadap pertumbuhan kluster karena nilai t hitung sedangkan variabel lainnya faktor kondisi kondisi permintaan industri pendukung dan terkait tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan kluster karena nilai t hitung kata kunci batik maduraklaster pls part least square
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak batik madura salah satu bentuk seni budaya paling banyak diminati para konsumen batik bentuk motif batik khas gaya berbagai keunikan ditawarkan batik madura mencitrakan proses produksinya dilakukan secara rumit tradisional masih banyak pengrajin batik tulis madura mempertahankan proses pembuatan batik tulis sudah menjadi warisan secara turuntemurun klaster konsentrasi geografis antara perusahaanperusahaan saling terkait bekerjasama diantaranya melibatkan pemasok barang penyedia jasa industri terkait sejumlah lembaga secara khusus berfungsi penunjang pelengkap hasil penelitian menggunakan pls diperoleh model outer dapat dikatakan nilai loading factor indikator mampu menjelaskan semua variabel latennya nilai semua indkator model konstruk digunakan memiliki validitas reliabilitas baik nilai composite reliability cronbach’s alpha pengujian validitas model konstruk diketahui model konstruk variabel laten memiliki validitas baik nilai ave semua variabel laten nilai koefisien determinasi model sebesar sebesar artinya variabel laten eksogen faktor kondisi kondisi permintaan industri pendukung terkait strategi persaingan peran pemerintah mampu menjelaskan variabel laten endogen pertumbuhan kluster sebesar pengujian hipotesis didapatkan variabel laten peran pemerintah strategi persaingan berpengaruh pertumbuhan kluster nilai t hitung sedangkan variabel lainnya faktor kondisi kondisi permintaan industri pendukung terkait berpengaruh pertumbuhan kluster nilai t hitung kata kunci batik maduraklaster pls part least square
Abstrak (Stemmed): abstrak batik madura salah satu bentuk seni budaya paling banyak mati para konsumen batik bentuk motif batik khas gaya bagai uni tawar batik madura citra proses produksi laku cara rumit tradisional masih banyak rajin batik tulis madura tahan proses buat batik tulis sudah jadi waris cara turuntemurun klaster konsentrasi geografis antara perusahaanperusahaan saling kait bekerjasama antara libat pasok barang sedia jasa industri kait jumlah lembaga cara khusus fungsi tunjang lengkap hasil teliti guna pls oleh model outer dapat kata nilai loading factor indikator mampu jelas semua variabel laten nilai semua indkator model konstruk guna milik validitas reliabilitas baik nilai composite reliability cronbach s alpha uji validitas model konstruk tahu model konstruk variabel laten milik validitas baik nilai ave semua variabel laten nilai koefisien determinasi model besar besar arti variabel laten eksogen faktor kondisi kondisi minta industri dukung kait strategi saing peran perintah mampu jelas variabel laten endogen tumbuh kluster besar uji hipotesis dapat variabel laten peran perintah strategi saing pengaruh tumbuh kluster nilai t hitung sedang variabel lain faktor kondisi kondisi minta industri dukung kait pengaruh tumbuh kluster nilai t hitung kata kunci batik maduraklaster pls part least square
Abstrak (Corrected): abstract batik madura salad sat bent send buddy paling banyan math para consumed batik bent motif batik has gaya bahai uni tatar batik madura citral proves produksi lake cara remit traditional mash banyan rain batik tulips madura than proves but batik tulips judah jade wars cara turuntemurun plaster konsentrasi geografis angara perusahaanperusahaan saying wait bekerjasama angara libau ask baring media casa industry wait mullah lumbago cara rhesus fungi tuning lengkap hail elite gun plus olen model outer apart data nilgai loading factor indicator camp jells sea variable late nilgai sea indicator model construe gun milk validity reliability back nilgai composite reliability coronach s alpha uni validity model construe tau model construe variable late milk validity back nilgai ave sea variable late nilgai koefisien determines model bear bear art variable late endogen factor kondisi kondisi mint industry during wait strategy saying pecan perineal camp jells variable late endogen tumble cluster bear uni hypothesis apart variable late pecan perineal strategy saying pengaruh tumble cluster nilgai t hiding sedan variable lain factor kondisi kondisi mint industry during wait pengaruh tumble cluster nilgai t hiding data bunch batik maduraklaster plus part least square
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'batik': 7, 'nilai': 7, 'variabel': 7, 'laten': 6, 'model': 5, 'kait': 4, 'kondisi': 4, 'madura': 3, 'cara': 3, 'industri': 3, 'semua': 3, 'konstruk': 3, 'validitas': 3, 'besar': 3, 'tumbuh': 3, 'kluster': 3, 'bentuk': 2, 'banyak': 2, 'proses': 2, 'tulis': 2, 'antara': 2, 'guna': 2, 'pls': 2, 'dapat': 2, 'kata': 2, 'mampu': 2, 'jelas': 2, 'milik': 2, 'baik': 2, 'uji': 2, 'faktor': 2, 'minta': 2, 'dukung': 2, 'strategi': 2, 'saing': 2, 'peran': 2, 'perintah': 2, 'pengaruh': 2, 't': 2, 'hitung': 2, 'abstrak': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'seni': 1, 'budaya': 1, 'paling': 1, 'mati': 1, 'para': 1, 'konsumen': 1, 'motif': 1, 'khas': 1, 'gaya': 1, 'bagai': 1, 'uni': 1, 'tawar': 1, 'citra': 1, 'produksi': 1, 'laku': 1, 'rumit': 1, 'tradisional': 1, 'masih': 1, 'rajin': 1, 'tahan': 1, 'buat': 1, 'sudah': 1, 'jadi': 1, 'waris': 1, 'turuntemurun': 1, 'klaster': 1, 'konsentrasi': 1, 'geografis': 1, 'perusahaanperusahaan': 1, 'saling': 1, 'bekerjasama': 1, 'libat': 1, 'pasok': 1, 'barang': 1, 'sedia': 1, 'jasa': 1, 'jumlah': 1, 'lembaga': 1, 'khusus': 1, 'fungsi': 1, 'tunjang': 1, 'lengkap': 1, 'hasil': 1, 'teliti': 1, 'oleh': 1, 'outer': 1, 'loading': 1, 'factor': 1, 'indikator': 1, 'indkator': 1, 'reliabilitas': 1, 'composite': 1, 'reliability': 1, 'cronbach': 1, 's': 1, 'alpha': 1, 'tahu': 1, 'ave': 1, 'koefisien': 1, 'determinasi': 1, 'arti': 1, 'eksogen': 1, 'endogen': 1, 'hipotesis': 1, 'sedang': 1, 'lain': 1, 'kunci': 1, 'maduraklaster': 1, 'part': 1, 'least': 1, 'square': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 22, 'the': 17, 'and': 12, 'batik': 8, 'that': 7, 'value': 7, 'is': 6, 'latent': 6, 'model': 5, 'because': 5, 'to': 4, 'variables': 4, 'madura': 3, 'by': 3, 'has': 3, 'related': 3, 'industries': 3, 'supporting': 3, 'or': 3, 'all': 3, 'construct': 3, 'validity': 3, 'variable': 3, 'condition': 3, 'growth': 3, 'process': 2, 'are': 2, 'clusters': 2, 'from': 2, 'pls': 2, 'factor': 2, 'able': 2, 'explain': 2, 'good': 2, 'reliability': 2, 'testing': 2, 'equal': 2, 'demand': 2, 'strategy': 2, 'competition': 2, 'role': 2, 'government': 2, 'cluster': 2, 'affect': 2, 't': 2, 'arithmetic': 2, 'abstract': 1, 'one': 1, 'most': 1, 'popular': 1, 'art': 1, 'forms': 1, 'culture': 1, 'consumers': 1, 'with': 1, 'distinctive': 1, 'shapes': 1, 'patterns': 1, 'style': 1, 'variety': 1, 'uniqueness': 1, 'offered': 1, 'imaging': 1, 'its': 1, 'production': 1, 'done': 1, 'complicated': 1, 'traditional': 1, 'until': 1, 'now': 1, 'there': 1, 'still': 1, 'many': 1, 'tulis': 1, 'keep': 1, 'making': 1, 'which': 1, 'become': 1, 'hereditary': 1, 'for': 1, 'generations': 1, 'geographic': 1, 'concentration': 1, 'interconnected': 1, 'firms': 1, 'cooperate': 1, 'including': 1, 'involving': 1, 'suppliers': 1, 'goods': 1, 'service': 1, 'providers': 1, 'a': 1, 'number': 1, 'institutions': 1, 'specifically': 1, 'serve': 1, 'as': 1, 'complementary': 1, 'results': 1, 'research': 1, 'using': 1, 'obtained': 1, 'outer': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'said': 1, 'loading': 1, 'indicator': 1, 'indkators': 1, 'used': 1, 'composite': 1, 'cronbachs': 1, 'alpha': 1, 'in': 1, 'known': 1, 'ave': 1, 'coefficient': 1, 'determination': 1, 'meaning': 1, 'exogenous': 1, 'endogen': 1, 'hypothesis': 1, 'found': 1, 'only': 1, 'while': 1, 'other': 1, 'conditions': 1, 'do': 1, 'not': 1, 'keywords': 1, 'madurese': 1, 'klaster': 1, 'part': 1, 'least': 1, 'square': 1})
-------------------------------------------
--- Data #467 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: KHOLILUR ROHMAN
Judul: PENGARUH TINGKAT KEPUASAN DAN LOYALITAS KONSUMEN TERHADAP KINERJA DAN KUALITAS PELAYANAN PT PLN CABANG BANGKALAN
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat
Pembimbing 2: Mu’alim ST., M.T
Abstrak (Raw): Kepuasan konsumen merupakan evaluasi atau penilaian kognitif menyangkut apakah kinerja produk atau jasa relatif bagus atau tidak. loyalitas pelanggan adalah pilihan yang dilakukan konsumen untuk membeli merek tertentu dibandingkan merek yang lain dalam satu kategori produk. Kualitas pelayanan (service quality) merupakan konsepsi yang abstrak dan sukar dipahami, karena kualitas pelayanan memiliki karakteristik tidak berwujud (intangiability), bervariasi (variability), tidak tahan lama (perishability), serta produksi dan konsumsi jasa terjadi secara bersamaan (inseparitibiliity). kinerja (prestasi kerja) adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggungjawab yang diberikan kepadanya. Path analisis digunakan untuk menganalisis pola hubungan antar variable dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh langsung maupun tidak langsung seperangkat variabel bebas (eksogen) terhadap variabel terikat (endogen). Pada pengujian sub struktur 1 didapatkan bahwa variabel tingkat kepuasan yang berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja. Pada pengujian sub struktur 2 didapatkan bahwa variabel tingkat kepuasan dan kinerja yang berpengaruh secara signifikan pada kualitas pelayanan.
Kata kunci : Kepuasan konsumen, Loyalitas konsumen, Kinerja, Kualitas pelayanan, Path Analysis.
Abstrak (Clean): kepuasan konsumen merupakan evaluasi atau penilaian kognitif menyangkut apakah kinerja produk atau jasa relatif bagus atau tidak loyalitas pelanggan adalah pilihan yang dilakukan konsumen untuk membeli merek tertentu dibandingkan merek yang lain dalam satu kategori produk kualitas pelayanan service quality merupakan konsepsi yang abstrak dan sukar dipahami karena kualitas pelayanan memiliki karakteristik tidak berwujud intangiability bervariasi variability tidak tahan lama perishability serta produksi dan konsumsi jasa terjadi secara bersamaan inseparitibiliity kinerja prestasi kerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggungjawab yang diberikan kepadanya path analisis digunakan untuk menganalisis pola hubungan antar variable dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh langsung maupun tidak langsung seperangkat variabel bebas eksogen terhadap variabel terikat endogen pada pengujian sub struktur didapatkan bahwa variabel tingkat kepuasan yang berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pada pengujian sub struktur didapatkan bahwa variabel tingkat kepuasan dan kinerja yang berpengaruh secara signifikan pada kualitas pelayanan kata kunci kepuasan konsumen loyalitas konsumen kinerja kualitas pelayanan path analysis
Abstrak (Stopwords Removed): kepuasan konsumen evaluasi penilaian kognitif menyangkut apakah kinerja produk jasa relatif bagus loyalitas pelanggan pilihan dilakukan konsumen membeli merek tertentu dibandingkan merek lain satu kategori produk kualitas pelayanan service quality konsepsi abstrak sukar dipahami kualitas pelayanan memiliki karakteristik berwujud intangiability bervariasi variability tahan lama perishability produksi konsumsi jasa terjadi secara bersamaan inseparitibiliity kinerja prestasi kerja hasil kerja secara kualitas kuantitas dicapai seseorang pegawai melaksanakan tugasnya sesuai tanggungjawab diberikan kepadanya path analisis digunakan menganalisis pola hubungan antar variable tujuan mengetahui pengaruh langsung maupun langsung seperangkat variabel bebas eksogen variabel terikat endogen pengujian sub struktur didapatkan variabel tingkat kepuasan berpengaruh secara signifikan kinerja pengujian sub struktur didapatkan variabel tingkat kepuasan kinerja berpengaruh secara signifikan kualitas pelayanan kata kunci kepuasan konsumen loyalitas konsumen kinerja kualitas pelayanan path analysis
Abstrak (Stemmed): puas konsumen evaluasi nilai kognitif sangkut apakah kerja produk jasa relatif bagus loyalitas langgan pilih laku konsumen beli merek tentu banding merek lain satu kategori produk kualitas layan service quality konsepsi abstrak sukar paham kualitas layan milik karakteristik wujud intangiability variasi variability tahan lama perishability produksi konsumsi jasa jadi cara sama inseparitibiliity kerja prestasi kerja hasil kerja cara kualitas kuantitas capai orang pegawai laksana tugas sesuai tanggungjawab beri kepada path analisis guna analis pola hubung antar variable tuju tahu pengaruh langsung maupun langsung perangkat variabel bebas eksogen variabel ikat endogen uji sub struktur dapat variabel tingkat puas pengaruh cara signifikan kerja uji sub struktur dapat variabel tingkat puas kerja pengaruh cara signifikan kualitas layan kata kunci puas konsumen loyalitas konsumen kerja kualitas layan path analysis
Abstrak (Corrected): puts consumed evaluate nilgai kognitif hangout halakah era proud casa related bags loyalties hangman pilch lake consumed bell mere tent banding mere lain sat category proud kualitas layman service quality konsepsi abstract sugar palm kualitas layman milk karakteristik juju intangibility varies variability than lama perishability produksi konsumsi casa jade cara same inseparitibiliity era prestos era hail era cara kualitas kuantitas capri orang pegawai lasagna tugs sexual tanggungjawab bert keypad path analysis gun analysis pola hung altar variable juju tau pengaruh lansing maun lansing perangkat variable betas endogen variable kat endogen uni sub structure apart variable dingbat puts pengaruh cara significant era uni sub structure apart variable dingbat puts era pengaruh cara significant kualitas layman data bunch puts consumed loyalties consumed era kualitas layman path analysis
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 7, 'kualitas': 5, 'puas': 4, 'konsumen': 4, 'layan': 4, 'cara': 4, 'variabel': 4, 'pengaruh': 3, 'produk': 2, 'jasa': 2, 'loyalitas': 2, 'merek': 2, 'path': 2, 'langsung': 2, 'uji': 2, 'sub': 2, 'struktur': 2, 'dapat': 2, 'tingkat': 2, 'signifikan': 2, 'evaluasi': 1, 'nilai': 1, 'kognitif': 1, 'sangkut': 1, 'apakah': 1, 'relatif': 1, 'bagus': 1, 'langgan': 1, 'pilih': 1, 'laku': 1, 'beli': 1, 'tentu': 1, 'banding': 1, 'lain': 1, 'satu': 1, 'kategori': 1, 'service': 1, 'quality': 1, 'konsepsi': 1, 'abstrak': 1, 'sukar': 1, 'paham': 1, 'milik': 1, 'karakteristik': 1, 'wujud': 1, 'intangiability': 1, 'variasi': 1, 'variability': 1, 'tahan': 1, 'lama': 1, 'perishability': 1, 'produksi': 1, 'konsumsi': 1, 'jadi': 1, 'sama': 1, 'inseparitibiliity': 1, 'prestasi': 1, 'hasil': 1, 'kuantitas': 1, 'capai': 1, 'orang': 1, 'pegawai': 1, 'laksana': 1, 'tugas': 1, 'sesuai': 1, 'tanggungjawab': 1, 'beri': 1, 'kepada': 1, 'analisis': 1, 'guna': 1, 'analis': 1, 'pola': 1, 'hubung': 1, 'antar': 1, 'variable': 1, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'maupun': 1, 'perangkat': 1, 'bebas': 1, 'eksogen': 1, 'ikat': 1, 'endogen': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'analysis': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'of': 10, 'is': 6, 'performance': 6, 'to': 6, 'service': 5, 'in': 5, 'quality': 5, 'and': 5, 'satisfaction': 4, 'or': 4, 'an': 3, 'a': 3, 'customer': 3, 'influence': 3, 'variable': 3, 'that': 3, 'product': 2, 'loyalty': 2, 'brand': 2, 'work': 2, 'with': 2, 'path': 2, 'analysis': 2, 'variables': 2, 'test': 2, 'found': 2, 'level': 2, 'significantly': 2, 'consumer': 1, 'evaluation': 1, 'cognitive': 1, 'assessment': 1, 'whether': 1, 'relatively': 1, 'good': 1, 'not': 1, 'choice': 1, 'consumers': 1, 'make': 1, 'buy': 1, 'particular': 1, 'over': 1, 'another': 1, 'category': 1, 'abstract': 1, 'elusive': 1, 'conception': 1, 'because': 1, 'has': 1, 'intangibility': 1, 'variability': 1, 'perishability': 1, 'production': 1, 'consumption': 1, 'services': 1, 'occur': 1, 'simultaneously': 1, 'inseparitibiliity': 1, 'quantity': 1, 'achieved': 1, 'by': 1, 'employee': 1, 'performing': 1, 'their': 1, 'duties': 1, 'accordance': 1, 'responsibilities': 1, 'given': 1, 'him': 1, 'used': 1, 'analyze': 1, 'patterns': 1, 'relationships': 1, 'between': 1, 'aim': 1, 'determine': 1, 'direct': 1, 'indirect': 1, 'set': 1, 'independent': 1, 'exogenous': 1, 'dependent': 1, 'endogenous': 1, 'sub': 1, 'structure': 1, 'substructural': 1, 'it': 1, 'was': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #468 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Tanianisah Edhiningtyas
Judul: ANALISIS PRODUKTIVITAS GULA DI PT.PG CANDI BARU SIDOARJO DENGAN MENGGUNAKAN METODE OMAX (OBJECTIVE MATRIX)
Pembimbing 1: Imron Kuswandi S.T, M.T
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad S.T, M.T
Abstrak (Raw): PT. PG Candi Baru Sidoarjo merupakan anak perusahaan dari PT. Rajawali Nusantara Indonesia yang bergerak dibidang Agro Industri. Produk yang dihasilkan adalah Gula Kristal Putih (GKP) jenis Superior Hooft Suiker 1A (SHS1A) sebagai produk utamanya. permasalahan dari perusahaan ini adalah hasil gula masih dibawah target yang telah ditentukan oleh perusahaan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan Metode Omax karena Metode Omax ini untuk memantau produktivitas perusahaan dengan kriteria produktivitas yang sesuai dengan keberadaan bagian. Dalam penelitian pengukuran produktivitas menggunakan metode omax ini menggunakan data proses giling tahun 2015 dan 2016 dimana dalam hasil perhitungan indeks produktivitas dalam metode omax pada tahun 2015 sebesar 134,62 sedangkan pada tahun 2016 nilai indeks produktivitas sebesar (?93,93). Hasil yang terbaik terdapat pada tahun 2015 karena mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2016 yang mengalami penurunan. Sehingga peneliti mengusulkan kepada perusahaan untuk meningkatkan perbandingkan antara hasil produksi dengan bahan baku.
Kata kunci : Metode OMAX
Abstrak (Clean): pt pg candi baru sidoarjo merupakan anak perusahaan dari pt rajawali nusantara indonesia yang bergerak dibidang agro industri produk yang dihasilkan adalah gula kristal putih gkp jenis superior hooft suiker a shsa sebagai produk utamanya permasalahan dari perusahaan ini adalah hasil gula masih dibawah target yang telah ditentukan oleh perusahaan dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode omax karena metode omax ini untuk memantau produktivitas perusahaan dengan kriteria produktivitas yang sesuai dengan keberadaan bagian dalam penelitian pengukuran produktivitas menggunakan metode omax ini menggunakan data proses giling tahun dan dimana dalam hasil perhitungan indeks produktivitas dalam metode omax pada tahun sebesar sedangkan pada tahun nilai indeks produktivitas sebesar hasil yang terbaik terdapat pada tahun karena mengalami peningkatan dibandingkan tahun yang mengalami penurunan sehingga peneliti mengusulkan kepada perusahaan untuk meningkatkan perbandingkan antara hasil produksi dengan bahan baku kata kunci metode omax
Abstrak (Stopwords Removed): pt pg candi baru sidoarjo anak perusahaan pt rajawali nusantara indonesia bergerak dibidang agro industri produk dihasilkan gula kristal putih gkp jenis superior hooft suiker a shsa produk utamanya permasalahan perusahaan hasil gula masih dibawah target ditentukan perusahaan penelitian peneliti menggunakan metode omax metode omax memantau produktivitas perusahaan kriteria produktivitas sesuai keberadaan bagian penelitian pengukuran produktivitas menggunakan metode omax menggunakan data proses giling tahun dimana hasil perhitungan indeks produktivitas metode omax tahun sebesar sedangkan tahun nilai indeks produktivitas sebesar hasil terbaik terdapat tahun mengalami peningkatan dibandingkan tahun mengalami penurunan peneliti mengusulkan kepada perusahaan meningkatkan perbandingkan antara hasil produksi bahan baku kata kunci metode omax
Abstrak (Stemmed): pt pg candi baru sidoarjo anak usaha pt rajawali nusantara indonesia gerak bidang agro industri produk hasil gula kristal putih gkp jenis superior hooft suiker a shsa produk utama masalah usaha hasil gula masih bawah target tentu usaha teliti teliti guna metode omax metode omax pantau produktivitas usaha kriteria produktivitas sesuai ada bagi teliti ukur produktivitas guna metode omax guna data proses giling tahun mana hasil hitung indeks produktivitas metode omax tahun besar sedang tahun nilai indeks produktivitas besar hasil baik dapat tahun alami tingkat banding tahun alami turun teliti usul kepada usaha tingkat banding antara hasil produksi bahan baku kata kunci metode omax
Abstrak (Corrected): pt pg candy bar sidoarjo anal sara pt rajawali nusantara indonesia gera biding ago industry proud hail gula krista putin gap penis superior hoof sucker a shea proud mama marsala sara hail gula mash away target tent sara elite elite gun metope max metope max pants produktivitas sara criteria produktivitas sexual ada bag elite ukr produktivitas gun metope max gun data proves giving thun mana hail hiding ideas produktivitas metope max thun bear sedan thun nilgai ideas produktivitas bear hail back apart thun salami dingbat banding thun salami turn elite usual keypad sara dingbat banding angara hail produksi bahai baku data bunch metope max
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'usaha': 5, 'hasil': 5, 'metode': 5, 'omax': 5, 'produktivitas': 5, 'tahun': 5, 'teliti': 4, 'guna': 3, 'pt': 2, 'produk': 2, 'gula': 2, 'indeks': 2, 'besar': 2, 'alami': 2, 'tingkat': 2, 'banding': 2, 'pg': 1, 'candi': 1, 'baru': 1, 'sidoarjo': 1, 'anak': 1, 'rajawali': 1, 'nusantara': 1, 'indonesia': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'agro': 1, 'industri': 1, 'kristal': 1, 'putih': 1, 'gkp': 1, 'jenis': 1, 'superior': 1, 'hooft': 1, 'suiker': 1, 'a': 1, 'shsa': 1, 'utama': 1, 'masalah': 1, 'masih': 1, 'bawah': 1, 'target': 1, 'tentu': 1, 'pantau': 1, 'kriteria': 1, 'sesuai': 1, 'ada': 1, 'bagi': 1, 'ukur': 1, 'data': 1, 'proses': 1, 'giling': 1, 'mana': 1, 'hitung': 1, 'sedang': 1, 'nilai': 1, 'baik': 1, 'dapat': 1, 'turun': 1, 'usul': 1, 'kepada': 1, 'antara': 1, 'produksi': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'in': 11, 'to': 6, 'is': 5, 'of': 5, 'omax': 5, 'method': 5, 'productivity': 5, 'this': 4, 'company': 4, 'product': 3, 'with': 3, 'pt': 2, 'a': 2, 'sugar': 2, 'researchers': 2, 'index': 2, 'increase': 2, 'pg': 1, 'candi': 1, 'baru': 1, 'sidoarjo': 1, 'subsidiary': 1, 'rajawali': 1, 'nusantara': 1, 'indonesia': 1, 'engaged': 1, 'agro': 1, 'industry': 1, 'resulting': 1, 'white': 1, 'crystal': 1, 'gkp': 1, 'type': 1, 'superior': 1, 'hooft': 1, 'suiker': 1, 'shsa': 1, 'as': 1, 'its': 1, 'main': 1, 'problem': 1, 'still': 1, 'below': 1, 'target': 1, 'that': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'determined': 1, 'by': 1, 'study': 1, 'use': 1, 'because': 1, 'monitor': 1, 'criteria': 1, 'accordance': 1, 'existence': 1, 'part': 1, 'research': 1, 'measurement': 1, 'using': 1, 'uses': 1, 'milling': 1, 'process': 1, 'data': 1, 'and': 1, 'where': 1, 'calculation': 1, 'whereas': 1, 'year': 1, 'value': 1, 'equal': 1, 'best': 1, 'results': 1, 'are': 1, 'due': 1, 'an': 1, 'compared': 1, 'decline': 1, 'so': 1, 'propose': 1, 'comparison': 1, 'between': 1, 'production': 1, 'raw': 1, 'materials': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #469 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: GADISYANANDA NURI HIDAYATI
Judul: ANALISIS DAN EVALUASI PERMASALAHAN PENGENDALIAN KUALITAS PADA PERUSAHAAN ROTI
“CV. ANITA FAMILY” SUMENEP
Pembimbing 1: IDA LUMINTU,ST.MT.Ph.D.
Pembimbing 2: SABARUDIN AKHMAD,ST.MT.
Abstrak (Raw): CV. ANITA FAMILY MEMILIKI MASALAH PADA KUALITAS ROTINYA, BERIKUT 5 JENIS CACAT YAITU ROTI BENTUK JELEK, ROTI AGAK GOSONG, ROTI JADI GEPENG, ROTI KADALUARSA DAN UKURAN TIDAK SAMA. UNTUK MENGURANGI JUMLAH CACAT YANG TERJADI MAKA DIAMBIL METODE YANG COCOK UNTUK MASALAH INI YAITU DENGAN MENGGUNAKAN METODE NEW SEVEN TOOLS. PADA DIAGRAM AFINITAS DILAKUKAN PENGUMPULAN IDE DARI SEMUA PIHAK PADA BEBERAPA BAGIAN DARI SEGI METODE, MANUSIA, LINGKUNGAN DAN MESIN SERTA PENGUKURAN. PADA DIAGRAM PARETO ADA 3 CACAT YANG HARUS DITANGANI SECARA CEPAT KARENA TINGKAT PROSENTASENYA SEBESAR > 20%. PADA DIAGRAM POHON DAPAT DIJELASKAN DENGAN MENGAMBIL CONTOH PENYEBAB CACAT AGAK GOSONG YAITU DARI SEGI METODE DAN AKAR PENYEBABNYA.
KATA KUNCI : CACAT ROTI, NEW SEVEN TOOLS, DIAGRAM PARETO, AFFINITY DIAGRAM, RELATION DIAGRAM, TREE DIAGRAM
Abstrak (Clean): cv anita family memiliki masalah pada kualitas rotinya berikut jenis cacat yaitu roti bentuk jelek roti agak gosong roti jadi gepeng roti kadaluarsa dan ukuran tidak sama untuk mengurangi jumlah cacat yang terjadi maka diambil metode yang cocok untuk masalah ini yaitu dengan menggunakan metode new seven tools pada diagram afinitas dilakukan pengumpulan ide dari semua pihak pada beberapa bagian dari segi metode manusia lingkungan dan mesin serta pengukuran pada diagram pareto ada cacat yang harus ditangani secara cepat karena tingkat prosentasenya sebesar pada diagram pohon dapat dijelaskan dengan mengambil contoh penyebab cacat agak gosong yaitu dari segi metode dan akar penyebabnya kata kunci cacat roti new seven tools diagram pareto affinity diagram relation diagram tree diagram
Abstrak (Stopwords Removed): cv anita family memiliki masalah kualitas rotinya berikut jenis cacat roti bentuk jelek roti agak gosong roti jadi gepeng roti kadaluarsa ukuran sama mengurangi jumlah cacat terjadi diambil metode cocok masalah menggunakan metode new seven tools diagram afinitas dilakukan pengumpulan ide semua pihak beberapa bagian segi metode manusia lingkungan mesin pengukuran diagram pareto ada cacat harus ditangani secara cepat tingkat prosentasenya sebesar diagram pohon dapat dijelaskan mengambil contoh penyebab cacat agak gosong segi metode akar penyebabnya kata kunci cacat roti new seven tools diagram pareto affinity diagram relation diagram tree diagram
Abstrak (Stemmed): cv anita family milik masalah kualitas roti ikut jenis cacat roti bentuk jelek roti agak gosong roti jadi gepeng roti kadaluarsa ukur sama kurang jumlah cacat jadi ambil metode cocok masalah guna metode new seven tools diagram afinitas laku kumpul ide semua pihak beberapa bagi segi metode manusia lingkung mesin ukur diagram pareto ada cacat harus tangan cara cepat tingkat prosentasenya besar diagram pohon dapat jelas ambil contoh sebab cacat agak gosong segi metode akar sebab kata kunci cacat roti new seven tools diagram pareto affinity diagram relation diagram tree diagram
Abstrak (Corrected): ca anita family milk marsala kualitas rot it penis carat rot bent week rot aga going rot jade depend rot kadaluarsa ukr same during mullah carat jade ambit metope cook marsala gun metope new seven tools diagram afinitas lake rumpus idea sea pick beberapa bag semi metope amnesia linking resin ukr diagram pareto ada carat harms tanga cara eat dingbat prosentasenya bear diagram poon apart jells ambit conto kebab carat aga going semi metope aka kebab data bunch carat rot new seven tools diagram pareto affinity diagram relation diagram tree diagram
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'diagram': 7, 'roti': 6, 'cacat': 5, 'metode': 4, 'masalah': 2, 'agak': 2, 'gosong': 2, 'jadi': 2, 'ukur': 2, 'ambil': 2, 'new': 2, 'seven': 2, 'tools': 2, 'segi': 2, 'pareto': 2, 'sebab': 2, 'cv': 1, 'anita': 1, 'family': 1, 'milik': 1, 'kualitas': 1, 'ikut': 1, 'jenis': 1, 'bentuk': 1, 'jelek': 1, 'gepeng': 1, 'kadaluarsa': 1, 'sama': 1, 'kurang': 1, 'jumlah': 1, 'cocok': 1, 'guna': 1, 'afinitas': 1, 'laku': 1, 'kumpul': 1, 'ide': 1, 'semua': 1, 'pihak': 1, 'beberapa': 1, 'bagi': 1, 'manusia': 1, 'lingkung': 1, 'mesin': 1, 'ada': 1, 'harus': 1, 'tangan': 1, 'cara': 1, 'cepat': 1, 'tingkat': 1, 'prosentasenya': 1, 'besar': 1, 'pohon': 1, 'dapat': 1, 'jelas': 1, 'contoh': 1, 'akar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'affinity': 1, 'relation': 1, 'tree': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 8, 'bread': 5, 'defects': 5, 'is': 5, 'and': 4, 'that': 4, 'method': 4, 'diagram': 4, 'are': 3, 'in': 3, 'diagrams': 3, 'a': 2, 'by': 2, 'new': 2, 'seven': 2, 'tools': 2, 'on': 2, 'affinity': 2, 'pareto': 2, 'be': 2, 'tree': 2, 'cause': 2, 'cv': 1, 'anita': 1, 'family': 1, 'has': 1, 'problems': 1, 'with': 1, 'quality': 1, 'following': 1, 'types': 1, 'ugly': 1, 'little': 1, 'charred': 1, 'so': 1, 'flattened': 1, 'breads': 1, 'expired': 1, 'size': 1, 'not': 1, 'same': 1, 'to': 1, 'reduce': 1, 'number': 1, 'occur': 1, 'then': 1, 'taken': 1, 'suitable': 1, 'for': 1, 'this': 1, 'problem': 1, 'using': 1, 'done': 1, 'gathering': 1, 'ideas': 1, 'from': 1, 'all': 1, 'parties': 1, 'grouped': 1, 'into': 1, 'different': 1, 'parts': 1, 'human': 1, 'environment': 1, 'machine': 1, 'measurement': 1, 'it': 1, 'known': 1, 'brown': 1, 'toast': 1, 'there': 1, 'must': 1, 'handled': 1, 'quickly': 1, 'because': 1, 'percentage': 1, 'level': 1, 'can': 1, 'explained': 1, 'taking': 1, 'example': 1, 'slightly': 1, 'burned': 1, 'defect': 1, 'terms': 1, 'root': 1, 'keywords': 1, 'relation': 1})
-------------------------------------------
--- Data #470 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ARIFIN
Judul: MESIN HOT PRESS UNTUK RECYCLE PLASTIK DAN PENGARUH FAKTOR PENCETAKAN TERHADAP CACAT
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Plastik saat ini menjadi material yang paling banyak digunakan dibandingkan dengan material teknis lainnya. Sejak munculnya plastik penggunaannya sangat besar dalam semua aspek industri. Sehingga menimbulkan sampah yang banyak dan proses daur ulang yang lama. Dalam penelitian ini menggunakan Mesin hot press yang merupakan sebuah mesin yang dapat mendaur ulang limbah plastik, khususnya plastik HDPE dengan sistem press pada cetakan bertekanan dan bersuhu tinggi. Sehingga akan dihasilkan cetakan plastik yang dapat dimanfaatkan menjadi bahan baku berbagai produk. Pada penelitian ini dilakukan agar dapat mengetahui kombinasi terbaik yang dapat menghasilkan cacat porositas dan flashing paling minimal dengan menggunakan metode design of experiment yaitu rancaangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 level dan 3 faktor dengan menghasilkan 27 kombinasi perlakuan. Dalam penelitian ini terdapat 2 respon yaitu cacat porositas dan flashing pada produk hasil mesin hot press recycle plastic. Kombinasi terbaik untuk menndapatkan produk dengan cacat porositas dan flashing paling minimal yaitu Suhu cetak 200 C, waktu cetak 5 menit dan suhu buka 60 C.
Kata Kunci: Plastik HDPE, Mesin Hot press, design of experiment, porositas, flashing
Abstrak (Clean): plastik saat ini menjadi material yang paling banyak digunakan dibandingkan dengan material teknis lainnya sejak munculnya plastik penggunaannya sangat besar dalam semua aspek industri sehingga menimbulkan sampah yang banyak dan proses daur ulang yang lama dalam penelitian ini menggunakan mesin hot press yang merupakan sebuah mesin yang dapat mendaur ulang limbah plastik khususnya plastik hdpe dengan sistem press pada cetakan bertekanan dan bersuhu tinggi sehingga akan dihasilkan cetakan plastik yang dapat dimanfaatkan menjadi bahan baku berbagai produk pada penelitian ini dilakukan agar dapat mengetahui kombinasi terbaik yang dapat menghasilkan cacat porositas dan flashing paling minimal dengan menggunakan metode design of experiment yaitu rancaangan acak lengkap ral yang terdiri dari level dan faktor dengan menghasilkan kombinasi perlakuan dalam penelitian ini terdapat respon yaitu cacat porositas dan flashing pada produk hasil mesin hot press recycle plastic kombinasi terbaik untuk menndapatkan produk dengan cacat porositas dan flashing paling minimal yaitu suhu cetak c waktu cetak menit dan suhu buka c kata kunci plastik hdpe mesin hot press design of experiment porositas flashing
Abstrak (Stopwords Removed): plastik menjadi material paling banyak digunakan dibandingkan material teknis lainnya munculnya plastik penggunaannya sangat besar semua aspek industri menimbulkan sampah banyak proses daur ulang lama penelitian menggunakan mesin hot press mesin dapat mendaur ulang limbah plastik khususnya plastik hdpe sistem press cetakan bertekanan bersuhu tinggi dihasilkan cetakan plastik dapat dimanfaatkan menjadi bahan baku berbagai produk penelitian dilakukan dapat mengetahui kombinasi terbaik dapat menghasilkan cacat porositas flashing paling minimal menggunakan metode design of experiment rancaangan acak lengkap ral terdiri level faktor menghasilkan kombinasi perlakuan penelitian terdapat respon cacat porositas flashing produk hasil mesin hot press recycle plastic kombinasi terbaik menndapatkan produk cacat porositas flashing paling minimal suhu cetak c waktu cetak menit suhu buka c kata kunci plastik hdpe mesin hot press design of experiment porositas flashing
Abstrak (Stemmed): plastik jadi material paling banyak guna banding material teknis lain muncul plastik guna sangat besar semua aspek industri timbul sampah banyak proses daur ulang lama teliti guna mesin hot press mesin dapat daur ulang limbah plastik khusus plastik hdpe sistem press cetak tekan suhu tinggi hasil cetak plastik dapat manfaat jadi bahan baku bagai produk teliti laku dapat tahu kombinasi baik dapat hasil cacat porositas flashing paling minimal guna metode design of experiment rancaangan acak lengkap ral diri level faktor hasil kombinasi laku teliti dapat respon cacat porositas flashing produk hasil mesin hot press recycle plastic kombinasi baik menndapatkan produk cacat porositas flashing paling minimal suhu cetak c waktu cetak menit suhu buka c kata kunci plastik hdpe mesin hot press design of experiment porositas flashing
Abstrak (Corrected): plastic jade material paling banyan gun banding material tennis lain munch plastic gun sang bear sea aspen industry timbal sampan banyan proves dour slang lama elite gun resin hot press resin apart dour slang limb plastic rhesus plastic hope sister press weak texan sulu ting hail weak plastic apart manat jade bahai baku bahai proud elite lake apart tau kombinasi back apart hail carat porosity flashing paling minimal gun metope design of experiment rancaangan arak lengkap real dirt level factor hail kombinasi lake elite apart respond carat porosity flashing proud hail resin hot press recycle plastic kombinasi back menndapatkan proud carat porosity flashing paling minimal sulu weak c want weak merit sulu burka c data bunch plastic hope resin hot press design of experiment porosity flashing
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'plastik': 6, 'dapat': 5, 'guna': 4, 'mesin': 4, 'press': 4, 'cetak': 4, 'hasil': 4, 'porositas': 4, 'flashing': 4, 'paling': 3, 'teliti': 3, 'hot': 3, 'suhu': 3, 'produk': 3, 'kombinasi': 3, 'cacat': 3, 'jadi': 2, 'material': 2, 'banyak': 2, 'daur': 2, 'ulang': 2, 'hdpe': 2, 'laku': 2, 'baik': 2, 'minimal': 2, 'design': 2, 'of': 2, 'experiment': 2, 'c': 2, 'banding': 1, 'teknis': 1, 'lain': 1, 'muncul': 1, 'sangat': 1, 'besar': 1, 'semua': 1, 'aspek': 1, 'industri': 1, 'timbul': 1, 'sampah': 1, 'proses': 1, 'lama': 1, 'limbah': 1, 'khusus': 1, 'sistem': 1, 'tekan': 1, 'tinggi': 1, 'manfaat': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'bagai': 1, 'tahu': 1, 'metode': 1, 'rancaangan': 1, 'acak': 1, 'lengkap': 1, 'ral': 1, 'diri': 1, 'level': 1, 'faktor': 1, 'respon': 1, 'recycle': 1, 'plastic': 1, 'menndapatkan': 1, 'waktu': 1, 'menit': 1, 'buka': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 9, 'of': 8, 'and': 7, 'in': 6, 'that': 6, 'plastic': 5, 'is': 5, 'this': 4, 'press': 4, 'machine': 4, 'porosity': 4, 'flashing': 4, 'are': 3, 'to': 3, 'research': 3, 'hot': 3, 'can': 3, 'temperature': 3, 'product': 3, 'materials': 2, 'a': 2, 'waste': 2, 'time': 2, 'using': 2, 'recycle': 2, 'hdpe': 2, 'with': 2, 'mold': 2, 'be': 2, 'best': 2, 'combination': 2, 'least': 2, 'defect': 2, 'by': 2, 'design': 2, 'experiment': 2, 'print': 2, 'c': 2, 'plastics': 1, 'now': 1, 'most': 1, 'widely': 1, 'used': 1, 'compared': 1, 'other': 1, 'technical': 1, 'since': 1, 'advent': 1, 'its': 1, 'use': 1, 'enormous': 1, 'all': 1, 'aspects': 1, 'industry': 1, 'creates': 1, 'lot': 1, 'long': 1, 'recycling': 1, 'process': 1, 'which': 1, 'especially': 1, 'system': 1, 'pressurized': 1, 'high': 1, 'so': 1, 'will': 1, 'produced': 1, 'exploited': 1, 'become': 1, 'raw': 1, 'material': 1, 'various': 1, 'done': 1, 'know': 1, 'produce': 1, 'method': 1, 'complete': 1, 'random': 1, 'consisting': 1, 'levels': 1, 'factors': 1, 'producing': 1, 'treatment': 1, 'combinations': 1, 'there': 1, 'responses': 1, 'get': 1, 'defects': 1, 'minutes': 1, 'open': 1, 'keywords': 1, 'plasti': 1})
-------------------------------------------
--- Data #471 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Bayu Sapto Aji
Judul: PENGUKURAN PERFORMANSI ESMOCA BIOMEKANIKA V2 UNTUK ANALISIS BIOMEKANIKA
Pembimbing 1: Sabarudin Akhmad, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Anis Arendra, S.T., M.Eng.
Abstrak (Raw): Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui kegunaan esMOCA dalam hal kemudahan dan kecepatan penggunaan dengan mengukur kinerja instrumen dibandingkan dengan metode fotografi pada saat melakukan analisis biomekanik. Responden akan diberikan tugas menganalisis biomekanika menggunakan kedua metode dan kinerja akan diukur dengan membandingkan waktu pengerjaan dan keberhasilan tugas. Perbandingan waktu pada tugas dapat dilakukan dengan uji paired t test , dan mendapat hasil bahwa analisis biomekanik menggunakan esMOCA V2 masih tidak lebih baik daripada menggunakan metode fotografi. Dalam penelitian ini, keberhasilan tugas disajikan dengan diagram batang, untuk mengetahui persentase tingkat keberhasilan dari 20 responden dalam melaksanakan tugas yang diberikan. Untuk meningkatkan kegunaan esMOCA, hal itu dapat dilakukan dengan mendesain ulang instrumen, meningkatkan antarmuka pengguna, mengurangi jumlah kabel, dan membuat prosedur penggunaan detail.
Kata kunci— esMOCA; Usabilitas; Pengukuran Kinerja.
Abstrak (Clean): penelitian ini bermaksud untuk mengetahui kegunaan esmoca dalam hal kemudahan dan kecepatan penggunaan dengan mengukur kinerja instrumen dibandingkan dengan metode fotografi pada saat melakukan analisis biomekanik responden akan diberikan tugas menganalisis biomekanika menggunakan kedua metode dan kinerja akan diukur dengan membandingkan waktu pengerjaan dan keberhasilan tugas perbandingan waktu pada tugas dapat dilakukan dengan uji paired t test dan mendapat hasil bahwa analisis biomekanik menggunakan esmoca v masih tidak lebih baik daripada menggunakan metode fotografi dalam penelitian ini keberhasilan tugas disajikan dengan diagram batang untuk mengetahui persentase tingkat keberhasilan dari responden dalam melaksanakan tugas yang diberikan untuk meningkatkan kegunaan esmoca hal itu dapat dilakukan dengan mendesain ulang instrumen meningkatkan antarmuka pengguna mengurangi jumlah kabel dan membuat prosedur penggunaan detail kata kunci— esmoca usabilitas pengukuran kinerja
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bermaksud mengetahui kegunaan esmoca kemudahan kecepatan penggunaan mengukur kinerja instrumen dibandingkan metode fotografi melakukan analisis biomekanik responden diberikan tugas menganalisis biomekanika menggunakan kedua metode kinerja diukur membandingkan waktu pengerjaan keberhasilan tugas perbandingan waktu tugas dapat dilakukan uji paired t test mendapat hasil analisis biomekanik menggunakan esmoca v masih lebih baik daripada menggunakan metode fotografi penelitian keberhasilan tugas disajikan diagram batang mengetahui persentase tingkat keberhasilan responden melaksanakan tugas diberikan meningkatkan kegunaan esmoca dapat dilakukan mendesain ulang instrumen meningkatkan antarmuka pengguna mengurangi jumlah kabel membuat prosedur penggunaan detail kata kunci— esmoca usabilitas pengukuran kinerja
Abstrak (Stemmed): teliti maksud tahu guna esmoca mudah cepat guna ukur kerja instrumen banding metode fotografi laku analisis biomekanik responden beri tugas analis biomekanika guna dua metode kerja ukur banding waktu kerja hasil tugas banding waktu tugas dapat laku uji paired t test dapat hasil analisis biomekanik guna esmoca v masih lebih baik daripada guna metode fotografi teliti hasil tugas saji diagram batang tahu persentase tingkat hasil responden laksana tugas beri tingkat guna esmoca dapat laku desain ulang instrumen tingkat antarmuka guna kurang jumlah kabel buat prosedur guna detail kata kunci esmoca usabilitas ukur kerja
Abstrak (Corrected): elite makeup tau gun smock judah eat gun ukr era instrument banding metope fotografi lake analysis biomekanik responded bert tugs analysis biomekanika gun due metope era ukr banding want era hail tugs banding want tugs apart lake uni paired t test apart hail analysis biomekanik gun smock v mash leash back daripada gun metope fotografi elite hail tugs sari diagram bating tau percentage dingbat hail responded lasagna tugs bert dingbat gun smock apart lake detain slang instrument dingbat antarmuka gun during mullah label but procedure gun detail data bunch smock usability ukr era
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 8, 'tugas': 5, 'esmoca': 4, 'kerja': 4, 'hasil': 4, 'ukur': 3, 'banding': 3, 'metode': 3, 'laku': 3, 'dapat': 3, 'tingkat': 3, 'teliti': 2, 'tahu': 2, 'instrumen': 2, 'fotografi': 2, 'analisis': 2, 'biomekanik': 2, 'responden': 2, 'beri': 2, 'waktu': 2, 'maksud': 1, 'mudah': 1, 'cepat': 1, 'analis': 1, 'biomekanika': 1, 'dua': 1, 'uji': 1, 'paired': 1, 't': 1, 'test': 1, 'v': 1, 'masih': 1, 'lebih': 1, 'baik': 1, 'daripada': 1, 'saji': 1, 'diagram': 1, 'batang': 1, 'persentase': 1, 'laksana': 1, 'desain': 1, 'ulang': 1, 'antarmuka': 1, 'kurang': 1, 'jumlah': 1, 'kabel': 1, 'buat': 1, 'prosedur': 1, 'detail': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'usabilitas': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 9, 'task': 6, 'and': 5, 'to': 4, 'esmoca': 4, 'be': 4, 'usability': 3, 'in': 3, 'by': 3, 'performance': 3, 'on': 3, 'biomechanics': 3, 'using': 3, 'success': 3, 'this': 2, 'research': 2, 'know': 2, 'instrument': 2, 'photographic': 2, 'method': 2, 'analysis': 2, 'respondents': 2, 'will': 2, 'given': 2, 'time': 2, 'can': 2, 'done': 2, 'with': 2, 'intends': 1, 'terms': 1, 'ease': 1, 'speed': 1, 'use': 1, 'measuring': 1, 'compared': 1, 'doing': 1, 'analyzing': 1, 'both': 1, 'methods': 1, 'measured': 1, 'comparing': 1, 'comparison': 1, 'paired': 1, 't': 1, 'test': 1, 'got': 1, 'result': 1, 'that': 1, 'v': 1, 'still': 1, 'not': 1, 'better': 1, 'than': 1, 'is': 1, 'presented': 1, 'bar': 1, 'chart': 1, 'percentage': 1, 'rate': 1, 'from': 1, 'carrying': 1, 'out': 1, 'increase': 1, 'it': 1, 'redesign': 1, 'improve': 1, 'user': 1, 'interface': 1, 'reduce': 1, 'number': 1, 'cables': 1, 'create': 1, 'a': 1, 'detail': 1, 'usage': 1, 'procedure': 1, 'keywords': 1, 'measurement': 1})
-------------------------------------------
--- Data #472 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ita Arofah
Judul: Pengukuran Kapasitas Produksi Kitab di CV Percetakan Fajar Menggunakan Metode Rough Cut Capacity Planning (RCCP)
Pembimbing 1: Ida Lumintu, S.T., M.T. Ph.D
Pembimbing 2: Mualim, S.T., M.T
Abstrak (Raw): CV Percetakan Fajar merupakan salah satu bidang usaha berbentuk CV di Mojokerto yang bergerak di bidang percetakan, design, dan finishing. CV Percetakan Fajar memproduksi berdasarkan pesanan dari pelanggan (Make to Order). Produk yang dihasilkan adalah kalender, brosur dan buku (kitab, majalah, blocknote, jurnal, silabus, dan raport siswa). CV Percetakan sering mengalami masalah keterlambatan pengiriman produk. Keterlambatan tersebut diduga karena kapasitas produksi yang dimiliki perusahaan tidak mampu memenuhi kebutuhan kapasitas produksi kitab.
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kebutuhan kapasitas kitab di CV Percetakan Fajar menggunakan metode Rough Cut Capacity Planning (RCCP). Dalam melakukan pengukuran kebutuhan kapasitas kitab, terlebih dahulu dilakukan peramalan untuk memperkirakan kebutuhan permintaan kitab pada periode yang diharapkan. Metode peramalan terbaik yang sesuai dengan objek yang telah diteliti yaitu kitab di CV Percetakan Fajar adalah metode Simple Exponential Smoothing dengan ? = 0.3 karena memiliki nilai RSFE terkecil nilai tracking signal mendekati 0.
Hasil pengolahan dan analisis data pada penelitian ini menunjukkan bahwa kapasitas tersedia pada periode April sampai Desember 2018 lebih besar dari pada kebutuhan kapasitas produksi kitab. Pada periode April sampai Desember 2018 rata-rata kebutuhan kapasitas Design adalah 79.672 jam, Mesin Cetak 199.34 jam, Mesin Potong 45.55 jam, dan Finishing 66.203 jam. Sedangkan rata-rata kapasitas tersedia adalah 121.609 pada pada divisi design, 773.556 pada pada divisi mesin cetak, 316.491 pada pada divisi mesin potong, 1,664.447 pada pada divisi finishing. Oleh karena itu perencanaan produksi dilakukan dengan menggunakan kapasitas jam regular perusahaan.
Abstrak (Clean): cv percetakan fajar merupakan salah satu bidang usaha berbentuk cv di mojokerto yang bergerak di bidang percetakan design dan finishing cv percetakan fajar memproduksi berdasarkan pesanan dari pelanggan make to order produk yang dihasilkan adalah kalender brosur dan buku kitab majalah blocknote jurnal silabus dan raport siswa cv percetakan sering mengalami masalah keterlambatan pengiriman produk keterlambatan tersebut diduga karena kapasitas produksi yang dimiliki perusahaan tidak mampu memenuhi kebutuhan kapasitas produksi kitab penelitian ini bertujuan untuk mengukur kebutuhan kapasitas kitab di cv percetakan fajar menggunakan metode rough cut capacity planning rccp dalam melakukan pengukuran kebutuhan kapasitas kitab terlebih dahulu dilakukan peramalan untuk memperkirakan kebutuhan permintaan kitab pada periode yang diharapkan metode peramalan terbaik yang sesuai dengan objek yang telah diteliti yaitu kitab di cv percetakan fajar adalah metode simple exponential smoothing dengan karena memiliki nilai rsfe terkecil nilai tracking signal mendekati hasil pengolahan dan analisis data pada penelitian ini menunjukkan bahwa kapasitas tersedia pada periode april sampai desember lebih besar dari pada kebutuhan kapasitas produksi kitab pada periode april sampai desember ratarata kebutuhan kapasitas design adalah jam mesin cetak jam mesin potong jam dan finishing jam sedangkan ratarata kapasitas tersedia adalah pada pada divisi design pada pada divisi mesin cetak pada pada divisi mesin potong pada pada divisi finishing oleh karena itu perencanaan produksi dilakukan dengan menggunakan kapasitas jam regular perusahaan
Abstrak (Stopwords Removed): cv percetakan fajar salah satu bidang usaha berbentuk cv mojokerto bergerak bidang percetakan design finishing cv percetakan fajar memproduksi berdasarkan pesanan pelanggan make to order produk dihasilkan kalender brosur buku kitab majalah blocknote jurnal silabus raport siswa cv percetakan sering mengalami masalah keterlambatan pengiriman produk keterlambatan tersebut diduga kapasitas produksi dimiliki perusahaan mampu memenuhi kebutuhan kapasitas produksi kitab penelitian bertujuan mengukur kebutuhan kapasitas kitab cv percetakan fajar menggunakan metode rough cut capacity planning rccp melakukan pengukuran kebutuhan kapasitas kitab terlebih dahulu dilakukan peramalan memperkirakan kebutuhan permintaan kitab periode diharapkan metode peramalan terbaik sesuai objek diteliti kitab cv percetakan fajar metode simple exponential smoothing memiliki nilai rsfe terkecil nilai tracking signal mendekati hasil pengolahan analisis data penelitian menunjukkan kapasitas tersedia periode april desember lebih besar kebutuhan kapasitas produksi kitab periode april desember ratarata kebutuhan kapasitas design jam mesin cetak jam mesin potong jam finishing jam sedangkan ratarata kapasitas tersedia divisi design divisi mesin cetak divisi mesin potong divisi finishing perencanaan produksi dilakukan menggunakan kapasitas jam regular perusahaan
Abstrak (Stemmed): cv cetak fajar salah satu bidang usaha bentuk cv mojokerto gerak bidang cetak design finishing cv cetak fajar produksi dasar pesan langgan make to order produk hasil kalender brosur buku kitab majalah blocknote jurnal silabus raport siswa cv cetak sering alami masalah lambat kirim produk lambat sebut duga kapasitas produksi milik usaha mampu penuh butuh kapasitas produksi kitab teliti tuju ukur butuh kapasitas kitab cv cetak fajar guna metode rough cut capacity planning rccp laku ukur butuh kapasitas kitab lebih dahulu laku amal kira butuh minta kitab periode harap metode amal baik sesuai objek teliti kitab cv cetak fajar metode simple exponential smoothing milik nilai rsfe kecil nilai tracking signal dekat hasil olah analisis data teliti tunjuk kapasitas sedia periode april desember lebih besar butuh kapasitas produksi kitab periode april desember ratarata butuh kapasitas design jam mesin cetak jam mesin potong jam finishing jam sedang ratarata kapasitas sedia divisi design divisi mesin cetak divisi mesin potong divisi finishing rencana produksi laku guna kapasitas jam regular usaha
Abstrak (Corrected): ca weak ajar salad sat biding sara bent ca mojokerto gera biding weak design finishing ca weak ajar produksi dakar pecan hangman make to order proud hail calender broker baku stab qabalah blocknote journal slabs report visa ca weak seeing salami marsala lambast kirin proud lambast debut dug kapasitas produksi milk sara camp punch butch kapasitas produksi stab elite juju ukr butch kapasitas stab ca weak ajar gun metope rough cut capacity planning rock lake ukr butch kapasitas stab leash dahl lake anal kara butch mint stab period harp metope anal back sexual objet elite stab ca weak ajar metope simple exponential smoothing milk nilgai rife cecil nilgai tracking signal dead hail blah analysis data elite tuneup kapasitas media period april december leash bear butch kapasitas produksi stab period april december ratarata butch kapasitas design jam resin weak jam resin voting jam finishing jam sedan ratarata kapasitas media divine design divine resin weak divine resin voting divine finishing recant produksi lake gun kapasitas jam regular sara
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kapasitas': 9, 'cetak': 8, 'kitab': 7, 'cv': 6, 'butuh': 6, 'produksi': 5, 'jam': 5, 'fajar': 4, 'mesin': 4, 'divisi': 4, 'usaha': 3, 'design': 3, 'finishing': 3, 'teliti': 3, 'metode': 3, 'laku': 3, 'periode': 3, 'bidang': 2, 'produk': 2, 'hasil': 2, 'lambat': 2, 'milik': 2, 'ukur': 2, 'guna': 2, 'lebih': 2, 'amal': 2, 'nilai': 2, 'sedia': 2, 'april': 2, 'desember': 2, 'ratarata': 2, 'potong': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'bentuk': 1, 'mojokerto': 1, 'gerak': 1, 'dasar': 1, 'pesan': 1, 'langgan': 1, 'make': 1, 'to': 1, 'order': 1, 'kalender': 1, 'brosur': 1, 'buku': 1, 'majalah': 1, 'blocknote': 1, 'jurnal': 1, 'silabus': 1, 'raport': 1, 'siswa': 1, 'sering': 1, 'alami': 1, 'masalah': 1, 'kirim': 1, 'sebut': 1, 'duga': 1, 'mampu': 1, 'penuh': 1, 'tuju': 1, 'rough': 1, 'cut': 1, 'capacity': 1, 'planning': 1, 'rccp': 1, 'dahulu': 1, 'kira': 1, 'minta': 1, 'harap': 1, 'baik': 1, 'sesuai': 1, 'objek': 1, 'simple': 1, 'exponential': 1, 'smoothing': 1, 'rsfe': 1, 'kecil': 1, 'tracking': 1, 'signal': 1, 'dekat': 1, 'olah': 1, 'analisis': 1, 'data': 1, 'tunjuk': 1, 'besar': 1, 'sedang': 1, 'rencana': 1, 'regular': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 38, 'of': 15, 'in': 13, 'is': 11, 'capacity': 10, 'hours': 8, 'division': 8, 'to': 7, 'book': 7, 'and': 6, 'cv': 5, 'cetak': 5, 'fajar': 5, 'production': 5, 'on': 4, 'printing': 3, 'design': 3, 'finishing': 3, 'needs': 3, 'method': 3, 'period': 3, 'by': 2, 'order': 2, 'books': 2, 'delay': 2, 'expected': 2, 'because': 2, 'companys': 2, 'this': 2, 'study': 2, 'using': 2, 'planning': 2, 'it': 2, 'that': 2, 'has': 2, 'value': 2, 'available': 2, 'april': 2, 'december': 2, 'requirement': 2, 'average': 2, 'press': 2, 'cutting': 2, 'machine': 2, 'one': 1, 'commanditaire': 1, 'vennotschaap': 1, 'mojokerto': 1, 'which': 1, 'engaged': 1, 'produces': 1, 'from': 1, 'customer': 1, 'make': 1, 'products': 1, 'produced': 1, 'are': 1, 'calendars': 1, 'brochures': 1, 'magazines': 1, 'blocknote': 1, 'journals': 1, 'syllabus': 1, 'student': 1, 'report': 1, 'cards': 1, 'often': 1, 'experience': 1, 'problems': 1, 'product': 1, 'delivery': 1, 'not': 1, 'able': 1, 'meet': 1, 'aims': 1, 'measure': 1, 'rough': 1, 'cut': 1, 'rccp': 1, 'measuring': 1, 'forecasted': 1, 'first': 1, 'estimate': 1, 'demand': 1, 'for': 1, 'best': 1, 'forecasting': 1, 'according': 1, 'object': 1, 'been': 1, 'studied': 1, 'simple': 1, 'exponential': 1, 'smoothing': 1, 'with': 1, 'smallest': 1, 'rsfe': 1, 'tracking': 1, 'signal': 1, 'near': 1, 'results': 1, 'processing': 1, 'data': 1, 'analysis': 1, 'indicate': 1, 'greater': 1, 'than': 1, 'while': 1, 'therefore': 1, 'done': 1, 'regular': 1, 'time': 1})
-------------------------------------------
--- Data #473 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Erintika Nur Azizah
Judul: EVALUASI DAN PENYUSUNAN INTRUKSI KERJA PROSES PEMBUATAN BLADDER BOLA DI DEPARTEMEN BLADDER UNTUK MEMINIMALKAN PRODUK CACAT (STUDI KASUS DI PT. INKOR BOLA PACIFIC)
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Rullie Annisa, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Intruksi kerja merupakan langkah-langkah urutan dari sebuah aktivitas secara lebih spesifik dan bersifat teknis Pada setiap proses produksi membutuhkan sebuah intruksi kerja, agar tidak terjadi kesalahan dan untuk menjelaskan bagaimana aksi, tingkah laku, metode serta tugas dari suatu pekerjaan akan dimulai,di adakan, dilaksanakan serta diselesaikan. Penelitian ini membahas mengenai intruksi kerja dalam bentuk dokumen yang terdapat di PT. Inkor Bola Pacific yaitu perusahaan manufaktur bola dengan merk “PROTEAM” dan difokuskan pada salah satu departemen yang ada di lantai produksi yaitu departemen bladder. Tahapan penelitian yang dilakukan yaitu dengan membuat OPC dan FPC dari departemen bladder serta membandingkan dan mengevaluasi kekurangan dari intruksi kerja yang telah ada di perusahaan. Penelitian yang telah dilakukan menghasilkan intruksi kerja usulan untuk departemen bladder dengan membuat alur dari material handling pada setiap workstation, sehingga memiliki perbedaan dan memberikan ciri khusus pada produk yang dihasilkan oleh masing-masing operator. Oleh sebab itu, dibuatlah juga checksheet untuk proses inpseksi pada water test yang mampu memudahkan pihak quality control untuk mengidentifikasi penyebab terjadinya kecacatan pada bladder.
Kata Kunci: Intruksi Kerja, Bladder, Water Test, Flow Process Chart, Operation Process Chart
Abstrak (Clean): intruksi kerja merupakan langkahlangkah urutan dari sebuah aktivitas secara lebih spesifik dan bersifat teknis pada setiap proses produksi membutuhkan sebuah intruksi kerja agar tidak terjadi kesalahan dan untuk menjelaskan bagaimana aksi tingkah laku metode serta tugas dari suatu pekerjaan akan dimulaidi adakan dilaksanakan serta diselesaikan penelitian ini membahas mengenai intruksi kerja dalam bentuk dokumen yang terdapat di pt inkor bola pacific yaitu perusahaan manufaktur bola dengan merk “proteam” dan difokuskan pada salah satu departemen yang ada di lantai produksi yaitu departemen bladder tahapan penelitian yang dilakukan yaitu dengan membuat opc dan fpc dari departemen bladder serta membandingkan dan mengevaluasi kekurangan dari intruksi kerja yang telah ada di perusahaan penelitian yang telah dilakukan menghasilkan intruksi kerja usulan untuk departemen bladder dengan membuat alur dari material handling pada setiap workstation sehingga memiliki perbedaan dan memberikan ciri khusus pada produk yang dihasilkan oleh masingmasing operator oleh sebab itu dibuatlah juga checksheet untuk proses inpseksi pada water test yang mampu memudahkan pihak quality control untuk mengidentifikasi penyebab terjadinya kecacatan pada bladder kata kunci intruksi kerja bladder water test flow process chart operation process chart
Abstrak (Stopwords Removed): intruksi kerja langkahlangkah urutan aktivitas secara lebih spesifik bersifat teknis setiap proses produksi membutuhkan intruksi kerja terjadi kesalahan menjelaskan bagaimana aksi tingkah laku metode tugas pekerjaan dimulaidi adakan dilaksanakan diselesaikan penelitian membahas mengenai intruksi kerja bentuk dokumen terdapat pt inkor bola pacific perusahaan manufaktur bola merk “proteam” difokuskan salah satu departemen ada lantai produksi departemen bladder tahapan penelitian dilakukan membuat opc fpc departemen bladder membandingkan mengevaluasi kekurangan intruksi kerja ada perusahaan penelitian dilakukan menghasilkan intruksi kerja usulan departemen bladder membuat alur material handling setiap workstation memiliki perbedaan memberikan ciri khusus produk dihasilkan masingmasing operator sebab dibuatlah checksheet proses inpseksi water test mampu memudahkan pihak quality control mengidentifikasi penyebab terjadinya kecacatan bladder kata kunci intruksi kerja bladder water test flow process chart operation process chart
Abstrak (Stemmed): intruksi kerja langkahlangkah urut aktivitas cara lebih spesifik sifat teknis tiap proses produksi butuh intruksi kerja jadi salah jelas bagaimana aksi tingkah laku metode tugas kerja dimulaidi adakan laksana selesai teliti bahas kena intruksi kerja bentuk dokumen dapat pt inkor bola pacific usaha manufaktur bola merk proteam fokus salah satu departemen ada lantai produksi departemen bladder tahap teliti laku buat opc fpc departemen bladder banding evaluasi kurang intruksi kerja ada usaha teliti laku hasil intruksi kerja usul departemen bladder buat alur material handling tiap workstation milik beda beri ciri khusus produk hasil masingmasing operator sebab buat checksheet proses inpseksi water test mampu mudah pihak quality control identifikasi sebab jadi cacat bladder kata kunci intruksi kerja bladder water test flow process chart operation process chart
Abstrak (Corrected): intrust era langkahlangkah rut aktivitas cara leash specific sift tennis tip proves produksi butch intrust era jade salad jells bagaimana as tingkah lake metope tugs era dimulaidi adrian lasagna seesaw elite baas ken intrust era bent document apart pt into bola pacific sara manufacture bola mark protean focus salad sat department ada lanai produksi department bladder that elite lake but ops pfc department bladder banding evaluate during intrust era ada sara elite lake hail intrust era usual department bladder but blur material handling tip workstation milk bed bert cirri rhesus proud hail masingmasing operator kebab but checksheet proves inpseksi water test camp judah pick quality control identifikasi kebab jade carat bladder data bunch intrust era bladder water test flow process chart operation process chart
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 7, 'intruksi': 6, 'bladder': 5, 'departemen': 4, 'laku': 3, 'teliti': 3, 'buat': 3, 'tiap': 2, 'proses': 2, 'produksi': 2, 'jadi': 2, 'salah': 2, 'bola': 2, 'usaha': 2, 'ada': 2, 'hasil': 2, 'sebab': 2, 'water': 2, 'test': 2, 'process': 2, 'chart': 2, 'langkahlangkah': 1, 'urut': 1, 'aktivitas': 1, 'cara': 1, 'lebih': 1, 'spesifik': 1, 'sifat': 1, 'teknis': 1, 'butuh': 1, 'jelas': 1, 'bagaimana': 1, 'aksi': 1, 'tingkah': 1, 'metode': 1, 'tugas': 1, 'dimulaidi': 1, 'adakan': 1, 'laksana': 1, 'selesai': 1, 'bahas': 1, 'kena': 1, 'bentuk': 1, 'dokumen': 1, 'dapat': 1, 'pt': 1, 'inkor': 1, 'pacific': 1, 'manufaktur': 1, 'merk': 1, 'proteam': 1, 'fokus': 1, 'satu': 1, 'lantai': 1, 'tahap': 1, 'opc': 1, 'fpc': 1, 'banding': 1, 'evaluasi': 1, 'kurang': 1, 'usul': 1, 'alur': 1, 'material': 1, 'handling': 1, 'workstation': 1, 'milik': 1, 'beda': 1, 'beri': 1, 'ciri': 1, 'khusus': 1, 'produk': 1, 'masingmasing': 1, 'operator': 1, 'checksheet': 1, 'inpseksi': 1, 'mampu': 1, 'mudah': 1, 'pihak': 1, 'quality': 1, 'control': 1, 'identifikasi': 1, 'cacat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'flow': 1, 'operation': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 9, 'and': 8, 'in': 7, 'a': 7, 'work': 6, 'instructions': 5, 'to': 5, 'bladder': 5, 'process': 4, 'is': 3, 'on': 3, 'department': 3, 'by': 3, 'that': 3, 'production': 2, 'company': 2, 'research': 2, 'making': 2, 'as': 2, 'has': 2, 'for': 2, 'each': 2, 'water': 2, 'test': 2, 'are': 1, 'sequence': 1, 'steps': 1, 'an': 1, 'activity': 1, 'more': 1, 'specific': 1, 'technical': 1, 'way': 1, 'every': 1, 'requires': 1, 'instruction': 1, 'order': 1, 'avoid': 1, 'errors': 1, 'explain': 1, 'how': 1, 'actions': 1, 'behaviors': 1, 'methods': 1, 'tasks': 1, 'job': 1, 'will': 1, 'begin': 1, 'implemented': 1, 'completed': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'discusses': 1, 'form': 1, 'documents': 1, 'contained': 1, 'pt': 1, 'inkor': 1, 'bola': 1, 'pacific': 1, 'ball': 1, 'manufacturing': 1, 'under': 1, 'brand': 1, 'name': 1, 'proteam': 1, 'focused': 1, 'one': 1, 'departments': 1, 'floor': 1, 'stages': 1, 'conducted': 1, 'opc': 1, 'fpc': 1, 'from': 1, 'well': 1, 'comparing': 1, 'evaluating': 1, 'shortcomings': 1, 'already': 1, 'exist': 1, 'been': 1, 'done': 1, 'produces': 1, 'proposed': 1, 'groove': 1, 'material': 1, 'handling': 1, 'workstation': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'distinction': 1, 'gives': 1, 'special': 1, 'characteristic': 1, 'products': 1, 'produced': 1, 'operator': 1, 'therefore': 1, 'checksheet': 1, 'inpsection': 1, 'also': 1, 'enabled': 1, 'enable': 1, 'quality': 1, 'control': 1, 'identify': 1, 'cause': 1, 'defects': 1, 'keywords': 1, 'flow': 1, 'chartoperation': 1, 'chart': 1})
-------------------------------------------
--- Data #474 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Arroh Ulifah
Judul: Pengurangan Rework dengan Pendekatan Manajemen Risiko beserta Analisis Biaya Kualitas pada Proses Produksi Furniture dengan Menggunakan Metode House Of Risk (HOR) (Studi Kasus: PT.Romi Violeta, Sidoarjo)
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Mahrus Khoirul Umami, S.T., M.Sc., Ph.D.
Abstrak (Raw): Kualitas menjadi salah satu faktor penting yang menjadikan suatu perusahaan dapat bertahan di dunia industri. PT. Romi Violeta menjaga kualitas produknya dengan melakukan uji kualitas pada semua produk yang akan dikirim ke konsumen. Meskipun telah dilakukan uji kualitas pada produknya, masih terdapat konsumen yang menerima produk cacat. Untuk mengurangi kecacatan produk, dilakukan dengan pendekatan manajemen risiko. Manajemen risiko adalah metode dimana suatu organisasi dapat mengidentifikasi permasalahan dengan pendekatan manajemen yang komprehensif dan sistematis. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Seventools dan House Of Risk (HOR). Metode House Of Risk (HOR) fase 1 digunakan untuk mencari risk agents yang harus diprioritaskan dengan melihat nilai Agregate Risk Potential (ARP). Selanjutnya nilai ARP digunakan sebagai input pada House Of Risk fase 2 untuk mencari strategi mitigasi yang dapat diterpakan di perusahaan. Berdasarkan identifikasi kejadian risiko terdapat 24 kejadian risiko pada proses produksi dan terdapat 21 penyebab risiko (risk agents). Penyebab risiko yang harus diprioritaskan yaitu 10 penyebab risiko dengan nilai ARP tertinggi sebesar 2699 yaitu operator mengabaikan SOP. Sehingga penyebab risiko tersebut harus diprioritaskan untuk diperbaiki.
Kata kunci: Manajemen Risiko, Seventools, Agregate Risk Potential (ARP), dan House Of Risk (HOR).
Abstrak (Clean): kualitas menjadi salah satu faktor penting yang menjadikan suatu perusahaan dapat bertahan di dunia industri pt romi violeta menjaga kualitas produknya dengan melakukan uji kualitas pada semua produk yang akan dikirim ke konsumen meskipun telah dilakukan uji kualitas pada produknya masih terdapat konsumen yang menerima produk cacat untuk mengurangi kecacatan produk dilakukan dengan pendekatan manajemen risiko manajemen risiko adalah metode dimana suatu organisasi dapat mengidentifikasi permasalahan dengan pendekatan manajemen yang komprehensif dan sistematis metode yang digunakan pada penelitian ini adalah seventools dan house of risk hor metode house of risk hor fase digunakan untuk mencari risk agents yang harus diprioritaskan dengan melihat nilai agregate risk potential arp selanjutnya nilai arp digunakan sebagai input pada house of risk fase untuk mencari strategi mitigasi yang dapat diterpakan di perusahaan berdasarkan identifikasi kejadian risiko terdapat kejadian risiko pada proses produksi dan terdapat penyebab risiko risk agents penyebab risiko yang harus diprioritaskan yaitu penyebab risiko dengan nilai arp tertinggi sebesar yaitu operator mengabaikan sop sehingga penyebab risiko tersebut harus diprioritaskan untuk diperbaiki kata kunci manajemen risiko seventools agregate risk potential arp dan house of risk hor
Abstrak (Stopwords Removed): kualitas menjadi salah satu faktor penting menjadikan perusahaan dapat bertahan dunia industri pt romi violeta menjaga kualitas produknya melakukan uji kualitas semua produk dikirim konsumen meskipun dilakukan uji kualitas produknya masih terdapat konsumen menerima produk cacat mengurangi kecacatan produk dilakukan pendekatan manajemen risiko manajemen risiko metode dimana organisasi dapat mengidentifikasi permasalahan pendekatan manajemen komprehensif sistematis metode digunakan penelitian seventools house of risk hor metode house of risk hor fase digunakan mencari risk agents harus diprioritaskan melihat nilai agregate risk potential arp selanjutnya nilai arp digunakan input house of risk fase mencari strategi mitigasi dapat diterpakan perusahaan berdasarkan identifikasi kejadian risiko terdapat kejadian risiko proses produksi terdapat penyebab risiko risk agents penyebab risiko harus diprioritaskan penyebab risiko nilai arp tertinggi sebesar operator mengabaikan sop penyebab risiko tersebut harus diprioritaskan diperbaiki kata kunci manajemen risiko seventools agregate risk potential arp house of risk hor
Abstrak (Stemmed): kualitas jadi salah satu faktor penting jadi usaha dapat tahan dunia industri pt romi violeta jaga kualitas produk laku uji kualitas semua produk kirim konsumen meski laku uji kualitas produk masih dapat konsumen terima produk cacat kurang cacat produk laku dekat manajemen risiko manajemen risiko metode mana organisasi dapat identifikasi masalah dekat manajemen komprehensif sistematis metode guna teliti seventools house of risk hor metode house of risk hor fase guna cari risk agents harus prioritas lihat nilai agregate risk potential arp lanjut nilai arp guna input house of risk fase cari strategi mitigasi dapat terpa usaha dasar identifikasi jadi risiko dapat jadi risiko proses produksi dapat sebab risiko risk agents sebab risiko harus prioritas sebab risiko nilai arp tinggi besar operator abai sop sebab risiko sebut harus prioritas baik kata kunci manajemen risiko seventools agregate risk potential arp house of risk hor
Abstrak (Corrected): kualitas jade salad sat factor panting jade sara apart than dulia industry pt rome violet saga kualitas proud lake uni kualitas sea proud kirin consumed mess lake uni kualitas proud mash apart consumed terms proud carat during carat proud lake dead management risk management risk metope mana organisms apart identifikasi marsala dead management komprehensif systematic metope gun elite seventools house of risk for metope house of risk for face gun care risk agents harms priority that nilgai aggregate risk potential arp layout nilgai arp gun input house of risk face care strategy mitigate apart terra sara dakar identifikasi jade risk apart jade risk proves produksi apart kebab risk risk agents kebab risk harms priority kebab risk nilgai arp ting bear operator alai sop kebab risk debut harms priority back data bunch management risk seventools aggregate risk potential arp house of risk for
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'risiko': 9, 'risk': 8, 'dapat': 6, 'produk': 5, 'kualitas': 4, 'jadi': 4, 'manajemen': 4, 'house': 4, 'of': 4, 'arp': 4, 'sebab': 4, 'laku': 3, 'metode': 3, 'guna': 3, 'hor': 3, 'harus': 3, 'prioritas': 3, 'nilai': 3, 'usaha': 2, 'uji': 2, 'konsumen': 2, 'cacat': 2, 'dekat': 2, 'identifikasi': 2, 'seventools': 2, 'fase': 2, 'cari': 2, 'agents': 2, 'agregate': 2, 'potential': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'faktor': 1, 'penting': 1, 'tahan': 1, 'dunia': 1, 'industri': 1, 'pt': 1, 'romi': 1, 'violeta': 1, 'jaga': 1, 'semua': 1, 'kirim': 1, 'meski': 1, 'masih': 1, 'terima': 1, 'kurang': 1, 'mana': 1, 'organisasi': 1, 'masalah': 1, 'komprehensif': 1, 'sistematis': 1, 'teliti': 1, 'lihat': 1, 'lanjut': 1, 'input': 1, 'strategi': 1, 'mitigasi': 1, 'terpa': 1, 'dasar': 1, 'proses': 1, 'produksi': 1, 'tinggi': 1, 'besar': 1, 'operator': 1, 'abai': 1, 'sop': 1, 'sebut': 1, 'baik': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'risk': 14, 'of': 12, 'to': 6, 'be': 6, 'quality': 4, 'that': 4, 'in': 4, 'products': 4, 'are': 4, 'management': 4, 'is': 4, 'and': 4, 'house': 4, 'arp': 4, 'a': 3, 'can': 3, 'by': 3, 'on': 3, 'there': 3, 'with': 3, 'method': 3, 'used': 3, 'hor': 3, 'prioritized': 3, 'value': 3, 'company': 2, 'its': 2, 'consumers': 2, 'approach': 2, 'seventools': 2, 'phase': 2, 'for': 2, 'must': 2, 'agregate': 2, 'potential': 2, 'events': 2, 'causes': 2, 'cause': 2, 'risks': 2, 'becomes': 1, 'one': 1, 'important': 1, 'factors': 1, 'make': 1, 'survive': 1, 'industrial': 1, 'world': 1, 'pt': 1, 'romi': 1, 'violeta': 1, 'maintains': 1, 'conducting': 1, 'tests': 1, 'all': 1, 'delivered': 1, 'despite': 1, 'test': 1, 'still': 1, 'who': 1, 'receive': 1, 'defective': 1, 'reduce': 1, 'product': 1, 'defect': 1, 'done': 1, 'which': 1, 'an': 1, 'organization': 1, 'identify': 1, 'problems': 1, 'comprehensive': 1, 'systematic': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'search': 1, 'agents': 1, 'looking': 1, 'at': 1, 'furthermore': 1, 'as': 1, 'input': 1, 'find': 1, 'mitigation': 1, 'strategies': 1, 'applied': 1, 'based': 1, 'identification': 1, 'production': 1, 'process': 1, 'highest': 1, 'ie': 1, 'operator': 1, 'ignores': 1, 'sop': 1, 'so': 1, 'these': 1, 'should': 1, 'improvement': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #475 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Dhica Brelyanti Putri Arianto
Judul: Evaluasi Kebutuhan dan Penataan Tempat Parkir Kendaraan di Universitas Trunojoyo Madura
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., MT.
Pembimbing 2: Ida Lumintu ST., MT., Ph. D
Abstrak (Raw): Parkir merupakan suatu proses yang mana kendaraan berhenti pada tempat-tempat tertentu baik yang dinyatakan dengan rambu atau tidak, serta tidak semata-mata untuk kepentingan menaikkan atau menurunkan orang dan atau barang. Permasalahan-permasalahan yang terjadi di tempat parkir Universitas Trunojoyo Madura adalah tempat parkir tidak strategis, tata letak tempat parkir yang tidak tertata dengan rapi, kapasitas tempat parkir yang tidak memadai, tempat parkir yang masih belum memiliki atap, parkir liar yang terjadi di bahu jalan ataupun sembarang tempat, jalanan parkir yang mengalami kerusakan, dan permasalahan atas diberlakukannya peraturan-peraturan tertentu oleh beberapa pihak yang bersangkutan. Tujuan penelitian ini antara lain untuk mengetahui jumlah kapasitas tempat parkir Universitas Trunojoyo Madura, mengetahui jumlah kebutuhan tempat parkir untuk Universitas Trunojoyo Madura, merencanakan penataan tempat parkir di Universitas Trunojoyo Madura. Metode penyelesaian yang dilakukan yaitu dengan menghitungan Kebutuhan Ruang Parkir berdasarkan hasil pengamatan yang telah disesuaikan dengan ketersediaan lahan parkir. Untuk Gedung RKB-F diketahui bahwa kapasitas parkir yang tersedia sebesar 182,632 m2 (sebelah barat) dan 373,658 m2 (sebelah timur). Kebutuhan Ruang Parkir untuk Gedung RKB-F sebelah barat sebesar 354 m2 dan sebelah timur sebesar 492 m2.
Abstrak (Clean): parkir merupakan suatu proses yang mana kendaraan berhenti pada tempattempat tertentu baik yang dinyatakan dengan rambu atau tidak serta tidak sematamata untuk kepentingan menaikkan atau menurunkan orang dan atau barang permasalahanpermasalahan yang terjadi di tempat parkir universitas trunojoyo madura adalah tempat parkir tidak strategis tata letak tempat parkir yang tidak tertata dengan rapi kapasitas tempat parkir yang tidak memadai tempat parkir yang masih belum memiliki atap parkir liar yang terjadi di bahu jalan ataupun sembarang tempat jalanan parkir yang mengalami kerusakan dan permasalahan atas diberlakukannya peraturanperaturan tertentu oleh beberapa pihak yang bersangkutan tujuan penelitian ini antara lain untuk mengetahui jumlah kapasitas tempat parkir universitas trunojoyo madura mengetahui jumlah kebutuhan tempat parkir untuk universitas trunojoyo madura merencanakan penataan tempat parkir di universitas trunojoyo madura metode penyelesaian yang dilakukan yaitu dengan menghitungan kebutuhan ruang parkir berdasarkan hasil pengamatan yang telah disesuaikan dengan ketersediaan lahan parkir untuk gedung rkbf diketahui bahwa kapasitas parkir yang tersedia sebesar m sebelah barat dan m sebelah timur kebutuhan ruang parkir untuk gedung rkbf sebelah barat sebesar m dan sebelah timur sebesar m
Abstrak (Stopwords Removed): parkir proses mana kendaraan berhenti tempattempat tertentu baik dinyatakan rambu sematamata kepentingan menaikkan menurunkan orang barang permasalahanpermasalahan terjadi tempat parkir universitas trunojoyo madura tempat parkir strategis tata letak tempat parkir tertata rapi kapasitas tempat parkir memadai tempat parkir masih belum memiliki atap parkir liar terjadi bahu jalan ataupun sembarang tempat jalanan parkir mengalami kerusakan permasalahan atas diberlakukannya peraturanperaturan tertentu beberapa pihak bersangkutan tujuan penelitian antara lain mengetahui jumlah kapasitas tempat parkir universitas trunojoyo madura mengetahui jumlah kebutuhan tempat parkir universitas trunojoyo madura merencanakan penataan tempat parkir universitas trunojoyo madura metode penyelesaian dilakukan menghitungan kebutuhan ruang parkir berdasarkan hasil pengamatan disesuaikan ketersediaan lahan parkir gedung rkbf diketahui kapasitas parkir tersedia sebesar m sebelah barat m sebelah timur kebutuhan ruang parkir gedung rkbf sebelah barat sebesar m sebelah timur sebesar m
Abstrak (Stemmed): parkir proses mana kendara henti tempattempat tentu baik nyata rambu sematamata penting naik turun orang barang permasalahanpermasalahan jadi tempat parkir universitas trunojoyo madura tempat parkir strategis tata letak tempat parkir tata rapi kapasitas tempat parkir pada tempat parkir masih belum milik atap parkir liar jadi bahu jalan atau sembarang tempat jalan parkir alami rusa masalah atas laku peraturanperaturan tentu beberapa pihak sangkut tuju teliti antara lain tahu jumlah kapasitas tempat parkir universitas trunojoyo madura tahu jumlah butuh tempat parkir universitas trunojoyo madura rencana tata tempat parkir universitas trunojoyo madura metode selesai laku hitung butuh ruang parkir dasar hasil amat sesuai sedia lahan parkir gedung rkbf tahu kapasitas parkir sedia besar m belah barat m belah timur butuh ruang parkir gedung rkbf belah barat besar m belah timur besar m
Abstrak (Corrected): parker proves mana kendra henri tempattempat tent back nyala rambo hematomata panting nail turn orang baring permasalahanpermasalahan jade tempt parker university trunojoyo madura tempt parker strategic data leak tempt parker data rape kapasitas tempt parker papa tempt parker mash begum milk tap parker liar jade bah alan tau semarang tempt alan parker salami rush marsala alas lake peraturanperaturan tent beberapa pick hangout juju elite angara lain tau mullah kapasitas tempt parker university trunojoyo madura tau mullah butch tempt parker university trunojoyo madura recant data tempt parker university trunojoyo madura metope seesaw lake hiding butch rang parker dakar hail mat sexual media laban parker dung roof tau kapasitas parker media bear m blah brat m blah timur butch rang parker dung roof blah brat bear m blah timur bear m
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'parkir': 15, 'tempat': 9, 'universitas': 4, 'trunojoyo': 4, 'madura': 4, 'm': 4, 'belah': 4, 'tata': 3, 'kapasitas': 3, 'tahu': 3, 'butuh': 3, 'besar': 3, 'tentu': 2, 'jadi': 2, 'jalan': 2, 'laku': 2, 'jumlah': 2, 'ruang': 2, 'sedia': 2, 'gedung': 2, 'rkbf': 2, 'barat': 2, 'timur': 2, 'proses': 1, 'mana': 1, 'kendara': 1, 'henti': 1, 'tempattempat': 1, 'baik': 1, 'nyata': 1, 'rambu': 1, 'sematamata': 1, 'penting': 1, 'naik': 1, 'turun': 1, 'orang': 1, 'barang': 1, 'permasalahanpermasalahan': 1, 'strategis': 1, 'letak': 1, 'rapi': 1, 'pada': 1, 'masih': 1, 'belum': 1, 'milik': 1, 'atap': 1, 'liar': 1, 'bahu': 1, 'atau': 1, 'sembarang': 1, 'alami': 1, 'rusa': 1, 'masalah': 1, 'atas': 1, 'peraturanperaturan': 1, 'beberapa': 1, 'pihak': 1, 'sangkut': 1, 'tuju': 1, 'teliti': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'rencana': 1, 'metode': 1, 'selesai': 1, 'hitung': 1, 'dasar': 1, 'hasil': 1, 'amat': 1, 'sesuai': 1, 'lahan': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'parking': 14, 'of': 13, 'is': 5, 'and': 5, 'lot': 5, 'by': 4, 'or': 4, 'for': 4, 'trunojoyo': 4, 'madura': 4, 'university': 4, 'to': 4, 'm': 4, 'certain': 3, 'that': 3, 'capacity': 3, 'space': 3, 'which': 2, 'at': 2, 'not': 2, 'problems': 2, 'on': 2, 'know': 2, 'amount': 2, 'rkbf': 2, 'building': 2, 'west': 2, 'east': 2, 'a': 1, 'process': 1, 'vehicle': 1, 'stops': 1, 'places': 1, 'whether': 1, 'expressed': 1, 'signs': 1, 'solely': 1, 'interest': 1, 'raising': 1, 'lowering': 1, 'people': 1, 'goods': 1, 'occur': 1, 'in': 1, 'are': 1, 'nonstrategic': 1, 'uncluttered': 1, 'layout': 1, 'inadequate': 1, 'still': 1, 'has': 1, 'no': 1, 'roof': 1, 'illegal': 1, 'shoulder': 1, 'road': 1, 'any': 1, 'place': 1, 'damaged': 1, 'roads': 1, 'with': 1, 'enforcement': 1, 'rules': 1, 'parties': 1, 'purpose': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'needed': 1, 'plan': 1, 'arrangement': 1, 'method': 1, 'completion': 1, 'done': 1, 'calculating': 1, 'need': 1, 'based': 1, 'observations': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'adjusted': 1, 'availability': 1, 'lots': 1, 'it': 1, 'known': 1, 'available': 1, 'side': 1, 'requirement': 1})
-------------------------------------------
--- Data #476 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Helmy Yahya
Judul: ANALISIS KUALITAS LAYANAN INTERNET INDIHOME PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA TBK LAMONGAN DENGAN MENGGUNAKAN PARTIAL LEAST SQUARE
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Agus Salim, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Partial Least Square merupakan salah satu teknik analisis statistika multivariat yang dapat menangani banyak variabel respon dan sekaligus variabel eksplanatori. Teknik ini merupakan teknik SEM yang sifatnya lebih fleksibel, karena tidak memerlukan data yang berdistribusi normal. PLS dapat diterapkan ke dalam model reflektif maupun formatif dengan jumlah sampel yang kecil. Kegunaan PLS adalah sebagai prediktor untuk mengetahui variabel yang mempengaruhi kualitas layanan internet Indihome Telkom Lamongan. Variabel yang digunakan adalah tangible, empathy, assurance, reliability dan responsiveness. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat satu indikator yang tidak memenuhi persyaratan yaitu indikator A5 dan R2. Harus dilakukan eliminasi pada indikator yang tidak sesuai syarat dari model PLS. Setelah dianalisis lebih lanjut, terdapat peningkatan nilai R square setelah dilakukan pengeliminasian pada indikator A5 dengan variabel yang berpengaruh secara signifikan terhadapa kualitas layanan internet Indihome Telkom Lamongan adalah variabel empathy.
Abstrak (Clean): partial least square merupakan salah satu teknik analisis statistika multivariat yang dapat menangani banyak variabel respon dan sekaligus variabel eksplanatori teknik ini merupakan teknik sem yang sifatnya lebih fleksibel karena tidak memerlukan data yang berdistribusi normal pls dapat diterapkan ke dalam model reflektif maupun formatif dengan jumlah sampel yang kecil kegunaan pls adalah sebagai prediktor untuk mengetahui variabel yang mempengaruhi kualitas layanan internet indihome telkom lamongan variabel yang digunakan adalah tangible empathy assurance reliability dan responsiveness hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat satu indikator yang tidak memenuhi persyaratan yaitu indikator a dan r harus dilakukan eliminasi pada indikator yang tidak sesuai syarat dari model pls setelah dianalisis lebih lanjut terdapat peningkatan nilai r square setelah dilakukan pengeliminasian pada indikator a dengan variabel yang berpengaruh secara signifikan terhadapa kualitas layanan internet indihome telkom lamongan adalah variabel empathy
Abstrak (Stopwords Removed): partial least square salah satu teknik analisis statistika multivariat dapat menangani banyak variabel respon sekaligus variabel eksplanatori teknik teknik sem sifatnya lebih fleksibel memerlukan data berdistribusi normal pls dapat diterapkan model reflektif maupun formatif jumlah sampel kecil kegunaan pls prediktor mengetahui variabel mempengaruhi kualitas layanan internet indihome telkom lamongan variabel digunakan tangible empathy assurance reliability responsiveness hasil penelitian menunjukkan terdapat satu indikator memenuhi persyaratan indikator a r harus dilakukan eliminasi indikator sesuai syarat model pls dianalisis lebih lanjut terdapat peningkatan nilai r square dilakukan pengeliminasian indikator a variabel berpengaruh secara signifikan terhadapa kualitas layanan internet indihome telkom lamongan variabel empathy
Abstrak (Stemmed): partial least square salah satu teknik analisis statistika multivariat dapat tangan banyak variabel respon sekaligus variabel eksplanatori teknik teknik sem sifat lebih fleksibel perlu data distribusi normal pls dapat terap model reflektif maupun formatif jumlah sampel kecil guna pls prediktor tahu variabel pengaruh kualitas layan internet indihome telkom lamongan variabel guna tangible empathy assurance reliability responsiveness hasil teliti tunjuk dapat satu indikator penuh syarat indikator a r harus laku eliminasi indikator sesuai syarat model pls analis lebih lanjut dapat tingkat nilai r square laku eliminasi indikator a variabel pengaruh cara signifikan terhadapa kualitas layan internet indihome telkom lamongan variabel empathy
Abstrak (Corrected): partial least square salad sat tennis analysis statistics multivariate apart tanga banyan variable respond sekaligus variable eksplanatori tennis tennis sem sift leash fleksibel peru data distribute normal plus apart trap model reflektif maun formation mullah sample cecil gun plus predictor tau variable pengaruh kualitas layman internet indihome seldom laconian variable gun tangible empathy assurance reliability responsiveness hail elite tuneup apart sat indicator punch start indicator a r harms lake eliminate indicator sexual start model plus analysis leash layout apart dingbat nilgai r square lake eliminate indicator a variable pengaruh cara significant terhadapa kualitas layman internet indihome seldom laconian variable empathy
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'variabel': 6, 'dapat': 4, 'indikator': 4, 'teknik': 3, 'pls': 3, 'square': 2, 'satu': 2, 'lebih': 2, 'model': 2, 'guna': 2, 'pengaruh': 2, 'kualitas': 2, 'layan': 2, 'internet': 2, 'indihome': 2, 'telkom': 2, 'lamongan': 2, 'empathy': 2, 'syarat': 2, 'a': 2, 'r': 2, 'laku': 2, 'eliminasi': 2, 'partial': 1, 'least': 1, 'salah': 1, 'analisis': 1, 'statistika': 1, 'multivariat': 1, 'tangan': 1, 'banyak': 1, 'respon': 1, 'sekaligus': 1, 'eksplanatori': 1, 'sem': 1, 'sifat': 1, 'fleksibel': 1, 'perlu': 1, 'data': 1, 'distribusi': 1, 'normal': 1, 'terap': 1, 'reflektif': 1, 'maupun': 1, 'formatif': 1, 'jumlah': 1, 'sampel': 1, 'kecil': 1, 'prediktor': 1, 'tahu': 1, 'tangible': 1, 'assurance': 1, 'reliability': 1, 'responsiveness': 1, 'hasil': 1, 'teliti': 1, 'tunjuk': 1, 'penuh': 1, 'harus': 1, 'sesuai': 1, 'analis': 1, 'lanjut': 1, 'tingkat': 1, 'nilai': 1, 'cara': 1, 'signifikan': 1, 'terhadapa': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 9, 'is': 8, 'that': 8, 'of': 5, 'variables': 5, 'and': 4, 'a': 4, 'technique': 3, 'not': 3, 'pls': 3, 'square': 2, 'one': 2, 'analysis': 2, 'can': 2, 'does': 2, 'be': 2, 'to': 2, 'with': 2, 'quality': 2, 'indihome': 2, 'internet': 2, 'service': 2, 'telkom': 2, 'lamongan': 2, 'are': 2, 'empathy': 2, 'there': 2, 'indicator': 2, 'indicators': 2, 'r': 2, 'after': 2, 'partial': 1, 'least': 1, 'multivariate': 1, 'statistical': 1, 'handle': 1, 'many': 1, 'response': 1, 'simultaneously': 1, 'explanatory': 1, 'this': 1, 'sem': 1, 'more': 1, 'flexible': 1, 'because': 1, 'it': 1, 'require': 1, 'data': 1, 'normally': 1, 'distributed': 1, 'applied': 1, 'both': 1, 'reflective': 1, 'formative': 1, 'models': 1, 'small': 1, 'sample': 1, 'quantities': 1, 'usefulness': 1, 'as': 1, 'predictor': 1, 'know': 1, 'affect': 1, 'used': 1, 'tangible': 1, 'assurance': 1, 'reliability': 1, 'responsiveness': 1, 'results': 1, 'showed': 1, 'meet': 1, 'requirements': 1, 'must': 1, 'eliminated': 1, 'on': 1, 'eligible': 1, 'from': 1, 'model': 1, 'further': 1, 'an': 1, 'increase': 1, 'in': 1, 'value': 1, 'elimination': 1, 'significantly': 1, 'influence': 1, 'variable': 1})
-------------------------------------------
--- Data #477 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Diki Chisdyanto
Judul: USULAN PERBAIKAN EFISIENSI PRODUKSI PART CLOSING RIB
AIRBUS 320 PT. DIRGANTARA INDONESIA (PERSERO) BANDUNG
DENGAN PENDEKATAN FMEA
Pembimbing 1: Ari Basuki,S.T.,M.T
Pembimbing 2: Heri Awalul,Ilhamsah,S.T.M.T
Abstrak (Raw): PT. Dirgantara Indonesia merupakan salah satu perusahaan milik negara yang memiliki kerja kontrak untuk pembuatan closing rib Airbus 320 pada program spirit aerosystem (SAS). Saat ini program SAS memiliki Permasalahan yang ada pada lini detail part manufacturing (DPM) ialah belum dapat memenuhi target realisasi secara tepat waktu. Pada tahun 2017 hanya mampu memenuhi 572 unit dari target sebanyak 594 unit. Dalam proses produksi ditemukan penyebab-penyebab kegagalan tidak tercapainya target produksi yaitu salah satunya terjadinya delay sebesar 44,111 jam. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan failure mode effect analysis (FMEA). Peneitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap kondisi proses produksi yang ada pada lini (DPM) yaitu produksi pada closing rib A320. Tahap peneltian awal dengan dilakukan pengamatan pada lini DPM dengan pemetaan aktivitas proses yang bertujuan memberikan informasi mengenai aliran aktivitas. Tahap selanjutnya identifikasi dengan diagram sebab akibat dan analisis teknik Delphi untuk mengetahui sebab-sebab hingga faktor kritis terjadinya kegagalan tersebut serta analisis FMEA untuk menentukan usulan yang dapat diberikan pada lini DPM. Berdasarkan analisis FMEA dan diskusi dengan para ahli program SAS didapatkan usulan dengan nilai risk priority number (RPN) terbesar yaitu digunakannya sistem dual kanban pada area produksi hingga gudang part jadi untuk mengatasi work in process (WIP) dan adanya kontrol untuk proses produksi. Dibuatnya alur Idef 0 untuk mengatasi keterlambatan receiving dokumen pada gudang material.
Kata kunci: Target Produksi, Diagram Sebab Akibat, Teknik Delphi, FMEA.
Abstrak (Clean): pt dirgantara indonesia merupakan salah satu perusahaan milik negara yang memiliki kerja kontrak untuk pembuatan closing rib airbus pada program spirit aerosystem sas saat ini program sas memiliki permasalahan yang ada pada lini detail part manufacturing dpm ialah belum dapat memenuhi target realisasi secara tepat waktu pada tahun hanya mampu memenuhi unit dari target sebanyak unit dalam proses produksi ditemukan penyebabpenyebab kegagalan tidak tercapainya target produksi yaitu salah satunya terjadinya delay sebesar jam penelitian ini dilakukan dengan pendekatan failure mode effect analysis fmea peneitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap kondisi proses produksi yang ada pada lini dpm yaitu produksi pada closing rib a tahap peneltian awal dengan dilakukan pengamatan pada lini dpm dengan pemetaan aktivitas proses yang bertujuan memberikan informasi mengenai aliran aktivitas tahap selanjutnya identifikasi dengan diagram sebab akibat dan analisis teknik delphi untuk mengetahui sebabsebab hingga faktor kritis terjadinya kegagalan tersebut serta analisis fmea untuk menentukan usulan yang dapat diberikan pada lini dpm berdasarkan analisis fmea dan diskusi dengan para ahli program sas didapatkan usulan dengan nilai risk priority number rpn terbesar yaitu digunakannya sistem dual kanban pada area produksi hingga gudang part jadi untuk mengatasi work in process wip dan adanya kontrol untuk proses produksi dibuatnya alur idef untuk mengatasi keterlambatan receiving dokumen pada gudang material kata kunci target produksi diagram sebab akibat teknik delphi fmea
Abstrak (Stopwords Removed): pt dirgantara indonesia salah satu perusahaan milik negara memiliki kerja kontrak pembuatan closing rib airbus program spirit aerosystem sas program sas memiliki permasalahan ada lini detail part manufacturing dpm ialah belum dapat memenuhi target realisasi secara tepat waktu tahun mampu memenuhi unit target sebanyak unit proses produksi ditemukan penyebabpenyebab kegagalan tercapainya target produksi salah satunya terjadinya delay sebesar jam penelitian dilakukan pendekatan failure mode effect analysis fmea peneitian bertujuan melakukan evaluasi kondisi proses produksi ada lini dpm produksi closing rib a tahap peneltian awal dilakukan pengamatan lini dpm pemetaan aktivitas proses bertujuan memberikan informasi mengenai aliran aktivitas tahap selanjutnya identifikasi diagram sebab akibat analisis teknik delphi mengetahui sebabsebab hingga faktor kritis terjadinya kegagalan tersebut analisis fmea menentukan usulan dapat diberikan lini dpm berdasarkan analisis fmea diskusi para ahli program sas didapatkan usulan nilai risk priority number rpn terbesar digunakannya sistem dual kanban area produksi hingga gudang part jadi mengatasi work in process wip adanya kontrol proses produksi dibuatnya alur idef mengatasi keterlambatan receiving dokumen gudang material kata kunci target produksi diagram sebab akibat teknik delphi fmea
Abstrak (Stemmed): pt dirgantara indonesia salah satu usaha milik negara milik kerja kontrak buat closing rib airbus program spirit aerosystem sas program sas milik masalah ada lini detail part manufacturing dpm ialah belum dapat penuh target realisasi cara tepat waktu tahun mampu penuh unit target banyak unit proses produksi temu penyebabpenyebab gagal capa target produksi salah satu jadi delay besar jam teliti laku dekat failure mode effect analysis fmea peneitian tuju laku evaluasi kondisi proses produksi ada lini dpm produksi closing rib a tahap peneltian awal laku amat lini dpm meta aktivitas proses tuju beri informasi kena alir aktivitas tahap lanjut identifikasi diagram sebab akibat analisis teknik delphi tahu sebabsebab hingga faktor kritis jadi gagal sebut analisis fmea tentu usul dapat beri lini dpm dasar analisis fmea diskusi para ahli program sas dapat usul nilai risk priority number rpn besar guna sistem dual kanban area produksi hingga gudang part jadi atas work in process wip ada kontrol proses produksi buat alur idef atas lambat receiving dokumen gudang material kata kunci target produksi diagram sebab akibat teknik delphi fmea
Abstrak (Corrected): pt dirgantara indonesia salad sat sara milk megara milk era contra but closing rib airbus program spirit ecosystem was program was milk marsala ada line detail part manufacturing dam galah begum apart punch target realists cara teat want thun camp punch unit target banyan unit proves produksi temp penyebabpenyebab gaga cap target produksi salad sat jade delay bear jam elite lake dead failure mode effect analysis flea venetian juju lake evaluate kondisi proves produksi ada line dam produksi closing rib a that venetian away lake mat line dam meta aktivitas proves juju bert informant ken air aktivitas that layout identifikasi diagram kebab akbar analysis tennis delphi tau sebabsebab hinges factor iritis jade gaga debut analysis flea tent usual apart bert line dam dakar analysis flea discuss para ali program was apart usual nilgai risk priority number run bear gun sister dual kansan area produksi hinges gang part jade alas work in process win ada control proves produksi but blur idea alas lambast receiving document gang material data bunch target produksi diagram kebab akbar tennis delphi flea
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produksi': 7, 'lini': 4, 'dpm': 4, 'target': 4, 'proses': 4, 'fmea': 4, 'milik': 3, 'program': 3, 'sas': 3, 'ada': 3, 'dapat': 3, 'jadi': 3, 'laku': 3, 'analisis': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'buat': 2, 'closing': 2, 'rib': 2, 'part': 2, 'penuh': 2, 'unit': 2, 'gagal': 2, 'besar': 2, 'tuju': 2, 'tahap': 2, 'aktivitas': 2, 'beri': 2, 'diagram': 2, 'sebab': 2, 'akibat': 2, 'teknik': 2, 'delphi': 2, 'hingga': 2, 'usul': 2, 'gudang': 2, 'atas': 2, 'pt': 1, 'dirgantara': 1, 'indonesia': 1, 'usaha': 1, 'negara': 1, 'kerja': 1, 'kontrak': 1, 'airbus': 1, 'spirit': 1, 'aerosystem': 1, 'masalah': 1, 'detail': 1, 'manufacturing': 1, 'ialah': 1, 'belum': 1, 'realisasi': 1, 'cara': 1, 'tepat': 1, 'waktu': 1, 'tahun': 1, 'mampu': 1, 'banyak': 1, 'temu': 1, 'penyebabpenyebab': 1, 'capa': 1, 'delay': 1, 'jam': 1, 'teliti': 1, 'dekat': 1, 'failure': 1, 'mode': 1, 'effect': 1, 'analysis': 1, 'peneitian': 1, 'evaluasi': 1, 'kondisi': 1, 'a': 1, 'peneltian': 1, 'awal': 1, 'amat': 1, 'meta': 1, 'informasi': 1, 'kena': 1, 'alir': 1, 'lanjut': 1, 'identifikasi': 1, 'tahu': 1, 'sebabsebab': 1, 'faktor': 1, 'kritis': 1, 'sebut': 1, 'tentu': 1, 'dasar': 1, 'diskusi': 1, 'para': 1, 'ahli': 1, 'nilai': 1, 'risk': 1, 'priority': 1, 'number': 1, 'rpn': 1, 'guna': 1, 'sistem': 1, 'dual': 1, 'kanban': 1, 'area': 1, 'work': 1, 'in': 1, 'process': 1, 'wip': 1, 'kontrol': 1, 'alur': 1, 'idef': 1, 'lambat': 1, 'receiving': 1, 'dokumen': 1, 'material': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'to': 14, 'production': 14, 'of': 10, 'and': 8, 'in': 7, 'it': 6, 'was': 5, 'this': 5, 'on': 4, 'line': 4, 'dpm': 4, 'analysis': 4, 'fmea': 4, 'a': 3, 'part': 3, 'for': 3, 'sas': 3, 'program': 3, 'that': 3, 'target': 3, 'failure': 3, 'area': 3, 'study': 3, 'process': 3, 'effect': 3, 'is': 2, 'one': 2, 'closing': 2, 'rib': 2, 'has': 2, 'problems': 2, 'manufacture': 2, 'causes': 2, 'approach': 2, 'stage': 2, 'activities': 2, 'delphi': 2, 'technique': 2, 'cause': 2, 'diagram': 2, 'warehouse': 2, 'number': 2, 'pt': 1, 'dirgantara': 1, 'indonesia': 1, 'stateowned': 1, 'companies': 1, 'working': 1, 'contract': 1, 'produce': 1, 'airbus': 1, 'spirit': 1, 'aerosystem': 1, 'currently': 1, 'exist': 1, 'detail': 1, 'manufacturing': 1, 'due': 1, 'unable': 1, 'fulfill': 1, 'timely': 1, 'manner': 1, 'only': 1, 'able': 1, 'produced': 1, 'out': 1, 'units': 1, 'meet': 1, 'revealed': 1, 'which': 1, 'occurance': 1, 'delay': 1, 'hours': 1, 'therefore': 1, 'aims': 1, 'evaluate': 1, 'existing': 1, 'conditions': 1, 'while': 1, 'produces': 1, 'hence': 1, 'crucial': 1, 'design': 1, 'an': 1, 'improvement': 1, 'solve': 1, 'research': 1, 'conducted': 1, 'by': 1, 'using': 1, 'mode': 1, 'first': 1, 'taken': 1, 'observing': 1, 'mapping': 1, 'aimed': 1, 'gain': 1, 'information': 1, 'about': 1, 'flow': 1, 'next': 1, 'identifying': 1, 'critical': 1, 'factors': 1, 'employed': 1, 'following': 1, 'step': 1, 'used': 1, 'determine': 1, 'suitable': 1, 'recommendations': 1, 'moreover': 1, 'created': 1, 'idef': 1, 'tackle': 1, 'lateness': 1, 'documents': 1, 'received': 1, 'regarding': 1, 'result': 1, 'discussion': 1, 'with': 1, 'experts': 1, 'shows': 1, 'largest': 1, 'risk': 1, 'priority': 1, 'rpn': 1, 'value': 1, 'refers': 1, 'use': 1, 'dual': 1, 'kanban': 1, 'system': 1, 'finished': 1, 'good': 1, 'diminish': 1, 'work': 1, 'wip': 1, 'control': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #478 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Yayuk Hardiyanti
Judul: Mengidentifikasi Dan Menyusun House Of Quality (HOQ) Produk Mebel Di UKM Kecamatan Pragaan Sumenep
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T
Pembimbing 2: Issa Dyah Utami, S.T., M.T., Ph.d
Abstrak (Raw): UKM mebel kecamatan Pragaan merupakan UKM yang bergerak dalam bidang furniture seperti almari, buffet, defan, kursi dan lain-lain. UKM tersebut selain memproduksi juga menjual produknya sendiri. Karena semakin pesat perkembangannya maka semakin pesat pula persaingannya. Dimana konsumen atau pelanggan dari kalangan atas sampai kalangan bawah sekarang ini membutuhkan dan menginginkan produk mebel yang diproduksi oleh UKM mebel Kecamatan Pragaan ukirannya up to date (selalu ada yang baru) dengan nilai raw weight sebesar 5,36, perioritas yang kedua ialah atribut desain mebel sesuai dengan harga diperoleh nilai raw weight 4,89 dan yang ketiga atribut bahan jenis kayu yang digunakan tidak mudah patah dengan nilai raw weight sebesar 4,31. Untuk memperbaiki teknik pada produk mebel yang akan dihasilakan oleh UKM mebel Kecamatan Pragaan, teknik tersebut ialah kapasitas alat atau mesin dengan nilai absolut sebesar 206 dan bobot relatifnya 0,184, perioritas yang kedua ialah kondisi perakitan dengan nilai absolut 197,29 dan bobot relatifnya 0,176, periritas yang ketiga ialah skalabilitas dengan bobot absolut yang diperoleh 185,66 dan bobot relatifnya 0,166. Data tersebut diperoleh dari hasil pengisian kuesioner oleh konsumen yang diselesaikan dengan metode Quality Function Deployment (QFD) pada fase 1 yaitu House Of Quality (HOQ).
Kata Kunci : Quality Function Deployment (QFD), House Of Quality (HOQ), Raw weight, Bobot relatif
Abstrak (Clean): ukm mebel kecamatan pragaan merupakan ukm yang bergerak dalam bidang furniture seperti almari buffet defan kursi dan lainlain ukm tersebut selain memproduksi juga menjual produknya sendiri karena semakin pesat perkembangannya maka semakin pesat pula persaingannya dimana konsumen atau pelanggan dari kalangan atas sampai kalangan bawah sekarang ini membutuhkan dan menginginkan produk mebel yang diproduksi oleh ukm mebel kecamatan pragaan ukirannya up to date selalu ada yang baru dengan nilai raw weight sebesar perioritas yang kedua ialah atribut desain mebel sesuai dengan harga diperoleh nilai raw weight dan yang ketiga atribut bahan jenis kayu yang digunakan tidak mudah patah dengan nilai raw weight sebesar untuk memperbaiki teknik pada produk mebel yang akan dihasilakan oleh ukm mebel kecamatan pragaan teknik tersebut ialah kapasitas alat atau mesin dengan nilai absolut sebesar dan bobot relatifnya perioritas yang kedua ialah kondisi perakitan dengan nilai absolut dan bobot relatifnya periritas yang ketiga ialah skalabilitas dengan bobot absolut yang diperoleh dan bobot relatifnya data tersebut diperoleh dari hasil pengisian kuesioner oleh konsumen yang diselesaikan dengan metode quality function deployment qfd pada fase yaitu house of quality hoq kata kunci quality function deployment qfd house of quality hoq raw weight bobot relatif
Abstrak (Stopwords Removed): ukm mebel kecamatan pragaan ukm bergerak bidang furniture almari buffet defan kursi lainlain ukm tersebut selain memproduksi menjual produknya sendiri semakin pesat perkembangannya semakin pesat pula persaingannya dimana konsumen pelanggan kalangan atas kalangan bawah sekarang membutuhkan menginginkan produk mebel diproduksi ukm mebel kecamatan pragaan ukirannya up to date selalu ada baru nilai raw weight sebesar perioritas kedua ialah atribut desain mebel sesuai harga diperoleh nilai raw weight ketiga atribut bahan jenis kayu digunakan mudah patah nilai raw weight sebesar memperbaiki teknik produk mebel dihasilakan ukm mebel kecamatan pragaan teknik tersebut ialah kapasitas alat mesin nilai absolut sebesar bobot relatifnya perioritas kedua ialah kondisi perakitan nilai absolut bobot relatifnya periritas ketiga ialah skalabilitas bobot absolut diperoleh bobot relatifnya data tersebut diperoleh hasil pengisian kuesioner konsumen diselesaikan metode quality function deployment qfd fase house of quality hoq kata kunci quality function deployment qfd house of quality hoq raw weight bobot relatif
Abstrak (Stemmed): ukm mebel camat pragaan ukm gerak bidang furniture almari buffet defan kursi lainlain ukm sebut selain produksi jual produk sendiri makin pesat kembang makin pesat pula saing mana konsumen langgan kalang atas kalang bawah sekarang butuh ingin produk mebel produksi ukm mebel camat pragaan ukir up to date selalu ada baru nilai raw weight besar perioritas dua ialah atribut desain mebel sesuai harga oleh nilai raw weight tiga atribut bahan jenis kayu guna mudah patah nilai raw weight besar baik teknik produk mebel dihasilakan ukm mebel camat pragaan teknik sebut ialah kapasitas alat mesin nilai absolut besar bobot relatif perioritas dua ialah kondisi rakit nilai absolut bobot relatif periritas tiga ialah skalabilitas bobot absolut oleh bobot relatif data sebut oleh hasil isi kuesioner konsumen selesai metode quality function deployment qfd fase house of quality hoq kata kunci quality function deployment qfd house of quality hoq raw weight bobot relatif
Abstrak (Corrected): um rebel carat pagan um gera biding furniture alarm buffet dean kursk maintain um debut slain produksi dual proud sending making pest embank making pest pula saying mana consumed hangman kalong alas kalong away semarang butch begin proud rebel produksi um rebel carat pagan ukr up to date sell ada bar nilgai raw weight bear perioritas due galah tribute detain rebel sexual hard olen nilgai raw weight toga tribute bahai penis kay gun judah path nilgai raw weight bear back tennis proud rebel dihasilakan um rebel carat pagan tennis debut galah kapasitas flat resin nilgai absolute bear robot related perioritas due galah kondisi raki nilgai absolute robot related periritas toga galah skalabilitas robot absolute olen robot related data debut olen hail is questioner consumed seesaw metope quality function deployment and face house of quality how data bunch quality function deployment and house of quality how raw weight robot related
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mebel': 6, 'ukm': 5, 'nilai': 5, 'bobot': 5, 'raw': 4, 'weight': 4, 'ialah': 4, 'relatif': 4, 'quality': 4, 'camat': 3, 'pragaan': 3, 'sebut': 3, 'produk': 3, 'besar': 3, 'oleh': 3, 'absolut': 3, 'produksi': 2, 'makin': 2, 'pesat': 2, 'konsumen': 2, 'kalang': 2, 'perioritas': 2, 'dua': 2, 'atribut': 2, 'tiga': 2, 'teknik': 2, 'function': 2, 'deployment': 2, 'qfd': 2, 'house': 2, 'of': 2, 'hoq': 2, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'furniture': 1, 'almari': 1, 'buffet': 1, 'defan': 1, 'kursi': 1, 'lainlain': 1, 'selain': 1, 'jual': 1, 'sendiri': 1, 'kembang': 1, 'pula': 1, 'saing': 1, 'mana': 1, 'langgan': 1, 'atas': 1, 'bawah': 1, 'sekarang': 1, 'butuh': 1, 'ingin': 1, 'ukir': 1, 'up': 1, 'to': 1, 'date': 1, 'selalu': 1, 'ada': 1, 'baru': 1, 'desain': 1, 'sesuai': 1, 'harga': 1, 'bahan': 1, 'jenis': 1, 'kayu': 1, 'guna': 1, 'mudah': 1, 'patah': 1, 'baik': 1, 'dihasilakan': 1, 'kapasitas': 1, 'alat': 1, 'mesin': 1, 'kondisi': 1, 'rakit': 1, 'periritas': 1, 'skalabilitas': 1, 'data': 1, 'hasil': 1, 'isi': 1, 'kuesioner': 1, 'selesai': 1, 'metode': 1, 'fase': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 16, 'weight': 9, 'is': 8, 'furniture': 7, 'and': 6, 'with': 6, 'value': 5, 'sme': 4, 'in': 4, 'to': 4, 'by': 4, 'raw': 4, 'relative': 4, 'quality': 4, 'pragaan': 3, 'obtained': 3, 'absolute': 3, 'its': 3, 'district': 2, 'a': 2, 'also': 2, 'products': 2, 'consumers': 2, 'from': 2, 'produced': 2, 'second': 2, 'attribute': 2, 'third': 2, 'technique': 2, 'function': 2, 'deployment': 2, 'qfd': 2, 'house': 2, 'hoq': 2, 'engaged': 1, 'field': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'wardrobes': 1, 'buffets': 1, 'defan': 1, 'chairs': 1, 'others': 1, 'smes': 1, 'addition': 1, 'producing': 1, 'sell': 1, 'their': 1, 'own': 1, 'because': 1, 'rapid': 1, 'development': 1, 'more': 1, 'rapidly': 1, 'competition': 1, 'where': 1, 'or': 1, 'customers': 1, 'top': 1, 'bottom': 1, 'now': 1, 'need': 1, 'want': 1, 'carving': 1, 'up': 1, 'date': 1, 'there': 1, 'always': 1, 'new': 1, 'perioritas': 1, 'design': 1, 'accordance': 1, 'price': 1, 'wood': 1, 'materials': 1, 'used': 1, 'are': 1, 'not': 1, 'easily': 1, 'broken': 1, 'improve': 1, 'product': 1, 'that': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'subdistrict': 1, 'machine': 1, 'tool': 1, 'capacity': 1, 'periority': 1, 'assembly': 1, 'condition': 1, 'periritas': 1, 'scalability': 1, 'data': 1, 'results': 1, 'filling': 1, 'questionnaires': 1, 'completed': 1, 'method': 1, 'phase': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #479 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Verly Bella Mahardhika
Judul: PERBANDINGAN PENGUKURAN ANTROPOMETRI TANGAN MENGGUNAKAN METODE PENGUKURAN MANUAL, SCANNER 2D, DAN FOTOGRAMETRI
(Tinjauan : waktu yang diperlukan untuk pengukuran dan akurasi hasilnya)
Pembimbing 1: Mahrus Khoirul Umami, S.T.,M.Sc. Ph.D
Pembimbing 2: Issa Dyah Utami, S.T., M.T
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Pengukuran antropometri sebagai pengukuran yang berkaitan dengan dimensi tubuh manusia yang memiliki peran penting dalam memberikan efektivitas desain serta akurasi dimensi tubuh untuk perancangan berbagai perangkat dan mesin. Dalam dunia industri sejarah pengukuran antropometri berbasis dua dimensi telah mulai menggantikan alat pengukuran antropometri secara tradisional oleh sebab itu dilakukan proses pengukuran antropometri pada dimensi tangan dengan 4 dimensi yang secara keseluruhan dapat diukur baik menggunakan metode pengukuran secara manual maupun dengan pengukuran berbasis gambar dua dimensi yang ditangkap oleh scanner dan kamera. Hasil perbandingan 3 metode pengukuran sebagian besar peukur pada masing-masing dimensi dinyatakan berbeda secara signifikan hasil pengukuran oleh ketiga metode serta kebutuhan waktu pengukuran yang berbeda-beda antar metode pengukuran. Hasil pengukuran secara manual dinyatakn lebih akurat dibandingan dengan pengukuran lainnya karena pengukuran secara manual dilakukan secara langsung pada peukur atau orang yang diukur sehingga data yang diperoleh adalah nilai atau ukuran yang sebenarnya. Tingkat presisi dari ketiga metode pengukuran dinyatakan terbesar pada metode foto karena berdasarkan hasil perhitungan %RSD dan perbandingan ketiga metode lainnya metode foto memiliki nilai rata-rata tingkat presisi terbesar.
Kata Kunci : pengukuran antropometri, metode pengukuran, hasil pengukuran.
Abstrak (Clean): abstrak pengukuran antropometri sebagai pengukuran yang berkaitan dengan dimensi tubuh manusia yang memiliki peran penting dalam memberikan efektivitas desain serta akurasi dimensi tubuh untuk perancangan berbagai perangkat dan mesin dalam dunia industri sejarah pengukuran antropometri berbasis dua dimensi telah mulai menggantikan alat pengukuran antropometri secara tradisional oleh sebab itu dilakukan proses pengukuran antropometri pada dimensi tangan dengan dimensi yang secara keseluruhan dapat diukur baik menggunakan metode pengukuran secara manual maupun dengan pengukuran berbasis gambar dua dimensi yang ditangkap oleh scanner dan kamera hasil perbandingan metode pengukuran sebagian besar peukur pada masingmasing dimensi dinyatakan berbeda secara signifikan hasil pengukuran oleh ketiga metode serta kebutuhan waktu pengukuran yang berbedabeda antar metode pengukuran hasil pengukuran secara manual dinyatakn lebih akurat dibandingan dengan pengukuran lainnya karena pengukuran secara manual dilakukan secara langsung pada peukur atau orang yang diukur sehingga data yang diperoleh adalah nilai atau ukuran yang sebenarnya tingkat presisi dari ketiga metode pengukuran dinyatakan terbesar pada metode foto karena berdasarkan hasil perhitungan rsd dan perbandingan ketiga metode lainnya metode foto memiliki nilai ratarata tingkat presisi terbesar kata kunci pengukuran antropometri metode pengukuran hasil pengukuran
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak pengukuran antropometri pengukuran berkaitan dimensi tubuh manusia memiliki peran penting memberikan efektivitas desain akurasi dimensi tubuh perancangan berbagai perangkat mesin dunia industri sejarah pengukuran antropometri berbasis dua dimensi mulai menggantikan alat pengukuran antropometri secara tradisional sebab dilakukan proses pengukuran antropometri dimensi tangan dimensi secara keseluruhan dapat diukur baik menggunakan metode pengukuran secara manual maupun pengukuran berbasis gambar dua dimensi ditangkap scanner kamera hasil perbandingan metode pengukuran sebagian besar peukur masingmasing dimensi dinyatakan berbeda secara signifikan hasil pengukuran ketiga metode kebutuhan waktu pengukuran berbedabeda antar metode pengukuran hasil pengukuran secara manual dinyatakn lebih akurat dibandingan pengukuran lainnya pengukuran secara manual dilakukan secara langsung peukur orang diukur data diperoleh nilai ukuran sebenarnya tingkat presisi ketiga metode pengukuran dinyatakan terbesar metode foto berdasarkan hasil perhitungan rsd perbandingan ketiga metode lainnya metode foto memiliki nilai ratarata tingkat presisi terbesar kata kunci pengukuran antropometri metode pengukuran hasil pengukuran
Abstrak (Stemmed): abstrak ukur antropometri ukur kait dimensi tubuh manusia milik peran penting beri efektivitas desain akurasi dimensi tubuh ancang bagai perangkat mesin dunia industri sejarah ukur antropometri bas dua dimensi mulai ganti alat ukur antropometri cara tradisional sebab laku proses ukur antropometri dimensi tangan dimensi cara seluruh dapat ukur baik guna metode ukur cara manual maupun ukur bas gambar dua dimensi tangkap scanner kamera hasil banding metode ukur bagi besar peukur masingmasing dimensi nyata beda cara signifikan hasil ukur tiga metode butuh waktu ukur berbedabeda antar metode ukur hasil ukur cara manual dinyatakn lebih akurat banding ukur lain ukur cara manual laku cara langsung peukur orang ukur data oleh nilai ukur benar tingkat presisi tiga metode ukur nyata besar metode foto dasar hasil hitung rsd banding tiga metode lain metode foto milik nilai ratarata tingkat presisi besar kata kunci ukur antropometri metode ukur hasil ukur
Abstrak (Corrected): abstract ukr anthropometric ukr wait dimension tube amnesia milk pecan panting bert efektivitas detain auras dimension tube dancing bahai perangkat resin dulia industry search ukr anthropometric was due dimension mule anti flat ukr anthropometric cara traditional kebab lake proves ukr anthropometric dimension tanga dimension cara seluruh apart ukr back gun metope ukr cara manual maun ukr was sambar due dimension tanka scanner camera hail banding metope ukr bag bear pecker masingmasing dimension nyala bed cara significant hail ukr toga metope butch want ukr berbedabeda altar metope ukr hail ukr cara manual dinyatakn leash aura banding ukr lain ukr cara manual lake cara lansing pecker orang ukr data olen nilgai ukr bear dingbat press toga metope ukr nyala bear metope foot dakar hail hiding red banding toga metope lain metope foot milk nilgai ratarata dingbat press bear data bunch ukr anthropometric metope ukr hail ukr
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ukur': 21, 'metode': 9, 'dimensi': 7, 'cara': 7, 'antropometri': 5, 'hasil': 5, 'manual': 3, 'banding': 3, 'besar': 3, 'tiga': 3, 'tubuh': 2, 'milik': 2, 'bas': 2, 'dua': 2, 'laku': 2, 'peukur': 2, 'nyata': 2, 'lain': 2, 'nilai': 2, 'tingkat': 2, 'presisi': 2, 'foto': 2, 'abstrak': 1, 'kait': 1, 'manusia': 1, 'peran': 1, 'penting': 1, 'beri': 1, 'efektivitas': 1, 'desain': 1, 'akurasi': 1, 'ancang': 1, 'bagai': 1, 'perangkat': 1, 'mesin': 1, 'dunia': 1, 'industri': 1, 'sejarah': 1, 'mulai': 1, 'ganti': 1, 'alat': 1, 'tradisional': 1, 'sebab': 1, 'proses': 1, 'tangan': 1, 'seluruh': 1, 'dapat': 1, 'baik': 1, 'guna': 1, 'maupun': 1, 'gambar': 1, 'tangkap': 1, 'scanner': 1, 'kamera': 1, 'bagi': 1, 'masingmasing': 1, 'beda': 1, 'signifikan': 1, 'butuh': 1, 'waktu': 1, 'berbedabeda': 1, 'antar': 1, 'dinyatakn': 1, 'lebih': 1, 'akurat': 1, 'langsung': 1, 'orang': 1, 'data': 1, 'oleh': 1, 'benar': 1, 'dasar': 1, 'hitung': 1, 'rsd': 1, 'ratarata': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 29, 'measurement': 14, 'of': 9, 'as': 6, 'methods': 5, 'anthropometric': 4, 'in': 4, 'and': 4, 'on': 4, 'method': 4, 'is': 4, 'measurements': 3, 'to': 3, 'dimensions': 3, 'three': 3, 'body': 2, 'design': 2, 'well': 2, 'for': 2, 'based': 2, 'has': 2, 'dimension': 2, 'measured': 2, 'manual': 2, 'by': 2, 'result': 2, 'comparison': 2, 'results': 2, 'other': 2, 'because': 2, 'or': 2, 'value': 2, 'precision': 2, 'level': 2, 'largest': 2, 'photo': 2, 'abstract': 1, 'related': 1, 'human': 1, 'have': 1, 'an': 1, 'important': 1, 'role': 1, 'providing': 1, 'effectiveness': 1, 'dimensional': 1, 'accuracy': 1, 'various': 1, 'devices': 1, 'machines': 1, 'industrial': 1, 'world': 1, 'history': 1, 'two': 1, 'begun': 1, 'replace': 1, 'traditional': 1, 'anthropometry': 1, 'tool': 1, 'therefore': 1, 'process': 1, 'hand': 1, 'with': 1, 'which': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'overall': 1, 'using': 1, 'either': 1, 'twodimensional': 1, 'drawingbased': 1, 'image': 1, 'captured': 1, 'scanners': 1, 'cameras': 1, 'most': 1, 'peaks': 1, 'each': 1, 'expressed': 1, 'differ': 1, 'significantly': 1, 'need': 1, 'different': 1, 'times': 1, 'between': 1, 'dinyatakn': 1, 'more': 1, 'accurate': 1, 'than': 1, 'manually': 1, 'done': 1, 'directly': 1, 'peukur': 1, 'person': 1, 'so': 1, 'that': 1, 'data': 1, 'obtained': 1, 'actual': 1, 'size': 1, 'stated': 1, 'rsd': 1, 'calculation': 1, 'average': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #480 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Arafat Rafsanjani
Judul: PERCOBAAN TREADMILL : PENGARUH JENIS MANUALMATERIALHANDLING (MMH), BERAT DAN KECEPATAN, SERTA OPERATOR TERHADAP JUMLAH KALORI YANG DIKELUARKAN
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Pada setiap bidang industri sering kita melihat perpindahan barang dari satu tempat ke tempat yang lain, bahkan proses pemindahannya masih banyak yang menggunakan cara manual yaitu dengan tenaga manusia atau bisa disebut dengan Manual Material Handling (MMH) , dikarenakan tidak semua aktifitas dapat dilakukan oleh mesin.MMH (Manual Material Handling) merupakan pembebanan terhadap manusia untuk menggerakkan suatu benda, namun jika pembebanan tidak sesuai dengan kekutan tubuh maka akan mengakibatkan cidera otot pada pekerja.Pada penelitian kali ini, peneliti menggunakan beberapa jenis MMH yakni dengan menggunakan empat jenis MMH, yaitu dengan memakai ransel yang diletakkan di atas pundak (MMH1), menggunakan timba plastik yang diangkat dengan 2 tangan (MMH2), membawa 2 ransel yang dibebankan di punggung dan dada dengan beban yang sama (MMH3), dan yang terakhir menggunakan bak plastik yang di bebankan diatas kepala (MMH4).Berdasarkan pengolahan data dari percobaan treadmill, diketahui bahwa konsumsi kalori pada setiap jenis MMH tidak sama, pada MMH1 membutuhkan rata-rata konsumsi kalori 1.9558, MMH2 2.0808, MMH3 1.1608, MMH4 1.1575.
Kata Kunci : Percobaan Treadmill, MMH, Jumlah Konsumsi kalori
Abstrak (Clean): pada setiap bidang industri sering kita melihat perpindahan barang dari satu tempat ke tempat yang lain bahkan proses pemindahannya masih banyak yang menggunakan cara manual yaitu dengan tenaga manusia atau bisa disebut dengan manual material handling mmh dikarenakan tidak semua aktifitas dapat dilakukan oleh mesinmmh manual material handling merupakan pembebanan terhadap manusia untuk menggerakkan suatu benda namun jika pembebanan tidak sesuai dengan kekutan tubuh maka akan mengakibatkan cidera otot pada pekerjapada penelitian kali ini peneliti menggunakan beberapa jenis mmh yakni dengan menggunakan empat jenis mmh yaitu dengan memakai ransel yang diletakkan di atas pundak mmh menggunakan timba plastik yang diangkat dengan tangan mmh membawa ransel yang dibebankan di punggung dan dada dengan beban yang sama mmh dan yang terakhir menggunakan bak plastik yang di bebankan diatas kepala mmhberdasarkan pengolahan data dari percobaan treadmill diketahui bahwa konsumsi kalori pada setiap jenis mmh tidak sama pada mmh membutuhkan ratarata konsumsi kalori mmh mmh mmh kata kunci percobaan treadmill mmh jumlah konsumsi kalori
Abstrak (Stopwords Removed): setiap bidang industri sering kita melihat perpindahan barang satu tempat tempat lain bahkan proses pemindahannya masih banyak menggunakan cara manual tenaga manusia disebut manual material handling mmh dikarenakan semua aktifitas dapat dilakukan mesinmmh manual material handling pembebanan manusia menggerakkan benda jika pembebanan sesuai kekutan tubuh mengakibatkan cidera otot pekerjapada penelitian kali peneliti menggunakan beberapa jenis mmh yakni menggunakan empat jenis mmh memakai ransel diletakkan atas pundak mmh menggunakan timba plastik diangkat tangan mmh membawa ransel dibebankan punggung dada beban sama mmh terakhir menggunakan bak plastik bebankan diatas kepala mmhberdasarkan pengolahan data percobaan treadmill diketahui konsumsi kalori setiap jenis mmh sama mmh membutuhkan ratarata konsumsi kalori mmh mmh mmh kata kunci percobaan treadmill mmh jumlah konsumsi kalori
Abstrak (Stemmed): tiap bidang industri sering kita lihat pindah barang satu tempat tempat lain bahkan proses pindah masih banyak guna cara manual tenaga manusia sebut manual material handling mmh karena semua aktifitas dapat laku mesinmmh manual material handling beban manusia gerak benda jika beban sesuai tan tubuh akibat cidera otot pekerjapada teliti kali teliti guna beberapa jenis mmh yakni guna empat jenis mmh pakai ransel letak atas pundak mmh guna timba plastik angkat tangan mmh bawa ransel beban punggung dada beban sama mmh akhir guna bak plastik beban atas kepala mmhberdasarkan olah data coba treadmill tahu konsumsi kalori tiap jenis mmh sama mmh butuh ratarata konsumsi kalori mmh mmh mmh kata kunci coba treadmill mmh jumlah konsumsi kalori
Abstrak (Corrected): tip biding industry seeing kit that pindar baring sat tempt tempt lain balkan proves pindar mash banyan gun cara manual teenage amnesia debut manual material handling mme arena sea aktifitas apart lake mesinmmh manual material handling began amnesia gera bend pika began sexual tan tube akbar cider toot pekerjapada elite kali elite gun beberapa penis mme yank gun expat penis mme sakai hansel leak alas punk mme gun simba plastic angst tanga mme baba hansel began pugging dada began same mme air gun back plastic began alas kerala mmhberdasarkan blah data coma treadmill tau konsumsi valor tip penis mme same mme butch ratarata konsumsi valor mme mme mme data bunch coma treadmill mme mullah konsumsi valor
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mmh': 12, 'guna': 5, 'beban': 5, 'manual': 3, 'jenis': 3, 'konsumsi': 3, 'kalori': 3, 'tiap': 2, 'pindah': 2, 'tempat': 2, 'manusia': 2, 'material': 2, 'handling': 2, 'teliti': 2, 'ransel': 2, 'atas': 2, 'plastik': 2, 'sama': 2, 'coba': 2, 'treadmill': 2, 'bidang': 1, 'industri': 1, 'sering': 1, 'kita': 1, 'lihat': 1, 'barang': 1, 'satu': 1, 'lain': 1, 'bahkan': 1, 'proses': 1, 'masih': 1, 'banyak': 1, 'cara': 1, 'tenaga': 1, 'sebut': 1, 'karena': 1, 'semua': 1, 'aktifitas': 1, 'dapat': 1, 'laku': 1, 'mesinmmh': 1, 'gerak': 1, 'benda': 1, 'jika': 1, 'sesuai': 1, 'tan': 1, 'tubuh': 1, 'akibat': 1, 'cidera': 1, 'otot': 1, 'pekerjapada': 1, 'kali': 1, 'beberapa': 1, 'yakni': 1, 'empat': 1, 'pakai': 1, 'letak': 1, 'pundak': 1, 'timba': 1, 'angkat': 1, 'tangan': 1, 'bawa': 1, 'punggung': 1, 'dada': 1, 'akhir': 1, 'bak': 1, 'kepala': 1, 'mmhberdasarkan': 1, 'olah': 1, 'data': 1, 'tahu': 1, 'butuh': 1, 'ratarata': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'jumlah': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'mmh': 14, 'of': 8, 'is': 6, 'on': 6, 'in': 5, 'a': 4, 'using': 4, 'to': 3, 'manual': 3, 'with': 3, 'not': 3, 'consumption': 3, 'calories': 3, 'from': 2, 'that': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'material': 2, 'handling': 2, 'by': 2, 'types': 2, 'handed': 2, 'plastic': 2, 'and': 2, 'same': 2, 'load': 2, 'treadmill': 2, 'experiment': 2, 'every': 1, 'field': 1, 'industry': 1, 'we': 1, 'often': 1, 'see': 1, 'movement': 1, 'goods': 1, 'one': 1, 'place': 1, 'another': 1, 'even': 1, 'transfer': 1, 'process': 1, 'still': 1, 'many': 1, 'who': 1, 'use': 1, 'human': 1, 'power': 1, 'or': 1, 'called': 1, 'because': 1, 'all': 1, 'activities': 1, 'done': 1, 'machine': 1, 'burden': 1, 'humans': 1, 'move': 1, 'an': 1, 'object': 1, 'but': 1, 'if': 1, 'loading': 1, 'accordance': 1, 'bodys': 1, 'tan': 1, 'will': 1, 'result': 1, 'muscle': 1, 'injury': 1, 'workers': 1, 'present': 1, 'study': 1, 'researchers': 1, 'used': 1, 'several': 1, 'four': 1, 'backpack': 1, 'placed': 1, 'shoulder': 1, 'bucket': 1, 'carrying': 1, 'backpacks': 1, 'charged': 1, 'back': 1, 'chest': 1, 'latter': 1, 'tub': 1, 'head': 1, 'based': 1, 'data': 1, 'processing': 1, 'it': 1, 'known': 1, 'each': 1, 'type': 1, 'requires': 1, 'average': 1, 'keywords': 1, 'total': 1})
-------------------------------------------
--- Data #481 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: RINDA FITRI AMALIA
Judul: PENGUKURAN PERFORMANSI ESMOCA V2 RULA UNTUK ASSESSMENT RULA
Pembimbing 1: SABARUDIN AKHMAD, S.T., M.T
Pembimbing 2: ANIS ARENDRA, S.T ., M.T
Abstrak (Raw): Abstrak: tujuan penelitian untuk mengetahui kegunaan instrumen esMOCA dalam penggunaan kecepatan dan persyaratan kemudahan dengan dibandingkan dengan analisis manual dan metode fotografi dalam melakukan penilaian RULA. Asesor akan diberikan tugas untuk menilai postur operator dengan tiga metode. Mengukur kinerja esMOCA dapat dilakukan dengan membandingkan waktu pada tugas dan keberhasilan tugas dari metodenya. Waktu untuk tugas akan dikampanyekan menggunakan uji ANOVA, dan hasil yang menggunakan instrumen esMOCA membutuhkan waktu lebih lama daripada menggunakan metode manual dan metode fotografi.
Abstrak (Clean): abstrak tujuan penelitian untuk mengetahui kegunaan instrumen esmoca dalam penggunaan kecepatan dan persyaratan kemudahan dengan dibandingkan dengan analisis manual dan metode fotografi dalam melakukan penilaian rula asesor akan diberikan tugas untuk menilai postur operator dengan tiga metode mengukur kinerja esmoca dapat dilakukan dengan membandingkan waktu pada tugas dan keberhasilan tugas dari metodenya waktu untuk tugas akan dikampanyekan menggunakan uji anova dan hasil yang menggunakan instrumen esmoca membutuhkan waktu lebih lama daripada menggunakan metode manual dan metode fotografi
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak tujuan penelitian mengetahui kegunaan instrumen esmoca penggunaan kecepatan persyaratan kemudahan dibandingkan analisis manual metode fotografi melakukan penilaian rula asesor diberikan tugas menilai postur operator tiga metode mengukur kinerja esmoca dapat dilakukan membandingkan waktu tugas keberhasilan tugas metodenya waktu tugas dikampanyekan menggunakan uji anova hasil menggunakan instrumen esmoca membutuhkan waktu lebih lama daripada menggunakan metode manual metode fotografi
Abstrak (Stemmed): abstrak tuju teliti tahu guna instrumen esmoca guna cepat syarat mudah banding analisis manual metode fotografi laku nilai rula asesor beri tugas nilai postur operator tiga metode ukur kerja esmoca dapat laku banding waktu tugas hasil tugas metode waktu tugas kampanye guna uji anova hasil guna instrumen esmoca butuh waktu lebih lama daripada guna metode manual metode fotografi
Abstrak (Corrected): abstract juju elite tau gun instrument smock gun eat start judah banding analysis manual metope fotografi lake nilgai rule sensor bert tugs nilgai poster operator toga metope ukr era smock apart lake banding want tugs hail tugs metope want tugs kampanye gun uni nova hail gun instrument smock butch want leash lama daripada gun metope manual metope fotografi
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 5, 'metode': 5, 'tugas': 4, 'esmoca': 3, 'waktu': 3, 'instrumen': 2, 'banding': 2, 'manual': 2, 'fotografi': 2, 'laku': 2, 'nilai': 2, 'hasil': 2, 'abstrak': 1, 'tuju': 1, 'teliti': 1, 'tahu': 1, 'cepat': 1, 'syarat': 1, 'mudah': 1, 'analisis': 1, 'rula': 1, 'asesor': 1, 'beri': 1, 'postur': 1, 'operator': 1, 'tiga': 1, 'ukur': 1, 'kerja': 1, 'dapat': 1, 'kampanye': 1, 'uji': 1, 'anova': 1, 'butuh': 1, 'lebih': 1, 'lama': 1, 'daripada': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 6, 'of': 5, 'and': 5, 'to': 3, 'esmoca': 3, 'method': 3, 'on': 3, 's': 3, 'be': 3, 'task': 3, 'time': 3, 'using': 3, 'instrument': 2, 'manual': 2, 'photographic': 2, 'will': 2, 'with': 2, 'methods': 2, 'abstract': 1, 'purpose': 1, 'research': 1, 'know': 1, 'usability': 1, 'in': 1, 'speed': 1, 'uf': 1, 'use': 1, 'terms': 1, 'ease': 1, 'by': 1, 'compared': 1, 'analysis': 1, 'doing': 1, 'rula': 1, 'assessment': 1, 'assessor': 1, 'given': 1, 'assessing': 1, 'operator': 1, 'posture': 1, 'three': 1, 'measuring': 1, 'performance': 1, 'can': 1, 'done': 1, 'comparing': 1, 'tasks': 1, 'success': 1, 'its': 1, 'campared': 1, 'anova': 1, 'test': 1, 'result': 1, 'that': 1, 'take': 1, 'more': 1, 'than': 1})
-------------------------------------------
--- Data #482 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Murti Sari Dewi
Judul: Pengukuran Performansi esMOCA V2 REBA untuk Assessment REBA
Pembimbing 1: Sabarudin Akhmad, S.T.,M.T
Pembimbing 2: Anis Arendra, S.T.,M.Eng.
Abstrak (Raw): Instrumen esMOCA V2 dirancang untuk pengukuran seudut 3 dimensi gerak tubuh bagian atas untuk assessment REBA. Performansi instrumen ini menggunakan usability testing untuk mengetahui apakah isntrumen dapat digunakan dengan mudah oleh pengguna. Pengukuran performansi dilakukan dengan menghitung waktu yang dibutuhkan asesor saat menggunakan istrumen dengan dibandingkan dengan dua metode lainnya pengamatan secara langsung dan analisa gambar. Selain itu dibutuhkan data tingkat keberhasilan asesor untuk menunjukkan performansi instrumen. Hasil waktu yang paling lama dibutuhkan asesor adalah menggunakan instrumen esMOCA V2. Tingkat keberhasilan paling rendah saat menggunakan esMOCA V2 REBA yaitu pemasangan sensor pada tubuh. Pada pengembangan selanjutnya perlu dilakukan beberapa revisi untuk meningkatkan performansi instrumen.
Abstrak (Clean): instrumen esmoca v dirancang untuk pengukuran seudut dimensi gerak tubuh bagian atas untuk assessment reba performansi instrumen ini menggunakan usability testing untuk mengetahui apakah isntrumen dapat digunakan dengan mudah oleh pengguna pengukuran performansi dilakukan dengan menghitung waktu yang dibutuhkan asesor saat menggunakan istrumen dengan dibandingkan dengan dua metode lainnya pengamatan secara langsung dan analisa gambar selain itu dibutuhkan data tingkat keberhasilan asesor untuk menunjukkan performansi instrumen hasil waktu yang paling lama dibutuhkan asesor adalah menggunakan instrumen esmoca v tingkat keberhasilan paling rendah saat menggunakan esmoca v reba yaitu pemasangan sensor pada tubuh pada pengembangan selanjutnya perlu dilakukan beberapa revisi untuk meningkatkan performansi instrumen
Abstrak (Stopwords Removed): instrumen esmoca v dirancang pengukuran seudut dimensi gerak tubuh bagian atas assessment reba performansi instrumen menggunakan usability testing mengetahui apakah isntrumen dapat digunakan mudah pengguna pengukuran performansi dilakukan menghitung waktu dibutuhkan asesor menggunakan istrumen dibandingkan dua metode lainnya pengamatan secara langsung analisa gambar selain dibutuhkan data tingkat keberhasilan asesor menunjukkan performansi instrumen hasil waktu paling lama dibutuhkan asesor menggunakan instrumen esmoca v tingkat keberhasilan paling rendah menggunakan esmoca v reba pemasangan sensor tubuh pengembangan selanjutnya perlu dilakukan beberapa revisi meningkatkan performansi instrumen
Abstrak (Stemmed): instrumen esmoca v rancang ukur udut dimensi gerak tubuh bagi atas assessment reba performansi instrumen guna usability testing tahu apakah isntrumen dapat guna mudah guna ukur performansi laku hitung waktu butuh asesor guna istrumen banding dua metode lain amat cara langsung analisa gambar selain butuh data tingkat hasil asesor tunjuk performansi instrumen hasil waktu paling lama butuh asesor guna instrumen esmoca v tingkat hasil paling rendah guna esmoca v reba pasang sensor tubuh kembang lanjut perlu laku beberapa revisi tingkat performansi instrumen
Abstrak (Corrected): instrument smock v dancing ukr but dimension gera tube bag alas assessment reba performance instrument gun usability testing tau halakah instrument apart gun judah gun ukr performance lake hiding want butch sensor gun instrument banding due metope lain mat cara lansing analyst sambar slain butch data dingbat hail sensor tuneup performance instrument hail want paling lama butch sensor gun instrument smock v dingbat hail paling rental gun smock v reba padang sensor tube embank layout peru lake beberapa revisit dingbat performance instrument
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 6, 'instrumen': 5, 'performansi': 4, 'esmoca': 3, 'v': 3, 'butuh': 3, 'asesor': 3, 'tingkat': 3, 'hasil': 3, 'ukur': 2, 'tubuh': 2, 'reba': 2, 'laku': 2, 'waktu': 2, 'paling': 2, 'rancang': 1, 'udut': 1, 'dimensi': 1, 'gerak': 1, 'bagi': 1, 'atas': 1, 'assessment': 1, 'usability': 1, 'testing': 1, 'tahu': 1, 'apakah': 1, 'isntrumen': 1, 'dapat': 1, 'mudah': 1, 'hitung': 1, 'istrumen': 1, 'banding': 1, 'dua': 1, 'metode': 1, 'lain': 1, 'amat': 1, 'cara': 1, 'langsung': 1, 'analisa': 1, 'gambar': 1, 'selain': 1, 'data': 1, 'tunjuk': 1, 'lama': 1, 'rendah': 1, 'pasang': 1, 'sensor': 1, 'kembang': 1, 'lanjut': 1, 'perlu': 1, 'beberapa': 1, 'revisi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'instrument': 7, 'of': 6, 'to': 5, 'by': 5, 'is': 4, 'performance': 4, 'esmoca': 3, 'v': 3, 'assessor': 3, 'in': 3, 'for': 2, 'body': 2, 'measurements': 2, 'reba': 2, 'are': 2, 'time': 2, 'when': 2, 'using': 2, 'success': 2, 'rate': 2, 'designed': 1, 'rd': 1, 'dimensional': 1, 'upper': 1, 'motion': 1, 'assessment': 1, 'this': 1, 'uses': 1, 'usability': 1, 'testing': 1, 'determine': 1, 'whether': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'used': 1, 'easily': 1, 'user': 1, 'performed': 1, 'calculating': 1, 'taken': 1, 'comparison': 1, 'with': 1, 'other': 1, 'two': 1, 'methods': 1, 'direct': 1, 'observation': 1, 'and': 1, 'image': 1, 'analysis': 1, 'addition': 1, 'it': 1, 'necessary': 1, 'assess': 1, 'demonstrate': 1, 'longest': 1, 'required': 1, 'use': 1, 'lowest': 1, 'installation': 1, 'sensors': 1, 'subsequent': 1, 'development': 1, 'several': 1, 'revisions': 1, 'needed': 1, 'improve': 1})
-------------------------------------------
--- Data #483 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ainul Fikri
Judul: Pengukuran Antropometri Mahasiswa Suku Madura
Pembimbing 1: Mahrus Khoirul Umami, S.T., M.Sc., Ph.D.
Pembimbing 2: Rullie Annisa, S.T., M.T
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Indonesia adalah negara kepulauan yang memilki beragam suku bangsa dengan 5 jumlah terbesar yaitu Jawa, Sunda, Batak, Sulawesi, dan Madura. Adanya perbedaan populasi dan suku bangsa berpotensi menimbulkan adanya perbedaan dimensi antopometri meskipun dalam satu negara. Penelitian ini mengukur 364 responden dengan usia rata-rata 22 tahun, subjek penelitian dengan 173 subjek pria dan 191 subjek wanita yang tersebar di 15 kampus serta bertempat tinggal pada pulau Madura. Subjek yang diteliti memiliki dua garis keturunan suku Madura serta tidak memiliki kekurangan fisik dan secara sukarela menjadi subjek penelitian. Penelitian ini juga umtuk mengetahui tingkat perbedaan antropometri mahasiswa suku Madura dengan suku Jawa, Sunda, dan Minangkabau yang telah diteliti sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar rata-rata dimensi yang diukur memiliki perbedaan signifikan antar suku. Penerapan dari penelitian ini yaitu digunakan untuk database antropomestri suku Madura usia 21-24 serta untuk proses desain temapat kerja, alat kerja, maupun produk konsumtif.
Kata kunci : Antropometri, Mahasiswa Suku Madura
Abstrak (Clean): abstrak indonesia adalah negara kepulauan yang memilki beragam suku bangsa dengan jumlah terbesar yaitu jawa sunda batak sulawesi dan madura adanya perbedaan populasi dan suku bangsa berpotensi menimbulkan adanya perbedaan dimensi antopometri meskipun dalam satu negara penelitian ini mengukur responden dengan usia ratarata tahun subjek penelitian dengan subjek pria dan subjek wanita yang tersebar di kampus serta bertempat tinggal pada pulau madura subjek yang diteliti memiliki dua garis keturunan suku madura serta tidak memiliki kekurangan fisik dan secara sukarela menjadi subjek penelitian penelitian ini juga umtuk mengetahui tingkat perbedaan antropometri mahasiswa suku madura dengan suku jawa sunda dan minangkabau yang telah diteliti sebelumnya hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ratarata dimensi yang diukur memiliki perbedaan signifikan antar suku penerapan dari penelitian ini yaitu digunakan untuk database antropomestri suku madura usia serta untuk proses desain temapat kerja alat kerja maupun produk konsumtif kata kunci antropometri mahasiswa suku madura
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak indonesia negara kepulauan memilki beragam suku bangsa jumlah terbesar jawa sunda batak sulawesi madura adanya perbedaan populasi suku bangsa berpotensi menimbulkan adanya perbedaan dimensi antopometri meskipun satu negara penelitian mengukur responden usia ratarata tahun subjek penelitian subjek pria subjek wanita tersebar kampus bertempat tinggal pulau madura subjek diteliti memiliki dua garis keturunan suku madura memiliki kekurangan fisik secara sukarela menjadi subjek penelitian penelitian umtuk mengetahui tingkat perbedaan antropometri mahasiswa suku madura suku jawa sunda minangkabau diteliti sebelumnya hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ratarata dimensi diukur memiliki perbedaan signifikan antar suku penerapan penelitian digunakan database antropomestri suku madura usia proses desain temapat kerja alat kerja maupun produk konsumtif kata kunci antropometri mahasiswa suku madura
Abstrak (Stemmed): abstrak indonesia negara pulau memilki agam suku bangsa jumlah besar jawa sunda batak sulawesi madura ada beda populasi suku bangsa potensi timbul ada beda dimensi antopometri meski satu negara teliti ukur responden usia ratarata tahun subjek teliti subjek pria subjek wanita sebar kampus tempat tinggal pulau madura subjek teliti milik dua garis turun suku madura milik kurang fisik cara sukarela jadi subjek teliti teliti umtuk tahu tingkat beda antropometri mahasiswa suku madura suku jawa sunda minangkabau teliti belum hasil teliti tunjuk bagi besar ratarata dimensi ukur milik beda signifikan antar suku terap teliti guna database antropomestri suku madura usia proses desain temapat kerja alat kerja maupun produk konsumtif kata kunci antropometri mahasiswa suku madura
Abstrak (Corrected): abstract indonesia megara palau memilki adam sulu bangs mullah bear jaw sunda batik sulawesi madura ada bed popular sulu bangs potent timbal ada bed dimension antopometri mess sat megara elite ukr responded asia ratarata thun subject elite subject aria subject anita sear campus tempt lingual palau madura subject elite milk due paris turn sulu madura milk during fisk cara subarea jade subject elite elite untuck tau dingbat bed anthropometric mahasiswa sulu madura sulu jaw sunda minangkabau elite begum hail elite tuneup bag bear ratarata dimension ukr milk bed significant altar sulu trap elite gun database antropomestri sulu madura asia proves detain tempt era flat era maun proud konsumtif data bunch anthropometric mahasiswa sulu madura
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'suku': 8, 'teliti': 8, 'madura': 6, 'subjek': 5, 'beda': 4, 'milik': 3, 'negara': 2, 'pulau': 2, 'bangsa': 2, 'besar': 2, 'jawa': 2, 'sunda': 2, 'ada': 2, 'dimensi': 2, 'ukur': 2, 'usia': 2, 'ratarata': 2, 'antropometri': 2, 'mahasiswa': 2, 'kerja': 2, 'abstrak': 1, 'indonesia': 1, 'memilki': 1, 'agam': 1, 'jumlah': 1, 'batak': 1, 'sulawesi': 1, 'populasi': 1, 'potensi': 1, 'timbul': 1, 'antopometri': 1, 'meski': 1, 'satu': 1, 'responden': 1, 'tahun': 1, 'pria': 1, 'wanita': 1, 'sebar': 1, 'kampus': 1, 'tempat': 1, 'tinggal': 1, 'dua': 1, 'garis': 1, 'turun': 1, 'kurang': 1, 'fisik': 1, 'cara': 1, 'sukarela': 1, 'jadi': 1, 'umtuk': 1, 'tahu': 1, 'tingkat': 1, 'minangkabau': 1, 'belum': 1, 'hasil': 1, 'tunjuk': 1, 'bagi': 1, 'signifikan': 1, 'antar': 1, 'terap': 1, 'guna': 1, 'database': 1, 'antropomestri': 1, 'proses': 1, 'desain': 1, 'temapat': 1, 'alat': 1, 'maupun': 1, 'produk': 1, 'konsumtif': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'of': 12, 'and': 8, 'with': 4, 'subjects': 4, 'madurese': 4, 'is': 3, 'that': 3, 'ethnic': 3, 'to': 3, 'this': 3, 'study': 3, 'an': 2, 'has': 2, 'groups': 2, 'madura': 2, 'differences': 2, 'in': 2, 'dimensions': 2, 'average': 2, 'age': 2, 'as': 2, 'studied': 2, 'had': 2, 'research': 2, 'students': 2, 'tribes': 2, 'have': 2, 'for': 2, 'work': 2, 'abstract': 1, 'indonesia': 1, 'archipelagic': 1, 'nation': 1, 'various': 1, 'largest': 1, 'numbers': 1, 'java': 1, 'sunda': 1, 'batak': 1, 'sulawesi': 1, 'existence': 1, 'population': 1, 'potential': 1, 'cause': 1, 'different': 1, 'antopometric': 1, 'even': 1, 'one': 1, 'country': 1, 'measures': 1, 'years': 1, 'subject': 1, 'male': 1, 'female': 1, 'spread': 1, 'across': 1, 'campuses': 1, 'well': 1, 'residing': 1, 'on': 1, 'island': 1, 'two': 1, 'bloodlines': 1, 'no': 1, 'physical': 1, 'deficiencies': 1, 'volunteered': 1, 'be': 1, 'also': 1, 'know': 1, 'difference': 1, 'level': 1, 'antropometry': 1, 'javanese': 1, 'sundanese': 1, 'minangkabau': 1, 'been': 1, 'previously': 1, 'results': 1, 'showed': 1, 'most': 1, 'measured': 1, 'significant': 1, 'between': 1, 'application': 1, 'used': 1, 'anthropomestry': 1, 'database': 1, 'design': 1, 'process': 1, 'place': 1, 'tool': 1, 'consumer': 1, 'product': 1, 'keywords': 1, 'anthropometry': 1})
-------------------------------------------
--- Data #484 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Afik Mahargia Sentosa
Judul: RANCANG BANGUN MESIN HOT PRESS GENERASI 2 UNTUK RECYCLE HDPE DAN PENGARUH TEMPERATUR PEMANASAN 130o DAN 160o, WAKTU PEMANASAN 1 MENIT DAN 4 MENIT, TEMPERATUR PEMBUKAAN 75o DAN 90o TERHADAP KUALITAS HASIL CETAKAN
Pembimbing 1: Anis Arendra, S.T.,M.Eng
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Daur ulang plastik diperlukan untuk memanfaatkan sampah plastik yang dibuang begitu saja dan mencemari lingkungan menjadi produk yang bernilai pakai dan mempunyai nilai jual. Penelitian ini merupakan lanjutan dari mesin hot press recycle HDPE (High-Density Polyethylene) generasi pertama, pada penelitian sebelumnya terjadi kendala pada kurangnya daya tekan terhadap cetakan mengakibatkan produk yang dihasilkan.banyak terdapat cacat porositas.sehingga dirancanglah mesin hot press recycle HDPE generasi kedua untuk menutupi kekurangan pada mesin hot press sebelumnya. Pada mesin hot press recycle HDPE generasi kedua memiliki keunggulan yaitu daya tekan yang kuat yang dapat mengurangi produk cacat pada mesin hot press generasi pertama. Sehingga pada penelitian ini, akan dihasilkan pengetahuan tentang sedikit karakteristik mesin hot press berdasarkan faktor-faktor dan respon-respon yang digunakan. Berdasarkan Uji lanjut Tukey dari semua kombinasi perlakuan didapatkan kombinasi yang tebaik untuk mengahasilkan cacat porositas yang terkecil adalah dengan menggunakan kombinasi temperatur pemanasan 160o C, waktu pemanasan 1 menit dan temperatur pembukaan 90 o C. Pada Uji lanjut Tukey yang menghasilkan kombinasi perlakuan yang tebaik untuk menghasilkan cacat flashing yang terkecil dengan menggunakan kombinasi temperatur pemanasan 130o C, waktu pemanasan 1 menit dan temperatur pembukaan 75 o C. Sedangkan kombinasi terbaik untuk menghasilkan konsumsi energi terbaik yaitu temperatur pemanasan 130o C, waktu pemanasan 4 menit dan temperatur pembukaan 90 o C.
Kata Kunci: Mesin hot press, recycle HDPE, cacat porositas, cacat flashing, konsumsi energi.
Abstrak (Clean): daur ulang plastik diperlukan untuk memanfaatkan sampah plastik yang dibuang begitu saja dan mencemari lingkungan menjadi produk yang bernilai pakai dan mempunyai nilai jual penelitian ini merupakan lanjutan dari mesin hot press recycle hdpe highdensity polyethylene generasi pertama pada penelitian sebelumnya terjadi kendala pada kurangnya daya tekan terhadap cetakan mengakibatkan produk yang dihasilkanbanyak terdapat cacat porositassehingga dirancanglah mesin hot press recycle hdpe generasi kedua untuk menutupi kekurangan pada mesin hot press sebelumnya pada mesin hot press recycle hdpe generasi kedua memiliki keunggulan yaitu daya tekan yang kuat yang dapat mengurangi produk cacat pada mesin hot press generasi pertama sehingga pada penelitian ini akan dihasilkan pengetahuan tentang sedikit karakteristik mesin hot press berdasarkan faktorfaktor dan responrespon yang digunakan berdasarkan uji lanjut tukey dari semua kombinasi perlakuan didapatkan kombinasi yang tebaik untuk mengahasilkan cacat porositas yang terkecil adalah dengan menggunakan kombinasi temperatur pemanasan o c waktu pemanasan menit dan temperatur pembukaan o c pada uji lanjut tukey yang menghasilkan kombinasi perlakuan yang tebaik untuk menghasilkan cacat flashing yang terkecil dengan menggunakan kombinasi temperatur pemanasan o c waktu pemanasan menit dan temperatur pembukaan o c sedangkan kombinasi terbaik untuk menghasilkan konsumsi energi terbaik yaitu temperatur pemanasan o c waktu pemanasan menit dan temperatur pembukaan o c kata kunci mesin hot press recycle hdpe cacat porositas cacat flashing konsumsi energi
Abstrak (Stopwords Removed): daur ulang plastik diperlukan memanfaatkan sampah plastik dibuang begitu mencemari lingkungan menjadi produk bernilai pakai mempunyai nilai jual penelitian lanjutan mesin hot press recycle hdpe highdensity polyethylene generasi pertama penelitian sebelumnya terjadi kendala kurangnya daya tekan cetakan mengakibatkan produk dihasilkanbanyak terdapat cacat porositassehingga dirancanglah mesin hot press recycle hdpe generasi kedua menutupi kekurangan mesin hot press sebelumnya mesin hot press recycle hdpe generasi kedua memiliki keunggulan daya tekan kuat dapat mengurangi produk cacat mesin hot press generasi pertama penelitian dihasilkan pengetahuan tentang sedikit karakteristik mesin hot press berdasarkan faktorfaktor responrespon digunakan berdasarkan uji lanjut tukey semua kombinasi perlakuan didapatkan kombinasi tebaik mengahasilkan cacat porositas terkecil menggunakan kombinasi temperatur pemanasan o c waktu pemanasan menit temperatur pembukaan o c uji lanjut tukey menghasilkan kombinasi perlakuan tebaik menghasilkan cacat flashing terkecil menggunakan kombinasi temperatur pemanasan o c waktu pemanasan menit temperatur pembukaan o c sedangkan kombinasi terbaik menghasilkan konsumsi energi terbaik temperatur pemanasan o c waktu pemanasan menit temperatur pembukaan o c kata kunci mesin hot press recycle hdpe cacat porositas cacat flashing konsumsi energi
Abstrak (Stemmed): daur ulang plastik perlu manfaat sampah plastik buang begitu cari lingkung jadi produk nila pakai punya nilai jual teliti lanjut mesin hot press recycle hdpe highdensity polyethylene generasi pertama teliti belum jadi kendala kurang daya tekan cetak akibat produk dihasilkanbanyak dapat cacat porositassehingga rancang mesin hot press recycle hdpe generasi dua tutup kurang mesin hot press belum mesin hot press recycle hdpe generasi dua milik unggul daya tekan kuat dapat kurang produk cacat mesin hot press generasi pertama teliti hasil tahu tentang sedikit karakteristik mesin hot press dasar faktorfaktor responrespon guna dasar uji lanjut tukey semua kombinasi laku dapat kombinasi tebaik mengahasilkan cacat porositas kecil guna kombinasi temperatur panas o c waktu panas menit temperatur buka o c uji lanjut tukey hasil kombinasi laku tebaik hasil cacat flashing kecil guna kombinasi temperatur panas o c waktu panas menit temperatur buka o c sedang kombinasi baik hasil konsumsi energi baik temperatur panas o c waktu panas menit temperatur buka o c kata kunci mesin hot press recycle hdpe cacat porositas cacat flashing konsumsi energi
Abstrak (Corrected): dour slang plastic peru manat sampan plastic bang begin care linking jade proud nina sakai puny nilgai dual elite layout resin hot press recycle hope highdensity polyethylene general pertain elite begum jade kendall during day texan weak akbar proud dihasilkanbanyak apart carat porositassehingga dancing resin hot press recycle hope general due tutu during resin hot press begum resin hot press recycle hope general due milk lungful day texan kurt apart during proud carat resin hot press general pertain elite hail tau tenting sedikit karakteristik resin hot press dakar faktorfaktor responrespon gun dakar uni layout turkey sea kombinasi lake apart kombinasi teak mengahasilkan carat porosity cecil gun kombinasi temperature pants o c want pants merit temperature burka o c uni layout turkey hail kombinasi lake teak hail carat flashing cecil gun kombinasi temperature pants o c want pants merit temperature burka o c sedan kombinasi back hail konsumsi energy back temperature pants o c want pants merit temperature burka o c data bunch resin hot press recycle hope carat porosity carat flashing konsumsi energy
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mesin': 7, 'hot': 7, 'press': 7, 'cacat': 6, 'kombinasi': 6, 'temperatur': 6, 'panas': 6, 'o': 6, 'c': 6, 'recycle': 4, 'hdpe': 4, 'generasi': 4, 'hasil': 4, 'produk': 3, 'teliti': 3, 'lanjut': 3, 'kurang': 3, 'dapat': 3, 'guna': 3, 'waktu': 3, 'menit': 3, 'buka': 3, 'plastik': 2, 'jadi': 2, 'pertama': 2, 'belum': 2, 'daya': 2, 'tekan': 2, 'dua': 2, 'dasar': 2, 'uji': 2, 'tukey': 2, 'laku': 2, 'tebaik': 2, 'porositas': 2, 'kecil': 2, 'flashing': 2, 'baik': 2, 'konsumsi': 2, 'energi': 2, 'daur': 1, 'ulang': 1, 'perlu': 1, 'manfaat': 1, 'sampah': 1, 'buang': 1, 'begitu': 1, 'cari': 1, 'lingkung': 1, 'nila': 1, 'pakai': 1, 'punya': 1, 'nilai': 1, 'jual': 1, 'highdensity': 1, 'polyethylene': 1, 'kendala': 1, 'cetak': 1, 'akibat': 1, 'dihasilkanbanyak': 1, 'porositassehingga': 1, 'rancang': 1, 'tutup': 1, 'milik': 1, 'unggul': 1, 'kuat': 1, 'tahu': 1, 'tentang': 1, 'sedikit': 1, 'karakteristik': 1, 'faktorfaktor': 1, 'responrespon': 1, 'semua': 1, 'mengahasilkan': 1, 'sedang': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 10, 'hot': 7, 'press': 7, 'machine': 7, 'and': 6, 'heating': 6, 'temperature': 6, 'c': 6, 'to': 5, 'a': 5, 'in': 5, 'is': 4, 'hdpe': 4, 'recycle': 4, 'best': 4, 'combination': 4, 'o': 4, 'that': 3, 'product': 3, 'research': 3, 'was': 3, 'on': 3, 'porosity': 3, 'generation': 3, 'mute': 3, 'time': 3, 'opening': 3, 'plastic': 2, 'value': 2, 'this': 2, 'previous': 2, 'there': 2, 'compressive': 2, 'power': 2, 'resulting': 2, 'so': 2, 'second': 2, 'tukey': 2, 'test': 2, 'treatment': 2, 'using': 2, 'produce': 2, 'flashing': 2, 'energy': 2, 'consumption': 2, 'defect': 2, 'recycling': 1, 'needed': 1, 'utilize': 1, 'waste': 1, 'simply': 1, 'thrown': 1, 'away': 1, 'pollute': 1, 'environment': 1, 'into': 1, 'continuation': 1, 'firstgeneration': 1, 'highdensity': 1, 'polyethylene': 1, 'constraint': 1, 'lack': 1, 'mold': 1, 'were': 1, 'defects': 1, 'designed': 1, 'cover': 1, 'shortcomings': 1, 'has': 1, 'advantage': 1, 'strong': 1, 'can': 1, 'reduce': 1, 'defective': 1, 'first': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'generated': 1, 'knowledge': 1, 'about': 1, 'little': 1, 'characteristic': 1, 'based': 1, 'factors': 1, 'responses': 1, 'used': 1, 'according': 1, 'all': 1, 'combinations': 1, 'breaks': 1, 'obtained': 1, 'combined': 1, 'advanced': 1, 'yielding': 1, 'smallest': 1, 'flaw': 1, 'by': 1, 'while': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #485 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Andriyan Ahmadi
Judul: RANCANG BANGUN MESIN HOT PRESS UNTUK RECYCLE HDPE DAN PENGARUH TEMPERATUR PEMANASAN (140C, 170C), WAKTU PEMANASAN (2, 5 MENIT) DAN TEMPERATUR PEMBUKAAN (80C, 95C) TERHADAP KUALITAS HASIL CETAKAN
Pembimbing 1: Anis Arendra S.T., M.Eng.
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad S.T., M.T
Abstrak (Raw): Perkembangan Industri di Indonesia yang begitu pesat menyebabkan kebutuhan plastik menjadi meningkat, bahkan Indonesia menjadi negara penghasil sampah plastik terbanyak ke-2 di dunia dengan membuang sampah plastik ke laut mencapai 187,2 juta ton. Hot Press Recycle plastik generasi ke-2 merupakan perkembangan dari Hot Press generasi Pertama, dimana pada Hot Press generasi pertama masih terdapat banyak kekurang seperti penekanannya dan dimensi cetakan yang masih kecil. Perkembangan dilakukan pada sistematisnya dan penambahan dimensi dari cetakan. Metode yang digunakan pada penelitian adalah menggunakan (Design of Experimen) RAL 23 dengan faktor yang digunakan Temperatur Pemanasan, Waktu Pemanasan, Temperatur Pembukaan dan respon yang diteliti adalah cacat porositas, cacat flashing dan konsumsi energi. Pada cacat porositas, kombinasi terbaik dengan cacat porositas paling sedikit adalah dengan temperatur pemanasan 170 waktu pemanasan 5 dan temperatur pembukaan 80 menghasilkan cacat porositas 1.5 mm2. Pada cacat flashing, kombinasi terbaik dengan cacat flashing paling sedikit adalah dengan temperatur pemanasan 140 waktu pemanasan 2 dan temperatur pembukaan 80 menghasilkan cacat porositas 6.9963 gram. Pada konsumsi energi, kombinasi terbaik dengan konsumsi energi paling sedikit adalah dengan temperatur pemanasan 140 waktu pemanasan 2 dan temperatur pembukaan 95 menghasilkan konsumsi energi yang sedikit yaitu 0.32 Kwh.
Kata Kunci : Sampah plastik, mesin hot press, recycle, cacat produk, konsumsi energi
Abstrak (Clean): perkembangan industri di indonesia yang begitu pesat menyebabkan kebutuhan plastik menjadi meningkat bahkan indonesia menjadi negara penghasil sampah plastik terbanyak ke di dunia dengan membuang sampah plastik ke laut mencapai juta ton hot press recycle plastik generasi ke merupakan perkembangan dari hot press generasi pertama dimana pada hot press generasi pertama masih terdapat banyak kekurang seperti penekanannya dan dimensi cetakan yang masih kecil perkembangan dilakukan pada sistematisnya dan penambahan dimensi dari cetakan metode yang digunakan pada penelitian adalah menggunakan design of experimen ral dengan faktor yang digunakan temperatur pemanasan waktu pemanasan temperatur pembukaan dan respon yang diteliti adalah cacat porositas cacat flashing dan konsumsi energi pada cacat porositas kombinasi terbaik dengan cacat porositas paling sedikit adalah dengan temperatur pemanasan waktu pemanasan dan temperatur pembukaan menghasilkan cacat porositas mm pada cacat flashing kombinasi terbaik dengan cacat flashing paling sedikit adalah dengan temperatur pemanasan waktu pemanasan dan temperatur pembukaan menghasilkan cacat porositas gram pada konsumsi energi kombinasi terbaik dengan konsumsi energi paling sedikit adalah dengan temperatur pemanasan waktu pemanasan dan temperatur pembukaan menghasilkan konsumsi energi yang sedikit yaitu kwh kata kunci sampah plastik mesin hot press recycle cacat produk konsumsi energi
Abstrak (Stopwords Removed): perkembangan industri indonesia begitu pesat menyebabkan kebutuhan plastik menjadi meningkat bahkan indonesia menjadi negara penghasil sampah plastik terbanyak dunia membuang sampah plastik laut mencapai juta ton hot press recycle plastik generasi perkembangan hot press generasi pertama dimana hot press generasi pertama masih terdapat banyak kekurang penekanannya dimensi cetakan masih kecil perkembangan dilakukan sistematisnya penambahan dimensi cetakan metode digunakan penelitian menggunakan design of experimen ral faktor digunakan temperatur pemanasan waktu pemanasan temperatur pembukaan respon diteliti cacat porositas cacat flashing konsumsi energi cacat porositas kombinasi terbaik cacat porositas paling sedikit temperatur pemanasan waktu pemanasan temperatur pembukaan menghasilkan cacat porositas mm cacat flashing kombinasi terbaik cacat flashing paling sedikit temperatur pemanasan waktu pemanasan temperatur pembukaan menghasilkan cacat porositas gram konsumsi energi kombinasi terbaik konsumsi energi paling sedikit temperatur pemanasan waktu pemanasan temperatur pembukaan menghasilkan konsumsi energi sedikit kwh kata kunci sampah plastik mesin hot press recycle cacat produk konsumsi energi
Abstrak (Stemmed): kembang industri indonesia begitu pesat sebab butuh plastik jadi tingkat bahkan indonesia jadi negara hasil sampah plastik banyak dunia buang sampah plastik laut capai juta ton hot press recycle plastik generasi kembang hot press generasi pertama mana hot press generasi pertama masih dapat banyak kurang tekan dimensi cetak masih kecil kembang laku sistematis tambah dimensi cetak metode guna teliti guna design of experimen ral faktor guna temperatur panas waktu panas temperatur buka respon teliti cacat porositas cacat flashing konsumsi energi cacat porositas kombinasi baik cacat porositas paling sedikit temperatur panas waktu panas temperatur buka hasil cacat porositas mm cacat flashing kombinasi baik cacat flashing paling sedikit temperatur panas waktu panas temperatur buka hasil cacat porositas gram konsumsi energi kombinasi baik konsumsi energi paling sedikit temperatur panas waktu panas temperatur buka hasil konsumsi energi sedikit kwh kata kunci sampah plastik mesin hot press recycle cacat produk konsumsi energi
Abstrak (Corrected): embank industry indonesia begin pest kebab butch plastic jade dingbat balkan indonesia jade megara hail sampan plastic banyan dulia bang sampan plastic last capri jut ton hot press recycle plastic general embank hot press general pertain mana hot press general pertain mash apart banyan during texan dimension weak mash cecil embank lake systematic tambac dimension weak metope gun elite gun design of experiment real factor gun temperature pants want pants temperature burka respond elite carat porosity carat flashing konsumsi energy carat porosity kombinasi back carat porosity paling sedikit temperature pants want pants temperature burka hail carat porosity my carat flashing kombinasi back carat flashing paling sedikit temperature pants want pants temperature burka hail carat porosity gram konsumsi energy kombinasi back konsumsi energy paling sedikit temperature pants want pants temperature burka hail konsumsi energy sedikit kph data bunch sampan plastic resin hot press recycle carat proud konsumsi energy
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'cacat': 9, 'temperatur': 8, 'panas': 8, 'plastik': 5, 'porositas': 5, 'konsumsi': 5, 'energi': 5, 'hasil': 4, 'hot': 4, 'press': 4, 'waktu': 4, 'buka': 4, 'sedikit': 4, 'kembang': 3, 'sampah': 3, 'generasi': 3, 'guna': 3, 'flashing': 3, 'kombinasi': 3, 'baik': 3, 'paling': 3, 'indonesia': 2, 'jadi': 2, 'banyak': 2, 'recycle': 2, 'pertama': 2, 'masih': 2, 'dimensi': 2, 'cetak': 2, 'teliti': 2, 'industri': 1, 'begitu': 1, 'pesat': 1, 'sebab': 1, 'butuh': 1, 'tingkat': 1, 'bahkan': 1, 'negara': 1, 'dunia': 1, 'buang': 1, 'laut': 1, 'capai': 1, 'juta': 1, 'ton': 1, 'mana': 1, 'dapat': 1, 'kurang': 1, 'tekan': 1, 'kecil': 1, 'laku': 1, 'sistematis': 1, 'tambah': 1, 'metode': 1, 'design': 1, 'of': 1, 'experimen': 1, 'ral': 1, 'faktor': 1, 'respon': 1, 'mm': 1, 'gram': 1, 'kwh': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'mesin': 1, 'produk': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'of': 8, 'in': 8, 'temperature': 8, 'is': 7, 'and': 7, 'with': 7, 'heating': 7, 'plastic': 5, 'porosity': 5, 'energy': 5, 'consumption': 5, 'hot': 4, 'press': 4, 'a': 4, 'time': 4, 'opening': 4, 'defect': 4, 'defects': 4, 'waste': 3, 'flashing': 3, 'best': 3, 'combination': 3, 'least': 3, 'indonesia': 2, 'generation': 2, 'recycle': 2, 'development': 2, 'still': 2, 'dimensions': 2, 'mold': 2, 'small': 2, 'used': 2, 'resulting': 2, 'rapid': 1, 'growth': 1, 'industry': 1, 'caused': 1, 'need': 1, 'for': 1, 'to': 1, 'increase': 1, 'even': 1, 'became': 1, 'nd': 1, 'largest': 1, 'producing': 1, 'country': 1, 'world': 1, 'by': 1, 'disposing': 1, 'into': 1, 'sea': 1, 'reaching': 1, 'million': 1, 'tons': 1, 'second': 1, 'first': 1, 'where': 1, 'firstgeneration': 1, 'has': 1, 'lot': 1, 'lacks': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'emphasis': 1, 'that': 1, 'are': 1, 'done': 1, 'systematically': 1, 'adding': 1, 'method': 1, 'research': 1, 'using': 1, 'design': 1, 'experiment': 1, 'ral': 1, 'factors': 1, 'response': 1, 'under': 1, 'study': 1, 'warming': 1, 'mm': 1, 'flaw': 1, 'grams': 1, 'produces': 1, 'kwh': 1, 'keywords': 1, 'machine': 1, 'product': 1})
-------------------------------------------
--- Data #486 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Bachtiar Lubis
Judul: RANCANG BANGUN MESIN PENGERING UNTUK KERUPUK DAN KARAKTERISASI PENGARUH FAN SPEED DAN TEMPERATUR TERHADAP WAKTU PENGERINGAN, BERAT AKHIR DAN KONSUMSI ENERGI
Pembimbing 1: Sabarudin Akhmad, S.T., M.T
Pembimbing 2: Anis Arendra, S.T., M.Eng
Abstrak (Raw): BACHTIAR LUBIS : Rancang Bangun Mesin Pengering Untuk Kerupuk Dan Karakterisasi Pengaruh Fan speed Dan Temeperatur Terhadap Waktu Pengeringan, Berat akhir Dan Konsumsi Energi
Mesin pengering kerupuk pada prinsipnya merupakan suatau alat yang digunakan untuk mengeringkan sebuah kerupuk mentah yang berasal dari bahan ikan dan bahan lainnya. Rancang bangun mesin pengering kerupuk harus memperhatikan beberapa aspek untuk menemukan titik optimal salah satunya dengan melakukan percobaan eksperimental. Percobaan ini dilakukan untuk mengertahui dari alat tersebut dan juga memperhatikan beberapa hal yaitu temperatur dan kecepatan kipas (fanspeed). Jika salah satu dari faktor tersebut diabaikan maka tidak akan menghasilkan kerupuk yang kering dan kerupuk yang di dikeringkan kurang maksimal. Parameter yang digunakan adalah temperatur dan fan speed terhadap waktu pengeringan, berat akhir dan konsumsi energi melalui proses pengujian DOE (design of experiment). Berdasarkan pengujian hasil design of experiment didapatkan bahwa pada respon waktu pengeringan untuk kombinasi yang mempunyai rangking terbesar adalah pada temperatur 19C dengan fan speed high (1) menghasilkan waktu pengeringan 182,677 menit.
Kata Kunci : mesin pengering, design of experiment, waktu pengeringan
Abstrak (Clean): bachtiar lubis rancang bangun mesin pengering untuk kerupuk dan karakterisasi pengaruh fan speed dan temeperatur terhadap waktu pengeringan berat akhir dan konsumsi energi mesin pengering kerupuk pada prinsipnya merupakan suatau alat yang digunakan untuk mengeringkan sebuah kerupuk mentah yang berasal dari bahan ikan dan bahan lainnya rancang bangun mesin pengering kerupuk harus memperhatikan beberapa aspek untuk menemukan titik optimal salah satunya dengan melakukan percobaan eksperimental percobaan ini dilakukan untuk mengertahui dari alat tersebut dan juga memperhatikan beberapa hal yaitu temperatur dan kecepatan kipas fanspeed jika salah satu dari faktor tersebut diabaikan maka tidak akan menghasilkan kerupuk yang kering dan kerupuk yang di dikeringkan kurang maksimal parameter yang digunakan adalah temperatur dan fan speed terhadap waktu pengeringan berat akhir dan konsumsi energi melalui proses pengujian doe design of experiment berdasarkan pengujian hasil design of experiment didapatkan bahwa pada respon waktu pengeringan untuk kombinasi yang mempunyai rangking terbesar adalah pada temperatur c dengan fan speed high menghasilkan waktu pengeringan menit kata kunci mesin pengering design of experiment waktu pengeringan
Abstrak (Stopwords Removed): bachtiar lubis rancang bangun mesin pengering kerupuk karakterisasi pengaruh fan speed temeperatur waktu pengeringan berat akhir konsumsi energi mesin pengering kerupuk prinsipnya suatau alat digunakan mengeringkan kerupuk mentah berasal bahan ikan bahan lainnya rancang bangun mesin pengering kerupuk harus memperhatikan beberapa aspek menemukan titik optimal salah satunya melakukan percobaan eksperimental percobaan dilakukan mengertahui alat tersebut memperhatikan beberapa temperatur kecepatan kipas fanspeed jika salah satu faktor tersebut diabaikan menghasilkan kerupuk kering kerupuk dikeringkan kurang maksimal parameter digunakan temperatur fan speed waktu pengeringan berat akhir konsumsi energi proses pengujian doe design of experiment berdasarkan pengujian hasil design of experiment didapatkan respon waktu pengeringan kombinasi mempunyai rangking terbesar temperatur c fan speed high menghasilkan waktu pengeringan menit kata kunci mesin pengering design of experiment waktu pengeringan
Abstrak (Stemmed): bachtiar lubis rancang bangun mesin ering kerupuk karakterisasi pengaruh fan speed temeperatur waktu ering berat akhir konsumsi energi mesin ering kerupuk prinsip suatau alat guna ering kerupuk mentah asal bahan ikan bahan lain rancang bangun mesin ering kerupuk harus perhati beberapa aspek temu titik optimal salah satu laku coba eksperimental coba laku mengertahui alat sebut perhati beberapa temperatur cepat kipas fanspeed jika salah satu faktor sebut abai hasil kerupuk kering kerupuk kering kurang maksimal parameter guna temperatur fan speed waktu ering berat akhir konsumsi energi proses uji doe design of experiment dasar uji hasil design of experiment dapat respon waktu ering kombinasi punya rangking besar temperatur c fan speed high hasil waktu ering menit kata kunci mesin ering design of experiment waktu ering
Abstrak (Corrected): bachtiar luis dancing bangui resin bring kerupuk karakterisasi pengaruh fan speed temperature want bring beat air konsumsi energy resin bring kerupuk principe sultan flat gun bring kerupuk mental anal bahai ian bahai lain dancing bangui resin bring kerupuk harms perhaps beberapa aspen temp titis optimal salad sat lake coma experimental coma lake mengertahui flat debut perhaps beberapa temperature eat kip's fanspeed pika salad sat factor debut alai hail kerupuk keying kerupuk keying during maximal parameter gun temperature fan speed want bring beat air konsumsi energy proves uni doe design of experiment dakar uni hail design of experiment apart respond want bring kombinasi puny ranking bear temperature c fan speed high hail want bring merit data bunch resin bring design of experiment want bring
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ering': 10, 'kerupuk': 6, 'waktu': 5, 'mesin': 4, 'fan': 3, 'speed': 3, 'temperatur': 3, 'hasil': 3, 'design': 3, 'of': 3, 'experiment': 3, 'rancang': 2, 'bangun': 2, 'berat': 2, 'akhir': 2, 'konsumsi': 2, 'energi': 2, 'alat': 2, 'guna': 2, 'bahan': 2, 'perhati': 2, 'beberapa': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'laku': 2, 'coba': 2, 'sebut': 2, 'kering': 2, 'uji': 2, 'bachtiar': 1, 'lubis': 1, 'karakterisasi': 1, 'pengaruh': 1, 'temeperatur': 1, 'prinsip': 1, 'suatau': 1, 'mentah': 1, 'asal': 1, 'ikan': 1, 'lain': 1, 'harus': 1, 'aspek': 1, 'temu': 1, 'titik': 1, 'optimal': 1, 'eksperimental': 1, 'mengertahui': 1, 'cepat': 1, 'kipas': 1, 'fanspeed': 1, 'jika': 1, 'faktor': 1, 'abai': 1, 'kurang': 1, 'maksimal': 1, 'parameter': 1, 'proses': 1, 'doe': 1, 'dasar': 1, 'dapat': 1, 'respon': 1, 'kombinasi': 1, 'punya': 1, 'rangking': 1, 'besar': 1, 'c': 1, 'high': 1, 'menit': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 10, 'and': 9, 'the': 8, 'cracker': 6, 'drying': 6, 'design': 5, 'time': 5, 'to': 5, 'experiment': 5, 'machine': 4, 'fan': 4, 'speed': 4, 'is': 4, 'a': 4, 'dryer': 3, 'in': 3, 'temperature': 3, 'for': 2, 'energy': 2, 'consumption': 2, 'tool': 2, 'used': 2, 'dry': 2, 'from': 2, 'pay': 2, 'attention': 2, 'one': 2, 'it': 2, 'result': 2, 'testing': 2, 'that': 2, 'bachtiar': 1, 'lubis': 1, 'build': 1, 'characterization': 1, 'effect': 1, 'temeperatur': 1, 'water': 1, 'content': 1, 'principle': 1, 'raw': 1, 'derived': 1, 'fish': 1, 'other': 1, 'ingredients': 1, 'should': 1, 'several': 1, 'aspects': 1, 'find': 1, 'optimal': 1, 'point': 1, 'by': 1, 'experimental': 1, 'this': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'determine': 1, 'also': 1, 'some': 1, 'things': 1, 'namely': 1, 'fanpeed': 1, 'if': 1, 'these': 1, 'factors': 1, 'ignored': 1, 'will': 1, 'not': 1, 'dried': 1, 'less': 1, 'than': 1, 'maximum': 1, 'parameters': 1, 'are': 1, 'over': 1, 'final': 1, 'weight': 1, 'through': 1, 'doe': 1, 'process': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'found': 1, 'response': 1, 'combination': 1, 'has': 1, 'biggest': 1, 'rank': 1, 'at': 1, 'c': 1, 'with': 1, 'high': 1, 'produce': 1, 'minutes': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #487 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muhtadin
Judul: RANCANG BANGUN HOT PRESS RECYCLE HDPE DAN PENGARUH TEMPERATUR PEMANASAN (1500C, 180 0C), WAKTU PEMANASAN (3 MENIT, 6 MENIT) DAN TEMPERATUR PEMBUKAAN (850C, 100 0C) TERHADAP KUALITAS HASIL CETAKAN
Pembimbing 1: Anis Arendra, S.T.,M.Eng
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Indonesia merupakan negara penghasil sampah plastik terbesar ke-2 di dunia dengan konsumsi plastik perkapita mencapai 17 Kg dan pertumbuhan konsumsi sebesar 6-7 persen. Hot Press Recycle HDPE Generesi ke-2 merupakan rancang bangun alat recycle plastik sebagai solusi atas kendala yang dialami Hot Press Recycle Plastic generasi pertama. Hot press generasi pertama masih banyak kelemahan yang membuat hasil produk tidak maksimal, seperti masih banyak cacat porosistas, dimensi hasil produk yang masih terbatas dan gaya tekan yang diberikan masih manual. Metode yang digunakan untuk menguji alat Hot Press Recycle HDPE Generesi ke-2 yaitu menggunakan (Design of experiment) RAL 23 dimana faktornya adalah temperatur pemanasan, waktu pemanasan dan temperatur pembukaan. Sedangkan responya yaitu cacat porositas, cacat flashing dan konsumsi energi. Faktor yang berpengaruh signifikan terhadap cacat porositas yaitu faktor a (temperatur pemanasan) dan kombinasi perlakuan yang menghasilkan rata-rata cacat porositas paling kecil yaitu kombinasi 180 3 100 dengan rata-rata cacat porositas sebesar 0 mm2. Faktor yang berpengaruh signifikan terhadap cacat flashing yaitu faktor a, b, dan c dan kombinasi terbaik yaitu perlakuan yang menghasilkan rata-rata cacat flashing paling kecil yaitu kombinasi 150 6 85 dengan rata – rata cacat flashing sebesar 12.0973 g. Faktor yang berpengaruh signifikan terhadap konsumsi energi adalah faktor a dan interaksi faktor bc dan kombinasi perlakuan yang menghasilkan rata-rata konsumsi energi paling kecil yaitu kombinasi 150 6 85 dengan rata-rata konsumsi energi sebesar 0,4233 kwh.
Kata Kunci : Hot press, HDPE, Cacat Porositas, Cacat Flashing, Konsumsi Energi
Abstrak (Clean): indonesia merupakan negara penghasil sampah plastik terbesar ke di dunia dengan konsumsi plastik perkapita mencapai kg dan pertumbuhan konsumsi sebesar persen hot press recycle hdpe generesi ke merupakan rancang bangun alat recycle plastik sebagai solusi atas kendala yang dialami hot press recycle plastic generasi pertama hot press generasi pertama masih banyak kelemahan yang membuat hasil produk tidak maksimal seperti masih banyak cacat porosistas dimensi hasil produk yang masih terbatas dan gaya tekan yang diberikan masih manual metode yang digunakan untuk menguji alat hot press recycle hdpe generesi ke yaitu menggunakan design of experiment ral dimana faktornya adalah temperatur pemanasan waktu pemanasan dan temperatur pembukaan sedangkan responya yaitu cacat porositas cacat flashing dan konsumsi energi faktor yang berpengaruh signifikan terhadap cacat porositas yaitu faktor a temperatur pemanasan dan kombinasi perlakuan yang menghasilkan ratarata cacat porositas paling kecil yaitu kombinasi dengan ratarata cacat porositas sebesar mm faktor yang berpengaruh signifikan terhadap cacat flashing yaitu faktor a b dan c dan kombinasi terbaik yaitu perlakuan yang menghasilkan ratarata cacat flashing paling kecil yaitu kombinasi dengan rata – rata cacat flashing sebesar g faktor yang berpengaruh signifikan terhadap konsumsi energi adalah faktor a dan interaksi faktor bc dan kombinasi perlakuan yang menghasilkan ratarata konsumsi energi paling kecil yaitu kombinasi dengan ratarata konsumsi energi sebesar kwh kata kunci hot press hdpe cacat porositas cacat flashing konsumsi energi
Abstrak (Stopwords Removed): indonesia negara penghasil sampah plastik terbesar dunia konsumsi plastik perkapita mencapai kg pertumbuhan konsumsi sebesar persen hot press recycle hdpe generesi rancang bangun alat recycle plastik solusi atas kendala dialami hot press recycle plastic generasi pertama hot press generasi pertama masih banyak kelemahan membuat hasil produk maksimal masih banyak cacat porosistas dimensi hasil produk masih terbatas gaya tekan diberikan masih manual metode digunakan menguji alat hot press recycle hdpe generesi menggunakan design of experiment ral dimana faktornya temperatur pemanasan waktu pemanasan temperatur pembukaan sedangkan responya cacat porositas cacat flashing konsumsi energi faktor berpengaruh signifikan cacat porositas faktor a temperatur pemanasan kombinasi perlakuan menghasilkan ratarata cacat porositas paling kecil kombinasi ratarata cacat porositas sebesar mm faktor berpengaruh signifikan cacat flashing faktor a b c kombinasi terbaik perlakuan menghasilkan ratarata cacat flashing paling kecil kombinasi rata – rata cacat flashing sebesar g faktor berpengaruh signifikan konsumsi energi faktor a interaksi faktor bc kombinasi perlakuan menghasilkan ratarata konsumsi energi paling kecil kombinasi ratarata konsumsi energi sebesar kwh kata kunci hot press hdpe cacat porositas cacat flashing konsumsi energi
Abstrak (Stemmed): indonesia negara hasil sampah plastik besar dunia konsumsi plastik kapita capai kg tumbuh konsumsi besar persen hot press recycle hdpe generesi rancang bangun alat recycle plastik solusi atas kendala alami hot press recycle plastic generasi pertama hot press generasi pertama masih banyak lemah buat hasil produk maksimal masih banyak cacat porosistas dimensi hasil produk masih batas gaya tekan beri masih manual metode guna uji alat hot press recycle hdpe generesi guna design of experiment ral mana faktor temperatur panas waktu panas temperatur buka sedang responya cacat porositas cacat flashing konsumsi energi faktor pengaruh signifikan cacat porositas faktor a temperatur panas kombinasi laku hasil ratarata cacat porositas paling kecil kombinasi ratarata cacat porositas besar mm faktor pengaruh signifikan cacat flashing faktor a b c kombinasi baik laku hasil ratarata cacat flashing paling kecil kombinasi rata rata cacat flashing besar g faktor pengaruh signifikan konsumsi energi faktor a interaksi faktor bc kombinasi laku hasil ratarata konsumsi energi paling kecil kombinasi ratarata konsumsi energi besar kwh kata kunci hot press hdpe cacat porositas cacat flashing konsumsi energi
Abstrak (Corrected): indonesia megara hail sampan plastic bear dulia konsumsi plastic capita capri keg tumble konsumsi bear person hot press recycle hope genres dancing bangui flat recycle plastic solus alas kendall salami hot press recycle plastic general pertain hot press general pertain mash banyan leah but hail proud maximal mash banyan carat porosistas dimension hail proud mash bats gaya texan bert mash manual metope gun uni flat hot press recycle hope genres gun design of experiment real mana factor temperature pants want pants temperature burka sedan response carat porosity carat flashing konsumsi energy factor pengaruh significant carat porosity factor a temperature pants kombinasi lake hail ratarata carat porosity paling cecil kombinasi ratarata carat porosity bear my factor pengaruh significant carat flashing factor a b c kombinasi back lake hail ratarata carat flashing paling cecil kombinasi rata rata carat flashing bear g factor pengaruh significant konsumsi energy factor a interaksi factor be kombinasi lake hail ratarata konsumsi energy paling cecil kombinasi ratarata konsumsi energy bear kph data bunch hot press hope carat porosity carat flashing konsumsi energy
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'cacat': 11, 'faktor': 8, 'konsumsi': 7, 'hasil': 6, 'kombinasi': 6, 'besar': 5, 'hot': 5, 'press': 5, 'porositas': 5, 'flashing': 5, 'energi': 5, 'ratarata': 5, 'recycle': 4, 'masih': 4, 'plastik': 3, 'hdpe': 3, 'temperatur': 3, 'panas': 3, 'pengaruh': 3, 'signifikan': 3, 'a': 3, 'laku': 3, 'paling': 3, 'kecil': 3, 'generesi': 2, 'alat': 2, 'generasi': 2, 'pertama': 2, 'banyak': 2, 'produk': 2, 'guna': 2, 'rata': 2, 'indonesia': 1, 'negara': 1, 'sampah': 1, 'dunia': 1, 'kapita': 1, 'capai': 1, 'kg': 1, 'tumbuh': 1, 'persen': 1, 'rancang': 1, 'bangun': 1, 'solusi': 1, 'atas': 1, 'kendala': 1, 'alami': 1, 'plastic': 1, 'lemah': 1, 'buat': 1, 'maksimal': 1, 'porosistas': 1, 'dimensi': 1, 'batas': 1, 'gaya': 1, 'tekan': 1, 'beri': 1, 'manual': 1, 'metode': 1, 'uji': 1, 'design': 1, 'of': 1, 'experiment': 1, 'ral': 1, 'mana': 1, 'waktu': 1, 'buka': 1, 'sedang': 1, 'responya': 1, 'mm': 1, 'b': 1, 'c': 1, 'baik': 1, 'g': 1, 'interaksi': 1, 'bc': 1, 'kwh': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 13, 'is': 11, 'and': 9, 'that': 8, 'defect': 8, 'consumption': 7, 'press': 6, 'a': 6, 'combination': 6, 'hot': 5, 'are': 5, 'porosity': 5, 'flashing': 5, 'energy': 5, 'average': 5, 'plastic': 4, 'with': 4, 'recycle': 4, 'still': 4, 'factor': 4, 'factors': 4, 'hdpe': 3, 'to': 3, 'defects': 3, 'heating': 3, 'temperature': 3, 'have': 3, 'significant': 3, 'effect': 3, 'on': 3, 'treatment': 3, 'nd': 2, 'in': 2, 'generesi': 2, 'design': 2, 'tool': 2, 'as': 2, 'product': 2, 'which': 2, 'smallest': 2, 'indonesia': 1, 'largest': 1, 'waste': 1, 'producing': 1, 'country': 1, 'world': 1, 'per': 1, 'capita': 1, 'reaching': 1, 'kg': 1, 'growth': 1, 'percent': 1, 'for': 1, 'solution': 1, 'obstacles': 1, 'experienced': 1, 'by': 1, 'first': 1, 'generation': 1, 'firstgeneration': 1, 'lot': 1, 'weaknesses': 1, 'make': 1, 'not': 1, 'maximal': 1, 'there': 1, 'many': 1, 'porosistas': 1, 'dimensions': 1, 'limited': 1, 'style': 1, 'manual': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'test': 1, 'using': 1, 'experiment': 1, 'ral': 1, 'where': 1, 'time': 1, 'opening': 1, 'while': 1, 'responsya': 1, 'resulted': 1, 'mm': 1, 'b': 1, 'c': 1, 'best': 1, 'produces': 1, 'rate': 1, 'g': 1, 'interaction': 1, 'bc': 1, 'produce': 1, 'least': 1, 'equal': 1, 'kwh': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #488 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Faiz Fakhri Sakti
Judul: RANCANG BANGUN DAN PENGUKURAN KINERJA MESIN PENGERING RENGGINANG
Pembimbing 1: Sabaruddin Akhmad S.T., M.T
Pembimbing 2: Anis Arendra S.T M.Eng
Abstrak (Raw): Mesin pengering rengginang merupakan mesin yang digunakan untuk mengeringkan suatu produk yang pada dasarnya bertekstur mentah atau basah, seperti rengginang, kerupuk. Rengginang berasal dari beras ketan yang dimasak dengan cara dikukus dan dicampur dengan tambahan bumbu sebagai penyedap. Respon yang dilakukan penelitian ini adalah waktu pengeringan dan berat akhir serta konsumsi energi pada mesin pengering rengginang, waktu dan berat akhir dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti bahan, perlakuan, lingkungan, metode dan mesin. Faktor yang sangat berpengaruh pada respon dan tidak bisa dikendalikan adalah faktor lingkungan seperti variabel tekanan udara, kelembapan udara dan temperatur udara dikarenakan veriabel itu bukan variabel kontrol sedangkan faktor lainnya merupakan variabel kontrol dan bisa dikendalikan. Syarat variabel kontrol agar bisa dikatakan berpengaruh yaitu harus dalam kondisi tetap atau konstan, maka hal itu membutuhkan standar operasional prosedur agar variabel kontrol bisa dikendalikan, penelitian ini melalui proses pengujian DOE (design of experiment). Berdasarkan pengujian hasil design of experiment didapatkan bahwa pada respon waktu pengeringan faktor yang sangat mempengaruhi pada waktu pengeringan rengginang yaitu 17 1 yang bisa diartikan memakai faktor a ( pengaturan temperature ) 17 ?C, faktor b ( Fan Speed ) 1 (High) dengan rata – rata waktu sebesar 157 menit
Kata Kunci : mesin pengering, desain eksperimen, waktu pengeringan
Abstrak (Clean): mesin pengering rengginang merupakan mesin yang digunakan untuk mengeringkan suatu produk yang pada dasarnya bertekstur mentah atau basah seperti rengginang kerupuk rengginang berasal dari beras ketan yang dimasak dengan cara dikukus dan dicampur dengan tambahan bumbu sebagai penyedap respon yang dilakukan penelitian ini adalah waktu pengeringan dan berat akhir serta konsumsi energi pada mesin pengering rengginang waktu dan berat akhir dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti bahan perlakuan lingkungan metode dan mesin faktor yang sangat berpengaruh pada respon dan tidak bisa dikendalikan adalah faktor lingkungan seperti variabel tekanan udara kelembapan udara dan temperatur udara dikarenakan veriabel itu bukan variabel kontrol sedangkan faktor lainnya merupakan variabel kontrol dan bisa dikendalikan syarat variabel kontrol agar bisa dikatakan berpengaruh yaitu harus dalam kondisi tetap atau konstan maka hal itu membutuhkan standar operasional prosedur agar variabel kontrol bisa dikendalikan penelitian ini melalui proses pengujian doe design of experiment berdasarkan pengujian hasil design of experiment didapatkan bahwa pada respon waktu pengeringan faktor yang sangat mempengaruhi pada waktu pengeringan rengginang yaitu yang bisa diartikan memakai faktor a pengaturan temperature c faktor b fan speed high dengan rata – rata waktu sebesar menit kata kunci mesin pengering desain eksperimen waktu pengeringan
Abstrak (Stopwords Removed): mesin pengering rengginang mesin digunakan mengeringkan produk dasarnya bertekstur mentah basah rengginang kerupuk rengginang berasal beras ketan dimasak cara dikukus dicampur tambahan bumbu penyedap respon dilakukan penelitian waktu pengeringan berat akhir konsumsi energi mesin pengering rengginang waktu berat akhir dipengaruhi beberapa faktor bahan perlakuan lingkungan metode mesin faktor sangat berpengaruh respon dikendalikan faktor lingkungan variabel tekanan udara kelembapan udara temperatur udara dikarenakan veriabel bukan variabel kontrol sedangkan faktor lainnya variabel kontrol dikendalikan syarat variabel kontrol dikatakan berpengaruh harus kondisi tetap konstan membutuhkan standar operasional prosedur variabel kontrol dikendalikan penelitian proses pengujian doe design of experiment berdasarkan pengujian hasil design of experiment didapatkan respon waktu pengeringan faktor sangat mempengaruhi waktu pengeringan rengginang diartikan memakai faktor a pengaturan temperature c faktor b fan speed high rata – rata waktu sebesar menit kata kunci mesin pengering desain eksperimen waktu pengeringan
Abstrak (Stemmed): mesin ering rengginang mesin guna ering produk dasar tekstur mentah basah rengginang kerupuk rengginang asal beras ketan masak cara kukus campur tambah bumbu sedap respon laku teliti waktu ering berat akhir konsumsi energi mesin ering rengginang waktu berat akhir pengaruh beberapa faktor bahan laku lingkung metode mesin faktor sangat pengaruh respon kendali faktor lingkung variabel tekan udara lembap udara temperatur udara karena viabel bukan variabel kontrol sedang faktor lain variabel kontrol kendali syarat variabel kontrol kata pengaruh harus kondisi tetap konstan butuh standar operasional prosedur variabel kontrol kendali teliti proses uji doe design of experiment dasar uji hasil design of experiment dapat respon waktu ering faktor sangat pengaruh waktu ering rengginang arti pakai faktor a atur temperature c faktor b fan speed high rata rata waktu besar menit kata kunci mesin ering desain eksperimen waktu ering
Abstrak (Corrected): resin bring rengginang resin gun bring proud dakar tester mental bash rengginang kerupuk rengginang anal bears kean mask cara kudus campus tambac bomb sedan respond lake elite want bring beat air konsumsi energy resin bring rengginang want beat air pengaruh beberapa factor bahai lake linking metope resin factor sang pengaruh respond kendall factor linking variable texan dark leap dark temperature dark arena viable buran variable control sedan factor lain variable control kendall start variable control data pengaruh harms kondisi team konstanz butch standard operational procedure variable control kendall elite proves uni doe design of experiment dakar uni hail design of experiment apart respond want bring factor sang pengaruh want bring rengginang art sakai factor a amur temperature c factor b fan speed high rata rata want bear merit data bunch resin bring detain eksperimen want bring
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ering': 8, 'faktor': 7, 'waktu': 6, 'mesin': 5, 'rengginang': 5, 'variabel': 5, 'pengaruh': 4, 'kontrol': 4, 'respon': 3, 'kendali': 3, 'udara': 3, 'dasar': 2, 'laku': 2, 'teliti': 2, 'berat': 2, 'akhir': 2, 'lingkung': 2, 'sangat': 2, 'kata': 2, 'uji': 2, 'design': 2, 'of': 2, 'experiment': 2, 'rata': 2, 'guna': 1, 'produk': 1, 'tekstur': 1, 'mentah': 1, 'basah': 1, 'kerupuk': 1, 'asal': 1, 'beras': 1, 'ketan': 1, 'masak': 1, 'cara': 1, 'kukus': 1, 'campur': 1, 'tambah': 1, 'bumbu': 1, 'sedap': 1, 'konsumsi': 1, 'energi': 1, 'beberapa': 1, 'bahan': 1, 'metode': 1, 'tekan': 1, 'lembap': 1, 'temperatur': 1, 'karena': 1, 'viabel': 1, 'bukan': 1, 'sedang': 1, 'lain': 1, 'syarat': 1, 'harus': 1, 'kondisi': 1, 'tetap': 1, 'konstan': 1, 'butuh': 1, 'standar': 1, 'operasional': 1, 'prosedur': 1, 'proses': 1, 'doe': 1, 'hasil': 1, 'dapat': 1, 'arti': 1, 'pakai': 1, 'a': 1, 'atur': 1, 'temperature': 1, 'c': 1, 'b': 1, 'fan': 1, 'speed': 1, 'high': 1, 'besar': 1, 'menit': 1, 'kunci': 1, 'desain': 1, 'eksperimen': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'of': 10, 'is': 8, 'and': 8, 'drying': 7, 'be': 7, 'a': 6, 'that': 6, 'time': 6, 'machine': 5, 'variable': 5, 'as': 4, 'rengginang': 4, 'can': 4, 'factor': 4, 'to': 3, 'such': 3, 'response': 3, 'in': 3, 'are': 3, 'factors': 3, 'on': 3, 'controlled': 3, 'control': 3, 'it': 3, 'design': 3, 'experiment': 3, 'or': 2, 'by': 2, 'with': 2, 'this': 2, 'research': 2, 'final': 2, 'weight': 2, 'influential': 2, 'not': 2, 'air': 2, 'temperature': 2, 'constant': 2, 'testing': 2, 'used': 1, 'dry': 1, 'product': 1, 'essentially': 1, 'raw': 1, 'wet': 1, 'textured': 1, 'kerupuk': 1, 'derived': 1, 'from': 1, 'glutinous': 1, 'rice': 1, 'cooked': 1, 'steaming': 1, 'mixed': 1, 'additional': 1, 'seasoning': 1, 'flavoring': 1, 'energy': 1, 'consumption': 1, 'influenced': 1, 'several': 1, 'material': 1, 'treatment': 1, 'environment': 1, 'method': 1, 'very': 1, 'environmental': 1, 'pressure': 1, 'humidity': 1, 'because': 1, 'viabel': 1, 'while': 1, 'other': 1, 'requirement': 1, 'said': 1, 'must': 1, 'condition': 1, 'then': 1, 'requires': 1, 'operational': 1, 'standard': 1, 'procedure': 1, 'for': 1, 'controlling': 1, 'through': 1, 'doe': 1, 'process': 1, 'based': 1, 'result': 1, 'found': 1, 'influence': 1, 'which': 1, 'interpreted': 1, 'using': 1, 'setting': 1, 'c': 1, 'b': 1, 'fan': 1, 'speed': 1, 'high': 1, 'average': 1, 'minutes': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #489 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Fatima Azzahro
Judul: Pendekatan Siklus DMAI dan FMEA Pada Produk Batery Cable di PT.XYZ
Pembimbing 1: Dr.Rachmad Hidayat,S.T.,M.T.
Pembimbing 2: Mu'alim,S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): PT. Indoprima Gemilang Plant-1 Gresik saat ini berperan sebagai penyuplai komponen kendaraan bermotor roda dua (motor) dan roda empat (mobil) dan usaha meningkatkan kualitas produknya adalah salah satu fokus utamanya. Namun kondisi eksisting di PT. IPG yang memproduksi battery cable, wiring harness, combination switch, dan ignition switch selama satu tahun terakhir tingkat kualitasnya mengalami kondisi fluktuatif. Persentase kecacatan yang saat ini terjadi masih belum memenuhi target yang ditetapkan perusahaan. Sebuah produk yang memiliki tingkat kualitas yang baik harus memenuhi suatu spesifikasi yang telah ditentukan. Dengan berbagai pertimbangan battery cable (berfungsi sebagai komponen penghubung kelistrikan pada aki mobil) dipilih sebagai objek penelitian karena tingkat demand yang tinggi daripada produk lainnya. DMAI dan FMEA merupakan tools pengukuran kualitas yang digunakan untuk meningkatkan kualitas produk. Hasil dari tingkat sigma yang merupakan salah satu tahapan dari tool DMAI menunjukkan bahwa kualitas yang dihasilkan dari produk battery cable masih fluktuatif, misalnya pada produk battery cable pada beberapa tipe seperti 897520.927, B3B H2590.00, MB 286213, MB 572168, MB 572168, MK 599365, MK 599366, dan MK 599565, dengan nilai sigma berkisar antara 3,84 – 4,26 pada proses pre-assy (cutting and stripping, crimping, dan joint). Karena nilai sigma yang masih kurang tinggi, maka tetap dilakukan perbaikan proses untuk mengurangi perentase kecacatan. Kemudian dilakukan pencarian solusi yang dihasilkan 31 rekomendasi perbaikan melalui jalan brainstorming dengan pihak perusahaan berdasarkan tool FMEA.
Abstrak (Clean): pt indoprima gemilang plant gresik saat ini berperan sebagai penyuplai komponen kendaraan bermotor roda dua motor dan roda empat mobil dan usaha meningkatkan kualitas produknya adalah salah satu fokus utamanya namun kondisi eksisting di pt ipg yang memproduksi battery cable wiring harness combination switch dan ignition switch selama satu tahun terakhir tingkat kualitasnya mengalami kondisi fluktuatif persentase kecacatan yang saat ini terjadi masih belum memenuhi target yang ditetapkan perusahaan sebuah produk yang memiliki tingkat kualitas yang baik harus memenuhi suatu spesifikasi yang telah ditentukan dengan berbagai pertimbangan battery cable berfungsi sebagai komponen penghubung kelistrikan pada aki mobil dipilih sebagai objek penelitian karena tingkat demand yang tinggi daripada produk lainnya dmai dan fmea merupakan tools pengukuran kualitas yang digunakan untuk meningkatkan kualitas produk hasil dari tingkat sigma yang merupakan salah satu tahapan dari tool dmai menunjukkan bahwa kualitas yang dihasilkan dari produk battery cable masih fluktuatif misalnya pada produk battery cable pada beberapa tipe seperti bb h mb mb mb mk mk dan mk dengan nilai sigma berkisar antara – pada proses preassy cutting and stripping crimping dan joint karena nilai sigma yang masih kurang tinggi maka tetap dilakukan perbaikan proses untuk mengurangi perentase kecacatan kemudian dilakukan pencarian solusi yang dihasilkan rekomendasi perbaikan melalui jalan brainstorming dengan pihak perusahaan berdasarkan tool fmea
Abstrak (Stopwords Removed): pt indoprima gemilang plant gresik berperan penyuplai komponen kendaraan bermotor roda dua motor roda empat mobil usaha meningkatkan kualitas produknya salah satu fokus utamanya kondisi eksisting pt ipg memproduksi battery cable wiring harness combination switch ignition switch selama satu tahun terakhir tingkat kualitasnya mengalami kondisi fluktuatif persentase kecacatan terjadi masih belum memenuhi target ditetapkan perusahaan produk memiliki tingkat kualitas baik harus memenuhi spesifikasi ditentukan berbagai pertimbangan battery cable berfungsi komponen penghubung kelistrikan aki mobil dipilih objek penelitian tingkat demand tinggi daripada produk lainnya dmai fmea tools pengukuran kualitas digunakan meningkatkan kualitas produk hasil tingkat sigma salah satu tahapan tool dmai menunjukkan kualitas dihasilkan produk battery cable masih fluktuatif misalnya produk battery cable beberapa tipe bb h mb mb mb mk mk mk nilai sigma berkisar antara – proses preassy cutting and stripping crimping joint nilai sigma masih kurang tinggi tetap dilakukan perbaikan proses mengurangi perentase kecacatan dilakukan pencarian solusi dihasilkan rekomendasi perbaikan jalan brainstorming pihak perusahaan berdasarkan tool fmea
Abstrak (Stemmed): pt indoprima gemilang plant gresik peran suplai komponen kendara motor roda dua motor roda empat mobil usaha tingkat kualitas produk salah satu fokus utama kondisi eksisting pt ipg produksi battery cable wiring harness combination switch ignition switch lama satu tahun akhir tingkat kualitas alami kondisi fluktuatif persentase cacat jadi masih belum penuh target tetap usaha produk milik tingkat kualitas baik harus penuh spesifikasi tentu bagai timbang battery cable fungsi komponen hubung listrik aki mobil pilih objek teliti tingkat demand tinggi daripada produk lain dmai fmea tools ukur kualitas guna tingkat kualitas produk hasil tingkat sigma salah satu tahap tool dmai tunjuk kualitas hasil produk battery cable masih fluktuatif misal produk battery cable beberapa tipe bb h mb mb mb mk mk mk nilai sigma kisar antara proses preassy cutting and stripping crimping joint nilai sigma masih kurang tinggi tetap laku baik proses kurang perentase cacat laku cari solusi hasil rekomendasi baik jalan brainstorming pihak usaha dasar tool fmea
Abstrak (Corrected): pt indoprima gemilang plant greek pecan splat component kendra motor road due motor road expat mobil sara dingbat kualitas proud salad sat focus mama kondisi existing pt pig produksi battery cable wiring harness combination switch ignition switch lama sat thun air dingbat kualitas salami kondisi fluktuatif percentage carat jade mash begum punch target team sara proud milk dingbat kualitas back harms punch spesifikasi tent bahai timing battery cable fungi component hung listeria ski mobil pilch objet elite dingbat demand ting daripada proud lain mai flea tools ukr kualitas gun dingbat kualitas proud hail dingbat sigma salad sat that tool mai tuneup kualitas hail proud battery cable mash fluktuatif missal proud battery cable beberapa time be h mb mb mb mk mk mk nilgai sigma isar angara proves press cutting and stripping crimping joint nilgai sigma mash during ting team lake back proves during percentage carat lake care solus hail rekomendasi back alan brainstorming pick sara dakar tool flea
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tingkat': 6, 'kualitas': 6, 'produk': 6, 'battery': 4, 'cable': 4, 'usaha': 3, 'satu': 3, 'masih': 3, 'baik': 3, 'hasil': 3, 'sigma': 3, 'mb': 3, 'mk': 3, 'pt': 2, 'komponen': 2, 'motor': 2, 'roda': 2, 'mobil': 2, 'salah': 2, 'kondisi': 2, 'switch': 2, 'fluktuatif': 2, 'cacat': 2, 'penuh': 2, 'tetap': 2, 'tinggi': 2, 'dmai': 2, 'fmea': 2, 'tool': 2, 'nilai': 2, 'proses': 2, 'kurang': 2, 'laku': 2, 'indoprima': 1, 'gemilang': 1, 'plant': 1, 'gresik': 1, 'peran': 1, 'suplai': 1, 'kendara': 1, 'dua': 1, 'empat': 1, 'fokus': 1, 'utama': 1, 'eksisting': 1, 'ipg': 1, 'produksi': 1, 'wiring': 1, 'harness': 1, 'combination': 1, 'ignition': 1, 'lama': 1, 'tahun': 1, 'akhir': 1, 'alami': 1, 'persentase': 1, 'jadi': 1, 'belum': 1, 'target': 1, 'milik': 1, 'harus': 1, 'spesifikasi': 1, 'tentu': 1, 'bagai': 1, 'timbang': 1, 'fungsi': 1, 'hubung': 1, 'listrik': 1, 'aki': 1, 'pilih': 1, 'objek': 1, 'teliti': 1, 'demand': 1, 'daripada': 1, 'lain': 1, 'tools': 1, 'ukur': 1, 'guna': 1, 'tahap': 1, 'tunjuk': 1, 'misal': 1, 'beberapa': 1, 'tipe': 1, 'bb': 1, 'h': 1, 'kisar': 1, 'antara': 1, 'preassy': 1, 'cutting': 1, 'and': 1, 'stripping': 1, 'crimping': 1, 'joint': 1, 'perentase': 1, 'cari': 1, 'solusi': 1, 'rekomendasi': 1, 'jalan': 1, 'brainstorming': 1, 'pihak': 1, 'dasar': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'of': 12, 'and': 7, 'quality': 6, 'is': 6, 'as': 5, 'battery': 5, 'a': 4, 'to': 4, 'in': 4, 'that': 4, 'still': 4, 'product': 3, 'level': 3, 'sigma': 3, 'mb': 3, 'mk': 3, 'process': 3, 'pt': 2, 'components': 2, 'improve': 2, 'products': 2, 'one': 2, 'cables': 2, 'switches': 2, 'for': 2, 'percentage': 2, 'by': 2, 'company': 2, 'with': 2, 'are': 2, 'high': 2, 'dmai': 2, 'fmea': 2, 'tools': 2, 'cable': 2, 'value': 2, 'then': 2, 'indoprima': 1, 'gemilang': 1, 'plant': 1, 'gresik': 1, 'acts': 1, 'supplier': 1, 'motor': 1, 'vehicle': 1, 'four': 1, 'wheels': 1, 'cars': 1, 'efforts': 1, 'its': 1, 'main': 1, 'focus': 1, 'but': 1, 'existing': 1, 'condition': 1, 'ipg': 1, 's': 1, 'produces': 1, 'wiring': 1, 'harnesses': 1, 'combination': 1, 'ignition': 1, 'past': 1, 'year': 1, 'have': 1, 'rated': 1, 'their': 1, 'fluctuations': 1, 'defects': 1, 'currently': 1, 'occur': 1, 'not': 1, 'within': 1, 'target': 1, 'set': 1, 'has': 1, 'good': 1, 'must': 1, 'meet': 1, 'specified': 1, 'specifications': 1, 'various': 1, 'considerations': 1, 'working': 1, 'connecting': 1, 'car': 1, 'selected': 1, 'research': 1, 'objects': 1, 'due': 1, 'demand': 1, 'other': 1, 'measurement': 1, 'used': 1, 'result': 1, 'which': 1, 'stages': 1, 'tool': 1, 'indicates': 1, 'resulting': 1, 'from': 1, 'fluctuating': 1, 'types': 1, 'such': 1, 'bb': 1, 'h': 1, 'between': 1, 'preassy': 1, 'cutting': 1, 'stripping': 1, 'crimping': 1, 'joint': 1, 'because': 1, 'less': 1, 'done': 1, 'reduce': 1, 'disability': 1, 'do': 1, 'search': 1, 'solutions': 1, 'made': 1, 'based': 1, 'on': 1})
-------------------------------------------
--- Data #490 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: HASAN
Judul: Analisi Perencanaan persediaan Bahan Baku Dengan Metode EOQ Pada BAju Muslim ''YASSALAMTEX''.
Pembimbing 1: Mu'allim, S.T.,M.T
Pembimbing 2: Sugeng purwoko,S.T.,M.T
Abstrak (Raw): N/A
Abstrak (Clean): na
Abstrak (Stopwords Removed): na
Abstrak (Stemmed): na
Abstrak (Corrected): na
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'na': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'na': 1})
-------------------------------------------
--- Data #491 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Masrurotin
Judul: Line Balancing Analysis of Autowash Machine (AWM) Products Assembly Line in PT. XYZ
Pembimbing 1: Dr.Rachmad Hidayat,S.T.,M.T.
Pembimbing 2: Mu'alim,S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): PT. XYZ is one of the premier electronic goods manufacturers in Indonesia that offers extensive manufacturing capabilities for a complete range of electronic. This purpose of this project is to analize the current line of auto wash machine and how to develop an efficient and effective way of assembling line in auto wash machine in order to meet the requirement of the customer. Firstly, analysis the operation time which is observed one by one operation in three types of auto wash machine in PT.XYZ and should observe waiting time that occur while operation time go on. Meanwhile, problem definitions, data of operation times, data of waiting time from the company were gathered. Current line was analized by calculation of percentage by line efficiency, balance delay to analize of balance loses, and smootest index. Line efficiency calculation need to help in order to know the value of the efficiency by total of workstation time and divided by cyce time equal number of worksation. To measure fluency of the current line of autowash machine using smootest index. Later on, setting up the system that causes slow production or intterupt production occured. By line balancing will be fixed operator position a balance to distribute workload each operator, not overburden, and during the greet layout, tools and fixtures design as well and finally the best solutions were selected
Abstrak (Clean): pt xyz is one of the premier electronic goods manufacturers in indonesia that offers extensive manufacturing capabilities for a complete range of electronic this purpose of this project is to analize the current line of auto wash machine and how to develop an efficient and effective way of assembling line in auto wash machine in order to meet the requirement of the customer firstly analysis the operation time which is observed one by one operation in three types of auto wash machine in ptxyz and should observe waiting time that occur while operation time go on meanwhile problem definitions data of operation times data of waiting time from the company were gathered current line was analized by calculation of percentage by line efficiency balance delay to analize of balance loses and smootest index line efficiency calculation need to help in order to know the value of the efficiency by total of workstation time and divided by cyce time equal number of worksation to measure fluency of the current line of autowash machine using smootest index later on setting up the system that causes slow production or intterupt production occured by line balancing will be fixed operator position a balance to distribute workload each operator not overburden and during the greet layout tools and fixtures design as well and finally the best solutions were selected
Abstrak (Stopwords Removed): pt xyz is one of the premier electronic goods manufacturers in indonesia that offers extensive manufacturing capabilities for a complete range of electronic this purpose of this project is to analize the current line of auto wash machine and how to develop an efficient and effective way of assembling line in auto wash machine in order to meet the requirement of the customer firstly analysis the operation time which is observed one by one operation in three types of auto wash machine in ptxyz and should observe waiting time that occur while operation time go on meanwhile problem definitions data of operation times data of waiting time from the company were gathered current line was analized by calculation of percentage by line efficiency balance delay to analize of balance loses and smootest index line efficiency calculation need to help in order to know the value of the efficiency by total of workstation time and divided by cyce time equal number of worksation to measure fluency of the current line of autowash machine using smootest index later on setting up the system that causes slow production or intterupt production occured by line balancing will be fixed operator position a balance to distribute workload each operator not overburden and during the greet layout tools and fixtures design as well and finally the best solutions were selected
Abstrak (Stemmed): pt xyz is one of the premier electronic goods manufacturers in indonesia that offers extensive manufacturing capabilities for a complete range of electronic this purpose of this project is to analize the current line of auto wash machine and how to develop an efficient and effective way of assembling line in auto wash machine in order to meet the requirement of the customer firstly analysis the operation time which is observed one by one operation in three types of auto wash machine in ptxyz and should observe waiting time that occur while operation time go on meanwhile problem definitions data of operation times data of waiting time from the company were gathered current line was analized by calculation of percentage by line efficiency balance delay to analize of balance loses and smootest index line efficiency calculation need to help in order to know the value of the efficiency by total of workstation time and divided by cyce time equal number of worksation to measure fluency of the current line of autowash machine using smootest index later on setting up the system that causes slow production or intterupt production occured by line balancing will be fixed operator position a balance to distribute workload each operator not overburden and during the greet layout tools and fixtures design as well and finally the best solutions were selected
Abstrak (Corrected): pt byz is one of the premier electronic goods manufacturers in indonesia that offers extensive manufacturing capabilities for a complete range of electronic this purpose of this project is to analyze the current line of auto wash machine and how to develop an efficient and effective way of assembling line in auto wash machine in order to meet the requirement of the customer firstly analysis the operation time which is observed one by one operation in three types of auto wash machine in pixy and should observe waiting time that occur while operation time go on meanwhile problem definitions data of operation times data of waiting time from the company were gathered current line was analyzed by calculation of percentage by line efficiency balance delay to analyze of balance loses and smoothest index line efficiency calculation need to help in order to know the value of the efficiency by total of workstation time and divided by cycle time equal number of workstation to measure fluency of the current line of outwash machine using smoothest index later on setting up the system that causes slow production or interrupt production occurred by line balancing will be fixed operator position a balance to distribute workload each operator not overburden and during the greet layout tools and fixtures design as well and finally the best solutions were selected
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'of': 16, 'the': 12, 'to': 8, 'and': 8, 'line': 7, 'in': 6, 'time': 6, 'by': 6, 'machine': 4, 'operation': 4, 'is': 3, 'one': 3, 'that': 3, 'current': 3, 'auto': 3, 'wash': 3, 'efficiency': 3, 'balance': 3, 'electronic': 2, 'a': 2, 'this': 2, 'analize': 2, 'order': 2, 'waiting': 2, 'on': 2, 'data': 2, 'were': 2, 'calculation': 2, 'smootest': 2, 'index': 2, 'production': 2, 'operator': 2, 'pt': 1, 'xyz': 1, 'premier': 1, 'goods': 1, 'manufacturers': 1, 'indonesia': 1, 'offers': 1, 'extensive': 1, 'manufacturing': 1, 'capabilities': 1, 'for': 1, 'complete': 1, 'range': 1, 'purpose': 1, 'project': 1, 'how': 1, 'develop': 1, 'an': 1, 'efficient': 1, 'effective': 1, 'way': 1, 'assembling': 1, 'meet': 1, 'requirement': 1, 'customer': 1, 'firstly': 1, 'analysis': 1, 'which': 1, 'observed': 1, 'three': 1, 'types': 1, 'ptxyz': 1, 'should': 1, 'observe': 1, 'occur': 1, 'while': 1, 'go': 1, 'meanwhile': 1, 'problem': 1, 'definitions': 1, 'times': 1, 'from': 1, 'company': 1, 'gathered': 1, 'was': 1, 'analized': 1, 'percentage': 1, 'delay': 1, 'loses': 1, 'need': 1, 'help': 1, 'know': 1, 'value': 1, 'total': 1, 'workstation': 1, 'divided': 1, 'cyce': 1, 'equal': 1, 'number': 1, 'worksation': 1, 'measure': 1, 'fluency': 1, 'autowash': 1, 'using': 1, 'later': 1, 'setting': 1, 'up': 1, 'system': 1, 'causes': 1, 'slow': 1, 'or': 1, 'intterupt': 1, 'occured': 1, 'balancing': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'fixed': 1, 'position': 1, 'distribute': 1, 'workload': 1, 'each': 1, 'not': 1, 'overburden': 1, 'during': 1, 'greet': 1, 'layout': 1, 'tools': 1, 'fixtures': 1, 'design': 1, 'as': 1, 'well': 1, 'finally': 1, 'best': 1, 'solutions': 1, 'selected': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 16, 'the': 12, 'to': 8, 'and': 8, 'line': 7, 'in': 6, 'time': 6, 'by': 6, 'machine': 4, 'operation': 4, 'is': 3, 'one': 3, 'that': 3, 'current': 3, 'auto': 3, 'wash': 3, 'efficiency': 3, 'balance': 3, 'electronic': 2, 'a': 2, 'this': 2, 'analize': 2, 'order': 2, 'waiting': 2, 'on': 2, 'data': 2, 'were': 2, 'calculation': 2, 'smootest': 2, 'index': 2, 'production': 2, 'operator': 2, 'pt': 1, 'xyz': 1, 'premier': 1, 'goods': 1, 'manufacturers': 1, 'indonesia': 1, 'offers': 1, 'extensive': 1, 'manufacturing': 1, 'capabilities': 1, 'for': 1, 'complete': 1, 'range': 1, 'purpose': 1, 'project': 1, 'how': 1, 'develop': 1, 'an': 1, 'efficient': 1, 'effective': 1, 'way': 1, 'assembling': 1, 'meet': 1, 'requirement': 1, 'customer': 1, 'firstly': 1, 'analysis': 1, 'which': 1, 'observed': 1, 'three': 1, 'types': 1, 'ptxyz': 1, 'should': 1, 'observe': 1, 'occur': 1, 'while': 1, 'go': 1, 'meanwhile': 1, 'problem': 1, 'definitions': 1, 'times': 1, 'from': 1, 'company': 1, 'gathered': 1, 'was': 1, 'analized': 1, 'percentage': 1, 'delay': 1, 'loses': 1, 'need': 1, 'help': 1, 'know': 1, 'value': 1, 'total': 1, 'workstation': 1, 'divided': 1, 'cyce': 1, 'equal': 1, 'number': 1, 'worksation': 1, 'measure': 1, 'fluency': 1, 'autowash': 1, 'using': 1, 'later': 1, 'setting': 1, 'up': 1, 'system': 1, 'causes': 1, 'slow': 1, 'or': 1, 'intterupt': 1, 'occured': 1, 'balancing': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'fixed': 1, 'position': 1, 'distribute': 1, 'workload': 1, 'each': 1, 'not': 1, 'overburden': 1, 'during': 1, 'greet': 1, 'layout': 1, 'tools': 1, 'fixtures': 1, 'design': 1, 'as': 1, 'well': 1, 'finally': 1, 'best': 1, 'solutions': 1, 'selected': 1})
-------------------------------------------
--- Data #492 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: IDAMATUL KHOIROT
Judul: ANALISA KESEIMBANGAN LINTASAN PADA LINE ASSEMBLING LED TV PT. ABC
Pembimbing 1: DR. RACHMAD HIDAYAT, S.T.,M.T
Pembimbing 2: MU'ALIM, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): PT. ABC merupakan perusahaan manufaktur untuk produk-produk elektronik dan yang berhubungan dengan elektronik. Salah satu produk dari PT. ABC yaitu LED TV, yang mengalami peningkatan order pada setiap bulannya. Sebagai perusahaan dengan kapasitas produksi yang tinggi, maka diperlukan suatu pendekatan yang dapat mengelola kendala-kendala yang menghambat proses produksi. Salah satu metode yang dapat mengurangi hambatan produksi yang biasa terjadi yaitu Line Balancing. Metode Line balancing atau keseimbangan lintasan berhubungan erat dengan produksi massal. Line balancing merupakan suatu metode yang digunakan untuk menyeimbangkan penugasan dari beberapa elemen kerja suatu lintasan perakitan ke work station untuk meminimalkan banyaknya work station dan waiting time pada keseluruhan work station pada tingkat output tertentu. Penyeimbangan tugas ini mempertimbangkan kebutuhan waktu per unit produk yang dispesifikasikan untuk setiap tugas, sehingga dapat diperoleh suatu arus produksi yang lancar untuk mendapatkan utilisasi yang tinggi atas fasilitas, tenaga kerja, maupun peralatan. Jadi daripada harus menambah tenaga kerja, atau mengeluarkan biaya tambahan, lebih efisien bila hambatan dalam proses produksi dikurangi melalui line balancing.
Kata kunci: Line Balancing, Work Station, dan Waiting Time.
Abstrak (Clean): pt abc merupakan perusahaan manufaktur untuk produkproduk elektronik dan yang berhubungan dengan elektronik salah satu produk dari pt abc yaitu led tv yang mengalami peningkatan order pada setiap bulannya sebagai perusahaan dengan kapasitas produksi yang tinggi maka diperlukan suatu pendekatan yang dapat mengelola kendalakendala yang menghambat proses produksi salah satu metode yang dapat mengurangi hambatan produksi yang biasa terjadi yaitu line balancing metode line balancing atau keseimbangan lintasan berhubungan erat dengan produksi massal line balancing merupakan suatu metode yang digunakan untuk menyeimbangkan penugasan dari beberapa elemen kerja suatu lintasan perakitan ke work station untuk meminimalkan banyaknya work station dan waiting time pada keseluruhan work station pada tingkat output tertentu penyeimbangan tugas ini mempertimbangkan kebutuhan waktu per unit produk yang dispesifikasikan untuk setiap tugas sehingga dapat diperoleh suatu arus produksi yang lancar untuk mendapatkan utilisasi yang tinggi atas fasilitas tenaga kerja maupun peralatan jadi daripada harus menambah tenaga kerja atau mengeluarkan biaya tambahan lebih efisien bila hambatan dalam proses produksi dikurangi melalui line balancing kata kunci line balancing work station dan waiting time
Abstrak (Stopwords Removed): pt abc perusahaan manufaktur produkproduk elektronik berhubungan elektronik salah satu produk pt abc led tv mengalami peningkatan order setiap bulannya perusahaan kapasitas produksi tinggi diperlukan pendekatan dapat mengelola kendalakendala menghambat proses produksi salah satu metode dapat mengurangi hambatan produksi biasa terjadi line balancing metode line balancing keseimbangan lintasan berhubungan erat produksi massal line balancing metode digunakan menyeimbangkan penugasan beberapa elemen kerja lintasan perakitan work station meminimalkan banyaknya work station waiting time keseluruhan work station tingkat output tertentu penyeimbangan tugas mempertimbangkan kebutuhan waktu per unit produk dispesifikasikan setiap tugas dapat diperoleh arus produksi lancar mendapatkan utilisasi tinggi atas fasilitas tenaga kerja maupun peralatan jadi daripada harus menambah tenaga kerja mengeluarkan biaya tambahan lebih efisien bila hambatan proses produksi dikurangi line balancing kata kunci line balancing work station waiting time
Abstrak (Stemmed): pt abc usaha manufaktur produkproduk elektronik hubung elektronik salah satu produk pt abc led tv alami tingkat order tiap bulan usaha kapasitas produksi tinggi perlu dekat dapat kelola kendalakendala hambat proses produksi salah satu metode dapat kurang hambat produksi biasa jadi line balancing metode line balancing imbang lintas hubung erat produksi massal line balancing metode guna imbang tugas beberapa elemen kerja lintas rakit work station minimal banyak work station waiting time seluruh work station tingkat output tentu imbang tugas timbang butuh waktu per unit produk spesifikasi tiap tugas dapat oleh arus produksi lancar dapat utilisasi tinggi atas fasilitas tenaga kerja maupun alat jadi daripada harus tambah tenaga kerja keluar biaya tambah lebih efisien bila hambat proses produksi rang line balancing kata kunci line balancing work station waiting time
Abstrak (Corrected): pt arc sara manufacture produkproduk electronic hung electronic salad sat proud pt arc led to salami dingbat order tip buran sara kapasitas produksi ting peru dead apart fella kendalakendala combat proves produksi salad sat metope apart during combat produksi bias jade line balancing metope line balancing bang lint's hung eat produksi vassal line balancing metope gun bang tugs beberapa element era lint's raki work station minimal banyan work station waiting time seluruh work station dingbat output tent bang tugs timing butch want per unit proud spesifikasi tip tugs apart olen arms produksi lancer apart utilisasi ting alas basilicas teenage era maun flat jade daripada harms tambac teenage era cellar bay tambac leash elision bill combat proves produksi rang line balancing data bunch line balancing work station waiting time
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produksi': 6, 'line': 5, 'balancing': 5, 'dapat': 4, 'work': 4, 'station': 4, 'hambat': 3, 'metode': 3, 'imbang': 3, 'tugas': 3, 'kerja': 3, 'pt': 2, 'abc': 2, 'usaha': 2, 'elektronik': 2, 'hubung': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'produk': 2, 'tingkat': 2, 'tiap': 2, 'tinggi': 2, 'proses': 2, 'jadi': 2, 'lintas': 2, 'waiting': 2, 'time': 2, 'tenaga': 2, 'tambah': 2, 'manufaktur': 1, 'produkproduk': 1, 'led': 1, 'tv': 1, 'alami': 1, 'order': 1, 'bulan': 1, 'kapasitas': 1, 'perlu': 1, 'dekat': 1, 'kelola': 1, 'kendalakendala': 1, 'kurang': 1, 'biasa': 1, 'erat': 1, 'massal': 1, 'guna': 1, 'beberapa': 1, 'elemen': 1, 'rakit': 1, 'minimal': 1, 'banyak': 1, 'seluruh': 1, 'output': 1, 'tentu': 1, 'timbang': 1, 'butuh': 1, 'waktu': 1, 'per': 1, 'unit': 1, 'spesifikasi': 1, 'oleh': 1, 'arus': 1, 'lancar': 1, 'utilisasi': 1, 'atas': 1, 'fasilitas': 1, 'maupun': 1, 'alat': 1, 'daripada': 1, 'harus': 1, 'keluar': 1, 'biaya': 1, 'lebih': 1, 'efisien': 1, 'bila': 1, 'rang': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'of': 8, 'is': 7, 'a': 6, 'production': 6, 'balancing': 6, 'to': 6, 'line': 5, 'work': 5, 'that': 4, 'and': 3, 'an': 3, 'can': 3, 'method': 3, 'or': 3, 'station': 3, 'time': 3, 'pt': 2, 'abc': 2, 'company': 2, 'for': 2, 'electronic': 2, 'related': 2, 'one': 2, 'product': 2, 'high': 2, 'process': 2, 'barriers': 2, 'balance': 2, 'waiting': 2, 'task': 2, 'so': 2, 'labor': 2, 'manufacturing': 1, 'products': 1, 'from': 1, 'led': 1, 'tv': 1, 'which': 1, 'has': 1, 'increasing': 1, 'order': 1, 'every': 1, 'month': 1, 'as': 1, 'with': 1, 'capacity': 1, 'approach': 1, 'needed': 1, 'manage': 1, 'constraints': 1, 'hamper': 1, 'reduce': 1, 'usual': 1, 'track': 1, 'closely': 1, 'mass': 1, 'used': 1, 'assignment': 1, 'some': 1, 'elements': 1, 'assembly': 1, 'path': 1, 'minimize': 1, 'number': 1, 'stations': 1, 'on': 1, 'entire': 1, 'at': 1, 'given': 1, 'level': 1, 'output': 1, 'this': 1, 'takes': 1, 'into': 1, 'account': 1, 'required': 1, 'per': 1, 'unit': 1, 'specified': 1, 'each': 1, 'smooth': 1, 'current': 1, 'be': 1, 'obtained': 1, 'obtain': 1, 'utilization': 1, 'facilities': 1, 'equipment': 1, 'instead': 1, 'having': 1, 'increase': 1, 'incur': 1, 'additional': 1, 'costs': 1, 'it': 1, 'more': 1, 'efficient': 1, 'when': 1, 'in': 1, 'are': 1, 'reduced': 1, 'through': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #493 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: DIAH PUTRI DWI LESTARI
Judul: PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN PRODUK KURSI KULIAH DARI PLASTIK DAUR ULANG MELALUI PENDEKATAN QFD (QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT)
Pembimbing 1: DR. RACHMAD HIDAYAT, S.T.,M.T
Pembimbing 2: MU'ALIM, S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sampah merupakan salah satu masalah yang paling meresahkan. Hal tersebut berkaitan dengan data dari KLHK menyebut bahwa limbah plastik yang dihasilkan dari 100 toko dalam setahun dapat mencapai 10,95 juta limbah sampah plastik. terdapat berbagai macam jenis limbah plastik seperti PET, HDPE, PVC, LDPE, PP, PS. dalam penanganannya digunakan sebagai bahan baku untuk perancangan produk. Perancangan merupakan proses yang dilakukan dengan tujuan menganalisa, memperbaiki, atau menyusun suatu sistem atau produk baik dari segi fisik maupun non fisik. perancangan dilakukan dengn melakukan pengembangan dari produk sebelumnya dengan harapan dapat memperbaiki produk sebelumnya. Pengembangan produk dapat dikatakan sebagai penyempurnaan produk melalui modifikasi produk dan merk-merk yang dikembangkan berdasarkan penelitian. Perancangan dan pengembangan akan dilakukan dengan menggunakan metode QFD dan Anthropometri sebagai pendukung penelitian. QFD (Quality Function Deployment) merupakan suatu metode atau alat bantu yang digunakan untuk melakukan perancangan dan pengembangan produk yang terstruktur. Didukung dengan anthropometri yang berhubugan dengan ukuran, bentuk, serta kekuatan dan juga penerapan yang dapat dilakukan mengguakan data-data tersebut.
Abstrak (Clean): kementerian lingkungan hidup dan kehutanan klhk sampah merupakan salah satu masalah yang paling meresahkan hal tersebut berkaitan dengan data dari klhk menyebut bahwa limbah plastik yang dihasilkan dari toko dalam setahun dapat mencapai juta limbah sampah plastik terdapat berbagai macam jenis limbah plastik seperti pet hdpe pvc ldpe pp ps dalam penanganannya digunakan sebagai bahan baku untuk perancangan produk perancangan merupakan proses yang dilakukan dengan tujuan menganalisa memperbaiki atau menyusun suatu sistem atau produk baik dari segi fisik maupun non fisik perancangan dilakukan dengn melakukan pengembangan dari produk sebelumnya dengan harapan dapat memperbaiki produk sebelumnya pengembangan produk dapat dikatakan sebagai penyempurnaan produk melalui modifikasi produk dan merkmerk yang dikembangkan berdasarkan penelitian perancangan dan pengembangan akan dilakukan dengan menggunakan metode qfd dan anthropometri sebagai pendukung penelitian qfd quality function deployment merupakan suatu metode atau alat bantu yang digunakan untuk melakukan perancangan dan pengembangan produk yang terstruktur didukung dengan anthropometri yang berhubugan dengan ukuran bentuk serta kekuatan dan juga penerapan yang dapat dilakukan mengguakan datadata tersebut
Abstrak (Stopwords Removed): kementerian lingkungan hidup kehutanan klhk sampah salah satu masalah paling meresahkan tersebut berkaitan data klhk menyebut limbah plastik dihasilkan toko setahun dapat mencapai juta limbah sampah plastik terdapat berbagai macam jenis limbah plastik pet hdpe pvc ldpe pp ps penanganannya digunakan bahan baku perancangan produk perancangan proses dilakukan tujuan menganalisa memperbaiki menyusun sistem produk baik segi fisik maupun non fisik perancangan dilakukan dengn melakukan pengembangan produk sebelumnya harapan dapat memperbaiki produk sebelumnya pengembangan produk dapat dikatakan penyempurnaan produk modifikasi produk merkmerk dikembangkan berdasarkan penelitian perancangan pengembangan dilakukan menggunakan metode qfd anthropometri pendukung penelitian qfd quality function deployment metode alat bantu digunakan melakukan perancangan pengembangan produk terstruktur didukung anthropometri berhubugan ukuran bentuk kekuatan penerapan dapat dilakukan mengguakan datadata tersebut
Abstrak (Stemmed): menteri lingkung hidup hutan klhk sampah salah satu masalah paling resah sebut kait data klhk sebut limbah plastik hasil toko tahun dapat capai juta limbah sampah plastik dapat bagai macam jenis limbah plastik pet hdpe pvc ldpe pp ps tangan guna bahan baku ancang produk ancang proses laku tuju menganalisa baik susun sistem produk baik segi fisik maupun non fisik ancang laku dengn laku kembang produk belum harap dapat baik produk belum kembang produk dapat kata sempurna produk modifikasi produk merkmerk kembang dasar teliti ancang kembang laku guna metode qfd anthropometri dukung teliti qfd quality function deployment metode alat bantu guna laku ancang kembang produk struktur dukung anthropometri berhubugan ukur bentuk kuat terap dapat laku gua datadata sebut
Abstrak (Corrected): enter linking hide human kick sampan salad sat marsala paling resat debut wait data kick debut limb plastic hail too thun apart capri jut limb sampan plastic apart bahai madam penis limb plastic pet hope pic lope up ps tanga gun bahai baku dancing proud dancing proves lake juju menganalisa back susan sister proud back semi fisk maun non fisk dancing lake deign lake embank proud begum harp apart back proud begum embank proud apart data tempura proud modifikasi proud merkmerk embank dakar elite dancing embank lake gun metope and anthropometric during elite and quality function deployment metope flat bantu gun lake dancing embank proud structure during anthropometric berhubugan ukr bent kurt trap apart lake guy datadata debut
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produk': 8, 'laku': 6, 'dapat': 5, 'ancang': 5, 'kembang': 5, 'sebut': 3, 'limbah': 3, 'plastik': 3, 'guna': 3, 'baik': 3, 'klhk': 2, 'sampah': 2, 'fisik': 2, 'belum': 2, 'teliti': 2, 'metode': 2, 'qfd': 2, 'anthropometri': 2, 'dukung': 2, 'menteri': 1, 'lingkung': 1, 'hidup': 1, 'hutan': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'masalah': 1, 'paling': 1, 'resah': 1, 'kait': 1, 'data': 1, 'hasil': 1, 'toko': 1, 'tahun': 1, 'capai': 1, 'juta': 1, 'bagai': 1, 'macam': 1, 'jenis': 1, 'pet': 1, 'hdpe': 1, 'pvc': 1, 'ldpe': 1, 'pp': 1, 'ps': 1, 'tangan': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'proses': 1, 'tuju': 1, 'menganalisa': 1, 'susun': 1, 'sistem': 1, 'segi': 1, 'maupun': 1, 'non': 1, 'dengn': 1, 'harap': 1, 'kata': 1, 'sempurna': 1, 'modifikasi': 1, 'merkmerk': 1, 'dasar': 1, 'quality': 1, 'function': 1, 'deployment': 1, 'alat': 1, 'bantu': 1, 'struktur': 1, 'berhubugan': 1, 'ukur': 1, 'bentuk': 1, 'kuat': 1, 'terap': 1, 'gua': 1, 'datadata': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 8, 'the': 8, 'and': 7, 'product': 7, 'is': 6, 'as': 6, 'waste': 5, 'a': 5, 'in': 4, 'design': 4, 'to': 3, 'plastic': 3, 'can': 3, 'or': 3, 'done': 3, 'development': 3, 'be': 3, 'klhk': 2, 'related': 2, 'data': 2, 'from': 2, 'that': 2, 'used': 2, 'with': 2, 'improving': 2, 'physical': 2, 'by': 2, 'previous': 2, 'research': 2, 'using': 2, 'qfd': 2, 'anthropometry': 2, 'method': 2, 'ministry': 1, 'environment': 1, 'forestry': 1, 'one': 1, 'most': 1, 'troubling': 1, 'issues': 1, 'this': 1, 'mentions': 1, 'generated': 1, 'stores': 1, 'year': 1, 'reach': 1, 'million': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'various': 1, 'types': 1, 'such': 1, 'pet': 1, 'hdpe': 1, 'pvc': 1, 'ldpe': 1, 'pp': 1, 'ps': 1, 'handling': 1, 'raw': 1, 'material': 1, 'for': 1, 'designing': 1, 'process': 1, 'undertaken': 1, 'aim': 1, 'analyzing': 1, 'preparing': 1, 'system': 1, 'both': 1, 'terms': 1, 'non': 1, 'doing': 1, 'hope': 1, 'said': 1, 'improvement': 1, 'through': 1, 'modification': 1, 'brands': 1, 'developed': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'will': 1, 'support': 1, 'quality': 1, 'function': 1, 'deployment': 1, 'tool': 1, 'develop': 1, 'structured': 1, 'products': 1, 'supported': 1, 'size': 1, 'shape': 1, 'strength': 1, 'well': 1, 'applicability': 1})
-------------------------------------------
--- Data #494 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Rizkyana Sofiya Hanum
Judul: DMAI and FMEA Concept Approach on Wiring Harness Motor Model Products in PT. IPG 1st Plant
Pembimbing 1: Dr.Rachmad Hidayat,S.T.,M.T.
Pembimbing 2: Mu'alim, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): PT. Indoprima Gemilang Plant-1 Gresik adalah perusahaan manufaktur yang memproduksi Wiring Harness. Wiring Harness adalah kumpulan beberapa kabel dengan bagian / accessorries yang berfungsi untuk mengalirkan arus listrik. Fokus dari penelitian ini adalah proses pra perakitan yang merupakan salah satu dari beberapa tahapan proses yang ada dalam pembuatan Wiring Harness. Kondisi proses produksi perusahaan saat ini diindikasikan banyak terjadi cacat pada proses pra perakitan. Untuk mengurangi cacat perlu diketahui jenis cacat apa yang terjadi dan faktor apa yang menyebabkan terjadinya defek. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan berkelanjutan. Dalam penelitian ini digunakan metode Six Sigma dengan siklus DMAI yang dapat mengidentifikasi dan menganalisis penyebab cacat untuk meningkatkan kualitas produk secara terus menerus. Tahapan penelitian menggunakan siklus DMAI ini dimulai dari identifikasi cacat, mencari penyebab cacat, analisis cacat menggunakan RCA dan FMEA. Dari pengolahan data, proses pra perakitan dibagi menjadi tiga proses: proses pemotongan dan pengupasan, proses crimping, dan proses penyadapan dan penyadapan. Dalam proses pemotongan dan pengupasan ditemukan cacat paling kritis adalah salah satu dari panjang pemotongan kabel dan ukuran kabel yang salah. Dalam proses crimping ditemukan cacat paling kritis adalah salah satu jenis terminal, seal kawat yang rusak, dan tinggi crimping tidak standar. Sedangkan pada proses joint dan tapping ditemukan defek yang paling kritis adalah over joint, jumlah wireless pada joint, dan satu joint branch. Munculnya cacat menyebabkan produksi menjadi tidak maksimal. Setelah cacat kritis dari setiap proses diketahui, kemudian cari penyebabnya. Dari berbagai penyebab cacat, rekomendasi untuk perbaikan dibuat. Kemudian tahap akhir perbaikan berdasarkan nilai RPN tertinggi. Hasilnya menunjukkan bahwa tinggi crimping keluar dari proses standar memiliki nilai RPN tertinggi 240, diikuti dengan memotong dan memotong panjang 210, proses crimping (miss jenis terminal) 168 dan seterusnya. Jadi proses crimping untuk C / H cacat dari tipe standar membutuhkan prioritas perbaikan karena memiliki nilai RPN tertinggi. Perbaikan yang perlu diberikan adalah melakukan 3N setiap proses crimping sebanyak 1 lot, membuat SOP mur dan baut dipasang pada aplikator, membuat alat untuk memastikan standar crimping yang digunakan sudah benar, membuat counter dies di aplikator, dan mengganti setiap 200.000 goresan, dan membuat blok pengatur operasi standar.
Kata kunci: Pra perakitan, siklus DMAI, RCA, FMEA
Abstrak (Clean): pt indoprima gemilang plant gresik adalah perusahaan manufaktur yang memproduksi wiring harness wiring harness adalah kumpulan beberapa kabel dengan bagian accessorries yang berfungsi untuk mengalirkan arus listrik fokus dari penelitian ini adalah proses pra perakitan yang merupakan salah satu dari beberapa tahapan proses yang ada dalam pembuatan wiring harness kondisi proses produksi perusahaan saat ini diindikasikan banyak terjadi cacat pada proses pra perakitan untuk mengurangi cacat perlu diketahui jenis cacat apa yang terjadi dan faktor apa yang menyebabkan terjadinya defek oleh karena itu diperlukan peningkatan berkelanjutan dalam penelitian ini digunakan metode six sigma dengan siklus dmai yang dapat mengidentifikasi dan menganalisis penyebab cacat untuk meningkatkan kualitas produk secara terus menerus tahapan penelitian menggunakan siklus dmai ini dimulai dari identifikasi cacat mencari penyebab cacat analisis cacat menggunakan rca dan fmea dari pengolahan data proses pra perakitan dibagi menjadi tiga proses proses pemotongan dan pengupasan proses crimping dan proses penyadapan dan penyadapan dalam proses pemotongan dan pengupasan ditemukan cacat paling kritis adalah salah satu dari panjang pemotongan kabel dan ukuran kabel yang salah dalam proses crimping ditemukan cacat paling kritis adalah salah satu jenis terminal seal kawat yang rusak dan tinggi crimping tidak standar sedangkan pada proses joint dan tapping ditemukan defek yang paling kritis adalah over joint jumlah wireless pada joint dan satu joint branch munculnya cacat menyebabkan produksi menjadi tidak maksimal setelah cacat kritis dari setiap proses diketahui kemudian cari penyebabnya dari berbagai penyebab cacat rekomendasi untuk perbaikan dibuat kemudian tahap akhir perbaikan berdasarkan nilai rpn tertinggi hasilnya menunjukkan bahwa tinggi crimping keluar dari proses standar memiliki nilai rpn tertinggi diikuti dengan memotong dan memotong panjang proses crimping miss jenis terminal dan seterusnya jadi proses crimping untuk c h cacat dari tipe standar membutuhkan prioritas perbaikan karena memiliki nilai rpn tertinggi perbaikan yang perlu diberikan adalah melakukan n setiap proses crimping sebanyak lot membuat sop mur dan baut dipasang pada aplikator membuat alat untuk memastikan standar crimping yang digunakan sudah benar membuat counter dies di aplikator dan mengganti setiap goresan dan membuat blok pengatur operasi standar kata kunci pra perakitan siklus dmai rca fmea
Abstrak (Stopwords Removed): pt indoprima gemilang plant gresik perusahaan manufaktur memproduksi wiring harness wiring harness kumpulan beberapa kabel bagian accessorries berfungsi mengalirkan arus listrik fokus penelitian proses pra perakitan salah satu beberapa tahapan proses ada pembuatan wiring harness kondisi proses produksi perusahaan diindikasikan banyak terjadi cacat proses pra perakitan mengurangi cacat perlu diketahui jenis cacat apa terjadi faktor apa menyebabkan terjadinya defek diperlukan peningkatan berkelanjutan penelitian digunakan metode six sigma siklus dmai dapat mengidentifikasi menganalisis penyebab cacat meningkatkan kualitas produk secara terus menerus tahapan penelitian menggunakan siklus dmai dimulai identifikasi cacat mencari penyebab cacat analisis cacat menggunakan rca fmea pengolahan data proses pra perakitan dibagi menjadi tiga proses proses pemotongan pengupasan proses crimping proses penyadapan penyadapan proses pemotongan pengupasan ditemukan cacat paling kritis salah satu panjang pemotongan kabel ukuran kabel salah proses crimping ditemukan cacat paling kritis salah satu jenis terminal seal kawat rusak tinggi crimping standar sedangkan proses joint tapping ditemukan defek paling kritis over joint jumlah wireless joint satu joint branch munculnya cacat menyebabkan produksi menjadi maksimal cacat kritis setiap proses diketahui cari penyebabnya berbagai penyebab cacat rekomendasi perbaikan dibuat tahap akhir perbaikan berdasarkan nilai rpn tertinggi hasilnya menunjukkan tinggi crimping keluar proses standar memiliki nilai rpn tertinggi diikuti memotong memotong panjang proses crimping miss jenis terminal seterusnya jadi proses crimping c h cacat tipe standar membutuhkan prioritas perbaikan memiliki nilai rpn tertinggi perbaikan perlu diberikan melakukan n setiap proses crimping sebanyak lot membuat sop mur baut dipasang aplikator membuat alat memastikan standar crimping digunakan sudah benar membuat counter dies aplikator mengganti setiap goresan membuat blok pengatur operasi standar kata kunci pra perakitan siklus dmai rca fmea
Abstrak (Stemmed): pt indoprima gemilang plant gresik usaha manufaktur produksi wiring harness wiring harness kumpul beberapa kabel bagi accessorries fungsi alir arus listrik fokus teliti proses pra rakit salah satu beberapa tahap proses ada buat wiring harness kondisi proses produksi usaha indikasi banyak jadi cacat proses pra rakit kurang cacat perlu tahu jenis cacat apa jadi faktor apa sebab jadi defek perlu tingkat lanjut teliti guna metode six sigma siklus dmai dapat identifikasi analis sebab cacat tingkat kualitas produk cara terus terus tahap teliti guna siklus dmai mulai identifikasi cacat cari sebab cacat analisis cacat guna rca fmea olah data proses pra rakit bagi jadi tiga proses proses potong kupas proses crimping proses sadap sadap proses potong kupas temu cacat paling kritis salah satu panjang potong kabel ukur kabel salah proses crimping temu cacat paling kritis salah satu jenis terminal seal kawat rusak tinggi crimping standar sedang proses joint tapping temu defek paling kritis over joint jumlah wireless joint satu joint branch muncul cacat sebab produksi jadi maksimal cacat kritis tiap proses tahu cari sebab bagai sebab cacat rekomendasi baik buat tahap akhir baik dasar nilai rpn tinggi hasil tunjuk tinggi crimping keluar proses standar milik nilai rpn tinggi ikut potong potong panjang proses crimping miss jenis terminal terus jadi proses crimping c h cacat tipe standar butuh prioritas baik milik nilai rpn tinggi baik perlu beri laku n tiap proses crimping banyak lot buat sop mur baut pasang aplikator buat alat pasti standar crimping guna sudah benar buat counter dies aplikator ganti tiap gores buat blok atur operasi standar kata kunci pra rakit siklus dmai rca fmea
Abstrak (Corrected): pt indoprima gemilang plant greek sara manufacture produksi wiring harness wiring harness rumpus beberapa label bag accessories fungi air arms listeria focus elite proves pray raki salad sat beberapa that proves ada but wiring harness kondisi proves produksi sara indikasi banyan jade carat proves pray raki during carat peru tau penis carat papa jade factor papa kebab jade defer peru dingbat layout elite gun metope six sigma skills mai apart identifikasi analysis kebab carat dingbat kualitas proud cara terms terms that elite gun skills mai mule identifikasi carat care kebab carat analysis carat gun rca flea blah data proves pray raki bag jade toga proves proves voting pupas proves crimping proves sadat sadat proves voting pupas temp carat paling iritis salad sat panting voting label ukr label salad proves crimping temp carat paling iritis salad sat penis terminal seal karat rusk ting crimping standard sedan proves joint tapping temp defer paling iritis over joint mullah wireless joint sat joint branch munch carat kebab produksi jade maximal carat iritis tip proves tau care kebab bahai kebab carat rekomendasi back but that air back dakar nilgai run ting hail tuneup ting crimping cellar proves standard milk nilgai run ting it voting voting panting proves crimping miss penis terminal terms jade proves crimping c h carat time standard butch priority back milk nilgai run ting back peru bert lake n tip proves crimping banyan lot but sop our but padang alligator but flat past standard crimping gun judah bear but counter dies alligator anti tip gores but blok amur operas standard data bunch pray raki skills mai rca flea
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'proses': 17, 'cacat': 13, 'crimping': 8, 'buat': 6, 'jadi': 6, 'sebab': 6, 'potong': 5, 'tinggi': 5, 'standar': 5, 'pra': 4, 'rakit': 4, 'salah': 4, 'satu': 4, 'guna': 4, 'kritis': 4, 'joint': 4, 'baik': 4, 'produksi': 3, 'wiring': 3, 'harness': 3, 'kabel': 3, 'teliti': 3, 'tahap': 3, 'perlu': 3, 'jenis': 3, 'siklus': 3, 'dmai': 3, 'terus': 3, 'temu': 3, 'paling': 3, 'tiap': 3, 'nilai': 3, 'rpn': 3, 'usaha': 2, 'beberapa': 2, 'bagi': 2, 'banyak': 2, 'tahu': 2, 'apa': 2, 'defek': 2, 'tingkat': 2, 'identifikasi': 2, 'cari': 2, 'rca': 2, 'fmea': 2, 'kupas': 2, 'sadap': 2, 'panjang': 2, 'terminal': 2, 'milik': 2, 'aplikator': 2, 'pt': 1, 'indoprima': 1, 'gemilang': 1, 'plant': 1, 'gresik': 1, 'manufaktur': 1, 'kumpul': 1, 'accessorries': 1, 'fungsi': 1, 'alir': 1, 'arus': 1, 'listrik': 1, 'fokus': 1, 'ada': 1, 'kondisi': 1, 'indikasi': 1, 'kurang': 1, 'faktor': 1, 'lanjut': 1, 'metode': 1, 'six': 1, 'sigma': 1, 'dapat': 1, 'analis': 1, 'kualitas': 1, 'produk': 1, 'cara': 1, 'mulai': 1, 'analisis': 1, 'olah': 1, 'data': 1, 'tiga': 1, 'ukur': 1, 'seal': 1, 'kawat': 1, 'rusak': 1, 'sedang': 1, 'tapping': 1, 'over': 1, 'jumlah': 1, 'wireless': 1, 'branch': 1, 'muncul': 1, 'maksimal': 1, 'bagai': 1, 'rekomendasi': 1, 'akhir': 1, 'dasar': 1, 'hasil': 1, 'tunjuk': 1, 'keluar': 1, 'ikut': 1, 'miss': 1, 'c': 1, 'h': 1, 'tipe': 1, 'butuh': 1, 'prioritas': 1, 'beri': 1, 'laku': 1, 'n': 1, 'lot': 1, 'sop': 1, 'mur': 1, 'baut': 1, 'pasang': 1, 'alat': 1, 'pasti': 1, 'sudah': 1, 'benar': 1, 'counter': 1, 'dies': 1, 'ganti': 1, 'gores': 1, 'blok': 1, 'atur': 1, 'operasi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 43, 'of': 29, 'process': 16, 'and': 16, 'is': 15, 'defect': 13, 'to': 9, 'crimping': 8, 'in': 7, 'that': 6, 'a': 5, 'cutting': 5, 'joint': 5, 'pre': 4, 'assembly': 4, 'one': 4, 'cause': 4, 'improvement': 4, 'critical': 4, 'on': 4, 'standard': 4, 'make': 4, 'wiring': 3, 'harness': 3, 'this': 3, 'research': 3, 'dmai': 3, 'cycle': 3, 'from': 3, 'stripping': 3, 'found': 3, 'most': 3, 'type': 3, 'for': 3, 'highest': 3, 'rpn': 3, 'value': 3, 'several': 2, 'with': 2, 'stages': 2, 'production': 2, 'occur': 2, 'defects': 2, 'it': 2, 'what': 2, 'using': 2, 'rca': 2, 'fmea': 2, 'tapping': 2, 'length': 2, 'cable': 2, 'terminal': 2, 'height': 2, 'causes': 2, 'be': 2, 'each': 2, 'then': 2, 'out': 2, 'has': 2, 'so': 2, 'as': 2, 'applicator': 2, 'pt': 1, 'indoprima': 1, 'gemilang': 1, 'plant': 1, 'gresik': 1, 'manufacturing': 1, 'company': 1, 'produces': 1, 'collection': 1, 'wires': 1, 'part': 1, 'accessorries': 1, 'serve': 1, 'drain': 1, 'electrical': 1, 'current': 1, 'focus': 1, 'which': 1, 'exist': 1, 'making': 1, 'condition': 1, 'companys': 1, 'currently': 1, 'indicated': 1, 'many': 1, 'reduce': 1, 'necessary': 1, 'know': 1, 'types': 1, 'factors': 1, 'occurrence': 1, 'therefore': 1, 'continuous': 1, 'required': 1, 'use': 1, 'six': 1, 'sigma': 1, 'method': 1, 'can': 1, 'identify': 1, 'analyze': 1, 'improve': 1, 'product': 1, 'quality': 1, 'continuously': 1, 'starts': 1, 'identification': 1, 'finding': 1, 'analysis': 1, 'data': 1, 'processing': 1, 'divided': 1, 'into': 1, 'three': 1, 'processes': 1, 'wrong': 1, 'size': 1, 'damaged': 1, 'wire': 1, 'seal': 1, 'nonstandard': 1, 'while': 1, 'over': 1, 'number': 1, 'wireless': 1, 'branch': 1, 'appearance': 1, 'not': 1, 'maximal': 1, 'after': 1, 'known': 1, 'look': 1, 'various': 1, 'recommendation': 1, 'made': 1, 'final': 1, 'stage': 1, 'based': 1, 'result': 1, 'shows': 1, 'followed': 1, 'by': 1, 'miss': 1, 'c': 1, 'h': 1, 'requires': 1, 'priority': 1, 'because': 1, 'improvements': 1, 'need': 1, 'given': 1, 'do': 1, 'n': 1, 'much': 1, 'lot': 1, 'sop': 1, 'nuts': 1, 'bolts': 1, 'mount': 1, 'tool': 1, 'ensure': 1, 'used': 1, 'correct': 1, 'counter': 1, 'dies': 1, 'replace': 1, 'every': 1, 'strokes': 1, 'operation': 1, 'setting': 1, 'block': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #495 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ari Yulianto
Judul: Penjadwalan Pembuatan Inboard Outer Fixed Leading Edge di PT. Dirgantara Indonesia (Persero) Menggunakan Algoritma Genetika
Pembimbing 1: Heri Awalul Ilhamsah, S.T., M.T
Pembimbing 2: Indra Cahyadi, S.T., M.Bus., Ph.D
Abstrak (Raw): PT. Dirgantara Indonesia (Persero) merupakan perusahaan yang bergerak pada industri penerbangan. Pekerjaan yang dilakukan tidak mencakup pembuatan pesawat terbang secara keseluruhan namun juga melakukan pembuatan komponen pesawat terbang berdasarkan pesanan. Pesanan yang dilakukan berdasarkan kontrak antar pihak perusahaan dengan konsumen memiliki pengaruh besar terhadap perusahaan. Pesanan terpenting datang dari Spirit Aerosystem, jika pengiriman mengalami keterlambatan maka perusahaan akan menanggung resik berupa penalti. Keterlambatan pengiriman produk yang bersifat general flow shop sering kali dialami oleh perusahaan terutama pembuatan Inboard Outer Fixed Leading Egde terutama pembuatan Drive Rib 1 hal ini ditunjukkan oleh persentase keterlambatan sebesar 19,33% dengan keterlambatan total sebesar 4437,63 jam selama Januari 2017 hingga awal Januari 2018. Pada penelitian ini dilakukan pengamatan pada keterlambatan pengiriman produk, serta dilakukan penelitian dengan penjadwalan job dengan penentuan prioritas job yang akan dikerjakan terlebih dahulu. Tujuan penjadwalan yang digunakan adalah melakukan minimasi total tardiness. Metode penjadwalan yang dibuat sesuai dengan karakteristik perusahaan yaitu adanya fleksibilitas penentuan pembuatan job. Permasalahan yang dialami merupakan permasalahan Non-Deterministic Polynomial-time hard (NP-hard). Untuk mendapatkan hasil optimal dengan permasalahan NP-hard dibutuhkan waktu yang lama untuk meyelesaiakan. Oleh sebab itu dilakukan penelitian dengan pendekatan metaheuristik yaitu Algoritma Genetika. Representasi kromosom yang diguanakn adalah representasi kromosom tidak langsung. Operator genetika terdiri dari seleksi roulette wheel, elitis 1 kromosom, crossover partial mutation (PMX), dan mutasi 1 titik. Kemudian kondisi terminasi dicapai apabila tidak ada perubahan sebanyak 30 kali. Kemudian Algoritma usulan diuji menggunakan data historis perusahaan sehingga didapat usulan perbaikan sebesar 100% dibandingkan penjadwalan FCFS perusahaan, dengan nilai tardiness sebesar 0 jam.
Abstrak (Clean): pt dirgantara indonesia persero merupakan perusahaan yang bergerak pada industri penerbangan pekerjaan yang dilakukan tidak mencakup pembuatan pesawat terbang secara keseluruhan namun juga melakukan pembuatan komponen pesawat terbang berdasarkan pesanan pesanan yang dilakukan berdasarkan kontrak antar pihak perusahaan dengan konsumen memiliki pengaruh besar terhadap perusahaan pesanan terpenting datang dari spirit aerosystem jika pengiriman mengalami keterlambatan maka perusahaan akan menanggung resik berupa penalti keterlambatan pengiriman produk yang bersifat general flow shop sering kali dialami oleh perusahaan terutama pembuatan inboard outer fixed leading egde terutama pembuatan drive rib hal ini ditunjukkan oleh persentase keterlambatan sebesar dengan keterlambatan total sebesar jam selama januari hingga awal januari pada penelitian ini dilakukan pengamatan pada keterlambatan pengiriman produk serta dilakukan penelitian dengan penjadwalan job dengan penentuan prioritas job yang akan dikerjakan terlebih dahulu tujuan penjadwalan yang digunakan adalah melakukan minimasi total tardiness metode penjadwalan yang dibuat sesuai dengan karakteristik perusahaan yaitu adanya fleksibilitas penentuan pembuatan job permasalahan yang dialami merupakan permasalahan nondeterministic polynomialtime hard nphard untuk mendapatkan hasil optimal dengan permasalahan nphard dibutuhkan waktu yang lama untuk meyelesaiakan oleh sebab itu dilakukan penelitian dengan pendekatan metaheuristik yaitu algoritma genetika representasi kromosom yang diguanakn adalah representasi kromosom tidak langsung operator genetika terdiri dari seleksi roulette wheel elitis kromosom crossover partial mutation pmx dan mutasi titik kemudian kondisi terminasi dicapai apabila tidak ada perubahan sebanyak kali kemudian algoritma usulan diuji menggunakan data historis perusahaan sehingga didapat usulan perbaikan sebesar dibandingkan penjadwalan fcfs perusahaan dengan nilai tardiness sebesar jam
Abstrak (Stopwords Removed): pt dirgantara indonesia persero perusahaan bergerak industri penerbangan pekerjaan dilakukan mencakup pembuatan pesawat terbang secara keseluruhan melakukan pembuatan komponen pesawat terbang berdasarkan pesanan pesanan dilakukan berdasarkan kontrak antar pihak perusahaan konsumen memiliki pengaruh besar perusahaan pesanan terpenting datang spirit aerosystem jika pengiriman mengalami keterlambatan perusahaan menanggung resik berupa penalti keterlambatan pengiriman produk bersifat general flow shop sering kali dialami perusahaan terutama pembuatan inboard outer fixed leading egde terutama pembuatan drive rib ditunjukkan persentase keterlambatan sebesar keterlambatan total sebesar jam selama januari hingga awal januari penelitian dilakukan pengamatan keterlambatan pengiriman produk dilakukan penelitian penjadwalan job penentuan prioritas job dikerjakan terlebih dahulu tujuan penjadwalan digunakan melakukan minimasi total tardiness metode penjadwalan dibuat sesuai karakteristik perusahaan adanya fleksibilitas penentuan pembuatan job permasalahan dialami permasalahan nondeterministic polynomialtime hard nphard mendapatkan hasil optimal permasalahan nphard dibutuhkan waktu lama meyelesaiakan sebab dilakukan penelitian pendekatan metaheuristik algoritma genetika representasi kromosom diguanakn representasi kromosom langsung operator genetika terdiri seleksi roulette wheel elitis kromosom crossover partial mutation pmx mutasi titik kondisi terminasi dicapai apabila ada perubahan sebanyak kali algoritma usulan diuji menggunakan data historis perusahaan didapat usulan perbaikan sebesar dibandingkan penjadwalan fcfs perusahaan nilai tardiness sebesar jam
Abstrak (Stemmed): pt dirgantara indonesia persero usaha gerak industri terbang kerja laku cakup buat pesawat terbang cara seluruh laku buat komponen pesawat terbang dasar pesan pesan laku dasar kontrak antar pihak usaha konsumen milik pengaruh besar usaha pesan penting datang spirit aerosystem jika kirim alami lambat usaha tanggung resik upa penalti lambat kirim produk sifat general flow shop sering kali alami usaha utama buat inboard outer fixed leading egde utama buat drive rib tunjuk persentase lambat besar lambat total besar jam lama januari hingga awal januari teliti laku amat lambat kirim produk laku teliti jadwal job tentu prioritas job kerja lebih dahulu tuju jadwal guna laku minimasi total tardiness metode jadwal buat sesuai karakteristik usaha ada fleksibilitas tentu buat job masalah alami masalah nondeterministic polynomialtime hard nphard dapat hasil optimal masalah nphard butuh waktu lama meyelesaiakan sebab laku teliti dekat metaheuristik algoritma genetika representasi kromosom diguanakn representasi kromosom langsung operator genetika diri seleksi roulette wheel elitis kromosom crossover partial mutation pmx mutasi titik kondisi terminasi capai apabila ada ubah banyak kali algoritma usul uji guna data historis usaha dapat usul baik besar banding jadwal fcfs usaha nilai tardiness besar jam
Abstrak (Corrected): pt dirgantara indonesia pervert sara gera industry turban era lake cup but pesewa turban cara seluruh lake but component pesewa turban dakar pecan pecan lake dakar contra altar pick sara consumed milk pengaruh bear sara pecan panting dating spirit ecosystem pika kirin salami lambast sara tagging resin up penalty lambast kirin proud sift general flow shop seeing kali salami sara mama but inboard outer fixed leading edge mama but drive rib tuneup percentage lambast bear lambast total bear jam lama january hinges away january elite lake mat lambast kirin proud lake elite radial job tent priority job era leash dahl juju radial gun lake minimal total tardiness metope radial but sexual karakteristik sara ada fleksibilitas tent but job marsala salami marsala nondeterministic polynomialtime hard hard apart hail optimal marsala hard butch want lama meyelesaiakan kebab lake elite dead metaheuristik algorithm genetic represents kromosom diguanakn represents kromosom lansing operator genetic dirt seeks roulette wheel elitist kromosom crossover partial mutation pox mutant titis kondisi terminal capri arabia ada bah banyan kali algorithm usual uni gun data historic sara apart usual back bear banding radial focus sara nilgai tardiness bear jam
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'usaha': 8, 'laku': 7, 'buat': 6, 'besar': 5, 'lambat': 5, 'jadwal': 4, 'terbang': 3, 'pesan': 3, 'kirim': 3, 'alami': 3, 'teliti': 3, 'job': 3, 'masalah': 3, 'kromosom': 3, 'kerja': 2, 'pesawat': 2, 'dasar': 2, 'produk': 2, 'kali': 2, 'utama': 2, 'total': 2, 'jam': 2, 'lama': 2, 'januari': 2, 'tentu': 2, 'guna': 2, 'tardiness': 2, 'ada': 2, 'nphard': 2, 'dapat': 2, 'algoritma': 2, 'genetika': 2, 'representasi': 2, 'usul': 2, 'pt': 1, 'dirgantara': 1, 'indonesia': 1, 'persero': 1, 'gerak': 1, 'industri': 1, 'cakup': 1, 'cara': 1, 'seluruh': 1, 'komponen': 1, 'kontrak': 1, 'antar': 1, 'pihak': 1, 'konsumen': 1, 'milik': 1, 'pengaruh': 1, 'penting': 1, 'datang': 1, 'spirit': 1, 'aerosystem': 1, 'jika': 1, 'tanggung': 1, 'resik': 1, 'upa': 1, 'penalti': 1, 'sifat': 1, 'general': 1, 'flow': 1, 'shop': 1, 'sering': 1, 'inboard': 1, 'outer': 1, 'fixed': 1, 'leading': 1, 'egde': 1, 'drive': 1, 'rib': 1, 'tunjuk': 1, 'persentase': 1, 'hingga': 1, 'awal': 1, 'amat': 1, 'prioritas': 1, 'lebih': 1, 'dahulu': 1, 'tuju': 1, 'minimasi': 1, 'metode': 1, 'sesuai': 1, 'karakteristik': 1, 'fleksibilitas': 1, 'nondeterministic': 1, 'polynomialtime': 1, 'hard': 1, 'hasil': 1, 'optimal': 1, 'butuh': 1, 'waktu': 1, 'meyelesaiakan': 1, 'sebab': 1, 'dekat': 1, 'metaheuristik': 1, 'diguanakn': 1, 'langsung': 1, 'operator': 1, 'diri': 1, 'seleksi': 1, 'roulette': 1, 'wheel': 1, 'elitis': 1, 'crossover': 1, 'partial': 1, 'mutation': 1, 'pmx': 1, 'mutasi': 1, 'titik': 1, 'kondisi': 1, 'terminasi': 1, 'capai': 1, 'apabila': 1, 'ubah': 1, 'banyak': 1, 'uji': 1, 'data': 1, 'historis': 1, 'baik': 1, 'banding': 1, 'fcfs': 1, 'nilai': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 14, 'is': 8, 'with': 8, 'company': 5, 'to': 5, 'scheduling': 4, 'in': 3, 'done': 3, 'manufacture': 3, 'research': 3, 'a': 2, 'work': 2, 'at': 2, 'orders': 2, 'made': 2, 'delivery': 2, 'especially': 2, 'total': 2, 'hours': 2, 'january': 2, 'conducted': 2, 'and': 2, 'are': 2, 'problem': 2, 'genetic': 2, 'algorithm': 2, 'representation': 2, 'mutation': 2, 'then': 2, 'pt': 1, 'dirgantara': 1, 'indonesia': 1, 'persero': 1, 'engaged': 1, 'aviation': 1, 'industry': 1, 'nothing': 1, 'all': 1, 'but': 1, 'also': 1, 'makes': 1, 'aircraft': 1, 'components': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'under': 1, 'contract': 1, 'between': 1, 'parties': 1, 'consumer': 1, 'exact': 1, 'order': 1, 'comes': 1, 'from': 1, 'spirit': 1, 'aerosystem': 1, 'if': 1, 'shipping': 1, 'sent': 1, 'delay': 1, 'general': 1, 'flowery': 1, 'products': 1, 'often': 1, 'by': 1, 'inboard': 1, 'outer': 1, 'fixed': 1, 'leading': 1, 'egde': 1, 'rib': 1, 'drive': 1, 'emissions': 1, 'during': 1, 'early': 1, 'this': 1, 'observation': 1, 'product': 1, 'priority': 1, 'job': 1, 'determination': 1, 'which': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'first': 1, 'purpose': 1, 'minimize': 1, 'delays': 1, 'methods': 1, 'accordance': 1, 'facts': 1, 'ie': 1, 'nondeterministic': 1, 'polynomialtime': 1, 'hard': 1, 'nphard': 1, 'get': 1, 'optimal': 1, 'results': 1, 'np': 1, 'problemslong': 1, 'time': 1, 'hardisisi': 1, 'meyelesaiakan': 1, 'therefore': 1, 'metaheuristic': 1, 'approach': 1, 'chromosomes': 1, 'used': 1, 'indirect': 1, 'chromosomal': 1, 'operators': 1, 'consist': 1, 'roulette': 1, 'wheel': 1, 'elitist': 1, 'chromosome': 1, 'crossover': 1, 'partial': 1, 'pmx': 1, 'point': 1, 'termination': 1, 'conditions': 1, 'implementation': 1, 'not': 1, 'more': 1, 'than': 1, 'times': 1, 'uses': 1, 'state': 1, 'data': 1, 'generated': 1, 'fcfs': 1, 'tardiness': 1, 'value': 1})
-------------------------------------------
--- Data #496 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muhammad Azmi Alamsyah
Judul: USULAN PERBAIKAN KUALITAS PRODUK PYLON A320 PADA PROGRAM SPIRIT AEROSYSTEM MENGGUNAKAN STATISTICAL QUALITY CONTROL (SQC) DI PT. DIRGANTARA INDONESIA
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat, S.T.,M.T
Pembimbing 2: Sabrudin Akhmad, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): PT. Dirgantara Indonesia saat ini berperan sebagai penyuplai komponen pesawat Aibus A320 dan usaha meningkatkan kualitas produknya adalah salah satu fokus utamanya. Namun kondisi eksisting di PT. Dirgantara Indonesia pada Program Spirit Aerosystem yang memproduksi komponen Pylon diantaranya terdiri dari part RIB Pylon Outboard dan RIB FX Pylon berturut-turut memiliki persentase kecacatan 3,1% dan 2,4%. Persentase kecacatan yang saat ini terjadi masih belum memenuhi target yang ditetapkan perusahaan sebesar 1%. Sebuah produk yang memiliki tingkat kualitas yang baik harus memenuhi suatu suatu spesifikasi yang telah ditentukan. Dengan berbagai pertimbangan RIB Pylon Outboard dan RIB FX Pylon dipilih sebagai objek penelitian karena 2 part memiliki urutan pengerjaan proses yang sama. Statistical Quality Control merupakan tools yang digunakan untuk meningkatkan kualitas produk. Hasil dari Peta Kendali P yang merupakan salah satu tool dari SQC menunjukan bahwa proses tidak berjalan dengan stabil pada pembuatan part RIB Pylon Outboard dan RIB FX Pylon dengan nilai P bar revisi berturut-turut sebesar 0,0191 dan 0,0142 dengan nilai sigma 3,57 ? dan 3,69 ?, karena proses tidak berjalan dengan stabil dan kapabilitas proses memenuhi level 3 sigma, maka tetap dilakukan perbaikan proses untuk mengurangi persentase kecacatan. Perbaikan menggunakan metode Delphi ditemukan 11 faktor kritis penyebab kecacatan. Kemudian dilakukan pembangkitan solusi dan rancangan penerapan solusi dihasilkan 14 alternatif solusi perbaikan
Abstrak (Clean): pt dirgantara indonesia saat ini berperan sebagai penyuplai komponen pesawat aibus a dan usaha meningkatkan kualitas produknya adalah salah satu fokus utamanya namun kondisi eksisting di pt dirgantara indonesia pada program spirit aerosystem yang memproduksi komponen pylon diantaranya terdiri dari part rib pylon outboard dan rib fx pylon berturutturut memiliki persentase kecacatan dan persentase kecacatan yang saat ini terjadi masih belum memenuhi target yang ditetapkan perusahaan sebesar sebuah produk yang memiliki tingkat kualitas yang baik harus memenuhi suatu suatu spesifikasi yang telah ditentukan dengan berbagai pertimbangan rib pylon outboard dan rib fx pylon dipilih sebagai objek penelitian karena part memiliki urutan pengerjaan proses yang sama statistical quality control merupakan tools yang digunakan untuk meningkatkan kualitas produk hasil dari peta kendali p yang merupakan salah satu tool dari sqc menunjukan bahwa proses tidak berjalan dengan stabil pada pembuatan part rib pylon outboard dan rib fx pylon dengan nilai p bar revisi berturutturut sebesar dan dengan nilai sigma dan karena proses tidak berjalan dengan stabil dan kapabilitas proses memenuhi level sigma maka tetap dilakukan perbaikan proses untuk mengurangi persentase kecacatan perbaikan menggunakan metode delphi ditemukan faktor kritis penyebab kecacatan kemudian dilakukan pembangkitan solusi dan rancangan penerapan solusi dihasilkan alternatif solusi perbaikan
Abstrak (Stopwords Removed): pt dirgantara indonesia berperan penyuplai komponen pesawat aibus a usaha meningkatkan kualitas produknya salah satu fokus utamanya kondisi eksisting pt dirgantara indonesia program spirit aerosystem memproduksi komponen pylon diantaranya terdiri part rib pylon outboard rib fx pylon berturutturut memiliki persentase kecacatan persentase kecacatan terjadi masih belum memenuhi target ditetapkan perusahaan sebesar produk memiliki tingkat kualitas baik harus memenuhi spesifikasi ditentukan berbagai pertimbangan rib pylon outboard rib fx pylon dipilih objek penelitian part memiliki urutan pengerjaan proses sama statistical quality control tools digunakan meningkatkan kualitas produk hasil peta kendali p salah satu tool sqc menunjukan proses berjalan stabil pembuatan part rib pylon outboard rib fx pylon nilai p bar revisi berturutturut sebesar nilai sigma proses berjalan stabil kapabilitas proses memenuhi level sigma tetap dilakukan perbaikan proses mengurangi persentase kecacatan perbaikan menggunakan metode delphi ditemukan faktor kritis penyebab kecacatan dilakukan pembangkitan solusi rancangan penerapan solusi dihasilkan alternatif solusi perbaikan
Abstrak (Stemmed): pt dirgantara indonesia peran suplai komponen pesawat aibus a usaha tingkat kualitas produk salah satu fokus utama kondisi eksisting pt dirgantara indonesia program spirit aerosystem produksi komponen pylon antara diri part rib pylon outboard rib fx pylon berturutturut milik persentase cacat persentase cacat jadi masih belum penuh target tetap usaha besar produk milik tingkat kualitas baik harus penuh spesifikasi tentu bagai timbang rib pylon outboard rib fx pylon pilih objek teliti part milik urut kerja proses sama statistical quality control tools guna tingkat kualitas produk hasil peta kendali p salah satu tool sqc tunjuk proses jalan stabil buat part rib pylon outboard rib fx pylon nilai p bar revisi berturutturut besar nilai sigma proses jalan stabil kapabilitas proses penuh level sigma tetap laku baik proses kurang persentase cacat baik guna metode delphi temu faktor kritis sebab cacat laku bangkit solusi rancang terap solusi hasil alternatif solusi baik
Abstrak (Corrected): pt dirgantara indonesia pecan splat component pesewa airbus a sara dingbat kualitas proud salad sat focus mama kondisi existing pt dirgantara indonesia program spirit ecosystem produksi component pylon angara dirt part rib pylon outboard rib fix pylon berturutturut milk percentage carat percentage carat jade mash begum punch target team sara bear proud milk dingbat kualitas back harms punch spesifikasi tent bahai timing rib pylon outboard rib fix pylon pilch objet elite part milk rut era proves same statistical quality control tools gun dingbat kualitas proud hail pet kendall p salad sat tool sec tuneup proves alan stabile but part rib pylon outboard rib fix pylon nilgai p bar revisit berturutturut bear nilgai sigma proves alan stabile kapabilitas proves punch level sigma team lake back proves during percentage carat back gun metope delphi temp factor iritis kebab carat lake bandit solus dancing trap solus hail alternative solus back
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pylon': 7, 'rib': 6, 'proses': 5, 'cacat': 4, 'baik': 4, 'tingkat': 3, 'kualitas': 3, 'produk': 3, 'part': 3, 'outboard': 3, 'fx': 3, 'milik': 3, 'persentase': 3, 'penuh': 3, 'solusi': 3, 'pt': 2, 'dirgantara': 2, 'indonesia': 2, 'komponen': 2, 'usaha': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'berturutturut': 2, 'tetap': 2, 'besar': 2, 'guna': 2, 'hasil': 2, 'p': 2, 'jalan': 2, 'stabil': 2, 'nilai': 2, 'sigma': 2, 'laku': 2, 'peran': 1, 'suplai': 1, 'pesawat': 1, 'aibus': 1, 'a': 1, 'fokus': 1, 'utama': 1, 'kondisi': 1, 'eksisting': 1, 'program': 1, 'spirit': 1, 'aerosystem': 1, 'produksi': 1, 'antara': 1, 'diri': 1, 'jadi': 1, 'masih': 1, 'belum': 1, 'target': 1, 'harus': 1, 'spesifikasi': 1, 'tentu': 1, 'bagai': 1, 'timbang': 1, 'pilih': 1, 'objek': 1, 'teliti': 1, 'urut': 1, 'kerja': 1, 'sama': 1, 'statistical': 1, 'quality': 1, 'control': 1, 'tools': 1, 'peta': 1, 'kendali': 1, 'tool': 1, 'sqc': 1, 'tunjuk': 1, 'buat': 1, 'bar': 1, 'revisi': 1, 'kapabilitas': 1, 'level': 1, 'kurang': 1, 'metode': 1, 'delphi': 1, 'temu': 1, 'faktor': 1, 'kritis': 1, 'sebab': 1, 'bangkit': 1, 'rancang': 1, 'terap': 1, 'alternatif': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 18, 'the': 18, 'and': 9, 'pylon': 7, 'a': 6, 'rib': 6, 'process': 5, 'quality': 4, 'is': 4, 'that': 4, 'as': 3, 'to': 3, 'outboard': 3, 'fx': 3, 'percentage': 3, 'defect': 3, 'not': 3, 'with': 3, 'pt': 2, 'dirgantara': 2, 'indonesia': 2, 'currently': 2, 'components': 2, 'improve': 2, 'one': 2, 'on': 2, 'parts': 2, 'have': 2, 'respectively': 2, 'still': 2, 'meet': 2, 'product': 2, 'level': 2, 'because': 2, 'control': 2, 'p': 2, 'stable': 2, 'value': 2, 'sigma': 2, 'improvement': 2, 'solutions': 2, 'acts': 1, 'supplier': 1, 'aircraft': 1, 'aibus': 1, 'efforts': 1, 'its': 1, 'products': 1, 'main': 1, 'focus': 1, 'but': 1, 'existing': 1, 'condition': 1, 'in': 1, 'spirit': 1, 'aerosystem': 1, 'program': 1, 'produces': 1, 'such': 1, 'defects': 1, 'occur': 1, 'target': 1, 'set': 1, 'by': 1, 'company': 1, 'has': 1, 'good': 1, 'must': 1, 'predetermined': 1, 'specification': 1, 'various': 1, 'considerations': 1, 'selected': 1, 'object': 1, 'research': 1, 'same': 1, 'processing': 1, 'sequence': 1, 'statistical': 1, 'tool': 1, 'used': 1, 'results': 1, 'from': 1, 'chart': 1, 'which': 1, 'tools': 1, 'sqc': 1, 'shows': 1, 'does': 1, 'run': 1, 'manufacture': 1, 'revision': 1, 'bar': 1, 'running': 1, 'capability': 1, 'meets': 1, 'hence': 1, 'done': 1, 'reduce': 1, 'using': 1, 'delphi': 1, 'method': 1, 'found': 1, 'critical': 1, 'factors': 1, 'causing': 1, 'then': 1, 'do': 1, 'generation': 1, 'design': 1, 'application': 1, 'solution': 1, 'produced': 1, 'alternative': 1, 'repair': 1})
-------------------------------------------
--- Data #497 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Anisa Ulfah
Judul: Penerapan Multivariate Analysis Of Variance (MANOVA) dalam Mengukur Perbedaan Persepsi Tentang Pelayanan Pasien Rawat Inap di RSUD Kabupaten Sampang
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Rullie Annisa, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) dalam mengukur perbedaan persepsi tentang pelayanan pasien rawat inap di RSUD Kabupaten Sampang tahun 2018. Kualitas pelayanan merupakan hal yang harus diperhatikan khususnya dibidang jasa kesehatan untuk kelangsungan hidupnya dalam persaingan. Salah satunya adalah dengan menjaga kualitas pelayanan baik dari segi kehandalan, daya tanggap, jaminan, simpati, dan fasilitas fisik yang diberikan. Pada penelitian ini, data yang akan dianalisis adalah dimensi kualitas pelayanan terhadap pasien rawat inap JKN dan Umum/mandiri di RSUD Kabupaten Sampang. Masing-masing pasien memiliki 5 variabel yang sama, yaitu kehandalan, daya tanggap, jaminan, simpati, dan fasilitas fisik. Analisis yang digunakan adalah MANOVA, analisis ini digunakan untuk mengetahui adanya pengaruh jenis pasien terhadap kelima komponen kualitas tersebut. Berdasarkan uji normalitas diketahui bahwa kelima variabel dimensi kualitas berdistribusi normal multivariat. Pada pengujian homogenitas menunjukkan bahwa matriks varians kovarians dari kelima variabel homogen. Selanjutnya hasil penelitian diperoleh informasi bahwa jenis pasien memberikan pengaruh yang berbeda terhadap dimensi kualitas kehandalan, daya tanggap, jaminan, simpati, dan fasilitas fisik. Hasil perhitungan menggunakan MANOVA menunjukkan t_hitung wilk’s lambda sebesar 0,35 dan U_(2;4;76)^0.05 sebesar 0,713. Maka dapat disimpulkan bahwa t_hitung? U_tabel(0,35?0,713) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti terdapat pengaruh jenis pasien terhadap kualitas pelayanan di RSUD Kabupaten Sampang.
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk menerapkan multivariate analysis of variance manova dalam mengukur perbedaan persepsi tentang pelayanan pasien rawat inap di rsud kabupaten sampang tahun kualitas pelayanan merupakan hal yang harus diperhatikan khususnya dibidang jasa kesehatan untuk kelangsungan hidupnya dalam persaingan salah satunya adalah dengan menjaga kualitas pelayanan baik dari segi kehandalan daya tanggap jaminan simpati dan fasilitas fisik yang diberikan pada penelitian ini data yang akan dianalisis adalah dimensi kualitas pelayanan terhadap pasien rawat inap jkn dan umummandiri di rsud kabupaten sampang masingmasing pasien memiliki variabel yang sama yaitu kehandalan daya tanggap jaminan simpati dan fasilitas fisik analisis yang digunakan adalah manova analisis ini digunakan untuk mengetahui adanya pengaruh jenis pasien terhadap kelima komponen kualitas tersebut berdasarkan uji normalitas diketahui bahwa kelima variabel dimensi kualitas berdistribusi normal multivariat pada pengujian homogenitas menunjukkan bahwa matriks varians kovarians dari kelima variabel homogen selanjutnya hasil penelitian diperoleh informasi bahwa jenis pasien memberikan pengaruh yang berbeda terhadap dimensi kualitas kehandalan daya tanggap jaminan simpati dan fasilitas fisik hasil perhitungan menggunakan manova menunjukkan thitung wilk’s lambda sebesar dan u sebesar maka dapat disimpulkan bahwa thitung utabel sehingga h ditolak dan h diterima yang berarti terdapat pengaruh jenis pasien terhadap kualitas pelayanan di rsud kabupaten sampang
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan menerapkan multivariate analysis of variance manova mengukur perbedaan persepsi tentang pelayanan pasien rawat inap rsud kabupaten sampang tahun kualitas pelayanan harus diperhatikan khususnya dibidang jasa kesehatan kelangsungan hidupnya persaingan salah satunya menjaga kualitas pelayanan baik segi kehandalan daya tanggap jaminan simpati fasilitas fisik diberikan penelitian data dianalisis dimensi kualitas pelayanan pasien rawat inap jkn umummandiri rsud kabupaten sampang masingmasing pasien memiliki variabel sama kehandalan daya tanggap jaminan simpati fasilitas fisik analisis digunakan manova analisis digunakan mengetahui adanya pengaruh jenis pasien kelima komponen kualitas tersebut berdasarkan uji normalitas diketahui kelima variabel dimensi kualitas berdistribusi normal multivariat pengujian homogenitas menunjukkan matriks varians kovarians kelima variabel homogen selanjutnya hasil penelitian diperoleh informasi jenis pasien memberikan pengaruh berbeda dimensi kualitas kehandalan daya tanggap jaminan simpati fasilitas fisik hasil perhitungan menggunakan manova menunjukkan thitung wilk’s lambda sebesar u sebesar dapat disimpulkan thitung utabel h ditolak h diterima berarti terdapat pengaruh jenis pasien kualitas pelayanan rsud kabupaten sampang
Abstrak (Stemmed): teliti tuju terap multivariate analysis of variance manova ukur beda persepsi tentang layan pasien rawat inap rsud kabupaten sampang tahun kualitas layan harus perhati khusus bidang jasa sehat langsung hidup saing salah satu jaga kualitas layan baik segi kehandalan daya tanggap jamin simpati fasilitas fisik beri teliti data analis dimensi kualitas layan pasien rawat inap jkn umummandiri rsud kabupaten sampang masingmasing pasien milik variabel sama kehandalan daya tanggap jamin simpati fasilitas fisik analisis guna manova analisis guna tahu ada pengaruh jenis pasien lima komponen kualitas sebut dasar uji normalitas tahu lima variabel dimensi kualitas distribusi normal multivariat uji homogenitas tunjuk matriks varians kovarians lima variabel homogen lanjut hasil teliti oleh informasi jenis pasien beri pengaruh beda dimensi kualitas kehandalan daya tanggap jamin simpati fasilitas fisik hasil hitung guna manova tunjuk thitung wilk s lambda besar u besar dapat simpul thitung utabel h tolak h terima arti dapat pengaruh jenis pasien kualitas layan rsud kabupaten sampang
Abstrak (Corrected): elite juju trap multivariate analysis of variance canova ukr bed perseus tenting layman pain rabat snap sud kabupaten sampan thun kualitas layman harms perhaps rhesus biding casa seat lansing hide saying salad sat saga kualitas layman back semi kehandalan day tanga jamie simpatico basilicas fisk bert elite data analysis dimension kualitas layman pain rabat snap jon umummandiri sud kabupaten sampan masingmasing pain milk variable same kehandalan day tanga jamie simpatico basilicas fisk analysis gun canova analysis gun tau ada pengaruh penis pain lima component kualitas debut dakar uni normality tau lima variable dimension kualitas distribute normal multivariate uni homogenates tuneup marks variant ovarian lima variable homogeny layout hail elite olen informant penis pain bert pengaruh bed dimension kualitas kehandalan day tanga jamie simpatico basilicas fisk hail hiding gun canova tuneup thing will s lambda bear u bear apart simple thing table h tola h terms art apart pengaruh penis pain kualitas layman sud kabupaten sampan
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kualitas': 7, 'pasien': 6, 'layan': 5, 'teliti': 3, 'manova': 3, 'rsud': 3, 'kabupaten': 3, 'sampang': 3, 'kehandalan': 3, 'daya': 3, 'tanggap': 3, 'jamin': 3, 'simpati': 3, 'fasilitas': 3, 'fisik': 3, 'dimensi': 3, 'variabel': 3, 'guna': 3, 'pengaruh': 3, 'jenis': 3, 'lima': 3, 'beda': 2, 'rawat': 2, 'inap': 2, 'beri': 2, 'analisis': 2, 'tahu': 2, 'uji': 2, 'tunjuk': 2, 'hasil': 2, 'thitung': 2, 'besar': 2, 'dapat': 2, 'h': 2, 'tuju': 1, 'terap': 1, 'multivariate': 1, 'analysis': 1, 'of': 1, 'variance': 1, 'ukur': 1, 'persepsi': 1, 'tentang': 1, 'tahun': 1, 'harus': 1, 'perhati': 1, 'khusus': 1, 'bidang': 1, 'jasa': 1, 'sehat': 1, 'langsung': 1, 'hidup': 1, 'saing': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'jaga': 1, 'baik': 1, 'segi': 1, 'data': 1, 'analis': 1, 'jkn': 1, 'umummandiri': 1, 'masingmasing': 1, 'milik': 1, 'sama': 1, 'ada': 1, 'komponen': 1, 'sebut': 1, 'dasar': 1, 'normalitas': 1, 'distribusi': 1, 'normal': 1, 'multivariat': 1, 'homogenitas': 1, 'matriks': 1, 'varians': 1, 'kovarians': 1, 'homogen': 1, 'lanjut': 1, 'oleh': 1, 'informasi': 1, 'hitung': 1, 'wilk': 1, 's': 1, 'lambda': 1, 'u': 1, 'simpul': 1, 'utabel': 1, 'tolak': 1, 'terima': 1, 'arti': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 17, 'the': 15, 'in': 9, 'quality': 7, 'is': 7, 'to': 6, 'that': 6, 'and': 6, 'service': 5, 'patient': 4, 'this': 3, 'analysis': 3, 'manova': 3, 'sampang': 3, 'be': 3, 'reliability': 3, 'responsiveness': 3, 'assurance': 3, 'sympathy': 3, 'physical': 3, 'facilities': 3, 'variables': 3, 'type': 3, 'five': 3, 'on': 3, 'study': 2, 'multivariate': 2, 'variance': 2, 'a': 2, 'dimension': 2, 'rsud': 2, 'kabupaten': 2, 'used': 2, 'influence': 2, 'it': 2, 'results': 2, 'thitung': 2, 'h': 2, 'aims': 1, 'apply': 1, 'measuring': 1, 'differences': 1, 'perception': 1, 'inpatient': 1, 'at': 1, 'district': 1, 'hospital': 1, 'matter': 1, 'must': 1, 'considered': 1, 'especially': 1, 'field': 1, 'health': 1, 'services': 1, 'for': 1, 'its': 1, 'survival': 1, 'competition': 1, 'one': 1, 'way': 1, 'maintain': 1, 'both': 1, 'terms': 1, 'provided': 1, 'data': 1, 'analyzed': 1, 'inpatients': 1, 'jkn': 1, 'general': 1, 'independent': 1, 'each': 1, 'has': 1, 'same': 1, 'namely': 1, 'determine': 1, 'components': 1, 'based': 1, 'normality': 1, 'test': 1, 'known': 1, 'are': 1, 'normal': 1, 'distribution': 1, 'homogeneity': 1, 'testing': 1, 'showed': 1, 'covariance': 1, 'matrix': 1, 'homogeneous': 1, 'further': 1, 'research': 1, 'obtained': 1, 'information': 1, 'gives': 1, 'different': 1, 'effect': 1, 'dimensions': 1, 'calculation': 1, 'using': 1, 'show': 1, 'wilks': 1, 'lambda': 1, 'u': 1, 'then': 1, 'can': 1, 'concluded': 1, 'utabel': 1, 'so': 1, 'rejected': 1, 'accepted': 1, 'which': 1, 'mean': 1, 'there': 1})
-------------------------------------------
--- Data #498 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ahmad Taufik
Judul: PEMILIHAN SUPPLIER DAN OPTIMASI PASOKAN BAHAN BAKU DENGAN METODE MIXED INTEGER PROGRAMMING (STUDI KASUS : UKM BARU USAHA desa Padelegan Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan)
Pembimbing 1: Ida Lumintu, S.T. M.T., Ph.D
Pembimbing 2: Rullie Annisa, S.T. M.T
Abstrak (Raw): UKM BARU USAHA merupakan Usaha Kecil Menengah yang bergerak dalam proses
produksi ikan, dimana bahan baku yang digunakan yaitu ikan teri dan ikan cumi - cumi.
Kegiatan produksi bergantung pada Supplier dan ketersediaan bahan baku. Saat ini Supplier
yang dimiliki oleh UKM BARU USAHA hanya ada dua sehingga ketersediaan bahan baku
kurang mencukupi dan menyebabkan sering berhentinya kegiatan proses produksi. Oleh sebab
itu, perlu penambahan jumlah Supplier untuk menjaga agar ketersediaan bahan baku tercukupi.
Penelitian ini akan mempelajari pemilihan Supplier dan pemesanan bahan baku agar kegiatan
produksi dapat berjalan dengan baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
Mixed integer programming. Pemilihan Supplier dengan beberapa kriteria antara lain : harga
bahan baku, dan kapasitas Supplier. Selama ini pasokan bahan baku pada UKM BARU
USAHA masih belum optimal yang berakibat pada proses produksi dalam kategori
rendah sehingga menyebabkan keuntungan yang diperoleh sangatlah minim.
Berdasarkan hal tersebut, adanya alternatif pemilihan Supplier menjadi salah satu
faktor penentu kemajuan UKM BARU USAHA, sehingga fokus penelitian ini
dilakukan pada analisis pemilihan Supplier dan optimasi kapasitas pasokan bahan baku
sehingga diperoleh alternatif yang optimal..
Kata kunci : Model optimasi, pemilihan Supplier, alokasi pemesanan, MIP
Abstrak (Clean): ukm baru usaha merupakan usaha kecil menengah yang bergerak dalam proses produksi ikan dimana bahan baku yang digunakan yaitu ikan teri dan ikan cumi cumi kegiatan produksi bergantung pada supplier dan ketersediaan bahan baku saat ini supplier yang dimiliki oleh ukm baru usaha hanya ada dua sehingga ketersediaan bahan baku kurang mencukupi dan menyebabkan sering berhentinya kegiatan proses produksi oleh sebab itu perlu penambahan jumlah supplier untuk menjaga agar ketersediaan bahan baku tercukupi penelitian ini akan mempelajari pemilihan supplier dan pemesanan bahan baku agar kegiatan produksi dapat berjalan dengan baik metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mixed integer programming pemilihan supplier dengan beberapa kriteria antara lain harga bahan baku dan kapasitas supplier selama ini pasokan bahan baku pada ukm baru usaha masih belum optimal yang berakibat pada proses produksi dalam kategori rendah sehingga menyebabkan keuntungan yang diperoleh sangatlah minim berdasarkan hal tersebut adanya alternatif pemilihan supplier menjadi salah satu faktor penentu kemajuan ukm baru usaha sehingga fokus penelitian ini dilakukan pada analisis pemilihan supplier dan optimasi kapasitas pasokan bahan baku sehingga diperoleh alternatif yang optimal kata kunci model optimasi pemilihan supplier alokasi pemesanan mip
Abstrak (Stopwords Removed): ukm baru usaha usaha kecil menengah bergerak proses produksi ikan dimana bahan baku digunakan ikan teri ikan cumi cumi kegiatan produksi bergantung supplier ketersediaan bahan baku supplier dimiliki ukm baru usaha ada dua ketersediaan bahan baku kurang mencukupi menyebabkan sering berhentinya kegiatan proses produksi sebab perlu penambahan jumlah supplier menjaga ketersediaan bahan baku tercukupi penelitian mempelajari pemilihan supplier pemesanan bahan baku kegiatan produksi dapat berjalan baik metode digunakan penelitian mixed integer programming pemilihan supplier beberapa kriteria antara lain harga bahan baku kapasitas supplier selama pasokan bahan baku ukm baru usaha masih belum optimal berakibat proses produksi kategori rendah menyebabkan keuntungan diperoleh sangatlah minim berdasarkan tersebut adanya alternatif pemilihan supplier menjadi salah satu faktor penentu kemajuan ukm baru usaha fokus penelitian dilakukan analisis pemilihan supplier optimasi kapasitas pasokan bahan baku diperoleh alternatif optimal kata kunci model optimasi pemilihan supplier alokasi pemesanan mip
Abstrak (Stemmed): ukm baru usaha usaha kecil tengah gerak proses produksi ikan mana bahan baku guna ikan teri ikan cumi cumi giat produksi gantung supplier sedia bahan baku supplier milik ukm baru usaha ada dua sedia bahan baku kurang cukup sebab sering henti giat proses produksi sebab perlu tambah jumlah supplier jaga sedia bahan baku cukup teliti ajar pilih supplier mesan bahan baku giat produksi dapat jalan baik metode guna teliti mixed integer programming pilih supplier beberapa kriteria antara lain harga bahan baku kapasitas supplier lama pasok bahan baku ukm baru usaha masih belum optimal akibat proses produksi kategori rendah sebab untung oleh sangat minim dasar sebut ada alternatif pilih supplier jadi salah satu faktor tentu maju ukm baru usaha fokus teliti laku analisis pilih supplier optimasi kapasitas pasok bahan baku oleh alternatif optimal kata kunci model optimasi pilih supplier alokasi mesan mip
Abstrak (Corrected): um bar sara sara cecil length gera proves produksi ian mana bahai baku gun ian teri ian cumin cumin gift produksi antung supplier media bahai baku supplier milk um bar sara ada due media bahai baku during cutup kebab seeing henri gift proves produksi kebab peru tambac mullah supplier saga media bahai baku cutup elite ajar pilch supplier mean bahai baku gift produksi apart alan back metope gun elite mixed integer programming pilch supplier beberapa criteria angara lain hard bahai baku kapasitas supplier lama ask bahai baku um bar sara mash begum optimal akbar proves produksi category rental kebab unsung olen sang minim dakar debut ada alternative pilch supplier jade salad sat factor tent maj um bar sara focus elite lake analysis pilch supplier optimism kapasitas ask bahai baku olen alternative optimal data bunch model optimism pilch supplier alkali mean rip
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'supplier': 9, 'bahan': 8, 'baku': 8, 'usaha': 5, 'produksi': 5, 'pilih': 5, 'ukm': 4, 'baru': 4, 'proses': 3, 'ikan': 3, 'giat': 3, 'sedia': 3, 'sebab': 3, 'teliti': 3, 'guna': 2, 'cumi': 2, 'ada': 2, 'cukup': 2, 'mesan': 2, 'kapasitas': 2, 'pasok': 2, 'optimal': 2, 'oleh': 2, 'alternatif': 2, 'optimasi': 2, 'kecil': 1, 'tengah': 1, 'gerak': 1, 'mana': 1, 'teri': 1, 'gantung': 1, 'milik': 1, 'dua': 1, 'kurang': 1, 'sering': 1, 'henti': 1, 'perlu': 1, 'tambah': 1, 'jumlah': 1, 'jaga': 1, 'ajar': 1, 'dapat': 1, 'jalan': 1, 'baik': 1, 'metode': 1, 'mixed': 1, 'integer': 1, 'programming': 1, 'beberapa': 1, 'kriteria': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'harga': 1, 'lama': 1, 'masih': 1, 'belum': 1, 'akibat': 1, 'kategori': 1, 'rendah': 1, 'untung': 1, 'sangat': 1, 'minim': 1, 'dasar': 1, 'sebut': 1, 'jadi': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'faktor': 1, 'tentu': 1, 'maju': 1, 'fokus': 1, 'laku': 1, 'analisis': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'model': 1, 'alokasi': 1, 'mip': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 15, 'supplier': 9, 'raw': 8, 'and': 7, 'materials': 6, 'so': 6, 'is': 5, 'in': 5, 'production': 5, 'that': 5, 'selection': 5, 'ukm': 4, 'baru': 4, 'usaha': 4, 'process': 3, 'activities': 3, 'on': 3, 'availability': 3, 'to': 3, 'this': 3, 'fish': 2, 'used': 2, 'are': 2, 'squid': 2, 'study': 2, 'ordering': 2, 'research': 2, 'material': 2, 'capacity': 2, 'supply': 2, 'optimal': 2, 'alternative': 2, 'optimization': 2, 'a': 1, 'small': 1, 'medium': 1, 'enterprises': 1, 'engaged': 1, 'where': 1, 'anchovy': 1, 'depend': 1, 'currently': 1, 'owned': 1, 'by': 1, 'only': 1, 'two': 1, 'insufficient': 1, 'cause': 1, 'frequent': 1, 'cessation': 1, 'therefore': 1, 'need': 1, 'increase': 1, 'number': 1, 'keep': 1, 'fulfilled': 1, 'will': 1, 'can': 1, 'run': 1, 'well': 1, 'method': 1, 'mixed': 1, 'integer': 1, 'programming': 1, 'with': 1, 'several': 1, 'criteria': 1, 'among': 1, 'others': 1, 'price': 1, 'far': 1, 'new': 1, 'still': 1, 'not': 1, 'which': 1, 'resulted': 1, 'low': 1, 'category': 1, 'resulting': 1, 'profits': 1, 'minimal': 1, 'based': 1, 'becomes': 1, 'one': 1, 'determinants': 1, 'progress': 1, 'focus': 1, 'done': 1, 'analysis': 1, 'as': 1, 'obtain': 1, 'an': 1, 'keywords': 1, 'model': 1, 'mip': 1})
-------------------------------------------
--- Data #499 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ACHMAD MAHRUS
Judul: IDENTIFIKASI POTENSI PERUBAHAN SISTEM MANAJEMAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA UNTUK PENGENDALIAN KECELAKAAN KERJA
Pembimbing 1: Dr.KUKUH WINARSO,S.Si.,M.T.
Pembimbing 2: IDA LUMINTU,S.T.,M,T.,Ph.D.
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi IKM Pandai Besi Saturi Makmur Pamekasan berdasarkan pandangan K3 dan menganalisa resiko kerja pada setiap langkah kerja di bagian penempaan di IKM Pandai Besi Saturi Makmur Pamekasan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pengamatan berupa dokumentasi secara langsung. Hasil penelitian menujukkan bahwa: 1) Proses kerja pada bagian penampaan terjadi beberapa potensi bahaya seperti kebisingan, getaran, suhu dan ergonomis tempat kerja sehingga penerapan K3 yang dilakukan IKM pandai besi saturi makmur Pamekasan dikatakan kurang optimal 2) Resiko kerja pada setiap langkah kerja di bagian penampaan diantaranya mengalami luka bakar area bagian tangan pada proses pembakaran, pekerja terkena percikan lempeng baja yang masih panas pada proses penempan bahan, pekerja terkena percikan api yang dapat mengenai mata pada proses pembuangan celurit yang tidak diinginkan dan posisi duduk pekerja tidak ergonomis cepat mengalami kelelahan punggung pada proses pengalusan, sehingga pengendalian resiko dapat dilakukan pengendalian administrasi dan perlu pengendalian APD dalam tindakan pencegahan resiko kerja.
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi ikm pandai besi saturi makmur pamekasan berdasarkan pandangan k dan menganalisa resiko kerja pada setiap langkah kerja di bagian penempaan di ikm pandai besi saturi makmur pamekasan metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pengamatan berupa dokumentasi secara langsung hasil penelitian menujukkan bahwa proses kerja pada bagian penampaan terjadi beberapa potensi bahaya seperti kebisingan getaran suhu dan ergonomis tempat kerja sehingga penerapan k yang dilakukan ikm pandai besi saturi makmur pamekasan dikatakan kurang optimal resiko kerja pada setiap langkah kerja di bagian penampaan diantaranya mengalami luka bakar area bagian tangan pada proses pembakaran pekerja terkena percikan lempeng baja yang masih panas pada proses penempan bahan pekerja terkena percikan api yang dapat mengenai mata pada proses pembuangan celurit yang tidak diinginkan dan posisi duduk pekerja tidak ergonomis cepat mengalami kelelahan punggung pada proses pengalusan sehingga pengendalian resiko dapat dilakukan pengendalian administrasi dan perlu pengendalian apd dalam tindakan pencegahan resiko kerja
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan mengetahui kondisi ikm pandai besi saturi makmur pamekasan berdasarkan pandangan k menganalisa resiko kerja setiap langkah kerja bagian penempaan ikm pandai besi saturi makmur pamekasan metode penelitian digunakan metode penelitian deskriptif pengamatan berupa dokumentasi secara langsung hasil penelitian menujukkan proses kerja bagian penampaan terjadi beberapa potensi bahaya kebisingan getaran suhu ergonomis tempat kerja penerapan k dilakukan ikm pandai besi saturi makmur pamekasan dikatakan kurang optimal resiko kerja setiap langkah kerja bagian penampaan diantaranya mengalami luka bakar area bagian tangan proses pembakaran pekerja terkena percikan lempeng baja masih panas proses penempan bahan pekerja terkena percikan api dapat mengenai mata proses pembuangan celurit diinginkan posisi duduk pekerja ergonomis cepat mengalami kelelahan punggung proses pengalusan pengendalian resiko dapat dilakukan pengendalian administrasi perlu pengendalian apd tindakan pencegahan resiko kerja
Abstrak (Stemmed): teliti tuju tahu kondisi ikm pandai besi saturi makmur pamekasan dasar pandang k menganalisa resiko kerja tiap langkah kerja bagi tempa ikm pandai besi saturi makmur pamekasan metode teliti guna metode teliti deskriptif amat upa dokumentasi cara langsung hasil teliti menujukkan proses kerja bagi penampaan jadi beberapa potensi bahaya bising getar suhu ergonomis tempat kerja terap k laku ikm pandai besi saturi makmur pamekasan kata kurang optimal resiko kerja tiap langkah kerja bagi penampaan antara alami luka bakar area bagi tangan proses bakar kerja kena percik lempeng baja masih panas proses tempan bahan kerja kena percik api dapat kena mata proses buang celurit ingin posisi duduk kerja ergonomis cepat alami lelah punggung proses kalus kendali resiko dapat laku kendali administrasi perlu kendali apd tindak cegah resiko kerja
Abstrak (Corrected): elite juju tau kondisi i'm panda best saturn makeup pamekasan dakar padang k menganalisa resist era tip bangka era bag tempt i'm panda best saturn makeup pamekasan metope elite gun metope elite deskriptif mat up dokumentasi cara lansing hail elite menujukkan proves era bag penampaan jade beberapa potent bahama rising gear sulu ergonomic tempt era trap k lake i'm panda best saturn makeup pamekasan data during optimal resist era tip bangka era bag penampaan angara salami luke baker area bag tanga proves baker era ken pernik leaping baba mash pants proves tampan bahai era ken pernik ape apart ken data proves bang culprit begin polish dude era ergonomic eat salami leah pugging proves klaus kendall resist apart lake kendall administrate peru kendall and tindal yeah resist era
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 10, 'proses': 5, 'teliti': 4, 'resiko': 4, 'bagi': 4, 'ikm': 3, 'pandai': 3, 'besi': 3, 'saturi': 3, 'makmur': 3, 'pamekasan': 3, 'kena': 3, 'kendali': 3, 'k': 2, 'tiap': 2, 'langkah': 2, 'metode': 2, 'penampaan': 2, 'ergonomis': 2, 'laku': 2, 'alami': 2, 'bakar': 2, 'percik': 2, 'dapat': 2, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'kondisi': 1, 'dasar': 1, 'pandang': 1, 'menganalisa': 1, 'tempa': 1, 'guna': 1, 'deskriptif': 1, 'amat': 1, 'upa': 1, 'dokumentasi': 1, 'cara': 1, 'langsung': 1, 'hasil': 1, 'menujukkan': 1, 'jadi': 1, 'beberapa': 1, 'potensi': 1, 'bahaya': 1, 'bising': 1, 'getar': 1, 'suhu': 1, 'tempat': 1, 'terap': 1, 'kata': 1, 'kurang': 1, 'optimal': 1, 'antara': 1, 'luka': 1, 'area': 1, 'tangan': 1, 'lempeng': 1, 'baja': 1, 'masih': 1, 'panas': 1, 'tempan': 1, 'bahan': 1, 'api': 1, 'mata': 1, 'buang': 1, 'celurit': 1, 'ingin': 1, 'posisi': 1, 'duduk': 1, 'cepat': 1, 'lelah': 1, 'punggung': 1, 'kalus': 1, 'administrasi': 1, 'perlu': 1, 'apd': 1, 'tindak': 1, 'cegah': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 14, 'in': 7, 'work': 6, 'smes': 5, 'process': 5, 'and': 4, 'risk': 4, 'is': 4, 'to': 3, 'saturi': 3, 'pamekasan': 3, 'on': 3, 'at': 3, 'that': 3, 'worker': 3, 'control': 3, 'makmur': 2, 'k': 2, 'step': 2, 'section': 2, 'research': 2, 'method': 2, 'such': 2, 'as': 2, 'ergonomic': 2, 'so': 2, 'done': 2, 'exposed': 2, 'can': 2, 'this': 1, 'study': 1, 'aims': 1, 'determine': 1, 'condition': 1, 'based': 1, 'view': 1, 'analyze': 1, 'every': 1, 'forging': 1, 'used': 1, 'descriptive': 1, 'with': 1, 'observation': 1, 'form': 1, 'documentation': 1, 'directly': 1, 'results': 1, 'showed': 1, 'part': 1, 'trucking': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'some': 1, 'potential': 1, 'hazards': 1, 'noise': 1, 'vibration': 1, 'temperature': 1, 'workplace': 1, 'implementation': 1, 'by': 1, 'smith': 1, 'prosperous': 1, 'said': 1, 'less': 1, 'optimal': 1, 'each': 1, 'rampage': 1, 'burns': 1, 'hand': 1, 'area': 1, 'burning': 1, 'hot': 1, 'sprinkling': 1, 'steel': 1, 'plate': 1, 'slicing': 1, 'material': 1, 'sparks': 1, 'which': 1, 'hit': 1, 'eye': 1, 'unintended': 1, 'disposal': 1, 'unemployment': 1, 'position': 1, 'not': 1, 'quickly': 1, 'experience': 1, 'back': 1, 'fatigue': 1, 'smoothing': 1, 'be': 1, 'administrative': 1, 'need': 1, 'ppe': 1, 'action': 1, 'prevention': 1})
-------------------------------------------
--- Data #500 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Moh. Rahman
Judul: PENGARUH PAKAN TAMBAHAN TEPUNG BEKICOT MENTAH DAN REBUS TERHADAP BERAT TELUR AYAM RAS PETELUR (HYBRID)
Pembimbing 1: Ida Lumintu,S.T.,M.T.,Ph.D
Pembimbing 2: Heri Awalul Ilhamsah,S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Bekicot merupakan hewan molusca yang bergerak dengan menggunakan perutnya. Bekicot memiliki banyak kandungan nutrisi dan sangat baik untuk digunakan sebagai salah satu komposisi pakan ayam petelur. peneliti menggunakan tepung bekicot sebagai pakan ayam petelur. Pemberian pakan terhadap ayam petelur dilakukan 2 kali dalam sehari dengan takaran setiap pemberian pakan sebanyak 60gr. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berat telur ayam petelur yang diberi komposisi pakan dari tepung bekicot mentah dan tepung bekicot rebus. Peneliti menggunakan 18 ayam petelur yang sudah pernah bertelur yang dilakukan selama satu bulan. Rancangan penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri atas dua faktor yaitu faktor pemberian pakan tambahan tepung bekicot rebus dan tepung bekicot mentah. Penelitian ini terdiri dari 6 perlakuan dan 3 perulangan. Perlakuan PKTBM1 (pakan kontrol 35% + tepung bekicot mentah 25%), PKTBM2 (pakan kontrol 25% + tepung bekicot mentah 35%), PKTBM3 (pakan kontrol 15% + tepung bekicot mentah 45%), PKTBR1 (pakan kontrol 35% + tepung bekicot rebus 25%), PKTBR2 (pakan kontrol 25% + tepung bekicot rebus 35%) PKTBR3 (pakan kontrol 15% + tepung bekicot rebus 45%). Rata-rata total berat telur PKTBM1, PKTBM2, PKTBM3, PKTBR1, PKTBR2, PKTBR3 berurutan yaitu 65,44 gram, 71,333, 70,00 gram, 65,44 gram, 68,00 gram dan 70,611 gram. Komposisi pakan terbaik untuk ayam petelur yaitu pakan dengan komposisi tepung bekicot mentah dengan takaran atau level pada 35%. Rata-rata berat telur ayam yang diperoleh dari pemberian tepung bekicot mentah 35% yaitu 71,333 gram dan sangat berpengaruh dibandingkan tepung bekicot rebus. Kata Kunci: Ayam ras petelur (hybrid) , tepung bekicot, RAL.
Abstrak (Clean): bekicot merupakan hewan molusca yang bergerak dengan menggunakan perutnya bekicot memiliki banyak kandungan nutrisi dan sangat baik untuk digunakan sebagai salah satu komposisi pakan ayam petelur peneliti menggunakan tepung bekicot sebagai pakan ayam petelur pemberian pakan terhadap ayam petelur dilakukan kali dalam sehari dengan takaran setiap pemberian pakan sebanyak gr penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berat telur ayam petelur yang diberi komposisi pakan dari tepung bekicot mentah dan tepung bekicot rebus peneliti menggunakan ayam petelur yang sudah pernah bertelur yang dilakukan selama satu bulan rancangan penelitian menggunakan rancangan acak lengkap ral yang terdiri atas dua faktor yaitu faktor pemberian pakan tambahan tepung bekicot rebus dan tepung bekicot mentah penelitian ini terdiri dari perlakuan dan perulangan perlakuan pktbm pakan kontrol tepung bekicot mentah pktbm pakan kontrol tepung bekicot mentah pktbm pakan kontrol tepung bekicot mentah pktbr pakan kontrol tepung bekicot rebus pktbr pakan kontrol tepung bekicot rebus pktbr pakan kontrol tepung bekicot rebus ratarata total berat telur pktbm pktbm pktbm pktbr pktbr pktbr berurutan yaitu gram gram gram gram dan gram komposisi pakan terbaik untuk ayam petelur yaitu pakan dengan komposisi tepung bekicot mentah dengan takaran atau level pada ratarata berat telur ayam yang diperoleh dari pemberian tepung bekicot mentah yaitu gram dan sangat berpengaruh dibandingkan tepung bekicot rebus kata kunci ayam ras petelur hybrid tepung bekicot ral
Abstrak (Stopwords Removed): bekicot hewan molusca bergerak menggunakan perutnya bekicot memiliki banyak kandungan nutrisi sangat baik digunakan salah satu komposisi pakan ayam petelur peneliti menggunakan tepung bekicot pakan ayam petelur pemberian pakan ayam petelur dilakukan kali sehari takaran setiap pemberian pakan sebanyak gr penelitian bertujuan mengetahui berat telur ayam petelur diberi komposisi pakan tepung bekicot mentah tepung bekicot rebus peneliti menggunakan ayam petelur sudah pernah bertelur dilakukan selama satu bulan rancangan penelitian menggunakan rancangan acak lengkap ral terdiri atas dua faktor faktor pemberian pakan tambahan tepung bekicot rebus tepung bekicot mentah penelitian terdiri perlakuan perulangan perlakuan pktbm pakan kontrol tepung bekicot mentah pktbm pakan kontrol tepung bekicot mentah pktbm pakan kontrol tepung bekicot mentah pktbr pakan kontrol tepung bekicot rebus pktbr pakan kontrol tepung bekicot rebus pktbr pakan kontrol tepung bekicot rebus ratarata total berat telur pktbm pktbm pktbm pktbr pktbr pktbr berurutan gram gram gram gram gram komposisi pakan terbaik ayam petelur pakan komposisi tepung bekicot mentah takaran level ratarata berat telur ayam diperoleh pemberian tepung bekicot mentah gram sangat berpengaruh dibandingkan tepung bekicot rebus kata kunci ayam ras petelur hybrid tepung bekicot ral
Abstrak (Stemmed): bekicot hewan molusca gerak guna perut bekicot milik banyak kandung nutrisi sangat baik guna salah satu komposisi pakan ayam telur teliti guna tepung bekicot pakan ayam telur beri pakan ayam telur laku kali hari takar tiap beri pakan banyak gr teliti tuju tahu berat telur ayam telur beri komposisi pakan tepung bekicot mentah tepung bekicot rebus teliti guna ayam telur sudah pernah telur laku lama satu bulan rancang teliti guna rancang acak lengkap ral diri atas dua faktor faktor beri pakan tambah tepung bekicot rebus tepung bekicot mentah teliti diri laku ulang laku pktbm pakan kontrol tepung bekicot mentah pktbm pakan kontrol tepung bekicot mentah pktbm pakan kontrol tepung bekicot mentah pktbr pakan kontrol tepung bekicot rebus pktbr pakan kontrol tepung bekicot rebus pktbr pakan kontrol tepung bekicot rebus ratarata total berat telur pktbm pktbm pktbm pktbr pktbr pktbr rurut gram gram gram gram gram komposisi pakan baik ayam telur pakan komposisi tepung bekicot mentah takar level ratarata berat telur ayam oleh beri tepung bekicot mentah gram sangat pengaruh banding tepung bekicot rebus kata kunci ayam ras telur hybrid tepung bekicot ral
Abstrak (Corrected): bekicot hewn molucca gera gun pert bekicot milk banyan bandung kutaisi sang back gun salad sat komposisi pagan adam tell elite gun typing bekicot pagan adam tell bert pagan adam tell lake kali hard taker tip bert pagan banyan gr elite juju tau beat tell adam tell bert komposisi pagan typing bekicot mental typing bekicot rebus elite gun adam tell judah perish tell lake lama sat buran dancing elite gun dancing arak lengkap real dirt alas due factor factor bert pagan tambac typing bekicot rebus typing bekicot mental elite dirt lake slang lake pktbm pagan control typing bekicot mental pktbm pagan control typing bekicot mental pktbm pagan control typing bekicot mental peter pagan control typing bekicot rebus peter pagan control typing bekicot rebus peter pagan control typing bekicot rebus ratarata total beat tell pktbm pktbm pktbm peter peter peter hurt gram gram gram gram gram komposisi pagan back adam tell pagan komposisi typing bekicot mental taker level ratarata beat tell adam olen bert typing bekicot mental gram sang pengaruh banding typing bekicot rebus data bunch adam was tell hybrid typing bekicot real
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'bekicot': 17, 'tepung': 15, 'pakan': 14, 'telur': 11, 'ayam': 8, 'mentah': 7, 'rebus': 6, 'pktbm': 6, 'kontrol': 6, 'pktbr': 6, 'gram': 6, 'guna': 5, 'teliti': 5, 'beri': 5, 'komposisi': 4, 'laku': 4, 'berat': 3, 'banyak': 2, 'sangat': 2, 'baik': 2, 'satu': 2, 'takar': 2, 'rancang': 2, 'ral': 2, 'diri': 2, 'faktor': 2, 'ratarata': 2, 'hewan': 1, 'molusca': 1, 'gerak': 1, 'perut': 1, 'milik': 1, 'kandung': 1, 'nutrisi': 1, 'salah': 1, 'kali': 1, 'hari': 1, 'tiap': 1, 'gr': 1, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'sudah': 1, 'pernah': 1, 'lama': 1, 'bulan': 1, 'acak': 1, 'lengkap': 1, 'atas': 1, 'dua': 1, 'tambah': 1, 'ulang': 1, 'total': 1, 'rurut': 1, 'level': 1, 'oleh': 1, 'pengaruh': 1, 'banding': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'ras': 1, 'hybrid': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 18, 'snail': 14, 'flour': 14, 'the': 11, 'feed': 10, 'and': 6, 'laying': 6, 'raw': 6, 'pktbm': 6, 'pktbr': 6, 'boiled': 5, 'gram': 5, 'with': 4, 'composition': 4, 'hens': 4, 'eggs': 4, 'control': 4, 'that': 3, 'a': 3, 'to': 3, 'feeding': 3, 'is': 3, 'study': 3, 'weight': 3, 'snails': 2, 'have': 2, 'very': 2, 'use': 2, 'as': 2, 'one': 2, 'researchers': 2, 'chicken': 2, 'dose': 2, 'from': 2, 'used': 2, 'for': 2, 'design': 2, 'ral': 2, 'factors': 2, 'crude': 2, 'average': 2, 'are': 1, 'mollusca': 1, 'move': 1, 'their': 1, 'stomachs': 1, 'lot': 1, 'nutrients': 1, 'good': 1, 'done': 1, 'times': 1, 'day': 1, 'each': 1, 'gr': 1, 'this': 1, 'aims': 1, 'determine': 1, 'given': 1, 'been': 1, 'laid': 1, 'month': 1, 'complete': 1, 'randomized': 1, 'consisting': 1, 'two': 1, 'additional': 1, 'consisted': 1, 'treatments': 1, 'repetitions': 1, 'treatment': 1, 'total': 1, 'sequence': 1, 'best': 1, 'hen': 1, 'or': 1, 'level': 1, 'at': 1, 'obtained': 1, 'provision': 1, 'grams': 1, 'influential': 1, 'compared': 1, 'keywords': 1, 'chickens': 1, 'race': 1, 'hybrid': 1})
-------------------------------------------
--- Data #501 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Mahmud
Judul: PENERAPAN METODE QFD (QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT) UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK BATIK (Studi Kasus : IKM Batik Peri Kecil Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan)
Pembimbing 1: Ida Lumintu, S.T.,M.T.,Ph.D
Pembimbing 2: Teguh Prasetyo, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Salah satu metode yang digunakan dalam penelitian untuk meningkatkan
kualitas produk atau jasa dalam memenuhi kebutuhan konsumen atau pelanggan
kemudian dihubungkan dengan ketentuan teknis dihasilakn suatu metode QFD
(Quality Function Deployment). QFD merupakan pendekatan yang sistematik
dalam menentukan apa yang diinginkan konsumen dan menerjemahkan
keinginan tersebut secara akurat kedalam desain teknis, manufacturing, dan
perencanaan produksi yang tepat pada prinsipnya QFD membantu
mendengarkan suara atau keinginan konsumen dan bergunan untuk
brainstorming session bagi tim pengembang untuk menentukan cara terbaik
dalam memenuhi kenginan konsumen.
Berdasarkan prioritas perbaikan untuk meningkatkan kualitas produk
batik dari Peri Kecil hendaknya perbaikan yang dilakukan terlebih dahulu yakni
Melakukan standarisasi selama proses pewarnaan dan bahan pewarna yang
digunakan, dari produk batik yang di produksi oleh peri kecil proseedur proses
pewarnaan sebaiknya dilakukan SOP yang baik sehingga warna yang didapatkan
warna dari produk batik IKM memimiliki kesamaan apabila IKM Peri Kecil
memproduksi dengan jumlah yang banyak sehingga konsumen akan lebih puas
dengan proses pewarnaan yang dihasilkan. Selanjutnya dari persyaratan teknik
dengan melakukan inovasi setiap 6 bulan sekali, karena dengan banyaknya
inovasi yang dilakukan oleh pihak Peri Kecil akan menghasil produk batik yang
selalu mendapatkan perbaikan atau pengembangan dibandingkan dengan produk
batik yang monoton. Selanjutnya menyesuaikan dengan motif yang tren saat ini,
dengan mengikuti motif batik yang tren saat ini.
Kata Kunci : Quality Function Deployment
Abstrak (Clean): abstrak salah satu metode yang digunakan dalam penelitian untuk meningkatkan kualitas produk atau jasa dalam memenuhi kebutuhan konsumen atau pelanggan kemudian dihubungkan dengan ketentuan teknis dihasilakn suatu metode qfd quality function deployment qfd merupakan pendekatan yang sistematik dalam menentukan apa yang diinginkan konsumen dan menerjemahkan keinginan tersebut secara akurat kedalam desain teknis manufacturing dan perencanaan produksi yang tepat pada prinsipnya qfd membantu mendengarkan suara atau keinginan konsumen dan bergunan untuk brainstorming session bagi tim pengembang untuk menentukan cara terbaik dalam memenuhi kenginan konsumen berdasarkan prioritas perbaikan untuk meningkatkan kualitas produk batik dari peri kecil hendaknya perbaikan yang dilakukan terlebih dahulu yakni melakukan standarisasi selama proses pewarnaan dan bahan pewarna yang digunakan dari produk batik yang di produksi oleh peri kecil proseedur proses pewarnaan sebaiknya dilakukan sop yang baik sehingga warna yang didapatkan warna dari produk batik ikm memimiliki kesamaan apabila ikm peri kecil memproduksi dengan jumlah yang banyak sehingga konsumen akan lebih puas dengan proses pewarnaan yang dihasilkan selanjutnya dari persyaratan teknik dengan melakukan inovasi setiap bulan sekali karena dengan banyaknya inovasi yang dilakukan oleh pihak peri kecil akan menghasil produk batik yang selalu mendapatkan perbaikan atau pengembangan dibandingkan dengan produk batik yang monoton selanjutnya menyesuaikan dengan motif yang tren saat ini dengan mengikuti motif batik yang tren saat ini kata kunci quality function deployment
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak salah satu metode digunakan penelitian meningkatkan kualitas produk jasa memenuhi kebutuhan konsumen pelanggan dihubungkan ketentuan teknis dihasilakn metode qfd quality function deployment qfd pendekatan sistematik menentukan apa diinginkan konsumen menerjemahkan keinginan tersebut secara akurat kedalam desain teknis manufacturing perencanaan produksi tepat prinsipnya qfd membantu mendengarkan suara keinginan konsumen bergunan brainstorming session bagi tim pengembang menentukan cara terbaik memenuhi kenginan konsumen berdasarkan prioritas perbaikan meningkatkan kualitas produk batik peri kecil hendaknya perbaikan dilakukan terlebih dahulu yakni melakukan standarisasi selama proses pewarnaan bahan pewarna digunakan produk batik produksi peri kecil proseedur proses pewarnaan sebaiknya dilakukan sop baik warna didapatkan warna produk batik ikm memimiliki kesamaan apabila ikm peri kecil memproduksi jumlah banyak konsumen lebih puas proses pewarnaan dihasilkan selanjutnya persyaratan teknik melakukan inovasi setiap bulan sekali banyaknya inovasi dilakukan pihak peri kecil menghasil produk batik selalu mendapatkan perbaikan pengembangan dibandingkan produk batik monoton selanjutnya menyesuaikan motif tren mengikuti motif batik tren kata kunci quality function deployment
Abstrak (Stemmed): abstrak salah satu metode guna teliti tingkat kualitas produk jasa penuh butuh konsumen langgan hubung tentu teknis dihasilakn metode qfd quality function deployment qfd dekat sistematik tentu apa ingin konsumen terjemah ingin sebut cara akurat dalam desain teknis manufacturing rencana produksi tepat prinsip qfd bantu dengar suara ingin konsumen gun brainstorming session bagi tim kembang tentu cara baik penuh kenginan konsumen dasar prioritas baik tingkat kualitas produk batik peri kecil hendak baik laku lebih dahulu yakni laku standar lama proses warna bahan warna guna produk batik produksi peri kecil proseedur proses warna baik laku sop baik warna dapat warna produk batik ikm memimiliki sama apabila ikm peri kecil produksi jumlah banyak konsumen lebih puas proses warna hasil lanjut syarat teknik laku inovasi tiap bulan sekali banyak inovasi laku pihak peri kecil hasil produk batik selalu dapat baik kembang banding produk batik monoton lanjut sesuai motif tren ikut motif batik tren kata kunci quality function deployment
Abstrak (Corrected): abstract salad sat metope gun elite dingbat kualitas proud casa punch butch consumed hangman hung tent tennis dihasilakn metope and quality function deployment and dead systematic tent papa begin consumed terefah begin debut cara aura dream detain tennis manufacturing recant produksi teat principe and bantu denar sara begin consumed gun brainstorming session bag tim embank tent cara back punch kennan consumed dakar priority back dingbat kualitas proud batik peri cecil henna back lake leash dahl yank lake standard lama proves wanna bahai wanna gun proud batik produksi peri cecil proseedur proves wanna back lake sop back wanna apart wanna proud batik i'm memimiliki same arabia i'm peri cecil produksi mullah banyan consumed leash puts proves wanna hail layout start tennis lake novas tip buran seal banyan novas lake pick peri cecil hail proud batik sell apart back embank banding proud batik monotony layout sexual motif then it motif batik then data bunch quality function deployment
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produk': 6, 'baik': 6, 'batik': 6, 'warna': 6, 'konsumen': 5, 'laku': 5, 'peri': 4, 'kecil': 4, 'tentu': 3, 'qfd': 3, 'ingin': 3, 'produksi': 3, 'proses': 3, 'metode': 2, 'guna': 2, 'tingkat': 2, 'kualitas': 2, 'penuh': 2, 'teknis': 2, 'quality': 2, 'function': 2, 'deployment': 2, 'cara': 2, 'kembang': 2, 'lebih': 2, 'dapat': 2, 'ikm': 2, 'banyak': 2, 'hasil': 2, 'lanjut': 2, 'inovasi': 2, 'motif': 2, 'tren': 2, 'abstrak': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'teliti': 1, 'jasa': 1, 'butuh': 1, 'langgan': 1, 'hubung': 1, 'dihasilakn': 1, 'dekat': 1, 'sistematik': 1, 'apa': 1, 'terjemah': 1, 'sebut': 1, 'akurat': 1, 'dalam': 1, 'desain': 1, 'manufacturing': 1, 'rencana': 1, 'tepat': 1, 'prinsip': 1, 'bantu': 1, 'dengar': 1, 'suara': 1, 'gun': 1, 'brainstorming': 1, 'session': 1, 'bagi': 1, 'tim': 1, 'kenginan': 1, 'dasar': 1, 'prioritas': 1, 'hendak': 1, 'dahulu': 1, 'yakni': 1, 'standar': 1, 'lama': 1, 'bahan': 1, 'proseedur': 1, 'sop': 1, 'memimiliki': 1, 'sama': 1, 'apabila': 1, 'jumlah': 1, 'puas': 1, 'syarat': 1, 'teknik': 1, 'tiap': 1, 'bulan': 1, 'sekali': 1, 'pihak': 1, 'selalu': 1, 'banding': 1, 'monoton': 1, 'sesuai': 1, 'ikut': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 25, 'of': 11, 'to': 7, 'products': 6, 'batik': 6, 'with': 5, 'that': 5, 'quality': 4, 'or': 4, 'a': 4, 'and': 4, 'small': 4, 'in': 3, 'technical': 3, 'qfd': 3, 'consumer': 3, 'improvement': 3, 'from': 3, 'be': 3, 'process': 3, 'coloring': 3, 'by': 3, 'method': 2, 'used': 2, 'improve': 2, 'customers': 2, 'function': 2, 'deployment': 2, 'wishes': 2, 'development': 2, 'fairy': 2, 'should': 2, 'done': 2, 'produced': 2, 'so': 2, 'color': 2, 'ikm': 2, 'produce': 2, 'will': 2, 'current': 2, 'trend': 2, 'abstract': 1, 'one': 1, 'research': 1, 'services': 1, 'meeting': 1, 'needs': 1, 'consumers': 1, 'then': 1, 'connected': 1, 'provisions': 1, 'dihasilakn': 1, 'is': 1, 'systematic': 1, 'approach': 1, 'determining': 1, 'what': 1, 'wants': 1, 'translating': 1, 'accurately': 1, 'into': 1, 'proper': 1, 'design': 1, 'manufacturing': 1, 'production': 1, 'planning': 1, 'helps': 1, 'listen': 1, 'voice': 1, 'desire': 1, 'use': 1, 'brainstorming': 1, 'session': 1, 'for': 1, 'team': 1, 'determine': 1, 'best': 1, 'way': 1, 'meet': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'priority': 1, 'first': 1, 'ie': 1, 'standardize': 1, 'during': 1, 'materials': 1, 'elves': 1, 'proseedur': 1, 'staining': 1, 'good': 1, 'sop': 1, 'obtained': 1, 'has': 1, 'similarity': 1, 'if': 1, 'peri': 1, 'lot': 1, 'quantity': 1, 'more': 1, 'satisfied': 1, 'furthermore': 1, 'requirements': 1, 'innovate': 1, 'every': 1, 'months': 1, 'because': 1, 'many': 1, 'innovations': 1, 'made': 1, 'always': 1, 'get': 1, 'compared': 1, 'monotonous': 1, 'next': 1, 'adjust': 1, 'motives': 1, 'following': 1, 'motive': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #502 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muhammad Imaduddin Abdur Rohim
Judul: PERBANDINGAN METODE P-MEDIAN, P-CENTER, DAN MAXIMAL COVERAGE DENGAN PERBANDINGAN MULTICRITERIA PADA ALIRAN RANTAI PASOK TEMBAKAU BOKABO KABUPATEN SUMENEP
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Pulau Madura adalah daerah penghasil tembakau terbesar di Indonesia dengan luas 30-33% dari total luas perkebunan tembakau di Indonesia. Namun, selama 3 tahun terakhir areal perkebunan tembakau di Pulau Madura mengalami penurunan yang berdampak pada penurunan produktivitas tembakau. Hal ini disebabkan oleh volatilitas harga yang dimainkan oleh perantara sebagai monopoli pasar terhadap gudang perusahaan. Desain rantai pasokan baru diasumsikan bahwa aliran rantai pasokan ke gudang perusahaan dilakukan tanpa perantara. Ini memiliki tujuan bahwa dengan tulisan ini, dapat merekomendasikan kelompok petani untuk mengirim tembakau bokabo langsung ke gudang perusahaan. Penilaian ini dengan membandingkan tiga metode fasilitas lokasi yang terdiri dari p-median, p-center, dan maximal coverage akan menentukan lokasi fasilitas terbaik dalam beberapa kriteria sehingga gudang dapat dibangun sesuai dengan masalah yang ada. Hasil perbandingan beberapa metode dengan objek adalah rantai pasokan tembakau bokabo Kabupaten Sumenep. Hal ini menunjukkan bahwa p-median adalah metode terbaik di C1, C2, C4 dan C8 yang berarti bahwa jika ada pembangun gudang ingin jarak rata-rata permintaan ke fasilitas utama, jarak rata-rata permintaan untuk fasilitas utama dan cadangan, jarak rata-rata permintaan untuk fasilitas cadangan, dan biaya minimum untuk setiap distribusi harus menggunakan masalah p-median. Sedangkan untuk C3 diisi oleh p-median untuk r kecil (kisaran batas) dan untuk r besar (kisaran batas) diisi oleh cakupan maksimal yang berarti bahwa cakupan maksimal dan p-median berlaku untuk masalah ini. C5 berikutnya diisi oleh cakupan maksimal yang merupakan metode yang memiliki keunggulan dalam mengisi permintaan antara fasilitas utama dan cadangan. Hasil terakhir, C6 dan C7 diisi oleh p-center yang berarti p-center akan meminimalkan jarak maksimum ke fasilitas utama, fasilitas primer dan cadangan.
Abstrak (Clean): pulau madura adalah daerah penghasil tembakau terbesar di indonesia dengan luas dari total luas perkebunan tembakau di indonesia namun selama tahun terakhir areal perkebunan tembakau di pulau madura mengalami penurunan yang berdampak pada penurunan produktivitas tembakau hal ini disebabkan oleh volatilitas harga yang dimainkan oleh perantara sebagai monopoli pasar terhadap gudang perusahaan desain rantai pasokan baru diasumsikan bahwa aliran rantai pasokan ke gudang perusahaan dilakukan tanpa perantara ini memiliki tujuan bahwa dengan tulisan ini dapat merekomendasikan kelompok petani untuk mengirim tembakau bokabo langsung ke gudang perusahaan penilaian ini dengan membandingkan tiga metode fasilitas lokasi yang terdiri dari pmedian pcenter dan maximal coverage akan menentukan lokasi fasilitas terbaik dalam beberapa kriteria sehingga gudang dapat dibangun sesuai dengan masalah yang ada hasil perbandingan beberapa metode dengan objek adalah rantai pasokan tembakau bokabo kabupaten sumenep hal ini menunjukkan bahwa pmedian adalah metode terbaik di c c c dan c yang berarti bahwa jika ada pembangun gudang ingin jarak ratarata permintaan ke fasilitas utama jarak ratarata permintaan untuk fasilitas utama dan cadangan jarak ratarata permintaan untuk fasilitas cadangan dan biaya minimum untuk setiap distribusi harus menggunakan masalah pmedian sedangkan untuk c diisi oleh pmedian untuk r kecil kisaran batas dan untuk r besar kisaran batas diisi oleh cakupan maksimal yang berarti bahwa cakupan maksimal dan pmedian berlaku untuk masalah ini c berikutnya diisi oleh cakupan maksimal yang merupakan metode yang memiliki keunggulan dalam mengisi permintaan antara fasilitas utama dan cadangan hasil terakhir c dan c diisi oleh pcenter yang berarti pcenter akan meminimalkan jarak maksimum ke fasilitas utama fasilitas primer dan cadangan
Abstrak (Stopwords Removed): pulau madura daerah penghasil tembakau terbesar indonesia luas total luas perkebunan tembakau indonesia selama tahun terakhir areal perkebunan tembakau pulau madura mengalami penurunan berdampak penurunan produktivitas tembakau disebabkan volatilitas harga dimainkan perantara monopoli pasar gudang perusahaan desain rantai pasokan baru diasumsikan aliran rantai pasokan gudang perusahaan dilakukan perantara memiliki tujuan tulisan dapat merekomendasikan kelompok petani mengirim tembakau bokabo langsung gudang perusahaan penilaian membandingkan tiga metode fasilitas lokasi terdiri pmedian pcenter maximal coverage menentukan lokasi fasilitas terbaik beberapa kriteria gudang dapat dibangun sesuai masalah ada hasil perbandingan beberapa metode objek rantai pasokan tembakau bokabo kabupaten sumenep menunjukkan pmedian metode terbaik c c c c berarti jika ada pembangun gudang ingin jarak ratarata permintaan fasilitas utama jarak ratarata permintaan fasilitas utama cadangan jarak ratarata permintaan fasilitas cadangan biaya minimum setiap distribusi harus menggunakan masalah pmedian sedangkan c diisi pmedian r kecil kisaran batas r besar kisaran batas diisi cakupan maksimal berarti cakupan maksimal pmedian berlaku masalah c berikutnya diisi cakupan maksimal metode memiliki keunggulan mengisi permintaan antara fasilitas utama cadangan hasil terakhir c c diisi pcenter berarti pcenter meminimalkan jarak maksimum fasilitas utama fasilitas primer cadangan
Abstrak (Stemmed): pulau madura daerah hasil tembakau besar indonesia luas total luas kebun tembakau indonesia lama tahun akhir areal kebun tembakau pulau madura alami turun dampak turun produktivitas tembakau sebab volatilitas harga main antara monopoli pasar gudang usaha desain rantai pasok baru asumsi alir rantai pasok gudang usaha laku antara milik tuju tulis dapat rekomendasi kelompok tani kirim tembakau bokabo langsung gudang usaha nilai banding tiga metode fasilitas lokasi diri pmedian pcenter maximal coverage tentu lokasi fasilitas baik beberapa kriteria gudang dapat bangun sesuai masalah ada hasil banding beberapa metode objek rantai pasok tembakau bokabo kabupaten sumenep tunjuk pmedian metode baik c c c c arti jika ada bangun gudang ingin jarak ratarata minta fasilitas utama jarak ratarata minta fasilitas utama cadang jarak ratarata minta fasilitas cadang biaya minimum tiap distribusi harus guna masalah pmedian sedang c isi pmedian r kecil kisar batas r besar kisar batas isi cakup maksimal arti cakup maksimal pmedian laku masalah c ikut isi cakup maksimal metode milik unggul isi minta antara fasilitas utama cadang hasil akhir c c isi pcenter arti pcenter minimal jarak maksimum fasilitas utama fasilitas primer cadang
Abstrak (Corrected): palau madura sarah hail tembakau bear indonesia lucas total lucas begun tembakau indonesia lama thun air areal begun tembakau palau madura salami turn damp turn produktivitas tembakau kebab volatility hard main angara monopoly paar gang sara detain rental ask bar sums air rental ask gang sara lake angara milk juju tulips apart rekomendasi kelompok tank kirin tembakau bonobo lansing gang sara nilgai banding toga metope basilicas loki dirt median center maximal coverage tent loki basilicas back beberapa criteria gang apart bangui sexual marsala ada hail banding beberapa metope objet rental ask tembakau bonobo kabupaten sumner tuneup median metope back c c c c art pika ada bangui gang begin arak ratarata mint basilicas mama arak ratarata mint basilicas mama padang arak ratarata mint basilicas padang bay minimum tip distribute harms gun marsala median sedan c is median r cecil isar bats r bear isar bats is cup maximal art cup maximal median lake marsala c it is cup maximal metope milk lungful is mint angara basilicas mama padang hail air c c is center art center minimal arak maximum basilicas mama basilicas primer padang
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'fasilitas': 8, 'c': 8, 'tembakau': 6, 'gudang': 5, 'pmedian': 5, 'isi': 5, 'metode': 4, 'jarak': 4, 'minta': 4, 'utama': 4, 'cadang': 4, 'hasil': 3, 'antara': 3, 'usaha': 3, 'rantai': 3, 'pasok': 3, 'pcenter': 3, 'masalah': 3, 'arti': 3, 'ratarata': 3, 'cakup': 3, 'maksimal': 3, 'pulau': 2, 'madura': 2, 'besar': 2, 'indonesia': 2, 'luas': 2, 'kebun': 2, 'akhir': 2, 'turun': 2, 'laku': 2, 'milik': 2, 'dapat': 2, 'bokabo': 2, 'banding': 2, 'lokasi': 2, 'baik': 2, 'beberapa': 2, 'bangun': 2, 'ada': 2, 'r': 2, 'kisar': 2, 'batas': 2, 'daerah': 1, 'total': 1, 'lama': 1, 'tahun': 1, 'areal': 1, 'alami': 1, 'dampak': 1, 'produktivitas': 1, 'sebab': 1, 'volatilitas': 1, 'harga': 1, 'main': 1, 'monopoli': 1, 'pasar': 1, 'desain': 1, 'baru': 1, 'asumsi': 1, 'alir': 1, 'tuju': 1, 'tulis': 1, 'rekomendasi': 1, 'kelompok': 1, 'tani': 1, 'kirim': 1, 'langsung': 1, 'nilai': 1, 'tiga': 1, 'diri': 1, 'maximal': 1, 'coverage': 1, 'tentu': 1, 'kriteria': 1, 'sesuai': 1, 'objek': 1, 'kabupaten': 1, 'sumenep': 1, 'tunjuk': 1, 'jika': 1, 'ingin': 1, 'biaya': 1, 'minimum': 1, 'tiap': 1, 'distribusi': 1, 'harus': 1, 'guna': 1, 'sedang': 1, 'kecil': 1, 'ikut': 1, 'unggul': 1, 'minimal': 1, 'maksimum': 1, 'primer': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'is': 14, 'of': 14, 'that': 9, 'and': 9, 'to': 8, 'c': 8, 'by': 7, 'tobacco': 6, 'in': 6, 'for': 6, 'which': 5, 'warehouse': 5, 'facility': 5, 'pmedian': 5, 'area': 4, 'this': 4, 'it': 4, 'maximal': 4, 'coverage': 4, 'distance': 4, 'demand': 4, 'filled': 4, 'with': 3, 'has': 3, 'a': 3, 'companys': 3, 'supply': 3, 'chain': 3, 'method': 3, 'pcenter': 3, 'problem': 3, 'means': 3, 'average': 3, 'primary': 3, 'facilities': 3, 'madura': 2, 'island': 2, 'indonesia': 2, 'an': 2, 'plantations': 2, 'last': 2, 'middlemen': 2, 'can': 2, 'bokabo': 2, 'location': 2, 'will': 2, 'best': 2, 'several': 2, 'result': 2, 'main': 2, 'reserve': 2, 'r': 2, 'boundary': 2, 'range': 2, 'backup': 2, 'largest': 1, 'producing': 1, 'total': 1, 'however': 1, 'during': 1, 'years': 1, 'on': 1, 'decreased': 1, 'affects': 1, 'decline': 1, 'productivity': 1, 'caused': 1, 'volatility': 1, 'prices': 1, 'played': 1, 'as': 1, 'market': 1, 'monopoly': 1, 'design': 1, 'new': 1, 'assumed': 1, 'flow': 1, 'done': 1, 'without': 1, 'aim': 1, 'paper': 1, 'recommend': 1, 'farmers': 1, 'group': 1, 'ship': 1, 'directly': 1, 'assessment': 1, 'comparing': 1, 'three': 1, 'consists': 1, 'determine': 1, 'criteria': 1, 'so': 1, 'be': 1, 'built': 1, 'according': 1, 'existing': 1, 'comparison': 1, 'methods': 1, 'object': 1, 'sumenep': 1, 'district': 1, 'showed': 1, 'if': 1, 'there': 1, 'builder': 1, 'want': 1, 'minimum': 1, 'cost': 1, 'each': 1, 'distribution': 1, 'should': 1, 'use': 1, 'while': 1, 'small': 1, 'large': 1, 'applicable': 1, 'next': 1, 'superiority': 1, 'filling': 1, 'between': 1, 'are': 1, 'minimize': 1, 'maximum': 1})
-------------------------------------------
--- Data #503 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Astri Putri Dewanti
Judul: FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PENETAPAN GREEN INDUSTRY PADA PERUSAHAAN SEMEN YANG GO PUBLIC BERDASARKAN STANDART INDUSTRI HIJAU
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso S.Si., MT.
Pembimbing 2: Anis Arendra S.T., M.Eng.
Abstrak (Raw): Salah satu tujuan penyelenggaraan perindustrian di Indonesia adalah mewujudkan industri yang mandiri, berdaya saing dan maju serta industri hijau. UU No 3 tahun 2014 tentang perindustrian memberikan pengertian industri hijau sebagai “industri yang dalam proses produksinya mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan”. Dalam penetapan green industry, kementrian perindustrian telah menyiapkan standar yang disebut dengan standart industri hijau. Pada industri semen terdapat 3 variabel yang digunakan sebagai acuan untuk menetapkan green industry yaitu, proses produksi, pengelolahan limbah dan emisi, dan manajemen perusahaan. Dari ketiga variabel tersebut ternyata ketiga variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap penetaapan status green industry pada industri semen.
Kata kunci: Green Industry, Standart Industri Hijau, Industri Semen
Abstrak (Clean): salah satu tujuan penyelenggaraan perindustrian di indonesia adalah mewujudkan industri yang mandiri berdaya saing dan maju serta industri hijau uu no tahun tentang perindustrian memberikan pengertian industri hijau sebagai “industri yang dalam proses produksinya mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan” dalam penetapan green industry kementrian perindustrian telah menyiapkan standar yang disebut dengan standart industri hijau pada industri semen terdapat variabel yang digunakan sebagai acuan untuk menetapkan green industry yaitu proses produksi pengelolahan limbah dan emisi dan manajemen perusahaan dari ketiga variabel tersebut ternyata ketiga variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap penetaapan status green industry pada industri semen kata kunci green industry standart industri hijau industri semen
Abstrak (Stopwords Removed): salah satu tujuan penyelenggaraan perindustrian indonesia mewujudkan industri mandiri berdaya saing maju industri hijau uu no tahun tentang perindustrian memberikan pengertian industri hijau “industri proses produksinya mengutamakan upaya efisiensi efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan” penetapan green industry kementrian perindustrian menyiapkan standar disebut standart industri hijau industri semen terdapat variabel digunakan acuan menetapkan green industry proses produksi pengelolahan limbah emisi manajemen perusahaan ketiga variabel tersebut ternyata ketiga variabel tersebut berpengaruh positif signifikan penetaapan status green industry industri semen kata kunci green industry standart industri hijau industri semen
Abstrak (Stemmed): salah satu tuju selenggara industri indonesia wujud industri mandiri daya saing maju industri hijau uu no tahun tentang industri beri erti industri hijau industri proses produksi utama upaya efisiensi efektivitas guna sumber daya cara lanjut tetap green industry tri industri siap standar sebut standart industri hijau industri semen dapat variabel guna acu tetap green industry proses produksi pengelolahan limbah emisi manajemen usaha tiga variabel sebut nyata tiga variabel sebut pengaruh positif signifikan penetaapan status green industry industri semen kata kunci green industry standart industri hijau industri semen
Abstrak (Corrected): salad sat juju selenggara industry indonesia juju industry mandarin day saying maj industry hijack up no thun tenting industry bert ert industry hijack industry proves produksi mama pay efisiensi efektivitas gun number day cara layout team green industry try industry slap standard debut standard industry hijack industry semen apart variable gun act team green industry proves produksi pengelolahan limb miss management sara toga variable debut nyala toga variable debut pengaruh position significant penetaapan status green industry industry semen data bunch green industry standard industry hijack industry semen
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'industri': 12, 'hijau': 4, 'green': 4, 'industry': 4, 'sebut': 3, 'semen': 3, 'variabel': 3, 'daya': 2, 'proses': 2, 'produksi': 2, 'guna': 2, 'tetap': 2, 'standart': 2, 'tiga': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'tuju': 1, 'selenggara': 1, 'indonesia': 1, 'wujud': 1, 'mandiri': 1, 'saing': 1, 'maju': 1, 'uu': 1, 'no': 1, 'tahun': 1, 'tentang': 1, 'beri': 1, 'erti': 1, 'utama': 1, 'upaya': 1, 'efisiensi': 1, 'efektivitas': 1, 'sumber': 1, 'cara': 1, 'lanjut': 1, 'tri': 1, 'siap': 1, 'standar': 1, 'dapat': 1, 'acu': 1, 'pengelolahan': 1, 'limbah': 1, 'emisi': 1, 'manajemen': 1, 'usaha': 1, 'nyata': 1, 'pengaruh': 1, 'positif': 1, 'signifikan': 1, 'penetaapan': 1, 'status': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'industry': 16, 'the': 9, 'green': 8, 'of': 7, 'and': 6, 'in': 4, 'a': 4, 'on': 3, 'cement': 3, 'variables': 3, 'to': 2, 'an': 2, 'as': 2, 'production': 2, 'standard': 2, 'are': 2, 'management': 2, 'three': 2, 'one': 1, 'objectives': 1, 'organization': 1, 'indonesia': 1, 'is': 1, 'create': 1, 'independent': 1, 'competitive': 1, 'advanced': 1, 'law': 1, 'no': 1, 'provides': 1, 'sense': 1, 'which': 1, 'its': 1, 'processes': 1, 'prioritize': 1, 'efficiency': 1, 'efforts': 1, 'effectiveness': 1, 'sustainable': 1, 'resource': 1, 'use': 1, 'establishing': 1, 'ministry': 1, 'has': 1, 'prepared': 1, 'called': 1, 'there': 1, 'that': 1, 'used': 1, 'reference': 1, 'establish': 1, 'namely': 1, 'process': 1, 'waste': 1, 'emissions': 1, 'company': 1, 'from': 1, 'these': 1, 'have': 1, 'positive': 1, 'significant': 1, 'effect': 1, 'status': 1, 'assessment': 1, 'keywords': 1, 'standards': 1})
-------------------------------------------
--- Data #504 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Moh Syahrul Romadhon
Judul: ANALISIS OVERSTOCK : PENENTUAN KEBIJAKAN PENGELOLAAN PERSEDIAAN PRODUK DI PT. GAYA SUKSES MANDIRI KASEINDO
Pembimbing 1: Ida Lumintu, S.T., M.T., Ph.D
Pembimbing 2: Agus Salim, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Penelitian ini menjelaskn mengenai pemecahan masalah overstock di perusahaan. Penentuan kebijakan dilakukan dengan membandingkan biaya persediaan antara metode peramalan terbaik dengan metode Ecoonomic Production Quantity (EPQ). Penentuan metode peramalan terbaik ditentukan oleh nilai MSE (Mean Square Error) terkecil. Untuk produk Cargill 800, metode peramalan terbaik adalah dengan metode Single Exponential Smoothing dengan nilai MSE 4063,28. Sementara untuk pallet Cargill 1000 dan pallet SMART, metode terbaik adalah dengan metode Double Exponential Smoothing dengan masing masing nilai MSE adalah 33390,2 dan 36740,2. Hasil perhitungan volume produksi dengan EPQ diketahui bahwa produksi dalam 6 bulan adalah sebanyak 14 siklus produksi dengan Cargill 1000 sebesar 255 unit, Cargill 800 sebesar 99 unit dan SMART sebesar 185 unit. Untuk nilai safety stock, produk Cargill 1000 sebesar 167 unit, produk Cargill 800 sebesar 43 unit dan produk SMART sebesar 185 unit. Sementara ROP untuk ketiga produk tersebut, berturut-turut sebesar 737 unit, 265 unit dan 705 unit. Berdasarkan perhitungan tersebut, diketahui bahwa total cost dengan metode peramalan adalah sebesar Rp. 1.846.264.027,-. Dan metode EPQ membutuhkan biaya Rp. 1.568.020.806. Jadi dapat disimpulkan bahwa metode EPQ dapat memberikan penghemtan sebesar 15,07%.
Kata Kunci : Overstock, Metode Peramalan, EPQ, Total Cost
Abstrak (Clean): penelitian ini menjelaskn mengenai pemecahan masalah overstock di perusahaan penentuan kebijakan dilakukan dengan membandingkan biaya persediaan antara metode peramalan terbaik dengan metode ecoonomic production quantity epq penentuan metode peramalan terbaik ditentukan oleh nilai mse mean square error terkecil untuk produk cargill metode peramalan terbaik adalah dengan metode single exponential smoothing dengan nilai mse sementara untuk pallet cargill dan pallet smart metode terbaik adalah dengan metode double exponential smoothing dengan masing masing nilai mse adalah dan hasil perhitungan volume produksi dengan epq diketahui bahwa produksi dalam bulan adalah sebanyak siklus produksi dengan cargill sebesar unit cargill sebesar unit dan smart sebesar unit untuk nilai safety stock produk cargill sebesar unit produk cargill sebesar unit dan produk smart sebesar unit sementara rop untuk ketiga produk tersebut berturutturut sebesar unit unit dan unit berdasarkan perhitungan tersebut diketahui bahwa total cost dengan metode peramalan adalah sebesar rp dan metode epq membutuhkan biaya rp jadi dapat disimpulkan bahwa metode epq dapat memberikan penghemtan sebesar kata kunci overstock metode peramalan epq total cost
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian menjelaskn mengenai pemecahan masalah overstock perusahaan penentuan kebijakan dilakukan membandingkan biaya persediaan antara metode peramalan terbaik metode ecoonomic production quantity epq penentuan metode peramalan terbaik ditentukan nilai mse mean square error terkecil produk cargill metode peramalan terbaik metode single exponential smoothing nilai mse sementara pallet cargill pallet smart metode terbaik metode double exponential smoothing masing masing nilai mse hasil perhitungan volume produksi epq diketahui produksi bulan sebanyak siklus produksi cargill sebesar unit cargill sebesar unit smart sebesar unit nilai safety stock produk cargill sebesar unit produk cargill sebesar unit produk smart sebesar unit sementara rop ketiga produk tersebut berturutturut sebesar unit unit unit berdasarkan perhitungan tersebut diketahui total cost metode peramalan sebesar rp metode epq membutuhkan biaya rp jadi dapat disimpulkan metode epq dapat memberikan penghemtan sebesar kata kunci overstock metode peramalan epq total cost
Abstrak (Stemmed): teliti menjelaskn kena pecah masalah overstock usaha tentu bijak laku banding biaya sedia antara metode amal baik metode ecoonomic production quantity epq tentu metode amal baik tentu nilai mse mean square error kecil produk cargill metode amal baik metode single exponential smoothing nilai mse sementara pallet cargill pallet smart metode baik metode double exponential smoothing masing masing nilai mse hasil hitung volume produksi epq tahu produksi bulan banyak siklus produksi cargill besar unit cargill besar unit smart besar unit nilai safety stock produk cargill besar unit produk cargill besar unit produk smart besar unit sementara rop tiga produk sebut berturutturut besar unit unit unit dasar hitung sebut tahu total cost metode amal besar rp metode epq butuh biaya rp jadi dapat simpul metode epq dapat beri penghemtan besar kata kunci overstock metode amal epq total cost
Abstrak (Corrected): elite menjelaskn ken peach marsala overstock sara tent biak lake banding bay media angara metope anal back metope economic production quantity ep tent metope anal back tent nilgai me mean square error cecil proud carroll metope anal back metope single exponential smoothing nilgai me sedentary pallet carroll pallet smart metope back metope double exponential smoothing making making nilgai me hail hiding volume produksi ep tau produksi buran banyan skills produksi carroll bear unit carroll bear unit smart bear unit nilgai safety stock proud carroll bear unit proud carroll bear unit proud smart bear unit sedentary top toga proud debut berturutturut bear unit unit unit dakar hiding debut tau total cost metope anal bear up metope ep butch bay up jade apart simple metope ep apart bert penghemtan bear data bunch overstock metope anal ep total cost
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'metode': 11, 'besar': 9, 'unit': 9, 'cargill': 6, 'amal': 5, 'epq': 5, 'produk': 5, 'baik': 4, 'nilai': 4, 'tentu': 3, 'mse': 3, 'smart': 3, 'produksi': 3, 'overstock': 2, 'biaya': 2, 'exponential': 2, 'smoothing': 2, 'sementara': 2, 'pallet': 2, 'masing': 2, 'hitung': 2, 'tahu': 2, 'sebut': 2, 'total': 2, 'cost': 2, 'rp': 2, 'dapat': 2, 'teliti': 1, 'menjelaskn': 1, 'kena': 1, 'pecah': 1, 'masalah': 1, 'usaha': 1, 'bijak': 1, 'laku': 1, 'banding': 1, 'sedia': 1, 'antara': 1, 'ecoonomic': 1, 'production': 1, 'quantity': 1, 'mean': 1, 'square': 1, 'error': 1, 'kecil': 1, 'single': 1, 'double': 1, 'hasil': 1, 'volume': 1, 'bulan': 1, 'banyak': 1, 'siklus': 1, 'safety': 1, 'stock': 1, 'rop': 1, 'tiga': 1, 'berturutturut': 1, 'dasar': 1, 'butuh': 1, 'jadi': 1, 'simpul': 1, 'beri': 1, 'penghemtan': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'is': 14, 'the': 12, 'method': 11, 'units': 9, 'and': 7, 'cargill': 6, 'forecasting': 5, 'epq': 5, 'best': 4, 'production': 4, 'of': 4, 'for': 4, 'with': 4, 'by': 3, 'total': 3, 'cost': 3, 'mse': 3, 'value': 3, 'smart': 3, 'that': 3, 'product': 3, 'overstock': 2, 'in': 2, 'determination': 2, 'products': 2, 'exponential': 2, 'smoothing': 2, 'pallet': 2, 'known': 2, 'these': 2, 'it': 2, 'rp': 2, 'can': 2, 'this': 1, 'research': 1, 'explains': 1, 'about': 1, 'problem': 1, 'solving': 1, 'company': 1, 'policy': 1, 'done': 1, 'comparing': 1, 'between': 1, 'ecoonomic': 1, 'quantity': 1, 'determined': 1, 'smallest': 1, 'mean': 1, 'square': 1, 'error': 1, 'single': 1, 'as': 1, 'double': 1, 'each': 1, 'result': 1, 'volume': 1, 'calculation': 1, 'months': 1, 'cycles': 1, 'which': 1, 'produce': 1, 'safety': 1, 'stock': 1, 'while': 1, 'rop': 1, 'three': 1, 'respectively': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'calculations': 1, 'costs': 1, 'so': 1, 'be': 1, 'concluded': 1, 'provide': 1, 'savings': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #505 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ANNI ARIFAH
Judul: USULAN PERBAIKAN UNTUK MEMINIMASI KECACATAN PADA PRODUK FURNITURE YANG DIAKIBATKAN FAKTOR OPERATOR
(Studi Kasus PT Romi Violeta)
Pembimbing 1: DR. KUKUH WINARSO,S.Si,. M.T
Pembimbing 2: TEGUH PRASETYO, S.T,. M.T
Abstrak (Raw): Perusahaan furniture PT Romi Violeta merupakan perusahaan yang memproduksi berbagai macam jenis furniture seperti meja, kursi, laci, almari, tempat tidur, cermin. Berbagai macam jenis furniture yang diproduksi PT Romi Violeta merupakan produk ekspor yang bekerja sama dengan pihak perhotelan, sehingga mereka harus mempertimbangkan kualitas dari produk mereka. Proses produksi di PT Romi Violeta telah dilaksanakan dengan baik, pada kenyataannya masih seringkali ditemukan ketidaksesuaian produk yang dihasilkan dengan yang diharapkan, atau produk yang dihasilkan mengalami kerusakan. Kecacatan furniture setelah dilakukan analisis menggunakan diagram fishbone yang meliputi faktor mesin, faktor operator, faktor lingkungan, faktor alat, faktor metode, faktor material diperoleh hasil bahwa faktor yang paling dominan menyebabkan kecacatan yaitu dari faktor operator. Hasil improvement yang telah dilakukan dengan menggunakan metode Delphi terdapat 13 usulan perbaikan untuk meminimasi kecacatn furniture.
Kata Kunci: Pengendalian kualitas, metode delphi, improvement.
Abstrak (Clean): perusahaan furniture pt romi violeta merupakan perusahaan yang memproduksi berbagai macam jenis furniture seperti meja kursi laci almari tempat tidur cermin berbagai macam jenis furniture yang diproduksi pt romi violeta merupakan produk ekspor yang bekerja sama dengan pihak perhotelan sehingga mereka harus mempertimbangkan kualitas dari produk mereka proses produksi di pt romi violeta telah dilaksanakan dengan baik pada kenyataannya masih seringkali ditemukan ketidaksesuaian produk yang dihasilkan dengan yang diharapkan atau produk yang dihasilkan mengalami kerusakan kecacatan furniture setelah dilakukan analisis menggunakan diagram fishbone yang meliputi faktor mesin faktor operator faktor lingkungan faktor alat faktor metode faktor material diperoleh hasil bahwa faktor yang paling dominan menyebabkan kecacatan yaitu dari faktor operator hasil improvement yang telah dilakukan dengan menggunakan metode delphi terdapat usulan perbaikan untuk meminimasi kecacatn furniture kata kunci pengendalian kualitas metode delphi improvement
Abstrak (Stopwords Removed): perusahaan furniture pt romi violeta perusahaan memproduksi berbagai macam jenis furniture meja kursi laci almari tempat tidur cermin berbagai macam jenis furniture diproduksi pt romi violeta produk ekspor bekerja sama pihak perhotelan mereka harus mempertimbangkan kualitas produk mereka proses produksi pt romi violeta dilaksanakan baik kenyataannya masih seringkali ditemukan ketidaksesuaian produk dihasilkan diharapkan produk dihasilkan mengalami kerusakan kecacatan furniture dilakukan analisis menggunakan diagram fishbone meliputi faktor mesin faktor operator faktor lingkungan faktor alat faktor metode faktor material diperoleh hasil faktor paling dominan menyebabkan kecacatan faktor operator hasil improvement dilakukan menggunakan metode delphi terdapat usulan perbaikan meminimasi kecacatn furniture kata kunci pengendalian kualitas metode delphi improvement
Abstrak (Stemmed): usaha furniture pt romi violeta usaha produksi bagai macam jenis furniture meja kursi laci almari tempat tidur cermin bagai macam jenis furniture produksi pt romi violeta produk ekspor kerja sama pihak hotel mereka harus timbang kualitas produk mereka proses produksi pt romi violeta laksana baik nyata masih seringkali temu ketidaksesuaian produk hasil harap produk hasil alami rusa cacat furniture laku analisis guna diagram fishbone liput faktor mesin faktor operator faktor lingkung faktor alat faktor metode faktor material oleh hasil faktor paling dominan sebab cacat faktor operator hasil improvement laku guna metode delphi dapat usul baik meminimasi kecacatn furniture kata kunci kendali kualitas metode delphi improvement
Abstrak (Corrected): sara furniture pt rome violet sara produksi bahai madam penis furniture mega kursk lack alarm tempt timur vermin bahai madam penis furniture produksi pt rome violet proud ensor era same pick hotel merely harms timing kualitas proud merely proves produksi pt rome violet lasagna back nyala mash seringkali temp ketidaksesuaian proud hail harp proud hail salami rush carat furniture lake analysis gun diagram wishbone lieut factor resin factor operator factor linking factor flat factor metope factor material olen hail factor paling dominant kebab carat factor operator hail improvement lake gun metope delphi apart usual back meminimasi kecacatn furniture data bunch kendall kualitas metope delphi improvement
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'faktor': 8, 'furniture': 5, 'produk': 4, 'hasil': 4, 'pt': 3, 'romi': 3, 'violeta': 3, 'produksi': 3, 'metode': 3, 'usaha': 2, 'bagai': 2, 'macam': 2, 'jenis': 2, 'mereka': 2, 'kualitas': 2, 'baik': 2, 'cacat': 2, 'laku': 2, 'guna': 2, 'operator': 2, 'improvement': 2, 'delphi': 2, 'meja': 1, 'kursi': 1, 'laci': 1, 'almari': 1, 'tempat': 1, 'tidur': 1, 'cermin': 1, 'ekspor': 1, 'kerja': 1, 'sama': 1, 'pihak': 1, 'hotel': 1, 'harus': 1, 'timbang': 1, 'proses': 1, 'laksana': 1, 'nyata': 1, 'masih': 1, 'seringkali': 1, 'temu': 1, 'ketidaksesuaian': 1, 'harap': 1, 'alami': 1, 'rusa': 1, 'analisis': 1, 'diagram': 1, 'fishbone': 1, 'liput': 1, 'mesin': 1, 'lingkung': 1, 'alat': 1, 'material': 1, 'oleh': 1, 'paling': 1, 'dominan': 1, 'sebab': 1, 'dapat': 1, 'usul': 1, 'meminimasi': 1, 'kecacatn': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'kendali': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 8, 'factor': 7, 'furniture': 5, 'is': 5, 'that': 5, 'of': 4, 'method': 4, 'pt': 3, 'romi': 3, 'violeta': 3, 'company': 3, 'are': 3, 'various': 2, 'produced': 2, 'by': 2, 'products': 2, 'with': 2, 'quality': 2, 'been': 2, 'product': 2, 'using': 2, 'operator': 2, 'delphi': 2, 'improvement': 2, 'a': 1, 'produces': 1, 'kinds': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'table': 1, 'chair': 1, 'drawer': 1, 'cupboard': 1, 'bed': 1, 'mirror': 1, 'types': 1, 'export': 1, 'work': 1, 'together': 1, 'hospitality': 1, 'so': 1, 'they': 1, 'should': 1, 'consider': 1, 'their': 1, 'production': 1, 'process': 1, 'at': 1, 'has': 1, 'well': 1, 'executed': 1, 'in': 1, 'fact': 1, 'it': 1, 'still': 1, 'often': 1, 'found': 1, 'mismatches': 1, 'expected': 1, 'or': 1, 'resulting': 1, 'damaged': 1, 'defect': 1, 'after': 1, 'analyzed': 1, 'fishbone': 1, 'diagram': 1, 'which': 1, 'include': 1, 'engine': 1, 'environmental': 1, 'tool': 1, 'material': 1, 'obtained': 1, 'result': 1, 'most': 1, 'dominant': 1, 'causing': 1, 'disability': 1, 'from': 1, 'results': 1, 'improvements': 1, 'have': 1, 'done': 1, 'there': 1, 'suggestions': 1, 'for': 1, 'to': 1, 'minimize': 1, 'kecacatn': 1, 'keywords': 1, 'control': 1})
-------------------------------------------
--- Data #506 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Nora Rukmawati
Judul: Peningkatan Kualitas Produk Bonang Gamelan Reog Ponorogo Menggunakan Pendekatan House of Quality (HoQ) pada Metode Quality Function Deployment (QFD)
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat, S. T., M. T.,
Pembimbing 2: Rullie Annisa S, T., M. T.,
Abstrak (Raw): Dalam meningkatkan produk bonang gamelan, diperukan adanya strategi untuk meningkatkan kualitas produk. Melihat semakin bertambahnya kompetitor pengrajin gamelan dan semakin bertambahnya potensi wisata kesenian Reog Ponorogo, pengrajin perlu mengelola dan meningkatkan kualitas kerajinan yang diproduksi oleh Pengrajin Gamelan Reog Mbah Djikun. Populasi penelitian adalah konsumen yang memiliki persentase angka penjualan tertinggi dari total penjualan kerajinan yaitu konsumen yang memesan bonang dan pengepul gamelan, dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden dengan menggunakan metode Purposive Sampling. Data yang telah losos uji validitas dan reliabilitas pada kuesioner selanjutnya digunakan untuk pengolahan data selanjutnya, yaitu penentuan matriks rumah kualitas (House of Quality) pada Quality Function Deployment. Hasil penentuan prioritas dalam upaya peningkatan kualitas produk bonang gamelan secara berturut-turut yaitu: (1) proses pembuatan bonang, (2) mutu material, (3) teknik penghalusan, (4) ketepatan campuran adonan, (5) ketersediaan alat pengrajin, (6) teknik memadukan warna.
Abstrak (Clean): dalam meningkatkan produk bonang gamelan diperukan adanya strategi untuk meningkatkan kualitas produk melihat semakin bertambahnya kompetitor pengrajin gamelan dan semakin bertambahnya potensi wisata kesenian reog ponorogo pengrajin perlu mengelola dan meningkatkan kualitas kerajinan yang diproduksi oleh pengrajin gamelan reog mbah djikun populasi penelitian adalah konsumen yang memiliki persentase angka penjualan tertinggi dari total penjualan kerajinan yaitu konsumen yang memesan bonang dan pengepul gamelan dengan jumlah sampel sebanyak responden dengan menggunakan metode purposive sampling data yang telah losos uji validitas dan reliabilitas pada kuesioner selanjutnya digunakan untuk pengolahan data selanjutnya yaitu penentuan matriks rumah kualitas house of quality pada quality function deployment hasil penentuan prioritas dalam upaya peningkatan kualitas produk bonang gamelan secara berturutturut yaitu proses pembuatan bonang mutu material teknik penghalusan ketepatan campuran adonan ketersediaan alat pengrajin teknik memadukan warna
Abstrak (Stopwords Removed): meningkatkan produk bonang gamelan diperukan adanya strategi meningkatkan kualitas produk melihat semakin bertambahnya kompetitor pengrajin gamelan semakin bertambahnya potensi wisata kesenian reog ponorogo pengrajin perlu mengelola meningkatkan kualitas kerajinan diproduksi pengrajin gamelan reog mbah djikun populasi penelitian konsumen memiliki persentase angka penjualan tertinggi total penjualan kerajinan konsumen memesan bonang pengepul gamelan jumlah sampel sebanyak responden menggunakan metode purposive sampling data losos uji validitas reliabilitas kuesioner selanjutnya digunakan pengolahan data selanjutnya penentuan matriks rumah kualitas house of quality quality function deployment hasil penentuan prioritas upaya peningkatan kualitas produk bonang gamelan secara berturutturut proses pembuatan bonang mutu material teknik penghalusan ketepatan campuran adonan ketersediaan alat pengrajin teknik memadukan warna
Abstrak (Stemmed): tingkat produk bonang gamelan peruk ada strategi tingkat kualitas produk lihat makin tambah kompetitor rajin gamelan makin tambah potensi wisata seni reog ponorogo rajin perlu kelola tingkat kualitas rajin produksi rajin gamelan reog mbah djikun populasi teliti konsumen milik persentase angka jual tinggi total jual rajin konsumen mes bonang kepul gamelan jumlah sampel banyak responden guna metode purposive sampling data losos uji validitas reliabilitas kuesioner lanjut guna olah data lanjut tentu matriks rumah kualitas house of quality quality function deployment hasil tentu prioritas upaya tingkat kualitas produk bonang gamelan cara berturutturut proses buat bonang mutu material teknik halus tepat campur adon sedia alat rajin teknik madu warna
Abstrak (Corrected): dingbat proud boning gamelan perk ada strategy dingbat kualitas proud that making tambac competitor rain gamelan making tambac potent vista send reg potoroo rain peru fella dingbat kualitas rain produksi rain gamelan reg bah djinn popular elite consumed milk percentage bangka dual ting total dual rain consumed mes boning kept gamelan mullah sample banyan responded gun metope purposive sampling data loss uni validity reliability questioner layout gun blah data layout tent marks rumal kualitas house of quality quality function deployment hail tent priority pay dingbat kualitas proud boning gamelan cara berturutturut proves but boning mute material tennis halls teat campus don media flat rain tennis made wanna
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'rajin': 6, 'gamelan': 5, 'tingkat': 4, 'bonang': 4, 'kualitas': 4, 'produk': 3, 'makin': 2, 'tambah': 2, 'reog': 2, 'konsumen': 2, 'jual': 2, 'guna': 2, 'data': 2, 'lanjut': 2, 'tentu': 2, 'quality': 2, 'teknik': 2, 'peruk': 1, 'ada': 1, 'strategi': 1, 'lihat': 1, 'kompetitor': 1, 'potensi': 1, 'wisata': 1, 'seni': 1, 'ponorogo': 1, 'perlu': 1, 'kelola': 1, 'produksi': 1, 'mbah': 1, 'djikun': 1, 'populasi': 1, 'teliti': 1, 'milik': 1, 'persentase': 1, 'angka': 1, 'tinggi': 1, 'total': 1, 'mes': 1, 'kepul': 1, 'jumlah': 1, 'sampel': 1, 'banyak': 1, 'responden': 1, 'metode': 1, 'purposive': 1, 'sampling': 1, 'losos': 1, 'uji': 1, 'validitas': 1, 'reliabilitas': 1, 'kuesioner': 1, 'olah': 1, 'matriks': 1, 'rumah': 1, 'house': 1, 'of': 1, 'function': 1, 'deployment': 1, 'hasil': 1, 'prioritas': 1, 'upaya': 1, 'cara': 1, 'berturutturut': 1, 'proses': 1, 'buat': 1, 'mutu': 1, 'material': 1, 'halus': 1, 'tepat': 1, 'campur': 1, 'adon': 1, 'sedia': 1, 'alat': 1, 'madu': 1, 'warna': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 12, 'quality': 6, 'gamelan': 4, 'bonang': 4, 'to': 4, 'and': 4, 'in': 3, 'products': 2, 'is': 2, 'have': 2, 'improve': 2, 'increasing': 2, 'number': 2, 'craftmen': 2, 'consumers': 2, 'who': 2, 'sales': 2, 'data': 2, 'improving': 1, 'it': 1, 'necessary': 1, 'a': 1, 'strategy': 1, 'product': 1, 'see': 1, 'competitors': 1, 'potential': 1, 'artistic': 1, 'tourism': 1, 'reog': 1, 'ponorogo': 1, 'carftmen': 1, 'need': 1, 'manage': 1, 'craft': 1, 'produced': 1, 'by': 1, 'research': 1, 'population': 1, 'highest': 1, 'percentage': 1, 'from': 1, 'total': 1, 'handicrafts': 1, 'order': 1, 'buyer': 1, 'with': 1, 'samples': 1, 'as': 1, 'many': 1, 'respondents': 1, 'using': 1, 'purposive': 1, 'sampling': 1, 'method': 1, 'that': 1, 'has': 1, 'passed': 1, 'validity': 1, 'reliability': 1, 'test': 1, 'next': 1, 'questionnaire': 1, 'used': 1, 'for': 1, 'subsequent': 1, 'processing': 1, 'namely': 1, 'house': 1, 'on': 1, 'function': 1, 'deployment': 1, 'results': 1, 'priority': 1, 'effort': 1, 'increase': 1, 'respectively': 1, 'are': 1, 'making': 1, 'process': 1, 'material': 1, 'smoothing': 1, 'teqnique': 1, 'precission': 1, 'mixture': 1, 'dough': 1, 'availability': 1, 'craftsman': 1, 'tool': 1, 'blending': 1, 'technique': 1, 'color': 1})
-------------------------------------------
--- Data #507 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ulfatus Syarifah
Judul: MINIMALISASI RISIKO PENURUNAN KUALITAS PRODUK IKAN TERI PADA AKTIVITAS SUPPLY CHAIN DENGAN METODE HOUSE OF RISK (HOR)
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Dalam aktivitas supply chain selalu berpotensi untuk timbul risiko oleh sebab itu maka manajemen risiko sangat diperlukan untuk penanganan risiko. PT. Marinal Indoprima merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang perikanan yaitu pengolahan bahan baku ikan teri dimana dalam aktivitas supply chain nya memiliki peluang untuk muncul risiko yang menyebabkan penurunan kualitas produk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi risiko penurunan kualitas serta agen risiko yang terjadi pada aktivitas supply chain kemudian merancang strategi mitigasi yang dapat digunakan untuk mengurangi munculnya agen risiko. Metode yang digunakan untuk menentukan prioritas dan strategi mitigasi adalah House of Risk (HOR). Dari hasil penelitian diperoleh 7 strategi mitigasi yang diusulkan untuk mengurangi kemungkinan munculnya agen risiko pada aktivitas supply chain perusahaan yaitu melakukan training rutin pada seluruh pekerja, menetapkan waktu standar untuk setiap proses pada lini produksi, mengaplikasikan mesin produksi sebagai pengganti pekerja, melakukan pengawasan dalam setiap aktivitas kerja dengan lebih ketat, koordinasi dengan pihak supplier, mengaplikasikan sistem pelanggaran pada pekerja upah kontrak borongan apabila mekanisme kerja tidak sesuai SOP, dan mengambil ikan teri hanya pada supplier terpercaya.
Kata Kunci : Supply chain, House of Risk, Strategi Mitigasi
Abstrak (Clean): dalam aktivitas supply chain selalu berpotensi untuk timbul risiko oleh sebab itu maka manajemen risiko sangat diperlukan untuk penanganan risiko pt marinal indoprima merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang perikanan yaitu pengolahan bahan baku ikan teri dimana dalam aktivitas supply chain nya memiliki peluang untuk muncul risiko yang menyebabkan penurunan kualitas produk tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi risiko penurunan kualitas serta agen risiko yang terjadi pada aktivitas supply chain kemudian merancang strategi mitigasi yang dapat digunakan untuk mengurangi munculnya agen risiko metode yang digunakan untuk menentukan prioritas dan strategi mitigasi adalah house of risk hor dari hasil penelitian diperoleh strategi mitigasi yang diusulkan untuk mengurangi kemungkinan munculnya agen risiko pada aktivitas supply chain perusahaan yaitu melakukan training rutin pada seluruh pekerja menetapkan waktu standar untuk setiap proses pada lini produksi mengaplikasikan mesin produksi sebagai pengganti pekerja melakukan pengawasan dalam setiap aktivitas kerja dengan lebih ketat koordinasi dengan pihak supplier mengaplikasikan sistem pelanggaran pada pekerja upah kontrak borongan apabila mekanisme kerja tidak sesuai sop dan mengambil ikan teri hanya pada supplier terpercaya kata kunci supply chain house of risk strategi mitigasi
Abstrak (Stopwords Removed): aktivitas supply chain selalu berpotensi timbul risiko sebab manajemen risiko sangat diperlukan penanganan risiko pt marinal indoprima perusahaan manufaktur bergerak bidang perikanan pengolahan bahan baku ikan teri dimana aktivitas supply chain nya memiliki peluang muncul risiko menyebabkan penurunan kualitas produk tujuan penelitian mengidentifikasi risiko penurunan kualitas agen risiko terjadi aktivitas supply chain merancang strategi mitigasi dapat digunakan mengurangi munculnya agen risiko metode digunakan menentukan prioritas strategi mitigasi house of risk hor hasil penelitian diperoleh strategi mitigasi diusulkan mengurangi kemungkinan munculnya agen risiko aktivitas supply chain perusahaan melakukan training rutin seluruh pekerja menetapkan waktu standar setiap proses lini produksi mengaplikasikan mesin produksi pengganti pekerja melakukan pengawasan setiap aktivitas kerja lebih ketat koordinasi pihak supplier mengaplikasikan sistem pelanggaran pekerja upah kontrak borongan apabila mekanisme kerja sesuai sop mengambil ikan teri supplier terpercaya kata kunci supply chain house of risk strategi mitigasi
Abstrak (Stemmed): aktivitas supply chain selalu potensi timbul risiko sebab manajemen risiko sangat perlu tangan risiko pt marinal indoprima usaha manufaktur gerak bidang ikan olah bahan baku ikan teri mana aktivitas supply chain nya milik peluang muncul risiko sebab turun kualitas produk tuju teliti identifikasi risiko turun kualitas agen risiko jadi aktivitas supply chain rancang strategi mitigasi dapat guna kurang muncul agen risiko metode guna tentu prioritas strategi mitigasi house of risk hor hasil teliti oleh strategi mitigasi usul kurang mungkin muncul agen risiko aktivitas supply chain usaha laku training rutin seluruh kerja tetap waktu standar tiap proses lini produksi aplikasi mesin produksi ganti kerja laku awas tiap aktivitas kerja lebih ketat koordinasi pihak supplier aplikasi sistem langgar kerja upah kontrak borong apabila mekanisme kerja sesuai sop ambil ikan teri supplier percaya kata kunci supply chain house of risk strategi mitigasi
Abstrak (Corrected): aktivitas supply chain sell potent timbal risk kebab management risk sang peru tanga risk pt marital indoprima sara manufacture gera biding ian blah bahai baku ian teri mana aktivitas supply chain ya milk pelting munch risk kebab turn kualitas proud juju elite identifikasi risk turn kualitas age risk jade aktivitas supply chain dancing strategy mitigate apart gun during munch age risk metope gun tent priority strategy mitigate house of risk for hail elite olen strategy mitigate usual during munchkin munch age risk aktivitas supply chain sara lake training ruin seluruh era team want standard tip proves line produksi aplikasi resin produksi anti era lake was tip aktivitas era leash eat koordinasi pick supplier aplikasi sister hangar era utah contra boring arabia melanism era sexual sop ambit ian teri supplier percy data bunch supply chain house of risk strategy mitigate
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'risiko': 8, 'aktivitas': 5, 'supply': 5, 'chain': 5, 'kerja': 5, 'strategi': 4, 'mitigasi': 4, 'ikan': 3, 'muncul': 3, 'agen': 3, 'sebab': 2, 'usaha': 2, 'teri': 2, 'turun': 2, 'kualitas': 2, 'teliti': 2, 'guna': 2, 'kurang': 2, 'house': 2, 'of': 2, 'risk': 2, 'laku': 2, 'tiap': 2, 'produksi': 2, 'aplikasi': 2, 'supplier': 2, 'selalu': 1, 'potensi': 1, 'timbul': 1, 'manajemen': 1, 'sangat': 1, 'perlu': 1, 'tangan': 1, 'pt': 1, 'marinal': 1, 'indoprima': 1, 'manufaktur': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'olah': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'mana': 1, 'nya': 1, 'milik': 1, 'peluang': 1, 'produk': 1, 'tuju': 1, 'identifikasi': 1, 'jadi': 1, 'rancang': 1, 'dapat': 1, 'metode': 1, 'tentu': 1, 'prioritas': 1, 'hor': 1, 'hasil': 1, 'oleh': 1, 'usul': 1, 'mungkin': 1, 'training': 1, 'rutin': 1, 'seluruh': 1, 'tetap': 1, 'waktu': 1, 'standar': 1, 'proses': 1, 'lini': 1, 'mesin': 1, 'ganti': 1, 'awas': 1, 'lebih': 1, 'ketat': 1, 'koordinasi': 1, 'pihak': 1, 'sistem': 1, 'langgar': 1, 'upah': 1, 'kontrak': 1, 'borong': 1, 'apabila': 1, 'mekanisme': 1, 'sesuai': 1, 'sop': 1, 'ambil': 1, 'percaya': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 12, 'risk': 9, 'to': 8, 'in': 6, 'supply': 5, 'chain': 5, 'is': 5, 'and': 4, 'mitigation': 4, 'for': 3, 'activities': 3, 'agents': 3, 'strategies': 3, 'on': 3, 'workers': 3, 'management': 2, 'a': 2, 'anchovy': 2, 'appear': 2, 'that': 2, 'quality': 2, 'used': 2, 'reduce': 2, 'house': 2, 'production': 2, 'apply': 2, 'work': 2, 'with': 2, 'activity': 1, 'always': 1, 'potential': 1, 'arise': 1, 'therefore': 1, 'needed': 1, 'pt': 1, 'marinal': 1, 'indoprima': 1, 'manufacturing': 1, 'company': 1, 'engaged': 1, 'field': 1, 'fishery': 1, 'processing': 1, 'raw': 1, 'materials': 1, 'where': 1, 'its': 1, 'have': 1, 'an': 1, 'opportunity': 1, 'risks': 1, 'cause': 1, 'decline': 1, 'product': 1, 'purpose': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'was': 1, 'identify': 1, 'degradation': 1, 'occurring': 1, 'then': 1, 'design': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'emergence': 1, 'method': 1, 'determine': 1, 'priorities': 1, 'hor': 1, 'from': 1, 'results': 1, 'research': 1, 'proposed': 1, 'possibility': 1, 'companys': 1, 'are': 1, 'conduct': 1, 'routine': 1, 'training': 1, 'all': 1, 'set': 1, 'standard': 1, 'time': 1, 'each': 1, 'process': 1, 'line': 1, 'machine': 1, 'as': 1, 'substitute': 1, 'more': 1, 'closely': 1, 'coordinate': 1, 'suppliers': 1, 'system': 1, 'breeding': 1, 'contract': 1, 'if': 1, 'mechanism': 1, 'does': 1, 'not': 1, 'comply': 1, 'sop': 1, 'take': 1, 'only': 1, 'reliable': 1, 'supplier': 1, 'keywords': 1, 'strategy': 1})
-------------------------------------------
--- Data #508 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Siti Lailatul Badriyah
Judul: FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN NASABAH TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PEGADAIAN
(Studi Kasus: Pegadaian CP Bangkalan)
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T
Pembimbing 2: Rullie Annisa, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Persaingan bisnis yang semakin ketat dalam perkembangan teknologi saat ini, informasi menjadi fungsi utama untuk mengetahui seberapa besar kepuasan nasabah terhadap pelayanan pegadaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan nasabah dan faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan terhadap pelayanan pegadaian CP Bangkalan. Faktor-faktor tersebut dibentuk dari beberapa variabel, yaitu Reliability (X1), Responsiviness (X2), Assurance (X3), Empathy (X4) dan Tangibles (X5). Penelitian ini menggunakan metode analisis faktor dan PLS (Partial Least Square) dengan sumber data yang digunakan adalah sampel dari 100 responden. Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan terdapat 7 faktor yang terbentuk dari 21 indikator yaitu X53, X22, X41, X12, X33, X35 dan X36 dan hampir semua indikator terhadap variabel berpengaruh signifikan karena nilai t hitung dari koefisien > t tabel yaitu sebesar 1,647.
Kata Kunci: Kepuasan nasabah, kualitas pelayanan, analisis faktor, PLS (Partial Least Square).
Abstrak (Clean): persaingan bisnis yang semakin ketat dalam perkembangan teknologi saat ini informasi menjadi fungsi utama untuk mengetahui seberapa besar kepuasan nasabah terhadap pelayanan pegadaian penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan nasabah dan faktorfaktor yang mempengaruhi kepuasan terhadap pelayanan pegadaian cp bangkalan faktorfaktor tersebut dibentuk dari beberapa variabel yaitu reliability x responsiviness x assurance x empathy x dan tangibles x penelitian ini menggunakan metode analisis faktor dan pls partial least square dengan sumber data yang digunakan adalah sampel dari responden hasil dari penelitian tersebut menunjukkan terdapat faktor yang terbentuk dari indikator yaitu x x x x x x dan x dan hampir semua indikator terhadap variabel berpengaruh signifikan karena nilai t hitung dari koefisien t tabel yaitu sebesar kata kunci kepuasan nasabah kualitas pelayanan analisis faktor pls partial least square
Abstrak (Stopwords Removed): persaingan bisnis semakin ketat perkembangan teknologi informasi menjadi fungsi utama mengetahui seberapa besar kepuasan nasabah pelayanan pegadaian penelitian bertujuan mengetahui tingkat kepuasan nasabah faktorfaktor mempengaruhi kepuasan pelayanan pegadaian cp bangkalan faktorfaktor tersebut dibentuk beberapa variabel reliability x responsiviness x assurance x empathy x tangibles x penelitian menggunakan metode analisis faktor pls partial least square sumber data digunakan sampel responden hasil penelitian tersebut menunjukkan terdapat faktor terbentuk indikator x x x x x x x hampir semua indikator variabel berpengaruh signifikan nilai t hitung koefisien t tabel sebesar kata kunci kepuasan nasabah kualitas pelayanan analisis faktor pls partial least square
Abstrak (Stemmed): saing bisnis makin ketat kembang teknologi informasi jadi fungsi utama tahu berapa besar puas nasabah layan gadai teliti tuju tahu tingkat puas nasabah faktorfaktor pengaruh puas layan gadai cp bangkal faktorfaktor sebut bentuk beberapa variabel reliability x responsiviness x assurance x empathy x tangibles x teliti guna metode analisis faktor pls partial least square sumber data guna sampel responden hasil teliti sebut tunjuk dapat faktor bentuk indikator x x x x x x x hampir semua indikator variabel pengaruh signifikan nilai t hitung koefisien t tabel besar kata kunci puas nasabah kualitas layan analisis faktor pls partial least square
Abstrak (Corrected): saying basis making eat embank teknologi informant jade fungi mama tau berate bear puts casaba layman wadai elite juju tau dingbat puts casaba faktorfaktor pengaruh puts layman wadai up bangka faktorfaktor debut bent beberapa variable reliability x responsiveness x assurance x empathy x tangibles x elite gun metope analysis factor plus partial least square number data gun sample responded hail elite debut tuneup apart factor bent indicator x x x x x x x hamper sea indicator variable pengaruh significant nilgai t hiding koefisien t table bear data bunch puts casaba kualitas layman analysis factor plus partial least square
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'x': 12, 'puas': 4, 'nasabah': 3, 'layan': 3, 'teliti': 3, 'faktor': 3, 'tahu': 2, 'besar': 2, 'gadai': 2, 'faktorfaktor': 2, 'pengaruh': 2, 'sebut': 2, 'bentuk': 2, 'variabel': 2, 'guna': 2, 'analisis': 2, 'pls': 2, 'partial': 2, 'least': 2, 'square': 2, 'indikator': 2, 't': 2, 'saing': 1, 'bisnis': 1, 'makin': 1, 'ketat': 1, 'kembang': 1, 'teknologi': 1, 'informasi': 1, 'jadi': 1, 'fungsi': 1, 'utama': 1, 'berapa': 1, 'tuju': 1, 'tingkat': 1, 'cp': 1, 'bangkal': 1, 'beberapa': 1, 'reliability': 1, 'responsiviness': 1, 'assurance': 1, 'empathy': 1, 'tangibles': 1, 'metode': 1, 'sumber': 1, 'data': 1, 'sampel': 1, 'responden': 1, 'hasil': 1, 'tunjuk': 1, 'dapat': 1, 'hampir': 1, 'semua': 1, 'signifikan': 1, 'nilai': 1, 'hitung': 1, 'koefisien': 1, 'tabel': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'kualitas': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'x': 12, 'the': 7, 'of': 5, 'to': 5, 'and': 5, 'that': 5, 'satisfaction': 4, 'customer': 3, 'this': 3, 'factors': 3, 'are': 3, 'is': 3, 'service': 2, 'with': 2, 'formed': 2, 'from': 2, 'research': 2, 'factor': 2, 'analysis': 2, 'pls': 2, 'partial': 2, 'least': 2, 'square': 2, 't': 2, 'increasingly': 1, 'fierce': 1, 'business': 1, 'competition': 1, 'in': 1, 'development': 1, 'technology': 1, 'today': 1, 'information': 1, 'becomes': 1, 'main': 1, 'function': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'how': 1, 'much': 1, 'pawnshops': 1, 'study': 1, 'aims': 1, 'determine': 1, 'level': 1, 'affect': 1, 'cp': 1, 'bangkal': 1, 'pawnshop': 1, 'services': 1, 'these': 1, 'several': 1, 'variables': 1, 'namely': 1, 'reliability': 1, 'responsiveness': 1, 'assurance': 1, 'empathy': 1, 'tangibles': 1, 'uses': 1, 'method': 1, 'data': 1, 'source': 1, 'used': 1, 'a': 1, 'sample': 1, 'respondents': 1, 'result': 1, 'indicate': 1, 'there': 1, 'indicators': 1, 'almost': 1, 'all': 1, 'indicator': 1, 'variable': 1, 'have': 1, 'significant': 1, 'effect': 1, 'because': 1, 'value': 1, 'coefficient': 1, 'table': 1, 'equal': 1, 'keywords': 1, 'quality': 1})
-------------------------------------------
--- Data #509 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Fitriyah
Judul: Pengukuran Kinerja Perusahaan dengan Metode Integrated Performance Measurement System (IPMS) (Studi Kasus : PT. Marinal Indoprima Kapedi)
Pembimbing 1: Imron Kuswandi, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Indra Cahyadi, S.T., M.Bus. Ph.D.
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Perkembangan dunia bisnis yang semakin kompetitif menyebabkan perubahan besar
dalam hal persaingan produksi, pengelolaan sumber daya manusia, penanganan transaksi
antara perusahaan dengan konsumen serta perusahaan dengan perusahaan lain. Adapun
penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja perusahaan di PT. Marinal Indoprima
Kapedi dengan mengidentifikasi stakeholder perusahaan dan menyusun key performance
indicator. Selanjutnya dilakukan pembobotan AHP untuk setiap key performance
indicator yang sudah divalidasi. Pembobotan ditujukan terhadap 3 respondeh ahli (pakar)
dan paling mengerti perusahaan sehingga responden yang dipilih adalah kepala
perusahaan, manager SDM dan manager produksi.
Hasil dari penelitian ini adalah scoring masing-masing perspektif dan key performance
indicator unit perusahaan. Bobot hasil pengukuran kinerja dengan metode AHP antara
lain : 0,5239 untuk pemilik, 0,1597 untuk karyawan, 0,1001 untuk pelanggan, 0,1752
untuk supplier dan 0,0409 untuk masyarakat. Dan untuk nilai performansi perusahaan
adalah 5,99.
Kata Kunci : Pengukuran Kinerja Perusahaan, IPMS, AHP, Objective Matrix (OMAX),
Traffic Light System
Abstrak (Clean): abstrak perkembangan dunia bisnis yang semakin kompetitif menyebabkan perubahan besar dalam hal persaingan produksi pengelolaan sumber daya manusia penanganan transaksi antara perusahaan dengan konsumen serta perusahaan dengan perusahaan lain adapun penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja perusahaan di pt marinal indoprima kapedi dengan mengidentifikasi stakeholder perusahaan dan menyusun key performance indicator selanjutnya dilakukan pembobotan ahp untuk setiap key performance indicator yang sudah divalidasi pembobotan ditujukan terhadap respondeh ahli pakar dan paling mengerti perusahaan sehingga responden yang dipilih adalah kepala perusahaan manager sdm dan manager produksi hasil dari penelitian ini adalah scoring masingmasing perspektif dan key performance indicator unit perusahaan bobot hasil pengukuran kinerja dengan metode ahp antara lain untuk pemilik untuk karyawan untuk pelanggan untuk supplier dan untuk masyarakat dan untuk nilai performansi perusahaan adalah kata kunci pengukuran kinerja perusahaan ipms ahp objective matrix omax traffic light system
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak perkembangan dunia bisnis semakin kompetitif menyebabkan perubahan besar persaingan produksi pengelolaan sumber daya manusia penanganan transaksi antara perusahaan konsumen perusahaan perusahaan lain adapun penelitian bertujuan mengukur kinerja perusahaan pt marinal indoprima kapedi mengidentifikasi stakeholder perusahaan menyusun key performance indicator selanjutnya dilakukan pembobotan ahp setiap key performance indicator sudah divalidasi pembobotan ditujukan respondeh ahli pakar paling mengerti perusahaan responden dipilih kepala perusahaan manager sdm manager produksi hasil penelitian scoring masingmasing perspektif key performance indicator unit perusahaan bobot hasil pengukuran kinerja metode ahp antara lain pemilik karyawan pelanggan supplier masyarakat nilai performansi perusahaan kata kunci pengukuran kinerja perusahaan ipms ahp objective matrix omax traffic light system
Abstrak (Stemmed): abstrak kembang dunia bisnis makin kompetitif sebab ubah besar saing produksi kelola sumber daya manusia tangan transaksi antara usaha konsumen usaha usaha lain adapun teliti tuju ukur kerja usaha pt marinal indoprima kapedi identifikasi stakeholder usaha susun key performance indicator lanjut laku bobot ahp tiap key performance indicator sudah divalidasi bobot tuju respondeh ahli pakar paling erti usaha responden pilih kepala usaha manager sdm manager produksi hasil teliti scoring masingmasing perspektif key performance indicator unit usaha bobot hasil ukur kerja metode ahp antara lain milik karyawan langgan supplier masyarakat nilai performansi usaha kata kunci ukur kerja usaha ipms ahp objective matrix omax traffic light system
Abstrak (Corrected): abstract embank dulia basis making kompetitif kebab bah bear saying produksi fella number day amnesia tanga transaksi angara sara consumed sara sara lain adapt elite juju ukr era sara pt marital indoprima raped identifikasi stakeholder sara susan key performance indicator layout lake robot ah tip key performance indicator judah divalidasi robot juju responded ali dakar paling ert sara responded pilch kerala sara manager sum manager produksi hail elite scoring masingmasing perspektif key performance indicator unit sara robot hail ukr era metope ah angara lain milk karajan hangman supplier masyarakat nilgai performance sara data bunch ukr era sara imps ah objective matrix max traffic light system
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'usaha': 10, 'ukur': 3, 'kerja': 3, 'key': 3, 'performance': 3, 'indicator': 3, 'bobot': 3, 'ahp': 3, 'produksi': 2, 'antara': 2, 'lain': 2, 'teliti': 2, 'tuju': 2, 'manager': 2, 'hasil': 2, 'abstrak': 1, 'kembang': 1, 'dunia': 1, 'bisnis': 1, 'makin': 1, 'kompetitif': 1, 'sebab': 1, 'ubah': 1, 'besar': 1, 'saing': 1, 'kelola': 1, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'manusia': 1, 'tangan': 1, 'transaksi': 1, 'konsumen': 1, 'adapun': 1, 'pt': 1, 'marinal': 1, 'indoprima': 1, 'kapedi': 1, 'identifikasi': 1, 'stakeholder': 1, 'susun': 1, 'lanjut': 1, 'laku': 1, 'tiap': 1, 'sudah': 1, 'divalidasi': 1, 'respondeh': 1, 'ahli': 1, 'pakar': 1, 'paling': 1, 'erti': 1, 'responden': 1, 'pilih': 1, 'kepala': 1, 'sdm': 1, 'scoring': 1, 'masingmasing': 1, 'perspektif': 1, 'unit': 1, 'metode': 1, 'milik': 1, 'karyawan': 1, 'langgan': 1, 'supplier': 1, 'masyarakat': 1, 'nilai': 1, 'performansi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'ipms': 1, 'objective': 1, 'matrix': 1, 'omax': 1, 'traffic': 1, 'light': 1, 'system': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'and': 8, 'of': 7, 'performance': 7, 'for': 7, 'company': 6, 'is': 4, 'to': 3, 'companies': 3, 'key': 3, 'ahp': 3, 'in': 2, 'production': 2, 'human': 2, 'resource': 2, 'with': 2, 'weighting': 2, 'each': 2, 'indicator': 2, 'are': 2, 'manager': 2, 'measurement': 2, 'abstract': 1, 'development': 1, 'an': 1, 'increasingly': 1, 'competitive': 1, 'business': 1, 'world': 1, 'leads': 1, 'major': 1, 'changes': 1, 'terms': 1, 'competition': 1, 'management': 1, 'handling': 1, 'transactions': 1, 'between': 1, 'consumers': 1, 'other': 1, 'study': 1, 'aims': 1, 'measure': 1, 'pt': 1, 'marinal': 1, 'indoprima': 1, 'kapedi': 1, 'by': 1, 'identifying': 1, 'stakeholders': 1, 'formulating': 1, 'indicators': 1, 'validated': 1, 'then': 1, 'performed': 1, 'directed': 1, 'experts': 1, 'expert': 1, 'most': 1, 'understand': 1, 'so': 1, 'that': 1, 'selected': 1, 'respondents': 1, 'head': 1, 'result': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'scoring': 1, 'perspective': 1, 'unit': 1, 'weight': 1, 'method': 1, 'owner': 1, 'employee': 1, 'customer': 1, 'supplier': 1, 'community': 1, 'companys': 1, 'value': 1, 'keywords': 1, 'ipms': 1, 'objective': 1, 'matrix': 1, 'omax': 1, 'traffic': 1, 'light': 1, 'system': 1})
-------------------------------------------
--- Data #510 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Nurul Ilmi Zannah
Judul: Pengukuran Antropometri Tangan Anas Usia 8 sampai dengan 12 Tahun di Kecamatan Kamal Untuk Perancangan Mouse
Pembimbing 1: Ida Lumintu, S.T., M.T., Ph.D
Pembimbing 2: Mahrus Khoirul Umami, S.T., M.Sc., Ph.D
Abstrak (Raw): Perubahan gaya hidup masyarakat Indonesia mengalami perkembangan yang cukup pesat. Hal ini disebabkan karena menigkatnya pengguna komputer yang tidak terbatas pada kalangan dewasa melainkan kalangan muda termasuk anak-anak. Penggunaan komputer pada anak-anak didukung dengan adanya pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada siswa sekolah dasar.
Berdasarkan perkembangan tersebut, akan dilakukan penelitian perancangan mouse yang dirancang khusus untuk anak-anak. Perancangan tersebut dilakukan dengan melakukan pengukuran antropometri pada tangan anak usia 8 sampai 12 tahun. Pengambilan data dilakukan terhadap 174 orang siswa-siswi sekolah dasar negeri di kecamatan Kamal. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan uji kecukupan, uji keseragaman, uji kenormalan, menetukan persentil serta melakukan pengujian independent one sample t-test.
Kata kunci : Komputer, mouse, antropometri, uji kecukupan, uji keseragaman, uji kenormalan, persentil, independent one sample t-test.
Abstrak (Clean): perubahan gaya hidup masyarakat indonesia mengalami perkembangan yang cukup pesat hal ini disebabkan karena menigkatnya pengguna komputer yang tidak terbatas pada kalangan dewasa melainkan kalangan muda termasuk anakanak penggunaan komputer pada anakanak didukung dengan adanya pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer unbk pada siswa sekolah dasar berdasarkan perkembangan tersebut akan dilakukan penelitian perancangan mouse yang dirancang khusus untuk anakanak perancangan tersebut dilakukan dengan melakukan pengukuran antropometri pada tangan anak usia sampai tahun pengambilan data dilakukan terhadap orang siswasiswi sekolah dasar negeri di kecamatan kamal pengolahan data dilakukan dengan menggunakan uji kecukupan uji keseragaman uji kenormalan menetukan persentil serta melakukan pengujian independent one sample ttest kata kunci komputer mouse antropometri uji kecukupan uji keseragaman uji kenormalan persentil independent one sample ttest
Abstrak (Stopwords Removed): perubahan gaya hidup masyarakat indonesia mengalami perkembangan cukup pesat disebabkan menigkatnya pengguna komputer terbatas kalangan dewasa melainkan kalangan muda termasuk anakanak penggunaan komputer anakanak didukung adanya pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer unbk siswa sekolah dasar berdasarkan perkembangan tersebut dilakukan penelitian perancangan mouse dirancang khusus anakanak perancangan tersebut dilakukan melakukan pengukuran antropometri tangan anak usia tahun pengambilan data dilakukan orang siswasiswi sekolah dasar negeri kecamatan kamal pengolahan data dilakukan menggunakan uji kecukupan uji keseragaman uji kenormalan menetukan persentil melakukan pengujian independent one sample ttest kata kunci komputer mouse antropometri uji kecukupan uji keseragaman uji kenormalan persentil independent one sample ttest
Abstrak (Stemmed): ubah gaya hidup masyarakat indonesia alami kembang cukup pesat sebab menigkatnya guna komputer batas kalang dewasa lain kalang muda masuk anakanak guna komputer anakanak dukung ada laksana uji nasional bas komputer unbk siswa sekolah dasar dasar kembang sebut laku teliti ancang mouse rancang khusus anakanak ancang sebut laku laku ukur antropometri tangan anak usia tahun ambil data laku orang siswasiswi sekolah dasar negeri camat kamal olah data laku guna uji cukup uji seragam uji normal menetukan persentil laku uji independent one sample ttest kata kunci komputer mouse antropometri uji cukup uji seragam uji normal persentil independent one sample ttest
Abstrak (Corrected): bah gaya hide masyarakat indonesia salami embank cutup pest kebab menigkatnya gun computer bats kalong debase lain kalong mud mask anakanak gun computer anakanak during ada lasagna uni national was computer unit visa selah dakar dakar embank debut lake elite dancing mouse dancing rhesus anakanak dancing debut lake lake ukr anthropometric tanga anal asia thun ambit data lake orang siswasiswi selah dakar never carat jamal blah data lake gun uni cutup uni seagram uni normal menetukan percentile lake uni independent one sample test data bunch computer mouse anthropometric uni cutup uni seagram uni normal percentile independent one sample test
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'uji': 8, 'laku': 6, 'komputer': 4, 'cukup': 3, 'guna': 3, 'anakanak': 3, 'dasar': 3, 'kembang': 2, 'kalang': 2, 'sekolah': 2, 'sebut': 2, 'ancang': 2, 'mouse': 2, 'antropometri': 2, 'data': 2, 'seragam': 2, 'normal': 2, 'persentil': 2, 'independent': 2, 'one': 2, 'sample': 2, 'ttest': 2, 'ubah': 1, 'gaya': 1, 'hidup': 1, 'masyarakat': 1, 'indonesia': 1, 'alami': 1, 'pesat': 1, 'sebab': 1, 'menigkatnya': 1, 'batas': 1, 'dewasa': 1, 'lain': 1, 'muda': 1, 'masuk': 1, 'dukung': 1, 'ada': 1, 'laksana': 1, 'nasional': 1, 'bas': 1, 'unbk': 1, 'siswa': 1, 'teliti': 1, 'rancang': 1, 'khusus': 1, 'ukur': 1, 'tangan': 1, 'anak': 1, 'usia': 1, 'tahun': 1, 'ambil': 1, 'orang': 1, 'siswasiswi': 1, 'negeri': 1, 'camat': 1, 'kamal': 1, 'olah': 1, 'menetukan': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 7, 'in': 6, 'test': 6, 'of': 5, 'is': 4, 'children': 4, 'to': 3, 'computer': 3, 'by': 3, 'based': 2, 'elementary': 2, 'school': 2, 'students': 2, 'on': 2, 'mouse': 2, 'design': 2, 'done': 2, 'anthropometry': 2, 'data': 2, 'uniformity': 2, 'normality': 2, 'percentile': 2, 'independent': 2, 'one': 2, 'sample': 2, 'ttest': 2, 'changes': 1, 'lifestyle': 1, 'indonesian': 1, 'society': 1, 'has': 1, 'developed': 1, 'quite': 1, 'rapidly': 1, 'this': 1, 'due': 1, 'increase': 1, 'users': 1, 'who': 1, 'are': 1, 'not': 1, 'limited': 1, 'adults': 1, 'but': 1, 'young': 1, 'people': 1, 'including': 1, 'use': 1, 'computers': 1, 'supported': 1, 'implementation': 1, 'national': 1, 'exam': 1, 'unbk': 1, 'these': 1, 'developments': 1, 'research': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'designed': 1, 'specifically': 1, 'for': 1, 'measuring': 1, 'hands': 1, 'aged': 1, 'years': 1, 'collection': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'public': 1, 'kamal': 1, 'subdistrict': 1, 'processing': 1, 'using': 1, 'sufficiency': 1, 'determine': 1, 'and': 1, 'perform': 1, 'keywords': 1, 'adequacy': 1})
-------------------------------------------
--- Data #511 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Robby Candra Ariwinata
Judul: PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KINERJA PERUSAHAAN TERHADAP TINGKAT KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN PT ASTRA HONDA MOTOR DI PAMEKASAN
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Anis Arendra, S.T. M.Eng
Abstrak (Raw): Pada era globalisasi, banyak perusahaan jasa yang bersaing ketat dalam dunia bisnis dalam melayani pelanggan melalui penawaran produk maupun jasa. Persaingan tersebut banyak menuntut perusahan agar memaksimalkan kinerjanya, semakin kreatif dan inovatif sehingga dapat bersaing di pasar global. Kepuasan konsumen merupakan faktor yang sangat penting bagi perusahaan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sehingga perusahaan akan terus menerus melakukan evaluasi dalam membangun kepuasan konsumen dan menjadi acuan dalam meningkatkan pengembangan bagi perusahaan kedepannya. Dari hasil penelitian didapatkan hasil uji pada pengaruh kualitas pelayanan dan kinerja terhadap tingkat kepuasan dihasilkan grafik normal P-P Plot of regession standardized residual tersebut terlihat sebaran titik-titik mendekati garis lurus, sehingga dapat disimpulkan bahwa data residual berdistribusi normal dan grafik scatterplot sebaran titik-titik tidak membentuk suatu pola atau alur tertentu, hal ini dapat disimpulkan bahwa data tidak terjadi heteroskedastisitas sedangkan pada hasil uji pengaruh kualitas pelayanan dan kinerja terhadap loyalitas pelanggan dihasilkan grafik normal P-P Plot of regession standardized residual relative mendekati garis lurus, sehingga dapat disimpulkan bahwa data residual berdistribusi normal dan dari grafik scatterplot sebaran titik-titik tidak membentuk suatu pola atau alur tertentu, hal ini dapat disimpulkan bahwa data tidak terjadi heteroskedastisitas.
Abstrak (Clean): pada era globalisasi banyak perusahaan jasa yang bersaing ketat dalam dunia bisnis dalam melayani pelanggan melalui penawaran produk maupun jasa persaingan tersebut banyak menuntut perusahan agar memaksimalkan kinerjanya semakin kreatif dan inovatif sehingga dapat bersaing di pasar global kepuasan konsumen merupakan faktor yang sangat penting bagi perusahaan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sehingga perusahaan akan terus menerus melakukan evaluasi dalam membangun kepuasan konsumen dan menjadi acuan dalam meningkatkan pengembangan bagi perusahaan kedepannya dari hasil penelitian didapatkan hasil uji pada pengaruh kualitas pelayanan dan kinerja terhadap tingkat kepuasan dihasilkan grafik normal pp plot of regession standardized residual tersebut terlihat sebaran titiktitik mendekati garis lurus sehingga dapat disimpulkan bahwa data residual berdistribusi normal dan grafik scatterplot sebaran titiktitik tidak membentuk suatu pola atau alur tertentu hal ini dapat disimpulkan bahwa data tidak terjadi heteroskedastisitas sedangkan pada hasil uji pengaruh kualitas pelayanan dan kinerja terhadap loyalitas pelanggan dihasilkan grafik normal pp plot of regession standardized residual relative mendekati garis lurus sehingga dapat disimpulkan bahwa data residual berdistribusi normal dan dari grafik scatterplot sebaran titiktitik tidak membentuk suatu pola atau alur tertentu hal ini dapat disimpulkan bahwa data tidak terjadi heteroskedastisitas
Abstrak (Stopwords Removed): era globalisasi banyak perusahaan jasa bersaing ketat dunia bisnis melayani pelanggan penawaran produk maupun jasa persaingan tersebut banyak menuntut perusahan memaksimalkan kinerjanya semakin kreatif inovatif dapat bersaing pasar global kepuasan konsumen faktor sangat penting bagi perusahaan meningkatkan kualitas pelayanan perusahaan terus menerus melakukan evaluasi membangun kepuasan konsumen menjadi acuan meningkatkan pengembangan bagi perusahaan kedepannya hasil penelitian didapatkan hasil uji pengaruh kualitas pelayanan kinerja tingkat kepuasan dihasilkan grafik normal pp plot of regession standardized residual tersebut terlihat sebaran titiktitik mendekati garis lurus dapat disimpulkan data residual berdistribusi normal grafik scatterplot sebaran titiktitik membentuk pola alur tertentu dapat disimpulkan data terjadi heteroskedastisitas sedangkan hasil uji pengaruh kualitas pelayanan kinerja loyalitas pelanggan dihasilkan grafik normal pp plot of regession standardized residual relative mendekati garis lurus dapat disimpulkan data residual berdistribusi normal grafik scatterplot sebaran titiktitik membentuk pola alur tertentu dapat disimpulkan data terjadi heteroskedastisitas
Abstrak (Stemmed): era globalisasi banyak usaha jasa saing ketat dunia bisnis layan langgan tawar produk maupun jasa saing sebut banyak tuntut usah maksimal kerja makin kreatif inovatif dapat saing pasar global puas konsumen faktor sangat penting bagi usaha tingkat kualitas layan usaha terus terus laku evaluasi bangun puas konsumen jadi acu tingkat kembang bagi usaha depan hasil teliti dapat hasil uji pengaruh kualitas layan kerja tingkat puas hasil grafik normal pp plot of regession standardized residual sebut lihat sebar titiktitik dekat garis lurus dapat simpul data residual distribusi normal grafik scatterplot sebar titiktitik bentuk pola alur tentu dapat simpul data jadi heteroskedastisitas sedang hasil uji pengaruh kualitas layan kerja loyalitas langgan hasil grafik normal pp plot of regession standardized residual relative dekat garis lurus dapat simpul data residual distribusi normal grafik scatterplot sebar titiktitik bentuk pola alur tentu dapat simpul data jadi heteroskedastisitas
Abstrak (Corrected): era globalists banyan sara casa saying eat dulia basis layman hangman tatar proud maun casa saying debut banyan turnout utah maximal era making keratin inovatif apart saying paar global puts consumed factor sang panting bag sara dingbat kualitas layman sara terms terms lake evaluate bangui puts consumed jade act dingbat embank bag sara dean hail elite apart hail uni pengaruh kualitas layman era dingbat puts hail grain normal up plot of recession standardized residual debut that sear titiktitik dead paris lurks apart simple data residual distribute normal grain scattershot sear titiktitik bent pola blur tent apart simple data jade heteroskedastisitas sedan hail uni pengaruh kualitas layman era loyalties hangman hail grain normal up plot of recession standardized residual relative dead paris lurks apart simple data residual distribute normal grain scattershot sear titiktitik bent pola blur tent apart simple data jade heteroskedastisitas
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'dapat': 6, 'hasil': 5, 'usaha': 4, 'layan': 4, 'grafik': 4, 'normal': 4, 'residual': 4, 'simpul': 4, 'data': 4, 'saing': 3, 'kerja': 3, 'puas': 3, 'tingkat': 3, 'kualitas': 3, 'jadi': 3, 'sebar': 3, 'titiktitik': 3, 'banyak': 2, 'jasa': 2, 'langgan': 2, 'sebut': 2, 'konsumen': 2, 'bagi': 2, 'terus': 2, 'uji': 2, 'pengaruh': 2, 'pp': 2, 'plot': 2, 'of': 2, 'regession': 2, 'standardized': 2, 'dekat': 2, 'garis': 2, 'lurus': 2, 'distribusi': 2, 'scatterplot': 2, 'bentuk': 2, 'pola': 2, 'alur': 2, 'tentu': 2, 'heteroskedastisitas': 2, 'era': 1, 'globalisasi': 1, 'ketat': 1, 'dunia': 1, 'bisnis': 1, 'tawar': 1, 'produk': 1, 'maupun': 1, 'tuntut': 1, 'usah': 1, 'maksimal': 1, 'makin': 1, 'kreatif': 1, 'inovatif': 1, 'pasar': 1, 'global': 1, 'faktor': 1, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'laku': 1, 'evaluasi': 1, 'bangun': 1, 'acu': 1, 'kembang': 1, 'depan': 1, 'teliti': 1, 'lihat': 1, 'sedang': 1, 'loyalitas': 1, 'relative': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 27, 'of': 16, 'in': 6, 'to': 6, 'and': 6, 'is': 5, 'that': 5, 'service': 4, 'so': 4, 'a': 4, 'graph': 4, 'residual': 4, 'it': 4, 'can': 4, 'be': 4, 'concluded': 4, 'data': 4, 'not': 4, 'companies': 3, 'or': 3, 'performance': 3, 'satisfaction': 3, 'quality': 3, 'distribution': 3, 'dots': 3, 'does': 3, 'many': 2, 'for': 2, 'company': 2, 'customer': 2, 'from': 2, 'result': 2, 'test': 2, 'influence': 2, 'normal': 2, 'pp': 2, 'plot': 2, 'regession': 2, 'standardized': 2, 'straight': 2, 'line': 2, 'normally': 2, 'distributed': 2, 'scatterplot': 2, 'pattern': 2, 'flow': 2, 'occur': 2, 'era': 1, 'globalization': 1, 'are': 1, 'competing': 1, 'business': 1, 'world': 1, 'serving': 1, 'customers': 1, 'through': 1, 'offering': 1, 'products': 1, 'services': 1, 'competition': 1, 'requires': 1, 'maximize': 1, 'their': 1, 'more': 1, 'creative': 1, 'innovative': 1, 'as': 1, 'compete': 1, 'global': 1, 'market': 1, 'consumer': 1, 'very': 1, 'important': 1, 'factor': 1, 'improve': 1, 'will': 1, 'continue': 1, 'evaluate': 1, 'building': 1, 'become': 1, 'reference': 1, 'improving': 1, 'development': 1, 'going': 1, 'forward': 1, 'research': 1, 'on': 1, 'level': 1, 'produced': 1, 'seen': 1, 'approaching': 1, 'forming': 1, 'certain': 1, 'heteroskedastisitas': 1, 'while': 1, 'results': 1, 'loyalty': 1, 'generated': 1, 'relative': 1, 'close': 1, 'form': 1, 'particular': 1, 'heteroscedasticity': 1})
-------------------------------------------
--- Data #512 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: EKA NOVIA
Judul: PERANCANGAN SISTEM PERSEDIAAN PRODUK JADI MENGGUNAKAN SIC (STATISTIKA INVENTORY CONTROL)
Pembimbing 1: SUGENG PURWOKO, ST., MT
Pembimbing 2: AHMAD MUGHNI ST., MENG., MGT
Abstrak (Raw): ABSTRAK
PT Tjakrindo Mas merupakan perusahaan memproduksi berbagai jenis produk yang tercover dalam beberapa divisi, salah satu divisi dari perusahaan ini adalah pipa dan sambungan. Terdapat 3 jenis pipa yaitu jenis Excellon, Supramas dan SNI provilon, yang menjadi fokus pada penelitian ini adalah pipa jenis supramas dan excellon karena termasuk pipa yang presentase permintaan setiap bulanya tinggi. Sehingga presentase kegagalan dalam perencanaan, pengendalian dan proses produksinya juga sering mengalami permasalahan.
Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan perbaikan pada sistem persediaan yaitu menyeimbangkan antara rata-rata permintaan dengan jumlah produksi optimal, titik pemesanan ulang dan safety stock pada produk Supramas dan Excellon dengan pendekatan (statistical inventory control). Prosedur pengolahan data dari penelitian ini yaitu melakukan analisis pada 38 item dari 2 produk Supramas dan Excellon menggunakan uji normalitas untuk mengetahui distribusi data permintaan seingga diperoleh hasil bahwa 35 item produk bersifat normal sehingga dilakukan pengolahan persediaan menggunakan metode Q dan P untuk menggetahui biaya minimalnya, sedangkan untuk 3 item lainya menggunakan probabilistik sederhana karena data memiliki standar deviasi dan varian sehingga masih termasuk dalam probabilistik meskipun tidak lulus uji normalitas data.
Dari perhitungan dan analisis data yang dilakukan terdapat 5 item produk yang menggunakan metode persediaan P model, 3 item menggunakan metode persediaan sederhana dan 30 item lainya menggunakan metode persediaaan Q sehingga diperoleh hasil produksi optimal, titik reorder point dan safety stock. Sehingga dari perhitungan kebutuhan hari kerja disimpulkan bahwa kebutuhan hari kerja berdasarkan persediaan hanya membutuhkan 2 shift kerja.
Kata Kunci: SIC (Statistical inventory control), Metode Probabilistik Q dan P Model, Metode Probabilistik sederhana, ROP (Reorder Point) dan Safety stock.
Abstrak (Clean): abstrak pt tjakrindo mas merupakan perusahaan memproduksi berbagai jenis produk yang tercover dalam beberapa divisi salah satu divisi dari perusahaan ini adalah pipa dan sambungan terdapat jenis pipa yaitu jenis excellon supramas dan sni provilon yang menjadi fokus pada penelitian ini adalah pipa jenis supramas dan excellon karena termasuk pipa yang presentase permintaan setiap bulanya tinggi sehingga presentase kegagalan dalam perencanaan pengendalian dan proses produksinya juga sering mengalami permasalahan tujuan dari penelitian ini adalah melakukan perbaikan pada sistem persediaan yaitu menyeimbangkan antara ratarata permintaan dengan jumlah produksi optimal titik pemesanan ulang dan safety stock pada produk supramas dan excellon dengan pendekatan statistical inventory control prosedur pengolahan data dari penelitian ini yaitu melakukan analisis pada item dari produk supramas dan excellon menggunakan uji normalitas untuk mengetahui distribusi data permintaan seingga diperoleh hasil bahwa item produk bersifat normal sehingga dilakukan pengolahan persediaan menggunakan metode q dan p untuk menggetahui biaya minimalnya sedangkan untuk item lainya menggunakan probabilistik sederhana karena data memiliki standar deviasi dan varian sehingga masih termasuk dalam probabilistik meskipun tidak lulus uji normalitas data dari perhitungan dan analisis data yang dilakukan terdapat item produk yang menggunakan metode persediaan p model item menggunakan metode persediaan sederhana dan item lainya menggunakan metode persediaaan q sehingga diperoleh hasil produksi optimal titik reorder point dan safety stock sehingga dari perhitungan kebutuhan hari kerja disimpulkan bahwa kebutuhan hari kerja berdasarkan persediaan hanya membutuhkan shift kerja kata kunci sic statistical inventory control metode probabilistik q dan p model metode probabilistik sederhana rop reorder point dan safety stock
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak pt tjakrindo mas perusahaan memproduksi berbagai jenis produk tercover beberapa divisi salah satu divisi perusahaan pipa sambungan terdapat jenis pipa jenis excellon supramas sni provilon menjadi fokus penelitian pipa jenis supramas excellon termasuk pipa presentase permintaan setiap bulanya tinggi presentase kegagalan perencanaan pengendalian proses produksinya sering mengalami permasalahan tujuan penelitian melakukan perbaikan sistem persediaan menyeimbangkan antara ratarata permintaan jumlah produksi optimal titik pemesanan ulang safety stock produk supramas excellon pendekatan statistical inventory control prosedur pengolahan data penelitian melakukan analisis item produk supramas excellon menggunakan uji normalitas mengetahui distribusi data permintaan seingga diperoleh hasil item produk bersifat normal dilakukan pengolahan persediaan menggunakan metode q p menggetahui biaya minimalnya sedangkan item lainya menggunakan probabilistik sederhana data memiliki standar deviasi varian masih termasuk probabilistik meskipun lulus uji normalitas data perhitungan analisis data dilakukan terdapat item produk menggunakan metode persediaan p model item menggunakan metode persediaan sederhana item lainya menggunakan metode persediaaan q diperoleh hasil produksi optimal titik reorder point safety stock perhitungan kebutuhan hari kerja disimpulkan kebutuhan hari kerja berdasarkan persediaan membutuhkan shift kerja kata kunci sic statistical inventory control metode probabilistik q p model metode probabilistik sederhana rop reorder point safety stock
Abstrak (Stemmed): abstrak pt tjakrindo mas usaha produksi bagai jenis produk tercover beberapa divisi salah satu divisi usaha pipa sambung dapat jenis pipa jenis excellon supramas sni provilon jadi fokus teliti pipa jenis supramas excellon masuk pipa presentase minta tiap bulanya tinggi presentase gagal rencana kendali proses produksi sering alami masalah tuju teliti laku baik sistem sedia imbang antara ratarata minta jumlah produksi optimal titik mesan ulang safety stock produk supramas excellon dekat statistical inventory control prosedur olah data teliti laku analisis item produk supramas excellon guna uji normalitas tahu distribusi data minta seingga oleh hasil item produk sifat normal laku olah sedia guna metode q p menggetahui biaya minimal sedang item lai guna probabilistik sederhana data milik standar deviasi varian masih masuk probabilistik meski lulus uji normalitas data hitung analisis data laku dapat item produk guna metode sedia p model item guna metode sedia sederhana item lai guna metode persediaaan q oleh hasil produksi optimal titik reorder point safety stock hitung butuh hari kerja simpul butuh hari kerja dasar sedia butuh shift kerja kata kunci sic statistical inventory control metode probabilistik q p model metode probabilistik sederhana rop reorder point safety stock
Abstrak (Corrected): abstract pt tjakrindo mas sara produksi bahai penis proud recover beberapa divine salad sat divine sara pipe samsung apart penis pipe penis excellent supremos sin provision jade focus elite pipe penis supremos excellent mask pipe presents mint tip blanca ting presents gaga recant kendall proves produksi seeing salami marsala juju elite lake back sister media bang angara ratarata mint mullah produksi optimal titis mean slang safety stock proud supremos excellent dead statistical inventory control procedure blah data elite lake analysis item proud supremos excellent gun uni normality tau distribute data mint senega olen hail item proud sift normal lake blah media gun metope q p menggetahui bay minimal sedan item law gun probabilistic sederhana data milk standard devils marian mash mask probabilistic mess lulus uni normality data hiding analysis data lake apart item proud gun metope media p model item gun metope media sederhana item law gun metope persediaaan q olen hail produksi optimal titis reorder point safety stock hiding butch hard era simple butch hard era dakar media butch shift era data bunch sic statistical inventory control metope probabilistic q p model metope probabilistic sederhana top reorder point safety stock
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'item': 6, 'guna': 6, 'metode': 6, 'produk': 5, 'sedia': 5, 'data': 5, 'produksi': 4, 'jenis': 4, 'pipa': 4, 'excellon': 4, 'supramas': 4, 'laku': 4, 'probabilistik': 4, 'teliti': 3, 'minta': 3, 'safety': 3, 'stock': 3, 'q': 3, 'p': 3, 'sederhana': 3, 'butuh': 3, 'kerja': 3, 'usaha': 2, 'divisi': 2, 'dapat': 2, 'masuk': 2, 'presentase': 2, 'optimal': 2, 'titik': 2, 'statistical': 2, 'inventory': 2, 'control': 2, 'olah': 2, 'analisis': 2, 'uji': 2, 'normalitas': 2, 'oleh': 2, 'hasil': 2, 'lai': 2, 'hitung': 2, 'model': 2, 'reorder': 2, 'point': 2, 'hari': 2, 'abstrak': 1, 'pt': 1, 'tjakrindo': 1, 'mas': 1, 'bagai': 1, 'tercover': 1, 'beberapa': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'sambung': 1, 'sni': 1, 'provilon': 1, 'jadi': 1, 'fokus': 1, 'tiap': 1, 'bulanya': 1, 'tinggi': 1, 'gagal': 1, 'rencana': 1, 'kendali': 1, 'proses': 1, 'sering': 1, 'alami': 1, 'masalah': 1, 'tuju': 1, 'baik': 1, 'sistem': 1, 'imbang': 1, 'antara': 1, 'ratarata': 1, 'jumlah': 1, 'mesan': 1, 'ulang': 1, 'dekat': 1, 'prosedur': 1, 'tahu': 1, 'distribusi': 1, 'seingga': 1, 'sifat': 1, 'normal': 1, 'menggetahui': 1, 'biaya': 1, 'minimal': 1, 'sedang': 1, 'milik': 1, 'standar': 1, 'deviasi': 1, 'varian': 1, 'masih': 1, 'meski': 1, 'lulus': 1, 'persediaaan': 1, 'simpul': 1, 'dasar': 1, 'shift': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'sic': 1, 'rop': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 18, 'and': 14, 'is': 11, 'to': 7, 'inventory': 7, 'so': 6, 'items': 6, 'using': 6, 'method': 6, 'that': 5, 'data': 5, 'this': 4, 'excellon': 4, 'supramas': 4, 'point': 4, 'probabilistic': 4, 'in': 3, 'are': 3, 'pipe': 3, 'it': 3, 'demand': 3, 'control': 3, 'production': 3, 'reorder': 3, 'safety': 3, 'stock': 3, 'from': 3, 'product': 3, 'q': 3, 'p': 3, 'simple': 3, 'company': 2, 'types': 2, 'products': 2, 'divisions': 2, 'there': 2, 'which': 2, 'research': 2, 'because': 2, 'percentage': 2, 'with': 2, 'optimal': 2, 'on': 2, 'statistical': 2, 'processing': 2, 'normality': 2, 'test': 2, 'know': 2, 'result': 2, 'done': 2, 'other': 2, 'calculation': 2, 'model': 2, 'needs': 2, 'working': 2, 'days': 2, 'abstrak': 1, 'pt': 1, 'tjakrindo': 1, 'mas': 1, 'a': 1, 'producing': 1, 'various': 1, 'covered': 1, 'several': 1, 'one': 1, 'pipes': 1, 'connections': 1, 'type': 1, 'sni': 1, 'provilon': 1, 'became': 1, 'focus': 1, 'includes': 1, 'every': 1, 'month': 1, 'high': 1, 'failure': 1, 'planning': 1, 'processes': 1, 'also': 1, 'often': 1, 'experienced': 1, 'problems': 1, 'purpose': 1, 'study': 1, 'make': 1, 'improvements': 1, 'system': 1, 'balance': 1, 'between': 1, 'average': 1, 'amount': 1, 'approach': 1, 'procedure': 1, 'analyze': 1, 'distribution': 1, 'normal': 1, 'its': 1, 'minimum': 1, 'cost': 1, 'whereas': 1, 'for': 1, 'has': 1, 'standard': 1, 'deviation': 1, 'variant': 1, 'still': 1, 'included': 1, 'even': 1, 'though': 1, 'not': 1, 'passed': 1, 'analysis': 1, 'supply': 1, 'as': 1, 'obtain': 1, 'concluded': 1, 'based': 1, 'only': 1, 'requires': 1, 'shifts': 1, 'work': 1, 'keywords': 1, 'sic': 1, 'rop': 1})
-------------------------------------------
--- Data #513 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muhsin Fathurraziq
Judul: USULAN PERBAIKAN ALOKASI PENYIMPANAN
RAW MATERIAL VAP DENGAN METODE
CLASS-BASED STORAGE
Pembimbing 1: Imron Kuswandi, S.T.,M.T
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Tataletak pabrik merupakan aspek utama dalam dunia industri dikarenakan berkaiatan erat dengan pengelolaan fasilitas pabrik. Tata letak pabrik yang optimal berdampak terhadap kelancaran seluruh operasi dalam pabrik. Salah satu cara yang dilakukan dalam mencapai kelancaran proses operasi dalam pabrik yaitu melalui sistem penyimpanan material yang baik. Dengan sistem penyimpanan material yang baik akan menjamin ketersediaan pada waktu yang tepat dan jumlah yang tepat, sehingga dapat memperlancar proses produksi. Namun terkadang terdapat kendala yang dihadapi dalam penyimpanan raw material yaitu kurangnya penataan yang baik, sehingga kapasitas gudang yang tersedia kurang optimal. Dengan metode Class Based Storage dengan kombinasi analisis FSN diharapakan alur proses keluar masuk raw material dapat berjalan dengan maksimal sehingga kapasitas yang tersedia dapat dimaksimalkan dengan baik. PT. Petrojaya Boral Plasterboard merupakan Pabrik Gipsum pertama di Indonesia yang terus mengembangkan berbagai inovasi produk, salah satunya adalah produk papan gipsum yang memiliki daya ketahanan yang tinggi terhadap kelembaban, air, api, jamur dan benturan. Selama ini dalam perusahaan belum ada anlisa dalam melakukan penyimpanan raw material VAP (Value Added Product), sehingga kapasitas rak raw material VAP kurang optimal penggunaannya. Oleh karena itu perlu dilakukan pengaturan ulang tataletak raw material VAP sehingga kapasitas rak raw material VAP yang tersedia dapat optimal. Penelitian ini diawali dengan melakukan perhitungan nilai average stay dan consumtion rate dari setiap raw material. Kemudian dilakukan perbandingan nilai average stay dan consumtion rate dari setiap raw material, sehingga akan diperoleh penggolongan raw material Fast Moving sebanyak 4 jenis, Slow Moving sebanyak 14 jenis dan Non-Moving sebanyak 7 jenis. Dari penggolangan raw material diterapkan dalam rak material yang tersedia, sehingga terdapat kepastian lokasi setiap raw material dan kapasitas rak dapat dimanfaatkan secara optimal.
Kata Kunci : Tataletak Pabrik, Class Based Storage, Analisis FSN
Abstrak (Clean): tataletak pabrik merupakan aspek utama dalam dunia industri dikarenakan berkaiatan erat dengan pengelolaan fasilitas pabrik tata letak pabrik yang optimal berdampak terhadap kelancaran seluruh operasi dalam pabrik salah satu cara yang dilakukan dalam mencapai kelancaran proses operasi dalam pabrik yaitu melalui sistem penyimpanan material yang baik dengan sistem penyimpanan material yang baik akan menjamin ketersediaan pada waktu yang tepat dan jumlah yang tepat sehingga dapat memperlancar proses produksi namun terkadang terdapat kendala yang dihadapi dalam penyimpanan raw material yaitu kurangnya penataan yang baik sehingga kapasitas gudang yang tersedia kurang optimal dengan metode class based storage dengan kombinasi analisis fsn diharapakan alur proses keluar masuk raw material dapat berjalan dengan maksimal sehingga kapasitas yang tersedia dapat dimaksimalkan dengan baik pt petrojaya boral plasterboard merupakan pabrik gipsum pertama di indonesia yang terus mengembangkan berbagai inovasi produk salah satunya adalah produk papan gipsum yang memiliki daya ketahanan yang tinggi terhadap kelembaban air api jamur dan benturan selama ini dalam perusahaan belum ada anlisa dalam melakukan penyimpanan raw material vap value added product sehingga kapasitas rak raw material vap kurang optimal penggunaannya oleh karena itu perlu dilakukan pengaturan ulang tataletak raw material vap sehingga kapasitas rak raw material vap yang tersedia dapat optimal penelitian ini diawali dengan melakukan perhitungan nilai average stay dan consumtion rate dari setiap raw material kemudian dilakukan perbandingan nilai average stay dan consumtion rate dari setiap raw material sehingga akan diperoleh penggolongan raw material fast moving sebanyak jenis slow moving sebanyak jenis dan nonmoving sebanyak jenis dari penggolangan raw material diterapkan dalam rak material yang tersedia sehingga terdapat kepastian lokasi setiap raw material dan kapasitas rak dapat dimanfaatkan secara optimal kata kunci tataletak pabrik class based storage analisis fsn
Abstrak (Stopwords Removed): tataletak pabrik aspek utama dunia industri dikarenakan berkaiatan erat pengelolaan fasilitas pabrik tata letak pabrik optimal berdampak kelancaran seluruh operasi pabrik salah satu cara dilakukan mencapai kelancaran proses operasi pabrik sistem penyimpanan material baik sistem penyimpanan material baik menjamin ketersediaan waktu tepat jumlah tepat dapat memperlancar proses produksi terkadang terdapat kendala dihadapi penyimpanan raw material kurangnya penataan baik kapasitas gudang tersedia kurang optimal metode class based storage kombinasi analisis fsn diharapakan alur proses keluar masuk raw material dapat berjalan maksimal kapasitas tersedia dapat dimaksimalkan baik pt petrojaya boral plasterboard pabrik gipsum pertama indonesia terus mengembangkan berbagai inovasi produk salah satunya produk papan gipsum memiliki daya ketahanan tinggi kelembaban air api jamur benturan selama perusahaan belum ada anlisa melakukan penyimpanan raw material vap value added product kapasitas rak raw material vap kurang optimal penggunaannya perlu dilakukan pengaturan ulang tataletak raw material vap kapasitas rak raw material vap tersedia dapat optimal penelitian diawali melakukan perhitungan nilai average stay consumtion rate setiap raw material dilakukan perbandingan nilai average stay consumtion rate setiap raw material diperoleh penggolongan raw material fast moving sebanyak jenis slow moving sebanyak jenis nonmoving sebanyak jenis penggolangan raw material diterapkan rak material tersedia terdapat kepastian lokasi setiap raw material kapasitas rak dapat dimanfaatkan secara optimal kata kunci tataletak pabrik class based storage analisis fsn
Abstrak (Stemmed): tataletak pabrik aspek utama dunia industri karena berkaiatan erat kelola fasilitas pabrik tata letak pabrik optimal dampak lancar seluruh operasi pabrik salah satu cara laku capai lancar proses operasi pabrik sistem simpan material baik sistem simpan material baik jamin sedia waktu tepat jumlah tepat dapat lancar proses produksi terkadang dapat kendala hadap simpan raw material kurang tata baik kapasitas gudang sedia kurang optimal metode class based storage kombinasi analisis fsn diharapakan alur proses keluar masuk raw material dapat jalan maksimal kapasitas sedia dapat maksimal baik pt petrojaya boral plasterboard pabrik gipsum pertama indonesia terus kembang bagai inovasi produk salah satu produk papan gipsum milik daya tahan tinggi kelembaban air api jamur bentur lama usaha belum ada anlisa laku simpan raw material vap value added product kapasitas rak raw material vap kurang optimal guna perlu laku atur ulang tataletak raw material vap kapasitas rak raw material vap sedia dapat optimal teliti awal laku hitung nilai average stay consumtion rate tiap raw material laku banding nilai average stay consumtion rate tiap raw material oleh golong raw material fast moving banyak jenis slow moving banyak jenis nonmoving banyak jenis penggolangan raw material terap rak material sedia dapat pasti lokasi tiap raw material kapasitas rak dapat manfaat cara optimal kata kunci tataletak pabrik class based storage analisis fsn
Abstrak (Corrected): tataletak park aspen mama dulia industry arena berkaiatan eat fella basilicas park data leak park optimal damp lancer seluruh operas park salad sat cara lake capri lancer proves operas park sister simian material back sister simian material back jamie media want teat mullah teat apart lancer proves produksi terkadang apart kendall hadar simian raw material during data back kapasitas gang media during optimal metope class based storage kombinasi analysis fun diharapakan blur proves cellar mask raw material apart alan maximal kapasitas media apart maximal back pt petrojaya moral plasterboard park gypsum pertain indonesia terms embank bahai novas proud salad sat proud papa gypsum milk day than ting kelembaban air ape amur better lama sara begum ada alisa lake simian raw material map value added product kapasitas ran raw material map during optimal gun peru lake amur slang tataletak raw material map kapasitas ran raw material map media apart optimal elite away lake hiding nilgai average stay consumption rate tip raw material lake banding nilgai average stay consumption rate tip raw material olen going raw material fast moving banyan penis slow moving banyan penis nonmoving banyan penis penggolangan raw material trap ran material media apart past loki tip raw material kapasitas ran apart manat cara optimal data bunch tataletak park class based storage analysis fun
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'material': 14, 'raw': 11, 'pabrik': 7, 'dapat': 7, 'optimal': 5, 'laku': 5, 'sedia': 5, 'kapasitas': 5, 'simpan': 4, 'baik': 4, 'vap': 4, 'rak': 4, 'tataletak': 3, 'lancar': 3, 'proses': 3, 'kurang': 3, 'tiap': 3, 'banyak': 3, 'jenis': 3, 'tata': 2, 'operasi': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'cara': 2, 'sistem': 2, 'tepat': 2, 'class': 2, 'based': 2, 'storage': 2, 'analisis': 2, 'fsn': 2, 'maksimal': 2, 'gipsum': 2, 'produk': 2, 'nilai': 2, 'average': 2, 'stay': 2, 'consumtion': 2, 'rate': 2, 'moving': 2, 'aspek': 1, 'utama': 1, 'dunia': 1, 'industri': 1, 'karena': 1, 'berkaiatan': 1, 'erat': 1, 'kelola': 1, 'fasilitas': 1, 'letak': 1, 'dampak': 1, 'seluruh': 1, 'capai': 1, 'jamin': 1, 'waktu': 1, 'jumlah': 1, 'produksi': 1, 'terkadang': 1, 'kendala': 1, 'hadap': 1, 'gudang': 1, 'metode': 1, 'kombinasi': 1, 'diharapakan': 1, 'alur': 1, 'keluar': 1, 'masuk': 1, 'jalan': 1, 'pt': 1, 'petrojaya': 1, 'boral': 1, 'plasterboard': 1, 'pertama': 1, 'indonesia': 1, 'terus': 1, 'kembang': 1, 'bagai': 1, 'inovasi': 1, 'papan': 1, 'milik': 1, 'daya': 1, 'tahan': 1, 'tinggi': 1, 'kelembaban': 1, 'air': 1, 'api': 1, 'jamur': 1, 'bentur': 1, 'lama': 1, 'usaha': 1, 'belum': 1, 'ada': 1, 'anlisa': 1, 'value': 1, 'added': 1, 'product': 1, 'guna': 1, 'perlu': 1, 'atur': 1, 'ulang': 1, 'teliti': 1, 'awal': 1, 'hitung': 1, 'banding': 1, 'oleh': 1, 'golong': 1, 'fast': 1, 'slow': 1, 'nonmoving': 1, 'penggolangan': 1, 'terap': 1, 'pasti': 1, 'lokasi': 1, 'manfaat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 29, 'of': 19, 'material': 12, 'raw': 11, 'is': 10, 'factory': 7, 'in': 7, 'and': 7, 'so': 7, 'that': 7, 'storage': 6, 'to': 5, 'as': 5, 'capacity': 5, 'layout': 4, 'with': 4, 'optimal': 4, 'available': 4, 'can': 4, 'vap': 4, 'a': 3, 'process': 3, 'good': 3, 'there': 3, 'be': 3, 'product': 3, 'rack': 3, 'each': 3, 'types': 3, 'smooth': 2, 'operation': 2, 'one': 2, 'system': 2, 'will': 2, 'right': 2, 'time': 2, 'less': 2, 'class': 2, 'based': 2, 'analysis': 2, 'it': 2, 'gypsum': 2, 'which': 2, 'this': 2, 'materials': 2, 'average': 2, 'stay': 2, 'consumtion': 2, 'rate': 2, 'moving': 2, 'many': 2, 'key': 1, 'aspect': 1, 'industrial': 1, 'world': 1, 'due': 1, 'close': 1, 'relationship': 1, 'management': 1, 'facilities': 1, 'affects': 1, 'entire': 1, 'ways': 1, 'achieve': 1, 'through': 1, 'ensure': 1, 'availability': 1, 'at': 1, 'amount': 1, 'facilitate': 1, 'production': 1, 'but': 1, 'sometimes': 1, 'are': 1, 'constraints': 1, 'faced': 1, 'lack': 1, 'arrangement': 1, 'warehouse': 1, 'than': 1, 'method': 1, 'combination': 1, 'fsn': 1, 'expected': 1, 'flow': 1, 'out': 1, 'run': 1, 'maximally': 1, 'maximized': 1, 'properly': 1, 'pt': 1, 'petrojaya': 1, 'boral': 1, 'plasterboard': 1, 'first': 1, 'indonesia': 1, 'continues': 1, 'develop': 1, 'various': 1, 'innovations': 1, 'board': 1, 'has': 1, 'high': 1, 'resilience': 1, 'against': 1, 'moisture': 1, 'water': 1, 'fire': 1, 'fungus': 1, 'impact': 1, 'during': 1, 'no': 1, 'anlisa': 1, 'value': 1, 'added': 1, 'use': 1, 'therefore': 1, 'necessary': 1, 'readjust': 1, 'study': 1, 'begins': 1, 'by': 1, 'calculating': 1, 'then': 1, 'comparison': 1, 'get': 1, 'classification': 1, 'fast': 1, 'slow': 1, 'nonmoving': 1, 'from': 1, 'cultivation': 1, 'applied': 1, 'certainty': 1, 'location': 1, 'shelf': 1, 'utilized': 1, 'optimally': 1, 'keywords': 1, 'fan': 1})
-------------------------------------------
--- Data #514 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Dhafit Edhi Wibowo
Judul: PERBANDINGAN METODE CAMPBELL DUDEK SMITH, PALMER DAN DANNENBRING PADA PENJADWALAN PEMBUATAN
SUB KOMPONEN HINGE RIB UNTUK MEMINIMASI MAKESPAN
Pembimbing 1: Imron Kuswandi, S.T.,M.T
Pembimbing 2: Issa Dyah Utami S.T.,M.T.,Ph.D
Abstrak (Raw): PT. Dirgatara Indonesia merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang pembuatan pesawat terbang, khususnya pada departemen spirit aerosystem yang mengerjakan beberapa program pesanan dari pelanggan seperti pembuatan sayap pesawat A380. Pada tahun 2017 pembuatan sayap pesawat A380 khususnya bagian machining terdapat keterlambatan pengiriman menuju bagian assembly yang mengakibatkan keterlambatan pengiriman pada pelanggan sehingga perlu dilakukan penjadwalan. Penelitian ini membandingkan tiga metode penjadwalan yaitu campbell dudek smith, palmer dan dannenbring dengan tujuan meminimasi makespan. Hasil metode terbaik dalam minimasi makespan adalah metode campbell dudek smith, dengan urutan penjadwalan mulai dari job 13-6-5-3-10-4-9-1-7-8-18-11-14-19-17-2-20-12-15-16. Penjadwalan perusahaan yang semula dengan menggunakan metode FCFS memiliki nilai makespan sebesar 47,99 jam menjadi 46,03 jam, sehingga dapat disimpulkan bahwa metode campbell dudek smith dapat meminimasi makespan sebesar 1,96 jam atau 117,84 menit.
Kata Kunci : Penjadwalan, campbell dudek smith, palmer, dannenbring, makespan
Abstrak (Clean): pt dirgatara indonesia merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang pembuatan pesawat terbang khususnya pada departemen spirit aerosystem yang mengerjakan beberapa program pesanan dari pelanggan seperti pembuatan sayap pesawat a pada tahun pembuatan sayap pesawat a khususnya bagian machining terdapat keterlambatan pengiriman menuju bagian assembly yang mengakibatkan keterlambatan pengiriman pada pelanggan sehingga perlu dilakukan penjadwalan penelitian ini membandingkan tiga metode penjadwalan yaitu campbell dudek smith palmer dan dannenbring dengan tujuan meminimasi makespan hasil metode terbaik dalam minimasi makespan adalah metode campbell dudek smith dengan urutan penjadwalan mulai dari job penjadwalan perusahaan yang semula dengan menggunakan metode fcfs memiliki nilai makespan sebesar jam menjadi jam sehingga dapat disimpulkan bahwa metode campbell dudek smith dapat meminimasi makespan sebesar jam atau menit kata kunci penjadwalan campbell dudek smith palmer dannenbring makespan
Abstrak (Stopwords Removed): pt dirgatara indonesia perusahaan manufaktur bergerak bidang pembuatan pesawat terbang khususnya departemen spirit aerosystem mengerjakan beberapa program pesanan pelanggan pembuatan sayap pesawat a tahun pembuatan sayap pesawat a khususnya bagian machining terdapat keterlambatan pengiriman menuju bagian assembly mengakibatkan keterlambatan pengiriman pelanggan perlu dilakukan penjadwalan penelitian membandingkan tiga metode penjadwalan campbell dudek smith palmer dannenbring tujuan meminimasi makespan hasil metode terbaik minimasi makespan metode campbell dudek smith urutan penjadwalan mulai job penjadwalan perusahaan semula menggunakan metode fcfs memiliki nilai makespan sebesar jam menjadi jam dapat disimpulkan metode campbell dudek smith dapat meminimasi makespan sebesar jam menit kata kunci penjadwalan campbell dudek smith palmer dannenbring makespan
Abstrak (Stemmed): pt dirgatara indonesia usaha manufaktur gerak bidang buat pesawat terbang khusus departemen spirit aerosystem kerja beberapa program pesan langgan buat sayap pesawat a tahun buat sayap pesawat a khusus bagi machining dapat lambat kirim tuju bagi assembly akibat lambat kirim langgan perlu laku jadwal teliti banding tiga metode jadwal campbell dudek smith palmer dannenbring tuju meminimasi makespan hasil metode baik minimasi makespan metode campbell dudek smith urut jadwal mulai job jadwal usaha mula guna metode fcfs milik nilai makespan besar jam jadi jam dapat simpul metode campbell dudek smith dapat meminimasi makespan besar jam menit kata kunci jadwal campbell dudek smith palmer dannenbring makespan
Abstrak (Corrected): pt dirgatara indonesia sara manufacture gera biding but pesewa turban rhesus department spirit ecosystem era beberapa program pecan hangman but say pesewa a thun but say pesewa a rhesus bag machining apart lambast kirin juju bag assembly akbar lambast kirin hangman peru lake radial elite banding toga metope radial campbell dude smith palmer dannenbring juju meminimasi makespan hail metope back minimal makespan metope campbell dude smith rut radial mule job radial sara mule gun metope focus milk nilgai makespan bear jam jade jam apart simple metope campbell dude smith apart meminimasi makespan bear jam merit data bunch radial campbell dude smith palmer dannenbring makespan
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jadwal': 5, 'metode': 5, 'makespan': 5, 'campbell': 4, 'dudek': 4, 'smith': 4, 'buat': 3, 'pesawat': 3, 'dapat': 3, 'jam': 3, 'usaha': 2, 'khusus': 2, 'langgan': 2, 'sayap': 2, 'a': 2, 'bagi': 2, 'lambat': 2, 'kirim': 2, 'tuju': 2, 'palmer': 2, 'dannenbring': 2, 'meminimasi': 2, 'besar': 2, 'pt': 1, 'dirgatara': 1, 'indonesia': 1, 'manufaktur': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'terbang': 1, 'departemen': 1, 'spirit': 1, 'aerosystem': 1, 'kerja': 1, 'beberapa': 1, 'program': 1, 'pesan': 1, 'tahun': 1, 'machining': 1, 'assembly': 1, 'akibat': 1, 'perlu': 1, 'laku': 1, 'teliti': 1, 'banding': 1, 'tiga': 1, 'hasil': 1, 'baik': 1, 'minimasi': 1, 'urut': 1, 'mulai': 1, 'job': 1, 'mula': 1, 'guna': 1, 'fcfs': 1, 'milik': 1, 'nilai': 1, 'jadi': 1, 'simpul': 1, 'menit': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'of': 8, 'in': 7, 'a': 5, 'scheduling': 5, 'to': 4, 'campbell': 4, 'dudek': 4, 'smith': 4, 'makespan': 4, 'method': 4, 'is': 3, 'manufacture': 3, 'aircraft': 3, 'hours': 3, 'company': 2, 'especially': 2, 'department': 2, 'from': 2, 'wings': 2, 'delivery': 2, 'so': 2, 'be': 2, 'palmer': 2, 'dannenbring': 2, 'with': 2, 'minimizing': 2, 'can': 2, 'pt': 1, 'dirgatara': 1, 'indonesia': 1, 'manufacturing': 1, 'engaged': 1, 'spirit': 1, 'aerosystem': 1, 'who': 1, 'worked': 1, 'on': 1, 'several': 1, 'order': 1, 'programs': 1, 'customers': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'machining': 1, 'section': 1, 'there': 1, 'delay': 1, 'assembly': 1, 'resulting': 1, 'delays': 1, 'customer': 1, 'needs': 1, 'done': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'compared': 1, 'three': 1, 'methods': 1, 'namely': 1, 'and': 1, 'aim': 1, 'best': 1, 'result': 1, 'sequence': 1, 'starting': 1, 'job': 1, 'initial': 1, 'using': 1, 'fcfs': 1, 'has': 1, 'makepan': 1, 'value': 1, 'it': 1, 'concluded': 1, 'that': 1, 'minimize': 1, 'or': 1, 'minutes': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #515 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Johan Pratama
Judul: ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DALAM
USAHA SANDAL MERK SISCO DENGAN METODE ECONOMIC
ORDER QUANTITY (EOQ).
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Agus Salim,S.T,. M.T
Abstrak (Raw): Produk yang diproduksi pada insudustri kecil merk SISCO sering kali tidak sesuai
dengan jumlah permintaan dari konsumen. Permasalahan ini juga ditambah dengan jadwal
pemesanan bahan baku dari konsumen. Permasalahan pada bahan baku ini dibutuhkan
penyelesaian dengan menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity) dikarenakan
dalam pembuatan sandal ini harus memesan dari suplier. Persediaan adalah material yang
disimpan berupa bahan mentah, barang dalam proses dan barang jadi. Untuk mengetahui
persediaan pada suatu perusahaan salah satu model persediaan yang digunakan adalah
model kuantitas pesanan ekonomis (economic order quantity). Metode EOQ ini berusaha
mencapai tingkat persediaan minimum mungkin dan biaya yang rendah serta mutu yang
lebih baik. Dari perhitungan pengendalian persediaan bahan baku yang telah dilakukan
dengan menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity) pada industri kecil sandal
merk SISCO, didapatkan hasil grand total cost yang dikeluarkan oleh industri kecil sandal
merk SISCO perbulan untuk penyediaan bahan baku adalah Rp 5,293,541.03.
Abstrak (Clean): produk yang diproduksi pada insudustri kecil merk sisco sering kali tidak sesuai dengan jumlah permintaan dari konsumen permasalahan ini juga ditambah dengan jadwal pemesanan bahan baku dari konsumen permasalahan pada bahan baku ini dibutuhkan penyelesaian dengan menggunakan metode eoq economic order quantity dikarenakan dalam pembuatan sandal ini harus memesan dari suplier persediaan adalah material yang disimpan berupa bahan mentah barang dalam proses dan barang jadi untuk mengetahui persediaan pada suatu perusahaan salah satu model persediaan yang digunakan adalah model kuantitas pesanan ekonomis economic order quantity metode eoq ini berusaha mencapai tingkat persediaan minimum mungkin dan biaya yang rendah serta mutu yang lebih baik dari perhitungan pengendalian persediaan bahan baku yang telah dilakukan dengan menggunakan metode eoq economic order quantity pada industri kecil sandal merk sisco didapatkan hasil grand total cost yang dikeluarkan oleh industri kecil sandal merk sisco perbulan untuk penyediaan bahan baku adalah rp
Abstrak (Stopwords Removed): produk diproduksi insudustri kecil merk sisco sering kali sesuai jumlah permintaan konsumen permasalahan ditambah jadwal pemesanan bahan baku konsumen permasalahan bahan baku dibutuhkan penyelesaian menggunakan metode eoq economic order quantity dikarenakan pembuatan sandal harus memesan suplier persediaan material disimpan berupa bahan mentah barang proses barang jadi mengetahui persediaan perusahaan salah satu model persediaan digunakan model kuantitas pesanan ekonomis economic order quantity metode eoq berusaha mencapai tingkat persediaan minimum mungkin biaya rendah mutu lebih baik perhitungan pengendalian persediaan bahan baku dilakukan menggunakan metode eoq economic order quantity industri kecil sandal merk sisco didapatkan hasil grand total cost dikeluarkan industri kecil sandal merk sisco perbulan penyediaan bahan baku rp
Abstrak (Stemmed): produk produksi insudustri kecil merk sisco sering kali sesuai jumlah minta konsumen masalah tambah jadwal mesan bahan baku konsumen masalah bahan baku butuh selesai guna metode eoq economic order quantity karena buat sandal harus mes suplier sedia material simpan upa bahan mentah barang proses barang jadi tahu sedia usaha salah satu model sedia guna model kuantitas pesan ekonomis economic order quantity metode eoq usaha capai tingkat sedia minimum mungkin biaya rendah mutu lebih baik hitung kendali sedia bahan baku laku guna metode eoq economic order quantity industri kecil sandal merk sisco dapat hasil grand total cost keluar industri kecil sandal merk sisco bulan sedia bahan baku rp
Abstrak (Corrected): proud produksi insudustri cecil mark disco seeing kali sexual mullah mint consumed marsala tambac radial mean bahai baku consumed marsala bahai baku butch seesaw gun metope eon economic order quantity arena but sandal harms mes supplier media material simian up bahai mental baring proves baring jade tau media sara salad sat model media gun model kuantitas pecan economic economic order quantity metope eon sara capri dingbat media minimum munchkin bay rental mute leash back hiding kendall media bahai baku lake gun metope eon economic order quantity industry cecil sandal mark disco apart hail grand total cost cellar industry cecil sandal mark disco buran media bahai baku up
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sedia': 6, 'bahan': 5, 'baku': 4, 'kecil': 3, 'merk': 3, 'sisco': 3, 'guna': 3, 'metode': 3, 'eoq': 3, 'economic': 3, 'order': 3, 'quantity': 3, 'sandal': 3, 'konsumen': 2, 'masalah': 2, 'barang': 2, 'usaha': 2, 'model': 2, 'industri': 2, 'produk': 1, 'produksi': 1, 'insudustri': 1, 'sering': 1, 'kali': 1, 'sesuai': 1, 'jumlah': 1, 'minta': 1, 'tambah': 1, 'jadwal': 1, 'mesan': 1, 'butuh': 1, 'selesai': 1, 'karena': 1, 'buat': 1, 'harus': 1, 'mes': 1, 'suplier': 1, 'material': 1, 'simpan': 1, 'upa': 1, 'mentah': 1, 'proses': 1, 'jadi': 1, 'tahu': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'kuantitas': 1, 'pesan': 1, 'ekonomis': 1, 'capai': 1, 'tingkat': 1, 'minimum': 1, 'mungkin': 1, 'biaya': 1, 'rendah': 1, 'mutu': 1, 'lebih': 1, 'baik': 1, 'hitung': 1, 'kendali': 1, 'laku': 1, 'dapat': 1, 'hasil': 1, 'grand': 1, 'total': 1, 'cost': 1, 'keluar': 1, 'bulan': 1, 'rp': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 14, 'the': 12, 'small': 7, 'raw': 7, 'in': 6, 'is': 6, 'industry': 5, 'this': 5, 'inventory': 5, 'a': 4, 'to': 4, 'materials': 4, 'from': 4, 'material': 4, 'eoq': 4, 'order': 4, 'method': 4, 'sandal': 3, 'sandals': 3, 'goods': 3, 'by': 3, 'economic': 3, 'quantity': 3, 'and': 3, 'required': 2, 'supply': 2, 'one': 2, 'on': 2, 'are': 2, 'with': 2, 'consumers': 2, 'using': 2, 'model': 2, 'cost': 2, 'sisco': 2, 'brand': 2, 'development': 1, 'industries': 1, 'indonesia': 1, 'increasingly': 1, 'rapidly': 1, 'like': 1, 'therefore': 1, 'meet': 1, 'growing': 1, 'needs': 1, 'important': 1, 'requirements': 1, 'conducting': 1, 'production': 1, 'process': 1, 'products': 1, 'manufactured': 1, 'siscos': 1, 'insulators': 1, 'often': 1, 'incompatible': 1, 'number': 1, 'requests': 1, 'problem': 1, 'also': 1, 'coupled': 1, 'ordering': 1, 'schedule': 1, 'problems': 1, 'completion': 1, 'because': 1, 'making': 1, 'have': 1, 'supplier': 1, 'inventories': 1, 'stored': 1, 'form': 1, 'inprocess': 1, 'finished': 1, 'know': 1, 'company': 1, 'used': 1, 'strives': 1, 'achieve': 1, 'minimum': 1, 'possible': 1, 'level': 1, 'low': 1, 'better': 1, 'quality': 1, 'calculation': 1, 'control': 1, 'that': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'done': 1, 'grand': 1, 'total': 1, 'incurred': 1, 'si': 1, 'sco': 1, 'per': 1, 'month': 1, 'for': 1, 'rp': 1, 'keywords': 1, 'product': 1})
-------------------------------------------
--- Data #516 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Sugeng Priyono
Judul: ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS DAN USULAN PERBAIKAN PRODUK SC 9 MM
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko, S.T.,M.T.
Pembimbing 2: Teguh Prasetyo, S.T.M.T.
Abstrak (Raw): PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dalam produksi papan gipsum yang memiliki anak cabang yang bergerak di daerah Gresik. Perusahaan telah melakukan pengendalian kualitas terhadap produk papan gypsum namun masih memiliki presentase cacat yang tidak sesuai target perusahaan seperti produk SC 9 mm memiliki presentase cacat sebesar 3,1% sedangkan presentase yang dikehendaki adalah 1%. Pengendalian kualitas pada penelitian ini menggunakan metode six sigma dengan tahapan DMAIC. Proses pembuatan produk SC 9 mmm memiliki nilai level sigma sebesar 4,105 yang artinya rata-rata Amerika. Pengendalian kualitas yang dilakukan diketahui cacat paling berpengaruh adalah cacat Blister. Faktor penyebab cacat blister adalah sambungan pada belt 2, sinkronisasi forming belt, conveyor roll, water spray, smoothing bar, motor foam system, lignment, penyambungan paper, kualitas paper, lem, slurry fluct dan fast setting. Penyebab tersebut didapatkan penyebab prioritas dengan metode FMEA yaitu kesalahan conveyor roll, joint belt 2, lignment paper, motor foam system dan slurry fluct.
Abstrak (Clean): pt xyz merupakan perusahaan yang bergerak dalam produksi papan gipsum yang memiliki anak cabang yang bergerak di daerah gresik perusahaan telah melakukan pengendalian kualitas terhadap produk papan gypsum namun masih memiliki presentase cacat yang tidak sesuai target perusahaan seperti produk sc mm memiliki presentase cacat sebesar sedangkan presentase yang dikehendaki adalah pengendalian kualitas pada penelitian ini menggunakan metode six sigma dengan tahapan dmaic proses pembuatan produk sc mmm memiliki nilai level sigma sebesar yang artinya ratarata amerika pengendalian kualitas yang dilakukan diketahui cacat paling berpengaruh adalah cacat blister faktor penyebab cacat blister adalah sambungan pada belt sinkronisasi forming belt conveyor roll water spray smoothing bar motor foam system lignment penyambungan paper kualitas paper lem slurry fluct dan fast setting penyebab tersebut didapatkan penyebab prioritas dengan metode fmea yaitu kesalahan conveyor roll joint belt lignment paper motor foam system dan slurry fluct
Abstrak (Stopwords Removed): pt xyz perusahaan bergerak produksi papan gipsum memiliki anak cabang bergerak daerah gresik perusahaan melakukan pengendalian kualitas produk papan gypsum masih memiliki presentase cacat sesuai target perusahaan produk sc mm memiliki presentase cacat sebesar sedangkan presentase dikehendaki pengendalian kualitas penelitian menggunakan metode six sigma tahapan dmaic proses pembuatan produk sc mmm memiliki nilai level sigma sebesar artinya ratarata amerika pengendalian kualitas dilakukan diketahui cacat paling berpengaruh cacat blister faktor penyebab cacat blister sambungan belt sinkronisasi forming belt conveyor roll water spray smoothing bar motor foam system lignment penyambungan paper kualitas paper lem slurry fluct fast setting penyebab tersebut didapatkan penyebab prioritas metode fmea kesalahan conveyor roll joint belt lignment paper motor foam system slurry fluct
Abstrak (Stemmed): pt xyz usaha gerak produksi papan gipsum milik anak cabang gerak daerah gresik usaha laku kendali kualitas produk papan gypsum masih milik presentase cacat sesuai target usaha produk sc mm milik presentase cacat besar sedang presentase hendak kendali kualitas teliti guna metode six sigma tahap dmaic proses buat produk sc mmm milik nilai level sigma besar arti ratarata amerika kendali kualitas laku tahu cacat paling pengaruh cacat blister faktor sebab cacat blister sambung belt sinkronisasi forming belt conveyor roll water spray smoothing bar motor foam system lignment sambung paper kualitas paper lem slurry fluct fast setting sebab sebut dapat sebab prioritas metode fmea salah conveyor roll joint belt lignment paper motor foam system slurry fluct
Abstrak (Corrected): pt byz sara gera produksi papa gypsum milk anal cabana gera sarah greek sara lake kendall kualitas proud papa gypsum mash milk presents carat sexual target sara proud sc my milk presents carat bear sedan presents henna kendall kualitas elite gun metope six sigma that main proves but proud sc mom milk nilgai level sigma bear art ratarata america kendall kualitas lake tau carat paling pengaruh carat blister factor kebab carat blister samsung belt sinkronisasi forming belt conveyor roll water spray smoothing bar motor foam system alignment samsung paper kualitas paper lem slurry fuck fast setting kebab debut apart kebab priority metope flea salad conveyor roll joint belt alignment paper motor foam system slurry fuck
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'cacat': 5, 'milik': 4, 'kualitas': 4, 'usaha': 3, 'kendali': 3, 'produk': 3, 'presentase': 3, 'sebab': 3, 'belt': 3, 'paper': 3, 'gerak': 2, 'papan': 2, 'laku': 2, 'sc': 2, 'besar': 2, 'metode': 2, 'sigma': 2, 'blister': 2, 'sambung': 2, 'conveyor': 2, 'roll': 2, 'motor': 2, 'foam': 2, 'system': 2, 'lignment': 2, 'slurry': 2, 'fluct': 2, 'pt': 1, 'xyz': 1, 'produksi': 1, 'gipsum': 1, 'anak': 1, 'cabang': 1, 'daerah': 1, 'gresik': 1, 'gypsum': 1, 'masih': 1, 'sesuai': 1, 'target': 1, 'mm': 1, 'sedang': 1, 'hendak': 1, 'teliti': 1, 'guna': 1, 'six': 1, 'tahap': 1, 'dmaic': 1, 'proses': 1, 'buat': 1, 'mmm': 1, 'nilai': 1, 'level': 1, 'arti': 1, 'ratarata': 1, 'amerika': 1, 'tahu': 1, 'paling': 1, 'pengaruh': 1, 'faktor': 1, 'sinkronisasi': 1, 'forming': 1, 'water': 1, 'spray': 1, 'smoothing': 1, 'bar': 1, 'lem': 1, 'fast': 1, 'setting': 1, 'sebut': 1, 'dapat': 1, 'prioritas': 1, 'fmea': 1, 'salah': 1, 'joint': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'of': 8, 'is': 6, 'has': 5, 'a': 4, 'that': 4, 'quality': 4, 'company': 3, 'in': 3, 'control': 3, 'percentage': 3, 'defect': 3, 'cause': 3, 'belt': 3, 'paper': 3, 'gypsum': 2, 'board': 2, 'on': 2, 'defects': 2, 'sc': 2, 'sigma': 2, 'method': 2, 'with': 2, 'blister': 2, 'conveyor': 2, 'roll': 2, 'motor': 2, 'foam': 2, 'system': 2, 'lignment': 2, 'slurry': 2, 'fluct': 2, 'and': 2, 'pt': 1, 'xyz': 1, 'engaged': 1, 'production': 1, 'subsidiaries': 1, 'moving': 1, 'gresik': 1, 'area': 1, 'conducted': 1, 'products': 1, 'but': 1, 'still': 1, 'do': 1, 'not': 1, 'fit': 1, 'target': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'mm': 1, 'product': 1, 'while': 1, 'desired': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'using': 1, 'six': 1, 'dmaic': 1, 'stage': 1, 'manufacturing': 1, 'process': 1, 'mmm': 1, 'level': 1, 'which': 1, 'means': 1, 'american': 1, 'averagse': 1, 'performed': 1, 'known': 1, 'to': 1, 'be': 1, 'most': 1, 'influential': 1, 'factors': 1, 'are': 1, 'joints': 1, 'synchronization': 1, 'forming': 1, 'water': 1, 'spray': 1, 'smoothing': 1, 'bar': 1, 'connection': 1, 'glue': 1, 'fast': 1, 'setting': 1, 'priority': 1, 'fmea': 1, 'error': 1, 'joint': 1})
-------------------------------------------
--- Data #517 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Fakhrurrozi
Judul: Evaluasi Beban Kerja Pengangkut Sampah Dengan Pendekatan Biomekanika Dan Fisiologi Kerja
(Studi Kasus Pekerja Sampah Di Kamal)
Pembimbing 1: Mahrus Khoirul Umami, S.T., M.Sc., PhD
Pembimbing 2: Indra Cahyadi S.T., M.BUS., PhD
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Penggunaan manusia sebagai pekerja, sering melakukan pekerjaan dengan cara manual tanpa alat bantu. Pekerjaan ini disebut manual material handling. Dalam kegunaannya dalam bidang industri atau kegiatan angkut barang memang tenaga manusia sering digunakan untuk melakukan pekerjaan angkat barang dengan beban yang tidak sedikit. Dalam penelitian ini, kami ingin melakukan pengamatan kepada pekerja pengangkut sampah dengan kajian Biomekanika dan fisiologi kerja. Biomekanika ini diterapkan dengan melakukan analisa gerakan dengan menggunakan perhitungan RWL-LI pada persamaan NIOSH 1991 (Revisi), sedangkan pada fisiologi kerja digunakan dalam mengetahui kondisi kapasitas oksigen dan denyut nadi yang diukur menggunakan alat oximeter. Pada usulan perbaikan kami menggunakan model 3D dengan mengunakan aplikasi SketchUp
Abstrak (Clean): abstrak penggunaan manusia sebagai pekerja sering melakukan pekerjaan dengan cara manual tanpa alat bantu pekerjaan ini disebut manual material handling dalam kegunaannya dalam bidang industri atau kegiatan angkut barang memang tenaga manusia sering digunakan untuk melakukan pekerjaan angkat barang dengan beban yang tidak sedikit dalam penelitian ini kami ingin melakukan pengamatan kepada pekerja pengangkut sampah dengan kajian biomekanika dan fisiologi kerja biomekanika ini diterapkan dengan melakukan analisa gerakan dengan menggunakan perhitungan rwlli pada persamaan niosh revisi sedangkan pada fisiologi kerja digunakan dalam mengetahui kondisi kapasitas oksigen dan denyut nadi yang diukur menggunakan alat oximeter pada usulan perbaikan kami menggunakan model d dengan mengunakan aplikasi sketchup
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak penggunaan manusia pekerja sering melakukan pekerjaan cara manual alat bantu pekerjaan disebut manual material handling kegunaannya bidang industri kegiatan angkut barang memang tenaga manusia sering digunakan melakukan pekerjaan angkat barang beban sedikit penelitian kami ingin melakukan pengamatan kepada pekerja pengangkut sampah kajian biomekanika fisiologi kerja biomekanika diterapkan melakukan analisa gerakan menggunakan perhitungan rwlli persamaan niosh revisi sedangkan fisiologi kerja digunakan mengetahui kondisi kapasitas oksigen denyut nadi diukur menggunakan alat oximeter usulan perbaikan kami menggunakan model d mengunakan aplikasi sketchup
Abstrak (Stemmed): abstrak guna manusia kerja sering laku kerja cara manual alat bantu kerja sebut manual material handling guna bidang industri giat angkut barang memang tenaga manusia sering guna laku kerja angkat barang beban sedikit teliti kami ingin laku amat kepada kerja angkut sampah kaji biomekanika fisiologi kerja biomekanika terap laku analisa gera guna hitung rwlli sama niosh revisi sedang fisiologi kerja guna tahu kondisi kapasitas oksigen denyut nadi ukur guna alat oximeter usul baik kami guna model d mengunakan aplikasi sketchup
Abstrak (Corrected): abstract gun amnesia era seeing lake era cara manual flat bantu era debut manual material handling gun biding industry gift angst baring semang teenage amnesia seeing gun lake era angst baring began sedikit elite kami begin lake mat keypad era angst sampan kanji biomekanika fisiologi era biomekanika trap lake analyst gera gun hiding roll same nosh revisit sedan fisiologi era gun tau kondisi kapasitas origen deny nazi ukr gun flat odometer usual back kami gun model d mengunakan aplikasi ketchup
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 7, 'kerja': 7, 'laku': 4, 'manusia': 2, 'sering': 2, 'manual': 2, 'alat': 2, 'angkut': 2, 'barang': 2, 'kami': 2, 'biomekanika': 2, 'fisiologi': 2, 'abstrak': 1, 'cara': 1, 'bantu': 1, 'sebut': 1, 'material': 1, 'handling': 1, 'bidang': 1, 'industri': 1, 'giat': 1, 'memang': 1, 'tenaga': 1, 'angkat': 1, 'beban': 1, 'sedikit': 1, 'teliti': 1, 'ingin': 1, 'amat': 1, 'kepada': 1, 'sampah': 1, 'kaji': 1, 'terap': 1, 'analisa': 1, 'gera': 1, 'hitung': 1, 'rwlli': 1, 'sama': 1, 'niosh': 1, 'revisi': 1, 'sedang': 1, 'tahu': 1, 'kondisi': 1, 'kapasitas': 1, 'oksigen': 1, 'denyut': 1, 'nadi': 1, 'ukur': 1, 'oximeter': 1, 'usul': 1, 'baik': 1, 'model': 1, 'd': 1, 'mengunakan': 1, 'aplikasi': 1, 'sketchup': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'in': 6, 'is': 5, 'the': 4, 'of': 4, 'work': 4, 'this': 3, 'using': 3, 'use': 2, 'workers': 2, 'often': 2, 'do': 2, 'goods': 2, 'used': 2, 'to': 2, 'with': 2, 'biomechanics': 2, 'and': 2, 'physiology': 2, 'by': 2, 'humans': 1, 'as': 1, 'manually': 1, 'without': 1, 'tools': 1, 'called': 1, 'manual': 1, 'material': 1, 'handling': 1, 'its': 1, 'usefulness': 1, 'field': 1, 'industrial': 1, 'or': 1, 'transport': 1, 'activity': 1, 'human': 1, 'power': 1, 'lifting': 1, 'a': 1, 'load': 1, 'that': 1, 'not': 1, 'small': 1, 'research': 1, 'we': 1, 'want': 1, 'observe': 1, 'garbage': 1, 'study': 1, 'applied': 1, 'performing': 1, 'motion': 1, 'analysis': 1, 'rwlli': 1, 'calculation': 1, 'on': 1, 'niosh': 1, 'revision': 1, 'equation': 1, 'whereas': 1, 'knowing': 1, 'condition': 1, 'oxygen': 1, 'capacity': 1, 'pulse': 1, 'measured': 1, 'oximeter': 1, 'tool': 1, 'our': 1, 'improvement': 1, 'suggestion': 1, 'd': 1, 'model': 1, 'sketchup': 1, 'application': 1})
-------------------------------------------
--- Data #518 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Wahyu Nanda Ramadhan
Judul: EVALUASI DAN USULAN PERBAIKAN SISTEM LAYANAN
TRIPLE PLAY INDIHOME DI KOTA SEMARANG
Pembimbing 1: DR. Rachmad Hidayat S.T., M.T.
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad S.T., M.T.,
Abstrak (Raw): Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaiamana kegiatan yang diarahkan untuk
memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia melalui proses pertukaran. Manfaat
Penelitian Secara teoritis, hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah dan
memperluas jangkauan pengguna IndiHome. Secara praktis, dapat dijadikan sebagai
masukan yang dapat dipertimbangkan oleh PT Telkom Semarang untuk bersaing
dengan perusahaan telekomunikasi lainnya dalam pencapaian peningkatan pengunaan
IndiHome. Secara metodologis, sebagai bahan informasi tambahan bagi peneliti
selanjutnya dalam rangka memperkarya literatur hasil penelitian khususnya yang
berkaitan dengan strategi promosi. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah Kota
Semarang dengan lokasi penelitian di PT. Telkom Semarang. Teknik penentuan
informan dalam penelitian ini dilakukan secara Accidental Sampling, dengan
kuesioner berjumlah 100 responden dan jumlah informan sebanyak 6 orang berupa
manajer marketing IndiHome dan 5 orang pengguna aktif IndiHome. Data yang
dikumpulkan dengan menggunakan metode obsevasi, wawancara, dan dokumentasi.
Abstrak (Clean): permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaiamana kegiatan yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia melalui proses pertukaran manfaat penelitian secara teoritis hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah dan memperluas jangkauan pengguna indihome secara praktis dapat dijadikan sebagai masukan yang dapat dipertimbangkan oleh pt telkom semarang untuk bersaing dengan perusahaan telekomunikasi lainnya dalam pencapaian peningkatan pengunaan indihome secara metodologis sebagai bahan informasi tambahan bagi peneliti selanjutnya dalam rangka memperkarya literatur hasil penelitian khususnya yang berkaitan dengan strategi promosi penelitian ini dilaksanakan di wilayah kota semarang dengan lokasi penelitian di pt telkom semarang teknik penentuan informan dalam penelitian ini dilakukan secara accidental sampling dengan kuesioner berjumlah responden dan jumlah informan sebanyak orang berupa manajer marketing indihome dan orang pengguna aktif indihome data yang dikumpulkan dengan menggunakan metode obsevasi wawancara dan dokumentasi
Abstrak (Stopwords Removed): permasalahan penelitian bagaiamana kegiatan diarahkan memenuhi kebutuhan keinginan manusia proses pertukaran manfaat penelitian secara teoritis hasil penelitian diharapkan dapat menambah memperluas jangkauan pengguna indihome secara praktis dapat dijadikan masukan dapat dipertimbangkan pt telkom semarang bersaing perusahaan telekomunikasi lainnya pencapaian peningkatan pengunaan indihome secara metodologis bahan informasi tambahan bagi peneliti selanjutnya rangka memperkarya literatur hasil penelitian khususnya berkaitan strategi promosi penelitian dilaksanakan wilayah kota semarang lokasi penelitian pt telkom semarang teknik penentuan informan penelitian dilakukan secara accidental sampling kuesioner berjumlah responden jumlah informan sebanyak orang berupa manajer marketing indihome orang pengguna aktif indihome data dikumpulkan menggunakan metode obsevasi wawancara dokumentasi
Abstrak (Stemmed): masalah teliti bagaiamana giat arah penuh butuh ingin manusia proses tukar manfaat teliti cara teoritis hasil teliti harap dapat tambah luas jangkau guna indihome cara praktis dapat jadi masuk dapat timbang pt telkom semarang saing usaha telekomunikasi lain capai tingkat pengunaan indihome cara metodologis bahan informasi tambah bagi teliti lanjut rangka karya literatur hasil teliti khusus kait strategi promosi teliti laksana wilayah kota semarang lokasi teliti pt telkom semarang teknik tentu informan teliti laku cara accidental sampling kuesioner jumlah responden jumlah informan banyak orang upa manajer marketing indihome orang guna aktif indihome data kumpul guna metode obsevasi wawancara dokumentasi
Abstrak (Corrected): marsala elite bagaiamana gift arab punch butch begin amnesia proves tear manat elite cara metritis hail elite harp apart tambac lucas bangka gun indihome cara practise apart jade mask apart timing pt seldom semarang saying sara telekomunikasi lain capri dingbat pengunaan indihome cara methodologies bahai informant tambac bag elite layout bangka karma literature hail elite rhesus wait strategy promos elite lasagna wilayah koto semarang loki elite pt seldom semarang tennis tent informant elite lake cara accidental sampling questioner mullah responded mullah informant banyan orang up manager marketing indihome orang gun attic indihome data rumpus gun metope obsevasi wawancara dokumentasi
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'teliti': 8, 'cara': 4, 'indihome': 4, 'dapat': 3, 'guna': 3, 'semarang': 3, 'hasil': 2, 'tambah': 2, 'pt': 2, 'telkom': 2, 'informan': 2, 'jumlah': 2, 'orang': 2, 'masalah': 1, 'bagaiamana': 1, 'giat': 1, 'arah': 1, 'penuh': 1, 'butuh': 1, 'ingin': 1, 'manusia': 1, 'proses': 1, 'tukar': 1, 'manfaat': 1, 'teoritis': 1, 'harap': 1, 'luas': 1, 'jangkau': 1, 'praktis': 1, 'jadi': 1, 'masuk': 1, 'timbang': 1, 'saing': 1, 'usaha': 1, 'telekomunikasi': 1, 'lain': 1, 'capai': 1, 'tingkat': 1, 'pengunaan': 1, 'metodologis': 1, 'bahan': 1, 'informasi': 1, 'bagi': 1, 'lanjut': 1, 'rangka': 1, 'karya': 1, 'literatur': 1, 'khusus': 1, 'kait': 1, 'strategi': 1, 'promosi': 1, 'laksana': 1, 'wilayah': 1, 'kota': 1, 'lokasi': 1, 'teknik': 1, 'tentu': 1, 'laku': 1, 'accidental': 1, 'sampling': 1, 'kuesioner': 1, 'responden': 1, 'banyak': 1, 'upa': 1, 'manajer': 1, 'marketing': 1, 'aktif': 1, 'data': 1, 'kumpul': 1, 'metode': 1, 'obsevasi': 1, 'wawancara': 1, 'dokumentasi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'in': 8, 'of': 7, 'research': 6, 'to': 6, 'and': 5, 'this': 4, 'indihome': 4, 'as': 4, 'by': 3, 'semarang': 3, 'with': 3, 'is': 2, 'results': 2, 'users': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'pt': 2, 'telkom': 2, 'problem': 1, 'how': 1, 'activities': 1, 'directed': 1, 'meet': 1, 'human': 1, 'need': 1, 'desire': 1, 'through': 1, 'exchange': 1, 'process': 1, 'benefits': 1, 'theoretically': 1, 'study': 1, 'are': 1, 'expected': 1, 'increase': 1, 'expand': 1, 'reach': 1, 'practical': 1, 'terms': 1, 'it': 1, 'used': 1, 'inputs': 1, 'that': 1, 'considered': 1, 'compete': 1, 'other': 1, 'telecommunication': 1, 'companies': 1, 'achievement': 1, 'usage': 1, 'improvement': 1, 'methodologically': 1, 'additional': 1, 'information': 1, 'material': 1, 'for': 1, 'subsequent': 1, 'researchers': 1, 'order': 1, 'enrich': 1, 'literature': 1, 'especially': 1, 'those': 1, 'related': 1, 'promotional': 1, 'strategies': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'city': 1, 'location': 1, 'technique': 1, 'determining': 1, 'informant': 1, 'done': 1, 'accidental': 1, 'sampling': 1, 'questionnaire': 1, 'amounted': 1, 'respondents': 1, 'number': 1, 'informants': 1, 'much': 1, 'people': 1, 'form': 1, 'marketing': 1, 'manager': 1, 'active': 1, 'data': 1, 'collected': 1, 'using': 1, 'obsevation': 1, 'method': 1, 'interview': 1, 'documentation': 1})
-------------------------------------------
--- Data #519 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Roisatun Nisa'
Judul: Peningkatan Kualitas Pelayanan Rumah Sakit dengan Menggunakan Metode Quality Function Development (QFD)
Pembimbing 1: Imron Kuswandi, S.T. M.T.
Pembimbing 2: Ari Basuki, S.T. M.T.
Abstrak (Raw): Salah satu sarana pelayanan kesehatan yang mempunyai peran yang sangat penting dan juga memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat adalah rumah sakit. Kepuasan konsumen dapat dicapai dengan memberikan pelayanan dengan kualitas yang baik dan berfokus pada kepuasan pelanggan. Untuk mengetahui pelayanan yang diinginkan, dibutuhkan, dan diharapkan oleh pelanggan, maka dilakukan penelitian kepada pelanggan untuk mengetahui hal tersebut. Sehingga tidak terjadi perbedaan persepsi antara pelanggan dan juga pihak Rumah Sakit. Selain itu Rumah Sakit dapat memberikan peningkatan kualitas layanan secara tepat. Oleh karena itu, untuk mengetahui keinginan dan kebutuhan pelanggan Rumah Sakit Umum XYZ dilakukan penelitian dengan menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini beruaapa kuesioner yang memiliki 21 kriteria pelayanan. Kuesioner disebarkan di ruang rawat inap. Berdasarkan pembuatan matrik House of Quality diketahui bahwa pelatihan staff memiliki kepentingan relatif terbesar yaitu sebesar 0,311 atau 31,11%. Sehingga menjadi prioritas perbaikan yang perlu dilakukan oleh pihak rumah sakit.
Abstrak (Clean): salah satu sarana pelayanan kesehatan yang mempunyai peran yang sangat penting dan juga memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat adalah rumah sakit kepuasan konsumen dapat dicapai dengan memberikan pelayanan dengan kualitas yang baik dan berfokus pada kepuasan pelanggan untuk mengetahui pelayanan yang diinginkan dibutuhkan dan diharapkan oleh pelanggan maka dilakukan penelitian kepada pelanggan untuk mengetahui hal tersebut sehingga tidak terjadi perbedaan persepsi antara pelanggan dan juga pihak rumah sakit selain itu rumah sakit dapat memberikan peningkatan kualitas layanan secara tepat oleh karena itu untuk mengetahui keinginan dan kebutuhan pelanggan rumah sakit umum xyz dilakukan penelitian dengan menggunakan metode quality function deployment qfd instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini beruaapa kuesioner yang memiliki kriteria pelayanan kuesioner disebarkan di ruang rawat inap berdasarkan pembuatan matrik house of quality diketahui bahwa pelatihan staff memiliki kepentingan relatif terbesar yaitu sebesar atau sehingga menjadi prioritas perbaikan yang perlu dilakukan oleh pihak rumah sakit
Abstrak (Stopwords Removed): salah satu sarana pelayanan kesehatan mempunyai peran sangat penting memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat rumah sakit kepuasan konsumen dapat dicapai memberikan pelayanan kualitas baik berfokus kepuasan pelanggan mengetahui pelayanan diinginkan dibutuhkan diharapkan pelanggan dilakukan penelitian kepada pelanggan mengetahui tersebut terjadi perbedaan persepsi antara pelanggan pihak rumah sakit selain rumah sakit dapat memberikan peningkatan kualitas layanan secara tepat mengetahui keinginan kebutuhan pelanggan rumah sakit umum xyz dilakukan penelitian menggunakan metode quality function deployment qfd instrumen penelitian digunakan penelitian beruaapa kuesioner memiliki kriteria pelayanan kuesioner disebarkan ruang rawat inap berdasarkan pembuatan matrik house of quality diketahui pelatihan staff memiliki kepentingan relatif terbesar sebesar menjadi prioritas perbaikan perlu dilakukan pihak rumah sakit
Abstrak (Stemmed): salah satu sarana layan sehat punya peran sangat penting beri layan sehat kepada masyarakat rumah sakit puas konsumen dapat capai beri layan kualitas baik fokus puas langgan tahu layan ingin butuh harap langgan laku teliti kepada langgan tahu sebut jadi beda persepsi antara langgan pihak rumah sakit selain rumah sakit dapat beri tingkat kualitas layan cara tepat tahu ingin butuh langgan rumah sakit umum xyz laku teliti guna metode quality function deployment qfd instrumen teliti guna teliti beruaapa kuesioner milik kriteria layan kuesioner sebar ruang rawat inap dasar buat matrik house of quality tahu latih staff milik penting relatif besar besar jadi prioritas baik perlu laku pihak rumah sakit
Abstrak (Corrected): salad sat saran layman seat puny pecan sang panting bert layman seat keypad masyarakat rumal skit puts consumed apart capri bert layman kualitas back focus puts hangman tau layman begin butch harp hangman lake elite keypad hangman tau debut jade bed perseus angara hangman pick rumal skit slain rumal skit apart bert dingbat kualitas layman cara teat tau begin butch hangman rumal skit mum byz lake elite gun metope quality function deployment and instrument elite gun elite beruaapa questioner milk criteria layman questioner sear rang rabat snap dakar but matrix house of quality tau latin staff milk panting related bear bear jade priority back peru lake pick rumal skit
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'layan': 6, 'rumah': 5, 'sakit': 5, 'langgan': 5, 'tahu': 4, 'teliti': 4, 'beri': 3, 'laku': 3, 'sehat': 2, 'penting': 2, 'kepada': 2, 'puas': 2, 'dapat': 2, 'kualitas': 2, 'baik': 2, 'ingin': 2, 'butuh': 2, 'jadi': 2, 'pihak': 2, 'guna': 2, 'quality': 2, 'kuesioner': 2, 'milik': 2, 'besar': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'sarana': 1, 'punya': 1, 'peran': 1, 'sangat': 1, 'masyarakat': 1, 'konsumen': 1, 'capai': 1, 'fokus': 1, 'harap': 1, 'sebut': 1, 'beda': 1, 'persepsi': 1, 'antara': 1, 'selain': 1, 'tingkat': 1, 'cara': 1, 'tepat': 1, 'umum': 1, 'xyz': 1, 'metode': 1, 'function': 1, 'deployment': 1, 'qfd': 1, 'instrumen': 1, 'beruaapa': 1, 'kriteria': 1, 'sebar': 1, 'ruang': 1, 'rawat': 1, 'inap': 1, 'dasar': 1, 'buat': 1, 'matrik': 1, 'house': 1, 'of': 1, 'latih': 1, 'staff': 1, 'relatif': 1, 'prioritas': 1, 'perlu': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'to': 7, 'of': 6, 'that': 5, 'and': 5, 'hospital': 5, 'service': 4, 'quality': 4, 'in': 4, 'a': 3, 'is': 3, 'by': 3, 'customer': 3, 'know': 3, 'research': 3, 'health': 2, 'also': 2, 'provide': 2, 'services': 2, 'satisfaction': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'on': 2, 'so': 2, 'customers': 2, 'improvement': 2, 'needs': 2, 'has': 2, 'one': 1, 'facilities': 1, 'have': 1, 'very': 1, 'important': 1, 'role': 1, 'public': 1, 'consumer': 1, 'achieved': 1, 'providing': 1, 'with': 1, 'good': 1, 'focus': 1, 'desired': 1, 'needed': 1, 'expected': 1, 'then': 1, 'do': 1, 'it': 1, 'there': 1, 'no': 1, 'difference': 1, 'perception': 1, 'between': 1, 'addition': 1, 'appropriately': 1, 'therefore': 1, 'wishes': 1, 'xyz': 1, 'general': 1, 'conducted': 1, 'using': 1, 'method': 1, 'function': 1, 'deployment': 1, 'qfd': 1, 'instrument': 1, 'used': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'are': 1, 'questionnaire': 1, 'criteria': 1, 'questionnaires': 1, 'were': 1, 'distributed': 1, 'inpatient': 1, 'room': 1, 'based': 1, 'making': 1, 'house': 1, 'matrix': 1, 'known': 1, 'staff': 1, 'training': 1, 'biggest': 1, 'relative': 1, 'importance': 1, 'equal': 1, 'or': 1, 'priority': 1, 'done': 1})
-------------------------------------------
--- Data #520 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: MOCH FERRY SETYONO
Judul: Penerapan Model Linier Programming Untuk Mengoptimalkan Produksi Pada Industri Sedotan
Pembimbing 1: IMRON KUSWANDI S.T., M.T.
Pembimbing 2: TRISITA NOVIANTI S.TP., M.T.
Abstrak (Raw): Penelitian dilakukan di PT. Karya Bersama Gemilang yang merupakan salah satu perusahaan make to order yang memproduksi sedotan. Penelitian ini mengenai perencanaan produksi berdasarkan tujuan yaitu memaksimalkan pendapatan produksi pada perusahaan dengan kendala-kendala yang ada meliputi kendala waktu tersedia, kendala kapasitas mesin dan jumlah permintaan. Dalam memaksimalkan pendapatan pada perusahaan menggunakan metode linier programming untuk mencari solusi optimal, dengan bantuan software excel solver untuk menentukan analisis sensitivitas. Dari hasil perhitungan single straw (24*0,4*14) sebanyak 1.584.000 karena keterbatasan waktu yang tersedia dalam satu periode, memproduksi sedotan dengan tipe I-shape straw (24*0,22*12) sebanyak 341.450, memproduksi sedotan dengan tipe I-shape straw (40*0,22*12) sebanyak 70.000 , memproduksi sedotan dengan tipe I-shape straw (48*0,22*12) sebanyak 39.000 , memproduksi sedotan dengan tipe single straw MP (24*0,35*12) sebanyak 1.008.000 , memproduksi sedotan dengan tipe single straw jumbo SBL (24*0,4*14) sebanyak 1.103.833 karena keterbatasan waktu yang tersedia dalam satu periode, memproduksi sedotan dengan tipe I-shape straw SBL (24*0,4*11,5) sebanyak 0 karena tidak ada order yang di terima, memproduksi sedotan dengan tipe single straw HN (24*0,22*12) sebanyak 486.000 dengan pendapatan yang diperoleh sebesar Rp 17.397.643 pada februari 2018.
Abstrak (Clean): penelitian dilakukan di pt karya bersama gemilang yang merupakan salah satu perusahaan make to order yang memproduksi sedotan penelitian ini mengenai perencanaan produksi berdasarkan tujuan yaitu memaksimalkan pendapatan produksi pada perusahaan dengan kendalakendala yang ada meliputi kendala waktu tersedia kendala kapasitas mesin dan jumlah permintaan dalam memaksimalkan pendapatan pada perusahaan menggunakan metode linier programming untuk mencari solusi optimal dengan bantuan software excel solver untuk menentukan analisis sensitivitas dari hasil perhitungan single straw sebanyak karena keterbatasan waktu yang tersedia dalam satu periode memproduksi sedotan dengan tipe ishape straw sebanyak memproduksi sedotan dengan tipe ishape straw sebanyak memproduksi sedotan dengan tipe ishape straw sebanyak memproduksi sedotan dengan tipe single straw mp sebanyak memproduksi sedotan dengan tipe single straw jumbo sbl sebanyak karena keterbatasan waktu yang tersedia dalam satu periode memproduksi sedotan dengan tipe ishape straw sbl sebanyak karena tidak ada order yang di terima memproduksi sedotan dengan tipe single straw hn sebanyak dengan pendapatan yang diperoleh sebesar rp pada februari
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian dilakukan pt karya bersama gemilang salah satu perusahaan make to order memproduksi sedotan penelitian mengenai perencanaan produksi berdasarkan tujuan memaksimalkan pendapatan produksi perusahaan kendalakendala ada meliputi kendala waktu tersedia kendala kapasitas mesin jumlah permintaan memaksimalkan pendapatan perusahaan menggunakan metode linier programming mencari solusi optimal bantuan software excel solver menentukan analisis sensitivitas hasil perhitungan single straw sebanyak keterbatasan waktu tersedia satu periode memproduksi sedotan tipe ishape straw sebanyak memproduksi sedotan tipe ishape straw sebanyak memproduksi sedotan tipe ishape straw sebanyak memproduksi sedotan tipe single straw mp sebanyak memproduksi sedotan tipe single straw jumbo sbl sebanyak keterbatasan waktu tersedia satu periode memproduksi sedotan tipe ishape straw sbl sebanyak ada order terima memproduksi sedotan tipe single straw hn sebanyak pendapatan diperoleh sebesar rp februari
Abstrak (Stemmed): teliti laku pt karya sama gemilang salah satu usaha make to order produksi sedot teliti kena rencana produksi dasar tuju maksimal dapat produksi usaha kendalakendala ada liput kendala waktu sedia kendala kapasitas mesin jumlah minta maksimal dapat usaha guna metode linier programming cari solusi optimal bantu software excel solver tentu analisis sensitivitas hasil hitung single straw banyak batas waktu sedia satu periode produksi sedot tipe ishape straw banyak produksi sedot tipe ishape straw banyak produksi sedot tipe ishape straw banyak produksi sedot tipe single straw mp banyak produksi sedot tipe single straw jumbo sbl banyak batas waktu sedia satu periode produksi sedot tipe ishape straw sbl banyak ada order terima produksi sedot tipe single straw hn banyak dapat oleh besar rp februari
Abstrak (Corrected): elite lake pt karma same gemilang salad sat sara make to order produksi set elite ken recant produksi dakar juju maximal apart produksi sara kendalakendala ada lieut kendall want media kendall kapasitas resin mullah mint maximal apart sara gun metope linger programming care solus optimal bantu software excel solver tent analysis sensitivity hail hiding single straw banyan bats want media sat period produksi set time shape straw banyan produksi set time shape straw banyan produksi set time shape straw banyan produksi set time single straw my banyan produksi set time single straw jumbo sol banyan bats want media sat period produksi set time shape straw sol banyan ada order terms produksi set time single straw in banyan apart olen bear up february
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produksi': 10, 'sedot': 8, 'straw': 8, 'banyak': 8, 'tipe': 7, 'single': 4, 'ishape': 4, 'satu': 3, 'usaha': 3, 'dapat': 3, 'waktu': 3, 'sedia': 3, 'teliti': 2, 'order': 2, 'maksimal': 2, 'ada': 2, 'kendala': 2, 'batas': 2, 'periode': 2, 'sbl': 2, 'laku': 1, 'pt': 1, 'karya': 1, 'sama': 1, 'gemilang': 1, 'salah': 1, 'make': 1, 'to': 1, 'kena': 1, 'rencana': 1, 'dasar': 1, 'tuju': 1, 'kendalakendala': 1, 'liput': 1, 'kapasitas': 1, 'mesin': 1, 'jumlah': 1, 'minta': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'linier': 1, 'programming': 1, 'cari': 1, 'solusi': 1, 'optimal': 1, 'bantu': 1, 'software': 1, 'excel': 1, 'solver': 1, 'tentu': 1, 'analisis': 1, 'sensitivitas': 1, 'hasil': 1, 'hitung': 1, 'mp': 1, 'jumbo': 1, 'terima': 1, 'hn': 1, 'oleh': 1, 'besar': 1, 'rp': 1, 'februari': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'straw': 11, 'of': 9, 'with': 7, 'producing': 7, 'straws': 6, 'to': 5, 'in': 5, 'single': 4, 'as': 4, 'type': 4, 'is': 3, 'one': 3, 'constraints': 3, 'time': 3, 'available': 3, 'ishape': 3, 'research': 2, 'at': 2, 'order': 2, 'that': 2, 'production': 2, 'maximizing': 2, 'company': 2, 'revenue': 2, 'much': 2, 'due': 2, 'limited': 2, 'period': 2, 'sbl': 2, 'conducted': 1, 'pt': 1, 'karya': 1, 'sama': 1, 'gemilang': 1, 'which': 1, 'make': 1, 'companies': 1, 'produce': 1, 'this': 1, 'about': 1, 'planning': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'objective': 1, 'revenues': 1, 'exist': 1, 'include': 1, 'engine': 1, 'capacity': 1, 'and': 1, 'number': 1, 'requests': 1, 'using': 1, 'linear': 1, 'programming': 1, 'method': 1, 'find': 1, 'optimal': 1, 'solution': 1, 'help': 1, 'excel': 1, 'solver': 1, 'software': 1, 'determine': 1, 'sensitivity': 1, 'analysis': 1, 'from': 1, 'calculation': 1, 'jumbo': 1, 'because': 1, 'no': 1, 'received': 1, 'hn': 1, 'earned': 1, 'rp': 1, 'february': 1})
-------------------------------------------
--- Data #521 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Eka Rahmawati Puspitasari
Judul: Minimasi Terjadinya Bottleneck di PT. Gaya Sukses Mandiri Kaseindo dengan Pendekatan Simulasi
Pembimbing 1: Ari Basuki, S.T.,M.T
Pembimbing 2: Mahrus Khoirul Umami, S.T., M.Sc
Abstrak (Raw): Proses produksi pallet di PT Gaya Mandiri Kaseindo 100% masih dilakukan secara semi otomatis, salah satu karakteristik produksi semi otomatis yaitu memiliki work in process (WIP) yang tinggi. Untuk menurunkan tingkat bottleneck dan menyeimbangkan lintasan produksi salah satu cara yang digunakan yaitu menggunakan simulasi. Dengan menggunakan software Arena dibuat model sistem nyata yang sudah di validasi dan verifikasi sehingga dapat mewakili system nyata. Sebagai analisisnya dilakukan pengembangan usulan perbaikan model simulasi. Peneliti mengusulkan 2 skenario perbaikan, perbaikan pertama yaitu penggabungan proses untuk menurunkan work in process pada setiap stasiun kerja dan meningkatkan utilitas mesin serta operator. Perbaikan kedua yaitu penambahan mesin serta empat operator untuk meingkatkan output produksi
Abstrak (Clean): proses produksi pallet di pt gaya mandiri kaseindo masih dilakukan secara semi otomatis salah satu karakteristik produksi semi otomatis yaitu memiliki work in process wip yang tinggi untuk menurunkan tingkat bottleneck dan menyeimbangkan lintasan produksi salah satu cara yang digunakan yaitu menggunakan simulasi dengan menggunakan software arena dibuat model sistem nyata yang sudah di validasi dan verifikasi sehingga dapat mewakili system nyata sebagai analisisnya dilakukan pengembangan usulan perbaikan model simulasi peneliti mengusulkan skenario perbaikan perbaikan pertama yaitu penggabungan proses untuk menurunkan work in process pada setiap stasiun kerja dan meningkatkan utilitas mesin serta operator perbaikan kedua yaitu penambahan mesin serta empat operator untuk meingkatkan output produksi
Abstrak (Stopwords Removed): proses produksi pallet pt gaya mandiri kaseindo masih dilakukan secara semi otomatis salah satu karakteristik produksi semi otomatis memiliki work in process wip tinggi menurunkan tingkat bottleneck menyeimbangkan lintasan produksi salah satu cara digunakan menggunakan simulasi menggunakan software arena dibuat model sistem nyata sudah validasi verifikasi dapat mewakili system nyata analisisnya dilakukan pengembangan usulan perbaikan model simulasi peneliti mengusulkan skenario perbaikan perbaikan pertama penggabungan proses menurunkan work in process setiap stasiun kerja meningkatkan utilitas mesin operator perbaikan kedua penambahan mesin empat operator meingkatkan output produksi
Abstrak (Stemmed): proses produksi pallet pt gaya mandiri kaseindo masih laku cara semi otomatis salah satu karakteristik produksi semi otomatis milik work in process wip tinggi turun tingkat bottleneck imbang lintas produksi salah satu cara guna guna simulasi guna software arena buat model sistem nyata sudah validasi verifikasi dapat wakil system nyata analisis laku kembang usul baik model simulasi teliti usul skenario baik baik pertama gabung proses turun work in process tiap stasiun kerja tingkat utilitas mesin operator baik dua tambah mesin empat operator meingkatkan output produksi
Abstrak (Corrected): proves produksi pallet pt gaya mandarin kaseindo mash lake cara semi fotomat's salad sat karakteristik produksi semi fotomat's milk work in process win ting turn dingbat bottleneck bang lint's produksi salad sat cara gun gun simulate gun software arena but model sister nyala judah validate verifikasi apart wail system nyala analysis lake embank usual back model simulate elite usual scenario back back pertain gang proves turn work in process tip station era dingbat utility resin operator back due tambac resin expat operator meingkatkan output produksi
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produksi': 4, 'baik': 4, 'guna': 3, 'proses': 2, 'laku': 2, 'cara': 2, 'semi': 2, 'otomatis': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'work': 2, 'in': 2, 'process': 2, 'turun': 2, 'tingkat': 2, 'simulasi': 2, 'model': 2, 'nyata': 2, 'usul': 2, 'mesin': 2, 'operator': 2, 'pallet': 1, 'pt': 1, 'gaya': 1, 'mandiri': 1, 'kaseindo': 1, 'masih': 1, 'karakteristik': 1, 'milik': 1, 'wip': 1, 'tinggi': 1, 'bottleneck': 1, 'imbang': 1, 'lintas': 1, 'software': 1, 'arena': 1, 'buat': 1, 'sistem': 1, 'sudah': 1, 'validasi': 1, 'verifikasi': 1, 'dapat': 1, 'wakil': 1, 'system': 1, 'analisis': 1, 'kembang': 1, 'teliti': 1, 'skenario': 1, 'pertama': 1, 'gabung': 1, 'tiap': 1, 'stasiun': 1, 'kerja': 1, 'utilitas': 1, 'dua': 1, 'tambah': 1, 'empat': 1, 'meingkatkan': 1, 'output': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 7, 'is': 5, 'and': 5, 'production': 4, 'process': 4, 'in': 4, 'to': 4, 'that': 3, 'work': 3, 'improvement': 3, 'semiautomatic': 2, 'one': 2, 'has': 2, 'a': 2, 'using': 2, 'simulation': 2, 'real': 2, 'system': 2, 'model': 2, 'increase': 2, 'pallet': 1, 'pt': 1, 'gaya': 1, 'mandiri': 1, 'kaseindo': 1, 'still': 1, 'done': 1, 'characteristics': 1, 'high': 1, 'wip': 1, 'lower': 1, 'bottleneck': 1, 'level': 1, 'balance': 1, 'path': 1, 'ways': 1, 'used': 1, 'by': 1, 'software': 1, 'arena': 1, 'created': 1, 'been': 1, 'validation': 1, 'verification': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'can': 1, 'represent': 1, 'as': 1, 'analysis': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'development': 1, 'proposed': 1, 'improvements': 1, 'researcher': 1, 'proposes': 1, 'two': 1, 'scenarios': 1, 'first': 1, 'merging': 1, 'decrease': 1, 'at': 1, 'each': 1, 'station': 1, 'utility': 1, 'machine': 1, 'operator': 1, 'second': 1, 'addition': 1, 'engines': 1, 'four': 1, 'operators': 1, 'output': 1})
-------------------------------------------
--- Data #522 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: DIAN RACHMA ANGGRAINI
Judul: STRATEGI PENGENDALIAN RISIKO PADA SUPPLY BAHAN BAKU DENGAN PENDEKATAN MANAJEMEN RISIKO
Pembimbing 1: ISSA DYAH UTAMI S.T,.M.T,.Ph.D
Pembimbing 2: ACHMAD MUGHNI S.T,.M.Eng.Mgt
Abstrak (Raw): Rantai pasok merupakan hal yang penting dalam berlangsungnya proses produksi pada perusahaan lokal maupun imternasional menentukan sejauh mana nilai efisiensi dan efektifitas sari pemesanan hingga barang di produksi dan jatuh pada tangan konsumen. PT Gaya Sukses Mandiri Kaseindo merupakan perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur yang menggunakan strategi produksi make to stock yang sering mengalami kendala pada proses penerimaan bahan baku. Dalam menangani risiko yang terjadu dilakukan pendekatan supply chain risk management (SCRM) dimana dilakukan risk assement tahapan awal identifikasi risiko dengan hasil 23 risiko dimana 3 risiko dari manajer produksi , 5 risiko oleh admin PPIC produksi, 7 risiko dari PPIC row material, dan 8 risiko dari operator petugas tally dan grade. Selanjutnya dilakukan analisa risiko hasil dari nilai dan dampak yang terjadi pada level yang sudah ditentukan. Hasil yang didaptkan oleh analisis risiko dilakukan evaluasi risiko dengan menggunakan tool RPN ( Risk Priority Number ) dan peta level risiko sehingga dilakukan penanganan mitigasi risiko dari mengurangi risiko, memindahkan risiko, menciptakan strategi baru, dan menghindari risiko. Hasil dari penelitian ini yaitu memindahkan risiko yaitu dengan menambahkan pihak ketiga yaitu perusahaan asuransi agar meminimalisir kehilangan bahan baku.
Abstrak (Clean): rantai pasok merupakan hal yang penting dalam berlangsungnya proses produksi pada perusahaan lokal maupun imternasional menentukan sejauh mana nilai efisiensi dan efektifitas sari pemesanan hingga barang di produksi dan jatuh pada tangan konsumen pt gaya sukses mandiri kaseindo merupakan perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur yang menggunakan strategi produksi make to stock yang sering mengalami kendala pada proses penerimaan bahan baku dalam menangani risiko yang terjadu dilakukan pendekatan supply chain risk management scrm dimana dilakukan risk assement tahapan awal identifikasi risiko dengan hasil risiko dimana risiko dari manajer produksi risiko oleh admin ppic produksi risiko dari ppic row material dan risiko dari operator petugas tally dan grade selanjutnya dilakukan analisa risiko hasil dari nilai dan dampak yang terjadi pada level yang sudah ditentukan hasil yang didaptkan oleh analisis risiko dilakukan evaluasi risiko dengan menggunakan tool rpn risk priority number dan peta level risiko sehingga dilakukan penanganan mitigasi risiko dari mengurangi risiko memindahkan risiko menciptakan strategi baru dan menghindari risiko hasil dari penelitian ini yaitu memindahkan risiko yaitu dengan menambahkan pihak ketiga yaitu perusahaan asuransi agar meminimalisir kehilangan bahan baku
Abstrak (Stopwords Removed): rantai pasok penting berlangsungnya proses produksi perusahaan lokal maupun imternasional menentukan sejauh mana nilai efisiensi efektifitas sari pemesanan hingga barang produksi jatuh tangan konsumen pt gaya sukses mandiri kaseindo perusahaan bergerak dibidang manufaktur menggunakan strategi produksi make to stock sering mengalami kendala proses penerimaan bahan baku menangani risiko terjadu dilakukan pendekatan supply chain risk management scrm dimana dilakukan risk assement tahapan awal identifikasi risiko hasil risiko dimana risiko manajer produksi risiko admin ppic produksi risiko ppic row material risiko operator petugas tally grade selanjutnya dilakukan analisa risiko hasil nilai dampak terjadi level sudah ditentukan hasil didaptkan analisis risiko dilakukan evaluasi risiko menggunakan tool rpn risk priority number peta level risiko dilakukan penanganan mitigasi risiko mengurangi risiko memindahkan risiko menciptakan strategi baru menghindari risiko hasil penelitian memindahkan risiko menambahkan pihak ketiga perusahaan asuransi meminimalisir kehilangan bahan baku
Abstrak (Stemmed): rantai pasok penting langsung proses produksi usaha lokal maupun imternasional tentu jauh mana nilai efisiensi efektifitas sari mesan hingga barang produksi jatuh tangan konsumen pt gaya sukses mandiri kaseindo usaha gerak bidang manufaktur guna strategi produksi make to stock sering alami kendala proses terima bahan baku tangan risiko terjadu laku dekat supply chain risk management scrm mana laku risk assement tahap awal identifikasi risiko hasil risiko mana risiko manajer produksi risiko admin ppic produksi risiko ppic row material risiko operator tugas tally grade lanjut laku analisa risiko hasil nilai dampak jadi level sudah tentu hasil didaptkan analisis risiko laku evaluasi risiko guna tool rpn risk priority number peta level risiko laku tangan mitigasi risiko kurang risiko pindah risiko cipta strategi baru hindar risiko hasil teliti pindah risiko tambah pihak tiga usaha asuransi meminimalisir hilang bahan baku
Abstrak (Corrected): rental ask panting lansing proves produksi sara local maun international tent each mana nilgai efisiensi efektifitas sari mean hinges baring produksi watch tanga consumed pt gaya susses mandarin kaseindo sara gera biding manufacture gun strategy produksi make to stock seeing salami kendall proves terms bahai baku tanga risk terjadu lake dead supply chain risk management scum mana lake risk basement that away identifikasi risk hail risk mana risk manager produksi risk admit epic produksi risk epic row material risk operator tugs tally grade layout lake analyst risk hail nilgai damp jade level judah tent hail didaptkan analysis risk lake evaluate risk gun tool run risk priority number pet level risk lake tanga mitigate risk during risk pindar risk city strategy bar hinder risk hail elite pindar risk tambac pick toga sara anurans meminimalisir hang bahai baku
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'risiko': 16, 'produksi': 5, 'laku': 5, 'hasil': 4, 'usaha': 3, 'mana': 3, 'tangan': 3, 'risk': 3, 'proses': 2, 'tentu': 2, 'nilai': 2, 'guna': 2, 'strategi': 2, 'bahan': 2, 'baku': 2, 'ppic': 2, 'level': 2, 'pindah': 2, 'rantai': 1, 'pasok': 1, 'penting': 1, 'langsung': 1, 'lokal': 1, 'maupun': 1, 'imternasional': 1, 'jauh': 1, 'efisiensi': 1, 'efektifitas': 1, 'sari': 1, 'mesan': 1, 'hingga': 1, 'barang': 1, 'jatuh': 1, 'konsumen': 1, 'pt': 1, 'gaya': 1, 'sukses': 1, 'mandiri': 1, 'kaseindo': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'manufaktur': 1, 'make': 1, 'to': 1, 'stock': 1, 'sering': 1, 'alami': 1, 'kendala': 1, 'terima': 1, 'terjadu': 1, 'dekat': 1, 'supply': 1, 'chain': 1, 'management': 1, 'scrm': 1, 'assement': 1, 'tahap': 1, 'awal': 1, 'identifikasi': 1, 'manajer': 1, 'admin': 1, 'row': 1, 'material': 1, 'operator': 1, 'tugas': 1, 'tally': 1, 'grade': 1, 'lanjut': 1, 'analisa': 1, 'dampak': 1, 'jadi': 1, 'sudah': 1, 'didaptkan': 1, 'analisis': 1, 'evaluasi': 1, 'tool': 1, 'rpn': 1, 'priority': 1, 'number': 1, 'peta': 1, 'mitigasi': 1, 'kurang': 1, 'cipta': 1, 'baru': 1, 'hindar': 1, 'teliti': 1, 'tambah': 1, 'pihak': 1, 'tiga': 1, 'asuransi': 1, 'meminimalisir': 1, 'hilang': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'risk': 14, 'of': 12, 'and': 8, 'is': 7, 'in': 6, 'that': 6, 'production': 5, 'to': 5, 'risks': 5, 'from': 4, 'by': 3, 'supply': 2, 'chain': 2, 'process': 2, 'at': 2, 'a': 2, 'company': 2, 'strategy': 2, 'raw': 2, 'materials': 2, 'where': 2, 'result': 2, 'ppic': 2, 'analysis': 2, 'results': 2, 'level': 2, 'an': 1, 'important': 1, 'thing': 1, 'ongoing': 1, 'local': 1, 'international': 1, 'companies': 1, 'determine': 1, 'extent': 1, 'which': 1, 'value': 1, 'efficiency': 1, 'effectiveness': 1, 'order': 1, 'essence': 1, 'goods': 1, 'fall': 1, 'hands': 1, 'consumers': 1, 'pt': 1, 'gaya': 1, 'sukses': 1, 'mandiri': 1, 'kaseindo': 1, 'engaged': 1, 'manufacturing': 1, 'uses': 1, 'making': 1, 'stock': 1, 'often': 1, 'experience': 1, 'constraints': 1, 'on': 1, 'receiving': 1, 'addressing': 1, 'involved': 1, 'management': 1, 'scrm': 1, 'approach': 1, 'asset': 1, 'conducted': 1, 'early': 1, 'stages': 1, 'identification': 1, 'with': 1, 'manager': 1, 'admin': 1, 'row': 1, 'material': 1, 'tally': 1, 'grade': 1, 'officer': 1, 'officers': 1, 'furthermore': 1, 'values': 1, 'impacts': 1, 'occur': 1, 'predetermined': 1, 'obtained': 1, 'are': 1, 'evaluation': 1, 'using': 1, 'rpn': 1, 'priority': 1, 'number': 1, 'tool': 1, 'map': 1, 'so': 1, 'mitigation': 1, 'done': 1, 'reducing': 1, 'transferring': 1, 'creating': 1, 'new': 1, 'avoiding': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'move': 1, 'adding': 1, 'third': 1, 'party': 1, 'insurance': 1, 'minimize': 1, 'loss': 1})
-------------------------------------------
--- Data #523 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Fairuz Bita Syawaliannis
Judul: Analisis Persediaan Bahan Baku Produk Filter Rokok menggunakan Metode Materail Requirement Planning (MRP) (Studi Kasus: PT. Essentra)
Pembimbing 1: Imron Kuswandi, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Ahmad Mughni, S.T., M.Eng.Mgt
Abstrak (Raw): Persediaan merupakan sumber daya yang digunakan pada sistem manufaktur dalam kegiatan produksi ataupun pada sistem distribusi dalam kegiatan pemasaran. (Ginting, 2007). PT Essentra adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur yang berasal dari Inggris. Filter rokok merupakan salah satu hasil produksi yang dibuat di PT Essentra, sehingga perusahaan ini terus-menerus menciptakan variasi dari filter rokok.Permasalahan yang terjadi pada PT Essentra ini adalah kurangnya persediaan bahan baku untuk produk filter sehingga perlu adanya analisis perencanaan kebutuhan bahan baku itu sendiri.
Pada penelitian ini data yang digunakan adalah data permintaan produk mono filter dan combine filter. Untuk proses peramalan meenggunakan metode Single Exponential Smoothing dan Moving Average yang hasilnya akan digunakan sebagai jadwal induk produksi untuk proses Material Requirement Planning (MRP). Metode MRP yang digunakan yaitu Economic Order Quantity dan Lot For Lot. Hasil akhir dari penelitian ini yaitu membandingkan biaya dari hasil MRP, dan metode Lot For Lot dapat digunakan untuk pihak perusahaan karena menghasilkan biaya yang minimum.
Kata Kunci : Filter Rokok, Persediaan, Material Requirement Planning.
Abstrak (Clean): persediaan merupakan sumber daya yang digunakan pada sistem manufaktur dalam kegiatan produksi ataupun pada sistem distribusi dalam kegiatan pemasaran ginting pt essentra adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur yang berasal dari inggris filter rokok merupakan salah satu hasil produksi yang dibuat di pt essentra sehingga perusahaan ini terusmenerus menciptakan variasi dari filter rokokpermasalahan yang terjadi pada pt essentra ini adalah kurangnya persediaan bahan baku untuk produk filter sehingga perlu adanya analisis perencanaan kebutuhan bahan baku itu sendiri pada penelitian ini data yang digunakan adalah data permintaan produk mono filter dan combine filter untuk proses peramalan meenggunakan metode single exponential smoothing dan moving average yang hasilnya akan digunakan sebagai jadwal induk produksi untuk proses material requirement planning mrp metode mrp yang digunakan yaitu economic order quantity dan lot for lot hasil akhir dari penelitian ini yaitu membandingkan biaya dari hasil mrp dan metode lot for lot dapat digunakan untuk pihak perusahaan karena menghasilkan biaya yang minimum kata kunci filter rokok persediaan material requirement planning
Abstrak (Stopwords Removed): persediaan sumber daya digunakan sistem manufaktur kegiatan produksi ataupun sistem distribusi kegiatan pemasaran ginting pt essentra perusahaan bergerak bidang manufaktur berasal inggris filter rokok salah satu hasil produksi dibuat pt essentra perusahaan terusmenerus menciptakan variasi filter rokokpermasalahan terjadi pt essentra kurangnya persediaan bahan baku produk filter perlu adanya analisis perencanaan kebutuhan bahan baku sendiri penelitian data digunakan data permintaan produk mono filter combine filter proses peramalan meenggunakan metode single exponential smoothing moving average hasilnya digunakan jadwal induk produksi proses material requirement planning mrp metode mrp digunakan economic order quantity lot for lot hasil akhir penelitian membandingkan biaya hasil mrp metode lot for lot dapat digunakan pihak perusahaan menghasilkan biaya minimum kata kunci filter rokok persediaan material requirement planning
Abstrak (Stemmed): sedia sumber daya guna sistem manufaktur giat produksi atau sistem distribusi giat pasar ginting pt essentra usaha gerak bidang manufaktur asal inggris filter rokok salah satu hasil produksi buat pt essentra usaha terusmenerus cipta variasi filter rokokpermasalahan jadi pt essentra kurang sedia bahan baku produk filter perlu ada analisis rencana butuh bahan baku sendiri teliti data guna data minta produk mono filter combine filter proses amal meenggunakan metode single exponential smoothing moving average hasil guna jadwal induk produksi proses material requirement planning mrp metode mrp guna economic order quantity lot for lot hasil akhir teliti banding biaya hasil mrp metode lot for lot dapat guna pihak usaha hasil biaya minimum kata kunci filter rokok sedia material requirement planning
Abstrak (Corrected): media number day gun sister manufacture gift produksi tau sister distribute gift paar hinting pt essential sara gera biding manufacture anal ingrid filter rook salad sat hail produksi but pt essential sara terusmenerus city varies filter rokokpermasalahan jade pt essential during media bahai baku proud filter peru ada analysis recant butch bahai baku sending elite data gun data mint proud mono filter combine filter proves anal meenggunakan metope single exponential smoothing moving average hail gun radial indue produksi proves material requirement planning map metope map gun economic order quantity lot for lot hail air elite banding bay hail map metope lot for lot apart gun pick sara hail bay minimum data bunch filter rook media material requirement planning
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'filter': 6, 'guna': 5, 'hasil': 5, 'lot': 4, 'sedia': 3, 'produksi': 3, 'pt': 3, 'essentra': 3, 'usaha': 3, 'metode': 3, 'mrp': 3, 'sistem': 2, 'manufaktur': 2, 'giat': 2, 'rokok': 2, 'bahan': 2, 'baku': 2, 'produk': 2, 'teliti': 2, 'data': 2, 'proses': 2, 'material': 2, 'requirement': 2, 'planning': 2, 'for': 2, 'biaya': 2, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'atau': 1, 'distribusi': 1, 'pasar': 1, 'ginting': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'asal': 1, 'inggris': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'buat': 1, 'terusmenerus': 1, 'cipta': 1, 'variasi': 1, 'rokokpermasalahan': 1, 'jadi': 1, 'kurang': 1, 'perlu': 1, 'ada': 1, 'analisis': 1, 'rencana': 1, 'butuh': 1, 'sendiri': 1, 'minta': 1, 'mono': 1, 'combine': 1, 'amal': 1, 'meenggunakan': 1, 'single': 1, 'exponential': 1, 'smoothing': 1, 'moving': 1, 'average': 1, 'jadwal': 1, 'induk': 1, 'economic': 1, 'order': 1, 'quantity': 1, 'akhir': 1, 'banding': 1, 'dapat': 1, 'pihak': 1, 'minimum': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'is': 7, 'for': 7, 'of': 6, 'used': 4, 'in': 4, 'and': 4, 'lot': 4, 'pt': 3, 'essentra': 3, 'company': 3, 'filter': 3, 'filters': 3, 'process': 3, 'material': 3, 'method': 3, 'mrp': 3, 'production': 2, 'from': 2, 'cigarette': 2, 'products': 2, 'raw': 2, 'needs': 2, 'this': 2, 'study': 2, 'data': 2, 'be': 2, 'planning': 2, 'result': 2, 'cost': 2, 'abstract': 1, 'human': 1, 'resources': 1, 'activities': 1, 'or': 1, 'on': 1, 'distribution': 1, 'systems': 1, 'within': 1, 'activity': 1, 'ginting': 1, 'a': 1, 'engaged': 1, 'manufacturing': 1, 'originating': 1, 'uk': 1, 'one': 1, 'made': 1, 'where': 1, 'constantly': 1, 'problem': 1, 'that': 1, 'occurred': 1, 'at': 1, 'measurement': 1, 'materials': 1, 'product': 1, 'analysis': 1, 'itself': 1, 'demand': 1, 'mono': 1, 'combine': 1, 'forecasting': 1, 'using': 1, 'single': 1, 'exponential': 1, 'smoothing': 1, 'moving': 1, 'average': 1, 'which': 1, 'will': 1, 'as': 1, 'schedule': 1, 'requirement': 1, 'economic': 1, 'order': 1, 'quantity': 1, 'final': 1, 'to': 1, 'compare': 1, 'can': 1, 'because': 1, 'it': 1, 'produces': 1, 'minimum': 1, 'keywords': 1, 'cigarettes': 1, 'stock': 1, 'requirements': 1})
-------------------------------------------
--- Data #524 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: NUR FITRIANA
Judul: ANALISIS STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN APLIKASI OJEK ONLINE MENGGUNAKAN PENDEKATAN HOUSE OF QUALITY
(Studi Kasus Ojek Online He-eh Jek)
Pembimbing 1: ARI BASUKI, S.T.,M.T.
Pembimbing 2: RULLIE ANNISA, S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan menerapkan pendekatan House Of Quality dalam menganalisis kebutuhan konsumen untuk meningkatkan kualitas layanan aplikasi ojek online pada Heeh Jek di kabupaten Nganjuk tahun 2018. Atribut yang digunakan sebagai persyaratan konsumen pada penelitian ini yaitu kemudahan pengguna, fleksibilitas sistem, kehandalan sistem, kecepatan respon, persepsi penggunaan, keamanan, menarik, harga, kemampuan fitur, jangkauan lokasi, variasi menu, tanda terima online, akurasi jarak tempuh, program promosi dan terdapat layanan pengaduan. Atribut yang digunakan sebagai persyaratan teknik yaitu meningkatkan keamanan akun pengguna, memberikan promosi yang menarik, meningkatkan variasi pilihan menu, memperbaiki keakuratan lokasi, memperbaiki bug sistem serta meningkatkan aksebilitas sistem. Metode yang digunakan untuk melakukan analisis yaitu menggunakan QFD (Quality Function Deployment) sampai pada tahap pertama yaitu House Of Quality. Berdasarkan uji validitas diperoleh seluruh nilai correlation pada seluruh atribut ? Rtabel (0.2787) dan Cronbach’s Alpha (0.872) ? Rtabel (0.2787) sehingga atribut penelitian yang digunakan reliabel. Hasil analisis menggunakan pendekatan HOQ menunjukkan bobot absolut tertinggi dari persyaratan teknis yaitu pada memperbaiki bug sistem dengan nilai 145.28, sehingga persyaratan ini dianggap sebagai nilai kritis yang dapat memberikan peluang terbesar dalam melakukan peningkatan layanan aplikasi.
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan menerapkan pendekatan house of quality dalam menganalisis kebutuhan konsumen untuk meningkatkan kualitas layanan aplikasi ojek online pada heeh jek di kabupaten nganjuk tahun atribut yang digunakan sebagai persyaratan konsumen pada penelitian ini yaitu kemudahan pengguna fleksibilitas sistem kehandalan sistem kecepatan respon persepsi penggunaan keamanan menarik harga kemampuan fitur jangkauan lokasi variasi menu tanda terima online akurasi jarak tempuh program promosi dan terdapat layanan pengaduan atribut yang digunakan sebagai persyaratan teknik yaitu meningkatkan keamanan akun pengguna memberikan promosi yang menarik meningkatkan variasi pilihan menu memperbaiki keakuratan lokasi memperbaiki bug sistem serta meningkatkan aksebilitas sistem metode yang digunakan untuk melakukan analisis yaitu menggunakan qfd quality function deployment sampai pada tahap pertama yaitu house of quality berdasarkan uji validitas diperoleh seluruh nilai correlation pada seluruh atribut rtabel dan cronbach’s alpha rtabel sehingga atribut penelitian yang digunakan reliabel hasil analisis menggunakan pendekatan hoq menunjukkan bobot absolut tertinggi dari persyaratan teknis yaitu pada memperbaiki bug sistem dengan nilai sehingga persyaratan ini dianggap sebagai nilai kritis yang dapat memberikan peluang terbesar dalam melakukan peningkatan layanan aplikasi
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan menerapkan pendekatan house of quality menganalisis kebutuhan konsumen meningkatkan kualitas layanan aplikasi ojek online heeh jek kabupaten nganjuk tahun atribut digunakan persyaratan konsumen penelitian kemudahan pengguna fleksibilitas sistem kehandalan sistem kecepatan respon persepsi penggunaan keamanan menarik harga kemampuan fitur jangkauan lokasi variasi menu tanda terima online akurasi jarak tempuh program promosi terdapat layanan pengaduan atribut digunakan persyaratan teknik meningkatkan keamanan akun pengguna memberikan promosi menarik meningkatkan variasi pilihan menu memperbaiki keakuratan lokasi memperbaiki bug sistem meningkatkan aksebilitas sistem metode digunakan melakukan analisis menggunakan qfd quality function deployment tahap pertama house of quality berdasarkan uji validitas diperoleh seluruh nilai correlation seluruh atribut rtabel cronbach’s alpha rtabel atribut penelitian digunakan reliabel hasil analisis menggunakan pendekatan hoq menunjukkan bobot absolut tertinggi persyaratan teknis memperbaiki bug sistem nilai persyaratan dianggap nilai kritis dapat memberikan peluang terbesar melakukan peningkatan layanan aplikasi
Abstrak (Stemmed): teliti tuju terap dekat house of quality analis butuh konsumen tingkat kualitas layan aplikasi ojek online heeh jek kabupaten nganjuk tahun atribut guna syarat konsumen teliti mudah guna fleksibilitas sistem kehandalan sistem cepat respon persepsi guna aman tarik harga mampu fitur jangkau lokasi variasi menu tanda terima online akurasi jarak tempuh program promosi dapat layan adu atribut guna syarat teknik tingkat aman akun guna beri promosi tarik tingkat variasi pilih menu baik akurat lokasi baik bug sistem tingkat aksebilitas sistem metode guna laku analisis guna qfd quality function deployment tahap pertama house of quality dasar uji validitas oleh seluruh nilai correlation seluruh atribut rtabel cronbach s alpha rtabel atribut teliti guna reliabel hasil analisis guna dekat hoq tunjuk bobot absolut tinggi syarat teknis baik bug sistem nilai syarat anggap nilai kritis dapat beri peluang besar laku tingkat layan aplikasi
Abstrak (Corrected): elite juju trap dead house of quality analysis butch consumed dingbat kualitas layman aplikasi one online heed jerk kabupaten nganjuk thun tribute gun start consumed elite judah gun fleksibilitas sister kehandalan sister eat respond perseus gun man tajik hard camp four bangka loki varies menu panda terms online auras arak tempeh program promos apart layman add tribute gun start tennis dingbat man akin gun bert promos tajik dingbat varies pilch menu back aura loki back bug sister dingbat aksebilitas sister metope gun lake analysis gun and quality function deployment that pertain house of quality dakar uni validity olen seluruh nilgai correlation seluruh tribute table coronach s alpha table tribute elite gun reliable hail analysis gun dead how tuneup robot absolute ting start tennis back bug sister nilgai start anggap nilgai iritis apart bert pelting bear lake dingbat layman aplikasi
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 9, 'tingkat': 5, 'sistem': 5, 'atribut': 4, 'syarat': 4, 'teliti': 3, 'quality': 3, 'layan': 3, 'baik': 3, 'nilai': 3, 'dekat': 2, 'house': 2, 'of': 2, 'konsumen': 2, 'aplikasi': 2, 'online': 2, 'aman': 2, 'tarik': 2, 'lokasi': 2, 'variasi': 2, 'menu': 2, 'promosi': 2, 'dapat': 2, 'beri': 2, 'bug': 2, 'laku': 2, 'analisis': 2, 'seluruh': 2, 'rtabel': 2, 'tuju': 1, 'terap': 1, 'analis': 1, 'butuh': 1, 'kualitas': 1, 'ojek': 1, 'heeh': 1, 'jek': 1, 'kabupaten': 1, 'nganjuk': 1, 'tahun': 1, 'mudah': 1, 'fleksibilitas': 1, 'kehandalan': 1, 'cepat': 1, 'respon': 1, 'persepsi': 1, 'harga': 1, 'mampu': 1, 'fitur': 1, 'jangkau': 1, 'tanda': 1, 'terima': 1, 'akurasi': 1, 'jarak': 1, 'tempuh': 1, 'program': 1, 'adu': 1, 'teknik': 1, 'akun': 1, 'pilih': 1, 'akurat': 1, 'aksebilitas': 1, 'metode': 1, 'qfd': 1, 'function': 1, 'deployment': 1, 'tahap': 1, 'pertama': 1, 'dasar': 1, 'uji': 1, 'validitas': 1, 'oleh': 1, 'correlation': 1, 'cronbach': 1, 's': 1, 'alpha': 1, 'reliabel': 1, 'hasil': 1, 'hoq': 1, 'tunjuk': 1, 'bobot': 1, 'absolut': 1, 'tinggi': 1, 'teknis': 1, 'anggap': 1, 'kritis': 1, 'peluang': 1, 'besar': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 9, 'to': 5, 'in': 5, 'system': 5, 'quality': 4, 'used': 4, 'is': 4, 'this': 3, 'attributes': 3, 'as': 3, 'are': 3, 'and': 3, 'requirement': 3, 'improving': 3, 'that': 3, 'study': 2, 'house': 2, 'approach': 2, 'consumer': 2, 'online': 2, 'user': 2, 'security': 2, 'location': 2, 'menu': 2, 'accuracy': 2, 'services': 2, 'a': 2, 'technical': 2, 'increasing': 2, 'analysis': 2, 'using': 2, 'all': 2, 'rtabel': 2, 'so': 2, 'value': 2, 'aims': 1, 'apply': 1, 'analyzing': 1, 'needs': 1, 'improve': 1, 'taxibike': 1, 'service': 1, 'applications': 1, 'at': 1, 'heeh': 1, 'jek': 1, 'nganjuk': 1, 'district': 1, 'requirements': 1, 'ease': 1, 'flexibility': 1, 'reliability': 1, 'response': 1, 'speed': 1, 'perception': 1, 'use': 1, 'attractiveness': 1, 'price': 1, 'feature': 1, 'capability': 1, 'coverage': 1, 'variation': 1, 'receipt': 1, 'mileage': 1, 'promotion': 1, 'program': 1, 'complaint': 1, 'accounts': 1, 'providing': 1, 'attractive': 1, 'promotions': 1, 'variations': 1, 'fixing': 1, 'bugs': 1, 'accessibility': 1, 'method': 1, 'perform': 1, 'qfd': 1, 'function': 1, 'deployment': 1, 'first': 1, 'stage': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'validity': 1, 'test': 1, 'correlation': 1, 'values': 1, 'for': 1, 'cronbachs': 1, 'alpha': 1, 'research': 1, 'attribute': 1, 'reliable': 1, 'results': 1, 'hoq': 1, 'show': 1, 'highest': 1, 'absolute': 1, 'weight': 1, 'fix': 1, 'bug': 1, 'with': 1, 'considered': 1, 'critical': 1, 'can': 1, 'provide': 1, 'greatest': 1, 'opportunities': 1, 'application': 1})
-------------------------------------------
--- Data #525 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ani Nur Handayani
Judul: Analisis Biomekanika Dan Fisiologi Kerja Pada Pekerja Di UD. MUJI RIZKI Kabupaten Bojonegoro
Pembimbing 1: Ari Basuki, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Ahmad Mughni, S.T., M.Eng.Mgt
Abstrak (Raw): UD. MUJI RIZKI merupakan sebuah perusahaan yang memproduksi produk mebel kayu jati berupa kursi, meja, kusen dan furniture lainnya yang bertempat di kawasan sentra industri meubel desa Sukorejo kecamatan Bojonegoro kabupaten Bojonegoro. Dalam proses produksinya, aktivitas manual material handling (MMH) menempati posisi utama untuk aktivitas yang memiliki frekuensi yang paling sering dilakukan khususnya pada bagian pre-fabrikasi. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi postur kerja dan beban kerja yang dialami oleh operator MMH di bagian pre-fabrikasi menggunakan metode NIOSH dan klasifikasi beban kerja berdasarkan presentase cardiovascular load (%CVL). Hasil identifikasi awal menggunakan standard nordic questionnare (SNQ) menunjukkan adanya beberapa keluhan sakit yang dialami oleh operator MMH. Sehingga hasil identifikasi postur kerja dan beban kerja yang dialami operator juga menunjukkan nilai yang linier yaitu postur kerja dan beban kerja yang dialami oleh operator MMH memiliki resiko cidera serta diperlukan adanya perbaikan metode kerja berupa sebuah rekomendasi rancangan alat bantu material handling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai lifting index (LI) > 1 yaitu untuk posisi 1 sebesar 14,68, posisi 2 sebesar 11,26, posisi 3 sebesar 4,82 dan posisi 4 sebesar 4,05. Sedangkan pada hasil penilaian beban kerja didapatkan %CVL sebesar 48%. Sementara setelah dilakukan perbaikan metode kerja nilai lifting index (LI) menjadi < 1 yaitu untuk posisi 1 sebesar 0,99, posisi 2 sebesar 0,98, posisi 3 sebesar 0,97 dan posisi 4 sebesar 0,99 yang berarti aktivitas MMH yang dilakukan tidak menimbulkan terjadinya musculoskeletal dissorders (MSDs).
Kata kunci : Manual material handling (MMH), NIOSH Equation, Lifting Index (LI), Cardiovascular Load (%CVL), Musculoskeletal Dissorders (MSDs)
Abstrak (Clean): ud muji rizki merupakan sebuah perusahaan yang memproduksi produk mebel kayu jati berupa kursi meja kusen dan furniture lainnya yang bertempat di kawasan sentra industri meubel desa sukorejo kecamatan bojonegoro kabupaten bojonegoro dalam proses produksinya aktivitas manual material handling mmh menempati posisi utama untuk aktivitas yang memiliki frekuensi yang paling sering dilakukan khususnya pada bagian prefabrikasi oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi postur kerja dan beban kerja yang dialami oleh operator mmh di bagian prefabrikasi menggunakan metode niosh dan klasifikasi beban kerja berdasarkan presentase cardiovascular load cvl hasil identifikasi awal menggunakan standard nordic questionnare snq menunjukkan adanya beberapa keluhan sakit yang dialami oleh operator mmh sehingga hasil identifikasi postur kerja dan beban kerja yang dialami operator juga menunjukkan nilai yang linier yaitu postur kerja dan beban kerja yang dialami oleh operator mmh memiliki resiko cidera serta diperlukan adanya perbaikan metode kerja berupa sebuah rekomendasi rancangan alat bantu material handling hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai lifting index li yaitu untuk posisi sebesar posisi sebesar posisi sebesar dan posisi sebesar sedangkan pada hasil penilaian beban kerja didapatkan cvl sebesar sementara setelah dilakukan perbaikan metode kerja nilai lifting index li menjadi yaitu untuk posisi sebesar posisi sebesar posisi sebesar dan posisi sebesar yang berarti aktivitas mmh yang dilakukan tidak menimbulkan terjadinya musculoskeletal dissorders msds kata kunci manual material handling mmh niosh equation lifting index li cardiovascular load cvl musculoskeletal dissorders msds
Abstrak (Stopwords Removed): ud muji rizki perusahaan memproduksi produk mebel kayu jati berupa kursi meja kusen furniture lainnya bertempat kawasan sentra industri meubel desa sukorejo kecamatan bojonegoro kabupaten bojonegoro proses produksinya aktivitas manual material handling mmh menempati posisi utama aktivitas memiliki frekuensi paling sering dilakukan khususnya bagian prefabrikasi penelitian bertujuan mengetahui kondisi postur kerja beban kerja dialami operator mmh bagian prefabrikasi menggunakan metode niosh klasifikasi beban kerja berdasarkan presentase cardiovascular load cvl hasil identifikasi awal menggunakan standard nordic questionnare snq menunjukkan adanya beberapa keluhan sakit dialami operator mmh hasil identifikasi postur kerja beban kerja dialami operator menunjukkan nilai linier postur kerja beban kerja dialami operator mmh memiliki resiko cidera diperlukan adanya perbaikan metode kerja berupa rekomendasi rancangan alat bantu material handling hasil penelitian menunjukkan nilai lifting index li posisi sebesar posisi sebesar posisi sebesar posisi sebesar sedangkan hasil penilaian beban kerja didapatkan cvl sebesar sementara dilakukan perbaikan metode kerja nilai lifting index li menjadi posisi sebesar posisi sebesar posisi sebesar posisi sebesar berarti aktivitas mmh dilakukan menimbulkan terjadinya musculoskeletal dissorders msds kata kunci manual material handling mmh niosh equation lifting index li cardiovascular load cvl musculoskeletal dissorders msds
Abstrak (Stemmed): ud muji rizki usaha produksi produk mebel kayu jati upa kursi meja kusen furniture lain tempat kawasan sentra industri meubel desa sukorejo camat bojonegoro kabupaten bojonegoro proses produksi aktivitas manual material handling mmh tempat posisi utama aktivitas milik frekuensi paling sering laku khusus bagi prefabrikasi teliti tuju tahu kondisi postur kerja beban kerja alami operator mmh bagi prefabrikasi guna metode niosh klasifikasi beban kerja dasar presentase cardiovascular load cvl hasil identifikasi awal guna standard nordic questionnare snq tunjuk ada beberapa keluh sakit alami operator mmh hasil identifikasi postur kerja beban kerja alami operator tunjuk nilai linier postur kerja beban kerja alami operator mmh milik resiko cidera perlu ada baik metode kerja upa rekomendasi rancang alat bantu material handling hasil teliti tunjuk nilai lifting index li posisi besar posisi besar posisi besar posisi besar sedang hasil nilai beban kerja dapat cvl besar sementara laku baik metode kerja nilai lifting index li jadi posisi besar posisi besar posisi besar posisi besar arti aktivitas mmh laku timbul jadi musculoskeletal dissorders msds kata kunci manual material handling mmh niosh equation lifting index li cardiovascular load cvl musculoskeletal dissorders msds
Abstrak (Corrected): up fuji risk sara produksi proud rebel kay sati up kursk mega used furniture lain tempt kansan sentry industry member desk sukorejo carat bojonegoro kabupaten bojonegoro proves produksi aktivitas manual material handling mme tempt polish mama aktivitas milk frekuensi paling seeing lake rhesus bag prefabrikasi elite juju tau kondisi poster era began era salami operator mme bag prefabrikasi gun metope nosh klasifikasi began era dakar presents cardiovascular load cal hail identifikasi away gun standard nordic questionnaire sn tuneup ada beberapa kelly skit salami operator mme hail identifikasi poster era began era salami operator tuneup nilgai linger poster era began era salami operator mme milk resist cider peru ada back metope era up rekomendasi dancing flat bantu material handling hail elite tuneup nilgai lifting index li polish bear polish bear polish bear polish bear sedan hail nilgai began era apart cal bear sedentary lake back metope era nilgai lifting index li jade polish bear polish bear polish bear polish bear art aktivitas mme lake timbal jade musculoskeletal disorders mods data bunch manual material handling mme nosh equation lifting index li cardiovascular load cal musculoskeletal disorders mods
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 10, 'posisi': 9, 'besar': 9, 'mmh': 6, 'beban': 5, 'alami': 4, 'operator': 4, 'hasil': 4, 'nilai': 4, 'aktivitas': 3, 'material': 3, 'handling': 3, 'laku': 3, 'postur': 3, 'metode': 3, 'cvl': 3, 'tunjuk': 3, 'lifting': 3, 'index': 3, 'li': 3, 'produksi': 2, 'upa': 2, 'tempat': 2, 'bojonegoro': 2, 'manual': 2, 'milik': 2, 'bagi': 2, 'prefabrikasi': 2, 'teliti': 2, 'guna': 2, 'niosh': 2, 'cardiovascular': 2, 'load': 2, 'identifikasi': 2, 'ada': 2, 'baik': 2, 'jadi': 2, 'musculoskeletal': 2, 'dissorders': 2, 'msds': 2, 'ud': 1, 'muji': 1, 'rizki': 1, 'usaha': 1, 'produk': 1, 'mebel': 1, 'kayu': 1, 'jati': 1, 'kursi': 1, 'meja': 1, 'kusen': 1, 'furniture': 1, 'lain': 1, 'kawasan': 1, 'sentra': 1, 'industri': 1, 'meubel': 1, 'desa': 1, 'sukorejo': 1, 'camat': 1, 'kabupaten': 1, 'proses': 1, 'utama': 1, 'frekuensi': 1, 'paling': 1, 'sering': 1, 'khusus': 1, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'kondisi': 1, 'klasifikasi': 1, 'dasar': 1, 'presentase': 1, 'awal': 1, 'standard': 1, 'nordic': 1, 'questionnare': 1, 'snq': 1, 'beberapa': 1, 'keluh': 1, 'sakit': 1, 'linier': 1, 'resiko': 1, 'cidera': 1, 'perlu': 1, 'rekomendasi': 1, 'rancang': 1, 'alat': 1, 'bantu': 1, 'sedang': 1, 'dapat': 1, 'sementara': 1, 'arti': 1, 'timbul': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'equation': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 20, 'the': 16, 'position': 9, 'and': 8, 'mmh': 6, 'in': 5, 'work': 5, 'is': 4, 'handling': 4, 'experienced': 4, 'by': 4, 'operators': 4, 'load': 4, 'a': 3, 'that': 3, 'furniture': 3, 'material': 3, 'for': 3, 'posture': 3, 'workload': 3, 'method': 3, 'cvl': 3, 'value': 3, 'lifting': 3, 'index': 3, 'li': 3, 'bojonegoro': 2, 'manual': 2, 'activity': 2, 'have': 2, 'performed': 2, 'prefabrication': 2, 'this': 2, 'study': 2, 'to': 2, 'using': 2, 'niosh': 2, 'on': 2, 'cardiovascular': 2, 'identification': 2, 'result': 2, 'results': 2, 'musculoskeletal': 2, 'dissorders': 2, 'msds': 2, 'ud': 1, 'muji': 1, 'rizki': 1, 'company': 1, 'produces': 1, 'products': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'chairs': 1, 'tables': 1, 'frames': 1, 'other': 1, 'where': 1, 'located': 1, 'central': 1, 'area': 1, 'industry': 1, 'sukorejo': 1, 'village': 1, 'district': 1, 'production': 1, 'process': 1, 'occupies': 1, 'prime': 1, 'activities': 1, 'most': 1, 'frequent': 1, 'frequencies': 1, 'especially': 1, 'section': 1, 'therefore': 1, 'aims': 1, 'determine': 1, 'condition': 1, 'classification': 1, 'based': 1, 'percentage': 1, 'initial': 1, 'standard': 1, 'nordic': 1, 'questionnare': 1, 'snq': 1, 'indicates': 1, 'some': 1, 'pain': 1, 'complaints': 1, 'so': 1, 'also': 1, 'shows': 1, 'linear': 1, 'risk': 1, 'necessary': 1, 'improvement': 1, 'form': 1, 'recommendation': 1, 'tool': 1, 'design': 1, 'indicate': 1, 'while': 1, 'assessment': 1, 'obtained': 1, 'about': 1, 'meanwhile': 1, 'after': 1, 'revised': 1, 'working': 1, 'which': 1, 'means': 1, 'not': 1, 'causing': 1, 'occurrence': 1, 'keywords': 1, 'equation': 1})
-------------------------------------------
--- Data #526 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Gustya Dwi Putri
Judul: PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU SEMEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE LOT SIZING
(Studi Kasus : PT. Semen Baturaja PPJ, Bandar Lampung)
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Agus Salim, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Persediaan bahan baku merupakan elemen terpenting dalam produksi yang dilakukan oleh perusahaan untuk menghasilkan produk. Adapun persediaan juga memiliki manfaat dan kerugian. Manfaat dari persediaan ini adalah mengantisipasi kebutuhan mendesak dari perusahaan serta dapat memenuhi permintaan dari pengguna. Persediaan bahan baku berkaitan dengan jumlah permintaan terhadap produk yang akan dihasilkan serta jumlah pemakaian kuantitas bahan baku dalam produksi. Berdasarkan kondisi tersebut, perusahaan berusaha agar produk mereka tersedia sesuai kebutuhan konsumen. Dengan memberlakukan sistem persediaan guna menjamin ketersediaan bahan baku. Namun terkadang perusahaan tidak memperhatikan persoalan efisiensi lot size inventory. Akibatnya perusahaan cenderung mengadakan pembelian besar-besaran tanpa memperhatikan biaya yang ditimbulkan. Berdasarkan permasalahan diatas Metode lot sizing yang direkomendasikan untuk digunakan adalah metode Part Periot Balancing (PPB) karena metode LUC merupakan metode yang menghasilkan biaya persediaan total terendah dengan Biaya sebesar Rp 90,154,632,002.
Kata Kunci: Persediaan, Lot-Sizing, Economic Order Quantity (EOQ), Lot For Lot, LUC, LTC, PPB.
Abstrak (Clean): persediaan bahan baku merupakan elemen terpenting dalam produksi yang dilakukan oleh perusahaan untuk menghasilkan produk adapun persediaan juga memiliki manfaat dan kerugian manfaat dari persediaan ini adalah mengantisipasi kebutuhan mendesak dari perusahaan serta dapat memenuhi permintaan dari pengguna persediaan bahan baku berkaitan dengan jumlah permintaan terhadap produk yang akan dihasilkan serta jumlah pemakaian kuantitas bahan baku dalam produksi berdasarkan kondisi tersebut perusahaan berusaha agar produk mereka tersedia sesuai kebutuhan konsumen dengan memberlakukan sistem persediaan guna menjamin ketersediaan bahan baku namun terkadang perusahaan tidak memperhatikan persoalan efisiensi lot size inventory akibatnya perusahaan cenderung mengadakan pembelian besarbesaran tanpa memperhatikan biaya yang ditimbulkan berdasarkan permasalahan diatas metode lot sizing yang direkomendasikan untuk digunakan adalah metode part periot balancing ppb karena metode luc merupakan metode yang menghasilkan biaya persediaan total terendah dengan biaya sebesar rp kata kunci persediaan lotsizing economic order quantity eoq lot for lot luc ltc ppb
Abstrak (Stopwords Removed): persediaan bahan baku elemen terpenting produksi dilakukan perusahaan menghasilkan produk adapun persediaan memiliki manfaat kerugian manfaat persediaan mengantisipasi kebutuhan mendesak perusahaan dapat memenuhi permintaan pengguna persediaan bahan baku berkaitan jumlah permintaan produk dihasilkan jumlah pemakaian kuantitas bahan baku produksi berdasarkan kondisi tersebut perusahaan berusaha produk mereka tersedia sesuai kebutuhan konsumen memberlakukan sistem persediaan menjamin ketersediaan bahan baku terkadang perusahaan memperhatikan persoalan efisiensi lot size inventory akibatnya perusahaan cenderung mengadakan pembelian besarbesaran memperhatikan biaya ditimbulkan berdasarkan permasalahan diatas metode lot sizing direkomendasikan digunakan metode part periot balancing ppb metode luc metode menghasilkan biaya persediaan total terendah biaya sebesar rp kata kunci persediaan lotsizing economic order quantity eoq lot for lot luc ltc ppb
Abstrak (Stemmed): sedia bahan baku elemen penting produksi laku usaha hasil produk adapun sedia milik manfaat rugi manfaat sedia antisipasi butuh desak usaha dapat penuh minta guna sedia bahan baku kait jumlah minta produk hasil jumlah pakai kuantitas bahan baku produksi dasar kondisi sebut usaha usaha produk mereka sedia sesuai butuh konsumen laku sistem sedia jamin sedia bahan baku terkadang usaha perhati soal efisiensi lot size inventory akibat usaha cenderung ada beli besarbesaran perhati biaya timbul dasar masalah atas metode lot sizing rekomendasi guna metode part periot balancing ppb metode luc metode hasil biaya sedia total rendah biaya besar rp kata kunci sedia lotsizing economic order quantity eoq lot for lot luc ltc ppb
Abstrak (Corrected): media bahai baku element panting produksi lake sara hail proud adapt media milk manat rug manat media antisipasi butch desk sara apart punch mint gun media bahai baku wait mullah mint proud hail mullah sakai kuantitas bahai baku produksi dakar kondisi debut sara sara proud merely media sexual butch consumed lake sister media jamie media bahai baku terkadang sara perhaps soul efisiensi lot size inventory akbar sara rendering ada bell besarbesaran perhaps bay timbal dakar marsala alas metope lot sizing rekomendasi gun metope part period balancing pub metope luck metope hail bay media total rental bay bear up data bunch media lotsizing economic order quantity eon lot for lot luck lac pub
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sedia': 9, 'usaha': 6, 'bahan': 4, 'baku': 4, 'lot': 4, 'metode': 4, 'hasil': 3, 'produk': 3, 'biaya': 3, 'produksi': 2, 'laku': 2, 'manfaat': 2, 'butuh': 2, 'minta': 2, 'guna': 2, 'jumlah': 2, 'dasar': 2, 'perhati': 2, 'ppb': 2, 'luc': 2, 'elemen': 1, 'penting': 1, 'adapun': 1, 'milik': 1, 'rugi': 1, 'antisipasi': 1, 'desak': 1, 'dapat': 1, 'penuh': 1, 'kait': 1, 'pakai': 1, 'kuantitas': 1, 'kondisi': 1, 'sebut': 1, 'mereka': 1, 'sesuai': 1, 'konsumen': 1, 'sistem': 1, 'jamin': 1, 'terkadang': 1, 'soal': 1, 'efisiensi': 1, 'size': 1, 'inventory': 1, 'akibat': 1, 'cenderung': 1, 'ada': 1, 'beli': 1, 'besarbesaran': 1, 'timbul': 1, 'masalah': 1, 'atas': 1, 'sizing': 1, 'rekomendasi': 1, 'part': 1, 'periot': 1, 'balancing': 1, 'total': 1, 'rendah': 1, 'besar': 1, 'rp': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'lotsizing': 1, 'economic': 1, 'order': 1, 'quantity': 1, 'eoq': 1, 'for': 1, 'ltc': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'of': 11, 'to': 10, 'inventory': 7, 'raw': 4, 'is': 4, 'lot': 4, 'method': 4, 'company': 3, 'as': 3, 'material': 2, 'in': 2, 'production': 2, 'by': 2, 'and': 2, 'needs': 2, 'materials': 2, 'for': 2, 'products': 2, 'quantity': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'make': 2, 'companies': 2, 'ppb': 2, 'luc': 2, 'cost': 2, 'most': 1, 'important': 1, 'element': 1, 'undertaken': 1, 'produce': 1, 'product': 1, 'also': 1, 'has': 1, 'benefits': 1, 'disadvantages': 1, 'benefit': 1, 'this': 1, 'anticipate': 1, 'immediate': 1, 'meet': 1, 'demands': 1, 'users': 1, 'inventories': 1, 'related': 1, 'amount': 1, 'demand': 1, 'be': 1, 'produced': 1, 'well': 1, 'consumption': 1, 'these': 1, 'conditions': 1, 'tries': 1, 'their': 1, 'available': 1, 'according': 1, 'consumers': 1, 'enforcing': 1, 'system': 1, 'ensure': 1, 'availability': 1, 'but': 1, 'sometimes': 1, 'do': 1, 'not': 1, 'pay': 1, 'attention': 1, 'issue': 1, 'size': 1, 'efficiency': 1, 'a': 1, 'result': 1, 'tend': 1, 'largescale': 1, 'purchases': 1, 'regardless': 1, 'costs': 1, 'incurred': 1, 'above': 1, 'problems': 1, 'recommended': 1, 'sizing': 1, 'used': 1, 'part': 1, 'periot': 1, 'balancing': 1, 'because': 1, 'that': 1, 'produces': 1, 'lowest': 1, 'total': 1, 'with': 1, 'rp': 1, 'keywords': 1, 'lotsizing': 1, 'economic': 1, 'order': 1, 'eoq': 1, 'ltc': 1})
-------------------------------------------
--- Data #527 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Royhatul Hasanah
Judul: Penerapan Metode HOQ (House Of Quality ) Dan AHP (Analytical Hierrachy Process) Dalam Upaya Peningkatan Kualitas Pelayanan
(Studi Kasus : JNE (PT. Tiki Jalur Nugraha Ekakurir) Bangkalan)
Pembimbing 1: Ari Basuki,S.T.,M.T
Pembimbing 2: Indra Cahyadi.,S.T.,M.Bus.,Ph.D
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Jasa pengiriman barang dapat memudahkan kegiatan konsumen dalam pendistribusian barang. Salah satu bisnis jasa pengiriman barang yang sering digunakan saat ini adalah JNE (PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir). JNE merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengiriman barang dan logistik. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan JNE (PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir) sesuai dengan keinginan konsumen. Peneltian ini menggunakan metode HOQ (House Of Quality) dan AHP AHP (Analytical Hierrchy Process), tujuan utama dari HOQ (House Of Quality) adalah untuk menterjemahkan kebutuhan konsumen sesuai dengan harapan konsumen melalui pemahaman karakteristik dan pemanfaatan Voice of the Customer (suara konsumen). Penerapan metode AHP (Analytical Hierrchy Process) digunakan untuk mencari urutan prioritas dari berbagai alternatif dalam pemecahan suatu permasalahan, dengan cara melihat hubungan antara kebutuhan konsumen dengan respon teknis.
Tujuan dari penelitian yaitu untuk Menentukan atribut-atribut pelayanan terbaik yang harus diprioritas oleh JNE berdasarkan suara konsumen (Voice Customer) sehingga dapat meminimalisir keluhan atau komplain dari konsumen, dan ntuk merancang bentuk layanan yang harus dilakukan oleh pihak JNE (PT. Tiki Jalur Nugraha Ekakurir) Bangkalan.
Hasil HOQ (House Of Quality) menunjukkan bahwa konsumen menginginkan 11 atribut pelayanan. Dari 11 atribut pelayanan terdapat 9 atribut pelayanan yang harus dilakukan perbaikan dengan cara melihat nilai rasio perbaikan. Untuk nilai prioritas respon teknis tertinggi adalah penambahan perlengkapan kantor dengan nilai kepentingan relatif sebesar 16,157%. Sedangkan Hasil perhitungan AHP (Analytical Hierrachy Process) menunjukkan prioritas tertinggi yaitu pada respon teknis peningkatan metode kerja JNE dengan nilai kepentingan relatif sebesar 11,87%.
Kata Kunci :Peningkatan kualitas pelayanan, JNE (PT. Tiki Jalur Nugraha Ekakurir), HOQ (House Of Quality) dan AHP (Analytical Hierrachy Process)
?
Abstrak (Clean): abstrak jasa pengiriman barang dapat memudahkan kegiatan konsumen dalam pendistribusian barang salah satu bisnis jasa pengiriman barang yang sering digunakan saat ini adalah jne pt tiki jalur nugraha ekakurir jne merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengiriman barang dan logistik untuk meningkatkan kualitas pelayanan jne pt tiki jalur nugraha ekakurir sesuai dengan keinginan konsumen peneltian ini menggunakan metode hoq house of quality dan ahp ahp analytical hierrchy process tujuan utama dari hoq house of quality adalah untuk menterjemahkan kebutuhan konsumen sesuai dengan harapan konsumen melalui pemahaman karakteristik dan pemanfaatan voice of the customer suara konsumen penerapan metode ahp analytical hierrchy process digunakan untuk mencari urutan prioritas dari berbagai alternatif dalam pemecahan suatu permasalahan dengan cara melihat hubungan antara kebutuhan konsumen dengan respon teknis tujuan dari penelitian yaitu untuk menentukan atributatribut pelayanan terbaik yang harus diprioritas oleh jne berdasarkan suara konsumen voice customer sehingga dapat meminimalisir keluhan atau komplain dari konsumen dan ntuk merancang bentuk layanan yang harus dilakukan oleh pihak jne pt tiki jalur nugraha ekakurir bangkalan hasil hoq house of quality menunjukkan bahwa konsumen menginginkan atribut pelayanan dari atribut pelayanan terdapat atribut pelayanan yang harus dilakukan perbaikan dengan cara melihat nilai rasio perbaikan untuk nilai prioritas respon teknis tertinggi adalah penambahan perlengkapan kantor dengan nilai kepentingan relatif sebesar sedangkan hasil perhitungan ahp analytical hierrachy process menunjukkan prioritas tertinggi yaitu pada respon teknis peningkatan metode kerja jne dengan nilai kepentingan relatif sebesar kata kunci peningkatan kualitas pelayanan jne pt tiki jalur nugraha ekakurir hoq house of quality dan ahp analytical hierrachy process
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak jasa pengiriman barang dapat memudahkan kegiatan konsumen pendistribusian barang salah satu bisnis jasa pengiriman barang sering digunakan jne pt tiki jalur nugraha ekakurir jne perusahaan bergerak bidang pengiriman barang logistik meningkatkan kualitas pelayanan jne pt tiki jalur nugraha ekakurir sesuai keinginan konsumen peneltian menggunakan metode hoq house of quality ahp ahp analytical hierrchy process tujuan utama hoq house of quality menterjemahkan kebutuhan konsumen sesuai harapan konsumen pemahaman karakteristik pemanfaatan voice of the customer suara konsumen penerapan metode ahp analytical hierrchy process digunakan mencari urutan prioritas berbagai alternatif pemecahan permasalahan cara melihat hubungan antara kebutuhan konsumen respon teknis tujuan penelitian menentukan atributatribut pelayanan terbaik harus diprioritas jne berdasarkan suara konsumen voice customer dapat meminimalisir keluhan komplain konsumen ntuk merancang bentuk layanan harus dilakukan pihak jne pt tiki jalur nugraha ekakurir bangkalan hasil hoq house of quality menunjukkan konsumen menginginkan atribut pelayanan atribut pelayanan terdapat atribut pelayanan harus dilakukan perbaikan cara melihat nilai rasio perbaikan nilai prioritas respon teknis tertinggi penambahan perlengkapan kantor nilai kepentingan relatif sebesar sedangkan hasil perhitungan ahp analytical hierrachy process menunjukkan prioritas tertinggi respon teknis peningkatan metode kerja jne nilai kepentingan relatif sebesar kata kunci peningkatan kualitas pelayanan jne pt tiki jalur nugraha ekakurir hoq house of quality ahp analytical hierrachy process
Abstrak (Stemmed): abstrak jasa kirim barang dapat mudah giat konsumen distribusi barang salah satu bisnis jasa kirim barang sering guna jne pt tik jalur nugraha ekakurir jne usaha gerak bidang kirim barang logistik tingkat kualitas layan jne pt tik jalur nugraha ekakurir sesuai ingin konsumen peneltian guna metode hoq house of quality ahp ahp analytical hierrchy process tuju utama hoq house of quality terjemah butuh konsumen sesuai harap konsumen paham karakteristik manfaat voice of the customer suara konsumen terap metode ahp analytical hierrchy process guna cari urut prioritas bagai alternatif pecah masalah cara lihat hubung antara butuh konsumen respon teknis tuju teliti tentu atributatribut layan baik harus prioritas jne dasar suara konsumen voice customer dapat meminimalisir keluh komplain konsumen ntuk rancang bentuk layan harus laku pihak jne pt tik jalur nugraha ekakurir bangkal hasil hoq house of quality tunjuk konsumen ingin atribut layan atribut layan dapat atribut layan harus laku baik cara lihat nilai rasio baik nilai prioritas respon teknis tinggi tambah lengkap kantor nilai penting relatif besar sedang hasil hitung ahp analytical hierrachy process tunjuk prioritas tinggi respon teknis tingkat metode kerja jne nilai penting relatif besar kata kunci tingkat kualitas layan jne pt tik jalur nugraha ekakurir hoq house of quality ahp analytical hierrachy process
Abstrak (Corrected): abstract casa kirin baring apart judah gift consumed distribute baring salad sat basis casa kirin baring seeing gun one pt tie value nugraha ekakurir one sara gera biding kirin baring logistic dingbat kualitas layman one pt tie value nugraha ekakurir sexual begin consumed venetian gun metope how house of quality ah ah analytical hierarchy process juju mama how house of quality terefah butch consumed sexual harp consumed palm karakteristik manat voice of the customer sara consumed trap metope ah analytical hierarchy process gun care rut priority bahai alternative peach marsala cara that hung angara butch consumed respond tennis juju elite tent atributatribut layman back harms priority one dakar sara consumed voice customer apart meminimalisir kelly complain consumed stuck dancing bent layman harms lake pick one pt tie value nugraha ekakurir bangka hail how house of quality tuneup consumed begin tribute layman tribute layman apart tribute layman harms lake back cara that nilgai radio back nilgai priority respond tennis ting tambac lengkap cantor nilgai panting related bear sedan hail hiding ah analytical hierarchy process tuneup priority ting respond tennis dingbat metope era one nilgai panting related bear data bunch dingbat kualitas layman one pt tie value nugraha ekakurir how house of quality ah analytical hierarchy process
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'konsumen': 9, 'jne': 7, 'layan': 7, 'of': 5, 'ahp': 5, 'barang': 4, 'pt': 4, 'tik': 4, 'jalur': 4, 'nugraha': 4, 'ekakurir': 4, 'hoq': 4, 'house': 4, 'quality': 4, 'analytical': 4, 'process': 4, 'prioritas': 4, 'nilai': 4, 'kirim': 3, 'dapat': 3, 'guna': 3, 'tingkat': 3, 'metode': 3, 'respon': 3, 'teknis': 3, 'baik': 3, 'harus': 3, 'atribut': 3, 'jasa': 2, 'kualitas': 2, 'sesuai': 2, 'ingin': 2, 'hierrchy': 2, 'tuju': 2, 'butuh': 2, 'voice': 2, 'customer': 2, 'suara': 2, 'cara': 2, 'lihat': 2, 'laku': 2, 'hasil': 2, 'tunjuk': 2, 'tinggi': 2, 'penting': 2, 'relatif': 2, 'besar': 2, 'hierrachy': 2, 'abstrak': 1, 'mudah': 1, 'giat': 1, 'distribusi': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'bisnis': 1, 'sering': 1, 'usaha': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'logistik': 1, 'peneltian': 1, 'utama': 1, 'terjemah': 1, 'harap': 1, 'paham': 1, 'karakteristik': 1, 'manfaat': 1, 'the': 1, 'terap': 1, 'cari': 1, 'urut': 1, 'bagai': 1, 'alternatif': 1, 'pecah': 1, 'masalah': 1, 'hubung': 1, 'antara': 1, 'teliti': 1, 'tentu': 1, 'atributatribut': 1, 'dasar': 1, 'meminimalisir': 1, 'keluh': 1, 'komplain': 1, 'ntuk': 1, 'rancang': 1, 'bentuk': 1, 'pihak': 1, 'bangkal': 1, 'rasio': 1, 'tambah': 1, 'lengkap': 1, 'kantor': 1, 'sedang': 1, 'hitung': 1, 'kerja': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 29, 'of': 24, 'is': 8, 'to': 8, 'jne': 7, 'service': 7, 'and': 6, 'quality': 6, 'that': 5, 'consumers': 4, 'in': 4, 'pt': 4, 'jalur': 4, 'nugraha': 4, 'ekakurir': 4, 'hoq': 4, 'house': 4, 'ahp': 4, 'analytical': 4, 'process': 4, 'customer': 4, 'by': 4, 'attributes': 4, 'value': 4, 'tik': 3, 'a': 3, 'with': 3, 'method': 3, 'voice': 3, 'priority': 3, 'technical': 3, 'response': 3, 'be': 3, 'freight': 2, 'services': 2, 'goods': 2, 'used': 2, 'hierrchy': 2, 'purpose': 2, 'consumer': 2, 'needs': 2, 'looking': 2, 'at': 2, 'must': 2, 'on': 2, 'complaints': 2, 'results': 2, 'improved': 2, 'highest': 2, 'relative': 2, 'importance': 2, 'hierrachy': 2, 'abstract': 1, 'forwarding': 1, 'can': 1, 'facilitate': 1, 'activities': 1, 'distribution': 1, 'one': 1, 'business': 1, 'often': 1, 'today': 1, 'company': 1, 'engaged': 1, 'delivery': 1, 'logistics': 1, 'improve': 1, 'accordance': 1, 'wishes': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'uses': 1, 'main': 1, 'translate': 1, 'according': 1, 'expectations': 1, 'through': 1, 'understanding': 1, 'characteristics': 1, 'utilization': 1, 'application': 1, 'find': 1, 'sequence': 1, 'various': 1, 'alternatives': 1, 'solving': 1, 'problem': 1, 'relationship': 1, 'between': 1, 'research': 1, 'determine': 1, 'best': 1, 'prioritized': 1, 'based': 1, 'so': 1, 'as': 1, 'minimize': 1, 'or': 1, 'from': 1, 'design': 1, 'form': 1, 'done': 1, 'bangkal': 1, 'indicate': 1, 'want': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'improvement': 1, 'ratio': 1, 'for': 1, 'addition': 1, 'office': 1, 'equipment': 1, 'while': 1, 'calculation': 1, 'shows': 1, 'increase': 1, 'working': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #528 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Nikmatul Maula
Judul: Rancang Bangun Sistem Informasi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (SIDISKOP) Bangkalan
Pembimbing 1: Trisita Novianti S.TP., M.T
Pembimbing 2: Ika Deefi Anna S.T., M.T
Abstrak (Raw): Dinas koperasi dan usaha mikro merupakan instansi pemerintahan. Sebagian tugas dari dinas koperasi didasarkan dari asas otonomi dan pembantuan dibidang koperasi, usaha mikro kecil menengah, dan perindustrian. Kabupaten Bangkalan merupakan salah satu kabupaten yang mempunyai potensi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UKM) yang cukup banyak. Masalah yang dihadapi oleh Dinas Koperasi Usaha Mikro Bangkalan adalah kurangnya media informasi kepada UKM, serta pencacatan proses laporan yang masih dilakukan secara manual yang mana dinas koperasi dan usaha mikro masih menggunakan kertas untuk mencatat data usaha kecil menengah dengan sistem yang tidak optimal operasionalnya, akibat yang bisa ditimbulkan dari pencatatan manual yaitu kesalahan catat dan kesalahan informasi. akibat lain dari sistem manual yaitu lambat didalam pemasukan data dan akses informasi akan memakan waktu yang relatif lebih lama. Pencacatan data usaha kecil menengah yang dilakukan juga hanya melalui survey, sehingga masyarakat Bangkalan yang memiliki UKM baru tidak dengan mudah mendaftar menjadi anggota binaan dinas koperasi dan usaha mikro dikarenakan survey yang dilakukan hanya secara berkala. Hasil dari penelitian ini berupa sistem informasi tentang dinas koperasi dan usaha mikro, kelebihan lain dari sistem informasi yaitu memudahkan masyarakat Bangkalan yang mempunyai UKM unntuk mendaftarkan UKM kepemilikannya dibawah binaan dinas koperasi dan usaha mikro Bangkalan.
Kata Kunci
Abstrak (Clean): dinas koperasi dan usaha mikro merupakan instansi pemerintahan sebagian tugas dari dinas koperasi didasarkan dari asas otonomi dan pembantuan dibidang koperasi usaha mikro kecil menengah dan perindustrian kabupaten bangkalan merupakan salah satu kabupaten yang mempunyai potensi usaha mikro kecil dan menengah ukm yang cukup banyak masalah yang dihadapi oleh dinas koperasi usaha mikro bangkalan adalah kurangnya media informasi kepada ukm serta pencacatan proses laporan yang masih dilakukan secara manual yang mana dinas koperasi dan usaha mikro masih menggunakan kertas untuk mencatat data usaha kecil menengah dengan sistem yang tidak optimal operasionalnya akibat yang bisa ditimbulkan dari pencatatan manual yaitu kesalahan catat dan kesalahan informasi akibat lain dari sistem manual yaitu lambat didalam pemasukan data dan akses informasi akan memakan waktu yang relatif lebih lama pencacatan data usaha kecil menengah yang dilakukan juga hanya melalui survey sehingga masyarakat bangkalan yang memiliki ukm baru tidak dengan mudah mendaftar menjadi anggota binaan dinas koperasi dan usaha mikro dikarenakan survey yang dilakukan hanya secara berkala hasil dari penelitian ini berupa sistem informasi tentang dinas koperasi dan usaha mikro kelebihan lain dari sistem informasi yaitu memudahkan masyarakat bangkalan yang mempunyai ukm unntuk mendaftarkan ukm kepemilikannya dibawah binaan dinas koperasi dan usaha mikro bangkalan kata kunci
Abstrak (Stopwords Removed): dinas koperasi usaha mikro instansi pemerintahan sebagian tugas dinas koperasi didasarkan asas otonomi pembantuan dibidang koperasi usaha mikro kecil menengah perindustrian kabupaten bangkalan salah satu kabupaten mempunyai potensi usaha mikro kecil menengah ukm cukup banyak masalah dihadapi dinas koperasi usaha mikro bangkalan kurangnya media informasi kepada ukm pencacatan proses laporan masih dilakukan secara manual mana dinas koperasi usaha mikro masih menggunakan kertas mencatat data usaha kecil menengah sistem optimal operasionalnya akibat ditimbulkan pencatatan manual kesalahan catat kesalahan informasi akibat lain sistem manual lambat didalam pemasukan data akses informasi memakan waktu relatif lebih lama pencacatan data usaha kecil menengah dilakukan survey masyarakat bangkalan memiliki ukm baru mudah mendaftar menjadi anggota binaan dinas koperasi usaha mikro dikarenakan survey dilakukan secara berkala hasil penelitian berupa sistem informasi tentang dinas koperasi usaha mikro kelebihan lain sistem informasi memudahkan masyarakat bangkalan mempunyai ukm unntuk mendaftarkan ukm kepemilikannya dibawah binaan dinas koperasi usaha mikro bangkalan kata kunci
Abstrak (Stemmed): dinas koperasi usaha mikro instansi perintah bagi tugas dinas koperasi dasar asas otonomi bantu bidang koperasi usaha mikro kecil tengah industri kabupaten bangkal salah satu kabupaten punya potensi usaha mikro kecil tengah ukm cukup banyak masalah hadap dinas koperasi usaha mikro bangkal kurang media informasi kepada ukm cacat proses lapor masih laku cara manual mana dinas koperasi usaha mikro masih guna kertas catat data usaha kecil tengah sistem optimal operasional akibat timbul catat manual salah catat salah informasi akibat lain sistem manual lambat dalam pasu data akses informasi makan waktu relatif lebih lama cacat data usaha kecil tengah laku survey masyarakat bangkal milik ukm baru mudah daftar jadi anggota bina dinas koperasi usaha mikro karena survey laku cara kala hasil teliti upa sistem informasi tentang dinas koperasi usaha mikro lebih lain sistem informasi mudah masyarakat bangkal punya ukm unntuk daftar ukm milik bawah bina dinas koperasi usaha mikro bangkal kata kunci
Abstrak (Corrected): dings operas sara micro instant perineal bag tugs dings operas dakar ass otonomi bantu biding operas sara micro cecil length industry kabupaten bangka salad sat kabupaten puny potent sara micro cecil length um cutup banyan marsala hadar dings operas sara micro bangka during media informant keypad um carat proves labor mash lake cara manual mana dings operas sara micro mash gun eras carat data sara cecil length sister optimal operational akbar timbal carat manual salad carat salad informant akbar lain sister manual lambast dream past data asses informant mayan want related leash lama carat data sara cecil length lake survey masyarakat bangka milk um bar judah dafter jade angora bin dings operas sara micro arena survey lake cara gala hail elite up sister informant tenting dings operas sara micro leash lain sister informant judah masyarakat bangka puny um unstuck dafter um milk away bin dings operas sara micro bangka data bunch
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'usaha': 10, 'koperasi': 8, 'mikro': 8, 'dinas': 7, 'bangkal': 5, 'ukm': 5, 'informasi': 5, 'kecil': 4, 'tengah': 4, 'sistem': 4, 'salah': 3, 'laku': 3, 'manual': 3, 'catat': 3, 'data': 3, 'kabupaten': 2, 'punya': 2, 'cacat': 2, 'masih': 2, 'cara': 2, 'akibat': 2, 'lain': 2, 'lebih': 2, 'survey': 2, 'masyarakat': 2, 'milik': 2, 'mudah': 2, 'daftar': 2, 'bina': 2, 'instansi': 1, 'perintah': 1, 'bagi': 1, 'tugas': 1, 'dasar': 1, 'asas': 1, 'otonomi': 1, 'bantu': 1, 'bidang': 1, 'industri': 1, 'satu': 1, 'potensi': 1, 'cukup': 1, 'banyak': 1, 'masalah': 1, 'hadap': 1, 'kurang': 1, 'media': 1, 'kepada': 1, 'proses': 1, 'lapor': 1, 'mana': 1, 'guna': 1, 'kertas': 1, 'optimal': 1, 'operasional': 1, 'timbul': 1, 'lambat': 1, 'dalam': 1, 'pasu': 1, 'akses': 1, 'makan': 1, 'waktu': 1, 'relatif': 1, 'lama': 1, 'baru': 1, 'jadi': 1, 'anggota': 1, 'karena': 1, 'kala': 1, 'hasil': 1, 'teliti': 1, 'upa': 1, 'tentang': 1, 'unntuk': 1, 'bawah': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 18, 'the': 16, 'and': 13, 'micro': 8, 'is': 7, 'enterprises': 6, 'cooperatives': 5, 'bangkal': 5, 'that': 5, 'information': 5, 'to': 5, 'are': 4, 'small': 4, 'medium': 4, 'cooperative': 3, 'service': 3, 'smes': 3, 'as': 3, 'data': 3, 'system': 3, 'business': 3, 'department': 2, 'have': 2, 'a': 2, 'still': 2, 'with': 2, 'not': 2, 'from': 2, 'manual': 2, 'result': 2, 'conducted': 2, 'only': 2, 'community': 2, 'register': 2, 'sme': 2, 'government': 1, 'agencies': 1, 'some': 1, 'tasks': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'principle': 1, 'autonomy': 1, 'assistance': 1, 'in': 1, 'field': 1, 'industry': 1, 'regency': 1, 'one': 1, 'districts': 1, 'potential': 1, 'quite': 1, 'lot': 1, 'problems': 1, 'faced': 1, 'by': 1, 'office': 1, 'lack': 1, 'media': 1, 'well': 1, 'reporting': 1, 'process': 1, 'done': 1, 'manually': 1, 'which': 1, 'businesses': 1, 'use': 1, 'paper': 1, 'record': 1, 'systems': 1, 'optimal': 1, 'operations': 1, 'due': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'generated': 1, 'recording': 1, 'errors': 1, 'recorded': 1, 'error': 1, 'another': 1, 'slow': 1, 'entry': 1, 'access': 1, 'will': 1, 'take': 1, 'relatively': 1, 'longer': 1, 'time': 1, 'also': 1, 'through': 1, 'survey': 1, 'so': 1, 'new': 1, 'do': 1, 'easily': 1, 'members': 1, 'because': 1, 'surveys': 1, 'periodically': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'about': 1, 'other': 1, 'advantages': 1, 'facilitate': 1, 'who': 1, 'their': 1, 'ownership': 1, 'under': 1, 'supervision': 1})
-------------------------------------------
--- Data #529 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Galuh Arya Perdana
Judul: Pengendalian Kualitas Dengan Menggunakan Statistical Quality Control (SQC) Dan FMEA Pada Proses Produksi Pipa PVC Di PT Tjakrindo Mas
Pembimbing 1: Imron Kuswandi, S.T., M.T
Pembimbing 2: Heri Awalul Ilhamsah, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Penelitian ini menjelaskan mengenai pengendalian kualitas pipa PVC Supramas AW Putih (SPM/P AW) di PT Tjakrindo Mas. PT. Tjakrindo Mas memproduksi berbagai jenis pipa dengan ukuran antara ½, ¾ , 1, 1¼ dan 1½ diamana proses produksinya memiliki kecacatan diatas 2% yang masih bisa direwrok. Perlunya penentuan terhadap prioritas kecacatan sehingga lebih berfokus pada produk yang memiliki pengaruh besar terhadap perusahaan yaitu pada produk PVC SPM/P AW ½ dan ¾. Perusahaan ingin meminimasi adanya rework yang berdampak negatif bagi perusahaan dengan melihat pengendalian kualitas yang ada. Perlunya alat bantu statistik dalam pengendalian kualitas yaitu dengan menggunakan Statistical Quality Control (SQC) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) yang digunakan untuk menentukan prioritas efek kegagalan yang perlu di berikan perbaikan. Pengumpulan data dilakukan secara langsung, sedangkan alat analisis yang digunakan yaitu metode SQC dengan alat bantu check sheet, histogram, pareto, p-chart dan fishbone diagram. Hasil analisia diagram kontrol menunjukkan bahwa produk yang diperiksa sebnyak 384 batang, dimana kecacata pada pipa PVC SPM/P AW ½ rata-rata kecacatan sebesar 10% (UCL=0,385 dan LCL=-0,161) dan SPM/P AW ¾ rata-rata kecacatan 11% (UCL=0,112 dan LCL=-0,161). Faktor-faktor penyebab kecacatan berdasarkan diagram tulang ikan selanjutnya akan dicari dibuat FMEA untuk dicari RPN tertingginya yang didapatkan nilai sebesar 210 untuk pipa PVC SPM/P AW ½ dan 240 untuk pipa PVC SPM/P AW ¾.
Kata kunci : Pengendalian kualitas, SQC, FMEA, RPN, PVC
Abstrak (Clean): penelitian ini menjelaskan mengenai pengendalian kualitas pipa pvc supramas aw putih spmp aw di pt tjakrindo mas pt tjakrindo mas memproduksi berbagai jenis pipa dengan ukuran antara ½ ¾ ¼ dan ½ diamana proses produksinya memiliki kecacatan diatas yang masih bisa direwrok perlunya penentuan terhadap prioritas kecacatan sehingga lebih berfokus pada produk yang memiliki pengaruh besar terhadap perusahaan yaitu pada produk pvc spmp aw ½ dan ¾ perusahaan ingin meminimasi adanya rework yang berdampak negatif bagi perusahaan dengan melihat pengendalian kualitas yang ada perlunya alat bantu statistik dalam pengendalian kualitas yaitu dengan menggunakan statistical quality control sqc dan failure mode and effect analysis fmea yang digunakan untuk menentukan prioritas efek kegagalan yang perlu di berikan perbaikan pengumpulan data dilakukan secara langsung sedangkan alat analisis yang digunakan yaitu metode sqc dengan alat bantu check sheet histogram pareto pchart dan fishbone diagram hasil analisia diagram kontrol menunjukkan bahwa produk yang diperiksa sebnyak batang dimana kecacata pada pipa pvc spmp aw ½ ratarata kecacatan sebesar ucl dan lcl dan spmp aw ¾ ratarata kecacatan ucl dan lcl faktorfaktor penyebab kecacatan berdasarkan diagram tulang ikan selanjutnya akan dicari dibuat fmea untuk dicari rpn tertingginya yang didapatkan nilai sebesar untuk pipa pvc spmp aw ½ dan untuk pipa pvc spmp aw ¾ kata kunci pengendalian kualitas sqc fmea rpn pvc
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian menjelaskan mengenai pengendalian kualitas pipa pvc supramas aw putih spmp aw pt tjakrindo mas pt tjakrindo mas memproduksi berbagai jenis pipa ukuran antara ½ ¾ ¼ ½ diamana proses produksinya memiliki kecacatan diatas masih direwrok perlunya penentuan prioritas kecacatan lebih berfokus produk memiliki pengaruh besar perusahaan produk pvc spmp aw ½ ¾ perusahaan ingin meminimasi adanya rework berdampak negatif bagi perusahaan melihat pengendalian kualitas ada perlunya alat bantu statistik pengendalian kualitas menggunakan statistical quality control sqc failure mode and effect analysis fmea digunakan menentukan prioritas efek kegagalan perlu berikan perbaikan pengumpulan data dilakukan secara langsung sedangkan alat analisis digunakan metode sqc alat bantu check sheet histogram pareto pchart fishbone diagram hasil analisia diagram kontrol menunjukkan produk diperiksa sebnyak batang dimana kecacata pipa pvc spmp aw ½ ratarata kecacatan sebesar ucl lcl spmp aw ¾ ratarata kecacatan ucl lcl faktorfaktor penyebab kecacatan berdasarkan diagram tulang ikan selanjutnya dicari dibuat fmea dicari rpn tertingginya didapatkan nilai sebesar pipa pvc spmp aw ½ pipa pvc spmp aw ¾ kata kunci pengendalian kualitas sqc fmea rpn pvc
Abstrak (Stemmed): teliti jelas kena kendali kualitas pipa pvc supramas aw putih spmp aw pt tjakrindo mas pt tjakrindo mas produksi bagai jenis pipa ukur antara diamana proses produksi milik cacat atas masih direwrok perlu tentu prioritas cacat lebih fokus produk milik pengaruh besar usaha produk pvc spmp aw usaha ingin meminimasi ada rework dampak negatif bagi usaha lihat kendali kualitas ada perlu alat bantu statistik kendali kualitas guna statistical quality control sqc failure mode and effect analysis fmea guna tentu prioritas efek gagal perlu ikan baik kumpul data laku cara langsung sedang alat analisis guna metode sqc alat bantu check sheet histogram pareto pchart fishbone diagram hasil analisia diagram kontrol tunjuk produk periksa sebnyak batang mana kecacata pipa pvc spmp aw ratarata cacat besar ucl lcl spmp aw ratarata cacat ucl lcl faktorfaktor sebab cacat dasar diagram tulang ikan lanjut cari buat fmea cari rpn tinggi dapat nilai besar pipa pvc spmp aw pipa pvc spmp aw kata kunci kendali kualitas sqc fmea rpn pvc
Abstrak (Corrected): elite jells ken kendall kualitas pipe pic supremos a putin sump a pt tjakrindo mas pt tjakrindo mas produksi bahai penis pipe ukr angara diamond proves produksi milk carat alas mash firework peru tent priority carat leash focus proud milk pengaruh bear sara proud pic sump a sara begin meminimasi ada rework damp negative bag sara that kendall kualitas ada peru flat bantu statistic kendall kualitas gun statistical quality control sec failure mode and effect analysis flea gun tent priority eek gaga peru ian back rumpus data lake cara lansing sedan flat analysis gun metope sec flat bantu check sheet histogram pareto chart wishbone diagram hail analysis diagram control tuneup proud perish sebnyak bating mana kecacata pipe pic sump a ratarata carat bear ucla cl sump a ratarata carat ucla cl faktorfaktor kebab carat dakar diagram tulane ian layout care but flea care run ting apart nilgai bear pipe pic sump a pipe pic sump a data bunch kendall kualitas sec flea run pic
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'aw': 7, 'pvc': 6, 'spmp': 6, 'pipa': 5, 'cacat': 5, 'kendali': 4, 'kualitas': 4, 'perlu': 3, 'produk': 3, 'besar': 3, 'usaha': 3, 'alat': 3, 'guna': 3, 'sqc': 3, 'fmea': 3, 'diagram': 3, 'pt': 2, 'tjakrindo': 2, 'mas': 2, 'produksi': 2, 'milik': 2, 'tentu': 2, 'prioritas': 2, 'ada': 2, 'bantu': 2, 'ikan': 2, 'ratarata': 2, 'ucl': 2, 'lcl': 2, 'cari': 2, 'rpn': 2, 'teliti': 1, 'jelas': 1, 'kena': 1, 'supramas': 1, 'putih': 1, 'bagai': 1, 'jenis': 1, 'ukur': 1, 'antara': 1, 'diamana': 1, 'proses': 1, 'atas': 1, 'masih': 1, 'direwrok': 1, 'lebih': 1, 'fokus': 1, 'pengaruh': 1, 'ingin': 1, 'meminimasi': 1, 'rework': 1, 'dampak': 1, 'negatif': 1, 'bagi': 1, 'lihat': 1, 'statistik': 1, 'statistical': 1, 'quality': 1, 'control': 1, 'failure': 1, 'mode': 1, 'and': 1, 'effect': 1, 'analysis': 1, 'efek': 1, 'gagal': 1, 'baik': 1, 'kumpul': 1, 'data': 1, 'laku': 1, 'cara': 1, 'langsung': 1, 'sedang': 1, 'analisis': 1, 'metode': 1, 'check': 1, 'sheet': 1, 'histogram': 1, 'pareto': 1, 'pchart': 1, 'fishbone': 1, 'hasil': 1, 'analisia': 1, 'kontrol': 1, 'tunjuk': 1, 'periksa': 1, 'sebnyak': 1, 'batang': 1, 'mana': 1, 'kecacata': 1, 'faktorfaktor': 1, 'sebab': 1, 'dasar': 1, 'tulang': 1, 'lanjut': 1, 'buat': 1, 'tinggi': 1, 'dapat': 1, 'nilai': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'and': 9, 'of': 8, 'aw': 7, 'control': 6, 'pvc': 6, 'spm': 6, 'p': 6, 'is': 6, 'quality': 5, 'disability': 5, 'to': 5, 'that': 5, 'for': 5, 'pipe': 4, 'on': 4, 'in': 3, 'be': 3, 'need': 3, 'company': 3, 'sqc': 3, 'analysis': 3, 'fmea': 3, 'diagram': 3, 'pt': 2, 'tjakrindo': 2, 'mas': 2, 'with': 2, 'a': 2, 'which': 2, 'determine': 2, 'priority': 2, 'products': 2, 'by': 2, 'statistical': 2, 'failure': 2, 'used': 2, 'tool': 2, 'average': 2, 'ucl': 2, 'lcl': 2, 'rpn': 2, 'this': 1, 'research': 1, 'describes': 1, 'supramas': 1, 'putih': 1, 'produces': 1, 'various': 1, 'types': 1, 'pipes': 1, 'sizes': 1, 'between': 1, 'whereas': 1, 'production': 1, 'process': 1, 'has': 1, 'above': 1, 'can': 1, 'still': 1, 'ransacked': 1, 'so': 1, 'more': 1, 'focused': 1, 'have': 1, 'great': 1, 'influence': 1, 'wants': 1, 'minimize': 1, 'negative': 1, 'impact': 1, 'rework': 1, 'looking': 1, 'at': 1, 'existing': 1, 'tools': 1, 'using': 1, 'mode': 1, 'effect': 1, 'effects': 1, 'improved': 1, 'data': 1, 'collection': 1, 'done': 1, 'directly': 1, 'while': 1, 'method': 1, 'check': 1, 'sheet': 1, 'histogram': 1, 'pareto': 1, 'pchart': 1, 'fishbone': 1, 'results': 1, 'chart': 1, 'show': 1, 'product': 1, 'examined': 1, 'bars': 1, 'where': 1, 'deffect': 1, 'factors': 1, 'causing': 1, 'based': 1, 'fish': 1, 'bone': 1, 'will': 1, 'then': 1, 'searched': 1, 'made': 1, 'look': 1, 'highest': 1, 'obtained': 1, 'value': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #530 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Agil Rahadi
Judul: Perbaikan Proses Untuk Pengemasan Produk dan Meminimasi Kecacatan Pada PT. Karya Bersama Gemilang
Pembimbing 1: Ida Lumintu, S.T., M.T., Ph.D
Pembimbing 2: Sabarudin Akhmad, S.T., M.T
Abstrak (Raw): PT. Karya Bersama Gemilang (KBG) bergerak di bidang produksi produk sedotan. Jenis sedotan yang diproduksi bermacam-macam, dari mulai jenis sedotan bening susu, sedotan bening air mineral, sedotan bening jumbo, dan sedotan berwarna. Untuk jenis pengemasan yang digunakan dibagi 2 macam yaitu single straw dan pack. Pada jenis pengemasan single straw terdapat variasi isi dalam satu renteng yaitu 24 pcs dan 48 pcs, sedangkan jenis pengemasan pack dibedakan menjadi 3 variasi isi yang diantaranya 24 pcs, 40 pcs, dan 48 pcs. Pengamatan masalah dilakukan pada mesin pack 5 dan 7 yang membuat produk sedotan kemasan single straw (I-Shape Straw 24 pcs) dengan tingkat kecacatan berbentuk avalan produk bulan Januari sebesar 38,79%, bulan Februari sebesar 42,65%, dan bulan Maret sebesar 38,92% dari avalan produk total. Keinginan perusahaan untuk tingkat kecacatan produk dibawah 15% dari total avalan produk. Jenis-jenis kecacatan pada produksi mesin pack 5 dan 7 yang diantaranya adalah seal plastik sedotan tidak tertutup sempurna, hasil perforasi sedotan renteng tidak pada tempatnya, sering terjadinya double pack dalam kemasan sedotan, plastik kemasan kosong sedotan, sedotan dalam kemasan tergencet, dan sedotan dalam kemasan bengkok. Metode yang digunakan untuk monitoring proses pengendalian kualitas adalah seven tools. Usulan perbaikan dengan menggunakan teknik analisa delphi, dapat ditemukan sebanyak 10 solusi untuk faktor kritis sebagai objek perbaikan.
Kata kunci: Sedotan, Reject, Seven Tools, Teknik Analisa Delphi, Faktor Kritis
Abstrak (Clean): pt karya bersama gemilang kbg bergerak di bidang produksi produk sedotan jenis sedotan yang diproduksi bermacammacam dari mulai jenis sedotan bening susu sedotan bening air mineral sedotan bening jumbo dan sedotan berwarna untuk jenis pengemasan yang digunakan dibagi macam yaitu single straw dan pack pada jenis pengemasan single straw terdapat variasi isi dalam satu renteng yaitu pcs dan pcs sedangkan jenis pengemasan pack dibedakan menjadi variasi isi yang diantaranya pcs pcs dan pcs pengamatan masalah dilakukan pada mesin pack dan yang membuat produk sedotan kemasan single straw ishape straw pcs dengan tingkat kecacatan berbentuk avalan produk bulan januari sebesar bulan februari sebesar dan bulan maret sebesar dari avalan produk total keinginan perusahaan untuk tingkat kecacatan produk dibawah dari total avalan produk jenisjenis kecacatan pada produksi mesin pack dan yang diantaranya adalah seal plastik sedotan tidak tertutup sempurna hasil perforasi sedotan renteng tidak pada tempatnya sering terjadinya double pack dalam kemasan sedotan plastik kemasan kosong sedotan sedotan dalam kemasan tergencet dan sedotan dalam kemasan bengkok metode yang digunakan untuk monitoring proses pengendalian kualitas adalah seven tools usulan perbaikan dengan menggunakan teknik analisa delphi dapat ditemukan sebanyak solusi untuk faktor kritis sebagai objek perbaikan kata kunci sedotan reject seven tools teknik analisa delphi faktor kritis
Abstrak (Stopwords Removed): pt karya bersama gemilang kbg bergerak bidang produksi produk sedotan jenis sedotan diproduksi bermacammacam mulai jenis sedotan bening susu sedotan bening air mineral sedotan bening jumbo sedotan berwarna jenis pengemasan digunakan dibagi macam single straw pack jenis pengemasan single straw terdapat variasi isi satu renteng pcs pcs sedangkan jenis pengemasan pack dibedakan menjadi variasi isi diantaranya pcs pcs pcs pengamatan masalah dilakukan mesin pack membuat produk sedotan kemasan single straw ishape straw pcs tingkat kecacatan berbentuk avalan produk bulan januari sebesar bulan februari sebesar bulan maret sebesar avalan produk total keinginan perusahaan tingkat kecacatan produk dibawah total avalan produk jenisjenis kecacatan produksi mesin pack diantaranya seal plastik sedotan tertutup sempurna hasil perforasi sedotan renteng tempatnya sering terjadinya double pack kemasan sedotan plastik kemasan kosong sedotan sedotan kemasan tergencet sedotan kemasan bengkok metode digunakan monitoring proses pengendalian kualitas seven tools usulan perbaikan menggunakan teknik analisa delphi dapat ditemukan sebanyak solusi faktor kritis objek perbaikan kata kunci sedotan reject seven tools teknik analisa delphi faktor kritis
Abstrak (Stemmed): pt karya sama gemilang kbg gerak bidang produksi produk sedot jenis sedot produksi bermacammacam mulai jenis sedot bening susu sedot bening air mineral sedot bening jumbo sedot warna jenis emas guna bagi macam single straw pack jenis emas single straw dapat variasi isi satu renteng pcs pcs sedang jenis emas pack beda jadi variasi isi antara pcs pcs pcs amat masalah laku mesin pack buat produk sedot kemas single straw ishape straw pcs tingkat cacat bentuk avalan produk bulan januari besar bulan februari besar bulan maret besar avalan produk total ingin usaha tingkat cacat produk bawah total avalan produk jenisjenis cacat produksi mesin pack antara seal plastik sedot tutup sempurna hasil perforasi sedot renteng tempat sering jadi double pack kemas sedot plastik kemas kosong sedot sedot kemas gencet sedot kemas bengkok metode guna monitoring proses kendali kualitas seven tools usul baik guna teknik analisa delphi dapat temu banyak solusi faktor kritis objek baik kata kunci sedot reject seven tools teknik analisa delphi faktor kritis
Abstrak (Corrected): pt karma same gemilang keg gera biding produksi proud set penis set produksi bermacammacam mule penis set being suss set being air mineral set being jumbo set wanna penis mas gun bag madam single straw pack penis mas single straw apart varies is sat renting pas pas sedan penis mas pack bed jade varies is angara pas pas pas mat marsala lake resin pack but proud set bemas single straw shape straw pas dingbat carat bent avalon proud buran january bear buran february bear buran market bear avalon proud total begin sara dingbat carat proud away total avalon proud jenisjenis carat produksi resin pack angara seal plastic set tutu tempura hail performs set renting tempt seeing jade double pack bemas set plastic bemas losing set set bemas genet set bemas bangkok metope gun monitoring proves kendall kualitas seven tools usual back gun tennis analyst delphi apart temp banyan solus factor iritis objet back data bunch set reject seven tools tennis analyst delphi factor iritis
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sedot': 14, 'produk': 6, 'pcs': 6, 'jenis': 5, 'pack': 5, 'kemas': 5, 'straw': 4, 'produksi': 3, 'bening': 3, 'emas': 3, 'guna': 3, 'single': 3, 'cacat': 3, 'avalan': 3, 'bulan': 3, 'besar': 3, 'dapat': 2, 'variasi': 2, 'isi': 2, 'renteng': 2, 'jadi': 2, 'antara': 2, 'mesin': 2, 'tingkat': 2, 'total': 2, 'plastik': 2, 'seven': 2, 'tools': 2, 'baik': 2, 'teknik': 2, 'analisa': 2, 'delphi': 2, 'faktor': 2, 'kritis': 2, 'pt': 1, 'karya': 1, 'sama': 1, 'gemilang': 1, 'kbg': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'bermacammacam': 1, 'mulai': 1, 'susu': 1, 'air': 1, 'mineral': 1, 'jumbo': 1, 'warna': 1, 'bagi': 1, 'macam': 1, 'satu': 1, 'sedang': 1, 'beda': 1, 'amat': 1, 'masalah': 1, 'laku': 1, 'buat': 1, 'ishape': 1, 'bentuk': 1, 'januari': 1, 'februari': 1, 'maret': 1, 'ingin': 1, 'usaha': 1, 'bawah': 1, 'jenisjenis': 1, 'seal': 1, 'tutup': 1, 'sempurna': 1, 'hasil': 1, 'perforasi': 1, 'tempat': 1, 'sering': 1, 'double': 1, 'kosong': 1, 'gencet': 1, 'bengkok': 1, 'metode': 1, 'monitoring': 1, 'proses': 1, 'kendali': 1, 'kualitas': 1, 'usul': 1, 'temu': 1, 'banyak': 1, 'solusi': 1, 'objek': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'reject': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 19, 'the': 16, 'straws': 12, 'and': 8, 'straw': 8, 'pcs': 6, 'is': 5, 'in': 5, 'type': 4, 'for': 4, 'pack': 4, 'product': 4, 'clear': 3, 'single': 3, 'are': 3, 'avalan': 3, 'as': 3, 'production': 2, 'types': 2, 'packaging': 2, 'used': 2, 'divided': 2, 'by': 2, 'packing': 2, 'contents': 2, 'was': 2, 'th': 2, 'which': 2, 'total': 2, 'sealed': 2, 'packs': 2, 'seven': 2, 'tools': 2, 'improvement': 2, 'delphi': 2, 'technique': 2, 'critical': 2, 'pt': 1, 'karya': 1, 'sama': 1, 'gemilang': 1, 'kbg': 1, 'engaged': 1, 'products': 1, 'produced': 1, 'vary': 1, 'ranging': 1, 'from': 1, 'milk': 1, 'mineral': 1, 'water': 1, 'jumbo': 1, 'colored': 1, 'kinds': 1, 'there': 1, 'variation': 1, 'one': 1, 'joint': 1, 'that': 1, 'while': 1, 'into': 1, 'variations': 1, 'including': 1, 'observation': 1, 'problem': 1, 'done': 1, 'on': 1, 'machine': 1, 'made': 1, 'ishape': 1, 'with': 1, 'january': 1, 'month': 1, 'february': 1, 'march': 1, 'companys': 1, 'desire': 1, 'defect': 1, 'rate': 1, 'below': 1, 'disability': 1, 'machines': 1, 'plastic': 1, 'not': 1, 'perfectly': 1, 'perforated': 1, 'suction': 1, 'out': 1, 'place': 1, 'often': 1, 'double': 1, 'empty': 1, 'packed': 1, 'deep': 1, 'bending': 1, 'method': 1, 'monitoring': 1, 'quality': 1, 'control': 1, 'process': 1, 'proposed': 1, 'using': 1, 'analysis': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'found': 1, 'many': 1, 'solutions': 1, 'factors': 1, 'object': 1, 'keywords': 1, 'reject': 1, 'analyzer': 1, 'factor': 1})
-------------------------------------------
--- Data #531 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: FARID ADE WIJAYANTO
Judul: FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN PEMBELIAN SAHAM PADA BURSA EFEK INDONESIA
Pembimbing 1: ARI BASUKI, S.T., M.T
Pembimbing 2: MAHRUS KHOIRUL UMAMI, S.T.,M.Sc., P.hD
Abstrak (Raw): Pasar modal saat ini adalah salah satu alternatif keuangan yang banyak diminati
masyarakat Indonesia. Dari tahun ke tahun, jumlah investor pasar modal di
Indonesia berkembang secara pesat. Dari perkembangan jumlah investor pasar
modal di Indonesia saat ini, masih belum terdapat pengklasifikasian ciri trader,
kebiasaan yang dilakukan saat pembelian saham, dan bagaiman pengambilan
keputusan trader tersebut dalam pemilihan pembelian saham. Padsa penelitian, ini
akan dilakukan analisis faktor-faktor yang mempengaruhi investor dalam pemilihan
pembelian saham pada bursa efek Indonesia (BEI). Objek penelitian yang
digunakan yaitu investor yang melakukan pemilihan pembelian saham pada bursa
efek Indonesia (BEI) dengan jumlah sampel yaitu sebanyak 150 orang, yang
ditentukan melalui teknik purposive sampling. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini yaitu analisis faktor dengan menggunakan Confirmatory Factor
Analysis (CFA). Dalam penelitian ini, digunakan sebanyak 15 variabel, dan
menggunakan kuesioner sebagai metode pengumpulan data. Output yang
dihasilkan dari hasil analisis faktor, terbentuk tiga faktor yang mempengaruhi
investor dalam melakukan pemilihan pembelian saham pada bursa efek Indonesia
(BEI).
Abstrak (Clean): pasar modal saat ini adalah salah satu alternatif keuangan yang banyak diminati masyarakat indonesia dari tahun ke tahun jumlah investor pasar modal di indonesia berkembang secara pesat dari perkembangan jumlah investor pasar modal di indonesia saat ini masih belum terdapat pengklasifikasian ciri trader kebiasaan yang dilakukan saat pembelian saham dan bagaiman pengambilan keputusan trader tersebut dalam pemilihan pembelian saham padsa penelitian ini akan dilakukan analisis faktorfaktor yang mempengaruhi investor dalam pemilihan pembelian saham pada bursa efek indonesia bei objek penelitian yang digunakan yaitu investor yang melakukan pemilihan pembelian saham pada bursa efek indonesia bei dengan jumlah sampel yaitu sebanyak orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis faktor dengan menggunakan confirmatory factor analysis cfa dalam penelitian ini digunakan sebanyak variabel dan menggunakan kuesioner sebagai metode pengumpulan data output yang dihasilkan dari hasil analisis faktor terbentuk tiga faktor yang mempengaruhi investor dalam melakukan pemilihan pembelian saham pada bursa efek indonesia bei
Abstrak (Stopwords Removed): pasar modal salah satu alternatif keuangan banyak diminati masyarakat indonesia tahun tahun jumlah investor pasar modal indonesia berkembang secara pesat perkembangan jumlah investor pasar modal indonesia masih belum terdapat pengklasifikasian ciri trader kebiasaan dilakukan pembelian saham bagaiman pengambilan keputusan trader tersebut pemilihan pembelian saham padsa penelitian dilakukan analisis faktorfaktor mempengaruhi investor pemilihan pembelian saham bursa efek indonesia bei objek penelitian digunakan investor melakukan pemilihan pembelian saham bursa efek indonesia bei jumlah sampel sebanyak orang ditentukan teknik purposive sampling metode digunakan penelitian analisis faktor menggunakan confirmatory factor analysis cfa penelitian digunakan sebanyak variabel menggunakan kuesioner metode pengumpulan data output dihasilkan hasil analisis faktor terbentuk tiga faktor mempengaruhi investor melakukan pemilihan pembelian saham bursa efek indonesia bei
Abstrak (Stemmed): pasar modal salah satu alternatif uang banyak mati masyarakat indonesia tahun tahun jumlah investor pasar modal indonesia kembang cara pesat kembang jumlah investor pasar modal indonesia masih belum dapat klasifikasi ciri trader biasa laku beli saham bagaiman ambil putus trader sebut pilih beli saham padsa teliti laku analisis faktorfaktor pengaruh investor pilih beli saham bursa efek indonesia bei objek teliti guna investor laku pilih beli saham bursa efek indonesia bei jumlah sampel banyak orang tentu teknik purposive sampling metode guna teliti analisis faktor guna confirmatory factor analysis cfa teliti guna banyak variabel guna kuesioner metode kumpul data output hasil hasil analisis faktor bentuk tiga faktor pengaruh investor laku pilih beli saham bursa efek indonesia bei
Abstrak (Corrected): paar modal salad sat alternative hang banyan math masyarakat indonesia thun thun mullah investor paar modal indonesia embank cara pest embank mullah investor paar modal indonesia mash begum apart klasifikasi cirri trader bias lake bell sham bagman ambit puts trader debut pilch bell sham pads elite lake analysis faktorfaktor pengaruh investor pilch bell sham bursa eek indonesia be objet elite gun investor lake pilch bell sham bursa eek indonesia be mullah sample banyan orang tent tennis purposive sampling metope gun elite analysis factor gun confirmatory factor analysis ca elite gun banyan variable gun questioner metope rumpus data output hail hail analysis factor bent toga factor pengaruh investor lake pilch bell sham bursa eek indonesia be
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'indonesia': 6, 'investor': 5, 'beli': 5, 'saham': 5, 'guna': 5, 'laku': 4, 'pilih': 4, 'teliti': 4, 'pasar': 3, 'modal': 3, 'banyak': 3, 'jumlah': 3, 'analisis': 3, 'bursa': 3, 'efek': 3, 'bei': 3, 'faktor': 3, 'tahun': 2, 'kembang': 2, 'trader': 2, 'pengaruh': 2, 'metode': 2, 'hasil': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'alternatif': 1, 'uang': 1, 'mati': 1, 'masyarakat': 1, 'cara': 1, 'pesat': 1, 'masih': 1, 'belum': 1, 'dapat': 1, 'klasifikasi': 1, 'ciri': 1, 'biasa': 1, 'bagaiman': 1, 'ambil': 1, 'putus': 1, 'sebut': 1, 'padsa': 1, 'faktorfaktor': 1, 'objek': 1, 'sampel': 1, 'orang': 1, 'tentu': 1, 'teknik': 1, 'purposive': 1, 'sampling': 1, 'confirmatory': 1, 'factor': 1, 'analysis': 1, 'cfa': 1, 'variabel': 1, 'kuesioner': 1, 'kumpul': 1, 'data': 1, 'output': 1, 'bentuk': 1, 'tiga': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 13, 'in': 10, 'is': 7, 'indonesia': 5, 'as': 5, 'stock': 4, 'capital': 3, 'market': 3, 'that': 3, 'many': 3, 'from': 3, 'number': 3, 'investors': 3, 'shares': 3, 'selection': 3, 'this': 3, 'research': 3, 'exchange': 3, 'bei': 3, 'used': 3, 'factor': 3, 'analysis': 3, 'year': 2, 'trader': 2, 'and': 2, 'purchase': 2, 'factors': 2, 'investor': 2, 'method': 2, 'using': 2, 'current': 1, 'one': 1, 'financial': 1, 'alternatives': 1, 'indonesians': 1, 'are': 1, 'interested': 1, 'to': 1, 'growing': 1, 'rapidly': 1, 'development': 1, 'today': 1, 'there': 1, 'still': 1, 'no': 1, 'classification': 1, 'traits': 1, 'habits': 1, 'made': 1, 'when': 1, 'buying': 1, 'how': 1, 'decision': 1, 'it': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'analyzed': 1, 'influence': 1, 'object': 1, 'who': 1, 'make': 1, 'on': 1, 'with': 1, 'samples': 1, 'people': 1, 'which': 1, 'determined': 1, 'through': 1, 'purposive': 1, 'sampling': 1, 'technique': 1, 'by': 1, 'confirmatory': 1, 'cfa': 1, 'study': 1, 'variables': 1, 'questionnaires': 1, 'a': 1, 'data': 1, 'collection': 1, 'output': 1, 'resulted': 1, 'result': 1, 'formed': 1, 'three': 1, 'influencing': 1, 'choosing': 1, 'share': 1, 'at': 1})
-------------------------------------------
--- Data #532 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Rohma Wati
Judul: Kebijakan Persediaan Bahan Baku Produk Pipa Poly Vinil Chloride Di PT. Tjakrindo Mas
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko, S.T., M.T
Pembimbing 2: Teguh Prasetyo, S.T., M.T
Abstrak (Raw): PT Tjakrindo Mas merupakan perusahaan yang memproduksi pipa pvc dengan tiga jenis pipa yaitu Supramas, Excellon, dan SNI Provilon atau Supralon. Perusahaan melakukan pembelian bahan baku secara tidak stabil, terdapat perilaku over stock dan low stock. pembelian bahan baku yang berlebih dikarenakan adanya beberapa faktor yaitu harga jual khusus pada waktu tertentu. Oleh karena itu untuk menghindari adanya pembelian bahan baku yang over stock atau low stock, penelitian ini dapat diselesaikan menggunakan metode EOQ yang di pengaruhi karena adanya perubahan harga. Diketahui lot optimum pembelian bahan baku per bulan saat harga jual khusus, untuk jenis resin yaitu 78,77 ton, untuk jenis CaCO3 yaitu 47,68 ton, dan untuk jenis stabilizer yaitu 39,66 ton. Lot optimum pembelian bahan baku per bulan saat harga jual khusus, untuk jenis resin yaitu 1.454,45 ton, untuk jenis CaCO3 yaitu 398,6 ton, dan untuk jenis stabilizer yaitu 388,57 ton. Diketahui safety stock pada jenis resin yaitu 47 ton, pada jenis CaCO3 yaitu 3 ton, dan pada jenis stabilizer yaitu 12 ton. Diketahui reorder point untuk jenis resin yaitu 135,4 ton, untuk jenis 7,9 ton, dan untuk jenis stabilizer yaitu 33,9 ton. Diketahui jarak waktu antar pesan jenis resin yaitu 20 hari, untuk jenis CaCO3 yaitu 48 hari, dan untuk jenis stabilizer yaitu 40 hari.
Abstrak (Clean): pt tjakrindo mas merupakan perusahaan yang memproduksi pipa pvc dengan tiga jenis pipa yaitu supramas excellon dan sni provilon atau supralon perusahaan melakukan pembelian bahan baku secara tidak stabil terdapat perilaku over stock dan low stock pembelian bahan baku yang berlebih dikarenakan adanya beberapa faktor yaitu harga jual khusus pada waktu tertentu oleh karena itu untuk menghindari adanya pembelian bahan baku yang over stock atau low stock penelitian ini dapat diselesaikan menggunakan metode eoq yang di pengaruhi karena adanya perubahan harga diketahui lot optimum pembelian bahan baku per bulan saat harga jual khusus untuk jenis resin yaitu ton untuk jenis caco yaitu ton dan untuk jenis stabilizer yaitu ton lot optimum pembelian bahan baku per bulan saat harga jual khusus untuk jenis resin yaitu ton untuk jenis caco yaitu ton dan untuk jenis stabilizer yaitu ton diketahui safety stock pada jenis resin yaitu ton pada jenis caco yaitu ton dan pada jenis stabilizer yaitu ton diketahui reorder point untuk jenis resin yaitu ton untuk jenis ton dan untuk jenis stabilizer yaitu ton diketahui jarak waktu antar pesan jenis resin yaitu hari untuk jenis caco yaitu hari dan untuk jenis stabilizer yaitu hari
Abstrak (Stopwords Removed): pt tjakrindo mas perusahaan memproduksi pipa pvc tiga jenis pipa supramas excellon sni provilon supralon perusahaan melakukan pembelian bahan baku secara stabil terdapat perilaku over stock low stock pembelian bahan baku berlebih dikarenakan adanya beberapa faktor harga jual khusus waktu tertentu menghindari adanya pembelian bahan baku over stock low stock penelitian dapat diselesaikan menggunakan metode eoq pengaruhi adanya perubahan harga diketahui lot optimum pembelian bahan baku per bulan harga jual khusus jenis resin ton jenis caco ton jenis stabilizer ton lot optimum pembelian bahan baku per bulan harga jual khusus jenis resin ton jenis caco ton jenis stabilizer ton diketahui safety stock jenis resin ton jenis caco ton jenis stabilizer ton diketahui reorder point jenis resin ton jenis ton jenis stabilizer ton diketahui jarak waktu antar pesan jenis resin hari jenis caco hari jenis stabilizer hari
Abstrak (Stemmed): pt tjakrindo mas usaha produksi pipa pvc tiga jenis pipa supramas excellon sni provilon supralon usaha laku beli bahan baku cara stabil dapat perilaku over stock low stock beli bahan baku lebih karena ada beberapa faktor harga jual khusus waktu tentu hindar ada beli bahan baku over stock low stock teliti dapat selesai guna metode eoq pengaruh ada ubah harga tahu lot optimum beli bahan baku per bulan harga jual khusus jenis resin ton jenis caco ton jenis stabilizer ton lot optimum beli bahan baku per bulan harga jual khusus jenis resin ton jenis caco ton jenis stabilizer ton tahu safety stock jenis resin ton jenis caco ton jenis stabilizer ton tahu reorder point jenis resin ton jenis ton jenis stabilizer ton tahu jarak waktu antar pesan jenis resin hari jenis caco hari jenis stabilizer hari
Abstrak (Corrected): pt tjakrindo mas sara produksi pipe pic toga penis pipe supremos excellent sin provision supralon sara lake bell bahai baku cara stabile apart perilaku over stock low stock bell bahai baku leash arena ada beberapa factor hard dual rhesus want tent hinder ada bell bahai baku over stock low stock elite apart seesaw gun metope eon pengaruh ada bah hard tau lot optimum bell bahai baku per buran hard dual rhesus penis resin ton penis taco ton penis stabilizer ton lot optimum bell bahai baku per buran hard dual rhesus penis resin ton penis taco ton penis stabilizer ton tau safety stock penis resin ton penis taco ton penis stabilizer ton tau reorder point penis resin ton penis ton penis stabilizer ton tau arak want altar pecan penis resin hard penis taco hard penis stabilizer hard
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jenis': 16, 'ton': 12, 'beli': 5, 'bahan': 5, 'baku': 5, 'stock': 5, 'resin': 5, 'stabilizer': 5, 'harga': 4, 'tahu': 4, 'caco': 4, 'ada': 3, 'jual': 3, 'khusus': 3, 'hari': 3, 'usaha': 2, 'pipa': 2, 'dapat': 2, 'over': 2, 'low': 2, 'waktu': 2, 'lot': 2, 'optimum': 2, 'per': 2, 'bulan': 2, 'pt': 1, 'tjakrindo': 1, 'mas': 1, 'produksi': 1, 'pvc': 1, 'tiga': 1, 'supramas': 1, 'excellon': 1, 'sni': 1, 'provilon': 1, 'supralon': 1, 'laku': 1, 'cara': 1, 'stabil': 1, 'perilaku': 1, 'lebih': 1, 'karena': 1, 'beberapa': 1, 'faktor': 1, 'tentu': 1, 'hindar': 1, 'teliti': 1, 'selesai': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'eoq': 1, 'pengaruh': 1, 'ubah': 1, 'safety': 1, 'reorder': 1, 'point': 1, 'jarak': 1, 'antar': 1, 'pesan': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'is': 17, 'of': 15, 'the': 15, 'type': 15, 'tons': 12, 'for': 11, 'and': 7, 'that': 6, 'raw': 5, 'stock': 5, 'resin': 5, 'stabilizer': 5, 'price': 4, 'caco': 4, 'materials': 3, 'purchase': 3, 'to': 3, 'selling': 3, 'known': 3, 'days': 3, 'a': 2, 'company': 2, 'or': 2, 'purchases': 2, 'are': 2, 'over': 2, 'low': 2, 'due': 2, 'optimum': 2, 'lot': 2, 'material': 2, 'per': 2, 'month': 2, 'when': 2, 'special': 2, 'on': 2, 'pt': 1, 'tjakrindo': 1, 'mas': 1, 'produces': 1, 'pvc': 1, 'pipe': 1, 'with': 1, 'three': 1, 'types': 1, 'pipes': 1, 'supramas': 1, 'excellon': 1, 'sni': 1, 'provilon': 1, 'supralon': 1, 'unstable': 1, 'there': 1, 'behavior': 1, 'excessive': 1, 'several': 1, 'factors': 1, 'namely': 1, 'at': 1, 'particular': 1, 'time': 1, 'therefore': 1, 'avoid': 1, 'any': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'completed': 1, 'using': 1, 'eoq': 1, 'method': 1, 'influenced': 1, 'changes': 1, 'it': 1, 'safety': 1, 'in': 1, 'reorder': 1, 'point': 1, 'given': 1, 'distance': 1, 'between': 1, 'messages': 1})
-------------------------------------------
--- Data #533 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Fathor Rozi
Judul: Penyelesaian Travelling Salesman Problem (TSP) Untuk Pendistribusian Barang Menggunakan Algoritma Particle Swarm Optimization (PSO) (Studi Kasus : PT. Lukindari Permata Sidoarjo)
Pembimbing 1: Heri Awalul Ilhamsah, S.T., M.T
Pembimbing 2: Teguh Prasetyo, S.T. M.T
Abstrak (Raw): PENYELESAIAN TRAVELLING SALESMAN PROBLEM (TSP) UNTUK PENDISTRIBUSIAN BARANG MENGGUNAKAN ALGORITMA
PARTICLE SWARM OPTIMIZATION (PSO)
(Studi Kasus : PT Lukindari Permata Sidoarjo)
Nama : Fathor Rozi
NRP : 140421100118
Program Studi : Teknik Industri
Pembimbing : Heri Awalul Ilhamsah, S.T., M.T
Teguh Prasetyo, S.T., M.T
ABSTRAK
PT. Lukindari Permata Sidoarjo merupakan Distribution Center (DC) yang bergerak dalam pendistribusian eskrim ke toko-toko yang berada di Kabupaten Sidoarjo. Industri selalu mengalami perkembangan yang pesat oleh sebab itu para penyedia produk atau jasa harus meningkatkan kualitas layanan terhadap konsumen dengan menyediakan produk atau jasa secepat mungkin dan mudah diakses oleh para konsumennya. Travelling Salesman Problem (TSP) merupakan masalah klasik mencari rute terpendek yang bisa dilalui salesman ketika ingin mengunjungi beberapa kota tanpa harus mendatangi kota yang sama lebih dari satu kali. Travelling salesman problem disebut juga suatu metode yang biasa digunakan untuk menentukan rute yang mampu memberikan jarak terpendek dari perjalanan seorang operator (salesman) yang harus melalui semua kota tujuan tepat satu kali dan harus kembali ke kota awal yang menjadi titik awal keberangkatan. Proses pengiriman produk yang tepat akan tercapai apabila didukung dengan sistem distribusi dan logistik yang optimal. Sistem manajemen supply chain dengan seluruh entitas didalamnya mampu memberikan pengoptimalan terhadap tujuan perusahaan dan permasalahan yang dihadapi perusahaan. Untuk menyelesaikan permasalahan ini menggunakan metode Particle Swarm Optimization (PSO). Sehingga diperoleh rute terpendek yang akan dilalui oleh seorang sales dan mengetahui kota atau titik tujuan mana yang akan dikunjungi terlebih dahului.
Kata kunci : Travelling Salesman Problem (TSP), Logistik, Distribusi, Salesman, Supply Chain dan Particle Swarm Optimization (PSO)
Abstrak (Clean): penyelesaian travelling salesman problem tsp untuk pendistribusian barang menggunakan algoritma particle swarm optimization pso studi kasus pt lukindari permata sidoarjo nama fathor rozi nrp program studi teknik industri pembimbing heri awalul ilhamsah st mt teguh prasetyo st mt abstrak pt lukindari permata sidoarjo merupakan distribution center dc yang bergerak dalam pendistribusian eskrim ke tokotoko yang berada di kabupaten sidoarjo industri selalu mengalami perkembangan yang pesat oleh sebab itu para penyedia produk atau jasa harus meningkatkan kualitas layanan terhadap konsumen dengan menyediakan produk atau jasa secepat mungkin dan mudah diakses oleh para konsumennya travelling salesman problem tsp merupakan masalah klasik mencari rute terpendek yang bisa dilalui salesman ketika ingin mengunjungi beberapa kota tanpa harus mendatangi kota yang sama lebih dari satu kali travelling salesman problem disebut juga suatu metode yang biasa digunakan untuk menentukan rute yang mampu memberikan jarak terpendek dari perjalanan seorang operator salesman yang harus melalui semua kota tujuan tepat satu kali dan harus kembali ke kota awal yang menjadi titik awal keberangkatan proses pengiriman produk yang tepat akan tercapai apabila didukung dengan sistem distribusi dan logistik yang optimal sistem manajemen supply chain dengan seluruh entitas didalamnya mampu memberikan pengoptimalan terhadap tujuan perusahaan dan permasalahan yang dihadapi perusahaan untuk menyelesaikan permasalahan ini menggunakan metode particle swarm optimization pso sehingga diperoleh rute terpendek yang akan dilalui oleh seorang sales dan mengetahui kota atau titik tujuan mana yang akan dikunjungi terlebih dahului kata kunci travelling salesman problem tsp logistik distribusi salesman supply chain dan particle swarm optimization pso
Abstrak (Stopwords Removed): penyelesaian travelling salesman problem tsp pendistribusian barang menggunakan algoritma particle swarm optimization pso studi kasus pt lukindari permata sidoarjo nama fathor rozi nrp program studi teknik industri pembimbing heri awalul ilhamsah st mt teguh prasetyo st mt abstrak pt lukindari permata sidoarjo distribution center dc bergerak pendistribusian eskrim tokotoko berada kabupaten sidoarjo industri selalu mengalami perkembangan pesat sebab para penyedia produk jasa harus meningkatkan kualitas layanan konsumen menyediakan produk jasa secepat mungkin mudah diakses para konsumennya travelling salesman problem tsp masalah klasik mencari rute terpendek dilalui salesman ketika ingin mengunjungi beberapa kota harus mendatangi kota sama lebih satu kali travelling salesman problem disebut metode biasa digunakan menentukan rute mampu memberikan jarak terpendek perjalanan seorang operator salesman harus semua kota tujuan tepat satu kali harus kembali kota awal menjadi titik awal keberangkatan proses pengiriman produk tepat tercapai apabila didukung sistem distribusi logistik optimal sistem manajemen supply chain seluruh entitas didalamnya mampu memberikan pengoptimalan tujuan perusahaan permasalahan dihadapi perusahaan menyelesaikan permasalahan menggunakan metode particle swarm optimization pso diperoleh rute terpendek dilalui seorang sales mengetahui kota titik tujuan mana dikunjungi terlebih dahului kata kunci travelling salesman problem tsp logistik distribusi salesman supply chain particle swarm optimization pso
Abstrak (Stemmed): selesai travelling salesman problem tsp distribusi barang guna algoritma particle swarm optimization pso studi kasus pt lukindari permata sidoarjo nama fathor rozi nrp program studi teknik industri bimbing heri awalul ilhamsah st mt teguh prasetyo st mt abstrak pt lukindari permata sidoarjo distribution center dc gerak distribusi eskrim tokotoko ada kabupaten sidoarjo industri selalu alami kembang pesat sebab para sedia produk jasa harus tingkat kualitas layan konsumen sedia produk jasa cepat mungkin mudah akses para konsumen travelling salesman problem tsp masalah klasik cari rute pendek lalu salesman ketika ingin unjung beberapa kota harus datang kota sama lebih satu kali travelling salesman problem sebut metode biasa guna tentu rute mampu beri jarak pendek jalan orang operator salesman harus semua kota tuju tepat satu kali harus kembali kota awal jadi titik awal berangkat proses kirim produk tepat capai apabila dukung sistem distribusi logistik optimal sistem manajemen supply chain seluruh entitas dalam mampu beri optimal tuju usaha masalah hadap usaha selesai masalah guna metode particle swarm optimization pso oleh rute pendek lalu orang sales tahu kota titik tuju mana kunjung lebih dahulu kata kunci travelling salesman problem tsp logistik distribusi salesman supply chain particle swarm optimization pso
Abstrak (Corrected): seesaw travelling salesman problem top distribute baring gun algorithm particle swarm optimization so study ass pt lukindari fermata sidoarjo nama father room nap program study tennis industry bombing her awful ilhamsah st mt teach prasetyo st mt abstract pt lukindari fermata sidoarjo distribution center dc gera distribute skim tokotoko ada kabupaten sidoarjo industry sell salami embank pest kebab para media proud casa harms dingbat kualitas layman consumed media proud casa eat munchkin judah asses para consumed travelling salesman problem top marsala flask care rule pended lulu salesman retina begin unsung beberapa koto harms dating koto same leash sat kali travelling salesman problem debut metope bias gun tent rule camp bert arak pended alan orang operator salesman harms sea koto juju teat sat kali harms cembali koto away jade titis away berangkat proves kirin proud teat capri arabia during sister distribute logistic optimal sister management supply chain seluruh entity dream camp bert optimal juju sara marsala hadar sara seesaw marsala gun metope particle swarm optimization so olen rule pended lulu orang sales tau koto titis juju mana unsung leash dahl data bunch travelling salesman problem top logistic distribute salesman supply chain particle swarm optimization so
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'salesman': 7, 'kota': 5, 'travelling': 4, 'problem': 4, 'distribusi': 4, 'harus': 4, 'tsp': 3, 'guna': 3, 'particle': 3, 'swarm': 3, 'optimization': 3, 'pso': 3, 'sidoarjo': 3, 'produk': 3, 'masalah': 3, 'rute': 3, 'pendek': 3, 'tuju': 3, 'selesai': 2, 'studi': 2, 'pt': 2, 'lukindari': 2, 'permata': 2, 'industri': 2, 'st': 2, 'mt': 2, 'para': 2, 'sedia': 2, 'jasa': 2, 'konsumen': 2, 'lalu': 2, 'lebih': 2, 'satu': 2, 'kali': 2, 'metode': 2, 'mampu': 2, 'beri': 2, 'orang': 2, 'tepat': 2, 'awal': 2, 'titik': 2, 'sistem': 2, 'logistik': 2, 'optimal': 2, 'supply': 2, 'chain': 2, 'usaha': 2, 'barang': 1, 'algoritma': 1, 'kasus': 1, 'nama': 1, 'fathor': 1, 'rozi': 1, 'nrp': 1, 'program': 1, 'teknik': 1, 'bimbing': 1, 'heri': 1, 'awalul': 1, 'ilhamsah': 1, 'teguh': 1, 'prasetyo': 1, 'abstrak': 1, 'distribution': 1, 'center': 1, 'dc': 1, 'gerak': 1, 'eskrim': 1, 'tokotoko': 1, 'ada': 1, 'kabupaten': 1, 'selalu': 1, 'alami': 1, 'kembang': 1, 'pesat': 1, 'sebab': 1, 'tingkat': 1, 'kualitas': 1, 'layan': 1, 'cepat': 1, 'mungkin': 1, 'mudah': 1, 'akses': 1, 'klasik': 1, 'cari': 1, 'ketika': 1, 'ingin': 1, 'unjung': 1, 'beberapa': 1, 'datang': 1, 'sama': 1, 'sebut': 1, 'biasa': 1, 'tentu': 1, 'jarak': 1, 'jalan': 1, 'operator': 1, 'semua': 1, 'kembali': 1, 'jadi': 1, 'berangkat': 1, 'proses': 1, 'kirim': 1, 'capai': 1, 'apabila': 1, 'dukung': 1, 'manajemen': 1, 'seluruh': 1, 'entitas': 1, 'dalam': 1, 'hadap': 1, 'oleh': 1, 'sales': 1, 'tahu': 1, 'mana': 1, 'kunjung': 1, 'dahulu': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 8, 'to': 8, 'salesman': 6, 'problem': 6, 'is': 6, 'and': 6, 'by': 5, 'optimization': 4, 'a': 4, 'distribution': 4, 'which': 4, 'city': 4, 'tsp': 3, 'particle': 3, 'swarm': 3, 'pso': 3, 'sidoarjo': 3, 'in': 3, 'or': 3, 'must': 3, 'traveling': 3, 'shortest': 3, 'route': 3, 'that': 3, 'will': 3, 'be': 3, 'studi': 2, 'pt': 2, 'lukindari': 2, 'permata': 2, 'st': 2, 'mt': 2, 'products': 2, 'services': 2, 'as': 2, 'can': 2, 'visit': 2, 'once': 2, 'method': 2, 'provide': 2, 'all': 2, 'destination': 2, 'point': 2, 'logistics': 2, 'system': 2, 'supply': 2, 'chain': 2, 'selesai': 1, 'travelling': 1, 'distribusi': 1, 'barang': 1, 'guna': 1, 'algoritma': 1, 'kasus': 1, 'nama': 1, 'fathor': 1, 'rozi': 1, 'nrp': 1, 'program': 1, 'teknik': 1, 'industri': 1, 'bimbing': 1, 'heri': 1, 'awalul': 1, 'ilhamsah': 1, 'teguh': 1, 'prasetyo': 1, 'abstract': 1, 'center': 1, 'dc': 1, 'engaged': 1, 'ice': 1, 'cream': 1, 'shops': 1, 'located': 1, 'regency': 1, 'industry': 1, 'always': 1, 'experiencing': 1, 'rapid': 1, 'growth': 1, 'therefore': 1, 'providers': 1, 'improve': 1, 'quality': 1, 'service': 1, 'consumers': 1, 'providing': 1, 'quickly': 1, 'possible': 1, 'easily': 1, 'accessible': 1, 'its': 1, 'customers': 1, 'classic': 1, 'finding': 1, 'salesmen': 1, 'pass': 1, 'when': 1, 'they': 1, 'want': 1, 'several': 1, 'cities': 1, 'without': 1, 'having': 1, 'same': 1, 'more': 1, 'than': 1, 'also': 1, 'called': 1, 'commonly': 1, 'used': 1, 'determine': 1, 'distance': 1, 'from': 1, 'journey': 1, 'an': 1, 'operator': 1, 'who': 1, 'go': 1, 'through': 1, 'exactly': 1, 'return': 1, 'initial': 1, 'became': 1, 'starting': 1, 'departure': 1, 'right': 1, 'product': 1, 'delivery': 1, 'process': 1, 'achieved': 1, 'if': 1, 'supported': 1, 'optimal': 1, 'management': 1, 'with': 1, 'entities': 1, 'it': 1, 'able': 1, 'corporate': 1, 'goals': 1, 'problems': 1, 'faced': 1, 'company': 1, 'solve': 1, 'this': 1, 'use': 1, 'so': 1, 'obtained': 1, 'passed': 1, 'sales': 1, 'know': 1, 'visited': 1, 'first': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #534 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Rendi Pratama Putra
Judul: OPTIMALISASI PELAKSANAAN PROYEK
DENGAN MENGGUNAKAN METODE CPM/PERT
(Studi Kasus Pembangunan Pondok Pesantren)
Pembimbing 1: Issa Dyah Utami, S.T ., M.T.
Pembimbing 2: Ika Deefi Anna, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): PT Pelangi Indokarya adalah perusahaan jasa yang bergerak dibidang pembangunan proyek gedung, bangunan dan lain sebagainya. Untuk bisa menyelesaikan proyek PT Pelangi Indokarya
menggunakan segenap sumber daya yang ada agar tercapainya sasaran proyek
selesai tepat waktu dengan anggaran yang tersedia.
Dalam proyek pembanguan Pondok Pesantren Royan Al Manshurien ini merupakan proyek job order yang pelaksanaannya memiliki durasi terbatas dan cukup singkat, menjadi permasalahan bagi PT Pelangi Indokarya menyelesaikan proyek tepat dengan deadline agar terhindar dari resiko penalty akibat keterlambatan proyek, dimana banyak faktor – faktor diluar kendali yang tidak terduga yang dapat menghambat jalannya pengerjaan proyek. Oleh sebab itu berdasarkan permasalahan tersebut dapat berdampak pada kemunduran proyek dari jadwal yang telah dibuat.
Dengan menggunakan analisa metode CPM/PERT proyek pembangunan Pondok Pesantren dimana memiliki 26 aktivitas kegiatan, terdapat 1 lintasan kritis dari proyek tersebut yaitu pada kegiatan A-B-D-E-G-I-J-K-L-M-N-P-Q-S-U-V-W-X-Y-Z dimana dari lintasan kritis
tersebut memiliki durasi terpanjang 238,167 hari hari dengan persentase peluang keberhasilan proyek sebesar 14 % dari waktu deadline 236 hari. Dengan adanya indikasi kemunduran jadwal proyek dan demi menghindari hal tersebut, perlunya langkah praktis yang harus diambil untuk mempercepat durasi proyek dengan mengurangi durasi pada jalur kritis, memperhatikan alokasi sumberdaya yang ada. Ketika kegiatan memungkinkan dilakukan percepatan maka yang perlu diperhatikan adalah extra cost yang dikeluarkan harus seminimal mungkin dan tidak melewati biaya penalty yang diberlakukan.
Abstrak (Clean): pt pelangi indokarya adalah perusahaan jasa yang bergerak dibidang pembangunan proyek gedung bangunan dan lain sebagainya untuk bisa menyelesaikan proyek pt pelangi indokarya menggunakan segenap sumber daya yang ada agar tercapainya sasaran proyek selesai tepat waktu dengan anggaran yang tersedia dalam proyek pembanguan pondok pesantren royan al manshurien ini merupakan proyek job order yang pelaksanaannya memiliki durasi terbatas dan cukup singkat menjadi permasalahan bagi pt pelangi indokarya menyelesaikan proyek tepat dengan deadline agar terhindar dari resiko penalty akibat keterlambatan proyek dimana banyak faktor – faktor diluar kendali yang tidak terduga yang dapat menghambat jalannya pengerjaan proyek oleh sebab itu berdasarkan permasalahan tersebut dapat berdampak pada kemunduran proyek dari jadwal yang telah dibuat dengan menggunakan analisa metode cpmpert proyek pembangunan pondok pesantren dimana memiliki aktivitas kegiatan terdapat lintasan kritis dari proyek tersebut yaitu pada kegiatan abdegijklmnpqsuvwxyz dimana dari lintasan kritis tersebut memiliki durasi terpanjang hari hari dengan persentase peluang keberhasilan proyek sebesar dari waktu deadline hari dengan adanya indikasi kemunduran jadwal proyek dan demi menghindari hal tersebut perlunya langkah praktis yang harus diambil untuk mempercepat durasi proyek dengan mengurangi durasi pada jalur kritis memperhatikan alokasi sumberdaya yang ada ketika kegiatan memungkinkan dilakukan percepatan maka yang perlu diperhatikan adalah extra cost yang dikeluarkan harus seminimal mungkin dan tidak melewati biaya penalty yang diberlakukan
Abstrak (Stopwords Removed): pt pelangi indokarya perusahaan jasa bergerak dibidang pembangunan proyek gedung bangunan lain sebagainya menyelesaikan proyek pt pelangi indokarya menggunakan segenap sumber daya ada tercapainya sasaran proyek selesai tepat waktu anggaran tersedia proyek pembanguan pondok pesantren royan al manshurien proyek job order pelaksanaannya memiliki durasi terbatas cukup singkat menjadi permasalahan bagi pt pelangi indokarya menyelesaikan proyek tepat deadline terhindar resiko penalty akibat keterlambatan proyek dimana banyak faktor – faktor diluar kendali terduga dapat menghambat jalannya pengerjaan proyek sebab berdasarkan permasalahan tersebut dapat berdampak kemunduran proyek jadwal dibuat menggunakan analisa metode cpmpert proyek pembangunan pondok pesantren dimana memiliki aktivitas kegiatan terdapat lintasan kritis proyek tersebut kegiatan abdegijklmnpqsuvwxyz dimana lintasan kritis tersebut memiliki durasi terpanjang hari hari persentase peluang keberhasilan proyek sebesar waktu deadline hari adanya indikasi kemunduran jadwal proyek demi menghindari tersebut perlunya langkah praktis harus diambil mempercepat durasi proyek mengurangi durasi jalur kritis memperhatikan alokasi sumberdaya ada ketika kegiatan memungkinkan dilakukan percepatan perlu diperhatikan extra cost dikeluarkan harus seminimal mungkin melewati biaya penalty diberlakukan
Abstrak (Stemmed): pt pelangi indokarya usaha jasa gerak bidang bangun proyek gedung bangun lain bagai selesai proyek pt pelangi indokarya guna segenap sumber daya ada capa sasar proyek selesai tepat waktu anggar sedia proyek pembanguan pondok pesantren royan al manshurien proyek job order laksana milik durasi batas cukup singkat jadi masalah bagi pt pelangi indokarya selesai proyek tepat deadline hindar resiko penalty akibat lambat proyek mana banyak faktor faktor luar kendali duga dapat hambat jalan kerja proyek sebab dasar masalah sebut dapat dampak mundur proyek jadwal buat guna analisa metode cpmpert proyek bangun pondok pesantren mana milik aktivitas giat dapat lintas kritis proyek sebut giat abdegijklmnpqsuvwxyz mana lintas kritis sebut milik durasi panjang hari hari persentase peluang hasil proyek besar waktu deadline hari ada indikasi mundur jadwal proyek demi hindar sebut perlu langkah praktis harus ambil cepat durasi proyek kurang durasi jalur kritis perhati alokasi sumberdaya ada ketika giat mungkin laku cepat perlu perhati extra cost keluar harus minimal mungkin lewat biaya penalty laku
Abstrak (Corrected): pt pelagic indokarya sara casa gera biding bangui prove dung bangui lain bahai seesaw prove pt pelagic indokarya gun serena number day ada cap samar prove seesaw teat want anger media prove pembanguan pond pesantren royal al manchurian prove job order lasagna milk duress bats cutup dingbat jade marsala bag pt pelagic indokarya seesaw prove teat deadline hinder resist penalty akbar lambast prove mana banyan factor factor liar kendall dug apart combat alan era prove kebab dakar marsala debut apart damp under prove radial but gun analyst metope camper prove bangui pond pesantren mana milk aktivitas gift apart lint's iritis prove debut gift abdegijklmnpqsuvwxyz mana lint's iritis debut milk duress panting hard hard percentage pelting hail prove bear want deadline hard ada indikasi under radial prove demo hinder debut peru bangka practise harms ambit eat duress prove during duress value iritis perhaps alkali sumberdaya ada retina gift munchkin lake eat peru perhaps extra cost cellar harms minimal munchkin let bay penalty lake
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'proyek': 14, 'durasi': 4, 'sebut': 4, 'pt': 3, 'pelangi': 3, 'indokarya': 3, 'bangun': 3, 'selesai': 3, 'ada': 3, 'milik': 3, 'mana': 3, 'dapat': 3, 'giat': 3, 'kritis': 3, 'hari': 3, 'guna': 2, 'tepat': 2, 'waktu': 2, 'pondok': 2, 'pesantren': 2, 'masalah': 2, 'deadline': 2, 'hindar': 2, 'penalty': 2, 'faktor': 2, 'mundur': 2, 'jadwal': 2, 'lintas': 2, 'perlu': 2, 'harus': 2, 'cepat': 2, 'perhati': 2, 'mungkin': 2, 'laku': 2, 'usaha': 1, 'jasa': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'gedung': 1, 'lain': 1, 'bagai': 1, 'segenap': 1, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'capa': 1, 'sasar': 1, 'anggar': 1, 'sedia': 1, 'pembanguan': 1, 'royan': 1, 'al': 1, 'manshurien': 1, 'job': 1, 'order': 1, 'laksana': 1, 'batas': 1, 'cukup': 1, 'singkat': 1, 'jadi': 1, 'bagi': 1, 'resiko': 1, 'akibat': 1, 'lambat': 1, 'banyak': 1, 'luar': 1, 'kendali': 1, 'duga': 1, 'hambat': 1, 'jalan': 1, 'kerja': 1, 'sebab': 1, 'dasar': 1, 'dampak': 1, 'buat': 1, 'analisa': 1, 'metode': 1, 'cpmpert': 1, 'aktivitas': 1, 'abdegijklmnpqsuvwxyz': 1, 'panjang': 1, 'persentase': 1, 'peluang': 1, 'hasil': 1, 'besar': 1, 'indikasi': 1, 'demi': 1, 'langkah': 1, 'praktis': 1, 'ambil': 1, 'kurang': 1, 'jalur': 1, 'alokasi': 1, 'sumberdaya': 1, 'ketika': 1, 'extra': 1, 'cost': 1, 'keluar': 1, 'minimal': 1, 'lewat': 1, 'biaya': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'of': 14, 'project': 13, 'to': 10, 'is': 5, 'a': 4, 'and': 4, 'be': 4, 'on': 4, 'has': 4, 'duration': 4, 'that': 4, 'from': 4, 'pt': 3, 'pelangi': 3, 'indokarya': 3, 'in': 3, 'with': 3, 'for': 3, 'critical': 3, 'path': 3, 'complete': 2, 'available': 2, 'resources': 2, 'time': 2, 'development': 2, 'pondok': 2, 'pesantren': 2, 'order': 2, 'deadline': 2, 'avoid': 2, 'penalty': 2, 'where': 2, 'can': 2, 'decline': 2, 'schedule': 2, 'by': 2, 'activity': 2, 'activities': 2, 'service': 1, 'company': 1, 'engaged': 1, 'construction': 1, 'building': 1, 'projects': 1, 'buildings': 1, 'so': 1, 'forth': 1, 'able': 1, 'use': 1, 'all': 1, 'achieve': 1, 'objectives': 1, 'finished': 1, 'budget': 1, 'royan': 1, 'al': 1, 'manshurien': 1, 'job': 1, 'whose': 1, 'implementation': 1, 'limited': 1, 'short': 1, 'enough': 1, 'becomes': 1, 'problem': 1, 'right': 1, 'risk': 1, 'due': 1, 'delay': 1, 'many': 1, 'factors': 1, 'out': 1, 'control': 1, 'unexpected': 1, 'hamper': 1, 'course': 1, 'worktherefore': 1, 'based': 1, 'these': 1, 'problems': 1, 'have': 1, 'an': 1, 'impact': 1, 'been': 1, 'made': 1, 'using': 1, 'cpm': 1, 'pert': 1, 'method': 1, 'analysis': 1, 'which': 1, 'there': 1, 'abdegijklmnpqsuvwxyz': 1, 'it': 1, 'longest': 1, 'days': 1, 'percentage': 1, 'success': 1, 'chance': 1, 'day': 1, 'given': 1, 'indication': 1, 'this': 1, 'need': 1, 'practical': 1, 'steps': 1, 'taken': 1, 'speed': 1, 'up': 1, 'reducing': 1, 'taking': 1, 'into': 1, 'account': 1, 'allocation': 1, 'existing': 1, 'when': 1, 'allow': 1, 'acceleration': 1, 'then': 1, 'needs': 1, 'paid': 1, 'attention': 1, 'extra': 1, 'cost': 1, 'issued': 1, 'must': 1, 'minimized': 1, 'not': 1, 'pass': 1, 'fee': 1, 'applied': 1})
-------------------------------------------
--- Data #535 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Lyina Verdiani Putri
Judul: ANALISIS EFEKTIVITAS MESIN TRIPLE HOPPER MENGGUNAKAN METODE OEE (OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS) DAN FMEA (FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS) DI PT.ESSENTRA
Pembimbing 1: Heri Awalul Ilhamsah ST. MT.
Pembimbing 2: Indra Cahyadi ST. M.Buss. Phd
Abstrak (Raw): PT.Essentra merupakan industri manufaktur rokok,masih mengalami kendala yaitu mesin yang digunakan memiliki tingkat downtime sangat tinggi sehingga menggangu proses produksi. Maka diperlukan suatu analisis untuk mengetahui tingkat efektifitas mesin untuk mengetahui kinerja produksi dan mengidentifikasikan secara jelas akar permasalahan dan faktor penyebabnya sehingga usaha perbaikan menjadi terfokus dengan menggunakan metode OEE dan FMEA. Prosedur pengolahan data pada penelitian ini yaitu dengan melakukan perhitungan OEE pada mesin TH09 selama tahun 2017, kemudian menghitung sig bib losses, kemudian mencari risiko kegagalan yang berpengaruh signifikan yang kemudian memberikan rekomendasi perbaikan pada perusahaan. Dari hasil penelitian didapatkan nilai OEE pada mesin TH09 adalah 35%. Faktor six big loss yang berpengaruh signifikan pada OEE adalah reduce speed loss dengan nilai 33%, kemudian equipment loss dengan prosentase sebesar 30%, dan set up and adjustment loss dengan presentase sebesar 21%. Sehingga usulan perbaikan yang direkomendasikan untuk meminimalisir losses yaitu operator harus teliti mengawasi jalannya produksi, melakukan pembersihan pada conveyor,tidak boleh menyetting kecepatan hopper drum melebihi kecepatan conveyor, menerapkan sistem penjadwalan produksi yang mengutamakan jenis produk yang memiliki spesifikasi yang sama, pemeriksaan kondisi hopper drum secara berkala, melakukan pelumasan pada hopper drum, menentukan masa waktu penggantian belt di long folder, operator tidak hanya membersihkan belt namun juga harus memeriksa kondisi belt, operator harus melakukan pengecekan berkala pada sensor, menjaga kondisi disekitar sensor tetap bersih, membersihkan sisa – sisa produksi agar tidak menghalangi sensor, menyiapkan sparepart yang akan digunakan, pihak gudang penyedia spare part harus berkoordinasi dengan pihak perencanaan produksi, melakukan pelatihan lebih detail kepada karyawan maintenance, menentukan setting baku atau center line untuk setiap jenis filter, pihak QC harus melakukan inspeksi pada material yang akan digunakan sebelum diproses ke mesin.
Abstrak (Clean): ptessentra merupakan industri manufaktur rokokmasih mengalami kendala yaitu mesin yang digunakan memiliki tingkat downtime sangat tinggi sehingga menggangu proses produksi maka diperlukan suatu analisis untuk mengetahui tingkat efektifitas mesin untuk mengetahui kinerja produksi dan mengidentifikasikan secara jelas akar permasalahan dan faktor penyebabnya sehingga usaha perbaikan menjadi terfokus dengan menggunakan metode oee dan fmea prosedur pengolahan data pada penelitian ini yaitu dengan melakukan perhitungan oee pada mesin th selama tahun kemudian menghitung sig bib losses kemudian mencari risiko kegagalan yang berpengaruh signifikan yang kemudian memberikan rekomendasi perbaikan pada perusahaan dari hasil penelitian didapatkan nilai oee pada mesin th adalah faktor six big loss yang berpengaruh signifikan pada oee adalah reduce speed loss dengan nilai kemudian equipment loss dengan prosentase sebesar dan set up and adjustment loss dengan presentase sebesar sehingga usulan perbaikan yang direkomendasikan untuk meminimalisir losses yaitu operator harus teliti mengawasi jalannya produksi melakukan pembersihan pada conveyortidak boleh menyetting kecepatan hopper drum melebihi kecepatan conveyor menerapkan sistem penjadwalan produksi yang mengutamakan jenis produk yang memiliki spesifikasi yang sama pemeriksaan kondisi hopper drum secara berkala melakukan pelumasan pada hopper drum menentukan masa waktu penggantian belt di long folder operator tidak hanya membersihkan belt namun juga harus memeriksa kondisi belt operator harus melakukan pengecekan berkala pada sensor menjaga kondisi disekitar sensor tetap bersih membersihkan sisa – sisa produksi agar tidak menghalangi sensor menyiapkan sparepart yang akan digunakan pihak gudang penyedia spare part harus berkoordinasi dengan pihak perencanaan produksi melakukan pelatihan lebih detail kepada karyawan maintenance menentukan setting baku atau center line untuk setiap jenis filter pihak qc harus melakukan inspeksi pada material yang akan digunakan sebelum diproses ke mesin
Abstrak (Stopwords Removed): ptessentra industri manufaktur rokokmasih mengalami kendala mesin digunakan memiliki tingkat downtime sangat tinggi menggangu proses produksi diperlukan analisis mengetahui tingkat efektifitas mesin mengetahui kinerja produksi mengidentifikasikan secara jelas akar permasalahan faktor penyebabnya usaha perbaikan menjadi terfokus menggunakan metode oee fmea prosedur pengolahan data penelitian melakukan perhitungan oee mesin th selama tahun menghitung sig bib losses mencari risiko kegagalan berpengaruh signifikan memberikan rekomendasi perbaikan perusahaan hasil penelitian didapatkan nilai oee mesin th faktor six big loss berpengaruh signifikan oee reduce speed loss nilai equipment loss prosentase sebesar set up and adjustment loss presentase sebesar usulan perbaikan direkomendasikan meminimalisir losses operator harus teliti mengawasi jalannya produksi melakukan pembersihan conveyortidak boleh menyetting kecepatan hopper drum melebihi kecepatan conveyor menerapkan sistem penjadwalan produksi mengutamakan jenis produk memiliki spesifikasi sama pemeriksaan kondisi hopper drum secara berkala melakukan pelumasan hopper drum menentukan masa waktu penggantian belt long folder operator membersihkan belt harus memeriksa kondisi belt operator harus melakukan pengecekan berkala sensor menjaga kondisi disekitar sensor tetap bersih membersihkan sisa – sisa produksi menghalangi sensor menyiapkan sparepart digunakan pihak gudang penyedia spare part harus berkoordinasi pihak perencanaan produksi melakukan pelatihan lebih detail kepada karyawan maintenance menentukan setting baku center line setiap jenis filter pihak qc harus melakukan inspeksi material digunakan diproses mesin
Abstrak (Stemmed): ptessentra industri manufaktur rokokmasih alami kendala mesin guna milik tingkat downtime sangat tinggi menggangu proses produksi perlu analisis tahu tingkat efektifitas mesin tahu kerja produksi identifikasi cara jelas akar masalah faktor sebab usaha baik jadi fokus guna metode oee fmea prosedur olah data teliti laku hitung oee mesin th lama tahun hitung sig bib losses cari risiko gagal pengaruh signifikan beri rekomendasi baik usaha hasil teliti dapat nilai oee mesin th faktor six big loss pengaruh signifikan oee reduce speed loss nilai equipment loss prosentase besar set up and adjustment loss presentase besar usul baik rekomendasi meminimalisir losses operator harus teliti awas jalan produksi laku bersih conveyortidak boleh menyetting cepat hopper drum lebih cepat conveyor terap sistem jadwal produksi utama jenis produk milik spesifikasi sama periksa kondisi hopper drum cara kala laku lumas hopper drum tentu masa waktu ganti belt long folder operator bersih belt harus periksa kondisi belt operator harus laku kece kala sensor jaga kondisi sekitar sensor tetap bersih bersih sisa sisa produksi halang sensor siap sparepart guna pihak gudang sedia spare part harus koordinasi pihak rencana produksi laku latih lebih detail kepada karyawan maintenance tentu setting baku center line tiap jenis filter pihak qc harus laku inspeksi material guna proses mesin
Abstrak (Corrected): ptessentra industry manufacture rokokmasih salami kendall resin gun milk dingbat downtime sang ting menggangu proves produksi peru analysis tau dingbat efektifitas resin tau era produksi identifikasi cara jells aka marsala factor kebab sara back jade focus gun metope one flea procedure blah data elite lake hiding one resin th lama thun hiding sig bib losses care risk gaga pengaruh significant bert rekomendasi back sara hail elite apart nilgai one resin th factor six big loss pengaruh significant one reduce speed loss nilgai equipment loss prosentase bear set up and adjustment loss presents bear usual back rekomendasi meminimalisir losses operator harms elite was alan produksi lake perish conveyortidak bole menyetting eat hopper drum leash eat conveyor trap sister radial produksi mama penis proud milk spesifikasi same perish kondisi hopper drum cara gala lake lumps hopper drum tent mass want anti belt long folder operator perish belt harms perish kondisi belt operator harms lake keck gala sensor saga kondisi seminar sensor team perish perish visa visa produksi haling sensor slap spaceport gun pick gang media spare part harms koordinasi pick recant produksi lake latin leash detail keypad karajan maintenance tent setting baku center line tip penis filter pick ac harms lake inspeksi material gun proves resin
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produksi': 6, 'laku': 6, 'mesin': 5, 'harus': 5, 'guna': 4, 'oee': 4, 'loss': 4, 'bersih': 4, 'baik': 3, 'teliti': 3, 'operator': 3, 'hopper': 3, 'drum': 3, 'kondisi': 3, 'belt': 3, 'sensor': 3, 'pihak': 3, 'milik': 2, 'tingkat': 2, 'proses': 2, 'tahu': 2, 'cara': 2, 'faktor': 2, 'usaha': 2, 'hitung': 2, 'th': 2, 'losses': 2, 'pengaruh': 2, 'signifikan': 2, 'rekomendasi': 2, 'nilai': 2, 'besar': 2, 'cepat': 2, 'lebih': 2, 'jenis': 2, 'periksa': 2, 'kala': 2, 'tentu': 2, 'sisa': 2, 'ptessentra': 1, 'industri': 1, 'manufaktur': 1, 'rokokmasih': 1, 'alami': 1, 'kendala': 1, 'downtime': 1, 'sangat': 1, 'tinggi': 1, 'menggangu': 1, 'perlu': 1, 'analisis': 1, 'efektifitas': 1, 'kerja': 1, 'identifikasi': 1, 'jelas': 1, 'akar': 1, 'masalah': 1, 'sebab': 1, 'jadi': 1, 'fokus': 1, 'metode': 1, 'fmea': 1, 'prosedur': 1, 'olah': 1, 'data': 1, 'lama': 1, 'tahun': 1, 'sig': 1, 'bib': 1, 'cari': 1, 'risiko': 1, 'gagal': 1, 'beri': 1, 'hasil': 1, 'dapat': 1, 'six': 1, 'big': 1, 'reduce': 1, 'speed': 1, 'equipment': 1, 'prosentase': 1, 'set': 1, 'up': 1, 'and': 1, 'adjustment': 1, 'presentase': 1, 'usul': 1, 'meminimalisir': 1, 'awas': 1, 'jalan': 1, 'conveyortidak': 1, 'boleh': 1, 'menyetting': 1, 'conveyor': 1, 'terap': 1, 'sistem': 1, 'jadwal': 1, 'utama': 1, 'produk': 1, 'spesifikasi': 1, 'sama': 1, 'lumas': 1, 'masa': 1, 'waktu': 1, 'ganti': 1, 'long': 1, 'folder': 1, 'kece': 1, 'jaga': 1, 'sekitar': 1, 'tetap': 1, 'halang': 1, 'siap': 1, 'sparepart': 1, 'gudang': 1, 'sedia': 1, 'spare': 1, 'part': 1, 'koordinasi': 1, 'rencana': 1, 'latih': 1, 'detail': 1, 'kepada': 1, 'karyawan': 1, 'maintenance': 1, 'setting': 1, 'baku': 1, 'center': 1, 'line': 1, 'tiap': 1, 'filter': 1, 'qc': 1, 'inspeksi': 1, 'material': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 45, 'of': 15, 'that': 9, 'a': 8, 'to': 8, 'production': 5, 'then': 5, 'and': 5, 'is': 4, 'machine': 4, 'has': 4, 'determine': 4, 'oee': 4, 'on': 4, 'loss': 4, 'must': 4, 'used': 3, 'so': 3, 'in': 3, 'for': 3, 'speed': 3, 'with': 3, 'operator': 3, 'not': 3, 'drum': 3, 'hopper': 3, 'check': 3, 'belt': 3, 'sensor': 3, 'level': 2, 'which': 2, 'improvement': 2, 'study': 2, 'calculating': 2, 'th': 2, 'losses': 2, 'significant': 2, 'effect': 2, 'was': 2, 'value': 2, 'percentage': 2, 'set': 2, 'up': 2, 'conveyor': 2, 'type': 2, 'condition': 2, 'periodically': 2, 'clean': 2, 'spare': 2, 'parts': 2, 'be': 2, 'ptessentra': 1, 'cigarette': 1, 'manufacturing': 1, 'industry': 1, 'still': 1, 'having': 1, 'problems': 1, 'namely': 1, 'very': 1, 'high': 1, 'downtime': 1, 'disrupts': 1, 'process': 1, 'an': 1, 'analysis': 1, 'needed': 1, 'effectiveness': 1, 'performance': 1, 'identify': 1, 'clearly': 1, 'root': 1, 'problem': 1, 'causal': 1, 'factors': 1, 'business': 1, 'becomes': 1, 'focused': 1, 'using': 1, 'fmea': 1, 'methods': 1, 'data': 1, 'processing': 1, 'procedure': 1, 'this': 1, 'by': 1, 'machines': 1, 'during': 1, 'sig': 1, 'bib': 1, 'looking': 1, 'risk': 1, 'failures': 1, 'have': 1, 'provides': 1, 'recommendations': 1, 'improvements': 1, 'company': 1, 'from': 1, 'results': 1, 'it': 1, 'found': 1, 'six': 1, 'big': 1, 'factor': 1, 'reduce': 1, 'equipment': 1, 'adjustment': 1, 'recommended': 1, 'proposals': 1, 'minimize': 1, 'are': 1, 'closely': 1, 'monitor': 1, 'course': 1, 'carry': 1, 'out': 1, 'cleaning': 1, 'may': 1, 'exceeds': 1, 'implement': 1, 'scheduling': 1, 'system': 1, 'prioritizes': 1, 'product': 1, 'same': 1, 'specifications': 1, 'do': 1, 'lubrication': 1, 'replacement': 1, 'period': 1, 'long': 1, 'folder': 1, 'only': 1, 'cleanses': 1, 'but': 1, 'also': 1, 'keep': 1, 'conditions': 1, 'around': 1, 'residuals': 1, 'blocking': 1, 'preparing': 1, 'warehouse': 1, 'provider': 1, 'coordinate': 1, 'planning': 1, 'conduct': 1, 'more': 1, 'detailed': 1, 'training': 1, 'maintenance': 1, 'employees': 1, 'default': 1, 'setting': 1, 'or': 1, 'center': 1, 'line': 1, 'each': 1, 'filter': 1, 'qc': 1, 'inspect': 1, 'material': 1, 'before': 1, 'being': 1, 'processed': 1, 'into': 1})
-------------------------------------------
--- Data #536 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Mithatia Septiana
Judul: Preferensi Konsumen Dan Strategi Pemasaran Dengan Pendekatan Konjoin Dan SWOT (Studi Kasus: Swalayan LJ STAR Pamekasan)
Pembimbing 1: ARI BASUKI, S.T.,M.T.
Pembimbing 2: Teguh Prasetyo, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Swalayan LJ Star merupakan salah satu retail yang didirikan sejak tahun 2007 terletak di Waru Barat kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan Jawa timur. Swalayan LJ Star menjual berbagai produk yang dapat menunjang kebutuhan sehari-hari masayarakat sekitar. Data pengunjung 6 bulan terakhir, terlihat adanya tren jumlah penggunjung yang semakin menurun. Kondisi ini dapat menjadi ancaman bagi swalayan LJ Star untuk keberlanjutan bisnisnya. Sehingga dilakukan penelitian untuk mengetahui preferensi konsumen pada swalayan LJ STAR Pamekasan. Populasi penelitian adalah masyarakat sekitas yag pernah berbelanja di Swalayan tersebut. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 64 sampel, ukuran sample dilakukan dengan meggunakan metode linear time fuction. Jumlah atribut yang diteliti sebanyak 6 sehingga menggunakan metode tradisional konjoin (full profile) dengan fraksional faktorial desain untuk mereduksi jumlah kartu stimuli sehingga didapatkan 16 kartu stimuli. Analisis konjoin dilakukan dengan cara syntax dengan data masukan berupa data rating. Faktor yang diinginkan oleh konsumen berdasarkan hasil analisis konjoin didapatkan tingkat kepentingan yang menjadi pertimbangan dari masing-masing faktor adalah faktor 1 (kualitas) sebesar 12,889%, faktor 2 (pelayanan) 12,816%, faktor 3 (promosi) sebesar 15,816% , faktor 4 (fasilitas) sebesar 32,933%, faktor 5 (lokasi) sebesar 11,957% dan faktor 6 (fisik swalayan) sebesar 14,125%. Posisi usaha ritel swalayan LJ STAR Pamekasan dilihat dari matriks SPACE berada pada kuadran ke I, maka diperoleh strategi untuk swalayan LJ STAR Pamekasan yaitu Mempertahankan dan meningkatkan kualitas dan pelayanan untuk mempertahankan pelanggan setia, menjalin hubungan baik dengan pemasok dan melakukan pemasaran via internet.
Kata Kunci: Swalayan, Konjoin, Nilai utilitas, Nilai kepentingan, SWOT.
Abstrak (Clean): swalayan lj star merupakan salah satu retail yang didirikan sejak tahun terletak di waru barat kecamatan waru kabupaten pamekasan jawa timur swalayan lj star menjual berbagai produk yang dapat menunjang kebutuhan seharihari masayarakat sekitar data pengunjung bulan terakhir terlihat adanya tren jumlah penggunjung yang semakin menurun kondisi ini dapat menjadi ancaman bagi swalayan lj star untuk keberlanjutan bisnisnya sehingga dilakukan penelitian untuk mengetahui preferensi konsumen pada swalayan lj star pamekasan populasi penelitian adalah masyarakat sekitas yag pernah berbelanja di swalayan tersebut jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak sampel ukuran sample dilakukan dengan meggunakan metode linear time fuction jumlah atribut yang diteliti sebanyak sehingga menggunakan metode tradisional konjoin full profile dengan fraksional faktorial desain untuk mereduksi jumlah kartu stimuli sehingga didapatkan kartu stimuli analisis konjoin dilakukan dengan cara syntax dengan data masukan berupa data rating faktor yang diinginkan oleh konsumen berdasarkan hasil analisis konjoin didapatkan tingkat kepentingan yang menjadi pertimbangan dari masingmasing faktor adalah faktor kualitas sebesar faktor pelayanan faktor promosi sebesar faktor fasilitas sebesar faktor lokasi sebesar dan faktor fisik swalayan sebesar posisi usaha ritel swalayan lj star pamekasan dilihat dari matriks space berada pada kuadran ke i maka diperoleh strategi untuk swalayan lj star pamekasan yaitu mempertahankan dan meningkatkan kualitas dan pelayanan untuk mempertahankan pelanggan setia menjalin hubungan baik dengan pemasok dan melakukan pemasaran via internet kata kunci swalayan konjoin nilai utilitas nilai kepentingan swot
Abstrak (Stopwords Removed): swalayan lj star salah satu retail didirikan tahun terletak waru barat kecamatan waru kabupaten pamekasan jawa timur swalayan lj star menjual berbagai produk dapat menunjang kebutuhan seharihari masayarakat sekitar data pengunjung bulan terakhir terlihat adanya tren jumlah penggunjung semakin menurun kondisi dapat menjadi ancaman bagi swalayan lj star keberlanjutan bisnisnya dilakukan penelitian mengetahui preferensi konsumen swalayan lj star pamekasan populasi penelitian masyarakat sekitas yag pernah berbelanja swalayan tersebut jumlah sampel penelitian sebanyak sampel ukuran sample dilakukan meggunakan metode linear time fuction jumlah atribut diteliti sebanyak menggunakan metode tradisional konjoin full profile fraksional faktorial desain mereduksi jumlah kartu stimuli didapatkan kartu stimuli analisis konjoin dilakukan cara syntax data masukan berupa data rating faktor diinginkan konsumen berdasarkan hasil analisis konjoin didapatkan tingkat kepentingan menjadi pertimbangan masingmasing faktor faktor kualitas sebesar faktor pelayanan faktor promosi sebesar faktor fasilitas sebesar faktor lokasi sebesar faktor fisik swalayan sebesar posisi usaha ritel swalayan lj star pamekasan dilihat matriks space berada kuadran i diperoleh strategi swalayan lj star pamekasan mempertahankan meningkatkan kualitas pelayanan mempertahankan pelanggan setia menjalin hubungan baik pemasok melakukan pemasaran via internet kata kunci swalayan konjoin nilai utilitas nilai kepentingan swot
Abstrak (Stemmed): swalayan lj star salah satu retail diri tahun letak waru barat camat waru kabupaten pamekasan jawa timur swalayan lj star jual bagai produk dapat tunjang butuh seharihari masayarakat sekitar data unjung bulan akhir lihat ada tren jumlah penggunjung makin turun kondisi dapat jadi ancam bagi swalayan lj star lanjut bisnis laku teliti tahu preferensi konsumen swalayan lj star pamekasan populasi teliti masyarakat sekitas yag pernah belanja swalayan sebut jumlah sampel teliti banyak sampel ukur sample laku meggunakan metode linear time fuction jumlah atribut teliti banyak guna metode tradisional konjoin full profile fraksional faktorial desain reduksi jumlah kartu stimuli dapat kartu stimuli analisis konjoin laku cara syntax data masuk upa data rating faktor ingin konsumen dasar hasil analisis konjoin dapat tingkat penting jadi timbang masingmasing faktor faktor kualitas besar faktor layan faktor promosi besar faktor fasilitas besar faktor lokasi besar faktor fisik swalayan besar posisi usaha ritel swalayan lj star pamekasan lihat matriks space ada kuadran i oleh strategi swalayan lj star pamekasan tahan tingkat kualitas layan tahan langgan setia jalin hubung baik pasok laku pasar via internet kata kunci swalayan konjoin nilai utilitas nilai penting swot
Abstrak (Corrected): malayan la star salad sat retail dirt thun leak war brat carat war kabupaten pamekasan jaw timur malayan la star dual bahai proud apart tuning butch seharihari masayarakat seminar data unsung buran air that ada then mullah penggunjung making turn kondisi apart jade anam bag malayan la star layout basis lake elite tau preference consumed malayan la star pamekasan popular elite masyarakat skits bag perish belinda malayan debut mullah sample elite banyan sample ukr sample lake meggunakan metope linear time function mullah tribute elite banyan gun metope traditional conjoin full profile fractional factorial detain reduksi mullah kart stimuli apart kart stimuli analysis conjoin lake cara syntax data mask up data rating factor begin consumed dakar hail analysis conjoin apart dingbat panting jade timing masingmasing factor factor kualitas bear factor layman factor promos bear factor basilicas bear factor loki bear factor fisk malayan bear polish sara rite malayan la star pamekasan that marks space ada quadrant i olen strategy malayan la star pamekasan than dingbat kualitas layman than hangman sepia jain hung back ask lake paar via internet data bunch malayan conjoin nilgai utility nilgai panting swot
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'swalayan': 9, 'faktor': 8, 'lj': 6, 'star': 6, 'besar': 5, 'pamekasan': 4, 'dapat': 4, 'jumlah': 4, 'laku': 4, 'teliti': 4, 'konjoin': 4, 'data': 3, 'waru': 2, 'lihat': 2, 'ada': 2, 'jadi': 2, 'konsumen': 2, 'sampel': 2, 'banyak': 2, 'metode': 2, 'kartu': 2, 'stimuli': 2, 'analisis': 2, 'tingkat': 2, 'penting': 2, 'kualitas': 2, 'layan': 2, 'tahan': 2, 'nilai': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'retail': 1, 'diri': 1, 'tahun': 1, 'letak': 1, 'barat': 1, 'camat': 1, 'kabupaten': 1, 'jawa': 1, 'timur': 1, 'jual': 1, 'bagai': 1, 'produk': 1, 'tunjang': 1, 'butuh': 1, 'seharihari': 1, 'masayarakat': 1, 'sekitar': 1, 'unjung': 1, 'bulan': 1, 'akhir': 1, 'tren': 1, 'penggunjung': 1, 'makin': 1, 'turun': 1, 'kondisi': 1, 'ancam': 1, 'bagi': 1, 'lanjut': 1, 'bisnis': 1, 'tahu': 1, 'preferensi': 1, 'populasi': 1, 'masyarakat': 1, 'sekitas': 1, 'yag': 1, 'pernah': 1, 'belanja': 1, 'sebut': 1, 'ukur': 1, 'sample': 1, 'meggunakan': 1, 'linear': 1, 'time': 1, 'fuction': 1, 'atribut': 1, 'guna': 1, 'tradisional': 1, 'full': 1, 'profile': 1, 'fraksional': 1, 'faktorial': 1, 'desain': 1, 'reduksi': 1, 'cara': 1, 'syntax': 1, 'masuk': 1, 'upa': 1, 'rating': 1, 'ingin': 1, 'dasar': 1, 'hasil': 1, 'timbang': 1, 'masingmasing': 1, 'promosi': 1, 'fasilitas': 1, 'lokasi': 1, 'fisik': 1, 'posisi': 1, 'usaha': 1, 'ritel': 1, 'matriks': 1, 'space': 1, 'kuadran': 1, 'i': 1, 'oleh': 1, 'strategi': 1, 'langgan': 1, 'setia': 1, 'jalin': 1, 'hubung': 1, 'baik': 1, 'pasok': 1, 'pasar': 1, 'via': 1, 'internet': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'utilitas': 1, 'swot': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 18, 'to': 8, 'factor': 7, 'is': 6, 'lj': 5, 'star': 5, 'supermarkets': 4, 'in': 4, 'number': 4, 'and': 4, 'pamekasan': 3, 'data': 3, 'this': 3, 'by': 3, 'konjoin': 3, 'with': 3, 'retail': 2, 'waru': 2, 'a': 2, 'that': 2, 'can': 2, 'seen': 2, 'who': 2, 'so': 2, 'do': 2, 'research': 2, 'consumer': 2, 'at': 2, 'supermarket': 2, 'samples': 2, 'done': 2, 'using': 2, 'method': 2, 'stimuli': 2, 'card': 2, 'analysis': 2, 'from': 2, 'quality': 2, 'equal': 2, 'service': 2, 'selfservice': 2, 'value': 2, 'one': 1, 'established': 1, 'since': 1, 'located': 1, 'barat': 1, 'district': 1, 'east': 1, 'java': 1, 'regency': 1, 'sells': 1, 'variety': 1, 'products': 1, 'support': 1, 'daily': 1, 'needs': 1, 'community': 1, 'around': 1, 'visitors': 1, 'last': 1, 'months': 1, 'trend': 1, 'users': 1, 'are': 1, 'declining': 1, 'condition': 1, 'be': 1, 'threat': 1, 'for': 1, 'sake': 1, 'business': 1, 'continuity': 1, 'know': 1, 'preference': 1, 'population': 1, 'people': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'shopping': 1, 'study': 1, 'were': 1, 'sample': 1, 'size': 1, 'was': 1, 'linear': 1, 'time': 1, 'fuction': 1, 'attributes': 1, 'studied': 1, 'traditional': 1, 'full': 1, 'profile': 1, 'factorial': 1, 'fractional': 1, 'design': 1, 'reduce': 1, 'get': 1, 'conjoint': 1, 'syntax': 1, 'input': 1, 'form': 1, 'rating': 1, 'factors': 1, 'wanted': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'result': 1, 'got': 1, 'importance': 1, 'level': 1, 'which': 1, 'become': 1, 'consideration': 1, 'each': 1, 'promotion': 1, 'facilities': 1, 'location': 1, 'physical': 1, 'position': 1, 'space': 1, 'matrix': 1, 'quadrant': 1, 'i': 1, 'maintaining': 1, 'improving': 1, 'maintain': 1, 'loyal': 1, 'customers': 1, 'establish': 1, 'good': 1, 'relationships': 1, 'suppliers': 1, 'marketing': 1, 'via': 1, 'internet': 1, 'keywords': 1, 'utility': 1, 'interest': 1, 'swot': 1})
-------------------------------------------
--- Data #537 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Nailur Rosyidah
Judul: Upaya Peningkatan Output Produksi PT Autokorindo Pratama dengan Pendekatan Simulasi
Pembimbing 1: ARI BASUKI, S.T.,M.T.
Pembimbing 2: Agus Salim, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): PT Autokorindo Pratama merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang
manufaktur dengan hasil produksi berupa velg ban kendaraan truk dengan berbagai jenis
ukuran. Wheel velg jenis 10Holes20x7.50V (ISO10) merupakan salah satu jenis produk
yang dihasilkan oleh PT Autokorindo Pratama yang akan dibahas oleh peneliti.
Permasalahan yang dihadapi PT Autokorindo Pratama adalah output produksi yang
dihasilkan belum mencapai target yang diinginkan. Tidak tercapainya target produksi
tersebut dikarenakan adanya bottleneck pada lintasan stasiun kerja. Untuk menyelesaikan
permasalahan ini maka akan dilakukan pembuatan model simulasi dengan menggunakan
software Arena 5.0. Dengan pembuatan model simulasi tersebut maka akan diketahui
stasiun kerja yang mengalami bottleneck atau menjadi kendala dalam tercapainya target
outout produksi dan dapat dibuat model simulasi untuk usulan perbaikan untuk mengatasi
permasalahan tersebut. Model simulasi yang telah terbentuk kemudian dilakukan
verifikasi dan validasi model dengan cara melakukan uji independent sample t test untuk
mengetahui apakah model simulasi sudah sesuai dengan sistem nyata atau belum,
selanjutnya membuat 2 model simulasi untuk usulan perbaikan, dan membandingkan 2
model usulan perbaikan dengan sistem nyata dengan cara melakukan uji ANOVA. Dari
pembuatan 2 model simulasi usulan perbaikan dihasilkan model usulan perbaikan 2 yang
dapat mencapai target produksi yang diinginkan dengan adanya tambahan biaya sebesar
dengan biaya sebesar Rp 364,54 per unit.
Abstrak (Clean): pt autokorindo pratama merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur dengan hasil produksi berupa velg ban kendaraan truk dengan berbagai jenis ukuran wheel velg jenis holesxv iso merupakan salah satu jenis produk yang dihasilkan oleh pt autokorindo pratama yang akan dibahas oleh peneliti permasalahan yang dihadapi pt autokorindo pratama adalah output produksi yang dihasilkan belum mencapai target yang diinginkan tidak tercapainya target produksi tersebut dikarenakan adanya bottleneck pada lintasan stasiun kerja untuk menyelesaikan permasalahan ini maka akan dilakukan pembuatan model simulasi dengan menggunakan software arena dengan pembuatan model simulasi tersebut maka akan diketahui stasiun kerja yang mengalami bottleneck atau menjadi kendala dalam tercapainya target outout produksi dan dapat dibuat model simulasi untuk usulan perbaikan untuk mengatasi permasalahan tersebut model simulasi yang telah terbentuk kemudian dilakukan verifikasi dan validasi model dengan cara melakukan uji independent sample t test untuk mengetahui apakah model simulasi sudah sesuai dengan sistem nyata atau belum selanjutnya membuat model simulasi untuk usulan perbaikan dan membandingkan model usulan perbaikan dengan sistem nyata dengan cara melakukan uji anova dari pembuatan model simulasi usulan perbaikan dihasilkan model usulan perbaikan yang dapat mencapai target produksi yang diinginkan dengan adanya tambahan biaya sebesar dengan biaya sebesar rp per unit
Abstrak (Stopwords Removed): pt autokorindo pratama perusahaan bergerak bidang manufaktur hasil produksi berupa velg ban kendaraan truk berbagai jenis ukuran wheel velg jenis holesxv iso salah satu jenis produk dihasilkan pt autokorindo pratama dibahas peneliti permasalahan dihadapi pt autokorindo pratama output produksi dihasilkan belum mencapai target diinginkan tercapainya target produksi tersebut dikarenakan adanya bottleneck lintasan stasiun kerja menyelesaikan permasalahan dilakukan pembuatan model simulasi menggunakan software arena pembuatan model simulasi tersebut diketahui stasiun kerja mengalami bottleneck menjadi kendala tercapainya target outout produksi dapat dibuat model simulasi usulan perbaikan mengatasi permasalahan tersebut model simulasi terbentuk dilakukan verifikasi validasi model cara melakukan uji independent sample t test mengetahui apakah model simulasi sudah sesuai sistem nyata belum selanjutnya membuat model simulasi usulan perbaikan membandingkan model usulan perbaikan sistem nyata cara melakukan uji anova pembuatan model simulasi usulan perbaikan dihasilkan model usulan perbaikan dapat mencapai target produksi diinginkan adanya tambahan biaya sebesar biaya sebesar rp per unit
Abstrak (Stemmed): pt autokorindo pratama usaha gerak bidang manufaktur hasil produksi upa velg ban kendara truk bagai jenis ukur wheel velg jenis holesxv iso salah satu jenis produk hasil pt autokorindo pratama bahas teliti masalah hadap pt autokorindo pratama output produksi hasil belum capai target ingin capa target produksi sebut karena ada bottleneck lintas stasiun kerja selesai masalah laku buat model simulasi guna software arena buat model simulasi sebut tahu stasiun kerja alami bottleneck jadi kendala capa target outout produksi dapat buat model simulasi usul baik atas masalah sebut model simulasi bentuk laku verifikasi validasi model cara laku uji independent sample t test tahu apakah model simulasi sudah sesuai sistem nyata belum lanjut buat model simulasi usul baik banding model usul baik sistem nyata cara laku uji anova buat model simulasi usul baik hasil model usul baik dapat capai target produksi ingin ada tambah biaya besar biaya besar rp per unit
Abstrak (Corrected): pt autokorindo pajama sara gera biding manufacture hail produksi up veg ban kendra truk bahai penis ukr wheel veg penis holes is salad sat penis proud hail pt autokorindo pajama baas elite marsala hadar pt autokorindo pajama output produksi hail begum capri target begin cap target produksi debut arena ada bottleneck lint's station era seesaw marsala lake but model simulate gun software arena but model simulate debut tau station era salami bottleneck jade kendall cap target output produksi apart but model simulate usual back alas marsala debut model simulate bent lake verifikasi validate model cara lake uni independent sample t test tau halakah model simulate judah sexual sister nyala begum layout but model simulate usual back banding model usual back sister nyala cara lake uni nova but model simulate usual back hail model usual back apart capri target produksi begin ada tambac bay bear bay bear up per unit
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'model': 10, 'simulasi': 7, 'produksi': 5, 'buat': 5, 'usul': 5, 'baik': 5, 'hasil': 4, 'target': 4, 'laku': 4, 'pt': 3, 'autokorindo': 3, 'pratama': 3, 'jenis': 3, 'masalah': 3, 'sebut': 3, 'velg': 2, 'belum': 2, 'capai': 2, 'ingin': 2, 'capa': 2, 'ada': 2, 'bottleneck': 2, 'stasiun': 2, 'kerja': 2, 'tahu': 2, 'dapat': 2, 'cara': 2, 'uji': 2, 'sistem': 2, 'nyata': 2, 'biaya': 2, 'besar': 2, 'usaha': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'manufaktur': 1, 'upa': 1, 'ban': 1, 'kendara': 1, 'truk': 1, 'bagai': 1, 'ukur': 1, 'wheel': 1, 'holesxv': 1, 'iso': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'produk': 1, 'bahas': 1, 'teliti': 1, 'hadap': 1, 'output': 1, 'karena': 1, 'lintas': 1, 'selesai': 1, 'guna': 1, 'software': 1, 'arena': 1, 'alami': 1, 'jadi': 1, 'kendala': 1, 'outout': 1, 'atas': 1, 'bentuk': 1, 'verifikasi': 1, 'validasi': 1, 'independent': 1, 'sample': 1, 't': 1, 'test': 1, 'apakah': 1, 'sudah': 1, 'sesuai': 1, 'lanjut': 1, 'banding': 1, 'anova': 1, 'tambah': 1, 'rp': 1, 'per': 1, 'unit': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 7, 'by': 7, 'simulation': 7, 'model': 7, 'is': 6, 'a': 5, 'with': 5, 'production': 5, 'be': 4, 'pt': 3, 'autokorindo': 3, 'pratama': 3, 'in': 3, 'will': 3, 'problem': 3, 'not': 3, 'target': 3, 'to': 3, 'making': 3, 'and': 3, 'models': 3, 'for': 3, 'proposed': 3, 'improvement': 3, 'various': 2, 'types': 2, 'produced': 2, 'which': 2, 'has': 2, 'desired': 2, 'achieving': 2, 'this': 2, 'that': 2, 'or': 2, 'can': 2, 'improvements': 2, 'then': 2, 'out': 2, 'test': 2, 'real': 2, 'system': 2, 'cost': 2, 'company': 1, 'engaged': 1, 'field': 1, 'manufacturing': 1, 'truck': 1, 'tires': 1, 'size': 1, 'wheel': 1, 'velg': 1, 'type': 1, 'holesxv': 1, 'iso': 1, 'one': 1, 'kind': 1, 'product': 1, 'discussed': 1, 'researchers': 1, 'faced': 1, 'output': 1, 'reached': 1, 'targets': 1, 'due': 1, 'bottleneck': 1, 'on': 1, 'work': 1, 'station': 1, 'trajectory': 1, 'complete': 1, 'done': 1, 'using': 1, 'arena': 1, 'software': 1, 'it': 1, 'known': 1, 'workstations': 1, 'experience': 1, 'bottlenecks': 1, 'become': 1, 'obstacles': 1, 'outout': 1, 'made': 1, 'overcome': 1, 'been': 1, 'formed': 1, 'carried': 1, 'verification': 1, 'validation': 1, 'testing': 1, 'independent': 1, 'sample': 1, 't': 1, 'find': 1, 'whether': 1, 'accordance': 1, 'make': 1, 'compare': 1, 'conducting': 1, 'an': 1, 'anova': 1, 'from': 1, 'proposals': 1, 'generated': 1, 'proposal': 1, 'achieve': 1, 'additional': 1, 'at': 1, 'rp': 1, 'per': 1, 'unit': 1})
-------------------------------------------
--- Data #538 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: RA.PRIMESTHETISCA AURORA
Judul: PENERAPAN ANALISIS KONJOIN DALAM MENENTUKAN PREFERENSI MAHASISWA UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA TERHADAP PEMBELIAN SEPEDA MOTOR
Pembimbing 1: IDA LUMINTU, ST., MT., Ph.D
Pembimbing 2: ISSA DYAH UTAMI.,MT.,Ph.D
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Sepeda motor banyak diminati oleh konsumen karena memberikan manfaat bagi pemiliknya dalam mengantisipasi kemacetan. Selain geografis faktor harga juga berpengaruh terhadap perkembangan produksi sepeda motor di Indonesia. Saat ini sepeda motor dengan berbagai merek telah dipasarkan diseluruh Indonesia serta mendapatkan respon positif dari para konsumen. Hal ini dapat dilihat dari permintaan akan sepeda motor di Indonesia setiap tahun terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) menunjukkan adanya peningkatan jumlah penjualan disepanjang tahun 2017 hingga 2018. Di Universitas Trunojoyo Madura banyak terdapat mahasiswa yang menggunakan sepeda motor, hampir semua mahasiswa Trunojoyo Madura menggunakan sepeda motor. Dengan berbagai pertimbangan, mahasiswa dapat membeli sepeda motor berdasarkan preferensinya. Untuk mengetahui keinginan atau preferensi konsumen dapat dilakukan dengan menggunakan metode analisis konjoin. Analisis konjoin adalah salah satu analisis statistika multivariat yang dapat digunakan untuk mendapatkan kombinasi atau komposisi atribut-atribut suatu produk atau jasa yang paling disukai oleh konsumen sehingga dapat diketahui preferensi konsumen terhadap suatu produk atau jasa tersebut. Penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui preferensi masiswa universitas trunojoyo madura terhadap pembelian sepeda motor. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan atribut yang menjadi karakteristik paling dominan dalam pembelian sepeda motor berdasarkan preferensi mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura adalah atribut harga dengan nilai persentase sebesar 10,07%, atribut jenis sepeda motor dengan nilai persentase sebesar 9,50%, atribut daya mesin dengan nilai persentase sebesar 8,80%, atribut merk dengan nilai persentase sebesar 8,69, atribut warna dengan nilai persentase sebesar 8,63% dan atribut bahan bakar dengan nilai persentase sebesar 8,39%.
Kata Kunci : Sepeda Motor, Preferensi, Analisis Konjoin
Abstrak (Clean): abstrak sepeda motor banyak diminati oleh konsumen karena memberikan manfaat bagi pemiliknya dalam mengantisipasi kemacetan selain geografis faktor harga juga berpengaruh terhadap perkembangan produksi sepeda motor di indonesia saat ini sepeda motor dengan berbagai merek telah dipasarkan diseluruh indonesia serta mendapatkan respon positif dari para konsumen hal ini dapat dilihat dari permintaan akan sepeda motor di indonesia setiap tahun terus mengalami peningkatan berdasarkan data aisi asosiasi industri sepeda motor indonesia menunjukkan adanya peningkatan jumlah penjualan disepanjang tahun hingga di universitas trunojoyo madura banyak terdapat mahasiswa yang menggunakan sepeda motor hampir semua mahasiswa trunojoyo madura menggunakan sepeda motor dengan berbagai pertimbangan mahasiswa dapat membeli sepeda motor berdasarkan preferensinya untuk mengetahui keinginan atau preferensi konsumen dapat dilakukan dengan menggunakan metode analisis konjoin analisis konjoin adalah salah satu analisis statistika multivariat yang dapat digunakan untuk mendapatkan kombinasi atau komposisi atributatribut suatu produk atau jasa yang paling disukai oleh konsumen sehingga dapat diketahui preferensi konsumen terhadap suatu produk atau jasa tersebut penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui preferensi masiswa universitas trunojoyo madura terhadap pembelian sepeda motor berdasarkan penelitian yang telah dilakukan atribut yang menjadi karakteristik paling dominan dalam pembelian sepeda motor berdasarkan preferensi mahasiswa universitas trunojoyo madura adalah atribut harga dengan nilai persentase sebesar atribut jenis sepeda motor dengan nilai persentase sebesar atribut daya mesin dengan nilai persentase sebesar atribut merk dengan nilai persentase sebesar atribut warna dengan nilai persentase sebesar dan atribut bahan bakar dengan nilai persentase sebesar kata kunci sepeda motor preferensi analisis konjoin
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak sepeda motor banyak diminati konsumen memberikan manfaat bagi pemiliknya mengantisipasi kemacetan selain geografis faktor harga berpengaruh perkembangan produksi sepeda motor indonesia sepeda motor berbagai merek dipasarkan diseluruh indonesia mendapatkan respon positif para konsumen dapat dilihat permintaan sepeda motor indonesia setiap tahun terus mengalami peningkatan berdasarkan data aisi asosiasi industri sepeda motor indonesia menunjukkan adanya peningkatan jumlah penjualan disepanjang tahun hingga universitas trunojoyo madura banyak terdapat mahasiswa menggunakan sepeda motor hampir semua mahasiswa trunojoyo madura menggunakan sepeda motor berbagai pertimbangan mahasiswa dapat membeli sepeda motor berdasarkan preferensinya mengetahui keinginan preferensi konsumen dapat dilakukan menggunakan metode analisis konjoin analisis konjoin salah satu analisis statistika multivariat dapat digunakan mendapatkan kombinasi komposisi atributatribut produk jasa paling disukai konsumen dapat diketahui preferensi konsumen produk jasa tersebut penelitian dilakukan mengetahui preferensi masiswa universitas trunojoyo madura pembelian sepeda motor berdasarkan penelitian dilakukan atribut menjadi karakteristik paling dominan pembelian sepeda motor berdasarkan preferensi mahasiswa universitas trunojoyo madura atribut harga nilai persentase sebesar atribut jenis sepeda motor nilai persentase sebesar atribut daya mesin nilai persentase sebesar atribut merk nilai persentase sebesar atribut warna nilai persentase sebesar atribut bahan bakar nilai persentase sebesar kata kunci sepeda motor preferensi analisis konjoin
Abstrak (Stemmed): abstrak sepeda motor banyak mati konsumen beri manfaat bagi milik antisipasi macet selain geografis faktor harga pengaruh kembang produksi sepeda motor indonesia sepeda motor bagai merek pasar seluruh indonesia dapat respon positif para konsumen dapat lihat minta sepeda motor indonesia tiap tahun terus alami tingkat dasar data aisi asosiasi industri sepeda motor indonesia tunjuk ada tingkat jumlah jual panjang tahun hingga universitas trunojoyo madura banyak dapat mahasiswa guna sepeda motor hampir semua mahasiswa trunojoyo madura guna sepeda motor bagai timbang mahasiswa dapat beli sepeda motor dasar preferensi tahu ingin preferensi konsumen dapat laku guna metode analisis konjoin analisis konjoin salah satu analisis statistika multivariat dapat guna dapat kombinasi komposisi atributatribut produk jasa paling suka konsumen dapat tahu preferensi konsumen produk jasa sebut teliti laku tahu preferensi masiswa universitas trunojoyo madura beli sepeda motor dasar teliti laku atribut jadi karakteristik paling dominan beli sepeda motor dasar preferensi mahasiswa universitas trunojoyo madura atribut harga nilai persentase besar atribut jenis sepeda motor nilai persentase besar atribut daya mesin nilai persentase besar atribut merk nilai persentase besar atribut warna nilai persentase besar atribut bahan bakar nilai persentase besar kata kunci sepeda motor preferensi analisis konjoin
Abstrak (Corrected): abstract speed motor banyan math consumed bert manat bag milk antisipasi mace slain geografis factor hard pengaruh embank produksi speed motor indonesia speed motor bahai mere paar seluruh indonesia apart respond position para consumed apart that mint speed motor indonesia tip thun terms salami dingbat dakar data nisi assisi industry speed motor indonesia tuneup ada dingbat mullah dual panting thun hinges university trunojoyo madura banyan apart mahasiswa gun speed motor hamper sea mahasiswa trunojoyo madura gun speed motor bahai timing mahasiswa apart bell speed motor dakar preference tau begin preference consumed apart lake gun metope analysis conjoin analysis conjoin salad sat analysis statistics multivariate apart gun apart kombinasi komposisi atributatribut proud casa paling ska consumed apart tau preference consumed proud casa debut elite lake tau preference marissa university trunojoyo madura bell speed motor dakar elite lake tribute jade karakteristik paling dominant bell speed motor dakar preference mahasiswa university trunojoyo madura tribute hard nilgai percentage bear tribute penis speed motor nilgai percentage bear tribute day resin nilgai percentage bear tribute mark nilgai percentage bear tribute wanna nilgai percentage bear tribute bahai baker nilgai percentage bear data bunch speed motor preference analysis conjoin
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sepeda': 12, 'motor': 12, 'dapat': 8, 'atribut': 7, 'preferensi': 6, 'nilai': 6, 'persentase': 6, 'besar': 6, 'konsumen': 5, 'indonesia': 4, 'dasar': 4, 'trunojoyo': 4, 'madura': 4, 'mahasiswa': 4, 'guna': 4, 'analisis': 4, 'universitas': 3, 'beli': 3, 'tahu': 3, 'laku': 3, 'konjoin': 3, 'banyak': 2, 'harga': 2, 'bagai': 2, 'tahun': 2, 'tingkat': 2, 'produk': 2, 'jasa': 2, 'paling': 2, 'teliti': 2, 'abstrak': 1, 'mati': 1, 'beri': 1, 'manfaat': 1, 'bagi': 1, 'milik': 1, 'antisipasi': 1, 'macet': 1, 'selain': 1, 'geografis': 1, 'faktor': 1, 'pengaruh': 1, 'kembang': 1, 'produksi': 1, 'merek': 1, 'pasar': 1, 'seluruh': 1, 'respon': 1, 'positif': 1, 'para': 1, 'lihat': 1, 'minta': 1, 'tiap': 1, 'terus': 1, 'alami': 1, 'data': 1, 'aisi': 1, 'asosiasi': 1, 'industri': 1, 'tunjuk': 1, 'ada': 1, 'jumlah': 1, 'jual': 1, 'panjang': 1, 'hingga': 1, 'hampir': 1, 'semua': 1, 'timbang': 1, 'ingin': 1, 'metode': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'statistika': 1, 'multivariat': 1, 'kombinasi': 1, 'komposisi': 1, 'atributatribut': 1, 'suka': 1, 'sebut': 1, 'masiswa': 1, 'jadi': 1, 'karakteristik': 1, 'dominan': 1, 'jenis': 1, 'daya': 1, 'mesin': 1, 'merk': 1, 'warna': 1, 'bahan': 1, 'bakar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 14, 'to': 11, 'the': 11, 'motorcycles': 8, 'with': 8, 'in': 7, 'attribute': 6, 'percentage': 6, 'value': 6, 'can': 5, 'students': 5, 'preference': 5, 'motorcycle': 4, 'based': 4, 'on': 4, 'trunojoyo': 4, 'madura': 4, 'or': 4, 'analysis': 4, 'by': 3, 'indonesia': 3, 'a': 3, 'be': 3, 'university': 3, 'consumer': 3, 'that': 3, 'are': 2, 'demand': 2, 'consumers': 2, 'their': 2, 'price': 2, 'various': 2, 'been': 2, 'throughout': 2, 'and': 2, 'get': 2, 'from': 2, 'increase': 2, 'use': 2, 'know': 2, 'done': 2, 'conjoint': 2, 'is': 2, 'attributes': 2, 'product': 2, 'service': 2, 'most': 2, 'research': 2, 'equal': 2, 'abstract': 1, 'great': 1, 'because': 1, 'they': 1, 'provide': 1, 'benefits': 1, 'owners': 1, 'anticipating': 1, 'congestion': 1, 'addition': 1, 'geographical': 1, 'factors': 1, 'also': 1, 'affect': 1, 'development': 1, 'production': 1, 'currently': 1, 'brands': 1, 'have': 1, 'marketed': 1, 'positive': 1, 'response': 1, 'this': 1, 'seen': 1, 'for': 1, 'every': 1, 'year': 1, 'continues': 1, 'aisi': 1, 'data': 1, 'association': 1, 'indonesian': 1, 'industry': 1, 'shows': 1, 'an': 1, 'sales': 1, 'at': 1, 'there': 1, 'many': 1, 'who': 1, 'almost': 1, 'all': 1, 'considerations': 1, 'buy': 1, 'desire': 1, 'using': 1, 'konjoin': 1, 'method': 1, 'one': 1, 'multivariate': 1, 'statistical': 1, 'used': 1, 'combination': 1, 'composition': 1, 'favored': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'purchase': 1, 'has': 1, 'become': 1, 'dominant': 1, 'characteristic': 1, 'purchasing': 1, 'type': 1, 'power': 1, 'machine': 1, 'brand': 1, 'color': 1, 'fuel': 1, 'keywords': 1, 'preferences': 1})
-------------------------------------------
--- Data #539 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Aliyatul Himmah
Judul: Analisis Risiko (Risk) Pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS)
Pembimbing 1: Issa Dyah Utami, S.T., M.T., Ph.D
Pembimbing 2: Indra Cahyadi, S.T., M.Bus., Ph.D
Abstrak (Raw): Skripsi ini membahas tentang pengukuran potensi risiko (kerugian) dari pembiayaan mudharabah, musyarakah, murabahah, istishna, ijarah dan multijasa pada BPRS. Penenlitian ini menggunakan metode Value at Risk (VaR) untuk mengukur potensi kerugian dan metode Risk Adjusted Return on Capital (RAROC) untuk mengukur potensi imbal hasil yang telah disesuaikan dengan risiko.
Hasil dari penelitian dengan menggunakan metode VaR menunjukkan bahwa potensi risiko paling besar terdapat pada pembiayaan ijarah dimana tingkat risiko VaR (mean) dan VaR (zero) memiliki nilai sebesar 2,738,346 dan 1.306. Sedangkan pada metode RAROC memberikan kesimpulan bahwa pengukuran RAROC selama tahun 2016-2017 memiliki nilai sebesar -15.87 dan -20.37. Dimana semua hasil RAR bernilai negatif, sehingga dari hasil pengukuran RAROC dapat diketahui bahwa BPRS terdapat risiko atau kerugian.
Kata Kunci: Risiko, Return, Value at Risk (VaR), Risk Adjusted Return on Capital (RAROC)
Abstrak (Clean): skripsi ini membahas tentang pengukuran potensi risiko kerugian dari pembiayaan mudharabah musyarakah murabahah istishna ijarah dan multijasa pada bprs penenlitian ini menggunakan metode value at risk var untuk mengukur potensi kerugian dan metode risk adjusted return on capital raroc untuk mengukur potensi imbal hasil yang telah disesuaikan dengan risiko hasil dari penelitian dengan menggunakan metode var menunjukkan bahwa potensi risiko paling besar terdapat pada pembiayaan ijarah dimana tingkat risiko var mean dan var zero memiliki nilai sebesar dan sedangkan pada metode raroc memberikan kesimpulan bahwa pengukuran raroc selama tahun memiliki nilai sebesar dan dimana semua hasil rar bernilai negatif sehingga dari hasil pengukuran raroc dapat diketahui bahwa bprs terdapat risiko atau kerugian kata kunci risiko return value at risk var risk adjusted return on capital raroc
Abstrak (Stopwords Removed): skripsi membahas tentang pengukuran potensi risiko kerugian pembiayaan mudharabah musyarakah murabahah istishna ijarah multijasa bprs penenlitian menggunakan metode value at risk var mengukur potensi kerugian metode risk adjusted return on capital raroc mengukur potensi imbal hasil disesuaikan risiko hasil penelitian menggunakan metode var menunjukkan potensi risiko paling besar terdapat pembiayaan ijarah dimana tingkat risiko var mean var zero memiliki nilai sebesar sedangkan metode raroc memberikan kesimpulan pengukuran raroc selama tahun memiliki nilai sebesar dimana semua hasil rar bernilai negatif hasil pengukuran raroc dapat diketahui bprs terdapat risiko kerugian kata kunci risiko return value at risk var risk adjusted return on capital raroc
Abstrak (Stemmed): skripsi bahas tentang ukur potensi risiko rugi biaya mudharabah musyarakah murabahah istishna ijarah multijasa bprs penenlitian guna metode value at risk var ukur potensi rugi metode risk adjusted return on capital raroc ukur potensi imbal hasil sesuai risiko hasil teliti guna metode var tunjuk potensi risiko paling besar dapat biaya ijarah mana tingkat risiko var mean var zero milik nilai besar sedang metode raroc beri simpul ukur raroc lama tahun milik nilai besar mana semua hasil rar nila negatif hasil ukur raroc dapat tahu bprs dapat risiko rugi kata kunci risiko return value at risk var risk adjusted return on capital raroc
Abstrak (Corrected): strips baas tenting ukr potent risk rug bay mudharabah musyarakah murabahah istishna sarah multitask bars penenlitian gun metope value at risk var ukr potent rug metope risk adjusted return on capital maroc ukr potent gimbal hail sexual risk hail elite gun metope var tuneup potent risk paling bear apart bay sarah mana dingbat risk var mean var zero milk nilgai bear sedan metope maroc bert simple ukr maroc lama thun milk nilgai bear mana sea hail car nina negative hail ukr maroc apart tau bars apart risk rug data bunch risk return value at risk var risk adjusted return on capital maroc
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'risiko': 6, 'ukur': 5, 'var': 5, 'raroc': 5, 'potensi': 4, 'metode': 4, 'risk': 4, 'hasil': 4, 'rugi': 3, 'return': 3, 'besar': 3, 'dapat': 3, 'biaya': 2, 'ijarah': 2, 'bprs': 2, 'guna': 2, 'value': 2, 'at': 2, 'adjusted': 2, 'on': 2, 'capital': 2, 'mana': 2, 'milik': 2, 'nilai': 2, 'skripsi': 1, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'mudharabah': 1, 'musyarakah': 1, 'murabahah': 1, 'istishna': 1, 'multijasa': 1, 'penenlitian': 1, 'imbal': 1, 'sesuai': 1, 'teliti': 1, 'tunjuk': 1, 'paling': 1, 'tingkat': 1, 'mean': 1, 'zero': 1, 'sedang': 1, 'beri': 1, 'simpul': 1, 'lama': 1, 'tahun': 1, 'semua': 1, 'rar': 1, 'nila': 1, 'negatif': 1, 'tahu': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'risk': 8, 'the': 6, 'of': 5, 'and': 5, 'var': 5, 'raroc': 5, 'potential': 4, 'value': 4, 'method': 4, 'that': 4, 'measurement': 3, 'to': 3, 'return': 3, 'on': 3, 'this': 2, 'ijarah': 2, 'financing': 2, 'in': 2, 'research': 2, 'at': 2, 'measure': 2, 'loss': 2, 'adjusted': 2, 'capital': 2, 'result': 2, 'is': 2, 'where': 2, 'thesis': 1, 'discusses': 1, 'risks': 1, 'losses': 1, 'mudharabah': 1, 'musyarakah': 1, 'murabahah': 1, 'istishna': 1, 'multijasa': 1, 'srb': 1, 'uses': 1, 'riskadjusted': 1, 'yield': 1, 'using': 1, 'shows': 1, 'biggest': 1, 'level': 1, 'mean': 1, 'zero': 1, 'has': 1, 'a': 1, 'while': 1, 'gives': 1, 'conclusion': 1, 'during': 1, 'year': 1, 'have': 1, 'equal': 1, 'all': 1, 'rar': 1, 'results': 1, 'are': 1, 'negative': 1, 'so': 1, 'from': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'known': 1, 'bprs': 1, 'there': 1, 'or': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #540 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Nuraini Farisatul Komariyah
Judul: PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENJUALAN CABE JAWA DENGAN METODE ANP (ANALITYC NETWORK PROCES)
Pembimbing 1: Issa Dyah Utami, S.T., M.T., Ph.D
Pembimbing 2: Agus Salim, S.T., M.T
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Pamekasan merupakan salah satu kota di pulau Madura yang merupakan penghasil tanaman rempah dan fitofarmaka yang penting baik ditinjau dari pemenuhan kebutuhan bumbu dan obat tradisional bagi masyarakat maupun bagi industry makanan, minuman, jamu, dan obat. Namun tidak banyak masakan yang berbumbu cabe jawa. Akan tetapi kapasitas penjualan cabe jawa masih di bawah kabupaten Sumenep. Oleh karena itu untuk meningkatkan penjualan cabejawa di Pamekasan maka diperlukan beberapa langkah yang harus dilakukan, salah satu langkah yang dapat dilakukanya itu memperbaiki system penjualan cabe jamu yang ada di kabupaten Pamekasan. Dalam menenutukan strategi penjualan terbaik, metode yang diadopsi dalam penelitian ini yaitu integrase dari metode ANP (Analytic Network Process), metode ANP digunakan untuk menentukan bobot alternative strategi terbaik. Sedangkan strategi penjualan terbaik cabe jawa Pamekasan yaitu strategi focus dengan bobot sebesar (0,31695).
Kata Kunci : Cabe jawa, Strategi Penjualan, ANP (Analytic Network Process)
Abstrak (Clean): abstrak pamekasan merupakan salah satu kota di pulau madura yang merupakan penghasil tanaman rempah dan fitofarmaka yang penting baik ditinjau dari pemenuhan kebutuhan bumbu dan obat tradisional bagi masyarakat maupun bagi industry makanan minuman jamu dan obat namun tidak banyak masakan yang berbumbu cabe jawa akan tetapi kapasitas penjualan cabe jawa masih di bawah kabupaten sumenep oleh karena itu untuk meningkatkan penjualan cabejawa di pamekasan maka diperlukan beberapa langkah yang harus dilakukan salah satu langkah yang dapat dilakukanya itu memperbaiki system penjualan cabe jamu yang ada di kabupaten pamekasan dalam menenutukan strategi penjualan terbaik metode yang diadopsi dalam penelitian ini yaitu integrase dari metode anp analytic network process metode anp digunakan untuk menentukan bobot alternative strategi terbaik sedangkan strategi penjualan terbaik cabe jawa pamekasan yaitu strategi focus dengan bobot sebesar kata kunci cabe jawa strategi penjualan anp analytic network process
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak pamekasan salah satu kota pulau madura penghasil tanaman rempah fitofarmaka penting baik ditinjau pemenuhan kebutuhan bumbu obat tradisional bagi masyarakat maupun bagi industry makanan minuman jamu obat banyak masakan berbumbu cabe jawa kapasitas penjualan cabe jawa masih bawah kabupaten sumenep meningkatkan penjualan cabejawa pamekasan diperlukan beberapa langkah harus dilakukan salah satu langkah dapat dilakukanya memperbaiki system penjualan cabe jamu ada kabupaten pamekasan menenutukan strategi penjualan terbaik metode diadopsi penelitian integrase metode anp analytic network process metode anp digunakan menentukan bobot alternative strategi terbaik sedangkan strategi penjualan terbaik cabe jawa pamekasan strategi focus bobot sebesar kata kunci cabe jawa strategi penjualan anp analytic network process
Abstrak (Stemmed): abstrak pamekasan salah satu kota pulau madura hasil tanam rempah fitofarmaka penting baik tinjau penuh butuh bumbu obat tradisional bagi masyarakat maupun bagi industry makan minum jamu obat banyak masakan bumbu cabe jawa kapasitas jual cabe jawa masih bawah kabupaten sumenep tingkat jual cabejawa pamekasan perlu beberapa langkah harus laku salah satu langkah dapat dilakukanya baik system jual cabe jamu ada kabupaten pamekasan menenutukan strategi jual baik metode adopsi teliti integrase metode anp analytic network process metode anp guna tentu bobot alternative strategi baik sedang strategi jual baik cabe jawa pamekasan strategi focus bobot besar kata kunci cabe jawa strategi jual anp analytic network process
Abstrak (Corrected): abstract pamekasan salad sat koto palau madura hail tana repay fitofarmaka panting back ninja punch butch bomb boat traditional bag masyarakat maun bag industry mayan minus jam boat banyan malayan bomb came jaw kapasitas dual came jaw mash away kabupaten sumner dingbat dual cabejawa pamekasan peru beberapa bangka harms lake salad sat bangka apart dilakukanya back system dual came jam ada kabupaten pamekasan menenutukan strategy dual back metope adopt elite integrate metope and analytic network process metope and gun tent robot alternative strategy back sedan strategy dual back came jaw pamekasan strategy focus robot bear data bunch came jaw strategy dual and analytic network process
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jual': 6, 'baik': 5, 'cabe': 5, 'strategi': 5, 'pamekasan': 4, 'jawa': 4, 'metode': 3, 'anp': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'bumbu': 2, 'obat': 2, 'bagi': 2, 'jamu': 2, 'kabupaten': 2, 'langkah': 2, 'analytic': 2, 'network': 2, 'process': 2, 'bobot': 2, 'abstrak': 1, 'kota': 1, 'pulau': 1, 'madura': 1, 'hasil': 1, 'tanam': 1, 'rempah': 1, 'fitofarmaka': 1, 'penting': 1, 'tinjau': 1, 'penuh': 1, 'butuh': 1, 'tradisional': 1, 'masyarakat': 1, 'maupun': 1, 'industry': 1, 'makan': 1, 'minum': 1, 'banyak': 1, 'masakan': 1, 'kapasitas': 1, 'masih': 1, 'bawah': 1, 'sumenep': 1, 'tingkat': 1, 'cabejawa': 1, 'perlu': 1, 'beberapa': 1, 'harus': 1, 'laku': 1, 'dapat': 1, 'dilakukanya': 1, 'system': 1, 'ada': 1, 'menenutukan': 1, 'adopsi': 1, 'teliti': 1, 'integrase': 1, 'guna': 1, 'tentu': 1, 'alternative': 1, 'sedang': 1, 'focus': 1, 'besar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'of': 12, 'is': 7, 'in': 5, 'strategy': 5, 'pamekasan': 4, 'and': 4, 'chilli': 4, 'java': 3, 'sales': 3, 'to': 3, 'that': 3, 'best': 3, 'method': 3, 'anp': 3, 'one': 2, 'spices': 2, 'for': 2, 'be': 2, 'done': 2, 'selling': 2, 'analytic': 2, 'network': 2, 'process': 2, 'weight': 2, 'cities': 1, 'on': 1, 'island': 1, 'madura': 1, 'which': 1, 'a': 1, 'producer': 1, 'phytopharmaca': 1, 'important': 1, 'both': 1, 'terms': 1, 'meeting': 1, 'needs': 1, 'traditional': 1, 'medicine': 1, 'community': 1, 'food': 1, 'industry': 1, 'beverages': 1, 'herbs': 1, 'drugs': 1, 'but': 1, 'not': 1, 'many': 1, 'dishes': 1, 'are': 1, 'spiced': 1, 'however': 1, 'capacity': 1, 'chili': 1, 'still': 1, 'under': 1, 'sumenep': 1, 'regency': 1, 'therefore': 1, 'increase': 1, 'cabejawa': 1, 'hence': 1, 'needed': 1, 'some': 1, 'steps': 1, 'step': 1, 'can': 1, 'improve': 1, 'system': 1, 'herbal': 1, 'sale': 1, 'exist': 1, 'district': 1, 'identifying': 1, 'adopted': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'integrase': 1, 'used': 1, 'determine': 1, 'alternative': 1, 'while': 1, 'javanese': 1, 'focus': 1, 'with': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #541 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Novi Putri Utami
Judul: MODEL KONSEPTUAL SUSTAINABLE MANUFACTURING PADA PROSES PRODUKSI BATIK
(Studi Kasus: Sentra UKM Batik di Sampang)
Pembimbing 1: Issa Dyah Utami, S.T., M.T., Ph.D.
Pembimbing 2: Ika Deefi Anna, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Industri batik dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat di Sampang, namun keuntungan tersebut tidak diimbangi dengan pengelolaan permasalahan yang ada lingkungan disekitar yang disebabkan oleh limbah cair organik dari proses produksi batik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyusun indikator – indikator pada model konseptual sustainable manufacturing yang menjadi prioritas pada proses produksi batik kondisi saat ini. Metode yang digunakan triple bottom line dengan memperhatikan 3 aspek penting planet, people dan enviromental. Dari hasil penelitian model konseptual sustainable manufacturing ini disusun dengan menggunakan influence diagram. Terdapat 3 aspek pada sustainable manufacturing proses produksi batik yaitu people, planet dan enviromental; dan 8 indikator yaitu penggunaan sumber daya, efisiensi bahan, minimasi penggunaan energi, pergeseran teknologi, cacat produksi, kesehatan dan keselamatan kerja, ketenagakerjaan, meminimasi limbah, daur ulang limbah dan kondisi keadaan lingkungan. Indikator paling penting bagi pembentukan sustainable manufacturing pada UKM Batik yaitu pada penggunaan sumber daya sebesar 44,13%, cacat produksi sebesar 43,1% dan kondisi keadaan lingkungan 42,18%.
Abstrak (Clean): industri batik dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat di sampang namun keuntungan tersebut tidak diimbangi dengan pengelolaan permasalahan yang ada lingkungan disekitar yang disebabkan oleh limbah cair organik dari proses produksi batik tujuan penelitian ini adalah untuk menyusun indikator – indikator pada model konseptual sustainable manufacturing yang menjadi prioritas pada proses produksi batik kondisi saat ini metode yang digunakan triple bottom line dengan memperhatikan aspek penting planet people dan enviromental dari hasil penelitian model konseptual sustainable manufacturing ini disusun dengan menggunakan influence diagram terdapat aspek pada sustainable manufacturing proses produksi batik yaitu people planet dan enviromental dan indikator yaitu penggunaan sumber daya efisiensi bahan minimasi penggunaan energi pergeseran teknologi cacat produksi kesehatan dan keselamatan kerja ketenagakerjaan meminimasi limbah daur ulang limbah dan kondisi keadaan lingkungan indikator paling penting bagi pembentukan sustainable manufacturing pada ukm batik yaitu pada penggunaan sumber daya sebesar cacat produksi sebesar dan kondisi keadaan lingkungan
Abstrak (Stopwords Removed): industri batik dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sampang keuntungan tersebut diimbangi pengelolaan permasalahan ada lingkungan disekitar disebabkan limbah cair organik proses produksi batik tujuan penelitian menyusun indikator – indikator model konseptual sustainable manufacturing menjadi prioritas proses produksi batik kondisi metode digunakan triple bottom line memperhatikan aspek penting planet people enviromental hasil penelitian model konseptual sustainable manufacturing disusun menggunakan influence diagram terdapat aspek sustainable manufacturing proses produksi batik people planet enviromental indikator penggunaan sumber daya efisiensi bahan minimasi penggunaan energi pergeseran teknologi cacat produksi kesehatan keselamatan kerja ketenagakerjaan meminimasi limbah daur ulang limbah kondisi keadaan lingkungan indikator paling penting bagi pembentukan sustainable manufacturing ukm batik penggunaan sumber daya sebesar cacat produksi sebesar kondisi keadaan lingkungan
Abstrak (Stemmed): industri batik dapat beri dampak positif bagi ekonomi masyarakat sampang untung sebut imbang kelola masalah ada lingkung sekitar sebab limbah cair organik proses produksi batik tuju teliti susun indikator indikator model konseptual sustainable manufacturing jadi prioritas proses produksi batik kondisi metode guna triple bottom line perhati aspek penting planet people enviromental hasil teliti model konseptual sustainable manufacturing susun guna influence diagram dapat aspek sustainable manufacturing proses produksi batik people planet enviromental indikator guna sumber daya efisiensi bahan minimasi guna energi geser teknologi cacat produksi sehat selamat kerja ketenagakerjaan meminimasi limbah daur ulang limbah kondisi ada lingkung indikator paling penting bagi bentuk sustainable manufacturing ukm batik guna sumber daya besar cacat produksi besar kondisi ada lingkung
Abstrak (Corrected): industry batik apart bert damp position bag economic masyarakat sampan unsung debut bang fella marsala ada linking seminar kebab limb car organic proves produksi batik juju elite susan indicator indicator model conceptual sustainable manufacturing jade priority proves produksi batik kondisi metope gun triple bottom line perhaps aspen panting planet people environmental hail elite model conceptual sustainable manufacturing susan gun influence diagram apart aspen sustainable manufacturing proves produksi batik people planet environmental indicator gun number day efisiensi bahai minimal gun energy geyser teknologi carat produksi seat seaman era ketenagakerjaan meminimasi limb dour slang limb kondisi ada linking indicator paling panting bag bent sustainable manufacturing um batik gun number day bear carat produksi bear kondisi ada linking
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'batik': 5, 'produksi': 5, 'guna': 5, 'indikator': 4, 'sustainable': 4, 'manufacturing': 4, 'ada': 3, 'lingkung': 3, 'limbah': 3, 'proses': 3, 'kondisi': 3, 'dapat': 2, 'bagi': 2, 'teliti': 2, 'susun': 2, 'model': 2, 'konseptual': 2, 'aspek': 2, 'penting': 2, 'planet': 2, 'people': 2, 'enviromental': 2, 'sumber': 2, 'daya': 2, 'cacat': 2, 'besar': 2, 'industri': 1, 'beri': 1, 'dampak': 1, 'positif': 1, 'ekonomi': 1, 'masyarakat': 1, 'sampang': 1, 'untung': 1, 'sebut': 1, 'imbang': 1, 'kelola': 1, 'masalah': 1, 'sekitar': 1, 'sebab': 1, 'cair': 1, 'organik': 1, 'tuju': 1, 'jadi': 1, 'prioritas': 1, 'metode': 1, 'triple': 1, 'bottom': 1, 'line': 1, 'perhati': 1, 'hasil': 1, 'influence': 1, 'diagram': 1, 'efisiensi': 1, 'bahan': 1, 'minimasi': 1, 'energi': 1, 'geser': 1, 'teknologi': 1, 'sehat': 1, 'selamat': 1, 'kerja': 1, 'ketenagakerjaan': 1, 'meminimasi': 1, 'daur': 1, 'ulang': 1, 'paling': 1, 'bentuk': 1, 'ukm': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 14, 'and': 6, 'batik': 5, 'production': 5, 'sustainable': 4, 'manufacturing': 4, 'on': 3, 'in': 3, 'environmental': 3, 'is': 3, 'conditions': 3, 'use': 3, 'a': 2, 'are': 2, 'by': 2, 'from': 2, 'process': 2, 'to': 2, 'indicators': 2, 'conceptual': 2, 'important': 2, 'aspects': 2, 'planet': 2, 'people': 2, 'enviromental': 2, 'namely': 2, 'defects': 2, 'waste': 2, 'industry': 1, 'can': 1, 'have': 1, 'positive': 1, 'impact': 1, 'communitys': 1, 'economy': 1, 'sampang': 1, 'but': 1, 'benefits': 1, 'not': 1, 'balanced': 1, 'with': 1, 'management': 1, 'existing': 1, 'problems': 1, 'caused': 1, 'organic': 1, 'wastewater': 1, 'purpose': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'develop': 1, 'model': 1, 'that': 1, 'became': 1, 'priority': 1, 'current': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'triple': 1, 'bottom': 1, 'line': 1, 'takes': 1, 'into': 1, 'account': 1, 'results': 1, 'modeling': 1, 'it': 1, 'arranged': 1, 'using': 1, 'an': 1, 'influence': 1, 'diagram': 1, 'there': 1, 'processes': 1, 'resource': 1, 'material': 1, 'efficiency': 1, 'minimization': 1, 'energy': 1, 'technology': 1, 'shift': 1, 'occupational': 1, 'health': 1, 'safety': 1, 'employment': 1, 'minimizing': 1, 'recycling': 1, 'most': 1, 'indicator': 1, 'for': 1, 'establishment': 1, 'smes': 1, 'resources': 1})
-------------------------------------------
--- Data #542 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ALFIANITA SAVITRI SHOLEH
Judul: PENERAPAN METODE MARKOV CHAIN DALAM PENJADWALAN
MAINTENANCE MESIN UNTUK OPTIMALISASI BIAYA
MAINTENANCE
Pembimbing 1: IKA DEEFI ANNA S.T., M.T.,
Pembimbing 2: TRISITA NOVIANTI S.TP., M.T.
Abstrak (Raw): PT. Essentra Indonesia (EI) merupakan salah satu bagian dari Grup Essentra
PLC yang bergerak diberbagai macam bidang industri, seperti laut, pengeboran,
minyak, spare part, filter rokok dan lain-lain. PT. EI bertugas untuk mensupplai
kebutuhan filter rokok dari dalam negeri dan beberapa negara lain. Hingga saat
ini, PT. EI memiliki kurang lebih sekitar 64 mesin. PT. EI harus menjaga
performansi dari mesin yang dimiliki agar proses produksi berjalan dengan lancar.
Salah satu mesin yang dimiliki PT. EI adalah mesin DD10. Selama tahun 2017
hingga 2018 mesin DD10 telah mengalami downtime sebanyak 262 kali. Dimana
dengan adanya downtime dapat mempengaruhi perfomansi mesin DD10. Dengan
adanya permasalahan tersebut maka dilakukan perencanaan penjadwalan
maintenance mesin dengan menggunakan metode markov chain untuk
optimalisasi biaya maintenance perusahaan. Dengan menggunakan metode
markov chain, diperoleh skenario penjadwalan maintenance yang terbaik yaitu
skenario 4 (maintenance korektif pada status 4 serta pencegahan pada status 3 dan
2). Dengan menggunakan skenario tersebut dapat melakukan penghematan
anggaran kegiatan maintenance sebesar Rp. 149,588.00 dengan interval
penjadwalan maintenance pencegahan dilakukan setiap 3 hari sekali.
Abstrak (Clean): pt essentra indonesia ei merupakan salah satu bagian dari grup essentra plc yang bergerak diberbagai macam bidang industri seperti laut pengeboran minyak spare part filter rokok dan lainlain pt ei bertugas untuk mensupplai kebutuhan filter rokok dari dalam negeri dan beberapa negara lain hingga saat ini pt ei memiliki kurang lebih sekitar mesin pt ei harus menjaga performansi dari mesin yang dimiliki agar proses produksi berjalan dengan lancar salah satu mesin yang dimiliki pt ei adalah mesin dd selama tahun hingga mesin dd telah mengalami downtime sebanyak kali dimana dengan adanya downtime dapat mempengaruhi perfomansi mesin dd dengan adanya permasalahan tersebut maka dilakukan perencanaan penjadwalan maintenance mesin dengan menggunakan metode markov chain untuk optimalisasi biaya maintenance perusahaan dengan menggunakan metode markov chain diperoleh skenario penjadwalan maintenance yang terbaik yaitu skenario maintenance korektif pada status serta pencegahan pada status dan dengan menggunakan skenario tersebut dapat melakukan penghematan anggaran kegiatan maintenance sebesar rp dengan interval penjadwalan maintenance pencegahan dilakukan setiap hari sekali
Abstrak (Stopwords Removed): pt essentra indonesia ei salah satu bagian grup essentra plc bergerak diberbagai macam bidang industri laut pengeboran minyak spare part filter rokok lainlain pt ei bertugas mensupplai kebutuhan filter rokok negeri beberapa negara lain hingga pt ei memiliki kurang lebih sekitar mesin pt ei harus menjaga performansi mesin dimiliki proses produksi berjalan lancar salah satu mesin dimiliki pt ei mesin dd selama tahun hingga mesin dd mengalami downtime sebanyak kali dimana adanya downtime dapat mempengaruhi perfomansi mesin dd adanya permasalahan tersebut dilakukan perencanaan penjadwalan maintenance mesin menggunakan metode markov chain optimalisasi biaya maintenance perusahaan menggunakan metode markov chain diperoleh skenario penjadwalan maintenance terbaik skenario maintenance korektif status pencegahan status menggunakan skenario tersebut dapat melakukan penghematan anggaran kegiatan maintenance sebesar rp interval penjadwalan maintenance pencegahan dilakukan setiap hari sekali
Abstrak (Stemmed): pt essentra indonesia ei salah satu bagi grup essentra plc gerak bagai macam bidang industri laut bor minyak spare part filter rokok lainlain pt ei tugas mensupplai butuh filter rokok negeri beberapa negara lain hingga pt ei milik kurang lebih sekitar mesin pt ei harus jaga performansi mesin milik proses produksi jalan lancar salah satu mesin milik pt ei mesin dd lama tahun hingga mesin dd alami downtime banyak kali mana ada downtime dapat pengaruh perfomansi mesin dd ada masalah sebut laku rencana jadwal maintenance mesin guna metode markov chain optimalisasi biaya maintenance usaha guna metode markov chain oleh skenario jadwal maintenance baik skenario maintenance korektif status cegah status guna skenario sebut dapat laku hemat anggar giat maintenance besar rp interval jadwal maintenance cegah laku tiap hari sekali
Abstrak (Corrected): pt essential indonesia i salad sat bag group essential ply gera bahai madam biding industry last for minyan spare part filter rook maintain pt i tugs mensupplai butch filter rook never beberapa megara lain hinges pt i milk during leash seminar resin pt i harms saga performance resin milk proves produksi alan lancer salad sat resin milk pt i resin do lama thun hinges resin do salami downtime banyan kali mana ada downtime apart pengaruh perfomansi resin do ada marsala debut lake recant radial maintenance resin gun metope markov chain optimalisasi bay maintenance sara gun metope markov chain olen scenario radial maintenance back scenario maintenance korektif status yeah status gun scenario debut apart lake heat anger gift maintenance bear up interval radial maintenance yeah lake tip hard seal
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mesin': 7, 'maintenance': 6, 'pt': 5, 'ei': 5, 'milik': 3, 'dd': 3, 'laku': 3, 'jadwal': 3, 'guna': 3, 'skenario': 3, 'essentra': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'filter': 2, 'rokok': 2, 'hingga': 2, 'downtime': 2, 'ada': 2, 'dapat': 2, 'sebut': 2, 'metode': 2, 'markov': 2, 'chain': 2, 'status': 2, 'cegah': 2, 'indonesia': 1, 'bagi': 1, 'grup': 1, 'plc': 1, 'gerak': 1, 'bagai': 1, 'macam': 1, 'bidang': 1, 'industri': 1, 'laut': 1, 'bor': 1, 'minyak': 1, 'spare': 1, 'part': 1, 'lainlain': 1, 'tugas': 1, 'mensupplai': 1, 'butuh': 1, 'negeri': 1, 'beberapa': 1, 'negara': 1, 'lain': 1, 'kurang': 1, 'lebih': 1, 'sekitar': 1, 'harus': 1, 'jaga': 1, 'performansi': 1, 'proses': 1, 'produksi': 1, 'jalan': 1, 'lancar': 1, 'lama': 1, 'tahun': 1, 'alami': 1, 'banyak': 1, 'kali': 1, 'mana': 1, 'pengaruh': 1, 'perfomansi': 1, 'masalah': 1, 'rencana': 1, 'optimalisasi': 1, 'biaya': 1, 'usaha': 1, 'oleh': 1, 'baik': 1, 'korektif': 1, 'hemat': 1, 'anggar': 1, 'giat': 1, 'besar': 1, 'rp': 1, 'interval': 1, 'tiap': 1, 'hari': 1, 'sekali': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'of': 8, 'maintenance': 6, 'pt': 5, 'ei': 5, 'and': 4, 'with': 4, 'is': 3, 'to': 3, 'dd': 3, 'engine': 3, 'scheduling': 3, 'using': 3, 'essentra': 2, 'one': 2, 'cigarette': 2, 'has': 2, 'approximately': 2, 'machines': 2, 'machine': 2, 'owned': 2, 'downtime': 2, 'can': 2, 'these': 2, 'markov': 2, 'chain': 2, 'method': 2, 'scenarios': 2, 'on': 2, 'status': 2, 'indonesia': 1, 'part': 1, 'plc': 1, 'group': 1, 'engaged': 1, 'in': 1, 'various': 1, 'industries': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'marine': 1, 'drilling': 1, 'oil': 1, 'spare': 1, 'parts': 1, 'filters': 1, 'others': 1, 'tasked': 1, 'supplying': 1, 'filter': 1, 'needs': 1, 'from': 1, 'domestic': 1, 'some': 1, 'other': 1, 'countries': 1, 'until': 1, 'now': 1, 'must': 1, 'maintain': 1, 'performance': 1, 'for': 1, 'production': 1, 'process': 1, 'run': 1, 'smoothly': 1, 'by': 1, 'a': 1, 'during': 1, 'experienced': 1, 'times': 1, 'where': 1, 'affect': 1, 'perfomansi': 1, 'existence': 1, 'problems': 1, 'planning': 1, 'optimize': 1, 'cost': 1, 'company': 1, 'best': 1, 'are': 1, 'scenario': 1, 'corrective': 1, 'prevention': 1, 'save': 1, 'budget': 1, 'rp': 1, 'preventive': 1, 'interval': 1, 'performed': 1, 'every': 1, 'days': 1})
-------------------------------------------
--- Data #543 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Jeky Sima
Judul: PENENTUAN ALTERNATIF LOKASI MINIMARKET DI KABUPATEN BANGKALAN MENGGUNAKAN SOFTWARE ARCGIS
Pembimbing 1: Trisita Novianti, S.TP.,M.T.
Pembimbing 2: Agus Salim, S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Minimarket yang ada di bangkalan teridiri dari 15 indomaret, 17 alfamart. Setiap lokasi dari kedua minimarket yang ada di antara jarak yang tidak merata antar minimarket maupun dengan pasar tradisional. Hal tersebut terjadi karena kurangnya informasi dalam penentuan lokasi pembangunan minimarket, tidak ada aturan dalam membangun minimarket. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi lokasi bagi publik untuk pihak pemilik minimarket dalam memperluas jaringan minimarketnya di Kabupaten Bangkalan dengan mempertimbangkan minimarket dan pasar tradisional yang sudah ada sebelumnya Penentuan lokasi minimarket dengan berbagai faktor, besarnya biaya permintaan, biaya transportasi, jarak dengan minimarket, dan jarak dengan pasar tradisional. Dari masalah yang telah dipaparkan, peneliti menggunakan metode pemodelan matematik optimasi dengan berbasis pada model lokasi jaringan. Minimarket usulan yang akan dibangun adalah minimarket dengan biaya terkecil.
Abstrak (Clean): minimarket yang ada di bangkalan teridiri dari indomaret alfamart setiap lokasi dari kedua minimarket yang ada di antara jarak yang tidak merata antar minimarket maupun dengan pasar tradisional hal tersebut terjadi karena kurangnya informasi dalam penentuan lokasi pembangunan minimarket tidak ada aturan dalam membangun minimarket penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi lokasi bagi publik untuk pihak pemilik minimarket dalam memperluas jaringan minimarketnya di kabupaten bangkalan dengan mempertimbangkan minimarket dan pasar tradisional yang sudah ada sebelumnya penentuan lokasi minimarket dengan berbagai faktor besarnya biaya permintaan biaya transportasi jarak dengan minimarket dan jarak dengan pasar tradisional dari masalah yang telah dipaparkan peneliti menggunakan metode pemodelan matematik optimasi dengan berbasis pada model lokasi jaringan minimarket usulan yang akan dibangun adalah minimarket dengan biaya terkecil
Abstrak (Stopwords Removed): minimarket ada bangkalan teridiri indomaret alfamart setiap lokasi kedua minimarket ada antara jarak merata antar minimarket maupun pasar tradisional tersebut terjadi kurangnya informasi penentuan lokasi pembangunan minimarket ada aturan membangun minimarket penelitian bertujuan memberikan informasi lokasi bagi publik pihak pemilik minimarket memperluas jaringan minimarketnya kabupaten bangkalan mempertimbangkan minimarket pasar tradisional sudah ada sebelumnya penentuan lokasi minimarket berbagai faktor besarnya biaya permintaan biaya transportasi jarak minimarket jarak pasar tradisional masalah dipaparkan peneliti menggunakan metode pemodelan matematik optimasi berbasis model lokasi jaringan minimarket usulan dibangun minimarket biaya terkecil
Abstrak (Stemmed): minimarket ada bangkal teridiri indomaret alfamart tiap lokasi dua minimarket ada antara jarak rata antar minimarket maupun pasar tradisional sebut jadi kurang informasi tentu lokasi bangun minimarket ada atur bangun minimarket teliti tuju beri informasi lokasi bagi publik pihak milik minimarket luas jaring minimarket kabupaten bangkal timbang minimarket pasar tradisional sudah ada belum tentu lokasi minimarket bagai faktor besar biaya minta biaya transportasi jarak minimarket jarak pasar tradisional masalah papar teliti guna metode model matematik optimasi bas model lokasi jaring minimarket usul bangun minimarket biaya kecil
Abstrak (Corrected): minimarket ada bangka teridiri indomaret alfamart tip loki due minimarket ada angara arak rata altar minimarket maun paar traditional debut jade during informant tent loki bangui minimarket ada amur bangui minimarket elite juju bert informant loki bag public pick milk minimarket lucas caring minimarket kabupaten bangka timing minimarket paar traditional judah ada begum tent loki minimarket bahai factor bear bay mint bay transports arak minimarket arak paar traditional marsala paper elite gun metope model mathematic optimism was model loki caring minimarket usual bangui minimarket bay cecil
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'minimarket': 12, 'lokasi': 5, 'ada': 4, 'jarak': 3, 'pasar': 3, 'tradisional': 3, 'bangun': 3, 'biaya': 3, 'bangkal': 2, 'informasi': 2, 'tentu': 2, 'teliti': 2, 'jaring': 2, 'model': 2, 'teridiri': 1, 'indomaret': 1, 'alfamart': 1, 'tiap': 1, 'dua': 1, 'antara': 1, 'rata': 1, 'antar': 1, 'maupun': 1, 'sebut': 1, 'jadi': 1, 'kurang': 1, 'atur': 1, 'tuju': 1, 'beri': 1, 'bagi': 1, 'publik': 1, 'pihak': 1, 'milik': 1, 'luas': 1, 'kabupaten': 1, 'timbang': 1, 'sudah': 1, 'belum': 1, 'bagai': 1, 'faktor': 1, 'besar': 1, 'minta': 1, 'transportasi': 1, 'masalah': 1, 'papar': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'matematik': 1, 'optimasi': 1, 'bas': 1, 'usul': 1, 'kecil': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'minimarket': 10, 'of': 7, 'the': 7, 'in': 5, 'location': 5, 'to': 4, 'and': 3, 'traditional': 3, 'with': 3, 'cost': 3, 'bangkal': 2, 'minimarkets': 2, 'between': 2, 'markets': 2, 'this': 2, 'information': 2, 'is': 2, 'network': 2, 'distance': 2, 'consists': 1, 'indomaret': 1, 'alfamart': 1, 'each': 1, 'two': 1, 'exists': 1, 'uneven': 1, 'distances': 1, 'happens': 1, 'because': 1, 'lack': 1, 'determining': 1, 'development': 1, 'there': 1, 'no': 1, 'rule': 1, 'building': 1, 'study': 1, 'aims': 1, 'provide': 1, 'for': 1, 'public': 1, 'owners': 1, 'expanding': 1, 'their': 1, 'district': 1, 'by': 1, 'considering': 1, 'market': 1, 'which': 1, 'already': 1, 'exist': 1, 'before': 1, 'determination': 1, 'various': 1, 'factors': 1, 'demand': 1, 'transportation': 1, 'from': 1, 'problems': 1, 'that': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'presented': 1, 'researcher': 1, 'uses': 1, 'optimization': 1, 'mathematical': 1, 'modeling': 1, 'method': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'model': 1, 'proposal': 1, 'be': 1, 'built': 1, 'smallest': 1})
-------------------------------------------
--- Data #544 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Filia Sandrayani
Judul: Optimalisasi Penjadwalan Shift Kerja Perawat meggunakan Metode Goal Programming (Studi Kasus: IRD Puskesmas Kecamatan Kamal)
Pembimbing 1: Ika Deefi Anna, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Rullie Annisa, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Puskesmas merupakan unit pelaksana teknis Dinas Kesehatan Kabupaten atau Kota yang bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu wilayah kesehatan. Dalam Puskesmas, bagian IRD atau UGD merupakan ruangan yang sibuk selama 24 jam, sehingga untuk memaksimalkan pelayanan harus terdapat penjadwalan perawat yang tepat. Penjadwalan perawat merupakan tugas yang rumit yang biasanya dibuat oleh kepala perawat dengan cara manual, yang penyusunannya menyesuaikan dengan peraturan rumah sakit, kebutuhan perawat dan keadaan pasien. Penelitian ini mengangkat permasalahan penjadwalan perawat di Puskesmas Kamal menggunakan metode Goal Programming yang berfokus pada keseimbangan jumlah perawat laki-laki pada masing-masing shift dan jumlah shift kerja perawat yang merata. Hasil yang didapatkan bahwa penjadwalan saat ini apabila dibandingkan dengan jadwal awal secara manual dan penelitian sebelumnya, yaitu jumlah shift pagi perawat antara 4 sampai 6, serta jumlah shift sore dan shift malam setiap perawat antara 7 sampai 9. Selain itu, jumlah perawat laki-laki yang sebelumnya tidak diperhitungkan dalam pembuatan jadwal secara manual maupun penelitian sebelumnya, maka dalam penelitian saat ini jumlah perawat laki-laki minimal terdapat 1 orang per shift. Kebutuhan jumlah perawat laki-laki pada setiap shift ini dibutuhkan karena pasien dalam bagian IRD/UGD tidak dapat diprediksi kondisinya.
Abstrak (Clean): puskesmas merupakan unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten atau kota yang bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu wilayah kesehatan dalam puskesmas bagian ird atau ugd merupakan ruangan yang sibuk selama jam sehingga untuk memaksimalkan pelayanan harus terdapat penjadwalan perawat yang tepat penjadwalan perawat merupakan tugas yang rumit yang biasanya dibuat oleh kepala perawat dengan cara manual yang penyusunannya menyesuaikan dengan peraturan rumah sakit kebutuhan perawat dan keadaan pasien penelitian ini mengangkat permasalahan penjadwalan perawat di puskesmas kamal menggunakan metode goal programming yang berfokus pada keseimbangan jumlah perawat lakilaki pada masingmasing shift dan jumlah shift kerja perawat yang merata hasil yang didapatkan bahwa penjadwalan saat ini apabila dibandingkan dengan jadwal awal secara manual dan penelitian sebelumnya yaitu jumlah shift pagi perawat antara sampai serta jumlah shift sore dan shift malam setiap perawat antara sampai selain itu jumlah perawat lakilaki yang sebelumnya tidak diperhitungkan dalam pembuatan jadwal secara manual maupun penelitian sebelumnya maka dalam penelitian saat ini jumlah perawat lakilaki minimal terdapat orang per shift kebutuhan jumlah perawat lakilaki pada setiap shift ini dibutuhkan karena pasien dalam bagian irdugd tidak dapat diprediksi kondisinya
Abstrak (Stopwords Removed): puskesmas unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten kota bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan wilayah kesehatan puskesmas bagian ird ugd ruangan sibuk selama jam memaksimalkan pelayanan harus terdapat penjadwalan perawat tepat penjadwalan perawat tugas rumit biasanya dibuat kepala perawat cara manual penyusunannya menyesuaikan peraturan rumah sakit kebutuhan perawat keadaan pasien penelitian mengangkat permasalahan penjadwalan perawat puskesmas kamal menggunakan metode goal programming berfokus keseimbangan jumlah perawat lakilaki masingmasing shift jumlah shift kerja perawat merata hasil didapatkan penjadwalan apabila dibandingkan jadwal awal secara manual penelitian sebelumnya jumlah shift pagi perawat antara jumlah shift sore shift malam setiap perawat antara selain jumlah perawat lakilaki sebelumnya diperhitungkan pembuatan jadwal secara manual maupun penelitian sebelumnya penelitian jumlah perawat lakilaki minimal terdapat orang per shift kebutuhan jumlah perawat lakilaki setiap shift dibutuhkan pasien bagian irdugd dapat diprediksi kondisinya
Abstrak (Stemmed): puskesmas unit laksana teknis dinas sehat kabupaten kota tanggung jawab selenggara bangun sehat wilayah sehat puskesmas bagi ird ugd ruang sibuk lama jam maksimal layan harus dapat jadwal awat tepat jadwal awat tugas rumit biasa buat kepala awat cara manual susun sesuai atur rumah sakit butuh awat ada pasien teliti angkat masalah jadwal awat puskesmas kamal guna metode goal programming fokus imbang jumlah awat lakilaki masingmasing shift jumlah shift kerja awat rata hasil dapat jadwal apabila banding jadwal awal cara manual teliti belum jumlah shift pagi awat antara jumlah shift sore shift malam tiap awat antara selain jumlah awat lakilaki belum hitung buat jadwal cara manual maupun teliti belum teliti jumlah awat lakilaki minimal dapat orang per shift butuh jumlah awat lakilaki tiap shift butuh pasien bagi irdugd dapat prediksi kondisi
Abstrak (Corrected): puskesmas unit lasagna tennis dings seat kabupaten koto tagging nawab selenggara bangui seat wilayah seat puskesmas bag rid ugh rang sick lama jam maximal layman harms apart radial away teat radial away tugs remit bias but kerala away cara manual susan sexual amur rumal skit butch away ada pain elite angst marsala radial away puskesmas jamal gun metope goal programming focus bang mullah away lakilaki masingmasing shift mullah shift era away rata hail apart radial arabia banding radial away cara manual elite begum mullah shift page away angara mullah shift sore shift madam tip away angara slain mullah away lakilaki begum hiding but radial cara manual maun elite begum elite mullah away lakilaki minimal apart orang per shift butch mullah away lakilaki tip shift butch pain bag indued apart prediksi kondisi
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'awat': 12, 'jumlah': 7, 'shift': 7, 'jadwal': 6, 'dapat': 4, 'teliti': 4, 'lakilaki': 4, 'puskesmas': 3, 'sehat': 3, 'cara': 3, 'manual': 3, 'butuh': 3, 'belum': 3, 'bagi': 2, 'buat': 2, 'pasien': 2, 'antara': 2, 'tiap': 2, 'unit': 1, 'laksana': 1, 'teknis': 1, 'dinas': 1, 'kabupaten': 1, 'kota': 1, 'tanggung': 1, 'jawab': 1, 'selenggara': 1, 'bangun': 1, 'wilayah': 1, 'ird': 1, 'ugd': 1, 'ruang': 1, 'sibuk': 1, 'lama': 1, 'jam': 1, 'maksimal': 1, 'layan': 1, 'harus': 1, 'tepat': 1, 'tugas': 1, 'rumit': 1, 'biasa': 1, 'kepala': 1, 'susun': 1, 'sesuai': 1, 'atur': 1, 'rumah': 1, 'sakit': 1, 'ada': 1, 'angkat': 1, 'masalah': 1, 'kamal': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'goal': 1, 'programming': 1, 'fokus': 1, 'imbang': 1, 'masingmasing': 1, 'kerja': 1, 'rata': 1, 'hasil': 1, 'apabila': 1, 'banding': 1, 'awal': 1, 'pagi': 1, 'sore': 1, 'malam': 1, 'selain': 1, 'hitung': 1, 'maupun': 1, 'minimal': 1, 'orang': 1, 'per': 1, 'irdugd': 1, 'prediksi': 1, 'kondisi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 12, 'in': 9, 'number': 7, 'a': 6, 'nurse': 6, 'and': 6, 'nurses': 6, 'shift': 6, 'health': 5, 'is': 5, 'to': 5, 'scheduling': 5, 'for': 4, 'male': 4, 'or': 3, 'which': 3, 'research': 3, 'community': 2, 'centers': 2, 'ird': 2, 'section': 2, 'manual': 2, 'patient': 2, 'at': 2, 'each': 2, 'current': 2, 'previous': 2, 'between': 2, 'per': 2, 'technical': 1, 'implementation': 1, 'unit': 1, 'district': 1, 'municipal': 1, 'office': 1, 'responsible': 1, 'conducting': 1, 'development': 1, 'area': 1, 'puskesmas': 1, 'ugd': 1, 'busy': 1, 'room': 1, 'hours': 1, 'so': 1, 'maximize': 1, 'service': 1, 'there': 1, 'should': 1, 'be': 1, 'proper': 1, 'complicated': 1, 'task': 1, 'usually': 1, 'made': 1, 'by': 1, 'head': 1, 'manner': 1, 'arrangement': 1, 'conforms': 1, 'hospital': 1, 'regulations': 1, 'needs': 1, 'circumstances': 1, 'this': 1, 'raises': 1, 'problem': 1, 'kamal': 1, 's': 1, 'using': 1, 'goal': 1, 'programming': 1, 'method': 1, 'focuses': 1, 'on': 1, 'balance': 1, 'shifts': 1, 'work': 1, 'evenly': 1, 'results': 1, 'show': 1, 'that': 1, 'when': 1, 'compared': 1, 'initial': 1, 'schedule': 1, 'manually': 1, 'ie': 1, 'morning': 1, 'afternoon': 1, 'night': 1, 'addition': 1, 'was': 1, 'not': 1, 'previously': 1, 'accounted': 1, 'then': 1, 'study': 1, 'least': 1, 'person': 1, 'need': 1, 'required': 1, 'because': 1, 'er': 1, 'unpredictable': 1})
-------------------------------------------
--- Data #545 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: halimatus zahroh
Judul: evaluasi ergonomi mebel di area perpustakaan universitas trunojoyo madura
Pembimbing 1: imron kuswandi
Pembimbing 2: mahrus khoirul umami
Abstrak (Raw): Perpustakaan Universitas Trunojoyo Madura adalah salah satu tempat yang sangat penting bagi mahasiswa. Dalam layanan perpustakaan dan pemamfatannya terlihat bahwa fasilitas – failitas yang terdapat diperpustakaan perlu adanya perbaikan untuk menunjang kelancaran proses pencarian informasi. Hal ini dapat disimpulkan dari sarana perpustakaan UTM yang bertindak sebagai tempat pelayanan ilmu, menggali, mengkaji, meneliti, dan mengembangkan ilmu secara bebas dan objektif yang diperuntukkan bagi semua mahasiswa ternyata kurang diperhatikan baik dari segi fungsi maupun kenyamanan pengguna dan pengelola perpustakaan. Fasilitas – fasilitas pendukung yang ada di area perpustakaan ini antara lain meja, kursi dan rak buku. Meja kursi baca merupakan salah satu fasilitas yang sangat penting dalam pelayanan pengguna perpustakaan.
Mengingat kurangnya pengetahuan mengenai kondisi lingkungan perpustakaan universitas UTM, serta mengenai persepsi pengguna pada aspek-aspek tersebut, muncul kebutuhan untuk mengevaluasi kondisi ergonomis mereka, melalui perspektif objektif dan subjektif.
Kata Kunci : Pengukuran objektif dengan atropometri, kenormalan, kecukupan, persentil, uji t
Abstrak (Clean): perpustakaan universitas trunojoyo madura adalah salah satu tempat yang sangat penting bagi mahasiswa dalam layanan perpustakaan dan pemamfatannya terlihat bahwa fasilitas – failitas yang terdapat diperpustakaan perlu adanya perbaikan untuk menunjang kelancaran proses pencarian informasi hal ini dapat disimpulkan dari sarana perpustakaan utm yang bertindak sebagai tempat pelayanan ilmu menggali mengkaji meneliti dan mengembangkan ilmu secara bebas dan objektif yang diperuntukkan bagi semua mahasiswa ternyata kurang diperhatikan baik dari segi fungsi maupun kenyamanan pengguna dan pengelola perpustakaan fasilitas – fasilitas pendukung yang ada di area perpustakaan ini antara lain meja kursi dan rak buku meja kursi baca merupakan salah satu fasilitas yang sangat penting dalam pelayanan pengguna perpustakaan mengingat kurangnya pengetahuan mengenai kondisi lingkungan perpustakaan universitas utm serta mengenai persepsi pengguna pada aspekaspek tersebut muncul kebutuhan untuk mengevaluasi kondisi ergonomis mereka melalui perspektif objektif dan subjektif kata kunci pengukuran objektif dengan atropometri kenormalan kecukupan persentil uji t
Abstrak (Stopwords Removed): perpustakaan universitas trunojoyo madura salah satu tempat sangat penting bagi mahasiswa layanan perpustakaan pemamfatannya terlihat fasilitas – failitas terdapat diperpustakaan perlu adanya perbaikan menunjang kelancaran proses pencarian informasi dapat disimpulkan sarana perpustakaan utm bertindak tempat pelayanan ilmu menggali mengkaji meneliti mengembangkan ilmu secara bebas objektif diperuntukkan bagi semua mahasiswa ternyata kurang diperhatikan baik segi fungsi maupun kenyamanan pengguna pengelola perpustakaan fasilitas – fasilitas pendukung ada area perpustakaan antara lain meja kursi rak buku meja kursi baca salah satu fasilitas sangat penting pelayanan pengguna perpustakaan mengingat kurangnya pengetahuan mengenai kondisi lingkungan perpustakaan universitas utm mengenai persepsi pengguna aspekaspek tersebut muncul kebutuhan mengevaluasi kondisi ergonomis mereka perspektif objektif subjektif kata kunci pengukuran objektif atropometri kenormalan kecukupan persentil uji t
Abstrak (Stemmed): pustaka universitas trunojoyo madura salah satu tempat sangat penting bagi mahasiswa layan pustaka pemamfatannya lihat fasilitas failitas dapat pustaka perlu ada baik tunjang lancar proses cari informasi dapat simpul sarana pustaka utm tindak tempat layan ilmu gali kaji teliti kembang ilmu cara bebas objektif untuk bagi semua mahasiswa nyata kurang perhati baik segi fungsi maupun nyaman guna kelola pustaka fasilitas fasilitas dukung ada area pustaka antara lain meja kursi rak buku meja kursi baca salah satu fasilitas sangat penting layan guna pustaka ingat kurang tahu kena kondisi lingkung pustaka universitas utm kena persepsi guna aspekaspek sebut muncul butuh evaluasi kondisi ergonomis mereka perspektif objektif subjektif kata kunci ukur objektif atropometri normal cukup persentil uji t
Abstrak (Corrected): lusaka university trunojoyo madura salad sat tempt sang panting bag mahasiswa layman lusaka pemamfatannya that basilicas failings apart lusaka peru ada back tuning lancer proves care informant apart simple saran lusaka um tindal tempt layman i'm gal kanji elite embank i'm cara betas objectify untuck bag sea mahasiswa nyala during perhaps back semi fungi maun nyeman gun fella lusaka basilicas basilicas during ada area lusaka angara lain mega kursk ran baku mega kursk back salad sat basilicas sang panting layman gun lusaka ingot during tau ken kondisi linking lusaka university um ken perseus gun aspekaspek debut munch butch evaluate kondisi ergonomic merely perspektif objectify subjectify data bunch ukr objectify atropometri normal cutup percentile uni t
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pustaka': 8, 'fasilitas': 4, 'layan': 3, 'objektif': 3, 'guna': 3, 'universitas': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'tempat': 2, 'sangat': 2, 'penting': 2, 'bagi': 2, 'mahasiswa': 2, 'dapat': 2, 'ada': 2, 'baik': 2, 'utm': 2, 'ilmu': 2, 'kurang': 2, 'meja': 2, 'kursi': 2, 'kena': 2, 'kondisi': 2, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'pemamfatannya': 1, 'lihat': 1, 'failitas': 1, 'perlu': 1, 'tunjang': 1, 'lancar': 1, 'proses': 1, 'cari': 1, 'informasi': 1, 'simpul': 1, 'sarana': 1, 'tindak': 1, 'gali': 1, 'kaji': 1, 'teliti': 1, 'kembang': 1, 'cara': 1, 'bebas': 1, 'untuk': 1, 'semua': 1, 'nyata': 1, 'perhati': 1, 'segi': 1, 'fungsi': 1, 'maupun': 1, 'nyaman': 1, 'kelola': 1, 'dukung': 1, 'area': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'rak': 1, 'buku': 1, 'baca': 1, 'ingat': 1, 'tahu': 1, 'lingkung': 1, 'persepsi': 1, 'aspekaspek': 1, 'sebut': 1, 'muncul': 1, 'butuh': 1, 'evaluasi': 1, 'ergonomis': 1, 'mereka': 1, 'perspektif': 1, 'subjektif': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'ukur': 1, 'atropometri': 1, 'normal': 1, 'cukup': 1, 'persentil': 1, 'uji': 1, 't': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 9, 'library': 7, 'and': 7, 'in': 5, 'facilities': 5, 'is': 4, 'as': 3, 'university': 2, 'one': 2, 'most': 2, 'important': 2, 'for': 2, 'students': 2, 'services': 2, 'that': 2, 'to': 2, 'utm': 2, 'a': 2, 'science': 2, 'user': 2, 'conditions': 2, 'objective': 2, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'places': 1, 'pemamfatannya': 1, 'visible': 1, 'files': 1, 'contained': 1, 'needs': 1, 'improvement': 1, 'support': 1, 'smooth': 1, 'process': 1, 'information': 1, 'retrieval': 1, 'it': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'concluded': 1, 'from': 1, 'acts': 1, 'place': 1, 'digging': 1, 'studying': 1, 'researching': 1, 'developing': 1, 'freely': 1, 'objectively': 1, 'intended': 1, 'all': 1, 'less': 1, 'attention': 1, 'both': 1, 'terms': 1, 'functionality': 1, 'convenience': 1, 'users': 1, 'managers': 1, 'supporting': 1, 'area': 1, 'include': 1, 'tables': 1, 'chairs': 1, 'bookshelves': 1, 'reading': 1, 'desk': 1, 'service': 1, 'given': 1, 'lack': 1, 'knowledge': 1, 'about': 1, 'environmental': 1, 'libraries': 1, 'well': 1, 'on': 1, 'perceptions': 1, 'those': 1, 'aspects': 1, 'there': 1, 'need': 1, 'evaluate': 1, 'their': 1, 'ergonomic': 1, 'through': 1, 'an': 1, 'subjective': 1, 'perspective': 1, 'keywords': 1, 'measurement': 1, 'with': 1, 'atropometry': 1, 'normality': 1, 'adequacy': 1, 'percentile': 1, 't': 1, 'test': 1})
-------------------------------------------
--- Data #546 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Bayu Fitriansah
Judul: Analisis Pengendalian Kualitas Dengan Menggunakan Statistical Quality Control Pada PT Sumber Mas Indah Plywood
Pembimbing 1: Tristita Novianti S.Tp, M.T
Pembimbing 2: Ahmad Mugnhi S.T, MEng.Mgt
Abstrak (Raw): Perusahaan mempunyai target toleransi cacat yaitu sebesar 0,5% per hari. Setelah dilakukan observasi awal, rata-rata produk cacat perhari selama satu bulanadalah 0,6%, yang artinya produk cacat melebihi batas toleransi, sehingga pengendalian kualitas dan minimasi cacat perlu untuk dilakukan. Penelitian ini mencoba untuk meminimasi produk dengan menggunakan statistical quality control dan tree diagram, dimana berdasarkan peta kendali proses masih belum terkendali dan ada beberapa proses yang perlu diperbaiki. Berdasarkan diagram pareto, dari 11 jenis cacat terdapat 6 jenis cacat yang berpengaruh dan harus diselesaikan. Kemudian melalui fishbone diketahui terdapat 6 faktor yang mempengaruhi terjadinya cacat yaitu manusia, material, pengukuran, metode, lingkungan, dan mesin.
Kata Kunci : Produk Cacat, Statistical Quality Control, Tree Diagram
Abstrak (Clean): perusahaan mempunyai target toleransi cacat yaitu sebesar per hari setelah dilakukan observasi awal ratarata produk cacat perhari selama satu bulanadalah yang artinya produk cacat melebihi batas toleransi sehingga pengendalian kualitas dan minimasi cacat perlu untuk dilakukan penelitian ini mencoba untuk meminimasi produk dengan menggunakan statistical quality control dan tree diagram dimana berdasarkan peta kendali proses masih belum terkendali dan ada beberapa proses yang perlu diperbaiki berdasarkan diagram pareto dari jenis cacat terdapat jenis cacat yang berpengaruh dan harus diselesaikan kemudian melalui fishbone diketahui terdapat faktor yang mempengaruhi terjadinya cacat yaitu manusia material pengukuran metode lingkungan dan mesin kata kunci produk cacat statistical quality control tree diagram
Abstrak (Stopwords Removed): perusahaan mempunyai target toleransi cacat sebesar per hari dilakukan observasi awal ratarata produk cacat perhari selama satu bulanadalah artinya produk cacat melebihi batas toleransi pengendalian kualitas minimasi cacat perlu dilakukan penelitian mencoba meminimasi produk menggunakan statistical quality control tree diagram dimana berdasarkan peta kendali proses masih belum terkendali ada beberapa proses perlu diperbaiki berdasarkan diagram pareto jenis cacat terdapat jenis cacat berpengaruh harus diselesaikan fishbone diketahui terdapat faktor mempengaruhi terjadinya cacat manusia material pengukuran metode lingkungan mesin kata kunci produk cacat statistical quality control tree diagram
Abstrak (Stemmed): usaha punya target toleransi cacat besar per hari laku observasi awal ratarata produk cacat hari lama satu bulanadalah arti produk cacat lebih batas toleransi kendali kualitas minimasi cacat perlu laku teliti coba meminimasi produk guna statistical quality control tree diagram mana dasar peta kendali proses masih belum kendali ada beberapa proses perlu baik dasar diagram pareto jenis cacat dapat jenis cacat pengaruh harus selesai fishbone tahu dapat faktor pengaruh jadi cacat manusia material ukur metode lingkung mesin kata kunci produk cacat statistical quality control tree diagram
Abstrak (Corrected): sara puny target tolerance carat bear per hard lake observant away ratarata proud carat hard lama sat bulanadalah art proud carat leash bats tolerance kendall kualitas minimal carat peru lake elite coma meminimasi proud gun statistical quality control tree diagram mana dakar pet kendall proves mash begum kendall ada beberapa proves peru back dakar diagram pareto penis carat apart penis carat pengaruh harms seesaw wishbone tau apart factor pengaruh jade carat amnesia material ukr metope linking resin data bunch proud carat statistical quality control tree diagram
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'cacat': 8, 'produk': 4, 'kendali': 3, 'diagram': 3, 'toleransi': 2, 'hari': 2, 'laku': 2, 'perlu': 2, 'statistical': 2, 'quality': 2, 'control': 2, 'tree': 2, 'dasar': 2, 'proses': 2, 'jenis': 2, 'dapat': 2, 'pengaruh': 2, 'usaha': 1, 'punya': 1, 'target': 1, 'besar': 1, 'per': 1, 'observasi': 1, 'awal': 1, 'ratarata': 1, 'lama': 1, 'satu': 1, 'bulanadalah': 1, 'arti': 1, 'lebih': 1, 'batas': 1, 'kualitas': 1, 'minimasi': 1, 'teliti': 1, 'coba': 1, 'meminimasi': 1, 'guna': 1, 'mana': 1, 'peta': 1, 'masih': 1, 'belum': 1, 'ada': 1, 'beberapa': 1, 'baik': 1, 'pareto': 1, 'harus': 1, 'selesai': 1, 'fishbone': 1, 'tahu': 1, 'faktor': 1, 'jadi': 1, 'manusia': 1, 'material': 1, 'ukur': 1, 'metode': 1, 'lingkung': 1, 'mesin': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'of': 6, 'and': 5, 'are': 5, 'product': 4, 'that': 4, 'control': 4, 'defects': 4, 'defective': 3, 'quality': 3, 'to': 3, 'diagram': 3, 'there': 3, 'tolerance': 2, 'per': 2, 'day': 2, 'is': 2, 'which': 2, 'statistical': 2, 'tree': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'be': 2, 'types': 2, 'affect': 2, 'company': 1, 'has': 1, 'a': 1, 'defect': 1, 'target': 1, 'after': 1, 'initial': 1, 'observation': 1, 'average': 1, 'for': 1, 'one': 1, 'month': 1, 'means': 1, 'exceeds': 1, 'limit': 1, 'so': 1, 'minimization': 1, 'necessary': 1, 'dothis': 1, 'research': 1, 'tries': 1, 'minimize': 1, 'by': 1, 'using': 1, 'process': 1, 'chart': 1, 'still': 1, 'uncontrolled': 1, 'several': 1, 'processes': 1, 'need': 1, 'improved': 1, 'pareto': 1, 'must': 1, 'resolved': 1, 'then': 1, 'through': 1, 'fishbone': 1, 'known': 1, 'factors': 1, 'occurrence': 1, 'human': 1, 'material': 1, 'measurement': 1, 'method': 1, 'environment': 1, 'machine': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #547 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Faiq Mochamad Syaddad
Judul: ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PEMILIHAN BRAND MINIMARKET SEBAGAI TEMPAT BERBELANJA MENGGUNAKAN ANALISIS KONJOIN DAN QFD
(Studi Kasus : Perumahan Kota Baru Driyorejo Gresik)
Pembimbing 1: Ari Basuki, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Ahmad Mughni, S.T., M.Eng.Mgt
Abstrak (Raw): Minimarket merupakan salah satu contoh pasar modern yang bersifat retail atau disebut juga retailer (pengecer). Retail modern sangat berkembang di Indonesia yang ditandai dengan peningkatan jumlah penjualan dan pertumbuhannya. Persaingan pasar yang ketat membuat pelaku bisnis berlomba-lomba untuk berinovasi untuk memenangkan persaingan. Mengetahui Preferensi konsumen dalam pemilihan tempat berbelanja merupakan cara yang tepat dalam menciptakan inovasi yang berdasarkan pada kebutuhan konsumen sehingga strategi pengembangan dapat dilakukan secara efektif dan efisien. Analisis Konjoin yang diintegrasikan QFD merupakan metode yang tepat dalam mewujudkan inovasi yang efektif dan efisien sesuai dengan kebutuhan konsumen. Fasilitas fisik dan personil toko memiliki nilai kepentingan tertinggi dibandingkan dengan atribut lainnya berdasarkan output analsis konjoin yaitu sebesar 29 % dan 22 %, dan untuk respon teknis yang memiliki prioritas dalam mewujudkan customer needs adalah penerapan SOP kebersihan, SOP jargon, action service dan SOP operasional dengan nilai kepentingan sebesar 28% dan melakukan pelatihan kepada personil toko sebesar 22%
Abstrak (Clean): minimarket merupakan salah satu contoh pasar modern yang bersifat retail atau disebut juga retailer pengecer retail modern sangat berkembang di indonesia yang ditandai dengan peningkatan jumlah penjualan dan pertumbuhannya persaingan pasar yang ketat membuat pelaku bisnis berlombalomba untuk berinovasi untuk memenangkan persaingan mengetahui preferensi konsumen dalam pemilihan tempat berbelanja merupakan cara yang tepat dalam menciptakan inovasi yang berdasarkan pada kebutuhan konsumen sehingga strategi pengembangan dapat dilakukan secara efektif dan efisien analisis konjoin yang diintegrasikan qfd merupakan metode yang tepat dalam mewujudkan inovasi yang efektif dan efisien sesuai dengan kebutuhan konsumen fasilitas fisik dan personil toko memiliki nilai kepentingan tertinggi dibandingkan dengan atribut lainnya berdasarkan output analsis konjoin yaitu sebesar dan dan untuk respon teknis yang memiliki prioritas dalam mewujudkan customer needs adalah penerapan sop kebersihan sop jargon action service dan sop operasional dengan nilai kepentingan sebesar dan melakukan pelatihan kepada personil toko sebesar
Abstrak (Stopwords Removed): minimarket salah satu contoh pasar modern bersifat retail disebut retailer pengecer retail modern sangat berkembang indonesia ditandai peningkatan jumlah penjualan pertumbuhannya persaingan pasar ketat membuat pelaku bisnis berlombalomba berinovasi memenangkan persaingan mengetahui preferensi konsumen pemilihan tempat berbelanja cara tepat menciptakan inovasi berdasarkan kebutuhan konsumen strategi pengembangan dapat dilakukan secara efektif efisien analisis konjoin diintegrasikan qfd metode tepat mewujudkan inovasi efektif efisien sesuai kebutuhan konsumen fasilitas fisik personil toko memiliki nilai kepentingan tertinggi dibandingkan atribut lainnya berdasarkan output analsis konjoin sebesar respon teknis memiliki prioritas mewujudkan customer needs penerapan sop kebersihan sop jargon action service sop operasional nilai kepentingan sebesar melakukan pelatihan kepada personil toko sebesar
Abstrak (Stemmed): minimarket salah satu contoh pasar modern sifat retail sebut retailer ecer retail modern sangat kembang indonesia tanda tingkat jumlah jual tumbuh saing pasar ketat buat laku bisnis berlombalomba inovasi menang saing tahu preferensi konsumen pilih tempat belanja cara tepat cipta inovasi dasar butuh konsumen strategi kembang dapat laku cara efektif efisien analisis konjoin integrasi qfd metode tepat wujud inovasi efektif efisien sesuai butuh konsumen fasilitas fisik personil toko milik nilai penting tinggi banding atribut lain dasar output analsis konjoin besar respon teknis milik prioritas wujud customer needs terap sop bersih sop jargon action service sop operasional nilai penting besar laku latih kepada personil toko besar
Abstrak (Corrected): minimarket salad sat conto paar modern sift retail debut retailer ever retail modern sang embank indonesia panda dingbat mullah dual tumble saying paar eat but lake basis berlombalomba novas penang saying tau preference consumed pilch tempt belinda cara teat city novas dakar butch consumed strategy embank apart lake cara efektif elision analysis conjoin integral and metope teat juju novas efektif elision sexual butch consumed basilicas fisk personal too milk nilgai panting ting banding tribute lain dakar output analysis conjoin bear respond tennis milk priority juju customer needs trap sop perish sop jargon action service sop operational nilgai panting bear lake latin keypad personal too bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'laku': 3, 'inovasi': 3, 'konsumen': 3, 'besar': 3, 'sop': 3, 'pasar': 2, 'modern': 2, 'retail': 2, 'kembang': 2, 'saing': 2, 'cara': 2, 'tepat': 2, 'dasar': 2, 'butuh': 2, 'efektif': 2, 'efisien': 2, 'konjoin': 2, 'wujud': 2, 'personil': 2, 'toko': 2, 'milik': 2, 'nilai': 2, 'penting': 2, 'minimarket': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'contoh': 1, 'sifat': 1, 'sebut': 1, 'retailer': 1, 'ecer': 1, 'sangat': 1, 'indonesia': 1, 'tanda': 1, 'tingkat': 1, 'jumlah': 1, 'jual': 1, 'tumbuh': 1, 'ketat': 1, 'buat': 1, 'bisnis': 1, 'berlombalomba': 1, 'menang': 1, 'tahu': 1, 'preferensi': 1, 'pilih': 1, 'tempat': 1, 'belanja': 1, 'cipta': 1, 'strategi': 1, 'dapat': 1, 'analisis': 1, 'integrasi': 1, 'qfd': 1, 'metode': 1, 'sesuai': 1, 'fasilitas': 1, 'fisik': 1, 'tinggi': 1, 'banding': 1, 'atribut': 1, 'lain': 1, 'output': 1, 'analsis': 1, 'respon': 1, 'teknis': 1, 'prioritas': 1, 'customer': 1, 'needs': 1, 'terap': 1, 'bersih': 1, 'jargon': 1, 'action': 1, 'service': 1, 'operasional': 1, 'latih': 1, 'kepada': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'and': 9, 'of': 7, 'the': 7, 'in': 6, 'to': 6, 'is': 3, 'with': 3, 'consumer': 3, 'shop': 3, 'needs': 3, 'sop': 3, 'an': 2, 'modern': 2, 'market': 2, 'retail': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'by': 2, 'competition': 2, 'right': 2, 'innovation': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'that': 2, 'conjoint': 2, 'analysis': 2, 'realizing': 2, 'personnel': 2, 'have': 2, 'minimarket': 1, 'example': 1, 'characteristic': 1, 'or': 1, 'called': 1, 'retailer': 1, 'grow': 1, 'up': 1, 'well': 1, 'indonesia': 1, 'it': 1, 'proved': 1, 'increase': 1, 'number': 1, 'sales': 1, 'their': 1, 'outlets': 1, 'fierce': 1, 'keeps': 1, 'business': 1, 'people': 1, 'competing': 1, 'innovate': 1, 'win': 1, 'knowing': 1, 'preferences': 1, 'choosing': 1, 'a': 1, 'place': 1, 'way': 1, 'create': 1, 'so': 1, 'development': 1, 'strategy': 1, 'done': 1, 'effectively': 1, 'efficiently': 1, 'integrated': 1, 'qfd': 1, 'method': 1, 'effective': 1, 'efficient': 1, 'accordance': 1, 'physical': 1, 'facilities': 1, 'highest': 1, 'importance': 1, 'compared': 1, 'other': 1, 'attributes': 1, 'for': 1, 'technical': 1, 'responses': 1, 'priority': 1, 'customer': 1, 'are': 1, 'implementation': 1, 'cleanliness': 1, 'jargon': 1, 'action': 1, 'service': 1, 'operational': 1, 'value': 1, 'interest': 1, 'conduct': 1, 'training': 1})
-------------------------------------------
--- Data #548 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Putri Rani Fhiliantie
Judul: Pemilihan Supplier Bahan Baku Shortcore Terbaik dan Pengalokasian Pesanan Bahan Baku (Studi Kasus Cv. Rio Karya Wood)
Pembimbing 1: Ika Deefi Anna, S.T.,M.T
Pembimbing 2: Ahmad Mughni,S.T.,M.Eng.Mgt
Abstrak (Raw): CV. Rio Karya Wood adalah perusahaan yang bergerak dibidang pembuatan kayu lapis. Pembuatan kayu lapis membutuhkan beberapa bahan baku, salah satunya adalah shortcore. Shortcore merupakan bahan baku yang paling banyak dibutuhkan, dan merupakan bahan baku yang sering menjadi alasan berhentinya proses produksi dikarenakan kurang atau terlambatnya pengiriman dari pemasok. CV. RKW memiliki 8 supplier yang menjadi pemasok bahan baku shortcore. Setiap pemasok memiliki keterbatasan. Cv. RKW membutuhkan pemasok yang mampu memasok bahan baku dengan kualitas baik dan tepat waktu untuk mengurangi berhentinya proses produksi, maka diperlukan pemilihan beberapa pemasok dari 8 pemasok shortcore yang mampu konsisten mengirimkan bahan.
Penelitian ini membahas tentang pemilihan pemasok bahan baku shortcore pada setiap periode, dan jumlah pemesanan shortcore kepada setiap pemasok menggunakan metode Mixed Integer Linier Programming. Tujuan penelitian ini adalah meminimasi biaya termasuk biaya pembelian, biaya simpan dan biaya pemesanan yang dibatasi oleh fungsi pembatas seperti: kapasitas pemasok, waktu pengiriman pemasok, persediaan, safety stock, permintaan dan biner.
Hasil dari penelitian adalah bahwa terdapat beberapa pemasok yang terpilih setiap periodenya. Pemasok yang terpilih minimal ada 5 pemasok dengan jumlah alokasi pemesanan yang berbeda. Pemasok yang selalu terpilih pada semua periode adalah pemasok 3, 5, 6 dan 7.
Kata kunci: pemilihan pemasok, alokasi pesanan, mixed integer linier programming.
Abstrak (Clean): cv rio karya wood adalah perusahaan yang bergerak dibidang pembuatan kayu lapis pembuatan kayu lapis membutuhkan beberapa bahan baku salah satunya adalah shortcore shortcore merupakan bahan baku yang paling banyak dibutuhkan dan merupakan bahan baku yang sering menjadi alasan berhentinya proses produksi dikarenakan kurang atau terlambatnya pengiriman dari pemasok cv rkw memiliki supplier yang menjadi pemasok bahan baku shortcore setiap pemasok memiliki keterbatasan cv rkw membutuhkan pemasok yang mampu memasok bahan baku dengan kualitas baik dan tepat waktu untuk mengurangi berhentinya proses produksi maka diperlukan pemilihan beberapa pemasok dari pemasok shortcore yang mampu konsisten mengirimkan bahan penelitian ini membahas tentang pemilihan pemasok bahan baku shortcore pada setiap periode dan jumlah pemesanan shortcore kepada setiap pemasok menggunakan metode mixed integer linier programming tujuan penelitian ini adalah meminimasi biaya termasuk biaya pembelian biaya simpan dan biaya pemesanan yang dibatasi oleh fungsi pembatas seperti kapasitas pemasok waktu pengiriman pemasok persediaan safety stock permintaan dan biner hasil dari penelitian adalah bahwa terdapat beberapa pemasok yang terpilih setiap periodenya pemasok yang terpilih minimal ada pemasok dengan jumlah alokasi pemesanan yang berbeda pemasok yang selalu terpilih pada semua periode adalah pemasok dan kata kunci pemilihan pemasok alokasi pesanan mixed integer linier programming
Abstrak (Stopwords Removed): cv rio karya wood perusahaan bergerak dibidang pembuatan kayu lapis pembuatan kayu lapis membutuhkan beberapa bahan baku salah satunya shortcore shortcore bahan baku paling banyak dibutuhkan bahan baku sering menjadi alasan berhentinya proses produksi dikarenakan kurang terlambatnya pengiriman pemasok cv rkw memiliki supplier menjadi pemasok bahan baku shortcore setiap pemasok memiliki keterbatasan cv rkw membutuhkan pemasok mampu memasok bahan baku kualitas baik tepat waktu mengurangi berhentinya proses produksi diperlukan pemilihan beberapa pemasok pemasok shortcore mampu konsisten mengirimkan bahan penelitian membahas tentang pemilihan pemasok bahan baku shortcore setiap periode jumlah pemesanan shortcore kepada setiap pemasok menggunakan metode mixed integer linier programming tujuan penelitian meminimasi biaya termasuk biaya pembelian biaya simpan biaya pemesanan dibatasi fungsi pembatas kapasitas pemasok waktu pengiriman pemasok persediaan safety stock permintaan biner hasil penelitian terdapat beberapa pemasok terpilih setiap periodenya pemasok terpilih minimal ada pemasok jumlah alokasi pemesanan berbeda pemasok selalu terpilih semua periode pemasok kata kunci pemilihan pemasok alokasi pesanan mixed integer linier programming
Abstrak (Stemmed): cv rio karya wood usaha gerak bidang buat kayu lapis buat kayu lapis butuh beberapa bahan baku salah satu shortcore shortcore bahan baku paling banyak butuh bahan baku sering jadi alas henti proses produksi karena kurang lambat kirim pasok cv rkw milik supplier jadi pasok bahan baku shortcore tiap pasok milik batas cv rkw butuh pasok mampu pasok bahan baku kualitas baik tepat waktu kurang henti proses produksi perlu pilih beberapa pasok pasok shortcore mampu konsisten kirim bahan teliti bahas tentang pilih pasok bahan baku shortcore tiap periode jumlah mesan shortcore kepada tiap pasok guna metode mixed integer linier programming tuju teliti meminimasi biaya masuk biaya beli biaya simpan biaya mesan batas fungsi batas kapasitas pasok waktu kirim pasok sedia safety stock minta biner hasil teliti dapat beberapa pasok pilih tiap periode pasok pilih minimal ada pasok jumlah alokasi mesan beda pasok selalu pilih semua periode pasok kata kunci pilih pasok alokasi pesan mixed integer linier programming
Abstrak (Corrected): ca rio karma wood sara gera biding but kay laps but kay laps butch beberapa bahai baku salad sat shortcake shortcake bahai baku paling banyan butch bahai baku seeing jade alas henri proves produksi arena during lambast kirin ask ca row milk supplier jade ask bahai baku shortcake tip ask milk bats ca row butch ask camp ask bahai baku kualitas back teat want during henri proves produksi peru pilch beberapa ask ask shortcake camp consistent kirin bahai elite baas tenting pilch ask bahai baku shortcake tip period mullah mean shortcake keypad tip ask gun metope mixed integer linger programming juju elite meminimasi bay mask bay bell bay simian bay mean bats fungi bats kapasitas ask want kirin ask media safety stock mint diner hail elite apart beberapa ask pilch tip period ask pilch minimal ada ask mullah alkali mean bed ask sell pilch sea period ask data bunch pilch ask alkali pecan mixed integer linger programming
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pasok': 17, 'bahan': 7, 'baku': 6, 'shortcore': 6, 'pilih': 6, 'tiap': 4, 'biaya': 4, 'cv': 3, 'butuh': 3, 'beberapa': 3, 'kirim': 3, 'batas': 3, 'teliti': 3, 'periode': 3, 'mesan': 3, 'buat': 2, 'kayu': 2, 'lapis': 2, 'jadi': 2, 'henti': 2, 'proses': 2, 'produksi': 2, 'kurang': 2, 'rkw': 2, 'milik': 2, 'mampu': 2, 'waktu': 2, 'jumlah': 2, 'mixed': 2, 'integer': 2, 'linier': 2, 'programming': 2, 'alokasi': 2, 'rio': 1, 'karya': 1, 'wood': 1, 'usaha': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'paling': 1, 'banyak': 1, 'sering': 1, 'alas': 1, 'karena': 1, 'lambat': 1, 'supplier': 1, 'kualitas': 1, 'baik': 1, 'tepat': 1, 'perlu': 1, 'konsisten': 1, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'kepada': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'tuju': 1, 'meminimasi': 1, 'masuk': 1, 'beli': 1, 'simpan': 1, 'fungsi': 1, 'kapasitas': 1, 'sedia': 1, 'safety': 1, 'stock': 1, 'minta': 1, 'biner': 1, 'hasil': 1, 'dapat': 1, 'minimal': 1, 'ada': 1, 'beda': 1, 'selalu': 1, 'semua': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'pesan': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 13, 'suppliers': 11, 'is': 8, 'raw': 6, 'shortcore': 6, 'and': 6, 'to': 6, 'supplier': 6, 'are': 5, 'materials': 4, 'cost': 4, 'cv': 3, 'material': 3, 'who': 3, 'each': 3, 'integer': 3, 'selected': 3, 'in': 2, 'plywood': 2, 'requires': 2, 'that': 2, 'cessation': 2, 'production': 2, 'delivery': 2, 'from': 2, 'rkw': 2, 'has': 2, 'several': 2, 'this': 2, 'selection': 2, 'period': 2, 'orders': 2, 'linear': 2, 'programming': 2, 'mixed': 2, 'research': 2, 'at': 2, 'rio': 1, 'karya': 1, 'wood': 1, 'a': 1, 'company': 1, 'engaged': 1, 'manufacture': 1, 'making': 1, 'some': 1, 'one': 1, 'which': 1, 'most': 1, 'needed': 1, 'often': 1, 'reason': 1, 'for': 1, 'process': 1, 'due': 1, 'lack': 1, 'or': 1, 'late': 1, 'every': 1, 'limitations': 1, 'capable': 1, 'supplying': 1, 'good': 1, 'quality': 1, 'timely': 1, 'reduce': 1, 'processes': 1, 'it': 1, 'necessary': 1, 'select': 1, 'able': 1, 'consistently': 1, 'deliver': 1, 'study': 1, 'discusses': 1, 'number': 1, 'using': 1, 'method': 1, 'purpose': 1, 'minimize': 1, 'including': 1, 'purchase': 1, 'storage': 1, 'ordering': 1, 'limited': 1, 'by': 1, 'limiting': 1, 'function': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'capacity': 1, 'time': 1, 'inventory': 1, 'safety': 1, 'stock': 1, 'demand': 1, 'binary': 1, 'result': 1, 'there': 1, 'must': 1, 'have': 1, 'least': 1, 'with': 1, 'different': 1, 'order': 1, 'allocations': 1, 'always': 1, 'all': 1, 'periods': 1, 'keywords': 1, 'allocation': 1})
-------------------------------------------
--- Data #549 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Deni Pratama Ilmy
Judul: PENGARUH JENIS PLASTIK, RASIO PLASTIK : SERBUK KAYU, DAN JENIS PELUNAK TERHADAP KELENTURAN PRODUK PAPAN KOMPOSIT
Pembimbing 1: Mu'alim,S.T., M.T
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko,S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memberikan informasi bahwa total jumlah sampah di Indonesia pada tahun 2019 mencapai angka 68 juta ton, dan sampah plastik akan mencapai angka 9,52 juta ton. Disisi lain, limbah sisa penggergajian kayu hasil dari meubeler dalam skala rumah tanggga belum banyak dimanfaatkan. Solusi dari masalah tersebut adalah dengan mendaur ulang limbah sampah plastik dan serbuk kayu menjadi papan komposit. Metode yang digunakan dalam mencari komposisi terbik adalah dengan menggunakan (Design of experiment) RAL 23 dimana faktornya adalah jenis plastik, rasio berat plastik:berat serbuk kayu, dan jenis pelunak. Sedangkan responya yaitu kelenturan produk papan komposit dengan satuan Kilo Newton. Faktor yang berpengaruh signifikan terhadap kelenturan yaitu faktor A, C, AC, dan ABC. Sedangkan kombinasi terbaik yaitu kombinasi yang menghasilkan nilai kelenturan sebesar 10,1667 KN (Kombinasi A1 B2 C2), yaitu Jenis Plastik 1 (HDPE), Rasio berat plastik : berat serbuk kayu 2 (40%:20%) dan jenis pelunak sekaligus pelumas internal komposit 2 (oli bekas).
Abstrak (Clean): kementerian lingkungan hidup dan kehutanan memberikan informasi bahwa total jumlah sampah di indonesia pada tahun mencapai angka juta ton dan sampah plastik akan mencapai angka juta ton disisi lain limbah sisa penggergajian kayu hasil dari meubeler dalam skala rumah tanggga belum banyak dimanfaatkan solusi dari masalah tersebut adalah dengan mendaur ulang limbah sampah plastik dan serbuk kayu menjadi papan komposit metode yang digunakan dalam mencari komposisi terbik adalah dengan menggunakan design of experiment ral dimana faktornya adalah jenis plastik rasio berat plastikberat serbuk kayu dan jenis pelunak sedangkan responya yaitu kelenturan produk papan komposit dengan satuan kilo newton faktor yang berpengaruh signifikan terhadap kelenturan yaitu faktor a c ac dan abc sedangkan kombinasi terbaik yaitu kombinasi yang menghasilkan nilai kelenturan sebesar kn kombinasi a b c yaitu jenis plastik hdpe rasio berat plastik berat serbuk kayu dan jenis pelunak sekaligus pelumas internal komposit oli bekas
Abstrak (Stopwords Removed): kementerian lingkungan hidup kehutanan memberikan informasi total jumlah sampah indonesia tahun mencapai angka juta ton sampah plastik mencapai angka juta ton disisi lain limbah sisa penggergajian kayu hasil meubeler skala rumah tanggga belum banyak dimanfaatkan solusi masalah tersebut mendaur ulang limbah sampah plastik serbuk kayu menjadi papan komposit metode digunakan mencari komposisi terbik menggunakan design of experiment ral dimana faktornya jenis plastik rasio berat plastikberat serbuk kayu jenis pelunak sedangkan responya kelenturan produk papan komposit satuan kilo newton faktor berpengaruh signifikan kelenturan faktor a c ac abc sedangkan kombinasi terbaik kombinasi menghasilkan nilai kelenturan sebesar kn kombinasi a b c jenis plastik hdpe rasio berat plastik berat serbuk kayu jenis pelunak sekaligus pelumas internal komposit oli bekas
Abstrak (Stemmed): menteri lingkung hidup hutan beri informasi total jumlah sampah indonesia tahun capai angka juta ton sampah plastik capai angka juta ton sisi lain limbah sisa gergaji kayu hasil meubeler skala rumah tanggga belum banyak manfaat solusi masalah sebut daur ulang limbah sampah plastik serbuk kayu jadi papan komposit metode guna cari komposisi bik guna design of experiment ral mana faktor jenis plastik rasio berat plastikberat serbuk kayu jenis lunak sedang responya lentur produk papan komposit satu kilo newton faktor pengaruh signifikan lentur faktor a c ac abc sedang kombinasi baik kombinasi hasil nilai lentur besar kn kombinasi a b c jenis plastik hdpe rasio berat plastik berat serbuk kayu jenis lunak sekaligus lumas internal komposit oli bekas
Abstrak (Corrected): enter linking hide human bert informant total mullah sampan indonesia thun capri bangka jut ton sampan plastic capri bangka jut ton sis lain limb visa gergaji kay hail meubeler skald rumal tanagra begum banyan manat solus marsala debut dour slang limb sampan plastic serum kay jade papa composite metope gun care komposisi big gun design of experiment real mana factor penis plastic radio beat plastikberat serum kay penis lunar sedan response letter proud papa composite sat kilo newton factor pengaruh significant letter factor a c ac arc sedan kombinasi back kombinasi hail nilgai letter bear in kombinasi a b c penis plastic hope radio beat plastic beat serum kay penis lunar sekaligus lumps internal composite old beaks
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'plastik': 5, 'kayu': 4, 'jenis': 4, 'sampah': 3, 'serbuk': 3, 'komposit': 3, 'faktor': 3, 'berat': 3, 'lentur': 3, 'kombinasi': 3, 'capai': 2, 'angka': 2, 'juta': 2, 'ton': 2, 'limbah': 2, 'hasil': 2, 'papan': 2, 'guna': 2, 'rasio': 2, 'lunak': 2, 'sedang': 2, 'a': 2, 'c': 2, 'menteri': 1, 'lingkung': 1, 'hidup': 1, 'hutan': 1, 'beri': 1, 'informasi': 1, 'total': 1, 'jumlah': 1, 'indonesia': 1, 'tahun': 1, 'sisi': 1, 'lain': 1, 'sisa': 1, 'gergaji': 1, 'meubeler': 1, 'skala': 1, 'rumah': 1, 'tanggga': 1, 'belum': 1, 'banyak': 1, 'manfaat': 1, 'solusi': 1, 'masalah': 1, 'sebut': 1, 'daur': 1, 'ulang': 1, 'jadi': 1, 'metode': 1, 'cari': 1, 'komposisi': 1, 'bik': 1, 'design': 1, 'of': 1, 'experiment': 1, 'ral': 1, 'mana': 1, 'plastikberat': 1, 'responya': 1, 'produk': 1, 'satu': 1, 'kilo': 1, 'newton': 1, 'pengaruh': 1, 'signifikan': 1, 'ac': 1, 'abc': 1, 'baik': 1, 'nilai': 1, 'besar': 1, 'kn': 1, 'b': 1, 'hdpe': 1, 'sekaligus': 1, 'lumas': 1, 'internal': 1, 'oli': 1, 'bekas': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 16, 'and': 6, 'plastic': 6, 'is': 6, 'waste': 5, 'a': 5, 'in': 4, 'type': 4, 'weight': 4, 'that': 3, 'wood': 3, 'powder': 3, 'composite': 3, 'combination': 3, 'million': 2, 'tons': 2, 'board': 2, 'used': 2, 'ratio': 2, 'while': 2, 'flexibility': 2, 'factors': 2, 'c': 2, 'as': 2, 'ministry': 1, 'environment': 1, 'forestry': 1, 'provided': 1, 'information': 1, 'total': 1, 'amount': 1, 'indonesia': 1, 'reached': 1, 'will': 1, 'reach': 1, 'on': 1, 'other': 1, 'hand': 1, 'sawmill': 1, 'from': 1, 'furniture': 1, 'household': 1, 'scale': 1, 'has': 1, 'not': 1, 'been': 1, 'widely': 1, 'utilized': 1, 'solution': 1, 'problem': 1, 'to': 1, 'recycle': 1, 'into': 1, 'method': 1, 'finding': 1, 'composition': 1, 'using': 1, 'ral': 1, 'design': 1, 'experiment': 1, 'where': 1, 'factor': 1, 'softeners': 1, 'response': 1, 'products': 1, 'with': 1, 'units': 1, 'kilo': 1, 'newton': 1, 'significantly': 1, 'affect': 1, 'ac': 1, 'abc': 1, 'best': 1, 'produces': 1, 'pliability': 1, 'value': 1, 'kn': 1, 'b': 1, 'hdpe': 1, 'softener': 1, 'well': 1, 'internal': 1, 'lubricant': 1, 'oil': 1})
-------------------------------------------
--- Data #550 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Moch. Rezza Fatwaludin
Judul: Penentuan Lokasi Basecamp Tim SQUAT Menggunakan Pendekatan Analisis Clustering
Pembimbing 1: Imron Kuswandi, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Heri Awalul Ilhamsah, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Jaringan Node-B merupakan terobosan teknologi baru yang diterapkan oleh beberapa perusahaan telekomunikasi di Indonesia termasuk PT Telekomunikasi Indonesia melalui anak perusahaannya PT Telkomsel. Pelayanan yang prima dalam memberikan kekuatan jaringan akses bagi para pelanggannya harus selalu di dukung dengan kesigapan Tim SQUAT dalam mengawal seluruh aktivitas pada jaringan Node-B yang tersedia. Keterbatasan waktu dalam perbaikan BTS perlu diperhatikan mengingat jarak tempuh dan akses menuju site Node-B Witel Sidoarjo cukup luas. Klaster Site Node-B diperlukan untuk mengurangi waktu tempuhnya. Melalui metode K-Means Clustering diperoleh 3 klaster yang terbentuk dengan centroid STO Mojoagung, STO Ngoro Industri dan STO Sepanjang. Kelas ke-1 dengan centroid STO Mojoagung terdapat 145 anggota site Node-B, kelas ke-2 dengan centroid STO Ngoro Industri terdapat 60 anggota dan kelas ke-3 dengan centroid STO Sepanjang terdapat 63 anggota. Berdasarkan analisa perbandingan biaya yang harus dikeluarkan untuk menuju Site ID Node-B sebelum dan sesudah di cluster diperoleh bahwa terdapat perbedaan yang signifikan setelah site ID Node-B di cluster. Biaya yang dikeluarkan oleh Tim SQUAT menjadi lebih murah dan waktu menuju site ID lebih cepat.
Abstrak (Clean): jaringan nodeb merupakan terobosan teknologi baru yang diterapkan oleh beberapa perusahaan telekomunikasi di indonesia termasuk pt telekomunikasi indonesia melalui anak perusahaannya pt telkomsel pelayanan yang prima dalam memberikan kekuatan jaringan akses bagi para pelanggannya harus selalu di dukung dengan kesigapan tim squat dalam mengawal seluruh aktivitas pada jaringan nodeb yang tersedia keterbatasan waktu dalam perbaikan bts perlu diperhatikan mengingat jarak tempuh dan akses menuju site nodeb witel sidoarjo cukup luas klaster site nodeb diperlukan untuk mengurangi waktu tempuhnya melalui metode kmeans clustering diperoleh klaster yang terbentuk dengan centroid sto mojoagung sto ngoro industri dan sto sepanjang kelas ke dengan centroid sto mojoagung terdapat anggota site nodeb kelas ke dengan centroid sto ngoro industri terdapat anggota dan kelas ke dengan centroid sto sepanjang terdapat anggota berdasarkan analisa perbandingan biaya yang harus dikeluarkan untuk menuju site id nodeb sebelum dan sesudah di cluster diperoleh bahwa terdapat perbedaan yang signifikan setelah site id nodeb di cluster biaya yang dikeluarkan oleh tim squat menjadi lebih murah dan waktu menuju site id lebih cepat
Abstrak (Stopwords Removed): jaringan nodeb terobosan teknologi baru diterapkan beberapa perusahaan telekomunikasi indonesia termasuk pt telekomunikasi indonesia anak perusahaannya pt telkomsel pelayanan prima memberikan kekuatan jaringan akses bagi para pelanggannya harus selalu dukung kesigapan tim squat mengawal seluruh aktivitas jaringan nodeb tersedia keterbatasan waktu perbaikan bts perlu diperhatikan mengingat jarak tempuh akses menuju site nodeb witel sidoarjo cukup luas klaster site nodeb diperlukan mengurangi waktu tempuhnya metode kmeans clustering diperoleh klaster terbentuk centroid sto mojoagung sto ngoro industri sto sepanjang kelas centroid sto mojoagung terdapat anggota site nodeb kelas centroid sto ngoro industri terdapat anggota kelas centroid sto sepanjang terdapat anggota berdasarkan analisa perbandingan biaya harus dikeluarkan menuju site id nodeb sesudah cluster diperoleh terdapat perbedaan signifikan site id nodeb cluster biaya dikeluarkan tim squat menjadi lebih murah waktu menuju site id lebih cepat
Abstrak (Stemmed): jaring nodeb terobos teknologi baru terap beberapa usaha telekomunikasi indonesia masuk pt telekomunikasi indonesia anak usaha pt telkomsel layan prima beri kuat jaring akses bagi para langgan harus selalu dukung sigap tim squat awal seluruh aktivitas jaring nodeb sedia batas waktu baik bts perlu perhati ingat jarak tempuh akses tuju site nodeb witel sidoarjo cukup luas klaster site nodeb perlu kurang waktu tempuh metode kmeans clustering oleh klaster bentuk centroid sto mojoagung sto ngoro industri sto panjang kelas centroid sto mojoagung dapat anggota site nodeb kelas centroid sto ngoro industri dapat anggota kelas centroid sto panjang dapat anggota dasar analisa banding biaya harus keluar tuju site id nodeb sudah cluster oleh dapat beda signifikan site id nodeb cluster biaya keluar tim squat jadi lebih murah waktu tuju site id lebih cepat
Abstrak (Corrected): caring node throbs teknologi bar trap beberapa sara telekomunikasi indonesia mask pt telekomunikasi indonesia anal sara pt telkomsel layman prime bert kurt caring asses bag para hangman harms sell during sign tim squat away seluruh aktivitas caring node media bats want back its peru perhaps ingot arak tempeh asses juju site node wite sidoarjo cutup lucas plaster site node peru during want tempeh metope means clustering olen plaster bent centroid to mojoagung to nor industry to panting keas centroid to mojoagung apart angora site node keas centroid to nor industry apart angora keas centroid to panting apart angora dakar analyst banding bay harms cellar juju site id node judah cluster olen apart bed significant site id node cluster bay cellar tim squat jade leash mural want juju site id leash eat
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'nodeb': 7, 'site': 6, 'sto': 6, 'centroid': 4, 'dapat': 4, 'jaring': 3, 'waktu': 3, 'tuju': 3, 'kelas': 3, 'anggota': 3, 'id': 3, 'usaha': 2, 'telekomunikasi': 2, 'indonesia': 2, 'pt': 2, 'akses': 2, 'harus': 2, 'tim': 2, 'squat': 2, 'perlu': 2, 'tempuh': 2, 'klaster': 2, 'oleh': 2, 'mojoagung': 2, 'ngoro': 2, 'industri': 2, 'panjang': 2, 'biaya': 2, 'keluar': 2, 'cluster': 2, 'lebih': 2, 'terobos': 1, 'teknologi': 1, 'baru': 1, 'terap': 1, 'beberapa': 1, 'masuk': 1, 'anak': 1, 'telkomsel': 1, 'layan': 1, 'prima': 1, 'beri': 1, 'kuat': 1, 'bagi': 1, 'para': 1, 'langgan': 1, 'selalu': 1, 'dukung': 1, 'sigap': 1, 'awal': 1, 'seluruh': 1, 'aktivitas': 1, 'sedia': 1, 'batas': 1, 'baik': 1, 'bts': 1, 'perhati': 1, 'ingat': 1, 'jarak': 1, 'witel': 1, 'sidoarjo': 1, 'cukup': 1, 'luas': 1, 'kurang': 1, 'metode': 1, 'kmeans': 1, 'clustering': 1, 'bentuk': 1, 'dasar': 1, 'analisa': 1, 'banding': 1, 'sudah': 1, 'beda': 1, 'signifikan': 1, 'jadi': 1, 'murah': 1, 'cepat': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'nodeb': 7, 'in': 6, 'to': 6, 'site': 6, 'sto': 6, 'with': 5, 'and': 5, 'is': 4, 'there': 4, 'network': 3, 'be': 3, 'of': 3, 'time': 3, 'cluster': 3, 'class': 3, 'centroid': 3, 'are': 3, 'members': 3, 'id': 3, 'by': 2, 'indonesia': 2, 'pt': 2, 'through': 2, 'its': 2, 'access': 2, 'must': 2, 'squat': 2, 'on': 2, 'ngoro': 2, 'cost': 2, 'that': 2, 'after': 2, 'a': 1, 'new': 1, 'technology': 1, 'breakthrough': 1, 'applied': 1, 'several': 1, 'telecommunication': 1, 'companies': 1, 'including': 1, 'telekomunikasi': 1, 'subsidiary': 1, 'telkomsel': 1, 'excellent': 1, 'service': 1, 'providing': 1, 'strength': 1, 'for': 1, 'customers': 1, 'always': 1, 'supported': 1, 'teams': 1, 'readiness': 1, 'guarding': 1, 'all': 1, 'activities': 1, 'available': 1, 'limitations': 1, 'improvement': 1, 'base': 1, 'stations': 1, 'need': 1, 'considered': 1, 'considering': 1, 'mileage': 1, 'witel': 1, 'sidoarjo': 1, 'wide': 1, 'enough': 1, 'required': 1, 'reduce': 1, 'travel': 1, 'kmeans': 1, 'clustering': 1, 'method': 1, 'clusters': 1, 'were': 1, 'formed': 1, 'mojoagung': 1, 'industri': 1, 'panjang': 1, 'first': 1, 'mojoagungs': 1, 'nd': 1, 'industrial': 1, 'rd': 1, 'throughout': 1, 'based': 1, 'comparative': 1, 'analysis': 1, 'spent': 1, 'get': 1, 'before': 1, 'obtained': 1, 'significant': 1, 'difference': 1, 'incurred': 1, 'team': 1, 'becomes': 1, 'cheaper': 1, 'faster': 1})
-------------------------------------------
--- Data #551 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Hafidoh
Judul: PERANCANGAN ULANG STASIUN KERJA DI STASIUN KERJA GRINDING UNTUK PERBAIKAN POSTUR KERJA OPERATOR DENGAN PENDEKATAN ANTROPOMETRI
Pembimbing 1: Ida Lumintu S.T.,M.T.,Ph.D
Pembimbing 2: Mahrus Khoirul Umami S.T., M.Sc.,Ph.D
Abstrak (Raw): Kecelakaan di tempat kerja dapat disebabkan oleh faktor ergonomi, yaitu ketidaksesuaian dimensi yang dibutuhkan lingkungan kerja dengan antropometri pekerja. Sehingga hal tersebut dapat menyebabkan postur kerja operator buruk. Penelitian ini dilakukan di salah satu perusahaan manufaktur yaitu PT Inkor Bola Pacific dengan objek penelitian operator grinding di stasiun kerja grinding. Untuk mengetahui bagian tubuh operator yang sering dikeluhkan sakit maka digunakan Standardized Nordic Questionnaire. Selanjutnya mengevaluasi postur kerja operator dengan metode penilaian RULA (Rapid Upper Limb Assessment). Berdasarkan penilaian RULA diketahui bahwa postur kerja operator yang dibagi menjadi 3 kegiatan kerja yaitu mengambil bola, proses grinding dan meletakkan bola diperlukan perbaikan untuk menghindari cedera. Sehingga dilakukan beberapa usulan perbaikan terhadap dimensi fasilitas kerja dengan mempertimbangkan antropometri dari operator. Berdasarkan perbaikan yang telah dilakukan, diketahui bahwa skor penilaian RULA untuk postur kerja operator di fasilitas kerja yang sudah diperbaiki lebih kecil daripada skor penilaian RULA sebelumnya.
Abstrak (Clean): kecelakaan di tempat kerja dapat disebabkan oleh faktor ergonomi yaitu ketidaksesuaian dimensi yang dibutuhkan lingkungan kerja dengan antropometri pekerja sehingga hal tersebut dapat menyebabkan postur kerja operator buruk penelitian ini dilakukan di salah satu perusahaan manufaktur yaitu pt inkor bola pacific dengan objek penelitian operator grinding di stasiun kerja grinding untuk mengetahui bagian tubuh operator yang sering dikeluhkan sakit maka digunakan standardized nordic questionnaire selanjutnya mengevaluasi postur kerja operator dengan metode penilaian rula rapid upper limb assessment berdasarkan penilaian rula diketahui bahwa postur kerja operator yang dibagi menjadi kegiatan kerja yaitu mengambil bola proses grinding dan meletakkan bola diperlukan perbaikan untuk menghindari cedera sehingga dilakukan beberapa usulan perbaikan terhadap dimensi fasilitas kerja dengan mempertimbangkan antropometri dari operator berdasarkan perbaikan yang telah dilakukan diketahui bahwa skor penilaian rula untuk postur kerja operator di fasilitas kerja yang sudah diperbaiki lebih kecil daripada skor penilaian rula sebelumnya
Abstrak (Stopwords Removed): kecelakaan tempat kerja dapat disebabkan faktor ergonomi ketidaksesuaian dimensi dibutuhkan lingkungan kerja antropometri pekerja tersebut dapat menyebabkan postur kerja operator buruk penelitian dilakukan salah satu perusahaan manufaktur pt inkor bola pacific objek penelitian operator grinding stasiun kerja grinding mengetahui bagian tubuh operator sering dikeluhkan sakit digunakan standardized nordic questionnaire selanjutnya mengevaluasi postur kerja operator metode penilaian rula rapid upper limb assessment berdasarkan penilaian rula diketahui postur kerja operator dibagi menjadi kegiatan kerja mengambil bola proses grinding meletakkan bola diperlukan perbaikan menghindari cedera dilakukan beberapa usulan perbaikan dimensi fasilitas kerja mempertimbangkan antropometri operator berdasarkan perbaikan dilakukan diketahui skor penilaian rula postur kerja operator fasilitas kerja sudah diperbaiki lebih kecil daripada skor penilaian rula sebelumnya
Abstrak (Stemmed): celaka tempat kerja dapat sebab faktor ergonomi ketidaksesuaian dimensi butuh lingkung kerja antropometri kerja sebut dapat sebab postur kerja operator buruk teliti laku salah satu usaha manufaktur pt inkor bola pacific objek teliti operator grinding stasiun kerja grinding tahu bagi tubuh operator sering keluh sakit guna standardized nordic questionnaire lanjut evaluasi postur kerja operator metode nilai rula rapid upper limb assessment dasar nilai rula tahu postur kerja operator bagi jadi giat kerja ambil bola proses grinding letak bola perlu baik hindar cedera laku beberapa usul baik dimensi fasilitas kerja timbang antropometri operator dasar baik laku tahu skor nilai rula postur kerja operator fasilitas kerja sudah baik lebih kecil daripada skor nilai rula belum
Abstrak (Corrected): clara tempt era apart kebab factor ergonomic ketidaksesuaian dimension butch linking era anthropometric era debut apart kebab poster era operator burn elite lake salad sat sara manufacture pt into bola pacific objet elite operator grinding station era grinding tau bag tube operator seeing kelly skit gun standardized nordic questionnaire layout evaluate poster era operator metope nilgai rule rapid upper limb assessment dakar nilgai rule tau poster era operator bag jade gift era ambit bola proves grinding leak bola peru back hinder ceder lake beberapa usual back dimension basilicas era timing anthropometric operator dakar back lake tau stor nilgai rule poster era operator basilicas era judah back leash cecil daripada stor nilgai rule begum
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 11, 'operator': 7, 'postur': 4, 'nilai': 4, 'rula': 4, 'baik': 4, 'laku': 3, 'bola': 3, 'grinding': 3, 'tahu': 3, 'dapat': 2, 'sebab': 2, 'dimensi': 2, 'antropometri': 2, 'teliti': 2, 'bagi': 2, 'dasar': 2, 'fasilitas': 2, 'skor': 2, 'celaka': 1, 'tempat': 1, 'faktor': 1, 'ergonomi': 1, 'ketidaksesuaian': 1, 'butuh': 1, 'lingkung': 1, 'sebut': 1, 'buruk': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'usaha': 1, 'manufaktur': 1, 'pt': 1, 'inkor': 1, 'pacific': 1, 'objek': 1, 'stasiun': 1, 'tubuh': 1, 'sering': 1, 'keluh': 1, 'sakit': 1, 'guna': 1, 'standardized': 1, 'nordic': 1, 'questionnaire': 1, 'lanjut': 1, 'evaluasi': 1, 'metode': 1, 'rapid': 1, 'upper': 1, 'limb': 1, 'assessment': 1, 'jadi': 1, 'giat': 1, 'ambil': 1, 'proses': 1, 'letak': 1, 'perlu': 1, 'hindar': 1, 'cedera': 1, 'beberapa': 1, 'usul': 1, 'timbang': 1, 'sudah': 1, 'lebih': 1, 'kecil': 1, 'daripada': 1, 'belum': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 9, 'operator': 5, 'work': 5, 'is': 4, 'posture': 4, 'with': 3, 'that': 3, 'grinding': 3, 'rula': 3, 'on': 3, 'can': 2, 'by': 2, 'dimensions': 2, 'anthropometry': 2, 'research': 2, 'in': 2, 'to': 2, 'operators': 2, 'based': 2, 'ball': 2, 'for': 2, 'made': 2, 'improvements': 2, 'workplace': 1, 'accidents': 1, 'be': 1, 'caused': 1, 'ergonomic': 1, 'factors': 1, 'it': 1, 'mismatch': 1, 'required': 1, 'environment': 1, 'workers': 1, 's': 1, 'things': 1, 'cause': 1, 'bad': 1, 'this': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'one': 1, 'manufacturing': 1, 'company': 1, 'pt': 1, 'inkor': 1, 'bola': 1, 'pacific': 1, 'object': 1, 'station': 1, 'know': 1, 'body': 1, 'part': 1, 'who': 1, 'often': 1, 'complained': 1, 'pain': 1, 'next': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'rapid': 1, 'upper': 1, 'limb': 1, 'assessment': 1, 'rank': 1, 'divided': 1, 'into': 1, 'activities': 1, 'these': 1, 'are': 1, 'taking': 1, 'process': 1, 'and': 1, 'put': 1, 'needs': 1, 'improve': 1, 'avoud': 1, 'injury': 1, 'so': 1, 'some': 1, 'facility': 1, 'considering': 1, 'result': 1, 'value': 1, 'smaller': 1, 'than': 1, 'before': 1})
-------------------------------------------
--- Data #552 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ILHAM DEFRIONO
Judul: KESESUAIAN ANTARA ANTROPOMETRI FUNGSIONAL SAAT MELAKUKAN GERAKAN SHALAT DAN UKURAN SAJADAH UNTUK MAHASISWA JAWA DAN MADURA
Pembimbing 1: MAHRUS KHOIRUL UMAMI, S.T., M.Sc., Ph.D
Pembimbing 2: IMRON KUSWANDI, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Sajadah merupakan sebuah media dari kain yang biasanya memiliki aneka ragam gambar dan pola bernafaskan Islam. Sajadah digunakan sebagai alas shalat, menjaga kebersihan bagian tubuh dan untuk menambah kekhusyukan. Saat ini terdapat berbagai model, motif, dan ukuran sajadah yang secara tidak langsung berdampak terhadap ketidaknyamanan bagi pengguna. Salah satu penyebab utamanya adalah ketidaksesuaian antara ukuran sajadah dengan pengguna. Akibatnya ketika shalat khususnya shalat berjama’ah shaf menjadi tidak sempurna, karena ukuran sajadah yang dipakai tidak ideal. Oleh sebab itu, perlu dilakukan rekomendasi desain sajadah yang standar dan ideal sesuai ukuran tubuh pengguna berdasarkan antropometri fungsional saat melakukan gerakan shalat menurut riwayat hadits. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan alternatif solusi terhadap permasalahan yang ada di Masyarakat yakni melalui analisis kesesuaian ukuran tempat dan gerakan shalat khususnya posisi sujud berdasarkan antropometri fungsional Mahasiswa Jawa dan Madura. Melalui metode sampling purposive dan observasi langsung pada objek yang diteliti. Maka data-data yang dibutuhkan bisa diperoleh. Kemudian dilakukan pengolahan data yaitu uji kenormalan data, uji T, dan perhitungan nilai persentil. Sehingga dapat menghasilkan usulan ukuran desain sajadah yang ergonomis. Berdasarkan hasil pengolahan data antropometri fungsional didapatkan empat usulan ukuran desain sajadah ergonomis yaitu untuk mahasiswa laki-laki Jawa dan Madura serta mahasiswa perempuan Jawa dan Madura. Ukuran sajadah mini laki-laki Jawa yakni Panjang: 123,5 cm dan Lebar: 44,50 cm. Ukuran sajadah rata-rata laki-laki Jawa untuk Panjang: 136,5 cm dan Lebar: 50,45 cm. Ukuran Ekstrim sajadah laki-laki Jawa didapatkan Panjang: 150 cm dan Lebar 56,5 cm. Selanjutnya ukuran sajadah mini, rata-rata, dan ekstrim untuk laki-laki Madura secara berturut-turut diperoleh Panjang: 123,5 cm dan Lebar: 45,5, Panjang: 135,5 cm dan Lebar: 50,5, Panjang: 145 cm dan Lebar: 57,5 cm. Kemudian ukuran sajadah mini perempuan Jawa, Panjang: 110,5 cm dan Lebar: 43,5 cm. Ukuran sajadah rata-rata perempuan Jawa, Panjang: 120 cm dan Lebar: 50,5 cm. Ukuran sajadah ekstrim perempuan Jawa, Panjang: 130 cm dan Lebar: 57,5 cm. Sedangkan ukuran sajadah mini perempuan Madura diperoleh Panjang: 110,5 cm dan Lebar: 41,5 cm. Ukuran sajadah rata-rata perempuan Madura, Panjang: 120 cm dan Lebar: 48,5 cm. Adapun ukuran sajadah ekstrim perempuan Madura adalah Panjang: 130 cm dan Lebar: 55,5 cm. Ukuran tersebut sudah mempertimbangkan allowance (kelonggaran), sehingga usulan desain sajadah yang dihasilkan sangat ergonomis.
Abstrak (Clean): sajadah merupakan sebuah media dari kain yang biasanya memiliki aneka ragam gambar dan pola bernafaskan islam sajadah digunakan sebagai alas shalat menjaga kebersihan bagian tubuh dan untuk menambah kekhusyukan saat ini terdapat berbagai model motif dan ukuran sajadah yang secara tidak langsung berdampak terhadap ketidaknyamanan bagi pengguna salah satu penyebab utamanya adalah ketidaksesuaian antara ukuran sajadah dengan pengguna akibatnya ketika shalat khususnya shalat berjama’ah shaf menjadi tidak sempurna karena ukuran sajadah yang dipakai tidak ideal oleh sebab itu perlu dilakukan rekomendasi desain sajadah yang standar dan ideal sesuai ukuran tubuh pengguna berdasarkan antropometri fungsional saat melakukan gerakan shalat menurut riwayat hadits penelitian ini bertujuan untuk menemukan alternatif solusi terhadap permasalahan yang ada di masyarakat yakni melalui analisis kesesuaian ukuran tempat dan gerakan shalat khususnya posisi sujud berdasarkan antropometri fungsional mahasiswa jawa dan madura melalui metode sampling purposive dan observasi langsung pada objek yang diteliti maka datadata yang dibutuhkan bisa diperoleh kemudian dilakukan pengolahan data yaitu uji kenormalan data uji t dan perhitungan nilai persentil sehingga dapat menghasilkan usulan ukuran desain sajadah yang ergonomis berdasarkan hasil pengolahan data antropometri fungsional didapatkan empat usulan ukuran desain sajadah ergonomis yaitu untuk mahasiswa lakilaki jawa dan madura serta mahasiswa perempuan jawa dan madura ukuran sajadah mini lakilaki jawa yakni panjang cm dan lebar cm ukuran sajadah ratarata lakilaki jawa untuk panjang cm dan lebar cm ukuran ekstrim sajadah lakilaki jawa didapatkan panjang cm dan lebar cm selanjutnya ukuran sajadah mini ratarata dan ekstrim untuk lakilaki madura secara berturutturut diperoleh panjang cm dan lebar panjang cm dan lebar panjang cm dan lebar cm kemudian ukuran sajadah mini perempuan jawa panjang cm dan lebar cm ukuran sajadah ratarata perempuan jawa panjang cm dan lebar cm ukuran sajadah ekstrim perempuan jawa panjang cm dan lebar cm sedangkan ukuran sajadah mini perempuan madura diperoleh panjang cm dan lebar cm ukuran sajadah ratarata perempuan madura panjang cm dan lebar cm adapun ukuran sajadah ekstrim perempuan madura adalah panjang cm dan lebar cm ukuran tersebut sudah mempertimbangkan allowance kelonggaran sehingga usulan desain sajadah yang dihasilkan sangat ergonomis
Abstrak (Stopwords Removed): sajadah media kain biasanya memiliki aneka ragam gambar pola bernafaskan islam sajadah digunakan alas shalat menjaga kebersihan bagian tubuh menambah kekhusyukan terdapat berbagai model motif ukuran sajadah secara langsung berdampak ketidaknyamanan bagi pengguna salah satu penyebab utamanya ketidaksesuaian antara ukuran sajadah pengguna akibatnya ketika shalat khususnya shalat berjama’ah shaf menjadi sempurna ukuran sajadah dipakai ideal sebab perlu dilakukan rekomendasi desain sajadah standar ideal sesuai ukuran tubuh pengguna berdasarkan antropometri fungsional melakukan gerakan shalat menurut riwayat hadits penelitian bertujuan menemukan alternatif solusi permasalahan ada masyarakat yakni analisis kesesuaian ukuran tempat gerakan shalat khususnya posisi sujud berdasarkan antropometri fungsional mahasiswa jawa madura metode sampling purposive observasi langsung objek diteliti datadata dibutuhkan diperoleh dilakukan pengolahan data uji kenormalan data uji t perhitungan nilai persentil dapat menghasilkan usulan ukuran desain sajadah ergonomis berdasarkan hasil pengolahan data antropometri fungsional didapatkan empat usulan ukuran desain sajadah ergonomis mahasiswa lakilaki jawa madura mahasiswa perempuan jawa madura ukuran sajadah mini lakilaki jawa yakni panjang cm lebar cm ukuran sajadah ratarata lakilaki jawa panjang cm lebar cm ukuran ekstrim sajadah lakilaki jawa didapatkan panjang cm lebar cm selanjutnya ukuran sajadah mini ratarata ekstrim lakilaki madura secara berturutturut diperoleh panjang cm lebar panjang cm lebar panjang cm lebar cm ukuran sajadah mini perempuan jawa panjang cm lebar cm ukuran sajadah ratarata perempuan jawa panjang cm lebar cm ukuran sajadah ekstrim perempuan jawa panjang cm lebar cm sedangkan ukuran sajadah mini perempuan madura diperoleh panjang cm lebar cm ukuran sajadah ratarata perempuan madura panjang cm lebar cm adapun ukuran sajadah ekstrim perempuan madura panjang cm lebar cm ukuran tersebut sudah mempertimbangkan allowance kelonggaran usulan desain sajadah dihasilkan sangat ergonomis
Abstrak (Stemmed): sajadah media kain biasa milik aneka ragam gambar pola nafas islam sajadah guna alas shalat jaga bersih bagi tubuh tambah khusyuk dapat bagai model motif ukur sajadah cara langsung dampak ketidaknyamanan bagi guna salah satu sebab utama ketidaksesuaian antara ukur sajadah guna akibat ketika shalat khusus shalat berjama ah shaf jadi sempurna ukur sajadah pakai ideal sebab perlu laku rekomendasi desain sajadah standar ideal sesuai ukur tubuh guna dasar antropometri fungsional laku gera shalat turut riwayat hadits teliti tuju temu alternatif solusi masalah ada masyarakat yakni analisis sesuai ukur tempat gera shalat khusus posisi sujud dasar antropometri fungsional mahasiswa jawa madura metode sampling purposive observasi langsung objek teliti datadata butuh oleh laku olah data uji normal data uji t hitung nilai persentil dapat hasil usul ukur desain sajadah ergonomis dasar hasil olah data antropometri fungsional dapat empat usul ukur desain sajadah ergonomis mahasiswa lakilaki jawa madura mahasiswa perempuan jawa madura ukur sajadah mini lakilaki jawa yakni panjang cm lebar cm ukur sajadah ratarata lakilaki jawa panjang cm lebar cm ukur ekstrim sajadah lakilaki jawa dapat panjang cm lebar cm lanjut ukur sajadah mini ratarata ekstrim lakilaki madura cara berturutturut oleh panjang cm lebar panjang cm lebar panjang cm lebar cm ukur sajadah mini perempuan jawa panjang cm lebar cm ukur sajadah ratarata perempuan jawa panjang cm lebar cm ukur sajadah ekstrim perempuan jawa panjang cm lebar cm sedang ukur sajadah mini perempuan madura oleh panjang cm lebar cm ukur sajadah ratarata perempuan madura panjang cm lebar cm adapun ukur sajadah ekstrim perempuan madura panjang cm lebar cm ukur sebut sudah timbang allowance longgar usul desain sajadah hasil sangat ergonomis
Abstrak (Corrected): sajadah media kain bias milk area raga sambar pola names islam sajadah gun alas shalt saga perish bag tube tambac khusyuk apart bahai model motif ukr sajadah cara lansing damp ketidaknyamanan bag gun salad sat kebab mama ketidaksesuaian angara ukr sajadah gun akbar retina shalt rhesus shalt bergama ah shaft jade tempura ukr sajadah sakai ideal kebab peru lake rekomendasi detain sajadah standard ideal sexual ukr tube gun dakar anthropometric functional lake gera shalt turn riwayat habits elite juju temp alternative solus marsala ada masyarakat yank analysis sexual ukr tempt gera shalt rhesus polish sued dakar anthropometric functional mahasiswa jaw madura metope sampling purposive observant lansing objet elite datadata butch olen lake blah data uni normal data uni t hiding nilgai percentile apart hail usual ukr detain sajadah ergonomic dakar hail blah data anthropometric functional apart expat usual ukr detain sajadah ergonomic mahasiswa lakilaki jaw madura mahasiswa perempuan jaw madura ukr sajadah mini lakilaki jaw yank panting cm lear cm ukr sajadah ratarata lakilaki jaw panting cm lear cm ukr estrin sajadah lakilaki jaw apart panting cm lear cm layout ukr sajadah mini ratarata estrin lakilaki madura cara berturutturut olen panting cm lear panting cm lear panting cm lear cm ukr sajadah mini perempuan jaw panting cm lear cm ukr sajadah ratarata perempuan jaw panting cm lear cm ukr sajadah estrin perempuan jaw panting cm lear cm sedan ukr sajadah mini perempuan madura olen panting cm lear cm ukr sajadah ratarata perempuan madura panting cm lear cm adapt ukr sajadah estrin perempuan madura panting cm lear cm ukr debut judah timing allowance longer usual detain sajadah hail sang ergonomic
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'cm': 22, 'sajadah': 19, 'ukur': 18, 'panjang': 12, 'lebar': 12, 'jawa': 9, 'madura': 7, 'perempuan': 7, 'shalat': 5, 'lakilaki': 5, 'guna': 4, 'dapat': 4, 'desain': 4, 'mini': 4, 'ratarata': 4, 'ekstrim': 4, 'laku': 3, 'dasar': 3, 'antropometri': 3, 'fungsional': 3, 'mahasiswa': 3, 'oleh': 3, 'data': 3, 'hasil': 3, 'usul': 3, 'ergonomis': 3, 'bagi': 2, 'tubuh': 2, 'cara': 2, 'langsung': 2, 'sebab': 2, 'khusus': 2, 'ideal': 2, 'sesuai': 2, 'gera': 2, 'teliti': 2, 'yakni': 2, 'olah': 2, 'uji': 2, 'media': 1, 'kain': 1, 'biasa': 1, 'milik': 1, 'aneka': 1, 'ragam': 1, 'gambar': 1, 'pola': 1, 'nafas': 1, 'islam': 1, 'alas': 1, 'jaga': 1, 'bersih': 1, 'tambah': 1, 'khusyuk': 1, 'bagai': 1, 'model': 1, 'motif': 1, 'dampak': 1, 'ketidaknyamanan': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'utama': 1, 'ketidaksesuaian': 1, 'antara': 1, 'akibat': 1, 'ketika': 1, 'berjama': 1, 'ah': 1, 'shaf': 1, 'jadi': 1, 'sempurna': 1, 'pakai': 1, 'perlu': 1, 'rekomendasi': 1, 'standar': 1, 'turut': 1, 'riwayat': 1, 'hadits': 1, 'tuju': 1, 'temu': 1, 'alternatif': 1, 'solusi': 1, 'masalah': 1, 'ada': 1, 'masyarakat': 1, 'analisis': 1, 'tempat': 1, 'posisi': 1, 'sujud': 1, 'metode': 1, 'sampling': 1, 'purposive': 1, 'observasi': 1, 'objek': 1, 'datadata': 1, 'butuh': 1, 'normal': 1, 't': 1, 'hitung': 1, 'nilai': 1, 'persentil': 1, 'empat': 1, 'lanjut': 1, 'berturutturut': 1, 'sedang': 1, 'adapun': 1, 'sebut': 1, 'sudah': 1, 'timbang': 1, 'allowance': 1, 'longgar': 1, 'sangat': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 34, 'of': 25, 'and': 24, 'prayer': 22, 'cm': 22, 'size': 14, 'length': 12, 'width': 12, 'is': 9, 'to': 8, 'mat': 8, 'that': 5, 'rugs': 5, 'on': 5, 'male': 5, 'female': 5, 'a': 4, 'mats': 4, 'java': 4, 'data': 4, 'obtained': 4, 'mini': 4, 'javanese': 4, 'average': 4, 'extreme': 4, 'rug': 3, 'are': 3, 'as': 3, 'sizes': 3, 'design': 3, 'based': 3, 'functional': 3, 'anthropometry': 3, 'students': 3, 'madura': 3, 'then': 3, 'ergonomic': 3, 'for': 3, 'madurese': 3, 'body': 2, 'there': 2, 'users': 2, 'result': 2, 'when': 2, 'prayers': 2, 'in': 2, 'be': 2, 'ideal': 2, 'according': 2, 'movement': 2, 'study': 2, 'through': 2, 'processing': 2, 'test': 2, 'so': 2, 'proposed': 2, 'medium': 1, 'cloth': 1, 'usually': 1, 'has': 1, 'variety': 1, 'images': 1, 'patterns': 1, 'breathe': 1, 'islam': 1, 'used': 1, 'keeping': 1, 'clean': 1, 'increase': 1, 'fervor': 1, 'currently': 1, 'various': 1, 'models': 1, 'motifs': 1, 'indirectly': 1, 'impact': 1, 'inconvenience': 1, 'one': 1, 'main': 1, 'causes': 1, 'mismatch': 1, 'between': 1, 'with': 1, 'user': 1, 'particular': 1, 'congregation': 1, 'shafat': 1, 'imperfect': 1, 'because': 1, 'worn': 1, 'not': 1, 'therefore': 1, 'it': 1, 'necessary': 1, 'make': 1, 'standard': 1, 'recommendation': 1, 'performing': 1, 'hadith': 1, 'history': 1, 'this': 1, 'aims': 1, 'find': 1, 'alternative': 1, 'solutions': 1, 'problems': 1, 'exist': 1, 'society': 1, 'analysis': 1, 'suitability': 1, 'place': 1, 'especially': 1, 'prostration': 1, 'position': 1, 'purposive': 1, 'sampling': 1, 'method': 1, 'direct': 1, 'observation': 1, 'object': 1, 'under': 1, 'required': 1, 'can': 1, 'performed': 1, 'normality': 1, 't': 1, 'calculation': 1, 'percentile': 1, 'value': 1, 'produce': 1, 'sized': 1, 'four': 1, 'suggestions': 1, 'namely': 1, 'furthermore': 1, 'respectively': 1, 'while': 1, 'women': 1, 'already': 1, 'considering': 1, 'allowance': 1, 'looseness': 1, 'produced': 1, 'very': 1})
-------------------------------------------
--- Data #553 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Susanto
Judul: Pengaruh Jenis Zat Aditif, Jenis Serbuk Kayu dan Persentase Fraksi Berat Pelunak Plastik terhadap Modulus of Rapture Papan Komposit
Pembimbing 1: Mu'alim S.T., M.T.
Pembimbing 2: Anis Arendra S.T., M.Eng.
Abstrak (Raw): Limbah merupakan hasil sisa pengolahan ataupun pemakaian yang cenderung tidak memiliki nilai jual sehingga sering kali dilakukan pembuangan. Limbah dapat mengganggu lingkungan disekitar dengan menimbbulkan efek pencemaran lingkungan seperti pencemaran pada udara, air, tanah maupun nilai estetika. Limbah yang banyak dihasilkan oleh masyarakat aadalah limbah plastik. Limbah plastik selain mampu menyebabkan bencana alam seperti banjir juga dapat menyebabkan terganggunaya sebuah ekosistem. Sehingga perlu dilakuakan penanganan khusus untuk dapat meminimalisir limbah plastik. Mebel merupakan industri yang melibatkan bahan baku dari alam yaitu kayu yang menghasilkan serbuk kayu yang sering dibuang disembarang tempat sehingga mengganggu nilai estetika dan ruang gerak dari tempat yang ada pembuangan limbah tersebut. Madura khususnya Kabupaten Bangkalan adalah sebuah kabupaten yang mempunyai tanah kapur besar. Bahkan di Bangkalan sendiri banyak tambang batu kapur. Selain kapur citrun atau asam sitrat juga banyak diproduksi di madura. Penelitian ini bertujuan untuk membuat papan komposit dengan memanfaatkan limbah dari plastik HDPE, serbuk kayu mahoni dan jati serta semen maupun asam sitrat yang banyak ditemukan di Bangkalan. Yang mana prosuk yang dihasilkan berupa papan dengan diuji modulus of rapture, sehingga dapat menjadi produk hasil pengolahan yang memiliki nilai tambah
Kata Kunci: Limbah, Plastik, Serbuk Kayu, Kapur, Asam Sitrat, Papan Komposit.
Abstrak (Clean): limbah merupakan hasil sisa pengolahan ataupun pemakaian yang cenderung tidak memiliki nilai jual sehingga sering kali dilakukan pembuangan limbah dapat mengganggu lingkungan disekitar dengan menimbbulkan efek pencemaran lingkungan seperti pencemaran pada udara air tanah maupun nilai estetika limbah yang banyak dihasilkan oleh masyarakat aadalah limbah plastik limbah plastik selain mampu menyebabkan bencana alam seperti banjir juga dapat menyebabkan terganggunaya sebuah ekosistem sehingga perlu dilakuakan penanganan khusus untuk dapat meminimalisir limbah plastik mebel merupakan industri yang melibatkan bahan baku dari alam yaitu kayu yang menghasilkan serbuk kayu yang sering dibuang disembarang tempat sehingga mengganggu nilai estetika dan ruang gerak dari tempat yang ada pembuangan limbah tersebut madura khususnya kabupaten bangkalan adalah sebuah kabupaten yang mempunyai tanah kapur besar bahkan di bangkalan sendiri banyak tambang batu kapur selain kapur citrun atau asam sitrat juga banyak diproduksi di madura penelitian ini bertujuan untuk membuat papan komposit dengan memanfaatkan limbah dari plastik hdpe serbuk kayu mahoni dan jati serta semen maupun asam sitrat yang banyak ditemukan di bangkalan yang mana prosuk yang dihasilkan berupa papan dengan diuji modulus of rapture sehingga dapat menjadi produk hasil pengolahan yang memiliki nilai tambah kata kunci limbah plastik serbuk kayu kapur asam sitrat papan komposit
Abstrak (Stopwords Removed): limbah hasil sisa pengolahan ataupun pemakaian cenderung memiliki nilai jual sering kali dilakukan pembuangan limbah dapat mengganggu lingkungan disekitar menimbbulkan efek pencemaran lingkungan pencemaran udara air tanah maupun nilai estetika limbah banyak dihasilkan masyarakat aadalah limbah plastik limbah plastik selain mampu menyebabkan bencana alam banjir dapat menyebabkan terganggunaya ekosistem perlu dilakuakan penanganan khusus dapat meminimalisir limbah plastik mebel industri melibatkan bahan baku alam kayu menghasilkan serbuk kayu sering dibuang disembarang tempat mengganggu nilai estetika ruang gerak tempat ada pembuangan limbah tersebut madura khususnya kabupaten bangkalan kabupaten mempunyai tanah kapur besar bahkan bangkalan sendiri banyak tambang batu kapur selain kapur citrun asam sitrat banyak diproduksi madura penelitian bertujuan membuat papan komposit memanfaatkan limbah plastik hdpe serbuk kayu mahoni jati semen maupun asam sitrat banyak ditemukan bangkalan mana prosuk dihasilkan berupa papan diuji modulus of rapture dapat menjadi produk hasil pengolahan memiliki nilai tambah kata kunci limbah plastik serbuk kayu kapur asam sitrat papan komposit
Abstrak (Stemmed): limbah hasil sisa olah atau pakai cenderung milik nilai jual sering kali laku buang limbah dapat ganggu lingkung sekitar menimbbulkan efek cemar lingkung cemar udara air tanah maupun nilai estetika limbah banyak hasil masyarakat aadalah limbah plastik limbah plastik selain mampu sebab bencana alam banjir dapat sebab terganggunaya ekosistem perlu dilakuakan tangan khusus dapat meminimalisir limbah plastik mebel industri libat bahan baku alam kayu hasil serbuk kayu sering buang sembarang tempat ganggu nilai estetika ruang gerak tempat ada buang limbah sebut madura khusus kabupaten bangkal kabupaten punya tanah kapur besar bahkan bangkal sendiri banyak tambang batu kapur selain kapur citrun asam sitrat banyak produksi madura teliti tuju buat papan komposit manfaat limbah plastik hdpe serbuk kayu mahoni jati semen maupun asam sitrat banyak temu bangkal mana prosuk hasil upa papan uji modulus of rapture dapat jadi produk hasil olah milik nilai tambah kata kunci limbah plastik serbuk kayu kapur asam sitrat papan komposit
Abstrak (Corrected): limb hail visa blah tau sakai rendering milk nilgai dual seeing kali lake bang limb apart gang linking seminar menimbbulkan eek cedar linking cedar dark air tana maun nilgai estetika limb banyan hail masyarakat qabalah limb plastic limb plastic slain camp kebab banana alarm banner apart kebab terganggunaya ecosystem peru dilakuakan tanga rhesus apart meminimalisir limb plastic rebel industry libau bahai baku alarm kay hail serum kay seeing bang semarang tempt gang nilgai estetika rang gera tempt ada bang limb debut madura rhesus kabupaten bangka kabupaten puny tana kaput bear balkan bangka sending banyan taming batu kaput slain kaput citrus sam start banyan produksi madura elite juju but papa composite manat limb plastic hope serum kay mahjong sati semen maun sam start banyan temp bangka mana proud hail up papa uni modulus of rapture apart jade proud hail blah milk nilgai tambac data bunch limb plastic serum kay kaput sam start papa composite
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'limbah': 9, 'hasil': 5, 'plastik': 5, 'nilai': 4, 'dapat': 4, 'banyak': 4, 'kayu': 4, 'kapur': 4, 'buang': 3, 'serbuk': 3, 'bangkal': 3, 'asam': 3, 'sitrat': 3, 'papan': 3, 'olah': 2, 'milik': 2, 'sering': 2, 'ganggu': 2, 'lingkung': 2, 'cemar': 2, 'tanah': 2, 'maupun': 2, 'estetika': 2, 'selain': 2, 'sebab': 2, 'alam': 2, 'khusus': 2, 'tempat': 2, 'madura': 2, 'kabupaten': 2, 'komposit': 2, 'sisa': 1, 'atau': 1, 'pakai': 1, 'cenderung': 1, 'jual': 1, 'kali': 1, 'laku': 1, 'sekitar': 1, 'menimbbulkan': 1, 'efek': 1, 'udara': 1, 'air': 1, 'masyarakat': 1, 'aadalah': 1, 'mampu': 1, 'bencana': 1, 'banjir': 1, 'terganggunaya': 1, 'ekosistem': 1, 'perlu': 1, 'dilakuakan': 1, 'tangan': 1, 'meminimalisir': 1, 'mebel': 1, 'industri': 1, 'libat': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'sembarang': 1, 'ruang': 1, 'gerak': 1, 'ada': 1, 'sebut': 1, 'punya': 1, 'besar': 1, 'bahkan': 1, 'sendiri': 1, 'tambang': 1, 'batu': 1, 'citrun': 1, 'produksi': 1, 'teliti': 1, 'tuju': 1, 'buat': 1, 'manfaat': 1, 'hdpe': 1, 'mahoni': 1, 'jati': 1, 'semen': 1, 'temu': 1, 'mana': 1, 'prosuk': 1, 'upa': 1, 'uji': 1, 'modulus': 1, 'of': 1, 'rapture': 1, 'jadi': 1, 'produk': 1, 'tambah': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'is': 10, 'waste': 9, 'that': 7, 'the': 6, 'of': 6, 'and': 5, 'a': 5, 'to': 4, 'value': 4, 'so': 4, 'plastic': 4, 'in': 4, 'can': 3, 'by': 3, 'from': 3, 'wood': 3, 'bangkal': 3, 'lime': 3, 'citric': 3, 'acid': 3, 'processing': 2, 'or': 2, 'often': 2, 'disposal': 2, 'causing': 2, 'pollution': 2, 'such': 2, 'as': 2, 'aesthetic': 2, 'also': 2, 'an': 2, 'it': 2, 'powder': 2, 'which': 2, 'where': 2, 'madura': 2, 'has': 2, 'produced': 2, 'composite': 2, 'board': 2, 'result': 1, 'residual': 1, 'use': 1, 'tends': 1, 'have': 1, 'no': 1, 'sales': 1, 'done': 1, 'disrupt': 1, 'environment': 1, 'around': 1, 'environmental': 1, 'effects': 1, 'on': 1, 'air': 1, 'water': 1, 'soil': 1, 'generated': 1, 'community': 1, 'other': 1, 'than': 1, 'capable': 1, 'natural': 1, 'disasters': 1, 'floods': 1, 'cause': 1, 'disturbed': 1, 'ecosystem': 1, 'necessary': 1, 'dilakuakan': 1, 'special': 1, 'handling': 1, 'minimize': 1, 'furniture': 1, 'industry': 1, 'involves': 1, 'raw': 1, 'materials': 1, 'nature': 1, 'produces': 1, 'disposed': 1, 'place': 1, 'disturbs': 1, 'space': 1, 'there': 1, 'especially': 1, 'regency': 1, 'district': 1, 'large': 1, 'land': 1, 'even': 1, 'itself': 1, 'many': 1, 'limestone': 1, 'mes': 1, 'addition': 1, 'citrun': 1, 'widely': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'aims': 1, 'make': 1, 'boards': 1, 'utilizing': 1, 'hdpe': 1, 'plastics': 1, 'mahogany': 1, 'teak': 1, 'dust': 1, 'cement': 1, 'are': 1, 'found': 1, 'with': 1, 'tested': 1, 'modulus': 1, 'rapture': 1, 'be': 1, 'product': 1, 'added': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #554 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muhammad Hasib Wildan
Judul: Pemilihan Supplier PT Romi Violeta Menggunakan Metode Linear Programming
Pembimbing 1: Ida Lumintu, S.T., M.T., Ph.D
Pembimbing 2: Heri Awalul Ilhamsah, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Pemilihan supplier adalah suatu kegiatan penting yang harus dilakukan oleh perusahaan guna menentukan supplier mana yang nantinya akan menyuplai kebutuhan bahan baku produksi didalam perusahaan. Pihak perusahaan harus cermat dalam hal pemilihan supplier, karena jika perusahaan mengalami kesalahan dalam memilih suppliernya akan mengakibatkan peningkatan biaya pada proses produksi. Dalam melakukan pemilihan supplier sendiri dibutuhkan beberapa kriteria yang mana dari kriteria-kriteria tersebut nantinya akan dapat menggambarkan performa dari para supplier sehingga dengan adanya kriteriakriteria tersebut dapat membantu perusahaan dalam menentukan keputusan untuk memilih supplier. Terdapat berbagai macam metode yang dapat digunakan untuk proses pemilihan supplier, salah satunya adalah metode Linear Programming seperti yang telah digunakan peneliti dalam menyelesaikan penelitian ini. Didalam penelitian ini nantinya akan didapatkan hasil berupa supplier terpilih sebagai alokasi pembelian bahan baku produksi perusahaan, dalam hal ini bahan bakunya berupa kayu dengan 3 jenis yaitu kayu mindi, kayu mahoni dan kayu jati.
Abstrak (Clean): pemilihan supplier adalah suatu kegiatan penting yang harus dilakukan oleh perusahaan guna menentukan supplier mana yang nantinya akan menyuplai kebutuhan bahan baku produksi didalam perusahaan pihak perusahaan harus cermat dalam hal pemilihan supplier karena jika perusahaan mengalami kesalahan dalam memilih suppliernya akan mengakibatkan peningkatan biaya pada proses produksi dalam melakukan pemilihan supplier sendiri dibutuhkan beberapa kriteria yang mana dari kriteriakriteria tersebut nantinya akan dapat menggambarkan performa dari para supplier sehingga dengan adanya kriteriakriteria tersebut dapat membantu perusahaan dalam menentukan keputusan untuk memilih supplier terdapat berbagai macam metode yang dapat digunakan untuk proses pemilihan supplier salah satunya adalah metode linear programming seperti yang telah digunakan peneliti dalam menyelesaikan penelitian ini didalam penelitian ini nantinya akan didapatkan hasil berupa supplier terpilih sebagai alokasi pembelian bahan baku produksi perusahaan dalam hal ini bahan bakunya berupa kayu dengan jenis yaitu kayu mindi kayu mahoni dan kayu jati
Abstrak (Stopwords Removed): pemilihan supplier kegiatan penting harus dilakukan perusahaan menentukan supplier mana nantinya menyuplai kebutuhan bahan baku produksi didalam perusahaan pihak perusahaan harus cermat pemilihan supplier jika perusahaan mengalami kesalahan memilih suppliernya mengakibatkan peningkatan biaya proses produksi melakukan pemilihan supplier sendiri dibutuhkan beberapa kriteria mana kriteriakriteria tersebut nantinya dapat menggambarkan performa para supplier adanya kriteriakriteria tersebut dapat membantu perusahaan menentukan keputusan memilih supplier terdapat berbagai macam metode dapat digunakan proses pemilihan supplier salah satunya metode linear programming digunakan peneliti menyelesaikan penelitian didalam penelitian nantinya didapatkan hasil berupa supplier terpilih alokasi pembelian bahan baku produksi perusahaan bahan bakunya berupa kayu jenis kayu mindi kayu mahoni kayu jati
Abstrak (Stemmed): pilih supplier giat penting harus laku usaha tentu supplier mana nanti suplai butuh bahan baku produksi dalam usaha pihak usaha harus cermat pilih supplier jika usaha alami salah pilih suppliernya akibat tingkat biaya proses produksi laku pilih supplier sendiri butuh beberapa kriteria mana kriteriakriteria sebut nanti dapat gambar performa para supplier ada kriteriakriteria sebut dapat bantu usaha tentu putus pilih supplier dapat bagai macam metode dapat guna proses pilih supplier salah satu metode linear programming guna teliti selesai teliti dalam teliti nanti dapat hasil upa supplier pilih alokasi beli bahan baku produksi usaha bahan baku upa kayu jenis kayu mindi kayu mahoni kayu jati
Abstrak (Corrected): pilch supplier gift panting harms lake sara tent supplier mana anti splat butch bahai baku produksi dream sara pick sara harms cermet pilch supplier pika sara salami salad pilch suppliernya akbar dingbat bay proves produksi lake pilch supplier sending butch beberapa criteria mana kriteriakriteria debut anti apart sambar perform para supplier ada kriteriakriteria debut apart bantu sara tent puts pilch supplier apart bahai madam metope apart gun proves pilch supplier salad sat metope linear programming gun elite seesaw elite dream elite anti apart hail up supplier pilch alkali bell bahai baku produksi sara bahai baku up kay penis kay mind kay mahjong kay sati
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'supplier': 8, 'pilih': 7, 'usaha': 6, 'dapat': 5, 'kayu': 4, 'nanti': 3, 'bahan': 3, 'baku': 3, 'produksi': 3, 'teliti': 3, 'harus': 2, 'laku': 2, 'tentu': 2, 'mana': 2, 'butuh': 2, 'dalam': 2, 'salah': 2, 'proses': 2, 'kriteriakriteria': 2, 'sebut': 2, 'metode': 2, 'guna': 2, 'upa': 2, 'giat': 1, 'penting': 1, 'suplai': 1, 'pihak': 1, 'cermat': 1, 'jika': 1, 'alami': 1, 'suppliernya': 1, 'akibat': 1, 'tingkat': 1, 'biaya': 1, 'sendiri': 1, 'beberapa': 1, 'kriteria': 1, 'gambar': 1, 'performa': 1, 'para': 1, 'ada': 1, 'bantu': 1, 'putus': 1, 'bagai': 1, 'macam': 1, 'satu': 1, 'linear': 1, 'programming': 1, 'selesai': 1, 'hasil': 1, 'alokasi': 1, 'beli': 1, 'jenis': 1, 'mindi': 1, 'mahoni': 1, 'jati': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 13, 'in': 9, 'be': 6, 'suppliers': 5, 'supplier': 4, 'selection': 4, 'company': 4, 'to': 4, 'will': 4, 'that': 3, 'which': 3, 'raw': 3, 'material': 3, 'production': 3, 'criteria': 3, 'this': 3, 'wood': 3, 'is': 2, 'must': 2, 'by': 2, 'process': 2, 'these': 2, 'can': 2, 'used': 2, 'as': 2, 'research': 2, 'an': 1, 'important': 1, 'activity': 1, 'done': 1, 'determine': 1, 'supplying': 1, 'needs': 1, 'within': 1, 'careful': 1, 'terms': 1, 'because': 1, 'if': 1, 'experienced': 1, 'a': 1, 'mistake': 1, 'choosing': 1, 'lead': 1, 'increased': 1, 'costs': 1, 'themselves': 1, 'required': 1, 'some': 1, 'able': 1, 'describe': 1, 'performance': 1, 'so': 1, 'existence': 1, 'help': 1, 'companies': 1, 'determining': 1, 'decision': 1, 'choose': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'various': 1, 'methods': 1, 'for': 1, 'one': 1, 'method': 1, 'linear': 1, 'programming': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'researchers': 1, 'completing': 1, 'obtained': 1, 'results': 1, 'selected': 1, 'allocation': 1, 'purchase': 1, 'companys': 1, 'case': 1, 'form': 1, 'with': 1, 'types': 1, 'mindi': 1, 'mahogany': 1, 'and': 1, 'teak': 1})
-------------------------------------------
--- Data #555 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Irda Rebekka Simanjuntak
Judul: PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN USAHA KECIL MENENGAH (UKM) KERUPUK BERBASIS WEB (Studi Kasus: UKM Sumber Jokotole, Socah, Bangkalan)
Pembimbing 1: Issa Dyah Utami, S.T., M.T., Ph.D
Pembimbing 2: Agus Salim, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Perkembangan dunia usaha yang semakin pesat mengakibatkan perusahaan bersaing untuk meningkatkan kinerja perusahaan mereka agar dapat menguasai pangsa pasar yang lebih besar serta menjadikan perusahaannya mejadi lebih terpandang dan terkemuka dibandingkan dengan perusahaan lainnya. UKM merupakan usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung atau tidak langsung. Penulis tertarik dengan membantu dalam meningkatkan penjualan serta memperluas pemasaran pada UKM dengan cara mengembangkan sistem penjualan yang berbasis Web dan model pengembangan yang digunakan yaitu software aplikasi menggunakan Bahasa pemrograman PHP dan database menggunakan MySQL.
Hasil penelitian yang telah diperoleh berupa aplikasi penjualan yang berbasis Web secara offline dan bisa melayani transaksi penjualan secara offline dan bisa membantu meningkatkan penjualan pada UKM.
Abstrak (Clean): perkembangan dunia usaha yang semakin pesat mengakibatkan perusahaan bersaing untuk meningkatkan kinerja perusahaan mereka agar dapat menguasai pangsa pasar yang lebih besar serta menjadikan perusahaannya mejadi lebih terpandang dan terkemuka dibandingkan dengan perusahaan lainnya ukm merupakan usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki dikuasai atau menjadi bagian baik langsung atau tidak langsung penulis tertarik dengan membantu dalam meningkatkan penjualan serta memperluas pemasaran pada ukm dengan cara mengembangkan sistem penjualan yang berbasis web dan model pengembangan yang digunakan yaitu software aplikasi menggunakan bahasa pemrograman php dan database menggunakan mysql hasil penelitian yang telah diperoleh berupa aplikasi penjualan yang berbasis web secara offline dan bisa melayani transaksi penjualan secara offline dan bisa membantu meningkatkan penjualan pada ukm
Abstrak (Stopwords Removed): perkembangan dunia usaha semakin pesat mengakibatkan perusahaan bersaing meningkatkan kinerja perusahaan mereka dapat menguasai pangsa pasar lebih besar menjadikan perusahaannya mejadi lebih terpandang terkemuka dibandingkan perusahaan lainnya ukm usaha ekonomi produktif berdiri sendiri dilakukan orang perorangan badan usaha bukan anak perusahaan bukan cabang perusahaan dimiliki dikuasai menjadi bagian baik langsung langsung penulis tertarik membantu meningkatkan penjualan memperluas pemasaran ukm cara mengembangkan sistem penjualan berbasis web model pengembangan digunakan software aplikasi menggunakan bahasa pemrograman php database menggunakan mysql hasil penelitian diperoleh berupa aplikasi penjualan berbasis web secara offline melayani transaksi penjualan secara offline membantu meningkatkan penjualan ukm
Abstrak (Stemmed): kembang dunia usaha makin pesat akibat usaha saing tingkat kerja usaha mereka dapat kuasa pangsa pasar lebih besar jadi usaha mejadi lebih pandang muka banding usaha lain ukm usaha ekonomi produktif diri sendiri laku orang orang badan usaha bukan anak usaha bukan cabang usaha milik asai jadi bagi baik langsung langsung tulis tarik bantu tingkat jual luas pasar ukm cara kembang sistem jual bas web model kembang guna software aplikasi guna bahasa pemrograman php database guna mysql hasil teliti oleh upa aplikasi jual bas web cara offline layan transaksi jual cara offline bantu tingkat jual ukm
Abstrak (Corrected): embank dulia sara making pest akbar sara saying dingbat era sara merely apart casa pangs paar leash bear jade sara mead leash padang make banding sara lain um sara economic produktif dirt sending lake orang orang badman sara buran anal sara buran cabana sara milk asa jade bag back lansing lansing tulips tajik bantu dingbat dual lucas paar um cara embank sister dual was web model embank gun software aplikasi gun bahama pemrograman pop database gun myself hail elite olen up aplikasi dual was web cara offline layman transaksi dual cara offline bantu dingbat dual um
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'usaha': 9, 'jual': 5, 'kembang': 3, 'tingkat': 3, 'ukm': 3, 'cara': 3, 'guna': 3, 'pasar': 2, 'lebih': 2, 'jadi': 2, 'orang': 2, 'bukan': 2, 'langsung': 2, 'bantu': 2, 'bas': 2, 'web': 2, 'aplikasi': 2, 'offline': 2, 'dunia': 1, 'makin': 1, 'pesat': 1, 'akibat': 1, 'saing': 1, 'kerja': 1, 'mereka': 1, 'dapat': 1, 'kuasa': 1, 'pangsa': 1, 'besar': 1, 'mejadi': 1, 'pandang': 1, 'muka': 1, 'banding': 1, 'lain': 1, 'ekonomi': 1, 'produktif': 1, 'diri': 1, 'sendiri': 1, 'laku': 1, 'badan': 1, 'anak': 1, 'cabang': 1, 'milik': 1, 'asai': 1, 'bagi': 1, 'baik': 1, 'tulis': 1, 'tarik': 1, 'luas': 1, 'sistem': 1, 'model': 1, 'software': 1, 'bahasa': 1, 'pemrograman': 1, 'php': 1, 'database': 1, 'mysql': 1, 'hasil': 1, 'teliti': 1, 'oleh': 1, 'upa': 1, 'layan': 1, 'transaksi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 9, 'and': 8, 'of': 6, 'sales': 6, 'in': 5, 'companies': 4, 'to': 4, 'or': 4, 'ukm': 3, 'are': 3, 'that': 3, 'development': 2, 'business': 2, 'has': 2, 'improve': 2, 'their': 2, 'by': 2, 'application': 2, 'offline': 2, 'can': 2, 'increasingly': 1, 'rapid': 1, 'world': 1, 'resulted': 1, 'competing': 1, 'performance': 1, 'order': 1, 'gain': 1, 'greater': 1, 'market': 1, 'share': 1, 'make': 1, 'more': 1, 'respected': 1, 'prominent': 1, 'compared': 1, 'other': 1, 'productive': 1, 'economic': 1, 'enterprises': 1, 'stand': 1, 'alone': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'individuals': 1, 'entities': 1, 'not': 1, 'subsidiaries': 1, 'branches': 1, 'company': 1, 'owned': 1, 'controlled': 1, 'become': 1, 'part': 1, 'either': 1, 'directly': 1, 'indirectly': 1, 'author': 1, 'is': 1, 'interested': 1, 'assisting': 1, 'increasing': 1, 'expanding': 1, 'marketing': 1, 'developing': 1, 'webbases': 1, 'system': 1, 'models': 1, 'used': 1, 'namely': 1, 'software': 1, 'uses': 1, 'php': 1, 'programming': 1, 'language': 1, 'database': 1, 'using': 1, 'mysql': 1, 'result': 1, 'research': 1, 'been': 1, 'obtained': 1, 'form': 1, 'serve': 1, 'transactions': 1, 'help': 1, 'customer': 1, 'webbased': 1, 'for': 1})
-------------------------------------------
--- Data #556 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: NOER FAIZAL RAHMAN
Judul: MERANCANG KURSI LIPAT YANG PRAKTIS DAN ERGONOMIS TERHADAP KENYAMANAN POSISI DUDUK TERAPI SETRUM DAN TERAPI LISTRIK
Pembimbing 1: MAHRUS KHOIRUL UMAMI, S.T., M.Sc.
Pembimbing 2: SABARUDIN AKHMAD, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Terapi setrum merupakan terapi kesehatan yang berlandasan melancarkan peredaran darah yang menggumpal dan tersumbat. Semakin maju zaman ini semakin banyak orang memiliki ide kreatif yang canggih dalam hal apapun salah satunya dalam hal kesehatan. Kesehatan sangat diperlukan oleh setiap orang agar ketika melakukan kegiatan atau aktivitas dapat dilakukan dengan maksimal oleh karena itu sehat dalam kesehatan itu mahal. Aktivitas terapi adalah merupakan serangkaian gerak fisik yang dilakukan di dalam usaha penyembuhan atau meningkatkan kualitas hidup penderita, mengelola penyakitnya dan menunda atau meniadakan komplikasi yang akan ditimbulkannya. Penggunaan aktivitas fisik sebagai usaha terapi tidak dapat berdiri sendiri, melainkan bersifat komplementer dengan usaha terapi yang lain misalnya pengaturan makan dan pengobatan konvensional yang telah terbukti peranannya. Kursi yang baik adalah kursi yang nyaman dan ergonomis saat digunakan sesuai antropometri. Alat bantu kursi yang biasanya digunakan itu berbeda-beda ukuran tinggi dan lebarnya sehingga kenyamanan dalam posisi duduk yang kurang benar maka akan menambahkan cidera kecil lainnya berdasarkan posisi duduk yang tidak nyaman. Menghindari cidera tambahan dari kurang nyamannya posisi duduk dengan mengetahui ukuran standard posisi kursi duduk yang benar bagi kalangan tersebut.
Kata Kunci : Kursi, Terapi, Nyaman.
Abstrak (Clean): terapi setrum merupakan terapi kesehatan yang berlandasan melancarkan peredaran darah yang menggumpal dan tersumbat semakin maju zaman ini semakin banyak orang memiliki ide kreatif yang canggih dalam hal apapun salah satunya dalam hal kesehatan kesehatan sangat diperlukan oleh setiap orang agar ketika melakukan kegiatan atau aktivitas dapat dilakukan dengan maksimal oleh karena itu sehat dalam kesehatan itu mahal aktivitas terapi adalah merupakan serangkaian gerak fisik yang dilakukan di dalam usaha penyembuhan atau meningkatkan kualitas hidup penderita mengelola penyakitnya dan menunda atau meniadakan komplikasi yang akan ditimbulkannya penggunaan aktivitas fisik sebagai usaha terapi tidak dapat berdiri sendiri melainkan bersifat komplementer dengan usaha terapi yang lain misalnya pengaturan makan dan pengobatan konvensional yang telah terbukti peranannya kursi yang baik adalah kursi yang nyaman dan ergonomis saat digunakan sesuai antropometri alat bantu kursi yang biasanya digunakan itu berbedabeda ukuran tinggi dan lebarnya sehingga kenyamanan dalam posisi duduk yang kurang benar maka akan menambahkan cidera kecil lainnya berdasarkan posisi duduk yang tidak nyaman menghindari cidera tambahan dari kurang nyamannya posisi duduk dengan mengetahui ukuran standard posisi kursi duduk yang benar bagi kalangan tersebut kata kunci kursi terapi nyaman
Abstrak (Stopwords Removed): terapi setrum terapi kesehatan berlandasan melancarkan peredaran darah menggumpal tersumbat semakin maju zaman semakin banyak orang memiliki ide kreatif canggih apapun salah satunya kesehatan kesehatan sangat diperlukan setiap orang ketika melakukan kegiatan aktivitas dapat dilakukan maksimal sehat kesehatan mahal aktivitas terapi serangkaian gerak fisik dilakukan usaha penyembuhan meningkatkan kualitas hidup penderita mengelola penyakitnya menunda meniadakan komplikasi ditimbulkannya penggunaan aktivitas fisik usaha terapi dapat berdiri sendiri melainkan bersifat komplementer usaha terapi lain misalnya pengaturan makan pengobatan konvensional terbukti peranannya kursi baik kursi nyaman ergonomis digunakan sesuai antropometri alat bantu kursi biasanya digunakan berbedabeda ukuran tinggi lebarnya kenyamanan posisi duduk kurang benar menambahkan cidera kecil lainnya berdasarkan posisi duduk nyaman menghindari cidera tambahan kurang nyamannya posisi duduk mengetahui ukuran standard posisi kursi duduk benar bagi kalangan tersebut kata kunci kursi terapi nyaman
Abstrak (Stemmed): terapi setrum terapi sehat landas lancar edar darah gumpal sumbat makin maju zaman makin banyak orang milik ide kreatif canggih apa salah satu sehat sehat sangat perlu tiap orang ketika laku giat aktivitas dapat laku maksimal sehat sehat mahal aktivitas terapi rangkai gerak fisik laku usaha sembuh tingkat kualitas hidup derita kelola sakit tunda tiada komplikasi timbul guna aktivitas fisik usaha terapi dapat diri sendiri lain sifat komplementer usaha terapi lain misal atur makan obat konvensional bukti peran kursi baik kursi nyaman ergonomis guna sesuai antropometri alat bantu kursi biasa guna berbedabeda ukur tinggi lebar nyaman posisi duduk kurang benar tambah cidera kecil lain dasar posisi duduk nyaman hindar cidera tambah kurang nyaman posisi duduk tahu ukur standard posisi kursi duduk benar bagi kalang sebut kata kunci kursi terapi nyaman
Abstrak (Corrected): terai serum terai seat lands lancer dear sarah gumball summat making maj daman making banyan orang milk idea keratin canggih papa salad sat seat seat sang peru tip orang retina lake gift aktivitas apart lake maximal seat seat metal aktivitas terai bangka gera fisk lake sara embus dingbat kualitas hide merit fella skit tuna tiara komplikasi timbal gun aktivitas fisk sara terai apart dirt sending lain sift complemented sara terai lain missal amur mayan boat conventional but pecan kursk back kursk nyeman ergonomic gun sexual anthropometric flat bantu kursk bias gun berbedabeda ukr ting lear nyeman polish dude during bear tambac cider cecil lain dakar polish dude nyeman hinder cider tambac during nyeman polish dude tau ukr standard polish kursk dude bear bag kalong debut data bunch kursk terai nyeman
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'terapi': 6, 'sehat': 5, 'kursi': 5, 'nyaman': 5, 'posisi': 4, 'duduk': 4, 'laku': 3, 'aktivitas': 3, 'usaha': 3, 'guna': 3, 'lain': 3, 'makin': 2, 'orang': 2, 'dapat': 2, 'fisik': 2, 'ukur': 2, 'kurang': 2, 'benar': 2, 'tambah': 2, 'cidera': 2, 'setrum': 1, 'landas': 1, 'lancar': 1, 'edar': 1, 'darah': 1, 'gumpal': 1, 'sumbat': 1, 'maju': 1, 'zaman': 1, 'banyak': 1, 'milik': 1, 'ide': 1, 'kreatif': 1, 'canggih': 1, 'apa': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'sangat': 1, 'perlu': 1, 'tiap': 1, 'ketika': 1, 'giat': 1, 'maksimal': 1, 'mahal': 1, 'rangkai': 1, 'gerak': 1, 'sembuh': 1, 'tingkat': 1, 'kualitas': 1, 'hidup': 1, 'derita': 1, 'kelola': 1, 'sakit': 1, 'tunda': 1, 'tiada': 1, 'komplikasi': 1, 'timbul': 1, 'diri': 1, 'sendiri': 1, 'sifat': 1, 'komplementer': 1, 'misal': 1, 'atur': 1, 'makan': 1, 'obat': 1, 'konvensional': 1, 'bukti': 1, 'peran': 1, 'baik': 1, 'ergonomis': 1, 'sesuai': 1, 'antropometri': 1, 'alat': 1, 'bantu': 1, 'biasa': 1, 'berbedabeda': 1, 'tinggi': 1, 'lebar': 1, 'kecil': 1, 'dasar': 1, 'hindar': 1, 'tahu': 1, 'standard': 1, 'bagi': 1, 'kalang': 1, 'sebut': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'of': 12, 'is': 7, 'a': 6, 'and': 6, 'health': 5, 'that': 5, 'in': 5, 'therapy': 4, 'position': 4, 'more': 3, 'activities': 3, 'or': 3, 'to': 3, 'are': 3, 'chair': 3, 'sitting': 3, 'based': 2, 'on': 2, 'by': 2, 'so': 2, 'when': 2, 'be': 2, 'physical': 2, 'an': 2, 'will': 2, 'as': 2, 'therapeutic': 2, 'seat': 2, 'comfortable': 2, 'used': 2, 'comfort': 2, 'correct': 2, 'injury': 2, 'stun': 1, 'circulation': 1, 'clots': 1, 'clogged': 1, 'blood': 1, 'advanced': 1, 'this': 1, 'time': 1, 'people': 1, 'have': 1, 'sophisticated': 1, 'creative': 1, 'ideas': 1, 'any': 1, 'case': 1, 'one': 1, 'them': 1, 'terms': 1, 'needed': 1, 'everyone': 1, 'doing': 1, 'can': 1, 'done': 1, 'maximum': 1, 'therefore': 1, 'expensive': 1, 'series': 1, 'movements': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'effort': 1, 'cure': 1, 'improve': 1, 'quality': 1, 'life': 1, 'sufferers': 1, 'manage': 1, 'disease': 1, 'delay': 1, 'eliminate': 1, 'complications': 1, 'caused': 1, 'use': 1, 'activity': 1, 'endeavor': 1, 'cannot': 1, 'stand': 1, 'alone': 1, 'but': 1, 'complementary': 1, 'with': 1, 'other': 1, 'efforts': 1, 'such': 1, 'regulation': 1, 'eating': 1, 'conventional': 1, 'medicine': 1, 'which': 1, 'has': 1, 'proven': 1, 'its': 1, 'role': 1, 'good': 1, 'ergonomic': 1, 'according': 1, 'anthropometry': 1, 'aids': 1, 'usually': 1, 'different': 1, 'sizes': 1, 'height': 1, 'width': 1, 'less': 1, 'then': 1, 'it': 1, 'add': 1, 'another': 1, 'small': 1, 'uncomfortable': 1, 'avoid': 1, 'additional': 1, 'from': 1, 'lack': 1, 'knowing': 1, 'standard': 1, 'size': 1, 'for': 1, 'those': 1, 'circles': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #557 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ILHAM SUHARTONO
Judul: OPTIMISASI BIOPLASTIK MENGGUNAKAN TEPUNG JAGUNG, TEPUNG SINGKONG DAN GLISERIN DENGAN METODE PERMUKAAN RESPON
Pembimbing 1: TRISITA NOVIANTI, S.T., M.TP.
Pembimbing 2: INDRA CAHYADI, S.T., M.Bus.Ph.D.
Abstrak (Raw): Plastik adalah sebuah bahan yang kini banyak digemari dan banyak digunakan dalam
kehidupan masyarakat. Akan tetapi plastik sendiri adalah bahan yang tidak dapat terurai
(nondegradable), maka dari itu penggunaan plastik harus diperhatikan agar tidak merusak
lingkungan mengingat besarnya limbah yang dihasilkan. Oleh sebab itu dilakukan sebuah
pengembangan plastik biodegradable atau biasa disebut dengan bioplastik. tujuan dari penelitian
ini adalah mengetahui komposisi campuran dari jagung / singkong dan gliserin untuk mendapatkan
hasil bioplastik yang optimal dengan kuat tarik maksimum dan elongasi maksimum dengan
menggunakan metode permukaan respon. Kombinasi parameter kuat tarik dan elongasi dengan
menggunakan response surface optimizer -Optimaly (jagung) diperoleh nilai fungsi desibrability.
Nilai desirability untuk kuat tarik yaitu 0,788 serta nilai desibarility untuk elongasi adalah 18,07.
kemudian kombinasi dari parameter optimal yang dihasilkan yakni gliserin 0,5 ml dan tepung 4,09
g dengan kuat tarik yang dihasilkan 16,59 MPa dan elongasi sebesar 17,23 %. Kombinasi
parameter kuat tarik dan elongasi dengan menggunakan response surface optimizer D-Optimaly
response (singkong) diperoleh nilai fungsi desibrability. Nilai desirability untuk kuat tarik yaitu
0,502 serta nilai desibarility untuk elongasi adalah 1.51. kemudian kombinasi dari parameter
optimal yang dihasilkan yakni gliserin 0.5 ml dan tepung 2 g dengan kuat tarik yang dihasilkan
6,97 MPa dan elongasi sebesar 10,6%. Hasil uji kuat tarik yang optimum bahan tepung jagung
adalah 16,59 MPa sedangkan untuk singkong adalah 6,97 MPa. dan hasil uji elongasi untuk bahan
jagung adalah 17,23% sedangkan untuk singkong adalah 10,6 %.
Kata Kunci : Plastik, Bioplastik, Permukaan Respon, Kuat tarik, Elongasi
Abstrak (Clean): plastik adalah sebuah bahan yang kini banyak digemari dan banyak digunakan dalam kehidupan masyarakat akan tetapi plastik sendiri adalah bahan yang tidak dapat terurai nondegradable maka dari itu penggunaan plastik harus diperhatikan agar tidak merusak lingkungan mengingat besarnya limbah yang dihasilkan oleh sebab itu dilakukan sebuah pengembangan plastik biodegradable atau biasa disebut dengan bioplastik tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui komposisi campuran dari jagung singkong dan gliserin untuk mendapatkan hasil bioplastik yang optimal dengan kuat tarik maksimum dan elongasi maksimum dengan menggunakan metode permukaan respon kombinasi parameter kuat tarik dan elongasi dengan menggunakan response surface optimizer optimaly jagung diperoleh nilai fungsi desibrability nilai desirability untuk kuat tarik yaitu serta nilai desibarility untuk elongasi adalah kemudian kombinasi dari parameter optimal yang dihasilkan yakni gliserin ml dan tepung g dengan kuat tarik yang dihasilkan mpa dan elongasi sebesar kombinasi parameter kuat tarik dan elongasi dengan menggunakan response surface optimizer doptimaly response singkong diperoleh nilai fungsi desibrability nilai desirability untuk kuat tarik yaitu serta nilai desibarility untuk elongasi adalah kemudian kombinasi dari parameter optimal yang dihasilkan yakni gliserin ml dan tepung g dengan kuat tarik yang dihasilkan mpa dan elongasi sebesar hasil uji kuat tarik yang optimum bahan tepung jagung adalah mpa sedangkan untuk singkong adalah mpa dan hasil uji elongasi untuk bahan jagung adalah sedangkan untuk singkong adalah kata kunci plastik bioplastik permukaan respon kuat tarik elongasi
Abstrak (Stopwords Removed): plastik bahan kini banyak digemari banyak digunakan kehidupan masyarakat plastik sendiri bahan dapat terurai nondegradable penggunaan plastik harus diperhatikan merusak lingkungan mengingat besarnya limbah dihasilkan sebab dilakukan pengembangan plastik biodegradable biasa disebut bioplastik tujuan penelitian mengetahui komposisi campuran jagung singkong gliserin mendapatkan hasil bioplastik optimal kuat tarik maksimum elongasi maksimum menggunakan metode permukaan respon kombinasi parameter kuat tarik elongasi menggunakan response surface optimizer optimaly jagung diperoleh nilai fungsi desibrability nilai desirability kuat tarik nilai desibarility elongasi kombinasi parameter optimal dihasilkan yakni gliserin ml tepung g kuat tarik dihasilkan mpa elongasi sebesar kombinasi parameter kuat tarik elongasi menggunakan response surface optimizer doptimaly response singkong diperoleh nilai fungsi desibrability nilai desirability kuat tarik nilai desibarility elongasi kombinasi parameter optimal dihasilkan yakni gliserin ml tepung g kuat tarik dihasilkan mpa elongasi sebesar hasil uji kuat tarik optimum bahan tepung jagung mpa sedangkan singkong mpa hasil uji elongasi bahan jagung sedangkan singkong kata kunci plastik bioplastik permukaan respon kuat tarik elongasi
Abstrak (Stemmed): plastik bahan kini banyak gari banyak guna hidup masyarakat plastik sendiri bahan dapat urai nondegradable guna plastik harus perhati rusak lingkung ingat besar limbah hasil sebab laku kembang plastik biodegradable biasa sebut bioplastik tuju teliti tahu komposisi campur jagung singkong gliserin dapat hasil bioplastik optimal kuat tarik maksimum elongasi maksimum guna metode muka respon kombinasi parameter kuat tarik elongasi guna response surface optimizer optimaly jagung oleh nilai fungsi desibrability nilai desirability kuat tarik nilai desibarility elongasi kombinasi parameter optimal hasil yakni gliserin ml tepung g kuat tarik hasil mpa elongasi besar kombinasi parameter kuat tarik elongasi guna response surface optimizer doptimaly response singkong oleh nilai fungsi desibrability nilai desirability kuat tarik nilai desibarility elongasi kombinasi parameter optimal hasil yakni gliserin ml tepung g kuat tarik hasil mpa elongasi besar hasil uji kuat tarik optimum bahan tepung jagung mpa sedang singkong mpa hasil uji elongasi bahan jagung sedang singkong kata kunci plastik bioplastik muka respon kuat tarik elongasi
Abstrak (Corrected): plastic bahai kind banyan gary banyan gun hide masyarakat plastic sending bahai apart ural nondegradable gun plastic harms perhaps rusk linking ingot bear limb hail kebab lake embank plastic biodegradable bias debut bioplastik juju elite tau komposisi campus raging singsong glycerin apart hail bioplastik optimal kurt tajik maximum elongate maximum gun metope make respond kombinasi parameter kurt tajik elongate gun response surface optimizer optimal raging olen nilgai fungi desirability nilgai desirability kurt tajik nilgai desirability elongate kombinasi parameter optimal hail yank glycerin my typing g kurt tajik hail map elongate bear kombinasi parameter kurt tajik elongate gun response surface optimizer optimal response singsong olen nilgai fungi desirability nilgai desirability kurt tajik nilgai desirability elongate kombinasi parameter optimal hail yank glycerin my typing g kurt tajik hail map elongate bear hail uni kurt tajik optimum bahai typing raging map sedan singsong map hail uni elongate bahai raging sedan singsong data bunch plastic bioplastik make respond kurt tajik elongate
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kuat': 9, 'tarik': 9, 'elongasi': 9, 'hasil': 8, 'nilai': 6, 'plastik': 5, 'guna': 5, 'bahan': 4, 'jagung': 4, 'singkong': 4, 'kombinasi': 4, 'parameter': 4, 'mpa': 4, 'besar': 3, 'bioplastik': 3, 'gliserin': 3, 'optimal': 3, 'response': 3, 'tepung': 3, 'banyak': 2, 'dapat': 2, 'maksimum': 2, 'muka': 2, 'respon': 2, 'surface': 2, 'optimizer': 2, 'oleh': 2, 'fungsi': 2, 'desibrability': 2, 'desirability': 2, 'desibarility': 2, 'yakni': 2, 'ml': 2, 'g': 2, 'uji': 2, 'sedang': 2, 'kini': 1, 'gari': 1, 'hidup': 1, 'masyarakat': 1, 'sendiri': 1, 'urai': 1, 'nondegradable': 1, 'harus': 1, 'perhati': 1, 'rusak': 1, 'lingkung': 1, 'ingat': 1, 'limbah': 1, 'sebab': 1, 'laku': 1, 'kembang': 1, 'biodegradable': 1, 'biasa': 1, 'sebut': 1, 'tuju': 1, 'teliti': 1, 'tahu': 1, 'komposisi': 1, 'campur': 1, 'metode': 1, 'optimaly': 1, 'doptimaly': 1, 'optimum': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 16, 'and': 12, 'is': 9, 'strength': 9, 'elongation': 9, 'tensile': 8, 'for': 7, 'value': 6, 'a': 5, 'was': 5, 'response': 5, 'produced': 4, 'corn': 4, 'cassava': 4, 'surface': 4, 'combination': 4, 'parameters': 4, 'mpa': 4, 'plastic': 3, 'to': 3, 'bioplastics': 3, 'glycerin': 3, 'optimal': 3, 'results': 3, 'with': 3, 'using': 3, 'flour': 3, 'material': 2, 'that': 2, 'be': 2, 'therefore': 2, 'plastics': 2, 'maximum': 2, 'optimizer': 2, 'obtained': 2, 'desibrability': 2, 'function': 2, 'desirability': 2, 'desibarility': 2, 'then': 2, 'ml': 2, 'g': 2, 'test': 2, 'ingredients': 2, 'were': 2, 'while': 2, 'now': 1, 'popular': 1, 'widely': 1, 'used': 1, 'in': 1, 'peoples': 1, 'lives': 1, 'however': 1, 'itself': 1, 'cannot': 1, 'decomposed': 1, 'nondegradable': 1, 'use': 1, 'must': 1, 'considered': 1, 'so': 1, 'as': 1, 'not': 1, 'damage': 1, 'environment': 1, 'considering': 1, 'amount': 1, 'waste': 1, 'development': 1, 'biodegradable': 1, 'or': 1, 'commonly': 1, 'called': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'purpose': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'determine': 1, 'composition': 1, 'mixture': 1, 'obtain': 1, 'method': 1, 'optimaly': 1, 'doptimal': 1, 'by': 1, 'yield': 1, 'optimum': 1, 'it': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #558 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ALBAR
Judul: perancangan eksperimen produksi biogas dengan bahan kotoran ayam dan sapi
Pembimbing 1: Trisita Novianti, S.TP., M.T
Pembimbing 2: Ika Deefi Anna, S.T., M.T
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Biogas merupakan salah satu alternatif pemanfaatan limbah organik sebagai
sumber energi ramah lingkungan yang harganya terjangkau dan dapat mengurangi
ketergantungan masyarakat pada penggunaan minyak tanah, kayu bakar atau LPG.
Produksi biogas dilakukan dengan memanfaatkan limbah peternakan yang dikumpulkan dari wilayah lapa daya dungkek sumenep pulau Madura. Penelitian dilakukan di daerah lapa daya karena mayoritas masyarakatnya menjalani kehidupan sehari-hari dengan bertani dan berternak sapi dan ayam.
Jumlah ternak di lapa daya dungkek lebih dari 100 ekor sapi dan lebih dari 3000 ekor ayam. Namun, hampir seluruh limbah yang dihasilkan dari peternakan hanya
dipergunakan sebagai pupuk kompos bagi lahan pertanian. Sedangkan,
masyarakat pedesaan lapa daya sendiri masih menggunakan cara tradisional yakni
kayu bakar dan minyak tanah untuk kegiatan memasak. Penggunaan LPG di
kalangan tersebut juga masih jarang karena harga jual LPG masih relatif mahal
bagi penduduk lapa daya yang mayoritas penduduknya mempunyai perekonomian
menengah kebawah. Harga jual LPG ukuran 3 kg yang beredar di wilayah lapa daya berada pada kisaran Rp 18.000 – 20.000, harga tersebut relatif mahal bagi penduduk lapa daya yang mayoritas penduduknya memiliki ekonomi menengah kebawah. Oleh karena itu, pemanfaatan limbah peternakan sapi dan ayam untuk menjadi biogas dikawasan tersebut bisa dijadikan alternatif energi terbaik yang harganya terjangkau. Penelitian akan dimulai dengan melakukan perhitungan volume biogas dan produksi gas metana yang dihasilkan dari kotoran ayam dan sapi yang dihasilkan dari wilayah lapa daya dungkek sumenep. Selanjutnya, penelitian akan menghitung komposisi campuran kotoran ayam dan sapi yang tepat digunakan dalam pembuatan biogas. Komposisi kotoran ayam dan sapi yang tepat adalah 50% kotoran ayam dan 50% kotoran sapi dimana pada penelitian ini menggunakan 1,5 kg kotoran sapi dan 1,5 kg kotoran ayam. Seperti pada replikasi 1 dan perlakuan ke 2 dimana diperoleh nilai volume biogas 4,71 cm3 dan gas methane 3,938 yang merupakan nilai tertinggi yang diperoleh dari semua percobaan. Hal ini menunjukkan bahwa biogas dari kotoran ayam lebih baik dari kotoran sapi, akan tetapi jumlah kotoran sapi lebih banyak dibanding kotoran ayam, sehingga digunakan kombinasi kotoran ayam dan sapi untuk biogas di penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor yaitu kotoran sapi dan kotoran ayam. Hasil komposisi dari campuran kotoran sapi dan ayam yang terpilih menghasilkan biogas, akan menjadi dasar pembuatan reaktor biogas untuk unitunit rumah.
Kata Kunci : Energi Alternatif, volume Biogas, produksi gas metana, Rancangan Acak Lengkap (RAL)
Abstrak (Clean): abstrak biogas merupakan salah satu alternatif pemanfaatan limbah organik sebagai sumber energi ramah lingkungan yang harganya terjangkau dan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat pada penggunaan minyak tanah kayu bakar atau lpg produksi biogas dilakukan dengan memanfaatkan limbah peternakan yang dikumpulkan dari wilayah lapa daya dungkek sumenep pulau madura penelitian dilakukan di daerah lapa daya karena mayoritas masyarakatnya menjalani kehidupan seharihari dengan bertani dan berternak sapi dan ayam jumlah ternak di lapa daya dungkek lebih dari ekor sapi dan lebih dari ekor ayam namun hampir seluruh limbah yang dihasilkan dari peternakan hanya dipergunakan sebagai pupuk kompos bagi lahan pertanian sedangkan masyarakat pedesaan lapa daya sendiri masih menggunakan cara tradisional yakni kayu bakar dan minyak tanah untuk kegiatan memasak penggunaan lpg di kalangan tersebut juga masih jarang karena harga jual lpg masih relatif mahal bagi penduduk lapa daya yang mayoritas penduduknya mempunyai perekonomian menengah kebawah harga jual lpg ukuran kg yang beredar di wilayah lapa daya berada pada kisaran rp – harga tersebut relatif mahal bagi penduduk lapa daya yang mayoritas penduduknya memiliki ekonomi menengah kebawah oleh karena itu pemanfaatan limbah peternakan sapi dan ayam untuk menjadi biogas dikawasan tersebut bisa dijadikan alternatif energi terbaik yang harganya terjangkau penelitian akan dimulai dengan melakukan perhitungan volume biogas dan produksi gas metana yang dihasilkan dari kotoran ayam dan sapi yang dihasilkan dari wilayah lapa daya dungkek sumenep selanjutnya penelitian akan menghitung komposisi campuran kotoran ayam dan sapi yang tepat digunakan dalam pembuatan biogas komposisi kotoran ayam dan sapi yang tepat adalah kotoran ayam dan kotoran sapi dimana pada penelitian ini menggunakan kg kotoran sapi dan kg kotoran ayam seperti pada replikasi dan perlakuan ke dimana diperoleh nilai volume biogas cm dan gas methane yang merupakan nilai tertinggi yang diperoleh dari semua percobaan hal ini menunjukkan bahwa biogas dari kotoran ayam lebih baik dari kotoran sapi akan tetapi jumlah kotoran sapi lebih banyak dibanding kotoran ayam sehingga digunakan kombinasi kotoran ayam dan sapi untuk biogas di penelitian ini penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap ral dengan faktor yaitu kotoran sapi dan kotoran ayam hasil komposisi dari campuran kotoran sapi dan ayam yang terpilih menghasilkan biogas akan menjadi dasar pembuatan reaktor biogas untuk unitunit rumah kata kunci energi alternatif volume biogas produksi gas metana rancangan acak lengkap ral
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak biogas salah satu alternatif pemanfaatan limbah organik sumber energi ramah lingkungan harganya terjangkau dapat mengurangi ketergantungan masyarakat penggunaan minyak tanah kayu bakar lpg produksi biogas dilakukan memanfaatkan limbah peternakan dikumpulkan wilayah lapa daya dungkek sumenep pulau madura penelitian dilakukan daerah lapa daya mayoritas masyarakatnya menjalani kehidupan seharihari bertani berternak sapi ayam jumlah ternak lapa daya dungkek lebih ekor sapi lebih ekor ayam hampir seluruh limbah dihasilkan peternakan dipergunakan pupuk kompos bagi lahan pertanian sedangkan masyarakat pedesaan lapa daya sendiri masih menggunakan cara tradisional yakni kayu bakar minyak tanah kegiatan memasak penggunaan lpg kalangan tersebut masih jarang harga jual lpg masih relatif mahal bagi penduduk lapa daya mayoritas penduduknya mempunyai perekonomian menengah kebawah harga jual lpg ukuran kg beredar wilayah lapa daya berada kisaran rp – harga tersebut relatif mahal bagi penduduk lapa daya mayoritas penduduknya memiliki ekonomi menengah kebawah pemanfaatan limbah peternakan sapi ayam menjadi biogas dikawasan tersebut dijadikan alternatif energi terbaik harganya terjangkau penelitian dimulai melakukan perhitungan volume biogas produksi gas metana dihasilkan kotoran ayam sapi dihasilkan wilayah lapa daya dungkek sumenep selanjutnya penelitian menghitung komposisi campuran kotoran ayam sapi tepat digunakan pembuatan biogas komposisi kotoran ayam sapi tepat kotoran ayam kotoran sapi dimana penelitian menggunakan kg kotoran sapi kg kotoran ayam replikasi perlakuan dimana diperoleh nilai volume biogas cm gas methane nilai tertinggi diperoleh semua percobaan menunjukkan biogas kotoran ayam lebih baik kotoran sapi jumlah kotoran sapi lebih banyak dibanding kotoran ayam digunakan kombinasi kotoran ayam sapi biogas penelitian penelitian menggunakan metode rancangan acak lengkap ral faktor kotoran sapi kotoran ayam hasil komposisi campuran kotoran sapi ayam terpilih menghasilkan biogas menjadi dasar pembuatan reaktor biogas unitunit rumah kata kunci energi alternatif volume biogas produksi gas metana rancangan acak lengkap ral
Abstrak (Stemmed): abstrak biogas salah satu alternatif manfaat limbah organik sumber energi ramah lingkung harga jangkau dapat kurang gantung masyarakat guna minyak tanah kayu bakar lpg produksi biogas laku manfaat limbah terna kumpul wilayah lapa daya dungkek sumenep pulau madura teliti laku daerah lapa daya mayoritas masyarakat jalan hidup seharihari tan ternak sapi ayam jumlah ternak lapa daya dungkek lebih ekor sapi lebih ekor ayam hampir seluruh limbah hasil terna guna pupuk kompos bagi lahan tani sedang masyarakat desa lapa daya sendiri masih guna cara tradisional yakni kayu bakar minyak tanah giat masak guna lpg kalang sebut masih jarang harga jual lpg masih relatif mahal bagi duduk lapa daya mayoritas duduk punya ekonomi tengah bawah harga jual lpg ukur kg edar wilayah lapa daya ada kisar rp harga sebut relatif mahal bagi duduk lapa daya mayoritas duduk milik ekonomi tengah bawah manfaat limbah terna sapi ayam jadi biogas kawasan sebut jadi alternatif energi baik harga jangkau teliti mulai laku hitung volume biogas produksi gas metana hasil kotor ayam sapi hasil wilayah lapa daya dungkek sumenep lanjut teliti hitung komposisi campur kotor ayam sapi tepat guna buat biogas komposisi kotor ayam sapi tepat kotor ayam kotor sapi mana teliti guna kg kotor sapi kg kotor ayam replikasi laku mana oleh nilai volume biogas cm gas methane nilai tinggi oleh semua coba tunjuk biogas kotor ayam lebih baik kotor sapi jumlah kotor sapi lebih banyak banding kotor ayam guna kombinasi kotor ayam sapi biogas teliti teliti guna metode rancang acak lengkap ral faktor kotor sapi kotor ayam hasil komposisi campur kotor sapi ayam pilih hasil biogas jadi dasar buat reaktor biogas unitunit rumah kata kunci energi alternatif volume biogas produksi gas metana rancang acak lengkap ral
Abstrak (Corrected): abstract biogas salad sat alternative manat limb organic number energy rama linking hard bangka apart during antung masyarakat gun minyan tana kay baker leg produksi biogas lake manat limb terra rumpus wilayah lap day dunked sumner palau madura elite lake sarah lap day mayoritas masyarakat alan hide seharihari tan eternal sap adam mullah eternal lap day dunked leash kor sap leash kor adam hamper seluruh limb hail terra gun punk pompous bag laban tank sedan masyarakat desk lap day sending mash gun cara traditional yank kay baker minyan tana gift mask gun leg kalong debut mash parang hard dual leg mash related metal bag dude lap day mayoritas dude puny economic length away hard dual leg ukr keg dear wilayah lap day ada isar up hard debut related metal bag dude lap day mayoritas dude milk economic length away manat limb terra sap adam jade biogas kansan debut jade alternative energy back hard bangka elite mule lake hiding volume biogas produksi gas smetana hail motor adam sap hail wilayah lap day dunked sumner layout elite hiding komposisi campus motor adam sap teat gun but biogas komposisi motor adam sap teat motor adam motor sap mana elite gun keg motor sap keg motor adam replicas lake mana olen nilgai volume biogas cm gas methane nilgai ting olen sea coma tuneup biogas motor adam leash back motor sap mullah motor sap leash banyan banding motor adam gun kombinasi motor adam sap biogas elite elite gun metope dancing arak lengkap real factor motor sap motor adam hail komposisi campus motor sap adam pilch hail biogas jade dakar but reactor biogas unitunit rumal data bunch energy alternative volume biogas produksi gas smetana dancing arak lengkap real
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kotor': 15, 'sapi': 13, 'ayam': 13, 'biogas': 11, 'guna': 8, 'lapa': 8, 'daya': 8, 'teliti': 6, 'harga': 5, 'hasil': 5, 'limbah': 4, 'lpg': 4, 'laku': 4, 'lebih': 4, 'duduk': 4, 'alternatif': 3, 'manfaat': 3, 'energi': 3, 'masyarakat': 3, 'produksi': 3, 'terna': 3, 'wilayah': 3, 'dungkek': 3, 'mayoritas': 3, 'bagi': 3, 'masih': 3, 'sebut': 3, 'kg': 3, 'jadi': 3, 'volume': 3, 'gas': 3, 'komposisi': 3, 'jangkau': 2, 'minyak': 2, 'tanah': 2, 'kayu': 2, 'bakar': 2, 'sumenep': 2, 'ternak': 2, 'jumlah': 2, 'ekor': 2, 'jual': 2, 'relatif': 2, 'mahal': 2, 'ekonomi': 2, 'tengah': 2, 'bawah': 2, 'baik': 2, 'hitung': 2, 'metana': 2, 'campur': 2, 'tepat': 2, 'buat': 2, 'mana': 2, 'oleh': 2, 'nilai': 2, 'rancang': 2, 'acak': 2, 'lengkap': 2, 'ral': 2, 'abstrak': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'organik': 1, 'sumber': 1, 'ramah': 1, 'lingkung': 1, 'dapat': 1, 'kurang': 1, 'gantung': 1, 'kumpul': 1, 'pulau': 1, 'madura': 1, 'daerah': 1, 'jalan': 1, 'hidup': 1, 'seharihari': 1, 'tan': 1, 'hampir': 1, 'seluruh': 1, 'pupuk': 1, 'kompos': 1, 'lahan': 1, 'tani': 1, 'sedang': 1, 'desa': 1, 'sendiri': 1, 'cara': 1, 'tradisional': 1, 'yakni': 1, 'giat': 1, 'masak': 1, 'kalang': 1, 'jarang': 1, 'punya': 1, 'ukur': 1, 'edar': 1, 'ada': 1, 'kisar': 1, 'rp': 1, 'milik': 1, 'kawasan': 1, 'mulai': 1, 'lanjut': 1, 'replikasi': 1, 'cm': 1, 'methane': 1, 'tinggi': 1, 'semua': 1, 'coba': 1, 'tunjuk': 1, 'banyak': 1, 'banding': 1, 'kombinasi': 1, 'metode': 1, 'faktor': 1, 'pilih': 1, 'dasar': 1, 'reaktor': 1, 'unitunit': 1, 'rumah': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 32, 'of': 27, 'and': 17, 'manure': 14, 'is': 12, 'chicken': 11, 'biogas': 10, 'cow': 10, 'for': 9, 'in': 8, 'from': 6, 'other': 5, 'study': 5, 'waste': 4, 'as': 4, 'use': 4, 'lpg': 4, 'than': 4, 'used': 4, 'price': 4, 'power': 4, 'this': 4, 'an': 3, 'alternative': 3, 'to': 3, 'energy': 3, 'that': 3, 'production': 3, 'by': 3, 'livestock': 3, 'areas': 3, 'was': 3, 'majority': 3, 'more': 3, 'produced': 3, 'still': 3, 'kg': 3, 'a': 3, 'will': 3, 'volume': 3, 'methane': 3, 'gas': 3, 'composition': 3, 'which': 3, 'are': 2, 'affordable': 2, 'can': 2, 'kerosene': 2, 'sumenep': 2, 'because': 2, 'cattle': 2, 'chickens': 2, 'all': 2, 'namely': 2, 'selling': 2, 'relatively': 2, 'expensive': 2, 'residents': 2, 'population': 2, 'has': 2, 'economy': 2, 'middle': 2, 'where': 2, 'become': 2, 'mixture': 2, 'making': 2, 'value': 2, 'obtained': 2, 'design': 2, 'crd': 2, 'units': 2, 'abstract': 1, 'using': 1, 'organic': 1, 'environmentally': 1, 'friendly': 1, 'sources': 1, 'reduce': 1, 'community': 1, 'dependence': 1, 'on': 1, 'fuel': 1, 'wood': 1, 'or': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'utilizing': 1, 'collected': 1, 'dumenek': 1, 'madura': 1, 'island': 1, 'research': 1, 'conducted': 1, 'regions': 1, 'people': 1, 'live': 1, 'their': 1, 'daily': 1, 'lives': 1, 'farming': 1, 'raising': 1, 'number': 1, 'cows': 1, 'however': 1, 'almost': 1, 'only': 1, 'compost': 1, 'agricultural': 1, 'land': 1, 'while': 1, 'rural': 1, 'communities': 1, 'themselves': 1, 'traditional': 1, 'methods': 1, 'firewood': 1, 'cooking': 1, 'activities': 1, 'these': 1, 'circles': 1, 'also': 1, 'rare': 1, 'lapa': 1, 'down': 1, 'circulating': 1, 'range': 1, 'rp': 1, 'sector': 1, 'lower': 1, 'therefore': 1, 'utilization': 1, 'farm': 1, 'area': 1, 'be': 1, 'best': 1, 'at': 1, 'begin': 1, 'calculating': 1, 'dungkek': 1, 'furthermore': 1, 'calculate': 1, 'right': 1, 'exact': 1, 'replication': 1, 'treatment': 1, 'cm': 1, 'highest': 1, 'experiments': 1, 'shows': 1, 'better': 1, 'but': 1, 'amount': 1, 'so': 1, 'combination': 1, 'uses': 1, 'completely': 1, 'randomized': 1, 'method': 1, 'with': 1, 'factors': 1, 'dung': 1, 'results': 1, 'selected': 1, 'produce': 1, 'basis': 1, 'reactors': 1, 'home': 1, 'keywords': 1, 'complete': 1, 'random': 1})
-------------------------------------------
--- Data #559 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ANDRI WAHYUDI
Judul: Segmentasi Konsumen Ayam Geprek Pada Rumah Makan Ayam Geprek Madura di kota Bangkalan dengan Pendekatan Analisis Cluster Sub
K-maens Cluster
Pembimbing 1: Dr. Rachmat Hidayat S.T., M.T
Pembimbing 2: Rullie Annisa, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Pada era globalisasi, Persaingan sangatlah ketat dilakukan diantara para pelaku usaha sangatlah tinggi, sehingga dibutuhkan kemampuan untuk membaca peluang pasar. Banyak peluang usaha yang ditawarkan, mulai dari hal sederhana sampai dengan hal yang kompleks. Usaha dibidang kuliner, salah satunya peluang usaha ayam geprek dimana dinilai mempunyai peluang usaha yang cukup besar mengingat bahan yang di butuhkan sederhana dan pengolahannya yang cukup mudah. Pada penelitian ini dilakukan segmentasi pasar konsumen ayam geprek pada rumah makan ayam geprek madura di kota bangkalan dengan pendekatan analisis cluster. Dimana Pada cluster memiliki perbedaan sesuai dengan uji anova dengan nilai f hitung > f tabel. Variabel tersebut yaitu pendapatan, jumlah anak, ke rumah makan ayam geprek, harga ayam geprek, jumah transportasi, dan jarak. Sedangkan variabel ke rumah makan ayam geprek dan jumlah hp memiliki nilai f hitung < f tabel, sehingga cluster yang terbentuk tidak memiliki perbedaan. Kesimpulan dalam penelitian untuk mengetahui Responden konsumen dirumah makan ayam geprek mengunakan pendekatan analisis cluster-sub K-maen. Sehingga dapat Memberikan kontribusi pada pihak rumah makan ayam geprek untuk terus meningkatkan pemasarannya secara baik dan menarik.
Kata kunci : Kualitas pelayanan, tingkat kepuasan, loyalitas pelanggan, Responden, K-mean Cluster
Abstrak (Clean): pada era globalisasi persaingan sangatlah ketat dilakukan diantara para pelaku usaha sangatlah tinggi sehingga dibutuhkan kemampuan untuk membaca peluang pasar banyak peluang usaha yang ditawarkan mulai dari hal sederhana sampai dengan hal yang kompleks usaha dibidang kuliner salah satunya peluang usaha ayam geprek dimana dinilai mempunyai peluang usaha yang cukup besar mengingat bahan yang di butuhkan sederhana dan pengolahannya yang cukup mudah pada penelitian ini dilakukan segmentasi pasar konsumen ayam geprek pada rumah makan ayam geprek madura di kota bangkalan dengan pendekatan analisis cluster dimana pada cluster memiliki perbedaan sesuai dengan uji anova dengan nilai f hitung f tabel variabel tersebut yaitu pendapatan jumlah anak ke rumah makan ayam geprek harga ayam geprek jumah transportasi dan jarak sedangkan variabel ke rumah makan ayam geprek dan jumlah hp memiliki nilai f hitung f tabel sehingga cluster yang terbentuk tidak memiliki perbedaan kesimpulan dalam penelitian untuk mengetahui responden konsumen dirumah makan ayam geprek mengunakan pendekatan analisis clustersub kmaen sehingga dapat memberikan kontribusi pada pihak rumah makan ayam geprek untuk terus meningkatkan pemasarannya secara baik dan menarik kata kunci kualitas pelayanan tingkat kepuasan loyalitas pelanggan responden kmean cluster
Abstrak (Stopwords Removed): era globalisasi persaingan sangatlah ketat dilakukan diantara para pelaku usaha sangatlah tinggi dibutuhkan kemampuan membaca peluang pasar banyak peluang usaha ditawarkan mulai sederhana kompleks usaha dibidang kuliner salah satunya peluang usaha ayam geprek dimana dinilai mempunyai peluang usaha cukup besar mengingat bahan butuhkan sederhana pengolahannya cukup mudah penelitian dilakukan segmentasi pasar konsumen ayam geprek rumah makan ayam geprek madura kota bangkalan pendekatan analisis cluster dimana cluster memiliki perbedaan sesuai uji anova nilai f hitung f tabel variabel tersebut pendapatan jumlah anak rumah makan ayam geprek harga ayam geprek jumah transportasi jarak sedangkan variabel rumah makan ayam geprek jumlah hp memiliki nilai f hitung f tabel cluster terbentuk memiliki perbedaan kesimpulan penelitian mengetahui responden konsumen dirumah makan ayam geprek mengunakan pendekatan analisis clustersub kmaen dapat memberikan kontribusi pihak rumah makan ayam geprek terus meningkatkan pemasarannya secara baik menarik kata kunci kualitas pelayanan tingkat kepuasan loyalitas pelanggan responden kmean cluster
Abstrak (Stemmed): era globalisasi saing sangat ketat laku antara para laku usaha sangat tinggi butuh mampu baca peluang pasar banyak peluang usaha tawar mulai sederhana kompleks usaha bidang kuliner salah satu peluang usaha ayam geprek mana nilai punya peluang usaha cukup besar ingat bahan butuh sederhana olah cukup mudah teliti laku segmentasi pasar konsumen ayam geprek rumah makan ayam geprek madura kota bangkal dekat analisis cluster mana cluster milik beda sesuai uji anova nilai f hitung f tabel variabel sebut dapat jumlah anak rumah makan ayam geprek harga ayam geprek jumah transportasi jarak sedang variabel rumah makan ayam geprek jumlah hp milik nilai f hitung f tabel cluster bentuk milik beda simpul teliti tahu responden konsumen rumah makan ayam geprek mengunakan dekat analisis clustersub kmaen dapat beri kontribusi pihak rumah makan ayam geprek terus tingkat pasar cara baik tarik kata kunci kualitas layan tingkat puas loyalitas langgan responden kmean cluster
Abstrak (Corrected): era globalists saying sang eat lake angara para lake sara sang ting butch camp back pelting paar banyan pelting sara tatar mule sederhana kopeks sara biding liner salad sat pelting sara adam greek mana nilgai puny pelting sara cutup bear ingot bahai butch sederhana blah cutup judah elite lake segments paar consumed adam greek rumal mayan adam greek madura koto bangka dead analysis cluster mana cluster milk bed sexual uni nova nilgai f hiding f table variable debut apart mullah anal rumal mayan adam greek hard adam greek judah transports arak sedan variable rumal mayan adam greek mullah he milk nilgai f hiding f table cluster bent milk bed simple elite tau responded consumed rumal mayan adam greek mengunakan dead analysis clusters man apart bert kontribusi pick rumal mayan adam greek terms dingbat paar cara back tajik data bunch kualitas layman dingbat puts loyalties hangman responded mean cluster
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ayam': 8, 'geprek': 8, 'usaha': 5, 'rumah': 5, 'makan': 5, 'peluang': 4, 'cluster': 4, 'f': 4, 'laku': 3, 'pasar': 3, 'nilai': 3, 'milik': 3, 'sangat': 2, 'butuh': 2, 'sederhana': 2, 'mana': 2, 'cukup': 2, 'teliti': 2, 'konsumen': 2, 'dekat': 2, 'analisis': 2, 'beda': 2, 'hitung': 2, 'tabel': 2, 'variabel': 2, 'dapat': 2, 'jumlah': 2, 'responden': 2, 'tingkat': 2, 'era': 1, 'globalisasi': 1, 'saing': 1, 'ketat': 1, 'antara': 1, 'para': 1, 'tinggi': 1, 'mampu': 1, 'baca': 1, 'banyak': 1, 'tawar': 1, 'mulai': 1, 'kompleks': 1, 'bidang': 1, 'kuliner': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'punya': 1, 'besar': 1, 'ingat': 1, 'bahan': 1, 'olah': 1, 'mudah': 1, 'segmentasi': 1, 'madura': 1, 'kota': 1, 'bangkal': 1, 'sesuai': 1, 'uji': 1, 'anova': 1, 'sebut': 1, 'anak': 1, 'harga': 1, 'jumah': 1, 'transportasi': 1, 'jarak': 1, 'sedang': 1, 'hp': 1, 'bentuk': 1, 'simpul': 1, 'tahu': 1, 'mengunakan': 1, 'clustersub': 1, 'kmaen': 1, 'beri': 1, 'kontribusi': 1, 'pihak': 1, 'terus': 1, 'cara': 1, 'baik': 1, 'tarik': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'kualitas': 1, 'layan': 1, 'puas': 1, 'loyalitas': 1, 'langgan': 1, 'kmean': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'of': 6, 'is': 6, 'chicken': 6, 'geprek': 6, 'in': 5, 'business': 5, 'to': 5, 'a': 3, 'and': 3, 'f': 3, 'market': 2, 'opportunities': 2, 'needed': 2, 'are': 2, 'simple': 2, 'things': 2, 'which': 2, 'opportunity': 2, 'have': 2, 'with': 2, 'cluster': 2, 'value': 2, 'variables': 2, 'number': 2, 'restaurant': 2, 'era': 1, 'globalization': 1, 'competition': 1, 'very': 1, 'tight': 1, 'among': 1, 'people': 1, 'so': 1, 'ability': 1, 'read': 1, 'many': 1, 'offered': 1, 'ranging': 1, 'from': 1, 'complex': 1, 'culinary': 1, 'field': 1, 'one': 1, 'considered': 1, 'considerable': 1, 'considering': 1, 'material': 1, 'processing': 1, 'quite': 1, 'easy': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'consumer': 1, 'segmentation': 1, 'was': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'madura': 1, 'restaurants': 1, 'bangkal': 1, 'analysis': 1, 'approach': 1, 'where': 1, 'has': 1, 'differences': 1, 'according': 1, 'anova': 1, 'test': 1, 'arithmetic': 1, 'table': 1, 'these': 1, 'income': 1, 'children': 1, 'prices': 1, 'jumah': 1, 'transportation': 1, 'distance': 1, 'while': 1, 'cell': 1, 'phones': 1, 'count': 1})
-------------------------------------------
--- Data #560 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Dhibagus Hari Purnomo
Judul: Analisa Postur Kerja Operator Dikandang Pada Budidaya Ayam Pedaging Broiler Dengan Metode RULA
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat S.T.,M.T
Pembimbing 2: Rullie Anissa S.T.,M.T
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Usaha ayam broiler merupakan salah satu andalan dalam subsektor peternakan di Indonesia. Peternakan ayam broiler memiliki prospek yang sangat bagus untuk dikembangkan baik dalam skala peternakan kecil ataupun besar. Pemerintah juga berusaha meningkatkan kinerja perunggasan dengan cara memperbaiki iklim investasi, meningkatkan perkembangan infrastruktur, dan ketersediaan sumber daya yang terlatih. Hal ini yang menjadi daya tarik bagi masyarakat atau investor untuk berkecimpung dalam usaha peternakan ayam broiler ini (Yemima, 2014), seperti halnya pada chenk chick fram broiler di kecamatan Ambunten kabupaten Sumenep .
RULA dikembangkan sebagai suatu metode untuk mendeteksi postur kerja yang merupakan faktor resiko (Torik,2015). Rapid Upper Limb Assessment (RULA) merupakan suatu metode penelitian untuk menginvestigasi gangguan pada anggota tubuh bagian atas. Metode ini dirancang oleh Attamney dan Corlett yang menyediakan sebuah perhitungan tingkat beban otot didalam sebuah pekerjaan yang memiliki resiko pada bagian tubuh dari perut hingga leher atau anggota badan bagian atas. Metode didesain untuk menilai para pekerja dan mengetahui beban yang kemungkinan menimbulkan gangguan pada anggota badan atas pada operator dalam dalam beraktivitas didalam kandang. Berdasarkan uraian latar belakang tersebut diatas, focus pengamatan penelitian ini yaitu mengalisa postur kerja operator pada bagian kandang chenk chick fram boiler di ambunten dengan pendekatan metode RULA guna meminimasi keluhan injury. Pada jumlah tingkat keluhan yang di rasakan oleh operator yaitu paling banyak untuk bagian punggung dengan 3 , bagian leher 2 dan lengan atas ,lengan bawah dan tangan 1 dan yang terakhir bagian kaki yang tidak ada cidera atau keluhan kesakitan pada bagian kaki. Untuk postur kerja operator Berdasarkan pengamatan maka skor akhir dari penilaian RULA sebesar 7. Skor 7 masuk kedalam Action Level 4, yang menunjukan bahwa perubahan dibutuhkan segera mungkin.
Kata kunci: Postur kerja operator, Metode RULA, Skor Final RULA, Tingkat keluhan operator.
Abstrak (Clean): abstrak usaha ayam broiler merupakan salah satu andalan dalam subsektor peternakan di indonesia peternakan ayam broiler memiliki prospek yang sangat bagus untuk dikembangkan baik dalam skala peternakan kecil ataupun besar pemerintah juga berusaha meningkatkan kinerja perunggasan dengan cara memperbaiki iklim investasi meningkatkan perkembangan infrastruktur dan ketersediaan sumber daya yang terlatih hal ini yang menjadi daya tarik bagi masyarakat atau investor untuk berkecimpung dalam usaha peternakan ayam broiler ini yemima seperti halnya pada chenk chick fram broiler di kecamatan ambunten kabupaten sumenep rula dikembangkan sebagai suatu metode untuk mendeteksi postur kerja yang merupakan faktor resiko torik rapid upper limb assessment rula merupakan suatu metode penelitian untuk menginvestigasi gangguan pada anggota tubuh bagian atas metode ini dirancang oleh attamney dan corlett yang menyediakan sebuah perhitungan tingkat beban otot didalam sebuah pekerjaan yang memiliki resiko pada bagian tubuh dari perut hingga leher atau anggota badan bagian atas metode didesain untuk menilai para pekerja dan mengetahui beban yang kemungkinan menimbulkan gangguan pada anggota badan atas pada operator dalam dalam beraktivitas didalam kandang berdasarkan uraian latar belakang tersebut diatas focus pengamatan penelitian ini yaitu mengalisa postur kerja operator pada bagian kandang chenk chick fram boiler di ambunten dengan pendekatan metode rula guna meminimasi keluhan injury pada jumlah tingkat keluhan yang di rasakan oleh operator yaitu paling banyak untuk bagian punggung dengan bagian leher dan lengan atas lengan bawah dan tangan dan yang terakhir bagian kaki yang tidak ada cidera atau keluhan kesakitan pada bagian kaki untuk postur kerja operator berdasarkan pengamatan maka skor akhir dari penilaian rula sebesar skor masuk kedalam action level yang menunjukan bahwa perubahan dibutuhkan segera mungkin kata kunci postur kerja operator metode rula skor final rula tingkat keluhan operator
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak usaha ayam broiler salah satu andalan subsektor peternakan indonesia peternakan ayam broiler memiliki prospek sangat bagus dikembangkan baik skala peternakan kecil ataupun besar pemerintah berusaha meningkatkan kinerja perunggasan cara memperbaiki iklim investasi meningkatkan perkembangan infrastruktur ketersediaan sumber daya terlatih menjadi daya tarik bagi masyarakat investor berkecimpung usaha peternakan ayam broiler yemima halnya chenk chick fram broiler kecamatan ambunten kabupaten sumenep rula dikembangkan metode mendeteksi postur kerja faktor resiko torik rapid upper limb assessment rula metode penelitian menginvestigasi gangguan anggota tubuh bagian atas metode dirancang attamney corlett menyediakan perhitungan tingkat beban otot didalam pekerjaan memiliki resiko bagian tubuh perut hingga leher anggota badan bagian atas metode didesain menilai para pekerja mengetahui beban kemungkinan menimbulkan gangguan anggota badan atas operator beraktivitas didalam kandang berdasarkan uraian latar belakang tersebut diatas focus pengamatan penelitian mengalisa postur kerja operator bagian kandang chenk chick fram boiler ambunten pendekatan metode rula meminimasi keluhan injury jumlah tingkat keluhan rasakan operator paling banyak bagian punggung bagian leher lengan atas lengan bawah tangan terakhir bagian kaki ada cidera keluhan kesakitan bagian kaki postur kerja operator berdasarkan pengamatan skor akhir penilaian rula sebesar skor masuk kedalam action level menunjukan perubahan dibutuhkan segera mungkin kata kunci postur kerja operator metode rula skor final rula tingkat keluhan operator
Abstrak (Stemmed): abstrak usaha ayam broiler salah satu andal subsektor terna indonesia terna ayam broiler milik prospek sangat bagus kembang baik skala terna kecil atau besar perintah usaha tingkat kerja unggas cara baik iklim investasi tingkat kembang infrastruktur sedia sumber daya latih jadi daya tarik bagi masyarakat investor kecimpung usaha terna ayam broiler yemima hal chenk chick fram broiler camat ambunten kabupaten sumenep rula kembang metode deteksi postur kerja faktor resiko torik rapid upper limb assessment rula metode teliti investigasi ganggu anggota tubuh bagi atas metode rancang attamney corlett sedia hitung tingkat beban otot dalam kerja milik resiko bagi tubuh perut hingga leher anggota badan bagi atas metode desain nilai para kerja tahu beban mungkin timbul ganggu anggota badan atas operator aktivitas dalam kandang dasar urai latar belakang sebut atas focus amat teliti mengalisa postur kerja operator bagi kandang chenk chick fram boiler ambunten dekat metode rula meminimasi keluh injury jumlah tingkat keluh rasa operator paling banyak bagi punggung bagi leher lengan atas lengan bawah tangan akhir bagi kaki ada cidera keluh sakit bagi kaki postur kerja operator dasar amat skor akhir nilai rula besar skor masuk dalam action level tunjuk ubah butuh segera mungkin kata kunci postur kerja operator metode rula skor final rula tingkat keluh operator
Abstrak (Corrected): abstract sara adam broiler salad sat anal subsektor terra indonesia terra adam broiler milk prosper sang bags embank back skald terra cecil tau bear perineal sara dingbat era nuggar cara back slim invests dingbat embank infrastructure media number day latin jade day tajik bag masyarakat investor kecimpung sara terra adam broiler jemima hal check chick from broiler carat amounted kabupaten sumner rule embank metope detest poster era factor resist tori rapid upper limb assessment rule metope elite investigate gang angora tube bag alas metope dancing attorney cornett media hiding dingbat began toot dream era milk resist bag tube pert hinges lever angora badman bag alas metope detain nilgai para era tau began munchkin timbal gang angora badman alas operator aktivitas dream landing dakar ural later belaying debut alas focus mat elite mentalist poster era operator bag landing check chick from boiler amounted dead metope rule meminimasi kelly injury mullah dingbat kelly rash operator paling banyan bag pugging bag lever longan alas longan away tanga air bag kaki ada cider kelly skit bag kaki poster era operator dakar mat stor air nilgai rule bear stor mask dream action level tuneup bah butch several munchkin data bunch poster era operator metope rule stor final rule dingbat kelly operator
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'bagi': 9, 'kerja': 7, 'rula': 6, 'metode': 6, 'operator': 6, 'tingkat': 5, 'atas': 5, 'broiler': 4, 'terna': 4, 'postur': 4, 'keluh': 4, 'usaha': 3, 'ayam': 3, 'kembang': 3, 'anggota': 3, 'dalam': 3, 'skor': 3, 'milik': 2, 'baik': 2, 'besar': 2, 'sedia': 2, 'daya': 2, 'chenk': 2, 'chick': 2, 'fram': 2, 'ambunten': 2, 'resiko': 2, 'teliti': 2, 'ganggu': 2, 'tubuh': 2, 'beban': 2, 'leher': 2, 'badan': 2, 'nilai': 2, 'mungkin': 2, 'kandang': 2, 'dasar': 2, 'amat': 2, 'lengan': 2, 'akhir': 2, 'kaki': 2, 'abstrak': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'andal': 1, 'subsektor': 1, 'indonesia': 1, 'prospek': 1, 'sangat': 1, 'bagus': 1, 'skala': 1, 'kecil': 1, 'atau': 1, 'perintah': 1, 'unggas': 1, 'cara': 1, 'iklim': 1, 'investasi': 1, 'infrastruktur': 1, 'sumber': 1, 'latih': 1, 'jadi': 1, 'tarik': 1, 'masyarakat': 1, 'investor': 1, 'kecimpung': 1, 'yemima': 1, 'hal': 1, 'camat': 1, 'kabupaten': 1, 'sumenep': 1, 'deteksi': 1, 'faktor': 1, 'torik': 1, 'rapid': 1, 'upper': 1, 'limb': 1, 'assessment': 1, 'investigasi': 1, 'rancang': 1, 'attamney': 1, 'corlett': 1, 'hitung': 1, 'otot': 1, 'perut': 1, 'hingga': 1, 'desain': 1, 'para': 1, 'tahu': 1, 'timbul': 1, 'aktivitas': 1, 'urai': 1, 'latar': 1, 'belakang': 1, 'sebut': 1, 'focus': 1, 'mengalisa': 1, 'boiler': 1, 'dekat': 1, 'meminimasi': 1, 'injury': 1, 'jumlah': 1, 'rasa': 1, 'paling': 1, 'banyak': 1, 'punggung': 1, 'bawah': 1, 'tangan': 1, 'ada': 1, 'cidera': 1, 'sakit': 1, 'masuk': 1, 'action': 1, 'level': 1, 'tunjuk': 1, 'ubah': 1, 'butuh': 1, 'segera': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'final': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 36, 'of': 16, 'in': 9, 'to': 9, 'is': 8, 'a': 7, 'and': 6, 'rula': 6, 'method': 6, 'that': 6, 'for': 5, 'operator': 5, 'broiler': 4, 'on': 4, 'or': 4, 'this': 4, 'as': 4, 'work': 4, 'upper': 4, 'complaints': 4, 'by': 3, 'with': 3, 'limbs': 3, 'level': 3, 'posture': 3, 'score': 3, 'chicken': 2, 'business': 2, 'developed': 2, 'improving': 2, 'an': 2, 'chick': 2, 'was': 2, 'are': 2, 'risk': 2, 'assessment': 2, 'research': 2, 'designed': 2, 'which': 2, 'has': 2, 'neck': 2, 'based': 2, 'boiler': 2, 'forearm': 2, 'final': 2, 'abstrac': 1, 'one': 1, 'mainstays': 1, 'livestock': 1, 'subsector': 1, 'indonesia': 1, 'farms': 1, 'have': 1, 'very': 1, 'good': 1, 'prospect': 1, 'be': 1, 'either': 1, 'small': 1, 'large': 1, 'scale': 1, 'farm': 1, 'government': 1, 'also': 1, 'eks': 1, 'improve': 1, 'performance': 1, 'poultry': 1, 'investment': 1, 'climate': 1, 'infrastructure': 1, 'development': 1, 'availability': 1, 'trained': 1, 'resources': 1, 'attraction': 1, 'public': 1, 'investors': 1, 'engage': 1, 'farming': 1, 'yemima': 1, 'case': 1, 'chenk': 1, 'fram': 1, 'ambunten': 1, 'subdistrict': 1, 'sumenep': 1, 'district': 1, 'detecting': 1, 'postures': 1, 'factors': 1, 'torik': 1, 'rapid': 1, 'limb': 1, 'investigating': 1, 'disorders': 1, 'attamney': 1, 'corlett': 1, 'provides': 1, 'calculation': 1, 'muscle': 1, 'load': 1, 'job': 1, 'body': 1, 'parts': 1, 'from': 1, 'stomach': 1, 'assess': 1, 'workers': 1, 'know': 1, 'burden': 1, 'might': 1, 'cause': 1, 'disturbance': 1, 'during': 1, 'activities': 1, 'cage': 1, 'description': 1, 'background': 1, 'above': 1, 'focus': 1, 'observation': 1, 'analyze': 1, 'operators': 1, 'chen': 1, 'section': 1, 'ambulance': 1, 'approach': 1, 'minimize': 1, 'injury': 1, 'number': 1, 'levels': 1, 'felt': 1, 'most': 1, 'back': 1, 'hand': 1, 'last': 1, 'part': 1, 'leg': 1, 'no': 1, 'injuries': 1, 'pain': 1, 'legs': 1, 'observations': 1, 'goes': 1, 'into': 1, 'action': 1, 'indicates': 1, 'changes': 1, 'needed': 1, 'soon': 1, 'possible': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #561 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Mohammad Hisyam
Judul: PENGARUH VARIASI KECEPATAN EKSTRUDER, VARIASI INITIAL TEMPERATUR, DAN VARIASI JENIS PLASTIK TERHADAP KEKUATAN TARIK KOMPOSIT RESIN
Pembimbing 1: Dr. Rahmad Hidayat,S.T.,M.T
Pembimbing 2: Mu'alim S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Penggunaan plastik dan barang- barang berbahan plastik dalam kehidupan manusia semakin hari semakin meningkat. Peningkatan penggunaan plastik di Indonesia mencapai rata-rata 200 ton pertahun. Plastik. Daur ulang (Reycle) merupakan salah satu proses yang mudah dan banyak dilakukan untuk merubah sampah plastik yang tidak termanfaatkan menjadi sesuatu yang berguna dan bernilai adalah dengan membuat bahan baku tekstil. Salah satau cara daur ulang yang dilakukan membuat serat plastik yang berguna untuk penguat material komposit resin. Metode yang digunakan untuk mencari komposisi terbaik adalah dengan menggunkan ( Design Of Experiment) RAL 23 dimana faktornya adalah jenis plastik, Suhu mesin Ekstruder, dan Putaran ulir ekstruder. Sedangkan responnya yaitu kekuatan tarik spesimen komposit resn dengan satuan Newton/mm2. Sedangkan Kombinasi terbaik dengan rata- rata kekuatan tarik 25,1633 N/mm2 adalah ( kombinasi A1 B2 C2), yaitu Jenis plastik dengan kode level 1 (HDPE), Faktor B (suhu extruder) dengan kode level 2 (3000) dan faktor C (putaran ulir) dengan kode level 2 (45 rpm).
Abstrak (Clean): penggunaan plastik dan barang barang berbahan plastik dalam kehidupan manusia semakin hari semakin meningkat peningkatan penggunaan plastik di indonesia mencapai ratarata ton pertahun plastik daur ulang reycle merupakan salah satu proses yang mudah dan banyak dilakukan untuk merubah sampah plastik yang tidak termanfaatkan menjadi sesuatu yang berguna dan bernilai adalah dengan membuat bahan baku tekstil salah satau cara daur ulang yang dilakukan membuat serat plastik yang berguna untuk penguat material komposit resin metode yang digunakan untuk mencari komposisi terbaik adalah dengan menggunkan design of experiment ral dimana faktornya adalah jenis plastik suhu mesin ekstruder dan putaran ulir ekstruder sedangkan responnya yaitu kekuatan tarik spesimen komposit resn dengan satuan newtonmm sedangkan kombinasi terbaik dengan rata rata kekuatan tarik nmm adalah kombinasi a b c yaitu jenis plastik dengan kode level hdpe faktor b suhu extruder dengan kode level dan faktor c putaran ulir dengan kode level rpm
Abstrak (Stopwords Removed): penggunaan plastik barang barang berbahan plastik kehidupan manusia semakin hari semakin meningkat peningkatan penggunaan plastik indonesia mencapai ratarata ton pertahun plastik daur ulang reycle salah satu proses mudah banyak dilakukan merubah sampah plastik termanfaatkan menjadi sesuatu berguna bernilai membuat bahan baku tekstil salah satau cara daur ulang dilakukan membuat serat plastik berguna penguat material komposit resin metode digunakan mencari komposisi terbaik menggunkan design of experiment ral dimana faktornya jenis plastik suhu mesin ekstruder putaran ulir ekstruder sedangkan responnya kekuatan tarik spesimen komposit resn satuan newtonmm sedangkan kombinasi terbaik rata rata kekuatan tarik nmm kombinasi a b c jenis plastik kode level hdpe faktor b suhu extruder kode level faktor c putaran ulir kode level rpm
Abstrak (Stemmed): guna plastik barang barang bahan plastik hidup manusia makin hari makin tingkat tingkat guna plastik indonesia capai ratarata ton tahun plastik daur ulang reycle salah satu proses mudah banyak laku rubah sampah plastik manfaat jadi sesuatu guna nila buat bahan baku tekstil salah satau cara daur ulang laku buat serat plastik guna kuat material komposit resin metode guna cari komposisi baik gun design of experiment ral mana faktor jenis plastik suhu mesin ekstruder putar ulir ekstruder sedang responnya kuat tarik spesimen komposit resn satu newtonmm sedang kombinasi baik rata rata kuat tarik nmm kombinasi a b c jenis plastik kode level hdpe faktor b suhu extruder kode level faktor c putar ulir kode level rpm
Abstrak (Corrected): gun plastic baring baring bahai plastic hide amnesia making hard making dingbat dingbat gun plastic indonesia capri ratarata ton thun plastic dour slang recycle salad sat proves judah banyan lake rush sampan plastic manat jade sesuatu gun nina but bahai baku testily salad satan cara dour slang lake but seat plastic gun kurt material composite resin metope gun care komposisi back gun design of experiment real mana factor penis plastic sulu resin extruder put lir extruder sedan responnya kurt tajik specimen composite rest sat newton sedan kombinasi back rata rata kurt tajik nam kombinasi a b c penis plastic code level hope factor b sulu extruder code level factor c put lir code level rum
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'plastik': 8, 'guna': 5, 'kuat': 3, 'faktor': 3, 'kode': 3, 'level': 3, 'barang': 2, 'bahan': 2, 'makin': 2, 'tingkat': 2, 'daur': 2, 'ulang': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'laku': 2, 'buat': 2, 'komposit': 2, 'baik': 2, 'jenis': 2, 'suhu': 2, 'ekstruder': 2, 'putar': 2, 'ulir': 2, 'sedang': 2, 'tarik': 2, 'kombinasi': 2, 'rata': 2, 'b': 2, 'c': 2, 'hidup': 1, 'manusia': 1, 'hari': 1, 'indonesia': 1, 'capai': 1, 'ratarata': 1, 'ton': 1, 'tahun': 1, 'reycle': 1, 'proses': 1, 'mudah': 1, 'banyak': 1, 'rubah': 1, 'sampah': 1, 'manfaat': 1, 'jadi': 1, 'sesuatu': 1, 'nila': 1, 'baku': 1, 'tekstil': 1, 'satau': 1, 'cara': 1, 'serat': 1, 'material': 1, 'resin': 1, 'metode': 1, 'cari': 1, 'komposisi': 1, 'gun': 1, 'design': 1, 'of': 1, 'experiment': 1, 'ral': 1, 'mana': 1, 'mesin': 1, 'responnya': 1, 'spesimen': 1, 'resn': 1, 'newtonmm': 1, 'nmm': 1, 'a': 1, 'hdpe': 1, 'extruder': 1, 'rpm': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 12, 'the': 10, 'is': 9, 'plastic': 7, 'and': 5, 'in': 4, 'with': 4, 'use': 3, 'to': 3, 'extruder': 3, 'a': 3, 'code': 3, 'level': 3, 'an': 2, 'average': 2, 'one': 2, 'useful': 2, 'making': 2, 'materials': 2, 'composite': 2, 'best': 2, 'type': 2, 'temperature': 2, 'while': 2, 'tensile': 2, 'strength': 2, 'mm': 2, 'combination': 2, 'b': 2, 'c': 2, 'factor': 2, 'goods': 1, 'human': 1, 'life': 1, 'increasingly': 1, 'increasing': 1, 'increase': 1, 'indonesia': 1, 'reaches': 1, 'tons': 1, 'per': 1, 'year': 1, 'reycle': 1, 'easy': 1, 'processes': 1, 'mostly': 1, 'done': 1, 'change': 1, 'waste': 1, 'that': 1, 'not': 1, 'utilized': 1, 'into': 1, 'something': 1, 'valuable': 1, 'by': 1, 'textile': 1, 'raw': 1, 'methods': 1, 'recycling': 1, 'fibers': 1, 'for': 1, 'reinforcing': 1, 'resin': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'find': 1, 'composition': 1, 'design': 1, 'experiment': 1, 'ral': 1, 'where': 1, 'factors': 1, 'are': 1, 'machine': 1, 'round': 1, 'screw': 1, 'response': 1, 'samples': 1, 'newton': 1, 'units': 1, 'n': 1, 'which': 1, 'hdpe': 1, 'thread': 1, 'rotation': 1, 'rpm': 1})
-------------------------------------------
--- Data #562 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muhammad Khoirur Roziqin
Judul: Analisis Pengendalian Kualitas Produksi Dalam Upaya Mengurangi Angka Kecacatan pada Banana Bread Shop dengan Metode Statistical Process Control
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si. M.T
Pembimbing 2: Issa Dyah Utami, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Hasil produksi di Banana Bread Shop masih dibawah standar spesifikasi yang ditetapkan oleh perusahaan, terjadi banyak cacat yang dihasilkan hal ini disebabkan proses produksi yang mengalami permasalahan. Untuk meningkatkan hasil produksi dan menurunkan tingkat kecacatan maka perlu dilakukannya pengendalian kualitas pada proses produksi. Salah satu alat yang digunakan untuk mengendalikan kualitas di proses produksi yaitu statistical process control. Dengan menggunakan statistical process control dapat diketahui faktor-faktor yang mengakibatkan cacat produksi berupa bantet, gosong dan roti kepotong. Faktor-faktor yang menyebabkan kecacatan tersebut yaitu dikarenakan oleh operator, bahan baku, mesin, lingkungan sekitar dan metode. Setelah diketahui faktor penyebab dengan statistical process control diketahui implementasi perbaikan untuk mengurangi tingkat kecacatan dan meningkatkan hasil produksi.
Kata Kunci : Pengendalian Kualitas, Kualitas, Statistical Process Control
Abstrak (Clean): hasil produksi di banana bread shop masih dibawah standar spesifikasi yang ditetapkan oleh perusahaan terjadi banyak cacat yang dihasilkan hal ini disebabkan proses produksi yang mengalami permasalahan untuk meningkatkan hasil produksi dan menurunkan tingkat kecacatan maka perlu dilakukannya pengendalian kualitas pada proses produksi salah satu alat yang digunakan untuk mengendalikan kualitas di proses produksi yaitu statistical process control dengan menggunakan statistical process control dapat diketahui faktorfaktor yang mengakibatkan cacat produksi berupa bantet gosong dan roti kepotong faktorfaktor yang menyebabkan kecacatan tersebut yaitu dikarenakan oleh operator bahan baku mesin lingkungan sekitar dan metode setelah diketahui faktor penyebab dengan statistical process control diketahui implementasi perbaikan untuk mengurangi tingkat kecacatan dan meningkatkan hasil produksi kata kunci pengendalian kualitas kualitas statistical process control
Abstrak (Stopwords Removed): hasil produksi banana bread shop masih dibawah standar spesifikasi ditetapkan perusahaan terjadi banyak cacat dihasilkan disebabkan proses produksi mengalami permasalahan meningkatkan hasil produksi menurunkan tingkat kecacatan perlu dilakukannya pengendalian kualitas proses produksi salah satu alat digunakan mengendalikan kualitas proses produksi statistical process control menggunakan statistical process control dapat diketahui faktorfaktor mengakibatkan cacat produksi berupa bantet gosong roti kepotong faktorfaktor menyebabkan kecacatan tersebut dikarenakan operator bahan baku mesin lingkungan sekitar metode diketahui faktor penyebab statistical process control diketahui implementasi perbaikan mengurangi tingkat kecacatan meningkatkan hasil produksi kata kunci pengendalian kualitas kualitas statistical process control
Abstrak (Stemmed): hasil produksi banana bread shop masih bawah standar spesifikasi tetap usaha jadi banyak cacat hasil sebab proses produksi alami masalah tingkat hasil produksi turun tingkat cacat perlu laku kendali kualitas proses produksi salah satu alat guna kendali kualitas proses produksi statistical process control guna statistical process control dapat tahu faktorfaktor akibat cacat produksi upa bantet gosong roti potong faktorfaktor sebab cacat sebut karena operator bahan baku mesin lingkung sekitar metode tahu faktor sebab statistical process control tahu implementasi baik kurang tingkat cacat tingkat hasil produksi kata kunci kendali kualitas kualitas statistical process control
Abstrak (Corrected): hail produksi banana bread shop mash away standard spesifikasi team sara jade banyan carat hail kebab proves produksi salami marsala dingbat hail produksi turn dingbat carat peru lake kendall kualitas proves produksi salad sat flat gun kendall kualitas proves produksi statistical process control gun statistical process control apart tau faktorfaktor akbar carat produksi up banter going rot voting faktorfaktor kebab carat debut arena operator bahai baku resin linking seminar metope tau factor kebab statistical process control tau implements back during dingbat carat dingbat hail produksi data bunch kendall kualitas kualitas statistical process control
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produksi': 7, 'cacat': 5, 'hasil': 4, 'tingkat': 4, 'kualitas': 4, 'statistical': 4, 'process': 4, 'control': 4, 'sebab': 3, 'proses': 3, 'kendali': 3, 'tahu': 3, 'guna': 2, 'faktorfaktor': 2, 'banana': 1, 'bread': 1, 'shop': 1, 'masih': 1, 'bawah': 1, 'standar': 1, 'spesifikasi': 1, 'tetap': 1, 'usaha': 1, 'jadi': 1, 'banyak': 1, 'alami': 1, 'masalah': 1, 'turun': 1, 'perlu': 1, 'laku': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'alat': 1, 'dapat': 1, 'akibat': 1, 'upa': 1, 'bantet': 1, 'gosong': 1, 'roti': 1, 'potong': 1, 'sebut': 1, 'karena': 1, 'operator': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'mesin': 1, 'lingkung': 1, 'sekitar': 1, 'metode': 1, 'faktor': 1, 'implementasi': 1, 'baik': 1, 'kurang': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'production': 7, 'process': 7, 'control': 7, 'of': 6, 'that': 5, 'is': 5, 'to': 5, 'are': 4, 'and': 4, 'quality': 4, 'statistical': 4, 'by': 3, 'disability': 3, 'factors': 3, 'bread': 2, 'defects': 2, 'increase': 2, 'reduce': 2, 'level': 2, 'it': 2, 'in': 2, 'cause': 2, 'results': 1, 'at': 1, 'banana': 1, 'shop': 1, 'still': 1, 'below': 1, 'standard': 1, 'specifications': 1, 'set': 1, 'company': 1, 'there': 1, 'many': 1, 'produced': 1, 'this': 1, 'due': 1, 'experiencing': 1, 'problems': 1, 'necessary': 1, 'one': 1, 'tools': 1, 'used': 1, 'using': 1, 'we': 1, 'can': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'form': 1, 'bantet': 1, 'charred': 1, 'sliced': 1, 'caused': 1, 'operators': 1, 'raw': 1, 'materials': 1, 'machinery': 1, 'surrounding': 1, 'environment': 1, 'methods': 1, 'after': 1, 'knowing': 1, 'causal': 1, 'with': 1, 'known': 1, 'implementation': 1, 'improvements': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #563 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: DIMAS AJI WICAKSONO
Judul: PENGARUH VARIASI TEKANAN UDARA MESIN HOT GUN, VARIASI INITIAL TEMPERATUR, DAN VARIASI JENIS PLASTIK TERHADAP KELENTURAN KOMPOSIT RESIN
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat, S.T.,M.T
Pembimbing 2: Mua’lim S.T,.M.T
Abstrak (Raw): Penggunaan barang berbahan dasar plastik sejak ditemukan pada tahun 1907 semakin tahun semakin meningkat. Peningkatan ini disebabkan dengan bertambahnya populasi penduduk, berkembangnya teknologi dan juga berkembangnya industri. Kebutuhan plastik di Indonesia terus meningkat hingga mencapai 200 ton per tahun. Pada tahun 2002, tercatat ada 1,9 juta ton, tahun 2003 meningkat menjadi 2,1 juta ton, pada tahun 2004 meningkat lagi menjadi 2,3 juta ton per tahun. Dampak dari peningkatan penggunaan plastik tersebut adalah semakin banyakknya limbah plastik yang dihasilkan. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengasumsikan bahwa setiap hari penduduk Indonesia menghasilkan 0,8 kg sampah per orang, dengan jumlah total sebanyak 189 ribu ton sampah/hari. Dari sampah yang dihasilkan 15% berupa sampah plastik atau setara dengan 189 ribu ton sampah plastik/hari. Kombinasi terbaik dengan rata-rata kelenturan 10,1667 KN adalah (Kombinasi A1 B2 C2), yaitu Jenis Plastik 1 (HDPE), Tekanan Udara Mesin Hot Gun dan jenis komposit resin.
Kata Kunci : Resin, Katalis, RAL, Plastik, Serat
Abstrak (Clean): penggunaan barang berbahan dasar plastik sejak ditemukan pada tahun semakin tahun semakin meningkat peningkatan ini disebabkan dengan bertambahnya populasi penduduk berkembangnya teknologi dan juga berkembangnya industri kebutuhan plastik di indonesia terus meningkat hingga mencapai ton per tahun pada tahun tercatat ada juta ton tahun meningkat menjadi juta ton pada tahun meningkat lagi menjadi juta ton per tahun dampak dari peningkatan penggunaan plastik tersebut adalah semakin banyakknya limbah plastik yang dihasilkan kementerian lingkungan hidup klh mengasumsikan bahwa setiap hari penduduk indonesia menghasilkan kg sampah per orang dengan jumlah total sebanyak ribu ton sampahhari dari sampah yang dihasilkan berupa sampah plastik atau setara dengan ribu ton sampah plastikhari kombinasi terbaik dengan ratarata kelenturan kn adalah kombinasi a b c yaitu jenis plastik hdpe tekanan udara mesin hot gun dan jenis komposit resin kata kunci resin katalis ral plastik serat
Abstrak (Stopwords Removed): penggunaan barang berbahan dasar plastik ditemukan tahun semakin tahun semakin meningkat peningkatan disebabkan bertambahnya populasi penduduk berkembangnya teknologi berkembangnya industri kebutuhan plastik indonesia terus meningkat hingga mencapai ton per tahun tahun tercatat ada juta ton tahun meningkat menjadi juta ton tahun meningkat lagi menjadi juta ton per tahun dampak peningkatan penggunaan plastik tersebut semakin banyakknya limbah plastik dihasilkan kementerian lingkungan hidup klh mengasumsikan setiap hari penduduk indonesia menghasilkan kg sampah per orang jumlah total sebanyak ribu ton sampahhari sampah dihasilkan berupa sampah plastik setara ribu ton sampah plastikhari kombinasi terbaik ratarata kelenturan kn kombinasi a b c jenis plastik hdpe tekanan udara mesin hot gun jenis komposit resin kata kunci resin katalis ral plastik serat
Abstrak (Stemmed): guna barang bahan dasar plastik temu tahun makin tahun makin tingkat tingkat sebab tambah populasi duduk kembang teknologi kembang industri butuh plastik indonesia terus tingkat hingga capai ton per tahun tahun catat ada juta ton tahun tingkat jadi juta ton tahun tingkat lagi jadi juta ton per tahun dampak tingkat guna plastik sebut makin banyakknya limbah plastik hasil menteri lingkung hidup klh asumsi tiap hari duduk indonesia hasil kg sampah per orang jumlah total banyak ribu ton sampahhari sampah hasil upa sampah plastik tara ribu ton sampah plastikhari kombinasi baik ratarata lentur kn kombinasi a b c jenis plastik hdpe tekan udara mesin hot gun jenis komposit resin kata kunci resin katalis ral plastik serat
Abstrak (Corrected): gun baring bahai dakar plastic temp thun making thun making dingbat dingbat kebab tambac popular dude embank teknologi embank industry butch plastic indonesia terms dingbat hinges capri ton per thun thun carat ada jut ton thun dingbat jade jut ton thun dingbat lag jade jut ton per thun damp dingbat gun plastic debut making banyakknya limb plastic hail enter linking hide kph sums tip hard dude indonesia hail keg sampan per orang mullah total banyan ribs ton sampahhari sampan hail up sampan plastic tara ribs ton sampan plastikhari kombinasi back ratarata letter in kombinasi a b c penis plastic hope texan dark resin hot gun penis composite resin data bunch resin natalie real plastic seat
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'plastik': 7, 'tahun': 7, 'tingkat': 6, 'ton': 6, 'sampah': 4, 'makin': 3, 'per': 3, 'juta': 3, 'hasil': 3, 'guna': 2, 'duduk': 2, 'kembang': 2, 'indonesia': 2, 'jadi': 2, 'ribu': 2, 'kombinasi': 2, 'jenis': 2, 'resin': 2, 'barang': 1, 'bahan': 1, 'dasar': 1, 'temu': 1, 'sebab': 1, 'tambah': 1, 'populasi': 1, 'teknologi': 1, 'industri': 1, 'butuh': 1, 'terus': 1, 'hingga': 1, 'capai': 1, 'catat': 1, 'ada': 1, 'lagi': 1, 'dampak': 1, 'sebut': 1, 'banyakknya': 1, 'limbah': 1, 'menteri': 1, 'lingkung': 1, 'hidup': 1, 'klh': 1, 'asumsi': 1, 'tiap': 1, 'hari': 1, 'kg': 1, 'orang': 1, 'jumlah': 1, 'total': 1, 'banyak': 1, 'sampahhari': 1, 'upa': 1, 'tara': 1, 'plastikhari': 1, 'baik': 1, 'ratarata': 1, 'lentur': 1, 'kn': 1, 'a': 1, 'b': 1, 'c': 1, 'hdpe': 1, 'tekan': 1, 'udara': 1, 'mesin': 1, 'hot': 1, 'gun': 1, 'komposit': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'katalis': 1, 'ral': 1, 'serat': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 13, 'the': 10, 'plastic': 6, 'tons': 6, 'in': 5, 'to': 5, 'waste': 5, 'is': 4, 'it': 3, 'increased': 3, 'increasing': 3, 'per': 3, 'million': 3, 'day': 3, 'use': 2, 'increase': 2, 'population': 2, 'development': 2, 'and': 2, 'year': 2, 'produced': 2, 'with': 2, 'a': 2, 'thousand': 2, 'combination': 2, 'type': 2, 'resin': 2, 'plasticbased': 1, 'goods': 1, 'since': 1, 'was': 1, 'discovered': 1, 'has': 1, 'increasingly': 1, 'this': 1, 'caused': 1, 'by': 1, 'technology': 1, 'also': 1, 'industry': 1, 'needs': 1, 'indonesia': 1, 'continue': 1, 'there': 1, 'were': 1, 'again': 1, 'impact': 1, 'amount': 1, 'ministry': 1, 'environment': 1, 'klh': 1, 'assumes': 1, 'that': 1, 'every': 1, 'indonesian': 1, 'produces': 1, 'kg': 1, 'person': 1, 'total': 1, 'garbage': 1, 'equivalent': 1, 'best': 1, 'an': 1, 'average': 1, 'flexibility': 1, 'kn': 1, 'b': 1, 'c': 1, 'namely': 1, 'hdpe': 1, 'hot': 1, 'gun': 1, 'machine': 1, 'air': 1, 'pressure': 1, 'composite': 1, 'keywords': 1, 'catalysts': 1, 'ral': 1, 'plastics': 1, 'fiber': 1})
-------------------------------------------
--- Data #564 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Fildan Sedharma Ilham
Judul: MENGHITUNG PROSENTASE KEMENANGAN TIM SEPAK BOLA MENGGUNAKAN METODE DELPHI
Studi kasus: Tim Madura United pada kompetisi liga1 musim 2018
Pembimbing 1: Dr. Rahmad Hidayat, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Rullie Annisa, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): ABSTRAK
United. Madura United merupakan klub sepak bola kebanggaan masyarakat madura yang berlaga di kompetisi liga kastah tertinggi di Indonesia. Data presentase kemenangan madura united pada kompetisi liga1 musim 2017 hanya mencapai 50% dengan presentase hasil seri mencapai 26% dan hasil kekalahan yaitu 24%. Dalam penilaian klub sepak bola dibutuhkan sebuah tolak ukur apakah team tersebut mengalami perkembangan ataukah malah mengalami penurunan. Tolak ukur yang dapat digunakan disini adalah dengan melakukan peramalan prosentase kemenangan setiap pertandingan dengan melakukan perhitungan menggunakan data statistik individu setiap pemain musim sebelumnya. Peramalan dilakukan dengan menggunakan metode Delphi.
Metode Delphi adalah teknik yang menggunakan suatu prosedur yang sistematis untuk mendapatkan suatu konsensus pendapat-pendapat dari suatu kelompok ahli. Hasil peramalan ini nantinya dapat digunakan sebagai bahan evaluasi untuk kinerja setiap staff, pelatih, manager tim dan para pemain di musim selanjutnya.
Kata Kunci: Peramalan, Prsentase kemenangan, Delphi.
Abstrak (Clean): abstrak united madura united merupakan klub sepak bola kebanggaan masyarakat madura yang berlaga di kompetisi liga kastah tertinggi di indonesia data presentase kemenangan madura united pada kompetisi liga musim hanya mencapai dengan presentase hasil seri mencapai dan hasil kekalahan yaitu dalam penilaian klub sepak bola dibutuhkan sebuah tolak ukur apakah team tersebut mengalami perkembangan ataukah malah mengalami penurunan tolak ukur yang dapat digunakan disini adalah dengan melakukan peramalan prosentase kemenangan setiap pertandingan dengan melakukan perhitungan menggunakan data statistik individu setiap pemain musim sebelumnya peramalan dilakukan dengan menggunakan metode delphi metode delphi adalah teknik yang menggunakan suatu prosedur yang sistematis untuk mendapatkan suatu konsensus pendapatpendapat dari suatu kelompok ahli hasil peramalan ini nantinya dapat digunakan sebagai bahan evaluasi untuk kinerja setiap staff pelatih manager tim dan para pemain di musim selanjutnya kata kunci peramalan prsentase kemenangan delphi
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak united madura united klub sepak bola kebanggaan masyarakat madura berlaga kompetisi liga kastah tertinggi indonesia data presentase kemenangan madura united kompetisi liga musim mencapai presentase hasil seri mencapai hasil kekalahan penilaian klub sepak bola dibutuhkan tolak ukur apakah team tersebut mengalami perkembangan ataukah malah mengalami penurunan tolak ukur dapat digunakan disini melakukan peramalan prosentase kemenangan setiap pertandingan melakukan perhitungan menggunakan data statistik individu setiap pemain musim sebelumnya peramalan dilakukan menggunakan metode delphi metode delphi teknik menggunakan prosedur sistematis mendapatkan konsensus pendapatpendapat kelompok ahli hasil peramalan nantinya dapat digunakan bahan evaluasi kinerja setiap staff pelatih manager tim para pemain musim selanjutnya kata kunci peramalan prsentase kemenangan delphi
Abstrak (Stemmed): abstrak united madura united klub sepak bola bangga masyarakat madura laga kompetisi liga kas tinggi indonesia data presentase menang madura united kompetisi liga musim capai presentase hasil seri capai hasil kalah nilai klub sepak bola butuh tolak ukur apakah team sebut alami kembang atau malah alami turun tolak ukur dapat guna sini laku amal prosentase menang tiap tanding laku hitung guna data statistik individu tiap main musim belum amal laku guna metode delphi metode delphi teknik guna prosedur sistematis dapat konsensus pendapatpendapat kelompok ahli hasil amal nanti dapat guna bahan evaluasi kerja tiap staff latih manager tim para main musim lanjut kata kunci amal prsentase menang delphi
Abstrak (Corrected): abstract united madura united club speak bola bangka masyarakat madura lava kompetisi lisa was ting indonesia data presents penang madura united kompetisi lisa music capri presents hail sari capri hail galah nilgai club speak bola butch tola ukr halakah team debut salami embank tau galah salami turn tola ukr apart gun sing lake anal prosentase penang tip standing lake hiding gun data statistic individual tip main music begum anal lake gun metope delphi metope delphi tennis gun procedure systematic apart consensus pendapatpendapat kelompok ali hail anal anti apart gun bahai evaluate era tip staff latin manager tim para main music layout data bunch anal prsentase penang delphi
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 5, 'amal': 4, 'united': 3, 'madura': 3, 'menang': 3, 'musim': 3, 'hasil': 3, 'dapat': 3, 'laku': 3, 'tiap': 3, 'delphi': 3, 'klub': 2, 'sepak': 2, 'bola': 2, 'kompetisi': 2, 'liga': 2, 'data': 2, 'presentase': 2, 'capai': 2, 'tolak': 2, 'ukur': 2, 'alami': 2, 'main': 2, 'metode': 2, 'abstrak': 1, 'bangga': 1, 'masyarakat': 1, 'laga': 1, 'kas': 1, 'tinggi': 1, 'indonesia': 1, 'seri': 1, 'kalah': 1, 'nilai': 1, 'butuh': 1, 'apakah': 1, 'team': 1, 'sebut': 1, 'kembang': 1, 'atau': 1, 'malah': 1, 'turun': 1, 'sini': 1, 'prosentase': 1, 'tanding': 1, 'hitung': 1, 'statistik': 1, 'individu': 1, 'belum': 1, 'teknik': 1, 'prosedur': 1, 'sistematis': 1, 'konsensus': 1, 'pendapatpendapat': 1, 'kelompok': 1, 'ahli': 1, 'nanti': 1, 'bahan': 1, 'evaluasi': 1, 'kerja': 1, 'staff': 1, 'latih': 1, 'manager': 1, 'tim': 1, 'para': 1, 'lanjut': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'prsentase': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 10, 'a': 8, 'is': 6, 'in': 5, 'percentage': 4, 'madura': 3, 'that': 3, 'season': 3, 'each': 3, 'forecasting': 3, 'delphi': 3, 'united': 2, 'football': 2, 'club': 2, 'competition': 2, 'data': 2, 'wins': 2, 'and': 2, 'benchmark': 2, 'team': 2, 'has': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'used': 2, 'to': 2, 'using': 2, 'for': 2, 'method': 2, 'abstract': 1, 'proud': 1, 'community': 1, 'who': 1, 'competed': 1, 'highest': 1, 'cast': 1, 'league': 1, 'indonesia': 1, 'on': 1, 'liga': 1, 'only': 1, 'reached': 1, 'with': 1, 'draw': 1, 'reaching': 1, 'defeat': 1, 'assessment': 1, 'needed': 1, 'whether': 1, 'experienced': 1, 'development': 1, 'or': 1, 'even': 1, 'decreased': 1, 'here': 1, 'forecast': 1, 'winning': 1, 'match': 1, 'by': 1, 'performing': 1, 'calculations': 1, 'individual': 1, 'statistical': 1, 'player': 1, 'previous': 1, 'done': 1, 'technique': 1, 'uses': 1, 'systematic': 1, 'procedure': 1, 'get': 1, 'consensus': 1, 'opinions': 1, 'from': 1, 'group': 1, 'experts': 1, 'these': 1, 'results': 1, 'later': 1, 'as': 1, 'evaluation': 1, 'material': 1, 'performance': 1, 'staff': 1, 'coach': 1, 'manager': 1, 'players': 1, 'following': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #565 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: DIMAS BAGUS ANDIKA PUTRA
Judul: Optimasi Distribusi Bahan Baku Air Untuk Daerah Kekeringan Di Kab.Mojokerto Dengan Menggunakan Metode Transportasi
(Studi Kasus : PDAM Kabupaten Mojokerto)
Pembimbing 1: Ika Deefi Anna, S.T.,M.T
Pembimbing 2: Trisita Novianti,S.TP.,M.T
Abstrak (Raw): Kebutuhan air bersih adalah kebutuhan pokok yang wajib untuk manusia. Akan tetapi tidak semua tempat tinggal manusia selalu menyediakan air seperti halnya 3 desa yang ada di kabupaten mojokerto yaitu desa Kunjorowesi, Desa Kutogirang dan Desa Manduro. Diperlukan cara alternatif untuk memenuhi kebutuhan air di desa tersebut, dalam skripsi ini cara alternatif adalah dengan membuat model distribusi transportasi yang tepat guna mengalirkan sumber air yang ada di PDAM Kab.Mojokerto sehingga antara kebutuhan air dan persediaan air bisa berjalan ditengah – tengah keterbatasan yang ada.
Metode pemecahan transportasi yang digunakan adalah metode biaya terkecil, metode barat laut dan metode vogel yang selanjunya untuk masing – masing metode dilanjutkan optimasi dengan metode Stepping Stone.
Hasil dari penelitian untuk metode transportasi NWC ( North West Corner ) kemudian di tentukan biaya optimal dengan metode Stepping Stone sebanyak Satu kali pengerjaan atau sampai pada Stepping Stone 1 persoalan sudah terselesaikan atau sudah optimum didapatkan hasil Rp.960,186/ hari.
untuk metode transportasi Least Cost atau biaya terkecil tentukan biaya optimal dengan metode Stepping Stone sebanyak dua kali pengerjaan atau sampai pada Stepping Stone 2 persoalan sudah optimum didapatkan hasil Rp.969,217/ hari.
untuk metode transportasi Vogel atau biaya terkecil tentukan biaya optimal dengan metode Stepping Stone sebanyak dua kali pengerjaan atau sampai pada Stepping Stone 2 persoalan sudah optimum didapatkan hasil Rp.954,238/ hari.
Kata kunci : NWC (North West Corner), Least Cost, VAM , Stepping Stone, Bahan baku (air)
Abstrak (Clean): kebutuhan air bersih adalah kebutuhan pokok yang wajib untuk manusia akan tetapi tidak semua tempat tinggal manusia selalu menyediakan air seperti halnya desa yang ada di kabupaten mojokerto yaitu desa kunjorowesi desa kutogirang dan desa manduro diperlukan cara alternatif untuk memenuhi kebutuhan air di desa tersebut dalam skripsi ini cara alternatif adalah dengan membuat model distribusi transportasi yang tepat guna mengalirkan sumber air yang ada di pdam kabmojokerto sehingga antara kebutuhan air dan persediaan air bisa berjalan ditengah – tengah keterbatasan yang ada metode pemecahan transportasi yang digunakan adalah metode biaya terkecil metode barat laut dan metode vogel yang selanjunya untuk masing – masing metode dilanjutkan optimasi dengan metode stepping stone hasil dari penelitian untuk metode transportasi nwc north west corner kemudian di tentukan biaya optimal dengan metode stepping stone sebanyak satu kali pengerjaan atau sampai pada stepping stone persoalan sudah terselesaikan atau sudah optimum didapatkan hasil rp hari untuk metode transportasi least cost atau biaya terkecil tentukan biaya optimal dengan metode stepping stone sebanyak dua kali pengerjaan atau sampai pada stepping stone persoalan sudah optimum didapatkan hasil rp hari untuk metode transportasi vogel atau biaya terkecil tentukan biaya optimal dengan metode stepping stone sebanyak dua kali pengerjaan atau sampai pada stepping stone persoalan sudah optimum didapatkan hasil rp hari kata kunci nwc north west corner least cost vam stepping stone bahan baku air
Abstrak (Stopwords Removed): kebutuhan air bersih kebutuhan pokok wajib manusia semua tempat tinggal manusia selalu menyediakan air halnya desa ada kabupaten mojokerto desa kunjorowesi desa kutogirang desa manduro diperlukan cara alternatif memenuhi kebutuhan air desa tersebut skripsi cara alternatif membuat model distribusi transportasi tepat mengalirkan sumber air ada pdam kabmojokerto antara kebutuhan air persediaan air berjalan ditengah – tengah keterbatasan ada metode pemecahan transportasi digunakan metode biaya terkecil metode barat laut metode vogel selanjunya masing – masing metode dilanjutkan optimasi metode stepping stone hasil penelitian metode transportasi nwc north west corner tentukan biaya optimal metode stepping stone sebanyak satu kali pengerjaan stepping stone persoalan sudah terselesaikan sudah optimum didapatkan hasil rp hari metode transportasi least cost biaya terkecil tentukan biaya optimal metode stepping stone sebanyak dua kali pengerjaan stepping stone persoalan sudah optimum didapatkan hasil rp hari metode transportasi vogel biaya terkecil tentukan biaya optimal metode stepping stone sebanyak dua kali pengerjaan stepping stone persoalan sudah optimum didapatkan hasil rp hari kata kunci nwc north west corner least cost vam stepping stone bahan baku air
Abstrak (Stemmed): butuh air bersih butuh pokok wajib manusia semua tempat tinggal manusia selalu sedia air hal desa ada kabupaten mojokerto desa kunjorowesi desa kutogirang desa manduro perlu cara alternatif penuh butuh air desa sebut skripsi cara alternatif buat model distribusi transportasi tepat alir sumber air ada pdam kabmojokerto antara butuh air sedia air jalan tengah tengah batas ada metode pecah transportasi guna metode biaya kecil metode barat laut metode vogel selanjunya masing masing metode lanjut optimasi metode stepping stone hasil teliti metode transportasi nwc north west corner tentu biaya optimal metode stepping stone banyak satu kali kerja stepping stone soal sudah selesai sudah optimum dapat hasil rp hari metode transportasi least cost biaya kecil tentu biaya optimal metode stepping stone banyak dua kali kerja stepping stone soal sudah optimum dapat hasil rp hari metode transportasi vogel biaya kecil tentu biaya optimal metode stepping stone banyak dua kali kerja stepping stone soal sudah optimum dapat hasil rp hari kata kunci nwc north west corner least cost vam stepping stone bahan baku air
Abstrak (Corrected): butch air perish butch look wait amnesia sea tempt lingual amnesia sell media air hal desk ada kabupaten mojokerto desk kunjorowesi desk kutogirang desk maduro peru cara alternative punch butch air desk debut strips cara alternative but model distribute transports teat air number air ada dam kabmojokerto angara butch air media air alan length length bats ada metope peach transports gun metope bay cecil metope brat last metope vowel selanjunya making making metope layout optimism metope stepping stone hail elite metope transports we north west corner tent bay optimal metope stepping stone banyan sat kali era stepping stone soul judah seesaw judah optimum apart hail up hard metope transports least cost bay cecil tent bay optimal metope stepping stone banyan due kali era stepping stone soul judah optimum apart hail up hard metope transports vowel bay cecil tent bay optimal metope stepping stone banyan due kali era stepping stone soul judah optimum apart hail up hard data bunch we north west corner least cost am stepping stone bahai baku air
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'metode': 12, 'stepping': 8, 'stone': 8, 'air': 7, 'biaya': 6, 'desa': 5, 'transportasi': 5, 'butuh': 4, 'hasil': 4, 'sudah': 4, 'ada': 3, 'kecil': 3, 'tentu': 3, 'optimal': 3, 'banyak': 3, 'kali': 3, 'kerja': 3, 'soal': 3, 'optimum': 3, 'dapat': 3, 'rp': 3, 'hari': 3, 'manusia': 2, 'sedia': 2, 'cara': 2, 'alternatif': 2, 'tengah': 2, 'vogel': 2, 'masing': 2, 'nwc': 2, 'north': 2, 'west': 2, 'corner': 2, 'least': 2, 'cost': 2, 'dua': 2, 'bersih': 1, 'pokok': 1, 'wajib': 1, 'semua': 1, 'tempat': 1, 'tinggal': 1, 'selalu': 1, 'hal': 1, 'kabupaten': 1, 'mojokerto': 1, 'kunjorowesi': 1, 'kutogirang': 1, 'manduro': 1, 'perlu': 1, 'penuh': 1, 'sebut': 1, 'skripsi': 1, 'buat': 1, 'model': 1, 'distribusi': 1, 'tepat': 1, 'alir': 1, 'sumber': 1, 'pdam': 1, 'kabmojokerto': 1, 'antara': 1, 'jalan': 1, 'batas': 1, 'pecah': 1, 'guna': 1, 'barat': 1, 'laut': 1, 'selanjunya': 1, 'lanjut': 1, 'optimasi': 1, 'teliti': 1, 'satu': 1, 'selesai': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'vam': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 30, 'method': 14, 'as': 8, 'cost': 8, 'stepping': 8, 'stone': 8, 'water': 7, 'for': 6, 'or': 6, 'is': 5, 'in': 5, 'transportation': 5, 'village': 4, 'has': 4, 'been': 4, 'and': 3, 'an': 3, 'to': 3, 'smallest': 3, 'optimal': 3, 'with': 3, 'much': 3, 'work': 3, 'problem': 3, 'optimum': 3, 'rp': 3, 'day': 3, 'that': 2, 'mojokerto': 2, 'alternative': 2, 'needs': 2, 'existing': 2, 'of': 2, 'vogel': 2, 'are': 2, 'then': 2, 'followed': 2, 'results': 2, 'nwc': 2, 'north': 2, 'west': 2, 'corner': 2, 'least': 2, 'determine': 2, 'two': 2, 'times': 2, 'arrive': 2, 'at': 2, 'obtained': 2, 'need': 1, 'clean': 1, 'a': 1, 'basic': 1, 'necessity': 1, 'mandatory': 1, 'humans': 1, 'however': 1, 'not': 1, 'all': 1, 'human': 1, 'dwellings': 1, 'always': 1, 'provide': 1, 'well': 1, 'villages': 1, 'regencies': 1, 'namely': 1, 'kunjorowesi': 1, 'kutogirang': 1, 'manduro': 1, 'needed': 1, 'meet': 1, 'this': 1, 'thesis': 1, 'create': 1, 'appropriate': 1, 'distribution': 1, 'model': 1, 'drain': 1, 'source': 1, 'district': 1, 'pdam': 1, 'so': 1, 'supply': 1, 'can': 1, 'run': 1, 'midst': 1, 'limitations': 1, 'breakdown': 1, 'used': 1, 'northwest': 1, 'which': 1, 'each': 1, 'by': 1, 'optimization': 1, 'using': 1, 'research': 1, 'determined': 1, 'one': 1, 'until': 1, 'resolved': 1, 'keywords': 1, 'vam': 1, 'raw': 1, 'material': 1})
-------------------------------------------
--- Data #566 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muhammad Hafidl Ansori
Judul: Pemetaan Kualitas Pelayanan, Harga, dan Kepuasan Pelanggan Terhadap Loyalitas Pelanggan Kartu Prabayar IM3 Ooredoo Dengan Metode Path Analysis dan STP (Studi Pada Mahasiswa Pengguna Kartu Prabayar IM3 Ooredoo di Universitas Trunojoyo Madura)
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Ari Basuki, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Pada era globalisasi ini telah lahir banyak produk jenis handphone seperti iPhone, iPad, android, tablet, note, dan sebagainya yang memiliki kecanggihan tinggi. Produk-produk tersebut memerlukan provider atau kartu prabayar yang dapat menunjang kualitas dari produk tersebut. IM3 adalah salah satu merek operator seluler yang berada di jajaran top three namun perubahannya tidak terlalu signifikan bahkan cenderung menurun. Menurut data TBI pada periode 5 tahun terakhir IM3 mengalami peningkatan dan penurunan, terlebih lagi penurunan index cenderung lebih besar dibandingkan dengan peningkatannya. Berdasarkan wawancara dengan pelanggan peneliti menyimpulkan bahwa alasan berpindah provider dari IM3 ke provider lain sebagian besar dikarenakan kualitas pelayanan yang perlu ditingkatkan, harga yang dirasa mahal untuk mahasiswa, dan pelanggan merasakan kurang puas memakai kartu prabayar IM3. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta mendeskripsikan pengaruh kualitas pelayanan, harga, dan kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan kartu prabayar IM3 Ooredoo. Penelitian ini dilakukan di Universitas Trunojoyo Madura dengan jumlah sampel sebanyak 120 responden. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data dan menggunakan teknik purposive sample sebagai teknik pengambilan sampel. Sedangkan pengolahan data menggunakan analisis regresi linier berganda, analisis jalur, dan STP. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa variabel yang mempunyai pengaruh paling besar adalah kepuasan pelanggan dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,333. Hal-hal yang harus dilakukan adalah meningkatkan indikator-indikator kepuasan yang telah dibuat oleh peneliti, yaitu jaringan, pelayanan terhadap pelanggan, pelayanan keluhan, kenyamanan, dan keamanan privasi.
Kata kunci: Kualitas pelayanan, harga, kepuasan pelanggan, loyalitas pelanggan, analisis regresi linier berganda, analisis jalur, STP
Abstrak (Clean): pada era globalisasi ini telah lahir banyak produk jenis handphone seperti iphone ipad android tablet note dan sebagainya yang memiliki kecanggihan tinggi produkproduk tersebut memerlukan provider atau kartu prabayar yang dapat menunjang kualitas dari produk tersebut im adalah salah satu merek operator seluler yang berada di jajaran top three namun perubahannya tidak terlalu signifikan bahkan cenderung menurun menurut data tbi pada periode tahun terakhir im mengalami peningkatan dan penurunan terlebih lagi penurunan index cenderung lebih besar dibandingkan dengan peningkatannya berdasarkan wawancara dengan pelanggan peneliti menyimpulkan bahwa alasan berpindah provider dari im ke provider lain sebagian besar dikarenakan kualitas pelayanan yang perlu ditingkatkan harga yang dirasa mahal untuk mahasiswa dan pelanggan merasakan kurang puas memakai kartu prabayar im penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta mendeskripsikan pengaruh kualitas pelayanan harga dan kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan kartu prabayar im ooredoo penelitian ini dilakukan di universitas trunojoyo madura dengan jumlah sampel sebanyak responden penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data dan menggunakan teknik purposive sample sebagai teknik pengambilan sampel sedangkan pengolahan data menggunakan analisis regresi linier berganda analisis jalur dan stp berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa variabel yang mempunyai pengaruh paling besar adalah kepuasan pelanggan dengan nilai koefisien jalur sebesar halhal yang harus dilakukan adalah meningkatkan indikatorindikator kepuasan yang telah dibuat oleh peneliti yaitu jaringan pelayanan terhadap pelanggan pelayanan keluhan kenyamanan dan keamanan privasi kata kunci kualitas pelayanan harga kepuasan pelanggan loyalitas pelanggan analisis regresi linier berganda analisis jalur stp
Abstrak (Stopwords Removed): era globalisasi lahir banyak produk jenis handphone iphone ipad android tablet note sebagainya memiliki kecanggihan tinggi produkproduk tersebut memerlukan provider kartu prabayar dapat menunjang kualitas produk tersebut im salah satu merek operator seluler berada jajaran top three perubahannya terlalu signifikan bahkan cenderung menurun menurut data tbi periode tahun terakhir im mengalami peningkatan penurunan terlebih lagi penurunan index cenderung lebih besar dibandingkan peningkatannya berdasarkan wawancara pelanggan peneliti menyimpulkan alasan berpindah provider im provider lain sebagian besar dikarenakan kualitas pelayanan perlu ditingkatkan harga dirasa mahal mahasiswa pelanggan merasakan kurang puas memakai kartu prabayar im penelitian bertujuan menganalisis mendeskripsikan pengaruh kualitas pelayanan harga kepuasan pelanggan loyalitas pelanggan kartu prabayar im ooredoo penelitian dilakukan universitas trunojoyo madura jumlah sampel sebanyak responden penelitian menggunakan kuesioner alat pengumpulan data menggunakan teknik purposive sample teknik pengambilan sampel sedangkan pengolahan data menggunakan analisis regresi linier berganda analisis jalur stp berdasarkan hasil penelitian diketahui variabel mempunyai pengaruh paling besar kepuasan pelanggan nilai koefisien jalur sebesar halhal harus dilakukan meningkatkan indikatorindikator kepuasan dibuat peneliti jaringan pelayanan pelanggan pelayanan keluhan kenyamanan keamanan privasi kata kunci kualitas pelayanan harga kepuasan pelanggan loyalitas pelanggan analisis regresi linier berganda analisis jalur stp
Abstrak (Stemmed): era globalisasi lahir banyak produk jenis handphone iphone ipad android tablet note bagai milik canggih tinggi produkproduk sebut perlu provider kartu prabayar dapat tunjang kualitas produk sebut im salah satu merek operator seluler ada jajar top three ubah terlalu signifikan bahkan cenderung turun turut data tbi periode tahun akhir im alami tingkat turun lebih lagi turun index cenderung lebih besar banding tingkat dasar wawancara langgan teliti simpul alas pindah provider im provider lain bagi besar karena kualitas layan perlu tingkat harga rasa mahal mahasiswa langgan rasa kurang puas pakai kartu prabayar im teliti tuju analis deskripsi pengaruh kualitas layan harga puas langgan loyalitas langgan kartu prabayar im ooredoo teliti laku universitas trunojoyo madura jumlah sampel banyak responden teliti guna kuesioner alat kumpul data guna teknik purposive sample teknik ambil sampel sedang olah data guna analisis regresi linier ganda analisis jalur stp dasar hasil teliti tahu variabel punya pengaruh paling besar puas langgan nilai koefisien jalur besar halhal harus laku tingkat indikatorindikator puas buat teliti jaring layan langgan layan keluh nyaman aman privasi kata kunci kualitas layan harga puas langgan loyalitas langgan analisis regresi linier ganda analisis jalur stp
Abstrak (Corrected): era globalists lair banyan proud penis headphone iphone ipad android tablet note bahai milk canggih ting produkproduk debut peru provider kart prabayar apart tuning kualitas proud debut i salad sat mere operator seller ada ajar top three bah tergal significant balkan rendering turn turn data ti period thun air i salami dingbat turn leash lag turn index rendering leash bear banding dingbat dakar wawancara hangman elite simple alas pindar provider i provider lain bag bear arena kualitas layman peru dingbat hard rash metal mahasiswa hangman rash during puts sakai kart prabayar i elite juju analysis deskripsi pengaruh kualitas layman hard puts hangman loyalties hangman kart prabayar i boredom elite lake university trunojoyo madura mullah sample banyan responded elite gun questioner flat rumpus data gun tennis purposive sample tennis ambit sample sedan blah data gun analysis regress linger ganda analysis value stop dakar hail elite tau variable puny pengaruh paling bear puts hangman nilgai koefisien value bear halal harms lake dingbat indikatorindikator puts but elite caring layman hangman layman kelly nyeman man private data bunch kualitas layman hard puts hangman loyalties hangman analysis regress linger ganda analysis value stop
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'langgan': 8, 'teliti': 6, 'im': 5, 'layan': 5, 'puas': 5, 'kualitas': 4, 'tingkat': 4, 'besar': 4, 'analisis': 4, 'provider': 3, 'kartu': 3, 'prabayar': 3, 'turun': 3, 'data': 3, 'harga': 3, 'guna': 3, 'jalur': 3, 'banyak': 2, 'produk': 2, 'sebut': 2, 'perlu': 2, 'cenderung': 2, 'lebih': 2, 'dasar': 2, 'rasa': 2, 'pengaruh': 2, 'loyalitas': 2, 'laku': 2, 'sampel': 2, 'teknik': 2, 'regresi': 2, 'linier': 2, 'ganda': 2, 'stp': 2, 'era': 1, 'globalisasi': 1, 'lahir': 1, 'jenis': 1, 'handphone': 1, 'iphone': 1, 'ipad': 1, 'android': 1, 'tablet': 1, 'note': 1, 'bagai': 1, 'milik': 1, 'canggih': 1, 'tinggi': 1, 'produkproduk': 1, 'dapat': 1, 'tunjang': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'merek': 1, 'operator': 1, 'seluler': 1, 'ada': 1, 'jajar': 1, 'top': 1, 'three': 1, 'ubah': 1, 'terlalu': 1, 'signifikan': 1, 'bahkan': 1, 'turut': 1, 'tbi': 1, 'periode': 1, 'tahun': 1, 'akhir': 1, 'alami': 1, 'lagi': 1, 'index': 1, 'banding': 1, 'wawancara': 1, 'simpul': 1, 'alas': 1, 'pindah': 1, 'lain': 1, 'bagi': 1, 'karena': 1, 'mahal': 1, 'mahasiswa': 1, 'kurang': 1, 'pakai': 1, 'tuju': 1, 'analis': 1, 'deskripsi': 1, 'ooredoo': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'jumlah': 1, 'responden': 1, 'kuesioner': 1, 'alat': 1, 'kumpul': 1, 'purposive': 1, 'sample': 1, 'ambil': 1, 'sedang': 1, 'olah': 1, 'hasil': 1, 'tahu': 1, 'variabel': 1, 'punya': 1, 'paling': 1, 'nilai': 1, 'koefisien': 1, 'halhal': 1, 'harus': 1, 'indikatorindikator': 1, 'buat': 1, 'jaring': 1, 'keluh': 1, 'nyaman': 1, 'aman': 1, 'privasi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'of': 9, 'and': 8, 'to': 8, 'that': 7, 'a': 6, 'im': 5, 'customer': 5, 'in': 4, 'this': 4, 'quality': 4, 'is': 4, 'service': 4, 'satisfaction': 4, 'analysis': 4, 'have': 3, 'as': 3, 'prepaid': 3, 'card': 3, 'data': 3, 'be': 3, 'on': 3, 'with': 3, 'customers': 3, 'study': 3, 'path': 3, 'been': 2, 'products': 2, 'decline': 2, 'has': 2, 'based': 2, 'for': 2, 'providers': 2, 'was': 2, 'felt': 2, 'using': 2, 'influence': 2, 'price': 2, 'loyalty': 2, 'sample': 2, 'uses': 2, 'technique': 2, 'multiple': 2, 'linear': 2, 'regression': 2, 'stp': 2, 'globalization': 1, 'era': 1, 'there': 1, 'many': 1, 'mobile': 1, 'phone': 1, 'such': 1, 'iphone': 1, 'ipad': 1, 'android': 1, 'tablet': 1, 'note': 1, 'etc': 1, 'which': 1, 'high': 1, 'sophistication': 1, 'these': 1, 'require': 1, 'provider': 1, 'or': 1, 'can': 1, 'support': 1, 'product': 1, 'one': 1, 'cellular': 1, 'operator': 1, 'brands': 1, 'top': 1, 'three': 1, 'but': 1, 'changes': 1, 'are': 1, 'not': 1, 'too': 1, 'significant': 1, 'even': 1, 'tend': 1, 'according': 1, 'tbi': 1, 'last': 1, 'years': 1, 'increased': 1, 'decreased': 1, 'moreover': 1, 'index': 1, 'tends': 1, 'greater': 1, 'than': 1, 'increase': 1, 'interviews': 1, 'researchers': 1, 'concluded': 1, 'reason': 1, 'switching': 1, 'from': 1, 'other': 1, 'largely': 1, 'due': 1, 'services': 1, 'needed': 1, 'improved': 1, 'prices': 1, 'expensive': 1, 'students': 1, 'less': 1, 'satisfied': 1, 'aims': 1, 'analyze': 1, 'describe': 1, 'ooredoo': 1, 'research': 1, 'conducted': 1, 'at': 1, 'university': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'total': 1, 'respondents': 1, 'questionnaire': 1, 'collection': 1, 'tool': 1, 'purposive': 1, 'sampling': 1, 'while': 1, 'processing': 1, 'results': 1, 'it': 1, 'known': 1, 'variable': 1, 'greatest': 1, 'coefficient': 1, 'value': 1, 'things': 1, 'must': 1, 'done': 1, 'improve': 1, 'indicators': 1, 'made': 1, 'by': 1, 'researcher': 1, 'namely': 1, 'network': 1, 'complaint': 1, 'comfort': 1, 'privacy': 1, 'security': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #567 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Fahmi Mudzakir Ma'ruf
Judul: Analisis Pengendalian Produk Bolster (komponen roda kereta api) Menggunakan SPC (Statistical Processing Control)
Pembimbing 1: Ida Lumintu,S.T.,M.T.,Ph.D
Pembimbing 2: Ari Basuki.,S.T.,M.T
Abstrak (Raw): ABSTRAK
PT. Barata Indonesia suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha alat berat, Maintenance pabrik gula, kontruksi baja, pengecoran dan pekerjaan sipil. Perusahaan ini juga berproduksi dengan system job order dengan jenis produk yang sangat banyak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian produk dengan menggunakan metode SPC (Statistical Processing Control). Karena pada metode ini dapat digunakan sebagai alat ukur proses produksi sudah berjalan stabil atau tidak dengan cara mengitung batas UCL (Upper Control Limit) dan LCL (Lower Control Limit) dengan peta kendali atribut (np) dengan mengetahui proses produksi yang melebihi batas atau di sebut dengan out of control maka biasa disimpulkan proses tersebut terdapat permasalahan yang bisa merugikan perusahaan dengan terjadi kecacatan produk, kemudian apabila terjadi proses produksi yang berjalan tidak stabil maka dilakukan analisis yang bertujuan ingin mengetahui inti dari permasalahan tersebut atau sumber permasalahan maka dari itu perlu adanya komunikasi kepada para ahli yang bersangkutan dalam proses produksi tersebut dengan cara proses Brainstroming dengan bertujuan untuk membuka diskusi kecil yang memunculkan idea tau gagasan fikiran dengan tujuan yang sama, hal ini guna untuk mengetahui masalah inti yang perlu di tindak lanjuti hal-hal yang berpotensi dapat merugikan perusahaan, dengan bantuan metode Delphi dapat diketahui faktor-faktor kritis dari berbagai asumsi permasalahan, dengan bantuan narasumber para ahli. Sehingga penelitian dapat memberi usulan perbaikan yang tingakat kebenaranya lebih tinggi.
Kata kunci : SPC(Statistical,processing,control), Delphi,Brainstroming,UCl(upper control limit) dan lcl (lower control limit) Peta kendali atribbut (np).
Abstrak (Clean): abstrak pt barata indonesia suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha alat berat maintenance pabrik gula kontruksi baja pengecoran dan pekerjaan sipil perusahaan ini juga berproduksi dengan system job order dengan jenis produk yang sangat banyak penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian produk dengan menggunakan metode spc statistical processing control karena pada metode ini dapat digunakan sebagai alat ukur proses produksi sudah berjalan stabil atau tidak dengan cara mengitung batas ucl upper control limit dan lcl lower control limit dengan peta kendali atribut np dengan mengetahui proses produksi yang melebihi batas atau di sebut dengan out of control maka biasa disimpulkan proses tersebut terdapat permasalahan yang bisa merugikan perusahaan dengan terjadi kecacatan produk kemudian apabila terjadi proses produksi yang berjalan tidak stabil maka dilakukan analisis yang bertujuan ingin mengetahui inti dari permasalahan tersebut atau sumber permasalahan maka dari itu perlu adanya komunikasi kepada para ahli yang bersangkutan dalam proses produksi tersebut dengan cara proses brainstroming dengan bertujuan untuk membuka diskusi kecil yang memunculkan idea tau gagasan fikiran dengan tujuan yang sama hal ini guna untuk mengetahui masalah inti yang perlu di tindak lanjuti halhal yang berpotensi dapat merugikan perusahaan dengan bantuan metode delphi dapat diketahui faktorfaktor kritis dari berbagai asumsi permasalahan dengan bantuan narasumber para ahli sehingga penelitian dapat memberi usulan perbaikan yang tingakat kebenaranya lebih tinggi kata kunci spcstatisticalprocessingcontrol delphibrainstrominguclupper control limit dan lcl lower control limit peta kendali atribbut np
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak pt barata indonesia perusahaan bergerak bidang usaha alat berat maintenance pabrik gula kontruksi baja pengecoran pekerjaan sipil perusahaan berproduksi system job order jenis produk sangat banyak penelitian bertujuan menganalisis pengendalian produk menggunakan metode spc statistical processing control metode dapat digunakan alat ukur proses produksi sudah berjalan stabil cara mengitung batas ucl upper control limit lcl lower control limit peta kendali atribut np mengetahui proses produksi melebihi batas sebut out of control biasa disimpulkan proses tersebut terdapat permasalahan merugikan perusahaan terjadi kecacatan produk apabila terjadi proses produksi berjalan stabil dilakukan analisis bertujuan ingin mengetahui inti permasalahan tersebut sumber permasalahan perlu adanya komunikasi kepada para ahli bersangkutan proses produksi tersebut cara proses brainstroming bertujuan membuka diskusi kecil memunculkan idea tau gagasan fikiran tujuan sama mengetahui masalah inti perlu tindak lanjuti halhal berpotensi dapat merugikan perusahaan bantuan metode delphi dapat diketahui faktorfaktor kritis berbagai asumsi permasalahan bantuan narasumber para ahli penelitian dapat memberi usulan perbaikan tingakat kebenaranya lebih tinggi kata kunci spcstatisticalprocessingcontrol delphibrainstrominguclupper control limit lcl lower control limit peta kendali atribbut np
Abstrak (Stemmed): abstrak pt barata indonesia usaha gerak bidang usaha alat berat maintenance pabrik gula kontruksi baja cor kerja sipil usaha produksi system job order jenis produk sangat banyak teliti tuju analis kendali produk guna metode spc statistical processing control metode dapat guna alat ukur proses produksi sudah jalan stabil cara mengitung batas ucl upper control limit lcl lower control limit peta kendali atribut np tahu proses produksi lebih batas sebut out of control biasa simpul proses sebut dapat masalah rugi usaha jadi cacat produk apabila jadi proses produksi jalan stabil laku analisis tuju ingin tahu inti masalah sebut sumber masalah perlu ada komunikasi kepada para ahli sangkut proses produksi sebut cara proses brainstroming tuju buka diskusi kecil muncul idea tau gagas fikiran tuju sama tahu masalah inti perlu tindak lanjut halhal potensi dapat rugi usaha bantu metode delphi dapat tahu faktorfaktor kritis bagai asumsi masalah bantu narasumber para ahli teliti dapat beri usul baik tingakat benara lebih tinggi kata kunci spcstatisticalprocessingcontrol delphibrainstrominguclupper control limit lcl lower control limit peta kendali atribbut np
Abstrak (Corrected): abstract pt balata indonesia sara gera biding sara flat beat maintenance park gula kontruksi baba cor era sigil sara produksi system job order penis proud sang banyan elite juju analysis kendall proud gun metope spy statistical processing control metope apart gun flat ukr proves produksi judah alan stabile cara mengitung bats ucla upper control limit cl lower control limit pet kendall tribute np tau proves produksi leash bats debut out of control bias simple proves debut apart marsala rug sara jade carat proud arabia jade proves produksi alan stabile lake analysis juju begin tau inti marsala debut number marsala peru ada komunikasi keypad para ali hangout proves produksi debut cara proves brainstorming juju burka discuss cecil munch idea tau gags fijian juju same tau marsala inti peru tindal layout halal potent apart rug sara bantu metope delphi apart tau faktorfaktor iritis bahai sums marsala bantu narasumber para ali elite apart bert usual back tingakat bear leash ting data bunch spcstatisticalprocessingcontrol delphibrainstrominguclupper control limit cl lower control limit pet kendall atribbut np
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'control': 6, 'proses': 6, 'usaha': 5, 'produksi': 5, 'dapat': 5, 'masalah': 5, 'tuju': 4, 'limit': 4, 'tahu': 4, 'sebut': 4, 'produk': 3, 'kendali': 3, 'metode': 3, 'alat': 2, 'teliti': 2, 'guna': 2, 'jalan': 2, 'stabil': 2, 'cara': 2, 'batas': 2, 'lcl': 2, 'lower': 2, 'peta': 2, 'np': 2, 'lebih': 2, 'rugi': 2, 'jadi': 2, 'inti': 2, 'perlu': 2, 'para': 2, 'ahli': 2, 'bantu': 2, 'abstrak': 1, 'pt': 1, 'barata': 1, 'indonesia': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'berat': 1, 'maintenance': 1, 'pabrik': 1, 'gula': 1, 'kontruksi': 1, 'baja': 1, 'cor': 1, 'kerja': 1, 'sipil': 1, 'system': 1, 'job': 1, 'order': 1, 'jenis': 1, 'sangat': 1, 'banyak': 1, 'analis': 1, 'spc': 1, 'statistical': 1, 'processing': 1, 'ukur': 1, 'sudah': 1, 'mengitung': 1, 'ucl': 1, 'upper': 1, 'atribut': 1, 'out': 1, 'of': 1, 'biasa': 1, 'simpul': 1, 'cacat': 1, 'apabila': 1, 'laku': 1, 'analisis': 1, 'ingin': 1, 'sumber': 1, 'ada': 1, 'komunikasi': 1, 'kepada': 1, 'sangkut': 1, 'brainstroming': 1, 'buka': 1, 'diskusi': 1, 'kecil': 1, 'muncul': 1, 'idea': 1, 'tau': 1, 'gagas': 1, 'fikiran': 1, 'sama': 1, 'tindak': 1, 'lanjut': 1, 'halhal': 1, 'potensi': 1, 'delphi': 1, 'faktorfaktor': 1, 'kritis': 1, 'bagai': 1, 'asumsi': 1, 'narasumber': 1, 'beri': 1, 'usul': 1, 'baik': 1, 'tingakat': 1, 'benara': 1, 'tinggi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'spcstatisticalprocessingcontrol': 1, 'delphibrainstrominguclupper': 1, 'atribbut': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 25, 'that': 11, 'of': 10, 'control': 10, 'with': 9, 'is': 6, 'to': 6, 'process': 6, 'a': 5, 'limit': 5, 'company': 4, 'this': 4, 'can': 4, 'production': 4, 'and': 3, 'method': 3, 'be': 3, 'or': 3, 'by': 3, 'problem': 3, 'in': 2, 'aims': 2, 'product': 2, 'spc': 2, 'statistical': 2, 'processing': 2, 'for': 2, 'has': 2, 'ucl': 2, 'upper': 2, 'lcl': 2, 'lower': 2, 'np': 2, 'knowing': 2, 'out': 2, 'problems': 2, 'harm': 2, 'then': 2, 'core': 2, 'need': 2, 'brainstroming': 2, 'help': 2, 'delphi': 2, 'abstract': 1, 'pt': 1, 'barata': 1, 'indonesia': 1, 'engaged': 1, 'business': 1, 'heavy': 1, 'equipment': 1, 'sugar': 1, 'factory': 1, 'maintenance': 1, 'steel': 1, 'construction': 1, 'casting': 1, 'civil': 1, 'works': 1, 'also': 1, 'produces': 1, 'job': 1, 'order': 1, 'system': 1, 'very': 1, 'many': 1, 'types': 1, 'products': 1, 'study': 1, 'analyze': 1, 'using': 1, 'because': 1, 'used': 1, 'as': 1, 'measuring': 1, 'tool': 1, 'been': 1, 'running': 1, 'stably': 1, 'not': 1, 'calculating': 1, 'limits': 1, 'attribute': 1, 'charts': 1, 'exceeds': 1, 'called': 1, 'it': 1, 'usually': 1, 'concluded': 1, 'defects': 1, 'if': 1, 'there': 1, 'runs': 1, 'unstable': 1, 'an': 1, 'analysis': 1, 'know': 1, 'source': 1, 'therefore': 1, 'communication': 1, 'experts': 1, 'concerned': 1, 'means': 1, 'aim': 1, 'open': 1, 'small': 1, 'discussion': 1, 'raises': 1, 'idea': 1, 'ideas': 1, 'same': 1, 'purpose': 1, 'find': 1, 'followed': 1, 'up': 1, 'on': 1, 'things': 1, 'could': 1, 'potentially': 1, 'known': 1, 'critical': 1, 'factors': 1, 'from': 1, 'various': 1, 'assumptions': 1, 'expert': 1, 'speakers': 1, 'so': 1, 'research': 1, 'suggest': 1, 'improvements': 1, 'are': 1, 'higher': 1, 'importance': 1, 'keywords': 1, 'atribbut': 1, 'chart': 1})
-------------------------------------------
--- Data #568 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Sereza Buana Febrian
Judul: OPTIMALISASI PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE LINIER PROGAMMING PADA CV. BINTANG ANUGRAH
Pembimbing 1: Ika Deefi Anna., S.T., M.T
Pembimbing 2: Ahmad Mughni., S.T., M.EngMgt
Abstrak (Raw): CV Bintang Anugrah merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi Krupuk Singkong. CV. Bintang Anugrah sudah berdiri selama 4 tahun. Selama berdiri perusahaan telah mengalami beberapa Inovasi mulai dari tempat produksi, jumlah karyawan hingga mesin yang digunakan. Namun dari setiap Inovasi tersebut perusahaan selalu mengalami kesulitan dalam hal perencanaan produksi dengan berbagai batasan yang ada di perusahaan. Perlu rencana dan analisa dari gagasan tersebut, sehingga perencanaan produksi tersebut layak untuk direalisasikan secara efektif dan efisien. Dalam perencanaan produksi ini kami mencoba menggunakan metode linier progamming dengan fungsi tujuan maksimasi keuntungan perusahaan dengan memerhatikan beberapa batasan yang ada pada perusahaan ini. perencanaan menggunakan Metode linier progamming ini tidak menggunakan data histori penjualan yang lalu namun menggunakan batasan penjualan tertinggi. Setelah menggunakan Metode Linier Progamming maka didapatkan 2 hasil keuntungan optimal pada saat periode kemarau dan penghujan masing-masing adalah Rp 6.265.000 per minggu dan Rp 4.250.000 perminggu.
Kata kunci: Efektik, Efisien, Linier Progamming, Batasan-batasan, Keuntungan optimal
Abstrak (Clean): cv bintang anugrah merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi krupuk singkong cv bintang anugrah sudah berdiri selama tahun selama berdiri perusahaan telah mengalami beberapa inovasi mulai dari tempat produksi jumlah karyawan hingga mesin yang digunakan namun dari setiap inovasi tersebut perusahaan selalu mengalami kesulitan dalam hal perencanaan produksi dengan berbagai batasan yang ada di perusahaan perlu rencana dan analisa dari gagasan tersebut sehingga perencanaan produksi tersebut layak untuk direalisasikan secara efektif dan efisien dalam perencanaan produksi ini kami mencoba menggunakan metode linier progamming dengan fungsi tujuan maksimasi keuntungan perusahaan dengan memerhatikan beberapa batasan yang ada pada perusahaan ini perencanaan menggunakan metode linier progamming ini tidak menggunakan data histori penjualan yang lalu namun menggunakan batasan penjualan tertinggi setelah menggunakan metode linier progamming maka didapatkan hasil keuntungan optimal pada saat periode kemarau dan penghujan masingmasing adalah rp per minggu dan rp perminggu kata kunci efektik efisien linier progamming batasanbatasan keuntungan optimal
Abstrak (Stopwords Removed): cv bintang anugrah perusahaan bergerak bidang produksi krupuk singkong cv bintang anugrah sudah berdiri selama tahun selama berdiri perusahaan mengalami beberapa inovasi mulai tempat produksi jumlah karyawan hingga mesin digunakan setiap inovasi tersebut perusahaan selalu mengalami kesulitan perencanaan produksi berbagai batasan ada perusahaan perlu rencana analisa gagasan tersebut perencanaan produksi tersebut layak direalisasikan secara efektif efisien perencanaan produksi kami mencoba menggunakan metode linier progamming fungsi tujuan maksimasi keuntungan perusahaan memerhatikan beberapa batasan ada perusahaan perencanaan menggunakan metode linier progamming menggunakan data histori penjualan lalu menggunakan batasan penjualan tertinggi menggunakan metode linier progamming didapatkan hasil keuntungan optimal periode kemarau penghujan masingmasing rp per minggu rp perminggu kata kunci efektik efisien linier progamming batasanbatasan keuntungan optimal
Abstrak (Stemmed): cv bintang anugrah usaha gerak bidang produksi krupuk singkong cv bintang anugrah sudah diri lama tahun lama diri usaha alami beberapa inovasi mulai tempat produksi jumlah karyawan hingga mesin guna tiap inovasi sebut usaha selalu alami sulit rencana produksi bagai batas ada usaha perlu rencana analisa gagas sebut rencana produksi sebut layak realisasi cara efektif efisien rencana produksi kami coba guna metode linier progamming fungsi tuju maksimasi untung usaha perhati beberapa batas ada usaha rencana guna metode linier progamming guna data histori jual lalu guna batas jual tinggi guna metode linier progamming dapat hasil untung optimal periode kemarau hujan masingmasing rp per minggu rp minggu kata kunci efektik efisien linier progamming batasanbatasan untung optimal
Abstrak (Corrected): ca biting anagram sara gera biding produksi krupp singsong ca biting anagram judah dirt lama thun lama dirt sara salami beberapa novas mule tempt produksi mullah karajan hinges resin gun tip novas debut sara sell salami suit recant produksi bahai bats ada sara peru recant analyst gags debut recant produksi debut kayak realists cara efektif elision recant produksi kami coma gun metope linger programming fungi juju maksimasi unsung sara perhaps beberapa bats ada sara recant gun metope linger programming gun data history dual lulu gun bats dual ting gun metope linger programming apart hail unsung optimal period gemara human masingmasing up per ming up ming data bunch efektik elision linger programming batasanbatasan unsung optimal
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'usaha': 6, 'guna': 6, 'produksi': 5, 'rencana': 5, 'linier': 4, 'progamming': 4, 'sebut': 3, 'batas': 3, 'metode': 3, 'untung': 3, 'cv': 2, 'bintang': 2, 'anugrah': 2, 'diri': 2, 'lama': 2, 'alami': 2, 'beberapa': 2, 'inovasi': 2, 'ada': 2, 'efisien': 2, 'jual': 2, 'optimal': 2, 'rp': 2, 'minggu': 2, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'krupuk': 1, 'singkong': 1, 'sudah': 1, 'tahun': 1, 'mulai': 1, 'tempat': 1, 'jumlah': 1, 'karyawan': 1, 'hingga': 1, 'mesin': 1, 'tiap': 1, 'selalu': 1, 'sulit': 1, 'bagai': 1, 'perlu': 1, 'analisa': 1, 'gagas': 1, 'layak': 1, 'realisasi': 1, 'cara': 1, 'efektif': 1, 'kami': 1, 'coba': 1, 'fungsi': 1, 'tuju': 1, 'maksimasi': 1, 'perhati': 1, 'data': 1, 'histori': 1, 'lalu': 1, 'tinggi': 1, 'dapat': 1, 'hasil': 1, 'periode': 1, 'kemarau': 1, 'hujan': 1, 'masingmasing': 1, 'per': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'efektik': 1, 'batasanbatasan': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 6, 'company': 5, 'in': 5, 'production': 5, 'to': 5, 'is': 4, 'planning': 4, 'and': 4, 'linear': 4, 'that': 3, 'this': 3, 'method': 3, 'cv': 2, 'bintang': 2, 'anugrah': 2, 'a': 2, 'has': 2, 'during': 2, 'innovations': 2, 'from': 2, 'but': 2, 'each': 2, 'with': 2, 'limitations': 2, 'exist': 2, 'we': 2, 'use': 2, 'programming': 2, 'using': 2, 'sales': 2, 'limits': 2, 'progamming': 2, 'optimal': 2, 'rp': 2, 'per': 2, 'week': 2, 'engaged': 1, 'cassava': 1, 'krupuk': 1, 'been': 1, 'established': 1, 'for': 1, 'years': 1, 'its': 1, 'establishment': 1, 'experienced': 1, 'several': 1, 'starting': 1, 'site': 1, 'number': 1, 'employees': 1, 'machines': 1, 'used': 1, 'these': 1, 'always': 1, 'experiences': 1, 'difficulties': 1, 'terms': 1, 'various': 1, 'it': 1, 'necessary': 1, 'plan': 1, 'analyze': 1, 'idea': 1, 'so': 1, 'feasible': 1, 'be': 1, 'realized': 1, 'effectively': 1, 'efficiently': 1, 'try': 1, 'objective': 1, 'function': 1, 'maximizing': 1, 'companys': 1, 'profits': 1, 'by': 1, 'paying': 1, 'attention': 1, 'some': 1, 'does': 1, 'not': 1, 'past': 1, 'history': 1, 'data': 1, 'uses': 1, 'highest': 1, 'after': 1, 'get': 1, 'profit': 1, 'results': 1, 'dry': 1, 'rainy': 1, 'periods': 1, 'which': 1, 'keywords': 1, 'efektik': 1, 'efficient': 1, 'benefits': 1})
-------------------------------------------
--- Data #569 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Bahrudin Yusuf
Judul: STUDI KELAYAKAN BISINIS PERLUASAN TEMPAT PRODUKSI PAKAN TERNAK LELE
(Studi Kasus di CV Aquagro Mandiri)
Pembimbing 1: Indra Cahyadi, S.T., M.Bus., Ph.D
Pembimbing 2: Trisita Novianti, S.T.P., M.T.
Abstrak (Raw): CV Aquagro Mandiri merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur pakan ternak khusus pakan ternak lele. Perusahaan tersebut telah berjalan selama 6 tahun. Selama perjalanan, perusahaan merasa perlu melakukan inovasi terhadap produknya. Hasil inovasi tersebut memunculkan semacam gagasan untuk memperluas tempat produksi pakan ternak lele. Perlu rencana dan analisa dari gagasan tersebut, sehingga perluasan tempat produksi tersebut layak untuk direalisasikan. setelah melakukan analisa kelayakan terhadap perluasan pakan ternak lele CV Aquagro Mandiri didapatkan bahwa pertama, aspek pasar memiliki potensi yang bagus dengan adanya peningkatan permintaan pakan ternak lele 24,19% setiap tahunnya. Kedua, perusahaan mengklaim aspek teknis layak, karena perusahaan mampu memenuhi segala aspek teknis yang dibutuhkan. Ketiga, analisa aspek finansial menunjukkan layak karena NPV > 0 dengan i 2,5% 3,5%, 4,5%. Analisis sensitivitas proyek bertahan sampai 30% terhadap perubahan penurunan pemasukan dan 10% terhadap kenaikan biaya.
Kata kunci: Studi kelayakan, aspek pasar, aspek teknis, aspek finansial, NPV, analisis sensitivitas.
Abstrak (Clean): cv aquagro mandiri merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur pakan ternak khusus pakan ternak lele perusahaan tersebut telah berjalan selama tahun selama perjalanan perusahaan merasa perlu melakukan inovasi terhadap produknya hasil inovasi tersebut memunculkan semacam gagasan untuk memperluas tempat produksi pakan ternak lele perlu rencana dan analisa dari gagasan tersebut sehingga perluasan tempat produksi tersebut layak untuk direalisasikan setelah melakukan analisa kelayakan terhadap perluasan pakan ternak lele cv aquagro mandiri didapatkan bahwa pertama aspek pasar memiliki potensi yang bagus dengan adanya peningkatan permintaan pakan ternak lele setiap tahunnya kedua perusahaan mengklaim aspek teknis layak karena perusahaan mampu memenuhi segala aspek teknis yang dibutuhkan ketiga analisa aspek finansial menunjukkan layak karena npv dengan i analisis sensitivitas proyek bertahan sampai terhadap perubahan penurunan pemasukan dan terhadap kenaikan biaya kata kunci studi kelayakan aspek pasar aspek teknis aspek finansial npv analisis sensitivitas
Abstrak (Stopwords Removed): cv aquagro mandiri perusahaan bergerak bidang manufaktur pakan ternak khusus pakan ternak lele perusahaan tersebut berjalan selama tahun selama perjalanan perusahaan merasa perlu melakukan inovasi produknya hasil inovasi tersebut memunculkan semacam gagasan memperluas tempat produksi pakan ternak lele perlu rencana analisa gagasan tersebut perluasan tempat produksi tersebut layak direalisasikan melakukan analisa kelayakan perluasan pakan ternak lele cv aquagro mandiri didapatkan pertama aspek pasar memiliki potensi bagus adanya peningkatan permintaan pakan ternak lele setiap tahunnya kedua perusahaan mengklaim aspek teknis layak perusahaan mampu memenuhi segala aspek teknis dibutuhkan ketiga analisa aspek finansial menunjukkan layak npv i analisis sensitivitas proyek bertahan perubahan penurunan pemasukan kenaikan biaya kata kunci studi kelayakan aspek pasar aspek teknis aspek finansial npv analisis sensitivitas
Abstrak (Stemmed): cv aquagro mandiri usaha gerak bidang manufaktur pakan ternak khusus pakan ternak lele usaha sebut jalan lama tahun lama jalan usaha rasa perlu laku inovasi produk hasil inovasi sebut muncul macam gagas luas tempat produksi pakan ternak lele perlu rencana analisa gagas sebut luas tempat produksi sebut layak realisasi laku analisa layak luas pakan ternak lele cv aquagro mandiri dapat pertama aspek pasar milik potensi bagus ada tingkat minta pakan ternak lele tiap tahun dua usaha klaim aspek teknis layak usaha mampu penuh segala aspek teknis butuh tiga analisa aspek finansial tunjuk layak npv i analisis sensitivitas proyek tahan ubah turun pasu naik biaya kata kunci studi layak aspek pasar aspek teknis aspek finansial npv analisis sensitivitas
Abstrak (Corrected): ca aquagro mandarin sara gera biding manufacture pagan eternal rhesus pagan eternal lee sara debut alan lama thun lama alan sara rash peru lake novas proud hail novas debut munch madam gags lucas tempt produksi pagan eternal lee peru recant analyst gags debut lucas tempt produksi debut kayak realists lake analyst kayak lucas pagan eternal lee ca aquagro mandarin apart pertain aspen paar milk potent bags ada dingbat mint pagan eternal lee tip thun due sara claim aspen tennis kayak sara camp punch legal aspen tennis butch toga analyst aspen financial tuneup kayak nev i analysis sensitivity prove than bah turn past nail bay data bunch study kayak aspen paar aspen tennis aspen financial nev analysis sensitivity
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'aspek': 7, 'usaha': 5, 'pakan': 5, 'ternak': 5, 'layak': 5, 'lele': 4, 'sebut': 4, 'luas': 3, 'analisa': 3, 'teknis': 3, 'cv': 2, 'aquagro': 2, 'mandiri': 2, 'jalan': 2, 'lama': 2, 'tahun': 2, 'perlu': 2, 'laku': 2, 'inovasi': 2, 'gagas': 2, 'tempat': 2, 'produksi': 2, 'pasar': 2, 'finansial': 2, 'npv': 2, 'analisis': 2, 'sensitivitas': 2, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'manufaktur': 1, 'khusus': 1, 'rasa': 1, 'produk': 1, 'hasil': 1, 'muncul': 1, 'macam': 1, 'rencana': 1, 'realisasi': 1, 'dapat': 1, 'pertama': 1, 'milik': 1, 'potensi': 1, 'bagus': 1, 'ada': 1, 'tingkat': 1, 'minta': 1, 'tiap': 1, 'dua': 1, 'klaim': 1, 'mampu': 1, 'penuh': 1, 'segala': 1, 'butuh': 1, 'tiga': 1, 'tunjuk': 1, 'i': 1, 'proyek': 1, 'tahan': 1, 'ubah': 1, 'turun': 1, 'pasu': 1, 'naik': 1, 'biaya': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'studi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 7, 'to': 6, 'aspects': 6, 'is': 5, 'company': 5, 'feed': 4, 'catfish': 4, 'analysis': 4, 'a': 3, 'in': 3, 'it': 3, 'and': 3, 'that': 3, 'feasible': 3, 'technical': 3, 'cv': 2, 'aquagro': 2, 'mandiri': 2, 'for': 2, 'idea': 2, 'production': 2, 'expansion': 2, 'feasibility': 2, 'market': 2, 'with': 2, 'because': 2, 'financial': 2, 'npv': 2, 'sensitivity': 2, 'engaged': 1, 'manufacturing': 1, 'animal': 1, 'specifically': 1, 'fodder': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'running': 1, 'years': 1, 'during': 1, 'trip': 1, 'felt': 1, 'need': 1, 'innovate': 1, 'its': 1, 'products': 1, 'results': 1, 'these': 1, 'innovations': 1, 'led': 1, 'kind': 1, 'expand': 1, 'site': 1, 'necessary': 1, 'plan': 1, 'analyze': 1, 'so': 1, 'place': 1, 'after': 1, 'conducting': 1, 'was': 1, 'found': 1, 'first': 1, 'aspect': 1, 'had': 1, 'good': 1, 'potential': 1, 'an': 1, 'increase': 1, 'demand': 1, 'annually': 1, 'second': 1, 'claims': 1, 'are': 1, 'able': 1, 'fulfill': 1, 'all': 1, 'needed': 1, 'third': 1, 'shows': 1, 'i': 1, 'project': 1, 'lasts': 1, 'up': 1, 'on': 1, 'changes': 1, 'income': 1, 'decline': 1, 'against': 1, 'rising': 1, 'costs': 1, 'keywords': 1, 'study': 1})
-------------------------------------------
--- Data #570 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: muhammad bagus heryanto
Judul: PENENTUAN KUANTITAS BAHAN BAKU PROSES MELTING PADA BIDANG USAHA FOUNDRY DENGAN MENGGUNAKAN METODE EOQ PROBABILISTIK (Metode Q dan P)
(Studi Kasus PT. Barata Indonesia)
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat
Pembimbing 2: Rullie Annisa S.T, M.T
Abstrak (Raw): Dalam sistem manufaktur maupun non manufaktur, adanya persediaan merupakan faktor yang memicu peningkatan biaya. Penetapan jumlah persediaan yang terlalu banyak akan berakibat pemborosan dalam biaya simpan, tetapi apabila terlalu sedikit maka akan mengakibatkan hilangnya kesempatan perusahaan untuk mendapatkan keuntungan jika permintaan lebih besar daripada permintaan yang diperkirakan. Dalam menghadapi permasalahan pengelolaan inventroy perlu adanya identifikasi persediaan, identifikasi persediaan menggunakan metode EOQ probabilistik dengan model Q dan P pada kasus back order maupun lostsale.Model Q merupakan metode dengan jumlah pemesanan tetap, metode ini mengutamakan pengawasan persediaan dengan ketat dan terus menerus pada tingkat persediaan tertentu, sementara untuk model P merupakan metode dengan periode tetap tetapi jumlah lot pemesanan berubah-ubah tiap kali pemesanan, metode ini mengutamakan pengawasan persediaan tidak ketat tetapi diawasi terus menerus pada tingkat persediaan tertentu. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data permintaan produk, data pemesanan bahan baku, harga bahan baku, data lead time, data konsumsi bahan baku, data persediaan bahan baku
Abstrak (Clean): dalam sistem manufaktur maupun non manufaktur adanya persediaan merupakan faktor yang memicu peningkatan biaya penetapan jumlah persediaan yang terlalu banyak akan berakibat pemborosan dalam biaya simpan tetapi apabila terlalu sedikit maka akan mengakibatkan hilangnya kesempatan perusahaan untuk mendapatkan keuntungan jika permintaan lebih besar daripada permintaan yang diperkirakan dalam menghadapi permasalahan pengelolaan inventroy perlu adanya identifikasi persediaan identifikasi persediaan menggunakan metode eoq probabilistik dengan model q dan p pada kasus back order maupun lostsalemodel q merupakan metode dengan jumlah pemesanan tetap metode ini mengutamakan pengawasan persediaan dengan ketat dan terus menerus pada tingkat persediaan tertentu sementara untuk model p merupakan metode dengan periode tetap tetapi jumlah lot pemesanan berubahubah tiap kali pemesanan metode ini mengutamakan pengawasan persediaan tidak ketat tetapi diawasi terus menerus pada tingkat persediaan tertentu data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data permintaan produk data pemesanan bahan baku harga bahan baku data lead time data konsumsi bahan baku data persediaan bahan baku
Abstrak (Stopwords Removed): sistem manufaktur maupun non manufaktur adanya persediaan faktor memicu peningkatan biaya penetapan jumlah persediaan terlalu banyak berakibat pemborosan biaya simpan apabila terlalu sedikit mengakibatkan hilangnya kesempatan perusahaan mendapatkan keuntungan jika permintaan lebih besar daripada permintaan diperkirakan menghadapi permasalahan pengelolaan inventroy perlu adanya identifikasi persediaan identifikasi persediaan menggunakan metode eoq probabilistik model q p kasus back order maupun lostsalemodel q metode jumlah pemesanan tetap metode mengutamakan pengawasan persediaan ketat terus menerus tingkat persediaan tertentu sementara model p metode periode tetap jumlah lot pemesanan berubahubah tiap kali pemesanan metode mengutamakan pengawasan persediaan ketat diawasi terus menerus tingkat persediaan tertentu data digunakan penelitian menggunakan data permintaan produk data pemesanan bahan baku harga bahan baku data lead time data konsumsi bahan baku data persediaan bahan baku
Abstrak (Stemmed): sistem manufaktur maupun non manufaktur ada sedia faktor picu tingkat biaya tetap jumlah sedia terlalu banyak akibat boros biaya simpan apabila terlalu sedikit akibat hilang sempat usaha dapat untung jika minta lebih besar daripada minta kira hadap masalah kelola inventroy perlu ada identifikasi sedia identifikasi sedia guna metode eoq probabilistik model q p kasus back order maupun lostsalemodel q metode jumlah mesan tetap metode utama awas sedia ketat terus terus tingkat sedia tentu sementara model p metode periode tetap jumlah lot mesan berubahubah tiap kali mesan metode utama awas sedia ketat awas terus terus tingkat sedia tentu data guna teliti guna data minta produk data mesan bahan baku harga bahan baku data lead time data konsumsi bahan baku data sedia bahan baku
Abstrak (Corrected): sister manufacture maun non manufacture ada media factor pick dingbat bay team mullah media tergal banyan akbar bores bay simian arabia tergal sedikit akbar hang seat sara apart unsung pika mint leash bear daripada mint kara hadar marsala fella inventory peru ada identifikasi media identifikasi media gun metope eon probabilistic model q p ass back order maun lostsalemodel q metope mullah mean team metope mama was media eat terms terms dingbat media tent sedentary model p metope period team mullah lot mean berubahubah tip kali mean metope mama was media eat was terms terms dingbat media tent data gun elite gun data mint proud data mean bahai baku hard bahai baku data lead time data konsumsi bahai baku data media bahai baku
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sedia': 9, 'data': 6, 'metode': 5, 'mesan': 4, 'terus': 4, 'bahan': 4, 'baku': 4, 'tingkat': 3, 'tetap': 3, 'jumlah': 3, 'minta': 3, 'guna': 3, 'awas': 3, 'manufaktur': 2, 'maupun': 2, 'ada': 2, 'biaya': 2, 'terlalu': 2, 'akibat': 2, 'identifikasi': 2, 'model': 2, 'q': 2, 'p': 2, 'utama': 2, 'ketat': 2, 'tentu': 2, 'sistem': 1, 'non': 1, 'faktor': 1, 'picu': 1, 'banyak': 1, 'boros': 1, 'simpan': 1, 'apabila': 1, 'sedikit': 1, 'hilang': 1, 'sempat': 1, 'usaha': 1, 'dapat': 1, 'untung': 1, 'jika': 1, 'lebih': 1, 'besar': 1, 'daripada': 1, 'kira': 1, 'hadap': 1, 'masalah': 1, 'kelola': 1, 'inventroy': 1, 'perlu': 1, 'eoq': 1, 'probabilistik': 1, 'kasus': 1, 'back': 1, 'order': 1, 'lostsalemodel': 1, 'sementara': 1, 'periode': 1, 'lot': 1, 'berubahubah': 1, 'tiap': 1, 'kali': 1, 'teliti': 1, 'produk': 1, 'harga': 1, 'lead': 1, 'time': 1, 'konsumsi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'inventory': 10, 'in': 8, 'of': 8, 'is': 7, 'a': 7, 'data': 6, 'and': 4, 'with': 4, 'method': 4, 'raw': 4, 'material': 4, 'but': 3, 'demand': 3, 'this': 3, 'that': 2, 'too': 2, 'will': 2, 'result': 2, 'if': 2, 'to': 2, 'identification': 2, 'q': 2, 'p': 2, 'order': 2, 'model': 2, 'fixed': 2, 'number': 2, 'prioritizes': 2, 'control': 2, 'continuously': 2, 'at': 2, 'level': 2, 'certain': 2, 'ordering': 2, 'time': 2, 'both': 1, 'manufacturing': 1, 'nonmanufacturing': 1, 'systems': 1, 'availability': 1, 'factor': 1, 'triggers': 1, 'an': 1, 'increase': 1, 'costs': 1, 'determination': 1, 'amount': 1, 'much': 1, 'waste': 1, 'cost': 1, 'saving': 1, 'little': 1, 'it': 1, 'loss': 1, 'companys': 1, 'opportunity': 1, 'make': 1, 'profit': 1, 'greater': 1, 'than': 1, 'expected': 1, 'dealing': 1, 'management': 1, 'problems': 1, 'there': 1, 'needs': 1, 'be': 1, 'using': 1, 'probabilistic': 1, 'eoq': 1, 'methods': 1, 'models': 1, 'case': 1, 'back': 1, 'lost': 1, 'goods': 1, 'orders': 1, 'closely': 1, 'while': 1, 'for': 1, 'period': 1, 'lots': 1, 'changes': 1, 'every': 1, 'made': 1, 'not': 1, 'tight': 1, 'monitored': 1, 'used': 1, 'study': 1, 'uses': 1, 'product': 1, 'prices': 1, 'lead': 1, 'consumption': 1})
-------------------------------------------
--- Data #571 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Imam Fauzi
Judul: PENENTUAN DIMENSI TINGGI KRAN AIR WUDHU DI MASJID KAMPUS UNIVERSITS TRUNOJYO MADURA DENGAN PENDEKATAN ANTROPOMETRI MAHASISWA SUKU MADURA
Pembimbing 1: Dr. Rachmad Hidayat, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Tempat wudhu di masjid adalah fasilitas yang selalu digunakan. Di beberapa masjid sering kali terjadi dimana letak kran air terlalu tinggi atau terlalu rendah. Letak yang terlalu rendah menyebabkan pengguna terlalu membungkuk. Dan letak yang terlalu tinggi menyebabkan pancuran air menjadi deras dan beresiko menciptakan cipratan air yang kencang. Di Universitas Trunojoyo Madura juga terdapat masjid umum yang biasa digunakan oleh para mahasiswa ketika masuk waktu sholat. Di masjid ini terdapat beberapa tempat wudhu dengan tinggi kran yang berbeda. Desain yang berbeda ini menunjukkan bahwa dalam proses pembuatannya mereka tidak menentukan tinggi kran berdasarkan antropometri mahasiswanya, Maka dengan penelitian ini, dilakukan desain ulang terhdap kran air yang sesuia dengan antropometri mahasiswa madura. Dan didapatkn nilai sebesar 118,6 cm.
Kata Kunci : Antropometri, desain ulang, tinggi kran, mahasiswa madura
Abstrak (Clean): tempat wudhu di masjid adalah fasilitas yang selalu digunakan di beberapa masjid sering kali terjadi dimana letak kran air terlalu tinggi atau terlalu rendah letak yang terlalu rendah menyebabkan pengguna terlalu membungkuk dan letak yang terlalu tinggi menyebabkan pancuran air menjadi deras dan beresiko menciptakan cipratan air yang kencang di universitas trunojoyo madura juga terdapat masjid umum yang biasa digunakan oleh para mahasiswa ketika masuk waktu sholat di masjid ini terdapat beberapa tempat wudhu dengan tinggi kran yang berbeda desain yang berbeda ini menunjukkan bahwa dalam proses pembuatannya mereka tidak menentukan tinggi kran berdasarkan antropometri mahasiswanya maka dengan penelitian ini dilakukan desain ulang terhdap kran air yang sesuia dengan antropometri mahasiswa madura dan didapatkn nilai sebesar cm kata kunci antropometri desain ulang tinggi kran mahasiswa madura
Abstrak (Stopwords Removed): tempat wudhu masjid fasilitas selalu digunakan beberapa masjid sering kali terjadi dimana letak kran air terlalu tinggi terlalu rendah letak terlalu rendah menyebabkan pengguna terlalu membungkuk letak terlalu tinggi menyebabkan pancuran air menjadi deras beresiko menciptakan cipratan air kencang universitas trunojoyo madura terdapat masjid umum biasa digunakan para mahasiswa ketika masuk waktu sholat masjid terdapat beberapa tempat wudhu tinggi kran berbeda desain berbeda menunjukkan proses pembuatannya mereka menentukan tinggi kran berdasarkan antropometri mahasiswanya penelitian dilakukan desain ulang terhdap kran air sesuia antropometri mahasiswa madura didapatkn nilai sebesar cm kata kunci antropometri desain ulang tinggi kran mahasiswa madura
Abstrak (Stemmed): tempat wudhu masjid fasilitas selalu guna beberapa masjid sering kali jadi mana letak kran air terlalu tinggi terlalu rendah letak terlalu rendah sebab guna terlalu bungkuk letak terlalu tinggi sebab pancur air jadi deras resiko cipta ciprat air kencang universitas trunojoyo madura dapat masjid umum biasa guna para mahasiswa ketika masuk waktu sholat masjid dapat beberapa tempat wudhu tinggi kran beda desain beda tunjuk proses buat mereka tentu tinggi kran dasar antropometri mahasiswa teliti laku desain ulang terhdap kran air sesuia antropometri mahasiswa madura didapatkn nilai besar cm kata kunci antropometri desain ulang tinggi kran mahasiswa madura
Abstrak (Corrected): tempt wuhu masjid basilicas sell gun beberapa masjid seeing kali jade mana leak ran air tergal ting tergal rental leak tergal rental kebab gun tergal bangkok leak tergal ting kebab cancer air jade dears resist city carat air fencing university trunojoyo madura apart masjid mum bias gun para mahasiswa retina mask want shoat masjid apart beberapa tempt wuhu ting ran bed detain bed tuneup proves but merely tent ting ran dakar anthropometric mahasiswa elite lake detain slang terhdap ran air sequin anthropometric mahasiswa madura didapatkn nilgai bear cm data bunch anthropometric detain slang ting ran mahasiswa madura
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kran': 5, 'terlalu': 5, 'tinggi': 5, 'masjid': 4, 'air': 4, 'mahasiswa': 4, 'guna': 3, 'letak': 3, 'madura': 3, 'desain': 3, 'antropometri': 3, 'tempat': 2, 'wudhu': 2, 'beberapa': 2, 'jadi': 2, 'rendah': 2, 'sebab': 2, 'dapat': 2, 'beda': 2, 'ulang': 2, 'fasilitas': 1, 'selalu': 1, 'sering': 1, 'kali': 1, 'mana': 1, 'bungkuk': 1, 'pancur': 1, 'deras': 1, 'resiko': 1, 'cipta': 1, 'ciprat': 1, 'kencang': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'umum': 1, 'biasa': 1, 'para': 1, 'ketika': 1, 'masuk': 1, 'waktu': 1, 'sholat': 1, 'tunjuk': 1, 'proses': 1, 'buat': 1, 'mereka': 1, 'tentu': 1, 'dasar': 1, 'teliti': 1, 'laku': 1, 'terhdap': 1, 'sesuia': 1, 'didapatkn': 1, 'nilai': 1, 'besar': 1, 'cm': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'is': 6, 'of': 6, 'too': 5, 'in': 4, 'mosque': 3, 'a': 3, 'that': 3, 'water': 3, 'tap': 3, 'to': 3, 'and': 3, 'students': 3, 'this': 3, 'height': 3, 'anthropometry': 3, 'ablution': 2, 'used': 2, 'high': 2, 'low': 2, 'causes': 2, 'madura': 2, 'there': 2, 'with': 2, 'different': 2, 'faucet': 2, 'redesign': 2, 'place': 1, 'facility': 1, 'always': 1, 'some': 1, 'mosques': 1, 'it': 1, 'often': 1, 'happens': 1, 'where': 1, 'or': 1, 'laying': 1, 'user': 1, 'bend': 1, 'much': 1, 'location': 1, 'shower': 1, 'become': 1, 'heavy': 1, 'runs': 1, 'risk': 1, 'creating': 1, 'splashing': 1, 'at': 1, 'university': 1, 'trunojoyo': 1, 'also': 1, 'public': 1, 'commonly': 1, 'by': 1, 'when': 1, 'entering': 1, 'prayer': 1, 'times': 1, 'are': 1, 'several': 1, 'places': 1, 'design': 1, 'shows': 1, 'manufacturing': 1, 'process': 1, 'they': 1, 'did': 1, 'not': 1, 'determine': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'so': 1, 'study': 1, 'was': 1, 'done': 1, 'according': 1, 'value': 1, 'cm': 1, 'keywords': 1, 'madureese': 1, 'student': 1})
-------------------------------------------
--- Data #572 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Moh. Kamilul Hikam
Judul: Penentuan Kuantitas Pemesanan Bahan Baku Pupuk NPK Phonska dengan Metode EOQ Multi Item (Studi Kasus : PT. Petrokimia Gresik)
Pembimbing 1: Imron Kuswandi, S.T.,M.T
Pembimbing 2: Agus Salim, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Pendekatan metode EOQ deterministik multi item merupakan model untuk penentuan kuantitas pemesanan dengan pemebelian bersama dalam satu pemasok dengan beberapa jenis item yang berbeda. Pada kondisi deterministik, saat melakukan pemebelian multi item dilakukan dengan bersama-sama saat mencapai titik pemesanan kembali. Perusahaan tentunya tidak hanya memproduksi satu unit produk saja, tetapi bisa mencapi ratusan bahkan ribuan produk. Dalam menghadapi permasalahan pengelolaan inventroy perlu adanya identifikasi persediaan, manajemen yang dapat mengalokasikan sumber daya untuk barang yang jumlahnya relatif sedikit tetapi memerlukan biaya pengelolaan yang lebih besar. analisis ABC adalah mengelompokan barang yang berdasarkan tingkat investasi tahunan yang diserap dalam penyediaan inventory untuk setiap jenis barang. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data permintaan produk, data pemesanan bahan baku, harga bahan baku, data lead time, data konsumsi bahan baku, data persediaan bahan baku dan data formula produk.
Kata kunci : Analisis ABC, kuantitas pemesanan ekonomis, titik pemesanan bahan baku, safety stock, biaya pemesanan bahan baku.
Abstrak (Clean): pendekatan metode eoq deterministik multi item merupakan model untuk penentuan kuantitas pemesanan dengan pemebelian bersama dalam satu pemasok dengan beberapa jenis item yang berbeda pada kondisi deterministik saat melakukan pemebelian multi item dilakukan dengan bersamasama saat mencapai titik pemesanan kembali perusahaan tentunya tidak hanya memproduksi satu unit produk saja tetapi bisa mencapi ratusan bahkan ribuan produk dalam menghadapi permasalahan pengelolaan inventroy perlu adanya identifikasi persediaan manajemen yang dapat mengalokasikan sumber daya untuk barang yang jumlahnya relatif sedikit tetapi memerlukan biaya pengelolaan yang lebih besar analisis abc adalah mengelompokan barang yang berdasarkan tingkat investasi tahunan yang diserap dalam penyediaan inventory untuk setiap jenis barang data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data permintaan produk data pemesanan bahan baku harga bahan baku data lead time data konsumsi bahan baku data persediaan bahan baku dan data formula produk kata kunci analisis abc kuantitas pemesanan ekonomis titik pemesanan bahan baku safety stock biaya pemesanan bahan baku
Abstrak (Stopwords Removed): pendekatan metode eoq deterministik multi item model penentuan kuantitas pemesanan pemebelian bersama satu pemasok beberapa jenis item berbeda kondisi deterministik melakukan pemebelian multi item dilakukan bersamasama mencapai titik pemesanan kembali perusahaan tentunya memproduksi satu unit produk mencapi ratusan bahkan ribuan produk menghadapi permasalahan pengelolaan inventroy perlu adanya identifikasi persediaan manajemen dapat mengalokasikan sumber daya barang jumlahnya relatif sedikit memerlukan biaya pengelolaan lebih besar analisis abc mengelompokan barang berdasarkan tingkat investasi tahunan diserap penyediaan inventory setiap jenis barang data digunakan penelitian menggunakan data permintaan produk data pemesanan bahan baku harga bahan baku data lead time data konsumsi bahan baku data persediaan bahan baku data formula produk kata kunci analisis abc kuantitas pemesanan ekonomis titik pemesanan bahan baku safety stock biaya pemesanan bahan baku
Abstrak (Stemmed): dekat metode eoq deterministik multi item model tentu kuantitas mesan beli sama satu pasok beberapa jenis item beda kondisi deterministik laku beli multi item laku bersamasama capai titik mesan kembali usaha tentu produksi satu unit produk cap ratus bahkan ribu produk hadap masalah kelola inventroy perlu ada identifikasi sedia manajemen dapat alokasi sumber daya barang jumlah relatif sedikit perlu biaya kelola lebih besar analisis abc kelompok barang dasar tingkat investasi tahun serap sedia inventory tiap jenis barang data guna teliti guna data minta produk data mesan bahan baku harga bahan baku data lead time data konsumsi bahan baku data sedia bahan baku data formula produk kata kunci analisis abc kuantitas mesan ekonomis titik mesan bahan baku safety stock biaya mesan bahan baku
Abstrak (Corrected): dead metope eon deterministic mufti item model tent kuantitas mean bell same sat ask beberapa penis item bed kondisi deterministic lake bell mufti item lake bersamasama capri titis mean cembali sara tent produksi sat unit proud cap rats balkan ribs proud hadar marsala fella inventory peru ada identifikasi media management apart alkali number day baring mullah related sedikit peru bay fella leash bear analysis arc kelompok baring dakar dingbat invests thun scrap media inventory tip penis baring data gun elite gun data mint proud data mean bahai baku hard bahai baku data lead time data konsumsi bahai baku data media bahai baku data formula proud data bunch analysis arc kuantitas mean economic titis mean bahai baku safety stock bay mean bahai baku
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'data': 7, 'mesan': 6, 'bahan': 6, 'baku': 6, 'produk': 4, 'item': 3, 'sedia': 3, 'barang': 3, 'deterministik': 2, 'multi': 2, 'tentu': 2, 'kuantitas': 2, 'beli': 2, 'satu': 2, 'jenis': 2, 'laku': 2, 'titik': 2, 'kelola': 2, 'perlu': 2, 'biaya': 2, 'analisis': 2, 'abc': 2, 'guna': 2, 'dekat': 1, 'metode': 1, 'eoq': 1, 'model': 1, 'sama': 1, 'pasok': 1, 'beberapa': 1, 'beda': 1, 'kondisi': 1, 'bersamasama': 1, 'capai': 1, 'kembali': 1, 'usaha': 1, 'produksi': 1, 'unit': 1, 'cap': 1, 'ratus': 1, 'bahkan': 1, 'ribu': 1, 'hadap': 1, 'masalah': 1, 'inventroy': 1, 'ada': 1, 'identifikasi': 1, 'manajemen': 1, 'dapat': 1, 'alokasi': 1, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'jumlah': 1, 'relatif': 1, 'sedikit': 1, 'lebih': 1, 'besar': 1, 'kelompok': 1, 'dasar': 1, 'tingkat': 1, 'investasi': 1, 'tahun': 1, 'serap': 1, 'inventory': 1, 'tiap': 1, 'teliti': 1, 'minta': 1, 'harga': 1, 'lead': 1, 'time': 1, 'konsumsi': 1, 'formula': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'ekonomis': 1, 'safety': 1, 'stock': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 9, 'the': 7, 'data': 7, 'in': 6, 'raw': 6, 'material': 5, 'inventory': 4, 'for': 3, 'with': 3, 'product': 3, 'management': 3, 'ordering': 3, 'deterministic': 2, 'item': 2, 'is': 2, 'quantity': 2, 'one': 2, 'items': 2, 'when': 2, 'out': 2, 'are': 2, 'point': 2, 'but': 2, 'can': 2, 'that': 2, 'abc': 2, 'analysis': 2, 'approach': 1, 'multi': 1, 'eoq': 1, 'method': 1, 'a': 1, 'model': 1, 'determining': 1, 'orders': 1, 'joint': 1, 'purchase': 1, 'supplier': 1, 'several': 1, 'different': 1, 'types': 1, 'conditions': 1, 'carrying': 1, 'multiitem': 1, 'purchases': 1, 'carried': 1, 'together': 1, 'it': 1, 'reaches': 1, 'reorder': 1, 'company': 1, 'certainly': 1, 'does': 1, 'not': 1, 'only': 1, 'produce': 1, 'unit': 1, 'achieve': 1, 'hundreds': 1, 'or': 1, 'even': 1, 'thousands': 1, 'products': 1, 'dealing': 1, 'problems': 1, 'there': 1, 'needs': 1, 'to': 1, 'be': 1, 'identification': 1, 'allocate': 1, 'resources': 1, 'goods': 1, 'relatively': 1, 'small': 1, 'number': 1, 'require': 1, 'greater': 1, 'costs': 1, 'classifying': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'annual': 1, 'investment': 1, 'level': 1, 'absorbed': 1, 'supply': 1, 'each': 1, 'type': 1, 'used': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'uses': 1, 'demand': 1, 'prices': 1, 'lead': 1, 'time': 1, 'consumption': 1, 'and': 1, 'formula': 1, 'keywords': 1, 'economical': 1, 'order': 1, 'safety': 1, 'stock': 1, 'cost': 1, 'materials': 1})
-------------------------------------------
--- Data #573 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Yunus Afandi
Judul: Perencanaan Pemeliharaan Mesin Menggunakan Metode Markov Chain Untuk Meminimasi Biaya Perawatan (Studi Kasus: PT.Petrokimia Gresik)
Pembimbing 1: Imron Kuswandi S.T, M.T
Pembimbing 2: Teguh Prasetyo S.T, M.T
Abstrak (Raw): Permasalahan dalam perusahaan kerap terjadi yaitu salah satunya dalam perawatan pemeliharaan mesin atau maintenance. Untuk saat ini perawatan pencegahan adalah keputusan terbaik untuk menyelesaikan permasalahan agar mesin dapat berjalan optimal. Markov Chain dalam manajemen perawatan digunakan untuk menganalisa kemungkinan terjadinya transisi status suatu mesin yang mengalami kondisi prima, tidak baik atau rusak dalam operasionalnya. Hasil dari analisa tersebut berupa kebijakan perawatan pencegahan untuk menghindari kerusakan mesin yang mengganggu kegiatan produksi suatu perusahaan. PT. Petrokimia Gresik adalah salah satu produsen pupuk terbesar yang memprioritaskan kualitas produknya. Hal ini ditunjang salah satunya dengan memberikan perhatian akan pentingnya pemeliharaan dari mesin produksinya. Permasalahan yang terjadi diperusahaan tersebut adalah perawatan mesin berdasarkan kebijakan perusahaan yang masih kurang optimal artinya mesin-mesin produksinya sering mengalami gangguan meskipun sudah diberlakukan perawatan mesin. Oleh sebab itu, penulis meneliti dan memberikan analisa kebijakan baru dengan metode Markov Chain dengan harapan kegiatan perawatan yang meliputi pengontrolan, perbaikan dan penggantian suku cadang berjalan dengan baik serta dapat meminimasi biaya perawatan yang dikeluarkan perusahaan nantinya. Dari hasil penelitian, penghematan yang dapat ditekan mencapai 52.46% dengan perencanaan perawatan yang dijadwalkan sesuai analisa kebijakan penulis.
Kata kunci : Markov Chain, maintenance, transisi, biaya perawatan
Abstrak (Clean): permasalahan dalam perusahaan kerap terjadi yaitu salah satunya dalam perawatan pemeliharaan mesin atau maintenance untuk saat ini perawatan pencegahan adalah keputusan terbaik untuk menyelesaikan permasalahan agar mesin dapat berjalan optimal markov chain dalam manajemen perawatan digunakan untuk menganalisa kemungkinan terjadinya transisi status suatu mesin yang mengalami kondisi prima tidak baik atau rusak dalam operasionalnya hasil dari analisa tersebut berupa kebijakan perawatan pencegahan untuk menghindari kerusakan mesin yang mengganggu kegiatan produksi suatu perusahaan pt petrokimia gresik adalah salah satu produsen pupuk terbesar yang memprioritaskan kualitas produknya hal ini ditunjang salah satunya dengan memberikan perhatian akan pentingnya pemeliharaan dari mesin produksinya permasalahan yang terjadi diperusahaan tersebut adalah perawatan mesin berdasarkan kebijakan perusahaan yang masih kurang optimal artinya mesinmesin produksinya sering mengalami gangguan meskipun sudah diberlakukan perawatan mesin oleh sebab itu penulis meneliti dan memberikan analisa kebijakan baru dengan metode markov chain dengan harapan kegiatan perawatan yang meliputi pengontrolan perbaikan dan penggantian suku cadang berjalan dengan baik serta dapat meminimasi biaya perawatan yang dikeluarkan perusahaan nantinya dari hasil penelitian penghematan yang dapat ditekan mencapai dengan perencanaan perawatan yang dijadwalkan sesuai analisa kebijakan penulis kata kunci markov chain maintenance transisi biaya perawatan
Abstrak (Stopwords Removed): permasalahan perusahaan kerap terjadi salah satunya perawatan pemeliharaan mesin maintenance perawatan pencegahan keputusan terbaik menyelesaikan permasalahan mesin dapat berjalan optimal markov chain manajemen perawatan digunakan menganalisa kemungkinan terjadinya transisi status mesin mengalami kondisi prima baik rusak operasionalnya hasil analisa tersebut berupa kebijakan perawatan pencegahan menghindari kerusakan mesin mengganggu kegiatan produksi perusahaan pt petrokimia gresik salah satu produsen pupuk terbesar memprioritaskan kualitas produknya ditunjang salah satunya memberikan perhatian pentingnya pemeliharaan mesin produksinya permasalahan terjadi diperusahaan tersebut perawatan mesin berdasarkan kebijakan perusahaan masih kurang optimal artinya mesinmesin produksinya sering mengalami gangguan meskipun sudah diberlakukan perawatan mesin sebab penulis meneliti memberikan analisa kebijakan baru metode markov chain harapan kegiatan perawatan meliputi pengontrolan perbaikan penggantian suku cadang berjalan baik dapat meminimasi biaya perawatan dikeluarkan perusahaan nantinya hasil penelitian penghematan dapat ditekan mencapai perencanaan perawatan dijadwalkan sesuai analisa kebijakan penulis kata kunci markov chain maintenance transisi biaya perawatan
Abstrak (Stemmed): masalah usaha kerap jadi salah satu awat pelihara mesin maintenance awat cegah putus baik selesai masalah mesin dapat jalan optimal markov chain manajemen awat guna menganalisa mungkin jadi transisi status mesin alami kondisi prima baik rusak operasional hasil analisa sebut upa bijak awat cegah hindar rusa mesin ganggu giat produksi usaha pt petrokimia gresik salah satu produsen pupuk besar prioritas kualitas produk tunjang salah satu beri perhati penting pelihara mesin produksi masalah jadi usaha sebut awat mesin dasar bijak usaha masih kurang optimal arti mesinmesin produksi sering alami ganggu meski sudah laku awat mesin sebab tulis teliti beri analisa bijak baru metode markov chain harap giat awat liput kontrol baik ganti suku cadang jalan baik dapat meminimasi biaya awat keluar usaha nanti hasil teliti hemat dapat tekan capai rencana awat jadwal sesuai analisa bijak tulis kata kunci markov chain maintenance transisi biaya awat
Abstrak (Corrected): marsala sara keep jade salad sat away pelihara resin maintenance away yeah puts back seesaw marsala resin apart alan optimal markov chain management away gun menganalisa munchkin jade transit status resin salami kondisi prime back rusk operational hail analyst debut up biak away yeah hinder rush resin gang gift produksi sara pt petrokimia greek salad sat produce punk bear priority kualitas proud tuning salad sat bert perhaps panting pelihara resin produksi marsala jade sara debut away resin dakar biak sara mash during optimal art mesinmesin produksi seeing salami gang mess judah lake away resin kebab tulips elite bert analyst biak bar metope markov chain harp gift away lieut control back anti sulu padang alan back apart meminimasi bay away cellar sara anti hail elite heat apart texan capri recant away radial sexual analyst biak tulips data bunch markov chain maintenance transit bay away
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'awat': 10, 'mesin': 7, 'usaha': 5, 'baik': 4, 'bijak': 4, 'masalah': 3, 'jadi': 3, 'salah': 3, 'satu': 3, 'dapat': 3, 'markov': 3, 'chain': 3, 'analisa': 3, 'produksi': 3, 'pelihara': 2, 'maintenance': 2, 'cegah': 2, 'jalan': 2, 'optimal': 2, 'transisi': 2, 'alami': 2, 'hasil': 2, 'sebut': 2, 'ganggu': 2, 'giat': 2, 'beri': 2, 'tulis': 2, 'teliti': 2, 'biaya': 2, 'kerap': 1, 'putus': 1, 'selesai': 1, 'manajemen': 1, 'guna': 1, 'menganalisa': 1, 'mungkin': 1, 'status': 1, 'kondisi': 1, 'prima': 1, 'rusak': 1, 'operasional': 1, 'upa': 1, 'hindar': 1, 'rusa': 1, 'pt': 1, 'petrokimia': 1, 'gresik': 1, 'produsen': 1, 'pupuk': 1, 'besar': 1, 'prioritas': 1, 'kualitas': 1, 'produk': 1, 'tunjang': 1, 'perhati': 1, 'penting': 1, 'dasar': 1, 'masih': 1, 'kurang': 1, 'arti': 1, 'mesinmesin': 1, 'sering': 1, 'meski': 1, 'sudah': 1, 'laku': 1, 'sebab': 1, 'baru': 1, 'metode': 1, 'harap': 1, 'liput': 1, 'kontrol': 1, 'ganti': 1, 'suku': 1, 'cadang': 1, 'meminimasi': 1, 'keluar': 1, 'nanti': 1, 'hemat': 1, 'tekan': 1, 'capai': 1, 'rencana': 1, 'jadwal': 1, 'sesuai': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'of': 13, 'maintenance': 13, 'that': 10, 'in': 7, 'is': 6, 'to': 5, 'problems': 3, 'company': 3, 'one': 3, 'machine': 3, 'engine': 3, 'markov': 3, 'chain': 3, 'a': 3, 'analysis': 3, 'are': 3, 'production': 3, 'by': 3, 'and': 3, 'often': 2, 'occur': 2, 'or': 2, 'can': 2, 'run': 2, 'transition': 2, 'not': 2, 'its': 2, 'results': 2, 'policies': 2, 'activities': 2, 'authors': 2, 'policy': 2, 'with': 2, 'costs': 2, 'which': 1, 'for': 1, 'now': 1, 'preventative': 1, 'best': 1, 'decision': 1, 'solve': 1, 'so': 1, 'optimally': 1, 'management': 1, 'used': 1, 'analyze': 1, 'possibility': 1, 'status': 1, 'prime': 1, 'condition': 1, 'good': 1, 'damaged': 1, 'operation': 1, 'form': 1, 'preventive': 1, 'avoid': 1, 'damage': 1, 'disrupts': 1, 'companys': 1, 'pt': 1, 'gresik': 1, 'petrochemicals': 1, 'largest': 1, 'fertilizer': 1, 'producers': 1, 'prioritizes': 1, 'quality': 1, 'products': 1, 'this': 1, 'supported': 1, 'them': 1, 'paying': 1, 'attention': 1, 'importance': 1, 'machinery': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'still': 1, 'optimal': 1, 'meaning': 1, 'machines': 1, 'experience': 1, 'interference': 1, 'even': 1, 'though': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'implemented': 1, 'therefore': 1, 'examine': 1, 'provide': 1, 'new': 1, 'method': 1, 'hope': 1, 'include': 1, 'control': 1, 'repair': 1, 'replacement': 1, 'spare': 1, 'parts': 1, 'well': 1, 'minimize': 1, 'incurred': 1, 'companies': 1, 'later': 1, 'from': 1, 'study': 1, 'savings': 1, 'could': 1, 'be': 1, 'reduced': 1, 'reached': 1, 'planned': 1, 'treatment': 1, 'scheduled': 1, 'according': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #574 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Jaenal Aji Nugroho
Judul: Pengukuran Kinerja PT. PG Rajawali 1 menggunakan Metode Performance Prism
Pembimbing 1: Ari Basuki, S.T., M.T
Pembimbing 2: Mualim, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Penyelesaian yang dapat memperbaiki kinerja perusahaan PT. PG Rajawali I agar dapat
bersaing dengan perusahaan Pabrik Gula milik swasta. Salah satu metode pengukuran kinerja
yang dapat mengevaluasi kinerja perusahaan adalah metode Performance Prism yang
menggunakan KPI (Key Performance Indicator) sebagai langkah awal pengukuran kinerja dan
menggunakan OMAX (Objective Matrix) dan Traffic Light System untuk menggolongkan
aktifitas-aktifitas perusahaan. Penelitian ini mengkombinasikan Performance Prism degan
menggunakan KPI (Key Performance Indicator) sebagai langkah awal pengukuran kinerja dan
menggunakan OMAX (Objective Matrix) dan Traffic Light System untuk menggolongkan
aktifitas-aktifitas perusahaan
Abstrak (Clean): penyelesaian yang dapat memperbaiki kinerja perusahaan pt pg rajawali i agar dapat bersaing dengan perusahaan pabrik gula milik swasta salah satu metode pengukuran kinerja yang dapat mengevaluasi kinerja perusahaan adalah metode performance prism yang menggunakan kpi key performance indicator sebagai langkah awal pengukuran kinerja dan menggunakan omax objective matrix dan traffic light system untuk menggolongkan aktifitasaktifitas perusahaan penelitian ini mengkombinasikan performance prism degan menggunakan kpi key performance indicator sebagai langkah awal pengukuran kinerja dan menggunakan omax objective matrix dan traffic light system untuk menggolongkan aktifitasaktifitas perusahaan
Abstrak (Stopwords Removed): penyelesaian dapat memperbaiki kinerja perusahaan pt pg rajawali i dapat bersaing perusahaan pabrik gula milik swasta salah satu metode pengukuran kinerja dapat mengevaluasi kinerja perusahaan metode performance prism menggunakan kpi key performance indicator langkah awal pengukuran kinerja menggunakan omax objective matrix traffic light system menggolongkan aktifitasaktifitas perusahaan penelitian mengkombinasikan performance prism degan menggunakan kpi key performance indicator langkah awal pengukuran kinerja menggunakan omax objective matrix traffic light system menggolongkan aktifitasaktifitas perusahaan
Abstrak (Stemmed): selesai dapat baik kerja usaha pt pg rajawali i dapat saing usaha pabrik gula milik swasta salah satu metode ukur kerja dapat evaluasi kerja usaha metode performance prism guna kpi key performance indicator langkah awal ukur kerja guna omax objective matrix traffic light system golong aktifitasaktifitas usaha teliti kombinasi performance prism degan guna kpi key performance indicator langkah awal ukur kerja guna omax objective matrix traffic light system golong aktifitasaktifitas usaha
Abstrak (Corrected): seesaw apart back era sara pt pg rajawali i apart saying sara park gula milk shasta salad sat metope ukr era apart evaluate era sara metope performance prism gun ki key performance indicator bangka away ukr era gun max objective matrix traffic light system going aktifitasaktifitas sara elite kombinasi performance prism began gun ki key performance indicator bangka away ukr era gun max objective matrix traffic light system going aktifitasaktifitas sara
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 5, 'usaha': 5, 'performance': 4, 'guna': 4, 'dapat': 3, 'ukur': 3, 'metode': 2, 'prism': 2, 'kpi': 2, 'key': 2, 'indicator': 2, 'langkah': 2, 'awal': 2, 'omax': 2, 'objective': 2, 'matrix': 2, 'traffic': 2, 'light': 2, 'system': 2, 'golong': 2, 'aktifitasaktifitas': 2, 'selesai': 1, 'baik': 1, 'pt': 1, 'pg': 1, 'rajawali': 1, 'i': 1, 'saing': 1, 'pabrik': 1, 'gula': 1, 'milik': 1, 'swasta': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'evaluasi': 1, 'teliti': 1, 'kombinasi': 1, 'degan': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'performance': 9, 'the': 5, 'company': 4, 'to': 4, 'and': 4, 'method': 3, 'that': 3, 'in': 3, 'using': 3, 'is': 2, 'can': 2, 'of': 2, 'with': 2, 'prism': 2, 'kpi': 2, 'key': 2, 'indicator': 2, 'as': 2, 'first': 2, 'step': 2, 'measuring': 2, 'omax': 2, 'objective': 2, 'matrix': 2, 'traffic': 2, 'light': 2, 'system': 2, 'classify': 2, 'solution': 1, 'needed': 1, 'improve': 1, 'pt': 1, 'pg': 1, 'rajawali': 1, 'i': 1, 'order': 1, 'be': 1, 'able': 1, 'compete': 1, 'private': 1, 'sugar': 1, 'factory': 1, 'companies': 1, 'one': 1, 'measurement': 1, 'evaluate': 1, 'uses': 1, 'activitiesthis': 1, 'research': 1, 'combines': 1, 'activities': 1})
-------------------------------------------
--- Data #575 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Aji Prasetiyo Hutomo
Judul: Faktor-faktor yang Mempengaruhi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura Jurusan Teknik Industri
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.si., M.T.
Pembimbing 2: Anis Arendra, S.T, M.Eng.
Abstrak (Raw): Pendidikan Indonesia dihadapkan dengan sejumlah tantangan dan peluang, yang tentunya berbeda dengan jaman-jaman sebelumnya. Pendidikan yang sebelumnya berpusat pada guru bergeser menjadi berpusat pada siswa. Dari satu arah menjadi interaktif. Dari penggunaan alat tunggal menjadi multimedia. Guna mengantisipasi dan menyesuaikan diri dengan berbagai tuntutan dan dinamika perubahan yang sedang dan akan terus berlangsung di abad ke-21 ini, lembaga pendidikan dituntut meningkatkan mutu pendidikan agar menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing dan siap menjawab tantangan globalisasi. Salah satu cara untuk mengukur kualitas lulusan Pendidikan adalah dengan melihat prestasinya yang tergambar melalui Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). IPK merupakan tolak ukur penguasaan akademik mahasiswa maka prestasi yang diperolehpun akan baik juga. ada beberapa faktor yang mempengaruhi IPK mahasiswa, yaitu faktor internal, faktor eksternal, dan faktor pendekatan belajar. Faktor internal terdiri dari aspek fisiologis (status gizi, kesehatan, dan kebiasaan sarapan pagi) dan aspek psikologis (intelegensi, sikap, bakat, minat, dan motivasi). Faktor eksternal terdiri dari lingkungan sosial (pendidikan ayah, pendidikan ibu, keadaan ekonomi orang tua, guru, teman-teman, dan masyarakat) dan lingkungan non sosial (lingkungan sekolah dan lingkungan tempat tinggal). Faktor pendekatan belajar yaitu jenis upaya belajar siswa yang meliputi strategi dan metode yang digunakan siswa untuk melakukan kegiatan pembelajaran materi-materi pembelajaran.
Kata kunci : Analisis Faktor, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), dan Pendidikan
Abstrak (Clean): pendidikan indonesia dihadapkan dengan sejumlah tantangan dan peluang yang tentunya berbeda dengan jamanjaman sebelumnya pendidikan yang sebelumnya berpusat pada guru bergeser menjadi berpusat pada siswa dari satu arah menjadi interaktif dari penggunaan alat tunggal menjadi multimedia guna mengantisipasi dan menyesuaikan diri dengan berbagai tuntutan dan dinamika perubahan yang sedang dan akan terus berlangsung di abad ke ini lembaga pendidikan dituntut meningkatkan mutu pendidikan agar menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing dan siap menjawab tantangan globalisasi salah satu cara untuk mengukur kualitas lulusan pendidikan adalah dengan melihat prestasinya yang tergambar melalui indeks prestasi kumulatif ipk ipk merupakan tolak ukur penguasaan akademik mahasiswa maka prestasi yang diperolehpun akan baik juga ada beberapa faktor yang mempengaruhi ipk mahasiswa yaitu faktor internal faktor eksternal dan faktor pendekatan belajar faktor internal terdiri dari aspek fisiologis status gizi kesehatan dan kebiasaan sarapan pagi dan aspek psikologis intelegensi sikap bakat minat dan motivasi faktor eksternal terdiri dari lingkungan sosial pendidikan ayah pendidikan ibu keadaan ekonomi orang tua guru temanteman dan masyarakat dan lingkungan non sosial lingkungan sekolah dan lingkungan tempat tinggal faktor pendekatan belajar yaitu jenis upaya belajar siswa yang meliputi strategi dan metode yang digunakan siswa untuk melakukan kegiatan pembelajaran materimateri pembelajaran kata kunci analisis faktor indeks prestasi kumulatif ipk dan pendidikan
Abstrak (Stopwords Removed): pendidikan indonesia dihadapkan sejumlah tantangan peluang tentunya berbeda jamanjaman sebelumnya pendidikan sebelumnya berpusat guru bergeser menjadi berpusat siswa satu arah menjadi interaktif penggunaan alat tunggal menjadi multimedia mengantisipasi menyesuaikan diri berbagai tuntutan dinamika perubahan sedang terus berlangsung abad lembaga pendidikan dituntut meningkatkan mutu pendidikan menghasilkan lulusan memiliki daya saing siap menjawab tantangan globalisasi salah satu cara mengukur kualitas lulusan pendidikan melihat prestasinya tergambar indeks prestasi kumulatif ipk ipk tolak ukur penguasaan akademik mahasiswa prestasi diperolehpun baik ada beberapa faktor mempengaruhi ipk mahasiswa faktor internal faktor eksternal faktor pendekatan belajar faktor internal terdiri aspek fisiologis status gizi kesehatan kebiasaan sarapan pagi aspek psikologis intelegensi sikap bakat minat motivasi faktor eksternal terdiri lingkungan sosial pendidikan ayah pendidikan ibu keadaan ekonomi orang tua guru temanteman masyarakat lingkungan non sosial lingkungan sekolah lingkungan tempat tinggal faktor pendekatan belajar jenis upaya belajar siswa meliputi strategi metode digunakan siswa melakukan kegiatan pembelajaran materimateri pembelajaran kata kunci analisis faktor indeks prestasi kumulatif ipk pendidikan
Abstrak (Stemmed): didik indonesia hadap jumlah tantang peluang tentu beda jamanjaman belum didik belum pusat guru geser jadi pusat siswa satu arah jadi interaktif guna alat tunggal jadi multimedia antisipasi sesuai diri bagai tuntut dinamika ubah sedang terus langsung abad lembaga didik tuntut tingkat mutu didik hasil lulus milik daya saing siap jawab tantang globalisasi salah satu cara ukur kualitas lulus didik lihat prestasi gambar indeks prestasi kumulatif ipk ipk tolak ukur kuasa akademik mahasiswa prestasi oleh baik ada beberapa faktor pengaruh ipk mahasiswa faktor internal faktor eksternal faktor dekat ajar faktor internal diri aspek fisiologis status gizi sehat biasa sarap pagi aspek psikologis intelegensi sikap bakat minat motivasi faktor eksternal diri lingkung sosial didik ayah didik ibu ada ekonomi orang tua guru temanteman masyarakat lingkung non sosial lingkung sekolah lingkung tempat tinggal faktor dekat ajar jenis upaya ajar siswa liput strategi metode guna siswa laku giat ajar materimateri ajar kata kunci analisis faktor indeks prestasi kumulatif ipk didik
Abstrak (Corrected): did indonesia hadar mullah wanting pelting tent bed jamanjaman begum did begum pusan guru geyser jade pusan visa sat arab jade interaktif gun flat fungal jade multimedia antisipasi sexual dirt bahai turnout dinamika bah sedan terms lansing bad lumbago did turnout dingbat mute did hail lulus milk day saying slap nawab wanting globalists salad sat cara ukr kualitas lulus did that prestos sambar ideas prestos kumulatif ink ink tola ukr casa academic mahasiswa prestos olen back ada beberapa factor pengaruh ink mahasiswa factor internal factor eternal factor dead ajar factor internal dirt aspen fisiologis status giza seat bias scrap page aspen psikologis intelegensi sika bakst mint motives factor eternal dirt linking social did ayah did ibm ada economic orang tea guru temanteman masyarakat linking non social linking selah linking tempt lingual factor dead ajar penis pay ajar visa lieut strategy metope gun visa lake gift ajar materimateri ajar data bunch analysis factor ideas prestos kumulatif ink did
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'didik': 8, 'faktor': 8, 'ajar': 5, 'prestasi': 4, 'ipk': 4, 'lingkung': 4, 'jadi': 3, 'siswa': 3, 'diri': 3, 'tantang': 2, 'belum': 2, 'pusat': 2, 'guru': 2, 'satu': 2, 'guna': 2, 'tuntut': 2, 'lulus': 2, 'ukur': 2, 'indeks': 2, 'kumulatif': 2, 'mahasiswa': 2, 'ada': 2, 'internal': 2, 'eksternal': 2, 'dekat': 2, 'aspek': 2, 'sosial': 2, 'indonesia': 1, 'hadap': 1, 'jumlah': 1, 'peluang': 1, 'tentu': 1, 'beda': 1, 'jamanjaman': 1, 'geser': 1, 'arah': 1, 'interaktif': 1, 'alat': 1, 'tunggal': 1, 'multimedia': 1, 'antisipasi': 1, 'sesuai': 1, 'bagai': 1, 'dinamika': 1, 'ubah': 1, 'sedang': 1, 'terus': 1, 'langsung': 1, 'abad': 1, 'lembaga': 1, 'tingkat': 1, 'mutu': 1, 'hasil': 1, 'milik': 1, 'daya': 1, 'saing': 1, 'siap': 1, 'jawab': 1, 'globalisasi': 1, 'salah': 1, 'cara': 1, 'kualitas': 1, 'lihat': 1, 'gambar': 1, 'tolak': 1, 'kuasa': 1, 'akademik': 1, 'oleh': 1, 'baik': 1, 'beberapa': 1, 'pengaruh': 1, 'fisiologis': 1, 'status': 1, 'gizi': 1, 'sehat': 1, 'biasa': 1, 'sarap': 1, 'pagi': 1, 'psikologis': 1, 'intelegensi': 1, 'sikap': 1, 'bakat': 1, 'minat': 1, 'motivasi': 1, 'ayah': 1, 'ibu': 1, 'ekonomi': 1, 'orang': 1, 'tua': 1, 'temanteman': 1, 'masyarakat': 1, 'non': 1, 'sekolah': 1, 'tempat': 1, 'tinggal': 1, 'jenis': 1, 'upaya': 1, 'liput': 1, 'strategi': 1, 'metode': 1, 'laku': 1, 'giat': 1, 'materimateri': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'analisis': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'and': 14, 'of': 11, 'the': 11, 'to': 9, 'education': 7, 'are': 6, 'factors': 6, 'learning': 5, 'is': 4, 'that': 4, 'in': 4, 'gpa': 4, 'environment': 4, 'a': 3, 'from': 3, 'student': 3, 'challenges': 2, 'which': 2, 'one': 2, 'order': 2, 'will': 2, 'quality': 2, 'graduates': 2, 'measure': 2, 'achievements': 2, 'grade': 2, 'point': 2, 'average': 2, 'internal': 2, 'external': 2, 'approach': 2, 'consist': 2, 'aspects': 2, 'factor': 2, 'indonesian': 1, 'faced': 1, 'with': 1, 'number': 1, 'opportunities': 1, 'certainly': 1, 'different': 1, 'previous': 1, 'times': 1, 'was': 1, 'previously': 1, 'teachercentered': 1, 'shifted': 1, 'into': 1, 'studentcentered': 1, 'direction': 1, 'it': 1, 'becomes': 1, 'interactive': 1, 'use': 1, 'single': 1, 'tool': 1, 'multimedia': 1, 'anticipate': 1, 'adapt': 1, 'various': 1, 'demands': 1, 'dynamics': 1, 'change': 1, 'currently': 1, 'continue': 1, 'st': 1, 'century': 1, 'educational': 1, 'institutions': 1, 'required': 1, 'improve': 1, 'produce': 1, 'who': 1, 'competitive': 1, 'ready': 1, 'answer': 1, 'globalization': 1, 'way': 1, 'look': 1, 'at': 1, 'reflected': 1, 'through': 1, 'academic': 1, 'mastery': 1, 'so': 1, 'be': 1, 'good': 1, 'too': 1, 'there': 1, 'several': 1, 'influence': 1, 'namely': 1, 'physiological': 1, 'nutritional': 1, 'status': 1, 'health': 1, 'breakfast': 1, 'habits': 1, 'psychological': 1, 'intelligence': 1, 'attitude': 1, 'talent': 1, 'interest': 1, 'motivation': 1, 'social': 1, 'fathers': 1, 'mothers': 1, 'parents': 1, 'economic': 1, 'condition': 1, 'teacher': 1, 'friends': 1, 'community': 1, 'nonsocial': 1, 'school': 1, 'living': 1, 'type': 1, 'effort': 1, 'includes': 1, 'strategies': 1, 'methods': 1, 'used': 1, 'by': 1, 'students': 1, 'conduct': 1, 'activities': 1, 'materials': 1, 'keywords': 1, 'analysis': 1})
-------------------------------------------
--- Data #576 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Yana Riswanda AN
Judul: RANCANG BANGUN PEMBUAT PAVING BLOCK PLASTIK-PASIR DAN PENGARUH JENIS PLASTIK, JENIS PELUNAK SERTA PROSENTASE FRAKSI BERAT ZAT ADITIF PENYERAP CO2 TERHADAP KEKUATAN TEKAN PAVING BLOCK
Pembimbing 1: Mu'alim, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memberikan informasi bahwa total jumlah sampah di Indonesia pada tahun 2019 mencapai angka 68 juta ton, dan sampah plastik akan mencapai angka 9,52 juta ton. Disisi lain, limbah sisa penggergajian kayu hasil dari meubeler dalam skala rumah tanggga belum banyak dimanfaatkan. Solusi dari masalah tersebut adalah dengan mendaur ulang limbah sampah plastik dan kapur madura menjadi paving block. Metode yang digunakan dalam mencari komposisi terbik adalah dengan menggunakan (Design of experiment) RAL 23 dimana faktornya adalah jenis plastik, rasio berat plastik:berat zat aditif, dan jenis pelunak. Sedangkan responya yaitu kuat tekan paving block. Faktor yang berpengaruh signifikan terhadap kuat tekan yaitu faktor A, C, AC, dan ABC. Sedangkan kombinasi terbaik yaitu kombinasi yang menghasilkan nilai kuat tekan sebesar 286,6 kgf/cm2
Kata Kunci : Papan komposit, RAL, jenis plastik, rasio berat plastik : pasir, jenis zat aditif, kuat tekan paving block
Abstrak (Clean): kementerian lingkungan hidup dan kehutanan memberikan informasi bahwa total jumlah sampah di indonesia pada tahun mencapai angka juta ton dan sampah plastik akan mencapai angka juta ton disisi lain limbah sisa penggergajian kayu hasil dari meubeler dalam skala rumah tanggga belum banyak dimanfaatkan solusi dari masalah tersebut adalah dengan mendaur ulang limbah sampah plastik dan kapur madura menjadi paving block metode yang digunakan dalam mencari komposisi terbik adalah dengan menggunakan design of experiment ral dimana faktornya adalah jenis plastik rasio berat plastikberat zat aditif dan jenis pelunak sedangkan responya yaitu kuat tekan paving block faktor yang berpengaruh signifikan terhadap kuat tekan yaitu faktor a c ac dan abc sedangkan kombinasi terbaik yaitu kombinasi yang menghasilkan nilai kuat tekan sebesar kgfcm kata kunci papan komposit ral jenis plastik rasio berat plastik pasir jenis zat aditif kuat tekan paving block
Abstrak (Stopwords Removed): kementerian lingkungan hidup kehutanan memberikan informasi total jumlah sampah indonesia tahun mencapai angka juta ton sampah plastik mencapai angka juta ton disisi lain limbah sisa penggergajian kayu hasil meubeler skala rumah tanggga belum banyak dimanfaatkan solusi masalah tersebut mendaur ulang limbah sampah plastik kapur madura menjadi paving block metode digunakan mencari komposisi terbik menggunakan design of experiment ral dimana faktornya jenis plastik rasio berat plastikberat zat aditif jenis pelunak sedangkan responya kuat tekan paving block faktor berpengaruh signifikan kuat tekan faktor a c ac abc sedangkan kombinasi terbaik kombinasi menghasilkan nilai kuat tekan sebesar kgfcm kata kunci papan komposit ral jenis plastik rasio berat plastik pasir jenis zat aditif kuat tekan paving block
Abstrak (Stemmed): menteri lingkung hidup hutan beri informasi total jumlah sampah indonesia tahun capai angka juta ton sampah plastik capai angka juta ton sisi lain limbah sisa gergaji kayu hasil meubeler skala rumah tanggga belum banyak manfaat solusi masalah sebut daur ulang limbah sampah plastik kapur madura jadi paving block metode guna cari komposisi bik guna design of experiment ral mana faktor jenis plastik rasio berat plastikberat zat aditif jenis lunak sedang responya kuat tekan paving block faktor pengaruh signifikan kuat tekan faktor a c ac abc sedang kombinasi baik kombinasi hasil nilai kuat tekan besar kgfcm kata kunci papan komposit ral jenis plastik rasio berat plastik pasir jenis zat aditif kuat tekan paving block
Abstrak (Corrected): enter linking hide human bert informant total mullah sampan indonesia thun capri bangka jut ton sampan plastic capri bangka jut ton sis lain limb visa gergaji kay hail meubeler skald rumal tanagra begum banyan manat solus marsala debut dour slang limb sampan plastic kaput madura jade paving block metope gun care komposisi big gun design of experiment real mana factor penis plastic radio beat plastikberat at adit penis lunar sedan response kurt texan paving block factor pengaruh significant kurt texan factor a c ac arc sedan kombinasi back kombinasi hail nilgai kurt texan bear kfc data bunch papa composite real penis plastic radio beat plastic pair penis at adit kurt texan paving block
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'plastik': 5, 'jenis': 4, 'kuat': 4, 'tekan': 4, 'sampah': 3, 'paving': 3, 'block': 3, 'faktor': 3, 'capai': 2, 'angka': 2, 'juta': 2, 'ton': 2, 'limbah': 2, 'hasil': 2, 'guna': 2, 'ral': 2, 'rasio': 2, 'berat': 2, 'zat': 2, 'aditif': 2, 'sedang': 2, 'kombinasi': 2, 'menteri': 1, 'lingkung': 1, 'hidup': 1, 'hutan': 1, 'beri': 1, 'informasi': 1, 'total': 1, 'jumlah': 1, 'indonesia': 1, 'tahun': 1, 'sisi': 1, 'lain': 1, 'sisa': 1, 'gergaji': 1, 'kayu': 1, 'meubeler': 1, 'skala': 1, 'rumah': 1, 'tanggga': 1, 'belum': 1, 'banyak': 1, 'manfaat': 1, 'solusi': 1, 'masalah': 1, 'sebut': 1, 'daur': 1, 'ulang': 1, 'kapur': 1, 'madura': 1, 'jadi': 1, 'metode': 1, 'cari': 1, 'komposisi': 1, 'bik': 1, 'design': 1, 'of': 1, 'experiment': 1, 'mana': 1, 'plastikberat': 1, 'lunak': 1, 'responya': 1, 'pengaruh': 1, 'signifikan': 1, 'a': 1, 'c': 1, 'ac': 1, 'abc': 1, 'baik': 1, 'nilai': 1, 'besar': 1, 'kgfcm': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'papan': 1, 'komposit': 1, 'pasir': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 13, 'plastic': 6, 'and': 5, 'in': 4, 'is': 4, 'type': 4, 'weight': 4, 'a': 4, 'that': 3, 'waste': 3, 'factors': 3, 'compressive': 3, 'strength': 3, 'million': 2, 'tons': 2, 'on': 2, 'to': 2, 'paving': 2, 'best': 2, 'ral': 2, 'are': 2, 'ratio': 2, 'softener': 2, 'while': 2, 'combination': 2, 'ministry': 1, 'environment': 1, 'forestry': 1, 'provided': 1, 'information': 1, 'total': 1, 'amount': 1, 'indonesia': 1, 'reached': 1, 'would': 1, 'reach': 1, 'other': 1, 'hand': 1, 'residual': 1, 'sawmill': 1, 'from': 1, 'meubeler': 1, 'household': 1, 'scale': 1, 'has': 1, 'not': 1, 'been': 1, 'widely': 1, 'utilized': 1, 'solution': 1, 'this': 1, 'problem': 1, 'recycle': 1, 'madura': 1, 'lime': 1, 'into': 1, 'blocks': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'finding': 1, 'composition': 1, 'using': 1, 'design': 1, 'experiment': 1, 'where': 1, 'additive': 1, 'response': 1, 'block': 1, 'have': 1, 'significant': 1, 'effect': 1, 'c': 1, 'ac': 1, 'abc': 1, 'produces': 1, 'kgf': 1, 'cm': 1, 'keywords': 1, 'composite': 1, 'board': 1, 'wood': 1, 'powder': 1, 'flexibility': 1})
-------------------------------------------
--- Data #577 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Arif Dwi Santoso
Judul: PENINGKATAN KUALITAS PRODUK ROTI BOY PADA BANANA
BREAD SHOP DENGAN MENGGUNAKAN METODE QUALITY
FUCTION DEPLOYMENT
(Study kasus UD. Banana Jaya, Jombang)
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso S.Si., M.T
Pembimbing 2: Issa Dyah Utami S.T., M.T., Ph.D
Abstrak (Raw): Banana bread shop merupakan UKM yang bergerk pada indusri pembuatan roti, dengan berbagai jenis roti, seperti roti tawar, roti kering, roti manis dan roti boy. Produksi dan pemasaran pada produk tersebut dilakukan sendiri oleh perusahaan tersebut. Produk yang paling disukai oleh masyarakat adalah varian roti boy. Karena berumbuh semakin pesat dan jumlah produksi semakin banyak, maka perusaahan perlu melakukan inovasi pada produk roti boy guna meningkatkan kualitas produk roti boy tersebut, maka dari itu digunakan metode Quality Function Deploymen (QFD), dimana salah satu fungsi dari QFD merupakan metode untuk meningkatkan kualitas suatu produk berdasarkan apa yang diingkan dan dibutuhkan oleh pelanggan. Hasil dari penelitian ini berupa matriks House of Quality yang dihasilkan pada fase 1, matriks perencanaan part pada fase 2, matriks perencaan proses pada fase 3 dan matriks perencaan oprasi pada fase 4. Pada setiap matriks tersebut menghasilkan urutan-urutan prioritas pada setiap atributnya, misalnya pada matriks House of Quality yang mempunyai nilai raw weight terbesar adalah tekstur roti lembut dengan nilai raw weight sebesar 6,689 yang artinya diutamakan untuk dilakukan perbaikan produk pada atribut tersebut.
Kata kunci : Roti boy, Banana Bread Shop, Peningkatan Kualitas, QFD
Abstrak (Clean): banana bread shop merupakan ukm yang bergerk pada indusri pembuatan roti dengan berbagai jenis roti seperti roti tawar roti kering roti manis dan roti boy produksi dan pemasaran pada produk tersebut dilakukan sendiri oleh perusahaan tersebut produk yang paling disukai oleh masyarakat adalah varian roti boy karena berumbuh semakin pesat dan jumlah produksi semakin banyak maka perusaahan perlu melakukan inovasi pada produk roti boy guna meningkatkan kualitas produk roti boy tersebut maka dari itu digunakan metode quality function deploymen qfd dimana salah satu fungsi dari qfd merupakan metode untuk meningkatkan kualitas suatu produk berdasarkan apa yang diingkan dan dibutuhkan oleh pelanggan hasil dari penelitian ini berupa matriks house of quality yang dihasilkan pada fase matriks perencanaan part pada fase matriks perencaan proses pada fase dan matriks perencaan oprasi pada fase pada setiap matriks tersebut menghasilkan urutanurutan prioritas pada setiap atributnya misalnya pada matriks house of quality yang mempunyai nilai raw weight terbesar adalah tekstur roti lembut dengan nilai raw weight sebesar yang artinya diutamakan untuk dilakukan perbaikan produk pada atribut tersebut kata kunci roti boy banana bread shop peningkatan kualitas qfd
Abstrak (Stopwords Removed): banana bread shop ukm bergerk indusri pembuatan roti berbagai jenis roti roti tawar roti kering roti manis roti boy produksi pemasaran produk tersebut dilakukan sendiri perusahaan tersebut produk paling disukai masyarakat varian roti boy berumbuh semakin pesat jumlah produksi semakin banyak perusaahan perlu melakukan inovasi produk roti boy meningkatkan kualitas produk roti boy tersebut digunakan metode quality function deploymen qfd dimana salah satu fungsi qfd metode meningkatkan kualitas produk berdasarkan apa diingkan dibutuhkan pelanggan hasil penelitian berupa matriks house of quality dihasilkan fase matriks perencanaan part fase matriks perencaan proses fase matriks perencaan oprasi fase setiap matriks tersebut menghasilkan urutanurutan prioritas setiap atributnya misalnya matriks house of quality mempunyai nilai raw weight terbesar tekstur roti lembut nilai raw weight sebesar artinya diutamakan dilakukan perbaikan produk atribut tersebut kata kunci roti boy banana bread shop peningkatan kualitas qfd
Abstrak (Stemmed): banana bread shop ukm bergerk indusri buat roti bagai jenis roti roti tawar roti kering roti manis roti boy produksi pasar produk sebut laku sendiri usaha sebut produk paling suka masyarakat varian roti boy berumbuh makin pesat jumlah produksi makin banyak perusaahan perlu laku inovasi produk roti boy tingkat kualitas produk roti boy sebut guna metode quality function deploymen qfd mana salah satu fungsi qfd metode tingkat kualitas produk dasar apa diingkan butuh langgan hasil teliti upa matriks house of quality hasil fase matriks rencana part fase matriks perencaan proses fase matriks perencaan oprasi fase tiap matriks sebut hasil urutanurutan prioritas tiap atribut misal matriks house of quality punya nilai raw weight besar tekstur roti lembut nilai raw weight besar arti utama laku baik produk atribut sebut kata kunci roti boy banana bread shop tingkat kualitas qfd
Abstrak (Corrected): banana bread shop um berserk industry but rot bahai penis rot rot tatar rot keying rot man's rot boy produksi paar proud debut lake sending sara debut proud paling ska masyarakat marian rot boy berumbuh making pest mullah produksi making banyan perusaahan peru lake novas proud rot boy dingbat kualitas proud rot boy debut gun metope quality function deployment and mana salad sat fungi and metope dingbat kualitas proud dakar papa diingkan butch hangman hail elite up marks house of quality hail face marks recant part face marks perencaan proves face marks perencaan operas face tip marks debut hail urutanurutan priority tip tribute missal marks house of quality puny nilgai raw weight bear tester rot debut nilgai raw weight bear art mama lake back proud tribute debut data bunch rot boy banana bread shop dingbat kualitas and
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'roti': 11, 'produk': 6, 'matriks': 6, 'boy': 5, 'sebut': 5, 'fase': 4, 'laku': 3, 'tingkat': 3, 'kualitas': 3, 'quality': 3, 'qfd': 3, 'hasil': 3, 'banana': 2, 'bread': 2, 'shop': 2, 'produksi': 2, 'makin': 2, 'metode': 2, 'house': 2, 'of': 2, 'perencaan': 2, 'tiap': 2, 'atribut': 2, 'nilai': 2, 'raw': 2, 'weight': 2, 'besar': 2, 'ukm': 1, 'bergerk': 1, 'indusri': 1, 'buat': 1, 'bagai': 1, 'jenis': 1, 'tawar': 1, 'kering': 1, 'manis': 1, 'pasar': 1, 'sendiri': 1, 'usaha': 1, 'paling': 1, 'suka': 1, 'masyarakat': 1, 'varian': 1, 'berumbuh': 1, 'pesat': 1, 'jumlah': 1, 'banyak': 1, 'perusaahan': 1, 'perlu': 1, 'inovasi': 1, 'guna': 1, 'function': 1, 'deploymen': 1, 'mana': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'fungsi': 1, 'dasar': 1, 'apa': 1, 'diingkan': 1, 'butuh': 1, 'langgan': 1, 'teliti': 1, 'upa': 1, 'rencana': 1, 'part': 1, 'proses': 1, 'oprasi': 1, 'urutanurutan': 1, 'prioritas': 1, 'misal': 1, 'punya': 1, 'tekstur': 1, 'lembut': 1, 'arti': 1, 'utama': 1, 'baik': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'bread': 10, 'of': 10, 'in': 8, 'is': 7, 'to': 6, 'quality': 6, 'matrix': 6, 'and': 5, 'boy': 5, 'on': 4, 'phase': 4, 'products': 3, 'product': 3, 'roti': 3, 'qfd': 3, 'a': 3, 'planning': 3, 'banana': 2, 'shop': 2, 'that': 2, 'with': 2, 'production': 2, 'by': 2, 'company': 2, 'preferred': 2, 'needs': 2, 'improve': 2, 'function': 2, 'method': 2, 'house': 2, 'each': 2, 'it': 2, 'attribute': 2, 'which': 2, 'raw': 2, 'weight': 2, 'value': 2, 'an': 1, 'ukm': 1, 'operates': 1, 'making': 1, 'industry': 1, 'various': 1, 'types': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'fresh': 1, 'dry': 1, 'sweet': 1, 'marketing': 1, 'these': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'itself': 1, 'most': 1, 'public': 1, 'variant': 1, 'due': 1, 'growing': 1, 'rapidly': 1, 'increasing': 1, 'number': 1, 'innovate': 1, 'therefore': 1, 'deploymen': 1, 'used': 1, 'where': 1, 'one': 1, 'based': 1, 'what': 1, 'customer': 1, 'wants': 1, 'results': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'are': 1, 'produced': 1, 'part': 1, 'process': 1, 'operational': 1, 'produces': 1, 'priority': 1, 'sequences': 1, 'for': 1, 'example': 1, 'has': 1, 'largest': 1, 'texture': 1, 'soft': 1, 'means': 1, 'make': 1, 'improvements': 1, 'keywords': 1, 'improvement': 1})
-------------------------------------------
--- Data #578 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Fitri Khamidatul Laily
Judul: Perencaan Jumlah Produksi dan Jumlah Tenaga Kerja Menggunakan metode Linear Programming
Pembimbing 1: Ika Deefi Anna, S.T., M.T
Pembimbing 2: Teguh Prasetyo, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode linear programming dalam
perencanaan produksi dan tenaga kerja pada Usaha Kecil Menengah (UKM)
Utama Karya yang berada di Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember. UKM
Karya Utama merupakan salah satu industri yang bergerak dibidang manufaktur,
yaitu pada produksi bahan bangunan yang terdiri dari pembuatan batako, paving,
batu bata, pasir dan beberapa bahan bangunan lainnya. Masalah yang terjadi pada
UKM Karya Utama yaitu terjadinya fluktuasi permintaan. Pada penelitian ini, data
yang akan digunakan yaitu data historis permintaan dari 12 periode sebelumnya,
dari permasalan yang terjadi dapat diselesaikan dengan mengunakan metode
Linear Programming dengan bantuan software Lingo dengan metode peramalan
Simulasi Monte Carlo. Metode Simulasi Monte Carlo digunakan untuk
meramalkan jumlah permintaan konsumen pada 12 periode yang akan datang, dan
metode Linear Programming digunakan untuk menetahui jumlah produk yang
akan diproduksi serta jumlah tenaga kerja yang digunakan yang digunakan untuk
menyelesaikan produksi. Berdasarkan hasil optimasi yang diperoleh unuk jumlah
produk terbanyak terjadi pada periode ke 11 yaitu sebesar 3470 unit dan 19 tenaga
tenaga untuk produk batako dan pada periode 4 dan 8 yaitu sebesar 57000 untuk
batu bata.
Kata Kunci: Simulasi Monte Carlo, Linear Programming, Software Lingo
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode linear programming dalam perencanaan produksi dan tenaga kerja pada usaha kecil menengah ukm utama karya yang berada di kecamatan wuluhan kabupaten jember ukm karya utama merupakan salah satu industri yang bergerak dibidang manufaktur yaitu pada produksi bahan bangunan yang terdiri dari pembuatan batako paving batu bata pasir dan beberapa bahan bangunan lainnya masalah yang terjadi pada ukm karya utama yaitu terjadinya fluktuasi permintaan pada penelitian ini data yang akan digunakan yaitu data historis permintaan dari periode sebelumnya dari permasalan yang terjadi dapat diselesaikan dengan mengunakan metode linear programming dengan bantuan software lingo dengan metode peramalan simulasi monte carlo metode simulasi monte carlo digunakan untuk meramalkan jumlah permintaan konsumen pada periode yang akan datang dan metode linear programming digunakan untuk menetahui jumlah produk yang akan diproduksi serta jumlah tenaga kerja yang digunakan yang digunakan untuk menyelesaikan produksi berdasarkan hasil optimasi yang diperoleh unuk jumlah produk terbanyak terjadi pada periode ke yaitu sebesar unit dan tenaga tenaga untuk produk batako dan pada periode dan yaitu sebesar untuk batu bata kata kunci simulasi monte carlo linear programming software lingo
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan menerapkan metode linear programming perencanaan produksi tenaga kerja usaha kecil menengah ukm utama karya berada kecamatan wuluhan kabupaten jember ukm karya utama salah satu industri bergerak dibidang manufaktur produksi bahan bangunan terdiri pembuatan batako paving batu bata pasir beberapa bahan bangunan lainnya masalah terjadi ukm karya utama terjadinya fluktuasi permintaan penelitian data digunakan data historis permintaan periode sebelumnya permasalan terjadi dapat diselesaikan mengunakan metode linear programming bantuan software lingo metode peramalan simulasi monte carlo metode simulasi monte carlo digunakan meramalkan jumlah permintaan konsumen periode datang metode linear programming digunakan menetahui jumlah produk diproduksi jumlah tenaga kerja digunakan digunakan menyelesaikan produksi berdasarkan hasil optimasi diperoleh unuk jumlah produk terbanyak terjadi periode sebesar unit tenaga tenaga produk batako periode sebesar batu bata kata kunci simulasi monte carlo linear programming software lingo
Abstrak (Stemmed): teliti tuju terap metode linear programming rencana produksi tenaga kerja usaha kecil tengah ukm utama karya ada camat wuluhan kabupaten jember ukm karya utama salah satu industri gerak bidang manufaktur produksi bahan bangun diri buat batako paving batu bata pasir beberapa bahan bangun lain masalah jadi ukm karya utama jadi fluktuasi minta teliti data guna data historis minta periode belum permasalan jadi dapat selesai mengunakan metode linear programming bantu software lingo metode amal simulasi monte carlo metode simulasi monte carlo guna ramal jumlah minta konsumen periode datang metode linear programming guna menetahui jumlah produk produksi jumlah tenaga kerja guna guna selesai produksi dasar hasil optimasi oleh unuk jumlah produk banyak jadi periode besar unit tenaga tenaga produk batako periode besar batu bata kata kunci simulasi monte carlo linear programming software lingo
Abstrak (Corrected): elite juju trap metope linear programming recant produksi teenage era sara cecil length um mama karma ada carat mcluhan kabupaten member um karma mama salad sat industry gera biding manufacture produksi bahai bangui dirt but bamako paving batu data pair beberapa bahai bangui lain marsala jade um karma mama jade fluktuasi mint elite data gun data historic mint period begum permasalan jade apart seesaw mengunakan metope linear programming bantu software lingo metope anal simulate monte carlo metope simulate monte carlo gun jamal mullah mint consumed period dating metope linear programming gun menetahui mullah proud produksi mullah teenage era gun gun seesaw produksi dakar hail optimism olen unit mullah proud banyan jade period bear unit teenage teenage proud bamako period bear batu data data bunch simulate monte carlo linear programming software lingo
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'metode': 5, 'guna': 5, 'linear': 4, 'programming': 4, 'produksi': 4, 'tenaga': 4, 'jadi': 4, 'periode': 4, 'jumlah': 4, 'ukm': 3, 'utama': 3, 'karya': 3, 'minta': 3, 'simulasi': 3, 'monte': 3, 'carlo': 3, 'produk': 3, 'teliti': 2, 'kerja': 2, 'bahan': 2, 'bangun': 2, 'batako': 2, 'batu': 2, 'bata': 2, 'data': 2, 'selesai': 2, 'software': 2, 'lingo': 2, 'besar': 2, 'tuju': 1, 'terap': 1, 'rencana': 1, 'usaha': 1, 'kecil': 1, 'tengah': 1, 'ada': 1, 'camat': 1, 'wuluhan': 1, 'kabupaten': 1, 'jember': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'industri': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'manufaktur': 1, 'diri': 1, 'buat': 1, 'paving': 1, 'pasir': 1, 'beberapa': 1, 'lain': 1, 'masalah': 1, 'fluktuasi': 1, 'historis': 1, 'belum': 1, 'permasalan': 1, 'dapat': 1, 'mengunakan': 1, 'bantu': 1, 'amal': 1, 'ramal': 1, 'konsumen': 1, 'datang': 1, 'menetahui': 1, 'dasar': 1, 'hasil': 1, 'optimasi': 1, 'oleh': 1, 'unuk': 1, 'banyak': 1, 'unit': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 9, 'in': 8, 'and': 8, 'to': 7, 'method': 5, 'linear': 4, 'programming': 4, 'is': 4, 'used': 4, 'production': 3, 'smes': 3, 'utama': 3, 'karya': 3, 'brick': 3, 'that': 3, 'be': 3, 'periods': 3, 'monte': 3, 'carlo': 3, 'simulation': 3, 'number': 3, 'products': 3, 'for': 3, 'this': 2, 'study': 2, 'labor': 2, 'building': 2, 'materials': 2, 'problems': 2, 'occur': 2, 'data': 2, 'from': 2, 'with': 2, 'lingo': 2, 'which': 2, 'amounted': 2, 'aims': 1, 'apply': 1, 'planning': 1, 'small': 1, 'medium': 1, 'enterprises': 1, 'jember': 1, 'regency': 1, 'one': 1, 'industries': 1, 'engaged': 1, 'manufacturing': 1, 'namely': 1, 'consisting': 1, 'making': 1, 'paving': 1, 'sand': 1, 'some': 1, 'other': 1, 'are': 1, 'demand': 1, 'fluctuations': 1, 'will': 1, 'historical': 1, 'request': 1, 'previous': 1, 'can': 1, 'solved': 1, 'by': 1, 'using': 1, 'help': 1, 'software': 1, 'forecasting': 1, 'predict': 1, 'consumer': 1, 'requests': 1, 'next': 1, 'determine': 1, 'produced': 1, 'amount': 1, 'complete': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'optimization': 1, 'results': 1, 'obtained': 1, 'highest': 1, 'occurred': 1, 'th': 1, 'period': 1, 'units': 1, 'power': 1, 'plants': 1, 'bricks': 1, 'keywords': 1, 'softwar': 1})
-------------------------------------------
--- Data #579 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Rangga Kusumajati
Judul: RANCANGAN PAVING BLOCK PASIR-PLASTIK, DAN PENGARUH JENIS PLASTIK, PROSENTASE PLASTIK : PASIR SERTA JENIS BAHAN PELUNAK TERHADAP KUAT TEKAN PAVING BLOCK
Pembimbing 1: Mu’alim, S.T., M.T
Pembimbing 2: Teguh Prasetyo, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memberikan informasi bahwa total jumlah sampah di Indonesia pada tahun 2019 mencapai angka 68 juta ton, dan sampah plastik akan mencapai angka 9,52 juta ton. Disisi lain, limbah sisa penggergajian kayu hasil dari meubeler dalam skala rumah tanggga belum banyak dimanfaatkan. Solusi dari masalah tersebut adalah dengan mendaur ulang limbah sampah plastik dan serbuk kayu menjadi papan komposit. Metode yang digunakan dalam mencari komposisi terbik adalah dengan menggunakan (Design of experiment) RAL 23 dimana faktornya adalah jenis plastik, rasio berat plastik:berat pasir, dan jenis pelunak.
Kata Kunci : Paving block Pasir Plastik, RAL, jenis plastik, rasio berat plastik : berat serbuk plastik, jenis pelunak, uji tekan paving.
Abstrak (Clean): kementerian lingkungan hidup dan kehutanan memberikan informasi bahwa total jumlah sampah di indonesia pada tahun mencapai angka juta ton dan sampah plastik akan mencapai angka juta ton disisi lain limbah sisa penggergajian kayu hasil dari meubeler dalam skala rumah tanggga belum banyak dimanfaatkan solusi dari masalah tersebut adalah dengan mendaur ulang limbah sampah plastik dan serbuk kayu menjadi papan komposit metode yang digunakan dalam mencari komposisi terbik adalah dengan menggunakan design of experiment ral dimana faktornya adalah jenis plastik rasio berat plastikberat pasir dan jenis pelunak kata kunci paving block pasir plastik ral jenis plastik rasio berat plastik berat serbuk plastik jenis pelunak uji tekan paving
Abstrak (Stopwords Removed): kementerian lingkungan hidup kehutanan memberikan informasi total jumlah sampah indonesia tahun mencapai angka juta ton sampah plastik mencapai angka juta ton disisi lain limbah sisa penggergajian kayu hasil meubeler skala rumah tanggga belum banyak dimanfaatkan solusi masalah tersebut mendaur ulang limbah sampah plastik serbuk kayu menjadi papan komposit metode digunakan mencari komposisi terbik menggunakan design of experiment ral dimana faktornya jenis plastik rasio berat plastikberat pasir jenis pelunak kata kunci paving block pasir plastik ral jenis plastik rasio berat plastik berat serbuk plastik jenis pelunak uji tekan paving
Abstrak (Stemmed): menteri lingkung hidup hutan beri informasi total jumlah sampah indonesia tahun capai angka juta ton sampah plastik capai angka juta ton sisi lain limbah sisa gergaji kayu hasil meubeler skala rumah tanggga belum banyak manfaat solusi masalah sebut daur ulang limbah sampah plastik serbuk kayu jadi papan komposit metode guna cari komposisi bik guna design of experiment ral mana faktor jenis plastik rasio berat plastikberat pasir jenis lunak kata kunci paving block pasir plastik ral jenis plastik rasio berat plastik berat serbuk plastik jenis lunak uji tekan paving
Abstrak (Corrected): enter linking hide human bert informant total mullah sampan indonesia thun capri bangka jut ton sampan plastic capri bangka jut ton sis lain limb visa gergaji kay hail meubeler skald rumal tanagra begum banyan manat solus marsala debut dour slang limb sampan plastic serum kay jade papa composite metope gun care komposisi big gun design of experiment real mana factor penis plastic radio beat plastikberat pair penis lunar data bunch paving block pair plastic real penis plastic radio beat plastic beat serum plastic penis lunar uni texan paving
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'plastik': 7, 'jenis': 4, 'sampah': 3, 'berat': 3, 'capai': 2, 'angka': 2, 'juta': 2, 'ton': 2, 'limbah': 2, 'kayu': 2, 'serbuk': 2, 'guna': 2, 'ral': 2, 'rasio': 2, 'pasir': 2, 'lunak': 2, 'paving': 2, 'menteri': 1, 'lingkung': 1, 'hidup': 1, 'hutan': 1, 'beri': 1, 'informasi': 1, 'total': 1, 'jumlah': 1, 'indonesia': 1, 'tahun': 1, 'sisi': 1, 'lain': 1, 'sisa': 1, 'gergaji': 1, 'hasil': 1, 'meubeler': 1, 'skala': 1, 'rumah': 1, 'tanggga': 1, 'belum': 1, 'banyak': 1, 'manfaat': 1, 'solusi': 1, 'masalah': 1, 'sebut': 1, 'daur': 1, 'ulang': 1, 'jadi': 1, 'papan': 1, 'komposit': 1, 'metode': 1, 'cari': 1, 'komposisi': 1, 'bik': 1, 'design': 1, 'of': 1, 'experiment': 1, 'mana': 1, 'faktor': 1, 'plastikberat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'block': 1, 'uji': 1, 'tekan': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 13, 'plastic': 6, 'waste': 5, 'and': 4, 'in': 4, 'type': 4, 'weight': 4, 'is': 3, 'wood': 3, 'powder': 3, 'million': 2, 'tons': 2, 'composite': 2, 'board': 2, 'ral': 2, 'ratio': 2, 'ministry': 1, 'environment': 1, 'forestry': 1, 'provided': 1, 'information': 1, 'that': 1, 'total': 1, 'amount': 1, 'indonesia': 1, 'reached': 1, 'will': 1, 'reach': 1, 'on': 1, 'other': 1, 'hand': 1, 'sawmill': 1, 'from': 1, 'furniture': 1, 'household': 1, 'scale': 1, 'has': 1, 'not': 1, 'been': 1, 'widely': 1, 'utilized': 1, 'solution': 1, 'problem': 1, 'to': 1, 'recycle': 1, 'into': 1, 'a': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'finding': 1, 'composition': 1, 'using': 1, 'design': 1, 'experiment': 1, 'where': 1, 'factor': 1, 'softeners': 1, 'keywords': 1, 'softener': 1, 'flexibility': 1})
-------------------------------------------
--- Data #580 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Desi Tria Puri Prasasti
Judul: PENGUKURAN KINERJA SUPPLY CHAIN MANAGEMENT MENGGUNAKAN PENDEKATAN SUPPLY CHAIN OPERATIONS REFERENCE (SCOR) PADA PERUSAHAAN PALLET KAYU (STUDI KASUS : PT. GAYA SUKSES MANDIRI KASEINDO)
Pembimbing 1: Ari Basuki S.T., M.T.
Pembimbing 2: Rullie Annisa S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Kinerja supply chain management sangat penting untuk diperhatikan oleh perusahaan. Rantai pasok yang baik dalam suatu perusahaan yakni harus seimbang dari mulai plan, source, make, deliver, dan order, maka dari itu akan dilakukan pengukuran kinerja supply chain menggunakan metode SCOR. Model tersebut mengacu pada lima proses yakni diantaranya perencanaan (plan), pengadaan (source), pembuatan (make), pengiriman (deliver), dan pengembalian (return). Atribut performance yang digunakan dalam pengukuran kali ini yakni Reliability, mengetahui performansi rantai pasok dalam pengiriman produk, tempat, waktu dan jumlah yang tepat dan didokumentasikan dengan baik. Responsiveness, mengetahui kecepatan rantai pasok dalam menyediakan maupun pengiriman produk kepada konsumen. Flexibility, mengetahui kemampuan rantai pasok dalam merespon perubahan pasar dalam upaya memenangkan persaingan
Kata Kunci : Supply chain management, SCOR, Reliability, Responsiveness, Flexibility.
Abstrak (Clean): kinerja supply chain management sangat penting untuk diperhatikan oleh perusahaan rantai pasok yang baik dalam suatu perusahaan yakni harus seimbang dari mulai plan source make deliver dan order maka dari itu akan dilakukan pengukuran kinerja supply chain menggunakan metode scor model tersebut mengacu pada lima proses yakni diantaranya perencanaan plan pengadaan source pembuatan make pengiriman deliver dan pengembalian return atribut performance yang digunakan dalam pengukuran kali ini yakni reliability mengetahui performansi rantai pasok dalam pengiriman produk tempat waktu dan jumlah yang tepat dan didokumentasikan dengan baik responsiveness mengetahui kecepatan rantai pasok dalam menyediakan maupun pengiriman produk kepada konsumen flexibility mengetahui kemampuan rantai pasok dalam merespon perubahan pasar dalam upaya memenangkan persaingan kata kunci supply chain management scor reliability responsiveness flexibility
Abstrak (Stopwords Removed): kinerja supply chain management sangat penting diperhatikan perusahaan rantai pasok baik perusahaan yakni harus seimbang mulai plan source make deliver order dilakukan pengukuran kinerja supply chain menggunakan metode scor model tersebut mengacu lima proses yakni diantaranya perencanaan plan pengadaan source pembuatan make pengiriman deliver pengembalian return atribut performance digunakan pengukuran kali yakni reliability mengetahui performansi rantai pasok pengiriman produk tempat waktu jumlah tepat didokumentasikan baik responsiveness mengetahui kecepatan rantai pasok menyediakan maupun pengiriman produk kepada konsumen flexibility mengetahui kemampuan rantai pasok merespon perubahan pasar upaya memenangkan persaingan kata kunci supply chain management scor reliability responsiveness flexibility
Abstrak (Stemmed): kerja supply chain management sangat penting perhati usaha rantai pasok baik usaha yakni harus imbang mulai plan source make deliver order laku ukur kerja supply chain guna metode scor model sebut acu lima proses yakni antara rencana plan ada source buat make kirim deliver kembali return atribut performance guna ukur kali yakni reliability tahu performansi rantai pasok kirim produk tempat waktu jumlah tepat dokumentasi baik responsiveness tahu cepat rantai pasok sedia maupun kirim produk kepada konsumen flexibility tahu mampu rantai pasok merespon ubah pasar upaya menang saing kata kunci supply chain management scor reliability responsiveness flexibility
Abstrak (Corrected): era supply chain management sang panting perhaps sara rental ask back sara yank harms bang mule plan source make deliver order lake ukr era supply chain gun metope score model debut act lima proves yank angara recant plan ada source but make kirin deliver cembali return tribute performance gun ukr kali yank reliability tau performance rental ask kirin proud tempt want mullah teat dokumentasi back responsiveness tau eat rental ask media maun kirin proud keypad consumed flexibility tau camp rental ask hereupon bah paar pay penang saying data bunch supply chain management score reliability responsiveness flexibility
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'rantai': 4, 'pasok': 4, 'supply': 3, 'chain': 3, 'yakni': 3, 'kirim': 3, 'tahu': 3, 'kerja': 2, 'management': 2, 'usaha': 2, 'baik': 2, 'plan': 2, 'source': 2, 'make': 2, 'deliver': 2, 'ukur': 2, 'guna': 2, 'scor': 2, 'reliability': 2, 'produk': 2, 'responsiveness': 2, 'flexibility': 2, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'perhati': 1, 'harus': 1, 'imbang': 1, 'mulai': 1, 'order': 1, 'laku': 1, 'metode': 1, 'model': 1, 'sebut': 1, 'acu': 1, 'lima': 1, 'proses': 1, 'antara': 1, 'rencana': 1, 'ada': 1, 'buat': 1, 'kembali': 1, 'return': 1, 'atribut': 1, 'performance': 1, 'kali': 1, 'performansi': 1, 'tempat': 1, 'waktu': 1, 'jumlah': 1, 'tepat': 1, 'dokumentasi': 1, 'cepat': 1, 'sedia': 1, 'maupun': 1, 'kepada': 1, 'konsumen': 1, 'mampu': 1, 'merespon': 1, 'ubah': 1, 'pasar': 1, 'upaya': 1, 'menang': 1, 'saing': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'chain': 7, 'supply': 6, 'performance': 4, 'in': 4, 'and': 4, 'to': 3, 'delivery': 3, 'management': 2, 'is': 2, 'be': 2, 'company': 2, 'a': 2, 'of': 2, 'source': 2, 'measurement': 2, 'scor': 2, 'procurement': 2, 'reliability': 2, 'responsiveness': 2, 'flexibility': 2, 'very': 1, 'important': 1, 'considered': 1, 'by': 1, 'good': 1, 'consists': 1, 'initial': 1, 'plan': 1, 'create': 1, 'send': 1, 'message': 1, 'therefore': 1, 'will': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'using': 1, 'method': 1, 'model': 1, 'invites': 1, 'five': 1, 'processes': 1, 'namely': 1, 'planning': 1, 'manufacture': 1, 'make': 1, 'deliver': 1, 'return': 1, 'attribute': 1, 'used': 1, 'this': 1, 'knowing': 1, 'product': 1, 'place': 1, 'time': 1, 'right': 1, 'amount': 1, 'registering': 1, 'well': 1, 'learn': 1, 'speed': 1, 'providing': 1, 'or': 1, 'sending': 1, 'products': 1, 'customers': 1, 'understanding': 1, 'capabilities': 1, 'responding': 1, 'market': 1, 'changes': 1, 'winning': 1, 'competition': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #581 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Bariqi Nashih Ulwan
Judul: Jaringan Rantai Pasok (Supply Chain Network) Komoditas Garam Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Sumenep
Pembimbing 1: Prof. Dr. Ir. H. Rachmad Hidayat, M.T., IPU
Pembimbing 2: Dr. Sabarudin Akhmad, S.T., M.T., IPM
Abstrak (Raw): Pulau Madura dikenal sebagai penghasil garam terbesar di Indonesia. Produksi garam dilakukan di tiga kabupaten yaitu Sampang, Pamekasan dan Sumenep. Meskipun jumlah produksi garam melimpah, sebagian besar hasil panen petani garam yang tergabung dalam Kelompok Usaha Garam Rakyat (KUGAR) dijual kepada pengepul/tengkulak dengan harga lebih rendah daripada harga jual garam yang ditetapkan oleh PT. Garam. Kapasitas gudang yang terbatas juga menjadi permasalahan sehingga petani memilih utnuk menjual hasil panen meskipun harganya lebih murah. Jika garam tidak terjual maka petani terpaksa akan menyimpan garam dalam kurun waktu kurang lebih satu tahun, sehingga harga jual garam akan lebih rendah turun lagi karena kualitas garam yang disimpan jelas akan berkurang. Terdapat total 245 KUGAR yang dikelompokkan menjadi 7 grup yang dijadikan sebagai titik supply, 5 titik gudang transhipment (GGN dan Koperasi) dan 9 titik demand yaitu gudang PT. Garam. transhipment tersebut diselesaikan dengan metode Vogel sehingga diketahui jalur distribusi dalam jaringan rantai pasok komoditas garam di Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Sumenep.
Kata Kunci : Garam, KUGAR, Transhipment, Jaringan Rantai Pasok
Abstrak (Clean): pulau madura dikenal sebagai penghasil garam terbesar di indonesia produksi garam dilakukan di tiga kabupaten yaitu sampang pamekasan dan sumenep meskipun jumlah produksi garam melimpah sebagian besar hasil panen petani garam yang tergabung dalam kelompok usaha garam rakyat kugar dijual kepada pengepultengkulak dengan harga lebih rendah daripada harga jual garam yang ditetapkan oleh pt garam kapasitas gudang yang terbatas juga menjadi permasalahan sehingga petani memilih utnuk menjual hasil panen meskipun harganya lebih murah jika garam tidak terjual maka petani terpaksa akan menyimpan garam dalam kurun waktu kurang lebih satu tahun sehingga harga jual garam akan lebih rendah turun lagi karena kualitas garam yang disimpan jelas akan berkurang terdapat total kugar yang dikelompokkan menjadi grup yang dijadikan sebagai titik supply titik gudang transhipment ggn dan koperasi dan titik demand yaitu gudang pt garam transhipment tersebut diselesaikan dengan metode vogel sehingga diketahui jalur distribusi dalam jaringan rantai pasok komoditas garam di kabupaten pamekasan dan kabupaten sumenep kata kunci garam kugar transhipment jaringan rantai pasok
Abstrak (Stopwords Removed): pulau madura dikenal penghasil garam terbesar indonesia produksi garam dilakukan tiga kabupaten sampang pamekasan sumenep meskipun jumlah produksi garam melimpah sebagian besar hasil panen petani garam tergabung kelompok usaha garam rakyat kugar dijual kepada pengepultengkulak harga lebih rendah daripada harga jual garam ditetapkan pt garam kapasitas gudang terbatas menjadi permasalahan petani memilih utnuk menjual hasil panen meskipun harganya lebih murah jika garam terjual petani terpaksa menyimpan garam kurun waktu kurang lebih satu tahun harga jual garam lebih rendah turun lagi kualitas garam disimpan jelas berkurang terdapat total kugar dikelompokkan menjadi grup dijadikan titik supply titik gudang transhipment ggn koperasi titik demand gudang pt garam transhipment tersebut diselesaikan metode vogel diketahui jalur distribusi jaringan rantai pasok komoditas garam kabupaten pamekasan kabupaten sumenep kata kunci garam kugar transhipment jaringan rantai pasok
Abstrak (Stemmed): pulau madura kenal hasil garam besar indonesia produksi garam laku tiga kabupaten sampang pamekasan sumenep meski jumlah produksi garam limpah bagi besar hasil panen tani garam gabung kelompok usaha garam rakyat gar jual kepada pengepultengkulak harga lebih rendah daripada harga jual garam tetap pt garam kapasitas gudang batas jadi masalah tani pilih utnuk jual hasil panen meski harga lebih murah jika garam jual tani paksa simpan garam kurun waktu kurang lebih satu tahun harga jual garam lebih rendah turun lagi kualitas garam simpan jelas kurang dapat total gar kelompok jadi grup jadi titik supply titik gudang transhipment ggn koperasi titik demand gudang pt garam transhipment sebut selesai metode vogel tahu jalur distribusi jaring rantai pasok komoditas garam kabupaten pamekasan kabupaten sumenep kata kunci garam gar transhipment jaring rantai pasok
Abstrak (Corrected): palau madura penal hail gram bear indonesia produksi gram lake toga kabupaten sampan pamekasan sumner mess mullah produksi gram limp bag bear hail panel tank gram gang kelompok sara gram kyat gar dual keypad pengepultengkulak hard leash rental daripada hard dual gram team pt gram kapasitas gang bats jade marsala tank pilch stunk dual hail panel mess hard leash mural pika gram dual tank paisa simian gram kulun want during leash sat thun hard dual gram leash rental turn lag kualitas gram simian jells during apart total gar kelompok jade group jade titis supply titis gang transhipment gun operas titis demand gang pt gram transhipment debut seesaw metope vowel tau value distribute caring rental ask komoditas gram kabupaten pamekasan kabupaten sumner data bunch gram gar transhipment caring rental ask
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'garam': 14, 'jual': 5, 'harga': 4, 'lebih': 4, 'hasil': 3, 'kabupaten': 3, 'tani': 3, 'gar': 3, 'gudang': 3, 'jadi': 3, 'titik': 3, 'transhipment': 3, 'besar': 2, 'produksi': 2, 'pamekasan': 2, 'sumenep': 2, 'meski': 2, 'panen': 2, 'kelompok': 2, 'rendah': 2, 'pt': 2, 'simpan': 2, 'kurang': 2, 'jaring': 2, 'rantai': 2, 'pasok': 2, 'pulau': 1, 'madura': 1, 'kenal': 1, 'indonesia': 1, 'laku': 1, 'tiga': 1, 'sampang': 1, 'jumlah': 1, 'limpah': 1, 'bagi': 1, 'gabung': 1, 'usaha': 1, 'rakyat': 1, 'kepada': 1, 'pengepultengkulak': 1, 'daripada': 1, 'tetap': 1, 'kapasitas': 1, 'batas': 1, 'masalah': 1, 'pilih': 1, 'utnuk': 1, 'murah': 1, 'jika': 1, 'paksa': 1, 'kurun': 1, 'waktu': 1, 'satu': 1, 'tahun': 1, 'turun': 1, 'lagi': 1, 'kualitas': 1, 'jelas': 1, 'dapat': 1, 'total': 1, 'grup': 1, 'supply': 1, 'ggn': 1, 'koperasi': 1, 'demand': 1, 'sebut': 1, 'selesai': 1, 'metode': 1, 'vogel': 1, 'tahu': 1, 'jalur': 1, 'distribusi': 1, 'komoditas': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'salt': 11, 'is': 10, 'of': 7, 'as': 4, 'in': 4, 'to': 4, 'a': 4, 'price': 4, 'and': 3, 'gar': 3, 'so': 3, 'will': 3, 'be': 3, 'that': 3, 'supply': 3, 'transhipment': 3, 'known': 2, 'production': 2, 'pamekasan': 2, 'sumenep': 2, 'sold': 2, 'lower': 2, 'selling': 2, 'by': 2, 'pt': 2, 'garam': 2, 'if': 2, 'warehouses': 2, 'point': 2, 'chain': 2, 'network': 2, 'madura': 1, 'island': 1, 'largest': 1, 'producer': 1, 'indonesia': 1, 'produce': 1, 'three': 1, 'districts': 1, 'sampang': 1, 'although': 1, 'amount': 1, 'abundant': 1, 'most': 1, 'who': 1, 'bong': 1, 'middleman': 1, 'at': 1, 'than': 1, 'set': 1, 'limited': 1, 'warehouse': 1, 'capacity': 1, 'also': 1, 'problem': 1, 'farmers': 1, 'choose': 1, 'sell': 1, 'even': 1, 'cheaper': 1, 'not': 1, 'then': 1, 'farmer': 1, 'forced': 1, 'keep': 1, 'period': 1, 'approximately': 1, 'one': 1, 'year': 1, 'again': 1, 'because': 1, 'quality': 1, 'stored': 1, 'clearly': 1, 'reduced': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'total': 1, 'grouped': 1, 'into': 1, 'large': 1, 'groups': 1, 'serve': 1, 'points': 1, 's': 1, 'demand': 1, 'resolved': 1, 'vogel': 1, 'approximation': 1, 'method': 1, 'it': 1, 'distribution': 1, 'line': 1, 'or': 1, 'commodity': 1, 'district': 1, 'keyword': 1})
-------------------------------------------
--- Data #582 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Windawati
Judul: Pengaruh Motivasi Kerja, Disiplin Kerja, Kepuasaan Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Menggunakan Metode SEM (Structural Equation Modeling) (Studi Kasus : PT. XYZ, Surabaya)
Pembimbing 1: Prof. Dr. H. Rachmad Hidayat, S.T., M.T., IPU., AER
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Karyawan memegang peranan penting dalam sebuah perusahaan agar tujuan sebuah perusahaan dapat tercapai dengan baik, sehingga karyawan perlu didorong untuk lebih giat dalam melakukan pekerjaannya.Untuk meningkatkan kinerja yang tinggi dibutuhkan adanya peningkatan kerja yang optimal.Kinerja dapat terbentuk karena beberapa faktor seperti motivasi kerja, disiplin kerja, kepuasan kerja dan lingkungan kerja. Penelitian tentang pengaruh motivasi kerja, disiplin kerja, kepuasan kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan dilakukan di PT Karya Modern dengan jenis penelitian yaitu penelitian kualitatif dan dengan menggunakan metode structural equation modeling dan menggunakan software AMOS.Responden dalam penelitian yaitu sebanyak 69 orang berjenis kelamin laki-laki dan sebanyak 61 orang berjenis kelamin perempuan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai Chi-square, CMIN/DF, RMSEA, GFI, AGFI dan CFI berturut yaitu sebesar 169.609, 2.120, 0.093, 0.862, 0.793 dan 0.87 yang artinya model yang digunakan sudah cukup baik. Variabel yang berpengaruh terhadap kinerja yaitu variabel disiplin kerja karena memiliki nilai Thitung yang lebih kecil dari Ttabel yaitu -4.733 < -1.97.
Kata kunci ; Kinerja, SEM, AMOS.
Abstrak (Clean): karyawan memegang peranan penting dalam sebuah perusahaan agar tujuan sebuah perusahaan dapat tercapai dengan baik sehingga karyawan perlu didorong untuk lebih giat dalam melakukan pekerjaannyauntuk meningkatkan kinerja yang tinggi dibutuhkan adanya peningkatan kerja yang optimalkinerja dapat terbentuk karena beberapa faktor seperti motivasi kerja disiplin kerja kepuasan kerja dan lingkungan kerja penelitian tentang pengaruh motivasi kerja disiplin kerja kepuasan kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan dilakukan di pt karya modern dengan jenis penelitian yaitu penelitian kualitatif dan dengan menggunakan metode structural equation modeling dan menggunakan software amosresponden dalam penelitian yaitu sebanyak orang berjenis kelamin lakilaki dan sebanyak orang berjenis kelamin perempuan berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai chisquare cmindf rmsea gfi agfi dan cfi berturut yaitu sebesar dan yang artinya model yang digunakan sudah cukup baik variabel yang berpengaruh terhadap kinerja yaitu variabel disiplin kerja karena memiliki nilai thitung yang lebih kecil dari ttabel yaitu kata kunci kinerja sem amos
Abstrak (Stopwords Removed): karyawan memegang peranan penting perusahaan tujuan perusahaan dapat tercapai baik karyawan perlu didorong lebih giat melakukan pekerjaannyauntuk meningkatkan kinerja tinggi dibutuhkan adanya peningkatan kerja optimalkinerja dapat terbentuk beberapa faktor motivasi kerja disiplin kerja kepuasan kerja lingkungan kerja penelitian tentang pengaruh motivasi kerja disiplin kerja kepuasan kerja lingkungan kerja kinerja karyawan dilakukan pt karya modern jenis penelitian penelitian kualitatif menggunakan metode structural equation modeling menggunakan software amosresponden penelitian sebanyak orang berjenis kelamin lakilaki sebanyak orang berjenis kelamin perempuan berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai chisquare cmindf rmsea gfi agfi cfi berturut sebesar artinya model digunakan sudah cukup baik variabel berpengaruh kinerja variabel disiplin kerja memiliki nilai thitung lebih kecil ttabel kata kunci kinerja sem amos
Abstrak (Stemmed): karyawan pegang peran penting usaha tuju usaha dapat capai baik karyawan perlu dorong lebih giat laku pekerjaannyauntuk tingkat kerja tinggi butuh ada tingkat kerja optimalkinerja dapat bentuk beberapa faktor motivasi kerja disiplin kerja puas kerja lingkung kerja teliti tentang pengaruh motivasi kerja disiplin kerja puas kerja lingkung kerja kerja karyawan laku pt karya modern jenis teliti teliti kualitatif guna metode structural equation modeling guna software amosresponden teliti banyak orang jenis kelamin lakilaki banyak orang jenis kelamin perempuan dasar hasil teliti oleh nilai chisquare cmindf rmsea gfi agfi cfi turut besar arti model guna sudah cukup baik variabel pengaruh kerja variabel disiplin kerja milik nilai thitung lebih kecil ttabel kata kunci kerja sem amos
Abstrak (Corrected): karajan penang pecan panting sara juju sara apart capri back karajan peru doing leash gift lake pekerjaannyauntuk dingbat era ting butch ada dingbat era optimalkinerja apart bent beberapa factor motives era discipline era puts era linking era elite tenting pengaruh motives era discipline era puts era linking era era karajan lake pt karma modern penis elite elite kualitatif gun metope structural equation modeling gun software amosresponden elite banyan orang penis gelatin lakilaki banyan orang penis gelatin perempuan dakar hail elite olen nilgai chisquare mind sea gi agni chi turn bear art model gun judah cutup back variable pengaruh era variable discipline era milk nilgai thing leash cecil table data bunch era sem amos
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 14, 'teliti': 5, 'karyawan': 3, 'disiplin': 3, 'jenis': 3, 'guna': 3, 'usaha': 2, 'dapat': 2, 'baik': 2, 'lebih': 2, 'laku': 2, 'tingkat': 2, 'motivasi': 2, 'puas': 2, 'lingkung': 2, 'pengaruh': 2, 'banyak': 2, 'orang': 2, 'kelamin': 2, 'nilai': 2, 'variabel': 2, 'pegang': 1, 'peran': 1, 'penting': 1, 'tuju': 1, 'capai': 1, 'perlu': 1, 'dorong': 1, 'giat': 1, 'pekerjaannyauntuk': 1, 'tinggi': 1, 'butuh': 1, 'ada': 1, 'optimalkinerja': 1, 'bentuk': 1, 'beberapa': 1, 'faktor': 1, 'tentang': 1, 'pt': 1, 'karya': 1, 'modern': 1, 'kualitatif': 1, 'metode': 1, 'structural': 1, 'equation': 1, 'modeling': 1, 'software': 1, 'amosresponden': 1, 'lakilaki': 1, 'perempuan': 1, 'dasar': 1, 'hasil': 1, 'oleh': 1, 'chisquare': 1, 'cmindf': 1, 'rmsea': 1, 'gfi': 1, 'agfi': 1, 'cfi': 1, 'turut': 1, 'besar': 1, 'arti': 1, 'model': 1, 'sudah': 1, 'cukup': 1, 'milik': 1, 'thitung': 1, 'kecil': 1, 'ttabel': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'sem': 1, 'amos': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'of': 8, 'work': 8, 'and': 7, 'in': 6, 'that': 5, 'performance': 5, 'is': 5, 'as': 5, 'be': 4, 'to': 4, 'a': 3, 'discipline': 3, 'research': 3, 'on': 3, 'employees': 2, 'an': 2, 'company': 2, 'so': 2, 'can': 2, 'motivation': 2, 'job': 2, 'satisfaction': 2, 'environment': 2, 'using': 2, 'amos': 2, 'study': 2, 'were': 2, 'many': 2, 'sex': 2, 'variables': 2, 'play': 1, 'important': 1, 'role': 1, 'goals': 1, 'achieved': 1, 'well': 1, 'need': 1, 'encouraged': 1, 'more': 1, 'active': 1, 'doing': 1, 'their': 1, 'jobs': 1, 'improve': 1, 'high': 1, 'optimal': 1, 'increase': 1, 'needed': 1, 'formed': 1, 'due': 1, 'several': 1, 'factors': 1, 'such': 1, 'effect': 1, 'employee': 1, 'was': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'pt': 1, 'karya': 1, 'modern': 1, 'with': 1, 'type': 1, 'qualitative': 1, 'by': 1, 'structural': 1, 'equation': 1, 'modeling': 1, 'method': 1, 'software': 1, 'respondents': 1, 'men': 1, 'male': 1, 'people': 1, 'female': 1, 'based': 1, 'results': 1, 'values': 1, 'chisquare': 1, 'cmin': 1, 'df': 1, 'rmsea': 1, 'gfi': 1, 'agfi': 1, 'cfi': 1, 'respectively': 1, 'amount': 1, 'which': 1, 'means': 1, 'model': 1, 'used': 1, 'quite': 1, 'good': 1, 'influence': 1, 'are': 1, 'because': 1, 'they': 1, 'have': 1, 'tcount': 1, 'smaller': 1, 'than': 1, 'ttablewhich': 1, 'keywords': 1, 'sem': 1})
-------------------------------------------
--- Data #583 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Aminatus Suhra
Judul: Perencanaan Fasilitas Parkir RSUD Syamrabu Bangkalan
Menggunakan Pendekatan Perancangan Tata Letak Fasilitas
Pembimbing 1: Ida Lumintu, S.T., M.T., Ph.D.
Pembimbing 2: Mu'alim, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Parkir merupakan kondisi dimana suatu kendaraan berhenti sementara atau cukup lama untuk menurunkan atau menaikkan barang atau orang. Permasalahan- permasalahan yang terjadi di tempat parkir Rumah Sakit Syamrabu Bangkalan diantaranya tempat parkir tidak strategis, tata letak tempat parkir yang tidak tertata dengan rapi sehingga kendaraan yang ada di depannya sulit untuk keluar, kapasitas ruang parkir tidak memadai, tempat parkir yang masih belum memiliki atap, parkir liar yang terjadi di bahu jalan ataupun sembarangan tempat, dilanggarnya rambu-rambu parkir, kurangnya ruang hijau untuk mengurangi polusi udara di area parkir, dan tidak begitu bersih. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kapasitas ruang parkir, kebutuhan ruang parkir, dan merencanakan penataan tempat parkir di Rumah Sakit Syamrabu menggunakan pendekatan perancangan tata letak fasilitas. Berdasarkan hasil penelitian, kapasitas dan kebutuhan ruang parkir Rumah Sakit Syamrabu terbagi menjadi empat bagian yaitu kapasitas dan kebutuhan ruang parkir sepeda motor pengunjung sebanyak 237 SRP dan seluas 670,5 m2, kapasitas dan kebutuhan ruang parkir sepeda motor karyawan sebanyak 158 SRP dan seluas 594 m2, kapasitas dan kebutuhan ruang parkir mobil pengunjung sebanyak 21 SRP dan seluas 1487 m2, serta kapasitas dan kebutuhan ruang parkir mobil karyawan sebanyak 59 SRP dan seluas 637,5 m2. Lokasi yang diusulkan yaitu tempat parkir sepeda motor pengunjung dijadikan tempat parkir mobil seluas 2.213,04 m2 dan di samping area tempat parkir sepeda motor karyawan dibangun gedung lantai tiga untuk dijadikan tempat parkir sepeda motor seluas 1.344 m2
Abstrak (Clean): parkir merupakan kondisi dimana suatu kendaraan berhenti sementara atau cukup lama untuk menurunkan atau menaikkan barang atau orang permasalahan permasalahan yang terjadi di tempat parkir rumah sakit syamrabu bangkalan diantaranya tempat parkir tidak strategis tata letak tempat parkir yang tidak tertata dengan rapi sehingga kendaraan yang ada di depannya sulit untuk keluar kapasitas ruang parkir tidak memadai tempat parkir yang masih belum memiliki atap parkir liar yang terjadi di bahu jalan ataupun sembarangan tempat dilanggarnya ramburambu parkir kurangnya ruang hijau untuk mengurangi polusi udara di area parkir dan tidak begitu bersih tujuan penelitian ini untuk mengetahui kapasitas ruang parkir kebutuhan ruang parkir dan merencanakan penataan tempat parkir di rumah sakit syamrabu menggunakan pendekatan perancangan tata letak fasilitas berdasarkan hasil penelitian kapasitas dan kebutuhan ruang parkir rumah sakit syamrabu terbagi menjadi empat bagian yaitu kapasitas dan kebutuhan ruang parkir sepeda motor pengunjung sebanyak srp dan seluas m kapasitas dan kebutuhan ruang parkir sepeda motor karyawan sebanyak srp dan seluas m kapasitas dan kebutuhan ruang parkir mobil pengunjung sebanyak srp dan seluas m serta kapasitas dan kebutuhan ruang parkir mobil karyawan sebanyak srp dan seluas m lokasi yang diusulkan yaitu tempat parkir sepeda motor pengunjung dijadikan tempat parkir mobil seluas m dan di samping area tempat parkir sepeda motor karyawan dibangun gedung lantai tiga untuk dijadikan tempat parkir sepeda motor seluas m
Abstrak (Stopwords Removed): parkir kondisi dimana kendaraan berhenti sementara cukup lama menurunkan menaikkan barang orang permasalahan permasalahan terjadi tempat parkir rumah sakit syamrabu bangkalan diantaranya tempat parkir strategis tata letak tempat parkir tertata rapi kendaraan ada depannya sulit keluar kapasitas ruang parkir memadai tempat parkir masih belum memiliki atap parkir liar terjadi bahu jalan ataupun sembarangan tempat dilanggarnya ramburambu parkir kurangnya ruang hijau mengurangi polusi udara area parkir begitu bersih tujuan penelitian mengetahui kapasitas ruang parkir kebutuhan ruang parkir merencanakan penataan tempat parkir rumah sakit syamrabu menggunakan pendekatan perancangan tata letak fasilitas berdasarkan hasil penelitian kapasitas kebutuhan ruang parkir rumah sakit syamrabu terbagi menjadi empat bagian kapasitas kebutuhan ruang parkir sepeda motor pengunjung sebanyak srp seluas m kapasitas kebutuhan ruang parkir sepeda motor karyawan sebanyak srp seluas m kapasitas kebutuhan ruang parkir mobil pengunjung sebanyak srp seluas m kapasitas kebutuhan ruang parkir mobil karyawan sebanyak srp seluas m lokasi diusulkan tempat parkir sepeda motor pengunjung dijadikan tempat parkir mobil seluas m samping area tempat parkir sepeda motor karyawan dibangun gedung lantai tiga dijadikan tempat parkir sepeda motor seluas m
Abstrak (Stemmed): parkir kondisi mana kendara henti sementara cukup lama turun naik barang orang masalah masalah jadi tempat parkir rumah sakit syamrabu bangkal antara tempat parkir strategis tata letak tempat parkir tata rapi kendara ada depan sulit keluar kapasitas ruang parkir pada tempat parkir masih belum milik atap parkir liar jadi bahu jalan atau sembarang tempat langgar ramburambu parkir kurang ruang hijau kurang polusi udara area parkir begitu bersih tuju teliti tahu kapasitas ruang parkir butuh ruang parkir rencana tata tempat parkir rumah sakit syamrabu guna dekat ancang tata letak fasilitas dasar hasil teliti kapasitas butuh ruang parkir rumah sakit syamrabu bagi jadi empat bagi kapasitas butuh ruang parkir sepeda motor unjung banyak srp luas m kapasitas butuh ruang parkir sepeda motor karyawan banyak srp luas m kapasitas butuh ruang parkir mobil unjung banyak srp luas m kapasitas butuh ruang parkir mobil karyawan banyak srp luas m lokasi usul tempat parkir sepeda motor unjung jadi tempat parkir mobil luas m samping area tempat parkir sepeda motor karyawan bangun gedung lantai tiga jadi tempat parkir sepeda motor luas m
Abstrak (Corrected): parker kondisi mana kendra henri sedentary cutup lama turn nail baring orang marsala marsala jade tempt parker rumal skit syamrabu bangka angara tempt parker strategic data leak tempt parker data rape kendra ada dean suit cellar kapasitas rang parker papa tempt parker mash begum milk tap parker liar jade bah alan tau semarang tempt hangar ramburambu parker during rang hijack during plus dark area parker begin perish juju elite tau kapasitas rang parker butch rang parker recant data tempt parker rumal skit syamrabu gun dead dancing data leak basilicas dakar hail elite kapasitas butch rang parker rumal skit syamrabu bag jade expat bag kapasitas butch rang parker speed motor unsung banyan sip lucas m kapasitas butch rang parker speed motor karajan banyan sip lucas m kapasitas butch rang parker mobil unsung banyan sip lucas m kapasitas butch rang parker mobil karajan banyan sip lucas m loki usual tempt parker speed motor unsung jade tempt parker mobil lucas m camping area tempt parker speed motor karajan bangui dung lanai toga jade tempt parker speed motor lucas m
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'parkir': 21, 'tempat': 10, 'ruang': 9, 'kapasitas': 7, 'butuh': 6, 'luas': 6, 'm': 6, 'jadi': 5, 'sepeda': 5, 'motor': 5, 'tata': 4, 'banyak': 4, 'srp': 4, 'rumah': 3, 'sakit': 3, 'syamrabu': 3, 'unjung': 3, 'karyawan': 3, 'mobil': 3, 'kendara': 2, 'masalah': 2, 'letak': 2, 'kurang': 2, 'area': 2, 'teliti': 2, 'bagi': 2, 'kondisi': 1, 'mana': 1, 'henti': 1, 'sementara': 1, 'cukup': 1, 'lama': 1, 'turun': 1, 'naik': 1, 'barang': 1, 'orang': 1, 'bangkal': 1, 'antara': 1, 'strategis': 1, 'rapi': 1, 'ada': 1, 'depan': 1, 'sulit': 1, 'keluar': 1, 'pada': 1, 'masih': 1, 'belum': 1, 'milik': 1, 'atap': 1, 'liar': 1, 'bahu': 1, 'jalan': 1, 'atau': 1, 'sembarang': 1, 'langgar': 1, 'ramburambu': 1, 'hijau': 1, 'polusi': 1, 'udara': 1, 'begitu': 1, 'bersih': 1, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'rencana': 1, 'guna': 1, 'dekat': 1, 'ancang': 1, 'fasilitas': 1, 'dasar': 1, 'hasil': 1, 'empat': 1, 'lokasi': 1, 'usul': 1, 'samping': 1, 'bangun': 1, 'gedung': 1, 'lantai': 1, 'tiga': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'parking': 20, 'of': 17, 'and': 12, 'as': 8, 'capacity': 7, 'is': 6, 'to': 6, 'm': 6, 'area': 5, 'spaces': 5, 'a': 4, 'or': 4, 'that': 4, 'lot': 4, 'space': 4, 'needs': 4, 'motorcycle': 4, 'srp': 4, 'in': 3, 'syamrabu': 3, 'hospital': 3, 'not': 3, 'an': 3, 'transport': 2, 'layout': 2, 'so': 2, 'on': 2, 'study': 2, 'requirements': 2, 'for': 2, 'are': 2, 'visitor': 2, 'many': 2, 'covering': 2, 'employee': 2, 'car': 2, 'condition': 1, 'where': 1, 'stops': 1, 'temporarily': 1, 'long': 1, 'enough': 1, 'up': 1, 'down': 1, 'item': 1, 'people': 1, 'problems': 1, 'occur': 1, 'bangkal': 1, 'include': 1, 'strategic': 1, 'neatly': 1, 'arranged': 1, 'front': 1, 'it': 1, 'difficult': 1, 'get': 1, 'out': 1, 'inadequate': 1, 'still': 1, 'has': 1, 'no': 1, 'roof': 1, 'illegal': 1, 'occurs': 1, 'shoulder': 1, 'road': 1, 'carelessly': 1, 'places': 1, 'violated': 1, 'signs': 1, 'lack': 1, 'green': 1, 'reduce': 1, 'air': 1, 'pollution': 1, 'clean': 1, 'purpose': 1, 'this': 1, 'was': 1, 'determine': 1, 'plan': 1, 'arrangements': 1, 'at': 1, 'using': 1, 'design': 1, 'facility': 1, 'approach': 1, 'based': 1, 'results': 1, 'divided': 1, 'into': 1, 'four': 1, 'parts': 1, 'namely': 1, 'much': 1, 'well': 1, 'proposed': 1, 'location': 1, 'visitors': 1, 'next': 1, 'employees': 1, 'thirdfloor': 1, 'building': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'built': 1, 'make': 1})
-------------------------------------------
--- Data #584 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Sirgina Faizah Azizah Firdaus
Judul: HUBUNGAN TINGKAT KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN TERHADAP KINERJA DAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN METODE PATH ANALYSIS DI PT CITRA MARGATAMA SURABAYA
Pembimbing 1: Prof. Dr. Ir. H Rachmad Hidayat, M.T., IPU., AER
Pembimbing 2: Mu'alim, S.T., M.T
Abstrak (Raw): PT Citra Margatama Surabaya sebagai investor sekaligus pengelola Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Simpang Susun Waru – Bandara Juanda. Mengedepankan pelayanan prima adalah salah satu tujuan dalam meningkatkan kualitas pelayanan demi tercapainya kepuasan konsumen sebagai bahan penilaian kognitif tentang kinerja jasa yang telah diberikan. Kinerja merupakan hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang telah dicapai pekerja dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Sedangkan kualitas pelayanan merupakan suatu konsep yang sukar dipahami dan didefinisikan sebagai tingkat keunggulan untuk memenuhi keinginan pelanggan dimulai dari persepsi pelanggan yang merupakan penilaian total atas keunggulan suatu pelayanan. Sifat utama kualitas pelayanan terbagi dalam empat bagian yaitu tidak berwujud, variasi pelayanan, waktu produksi dan konsumsi bersamaan atau tidak terpisahkan dan jasa yang dihasilkan tidak tahan disimpan. Kualitas pelayanan berkaitan dengan terbentuknya kepuasaan pelanggan dan loyalitas pelanggan. Oleh karena itu, diperlukan metode Path Analysis untuk menganalisis pola hubungan antar variabel agar dapat diketahui pengaruh langsung maupun tidak langsung seperangkat variabel bebas terhadap variabel terikat. Pada pengujian sub-struktur 1, dapat diketahui bahwa variabel Tingkat Kepuasan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja dan pada pengujian sub-struktur 2, diketahui bahwa variabel Tingkat Kepuasan Pelanggan dan Kinerja berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Pelayanan.
Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Kinerja, Kepuasan Pelanggan, Loyalitas Pelanggan, Path Analysis.
Abstrak (Clean): pt citra margatama surabaya sebagai investor sekaligus pengelola badan usaha jalan tol bujt simpang susun waru – bandara juanda mengedepankan pelayanan prima adalah salah satu tujuan dalam meningkatkan kualitas pelayanan demi tercapainya kepuasan konsumen sebagai bahan penilaian kognitif tentang kinerja jasa yang telah diberikan kinerja merupakan hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang telah dicapai pekerja dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sedangkan kualitas pelayanan merupakan suatu konsep yang sukar dipahami dan didefinisikan sebagai tingkat keunggulan untuk memenuhi keinginan pelanggan dimulai dari persepsi pelanggan yang merupakan penilaian total atas keunggulan suatu pelayanan sifat utama kualitas pelayanan terbagi dalam empat bagian yaitu tidak berwujud variasi pelayanan waktu produksi dan konsumsi bersamaan atau tidak terpisahkan dan jasa yang dihasilkan tidak tahan disimpan kualitas pelayanan berkaitan dengan terbentuknya kepuasaan pelanggan dan loyalitas pelanggan oleh karena itu diperlukan metode path analysis untuk menganalisis pola hubungan antar variabel agar dapat diketahui pengaruh langsung maupun tidak langsung seperangkat variabel bebas terhadap variabel terikat pada pengujian substruktur dapat diketahui bahwa variabel tingkat kepuasan berpengaruh signifikan terhadap kinerja dan pada pengujian substruktur diketahui bahwa variabel tingkat kepuasan pelanggan dan kinerja berpengaruh signifikan terhadap kualitas pelayanan kata kunci kualitas pelayanan kinerja kepuasan pelanggan loyalitas pelanggan path analysis
Abstrak (Stopwords Removed): pt citra margatama surabaya investor sekaligus pengelola badan usaha jalan tol bujt simpang susun waru – bandara juanda mengedepankan pelayanan prima salah satu tujuan meningkatkan kualitas pelayanan demi tercapainya kepuasan konsumen bahan penilaian kognitif tentang kinerja jasa diberikan kinerja hasil kerja secara kualitas kuantitas dicapai pekerja melaksanakan tugas tanggung jawabnya sedangkan kualitas pelayanan konsep sukar dipahami didefinisikan tingkat keunggulan memenuhi keinginan pelanggan dimulai persepsi pelanggan penilaian total atas keunggulan pelayanan sifat utama kualitas pelayanan terbagi empat bagian berwujud variasi pelayanan waktu produksi konsumsi bersamaan terpisahkan jasa dihasilkan tahan disimpan kualitas pelayanan berkaitan terbentuknya kepuasaan pelanggan loyalitas pelanggan diperlukan metode path analysis menganalisis pola hubungan antar variabel dapat diketahui pengaruh langsung maupun langsung seperangkat variabel bebas variabel terikat pengujian substruktur dapat diketahui variabel tingkat kepuasan berpengaruh signifikan kinerja pengujian substruktur diketahui variabel tingkat kepuasan pelanggan kinerja berpengaruh signifikan kualitas pelayanan kata kunci kualitas pelayanan kinerja kepuasan pelanggan loyalitas pelanggan path analysis
Abstrak (Stemmed): pt citra margatama surabaya investor sekaligus kelola badan usaha jalan tol bujt simpang susun waru bandara juanda depan layan prima salah satu tuju tingkat kualitas layan demi capa puas konsumen bahan nilai kognitif tentang kerja jasa beri kerja hasil kerja cara kualitas kuantitas capai kerja laksana tugas tanggung jawab sedang kualitas layan konsep sukar paham definisi tingkat unggul penuh ingin langgan mulai persepsi langgan nilai total atas unggul layan sifat utama kualitas layan bagi empat bagi wujud variasi layan waktu produksi konsumsi sama pisah jasa hasil tahan simpan kualitas layan kait bentuk puasa langgan loyalitas langgan perlu metode path analysis analis pola hubung antar variabel dapat tahu pengaruh langsung maupun langsung perangkat variabel bebas variabel ikat uji substruktur dapat tahu variabel tingkat puas pengaruh signifikan kerja uji substruktur tahu variabel tingkat puas langgan kerja pengaruh signifikan kualitas layan kata kunci kualitas layan kerja puas langgan loyalitas langgan path analysis
Abstrak (Corrected): pt citral margatama surabaya investor sekaligus fella badman sara alan to but sipping susan war bandana juana dean layman prime salad sat juju dingbat kualitas layman demo cap puts consumed bahai nilgai kognitif tenting era casa bert era hail era cara kualitas kuantitas capri era lasagna tugs tagging nawab sedan kualitas layman onset sugar palm definite dingbat lungful punch begin hangman mule perseus hangman nilgai total alas lungful layman sift mama kualitas layman bag expat bag juju varies layman want produksi konsumsi same pish casa hail than simian kualitas layman wait bent past hangman loyalties hangman peru metope path analysis analysis pola hung altar variable apart tau pengaruh lansing maun lansing perangkat variable betas variable kat uni substructure apart tau variable dingbat puts pengaruh significant era uni substructure tau variable dingbat puts hangman era pengaruh significant kualitas layman data bunch kualitas layman era puts hangman loyalties hangman path analysis
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'layan': 9, 'kualitas': 7, 'kerja': 7, 'langgan': 7, 'variabel': 5, 'tingkat': 4, 'puas': 4, 'tahu': 3, 'pengaruh': 3, 'nilai': 2, 'jasa': 2, 'hasil': 2, 'unggul': 2, 'bagi': 2, 'loyalitas': 2, 'path': 2, 'analysis': 2, 'dapat': 2, 'langsung': 2, 'uji': 2, 'substruktur': 2, 'signifikan': 2, 'pt': 1, 'citra': 1, 'margatama': 1, 'surabaya': 1, 'investor': 1, 'sekaligus': 1, 'kelola': 1, 'badan': 1, 'usaha': 1, 'jalan': 1, 'tol': 1, 'bujt': 1, 'simpang': 1, 'susun': 1, 'waru': 1, 'bandara': 1, 'juanda': 1, 'depan': 1, 'prima': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'tuju': 1, 'demi': 1, 'capa': 1, 'konsumen': 1, 'bahan': 1, 'kognitif': 1, 'tentang': 1, 'beri': 1, 'cara': 1, 'kuantitas': 1, 'capai': 1, 'laksana': 1, 'tugas': 1, 'tanggung': 1, 'jawab': 1, 'sedang': 1, 'konsep': 1, 'sukar': 1, 'paham': 1, 'definisi': 1, 'penuh': 1, 'ingin': 1, 'mulai': 1, 'persepsi': 1, 'total': 1, 'atas': 1, 'sifat': 1, 'utama': 1, 'empat': 1, 'wujud': 1, 'variasi': 1, 'waktu': 1, 'produksi': 1, 'konsumsi': 1, 'sama': 1, 'pisah': 1, 'tahan': 1, 'simpan': 1, 'kait': 1, 'bentuk': 1, 'puasa': 1, 'perlu': 1, 'metode': 1, 'analis': 1, 'pola': 1, 'hubung': 1, 'antar': 1, 'maupun': 1, 'perangkat': 1, 'bebas': 1, 'ikat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 13, 'and': 10, 'service': 10, 'is': 9, 'quality': 8, 'customer': 7, 'a': 7, 'in': 5, 'satisfaction': 5, 'performance': 5, 'that': 5, 'to': 4, 'on': 4, 'as': 3, 'have': 3, 'level': 3, 'variable': 3, 'an': 2, 'excellent': 2, 'main': 2, 'assessment': 2, 'services': 2, 'which': 2, 'intangibility': 2, 'loyalty': 2, 'path': 2, 'analysis': 2, 'variables': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'known': 2, 'testing': 2, 'substructure': 2, 'it': 2, 'significant': 2, 'effect': 2, 'pt': 1, 'citra': 1, 'margatama': 1, 'surabaya': 1, 'investor': 1, 'administrator': 1, 'toll': 1, 'road': 1, 'business': 1, 'entity': 1, 'waru': 1, 'interchange': 1, 'juanda': 1, 'airport': 1, 'by': 1, 'prioritizing': 1, 'one': 1, 'goals': 1, 'improving': 1, 'order': 1, 'achieve': 1, 'cognitive': 1, 'material': 1, 'about': 1, 'been': 1, 'provided': 1, 'result': 1, 'work': 1, 'quantity': 1, 'workers': 1, 'achieved': 1, 'carrying': 1, 'out': 1, 'their': 1, 'duties': 1, 'responsibilities': 1, 'while': 1, 'elusive': 1, 'abstract': 1, 'concept': 1, 'defined': 1, 'excellence': 1, 'fulfill': 1, 'desires': 1, 'starting': 1, 'from': 1, 'customers': 1, 'perception': 1, 'total': 1, 'superiority': 1, 'nature': 1, 'divided': 1, 'into': 1, 'four': 1, 'parts': 1, 'namely': 1, 'varied': 1, 'variability': 1, 'concurrent': 1, 'production': 1, 'consumption': 1, 'time': 1, 'or': 1, 'inseparability': 1, 'perishability': 1, 'closely': 1, 'related': 1, 'therefore': 1, 'method': 1, 'needed': 1, 'analyze': 1, 'pattern': 1, 'relationships': 1, 'between': 1, 'so': 1, 'direct': 1, 'indirect': 1, 'effects': 1, 'set': 1, 'independent': 1, 'exogenous': 1, 'dependent': 1, 'endogenous': 1, 'seen': 1, 'has': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #585 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: FERISKA FITRIANI
Judul: ANALISIS TIME AND MOTION STUDY MENGGUNAKAN METODE MICROMOTION STUDY PADA STASIUN ASSEMBLY CIRCUIT BREAKER EQUIPMENT (CBE) SEGMEN 201 UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PT XYZ
Pembimbing 1: Prof. Dr. Ir. H. Rachmad Hidayat, M.T., IPU., AER
Pembimbing 2: Dr. Sabarudin Akhmad, S.T., M.T., IPM
Abstrak (Raw): Kapasitas produksi segmen 201 PT XYZ perminggu adalah sebanyak 3500 produk, jadi apabila perminggu permintaan konsumen melebihi 3500 produk maka dilakukan alokasi jam kerja (penambahan jam kerja atau penambahan shift kerja) sehingga akan memakan biaya yang lebih banyak seperti uang lembur dan lain-lain. Sehingga perusahaan mengharapkan adanya perbaikan waktu proses pada pembuatan produk CBE sehingga dapat meningkatkan produktivitas, maka PT XYZ perlu melakukan analisis time and motion study menggunakan metode micromotion study pada stasiun assembly circuit breaker equipment (CBE) segmen 201 untuk meningkatkan produktivitas dengan melakukan perbaikan. Perbaikan yang bisa dilakukan yaitu merubah tata letak benda kerja yaitu tempat housing unten didekatkan yang awalnya berjarak 90 cm dari operator didekatkan menjadi 63 cm dengan operator sehingga mempermudah operator dalam menjangkau housing unten. Peletakan auslosehebel juga diperbaiki dengan meninggikan bagian belakang loyang sehingga merubah tingkat kemiringan yang awalnya 70,70 menjadi 68,50 sehingga dapat mempermudah operator untuk menjangkau auslosehebel. Sehingga dapat mempercepat waktu perakitan di stasiun assembly satu yang awalnya rata-rata pengerjaannya selama 26.46487 detik menjadi 24.458833 detik.
Kata Kunci : time and motion study, micromotion study.
Abstrak (Clean): kapasitas produksi segmen pt xyz perminggu adalah sebanyak produk jadi apabila perminggu permintaan konsumen melebihi produk maka dilakukan alokasi jam kerja penambahan jam kerja atau penambahan shift kerja sehingga akan memakan biaya yang lebih banyak seperti uang lembur dan lainlain sehingga perusahaan mengharapkan adanya perbaikan waktu proses pada pembuatan produk cbe sehingga dapat meningkatkan produktivitas maka pt xyz perlu melakukan analisis time and motion study menggunakan metode micromotion study pada stasiun assembly circuit breaker equipment cbe segmen untuk meningkatkan produktivitas dengan melakukan perbaikan perbaikan yang bisa dilakukan yaitu merubah tata letak benda kerja yaitu tempat housing unten didekatkan yang awalnya berjarak cm dari operator didekatkan menjadi cm dengan operator sehingga mempermudah operator dalam menjangkau housing unten peletakan auslosehebel juga diperbaiki dengan meninggikan bagian belakang loyang sehingga merubah tingkat kemiringan yang awalnya menjadi sehingga dapat mempermudah operator untuk menjangkau auslosehebel sehingga dapat mempercepat waktu perakitan di stasiun assembly satu yang awalnya ratarata pengerjaannya selama detik menjadi detik kata kunci time and motion study micromotion study
Abstrak (Stopwords Removed): kapasitas produksi segmen pt xyz perminggu sebanyak produk jadi apabila perminggu permintaan konsumen melebihi produk dilakukan alokasi jam kerja penambahan jam kerja penambahan shift kerja memakan biaya lebih banyak uang lembur lainlain perusahaan mengharapkan adanya perbaikan waktu proses pembuatan produk cbe dapat meningkatkan produktivitas pt xyz perlu melakukan analisis time and motion study menggunakan metode micromotion study stasiun assembly circuit breaker equipment cbe segmen meningkatkan produktivitas melakukan perbaikan perbaikan dilakukan merubah tata letak benda kerja tempat housing unten didekatkan awalnya berjarak cm operator didekatkan menjadi cm operator mempermudah operator menjangkau housing unten peletakan auslosehebel diperbaiki meninggikan bagian belakang loyang merubah tingkat kemiringan awalnya menjadi dapat mempermudah operator menjangkau auslosehebel dapat mempercepat waktu perakitan stasiun assembly satu awalnya ratarata pengerjaannya selama detik menjadi detik kata kunci time and motion study micromotion study
Abstrak (Stemmed): kapasitas produksi segmen pt xyz minggu banyak produk jadi apabila minggu minta konsumen lebih produk laku alokasi jam kerja tambah jam kerja tambah shift kerja makan biaya lebih banyak uang lembur lainlain usaha harap ada baik waktu proses buat produk cbe dapat tingkat produktivitas pt xyz perlu laku analisis time and motion study guna metode micromotion study stasiun assembly circuit breaker equipment cbe segmen tingkat produktivitas laku baik baik laku rubah tata letak benda kerja tempat housing unten dekat awal jarak cm operator dekat jadi cm operator mudah operator jangkau housing unten leta auslosehebel baik tinggi bagi belakang loyang rubah tingkat miring awal jadi dapat mudah operator jangkau auslosehebel dapat cepat waktu rakit stasiun assembly satu awal ratarata kerja lama detik jadi detik kata kunci time and motion study micromotion study
Abstrak (Corrected): kapasitas produksi semen pt byz ming banyan proud jade arabia ming mint consumed leash proud lake alkali jam era tambac jam era tambac shift era mayan bay leash banyan hang lemur maintain sara harp ada back want proves but proud be apart dingbat produktivitas pt byz peru lake analysis time and motion study gun metope micromotion study station assembly circuit breaker equipment be semen dingbat produktivitas lake back back lake rush data leak bend era tempt housing unpen dead away arak cm operator dead jade cm operator judah operator bangka housing unpen leta auslosehebel back ting bag belaying loyang rush dingbat miring away jade apart judah operator bangka auslosehebel apart eat want raki station assembly sat away ratarata era lama devil jade devil data bunch time and motion study micromotion study
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 5, 'jadi': 4, 'laku': 4, 'baik': 4, 'study': 4, 'operator': 4, 'produk': 3, 'dapat': 3, 'tingkat': 3, 'awal': 3, 'segmen': 2, 'pt': 2, 'xyz': 2, 'minggu': 2, 'banyak': 2, 'lebih': 2, 'jam': 2, 'tambah': 2, 'waktu': 2, 'cbe': 2, 'produktivitas': 2, 'time': 2, 'and': 2, 'motion': 2, 'micromotion': 2, 'stasiun': 2, 'assembly': 2, 'rubah': 2, 'housing': 2, 'unten': 2, 'dekat': 2, 'cm': 2, 'mudah': 2, 'jangkau': 2, 'auslosehebel': 2, 'detik': 2, 'kapasitas': 1, 'produksi': 1, 'apabila': 1, 'minta': 1, 'konsumen': 1, 'alokasi': 1, 'shift': 1, 'makan': 1, 'biaya': 1, 'uang': 1, 'lembur': 1, 'lainlain': 1, 'usaha': 1, 'harap': 1, 'ada': 1, 'proses': 1, 'buat': 1, 'perlu': 1, 'analisis': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'circuit': 1, 'breaker': 1, 'equipment': 1, 'tata': 1, 'letak': 1, 'benda': 1, 'tempat': 1, 'jarak': 1, 'leta': 1, 'tinggi': 1, 'bagi': 1, 'belakang': 1, 'loyang': 1, 'miring': 1, 'cepat': 1, 'rakit': 1, 'satu': 1, 'ratarata': 1, 'lama': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'it': 8, 'to': 8, 'so': 7, 'that': 7, 'of': 5, 'is': 4, 'time': 4, 'for': 4, 'can': 4, 'study': 4, 'products': 3, 'and': 3, 'pt': 2, 'segment': 2, 'week': 2, 'a': 2, 'will': 2, 'be': 2, 'work': 2, 'hours': 2, 'additional': 2, 'cbe': 2, 'increase': 2, 'productivity': 2, 'motion': 2, 'micromotion': 2, 'by': 2, 'making': 2, 'unten': 2, 'housing': 2, 'cm': 2, 'operator': 2, 'easier': 2, 'operators': 2, 'reach': 2, 'auslosehebel': 2, 'assembly': 2, 'seconds': 2, 'xyzs': 1, 'production': 1, 'capacity': 1, 'around': 1, 'per': 1, 'if': 1, 'consumer': 1, 'demand': 1, 'exceeds': 1, 'allocated': 1, 'working': 1, 'or': 1, 'shifts': 1, 'cost': 1, 'more': 1, 'like': 1, 'overtime': 1, 'others': 1, 'company': 1, 'expects': 1, 'an': 1, 'improvement': 1, 'in': 1, 'processing': 1, 'then': 1, 'xyz': 1, 'needs': 1, 'do': 1, 'analysis': 1, 'using': 1, 'method': 1, 'on': 1, 'circuit': 1, 'breaker': 1, 'equipment': 1, 'stations': 1, 'repairs': 1, 'improvements': 1, 'done': 1, 'change': 1, 'layout': 1, 'workpiece': 1, 'namely': 1, 'location': 1, 'which': 1, 'close': 1, 'from': 1, 'closer': 1, 'with': 1, 'laying': 1, 'also': 1, 'improved': 1, 'raising': 1, 'back': 1, 'baking': 1, 'sheet': 1, 'changes': 1, 'initial': 1, 'slope': 1, 'level': 1, 'make': 1, 'speed': 1, 'up': 1, 'at': 1, 'station': 1, 'one': 1, 'initially': 1, 'average': 1, 'process': 1, 'becomes': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #586 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: DUWI JAYANTI MANDASARI
Judul: ANALISA STUDI GERAK DAN WAKTU PADA STASIUN PERAKITAN PRODUK CIRCUIT BREAKER SEGMEN 3000 SERIES DI PT. XYZ
Pembimbing 1: Prof. Dr. Ir. H. Rachmad Hidayat, M.T., IPU., AER
Pembimbing 2: Dr. Sabarudin Akhmad, S.T., M.T., IPM
Abstrak (Raw): Circuit breaker tipe 36xx indirect merupakan salah satu tipe produk di segmen 3000 yang memiliki part penyusun terbanyak dibandingkan tipe produk lainnya dengan jumlah order yang terus meningkat di PT. XYZ. diketahui terdapat beberapa adanya gerakan tidak efektif pada metode kerja yang menyebabkan pekerjaan tersebut semakin lama. Untuk mengurangi pemborosan aktifitas kerja operator, salah satu metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada pada stasiun perakitan segmen 3000 series PT. XYZ yaitu dengan melakukan analisa studi gerak dan waktu pada stasiun perakitan tersebut. Penelitian dilakukan pada stasiun perakitan tiga dan empat. Berdasarkan hasil pengamatan pada penelitian diketahui menjadi lama pada stasiun perakitan tiga disebabkan karena terdapat gerakan mencari part druckknopf dengan jarak jangkauan 47 cm dan memiliki ukuran part yang tidak terlalu besar. Sedangkan pada stasiun perakitan empat jarak jangkauan meletakkan produk jadi ke baki terlalu jauh dengan jarak jangkauan sebesar 64 cm dan pemasangan clamp dilakukan pada tiap produk. Stasiun perakitan tiga selisih jarak tangan kanan dan kiri setelah usulan memiliki penurunan selisih jarak perpindahan sebesar 79 cm dan waktu siklus berkurang sebesar 1.34 detik. Stasiun perakitan empat selisih jarak tangan kanan dan kiri setelah usulan memiliki penurunan selisih jarak perpindahan sebesar 56 cm dan waktu siklus berkurang sebesar 3.89 detik.
Kata kunci : Studi gerak dan waktu, selisih jarak tangan kanan dan kiri, waktu siklus.
Abstrak (Clean): circuit breaker tipe xx indirect merupakan salah satu tipe produk di segmen yang memiliki part penyusun terbanyak dibandingkan tipe produk lainnya dengan jumlah order yang terus meningkat di pt xyz diketahui terdapat beberapa adanya gerakan tidak efektif pada metode kerja yang menyebabkan pekerjaan tersebut semakin lama untuk mengurangi pemborosan aktifitas kerja operator salah satu metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada pada stasiun perakitan segmen series pt xyz yaitu dengan melakukan analisa studi gerak dan waktu pada stasiun perakitan tersebut penelitian dilakukan pada stasiun perakitan tiga dan empat berdasarkan hasil pengamatan pada penelitian diketahui menjadi lama pada stasiun perakitan tiga disebabkan karena terdapat gerakan mencari part druckknopf dengan jarak jangkauan cm dan memiliki ukuran part yang tidak terlalu besar sedangkan pada stasiun perakitan empat jarak jangkauan meletakkan produk jadi ke baki terlalu jauh dengan jarak jangkauan sebesar cm dan pemasangan clamp dilakukan pada tiap produk stasiun perakitan tiga selisih jarak tangan kanan dan kiri setelah usulan memiliki penurunan selisih jarak perpindahan sebesar cm dan waktu siklus berkurang sebesar detik stasiun perakitan empat selisih jarak tangan kanan dan kiri setelah usulan memiliki penurunan selisih jarak perpindahan sebesar cm dan waktu siklus berkurang sebesar detik kata kunci studi gerak dan waktu selisih jarak tangan kanan dan kiri waktu siklus
Abstrak (Stopwords Removed): circuit breaker tipe xx indirect salah satu tipe produk segmen memiliki part penyusun terbanyak dibandingkan tipe produk lainnya jumlah order terus meningkat pt xyz diketahui terdapat beberapa adanya gerakan efektif metode kerja menyebabkan pekerjaan tersebut semakin lama mengurangi pemborosan aktifitas kerja operator salah satu metode digunakan menyelesaikan permasalahan ada stasiun perakitan segmen series pt xyz melakukan analisa studi gerak waktu stasiun perakitan tersebut penelitian dilakukan stasiun perakitan tiga empat berdasarkan hasil pengamatan penelitian diketahui menjadi lama stasiun perakitan tiga disebabkan terdapat gerakan mencari part druckknopf jarak jangkauan cm memiliki ukuran part terlalu besar sedangkan stasiun perakitan empat jarak jangkauan meletakkan produk jadi baki terlalu jauh jarak jangkauan sebesar cm pemasangan clamp dilakukan tiap produk stasiun perakitan tiga selisih jarak tangan kanan kiri usulan memiliki penurunan selisih jarak perpindahan sebesar cm waktu siklus berkurang sebesar detik stasiun perakitan empat selisih jarak tangan kanan kiri usulan memiliki penurunan selisih jarak perpindahan sebesar cm waktu siklus berkurang sebesar detik kata kunci studi gerak waktu selisih jarak tangan kanan kiri waktu siklus
Abstrak (Stemmed): circuit breaker tipe xx indirect salah satu tipe produk segmen milik part susun banyak banding tipe produk lain jumlah order terus tingkat pt xyz tahu dapat beberapa ada gera efektif metode kerja sebab kerja sebut makin lama kurang boros aktifitas kerja operator salah satu metode guna selesai masalah ada stasiun rakit segmen series pt xyz laku analisa studi gerak waktu stasiun rakit sebut teliti laku stasiun rakit tiga empat dasar hasil amat teliti tahu jadi lama stasiun rakit tiga sebab dapat gera cari part druckknopf jarak jangkau cm milik ukur part terlalu besar sedang stasiun rakit empat jarak jangkau letak produk jadi baki terlalu jauh jarak jangkau besar cm pasang clamp laku tiap produk stasiun rakit tiga selisih jarak tangan kanan kiri usul milik turun selisih jarak pindah besar cm waktu siklus kurang besar detik stasiun rakit empat selisih jarak tangan kanan kiri usul milik turun selisih jarak pindah besar cm waktu siklus kurang besar detik kata kunci studi gerak waktu selisih jarak tangan kanan kiri waktu siklus
Abstrak (Corrected): circuit breaker time ex indirect salad sat time proud semen milk part susan banyan banding time proud lain mullah order terms dingbat pt byz tau apart beberapa ada gera efektif metope era kebab era debut making lama during bores aktifitas era operator salad sat metope gun seesaw marsala ada station raki semen series pt byz lake analyst study gera want station raki debut elite lake station raki toga expat dakar hail mat elite tau jade lama station raki toga kebab apart gera care part druckknopf arak bangka cm milk ukr part tergal bear sedan station raki expat arak bangka leak proud jade bake tergal each arak bangka bear cm padang clamp lake tip proud station raki toga selfish arak tanga kana kirk usual milk turn selfish arak pindar bear cm want skills during bear devil station raki expat selfish arak tanga kana kirk usual milk turn selfish arak pindar bear cm want skills during bear devil data bunch study gera want selfish arak tanga kana kirk want skills
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jarak': 8, 'stasiun': 7, 'rakit': 7, 'besar': 6, 'waktu': 5, 'selisih': 5, 'produk': 4, 'milik': 4, 'cm': 4, 'tipe': 3, 'part': 3, 'kerja': 3, 'kurang': 3, 'laku': 3, 'tiga': 3, 'empat': 3, 'jangkau': 3, 'tangan': 3, 'kanan': 3, 'kiri': 3, 'siklus': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'segmen': 2, 'pt': 2, 'xyz': 2, 'tahu': 2, 'dapat': 2, 'ada': 2, 'gera': 2, 'metode': 2, 'sebab': 2, 'sebut': 2, 'lama': 2, 'studi': 2, 'gerak': 2, 'teliti': 2, 'jadi': 2, 'terlalu': 2, 'usul': 2, 'turun': 2, 'pindah': 2, 'detik': 2, 'circuit': 1, 'breaker': 1, 'xx': 1, 'indirect': 1, 'susun': 1, 'banyak': 1, 'banding': 1, 'lain': 1, 'jumlah': 1, 'order': 1, 'terus': 1, 'tingkat': 1, 'beberapa': 1, 'efektif': 1, 'makin': 1, 'boros': 1, 'aktifitas': 1, 'operator': 1, 'guna': 1, 'selesai': 1, 'masalah': 1, 'series': 1, 'analisa': 1, 'dasar': 1, 'hasil': 1, 'amat': 1, 'cari': 1, 'druckknopf': 1, 'ukur': 1, 'sedang': 1, 'letak': 1, 'baki': 1, 'jauh': 1, 'pasang': 1, 'clamp': 1, 'tiap': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 10, 'and': 10, 'is': 8, 'in': 7, 'assembly': 7, 'to': 6, 'a': 6, 'that': 5, 'at': 5, 'station': 5, 'distance': 5, 'difference': 5, 'has': 4, 'time': 4, 'cm': 4, 'product': 3, 'with': 3, 'work': 3, 'by': 3, 'study': 3, 'three': 3, 'four': 3, 'range': 3, 'right': 3, 'left': 3, 'hand': 3, 'cycle': 3, 'one': 2, 'segment': 2, 'parts': 2, 'pt': 2, 'xyz': 2, 'known': 2, 'there': 2, 'be': 2, 'motion': 2, 'stations': 2, 'on': 2, 'too': 2, 'after': 2, 'proposal': 2, 'decrease': 2, 'displacement': 2, 'reduced': 2, 'seconds': 2, 'xx': 1, 'indirect': 1, 'circuit': 1, 'breaker': 1, 'type': 1, 'most': 1, 'compiler': 1, 'compared': 1, 'other': 1, 'types': 1, 'products': 1, 'an': 1, 'increasing': 1, 'number': 1, 'orders': 1, 'it': 1, 'are': 1, 'some': 1, 'ineffective': 1, 'movements': 1, 'method': 1, 'cause': 1, 'longer': 1, 'reduce': 1, 'waste': 1, 'operator': 1, 'activities': 1, 'methods': 1, 'used': 1, 'solve': 1, 'problems': 1, 'exist': 1, 'series': 1, 'analyzing': 1, 'studies': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'based': 1, 'results': 1, 'observations': 1, 'long': 1, 'because': 1, 'movement': 1, 'find': 1, 'druckknopf': 1, 'part': 1, 'size': 1, 'not': 1, 'large': 1, 'while': 1, 'distances': 1, 'put': 1, 'finished': 1, 'into': 1, 'tray': 1, 'far': 1, 'clamp': 1, 'installation': 1, 'done': 1, 'each': 1, 'keywords': 1, 'tiime': 1, 'between': 1})
-------------------------------------------
--- Data #587 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: samsuri
Judul: Pengelompokan Petani Garam Kabupaten Sumenep Menggunakan Metode P-median
Pembimbing 1: Prof. Dr. Ir. H. Rachmad Hidayat, M.T., IPU
Pembimbing 2: Dr. Sabarudin Akhmad, S.T., M.T., IPM
Abstrak (Raw): Madura merupakan salah satu pulau yang kaya akan sumber daya alam, baik disektor pertanian maupun peternakan. Madura juga dikenal sebagai pulau garam terbesar di Indonesia dikarenakan 60% lahan produksi garam Indonesia berada di Madura yang memiliki luas lahan produktif mencapai 20.089 Ha (Kementrian Kelautan dan Perikanan 2013). Kebutuhan garam konsumsi dan industri pada tahun 2013 sebesar 3.57 juta ton, akan tetapi Indonesia hanya memproduksi garam sebesar 1.08 juta ton. Sementara untuk menutupi kekurangan garam tersebut, Indonesia harus impor sebesar 3.87 juta ton dengan rincian 1.5 juta ton untuk konsumsi garam rumah tangga dan 2.3 juta ton untuk garam industri.
Kata kunci : Garam Sumenep, Kelompok Tani.
Abstrak (Clean): madura merupakan salah satu pulau yang kaya akan sumber daya alam baik disektor pertanian maupun peternakan madura juga dikenal sebagai pulau garam terbesar di indonesia dikarenakan lahan produksi garam indonesia berada di madura yang memiliki luas lahan produktif mencapai ha kementrian kelautan dan perikanan kebutuhan garam konsumsi dan industri pada tahun sebesar juta ton akan tetapi indonesia hanya memproduksi garam sebesar juta ton sementara untuk menutupi kekurangan garam tersebut indonesia harus impor sebesar juta ton dengan rincian juta ton untuk konsumsi garam rumah tangga dan juta ton untuk garam industri kata kunci garam sumenep kelompok tani
Abstrak (Stopwords Removed): madura salah satu pulau kaya sumber daya alam baik disektor pertanian maupun peternakan madura dikenal pulau garam terbesar indonesia dikarenakan lahan produksi garam indonesia berada madura memiliki luas lahan produktif mencapai ha kementrian kelautan perikanan kebutuhan garam konsumsi industri tahun sebesar juta ton indonesia memproduksi garam sebesar juta ton sementara menutupi kekurangan garam tersebut indonesia harus impor sebesar juta ton rincian juta ton konsumsi garam rumah tangga juta ton garam industri kata kunci garam sumenep kelompok tani
Abstrak (Stemmed): madura salah satu pulau kaya sumber daya alam baik sektor tani maupun terna madura kenal pulau garam besar indonesia karena lahan produksi garam indonesia ada madura milik luas lahan produktif capai ha tri laut ikan butuh garam konsumsi industri tahun besar juta ton indonesia produksi garam besar juta ton sementara tutup kurang garam sebut indonesia harus impor besar juta ton rincian juta ton konsumsi garam rumah tangga juta ton garam industri kata kunci garam sumenep kelompok tani
Abstrak (Corrected): madura salad sat palau kara number day alarm back sector tank maun terra madura penal palau gram bear indonesia arena laban produksi gram indonesia ada madura milk lucas laban produktif capri ha try last ian butch gram konsumsi industry thun bear jut ton indonesia produksi gram bear jut ton sedentary tutu during gram debut indonesia harms import bear jut ton indian jut ton konsumsi gram rumal tanga jut ton gram industry data bunch gram sumner kelompok tank
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'garam': 8, 'juta': 5, 'ton': 5, 'besar': 4, 'indonesia': 4, 'madura': 3, 'pulau': 2, 'tani': 2, 'lahan': 2, 'produksi': 2, 'konsumsi': 2, 'industri': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'kaya': 1, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'alam': 1, 'baik': 1, 'sektor': 1, 'maupun': 1, 'terna': 1, 'kenal': 1, 'karena': 1, 'ada': 1, 'milik': 1, 'luas': 1, 'produktif': 1, 'capai': 1, 'ha': 1, 'tri': 1, 'laut': 1, 'ikan': 1, 'butuh': 1, 'tahun': 1, 'sementara': 1, 'tutup': 1, 'kurang': 1, 'sebut': 1, 'harus': 1, 'impor': 1, 'rincian': 1, 'rumah': 1, 'tangga': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'sumenep': 1, 'kelompok': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 7, 'salt': 7, 'in': 5, 'million': 5, 'tons': 5, 'the': 4, 'and': 4, 'madura': 3, 'is': 3, 'indonesia': 3, 'island': 2, 'which': 2, 'has': 2, 'land': 2, 'consumption': 2, 'to': 2, 'for': 2, 'an': 1, 'that': 1, 'rich': 1, 'natural': 1, 'resources': 1, 'both': 1, 'agricultural': 1, 'livestock': 1, 'sectors': 1, 'also': 1, 'known': 1, 'as': 1, 'largest': 1, 'indonesias': 1, 'production': 1, 'a': 1, 'productive': 1, 'area': 1, 'ha': 1, 'ministry': 1, 'maritime': 1, 'affairs': 1, 'fisheries': 1, 'industry': 1, 'was': 1, 'but': 1, 'only': 1, 'produced': 1, 'meanwhile': 1, 'overcome': 1, 'shortage': 1, 'must': 1, 'amount': 1, 'with': 1, 'details': 1, 'household': 1, 'industrial': 1, 'keywords': 1, 'sumenep': 1, 'pmedian': 1, 'farmer': 1, 'group': 1})
-------------------------------------------
--- Data #588 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Dicky Rengga Aldi Maulun
Judul: RANCANG BANGUN ROBOT BATIK TULIS PADA PENGARUH KECEPATAN PEMANASAN DAN VOLUME CANTING TERHADAP TEBAL TIPISNYA GARIS
Pembimbing 1: Dr. Sabarudin Akhmad, S.T., M.T
Pembimbing 2: Anis Arendra, S.T., M.Eng.
Abstrak (Raw): Batik Tulis adalah warisan dunia yang bisa diaplikasikan pada banyak objek salah satunya adalah pakaian. Penelitian ini bermanfaat untuk mengembangkan proses pembatikkan yang masih dilakukan dengan tenaga manusia yang berlebihan. Teknologi ini memiliki nama robot batik tulis. Sistem kerja mesin ini menggunakan controller yang sudah diatur secara komputasi. Selain sebagai pengganti tenaga manusia yang berlebihan alat ini juga mendukung agar diera melenial 4.0 para pemuda Indonesia khususnya yang berada di pulau Madura memiliki minat tinggi untuk meneruskan warisan budaya yaitu batik tulis. Proses penelitian yang dilakukan dengan tujuan menghasilkan perbandingan nilai tebal tipis garis yang mendekati dengan proses pembatikkan yang dilakukan secara manual (menggunakan tenaga manusia). Metode yang digunakan yaitu Design of Experiment RAL dengan menetapkan 2 faktor penelitian yaitu kecepatan pemanasan dan volume pengisian canting yang memiliki 3 level variabel. Pengambilan data dilakukan dengan cara pengacakkan dari dua faktor yang diteliti. Hasil penelitian yang dilakukan memperoleh nilai yang mendekati dengan nilai pembanding yaitu 1.316 mm (robot batik tulis) dengan pembanding 1.318 mm (pembatikkan manual). Nilai tersebut diperoleh dari perlakuan 22.8 centimeter cubic faktor volume canting dan 80 watt faktor temperatur pemanasan dengan tingkat kecacatan luberan paling kecil yaitu 6mm .
Kata Kunci : Robot Batik Tulis, Metode, Faktor, Tebal Tipis Garis.
Abstrak (Clean): batik tulis adalah warisan dunia yang bisa diaplikasikan pada banyak objek salah satunya adalah pakaian penelitian ini bermanfaat untuk mengembangkan proses pembatikkan yang masih dilakukan dengan tenaga manusia yang berlebihan teknologi ini memiliki nama robot batik tulis sistem kerja mesin ini menggunakan controller yang sudah diatur secara komputasi selain sebagai pengganti tenaga manusia yang berlebihan alat ini juga mendukung agar diera melenial para pemuda indonesia khususnya yang berada di pulau madura memiliki minat tinggi untuk meneruskan warisan budaya yaitu batik tulis proses penelitian yang dilakukan dengan tujuan menghasilkan perbandingan nilai tebal tipis garis yang mendekati dengan proses pembatikkan yang dilakukan secara manual menggunakan tenaga manusia metode yang digunakan yaitu design of experiment ral dengan menetapkan faktor penelitian yaitu kecepatan pemanasan dan volume pengisian canting yang memiliki level variabel pengambilan data dilakukan dengan cara pengacakkan dari dua faktor yang diteliti hasil penelitian yang dilakukan memperoleh nilai yang mendekati dengan nilai pembanding yaitu mm robot batik tulis dengan pembanding mm pembatikkan manual nilai tersebut diperoleh dari perlakuan centimeter cubic faktor volume canting dan watt faktor temperatur pemanasan dengan tingkat kecacatan luberan paling kecil yaitu mm kata kunci robot batik tulis metode faktor tebal tipis garis
Abstrak (Stopwords Removed): batik tulis warisan dunia diaplikasikan banyak objek salah satunya pakaian penelitian bermanfaat mengembangkan proses pembatikkan masih dilakukan tenaga manusia berlebihan teknologi memiliki nama robot batik tulis sistem kerja mesin menggunakan controller sudah diatur secara komputasi selain pengganti tenaga manusia berlebihan alat mendukung diera melenial para pemuda indonesia khususnya berada pulau madura memiliki minat tinggi meneruskan warisan budaya batik tulis proses penelitian dilakukan tujuan menghasilkan perbandingan nilai tebal tipis garis mendekati proses pembatikkan dilakukan secara manual menggunakan tenaga manusia metode digunakan design of experiment ral menetapkan faktor penelitian kecepatan pemanasan volume pengisian canting memiliki level variabel pengambilan data dilakukan cara pengacakkan dua faktor diteliti hasil penelitian dilakukan memperoleh nilai mendekati nilai pembanding mm robot batik tulis pembanding mm pembatikkan manual nilai tersebut diperoleh perlakuan centimeter cubic faktor volume canting watt faktor temperatur pemanasan tingkat kecacatan luberan paling kecil mm kata kunci robot batik tulis metode faktor tebal tipis garis
Abstrak (Stemmed): batik tulis waris dunia aplikasi banyak objek salah satu pakai teliti manfaat kembang proses batik masih laku tenaga manusia lebih teknologi milik nama robot batik tulis sistem kerja mesin guna controller sudah atur cara komputasi selain ganti tenaga manusia lebih alat dukung era melenial para pemuda indonesia khusus ada pulau madura milik minat tinggi terus waris budaya batik tulis proses teliti laku tuju hasil banding nilai tebal tipis garis dekat proses batik laku cara manual guna tenaga manusia metode guna design of experiment ral tetap faktor teliti cepat panas volume isi canting milik level variabel ambil data laku cara acak dua faktor teliti hasil teliti laku oleh nilai dekat nilai banding mm robot batik tulis banding mm batik manual nilai sebut oleh laku centimeter cubic faktor volume canting watt faktor temperatur panas tingkat cacat luber paling kecil mm kata kunci robot batik tulis metode faktor tebal tipis garis
Abstrak (Corrected): batik tulips wars dulia aplikasi banyan objet salad sat sakai elite manat embank proves batik mash lake teenage amnesia leash teknologi milk nama robot batik tulips sister era resin gun controller judah amur cara komputasi slain anti teenage amnesia leash flat during era menial para bermuda indonesia rhesus ada palau madura milk mint ting terms wars buddy batik tulips proves elite lake juju hail banding nilgai teal tipis paris dead proves batik lake cara manual gun teenage amnesia metope gun design of experiment real team factor elite eat pants volume is canting milk level variable ambit data lake cara arak due factor elite hail elite lake olen nilgai dead nilgai banding my robot batik tulips banding my batik manual nilgai debut olen lake centimeter cubic factor volume canting watt factor temperature pants dingbat carat lumber paling cecil my data bunch robot batik tulips metope factor teal tipis paris
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'batik': 8, 'laku': 6, 'tulis': 5, 'teliti': 5, 'faktor': 5, 'nilai': 4, 'proses': 3, 'tenaga': 3, 'manusia': 3, 'milik': 3, 'robot': 3, 'guna': 3, 'cara': 3, 'banding': 3, 'mm': 3, 'waris': 2, 'lebih': 2, 'hasil': 2, 'tebal': 2, 'tipis': 2, 'garis': 2, 'dekat': 2, 'manual': 2, 'metode': 2, 'panas': 2, 'volume': 2, 'canting': 2, 'oleh': 2, 'dunia': 1, 'aplikasi': 1, 'banyak': 1, 'objek': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'pakai': 1, 'manfaat': 1, 'kembang': 1, 'masih': 1, 'teknologi': 1, 'nama': 1, 'sistem': 1, 'kerja': 1, 'mesin': 1, 'controller': 1, 'sudah': 1, 'atur': 1, 'komputasi': 1, 'selain': 1, 'ganti': 1, 'alat': 1, 'dukung': 1, 'era': 1, 'melenial': 1, 'para': 1, 'pemuda': 1, 'indonesia': 1, 'khusus': 1, 'ada': 1, 'pulau': 1, 'madura': 1, 'minat': 1, 'tinggi': 1, 'terus': 1, 'budaya': 1, 'tuju': 1, 'design': 1, 'of': 1, 'experiment': 1, 'ral': 1, 'tetap': 1, 'cepat': 1, 'isi': 1, 'level': 1, 'variabel': 1, 'ambil': 1, 'data': 1, 'acak': 1, 'dua': 1, 'sebut': 1, 'centimeter': 1, 'cubic': 1, 'watt': 1, 'temperatur': 1, 'tingkat': 1, 'cacat': 1, 'luber': 1, 'paling': 1, 'kecil': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 16, 'the': 16, 'batik': 8, 'is': 8, 'a': 8, 'this': 5, 'which': 4, 'research': 4, 'with': 4, 'to': 3, 'process': 3, 'done': 3, 'human': 3, 'robot': 3, 'from': 3, 'value': 3, 'mm': 3, 'factor': 3, 'heritage': 2, 'that': 2, 'for': 2, 'excessive': 2, 'has': 2, 'written': 2, 'power': 2, 'comparison': 2, 'thin': 2, 'close': 2, 'method': 2, 'by': 2, 'factors': 2, 'heating': 2, 'and': 2, 'canting': 2, 'volume': 2, 'obtained': 2, 'abstract': 1, 'tulis': 1, 'world': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'applied': 1, 'many': 1, 'objects': 1, 'one': 1, 'clothing': 1, 'useful': 1, 'developing': 1, 'still': 1, 'labor': 1, 'technology': 1, 'name': 1, 'working': 1, 'system': 1, 'machine': 1, 'uses': 1, 'computationally': 1, 'regulated': 1, 'controller': 1, 'apart': 1, 'being': 1, 'substitute': 1, 'tool': 1, 'also': 1, 'supports': 1, 'implementation': 1, 'indonesian': 1, 'youth': 1, 'especially': 1, 'those': 1, 'on': 1, 'island': 1, 'madura': 1, 'who': 1, 'have': 1, 'high': 1, 'interest': 1, 'in': 1, 'continuing': 1, 'cultural': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'aim': 1, 'producing': 1, 'values': 1, 'thick': 1, 'les': 1, 'are': 1, 'manually': 1, 'using': 1, 'used': 1, 'design': 1, 'experiment': 1, 'ral': 1, 'setting': 1, 'namely': 1, 'speed': 1, 'filling': 1, 'variable': 1, 'levels': 1, 'data': 1, 'retrieval': 1, 'randomizing': 1, 'two': 1, 'studied': 1, 'results': 1, 'conducted': 1, 'comparative': 1, 'manual': 1, 'was': 1, 'treatment': 1, 'centimeter': 1, 'cubic': 1, 'watts': 1, 'temperature': 1, 'very': 1, 'small': 1, 'defect': 1, 'luber': 1, 'keywords': 1, 'writing': 1, 'line': 1, 'thickness': 1})
-------------------------------------------
--- Data #589 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Dewi Ayu Masitha
Judul: PENGEMBANGAN STRATEGI USAHA TOPI PUNGGUL SERAGAM DENGAN PENDEKATAN REKAYASA NILAI (VALUE ENGINEERING) DAN MARKETING MIX
STUDI KASUS: USAHA KECIL MENEGAH TOPI PUNGGUL KECAMATAN GEDANGAN KABUPATEN SIDOARJO
Pembimbing 1: Ida Lumintu, ST., MT., Ph.D
Pembimbing 2: Ari Basuki, ST., MT
Abstrak (Raw): Permintaan selama setahun IKM HM Thoha mengalami fluktuasi yang cenderung menurun. Setelah observasi IKM yang sejenis di Desa Punggul diketahui IKM tersebut memiliki modal yang nilainya tidak jauh berbeda dengan IKM lainnya, namun berani menawarkan harga jual yang lebih rendah dengan kualitas produk yang sama. Pada dasarnya harga jual produk ditentukan oleh sebagian besar dari biaya proses produksi yang meliputi biaya pembelian bahan baku, biaya tenaga kerja serta biaya yang lain. Oleh karena itu IKM H.M Thoha menentukan alternatif desain topi punggul yang paling ekonomis serta memiliki kualitas sama atau lebih baik. Maka penelitian ini mengunakan metode rekayasa nilai dengan membuat alternatif desain topi untuk menentukan alternantif yang terbaik dan memiliki nilai kualitas yang lebih baik. Serta menggunakan metode marketing mix untuk mengetahui respon pasar sasaran. Tujuan penelitian ini untuk menentukan alternatif desain dan alternative produksi yang terbaik dari beberapa alternatif yang ada dan meningkatkan profit penjualan. Hasil penelitian didapatkan alternatif desain topi yang terpilih adalah alternatif 1 dengan harga Rp. 9.516,- . Produk yang dihasilkan dari analisis menggunakan rekayasa nilai pada IKM HM Thoha dominan dalam produk dan Harga, namun lemah dalam segi promosi sehingga IKM HM Thoha harus memperbaiki dari segi promosi agar tetap dapat bertahan ditengah persaingan.
Kata Kunci : Metode rekayasa nilai, Marketing mix, Topi Punggul.
Abstrak (Clean): permintaan selama setahun ikm hm thoha mengalami fluktuasi yang cenderung menurun setelah observasi ikm yang sejenis di desa punggul diketahui ikm tersebut memiliki modal yang nilainya tidak jauh berbeda dengan ikm lainnya namun berani menawarkan harga jual yang lebih rendah dengan kualitas produk yang sama pada dasarnya harga jual produk ditentukan oleh sebagian besar dari biaya proses produksi yang meliputi biaya pembelian bahan baku biaya tenaga kerja serta biaya yang lain oleh karena itu ikm hm thoha menentukan alternatif desain topi punggul yang paling ekonomis serta memiliki kualitas sama atau lebih baik maka penelitian ini mengunakan metode rekayasa nilai dengan membuat alternatif desain topi untuk menentukan alternantif yang terbaik dan memiliki nilai kualitas yang lebih baik serta menggunakan metode marketing mix untuk mengetahui respon pasar sasaran tujuan penelitian ini untuk menentukan alternatif desain dan alternative produksi yang terbaik dari beberapa alternatif yang ada dan meningkatkan profit penjualan hasil penelitian didapatkan alternatif desain topi yang terpilih adalah alternatif dengan harga rp produk yang dihasilkan dari analisis menggunakan rekayasa nilai pada ikm hm thoha dominan dalam produk dan harga namun lemah dalam segi promosi sehingga ikm hm thoha harus memperbaiki dari segi promosi agar tetap dapat bertahan ditengah persaingan kata kunci metode rekayasa nilai marketing mix topi punggul
Abstrak (Stopwords Removed): permintaan selama setahun ikm hm thoha mengalami fluktuasi cenderung menurun observasi ikm sejenis desa punggul diketahui ikm tersebut memiliki modal nilainya jauh berbeda ikm lainnya berani menawarkan harga jual lebih rendah kualitas produk sama dasarnya harga jual produk ditentukan sebagian besar biaya proses produksi meliputi biaya pembelian bahan baku biaya tenaga kerja biaya lain ikm hm thoha menentukan alternatif desain topi punggul paling ekonomis memiliki kualitas sama lebih baik penelitian mengunakan metode rekayasa nilai membuat alternatif desain topi menentukan alternantif terbaik memiliki nilai kualitas lebih baik menggunakan metode marketing mix mengetahui respon pasar sasaran tujuan penelitian menentukan alternatif desain alternative produksi terbaik beberapa alternatif ada meningkatkan profit penjualan hasil penelitian didapatkan alternatif desain topi terpilih alternatif harga rp produk dihasilkan analisis menggunakan rekayasa nilai ikm hm thoha dominan produk harga lemah segi promosi ikm hm thoha harus memperbaiki segi promosi tetap dapat bertahan ditengah persaingan kata kunci metode rekayasa nilai marketing mix topi punggul
Abstrak (Stemmed): minta lama tahun ikm hm thoha alami fluktuasi cenderung turun observasi ikm jenis desa punggul tahu ikm sebut milik modal nilai jauh beda ikm lain berani tawar harga jual lebih rendah kualitas produk sama dasar harga jual produk tentu bagi besar biaya proses produksi liput biaya beli bahan baku biaya tenaga kerja biaya lain ikm hm thoha tentu alternatif desain topi punggul paling ekonomis milik kualitas sama lebih baik teliti mengunakan metode rekayasa nilai buat alternatif desain topi tentu alternantif baik milik nilai kualitas lebih baik guna metode marketing mix tahu respon pasar sasar tuju teliti tentu alternatif desain alternative produksi baik beberapa alternatif ada tingkat profit jual hasil teliti dapat alternatif desain topi pilih alternatif harga rp produk hasil analisis guna rekayasa nilai ikm hm thoha dominan produk harga lemah segi promosi ikm hm thoha harus baik segi promosi tetap dapat tahan tengah saing kata kunci metode rekayasa nilai marketing mix topi punggul
Abstrak (Corrected): mint lama thun i'm hm those salami fluktuasi rendering turn observant i'm penis desk lungful tau i'm debut milk modal nilgai each bed i'm lain brain tatar hard dual leash rental kualitas proud same dakar hard dual proud tent bag bear bay proves produksi lieut bay bell bahai baku bay teenage era bay lain i'm hm those tent alternative detain topi lungful paling economic milk kualitas same leash back elite mengunakan metope rekayasa nilgai but alternative detain topi tent alternant back milk nilgai kualitas leash back gun metope marketing mix tau respond paar samar juju elite tent alternative detain alternative produksi back beberapa alternative ada dingbat profit dual hail elite apart alternative detain topi pilch alternative hard up proud hail analysis gun rekayasa nilgai i'm hm those dominant proud hard leah semi promos i'm hm those harms back semi promos team apart than length saying data bunch metope rekayasa nilgai marketing mix topi lungful
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ikm': 7, 'alternatif': 6, 'nilai': 5, 'baik': 5, 'hm': 4, 'thoha': 4, 'harga': 4, 'produk': 4, 'tentu': 4, 'biaya': 4, 'desain': 4, 'topi': 4, 'punggul': 3, 'milik': 3, 'jual': 3, 'lebih': 3, 'kualitas': 3, 'teliti': 3, 'metode': 3, 'rekayasa': 3, 'tahu': 2, 'lain': 2, 'sama': 2, 'produksi': 2, 'guna': 2, 'marketing': 2, 'mix': 2, 'hasil': 2, 'dapat': 2, 'segi': 2, 'promosi': 2, 'minta': 1, 'lama': 1, 'tahun': 1, 'alami': 1, 'fluktuasi': 1, 'cenderung': 1, 'turun': 1, 'observasi': 1, 'jenis': 1, 'desa': 1, 'sebut': 1, 'modal': 1, 'jauh': 1, 'beda': 1, 'berani': 1, 'tawar': 1, 'rendah': 1, 'dasar': 1, 'bagi': 1, 'besar': 1, 'proses': 1, 'liput': 1, 'beli': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'tenaga': 1, 'kerja': 1, 'paling': 1, 'ekonomis': 1, 'mengunakan': 1, 'buat': 1, 'alternantif': 1, 'respon': 1, 'pasar': 1, 'sasar': 1, 'tuju': 1, 'alternative': 1, 'beberapa': 1, 'ada': 1, 'tingkat': 1, 'profit': 1, 'pilih': 1, 'rp': 1, 'analisis': 1, 'dominan': 1, 'lemah': 1, 'harus': 1, 'tetap': 1, 'tahan': 1, 'tengah': 1, 'saing': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'of': 10, 'ikm': 7, 'to': 7, 'in': 6, 'and': 6, 'alternative': 5, 'thoha': 4, 'is': 4, 'value': 4, 'design': 4, 'a': 3, 'hm': 3, 'that': 3, 'punggul': 3, 'has': 3, 'from': 3, 'quality': 3, 'products': 3, 'costs': 3, 'hat': 3, 'this': 3, 'research': 3, 'engineering': 3, 'alternatives': 3, 'other': 2, 'but': 2, 'selling': 2, 'prices': 2, 'same': 2, 'price': 2, 'determined': 2, 'by': 2, 'production': 2, 'better': 2, 'determine': 2, 'best': 2, 'hence': 2, 'marketing': 2, 'mix': 2, 'method': 2, 'order': 2, 'promotion': 2, 'request': 1, 'for': 1, 'year': 1, 'experienced': 1, 'fluctuations': 1, 'tended': 1, 'decrease': 1, 'after': 1, 'observing': 1, 'similar': 1, 'village': 1, 'it': 1, 'known': 1, 'financial': 1, 'capital': 1, 'whose': 1, 'not': 1, 'much': 1, 'different': 1, 'dare': 1, 'offer': 1, 'lower': 1, 'with': 1, 'basically': 1, 'product': 1, 'large': 1, 'part': 1, 'cost': 1, 'process': 1, 'which': 1, 'includes': 1, 'purchasing': 1, 'raw': 1, 'materials': 1, 'labor': 1, 'furthermore': 1, 'h': 1, 'most': 1, 'economical': 1, 'or': 1, 'meanwhile': 1, 'uses': 1, 'methods': 1, 'making': 1, 'hats': 1, 'values': 1, 'using': 1, 'understanding': 1, 'response': 1, 'target': 1, 'market': 1, 'aims': 1, 'are': 1, 'several': 1, 'existing': 1, 'increase': 1, 'sales': 1, 'profits': 1, 'results': 1, 'showed': 1, 'chosen': 1, 'at': 1, 'rp': 1, 'produced': 1, 'analysis': 1, 'use': 1, 'dominant': 1, 'weak': 1, 'terms': 1, 'must': 1, 'improve': 1, 'be': 1, 'able': 1, 'survive': 1, 'amid': 1, 'competition': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #590 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Bustomi Hidayat
Judul: Evaluasi dan Perbaikan Postur Kerja Petani Garam dengan Metode RULA dan REBA menggunakan Instrumen esMOCA V2B
Pembimbing 1: Dr. Sabarudin Akhmad, S.T., M.T., IPM
Pembimbing 2: Anis Arendra, S.T. M.Eng
Abstrak (Raw): Pengembangan instrumen esMOCA V2B (Ergonomi Sisman Motion capture Versi 2B) pada generasi V2A mengalami beberapa kekurangan pada sisi hardware dan software. Berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan sebelumnya, dilakukan pengembangan-pengembangan yaitu dengan memperbaiki hardware yakni dengan membuat desain case yang lebih mudah digunakan dan aman, serta dari sisi software dilakukan pengembangan dengan adanya interface program guna membantu pengguna untuk mengamati kegiatan dan mampu menganalisa hasil dengan mudah. Setelah berhasil dilakukan pengembangan, instrumen esMOCA V2B selanjutnya digunakan sebagai media untuk penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi postur pekerja dan memberikan perbaikan postur kerja petani garam. Kegiatan yang memiliki risiko cedera sangat tinggi yang perlu untuk dilakukan perbaikan saat ini juga yakni pada saat memindahkan garam ke keranjang bambu menggunakan sekop dengan postur bungkuk, hasil RULA dan REBA menggunakan instrumen esMOCA V2B masing-masing bernilai 7 dan 11. Adapun perbaikan yang dilakukan yaitu menambahkan batang pegangan pada sekop, dengan maksud agar postur kerja tidak lagi membungkuk. Hasil RULA dan REBA menggunakan instrumen esMOCA V2B setelah simulasi perbaikan adalah 7 dan 7. Hasil perbaikan tersebut dapat meminimalisir risiko cedera pada petani garam.
Abstrak (Clean): pengembangan instrumen esmoca vb ergonomi sisman motion capture versi b pada generasi va mengalami beberapa kekurangan pada sisi hardware dan software berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan sebelumnya dilakukan pengembanganpengembangan yaitu dengan memperbaiki hardware yakni dengan membuat desain case yang lebih mudah digunakan dan aman serta dari sisi software dilakukan pengembangan dengan adanya interface program guna membantu pengguna untuk mengamati kegiatan dan mampu menganalisa hasil dengan mudah setelah berhasil dilakukan pengembangan instrumen esmoca vb selanjutnya digunakan sebagai media untuk penelitian penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi postur pekerja dan memberikan perbaikan postur kerja petani garam kegiatan yang memiliki risiko cedera sangat tinggi yang perlu untuk dilakukan perbaikan saat ini juga yakni pada saat memindahkan garam ke keranjang bambu menggunakan sekop dengan postur bungkuk hasil rula dan reba menggunakan instrumen esmoca vb masingmasing bernilai dan adapun perbaikan yang dilakukan yaitu menambahkan batang pegangan pada sekop dengan maksud agar postur kerja tidak lagi membungkuk hasil rula dan reba menggunakan instrumen esmoca vb setelah simulasi perbaikan adalah dan hasil perbaikan tersebut dapat meminimalisir risiko cedera pada petani garam
Abstrak (Stopwords Removed): pengembangan instrumen esmoca vb ergonomi sisman motion capture versi b generasi va mengalami beberapa kekurangan sisi hardware software berdasarkan evaluasi dilakukan sebelumnya dilakukan pengembanganpengembangan memperbaiki hardware yakni membuat desain case lebih mudah digunakan aman sisi software dilakukan pengembangan adanya interface program membantu pengguna mengamati kegiatan mampu menganalisa hasil mudah berhasil dilakukan pengembangan instrumen esmoca vb selanjutnya digunakan media penelitian penelitian bertujuan mengevaluasi postur pekerja memberikan perbaikan postur kerja petani garam kegiatan memiliki risiko cedera sangat tinggi perlu dilakukan perbaikan yakni memindahkan garam keranjang bambu menggunakan sekop postur bungkuk hasil rula reba menggunakan instrumen esmoca vb masingmasing bernilai adapun perbaikan dilakukan menambahkan batang pegangan sekop maksud postur kerja lagi membungkuk hasil rula reba menggunakan instrumen esmoca vb simulasi perbaikan hasil perbaikan tersebut dapat meminimalisir risiko cedera petani garam
Abstrak (Stemmed): kembang instrumen esmoca vb ergonomi sisman motion capture versi b generasi va alami beberapa kurang sisi hardware software dasar evaluasi laku belum laku pengembanganpengembangan baik hardware yakni buat desain case lebih mudah guna aman sisi software laku kembang ada interface program bantu guna amat giat mampu menganalisa hasil mudah hasil laku kembang instrumen esmoca vb lanjut guna media teliti teliti tuju evaluasi postur kerja beri baik postur kerja tani garam giat milik risiko cedera sangat tinggi perlu laku baik yakni pindah garam keranjang bambu guna sekop postur bungkuk hasil rula reba guna instrumen esmoca vb masingmasing nila adapun baik laku tambah batang pegang sekop maksud postur kerja lagi bungkuk hasil rula reba guna instrumen esmoca vb simulasi baik hasil baik sebut dapat meminimalisir risiko cedera tani garam
Abstrak (Corrected): embank instrument smock va ergonomic simon motion capture verse b general va salami beberapa during sis hardware software dakar evaluate lake begum lake pengembanganpengembangan back hardware yank but detain case leash judah gun man sis software lake embank ada interface program bantu gun mat gift camp menganalisa hail judah hail lake embank instrument smock va layout gun media elite elite juju evaluate poster era bert back poster era tank gram gift milk risk ceder sang ting peru lake back yank pindar gram keranjang bambi gun stop poster bangkok hail rule reba gun instrument smock va masingmasing nina adapt back lake tambac bating penang stop makeup poster era lag bangkok hail rule reba gun instrument smock va simulate back hail back debut apart meminimalisir risk ceder tank gram
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'laku': 6, 'baik': 6, 'guna': 6, 'hasil': 5, 'instrumen': 4, 'esmoca': 4, 'vb': 4, 'postur': 4, 'kembang': 3, 'kerja': 3, 'garam': 3, 'sisi': 2, 'hardware': 2, 'software': 2, 'evaluasi': 2, 'yakni': 2, 'mudah': 2, 'giat': 2, 'teliti': 2, 'tani': 2, 'risiko': 2, 'cedera': 2, 'sekop': 2, 'bungkuk': 2, 'rula': 2, 'reba': 2, 'ergonomi': 1, 'sisman': 1, 'motion': 1, 'capture': 1, 'versi': 1, 'b': 1, 'generasi': 1, 'va': 1, 'alami': 1, 'beberapa': 1, 'kurang': 1, 'dasar': 1, 'belum': 1, 'pengembanganpengembangan': 1, 'buat': 1, 'desain': 1, 'case': 1, 'lebih': 1, 'aman': 1, 'ada': 1, 'interface': 1, 'program': 1, 'bantu': 1, 'amat': 1, 'mampu': 1, 'menganalisa': 1, 'lanjut': 1, 'media': 1, 'tuju': 1, 'beri': 1, 'milik': 1, 'sangat': 1, 'tinggi': 1, 'perlu': 1, 'pindah': 1, 'keranjang': 1, 'bambu': 1, 'masingmasing': 1, 'nila': 1, 'adapun': 1, 'tambah': 1, 'batang': 1, 'pegang': 1, 'maksud': 1, 'lagi': 1, 'simulasi': 1, 'sebut': 1, 'dapat': 1, 'meminimalisir': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'and': 9, 'of': 8, 'to': 7, 'a': 6, 'that': 5, 'development': 4, 'esmoca': 4, 'vb': 4, 'are': 4, 'results': 4, 'posture': 4, 'on': 3, 'done': 3, 'is': 3, 'with': 3, 'salt': 3, 'using': 3, 'instrument': 2, 'side': 2, 'hardware': 2, 'software': 2, 'have': 2, 'by': 2, 'activities': 2, 'be': 2, 'after': 2, 'this': 2, 'work': 2, 'farmers': 2, 'risk': 2, 'injury': 2, 'shovel': 2, 'rula': 2, 'reba': 2, 'instruments': 2, 'ergonomics': 1, 'sisman': 1, 'motion': 1, 'capture': 1, 'version': 1, 'b': 1, 'in': 1, 'va': 1, 'generation': 1, 'experienced': 1, 'several': 1, 'deficiencies': 1, 'based': 1, 'evaluations': 1, 'been': 1, 'before': 1, 'improving': 1, 'making': 1, 'designs': 1, 'case': 1, 'easier': 1, 'use': 1, 'safe': 1, 'from': 1, 'interface': 1, 'program': 1, 'help': 1, 'users': 1, 'observe': 1, 'able': 1, 'analyze': 1, 'easily': 1, 'successful': 1, 'was': 1, 'then': 1, 'used': 1, 'as': 1, 'medium': 1, 'for': 1, 'research': 1, 'study': 1, 'aims': 1, 'evaluate': 1, 'workers': 1, 'improve': 1, 'very': 1, 'high': 1, 'need': 1, 'repaired': 1, 'at': 1, 'time': 1, 'also': 1, 'when': 1, 'transferring': 1, 'bamboo': 1, 'basket': 1, 'hunched': 1, 'worth': 1, 'respectively': 1, 'add': 1, 'handle': 1, 'rod': 1, 'intention': 1, 'no': 1, 'longer': 1, 'bent': 1, 'repair': 1, 'simulation': 1, 'these': 1, 'improvements': 1, 'can': 1, 'minimize': 1})
-------------------------------------------
--- Data #591 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: NIKE LARAS ISAKUL
Judul: MINIMASI BIAYA PERAWATAN MESIN SHRINKER DENGAN MENGGUNAKAN METODE MARKOV CHAIN (Studi kasus: PT. Autokorindo Pratama)
Pembimbing 1: IKA DEEFI ANNA. S.T., M.T
Pembimbing 2: IMRON KUSWANDI S.T., M.T
Abstrak (Raw): PT. Autokorindo Pratama (AKP) merupakan perusahaan penanaman modal asing (PMA) yang menjadi produsen baja roda disc (velg) untuk perusahaan transportasi berupa bus, truk dan trailer. kurang lebih 82 mesin digunakan untuk melakukan produksi yang neroperasi selama 16 jam dalam 2 shift kerja. dari ke 82 mesin tersebut yang mengalami waktu kerusakan yang tertinggi adalah mesin shrinker#1 di rim line. dikarenakan seringnya rusak, mesin tersebut menghambat proses setelahnya dan diperlukan suatu metode yang paling baik agar terhindar dari seringnya terjadi kerusakan. perawatan tersebut dapat meliputi perawatan korektif yaitu kegiatan perawatan setelah mesin rusak dan pemeliharaan pencegahan yaitu kegiatan perawatan mesn untuk mencegah terjadinya kerusaka. dengan demikianhal tersebut dapat mengurangi biaya perawatan, maka akan dilakukan perencanaan perawatan mesin menggunakan metode markov chain dengan harapan dapat mengurangi biaya perawatan. pada kondisi perusahaan biaya perawatan sebesar Rp. 213.351.734,- per bulan dan setelah menggunakan metode markov chain untuk kebijakan terpilih yakni kebijakan usulan 5 (P5) dengan biaya sebesar Rp. 97.452.679,- per bulan, sehingga terjadi penghematan sebesar RP. 115.899.055,- per bulan. hal ini membuktikan bahwa metode markov chain memang dapat meminimumkan biaya perawatan mesin-mesin di perusahaan. kata kunci: perawatan korektif, perawatan pencegahan, biaya perawatan, markov chain
Abstrak (Clean): pt autokorindo pratama akp merupakan perusahaan penanaman modal asing pma yang menjadi produsen baja roda disc velg untuk perusahaan transportasi berupa bus truk dan trailer kurang lebih mesin digunakan untuk melakukan produksi yang neroperasi selama jam dalam shift kerja dari ke mesin tersebut yang mengalami waktu kerusakan yang tertinggi adalah mesin shrinker di rim line dikarenakan seringnya rusak mesin tersebut menghambat proses setelahnya dan diperlukan suatu metode yang paling baik agar terhindar dari seringnya terjadi kerusakan perawatan tersebut dapat meliputi perawatan korektif yaitu kegiatan perawatan setelah mesin rusak dan pemeliharaan pencegahan yaitu kegiatan perawatan mesn untuk mencegah terjadinya kerusaka dengan demikianhal tersebut dapat mengurangi biaya perawatan maka akan dilakukan perencanaan perawatan mesin menggunakan metode markov chain dengan harapan dapat mengurangi biaya perawatan pada kondisi perusahaan biaya perawatan sebesar rp per bulan dan setelah menggunakan metode markov chain untuk kebijakan terpilih yakni kebijakan usulan p dengan biaya sebesar rp per bulan sehingga terjadi penghematan sebesar rp per bulan hal ini membuktikan bahwa metode markov chain memang dapat meminimumkan biaya perawatan mesinmesin di perusahaan kata kunci perawatan korektif perawatan pencegahan biaya perawatan markov chain
Abstrak (Stopwords Removed): pt autokorindo pratama akp perusahaan penanaman modal asing pma menjadi produsen baja roda disc velg perusahaan transportasi berupa bus truk trailer kurang lebih mesin digunakan melakukan produksi neroperasi selama jam shift kerja mesin tersebut mengalami waktu kerusakan tertinggi mesin shrinker rim line dikarenakan seringnya rusak mesin tersebut menghambat proses setelahnya diperlukan metode paling baik terhindar seringnya terjadi kerusakan perawatan tersebut dapat meliputi perawatan korektif kegiatan perawatan mesin rusak pemeliharaan pencegahan kegiatan perawatan mesn mencegah terjadinya kerusaka demikianhal tersebut dapat mengurangi biaya perawatan dilakukan perencanaan perawatan mesin menggunakan metode markov chain harapan dapat mengurangi biaya perawatan kondisi perusahaan biaya perawatan sebesar rp per bulan menggunakan metode markov chain kebijakan terpilih yakni kebijakan usulan p biaya sebesar rp per bulan terjadi penghematan sebesar rp per bulan membuktikan metode markov chain memang dapat meminimumkan biaya perawatan mesinmesin perusahaan kata kunci perawatan korektif perawatan pencegahan biaya perawatan markov chain
Abstrak (Stemmed): pt autokorindo pratama akp usaha tanam modal asing pma jadi produsen baja roda disc velg usaha transportasi upa bus truk trailer kurang lebih mesin guna laku produksi neroperasi lama jam shift kerja mesin sebut alami waktu rusa tinggi mesin shrinker rim line karena sering rusak mesin sebut hambat proses telah perlu metode paling baik hindar sering jadi rusa awat sebut dapat liput awat korektif giat awat mesin rusak pelihara cegah giat awat mesn cegah jadi kerusaka demikianhal sebut dapat kurang biaya awat laku rencana awat mesin guna metode markov chain harap dapat kurang biaya awat kondisi usaha biaya awat besar rp per bulan guna metode markov chain bijak pilih yakni bijak usul p biaya besar rp per bulan jadi hemat besar rp per bulan bukti metode markov chain memang dapat minimum biaya awat mesinmesin usaha kata kunci awat korektif awat cegah biaya awat markov chain
Abstrak (Corrected): pt autokorindo pajama aka sara tana modal asking ma jade produce baba road disc veg sara transports up bus truk trailer during leash resin gun lake produksi neroperasi lama jam shift era resin debut salami want rush ting resin shrinker rim line arena seeing rusk resin debut combat proves selah peru metope paling back hinder seeing jade rush away debut apart lieut away korektif gift away resin rusk pelihara yeah gift away mean yeah jade kerusaka demikianhal debut apart during bay away lake recant away resin gun metope markov chain harp apart during bay away kondisi sara bay away bear up per buran gun metope markov chain biak pilch yank biak usual p bay bear up per buran jade heat bear up per buran but metope markov chain semang apart minimum bay away mesinmesin sara data bunch away korektif away yeah bay away markov chain
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'awat': 12, 'mesin': 6, 'biaya': 6, 'usaha': 4, 'jadi': 4, 'sebut': 4, 'metode': 4, 'dapat': 4, 'markov': 4, 'chain': 4, 'kurang': 3, 'guna': 3, 'cegah': 3, 'besar': 3, 'rp': 3, 'per': 3, 'bulan': 3, 'laku': 2, 'rusa': 2, 'sering': 2, 'rusak': 2, 'korektif': 2, 'giat': 2, 'bijak': 2, 'pt': 1, 'autokorindo': 1, 'pratama': 1, 'akp': 1, 'tanam': 1, 'modal': 1, 'asing': 1, 'pma': 1, 'produsen': 1, 'baja': 1, 'roda': 1, 'disc': 1, 'velg': 1, 'transportasi': 1, 'upa': 1, 'bus': 1, 'truk': 1, 'trailer': 1, 'lebih': 1, 'produksi': 1, 'neroperasi': 1, 'lama': 1, 'jam': 1, 'shift': 1, 'kerja': 1, 'alami': 1, 'waktu': 1, 'tinggi': 1, 'shrinker': 1, 'rim': 1, 'line': 1, 'karena': 1, 'hambat': 1, 'proses': 1, 'telah': 1, 'perlu': 1, 'paling': 1, 'baik': 1, 'hindar': 1, 'liput': 1, 'pelihara': 1, 'mesn': 1, 'kerusaka': 1, 'demikianhal': 1, 'rencana': 1, 'harap': 1, 'kondisi': 1, 'pilih': 1, 'yakni': 1, 'usul': 1, 'p': 1, 'hemat': 1, 'bukti': 1, 'memang': 1, 'minimum': 1, 'mesinmesin': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'maintenance': 9, 'is': 5, 'to': 5, 'of': 5, 'costs': 5, 'and': 4, 'machine': 4, 'method': 4, 'markov': 4, 'chain': 4, 'a': 3, 'company': 3, 'for': 3, 'on': 3, 'that': 3, 'damage': 3, 'can': 3, 'in': 3, 'rp': 3, 'per': 3, 'month': 3, 'used': 2, 'out': 2, 'frequent': 2, 'corrective': 2, 'activities': 2, 'after': 2, 'engine': 2, 'preventive': 2, 'it': 2, 'be': 2, 'policy': 2, 'care': 2, 'pt': 1, 'autokorindo': 1, 'pratama': 1, 'akp': 1, 'tanam': 1, 'modal': 1, 'asing': 1, 'pma': 1, 'as': 1, 'producer': 1, 'wheel': 1, 'steel': 1, 'disc': 1, 'wheels': 1, 'transpotation': 1, 'companies': 1, 'like': 1, 'buses': 1, 'trucks': 1, 'trailers': 1, 'approximately': 1, 'machinesare': 1, 'carry': 1, 'productionthat': 1, 'operates': 1, 'hours': 1, 'shifts': 1, 'work': 1, 'from': 1, 'th': 1, 'machines': 1, 'experienced': 1, 'highestdamage': 1, 'time': 1, 'shrinker': 1, 'was': 1, 'rim': 1, 'line': 1, 'because': 1, 'blocks': 1, 'process': 1, 'afterwards': 1, 'needed': 1, 'best': 1, 'avoid': 1, 'such': 1, 'treatments': 1, 'include': 1, 'which': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'damaged': 1, 'prevent': 1, 'thus': 1, 'reduce': 1, 'mainteance': 1, 'will': 1, 'carried': 1, 'planning': 1, 'using': 1, 'hopes': 1, 'reducing': 1, 'condition': 1, 'use': 1, 'selected': 1, 'namely': 1, 'proposed': 1, 'p': 1, 'at': 1, 'so': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'savings': 1, 'this': 1, 'proves': 1, 'indeed': 1, 'minimize': 1, 'cost': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #592 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Mariya Ulfa
Judul: Pemetaan Aliran Nilai (Value Stream Mapping) Di PT Margahayu Citra Utama
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko, S.T., M.T
Pembimbing 2: Mu'alim, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Terdapat dua aktivitas dalam proses pembuatan produk yaitu aktivitas yang memiliki nilai tambah (value added) dan aktivitas yang tidak memiliki nilai tambah (non value added). aktivitas yang tidak memiliki nilai tambah (non value added) akan menyebabkan pemborosan atau waste dalam proses produksi. Sehingga perlu dilakukan analisis perbaikan dalam proses produksi perusahaan untuk menangani pemborosan atau waste yang terjadi. PT Margahayu Citra Utama merupakan perusahaan yang memproduksi pita webing dengan berbagai variasi warna dan ukuran yang berbeda-beda sesuai dengan permintaan konsumen atau job order. Pada pembuatan pita webing sering terjadi waiting time karena kapasitas mesin yang digunakan berbeda dan karena adanya aktivitas non value added. Untuk mengetahui pemborosan yang terjadi pada proses pembuatan pita webing, maka diterapkan metode value stream mapping (VSM) yang fokus utama penerapannya adalah untuk mengetahui dan mendokumentasikan semua proses atau aktivitas yang terjadi yang tidak memberikan nilai tambah pada proses produksi. Selain penerapan VSM, untuk mengidentifikasi permasalahan yang terjadi yaitu wawancara kepada pihak-pihak yang terkait pada bagian produksi untuk mengetahui pemborosan atau waste yang terjadi. Mesin yang digunakan dalam proses pembuatan pita webing ada 3 macam yaitu mesin warping/sekiran, mesin needle loom/penganyaman dan mesin roll/penggulung. Hasil pembuatan current state mapping diketahui bahwa lead time produksi sebesar 4381,86 menit, value added time sebesar 2280,31 menit. Hasil identifikasi pemborosan atau waste yang terjadi ada 6 yaitu berupa overproduction, excessive transportation, unnecessary inventory, unnecessary motion, defect dan waiting.
Abstrak (Clean): terdapat dua aktivitas dalam proses pembuatan produk yaitu aktivitas yang memiliki nilai tambah value added dan aktivitas yang tidak memiliki nilai tambah non value added aktivitas yang tidak memiliki nilai tambah non value added akan menyebabkan pemborosan atau waste dalam proses produksi sehingga perlu dilakukan analisis perbaikan dalam proses produksi perusahaan untuk menangani pemborosan atau waste yang terjadi pt margahayu citra utama merupakan perusahaan yang memproduksi pita webing dengan berbagai variasi warna dan ukuran yang berbedabeda sesuai dengan permintaan konsumen atau job order pada pembuatan pita webing sering terjadi waiting time karena kapasitas mesin yang digunakan berbeda dan karena adanya aktivitas non value added untuk mengetahui pemborosan yang terjadi pada proses pembuatan pita webing maka diterapkan metode value stream mapping vsm yang fokus utama penerapannya adalah untuk mengetahui dan mendokumentasikan semua proses atau aktivitas yang terjadi yang tidak memberikan nilai tambah pada proses produksi selain penerapan vsm untuk mengidentifikasi permasalahan yang terjadi yaitu wawancara kepada pihakpihak yang terkait pada bagian produksi untuk mengetahui pemborosan atau waste yang terjadi mesin yang digunakan dalam proses pembuatan pita webing ada macam yaitu mesin warpingsekiran mesin needle loompenganyaman dan mesin rollpenggulung hasil pembuatan current state mapping diketahui bahwa lead time produksi sebesar menit value added time sebesar menit hasil identifikasi pemborosan atau waste yang terjadi ada yaitu berupa overproduction excessive transportation unnecessary inventory unnecessary motion defect dan waiting
Abstrak (Stopwords Removed): terdapat dua aktivitas proses pembuatan produk aktivitas memiliki nilai tambah value added aktivitas memiliki nilai tambah non value added aktivitas memiliki nilai tambah non value added menyebabkan pemborosan waste proses produksi perlu dilakukan analisis perbaikan proses produksi perusahaan menangani pemborosan waste terjadi pt margahayu citra utama perusahaan memproduksi pita webing berbagai variasi warna ukuran berbedabeda sesuai permintaan konsumen job order pembuatan pita webing sering terjadi waiting time kapasitas mesin digunakan berbeda adanya aktivitas non value added mengetahui pemborosan terjadi proses pembuatan pita webing diterapkan metode value stream mapping vsm fokus utama penerapannya mengetahui mendokumentasikan semua proses aktivitas terjadi memberikan nilai tambah proses produksi selain penerapan vsm mengidentifikasi permasalahan terjadi wawancara kepada pihakpihak terkait bagian produksi mengetahui pemborosan waste terjadi mesin digunakan proses pembuatan pita webing ada macam mesin warpingsekiran mesin needle loompenganyaman mesin rollpenggulung hasil pembuatan current state mapping diketahui lead time produksi sebesar menit value added time sebesar menit hasil identifikasi pemborosan waste terjadi ada berupa overproduction excessive transportation unnecessary inventory unnecessary motion defect waiting
Abstrak (Stemmed): dapat dua aktivitas proses buat produk aktivitas milik nilai tambah value added aktivitas milik nilai tambah non value added aktivitas milik nilai tambah non value added sebab boros waste proses produksi perlu laku analisis baik proses produksi usaha tangan boros waste jadi pt margahayu citra utama usaha produksi pita webing bagai variasi warna ukur berbedabeda sesuai minta konsumen job order buat pita webing sering jadi waiting time kapasitas mesin guna beda ada aktivitas non value added tahu boros jadi proses buat pita webing terap metode value stream mapping vsm fokus utama terap tahu dokumentasi semua proses aktivitas jadi beri nilai tambah proses produksi selain terap vsm identifikasi masalah jadi wawancara kepada pihakpihak kait bagi produksi tahu boros waste jadi mesin guna proses buat pita webing ada macam mesin warpingsekiran mesin needle loompenganyaman mesin rollpenggulung hasil buat current state mapping tahu lead time produksi besar menit value added time besar menit hasil identifikasi boros waste jadi ada upa overproduction excessive transportation unnecessary inventory unnecessary motion defect waiting
Abstrak (Corrected): apart due aktivitas proves but proud aktivitas milk nilgai tambac value added aktivitas milk nilgai tambac non value added aktivitas milk nilgai tambac non value added kebab bores waste proves produksi peru lake analysis back proves produksi sara tanga bores waste jade pt margahayu citral mama sara produksi pita webbing bahai varies wanna ukr berbedabeda sexual mint consumed job order but pita webbing seeing jade waiting time kapasitas resin gun bed ada aktivitas non value added tau bores jade proves but pita webbing trap metope value stream mapping vim focus mama trap tau dokumentasi sea proves aktivitas jade bert nilgai tambac proves produksi slain trap vim identifikasi marsala jade wawancara keypad pihakpihak wait bag produksi tau bores waste jade resin gun proves but pita webbing ada madam resin warpingsekiran resin needle loompenganyaman resin rollpenggulung hail but current state mapping tau lead time produksi bear merit value added time bear merit hail identifikasi bores waste jade ada up overproduction excessive transportation unnecessary inventory unnecessary motion defect waiting
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'proses': 7, 'jadi': 7, 'aktivitas': 6, 'value': 6, 'produksi': 6, 'buat': 5, 'added': 5, 'boros': 5, 'mesin': 5, 'nilai': 4, 'tambah': 4, 'waste': 4, 'pita': 4, 'webing': 4, 'tahu': 4, 'milik': 3, 'non': 3, 'time': 3, 'ada': 3, 'terap': 3, 'usaha': 2, 'utama': 2, 'waiting': 2, 'guna': 2, 'mapping': 2, 'vsm': 2, 'identifikasi': 2, 'hasil': 2, 'besar': 2, 'menit': 2, 'unnecessary': 2, 'dapat': 1, 'dua': 1, 'produk': 1, 'sebab': 1, 'perlu': 1, 'laku': 1, 'analisis': 1, 'baik': 1, 'tangan': 1, 'pt': 1, 'margahayu': 1, 'citra': 1, 'bagai': 1, 'variasi': 1, 'warna': 1, 'ukur': 1, 'berbedabeda': 1, 'sesuai': 1, 'minta': 1, 'konsumen': 1, 'job': 1, 'order': 1, 'sering': 1, 'kapasitas': 1, 'beda': 1, 'metode': 1, 'stream': 1, 'fokus': 1, 'dokumentasi': 1, 'semua': 1, 'beri': 1, 'selain': 1, 'masalah': 1, 'wawancara': 1, 'kepada': 1, 'pihakpihak': 1, 'kait': 1, 'bagi': 1, 'macam': 1, 'warpingsekiran': 1, 'needle': 1, 'loompenganyaman': 1, 'rollpenggulung': 1, 'current': 1, 'state': 1, 'lead': 1, 'upa': 1, 'overproduction': 1, 'excessive': 1, 'transportation': 1, 'inventory': 1, 'motion': 1, 'defect': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'that': 13, 'of': 11, 'in': 9, 'added': 9, 'value': 9, 'waste': 9, 'to': 9, 'is': 7, 'activities': 6, 'process': 6, 'and': 6, 'or': 6, 'production': 5, 'namely': 4, 'occurs': 4, 'webing': 4, 'making': 4, 'machines': 4, 'there': 3, 'are': 3, 'have': 3, 'ribbons': 3, 'time': 3, 'occur': 3, 'non': 2, 'do': 2, 'not': 2, 'a': 2, 'waiting': 2, 'because': 2, 'used': 2, 'find': 2, 'out': 2, 'mapping': 2, 'vsm': 2, 'minutes': 2, 'unnecessary': 2, 'two': 1, 'product': 1, 'manufacturing': 1, 'no': 1, 'will': 1, 'cause': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'necessary': 1, 'analyze': 1, 'improvements': 1, 'companys': 1, 'handle': 1, 'pt': 1, 'margahayu': 1, 'citra': 1, 'utama': 1, 'company': 1, 'produces': 1, 'with': 1, 'variety': 1, 'colors': 1, 'sizes': 1, 'vary': 1, 'according': 1, 'consumer': 1, 'demand': 1, 'job': 1, 'orders': 1, 'tape': 1, 'often': 1, 'engine': 1, 'capacity': 1, 'different': 1, 'nonvalue': 1, 'stream': 1, 'method': 1, 'applied': 1, 'main': 1, 'focus': 1, 'which': 1, 'know': 1, 'document': 1, 'all': 1, 'processes': 1, 'provide': 1, 'addition': 1, 'application': 1, 'identify': 1, 'problems': 1, 'interviewing': 1, 'parties': 1, 'involved': 1, 'section': 1, 'types': 1, 'warping': 1, 'kir': 1, 'needle': 1, 'loom': 1, 'weaving': 1, 'roll': 1, 'rollers': 1, 'result': 1, 'current': 1, 'state': 1, 'shows': 1, 'lead': 1, 'results': 1, 'identification': 1, 'form': 1, 'overproduction': 1, 'excessive': 1, 'transportation': 1, 'inventory': 1, 'motion': 1, 'defect': 1})
-------------------------------------------
--- Data #593 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Adhika Nurlita
Judul: Pemetaan Potensi Resiko dan Perumusan Strategi Pengurangan Cacat Produk BrakeLining di PT. Indoprima Gemilang Plant-2 Surabaya.
Pembimbing 1: Ida Lumintu, S.T, M.T, Ph.D.
Pembimbing 2: Imron Kuswandi, S.T, M.T.
Abstrak (Raw): PT. Indoprima Gemilang Plant-2 adalah suatu perusahaan yang bergerak di industri komponen otomotifyang menghasilkan produkBrake Lining. Kualitas produk merupakan hal yang sangat penting dan kunci utama untuk memenangkan pasar demi terciptanya customer satisfaction. Berdasarkan histogram tersebut 20% jenis produk cacat yang dapat menyebabkan 80% kerugian pada perusahaan adalah dikarenakan cacat kropos, gupil, dan blister dengan total presentase 83,3%. Sehingga cara yang digunakan adalah metode FMEA (Failure mode and effect analysis) dan pendekatan teknik Delphi yang bertujuan untuk dapat memetakan resiko yang berpotensi memberikan konrtibusi terhadap terjadinya produk cacat dan merumuskan strategi untuk menurunkan dan melakukan pencegahan tingkat terjadinya cacat. Hasil dari pemetaan resiko yang berpotensi dalam memberikan kontribusi terhadap terjadinya cacat blister, cacat gumpil, dan cacat kropos yaitu faktor suhu molding yang lebih dari 1800, SOP mesin sering diabaikan oleh operator dengan nilai potensi resiko sebesar 90-98 dalam menghasilkan cacat, dan molding yang kotor dengan nilai potensi resiko sebesar 144 dalam menghasilkan cacat. Sedangkan untuk rumusan strategi yang harus dilakukan untuk menurunkan dan melakukan pencegahan terhadap tingkat terjadinya cacat dengan menggunakan teknik Delphi yaitu dengan membuat prosedur kerja atau SOP kerja.
Kunci: Kualitas, FMEA (Failure mode and effect analysis), Teknik Delphi
Abstrak (Clean): pt indoprima gemilang plant adalah suatu perusahaan yang bergerak di industri komponen otomotifyang menghasilkan produkbrake lining kualitas produk merupakan hal yang sangat penting dan kunci utama untuk memenangkan pasar demi terciptanya customer satisfaction berdasarkan histogram tersebut jenis produk cacat yang dapat menyebabkan kerugian pada perusahaan adalah dikarenakan cacat kropos gupil dan blister dengan total presentase sehingga cara yang digunakan adalah metode fmea failure mode and effect analysis dan pendekatan teknik delphi yang bertujuan untuk dapat memetakan resiko yang berpotensi memberikan konrtibusi terhadap terjadinya produk cacat dan merumuskan strategi untuk menurunkan dan melakukan pencegahan tingkat terjadinya cacat hasil dari pemetaan resiko yang berpotensi dalam memberikan kontribusi terhadap terjadinya cacat blister cacat gumpil dan cacat kropos yaitu faktor suhu molding yang lebih dari sop mesin sering diabaikan oleh operator dengan nilai potensi resiko sebesar dalam menghasilkan cacat dan molding yang kotor dengan nilai potensi resiko sebesar dalam menghasilkan cacat sedangkan untuk rumusan strategi yang harus dilakukan untuk menurunkan dan melakukan pencegahan terhadap tingkat terjadinya cacat dengan menggunakan teknik delphi yaitu dengan membuat prosedur kerja atau sop kerja kunci kualitas fmea failure mode and effect analysis teknik delphi
Abstrak (Stopwords Removed): pt indoprima gemilang plant perusahaan bergerak industri komponen otomotifyang menghasilkan produkbrake lining kualitas produk sangat penting kunci utama memenangkan pasar demi terciptanya customer satisfaction berdasarkan histogram tersebut jenis produk cacat dapat menyebabkan kerugian perusahaan dikarenakan cacat kropos gupil blister total presentase cara digunakan metode fmea failure mode and effect analysis pendekatan teknik delphi bertujuan dapat memetakan resiko berpotensi memberikan konrtibusi terjadinya produk cacat merumuskan strategi menurunkan melakukan pencegahan tingkat terjadinya cacat hasil pemetaan resiko berpotensi memberikan kontribusi terjadinya cacat blister cacat gumpil cacat kropos faktor suhu molding lebih sop mesin sering diabaikan operator nilai potensi resiko sebesar menghasilkan cacat molding kotor nilai potensi resiko sebesar menghasilkan cacat sedangkan rumusan strategi harus dilakukan menurunkan melakukan pencegahan tingkat terjadinya cacat menggunakan teknik delphi membuat prosedur kerja sop kerja kunci kualitas fmea failure mode and effect analysis teknik delphi
Abstrak (Stemmed): pt indoprima gemilang plant usaha gerak industri komponen otomotifyang hasil produkbrake lining kualitas produk sangat penting kunci utama menang pasar demi cipta customer satisfaction dasar histogram sebut jenis produk cacat dapat sebab rugi usaha karena cacat kropos gupil blister total presentase cara guna metode fmea failure mode and effect analysis dekat teknik delphi tuju dapat meta resiko potensi beri konrtibusi jadi produk cacat rumus strategi turun laku cegah tingkat jadi cacat hasil meta resiko potensi beri kontribusi jadi cacat blister cacat gumpil cacat kropos faktor suhu molding lebih sop mesin sering abai operator nilai potensi resiko besar hasil cacat molding kotor nilai potensi resiko besar hasil cacat sedang rumus strategi harus laku turun laku cegah tingkat jadi cacat guna teknik delphi buat prosedur kerja sop kerja kunci kualitas fmea failure mode and effect analysis teknik delphi
Abstrak (Corrected): pt indoprima gemilang plant sara gera industry component otomotifyang hail produkbrake lining kualitas proud sang panting bunch mama penang paar demo city customer satisfaction dakar histogram debut penis proud carat apart kebab rug sara arena carat kronos pupil blister total presents cara gun metope flea failure mode and effect analysis dead tennis delphi juju apart meta resist potent bert konrtibusi jade proud carat rumpus strategy turn lake yeah dingbat jade carat hail meta resist potent bert kontribusi jade carat blister carat pupil carat kronos factor sulu molding leash sop resin seeing alai operator nilgai potent resist bear hail carat molding motor nilgai potent resist bear hail carat sedan rumpus strategy harms lake turn lake yeah dingbat jade carat gun tennis delphi but procedure era sop era bunch kualitas flea failure mode and effect analysis tennis delphi
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'cacat': 10, 'hasil': 4, 'resiko': 4, 'potensi': 4, 'jadi': 4, 'produk': 3, 'teknik': 3, 'delphi': 3, 'laku': 3, 'usaha': 2, 'kualitas': 2, 'kunci': 2, 'dapat': 2, 'kropos': 2, 'blister': 2, 'guna': 2, 'fmea': 2, 'failure': 2, 'mode': 2, 'and': 2, 'effect': 2, 'analysis': 2, 'meta': 2, 'beri': 2, 'rumus': 2, 'strategi': 2, 'turun': 2, 'cegah': 2, 'tingkat': 2, 'molding': 2, 'sop': 2, 'nilai': 2, 'besar': 2, 'kerja': 2, 'pt': 1, 'indoprima': 1, 'gemilang': 1, 'plant': 1, 'gerak': 1, 'industri': 1, 'komponen': 1, 'otomotifyang': 1, 'produkbrake': 1, 'lining': 1, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'utama': 1, 'menang': 1, 'pasar': 1, 'demi': 1, 'cipta': 1, 'customer': 1, 'satisfaction': 1, 'dasar': 1, 'histogram': 1, 'sebut': 1, 'jenis': 1, 'sebab': 1, 'rugi': 1, 'karena': 1, 'gupil': 1, 'total': 1, 'presentase': 1, 'cara': 1, 'metode': 1, 'dekat': 1, 'tuju': 1, 'konrtibusi': 1, 'kontribusi': 1, 'gumpil': 1, 'faktor': 1, 'suhu': 1, 'lebih': 1, 'mesin': 1, 'sering': 1, 'abai': 1, 'operator': 1, 'kotor': 1, 'sedang': 1, 'harus': 1, 'buat': 1, 'prosedur': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 13, 'to': 11, 'and': 10, 'defects': 8, 'a': 5, 'that': 5, 'potential': 4, 'occurrence': 4, 'is': 3, 'in': 3, 'producing': 3, 'products': 3, 'are': 3, 'with': 3, 'delphi': 3, 'technique': 3, 'risk': 3, 'by': 3, 'company': 2, 'quality': 2, 'key': 2, 'for': 2, 'defective': 2, 'method': 2, 'fmea': 2, 'failure': 2, 'mode': 2, 'effect': 2, 'analysis': 2, 'be': 2, 'have': 2, 'strategies': 2, 'reduce': 2, 'prevent': 2, 'molding': 2, 'sops': 2, 'value': 2, 'work': 2, 'pt': 1, 'indoprima': 1, 'gemilang': 1, 'plant': 1, 'engaged': 1, 'automotive': 1, 'component': 1, 'industry': 1, 'brake': 1, 'lining': 1, 'product': 1, 'very': 1, 'important': 1, 'winning': 1, 'market': 1, 'customer': 1, 'satisfaction': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'histogram': 1, 'types': 1, 'can': 1, 'cause': 1, 'losses': 1, 'due': 1, 'gupil': 1, 'blisters': 1, 'total': 1, 'percentage': 1, 'so': 1, 'used': 1, 'approach': 1, 'which': 1, 'aims': 1, 'able': 1, 'map': 1, 'risks': 1, 'give': 1, 'contribution': 1, 'formulate': 1, 'results': 1, 'mapping': 1, 'contribute': 1, 'blister': 1, 'lump': 1, 'crop': 1, 'more': 1, 'than': 1, 'temperature': 1, 'factors': 1, 'machine': 1, 'often': 1, 'ignored': 1, 'operators': 1, 'dirty': 1, 'as': 1, 'formulation': 1, 'must': 1, 'done': 1, 'level': 1, 'using': 1, 'namely': 1, 'making': 1, 'procedures': 1, 'or': 1})
-------------------------------------------
--- Data #594 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Intan Ratna Dhilah
Judul: Pengaruh Perlakuan Jenis Pakan Dan Volume Probiotik Terhadap Berat Rata-rata Udang Vannamei Menggunakan RAL Faktorial
Pembimbing 1: Prof. Dr. H. Rachmad Hidayat., S. T., M. T., IPU., AER
Pembimbing 2: Mu'alim., S. T., M. T
Abstrak (Raw): Udang vannamei (Litopenaeus vannamei) merupakan produk perikanan yang penting saat ini, sejak agro industri udang windu mengalami penurunan sejak pemeliharaannya terhadap penyakit menjadi komoditas. Pengembangan budidaya udang vannamei sebagai alternatif yang dapat dilakukan. Desa Petis Benem adalah salah satu nama desa di kecamatan Duduksampeyan Gresik yang sebagian besar mengolah tambaknya dengan budidaya udang vannamei. Desa Petis Benem memiliki luas tanah tambak 55.2000 Ha. Untuk memanfaatkan luas tanah tersebut setiap warga harus mempunyai keahlian dalam mengolahnya. Pengelolaan udang vannamei di desa Petis Benem merupakan komoditas utama selain dari ikan bandeng dan mujaher. Akan tetapi, prosedur yang digunakan masih kurang inovatif. Untuk itu perlu adanya pengelolaan dan perlakuan yang inovatif yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas udang vannamei. Perbedaaan dari budidaya semi intensif dengan budidaya yang kurang inofatif tersebut menunjukkan hasil yang jauh dari segi berat udang vannamei saat panen. hal tersebut dikarenakan perlakuan pemeliharaan pada budidaya udang vannamei di desa Petis Benem masih menggunakan budidaya tradisional. Sehingga harus ada peningkatan kualitas udang vannamei untuk mencapai berat udang sebesar 3 ton/ha. Penelitian ini akan dilakukan dengan menggunakan jenis pakan dan pakan tambahan yaitu probiotik untuk peningkatan kualitas dengan melihat berat udang pada setiap petak pada kombinasi pada perlakuan yang akan diterapkan di tambak penelitian desa Petis Benem. Penelitian ini menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) desain faktorial 32 dimana pangkat 2 menunjukkan banyaknya faktor sedangkan 3 menunjukkan banyaknya taraf yang akan memiliki faktor-faktor.
Abstrak (Clean): udang vannamei litopenaeus vannamei merupakan produk perikanan yang penting saat ini sejak agro industri udang windu mengalami penurunan sejak pemeliharaannya terhadap penyakit menjadi komoditas pengembangan budidaya udang vannamei sebagai alternatif yang dapat dilakukan desa petis benem adalah salah satu nama desa di kecamatan duduksampeyan gresik yang sebagian besar mengolah tambaknya dengan budidaya udang vannamei desa petis benem memiliki luas tanah tambak ha untuk memanfaatkan luas tanah tersebut setiap warga harus mempunyai keahlian dalam mengolahnya pengelolaan udang vannamei di desa petis benem merupakan komoditas utama selain dari ikan bandeng dan mujaher akan tetapi prosedur yang digunakan masih kurang inovatif untuk itu perlu adanya pengelolaan dan perlakuan yang inovatif yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas udang vannamei perbedaaan dari budidaya semi intensif dengan budidaya yang kurang inofatif tersebut menunjukkan hasil yang jauh dari segi berat udang vannamei saat panen hal tersebut dikarenakan perlakuan pemeliharaan pada budidaya udang vannamei di desa petis benem masih menggunakan budidaya tradisional sehingga harus ada peningkatan kualitas udang vannamei untuk mencapai berat udang sebesar tonha penelitian ini akan dilakukan dengan menggunakan jenis pakan dan pakan tambahan yaitu probiotik untuk peningkatan kualitas dengan melihat berat udang pada setiap petak pada kombinasi pada perlakuan yang akan diterapkan di tambak penelitian desa petis benem penelitian ini menggunakan desain rancangan acak lengkap ral desain faktorial dimana pangkat menunjukkan banyaknya faktor sedangkan menunjukkan banyaknya taraf yang akan memiliki faktorfaktor
Abstrak (Stopwords Removed): udang vannamei litopenaeus vannamei produk perikanan penting agro industri udang windu mengalami penurunan pemeliharaannya penyakit menjadi komoditas pengembangan budidaya udang vannamei alternatif dapat dilakukan desa petis benem salah satu nama desa kecamatan duduksampeyan gresik sebagian besar mengolah tambaknya budidaya udang vannamei desa petis benem memiliki luas tanah tambak ha memanfaatkan luas tanah tersebut setiap warga harus mempunyai keahlian mengolahnya pengelolaan udang vannamei desa petis benem komoditas utama selain ikan bandeng mujaher prosedur digunakan masih kurang inovatif perlu adanya pengelolaan perlakuan inovatif diharapkan mampu meningkatkan kualitas udang vannamei perbedaaan budidaya semi intensif budidaya kurang inofatif tersebut menunjukkan hasil jauh segi berat udang vannamei panen tersebut dikarenakan perlakuan pemeliharaan budidaya udang vannamei desa petis benem masih menggunakan budidaya tradisional harus ada peningkatan kualitas udang vannamei mencapai berat udang sebesar tonha penelitian dilakukan menggunakan jenis pakan pakan tambahan probiotik peningkatan kualitas melihat berat udang setiap petak kombinasi perlakuan diterapkan tambak penelitian desa petis benem penelitian menggunakan desain rancangan acak lengkap ral desain faktorial dimana pangkat menunjukkan banyaknya faktor sedangkan menunjukkan banyaknya taraf memiliki faktorfaktor
Abstrak (Stemmed): udang vannamei litopenaeus vannamei produk ikan penting agro industri udang windu alami turun pelihara sakit jadi komoditas kembang budidaya udang vannamei alternatif dapat laku desa petis benem salah satu nama desa camat duduksampeyan gresik bagi besar olah tambak budidaya udang vannamei desa petis benem milik luas tanah tambak ha manfaat luas tanah sebut tiap warga harus punya ahli olah kelola udang vannamei desa petis benem komoditas utama selain ikan bandeng mujaher prosedur guna masih kurang inovatif perlu ada kelola laku inovatif harap mampu tingkat kualitas udang vannamei perbedaaan budidaya semi intensif budidaya kurang inofatif sebut tunjuk hasil jauh segi berat udang vannamei panen sebut karena laku pelihara budidaya udang vannamei desa petis benem masih guna budidaya tradisional harus ada tingkat kualitas udang vannamei capai berat udang besar tonha teliti laku guna jenis pakan pakan tambah probiotik tingkat kualitas lihat berat udang tiap petak kombinasi laku terap tambak teliti desa petis benem teliti guna desain rancang acak lengkap ral desain faktorial mana pangkat tunjuk banyak faktor sedang tunjuk banyak taraf milik faktorfaktor
Abstrak (Corrected): dang vannamei litopenaeus vannamei proud ian panting ago industry dang wind salami turn pelihara skit jade komoditas embank budidaya dang vannamei alternative apart lake desk penis belem salad sat nama desk carat duduksampeyan greek bag bear blah tambac budidaya dang vannamei desk penis belem milk lucas tana tambac ha manat lucas tana debut tip warta harms puny ali blah fella dang vannamei desk penis belem komoditas mama slain ian banding muncher procedure gun mash during inovatif peru ada fella lake inovatif harp camp dingbat kualitas dang vannamei perbedaaan budidaya semi intensify budidaya during inofatif debut tuneup hail each semi beat dang vannamei panel debut arena lake pelihara budidaya dang vannamei desk penis belem mash gun budidaya traditional harms ada dingbat kualitas dang vannamei capri beat dang bear tonya elite lake gun penis pagan pagan tambac probiotik dingbat kualitas that beat dang tip peak kombinasi lake trap tambac elite desk penis belem elite gun detain dancing arak lengkap real detain factorial mana bangka tuneup banyan factor sedan tuneup banyan tara milk faktorfaktor
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'udang': 11, 'vannamei': 9, 'budidaya': 6, 'desa': 6, 'laku': 5, 'petis': 5, 'benem': 5, 'guna': 4, 'tambak': 3, 'sebut': 3, 'tingkat': 3, 'kualitas': 3, 'tunjuk': 3, 'berat': 3, 'teliti': 3, 'ikan': 2, 'pelihara': 2, 'komoditas': 2, 'besar': 2, 'olah': 2, 'milik': 2, 'luas': 2, 'tanah': 2, 'tiap': 2, 'harus': 2, 'kelola': 2, 'masih': 2, 'kurang': 2, 'inovatif': 2, 'ada': 2, 'pakan': 2, 'desain': 2, 'banyak': 2, 'litopenaeus': 1, 'produk': 1, 'penting': 1, 'agro': 1, 'industri': 1, 'windu': 1, 'alami': 1, 'turun': 1, 'sakit': 1, 'jadi': 1, 'kembang': 1, 'alternatif': 1, 'dapat': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'nama': 1, 'camat': 1, 'duduksampeyan': 1, 'gresik': 1, 'bagi': 1, 'ha': 1, 'manfaat': 1, 'warga': 1, 'punya': 1, 'ahli': 1, 'utama': 1, 'selain': 1, 'bandeng': 1, 'mujaher': 1, 'prosedur': 1, 'perlu': 1, 'harap': 1, 'mampu': 1, 'perbedaaan': 1, 'semi': 1, 'intensif': 1, 'inofatif': 1, 'hasil': 1, 'jauh': 1, 'segi': 1, 'panen': 1, 'karena': 1, 'tradisional': 1, 'capai': 1, 'tonha': 1, 'jenis': 1, 'tambah': 1, 'probiotik': 1, 'lihat': 1, 'petak': 1, 'kombinasi': 1, 'terap': 1, 'rancang': 1, 'acak': 1, 'lengkap': 1, 'ral': 1, 'faktorial': 1, 'mana': 1, 'pangkat': 1, 'faktor': 1, 'sedang': 1, 'taraf': 1, 'faktorfaktor': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 20, 'shrimp': 11, 'vannamei': 9, 'is': 9, 'in': 8, 'that': 5, 'cultivation': 5, 'be': 5, 'petis': 5, 'benem': 5, 'village': 5, 'to': 5, 'a': 4, 'this': 4, 'with': 3, 'have': 3, 'from': 3, 'and': 3, 'innovative': 3, 'treatment': 3, 'quality': 3, 'shows': 3, 'weight': 3, 'will': 3, 'since': 2, 'has': 2, 'maintenance': 2, 'commodity': 2, 'an': 2, 'which': 2, 'pond': 2, 'area': 2, 'ha': 2, 'must': 2, 'it': 2, 'management': 2, 'still': 2, 'less': 2, 'for': 2, 'at': 2, 'uses': 2, 'research': 2, 'feed': 2, 'design': 2, 'number': 2, 'factors': 2, 'litopenaeus': 1, 'fishery': 1, 'product': 1, 'important': 1, 'today': 1, 'agro': 1, 'industry': 1, 'tiger': 1, 'decreased': 1, 'its': 1, 'disease': 1, 'became': 1, 'development': 1, 'alternative': 1, 'can': 1, 'done': 1, 'one': 1, 'names': 1, 'villages': 1, 'duduksampeyan': 1, 'gresik': 1, 'subdistrict': 1, 'most': 1, 'cultivate': 1, 'their': 1, 'ponds': 1, 'farming': 1, 'utilize': 1, 'land': 1, 'every': 1, 'citizen': 1, 'expertise': 1, 'processing': 1, 'main': 1, 'aside': 1, 'milkfish': 1, 'mujaher': 1, 'however': 1, 'procedure': 1, 'used': 1, 'reason': 1, 'necessary': 1, 'expected': 1, 'able': 1, 'improve': 1, 'difference': 1, 'semiintensive': 1, 'results': 1, 'are': 1, 'far': 1, 'harvest': 1, 'because': 1, 'traditional': 1, 'so': 1, 'there': 1, 'increase': 1, 'reach': 1, 'tons': 1, 'conducted': 1, 'using': 1, 'additional': 1, 'types': 1, 'namely': 1, 'probiotics': 1, 'improvement': 1, 'by': 1, 'looking': 1, 'each': 1, 'plot': 1, 'combination': 1, 'applied': 1, 'study': 1, 'factorial': 1, 'completely': 1, 'randomized': 1, 'ral': 1, 'where': 1, 'rank': 1, 'while': 1, 'levels': 1})
-------------------------------------------
--- Data #595 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Naufal Ali Firdaus
Judul: THE MEASUREMENT OF OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) VALUE ON LOW PRESSURE DIE CASTING MACHINES AS BASIC PRODUCTIVITY IMPROVEMENT CASE STUDY: PT.XYZ
Pembimbing 1: Dr. Weny Findiastuti, S.T, M.T
Pembimbing 2: Rullie Annisa, S.T, M.T
Abstrak (Raw): One of the problems that occurred at PT. XYZ is not achieving production targets and one of the reasons for not achieving production targets is high downtime. As a result of not achieving the production target companies often impose overtime. The reason for not achieving the production target is the low score of the effectiveness of the machine therefore the machine cannot operate optimally. Based on the calculation of the effectiveness score using the OEE method, it is known that the OEE for all LPDC machines is still below the ideal standard of JIPM (Japan Institute of Plant Maintenance), which is 85%. The biggest six big losses factor that affects the score of OEE is reducing speed losses and idling and minor stoppage losses. The recommendations given are to provide training to operators on a regular basis and improve coordination between the production department, PPIC department, production department and the die assurance department.
Keywords: OEE, Six Big Losses
Abstrak (Clean): one of the problems that occurred at pt xyz is not achieving production targets and one of the reasons for not achieving production targets is high downtime as a result of not achieving the production target companies often impose overtime the reason for not achieving the production target is the low score of the effectiveness of the machine therefore the machine cannot operate optimally based on the calculation of the effectiveness score using the oee method it is known that the oee for all lpdc machines is still below the ideal standard of jipm japan institute of plant maintenance which is the biggest six big losses factor that affects the score of oee is reducing speed losses and idling and minor stoppage losses the recommendations given are to provide training to operators on a regular basis and improve coordination between the production department ppic department production department and the die assurance department keywords oee six big losses
Abstrak (Stopwords Removed): one of the problems that occurred at pt xyz is not achieving production targets and one of the reasons for not achieving production targets is high downtime as a result of not achieving the production target companies often impose overtime the reason for not achieving the production target is the low score of the effectiveness of the machine therefore the machine cannot operate optimally based on the calculation of the effectiveness score using the oee method it is known that the oee for all lpdc machines is still below the ideal standard of jipm japan institute of plant maintenance which is the biggest six big losses factor that affects the score of oee is reducing speed losses and idling and minor stoppage losses the recommendations given are to provide training to operators on a regular basis and improve coordination between the production department ppic department production department and the die assurance department keywords oee six big losses
Abstrak (Stemmed): one of the problems that occurred at pt xyz is not achieving production targets and one of the reasons for not achieving production targets is high downtime as a result of not achieving the production target companies often impose overtime the reason for not achieving the production target is the low score of the effectiveness of the machine therefore the machine cannot operate optimally based on the calculation of the effectiveness score using the oee method it is known that the oee for all lpdc machines is still below the ideal standard of jipm japan institute of plant maintenance which is the biggest six big losses factor that affects the score of oee is reducing speed losses and idling and minor stoppage losses the recommendations given are to provide training to operators on a regular basis and improve coordination between the production department ppic department production department and the die assurance department keywords oee six big losses
Abstrak (Corrected): one of the problems that occurred at pt byz is not achieving production targets and one of the reasons for not achieving production targets is high downtime as a result of not achieving the production target companies often impose overtime the reason for not achieving the production target is the low score of the effectiveness of the machine therefore the machine cannot operate optimally based on the calculation of the effectiveness score using the one method it is known that the one for all lady machines is still below the ideal standard of jim japan institute of plant maintenance which is the biggest six big losses factor that affects the score of one is reducing speed losses and idling and minor stoppage losses the recommendations given are to provide training to operators on a regular basis and improve coordination between the production department epic department production department and the die assurance department keywords one six big losses
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'the': 19, 'of': 9, 'is': 7, 'production': 6, 'and': 5, 'not': 4, 'achieving': 4, 'oee': 4, 'losses': 4, 'department': 4, 'that': 3, 'for': 3, 'score': 3, 'one': 2, 'targets': 2, 'a': 2, 'target': 2, 'effectiveness': 2, 'machine': 2, 'on': 2, 'six': 2, 'big': 2, 'to': 2, 'problems': 1, 'occurred': 1, 'at': 1, 'pt': 1, 'xyz': 1, 'reasons': 1, 'high': 1, 'downtime': 1, 'as': 1, 'result': 1, 'companies': 1, 'often': 1, 'impose': 1, 'overtime': 1, 'reason': 1, 'low': 1, 'therefore': 1, 'cannot': 1, 'operate': 1, 'optimally': 1, 'based': 1, 'calculation': 1, 'using': 1, 'method': 1, 'it': 1, 'known': 1, 'all': 1, 'lpdc': 1, 'machines': 1, 'still': 1, 'below': 1, 'ideal': 1, 'standard': 1, 'jipm': 1, 'japan': 1, 'institute': 1, 'plant': 1, 'maintenance': 1, 'which': 1, 'biggest': 1, 'factor': 1, 'affects': 1, 'reducing': 1, 'speed': 1, 'idling': 1, 'minor': 1, 'stoppage': 1, 'recommendations': 1, 'given': 1, 'are': 1, 'provide': 1, 'training': 1, 'operators': 1, 'regular': 1, 'basis': 1, 'improve': 1, 'coordination': 1, 'between': 1, 'ppic': 1, 'die': 1, 'assurance': 1, 'keywords': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 9, 'is': 7, 'production': 6, 'and': 5, 'not': 4, 'achieving': 4, 'oee': 4, 'losses': 4, 'department': 4, 'that': 3, 'for': 3, 'score': 3, 'one': 2, 'targets': 2, 'a': 2, 'target': 2, 'effectiveness': 2, 'machine': 2, 'on': 2, 'six': 2, 'big': 2, 'to': 2, 'problems': 1, 'occurred': 1, 'at': 1, 'pt': 1, 'xyz': 1, 'reasons': 1, 'high': 1, 'downtime': 1, 'as': 1, 'result': 1, 'companies': 1, 'often': 1, 'impose': 1, 'overtime': 1, 'reason': 1, 'low': 1, 'therefore': 1, 'cannot': 1, 'operate': 1, 'optimally': 1, 'based': 1, 'calculation': 1, 'using': 1, 'method': 1, 'it': 1, 'known': 1, 'all': 1, 'lpdc': 1, 'machines': 1, 'still': 1, 'below': 1, 'ideal': 1, 'standard': 1, 'jipm': 1, 'japan': 1, 'institute': 1, 'plant': 1, 'maintenance': 1, 'which': 1, 'biggest': 1, 'factor': 1, 'affects': 1, 'reducing': 1, 'speed': 1, 'idling': 1, 'minor': 1, 'stoppage': 1, 'recommendations': 1, 'given': 1, 'are': 1, 'provide': 1, 'training': 1, 'operators': 1, 'regular': 1, 'basis': 1, 'improve': 1, 'coordination': 1, 'between': 1, 'ppic': 1, 'die': 1, 'assurance': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #596 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muhammad Al Hakimsyah
Judul: ANALISIS PENYEBAB KECACATAN PADA PRODUK RING PISTON DENGAN MENGGUNAKAN METODE FMEA DAN FTA PADA PT. XYZ
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si,. M.T,.IPM
Pembimbing 2: Agus Salim, S.T,. M.T
Abstrak (Raw): PT. XYZ adalah perusahaan manufaktur otomotif yang memproduksi cincin piston sebagai produk utamanya. Dari data cacat cincin diperoleh dari bagian produksi, banyak temuan kerusakan atau cacat terjadi. Untuk menganalisis masalah lebih lanjut perlu menyelesaikan cacat ring piston, tetapi juga melakukan upaya perawatan yang berkualitas. Metode yang digunakan adalah metode Fault Tree Analysis (FTA) dan Security Mode Effect Anlysis (FMEA). Melalui pendekatan ini, perbaikan proses yang berkelanjutan dapat dilakukan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan proses dan kualitas produk. Selain itu, metode FTA menggunakan konsep pemikiran yang mendorong Anda untuk mengurangi risiko mengembangkan masalah sehingga solusi pencegahan dapat dicari. Semua kegiatan proses produksi yang diidentifikasi dan dianalisis memiliki tingkat cacat dengan metode FMEA. Berdasarkan hasil dari metode FTA yang diperoleh, kejadian dasar yang dapat menyebabkan cacat lubang cincin, kejadian dasar pada cacat dasar dan kejadian dasar pada cincin cacat tidak bulat. Untuk tingkat kecacatan berdasarkan RPN, nilai lubang memiliki nilai 350, ia memiliki nilai 384, dan cacat cincin tidak membulat ketika cetakan italic 336 miliki.
Abstrak (Clean): pt xyz adalah perusahaan manufaktur otomotif yang memproduksi cincin piston sebagai produk utamanya dari data cacat cincin diperoleh dari bagian produksi banyak temuan kerusakan atau cacat terjadi untuk menganalisis masalah lebih lanjut perlu menyelesaikan cacat ring piston tetapi juga melakukan upaya perawatan yang berkualitas metode yang digunakan adalah metode fault tree analysis fta dan security mode effect anlysis fmea melalui pendekatan ini perbaikan proses yang berkelanjutan dapat dilakukan sehingga diharapkan dapat meningkatkan proses dan kualitas produk selain itu metode fta menggunakan konsep pemikiran yang mendorong anda untuk mengurangi risiko mengembangkan masalah sehingga solusi pencegahan dapat dicari semua kegiatan proses produksi yang diidentifikasi dan dianalisis memiliki tingkat cacat dengan metode fmea berdasarkan hasil dari metode fta yang diperoleh kejadian dasar yang dapat menyebabkan cacat lubang cincin kejadian dasar pada cacat dasar dan kejadian dasar pada cincin cacat tidak bulat untuk tingkat kecacatan berdasarkan rpn nilai lubang memiliki nilai ia memiliki nilai dan cacat cincin tidak membulat ketika cetakan italic miliki
Abstrak (Stopwords Removed): pt xyz perusahaan manufaktur otomotif memproduksi cincin piston produk utamanya data cacat cincin diperoleh bagian produksi banyak temuan kerusakan cacat terjadi menganalisis masalah lebih lanjut perlu menyelesaikan cacat ring piston melakukan upaya perawatan berkualitas metode digunakan metode fault tree analysis fta security mode effect anlysis fmea pendekatan perbaikan proses berkelanjutan dapat dilakukan diharapkan dapat meningkatkan proses kualitas produk selain metode fta menggunakan konsep pemikiran mendorong anda mengurangi risiko mengembangkan masalah solusi pencegahan dapat dicari semua kegiatan proses produksi diidentifikasi dianalisis memiliki tingkat cacat metode fmea berdasarkan hasil metode fta diperoleh kejadian dasar dapat menyebabkan cacat lubang cincin kejadian dasar cacat dasar kejadian dasar cincin cacat bulat tingkat kecacatan berdasarkan rpn nilai lubang memiliki nilai ia memiliki nilai cacat cincin membulat ketika cetakan italic miliki
Abstrak (Stemmed): pt xyz usaha manufaktur otomotif produksi cincin piston produk utama data cacat cincin oleh bagi produksi banyak temu rusa cacat jadi analis masalah lebih lanjut perlu selesai cacat ring piston laku upaya awat kualitas metode guna metode fault tree analysis fta security mode effect anlysis fmea dekat baik proses lanjut dapat laku harap dapat tingkat proses kualitas produk selain metode fta guna konsep pikir dorong anda kurang risiko kembang masalah solusi cegah dapat cari semua giat proses produksi identifikasi analis milik tingkat cacat metode fmea dasar hasil metode fta oleh jadi dasar dapat sebab cacat lubang cincin jadi dasar cacat dasar jadi dasar cincin cacat bulat tingkat cacat dasar rpn nilai lubang milik nilai ia milik nilai cacat cincin bulat ketika cetak italic milik
Abstrak (Corrected): pt byz sara manufacture otomotif produksi cinch piston proud mama data carat cinch olen bag produksi banyan temp rush carat jade analysis marsala leash layout peru seesaw carat ring piston lake pay away kualitas metope gun metope fault tree analysis fat security mode effect analysis flea dead back proves layout apart lake harp apart dingbat proves kualitas proud slain metope fat gun onset piker doing and during risk embank marsala solus yeah apart care sea gift proves produksi identifikasi analysis milk dingbat carat metope flea dakar hail metope fat olen jade dakar apart kebab carat lubing cinch jade dakar carat dakar jade dakar cinch carat blat dingbat carat dakar run nilgai lubing milk nilgai ia milk nilgai carat cinch blat retina weak italic milk
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'cacat': 9, 'dasar': 6, 'cincin': 5, 'metode': 5, 'jadi': 4, 'dapat': 4, 'milik': 4, 'produksi': 3, 'fta': 3, 'proses': 3, 'tingkat': 3, 'nilai': 3, 'piston': 2, 'produk': 2, 'oleh': 2, 'analis': 2, 'masalah': 2, 'lanjut': 2, 'laku': 2, 'kualitas': 2, 'guna': 2, 'fmea': 2, 'lubang': 2, 'bulat': 2, 'pt': 1, 'xyz': 1, 'usaha': 1, 'manufaktur': 1, 'otomotif': 1, 'utama': 1, 'data': 1, 'bagi': 1, 'banyak': 1, 'temu': 1, 'rusa': 1, 'lebih': 1, 'perlu': 1, 'selesai': 1, 'ring': 1, 'upaya': 1, 'awat': 1, 'fault': 1, 'tree': 1, 'analysis': 1, 'security': 1, 'mode': 1, 'effect': 1, 'anlysis': 1, 'dekat': 1, 'baik': 1, 'harap': 1, 'selain': 1, 'konsep': 1, 'pikir': 1, 'dorong': 1, 'anda': 1, 'kurang': 1, 'risiko': 1, 'kembang': 1, 'solusi': 1, 'cegah': 1, 'cari': 1, 'semua': 1, 'giat': 1, 'identifikasi': 1, 'hasil': 1, 'sebab': 1, 'rpn': 1, 'ia': 1, 'ketika': 1, 'cetak': 1, 'italic': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 10, 'to': 7, 'and': 6, 'is': 5, 'that': 5, 'ring': 5, 'defects': 5, 'defect': 4, 'not': 4, 'a': 4, 'on': 4, 'are': 3, 'fta': 3, 'process': 3, 'can': 3, 'method': 3, 'basic': 3, 'events': 3, 'value': 3, 'when': 3, 'has': 3, 'piston': 2, 'from': 2, 'production': 2, 'problem': 2, 'it': 2, 'approach': 2, 'quality': 2, 'fmea': 2, 'be': 2, 'so': 2, 'cause': 2, 'level': 2, 'based': 2, 'hole': 2, 'rounded': 2, 'pt': 1, 'xyz': 1, 'an': 1, 'autoomotive': 1, 'manufacturing': 1, 'company': 1, 'manufactures': 1, 'rings': 1, 'as': 1, 'its': 1, 'main': 1, 'products': 1, 'data': 1, 'obtained': 1, 'part': 1, 'many': 1, 'findings': 1, 'damage': 1, 'or': 1, 'occurring': 1, 'further': 1, 'analyze': 1, 'necessary': 1, 'only': 1, 'solve': 1, 'but': 1, 'also': 1, 'make': 1, 'care': 1, 'efforts': 1, 'approaches': 1, 'used': 1, 'fault': 1, 'tree': 1, 'analysis': 1, 'failure': 1, 'mode': 1, 'effect': 1, 'anlysis': 1, 'methods': 1, 'through': 1, 'this': 1, 'continuous': 1, 'improvement': 1, 'done': 1, 'expected': 1, 'improve': 1, 'product': 1, 'in': 1, 'addition': 1, 'uses': 1, 'concept': 1, 'thinking': 1, 'encourages': 1, 'reduce': 1, 'by': 1, 'finding': 1, 'analyzing': 1, 'root': 1, 'causes': 1, 'existing': 1, 'problems': 1, 'prevention': 1, 'solution': 1, 'sought': 1, 'all': 1, 'activities': 1, 'potentially': 1, 'dipect': 1, 'identified': 1, 'analysed': 1, 'flawed': 1, 'with': 1, 'results': 1, 'acquired': 1, 'color': 1, 'for': 1, 'disability': 1, 'rpn': 1, 'sand': 1, 'falls': 1, 'staining': 1, 'liquid': 1, 'condition': 1, 'does': 1, 'conform': 1, 'standard': 1, 'italic': 1, 'mold': 1})
-------------------------------------------
--- Data #597 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Yunita
Judul: PEMILIHAN SUPPLIER DAN OPTIMASI PENENTUAN VOLUME PEMBELIAN BAHAN BAKU
Pembimbing 1: Ari Basuki, S.T.,MT
Pembimbing 2: Mu'alim S.T.,MT
Abstrak (Raw): Pemilihan supplier merupakan suatu kegiatan yang perlu dipikirkan secara strategis oleh suatu perusahaan, guna menentukan supplier mana yang akan menyuplai kebutuhan bahan baku di perusahaan, terutama yang memasok bahan baku utama. Perusahaan harus cermat dalam menentukan supplier sebab produk akhir yang dihasilkan tergantung oleh bahan baku yang diterima dari supplier. Terdapat beberapa kriteria yang digunakan dalam pemilihan supplier. Dari kriteria-kriteria tersebut dapat dihitung performa dari setiap supplier, sehingga perusahaan dapat menentukan supplier mana yang akan dipilih dengan nilai performa yang paling tinggi. Terdapat beberapa metode yang dapat digunakan dalam pemilihan supplier, salah satunya yaitu metode simple additive weighting (saw) seperti yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil dari metode saw yaitu performansi setiap supplier dengan masing-masing nilai yang didapatkan dari hasil perhitungan. Setelah didapatkan supplier terpilih dilanjutkan dengan metode linear programming untung menentukan volume pembelian optimum dari supplier terpilih dengan menggunakan software Lingo. Berdasarkan output dari lingo didapatkan hasil optimum sehingga pihak gudang dapat menghemat pembelian bahan baku tiap bulannya sebanyak Rp. 32.124.136.
Kata kunci: Pemilihan supplier, simple additive weighting, linear programming.
?
Abstrak (Clean): pemilihan supplier merupakan suatu kegiatan yang perlu dipikirkan secara strategis oleh suatu perusahaan guna menentukan supplier mana yang akan menyuplai kebutuhan bahan baku di perusahaan terutama yang memasok bahan baku utama perusahaan harus cermat dalam menentukan supplier sebab produk akhir yang dihasilkan tergantung oleh bahan baku yang diterima dari supplier terdapat beberapa kriteria yang digunakan dalam pemilihan supplier dari kriteriakriteria tersebut dapat dihitung performa dari setiap supplier sehingga perusahaan dapat menentukan supplier mana yang akan dipilih dengan nilai performa yang paling tinggi terdapat beberapa metode yang dapat digunakan dalam pemilihan supplier salah satunya yaitu metode simple additive weighting saw seperti yang digunakan dalam penelitian ini hasil dari metode saw yaitu performansi setiap supplier dengan masingmasing nilai yang didapatkan dari hasil perhitungan setelah didapatkan supplier terpilih dilanjutkan dengan metode linear programming untung menentukan volume pembelian optimum dari supplier terpilih dengan menggunakan software lingo berdasarkan output dari lingo didapatkan hasil optimum sehingga pihak gudang dapat menghemat pembelian bahan baku tiap bulannya sebanyak rp kata kunci pemilihan supplier simple additive weighting linear programming
Abstrak (Stopwords Removed): pemilihan supplier kegiatan perlu dipikirkan secara strategis perusahaan menentukan supplier mana menyuplai kebutuhan bahan baku perusahaan terutama memasok bahan baku utama perusahaan harus cermat menentukan supplier sebab produk akhir dihasilkan tergantung bahan baku diterima supplier terdapat beberapa kriteria digunakan pemilihan supplier kriteriakriteria tersebut dapat dihitung performa setiap supplier perusahaan dapat menentukan supplier mana dipilih nilai performa paling tinggi terdapat beberapa metode dapat digunakan pemilihan supplier salah satunya metode simple additive weighting saw digunakan penelitian hasil metode saw performansi setiap supplier masingmasing nilai didapatkan hasil perhitungan didapatkan supplier terpilih dilanjutkan metode linear programming untung menentukan volume pembelian optimum supplier terpilih menggunakan software lingo berdasarkan output lingo didapatkan hasil optimum pihak gudang dapat menghemat pembelian bahan baku tiap bulannya sebanyak rp kata kunci pemilihan supplier simple additive weighting linear programming
Abstrak (Stemmed): pilih supplier giat perlu pikir cara strategis usaha tentu supplier mana suplai butuh bahan baku usaha utama pasok bahan baku utama usaha harus cermat tentu supplier sebab produk akhir hasil gantung bahan baku terima supplier dapat beberapa kriteria guna pilih supplier kriteriakriteria sebut dapat hitung performa tiap supplier usaha dapat tentu supplier mana pilih nilai performa paling tinggi dapat beberapa metode dapat guna pilih supplier salah satu metode simple additive weighting saw guna teliti hasil metode saw performansi tiap supplier masingmasing nilai dapat hasil hitung dapat supplier pilih lanjut metode linear programming untung tentu volume beli optimum supplier pilih guna software lingo dasar output lingo dapat hasil optimum pihak gudang dapat hemat beli bahan baku tiap bulan banyak rp kata kunci pilih supplier simple additive weighting linear programming
Abstrak (Corrected): pilch supplier gift peru piker cara strategic sara tent supplier mana splat butch bahai baku sara mama ask bahai baku mama sara harms cermet tent supplier kebab proud air hail antung bahai baku terms supplier apart beberapa criteria gun pilch supplier kriteriakriteria debut apart hiding perform tip supplier sara apart tent supplier mana pilch nilgai perform paling ting apart beberapa metope apart gun pilch supplier salad sat metope simple additive weighting saw gun elite hail metope saw performance tip supplier masingmasing nilgai apart hail hiding apart supplier pilch layout metope linear programming unsung tent volume bell optimum supplier pilch gun software lingo dakar output lingo apart hail optimum pick gang apart heat bell bahai baku tip buran banyan up data bunch pilch supplier simple additive weighting linear programming
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'supplier': 12, 'dapat': 9, 'pilih': 7, 'usaha': 4, 'tentu': 4, 'bahan': 4, 'baku': 4, 'hasil': 4, 'guna': 4, 'metode': 4, 'tiap': 3, 'mana': 2, 'utama': 2, 'beberapa': 2, 'hitung': 2, 'performa': 2, 'nilai': 2, 'simple': 2, 'additive': 2, 'weighting': 2, 'saw': 2, 'linear': 2, 'programming': 2, 'beli': 2, 'optimum': 2, 'lingo': 2, 'giat': 1, 'perlu': 1, 'pikir': 1, 'cara': 1, 'strategis': 1, 'suplai': 1, 'butuh': 1, 'pasok': 1, 'harus': 1, 'cermat': 1, 'sebab': 1, 'produk': 1, 'akhir': 1, 'gantung': 1, 'terima': 1, 'kriteria': 1, 'kriteriakriteria': 1, 'sebut': 1, 'paling': 1, 'tinggi': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'teliti': 1, 'performansi': 1, 'masingmasing': 1, 'lanjut': 1, 'untung': 1, 'volume': 1, 'software': 1, 'dasar': 1, 'output': 1, 'pihak': 1, 'gudang': 1, 'hemat': 1, 'bulan': 1, 'banyak': 1, 'rp': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'supplier': 8, 'of': 7, 'that': 5, 'be': 5, 'in': 5, 'selection': 4, 'is': 4, 'raw': 4, 'suppliers': 4, 'from': 4, 'can': 4, 'to': 3, 'company': 3, 'determine': 3, 'which': 3, 'materials': 3, 'are': 3, 'used': 3, 'performance': 3, 'each': 3, 'method': 3, 'as': 3, 'needs': 2, 'by': 2, 'will': 2, 'supply': 2, 'on': 2, 'there': 2, 'several': 2, 'criteria': 2, 'so': 2, 'with': 2, 'value': 2, 'simple': 2, 'additive': 2, 'weighting': 2, 'saw': 2, 'obtained': 2, 'results': 2, 'selected': 2, 'linear': 2, 'programming': 2, 'optimum': 2, 'purchase': 2, 'lingo': 2, 'an': 1, 'activity': 1, 'considered': 1, 'strategically': 1, 'a': 1, 'order': 1, 'material': 1, 'especially': 1, 'those': 1, 'main': 1, 'companies': 1, 'must': 1, 'careful': 1, 'determining': 1, 'because': 1, 'final': 1, 'pr': 1, 'oduct': 1, 'produced': 1, 'depends': 1, 'received': 1, 'these': 1, 'calculated': 1, 'chosen': 1, 'highest': 1, 'methods': 1, 'one': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'result': 1, 'calculation': 1, 'after': 1, 'getting': 1, 'followed': 1, 'it': 1, 'fortunate': 1, 'volume': 1, 'using': 1, 'software': 1, 'based': 1, 'output': 1, 'warehouse': 1, 'save': 1, 'every': 1, 'month': 1, 'much': 1, 'rp': 1, 'key': 1, 'word': 1})
-------------------------------------------
--- Data #598 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Dian Nur Amiawati
Judul: PENGUKURAN GREEN PRODUCTIVITY PADA INDUSTRI MANUFAKTUR BOLA DENGAN METODE GREEN PRODUCTIVITY INDEX
(Studi Kasus di PT. Inkor Bola Pacific)
Pembimbing 1: Dr. Weny Findiastuti., S. T., M. T
Pembimbing 2: Mu'alim., S. T., M.T
Abstrak (Raw): PT. Inkor Bola Pacific merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi bola dengan bahan baku utama yaitu formula karet alam, karet sintetis (butyl), carbon black dan PVC. Dimana proses produksi yang dilakukan PT. Inkor Bola Pacific tidak terlepas dari adanya potensi emisi yang dihasilkan berupa limbah padat, cair dan potensi emis CO2. Oleh karena itu perusahaan perlu menghitung potensi adanya emisi GRK limbah padat, konsumsi air yang dihasilkan selama proses produksi, dan secara bersamaan perusahaan perlu meningkatkan produktivitas serta meningkatkan kinerja lingkungannya. Penelitian ini mengukur GPI sebagai bagian dari rangkaian penerapan strategi Green Productivity (GP) dengan memperhitungkan produktivitas dan environmental impact. GPI diukur dari indikator ekonomi dan indikator lingkungan. Indikator ekonomi diukur berdasarkan produktivitas total perusahaan yaitu rasio perbandingan antara harga jual (selling price) dengan harga pokok produksi (production cost). Sedangkan indikator dampak lingkungan (Environmental impact) diukur berdasarkan analisa seven green waste. Perhitungan GPI dan usulaan alternatif dalam perusahaan diharapkan dapat menjadi penerapan sebagian dari GP untuk dijadikan acuan dalam penerapan strategi perusahaan dalam menerapkan GP lebih baik lagi. Alternatif yang dihasilkan terdiri dari 3 alternatif yang dapat menfurangi dampak lingkungan yang ada yaitu penggunaan limbah padat bladder sebagai isian dari produk lain, penggunaan air sisa water test untuk pengisian air pendingin mesin vulkanisir, dan alternatif ketiga yaitu penggabuangan alternatif 1 dan 2. Berdasarkan hasil pemilihan alternatif, solusi terbaik yang dapat dijadikan usulan perbaikan yaitu alternatif 3 dengan cara menggabungkan pemanfaatan limbah padat dan pemanfaatan sisa air. Hasil yang diperoleh dari yaitu peningkatan GPI yang ditunjukkan dari GPR sebesar 1,027.
Kata Kunci: Green Productivity, Green Productivity Index, Potensi emisi, Environmenal Impact
Abstrak (Clean): pt inkor bola pacific merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi bola dengan bahan baku utama yaitu formula karet alam karet sintetis butyl carbon black dan pvc dimana proses produksi yang dilakukan pt inkor bola pacific tidak terlepas dari adanya potensi emisi yang dihasilkan berupa limbah padat cair dan potensi emis co oleh karena itu perusahaan perlu menghitung potensi adanya emisi grk limbah padat konsumsi air yang dihasilkan selama proses produksi dan secara bersamaan perusahaan perlu meningkatkan produktivitas serta meningkatkan kinerja lingkungannya penelitian ini mengukur gpi sebagai bagian dari rangkaian penerapan strategi green productivity gp dengan memperhitungkan produktivitas dan environmental impact gpi diukur dari indikator ekonomi dan indikator lingkungan indikator ekonomi diukur berdasarkan produktivitas total perusahaan yaitu rasio perbandingan antara harga jual selling price dengan harga pokok produksi production cost sedangkan indikator dampak lingkungan environmental impact diukur berdasarkan analisa seven green waste perhitungan gpi dan usulaan alternatif dalam perusahaan diharapkan dapat menjadi penerapan sebagian dari gp untuk dijadikan acuan dalam penerapan strategi perusahaan dalam menerapkan gp lebih baik lagi alternatif yang dihasilkan terdiri dari alternatif yang dapat menfurangi dampak lingkungan yang ada yaitu penggunaan limbah padat bladder sebagai isian dari produk lain penggunaan air sisa water test untuk pengisian air pendingin mesin vulkanisir dan alternatif ketiga yaitu penggabuangan alternatif dan berdasarkan hasil pemilihan alternatif solusi terbaik yang dapat dijadikan usulan perbaikan yaitu alternatif dengan cara menggabungkan pemanfaatan limbah padat dan pemanfaatan sisa air hasil yang diperoleh dari yaitu peningkatan gpi yang ditunjukkan dari gpr sebesar kata kunci green productivity green productivity index potensi emisi environmenal impact
Abstrak (Stopwords Removed): pt inkor bola pacific perusahaan manufaktur memproduksi bola bahan baku utama formula karet alam karet sintetis butyl carbon black pvc dimana proses produksi dilakukan pt inkor bola pacific terlepas adanya potensi emisi dihasilkan berupa limbah padat cair potensi emis co perusahaan perlu menghitung potensi adanya emisi grk limbah padat konsumsi air dihasilkan selama proses produksi secara bersamaan perusahaan perlu meningkatkan produktivitas meningkatkan kinerja lingkungannya penelitian mengukur gpi bagian rangkaian penerapan strategi green productivity gp memperhitungkan produktivitas environmental impact gpi diukur indikator ekonomi indikator lingkungan indikator ekonomi diukur berdasarkan produktivitas total perusahaan rasio perbandingan antara harga jual selling price harga pokok produksi production cost sedangkan indikator dampak lingkungan environmental impact diukur berdasarkan analisa seven green waste perhitungan gpi usulaan alternatif perusahaan diharapkan dapat menjadi penerapan sebagian gp dijadikan acuan penerapan strategi perusahaan menerapkan gp lebih baik lagi alternatif dihasilkan terdiri alternatif dapat menfurangi dampak lingkungan ada penggunaan limbah padat bladder isian produk lain penggunaan air sisa water test pengisian air pendingin mesin vulkanisir alternatif ketiga penggabuangan alternatif berdasarkan hasil pemilihan alternatif solusi terbaik dapat dijadikan usulan perbaikan alternatif cara menggabungkan pemanfaatan limbah padat pemanfaatan sisa air hasil diperoleh peningkatan gpi ditunjukkan gpr sebesar kata kunci green productivity green productivity index potensi emisi environmenal impact
Abstrak (Stemmed): pt inkor bola pacific usaha manufaktur produksi bola bahan baku utama formula karet alam karet sintetis butyl carbon black pvc mana proses produksi laku pt inkor bola pacific lepas ada potensi emisi hasil upa limbah padat cair potensi emis co usaha perlu hitung potensi ada emisi grk limbah padat konsumsi air hasil lama proses produksi cara sama usaha perlu tingkat produktivitas tingkat kerja lingkung teliti ukur gpi bagi rangkai terap strategi green productivity gp hitung produktivitas environmental impact gpi ukur indikator ekonomi indikator lingkung indikator ekonomi ukur dasar produktivitas total usaha rasio banding antara harga jual selling price harga pokok produksi production cost sedang indikator dampak lingkung environmental impact ukur dasar analisa seven green waste hitung gpi usulaan alternatif usaha harap dapat jadi terap bagi gp jadi acu terap strategi usaha terap gp lebih baik lagi alternatif hasil diri alternatif dapat menfurangi dampak lingkung ada guna limbah padat bladder isi produk lain guna air sisa water test isi air dingin mesin vulkanisir alternatif tiga penggabuangan alternatif dasar hasil pilih alternatif solusi baik dapat jadi usul baik alternatif cara gabung manfaat limbah padat manfaat sisa air hasil oleh tingkat gpi tunjuk gpr besar kata kunci green productivity green productivity index potensi emisi environmenal impact
Abstrak (Corrected): pt into bola pacific sara manufacture produksi bola bahai baku mama formula karen alarm karen sinters butyl carbon black pic mana proves produksi lake pt into bola pacific leaps ada potent miss hail up limb sadat car potent emit co sara peru hiding potent ada miss ark limb sadat konsumsi air hail lama proves produksi cara same sara peru dingbat produktivitas dingbat era linking elite ukr pi bag bangka trap strategy green productivity go hiding produktivitas environmental impact pi ukr indicator economic indicator linking indicator economic ukr dakar produktivitas total sara radio banding angara hard dual selling price hard look produksi production cost sedan indicator damp linking environmental impact ukr dakar analyst seven green waste hiding pi sultan alternative sara harp apart jade trap bag go jade act trap strategy sara trap go leash back lag alternative hail dirt alternative apart menfurangi damp linking ada gun limb sadat bladder is proud lain gun air visa water test is air dinging resin vulkanisir alternative toga penggabuangan alternative dakar hail pilch alternative solus back apart jade usual back alternative cara gang manat limb sadat manat visa air hail olen dingbat pi tuneup ger bear data bunch green productivity green productivity index potent miss environmental impact
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'alternatif': 7, 'usaha': 6, 'hasil': 5, 'produksi': 4, 'potensi': 4, 'limbah': 4, 'padat': 4, 'air': 4, 'lingkung': 4, 'ukur': 4, 'gpi': 4, 'terap': 4, 'green': 4, 'indikator': 4, 'bola': 3, 'ada': 3, 'emisi': 3, 'hitung': 3, 'tingkat': 3, 'produktivitas': 3, 'productivity': 3, 'gp': 3, 'impact': 3, 'dasar': 3, 'dapat': 3, 'jadi': 3, 'baik': 3, 'pt': 2, 'inkor': 2, 'pacific': 2, 'karet': 2, 'proses': 2, 'perlu': 2, 'cara': 2, 'bagi': 2, 'strategi': 2, 'environmental': 2, 'ekonomi': 2, 'harga': 2, 'dampak': 2, 'guna': 2, 'isi': 2, 'sisa': 2, 'manfaat': 2, 'manufaktur': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'utama': 1, 'formula': 1, 'alam': 1, 'sintetis': 1, 'butyl': 1, 'carbon': 1, 'black': 1, 'pvc': 1, 'mana': 1, 'laku': 1, 'lepas': 1, 'upa': 1, 'cair': 1, 'emis': 1, 'co': 1, 'grk': 1, 'konsumsi': 1, 'lama': 1, 'sama': 1, 'kerja': 1, 'teliti': 1, 'rangkai': 1, 'total': 1, 'rasio': 1, 'banding': 1, 'antara': 1, 'jual': 1, 'selling': 1, 'price': 1, 'pokok': 1, 'production': 1, 'cost': 1, 'sedang': 1, 'analisa': 1, 'seven': 1, 'waste': 1, 'usulaan': 1, 'harap': 1, 'acu': 1, 'lebih': 1, 'lagi': 1, 'diri': 1, 'menfurangi': 1, 'bladder': 1, 'produk': 1, 'lain': 1, 'water': 1, 'test': 1, 'dingin': 1, 'mesin': 1, 'vulkanisir': 1, 'tiga': 1, 'penggabuangan': 1, 'pilih': 1, 'solusi': 1, 'usul': 1, 'gabung': 1, 'oleh': 1, 'tunjuk': 1, 'gpr': 1, 'besar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'index': 1, 'environmenal': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 30, 'of': 17, 'and': 11, 'environmental': 7, 'is': 6, 'to': 6, 'productivity': 6, 'alternative': 6, 'waste': 5, 'water': 5, 'impact': 5, 'a': 4, 'production': 4, 'by': 4, 'from': 4, 'potential': 4, 'solid': 4, 'gpi': 4, 'as': 4, 'green': 4, 'indicators': 4, 'are': 4, 'company': 3, 'that': 3, 'namely': 3, 'emissions': 3, 'produced': 3, 'in': 3, 'gp': 3, 'measured': 3, 'based': 3, 'on': 3, 'be': 3, 'pt': 2, 'inkor': 2, 'pacific': 2, 'process': 2, 'for': 2, 'increase': 2, 'economic': 2, 'companys': 2, 'ratio': 2, 'selling': 2, 'price': 2, 'cost': 2, 'can': 2, 'use': 2, 'results': 2, 'bola': 1, 'manufacturing': 1, 'produces': 1, 'balls': 1, 'with': 1, 'main': 1, 'raw': 1, 'materials': 1, 'natural': 1, 'rubber': 1, 'butyl': 1, 'carbon': 1, 'black': 1, 'pvc': 1, 'formulas': 1, 'where': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'ball': 1, 'inseparable': 1, 'form': 1, 'liquid': 1, 'emis': 1, 'co': 1, 'therefore': 1, 'companies': 1, 'need': 1, 'calculate': 1, 'ghg': 1, 'consumption': 1, 'during': 1, 'simultaneously': 1, 'needs': 1, 'improve': 1, 'its': 1, 'performance': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'measures': 1, 'part': 1, 'series': 1, 'implementation': 1, 'strategies': 1, 'taking': 1, 'into': 1, 'account': 1, 'total': 1, 'between': 1, 'while': 1, 'analysis': 1, 'seven': 1, 'calculations': 1, 'proposals': 1, 'within': 1, 'expected': 1, 'partial': 1, 'application': 1, 'used': 1, 'reference': 1, 'implementing': 1, 'strategy': 1, 'implement': 1, 'better': 1, 'consists': 1, 'alternatives': 1, 'which': 1, 'reduce': 1, 'existing': 1, 'bladder': 1, 'fillings': 1, 'other': 1, 'products': 1, 'residual': 1, 'test': 1, 'replenish': 1, 'cooling': 1, 'retreading': 1, 'machines': 1, 'third': 1, 'removal': 1, 'selection': 1, 'best': 1, 'solution': 1, 'proposed': 1, 'an': 1, 'improvement': 1, 'combining': 1, 'utilization': 1, 'utilizing': 1, 'remaining': 1, 'obtained': 1, 'shown': 1, 'gpr': 1, 'keywords': 1, 'index': 1})
-------------------------------------------
--- Data #599 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Siti Maryam
Judul: Pemetaan Resiko Serta Perumusan Strategi Untuk Mengurangi Terjadinya Misfile Dan Double File Berkas Rekam Medis Di RSUD Syamrabu Bangkalan
Pembimbing 1: Ida Lumintu., S. T., M. T., Ph. D.
Pembimbing 2: Mu'alim., S. T., M. T.
Abstrak (Raw): Rekam medis merupakan suatu sistem administrasi yang berguna untuk mencatat identitas serta pencatatan data medis pasien selama dirawat di rumah sakit. RSUD Syamrabu Bangkalan memiliki dokumen rekam medis yang harus dijaga kerahasiaannya dan keamananya baik isi maupun fisik dokumen rekam medis. Permasalahan pada dokumen rekam medis di RSUD Syamrabu ialah adanya kejadian misfile 5% dan double file 1%. Sehingga perlu diadakannya perbaikan agar kejadian tersebut tidak terus bertambah dan tidak bermasalah pada pelayanan rumah sakit. Salah satunya metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) dengan metode Delphi. Pengunaan metode FMEA mampu mengidentifikasi resiko kegagalan yang terjadi dalam suatu proses rekam medis. Berdasarkan nilai RPN (Risk Priority Number) tertinggi diperoleh potensial yang menyebabkan kegagalan adalah tempat filing sempit, tidak ada konfirmasi, tidak ada pencatatan misfile serta diketahui hasil perumusan strateginya yaitu tempat filing sempit perumusan strateginya dengan mengajukan perluasan gudang kepada pihak RSUD Syamrabu, yang kedua masalah kurangnya koordinasi antar petugas perumusan strateginya dengan melakukan evaluasi berkala dan perlunya petugas yang bertanggung jawab atas dokumen rekam medis bagian filing. Terakhir kurangnya tatib pencatatan misfile perumusan strateginya adalah dengan adanya punishment dan reword supaya kinerja bertambah dan yang kedua perlu adanya serah terima antar penyetor dan penerima berupa buku dan tertib dilaporkan.
Kata Kunci: Rekam medis, FMEA (Failure Mode and Effect Analysis), RPN (Risk Periority Number)
Abstrak (Clean): rekam medis merupakan suatu sistem administrasi yang berguna untuk mencatat identitas serta pencatatan data medis pasien selama dirawat di rumah sakit rsud syamrabu bangkalan memiliki dokumen rekam medis yang harus dijaga kerahasiaannya dan keamananya baik isi maupun fisik dokumen rekam medis permasalahan pada dokumen rekam medis di rsud syamrabu ialah adanya kejadian misfile dan double file sehingga perlu diadakannya perbaikan agar kejadian tersebut tidak terus bertambah dan tidak bermasalah pada pelayanan rumah sakit salah satunya metode fmea failure mode and effect analysis dengan metode delphi pengunaan metode fmea mampu mengidentifikasi resiko kegagalan yang terjadi dalam suatu proses rekam medis berdasarkan nilai rpn risk priority number tertinggi diperoleh potensial yang menyebabkan kegagalan adalah tempat filing sempit tidak ada konfirmasi tidak ada pencatatan misfile serta diketahui hasil perumusan strateginya yaitu tempat filing sempit perumusan strateginya dengan mengajukan perluasan gudang kepada pihak rsud syamrabu yang kedua masalah kurangnya koordinasi antar petugas perumusan strateginya dengan melakukan evaluasi berkala dan perlunya petugas yang bertanggung jawab atas dokumen rekam medis bagian filing terakhir kurangnya tatib pencatatan misfile perumusan strateginya adalah dengan adanya punishment dan reword supaya kinerja bertambah dan yang kedua perlu adanya serah terima antar penyetor dan penerima berupa buku dan tertib dilaporkan kata kunci rekam medis fmea failure mode and effect analysis rpn risk periority number
Abstrak (Stopwords Removed): rekam medis sistem administrasi berguna mencatat identitas pencatatan data medis pasien selama dirawat rumah sakit rsud syamrabu bangkalan memiliki dokumen rekam medis harus dijaga kerahasiaannya keamananya baik isi maupun fisik dokumen rekam medis permasalahan dokumen rekam medis rsud syamrabu ialah adanya kejadian misfile double file perlu diadakannya perbaikan kejadian tersebut terus bertambah bermasalah pelayanan rumah sakit salah satunya metode fmea failure mode and effect analysis metode delphi pengunaan metode fmea mampu mengidentifikasi resiko kegagalan terjadi proses rekam medis berdasarkan nilai rpn risk priority number tertinggi diperoleh potensial menyebabkan kegagalan tempat filing sempit ada konfirmasi ada pencatatan misfile diketahui hasil perumusan strateginya tempat filing sempit perumusan strateginya mengajukan perluasan gudang kepada pihak rsud syamrabu kedua masalah kurangnya koordinasi antar petugas perumusan strateginya melakukan evaluasi berkala perlunya petugas bertanggung jawab atas dokumen rekam medis bagian filing terakhir kurangnya tatib pencatatan misfile perumusan strateginya adanya punishment reword supaya kinerja bertambah kedua perlu adanya serah terima antar penyetor penerima berupa buku tertib dilaporkan kata kunci rekam medis fmea failure mode and effect analysis rpn risk periority number
Abstrak (Stemmed): rekam medis sistem administrasi guna catat identitas catat data medis pasien lama rawat rumah sakit rsud syamrabu bangkal milik dokumen rekam medis harus jaga rahasia keamananya baik isi maupun fisik dokumen rekam medis masalah dokumen rekam medis rsud syamrabu ialah ada jadi misfile double file perlu ada baik jadi sebut terus tambah masalah layan rumah sakit salah satu metode fmea failure mode and effect analysis metode delphi pengunaan metode fmea mampu identifikasi resiko gagal jadi proses rekam medis dasar nilai rpn risk priority number tinggi oleh potensial sebab gagal tempat filing sempit ada konfirmasi ada catat misfile tahu hasil rumus strategi tempat filing sempit rumus strategi aju luas gudang kepada pihak rsud syamrabu dua masalah kurang koordinasi antar tugas rumus strategi laku evaluasi kala perlu tugas tanggung jawab atas dokumen rekam medis bagi filing akhir kurang tatib catat misfile rumus strategi ada punishment reword supaya kerja tambah dua perlu ada serah terima antar setor terima upa buku tertib lapor kata kunci rekam medis fmea failure mode and effect analysis rpn risk periority number
Abstrak (Corrected): ream media sister administrate gun carat identity carat data media pain lama rabat rumal skit sud syamrabu bangka milk document ream media harms saga aphasia keamananya back is maun fisk document ream media marsala document ream media sud syamrabu galah ada jade misfile double file peru ada back jade debut terms tambac marsala layman rumal skit salad sat metope flea failure mode and effect analysis metope delphi pengunaan metope flea camp identifikasi resist gaga jade proves ream media dakar nilgai run risk priority number ting olen potential kebab gaga tempt filing spit ada konfirmasi ada carat misfile tau hail rumpus strategy tempt filing spit rumpus strategy au lucas gang keypad pick sud syamrabu due marsala during koordinasi altar tugs rumpus strategy lake evaluate gala peru tugs tagging nawab alas document ream media bag filing air during tail carat misfile rumpus strategy ada punishment reword papaya era tambac due peru ada sarah terms altar sector terms up baku teri labor data bunch ream media flea failure mode and effect analysis run risk priority number
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'medis': 8, 'rekam': 7, 'ada': 6, 'catat': 4, 'dokumen': 4, 'rumus': 4, 'strategi': 4, 'rsud': 3, 'syamrabu': 3, 'masalah': 3, 'jadi': 3, 'misfile': 3, 'perlu': 3, 'metode': 3, 'fmea': 3, 'filing': 3, 'rumah': 2, 'sakit': 2, 'baik': 2, 'tambah': 2, 'failure': 2, 'mode': 2, 'and': 2, 'effect': 2, 'analysis': 2, 'gagal': 2, 'rpn': 2, 'risk': 2, 'number': 2, 'tempat': 2, 'sempit': 2, 'dua': 2, 'kurang': 2, 'antar': 2, 'tugas': 2, 'terima': 2, 'sistem': 1, 'administrasi': 1, 'guna': 1, 'identitas': 1, 'data': 1, 'pasien': 1, 'lama': 1, 'rawat': 1, 'bangkal': 1, 'milik': 1, 'harus': 1, 'jaga': 1, 'rahasia': 1, 'keamananya': 1, 'isi': 1, 'maupun': 1, 'fisik': 1, 'ialah': 1, 'double': 1, 'file': 1, 'sebut': 1, 'terus': 1, 'layan': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'delphi': 1, 'pengunaan': 1, 'mampu': 1, 'identifikasi': 1, 'resiko': 1, 'proses': 1, 'dasar': 1, 'nilai': 1, 'priority': 1, 'tinggi': 1, 'oleh': 1, 'potensial': 1, 'sebab': 1, 'konfirmasi': 1, 'tahu': 1, 'hasil': 1, 'aju': 1, 'luas': 1, 'gudang': 1, 'kepada': 1, 'pihak': 1, 'koordinasi': 1, 'laku': 1, 'evaluasi': 1, 'kala': 1, 'tanggung': 1, 'jawab': 1, 'atas': 1, 'bagi': 1, 'akhir': 1, 'tatib': 1, 'punishment': 1, 'reword': 1, 'supaya': 1, 'kerja': 1, 'serah': 1, 'setor': 1, 'upa': 1, 'buku': 1, 'tertib': 1, 'lapor': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'periority': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'is': 13, 'and': 13, 'of': 11, 'medical': 8, 'that': 7, 'record': 6, 'hospital': 4, 'with': 4, 'in': 4, 'to': 4, 'failure': 4, 'for': 3, 'recording': 3, 'syamrabu': 3, 'misfile': 3, 'so': 3, 'there': 3, 'fmea': 3, 'method': 3, 'risk': 3, 'an': 2, 'a': 2, 'document': 2, 'be': 2, 'records': 2, 'not': 2, 'mode': 2, 'effect': 2, 'analysis': 2, 'rpn': 2, 'number': 2, 'where': 2, 'filing': 2, 'no': 2, 'strategy': 2, 'formulation': 2, 'lack': 2, 'between': 2, 'officers': 2, 'administrative': 1, 'system': 1, 'useful': 1, 'identity': 1, 'data': 1, 'patients': 1, 'while': 1, 'being': 1, 'hospitalized': 1, 'bangkal': 1, 'has': 1, 'must': 1, 'kept': 1, 'confidential': 1, 'secure': 1, 'both': 1, 'contents': 1, 'physical': 1, 'documents': 1, 'problem': 1, 'occurrence': 1, 'double': 1, 'file': 1, 'needs': 1, 'improvement': 1, 'incident': 1, 'does': 1, 'continue': 1, 'grow': 1, 'problematic': 1, 'services': 1, 'one': 1, 'them': 1, 'delphi': 1, 'use': 1, 'able': 1, 'identify': 1, 'occurs': 1, 'process': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'highest': 1, 'priority': 1, 'value': 1, 'potential': 1, 'causes': 1, 'narrow': 1, 'confirmation': 1, 'results': 1, 'are': 1, 'warehouse': 1, 'extended': 1, 'coordination': 1, 'formulating': 1, 'their': 1, 'strategies': 1, 'by': 1, 'conducting': 1, 'periodic': 1, 'evaluations': 1, 'need': 1, 'responsible': 1, 'finally': 1, 'compliance': 1, 'existence': 1, 'punishment': 1, 'reword': 1, 'performance': 1, 'increased': 1, 'second': 1, 'requires': 1, 'handover': 1, 'depositors': 1, 'recipients': 1, 'form': 1, 'books': 1, 'orderly': 1, 'reporting': 1, 'keywords': 1, 'periority': 1})
-------------------------------------------
--- Data #600 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: DILA NUR ELISA
Judul: ANALISIS MARKETING MIX PADA UKM KONVEKSI DASTER
(Studi Kasus : UKM Konveksi Daster merk Tanjung Bumi)
Pembimbing 1: IDA LUMINTU, S.T., M.T., Ph.D
Pembimbing 2: MU'ALIM
Abstrak (Raw): UKM konveksi daster bermerek Tanjung Bumi yang bergerak pada bidang konveksi yang terletak di Kec. Arosbaya, dimana produk yang diproduksi adalah daster yang masih dipasarkan pada pasar lokal mengalami kendala dalam pemasaran produknya.Pada tahun 2017, jumlah produk yang dipasarkan mencapai 3600 potong daster per bulannya, sedangkan pada tahun 2018 dan 2019 hanya memasarkan kurang dari 1200 potong daster per bulan. Hal tersebut dikarenakan muncul pesaing sejenis. Tujuan dari penelitian ini yaitumengetahui faktor-faktor dalam marketing mix (produk, harga, tempat dan promosi) yang mempengaruhi volume penjualan pada UKM konveksi daster bermerek Tanjung Bumi dan mengetahui variabel yang paling berpengaruh dalam volume penjualan. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner, dengan pengolahan data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil dari uji F (simultan) yaitu bahwa ada pengaruh secara simultan antara elemen marketing mix(4P) yaitu produk (X1), harga (X2),tempat (X3), promosi (X4) dengan volume jumlah penjualan (Y). Hasil dari uji t (parsial) bahwa variabel yang paling berpengaruh dalam meningkatkan volume penjualan adalah variabel tempat (X3).
Kata kunci : Marketing Mix, Volume Penjualan, Analisis Regresi Linear Berganda
Abstrak (Clean): ukm konveksi daster bermerek tanjung bumi yang bergerak pada bidang konveksi yang terletak di kec arosbaya dimana produk yang diproduksi adalah daster yang masih dipasarkan pada pasar lokal mengalami kendala dalam pemasaran produknyapada tahun jumlah produk yang dipasarkan mencapai potong daster per bulannya sedangkan pada tahun dan hanya memasarkan kurang dari potong daster per bulan hal tersebut dikarenakan muncul pesaing sejenis tujuan dari penelitian ini yaitumengetahui faktorfaktor dalam marketing mix produk harga tempat dan promosi yang mempengaruhi volume penjualan pada ukm konveksi daster bermerek tanjung bumi dan mengetahui variabel yang paling berpengaruh dalam volume penjualan data diperoleh melalui penyebaran kuesioner dengan pengolahan data menggunakan analisis regresi linear berganda hasil dari uji f simultan yaitu bahwa ada pengaruh secara simultan antara elemen marketing mixp yaitu produk x harga xtempat x promosi x dengan volume jumlah penjualan y hasil dari uji t parsial bahwa variabel yang paling berpengaruh dalam meningkatkan volume penjualan adalah variabel tempat x kata kunci marketing mix volume penjualan analisis regresi linear berganda
Abstrak (Stopwords Removed): ukm konveksi daster bermerek tanjung bumi bergerak bidang konveksi terletak kec arosbaya dimana produk diproduksi daster masih dipasarkan pasar lokal mengalami kendala pemasaran produknyapada tahun jumlah produk dipasarkan mencapai potong daster per bulannya sedangkan tahun memasarkan kurang potong daster per bulan tersebut dikarenakan muncul pesaing sejenis tujuan penelitian yaitumengetahui faktorfaktor marketing mix produk harga tempat promosi mempengaruhi volume penjualan ukm konveksi daster bermerek tanjung bumi mengetahui variabel paling berpengaruh volume penjualan data diperoleh penyebaran kuesioner pengolahan data menggunakan analisis regresi linear berganda hasil uji f simultan ada pengaruh secara simultan antara elemen marketing mixp produk x harga xtempat x promosi x volume jumlah penjualan y hasil uji t parsial variabel paling berpengaruh meningkatkan volume penjualan variabel tempat x kata kunci marketing mix volume penjualan analisis regresi linear berganda
Abstrak (Stemmed): ukm konveksi daster merek tanjung bumi gerak bidang konveksi letak kec arosbaya mana produk produksi daster masih pasar pasar lokal alami kendala pasar produknyapada tahun jumlah produk pasar capai potong daster per bulan sedang tahun pasar kurang potong daster per bulan sebut karena muncul saing jenis tuju teliti yaitumengetahui faktorfaktor marketing mix produk harga tempat promosi pengaruh volume jual ukm konveksi daster merek tanjung bumi tahu variabel paling pengaruh volume jual data oleh sebar kuesioner olah data guna analisis regresi linear ganda hasil uji f simultan ada pengaruh cara simultan antara elemen marketing mixp produk x harga xtempat x promosi x volume jumlah jual y hasil uji t parsial variabel paling pengaruh tingkat volume jual variabel tempat x kata kunci marketing mix volume jual analisis regresi linear ganda
Abstrak (Corrected): um konveksi master mere tanning bump gera biding konveksi leak key arosbaya mana proud produksi master mash paar paar local salami kendall paar produknyapada thun mullah proud paar capri voting master per buran sedan thun paar during voting master per buran debut arena munch saying penis juju elite yaitumengetahui faktorfaktor marketing mix proud hard tempt promos pengaruh volume dual um konveksi master mere tanning bump tau variable paling pengaruh volume dual data olen sear questioner blah data gun analysis regress linear ganda hail uni f simulate ada pengaruh cara simulate angara element marketing mix proud x hard tempt x promos x volume mullah dual y hail uni t partial variable paling pengaruh dingbat volume dual variable tempt x data bunch marketing mix volume dual analysis regress linear ganda
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'daster': 5, 'pasar': 5, 'volume': 5, 'jual': 5, 'produk': 4, 'pengaruh': 4, 'x': 4, 'konveksi': 3, 'marketing': 3, 'variabel': 3, 'ukm': 2, 'merek': 2, 'tanjung': 2, 'bumi': 2, 'tahun': 2, 'jumlah': 2, 'potong': 2, 'per': 2, 'bulan': 2, 'mix': 2, 'harga': 2, 'tempat': 2, 'promosi': 2, 'paling': 2, 'data': 2, 'analisis': 2, 'regresi': 2, 'linear': 2, 'ganda': 2, 'hasil': 2, 'uji': 2, 'simultan': 2, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'letak': 1, 'kec': 1, 'arosbaya': 1, 'mana': 1, 'produksi': 1, 'masih': 1, 'lokal': 1, 'alami': 1, 'kendala': 1, 'produknyapada': 1, 'capai': 1, 'sedang': 1, 'kurang': 1, 'sebut': 1, 'karena': 1, 'muncul': 1, 'saing': 1, 'jenis': 1, 'tuju': 1, 'teliti': 1, 'yaitumengetahui': 1, 'faktorfaktor': 1, 'tahu': 1, 'oleh': 1, 'sebar': 1, 'kuesioner': 1, 'olah': 1, 'guna': 1, 'f': 1, 'ada': 1, 'cara': 1, 'antara': 1, 'elemen': 1, 'mixp': 1, 'xtempat': 1, 'y': 1, 't': 1, 'parsial': 1, 'tingkat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 10, 'in': 9, 'are': 6, 'sales': 5, 'volume': 5, 'x': 5, 'and': 4, 'marketing': 4, 'products': 3, 'mix': 3, 'place': 3, 'tanjung': 2, 'negligee': 2, 'which': 2, 'is': 2, 'marketed': 2, 'that': 2, 'pieces': 2, 'per': 2, 'month': 2, 'study': 2, 'product': 2, 'price': 2, 'promotion': 2, 'most': 2, 'influential': 2, 'variables': 2, 'data': 2, 'multiple': 2, 'linear': 2, 'regression': 2, 'analysis': 2, 'results': 2, 'test': 2, 'simultaneous': 2, 'namely': 2, 'small': 1, 'medium': 1, 'enterprises': 1, 'convention': 1, 'bumibranded': 1, 'field': 1, 'convection': 1, 'located': 1, 'district': 1, 'arosbaya': 1, 'where': 1, 'produced': 1, 'still': 1, 'local': 1, 'market': 1, 'being': 1, 'developed': 1, 'their': 1, 'number': 1, 'reaches': 1, 'while': 1, 'only': 1, 'markets': 1, 'less': 1, 'than': 1, 'negligees': 1, 'these': 1, 'similar': 1, 'considerations': 1, 'purpose': 1, 'this': 1, 'to': 1, 'factors': 1, 'affect': 1, 'sme': 1, 'brand': 1, 'designer': 1, 'bumi': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'obtained': 1, 'through': 1, 'questionnaires': 1, 'by': 1, 'processing': 1, 'using': 1, 'f': 1, 'there': 1, 'influences': 1, 'between': 1, 'elements': 1, 'p': 1, 'with': 1, 'y': 1, 'partial': 1, 't': 1, 'variable': 1, 'increasing': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #601 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Afriska Devi Sahsri
Judul: Pengukuran Eco-Efficiency Tower Base Transceiver Station (BTS) pada Celullar Provider di Wilayah Bangkalan (Studi Kasus: Perusahaan Telekomunikasi PT. XYZ)
Pembimbing 1: Dr. Weny Findiastuti, S.T., M.T
Pembimbing 2: Agus Salim, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Teknologi merupakan suatu kebutuhan primer masyarakat di era modern ini, dimana semua aktivitas yang dilakukan tidak lepas dari penggunaan teknologi. Perkembangan teknologi yang semakin cangih berdampak pada peningkatan penggunaan data internet. PT. XYZ adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa telekomunikasi yang menggunakan tower BTS untuk memancarkan dan menerima sinyal. Penelitian ini menggunakan tower BTS untuk menghitung efisiensinya melihat berdasarkan keuntungan yang dihasilkan dan dampak lingkungan setiap BTS menggunakan eco-efficiency ratio di wilayah Bangkalan pada bulan April dan Mei 2019. Indexing eco-efficiency dari perhitungan eco-efficiency ratio mengalami kenaikan pada bulan Mei 2019 yaitu 27 nilai eco-efficiency yang dalam kategori high, 73 nilai eco-efficiency yang dalam kategori medium dan 48 nilai eco-efficiency yang dalam kategori low. Penggunaan tower BTS yang dalam kategori low dapat ditingkatkan dengan melakukan aktivitas promosi-promosi di sekitar tower BTS tersebut. Hasil indexing eco-efficiency kemudian di petakan berdasarkan tempat tower dan dibedakan berdasarkan warna setiap tower untuk menunjukkan tingkat eco-efficiencynya.
Abstrak (Clean): teknologi merupakan suatu kebutuhan primer masyarakat di era modern ini dimana semua aktivitas yang dilakukan tidak lepas dari penggunaan teknologi perkembangan teknologi yang semakin cangih berdampak pada peningkatan penggunaan data internet pt xyz adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa telekomunikasi yang menggunakan tower bts untuk memancarkan dan menerima sinyal penelitian ini menggunakan tower bts untuk menghitung efisiensinya melihat berdasarkan keuntungan yang dihasilkan dan dampak lingkungan setiap bts menggunakan ecoefficiency ratio di wilayah bangkalan pada bulan april dan mei indexing ecoefficiency dari perhitungan ecoefficiency ratio mengalami kenaikan pada bulan mei yaitu nilai ecoefficiency yang dalam kategori high nilai ecoefficiency yang dalam kategori medium dan nilai ecoefficiency yang dalam kategori low penggunaan tower bts yang dalam kategori low dapat ditingkatkan dengan melakukan aktivitas promosipromosi di sekitar tower bts tersebut hasil indexing ecoefficiency kemudian di petakan berdasarkan tempat tower dan dibedakan berdasarkan warna setiap tower untuk menunjukkan tingkat ecoefficiencynya
Abstrak (Stopwords Removed): teknologi kebutuhan primer masyarakat era modern dimana semua aktivitas dilakukan lepas penggunaan teknologi perkembangan teknologi semakin cangih berdampak peningkatan penggunaan data internet pt xyz perusahaan bergerak bidang jasa telekomunikasi menggunakan tower bts memancarkan menerima sinyal penelitian menggunakan tower bts menghitung efisiensinya melihat berdasarkan keuntungan dihasilkan dampak lingkungan setiap bts menggunakan ecoefficiency ratio wilayah bangkalan bulan april mei indexing ecoefficiency perhitungan ecoefficiency ratio mengalami kenaikan bulan mei nilai ecoefficiency kategori high nilai ecoefficiency kategori medium nilai ecoefficiency kategori low penggunaan tower bts kategori low dapat ditingkatkan melakukan aktivitas promosipromosi sekitar tower bts tersebut hasil indexing ecoefficiency petakan berdasarkan tempat tower dibedakan berdasarkan warna setiap tower menunjukkan tingkat ecoefficiencynya
Abstrak (Stemmed): teknologi butuh primer masyarakat era modern mana semua aktivitas laku lepas guna teknologi kembang teknologi makin cangih dampak tingkat guna data internet pt xyz usaha gerak bidang jasa telekomunikasi guna tower bts pancar terima sinyal teliti guna tower bts hitung efisiensi lihat dasar untung hasil dampak lingkung tiap bts guna ecoefficiency ratio wilayah bangkal bulan april mei indexing ecoefficiency hitung ecoefficiency ratio alami naik bulan mei nilai ecoefficiency kategori high nilai ecoefficiency kategori medium nilai ecoefficiency kategori low guna tower bts kategori low dapat tingkat laku aktivitas promosipromosi sekitar tower bts sebut hasil indexing ecoefficiency peta dasar tempat tower beda dasar warna tiap tower tunjuk tingkat ecoefficiencynya
Abstrak (Corrected): teknologi butch primer masyarakat era modern mana sea aktivitas lake leaps gun teknologi embank teknologi making candid damp dingbat gun data internet pt byz sara gera biding casa telekomunikasi gun tower its cancer terms final elite gun tower its hiding efisiensi that dakar unsung hail damp linking tip its gun ecoefficiency ratio wilayah bangka buran april me indexing ecoefficiency hiding ecoefficiency ratio salami nail buran me nilgai ecoefficiency category high nilgai ecoefficiency category medium nilgai ecoefficiency category low gun tower its category low apart dingbat lake aktivitas promosipromosi seminar tower its debut hail indexing ecoefficiency pet dakar tempt tower bed dakar wanna tip tower tuneup dingbat ecoefficiencynya
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ecoefficiency': 7, 'guna': 6, 'tower': 6, 'bts': 5, 'kategori': 4, 'teknologi': 3, 'tingkat': 3, 'dasar': 3, 'nilai': 3, 'aktivitas': 2, 'laku': 2, 'dampak': 2, 'hitung': 2, 'hasil': 2, 'tiap': 2, 'ratio': 2, 'bulan': 2, 'mei': 2, 'indexing': 2, 'low': 2, 'butuh': 1, 'primer': 1, 'masyarakat': 1, 'era': 1, 'modern': 1, 'mana': 1, 'semua': 1, 'lepas': 1, 'kembang': 1, 'makin': 1, 'cangih': 1, 'data': 1, 'internet': 1, 'pt': 1, 'xyz': 1, 'usaha': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'jasa': 1, 'telekomunikasi': 1, 'pancar': 1, 'terima': 1, 'sinyal': 1, 'teliti': 1, 'efisiensi': 1, 'lihat': 1, 'untung': 1, 'lingkung': 1, 'wilayah': 1, 'bangkal': 1, 'april': 1, 'alami': 1, 'naik': 1, 'high': 1, 'medium': 1, 'dapat': 1, 'promosipromosi': 1, 'sekitar': 1, 'sebut': 1, 'peta': 1, 'tempat': 1, 'beda': 1, 'warna': 1, 'tunjuk': 1, 'ecoefficiencynya': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 11, 'in': 9, 'ecoefficiency': 8, 'and': 5, 'is': 4, 'tower': 4, 'thecategory': 4, 'increased': 3, 'based': 3, 'on': 3, 'which': 3, 'technology': 2, 'a': 2, 'this': 2, 'activities': 2, 'out': 2, 'be': 2, 'from': 2, 'use': 2, 'uses': 2, 'towers': 2, 'btsto': 2, 'each': 2, 'bts': 2, 'ratio': 2, 'may': 2, 'value': 2, 'are': 2, 'low': 2, 'primary': 1, 'need': 1, 'society': 1, 'modern': 1, 'era': 1, 'where': 1, 'all': 1, 'carried': 1, 'cannot': 1, 'separated': 1, 'increasingly': 1, 'sophisticated': 1, 'technological': 1, 'developments': 1, 'have': 1, 'resulted': 1, 'internet': 1, 'data': 1, 'usage': 1, 'pt': 1, 'xyz': 1, 'company': 1, 'engaged': 1, 'telecommunications': 1, 'services': 1, 'that': 1, 'transmit': 1, 'receive': 1, 'signals': 1, 'study': 1, 'calculate': 1, 'its': 1, 'efficiency': 1, 'profit': 1, 'generated': 1, 'environmental': 1, 'impact': 1, 'using': 1, 'bangkal': 1, 'region': 1, 'april': 1, 'index': 1, 'calculation': 1, 'namely': 1, 'high': 1, 'medium': 1, 'values': 1, 'btsin': 1, 'can': 1, 'by': 1, 'carrying': 1, 'promotional': 1, 'around': 1, 'results': 1, 'indexing': 1, 'then': 1, 'mapped': 1, 'location': 1, 'differentiated': 1, 'color': 1, 'to': 1, 'show': 1, 'level': 1})
-------------------------------------------
--- Data #602 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Nurul Ulfa Athika Sari
Judul: EVALUASI DAN PERBAIKAN BEBAN KERJA PETUGAS LINEN DENGAN BIOMEKANIKA MENGGUNAKAN INSTRUMEN esMOCA V2B (Studi Kasus: RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu)
Pembimbing 1: Dr.Sabarudin Akhmad, S.T., M.T., IPM
Pembimbing 2: Anis Arendra, S.T., M.Eng
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi beban kerja petugas linen non infeksius di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu dengan biomekanika menggunakan instrumen esMOCA. Stasiun kerja yang diamati yaitu penimbangan, pencucian dan penyetrikaan dengan jumlah karyawan 6 orang yang terbagi menjadi 2 shift yaitu pagi dan siang. Hasil pengukuran pada 3 stasiun tersebut menyatakan nilai Force (Fc)1 yang berarti kegiatan tersebut berpotensi menyebabkan cedera tulang belakang. Pada stasiun kerja pencucian dan penyetrikaan nilai LI <1. Usulan perbaikan dengan memperpendek jarak (distance) dapat mengurangi nilai LI, dimana hasil perbaikan diperoleh nilai LI yaitu 0.63. Tujuan lain dari penelitian ini adalah pengembangan dari instrumen esMOCA sebelumnya, dimana hardware esMOCA pada masing-masing modul sensor telah memiliki baterai tanam (kecuali sensor telapak tangan) dan tampilan program esMOCA yang telah didesain sedemikian rupa untuk memudahkan user dalam menggunakan program, baik dari mengoperasikannya maupun membaca hasil dari pengukuran.
Kata kunci: Biomekanika, Action Limit (AL), Lifting Index (LI), Instrumen esMOCA
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi beban kerja petugas linen non infeksius di rsud syarifah ambami rato ebu dengan biomekanika menggunakan instrumen esmoca stasiun kerja yang diamati yaitu penimbangan pencucian dan penyetrikaan dengan jumlah karyawan orang yang terbagi menjadi shift yaitu pagi dan siang hasil pengukuran pada stasiun tersebut menyatakan nilai force fc yang berarti kegiatan tersebut berpotensi menyebabkan cedera tulang belakang pada stasiun kerja pencucian dan penyetrikaan nilai li usulan perbaikan dengan memperpendek jarak distance dapat mengurangi nilai li dimana hasil perbaikan diperoleh nilai li yaitu tujuan lain dari penelitian ini adalah pengembangan dari instrumen esmoca sebelumnya dimana hardware esmoca pada masingmasing modul sensor telah memiliki baterai tanam kecuali sensor telapak tangan dan tampilan program esmoca yang telah didesain sedemikian rupa untuk memudahkan user dalam menggunakan program baik dari mengoperasikannya maupun membaca hasil dari pengukuran kata kunci biomekanika action limit al lifting index li instrumen esmoca
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan mengevaluasi beban kerja petugas linen non infeksius rsud syarifah ambami rato ebu biomekanika menggunakan instrumen esmoca stasiun kerja diamati penimbangan pencucian penyetrikaan jumlah karyawan orang terbagi menjadi shift pagi siang hasil pengukuran stasiun tersebut menyatakan nilai force fc berarti kegiatan tersebut berpotensi menyebabkan cedera tulang belakang stasiun kerja pencucian penyetrikaan nilai li usulan perbaikan memperpendek jarak distance dapat mengurangi nilai li dimana hasil perbaikan diperoleh nilai li tujuan lain penelitian pengembangan instrumen esmoca sebelumnya dimana hardware esmoca masingmasing modul sensor memiliki baterai tanam kecuali sensor telapak tangan tampilan program esmoca didesain sedemikian rupa memudahkan user menggunakan program baik mengoperasikannya maupun membaca hasil pengukuran kata kunci biomekanika action limit al lifting index li instrumen esmoca
Abstrak (Stemmed): teliti tuju evaluasi beban kerja tugas linen non infeksius rsud syarifah ambami rato ebu biomekanika guna instrumen esmoca stasiun kerja amat timbang cuci setrika jumlah karyawan orang bagi jadi shift pagi siang hasil ukur stasiun sebut nyata nilai force fc arti giat sebut potensi sebab cedera tulang belakang stasiun kerja cuci setrika nilai li usul baik pendek jarak distance dapat kurang nilai li mana hasil baik oleh nilai li tuju lain teliti kembang instrumen esmoca belum mana hardware esmoca masingmasing modul sensor milik baterai tanam kecuali sensor telapak tangan tampil program esmoca desain demikian rupa mudah user guna program baik operasi maupun baca hasil ukur kata kunci biomekanika action limit al lifting index li instrumen esmoca
Abstrak (Corrected): elite juju evaluate began era tugs linen non infeksius sud shariah miami rate ebb biomekanika gun instrument smock station era mat timing much strike mullah karajan orang bag jade shift page sing hail ukr station debut nyala nilgai force fa art gift debut potent kebab ceder tulane belaying station era much strike nilgai li usual back pended arak distance apart during nilgai li mana hail back olen nilgai li juju lain elite embank instrument smock begum mana hardware smock masingmasing model sensor milk bacteria tana kecuali sensor telapak tanga tamil program smock detain domitian pupa judah user gun program back operas maun back hail ukr data bunch biomekanika action limit al lifting index li instrument smock
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'esmoca': 5, 'nilai': 4, 'li': 4, 'kerja': 3, 'instrumen': 3, 'stasiun': 3, 'hasil': 3, 'baik': 3, 'teliti': 2, 'tuju': 2, 'biomekanika': 2, 'guna': 2, 'cuci': 2, 'setrika': 2, 'ukur': 2, 'sebut': 2, 'mana': 2, 'sensor': 2, 'program': 2, 'evaluasi': 1, 'beban': 1, 'tugas': 1, 'linen': 1, 'non': 1, 'infeksius': 1, 'rsud': 1, 'syarifah': 1, 'ambami': 1, 'rato': 1, 'ebu': 1, 'amat': 1, 'timbang': 1, 'jumlah': 1, 'karyawan': 1, 'orang': 1, 'bagi': 1, 'jadi': 1, 'shift': 1, 'pagi': 1, 'siang': 1, 'nyata': 1, 'force': 1, 'fc': 1, 'arti': 1, 'giat': 1, 'potensi': 1, 'sebab': 1, 'cedera': 1, 'tulang': 1, 'belakang': 1, 'usul': 1, 'pendek': 1, 'jarak': 1, 'distance': 1, 'dapat': 1, 'kurang': 1, 'oleh': 1, 'lain': 1, 'kembang': 1, 'belum': 1, 'hardware': 1, 'masingmasing': 1, 'modul': 1, 'milik': 1, 'baterai': 1, 'tanam': 1, 'kecuali': 1, 'telapak': 1, 'tangan': 1, 'tampil': 1, 'desain': 1, 'demikian': 1, 'rupa': 1, 'mudah': 1, 'user': 1, 'operasi': 1, 'maupun': 1, 'baca': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'action': 1, 'limit': 1, 'al': 1, 'lifting': 1, 'index': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 8, 'esmoca': 5, 'and': 4, 'li': 4, 'to': 3, 'at': 3, 'stations': 3, 'that': 3, 'value': 3, 'in': 3, 'this': 2, 'with': 2, 'biomechanics': 2, 'using': 2, 'work': 2, 'were': 2, 'washing': 2, 'ironing': 2, 'results': 2, 'improvement': 2, 'by': 2, 'where': 2, 'is': 2, 'sensor': 2, 'has': 2, 'a': 2, 'program': 2, 'study': 1, 'aims': 1, 'evaluate': 1, 'workload': 1, 'noninfectious': 1, 'linen': 1, 'officers': 1, 'syarifah': 1, 'ambami': 1, 'general': 1, 'hospital': 1, 'rato': 1, 'ebu': 1, 'instruments': 1, 'observed': 1, 'weighing': 1, 'employees': 1, 'people': 1, 'divided': 1, 'into': 1, 'shifts': 1, 'namely': 1, 'morning': 1, 'afternoon': 1, 'measurement': 1, 'state': 1, 'force': 1, 'fc': 1, 'means': 1, 'these': 1, 'activities': 1, 'have': 1, 'potential': 1, 'musculoskeletal': 1, 'disorder': 1, 'values': 1, 'proposed': 1, 'shortening': 1, 'distance': 1, 'can': 1, 'reduce': 1, 'result': 1, 'obtained': 1, 'another': 1, 'purpose': 1, 'research': 1, 'development': 1, 'previous': 1, 'instrument': 1, 'hardware': 1, 'each': 1, 'module': 1, 'planting': 1, 'battery': 1, 'except': 1, 'palm': 1, 'display': 1, 'been': 1, 'designed': 1, 'such': 1, 'way': 1, 'facilitate': 1, 'user': 1, 'both': 1, 'from': 1, 'operating': 1, 'it': 1, 'or': 1, 'read': 1, 'measurements': 1, 'keywords': 1, 'action': 1, 'limit': 1, 'al': 1, 'lifting': 1, 'index': 1, 'instrumen': 1})
-------------------------------------------
--- Data #603 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Elliza
Judul: Pemetaan dan Perumusan Strategi untuk Mengurangi Terjadinya Cacat pada Produk Apalan Rattan Bar CNB01173-41 di PT. Romi Violeta Sidoarjo.
Pembimbing 1: Prof. Dr. Ir. H. Rachmad Hidayat, M.T., IPU, AER
Pembimbing 2: Dr. Sabarudin Akhmad, S.T., M.T., IPM
Abstrak (Raw): Kualitas merupakan hal utama yang perlu diperhatikan bagi perusahaan untuk dapat menciptakan produk yang mempunyai nilai tambah bagi konsumen serta dapat bersaing dengan industri sejenis. PT. Romi Violeta merupakan perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur dengan hasil produksi yaitu furniture. Permasalahan besar bagi perusahaan saat ini yaitu adanya faktor-faktor penyebab kecacatan akan tetapi belum mengetahui seberapa besar potensi atau risiko kegagalan yang disebabkan karena faktor-faktor penyebab kecacatan tersebut. Maka diperlukan suatu metode untuk melakukan pengendalian kualitas terhadap risiko kerusakan produk dan faktor-faktor apa saja yang menyebabkan kegagalan kualitas serta mencari solusi perbaikan dengan pemetaan FMEA (Filure Mode and Effect Analisys) dan strategi untuk mengurangi timbulnya kecacatan dengan teknik Delphi. Hasil pemetaan dari Teknik Delphi yaitu beberapa faktor kritis yang akan dilakukan penentuan objek perbaikan. Faktor kritis tersebut yaitu operator dan prosedur, perawatan tools dan mesin, pekerja dan layout, pekerja dan supplier, material, mesin lem, operator dan mesin laminasi, operator dan perawatan ruang. Penilian risiko yang dihasilkan yaitu nilai severity sebesar 5, nilai occurance 9, dan nilai detection sebesar 5, sehingga dihasilkan nilai RPN sebesar 225 yang merupakan nilai RPN paling tinggi dari hasil pemetaan tersebut.
Kata kunci: Kualitas, Teknik Delphi, FMEA
Abstrak (Clean): kualitas merupakan hal utama yang perlu diperhatikan bagi perusahaan untuk dapat menciptakan produk yang mempunyai nilai tambah bagi konsumen serta dapat bersaing dengan industri sejenis pt romi violeta merupakan perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur dengan hasil produksi yaitu furniture permasalahan besar bagi perusahaan saat ini yaitu adanya faktorfaktor penyebab kecacatan akan tetapi belum mengetahui seberapa besar potensi atau risiko kegagalan yang disebabkan karena faktorfaktor penyebab kecacatan tersebut maka diperlukan suatu metode untuk melakukan pengendalian kualitas terhadap risiko kerusakan produk dan faktorfaktor apa saja yang menyebabkan kegagalan kualitas serta mencari solusi perbaikan dengan pemetaan fmea filure mode and effect analisys dan strategi untuk mengurangi timbulnya kecacatan dengan teknik delphi hasil pemetaan dari teknik delphi yaitu beberapa faktor kritis yang akan dilakukan penentuan objek perbaikan faktor kritis tersebut yaitu operator dan prosedur perawatan tools dan mesin pekerja dan layout pekerja dan supplier material mesin lem operator dan mesin laminasi operator dan perawatan ruang penilian risiko yang dihasilkan yaitu nilai severity sebesar nilai occurance dan nilai detection sebesar sehingga dihasilkan nilai rpn sebesar yang merupakan nilai rpn paling tinggi dari hasil pemetaan tersebut kata kunci kualitas teknik delphi fmea
Abstrak (Stopwords Removed): kualitas utama perlu diperhatikan bagi perusahaan dapat menciptakan produk mempunyai nilai tambah bagi konsumen dapat bersaing industri sejenis pt romi violeta perusahaan bergerak dibidang manufaktur hasil produksi furniture permasalahan besar bagi perusahaan adanya faktorfaktor penyebab kecacatan belum mengetahui seberapa besar potensi risiko kegagalan disebabkan faktorfaktor penyebab kecacatan tersebut diperlukan metode melakukan pengendalian kualitas risiko kerusakan produk faktorfaktor apa menyebabkan kegagalan kualitas mencari solusi perbaikan pemetaan fmea filure mode and effect analisys strategi mengurangi timbulnya kecacatan teknik delphi hasil pemetaan teknik delphi beberapa faktor kritis dilakukan penentuan objek perbaikan faktor kritis tersebut operator prosedur perawatan tools mesin pekerja layout pekerja supplier material mesin lem operator mesin laminasi operator perawatan ruang penilian risiko dihasilkan nilai severity sebesar nilai occurance nilai detection sebesar dihasilkan nilai rpn sebesar nilai rpn paling tinggi hasil pemetaan tersebut kata kunci kualitas teknik delphi fmea
Abstrak (Stemmed): kualitas utama perlu perhati bagi usaha dapat cipta produk punya nilai tambah bagi konsumen dapat saing industri jenis pt romi violeta usaha gerak bidang manufaktur hasil produksi furniture masalah besar bagi usaha ada faktorfaktor sebab cacat belum tahu berapa besar potensi risiko gagal sebab faktorfaktor sebab cacat sebut perlu metode laku kendali kualitas risiko rusa produk faktorfaktor apa sebab gagal kualitas cari solusi baik meta fmea filure mode and effect analisys strategi kurang timbul cacat teknik delphi hasil meta teknik delphi beberapa faktor kritis laku tentu objek baik faktor kritis sebut operator prosedur awat tools mesin kerja layout kerja supplier material mesin lem operator mesin laminasi operator awat ruang penilian risiko hasil nilai severity besar nilai occurance nilai detection besar hasil nilai rpn besar nilai rpn paling tinggi hasil meta sebut kata kunci kualitas teknik delphi fmea
Abstrak (Corrected): kualitas mama peru perhaps bag sara apart city proud puny nilgai tambac bag consumed apart saying industry penis pt rome violet sara gera biding manufacture hail produksi furniture marsala bear bag sara ada faktorfaktor kebab carat begum tau berate bear potent risk gaga kebab faktorfaktor kebab carat debut peru metope lake kendall kualitas risk rush proud faktorfaktor papa kebab gaga kualitas care solus back meta flea figure mode and effect analysis strategy during timbal carat tennis delphi hail meta tennis delphi beberapa factor iritis lake tent objet back factor iritis debut operator procedure away tools resin era layout era supplier material resin lem operator resin laminas operator away rang penutian risk hail nilgai severity bear nilgai occurrence nilgai detection bear hail nilgai run bear nilgai run paling ting hail meta debut data bunch kualitas tennis delphi flea
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'nilai': 6, 'hasil': 5, 'besar': 5, 'kualitas': 4, 'sebab': 4, 'bagi': 3, 'usaha': 3, 'faktorfaktor': 3, 'cacat': 3, 'risiko': 3, 'sebut': 3, 'meta': 3, 'teknik': 3, 'delphi': 3, 'operator': 3, 'mesin': 3, 'perlu': 2, 'dapat': 2, 'produk': 2, 'gagal': 2, 'laku': 2, 'baik': 2, 'fmea': 2, 'faktor': 2, 'kritis': 2, 'awat': 2, 'kerja': 2, 'rpn': 2, 'utama': 1, 'perhati': 1, 'cipta': 1, 'punya': 1, 'tambah': 1, 'konsumen': 1, 'saing': 1, 'industri': 1, 'jenis': 1, 'pt': 1, 'romi': 1, 'violeta': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'manufaktur': 1, 'produksi': 1, 'furniture': 1, 'masalah': 1, 'ada': 1, 'belum': 1, 'tahu': 1, 'berapa': 1, 'potensi': 1, 'metode': 1, 'kendali': 1, 'rusa': 1, 'apa': 1, 'cari': 1, 'solusi': 1, 'filure': 1, 'mode': 1, 'and': 1, 'effect': 1, 'analisys': 1, 'strategi': 1, 'kurang': 1, 'timbul': 1, 'beberapa': 1, 'tentu': 1, 'objek': 1, 'prosedur': 1, 'tools': 1, 'layout': 1, 'supplier': 1, 'material': 1, 'lem': 1, 'laminasi': 1, 'ruang': 1, 'penilian': 1, 'severity': 1, 'occurance': 1, 'detection': 1, 'paling': 1, 'tinggi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 12, 'and': 11, 'is': 6, 'that': 6, 'value': 6, 'factors': 6, 'to': 5, 'for': 4, 'with': 4, 'a': 4, 'cause': 4, 'quality': 3, 'be': 3, 'in': 3, 'disability': 3, 'are': 3, 'delphi': 3, 'technique': 3, 'operators': 3, 'companies': 2, 'damage': 2, 'fmea': 2, 'mapping': 2, 'results': 2, 'critical': 2, 'maintenance': 2, 'workers': 2, 'machines': 2, 'resulting': 2, 'an': 2, 'rpn': 2, 'main': 1, 'thing': 1, 'must': 1, 'considered': 1, 'able': 1, 'produce': 1, 'products': 1, 'have': 1, 'added': 1, 'customers': 1, 'who': 1, 'can': 1, 'compete': 1, 'similar': 1, 'industries': 1, 'pt': 1, 'romi': 1, 'violeta': 1, 'company': 1, 'engaged': 1, 'manufacturing': 1, 'production': 1, 'furniture': 1, 'big': 1, 'problem': 1, 'today': 1, 'existence': 1, 'but': 1, 'not': 1, 'related': 1, 'great': 1, 'potential': 1, 'or': 1, 'causative': 1, 'then': 1, 'method': 1, 'needed': 1, 'improve': 1, 'product': 1, 'what': 1, 'look': 1, 'remedial': 1, 'solutions': 1, 'mode': 1, 'effect': 1, 'effects': 1, 'analysis': 1, 'strategies': 1, 'reduce': 1, 'incidence': 1, 'monitoring': 1, 'from': 1, 'some': 1, 'will': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'determining': 1, 'object': 1, 'improvement': 1, 'procedures': 1, 'machinery': 1, 'layout': 1, 'suppliers': 1, 'materials': 1, 'glue': 1, 'lamination': 1, 'space': 1, 'assessment': 1, 'risk': 1, 'severity': 1, 'insurance': 1, 'detection': 1, 'which': 1, 'highest': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #604 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muh. Ulul Albab
Judul: Segmentasi Pasar Wisatawan Berdasarkan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pemilihan Destinasi Pariwisata di Kabupaten Bojonegoro
Pembimbing 1: Ari Basuki, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Ida Lumintu, S.T., M.T., Ph.D.
Abstrak (Raw): Pariwisata menjadi salah satu sektor andalan untuk memperoleh devisa negara, pariwisata juga berperan penting terhadap pembangunan nasional. Kabupaten Bojonegoro sebagai salah satu Daerah Tujuan Wisata (DTW) di Jawa Timur, diketahui jumlah kunjungan wisatawan domestik di Kabupaten Bojonegoro mengalami kenaikan yang tinggi. Dari perkembangan jumlah kunjungan wisatawan di Kabupaten Bojonegoro saat ini, masih belum diketahui proses wisatawan dalam pengambilan keputusan liburan seperti memilih destinasi pariwisata dan kegiatan yang harus dilakukan di destinasi pariwisata. Pada penelitian, ini akan dilakukan segmentasi pasar wisatawan berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan dalam pemilihan destinasi pariwisata di Kabupaten Bojonegoro. Objek penelitian yang digunakan yaitu wisatawan domestik yang pernah dan atau sedang mengunjungi destinasi pariwisata di Kabupaten Bojonegoro dengan jumlah sampel yaitu sebanyak 330 orang, yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis faktor dan analisis cluster. Dalam penelitian ini, digunakan sebanyak 33 variabel, dan menggunakan kuesioner sebagai metode pengumpulan data. Output yang dihasilkan dari analisis faktor yaitu 9 faktor yang terbentuk, hasil ringkasan dari 25 variabel. Sembilan faktor yang terbentuk yaitu faktor tujuan berwisata, faktor jenis destinasi wisata, faktor informasi destinasi wisata, faktor pemasaran destinasi wisata, faktor sarana dan prasarana destinasi wisata, faktor hubungan dengan partner berwisata, faktor pendapatan, faktor pengalaman berkunjung, dan faktor karakteristik individu. Kemudian dengan menggunakan analisis cluster, terbentuk tiga segmen pasar wisatawan yaitu wisatawan kritis atau pemilih, wisatawan petualang, dan wisatawan netral atau ragu-ragu. Kata Kunci : Pariwisata, segmentasi pasar, pemilihan destinasi wisata, analisis faktor, analisis cluster.
Abstrak (Clean): pariwisata menjadi salah satu sektor andalan untuk memperoleh devisa negara pariwisata juga berperan penting terhadap pembangunan nasional kabupaten bojonegoro sebagai salah satu daerah tujuan wisata dtw di jawa timur diketahui jumlah kunjungan wisatawan domestik di kabupaten bojonegoro mengalami kenaikan yang tinggi dari perkembangan jumlah kunjungan wisatawan di kabupaten bojonegoro saat ini masih belum diketahui proses wisatawan dalam pengambilan keputusan liburan seperti memilih destinasi pariwisata dan kegiatan yang harus dilakukan di destinasi pariwisata pada penelitian ini akan dilakukan segmentasi pasar wisatawan berdasarkan faktorfaktor yang mempengaruhi keputusan dalam pemilihan destinasi pariwisata di kabupaten bojonegoro objek penelitian yang digunakan yaitu wisatawan domestik yang pernah dan atau sedang mengunjungi destinasi pariwisata di kabupaten bojonegoro dengan jumlah sampel yaitu sebanyak orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis faktor dan analisis cluster dalam penelitian ini digunakan sebanyak variabel dan menggunakan kuesioner sebagai metode pengumpulan data output yang dihasilkan dari analisis faktor yaitu faktor yang terbentuk hasil ringkasan dari variabel sembilan faktor yang terbentuk yaitu faktor tujuan berwisata faktor jenis destinasi wisata faktor informasi destinasi wisata faktor pemasaran destinasi wisata faktor sarana dan prasarana destinasi wisata faktor hubungan dengan partner berwisata faktor pendapatan faktor pengalaman berkunjung dan faktor karakteristik individu kemudian dengan menggunakan analisis cluster terbentuk tiga segmen pasar wisatawan yaitu wisatawan kritis atau pemilih wisatawan petualang dan wisatawan netral atau raguragu kata kunci pariwisata segmentasi pasar pemilihan destinasi wisata analisis faktor analisis cluster
Abstrak (Stopwords Removed): pariwisata menjadi salah satu sektor andalan memperoleh devisa negara pariwisata berperan penting pembangunan nasional kabupaten bojonegoro salah satu daerah tujuan wisata dtw jawa timur diketahui jumlah kunjungan wisatawan domestik kabupaten bojonegoro mengalami kenaikan tinggi perkembangan jumlah kunjungan wisatawan kabupaten bojonegoro masih belum diketahui proses wisatawan pengambilan keputusan liburan memilih destinasi pariwisata kegiatan harus dilakukan destinasi pariwisata penelitian dilakukan segmentasi pasar wisatawan berdasarkan faktorfaktor mempengaruhi keputusan pemilihan destinasi pariwisata kabupaten bojonegoro objek penelitian digunakan wisatawan domestik pernah sedang mengunjungi destinasi pariwisata kabupaten bojonegoro jumlah sampel sebanyak orang ditentukan teknik purposive sampling metode digunakan penelitian analisis faktor analisis cluster penelitian digunakan sebanyak variabel menggunakan kuesioner metode pengumpulan data output dihasilkan analisis faktor faktor terbentuk hasil ringkasan variabel sembilan faktor terbentuk faktor tujuan berwisata faktor jenis destinasi wisata faktor informasi destinasi wisata faktor pemasaran destinasi wisata faktor sarana prasarana destinasi wisata faktor hubungan partner berwisata faktor pendapatan faktor pengalaman berkunjung faktor karakteristik individu menggunakan analisis cluster terbentuk tiga segmen pasar wisatawan wisatawan kritis pemilih wisatawan petualang wisatawan netral raguragu kata kunci pariwisata segmentasi pasar pemilihan destinasi wisata analisis faktor analisis cluster
Abstrak (Stemmed): pariwisata jadi salah satu sektor andal oleh devisa negara pariwisata peran penting bangun nasional kabupaten bojonegoro salah satu daerah tuju wisata dtw jawa timur tahu jumlah kunjung wisatawan domestik kabupaten bojonegoro alami naik tinggi kembang jumlah kunjung wisatawan kabupaten bojonegoro masih belum tahu proses wisatawan ambil putus libur pilih destinasi pariwisata giat harus laku destinasi pariwisata teliti laku segmentasi pasar wisatawan dasar faktorfaktor pengaruh putus pilih destinasi pariwisata kabupaten bojonegoro objek teliti guna wisatawan domestik pernah sedang unjung destinasi pariwisata kabupaten bojonegoro jumlah sampel banyak orang tentu teknik purposive sampling metode guna teliti analisis faktor analisis cluster teliti guna banyak variabel guna kuesioner metode kumpul data output hasil analisis faktor faktor bentuk hasil ringkas variabel sembilan faktor bentuk faktor tuju wisata faktor jenis destinasi wisata faktor informasi destinasi wisata faktor pasar destinasi wisata faktor sarana prasarana destinasi wisata faktor hubung partner wisata faktor dapat faktor alam kunjung faktor karakteristik individu guna analisis cluster bentuk tiga segmen pasar wisatawan wisatawan kritis pilih wisatawan tualang wisatawan netral raguragu kata kunci pariwisata segmentasi pasar pilih destinasi wisata analisis faktor analisis cluster
Abstrak (Corrected): pariwisata jade salad sat sector anal olen devise megara pariwisata pecan panting bangui national kabupaten bojonegoro salad sat sarah juju vista dew jaw timur tau mullah unsung wisatawan domestic kabupaten bojonegoro salami nail ting embank mullah unsung wisatawan kabupaten bojonegoro mash begum tau proves wisatawan ambit puts liber pilch destines pariwisata gift harms lake destines pariwisata elite lake segments paar wisatawan dakar faktorfaktor pengaruh puts pilch destines pariwisata kabupaten bojonegoro objet elite gun wisatawan domestic perish sedan unsung destines pariwisata kabupaten bojonegoro mullah sample banyan orang tent tennis purposive sampling metope gun elite analysis factor analysis cluster elite gun banyan variable gun questioner metope rumpus data output hail analysis factor factor bent hail rings variable serbian factor bent factor juju vista factor penis destines vista factor informant destines vista factor paar destines vista factor saran prasarana destines vista factor hung partner vista factor apart factor alarm unsung factor karakteristik individual gun analysis cluster bent toga semen paar wisatawan wisatawan iritis pilch wisatawan malang wisatawan neural raguragu data bunch pariwisata segments paar pilch destines vista analysis factor analysis cluster
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'faktor': 14, 'wisatawan': 9, 'destinasi': 9, 'wisata': 8, 'pariwisata': 7, 'analisis': 6, 'kabupaten': 5, 'bojonegoro': 5, 'guna': 5, 'pilih': 4, 'teliti': 4, 'pasar': 4, 'jumlah': 3, 'kunjung': 3, 'cluster': 3, 'bentuk': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'tuju': 2, 'tahu': 2, 'domestik': 2, 'putus': 2, 'laku': 2, 'segmentasi': 2, 'banyak': 2, 'metode': 2, 'variabel': 2, 'hasil': 2, 'jadi': 1, 'sektor': 1, 'andal': 1, 'oleh': 1, 'devisa': 1, 'negara': 1, 'peran': 1, 'penting': 1, 'bangun': 1, 'nasional': 1, 'daerah': 1, 'dtw': 1, 'jawa': 1, 'timur': 1, 'alami': 1, 'naik': 1, 'tinggi': 1, 'kembang': 1, 'masih': 1, 'belum': 1, 'proses': 1, 'ambil': 1, 'libur': 1, 'giat': 1, 'harus': 1, 'dasar': 1, 'faktorfaktor': 1, 'pengaruh': 1, 'objek': 1, 'pernah': 1, 'sedang': 1, 'unjung': 1, 'sampel': 1, 'orang': 1, 'tentu': 1, 'teknik': 1, 'purposive': 1, 'sampling': 1, 'kuesioner': 1, 'kumpul': 1, 'data': 1, 'output': 1, 'ringkas': 1, 'sembilan': 1, 'jenis': 1, 'informasi': 1, 'sarana': 1, 'prasarana': 1, 'hubung': 1, 'partner': 1, 'dapat': 1, 'alam': 1, 'karakteristik': 1, 'individu': 1, 'tiga': 1, 'segmen': 1, 'kritis': 1, 'tualang': 1, 'netral': 1, 'raguragu': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 15, 'the': 12, 'in': 12, 'tourist': 9, 'factors': 9, 'tourism': 7, 'destinations': 7, 'tourists': 6, 'analysis': 6, 'is': 5, 'bojonegoro': 5, 'regency': 5, 'and': 5, 'destination': 4, 'a': 4, 'this': 4, 'used': 4, 'factor': 4, 'as': 3, 'that': 3, 'from': 3, 'market': 3, 'or': 3, 'cluster': 3, 'formed': 3, 'one': 2, 'development': 2, 'it': 2, 'number': 2, 'domestic': 2, 'visits': 2, 'decisions': 2, 'be': 2, 'research': 2, 'segmentation': 2, 'on': 2, 'was': 2, 'visited': 2, 'with': 2, 'method': 2, 'study': 2, 'variables': 2, 'were': 2, 'namely': 2, 'travel': 2, 'mainstay': 1, 'sectors': 1, 'to': 1, 'gain': 1, 'foreign': 1, 'exchange': 1, 'also': 1, 'plays': 1, 'an': 1, 'important': 1, 'role': 1, 'national': 1, 'areas': 1, 'dtw': 1, 'east': 1, 'java': 1, 'known': 1, 'has': 1, 'experienced': 1, 'high': 1, 'increase': 1, 'at': 1, 'time': 1, 'still': 1, 'unknown': 1, 'process': 1, 'making': 1, 'holiday': 1, 'such': 1, 'choosing': 1, 'activities': 1, 'must': 1, 'done': 1, 'will': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'based': 1, 'influence': 1, 'selection': 1, 'object': 1, 'who': 1, 'had': 1, 'total': 1, 'sample': 1, 'people': 1, 'which': 1, 'determined': 1, 'through': 1, 'purposive': 1, 'sampling': 1, 'technique': 1, 'questionnaires': 1, 'data': 1, 'collection': 1, 'output': 1, 'generated': 1, 'summary': 1, 'results': 1, 'nine': 1, 'type': 1, 'information': 1, 'marketing': 1, 'for': 1, 'facilities': 1, 'relations': 1, 'partners': 1, 'income': 1, 'visiting': 1, 'experience': 1, 'individual': 1, 'characteristic': 1, 'then': 1, 'by': 1, 'using': 1, 'three': 1, 'segments': 1, 'are': 1, 'critical': 1, 'voters': 1, 'adventurous': 1, 'neutral': 1, 'doubtful': 1, 'keywords': 1, 'choice': 1})
-------------------------------------------
--- Data #605 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Aulia Lismayanti Putri
Judul: Preferensi Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura terhadap Pembelian Sepatu Menggunakan Pendekatan Analisis Konjoin
Pembimbing 1: Prof. Dr. Rachmad Hidayat, S.T., M.T., IPU
Pembimbing 2: Dr. Sabarudin Akhmad, S.T., M.T., IPM
Abstrak (Raw): Sepatu merupakan salah satu produk fashion. Saat ini penjualan sepatu mengalami kemajuan yang sangat pesat, hal ini terbukti dengan meningkatnya minat konsumen terhadap pembelian sepatu. Fungsi sepatu saat ini tidak hanya untuk keperluan tertentu tetapi juga sebagi gaya hidup atau trend fashion. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui kombinasi atribut yang menjadi preferensi konsumen dalam pemilihan sepatu dan untuk mengetahui atribut apa yang paling dominan menjadi pilihan konsumen dalam memilih sepatu tersebut. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang dilaksanakan menggunakan metode analisis konjoin. Studi ini didasarkan pada data primer yang dilakukan melalui survei kepada 354 mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura. Hasil penelitian menunjukan terdapat atribut Kualitas Produk, Desain Produk, Kenyamanan, Harga, Warna, dan Bobot yang digunakan untuk memilih sepatu tersebut.. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa atribut yang paling penting menurut responden saat memilih sepatu adalah atribut kenyamanan sepatu dengan nilai kepentingan sebesar 23,289 %. Kartu stimuli yang memiliki skor terbesar adalah kartu stimuli 4 dengan total skor sebesar 1,321. Hal tersebut menandakan bahwa sebagian besar responden sangat menyukai kombinasi atribut dari kartu stimuli 4 yaitu sepatu dengan kualitas tinggi, desain sporty bertali, nyaman, harga kurang dari Rp. 200.000, berwarna gelap, dan berbobot berat. Sedangkan responden sangat tidak menyukai kombinasi atribut pada kartu stimuli 2 yaitu sepatu dengan kualitas rendah, desain sporty bertali, tidak nyaman, harga lebih dari Rp. 500.000, warna gelap, dan bobot ringan.
Kata Kunci: Analisis Konjoin; Sepatu?
Abstrak (Clean): sepatu merupakan salah satu produk fashion saat ini penjualan sepatu mengalami kemajuan yang sangat pesat hal ini terbukti dengan meningkatnya minat konsumen terhadap pembelian sepatu fungsi sepatu saat ini tidak hanya untuk keperluan tertentu tetapi juga sebagi gaya hidup atau trend fashion penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui kombinasi atribut yang menjadi preferensi konsumen dalam pemilihan sepatu dan untuk mengetahui atribut apa yang paling dominan menjadi pilihan konsumen dalam memilih sepatu tersebut penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang dilaksanakan menggunakan metode analisis konjoin studi ini didasarkan pada data primer yang dilakukan melalui survei kepada mahasiswa universitas trunojoyo madura hasil penelitian menunjukan terdapat atribut kualitas produk desain produk kenyamanan harga warna dan bobot yang digunakan untuk memilih sepatu tersebut hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa atribut yang paling penting menurut responden saat memilih sepatu adalah atribut kenyamanan sepatu dengan nilai kepentingan sebesar kartu stimuli yang memiliki skor terbesar adalah kartu stimuli dengan total skor sebesar hal tersebut menandakan bahwa sebagian besar responden sangat menyukai kombinasi atribut dari kartu stimuli yaitu sepatu dengan kualitas tinggi desain sporty bertali nyaman harga kurang dari rp berwarna gelap dan berbobot berat sedangkan responden sangat tidak menyukai kombinasi atribut pada kartu stimuli yaitu sepatu dengan kualitas rendah desain sporty bertali tidak nyaman harga lebih dari rp warna gelap dan bobot ringan kata kunci analisis konjoin sepatu
Abstrak (Stopwords Removed): sepatu salah satu produk fashion penjualan sepatu mengalami kemajuan sangat pesat terbukti meningkatnya minat konsumen pembelian sepatu fungsi sepatu keperluan tertentu sebagi gaya hidup trend fashion penelitian memiliki tujuan mengetahui kombinasi atribut menjadi preferensi konsumen pemilihan sepatu mengetahui atribut apa paling dominan menjadi pilihan konsumen memilih sepatu tersebut penelitian penelitian kuantitatif dilaksanakan menggunakan metode analisis konjoin studi didasarkan data primer dilakukan survei kepada mahasiswa universitas trunojoyo madura hasil penelitian menunjukan terdapat atribut kualitas produk desain produk kenyamanan harga warna bobot digunakan memilih sepatu tersebut hasil penelitian menunjukkan atribut paling penting menurut responden memilih sepatu atribut kenyamanan sepatu nilai kepentingan sebesar kartu stimuli memiliki skor terbesar kartu stimuli total skor sebesar tersebut menandakan sebagian besar responden sangat menyukai kombinasi atribut kartu stimuli sepatu kualitas tinggi desain sporty bertali nyaman harga kurang rp berwarna gelap berbobot berat sedangkan responden sangat menyukai kombinasi atribut kartu stimuli sepatu kualitas rendah desain sporty bertali nyaman harga lebih rp warna gelap bobot ringan kata kunci analisis konjoin sepatu
Abstrak (Stemmed): sepatu salah satu produk fashion jual sepatu alami maju sangat pesat bukti tingkat minat konsumen beli sepatu fungsi sepatu perlu tentu bagi gaya hidup trend fashion teliti milik tuju tahu kombinasi atribut jadi preferensi konsumen pilih sepatu tahu atribut apa paling dominan jadi pilih konsumen pilih sepatu sebut teliti teliti kuantitatif laksana guna metode analisis konjoin studi dasar data primer laku survei kepada mahasiswa universitas trunojoyo madura hasil teliti tunjuk dapat atribut kualitas produk desain produk nyaman harga warna bobot guna pilih sepatu sebut hasil teliti tunjuk atribut paling penting turut responden pilih sepatu atribut nyaman sepatu nilai penting besar kartu stimuli milik skor besar kartu stimuli total skor besar sebut tanda bagi besar responden sangat suka kombinasi atribut kartu stimuli sepatu kualitas tinggi desain sporty tal nyaman harga kurang rp warna gelap bobot berat sedang responden sangat suka kombinasi atribut kartu stimuli sepatu kualitas rendah desain sporty tal nyaman harga lebih rp warna gelap bobot ringan kata kunci analisis konjoin sepatu
Abstrak (Corrected): seat salad sat proud fashion dual seat salami maj sang pest but dingbat mint consumed bell seat fungi seat peru tent bag gaya hide trend fashion elite milk juju tau kombinasi tribute jade preference consumed pilch seat tau tribute papa paling dominant jade pilch consumed pilch seat debut elite elite kuantitatif lasagna gun metope analysis conjoin study dakar data primer lake survey keypad mahasiswa university trunojoyo madura hail elite tuneup apart tribute kualitas proud detain proud nyeman hard wanna robot gun pilch seat debut hail elite tuneup tribute paling panting turn responded pilch seat tribute nyeman seat nilgai panting bear kart stimuli milk stor bear kart stimuli total stor bear debut panda bag bear responded sang ska kombinasi tribute kart stimuli seat kualitas ting detain sporty talk nyeman hard during up wanna gelcap robot beat sedan responded sang ska kombinasi tribute kart stimuli seat kualitas rental detain sporty talk nyeman hard leash up wanna gelcap robot ring data bunch analysis conjoin seat
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sepatu': 12, 'atribut': 7, 'teliti': 5, 'pilih': 5, 'nyaman': 4, 'besar': 4, 'kartu': 4, 'stimuli': 4, 'produk': 3, 'sangat': 3, 'konsumen': 3, 'kombinasi': 3, 'sebut': 3, 'kualitas': 3, 'desain': 3, 'harga': 3, 'warna': 3, 'bobot': 3, 'responden': 3, 'fashion': 2, 'bagi': 2, 'milik': 2, 'tahu': 2, 'jadi': 2, 'paling': 2, 'guna': 2, 'analisis': 2, 'konjoin': 2, 'hasil': 2, 'tunjuk': 2, 'penting': 2, 'skor': 2, 'suka': 2, 'sporty': 2, 'tal': 2, 'rp': 2, 'gelap': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'jual': 1, 'alami': 1, 'maju': 1, 'pesat': 1, 'bukti': 1, 'tingkat': 1, 'minat': 1, 'beli': 1, 'fungsi': 1, 'perlu': 1, 'tentu': 1, 'gaya': 1, 'hidup': 1, 'trend': 1, 'tuju': 1, 'preferensi': 1, 'apa': 1, 'dominan': 1, 'kuantitatif': 1, 'laksana': 1, 'metode': 1, 'studi': 1, 'dasar': 1, 'data': 1, 'primer': 1, 'laku': 1, 'survei': 1, 'kepada': 1, 'mahasiswa': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'dapat': 1, 'turut': 1, 'nilai': 1, 'total': 1, 'tanda': 1, 'tinggi': 1, 'kurang': 1, 'berat': 1, 'sedang': 1, 'rendah': 1, 'lebih': 1, 'ringan': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 14, 'shoes': 9, 'a': 7, 'is': 7, 'this': 6, 'that': 6, 'in': 5, 'study': 5, 'attributes': 5, 'are': 4, 'to': 4, 'and': 4, 'with': 4, 'stimuli': 4, 'product': 3, 'shoe': 3, 'out': 3, 'combination': 3, 'quality': 3, 'design': 3, 'weight': 3, 'respondents': 3, 'fashion': 2, 'very': 2, 'consumer': 2, 'for': 2, 'has': 2, 'find': 2, 'most': 2, 'choosing': 2, 'these': 2, 'analysis': 2, 'on': 2, 'results': 2, 'were': 2, 'comfort': 2, 'color': 2, 'attribute': 2, 'card': 2, 'score': 2, 'cards': 2, 'namely': 2, 'sporty': 2, 'strappy': 2, 'prices': 2, 'than': 2, 'rp': 2, 'dark': 2, 'at': 1, 'present': 1, 'sales': 1, 'progressing': 1, 'rapidly': 1, 'evidenced': 1, 'by': 1, 'increasing': 1, 'interest': 1, 'purchasing': 1, 'function': 1, 'today': 1, 'not': 1, 'only': 1, 'certain': 1, 'needs': 1, 'but': 1, 'also': 1, 'as': 1, 'lifestyle': 1, 'or': 1, 'trend': 1, 'purpose': 1, 'preferences': 1, 'selection': 1, 'what': 1, 'dominant': 1, 'choice': 1, 'consumers': 1, 'quantitative': 1, 'carried': 1, 'using': 1, 'conjoined': 1, 'method': 1, 'based': 1, 'primary': 1, 'data': 1, 'through': 1, 'survey': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'university': 1, 'students': 1, 'showed': 1, 'there': 1, 'price': 1, 'used': 1, 'select': 1, 'indicate': 1, 'important': 1, 'according': 1, 'when': 1, 'value': 1, 'importance': 1, 'biggest': 1, 'total': 1, 'indicates': 1, 'majority': 1, 'fond': 1, 'high': 1, 'comfortable': 1, 'less': 1, 'heavy': 1, 'while': 1, 'strongly': 1, 'disliked': 1, 'low': 1, 'uncomfortable': 1, 'more': 1, 'colors': 1, 'light': 1, 'keywords': 1, 'conjoin': 1})
-------------------------------------------
--- Data #606 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Yuni Ratna Sari
Judul: PENGUKURAN ECO-EFFICIENCY RELATIF SEKTOR PERTANIAN DAN PETERNAKAN EMPAT KABUPATEN DI MADURA DENGAN METODE DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA)
Pembimbing 1: Dr. Weny Findiastuti, S.T.,M.T
Pembimbing 2: Ahmad Mughni, S.T.,M.EngMgt
Abstrak (Raw): Pulau Madura merupakan bagian dari Provinsi Jawa Timur yang terdiri dari empat kabupaten. Pertumbuhan ekonomi Madura didukung oleh perkembangan dan peningkatan hasil berbagai sektor seperti pertanian/tanaman pangan, dan peternakan. Suatu daerah atau kabupaten dapat dikatakan sudah mencapai tingkat eco-efficient apabila memiliki nilai eco-efficiency relatif sama dengan satu (=1) dan jika nilai eco-efficiency relatif kurang dari satu (<1) maka Kabupaten tersebut tidak berstatus eco-efficient, oleh karena itu dilakukan penelitian Pengukuran Eco-Efficiency Relatif Sektor Pertanian Dan Peternakan Empat Kabupaten Madura Dengan Metode Data Envelopment Analysis (DEA). Pada penelitian ini Decision Making Unit (DMU) yang digunakan yaitu Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep. Dengan variabel Output pendapatan dari Produk Domestik Regional Bruto sektor pertanian/bahan pangan dan sektor peternakan. Dan variabel Input potensi tingkat emisi CO2, konsumsi air dan konsumsi energi dari kedua sektor. Dalam tahun yang sama memungkinkan terdapat beberapa DMU yang berstatus eco-efficient walapun memiliki nilai input dan output yang berbeda, sektor pertanian 2013, 2014, 2015 dan 2017 yang berstatus eco-efficient yaitu DMU 2 dan DMU 3 yang memiliki nilai eco-efficiency relatif sama dengan satu (1), tahun 2016 yang berstatus eco-efficient yaitu DMU 1 dan DMU 3. Pada sektor peternakan tahun 2013, 2014 dan 2015 yang berstatus eco-efficient yaitu DMU 2 sedangkan tahun 2016 dan 2017 yang berstatus eco-efficient adalah DMU 3 karena memiliki nilai eco-efficiency relatif sama dengan satu (1).
Abstrak (Clean): pulau madura merupakan bagian dari provinsi jawa timur yang terdiri dari empat kabupaten pertumbuhan ekonomi madura didukung oleh perkembangan dan peningkatan hasil berbagai sektor seperti pertaniantanaman pangan dan peternakan suatu daerah atau kabupaten dapat dikatakan sudah mencapai tingkat ecoefficient apabila memiliki nilai ecoefficiency relatif sama dengan satu dan jika nilai ecoefficiency relatif kurang dari satu maka kabupaten tersebut tidak berstatus ecoefficient oleh karena itu dilakukan penelitian pengukuran ecoefficiency relatif sektor pertanian dan peternakan empat kabupaten madura dengan metode data envelopment analysis dea pada penelitian ini decision making unit dmu yang digunakan yaitu kabupaten bangkalan sampang pamekasan dan sumenep dengan variabel output pendapatan dari produk domestik regional bruto sektor pertanianbahan pangan dan sektor peternakan dan variabel input potensi tingkat emisi co konsumsi air dan konsumsi energi dari kedua sektor dalam tahun yang sama memungkinkan terdapat beberapa dmu yang berstatus ecoefficient walapun memiliki nilai input dan output yang berbeda sektor pertanian dan yang berstatus ecoefficient yaitu dmu dan dmu yang memiliki nilai ecoefficiency relatif sama dengan satu tahun yang berstatus ecoefficient yaitu dmu dan dmu pada sektor peternakan tahun dan yang berstatus ecoefficient yaitu dmu sedangkan tahun dan yang berstatus ecoefficient adalah dmu karena memiliki nilai ecoefficiency relatif sama dengan satu
Abstrak (Stopwords Removed): pulau madura bagian provinsi jawa timur terdiri empat kabupaten pertumbuhan ekonomi madura didukung perkembangan peningkatan hasil berbagai sektor pertaniantanaman pangan peternakan daerah kabupaten dapat dikatakan sudah mencapai tingkat ecoefficient apabila memiliki nilai ecoefficiency relatif sama satu jika nilai ecoefficiency relatif kurang satu kabupaten tersebut berstatus ecoefficient dilakukan penelitian pengukuran ecoefficiency relatif sektor pertanian peternakan empat kabupaten madura metode data envelopment analysis dea penelitian decision making unit dmu digunakan kabupaten bangkalan sampang pamekasan sumenep variabel output pendapatan produk domestik regional bruto sektor pertanianbahan pangan sektor peternakan variabel input potensi tingkat emisi co konsumsi air konsumsi energi kedua sektor tahun sama memungkinkan terdapat beberapa dmu berstatus ecoefficient walapun memiliki nilai input output berbeda sektor pertanian berstatus ecoefficient dmu dmu memiliki nilai ecoefficiency relatif sama satu tahun berstatus ecoefficient dmu dmu sektor peternakan tahun berstatus ecoefficient dmu sedangkan tahun berstatus ecoefficient dmu memiliki nilai ecoefficiency relatif sama satu
Abstrak (Stemmed): pulau madura bagi provinsi jawa timur diri empat kabupaten tumbuh ekonomi madura dukung kembang tingkat hasil bagai sektor pertaniantanaman pangan terna daerah kabupaten dapat kata sudah capai tingkat ecoefficient apabila milik nilai ecoefficiency relatif sama satu jika nilai ecoefficiency relatif kurang satu kabupaten sebut status ecoefficient laku teliti ukur ecoefficiency relatif sektor tani terna empat kabupaten madura metode data envelopment analysis dea teliti decision making unit dmu guna kabupaten bangkal sampang pamekasan sumenep variabel output dapat produk domestik regional bruto sektor pertanianbahan pangan sektor terna variabel input potensi tingkat emisi co konsumsi air konsumsi energi dua sektor tahun sama mungkin dapat beberapa dmu status ecoefficient walapun milik nilai input output beda sektor tani status ecoefficient dmu dmu milik nilai ecoefficiency relatif sama satu tahun status ecoefficient dmu dmu sektor terna tahun status ecoefficient dmu sedang tahun status ecoefficient dmu milik nilai ecoefficiency relatif sama satu
Abstrak (Corrected): palau madura bag proving jaw timur dirt expat kabupaten tumble economic madura during embank dingbat hail bahai sector pertaniantanaman pagan terra sarah kabupaten apart data judah capri dingbat coefficient arabia milk nilgai ecoefficiency related same sat pika nilgai ecoefficiency related during sat kabupaten debut status coefficient lake elite ukr ecoefficiency related sector tank terra expat kabupaten madura metope data envelopment analysis dead elite decision making unit du gun kabupaten bangka sampan pamekasan sumner variable output apart proud domestic regional brute sector pertanianbahan pagan sector terra variable input potent dingbat miss co konsumsi air konsumsi energy due sector thun same munchkin apart beberapa du status coefficient walapun milk nilgai input output bed sector tank status coefficient du du milk nilgai ecoefficiency related same sat thun status coefficient du du sector terra thun status coefficient du sedan thun status coefficient du milk nilgai ecoefficiency related same sat
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'dmu': 8, 'sektor': 7, 'ecoefficient': 7, 'status': 6, 'kabupaten': 5, 'nilai': 5, 'ecoefficiency': 5, 'relatif': 5, 'terna': 4, 'milik': 4, 'sama': 4, 'satu': 4, 'tahun': 4, 'madura': 3, 'tingkat': 3, 'dapat': 3, 'empat': 2, 'pangan': 2, 'teliti': 2, 'tani': 2, 'variabel': 2, 'output': 2, 'input': 2, 'konsumsi': 2, 'pulau': 1, 'bagi': 1, 'provinsi': 1, 'jawa': 1, 'timur': 1, 'diri': 1, 'tumbuh': 1, 'ekonomi': 1, 'dukung': 1, 'kembang': 1, 'hasil': 1, 'bagai': 1, 'pertaniantanaman': 1, 'daerah': 1, 'kata': 1, 'sudah': 1, 'capai': 1, 'apabila': 1, 'jika': 1, 'kurang': 1, 'sebut': 1, 'laku': 1, 'ukur': 1, 'metode': 1, 'data': 1, 'envelopment': 1, 'analysis': 1, 'dea': 1, 'decision': 1, 'making': 1, 'unit': 1, 'guna': 1, 'bangkal': 1, 'sampang': 1, 'pamekasan': 1, 'sumenep': 1, 'produk': 1, 'domestik': 1, 'regional': 1, 'bruto': 1, 'pertanianbahan': 1, 'potensi': 1, 'emisi': 1, 'co': 1, 'air': 1, 'energi': 1, 'dua': 1, 'mungkin': 1, 'beberapa': 1, 'walapun': 1, 'beda': 1, 'sedang': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 17, 'and': 14, 'is': 8, 'ecoefficient': 7, 'dmu': 7, 'in': 6, 'ecoefficiency': 5, 'with': 5, 'status': 5, 'livestock': 4, 'value': 4, 'relatively': 4, 'one': 4, 'was': 4, 'sector': 4, 'agriculture': 3, 'to': 3, 'madura': 2, 'which': 2, 'four': 2, 'districts': 2, 'by': 2, 'sectors': 2, 'level': 2, 'if': 2, 'a': 2, 'equal': 2, 'study': 2, 'variable': 2, 'output': 2, 'input': 2, 'consumption': 2, 'same': 2, 'there': 2, 'were': 2, 'had': 2, 'island': 1, 'part': 1, 'east': 1, 'java': 1, 'province': 1, 'consists': 1, 'maduras': 1, 'economic': 1, 'growth': 1, 'supported': 1, 'development': 1, 'improvement': 1, 'results': 1, 'various': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'an': 1, 'area': 1, 'or': 1, 'district': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'said': 1, 'have': 1, 'reached': 1, 'it': 1, 'has': 1, 'less': 1, 'than': 1, 'regency': 1, 'not': 1, 'therefore': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'relative': 1, 'method': 1, 'data': 1, 'envelopment': 1, 'analysis': 1, 'dea': 1, 'this': 1, 'decision': 1, 'making': 1, 'unit': 1, 'used': 1, 'bangkal': 1, 'sampang': 1, 'pamekasan': 1, 'sumenep': 1, 'income': 1, 'from': 1, 'gross': 1, 'regional': 1, 'domestic': 1, 'product': 1, 'agricultural': 1, 'potential': 1, 'co': 1, 'emissions': 1, 'water': 1, 'energy': 1, 'two': 1, 'year': 1, 'several': 1, 'dmus': 1, 'even': 1, 'though': 1, 'they': 1, 'different': 1, 'values': 1, 'while': 1, 'because': 1})
-------------------------------------------
--- Data #607 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Dyan Wakhidatussolihah
Judul: ANALISIS WASTE PADA PT. REFINDO INTISELARAS INDONESIA DAN UPAYA PERBAIKANYA MENGGUNAKAN VSM (VALUE STREAM MAPPING)
Pembimbing 1: Ahmad Mughni,S.T.,M.EngMgt
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): PT. Refindo Intiselaras pada tahun ini mengalami permasalahan tidak terpenuhinya target produksi yang menyebabkan keterlambatan dalam pengiriman. Untuk memperlancar produksinya, diperlukan adanya perbaikan sistem produksi, karena selama ini banyak ditemukan pemborosan yang dapat menurunkan performansi perusahaan. Metode VSM digunakan untuk meminimalisasi produk cacat yang terjadi sehingga diketahui kegiatan yang dapat memberikan VA (value added), NVA(non value added), NNVA (necessary but non-value adding activities) dan menganalisa penyebabnya menggunakan cause effect diagaram (fishbone diagram). Dari penelitian ini diperoleh bahwa besarnya waste sangat mempengaruhi hasil output produk.
Abstrak (Clean): pt refindo intiselaras pada tahun ini mengalami permasalahan tidak terpenuhinya target produksi yang menyebabkan keterlambatan dalam pengiriman untuk memperlancar produksinya diperlukan adanya perbaikan sistem produksi karena selama ini banyak ditemukan pemborosan yang dapat menurunkan performansi perusahaan metode vsm digunakan untuk meminimalisasi produk cacat yang terjadi sehingga diketahui kegiatan yang dapat memberikan va value added nvanon value added nnva necessary but nonvalue adding activities dan menganalisa penyebabnya menggunakan cause effect diagaram fishbone diagram dari penelitian ini diperoleh bahwa besarnya waste sangat mempengaruhi hasil output produk
Abstrak (Stopwords Removed): pt refindo intiselaras tahun mengalami permasalahan terpenuhinya target produksi menyebabkan keterlambatan pengiriman memperlancar produksinya diperlukan adanya perbaikan sistem produksi selama banyak ditemukan pemborosan dapat menurunkan performansi perusahaan metode vsm digunakan meminimalisasi produk cacat terjadi diketahui kegiatan dapat memberikan va value added nvanon value added nnva necessary but nonvalue adding activities menganalisa penyebabnya menggunakan cause effect diagaram fishbone diagram penelitian diperoleh besarnya waste sangat mempengaruhi hasil output produk
Abstrak (Stemmed): pt refindo intiselaras tahun alami masalah penuh target produksi sebab lambat kirim lancar produksi perlu ada baik sistem produksi lama banyak temu boros dapat turun performansi usaha metode vsm guna minimal produk cacat jadi tahu giat dapat beri va value added nvanon value added nnva necessary but nonvalue adding activities menganalisa sebab guna cause effect diagaram fishbone diagram teliti oleh besar waste sangat pengaruh hasil output produk
Abstrak (Corrected): pt remind intiselaras thun salami marsala punch target produksi kebab lambast kirin lancer produksi peru ada back sister produksi lama banyan temp bores apart turn performance sara metope vim gun minimal proud carat jade tau gift apart bert va value added canon value added nova necessary but nonvalue adding activities menganalisa kebab gun cause effect diagram wishbone diagram elite olen bear waste sang pengaruh hail output proud
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produksi': 3, 'sebab': 2, 'dapat': 2, 'guna': 2, 'produk': 2, 'value': 2, 'added': 2, 'pt': 1, 'refindo': 1, 'intiselaras': 1, 'tahun': 1, 'alami': 1, 'masalah': 1, 'penuh': 1, 'target': 1, 'lambat': 1, 'kirim': 1, 'lancar': 1, 'perlu': 1, 'ada': 1, 'baik': 1, 'sistem': 1, 'lama': 1, 'banyak': 1, 'temu': 1, 'boros': 1, 'turun': 1, 'performansi': 1, 'usaha': 1, 'metode': 1, 'vsm': 1, 'minimal': 1, 'cacat': 1, 'jadi': 1, 'tahu': 1, 'giat': 1, 'beri': 1, 'va': 1, 'nvanon': 1, 'nnva': 1, 'necessary': 1, 'but': 1, 'nonvalue': 1, 'adding': 1, 'activities': 1, 'menganalisa': 1, 'cause': 1, 'effect': 1, 'diagaram': 1, 'fishbone': 1, 'diagram': 1, 'teliti': 1, 'oleh': 1, 'besar': 1, 'waste': 1, 'sangat': 1, 'pengaruh': 1, 'hasil': 1, 'output': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 8, 'that': 5, 'production': 3, 'of': 3, 'pt': 2, 'refindo': 2, 'intiselaras': 2, 'this': 2, 'in': 2, 'to': 2, 'so': 2, 'can': 2, 'is': 2, 'it': 2, 'activities': 2, 'value': 2, 'added': 2, 'year': 1, 'experienced': 1, 'problems': 1, 'not': 1, 'meeting': 1, 'targets': 1, 'which': 1, 'caused': 1, 'delays': 1, 'shipments': 1, 'facilitate': 1, 'needed': 1, 'an': 1, 'improvement': 1, 'system': 1, 'because': 1, 'far': 1, 'there': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'many': 1, 'wastes': 1, 'reduce': 1, 'company': 1, 'performance': 1, 'vsm': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'minimize': 1, 'defective': 1, 'products': 1, 'occur': 1, 'known': 1, 'provide': 1, 'va': 1, 'nva': 1, 'non': 1, 'nnva': 1, 'necessary': 1, 'but': 1, 'nonvalue': 1, 'adding': 1, 'and': 1, 'analyze': 1, 'causes': 1, 'using': 1, 'fishbone': 1, 'diagram': 1, 'from': 1, 'research': 1, 'was': 1, 'found': 1, 'amount': 1, 'waste': 1, 'greatly': 1, 'affects': 1, 'output': 1, 'product': 1})
-------------------------------------------
--- Data #608 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: MUKLIS NUR EVENDI
Judul: Optimasi Parameter Mesin Hot Press Pneumatic Terhadap Kekuatan Tarik Menggunakan Metode Response Surface Methedology (RSM).
Pembimbing 1: IMRON,KUSWANDI S.T.,M.T.
Pembimbing 2: Dr.IMRON KUSWANDI,S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Optimasi parameter pemesinan mesin hot press pneumatic generasi dua terhadap kekuatan
tarik. Parameter yang dipelajari adalah: temperature
C (X1), tekanan Bar (X2), dan waktu
pemanansan (menit) (X3). Metode permukaan respons dengan rancangan Central Composite
Design (CCD) digunakan untuk memperoleh model matematis yang menggambarkan hubungan
antara kekuatan tarik terhadap variabel-variabel yang mempengaruhinya. Penentuan kombinasi
titik-titik stasioner untuk memperoleh permukaan respons maksimum diidentifikasi
menggunakan analisis kanonik. Hasil penelitian menunjukkan model permukaan respons
maksimum. Temperature yang diperoleh adalah sebesar 158,27
0
C, tekanan yang diperoleh
adalah sebesar 5,499 Bar dan waktu pemanasan 5,517 menit dengan nilai kekuatan tarik = 18,78
Mpa.
0
Abstrak (Clean): optimasi parameter pemesinan mesin hot press pneumatic generasi dua terhadap kekuatan tarik parameter yang dipelajari adalah temperature c x tekanan bar x dan waktu pemanansan menit x metode permukaan respons dengan rancangan central composite design ccd digunakan untuk memperoleh model matematis yang menggambarkan hubungan antara kekuatan tarik terhadap variabelvariabel yang mempengaruhinya penentuan kombinasi titiktitik stasioner untuk memperoleh permukaan respons maksimum diidentifikasi menggunakan analisis kanonik hasil penelitian menunjukkan model permukaan respons maksimum temperature yang diperoleh adalah sebesar c tekanan yang diperoleh adalah sebesar bar dan waktu pemanasan menit dengan nilai kekuatan tarik mpa
Abstrak (Stopwords Removed): optimasi parameter pemesinan mesin hot press pneumatic generasi dua kekuatan tarik parameter dipelajari temperature c x tekanan bar x waktu pemanansan menit x metode permukaan respons rancangan central composite design ccd digunakan memperoleh model matematis menggambarkan hubungan antara kekuatan tarik variabelvariabel mempengaruhinya penentuan kombinasi titiktitik stasioner memperoleh permukaan respons maksimum diidentifikasi menggunakan analisis kanonik hasil penelitian menunjukkan model permukaan respons maksimum temperature diperoleh sebesar c tekanan diperoleh sebesar bar waktu pemanasan menit nilai kekuatan tarik mpa
Abstrak (Stemmed): optimasi parameter mesin mesin hot press pneumatic generasi dua kuat tarik parameter ajar temperature c x tekan bar x waktu pemanansan menit x metode muka respons rancang central composite design ccd guna oleh model matematis gambar hubung antara kuat tarik variabelvariabel pengaruh tentu kombinasi titiktitik stasioner oleh muka respons maksimum identifikasi guna analisis kanonik hasil teliti tunjuk model muka respons maksimum temperature oleh besar c tekan oleh besar bar waktu panas menit nilai kuat tarik mpa
Abstrak (Corrected): optimism parameter resin resin hot press pneumatic general due kurt tajik parameter ajar temperature c x texan bar x want pemanansan merit x metope make response dancing central composite design cod gun olen model mathematics sambar hung angara kurt tajik variabelvariabel pengaruh tent kombinasi titiktitik stationer olen make response maximum identifikasi gun analysis canonic hail elite tuneup model make response maximum temperature olen bear c texan olen bear bar want pants merit nilgai kurt tajik map
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'oleh': 4, 'kuat': 3, 'tarik': 3, 'x': 3, 'muka': 3, 'respons': 3, 'parameter': 2, 'mesin': 2, 'temperature': 2, 'c': 2, 'tekan': 2, 'bar': 2, 'waktu': 2, 'menit': 2, 'guna': 2, 'model': 2, 'maksimum': 2, 'besar': 2, 'optimasi': 1, 'hot': 1, 'press': 1, 'pneumatic': 1, 'generasi': 1, 'dua': 1, 'ajar': 1, 'pemanansan': 1, 'metode': 1, 'rancang': 1, 'central': 1, 'composite': 1, 'design': 1, 'ccd': 1, 'matematis': 1, 'gambar': 1, 'hubung': 1, 'antara': 1, 'variabelvariabel': 1, 'pengaruh': 1, 'tentu': 1, 'kombinasi': 1, 'titiktitik': 1, 'stasioner': 1, 'identifikasi': 1, 'analisis': 1, 'kanonik': 1, 'hasil': 1, 'teliti': 1, 'tunjuk': 1, 'panas': 1, 'nilai': 1, 'mpa': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'to': 4, 'of': 4, 'response': 4, 'tensile': 3, 'x': 3, 'surface': 3, 'is': 3, 'parameters': 2, 'pneumatic': 2, 'hot': 2, 'press': 2, 'temperature': 2, 'c': 2, 'pressure': 2, 'bar': 2, 'and': 2, 'time': 2, 'minutes': 2, 'was': 2, 'obtain': 2, 'a': 2, 'model': 2, 'that': 2, 'strenght': 2, 'maximum': 2, 'obtained': 2, 'this': 1, 'study': 1, 'aims': 1, 'optimize': 1, 'machining': 1, 'generation': 1, 'two': 1, 'machines': 1, 'for': 1, 'strengh': 1, 'studied': 1, 'were': 1, 'processing': 1, 'surfsace': 1, 'methedology': 1, 'central': 1, 'composites': 1, 'design': 1, 'ccd': 1, 'used': 1, 'mathematical': 1, 'illustrates': 1, 'relationship': 1, 'between': 1, 'variables': 1, 'influences': 1, 'it': 1, 'determination': 1, 'combination': 1, 'stationary': 1, 'points': 1, 'identified': 1, 'using': 1, 'canonical': 1, 'analysis': 1, 'result': 1, 'showed': 1, 'heating': 1, 'with': 1, 'mpa': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'methodology': 1, 'optimazation': 1})
-------------------------------------------
--- Data #609 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Afrizal Machmy
Judul: Pengelompokan Tani Garam Kabupaten Sampang Menggunakan Metode P-Median
Pembimbing 1: Prof.Dr.H.Rachmad Hidayat,S.T.,M.T.,IPU
Pembimbing 2: Dr.Sabarudin Akhmad,S.T.,M.T.,IPM
Abstrak (Raw): Negara Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar didunia, dengan demikian banyaknya jumlah pantai yang terdapat di Indonesia tentu sejalan dengan banyaknya lahan yang mampu digunakan dan dimanfaatkan oleh warga sekitar sebagai tempat memproduksi garam. Selain banyaknya lahan yang tersedia iklim negara tropis memang sangat cocok dan mendukung untuk proses pengkristalan air asin sebagai bahan dasar pembuatan garam. Namun besarnya lahan garam yang ada belum mampu untuk memenuhi kebutuhan garam nasional, sehingga pemerintah harus mengeluarkan kebijakan impor garam ke negara tetangga, seperti Thailand, Filipina, dan Australia sedangkan fakta dilapangan para petani garam sering menampung hasil taninya hingga dua musim berturut-turut karena tidak ada yang membeli. Dari kasus ini tentu terdapat banyak permasalahan yang harus diselesaikan dilapangan salah satunya adalah supply chain managenent dari hulu hingga ke hilir atau dari petani hingga sampai ke perusahaan. Di Indonesia 60% lahan garam terdapat di daerah Madura pulau kecil yang memiliki potensi sumberdaya alam dan lingkungan yang baik dan sangat cocok dalam pengembangan dan produksi garam. Dengan demikian dalam penelitian ini akan di paparkan tentang proses awal supply chain management yaitu pada kelompok tani garam yang mana akan dikelompokkan menjadi beberapa kelompok yang dilakukan dengan metode P-Median
Abstrak (Clean): negara indonesia merupakan negara kepulauan terbesar didunia dengan demikian banyaknya jumlah pantai yang terdapat di indonesia tentu sejalan dengan banyaknya lahan yang mampu digunakan dan dimanfaatkan oleh warga sekitar sebagai tempat memproduksi garam selain banyaknya lahan yang tersedia iklim negara tropis memang sangat cocok dan mendukung untuk proses pengkristalan air asin sebagai bahan dasar pembuatan garam namun besarnya lahan garam yang ada belum mampu untuk memenuhi kebutuhan garam nasional sehingga pemerintah harus mengeluarkan kebijakan impor garam ke negara tetangga seperti thailand filipina dan australia sedangkan fakta dilapangan para petani garam sering menampung hasil taninya hingga dua musim berturutturut karena tidak ada yang membeli dari kasus ini tentu terdapat banyak permasalahan yang harus diselesaikan dilapangan salah satunya adalah supply chain managenent dari hulu hingga ke hilir atau dari petani hingga sampai ke perusahaan di indonesia lahan garam terdapat di daerah madura pulau kecil yang memiliki potensi sumberdaya alam dan lingkungan yang baik dan sangat cocok dalam pengembangan dan produksi garam dengan demikian dalam penelitian ini akan di paparkan tentang proses awal supply chain management yaitu pada kelompok tani garam yang mana akan dikelompokkan menjadi beberapa kelompok yang dilakukan dengan metode pmedian
Abstrak (Stopwords Removed): negara indonesia negara kepulauan terbesar didunia demikian banyaknya jumlah pantai terdapat indonesia tentu sejalan banyaknya lahan mampu digunakan dimanfaatkan warga sekitar tempat memproduksi garam selain banyaknya lahan tersedia iklim negara tropis memang sangat cocok mendukung proses pengkristalan air asin bahan dasar pembuatan garam besarnya lahan garam ada belum mampu memenuhi kebutuhan garam nasional pemerintah harus mengeluarkan kebijakan impor garam negara tetangga thailand filipina australia sedangkan fakta dilapangan para petani garam sering menampung hasil taninya hingga dua musim berturutturut ada membeli kasus tentu terdapat banyak permasalahan harus diselesaikan dilapangan salah satunya supply chain managenent hulu hingga hilir petani hingga perusahaan indonesia lahan garam terdapat daerah madura pulau kecil memiliki potensi sumberdaya alam lingkungan baik sangat cocok pengembangan produksi garam demikian penelitian paparkan tentang proses awal supply chain management kelompok tani garam mana dikelompokkan menjadi beberapa kelompok dilakukan metode pmedian
Abstrak (Stemmed): negara indonesia negara pulau besar dunia demikian banyak jumlah pantai dapat indonesia tentu jalan banyak lahan mampu guna manfaat warga sekitar tempat produksi garam selain banyak lahan sedia iklim negara tropis memang sangat cocok dukung proses kristal air asin bahan dasar buat garam besar lahan garam ada belum mampu penuh butuh garam nasional perintah harus keluar bijak impor garam negara tetangga thailand filipina australia sedang fakta lapang para tani garam sering tampung hasil tani hingga dua musim berturutturut ada beli kasus tentu dapat banyak masalah harus selesai lapang salah satu supply chain managenent hulu hingga hilir tani hingga usaha indonesia lahan garam dapat daerah madura pulau kecil milik potensi sumberdaya alam lingkung baik sangat cocok kembang produksi garam demikian teliti papar tentang proses awal supply chain management kelompok tani garam mana kelompok jadi beberapa kelompok laku metode pmedian
Abstrak (Corrected): megara indonesia megara palau bear dulia domitian banyan mullah pants apart indonesia tent alan banyan laban camp gun manat warta seminar tempt produksi gram slain banyan laban media slim megara tropics semang sang cook during proves krista air sin bahai dakar but gram bear laban gram ada begum camp punch butch gram national perineal harms cellar biak import gram megara tetangga thailand filipino australia sedan fact laying para tank gram seeing tamping hail tank hinges due music berturutturut ada bell ass tent apart banyan marsala harms seesaw laying salad sat supply chain management hull hinges hair tank hinges sara indonesia laban gram apart sarah madura palau cecil milk potent sumberdaya alarm linking back sang cook embank produksi gram domitian elite paper tenting proves away supply chain management kelompok tank gram mana kelompok jade beberapa kelompok lake metope median
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'garam': 9, 'negara': 4, 'banyak': 4, 'lahan': 4, 'tani': 4, 'indonesia': 3, 'dapat': 3, 'hingga': 3, 'kelompok': 3, 'pulau': 2, 'besar': 2, 'demikian': 2, 'tentu': 2, 'mampu': 2, 'produksi': 2, 'sangat': 2, 'cocok': 2, 'proses': 2, 'ada': 2, 'harus': 2, 'lapang': 2, 'supply': 2, 'chain': 2, 'dunia': 1, 'jumlah': 1, 'pantai': 1, 'jalan': 1, 'guna': 1, 'manfaat': 1, 'warga': 1, 'sekitar': 1, 'tempat': 1, 'selain': 1, 'sedia': 1, 'iklim': 1, 'tropis': 1, 'memang': 1, 'dukung': 1, 'kristal': 1, 'air': 1, 'asin': 1, 'bahan': 1, 'dasar': 1, 'buat': 1, 'belum': 1, 'penuh': 1, 'butuh': 1, 'nasional': 1, 'perintah': 1, 'keluar': 1, 'bijak': 1, 'impor': 1, 'tetangga': 1, 'thailand': 1, 'filipina': 1, 'australia': 1, 'sedang': 1, 'fakta': 1, 'para': 1, 'sering': 1, 'tampung': 1, 'hasil': 1, 'dua': 1, 'musim': 1, 'berturutturut': 1, 'beli': 1, 'kasus': 1, 'masalah': 1, 'selesai': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'managenent': 1, 'hulu': 1, 'hilir': 1, 'usaha': 1, 'daerah': 1, 'madura': 1, 'kecil': 1, 'milik': 1, 'potensi': 1, 'sumberdaya': 1, 'alam': 1, 'lingkung': 1, 'baik': 1, 'kembang': 1, 'teliti': 1, 'papar': 1, 'tentang': 1, 'awal': 1, 'management': 1, 'mana': 1, 'jadi': 1, 'beberapa': 1, 'laku': 1, 'metode': 1, 'pmedian': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 13, 'in': 10, 'salt': 10, 'is': 6, 'and': 6, 'to': 6, 'land': 4, 'be': 4, 'a': 4, 'indonesia': 3, 'amount': 3, 'that': 3, 'as': 3, 'for': 3, 'from': 3, 'which': 3, 'thus': 2, 'large': 2, 'found': 2, 'by': 2, 'countries': 2, 'very': 2, 'suitable': 2, 'process': 2, 'has': 2, 'must': 2, 'field': 2, 'this': 2, 'supply': 2, 'chain': 2, 'management': 2, 'farmer': 2, 'will': 2, 'largest': 1, 'archipelagic': 1, 'country': 1, 'world': 1, 'number': 1, 'beaches': 1, 'certainly': 1, 'line': 1, 'with': 1, 'can': 1, 'used': 1, 'utilized': 1, 'local': 1, 'residents': 1, 'place': 1, 'produce': 1, 'addition': 1, 'available': 1, 'climate': 1, 'tropical': 1, 'indeed': 1, 'supports': 1, 'crystallizing': 1, 'water': 1, 'base': 1, 'making': 1, 'but': 1, 'not': 1, 'been': 1, 'able': 1, 'meet': 1, 'national': 1, 'needs': 1, 'so': 1, 'government': 1, 'issue': 1, 'policy': 1, 'importing': 1, 'neighboring': 1, 'such': 1, 'thailand': 1, 'philippines': 1, 'australia': 1, 'while': 1, 'facts': 1, 'farmers': 1, 'often': 1, 'accommodate': 1, 'their': 1, 'crops': 1, 'two': 1, 'consecutive': 1, 'seasons': 1, 'because': 1, 'someone': 1, 'bought': 1, 'it': 1, 'case': 1, 'course': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'many': 1, 'problems': 1, 'solved': 1, 'one': 1, 'upstream': 1, 'downstream': 1, 'or': 1, 'company': 1, 'madura': 1, 'area': 1, 'small': 1, 'island': 1, 'good': 1, 'natural': 1, 'environmental': 1, 'resource': 1, 'potential': 1, 'development': 1, 'production': 1, 'journal': 1, 'explained': 1, 'about': 1, 'initial': 1, 'namely': 1, 'group': 1, 'grouped': 1, 'into': 1, 'several': 1, 'groups': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'pmedian': 1, 'method': 1})
-------------------------------------------
--- Data #610 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Andika Wahyu Al Amin
Judul: Redesign Troli Tabung Gas LPG 3Kg Guna Mengurangi Waktu Loading dan Unloading dan Tingkat Beban Kerja
Pembimbing 1: Imron Kuswandi, S.T.,M.T
Pembimbing 2: Agus Salim, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): PT. Sembodo Manshurin DVD merupakan agen yang mendistribusikan LPG jenis 3 kg untuk wilayah kabupaten Nganjuk dan sekitarnya. Dalam usahanya untuk dapat semakin berkembang, agen ini berusaha untuk meningkatkan produktivitas dan kenyamanan terhadap operator troli. Selama ini aktivitas yang dilakukan kurang efisien dan kurang produktif. Masalah yang terjadi pada proses angkut dan bongkar muat di PT. Sembodo Manshurin DVD adalah operator dibebani beban tabung yang terdapat di troli karena tidak adanya penyangga dan operator harus mengangkat satu persatu tabung untuk menyusunnya di troli. Dengan timbulnya permasalahan tersebut akan mengakibatkan kelelahan pada operator troli. Kelelahan yang dirasakan oleh operator troli yaitu sakit punggung yang di karenakan terlalu sering membungkuk, sakit di pergelangan tangan yang diakibatkan seringnya mengangkat tabung, sakit di jari-jari tangan yang di karenakan sering terkena gesekan dan berat tabung. Berdasarkan gambaran di atas perlu adanya evaluasi pada proses pemindahan tabung. Evaluasi yang lebih lanjut mengarah pada penggunaan komponen yang akan digunakan pada troli rancangan yang meliputi penggunaan roda depan yang berpengunci sehingga pekerja tidak perlu memegangi troli saat melakukan bongkar muat tabung gas LPG 3 kg ke troli, penggunaan empat roda pada desain sehingga pekerja tidak menahan beban vertikal saat menjalankan troli.
Kata kunci: tabung gas LPG 3 kg, troli tabung gas LPG 3 kg, kelelahan, waktu loading dan unloa ding, tingkat beban kerja.
Abstrak (Clean): pt sembodo manshurin dvd merupakan agen yang mendistribusikan lpg jenis kg untuk wilayah kabupaten nganjuk dan sekitarnya dalam usahanya untuk dapat semakin berkembang agen ini berusaha untuk meningkatkan produktivitas dan kenyamanan terhadap operator troli selama ini aktivitas yang dilakukan kurang efisien dan kurang produktif masalah yang terjadi pada proses angkut dan bongkar muat di pt sembodo manshurin dvd adalah operator dibebani beban tabung yang terdapat di troli karena tidak adanya penyangga dan operator harus mengangkat satu persatu tabung untuk menyusunnya di troli dengan timbulnya permasalahan tersebut akan mengakibatkan kelelahan pada operator troli kelelahan yang dirasakan oleh operator troli yaitu sakit punggung yang di karenakan terlalu sering membungkuk sakit di pergelangan tangan yang diakibatkan seringnya mengangkat tabung sakit di jarijari tangan yang di karenakan sering terkena gesekan dan berat tabung berdasarkan gambaran di atas perlu adanya evaluasi pada proses pemindahan tabung evaluasi yang lebih lanjut mengarah pada penggunaan komponen yang akan digunakan pada troli rancangan yang meliputi penggunaan roda depan yang berpengunci sehingga pekerja tidak perlu memegangi troli saat melakukan bongkar muat tabung gas lpg kg ke troli penggunaan empat roda pada desain sehingga pekerja tidak menahan beban vertikal saat menjalankan troli kata kunci tabung gas lpg kg troli tabung gas lpg kg kelelahan waktu loading dan unloa ding tingkat beban kerja
Abstrak (Stopwords Removed): pt sembodo manshurin dvd agen mendistribusikan lpg jenis kg wilayah kabupaten nganjuk sekitarnya usahanya dapat semakin berkembang agen berusaha meningkatkan produktivitas kenyamanan operator troli selama aktivitas dilakukan kurang efisien kurang produktif masalah terjadi proses angkut bongkar muat pt sembodo manshurin dvd operator dibebani beban tabung terdapat troli adanya penyangga operator harus mengangkat satu persatu tabung menyusunnya troli timbulnya permasalahan tersebut mengakibatkan kelelahan operator troli kelelahan dirasakan operator troli sakit punggung karenakan terlalu sering membungkuk sakit pergelangan tangan diakibatkan seringnya mengangkat tabung sakit jarijari tangan karenakan sering terkena gesekan berat tabung berdasarkan gambaran atas perlu adanya evaluasi proses pemindahan tabung evaluasi lebih lanjut mengarah penggunaan komponen digunakan troli rancangan meliputi penggunaan roda depan berpengunci pekerja perlu memegangi troli melakukan bongkar muat tabung gas lpg kg troli penggunaan empat roda desain pekerja menahan beban vertikal menjalankan troli kata kunci tabung gas lpg kg troli tabung gas lpg kg kelelahan waktu loading unloa ding tingkat beban kerja
Abstrak (Stemmed): pt sembodo manshurin dvd agen distribusi lpg jenis kg wilayah kabupaten nganjuk sekitar usaha dapat makin kembang agen usaha tingkat produktivitas nyaman operator troli lama aktivitas laku kurang efisien kurang produktif masalah jadi proses angkut bongkar muat pt sembodo manshurin dvd operator beban beban tabung dapat troli ada sangga operator harus angkat satu satu tabung susun troli timbul masalah sebut akibat lelah operator troli lelah rasa operator troli sakit punggung karena terlalu sering bungkuk sakit gelang tangan akibat sering angkat tabung sakit jarijari tangan karena sering kena gesek berat tabung dasar gambar atas perlu ada evaluasi proses pindah tabung evaluasi lebih lanjut arah guna komponen guna troli rancang liput guna roda depan kunci kerja perlu gang troli laku bongkar muat tabung gas lpg kg troli guna empat roda desain kerja tahan beban vertikal jalan troli kata kunci tabung gas lpg kg troli tabung gas lpg kg lelah waktu loading unloa ding tingkat beban kerja
Abstrak (Corrected): pt embody manchurian did age distribute leg penis keg wilayah kabupaten nganjuk seminar sara apart making embank age sara dingbat produktivitas nyeman operator troll lama aktivitas lake during elision during produktif marsala jade proves angst bangka must pt embody manchurian did operator began began tabuing apart troll ada sang operator harms angst sat sat tabuing susan troll timbal marsala debut akbar leah operator troll leah rash operator troll skit pugging arena tergal seeing bangkok skit belong tanga akbar seeing angst tabuing skit jarijari tanga arena seeing ken geek beat tabuing dakar sambar alas peru ada evaluate proves pindar tabuing evaluate leash layout arab gun component gun troll dancing lieut gun road dean bunch era peru gang troll lake bangka must tabuing gas leg keg troll gun expat road detain era than began vertical alan troll data bunch tabuing gas leg keg troll tabuing gas leg keg leah want loading unload ding dingbat began era
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'troli': 10, 'tabung': 8, 'operator': 5, 'lpg': 4, 'kg': 4, 'beban': 4, 'guna': 4, 'lelah': 3, 'sakit': 3, 'sering': 3, 'kerja': 3, 'gas': 3, 'pt': 2, 'sembodo': 2, 'manshurin': 2, 'dvd': 2, 'agen': 2, 'usaha': 2, 'dapat': 2, 'tingkat': 2, 'laku': 2, 'kurang': 2, 'masalah': 2, 'proses': 2, 'bongkar': 2, 'muat': 2, 'ada': 2, 'angkat': 2, 'satu': 2, 'akibat': 2, 'karena': 2, 'tangan': 2, 'perlu': 2, 'evaluasi': 2, 'roda': 2, 'kunci': 2, 'distribusi': 1, 'jenis': 1, 'wilayah': 1, 'kabupaten': 1, 'nganjuk': 1, 'sekitar': 1, 'makin': 1, 'kembang': 1, 'produktivitas': 1, 'nyaman': 1, 'lama': 1, 'aktivitas': 1, 'efisien': 1, 'produktif': 1, 'jadi': 1, 'angkut': 1, 'sangga': 1, 'harus': 1, 'susun': 1, 'timbul': 1, 'sebut': 1, 'rasa': 1, 'punggung': 1, 'terlalu': 1, 'bungkuk': 1, 'gelang': 1, 'jarijari': 1, 'kena': 1, 'gesek': 1, 'berat': 1, 'dasar': 1, 'gambar': 1, 'atas': 1, 'pindah': 1, 'lebih': 1, 'lanjut': 1, 'arah': 1, 'komponen': 1, 'rancang': 1, 'liput': 1, 'depan': 1, 'gang': 1, 'empat': 1, 'desain': 1, 'tahan': 1, 'vertikal': 1, 'jalan': 1, 'kata': 1, 'waktu': 1, 'loading': 1, 'unloa': 1, 'ding': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 31, 'in': 11, 'to': 10, 'trolley': 10, 'of': 9, 'and': 9, 'that': 6, 'is': 5, 'tube': 5, 'operator': 4, 'lpg': 3, 'kg': 3, 'be': 3, 'loading': 3, 'unloading': 3, 'because': 3, 'fatigue': 3, 'pain': 3, 'use': 3, 'pt': 2, 'sembodo': 2, 'manshurin': 2, 'dvd': 2, 'time': 2, 'are': 2, 'less': 2, 'problems': 2, 'process': 2, 'by': 2, 'often': 2, 'on': 2, 'evaluation': 2, 'design': 2, 'wheels': 2, 'so': 2, 'workers': 2, 'do': 2, 'not': 2, 'hold': 2, 'while': 2, 'gas': 2, 'an': 1, 'agent': 1, 'distributes': 1, 'type': 1, 'region': 1, 'nganjuk': 1, 'surrounding': 1, 'districts': 1, 'order': 1, 'progressively': 1, 'evolving': 1, 'these': 1, 'agents': 1, 'strive': 1, 'increase': 1, 'productivity': 1, 'comfort': 1, 'operators': 1, 'during': 1, 'this': 1, 'activities': 1, 'efficient': 1, 'productive': 1, 'occur': 1, 'transport': 1, 'loadladen': 1, 'absence': 1, 'a': 1, 'buffer': 1, 'must': 1, 'lift': 1, 'one': 1, 'arrange': 1, 'it': 1, 'with': 1, 'occurrence': 1, 'such': 1, 'will': 1, 'cause': 1, 'felt': 1, 'back': 1, 'too': 1, 'bent': 1, 'wrist': 1, 'caused': 1, 'frequent': 1, 'lifting': 1, 'tubes': 1, 'fingers': 1, 'hands': 1, 'exposed': 1, 'friction': 1, 'heavy': 1, 'based': 1, 'above': 1, 'description': 1, 'there': 1, 'should': 1, 'transfer': 1, 'further': 1, 'leads': 1, 'components': 1, 'used': 1, 'which': 1, 'includes': 1, 'locking': 1, 'front': 1, 'have': 1, 'cylinder': 1, 'four': 1, 'vertical': 1, 'load': 1, 'running': 1, 'keyword': 1, 'redesign': 1, 'workload': 1, 'rate': 1})
-------------------------------------------
--- Data #611 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Rika Ratul Lailah
Judul: Pemetaan Potensi Resiko Dan Perumusan Strategi Pengurangan Cacat Dengan Pendekatan Delphi Dan Fmea (Failure Mode and Effect Analysis)
Pembimbing 1: Ida Lumintu, S.T., M.T., Ph.D
Pembimbing 2: Heri Awalul Ilhamsah, S.T., M.T
Abstrak (Raw): PT ELANG JAGAD merupakan salah satu kontraktor industri dan perdagangan yang berlokasi di jalan Kolonel Soegiono No.53 Ngingas RT 05 RW 02 Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia. Produk utama yang diproduksi oleh PT ELANG JAGAD yaitu tungku lama dan tungku DNS 9900 e, namun terhitung dari tahun 2018 – 2019 memproduksi DNS 9900 e hingga mencapai 10.000 setiap minggu. Terdapat beberapa return konsumen part tungku DNS 9900 e dari konsumen yang mengakibatkan kerugian bagi perusahaan, yaitu return berupa cacat enamel mengelupas, kasar, tidak rata dan tungku miring yang akan dijelaskan dengan diagram pareto. Berdasarkan permasalahan yang dijelaskan sebelumnya tentang adanya return enamel mengelupas yang membeludak hingga terjadi kewalahan dalam memenuhi permintaan konsumen, hal tersebut dikarenakan pihak manajeman perusahaan tidak mengerti apa yang harus lakukan dalam memperbaiki kecacatan enamel mengelupas tersebut oleh sebab itu peneliti menghusulkan untuk menggunakan teknik delphi dan metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis). Setelah melakukan pengolahan data maka dapat diketahui bahwa faktor penyebab atau potensi resiko yang berpotensi terhadap adanya return konsumen berupa kecacatan enamel mengelupas yaitu terdiri dari 8 faktor penyebab dan 14 sub faktor penyebab. Setelah diketahui nilai RPN dari masing-masing faktor penyebab dan sub faktor penyebab, maka disusunlah nilai RPN (Risk Priority Number) dari yang terbesar hingga yang terkecil.
Keyword: PT ELANG JAGAD, return konsumen, teknik delphi, FMEA (Failure Mode and Effect Analysis).
Abstrak (Clean): pt elang jagad merupakan salah satu kontraktor industri dan perdagangan yang berlokasi di jalan kolonel soegiono no ngingas rt rw waru sidoarjo jawa timur indonesia produk utama yang diproduksi oleh pt elang jagad yaitu tungku lama dan tungku dns e namun terhitung dari tahun – memproduksi dns e hingga mencapai setiap minggu terdapat beberapa return konsumen part tungku dns e dari konsumen yang mengakibatkan kerugian bagi perusahaan yaitu return berupa cacat enamel mengelupas kasar tidak rata dan tungku miring yang akan dijelaskan dengan diagram pareto berdasarkan permasalahan yang dijelaskan sebelumnya tentang adanya return enamel mengelupas yang membeludak hingga terjadi kewalahan dalam memenuhi permintaan konsumen hal tersebut dikarenakan pihak manajeman perusahaan tidak mengerti apa yang harus lakukan dalam memperbaiki kecacatan enamel mengelupas tersebut oleh sebab itu peneliti menghusulkan untuk menggunakan teknik delphi dan metode fmea failure mode and effect analysis setelah melakukan pengolahan data maka dapat diketahui bahwa faktor penyebab atau potensi resiko yang berpotensi terhadap adanya return konsumen berupa kecacatan enamel mengelupas yaitu terdiri dari faktor penyebab dan sub faktor penyebab setelah diketahui nilai rpn dari masingmasing faktor penyebab dan sub faktor penyebab maka disusunlah nilai rpn risk priority number dari yang terbesar hingga yang terkecil keyword pt elang jagad return konsumen teknik delphi fmea failure mode and effect analysis
Abstrak (Stopwords Removed): pt elang jagad salah satu kontraktor industri perdagangan berlokasi jalan kolonel soegiono no ngingas rt rw waru sidoarjo jawa timur indonesia produk utama diproduksi pt elang jagad tungku lama tungku dns e terhitung tahun – memproduksi dns e hingga mencapai setiap minggu terdapat beberapa return konsumen part tungku dns e konsumen mengakibatkan kerugian bagi perusahaan return berupa cacat enamel mengelupas kasar rata tungku miring dijelaskan diagram pareto berdasarkan permasalahan dijelaskan sebelumnya tentang adanya return enamel mengelupas membeludak hingga terjadi kewalahan memenuhi permintaan konsumen tersebut dikarenakan pihak manajeman perusahaan mengerti apa harus lakukan memperbaiki kecacatan enamel mengelupas tersebut sebab peneliti menghusulkan menggunakan teknik delphi metode fmea failure mode and effect analysis melakukan pengolahan data dapat diketahui faktor penyebab potensi resiko berpotensi adanya return konsumen berupa kecacatan enamel mengelupas terdiri faktor penyebab sub faktor penyebab diketahui nilai rpn masingmasing faktor penyebab sub faktor penyebab disusunlah nilai rpn risk priority number terbesar hingga terkecil keyword pt elang jagad return konsumen teknik delphi fmea failure mode and effect analysis
Abstrak (Stemmed): pt elang jagad salah satu kontraktor industri dagang lokasi jalan kolonel soegiono no ngingas rt rw waru sidoarjo jawa timur indonesia produk utama produksi pt elang jagad tungku lama tungku dns e hitung tahun produksi dns e hingga capai tiap minggu dapat beberapa return konsumen part tungku dns e konsumen akibat rugi bagi usaha return upa cacat enamel kelupas kasar rata tungku miring jelas diagram pareto dasar masalah jelas belum tentang ada return enamel kelupas beludak hingga jadi kewalahan penuh minta konsumen sebut karena pihak manajeman usaha erti apa harus laku baik cacat enamel kelupas sebut sebab teliti menghusulkan guna teknik delphi metode fmea failure mode and effect analysis laku olah data dapat tahu faktor sebab potensi resiko potensi ada return konsumen upa cacat enamel kelupas diri faktor sebab sub faktor sebab tahu nilai rpn masingmasing faktor sebab sub faktor sebab susun nilai rpn risk priority number besar hingga kecil keyword pt elang jagad return konsumen teknik delphi fmea failure mode and effect analysis
Abstrak (Corrected): pt slang salad salad sat contractor industry dagan loki alan colonel soegiono no ninjas it re war sidoarjo jaw timur indonesia proud mama produksi pt slang salad lungki lama lungki dos e hiding thun produksi dos e hinges capri tip ming apart beberapa return consumed part lungki dos e consumed akbar rug bag sara return up carat enamel belugas kadar rata lungki miring jells diagram pareto dakar marsala jells begum tenting ada return enamel belugas beluga hinges jade kewalahan punch mint consumed debut arena pick manajeman sara ert papa harms lake back carat enamel belugas debut kebab elite menghusulkan gun tennis delphi metope flea failure mode and effect analysis lake blah data apart tau factor kebab potent resist potent ada return consumed up carat enamel belugas dirt factor kebab sub factor kebab tau nilgai run masingmasing factor kebab sub factor kebab susan nilgai run risk priority number bear hinges cecil keyword pt slang salad return consumed tennis delphi flea failure mode and effect analysis
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sebab': 6, 'return': 5, 'konsumen': 5, 'faktor': 5, 'tungku': 4, 'enamel': 4, 'kelupas': 4, 'pt': 3, 'elang': 3, 'jagad': 3, 'dns': 3, 'e': 3, 'hingga': 3, 'cacat': 3, 'produksi': 2, 'dapat': 2, 'usaha': 2, 'upa': 2, 'jelas': 2, 'ada': 2, 'sebut': 2, 'laku': 2, 'teknik': 2, 'delphi': 2, 'fmea': 2, 'failure': 2, 'mode': 2, 'and': 2, 'effect': 2, 'analysis': 2, 'tahu': 2, 'potensi': 2, 'sub': 2, 'nilai': 2, 'rpn': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'kontraktor': 1, 'industri': 1, 'dagang': 1, 'lokasi': 1, 'jalan': 1, 'kolonel': 1, 'soegiono': 1, 'no': 1, 'ngingas': 1, 'rt': 1, 'rw': 1, 'waru': 1, 'sidoarjo': 1, 'jawa': 1, 'timur': 1, 'indonesia': 1, 'produk': 1, 'utama': 1, 'lama': 1, 'hitung': 1, 'tahun': 1, 'capai': 1, 'tiap': 1, 'minggu': 1, 'beberapa': 1, 'part': 1, 'akibat': 1, 'rugi': 1, 'bagi': 1, 'kasar': 1, 'rata': 1, 'miring': 1, 'diagram': 1, 'pareto': 1, 'dasar': 1, 'masalah': 1, 'belum': 1, 'tentang': 1, 'beludak': 1, 'jadi': 1, 'kewalahan': 1, 'penuh': 1, 'minta': 1, 'karena': 1, 'pihak': 1, 'manajeman': 1, 'erti': 1, 'apa': 1, 'harus': 1, 'baik': 1, 'teliti': 1, 'menghusulkan': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'olah': 1, 'data': 1, 'resiko': 1, 'diri': 1, 'masingmasing': 1, 'susun': 1, 'risk': 1, 'priority': 1, 'number': 1, 'besar': 1, 'kecil': 1, 'keyword': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'of': 12, 'and': 8, 'is': 5, 'from': 4, 'to': 4, 'in': 4, 'enamel': 4, 'pt': 3, 'elang': 3, 'jagad': 3, 'dns': 3, 'e': 3, 'return': 3, 'which': 3, 'consumer': 3, 'potential': 3, 'factors': 3, 'on': 2, 'by': 2, 'are': 2, 'stoves': 2, 'returns': 2, 'consumers': 2, 'that': 2, 'for': 2, 'company': 2, 'form': 2, 'flaking': 2, 'defects': 2, 'be': 2, 'explained': 2, 'existence': 2, 'it': 2, 'delphi': 2, 'technique': 2, 'fmea': 2, 'failure': 2, 'mode': 2, 'effect': 2, 'analysis': 2, 'after': 2, 'risk': 2, 'subfactors': 2, 'value': 2, 'rpn': 2, 'one': 1, 'industrial': 1, 'trade': 1, 'contractors': 1, 'located': 1, 'road': 1, 'colonel': 1, 'soegiono': 1, 'no': 1, 'ngingas': 1, 'rt': 1, 'rw': 1, 'waru': 1, 'sidoarjo': 1, 'east': 1, 'java': 1, 'indonesia': 1, 'main': 1, 'products': 1, 'produced': 1, 'old': 1, 'furnaces': 1, 'but': 1, 'produce': 1, 'up': 1, 'every': 1, 'week': 1, 'there': 1, 'several': 1, 'part': 1, 'furnace': 1, 'cause': 1, 'losses': 1, 'namely': 1, 'rough': 1, 'uneven': 1, 'sloping': 1, 'will': 1, 'pareto': 1, 'diagram': 1, 'based': 1, 'problems': 1, 'previously': 1, 'about': 1, 'peeling': 1, 'overwhelming': 1, 'until': 1, 'overwhelmed': 1, 'meeting': 1, 'demand': 1, 'this': 1, 'because': 1, 'management': 1, 'does': 1, 'not': 1, 'understand': 1, 'what': 1, 'do': 1, 'improving': 1, 'defect': 1, 'therefore': 1, 'researcher': 1, 'proposes': 1, 'use': 1, 'method': 1, 'processing': 1, 'data': 1, 'can': 1, 'seen': 1, 'or': 1, 'flake': 1, 'consists': 1, 'knowing': 1, 'each': 1, 'causal': 1, 'then': 1, 'priority': 1, 'number': 1, 'compiled': 1, 'largest': 1, 'smallest': 1, 'keyword': 1})
-------------------------------------------
--- Data #612 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Setya Mujaini
Judul: Optimasi Parameter Pada Proses Pengelasan Gesek Stainless Steel 304 Dengan Menggunakan Response Surface Methodology (RSM)
Pembimbing 1: Dr. Sabarudin Akhmad, S.T., M.T
Pembimbing 2: Dr. Hakam Muzzaki, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Pengelasan gesek merupakan suatu proses penyatuan benda padat dimana panas dihasilkan dengan gesekan satu komponen yang berdeketan dengan lainnya dibawah tekanan gesakan dan tekanan, setelah suhu telah cukup panas, gesekan diakhiri dan gaya tekanan meningkat ketika pada tahap penempaan untuk proses menggabungkan kedua ruas. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi pengaruh variasi kecepatan putar, waktu luluh dan diameter spesimen yang digunakan dalam pengelasan gesek terhadap kekuatan pada daerah sambungan. Penelitian ini menggunakan mesin bubut yang sudah di modifikasi yang menjadi alat las gesek (friction welding). Bahan yang digunakan Stainless steel 304 dengan diameter 0,25 inch, 0,375 inch dan 0,5 inch. Pengelasan dengan mesin (friction welding) menggunakan variasi putaran 850 rpm, 950 rpm, 1500 rpm dan waktu luluh 1s, 2s dan 3s. Setelah pengelasan dilakukan pengujian tarik untuk mengetahui kekuatin tarik. Optimasi yang dilakukan menggunakan Response Surface Methodology, pemilihan metode RSM untuk dapat mengoptimalkan parameter kecepatan putar, diameter spesimen dan waktu luluh.
Abstrak (Clean): pengelasan gesek merupakan suatu proses penyatuan benda padat dimana panas dihasilkan dengan gesekan satu komponen yang berdeketan dengan lainnya dibawah tekanan gesakan dan tekanan setelah suhu telah cukup panas gesekan diakhiri dan gaya tekanan meningkat ketika pada tahap penempaan untuk proses menggabungkan kedua ruas penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi pengaruh variasi kecepatan putar waktu luluh dan diameter spesimen yang digunakan dalam pengelasan gesek terhadap kekuatan pada daerah sambungan penelitian ini menggunakan mesin bubut yang sudah di modifikasi yang menjadi alat las gesek friction welding bahan yang digunakan stainless steel dengan diameter inch inch dan inch pengelasan dengan mesin friction welding menggunakan variasi putaran rpm rpm rpm dan waktu luluh s s dan s setelah pengelasan dilakukan pengujian tarik untuk mengetahui kekuatin tarik optimasi yang dilakukan menggunakan response surface methodology pemilihan metode rsm untuk dapat mengoptimalkan parameter kecepatan putar diameter spesimen dan waktu luluh
Abstrak (Stopwords Removed): pengelasan gesek proses penyatuan benda padat dimana panas dihasilkan gesekan satu komponen berdeketan lainnya dibawah tekanan gesakan tekanan suhu cukup panas gesekan diakhiri gaya tekanan meningkat ketika tahap penempaan proses menggabungkan kedua ruas penelitian bertujuan mengoptimasi pengaruh variasi kecepatan putar waktu luluh diameter spesimen digunakan pengelasan gesek kekuatan daerah sambungan penelitian menggunakan mesin bubut sudah modifikasi menjadi alat las gesek friction welding bahan digunakan stainless steel diameter inch inch inch pengelasan mesin friction welding menggunakan variasi putaran rpm rpm rpm waktu luluh s s s pengelasan dilakukan pengujian tarik mengetahui kekuatin tarik optimasi dilakukan menggunakan response surface methodology pemilihan metode rsm dapat mengoptimalkan parameter kecepatan putar diameter spesimen waktu luluh
Abstrak (Stemmed): kelas gesek proses satu benda padat mana panas hasil gesek satu komponen berdeketan lain bawah tekan gesa tekan suhu cukup panas gesek akhir gaya tekan tingkat ketika tahap tempa proses gabung dua ruas teliti tuju mengoptimasi pengaruh variasi cepat putar waktu luluh diameter spesimen guna kelas gesek kuat daerah sambung teliti guna mesin bubut sudah modifikasi jadi alat las gesek friction welding bahan guna stainless steel diameter inch inch inch kelas mesin friction welding guna variasi putar rpm rpm rpm waktu luluh s s s kelas laku uji tarik tahu kekuatin tarik optimasi laku guna response surface methodology pilih metode rsm dapat optimal parameter cepat putar diameter spesimen waktu luluh
Abstrak (Corrected): keas geek proves sat bend sadat mana pants hail geek sat component berdeketan lain away texan mesa texan sulu cutup pants geek air gaya texan dingbat retina that tempt proves gang due runs elite juju mengoptimasi pengaruh varies eat put want lulu diameter specimen gun keas geek kurt sarah samsung elite gun resin butut judah modifikasi jade flat was geek friction welding bahai gun stainless steel diameter inch inch inch keas resin friction welding gun varies put rum rum rum want lulu s s s keas lake uni tajik tau keratin tajik optimism lake gun response surface methodology pilch metope rum apart optimal parameter eat put diameter specimen want lulu
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'gesek': 5, 'guna': 5, 'kelas': 4, 'tekan': 3, 'putar': 3, 'waktu': 3, 'luluh': 3, 'diameter': 3, 'inch': 3, 'rpm': 3, 's': 3, 'proses': 2, 'satu': 2, 'panas': 2, 'teliti': 2, 'variasi': 2, 'cepat': 2, 'spesimen': 2, 'mesin': 2, 'friction': 2, 'welding': 2, 'laku': 2, 'tarik': 2, 'benda': 1, 'padat': 1, 'mana': 1, 'hasil': 1, 'komponen': 1, 'berdeketan': 1, 'lain': 1, 'bawah': 1, 'gesa': 1, 'suhu': 1, 'cukup': 1, 'akhir': 1, 'gaya': 1, 'tingkat': 1, 'ketika': 1, 'tahap': 1, 'tempa': 1, 'gabung': 1, 'dua': 1, 'ruas': 1, 'tuju': 1, 'mengoptimasi': 1, 'pengaruh': 1, 'kuat': 1, 'daerah': 1, 'sambung': 1, 'bubut': 1, 'sudah': 1, 'modifikasi': 1, 'jadi': 1, 'alat': 1, 'las': 1, 'bahan': 1, 'stainless': 1, 'steel': 1, 'uji': 1, 'tahu': 1, 'kekuatin': 1, 'optimasi': 1, 'response': 1, 'surface': 1, 'methodology': 1, 'pilih': 1, 'metode': 1, 'rsm': 1, 'dapat': 1, 'optimal': 1, 'parameter': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 12, 'the': 11, 'friction': 7, 'and': 7, 'welding': 6, 'is': 6, 'a': 5, 'in': 3, 'to': 3, 'yield': 3, 'time': 3, 'diameter': 3, 'used': 3, 'inch': 3, 'rpm': 3, 's': 3, 'process': 2, 'which': 2, 'with': 2, 'pressure': 2, 'after': 2, 'this': 2, 'study': 2, 'optimize': 2, 'variations': 2, 'speed': 2, 'strength': 2, 'tensile': 2, 'out': 2, 'unification': 1, 'solid': 1, 'objects': 1, 'heat': 1, 'produced': 1, 'by': 1, 'one': 1, 'component': 1, 'another': 1, 'under': 1, 'temperature': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'sufficiently': 1, 'hot': 1, 'ended': 1, 'force': 1, 'increases': 1, 'when': 1, 'forging': 1, 'for': 1, 'combining': 1, 'two': 1, 'segments': 1, 'aims': 1, 'effect': 1, 'rotational': 1, 'specimens': 1, 'at': 1, 'joint': 1, 'area': 1, 'modified': 1, 'lathe': 1, 'became': 1, 'tool': 1, 'material': 1, 'stainless': 1, 'steel': 1, 'machine': 1, 'uses': 1, 'rotation': 1, 'test': 1, 'carried': 1, 'find': 1, 'optimization': 1, 'done': 1, 'using': 1, 'response': 1, 'surface': 1, 'methodology': 1, 'selection': 1, 'rsm': 1, 'method': 1, 'rotary': 1, 'parameters': 1, 'specimen': 1})
-------------------------------------------
--- Data #613 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Listia Nipayati
Judul: UPAYA PERBAIKAN TERHADAP FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN
PRODUKTIVITAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE OBJECTIVE MATRIX
(OMAX) DAN FAULT TREE ANALYSIS (FTA)
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T., IPM
Pembimbing 2: Trisita Novianti S.TP., M.T
Abstrak (Raw): Semakin berkembangnya dunia bisnis saat ini setiap perusahaan dituntut agar mampu berkompetisi, bukan hanya mampu berkompetisi dengan perusahaan sejenis lainnya, namun juga harus mampu berkompetisi dengan cara memenuhi apa yang konsumen inginkan. Keberhasilan suatu perusahaan tidak hanya dilihat dari besarnya pendapatan yang dihasilkan melainkan melalui terciptanya proses-proses yang efektif, efisien, cepat, dan berkualitas, sehingga dapat meningkatkan produktivitas perusahaan. Untuk itu, perusahaan perlu mengetahui sudah sejauh mana produktivitas perusahaan saat ini. Salah satu cara untuk menilai kinerja perusahaan adalah dengan mengukur produktivitas perusahaan. Pengukuran produktivitas dilakukan pada PT Elang Jagad. Kriteria produktivitas parsial yaitu diukur dari produktivitas pemakaian bahan baku, pemakaian jam kerja, tenaga kerja dan pemakaian energi listrik, dengan metode pengukuran yaitu Objective Matrix (OMAX). Untuk lebih meningkatkan capaian produktivitas maka sebuah perusahaan dituntut untuk bisa mengetahui berbagai faktor penyebab yang mempengaruhi produktivitas. Metode yang digunakan untuk identifikasi faktor penyebab, salah satunya adalah metode Fault Tree Analysis (FTA). Tingkat indeks produktivitas total tertinggi yang dicapai selama pengukuran pada tahun 2018 yaitu bulan September dengan nilai 501, 413 % sedangkan tingkat indeks produktivitas terendah yang dicapai selama pengukuran bulan Mei sebesar -86,559%.
Abstrak (Clean): semakin berkembangnya dunia bisnis saat ini setiap perusahaan dituntut agar mampu berkompetisi bukan hanya mampu berkompetisi dengan perusahaan sejenis lainnya namun juga harus mampu berkompetisi dengan cara memenuhi apa yang konsumen inginkan keberhasilan suatu perusahaan tidak hanya dilihat dari besarnya pendapatan yang dihasilkan melainkan melalui terciptanya prosesproses yang efektif efisien cepat dan berkualitas sehingga dapat meningkatkan produktivitas perusahaan untuk itu perusahaan perlu mengetahui sudah sejauh mana produktivitas perusahaan saat ini salah satu cara untuk menilai kinerja perusahaan adalah dengan mengukur produktivitas perusahaan pengukuran produktivitas dilakukan pada pt elang jagad kriteria produktivitas parsial yaitu diukur dari produktivitas pemakaian bahan baku pemakaian jam kerja tenaga kerja dan pemakaian energi listrik dengan metode pengukuran yaitu objective matrix omax untuk lebih meningkatkan capaian produktivitas maka sebuah perusahaan dituntut untuk bisa mengetahui berbagai faktor penyebab yang mempengaruhi produktivitas metode yang digunakan untuk identifikasi faktor penyebab salah satunya adalah metode fault tree analysis fta tingkat indeks produktivitas total tertinggi yang dicapai selama pengukuran pada tahun yaitu bulan september dengan nilai sedangkan tingkat indeks produktivitas terendah yang dicapai selama pengukuran bulan mei sebesar
Abstrak (Stopwords Removed): semakin berkembangnya dunia bisnis setiap perusahaan dituntut mampu berkompetisi bukan mampu berkompetisi perusahaan sejenis lainnya harus mampu berkompetisi cara memenuhi apa konsumen inginkan keberhasilan perusahaan dilihat besarnya pendapatan dihasilkan melainkan terciptanya prosesproses efektif efisien cepat berkualitas dapat meningkatkan produktivitas perusahaan perusahaan perlu mengetahui sudah sejauh mana produktivitas perusahaan salah satu cara menilai kinerja perusahaan mengukur produktivitas perusahaan pengukuran produktivitas dilakukan pt elang jagad kriteria produktivitas parsial diukur produktivitas pemakaian bahan baku pemakaian jam kerja tenaga kerja pemakaian energi listrik metode pengukuran objective matrix omax lebih meningkatkan capaian produktivitas perusahaan dituntut mengetahui berbagai faktor penyebab mempengaruhi produktivitas metode digunakan identifikasi faktor penyebab salah satunya metode fault tree analysis fta tingkat indeks produktivitas total tertinggi dicapai selama pengukuran tahun bulan september nilai sedangkan tingkat indeks produktivitas terendah dicapai selama pengukuran bulan mei sebesar
Abstrak (Stemmed): makin kembang dunia bisnis tiap usaha tuntut mampu kompetisi bukan mampu kompetisi usaha jenis lain harus mampu kompetisi cara penuh apa konsumen ingin hasil usaha lihat besar dapat hasil lain cipta prosesproses efektif efisien cepat kualitas dapat tingkat produktivitas usaha usaha perlu tahu sudah jauh mana produktivitas usaha salah satu cara nilai kerja usaha ukur produktivitas usaha ukur produktivitas laku pt elang jagad kriteria produktivitas parsial ukur produktivitas pakai bahan baku pakai jam kerja tenaga kerja pakai energi listrik metode ukur objective matrix omax lebih tingkat capai produktivitas usaha tuntut tahu bagai faktor sebab pengaruh produktivitas metode guna identifikasi faktor sebab salah satu metode fault tree analysis fta tingkat indeks produktivitas total tinggi capai lama ukur tahun bulan september nilai sedang tingkat indeks produktivitas rendah capai lama ukur bulan mei besar
Abstrak (Corrected): making embank dulia basis tip sara turnout camp kompetisi buran camp kompetisi sara penis lain harms camp kompetisi cara punch papa consumed begin hail sara that bear apart hail lain city prosesproses efektif elision eat kualitas apart dingbat produktivitas sara sara peru tau judah each mana produktivitas sara salad sat cara nilgai era sara ukr produktivitas sara ukr produktivitas lake pt slang salad criteria produktivitas partial ukr produktivitas sakai bahai baku sakai jam era teenage era sakai energy listeria metope ukr objective matrix max leash dingbat capri produktivitas sara turnout tau bahai factor kebab pengaruh produktivitas metope gun identifikasi factor kebab salad sat metope fault tree analysis fat dingbat ideas produktivitas total ting capri lama ukr thun buran september nilgai sedan dingbat ideas produktivitas rental capri lama ukr buran me bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produktivitas': 10, 'usaha': 9, 'ukur': 6, 'tingkat': 4, 'mampu': 3, 'kompetisi': 3, 'kerja': 3, 'pakai': 3, 'metode': 3, 'capai': 3, 'tuntut': 2, 'lain': 2, 'cara': 2, 'hasil': 2, 'besar': 2, 'dapat': 2, 'tahu': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'nilai': 2, 'faktor': 2, 'sebab': 2, 'indeks': 2, 'lama': 2, 'bulan': 2, 'makin': 1, 'kembang': 1, 'dunia': 1, 'bisnis': 1, 'tiap': 1, 'bukan': 1, 'jenis': 1, 'harus': 1, 'penuh': 1, 'apa': 1, 'konsumen': 1, 'ingin': 1, 'lihat': 1, 'cipta': 1, 'prosesproses': 1, 'efektif': 1, 'efisien': 1, 'cepat': 1, 'kualitas': 1, 'perlu': 1, 'sudah': 1, 'jauh': 1, 'mana': 1, 'laku': 1, 'pt': 1, 'elang': 1, 'jagad': 1, 'kriteria': 1, 'parsial': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'jam': 1, 'tenaga': 1, 'energi': 1, 'listrik': 1, 'objective': 1, 'matrix': 1, 'omax': 1, 'lebih': 1, 'bagai': 1, 'pengaruh': 1, 'guna': 1, 'identifikasi': 1, 'fault': 1, 'tree': 1, 'analysis': 1, 'fta': 1, 'total': 1, 'tinggi': 1, 'tahun': 1, 'september': 1, 'sedang': 1, 'rendah': 1, 'mei': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'to': 12, 'productivity': 10, 'is': 8, 'of': 8, 'company': 6, 'able': 4, 'measurement': 4, 'be': 3, 'compete': 3, 'use': 3, 'method': 3, 'required': 2, 'not': 2, 'only': 2, 'with': 2, 'companies': 2, 'but': 2, 'a': 2, 'from': 2, 'that': 2, 'are': 2, 'and': 2, 'know': 2, 'one': 2, 'factors': 2, 'which': 2, 'total': 2, 'index': 2, 'level': 2, 'achieved': 2, 'during': 2, 'in': 2, 'growing': 1, 'business': 1, 'world': 1, 'today': 1, 'every': 1, 'other': 1, 'similar': 1, 'also': 1, 'must': 1, 'by': 1, 'fulfilling': 1, 'what': 1, 'consumers': 1, 'want': 1, 'success': 1, 'seen': 1, 'amount': 1, 'income': 1, 'generated': 1, 'through': 1, 'creation': 1, 'processes': 1, 'effective': 1, 'efficient': 1, 'fast': 1, 'quality': 1, 'so': 1, 'as': 1, 'increase': 1, 'for': 1, 'this': 1, 'reason': 1, 'need': 1, 'extent': 1, 'companys': 1, 'current': 1, 'way': 1, 'assess': 1, 'performance': 1, 'measure': 1, 'was': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'at': 1, 'pt': 1, 'elang': 1, 'jagad': 1, 'partial': 1, 'criteria': 1, 'measured': 1, 'raw': 1, 'material': 1, 'working': 1, 'hours': 1, 'labor': 1, 'electricity': 1, 'objective': 1, 'matrix': 1, 'omax': 1, 'further': 1, 'improve': 1, 'achievements': 1, 'various': 1, 'influence': 1, 'used': 1, 'identify': 1, 'causal': 1, 'fault': 1, 'tree': 1, 'analysis': 1, 'fta': 1, 'highest': 1, 'september': 1, 'while': 1, 'lowest': 1, 'may': 1})
-------------------------------------------
--- Data #614 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Nur Laili Zulfa
Judul: PENGUKURAN KINERJA PADA TOWER BTS BANGKALAN DENGAN METODE STOCHASTIC FRONTIER PADA CELLULAR PROVIDER
Pembimbing 1: Dr. Weny Findiastuti, S.T., M.T
Pembimbing 2: Ika Deefi Anna, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Layanan konten yang melalui internet merupakan penyediaan dari segala bentuk informasi digital dengan memanfaatkan jasa telekomunikasi melalui jaringan telekomunikasi berbasis protokol internet. Oleh karena itu dilakukan penelitian pengukuran kinerja dengan pendugaan model sochastic frontier dimana mencari tingkat efisiens yang ada pada setiap tower BTS untuk kapasitas konten data internet 4G di wilayah Kabupaten Bangkalan. Faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan efisiensi tower BTS wilayah Kabupaten Bangkalan juga perlu diketahui karena akan berpengaruh terhadap keuntungan maksimum yang diperoleh perusahaan. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat efisiensi dalam penggunaan data internet pada wilayah kabupaten Bangkalan yaitu payload (TP), weekdays (WD) dan weekend (WE), total payload (TP) dan jumlah pengguna atau user (U). Tingkat efisiensi pada setiap kecamatan rata-rata telah efisien dan ada lima kecamatan.
Abstrak (Clean): layanan konten yang melalui internet merupakan penyediaan dari segala bentuk informasi digital dengan memanfaatkan jasa telekomunikasi melalui jaringan telekomunikasi berbasis protokol internet oleh karena itu dilakukan penelitian pengukuran kinerja dengan pendugaan model sochastic frontier dimana mencari tingkat efisiens yang ada pada setiap tower bts untuk kapasitas konten data internet g di wilayah kabupaten bangkalan faktorfaktor yang mempengaruhi peningkatan efisiensi tower bts wilayah kabupaten bangkalan juga perlu diketahui karena akan berpengaruh terhadap keuntungan maksimum yang diperoleh perusahaan faktorfaktor yang mempengaruhi tingkat efisiensi dalam penggunaan data internet pada wilayah kabupaten bangkalan yaitu payload tp weekdays wd dan weekend we total payload tp dan jumlah pengguna atau user u tingkat efisiensi pada setiap kecamatan ratarata telah efisien dan ada lima kecamatan
Abstrak (Stopwords Removed): layanan konten internet penyediaan segala bentuk informasi digital memanfaatkan jasa telekomunikasi jaringan telekomunikasi berbasis protokol internet dilakukan penelitian pengukuran kinerja pendugaan model sochastic frontier dimana mencari tingkat efisiens ada setiap tower bts kapasitas konten data internet g wilayah kabupaten bangkalan faktorfaktor mempengaruhi peningkatan efisiensi tower bts wilayah kabupaten bangkalan perlu diketahui berpengaruh keuntungan maksimum diperoleh perusahaan faktorfaktor mempengaruhi tingkat efisiensi penggunaan data internet wilayah kabupaten bangkalan payload tp weekdays wd weekend we total payload tp jumlah pengguna user u tingkat efisiensi setiap kecamatan ratarata efisien ada lima kecamatan
Abstrak (Stemmed): layan konten internet sedia segala bentuk informasi digital manfaat jasa telekomunikasi jaring telekomunikasi bas protokol internet laku teliti ukur kerja duga model sochastic frontier mana cari tingkat efisiens ada tiap tower bts kapasitas konten data internet g wilayah kabupaten bangkal faktorfaktor pengaruh tingkat efisiensi tower bts wilayah kabupaten bangkal perlu tahu pengaruh untung maksimum oleh usaha faktorfaktor pengaruh tingkat efisiensi guna data internet wilayah kabupaten bangkal payload tp weekdays wd weekend we total payload tp jumlah guna user u tingkat efisiensi tiap camat ratarata efisien ada lima camat
Abstrak (Corrected): layman gotten internet media legal bent informant digital manat casa telekomunikasi caring telekomunikasi was protocol internet lake elite ukr era dug model stochastic frontier mana care dingbat definiens ada tip tower its kapasitas gotten data internet g wilayah kabupaten bangka faktorfaktor pengaruh dingbat efisiensi tower its wilayah kabupaten bangka peru tau pengaruh unsung maximum olen sara faktorfaktor pengaruh dingbat efisiensi gun data internet wilayah kabupaten bangka payload to weekdays we weekend we total payload to mullah gun user u dingbat efisiensi tip carat ratarata elision ada lima carat
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'internet': 4, 'tingkat': 4, 'wilayah': 3, 'kabupaten': 3, 'bangkal': 3, 'pengaruh': 3, 'efisiensi': 3, 'konten': 2, 'telekomunikasi': 2, 'ada': 2, 'tiap': 2, 'tower': 2, 'bts': 2, 'data': 2, 'faktorfaktor': 2, 'guna': 2, 'payload': 2, 'tp': 2, 'camat': 2, 'layan': 1, 'sedia': 1, 'segala': 1, 'bentuk': 1, 'informasi': 1, 'digital': 1, 'manfaat': 1, 'jasa': 1, 'jaring': 1, 'bas': 1, 'protokol': 1, 'laku': 1, 'teliti': 1, 'ukur': 1, 'kerja': 1, 'duga': 1, 'model': 1, 'sochastic': 1, 'frontier': 1, 'mana': 1, 'cari': 1, 'efisiens': 1, 'kapasitas': 1, 'g': 1, 'perlu': 1, 'tahu': 1, 'untung': 1, 'maksimum': 1, 'oleh': 1, 'usaha': 1, 'weekdays': 1, 'wd': 1, 'weekend': 1, 'we': 1, 'total': 1, 'jumlah': 1, 'user': 1, 'u': 1, 'ratarata': 1, 'efisien': 1, 'lima': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 7, 'internet': 4, 'of': 4, 'is': 3, 'level': 3, 'on': 3, 'districts': 3, 'bangkal': 3, 'efficiency': 3, 'and': 3, 'content': 2, 'with': 2, 'telecommunication': 2, 'for': 2, 'bts': 2, 'tower': 2, 'data': 2, 'in': 2, 'region': 2, 'factors': 2, 'that': 2, 'influence': 2, 'payload': 2, 'tp': 2, 'total': 2, 'user': 2, 'service': 1, 'via': 1, 'a': 1, 'provision': 1, 'from': 1, 'all': 1, 'form': 1, 'digital': 1, 'information': 1, 'make': 1, 'use': 1, 'services': 1, 'through': 1, 'network': 1, 'based': 1, 'protocol': 1, 'therefore': 1, 'done': 1, 'research': 1, 'measurement': 1, 'performance': 1, 'estimation': 1, 'sochastic': 1, 'frontier': 1, 'model': 1, 'where': 1, 'looking': 1, 'existing': 1, 'efisiens': 1, 'each': 1, 'capacity': 1, 'g': 1, 'enhancement': 1, 'regional': 1, 'also': 1, 'necessary': 1, 'known': 1, 'because': 1, 'will': 1, 'take': 1, 'effect': 1, 'to': 1, 'profit': 1, 'maximum': 1, 'earned': 1, 'company': 1, 'usage': 1, 'namely': 1, 'weekdays': 1, 'wd': 1, 'weekend': 1, 'we': 1, 'or': 1, 'u': 1, 'every': 1, 'average': 1, 'sub': 1, 'district': 1, 'has': 1, 'efficient': 1, 'there': 1, 'five': 1, 'subdistrict': 1})
-------------------------------------------
--- Data #615 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Nur laili choiriyatin
Judul: PERUMUSAN STRATEGI PEMASARAN UMKM BATIK BOJONEGORO (Studi kasus : Sentra UMKM Batik di Ds. Jono
Kec. Temayang Bojonegoro)
Pembimbing 1: Ari Basuki S.T., M.T.
Pembimbing 2: Dr. Sabarudin Akhmad S.T., M.T., IPM
Abstrak (Raw): UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) merupakan salah satu penggerak utama roda perekonomian di Indonesia. Salah satu UMKM yang tumbuh subur adalah UMKM Batik. Kabupaten Bojonegoro adalah salah satu daerah di Indonesia yang memiliki batik khas. Ds. Jono Kec. Temayang merupakan salah satu daerah di Bojonegoro yang menjadi sentra UMKM Batik Bojonegoro. Akan tetapi pihak UMKM memiliki beberapa kendala dalam pemasaran seperti pendapatan tahunan yang tidak stabil dan penjualan produk masih tertinggal jauh dibawah penjualan produk batik lain seperti batik Pekalongan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur kinerja pemasaran batik Bojonegoro dan merumuskan strategi pemasaran beserta prioritas pelaksanaannya. Metode yang dipakai dalam pengukuran kinerja pemasaran adalah IPA (Importance performance analysis) dengan menggunakan variabel Marketing Mix 7P. Sementara untuk perumusan strategi menggunakan analisis SWOT (IFAS, EFAS, matrik SWOT, space matrix). Sedangkan untuk pengurutan prioritas strategi dilakukan menggunakan Technique for Others Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Hasil dari penelitian ini adalah prioritas usulan strategi yang didapatkan dengan mengurutkan nilai preferensi dari yang terbesar. Urutan usulan strategi tersebut secara berurutan yaitu, duta batik membantu promosi produk batik, menjalin hubungan baik dengan pegawai instansi, menciptakan hubungan emosional yang baik dengan pelanggan, terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas produk batik, mengikuti kegiatan festival dan pameran nasional, serta berpartisipasi dalam even-even fashion.
Kata kunci : Strategi Pemasaran, Marketing Mix, IPA, Analisis SWOT, TOPSIS.
Abstrak (Clean): umkm usaha mikro kecil menengah merupakan salah satu penggerak utama roda perekonomian di indonesia salah satu umkm yang tumbuh subur adalah umkm batik kabupaten bojonegoro adalah salah satu daerah di indonesia yang memiliki batik khas ds jono kec temayang merupakan salah satu daerah di bojonegoro yang menjadi sentra umkm batik bojonegoro akan tetapi pihak umkm memiliki beberapa kendala dalam pemasaran seperti pendapatan tahunan yang tidak stabil dan penjualan produk masih tertinggal jauh dibawah penjualan produk batik lain seperti batik pekalongan tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur kinerja pemasaran batik bojonegoro dan merumuskan strategi pemasaran beserta prioritas pelaksanaannya metode yang dipakai dalam pengukuran kinerja pemasaran adalah ipa importance performance analysis dengan menggunakan variabel marketing mix p sementara untuk perumusan strategi menggunakan analisis swot ifas efas matrik swot space matrix sedangkan untuk pengurutan prioritas strategi dilakukan menggunakan technique for others preference by similarity to ideal solution topsis hasil dari penelitian ini adalah prioritas usulan strategi yang didapatkan dengan mengurutkan nilai preferensi dari yang terbesar urutan usulan strategi tersebut secara berurutan yaitu duta batik membantu promosi produk batik menjalin hubungan baik dengan pegawai instansi menciptakan hubungan emosional yang baik dengan pelanggan terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas produk batik mengikuti kegiatan festival dan pameran nasional serta berpartisipasi dalam eveneven fashion kata kunci strategi pemasaran marketing mix ipa analisis swot topsis
Abstrak (Stopwords Removed): umkm usaha mikro kecil menengah salah satu penggerak utama roda perekonomian indonesia salah satu umkm tumbuh subur umkm batik kabupaten bojonegoro salah satu daerah indonesia memiliki batik khas ds jono kec temayang salah satu daerah bojonegoro menjadi sentra umkm batik bojonegoro pihak umkm memiliki beberapa kendala pemasaran pendapatan tahunan stabil penjualan produk masih tertinggal jauh dibawah penjualan produk batik lain batik pekalongan tujuan penelitian mengukur kinerja pemasaran batik bojonegoro merumuskan strategi pemasaran beserta prioritas pelaksanaannya metode dipakai pengukuran kinerja pemasaran ipa importance performance analysis menggunakan variabel marketing mix p sementara perumusan strategi menggunakan analisis swot ifas efas matrik swot space matrix sedangkan pengurutan prioritas strategi dilakukan menggunakan technique for others preference by similarity to ideal solution topsis hasil penelitian prioritas usulan strategi didapatkan mengurutkan nilai preferensi terbesar urutan usulan strategi tersebut secara berurutan duta batik membantu promosi produk batik menjalin hubungan baik pegawai instansi menciptakan hubungan emosional baik pelanggan terus berinovasi meningkatkan kualitas produk batik mengikuti kegiatan festival pameran nasional berpartisipasi eveneven fashion kata kunci strategi pemasaran marketing mix ipa analisis swot topsis
Abstrak (Stemmed): umkm usaha mikro kecil tengah salah satu gerak utama roda ekonomi indonesia salah satu umkm tumbuh subur umkm batik kabupaten bojonegoro salah satu daerah indonesia milik batik khas ds jono kec tayang salah satu daerah bojonegoro jadi sentra umkm batik bojonegoro pihak umkm milik beberapa kendala pasar dapat tahun stabil jual produk masih tinggal jauh bawah jual produk batik lain batik kalong tuju teliti ukur kerja pasar batik bojonegoro rumus strategi pasar serta prioritas laksana metode pakai ukur kerja pasar ipa importance performance analysis guna variabel marketing mix p sementara rumus strategi guna analisis swot ifas efas matrik swot space matrix sedang urut prioritas strategi laku guna technique for others preference by similarity to ideal solution topsis hasil teliti prioritas usul strategi dapat urut nilai preferensi besar urut usul strategi sebut cara rurut duta batik bantu promosi produk batik jalin hubung baik pegawai instansi cipta hubung emosional baik langgan terus inovasi tingkat kualitas produk batik ikut giat festival pamer nasional partisipasi eveneven fashion kata kunci strategi pasar marketing mix ipa analisis swot topsis
Abstrak (Corrected): mom sara micro cecil length salad sat gera mama road economic indonesia salad sat mom tumble suburb mom batik kabupaten bojonegoro salad sat sarah indonesia milk batik has is bono key trying salad sat sarah bojonegoro jade sentry mom batik bojonegoro pick mom milk beberapa kendall paar apart thun stabile dual proud mash lingual each away dual proud batik lain batik kalong juju elite ukr era paar batik bojonegoro rumpus strategy paar sorta priority lasagna metope sakai ukr era paar spa importance performance analysis gun variable marketing mix p sedentary rumpus strategy gun analysis swot ifs eras matrix swot space matrix sedan rut priority strategy lake gun technique for others preference by similarity to ideal solution topis hail elite priority usual strategy apart rut nilgai preference bear rut usual strategy debut cara hurt duty batik bantu promos proud batik jain hung back pegawai instant city hung emotional back hangman terms novas dingbat kualitas proud batik it gift festival paper national partisipasi eveneven fashion data bunch strategy paar marketing mix spa analysis swot topis
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'batik': 9, 'strategi': 6, 'umkm': 5, 'pasar': 5, 'salah': 4, 'satu': 4, 'bojonegoro': 4, 'produk': 4, 'prioritas': 3, 'guna': 3, 'swot': 3, 'urut': 3, 'indonesia': 2, 'daerah': 2, 'milik': 2, 'dapat': 2, 'jual': 2, 'teliti': 2, 'ukur': 2, 'kerja': 2, 'rumus': 2, 'ipa': 2, 'marketing': 2, 'mix': 2, 'analisis': 2, 'topsis': 2, 'usul': 2, 'hubung': 2, 'baik': 2, 'usaha': 1, 'mikro': 1, 'kecil': 1, 'tengah': 1, 'gerak': 1, 'utama': 1, 'roda': 1, 'ekonomi': 1, 'tumbuh': 1, 'subur': 1, 'kabupaten': 1, 'khas': 1, 'ds': 1, 'jono': 1, 'kec': 1, 'tayang': 1, 'jadi': 1, 'sentra': 1, 'pihak': 1, 'beberapa': 1, 'kendala': 1, 'tahun': 1, 'stabil': 1, 'masih': 1, 'tinggal': 1, 'jauh': 1, 'bawah': 1, 'lain': 1, 'kalong': 1, 'tuju': 1, 'serta': 1, 'laksana': 1, 'metode': 1, 'pakai': 1, 'importance': 1, 'performance': 1, 'analysis': 1, 'variabel': 1, 'p': 1, 'sementara': 1, 'ifas': 1, 'efas': 1, 'matrik': 1, 'space': 1, 'matrix': 1, 'sedang': 1, 'laku': 1, 'technique': 1, 'for': 1, 'others': 1, 'preference': 1, 'by': 1, 'similarity': 1, 'to': 1, 'ideal': 1, 'solution': 1, 'hasil': 1, 'nilai': 1, 'preferensi': 1, 'besar': 1, 'sebut': 1, 'cara': 1, 'rurut': 1, 'duta': 1, 'bantu': 1, 'promosi': 1, 'jalin': 1, 'pegawai': 1, 'instansi': 1, 'cipta': 1, 'emosional': 1, 'langgan': 1, 'terus': 1, 'inovasi': 1, 'tingkat': 1, 'kualitas': 1, 'ikut': 1, 'giat': 1, 'festival': 1, 'pamer': 1, 'nasional': 1, 'partisipasi': 1, 'eveneven': 1, 'fashion': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 15, 'the': 15, 'batik': 9, 'in': 8, 'marketing': 7, 'and': 6, 'msmes': 5, 'one': 4, 'is': 4, 'bojonegoro': 4, 'strategy': 4, 'are': 3, 'this': 3, 'products': 3, 'performance': 3, 'strategies': 3, 'analysis': 3, 'by': 3, 'swot': 3, 'indonesia': 2, 'which': 2, 'a': 2, 'such': 2, 'as': 2, 'sales': 2, 'study': 2, 'to': 2, 'used': 2, 'ipa': 2, 'mix': 2, 'created': 2, 'matrix': 2, 'for': 2, 'preference': 2, 'topsis': 2, 'sequence': 2, 'good': 2, 'relationships': 2, 'with': 2, 'participated': 2, 'micro': 1, 'small': 1, 'medium': 1, 'enterprises': 1, 'main': 1, 'drivers': 1, 'economy': 1, 'thrives': 1, 'regency': 1, 'regions': 1, 'has': 1, 'distinctive': 1, 'jono': 1, 'village': 1, 'tayang': 1, 'district': 1, 'areas': 1, 'become': 1, 'center': 1, 'however': 1, 'have': 1, 'several': 1, 'obstacles': 1, 'unstable': 1, 'annual': 1, 'income': 1, 'product': 1, 'still': 1, 'far': 1, 'behind': 1, 'other': 1, 'kalong': 1, 'purpose': 1, 'was': 1, 'measure': 1, 'formulate': 1, 'their': 1, 'implementation': 1, 'priorities': 1, 'method': 1, 'measuring': 1, 'importance': 1, 'using': 1, 'variable': 1, 'p': 1, 'formulation': 1, 'ifas': 1, 'efas': 1, 'space': 1, 'prioritization': 1, 'technique': 1, 'others': 1, 'similarity': 1, 'ideal': 1, 'solution': 1, 'results': 1, 'priority': 1, 'proposed': 1, 'obtained': 1, 'sorting': 1, 'values': 1, 'start': 1, 'from': 1, 'largest': 1, 'proposals': 1, 'namely': 1, 'ambassador': 1, 'helped': 1, 'promote': 1, 'established': 1, 'agency': 1, 'employees': 1, 'emotional': 1, 'customers': 1, 'continuously': 1, 'innovate': 1, 'quality': 1, 'improvement': 1, 'national': 1, 'festivals': 1, 'or': 1, 'exhibitions': 1, 'fashion': 1, 'event': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #616 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Atik Mardiana
Judul: Pengukuran Resiliensi UMKM Batik di Kabupaten Sampang dalam Menghadapi Bencana Alam
Pembimbing 1: Ari Basuki, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Issa Dyah Utami, S.T., M.T., Ph.D
Abstrak (Raw): Penelitian ini dilakukan pada UMKM Batik di Sampang karena Sampang merupakan wilayah yang setiap kali musim hujan terkena banjir karena panas matahari berpengaruh besar terhadap produktivitas UMKM Batik terutama pada proses penjemuran dan pewarnaan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengukur level resiliensi dari UMKM agar upaya mitigasi dalam menghadapi bencana bias tepat sasaran. Penelitian ini mengguanakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengambilan data menggunakan observasi, dokumentasi, wawancara dan kuesioner. Penelitian ini menggunakan instrumen penelitian kuesioner semi-structure. Kuesioner ini digunakan untuk mengukur level resiliensi pada suatu UMKM. Menggunakan satu kuesioner yang mana kuesionernya menggunakan skala linket. Kuesioner yaitu kuesioner terstruktur menggunakan metode Delphi dengan face validity. Identifikasi key performance indicator dilakukan dengan beberapa literatur yang kemudian dikelompokkan berdasarkan 8 aspek sosial-teknis. Kemudian diukur level resiliensinya dengan perkalian antara probalilitas dengan kapasitas, kemudian dengan level tertentu dapat dirumuskan upaya mitigasinya. Dengan diketahui level resiliensinya, maka akan diketahui apa yang harus dilakukan oleh UMKM dan juga pemerintah dalam menghadapi bencana alam.
Kata kunci: Resiliensi, aspek sosial-teknis, UMKM, Bencana alam, mitigasi
Abstrak (Clean): penelitian ini dilakukan pada umkm batik di sampang karena sampang merupakan wilayah yang setiap kali musim hujan terkena banjir karena panas matahari berpengaruh besar terhadap produktivitas umkm batik terutama pada proses penjemuran dan pewarnaan penelitian ini memiliki tujuan untuk mengukur level resiliensi dari umkm agar upaya mitigasi dalam menghadapi bencana bias tepat sasaran penelitian ini mengguanakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif teknik pengambilan data menggunakan observasi dokumentasi wawancara dan kuesioner penelitian ini menggunakan instrumen penelitian kuesioner semistructure kuesioner ini digunakan untuk mengukur level resiliensi pada suatu umkm menggunakan satu kuesioner yang mana kuesionernya menggunakan skala linket kuesioner yaitu kuesioner terstruktur menggunakan metode delphi dengan face validity identifikasi key performance indicator dilakukan dengan beberapa literatur yang kemudian dikelompokkan berdasarkan aspek sosialteknis kemudian diukur level resiliensinya dengan perkalian antara probalilitas dengan kapasitas kemudian dengan level tertentu dapat dirumuskan upaya mitigasinya dengan diketahui level resiliensinya maka akan diketahui apa yang harus dilakukan oleh umkm dan juga pemerintah dalam menghadapi bencana alam kata kunci resiliensi aspek sosialteknis umkm bencana alam mitigasi
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian dilakukan umkm batik sampang sampang wilayah setiap kali musim hujan terkena banjir panas matahari berpengaruh besar produktivitas umkm batik terutama proses penjemuran pewarnaan penelitian memiliki tujuan mengukur level resiliensi umkm upaya mitigasi menghadapi bencana bias tepat sasaran penelitian mengguanakan pendekatan kuantitatif kualitatif teknik pengambilan data menggunakan observasi dokumentasi wawancara kuesioner penelitian menggunakan instrumen penelitian kuesioner semistructure kuesioner digunakan mengukur level resiliensi umkm menggunakan satu kuesioner mana kuesionernya menggunakan skala linket kuesioner kuesioner terstruktur menggunakan metode delphi face validity identifikasi key performance indicator dilakukan beberapa literatur dikelompokkan berdasarkan aspek sosialteknis diukur level resiliensinya perkalian antara probalilitas kapasitas level tertentu dapat dirumuskan upaya mitigasinya diketahui level resiliensinya diketahui apa harus dilakukan umkm pemerintah menghadapi bencana alam kata kunci resiliensi aspek sosialteknis umkm bencana alam mitigasi
Abstrak (Stemmed): teliti laku umkm batik sampang sampang wilayah tiap kali musim hujan kena banjir panas matahari pengaruh besar produktivitas umkm batik utama proses jemur warna teliti milik tuju ukur level resiliensi umkm upaya mitigasi hadap bencana bias tepat sasar teliti mengguanakan dekat kuantitatif kualitatif teknik ambil data guna observasi dokumentasi wawancara kuesioner teliti guna instrumen teliti kuesioner semistructure kuesioner guna ukur level resiliensi umkm guna satu kuesioner mana kuesioner guna skala linket kuesioner kuesioner struktur guna metode delphi face validity identifikasi key performance indicator laku beberapa literatur kelompok dasar aspek sosialteknis ukur level resiliensinya kali antara probalilitas kapasitas level tentu dapat rumus upaya mitigasinya tahu level resiliensinya tahu apa harus laku umkm perintah hadap bencana alam kata kunci resiliensi aspek sosialteknis umkm bencana alam mitigasi
Abstrak (Corrected): elite lake mom batik sampan sampan wilayah tip kali music human ken banner pants kalahari pengaruh bear produktivitas mom batik mama proves femur wanna elite milk juju ukr level resilient mom pay mitigate hadar banana bias teat samar elite mengguanakan dead kuantitatif kualitatif tennis ambit data gun observant dokumentasi wawancara questioner elite gun instrument elite questioner semistructure questioner gun ukr level resilient mom gun sat questioner mana questioner gun skald linked questioner questioner structure gun metope delphi face validity identifikasi key performance indicator lake beberapa literature kelompok dakar aspen sosialteknis ukr level resiliensinya kali angara probalilitas kapasitas level tent apart rumpus pay mitigasinya tau level resiliensinya tau papa harms lake mom perineal hadar banana alarm data bunch resilient aspen sosialteknis mom banana alarm mitigate
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kuesioner': 7, 'umkm': 6, 'guna': 6, 'teliti': 5, 'level': 5, 'laku': 3, 'ukur': 3, 'resiliensi': 3, 'bencana': 3, 'batik': 2, 'sampang': 2, 'kali': 2, 'upaya': 2, 'mitigasi': 2, 'hadap': 2, 'aspek': 2, 'sosialteknis': 2, 'resiliensinya': 2, 'tahu': 2, 'alam': 2, 'wilayah': 1, 'tiap': 1, 'musim': 1, 'hujan': 1, 'kena': 1, 'banjir': 1, 'panas': 1, 'matahari': 1, 'pengaruh': 1, 'besar': 1, 'produktivitas': 1, 'utama': 1, 'proses': 1, 'jemur': 1, 'warna': 1, 'milik': 1, 'tuju': 1, 'bias': 1, 'tepat': 1, 'sasar': 1, 'mengguanakan': 1, 'dekat': 1, 'kuantitatif': 1, 'kualitatif': 1, 'teknik': 1, 'ambil': 1, 'data': 1, 'observasi': 1, 'dokumentasi': 1, 'wawancara': 1, 'instrumen': 1, 'semistructure': 1, 'satu': 1, 'mana': 1, 'skala': 1, 'linket': 1, 'struktur': 1, 'metode': 1, 'delphi': 1, 'face': 1, 'validity': 1, 'identifikasi': 1, 'key': 1, 'performance': 1, 'indicator': 1, 'beberapa': 1, 'literatur': 1, 'kelompok': 1, 'dasar': 1, 'antara': 1, 'probalilitas': 1, 'kapasitas': 1, 'tentu': 1, 'dapat': 1, 'rumus': 1, 'mitigasinya': 1, 'apa': 1, 'harus': 1, 'perintah': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 10, 'this': 5, 'in': 5, 'is': 5, 'level': 5, 'resilience': 5, 'with': 5, 'on': 4, 'and': 4, 'questionnaire': 4, 'research': 3, 'msmes': 3, 'a': 3, 'mitigation': 3, 'are': 3, 'using': 3, 'questionnaires': 3, 'then': 3, 'batik': 2, 'sampang': 2, 'because': 2, 'that': 2, 'smes': 2, 'study': 2, 'to': 2, 'measure': 2, 'efforts': 2, 'disasters': 2, 'uses': 2, 'used': 2, 'face': 2, 'aspects': 2, 'by': 2, 'be': 2, 'natural': 2, 'was': 1, 'conducted': 1, 'region': 1, 'every': 1, 'time': 1, 'rainy': 1, 'season': 1, 'flooded': 1, 'suns': 1, 'heat': 1, 'has': 1, 'big': 1, 'influence': 1, 'productivity': 1, 'especially': 1, 'process': 1, 'drying': 1, 'coloring': 1, 'aims': 1, 'so': 1, 'dealing': 1, 'right': 1, 'target': 1, 'quantitative': 1, 'qualitative': 1, 'approaches': 1, 'data': 1, 'collection': 1, 'techniques': 1, 'observation': 1, 'documentation': 1, 'interviews': 1, 'semistructure': 1, 'instrument': 1, 'an': 1, 'msme': 1, 'one': 1, 'where': 1, 'linket': 1, 'scale': 1, 'structured': 1, 'delphi': 1, 'method': 1, 'validity': 1, 'identification': 1, 'key': 1, 'performance': 1, 'indicators': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'several': 1, 'literatures': 1, 'which': 1, 'grouped': 1, 'based': 1, 'socialtechnical': 1, 'measured': 1, 'multiplying': 1, 'probabilities': 1, 'capacity': 1, 'certain': 1, 'can': 1, 'formulated': 1, 'knowing': 1, 'it': 1, 'will': 1, 'known': 1, 'what': 1, 'government': 1, 'must': 1, 'do': 1, 'keywords': 1, 'sociotechnical': 1, 'disaster': 1})
-------------------------------------------
--- Data #617 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Nurul Trisiani
Judul: Analisis Risiko Dan Biaya Kualitas Produk Pada Proses Produksi Furniture Dengan Metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) (Studi Kasus: PT. Romi Violeta)
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T., IPM
Pembimbing 2: Ida Lumintu, S.T., M.T., Ph.D
Abstrak (Raw): Kualitas merupakan faktor yang sangat penting bagi perusahaan, yang membuat perusahaan dapat bertahan di dunia industri. PT. Romi Violeta merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang furniture di Indonesia yang spesialisasi dalam produk rotan dan kayu. Pada setiap proses produksi telah dilakukan uji kualitas, namun tetap saja terdapat produk yang masih cacat. Untuk mengurangi kecacatan produk harus diketahui risiko-risiko yang menyebabkan produk tersebut cacat dan biaya yang dikeluarkan untuk memperbaiki produk. Salah satu alat yang digunakan untuk membantu analisis risiko dalam proses produksi adalah Failure Mode and Effect Analisys (FMEA) dengan skala prioritas. Pada analisis risiko akan dilakukan identifikasi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kecacatan. Penilaian pada setiap sub faktor penyebab dan faktor kritis dilakukan dengan menggunakan skala Saverity (S), Occurence (O) dan Detection (D). Penentuan nilainya dilakukan dengan cara berdiskusi dengan para ahli. Pada produk CNB 04173-31 Kinzie Credenza mode kegagalan colour variation dengan faktor penyebab operator meloncati step menghasilkan nilai RPN sebesar 384, pada faktor penyebab alat spray kotor nilai RPN sebesar 384 dan pada penyebab proses pewarnaan salah nilai RPN sebesar 343. Sedangkan pada produk CNB 03173-45H Headboard Queen. Objek perbaikan yang dipilih adalah berdasarkan pada nilai RPN yang tinggi mode kegagalan colour variation dengan faktor penyebab proses pewarnaan salah memiliki menghasilkan nilai RPN sebesar 392, pada faktor penyebab alat spray kotor nilai RPN sebesar 392 dan pada mode kegagalan rough finish dengan faktor penyebab tekanan udara pada saat penyemprotan rendah menghasilkan nilai RPN sebesar 336. Sehingga penyebab-penyebab risiko tersebut harus diprioritaskan untuk diperbaiki.
Kata kunci: Risiko, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Risk Priority Number (RPN)
Abstrak (Clean): kualitas merupakan faktor yang sangat penting bagi perusahaan yang membuat perusahaan dapat bertahan di dunia industri pt romi violeta merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang furniture di indonesia yang spesialisasi dalam produk rotan dan kayu pada setiap proses produksi telah dilakukan uji kualitas namun tetap saja terdapat produk yang masih cacat untuk mengurangi kecacatan produk harus diketahui risikorisiko yang menyebabkan produk tersebut cacat dan biaya yang dikeluarkan untuk memperbaiki produk salah satu alat yang digunakan untuk membantu analisis risiko dalam proses produksi adalah failure mode and effect analisys fmea dengan skala prioritas pada analisis risiko akan dilakukan identifikasi faktorfaktor yang menyebabkan terjadinya kecacatan penilaian pada setiap sub faktor penyebab dan faktor kritis dilakukan dengan menggunakan skala saverity s occurence o dan detection d penentuan nilainya dilakukan dengan cara berdiskusi dengan para ahli pada produk cnb kinzie credenza mode kegagalan colour variation dengan faktor penyebab operator meloncati step menghasilkan nilai rpn sebesar pada faktor penyebab alat spray kotor nilai rpn sebesar dan pada penyebab proses pewarnaan salah nilai rpn sebesar sedangkan pada produk cnb h headboard queen objek perbaikan yang dipilih adalah berdasarkan pada nilai rpn yang tinggi mode kegagalan colour variation dengan faktor penyebab proses pewarnaan salah memiliki menghasilkan nilai rpn sebesar pada faktor penyebab alat spray kotor nilai rpn sebesar dan pada mode kegagalan rough finish dengan faktor penyebab tekanan udara pada saat penyemprotan rendah menghasilkan nilai rpn sebesar sehingga penyebabpenyebab risiko tersebut harus diprioritaskan untuk diperbaiki kata kunci risiko failure mode and effect analysis fmea risk priority number rpn
Abstrak (Stopwords Removed): kualitas faktor sangat penting bagi perusahaan membuat perusahaan dapat bertahan dunia industri pt romi violeta perusahaan manufaktur bergerak bidang furniture indonesia spesialisasi produk rotan kayu setiap proses produksi dilakukan uji kualitas tetap terdapat produk masih cacat mengurangi kecacatan produk harus diketahui risikorisiko menyebabkan produk tersebut cacat biaya dikeluarkan memperbaiki produk salah satu alat digunakan membantu analisis risiko proses produksi failure mode and effect analisys fmea skala prioritas analisis risiko dilakukan identifikasi faktorfaktor menyebabkan terjadinya kecacatan penilaian setiap sub faktor penyebab faktor kritis dilakukan menggunakan skala saverity s occurence o detection d penentuan nilainya dilakukan cara berdiskusi para ahli produk cnb kinzie credenza mode kegagalan colour variation faktor penyebab operator meloncati step menghasilkan nilai rpn sebesar faktor penyebab alat spray kotor nilai rpn sebesar penyebab proses pewarnaan salah nilai rpn sebesar sedangkan produk cnb h headboard queen objek perbaikan dipilih berdasarkan nilai rpn tinggi mode kegagalan colour variation faktor penyebab proses pewarnaan salah memiliki menghasilkan nilai rpn sebesar faktor penyebab alat spray kotor nilai rpn sebesar mode kegagalan rough finish faktor penyebab tekanan udara penyemprotan rendah menghasilkan nilai rpn sebesar penyebabpenyebab risiko tersebut harus diprioritaskan diperbaiki kata kunci risiko failure mode and effect analysis fmea risk priority number rpn
Abstrak (Stemmed): kualitas faktor sangat penting bagi usaha buat usaha dapat tahan dunia industri pt romi violeta usaha manufaktur gerak bidang furniture indonesia spesialisasi produk rotan kayu tiap proses produksi laku uji kualitas tetap dapat produk masih cacat kurang cacat produk harus tahu risikorisiko sebab produk sebut cacat biaya keluar baik produk salah satu alat guna bantu analisis risiko proses produksi failure mode and effect analisys fmea skala prioritas analisis risiko laku identifikasi faktorfaktor sebab jadi cacat nilai tiap sub faktor sebab faktor kritis laku guna skala saverity s occurence o detection d tentu nilai laku cara diskus para ahli produk cnb kinzie credenza mode gagal colour variation faktor sebab operator loncat step hasil nilai rpn besar faktor sebab alat spray kotor nilai rpn besar sebab proses warna salah nilai rpn besar sedang produk cnb h headboard queen objek baik pilih dasar nilai rpn tinggi mode gagal colour variation faktor sebab proses warna salah milik hasil nilai rpn besar faktor sebab alat spray kotor nilai rpn besar mode gagal rough finish faktor sebab tekan udara semprot rendah hasil nilai rpn besar penyebabpenyebab risiko sebut harus prioritas baik kata kunci risiko failure mode and effect analysis fmea risk priority number rpn
Abstrak (Corrected): kualitas factor sang panting bag sara but sara apart than dulia industry pt rome violet sara manufacture gera biding furniture indonesia spesialisasi proud roman kay tip proves produksi lake uni kualitas team apart proud mash carat during carat proud harms tau risikorisiko kebab proud debut carat bay cellar back proud salad sat flat gun bantu analysis risk proves produksi failure mode and effect analysis flea skald priority analysis risk lake identifikasi faktorfaktor kebab jade carat nilgai tip sub factor kebab factor iritis lake gun skald severity s occurrence o detection d tent nilgai lake cara disks para ali proud cab kiddie credenza mode gaga color variation factor kebab operator local step hail nilgai run bear factor kebab flat spray motor nilgai run bear kebab proves wanna salad nilgai run bear sedan proud cab h headboard queen objet back pilch dakar nilgai run ting mode gaga color variation factor kebab proves wanna salad milk hail nilgai run bear factor kebab flat spray motor nilgai run bear mode gaga rough finish factor kebab texan dark seaport rental hail nilgai run bear penyebabpenyebab risk debut harms priority back data bunch risk failure mode and effect analysis flea risk priority number run
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sebab': 9, 'nilai': 9, 'faktor': 8, 'rpn': 8, 'produk': 7, 'besar': 6, 'mode': 5, 'proses': 4, 'laku': 4, 'cacat': 4, 'risiko': 4, 'usaha': 3, 'baik': 3, 'salah': 3, 'alat': 3, 'gagal': 3, 'hasil': 3, 'kualitas': 2, 'dapat': 2, 'tiap': 2, 'produksi': 2, 'harus': 2, 'sebut': 2, 'guna': 2, 'analisis': 2, 'failure': 2, 'and': 2, 'effect': 2, 'fmea': 2, 'skala': 2, 'prioritas': 2, 'cnb': 2, 'colour': 2, 'variation': 2, 'spray': 2, 'kotor': 2, 'warna': 2, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'bagi': 1, 'buat': 1, 'tahan': 1, 'dunia': 1, 'industri': 1, 'pt': 1, 'romi': 1, 'violeta': 1, 'manufaktur': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'furniture': 1, 'indonesia': 1, 'spesialisasi': 1, 'rotan': 1, 'kayu': 1, 'uji': 1, 'tetap': 1, 'masih': 1, 'kurang': 1, 'tahu': 1, 'risikorisiko': 1, 'biaya': 1, 'keluar': 1, 'satu': 1, 'bantu': 1, 'analisys': 1, 'identifikasi': 1, 'faktorfaktor': 1, 'jadi': 1, 'sub': 1, 'kritis': 1, 'saverity': 1, 's': 1, 'occurence': 1, 'o': 1, 'detection': 1, 'd': 1, 'tentu': 1, 'cara': 1, 'diskus': 1, 'para': 1, 'ahli': 1, 'kinzie': 1, 'credenza': 1, 'operator': 1, 'loncat': 1, 'step': 1, 'sedang': 1, 'h': 1, 'headboard': 1, 'queen': 1, 'objek': 1, 'pilih': 1, 'dasar': 1, 'tinggi': 1, 'milik': 1, 'rough': 1, 'finish': 1, 'tekan': 1, 'udara': 1, 'semprot': 1, 'rendah': 1, 'penyebabpenyebab': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'analysis': 1, 'risk': 1, 'priority': 1, 'number': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 30, 'of': 16, 'is': 9, 'in': 9, 'and': 8, 'value': 8, 'rpn': 8, 'a': 5, 'cause': 5, 'risk': 5, 'failure': 5, 'with': 5, 'process': 4, 'that': 4, 'product': 4, 'mode': 4, 'on': 4, 'factor': 3, 'company': 3, 'products': 3, 'are': 3, 'to': 3, 'analysis': 3, 'quality': 2, 'for': 2, 'which': 2, 'each': 2, 'production': 2, 'carried': 2, 'out': 2, 'still': 2, 'defects': 2, 'must': 2, 'be': 2, 'effect': 2, 'fmea': 2, 'priority': 2, 'factors': 2, 'cnb': 2, 'color': 2, 'variation': 2, 'causes': 2, 'dirty': 2, 'spray': 2, 'tool': 2, 'coloring': 2, 'an': 2, 'improvement': 2, 'very': 1, 'important': 1, 'makes': 1, 'survive': 1, 'industrial': 1, 'world': 1, 'pt': 1, 'romi': 1, 'violeta': 1, 'manufacturing': 1, 'engaged': 1, 'furniture': 1, 'indonesia': 1, 'specializes': 1, 'rattan': 1, 'wood': 1, 'tests': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'but': 1, 'there': 1, 'defective': 1, 'reduce': 1, 'known': 1, 'risks': 1, 'costs': 1, 'incurred': 1, 'repair': 1, 'one': 1, 'tools': 1, 'used': 1, 'help': 1, 'analysys': 1, 'scale': 1, 'will': 1, 'identify': 1, 'disability': 1, 'assessments': 1, 'subfactor': 1, 'causing': 1, 'critical': 1, 'using': 1, 'saverity': 1, 's': 1, 'occurence': 1, 'o': 1, 'detection': 1, 'd': 1, 'scales': 1, 'determination': 1, 'done': 1, 'by': 1, 'discussing': 1, 'experts': 1, 'kinzie': 1, 'credenza': 1, 'operator': 1, 'jumping': 1, 'step': 1, 'produces': 1, 'whereas': 1, 'h': 1, 'headboard': 1, 'queen': 1, 'object': 1, 'chosen': 1, 'based': 1, 'high': 1, 'causal': 1, 'wrong': 1, 'having': 1, 'rough': 1, 'finish': 1, 'air': 1, 'pressure': 1, 'when': 1, 'spraying': 1, 'low': 1, 'yields': 1, 'so': 1, 'prioritized': 1, 'keywords': 1, 'number': 1})
-------------------------------------------
--- Data #618 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Fattika Puspitasari Arief Setya Putri
Judul: PENYUSUNAN PROSES KONTROL PRODUK LAMPU PJU P08 DC DENGAN PENDEKATAN FMEA DAN QFD (Studi Kasus di PT. Karya Energi Semesta)
Pembimbing 1: Ari Basuki,S.T.,M.T.
Pembimbing 2: Heri Awalul Ilhamsyah,S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): PT. Karya Energi Semesta merupakan perusahaan yang didirikan pada tahun 2013 dengan memproduksi lampu penerangan LED dengan kualitas tinggi untuk penerangan jalan umum ataupun lampu penerangan rumah di daerah sidoarjo, jawa timur. Penelitian ini dilakukan pada penerangan jalan umum (PJU) dengan tipe PJU P08 DC. Produk reject tersebut didapatkan dari hasil customer complain pasca pembelian produk sehingga mengakibatkan pemborosan biaya dari segi repair untuk perbaikan produk cacat tersebut atau penggantian produk baru ke customer. Terjadinya complain tersebut disebabkan karena mekanisme inspeksi kualitas produk selama proses produksi kurang baik. Hal tersebut ditunjukkan (hasil pengamatan dan wawancara) pihak produksi dan pihak quality control memiliki proses kontrol tools yang berbeda atau tidak signifikan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi customer need terhadap produk lampu yang berkualitas dan membuat proses control tool yang berisikan parameter signifikan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan FMEA (failure mode effect analysis) dan QFD.(Quality Function Deployment). Pada pendekatan QFD dilakukan hingga 4 fase yaitu perencanaan produk, perencanaan part, perencanaan proses dan perencanaan produksi. Pendekatan FMEA digunakan untuk mengidentifikasi mode-mode kegagalan pada proses assembly. Output dari nilai RPN dan mode kegagalan pada setiap proses. Terdapat 40 spesifikasi keinginan konsumen diantaranya yaitu efikasi yang memiliki spesifikasi berbeda diantara ketiga dokumen tender. Penelitian ini dilakukan brainstorming dengan departemen produksi, RnD, dan QC dihasilkan parameter control usulan yang terdiri dari 10 point check antara lain pemasangan mounting, pemasangan kabel gland, pemasangan LMP, pemasangan kabel splitter, pemasangan lensa, pemasangan tutup kabel gland, tes fungsi lampu, dan packing lampu.
Abstrak (Clean): pt karya energi semesta merupakan perusahaan yang didirikan pada tahun dengan memproduksi lampu penerangan led dengan kualitas tinggi untuk penerangan jalan umum ataupun lampu penerangan rumah di daerah sidoarjo jawa timur penelitian ini dilakukan pada penerangan jalan umum pju dengan tipe pju p dc produk reject tersebut didapatkan dari hasil customer complain pasca pembelian produk sehingga mengakibatkan pemborosan biaya dari segi repair untuk perbaikan produk cacat tersebut atau penggantian produk baru ke customer terjadinya complain tersebut disebabkan karena mekanisme inspeksi kualitas produk selama proses produksi kurang baik hal tersebut ditunjukkan hasil pengamatan dan wawancara pihak produksi dan pihak quality control memiliki proses kontrol tools yang berbeda atau tidak signifikan oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi customer need terhadap produk lampu yang berkualitas dan membuat proses control tool yang berisikan parameter signifikan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen penelitian ini menggunakan pendekatan fmea failure mode effect analysis dan qfdquality function deployment pada pendekatan qfd dilakukan hingga fase yaitu perencanaan produk perencanaan part perencanaan proses dan perencanaan produksi pendekatan fmea digunakan untuk mengidentifikasi modemode kegagalan pada proses assembly output dari nilai rpn dan mode kegagalan pada setiap proses terdapat spesifikasi keinginan konsumen diantaranya yaitu efikasi yang memiliki spesifikasi berbeda diantara ketiga dokumen tender penelitian ini dilakukan brainstorming dengan departemen produksi rnd dan qc dihasilkan parameter control usulan yang terdiri dari point check antara lain pemasangan mounting pemasangan kabel gland pemasangan lmp pemasangan kabel splitter pemasangan lensa pemasangan tutup kabel gland tes fungsi lampu dan packing lampu
Abstrak (Stopwords Removed): pt karya energi semesta perusahaan didirikan tahun memproduksi lampu penerangan led kualitas tinggi penerangan jalan umum ataupun lampu penerangan rumah daerah sidoarjo jawa timur penelitian dilakukan penerangan jalan umum pju tipe pju p dc produk reject tersebut didapatkan hasil customer complain pasca pembelian produk mengakibatkan pemborosan biaya segi repair perbaikan produk cacat tersebut penggantian produk baru customer terjadinya complain tersebut disebabkan mekanisme inspeksi kualitas produk selama proses produksi kurang baik tersebut ditunjukkan hasil pengamatan wawancara pihak produksi pihak quality control memiliki proses kontrol tools berbeda signifikan penelitian bertujuan mengidentifikasi customer need produk lampu berkualitas membuat proses control tool berisikan parameter signifikan sesuai kebutuhan konsumen penelitian menggunakan pendekatan fmea failure mode effect analysis qfdquality function deployment pendekatan qfd dilakukan hingga fase perencanaan produk perencanaan part perencanaan proses perencanaan produksi pendekatan fmea digunakan mengidentifikasi modemode kegagalan proses assembly output nilai rpn mode kegagalan setiap proses terdapat spesifikasi keinginan konsumen diantaranya efikasi memiliki spesifikasi berbeda diantara ketiga dokumen tender penelitian dilakukan brainstorming departemen produksi rnd qc dihasilkan parameter control usulan terdiri point check antara lain pemasangan mounting pemasangan kabel gland pemasangan lmp pemasangan kabel splitter pemasangan lensa pemasangan tutup kabel gland tes fungsi lampu packing lampu
Abstrak (Stemmed): pt karya energi semesta usaha diri tahun produksi lampu terang led kualitas tinggi terang jalan umum atau lampu terang rumah daerah sidoarjo jawa timur teliti laku terang jalan umum pju tipe pju p dc produk reject sebut dapat hasil customer complain pasca beli produk akibat boros biaya segi repair baik produk cacat sebut ganti produk baru customer jadi complain sebut sebab mekanisme inspeksi kualitas produk lama proses produksi kurang baik sebut tunjuk hasil amat wawancara pihak produksi pihak quality control milik proses kontrol tools beda signifikan teliti tuju identifikasi customer need produk lampu kualitas buat proses control tool risi parameter signifikan sesuai butuh konsumen teliti guna dekat fmea failure mode effect analysis qfdquality function deployment dekat qfd laku hingga fase rencana produk rencana part rencana proses rencana produksi dekat fmea guna identifikasi modemode gagal proses assembly output nilai rpn mode gagal tiap proses dapat spesifikasi ingin konsumen antara efikasi milik spesifikasi beda antara tiga dokumen tender teliti laku brainstorming departemen produksi rnd qc hasil parameter control usul diri point check antara lain pasang mounting pasang kabel gland pasang lmp pasang kabel splitter pasang lensa pasang tutup kabel gland tes fungsi lampu packing lampu
Abstrak (Corrected): pt karma energy semester sara dirt thun produksi lamp tearing led kualitas ting tearing alan mum tau lamp tearing rumal sarah sidoarjo jaw timur elite lake tearing alan mum pu time pu p dc proud reject debut apart hail customer complain pasta bell proud akbar bores bay semi repair back proud carat debut anti proud bar customer jade complain debut kebab melanism inspeksi kualitas proud lama proves produksi during back debut tuneup hail mat wawancara pick produksi pick quality control milk proves control tools bed significant elite juju identifikasi customer need proud lamp kualitas but proves control tool risk parameter significant sexual butch consumed elite gun dead flea failure mode effect analysis qfdquality function deployment dead and lake hinges face recant proud recant part recant proves recant produksi dead flea gun identifikasi modemode gaga proves assembly output nilgai run mode gaga tip proves apart spesifikasi begin consumed angara efikasi milk spesifikasi bed angara toga document tender elite lake brainstorming department produksi and ac hail parameter control usual dirt point check angara lain padang mounting padang label gland padang lap padang label splitter padang lens padang tutu label gland ten fungi lamp packing lamp
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produk': 7, 'proses': 6, 'pasang': 6, 'produksi': 5, 'lampu': 5, 'terang': 4, 'teliti': 4, 'sebut': 4, 'rencana': 4, 'kualitas': 3, 'laku': 3, 'hasil': 3, 'customer': 3, 'control': 3, 'dekat': 3, 'antara': 3, 'kabel': 3, 'diri': 2, 'jalan': 2, 'umum': 2, 'pju': 2, 'dapat': 2, 'complain': 2, 'baik': 2, 'pihak': 2, 'milik': 2, 'beda': 2, 'signifikan': 2, 'identifikasi': 2, 'parameter': 2, 'konsumen': 2, 'guna': 2, 'fmea': 2, 'mode': 2, 'gagal': 2, 'spesifikasi': 2, 'gland': 2, 'pt': 1, 'karya': 1, 'energi': 1, 'semesta': 1, 'usaha': 1, 'tahun': 1, 'led': 1, 'tinggi': 1, 'atau': 1, 'rumah': 1, 'daerah': 1, 'sidoarjo': 1, 'jawa': 1, 'timur': 1, 'tipe': 1, 'p': 1, 'dc': 1, 'reject': 1, 'pasca': 1, 'beli': 1, 'akibat': 1, 'boros': 1, 'biaya': 1, 'segi': 1, 'repair': 1, 'cacat': 1, 'ganti': 1, 'baru': 1, 'jadi': 1, 'sebab': 1, 'mekanisme': 1, 'inspeksi': 1, 'lama': 1, 'kurang': 1, 'tunjuk': 1, 'amat': 1, 'wawancara': 1, 'quality': 1, 'kontrol': 1, 'tools': 1, 'tuju': 1, 'need': 1, 'buat': 1, 'tool': 1, 'risi': 1, 'sesuai': 1, 'butuh': 1, 'failure': 1, 'effect': 1, 'analysis': 1, 'qfdquality': 1, 'function': 1, 'deployment': 1, 'qfd': 1, 'hingga': 1, 'fase': 1, 'part': 1, 'modemode': 1, 'assembly': 1, 'output': 1, 'nilai': 1, 'rpn': 1, 'tiap': 1, 'ingin': 1, 'efikasi': 1, 'tiga': 1, 'dokumen': 1, 'tender': 1, 'brainstorming': 1, 'departemen': 1, 'rnd': 1, 'qc': 1, 'usul': 1, 'point': 1, 'check': 1, 'lain': 1, 'mounting': 1, 'lmp': 1, 'splitter': 1, 'lensa': 1, 'tutup': 1, 'tes': 1, 'fungsi': 1, 'packing': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'of': 9, 'in': 8, 'and': 8, 'process': 6, 'quality': 5, 'lighting': 5, 'product': 5, 'to': 5, 'a': 4, 'this': 4, 'was': 4, 'production': 4, 'that': 4, 'control': 4, 'planning': 4, 'installation': 4, 'is': 3, 'for': 3, 'or': 3, 'with': 3, 'customer': 3, 'are': 3, 'failure': 3, 'by': 2, 'public': 2, 'street': 2, 'research': 2, 'conducted': 2, 'pju': 2, 'results': 2, 'repair': 2, 'products': 2, 'party': 2, 'different': 2, 'study': 2, 'identify': 2, 'needs': 2, 'parameters': 2, 'consumer': 2, 'fmea': 2, 'mode': 2, 'qfd': 2, 'function': 2, 'approach': 2, 'specifications': 2, 'including': 2, 'gland': 2, 'cable': 2, 'pt': 1, 'karya': 1, 'energi': 1, 'semesta': 1, 'company': 1, 'founded': 1, 'producing': 1, 'high': 1, 'led': 1, 'home': 1, 'sidoarjo': 1, 'east': 1, 'java': 1, 'on': 1, 'type': 1, 'p': 1, 'dc': 1, 'reject': 1, 'obtained': 1, 'from': 1, 'complaints': 1, 'after': 1, 'purchase': 1, 'resulting': 1, 'waste': 1, 'costs': 1, 'terms': 1, 'defective': 1, 'replacement': 1, 'new': 1, 'complaint': 1, 'caused': 1, 'poor': 1, 'inspection': 1, 'mechanism': 1, 'during': 1, 'it': 1, 'shown': 1, 'observations': 1, 'interviews': 1, 'have': 1, 'insignificant': 1, 'tools': 1, 'therefore': 1, 'aims': 1, 'make': 1, 'tool': 1, 'contains': 1, 'significant': 1, 'accordance': 1, 'uses': 1, 'effect': 1, 'analysis': 1, 'approaches': 1, 'deployment': 1, 'up': 1, 'phases': 1, 'part': 1, 'used': 1, 'modes': 1, 'assembly': 1, 'output': 1, 'rpn': 1, 'value': 1, 'each': 1, 'there': 1, 'desires': 1, 'efficacy': 1, 'has': 1, 'among': 1, 'three': 1, 'tender': 1, 'documents': 1, 'brainstorming': 1, 'rnd': 1, 'qc': 1, 'departments': 1, 'proposed': 1, 'consisted': 1, 'check': 1, 'points': 1, 'mounting': 1, 'cabling': 1, 'lmp': 1, 'splitter': 1, 'lens': 1, 'cap': 1, 'lamp': 1, 'tests': 1, 'packing': 1, 'lights': 1})
-------------------------------------------
--- Data #619 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Wahyu Agus Setiawan
Judul: Identifikasi Penyebab Defect Pada Bola Bladder dengan Menggunakan Metode Failur Modes and Effect Analysis (FMEA) (Studi Kasus: PT Inkor Bola Pasific)
Pembimbing 1: Prof. Dr. H. Rachmad Hidayat, S.T,.M.T.,IPU.,AER
Pembimbing 2: Issa Dyah Utami S.T.,M.T.,Ph.D
Abstrak (Raw): Wahyu Agus Setiawan: Identifikasi Penyebab Defect Pada Bola Bladder dengan Menggunakan Metode Failur Modes and Effect Analysis (FMEA) (Studi Kasus: PT Inkor Bola Pasific)
PT Inkor Bola Pasific merupakan sebuah perusahaan manufaktur produsen berbagai jenis bola olahraga seperti bola sepak, bola voli, bola basket, bola futsal dan lain sebagainya dengan berbagai ukuran untuk tiap jenis bola. PT Inkor Bola Pasific bertempat di JL. Surabaya – Malang KM 52-53, Desa Lemahbang, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan yang telah berdiri sejak tahun 1992. PT Inkor Bola Pasific dalam proses produksinya memiliki banyak sekali produk cacat pada produk bola bladder. Oleh karena itu perlu dirancang suatu usulan perbaikan untuk dapat meminimalisir kegagalan proses produksi di departemen bladder. Pada penelitian ini dilakukan dengan pendekatan metode failure mode effect analysis (FMEA). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab kecacatan pada bola bladder. Tahap penelitian awal dengan dilakukan pengamatan selama 1 bulan di departemen bladder. Tahap selanjutnya identifikasi dengan diagram sebab akibat dan dilanjutkan dengan tahapan pendekatan failure mode effect analysis (FMEA).
Abstrak (Clean): wahyu agus setiawan identifikasi penyebab defect pada bola bladder dengan menggunakan metode failur modes and effect analysis fmea studi kasus pt inkor bola pasific pt inkor bola pasific merupakan sebuah perusahaan manufaktur produsen berbagai jenis bola olahraga seperti bola sepak bola voli bola basket bola futsal dan lain sebagainya dengan berbagai ukuran untuk tiap jenis bola pt inkor bola pasific bertempat di jl surabaya – malang km desa lemahbang kecamatan sukorejo kabupaten pasuruan yang telah berdiri sejak tahun pt inkor bola pasific dalam proses produksinya memiliki banyak sekali produk cacat pada produk bola bladder oleh karena itu perlu dirancang suatu usulan perbaikan untuk dapat meminimalisir kegagalan proses produksi di departemen bladder pada penelitian ini dilakukan dengan pendekatan metode failure mode effect analysis fmea penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab kecacatan pada bola bladder tahap penelitian awal dengan dilakukan pengamatan selama bulan di departemen bladder tahap selanjutnya identifikasi dengan diagram sebab akibat dan dilanjutkan dengan tahapan pendekatan failure mode effect analysis fmea
Abstrak (Stopwords Removed): wahyu agus setiawan identifikasi penyebab defect bola bladder menggunakan metode failur modes and effect analysis fmea studi kasus pt inkor bola pasific pt inkor bola pasific perusahaan manufaktur produsen berbagai jenis bola olahraga bola sepak bola voli bola basket bola futsal lain sebagainya berbagai ukuran tiap jenis bola pt inkor bola pasific bertempat jl surabaya – malang km desa lemahbang kecamatan sukorejo kabupaten pasuruan berdiri tahun pt inkor bola pasific proses produksinya memiliki banyak sekali produk cacat produk bola bladder perlu dirancang usulan perbaikan dapat meminimalisir kegagalan proses produksi departemen bladder penelitian dilakukan pendekatan metode failure mode effect analysis fmea penelitian bertujuan mengidentifikasi penyebab kecacatan bola bladder tahap penelitian awal dilakukan pengamatan selama bulan departemen bladder tahap selanjutnya identifikasi diagram sebab akibat dilanjutkan tahapan pendekatan failure mode effect analysis fmea
Abstrak (Stemmed): wahyu agus setiawan identifikasi sebab defect bola bladder guna metode failur modes and effect analysis fmea studi kasus pt inkor bola pasific pt inkor bola pasific usaha manufaktur produsen bagai jenis bola olahraga bola sepak bola voli bola basket bola futsal lain bagai bagai ukur tiap jenis bola pt inkor bola pasific tempat jl surabaya malang km desa lemahbang camat sukorejo kabupaten pasuruan diri tahun pt inkor bola pasific proses produksi milik banyak sekali produk cacat produk bola bladder perlu rancang usul baik dapat meminimalisir gagal proses produksi departemen bladder teliti laku dekat metode failure mode effect analysis fmea teliti tuju identifikasi sebab cacat bola bladder tahap teliti awal laku amat lama bulan departemen bladder tahap lanjut identifikasi diagram sebab akibat lanjut tahap dekat failure mode effect analysis fmea
Abstrak (Corrected): why ages setiawan identifikasi kebab defect bola bladder gun metope failure modes and effect analysis flea study ass pt into bola pacific pt into bola pacific sara manufacture produce bahai penis bola olahraga bola speak bola vole bola basket bola mutual lain bahai bahai ukr tip penis bola pt into bola pacific tempt al surabaya malang am desk lemahbang carat sukorejo kabupaten nauruan dirt thun pt into bola pacific proves produksi milk banyan seal proud carat proud bola bladder peru dancing usual back apart meminimalisir gaga proves produksi department bladder elite lake dead metope failure mode effect analysis flea elite juju identifikasi kebab carat bola bladder that elite away lake mat lama buran department bladder that layout identifikasi diagram kebab akbar layout that dead failure mode effect analysis flea
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'bola': 13, 'bladder': 5, 'pt': 4, 'inkor': 4, 'pasific': 4, 'identifikasi': 3, 'sebab': 3, 'effect': 3, 'analysis': 3, 'fmea': 3, 'bagai': 3, 'teliti': 3, 'tahap': 3, 'metode': 2, 'jenis': 2, 'proses': 2, 'produksi': 2, 'produk': 2, 'cacat': 2, 'departemen': 2, 'laku': 2, 'dekat': 2, 'failure': 2, 'mode': 2, 'lanjut': 2, 'wahyu': 1, 'agus': 1, 'setiawan': 1, 'defect': 1, 'guna': 1, 'failur': 1, 'modes': 1, 'and': 1, 'studi': 1, 'kasus': 1, 'usaha': 1, 'manufaktur': 1, 'produsen': 1, 'olahraga': 1, 'sepak': 1, 'voli': 1, 'basket': 1, 'futsal': 1, 'lain': 1, 'ukur': 1, 'tiap': 1, 'tempat': 1, 'jl': 1, 'surabaya': 1, 'malang': 1, 'km': 1, 'desa': 1, 'lemahbang': 1, 'camat': 1, 'sukorejo': 1, 'kabupaten': 1, 'pasuruan': 1, 'diri': 1, 'tahun': 1, 'milik': 1, 'banyak': 1, 'sekali': 1, 'perlu': 1, 'rancang': 1, 'usul': 1, 'baik': 1, 'dapat': 1, 'meminimalisir': 1, 'gagal': 1, 'tuju': 1, 'awal': 1, 'amat': 1, 'lama': 1, 'bulan': 1, 'diagram': 1, 'akibat': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'of': 10, 'in': 6, 'bladder': 5, 'balls': 4, 'pt': 4, 'inkor': 4, 'bola': 4, 'is': 4, 'mode': 3, 'and': 3, 'effect': 3, 'analysis': 3, 'fmea': 3, 'study': 3, 'pasific': 3, 'a': 3, 'ball': 3, 'to': 3, 'failure': 3, 'identification': 2, 'causes': 2, 'by': 2, 'method': 2, 'various': 2, 'for': 2, 'has': 2, 'production': 2, 'process': 2, 'products': 2, 'department': 2, 'this': 2, 'was': 2, 'carried': 2, 'out': 2, 'with': 2, 'wahyu': 1, 'agus': 1, 'setiawan': 1, 'defects': 1, 'on': 1, 'using': 1, 'failur': 1, 'case': 1, 'company': 1, 'manufacturing': 1, 'manufacturers': 1, 'types': 1, 'sports': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'soccer': 1, 'volleyball': 1, 'basketball': 1, 'futsal': 1, 'others': 1, 'sizes': 1, 'each': 1, 'type': 1, 'located': 1, 'at': 1, 'jl': 1, 'surabaya': 1, 'malang': 1, 'km': 1, 'lemahbang': 1, 'village': 1, 'sukorejo': 1, 'district': 1, 'pasuruan': 1, 'regency': 1, 'which': 1, 'been': 1, 'established': 1, 'since': 1, 'pacific': 1, 'its': 1, 'lot': 1, 'defective': 1, 'therefore': 1, 'it': 1, 'necessary': 1, 'design': 1, 'an': 1, 'improvement': 1, 'proposal': 1, 'minimize': 1, 'aims': 1, 'identify': 1, 'disability': 1, 'initial': 1, 'research': 1, 'phase': 1, 'observation': 1, 'month': 1, 'next': 1, 'stage': 1, 'causal': 1, 'diagram': 1, 'continued': 1, 'approach': 1})
-------------------------------------------
--- Data #620 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Yoga Pratama Sakti
Judul: “ANALISA RISIKO DENGAN METODE FMEA UNTUK MEMPERBAIKI PROSES BISNIS PADA UNIT BISNIS JASA TRANSPORTASI (STUDI KASUS: PT. X)
Pembimbing 1: Imron Kuswandi., S.T., M.T
Pembimbing 2: Ika Deefi Anna., S.T., M.T
Abstrak (Raw): Jasa adalah kegiatan yang memberikan manfaat kepada pihak lainnya, akan tetapi kegiatan ini tidak terjadi pemindahan pemilikan dari sesuatu. Kegiatan jasa sendiri dapat diubah ke dalam bentuk bisnis. Bisnis adalah sebuah kegiatan yang menggunakan sejumlah modal untuk mendapatkan keuntungan yang berlebih. PT. X adalah perusahaan jasa yang salah satu bidang bisnisnya pengiriman barang atau lebih dikenal sebagai 3PL (Third Party Logistics). Dalam menjalankan proses bisnisnya perusahaan tidak akan terlepas dari yang namanya risiko. Risiko adalah kemungkinan dan konsekuensi dari suatu kegagalan tercapainya tujuan. Untuk meningkatkan proses bisnis menjadi lebih baik analisa risiko perlu dilakukan sebagai tindakan pencegahan terhadap suatu konsekuensi jika sebuah kegagalan terjadi pada suat proses bisnis. Metode Business Process Improvement (BPI) digunakan untuk memahami alur proses bisnisnya dan kemudian dilakukan perbaikan pada kegiatan bisnisnya berdasarkan hasil analisa proses bisnisnya. FMEA adalah metode yang digunakan dalam melakukan pengukuran risiko. Analisa FMEA menggunakan nilai RPN sebagai bentuk representasi dari tingkat risiko. FMEA akan menilai risiko pada setiap proses bisnisnya di mana risiko tertinggi akan diberikan penangan terlebih dahulu. Hasil FMEA menunjukkan bahwa pada kegiatan bisnis PT. X kesalahan penulisan deskripsi produk merupakan risiko dengan nilai RPN tertinggi yaitu sebesar 276. Maka dari itu usulan perbaikan yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan sistem CRM (Customer Relationship Management) pada proses bisnis penerimaan order.
Abstrak (Clean): jasa adalah kegiatan yang memberikan manfaat kepada pihak lainnya akan tetapi kegiatan ini tidak terjadi pemindahan pemilikan dari sesuatu kegiatan jasa sendiri dapat diubah ke dalam bentuk bisnis bisnis adalah sebuah kegiatan yang menggunakan sejumlah modal untuk mendapatkan keuntungan yang berlebih pt x adalah perusahaan jasa yang salah satu bidang bisnisnya pengiriman barang atau lebih dikenal sebagai pl third party logistics dalam menjalankan proses bisnisnya perusahaan tidak akan terlepas dari yang namanya risiko risiko adalah kemungkinan dan konsekuensi dari suatu kegagalan tercapainya tujuan untuk meningkatkan proses bisnis menjadi lebih baik analisa risiko perlu dilakukan sebagai tindakan pencegahan terhadap suatu konsekuensi jika sebuah kegagalan terjadi pada suat proses bisnis metode business process improvement bpi digunakan untuk memahami alur proses bisnisnya dan kemudian dilakukan perbaikan pada kegiatan bisnisnya berdasarkan hasil analisa proses bisnisnya fmea adalah metode yang digunakan dalam melakukan pengukuran risiko analisa fmea menggunakan nilai rpn sebagai bentuk representasi dari tingkat risiko fmea akan menilai risiko pada setiap proses bisnisnya di mana risiko tertinggi akan diberikan penangan terlebih dahulu hasil fmea menunjukkan bahwa pada kegiatan bisnis pt x kesalahan penulisan deskripsi produk merupakan risiko dengan nilai rpn tertinggi yaitu sebesar maka dari itu usulan perbaikan yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan sistem crm customer relationship management pada proses bisnis penerimaan order
Abstrak (Stopwords Removed): jasa kegiatan memberikan manfaat kepada pihak lainnya kegiatan terjadi pemindahan pemilikan sesuatu kegiatan jasa sendiri dapat diubah bentuk bisnis bisnis kegiatan menggunakan sejumlah modal mendapatkan keuntungan berlebih pt x perusahaan jasa salah satu bidang bisnisnya pengiriman barang lebih dikenal pl third party logistics menjalankan proses bisnisnya perusahaan terlepas namanya risiko risiko kemungkinan konsekuensi kegagalan tercapainya tujuan meningkatkan proses bisnis menjadi lebih baik analisa risiko perlu dilakukan tindakan pencegahan konsekuensi jika kegagalan terjadi suat proses bisnis metode business process improvement bpi digunakan memahami alur proses bisnisnya dilakukan perbaikan kegiatan bisnisnya berdasarkan hasil analisa proses bisnisnya fmea metode digunakan melakukan pengukuran risiko analisa fmea menggunakan nilai rpn bentuk representasi tingkat risiko fmea menilai risiko setiap proses bisnisnya mana risiko tertinggi diberikan penangan terlebih dahulu hasil fmea menunjukkan kegiatan bisnis pt x kesalahan penulisan deskripsi produk risiko nilai rpn tertinggi sebesar usulan perbaikan dapat dilakukan memberikan sistem crm customer relationship management proses bisnis penerimaan order
Abstrak (Stemmed): jasa giat beri manfaat kepada pihak lain giat jadi pindah milik sesuatu giat jasa sendiri dapat ubah bentuk bisnis bisnis giat guna jumlah modal dapat untung lebih pt x usaha jasa salah satu bidang bisnis kirim barang lebih kenal pl third party logistics jalan proses bisnis usaha lepas nama risiko risiko mungkin konsekuensi gagal capa tuju tingkat proses bisnis jadi lebih baik analisa risiko perlu laku tindak cegah konsekuensi jika gagal jadi suat proses bisnis metode business process improvement bpi guna paham alur proses bisnis laku baik giat bisnis dasar hasil analisa proses bisnis fmea metode guna laku ukur risiko analisa fmea guna nilai rpn bentuk representasi tingkat risiko fmea nilai risiko tiap proses bisnis mana risiko tinggi beri nang lebih dahulu hasil fmea tunjuk giat bisnis pt x salah tulis deskripsi produk risiko nilai rpn tinggi besar usul baik dapat laku beri sistem crm customer relationship management proses bisnis terima order
Abstrak (Corrected): casa gift bert manat keypad pick lain gift jade pindar milk sesuatu gift casa sending apart bah bent basis basis gift gun mullah modal apart unsung leash pt x sara casa salad sat biding basis kirin baring leash penal pl third party logistics alan proves basis sara leaps nama risk risk munchkin konsekuensi gaga cap juju dingbat proves basis jade leash back analyst risk peru lake tindal yeah konsekuensi pika gaga jade suit proves basis metope business process improvement pi gun palm blur proves basis lake back gift basis dakar hail analyst proves basis flea metope gun lake ukr risk analyst flea gun nilgai run bent represents dingbat risk flea nilgai risk tip proves basis mana risk ting bert hang leash dahl hail flea tuneup gift basis pt x salad tulips deskripsi proud risk nilgai run ting bear usual back apart lake bert sister cry customer relationship management proves basis terms order
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'bisnis': 12, 'risiko': 8, 'proses': 7, 'giat': 6, 'guna': 4, 'lebih': 4, 'laku': 4, 'fmea': 4, 'jasa': 3, 'beri': 3, 'jadi': 3, 'dapat': 3, 'baik': 3, 'analisa': 3, 'nilai': 3, 'bentuk': 2, 'pt': 2, 'x': 2, 'usaha': 2, 'salah': 2, 'konsekuensi': 2, 'gagal': 2, 'tingkat': 2, 'metode': 2, 'hasil': 2, 'rpn': 2, 'tinggi': 2, 'manfaat': 1, 'kepada': 1, 'pihak': 1, 'lain': 1, 'pindah': 1, 'milik': 1, 'sesuatu': 1, 'sendiri': 1, 'ubah': 1, 'jumlah': 1, 'modal': 1, 'untung': 1, 'satu': 1, 'bidang': 1, 'kirim': 1, 'barang': 1, 'kenal': 1, 'pl': 1, 'third': 1, 'party': 1, 'logistics': 1, 'jalan': 1, 'lepas': 1, 'nama': 1, 'mungkin': 1, 'capa': 1, 'tuju': 1, 'perlu': 1, 'tindak': 1, 'cegah': 1, 'jika': 1, 'suat': 1, 'business': 1, 'process': 1, 'improvement': 1, 'bpi': 1, 'paham': 1, 'alur': 1, 'dasar': 1, 'ukur': 1, 'representasi': 1, 'tiap': 1, 'mana': 1, 'nang': 1, 'dahulu': 1, 'tunjuk': 1, 'tulis': 1, 'deskripsi': 1, 'produk': 1, 'besar': 1, 'usul': 1, 'sistem': 1, 'crm': 1, 'customer': 1, 'relationship': 1, 'management': 1, 'terima': 1, 'order': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 13, 'business': 13, 'a': 11, 'to': 9, 'is': 9, 'that': 7, 'in': 7, 'risk': 7, 'be': 5, 'process': 5, 'activities': 4, 'fmea': 4, 'from': 3, 'as': 3, 'will': 3, 'processes': 3, 'analysis': 3, 'its': 3, 'provide': 2, 'activity': 2, 'not': 2, 'service': 2, 'can': 2, 'uses': 2, 'pt': 2, 'x': 2, 'company': 2, 'and': 2, 'failure': 2, 'done': 2, 'improvement': 2, 'method': 2, 'used': 2, 'value': 2, 'rpn': 2, 'highest': 2, 'services': 1, 'are': 1, 'benefits': 1, 'other': 1, 'parties': 1, 'but': 1, 'this': 1, 'does': 1, 'occur': 1, 'transfer': 1, 'ownership': 1, 'something': 1, 'themselves': 1, 'converted': 1, 'into': 1, 'an': 1, 'certain': 1, 'amount': 1, 'capital': 1, 'get': 1, 'excess': 1, 'profits': 1, 'one': 1, 'fields': 1, 'shipping': 1, 'goods': 1, 'or': 1, 'more': 1, 'commonly': 1, 'known': 1, 'pl': 1, 'third': 1, 'party': 1, 'logistics': 1, 'running': 1, 'separated': 1, 'name': 1, 'possibility': 1, 'consequences': 1, 'achieve': 1, 'goals': 1, 'improve': 1, 'for': 1, 'better': 1, 'needs': 1, 'preventive': 1, 'measure': 1, 'against': 1, 'consequence': 1, 'if': 1, 'occurs': 1, 'bpi': 1, 'understand': 1, 'flow': 1, 'then': 1, 'make': 1, 'improvements': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'measuring': 1, 'risks': 1, 'representation': 1, 'level': 1, 'assess': 1, 'each': 1, 'where': 1, 'given': 1, 'first': 1, 'handlers': 1, 'results': 1, 'show': 1, 'error': 1, 'writing': 1, 'product': 1, 'description': 1, 'with': 1, 'equal': 1, 'so': 1, 'proposed': 1, 'crm': 1, 'system': 1, 'customer': 1, 'relationship': 1, 'management': 1, 'receiving': 1, 'orders': 1})
-------------------------------------------
--- Data #621 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Intan Fitriyani
Judul: PRA STUDY KELAYAKAN PENDIRIAN MINIPLANT PENGOLAHAN LIMBAH PLASTIK
(Studi Kasus Pemerintahan Kota Surabaya)
Pembimbing 1: Ari Basuki, S.T., M.T
Pembimbing 2: Mu'alim, S.T., M.T
Abstrak (Raw): TPA-Benowo merupakan tempat pembuangan sampat pusat yang berada di Kota Surabaya. Setiap hari TPA-Benowo tersebut menerima sampah plastik sebanyak 316 ton per hari. Sampah tersebut terbagi menjadi beberapa jenis yang terdiri dari botol minuman, tutup botol minuman dan galon, paralon, gelas plastik, bak hitam dan jerigen. Adanya potensi ketersediaan bahan baku dan potensi pasar yang masih terbuka maka diperlukan sebuah inovasi baru untuk mendaur ulang sampah plastik menjadi sebuah bentuk sebagai bahan dasar untuk keperluan dekorasi maupun furniture, maka akan dikaji analisis kelayakan miniplan untuk mendirikan pabrik pengolahan limbah plastik menjadi papan plastik yang dapat menambah nilai dari produk yang digunakan untuk industri ditingkat selanjutnya ditinjau dari aspek pasar, teknis, manajemen dan finansial. Miniplan ini akan didirikan di dekat TPA-Benowo diatas tanah seluas 200 m2. Miniplan tersebut akan beroperasi selama 8 jam/hari dengan jumlah karyawan sebanyak 21 orang. Modal awal yang akan dikeluarkan yaitu sebanyak Rp 1.888.816.147. modal tersebut akan kembali selama 4 tahun 135 hari dengan discoun factor sebesar 7% didapatkan NPV (Net Present Value) sebesar Rp. 1.255.931.247 dengan IRR (Internal Rate of Return) sebesar 22%. Nilai-nilai tersebut dapat membuktikan bahwa pendirian miniplan tersebut layak untuk didirikan.
Kata kunci: Limbah plastik, papan plastik, analisis kelayakan.
Abstrak (Clean): tpabenowo merupakan tempat pembuangan sampat pusat yang berada di kota surabaya setiap hari tpabenowo tersebut menerima sampah plastik sebanyak ton per hari sampah tersebut terbagi menjadi beberapa jenis yang terdiri dari botol minuman tutup botol minuman dan galon paralon gelas plastik bak hitam dan jerigen adanya potensi ketersediaan bahan baku dan potensi pasar yang masih terbuka maka diperlukan sebuah inovasi baru untuk mendaur ulang sampah plastik menjadi sebuah bentuk sebagai bahan dasar untuk keperluan dekorasi maupun furniture maka akan dikaji analisis kelayakan miniplan untuk mendirikan pabrik pengolahan limbah plastik menjadi papan plastik yang dapat menambah nilai dari produk yang digunakan untuk industri ditingkat selanjutnya ditinjau dari aspek pasar teknis manajemen dan finansial miniplan ini akan didirikan di dekat tpabenowo diatas tanah seluas m miniplan tersebut akan beroperasi selama jamhari dengan jumlah karyawan sebanyak orang modal awal yang akan dikeluarkan yaitu sebanyak rp modal tersebut akan kembali selama tahun hari dengan discoun factor sebesar didapatkan npv net present value sebesar rp dengan irr internal rate of return sebesar nilainilai tersebut dapat membuktikan bahwa pendirian miniplan tersebut layak untuk didirikan kata kunci limbah plastik papan plastik analisis kelayakan
Abstrak (Stopwords Removed): tpabenowo tempat pembuangan sampat pusat berada kota surabaya setiap hari tpabenowo tersebut menerima sampah plastik sebanyak ton per hari sampah tersebut terbagi menjadi beberapa jenis terdiri botol minuman tutup botol minuman galon paralon gelas plastik bak hitam jerigen adanya potensi ketersediaan bahan baku potensi pasar masih terbuka diperlukan inovasi baru mendaur ulang sampah plastik menjadi bentuk bahan dasar keperluan dekorasi maupun furniture dikaji analisis kelayakan miniplan mendirikan pabrik pengolahan limbah plastik menjadi papan plastik dapat menambah nilai produk digunakan industri ditingkat selanjutnya ditinjau aspek pasar teknis manajemen finansial miniplan didirikan dekat tpabenowo diatas tanah seluas m miniplan tersebut beroperasi selama jamhari jumlah karyawan sebanyak orang modal awal dikeluarkan sebanyak rp modal tersebut kembali selama tahun hari discoun factor sebesar didapatkan npv net present value sebesar rp irr internal rate of return sebesar nilainilai tersebut dapat membuktikan pendirian miniplan tersebut layak didirikan kata kunci limbah plastik papan plastik analisis kelayakan
Abstrak (Stemmed): tpabenowo tempat buang sampat pusat ada kota surabaya tiap hari tpabenowo sebut terima sampah plastik banyak ton per hari sampah sebut bagi jadi beberapa jenis diri botol minum tutup botol minum galon paralon gelas plastik bak hitam jerigen ada potensi sedia bahan baku potensi pasar masih buka perlu inovasi baru daur ulang sampah plastik jadi bentuk bahan dasar perlu dekorasi maupun furniture kaji analisis layak miniplan diri pabrik olah limbah plastik jadi papan plastik dapat tambah nilai produk guna industri tingkat lanjut tinjau aspek pasar teknis manajemen finansial miniplan diri dekat tpabenowo atas tanah luas m miniplan sebut operasi lama jamhari jumlah karyawan banyak orang modal awal keluar banyak rp modal sebut kembali lama tahun hari discoun factor besar dapat npv net present value besar rp irr internal rate of return besar nilainilai sebut dapat bukti diri miniplan sebut layak diri kata kunci limbah plastik papan plastik analisis layak
Abstrak (Corrected): tpabenowo tempt bang sampan pusan ada koto surabaya tip hard tpabenowo debut terms sampan plastic banyan ton per hard sampan debut bag jade beberapa penis dirt bohol minus tutu bohol minus salon paragon gels plastic back hiram bergen ada potent media bahai baku potent paar mash burka peru novas bar dour slang sampan plastic jade bent bahai dakar peru dekorasi maun furniture kanji analysis kayak minivan dirt park blah limb plastic jade papa plastic apart tambac nilgai proud gun industry dingbat layout ninja aspen paar tennis management financial minivan dirt dead tpabenowo alas tana lucas m minivan debut operas lama amhara mullah karajan banyan orang modal away cellar banyan up modal debut cembali lama thun hard discount factor bear apart nev net present value bear up err internal rate of return bear nilainilai debut apart but dirt minivan debut kayak dirt data bunch limb plastic papa plastic analysis kayak
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'plastik': 7, 'sebut': 6, 'diri': 5, 'miniplan': 4, 'tpabenowo': 3, 'hari': 3, 'sampah': 3, 'banyak': 3, 'jadi': 3, 'layak': 3, 'dapat': 3, 'besar': 3, 'ada': 2, 'botol': 2, 'minum': 2, 'potensi': 2, 'bahan': 2, 'pasar': 2, 'perlu': 2, 'analisis': 2, 'limbah': 2, 'papan': 2, 'lama': 2, 'modal': 2, 'rp': 2, 'tempat': 1, 'buang': 1, 'sampat': 1, 'pusat': 1, 'kota': 1, 'surabaya': 1, 'tiap': 1, 'terima': 1, 'ton': 1, 'per': 1, 'bagi': 1, 'beberapa': 1, 'jenis': 1, 'tutup': 1, 'galon': 1, 'paralon': 1, 'gelas': 1, 'bak': 1, 'hitam': 1, 'jerigen': 1, 'sedia': 1, 'baku': 1, 'masih': 1, 'buka': 1, 'inovasi': 1, 'baru': 1, 'daur': 1, 'ulang': 1, 'bentuk': 1, 'dasar': 1, 'dekorasi': 1, 'maupun': 1, 'furniture': 1, 'kaji': 1, 'pabrik': 1, 'olah': 1, 'tambah': 1, 'nilai': 1, 'produk': 1, 'guna': 1, 'industri': 1, 'tingkat': 1, 'lanjut': 1, 'tinjau': 1, 'aspek': 1, 'teknis': 1, 'manajemen': 1, 'finansial': 1, 'dekat': 1, 'atas': 1, 'tanah': 1, 'luas': 1, 'm': 1, 'operasi': 1, 'jamhari': 1, 'jumlah': 1, 'karyawan': 1, 'orang': 1, 'awal': 1, 'keluar': 1, 'kembali': 1, 'tahun': 1, 'discoun': 1, 'factor': 1, 'npv': 1, 'net': 1, 'present': 1, 'value': 1, 'irr': 1, 'internal': 1, 'rate': 1, 'of': 1, 'return': 1, 'nilainilai': 1, 'bukti': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'of': 12, 'is': 6, 'a': 6, 'for': 5, 'plastic': 5, 'and': 5, 'will': 4, 'tpabenowo': 3, 'day': 3, 'waste': 3, 'to': 3, 'as': 3, 'miniplan': 3, 'with': 3, 'in': 2, 'into': 2, 'beverage': 2, 'potential': 2, 'market': 2, 'that': 2, 'value': 2, 'be': 2, 'an': 2, 'capital': 2, 'rp': 2, 'return': 2, 'dumping': 1, 'point': 1, 'central': 1, 'sampat': 1, 'city': 1, 'surabaya': 1, 'every': 1, 'receives': 1, 'tons': 1, 'per': 1, 'garbage': 1, 'divided': 1, 'several': 1, 'types': 1, 'consisting': 1, 'bottles': 1, 'bottle': 1, 'caps': 1, 'gallons': 1, 'paralon': 1, 'cups': 1, 'black': 1, 'tubs': 1, 'jerry': 1, 'cans': 1, 'existence': 1, 'availability': 1, 'raw': 1, 'materials': 1, 'still': 1, 'open': 1, 'new': 1, 'innovation': 1, 'needed': 1, 'recycle': 1, 'form': 1, 'basic': 1, 'material': 1, 'decoration': 1, 'furniture': 1, 'add': 1, 'products': 1, 'used': 1, 'industry': 1, 'at': 1, 'next': 1, 'level': 1, 'terms': 1, 'technical': 1, 'management': 1, 'financial': 1, 'aspects': 1, 'this': 1, 'erected': 1, 'near': 1, 'on': 1, 'area': 1, 'm': 1, 'operate': 1, 'hours': 1, 'employees': 1, 'initial': 1, 'issued': 1, 'much': 1, 'years': 1, 'days': 1, 'discoun': 1, 'factor': 1, 'which': 1, 'get': 1, 'npv': 1, 'net': 1, 'present': 1, 'irr': 1, 'internal': 1, 'rate': 1, 'these': 1, 'values': 1, 'can': 1, 'prove': 1, 'establishment': 1, 'worthy': 1, 'being': 1, 'established': 1, 'keywords': 1, 'board': 1, 'feasibility': 1, 'analysis': 1})
-------------------------------------------
--- Data #622 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Eric Mey Dwi Andika
Judul: Analisa Pengukuran Produktivitas Model Objective Matrix (Omax) Produk Kasur Jenis Super Departemen Produksi Di PT Bella Agung Citra Mandiri Candi-Sidoarjo
Pembimbing 1: Imron Kuswandi., S.T., M.T
Pembimbing 2: Ahmad Mughni, S.T., MEngMgt
Abstrak (Raw): PT. Bella Agung Citra Mandiri sudah berdiri sejak tahun 1997, dan merupakan perusahaan yang bergerak dalam bedding industri sejak 20 tahun yang lalu. Berlokasi di jalan Somben Lor, No. 32 Candi, Sidoarjo dan memiliki luas tanah 2400 m^2 dengan luas bangun an kurang lebih 2300 m^2 perusahaan ini telah dipercaya oleh konsumen sebagai salah satu perusahaan bedding terbaik. PT. Bella Agung Citra Mandiri sebagai perusahaan multinasional telah mempunyai beberapa brand yang hingga kini menjadi kepercayaan konsumen diantaranya Bella Springbed, Carlitos, maupun Living. PT Bella Agung Citra Mandiri selama ini masih belum mengetahui tingkat produktivitas yang telah dicapai perusahaan khususnya pada produk kasur jenis super. Srhingga dapat digunakan metode analisis produktivitas dengan menggunakan model Objective Matrix (OMAX) yang dilakukan melalui langkah-langkah antara lain penentuan kriteria penelitian, perhitungan rasio, perhitungan interpolasi nilai matriks, penetapan sasaran penelitian, penetapan bobot rasio, kemudan pembentukan matriks dengan model OMAX. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini tingkat produktivitas parsial pada perolehan score tertingi didapatkan di periode 6 bulan Juni pada kriteria produktivitas pemakaian jam kerja karyawanyang memiliki score 9, pemakaian tenaga listrik dengan score 9, serta minimasi produktivitas produk yang diperbaiki/cacat dengan score 10. Sementara perolehan score terendah yang ditunjukan dengan banyaknya peroleh nilai score terkecil diperoleh pada periode 11 bulan November, yang didapatkan beberapa kriteria diantaranya produktivitas pemakaian jam kerja karyawan , pemakaian tenaga listrik, pemakaian tenaga kerja, dan minimasi produktivitas produk yang diperbaiki/cacat dengan nilai score 0. Sementara produktivitas total dengan indeks performansi produk kasur jenis super tertinggi diperoleh pada periode 6 bulan Juni yaitu sebesar 618,176, sementara terendah terjadi pada bulan November yaitu sejumlah 184,130.
Abstrak (Clean): pt bella agung citra mandiri sudah berdiri sejak tahun dan merupakan perusahaan yang bergerak dalam bedding industri sejak tahun yang lalu berlokasi di jalan somben lor no candi sidoarjo dan memiliki luas tanah m dengan luas bangun an kurang lebih m perusahaan ini telah dipercaya oleh konsumen sebagai salah satu perusahaan bedding terbaik pt bella agung citra mandiri sebagai perusahaan multinasional telah mempunyai beberapa brand yang hingga kini menjadi kepercayaan konsumen diantaranya bella springbed carlitos maupun living pt bella agung citra mandiri selama ini masih belum mengetahui tingkat produktivitas yang telah dicapai perusahaan khususnya pada produk kasur jenis super srhingga dapat digunakan metode analisis produktivitas dengan menggunakan model objective matrix omax yang dilakukan melalui langkahlangkah antara lain penentuan kriteria penelitian perhitungan rasio perhitungan interpolasi nilai matriks penetapan sasaran penelitian penetapan bobot rasio kemudan pembentukan matriks dengan model omax hasil yang diperoleh dalam penelitian ini tingkat produktivitas parsial pada perolehan score tertingi didapatkan di periode bulan juni pada kriteria produktivitas pemakaian jam kerja karyawanyang memiliki score pemakaian tenaga listrik dengan score serta minimasi produktivitas produk yang diperbaikicacat dengan score sementara perolehan score terendah yang ditunjukan dengan banyaknya peroleh nilai score terkecil diperoleh pada periode bulan november yang didapatkan beberapa kriteria diantaranya produktivitas pemakaian jam kerja karyawan pemakaian tenaga listrik pemakaian tenaga kerja dan minimasi produktivitas produk yang diperbaikicacat dengan nilai score sementara produktivitas total dengan indeks performansi produk kasur jenis super tertinggi diperoleh pada periode bulan juni yaitu sebesar sementara terendah terjadi pada bulan november yaitu sejumlah
Abstrak (Stopwords Removed): pt bella agung citra mandiri sudah berdiri tahun perusahaan bergerak bedding industri tahun lalu berlokasi jalan somben lor no candi sidoarjo memiliki luas tanah m luas bangun an kurang lebih m perusahaan dipercaya konsumen salah satu perusahaan bedding terbaik pt bella agung citra mandiri perusahaan multinasional mempunyai beberapa brand hingga kini menjadi kepercayaan konsumen diantaranya bella springbed carlitos maupun living pt bella agung citra mandiri selama masih belum mengetahui tingkat produktivitas dicapai perusahaan khususnya produk kasur jenis super srhingga dapat digunakan metode analisis produktivitas menggunakan model objective matrix omax dilakukan langkahlangkah antara lain penentuan kriteria penelitian perhitungan rasio perhitungan interpolasi nilai matriks penetapan sasaran penelitian penetapan bobot rasio kemudan pembentukan matriks model omax hasil diperoleh penelitian tingkat produktivitas parsial perolehan score tertingi didapatkan periode bulan juni kriteria produktivitas pemakaian jam kerja karyawanyang memiliki score pemakaian tenaga listrik score minimasi produktivitas produk diperbaikicacat score sementara perolehan score terendah ditunjukan banyaknya peroleh nilai score terkecil diperoleh periode bulan november didapatkan beberapa kriteria diantaranya produktivitas pemakaian jam kerja karyawan pemakaian tenaga listrik pemakaian tenaga kerja minimasi produktivitas produk diperbaikicacat nilai score sementara produktivitas total indeks performansi produk kasur jenis super tertinggi diperoleh periode bulan juni sebesar sementara terendah terjadi bulan november sejumlah
Abstrak (Stemmed): pt bella agung citra mandiri sudah diri tahun usaha gerak bedding industri tahun lalu lokasi jalan somben lor no candi sidoarjo milik luas tanah m luas bangun an kurang lebih m usaha percaya konsumen salah satu usaha bedding baik pt bella agung citra mandiri usaha multinasional punya beberapa brand hingga kini jadi percaya konsumen antara bella springbed carlitos maupun living pt bella agung citra mandiri lama masih belum tahu tingkat produktivitas capai usaha khusus produk kasur jenis super srhingga dapat guna metode analisis produktivitas guna model objective matrix omax laku langkahlangkah antara lain tentu kriteria teliti hitung rasio hitung interpolasi nilai matriks tetap sasar teliti tetap bobot rasio mud bentuk matriks model omax hasil oleh teliti tingkat produktivitas parsial oleh score tingi dapat periode bulan juni kriteria produktivitas pakai jam kerja karyawanyang milik score pakai tenaga listrik score minimasi produktivitas produk diperbaikicacat score sementara oleh score rendah tunjuk banyak oleh nilai score kecil oleh periode bulan november dapat beberapa kriteria antara produktivitas pakai jam kerja karyawan pakai tenaga listrik pakai tenaga kerja minimasi produktivitas produk diperbaikicacat nilai score sementara produktivitas total indeks performansi produk kasur jenis super tinggi oleh periode bulan juni besar sementara rendah jadi bulan november jumlah
Abstrak (Corrected): pt bella aging citral mandarin judah dirt thun sara gera bedding industry thun lulu loki alan somber for no candy sidoarjo milk lucas tana m lucas bangui an during leash m sara percy consumed salad sat sara bedding back pt bella aging citral mandarin sara multinational puny beberapa brand hinges kind jade percy consumed angara bella sprinkled carlos maun living pt bella aging citral mandarin lama mash begum tau dingbat produktivitas capri sara rhesus proud asur penis super srhingga apart gun metope analysis produktivitas gun model objective matrix max lake langkahlangkah angara lain tent criteria elite hiding radio hiding interpolate nilgai marks team samar elite team robot radio mud bent marks model max hail olen elite dingbat produktivitas partial olen score ting apart period buran junk criteria produktivitas sakai jam era karyawanyang milk score sakai teenage listeria score minimal produktivitas proud diperbaikicacat score sedentary olen score rental tuneup banyan olen nilgai score cecil olen period buran november apart beberapa criteria angara produktivitas sakai jam era karajan sakai teenage listeria sakai teenage era minimal produktivitas proud diperbaikicacat nilgai score sedentary produktivitas total ideas performance proud asur penis super ting olen period buran junk bear sedentary rental jade buran november mullah
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produktivitas': 8, 'score': 7, 'oleh': 6, 'usaha': 5, 'pakai': 5, 'bella': 4, 'produk': 4, 'bulan': 4, 'pt': 3, 'agung': 3, 'citra': 3, 'mandiri': 3, 'antara': 3, 'dapat': 3, 'kriteria': 3, 'teliti': 3, 'nilai': 3, 'periode': 3, 'kerja': 3, 'tenaga': 3, 'sementara': 3, 'tahun': 2, 'bedding': 2, 'milik': 2, 'luas': 2, 'm': 2, 'percaya': 2, 'konsumen': 2, 'beberapa': 2, 'jadi': 2, 'tingkat': 2, 'kasur': 2, 'jenis': 2, 'super': 2, 'guna': 2, 'model': 2, 'omax': 2, 'hitung': 2, 'rasio': 2, 'matriks': 2, 'tetap': 2, 'juni': 2, 'jam': 2, 'listrik': 2, 'minimasi': 2, 'diperbaikicacat': 2, 'rendah': 2, 'november': 2, 'sudah': 1, 'diri': 1, 'gerak': 1, 'industri': 1, 'lalu': 1, 'lokasi': 1, 'jalan': 1, 'somben': 1, 'lor': 1, 'no': 1, 'candi': 1, 'sidoarjo': 1, 'tanah': 1, 'bangun': 1, 'an': 1, 'kurang': 1, 'lebih': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'baik': 1, 'multinasional': 1, 'punya': 1, 'brand': 1, 'hingga': 1, 'kini': 1, 'springbed': 1, 'carlitos': 1, 'maupun': 1, 'living': 1, 'lama': 1, 'masih': 1, 'belum': 1, 'tahu': 1, 'capai': 1, 'khusus': 1, 'srhingga': 1, 'metode': 1, 'analisis': 1, 'objective': 1, 'matrix': 1, 'laku': 1, 'langkahlangkah': 1, 'lain': 1, 'tentu': 1, 'interpolasi': 1, 'sasar': 1, 'bobot': 1, 'mud': 1, 'bentuk': 1, 'hasil': 1, 'parsial': 1, 'tingi': 1, 'karyawanyang': 1, 'tunjuk': 1, 'banyak': 1, 'kecil': 1, 'karyawan': 1, 'total': 1, 'indeks': 1, 'performansi': 1, 'tinggi': 1, 'besar': 1, 'jumlah': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 21, 'in': 9, 'productivity': 8, 'a': 7, 'with': 6, 'score': 6, 'has': 5, 'by': 5, 'obtained': 5, 'bella': 4, 'and': 4, 'is': 4, 'company': 4, 'as': 4, 'products': 4, 'which': 4, 'was': 4, 'pt': 3, 'agung': 3, 'citra': 3, 'mandiri': 3, 'been': 3, 'that': 3, 'including': 3, 'criteria': 3, 'period': 3, 'while': 3, 'since': 2, 'bedding': 2, 'on': 2, 'area': 2, 'm': 2, 'this': 2, 'consumers': 2, 'several': 2, 'have': 2, 'level': 2, 'super': 2, 'type': 2, 'mattress': 2, 'matrix': 2, 'omax': 2, 'model': 2, 'determining': 2, 'research': 2, 'calculating': 2, 'highest': 2, 'june': 2, 'hours': 2, 'repaired': 2, 'defective': 2, 'lowest': 2, 'november': 2, 'usage': 2, 'established': 1, 'engaged': 1, 'industry': 1, 'years': 1, 'ago': 1, 'located': 1, 'somben': 1, 'lor': 1, 'street': 1, 'no': 1, 'candi': 1, 'sidoarjo': 1, 'land': 1, 'an': 1, 'approximately': 1, 'trusted': 1, 'one': 1, 'best': 1, 'companies': 1, 'multinational': 1, 'already': 1, 'brands': 1, 'until': 1, 'now': 1, 'become': 1, 'trust': 1, 'springbed': 1, 'carlitos': 1, 'living': 1, 'still': 1, 'does': 1, 'not': 1, 'know': 1, 'achieved': 1, 'especially': 1, 'so': 1, 'analysis': 1, 'methods': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'used': 1, 'using': 1, 'objective': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'through': 1, 'steps': 1, 'ratios': 1, 'interpolation': 1, 'values': 1, 'setting': 1, 'objectives': 1, 'ratio': 1, 'weights': 1, 'then': 1, 'forming': 1, 'matrices': 1, 'results': 1, 'study': 1, 'partial': 1, 'acquisition': 1, 'months': 1, 'working': 1, 'employees': 1, 'who': 1, 'use': 1, 'electric': 1, 'power': 1, 'well': 1, 'minimizing': 1, 'indicated': 1, 'smallest': 1, 'number': 1, 'scores': 1, 'employee': 1, 'work': 1, 'electricity': 1, 'labor': 1, 'minimization': 1, 'total': 1, 'performance': 1, 'index': 1})
-------------------------------------------
--- Data #623 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Mohamad damanuri
Judul: Optimasi Multirespon Parameter Pemesinan CNC Milling Dengan Metode Response Surface Methdology (RSM) Pada Material Alumininum A6061
Pembimbing 1: Heri Awalul Ilhamsah, S.T., M.T
Pembimbing 2: Ika Deefi Anna, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Pemesinan adalah salah satu proses dalam pembuatan suatu produk. Desain manufaktur diperlukan untuk meningkatkan kualitas suatu produk. Proses pembuatan yang diinginkan adalah pencapaian suatu produk dengan tingkat kekasaran yang halus dan waktu yang singkat. Bracket adalah salah satu komponen dari rangkaian mesin. Bekerja pada braket menggunakan mesin CNC milling dan Turning. Bahan yang digunakan adalah aluminium alloy 6061. Variabel utama dalam proses pemesinan ini adalah kecepatan makan, kecepatan potong dan gerak makan. Hasil yang dicapai dalam pemesinan
proses braket ini adalah untuk kekasaran pada permukaan N5 dengan Ra (target) = 0,4
pM dan MRR (maksimum) = 12.1547 mm3/s
Abstrak (Clean): pemesinan adalah salah satu proses dalam pembuatan suatu produk desain manufaktur diperlukan untuk meningkatkan kualitas suatu produk proses pembuatan yang diinginkan adalah pencapaian suatu produk dengan tingkat kekasaran yang halus dan waktu yang singkat bracket adalah salah satu komponen dari rangkaian mesin bekerja pada braket menggunakan mesin cnc milling dan turning bahan yang digunakan adalah aluminium alloy variabel utama dalam proses pemesinan ini adalah kecepatan makan kecepatan potong dan gerak makan hasil yang dicapai dalam pemesinan proses braket ini adalah untuk kekasaran pada permukaan n dengan ra target pm dan mrr maksimum mms
Abstrak (Stopwords Removed): pemesinan salah satu proses pembuatan produk desain manufaktur diperlukan meningkatkan kualitas produk proses pembuatan diinginkan pencapaian produk tingkat kekasaran halus waktu singkat bracket salah satu komponen rangkaian mesin bekerja braket menggunakan mesin cnc milling turning bahan digunakan aluminium alloy variabel utama proses pemesinan kecepatan makan kecepatan potong gerak makan hasil dicapai pemesinan proses braket kekasaran permukaan n ra target pm mrr maksimum mms
Abstrak (Stemmed): mesin salah satu proses buat produk desain manufaktur perlu tingkat kualitas produk proses buat ingin capai produk tingkat kasar halus waktu singkat bracket salah satu komponen rangkai mesin kerja braket guna mesin cnc milling turning bahan guna aluminium alloy variabel utama proses mesin cepat makan cepat potong gerak makan hasil capai mesin proses braket kasar muka n ra target pm mrr maksimum mms
Abstrak (Corrected): resin salad sat proves but proud detain manufacture peru dingbat kualitas proud proves but begin capri proud dingbat kadar halls want dingbat bracket salad sat component bangka resin era brakes gun resin inc milling turning bahai gun aluminum alloy variable mama proves resin eat mayan eat voting gera mayan hail capri resin proves brakes kadar make n ra target pm err maximum moms
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mesin': 5, 'proses': 4, 'produk': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'buat': 2, 'tingkat': 2, 'capai': 2, 'kasar': 2, 'braket': 2, 'guna': 2, 'cepat': 2, 'makan': 2, 'desain': 1, 'manufaktur': 1, 'perlu': 1, 'kualitas': 1, 'ingin': 1, 'halus': 1, 'waktu': 1, 'singkat': 1, 'bracket': 1, 'komponen': 1, 'rangkai': 1, 'kerja': 1, 'cnc': 1, 'milling': 1, 'turning': 1, 'bahan': 1, 'aluminium': 1, 'alloy': 1, 'variabel': 1, 'utama': 1, 'potong': 1, 'gerak': 1, 'hasil': 1, 'muka': 1, 'n': 1, 'ra': 1, 'target': 1, 'pm': 1, 'mrr': 1, 'maksimum': 1, 'mms': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'of': 10, 'a': 7, 'is': 5, 'and': 4, 'machining': 3, 'in': 3, 'manufacturing': 3, 'product': 3, 'process': 3, 'bracket': 3, 'one': 2, 'for': 2, 'with': 2, 'roughness': 2, 'on': 2, 'this': 2, 'are': 2, 'speed': 2, 'feeding': 2, 'processes': 1, 'design': 1, 'needed': 1, 'improving': 1, 'quality': 1, 'desired': 1, 'achievement': 1, 'smooth': 1, 'level': 1, 'short': 1, 'time': 1, 'component': 1, 'series': 1, 'machines': 1, 'work': 1, 'using': 1, 'cnc': 1, 'milling': 1, 'turning': 1, 'machine': 1, 'material': 1, 'used': 1, 'aluminum': 1, 'alloy': 1, 'main': 1, 'variables': 1, 'cutting': 1, 'motion': 1, 'results': 1, 'achieved': 1, 'surface': 1, 'n': 1, 'ra': 1, 'target': 1, 'm': 1, 'mrr': 1, 'maximum': 1, 'mm': 1, 's': 1})
-------------------------------------------
--- Data #624 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muhammad Faiz El Aisy
Judul: Pengukuran Kinerja Supply Chain dengan Pendekatan Metode SCOR di PT. XYZ
Pembimbing 1: Ari Basuki, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Agus Salim, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Pemberlakuan MEA pada tahun 2015 dapat berdampak banyaknya produk
asing yang masuk dan berpotensi mengungguli produk domestik. PT. XYZ
merupakan perusahaan yang bergetak dalam bidang pembuatan barang dari logam
yang didirikan pada 22 Maret 2010. Pihak perusahaan menganggap PT. XYZ belum
mencapai kondisi yang diinginkan. Karena pemenuhan pesanan yang terkadang
masih belum memenuhi jumlah yang dipesan serta mengalami return. Penyelesaian
masalah tersebut bisa dilakukan dengan pengidentifikasian dari segi waktu, sumber
daya yang tersedia bahkan dari segi finansial agar dapat mengetahui akar
permasalahan tersebut. Sehingga membutuhkan kontribusi semua pihak. Untuk
menciptakan manajemen kinerja yang efektif, tentunya diperlukan sistem
pengukuran yang mampu untuk membantu perusahaan dalam memonitoring,
mengendalikan dan mengevaluasi kinerja supply chain perusahaan. Metode
pengukuran kinerja supply chain yang digunakan dalam penelitian ini adalah
metode SCOR. Proses-proses inti dalam supply chain PT. XYZ adalah plan, source,
make, deliver dan return. Pada level 2 terdapat proses sP1, sP2, sP3, sP4, sP5, sS1,
sS2, sM2, sD2 dan sDR1. Berdasarkan pengukuran kinerja yang dilakukan pada
sisi supplier dan pengiriman tidak terdapat kendala yang cukup besar. Akan tetapi
pada sisi internal perusahaan (terutama bagian produksi) harus diperbaiki agar
dapat meningkatkan kinerja perusahaan.
Kata kunci: Pengukuran Kinerja, Supply chain, Proses inti, Atribut Kinerja,
Perbaikan.
Abstrak (Clean): pemberlakuan mea pada tahun dapat berdampak banyaknya produk asing yang masuk dan berpotensi mengungguli produk domestik pt xyz merupakan perusahaan yang bergetak dalam bidang pembuatan barang dari logam yang didirikan pada maret pihak perusahaan menganggap pt xyz belum mencapai kondisi yang diinginkan karena pemenuhan pesanan yang terkadang masih belum memenuhi jumlah yang dipesan serta mengalami return penyelesaian masalah tersebut bisa dilakukan dengan pengidentifikasian dari segi waktu sumber daya yang tersedia bahkan dari segi finansial agar dapat mengetahui akar permasalahan tersebut sehingga membutuhkan kontribusi semua pihak untuk menciptakan manajemen kinerja yang efektif tentunya diperlukan sistem pengukuran yang mampu untuk membantu perusahaan dalam memonitoring mengendalikan dan mengevaluasi kinerja supply chain perusahaan metode pengukuran kinerja supply chain yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode scor prosesproses inti dalam supply chain pt xyz adalah plan source make deliver dan return pada level terdapat proses sp sp sp sp sp ss ss sm sd dan sdr berdasarkan pengukuran kinerja yang dilakukan pada sisi supplier dan pengiriman tidak terdapat kendala yang cukup besar akan tetapi pada sisi internal perusahaan terutama bagian produksi harus diperbaiki agar dapat meningkatkan kinerja perusahaan kata kunci pengukuran kinerja supply chain proses inti atribut kinerja perbaikan
Abstrak (Stopwords Removed): pemberlakuan mea tahun dapat berdampak banyaknya produk asing masuk berpotensi mengungguli produk domestik pt xyz perusahaan bergetak bidang pembuatan barang logam didirikan maret pihak perusahaan menganggap pt xyz belum mencapai kondisi diinginkan pemenuhan pesanan terkadang masih belum memenuhi jumlah dipesan mengalami return penyelesaian masalah tersebut dilakukan pengidentifikasian segi waktu sumber daya tersedia bahkan segi finansial dapat mengetahui akar permasalahan tersebut membutuhkan kontribusi semua pihak menciptakan manajemen kinerja efektif tentunya diperlukan sistem pengukuran mampu membantu perusahaan memonitoring mengendalikan mengevaluasi kinerja supply chain perusahaan metode pengukuran kinerja supply chain digunakan penelitian metode scor prosesproses inti supply chain pt xyz plan source make deliver return level terdapat proses sp sp sp sp sp ss ss sm sd sdr berdasarkan pengukuran kinerja dilakukan sisi supplier pengiriman terdapat kendala cukup besar sisi internal perusahaan terutama bagian produksi harus diperbaiki dapat meningkatkan kinerja perusahaan kata kunci pengukuran kinerja supply chain proses inti atribut kinerja perbaikan
Abstrak (Stemmed): laku mea tahun dapat dampak banyak produk asing masuk potensi unggul produk domestik pt xyz usaha bergetak bidang buat barang logam diri maret pihak usaha anggap pt xyz belum capai kondisi ingin penuh pesan terkadang masih belum penuh jumlah pes alami return selesai masalah sebut laku identifikasi segi waktu sumber daya sedia bahkan segi finansial dapat tahu akar masalah sebut butuh kontribusi semua pihak cipta manajemen kerja efektif tentu perlu sistem ukur mampu bantu usaha memonitoring kendali evaluasi kerja supply chain usaha metode ukur kerja supply chain guna teliti metode scor prosesproses inti supply chain pt xyz plan source make deliver return level dapat proses sp sp sp sp sp ss ss sm sd sdr dasar ukur kerja laku sisi supplier kirim dapat kendala cukup besar sisi internal usaha utama bagi produksi harus baik dapat tingkat kerja usaha kata kunci ukur kerja supply chain proses inti atribut kerja baik
Abstrak (Corrected): lake me thun apart damp banyan proud asking mask potent lungful proud domestic pt byz sara bergerac biding but baring logan dirt market pick sara anggap pt byz begum capri kondisi begin punch pecan terkadang mash begum punch mullah pes salami return seesaw marsala debut lake identifikasi semi want number day media balkan semi financial apart tau aka marsala debut butch kontribusi sea pick city management era efektif tent peru sister ukr camp bantu sara monitoring kendall evaluate era supply chain sara metope ukr era supply chain gun elite metope score prosesproses inti supply chain pt byz plan source make deliver return level apart proves sp sp sp sp sp ss ss sm so sir dakar ukr era lake sis supplier kirin apart kendall cutup bear sis internal sara mama bag produksi harms back apart dingbat era sara data bunch ukr era supply chain proves inti tribute era back
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 7, 'usaha': 6, 'dapat': 5, 'sp': 5, 'ukur': 4, 'supply': 4, 'chain': 4, 'laku': 3, 'pt': 3, 'xyz': 3, 'produk': 2, 'pihak': 2, 'belum': 2, 'penuh': 2, 'return': 2, 'masalah': 2, 'sebut': 2, 'segi': 2, 'metode': 2, 'inti': 2, 'proses': 2, 'ss': 2, 'sisi': 2, 'baik': 2, 'mea': 1, 'tahun': 1, 'dampak': 1, 'banyak': 1, 'asing': 1, 'masuk': 1, 'potensi': 1, 'unggul': 1, 'domestik': 1, 'bergetak': 1, 'bidang': 1, 'buat': 1, 'barang': 1, 'logam': 1, 'diri': 1, 'maret': 1, 'anggap': 1, 'capai': 1, 'kondisi': 1, 'ingin': 1, 'pesan': 1, 'terkadang': 1, 'masih': 1, 'jumlah': 1, 'pes': 1, 'alami': 1, 'selesai': 1, 'identifikasi': 1, 'waktu': 1, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'sedia': 1, 'bahkan': 1, 'finansial': 1, 'tahu': 1, 'akar': 1, 'butuh': 1, 'kontribusi': 1, 'semua': 1, 'cipta': 1, 'manajemen': 1, 'efektif': 1, 'tentu': 1, 'perlu': 1, 'sistem': 1, 'mampu': 1, 'bantu': 1, 'memonitoring': 1, 'kendali': 1, 'evaluasi': 1, 'guna': 1, 'teliti': 1, 'scor': 1, 'prosesproses': 1, 'plan': 1, 'source': 1, 'make': 1, 'deliver': 1, 'level': 1, 'sm': 1, 'sd': 1, 'sdr': 1, 'dasar': 1, 'supplier': 1, 'kirim': 1, 'kendala': 1, 'cukup': 1, 'besar': 1, 'internal': 1, 'utama': 1, 'bagi': 1, 'produksi': 1, 'harus': 1, 'tingkat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'atribut': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'of': 11, 'in': 7, 'and': 6, 'performance': 6, 'on': 5, 'is': 5, 'sp': 5, 'a': 4, 'company': 4, 'supply': 4, 'chain': 4, 'can': 3, 'that': 3, 'pt': 3, 'xyz': 3, 'not': 3, 'to': 3, 'be': 3, 'products': 2, 'does': 2, 'this': 2, 'problem': 2, 'needed': 2, 'create': 2, 'measurement': 2, 'supporting': 2, 'method': 2, 'assessment': 2, 'core': 2, 'process': 2, 'ss': 2, 'supplier': 2, 'side': 2, 'enactment': 1, 'mea': 1, 'have': 1, 'an': 1, 'impact': 1, 'enter': 1, 'outperform': 1, 'domestic': 1, 'crowded': 1, 'field': 1, 'manufacturing': 1, 'metal': 1, 'goods': 1, 'which': 1, 'was': 1, 'established': 1, 'march': 1, 'received': 1, 'has': 1, 'reached': 1, 'desired': 1, 'condition': 1, 'because': 1, 'fulfillment': 1, 'orders': 1, 'issued': 1, 'still': 1, 'meet': 1, 'requested': 1, 'amount': 1, 'returned': 1, 'as': 1, 'well': 1, 'solution': 1, 'done': 1, 'by': 1, 'identifying': 1, 'terms': 1, 'time': 1, 'available': 1, 'resources': 1, 'even': 1, 'from': 1, 'financial': 1, 'perspective': 1, 'so': 1, 'root': 1, 'causes': 1, 'identified': 1, 'effective': 1, 'management': 1, 'system': 1, 'supports': 1, 'companies': 1, 'controlling': 1, 'companys': 1, 'used': 1, 'study': 1, 'scor': 1, 'processes': 1, 'plan': 1, 'source': 1, 'send': 1, 'return': 1, 'at': 1, 'level': 1, 'during': 1, 'sm': 1, 'sd': 1, 'sdr': 1, 'based': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'shipping': 1, 'match': 1, 'size': 1, 'however': 1, 'internal': 1, 'most': 1, 'production': 1, 'must': 1, 'improved': 1, 'order': 1, 'improve': 1, 'keywords': 1, 'attributes': 1, 'improvement': 1})
-------------------------------------------
--- Data #625 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Agus Ardianto
Judul: Model Kemampuan Inovasi Produk Pada Industri Kecil Kerajinan Bambu Kabupaten Tuban
Pembimbing 1: Ari Basuki, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Imron Kuswandi, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Persaingan bisnis dalam industri di Kabupaten Tuban semakin meningkat. Untuk memenangkan persaingan tersebut maka dibutuhkan suatu inovasi. Kunci dari inovasi adalah sumberdaya manusia yang menggerakkan perusahaan tersebut. Perusahaan membutuhkan sumberdaya manusia yang mampu berpikir analitis dan kritis dalam memprediksi kebutuhan, selera, keinginan, dan tren konsumen, sehingga mereka dapat merespons konsumen dengan membuat produk yang tepat bagi konsumen. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengetahui faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi inovasi produk karena keberhasilan aktivitas inovasi dapat digunakan sebagai alat untuk memenangkan persaingan. Metode penelitian yang digunakan adalah Partial Least Square, karena metode PLS digunakan untuk mengetahui pengaruh dari suatu variabel yang bersifat exploratory. Sedangkan pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kemampuan inovasi produk. Faktor tersebut diantaranya adalah gaya kepemimpinan, kemampuan pemimpin, karakteristik personal, orientasi teknologi, dan dinamika lingkungan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan didapatkan hasil bahwa Variabel gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap kemampuan inovasi produk. Hal ini dibuktikan oleh hasil t-statistik yang didapat yaitu sebesar 1,201 dan lebih kecil dari nilai t tabel yaitu 1,96. Variabel kemampuan pemimpin berpengaruh terhadap kemampuan inovasi produk. Hal ini dibuktikan oleh hasil t-statistik yang didapat yaitu sebesar 3,193. Variabel karakteristik personal berpengaruh terhadap kemampuan inovasi produk. Hal ini dibuktikan oleh hasil t-statistik yang didapat yaitu sebesar 6,214. Variabel orientasi teknologi berpengaruh terhadap kemampuan inovasi produk. Hal ini dibuktikan oleh hasil t-statistik yang didapat yaitu sebesar 3,595. Variabel dinamika lingkungan berpengaruh terhadap kemampuan inovasi produk. Hal ini dibuktikan oleh hasil t-statistik yang didapat yaitu sebesar 0,728.
Kata Kunci : Inovasi, Kemampuan Inovasi Produk, Partial Least Square
Abstrak (Clean): persaingan bisnis dalam industri di kabupaten tuban semakin meningkat untuk memenangkan persaingan tersebut maka dibutuhkan suatu inovasi kunci dari inovasi adalah sumberdaya manusia yang menggerakkan perusahaan tersebut perusahaan membutuhkan sumberdaya manusia yang mampu berpikir analitis dan kritis dalam memprediksi kebutuhan selera keinginan dan tren konsumen sehingga mereka dapat merespons konsumen dengan membuat produk yang tepat bagi konsumen oleh karena itu perusahaan perlu mengetahui faktorfaktor apa saja yang dapat mempengaruhi inovasi produk karena keberhasilan aktivitas inovasi dapat digunakan sebagai alat untuk memenangkan persaingan metode penelitian yang digunakan adalah partial least square karena metode pls digunakan untuk mengetahui pengaruh dari suatu variabel yang bersifat exploratory sedangkan pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktorfaktor yang berpengaruh terhadap kemampuan inovasi produk faktor tersebut diantaranya adalah gaya kepemimpinan kemampuan pemimpin karakteristik personal orientasi teknologi dan dinamika lingkungan berdasarkan penelitian yang dilakukan didapatkan hasil bahwa variabel gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap kemampuan inovasi produk hal ini dibuktikan oleh hasil tstatistik yang didapat yaitu sebesar dan lebih kecil dari nilai t tabel yaitu variabel kemampuan pemimpin berpengaruh terhadap kemampuan inovasi produk hal ini dibuktikan oleh hasil tstatistik yang didapat yaitu sebesar variabel karakteristik personal berpengaruh terhadap kemampuan inovasi produk hal ini dibuktikan oleh hasil tstatistik yang didapat yaitu sebesar variabel orientasi teknologi berpengaruh terhadap kemampuan inovasi produk hal ini dibuktikan oleh hasil tstatistik yang didapat yaitu sebesar variabel dinamika lingkungan berpengaruh terhadap kemampuan inovasi produk hal ini dibuktikan oleh hasil tstatistik yang didapat yaitu sebesar kata kunci inovasi kemampuan inovasi produk partial least square
Abstrak (Stopwords Removed): persaingan bisnis industri kabupaten tuban semakin meningkat memenangkan persaingan tersebut dibutuhkan inovasi kunci inovasi sumberdaya manusia menggerakkan perusahaan tersebut perusahaan membutuhkan sumberdaya manusia mampu berpikir analitis kritis memprediksi kebutuhan selera keinginan tren konsumen mereka dapat merespons konsumen membuat produk tepat bagi konsumen perusahaan perlu mengetahui faktorfaktor apa dapat mempengaruhi inovasi produk keberhasilan aktivitas inovasi dapat digunakan alat memenangkan persaingan metode penelitian digunakan partial least square metode pls digunakan mengetahui pengaruh variabel bersifat exploratory sedangkan penelitian bertujuan mengetahui faktorfaktor berpengaruh kemampuan inovasi produk faktor tersebut diantaranya gaya kepemimpinan kemampuan pemimpin karakteristik personal orientasi teknologi dinamika lingkungan berdasarkan penelitian dilakukan didapatkan hasil variabel gaya kepemimpinan berpengaruh kemampuan inovasi produk dibuktikan hasil tstatistik didapat sebesar lebih kecil nilai t tabel variabel kemampuan pemimpin berpengaruh kemampuan inovasi produk dibuktikan hasil tstatistik didapat sebesar variabel karakteristik personal berpengaruh kemampuan inovasi produk dibuktikan hasil tstatistik didapat sebesar variabel orientasi teknologi berpengaruh kemampuan inovasi produk dibuktikan hasil tstatistik didapat sebesar variabel dinamika lingkungan berpengaruh kemampuan inovasi produk dibuktikan hasil tstatistik didapat sebesar kata kunci inovasi kemampuan inovasi produk partial least square
Abstrak (Stemmed): saing bisnis industri kabupaten tuban makin tingkat menang saing sebut butuh inovasi kunci inovasi sumberdaya manusia gerak usaha sebut usaha butuh sumberdaya manusia mampu pikir analitis kritis prediksi butuh selera ingin tren konsumen mereka dapat respons konsumen buat produk tepat bagi konsumen usaha perlu tahu faktorfaktor apa dapat pengaruh inovasi produk hasil aktivitas inovasi dapat guna alat menang saing metode teliti guna partial least square metode pls guna tahu pengaruh variabel sifat exploratory sedang teliti tuju tahu faktorfaktor pengaruh mampu inovasi produk faktor sebut antara gaya pimpin mampu pimpin karakteristik personal orientasi teknologi dinamika lingkung dasar teliti laku dapat hasil variabel gaya pimpin pengaruh mampu inovasi produk bukti hasil tstatistik dapat besar lebih kecil nilai t tabel variabel mampu pimpin pengaruh mampu inovasi produk bukti hasil tstatistik dapat besar variabel karakteristik personal pengaruh mampu inovasi produk bukti hasil tstatistik dapat besar variabel orientasi teknologi pengaruh mampu inovasi produk bukti hasil tstatistik dapat besar variabel dinamika lingkung pengaruh mampu inovasi produk bukti hasil tstatistik dapat besar kata kunci inovasi mampu inovasi produk partial least square
Abstrak (Corrected): saying basis industry kabupaten turban making dingbat penang saying debut butch novas bunch novas sumberdaya amnesia gera sara debut sara butch sumberdaya amnesia camp piker analysis iritis prediksi butch selena begin then consumed merely apart response consumed but proud teat bag consumed sara peru tau faktorfaktor papa apart pengaruh novas proud hail aktivitas novas apart gun flat penang saying metope elite gun partial least square metope plus gun tau pengaruh variable sift exploratory sedan elite juju tau faktorfaktor pengaruh camp novas proud factor debut angara gaya pimping camp pimping karakteristik personal oriental teknologi dinamika linking dakar elite lake apart hail variable gaya pimping pengaruh camp novas proud but hail statistic apart bear leash cecil nilgai t table variable camp pimping pengaruh camp novas proud but hail statistic apart bear variable karakteristik personal pengaruh camp novas proud but hail statistic apart bear variable oriental teknologi pengaruh camp novas proud but hail statistic apart bear variable dinamika linking pengaruh camp novas proud but hail statistic apart bear data bunch novas camp novas proud partial least square
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'inovasi': 12, 'mampu': 10, 'dapat': 9, 'produk': 9, 'pengaruh': 8, 'hasil': 7, 'variabel': 6, 'bukti': 5, 'tstatistik': 5, 'besar': 5, 'pimpin': 4, 'saing': 3, 'sebut': 3, 'butuh': 3, 'usaha': 3, 'konsumen': 3, 'tahu': 3, 'guna': 3, 'teliti': 3, 'menang': 2, 'kunci': 2, 'sumberdaya': 2, 'manusia': 2, 'faktorfaktor': 2, 'metode': 2, 'partial': 2, 'least': 2, 'square': 2, 'gaya': 2, 'karakteristik': 2, 'personal': 2, 'orientasi': 2, 'teknologi': 2, 'dinamika': 2, 'lingkung': 2, 'bisnis': 1, 'industri': 1, 'kabupaten': 1, 'tuban': 1, 'makin': 1, 'tingkat': 1, 'gerak': 1, 'pikir': 1, 'analitis': 1, 'kritis': 1, 'prediksi': 1, 'selera': 1, 'ingin': 1, 'tren': 1, 'mereka': 1, 'respons': 1, 'buat': 1, 'tepat': 1, 'bagi': 1, 'perlu': 1, 'apa': 1, 'aktivitas': 1, 'alat': 1, 'pls': 1, 'sifat': 1, 'exploratory': 1, 'sedang': 1, 'tuju': 1, 'faktor': 1, 'antara': 1, 'dasar': 1, 'laku': 1, 'lebih': 1, 'kecil': 1, 'nilai': 1, 't': 1, 'tabel': 1, 'kata': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'is': 11, 'to': 10, 'innovation': 9, 'of': 7, 'by': 7, 'obtained': 6, 'influence': 5, 'variable': 5, 'it': 5, 'evidenced': 5, 'statistics': 5, 'were': 5, 'in': 4, 'and': 4, 'products': 4, 'which': 4, 'ability': 4, 'abilityof': 4, 'theresultsof': 4, 'onthe': 4, 'competition': 3, 'that': 3, 'consumers': 3, 'can': 3, 'factors': 3, 'used': 3, 'thet': 3, 't': 3, 'innovationof': 3, 'theproduct': 3, 'win': 2, 'human': 2, 'resources': 2, 'companies': 2, 'need': 2, 'product': 2, 'because': 2, 'a': 2, 'research': 2, 'method': 2, 'partial': 2, 'least': 2, 'square': 2, 'determine': 2, 'leadership': 2, 'style': 2, 'personal': 2, 'technological': 2, 'dynamics': 2, 'on': 2, 'results': 2, 'namely': 2, 'amountedto': 2, 'amounted': 2, 'business': 1, 'industry': 1, 'tuban': 1, 'regency': 1, 'increasing': 1, 'an': 1, 'needed': 1, 'key': 1, 'drive': 1, 'company': 1, 'who': 1, 'are': 1, 'able': 1, 'think': 1, 'analytically': 1, 'critically': 1, 'predicting': 1, 'needs': 1, 'tastes': 1, 'desires': 1, 'trends': 1, 'so': 1, 'they': 1, 'respond': 1, 'making': 1, 'right': 1, 'for': 1, 'therefore': 1, 'know': 1, 'what': 1, 'success': 1, 'activities': 1, 'be': 1, 'as': 1, 'tool': 1, 'pls': 1, 'effect': 1, 'va': 1, 'riabel': 1, 'expl': 1, 'oratory': 1, 'whereas': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'aims': 1, 'these': 1, 'include': 1, 'leader': 1, 'characteristics': 1, 'orientation': 1, 'environmental': 1, 'based': 1, 'thatis': 1, 'done': 1, 'more': 1, 'smaller': 1, 'than': 1, 'thevalueof': 1, 'table': 1, 'ie': 1, 'leaderof': 1, 'aneffect': 1, 'abilitoyf': 1, 'characteristicsof': 1, 'orientationof': 1, 'theenvironmental': 1, 'impact': 1, 'keyword': 1})
-------------------------------------------
--- Data #626 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Endah Retnaningsih
Judul: Pengaruh Perbandingan Ikan Bandeng Payus Dengan Tepung Tapioka Dan Proporsi Air Terhadap Sifat Organoleptik, Fisik, Dan Kadar Air Kerupuk Ikan Bandeng Payus
Pembimbing 1: Issa Dyah Utami, S.T., M.T., Ph.D
Pembimbing 2: Ika Deefi Anna, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan ikan bandeng payus dengan tepung tapioka dan proporsi air terhadap sifat organoleptik, fisik, dan kadar air kerupuk ikan bandeng payus. Desain penelitian yang digunakan adalah desain faktorial 2x2. Teknik pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan uji laboratorium. Observasi dilakukan dengan cara polling kuesioner kepada 30 mahasiswa TIP (Teknologi Industri Pertanian), UTM (Universitas Trunojoyo Madura). Sedangkan uji laboratorium disini untuk mengetahui kadar air yang terkandung didalam kerupuk dan dilakukan di Laboratorium TIP UTM. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji ChiSquare dengan bantuan SPSS menggunakan taraf signifikan dibawah 5% (lebih rendah dari 0,05). Hasil dari penelitian ini adalah : 1) Pada eksperimen ke-1 perbandingan ikan bandeng payus dengan tepung tapioka dan penambahan air berpengaruh signifikan terhadap sifat organoleptik yaitu aroma, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap warna dan rasa. Pada eksperimen ke-2 dan ke-3 perbandingan ikan bandeng payus dengan tepung tapioka dan penambahan air berpengaruh signifikan terhadap sifat organoleptik yaitu warna, aroma, dan rasa. 2) Pada eksperimen ke-1, ke-2, dan ke-3 perbandingan ikan bandeng payus dengan tepung tapioka dan penambahan air berpengaruh signifikan terhadap sifat fisik yaitu kerenyahan dan pengembangan kerupuk ikan bandeng payus. 3) Kadar air terendah pada eksperimen ke-1 terletak pada produk 1, pada eksperimen ke-2 kadar air terendah terletak pada produk 3, dan pada eksperimen ke-3 kadar air terendah terletak pada produk 1.
Kata Kunci : Sifat organoleptik dan fisik, kadar air, kerupuk ikan bandeng payus
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan ikan bandeng payus dengan tepung tapioka dan proporsi air terhadap sifat organoleptik fisik dan kadar air kerupuk ikan bandeng payus desain penelitian yang digunakan adalah desain faktorial x teknik pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan uji laboratorium observasi dilakukan dengan cara polling kuesioner kepada mahasiswa tip teknologi industri pertanian utm universitas trunojoyo madura sedangkan uji laboratorium disini untuk mengetahui kadar air yang terkandung didalam kerupuk dan dilakukan di laboratorium tip utm teknik analisis data yang digunakan yaitu uji chisquare dengan bantuan spss menggunakan taraf signifikan dibawah lebih rendah dari hasil dari penelitian ini adalah pada eksperimen ke perbandingan ikan bandeng payus dengan tepung tapioka dan penambahan air berpengaruh signifikan terhadap sifat organoleptik yaitu aroma namun tidak berpengaruh signifikan terhadap warna dan rasa pada eksperimen ke dan ke perbandingan ikan bandeng payus dengan tepung tapioka dan penambahan air berpengaruh signifikan terhadap sifat organoleptik yaitu warna aroma dan rasa pada eksperimen ke ke dan ke perbandingan ikan bandeng payus dengan tepung tapioka dan penambahan air berpengaruh signifikan terhadap sifat fisik yaitu kerenyahan dan pengembangan kerupuk ikan bandeng payus kadar air terendah pada eksperimen ke terletak pada produk pada eksperimen ke kadar air terendah terletak pada produk dan pada eksperimen ke kadar air terendah terletak pada produk kata kunci sifat organoleptik dan fisik kadar air kerupuk ikan bandeng payus
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan mengetahui perbandingan ikan bandeng payus tepung tapioka proporsi air sifat organoleptik fisik kadar air kerupuk ikan bandeng payus desain penelitian digunakan desain faktorial x teknik pengambilan data digunakan penelitian observasi uji laboratorium observasi dilakukan cara polling kuesioner kepada mahasiswa tip teknologi industri pertanian utm universitas trunojoyo madura sedangkan uji laboratorium disini mengetahui kadar air terkandung didalam kerupuk dilakukan laboratorium tip utm teknik analisis data digunakan uji chisquare bantuan spss menggunakan taraf signifikan dibawah lebih rendah hasil penelitian eksperimen perbandingan ikan bandeng payus tepung tapioka penambahan air berpengaruh signifikan sifat organoleptik aroma berpengaruh signifikan warna rasa eksperimen perbandingan ikan bandeng payus tepung tapioka penambahan air berpengaruh signifikan sifat organoleptik warna aroma rasa eksperimen perbandingan ikan bandeng payus tepung tapioka penambahan air berpengaruh signifikan sifat fisik kerenyahan pengembangan kerupuk ikan bandeng payus kadar air terendah eksperimen terletak produk eksperimen kadar air terendah terletak produk eksperimen kadar air terendah terletak produk kata kunci sifat organoleptik fisik kadar air kerupuk ikan bandeng payus
Abstrak (Stemmed): teliti tuju tahu banding ikan bandeng payus tepung tapioka proporsi air sifat organoleptik fisik kadar air kerupuk ikan bandeng payus desain teliti guna desain faktorial x teknik ambil data guna teliti observasi uji laboratorium observasi laku cara polling kuesioner kepada mahasiswa tip teknologi industri tani utm universitas trunojoyo madura sedang uji laboratorium sini tahu kadar air kandung dalam kerupuk laku laboratorium tip utm teknik analisis data guna uji chisquare bantu spss guna taraf signifikan bawah lebih rendah hasil teliti eksperimen banding ikan bandeng payus tepung tapioka tambah air pengaruh signifikan sifat organoleptik aroma pengaruh signifikan warna rasa eksperimen banding ikan bandeng payus tepung tapioka tambah air pengaruh signifikan sifat organoleptik warna aroma rasa eksperimen banding ikan bandeng payus tepung tapioka tambah air pengaruh signifikan sifat fisik renyah kembang kerupuk ikan bandeng payus kadar air rendah eksperimen letak produk eksperimen kadar air rendah letak produk eksperimen kadar air rendah letak produk kata kunci sifat organoleptik fisik kadar air kerupuk ikan bandeng payus
Abstrak (Corrected): elite juju tau banding ian banding pays typing tapioca propose air sift organoleptik fisk kadar air kerupuk ian banding pays detain elite gun detain factorial x tennis ambit data gun elite observant uni laboratories observant lake cara polling questioner keypad mahasiswa tip teknologi industry tank um university trunojoyo madura sedan uni laboratories sing tau kadar air bandung dream kerupuk lake laboratories tip um tennis analysis data gun uni chisquare bantu sass gun tara significant away leash rental hail elite eksperimen banding ian banding pays typing tapioca tambac air pengaruh significant sift organoleptik aroma pengaruh significant wanna rash eksperimen banding ian banding pays typing tapioca tambac air pengaruh significant sift organoleptik wanna aroma rash eksperimen banding ian banding pays typing tapioca tambac air pengaruh significant sift fisk rental embank kerupuk ian banding pays kadar air rental eksperimen leak proud eksperimen kadar air rental leak proud eksperimen kadar air rental leak proud data bunch sift organoleptik fisk kadar air kerupuk ian banding pays
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'air': 10, 'ikan': 7, 'bandeng': 7, 'payus': 7, 'kadar': 6, 'eksperimen': 6, 'sifat': 5, 'signifikan': 5, 'teliti': 4, 'banding': 4, 'tepung': 4, 'tapioka': 4, 'organoleptik': 4, 'kerupuk': 4, 'guna': 4, 'rendah': 4, 'pengaruh': 4, 'fisik': 3, 'uji': 3, 'laboratorium': 3, 'tambah': 3, 'letak': 3, 'produk': 3, 'tahu': 2, 'desain': 2, 'teknik': 2, 'data': 2, 'observasi': 2, 'laku': 2, 'tip': 2, 'utm': 2, 'aroma': 2, 'warna': 2, 'rasa': 2, 'tuju': 1, 'proporsi': 1, 'faktorial': 1, 'x': 1, 'ambil': 1, 'cara': 1, 'polling': 1, 'kuesioner': 1, 'kepada': 1, 'mahasiswa': 1, 'teknologi': 1, 'industri': 1, 'tani': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'sedang': 1, 'sini': 1, 'kandung': 1, 'dalam': 1, 'analisis': 1, 'chisquare': 1, 'bantu': 1, 'spss': 1, 'taraf': 1, 'bawah': 1, 'lebih': 1, 'hasil': 1, 'renyah': 1, 'kembang': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 28, 'of': 14, 'and': 14, 'in': 12, 'water': 8, 'payus': 7, 'milkfish': 7, 'content': 6, 'a': 6, 'with': 5, 'to': 4, 'comparison': 4, 'tapioca': 4, 'flour': 4, 'organoleptic': 4, 'crackers': 4, 'experiment': 4, 'significant': 4, 'effect': 4, 'on': 4, 'properties': 4, 'this': 3, 'study': 3, 'was': 3, 'physical': 3, 'used': 3, 'laboratory': 3, 'is': 3, 'addition': 3, 'had': 3, 'lowest': 3, 'product': 3, 'determine': 2, 'moisture': 2, 'design': 2, 'data': 2, 'technique': 2, 'tip': 2, 'utm': 2, 'are': 2, 'first': 2, 'aroma': 2, 'color': 2, 'taste': 2, 'second': 2, 'third': 2, 'experiments': 2, 'aim': 1, 'proportion': 1, 'research': 1, 'x': 1, 'factorial': 1, 'collection': 1, 'observation': 1, 'testing': 1, 'observations': 1, 'were': 1, 'made': 1, 'by': 1, 'polling': 1, 'questionnaires': 1, 'agricultural': 1, 'industry': 1, 'technology': 1, 'students': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'university': 1, 'whereas': 1, 'tests': 1, 'here': 1, 'contained': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'analysis': 1, 'chisquare': 1, 'test': 1, 'help': 1, 'spss': 1, 'using': 1, 'significance': 1, 'level': 1, 'below': 1, 'lower': 1, 'than': 1, 'results': 1, 'but': 1, 'did': 1, 'not': 1, 'have': 1, 'st': 1, 'nd': 1, 'rd': 1, 'namely': 1, 'crispness': 1, 'development': 1, 'lies': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #627 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Hananun Nuris Sobah
Judul: PENERAPAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK ROTI STUDI KASUS UD RACHBINI DI KECAMATAN BLEGA
Pembimbing 1: Prof. Dr. H. Rachmad Hidayat, S.T., M.T., IPU., AER
Pembimbing 2: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T., IPM
Abstrak (Raw): ABSTRAK
UD Rachbini merupakan salah satu usaha kecil yang bergerak dibidang pangan yaitu roti, yang berada di Kecamatan Blega, Kabupaten bangkalan. Permasalahan yang dialami adalah kurang mampu bersaing dengan pesaing dari segi promosi dan ingin meningkatkan kualitas produk.populasi penelitian adalah konsumen yang memiliki presentase angka penjualan tertinggi dari total penjualan produk roti yaitu konsumen yang memesan produk roti dengan jumlah sampel 60 responden dengan menggunakan metode Pusposive Sampling. Data yang telah lolos uji validitas dan relibitas pada kuesioner selanjutnya digunakan untuk pengolahan data selanjutnya, yaitu House of Quality (HOQ) pada metode Quality Function Deployment. Hasil penentuan dalam upaya meningkatkan kualitas produk roti UD Rachbini yang telah di urutkan yaitu dengan meningkatkan keahlian pembuatan produk roti, melakukan kesesuaian harga, dan meningkatkan pemesanan dengan mempertahankan kualitas produk.
Kata Kunci : Kualitas Produk, Quality Function Deployment, Produk Roti.
Abstrak (Clean): abstrak ud rachbini merupakan salah satu usaha kecil yang bergerak dibidang pangan yaitu roti yang berada di kecamatan blega kabupaten bangkalan permasalahan yang dialami adalah kurang mampu bersaing dengan pesaing dari segi promosi dan ingin meningkatkan kualitas produkpopulasi penelitian adalah konsumen yang memiliki presentase angka penjualan tertinggi dari total penjualan produk roti yaitu konsumen yang memesan produk roti dengan jumlah sampel responden dengan menggunakan metode pusposive sampling data yang telah lolos uji validitas dan relibitas pada kuesioner selanjutnya digunakan untuk pengolahan data selanjutnya yaitu house of quality hoq pada metode quality function deployment hasil penentuan dalam upaya meningkatkan kualitas produk roti ud rachbini yang telah di urutkan yaitu dengan meningkatkan keahlian pembuatan produk roti melakukan kesesuaian harga dan meningkatkan pemesanan dengan mempertahankan kualitas produk kata kunci kualitas produk quality function deployment produk roti
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak ud rachbini salah satu usaha kecil bergerak dibidang pangan roti berada kecamatan blega kabupaten bangkalan permasalahan dialami kurang mampu bersaing pesaing segi promosi ingin meningkatkan kualitas produkpopulasi penelitian konsumen memiliki presentase angka penjualan tertinggi total penjualan produk roti konsumen memesan produk roti jumlah sampel responden menggunakan metode pusposive sampling data lolos uji validitas relibitas kuesioner selanjutnya digunakan pengolahan data selanjutnya house of quality hoq metode quality function deployment hasil penentuan upaya meningkatkan kualitas produk roti ud rachbini urutkan meningkatkan keahlian pembuatan produk roti melakukan kesesuaian harga meningkatkan pemesanan mempertahankan kualitas produk kata kunci kualitas produk quality function deployment produk roti
Abstrak (Stemmed): abstrak ud rachbini salah satu usaha kecil gerak bidang pangan roti ada camat blega kabupaten bangkal masalah alami kurang mampu saing saing segi promosi ingin tingkat kualitas produkpopulasi teliti konsumen milik presentase angka jual tinggi total jual produk roti konsumen mes produk roti jumlah sampel responden guna metode pusposive sampling data lolos uji validitas relibitas kuesioner lanjut guna olah data lanjut house of quality hoq metode quality function deployment hasil tentu upaya tingkat kualitas produk roti ud rachbini urut tingkat ahli buat produk roti laku sesuai harga tingkat mesan tahan kualitas produk kata kunci kualitas produk quality function deployment produk roti
Abstrak (Corrected): abstract up rachbini salad sat sara cecil gera biding pagan rot ada carat belga kabupaten bangka marsala salami during camp saying saying semi promos begin dingbat kualitas produkpopulasi elite consumed milk presents bangka dual ting total dual proud rot consumed mes proud rot mullah sample responded gun metope purposive sampling data solos uni validity relibitas questioner layout gun blah data layout house of quality how metope quality function deployment hail tent pay dingbat kualitas proud rot up rachbini rut dingbat ali but proud rot lake sexual hard dingbat mean than kualitas proud data bunch kualitas proud quality function deployment proud rot
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produk': 7, 'roti': 6, 'tingkat': 4, 'kualitas': 4, 'quality': 3, 'ud': 2, 'rachbini': 2, 'saing': 2, 'konsumen': 2, 'jual': 2, 'guna': 2, 'metode': 2, 'data': 2, 'lanjut': 2, 'function': 2, 'deployment': 2, 'abstrak': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'usaha': 1, 'kecil': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'pangan': 1, 'ada': 1, 'camat': 1, 'blega': 1, 'kabupaten': 1, 'bangkal': 1, 'masalah': 1, 'alami': 1, 'kurang': 1, 'mampu': 1, 'segi': 1, 'promosi': 1, 'ingin': 1, 'produkpopulasi': 1, 'teliti': 1, 'milik': 1, 'presentase': 1, 'angka': 1, 'tinggi': 1, 'total': 1, 'mes': 1, 'jumlah': 1, 'sampel': 1, 'responden': 1, 'pusposive': 1, 'sampling': 1, 'lolos': 1, 'uji': 1, 'validitas': 1, 'relibitas': 1, 'kuesioner': 1, 'olah': 1, 'house': 1, 'of': 1, 'hoq': 1, 'hasil': 1, 'tentu': 1, 'upaya': 1, 'urut': 1, 'ahli': 1, 'buat': 1, 'laku': 1, 'sesuai': 1, 'harga': 1, 'mesan': 1, 'tahan': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'of': 9, 'quality': 7, 'bread': 6, 'in': 5, 'products': 5, 'is': 4, 'namely': 3, 'to': 3, 'and': 3, 'product': 3, 'ud': 2, 'district': 2, 'are': 2, 'with': 2, 'improve': 2, 'consumers': 2, 'who': 2, 'have': 2, 'sales': 2, 'method': 2, 'data': 2, 'that': 2, 'on': 2, 'function': 2, 'deployment': 2, 'by': 2, 'increasing': 2, 'making': 2, 'abstract': 1, 'rachbini': 1, 'one': 1, 'small': 1, 'businesses': 1, 'engaged': 1, 'food': 1, 'which': 1, 'blega': 1, 'bangkal': 1, 'problems': 1, 'experienced': 1, 'less': 1, 'able': 1, 'compete': 1, 'competitors': 1, 'terms': 1, 'promotion': 1, 'want': 1, 'research': 1, 'population': 1, 'highest': 1, 'percentage': 1, 'figures': 1, 'total': 1, 'order': 1, 'a': 1, 'sample': 1, 'respondents': 1, 'using': 1, 'pusposive': 1, 'sampling': 1, 'has': 1, 'passed': 1, 'validity': 1, 'relibity': 1, 'test': 1, 'questionnaire': 1, 'then': 1, 'used': 1, 'for': 1, 'further': 1, 'processing': 1, 'house': 1, 'hoq': 1, 'results': 1, 'determination': 1, 'an': 1, 'effort': 1, 'rachbinis': 1, 'been': 1, 'sorted': 1, 'expertise': 1, 'price': 1, 'conformity': 1, 'orders': 1, 'maintaining': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #628 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Andy Purnawirawan
Judul: PENERAPAN INTEGER LINEAR PROGRAMMING DALAM MENENTUKAN RUTE DISTRIBUSI ES KRIM DI SIDOARJO
Pembimbing 1: Heri Awalul Ilhamsah, S.T., M.T
Pembimbing 2: Ika Deefi Anna, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Umumnya, suatu perusahaan akan meminimalkan biaya dan waktu dalam menjalankan proses distribusi produknya ke pelanggan, permasalahan seperti ini yang umum dikenal sebagai Travelling Salesman Problem. Penelitian ini membahas pemecahan Travelling Salesman Problem berdasarkan penghematan jarak tempuh kendaraan. Kasus nyata dalam penelitian ini adalah penetuan rute kendaraan untuk pengiriman produk es krim walls pada PT. Lukindari Permata Sidoarjo di kota Sidoarjo dengan menggunakan program linier bilangan bulat metode branch and bound. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode branch and bound mampu memberikan solusi optimum dalam menentukan rute pendistribusian produk es krim walls PT. Lukindari Permata Sidoarjo dengan total jarak tempuh sebesar 53,7 km.
Kata kunci : Travelling salesman problem, branch and bound, rute kendaraan
Abstrak (Clean): umumnya suatu perusahaan akan meminimalkan biaya dan waktu dalam menjalankan proses distribusi produknya ke pelanggan permasalahan seperti ini yang umum dikenal sebagai travelling salesman problem penelitian ini membahas pemecahan travelling salesman problem berdasarkan penghematan jarak tempuh kendaraan kasus nyata dalam penelitian ini adalah penetuan rute kendaraan untuk pengiriman produk es krim walls pada pt lukindari permata sidoarjo di kota sidoarjo dengan menggunakan program linier bilangan bulat metode branch and bound hasil penelitian menunjukkan bahwa metode branch and bound mampu memberikan solusi optimum dalam menentukan rute pendistribusian produk es krim walls pt lukindari permata sidoarjo dengan total jarak tempuh sebesar km kata kunci travelling salesman problem branch and bound rute kendaraan
Abstrak (Stopwords Removed): umumnya perusahaan meminimalkan biaya waktu menjalankan proses distribusi produknya pelanggan permasalahan umum dikenal travelling salesman problem penelitian membahas pemecahan travelling salesman problem berdasarkan penghematan jarak tempuh kendaraan kasus nyata penelitian penetuan rute kendaraan pengiriman produk es krim walls pt lukindari permata sidoarjo kota sidoarjo menggunakan program linier bilangan bulat metode branch and bound hasil penelitian menunjukkan metode branch and bound mampu memberikan solusi optimum menentukan rute pendistribusian produk es krim walls pt lukindari permata sidoarjo total jarak tempuh sebesar km kata kunci travelling salesman problem branch and bound rute kendaraan
Abstrak (Stemmed): umum usaha minimal biaya waktu jalan proses distribusi produk langgan masalah umum kenal travelling salesman problem teliti bahas pecah travelling salesman problem dasar hemat jarak tempuh kendara kasus nyata teliti penetuan rute kendara kirim produk es krim walls pt lukindari permata sidoarjo kota sidoarjo guna program linier bilang bulat metode branch and bound hasil teliti tunjuk metode branch and bound mampu beri solusi optimum tentu rute distribusi produk es krim walls pt lukindari permata sidoarjo total jarak tempuh besar km kata kunci travelling salesman problem branch and bound rute kendara
Abstrak (Corrected): mum sara minimal bay want alan proves distribute proud hangman marsala mum penal travelling salesman problem elite baas peach travelling salesman problem dakar heat arak tempeh kendra ass nyala elite venetian rule kendra kirin proud es trim walls pt lukindari fermata sidoarjo koto sidoarjo gun program linger belong blat metope branch and bound hail elite tuneup metope branch and bound camp bert solus optimum tent rule distribute proud es trim walls pt lukindari fermata sidoarjo total arak tempeh bear am data bunch travelling salesman problem branch and bound rule kendra
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produk': 3, 'travelling': 3, 'salesman': 3, 'problem': 3, 'teliti': 3, 'kendara': 3, 'rute': 3, 'sidoarjo': 3, 'branch': 3, 'and': 3, 'bound': 3, 'umum': 2, 'distribusi': 2, 'jarak': 2, 'tempuh': 2, 'es': 2, 'krim': 2, 'walls': 2, 'pt': 2, 'lukindari': 2, 'permata': 2, 'metode': 2, 'usaha': 1, 'minimal': 1, 'biaya': 1, 'waktu': 1, 'jalan': 1, 'proses': 1, 'langgan': 1, 'masalah': 1, 'kenal': 1, 'bahas': 1, 'pecah': 1, 'dasar': 1, 'hemat': 1, 'kasus': 1, 'nyata': 1, 'penetuan': 1, 'kirim': 1, 'kota': 1, 'guna': 1, 'program': 1, 'linier': 1, 'bilang': 1, 'bulat': 1, 'hasil': 1, 'tunjuk': 1, 'mampu': 1, 'beri': 1, 'solusi': 1, 'optimum': 1, 'tentu': 1, 'total': 1, 'besar': 1, 'km': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 7, 'and': 4, 'in': 4, 'problem': 4, 'of': 4, 'a': 3, 'this': 3, 'salesman': 3, 'vehicle': 3, 'routes': 3, 'sidoarjo': 3, 'branch': 3, 'bound': 3, 'products': 2, 'to': 2, 'that': 2, 'is': 2, 'study': 2, 'pt': 2, 'lukindari': 2, 'permata': 2, 'generally': 1, 'company': 1, 'will': 1, 'minimize': 1, 'costs': 1, 'time': 1, 'distributing': 1, 'its': 1, 'customers': 1, 'like': 1, 'commonly': 1, 'known': 1, 'as': 1, 'traveling': 1, 'discusses': 1, 'solving': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'savings': 1, 'mileage': 1, 'real': 1, 'case': 1, 'determination': 1, 'for': 1, 'shipping': 1, 'ice': 1, 'cream': 1, 'walls': 1, 'at': 1, 'city': 1, 'using': 1, 'integer': 1, 'method': 1, 'results': 1, 'showed': 1, 'techniques': 1, 'were': 1, 'able': 1, 'provide': 1, 'optimum': 1, 'solutions': 1, 'determining': 1, 'distribution': 1, 'with': 1, 'total': 1, 'distance': 1, 'km': 1, 'keywords': 1, 'travelling': 1})
-------------------------------------------
--- Data #629 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muhamad Badru Zaman
Judul: OPTIMASI MULTI RESPON PROSES CNC TURNING PADA STAINLESS STEEL 304 MENGGUNAKAN RESPON SURFACE METHODOLOGY (RSM)
Pembimbing 1: Heri Awalul Ilhamsah , S.T., M.T.
Pembimbing 2: Imron Kuswandi, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Stainless Steel 304 merupakan salah satu jenis material yang sering digunakan. Biasanya digunakan seperti komponen pesawat terbang, pembuatan kapal, poros, katup, sekrup khusus dan bejana. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan parameter pemesinan yaitu kecepatan potong, pemakanan dan kedalaman potong, untuk menghasilkan kekasaran permukaan yang minimum dan konsumsi energi yang minimum digunakan pada proses pemesinan stainless steel 304. Metode yang digunakan yaitu Respon Surface Methodology (RSM) dengan rancangan penelitian Box Behnken Design (BBD), yaitu tiga faktor dan tiga level. Desirability functions berhasil menentukan kombinasi parameter yang optimum. Kombinasi parameter yang diperoleh memprediksi menghasilkan kekasaran permukaan sebesar 1,36 µm dan konsumsi energi yang digunakan sebesar 0,0065 kwh.
Kata kunci : Optimasi, Stainless Steel 304, Multi Respon, Kekasaran Permukaan, Konsumsi Energi
Abstrak (Clean): stainless steel merupakan salah satu jenis material yang sering digunakan biasanya digunakan seperti komponen pesawat terbang pembuatan kapal poros katup sekrup khusus dan bejana penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan parameter pemesinan yaitu kecepatan potong pemakanan dan kedalaman potong untuk menghasilkan kekasaran permukaan yang minimum dan konsumsi energi yang minimum digunakan pada proses pemesinan stainless steel metode yang digunakan yaitu respon surface methodology rsm dengan rancangan penelitian box behnken design bbd yaitu tiga faktor dan tiga level desirability functions berhasil menentukan kombinasi parameter yang optimum kombinasi parameter yang diperoleh memprediksi menghasilkan kekasaran permukaan sebesar µm dan konsumsi energi yang digunakan sebesar kwh kata kunci optimasi stainless steel multi respon kekasaran permukaan konsumsi energi
Abstrak (Stopwords Removed): stainless steel salah satu jenis material sering digunakan biasanya digunakan komponen pesawat terbang pembuatan kapal poros katup sekrup khusus bejana penelitian bertujuan mengoptimalkan parameter pemesinan kecepatan potong pemakanan kedalaman potong menghasilkan kekasaran permukaan minimum konsumsi energi minimum digunakan proses pemesinan stainless steel metode digunakan respon surface methodology rsm rancangan penelitian box behnken design bbd tiga faktor tiga level desirability functions berhasil menentukan kombinasi parameter optimum kombinasi parameter diperoleh memprediksi menghasilkan kekasaran permukaan sebesar µm konsumsi energi digunakan sebesar kwh kata kunci optimasi stainless steel multi respon kekasaran permukaan konsumsi energi
Abstrak (Stemmed): stainless steel salah satu jenis material sering guna biasa guna komponen pesawat terbang buat kapal poros katup sekrup khusus bejana teliti tuju optimal parameter mesin cepat potong makan dalam potong hasil kasar muka minimum konsumsi energi minimum guna proses mesin stainless steel metode guna respon surface methodology rsm rancang teliti box behnken design bbd tiga faktor tiga level desirability functions hasil tentu kombinasi parameter optimum kombinasi parameter oleh prediksi hasil kasar muka besar m konsumsi energi guna besar kwh kata kunci optimasi stainless steel multi respon kasar muka konsumsi energi
Abstrak (Corrected): stainless steel salad sat penis material seeing gun bias gun component pesewa turban but papal pros setup serum rhesus began elite juju optimal parameter resin eat voting mayan dream voting hail kadar make minimum konsumsi energy minimum gun proves resin stainless steel metope gun respond surface methodology rum dancing elite box betoken design bad toga factor toga level desirability functions hail tent kombinasi parameter optimum kombinasi parameter olen prediksi hail kadar make bear m konsumsi energy gun bear kph data bunch optimism stainless steel mufti respond kadar make konsumsi energy
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 5, 'stainless': 3, 'steel': 3, 'parameter': 3, 'hasil': 3, 'kasar': 3, 'muka': 3, 'konsumsi': 3, 'energi': 3, 'teliti': 2, 'mesin': 2, 'potong': 2, 'minimum': 2, 'respon': 2, 'tiga': 2, 'kombinasi': 2, 'besar': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'jenis': 1, 'material': 1, 'sering': 1, 'biasa': 1, 'komponen': 1, 'pesawat': 1, 'terbang': 1, 'buat': 1, 'kapal': 1, 'poros': 1, 'katup': 1, 'sekrup': 1, 'khusus': 1, 'bejana': 1, 'tuju': 1, 'optimal': 1, 'cepat': 1, 'makan': 1, 'dalam': 1, 'proses': 1, 'metode': 1, 'surface': 1, 'methodology': 1, 'rsm': 1, 'rancang': 1, 'box': 1, 'behnken': 1, 'design': 1, 'bbd': 1, 'faktor': 1, 'level': 1, 'desirability': 1, 'functions': 1, 'tentu': 1, 'optimum': 1, 'oleh': 1, 'prediksi': 1, 'm': 1, 'kwh': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'optimasi': 1, 'multi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 7, 'used': 5, 'and': 5, 'surface': 4, 'stainless': 3, 'steel': 3, 'is': 3, 'of': 3, 'parameters': 3, 'roughness': 3, 'energy': 3, 'consumption': 3, 'to': 2, 'machining': 2, 'namely': 2, 'cutting': 2, 'minimum': 2, 'response': 2, 'three': 2, 'combination': 2, 'one': 1, 'type': 1, 'material': 1, 'that': 1, 'often': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'as': 1, 'aircraft': 1, 'components': 1, 'shipbuilding': 1, 'shafts': 1, 'valves': 1, 'special': 1, 'screws': 1, 'vessels': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'eks': 1, 'optimize': 1, 'speed': 1, 'feeding': 1, 'height': 1, 'produce': 1, 'in': 1, 'process': 1, 'method': 1, 'methodology': 1, 'rsm': 1, 'using': 1, 'research': 1, 'box': 1, 'behnken': 1, 'design': 1, 'bbd': 1, 'factors': 1, 'levels': 1, 'desire': 1, 'function': 1, 'successfully': 1, 'determines': 1, 'optimal': 1, 'obtained': 1, 'predict': 1, 'resulting': 1, 'm': 1, 'at': 1, 'kwh': 1, 'keywords': 1, 'optimization': 1, 'multi': 1})
-------------------------------------------
--- Data #630 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Novita Dwi Anggraini
Judul: STUDI KONFIRMATORI DIMENSI ANTROPOMETRI UNTUK STANDAR UKURAN BAJU BATIK MASYARAKAT KECAMATAN BANGKALAN
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T., IPM
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko, S.T., M.T
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Indonesia memiliki beragam warisan kebudayaan dan masih ada sampai sekarang ini antara lain yaitu batik. Batik dibuat untuk digunakan sebagai busana dan menjadi cirri khas untuk masyarakat Indonesia. Batik mengalami perkembangan yang pesat dan peminat busana batik dari kalangan anak-anak hingga dewasa. Perkembangan ini tidak diimbangi dengan standar ukuran yang dimiliki oleh beberapa produsen busana batik yang berbeda. Untuk itu diperlukan standarisasi ukuran busana batik yang sesuai dengan antropometri tubuh. Metode pendekatan antropometri perhitungan persentil digunakan untuk mengetahui standar ukuran pakaian kemeja laki-laki masyarakat Bangkalan dan nilai aggregate loss untuk mengetahui apakah ukuran yang didapat tersebut dapat digunakan untuk acuan standar antropometri kemeja laki-laki masyarakat Bangkalan.
Kata kunci : Antropometri, kemeja batik, persentil.
Abstrak (Clean): abstrak indonesia memiliki beragam warisan kebudayaan dan masih ada sampai sekarang ini antara lain yaitu batik batik dibuat untuk digunakan sebagai busana dan menjadi cirri khas untuk masyarakat indonesia batik mengalami perkembangan yang pesat dan peminat busana batik dari kalangan anakanak hingga dewasa perkembangan ini tidak diimbangi dengan standar ukuran yang dimiliki oleh beberapa produsen busana batik yang berbeda untuk itu diperlukan standarisasi ukuran busana batik yang sesuai dengan antropometri tubuh metode pendekatan antropometri perhitungan persentil digunakan untuk mengetahui standar ukuran pakaian kemeja lakilaki masyarakat bangkalan dan nilai aggregate loss untuk mengetahui apakah ukuran yang didapat tersebut dapat digunakan untuk acuan standar antropometri kemeja lakilaki masyarakat bangkalan kata kunci antropometri kemeja batik persentil
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak indonesia memiliki beragam warisan kebudayaan masih ada sekarang antara lain batik batik dibuat digunakan busana menjadi cirri khas masyarakat indonesia batik mengalami perkembangan pesat peminat busana batik kalangan anakanak hingga dewasa perkembangan diimbangi standar ukuran dimiliki beberapa produsen busana batik berbeda diperlukan standarisasi ukuran busana batik sesuai antropometri tubuh metode pendekatan antropometri perhitungan persentil digunakan mengetahui standar ukuran pakaian kemeja lakilaki masyarakat bangkalan nilai aggregate loss mengetahui apakah ukuran didapat tersebut dapat digunakan acuan standar antropometri kemeja lakilaki masyarakat bangkalan kata kunci antropometri kemeja batik persentil
Abstrak (Stemmed): abstrak indonesia milik agam waris budaya masih ada sekarang antara lain batik batik buat guna busana jadi cirri khas masyarakat indonesia batik alami kembang pesat minat busana batik kalang anakanak hingga dewasa kembang imbang standar ukur milik beberapa produsen busana batik beda perlu standar ukur busana batik sesuai antropometri tubuh metode dekat antropometri hitung persentil guna tahu standar ukur pakai kemeja lakilaki masyarakat bangkal nilai aggregate loss tahu apakah ukur dapat sebut dapat guna acu standar antropometri kemeja lakilaki masyarakat bangkal kata kunci antropometri kemeja batik persentil
Abstrak (Corrected): abstract indonesia milk adam wars buddy mash ada semarang angara lain batik batik but gun susana jade cirri has masyarakat indonesia batik salami embank pest mint susana batik kalong anakanak hinges debase embank bang standard ukr milk beberapa produce susana batik bed peru standard ukr susana batik sexual anthropometric tube metope dead anthropometric hiding percentile gun tau standard ukr sakai nemea lakilaki masyarakat bangka nilgai aggregate loss tau halakah ukr apart debut apart gun act standard anthropometric nemea lakilaki masyarakat bangka data bunch anthropometric nemea batik percentile
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'batik': 7, 'busana': 4, 'standar': 4, 'ukur': 4, 'antropometri': 4, 'guna': 3, 'masyarakat': 3, 'kemeja': 3, 'indonesia': 2, 'milik': 2, 'kembang': 2, 'persentil': 2, 'tahu': 2, 'lakilaki': 2, 'bangkal': 2, 'dapat': 2, 'abstrak': 1, 'agam': 1, 'waris': 1, 'budaya': 1, 'masih': 1, 'ada': 1, 'sekarang': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'buat': 1, 'jadi': 1, 'cirri': 1, 'khas': 1, 'alami': 1, 'pesat': 1, 'minat': 1, 'kalang': 1, 'anakanak': 1, 'hingga': 1, 'dewasa': 1, 'imbang': 1, 'beberapa': 1, 'produsen': 1, 'beda': 1, 'perlu': 1, 'sesuai': 1, 'tubuh': 1, 'metode': 1, 'dekat': 1, 'hitung': 1, 'pakai': 1, 'nilai': 1, 'aggregate': 1, 'loss': 1, 'apakah': 1, 'sebut': 1, 'acu': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'batik': 7, 'the': 7, 'to': 6, 'and': 4, 'is': 4, 'clothing': 4, 'a': 3, 'used': 3, 'standard': 3, 'shirt': 3, 'has': 2, 'be': 2, 'for': 2, 'development': 2, 'in': 2, 'this': 2, 'by': 2, 'sizes': 2, 'that': 2, 'are': 2, 'percentile': 2, 'anthropometric': 2, 'determine': 2, 'size': 2, 'of': 2, 'bangkal': 2, 'abstract': 1, 'indonesia': 1, 'diverse': 1, 'cultural': 1, 'heritage': 1, 'still': 1, 'exists': 1, 'today': 1, 'including': 1, 'made': 1, 'as': 1, 'characteristic': 1, 'indonesian': 1, 'people': 1, 'experienced': 1, 'rapid': 1, 'interest': 1, 'from': 1, 'among': 1, 'children': 1, 'adults': 1, 'not': 1, 'matched': 1, 'owned': 1, 'several': 1, 'different': 1, 'fashion': 1, 'manufacturers': 1, 'reason': 1, 'it': 1, 'necessary': 1, 'standardize': 1, 'accordance': 1, 'with': 1, 'body': 1, 'anthropometry': 1, 'calculation': 1, 'method': 1, 'was': 1, 'male': 1, 'aggregate': 1, 'loss': 1, 'value': 1, 'whether': 1, 'obtained': 1, 'can': 1, 'reference': 1, 'community': 1, 'keywords': 1, 'antropometry': 1})
-------------------------------------------
--- Data #631 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Suci Amalia
Judul: Analisis Human Reliability Pada Proses Produksi Webing Dengan Metode SHERPA dan HEART (Studi Kasus: PT. Margahayu Citra Utama)
Pembimbing 1: Issa Dyah Utami, S.T., M.T., Ph.D
Pembimbing 2: Ahmad Mughni, S.T., M.Eng.,Mgt
Abstrak (Raw): Human reliability atau keandalan seorang operator dapat dilihat dari kecilnya nilai error yang dilakukan selama proses produksi. Human error yang terjadi disebabkan oleh beberapa faktor, yang pertama adalah faktor dari operatornya sendiri yang acuh terhadap suatu instruksi, juga faktor lingkungan perusahaan yang bising disebabkan oleh mesin needle loom, juga tidak adanya fentilasi yang cukup didalam pabrik sehingga menyebabkan operator sulit berkonsentrasi dalam menjalankan tugasnya. Pada penelitian mengenai analisis human reliability ini, peneliti menggunakan metode SHERPA (Sytematic Human error Reduction and Prediction Approach) dan metode HEART (Human error Assessment and Reduction Technique). Berdasarkan hasil dari analisis menggunakan metode SHERPA, human error yang sering terjadi pada saat proses produksi adalah adanya operasi yang keliru operator lakukan seperti penataan benang tidak sesuai rumus atau arahan design, kemudian pemeriksaan yang keliru dilakukan dimana terjadi kesalahan saat memeriksa urutan benang sesuai dengan rumus atau arahan design, juga kurang intensifnya pemeriksaan yang dilakukan operator pada saat proses produksi, maka solusi yang perlu dan mampu perusahaan lakukan adalah menyusun dan memasang display Standar Operasional Prosedur (SOP), melakukan double checking terhadap rumus design yang digunakan sebagai acuan pada proses sekiran dan proses tenun, dan melakukan pengawasan terhadap jalannya produksi yang dilakukan oleh chairman masing-masing proses untuk mengurangi terjadinya human error. Berdasarkan perhitungan menggunakan metode HEART, aktifitas yang memiliki kemungkinan terjadinya human error tertinggi adalah pada aktifitas dengan nomor 2.3.1 yaitu periksa benang pakan dengan HEP sebesar 1,05.
Kata Kunci : Human reliability, human error, metode SHERPA, metode HEART.
Abstrak (Clean): human reliability atau keandalan seorang operator dapat dilihat dari kecilnya nilai error yang dilakukan selama proses produksi human error yang terjadi disebabkan oleh beberapa faktor yang pertama adalah faktor dari operatornya sendiri yang acuh terhadap suatu instruksi juga faktor lingkungan perusahaan yang bising disebabkan oleh mesin needle loom juga tidak adanya fentilasi yang cukup didalam pabrik sehingga menyebabkan operator sulit berkonsentrasi dalam menjalankan tugasnya pada penelitian mengenai analisis human reliability ini peneliti menggunakan metode sherpa sytematic human error reduction and prediction approach dan metode heart human error assessment and reduction technique berdasarkan hasil dari analisis menggunakan metode sherpa human error yang sering terjadi pada saat proses produksi adalah adanya operasi yang keliru operator lakukan seperti penataan benang tidak sesuai rumus atau arahan design kemudian pemeriksaan yang keliru dilakukan dimana terjadi kesalahan saat memeriksa urutan benang sesuai dengan rumus atau arahan design juga kurang intensifnya pemeriksaan yang dilakukan operator pada saat proses produksi maka solusi yang perlu dan mampu perusahaan lakukan adalah menyusun dan memasang display standar operasional prosedur sop melakukan double checking terhadap rumus design yang digunakan sebagai acuan pada proses sekiran dan proses tenun dan melakukan pengawasan terhadap jalannya produksi yang dilakukan oleh chairman masingmasing proses untuk mengurangi terjadinya human error berdasarkan perhitungan menggunakan metode heart aktifitas yang memiliki kemungkinan terjadinya human error tertinggi adalah pada aktifitas dengan nomor yaitu periksa benang pakan dengan hep sebesar kata kunci human reliability human error metode sherpa metode heart
Abstrak (Stopwords Removed): human reliability keandalan seorang operator dapat dilihat kecilnya nilai error dilakukan selama proses produksi human error terjadi disebabkan beberapa faktor pertama faktor operatornya sendiri acuh instruksi faktor lingkungan perusahaan bising disebabkan mesin needle loom adanya fentilasi cukup didalam pabrik menyebabkan operator sulit berkonsentrasi menjalankan tugasnya penelitian mengenai analisis human reliability peneliti menggunakan metode sherpa sytematic human error reduction and prediction approach metode heart human error assessment and reduction technique berdasarkan hasil analisis menggunakan metode sherpa human error sering terjadi proses produksi adanya operasi keliru operator lakukan penataan benang sesuai rumus arahan design pemeriksaan keliru dilakukan dimana terjadi kesalahan memeriksa urutan benang sesuai rumus arahan design kurang intensifnya pemeriksaan dilakukan operator proses produksi solusi perlu mampu perusahaan lakukan menyusun memasang display standar operasional prosedur sop melakukan double checking rumus design digunakan acuan proses sekiran proses tenun melakukan pengawasan jalannya produksi dilakukan chairman masingmasing proses mengurangi terjadinya human error berdasarkan perhitungan menggunakan metode heart aktifitas memiliki kemungkinan terjadinya human error tertinggi aktifitas nomor periksa benang pakan hep sebesar kata kunci human reliability human error metode sherpa metode heart
Abstrak (Stemmed): human reliability andal orang operator dapat lihat kecil nilai error laku lama proses produksi human error jadi sebab beberapa faktor pertama faktor operator sendiri acuh instruksi faktor lingkung usaha bising sebab mesin needle loom ada fentilasi cukup dalam pabrik sebab operator sulit konsentrasi jalan tugas teliti kena analisis human reliability teliti guna metode sherpa sytematic human error reduction and prediction approach metode heart human error assessment and reduction technique dasar hasil analisis guna metode sherpa human error sering jadi proses produksi ada operasi keliru operator laku tata benang sesuai rumus arah design periksa keliru laku mana jadi salah periksa urut benang sesuai rumus arah design kurang intensif periksa laku operator proses produksi solusi perlu mampu usaha laku susun pasang display standar operasional prosedur sop laku double checking rumus design guna acu proses kir proses tenun laku awas jalan produksi laku chairman masingmasing proses kurang jadi human error dasar hitung guna metode heart aktifitas milik mungkin jadi human error tinggi aktifitas nomor periksa benang pakan hep besar kata kunci human reliability human error metode sherpa metode heart
Abstrak (Corrected): human reliability anal orang operator apart that cecil nilgai error lake lama proves produksi human error jade kebab beberapa factor pertain factor operator sending much instruksi factor linking sara rising kebab resin needle loom ada fentilasi cutup dream park kebab operator suit konsentrasi alan tugs elite ken analysis human reliability elite gun metope sherpa systematic human error reduction and prediction approach metope heart human error assessment and reduction technique dakar hail analysis gun metope sherpa human error seeing jade proves produksi ada operas keliru operator lake data penang sexual rumpus arab design perish keliru lake mana jade salad perish rut penang sexual rumpus arab design during intensify perish lake operator proves produksi solus peru camp sara lake susan padang display standard operational procedure sop lake double checking rumpus design gun act proves kid proves tenn lake was alan produksi lake chairman masingmasing proves during jade human error dakar hiding gun metope heart aktifitas milk munchkin jade human error ting aktifitas door perish penang pagan hep bear data bunch human reliability human error metope sherpa metope heart
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'human': 10, 'error': 8, 'laku': 8, 'proses': 6, 'metode': 6, 'operator': 5, 'jadi': 5, 'produksi': 4, 'guna': 4, 'periksa': 4, 'reliability': 3, 'sebab': 3, 'faktor': 3, 'sherpa': 3, 'heart': 3, 'benang': 3, 'rumus': 3, 'design': 3, 'usaha': 2, 'ada': 2, 'jalan': 2, 'teliti': 2, 'analisis': 2, 'reduction': 2, 'and': 2, 'dasar': 2, 'keliru': 2, 'sesuai': 2, 'arah': 2, 'kurang': 2, 'aktifitas': 2, 'andal': 1, 'orang': 1, 'dapat': 1, 'lihat': 1, 'kecil': 1, 'nilai': 1, 'lama': 1, 'beberapa': 1, 'pertama': 1, 'sendiri': 1, 'acuh': 1, 'instruksi': 1, 'lingkung': 1, 'bising': 1, 'mesin': 1, 'needle': 1, 'loom': 1, 'fentilasi': 1, 'cukup': 1, 'dalam': 1, 'pabrik': 1, 'sulit': 1, 'konsentrasi': 1, 'tugas': 1, 'kena': 1, 'sytematic': 1, 'prediction': 1, 'approach': 1, 'assessment': 1, 'technique': 1, 'hasil': 1, 'sering': 1, 'operasi': 1, 'tata': 1, 'mana': 1, 'salah': 1, 'urut': 1, 'intensif': 1, 'solusi': 1, 'perlu': 1, 'mampu': 1, 'susun': 1, 'pasang': 1, 'display': 1, 'standar': 1, 'operasional': 1, 'prosedur': 1, 'sop': 1, 'double': 1, 'checking': 1, 'acu': 1, 'kir': 1, 'tenun': 1, 'awas': 1, 'chairman': 1, 'masingmasing': 1, 'hitung': 1, 'milik': 1, 'mungkin': 1, 'tinggi': 1, 'nomor': 1, 'pakan': 1, 'hep': 1, 'besar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 33, 'of': 11, 'human': 10, 'is': 10, 'error': 8, 'process': 7, 'that': 7, 'and': 7, 'method': 6, 'to': 5, 'in': 5, 'reliability': 4, 'production': 4, 'by': 4, 'on': 4, 'with': 4, 'a': 4, 'or': 3, 'an': 3, 'operator': 3, 'during': 3, 'occurs': 3, 'also': 3, 'sherpa': 3, 'heart': 3, 'formula': 3, 'design': 3, 'caused': 2, 'factors': 2, 'it': 2, 'for': 2, 'operators': 2, 'out': 2, 'analysis': 2, 'used': 2, 'reduction': 2, 'based': 2, 'using': 2, 'has': 2, 'as': 2, 'thread': 2, 'accordance': 2, 'direction': 2, 'inspection': 2, 'checking': 2, 'activity': 2, 'can': 1, 'be': 1, 'seen': 1, 'from': 1, 'small': 1, 'value': 1, 'errors': 1, 'made': 1, 'several': 1, 'first': 1, 'factor': 1, 'himself': 1, 'who': 1, 'indifferent': 1, 'instruction': 1, 'noisy': 1, 'environmental': 1, 'company': 1, 'needle': 1, 'loom': 1, 'machine': 1, 'absence': 1, 'sufficient': 1, 'fentilation': 1, 'factory': 1, 'so': 1, 'makes': 1, 'difficult': 1, 'concentrate': 1, 'carrying': 1, 'their': 1, 'duties': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'researchers': 1, 'sytematic': 1, 'prediction': 1, 'approach': 1, 'assessment': 1, 'technique': 1, 'results': 1, 'often': 1, 'erroneous': 1, 'operations': 1, 'such': 1, 'arrangement': 1, 'not': 1, 'then': 1, 'wrong': 1, 'carried': 1, 'where': 1, 'when': 1, 'sequence': 1, 'less': 1, 'intensive': 1, 'solution': 1, 'necessary': 1, 'capable': 1, 'companies': 1, 'do': 1, 'compile': 1, 'install': 1, 'standard': 1, 'operating': 1, 'procedure': 1, 'sop': 1, 'display': 1, 'double': 1, 'reference': 1, 'weaving': 1, 'supervising': 1, 'run': 1, 'chairman': 1, 'each': 1, 'reduce': 1, 'occurrence': 1, 'calculations': 1, 'highest': 1, 'likelihood': 1, 'number': 1, 'check': 1, 'weft': 1, 'hep': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #632 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: FATMIATUN NURMA YUNITA
Judul: OPTIMASI DISTRIBUSI RANTAI PASOK TEMBAKAU BOKABO KABUPATEN SUMENEP MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA
Pembimbing 1: Dr. KUKUH WINARSO, S.Si., M.T., IPM
Pembimbing 2: RULLIE ANNISA, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Tembakau merupakan salah satu produk unggulan perkebunan non pangan yang menempatkan Madura terutamanya kabupaten Sumenep sebagai salah satu produsen tembakau terbesar di Indonesia. Namun saat ini jumlah petani tembakau dari tahun ke tahun mulai berkurang, hal ini disebabkan harga penjualan tembakau pada petani sangat rendah. Penyebab utama rendahnya harga jual petani adalah permainan harga yang dilakukan oleh Bandol dan Ranting dalam proses pendistribusian tembakau dari petani ke gudang tembakau.
Setiap elemen yang ada pada rantai pasok tembakau bokabo kabupaten Sumenep akan melewati proses mapping. Mapping yang dilakukan adalah dengan memberi label posisi dari setiap elemen pada aplikasi Google Maps, sehingga dapat diketahui jarak antar elemen tersebut. Selanjutnya adalah menyederhanakan rantai pasok dengan mengelompokkan kelompok tani yang ada dengan menggunakan metode p-median menggunakan Matlab, didapatkan 15 pengelompokkan kelompok tani bedasarkan kedekatan jarak antar kelompok tani. Dari rantai pasok yang dihasilkan maka selanjutnya adalah mengatur jalur distibusi dari setiap elemen yan ada dengan menggunakan metode Algoritma Genetika dengan bantuan software Matlab. Hasilnya didapatkan pengaturan jalur distribusi dengan biaya operasional dan distribusi total paling minimum untuk setiap kelompok tani tembakau yang ada pada rantai pasok dengan total Rp 195,764,040,922, sehingga keuntungan total petani menjadi meningkat sebanyak 7% dari keuntungan awal.
Abstrak (Clean): tembakau merupakan salah satu produk unggulan perkebunan non pangan yang menempatkan madura terutamanya kabupaten sumenep sebagai salah satu produsen tembakau terbesar di indonesia namun saat ini jumlah petani tembakau dari tahun ke tahun mulai berkurang hal ini disebabkan harga penjualan tembakau pada petani sangat rendah penyebab utama rendahnya harga jual petani adalah permainan harga yang dilakukan oleh bandol dan ranting dalam proses pendistribusian tembakau dari petani ke gudang tembakau setiap elemen yang ada pada rantai pasok tembakau bokabo kabupaten sumenep akan melewati proses mapping mapping yang dilakukan adalah dengan memberi label posisi dari setiap elemen pada aplikasi google maps sehingga dapat diketahui jarak antar elemen tersebut selanjutnya adalah menyederhanakan rantai pasok dengan mengelompokkan kelompok tani yang ada dengan menggunakan metode pmedian menggunakan matlab didapatkan pengelompokkan kelompok tani bedasarkan kedekatan jarak antar kelompok tani dari rantai pasok yang dihasilkan maka selanjutnya adalah mengatur jalur distibusi dari setiap elemen yan ada dengan menggunakan metode algoritma genetika dengan bantuan software matlab hasilnya didapatkan pengaturan jalur distribusi dengan biaya operasional dan distribusi total paling minimum untuk setiap kelompok tani tembakau yang ada pada rantai pasok dengan total rp sehingga keuntungan total petani menjadi meningkat sebanyak dari keuntungan awal
Abstrak (Stopwords Removed): tembakau salah satu produk unggulan perkebunan non pangan menempatkan madura terutamanya kabupaten sumenep salah satu produsen tembakau terbesar indonesia jumlah petani tembakau tahun tahun mulai berkurang disebabkan harga penjualan tembakau petani sangat rendah penyebab utama rendahnya harga jual petani permainan harga dilakukan bandol ranting proses pendistribusian tembakau petani gudang tembakau setiap elemen ada rantai pasok tembakau bokabo kabupaten sumenep melewati proses mapping mapping dilakukan memberi label posisi setiap elemen aplikasi google maps dapat diketahui jarak antar elemen tersebut selanjutnya menyederhanakan rantai pasok mengelompokkan kelompok tani ada menggunakan metode pmedian menggunakan matlab didapatkan pengelompokkan kelompok tani bedasarkan kedekatan jarak antar kelompok tani rantai pasok dihasilkan selanjutnya mengatur jalur distibusi setiap elemen yan ada menggunakan metode algoritma genetika bantuan software matlab hasilnya didapatkan pengaturan jalur distribusi biaya operasional distribusi total paling minimum setiap kelompok tani tembakau ada rantai pasok total rp keuntungan total petani menjadi meningkat sebanyak keuntungan awal
Abstrak (Stemmed): tembakau salah satu produk unggul kebun non pangan tempat madura utama kabupaten sumenep salah satu produsen tembakau besar indonesia jumlah tani tembakau tahun tahun mulai kurang sebab harga jual tembakau tani sangat rendah sebab utama rendah harga jual tani main harga laku bandol ranting proses distribusi tembakau tani gudang tembakau tiap elemen ada rantai pasok tembakau bokabo kabupaten sumenep lewat proses mapping mapping laku beri label posisi tiap elemen aplikasi google maps dapat tahu jarak antar elemen sebut lanjut sederhana rantai pasok kelompok kelompok tani ada guna metode pmedian guna matlab dapat kelompok kelompok tani bedasarkan dekat jarak antar kelompok tani rantai pasok hasil lanjut atur jalur distibusi tiap elemen yan ada guna metode algoritma genetika bantu software matlab hasil dapat atur jalur distribusi biaya operasional distribusi total paling minimum tiap kelompok tani tembakau ada rantai pasok total rp untung total tani jadi tingkat banyak untung awal
Abstrak (Corrected): tembakau salad sat proud lungful begun non pagan tempt madura mama kabupaten sumner salad sat produce tembakau bear indonesia mullah tank tembakau thun thun mule during kebab hard dual tembakau tank sang rental kebab mama rental hard dual tank main hard lake bandog ranting proves distribute tembakau tank gang tembakau tip element ada rental ask tembakau bonobo kabupaten sumner let proves mapping mapping lake bert label polish tip element aplikasi google maps apart tau arak altar element debut layout sederhana rental ask kelompok kelompok tank ada gun metope median gun atlas apart kelompok kelompok tank bedasarkan dead arak altar kelompok tank rental ask hail layout amur value distibusi tip element can ada gun metope algorithm genetic bantu software atlas hail apart amur value distribute bay operational distribute total paling minimum tip kelompok tank tembakau ada rental ask total up unsung total tank jade dingbat banyan unsung away
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tani': 9, 'tembakau': 8, 'kelompok': 6, 'tiap': 4, 'elemen': 4, 'ada': 4, 'rantai': 4, 'pasok': 4, 'harga': 3, 'distribusi': 3, 'dapat': 3, 'guna': 3, 'total': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'utama': 2, 'kabupaten': 2, 'sumenep': 2, 'tahun': 2, 'sebab': 2, 'jual': 2, 'rendah': 2, 'laku': 2, 'proses': 2, 'mapping': 2, 'jarak': 2, 'antar': 2, 'lanjut': 2, 'metode': 2, 'matlab': 2, 'hasil': 2, 'atur': 2, 'jalur': 2, 'untung': 2, 'produk': 1, 'unggul': 1, 'kebun': 1, 'non': 1, 'pangan': 1, 'tempat': 1, 'madura': 1, 'produsen': 1, 'besar': 1, 'indonesia': 1, 'jumlah': 1, 'mulai': 1, 'kurang': 1, 'sangat': 1, 'main': 1, 'bandol': 1, 'ranting': 1, 'gudang': 1, 'bokabo': 1, 'lewat': 1, 'beri': 1, 'label': 1, 'posisi': 1, 'aplikasi': 1, 'google': 1, 'maps': 1, 'tahu': 1, 'sebut': 1, 'sederhana': 1, 'pmedian': 1, 'bedasarkan': 1, 'dekat': 1, 'distibusi': 1, 'yan': 1, 'algoritma': 1, 'genetika': 1, 'bantu': 1, 'software': 1, 'biaya': 1, 'operasional': 1, 'paling': 1, 'minimum': 1, 'rp': 1, 'jadi': 1, 'tingkat': 1, 'banyak': 1, 'awal': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 28, 'of': 13, 'tobacco': 8, 'is': 8, 'to': 7, 'in': 6, 'farmers': 5, 'from': 4, 'by': 4, 'supply': 4, 'chain': 4, 'farmer': 4, 'that': 3, 'price': 3, 'element': 3, 'each': 3, 'using': 3, 'distribution': 3, 'with': 3, 'total': 3, 'one': 2, 'sumenep': 2, 'year': 2, 'low': 2, 'for': 2, 'done': 2, 'and': 2, 'process': 2, 'mapping': 2, 'so': 2, 'distance': 2, 'between': 2, 'next': 2, 'existing': 2, 'groups': 2, 'method': 2, 'matlab': 2, 'profit': 2, 'leading': 1, 'nonfood': 1, 'plantation': 1, 'products': 1, 'places': 1, 'madura': 1, 'especially': 1, 'district': 1, 'as': 1, 'largest': 1, 'producers': 1, 'indonesia': 1, 'but': 1, 'now': 1, 'number': 1, 'begins': 1, 'decrease': 1, 'this': 1, 'due': 1, 'sales': 1, 'very': 1, 'main': 1, 'reason': 1, 'selling': 1, 'game': 1, 'bandol': 1, 'ranting': 1, 'distributing': 1, 'warehouses': 1, 'every': 1, 'bokabo': 1, 'regency': 1, 'will': 1, 'pass': 1, 'labeling': 1, 'position': 1, 'google': 1, 'maps': 1, 'application': 1, 'we': 1, 'can': 1, 'know': 1, 'these': 1, 'elements': 1, 'simplify': 1, 'grouping': 1, 'pmedian': 1, 'obtained': 1, 'groupings': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'proximity': 1, 'produced': 1, 'step': 1, 'set': 1, 'path': 1, 'genetic': 1, 'algorithm': 1, 'help': 1, 'software': 1, 'result': 1, 'channel': 1, 'arrangement': 1, 'minimum': 1, 'operational': 1, 'costs': 1, 'group': 1, 'a': 1, 'rp': 1, 'increased': 1, 'initial': 1})
-------------------------------------------
--- Data #633 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Moh. Sainuddin
Judul: Analisis Efektivitas Deep Hole Boring Machine Dengan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Jishu Hozen
Pembimbing 1: Dr. Weny Findiastuti S.T., M.T
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko S.T., M.T
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Moh. Sainuddin : Analisis Efektivitas Deep Hole Boring Machine Dengan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) Dan Jishu Hozen (Studi Kasus : PT ABC)
PT ABC merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang engineering and procurement construction (EPC), manufaktur peralatan industri dan pengecoran mengalami masalah pada mesin yang digunakan memiliki tingkat downtime tinggi sehingga mengganggu proses produksi. Maka dari itu perlu adanya analisis mengenai tingkat efektivitas mesin yang bertujuan mengetahui kinerja produksi dan mengidentifikasi terhadap permasalahan yang terjadi dan faktor – faktor terjadinya permasalahan sehingga usaha perbaikan terfokus dengan metode Overall Equipment Analysis (OEE) dan Jishu Hozen. Hasil penelitian didapatkan rata – rata nilai OEE pada mesin deep hole boring machine sebesar 60%. Faktor six big losses yang mempengaruhi adalah reduce speed losses sebesar 79.12%, equipment failure losses sebesar 9.63%, idle and minnor stoppage losses sebesar 7.10%, defect losses sebesar 2.39%, setup and adjusment losses sebesar 1.76% dan reduce yield 0%. Sehingga rekomendasi perbaikannya adalah operator mesin dan staff maintenance secara bersama – sama menjaga, memelihara dan merawat mesin serta peralatan guna meningkatkan efektivitas mesin dan mengurangi losses yang menyebabkan nilai OEE rendah serta mengimplementasikan jishu hozen dengan beberapa aktivitas yang diusulkan kepada perusahaan untuk dijalankan kepada operator deep hole boring machine sesuai dengan work instruction perbaikan.
Kata Kunci : Overall Equipment Analysis (OEE), Six Big Losses, Jishu Hozen, Downtime.
Abstrak (Clean): abstrak moh sainuddin analisis efektivitas deep hole boring machine dengan metode overall equipment effectiveness oee dan jishu hozen studi kasus pt abc pt abc merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang engineering and procurement construction epc manufaktur peralatan industri dan pengecoran mengalami masalah pada mesin yang digunakan memiliki tingkat downtime tinggi sehingga mengganggu proses produksi maka dari itu perlu adanya analisis mengenai tingkat efektivitas mesin yang bertujuan mengetahui kinerja produksi dan mengidentifikasi terhadap permasalahan yang terjadi dan faktor – faktor terjadinya permasalahan sehingga usaha perbaikan terfokus dengan metode overall equipment analysis oee dan jishu hozen hasil penelitian didapatkan rata – rata nilai oee pada mesin deep hole boring machine sebesar faktor six big losses yang mempengaruhi adalah reduce speed losses sebesar equipment failure losses sebesar idle and minnor stoppage losses sebesar defect losses sebesar setup and adjusment losses sebesar dan reduce yield sehingga rekomendasi perbaikannya adalah operator mesin dan staff maintenance secara bersama – sama menjaga memelihara dan merawat mesin serta peralatan guna meningkatkan efektivitas mesin dan mengurangi losses yang menyebabkan nilai oee rendah serta mengimplementasikan jishu hozen dengan beberapa aktivitas yang diusulkan kepada perusahaan untuk dijalankan kepada operator deep hole boring machine sesuai dengan work instruction perbaikan kata kunci overall equipment analysis oee six big losses jishu hozen downtime
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak moh sainuddin analisis efektivitas deep hole boring machine metode overall equipment effectiveness oee jishu hozen studi kasus pt abc pt abc perusahaan manufaktur bergerak dibidang engineering and procurement construction epc manufaktur peralatan industri pengecoran mengalami masalah mesin digunakan memiliki tingkat downtime tinggi mengganggu proses produksi perlu adanya analisis mengenai tingkat efektivitas mesin bertujuan mengetahui kinerja produksi mengidentifikasi permasalahan terjadi faktor – faktor terjadinya permasalahan usaha perbaikan terfokus metode overall equipment analysis oee jishu hozen hasil penelitian didapatkan rata – rata nilai oee mesin deep hole boring machine sebesar faktor six big losses mempengaruhi reduce speed losses sebesar equipment failure losses sebesar idle and minnor stoppage losses sebesar defect losses sebesar setup and adjusment losses sebesar reduce yield rekomendasi perbaikannya operator mesin staff maintenance secara bersama – sama menjaga memelihara merawat mesin peralatan meningkatkan efektivitas mesin mengurangi losses menyebabkan nilai oee rendah mengimplementasikan jishu hozen beberapa aktivitas diusulkan kepada perusahaan dijalankan kepada operator deep hole boring machine sesuai work instruction perbaikan kata kunci overall equipment analysis oee six big losses jishu hozen downtime
Abstrak (Stemmed): abstrak moh sainuddin analisis efektivitas deep hole boring machine metode overall equipment effectiveness oee jishu hozen studi kasus pt abc pt abc usaha manufaktur gerak bidang engineering and procurement construction epc manufaktur alat industri cor alami masalah mesin guna milik tingkat downtime tinggi ganggu proses produksi perlu ada analisis kena tingkat efektivitas mesin tuju tahu kerja produksi identifikasi masalah jadi faktor faktor jadi masalah usaha baik fokus metode overall equipment analysis oee jishu hozen hasil teliti dapat rata rata nilai oee mesin deep hole boring machine besar faktor six big losses pengaruh reduce speed losses besar equipment failure losses besar idle and minnor stoppage losses besar defect losses besar setup and adjusment losses besar reduce yield rekomendasi baik operator mesin staff maintenance cara sama sama jaga pelihara rawat mesin alat tingkat efektivitas mesin kurang losses sebab nilai oee rendah implementasi jishu hozen beberapa aktivitas usul kepada usaha jalan kepada operator deep hole boring machine sesuai work instruction baik kata kunci overall equipment analysis oee six big losses jishu hozen downtime
Abstrak (Corrected): abstract oh sainuddin analysis efektivitas deep hole boring machine metope overall equipment effectiveness one wish dozen study ass pt arc pt arc sara manufacture gera biding engineering and procurement construction epic manufacture flat industry cor salami marsala resin gun milk dingbat downtime ting gang proves produksi peru ada analysis ken dingbat efektivitas resin juju tau era produksi identifikasi marsala jade factor factor jade marsala sara back focus metope overall equipment analysis one wish dozen hail elite apart rata rata nilgai one resin deep hole boring machine bear factor six big losses pengaruh reduce speed losses bear equipment failure losses bear idle and minor stoppage losses bear defect losses bear setup and adjustment losses bear reduce yield rekomendasi back operator resin staff maintenance cara same same saga pelihara rabat resin flat dingbat efektivitas resin during losses kebab nilgai one rental implements wish dozen beberapa aktivitas usual keypad sara alan keypad operator deep hole boring machine sexual work instruction back data bunch overall equipment analysis one six big losses wish dozen downtime
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'losses': 8, 'mesin': 6, 'besar': 6, 'oee': 5, 'equipment': 4, 'jishu': 4, 'hozen': 4, 'efektivitas': 3, 'deep': 3, 'hole': 3, 'boring': 3, 'machine': 3, 'overall': 3, 'usaha': 3, 'and': 3, 'masalah': 3, 'tingkat': 3, 'faktor': 3, 'baik': 3, 'analisis': 2, 'metode': 2, 'pt': 2, 'abc': 2, 'manufaktur': 2, 'alat': 2, 'downtime': 2, 'produksi': 2, 'jadi': 2, 'analysis': 2, 'rata': 2, 'nilai': 2, 'six': 2, 'big': 2, 'reduce': 2, 'operator': 2, 'sama': 2, 'kepada': 2, 'abstrak': 1, 'moh': 1, 'sainuddin': 1, 'effectiveness': 1, 'studi': 1, 'kasus': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'engineering': 1, 'procurement': 1, 'construction': 1, 'epc': 1, 'industri': 1, 'cor': 1, 'alami': 1, 'guna': 1, 'milik': 1, 'tinggi': 1, 'ganggu': 1, 'proses': 1, 'perlu': 1, 'ada': 1, 'kena': 1, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'kerja': 1, 'identifikasi': 1, 'fokus': 1, 'hasil': 1, 'teliti': 1, 'dapat': 1, 'pengaruh': 1, 'speed': 1, 'failure': 1, 'idle': 1, 'minnor': 1, 'stoppage': 1, 'defect': 1, 'setup': 1, 'adjusment': 1, 'yield': 1, 'rekomendasi': 1, 'staff': 1, 'maintenance': 1, 'cara': 1, 'jaga': 1, 'pelihara': 1, 'rawat': 1, 'kurang': 1, 'sebab': 1, 'rendah': 1, 'implementasi': 1, 'beberapa': 1, 'aktivitas': 1, 'usul': 1, 'jalan': 1, 'sesuai': 1, 'work': 1, 'instruction': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'and': 14, 'the': 13, 'of': 8, 'to': 8, 'by': 7, 'machine': 6, 'equipment': 6, 'that': 6, 'losses': 6, 'oee': 5, 'analysis': 4, 'jishu': 4, 'hozen': 4, 'deep': 3, 'hole': 3, 'boring': 3, 'with': 3, 'overall': 3, 'is': 3, 'have': 3, 'factors': 3, 'loss': 3, 'effectiveness': 2, 'method': 2, 'pt': 2, 'abc': 2, 'a': 2, 'manufacturing': 2, 'level': 2, 'downtime': 2, 'an': 2, 'be': 2, 'on': 2, 'six': 2, 'operators': 2, 'increase': 2, 'abstract': 1, 'moh': 1, 'sainuddin': 1, 'case': 1, 'study': 1, 'company': 1, 'engaged': 1, 'in': 1, 'engineering': 1, 'construction': 1, 'procurement': 1, 'epc': 1, 'industrial': 1, 'casting': 1, 'machinery': 1, 'related': 1, 'problems': 1, 'high': 1, 'makes': 1, 'production': 1, 'process': 1, 'therefore': 1, 'it': 1, 'necessary': 1, 'importance': 1, 'needs': 1, 'studied': 1, 'produced': 1, 'consideration': 1, 'occur': 1, 'relating': 1, 'coverage': 1, 'need': 1, 'improved': 1, 'which': 1, 'focused': 1, 'results': 1, 'obtained': 1, 'average': 1, 'value': 1, 'major': 1, 'impact': 1, 'are': 1, 'reducing': 1, 'speed': 1, 'failure': 1, 'idle': 1, 'minnor': 1, 'defect': 1, 'setup': 1, 'adjustment': 1, 'reduces': 1, 'yield': 1, 'regarding': 1, 'appreciating': 1, 'improvements': 1, 'maintenance': 1, 'staff': 1, 'together': 1, 'agreed': 1, 'maintained': 1, 'machines': 1, 'savings': 1, 'reduce': 1, 'low': 1, 'values': 1, 'implement': 1, 'research': 1, 'contributions': 1, 'aimed': 1, 'at': 1, 'companies': 1, 'move': 1, 'according': 1, 'repair': 1, 'work': 1, 'instructions': 1, 'keywords': 1, 'big': 1})
-------------------------------------------
--- Data #634 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Mahfud
Judul: Perancangan Sistem Seleksi Subkontraktor Perusahaan Furniture dengan Pendekatan Metode Analytical Hierarchy Process
Pembimbing 1: Indra Cahyadi, S.T., M.Bus. Ph.D.
Pembimbing 2: Rullie Annisa , S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Pemilihan subkontraktor merupakan salah satu hal yang penting dalam proses produksi bagi PT Romi Violeta. Pemilihan subkontraktor merupakan masalah multi kriteria yang meliputi faktor-faktor kuantitatif dan kualitatif. Salah satu metode yang bisa digunakan untuk pemilihan subkontraktor adalah metode AHP (Analytical Hierarchy Process). Penelitian ini dilakukan pada perusahaan PT Romi Violeta, yang memproduksi produk-produk furniture. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prioritas terbaik dari kriteria, subkriteria dan subkontraktor pada PT Romi Violeta. Dari hasil penilaian tingkat kepentingan kriteria, subkriteria dan alternatif maka didapatkan prioritas/bobot global subkontraktor terbaik secara keseluruhan sebagai berikut: prioritas I subkontraktor Gemilang (0,225), prioritas II subkontraktor Surya jaya makmur (0,204), prioritas III subkontraktor UD Rustina (0,164), prioritas IV subkontraktor UD Rahman (0,137), prioritas V subkontraktor Maju jaya (0,108), prioritas VI subkontraktor PT Mandara (0,082), dan prioritas VII subkontraktor UD Ardian (0,080). Berdasarkan hasil analisis tersebut, perusahaan disarankan untuk memilih subkontraktor Gemilang sebagai subkontraktor drawer dikarenakan memiliki nilai bobot keseluruhan paling tinggi.
Kata kunci : Pemilihan subkontraktor, Analytical Hierarchy Process (AHP), .subkontraktor terbaik.
Abstrak (Clean): pemilihan subkontraktor merupakan salah satu hal yang penting dalam proses produksi bagi pt romi violeta pemilihan subkontraktor merupakan masalah multi kriteria yang meliputi faktorfaktor kuantitatif dan kualitatif salah satu metode yang bisa digunakan untuk pemilihan subkontraktor adalah metode ahp analytical hierarchy process penelitian ini dilakukan pada perusahaan pt romi violeta yang memproduksi produkproduk furniture tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prioritas terbaik dari kriteria subkriteria dan subkontraktor pada pt romi violeta dari hasil penilaian tingkat kepentingan kriteria subkriteria dan alternatif maka didapatkan prioritasbobot global subkontraktor terbaik secara keseluruhan sebagai berikut prioritas i subkontraktor gemilang prioritas ii subkontraktor surya jaya makmur prioritas iii subkontraktor ud rustina prioritas iv subkontraktor ud rahman prioritas v subkontraktor maju jaya prioritas vi subkontraktor pt mandara dan prioritas vii subkontraktor ud ardian berdasarkan hasil analisis tersebut perusahaan disarankan untuk memilih subkontraktor gemilang sebagai subkontraktor drawer dikarenakan memiliki nilai bobot keseluruhan paling tinggi kata kunci pemilihan subkontraktor analytical hierarchy process ahp subkontraktor terbaik
Abstrak (Stopwords Removed): pemilihan subkontraktor salah satu penting proses produksi bagi pt romi violeta pemilihan subkontraktor masalah multi kriteria meliputi faktorfaktor kuantitatif kualitatif salah satu metode digunakan pemilihan subkontraktor metode ahp analytical hierarchy process penelitian dilakukan perusahaan pt romi violeta memproduksi produkproduk furniture tujuan penelitian mengetahui prioritas terbaik kriteria subkriteria subkontraktor pt romi violeta hasil penilaian tingkat kepentingan kriteria subkriteria alternatif didapatkan prioritasbobot global subkontraktor terbaik secara keseluruhan berikut prioritas i subkontraktor gemilang prioritas ii subkontraktor surya jaya makmur prioritas iii subkontraktor ud rustina prioritas iv subkontraktor ud rahman prioritas v subkontraktor maju jaya prioritas vi subkontraktor pt mandara prioritas vii subkontraktor ud ardian berdasarkan hasil analisis tersebut perusahaan disarankan memilih subkontraktor gemilang subkontraktor drawer dikarenakan memiliki nilai bobot keseluruhan paling tinggi kata kunci pemilihan subkontraktor analytical hierarchy process ahp subkontraktor terbaik
Abstrak (Stemmed): pilih subkontraktor salah satu penting proses produksi bagi pt romi violeta pilih subkontraktor masalah multi kriteria liput faktorfaktor kuantitatif kualitatif salah satu metode guna pilih subkontraktor metode ahp analytical hierarchy process teliti laku usaha pt romi violeta produksi produkproduk furniture tuju teliti tahu prioritas baik kriteria subkriteria subkontraktor pt romi violeta hasil nilai tingkat penting kriteria subkriteria alternatif dapat prioritasbobot global subkontraktor baik cara seluruh ikut prioritas i subkontraktor gemilang prioritas ii subkontraktor surya jaya makmur prioritas iii subkontraktor ud rustina prioritas iv subkontraktor ud rahman prioritas v subkontraktor maju jaya prioritas vi subkontraktor pt mandara prioritas vii subkontraktor ud ardi dasar hasil analisis sebut usaha saran pilih subkontraktor gemilang subkontraktor drawer karena milik nilai bobot seluruh paling tinggi kata kunci pilih subkontraktor analytical hierarchy process ahp subkontraktor baik
Abstrak (Corrected): pilch subcontractor salad sat panting proves produksi bag pt rome violet pilch subcontractor marsala mufti criteria lieut faktorfaktor kuantitatif kualitatif salad sat metope gun pilch subcontractor metope ah analytical hierarchy process elite lake sara pt rome violet produksi produkproduk furniture juju elite tau priority back criteria subkriteria subcontractor pt rome violet hail nilgai dingbat panting criteria subkriteria alternative apart prioritasbobot global subcontractor back cara seluruh it priority i subcontractor gemilang priority i subcontractor surya jay makeup priority wii subcontractor up rusting priority i subcontractor up ragman priority v subcontractor maj jay priority i subcontractor pt mandala priority via subcontractor up arid dakar hail analysis debut sara saran pilch subcontractor gemilang subcontractor drawer arena milk nilgai robot seluruh paling ting data bunch pilch subcontractor analytical hierarchy process ah subcontractor back
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'subkontraktor': 16, 'prioritas': 8, 'pilih': 5, 'pt': 4, 'romi': 3, 'violeta': 3, 'kriteria': 3, 'baik': 3, 'ud': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'penting': 2, 'produksi': 2, 'metode': 2, 'ahp': 2, 'analytical': 2, 'hierarchy': 2, 'process': 2, 'teliti': 2, 'usaha': 2, 'subkriteria': 2, 'hasil': 2, 'nilai': 2, 'seluruh': 2, 'gemilang': 2, 'jaya': 2, 'proses': 1, 'bagi': 1, 'masalah': 1, 'multi': 1, 'liput': 1, 'faktorfaktor': 1, 'kuantitatif': 1, 'kualitatif': 1, 'guna': 1, 'laku': 1, 'produkproduk': 1, 'furniture': 1, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'tingkat': 1, 'alternatif': 1, 'dapat': 1, 'prioritasbobot': 1, 'global': 1, 'cara': 1, 'ikut': 1, 'i': 1, 'ii': 1, 'surya': 1, 'makmur': 1, 'iii': 1, 'rustina': 1, 'iv': 1, 'rahman': 1, 'v': 1, 'maju': 1, 'vi': 1, 'mandara': 1, 'vii': 1, 'ardi': 1, 'dasar': 1, 'analisis': 1, 'sebut': 1, 'saran': 1, 'drawer': 1, 'karena': 1, 'milik': 1, 'bobot': 1, 'paling': 1, 'tinggi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 11, 'subcontractor': 11, 'priority': 7, 'subcontractors': 5, 'selection': 4, 'is': 4, 'pt': 4, 'and': 4, 'process': 3, 'romi': 3, 'violeta': 3, 'best': 3, 'ud': 3, 'one': 2, 'for': 2, 'a': 2, 'that': 2, 'method': 2, 'ahp': 2, 'analytical': 2, 'hierarchy': 2, 'this': 2, 'was': 2, 'at': 2, 'company': 2, 'to': 2, 'priorities': 2, 'criteria': 2, 'subcriteria': 2, 'results': 2, 'overall': 2, 'as': 2, 'gemilang': 2, 'jaya': 2, 'important': 1, 'things': 1, 'in': 1, 'production': 1, 'multicriteria': 1, 'problem': 1, 'includes': 1, 'quantitative': 1, 'qualitative': 1, 'factors': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'used': 1, 'research': 1, 'conducted': 1, 'which': 1, 'manufactures': 1, 'furniture': 1, 'products': 1, 'purpose': 1, 'study': 1, 'determine': 1, 'from': 1, 'assessment': 1, 'importance': 1, 'alternatives': 1, 'global': 1, 'weights': 1, 'are': 1, 'follows': 1, 'i': 1, 'ii': 1, 'surya': 1, 'makmur': 1, 'iii': 1, 'rustina': 1, 'iv': 1, 'rahman': 1, 'v': 1, 'maju': 1, 'vi': 1, 'mandara': 1, 'vii': 1, 'ardi': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'analysis': 1, 'advised': 1, 'choose': 1, 'drawer': 1, 'because': 1, 'it': 1, 'has': 1, 'highest': 1, 'weight': 1, 'value': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #635 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Abdur Rahman
Judul: Penerapan Markov Chain dalam Perencanaan Maintenance Komponen Progressive Die untuk Memberikan Biaya Minimal di PT. Kompindo Wiratama
Pembimbing 1: Heri Awalul Ilhamsah, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Achmad Mughni, S.T., M.Eng., Mgt
Abstrak (Raw): PT. Kompindo Wiratama merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi stamping part presisi tinggi yang didirikan pada tahun 2005. Sebagian besar pelanggannya adalah perusahaan Original Equipment Manufacturer terkemuka di tanah air. Sebagai perusahaan stamping part, komponen press die memiliki peranan penting dalam kelancaran proses produksi. Komponen press die dalam proses pekerjaannya mengalami tumbukan dan gesekan secara terus menerus sehingga rawan terjadi breakdown. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode yang tepat agar terhindar dari kerusakan yang dapat menimbulkan biaya besar. Jadi, perawatan preventif diusulkan untuk meminimalisir terjadinya kerusakan. Adanya masalah tersebut, maka perencanaan maintenance akan dilakukan dengan menggunakan markov chain dengan harapan mengurangi biaya perawatan. Berdasarkan perhitungan ekspektasi biaya, perawatan kebijakan perusahaan didapatkan sebesar Rp. 221.711.980 sedangkan kebijakan usulan P3 sebesar Rp. 110.827.756, sehingga terjadi penghematan sebesar 50,01% dengan perawatan preventif yang dilakukan setiap 2 hari (langkah) untuk status ringan, setiap 21 hari untuk status sedang dan setiap 64 hari sekali pada status berat.
Kata Kunci: Perencanaan Maintenance, Perawatan Preventif, Biaya Perawatan, Markov Chain
Abstrak (Clean): pt kompindo wiratama merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi stamping part presisi tinggi yang didirikan pada tahun sebagian besar pelanggannya adalah perusahaan original equipment manufacturer terkemuka di tanah air sebagai perusahaan stamping part komponen press die memiliki peranan penting dalam kelancaran proses produksi komponen press die dalam proses pekerjaannya mengalami tumbukan dan gesekan secara terus menerus sehingga rawan terjadi breakdown oleh karena itu diperlukan suatu metode yang tepat agar terhindar dari kerusakan yang dapat menimbulkan biaya besar jadi perawatan preventif diusulkan untuk meminimalisir terjadinya kerusakan adanya masalah tersebut maka perencanaan maintenance akan dilakukan dengan menggunakan markov chain dengan harapan mengurangi biaya perawatan berdasarkan perhitungan ekspektasi biaya perawatan kebijakan perusahaan didapatkan sebesar rp sedangkan kebijakan usulan p sebesar rp sehingga terjadi penghematan sebesar dengan perawatan preventif yang dilakukan setiap hari langkah untuk status ringan setiap hari untuk status sedang dan setiap hari sekali pada status berat kata kunci perencanaan maintenance perawatan preventif biaya perawatan markov chain
Abstrak (Stopwords Removed): pt kompindo wiratama perusahaan manufaktur memproduksi stamping part presisi tinggi didirikan tahun sebagian besar pelanggannya perusahaan original equipment manufacturer terkemuka tanah air perusahaan stamping part komponen press die memiliki peranan penting kelancaran proses produksi komponen press die proses pekerjaannya mengalami tumbukan gesekan secara terus menerus rawan terjadi breakdown diperlukan metode tepat terhindar kerusakan dapat menimbulkan biaya besar jadi perawatan preventif diusulkan meminimalisir terjadinya kerusakan adanya masalah tersebut perencanaan maintenance dilakukan menggunakan markov chain harapan mengurangi biaya perawatan berdasarkan perhitungan ekspektasi biaya perawatan kebijakan perusahaan didapatkan sebesar rp sedangkan kebijakan usulan p sebesar rp terjadi penghematan sebesar perawatan preventif dilakukan setiap hari langkah status ringan setiap hari status sedang setiap hari sekali status berat kata kunci perencanaan maintenance perawatan preventif biaya perawatan markov chain
Abstrak (Stemmed): pt kompindo wiratama usaha manufaktur produksi stamping part presisi tinggi diri tahun bagi besar langgan usaha original equipment manufacturer muka tanah air usaha stamping part komponen press die milik peran penting lancar proses produksi komponen press die proses kerja alami tumbu gesek cara terus terus rawan jadi breakdown perlu metode tepat hindar rusa dapat timbul biaya besar jadi awat preventif usul meminimalisir jadi rusa ada masalah sebut rencana maintenance laku guna markov chain harap kurang biaya awat dasar hitung ekspektasi biaya awat bijak usaha dapat besar rp sedang bijak usul p besar rp jadi hemat besar awat preventif laku tiap hari langkah status ringan tiap hari status sedang tiap hari sekali status berat kata kunci rencana maintenance awat preventif biaya awat markov chain
Abstrak (Corrected): pt kompindo wiratama sara manufacture produksi stamping part press ting dirt thun bag bear hangman sara original equipment manufacturer make tana air sara stamping part component press die milk pecan panting lancer proves produksi component press die proves era salami dumb geek cara terms terms rowan jade breakdown peru metope teat hinder rush apart timbal bay bear jade away prevent usual meminimalisir jade rush ada marsala debut recant maintenance lake gun markov chain harp during bay away dakar hiding ekspektasi bay away biak sara apart bear up sedan biak usual p bear up jade heat bear away prevent lake tip hard bangka status ring tip hard status sedan tip hard seal status beat data bunch recant maintenance away prevent bay away markov chain
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'awat': 6, 'besar': 5, 'usaha': 4, 'jadi': 4, 'biaya': 4, 'preventif': 3, 'tiap': 3, 'hari': 3, 'status': 3, 'produksi': 2, 'stamping': 2, 'part': 2, 'komponen': 2, 'press': 2, 'die': 2, 'proses': 2, 'terus': 2, 'rusa': 2, 'dapat': 2, 'usul': 2, 'rencana': 2, 'maintenance': 2, 'laku': 2, 'markov': 2, 'chain': 2, 'bijak': 2, 'rp': 2, 'sedang': 2, 'pt': 1, 'kompindo': 1, 'wiratama': 1, 'manufaktur': 1, 'presisi': 1, 'tinggi': 1, 'diri': 1, 'tahun': 1, 'bagi': 1, 'langgan': 1, 'original': 1, 'equipment': 1, 'manufacturer': 1, 'muka': 1, 'tanah': 1, 'air': 1, 'milik': 1, 'peran': 1, 'penting': 1, 'lancar': 1, 'kerja': 1, 'alami': 1, 'tumbu': 1, 'gesek': 1, 'cara': 1, 'rawan': 1, 'breakdown': 1, 'perlu': 1, 'metode': 1, 'tepat': 1, 'hindar': 1, 'timbul': 1, 'meminimalisir': 1, 'ada': 1, 'masalah': 1, 'sebut': 1, 'guna': 1, 'harap': 1, 'kurang': 1, 'dasar': 1, 'hitung': 1, 'ekspektasi': 1, 'p': 1, 'hemat': 1, 'langkah': 1, 'ringan': 1, 'sekali': 1, 'berat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'maintenance': 8, 'is': 6, 'of': 6, 'in': 5, 'to': 4, 'company': 3, 'so': 3, 'breakdown': 3, 'costs': 3, 'preventive': 3, 'every': 3, 'days': 3, 'status': 3, 'a': 2, 'stamping': 2, 'was': 2, 'press': 2, 'die': 2, 'component': 2, 'an': 2, 'process': 2, 'and': 2, 'planning': 2, 'carried': 2, 'out': 2, 'markov': 2, 'chain': 2, 'policy': 2, 'at': 2, 'rp': 2, 'for': 2, 'pt': 1, 'kompindo': 1, 'wiratama': 1, 'high': 1, 'precision': 1, 'parts': 1, 'manufacturing': 1, 'which': 1, 'founded': 1, 'most': 1, 'its': 1, 'customers': 1, 'are': 1, 'leading': 1, 'original': 1, 'equipment': 1, 'manufacturer': 1, 'companies': 1, 'country': 1, 'as': 1, 'part': 1, 'has': 1, 'important': 1, 'role': 1, 'production': 1, 'work': 1, 'experiences': 1, 'continuous': 1, 'collisions': 1, 'friction': 1, 'it': 1, 'prone': 1, 'therefore': 1, 'appropriate': 1, 'method': 1, 'needed': 1, 'avoid': 1, 'that': 1, 'can': 1, 'lead': 1, 'large': 1, 'proposed': 1, 'minimize': 1, 'existence': 1, 'these': 1, 'problems': 1, 'then': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'using': 1, 'hope': 1, 'reducing': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'calculation': 1, 'cost': 1, 'expectations': 1, 'obtained': 1, 'while': 1, 'p': 1, 'proposal': 1, 'there': 1, 'saving': 1, 'with': 1, 'steps': 1, 'minor': 1, 'moderate': 1, 'once': 1, 'heavy': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #636 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Handriyanto Yoga Pratama
Judul: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PROFIT KELOMPOK TANI TEMBAKAU BOKABO KABUPATEN SUMENEP
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T., IPM
Pembimbing 2: Ari Basuki, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Variabel Pupuk, Bibit dan Tembakau terhadap Profit Kelompok Tani Tembakau dalam upaya peningkatan profit yang didapatkan kelompok tani tembakau yang berada di kabupaten Sumenep. Tipe penelitian bersifat Konfirmatori dari penelitian sebelumnya dengan jumlah sampel sebanyak 125 kelompok tani. Untuk uji statistik dan pengolahan data dilakukan dengan menggunakan Partial Least Square (SmartPLS 2.3). Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) Variabel Pupuk berpengaruh signifikan terhadap profit kelompok tani; (2) Variabel Bibit tidak berpengaruh secara signifikan terhadap hasil yang didapatkan oleh profit kelompok tani; (3) Variabel Tembakau berpengaruh kuat serta signifikan terhadap profit kelompok tani, sehingga dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa untuk menunjang profit kelompok tani tembakau maka hal yang perlu diperhatikan yaitu pada pemberian pupuk dan juga peningkatan kapasitas dan kualitas tembakau bokabo
Kata Kunci: Pupuk, Bibit, Tembakau, Profit Kelompok Tani
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel pupuk bibit dan tembakau terhadap profit kelompok tani tembakau dalam upaya peningkatan profit yang didapatkan kelompok tani tembakau yang berada di kabupaten sumenep tipe penelitian bersifat konfirmatori dari penelitian sebelumnya dengan jumlah sampel sebanyak kelompok tani untuk uji statistik dan pengolahan data dilakukan dengan menggunakan partial least square smartpls temuan penelitian menunjukkan bahwa variabel pupuk berpengaruh signifikan terhadap profit kelompok tani variabel bibit tidak berpengaruh secara signifikan terhadap hasil yang didapatkan oleh profit kelompok tani variabel tembakau berpengaruh kuat serta signifikan terhadap profit kelompok tani sehingga dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa untuk menunjang profit kelompok tani tembakau maka hal yang perlu diperhatikan yaitu pada pemberian pupuk dan juga peningkatan kapasitas dan kualitas tembakau bokabo kata kunci pupuk bibit tembakau profit kelompok tani
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan mengetahui pengaruh variabel pupuk bibit tembakau profit kelompok tani tembakau upaya peningkatan profit didapatkan kelompok tani tembakau berada kabupaten sumenep tipe penelitian bersifat konfirmatori penelitian sebelumnya jumlah sampel sebanyak kelompok tani uji statistik pengolahan data dilakukan menggunakan partial least square smartpls temuan penelitian menunjukkan variabel pupuk berpengaruh signifikan profit kelompok tani variabel bibit berpengaruh secara signifikan hasil didapatkan profit kelompok tani variabel tembakau berpengaruh kuat signifikan profit kelompok tani penelitian dapat disimpulkan menunjang profit kelompok tani tembakau perlu diperhatikan pemberian pupuk peningkatan kapasitas kualitas tembakau bokabo kata kunci pupuk bibit tembakau profit kelompok tani
Abstrak (Stemmed): teliti tuju tahu pengaruh variabel pupuk bibit tembakau profit kelompok tani tembakau upaya tingkat profit dapat kelompok tani tembakau ada kabupaten sumenep tipe teliti sifat konfirmatori teliti belum jumlah sampel banyak kelompok tani uji statistik olah data laku guna partial least square smartpls temu teliti tunjuk variabel pupuk pengaruh signifikan profit kelompok tani variabel bibit pengaruh cara signifikan hasil dapat profit kelompok tani variabel tembakau pengaruh kuat signifikan profit kelompok tani teliti dapat simpul tunjang profit kelompok tani tembakau perlu perhati beri pupuk tingkat kapasitas kualitas tembakau bokabo kata kunci pupuk bibit tembakau profit kelompok tani
Abstrak (Corrected): elite juju tau pengaruh variable punk bit tembakau profit kelompok tank tembakau pay dingbat profit apart kelompok tank tembakau ada kabupaten sumner time elite sift confirmatory elite begum mullah sample banyan kelompok tank uni statistic blah data lake gun partial least square smarts temp elite tuneup variable punk pengaruh significant profit kelompok tank variable bit pengaruh cara significant hail apart profit kelompok tank variable tembakau pengaruh kurt significant profit kelompok tank elite apart simple tuning profit kelompok tank tembakau peru perhaps bert punk dingbat kapasitas kualitas tembakau bonobo data bunch punk bit tembakau profit kelompok tank
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kelompok': 8, 'tani': 8, 'tembakau': 7, 'profit': 7, 'teliti': 5, 'pengaruh': 4, 'variabel': 4, 'pupuk': 4, 'bibit': 3, 'dapat': 3, 'signifikan': 3, 'tingkat': 2, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'upaya': 1, 'ada': 1, 'kabupaten': 1, 'sumenep': 1, 'tipe': 1, 'sifat': 1, 'konfirmatori': 1, 'belum': 1, 'jumlah': 1, 'sampel': 1, 'banyak': 1, 'uji': 1, 'statistik': 1, 'olah': 1, 'data': 1, 'laku': 1, 'guna': 1, 'partial': 1, 'least': 1, 'square': 1, 'smartpls': 1, 'temu': 1, 'tunjuk': 1, 'cara': 1, 'hasil': 1, 'kuat': 1, 'simpul': 1, 'tunjang': 1, 'perlu': 1, 'perhati': 1, 'beri': 1, 'kapasitas': 1, 'kualitas': 1, 'bokabo': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 9, 'of': 8, 'farmer': 8, 'tobacco': 7, 'groups': 6, 'and': 5, 'profit': 5, 'to': 4, 'fertilizer': 4, 'this': 3, 'on': 3, 'that': 3, 'study': 2, 'effect': 2, 'seed': 2, 'variables': 2, 'in': 2, 'profits': 2, 'obtained': 2, 'by': 2, 'research': 2, 'is': 2, 'from': 2, 'a': 2, 'variable': 2, 'significantly': 2, 'group': 2, 'be': 2, 'aims': 1, 'determine': 1, 'an': 1, 'effort': 1, 'increase': 1, 'sumenep': 1, 'district': 1, 'type': 1, 'confirmatory': 1, 'previous': 1, 'studies': 1, 'with': 1, 'total': 1, 'sample': 1, 'for': 1, 'statistical': 1, 'tests': 1, 'data': 1, 'processing': 1, 'done': 1, 'using': 1, 'partial': 1, 'least': 1, 'square': 1, 'smartpls': 1, 'findings': 1, 'show': 1, 'influences': 1, 'do': 1, 'not': 1, 'influence': 1, 'results': 1, 'has': 1, 'strong': 1, 'significant': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'can': 1, 'concluded': 1, 'support': 1, 'things': 1, 'need': 1, 'considered': 1, 'are': 1, 'application': 1, 'also': 1, 'increasing': 1, 'capacity': 1, 'quality': 1, 'bokabo': 1, 'keywords': 1, 'seeds': 1})
-------------------------------------------
--- Data #637 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ach. Rifandi
Judul: Peningkatan Produktivitas Dengan Mengurangi Waste Pada Produksi CNB04183-31 PT. ROMI VIOLETA
Pembimbing 1: Imron Kuswandi, S.T.,M.T
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Tujuan dari penelitian ini mengidentifikasi dan menemukan jenis pemborosan apa saja yang terjadi pada lantai produksi CNB04183-31 serta mampu memberikan perbaikan dari pemborosan yang telah terjadi dapat serta memetakan aliran nilai masa depan (future state mapping). Salah satu alat yang dipakai untuk memetakan kondisi proses produksi saat ini secara tepat dalam konsep lean manufacturing dikenal dengan istilah value stream mapping/VSM (peta aliran nilai). Alat ukur yang digunakan adalah PAM (Process Acitivity Mapping) dengan menggunakan PAM aktivitas yang dilakukan pada setiap stasiun kerja dapat diketahui secara rinci dari hasil penelitian dapat diketahui bahwasanya aktivitas yang paling banyak adalah storage dengan persentase sebesar 83%. Dengan perbaikan yang akan dilakukan diharapkan dapat memberikan perbaikan pada stasiun kerja produk CNB04183-31.
Abstrak (Clean): tujuan dari penelitian ini mengidentifikasi dan menemukan jenis pemborosan apa saja yang terjadi pada lantai produksi cnb serta mampu memberikan perbaikan dari pemborosan yang telah terjadi dapat serta memetakan aliran nilai masa depan future state mapping salah satu alat yang dipakai untuk memetakan kondisi proses produksi saat ini secara tepat dalam konsep lean manufacturing dikenal dengan istilah value stream mappingvsm peta aliran nilai alat ukur yang digunakan adalah pam process acitivity mapping dengan menggunakan pam aktivitas yang dilakukan pada setiap stasiun kerja dapat diketahui secara rinci dari hasil penelitian dapat diketahui bahwasanya aktivitas yang paling banyak adalah storage dengan persentase sebesar dengan perbaikan yang akan dilakukan diharapkan dapat memberikan perbaikan pada stasiun kerja produk cnb
Abstrak (Stopwords Removed): tujuan penelitian mengidentifikasi menemukan jenis pemborosan apa terjadi lantai produksi cnb mampu memberikan perbaikan pemborosan terjadi dapat memetakan aliran nilai masa depan future state mapping salah satu alat dipakai memetakan kondisi proses produksi secara tepat konsep lean manufacturing dikenal istilah value stream mappingvsm peta aliran nilai alat ukur digunakan pam process acitivity mapping menggunakan pam aktivitas dilakukan setiap stasiun kerja dapat diketahui secara rinci hasil penelitian dapat diketahui bahwasanya aktivitas paling banyak storage persentase sebesar perbaikan dilakukan diharapkan dapat memberikan perbaikan stasiun kerja produk cnb
Abstrak (Stemmed): tuju teliti identifikasi temu jenis boros apa jadi lantai produksi cnb mampu beri baik boros jadi dapat meta alir nilai masa depan future state mapping salah satu alat pakai meta kondisi proses produksi cara tepat konsep lean manufacturing kenal istilah value stream mappingvsm peta alir nilai alat ukur guna pam process acitivity mapping guna pam aktivitas laku tiap stasiun kerja dapat tahu cara rinci hasil teliti dapat tahu bahwasanya aktivitas paling banyak storage persentase besar baik laku harap dapat beri baik stasiun kerja produk cnb
Abstrak (Corrected): juju elite identifikasi temp penis bores papa jade lanai produksi cab camp bert back bores jade apart meta air nilgai mass dean future state mapping salad sat flat sakai meta kondisi proves produksi cara teat onset lean manufacturing penal isaiah value stream mappings pet air nilgai flat ukr gun pam process activity mapping gun pam aktivitas lake tip station era apart tau cara vinci hail elite apart tau bahwasanya aktivitas paling banyan storage percentage bear back lake harp apart bert back station era proud cab
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'dapat': 4, 'baik': 3, 'teliti': 2, 'boros': 2, 'jadi': 2, 'produksi': 2, 'cnb': 2, 'beri': 2, 'meta': 2, 'alir': 2, 'nilai': 2, 'mapping': 2, 'alat': 2, 'cara': 2, 'guna': 2, 'pam': 2, 'aktivitas': 2, 'laku': 2, 'stasiun': 2, 'kerja': 2, 'tahu': 2, 'tuju': 1, 'identifikasi': 1, 'temu': 1, 'jenis': 1, 'apa': 1, 'lantai': 1, 'mampu': 1, 'masa': 1, 'depan': 1, 'future': 1, 'state': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'pakai': 1, 'kondisi': 1, 'proses': 1, 'tepat': 1, 'konsep': 1, 'lean': 1, 'manufacturing': 1, 'kenal': 1, 'istilah': 1, 'value': 1, 'stream': 1, 'mappingvsm': 1, 'peta': 1, 'ukur': 1, 'process': 1, 'acitivity': 1, 'tiap': 1, 'rinci': 1, 'hasil': 1, 'bahwasanya': 1, 'paling': 1, 'banyak': 1, 'storage': 1, 'persentase': 1, 'besar': 1, 'harap': 1, 'produk': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 8, 'is': 5, 'to': 5, 'be': 4, 'and': 3, 'improvements': 3, 'that': 3, 'can': 3, 'map': 3, 'value': 3, 'mapping': 3, 'study': 2, 'production': 2, 'cnb': 2, 'provide': 2, 'from': 2, 'future': 2, 'used': 2, 'process': 2, 'in': 2, 'known': 2, 'pam': 2, 'activity': 2, 'work': 2, 'station': 2, 'with': 2, 'purpose': 1, 'this': 1, 'identify': 1, 'discover': 1, 'what': 1, 'types': 1, 'wastage': 1, 'are': 1, 'happening': 1, 'on': 1, 'floor': 1, 'able': 1, 'wastes': 1, 'have': 1, 'occurred': 1, 'flows': 1, 'state': 1, 'one': 1, 'tools': 1, 'current': 1, 'conditions': 1, 'precisely': 1, 'concept': 1, 'lean': 1, 'manufacturing': 1, 'as': 1, 'stream': 1, 'vsm': 1, 'flow': 1, 'measuring': 1, 'instrument': 1, 'using': 1, 'activities': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'at': 1, 'each': 1, 'detail': 1, 'results': 1, 'seen': 1, 'most': 1, 'storage': 1, 'a': 1, 'percentage': 1, 'will': 1, 'made': 1, 'it': 1, 'expected': 1, 'product': 1})
-------------------------------------------
--- Data #638 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ainur Rafik
Judul: APLIKASI ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DAN GOAL PROGRAMMING DALAM PEMILIHAN SUPPLIER PT. ROMI VIOLETA
Pembimbing 1: Heri Awalul Ilhamsah, S.T., M.T
Pembimbing 2: Indra Cahyadi, S.T., M.Bus. Ph.D
Abstrak (Raw): Pemilihan pemasok yang baik akan berguna bagi perusahaan seperti menekan biaya produksi dan mengatasi keterlambatan material. Setiap perusahaan harus mempunyai kriteria-kriteria yang mereka gunakan dalam memilih pemasok. Kriteria-kriteria pemilihan pemasok atau supplier bisa sangat beragam. Berdasarkan hal tersebut PT. Romi Violeta Indonesia ingin menentukan kriteria-kriteria dan melakukan seleksi yang optimal dalam pemilihan pemasok.
Penelitian ini memutuskan akan menggunakan suatu pendekatan yang terintegrasi antara Goal Programming dan Analytical Hierarchy Process untuk dalam mengambil keputusan untuk memilih alternatif pemasok dengan mempertimbangakn kriteria-kriteria dan optimasi yang mempunyai banyak fungsi tujuan untuk mempertimbangkan kelayakan pemasok. Berdasarkan hasil metode AHP urutan prioritas kriteria yang paling menentukan dalam proses pemilihan supplier bahan baku pada PT. Romi Violeta adalah kesesuaian dengan standard perusahaan (0,287), prosentase penolakan material cacat (0,181), harga material (0,136), ketepatan waktu pengiriman (0.127), fleksibilitas (0,094), waktu respon order (0.074), kemampuan pemenuhan order (0,063) dan terakhir lead time ( 0,039). Kemudian melalui evaluasi berdasarkan model keputusan Goal Programming menghasilkan PT. Tri Jaya terpilih sebagai solusi yang paling optimal.
Abstrak (Clean): pemilihan pemasok yang baik akan berguna bagi perusahaan seperti menekan biaya produksi dan mengatasi keterlambatan material setiap perusahaan harus mempunyai kriteriakriteria yang mereka gunakan dalam memilih pemasok kriteriakriteria pemilihan pemasok atau supplier bisa sangat beragam berdasarkan hal tersebut pt romi violeta indonesia ingin menentukan kriteriakriteria dan melakukan seleksi yang optimal dalam pemilihan pemasok penelitian ini memutuskan akan menggunakan suatu pendekatan yang terintegrasi antara goal programming dan analytical hierarchy process untuk dalam mengambil keputusan untuk memilih alternatif pemasok dengan mempertimbangakn kriteriakriteria dan optimasi yang mempunyai banyak fungsi tujuan untuk mempertimbangkan kelayakan pemasok berdasarkan hasil metode ahp urutan prioritas kriteria yang paling menentukan dalam proses pemilihan supplier bahan baku pada pt romi violeta adalah kesesuaian dengan standard perusahaan prosentase penolakan material cacat harga material ketepatan waktu pengiriman fleksibilitas waktu respon order kemampuan pemenuhan order dan terakhir lead time kemudian melalui evaluasi berdasarkan model keputusan goal programming menghasilkan pt tri jaya terpilih sebagai solusi yang paling optimal
Abstrak (Stopwords Removed): pemilihan pemasok baik berguna bagi perusahaan menekan biaya produksi mengatasi keterlambatan material setiap perusahaan harus mempunyai kriteriakriteria mereka gunakan memilih pemasok kriteriakriteria pemilihan pemasok supplier sangat beragam berdasarkan tersebut pt romi violeta indonesia ingin menentukan kriteriakriteria melakukan seleksi optimal pemilihan pemasok penelitian memutuskan menggunakan pendekatan terintegrasi antara goal programming analytical hierarchy process mengambil keputusan memilih alternatif pemasok mempertimbangakn kriteriakriteria optimasi mempunyai banyak fungsi tujuan mempertimbangkan kelayakan pemasok berdasarkan hasil metode ahp urutan prioritas kriteria paling menentukan proses pemilihan supplier bahan baku pt romi violeta kesesuaian standard perusahaan prosentase penolakan material cacat harga material ketepatan waktu pengiriman fleksibilitas waktu respon order kemampuan pemenuhan order terakhir lead time evaluasi berdasarkan model keputusan goal programming menghasilkan pt tri jaya terpilih solusi paling optimal
Abstrak (Stemmed): pilih pasok baik guna bagi usaha tekan biaya produksi atas lambat material tiap usaha harus punya kriteriakriteria mereka guna pilih pasok kriteriakriteria pilih pasok supplier sangat agam dasar sebut pt romi violeta indonesia ingin tentu kriteriakriteria laku seleksi optimal pilih pasok teliti putus guna dekat integrasi antara goal programming analytical hierarchy process ambil putus pilih alternatif pasok mempertimbangakn kriteriakriteria optimasi punya banyak fungsi tuju timbang layak pasok dasar hasil metode ahp urut prioritas kriteria paling tentu proses pilih supplier bahan baku pt romi violeta sesuai standard usaha prosentase tolak material cacat harga material tepat waktu kirim fleksibilitas waktu respon order mampu penuh order akhir lead time evaluasi dasar model putus goal programming hasil pt tri jaya pilih solusi paling optimal
Abstrak (Corrected): pilch ask back gun bag sara texan bay produksi alas lambast material tip sara harms puny kriteriakriteria merely gun pilch ask kriteriakriteria pilch ask supplier sang adam dakar debut pt rome violet indonesia begin tent kriteriakriteria lake seeks optimal pilch ask elite puts gun dead integral angara goal programming analytical hierarchy process ambit puts pilch alternative ask mempertimbangakn kriteriakriteria optimism puny banyan fungi juju timing kayak ask dakar hail metope ah rut priority criteria paling tent proves pilch supplier bahai baku pt rome violet sexual standard sara prosentase tola material carat hard material teat want kirin fleksibilitas want respond order camp punch order air lead time evaluate dakar model puts goal programming hail pt try jay pilch solus paling optimal
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pilih': 7, 'pasok': 6, 'kriteriakriteria': 4, 'guna': 3, 'usaha': 3, 'material': 3, 'dasar': 3, 'pt': 3, 'putus': 3, 'punya': 2, 'supplier': 2, 'romi': 2, 'violeta': 2, 'tentu': 2, 'optimal': 2, 'goal': 2, 'programming': 2, 'hasil': 2, 'paling': 2, 'waktu': 2, 'order': 2, 'baik': 1, 'bagi': 1, 'tekan': 1, 'biaya': 1, 'produksi': 1, 'atas': 1, 'lambat': 1, 'tiap': 1, 'harus': 1, 'mereka': 1, 'sangat': 1, 'agam': 1, 'sebut': 1, 'indonesia': 1, 'ingin': 1, 'laku': 1, 'seleksi': 1, 'teliti': 1, 'dekat': 1, 'integrasi': 1, 'antara': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'ambil': 1, 'alternatif': 1, 'mempertimbangakn': 1, 'optimasi': 1, 'banyak': 1, 'fungsi': 1, 'tuju': 1, 'timbang': 1, 'layak': 1, 'metode': 1, 'ahp': 1, 'urut': 1, 'prioritas': 1, 'kriteria': 1, 'proses': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'sesuai': 1, 'standard': 1, 'prosentase': 1, 'tolak': 1, 'cacat': 1, 'harga': 1, 'tepat': 1, 'kirim': 1, 'fleksibilitas': 1, 'respon': 1, 'mampu': 1, 'penuh': 1, 'akhir': 1, 'lead': 1, 'time': 1, 'evaluasi': 1, 'model': 1, 'tri': 1, 'jaya': 1, 'solusi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'suppliers': 8, 'of': 7, 'and': 5, 'to': 5, 'material': 4, 'criteria': 4, 'in': 4, 'selection': 3, 'selecting': 3, 'based': 3, 'on': 3, 'pt': 3, 'for': 2, 'as': 2, 'overcoming': 2, 'company': 2, 'this': 2, 'romi': 2, 'violeta': 2, 'make': 2, 'optimal': 2, 'programming': 2, 'process': 2, 'a': 2, 'results': 2, 'most': 2, 'time': 2, 'order': 2, 'good': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'useful': 1, 'companies': 1, 'such': 1, 'production': 1, 'costs': 1, 'delays': 1, 'every': 1, 'must': 1, 'have': 1, 'used': 1, 'or': 1, 'can': 1, 'vary': 1, 'widely': 1, 'wants': 1, 'determine': 1, 'study': 1, 'decided': 1, 'use': 1, 'an': 1, 'integrated': 1, 'plan': 1, 'between': 1, 'target': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'decision': 1, 'select': 1, 'supplier': 1, 'by': 1, 'considering': 1, 'optimizations': 1, 'that': 1, 'require': 1, 'more': 1, 'objectives': 1, 'consider': 1, 'feasibility': 1, 'ahp': 1, 'method': 1, 'decisive': 1, 'priority': 1, 'sequence': 1, 'raw': 1, 'at': 1, 'is': 1, 'suitability': 1, 'with': 1, 'standard': 1, 'percentage': 1, 'defect': 1, 'preference': 1, 'price': 1, 'delivery': 1, 'accuracy': 1, 'increase': 1, 'response': 1, 'fulfillment': 1, 'ability': 1, 'last': 1, 'lead': 1, 'then': 1, 'through': 1, 'evaluation': 1, 'goal': 1, 'model': 1, 'resulting': 1, 'tri': 1, 'jaya': 1, 'was': 1, 'chosen': 1, 'solution': 1})
-------------------------------------------
--- Data #639 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Apriliya Nurhayati
Judul: Aplikasi Model Simulasi Untuk Meminimumkan Makespan dan Meningkatkan Output Produk Rockbolt (Studi Kasus PT Refindo IntiSelaras Indonesia)
Pembimbing 1: Ika Deefi Anna, S.T., M.T
Pembimbing 2: Heri Awalul Ilhamsyah, S.T., M.T
Abstrak (Raw): PT Refindo IntiSelaras Indonesia atau yang selanjutnya disebut dengan PT RII merupakan perusahaan yang bergerak dibidang perlengkapan underground tambang. PT RII mencukupi segala kebutuhan bidang pertambangan dengan sistem make to order. Produk utama yang memiliki permintaan tertinggi yaitu produk rockbolt dengan 8 jenis produk. Permasalahan yang dihadapai oleh PT RII yaitu beberapa job tidak dapat terpenuhi tepat pada waktu yang telah ditentukan oleh konsumen. Pinalti yang ditanggung oleh PT RII bergantung dengan perjanjian dengan konsumen seperti pemotongan biaya dari total biaya yang telah disetujui pada perjanjian kontrak kerja. Produk rockbolt harus melewati 4 mesin yang berbeda dengan kapasitas waktu proses yang berbeda pula. PT RII memiliki 2 lini produksi yang masing-masing lini berisi 4 mesin untuk 8 jenis job. Dalam lini produksinya PT RII menerapkan sistem batch shop dengan ukuran 100 pcs. Berdasarkan skenario perbaikan yang dirancang, skenario perbaikan perubahan sistem batch dengan sistem flowshop 1-1 menghasilkan rata-rata waktu total sebesar 84.45 detik.
Kata kunci : batchshop, flowshop, ACD, Arena 5.0
Abstrak (Clean): pt refindo intiselaras indonesia atau yang selanjutnya disebut dengan pt rii merupakan perusahaan yang bergerak dibidang perlengkapan underground tambang pt rii mencukupi segala kebutuhan bidang pertambangan dengan sistem make to order produk utama yang memiliki permintaan tertinggi yaitu produk rockbolt dengan jenis produk permasalahan yang dihadapai oleh pt rii yaitu beberapa job tidak dapat terpenuhi tepat pada waktu yang telah ditentukan oleh konsumen pinalti yang ditanggung oleh pt rii bergantung dengan perjanjian dengan konsumen seperti pemotongan biaya dari total biaya yang telah disetujui pada perjanjian kontrak kerja produk rockbolt harus melewati mesin yang berbeda dengan kapasitas waktu proses yang berbeda pula pt rii memiliki lini produksi yang masingmasing lini berisi mesin untuk jenis job dalam lini produksinya pt rii menerapkan sistem batch shop dengan ukuran pcs berdasarkan skenario perbaikan yang dirancang skenario perbaikan perubahan sistem batch dengan sistem flowshop menghasilkan ratarata waktu total sebesar detik kata kunci batchshop flowshop acd arena
Abstrak (Stopwords Removed): pt refindo intiselaras indonesia selanjutnya disebut pt rii perusahaan bergerak dibidang perlengkapan underground tambang pt rii mencukupi segala kebutuhan bidang pertambangan sistem make to order produk utama memiliki permintaan tertinggi produk rockbolt jenis produk permasalahan dihadapai pt rii beberapa job dapat terpenuhi tepat waktu ditentukan konsumen pinalti ditanggung pt rii bergantung perjanjian konsumen pemotongan biaya total biaya disetujui perjanjian kontrak kerja produk rockbolt harus melewati mesin berbeda kapasitas waktu proses berbeda pula pt rii memiliki lini produksi masingmasing lini berisi mesin jenis job lini produksinya pt rii menerapkan sistem batch shop ukuran pcs berdasarkan skenario perbaikan dirancang skenario perbaikan perubahan sistem batch sistem flowshop menghasilkan ratarata waktu total sebesar detik kata kunci batchshop flowshop acd arena
Abstrak (Stemmed): pt refindo intiselaras indonesia lanjut sebut pt rii usaha gerak bidang lengkap underground tambang pt rii cukup segala butuh bidang tambang sistem make to order produk utama milik minta tinggi produk rockbolt jenis produk masalah dihadapai pt rii beberapa job dapat penuh tepat waktu tentu konsumen pinalti tanggung pt rii gantung janji konsumen potong biaya total biaya tuju janji kontrak kerja produk rockbolt harus lewat mesin beda kapasitas waktu proses beda pula pt rii milik lini produksi masingmasing lini isi mesin jenis job lini produksi pt rii terap sistem batch shop ukur pcs dasar skenario baik rancang skenario baik ubah sistem batch sistem flowshop hasil ratarata waktu total besar detik kata kunci batchshop flowshop acd arena
Abstrak (Corrected): pt remind intiselaras indonesia layout debut pt rid sara gera biding lengkap underground taming pt rid cutup legal butch biding taming sister make to order proud mama milk mint ting proud cockboat penis proud marsala dihadapai pt rid beberapa job apart punch teat want tent consumed penalty tagging pt rid antung kanji consumed voting bay total bay juju kanji contra era proud cockboat harms let resin bed kapasitas want proves bed pula pt rid milk line produksi masingmasing line is resin penis job line produksi pt rid trap sister batch shop ukr pas dakar scenario back dancing scenario back bah sister batch sister flowshop hail ratarata want total bear devil data bunch batchshop flowshop and arena
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pt': 7, 'rii': 6, 'sistem': 4, 'produk': 4, 'waktu': 3, 'lini': 3, 'bidang': 2, 'tambang': 2, 'milik': 2, 'rockbolt': 2, 'jenis': 2, 'job': 2, 'konsumen': 2, 'janji': 2, 'biaya': 2, 'total': 2, 'mesin': 2, 'beda': 2, 'produksi': 2, 'batch': 2, 'skenario': 2, 'baik': 2, 'flowshop': 2, 'refindo': 1, 'intiselaras': 1, 'indonesia': 1, 'lanjut': 1, 'sebut': 1, 'usaha': 1, 'gerak': 1, 'lengkap': 1, 'underground': 1, 'cukup': 1, 'segala': 1, 'butuh': 1, 'make': 1, 'to': 1, 'order': 1, 'utama': 1, 'minta': 1, 'tinggi': 1, 'masalah': 1, 'dihadapai': 1, 'beberapa': 1, 'dapat': 1, 'penuh': 1, 'tepat': 1, 'tentu': 1, 'pinalti': 1, 'tanggung': 1, 'gantung': 1, 'potong': 1, 'tuju': 1, 'kontrak': 1, 'kerja': 1, 'harus': 1, 'lewat': 1, 'kapasitas': 1, 'proses': 1, 'pula': 1, 'masingmasing': 1, 'isi': 1, 'terap': 1, 'shop': 1, 'ukur': 1, 'pcs': 1, 'dasar': 1, 'rancang': 1, 'ubah': 1, 'hasil': 1, 'ratarata': 1, 'besar': 1, 'detik': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'batchshop': 1, 'acd': 1, 'arena': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'of': 7, 'pt': 6, 'rii': 6, 'with': 6, 'a': 4, 'system': 4, 'is': 3, 'in': 3, 'products': 3, 'by': 3, 'time': 3, 'batch': 3, 'to': 2, 'as': 2, 'mining': 2, 'that': 2, 'has': 2, 'rockbolt': 2, 'types': 2, 'jobs': 2, 'on': 2, 'costs': 2, 'total': 2, 'different': 2, 'machines': 2, 'production': 2, 'shop': 2, 'scenario': 2, 'flowshop': 2, 'refindo': 1, 'intiselaras': 1, 'indonesia': 1, 'or': 1, 'referred': 1, 'company': 1, 'engaged': 1, 'underground': 1, 'equipment': 1, 'fulfills': 1, 'all': 1, 'needs': 1, 'make': 1, 'order': 1, 'main': 1, 'product': 1, 'highest': 1, 'demand': 1, 'problem': 1, 'faced': 1, 'some': 1, 'cannot': 1, 'be': 1, 'fulfilled': 1, 'at': 1, 'specified': 1, 'consumer': 1, 'penalties': 1, 'borne': 1, 'depend': 1, 'agreements': 1, 'consumers': 1, 'such': 1, 'deducting': 1, 'from': 1, 'agreed': 1, 'upon': 1, 'employment': 1, 'contract': 1, 'must': 1, 'pass': 1, 'processing': 1, 'capacities': 1, 'les': 1, 'each': 1, 'which': 1, 'contains': 1, 'for': 1, 'its': 1, 'line': 1, 'applies': 1, 'size': 1, 'pcs': 1, 'based': 1, 'repair': 1, 'designed': 1, 'repairing': 1, 'changes': 1, 'produces': 1, 'an': 1, 'average': 1, 'seconds': 1, 'keywords': 1, 'acd': 1, 'arena': 1})
-------------------------------------------
--- Data #640 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Novita Wulan Sari
Judul: STUDI REKAYASA NILAI PRODUK SEPATU KULIT PADA UKM JUANICO SIDOARJO
Pembimbing 1: Ida Lumintu, S.T., M.T., Ph.D
Pembimbing 2: Trisita Novianti, S.TP., M.T
Abstrak (Raw): Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui rancangan alternatif proses produksi sepatu kulit yang lebih ekonomis tetapi secara kualitas sama dari yang sebelumnya dengan menggunakan metode rekayasa nilai. Hasil penelitian ini memunculkan beberapa alternatif proses produksi sepatu kulit. alternatif yang dipilih adalah alternatif yang memiliki nilai tertinggi dan mendapatkan hasil bahwa alternatif 2 adalah alternatif yang memiliki nilai tertinggi dengan nilai yang dihasilkan sebesar 1,259, yang dimana alternatif ini menggunakan bahan baku kulit jenis mill dan lem fox kuning. Proses produksi pengeringan dengan bantuan cahaya matahari dengan target waktu yang telah ditentukan. Desain yang dipilih yang paling banyak diminati dengan banyak variasi warna. Alternatif 2 ini dapat menurunkan biaya produksi yang awalnya biaya produksi sebesar Rp 210.048/pasang setelah menggunakan rencana kerja rekayasa nilai menjadi Rp 200.014/pasang terdapat selisih biaya sebesar Rp 10.034/pasang.
Kata Kunci : Rekayasa nilai, sepatu kulit, nilai
Abstrak (Clean): penelitian ini bermaksud untuk mengetahui rancangan alternatif proses produksi sepatu kulit yang lebih ekonomis tetapi secara kualitas sama dari yang sebelumnya dengan menggunakan metode rekayasa nilai hasil penelitian ini memunculkan beberapa alternatif proses produksi sepatu kulit alternatif yang dipilih adalah alternatif yang memiliki nilai tertinggi dan mendapatkan hasil bahwa alternatif adalah alternatif yang memiliki nilai tertinggi dengan nilai yang dihasilkan sebesar yang dimana alternatif ini menggunakan bahan baku kulit jenis mill dan lem fox kuning proses produksi pengeringan dengan bantuan cahaya matahari dengan target waktu yang telah ditentukan desain yang dipilih yang paling banyak diminati dengan banyak variasi warna alternatif ini dapat menurunkan biaya produksi yang awalnya biaya produksi sebesar rp pasang setelah menggunakan rencana kerja rekayasa nilai menjadi rp pasang terdapat selisih biaya sebesar rp pasang kata kunci rekayasa nilai sepatu kulit nilai
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bermaksud mengetahui rancangan alternatif proses produksi sepatu kulit lebih ekonomis secara kualitas sama sebelumnya menggunakan metode rekayasa nilai hasil penelitian memunculkan beberapa alternatif proses produksi sepatu kulit alternatif dipilih alternatif memiliki nilai tertinggi mendapatkan hasil alternatif alternatif memiliki nilai tertinggi nilai dihasilkan sebesar dimana alternatif menggunakan bahan baku kulit jenis mill lem fox kuning proses produksi pengeringan bantuan cahaya matahari target waktu ditentukan desain dipilih paling banyak diminati banyak variasi warna alternatif dapat menurunkan biaya produksi awalnya biaya produksi sebesar rp pasang menggunakan rencana kerja rekayasa nilai menjadi rp pasang terdapat selisih biaya sebesar rp pasang kata kunci rekayasa nilai sepatu kulit nilai
Abstrak (Stemmed): teliti maksud tahu rancang alternatif proses produksi sepatu kulit lebih ekonomis cara kualitas sama belum guna metode rekayasa nilai hasil teliti muncul beberapa alternatif proses produksi sepatu kulit alternatif pilih alternatif milik nilai tinggi dapat hasil alternatif alternatif milik nilai tinggi nilai hasil besar mana alternatif guna bahan baku kulit jenis mill lem fox kuning proses produksi ering bantu cahaya matahari target waktu tentu desain pilih paling banyak mati banyak variasi warna alternatif dapat turun biaya produksi awal biaya produksi besar rp pasang guna rencana kerja rekayasa nilai jadi rp pasang dapat selisih biaya besar rp pasang kata kunci rekayasa nilai sepatu kulit nilai
Abstrak (Corrected): elite makeup tau dancing alternative proves produksi seat built leash economic cara kualitas same begum gun metope rekayasa nilgai hail elite munch beberapa alternative proves produksi seat built alternative pilch alternative milk nilgai ting apart hail alternative alternative milk nilgai ting nilgai hail bear mana alternative gun bahai baku built penis mill lem fox tuning proves produksi bring bantu cabana kalahari target want tent detain pilch paling banyan math banyan varies wanna alternative apart turn bay produksi away bay produksi bear up padang gun recant era rekayasa nilgai jade up padang apart selfish bay bear up padang data bunch rekayasa nilgai seat built nilgai
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'alternatif': 8, 'nilai': 7, 'produksi': 5, 'kulit': 4, 'proses': 3, 'sepatu': 3, 'guna': 3, 'rekayasa': 3, 'hasil': 3, 'dapat': 3, 'besar': 3, 'biaya': 3, 'rp': 3, 'pasang': 3, 'teliti': 2, 'pilih': 2, 'milik': 2, 'tinggi': 2, 'banyak': 2, 'maksud': 1, 'tahu': 1, 'rancang': 1, 'lebih': 1, 'ekonomis': 1, 'cara': 1, 'kualitas': 1, 'sama': 1, 'belum': 1, 'metode': 1, 'muncul': 1, 'beberapa': 1, 'mana': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'jenis': 1, 'mill': 1, 'lem': 1, 'fox': 1, 'kuning': 1, 'ering': 1, 'bantu': 1, 'cahaya': 1, 'matahari': 1, 'target': 1, 'waktu': 1, 'tentu': 1, 'desain': 1, 'paling': 1, 'mati': 1, 'variasi': 1, 'warna': 1, 'turun': 1, 'awal': 1, 'rencana': 1, 'kerja': 1, 'jadi': 1, 'selisih': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'is': 8, 'alternative': 7, 'of': 6, 'value': 6, 'production': 5, 'leather': 4, 'using': 4, 'that': 4, 'it': 4, 'shoes': 3, 'engineering': 3, 'and': 3, 'costs': 3, 'idr': 3, 'pairpackage': 3, 'this': 2, 'study': 2, 'design': 2, 'processes': 2, 'which': 2, 'chosen': 2, 'has': 2, 'highest': 2, 'thus': 2, 'with': 2, 'a': 2, 'time': 2, 'in': 2, 'aims': 1, 'to': 1, 'investigate': 1, 'more': 1, 'economical': 1, 'however': 1, 'quality': 1, 'similiar': 1, 'than': 1, 'previous': 1, 'ones': 1, 'methods': 1, 'results': 1, 'arised': 1, 'several': 1, 'for': 1, 'get': 1, 'result': 1, 'besides': 1, 'milltype': 1, 'yellow': 1, 'fox': 1, 'glue': 1, 'process': 1, 'drying': 1, 'sunshine': 1, 'specified': 1, 'most': 1, 'popular': 1, 'many': 1, 'variations': 1, 'color': 1, 'can': 1, 'reduce': 1, 'first': 1, 'then': 1, 'after': 1, 'work': 1, 'plan': 1, 'there': 1, 'difference': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #641 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Sulaiman Afandi
Judul: PENGARUH PEMBERIAN PUPUK CAIR ORGANIK DARI LIMBAH UDANG TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KACANG PANJANG MENGGUNAKAN METODE RANCANGAN ACAK LENGKAP FAKTORIAL
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T., IPM.
Pembimbing 2: Rullie Annisa, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Desa yang sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai petani tambak udang adalah Desa Sungonlegowo, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik sekali panen sebagian hasil panen diolah untuk mendapat harga yang lebih tinggi. Oleh karena itu, untuk mengurangi limbah, peneliti akan memanfaatkannya menjadi pupuk cair organik. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap Faktorial 32, faktor A yaitu interval waktu pemberian pupuk cair organik yang terdiri dari 3 level, yaitu: 2 hari sekali, 4 hari sekali, dan 6 hari sekali, faktor B yaitu pemberian pupuk cair organik yang terdiri dari 3 level, yaitu: 0 ml, 5 ml, dan 10 ml dengan 3 pengulangan. Variabel respon yang diamati yaitu jumlah bunga tanaman kacang panjang. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA dengan taraf signifikan 0,05 dilanjutkan uji Tukey dengan taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor A memberikan pengaruh yang signifikan terhadap variabel respon, level faktor A yang berpengaruh secara signifikan yaitu 4 hari sekali. faktor B memberikan pengaruh yang signifikan terhadap variabel respon, level faktor B yang berpengaruh secara signifikan yaitu 10 ml. Interaksi faktor A dengan faktor B memberikan pengaruh yang signifikan terhadap variabel respon, Interaksi level faktor A dengan faktor B yang berpengaruh secara signifikan yaitu 4 hari sekali dengan 10 ml.
Abstrak (Clean): desa yang sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai petani tambak udang adalah desa sungonlegowo kecamatan bungah kabupaten gresik sekali panen sebagian hasil panen diolah untuk mendapat harga yang lebih tinggi oleh karena itu untuk mengurangi limbah peneliti akan memanfaatkannya menjadi pupuk cair organik penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap faktorial faktor a yaitu interval waktu pemberian pupuk cair organik yang terdiri dari level yaitu hari sekali hari sekali dan hari sekali faktor b yaitu pemberian pupuk cair organik yang terdiri dari level yaitu ml ml dan ml dengan pengulangan variabel respon yang diamati yaitu jumlah bunga tanaman kacang panjang data yang diperoleh dianalisis menggunakan anova dengan taraf signifikan dilanjutkan uji tukey dengan taraf signifikan hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor a memberikan pengaruh yang signifikan terhadap variabel respon level faktor a yang berpengaruh secara signifikan yaitu hari sekali faktor b memberikan pengaruh yang signifikan terhadap variabel respon level faktor b yang berpengaruh secara signifikan yaitu ml interaksi faktor a dengan faktor b memberikan pengaruh yang signifikan terhadap variabel respon interaksi level faktor a dengan faktor b yang berpengaruh secara signifikan yaitu hari sekali dengan ml
Abstrak (Stopwords Removed): desa sebagian besar penduduknya berprofesi petani tambak udang desa sungonlegowo kecamatan bungah kabupaten gresik sekali panen sebagian hasil panen diolah mendapat harga lebih tinggi mengurangi limbah peneliti memanfaatkannya menjadi pupuk cair organik penelitian menggunakan metode rancangan acak lengkap faktorial faktor a interval waktu pemberian pupuk cair organik terdiri level hari sekali hari sekali hari sekali faktor b pemberian pupuk cair organik terdiri level ml ml ml pengulangan variabel respon diamati jumlah bunga tanaman kacang panjang data diperoleh dianalisis menggunakan anova taraf signifikan dilanjutkan uji tukey taraf signifikan hasil penelitian menunjukkan faktor a memberikan pengaruh signifikan variabel respon level faktor a berpengaruh secara signifikan hari sekali faktor b memberikan pengaruh signifikan variabel respon level faktor b berpengaruh secara signifikan ml interaksi faktor a faktor b memberikan pengaruh signifikan variabel respon interaksi level faktor a faktor b berpengaruh secara signifikan hari sekali ml
Abstrak (Stemmed): desa bagi besar duduk profesi tani tambak udang desa sungonlegowo camat bungah kabupaten gresik sekali panen bagi hasil panen olah dapat harga lebih tinggi kurang limbah teliti manfaat jadi pupuk cair organik teliti guna metode rancang acak lengkap faktorial faktor a interval waktu beri pupuk cair organik diri level hari sekali hari sekali hari sekali faktor b beri pupuk cair organik diri level ml ml ml ulang variabel respon amat jumlah bunga tanam kacang panjang data oleh analis guna anova taraf signifikan lanjut uji tukey taraf signifikan hasil teliti tunjuk faktor a beri pengaruh signifikan variabel respon level faktor a pengaruh cara signifikan hari sekali faktor b beri pengaruh signifikan variabel respon level faktor b pengaruh cara signifikan ml interaksi faktor a faktor b beri pengaruh signifikan variabel respon interaksi level faktor a faktor b pengaruh cara signifikan hari sekali ml
Abstrak (Corrected): desk bag bear dude profess tank tambac dang desk sungonlegowo carat bunch kabupaten greek seal panel bag hail panel blah apart hard leash ting during limb elite manat jade punk car organic elite gun metope dancing arak lengkap factorial factor a interval want bert punk car organic dirt level hard seal hard seal hard seal factor b bert punk car organic dirt level my my my slang variable respond mat mullah bung tana facing panting data olen analysis gun nova tara significant layout uni turkey tara significant hail elite tuneup factor a bert pengaruh significant variable respond level factor a pengaruh cara significant hard seal factor b bert pengaruh significant variable respond level factor b pengaruh cara significant my interaksi factor a factor b bert pengaruh significant variable respond interaksi level factor a factor b pengaruh cara significant hard seal my
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'faktor': 10, 'signifikan': 8, 'sekali': 6, 'pengaruh': 6, 'a': 5, 'beri': 5, 'level': 5, 'hari': 5, 'b': 5, 'ml': 5, 'variabel': 4, 'respon': 4, 'teliti': 3, 'pupuk': 3, 'cair': 3, 'organik': 3, 'cara': 3, 'desa': 2, 'bagi': 2, 'panen': 2, 'hasil': 2, 'guna': 2, 'diri': 2, 'taraf': 2, 'interaksi': 2, 'besar': 1, 'duduk': 1, 'profesi': 1, 'tani': 1, 'tambak': 1, 'udang': 1, 'sungonlegowo': 1, 'camat': 1, 'bungah': 1, 'kabupaten': 1, 'gresik': 1, 'olah': 1, 'dapat': 1, 'harga': 1, 'lebih': 1, 'tinggi': 1, 'kurang': 1, 'limbah': 1, 'manfaat': 1, 'jadi': 1, 'metode': 1, 'rancang': 1, 'acak': 1, 'lengkap': 1, 'faktorial': 1, 'interval': 1, 'waktu': 1, 'ulang': 1, 'amat': 1, 'jumlah': 1, 'bunga': 1, 'tanam': 1, 'kacang': 1, 'panjang': 1, 'data': 1, 'oleh': 1, 'analis': 1, 'anova': 1, 'lanjut': 1, 'uji': 1, 'tukey': 1, 'tunjuk': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'a': 11, 'factor': 10, 'is': 8, 'significant': 8, 'once': 6, 'with': 6, 'the': 5, 'that': 5, 'to': 5, 'days': 5, 'b': 5, 'ml': 5, 'level': 5, 'in': 4, 'variable': 4, 'response': 4, 'use': 3, 'fertilizer': 3, 'liquid': 3, 'organic': 3, 'effect': 3, 'influential': 3, 'manner': 3, 'village': 2, 'harvest': 2, 'results': 2, 'for': 2, 'research': 2, 'gift': 2, 'comprising': 2, 'from': 2, 'levels': 2, 'namely': 2, 'and': 2, 'gives': 2, 'interaction': 2, 'partly': 1, 'big': 1, 'population': 1, 'profession': 1, 'as': 1, 'farmer': 1, 'pond': 1, 'shrimp': 1, 'sungonlegowo': 1, 'camat': 1, 'bungah': 1, 'gresik': 1, 'regency': 1, 'part': 1, 'processed': 1, 'got': 1, 'price': 1, 'high': 1, 'by': 1, 'because': 1, 'reduce': 1, 'waste': 1, 'researcher': 1, 'will': 1, 'it': 1, 'be': 1, 'this': 1, 'method': 1, 'design': 1, 'random': 1, 'complete': 1, 'factorial': 1, 'time': 1, 'interval': 1, 'repetitions': 1, 'observed': 1, 'total': 1, 'flower': 1, 'plant': 1, 'peanuts': 1, 'long': 1, 'data': 1, 'obtained': 1, 'analyzed': 1, 'anova': 1, 'next': 1, 'test': 1, 'tukey': 1, 'show': 1, 'give': 1, 'away': 1, 'which': 1})
-------------------------------------------
--- Data #642 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Philip Hermawan
Judul: Perancangan Sistem Informasi Penjadwalan Produksi di PT Kompindo Wiratama
Pembimbing 1: Heri Awalul Ilhamsah, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Trisita Novianti, S.TP., M.T.
Abstrak (Raw): Informasi yang cepat dan tepat dalam sebuah sistem produksi diperlukan dalam pengembangan perusahaan agar efektifitas dan efisiensi dapat tercapai. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk tercapainya efektifitas dan efisiensi dalam sistem produksi adalah dengan mengembangkan sistem informasi (Marakas, 2006). Permasalahan yang sering dihadapi oleh perusahaan adalah ketidakakuratan informasi dalam sebuah sistem produksi. Sistem informasi merupakan sekelompok data yang saling berkaitan dan berinteraksi dengan pengguna untuk mengambil sebuah keputusan. Penelitian ini mengembangkan sistem informasi di PT Kompindo Wiratama untuk mendukung proses penjadwalan produksi perusahaan. Sistem informasi dikembangkan dengan metode System Development Life Cycle (SDLC) dengan prinsip waterfall system. Perancangan system menggunakan bantuan diagram UML, yaitu use case diagram, activity diagram, sequence diagram dan class diagram. Pengimplementasian system menggunakan Bahasa PHP dan bantuan MySQL.
Abstrak (Clean): informasi yang cepat dan tepat dalam sebuah sistem produksi diperlukan dalam pengembangan perusahaan agar efektifitas dan efisiensi dapat tercapai salah satu cara yang dapat digunakan untuk tercapainya efektifitas dan efisiensi dalam sistem produksi adalah dengan mengembangkan sistem informasi marakas permasalahan yang sering dihadapi oleh perusahaan adalah ketidakakuratan informasi dalam sebuah sistem produksi sistem informasi merupakan sekelompok data yang saling berkaitan dan berinteraksi dengan pengguna untuk mengambil sebuah keputusan penelitian ini mengembangkan sistem informasi di pt kompindo wiratama untuk mendukung proses penjadwalan produksi perusahaan sistem informasi dikembangkan dengan metode system development life cycle sdlc dengan prinsip waterfall system perancangan system menggunakan bantuan diagram uml yaitu use case diagram activity diagram sequence diagram dan class diagram pengimplementasian system menggunakan bahasa php dan bantuan mysql
Abstrak (Stopwords Removed): informasi cepat tepat sistem produksi diperlukan pengembangan perusahaan efektifitas efisiensi dapat tercapai salah satu cara dapat digunakan tercapainya efektifitas efisiensi sistem produksi mengembangkan sistem informasi marakas permasalahan sering dihadapi perusahaan ketidakakuratan informasi sistem produksi sistem informasi sekelompok data saling berkaitan berinteraksi pengguna mengambil keputusan penelitian mengembangkan sistem informasi pt kompindo wiratama mendukung proses penjadwalan produksi perusahaan sistem informasi dikembangkan metode system development life cycle sdlc prinsip waterfall system perancangan system menggunakan bantuan diagram uml use case diagram activity diagram sequence diagram class diagram pengimplementasian system menggunakan bahasa php bantuan mysql
Abstrak (Stemmed): informasi cepat tepat sistem produksi perlu kembang usaha efektifitas efisiensi dapat capai salah satu cara dapat guna capa efektifitas efisiensi sistem produksi kembang sistem informasi marakas masalah sering hadap usaha ketidakakuratan informasi sistem produksi sistem informasi kelompok data saling kait interaksi guna ambil putus teliti kembang sistem informasi pt kompindo wiratama dukung proses jadwal produksi usaha sistem informasi kembang metode system development life cycle sdlc prinsip waterfall system ancang system guna bantu diagram uml use case diagram activity diagram sequence diagram class diagram implementasi system guna bahasa php bantu mysql
Abstrak (Corrected): informant eat teat sister produksi peru embank sara efektifitas efisiensi apart capri salad sat cara apart gun cap efektifitas efisiensi sister produksi embank sister informant maracas marsala seeing hadar sara ketidakakuratan informant sister produksi sister informant kelompok data saying wait interaksi gun ambit puts elite embank sister informant pt kompindo wiratama during proves radial produksi sara sister informant embank metope system development life cycle sell principe waterfall system dancing system gun bantu diagram um use case diagram activity diagram sequence diagram class diagram implements system gun bahama pop bantu myself
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sistem': 7, 'informasi': 6, 'diagram': 5, 'produksi': 4, 'kembang': 4, 'guna': 4, 'system': 4, 'usaha': 3, 'efektifitas': 2, 'efisiensi': 2, 'dapat': 2, 'bantu': 2, 'cepat': 1, 'tepat': 1, 'perlu': 1, 'capai': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'cara': 1, 'capa': 1, 'marakas': 1, 'masalah': 1, 'sering': 1, 'hadap': 1, 'ketidakakuratan': 1, 'kelompok': 1, 'data': 1, 'saling': 1, 'kait': 1, 'interaksi': 1, 'ambil': 1, 'putus': 1, 'teliti': 1, 'pt': 1, 'kompindo': 1, 'wiratama': 1, 'dukung': 1, 'proses': 1, 'jadwal': 1, 'metode': 1, 'development': 1, 'life': 1, 'cycle': 1, 'sdlc': 1, 'prinsip': 1, 'waterfall': 1, 'ancang': 1, 'uml': 1, 'use': 1, 'case': 1, 'activity': 1, 'sequence': 1, 'class': 1, 'implementasi': 1, 'bahasa': 1, 'php': 1, 'mysql': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'system': 7, 'and': 6, 'information': 6, 'of': 5, 'diagrams': 5, 'in': 4, 'a': 4, 'production': 4, 'is': 4, 'to': 4, 'systems': 4, 'that': 3, 'development': 2, 'effectiveness': 2, 'efficiency': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'are': 2, 'with': 2, 'using': 2, 'help': 2, 'fast': 1, 'precise': 1, 'needed': 1, 'company': 1, 'so': 1, 'achieved': 1, 'one': 1, 'way': 1, 'used': 1, 'achieve': 1, 'develop': 1, 'marakas': 1, 'problem': 1, 'often': 1, 'faced': 1, 'by': 1, 'companies': 1, 'inaccuracy': 1, 'group': 1, 'interrelated': 1, 'data': 1, 'interact': 1, 'users': 1, 'make': 1, 'decision': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'develops': 1, 'an': 1, 'at': 1, 'pt': 1, 'kompindo': 1, 'wiratama': 1, 'support': 1, 'companys': 1, 'scheduling': 1, 'process': 1, 'developed': 1, 'life': 1, 'cycle': 1, 'sdlc': 1, 'method': 1, 'principle': 1, 'waterfall': 1, 'design': 1, 'uses': 1, 'uml': 1, 'namely': 1, 'use': 1, 'case': 1, 'activity': 1, 'sequence': 1, 'class': 1, 'implementing': 1, 'php': 1, 'language': 1, 'mysql': 1})
-------------------------------------------
--- Data #643 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Erizka Meitasari
Judul: PENGENDALIAN KUALITAS PADA PROSES PENGEMASAN MONOSODIUM GLUTAMATE (MSG) DENGAN METODE STATISTICAL PROCESS CONTROL (SPC) DAN TEKNIK DELPHI
STUDI KASUS: PT XYZ
Pembimbing 1: Ida Lumintu, S.T.,M.T.,Ph.D
Pembimbing 2: Agus Salim, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): PT XYZ merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi monosodium glutamate (msg) di Indonesia sejak tahun 1979 hingga sekarang. Persaingan bisnis diantara produk monosodium glutamate (msg) menyebabkan PT XYZ berusaha secara maksimal untuk tetap mempertahankan loyalitas para konsumen dengan mengutamakan kualitas produk. Salah satu usaha dalam mempertahankan loyalitas pelanggan dengan pengendalian kualitas kemasan (packaging), namun kenyatannya masih banyak ditemukan permasalahan pada kecacatan proses pengemasan yakni kecacatan seperti coding abnormal, seal abnormal, seal jelek, film kosong baik, dan film kosong out. Kecacatan yang terjadi menyebabkan kerugian materi yang besar bagi perusahaan XYZ karena terdapat proses rework produk. Selain itu menyebabkan target produk monosodium glutamate (msg) yang baik tidak terpenuhi. Berdasarkan kecacatan-kecacatan yang terjadi untuk mengetahui kecacatan yang menjadi fokus penyelesaian maka dilakukan dengan perhitungan diagram pareto. Hasil dari diagaram pareto adalah produk coding abnormal 35,3%, seal abnormal 30,8%, dan seal jelek 18,4%. Agar penyebab permasalaan jenis-jenis cacat tersebut dapat berkurang maka dilakukan analisis untuk mengetahui apakah ada hubungan kecacatan produk dengan proses pengemasan dengan statistical process control (SPC) dan untuk mengetahui penyebab dari permasalahan produk dilakukan dengan metode delphi.
Abstrak (Clean): pt xyz merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi monosodium glutamate msg di indonesia sejak tahun hingga sekarang persaingan bisnis diantara produk monosodium glutamate msg menyebabkan pt xyz berusaha secara maksimal untuk tetap mempertahankan loyalitas para konsumen dengan mengutamakan kualitas produk salah satu usaha dalam mempertahankan loyalitas pelanggan dengan pengendalian kualitas kemasan packaging namun kenyatannya masih banyak ditemukan permasalahan pada kecacatan proses pengemasan yakni kecacatan seperti coding abnormal seal abnormal seal jelek film kosong baik dan film kosong out kecacatan yang terjadi menyebabkan kerugian materi yang besar bagi perusahaan xyz karena terdapat proses rework produk selain itu menyebabkan target produk monosodium glutamate msg yang baik tidak terpenuhi berdasarkan kecacatankecacatan yang terjadi untuk mengetahui kecacatan yang menjadi fokus penyelesaian maka dilakukan dengan perhitungan diagram pareto hasil dari diagaram pareto adalah produk coding abnormal seal abnormal dan seal jelek agar penyebab permasalaan jenisjenis cacat tersebut dapat berkurang maka dilakukan analisis untuk mengetahui apakah ada hubungan kecacatan produk dengan proses pengemasan dengan statistical process control spc dan untuk mengetahui penyebab dari permasalahan produk dilakukan dengan metode delphi
Abstrak (Stopwords Removed): pt xyz salah satu perusahaan memproduksi monosodium glutamate msg indonesia tahun hingga sekarang persaingan bisnis diantara produk monosodium glutamate msg menyebabkan pt xyz berusaha secara maksimal tetap mempertahankan loyalitas para konsumen mengutamakan kualitas produk salah satu usaha mempertahankan loyalitas pelanggan pengendalian kualitas kemasan packaging kenyatannya masih banyak ditemukan permasalahan kecacatan proses pengemasan yakni kecacatan coding abnormal seal abnormal seal jelek film kosong baik film kosong out kecacatan terjadi menyebabkan kerugian materi besar bagi perusahaan xyz terdapat proses rework produk selain menyebabkan target produk monosodium glutamate msg baik terpenuhi berdasarkan kecacatankecacatan terjadi mengetahui kecacatan menjadi fokus penyelesaian dilakukan perhitungan diagram pareto hasil diagaram pareto produk coding abnormal seal abnormal seal jelek penyebab permasalaan jenisjenis cacat tersebut dapat berkurang dilakukan analisis mengetahui apakah ada hubungan kecacatan produk proses pengemasan statistical process control spc mengetahui penyebab permasalahan produk dilakukan metode delphi
Abstrak (Stemmed): pt xyz salah satu usaha produksi monosodium glutamate msg indonesia tahun hingga sekarang saing bisnis antara produk monosodium glutamate msg sebab pt xyz usaha cara maksimal tetap tahan loyalitas para konsumen utama kualitas produk salah satu usaha tahan loyalitas langgan kendali kualitas kemas packaging kenyat masih banyak temu masalah cacat proses emas yakni cacat coding abnormal seal abnormal seal jelek film kosong baik film kosong out cacat jadi sebab rugi materi besar bagi usaha xyz dapat proses rework produk selain sebab target produk monosodium glutamate msg baik penuh dasar kecacatankecacatan jadi tahu cacat jadi fokus selesai laku hitung diagram pareto hasil diagaram pareto produk coding abnormal seal abnormal seal jelek sebab masala jenisjenis cacat sebut dapat kurang laku analisis tahu apakah ada hubung cacat produk proses emas statistical process control spc tahu sebab masalah produk laku metode delphi
Abstrak (Corrected): pt byz salad sat sara produksi monosodium glutamate mug indonesia thun hinges semarang saying basis angara proud monosodium glutamate mug kebab pt byz sara cara maximal team than loyalties para consumed mama kualitas proud salad sat sara than loyalties hangman kendall kualitas bemas packaging kenya mash banyan temp marsala carat proves mas yank carat coding abnormal seal abnormal seal week film losing back film losing out carat jade kebab rug mater bear bag sara byz apart proves rework proud slain kebab target proud monosodium glutamate mug back punch dakar kecacatankecacatan jade tau carat jade focus seesaw lake hiding diagram pareto hail diagram pareto proud coding abnormal seal abnormal seal week kebab marsala jenisjenis carat debut apart during lake analysis tau halakah ada hung carat proud proves mas statistical process control spy tau kebab marsala proud lake metope delphi
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produk': 7, 'cacat': 6, 'sebab': 5, 'usaha': 4, 'abnormal': 4, 'seal': 4, 'xyz': 3, 'monosodium': 3, 'glutamate': 3, 'msg': 3, 'proses': 3, 'jadi': 3, 'tahu': 3, 'laku': 3, 'pt': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'tahan': 2, 'loyalitas': 2, 'kualitas': 2, 'masalah': 2, 'emas': 2, 'coding': 2, 'jelek': 2, 'film': 2, 'kosong': 2, 'baik': 2, 'dapat': 2, 'pareto': 2, 'produksi': 1, 'indonesia': 1, 'tahun': 1, 'hingga': 1, 'sekarang': 1, 'saing': 1, 'bisnis': 1, 'antara': 1, 'cara': 1, 'maksimal': 1, 'tetap': 1, 'para': 1, 'konsumen': 1, 'utama': 1, 'langgan': 1, 'kendali': 1, 'kemas': 1, 'packaging': 1, 'kenyat': 1, 'masih': 1, 'banyak': 1, 'temu': 1, 'yakni': 1, 'out': 1, 'rugi': 1, 'materi': 1, 'besar': 1, 'bagi': 1, 'rework': 1, 'selain': 1, 'target': 1, 'penuh': 1, 'dasar': 1, 'kecacatankecacatan': 1, 'fokus': 1, 'selesai': 1, 'hitung': 1, 'diagram': 1, 'hasil': 1, 'diagaram': 1, 'masala': 1, 'jenisjenis': 1, 'sebut': 1, 'kurang': 1, 'analisis': 1, 'apakah': 1, 'ada': 1, 'hubung': 1, 'statistical': 1, 'process': 1, 'control': 1, 'spc': 1, 'metode': 1, 'delphi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 8, 'to': 7, 'is': 5, 'that': 5, 'in': 4, 'causes': 4, 'product': 4, 'abnormal': 4, 'seals': 4, 'and': 4, 'defects': 4, 'xyz': 3, 'monosodium': 3, 'glutamate': 3, 'msg': 3, 'products': 3, 'there': 3, 'are': 3, 'problems': 3, 'disability': 3, 'process': 3, 'out': 3, 'a': 3, 'pt': 2, 'one': 2, 'between': 2, 'maintain': 2, 'customer': 2, 'loyalty': 2, 'by': 2, 'quality': 2, 'packaging': 2, 'with': 2, 'coding': 2, 'bad': 2, 'good': 2, 'films': 2, 'find': 2, 'pareto': 2, 'was': 2, 'companies': 1, 'produce': 1, 'indonesia': 1, 'since': 1, 'until': 1, 'now': 1, 'business': 1, 'competition': 1, 'strive': 1, 'prioritizing': 1, 'effort': 1, 'but': 1, 'fact': 1, 'still': 1, 'many': 1, 'namely': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'blank': 1, 'empty': 1, 'occurs': 1, 'large': 1, 'material': 1, 'loss': 1, 'for': 1, 'company': 1, 'because': 1, 'rework': 1, 'besides': 1, 'target': 1, 'not': 1, 'fulfilled': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'occur': 1, 'focus': 1, 'settlement': 1, 'it': 1, 'done': 1, 'calculating': 1, 'diagram': 1, 'results': 1, 'diagaram': 1, 'order': 1, 'reduce': 1, 'types': 1, 'an': 1, 'analysis': 1, 'conducted': 1, 'determine': 1, 'whether': 1, 'relationship': 1, 'statistical': 1, 'control': 1, 'spc': 1, 'using': 1, 'delphi': 1, 'method': 1})
-------------------------------------------
--- Data #644 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Mohamad Syaifudin Muharto
Judul: PENENTUAN KOMPOSISI PAKAN TERNAK AYAM RAS PETELUR DENGAN METODE RANCANGAN ACAK KELOMPOK
(Studi Kasus : Peternakan Ayam Ras Petelur Kec. Poncokusumo, Kabupaten Malang-Jawa Timur)
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko, S.T., M.T
Pembimbing 2: Ika Deefi Anna, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Harga telur semakin meningkat seiring dengan meingkatnya harga pakan pada peternakan ayam ras petelur. Harga pakan pada peternakan ayam ras petelur di daerah Poncokusumo-Malang berkisar sekitar Rp.7.500/kg, oleh karena itu dilakukan penelitian dengan tujuan untuk meminimumkan biaya bahan baku pakan dengan menggunakan metode linear programming dan penerapan hasil output linear programming untuk mengetahui pengaruh dari pemberian pakan yang telah disusun dengan menggunakan metode rancangan acak kelompok (RAK). Faktor yang digunakan dalam eksperimen ada 2 yaitu pemberian pakan basah dan pakan kering dengan masing terdapat 4 perlakuan yaitu pemberian tambahan pakan konsentrat sebesar 0%, 20%, 25%, 30% dan masing-masing faktor terdapat 2 kelompok. Hasil presentase komposisi pakan yang diperoleh yaitu bekatul 42,71%, jagung 0,35%, tepung ikan 10,60%, ampas tahu 3,92%, bungkil kedelai 29,33%, dan bungkil kacang tanah sebanyak 13,09% dengan harga minimum sebesar Rp.4.090/kg. Hasil eksperimen diperoleh hasil bahwa pemberian pakan yang memiliki pengaruh paling baik yaitu pemberian pakan basah karena pada level 25%, 20%, dan 0% memiliki berat telur yang lebih baik dibanding dengan pakan kering.
Abstrak (Clean): harga telur semakin meningkat seiring dengan meingkatnya harga pakan pada peternakan ayam ras petelur harga pakan pada peternakan ayam ras petelur di daerah poncokusumomalang berkisar sekitar rpkg oleh karena itu dilakukan penelitian dengan tujuan untuk meminimumkan biaya bahan baku pakan dengan menggunakan metode linear programming dan penerapan hasil output linear programming untuk mengetahui pengaruh dari pemberian pakan yang telah disusun dengan menggunakan metode rancangan acak kelompok rak faktor yang digunakan dalam eksperimen ada yaitu pemberian pakan basah dan pakan kering dengan masing terdapat perlakuan yaitu pemberian tambahan pakan konsentrat sebesar dan masingmasing faktor terdapat kelompok hasil presentase komposisi pakan yang diperoleh yaitu bekatul jagung tepung ikan ampas tahu bungkil kedelai dan bungkil kacang tanah sebanyak dengan harga minimum sebesar rpkg hasil eksperimen diperoleh hasil bahwa pemberian pakan yang memiliki pengaruh paling baik yaitu pemberian pakan basah karena pada level dan memiliki berat telur yang lebih baik dibanding dengan pakan kering
Abstrak (Stopwords Removed): harga telur semakin meningkat seiring meingkatnya harga pakan peternakan ayam ras petelur harga pakan peternakan ayam ras petelur daerah poncokusumomalang berkisar sekitar rpkg dilakukan penelitian tujuan meminimumkan biaya bahan baku pakan menggunakan metode linear programming penerapan hasil output linear programming mengetahui pengaruh pemberian pakan disusun menggunakan metode rancangan acak kelompok rak faktor digunakan eksperimen ada pemberian pakan basah pakan kering masing terdapat perlakuan pemberian tambahan pakan konsentrat sebesar masingmasing faktor terdapat kelompok hasil presentase komposisi pakan diperoleh bekatul jagung tepung ikan ampas tahu bungkil kedelai bungkil kacang tanah sebanyak harga minimum sebesar rpkg hasil eksperimen diperoleh hasil pemberian pakan memiliki pengaruh paling baik pemberian pakan basah level memiliki berat telur lebih baik dibanding pakan kering
Abstrak (Stemmed): harga telur makin tingkat iring meingkatnya harga pakan terna ayam ras telur harga pakan terna ayam ras telur daerah poncokusumomalang kisar sekitar rpkg laku teliti tuju minimum biaya bahan baku pakan guna metode linear programming terap hasil output linear programming tahu pengaruh beri pakan susun guna metode rancang acak kelompok rak faktor guna eksperimen ada beri pakan basah pakan kering masing dapat laku beri tambah pakan konsentrat besar masingmasing faktor dapat kelompok hasil presentase komposisi pakan oleh bekatul jagung tepung ikan ampas tahu bungkil kedelai bungkil kacang tanah banyak harga minimum besar rpkg hasil eksperimen oleh hasil beri pakan milik pengaruh paling baik beri pakan basah level milik berat telur lebih baik banding pakan kering
Abstrak (Corrected): hard tell making dingbat bring meingkatnya hard pagan terra adam was tell hard pagan terra adam was tell sarah poncokusumomalang isar seminar ring lake elite juju minimum bay bahai baku pagan gun metope linear programming trap hail output linear programming tau pengaruh bert pagan susan gun metope dancing arak kelompok ran factor gun eksperimen ada bert pagan bash pagan keying making apart lake bert tambac pagan konsentrat bear masingmasing factor apart kelompok hail presents komposisi pagan olen bekatul raging typing ian amps tau lungki kedelai lungki facing tana banyan hard minimum bear ring hail eksperimen olen hail bert pagan milk pengaruh paling back bert pagan bash level milk beat tell leash back banding pagan keying
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pakan': 11, 'beri': 5, 'harga': 4, 'telur': 4, 'hasil': 4, 'guna': 3, 'terna': 2, 'ayam': 2, 'ras': 2, 'rpkg': 2, 'laku': 2, 'minimum': 2, 'metode': 2, 'linear': 2, 'programming': 2, 'tahu': 2, 'pengaruh': 2, 'kelompok': 2, 'faktor': 2, 'eksperimen': 2, 'basah': 2, 'kering': 2, 'dapat': 2, 'besar': 2, 'oleh': 2, 'bungkil': 2, 'milik': 2, 'baik': 2, 'makin': 1, 'tingkat': 1, 'iring': 1, 'meingkatnya': 1, 'daerah': 1, 'poncokusumomalang': 1, 'kisar': 1, 'sekitar': 1, 'teliti': 1, 'tuju': 1, 'biaya': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'terap': 1, 'output': 1, 'susun': 1, 'rancang': 1, 'acak': 1, 'rak': 1, 'ada': 1, 'masing': 1, 'tambah': 1, 'konsentrat': 1, 'masingmasing': 1, 'presentase': 1, 'komposisi': 1, 'bekatul': 1, 'jagung': 1, 'tepung': 1, 'ikan': 1, 'ampas': 1, 'kedelai': 1, 'kacang': 1, 'tanah': 1, 'banyak': 1, 'paling': 1, 'level': 1, 'berat': 1, 'lebih': 1, 'banding': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 11, 'feed': 6, 'and': 5, 'price': 4, 'has': 4, 'with': 4, 'feeding': 4, 'in': 3, 'is': 3, 'to': 3, 'laying': 2, 'rp': 2, 'kg': 2, 'using': 2, 'linear': 2, 'programming': 2, 'effect': 2, 'which': 2, 'a': 2, 'are': 2, 'wet': 2, 'dry': 2, 'each': 2, 'results': 2, 'obtained': 2, 'meal': 2, 'as': 2, 'eggs': 1, 'increased': 1, 'along': 1, 'increasing': 1, 'on': 1, 'hens': 1, 'poultry': 1, 'farms': 1, 'poncokusumomalang': 1, 'area': 1, 'around': 1, 'therefore': 1, 'research': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'aim': 1, 'minimize': 1, 'cost': 1, 'raw': 1, 'materials': 1, 'methods': 1, 'application': 1, 'output': 1, 'determine': 1, 'been': 1, 'prepared': 1, 'randomized': 1, 'group': 1, 'design': 1, 'method': 1, 'rbd': 1, 'there': 1, 'factors': 1, 'used': 1, 'experiment': 1, 'they': 1, 'treatments': 1, 'namely': 1, 'supplementary': 1, 'factor': 1, 'contains': 1, 'groups': 1, 'composition': 1, 'were': 1, 'bran': 1, 'corn': 1, 'fish': 1, 'flour': 1, 'tofu': 1, 'waste': 1, 'soybean': 1, 'peanut': 1, 'much': 1, 'minimum': 1, 'experimental': 1, 'that': 1, 'best': 1, 'because': 1, 'at': 1, 'level': 1, 'better': 1, 'egg': 1, 'weight': 1, 'compared': 1})
-------------------------------------------
--- Data #645 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Richo Dwi Cahyo
Judul: EVALUASI SAFE BEHAVIOR DAN PERBAIKAN LINGKUNGAN KERJA OPERATOR PROSES PRODUKSI SHUTTLECOCK DENGAN METODE BBS (BEHAVIOR BASED SAFETY) DAN 5R
Pembimbing 1: Issa Dyah Utami, S.T., M.T., Ph.D
Pembimbing 2: Ika Deefi Anna, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Peran UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) dalam meningkatkan pendapatan serta penyerapan tenaga kerja tentu dapat dinilai besar bagi Indonesia. UD. MIX MAX merupakan UMKM yang bergerak dibidang industri manufaktur yang memproduksi shuttlecock yang berdiri pada tahun 2005. Proses produksi shuttlecock belum menerapkan budaya keselamatan kerja dan kondisi lingkungan kerja yang masih buruk dalam proses pembuatan shuttlecocks dan tidak ada standar dalam bekerja. Penggunaan metode BBS (Behavior Based Safety) pada penelitian di UD.MIXMAX menghasilkan nilai safe sebesar 44% jadi nilai unsafe sebesar 56% dan perhitungan rating menunjukkan proses plong bulu berada pada unsafe. Proses produksi yang menunjukkan unsafe diselesesaikan dengan evaluasi perbaikan 5R (Ringkas, Resik, Rapi, Rawat dan Rajin).
Abstrak (Clean): peran umkm usaha mikro kecil dan menengah dalam meningkatkan pendapatan serta penyerapan tenaga kerja tentu dapat dinilai besar bagi indonesia ud mix max merupakan umkm yang bergerak dibidang industri manufaktur yang memproduksi shuttlecock yang berdiri pada tahun proses produksi shuttlecock belum menerapkan budaya keselamatan kerja dan kondisi lingkungan kerja yang masih buruk dalam proses pembuatan shuttlecocks dan tidak ada standar dalam bekerja penggunaan metode bbs behavior based safety pada penelitian di udmixmax menghasilkan nilai safe sebesar jadi nilai unsafe sebesar dan perhitungan rating menunjukkan proses plong bulu berada pada unsafe proses produksi yang menunjukkan unsafe diselesesaikan dengan evaluasi perbaikan r ringkas resik rapi rawat dan rajin
Abstrak (Stopwords Removed): peran umkm usaha mikro kecil menengah meningkatkan pendapatan penyerapan tenaga kerja tentu dapat dinilai besar bagi indonesia ud mix max umkm bergerak dibidang industri manufaktur memproduksi shuttlecock berdiri tahun proses produksi shuttlecock belum menerapkan budaya keselamatan kerja kondisi lingkungan kerja masih buruk proses pembuatan shuttlecocks ada standar bekerja penggunaan metode bbs behavior based safety penelitian udmixmax menghasilkan nilai safe sebesar jadi nilai unsafe sebesar perhitungan rating menunjukkan proses plong bulu berada unsafe proses produksi menunjukkan unsafe diselesesaikan evaluasi perbaikan r ringkas resik rapi rawat rajin
Abstrak (Stemmed): peran umkm usaha mikro kecil tengah tingkat dapat serap tenaga kerja tentu dapat nilai besar bagi indonesia ud mix max umkm gerak bidang industri manufaktur produksi shuttlecock diri tahun proses produksi shuttlecock belum terap budaya selamat kerja kondisi lingkung kerja masih buruk proses buat shuttlecocks ada standar kerja guna metode bbs behavior based safety teliti udmixmax hasil nilai safe besar jadi nilai unsafe besar hitung rating tunjuk proses plong bulu ada unsafe proses produksi tunjuk unsafe diselesesaikan evaluasi baik r ringkas resik rapi rawat rajin
Abstrak (Corrected): pecan mom sara micro cecil length dingbat apart scrap teenage era tent apart nilgai bear bag indonesia up mix max mom gera biding industry manufacture produksi shuttlecock dirt thun proves produksi shuttlecock begum trap buddy seaman era kondisi linking era mash burn proves but shuttlecocks ada standard era gun metope bus behavior based safety elite udmixmax hail nilgai safe bear jade nilgai unsafe bear hiding rating tuneup proves long bull ada unsafe proves produksi tuneup unsafe diselesesaikan evaluate back r rings resin rape rabat rain
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 4, 'proses': 4, 'nilai': 3, 'besar': 3, 'produksi': 3, 'unsafe': 3, 'umkm': 2, 'dapat': 2, 'shuttlecock': 2, 'ada': 2, 'tunjuk': 2, 'peran': 1, 'usaha': 1, 'mikro': 1, 'kecil': 1, 'tengah': 1, 'tingkat': 1, 'serap': 1, 'tenaga': 1, 'tentu': 1, 'bagi': 1, 'indonesia': 1, 'ud': 1, 'mix': 1, 'max': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'industri': 1, 'manufaktur': 1, 'diri': 1, 'tahun': 1, 'belum': 1, 'terap': 1, 'budaya': 1, 'selamat': 1, 'kondisi': 1, 'lingkung': 1, 'masih': 1, 'buruk': 1, 'buat': 1, 'shuttlecocks': 1, 'standar': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'bbs': 1, 'behavior': 1, 'based': 1, 'safety': 1, 'teliti': 1, 'udmixmax': 1, 'hasil': 1, 'safe': 1, 'jadi': 1, 'hitung': 1, 'rating': 1, 'plong': 1, 'bulu': 1, 'diselesesaikan': 1, 'evaluasi': 1, 'baik': 1, 'r': 1, 'ringkas': 1, 'resik': 1, 'rapi': 1, 'rawat': 1, 'rajin': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 8, 'in': 7, 'of': 6, 'and': 6, 'is': 4, 'a': 4, 'that': 4, 'process': 4, 'unsafe': 3, 'msme': 2, 'ud': 2, 'produces': 2, 'shuttlecocks': 2, 'production': 2, 'work': 2, 'safety': 2, 'are': 2, 'value': 2, 'shows': 2, 'role': 1, 'micro': 1, 'small': 1, 'medium': 1, 'enterprises': 1, 'increasing': 1, 'income': 1, 'absorption': 1, 'labor': 1, 'certainly': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'considered': 1, 'large': 1, 'for': 1, 'indonesia': 1, 'mix': 1, 'max': 1, 'engaged': 1, 'manufacturing': 1, 'industry': 1, 'which': 1, 'were': 1, 'established': 1, 'shuttlecock': 1, 'has': 1, 'not': 1, 'yet': 1, 'applied': 1, 'culture': 1, 'working': 1, 'environment': 1, 'conditions': 1, 'still': 1, 'poor': 1, 'making': 1, 'there': 1, 'no': 1, 'standards': 1, 'use': 1, 'bbs': 1, 'based': 1, 'behavior': 1, 'method': 1, 'mixmax': 1, 'research': 1, 'safe': 1, 'so': 1, 'rating': 1, 'calculation': 1, 'plong': 1, 'fur': 1, 'completed': 1, 'with': 1, 'r': 1, 'improvement': 1, 'evaluation': 1, 'concise': 1, 'clean': 1, 'neat': 1, 'treat': 1, 'diligent': 1})
-------------------------------------------
--- Data #646 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Sisko Ariawanti
Judul: Penentuan Interval Waktu Penggantian Komponen Kritis Pada Mesin Packing Toyojidoki Menggunakan Metode Age Replacement (Studi Kasus PT. X)
Pembimbing 1: Ika Deefi Anna, S.T., M.T
Pembimbing 2: Indra Cahyadi, S.T., M.Bus., Ph.D
Abstrak (Raw): Selama ini PT. X hanya melakukan tindakan korektif yang menyebabkan terganggunya proses produksi karena sering terjaadi kerusakan secara tiba-tuba pada komponen mesin pengemasan MSG. Dalam tesis ini kami menguraikan mengenai penentuan pemeliharaan preventif pada mesin pengemasan MSG yaitu pada mesin TT6A1 dan TT8A2 di PT.X. Kami menggunakan tingkat keandalan, probabilitas dan waktu rata-rata untuk kegagalan serta perbaikannya yang dapat membuat interval waktu penggantian dan biaya untuk penggantiannya secara optimal. Metode yang digunakan untuk mendapatkan jadwal interval waktu penggantian komponen kritis adalah metode age replacement. Pada mesin TT6A1 interval penggantian komponen coding 1851 hari, gripper 30 hari, solenoid open bag 30 hari, elemen heater 30 hari, rubber cup 30 hari, microswitch 30 hari dan thermocouple 30 hari. Sedangkan pada mesin TT8A2 interval penggantian komponen magazine 38 hari, thermocouple 30 hari, bag take up 154 hari, seal heater 590 hari dan silinder katub 30 hari.
Kata kunci : Penggantian, Preventif, Keandalan, Age Replacement
Abstrak (Clean): selama ini pt x hanya melakukan tindakan korektif yang menyebabkan terganggunya proses produksi karena sering terjaadi kerusakan secara tibatuba pada komponen mesin pengemasan msg dalam tesis ini kami menguraikan mengenai penentuan pemeliharaan preventif pada mesin pengemasan msg yaitu pada mesin tta dan tta di ptx kami menggunakan tingkat keandalan probabilitas dan waktu ratarata untuk kegagalan serta perbaikannya yang dapat membuat interval waktu penggantian dan biaya untuk penggantiannya secara optimal metode yang digunakan untuk mendapatkan jadwal interval waktu penggantian komponen kritis adalah metode age replacement pada mesin tta interval penggantian komponen coding hari gripper hari solenoid open bag hari elemen heater hari rubber cup hari microswitch hari dan thermocouple hari sedangkan pada mesin tta interval penggantian komponen magazine hari thermocouple hari bag take up hari seal heater hari dan silinder katub hari kata kunci penggantian preventif keandalan age replacement
Abstrak (Stopwords Removed): selama pt x melakukan tindakan korektif menyebabkan terganggunya proses produksi sering terjaadi kerusakan secara tibatuba komponen mesin pengemasan msg tesis kami menguraikan mengenai penentuan pemeliharaan preventif mesin pengemasan msg mesin tta tta ptx kami menggunakan tingkat keandalan probabilitas waktu ratarata kegagalan perbaikannya dapat membuat interval waktu penggantian biaya penggantiannya secara optimal metode digunakan mendapatkan jadwal interval waktu penggantian komponen kritis metode age replacement mesin tta interval penggantian komponen coding hari gripper hari solenoid open bag hari elemen heater hari rubber cup hari microswitch hari thermocouple hari sedangkan mesin tta interval penggantian komponen magazine hari thermocouple hari bag take up hari seal heater hari silinder katub hari kata kunci penggantian preventif keandalan age replacement
Abstrak (Stemmed): lama pt x laku tindak korektif sebab ganggu proses produksi sering terjaadi rusa cara tibatuba komponen mesin emas msg tesis kami urai kena tentu pelihara preventif mesin emas msg mesin tta tta ptx kami guna tingkat andal probabilitas waktu ratarata gagal baik dapat buat interval waktu ganti biaya ganti cara optimal metode guna dapat jadwal interval waktu ganti komponen kritis metode age replacement mesin tta interval ganti komponen coding hari gripper hari solenoid open bag hari elemen heater hari rubber cup hari microswitch hari thermocouple hari sedang mesin tta interval ganti komponen magazine hari thermocouple hari bag take up hari seal heater hari silinder katub hari kata kunci ganti preventif andal age replacement
Abstrak (Corrected): lama pt x lake tindal korektif kebab gang proves produksi seeing terjaadi rush cara tibatuba component resin mas mug tests kami ural ken tent pelihara prevent resin mas mug resin tea tea pox kami gun dingbat anal probability want ratarata gaga back apart but interval want anti bay anti cara optimal metope gun apart radial interval want anti component iritis metope age replacement resin tea interval anti component coding hard gripper hard solenoid open bag hard element heater hard rubber cup hard microswitch hard thermocouple hard sedan resin tea interval anti component magazine hard thermocouple hard bag take up hard seal heater hard splinter tub hard data bunch anti prevent anal age replacement
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'hari': 12, 'ganti': 6, 'mesin': 5, 'komponen': 4, 'tta': 4, 'interval': 4, 'waktu': 3, 'cara': 2, 'emas': 2, 'msg': 2, 'kami': 2, 'preventif': 2, 'guna': 2, 'andal': 2, 'dapat': 2, 'metode': 2, 'age': 2, 'replacement': 2, 'bag': 2, 'heater': 2, 'thermocouple': 2, 'lama': 1, 'pt': 1, 'x': 1, 'laku': 1, 'tindak': 1, 'korektif': 1, 'sebab': 1, 'ganggu': 1, 'proses': 1, 'produksi': 1, 'sering': 1, 'terjaadi': 1, 'rusa': 1, 'tibatuba': 1, 'tesis': 1, 'urai': 1, 'kena': 1, 'tentu': 1, 'pelihara': 1, 'ptx': 1, 'tingkat': 1, 'probabilitas': 1, 'ratarata': 1, 'gagal': 1, 'baik': 1, 'buat': 1, 'biaya': 1, 'optimal': 1, 'jadwal': 1, 'kritis': 1, 'coding': 1, 'gripper': 1, 'solenoid': 1, 'open': 1, 'elemen': 1, 'rubber': 1, 'cup': 1, 'microswitch': 1, 'sedang': 1, 'magazine': 1, 'take': 1, 'up': 1, 'seal': 1, 'silinder': 1, 'katub': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'days': 8, 'of': 7, 'replacement': 7, 'on': 5, 'and': 5, 'machine': 4, 'tta': 4, 'interval': 4, 'day': 4, 'is': 3, 'in': 3, 'components': 3, 'time': 3, 'pt': 2, 'x': 2, 'that': 2, 'packing': 2, 'msg': 2, 'we': 2, 'preventive': 2, 'reliability': 2, 'for': 2, 'as': 2, 'method': 2, 'age': 2, 'bag': 2, 'heater': 2, 'thermocouple': 2, 'so': 1, 'far': 1, 'only': 1, 'performs': 1, 'corrective': 1, 'action': 1, 'caused': 1, 'disruption': 1, 'production': 1, 'process': 1, 'because': 1, 'it': 1, 'often': 1, 'missed': 1, 'damage': 1, 'suddentuba': 1, 'this': 1, 'thesis': 1, 'elaborate': 1, 'determination': 1, 'maintenance': 1, 'at': 1, 'use': 1, 'level': 1, 'probability': 1, 'average': 1, 'failure': 1, 'well': 1, 'its': 1, 'improvement': 1, 'can': 1, 'make': 1, 'cost': 1, 'suspension': 1, 'optimally': 1, 'used': 1, 'to': 1, 'get': 1, 'a': 1, 'schedule': 1, 'critical': 1, 'component': 1, 'engine': 1, 'coding': 1, 'gripper': 1, 'solenoid': 1, 'open': 1, 'element': 1, 'rubber': 1, 'cup': 1, 'microswitch': 1, 'while': 1, 'magazine': 1, 'take': 1, 'up': 1, 'seal': 1, 'cylinder': 1, 'valve': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #647 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muhammad Farid Husaini
Judul: Analisis Penjadwalan Pembuatan Mill Roll (Roll Penggiling) Di PT Barata Indonesia Dengan Metode PERT/CPM (Studi Kasus : Divisi Peralatan Industri Agro (PIA) Order PG Jati Tujuh)
Pembimbing 1: Ika Deefi Anna, S.T., M.T
Pembimbing 2: Indra Cahyadi, S.T., M.Bus., Ph.D
Abstrak (Raw): PT Barata Indonesia divisi peralatan industri agro (PIA) merupakan perusahaan yang melakukan proses produksi berdasarkan pesanan dari konsumen, maka ketepatan waktu penyelesaian produk dan kualitas produk sangatlah penting. Supaya perusahaan dapat menyelesaikan pesanan tepat waktu, perusahaan harus mempunyai perencanaan produksi yang baik. Tujuan penelitian ini adalah menentukan jalur kritis, menghitung biaya yang ditimbulkan pada pengerjaan produk Roll Penggiling dengan durasi pengerjaan normal dan percepatan. Salah satu alternatif untuk mempercepat penyelesaian pembuatan Roll Penggiling adalah dengan penambahan jam tenaga kerja sehingga membutuhkan biaya lebih besar dari perencanaan sebelumnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode PERT (Program Evaluation and Review Technique) dan CPM (Critical Path Method) dengan penyelesaian secara Linear Programming menggunakan software solver excel. Dua metode penjadwalan proyek ini memiliki dua pendekatan berbeda, dimana PERT menggunakan pendekatan waktu probabilistik dan CPM menggunakan pendekatan waktu deterministik. Aktivitas kritis dengan menggunakan metode PERT dan CPM adalah 20 aktivitas dalam waktu masing - masing 49,25 dan 49,75 hari. Biaya yang ditimbulkan untuk kondisi normal selama 49,75 hari yaitu sebesar Rp 501.339.769,40, sedangkan untuk kondisi percepatan ditambah dengan biaya lembur tenaga kerja yaitu dengan waktu penyelesaian 43 hari dengan biaya sebesar Rp 505.980.649,55. Dengan demikian selisih total waktu pengerjaan adalah 7 hari dengan penambahan biaya Rp. 4.640.880,15.
Kata kunci : Penjadwalan, PERT, CPM, Linear Programming, Solver Excel
Abstrak (Clean): pt barata indonesia divisi peralatan industri agro pia merupakan perusahaan yang melakukan proses produksi berdasarkan pesanan dari konsumen maka ketepatan waktu penyelesaian produk dan kualitas produk sangatlah penting supaya perusahaan dapat menyelesaikan pesanan tepat waktu perusahaan harus mempunyai perencanaan produksi yang baik tujuan penelitian ini adalah menentukan jalur kritis menghitung biaya yang ditimbulkan pada pengerjaan produk roll penggiling dengan durasi pengerjaan normal dan percepatan salah satu alternatif untuk mempercepat penyelesaian pembuatan roll penggiling adalah dengan penambahan jam tenaga kerja sehingga membutuhkan biaya lebih besar dari perencanaan sebelumnya metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pert program evaluation and review technique dan cpm critical path method dengan penyelesaian secara linear programming menggunakan software solver excel dua metode penjadwalan proyek ini memiliki dua pendekatan berbeda dimana pert menggunakan pendekatan waktu probabilistik dan cpm menggunakan pendekatan waktu deterministik aktivitas kritis dengan menggunakan metode pert dan cpm adalah aktivitas dalam waktu masing masing dan hari biaya yang ditimbulkan untuk kondisi normal selama hari yaitu sebesar rp sedangkan untuk kondisi percepatan ditambah dengan biaya lembur tenaga kerja yaitu dengan waktu penyelesaian hari dengan biaya sebesar rp dengan demikian selisih total waktu pengerjaan adalah hari dengan penambahan biaya rp kata kunci penjadwalan pert cpm linear programming solver excel
Abstrak (Stopwords Removed): pt barata indonesia divisi peralatan industri agro pia perusahaan melakukan proses produksi berdasarkan pesanan konsumen ketepatan waktu penyelesaian produk kualitas produk sangatlah penting supaya perusahaan dapat menyelesaikan pesanan tepat waktu perusahaan harus mempunyai perencanaan produksi baik tujuan penelitian menentukan jalur kritis menghitung biaya ditimbulkan pengerjaan produk roll penggiling durasi pengerjaan normal percepatan salah satu alternatif mempercepat penyelesaian pembuatan roll penggiling penambahan jam tenaga kerja membutuhkan biaya lebih besar perencanaan sebelumnya metode digunakan penelitian metode pert program evaluation and review technique cpm critical path method penyelesaian secara linear programming menggunakan software solver excel dua metode penjadwalan proyek memiliki dua pendekatan berbeda dimana pert menggunakan pendekatan waktu probabilistik cpm menggunakan pendekatan waktu deterministik aktivitas kritis menggunakan metode pert cpm aktivitas waktu masing masing hari biaya ditimbulkan kondisi normal selama hari sebesar rp sedangkan kondisi percepatan ditambah biaya lembur tenaga kerja waktu penyelesaian hari biaya sebesar rp demikian selisih total waktu pengerjaan hari penambahan biaya rp kata kunci penjadwalan pert cpm linear programming solver excel
Abstrak (Stemmed): pt barata indonesia divisi alat industri agro pia usaha laku proses produksi dasar pesan konsumen tepat waktu selesai produk kualitas produk sangat penting supaya usaha dapat selesai pesan tepat waktu usaha harus punya rencana produksi baik tuju teliti tentu jalur kritis hitung biaya timbul kerja produk roll giling durasi kerja normal cepat salah satu alternatif cepat selesai buat roll giling tambah jam tenaga kerja butuh biaya lebih besar rencana belum metode guna teliti metode pert program evaluation and review technique cpm critical path method selesai cara linear programming guna software solver excel dua metode jadwal proyek milik dua dekat beda mana pert guna dekat waktu probabilistik cpm guna dekat waktu deterministik aktivitas kritis guna metode pert cpm aktivitas waktu masing masing hari biaya timbul kondisi normal lama hari besar rp sedang kondisi cepat tambah biaya lembur tenaga kerja waktu selesai hari biaya besar rp demikian selisih total waktu kerja hari tambah biaya rp kata kunci jadwal pert cpm linear programming solver excel
Abstrak (Corrected): pt balata indonesia divine flat industry ago pig sara lake proves produksi dakar pecan consumed teat want seesaw proud kualitas proud sang panting papaya sara apart seesaw pecan teat want sara harms puny recant produksi back juju elite tent value iritis hiding bay timbal era proud roll giving duress era normal eat salad sat alternative eat seesaw but roll giving tambac jam teenage era butch bay leash bear recant begum metope gun elite metope pert program evaluation and review technique com critical path method seesaw cara linear programming gun software solver excel due metope radial prove milk due dead bed mana pert gun dead want probabilistic com gun dead want deterministic aktivitas iritis gun metope pert com aktivitas want making making hard bay timbal kondisi normal lama hard bear up sedan kondisi eat tambac bay lemur teenage era want seesaw hard bay bear up domitian selfish total want era hard tambac bay up data bunch radial pert com linear programming solver excel
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'waktu': 7, 'biaya': 6, 'selesai': 5, 'kerja': 5, 'guna': 5, 'metode': 4, 'pert': 4, 'cpm': 4, 'hari': 4, 'usaha': 3, 'produk': 3, 'cepat': 3, 'tambah': 3, 'besar': 3, 'dekat': 3, 'rp': 3, 'produksi': 2, 'pesan': 2, 'tepat': 2, 'rencana': 2, 'teliti': 2, 'kritis': 2, 'timbul': 2, 'roll': 2, 'giling': 2, 'normal': 2, 'tenaga': 2, 'linear': 2, 'programming': 2, 'solver': 2, 'excel': 2, 'dua': 2, 'jadwal': 2, 'aktivitas': 2, 'masing': 2, 'kondisi': 2, 'pt': 1, 'barata': 1, 'indonesia': 1, 'divisi': 1, 'alat': 1, 'industri': 1, 'agro': 1, 'pia': 1, 'laku': 1, 'proses': 1, 'dasar': 1, 'konsumen': 1, 'kualitas': 1, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'supaya': 1, 'dapat': 1, 'harus': 1, 'punya': 1, 'baik': 1, 'tuju': 1, 'tentu': 1, 'jalur': 1, 'hitung': 1, 'durasi': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'alternatif': 1, 'buat': 1, 'jam': 1, 'butuh': 1, 'lebih': 1, 'belum': 1, 'program': 1, 'evaluation': 1, 'and': 1, 'review': 1, 'technique': 1, 'critical': 1, 'path': 1, 'method': 1, 'cara': 1, 'software': 1, 'proyek': 1, 'milik': 1, 'beda': 1, 'mana': 1, 'probabilistik': 1, 'deterministik': 1, 'lama': 1, 'sedang': 1, 'lembur': 1, 'demikian': 1, 'selisih': 1, 'total': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 10, 'is': 8, 'and': 7, 'time': 5, 'a': 4, 'in': 4, 'to': 4, 'pert': 4, 'cpm': 4, 'days': 4, 'on': 3, 'critical': 3, 'costs': 3, 'with': 3, 'method': 3, 'are': 3, 'rp': 3, 'cost': 3, 'that': 2, 'production': 2, 'orders': 2, 'so': 2, 'product': 2, 'completion': 2, 'for': 2, 'companies': 2, 'have': 2, 'planning': 2, 'this': 2, 'study': 2, 'path': 2, 'incurred': 2, 'mill': 2, 'roll': 2, 'normal': 2, 'acceleration': 2, 'labor': 2, 'linear': 2, 'programming': 2, 'using': 2, 'excel': 2, 'solver': 2, 'two': 2, 'scheduling': 2, 'methods': 2, 'uses': 2, 'approach': 2, 'activities': 2, 'conditions': 2, 'which': 2, 'pt': 1, 'barata': 1, 'indonesia': 1, 'division': 1, 'agro': 1, 'industrial': 1, 'equipment': 1, 'pia': 1, 'company': 1, 'conducts': 1, 'processes': 1, 'based': 1, 'from': 1, 'consumers': 1, 'timeliness': 1, 'quality': 1, 'very': 1, 'important': 1, 'order': 1, 'complete': 1, 'must': 1, 'good': 1, 'purpose': 1, 'determine': 1, 'calculate': 1, 'work': 1, 'products': 1, 'working': 1, 'duration': 1, 'one': 1, 'alternative': 1, 'accelerate': 1, 'by': 1, 'adding': 1, 'hours': 1, 'it': 1, 'requires': 1, 'more': 1, 'than': 1, 'previous': 1, 'used': 1, 'program': 1, 'evaluation': 1, 'review': 1, 'technique': 1, 'solutions': 1, 'software': 1, 'these': 1, 'project': 1, 'different': 1, 'approaches': 1, 'where': 1, 'probabilistic': 1, 'deterministic': 1, 'each': 1, 'while': 1, 'added': 1, 'overtime': 1, 'at': 1, 'thus': 1, 'total': 1, 'difference': 1, 'processing': 1, 'an': 1, 'additional': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #648 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Dewi Shiva Nur Fadhila
Judul: Analisa Tata Letak Fasilitas Lantai Produksi PT. Mitra Anugrah Gemilang
Pembimbing 1: Ari Basuki, S.T., M.T
Pembimbing 2: Ahmad Mughni, S.T., M.EngMgt
Abstrak (Raw): Tata letak merupakan suatu cara yang digunakan untuk mengatur fasilitas-fasilitas pabrik yang berfungsi untuk menunjang kelancaran proses produksi. Tata letak yang baik yaitu tata letak yang setiap proses produksinya memiliki gerakan perpindahan bahan yang sedikit sehingga dapat mengurangi pemborosan transportasi. Pada studi kasus PT. Mitra Anugrah Gemilang (MAG) memiliki permasalahan adanya pemborosan transportasi. Pemborosan tersebut dapat terjadi karena operator yang melakukan proses produksi juga harus melakukan proses material handling sehingga output yang dihasilkan tidak mencapai target. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan ini yaitu menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP). Hasil dari penelitian ini yaitu setelah menghitung jarak dan ongkos material handling yang memiliki nilai paling minimum yaitu pada usulan alternatif 3. Dan berdasarkan hasil model simulasi yang telah disimulasikan dapat disimpulkan bahwa pada layout perbaikan yang telah dibuat terdapat beberapa peningkatan output pada beberapa stasiun kerja yang bermasalah.
Kata Kunci : Tata Letak, Systematic Layout Planning (SLP), Simulasi
Abstrak (Clean): tata letak merupakan suatu cara yang digunakan untuk mengatur fasilitasfasilitas pabrik yang berfungsi untuk menunjang kelancaran proses produksi tata letak yang baik yaitu tata letak yang setiap proses produksinya memiliki gerakan perpindahan bahan yang sedikit sehingga dapat mengurangi pemborosan transportasi pada studi kasus pt mitra anugrah gemilang mag memiliki permasalahan adanya pemborosan transportasi pemborosan tersebut dapat terjadi karena operator yang melakukan proses produksi juga harus melakukan proses material handling sehingga output yang dihasilkan tidak mencapai target metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan ini yaitu menggunakan metode systematic layout planning slp hasil dari penelitian ini yaitu setelah menghitung jarak dan ongkos material handling yang memiliki nilai paling minimum yaitu pada usulan alternatif dan berdasarkan hasil model simulasi yang telah disimulasikan dapat disimpulkan bahwa pada layout perbaikan yang telah dibuat terdapat beberapa peningkatan output pada beberapa stasiun kerja yang bermasalah kata kunci tata letak systematic layout planning slp simulasi
Abstrak (Stopwords Removed): tata letak cara digunakan mengatur fasilitasfasilitas pabrik berfungsi menunjang kelancaran proses produksi tata letak baik tata letak setiap proses produksinya memiliki gerakan perpindahan bahan sedikit dapat mengurangi pemborosan transportasi studi kasus pt mitra anugrah gemilang mag memiliki permasalahan adanya pemborosan transportasi pemborosan tersebut dapat terjadi operator melakukan proses produksi harus melakukan proses material handling output dihasilkan mencapai target metode digunakan menyelesaikan permasalahan menggunakan metode systematic layout planning slp hasil penelitian menghitung jarak ongkos material handling memiliki nilai paling minimum usulan alternatif berdasarkan hasil model simulasi disimulasikan dapat disimpulkan layout perbaikan dibuat terdapat beberapa peningkatan output beberapa stasiun kerja bermasalah kata kunci tata letak systematic layout planning slp simulasi
Abstrak (Stemmed): tata letak cara guna atur fasilitasfasilitas pabrik fungsi tunjang lancar proses produksi tata letak baik tata letak tiap proses produksi milik gera pindah bahan sedikit dapat kurang boros transportasi studi kasus pt mitra anugrah gemilang mag milik masalah ada boros transportasi boros sebut dapat jadi operator laku proses produksi harus laku proses material handling output hasil capai target metode guna selesai masalah guna metode systematic layout planning slp hasil teliti hitung jarak ongkos material handling milik nilai paling minimum usul alternatif dasar hasil model simulasi simulasi dapat simpul layout baik buat dapat beberapa tingkat output beberapa stasiun kerja masalah kata kunci tata letak systematic layout planning slp simulasi
Abstrak (Corrected): data leak cara gun amur fasilitasfasilitas park fungi tuning lancer proves produksi data leak back data leak tip proves produksi milk gera pindar bahai sedikit apart during bores transports study ass pt mitra anagram gemilang man milk marsala ada bores transports bores debut apart jade operator lake proves produksi harms lake proves material handling output hail capri target metope gun seesaw marsala gun metope systematic layout planning slip hail elite hiding arak bongos material handling milk nilgai paling minimum usual alternative dakar hail model simulate simulate apart simple layout back but apart beberapa dingbat output beberapa station era marsala data bunch data leak systematic layout planning slip simulate
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tata': 4, 'letak': 4, 'proses': 4, 'dapat': 4, 'guna': 3, 'produksi': 3, 'milik': 3, 'boros': 3, 'masalah': 3, 'hasil': 3, 'layout': 3, 'simulasi': 3, 'baik': 2, 'transportasi': 2, 'laku': 2, 'material': 2, 'handling': 2, 'output': 2, 'metode': 2, 'systematic': 2, 'planning': 2, 'slp': 2, 'beberapa': 2, 'cara': 1, 'atur': 1, 'fasilitasfasilitas': 1, 'pabrik': 1, 'fungsi': 1, 'tunjang': 1, 'lancar': 1, 'tiap': 1, 'gera': 1, 'pindah': 1, 'bahan': 1, 'sedikit': 1, 'kurang': 1, 'studi': 1, 'kasus': 1, 'pt': 1, 'mitra': 1, 'anugrah': 1, 'gemilang': 1, 'mag': 1, 'ada': 1, 'sebut': 1, 'jadi': 1, 'operator': 1, 'harus': 1, 'capai': 1, 'target': 1, 'selesai': 1, 'teliti': 1, 'hitung': 1, 'jarak': 1, 'ongkos': 1, 'nilai': 1, 'paling': 1, 'minimum': 1, 'usul': 1, 'alternatif': 1, 'dasar': 1, 'model': 1, 'simpul': 1, 'buat': 1, 'tingkat': 1, 'stasiun': 1, 'kerja': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'layout': 8, 'of': 7, 'that': 6, 'is': 4, 'a': 4, 'process': 4, 'to': 3, 'production': 3, 'has': 3, 'can': 3, 'waste': 3, 'in': 3, 'used': 2, 'transportation': 2, 'problem': 2, 'material': 2, 'handling': 2, 'output': 2, 'method': 2, 'this': 2, 'systematic': 2, 'planning': 2, 'slp': 2, 'and': 2, 'on': 2, 'simulation': 2, 'improvements': 2, 'way': 1, 'regulate': 1, 'factory': 1, 'facilities': 1, 'serve': 1, 'support': 1, 'smooth': 1, 'good': 1, 'each': 1, 'slight': 1, 'displacement': 1, 'movement': 1, 'reduce': 1, 'case': 1, 'study': 1, 'pt': 1, 'mitra': 1, 'anugrah': 1, 'gemilang': 1, 'mag': 1, 'such': 1, 'occur': 1, 'because': 1, 'operator': 1, 'who': 1, 'performs': 1, 'should': 1, 'also': 1, 'perform': 1, 'so': 1, 'resulting': 1, 'does': 1, 'not': 1, 'reach': 1, 'target': 1, 'solve': 1, 'using': 1, 'result': 1, 'research': 1, 'after': 1, 'calculating': 1, 'distance': 1, 'cost': 1, 'which': 1, 'minimum': 1, 'value': 1, 'alternative': 1, 'based': 1, 'results': 1, 'simulated': 1, 'model': 1, 'be': 1, 'concluded': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'made': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'some': 1, 'several': 1, 'problematic': 1, 'workstations': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #649 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ananda Imasruroh Putri
Judul: Analisis Pengaruh Kompos dan Probiotik Terhadap Pertumbuhan Ikan Lele (Clarias Gariepinus)
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko, S.T., M.T
Pembimbing 2: Issa Dyah Utami, S.T., M.T., Ph.D
Abstrak (Raw): Ikan lele merupakan salah satu ikan ekonomis penting air tawar yang telah banyak dibudidayakan baik secara tradisional maupun secara intensif. Kebutuhan ikan lele meningkat, seiring dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk dan permintaan akan ikan lele tersebut. Untuk memenuhi permintaan konsumen terhadap ikan lele maka diperlukan suatu tindakan agar ikan lele dapat dibudidayakan dengan jumlah yang banyak dalam waktu yang singkat. Untuk itu perlu adanya pengelilaan dan perlakuan yang inovatif yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas ikan lele. Perlakuan yang inovatif ini dapat dilakukan dengan merubah pakan yang biasa digunakan oleh budidaya ikan lele dengan menggunakan pakan ikan lele yang inovatif dan berpengaruh terhadap pertumuhan ikan lele. Pakan sangat berpengaruh dalam perkembangan ikan lele. Perbedaaan dari pakan lele biasa dengan pakan lele yang inovatif tersebut menunjukkan hasil yang jauh dari segi berat ikan lele saat panen. Hal tersebut dikarenakan perlakuan pemeliharaan pada budidaya ikan lele yang biasa dilakukan menggunakan cara biasa. Penelitian ini akan dilakukan dengan menggunakan kompos sebagai perlakuan airnya dan menambahkan probiotik pada pakannya untuk peningkatan pertumbuhan ikan lele dengan melihat berat ikan lele pada setiap petak dengan kombinasi perlakuan yang akan diterapkan. Penelitian ini menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) desain faktorial 32 dimana pangkat 2 menunjukkan banyaknyafaktor sedangkan 3 menunjukkan banyaknya taraf yang akan memiliki faktor-faktor.
Abstrak (Clean): ikan lele merupakan salah satu ikan ekonomis penting air tawar yang telah banyak dibudidayakan baik secara tradisional maupun secara intensif kebutuhan ikan lele meningkat seiring dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk dan permintaan akan ikan lele tersebut untuk memenuhi permintaan konsumen terhadap ikan lele maka diperlukan suatu tindakan agar ikan lele dapat dibudidayakan dengan jumlah yang banyak dalam waktu yang singkat untuk itu perlu adanya pengelilaan dan perlakuan yang inovatif yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas ikan lele perlakuan yang inovatif ini dapat dilakukan dengan merubah pakan yang biasa digunakan oleh budidaya ikan lele dengan menggunakan pakan ikan lele yang inovatif dan berpengaruh terhadap pertumuhan ikan lele pakan sangat berpengaruh dalam perkembangan ikan lele perbedaaan dari pakan lele biasa dengan pakan lele yang inovatif tersebut menunjukkan hasil yang jauh dari segi berat ikan lele saat panen hal tersebut dikarenakan perlakuan pemeliharaan pada budidaya ikan lele yang biasa dilakukan menggunakan cara biasa penelitian ini akan dilakukan dengan menggunakan kompos sebagai perlakuan airnya dan menambahkan probiotik pada pakannya untuk peningkatan pertumbuhan ikan lele dengan melihat berat ikan lele pada setiap petak dengan kombinasi perlakuan yang akan diterapkan penelitian ini menggunakan desain rancangan acak lengkap ral desain faktorial dimana pangkat menunjukkan banyaknyafaktor sedangkan menunjukkan banyaknya taraf yang akan memiliki faktorfaktor
Abstrak (Stopwords Removed): ikan lele salah satu ikan ekonomis penting air tawar banyak dibudidayakan baik secara tradisional maupun secara intensif kebutuhan ikan lele meningkat seiring meningkatnya pertumbuhan penduduk permintaan ikan lele tersebut memenuhi permintaan konsumen ikan lele diperlukan tindakan ikan lele dapat dibudidayakan jumlah banyak waktu singkat perlu adanya pengelilaan perlakuan inovatif diharapkan mampu meningkatkan kualitas ikan lele perlakuan inovatif dapat dilakukan merubah pakan biasa digunakan budidaya ikan lele menggunakan pakan ikan lele inovatif berpengaruh pertumuhan ikan lele pakan sangat berpengaruh perkembangan ikan lele perbedaaan pakan lele biasa pakan lele inovatif tersebut menunjukkan hasil jauh segi berat ikan lele panen tersebut dikarenakan perlakuan pemeliharaan budidaya ikan lele biasa dilakukan menggunakan cara biasa penelitian dilakukan menggunakan kompos perlakuan airnya menambahkan probiotik pakannya peningkatan pertumbuhan ikan lele melihat berat ikan lele setiap petak kombinasi perlakuan diterapkan penelitian menggunakan desain rancangan acak lengkap ral desain faktorial dimana pangkat menunjukkan banyaknyafaktor sedangkan menunjukkan banyaknya taraf memiliki faktorfaktor
Abstrak (Stemmed): ikan lele salah satu ikan ekonomis penting air tawar banyak dibudidayakan baik cara tradisional maupun cara intensif butuh ikan lele tingkat iring tingkat tumbuh duduk minta ikan lele sebut penuh minta konsumen ikan lele perlu tindak ikan lele dapat dibudidayakan jumlah banyak waktu singkat perlu ada lila laku inovatif harap mampu tingkat kualitas ikan lele laku inovatif dapat laku rubah pakan biasa guna budidaya ikan lele guna pakan ikan lele inovatif pengaruh pertumuhan ikan lele pakan sangat pengaruh kembang ikan lele perbedaaan pakan lele biasa pakan lele inovatif sebut tunjuk hasil jauh segi berat ikan lele panen sebut karena laku pelihara budidaya ikan lele biasa laku guna cara biasa teliti laku guna kompos laku air tambah probiotik pakan tingkat tumbuh ikan lele lihat berat ikan lele tiap petak kombinasi laku terap teliti guna desain rancang acak lengkap ral desain faktorial mana pangkat tunjuk banyaknyafaktor sedang tunjuk banyak taraf milik faktorfaktor
Abstrak (Corrected): ian lee salad sat ian economic panting air tatar banyan dibudidayakan back cara traditional maun cara intensify butch ian lee dingbat bring dingbat tumble dude mint ian lee debut punch mint consumed ian lee peru tindal ian lee apart dibudidayakan mullah banyan want dingbat peru ada lila lake inovatif harp camp dingbat kualitas ian lee lake inovatif apart lake rush pagan bias gun budidaya ian lee gun pagan ian lee inovatif pengaruh pertumuhan ian lee pagan sang pengaruh embank ian lee perbedaaan pagan lee bias pagan lee inovatif debut tuneup hail each semi beat ian lee panel debut arena lake pelihara budidaya ian lee bias lake gun cara bias elite lake gun pompous lake air tambac probiotik pagan dingbat tumble ian lee that beat ian lee tip peak kombinasi lake trap elite gun detain dancing arak lengkap real detain factorial mana bangka tuneup banyaknyafaktor sedan tuneup banyan tara milk faktorfaktor
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'lele': 16, 'ikan': 15, 'laku': 8, 'pakan': 6, 'guna': 5, 'tingkat': 4, 'inovatif': 4, 'biasa': 4, 'banyak': 3, 'cara': 3, 'sebut': 3, 'tunjuk': 3, 'air': 2, 'dibudidayakan': 2, 'tumbuh': 2, 'minta': 2, 'perlu': 2, 'dapat': 2, 'budidaya': 2, 'pengaruh': 2, 'berat': 2, 'teliti': 2, 'desain': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'ekonomis': 1, 'penting': 1, 'tawar': 1, 'baik': 1, 'tradisional': 1, 'maupun': 1, 'intensif': 1, 'butuh': 1, 'iring': 1, 'duduk': 1, 'penuh': 1, 'konsumen': 1, 'tindak': 1, 'jumlah': 1, 'waktu': 1, 'singkat': 1, 'ada': 1, 'lila': 1, 'harap': 1, 'mampu': 1, 'kualitas': 1, 'rubah': 1, 'pertumuhan': 1, 'sangat': 1, 'kembang': 1, 'perbedaaan': 1, 'hasil': 1, 'jauh': 1, 'segi': 1, 'panen': 1, 'karena': 1, 'pelihara': 1, 'kompos': 1, 'tambah': 1, 'probiotik': 1, 'lihat': 1, 'tiap': 1, 'petak': 1, 'kombinasi': 1, 'terap': 1, 'rancang': 1, 'acak': 1, 'lengkap': 1, 'ral': 1, 'faktorial': 1, 'mana': 1, 'pangkat': 1, 'banyaknyafaktor': 1, 'sedang': 1, 'taraf': 1, 'milik': 1, 'faktorfaktor': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'catfish': 16, 'the': 15, 'of': 12, 'in': 6, 'feed': 6, 'is': 5, 'that': 5, 'and': 5, 'to': 5, 'for': 4, 'be': 4, 'a': 4, 'this': 4, 'innovative': 4, 'treatment': 4, 'by': 4, 'with': 3, 'growth': 3, 'using': 3, 'cultivated': 2, 'demand': 2, 'needed': 2, 'can': 2, 'are': 2, 'done': 2, 'farming': 2, 'weight': 2, 'at': 2, 'will': 2, 'design': 2, 'indicates': 2, 'number': 2, 'factors': 2, 'one': 1, 'important': 1, 'economical': 1, 'freshwater': 1, 'fishes': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'widely': 1, 'both': 1, 'traditionally': 1, 'intensively': 1, 'need': 1, 'increases': 1, 'along': 1, 'increasing': 1, 'population': 1, 'meet': 1, 'consumer': 1, 'action': 1, 'so': 1, 'large': 1, 'quantities': 1, 'short': 1, 'time': 1, 'reason': 1, 'management': 1, 'improve': 1, 'quality': 1, 'changing': 1, 'commonly': 1, 'used': 1, 'influencing': 1, 'very': 1, 'influential': 1, 'development': 1, 'difference': 1, 'from': 1, 'ordinary': 1, 'shows': 1, 'results': 1, 'far': 1, 'terms': 1, 'harvest': 1, 'because': 1, 'maintenance': 1, 'usually': 1, 'usual': 1, 'method': 1, 'research': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'compost': 1, 'as': 1, 'water': 1, 'add': 1, 'probiotics': 1, 'increase': 1, 'looking': 1, 'each': 1, 'plot': 1, 'combination': 1, 'treatments': 1, 'applied': 1, 'study': 1, 'uses': 1, 'completely': 1, 'randomized': 1, 'crd': 1, 'factorial': 1, 'where': 1, 'rank': 1, 'while': 1, 'levels': 1, 'have': 1})
-------------------------------------------
--- Data #650 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ALIFA NUR EKA YULIANA
Judul: PENGUKURAN TINGKAT ECO EFFICIENCY UKM BATIK TANJUNG BUMI MADURA
Pembimbing 1: Dr. WENY FINDIASTUTI, S.T., M.T.
Pembimbing 2: HERI AWALUL ILHAMSAH, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Indonesia memiliki total emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dari semua sektor pada tahun 2000 sebesar 1,377,982 Gg CO2 dan sektor industri memberikan kontribusi sebesar 3,12%. UKM Batik Tulis Mariya adalah UKM pembuatan batik tulis di Tanjun Bumi. Proses pembuatan batik dapat mencemari lingkungan sekitar yang dominan berasal dari proses pembuatan batik seperti pembatikan dan pelorodan yang menggunakan bahan bakar gas dan listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya enviromental impact,nilai rasio eco efficiency, dan intensitas sumber daya alam dan energi dari produksi batik tulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio eco efficiency UKM Batik Tulis Mariya dari bulan Februari hingga Mei 2019 bernilai 0,019, 0,022, 0,030, 0,018. Nilai rasio dari hasil eco efficiency bernilai 0-1 dapat disimpulkan bahwa UKM Batik Tulis Mariya memiliki kondisi yang kurang ramah lingkungan tetapi secara finansial cukup terjangkau. Untuk intensitas sumber daya dan energi diketahui bahwa air memiliki intensitas tertinggi yaitu sebesar 0,0011 liter per rupiah.
Kata Kunci: Batik Tulis, Enviromental Impact, Eco Efficiency, Intensitas Sumber Daya dan Energi.
Abstrak (Clean): indonesia memiliki total emisi gas rumah kaca grk dari semua sektor pada tahun sebesar gg co dan sektor industri memberikan kontribusi sebesar ukm batik tulis mariya adalah ukm pembuatan batik tulis di tanjun bumi proses pembuatan batik dapat mencemari lingkungan sekitar yang dominan berasal dari proses pembuatan batik seperti pembatikan dan pelorodan yang menggunakan bahan bakar gas dan listrik penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya enviromental impactnilai rasio eco efficiency dan intensitas sumber daya alam dan energi dari produksi batik tulis hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio eco efficiency ukm batik tulis mariya dari bulan februari hingga mei bernilai nilai rasio dari hasil eco efficiency bernilai dapat disimpulkan bahwa ukm batik tulis mariya memiliki kondisi yang kurang ramah lingkungan tetapi secara finansial cukup terjangkau untuk intensitas sumber daya dan energi diketahui bahwa air memiliki intensitas tertinggi yaitu sebesar liter per rupiah kata kunci batik tulis enviromental impact eco efficiency intensitas sumber daya dan energi
Abstrak (Stopwords Removed): indonesia memiliki total emisi gas rumah kaca grk semua sektor tahun sebesar gg co sektor industri memberikan kontribusi sebesar ukm batik tulis mariya ukm pembuatan batik tulis tanjun bumi proses pembuatan batik dapat mencemari lingkungan sekitar dominan berasal proses pembuatan batik pembatikan pelorodan menggunakan bahan bakar gas listrik penelitian bertujuan mengetahui biaya enviromental impactnilai rasio eco efficiency intensitas sumber daya alam energi produksi batik tulis hasil penelitian menunjukkan rasio eco efficiency ukm batik tulis mariya bulan februari hingga mei bernilai nilai rasio hasil eco efficiency bernilai dapat disimpulkan ukm batik tulis mariya memiliki kondisi kurang ramah lingkungan secara finansial cukup terjangkau intensitas sumber daya energi diketahui air memiliki intensitas tertinggi sebesar liter per rupiah kata kunci batik tulis enviromental impact eco efficiency intensitas sumber daya energi
Abstrak (Stemmed): indonesia milik total emisi gas rumah kaca grk semua sektor tahun besar gg co sektor industri beri kontribusi besar ukm batik tulis mariya ukm buat batik tulis tanjun bumi proses buat batik dapat cari lingkung sekitar dominan asal proses buat batik bati pelorodan guna bahan bakar gas listrik teliti tuju tahu biaya enviromental impactnilai rasio eco efficiency intensitas sumber daya alam energi produksi batik tulis hasil teliti tunjuk rasio eco efficiency ukm batik tulis mariya bulan februari hingga mei nila nilai rasio hasil eco efficiency nila dapat simpul ukm batik tulis mariya milik kondisi kurang ramah lingkung cara finansial cukup jangkau intensitas sumber daya energi tahu air milik intensitas tinggi besar liter per rupiah kata kunci batik tulis enviromental impact eco efficiency intensitas sumber daya energi
Abstrak (Corrected): indonesia milk total miss gas rumal kara ark sea sector thun bear go co sector industry bert kontribusi bear um batik tulips maria um but batik tulips cajun bump proves but batik apart care linking seminar dominant anal proves but batik bath pelorodan gun bahai baker gas listeria elite juju tau bay environmental impactnilai radio eco efficiency intensity number day alarm energy produksi batik tulips hail elite tuneup radio eco efficiency um batik tulips maria buran february hinges me nina nilgai radio hail eco efficiency nina apart simple um batik tulips maria milk kondisi during rama linking cara financial cutup bangka intensity number day energy tau air milk intensity ting bear liter per rupiah data bunch batik tulips environmental impact eco efficiency intensity number day energy
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'batik': 8, 'tulis': 6, 'ukm': 4, 'eco': 4, 'efficiency': 4, 'intensitas': 4, 'milik': 3, 'besar': 3, 'mariya': 3, 'buat': 3, 'rasio': 3, 'sumber': 3, 'daya': 3, 'energi': 3, 'gas': 2, 'sektor': 2, 'proses': 2, 'dapat': 2, 'lingkung': 2, 'teliti': 2, 'tahu': 2, 'enviromental': 2, 'hasil': 2, 'nila': 2, 'indonesia': 1, 'total': 1, 'emisi': 1, 'rumah': 1, 'kaca': 1, 'grk': 1, 'semua': 1, 'tahun': 1, 'gg': 1, 'co': 1, 'industri': 1, 'beri': 1, 'kontribusi': 1, 'tanjun': 1, 'bumi': 1, 'cari': 1, 'sekitar': 1, 'dominan': 1, 'asal': 1, 'bati': 1, 'pelorodan': 1, 'guna': 1, 'bahan': 1, 'bakar': 1, 'listrik': 1, 'tuju': 1, 'biaya': 1, 'impactnilai': 1, 'alam': 1, 'produksi': 1, 'tunjuk': 1, 'bulan': 1, 'februari': 1, 'hingga': 1, 'mei': 1, 'nilai': 1, 'simpul': 1, 'kondisi': 1, 'kurang': 1, 'ramah': 1, 'cara': 1, 'finansial': 1, 'cukup': 1, 'jangkau': 1, 'air': 1, 'tinggi': 1, 'liter': 1, 'per': 1, 'rupiah': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'impact': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 12, 'batik': 9, 'and': 7, 'that': 5, 'from': 4, 'ukm': 4, 'eco': 4, 'intensity': 4, 'mariya': 3, 'is': 3, 'making': 3, 'to': 3, 'value': 3, 'ratio': 3, 'efficiency': 3, 'energy': 3, 'a': 2, 'gas': 2, 'in': 2, 'process': 2, 'can': 2, 'environmental': 2, 'impact': 2, 'resources': 2, 'results': 2, 'tulis': 2, 'has': 2, 'indonesia': 1, 'had': 1, 'total': 1, 'greenhouse': 1, 'ghg': 1, 'emissions': 1, 'all': 1, 'sectors': 1, 'gg': 1, 'co': 1, 'industrial': 1, 'sector': 1, 'contributed': 1, 'written': 1, 'tanjun': 1, 'bumi': 1, 'pollute': 1, 'dominant': 1, 'surrounding': 1, 'environment': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'pelorodan': 1, 'use': 1, 'electricity': 1, 'fuels': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'aims': 1, 'determine': 1, 'costs': 1, 'natural': 1, 'production': 1, 'showed': 1, 'february': 1, 'may': 1, 'was': 1, 'worth': 1, 'ecoefficiency': 1, 'be': 1, 'concluded': 1, 'conditions': 1, 'are': 1, 'less': 1, 'environmentally': 1, 'friendly': 1, 'but': 1, 'financially': 1, 'quite': 1, 'affordable': 1, 'for': 1, 'it': 1, 'known': 1, 'water': 1, 'highest': 1, 'which': 1, 'equal': 1, 'liters': 1, 'per': 1, 'rupiah': 1, 'keywords': 1, 'writing': 1, 'resource': 1})
-------------------------------------------
--- Data #651 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: VIDYA LEILA MAWARDAH ROCHMAH
Judul: PENENTUAN STRATEGI UNTUK MENCAPAI BUSSINESS CONTINUITY MANAGEMENT (BCM), DENGAN METODE ANALYTIC NETWORK PROCESS (ANP) PADA UMKM DI KABUPATEN SAMPANG
Pembimbing 1: Issa Dyah Utami S.T., M.T., Ph,D.
Pembimbing 2: Dr. Weny Findiastuti, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Usaha Mikro Kecil dan Menengah merupakan kegiatan usaha yang banyak diminati di Indonesia. Akan tetapi perkembangan UMKM di Indonesia masih dihadapkan pada berbagai persoalan sehingga menyebabkan lemahnya daya saing terhadap produk impor. Peran UMKM mampu memberikan kontribusi aktif terhadap pertumbuhan ekonomi. Usaha Mikro Kecil Menengah adalah sektor ekonomi nasional yang paling strategis, sehingga memiliki peran aktif terhadap perekonomian nasional. Kabupaten Sampang memiliki UMKM yang bergerak pada bidang industri makanan, pertanian, dan kerajinan. Pada bidang industri makanan terdiri dari UMKM krupuk, renginang, dan petis. Pada bidang pertanian yaitu petani garam dan petani bandeng. Bedasarkan kriteria-kriteria dan strategi, dikembangkan menggunakan pendekatan ANP (Analytic Network Process) dengan pengolahan data menggunakan software super decission pada strategi altenatif yang terpilih yaitu strategi sumber daya manusia.
Kata kunci: Analytic Network Process, super decission, Usaha Mikro Kecil dan Menengah, bussiness contiuity management.
Abstrak (Clean): abstrak usaha mikro kecil dan menengah merupakan kegiatan usaha yang banyak diminati di indonesia akan tetapi perkembangan umkm di indonesia masih dihadapkan pada berbagai persoalan sehingga menyebabkan lemahnya daya saing terhadap produk impor peran umkm mampu memberikan kontribusi aktif terhadap pertumbuhan ekonomi usaha mikro kecil menengah adalah sektor ekonomi nasional yang paling strategis sehingga memiliki peran aktif terhadap perekonomian nasional kabupaten sampang memiliki umkm yang bergerak pada bidang industri makanan pertanian dan kerajinan pada bidang industri makanan terdiri dari umkm krupuk renginang dan petis pada bidang pertanian yaitu petani garam dan petani bandeng bedasarkan kriteriakriteria dan strategi dikembangkan menggunakan pendekatan anp analytic network process dengan pengolahan data menggunakan software super decission pada strategi altenatif yang terpilih yaitu strategi sumber daya manusia kata kunci analytic network process super decission usaha mikro kecil dan menengah bussiness contiuity management
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak usaha mikro kecil menengah kegiatan usaha banyak diminati indonesia perkembangan umkm indonesia masih dihadapkan berbagai persoalan menyebabkan lemahnya daya saing produk impor peran umkm mampu memberikan kontribusi aktif pertumbuhan ekonomi usaha mikro kecil menengah sektor ekonomi nasional paling strategis memiliki peran aktif perekonomian nasional kabupaten sampang memiliki umkm bergerak bidang industri makanan pertanian kerajinan bidang industri makanan terdiri umkm krupuk renginang petis bidang pertanian petani garam petani bandeng bedasarkan kriteriakriteria strategi dikembangkan menggunakan pendekatan anp analytic network process pengolahan data menggunakan software super decission strategi altenatif terpilih strategi sumber daya manusia kata kunci analytic network process super decission usaha mikro kecil menengah bussiness contiuity management
Abstrak (Stemmed): abstrak usaha mikro kecil tengah giat usaha banyak mati indonesia kembang umkm indonesia masih hadap bagai soal sebab lemah daya saing produk impor peran umkm mampu beri kontribusi aktif tumbuh ekonomi usaha mikro kecil tengah sektor ekonomi nasional paling strategis milik peran aktif ekonomi nasional kabupaten sampang milik umkm gerak bidang industri makan tani rajin bidang industri makan diri umkm krupuk renginang petis bidang tani tani garam tani bandeng bedasarkan kriteriakriteria strategi kembang guna dekat anp analytic network process olah data guna software super decission strategi altenatif pilih strategi sumber daya manusia kata kunci analytic network process super decission usaha mikro kecil tengah bussiness contiuity management
Abstrak (Corrected): abstract sara micro cecil length gift sara banyan math indonesia embank mom indonesia mash hadar bahai soul kebab leah day saying proud import pecan mom camp bert kontribusi attic tumble economic sara micro cecil length sector economic national paling strategic milk pecan attic economic national kabupaten sampan milk mom gera biding industry mayan tank rain biding industry mayan dirt mom krupp renginang penis biding tank tank gram tank banding bedasarkan kriteriakriteria strategy embank gun dead and analytic network process blah data gun software super decision strategy altenatif pilch strategy number day amnesia data bunch analytic network process super decision sara micro cecil length business continuity management
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'usaha': 4, 'umkm': 4, 'tani': 4, 'mikro': 3, 'kecil': 3, 'tengah': 3, 'ekonomi': 3, 'bidang': 3, 'strategi': 3, 'indonesia': 2, 'kembang': 2, 'daya': 2, 'peran': 2, 'aktif': 2, 'nasional': 2, 'milik': 2, 'industri': 2, 'makan': 2, 'guna': 2, 'analytic': 2, 'network': 2, 'process': 2, 'super': 2, 'decission': 2, 'abstrak': 1, 'giat': 1, 'banyak': 1, 'mati': 1, 'masih': 1, 'hadap': 1, 'bagai': 1, 'soal': 1, 'sebab': 1, 'lemah': 1, 'saing': 1, 'produk': 1, 'impor': 1, 'mampu': 1, 'beri': 1, 'kontribusi': 1, 'tumbuh': 1, 'sektor': 1, 'paling': 1, 'strategis': 1, 'kabupaten': 1, 'sampang': 1, 'gerak': 1, 'rajin': 1, 'diri': 1, 'krupuk': 1, 'renginang': 1, 'petis': 1, 'garam': 1, 'bandeng': 1, 'bedasarkan': 1, 'kriteriakriteria': 1, 'dekat': 1, 'anp': 1, 'olah': 1, 'data': 1, 'software': 1, 'altenatif': 1, 'pilih': 1, 'sumber': 1, 'manusia': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'bussiness': 1, 'contiuity': 1, 'management': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'and': 7, 'in': 6, 'of': 5, 'micro': 3, 'small': 3, 'medium': 3, 'enterprises': 3, 'is': 3, 'it': 3, 'strategy': 3, 'most': 2, 'business': 2, 'indonesia': 2, 'msmes': 2, 'with': 2, 'role': 2, 'to': 2, 'economic': 2, 'national': 2, 'has': 2, 'food': 2, 'agriculture': 2, 'chips': 2, 'farmers': 2, 'on': 2, 'using': 2, 'analytic': 2, 'network': 2, 'process': 2, 'super': 2, 'decission': 2, 'abstract': 1, 'are': 1, 'popular': 1, 'activities': 1, 'however': 1, 'development': 1, 'still': 1, 'faced': 1, 'various': 1, 'problems': 1, 'that': 1, 'cause': 1, 'weak': 1, 'competitiveness': 1, 'imported': 1, 'products': 1, 'msme': 1, 'able': 1, 'contribute': 1, 'actively': 1, 'growth': 1, 'strategic': 1, 'sector': 1, 'so': 1, 'an': 1, 'active': 1, 'economy': 1, 'sampang': 1, 'regency': 1, 'engaged': 1, 'handicraft': 1, 'industries': 1, 'field': 1, 'industry': 1, 'consists': 1, 'smes': 1, 'paste': 1, 'salt': 1, 'milkfish': 1, 'based': 1, 'criteria': 1, 'was': 1, 'developed': 1, 'anp': 1, 'approach': 1, 'data': 1, 'processing': 1, 'software': 1, 'selected': 1, 'alternative': 1, 'namely': 1, 'human': 1, 'resource': 1, 'keywords': 1, 'continuity': 1, 'management': 1})
-------------------------------------------
--- Data #652 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Yuli Fidiana
Judul: Perancangan Model Simulasi Dengan Pendekatan Agent Based Modelling Pada Sistem Budidaya Udang Vaname Di Desa Socah, Kabupaten Bangkalan
Pembimbing 1: Issa Dyah Utami S.T., M.T., PhD
Pembimbing 2: Agus Salim S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Usaha budidaya perikanan sangat potensial di Negara Indonesia karena memiliki luas laut sebesar 3.257.483 km
2. Sebagai Kabupaten maritim bentangan garis pantai Kabupaten Bangkalan yaitu 125 kilometer sehingga hampir sepanjang pinggir pantai terdapat budidaya tambak. Proses budidaya udang vaname di Desa Socah Kabupaten
Bangkalan tidak lepas dari adanya beberapa peran dari elemen yang terlibat diantaranya yaitu para pelaku budidaya, pengepul, pemerintah, dan lingkungan.
Dengan melihat tingginya permintaan ekspor dan harga jual yang cukup tinggi udang vaname memiliki potensi yang paling besar untuk ditingkatkan hasil budidaya nya.
Pada proses budidaya vaname di Desa Socah masih ditemui beberapa permasalahan salah satunya yaitu perbedaan perilaku setiap petani tambak dalam proses budidaya. Untuk itu perlu dilakukan identifikasi terkait interaksi antar petani tambak agar tidak terjadi kesenjangan pendapatan dan hasil panen antar petani tambak. Pada penelitian ini dilakukan pemodelan dengan Agent Based Modeling (ABMS) yang ditinjau dari
para agen (individu) yang memberikan dampak signifikan dari sebuah sistem budidaya udang vaname. Software yang digunakan sebagai alat bantu da lam simulasi
ABMS yaitu NetLogo sehingga dapat dihasilkan output simulasi sistem budidaya udang vaname dengan pendapatan sebesar Rp. 31.385.000, serta hasil skenario terbaik yaitu dengan menggunakan bibit udang yang bersertifikat SPF (specific pathogen free) menambahkan pakan udang 20% dengan pendapatan sebesar Rp. 33.762.020.
Abstrak (Clean): usaha budidaya perikanan sangat potensial di negara indonesia karena memiliki luas laut sebesar km sebagai kabupaten maritim bentangan garis pantai kabupaten bangkalan yaitu kilometer sehingga hampir sepanjang pinggir pantai terdapat budidaya tambak proses budidaya udang vaname di desa socah kabupaten bangkalan tidak lepas dari adanya beberapa peran dari elemen yang terlibat diantaranya yaitu para pelaku budidaya pengepul pemerintah dan lingkungan dengan melihat tingginya permintaan ekspor dan harga jual yang cukup tinggi udang vaname memiliki potensi yang paling besar untuk ditingkatkan hasil budidaya nya pada proses budidaya vaname di desa socah masih ditemui beberapa permasalahan salah satunya yaitu perbedaan perilaku setiap petani tambak dalam proses budidaya untuk itu perlu dilakukan identifikasi terkait interaksi antar petani tambak agar tidak terjadi kesenjangan pendapatan dan hasil panen antar petani tambak pada penelitian ini dilakukan pemodelan dengan agent based modeling abms yang ditinjau dari para agen individu yang memberikan dampak signifikan dari sebuah sistem budidaya udang vaname software yang digunakan sebagai alat bantu da lam simulasi abms yaitu netlogo sehingga dapat dihasilkan output simulasi sistem budidaya udang vaname dengan pendapatan sebesar rp serta hasil skenario terbaik yaitu dengan menggunakan bibit udang yang bersertifikat spf specific pathogen free menambahkan pakan udang dengan pendapatan sebesar rp
Abstrak (Stopwords Removed): usaha budidaya perikanan sangat potensial negara indonesia memiliki luas laut sebesar km kabupaten maritim bentangan garis pantai kabupaten bangkalan kilometer hampir sepanjang pinggir pantai terdapat budidaya tambak proses budidaya udang vaname desa socah kabupaten bangkalan lepas adanya beberapa peran elemen terlibat diantaranya para pelaku budidaya pengepul pemerintah lingkungan melihat tingginya permintaan ekspor harga jual cukup tinggi udang vaname memiliki potensi paling besar ditingkatkan hasil budidaya nya proses budidaya vaname desa socah masih ditemui beberapa permasalahan salah satunya perbedaan perilaku setiap petani tambak proses budidaya perlu dilakukan identifikasi terkait interaksi antar petani tambak terjadi kesenjangan pendapatan hasil panen antar petani tambak penelitian dilakukan pemodelan agent based modeling abms ditinjau para agen individu memberikan dampak signifikan sistem budidaya udang vaname software digunakan alat bantu da lam simulasi abms netlogo dapat dihasilkan output simulasi sistem budidaya udang vaname pendapatan sebesar rp hasil skenario terbaik menggunakan bibit udang bersertifikat spf specific pathogen free menambahkan pakan udang pendapatan sebesar rp
Abstrak (Stemmed): usaha budidaya ikan sangat potensial negara indonesia milik luas laut besar km kabupaten maritim bentang garis pantai kabupaten bangkal kilometer hampir panjang pinggir pantai dapat budidaya tambak proses budidaya udang vaname desa socah kabupaten bangkal lepas ada beberapa peran elemen libat antara para laku budidaya kepul perintah lingkung lihat tinggi minta ekspor harga jual cukup tinggi udang vaname milik potensi paling besar tingkat hasil budidaya nya proses budidaya vaname desa socah masih temu beberapa masalah salah satu beda perilaku tiap tani tambak proses budidaya perlu laku identifikasi kait interaksi antar tani tambak jadi senjang dapat hasil panen antar tani tambak teliti laku model agent based modeling abms tinjau para agen individu beri dampak signifikan sistem budidaya udang vaname software guna alat bantu da lam simulasi abms netlogo dapat hasil output simulasi sistem budidaya udang vaname dapat besar rp hasil skenario baik guna bibit udang sertifikat spf specific pathogen free tambah pakan udang dapat besar rp
Abstrak (Corrected): sara budidaya ian sang potential megara indonesia milk lucas last bear am kabupaten maritime beating paris pants kabupaten bangka kilometer hamper panting piggier pants apart budidaya tambac proves budidaya dang name desk such kabupaten bangka leaps ada beberapa pecan element libau angara para lake budidaya kept perineal linking that ting mint ensor hard dual cutup ting dang name milk potent paling bear dingbat hail budidaya ya proves budidaya name desk such mash temp beberapa marsala salad sat bed perilaku tip tank tambac proves budidaya peru lake identifikasi wait interaksi altar tank tambac jade sending apart hail panel altar tank tambac elite lake model agent based modeling arms ninja para age individual bert damp significant sister budidaya dang name software gun flat bantu a lam simulate arms neology apart hail output simulate sister budidaya dang name apart bear up hail scenario back gun bit dang sertifikat spy specific pathogen free tambac pagan dang apart bear up
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'budidaya': 9, 'udang': 6, 'dapat': 5, 'vaname': 5, 'besar': 4, 'tambak': 4, 'hasil': 4, 'kabupaten': 3, 'proses': 3, 'laku': 3, 'tani': 3, 'milik': 2, 'pantai': 2, 'bangkal': 2, 'desa': 2, 'socah': 2, 'beberapa': 2, 'para': 2, 'tinggi': 2, 'antar': 2, 'abms': 2, 'sistem': 2, 'guna': 2, 'simulasi': 2, 'rp': 2, 'usaha': 1, 'ikan': 1, 'sangat': 1, 'potensial': 1, 'negara': 1, 'indonesia': 1, 'luas': 1, 'laut': 1, 'km': 1, 'maritim': 1, 'bentang': 1, 'garis': 1, 'kilometer': 1, 'hampir': 1, 'panjang': 1, 'pinggir': 1, 'lepas': 1, 'ada': 1, 'peran': 1, 'elemen': 1, 'libat': 1, 'antara': 1, 'kepul': 1, 'perintah': 1, 'lingkung': 1, 'lihat': 1, 'minta': 1, 'ekspor': 1, 'harga': 1, 'jual': 1, 'cukup': 1, 'potensi': 1, 'paling': 1, 'tingkat': 1, 'nya': 1, 'masih': 1, 'temu': 1, 'masalah': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'beda': 1, 'perilaku': 1, 'tiap': 1, 'perlu': 1, 'identifikasi': 1, 'kait': 1, 'interaksi': 1, 'jadi': 1, 'senjang': 1, 'panen': 1, 'teliti': 1, 'model': 1, 'agent': 1, 'based': 1, 'modeling': 1, 'tinjau': 1, 'agen': 1, 'individu': 1, 'beri': 1, 'dampak': 1, 'signifikan': 1, 'software': 1, 'alat': 1, 'bantu': 1, 'da': 1, 'lam': 1, 'netlogo': 1, 'output': 1, 'skenario': 1, 'baik': 1, 'bibit': 1, 'sertifikat': 1, 'spf': 1, 'specific': 1, 'pathogen': 1, 'free': 1, 'tambah': 1, 'pakan': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 16, 'in': 9, 'shrimp': 7, 'are': 6, 'a': 6, 'is': 6, 'that': 4, 'cultivation': 4, 'vaname': 4, 'and': 4, 'so': 3, 'there': 3, 'process': 3, 'farming': 3, 'from': 3, 'income': 3, 'with': 3, 'ponds': 2, 'potential': 2, 'as': 2, 'coastline': 2, 'kabupaten': 2, 'bangkal': 2, 'socah': 2, 'high': 2, 'it': 2, 'to': 2, 'pond': 2, 'farmer': 2, 'this': 2, 'between': 2, 'farmers': 2, 'modeling': 2, 'abms': 2, 'system': 2, 'simulation': 2, 'an': 2, 'rp': 2, 'fisheries': 1, 'very': 1, 'indonesia': 1, 'because': 1, 'they': 1, 'have': 1, 'sea': 1, 'area': 1, 'km': 1, 'maritime': 1, 'regency': 1, 'stretch': 1, 'kilometers': 1, 'almost': 1, 'along': 1, 'desa': 1, 'inseparable': 1, 'existence': 1, 'several': 1, 'roles': 1, 'elements': 1, 'involved': 1, 'among': 1, 'them': 1, 'ctors': 1, 'collectors': 1, 'government': 1, 'environment': 1, 'by': 1, 'looking': 1, 'at': 1, 'export': 1, 'demand': 1, 'selling': 1, 'price': 1, 'has': 1, 'greatest': 1, 'increase': 1, 'yield': 1, 'its': 1, 'cultivatio': 1, 'n': 1, 'village': 1, 'still': 1, 'some': 1, 'problems': 1, 'one': 1, 'which': 1, 'difference': 1, 'behavior': 1, 'each': 1, 'for': 1, 'reason': 1, 'necessary': 1, 'identify': 1, 'related': 1, 'interactions': 1, 'no': 1, 'gap': 1, 'yields': 1, 'study': 1, 'agent': 1, 'based': 1, 'was': 1, 'reviewed': 1, 'agents': 1, 'individuals': 1, 'who': 1, 'had': 1, 'significant': 1, 'impact': 1, 'on': 1, 'software': 1, 'used': 1, 'tool': 1, 'netlogo': 1, 'output': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'generated': 1, 'best': 1, 'scenario': 1, 'results': 1, 'using': 1, 'seeds': 1, 'certified': 1, 'spf': 1, 'specific': 1, 'pathogen': 1, 'free': 1, 'adding': 1, 'feed': 1})
-------------------------------------------
--- Data #653 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ANJAR ASRARI RAMADHAN
Judul: ANALISIS KEPUASAN KUALITAS PELAYANAN DI SHELTER KOPI BANGKALAN DENGAN METODE SERVQUAL DAN IPA
Pembimbing 1: Prof. Dr. Ir. H. Rachmad Hidayat, S.T., M.T., IPU., AER
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Persaingan bisnis warung kopi saat ini semakin kompetitif sehingga mengubah cara berfikir masyarakat dalam memilih dan memberikan penilaian terhadap pelayanan pada warung kopi tersebut. Dengan adanya keputusan yang bijak dan baik dapat dilihat dari suatu tercapainya pengoptimalan yang telah di rencanakan, disini saya akan menggunakan model sistem pendukung keputusan yang akan digunakan menerapkan metode servqual dan IPA. Untuk dapat mengetahui pelayanan yang diberikan warung tersebut, saya melakukan observasi di Warung Kopi Shelter Telang Kamal Madura yang terletak di Jalan Raya Telang. Lokasi ini dipilih karena merupakan banyak pelanggan yang mengunjungi warung tersebut. Lokasi ini juga yang akan menjadi objek penelitian di dalam penelitian ini. Berdasarkan uraian di atas, dilakukan penelitian mengenai tingkat kepuasan pelanggan di Shelter Kopi dengan memfokuskan pada faktor-faktor kualitas layanan yang terdiri dari variabel bukti keyakinan (Assurance), kehandalan (Reliability), daya tanggap (Responsiveness), empati (Emphaty), berwujud (Tangible).
Abstrak (Clean): persaingan bisnis warung kopi saat ini semakin kompetitif sehingga mengubah cara berfikir masyarakat dalam memilih dan memberikan penilaian terhadap pelayanan pada warung kopi tersebut dengan adanya keputusan yang bijak dan baik dapat dilihat dari suatu tercapainya pengoptimalan yang telah di rencanakan disini saya akan menggunakan model sistem pendukung keputusan yang akan digunakan menerapkan metode servqual dan ipa untuk dapat mengetahui pelayanan yang diberikan warung tersebut saya melakukan observasi di warung kopi shelter telang kamal madura yang terletak di jalan raya telang lokasi ini dipilih karena merupakan banyak pelanggan yang mengunjungi warung tersebut lokasi ini juga yang akan menjadi objek penelitian di dalam penelitian ini berdasarkan uraian di atas dilakukan penelitian mengenai tingkat kepuasan pelanggan di shelter kopi dengan memfokuskan pada faktorfaktor kualitas layanan yang terdiri dari variabel bukti keyakinan assurance kehandalan reliability daya tanggap responsiveness empati emphaty berwujud tangible
Abstrak (Stopwords Removed): persaingan bisnis warung kopi semakin kompetitif mengubah cara berfikir masyarakat memilih memberikan penilaian pelayanan warung kopi tersebut adanya keputusan bijak baik dapat dilihat tercapainya pengoptimalan rencanakan disini saya menggunakan model sistem pendukung keputusan digunakan menerapkan metode servqual ipa dapat mengetahui pelayanan diberikan warung tersebut saya melakukan observasi warung kopi shelter telang kamal madura terletak jalan raya telang lokasi dipilih banyak pelanggan mengunjungi warung tersebut lokasi menjadi objek penelitian penelitian berdasarkan uraian atas dilakukan penelitian mengenai tingkat kepuasan pelanggan shelter kopi memfokuskan faktorfaktor kualitas layanan terdiri variabel bukti keyakinan assurance kehandalan reliability daya tanggap responsiveness empati emphaty berwujud tangible
Abstrak (Stemmed): saing bisnis warung kopi makin kompetitif ubah cara berfikir masyarakat pilih beri nilai layan warung kopi sebut ada putus bijak baik dapat lihat capa optimal rencana sini saya guna model sistem dukung putus guna terap metode servqual ipa dapat tahu layan beri warung sebut saya laku observasi warung kopi shelter telang kamal madura letak jalan raya telang lokasi pilih banyak langgan unjung warung sebut lokasi jadi objek teliti teliti dasar urai atas laku teliti kena tingkat puas langgan shelter kopi fokus faktorfaktor kualitas layan diri variabel bukti yakin assurance kehandalan reliability daya tanggap responsiveness empati emphaty wujud tangible
Abstrak (Corrected): saying basis wrung topi making kompetitif bah cara berfikir masyarakat pilch bert nilgai layman wrung topi debut ada puts biak back apart that cap optimal recant sing say gun model sister during puts gun trap metope serval spa apart tau layman bert wrung debut say lake observant wrung topi shelter telling jamal madura leak alan ray telling loki pilch banyan hangman unsung wrung debut loki jade objet elite elite dakar ural alas lake elite ken dingbat puts hangman shelter topi focus faktorfaktor kualitas layman dirt variable but akin assurance kehandalan reliability day tanga responsiveness empty empty juju tangible
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'warung': 5, 'kopi': 4, 'layan': 3, 'sebut': 3, 'teliti': 3, 'pilih': 2, 'beri': 2, 'putus': 2, 'dapat': 2, 'saya': 2, 'guna': 2, 'laku': 2, 'shelter': 2, 'telang': 2, 'lokasi': 2, 'langgan': 2, 'saing': 1, 'bisnis': 1, 'makin': 1, 'kompetitif': 1, 'ubah': 1, 'cara': 1, 'berfikir': 1, 'masyarakat': 1, 'nilai': 1, 'ada': 1, 'bijak': 1, 'baik': 1, 'lihat': 1, 'capa': 1, 'optimal': 1, 'rencana': 1, 'sini': 1, 'model': 1, 'sistem': 1, 'dukung': 1, 'terap': 1, 'metode': 1, 'servqual': 1, 'ipa': 1, 'tahu': 1, 'observasi': 1, 'kamal': 1, 'madura': 1, 'letak': 1, 'jalan': 1, 'raya': 1, 'banyak': 1, 'unjung': 1, 'jadi': 1, 'objek': 1, 'dasar': 1, 'urai': 1, 'atas': 1, 'kena': 1, 'tingkat': 1, 'puas': 1, 'fokus': 1, 'faktorfaktor': 1, 'kualitas': 1, 'diri': 1, 'variabel': 1, 'bukti': 1, 'yakin': 1, 'assurance': 1, 'kehandalan': 1, 'reliability': 1, 'daya': 1, 'tanggap': 1, 'responsiveness': 1, 'empati': 1, 'emphaty': 1, 'wujud': 1, 'tangible': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 10, 'coffee': 4, 'shop': 4, 'be': 4, 'on': 4, 'in': 3, 'and': 3, 'will': 3, 'to': 3, 'this': 3, 'that': 2, 'services': 2, 'at': 2, 'a': 2, 'decision': 2, 'i': 2, 'by': 2, 'telang': 2, 'shelter': 2, 'location': 2, 'research': 2, 'reliability': 2, 'responsiveness': 2, 'tangible': 2, 'competition': 1, 'business': 1, 'is': 1, 'now': 1, 'increasingly': 1, 'competitive': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'changes': 1, 'way': 1, 'thinking': 1, 'community': 1, 'choosing': 1, 'evaluating': 1, 'with': 1, 'wise': 1, 'good': 1, 'can': 1, 'seen': 1, 'from': 1, 'achievement': 1, 'planned': 1, 'optimization': 1, 'here': 1, 'use': 1, 'support': 1, 'system': 1, 'model': 1, 'used': 1, 'implement': 1, 'servqual': 1, 'ipa': 1, 'methods': 1, 'able': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'provided': 1, 'stall': 1, 'made': 1, 'observations': 1, 'kamal': 1, 'madura': 1, 'located': 1, 'jalan': 1, 'raya': 1, 'was': 1, 'chosen': 1, 'because': 1, 'there': 1, 'were': 1, 'many': 1, 'customers': 1, 'visiting': 1, 'also': 1, 'object': 1, 'study': 1, 'based': 1, 'description': 1, 'above': 1, 'level': 1, 'customer': 1, 'satisfaction': 1, 'focusing': 1, 'factors': 1, 'service': 1, 'quality': 1, 'consisting': 1, 'variables': 1, 'evidence': 1, 'confidence': 1, 'assurance': 1, 'empathy': 1, 'emphaty': 1})
-------------------------------------------
--- Data #654 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Mohammad Gunawan Suhartono
Judul: PENGARUH JENIS BAHAN PENGHAMBAT API DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP PRESENTASE KEHILANGAN BERAT KAYU JATI AKIBAT TERPAPAR API
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, Ssi, MT, IPM, Asean Eng
Pembimbing 2: Mu'alim, ST., MT
Abstrak (Raw): Kayu jati (tectona grandis) merupakan jenis kayu yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan banyak digunakan oleh masyarakat. Kayu jati masih menjadi kayu paling unggul karena kualitas yang tinggi selain itu kayu jati juga memiliki keunggulan seperti keawetan, kekuatan, maupun keindahan serat pada kayu jati. Masa pakai kayu jati dalam pembuatan furniture mampu bertahan hingga 40 tahun. Menurut kementrian lingkungan hidup dan kehutanan total kebutuhan kayu pada tahun 2018 mencapai 48 juta m3, sementara hutan alam hanya mampu menyediakan 40 juta m3. Pengawetan merupakan proses memasukkan bahan yang bersifat racun ke dalam kayu, guna melindunginya dari serangan hama kayu dan tahan terhadap api. Dengan demikian, kayu akan memiliki masa pakai yang lebih lama hingga pada akhirnya akan mengurangi tekanan kebutuhan kayu (Wahyudi 2014). Salah satu metode yang digunakan dalam pengawetan kayu jati yaitu dengan melakukan perendaman. Tujuan dengan dilakukannya perendaman penggunaan bahan ini diharapkan dapat menghambat api dan mempunyai masa pakai yang lebih lama pada furniture. Penelitian ini menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 3k dengan desain faktorial 32 dimana pangkat 2 menunjukkan banyaknya faktor sedangkan 3 menunjukkan banyaknya taraf yang akan memiliki faktor-faktor. Kata kunci : Kayu Jati, Lama Perendaman, Jenis Bahan, Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial.
Abstrak (Clean): kayu jati tectona grandis merupakan jenis kayu yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan banyak digunakan oleh masyarakat kayu jati masih menjadi kayu paling unggul karena kualitas yang tinggi selain itu kayu jati juga memiliki keunggulan seperti keawetan kekuatan maupun keindahan serat pada kayu jati masa pakai kayu jati dalam pembuatan furniture mampu bertahan hingga tahun menurut kementrian lingkungan hidup dan kehutanan total kebutuhan kayu pada tahun mencapai juta m sementara hutan alam hanya mampu menyediakan juta m pengawetan merupakan proses memasukkan bahan yang bersifat racun ke dalam kayu guna melindunginya dari serangan hama kayu dan tahan terhadap api dengan demikian kayu akan memiliki masa pakai yang lebih lama hingga pada akhirnya akan mengurangi tekanan kebutuhan kayu wahyudi salah satu metode yang digunakan dalam pengawetan kayu jati yaitu dengan melakukan perendaman tujuan dengan dilakukannya perendaman penggunaan bahan ini diharapkan dapat menghambat api dan mempunyai masa pakai yang lebih lama pada furniture penelitian ini menggunakan desain rancangan acak lengkap ral faktorial k dengan desain faktorial dimana pangkat menunjukkan banyaknya faktor sedangkan menunjukkan banyaknya taraf yang akan memiliki faktorfaktor kata kunci kayu jati lama perendaman jenis bahan rancangan acak lengkap ral faktorial
Abstrak (Stopwords Removed): kayu jati tectona grandis jenis kayu memiliki nilai ekonomis tinggi banyak digunakan masyarakat kayu jati masih menjadi kayu paling unggul kualitas tinggi selain kayu jati memiliki keunggulan keawetan kekuatan maupun keindahan serat kayu jati masa pakai kayu jati pembuatan furniture mampu bertahan hingga tahun menurut kementrian lingkungan hidup kehutanan total kebutuhan kayu tahun mencapai juta m sementara hutan alam mampu menyediakan juta m pengawetan proses memasukkan bahan bersifat racun kayu melindunginya serangan hama kayu tahan api demikian kayu memiliki masa pakai lebih lama hingga akhirnya mengurangi tekanan kebutuhan kayu wahyudi salah satu metode digunakan pengawetan kayu jati melakukan perendaman tujuan dilakukannya perendaman penggunaan bahan diharapkan dapat menghambat api mempunyai masa pakai lebih lama furniture penelitian menggunakan desain rancangan acak lengkap ral faktorial k desain faktorial dimana pangkat menunjukkan banyaknya faktor sedangkan menunjukkan banyaknya taraf memiliki faktorfaktor kata kunci kayu jati lama perendaman jenis bahan rancangan acak lengkap ral faktorial
Abstrak (Stemmed): kayu jati tectona grandis jenis kayu milik nilai ekonomis tinggi banyak guna masyarakat kayu jati masih jadi kayu paling unggul kualitas tinggi selain kayu jati milik unggul awet kuat maupun indah serat kayu jati masa pakai kayu jati buat furniture mampu tahan hingga tahun turut tri lingkung hidup hutan total butuh kayu tahun capai juta m sementara hutan alam mampu sedia juta m awet proses masuk bahan sifat racun kayu lindung serang hama kayu tahan api demikian kayu milik masa pakai lebih lama hingga akhir kurang tekan butuh kayu wahyudi salah satu metode guna awet kayu jati laku rendam tuju laku rendam guna bahan harap dapat hambat api punya masa pakai lebih lama furniture teliti guna desain rancang acak lengkap ral faktorial k desain faktorial mana pangkat tunjuk banyak faktor sedang tunjuk banyak taraf milik faktorfaktor kata kunci kayu jati lama rendam jenis bahan rancang acak lengkap ral faktorial
Abstrak (Corrected): kay sati tectonic grand's penis kay milk nilgai economic ting banyan gun masyarakat kay sati mash jade kay paling lungful kualitas ting slain kay sati milk lungful wet kurt maun kinda seat kay sati mass sakai kay sati but furniture camp than hinges thun turn try linking hide human total butch kay thun capri jut m sedentary human alarm camp media jut m wet proves mask bahai sift racon kay finding sprang hama kay than ape domitian kay milk mass sakai leash lama hinges air during texan butch kay wahyudi salad sat metope gun wet kay sati lake random juju lake random gun bahai harp apart combat ape puny mass sakai leash lama furniture elite gun detain dancing arak lengkap real factorial k detain factorial mana bangka tuneup banyan factor sedan tuneup banyan tara milk faktorfaktor data bunch kay sati lama random penis bahai dancing arak lengkap real factorial
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kayu': 14, 'jati': 7, 'milik': 4, 'guna': 4, 'banyak': 3, 'awet': 3, 'masa': 3, 'pakai': 3, 'bahan': 3, 'lama': 3, 'rendam': 3, 'faktorial': 3, 'jenis': 2, 'tinggi': 2, 'unggul': 2, 'furniture': 2, 'mampu': 2, 'tahan': 2, 'hingga': 2, 'tahun': 2, 'hutan': 2, 'butuh': 2, 'juta': 2, 'm': 2, 'api': 2, 'lebih': 2, 'laku': 2, 'desain': 2, 'rancang': 2, 'acak': 2, 'lengkap': 2, 'ral': 2, 'tunjuk': 2, 'tectona': 1, 'grandis': 1, 'nilai': 1, 'ekonomis': 1, 'masyarakat': 1, 'masih': 1, 'jadi': 1, 'paling': 1, 'kualitas': 1, 'selain': 1, 'kuat': 1, 'maupun': 1, 'indah': 1, 'serat': 1, 'buat': 1, 'turut': 1, 'tri': 1, 'lingkung': 1, 'hidup': 1, 'total': 1, 'capai': 1, 'sementara': 1, 'alam': 1, 'sedia': 1, 'proses': 1, 'masuk': 1, 'sifat': 1, 'racun': 1, 'lindung': 1, 'serang': 1, 'hama': 1, 'demikian': 1, 'akhir': 1, 'kurang': 1, 'tekan': 1, 'wahyudi': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'metode': 1, 'tuju': 1, 'harap': 1, 'dapat': 1, 'hambat': 1, 'punya': 1, 'teliti': 1, 'k': 1, 'mana': 1, 'pangkat': 1, 'faktor': 1, 'sedang': 1, 'taraf': 1, 'faktorfaktor': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 12, 'the': 12, 'wood': 10, 'teak': 7, 'is': 6, 'a': 5, 'and': 5, 'in': 5, 'to': 4, 'will': 4, 'material': 3, 'have': 3, 'soaking': 3, 'design': 3, 'type': 2, 'that': 2, 'has': 2, 'high': 2, 'used': 2, 'by': 2, 'furniture': 2, 'can': 2, 'demand': 2, 'million': 2, 'm': 2, 'while': 2, 'fire': 2, 'longer': 2, 'service': 2, 'life': 2, 'on': 2, 'this': 2, 'completely': 2, 'randomized': 2, 'factorial': 2, 'indicates': 2, 'number': 2, 'factors': 2, 'tectona': 1, 'grandis': 1, 'economic': 1, 'value': 1, 'widely': 1, 'community': 1, 'still': 1, 'most': 1, 'superior': 1, 'because': 1, 'its': 1, 'quality': 1, 'besides': 1, 'also': 1, 'advantages': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'durability': 1, 'strength': 1, 'beauty': 1, 'fiber': 1, 'lifetime': 1, 'manufacture': 1, 'last': 1, 'up': 1, 'years': 1, 'according': 1, 'ministry': 1, 'environment': 1, 'forestry': 1, 'total': 1, 'reach': 1, 'natural': 1, 'forests': 1, 'only': 1, 'provide': 1, 'preservation': 1, 'process': 1, 'inserting': 1, 'toxic': 1, 'into': 1, 'order': 1, 'protect': 1, 'it': 1, 'from': 1, 'pests': 1, 'resist': 1, 'thus': 1, 'which': 1, 'ultimately': 1, 'reduce': 1, 'pressure': 1, 'wahyudi': 1, 'one': 1, 'method': 1, 'preserving': 1, 'purpose': 1, 'use': 1, 'expected': 1, 'inhibit': 1, 'study': 1, 'uses': 1, 'k': 1, 'ral': 1, 'with': 1, 'where': 1, 'rank': 1, 'levels': 1, 'keywords': 1, 'time': 1})
-------------------------------------------
--- Data #655 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Junialdi
Judul: EVALUASI HUMAN ERROR PADA PROSES FURNITURE LEMARI KAYU DENGAN METODE SHERPA DAN HEART
(Studi Kasus Furniture Martabat Tinggi Abadi Bekasi)
Pembimbing 1: Dr. Weny Findiastuti, S.T.,M.T
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Proses furniture pada perusahaan Matrtabat Tinggi Abadi merupakan furniture yang memiliki gaya produk yang bagus dan sederhana. Namun dibalik itu semua pada proses pengerjaan sebuah produk furniture sering mengalami permasalahan yang dialami oleh perusahaan yang disebabkan oleh human error dengan kesalahan seperti bekerja tidak menggunakan keselamatan kerja, tidak berkomunikasi dengan baik dan faktor lingkungan juga mampu membuat terjadinya human error. Pada penelitian yang berhubungan dengan human error, peneliti menggunakan metode SHERPA (Systematic Human Error Reduction and Precdition Approach) dan HEART (Human Error Assessment and Reduction Technique). Dalam hasil dari penelitan menggunakan metode SHERPA diperoleh bahwa human error pada proses pemotongan diakibatkan salah ukur dan proses pengecatan yang salah takaran pencampuran warna. Kesalahan lainnya ialah tidak adanya komunikasi antara operator saat pekerjaan berlangsung dikarenakan faktor usia yang membuat operator muda tidak ingin bertanya dengan yang lebih mengerti, dan masalah lain kurangnya prosedur pengerjaan bagi para pekerja yang membuat proses pembuatan lemari kayu terganggu. Sedangkan dengan metode HEART didapatkan kemungkinan terjadinya human error tertinggi pada aktifitas 2.4 pngecatan furniture memiliki nilai HEP sebesar 1,264 untuk proses pengecatan furniture.
Kata Kunci : Human Error, SHERPA dan HEART
Abstrak (Clean): proses furniture pada perusahaan matrtabat tinggi abadi merupakan furniture yang memiliki gaya produk yang bagus dan sederhana namun dibalik itu semua pada proses pengerjaan sebuah produk furniture sering mengalami permasalahan yang dialami oleh perusahaan yang disebabkan oleh human error dengan kesalahan seperti bekerja tidak menggunakan keselamatan kerja tidak berkomunikasi dengan baik dan faktor lingkungan juga mampu membuat terjadinya human error pada penelitian yang berhubungan dengan human error peneliti menggunakan metode sherpa systematic human error reduction and precdition approach dan heart human error assessment and reduction technique dalam hasil dari penelitan menggunakan metode sherpa diperoleh bahwa human error pada proses pemotongan diakibatkan salah ukur dan proses pengecatan yang salah takaran pencampuran warna kesalahan lainnya ialah tidak adanya komunikasi antara operator saat pekerjaan berlangsung dikarenakan faktor usia yang membuat operator muda tidak ingin bertanya dengan yang lebih mengerti dan masalah lain kurangnya prosedur pengerjaan bagi para pekerja yang membuat proses pembuatan lemari kayu terganggu sedangkan dengan metode heart didapatkan kemungkinan terjadinya human error tertinggi pada aktifitas pngecatan furniture memiliki nilai hep sebesar untuk proses pengecatan furniture kata kunci human error sherpa dan heart
Abstrak (Stopwords Removed): proses furniture perusahaan matrtabat tinggi abadi furniture memiliki gaya produk bagus sederhana dibalik semua proses pengerjaan produk furniture sering mengalami permasalahan dialami perusahaan disebabkan human error kesalahan bekerja menggunakan keselamatan kerja berkomunikasi baik faktor lingkungan mampu membuat terjadinya human error penelitian berhubungan human error peneliti menggunakan metode sherpa systematic human error reduction and precdition approach heart human error assessment and reduction technique hasil penelitan menggunakan metode sherpa diperoleh human error proses pemotongan diakibatkan salah ukur proses pengecatan salah takaran pencampuran warna kesalahan lainnya ialah adanya komunikasi antara operator pekerjaan berlangsung dikarenakan faktor usia membuat operator muda ingin bertanya lebih mengerti masalah lain kurangnya prosedur pengerjaan bagi para pekerja membuat proses pembuatan lemari kayu terganggu sedangkan metode heart didapatkan kemungkinan terjadinya human error tertinggi aktifitas pngecatan furniture memiliki nilai hep sebesar proses pengecatan furniture kata kunci human error sherpa heart
Abstrak (Stemmed): proses furniture usaha matrtabat tinggi abadi furniture milik gaya produk bagus sederhana balik semua proses kerja produk furniture sering alami masalah alami usaha sebab human error salah kerja guna selamat kerja komunikasi baik faktor lingkung mampu buat jadi human error teliti hubung human error teliti guna metode sherpa systematic human error reduction and precdition approach heart human error assessment and reduction technique hasil penelitan guna metode sherpa oleh human error proses potong akibat salah ukur proses cat salah takar campur warna salah lain ialah ada komunikasi antara operator kerja langsung karena faktor usia buat operator muda ingin tanya lebih erti masalah lain kurang prosedur kerja bagi para kerja buat proses buat lemari kayu ganggu sedang metode heart dapat mungkin jadi human error tinggi aktifitas pngecatan furniture milik nilai hep besar proses cat furniture kata kunci human error sherpa heart
Abstrak (Corrected): proves furniture sara martaban ting abaci furniture milk gaya proud bags sederhana balk sea proves era proud furniture seeing salami marsala salami sara kebab human error salad era gun seaman era komunikasi back factor linking camp but jade human error elite hung human error elite gun metope sherpa systematic human error reduction and precision approach heart human error assessment and reduction technique hail penelitan gun metope sherpa olen human error proves voting akbar salad ukr proves cat salad taker campus wanna salad lain galah ada komunikasi angara operator era lansing arena factor asia but operator mud begin tanya leash ert marsala lain during procedure era bag para era but proves but learn kay gang sedan metope heart apart munchkin jade human error ting aktifitas pngecatan furniture milk nilgai hep bear proves cat furniture data bunch human error sherpa heart
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'human': 8, 'error': 8, 'proses': 6, 'kerja': 6, 'furniture': 5, 'salah': 4, 'buat': 4, 'guna': 3, 'metode': 3, 'sherpa': 3, 'heart': 3, 'usaha': 2, 'tinggi': 2, 'milik': 2, 'produk': 2, 'alami': 2, 'masalah': 2, 'komunikasi': 2, 'faktor': 2, 'jadi': 2, 'teliti': 2, 'reduction': 2, 'and': 2, 'cat': 2, 'lain': 2, 'operator': 2, 'matrtabat': 1, 'abadi': 1, 'gaya': 1, 'bagus': 1, 'sederhana': 1, 'balik': 1, 'semua': 1, 'sering': 1, 'sebab': 1, 'selamat': 1, 'baik': 1, 'lingkung': 1, 'mampu': 1, 'hubung': 1, 'systematic': 1, 'precdition': 1, 'approach': 1, 'assessment': 1, 'technique': 1, 'hasil': 1, 'penelitan': 1, 'oleh': 1, 'potong': 1, 'akibat': 1, 'ukur': 1, 'takar': 1, 'campur': 1, 'warna': 1, 'ialah': 1, 'ada': 1, 'antara': 1, 'langsung': 1, 'karena': 1, 'usia': 1, 'muda': 1, 'ingin': 1, 'tanya': 1, 'lebih': 1, 'erti': 1, 'kurang': 1, 'prosedur': 1, 'bagi': 1, 'para': 1, 'lemari': 1, 'kayu': 1, 'ganggu': 1, 'sedang': 1, 'dapat': 1, 'mungkin': 1, 'aktifitas': 1, 'pngecatan': 1, 'nilai': 1, 'hep': 1, 'besar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'human': 8, 'error': 8, 'and': 7, 'of': 7, 'process': 6, 'furniture': 5, 'in': 5, 'to': 5, 'a': 4, 'that': 4, 'work': 4, 'it': 3, 'with': 3, 'not': 3, 'sherpa': 3, 'heart': 3, 'was': 3, 'painting': 3, 'is': 2, 'product': 2, 'problems': 2, 'by': 2, 'using': 2, 'are': 2, 'make': 2, 'research': 2, 'reduction': 2, 'method': 2, 'found': 2, 'due': 2, 'lack': 2, 'operators': 2, 'for': 2, 'at': 1, 'matrtabat': 1, 'tinggi': 1, 'abadi': 1, 'has': 1, 'good': 1, 'simple': 1, 'style': 1, 'but': 1, 'behind': 1, 'all': 1, 'working': 1, 'on': 1, 'often': 1, 'experience': 1, 'experienced': 1, 'companies': 1, 'caused': 1, 'errors': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'safety': 1, 'communicating': 1, 'properly': 1, 'environmental': 1, 'factors': 1, 'also': 1, 'able': 1, 'occur': 1, 'related': 1, 'researchers': 1, 'use': 1, 'systematic': 1, 'precdition': 1, 'approach': 1, 'assessment': 1, 'technique': 1, 'methods': 1, 'results': 1, 'cutting': 1, 'incorrect': 1, 'measurement': 1, 'wrong': 1, 'another': 1, 'mistake': 1, 'communication': 1, 'between': 1, 'during': 1, 'age': 1, 'factor': 1, 'makes': 1, 'young': 1, 'want': 1, 'ask': 1, 'more': 1, 'understanding': 1, 'other': 1, 'procedures': 1, 'workers': 1, 'who': 1, 'making': 1, 'wooden': 1, 'cabinets': 1, 'disrupted': 1, 'whereas': 1, 'highest': 1, 'probability': 1, 'occurred': 1, 'activity': 1, 'had': 1, 'hep': 1, 'value': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #656 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ulul Albab Pridias
Judul: ANALISIS PENGENDALIAN BAHAN BAKU MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ)
(STUDI KASUS UKM KONVEKSI DI DESA GEDEG)
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T., IPM., AER
Pembimbing 2: Ida Lumintu, S.T., M.T., Ph.D
Abstrak (Raw): Persediaan bahan baku merupakan faktor yang sangat penting dalam sebuah perusahaan guna menunjang kelancaran kegiatan proses produksi. Persediaan optimal mampu menentukan tingkat persediaan bahan baku menjadi cukup dan efisien, tidak terlalu banyak tetapi tidak terlalu sedikit sesuai kebutuhan sehingga tidak membuang biaya dengan percuma. Persediaan yang optimal akan membantu mengefisiensikan pengeluaran biaya, seperti biaya pemesanan maupun biaya penyimpanan bahan baku. UKM Konveksi di desa Gedeg memiliki 40 karyawan. Selama ini UKM Konveksi Gedeg dalam mengatur ketersediaan bahan baku berdasarkan pengalaman saja. Pemilik UKM hanya memperkirakan kebutuhan per minggu, hal ini menyebabkan kelebihan bahan baku tidak sesuai kapasitas produksi yang ada. Dengan tidak adanya manajemen persediaan akan menimbulkan biaya-biaya persediaan seperti biaya pemesanan, biaya pembelian dan biaya penyimpanan, tingkat pesanan yang minimal dapat dilakukan dengan cara melakukan pemesanan yang ekonomis dengan tujuan dapat meminimalkan biaya persediaan. Diharapkan dengan diterapkannya EOQ dapat meminimallisir biaya.
Abstrak (Clean): persediaan bahan baku merupakan faktor yang sangat penting dalam sebuah perusahaan guna menunjang kelancaran kegiatan proses produksi persediaan optimal mampu menentukan tingkat persediaan bahan baku menjadi cukup dan efisien tidak terlalu banyak tetapi tidak terlalu sedikit sesuai kebutuhan sehingga tidak membuang biaya dengan percuma persediaan yang optimal akan membantu mengefisiensikan pengeluaran biaya seperti biaya pemesanan maupun biaya penyimpanan bahan baku ukm konveksi di desa gedeg memiliki karyawan selama ini ukm konveksi gedeg dalam mengatur ketersediaan bahan baku berdasarkan pengalaman saja pemilik ukm hanya memperkirakan kebutuhan per minggu hal ini menyebabkan kelebihan bahan baku tidak sesuai kapasitas produksi yang ada dengan tidak adanya manajemen persediaan akan menimbulkan biayabiaya persediaan seperti biaya pemesanan biaya pembelian dan biaya penyimpanan tingkat pesanan yang minimal dapat dilakukan dengan cara melakukan pemesanan yang ekonomis dengan tujuan dapat meminimalkan biaya persediaan diharapkan dengan diterapkannya eoq dapat meminimallisir biaya
Abstrak (Stopwords Removed): persediaan bahan baku faktor sangat penting perusahaan menunjang kelancaran kegiatan proses produksi persediaan optimal mampu menentukan tingkat persediaan bahan baku menjadi cukup efisien terlalu banyak terlalu sedikit sesuai kebutuhan membuang biaya percuma persediaan optimal membantu mengefisiensikan pengeluaran biaya biaya pemesanan maupun biaya penyimpanan bahan baku ukm konveksi desa gedeg memiliki karyawan selama ukm konveksi gedeg mengatur ketersediaan bahan baku berdasarkan pengalaman pemilik ukm memperkirakan kebutuhan per minggu menyebabkan kelebihan bahan baku sesuai kapasitas produksi ada adanya manajemen persediaan menimbulkan biayabiaya persediaan biaya pemesanan biaya pembelian biaya penyimpanan tingkat pesanan minimal dapat dilakukan cara melakukan pemesanan ekonomis tujuan dapat meminimalkan biaya persediaan diharapkan diterapkannya eoq dapat meminimallisir biaya
Abstrak (Stemmed): sedia bahan baku faktor sangat penting usaha tunjang lancar giat proses produksi sedia optimal mampu tentu tingkat sedia bahan baku jadi cukup efisien terlalu banyak terlalu sedikit sesuai butuh buang biaya percuma sedia optimal bantu efisiensi keluar biaya biaya mesan maupun biaya simpan bahan baku ukm konveksi desa gedeg milik karyawan lama ukm konveksi gedeg atur sedia bahan baku dasar alam milik ukm kira butuh per minggu sebab lebih bahan baku sesuai kapasitas produksi ada ada manajemen sedia timbul biayabiaya sedia biaya mesan biaya beli biaya simpan tingkat pesan minimal dapat laku cara laku mesan ekonomis tuju dapat minimal biaya sedia harap terap eoq dapat meminimallisir biaya
Abstrak (Corrected): media bahai baku factor sang panting sara tuning lancer gift proves produksi media optimal camp tent dingbat media bahai baku jade cutup elision tergal banyan tergal sedikit sexual butch bang bay perfume media optimal bantu efisiensi cellar bay bay mean maun bay simian bahai baku um konveksi desk edge milk karajan lama um konveksi edge amur media bahai baku dakar alarm milk um kara butch per ming kebab leash bahai baku sexual kapasitas produksi ada ada management media timbal biayabiaya media bay mean bay bell bay simian dingbat pecan minimal apart lake cara lake mean economic juju apart minimal bay media harp trap eon apart meminimallisir bay
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'biaya': 9, 'sedia': 8, 'bahan': 5, 'baku': 5, 'mesan': 3, 'ukm': 3, 'dapat': 3, 'produksi': 2, 'optimal': 2, 'tingkat': 2, 'terlalu': 2, 'sesuai': 2, 'butuh': 2, 'simpan': 2, 'konveksi': 2, 'gedeg': 2, 'milik': 2, 'ada': 2, 'minimal': 2, 'laku': 2, 'faktor': 1, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'usaha': 1, 'tunjang': 1, 'lancar': 1, 'giat': 1, 'proses': 1, 'mampu': 1, 'tentu': 1, 'jadi': 1, 'cukup': 1, 'efisien': 1, 'banyak': 1, 'sedikit': 1, 'buang': 1, 'percuma': 1, 'bantu': 1, 'efisiensi': 1, 'keluar': 1, 'maupun': 1, 'desa': 1, 'karyawan': 1, 'lama': 1, 'atur': 1, 'dasar': 1, 'alam': 1, 'kira': 1, 'per': 1, 'minggu': 1, 'sebab': 1, 'lebih': 1, 'kapasitas': 1, 'manajemen': 1, 'timbul': 1, 'biayabiaya': 1, 'beli': 1, 'pesan': 1, 'cara': 1, 'ekonomis': 1, 'tuju': 1, 'harap': 1, 'terap': 1, 'eoq': 1, 'meminimallisir': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'costs': 9, 'inventory': 7, 'of': 7, 'raw': 5, 'in': 5, 'to': 4, 'not': 4, 'as': 4, 'is': 3, 'a': 3, 'and': 3, 'materials': 3, 'ukm': 3, 'material': 2, 'production': 2, 'optimal': 2, 'level': 2, 'be': 2, 'too': 2, 'an': 2, 'will': 2, 'such': 2, 'ordering': 2, 'storage': 2, 'convection': 2, 'gedeg': 2, 'this': 2, 'with': 2, 'order': 2, 'can': 2, 'very': 1, 'important': 1, 'factor': 1, 'company': 1, 'support': 1, 'smooth': 1, 'process': 1, 'activities': 1, 'able': 1, 'determine': 1, 'sufficient': 1, 'efficient': 1, 'much': 1, 'but': 1, 'little': 1, 'needed': 1, 'so': 1, 'waste': 1, 'help': 1, 'streamline': 1, 'cost': 1, 'expenditures': 1, 'for': 1, 'village': 1, 'has': 1, 'employees': 1, 'during': 1, 'time': 1, 'regulating': 1, 'availability': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'experience': 1, 'alone': 1, 'owner': 1, 'only': 1, 'estimates': 1, 'needs': 1, 'per': 1, 'week': 1, 'causes': 1, 'excess': 1, 'accordance': 1, 'existing': 1, 'capacity': 1, 'absence': 1, 'management': 1, 'incur': 1, 'purchasing': 1, 'minimum': 1, 'done': 1, 'by': 1, 'making': 1, 'economical': 1, 'aim': 1, 'minimizing': 1, 'it': 1, 'hoped': 1, 'that': 1, 'implementation': 1, 'eoq': 1, 'minimize': 1})
-------------------------------------------
--- Data #657 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muhammad Bakhtiar Irfani
Judul: Menentukan Preferensi Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura Dalam Membeli Produk Laptop Dengan Menggunakan Metode Analisis Konjoin
Pembimbing 1: Prof. Dr. H. Rachmad Hidayat, S.T., MT., IPU., AER
Pembimbing 2: Dr. Sabarudin Akhmad, S.T., M.T. IPM
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Laptop merupakan sebuah alat yang berbasis teknologi yang memiliki komponen pendukung yang memiliki desain khusus sehingga bisa mengakomodasi sifat komputer jinjing yang portabel, Terdapat lima perusahaan besar yang memimpin penjualan laptop di Indonesia. Persaingan ini akan berakibat pada profit yang akan di dapat oleh perusahaan, dengan adanya persaingan ini, perusahaan harus lebih lebih kreatif dan dapat memenuhi kebutuhan dari konsumen. Populasi penelitian adalah mahasiswa aktif di Universitas Trunojoyo Madura tahun ajaran 2019/2020 yang terdiri dari tujuh fakultas yaitu, Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Pertanian, Fakultas Ilmu Sosial dan Budaya, Fakultas Keislaman, Fakultas Hukum. Jumlah populasi sebanyak 14.653 mahasiswa dengan sampel yang digunakan yaitu sebanyak 340 mahasiswa. Metode yang digunakan yaitu analisis konjoin full profile dengan fraksional faktorial desain untuk mereduksi jumlah kartu stimuli sehingga didapatkan 18 kartu stimuli. Analisis konjoin dilakukan dengan syntax data masukan berupa data rating. Berdasarkan hasil analisis konjoin didapatkan tingkat kepentingan yang menjadi pertimbangan dalam memilih laptop adalah warna (23,604%), ukuran (19.392), harga (19,369%), kapasitas RAM (18,831%), kapasitas HDD (18,803%). Kombinasi atribut yang paling disukai oleh responden yaitu laptop dengan spesifikasi ukuran lebih dari 14 Inch, berwarna netral (hitam dan putih), harga lebih dari Rp 5.000.000 sampai Rp 10.000.000, kapasitas RAM 4GB dan kapasitas HDD (Harddisk) lebih dari 1000 GB.
Kata Kunci: Laptop, Konjoin, Nilai Utilitas, Nilai Kepentingan, Spesifikasi
Abstrak (Clean): abstrak laptop merupakan sebuah alat yang berbasis teknologi yang memiliki komponen pendukung yang memiliki desain khusus sehingga bisa mengakomodasi sifat komputer jinjing yang portabel terdapat lima perusahaan besar yang memimpin penjualan laptop di indonesia persaingan ini akan berakibat pada profit yang akan di dapat oleh perusahaan dengan adanya persaingan ini perusahaan harus lebih lebih kreatif dan dapat memenuhi kebutuhan dari konsumen populasi penelitian adalah mahasiswa aktif di universitas trunojoyo madura tahun ajaran yang terdiri dari tujuh fakultas yaitu fakultas teknik fakultas ekonomi dan bisnis fakultas ilmu pendidikan fakultas pertanian fakultas ilmu sosial dan budaya fakultas keislaman fakultas hukum jumlah populasi sebanyak mahasiswa dengan sampel yang digunakan yaitu sebanyak mahasiswa metode yang digunakan yaitu analisis konjoin full profile dengan fraksional faktorial desain untuk mereduksi jumlah kartu stimuli sehingga didapatkan kartu stimuli analisis konjoin dilakukan dengan syntax data masukan berupa data rating berdasarkan hasil analisis konjoin didapatkan tingkat kepentingan yang menjadi pertimbangan dalam memilih laptop adalah warna ukuran harga kapasitas ram kapasitas hdd kombinasi atribut yang paling disukai oleh responden yaitu laptop dengan spesifikasi ukuran lebih dari inch berwarna netral hitam dan putih harga lebih dari rp sampai rp kapasitas ram gb dan kapasitas hdd harddisk lebih dari gb kata kunci laptop konjoin nilai utilitas nilai kepentingan spesifikasi
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak laptop alat berbasis teknologi memiliki komponen pendukung memiliki desain khusus mengakomodasi sifat komputer jinjing portabel terdapat lima perusahaan besar memimpin penjualan laptop indonesia persaingan berakibat profit dapat perusahaan adanya persaingan perusahaan harus lebih lebih kreatif dapat memenuhi kebutuhan konsumen populasi penelitian mahasiswa aktif universitas trunojoyo madura tahun ajaran terdiri tujuh fakultas fakultas teknik fakultas ekonomi bisnis fakultas ilmu pendidikan fakultas pertanian fakultas ilmu sosial budaya fakultas keislaman fakultas hukum jumlah populasi sebanyak mahasiswa sampel digunakan sebanyak mahasiswa metode digunakan analisis konjoin full profile fraksional faktorial desain mereduksi jumlah kartu stimuli didapatkan kartu stimuli analisis konjoin dilakukan syntax data masukan berupa data rating berdasarkan hasil analisis konjoin didapatkan tingkat kepentingan menjadi pertimbangan memilih laptop warna ukuran harga kapasitas ram kapasitas hdd kombinasi atribut paling disukai responden laptop spesifikasi ukuran lebih inch berwarna netral hitam putih harga lebih rp rp kapasitas ram gb kapasitas hdd harddisk lebih gb kata kunci laptop konjoin nilai utilitas nilai kepentingan spesifikasi
Abstrak (Stemmed): abstrak laptop alat bas teknologi milik komponen dukung milik desain khusus akomodasi sifat komputer jinjing portabel dapat lima usaha besar pimpin jual laptop indonesia saing akibat profit dapat usaha ada saing usaha harus lebih lebih kreatif dapat penuh butuh konsumen populasi teliti mahasiswa aktif universitas trunojoyo madura tahun ajar diri tujuh fakultas fakultas teknik fakultas ekonomi bisnis fakultas ilmu didik fakultas tani fakultas ilmu sosial budaya fakultas islam fakultas hukum jumlah populasi banyak mahasiswa sampel guna banyak mahasiswa metode guna analisis konjoin full profile fraksional faktorial desain reduksi jumlah kartu stimuli dapat kartu stimuli analisis konjoin laku syntax data masuk upa data rating dasar hasil analisis konjoin dapat tingkat penting jadi timbang pilih laptop warna ukur harga kapasitas ram kapasitas hdd kombinasi atribut paling suka responden laptop spesifikasi ukur lebih inch warna netral hitam putih harga lebih rp rp kapasitas ram gb kapasitas hdd harddisk lebih gb kata kunci laptop konjoin nilai utilitas nilai penting spesifikasi
Abstrak (Corrected): abstract laptop flat was teknologi milk component during milk detain rhesus akomodasi sift computer jinxing portable apart lima sara bear pimping dual laptop indonesia saying akbar profit apart sara ada saying sara harms leash leash keratin apart punch butch consumed popular elite mahasiswa attic university trunojoyo madura thun ajar dirt juju faults faults tennis faults economic basis faults i'm did faults tank faults i'm social buddy faults islam faults hokum mullah popular banyan mahasiswa sample gun banyan mahasiswa metope gun analysis conjoin full profile fractional factorial detain reduksi mullah kart stimuli apart kart stimuli analysis conjoin lake syntax data mask up data rating dakar hail analysis conjoin apart dingbat panting jade timing pilch laptop wanna ukr hard kapasitas ram kapasitas had kombinasi tribute paling ska responded laptop spesifikasi ukr leash inch wanna neural hiram putin hard leash up up kapasitas ram go kapasitas had harddisk leash go data bunch laptop conjoin nilgai utility nilgai panting spesifikasi
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'fakultas': 8, 'laptop': 5, 'dapat': 5, 'lebih': 5, 'konjoin': 4, 'kapasitas': 4, 'usaha': 3, 'mahasiswa': 3, 'analisis': 3, 'milik': 2, 'desain': 2, 'saing': 2, 'populasi': 2, 'ilmu': 2, 'jumlah': 2, 'banyak': 2, 'guna': 2, 'kartu': 2, 'stimuli': 2, 'data': 2, 'penting': 2, 'warna': 2, 'ukur': 2, 'harga': 2, 'ram': 2, 'hdd': 2, 'spesifikasi': 2, 'rp': 2, 'gb': 2, 'nilai': 2, 'abstrak': 1, 'alat': 1, 'bas': 1, 'teknologi': 1, 'komponen': 1, 'dukung': 1, 'khusus': 1, 'akomodasi': 1, 'sifat': 1, 'komputer': 1, 'jinjing': 1, 'portabel': 1, 'lima': 1, 'besar': 1, 'pimpin': 1, 'jual': 1, 'indonesia': 1, 'akibat': 1, 'profit': 1, 'ada': 1, 'harus': 1, 'kreatif': 1, 'penuh': 1, 'butuh': 1, 'konsumen': 1, 'teliti': 1, 'aktif': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'tahun': 1, 'ajar': 1, 'diri': 1, 'tujuh': 1, 'teknik': 1, 'ekonomi': 1, 'bisnis': 1, 'didik': 1, 'tani': 1, 'sosial': 1, 'budaya': 1, 'islam': 1, 'hukum': 1, 'sampel': 1, 'metode': 1, 'full': 1, 'profile': 1, 'fraksional': 1, 'faktorial': 1, 'reduksi': 1, 'laku': 1, 'syntax': 1, 'masuk': 1, 'upa': 1, 'rating': 1, 'dasar': 1, 'hasil': 1, 'tingkat': 1, 'jadi': 1, 'timbang': 1, 'pilih': 1, 'kombinasi': 1, 'atribut': 1, 'paling': 1, 'suka': 1, 'responden': 1, 'inch': 1, 'netral': 1, 'hitam': 1, 'putih': 1, 'harddisk': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'utilitas': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 19, 'faculty': 7, 'is': 5, 'a': 5, 'in': 5, 'to': 5, 'and': 5, 'laptop': 4, 'that': 4, 'with': 4, 'more': 4, 'capacity': 4, 'be': 3, 'by': 3, 'students': 3, 'analysis': 3, 'than': 3, 'design': 2, 'so': 2, 'portable': 2, 'are': 2, 'companies': 2, 'this': 2, 'competition': 2, 'population': 2, 'used': 2, 'conjoint': 2, 'stimuli': 2, 'cards': 2, 'conjoin': 2, 'data': 2, 'importance': 2, 'size': 2, 'ram': 2, 'hdd': 2, 'specifications': 2, 'rp': 2, 'gb': 2, 'value': 2, 'abstract': 1, 'technologybased': 1, 'tool': 1, 'has': 1, 'supporting': 1, 'components': 1, 'have': 1, 'special': 1, 'it': 1, 'can': 1, 'accommodate': 1, 'nature': 1, 'computers': 1, 'there': 1, 'five': 1, 'big': 1, 'lead': 1, 'sales': 1, 'indonesia': 1, 'will': 1, 'result': 1, 'profits': 1, 'gained': 1, 'company': 1, 'must': 1, 'creative': 1, 'able': 1, 'meet': 1, 'needs': 1, 'consumers': 1, 'study': 1, 'was': 1, 'active': 1, 'at': 1, 'university': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'academic': 1, 'year': 1, 'consisting': 1, 'seven': 1, 'faculties': 1, 'namely': 1, 'engineering': 1, 'economics': 1, 'business': 1, 'education': 1, 'agriculture': 1, 'social': 1, 'cultural': 1, 'sciences': 1, 'islam': 1, 'law': 1, 'total': 1, 'sample': 1, 'method': 1, 'full': 1, 'profile': 1, 'fractional': 1, 'factorial': 1, 'reduce': 1, 'number': 1, 'as': 1, 'get': 1, 'done': 1, 'input': 1, 'syntax': 1, 'form': 1, 'rating': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'results': 1, 'obtained': 1, 'level': 1, 'taken': 1, 'into': 1, 'consideration': 1, 'choosing': 1, 'color': 1, 'price': 1, 'combination': 1, 'attributes': 1, 'most': 1, 'preferred': 1, 'respondents': 1, 'laptops': 1, 'inch': 1, 'neutral': 1, 'colors': 1, 'black': 1, 'white': 1, 'prices': 1, 'hard': 1, 'disk': 1, 'keywords': 1, 'utility': 1})
-------------------------------------------
--- Data #658 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: AYU AJENG NOVITA ARIADI
Judul: Pengukuran Nilai OEE Pada Mesin Single Punch Hydraulic Press Sebagai Dasar Peningkatan Produktivitas (Studi Kasus : PT. Bondvast Indo Sukses)
Pembimbing 1: Dr. KUKUH WINARSO, S.Si., M.T., IPM
Pembimbing 2: AHMAD MUGHNI, S.T., M.Eng, Mgt
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Ayu Ajeng Novita Ariadi : Pengukuran Nilai OEE Pada Mesin Single Punch Hydraulic Press Sebagai Dasar Peningkatan Produktivitas (Studi Kasus : PT. Bondvast Indo Sukses)
PT. Bondvast Indo Sukse (BIS) merupakan industri manufaktur furniture outdoor yang mengalami kendala yaitu pada mesin yang digunakan memiliki tingkat downtime yang tinggi sehingga dalam proses produksi woven chair komponen iron pipe 24 x 0,9 x 5423 mm masih mengalami kendala yaitu mesin yang digunakan tidak bekerja secara optimal sehingga mempengaruhi tingkat output produksi tidak stabil. Komponen iron pipe 24 x 0,9 x 5423 mm merupakan bagian kaki belakang dari woven chair. Maka diperlukan suatu analisis untuk mengetahui tingkat efektivitas mesin dan mengidentifikasi secara jelas akar permasalahan faktor penyebabnya sehingga usaha perbaikan menjadi terfokus dengan menggunakan metode OEE menghitung 3 faktor yaitu availability rate, performance rate dan quality rate. Dari hasil penelitian didapatkan nilai OEE pada mesin Single Punch Hydraulic Press sebesar 83%. Kumulatif six big losses menunjukan total waktu losses yang dipersentasekan. Losses tertinggi pada reduced speed losses dengan persentase losses sebesar 77,06%, tertinggi kedua pada idle and minnor stoppage losses dengan persentase losses sebesar 15,35% dan tertinggi ketiga pada equipment failure dengan persentase losses sebesar 4,56%. Losses yang mempunyai total waktu terlama akan menyebabkan kerugian besar sehingga dapat diketahui losses yang menjadi prioritas utama yang harus dilakukan perbaikan adalah reduce speed losses, idle and minnor stoppage losses dan equipment failure losses.
Kata Kunci : Overall Equipment Analysis (OEE), Six Big Losses, Downtime.
Abstrak (Clean): abstrak ayu ajeng novita ariadi pengukuran nilai oee pada mesin single punch hydraulic press sebagai dasar peningkatan produktivitas studi kasus pt bondvast indo sukses pt bondvast indo sukse bis merupakan industri manufaktur furniture outdoor yang mengalami kendala yaitu pada mesin yang digunakan memiliki tingkat downtime yang tinggi sehingga dalam proses produksi woven chair komponen iron pipe x x mm masih mengalami kendala yaitu mesin yang digunakan tidak bekerja secara optimal sehingga mempengaruhi tingkat output produksi tidak stabil komponen iron pipe x x mm merupakan bagian kaki belakang dari woven chair maka diperlukan suatu analisis untuk mengetahui tingkat efektivitas mesin dan mengidentifikasi secara jelas akar permasalahan faktor penyebabnya sehingga usaha perbaikan menjadi terfokus dengan menggunakan metode oee menghitung faktor yaitu availability rate performance rate dan quality rate dari hasil penelitian didapatkan nilai oee pada mesin single punch hydraulic press sebesar kumulatif six big losses menunjukan total waktu losses yang dipersentasekan losses tertinggi pada reduced speed losses dengan persentase losses sebesar tertinggi kedua pada idle and minnor stoppage losses dengan persentase losses sebesar dan tertinggi ketiga pada equipment failure dengan persentase losses sebesar losses yang mempunyai total waktu terlama akan menyebabkan kerugian besar sehingga dapat diketahui losses yang menjadi prioritas utama yang harus dilakukan perbaikan adalah reduce speed losses idle and minnor stoppage losses dan equipment failure losses kata kunci overall equipment analysis oee six big losses downtime
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak ayu ajeng novita ariadi pengukuran nilai oee mesin single punch hydraulic press dasar peningkatan produktivitas studi kasus pt bondvast indo sukses pt bondvast indo sukse bis industri manufaktur furniture outdoor mengalami kendala mesin digunakan memiliki tingkat downtime tinggi proses produksi woven chair komponen iron pipe x x mm masih mengalami kendala mesin digunakan bekerja secara optimal mempengaruhi tingkat output produksi stabil komponen iron pipe x x mm bagian kaki belakang woven chair diperlukan analisis mengetahui tingkat efektivitas mesin mengidentifikasi secara jelas akar permasalahan faktor penyebabnya usaha perbaikan menjadi terfokus menggunakan metode oee menghitung faktor availability rate performance rate quality rate hasil penelitian didapatkan nilai oee mesin single punch hydraulic press sebesar kumulatif six big losses menunjukan total waktu losses dipersentasekan losses tertinggi reduced speed losses persentase losses sebesar tertinggi kedua idle and minnor stoppage losses persentase losses sebesar tertinggi ketiga equipment failure persentase losses sebesar losses mempunyai total waktu terlama menyebabkan kerugian besar dapat diketahui losses menjadi prioritas utama harus dilakukan perbaikan reduce speed losses idle and minnor stoppage losses equipment failure losses kata kunci overall equipment analysis oee six big losses downtime
Abstrak (Stemmed): abstrak ayu ajeng novita ariadi ukur nilai oee mesin single punch hydraulic press dasar tingkat produktivitas studi kasus pt bondvast indo sukses pt bondvast indo sukse bis industri manufaktur furniture outdoor alami kendala mesin guna milik tingkat downtime tinggi proses produksi woven chair komponen iron pipe x x mm masih alami kendala mesin guna kerja cara optimal pengaruh tingkat output produksi stabil komponen iron pipe x x mm bagi kaki belakang woven chair perlu analisis tahu tingkat efektivitas mesin identifikasi cara jelas akar masalah faktor sebab usaha baik jadi fokus guna metode oee hitung faktor availability rate performance rate quality rate hasil teliti dapat nilai oee mesin single punch hydraulic press besar kumulatif six big losses tunjuk total waktu losses persentase losses tinggi reduced speed losses persentase losses besar tinggi dua idle and minnor stoppage losses persentase losses besar tinggi tiga equipment failure persentase losses besar losses punya total waktu lama sebab rugi besar dapat tahu losses jadi prioritas utama harus laku baik reduce speed losses idle and minnor stoppage losses equipment failure losses kata kunci overall equipment analysis oee six big losses downtime
Abstrak (Corrected): abstract au along novice arcade ukr nilgai one resin single punch hydraulic press dakar dingbat produktivitas study ass pt bondvast into susses pt bondvast into sure bis industry manufacture furniture outdoor salami kendall resin gun milk dingbat downtime ting proves produksi woven chair component iron pipe x x my mash salami kendall resin gun era cara optimal pengaruh dingbat output produksi stabile component iron pipe x x my bag kaki belaying woven chair peru analysis tau dingbat efektivitas resin identifikasi cara jells aka marsala factor kebab sara back jade focus gun metope one hiding factor availability rate performance rate quality rate hail elite apart nilgai one resin single punch hydraulic press bear kumulatif six big losses tuneup total want losses percentage losses ting reduced speed losses percentage losses bear ting due idle and minor stoppage losses percentage losses bear ting toga equipment failure percentage losses bear losses puny total want lama kebab rug bear apart tau losses jade priority mama harms lake back reduce speed losses idle and minor stoppage losses equipment failure losses data bunch overall equipment analysis one six big losses downtime
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'losses': 14, 'mesin': 5, 'besar': 5, 'oee': 4, 'tingkat': 4, 'tinggi': 4, 'x': 4, 'persentase': 4, 'guna': 3, 'rate': 3, 'equipment': 3, 'nilai': 2, 'single': 2, 'punch': 2, 'hydraulic': 2, 'press': 2, 'pt': 2, 'bondvast': 2, 'indo': 2, 'alami': 2, 'kendala': 2, 'downtime': 2, 'produksi': 2, 'woven': 2, 'chair': 2, 'komponen': 2, 'iron': 2, 'pipe': 2, 'mm': 2, 'cara': 2, 'tahu': 2, 'faktor': 2, 'sebab': 2, 'baik': 2, 'jadi': 2, 'dapat': 2, 'six': 2, 'big': 2, 'total': 2, 'waktu': 2, 'speed': 2, 'idle': 2, 'and': 2, 'minnor': 2, 'stoppage': 2, 'failure': 2, 'abstrak': 1, 'ayu': 1, 'ajeng': 1, 'novita': 1, 'ariadi': 1, 'ukur': 1, 'dasar': 1, 'produktivitas': 1, 'studi': 1, 'kasus': 1, 'sukses': 1, 'sukse': 1, 'bis': 1, 'industri': 1, 'manufaktur': 1, 'furniture': 1, 'outdoor': 1, 'milik': 1, 'proses': 1, 'masih': 1, 'kerja': 1, 'optimal': 1, 'pengaruh': 1, 'output': 1, 'stabil': 1, 'bagi': 1, 'kaki': 1, 'belakang': 1, 'perlu': 1, 'analisis': 1, 'efektivitas': 1, 'identifikasi': 1, 'jelas': 1, 'akar': 1, 'masalah': 1, 'usaha': 1, 'fokus': 1, 'metode': 1, 'hitung': 1, 'availability': 1, 'performance': 1, 'quality': 1, 'hasil': 1, 'teliti': 1, 'kumulatif': 1, 'tunjuk': 1, 'reduced': 1, 'dua': 1, 'tiga': 1, 'punya': 1, 'lama': 1, 'rugi': 1, 'prioritas': 1, 'utama': 1, 'harus': 1, 'laku': 1, 'reduce': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'overall': 1, 'analysis': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'losses': 14, 'of': 11, 'that': 8, 'and': 6, 'is': 5, 'oee': 4, 'so': 4, 'x': 4, 'namely': 3, 'are': 3, 'level': 3, 'rate': 3, 'highest': 3, 'was': 3, 'with': 3, 'percentage': 3, 'equipment': 3, 'value': 2, 'on': 2, 'single': 2, 'punch': 2, 'hydraulic': 2, 'press': 2, 'machine': 2, 'as': 2, 'a': 2, 'pt': 2, 'bondvast': 2, 'indo': 2, 'an': 2, 'experiencing': 2, 'problems': 2, 'machines': 2, 'used': 2, 'have': 2, 'downtime': 2, 'production': 2, 'woven': 2, 'chair': 2, 'iron': 2, 'pipe': 2, 'mm': 2, 'not': 2, 'it': 2, 'analysis': 2, 'to': 2, 'factors': 2, 'by': 2, 'six': 2, 'big': 2, 'total': 2, 'time': 2, 'speed': 2, 'idle': 2, 'stoppage': 2, 'be': 2, 'abstract': 1, 'ayu': 1, 'ajeng': 1, 'novita': 1, 'ariadi': 1, 'measurement': 1, 'basis': 1, 'for': 1, 'increasing': 1, 'productivity': 1, 'case': 1, 'study': 1, 'sukses': 1, 'sukse': 1, 'bis': 1, 'outdoor': 1, 'furniture': 1, 'manufacturing': 1, 'industry': 1, 'high': 1, 'process': 1, 'components': 1, 'still': 1, 'do': 1, 'work': 1, 'optimally': 1, 'affects': 1, 'output': 1, 'stable': 1, 'component': 1, 'back': 1, 'leg': 1, 'then': 1, 'we': 1, 'need': 1, 'determine': 1, 'effectiveness': 1, 'engine': 1, 'clearly': 1, 'identify': 1, 'root': 1, 'causes': 1, 'causing': 1, 'improvement': 1, 'effort': 1, 'becomes': 1, 'focused': 1, 'using': 1, 'method': 1, 'calculate': 1, 'availability': 1, 'performance': 1, 'quality': 1, 'from': 1, 'research': 1, 'results': 1, 'obtained': 1, 'cumulative': 1, 'indicate': 1, 'presented': 1, 'loses': 1, 'reduced': 1, 'second': 1, 'minnor': 1, 'third': 1, 'failures': 1, 'which': 1, 'longest': 1, 'will': 1, 'cause': 1, 'large': 1, 'can': 1, 'identified': 1, 'main': 1, 'priority': 1, 'must': 1, 'improved': 1, 'reducing': 1, 'minoror': 1, 'failure': 1, 'keywords': 1, 'overall': 1})
-------------------------------------------
--- Data #659 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Homaidi
Judul: PERBAIKAN SISTEM PRODUKSI INDUSTRI ROTI PADA UD.RACHBINI MENGGUNAKAN METODE LINEAR PROGRAMMING
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T., IPM
Pembimbing 2: Mu’allim, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Industri roti merupakan bagian dari industri makanan jadi yang memanfaatkan tepung terigu sebagai bahan baku utama dalam proses produksinya. Salah satu industri roti yaitu UD. Rachbini. UD. Rachbini merupakan perusahaan yang bergerak dalam produksi roti yang memiliki beraneka macam rasa, bentuk dan harga. Banyaknya jenis roti yang diproduksi, kebutuhan dan ketersediaan berbagai jenis bahan baku merupakan hal yang perlu diperhatikan. Oleh karena itu dilakukan penelitian dengan tujuan untuk memaksimumkan keuntungan penjualan produk roti dengan menggunakan metode linear programming. Kendala yang ada dalam penelitian ini yaitu kendala ketersediaan bahan baku roti, kendala kebutuhan waktu tenaga kerja, dan kendala permintaan produk roti. Hasil diperoleh dari penelitian ini yaitu keuntungan yang diperoleh sebesar Rp.15.988 untuk 6 jenis roti per satu unit roti. Jenis roti sus bebek memberikan keuntungan sebesar 0%, pastel sebesar 14,50%, kepang sebesar 0%, tarcis sebesar 11,67%, sus bekry sebesar 53,38%, dan bolem sebesar 20,45%.
Kata Kunci : Linear Programming, LINGO, Analis Sensisivitas
Abstrak (Clean): industri roti merupakan bagian dari industri makanan jadi yang memanfaatkan tepung terigu sebagai bahan baku utama dalam proses produksinya salah satu industri roti yaitu ud rachbini ud rachbini merupakan perusahaan yang bergerak dalam produksi roti yang memiliki beraneka macam rasa bentuk dan harga banyaknya jenis roti yang diproduksi kebutuhan dan ketersediaan berbagai jenis bahan baku merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh karena itu dilakukan penelitian dengan tujuan untuk memaksimumkan keuntungan penjualan produk roti dengan menggunakan metode linear programming kendala yang ada dalam penelitian ini yaitu kendala ketersediaan bahan baku roti kendala kebutuhan waktu tenaga kerja dan kendala permintaan produk roti hasil diperoleh dari penelitian ini yaitu keuntungan yang diperoleh sebesar rp untuk jenis roti per satu unit roti jenis roti sus bebek memberikan keuntungan sebesar pastel sebesar kepang sebesar tarcis sebesar sus bekry sebesar dan bolem sebesar kata kunci linear programming lingo analis sensisivitas
Abstrak (Stopwords Removed): industri roti bagian industri makanan jadi memanfaatkan tepung terigu bahan baku utama proses produksinya salah satu industri roti ud rachbini ud rachbini perusahaan bergerak produksi roti memiliki beraneka macam rasa bentuk harga banyaknya jenis roti diproduksi kebutuhan ketersediaan berbagai jenis bahan baku perlu diperhatikan dilakukan penelitian tujuan memaksimumkan keuntungan penjualan produk roti menggunakan metode linear programming kendala ada penelitian kendala ketersediaan bahan baku roti kendala kebutuhan waktu tenaga kerja kendala permintaan produk roti hasil diperoleh penelitian keuntungan diperoleh sebesar rp jenis roti per satu unit roti jenis roti sus bebek memberikan keuntungan sebesar pastel sebesar kepang sebesar tarcis sebesar sus bekry sebesar bolem sebesar kata kunci linear programming lingo analis sensisivitas
Abstrak (Stemmed): industri roti bagi industri makan jadi manfaat tepung terigu bahan baku utama proses produksi salah satu industri roti ud rachbini ud rachbini usaha gerak produksi roti milik aneka macam rasa bentuk harga banyak jenis roti produksi butuh sedia bagai jenis bahan baku perlu perhati laku teliti tuju maksimum untung jual produk roti guna metode linear programming kendala ada teliti kendala sedia bahan baku roti kendala butuh waktu tenaga kerja kendala minta produk roti hasil oleh teliti untung oleh besar rp jenis roti per satu unit roti jenis roti sus bebek beri untung besar pastel besar kepang besar tarcis besar sus bekry besar bolem besar kata kunci linear programming lingo analis sensisivitas
Abstrak (Corrected): industry rot bag industry mayan jade manat typing trig bahai baku mama proves produksi salad sat industry rot up rachbini up rachbini sara gera produksi rot milk area madam rash bent hard banyan penis rot produksi butch media bahai penis bahai baku peru perhaps lake elite juju maximum unsung dual proud rot gun metope linear programming kendall ada elite kendall media bahai baku rot kendall butch want teenage era kendall mint proud rot hail olen elite unsung olen bear up penis rot per sat unit rot penis rot us bebel bert unsung bear pastel bear keeping bear tracks bear us berry bear golem bear data bunch linear programming lingo analysis sensisivitas
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'roti': 10, 'besar': 7, 'jenis': 4, 'kendala': 4, 'industri': 3, 'bahan': 3, 'baku': 3, 'produksi': 3, 'teliti': 3, 'untung': 3, 'satu': 2, 'ud': 2, 'rachbini': 2, 'butuh': 2, 'sedia': 2, 'produk': 2, 'linear': 2, 'programming': 2, 'oleh': 2, 'sus': 2, 'bagi': 1, 'makan': 1, 'jadi': 1, 'manfaat': 1, 'tepung': 1, 'terigu': 1, 'utama': 1, 'proses': 1, 'salah': 1, 'usaha': 1, 'gerak': 1, 'milik': 1, 'aneka': 1, 'macam': 1, 'rasa': 1, 'bentuk': 1, 'harga': 1, 'banyak': 1, 'bagai': 1, 'perlu': 1, 'perhati': 1, 'laku': 1, 'tuju': 1, 'maksimum': 1, 'jual': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'ada': 1, 'waktu': 1, 'tenaga': 1, 'kerja': 1, 'minta': 1, 'hasil': 1, 'rp': 1, 'per': 1, 'unit': 1, 'bebek': 1, 'beri': 1, 'pastel': 1, 'kepang': 1, 'tarcis': 1, 'bekry': 1, 'bolem': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'lingo': 1, 'analis': 1, 'sensisivitas': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 23, 'the': 20, 'bread': 8, 'a': 4, 'and': 4, 'is': 3, 'that': 3, 'raw': 3, 'in': 3, 'types': 3, 'are': 3, 'constraints': 3, 'industry': 2, 'production': 2, 'ud': 2, 'rachbini': 2, 'need': 2, 'availability': 2, 'materials': 2, 'study': 2, 'products': 2, 'linear': 2, 'programming': 2, 'this': 2, 'for': 2, 'sus': 2, 'part': 1, 'food': 1, 'utilizes': 1, 'wheat': 1, 'flour': 1, 'as': 1, 'main': 1, 'material': 1, 'process': 1, 'one': 1, 'industries': 1, 'company': 1, 'engaged': 1, 'has': 1, 'variety': 1, 'flavors': 1, 'shapes': 1, 'prices': 1, 'number': 1, 'produced': 1, 'various': 1, 'things': 1, 'attention': 1, 'therefore': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'with': 1, 'aim': 1, 'maximizing': 1, 'profitability': 1, 'sale': 1, 'bakery': 1, 'using': 1, 'method': 1, 'research': 1, 'labor': 1, 'time': 1, 'requirements': 1, 'demand': 1, 'results': 1, 'obtained': 1, 'from': 1, 'benefits': 1, 'rp': 1, 'per': 1, 'unit': 1, 'type': 1, 'duck': 1, 'gives': 1, 'profit': 1, 'pastel': 1, 'kepang': 1, 'tarcis': 1, 'susry': 1, 'besar': 1, 'bolem': 1, 'keywords': 1, 'lingo': 1, 'sensitivity': 1, 'analyst': 1})
-------------------------------------------
--- Data #660 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Nugraha Budhi Dharma
Judul: Penetapan Strategi Pemasaran dengan Metode Analisis Biplot dan Game Theory ( Studi Kasus : UKM Pengrajin Kulit Magetan )
Pembimbing 1: Prof. Dr. H. Rachmad Hidayat, S.T., M.T., IPU., AER
Pembimbing 2: Dr. Sabarudin Akhmad, S.T., M.T., IPM
Abstrak (Raw): Perusahaan pengrajin kulit Magetan di kawasan ini merupakan perusahaan kecil atau yang disebut usaha kecil dan menengah, dimana isu tentang UKM tersebut dalam menerapkan strategi pemasaran masih belum optimal, Penerapan strategi pemasaran dapat membantu ELA dalam menentukan tujuan jangka pendek maupun jangka panjang dan membantu beradaptasi dengan perkembangan zaman serta masalah-masalah yang di alami ELA dapat terpecahkan. Agar dapat terpecahkan perlu dilakukan penelitian yaitu mengidentifikasi kelebihan dan kelemahan dari ELA, maupun mengidentifikasi faktor peluang dan ancaman dari luar UKM. Strategi pemasaran yang baik merupakan strategi yang bisa lebih unggul dengan strategi yang dimiliki oleh pesaingnya. Oleh karena itu, untuk bisa lebih unggul perlu melakukan pengamatan terhadap strategi yang diterapkan oleh para pesaingnya dalam bidang usaha yang sama. langkah untuk menganalisis strategi pemasaran dapat dilakukan dengan menggunakan teori permainan atau teori permainan yang disebut digunakan untuk menganalisa keputusan yang didasarkan pada peristiwa saat ini, untuk menentukan pemain, menentukan strategi yang ada, dan untuk menentukan kecenderungan masing-masing Pemain.
Teori permainan dapat dilakukan pada dua kelompok saling berhadapan dan menerapkan aturan yang telah dikenal oleh masing-masing pemain. Jika berdasarkan kecenderungan konsumen, konsumen akan memilih produk yang dapat memuaskan. Berdasarkan latar belakang di atas, para peneliti ingin merumuskan strategi pemasaran yang optimal di UKM pengrajin kulit Magetan.
Kata kunci : strategi pemasaran, teori permainan
Abstrak (Clean): perusahaan pengrajin kulit magetan di kawasan ini merupakan perusahaan kecil atau yang disebut usaha kecil dan menengah dimana isu tentang ukm tersebut dalam menerapkan strategi pemasaran masih belum optimal penerapan strategi pemasaran dapat membantu ela dalam menentukan tujuan jangka pendek maupun jangka panjang dan membantu beradaptasi dengan perkembangan zaman serta masalahmasalah yang di alami ela dapat terpecahkan agar dapat terpecahkan perlu dilakukan penelitian yaitu mengidentifikasi kelebihan dan kelemahan dari ela maupun mengidentifikasi faktor peluang dan ancaman dari luar ukm strategi pemasaran yang baik merupakan strategi yang bisa lebih unggul dengan strategi yang dimiliki oleh pesaingnya oleh karena itu untuk bisa lebih unggul perlu melakukan pengamatan terhadap strategi yang diterapkan oleh para pesaingnya dalam bidang usaha yang sama langkah untuk menganalisis strategi pemasaran dapat dilakukan dengan menggunakan teori permainan atau teori permainan yang disebut digunakan untuk menganalisa keputusan yang didasarkan pada peristiwa saat ini untuk menentukan pemain menentukan strategi yang ada dan untuk menentukan kecenderungan masingmasing pemain teori permainan dapat dilakukan pada dua kelompok saling berhadapan dan menerapkan aturan yang telah dikenal oleh masingmasing pemain jika berdasarkan kecenderungan konsumen konsumen akan memilih produk yang dapat memuaskan berdasarkan latar belakang di atas para peneliti ingin merumuskan strategi pemasaran yang optimal di ukm pengrajin kulit magetan kata kunci strategi pemasaran teori permainan
Abstrak (Stopwords Removed): perusahaan pengrajin kulit magetan kawasan perusahaan kecil disebut usaha kecil menengah dimana isu tentang ukm tersebut menerapkan strategi pemasaran masih belum optimal penerapan strategi pemasaran dapat membantu ela menentukan tujuan jangka pendek maupun jangka panjang membantu beradaptasi perkembangan zaman masalahmasalah alami ela dapat terpecahkan dapat terpecahkan perlu dilakukan penelitian mengidentifikasi kelebihan kelemahan ela maupun mengidentifikasi faktor peluang ancaman luar ukm strategi pemasaran baik strategi lebih unggul strategi dimiliki pesaingnya lebih unggul perlu melakukan pengamatan strategi diterapkan para pesaingnya bidang usaha sama langkah menganalisis strategi pemasaran dapat dilakukan menggunakan teori permainan teori permainan disebut digunakan menganalisa keputusan didasarkan peristiwa menentukan pemain menentukan strategi ada menentukan kecenderungan masingmasing pemain teori permainan dapat dilakukan dua kelompok saling berhadapan menerapkan aturan dikenal masingmasing pemain jika berdasarkan kecenderungan konsumen konsumen memilih produk dapat memuaskan berdasarkan latar belakang atas para peneliti ingin merumuskan strategi pemasaran optimal ukm pengrajin kulit magetan kata kunci strategi pemasaran teori permainan
Abstrak (Stemmed): usaha rajin kulit magetan kawasan usaha kecil sebut usaha kecil tengah mana isu tentang ukm sebut terap strategi pasar masih belum optimal terap strategi pasar dapat bantu ela tentu tuju jangka pendek maupun jangka panjang bantu adaptasi kembang zaman masalahmasalah alami ela dapat pecah dapat pecah perlu laku teliti identifikasi lebih lemah ela maupun identifikasi faktor peluang ancam luar ukm strategi pasar baik strategi lebih unggul strategi milik saing lebih unggul perlu laku amat strategi terap para saing bidang usaha sama langkah analis strategi pasar dapat laku guna teori main teori main sebut guna menganalisa putus dasar peristiwa tentu main tentu strategi ada tentu cenderung masingmasing main teori main dapat laku dua kelompok saling hadap terap atur kenal masingmasing main jika dasar cenderung konsumen konsumen pilih produk dapat muas dasar latar belakang atas para teliti ingin rumus strategi pasar optimal ukm rajin kulit magetan kata kunci strategi pasar teori main
Abstrak (Corrected): sara rain built magenta kansan sara cecil debut sara cecil length mana is tenting um debut trap strategy paar mash begum optimal trap strategy paar apart bantu la tent juju bangka pended maun bangka panting bantu adapts embank daman masalahmasalah salami la apart peach apart peach peru lake elite identifikasi leash leah la maun identifikasi factor pelting anam liar um strategy paar back strategy leash lungful strategy milk saying leash lungful peru lake mat strategy trap para saying biding sara same bangka analysis strategy paar apart lake gun tori main tori main debut gun menganalisa puts dakar pristina tent main tent strategy ada tent rendering masingmasing main tori main apart lake due kelompok saying hadar trap amur penal masingmasing main pika dakar rendering consumed consumed pilch proud apart mugs dakar later belaying alas para elite begin rumpus strategy paar optimal um rain built magenta data bunch strategy paar tori main
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'strategi': 10, 'main': 7, 'pasar': 6, 'dapat': 6, 'usaha': 4, 'terap': 4, 'tentu': 4, 'laku': 4, 'teori': 4, 'sebut': 3, 'ukm': 3, 'ela': 3, 'lebih': 3, 'dasar': 3, 'rajin': 2, 'kulit': 2, 'magetan': 2, 'kecil': 2, 'optimal': 2, 'bantu': 2, 'jangka': 2, 'maupun': 2, 'pecah': 2, 'perlu': 2, 'teliti': 2, 'identifikasi': 2, 'unggul': 2, 'saing': 2, 'para': 2, 'guna': 2, 'cenderung': 2, 'masingmasing': 2, 'konsumen': 2, 'kawasan': 1, 'tengah': 1, 'mana': 1, 'isu': 1, 'tentang': 1, 'masih': 1, 'belum': 1, 'tuju': 1, 'pendek': 1, 'panjang': 1, 'adaptasi': 1, 'kembang': 1, 'zaman': 1, 'masalahmasalah': 1, 'alami': 1, 'lemah': 1, 'faktor': 1, 'peluang': 1, 'ancam': 1, 'luar': 1, 'baik': 1, 'milik': 1, 'amat': 1, 'bidang': 1, 'sama': 1, 'langkah': 1, 'analis': 1, 'menganalisa': 1, 'putus': 1, 'peristiwa': 1, 'ada': 1, 'dua': 1, 'kelompok': 1, 'saling': 1, 'hadap': 1, 'atur': 1, 'kenal': 1, 'jika': 1, 'pilih': 1, 'produk': 1, 'muas': 1, 'latar': 1, 'belakang': 1, 'atas': 1, 'ingin': 1, 'rumus': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'to': 11, 'strategy': 9, 'and': 8, 'be': 7, 'in': 6, 'a': 6, 'marketing': 6, 'can': 6, 'of': 5, 'that': 5, 'is': 4, 'game': 4, 'theory': 4, 'on': 4, 'ela': 3, 'done': 3, 'based': 3, 'determine': 3, 'player': 3, 'each': 3, 'magetan': 2, 'small': 2, 'or': 2, 'called': 2, 'implementing': 2, 'optimal': 2, 'solved': 2, 'identifying': 2, 'as': 2, 'superior': 2, 'by': 2, 'its': 2, 'competitors': 2, 'analyze': 2, 'leather': 1, 'craftsmen': 1, 'this': 1, 'region': 1, 'company': 1, 'medium': 1, 'enterprises': 1, 'where': 1, 'issue': 1, 'about': 1, 'smes': 1, 'still': 1, 'not': 1, 'implementation': 1, 'strategies': 1, 'help': 1, 'determining': 1, 'both': 1, 'shortterm': 1, 'longterm': 1, 'goals': 1, 'helps': 1, 'adapt': 1, 'development': 1, 'times': 1, 'problems': 1, 'are': 1, 'natural': 1, 'research': 1, 'needs': 1, 'advantages': 1, 'disadvantages': 1, 'well': 1, 'factors': 1, 'opportunities': 1, 'threats': 1, 'from': 1, 'outside': 1, 'sme': 1, 'good': 1, 'owned': 1, 'therefore': 1, 'more': 1, 'need': 1, 'observe': 1, 'applied': 1, 'same': 1, 'business': 1, 'field': 1, 'steps': 1, 'using': 1, 'used': 1, 'decisions': 1, 'current': 1, 'events': 1, 'tendency': 1, 'two': 1, 'groups': 1, 'facing': 1, 'other': 1, 'rules': 1, 'has': 1, 'known': 1, 'if': 1, 'consumer': 1, 'tendencies': 1, 'consumers': 1, 'will': 1, 'choose': 1, 'product': 1, 'satisfy': 1, 'background': 1, 'above': 1, 'researchers': 1, 'wanted': 1, 'formulate': 1, 'an': 1, 'skin': 1, 'craftsman': 1, 'ukm': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #661 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: AHMAD ROFII
Judul: RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI KERJA PARKTIK PRODI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA
Pembimbing 1: TRISITA NOVIANTI, S.TP., M.T.
Pembimbing 2: HERI AWALUL ILHAMSAH, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Sistem informasi merupakan suatu sistem yang saling bergabung dengan serangkaian prosedur dan metode yang berhasil dirancang dan berfungsi untuk menghasilkan, menganalisis, menyebarkan, dan memperoleh informasi guna mendukung pengambilan keputusan mengenai aktivitas bisnis (Galih, 2016). Sistem informasi berbasis web sering digunakan dalam rung lingkup Universitas sebagai media penyampaian informasi seperti web kampus, koordinasi antar entitas universitas seperti penyusunan KRS, peminjaman buku perpustakaan, pendaftaran wisuda dan lain sebagainya. Penelitian ini mengembangkan sistem informasi kerja praktik di program studi Teknik Industri Universitas Trunojoyo Madura untuk menunjang pengelolaan kegiatan kerja praktik seperti pengajuan surat pengantar ke perusahaan tempat kerja praktik, kegiatan bimbingan, pendaftaran sidang KP, penjadwalan sidang KP, hingga penilaian sidang KP. Sistem informasi ini dikembangkan dengan metode waterfall model dan didesain menggunakan diagram UML yaitu usecase diagram dan activity diagram. Berdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa sistem informasi kerja praktik ini dapat menunjang kegiatan pemberkasan kerja praktik.
Kata Kunci: Perancangan Sistem Informasi, Waterfall Model, UML, Kerja Praktik
Abstrak (Clean): sistem informasi merupakan suatu sistem yang saling bergabung dengan serangkaian prosedur dan metode yang berhasil dirancang dan berfungsi untuk menghasilkan menganalisis menyebarkan dan memperoleh informasi guna mendukung pengambilan keputusan mengenai aktivitas bisnis galih sistem informasi berbasis web sering digunakan dalam rung lingkup universitas sebagai media penyampaian informasi seperti web kampus koordinasi antar entitas universitas seperti penyusunan krs peminjaman buku perpustakaan pendaftaran wisuda dan lain sebagainya penelitian ini mengembangkan sistem informasi kerja praktik di program studi teknik industri universitas trunojoyo madura untuk menunjang pengelolaan kegiatan kerja praktik seperti pengajuan surat pengantar ke perusahaan tempat kerja praktik kegiatan bimbingan pendaftaran sidang kp penjadwalan sidang kp hingga penilaian sidang kp sistem informasi ini dikembangkan dengan metode waterfall model dan didesain menggunakan diagram uml yaitu usecase diagram dan activity diagram berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa sistem informasi kerja praktik ini dapat menunjang kegiatan pemberkasan kerja praktik kata kunci perancangan sistem informasi waterfall model uml kerja praktik
Abstrak (Stopwords Removed): sistem informasi sistem saling bergabung serangkaian prosedur metode berhasil dirancang berfungsi menghasilkan menganalisis menyebarkan memperoleh informasi mendukung pengambilan keputusan mengenai aktivitas bisnis galih sistem informasi berbasis web sering digunakan rung lingkup universitas media penyampaian informasi web kampus koordinasi antar entitas universitas penyusunan krs peminjaman buku perpustakaan pendaftaran wisuda lain sebagainya penelitian mengembangkan sistem informasi kerja praktik program studi teknik industri universitas trunojoyo madura menunjang pengelolaan kegiatan kerja praktik pengajuan surat pengantar perusahaan tempat kerja praktik kegiatan bimbingan pendaftaran sidang kp penjadwalan sidang kp hingga penilaian sidang kp sistem informasi dikembangkan metode waterfall model didesain menggunakan diagram uml usecase diagram activity diagram berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan sistem informasi kerja praktik dapat menunjang kegiatan pemberkasan kerja praktik kata kunci perancangan sistem informasi waterfall model uml kerja praktik
Abstrak (Stemmed): sistem informasi sistem saling gabung rangkai prosedur metode hasil rancang fungsi hasil analis sebar oleh informasi dukung ambil putus kena aktivitas bisnis galih sistem informasi bas web sering guna rung lingkup universitas media sampai informasi web kampus koordinasi antar entitas universitas susun krs pinjam buku pustaka daftar wisuda lain bagai teliti kembang sistem informasi kerja praktik program studi teknik industri universitas trunojoyo madura tunjang kelola giat kerja praktik aju surat antar usaha tempat kerja praktik giat bimbing daftar sidang kp jadwal sidang kp hingga nilai sidang kp sistem informasi kembang metode waterfall model desain guna diagram uml usecase diagram activity diagram dasar hasil bahas dapat simpul sistem informasi kerja praktik dapat tunjang giat berkas kerja praktik kata kunci ancang sistem informasi waterfall model uml kerja praktik
Abstrak (Corrected): sister informant sister saying gang bangka procedure metope hail dancing fungi hail analysis sear olen informant during ambit puts ken aktivitas basis galah sister informant was web seeing gun rung linkup university media sampan informant web campus koordinasi altar entity university susan kris ninja baku lusaka dafter wised lain bahai elite embank sister informant era prakrit program study tennis industry university trunojoyo madura tuning fella gift era prakrit au surat altar sara tempt era prakrit gift bombing dafter siding up radial siding up hinges nilgai siding up sister informant embank metope waterfall model detain gun diagram um unease diagram activity diagram dakar hail baas apart simple sister informant era prakrit apart tuning gift berks era prakrit data bunch dancing sister informant waterfall model um era prakrit
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'informasi': 8, 'sistem': 7, 'kerja': 6, 'praktik': 6, 'hasil': 3, 'universitas': 3, 'giat': 3, 'sidang': 3, 'kp': 3, 'diagram': 3, 'metode': 2, 'web': 2, 'guna': 2, 'antar': 2, 'daftar': 2, 'kembang': 2, 'tunjang': 2, 'waterfall': 2, 'model': 2, 'uml': 2, 'dapat': 2, 'saling': 1, 'gabung': 1, 'rangkai': 1, 'prosedur': 1, 'rancang': 1, 'fungsi': 1, 'analis': 1, 'sebar': 1, 'oleh': 1, 'dukung': 1, 'ambil': 1, 'putus': 1, 'kena': 1, 'aktivitas': 1, 'bisnis': 1, 'galih': 1, 'bas': 1, 'sering': 1, 'rung': 1, 'lingkup': 1, 'media': 1, 'sampai': 1, 'kampus': 1, 'koordinasi': 1, 'entitas': 1, 'susun': 1, 'krs': 1, 'pinjam': 1, 'buku': 1, 'pustaka': 1, 'wisuda': 1, 'lain': 1, 'bagai': 1, 'teliti': 1, 'program': 1, 'studi': 1, 'teknik': 1, 'industri': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'kelola': 1, 'aju': 1, 'surat': 1, 'usaha': 1, 'tempat': 1, 'bimbing': 1, 'jadwal': 1, 'hingga': 1, 'nilai': 1, 'desain': 1, 'usecase': 1, 'activity': 1, 'dasar': 1, 'bahas': 1, 'simpul': 1, 'berkas': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'ancang': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'information': 8, 'and': 8, 'the': 8, 'system': 6, 'a': 6, 'practical': 6, 'of': 5, 'work': 5, 'to': 4, 'activities': 4, 'as': 4, 'that': 3, 'support': 3, 'university': 3, 'such': 3, 'this': 3, 'kp': 3, 'trial': 3, 'diagrams': 3, 'are': 2, 'designed': 2, 'in': 2, 'registration': 2, 'on': 2, 'study': 2, 'developed': 2, 'was': 2, 'waterfall': 2, 'model': 2, 'uml': 2, 'can': 2, 'is': 1, 'joins': 1, 'together': 1, 'with': 1, 'series': 1, 'procedures': 1, 'methods': 1, 'successfully': 1, 'functioning': 1, 'produce': 1, 'analyze': 1, 'disseminate': 1, 'obtain': 1, 'decision': 1, 'making': 1, 'regarding': 1, 'business': 1, 'galih': 1, 'webbased': 1, 'systems': 1, 'often': 1, 'used': 1, 'scope': 1, 'medium': 1, 'for': 1, 'delivering': 1, 'campus': 1, 'web': 1, 'coordination': 1, 'between': 1, 'entities': 1, 'preparation': 1, 'krs': 1, 'library': 1, 'book': 1, 'borrowing': 1, 'graduation': 1, 'so': 1, 'industrial': 1, 'engineering': 1, 'program': 1, 'at': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'management': 1, 'submitting': 1, 'letter': 1, 'introduction': 1, 'workplace': 1, 'company': 1, 'guidance': 1, 'scheduling': 1, 'evaluation': 1, 'by': 1, 'method': 1, 'using': 1, 'namely': 1, 'usecase': 1, 'activity': 1, 'based': 1, 'results': 1, 'discussion': 1, 'it': 1, 'be': 1, 'concluded': 1, 'filing': 1, 'keywords': 1, 'design': 1})
-------------------------------------------
--- Data #662 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Tiara Putri Dinashrie
Judul: ANALISIS PENGUKURAN KINERJA MESIN MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) PADA MESIN VENTHOLE DI PT. AUTOKORINDO PRATAMA
Pembimbing 1: Ida Lumintu S.T., M.T., Ph.D
Pembimbing 2: Heri Awalul Ilhamsah S.T., M.T
Abstrak (Raw): PT. Autokorindo Pratama merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang memproduksi baja roda disc (velg) terutama untuk truk, bis dan trailer. Salah satu tujuan yang diinginkan perusahaan adalah tercapainya target produksi yang diinginkan. Namun dikarenakan adanya beberapa faktor kerugian yang memiliki pengaruh besar terhadap nilai dari keefektifan suatu mesin, maka proses produksi tidak berjalan dengan optimal yang mengakibatkan tidak tercapainya target produksi yang diinginkan. Persentase kerugian terbesar pada six big losses ada pada equipment failure (41%) dan reduce speed (36%) yang mempengaruhi rendahnya nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) yang didapatkan. Berdasarkan perhitungan nilai OEE selama 6 bulan dari bulan Januari 2019 hingga Juni 2019, yang mencapai kondisi standar yang telah ditentukan oleh JIPM (Japan Institute of Plant Maintenance) untuk kondisi ideal OEE sebanyak 85% ada pada bulan April dengan nilai OEE sebanyak 85.11%. Nilai OEE yang didapatkan pada bulan lain masih dibawah kondisi ideal yang telah ditetapkan sehingga memerlukan perbaikan dengan cara menyiapkan perlengkapan autonomus maintenance serta memfasilitasi tempat training untuk operator dan teknisi maintenance.
Abstrak (Clean): pt autokorindo pratama merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang memproduksi baja roda disc velg terutama untuk truk bis dan trailer salah satu tujuan yang diinginkan perusahaan adalah tercapainya target produksi yang diinginkan namun dikarenakan adanya beberapa faktor kerugian yang memiliki pengaruh besar terhadap nilai dari keefektifan suatu mesin maka proses produksi tidak berjalan dengan optimal yang mengakibatkan tidak tercapainya target produksi yang diinginkan persentase kerugian terbesar pada six big losses ada pada equipment failure dan reduce speed yang mempengaruhi rendahnya nilai overall equipment effectiveness oee yang didapatkan berdasarkan perhitungan nilai oee selama bulan dari bulan januari hingga juni yang mencapai kondisi standar yang telah ditentukan oleh jipm japan institute of plant maintenance untuk kondisi ideal oee sebanyak ada pada bulan april dengan nilai oee sebanyak nilai oee yang didapatkan pada bulan lain masih dibawah kondisi ideal yang telah ditetapkan sehingga memerlukan perbaikan dengan cara menyiapkan perlengkapan autonomus maintenance serta memfasilitasi tempat training untuk operator dan teknisi maintenance
Abstrak (Stopwords Removed): pt autokorindo pratama salah satu perusahaan manufaktur memproduksi baja roda disc velg terutama truk bis trailer salah satu tujuan diinginkan perusahaan tercapainya target produksi diinginkan dikarenakan adanya beberapa faktor kerugian memiliki pengaruh besar nilai keefektifan mesin proses produksi berjalan optimal mengakibatkan tercapainya target produksi diinginkan persentase kerugian terbesar six big losses ada equipment failure reduce speed mempengaruhi rendahnya nilai overall equipment effectiveness oee didapatkan berdasarkan perhitungan nilai oee selama bulan bulan januari hingga juni mencapai kondisi standar ditentukan jipm japan institute of plant maintenance kondisi ideal oee sebanyak ada bulan april nilai oee sebanyak nilai oee didapatkan bulan lain masih dibawah kondisi ideal ditetapkan memerlukan perbaikan cara menyiapkan perlengkapan autonomus maintenance memfasilitasi tempat training operator teknisi maintenance
Abstrak (Stemmed): pt autokorindo pratama salah satu usaha manufaktur produksi baja roda disc velg utama truk bis trailer salah satu tuju ingin usaha capa target produksi ingin karena ada beberapa faktor rugi milik pengaruh besar nilai efektif mesin proses produksi jalan optimal akibat capa target produksi ingin persentase rugi besar six big losses ada equipment failure reduce speed pengaruh rendah nilai overall equipment effectiveness oee dapat dasar hitung nilai oee lama bulan bulan januari hingga juni capai kondisi standar tentu jipm japan institute of plant maintenance kondisi ideal oee banyak ada bulan april nilai oee banyak nilai oee dapat bulan lain masih bawah kondisi ideal tetap perlu baik cara siap lengkap autonomus maintenance fasilitas tempat training operator teknisi maintenance
Abstrak (Corrected): pt autokorindo pajama salad sat sara manufacture produksi baba road disc veg mama truk bis trailer salad sat juju begin sara cap target produksi begin arena ada beberapa factor rug milk pengaruh bear nilgai efektif resin proves produksi alan optimal akbar cap target produksi begin percentage rug bear six big losses ada equipment failure reduce speed pengaruh rental nilgai overall equipment effectiveness one apart dakar hiding nilgai one lama buran buran january hinges junk capri kondisi standard tent jim japan institute of plant maintenance kondisi ideal one banyan ada buran april nilgai one banyan nilgai one apart buran lain mash away kondisi ideal team peru back cara slap lengkap autonomous maintenance basilicas tempt training operator tennis maintenance
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'nilai': 5, 'oee': 5, 'produksi': 4, 'bulan': 4, 'ingin': 3, 'ada': 3, 'kondisi': 3, 'maintenance': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'usaha': 2, 'capa': 2, 'target': 2, 'rugi': 2, 'pengaruh': 2, 'besar': 2, 'equipment': 2, 'dapat': 2, 'ideal': 2, 'banyak': 2, 'pt': 1, 'autokorindo': 1, 'pratama': 1, 'manufaktur': 1, 'baja': 1, 'roda': 1, 'disc': 1, 'velg': 1, 'utama': 1, 'truk': 1, 'bis': 1, 'trailer': 1, 'tuju': 1, 'karena': 1, 'beberapa': 1, 'faktor': 1, 'milik': 1, 'efektif': 1, 'mesin': 1, 'proses': 1, 'jalan': 1, 'optimal': 1, 'akibat': 1, 'persentase': 1, 'six': 1, 'big': 1, 'losses': 1, 'failure': 1, 'reduce': 1, 'speed': 1, 'rendah': 1, 'overall': 1, 'effectiveness': 1, 'dasar': 1, 'hitung': 1, 'lama': 1, 'januari': 1, 'hingga': 1, 'juni': 1, 'capai': 1, 'standar': 1, 'tentu': 1, 'jipm': 1, 'japan': 1, 'institute': 1, 'of': 1, 'plant': 1, 'april': 1, 'lain': 1, 'masih': 1, 'bawah': 1, 'tetap': 1, 'perlu': 1, 'baik': 1, 'cara': 1, 'siap': 1, 'lengkap': 1, 'autonomus': 1, 'fasilitas': 1, 'tempat': 1, 'training': 1, 'operator': 1, 'teknisi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'to': 8, 'is': 7, 'of': 7, 'and': 5, 'from': 5, 'can': 4, 'value': 4, 'in': 4, 'production': 3, 'be': 3, 'losses': 3, 'that': 3, 'oee': 3, 'a': 2, 'company': 2, 'for': 2, 'influence': 2, 'effectiveness': 2, 'cannot': 2, 'still': 2, 'equipment': 2, 'on': 2, 'reach': 2, 'standart': 2, 'jipm': 2, 'maintenance': 2, 'pt': 1, 'autokorindo': 1, 'pratama': 1, 'manufacturer': 1, 'steel': 1, 'wheel': 1, 'disc': 1, 'especially': 1, 'truck': 1, 'bus': 1, 'trailer': 1, 'one': 1, 'main': 1, 'objective': 1, 'achiece': 1, 'target': 1, 'whisch': 1, 'planned': 1, 'fulfilled': 1, 'well': 1, 'however': 1, 'due': 1, 'some': 1, 'factor': 1, 'machine': 1, 'process': 1, 'operate': 1, 'optimally': 1, 'as': 1, 'result': 1, 'targets': 1, 'far': 1, 'expectations': 1, 'biggest': 1, 'percentage': 1, 'six': 1, 'big': 1, 'failure': 1, 'reduce': 1, 'speed': 1, 'low': 1, 'overall': 1, 'obtained': 1, 'based': 1, 'calculation': 1, 'during': 1, 'period': 1, 'january': 1, 'june': 1, 'japan': 1, 'institute': 1, 'plant': 1, 'which': 1, 'april': 1, 'with': 1, 'other': 1, 'month': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'needs': 1, 'improved': 1, 'through': 1, 'preparing': 1, 'autonomus': 1, 'conduct': 1, 'training': 1, 'operator': 1, 'technician': 1, 'order': 1, 'improve': 1, 'ability': 1})
-------------------------------------------
--- Data #663 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Windy Femilia Sari
Judul: PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, KEPERCAYAAN DAN LOKASI TERHADAP KEPUASN KONSUMEN TOKO BATIK TRESNA ART
Pembimbing 1: Prof. Dr. H. Rachmad Hidayat, S.T., M.T., IPU., AER
Pembimbing 2: Dr. Sabarudin Akhmad, S.T., M.T., IPM
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Variabel kualitas pelayanan, kepercayaan dan lokasi terhadap kepuasan konsumen di toko batik tresna art. Tipe penelitian bersifat Konfirmatori dengan menggunakan suatu hipotesis yang sudah ada sebelumnya atas sebuah permasalahan secara praktis. Untuk uji statistik dan pengolahan data dilakukan dengan menggunakan Partial Least Square (SmartPLS 2.3). Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) Variabel kualitas pelayanan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen; (2) Variabel kepercayaan berpengaruh secara signifikan terhadap terhadap kepuasan konsumen; (3) Variabel Lokasi berpengaruh secara signifikan terhadap terhadap kepuasan konsumen, sehingga dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa untuk memenuhi kepuasan konsumen perlu ditingkatnya variabel yang berpengaruh signifikan dalam hasil penelitian ini.
Kata Kunci: Kualitas pelayanan, kepercayaan konsumen, lokasi dan kepuasan konsumen
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel kualitas pelayanan kepercayaan dan lokasi terhadap kepuasan konsumen di toko batik tresna art tipe penelitian bersifat konfirmatori dengan menggunakan suatu hipotesis yang sudah ada sebelumnya atas sebuah permasalahan secara praktis untuk uji statistik dan pengolahan data dilakukan dengan menggunakan partial least square smartpls temuan penelitian menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen variabel kepercayaan berpengaruh secara signifikan terhadap terhadap kepuasan konsumen variabel lokasi berpengaruh secara signifikan terhadap terhadap kepuasan konsumen sehingga dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa untuk memenuhi kepuasan konsumen perlu ditingkatnya variabel yang berpengaruh signifikan dalam hasil penelitian ini kata kunci kualitas pelayanan kepercayaan konsumen lokasi dan kepuasan konsumen
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan mengetahui pengaruh variabel kualitas pelayanan kepercayaan lokasi kepuasan konsumen toko batik tresna art tipe penelitian bersifat konfirmatori menggunakan hipotesis sudah ada sebelumnya atas permasalahan secara praktis uji statistik pengolahan data dilakukan menggunakan partial least square smartpls temuan penelitian menunjukkan variabel kualitas pelayanan berpengaruh signifikan kepuasan konsumen variabel kepercayaan berpengaruh secara signifikan kepuasan konsumen variabel lokasi berpengaruh secara signifikan kepuasan konsumen penelitian dapat disimpulkan memenuhi kepuasan konsumen perlu ditingkatnya variabel berpengaruh signifikan hasil penelitian kata kunci kualitas pelayanan kepercayaan konsumen lokasi kepuasan konsumen
Abstrak (Stemmed): teliti tuju tahu pengaruh variabel kualitas layan percaya lokasi puas konsumen toko batik tresna art tipe teliti sifat konfirmatori guna hipotesis sudah ada belum atas masalah cara praktis uji statistik olah data laku guna partial least square smartpls temu teliti tunjuk variabel kualitas layan pengaruh signifikan puas konsumen variabel percaya pengaruh cara signifikan puas konsumen variabel lokasi pengaruh cara signifikan puas konsumen teliti dapat simpul penuh puas konsumen perlu tingkat variabel pengaruh signifikan hasil teliti kata kunci kualitas layan percaya konsumen lokasi puas konsumen
Abstrak (Corrected): elite juju tau pengaruh variable kualitas layman percy loki puts consumed too batik arena art time elite sift confirmatory gun hypothesis judah ada begum alas marsala cara practise uni statistic blah data lake gun partial least square smarts temp elite tuneup variable kualitas layman pengaruh significant puts consumed variable percy pengaruh cara significant puts consumed variable loki pengaruh cara significant puts consumed elite apart simple punch puts consumed peru dingbat variable pengaruh significant hail elite data bunch kualitas layman percy consumed loki puts consumed
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'konsumen': 7, 'puas': 6, 'teliti': 5, 'pengaruh': 5, 'variabel': 5, 'signifikan': 4, 'kualitas': 3, 'layan': 3, 'percaya': 3, 'lokasi': 3, 'cara': 3, 'guna': 2, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'toko': 1, 'batik': 1, 'tresna': 1, 'art': 1, 'tipe': 1, 'sifat': 1, 'konfirmatori': 1, 'hipotesis': 1, 'sudah': 1, 'ada': 1, 'belum': 1, 'atas': 1, 'masalah': 1, 'praktis': 1, 'uji': 1, 'statistik': 1, 'olah': 1, 'data': 1, 'laku': 1, 'partial': 1, 'least': 1, 'square': 1, 'smartpls': 1, 'temu': 1, 'tunjuk': 1, 'dapat': 1, 'simpul': 1, 'penuh': 1, 'perlu': 1, 'tingkat': 1, 'hasil': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'satisfaction': 7, 'customer': 6, 'of': 5, 'the': 5, 'this': 4, 'to': 4, 'study': 3, 'service': 3, 'and': 3, 'location': 3, 'that': 3, 'variables': 3, 'in': 2, 'quality': 2, 'trust': 2, 'research': 2, 'for': 2, 'is': 2, 'significant': 2, 'aims': 1, 'determine': 1, 'differences': 1, 'consumer': 1, 'tresna': 1, 'art': 1, 'batik': 1, 'shop': 1, 'type': 1, 'confirmatory': 1, 'uses': 1, 'preexisting': 1, 'hypotheses': 1, 'practical': 1, 'questions': 1, 'statistical': 1, 'tests': 1, 'data': 1, 'processing': 1, 'done': 1, 'using': 1, 'partial': 1, 'least': 1, 'square': 1, 'smartpls': 1, 'findings': 1, 'show': 1, 'variable': 1, 'not': 1, 'on': 1, 'are': 1, 'important': 1, 'so': 1, 'from': 1, 'it': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'concluded': 1, 'needs': 1, 'increase': 1, 'significantly': 1, 'influence': 1, 'results': 1, 'keywordsquality': 1})
-------------------------------------------
--- Data #664 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ricky Falevi
Judul: Redesain Produk Kusen Dalam Upaya Peningkatan Kualitas Dengan Menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD)
Pembimbing 1: Ida Lumintu, S.T., M.T., Ph.D
Pembimbing 2: Rullie Annisa, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Kualitas dari sebuah menjadi produk salah satu pertimbangan bagi konsumen untuk membeli dan menggunakan produk apapun termasuk produk kusen jendela. Penelitian ini bermaksud untuk memperbaiki atau mengembangkan kualitas produk kusen dengan cara redesain produk kusen yang telah ada. Redesain dilakukan berdasarkan aspek-aspek kebutuhan konsumen. Untuk membantu proses perbaikan dan pengembangan produk kusen jendela, peneliti menggunakan metode quality function deployment atau bisa disingkat dengan QFD. Dengan menggunakan metode quality function deployment, peneliti dapat mengetahui apa saja kebutuhan dari konsumen terhadap kusen jendela yang harus dipenuhi. Kebutuhan konsumen dapat diketahui dengan menggunakan alat bantu yang berupa kuesioner. Dari kuesioner tersebut nantinya proses perbaikan produk kusen jendela dapat dilakukan secara mendetail dan dapat menghasilkan output berupa desain kusen yang baru dan juga detail-detail pendukung dari kusen jendela tersebut.
Abstrak (Clean): kualitas dari sebuah menjadi produk salah satu pertimbangan bagi konsumen untuk membeli dan menggunakan produk apapun termasuk produk kusen jendela penelitian ini bermaksud untuk memperbaiki atau mengembangkan kualitas produk kusen dengan cara redesain produk kusen yang telah ada redesain dilakukan berdasarkan aspekaspek kebutuhan konsumen untuk membantu proses perbaikan dan pengembangan produk kusen jendela peneliti menggunakan metode quality function deployment atau bisa disingkat dengan qfd dengan menggunakan metode quality function deployment peneliti dapat mengetahui apa saja kebutuhan dari konsumen terhadap kusen jendela yang harus dipenuhi kebutuhan konsumen dapat diketahui dengan menggunakan alat bantu yang berupa kuesioner dari kuesioner tersebut nantinya proses perbaikan produk kusen jendela dapat dilakukan secara mendetail dan dapat menghasilkan output berupa desain kusen yang baru dan juga detaildetail pendukung dari kusen jendela tersebut
Abstrak (Stopwords Removed): kualitas menjadi produk salah satu pertimbangan bagi konsumen membeli menggunakan produk apapun termasuk produk kusen jendela penelitian bermaksud memperbaiki mengembangkan kualitas produk kusen cara redesain produk kusen ada redesain dilakukan berdasarkan aspekaspek kebutuhan konsumen membantu proses perbaikan pengembangan produk kusen jendela peneliti menggunakan metode quality function deployment disingkat qfd menggunakan metode quality function deployment peneliti dapat mengetahui apa kebutuhan konsumen kusen jendela harus dipenuhi kebutuhan konsumen dapat diketahui menggunakan alat bantu berupa kuesioner kuesioner tersebut nantinya proses perbaikan produk kusen jendela dapat dilakukan secara mendetail dapat menghasilkan output berupa desain kusen baru detaildetail pendukung kusen jendela tersebut
Abstrak (Stemmed): kualitas jadi produk salah satu timbang bagi konsumen beli guna produk apa masuk produk kusen jendela teliti maksud baik kembang kualitas produk kusen cara redesain produk kusen ada redesain laku dasar aspekaspek butuh konsumen bantu proses baik kembang produk kusen jendela teliti guna metode quality function deployment singkat qfd guna metode quality function deployment teliti dapat tahu apa butuh konsumen kusen jendela harus penuh butuh konsumen dapat tahu guna alat bantu upa kuesioner kuesioner sebut nanti proses baik produk kusen jendela dapat laku cara detail dapat hasil output upa desain kusen baru detaildetail dukung kusen jendela sebut
Abstrak (Corrected): kualitas jade proud salad sat timing bag consumed bell gun proud papa mask proud used wendell elite makeup back embank kualitas proud used cara redesign proud used ada redesign lake dakar aspekaspek butch consumed bantu proves back embank proud used wendell elite gun metope quality function deployment dingbat and gun metope quality function deployment elite apart tau papa butch consumed used wendell harms punch butch consumed apart tau gun flat bantu up questioner questioner debut anti proves back proud used wendell apart lake cara detail apart hail output up detain used bar detaildetail during used wendell debut
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kusen': 8, 'produk': 7, 'jendela': 5, 'konsumen': 4, 'guna': 4, 'dapat': 4, 'teliti': 3, 'baik': 3, 'butuh': 3, 'kualitas': 2, 'apa': 2, 'kembang': 2, 'cara': 2, 'redesain': 2, 'laku': 2, 'bantu': 2, 'proses': 2, 'metode': 2, 'quality': 2, 'function': 2, 'deployment': 2, 'tahu': 2, 'upa': 2, 'kuesioner': 2, 'sebut': 2, 'jadi': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'timbang': 1, 'bagi': 1, 'beli': 1, 'masuk': 1, 'maksud': 1, 'ada': 1, 'dasar': 1, 'aspekaspek': 1, 'singkat': 1, 'qfd': 1, 'harus': 1, 'penuh': 1, 'alat': 1, 'nanti': 1, 'detail': 1, 'hasil': 1, 'output': 1, 'desain': 1, 'baru': 1, 'detaildetail': 1, 'dukung': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 10, 'sills': 7, 'window': 5, 'can': 5, 'quality': 4, 'and': 4, 'be': 4, 'a': 3, 'to': 3, 'products': 3, 'by': 3, 'needs': 3, 'in': 3, 'product': 2, 'is': 2, 'consumers': 2, 'use': 2, 'or': 2, 'consumer': 2, 'process': 2, 'researchers': 2, 'function': 2, 'deployment': 2, 'method': 2, 'using': 2, 'form': 2, 'questionnaire': 2, 'one': 1, 'considerations': 1, 'for': 1, 'buy': 1, 'any': 1, 'including': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'intends': 1, 'improve': 1, 'develop': 1, 'redesigning': 1, 'existing': 1, 'redesign': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'aspects': 1, 'help': 1, 'repairing': 1, 'developing': 1, 'abbreviated': 1, 'with': 1, 'qfd': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'what': 1, 'are': 1, 'frame': 1, 'that': 1, 'must': 1, 'met': 1, 'known': 1, 'tools': 1, 'from': 1, 'repair': 1, 'later': 1, 'done': 1, 'detail': 1, 'produce': 1, 'output': 1, 'new': 1, 'design': 1, 'also': 1, 'supporting': 1, 'details': 1})
-------------------------------------------
--- Data #665 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: DINDA SAFITRI
Judul: ANALISIS DAN USULAN PERBAIKAN SISTEM PRODUKSI PT. MITRA ANUGRAH GEMILANG MENGGUNAKAN METODE SIMULASI
Pembimbing 1: AHMAD MUGHNI, S.T., M.ENG., MGT
Pembimbing 2: RULLIE ANNISA, S.T., M.T
Abstrak (Raw): PT Mitra Anugrah Gemilang merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak
dalam komoditas furniture yang berdiri sejak 1998. Bahan yang digunakan yaitu
papan laminasi atau partikel board. Perusahaan ini memiliki produk akhir berupa
furniture dengan brand “Astro Box” yaitu lemari, rak tv dan loker dengan kurang
lebih 25 type dan memproduksi kurang lebih 700-1000 unit produk perharinya.
Perusahaan ini memproduksi lemari berdasarkan dengan pesanan dan memiliki
variasi produk yang banyak, sehingga dalam prosesnya dikerjakan pada mesin yang
sama dengan alur produksi yang sama. Perusahaan ini dalam shop layout
menggunakan metode product layout dimana penataan mesin yang diurutkan
berdasarkan dengan urutan proses dari suatu produk, tata letak mesin perusahaan ini
ditata berdasarkan urutan proses pembuatan lemari, seperti pada mesin potong
bersebelahan dengan mesin edging dan mesin edging bersebelahan dengan mesin bor.
PT Mitra Anugrah Gemilang dalam pelaksanaannya mengalami kesulitan untuk
memenuhi target permintaan produksi, khususnya produk lemari dengan tepat waktu.
Hal tersebut dikarenakan masih dalam pengerjaan seperti pada bagian. Berdasarkan
permasalahan tersebut, maka penelitian ini akan diselesaikan dengan menggunakan
metode simulasi
Kata kunci : Simulasi, Sistem Produksi, ACD, Arena
Abstrak (Clean): pt mitra anugrah gemilang merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam komoditas furniture yang berdiri sejak bahan yang digunakan yaitu papan laminasi atau partikel board perusahaan ini memiliki produk akhir berupa furniture dengan brand “astro box” yaitu lemari rak tv dan loker dengan kurang lebih type dan memproduksi kurang lebih unit produk perharinya perusahaan ini memproduksi lemari berdasarkan dengan pesanan dan memiliki variasi produk yang banyak sehingga dalam prosesnya dikerjakan pada mesin yang sama dengan alur produksi yang sama perusahaan ini dalam shop layout menggunakan metode product layout dimana penataan mesin yang diurutkan berdasarkan dengan urutan proses dari suatu produk tata letak mesin perusahaan ini ditata berdasarkan urutan proses pembuatan lemari seperti pada mesin potong bersebelahan dengan mesin edging dan mesin edging bersebelahan dengan mesin bor pt mitra anugrah gemilang dalam pelaksanaannya mengalami kesulitan untuk memenuhi target permintaan produksi khususnya produk lemari dengan tepat waktu hal tersebut dikarenakan masih dalam pengerjaan seperti pada bagian berdasarkan permasalahan tersebut maka penelitian ini akan diselesaikan dengan menggunakan metode simulasi kata kunci simulasi sistem produksi acd arena
Abstrak (Stopwords Removed): pt mitra anugrah gemilang perusahaan manufaktur bergerak komoditas furniture berdiri bahan digunakan papan laminasi partikel board perusahaan memiliki produk akhir berupa furniture brand “astro box” lemari rak tv loker kurang lebih type memproduksi kurang lebih unit produk perharinya perusahaan memproduksi lemari berdasarkan pesanan memiliki variasi produk banyak prosesnya dikerjakan mesin sama alur produksi sama perusahaan shop layout menggunakan metode product layout dimana penataan mesin diurutkan berdasarkan urutan proses produk tata letak mesin perusahaan ditata berdasarkan urutan proses pembuatan lemari mesin potong bersebelahan mesin edging mesin edging bersebelahan mesin bor pt mitra anugrah gemilang pelaksanaannya mengalami kesulitan memenuhi target permintaan produksi khususnya produk lemari tepat waktu tersebut dikarenakan masih pengerjaan bagian berdasarkan permasalahan tersebut penelitian diselesaikan menggunakan metode simulasi kata kunci simulasi sistem produksi acd arena
Abstrak (Stemmed): pt mitra anugrah gemilang usaha manufaktur gerak komoditas furniture diri bahan guna papan laminasi partikel board usaha milik produk akhir upa furniture brand astro box lemari rak tv loker kurang lebih type produksi kurang lebih unit produk hari usaha produksi lemari dasar pesan milik variasi produk banyak proses kerja mesin sama alur produksi sama usaha shop layout guna metode product layout mana tata mesin urut dasar urut proses produk tata letak mesin usaha tata dasar urut proses buat lemari mesin potong bahan mesin edging mesin edging bahan mesin bor pt mitra anugrah gemilang laksana alami sulit penuh target minta produksi khusus produk lemari tepat waktu sebut karena masih kerja bagi dasar masalah sebut teliti selesai guna metode simulasi kata kunci simulasi sistem produksi acd arena
Abstrak (Corrected): pt mitra anagram gemilang sara manufacture gera komoditas furniture dirt bahai gun papa laminas parties board sara milk proud air up furniture brand castro box learn ran to lower during leash type produksi during leash unit proud hard sara produksi learn dakar pecan milk varies proud banyan proves era resin same blur produksi same sara shop layout gun metope product layout mana data resin rut dakar rut proves proud data leak resin sara data dakar rut proves but learn resin voting bahai resin edging resin edging bahai resin for pt mitra anagram gemilang lasagna salami suit punch target mint produksi rhesus proud learn teat want debut arena mash era bag dakar marsala debut elite seesaw gun metope simulate data bunch simulate sister produksi and arena
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mesin': 7, 'usaha': 5, 'produk': 5, 'produksi': 5, 'lemari': 4, 'dasar': 4, 'bahan': 3, 'guna': 3, 'proses': 3, 'tata': 3, 'urut': 3, 'pt': 2, 'mitra': 2, 'anugrah': 2, 'gemilang': 2, 'furniture': 2, 'milik': 2, 'kurang': 2, 'lebih': 2, 'kerja': 2, 'sama': 2, 'layout': 2, 'metode': 2, 'edging': 2, 'sebut': 2, 'simulasi': 2, 'manufaktur': 1, 'gerak': 1, 'komoditas': 1, 'diri': 1, 'papan': 1, 'laminasi': 1, 'partikel': 1, 'board': 1, 'akhir': 1, 'upa': 1, 'brand': 1, 'astro': 1, 'box': 1, 'rak': 1, 'tv': 1, 'loker': 1, 'type': 1, 'unit': 1, 'hari': 1, 'pesan': 1, 'variasi': 1, 'banyak': 1, 'alur': 1, 'shop': 1, 'product': 1, 'mana': 1, 'letak': 1, 'buat': 1, 'potong': 1, 'bor': 1, 'laksana': 1, 'alami': 1, 'sulit': 1, 'penuh': 1, 'target': 1, 'minta': 1, 'khusus': 1, 'tepat': 1, 'waktu': 1, 'karena': 1, 'masih': 1, 'bagi': 1, 'masalah': 1, 'teliti': 1, 'selesai': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'sistem': 1, 'acd': 1, 'arena': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 9, 'in': 7, 'is': 6, 'a': 5, 'machine': 5, 'company': 4, 'this': 4, 'and': 4, 'on': 4, 'to': 4, 'product': 3, 'with': 3, 'cabinets': 3, 'products': 3, 'order': 3, 'process': 3, 'production': 3, 'layout': 3, 'pt': 2, 'mitra': 2, 'anugrah': 2, 'gemilang': 2, 'furniture': 2, 'has': 2, 'approximately': 2, 'based': 2, 'that': 2, 'same': 2, 'method': 2, 'machines': 2, 'according': 2, 'as': 2, 'next': 2, 'edging': 2, 'simulation': 2, 'manufacturing': 1, 'engaged': 1, 'commodities': 1, 'which': 1, 'was': 1, 'founded': 1, 'material': 1, 'used': 1, 'laminated': 1, 'boards': 1, 'or': 1, 'particle': 1, 'board': 1, 'final': 1, 'form': 1, 'brand': 1, 'astro': 1, 'box': 1, 'namely': 1, 'tv': 1, 'racks': 1, 'lockers': 1, 'types': 1, 'produces': 1, 'units': 1, 'per': 1, 'day': 1, 'manufactures': 1, 'large': 1, 'variety': 1, 'so': 1, 'done': 1, 'flow': 1, 'shop': 1, 'uses': 1, 'where': 1, 'arrangement': 1, 'are': 1, 'sorted': 1, 'companys': 1, 'arranged': 1, 'making': 1, 'such': 1, 'cutting': 1, 'drilling': 1, 'its': 1, 'implementation': 1, 'had': 1, 'difficulty': 1, 'meeting': 1, 'target': 1, 'demand': 1, 'especially': 1, 'cupboard': 1, 'time': 1, 'because': 1, 'it': 1, 'still': 1, 'progress': 1, 'section': 1, 'these': 1, 'problems': 1, 'research': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'completed': 1, 'by': 1, 'using': 1, 'keywords': 1, 'system': 1, 'acd': 1, 'arena': 1})
-------------------------------------------
--- Data #666 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: RIZKY ARIADNA PUTRI
Judul: ANALISIS STRATEGI PEMASARAN UMKM KERAJINAN KREATIF KERAMIK DINOYO SOEHARTO, MALANG
Pembimbing 1: ISSA DYAH UTAMI,S.T., M.T., Ph. D
Pembimbing 2: RULLIE ANNISA,S.T., M.T
Abstrak (Raw): UMKM keramik Dinoyo merupakan UMKM yang bergerak dibidang kerajinan
kreatif keramik yang berada di kota Malang. UMKM keramik Dinoyo sudah berdiri
sejak 43 tahun yang lalu. Sehingga, UMKM keramik Dinoyo Soeharto harus mampu
berkompetisidengan UMKM keramik lainnya yang berada dalam satu paguyuban
maupun diluar paguyuban agar mampu bertahan dan tetap meningkatkan profit
penjualan yang ada pada UMKM keramik Dinoyo Soeharto. Salah satu upaya untuk
mampu bertahan dan bersaing dengan UMKM sejenis lainnya adalah dengan cara
menyusun strategi pemasaran yang tepat. Fokus penelitian ini adalah menentukan
strategi pemasaran berdasarkan factor internal dan eksternal di lingkungan UMKM
keramik Dinoyo Soeharto dengan menggunakan kombinasi SWOT dan pendekatan
AHP. Hasil dari penelitian ini adalah menyimpulkan bahwa berdasarkan analisis
SWOT ternyata dapat menghasilkan beberapa strategi yang fokus untuk menggunakan
kelebihan yang dimiliki dengan cara memanfaatkan peluang yang ada . sedangkan
untuk pemilihan prioritas strategi pemasaran adalah dengan cara terus berinovasi dalam
proses produksi untuk meningkatkan penjualan produk sebagai prioritas utama.
Alternative strategi yang digunakan pada prioritas pertama adalah sebaiknya UMKM
keramik Dinoyo Soeharto aktif dalam melakukan inovasi produk sehingga dapat
meningkatkan penjualan produk dan juga meningkatkan profit pada UMKM.
Abstrak (Clean): umkm keramik dinoyo merupakan umkm yang bergerak dibidang kerajinan kreatif keramik yang berada di kota malang umkm keramik dinoyo sudah berdiri sejak tahun yang lalu sehingga umkm keramik dinoyo soeharto harus mampu berkompetisidengan umkm keramik lainnya yang berada dalam satu paguyuban maupun diluar paguyuban agar mampu bertahan dan tetap meningkatkan profit penjualan yang ada pada umkm keramik dinoyo soeharto salah satu upaya untuk mampu bertahan dan bersaing dengan umkm sejenis lainnya adalah dengan cara menyusun strategi pemasaran yang tepat fokus penelitian ini adalah menentukan strategi pemasaran berdasarkan factor internal dan eksternal di lingkungan umkm keramik dinoyo soeharto dengan menggunakan kombinasi swot dan pendekatan ahp hasil dari penelitian ini adalah menyimpulkan bahwa berdasarkan analisis swot ternyata dapat menghasilkan beberapa strategi yang fokus untuk menggunakan kelebihan yang dimiliki dengan cara memanfaatkan peluang yang ada sedangkan untuk pemilihan prioritas strategi pemasaran adalah dengan cara terus berinovasi dalam proses produksi untuk meningkatkan penjualan produk sebagai prioritas utama alternative strategi yang digunakan pada prioritas pertama adalah sebaiknya umkm keramik dinoyo soeharto aktif dalam melakukan inovasi produk sehingga dapat meningkatkan penjualan produk dan juga meningkatkan profit pada umkm
Abstrak (Stopwords Removed): umkm keramik dinoyo umkm bergerak dibidang kerajinan kreatif keramik berada kota malang umkm keramik dinoyo sudah berdiri tahun lalu umkm keramik dinoyo soeharto harus mampu berkompetisidengan umkm keramik lainnya berada satu paguyuban maupun diluar paguyuban mampu bertahan tetap meningkatkan profit penjualan ada umkm keramik dinoyo soeharto salah satu upaya mampu bertahan bersaing umkm sejenis lainnya cara menyusun strategi pemasaran tepat fokus penelitian menentukan strategi pemasaran berdasarkan factor internal eksternal lingkungan umkm keramik dinoyo soeharto menggunakan kombinasi swot pendekatan ahp hasil penelitian menyimpulkan berdasarkan analisis swot ternyata dapat menghasilkan beberapa strategi fokus menggunakan kelebihan dimiliki cara memanfaatkan peluang ada sedangkan pemilihan prioritas strategi pemasaran cara terus berinovasi proses produksi meningkatkan penjualan produk prioritas utama alternative strategi digunakan prioritas pertama sebaiknya umkm keramik dinoyo soeharto aktif melakukan inovasi produk dapat meningkatkan penjualan produk meningkatkan profit umkm
Abstrak (Stemmed): umkm keramik dinoyo umkm gerak bidang rajin kreatif keramik ada kota malang umkm keramik dinoyo sudah diri tahun lalu umkm keramik dinoyo soeharto harus mampu berkompetisidengan umkm keramik lain ada satu paguyuban maupun luar paguyuban mampu tahan tetap tingkat profit jual ada umkm keramik dinoyo soeharto salah satu upaya mampu tahan saing umkm jenis lain cara susun strategi pasar tepat fokus teliti tentu strategi pasar dasar factor internal eksternal lingkung umkm keramik dinoyo soeharto guna kombinasi swot dekat ahp hasil teliti simpul dasar analisis swot nyata dapat hasil beberapa strategi fokus guna lebih milik cara manfaat peluang ada sedang pilih prioritas strategi pasar cara terus inovasi proses produksi tingkat jual produk prioritas utama alternative strategi guna prioritas pertama baik umkm keramik dinoyo soeharto aktif laku inovasi produk dapat tingkat jual produk tingkat profit umkm
Abstrak (Corrected): mom keramic dinky mom gera biding rain keratin keramic ada koto malang mom keramic dinky judah dirt thun lulu mom keramic dinky soekarno harms camp berkompetisidengan mom keramic lain ada sat paguyuban maun liar paguyuban camp than team dingbat profit dual ada mom keramic dinky soekarno salad sat pay camp than saying mom penis lain cara susan strategy paar teat focus elite tent strategy paar dakar factor internal eternal linking mom keramic dinky soekarno gun kombinasi swot dead ah hail elite simple dakar analysis swot nyala apart hail beberapa strategy focus gun leash milk cara manat pelting ada sedan pilch priority strategy paar cara terms novas proves produksi dingbat dual proud priority mama alternative strategy gun priority pertain back mom keramic dinky soekarno attic lake novas proud apart dingbat dual proud dingbat profit mom
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'umkm': 10, 'keramik': 8, 'dinoyo': 6, 'strategi': 5, 'ada': 4, 'soeharto': 4, 'tingkat': 4, 'mampu': 3, 'jual': 3, 'cara': 3, 'pasar': 3, 'guna': 3, 'prioritas': 3, 'produk': 3, 'lain': 2, 'satu': 2, 'paguyuban': 2, 'tahan': 2, 'profit': 2, 'fokus': 2, 'teliti': 2, 'dasar': 2, 'swot': 2, 'hasil': 2, 'dapat': 2, 'inovasi': 2, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'rajin': 1, 'kreatif': 1, 'kota': 1, 'malang': 1, 'sudah': 1, 'diri': 1, 'tahun': 1, 'lalu': 1, 'harus': 1, 'berkompetisidengan': 1, 'maupun': 1, 'luar': 1, 'tetap': 1, 'salah': 1, 'upaya': 1, 'saing': 1, 'jenis': 1, 'susun': 1, 'tepat': 1, 'tentu': 1, 'factor': 1, 'internal': 1, 'eksternal': 1, 'lingkung': 1, 'kombinasi': 1, 'dekat': 1, 'ahp': 1, 'simpul': 1, 'analisis': 1, 'nyata': 1, 'beberapa': 1, 'lebih': 1, 'milik': 1, 'manfaat': 1, 'peluang': 1, 'sedang': 1, 'pilih': 1, 'terus': 1, 'proses': 1, 'produksi': 1, 'utama': 1, 'alternative': 1, 'pertama': 1, 'baik': 1, 'aktif': 1, 'laku': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 14, 'and': 13, 'to': 11, 'in': 8, 'micro': 7, 'small': 7, 'medium': 7, 'enterprises': 7, 'dinoyo': 6, 'soeharto': 6, 'is': 6, 'that': 5, 'increase': 4, 'be': 3, 'able': 3, 'sales': 3, 'marketing': 3, 'strategy': 3, 'on': 3, 'priority': 3, 'product': 3, 'a': 2, 'so': 2, 'other': 2, 'ceramic': 2, 'are': 2, 'one': 2, 'group': 2, 'survive': 2, 'profit': 2, 'focus': 2, 'this': 2, 'research': 2, 'based': 2, 'using': 2, 'swot': 2, 'strategies': 2, 'as': 2, 'engaged': 1, 'creative': 1, 'craft': 1, 'ceramics': 1, 'city': 1, 'malang': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'established': 1, 'since': 1, 'years': 1, 'ago': 1, 'should': 1, 'join': 1, 's': 1, 'outside': 1, 'still': 1, 'efforts': 1, 'compete': 1, 'with': 1, 'develop': 1, 'an': 1, 'appropriate': 1, 'determine': 1, 'internal': 1, 'external': 1, 'factors': 1, 'combination': 1, 'ahp': 1, 'approach': 1, 'result': 1, 'conclude': 1, 'analysis': 1, 'it': 1, 'can': 1, 'produce': 1, 'some': 1, 'advantages': 1, 'owned': 1, 'by': 1, 'taking': 1, 'advantage': 1, 'existing': 1, 'opportunities': 1, 'whereas': 1, 'for': 1, 'selection': 1, 'continue': 1, 'innovating': 1, 'production': 1, 'process': 1, 'top': 1, 'alternative': 1, 'used': 1, 'first': 1, 'active': 1, 'innovation': 1, 'also': 1})
-------------------------------------------
--- Data #667 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Chikyta Rheta Aprilia Hidayat
Judul: STRATEGI PEMASARAN UMKM RIZQUNA BATIK DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS KONJOIN DAN SWOT
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T., IPM.
Pembimbing 2: Ida Lumintu, S.T., M.T., Ph.D.
Abstrak (Raw): Pengrajin batik tulis di Banyuates rizquna batik merupakan bentuk usaha mikro, kecil dan menengah. Penerapan strategi pemasaran yang diterapkan pada UMKM Rizquna Batik masih belum optimal, sehingga penelitian ini membahas mengenai penerapan strategi pemasaran dengan menggunakan dua metode. Metode yang digunakan dalam menentukan preferensi yaitu analisis konjoin. Hasil dari analisis konjoin didapatkan atribut terpilih yaitu kualitas bahan, harga, dan warna. Dari kombinasi kartu stimuli didapatkan satu kartu stimuli yang disukai konsumen yaitu bahan yang tahan lama, dengan harga Rp 180.000, dan berwarna terang. Setelah itu dilanjutkan dengan analisis SWOT yang digunakan untuk mengetahui posisi usaha terletak pada kuadran berapa serta untuk mengetahui manajemen strategi yang akan dilakukan untuk meningkatkan penjualan. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan analisis SWOT maka diketahui bahwa posisi usaha berada pada kuadran I sehingga strategi yang harus dilakukan adalah mempertahankan kualitas bahan pada batik dan mempertahankan kualitas pelayanan terhadap pelanggan.
Kata kunci : Strategi Pemasaran, Analisis Konjoin, SWOT
Abstrak (Clean): pengrajin batik tulis di banyuates rizquna batik merupakan bentuk usaha mikro kecil dan menengah penerapan strategi pemasaran yang diterapkan pada umkm rizquna batik masih belum optimal sehingga penelitian ini membahas mengenai penerapan strategi pemasaran dengan menggunakan dua metode metode yang digunakan dalam menentukan preferensi yaitu analisis konjoin hasil dari analisis konjoin didapatkan atribut terpilih yaitu kualitas bahan harga dan warna dari kombinasi kartu stimuli didapatkan satu kartu stimuli yang disukai konsumen yaitu bahan yang tahan lama dengan harga rp dan berwarna terang setelah itu dilanjutkan dengan analisis swot yang digunakan untuk mengetahui posisi usaha terletak pada kuadran berapa serta untuk mengetahui manajemen strategi yang akan dilakukan untuk meningkatkan penjualan berdasarkan hasil penelitian menggunakan analisis swot maka diketahui bahwa posisi usaha berada pada kuadran i sehingga strategi yang harus dilakukan adalah mempertahankan kualitas bahan pada batik dan mempertahankan kualitas pelayanan terhadap pelanggan kata kunci strategi pemasaran analisis konjoin swot
Abstrak (Stopwords Removed): pengrajin batik tulis banyuates rizquna batik bentuk usaha mikro kecil menengah penerapan strategi pemasaran diterapkan umkm rizquna batik masih belum optimal penelitian membahas mengenai penerapan strategi pemasaran menggunakan dua metode metode digunakan menentukan preferensi analisis konjoin hasil analisis konjoin didapatkan atribut terpilih kualitas bahan harga warna kombinasi kartu stimuli didapatkan satu kartu stimuli disukai konsumen bahan tahan lama harga rp berwarna terang dilanjutkan analisis swot digunakan mengetahui posisi usaha terletak kuadran berapa mengetahui manajemen strategi dilakukan meningkatkan penjualan berdasarkan hasil penelitian menggunakan analisis swot diketahui posisi usaha berada kuadran i strategi harus dilakukan mempertahankan kualitas bahan batik mempertahankan kualitas pelayanan pelanggan kata kunci strategi pemasaran analisis konjoin swot
Abstrak (Stemmed): rajin batik tulis banyuates rizquna batik bentuk usaha mikro kecil tengah terap strategi pasar terap umkm rizquna batik masih belum optimal teliti bahas kena terap strategi pasar guna dua metode metode guna tentu preferensi analisis konjoin hasil analisis konjoin dapat atribut pilih kualitas bahan harga warna kombinasi kartu stimuli dapat satu kartu stimuli suka konsumen bahan tahan lama harga rp warna terang lanjut analisis swot guna tahu posisi usaha letak kuadran berapa tahu manajemen strategi laku tingkat jual dasar hasil teliti guna analisis swot tahu posisi usaha ada kuadran i strategi harus laku tahan kualitas bahan batik tahan kualitas layan langgan kata kunci strategi pasar analisis konjoin swot
Abstrak (Corrected): rain batik tulips banyuates rizquna batik bent sara micro cecil length trap strategy paar trap mom rizquna batik mash begum optimal elite baas ken trap strategy paar gun due metope metope gun tent preference analysis conjoin hail analysis conjoin apart tribute pilch kualitas bahai hard wanna kombinasi kart stimuli apart sat kart stimuli ska consumed bahai than lama hard up wanna tearing layout analysis swot gun tau polish sara leak quadrant berate tau management strategy lake dingbat dual dakar hail elite gun analysis swot tau polish sara ada quadrant i strategy harms lake than kualitas bahai batik than kualitas layman hangman data bunch strategy paar analysis conjoin swot
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'strategi': 5, 'analisis': 5, 'batik': 4, 'guna': 4, 'usaha': 3, 'terap': 3, 'pasar': 3, 'konjoin': 3, 'kualitas': 3, 'bahan': 3, 'tahan': 3, 'swot': 3, 'tahu': 3, 'rizquna': 2, 'teliti': 2, 'metode': 2, 'hasil': 2, 'dapat': 2, 'harga': 2, 'warna': 2, 'kartu': 2, 'stimuli': 2, 'posisi': 2, 'kuadran': 2, 'laku': 2, 'rajin': 1, 'tulis': 1, 'banyuates': 1, 'bentuk': 1, 'mikro': 1, 'kecil': 1, 'tengah': 1, 'umkm': 1, 'masih': 1, 'belum': 1, 'optimal': 1, 'bahas': 1, 'kena': 1, 'dua': 1, 'tentu': 1, 'preferensi': 1, 'atribut': 1, 'pilih': 1, 'kombinasi': 1, 'satu': 1, 'suka': 1, 'konsumen': 1, 'lama': 1, 'rp': 1, 'terang': 1, 'lanjut': 1, 'letak': 1, 'berapa': 1, 'manajemen': 1, 'tingkat': 1, 'jual': 1, 'dasar': 1, 'ada': 1, 'i': 1, 'harus': 1, 'layan': 1, 'langgan': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'is': 10, 'of': 8, 'to': 6, 'and': 5, 'analysis': 5, 'that': 5, 'batik': 4, 'a': 4, 'strategy': 4, 'marketing': 3, 'in': 3, 'quality': 3, 'swot': 3, 'which': 3, 'out': 3, 'at': 2, 'rizquna': 2, 'application': 2, 'so': 2, 'study': 2, 'using': 2, 'used': 2, 'conjoint': 2, 'results': 2, 'material': 2, 'stimuli': 2, 'it': 2, 'find': 2, 'business': 2, 'position': 2, 'quadrant': 2, 'be': 2, 'on': 2, 'maintain': 2, 'artisans': 1, 'banyuates': 1, 'are': 1, 'form': 1, 'micro': 1, 'small': 1, 'medium': 1, 'enterprises': 1, 'applied': 1, 'umkm': 1, 'still': 1, 'not': 1, 'optimal': 1, 'this': 1, 'discusses': 1, 'two': 1, 'methods': 1, 'method': 1, 'determining': 1, 'preferences': 1, 'conjoined': 1, 'showed': 1, 'selected': 1, 'attributes': 1, 'were': 1, 'price': 1, 'color': 1, 'from': 1, 'combination': 1, 'cards': 1, 'one': 1, 'card': 1, 'preferred': 1, 'by': 1, 'consumers': 1, 'durable': 1, 'priced': 1, 'rp': 1, 'brightly': 1, 'colored': 1, 'after': 1, 'continued': 1, 'with': 1, 'what': 1, 'management': 1, 'strategies': 1, 'will': 1, 'carried': 1, 'increase': 1, 'sales': 1, 'based': 1, 'known': 1, 'i': 1, 'must': 1, 'done': 1, 'materials': 1, 'service': 1, 'customers': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #668 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ani Rochmatul Karomah
Judul: Analisis Kelayakan Pengembangan Usaha Tempe di Desa Blimbinggede Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro (Studi Kasus pada Usaha Pembuatan Tempe Bapak Jumani)
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T., IPM., AER
Pembimbing 2: Ahmad Mughni, S.T., M.Eng., Mgt
Abstrak (Raw): Banyaknya industri kecil yang bermunculan di Kabupaten Bojonegoro diharapkan dapat lebih dikembangkan lagi. Sehingga di masa mendatang dapat membantu meningkatkan perekonomian daerah. Salah satunya adalah usaha pembuatan tempe kedelai di Desa Blimbinggede, Kecamatan Ngraho. Untuk mengembangkan suatu usaha seperti pembuatan tempe ini tentunya diperlukan analisa kelayakan usaha dari setiap aspek diantaranya aspek pasar, aspek teknis dan aspek finansial. Hasil penelitian analisis pengembangan usaha tempe di Desa Blimbinggede, Kecamatan Ngraho ini dinyatakan layak. Analisis finansial usaha tempe ini menghasilkan nilai payback period 3,74 tahun atau dibulatkan menjadi 4 tahun dari umur periode yaitu 5 periode, Net Present Value sebesar Rp 152.538.086 dan Internal Rate of Return sebesar 28%.
Kata Kunci : Analisis Kelayakan, Payback period, NPV, IRR.
Abstrak (Clean): banyaknya industri kecil yang bermunculan di kabupaten bojonegoro diharapkan dapat lebih dikembangkan lagi sehingga di masa mendatang dapat membantu meningkatkan perekonomian daerah salah satunya adalah usaha pembuatan tempe kedelai di desa blimbinggede kecamatan ngraho untuk mengembangkan suatu usaha seperti pembuatan tempe ini tentunya diperlukan analisa kelayakan usaha dari setiap aspek diantaranya aspek pasar aspek teknis dan aspek finansial hasil penelitian analisis pengembangan usaha tempe di desa blimbinggede kecamatan ngraho ini dinyatakan layak analisis finansial usaha tempe ini menghasilkan nilai payback period tahun atau dibulatkan menjadi tahun dari umur periode yaitu periode net present value sebesar rp dan internal rate of return sebesar kata kunci analisis kelayakan payback period npv irr
Abstrak (Stopwords Removed): banyaknya industri kecil bermunculan kabupaten bojonegoro diharapkan dapat lebih dikembangkan lagi masa mendatang dapat membantu meningkatkan perekonomian daerah salah satunya usaha pembuatan tempe kedelai desa blimbinggede kecamatan ngraho mengembangkan usaha pembuatan tempe tentunya diperlukan analisa kelayakan usaha setiap aspek diantaranya aspek pasar aspek teknis aspek finansial hasil penelitian analisis pengembangan usaha tempe desa blimbinggede kecamatan ngraho dinyatakan layak analisis finansial usaha tempe menghasilkan nilai payback period tahun dibulatkan menjadi tahun umur periode periode net present value sebesar rp internal rate of return sebesar kata kunci analisis kelayakan payback period npv irr
Abstrak (Stemmed): banyak industri kecil muncul kabupaten bojonegoro harap dapat lebih kembang lagi masa datang dapat bantu tingkat ekonomi daerah salah satu usaha buat tempe kedelai desa blimbinggede camat ngraho kembang usaha buat tempe tentu perlu analisa layak usaha tiap aspek antara aspek pasar aspek teknis aspek finansial hasil teliti analisis kembang usaha tempe desa blimbinggede camat ngraho nyata layak analisis finansial usaha tempe hasil nilai payback period tahun bulat jadi tahun umur periode periode net present value besar rp internal rate of return besar kata kunci analisis layak payback period npv irr
Abstrak (Corrected): banyan industry cecil munch kabupaten bojonegoro harp apart leash embank lag mass dating apart bantu dingbat economic sarah salad sat sara but tempe kedelai desk blimbinggede carat navaho embank sara but tempe tent peru analyst kayak sara tip aspen angara aspen paar aspen tennis aspen financial hail elite analysis embank sara tempe desk blimbinggede carat navaho nyala kayak analysis financial sara tempe hail nilgai payback period thun blat jade thun amur period period net present value bear up internal rate of return bear data bunch analysis kayak payback period nev err
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'usaha': 5, 'tempe': 4, 'aspek': 4, 'kembang': 3, 'layak': 3, 'analisis': 3, 'dapat': 2, 'buat': 2, 'desa': 2, 'blimbinggede': 2, 'camat': 2, 'ngraho': 2, 'finansial': 2, 'hasil': 2, 'payback': 2, 'period': 2, 'tahun': 2, 'periode': 2, 'besar': 2, 'banyak': 1, 'industri': 1, 'kecil': 1, 'muncul': 1, 'kabupaten': 1, 'bojonegoro': 1, 'harap': 1, 'lebih': 1, 'lagi': 1, 'masa': 1, 'datang': 1, 'bantu': 1, 'tingkat': 1, 'ekonomi': 1, 'daerah': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'kedelai': 1, 'tentu': 1, 'perlu': 1, 'analisa': 1, 'tiap': 1, 'antara': 1, 'pasar': 1, 'teknis': 1, 'teliti': 1, 'nyata': 1, 'nilai': 1, 'bulat': 1, 'jadi': 1, 'umur': 1, 'net': 1, 'present': 1, 'value': 1, 'rp': 1, 'internal': 1, 'rate': 1, 'of': 1, 'return': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'npv': 1, 'irr': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 9, 'the': 8, 'is': 6, 'in': 5, 'business': 5, 'to': 3, 'a': 3, 'tempe': 3, 'analysis': 3, 'aspects': 3, 'period': 3, 'that': 2, 'up': 2, 'it': 2, 'making': 2, 'blimbinggede': 2, 'village': 2, 'ngraho': 2, 'district': 2, 'feasibility': 2, 'from': 2, 'and': 2, 'financial': 2, 'results': 2, 'payback': 2, 'years': 2, 'increasing': 1, 'number': 1, 'small': 1, 'industries': 1, 'have': 1, 'sprung': 1, 'bojonegoro': 1, 'regency': 1, 'expected': 1, 'be': 1, 'further': 1, 'developed': 1, 'so': 1, 'future': 1, 'can': 1, 'help': 1, 'improve': 1, 'regional': 1, 'economy': 1, 'one': 1, 'them': 1, 'soy': 1, 'tempeh': 1, 'develop': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'course': 1, 'requires': 1, 'every': 1, 'aspect': 1, 'including': 1, 'market': 1, 'technical': 1, 'research': 1, 'on': 1, 'development': 1, 'were': 1, 'declared': 1, 'feasible': 1, 'this': 1, 'or': 1, 'rounded': 1, 'age': 1, 'which': 1, 'periods': 1, 'net': 1, 'present': 1, 'value': 1, 'rp': 1, 'an': 1, 'internal': 1, 'rate': 1, 'return': 1, 'keywords': 1, 'npv': 1, 'irr': 1})
-------------------------------------------
--- Data #669 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Septiana Nur Lutvia
Judul: ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKUN PADA HOME INDUSTRY TAHU DENGAN MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) (STUDI KASUS : INDUSTRI TAHU DESA TROPODO, KEC. KRIAN, KAB. SIDOARJO-JAWA TIMUR)
Pembimbing 1: Prof. Dr. H. Rachmad Hidayat, S.T., M.T., IPU., AER
Pembimbing 2: Dr. Sabarudin Akhmad, S.T., M.T., IPM., AER
Abstrak (Raw): Home industry Tahu di Desa Klagen Tropodo, seringkalinya terjadi kehabisan stock produk yang diminta konsumen akibat kekurangan bahan baku. Kekurangan stock bahan baku ini berakibat pada hilangnya keuntungan yang diperoleh dan kadang pula terjadi kelebihan atau overload pada persediaan bahan baku, sehingga kelebihan persediaan bahan baku bisa menimbulkan biaya tambahan yaitu berupa biaya simpan. Permasalahan yang terjadi dalam penelitian ini mengangkat permasalahan tentang analisis persediaaan bahan baku tahu menggunakan metode economic order quantitiy (EOQ) untuk meminimumkan total biaya persediaan, pembelian yang optimal. Untuk mecari berapa total bahan yang tetap untuk dibeli dalam setiap kali pembelian untuk menutup kebutuhan selama satu periode. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu jumlah kebutuhan pembelian pada bahan baku kedelai sebesar 1879,62 kg dan bahan baku cuka’ sebesar 95,29 tong sesuai dengan hasil perhitungan Economic Order Quantity (EOQ).
Abstrak (Clean): home industry tahu di desa klagen tropodo seringkalinya terjadi kehabisan stock produk yang diminta konsumen akibat kekurangan bahan baku kekurangan stock bahan baku ini berakibat pada hilangnya keuntungan yang diperoleh dan kadang pula terjadi kelebihan atau overload pada persediaan bahan baku sehingga kelebihan persediaan bahan baku bisa menimbulkan biaya tambahan yaitu berupa biaya simpan permasalahan yang terjadi dalam penelitian ini mengangkat permasalahan tentang analisis persediaaan bahan baku tahu menggunakan metode economic order quantitiy eoq untuk meminimumkan total biaya persediaan pembelian yang optimal untuk mecari berapa total bahan yang tetap untuk dibeli dalam setiap kali pembelian untuk menutup kebutuhan selama satu periode hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu jumlah kebutuhan pembelian pada bahan baku kedelai sebesar kg dan bahan baku cuka’ sebesar tong sesuai dengan hasil perhitungan economic order quantity eoq
Abstrak (Stopwords Removed): home industry tahu desa klagen tropodo seringkalinya terjadi kehabisan stock produk diminta konsumen akibat kekurangan bahan baku kekurangan stock bahan baku berakibat hilangnya keuntungan diperoleh kadang pula terjadi kelebihan overload persediaan bahan baku kelebihan persediaan bahan baku menimbulkan biaya tambahan berupa biaya simpan permasalahan terjadi penelitian mengangkat permasalahan tentang analisis persediaaan bahan baku tahu menggunakan metode economic order quantitiy eoq meminimumkan total biaya persediaan pembelian optimal mecari berapa total bahan tetap dibeli setiap kali pembelian menutup kebutuhan selama satu periode hasil diperoleh penelitian jumlah kebutuhan pembelian bahan baku kedelai sebesar kg bahan baku cuka’ sebesar tong sesuai hasil perhitungan economic order quantity eoq
Abstrak (Stemmed): home industry tahu desa klagen tropodo seringkalinya jadi habis stock produk minta konsumen akibat kurang bahan baku kurang stock bahan baku akibat hilang untung oleh kadang pula jadi lebih overload sedia bahan baku lebih sedia bahan baku timbul biaya tambah upa biaya simpan masalah jadi teliti angkat masalah tentang analisis persediaaan bahan baku tahu guna metode economic order quantitiy eoq minimum total biaya sedia beli optimal mecari berapa total bahan tetap beli tiap kali beli tutup butuh lama satu periode hasil oleh teliti jumlah butuh beli bahan baku kedelai besar kg bahan baku cuka besar tong sesuai hasil hitung economic order quantity eoq
Abstrak (Corrected): home industry tau desk karen torpedo seringkalinya jade habit stock proud mint consumed akbar during bahai baku during stock bahai baku akbar hang unsung olen padang pula jade leash overload media bahai baku leash media bahai baku timbal bay tambac up bay simian marsala jade elite angst marsala tenting analysis persediaaan bahai baku tau gun metope economic order quantity eon minimum total bay media bell optimal mari berate total bahai team bell tip kali bell tutu butch lama sat period hail olen elite mullah butch bell bahai baku kedelai bear keg bahai baku cuba bear tong sexual hail hiding economic order quantity eon
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'bahan': 8, 'baku': 7, 'beli': 4, 'jadi': 3, 'sedia': 3, 'biaya': 3, 'tahu': 2, 'stock': 2, 'akibat': 2, 'kurang': 2, 'oleh': 2, 'lebih': 2, 'masalah': 2, 'teliti': 2, 'economic': 2, 'order': 2, 'eoq': 2, 'total': 2, 'butuh': 2, 'hasil': 2, 'besar': 2, 'home': 1, 'industry': 1, 'desa': 1, 'klagen': 1, 'tropodo': 1, 'seringkalinya': 1, 'habis': 1, 'produk': 1, 'minta': 1, 'konsumen': 1, 'hilang': 1, 'untung': 1, 'kadang': 1, 'pula': 1, 'overload': 1, 'timbul': 1, 'tambah': 1, 'upa': 1, 'simpan': 1, 'angkat': 1, 'tentang': 1, 'analisis': 1, 'persediaaan': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'quantitiy': 1, 'minimum': 1, 'optimal': 1, 'mecari': 1, 'berapa': 1, 'tetap': 1, 'tiap': 1, 'kali': 1, 'tutup': 1, 'lama': 1, 'satu': 1, 'periode': 1, 'jumlah': 1, 'kedelai': 1, 'kg': 1, 'cuka': 1, 'tong': 1, 'sesuai': 1, 'hitung': 1, 'quantity': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 15, 'the': 13, 'in': 7, 'raw': 7, 'materials': 6, 'to': 5, 'this': 3, 'results': 3, 'as': 3, 'out': 2, 'stock': 2, 'material': 2, 'and': 2, 'overload': 2, 'that': 2, 'inventory': 2, 'costs': 2, 'study': 2, 'economic': 2, 'order': 2, 'eoq': 2, 'total': 2, 'much': 2, 'purchase': 2, 'for': 2, 'home': 1, 'industry': 1, 'know': 1, 'village': 1, 'klagen': 1, 'tropodo': 1, 'it': 1, 'often': 1, 'runs': 1, 'products': 1, 'requested': 1, 'by': 1, 'consumers': 1, 'due': 1, 'lack': 1, 'shortage': 1, 'loss': 1, 'profits': 1, 'sometimes': 1, 'there': 1, 'is': 1, 'an': 1, 'or': 1, 'supply': 1, 'so': 1, 'excess': 1, 'can': 1, 'cause': 1, 'additional': 1, 'form': 1, 'storage': 1, 'problems': 1, 'occur': 1, 'raise': 1, 'issue': 1, 'analysis': 1, 'availability': 1, 'tofu': 1, 'using': 1, 'quantitiy': 1, 'method': 1, 'minimize': 1, 'cost': 1, 'optimal': 1, 'purchasing': 1, 'find': 1, 'how': 1, 'remains': 1, 'be': 1, 'purchased': 1, 'at': 1, 'each': 1, 'time': 1, 'cover': 1, 'needs': 1, 'one': 1, 'period': 1, 'obtained': 1, 'are': 1, 'number': 1, 'requirements': 1, 'soybean': 1, 'kg': 1, 'vinegar': 1, 'barrels': 1, 'accordance': 1, 'with': 1, 'quantity': 1, 'calculations': 1})
-------------------------------------------
--- Data #670 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Aditya Prawiradiputra
Judul: ANALISA PERBANDINGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS KAMAL DAN SOCAH DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVQUAL
Pembimbing 1: Prof. Ir. Dr. Rachmad Hidayat, M.T., IPU, AER
Pembimbing 2: Dr. Sabarudin Akhmad, S.T., M.T., IPM
Abstrak (Raw): Puskesmas yang akan dilakukan penelitian ini yaitu berlokasi di Kecamatan Kamal dan Socah Kabupaten Bangkalan Jawa Timur. Kualitas pelayanan kedua puskesmas ini bisa dikatakan belom sempurna artinya puskesmas Kamal yang telah mendapatkan akreditasi utama dimana satu tingkat dibawah akreditasi paripurna (akreditasi paling tinggi), sedangkan puskesmas kamal masih dalam proses akreditasi. Mengenai hal tersebut penulis berinsiatif melakukan penelitian untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan/pasien. Dengan demikian penulis akan melakukan perbandingan antara kualitas pelayanan puskesmas kamal dengan puskesmas socah dengan cara pengambilan data berupa kuisioner terhadap pelanggan/pasien yang sedang berobat di puskesmas tersebut dengan menggunakan metode servqual.. metode ini menjelaskan mengenei atribut dari setiap dimensi yang mendapati nilai gap negative ataupun positif. Sehingga dengan analisa ini dapat diketahui nilai kesenjangan yang harus diperbaiki dan dipertahankan
Kata Kunci: Puskesnas, servqual, gap, Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy
Abstrak (Clean): puskesmas yang akan dilakukan penelitian ini yaitu berlokasi di kecamatan kamal dan socah kabupaten bangkalan jawa timur kualitas pelayanan kedua puskesmas ini bisa dikatakan belom sempurna artinya puskesmas kamal yang telah mendapatkan akreditasi utama dimana satu tingkat dibawah akreditasi paripurna akreditasi paling tinggi sedangkan puskesmas kamal masih dalam proses akreditasi mengenai hal tersebut penulis berinsiatif melakukan penelitian untuk mengetahui tingkat kepuasan pelangganpasien dengan demikian penulis akan melakukan perbandingan antara kualitas pelayanan puskesmas kamal dengan puskesmas socah dengan cara pengambilan data berupa kuisioner terhadap pelangganpasien yang sedang berobat di puskesmas tersebut dengan menggunakan metode servqual metode ini menjelaskan mengenei atribut dari setiap dimensi yang mendapati nilai gap negative ataupun positif sehingga dengan analisa ini dapat diketahui nilai kesenjangan yang harus diperbaiki dan dipertahankan kata kunci puskesnas servqual gap tangible reliability responsiveness assurance empathy
Abstrak (Stopwords Removed): puskesmas dilakukan penelitian berlokasi kecamatan kamal socah kabupaten bangkalan jawa timur kualitas pelayanan kedua puskesmas dikatakan belom sempurna artinya puskesmas kamal mendapatkan akreditasi utama dimana satu tingkat dibawah akreditasi paripurna akreditasi paling tinggi sedangkan puskesmas kamal masih proses akreditasi mengenai tersebut penulis berinsiatif melakukan penelitian mengetahui tingkat kepuasan pelangganpasien demikian penulis melakukan perbandingan antara kualitas pelayanan puskesmas kamal puskesmas socah cara pengambilan data berupa kuisioner pelangganpasien sedang berobat puskesmas tersebut menggunakan metode servqual metode menjelaskan mengenei atribut setiap dimensi mendapati nilai gap negative ataupun positif analisa dapat diketahui nilai kesenjangan harus diperbaiki dipertahankan kata kunci puskesnas servqual gap tangible reliability responsiveness assurance empathy
Abstrak (Stemmed): puskesmas laku teliti lokasi camat kamal socah kabupaten bangkal jawa timur kualitas layan dua puskesmas kata bom sempurna arti puskesmas kamal dapat akreditasi utama mana satu tingkat bawah akreditasi paripurna akreditasi paling tinggi sedang puskesmas kamal masih proses akreditasi kena sebut tulis berinsiatif laku teliti tahu tingkat puas pelangganpasien demikian tulis laku banding antara kualitas layan puskesmas kamal puskesmas socah cara ambil data upa kuisioner pelangganpasien sedang obat puskesmas sebut guna metode servqual metode jelas mengenei atribut tiap dimensi dapat nilai gap negative atau positif analisa dapat tahu nilai senjang harus baik tahan kata kunci puskesnas servqual gap tangible reliability responsiveness assurance empathy
Abstrak (Corrected): puskesmas lake elite loki carat jamal such kabupaten bangka jaw timur kualitas layman due puskesmas data boy tempura art puskesmas jamal apart akreditasi mama mana sat dingbat away akreditasi paripurna akreditasi paling ting sedan puskesmas jamal mash proves akreditasi ken debut tulips berinsiatif lake elite tau dingbat puts pelangganpasien domitian tulips lake banding angara kualitas layman puskesmas jamal puskesmas such cara ambit data up kuisioner pelangganpasien sedan boat puskesmas debut gun metope serval metope jells mengenei tribute tip dimension apart nilgai gap negative tau position analyst apart tau nilgai sending harms back than data bunch puskesnas serval gap tangible reliability responsiveness assurance empathy
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'puskesmas': 7, 'kamal': 4, 'akreditasi': 4, 'laku': 3, 'dapat': 3, 'teliti': 2, 'socah': 2, 'kualitas': 2, 'layan': 2, 'kata': 2, 'tingkat': 2, 'sedang': 2, 'sebut': 2, 'tulis': 2, 'tahu': 2, 'pelangganpasien': 2, 'metode': 2, 'servqual': 2, 'nilai': 2, 'gap': 2, 'lokasi': 1, 'camat': 1, 'kabupaten': 1, 'bangkal': 1, 'jawa': 1, 'timur': 1, 'dua': 1, 'bom': 1, 'sempurna': 1, 'arti': 1, 'utama': 1, 'mana': 1, 'satu': 1, 'bawah': 1, 'paripurna': 1, 'paling': 1, 'tinggi': 1, 'masih': 1, 'proses': 1, 'kena': 1, 'berinsiatif': 1, 'puas': 1, 'demikian': 1, 'banding': 1, 'antara': 1, 'cara': 1, 'ambil': 1, 'data': 1, 'upa': 1, 'kuisioner': 1, 'obat': 1, 'guna': 1, 'jelas': 1, 'mengenei': 1, 'atribut': 1, 'tiap': 1, 'dimensi': 1, 'negative': 1, 'atau': 1, 'positif': 1, 'analisa': 1, 'senjang': 1, 'harus': 1, 'baik': 1, 'tahan': 1, 'kunci': 1, 'puskesnas': 1, 'tangible': 1, 'reliability': 1, 'responsiveness': 1, 'assurance': 1, 'empathy': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'puskesmas': 7, 'of': 6, 'to': 4, 'be': 4, 'in': 4, 'kamal': 4, 'accreditation': 4, 'this': 3, 'and': 3, 'research': 2, 'are': 2, 'quality': 2, 'services': 2, 'can': 2, 'that': 2, 'level': 2, 'is': 2, 'a': 2, 'at': 2, 'servqual': 2, 'gap': 2, 'conducted': 1, 'located': 1, 'socah': 1, 'districts': 1, 'bangkal': 1, 'regency': 1, 'east': 1, 'java': 1, 'these': 1, 'two': 1, 'said': 1, 'perfect': 1, 'meaning': 1, 'has': 1, 'received': 1, 'primary': 1, 'where': 1, 'one': 1, 'below': 1, 'plenary': 1, 'highest': 1, 'while': 1, 'still': 1, 'process': 1, 'regarding': 1, 'authors': 1, 'undertake': 1, 'determine': 1, 'customer': 1, 'patient': 1, 'satisfaction': 1, 'thus': 1, 'writer': 1, 'will': 1, 'make': 1, 'comparison': 1, 'between': 1, 'socio': 1, 'by': 1, 'taking': 1, 'data': 1, 'form': 1, 'questionnaire': 1, 'customers': 1, 'patients': 1, 'who': 1, 'seeking': 1, 'treatment': 1, 'using': 1, 'method': 1, 'positive': 1, 'so': 1, 'with': 1, 'analysis': 1, 'we': 1, 'know': 1, 'value': 1, 'must': 1, 'corrected': 1, 'maintained': 1, 'keywords': 1, 'national': 1, 'health': 1, 'center': 1, 'tangible': 1, 'reliability': 1, 'responsiveness': 1, 'assurance': 1, 'empathy': 1})
-------------------------------------------
--- Data #671 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: M. NUR MUSTHOFA
Judul: PENGEMBANGAN MESIN BATIK (MBATIK) GENERASI KE-2 KARAKTERISASI TEMPERATUR PEMANASAN DAN FEED RATE (KECEPATAN MEMBATIK) TERHADAP TEBAL TIPIS GARIS DAN TEMBUS ATAU TIDAKNYA LILIN PADA KAIN
Pembimbing 1: Dr. Sabaruddin Akhmad, S.T.,M.T., IPM., ASEAN Eng
Pembimbing 2: Anis Arendra S.T,.M.Eng
Abstrak (Raw): Indonesia merupakan negara yang kaya akan warisan budaya leluhur, salah satu yang paling terkenal dan melekat sampai sekarang adalah batik nusantara. Batik Indonesia yang telah dikenal di seluruh dunia, sehingga, menjadi ikon adhibusana yang mempesona yang melekat pada bagian manusia menjadi pakaian. Seiring dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat dan perkembangan revolusi industri 4.0 yang berdampak pada meningkatnya tingkat konsumtif masyarakat Indonesia terutama untuk memenuhi kebutuhan industri batik di Indonesia yang tidak diimbangi dengan proses pembuatan batik saat ini secara manual yang membutuhkan proses yang sangat lama. Proses penelitian pembuatan mesin Batik yang dilakukan dengan tujuan menghasilkan perbandingan nilai proporsi cacat dari tebal tipis garis dan tidak tembusnya lilin pada kain yang mendekati dengan proses pembatikkan yang dilakukan secara manual (menggunakan tenaga manusia). Metode yang digunakan yaitu Design of Experiment RAL dengan menetapkan 2 faktor penelitian yaitu temperatur pemanasan dan feed rate atau kecepatan canting saat membatik yang memiliki 3 level variabel. Pengambilan data dilakukan dengan cara pengacakkan dari dua faktor yang diteliti dengan empat kali perulangan disetiap perlakuan. Hasil penelitian yang dilakukan memperoleh nilai yang mendekati pembatikan manual yaitu 1.8 mm dan menghasilkan nilai rata-rata proporsi cacat yaitu mendekati 0.0 pada perhitungan software. Nilai tersebut diperoleh dari perlakuan temperatur pemanasan126 0C dan feed rate 300 steps/mm dengan kecacatan tebal tipis garis dan tidak tembus lilin pada kain.
Kata Kunci : Batik, Batik Manual, Mesin Batik, Tebal Tipis Garis, Tidak Tembus Lilin, Design of Experiment RAL, Analysis Of Variance
Abstrak (Clean): indonesia merupakan negara yang kaya akan warisan budaya leluhur salah satu yang paling terkenal dan melekat sampai sekarang adalah batik nusantara batik indonesia yang telah dikenal di seluruh dunia sehingga menjadi ikon adhibusana yang mempesona yang melekat pada bagian manusia menjadi pakaian seiring dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat dan perkembangan revolusi industri yang berdampak pada meningkatnya tingkat konsumtif masyarakat indonesia terutama untuk memenuhi kebutuhan industri batik di indonesia yang tidak diimbangi dengan proses pembuatan batik saat ini secara manual yang membutuhkan proses yang sangat lama proses penelitian pembuatan mesin batik yang dilakukan dengan tujuan menghasilkan perbandingan nilai proporsi cacat dari tebal tipis garis dan tidak tembusnya lilin pada kain yang mendekati dengan proses pembatikkan yang dilakukan secara manual menggunakan tenaga manusia metode yang digunakan yaitu design of experiment ral dengan menetapkan faktor penelitian yaitu temperatur pemanasan dan feed rate atau kecepatan canting saat membatik yang memiliki level variabel pengambilan data dilakukan dengan cara pengacakkan dari dua faktor yang diteliti dengan empat kali perulangan disetiap perlakuan hasil penelitian yang dilakukan memperoleh nilai yang mendekati pembatikan manual yaitu mm dan menghasilkan nilai ratarata proporsi cacat yaitu mendekati pada perhitungan software nilai tersebut diperoleh dari perlakuan temperatur pemanasan c dan feed rate stepsmm dengan kecacatan tebal tipis garis dan tidak tembus lilin pada kain kata kunci batik batik manual mesin batik tebal tipis garis tidak tembus lilin design of experiment ral analysis of variance
Abstrak (Stopwords Removed): indonesia negara kaya warisan budaya leluhur salah satu paling terkenal melekat sekarang batik nusantara batik indonesia dikenal seluruh dunia menjadi ikon adhibusana mempesona melekat bagian manusia menjadi pakaian seiring kemajuan teknologi sangat pesat perkembangan revolusi industri berdampak meningkatnya tingkat konsumtif masyarakat indonesia terutama memenuhi kebutuhan industri batik indonesia diimbangi proses pembuatan batik secara manual membutuhkan proses sangat lama proses penelitian pembuatan mesin batik dilakukan tujuan menghasilkan perbandingan nilai proporsi cacat tebal tipis garis tembusnya lilin kain mendekati proses pembatikkan dilakukan secara manual menggunakan tenaga manusia metode digunakan design of experiment ral menetapkan faktor penelitian temperatur pemanasan feed rate kecepatan canting membatik memiliki level variabel pengambilan data dilakukan cara pengacakkan dua faktor diteliti empat kali perulangan disetiap perlakuan hasil penelitian dilakukan memperoleh nilai mendekati pembatikan manual mm menghasilkan nilai ratarata proporsi cacat mendekati perhitungan software nilai tersebut diperoleh perlakuan temperatur pemanasan c feed rate stepsmm kecacatan tebal tipis garis tembus lilin kain kata kunci batik batik manual mesin batik tebal tipis garis tembus lilin design of experiment ral analysis of variance
Abstrak (Stemmed): indonesia negara kaya waris budaya leluhur salah satu paling kenal lekat sekarang batik nusantara batik indonesia kenal seluruh dunia jadi ikon adhibusana pesona lekat bagi manusia jadi pakai iring maju teknologi sangat pesat kembang revolusi industri dampak tingkat tingkat konsumtif masyarakat indonesia utama penuh butuh industri batik indonesia imbang proses buat batik cara manual butuh proses sangat lama proses teliti buat mesin batik laku tuju hasil banding nilai proporsi cacat tebal tipis garis tembus lilin kain dekat proses batik laku cara manual guna tenaga manusia metode guna design of experiment ral tetap faktor teliti temperatur panas feed rate cepat canting batik milik level variabel ambil data laku cara acak dua faktor teliti empat kali ulang tiap laku hasil teliti laku oleh nilai dekat bati manual mm hasil nilai ratarata proporsi cacat dekat hitung software nilai sebut oleh laku temperatur panas c feed rate stepsmm cacat tebal tipis garis tembus lilin kain kata kunci batik batik manual mesin batik tebal tipis garis tembus lilin design of experiment ral analysis of variance
Abstrak (Corrected): indonesia megara kara wars buddy leluhur salad sat paling penal let semarang batik nusantara batik indonesia penal seluruh dulia jade ikon adhibusana persona let bag amnesia jade sakai bring maj teknologi sang pest embank revolts industry damp dingbat dingbat konsumtif masyarakat indonesia mama punch butch industry batik indonesia bang proves but batik cara manual butch proves sang lama proves elite but resin batik lake juju hail banding nilgai propose carat teal tipis paris embus lilian kain dead proves batik lake cara manual gun teenage amnesia metope gun design of experiment real team factor elite temperature pants feed rate eat canting batik milk level variable ambit data lake cara arak due factor elite expat kali slang tip lake hail elite lake olen nilgai dead bath manual my hail nilgai ratarata propose carat dead hiding software nilgai debut olen lake temperature pants c feed rate steps carat teal tipis paris embus lilian kain data bunch batik batik manual resin batik teal tipis paris embus lilian design of experiment real analysis of variance
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'batik': 10, 'laku': 6, 'indonesia': 4, 'proses': 4, 'manual': 4, 'teliti': 4, 'nilai': 4, 'cara': 3, 'hasil': 3, 'cacat': 3, 'tebal': 3, 'tipis': 3, 'garis': 3, 'tembus': 3, 'lilin': 3, 'dekat': 3, 'of': 3, 'kenal': 2, 'lekat': 2, 'jadi': 2, 'manusia': 2, 'sangat': 2, 'industri': 2, 'tingkat': 2, 'butuh': 2, 'buat': 2, 'mesin': 2, 'proporsi': 2, 'kain': 2, 'guna': 2, 'design': 2, 'experiment': 2, 'ral': 2, 'faktor': 2, 'temperatur': 2, 'panas': 2, 'feed': 2, 'rate': 2, 'oleh': 2, 'negara': 1, 'kaya': 1, 'waris': 1, 'budaya': 1, 'leluhur': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'paling': 1, 'sekarang': 1, 'nusantara': 1, 'seluruh': 1, 'dunia': 1, 'ikon': 1, 'adhibusana': 1, 'pesona': 1, 'bagi': 1, 'pakai': 1, 'iring': 1, 'maju': 1, 'teknologi': 1, 'pesat': 1, 'kembang': 1, 'revolusi': 1, 'dampak': 1, 'konsumtif': 1, 'masyarakat': 1, 'utama': 1, 'penuh': 1, 'imbang': 1, 'lama': 1, 'tuju': 1, 'banding': 1, 'tenaga': 1, 'metode': 1, 'tetap': 1, 'cepat': 1, 'canting': 1, 'milik': 1, 'level': 1, 'variabel': 1, 'ambil': 1, 'data': 1, 'acak': 1, 'dua': 1, 'empat': 1, 'kali': 1, 'ulang': 1, 'tiap': 1, 'bati': 1, 'mm': 1, 'ratarata': 1, 'hitung': 1, 'software': 1, 'sebut': 1, 'c': 1, 'stepsmm': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'analysis': 1, 'variance': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 15, 'is': 13, 'batik': 11, 'a': 8, 'and': 7, 'that': 6, 'which': 5, 'by': 5, 'in': 4, 'with': 4, 'process': 4, 'value': 4, 'has': 3, 'on': 3, 'making': 3, 'carried': 3, 'out': 3, 'indonesia': 2, 'indonesian': 2, 'to': 2, 'very': 2, 'industry': 2, 'an': 2, 'manual': 2, 'research': 2, 'proportion': 2, 'from': 2, 'protection': 2, 'wax': 2, 'fabric': 2, 'manually': 2, 'ral': 2, 'experiment': 2, 'design': 2, 'faktors': 2, 'temperatur': 2, 'feed': 2, 'rate': 2, 'collected': 2, 'obtained': 2, 'mm': 2, 'country': 1, 'rich': 1, 'ancestral': 1, 'cultural': 1, 'heritage': 1, 'one': 1, 'most': 1, 'famous': 1, 'inherent': 1, 'until': 1, 'now': 1, 'archipelago': 1, 'been': 1, 'known': 1, 'all': 1, 'over': 1, 'world': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'becomes': 1, 'charming': 1, 'adhibusana': 1, 'icon': 1, 'attached': 1, 'humans': 1, 'into': 1, 'clothing': 1, 'associated': 1, 'rapid': 1, 'technological': 1, 'progress': 1, 'development': 1, 'impact': 1, 'increasing': 1, 'level': 1, 'society': 1, 'more': 1, 'important': 1, 'meet': 1, 'needs': 1, 'not': 1, 'matched': 1, 'current': 1, 'requires': 1, 'long': 1, 'machines': 1, 'aim': 1, 'producing': 1, 'boundary': 1, 'nontranslucence': 1, 'done': 1, 'using': 1, 'human': 1, 'labor': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'collecting': 1, 'namely': 1, 'or': 1, 'canting': 1, 'speed': 1, 'when': 1, 'variable': 1, 'levels': 1, 'data': 1, 'randomizing': 1, 'two': 1, 'are': 1, 'supported': 1, 'four': 1, 'iterations': 1, 'each': 1, 'preparation': 1, 'results': 1, 'study': 1, 'produces': 1, 'average': 1, 'software': 1, 'calculations': 1, 'this': 1, 'c': 1, 'heating': 1, 'steps': 1, 'thick': 1, 'nontranslucent': 1, 'defects': 1, 'keywords': 1, 'machine': 1, 'thin': 1, 'line': 1, 'thickness': 1, 'no': 1, 'candle': 1, 'analysis': 1, 'variance': 1})
-------------------------------------------
--- Data #672 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muhammad Dzakii Hasan
Judul: RANCANG BANGUN MESIN EXTRUDER FILAMENT GENERASI 3 UNTUK MENGETAHUI PENGARUH TEMPERATURE, KECEPATAN SCREW DAN JARAK JATUH FILAMENT TERHADAP KUALITAS FILAMENT YANG DIHASILKAN
Pembimbing 1: Prof. Dr. H. Rachmad Hidayat, M.T, IPU, Asean Eng
Pembimbing 2: Anis Arendra, S.T.,M.Eng
Abstrak (Raw): Perkembangan teknologi dalam dunia manufaktur sangat pesat, khususnya pada bidang teknologi menggunakan 3D printing. Teknologi manufaktur 3D printing dapat membuat perubahan di dalam dunia manufaktur yang luar biasa. 3D printing biasanya digunakan untuk membuat komponen mekanik dalam produksi prototype. Material atau bahan baku dari teknologi 3D printing atau biasa disebut dengan filament dapat dibuat dengan menggunakan material jenis polimer. Proses pembuatan filament dapat dilakukan dengan proses ekstrusi dengan menggunakan mesin extruder. Proses ekstrusi dalam pembuatan filament terdapat beberapa kondisi ekstrusi yang harus dipenuhi untuk medapatkan filament yang berkualitas. Penelitian ini merupakan lanjutan dari mesin extruder generasi pertama dan kedua yang sebelumnya dibuat, pada penelitian sebelumnya terjadi kendala pada mesin extruder menghasilkan produk filament yang bervarian ukuran dan masih belum sesuai dengan standart ukuran diameter filament. Sehingga untuk menyempurnakan mesin extruder generasi sebelumnya maka dilakukan rancang bangun mesin extruder generasi ke tiga untuk menutupi kekurangan pada mesin extruder sebelumnya. Dari hasil perancangan mesin extruder generasi ke tiga menghasilkan rancangan mesin extruder dalam posisi vertikal dan dilakukan karakterisasi mesin extruder menggunakan desain of experiment dengan faktor temperature pemanas, kecepatan screw dan jarak jatuh filament pada respon keseragaman diameter filament, ovality filament dan rata rata filament dengan bahan uji biji plastik ABS (Akrilonitril Butadiene Stiren). Hasil dari pengolahan data semua faktor tidak ada yang berpengaruh signifikan terhadap respon keseragaman diameter filament, ovality filament, akan tetapi semua faktor berpengaruh signifikan terhadap respon rata rata filament. Berdasarkan Uji lanjut Tukey dari semua kombinasi perlakuan didapatkan kombinasi yang tebaik untuk mengahasilkan filament yang sesuai dengan ketentuan adalah kombinasi 5 dengan temperature pemanas 190 0C, kecepatan screw 11 rpm dan jarak jatuh filment 70 cm yang sesuai dengan ukuran diameter standart yang biasa digunakan yaitu sebesar 1.7 mm2.
Kata Kunci: Mesin extruder, desain of experiment, biji plastik ABS, kualitas filament.
Abstrak (Clean): perkembangan teknologi dalam dunia manufaktur sangat pesat khususnya pada bidang teknologi menggunakan d printing teknologi manufaktur d printing dapat membuat perubahan di dalam dunia manufaktur yang luar biasa d printing biasanya digunakan untuk membuat komponen mekanik dalam produksi prototype material atau bahan baku dari teknologi d printing atau biasa disebut dengan filament dapat dibuat dengan menggunakan material jenis polimer proses pembuatan filament dapat dilakukan dengan proses ekstrusi dengan menggunakan mesin extruder proses ekstrusi dalam pembuatan filament terdapat beberapa kondisi ekstrusi yang harus dipenuhi untuk medapatkan filament yang berkualitas penelitian ini merupakan lanjutan dari mesin extruder generasi pertama dan kedua yang sebelumnya dibuat pada penelitian sebelumnya terjadi kendala pada mesin extruder menghasilkan produk filament yang bervarian ukuran dan masih belum sesuai dengan standart ukuran diameter filament sehingga untuk menyempurnakan mesin extruder generasi sebelumnya maka dilakukan rancang bangun mesin extruder generasi ke tiga untuk menutupi kekurangan pada mesin extruder sebelumnya dari hasil perancangan mesin extruder generasi ke tiga menghasilkan rancangan mesin extruder dalam posisi vertikal dan dilakukan karakterisasi mesin extruder menggunakan desain of experiment dengan faktor temperature pemanas kecepatan screw dan jarak jatuh filament pada respon keseragaman diameter filament ovality filament dan rata rata filament dengan bahan uji biji plastik abs akrilonitril butadiene stiren hasil dari pengolahan data semua faktor tidak ada yang berpengaruh signifikan terhadap respon keseragaman diameter filament ovality filament akan tetapi semua faktor berpengaruh signifikan terhadap respon rata rata filament berdasarkan uji lanjut tukey dari semua kombinasi perlakuan didapatkan kombinasi yang tebaik untuk mengahasilkan filament yang sesuai dengan ketentuan adalah kombinasi dengan temperature pemanas c kecepatan screw rpm dan jarak jatuh filment cm yang sesuai dengan ukuran diameter standart yang biasa digunakan yaitu sebesar mm kata kunci mesin extruder desain of experiment biji plastik abs kualitas filament
Abstrak (Stopwords Removed): perkembangan teknologi dunia manufaktur sangat pesat khususnya bidang teknologi menggunakan d printing teknologi manufaktur d printing dapat membuat perubahan dunia manufaktur luar biasa d printing biasanya digunakan membuat komponen mekanik produksi prototype material bahan baku teknologi d printing biasa disebut filament dapat dibuat menggunakan material jenis polimer proses pembuatan filament dapat dilakukan proses ekstrusi menggunakan mesin extruder proses ekstrusi pembuatan filament terdapat beberapa kondisi ekstrusi harus dipenuhi medapatkan filament berkualitas penelitian lanjutan mesin extruder generasi pertama kedua sebelumnya dibuat penelitian sebelumnya terjadi kendala mesin extruder menghasilkan produk filament bervarian ukuran masih belum sesuai standart ukuran diameter filament menyempurnakan mesin extruder generasi sebelumnya dilakukan rancang bangun mesin extruder generasi tiga menutupi kekurangan mesin extruder sebelumnya hasil perancangan mesin extruder generasi tiga menghasilkan rancangan mesin extruder posisi vertikal dilakukan karakterisasi mesin extruder menggunakan desain of experiment faktor temperature pemanas kecepatan screw jarak jatuh filament respon keseragaman diameter filament ovality filament rata rata filament bahan uji biji plastik abs akrilonitril butadiene stiren hasil pengolahan data semua faktor ada berpengaruh signifikan respon keseragaman diameter filament ovality filament semua faktor berpengaruh signifikan respon rata rata filament berdasarkan uji lanjut tukey semua kombinasi perlakuan didapatkan kombinasi tebaik mengahasilkan filament sesuai ketentuan kombinasi temperature pemanas c kecepatan screw rpm jarak jatuh filment cm sesuai ukuran diameter standart biasa digunakan sebesar mm kata kunci mesin extruder desain of experiment biji plastik abs kualitas filament
Abstrak (Stemmed): kembang teknologi dunia manufaktur sangat pesat khusus bidang teknologi guna d printing teknologi manufaktur d printing dapat buat ubah dunia manufaktur luar biasa d printing biasa guna buat komponen mekanik produksi prototype material bahan baku teknologi d printing biasa sebut filament dapat buat guna material jenis polimer proses buat filament dapat laku proses ekstrusi guna mesin extruder proses ekstrusi buat filament dapat beberapa kondisi ekstrusi harus penuh medapatkan filament kualitas teliti lanjut mesin extruder generasi pertama dua belum buat teliti belum jadi kendala mesin extruder hasil produk filament varian ukur masih belum sesuai standart ukur diameter filament sempurna mesin extruder generasi belum laku rancang bangun mesin extruder generasi tiga tutup kurang mesin extruder belum hasil ancang mesin extruder generasi tiga hasil rancang mesin extruder posisi vertikal laku karakterisasi mesin extruder guna desain of experiment faktor temperature panas cepat screw jarak jatuh filament respon seragam diameter filament ovality filament rata rata filament bahan uji biji plastik abs akrilonitril butadiene stiren hasil olah data semua faktor ada pengaruh signifikan respon seragam diameter filament ovality filament semua faktor pengaruh signifikan respon rata rata filament dasar uji lanjut tukey semua kombinasi laku dapat kombinasi tebaik mengahasilkan filament sesuai tentu kombinasi temperature panas c cepat screw rpm jarak jatuh filment cm sesuai ukur diameter standart biasa guna besar mm kata kunci mesin extruder desain of experiment biji plastik abs kualitas filament
Abstrak (Corrected): embank teknologi dulia manufacture sang pest rhesus biding teknologi gun d printing teknologi manufacture d printing apart but bah dulia manufacture liar bias d printing bias gun but component melanie produksi prototype material bahai baku teknologi d printing bias debut filament apart but gun material penis polymer proves but filament apart lake proves estrus gun resin extruder proves estrus but filament apart beberapa kondisi estrus harms punch medapatkan filament kualitas elite layout resin extruder general pertain due begum but elite begum jade kendall resin extruder hail proud filament marian ukr mash begum sexual standard ukr diameter filament tempura resin extruder general begum lake dancing bangui resin extruder general toga tutu during resin extruder begum hail dancing resin extruder general toga hail dancing resin extruder polish vertical lake karakterisasi resin extruder gun detain of experiment factor temperature pants eat screw arak watch filament respond seagram diameter filament reality filament rata rata filament bahai uni bini plastic abs akrilonitril butadiene siren hail blah data sea factor ada pengaruh significant respond seagram diameter filament reality filament sea factor pengaruh significant respond rata rata filament dakar uni layout turkey sea kombinasi lake apart kombinasi teak mengahasilkan filament sexual tent kombinasi temperature pants c eat screw rum arak watch figment cm sexual ukr diameter standard bias gun bear my data bunch resin extruder detain of experiment bini plastic abs kualitas filament
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'filament': 15, 'mesin': 10, 'extruder': 10, 'guna': 6, 'buat': 6, 'dapat': 5, 'belum': 5, 'teknologi': 4, 'd': 4, 'printing': 4, 'biasa': 4, 'laku': 4, 'generasi': 4, 'hasil': 4, 'diameter': 4, 'rata': 4, 'manufaktur': 3, 'proses': 3, 'ekstrusi': 3, 'ukur': 3, 'sesuai': 3, 'faktor': 3, 'respon': 3, 'semua': 3, 'kombinasi': 3, 'dunia': 2, 'material': 2, 'bahan': 2, 'kualitas': 2, 'teliti': 2, 'lanjut': 2, 'standart': 2, 'rancang': 2, 'tiga': 2, 'desain': 2, 'of': 2, 'experiment': 2, 'temperature': 2, 'panas': 2, 'cepat': 2, 'screw': 2, 'jarak': 2, 'jatuh': 2, 'seragam': 2, 'ovality': 2, 'uji': 2, 'biji': 2, 'plastik': 2, 'abs': 2, 'pengaruh': 2, 'signifikan': 2, 'kembang': 1, 'sangat': 1, 'pesat': 1, 'khusus': 1, 'bidang': 1, 'ubah': 1, 'luar': 1, 'komponen': 1, 'mekanik': 1, 'produksi': 1, 'prototype': 1, 'baku': 1, 'sebut': 1, 'jenis': 1, 'polimer': 1, 'beberapa': 1, 'kondisi': 1, 'harus': 1, 'penuh': 1, 'medapatkan': 1, 'pertama': 1, 'dua': 1, 'jadi': 1, 'kendala': 1, 'produk': 1, 'varian': 1, 'masih': 1, 'sempurna': 1, 'bangun': 1, 'tutup': 1, 'kurang': 1, 'ancang': 1, 'posisi': 1, 'vertikal': 1, 'karakterisasi': 1, 'akrilonitril': 1, 'butadiene': 1, 'stiren': 1, 'olah': 1, 'data': 1, 'ada': 1, 'dasar': 1, 'tukey': 1, 'tebaik': 1, 'mengahasilkan': 1, 'tentu': 1, 'c': 1, 'rpm': 1, 'filment': 1, 'cm': 1, 'besar': 1, 'mm': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 27, 'the': 25, 'filament': 15, 'a': 11, 'in': 10, 'extruder': 10, 'machine': 9, 'to': 6, 'and': 6, 'is': 5, 'with': 5, 'technology': 4, 'using': 4, 'd': 4, 'printing': 4, 'material': 4, 'generation': 4, 'diameter': 4, 'design': 4, 'on': 4, 'manufacturing': 3, 'can': 3, 'be': 3, 'process': 3, 'an': 3, 'extrusion': 3, 'that': 3, 'previous': 3, 'response': 3, 'all': 3, 'world': 2, 'make': 2, 'or': 2, 'from': 2, 'made': 2, 'making': 2, 'there': 2, 'quality': 2, 'were': 2, 'accordance': 2, 'standard': 2, 'size': 2, 'third': 2, 'results': 2, 'experiment': 2, 'heating': 2, 'temperature': 2, 'screw': 2, 'speed': 2, 'fall': 2, 'distance': 2, 'uniformity': 2, 'ovality': 2, 'average': 2, 'abs': 2, 'plastic': 2, 'factors': 2, 'have': 2, 'significant': 2, 'effect': 2, 'combination': 2, 'development': 1, 'very': 1, 'rapid': 1, 'especially': 1, 'field': 1, 'remarkable': 1, 'difference': 1, 'usually': 1, 'used': 1, 'mechanical': 1, 'components': 1, 'prototype': 1, 'production': 1, 'raw': 1, 'commonly': 1, 'called': 1, 'polymer': 1, 'type': 1, 'done': 1, 'by': 1, 'are': 1, 'several': 1, 'conditions': 1, 'must': 1, 'met': 1, 'obtain': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'continuation': 1, 'first': 1, 'second': 1, 'machines': 1, 'previously': 1, 'studies': 1, 'obstacles': 1, 'producing': 1, 'various': 1, 'sized': 1, 'products': 1, 'still': 1, 'not': 1, 'so': 1, 'as': 1, 'perfect': 1, 'was': 1, 'designed': 1, 'cover': 1, 'shortcomings': 1, 'produces': 1, 'vertical': 1, 'position': 1, 'characterization': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'test': 1, 'seeds': 1, 'akrilonitril': 1, 'butadiene': 1, 'stiren': 1, 'data': 1, 'processing': 1, 'no': 1, 'but': 1, 'based': 1, 'tukeys': 1, 'further': 1, 'tests': 1, 'treatment': 1, 'combinations': 1, 'best': 1, 'produce': 1, 'provisions': 1, 'c': 1, 'rpm': 1, 'cm': 1, 'filment': 1, 'corresponds': 1, 'usual': 1, 'mm': 1, 'keywords': 1, 'pellets': 1})
-------------------------------------------
--- Data #673 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Anang Setyo Purnomo
Judul: Pengukuran Pengaruh Information Sharing, Long Term Relationship, Cooperation, dan Process Integration terhadap Persepsi Kinerja Supply Chain Management Perusahaan (Studi Kasus: PT. Petrokimia Gresik)
Pembimbing 1: Prof. Dr. Ir. Rachmad Hidayat, M.T., IPU, AER.
Pembimbing 2: Dr. Sabarudin Akhmad, S.T., M.T., IPM, ASEAN Eng.
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk mengukur seberapa besar faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kinerja supply chain management perusahaan dengan studi kasus di PT. Petrokimia Gresik. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai media dalam pengumpulan data yang kemudian diolah datanya dengan analisis regresi linier berganda menggunakan software penunjang IBM SPSS Statistics 24. Empat variabel yang terdiri dari information sharing, long term relationship, cooperation, dan process integration dinilai mempunyai pengaruh terhadap kinerja supply chain management perusahaan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cooperation berpengaruh signifikan terhadap kinerja supply chain management di PT. Petrokimia Gresik, sedangkan information sharing, long term relationship, dan process integration tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja supply chain management di PT. Petrokimia Gresik.
Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh besar terhadap kinerja supply chain management perusahaan adalah kerja sama. Untuk meningkatkan kinerja supply chain management perusahaan, PT. Petrokimia Gresik perlu mengoptimalkan kerja sama dengan partner bisnis.
Kata kunci : Information Sharing, Long Term Relationship, Cooperation, Process Integration, Kinerja Perusahaan.
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk mengukur seberapa besar faktorfaktor yang berpengaruh terhadap kinerja supply chain management perusahaan dengan studi kasus di pt petrokimia gresik penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai media dalam pengumpulan data yang kemudian diolah datanya dengan analisis regresi linier berganda menggunakan software penunjang ibm spss statistics empat variabel yang terdiri dari information sharing long term relationship cooperation dan process integration dinilai mempunyai pengaruh terhadap kinerja supply chain management perusahaan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cooperation berpengaruh signifikan terhadap kinerja supply chain management di pt petrokimia gresik sedangkan information sharing long term relationship dan process integration tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja supply chain management di pt petrokimia gresik dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa faktorfaktor yang berpengaruh besar terhadap kinerja supply chain management perusahaan adalah kerja sama untuk meningkatkan kinerja supply chain management perusahaan pt petrokimia gresik perlu mengoptimalkan kerja sama dengan partner bisnis kata kunci information sharing long term relationship cooperation process integration kinerja perusahaan
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan mengukur seberapa besar faktorfaktor berpengaruh kinerja supply chain management perusahaan studi kasus pt petrokimia gresik penelitian menggunakan kuesioner media pengumpulan data diolah datanya analisis regresi linier berganda menggunakan software penunjang ibm spss statistics empat variabel terdiri information sharing long term relationship cooperation process integration dinilai mempunyai pengaruh kinerja supply chain management perusahaan hasil penelitian menunjukkan cooperation berpengaruh signifikan kinerja supply chain management pt petrokimia gresik sedangkan information sharing long term relationship process integration berpengaruh signifikan kinerja supply chain management pt petrokimia gresik penelitian dapat disimpulkan faktorfaktor berpengaruh besar kinerja supply chain management perusahaan kerja sama meningkatkan kinerja supply chain management perusahaan pt petrokimia gresik perlu mengoptimalkan kerja sama partner bisnis kata kunci information sharing long term relationship cooperation process integration kinerja perusahaan
Abstrak (Stemmed): teliti tuju ukur berapa besar faktorfaktor pengaruh kerja supply chain management usaha studi kasus pt petrokimia gresik teliti guna kuesioner media kumpul data olah data analisis regresi linier ganda guna software tunjang ibm spss statistics empat variabel diri information sharing long term relationship cooperation process integration nilai punya pengaruh kerja supply chain management usaha hasil teliti tunjuk cooperation pengaruh signifikan kerja supply chain management pt petrokimia gresik sedang information sharing long term relationship process integration pengaruh signifikan kerja supply chain management pt petrokimia gresik teliti dapat simpul faktorfaktor pengaruh besar kerja supply chain management usaha kerja sama tingkat kerja supply chain management usaha pt petrokimia gresik perlu optimal kerja sama partner bisnis kata kunci information sharing long term relationship cooperation process integration kerja usaha
Abstrak (Corrected): elite juju ukr berate bear faktorfaktor pengaruh era supply chain management sara study ass pt petrokimia greek elite gun questioner media rumpus data blah data analysis regress linger ganda gun software tuning ibm sass statistics expat variable dirt information sharing long term relationship cooperation process integration nilgai puny pengaruh era supply chain management sara hail elite tuneup cooperation pengaruh significant era supply chain management pt petrokimia greek sedan information sharing long term relationship process integration pengaruh significant era supply chain management pt petrokimia greek elite apart simple faktorfaktor pengaruh bear era supply chain management sara era same dingbat era supply chain management sara pt petrokimia greek peru optimal era same partner basis data bunch information sharing long term relationship cooperation process integration era sara
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 9, 'supply': 6, 'chain': 6, 'management': 6, 'pengaruh': 5, 'usaha': 5, 'teliti': 4, 'pt': 4, 'petrokimia': 4, 'gresik': 4, 'information': 3, 'sharing': 3, 'long': 3, 'term': 3, 'relationship': 3, 'cooperation': 3, 'process': 3, 'integration': 3, 'besar': 2, 'faktorfaktor': 2, 'guna': 2, 'data': 2, 'signifikan': 2, 'sama': 2, 'tuju': 1, 'ukur': 1, 'berapa': 1, 'studi': 1, 'kasus': 1, 'kuesioner': 1, 'media': 1, 'kumpul': 1, 'olah': 1, 'analisis': 1, 'regresi': 1, 'linier': 1, 'ganda': 1, 'software': 1, 'tunjang': 1, 'ibm': 1, 'spss': 1, 'statistics': 1, 'empat': 1, 'variabel': 1, 'diri': 1, 'nilai': 1, 'punya': 1, 'hasil': 1, 'tunjuk': 1, 'sedang': 1, 'dapat': 1, 'simpul': 1, 'tingkat': 1, 'perlu': 1, 'optimal': 1, 'partner': 1, 'bisnis': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'performance': 7, 'of': 6, 'supply': 6, 'chain': 6, 'management': 6, 'study': 5, 'a': 5, 'cooperation': 5, 'this': 4, 'to': 4, 'that': 4, 'pt': 4, 'petrokimia': 4, 'gresik': 4, 'on': 4, 'influence': 3, 'companys': 3, 'at': 3, 'information': 3, 'sharing': 3, 'long': 3, 'term': 3, 'relationship': 3, 'process': 3, 'integration': 3, 'have': 3, 'factors': 2, 'with': 2, 'in': 2, 'and': 2, 'are': 2, 'company': 2, 'significant': 2, 'effect': 2, 'aims': 1, 'measure': 1, 'how': 1, 'much': 1, 'case': 1, 'uses': 1, 'questionnaire': 1, 'as': 1, 'medium': 1, 'collecting': 1, 'data': 1, 'which': 1, 'is': 1, 'then': 1, 'processed': 1, 'by': 1, 'multiple': 1, 'linear': 1, 'regression': 1, 'analysis': 1, 'using': 1, 'supporting': 1, 'software': 1, 'ibm': 1, 'spss': 1, 'statistics': 1, 'four': 1, 'variables': 1, 'consisting': 1, 'considered': 1, 'an': 1, 'results': 1, 'indicate': 1, 'has': 1, 'while': 1, 'no': 1, 'it': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'concluded': 1, 'big': 1, 'improve': 1, 'needs': 1, 'optimize': 1, 'business': 1, 'partners': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #674 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Mochammad Ma'ruf Islamudin
Judul: RANCANG BANGUN EXTRUDER MACHINE GENERASI 3 DAN ANALISIS PENGARUH TEMPERATURE, KECEPTAN SCREW, SERTA KETINGGIAN SENSOR PENGGULUNG TERHADAP KUALITAS FILAMENT
Pembimbing 1: Dr.SabarudinAkhmad, S.T, M.T, IPM.Asean Eng
Pembimbing 2: Anis Arendra, S.T.,M.Eng
Abstrak (Raw): Kementrian perindustrian (kemenparin) menetapkan industri plastik sebagai sektor prioritas pengembangan pada tahun 2015-2019. Extruder machine generasi 3 merupakan mesin extrusi plastik menjadi filament yang digunakan sebagai bahan dasar pembuatan komponen menggunakan 3 D printing. Extruder machine generasi 3 merupakan mesin yang dirancang untuk memperbaiki kekurangan extruder machine generasi 1 dan 2. Beberapa kekurangan yang dimiliki oleh extruder machine generasi 1 yaitu penggunaan pipa welded yang dapat menghambat perputaran screw, serta ukuran slongsong yang terlalu besar berdampak pada beban torsi yang semakin besar pula. Pada extruder machine generasi 2 terdapat permasalahan yaitu ketidak sesuaian nozzle dengan band heater serta ukuran slongsong yang terlalu besar pula. Metode yang digunakan untuk menguji extruder machine generasi 2 yaitu menggunakan (Design of experiment) RAL 23 dimana faktornya adalah temperature heater, kecepatan screw, dan ketinggian sensor penggulung. Sedangkan responya yaitu rata-rata diameter, keseragaman dan ovality. Hasil dari penelitian didapatkan hasil terbaik yaitu pada rata-rata diameter dengan kombinasi temperature 160 ?C, kecepatan screw 10 rpm dan ketinggian sensor penggulung 60 cm dihasilkan kecacatan mean 2.5 mm sedangkan pada keseragaman kombinasi temperature 160?C, kecepatan screw 6 rpm dan ketinggian sensor penggulung 60 cm dengan rata-rata cacat ketidak seragaman terkecil senilai 0.1 mm dan yang terakhir yaitu pada respon ovality yaitu temperature 160 ?C, kecepatan screw 6 rpm dan ketinggian sensor penggulung 60 cm dengan rata-rata cacat ovality terkecil senilai 0.2 mm.
Kata Kunci : Extruder Machine, Filament, Rata-Rata Diameter, Keseragaman, Ovality
Abstrak (Clean): kementrian perindustrian kemenparin menetapkan industri plastik sebagai sektor prioritas pengembangan pada tahun extruder machine generasi merupakan mesin extrusi plastik menjadi filament yang digunakan sebagai bahan dasar pembuatan komponen menggunakan d printing extruder machine generasi merupakan mesin yang dirancang untuk memperbaiki kekurangan extruder machine generasi dan beberapa kekurangan yang dimiliki oleh extruder machine generasi yaitu penggunaan pipa welded yang dapat menghambat perputaran screw serta ukuran slongsong yang terlalu besar berdampak pada beban torsi yang semakin besar pula pada extruder machine generasi terdapat permasalahan yaitu ketidak sesuaian nozzle dengan band heater serta ukuran slongsong yang terlalu besar pula metode yang digunakan untuk menguji extruder machine generasi yaitu menggunakan design of experiment ral dimana faktornya adalah temperature heater kecepatan screw dan ketinggian sensor penggulung sedangkan responya yaitu ratarata diameter keseragaman dan ovality hasil dari penelitian didapatkan hasil terbaik yaitu pada ratarata diameter dengan kombinasi temperature c kecepatan screw rpm dan ketinggian sensor penggulung cm dihasilkan kecacatan mean mm sedangkan pada keseragaman kombinasi temperature c kecepatan screw rpm dan ketinggian sensor penggulung cm dengan ratarata cacat ketidak seragaman terkecil senilai mm dan yang terakhir yaitu pada respon ovality yaitu temperature c kecepatan screw rpm dan ketinggian sensor penggulung cm dengan ratarata cacat ovality terkecil senilai mm kata kunci extruder machine filament ratarata diameter keseragaman ovality
Abstrak (Stopwords Removed): kementrian perindustrian kemenparin menetapkan industri plastik sektor prioritas pengembangan tahun extruder machine generasi mesin extrusi plastik menjadi filament digunakan bahan dasar pembuatan komponen menggunakan d printing extruder machine generasi mesin dirancang memperbaiki kekurangan extruder machine generasi beberapa kekurangan dimiliki extruder machine generasi penggunaan pipa welded dapat menghambat perputaran screw ukuran slongsong terlalu besar berdampak beban torsi semakin besar pula extruder machine generasi terdapat permasalahan ketidak sesuaian nozzle band heater ukuran slongsong terlalu besar pula metode digunakan menguji extruder machine generasi menggunakan design of experiment ral dimana faktornya temperature heater kecepatan screw ketinggian sensor penggulung sedangkan responya ratarata diameter keseragaman ovality hasil penelitian didapatkan hasil terbaik ratarata diameter kombinasi temperature c kecepatan screw rpm ketinggian sensor penggulung cm dihasilkan kecacatan mean mm sedangkan keseragaman kombinasi temperature c kecepatan screw rpm ketinggian sensor penggulung cm ratarata cacat ketidak seragaman terkecil senilai mm terakhir respon ovality temperature c kecepatan screw rpm ketinggian sensor penggulung cm ratarata cacat ovality terkecil senilai mm kata kunci extruder machine filament ratarata diameter keseragaman ovality
Abstrak (Stemmed): tri industri kemenparin tetap industri plastik sektor prioritas kembang tahun extruder machine generasi mesin extrusi plastik jadi filament guna bahan dasar buat komponen guna d printing extruder machine generasi mesin rancang baik kurang extruder machine generasi beberapa kurang milik extruder machine generasi guna pipa welded dapat hambat putar screw ukur slongsong terlalu besar dampak beban torsi makin besar pula extruder machine generasi dapat masalah tidak sesuai nozzle band heater ukur slongsong terlalu besar pula metode guna uji extruder machine generasi guna design of experiment ral mana faktor temperature heater cepat screw tinggi sensor gulung sedang responya ratarata diameter seragam ovality hasil teliti dapat hasil baik ratarata diameter kombinasi temperature c cepat screw rpm tinggi sensor gulung cm hasil cacat mean mm sedang seragam kombinasi temperature c cepat screw rpm tinggi sensor gulung cm ratarata cacat tidak seragam kecil nila mm akhir respon ovality temperature c cepat screw rpm tinggi sensor gulung cm ratarata cacat ovality kecil nila mm kata kunci extruder machine filament ratarata diameter seragam ovality
Abstrak (Corrected): try industry kemenparin team industry plastic sector priority embank thun extruder machine general resin entrust plastic jade filament gun bahai dakar but component gun d printing extruder machine general resin dancing back during extruder machine general beberapa during milk extruder machine general gun pipe welded apart combat put screw ukr singsong tergal bear damp began torsi making bear pula extruder machine general apart marsala tidal sexual nozzle band heater ukr singsong tergal bear pula metope gun uni extruder machine general gun design of experiment real mana factor temperature heater eat screw ting sensor lung sedan response ratarata diameter seagram reality hail elite apart hail back ratarata diameter kombinasi temperature c eat screw rum ting sensor lung cm hail carat mean my sedan seagram kombinasi temperature c eat screw rum ting sensor lung cm ratarata carat tidal seagram cecil nina my air respond reality temperature c eat screw rum ting sensor lung cm ratarata carat reality cecil nina my data bunch extruder machine filament ratarata diameter seagram reality
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'extruder': 7, 'machine': 7, 'generasi': 6, 'guna': 5, 'screw': 5, 'ratarata': 5, 'temperature': 4, 'cepat': 4, 'tinggi': 4, 'sensor': 4, 'gulung': 4, 'seragam': 4, 'ovality': 4, 'dapat': 3, 'besar': 3, 'diameter': 3, 'hasil': 3, 'c': 3, 'rpm': 3, 'cm': 3, 'cacat': 3, 'mm': 3, 'industri': 2, 'plastik': 2, 'mesin': 2, 'filament': 2, 'baik': 2, 'kurang': 2, 'ukur': 2, 'slongsong': 2, 'terlalu': 2, 'pula': 2, 'tidak': 2, 'heater': 2, 'sedang': 2, 'kombinasi': 2, 'kecil': 2, 'nila': 2, 'tri': 1, 'kemenparin': 1, 'tetap': 1, 'sektor': 1, 'prioritas': 1, 'kembang': 1, 'tahun': 1, 'extrusi': 1, 'jadi': 1, 'bahan': 1, 'dasar': 1, 'buat': 1, 'komponen': 1, 'd': 1, 'printing': 1, 'rancang': 1, 'beberapa': 1, 'milik': 1, 'pipa': 1, 'welded': 1, 'hambat': 1, 'putar': 1, 'dampak': 1, 'beban': 1, 'torsi': 1, 'makin': 1, 'masalah': 1, 'sesuai': 1, 'nozzle': 1, 'band': 1, 'metode': 1, 'uji': 1, 'design': 1, 'of': 1, 'experiment': 1, 'ral': 1, 'mana': 1, 'faktor': 1, 'responya': 1, 'teliti': 1, 'mean': 1, 'akhir': 1, 'respon': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 37, 'of': 19, 'machine': 8, 'is': 8, 'and': 8, 'extruder': 7, 'a': 6, 'generation': 6, 'that': 6, 'are': 6, 'screw': 5, 'average': 5, 'as': 4, 'with': 4, 'temperature': 4, 'speed': 4, 'height': 4, 'rolling': 4, 'sensor': 4, 'ovality': 4, 'in': 3, 'to': 3, 'nd': 3, 'diameter': 3, 'uniformity': 3, 'c': 3, 'rpm': 3, 'cm': 3, 'mm': 3, 'industry': 2, 'rd': 2, 'used': 2, 'shortcomings': 2, 'st': 2, 'use': 2, 'size': 2, 'too': 2, 'heater': 2, 'while': 2, 'response': 2, 'results': 2, 'combination': 2, 'smallest': 2, 'defect': 2, 'ministry': 1, 'kemenparin': 1, 'sets': 1, 'plastics': 1, 'priority': 1, 'development': 1, 'sector': 1, 'plastic': 1, 'extrusion': 1, 'base': 1, 'material': 1, 'for': 1, 'making': 1, 'components': 1, 'using': 1, 'd': 1, 'printing': 1, 'designed': 1, 'correct': 1, 'machines': 1, 'some': 1, 'owned': 1, 'by': 1, 'welded': 1, 'pipes': 1, 'can': 1, 'inhibit': 1, 'rotation': 1, 'well': 1, 'slongs': 1, 'large': 1, 'resulting': 1, 'greater': 1, 'torque': 1, 'loads': 1, 'also': 1, 'there': 1, 'problems': 1, 'which': 1, 'incompatibility': 1, 'nozzle': 1, 'band': 1, 'slong': 1, 'big': 1, 'method': 1, 'test': 1, 'design': 1, 'experiment': 1, 'ral': 1, 'where': 1, 'factors': 1, 'study': 1, 'obtained': 1, 'best': 1, 'namely': 1, 'produced': 1, 'mean': 1, 'flaw': 1, 'nonuniform': 1, 'value': 1, 'last': 1, 'worth': 1, 'keywords': 1, 'filament': 1})
-------------------------------------------
--- Data #675 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muhammad Syahri
Judul: PENENTUAN TITIK LOKASI GUDANG PERWAKILAN KOMODITAS JAGUNG LOKAL MADURA KABUPATEN SAMPANG MENGGUNAKAN METODE CENTER OF GRAVITY
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T., IPM., Asean Eng
Pembimbing 2: Dr. Sabarudin Akhmad, S.T., M.T., IPM., Asean Eng.
Abstrak (Raw): Jagung merupakan komponen utama (60%) dalam ransum pakan ternak, hal ini disebabkan semakin pesatnya perkembangan industri peternakan di Indonesia. Jumlah 6,54 juta ton jagung yang dihasilkan provinsi Jawa Timur, menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi penghasil jagung terbesar di Indonesia. Madura menyumbang sekitar 30% lahan pertanian jagung yang ada di Jawa Timur. Para kelompok tani jagung Madura kabupaten Sampang biasanya menjual hasil panen mereka ke tengkulak, akibatnya petani tidak mendapatkan harga jual jagung yang sesuai dengan harga jual jagung yang ditetapkan oleh perusahaan. Alasan petani menjual hasil panen jagung mereka ke tengkulak dikarenakan adanya kemudahan yang ditawarkan tengkulak dalam penjualan jagung dan biaya transportasi yang cukup mahal. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan pembuatan gudang perwakilan perusahaan yang lebih dekat dengan petani sehingga petani bisa menjual langsung dengan harga sesuai ketetapan perusahaan. Terdapat 371 kelompok tani yang dikelompokan menjadi 89 kelompok tani menggunakan metode Center of Gravity. Kemudian ditetapkan 7 gudang yang penempatan lokasinya menggunakan metode Greenfield Analysis. Setelah itu dilakukan perbaikan titik koordinat lokasi masing-masing gudang menggunakan metode Network Optimization. Metode ini menghasilkan gudang 1 pada koordinat -7.172653 LS, 113.326367 BT; gudang 2 pada koordinat -6.890512 LS, 113.374915 BT; gudang 3 pada koordinat -7.126319 LS, 113.144897 BT; gudang 4 pada koordinat -7.172219 LS, 113.219068 BT; gudang 5 pada koordinat -7.218211 LS, 113.060254 BT; gudang 6 pada koordinat -6.895257 LS, 113.282639 BT; dan gudang 7 pada koordinat -7.044574 LS, 113.286145 BT.
Kata Kunci : Jagung, Kelompok Tani Jagung, Gudang Perwakilan, Center of Gravity, Greenfield Analysis, Network Optimization.
Abstrak (Clean): jagung merupakan komponen utama dalam ransum pakan ternak hal ini disebabkan semakin pesatnya perkembangan industri peternakan di indonesia jumlah juta ton jagung yang dihasilkan provinsi jawa timur menjadikan jawa timur sebagai provinsi penghasil jagung terbesar di indonesia madura menyumbang sekitar lahan pertanian jagung yang ada di jawa timur para kelompok tani jagung madura kabupaten sampang biasanya menjual hasil panen mereka ke tengkulak akibatnya petani tidak mendapatkan harga jual jagung yang sesuai dengan harga jual jagung yang ditetapkan oleh perusahaan alasan petani menjual hasil panen jagung mereka ke tengkulak dikarenakan adanya kemudahan yang ditawarkan tengkulak dalam penjualan jagung dan biaya transportasi yang cukup mahal oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan pembuatan gudang perwakilan perusahaan yang lebih dekat dengan petani sehingga petani bisa menjual langsung dengan harga sesuai ketetapan perusahaan terdapat kelompok tani yang dikelompokan menjadi kelompok tani menggunakan metode center of gravity kemudian ditetapkan gudang yang penempatan lokasinya menggunakan metode greenfield analysis setelah itu dilakukan perbaikan titik koordinat lokasi masingmasing gudang menggunakan metode network optimization metode ini menghasilkan gudang pada koordinat ls bt gudang pada koordinat ls bt gudang pada koordinat ls bt gudang pada koordinat ls bt gudang pada koordinat ls bt gudang pada koordinat ls bt dan gudang pada koordinat ls bt kata kunci jagung kelompok tani jagung gudang perwakilan center of gravity greenfield analysis network optimization
Abstrak (Stopwords Removed): jagung komponen utama ransum pakan ternak disebabkan semakin pesatnya perkembangan industri peternakan indonesia jumlah juta ton jagung dihasilkan provinsi jawa timur menjadikan jawa timur provinsi penghasil jagung terbesar indonesia madura menyumbang sekitar lahan pertanian jagung ada jawa timur para kelompok tani jagung madura kabupaten sampang biasanya menjual hasil panen mereka tengkulak akibatnya petani mendapatkan harga jual jagung sesuai harga jual jagung ditetapkan perusahaan alasan petani menjual hasil panen jagung mereka tengkulak dikarenakan adanya kemudahan ditawarkan tengkulak penjualan jagung biaya transportasi cukup mahal penelitian bertujuan mengusulkan pembuatan gudang perwakilan perusahaan lebih dekat petani petani menjual langsung harga sesuai ketetapan perusahaan terdapat kelompok tani dikelompokan menjadi kelompok tani menggunakan metode center of gravity ditetapkan gudang penempatan lokasinya menggunakan metode greenfield analysis dilakukan perbaikan titik koordinat lokasi masingmasing gudang menggunakan metode network optimization metode menghasilkan gudang koordinat ls bt gudang koordinat ls bt gudang koordinat ls bt gudang koordinat ls bt gudang koordinat ls bt gudang koordinat ls bt gudang koordinat ls bt kata kunci jagung kelompok tani jagung gudang perwakilan center of gravity greenfield analysis network optimization
Abstrak (Stemmed): jagung komponen utama ransum pakan ternak sebab makin pesat kembang industri terna indonesia jumlah juta ton jagung hasil provinsi jawa timur jadi jawa timur provinsi hasil jagung besar indonesia madura sumbang sekitar lahan tani jagung ada jawa timur para kelompok tani jagung madura kabupaten sampang biasa jual hasil panen mereka tengkulak akibat tani dapat harga jual jagung sesuai harga jual jagung tetap usaha alas tani jual hasil panen jagung mereka tengkulak karena ada mudah tawar tengkulak jual jagung biaya transportasi cukup mahal teliti tuju usul buat gudang wakil usaha lebih dekat tani tani jual langsung harga sesuai tetap usaha dapat kelompok tani kelompok jadi kelompok tani guna metode center of gravity tetap gudang tempat lokasi guna metode greenfield analysis laku baik titik koordinat lokasi masingmasing gudang guna metode network optimization metode hasil gudang koordinat ls bt gudang koordinat ls bt gudang koordinat ls bt gudang koordinat ls bt gudang koordinat ls bt gudang koordinat ls bt gudang koordinat ls bt kata kunci jagung kelompok tani jagung gudang wakil center of gravity greenfield analysis network optimization
Abstrak (Corrected): raging component mama ransom pagan eternal kebab making pest embank industry terra indonesia mullah jut ton raging hail proving jaw timur jade jaw timur proving hail raging bear indonesia madura scumbag seminar laban tank raging ada jaw timur para kelompok tank raging madura kabupaten sampan bias dual hail panel merely tengkulak akbar tank apart hard dual raging sexual hard dual raging team sara alas tank dual hail panel raging merely tengkulak arena ada judah tatar tengkulak dual raging bay transports cutup metal elite juju usual but gang wail sara leash dead tank tank dual lansing hard sexual team sara apart kelompok tank kelompok jade kelompok tank gun metope center of gravity team gang tempt loki gun metope greenfield analysis lake back titis coordinate loki masingmasing gang gun metope network optimization metope hail gang coordinate ls bt gang coordinate ls bt gang coordinate ls bt gang coordinate ls bt gang coordinate ls bt gang coordinate ls bt gang coordinate ls bt data bunch raging kelompok tank raging gang wail center of gravity greenfield analysis network optimization
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jagung': 11, 'gudang': 11, 'tani': 9, 'koordinat': 8, 'ls': 7, 'bt': 7, 'jual': 6, 'hasil': 5, 'kelompok': 5, 'metode': 4, 'jawa': 3, 'timur': 3, 'tengkulak': 3, 'harga': 3, 'tetap': 3, 'usaha': 3, 'guna': 3, 'indonesia': 2, 'provinsi': 2, 'jadi': 2, 'madura': 2, 'ada': 2, 'panen': 2, 'mereka': 2, 'dapat': 2, 'sesuai': 2, 'wakil': 2, 'center': 2, 'of': 2, 'gravity': 2, 'lokasi': 2, 'greenfield': 2, 'analysis': 2, 'network': 2, 'optimization': 2, 'komponen': 1, 'utama': 1, 'ransum': 1, 'pakan': 1, 'ternak': 1, 'sebab': 1, 'makin': 1, 'pesat': 1, 'kembang': 1, 'industri': 1, 'terna': 1, 'jumlah': 1, 'juta': 1, 'ton': 1, 'besar': 1, 'sumbang': 1, 'sekitar': 1, 'lahan': 1, 'para': 1, 'kabupaten': 1, 'sampang': 1, 'biasa': 1, 'akibat': 1, 'alas': 1, 'karena': 1, 'mudah': 1, 'tawar': 1, 'biaya': 1, 'transportasi': 1, 'cukup': 1, 'mahal': 1, 'teliti': 1, 'tuju': 1, 'usul': 1, 'buat': 1, 'lebih': 1, 'dekat': 1, 'langsung': 1, 'tempat': 1, 'laku': 1, 'baik': 1, 'titik': 1, 'masingmasing': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 14, 'corn': 11, 'warehouse': 10, 'in': 8, 'at': 8, 'coordinates': 8, 'ls': 7, 'bt': 7, 'to': 6, 'are': 6, 'farmer': 4, 'farmers': 4, 'method': 4, 'is': 3, 'a': 3, 'this': 3, 'by': 3, 'east': 3, 'java': 3, 'groups': 3, 'sell': 3, 'middlemen': 3, 'selling': 3, 'indonesia': 2, 'province': 2, 'madura': 2, 'their': 2, 'price': 2, 'company': 2, 'and': 2, 'representative': 2, 'that': 2, 'using': 2, 'center': 2, 'gravity': 2, 'located': 2, 'greenfield': 2, 'analysis': 2, 'network': 2, 'optimization': 2, 'major': 1, 'component': 1, 'animal': 1, 'feed': 1, 'rations': 1, 'due': 1, 'rapid': 1, 'development': 1, 'livestock': 1, 'industry': 1, 'amount': 1, 'million': 1, 'tons': 1, 'produced': 1, 'making': 1, 'largest': 1, 'producing': 1, 'accounts': 1, 'for': 1, 'around': 1, 'farmland': 1, 'sampang': 1, 'district': 1, 'usually': 1, 'crops': 1, 'as': 1, 'result': 1, 'do': 1, 'not': 1, 'get': 1, 'accordance': 1, 'with': 1, 'set': 1, 'reason': 1, 'harvest': 1, 'because': 1, 'convenience': 1, 'offered': 1, 'transportation': 1, 'costs': 1, 'quite': 1, 'expensive': 1, 'therefore': 1, 'study': 1, 'aims': 1, 'propose': 1, 'creation': 1, 'companies': 1, 'closer': 1, 'so': 1, 'can': 1, 'directly': 1, 'prices': 1, 'according': 1, 'regulations': 1, 'there': 1, 'grouped': 1, 'into': 1, 'then': 1, 'warehouses': 1, 'which': 1, 'after': 1, 'location': 1, 'each': 1, 'improved': 1, 'produces': 1, 'keywords': 1, 'group': 1})
-------------------------------------------
--- Data #676 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: HERI SANTOSO
Judul: PENGEMBANGAN MESIN BATIK (mBatik) GENERASI KEDUA DENGAN PENGARUH FEED RATE (KECEPATAN MEMBATIK) DAN TEMPERATUR PEMANASTERHADAP KUALITAS HASIL MEMBATIK
Pembimbing 1: Dr.Sabarudin Akhmad, S.T, M.T, IPM.Asean Eng
Pembimbing 2: Anis Arendra S.T,.M.Eng
Abstrak (Raw): Batik merupakan budaya warisan leluhur bangsa indonesia yang sejak dulu sering dijadikan pakaian di lingkungan keraton. Batik memiliki kekhasan maupun keunikan yang membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa lainnya. Batik Madura memiliki keindahan sendiri mulai dari ciri khas dengan motif batik yang menggunakan motif cerah. Proses pembuatan batik tulis dilakukan secara manual dan masih menggunakan canting untuk proses pembatikannya. Proses pembatikan yang secara manual ini membutuhkan waktu yang lama dengan perkembangan teknologi timbul sebuah ide bagaimana cara yang efektif dan efisien agar proses pembuatan batik tulis tidak mnggunakan tenaga manusia yang berlebihan. Proses dalam penelitian pembuatan mesin Batik generasi kedua yang dilakukan bertujuan untuk menghasilkan perbandingan nilai proporsi cacat dari tebal tipis garis dan tembus tidaknya lilin pada kain yang mendekatti dengan proses pembatikan yang dilakukan secara manual. Metode yang digunakan peneliti yaitu Design of Experiment RAL dengan menggunakan 2 faktor penelitian yaitu feed rate (kecepatan membatik) dan temperatur pemanasan yang memiliki 3 variabel. Pengambilan data dilakukan cara pengacakan dari dua faktor yang diteliti sebanyak tiga kali perulangan disetiap perlakuan. Hasil penelitian yang dilakukan didapatkan nilai yang mendekati pembatikan manual yaitu sekitar 2 mm dan menghasilkan nilai proporsi cacat dari kedua faktor yaitu 0 pada perhitungan software. Nilai yang diperoleh dari perlakuan feedrate 400 steps/mm dan temperatur pemanasan 150 0C dengan respon cacat tebal tipis garis dan tembus tidaknya lilin pada kain.
Kata Kunci : Batik, Mesin Batik Generasi Kedua, Tebal Tipis Garis, Tembus Tidaknya Lilin, Design of Experiment RAL
Abstrak (Clean): batik merupakan budaya warisan leluhur bangsa indonesia yang sejak dulu sering dijadikan pakaian di lingkungan keraton batik memiliki kekhasan maupun keunikan yang membedakan bangsa indonesia dengan bangsa lainnya batik madura memiliki keindahan sendiri mulai dari ciri khas dengan motif batik yang menggunakan motif cerah proses pembuatan batik tulis dilakukan secara manual dan masih menggunakan canting untuk proses pembatikannya proses pembatikan yang secara manual ini membutuhkan waktu yang lama dengan perkembangan teknologi timbul sebuah ide bagaimana cara yang efektif dan efisien agar proses pembuatan batik tulis tidak mnggunakan tenaga manusia yang berlebihan proses dalam penelitian pembuatan mesin batik generasi kedua yang dilakukan bertujuan untuk menghasilkan perbandingan nilai proporsi cacat dari tebal tipis garis dan tembus tidaknya lilin pada kain yang mendekatti dengan proses pembatikan yang dilakukan secara manual metode yang digunakan peneliti yaitu design of experiment ral dengan menggunakan faktor penelitian yaitu feed rate kecepatan membatik dan temperatur pemanasan yang memiliki variabel pengambilan data dilakukan cara pengacakan dari dua faktor yang diteliti sebanyak tiga kali perulangan disetiap perlakuan hasil penelitian yang dilakukan didapatkan nilai yang mendekati pembatikan manual yaitu sekitar mm dan menghasilkan nilai proporsi cacat dari kedua faktor yaitu pada perhitungan software nilai yang diperoleh dari perlakuan feedrate stepsmm dan temperatur pemanasan c dengan respon cacat tebal tipis garis dan tembus tidaknya lilin pada kain kata kunci batik mesin batik generasi kedua tebal tipis garis tembus tidaknya lilin design of experiment ral
Abstrak (Stopwords Removed): batik budaya warisan leluhur bangsa indonesia dulu sering dijadikan pakaian lingkungan keraton batik memiliki kekhasan maupun keunikan membedakan bangsa indonesia bangsa lainnya batik madura memiliki keindahan sendiri mulai ciri khas motif batik menggunakan motif cerah proses pembuatan batik tulis dilakukan secara manual masih menggunakan canting proses pembatikannya proses pembatikan secara manual membutuhkan waktu lama perkembangan teknologi timbul ide bagaimana cara efektif efisien proses pembuatan batik tulis mnggunakan tenaga manusia berlebihan proses penelitian pembuatan mesin batik generasi kedua dilakukan bertujuan menghasilkan perbandingan nilai proporsi cacat tebal tipis garis tembus tidaknya lilin kain mendekatti proses pembatikan dilakukan secara manual metode digunakan peneliti design of experiment ral menggunakan faktor penelitian feed rate kecepatan membatik temperatur pemanasan memiliki variabel pengambilan data dilakukan cara pengacakan dua faktor diteliti sebanyak tiga kali perulangan disetiap perlakuan hasil penelitian dilakukan didapatkan nilai mendekati pembatikan manual sekitar mm menghasilkan nilai proporsi cacat kedua faktor perhitungan software nilai diperoleh perlakuan feedrate stepsmm temperatur pemanasan c respon cacat tebal tipis garis tembus tidaknya lilin kain kata kunci batik mesin batik generasi kedua tebal tipis garis tembus tidaknya lilin design of experiment ral
Abstrak (Stemmed): batik budaya waris leluhur bangsa indonesia dulu sering jadi pakai lingkung keraton batik milik khas maupun uni beda bangsa indonesia bangsa lain batik madura milik indah sendiri mulai ciri khas motif batik guna motif cerah proses buat batik tulis laku cara manual masih guna canting proses bati proses bati cara manual butuh waktu lama kembang teknologi timbul ide bagaimana cara efektif efisien proses buat batik tulis mnggunakan tenaga manusia lebih proses teliti buat mesin batik generasi dua laku tuju hasil banding nilai proporsi cacat tebal tipis garis tembus tidak lilin kain mendekatti proses bati laku cara manual metode guna teliti design of experiment ral guna faktor teliti feed rate cepat batik temperatur panas milik variabel ambil data laku cara kaca dua faktor teliti banyak tiga kali ulang tiap laku hasil teliti laku dapat nilai dekat bati manual sekitar mm hasil nilai proporsi cacat dua faktor hitung software nilai oleh laku feedrate stepsmm temperatur panas c respon cacat tebal tipis garis tembus tidak lilin kain kata kunci batik mesin batik generasi dua tebal tipis garis tembus tidak lilin design of experiment ral
Abstrak (Corrected): batik buddy wars leluhur bangs indonesia dull seeing jade sakai linking keaton batik milk has maun uni bed bangs indonesia bangs lain batik madura milk kinda sending mule cirri has motif batik gun motif ceram proves but batik tulips lake cara manual mash gun canting proves bath proves bath cara manual butch want lama embank teknologi timbal idea bagaimana cara efektif elision proves but batik tulips mnggunakan teenage amnesia leash proves elite but resin batik general due lake juju hail banding nilgai propose carat teal tipis paris embus tidal lilian kain mendekatti proves bath lake cara manual metope gun elite design of experiment real gun factor elite feed rate eat batik temperature pants milk variable ambit data lake cara kara due factor elite banyan toga kali slang tip lake hail elite lake apart nilgai dead bath manual seminar my hail nilgai propose carat due factor hiding software nilgai olen lake federate steps temperature pants c respond carat teal tipis paris embus tidal lilian kain data bunch batik resin batik general due teal tipis paris embus tidal lilian design of experiment real
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'batik': 10, 'laku': 7, 'proses': 6, 'cara': 5, 'teliti': 5, 'guna': 4, 'manual': 4, 'bati': 4, 'dua': 4, 'nilai': 4, 'bangsa': 3, 'milik': 3, 'buat': 3, 'hasil': 3, 'cacat': 3, 'tebal': 3, 'tipis': 3, 'garis': 3, 'tembus': 3, 'tidak': 3, 'lilin': 3, 'faktor': 3, 'indonesia': 2, 'khas': 2, 'motif': 2, 'tulis': 2, 'mesin': 2, 'generasi': 2, 'proporsi': 2, 'kain': 2, 'design': 2, 'of': 2, 'experiment': 2, 'ral': 2, 'temperatur': 2, 'panas': 2, 'budaya': 1, 'waris': 1, 'leluhur': 1, 'dulu': 1, 'sering': 1, 'jadi': 1, 'pakai': 1, 'lingkung': 1, 'keraton': 1, 'maupun': 1, 'uni': 1, 'beda': 1, 'lain': 1, 'madura': 1, 'indah': 1, 'sendiri': 1, 'mulai': 1, 'ciri': 1, 'cerah': 1, 'masih': 1, 'canting': 1, 'butuh': 1, 'waktu': 1, 'lama': 1, 'kembang': 1, 'teknologi': 1, 'timbul': 1, 'ide': 1, 'bagaimana': 1, 'efektif': 1, 'efisien': 1, 'mnggunakan': 1, 'tenaga': 1, 'manusia': 1, 'lebih': 1, 'tuju': 1, 'banding': 1, 'mendekatti': 1, 'metode': 1, 'feed': 1, 'rate': 1, 'cepat': 1, 'variabel': 1, 'ambil': 1, 'data': 1, 'kaca': 1, 'banyak': 1, 'tiga': 1, 'kali': 1, 'ulang': 1, 'tiap': 1, 'dapat': 1, 'dekat': 1, 'sekitar': 1, 'mm': 1, 'hitung': 1, 'software': 1, 'oleh': 1, 'feedrate': 1, 'stepsmm': 1, 'c': 1, 'respon': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 30, 'of': 17, 'batik': 13, 'a': 8, 'and': 8, 'is': 7, 'process': 6, 'in': 4, 'that': 4, 'from': 4, 'to': 4, 'value': 4, 'has': 3, 'making': 3, 'with': 3, 'not': 3, 'carried': 3, 'out': 3, 'by': 3, 'factors': 3, 'indonesian': 2, 'used': 2, 'uniqueness': 2, 'motifs': 2, 'use': 2, 'done': 2, 'manually': 2, 'manual': 2, 'research': 2, 'machines': 2, 'proportion': 2, 'defects': 2, 'thin': 2, 'thickness': 2, 'line': 2, 'whether': 2, 'or': 2, 'wax': 2, 'on': 2, 'fabric': 2, 'design': 2, 'experiment': 2, 'ral': 2, 'namely': 2, 'feed': 2, 'rate': 2, 'heating': 2, 'temperature': 2, 'which': 2, 'two': 2, 'treatment': 2, 'obtained': 2, 'mm': 2, 'thick': 2, 'cultural': 1, 'heritage': 1, 'people': 1, 'who': 1, 'had': 1, 'always': 1, 'been': 1, 'as': 1, 'clothing': 1, 'palace': 1, 'environment': 1, 'distinguishes': 1, 'nation': 1, 'other': 1, 'nations': 1, 'madura': 1, 'its': 1, 'own': 1, 'beauty': 1, 'starting': 1, 'typical': 1, 'bright': 1, 'still': 1, 'uses': 1, 'canting': 1, 'for': 1, 'this': 1, 'requires': 1, 'long': 1, 'time': 1, 'technological': 1, 'developments': 1, 'an': 1, 'idea': 1, 'arises': 1, 'how': 1, 'effectively': 1, 'efficiently': 1, 'so': 1, 'handmade': 1, 'does': 1, 'excessive': 1, 'human': 1, 'labor': 1, 'secondgeneration': 1, 'aims': 1, 'produce': 1, 'comparison': 1, 'approaching': 1, 'method': 1, 'researchers': 1, 'using': 1, 'variables': 1, 'data': 1, 'collection': 1, 'was': 1, 'randomization': 1, 'studied': 1, 'three': 1, 'times': 1, 'repetition': 1, 'each': 1, 'results': 1, 'study': 1, 'close': 1, 'about': 1, 'produces': 1, 'software': 1, 'calculations': 1, 'steps': 1, 'c': 1, 'response': 1, 'defect': 1, 'les': 1, 'breaks': 1, 'keywords': 1, 'second': 1, 'generation': 1, 'candle': 1, 'translucence': 1})
-------------------------------------------
--- Data #677 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: DIMAS EKO HARIANTO
Judul: PENENTUAN TITIK LOKASI GUDANG PERWAKILAN KOMODITAS JAGUNG MADURA KABUPATEN SUMENEP MENGGUNAKAN METODE CENTER OF GRAVITY
Pembimbing 1: Dr. Sabarudin Akhmad, S.T, M.T, IPM, Asean Eng
Pembimbing 2: Dr. Kukuh Winarso S.Si.,M.T.,IPM, Asean Eng
Abstrak (Raw): Luas lahan pertanian jagung wilayah provinsi Jawa Timur sekitar 30% berada di pulau Madura. Sumenep merupakan salah satu bagian dari daerah yang berada di pulau Madura yang memiliki potensi besar di bidang pertanian terutama tanaman pangan jagung dengan luas lahan 116.263 Ha. Sebagian besar pemasaran tanaman pangan jagung melalui tengkulak, dari sini keuntungan petani jagung tidak maksimal karena harga ketetapan didapatkan dari tengkulak bukan dari perusahaan. Hal ini disebabkan petani kurang tahu prosedur yang jelas dalam pemasaran ke Gudang, adanya kemudahan yang ditawarkan tengkulak dalam penjualan jagung ke Gudang, biaya transportasi yang mahal, oleh sebab itu pada penelitian ini akan membuat usulan pembuatan Gudang perwakilan yang lebih dekat dengan kelompok tani dan juga petani dapat ketetapan harga dari perusahaan. Terdapat 483 kelompok tani yang tersebar di kabupaten Sumenep yang akan dikelompokkan berdasarkan tiap desa, sehingga hanya terdapat 84 kelompok tani dengan menggunakan metode Center of Gravity kemudian penulis menetapkan 6 gudang perwakilan sebagai Gudang penyimpanan jagung yang akan tersebar di daerah kabupaten Sumenep. Penempatan Gudang menggunakan metode Greenfield Analysis serta dilakukan perbaikan dengan metode Network Optimization. Metode Network Optimization juga menampilkan jalur distribusi dari kelompok tani jagung ke produsen.
Kata Kunci : Jagung, Kelompok Tani Jagung, Gudang Perwakilan, Center of Gravity, Greenfield Analysis, Network Optimization.
Abstrak (Clean): luas lahan pertanian jagung wilayah provinsi jawa timur sekitar berada di pulau madura sumenep merupakan salah satu bagian dari daerah yang berada di pulau madura yang memiliki potensi besar di bidang pertanian terutama tanaman pangan jagung dengan luas lahan ha sebagian besar pemasaran tanaman pangan jagung melalui tengkulak dari sini keuntungan petani jagung tidak maksimal karena harga ketetapan didapatkan dari tengkulak bukan dari perusahaan hal ini disebabkan petani kurang tahu prosedur yang jelas dalam pemasaran ke gudang adanya kemudahan yang ditawarkan tengkulak dalam penjualan jagung ke gudang biaya transportasi yang mahal oleh sebab itu pada penelitian ini akan membuat usulan pembuatan gudang perwakilan yang lebih dekat dengan kelompok tani dan juga petani dapat ketetapan harga dari perusahaan terdapat kelompok tani yang tersebar di kabupaten sumenep yang akan dikelompokkan berdasarkan tiap desa sehingga hanya terdapat kelompok tani dengan menggunakan metode center of gravity kemudian penulis menetapkan gudang perwakilan sebagai gudang penyimpanan jagung yang akan tersebar di daerah kabupaten sumenep penempatan gudang menggunakan metode greenfield analysis serta dilakukan perbaikan dengan metode network optimization metode network optimization juga menampilkan jalur distribusi dari kelompok tani jagung ke produsen kata kunci jagung kelompok tani jagung gudang perwakilan center of gravity greenfield analysis network optimization
Abstrak (Stopwords Removed): luas lahan pertanian jagung wilayah provinsi jawa timur sekitar berada pulau madura sumenep salah satu bagian daerah berada pulau madura memiliki potensi besar bidang pertanian terutama tanaman pangan jagung luas lahan ha sebagian besar pemasaran tanaman pangan jagung tengkulak sini keuntungan petani jagung maksimal harga ketetapan didapatkan tengkulak bukan perusahaan disebabkan petani kurang tahu prosedur jelas pemasaran gudang adanya kemudahan ditawarkan tengkulak penjualan jagung gudang biaya transportasi mahal sebab penelitian membuat usulan pembuatan gudang perwakilan lebih dekat kelompok tani petani dapat ketetapan harga perusahaan terdapat kelompok tani tersebar kabupaten sumenep dikelompokkan berdasarkan tiap desa terdapat kelompok tani menggunakan metode center of gravity penulis menetapkan gudang perwakilan gudang penyimpanan jagung tersebar daerah kabupaten sumenep penempatan gudang menggunakan metode greenfield analysis dilakukan perbaikan metode network optimization metode network optimization menampilkan jalur distribusi kelompok tani jagung produsen kata kunci jagung kelompok tani jagung gudang perwakilan center of gravity greenfield analysis network optimization
Abstrak (Stemmed): luas lahan tani jagung wilayah provinsi jawa timur sekitar ada pulau madura sumenep salah satu bagi daerah ada pulau madura milik potensi besar bidang tani utama tanam pangan jagung luas lahan ha bagi besar pasar tanam pangan jagung tengkulak sini untung tani jagung maksimal harga tetap dapat tengkulak bukan usaha sebab tani kurang tahu prosedur jelas pasar gudang ada mudah tawar tengkulak jual jagung gudang biaya transportasi mahal sebab teliti buat usul buat gudang wakil lebih dekat kelompok tani tani dapat tetap harga usaha dapat kelompok tani sebar kabupaten sumenep kelompok dasar tiap desa dapat kelompok tani guna metode center of gravity tulis tetap gudang wakil gudang simpan jagung sebar daerah kabupaten sumenep tempat gudang guna metode greenfield analysis laku baik metode network optimization metode network optimization tampil jalur distribusi kelompok tani jagung produsen kata kunci jagung kelompok tani jagung gudang wakil center of gravity greenfield analysis network optimization
Abstrak (Corrected): lucas laban tank raging wilayah proving jaw timur seminar ada palau madura sumner salad sat bag sarah ada palau madura milk potent bear biding tank mama tana pagan raging lucas laban ha bag bear paar tana pagan raging tengkulak sing unsung tank raging maximal hard team apart tengkulak buran sara kebab tank during tau procedure jells paar gang ada judah tatar tengkulak dual raging gang bay transports metal kebab elite but usual but gang wail leash dead kelompok tank tank apart team hard sara apart kelompok tank sear kabupaten sumner kelompok dakar tip desk apart kelompok tank gun metope center of gravity tulips team gang wail gang simian raging sear sarah kabupaten sumner tempt gang gun metope greenfield analysis lake back metope network optimization metope network optimization tamil value distribute kelompok tank raging produce data bunch raging kelompok tank raging gang wail center of gravity greenfield analysis network optimization
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tani': 10, 'jagung': 9, 'gudang': 7, 'kelompok': 6, 'dapat': 4, 'metode': 4, 'ada': 3, 'sumenep': 3, 'tengkulak': 3, 'tetap': 3, 'wakil': 3, 'network': 3, 'optimization': 3, 'luas': 2, 'lahan': 2, 'pulau': 2, 'madura': 2, 'bagi': 2, 'daerah': 2, 'besar': 2, 'tanam': 2, 'pangan': 2, 'pasar': 2, 'harga': 2, 'usaha': 2, 'sebab': 2, 'buat': 2, 'sebar': 2, 'kabupaten': 2, 'guna': 2, 'center': 2, 'of': 2, 'gravity': 2, 'greenfield': 2, 'analysis': 2, 'wilayah': 1, 'provinsi': 1, 'jawa': 1, 'timur': 1, 'sekitar': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'milik': 1, 'potensi': 1, 'bidang': 1, 'utama': 1, 'ha': 1, 'sini': 1, 'untung': 1, 'maksimal': 1, 'bukan': 1, 'kurang': 1, 'tahu': 1, 'prosedur': 1, 'jelas': 1, 'mudah': 1, 'tawar': 1, 'jual': 1, 'biaya': 1, 'transportasi': 1, 'mahal': 1, 'teliti': 1, 'usul': 1, 'lebih': 1, 'dekat': 1, 'dasar': 1, 'tiap': 1, 'desa': 1, 'tulis': 1, 'simpan': 1, 'tempat': 1, 'laku': 1, 'baik': 1, 'tampil': 1, 'jalur': 1, 'distribusi': 1, 'produsen': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 13, 'in': 6, 'to': 6, 'corn': 5, 'are': 5, 'warehouse': 5, 'farmer': 5, 'on': 4, 'from': 4, 'method': 4, 'area': 3, 'maize': 3, 'sumenep': 3, 'middlemen': 3, 'farmers': 3, 'not': 3, 'will': 3, 'groups': 3, 'network': 3, 'optimization': 3, 'is': 2, 'island': 2, 'madura': 2, 'which': 2, 'marketing': 2, 'price': 2, 'company': 2, 'this': 2, 'research': 2, 'group': 2, 'and': 2, 'also': 2, 'that': 2, 'be': 2, 'center': 2, 'gravity': 2, 'warehouses': 2, 'greenfield': 2, 'analysis': 2, 'total': 1, 'farms': 1, 'east': 1, 'java': 1, 'province': 1, 'around': 1, 'located': 1, 'one': 1, 'part': 1, 'has': 1, 'great': 1, 'potential': 1, 'agriculture': 1, 'requires': 1, 'with': 1, 'an': 1, 'ha': 1, 'most': 1, 'plants': 1, 'through': 1, 'here': 1, 'profits': 1, 'optimal': 1, 'because': 1, 'provisions': 1, 'obtained': 1, 'causes': 1, 'know': 1, 'clear': 1, 'procedures': 1, 'existence': 1, 'offered': 1, 'by': 1, 'sale': 1, 'transportation': 1, 'costs': 1, 'expensive': 1, 'therefore': 1, 'make': 1, 'making': 1, 'closer': 1, 'can': 1, 'determination': 1, 'there': 1, 'spread': 1, 'regency': 1, 'grouped': 1, 'based': 1, 'each': 1, 'village': 1, 'so': 1, 'only': 1, 'included': 1, 'using': 1, 'then': 1, 'produced': 1, 'as': 1, 'storage': 1, 'distributed': 1, 'district': 1, 'placement': 1, 'uses': 1, 'improvements': 1, 'made': 1, 'displays': 1, 'distribution': 1, 'channels': 1, 'producers': 1, 'keywords': 1, 'representative': 1})
-------------------------------------------
--- Data #678 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: AHMAD SULAIMAN
Judul: PENENTUAN TITIK LOKASI GUDANG PERWAKILAN KOMODITAS JAGUNG LOKAL MADURA KABUPATEN PAMEKASAN MENGGUNAKAN METODE CENTER OF GRAVITY
Pembimbing 1: Dr. SABARUDIN AKHMAD, S.T., M.T., IPM, ASEAN Eng.
Pembimbing 2: Dr. KUKUH WINARSO, S.Si., M.T., IPM, ASEAN Eng.
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Sekitar 30% luas lahan pertanian jagung provinsi jawa timur berada di pulau Madura. Pamekasan adalah salah satu dari 4 kabupaten di pulau Madura yang memiliki luas lahan pertanian jagung sekitar 29.716,72 ha. Sebagian besar hasil penen jagung madura dipasarkan ke tengkulak, itu sebabnya petani jagung madura tidak mendapatkan keuntungan yang maksimal karena mendapatkan harga ketetapan dari tengkulak, bukan ketetapan harga dari perusahan. Itu disebabkan karena petani kurang tahu prosedur yang jelas dalam penjualan ke gudang, adanya kemudahan yang ditawarkan tengkulak dalam penjualan jagung ke gudang, biaya transportasi yang mahal. Oleh karena itu pada penelitian ini akan mengusulkan pembuatan gudang perwakilan yang lebih dekat dengan kelompok tani dan petani mendapatkan harga ketetapan harga dari perusahaan.
Terdapat 534 kelompok tani yang tersebar di kabupaten pamekasan yang akan dikelompokkan berdasarkan tiap desa, sehingga hanya terdapat 96 kelompok tani dengan menggunakan metode Center of Gravity, kemudian penulis menetapkan 7 gudang perwakilan sebagai tempat penyimpanan jagung. Penempatan gudang menggunakan metode Greenfield Analysis serta dilakukan perbaikan dengan menggunakan metode Network Optimization. metode Network Optimization juga menampilkan jalur distribusi dari kelompok tani jagung hingga ke produsen.
Kata Kunci : Jagung, Kelompok Tani Jagung, Gudang Perwakilan
Abstrak (Clean): abstrak sekitar luas lahan pertanian jagung provinsi jawa timur berada di pulau madura pamekasan adalah salah satu dari kabupaten di pulau madura yang memiliki luas lahan pertanian jagung sekitar ha sebagian besar hasil penen jagung madura dipasarkan ke tengkulak itu sebabnya petani jagung madura tidak mendapatkan keuntungan yang maksimal karena mendapatkan harga ketetapan dari tengkulak bukan ketetapan harga dari perusahan itu disebabkan karena petani kurang tahu prosedur yang jelas dalam penjualan ke gudang adanya kemudahan yang ditawarkan tengkulak dalam penjualan jagung ke gudang biaya transportasi yang mahal oleh karena itu pada penelitian ini akan mengusulkan pembuatan gudang perwakilan yang lebih dekat dengan kelompok tani dan petani mendapatkan harga ketetapan harga dari perusahaan terdapat kelompok tani yang tersebar di kabupaten pamekasan yang akan dikelompokkan berdasarkan tiap desa sehingga hanya terdapat kelompok tani dengan menggunakan metode center of gravity kemudian penulis menetapkan gudang perwakilan sebagai tempat penyimpanan jagung penempatan gudang menggunakan metode greenfield analysis serta dilakukan perbaikan dengan menggunakan metode network optimization metode network optimization juga menampilkan jalur distribusi dari kelompok tani jagung hingga ke produsen kata kunci jagung kelompok tani jagung gudang perwakilan
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak sekitar luas lahan pertanian jagung provinsi jawa timur berada pulau madura pamekasan salah satu kabupaten pulau madura memiliki luas lahan pertanian jagung sekitar ha sebagian besar hasil penen jagung madura dipasarkan tengkulak sebabnya petani jagung madura mendapatkan keuntungan maksimal mendapatkan harga ketetapan tengkulak bukan ketetapan harga perusahan disebabkan petani kurang tahu prosedur jelas penjualan gudang adanya kemudahan ditawarkan tengkulak penjualan jagung gudang biaya transportasi mahal penelitian mengusulkan pembuatan gudang perwakilan lebih dekat kelompok tani petani mendapatkan harga ketetapan harga perusahaan terdapat kelompok tani tersebar kabupaten pamekasan dikelompokkan berdasarkan tiap desa terdapat kelompok tani menggunakan metode center of gravity penulis menetapkan gudang perwakilan tempat penyimpanan jagung penempatan gudang menggunakan metode greenfield analysis dilakukan perbaikan menggunakan metode network optimization metode network optimization menampilkan jalur distribusi kelompok tani jagung hingga produsen kata kunci jagung kelompok tani jagung gudang perwakilan
Abstrak (Stemmed): abstrak sekitar luas lahan tani jagung provinsi jawa timur ada pulau madura pamekasan salah satu kabupaten pulau madura milik luas lahan tani jagung sekitar ha bagi besar hasil penen jagung madura pasar tengkulak sebab tani jagung madura dapat untung maksimal dapat harga tetap tengkulak bukan tetap harga usah sebab tani kurang tahu prosedur jelas jual gudang ada mudah tawar tengkulak jual jagung gudang biaya transportasi mahal teliti usul buat gudang wakil lebih dekat kelompok tani tani dapat harga tetap harga usaha dapat kelompok tani sebar kabupaten pamekasan kelompok dasar tiap desa dapat kelompok tani guna metode center of gravity tulis tetap gudang wakil tempat simpan jagung tempat gudang guna metode greenfield analysis laku baik guna metode network optimization metode network optimization tampil jalur distribusi kelompok tani jagung hingga produsen kata kunci jagung kelompok tani jagung gudang wakil
Abstrak (Corrected): abstract seminar lucas laban tank raging proving jaw timur ada palau madura pamekasan salad sat kabupaten palau madura milk lucas laban tank raging seminar ha bag bear hail penn raging madura paar tengkulak kebab tank raging madura apart unsung maximal apart hard team tengkulak buran team hard utah kebab tank during tau procedure jells dual gang ada judah tatar tengkulak dual raging gang bay transports metal elite usual but gang wail leash dead kelompok tank tank apart hard team hard sara apart kelompok tank sear kabupaten pamekasan kelompok dakar tip desk apart kelompok tank gun metope center of gravity tulips team gang wail tempt simian raging tempt gang gun metope greenfield analysis lake back gun metope network optimization metope network optimization tamil value distribute kelompok tank raging hinges produce data bunch raging kelompok tank raging gang wail
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tani': 10, 'jagung': 9, 'gudang': 6, 'kelompok': 6, 'dapat': 5, 'madura': 4, 'harga': 4, 'tetap': 4, 'metode': 4, 'tengkulak': 3, 'wakil': 3, 'guna': 3, 'sekitar': 2, 'luas': 2, 'lahan': 2, 'ada': 2, 'pulau': 2, 'pamekasan': 2, 'kabupaten': 2, 'sebab': 2, 'jual': 2, 'tempat': 2, 'network': 2, 'optimization': 2, 'abstrak': 1, 'provinsi': 1, 'jawa': 1, 'timur': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'milik': 1, 'ha': 1, 'bagi': 1, 'besar': 1, 'hasil': 1, 'penen': 1, 'pasar': 1, 'untung': 1, 'maksimal': 1, 'bukan': 1, 'usah': 1, 'kurang': 1, 'tahu': 1, 'prosedur': 1, 'jelas': 1, 'mudah': 1, 'tawar': 1, 'biaya': 1, 'transportasi': 1, 'mahal': 1, 'teliti': 1, 'usul': 1, 'buat': 1, 'lebih': 1, 'dekat': 1, 'usaha': 1, 'sebar': 1, 'dasar': 1, 'tiap': 1, 'desa': 1, 'center': 1, 'of': 1, 'gravity': 1, 'tulis': 1, 'simpan': 1, 'greenfield': 1, 'analysis': 1, 'laku': 1, 'baik': 1, 'tampil': 1, 'jalur': 1, 'distribusi': 1, 'hingga': 1, 'produsen': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 14, 'corn': 9, 'to': 6, 'are': 5, 'is': 4, 'that': 4, 'farmers': 4, 'warehouses': 4, 'farmer': 4, 'groups': 4, 'method': 4, 'madura': 3, 'middlemen': 3, 'get': 3, 'price': 3, 'in': 3, 'representative': 3, 'using': 3, 'area': 2, 'on': 2, 'island': 2, 'pamekasan': 2, 'not': 2, 'because': 2, 'company': 2, 'selling': 2, 'by': 2, 'will': 2, 'and': 2, 'a': 2, 'from': 2, 'there': 2, 'warehouse': 2, 'network': 2, 'optimization': 2, 'abstract': 1, 'about': 1, 'farm': 1, 'east': 1, 'java': 1, 'province': 1, 'one': 1, 'districts': 1, 'which': 1, 'has': 1, 'an': 1, 'approximately': 1, 'ha': 1, 'farms': 1, 'most': 1, 'yields': 1, 'marketed': 1, 'why': 1, 'madurese': 1, 'do': 1, 'maximum': 1, 'profit': 1, 'they': 1, 'lack': 1, 'knowledge': 1, 'clear': 1, 'procedures': 1, 'for': 1, 'convenience': 1, 'offered': 1, 'expensive': 1, 'transportation': 1, 'costs': 1, 'therefore': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'it': 1, 'propose': 1, 'creation': 1, 'closer': 1, 'fix': 1, 'spread': 1, 'regency': 1, 'be': 1, 'grouped': 1, 'each': 1, 'village': 1, 'so': 1, 'only': 1, 'center': 1, 'gravity': 1, 'then': 1, 'authors': 1, 'designate': 1, 'as': 1, 'place': 1, 'store': 1, 'placement': 1, 'greenfield': 1, 'analysis': 1, 'improvements': 1, 'made': 1, 'also': 1, 'displays': 1, 'distribution': 1, 'channels': 1, 'producers': 1, 'keywords': 1, 'group': 1})
-------------------------------------------
--- Data #679 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: yusuf eka setiana
Judul: PENENTUAN TITIK LOKASI PENGUMPULAN HASIL PANEN KOMODITAS JAGUNG MADURA KABUPATEN BANGKALAN MENGGUNAKAN CENTER F GRAVITY
Pembimbing 1: Prof. Dr. Rachmad Hdayat, M.T., IPU., Asean eng
Pembimbing 2: Dr. Sabrudin Akhmad, S.T., M.T., IPM., Asean Eng
Abstrak (Raw): Sebagian besar wilayah madura sangat sesuai untuk melakukan budidaya tanaman jagung, Hasil Analisa terhadap masing-masing kabupaten menunjukkan bahwasnnya Bangkalan memiliki kesesuaian untuk budidaya jagung mencapai 14.001,8 Hektar atau sekitar 10,8 % dari luas Kabupaten Bangkalan sedangkan daerah yang sesuai untuk digunakan budidaya jagung mencapai 60.996,7 hektar sekitar 46,9% dari luas Bangkalan. Hasil panen dari kelompok tani jagung bangkalan di jual kepada perusahaan melalui perantara tengkulak hal ini menyebabkan harga jual yang diterima petani menjadi lebih rendah, sehingga diperlukan titik lokasi gudang yang dapat menampung hasil panen dari seluruh kelompok tani jagung dibangkalan. Terdapat 243 kelompok tani jagung yang kemudian dikelompokkan menggunakan metode center of gravity menjadi 98 kelompok. Berdasarkan kapasitasnya jumlah Gudang perwakilan ditentukan sebanyak 7, yang selanjutnya ditentukan titik lokasi optimalnya menggunakan greenfield Analysis (GFA) dan network optimization (NO).
Abstrak (Clean): sebagian besar wilayah madura sangat sesuai untuk melakukan budidaya tanaman jagung hasil analisa terhadap masingmasing kabupaten menunjukkan bahwasnnya bangkalan memiliki kesesuaian untuk budidaya jagung mencapai hektar atau sekitar dari luas kabupaten bangkalan sedangkan daerah yang sesuai untuk digunakan budidaya jagung mencapai hektar sekitar dari luas bangkalan hasil panen dari kelompok tani jagung bangkalan di jual kepada perusahaan melalui perantara tengkulak hal ini menyebabkan harga jual yang diterima petani menjadi lebih rendah sehingga diperlukan titik lokasi gudang yang dapat menampung hasil panen dari seluruh kelompok tani jagung dibangkalan terdapat kelompok tani jagung yang kemudian dikelompokkan menggunakan metode center of gravity menjadi kelompok berdasarkan kapasitasnya jumlah gudang perwakilan ditentukan sebanyak yang selanjutnya ditentukan titik lokasi optimalnya menggunakan greenfield analysis gfa dan network optimization no
Abstrak (Stopwords Removed): sebagian besar wilayah madura sangat sesuai melakukan budidaya tanaman jagung hasil analisa masingmasing kabupaten menunjukkan bahwasnnya bangkalan memiliki kesesuaian budidaya jagung mencapai hektar sekitar luas kabupaten bangkalan sedangkan daerah sesuai digunakan budidaya jagung mencapai hektar sekitar luas bangkalan hasil panen kelompok tani jagung bangkalan jual kepada perusahaan perantara tengkulak menyebabkan harga jual diterima petani menjadi lebih rendah diperlukan titik lokasi gudang dapat menampung hasil panen seluruh kelompok tani jagung dibangkalan terdapat kelompok tani jagung dikelompokkan menggunakan metode center of gravity menjadi kelompok berdasarkan kapasitasnya jumlah gudang perwakilan ditentukan sebanyak selanjutnya ditentukan titik lokasi optimalnya menggunakan greenfield analysis gfa network optimization no
Abstrak (Stemmed): bagi besar wilayah madura sangat sesuai laku budidaya tanam jagung hasil analisa masingmasing kabupaten tunjuk bahwasnnya bangkal milik sesuai budidaya jagung capai hektar sekitar luas kabupaten bangkal sedang daerah sesuai guna budidaya jagung capai hektar sekitar luas bangkal hasil panen kelompok tani jagung bangkal jual kepada usaha antara tengkulak sebab harga jual terima tani jadi lebih rendah perlu titik lokasi gudang dapat tampung hasil panen seluruh kelompok tani jagung bangkal dapat kelompok tani jagung kelompok guna metode center of gravity jadi kelompok dasar kapasitas jumlah gudang wakil tentu banyak lanjut tentu titik lokasi optimal guna greenfield analysis gfa network optimization no
Abstrak (Corrected): bag bear wilayah madura sang sexual lake budidaya tana raging hail analyst masingmasing kabupaten tuneup bahwasnnya bangka milk sexual budidaya raging capri hear seminar lucas kabupaten bangka sedan sarah sexual gun budidaya raging capri hear seminar lucas bangka hail panel kelompok tank raging bangka dual keypad sara angara tengkulak kebab hard dual terms tank jade leash rental peru titis loki gang apart tamping hail panel seluruh kelompok tank raging bangka apart kelompok tank raging kelompok gun metope center of gravity jade kelompok dakar kapasitas mullah gang wail tent banyan layout tent titis loki optimal gun greenfield analysis ga network optimization no
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jagung': 6, 'bangkal': 5, 'kelompok': 5, 'tani': 4, 'sesuai': 3, 'budidaya': 3, 'hasil': 3, 'guna': 3, 'kabupaten': 2, 'capai': 2, 'hektar': 2, 'sekitar': 2, 'luas': 2, 'panen': 2, 'jual': 2, 'jadi': 2, 'titik': 2, 'lokasi': 2, 'gudang': 2, 'dapat': 2, 'tentu': 2, 'bagi': 1, 'besar': 1, 'wilayah': 1, 'madura': 1, 'sangat': 1, 'laku': 1, 'tanam': 1, 'analisa': 1, 'masingmasing': 1, 'tunjuk': 1, 'bahwasnnya': 1, 'milik': 1, 'sedang': 1, 'daerah': 1, 'kepada': 1, 'usaha': 1, 'antara': 1, 'tengkulak': 1, 'sebab': 1, 'harga': 1, 'terima': 1, 'lebih': 1, 'rendah': 1, 'perlu': 1, 'tampung': 1, 'seluruh': 1, 'metode': 1, 'center': 1, 'of': 1, 'gravity': 1, 'dasar': 1, 'kapasitas': 1, 'jumlah': 1, 'wakil': 1, 'banyak': 1, 'lanjut': 1, 'optimal': 1, 'greenfield': 1, 'analysis': 1, 'gfa': 1, 'network': 1, 'optimization': 1, 'no': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'of': 12, 'are': 5, 'corn': 5, 'bangkal': 4, 'for': 3, 'cultivation': 3, 'that': 3, 'farmers': 3, 'is': 3, 'areas': 2, 'suitable': 2, 'analysis': 2, 'a': 2, 'reaching': 2, 'hectares': 2, 'area': 2, 'to': 2, 'location': 2, 'groups': 2, 'which': 2, 'then': 2, 'using': 2, 'its': 2, 'most': 1, 'madura': 1, 'very': 1, 'maize': 1, 'results': 1, 'each': 1, 'district': 1, 'shows': 1, 'has': 1, 'suitability': 1, 'or': 1, 'about': 1, 'regency': 1, 'while': 1, 'used': 1, 'around': 1, 'yields': 1, 'farmer': 1, 'group': 1, 'sold': 1, 'company': 1, 'through': 1, 'middlemen': 1, 'this': 1, 'causes': 1, 'selling': 1, 'price': 1, 'received': 1, 'by': 1, 'be': 1, 'lower': 1, 'so': 1, 'warehouse': 1, 'point': 1, 'can': 1, 'accommodate': 1, 'harvests': 1, 'all': 1, 'in': 1, 'base': 1, 'needed': 1, 'there': 1, 'grouped': 1, 'center': 1, 'gravity': 1, 'method': 1, 'into': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'capacity': 1, 'number': 1, 'representative': 1, 'warehouses': 1, 'set': 1, 'at': 1, 'determined': 1, 'optimal': 1, 'greenfield': 1, 'gfa': 1, 'and': 1, 'network': 1, 'optimization': 1, 'no': 1})
-------------------------------------------
--- Data #680 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ZULIANA ERVIANTI
Judul: PENERAPAN METODE DMAIC UNTUK MENURUNKAN DEFECT PRODUK FORMED REFRACTORIES BTA (BATU TAHAN API) SK 32 (Studi Kasus: PT. Loka Refractories Wira Jatim Group)
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T, IPM. Asean Eng
Pembimbing 2: Ahmad Mughni S.T., .M.Eng., Mgt
Abstrak (Raw): Kualitas merupakan faktor yang perlu diperhatikan untuk perusahaan dalam menghasilkan produk yang mempunyai nilai tambah bagi customer serta dapat bersaing di dunia industri. PT. Loka Refractories (LR) merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi batu tahan api. PT. LR memiliki dua jenis produk yakni jenis produk formed refractories dan unformed refractories. Permasalahan yang terjadi pada perusahaan saat ini yakni adanya identifikasi permasalahan defect yang paling banyak terjadi. Maka diperlukan metode penelitian untuk melakukan pengendalian kualitas terhadap defect produk, faktor penyebab kegagalan kualitas produk, serta usulan perbaikan dengan menggunakan penerapan metode DMAIC dan alat bantu kaizen dalam mengurangi timbulnya kecacatan. Hasil penelitian dengan menggunakan alat bantu kaizen diperoleh beberapa faktor penyebab kecacatan produk diantaranya man, methode, machine, mileu, dan material. Penerapan metode DMAIC yang dihasilkan dari penelitian menghasilkan nilai DPMO sebesar 40507,083 yang kemudian dapat dikonversikan kedalam tabel level sigma menghasilkan nilai 3,662 sigma. Hal ini dapat disimpulkan bahwa tingkat pencapaian sigma PT. LR dalam produksi BTA SK 32 merupakan pencapaian 3 sigma pada rata-rata industri Indonesia.
Kata kunci : Kualitas, DMAIC, DPMO, dan Kaizen
Abstrak (Clean): kualitas merupakan faktor yang perlu diperhatikan untuk perusahaan dalam menghasilkan produk yang mempunyai nilai tambah bagi customer serta dapat bersaing di dunia industri pt loka refractories lr merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi batu tahan api pt lr memiliki dua jenis produk yakni jenis produk formed refractories dan unformed refractories permasalahan yang terjadi pada perusahaan saat ini yakni adanya identifikasi permasalahan defect yang paling banyak terjadi maka diperlukan metode penelitian untuk melakukan pengendalian kualitas terhadap defect produk faktor penyebab kegagalan kualitas produk serta usulan perbaikan dengan menggunakan penerapan metode dmaic dan alat bantu kaizen dalam mengurangi timbulnya kecacatan hasil penelitian dengan menggunakan alat bantu kaizen diperoleh beberapa faktor penyebab kecacatan produk diantaranya man methode machine mileu dan material penerapan metode dmaic yang dihasilkan dari penelitian menghasilkan nilai dpmo sebesar yang kemudian dapat dikonversikan kedalam tabel level sigma menghasilkan nilai sigma hal ini dapat disimpulkan bahwa tingkat pencapaian sigma pt lr dalam produksi bta sk merupakan pencapaian sigma pada ratarata industri indonesia kata kunci kualitas dmaic dpmo dan kaizen
Abstrak (Stopwords Removed): kualitas faktor perlu diperhatikan perusahaan menghasilkan produk mempunyai nilai tambah bagi customer dapat bersaing dunia industri pt loka refractories lr perusahaan manufaktur memproduksi batu tahan api pt lr memiliki dua jenis produk yakni jenis produk formed refractories unformed refractories permasalahan terjadi perusahaan yakni adanya identifikasi permasalahan defect paling banyak terjadi diperlukan metode penelitian melakukan pengendalian kualitas defect produk faktor penyebab kegagalan kualitas produk usulan perbaikan menggunakan penerapan metode dmaic alat bantu kaizen mengurangi timbulnya kecacatan hasil penelitian menggunakan alat bantu kaizen diperoleh beberapa faktor penyebab kecacatan produk diantaranya man methode machine mileu material penerapan metode dmaic dihasilkan penelitian menghasilkan nilai dpmo sebesar dapat dikonversikan kedalam tabel level sigma menghasilkan nilai sigma dapat disimpulkan tingkat pencapaian sigma pt lr produksi bta sk pencapaian sigma ratarata industri indonesia kata kunci kualitas dmaic dpmo kaizen
Abstrak (Stemmed): kualitas faktor perlu perhati usaha hasil produk punya nilai tambah bagi customer dapat saing dunia industri pt loka refractories lr usaha manufaktur produksi batu tahan api pt lr milik dua jenis produk yakni jenis produk formed refractories unformed refractories masalah jadi usaha yakni ada identifikasi masalah defect paling banyak jadi perlu metode teliti laku kendali kualitas defect produk faktor sebab gagal kualitas produk usul baik guna terap metode dmaic alat bantu kaizen kurang timbul cacat hasil teliti guna alat bantu kaizen oleh beberapa faktor sebab cacat produk antara man methode machine mileu material terap metode dmaic hasil teliti hasil nilai dpmo besar dapat konversi dalam tabel level sigma hasil nilai sigma dapat simpul tingkat capai sigma pt lr produksi bta sk capai sigma ratarata industri indonesia kata kunci kualitas dmaic dpmo kaizen
Abstrak (Corrected): kualitas factor peru perhaps sara hail proud puny nilgai tambac bag customer apart saying dulia industry pt lola refractories lr sara manufacture produksi batu than ape pt lr milk due penis proud yank penis proud formed refractories unformed refractories marsala jade sara yank ada identifikasi marsala defect paling banyan jade peru metope elite lake kendall kualitas defect proud factor kebab gaga kualitas proud usual back gun trap metope main flat bantu maiden during timbal carat hail elite gun flat bantu maiden olen beberapa factor kebab carat proud angara man method machine miles material trap metope main hail elite hail nilgai demo bear apart converse dream table level sigma hail nilgai sigma apart simple dingbat capri sigma pt lr produksi bat so capri sigma ratarata industry indonesia data bunch kualitas main demo maiden
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produk': 6, 'hasil': 5, 'kualitas': 4, 'sigma': 4, 'faktor': 3, 'usaha': 3, 'nilai': 3, 'dapat': 3, 'pt': 3, 'refractories': 3, 'lr': 3, 'metode': 3, 'teliti': 3, 'dmaic': 3, 'kaizen': 3, 'perlu': 2, 'industri': 2, 'produksi': 2, 'jenis': 2, 'yakni': 2, 'masalah': 2, 'jadi': 2, 'defect': 2, 'sebab': 2, 'guna': 2, 'terap': 2, 'alat': 2, 'bantu': 2, 'cacat': 2, 'dpmo': 2, 'capai': 2, 'perhati': 1, 'punya': 1, 'tambah': 1, 'bagi': 1, 'customer': 1, 'saing': 1, 'dunia': 1, 'loka': 1, 'manufaktur': 1, 'batu': 1, 'tahan': 1, 'api': 1, 'milik': 1, 'dua': 1, 'formed': 1, 'unformed': 1, 'ada': 1, 'identifikasi': 1, 'paling': 1, 'banyak': 1, 'laku': 1, 'kendali': 1, 'gagal': 1, 'usul': 1, 'baik': 1, 'kurang': 1, 'timbul': 1, 'oleh': 1, 'beberapa': 1, 'antara': 1, 'man': 1, 'methode': 1, 'machine': 1, 'mileu': 1, 'material': 1, 'besar': 1, 'konversi': 1, 'dalam': 1, 'tabel': 1, 'level': 1, 'simpul': 1, 'tingkat': 1, 'bta': 1, 'sk': 1, 'ratarata': 1, 'indonesia': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 12, 'in': 6, 'is': 5, 'a': 5, 'that': 5, 'and': 5, 'quality': 4, 'method': 4, 'be': 3, 'value': 3, 'can': 3, 'pt': 3, 'refractories': 3, 'lr': 3, 'product': 3, 'dmaic': 3, 'kaizen': 3, 'sigma': 3, 'to': 2, 'for': 2, 'producing': 2, 'products': 2, 'company': 2, 'defect': 2, 'research': 2, 'factors': 2, 'causing': 2, 'as': 2, 'using': 2, 'application': 2, 'dpmo': 2, 'level': 2, 'achievement': 2, 'factor': 1, 'needs': 1, 'considered': 1, 'companies': 1, 'have': 1, 'added': 1, 'customers': 1, 'compete': 1, 'industrial': 1, 'world': 1, 'loka': 1, 'manufacturing': 1, 'produces': 1, 'refractory': 1, 'stones': 1, 'has': 1, 'two': 1, 'types': 1, 'namely': 1, 'formed': 1, 'unformed': 1, 'problem': 1, 'occurs': 1, 'at': 1, 'today': 1, 'identification': 1, 'most': 1, 'common': 1, 'problems': 1, 'so': 1, 'needed': 1, 'control': 1, 'failure': 1, 'well': 1, 'proposed': 1, 'improvement': 1, 'by': 1, 'aids': 1, 'reducing': 1, 'disability': 1, 'results': 1, 'tool': 1, 'obtained': 1, 'several': 1, 'defects': 1, 'including': 1, 'man': 1, 'machine': 1, 'mileage': 1, 'material': 1, 'produced': 1, 'from': 1, 'study': 1, 'resulted': 1, 'which': 1, 'then': 1, 'converted': 1, 'into': 1, 'table': 1, 'it': 1, 'concluded': 1, 'bta': 1, 'sk': 1, 'production': 1, 'an': 1, 'average': 1, 'indonesian': 1, 'industry': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #681 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Aries Setyo Wahyudi
Judul: Penilaian Kinerja Karyawan Berdasarkan Kompetensi Spencer Dengan Metode AHP (Analytical Hyrarchy Proccess) dan SAW (Simple Additive Weighting) ( Studi Kasus : PT. Romi Violeta )
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., MT. IPM, ASEAN Eng
Pembimbing 2: Imron Kuswandi, ST., MT
Abstrak (Raw): Peneltitian ini bertujuan untuk mengusulkan perancangan penilaian kinerja karyawan berdasarkan kompetensi spencer di PT. Romi Violeta. PT Romi Violeta sebagai salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang furnitur rotan, kayu, kaca dan metal yang terletak di kecamatan buduran Sidoarjo. Selama ini terus terjadi komplain produk oleh pembeli, hal ini menyebabkan produktivitas perusahaan menurun. Salah satu yang berpengaruh yaitu quality control (QC). Kinerja QC dirasa tidak maksimal sehingga perlu dilakukan penilaian kinerja karyawan berdasarkan kompetensi spencer sebagai dasar pemberian insentif. Hasilnya bobot kompetensi karyawan terbagi atas: meminimalisir komplain (0,092), memahami SOP (0,140), koperatif dengan produksi (0,07), berorientasi pada pelanggan (0,119), komunikatif (0,046), keahlian teknikal (0,288), memprioritaskan komplain (0,187), implementasi standard kualitas (0,054). Dari penelitian ini pemberian insentif yang tepat adalah menggunakan pembagian laba, dimana insentif yang diberikan berdasarkan pada peningkatan kinerja karyawan.
Kata Kunci : PT. Romi Violeta, Kompetensi, Insentif
Abstrak (Clean): peneltitian ini bertujuan untuk mengusulkan perancangan penilaian kinerja karyawan berdasarkan kompetensi spencer di pt romi violeta pt romi violeta sebagai salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang furnitur rotan kayu kaca dan metal yang terletak di kecamatan buduran sidoarjo selama ini terus terjadi komplain produk oleh pembeli hal ini menyebabkan produktivitas perusahaan menurun salah satu yang berpengaruh yaitu quality control qc kinerja qc dirasa tidak maksimal sehingga perlu dilakukan penilaian kinerja karyawan berdasarkan kompetensi spencer sebagai dasar pemberian insentif hasilnya bobot kompetensi karyawan terbagi atas meminimalisir komplain memahami sop koperatif dengan produksi berorientasi pada pelanggan komunikatif keahlian teknikal memprioritaskan komplain implementasi standard kualitas dari penelitian ini pemberian insentif yang tepat adalah menggunakan pembagian laba dimana insentif yang diberikan berdasarkan pada peningkatan kinerja karyawan kata kunci pt romi violeta kompetensi insentif
Abstrak (Stopwords Removed): peneltitian bertujuan mengusulkan perancangan penilaian kinerja karyawan berdasarkan kompetensi spencer pt romi violeta pt romi violeta salah satu perusahaan manufaktur bergerak bidang furnitur rotan kayu kaca metal terletak kecamatan buduran sidoarjo selama terus terjadi komplain produk pembeli menyebabkan produktivitas perusahaan menurun salah satu berpengaruh quality control qc kinerja qc dirasa maksimal perlu dilakukan penilaian kinerja karyawan berdasarkan kompetensi spencer dasar pemberian insentif hasilnya bobot kompetensi karyawan terbagi atas meminimalisir komplain memahami sop koperatif produksi berorientasi pelanggan komunikatif keahlian teknikal memprioritaskan komplain implementasi standard kualitas penelitian pemberian insentif tepat menggunakan pembagian laba dimana insentif diberikan berdasarkan peningkatan kinerja karyawan kata kunci pt romi violeta kompetensi insentif
Abstrak (Stemmed): peneltitian tuju usul ancang nilai kerja karyawan dasar kompetensi spencer pt romi violeta pt romi violeta salah satu usaha manufaktur gerak bidang furnitur rotan kayu kaca metal letak camat budur sidoarjo lama terus jadi komplain produk beli sebab produktivitas usaha turun salah satu pengaruh quality control qc kerja qc rasa maksimal perlu laku nilai kerja karyawan dasar kompetensi spencer dasar beri insentif hasil bobot kompetensi karyawan bagi atas meminimalisir komplain paham sop koperatif produksi orientasi langgan komunikatif ahli teknikal prioritas komplain implementasi standard kualitas teliti beri insentif tepat guna bagi laba mana insentif beri dasar tingkat kerja karyawan kata kunci pt romi violeta kompetensi insentif
Abstrak (Corrected): peneltitian juju usual dancing nilgai era karajan dakar kompetensi spencer pt rome violet pt rome violet salad sat sara manufacture gera biding furniture roman kay kara metal leak carat buddy sidoarjo lama terms jade complain proud bell kebab produktivitas sara turn salad sat pengaruh quality control ac era ac rash maximal peru lake nilgai era karajan dakar kompetensi spencer dakar bert insentif hail robot kompetensi karajan bag alas meminimalisir complain palm sop operatic produksi oriental hangman komunikatif ali teknikal priority complain implements standard kualitas elite bert insentif teat gun bag lab mana insentif bert dakar dingbat era karajan data bunch pt rome violet kompetensi insentif
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 4, 'karyawan': 4, 'dasar': 4, 'kompetensi': 4, 'insentif': 4, 'pt': 3, 'romi': 3, 'violeta': 3, 'komplain': 3, 'beri': 3, 'nilai': 2, 'spencer': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'usaha': 2, 'qc': 2, 'bagi': 2, 'peneltitian': 1, 'tuju': 1, 'usul': 1, 'ancang': 1, 'manufaktur': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'furnitur': 1, 'rotan': 1, 'kayu': 1, 'kaca': 1, 'metal': 1, 'letak': 1, 'camat': 1, 'budur': 1, 'sidoarjo': 1, 'lama': 1, 'terus': 1, 'jadi': 1, 'produk': 1, 'beli': 1, 'sebab': 1, 'produktivitas': 1, 'turun': 1, 'pengaruh': 1, 'quality': 1, 'control': 1, 'rasa': 1, 'maksimal': 1, 'perlu': 1, 'laku': 1, 'hasil': 1, 'bobot': 1, 'atas': 1, 'meminimalisir': 1, 'paham': 1, 'sop': 1, 'koperatif': 1, 'produksi': 1, 'orientasi': 1, 'langgan': 1, 'komunikatif': 1, 'ahli': 1, 'teknikal': 1, 'prioritas': 1, 'implementasi': 1, 'standard': 1, 'kualitas': 1, 'teliti': 1, 'tepat': 1, 'guna': 1, 'laba': 1, 'mana': 1, 'tingkat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'of': 6, 'to': 5, 'is': 5, 'this': 4, 'employee': 4, 'performance': 4, 'based': 3, 'on': 3, 'competence': 3, 'pt': 3, 'romi': 3, 'violeta': 3, 'complaints': 3, 'incentives': 3, 'research': 2, 'spencers': 2, 'as': 2, 'one': 2, 'in': 2, 'quality': 2, 'qc': 2, 'are': 2, 'aims': 1, 'propose': 1, 'design': 1, 'appraisal': 1, 'at': 1, 'manufacturing': 1, 'companies': 1, 'engaged': 1, 'rattan': 1, 'wood': 1, 'glass': 1, 'and': 1, 'metal': 1, 'furniture': 1, 'located': 1, 'sidoarjo': 1, 'district': 1, 'budur': 1, 'during': 1, 'product': 1, 'continue': 1, 'occur': 1, 'by': 1, 'buyer': 1, 'causes': 1, 'companys': 1, 'productivity': 1, 'decline': 1, 'influences': 1, 'control': 1, 'deemed': 1, 'not': 1, 'optimal': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'necessary': 1, 'assess': 1, 'a': 1, 'basis': 1, 'for': 1, 'result': 1, 'competency': 1, 'weights': 1, 'divided': 1, 'into': 1, 'minimizing': 1, 'understanding': 1, 'sop': 1, 'cooperative': 1, 'with': 1, 'production': 1, 'customeroriented': 1, 'communicative': 1, 'technical': 1, 'expertise': 1, 'prioritizing': 1, 'implementation': 1, 'standards': 1, 'from': 1, 'right': 1, 'incentive': 1, 'use': 1, 'profit': 1, 'sharing': 1, 'where': 1, 'improving': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #682 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Naufal Ayus A
Judul: Analisis Pengendalian Kualitas Terhadap Risikp Kerusakan Produk Meja CB 01193-40 Menggunakan Statistical Quality Control Di PtT. Romi Violeta
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso S.Si., M.T, IPM Asean Eng
Pembimbing 2: Rullie Annisa S.T., M.T
Abstrak (Raw): PT. Romi Violeta merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur yang menghasilkan produk furniture. Produk yang dihasilkan oleh perusahaan berupa meja, kursi, lemari dan lain sebagainya. Perusahaan selalu berupaya memberikan produk yang berkualitas baik dan mengurangi kerusakan produk di setiap produksinya. Penelitian yang dilakukan di PT. Romi Violeta untuk mengetahui bagaimana pengendalian kualitas yang diterapkan khususnya pada produk Meja CB 09113-40. Metode Statistical Quality Control merupakan sebuah metode pengendalian kualitas untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya kecacatan, dimana metode ini meliputi lembar pemeriksaan, stratifikasi, histogram, diagram pareto, scatter diagram, control chart, fishbone diagram dan tree diagram. Produk Meja CB 09113-40 ditemukan beberapa jenis kecacatan seperti colour variation, rough finish, poor sanding, raw mat split, poor assembling dan peel off.
Kata kunci: Kualitas, Kecacatan, Statistical Quality Control.
Abstrak (Clean): pt romi violeta merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur yang menghasilkan produk furniture produk yang dihasilkan oleh perusahaan berupa meja kursi lemari dan lain sebagainya perusahaan selalu berupaya memberikan produk yang berkualitas baik dan mengurangi kerusakan produk di setiap produksinya penelitian yang dilakukan di pt romi violeta untuk mengetahui bagaimana pengendalian kualitas yang diterapkan khususnya pada produk meja cb metode statistical quality control merupakan sebuah metode pengendalian kualitas untuk mengetahui faktorfaktor penyebab terjadinya kecacatan dimana metode ini meliputi lembar pemeriksaan stratifikasi histogram diagram pareto scatter diagram control chart fishbone diagram dan tree diagram produk meja cb ditemukan beberapa jenis kecacatan seperti colour variation rough finish poor sanding raw mat split poor assembling dan peel off kata kunci kualitas kecacatan statistical quality control
Abstrak (Stopwords Removed): pt romi violeta perusahaan bergerak bidang manufaktur menghasilkan produk furniture produk dihasilkan perusahaan berupa meja kursi lemari lain sebagainya perusahaan selalu berupaya memberikan produk berkualitas baik mengurangi kerusakan produk setiap produksinya penelitian dilakukan pt romi violeta mengetahui bagaimana pengendalian kualitas diterapkan khususnya produk meja cb metode statistical quality control metode pengendalian kualitas mengetahui faktorfaktor penyebab terjadinya kecacatan dimana metode meliputi lembar pemeriksaan stratifikasi histogram diagram pareto scatter diagram control chart fishbone diagram tree diagram produk meja cb ditemukan beberapa jenis kecacatan colour variation rough finish poor sanding raw mat split poor assembling peel off kata kunci kualitas kecacatan statistical quality control
Abstrak (Stemmed): pt romi violeta usaha gerak bidang manufaktur hasil produk furniture produk hasil usaha upa meja kursi lemari lain bagai usaha selalu upaya beri produk kualitas baik kurang rusa produk tiap produksi teliti laku pt romi violeta tahu bagaimana kendali kualitas terap khusus produk meja cb metode statistical quality control metode kendali kualitas tahu faktorfaktor sebab jadi cacat mana metode liput lembar periksa stratifikasi histogram diagram pareto scatter diagram control chart fishbone diagram tree diagram produk meja cb temu beberapa jenis cacat colour variation rough finish poor sanding raw mat split poor assembling peel off kata kunci kualitas cacat statistical quality control
Abstrak (Corrected): pt rome violet sara gera biding manufacture hail proud furniture proud hail sara up mega kursk learn lain bahai sara sell pay bert proud kualitas back during rush proud tip produksi elite lake pt rome violet tau bagaimana kendall kualitas trap rhesus proud mega cb metope statistical quality control metope kendall kualitas tau faktorfaktor kebab jade carat mana metope lieut lumbar perish stratifikasi histogram diagram pareto scatter diagram control chart wishbone diagram tree diagram proud mega cb temp beberapa penis carat color variation rough finish poor sanding raw mat split poor assembling peel off data bunch kualitas carat statistical quality control
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produk': 6, 'kualitas': 4, 'diagram': 4, 'usaha': 3, 'meja': 3, 'metode': 3, 'control': 3, 'cacat': 3, 'pt': 2, 'romi': 2, 'violeta': 2, 'hasil': 2, 'tahu': 2, 'kendali': 2, 'cb': 2, 'statistical': 2, 'quality': 2, 'poor': 2, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'manufaktur': 1, 'furniture': 1, 'upa': 1, 'kursi': 1, 'lemari': 1, 'lain': 1, 'bagai': 1, 'selalu': 1, 'upaya': 1, 'beri': 1, 'baik': 1, 'kurang': 1, 'rusa': 1, 'tiap': 1, 'produksi': 1, 'teliti': 1, 'laku': 1, 'bagaimana': 1, 'terap': 1, 'khusus': 1, 'faktorfaktor': 1, 'sebab': 1, 'jadi': 1, 'mana': 1, 'liput': 1, 'lembar': 1, 'periksa': 1, 'stratifikasi': 1, 'histogram': 1, 'pareto': 1, 'scatter': 1, 'chart': 1, 'fishbone': 1, 'tree': 1, 'temu': 1, 'beberapa': 1, 'jenis': 1, 'colour': 1, 'variation': 1, 'rough': 1, 'finish': 1, 'sanding': 1, 'raw': 1, 'mat': 1, 'split': 1, 'assembling': 1, 'peel': 1, 'off': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'quality': 6, 'control': 5, 'the': 4, 'and': 4, 'to': 4, 'diagrams': 4, 'is': 3, 'in': 3, 'products': 3, 'product': 3, 'method': 3, 'pt': 2, 'romi': 2, 'violeta': 2, 'a': 2, 'company': 2, 'that': 2, 'of': 2, 'table': 2, 'cb': 2, 'statistical': 2, 'disability': 2, 'poor': 2, 'engaged': 1, 'manufacturing': 1, 'produces': 1, 'furniture': 1, 'produced': 1, 'by': 1, 'companies': 1, 'form': 1, 'tables': 1, 'chairs': 1, 'cabinets': 1, 'so': 1, 'on': 1, 'always': 1, 'strives': 1, 'provide': 1, 'good': 1, 'reduce': 1, 'damage': 1, 'every': 1, 'production': 1, 'research': 1, 'conducted': 1, 'at': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'how': 1, 'applied': 1, 'especially': 1, 'determine': 1, 'factors': 1, 'cause': 1, 'where': 1, 'this': 1, 'includes': 1, 'examination': 1, 'sheets': 1, 'stratification': 1, 'histograms': 1, 'pareto': 1, 'scatter': 1, 'charts': 1, 'fishbone': 1, 'tree': 1, 'found': 1, 'several': 1, 'types': 1, 'disabilities': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'color': 1, 'variation': 1, 'rough': 1, 'finish': 1, 'sanding': 1, 'raw': 1, 'mat': 1, 'split': 1, 'assembling': 1, 'peel': 1, 'off': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #683 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Widuri Sarah Angraini
Judul: Pengelompokan Petani Garam untuk Perbaikan Jaringan Rantai Pasok (Supply Chain Network) Komoditas Garam Kabupaten Pamekasan
Pembimbing 1: Prof. Dr. Ir. Rachmad Hidayat, M.T., IPU., ASEAN Eng
Pembimbing 2: Dr. Weny Findiastuti, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Indonesia merupakan salah satu negara yang mengimpor garam walaupun hasil produksi garam dalam negeri sangat banyak. Salah satu penghasil garam di Indonesia adalah pulau Madura, yaitu dari kabupaten Sumenep, Pamekasan, dan Sampang. Hasil garam pada pulau Madura merupakan hasil produksi garam yang diproduksi oleh petani-petani garam dari Kelompok Usaha Garam Rakyat (KUGAR). Permasalahan yang dialami oleh petani garam rakyat adalah berupa distribusi garam yang dijual kepada tengkulak meskipun harga jualnya sangat rendah agar kualitas garam yang dihasilkan petani tidak menurun karena gudang penyimpanan yang dimiliki petani tidak dapat menyimpan garam terlalu lama. Sehingga diperlukan perbaikan pada jaringan rantai pasok garam untuk distribusi komoditas garam dari petani garam ke gudang penyimpanan garam yang dimiliki oleh pemerintah dan PT. Garam. Pamekasan memiliki 157 KUGAR dan 4 gudang penyimpanan garam yang terdiri dari 3 gudang garam PT. Garam dan 1 gudang garam nasional. Distribusi pada rantai pasok garam di kabupaten Pamekasan dapat disederhanakan dengan cara mengelompokan 157 KUGAR menjadi 9 klaster menggunakan metode K-Means. Dan memaksimalkan pengiriman ke gudang penyimpanan garam dengan biaya pengiriman yang optimum menggunakan Vogel’s Approximities Method (VAM).
Abstrak (Clean): indonesia merupakan salah satu negara yang mengimpor garam walaupun hasil produksi garam dalam negeri sangat banyak salah satu penghasil garam di indonesia adalah pulau madura yaitu dari kabupaten sumenep pamekasan dan sampang hasil garam pada pulau madura merupakan hasil produksi garam yang diproduksi oleh petanipetani garam dari kelompok usaha garam rakyat kugar permasalahan yang dialami oleh petani garam rakyat adalah berupa distribusi garam yang dijual kepada tengkulak meskipun harga jualnya sangat rendah agar kualitas garam yang dihasilkan petani tidak menurun karena gudang penyimpanan yang dimiliki petani tidak dapat menyimpan garam terlalu lama sehingga diperlukan perbaikan pada jaringan rantai pasok garam untuk distribusi komoditas garam dari petani garam ke gudang penyimpanan garam yang dimiliki oleh pemerintah dan pt garam pamekasan memiliki kugar dan gudang penyimpanan garam yang terdiri dari gudang garam pt garam dan gudang garam nasional distribusi pada rantai pasok garam di kabupaten pamekasan dapat disederhanakan dengan cara mengelompokan kugar menjadi klaster menggunakan metode kmeans dan memaksimalkan pengiriman ke gudang penyimpanan garam dengan biaya pengiriman yang optimum menggunakan vogel’s approximities method vam
Abstrak (Stopwords Removed): indonesia salah satu negara mengimpor garam walaupun hasil produksi garam negeri sangat banyak salah satu penghasil garam indonesia pulau madura kabupaten sumenep pamekasan sampang hasil garam pulau madura hasil produksi garam diproduksi petanipetani garam kelompok usaha garam rakyat kugar permasalahan dialami petani garam rakyat berupa distribusi garam dijual kepada tengkulak meskipun harga jualnya sangat rendah kualitas garam dihasilkan petani menurun gudang penyimpanan dimiliki petani dapat menyimpan garam terlalu lama diperlukan perbaikan jaringan rantai pasok garam distribusi komoditas garam petani garam gudang penyimpanan garam dimiliki pemerintah pt garam pamekasan memiliki kugar gudang penyimpanan garam terdiri gudang garam pt garam gudang garam nasional distribusi rantai pasok garam kabupaten pamekasan dapat disederhanakan cara mengelompokan kugar menjadi klaster menggunakan metode kmeans memaksimalkan pengiriman gudang penyimpanan garam biaya pengiriman optimum menggunakan vogel’s approximities method vam
Abstrak (Stemmed): indonesia salah satu negara impor garam walaupun hasil produksi garam negeri sangat banyak salah satu hasil garam indonesia pulau madura kabupaten sumenep pamekasan sampang hasil garam pulau madura hasil produksi garam produksi petanipetani garam kelompok usaha garam rakyat gar masalah alami tani garam rakyat upa distribusi garam jual kepada tengkulak meski harga jual sangat rendah kualitas garam hasil tani turun gudang simpan milik tani dapat simpan garam terlalu lama perlu baik jaring rantai pasok garam distribusi komoditas garam tani garam gudang simpan garam milik perintah pt garam pamekasan milik gar gudang simpan garam diri gudang garam pt garam gudang garam nasional distribusi rantai pasok garam kabupaten pamekasan dapat sederhana cara kelompok gar jadi klaster guna metode kmeans maksimal kirim gudang simpan garam biaya kirim optimum guna vogel s approximities method vam
Abstrak (Corrected): indonesia salad sat megara import gram walaupun hail produksi gram never sang banyan salad sat hail gram indonesia palau madura kabupaten sumner pamekasan sampan hail gram palau madura hail produksi gram produksi petanipetani gram kelompok sara gram kyat gar marsala salami tank gram kyat up distribute gram dual keypad tengkulak mess hard dual sang rental kualitas gram hail tank turn gang simian milk tank apart simian gram tergal lama peru back caring rental ask gram distribute komoditas gram tank gram gang simian gram milk perineal pt gram pamekasan milk gar gang simian gram dirt gang gram pt gram gang gram national distribute rental ask gram kabupaten pamekasan apart sederhana cara kelompok gar jade plaster gun metope means maximal kirin gang simian gram bay kirin optimum gun vowel s approximates method am
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'garam': 22, 'gudang': 6, 'hasil': 5, 'simpan': 5, 'tani': 4, 'produksi': 3, 'pamekasan': 3, 'gar': 3, 'distribusi': 3, 'milik': 3, 'indonesia': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'sangat': 2, 'pulau': 2, 'madura': 2, 'kabupaten': 2, 'kelompok': 2, 'rakyat': 2, 'jual': 2, 'dapat': 2, 'rantai': 2, 'pasok': 2, 'pt': 2, 'guna': 2, 'kirim': 2, 'negara': 1, 'impor': 1, 'walaupun': 1, 'negeri': 1, 'banyak': 1, 'sumenep': 1, 'sampang': 1, 'petanipetani': 1, 'usaha': 1, 'masalah': 1, 'alami': 1, 'upa': 1, 'kepada': 1, 'tengkulak': 1, 'meski': 1, 'harga': 1, 'rendah': 1, 'kualitas': 1, 'turun': 1, 'terlalu': 1, 'lama': 1, 'perlu': 1, 'baik': 1, 'jaring': 1, 'komoditas': 1, 'perintah': 1, 'diri': 1, 'nasional': 1, 'sederhana': 1, 'cara': 1, 'jadi': 1, 'klaster': 1, 'metode': 1, 'kmeans': 1, 'maksimal': 1, 'biaya': 1, 'optimum': 1, 'vogel': 1, 's': 1, 'approximities': 1, 'method': 1, 'vam': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'salt': 18, 'of': 15, 'is': 7, 'from': 5, 'and': 5, 'by': 5, 'that': 4, 'in': 4, 'to': 4, 'warehouses': 4, 'madura': 3, 'island': 3, 'pamekasan': 3, 'farmers': 3, 'gar': 3, 'distribution': 3, 'storage': 3, 'indonesia': 2, 'one': 2, 'even': 2, 'though': 2, 'on': 2, 'produced': 2, 'production': 2, 'because': 2, 'preserve': 2, 'quality': 2, 'warehouse': 2, 'owned': 2, 'for': 2, 'supply': 2, 'chain': 2, 'pt': 2, 'garam': 2, 'using': 2, 'method': 2, 'countries': 1, 'imports': 1, 'there': 1, 'a': 1, 'large': 1, 'amount': 1, 'producers': 1, 'districts': 1, 'sumenep': 1, 'sampang': 1, 'produce': 1, 'peoples': 1, 'business': 1, 'group': 1, 'problem': 1, 'experienced': 1, 'their': 1, 'sold': 1, 'middlemen': 1, 'selling': 1, 'price': 1, 'very': 1, 'low': 1, 'they': 1, 'want': 1, 'does': 1, 'not': 1, 'degrade': 1, 'them': 1, 'cannot': 1, 'long': 1, 'time': 1, 'so': 1, 'improvements': 1, 'are': 1, 'needed': 1, 'network': 1, 'commodities': 1, 'government': 1, 'has': 1, 'national': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'simplified': 1, 'grouping': 1, 'into': 1, 'clusters': 1, 'kmeans': 1, 'maximize': 1, 'delivery': 1, 'with': 1, 'optimum': 1, 'shipping': 1, 'costs': 1, 'vogel': 1, 's': 1, 'approximities': 1, 'vam': 1})
-------------------------------------------
--- Data #684 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Benhard OloanTua Simanjuntak
Judul: USULAN PERBAIKAN TINGKAT EFEKTIVITAS MESIN STRINGER DENGAN MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DAN SHERPA STUDI KASUS : PT. Len Industri (Persero) Bandung, Jawa Barat
Pembimbing 1: Ida Lumintu, S.T., M.T., Ph.D
Pembimbing 2: Dr. Sabarudin Akhmad S.T.,M.T.,IPM,Asean Eng
Abstrak (Raw): PT Len Industri (Persero) bagian produksi modul surya merupakan perusahaan manufaktur yang telah menggembangkan bisnis dan produk-produk Modul Surya yang telah terpasang di berbagai pelosok Indonesia. Pada proses manufaktur pada pembuatan modul surya mengalami masalah pada mesin yang digunakan dimana memiliki tingkat downtime tinggi sehingga mengakibatkan terganggunya proses produksi. Maka dari itu perlu adanya analisis mengenai tingkat efektivitas mesin yang bertujuan untuk mengetahui kinerja produksi dan mengidentifikasi terhadap permasalahan yang terjadi dan faktor-faktor terjadinya permasalahan sehingga usaha perbaikan terfokus dengan
menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Systematic Human Error Reduction and Prediction Approach (SHERPA). Hasil penelitian didapatkan ratarata nilai OEE pada mesin stringer sebesar 65%. Dan faktor six big losses yang
memengaruhi adalah reduced speed losses dengan nilai presentase sebesar 59% diikiti nilai presentase idle minor stoppage losses sebesar 18%, nilai presentase setup and adjusment losses sebesar 17%, nilai equipment failure losses sebesar 3% dan nilai deffect losses sebesar 3%. Dan usulan perbaikan dengan menggunakan metode SHERPA adalah operator harus mengutamakan keselamatan kerja dalam melakukan kegiatan, selalu memeriksa secara rutin kesiapan setiap alat dan komponen penunjang pada mesin stringer saat akan melakukan produksi, dan adanya pelatihan khusus tentang setting mesin stringer bagi staff maupun operator agar mesin dapat bekerja dengan baik dan optimal. Serta secara bersama-sama staff dan operator menjaga, memelihara dan merawat mesin stringer guna terus dapat meningkatkan efektivitas mesin dan dapat mengurangi faktor penyebab losses.
Kata Kunci: Overall Equipment Effectiveness (OEE), Six Big Losses, Systematic
Human Error Reduction and Prediction Approach (SHERPA), Human Error.
Abstrak (Clean): pt len industri persero bagian produksi modul surya merupakan perusahaan manufaktur yang telah menggembangkan bisnis dan produkproduk modul surya yang telah terpasang di berbagai pelosok indonesia pada proses manufaktur pada pembuatan modul surya mengalami masalah pada mesin yang digunakan dimana memiliki tingkat downtime tinggi sehingga mengakibatkan terganggunya proses produksi maka dari itu perlu adanya analisis mengenai tingkat efektivitas mesin yang bertujuan untuk mengetahui kinerja produksi dan mengidentifikasi terhadap permasalahan yang terjadi dan faktorfaktor terjadinya permasalahan sehingga usaha perbaikan terfokus dengan menggunakan metode overall equipment effectiveness oee dan systematic human error reduction and prediction approach sherpa hasil penelitian didapatkan ratarata nilai oee pada mesin stringer sebesar dan faktor six big losses yang memengaruhi adalah reduced speed losses dengan nilai presentase sebesar diikiti nilai presentase idle minor stoppage losses sebesar nilai presentase setup and adjusment losses sebesar nilai equipment failure losses sebesar dan nilai deffect losses sebesar dan usulan perbaikan dengan menggunakan metode sherpa adalah operator harus mengutamakan keselamatan kerja dalam melakukan kegiatan selalu memeriksa secara rutin kesiapan setiap alat dan komponen penunjang pada mesin stringer saat akan melakukan produksi dan adanya pelatihan khusus tentang setting mesin stringer bagi staff maupun operator agar mesin dapat bekerja dengan baik dan optimal serta secara bersamasama staff dan operator menjaga memelihara dan merawat mesin stringer guna terus dapat meningkatkan efektivitas mesin dan dapat mengurangi faktor penyebab losses kata kunci overall equipment effectiveness oee six big losses systematic human error reduction and prediction approach sherpa human error
Abstrak (Stopwords Removed): pt len industri persero bagian produksi modul surya perusahaan manufaktur menggembangkan bisnis produkproduk modul surya terpasang berbagai pelosok indonesia proses manufaktur pembuatan modul surya mengalami masalah mesin digunakan dimana memiliki tingkat downtime tinggi mengakibatkan terganggunya proses produksi perlu adanya analisis mengenai tingkat efektivitas mesin bertujuan mengetahui kinerja produksi mengidentifikasi permasalahan terjadi faktorfaktor terjadinya permasalahan usaha perbaikan terfokus menggunakan metode overall equipment effectiveness oee systematic human error reduction and prediction approach sherpa hasil penelitian didapatkan ratarata nilai oee mesin stringer sebesar faktor six big losses memengaruhi reduced speed losses nilai presentase sebesar diikiti nilai presentase idle minor stoppage losses sebesar nilai presentase setup and adjusment losses sebesar nilai equipment failure losses sebesar nilai deffect losses sebesar usulan perbaikan menggunakan metode sherpa operator harus mengutamakan keselamatan kerja melakukan kegiatan selalu memeriksa secara rutin kesiapan setiap alat komponen penunjang mesin stringer melakukan produksi adanya pelatihan khusus tentang setting mesin stringer bagi staff maupun operator mesin dapat bekerja baik optimal secara bersamasama staff operator menjaga memelihara merawat mesin stringer terus dapat meningkatkan efektivitas mesin dapat mengurangi faktor penyebab losses kata kunci overall equipment effectiveness oee six big losses systematic human error reduction and prediction approach sherpa human error
Abstrak (Stemmed): pt len industri persero bagi produksi modul surya usaha manufaktur menggembangkan bisnis produkproduk modul surya pasang bagai pelosok indonesia proses manufaktur buat modul surya alami masalah mesin guna mana milik tingkat downtime tinggi akibat ganggu proses produksi perlu ada analisis kena tingkat efektivitas mesin tuju tahu kerja produksi identifikasi masalah jadi faktorfaktor jadi masalah usaha baik fokus guna metode overall equipment effectiveness oee systematic human error reduction and prediction approach sherpa hasil teliti dapat ratarata nilai oee mesin stringer besar faktor six big losses pengaruh reduced speed losses nilai presentase besar diikiti nilai presentase idle minor stoppage losses besar nilai presentase setup and adjusment losses besar nilai equipment failure losses besar nilai deffect losses besar usul baik guna metode sherpa operator harus utama selamat kerja laku giat selalu periksa cara rutin kesiap tiap alat komponen tunjang mesin stringer laku produksi ada latih khusus tentang setting mesin stringer bagi staff maupun operator mesin dapat kerja baik optimal cara bersamasama staff operator jaga pelihara rawat mesin stringer terus dapat tingkat efektivitas mesin dapat kurang faktor sebab losses kata kunci overall equipment effectiveness oee six big losses systematic human error reduction and prediction approach sherpa human error
Abstrak (Corrected): pt len industry pervert bag produksi model surya sara manufacture menggembangkan basis produkproduk model surya padang bahai belostok indonesia proves manufacture but model surya salami marsala resin gun mana milk dingbat downtime ting akbar gang proves produksi peru ada analysis ken dingbat efektivitas resin juju tau era produksi identifikasi marsala jade faktorfaktor jade marsala sara back focus gun metope overall equipment effectiveness one systematic human error reduction and prediction approach sherpa hail elite apart ratarata nilgai one resin stringer bear factor six big losses pengaruh reduced speed losses nilgai presents bear diikiti nilgai presents idle minor stoppage losses bear nilgai presents setup and adjustment losses bear nilgai equipment failure losses bear nilgai effect losses bear usual back gun metope sherpa operator harms mama seaman era lake gift sell perish cara ruin mesial tip flat component tuning resin stringer lake produksi ada latin rhesus tenting setting resin stringer bag staff maun operator resin apart era back optimal cara bersamasama staff operator saga pelihara rabat resin stringer terms apart dingbat efektivitas resin apart during factor kebab losses data bunch overall equipment effectiveness one six big losses systematic human error reduction and prediction approach sherpa human error
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mesin': 8, 'losses': 8, 'nilai': 6, 'besar': 6, 'produksi': 4, 'dapat': 4, 'stringer': 4, 'modul': 3, 'surya': 3, 'masalah': 3, 'guna': 3, 'tingkat': 3, 'kerja': 3, 'baik': 3, 'equipment': 3, 'oee': 3, 'human': 3, 'error': 3, 'and': 3, 'sherpa': 3, 'presentase': 3, 'operator': 3, 'bagi': 2, 'usaha': 2, 'manufaktur': 2, 'proses': 2, 'ada': 2, 'efektivitas': 2, 'jadi': 2, 'metode': 2, 'overall': 2, 'effectiveness': 2, 'systematic': 2, 'reduction': 2, 'prediction': 2, 'approach': 2, 'faktor': 2, 'six': 2, 'big': 2, 'laku': 2, 'cara': 2, 'staff': 2, 'pt': 1, 'len': 1, 'industri': 1, 'persero': 1, 'menggembangkan': 1, 'bisnis': 1, 'produkproduk': 1, 'pasang': 1, 'bagai': 1, 'pelosok': 1, 'indonesia': 1, 'buat': 1, 'alami': 1, 'mana': 1, 'milik': 1, 'downtime': 1, 'tinggi': 1, 'akibat': 1, 'ganggu': 1, 'perlu': 1, 'analisis': 1, 'kena': 1, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'identifikasi': 1, 'faktorfaktor': 1, 'fokus': 1, 'hasil': 1, 'teliti': 1, 'ratarata': 1, 'pengaruh': 1, 'reduced': 1, 'speed': 1, 'diikiti': 1, 'idle': 1, 'minor': 1, 'stoppage': 1, 'setup': 1, 'adjusment': 1, 'failure': 1, 'deffect': 1, 'usul': 1, 'harus': 1, 'utama': 1, 'selamat': 1, 'giat': 1, 'selalu': 1, 'periksa': 1, 'rutin': 1, 'kesiap': 1, 'tiap': 1, 'alat': 1, 'komponen': 1, 'tunjang': 1, 'latih': 1, 'khusus': 1, 'tentang': 1, 'setting': 1, 'maupun': 1, 'optimal': 1, 'bersamasama': 1, 'jaga': 1, 'pelihara': 1, 'rawat': 1, 'terus': 1, 'kurang': 1, 'sebab': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 30, 'of': 19, 'and': 18, 'losses': 8, 'that': 7, 'is': 5, 'in': 5, 'to': 5, 'value': 5, 'production': 4, 'effectiveness': 4, 'machine': 4, 'solar': 3, 'a': 3, 'have': 3, 'problems': 3, 'factors': 3, 'equipment': 3, 'oee': 3, 'human': 3, 'error': 3, 'sherpa': 3, 'on': 3, 'percentage': 3, 'module': 2, 'manufacturing': 2, 'process': 2, 'there': 2, 'are': 2, 'with': 2, 'machines': 2, 'which': 2, 'level': 2, 'an': 2, 'causing': 2, 'so': 2, 'improvement': 2, 'using': 2, 'overall': 2, 'method': 2, 'systematic': 2, 'reduction': 2, 'prediction': 2, 'approach': 2, 'by': 2, 'six': 2, 'big': 2, 'work': 2, 'stringer': 2, 'for': 2, 'staff': 2, 'operators': 2, 'can': 2, 'maintain': 2, 'engine': 2, 'pt': 1, 'len': 1, 'industri': 1, 'persero': 1, 'section': 1, 'company': 1, 'has': 1, 'developed': 1, 'business': 1, 'products': 1, 'been': 1, 'installed': 1, 'invarious': 1, 'parts': 1, 'indonesia': 1, 'manufacture': 1, 'modules': 1, 'used': 1, 'high': 1, 'downtime': 1, 'resulting': 1, 'disruption': 1, 'therefore': 1, 'it': 1, 'necessary': 1, 'analysis': 1, 'aims': 1, 'determine': 1, 'performance': 1, 'identify': 1, 'occur': 1, 'effort': 1, 'focused': 1, 'results': 1, 'obtained': 1, 'average': 1, 'stringing': 1, 'influence': 1, 'reduced': 1, 'speed': 1, 'followed': 1, 'idle': 1, 'minor': 1, 'stoppage': 1, 'setup': 1, 'adjusment': 1, 'failure': 1, 'effect': 1, 'proposed': 1, 'operator': 1, 'must': 1, 'prioritize': 1, 'safety': 1, 'carrying': 1, 'out': 1, 'activities': 1, 'always': 1, 'checking': 1, 'regularly': 1, 'readiness': 1, 'each': 1, 'tool': 1, 'supporting': 1, 'components': 1, 'when': 1, 'going': 1, 'special': 1, 'training': 1, 'setting': 1, 'properly': 1, 'optimally': 1, 'together': 1, 'care': 1, 'stringers': 1, 'order': 1, 'continue': 1, 'improve': 1, 'reduce': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #685 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Kurniawan
Judul: Perancangan Alat Bantu Pres Tabung Garpu pada Suspensi Depan Sepeda Motor (Studi Kasus: Bengkel Kurnia, Bangkalan)
Pembimbing 1: Dr. Sabarudin Akhmad, ST., MT., IPM, ASEAN Eng
Pembimbing 2: Anis Arendra, S.T., M.Eng
Abstrak (Raw): Perbaikan suspensi depan sepeda motor sering dilakukan pada setiap sepeda motor yang mengalami kecelakaan, khususnya pada bagian tabung garpu. Bengkel Kurnia telah memiliki alat bantu untuk proses pres tabung garpu yang diberi nama Pras-K1, tetapi tidak dapat mengatasi bengkok pada ujung atas tabung garpu sehingga masih terjadi beberapa cacat. Penelitian ini bertujuan untuk membangun alat bantu pres tabung garpu yang dapat memperbaiki bengkok tersebut. Agar menghasilkan alat bantu yang baik dan benar maka digunakan prinsip jig and fixture dalam mendesain alat bantu pres tabung garpu. Penelitian ini menghasilkan alat bantu Pras-K2 dengan memiliki desain yang tidak merusak tabung garpu, terdapat klem yang menyesuaikan bentuk tabung garpu sehingga dapat membatasi gerakan tabung garpu dan dilakukan perhitungan design economics pada Pras-K2. Setelah uji kinerja, dengan bantuan Pras-K2 tidak terdapat cacat cekung pada permukaan tabung garpu dan total waktu perbaikannya juga lebih cepat yaitu 163,67 detik dibandingkan jika hanya menggunakan Pras-K1 selama 389,5 detik dengan rata-rata cacat cekung -1,1 mm. Menggunakan bantuan Pras-K2 ini dapat menghasilkan kelurusan tabung garpu dan mengurangi terjadinya cacat setelah proses pres.
Kata kunci: Tabung garpu, Kelurusan, Jig and Fixture, Pres, Design Economics
Abstrak (Clean): perbaikan suspensi depan sepeda motor sering dilakukan pada setiap sepeda motor yang mengalami kecelakaan khususnya pada bagian tabung garpu bengkel kurnia telah memiliki alat bantu untuk proses pres tabung garpu yang diberi nama prask tetapi tidak dapat mengatasi bengkok pada ujung atas tabung garpu sehingga masih terjadi beberapa cacat penelitian ini bertujuan untuk membangun alat bantu pres tabung garpu yang dapat memperbaiki bengkok tersebut agar menghasilkan alat bantu yang baik dan benar maka digunakan prinsip jig and fixture dalam mendesain alat bantu pres tabung garpu penelitian ini menghasilkan alat bantu prask dengan memiliki desain yang tidak merusak tabung garpu terdapat klem yang menyesuaikan bentuk tabung garpu sehingga dapat membatasi gerakan tabung garpu dan dilakukan perhitungan design economics pada prask setelah uji kinerja dengan bantuan prask tidak terdapat cacat cekung pada permukaan tabung garpu dan total waktu perbaikannya juga lebih cepat yaitu detik dibandingkan jika hanya menggunakan prask selama detik dengan ratarata cacat cekung mm menggunakan bantuan prask ini dapat menghasilkan kelurusan tabung garpu dan mengurangi terjadinya cacat setelah proses pres kata kunci tabung garpu kelurusan jig and fixture pres design economics
Abstrak (Stopwords Removed): perbaikan suspensi depan sepeda motor sering dilakukan setiap sepeda motor mengalami kecelakaan khususnya bagian tabung garpu bengkel kurnia memiliki alat bantu proses pres tabung garpu diberi nama prask dapat mengatasi bengkok ujung atas tabung garpu masih terjadi beberapa cacat penelitian bertujuan membangun alat bantu pres tabung garpu dapat memperbaiki bengkok tersebut menghasilkan alat bantu baik benar digunakan prinsip jig and fixture mendesain alat bantu pres tabung garpu penelitian menghasilkan alat bantu prask memiliki desain merusak tabung garpu terdapat klem menyesuaikan bentuk tabung garpu dapat membatasi gerakan tabung garpu dilakukan perhitungan design economics prask uji kinerja bantuan prask terdapat cacat cekung permukaan tabung garpu total waktu perbaikannya lebih cepat detik dibandingkan jika menggunakan prask selama detik ratarata cacat cekung mm menggunakan bantuan prask dapat menghasilkan kelurusan tabung garpu mengurangi terjadinya cacat proses pres kata kunci tabung garpu kelurusan jig and fixture pres design economics
Abstrak (Stemmed): baik suspensi depan sepeda motor sering laku tiap sepeda motor alami celaka khusus bagi tabung garpu bengkel kurnia milik alat bantu proses pres tabung garpu beri nama prask dapat atas bengkok ujung atas tabung garpu masih jadi beberapa cacat teliti tuju bangun alat bantu pres tabung garpu dapat baik bengkok sebut hasil alat bantu baik benar guna prinsip jig and fixture desain alat bantu pres tabung garpu teliti hasil alat bantu prask milik desain rusak tabung garpu dapat klem sesuai bentuk tabung garpu dapat batas gera tabung garpu laku hitung design economics prask uji kerja bantu prask dapat cacat cekung muka tabung garpu total waktu baik lebih cepat detik banding jika guna prask lama detik ratarata cacat cekung mm guna bantu prask dapat hasil lurus tabung garpu kurang jadi cacat proses pres kata kunci tabung garpu lurus jig and fixture pres design economics
Abstrak (Corrected): back suspense dean speed motor seeing lake tip speed motor salami clara rhesus bag tabuing warp bengal turnip milk flat bantu proves pres tabuing warp bert nama prank apart alas bangkok jung alas tabuing warp mash jade beberapa carat elite juju bangui flat bantu pres tabuing warp apart back bangkok debut hail flat bantu back bear gun principe jig and fixture detain flat bantu pres tabuing warp elite hail flat bantu prank milk detain rusk tabuing warp apart lem sexual bent tabuing warp apart bats gera tabuing warp lake hiding design economics prank uni era bantu prank apart carat clung make tabuing warp total want back leash eat devil banding pika gun prank lama devil ratarata carat clung my gun bantu prank apart hail lurks tabuing warp during jade carat proves pres data bunch tabuing warp lurks jig and fixture pres design economics
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tabung': 11, 'garpu': 11, 'bantu': 7, 'prask': 6, 'dapat': 6, 'alat': 5, 'pres': 5, 'baik': 4, 'cacat': 4, 'hasil': 3, 'guna': 3, 'sepeda': 2, 'motor': 2, 'laku': 2, 'milik': 2, 'proses': 2, 'atas': 2, 'bengkok': 2, 'jadi': 2, 'teliti': 2, 'jig': 2, 'and': 2, 'fixture': 2, 'desain': 2, 'design': 2, 'economics': 2, 'cekung': 2, 'detik': 2, 'lurus': 2, 'suspensi': 1, 'depan': 1, 'sering': 1, 'tiap': 1, 'alami': 1, 'celaka': 1, 'khusus': 1, 'bagi': 1, 'bengkel': 1, 'kurnia': 1, 'beri': 1, 'nama': 1, 'ujung': 1, 'masih': 1, 'beberapa': 1, 'tuju': 1, 'bangun': 1, 'sebut': 1, 'benar': 1, 'prinsip': 1, 'rusak': 1, 'klem': 1, 'sesuai': 1, 'bentuk': 1, 'batas': 1, 'gera': 1, 'hitung': 1, 'uji': 1, 'kerja': 1, 'muka': 1, 'total': 1, 'waktu': 1, 'lebih': 1, 'cepat': 1, 'banding': 1, 'jika': 1, 'lama': 1, 'ratarata': 1, 'mm': 1, 'kurang': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'fork': 11, 'of': 11, 'that': 6, 'prask': 6, 'and': 6, 'tubes': 6, 'tube': 5, 'in': 4, 'to': 4, 'press': 4, 'are': 3, 'on': 3, 'a': 3, 'tool': 3, 'there': 3, 'defects': 3, 'is': 3, 'design': 3, 'motorcycle': 2, 'for': 2, 'warping': 2, 'so': 2, 'this': 2, 'research': 2, 'can': 2, 'produce': 2, 'tools': 2, 'jig': 2, 'fixture': 2, 'economics': 2, 'after': 2, 'with': 2, 'help': 2, 'concave': 2, 'was': 2, 'seconds': 2, 'using': 2, 'straightness': 2, 'front': 1, 'suspension': 1, 'repairs': 1, 'often': 1, 'done': 1, 'every': 1, 'crashes': 1, 'especially': 1, 'kurnias': 1, 'workshop': 1, 'has': 1, 'pressing': 1, 'named': 1, 'but': 1, 'it': 1, 'cannot': 1, 'overcome': 1, 'upper': 1, 'end': 1, 'still': 1, 'some': 1, 'aim': 1, 'build': 1, 'fix': 1, 'order': 1, 'good': 1, 'correct': 1, 'principle': 1, 'used': 1, 'designing': 1, 'produces': 1, 'by': 1, 'having': 1, 'does': 1, 'not': 1, 'damage': 1, 'clamps': 1, 'adjust': 1, 'shape': 1, 'as': 1, 'limit': 1, 'movement': 1, 'calculation': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'performance': 1, 'test': 1, 'were': 1, 'no': 1, 'surface': 1, 'total': 1, 'repair': 1, 'time': 1, 'also': 1, 'faster': 1, 'which': 1, 'compared': 1, 'only': 1, 'an': 1, 'average': 1, 'defect': 1, 'mm': 1, 'reduce': 1, 'occurrence': 1, 'process': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #686 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: NOER ZAINAH
Judul: PERBAIKAN TATA LETAK ALIRAN KERJA KLINIK JANTUNG RSU HAJI SURABAYA
Pembimbing 1: Dr. KUKUH WINARSO,S.Si.,M.T.,IPM.,ASEAN Eng
Pembimbing 2: IDA LUMINTU,S.T.,M.T.,PhD
Abstrak (Raw): Pelayanan rawat jalan klinik jantung merupakan salah satu dari 23 klinik spesialis rawat jalan di RSU Haji Surabaya yang memiliki pasien puluhan bahkan ratusan per harinya dan terbanyak dibandingkan dengan klinik lainnya. Banyaknya pasien dalam sehari menyebabkan waktu tunggu lama atau pemborosan yang terjadi dalam pelayanan klinik jantung. Alur (workflow) pasien klinik jantung RSU Haji Surabaya terdiri dari value added (aktivitas yang bernilai) sebesar 17 % atau 681 detik dan non-value added aktivitas yang tidak bernilai) sebesar 83 % atau 3347 detik. Penyebab terjadinya waste (pemborosan) dalam pelayanan pasien klinik jantung RSU Haji Surabaya terdiri dari empat faktor yaitu manusia, lingkungan, metode dan sarana-prasarana. Perbaikan layout hanya fokus pada ruang klinik jantung RSU Haji Surabaya. Layout usulan 1 (alternatif 1) dan usulan 2 (alternatif 2) mengubah penempatan fasilitas dalam ruang klinik. Ruang klinik jantung yang disediakan oleh pihak rumah sakit ±33,2 m2 tidak sebanding dengan jumlah pasien yang mencapai puluhan bahkan ratusan per harinya. Usulan layout alternatif 1 lebih baik daripada usulan layout alternatif 2 karena space pada alternatif 1 lebih besar yaitu ±9m2 dan jarak yang dilalui oleh pasien berkurang menjadi 17,5 m serta jarak yang dilalui oleh petugas medis juga berkurang menjadi 16 m, sedangkan space usulan layout alternatif 2 yaitu ±6m2 dan jarak yang dilalui pasien berkurang menjadi 18,5 m serta jarak yang dilalui oleh petugas medis juga berkurang menjadi 17,5 m. Space pada alternatif 1 lebih memudahkan pasien dengan kursi roda dan brankar dorong memasuki ruang klinik dan jarak yang dilalui pasien di ruang klinik berkurang dari 22,5 m menjadi 17,5 m dan jarak yang dilalui petugas medis juga berkurang menjadi 16 m.
Abstrak (Clean): pelayanan rawat jalan klinik jantung merupakan salah satu dari klinik spesialis rawat jalan di rsu haji surabaya yang memiliki pasien puluhan bahkan ratusan per harinya dan terbanyak dibandingkan dengan klinik lainnya banyaknya pasien dalam sehari menyebabkan waktu tunggu lama atau pemborosan yang terjadi dalam pelayanan klinik jantung alur workflow pasien klinik jantung rsu haji surabaya terdiri dari value added aktivitas yang bernilai sebesar atau detik dan nonvalue added aktivitas yang tidak bernilai sebesar atau detik penyebab terjadinya waste pemborosan dalam pelayanan pasien klinik jantung rsu haji surabaya terdiri dari empat faktor yaitu manusia lingkungan metode dan saranaprasarana perbaikan layout hanya fokus pada ruang klinik jantung rsu haji surabaya layout usulan alternatif dan usulan alternatif mengubah penempatan fasilitas dalam ruang klinik ruang klinik jantung yang disediakan oleh pihak rumah sakit ± m tidak sebanding dengan jumlah pasien yang mencapai puluhan bahkan ratusan per harinya usulan layout alternatif lebih baik daripada usulan layout alternatif karena space pada alternatif lebih besar yaitu ±m dan jarak yang dilalui oleh pasien berkurang menjadi m serta jarak yang dilalui oleh petugas medis juga berkurang menjadi m sedangkan space usulan layout alternatif yaitu ±m dan jarak yang dilalui pasien berkurang menjadi m serta jarak yang dilalui oleh petugas medis juga berkurang menjadi m space pada alternatif lebih memudahkan pasien dengan kursi roda dan brankar dorong memasuki ruang klinik dan jarak yang dilalui pasien di ruang klinik berkurang dari m menjadi m dan jarak yang dilalui petugas medis juga berkurang menjadi m
Abstrak (Stopwords Removed): pelayanan rawat jalan klinik jantung salah satu klinik spesialis rawat jalan rsu haji surabaya memiliki pasien puluhan bahkan ratusan per harinya terbanyak dibandingkan klinik lainnya banyaknya pasien sehari menyebabkan waktu tunggu lama pemborosan terjadi pelayanan klinik jantung alur workflow pasien klinik jantung rsu haji surabaya terdiri value added aktivitas bernilai sebesar detik nonvalue added aktivitas bernilai sebesar detik penyebab terjadinya waste pemborosan pelayanan pasien klinik jantung rsu haji surabaya terdiri empat faktor manusia lingkungan metode saranaprasarana perbaikan layout fokus ruang klinik jantung rsu haji surabaya layout usulan alternatif usulan alternatif mengubah penempatan fasilitas ruang klinik ruang klinik jantung disediakan pihak rumah sakit ± m sebanding jumlah pasien mencapai puluhan bahkan ratusan per harinya usulan layout alternatif lebih baik daripada usulan layout alternatif space alternatif lebih besar ±m jarak dilalui pasien berkurang menjadi m jarak dilalui petugas medis berkurang menjadi m sedangkan space usulan layout alternatif ±m jarak dilalui pasien berkurang menjadi m jarak dilalui petugas medis berkurang menjadi m space alternatif lebih memudahkan pasien kursi roda brankar dorong memasuki ruang klinik jarak dilalui pasien ruang klinik berkurang m menjadi m jarak dilalui petugas medis berkurang menjadi m
Abstrak (Stemmed): layan rawat jalan klinik jantung salah satu klinik spesialis rawat jalan rsu haji surabaya milik pasien puluh bahkan ratus per hari banyak banding klinik lain banyak pasien hari sebab waktu tunggu lama boros jadi layan klinik jantung alur workflow pasien klinik jantung rsu haji surabaya diri value added aktivitas nila besar detik nonvalue added aktivitas nila besar detik sebab jadi waste boros layan pasien klinik jantung rsu haji surabaya diri empat faktor manusia lingkung metode saranaprasarana baik layout fokus ruang klinik jantung rsu haji surabaya layout usul alternatif usul alternatif ubah tempat fasilitas ruang klinik ruang klinik jantung sedia pihak rumah sakit m banding jumlah pasien capai puluh bahkan ratus per hari usul layout alternatif lebih baik daripada usul layout alternatif space alternatif lebih besar m jarak lalu pasien kurang jadi m jarak lalu tugas medis kurang jadi m sedang space usul layout alternatif m jarak lalu pasien kurang jadi m jarak lalu tugas medis kurang jadi m space alternatif lebih mudah pasien kursi roda brankar dorong pasuk ruang klinik jarak lalu pasien ruang klinik kurang m jadi m jarak lalu tugas medis kurang jadi m
Abstrak (Corrected): layman rabat alan link antung salad sat link specialist rabat alan ru haji surabaya milk pain pull balkan rats per hard banyan banding link lain banyan pain hard kebab want tungus lama bores jade layman link antung blur workflow pain link antung ru haji surabaya dirt value added aktivitas nina bear devil nonvalue added aktivitas nina bear devil kebab jade waste bores layman pain link antung ru haji surabaya dirt expat factor amnesia linking metope saranaprasarana back layout focus rang link antung ru haji surabaya layout usual alternative usual alternative bah tempt basilicas rang link rang link antung media pick rumal skit m banding mullah pain capri pull balkan rats per hard usual layout alternative leash back daripada usual layout alternative space alternative leash bear m arak lulu pain during jade m arak lulu tugs media during jade m sedan space usual layout alternative m arak lulu pain during jade m arak lulu tugs media during jade m space alternative leash judah pain kursk road banker doing ask rang link arak lulu pain rang link during m jade m arak lulu tugs media during jade m
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'klinik': 11, 'm': 10, 'pasien': 9, 'jadi': 8, 'alternatif': 7, 'jantung': 6, 'jarak': 6, 'lalu': 6, 'kurang': 6, 'layout': 5, 'ruang': 5, 'usul': 5, 'rsu': 4, 'haji': 4, 'surabaya': 4, 'layan': 3, 'hari': 3, 'besar': 3, 'lebih': 3, 'space': 3, 'tugas': 3, 'medis': 3, 'rawat': 2, 'jalan': 2, 'puluh': 2, 'bahkan': 2, 'ratus': 2, 'per': 2, 'banyak': 2, 'banding': 2, 'sebab': 2, 'boros': 2, 'diri': 2, 'added': 2, 'aktivitas': 2, 'nila': 2, 'detik': 2, 'baik': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'spesialis': 1, 'milik': 1, 'lain': 1, 'waktu': 1, 'tunggu': 1, 'lama': 1, 'alur': 1, 'workflow': 1, 'value': 1, 'nonvalue': 1, 'waste': 1, 'empat': 1, 'faktor': 1, 'manusia': 1, 'lingkung': 1, 'metode': 1, 'saranaprasarana': 1, 'fokus': 1, 'ubah': 1, 'tempat': 1, 'fasilitas': 1, 'sedia': 1, 'pihak': 1, 'rumah': 1, 'sakit': 1, 'jumlah': 1, 'capai': 1, 'daripada': 1, 'sedang': 1, 'mudah': 1, 'kursi': 1, 'roda': 1, 'brankar': 1, 'dorong': 1, 'pasuk': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 25, 'is': 12, 'of': 11, 'and': 11, 'm': 10, 'clinic': 8, 'in': 8, 'to': 8, 'by': 8, 'alternative': 7, 'distance': 6, 'reduced': 6, 'cardiac': 5, 'or': 5, 'patients': 5, 'layout': 5, 'space': 5, 'traveled': 5, 'rsu': 4, 'haji': 4, 'surabaya': 4, 'that': 4, 'day': 3, 'proposed': 3, 'patient': 3, 'medical': 3, 'also': 3, 'outpatient': 2, 'service': 2, 'clinics': 2, 'even': 2, 'hundreds': 2, 'per': 2, 'number': 2, 'a': 2, 'consists': 2, 'added': 2, 'activities': 2, 'are': 2, 'worth': 2, 'seconds': 2, 'not': 2, 'waste': 2, 'proposal': 2, 'room': 2, 'with': 2, 'staff': 2, 'one': 1, 'specialist': 1, 'which': 1, 'has': 1, 'dozens': 1, 'more': 1, 'compared': 1, 'other': 1, 'causes': 1, 'long': 1, 'waiting': 1, 'time': 1, 'extravagance': 1, 'occurs': 1, 'services': 1, 'workflow': 1, 'value': 1, 'nonvalue': 1, 'cause': 1, 'at': 1, 'four': 1, 'factors': 1, 'namely': 1, 'human': 1, 'environment': 1, 'methods': 1, 'infrastructure': 1, 'improvements': 1, 'only': 1, 'focus': 1, 'on': 1, 'change': 1, 'placement': 1, 'facilities': 1, 'provided': 1, 'hospital': 1, 'comparable': 1, 'reaching': 1, 'tens': 1, 'better': 1, 'than': 1, 'because': 1, 'greater': 1, 'while': 1, 'makes': 1, 'it': 1, 'easier': 1, 'for': 1, 'wheelchairs': 1, 'gurney': 1, 'thrust': 1, 'enter': 1, 'traverses': 1, 'from': 1, 'personnel': 1})
-------------------------------------------
--- Data #687 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: ZAHIROTUL LATIFAH
Judul: Meningkatkan Jumlah Pengunjung Di Wisata Water Park Sumekar (WPS) Menggunakan Metode Analisis SWOT Dan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)
Pembimbing 1: Prof.Dr. Rachmad Hidayat, M.T.,IPU, Asean Eng
Pembimbing 2: Rullie Annisa S.T., M.T
Abstrak (Raw): Sumenep memiliki beragam wisata sehingga dijuluki sebagai ikon wisata di Madura. Salah satunya ada Water Park Sumekar (WPS) sebagai wisata buatan dari pusat Kota Sumenep sekitar 500 meter dengan lahan seluas ± 2 hektar dengan beragam wahana diantaranya mini zoo, kereta mini, water bikes, flaying fox, stage, mushollah, biang lala, istana kelinci, museum ambarawa, water boom, jendela awan, kupu-kupu, kantin, kazebo, kolam renang, aula, mandi bola dan rumah tarzan. Jumlah pengunjung yang tercatat oleh WPS dari awal tahun hingga akhir tahun 2019 hanya 47.58 pengunjung / tahun. Hal tersebut jauh dari target sebesar 109.500 pengunjung / tahun. Tidak terpenuhinya pengunjung disebabkan oleh beberapa faktor antara lain. Untuk menyelesaikan permasalahan itu dilakukan metode analisis SWOT dan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Tujuan analisis SWOT untuk membantu perusahaan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perencanaan serta mengambil keputusan setelah mengetahui positif dan negatif yang dimiliki perusahaan baik dari dalam atau luar perusahaan. Setelah mengetahui kondisi perusahaan kemudian menggunakan metode AHP untuk mengetahui alternatif apa yang terbaik dilakukan untuk meningkatkan jumlah pengunjung di wisata WPS dengan bobot tertinggi. Jenis penelitian yang digunakan menggunakan penelitian kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data dengan cara observasi lapangan, wawancara dan kuesioner pada responden yang ahli dibidangnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan alternatif yang paling prioritas atau yang memiliki bobot tertinggi untuk meningkatkan jumlah pengunjung di wisata Water Park Sumekar (WPS) adalah alternatif 1 dengan nilai bobot sebesar 0,441.
Abstrak (Clean): sumenep memiliki beragam wisata sehingga dijuluki sebagai ikon wisata di madura salah satunya ada water park sumekar wps sebagai wisata buatan dari pusat kota sumenep sekitar meter dengan lahan seluas ± hektar dengan beragam wahana diantaranya mini zoo kereta mini water bikes flaying fox stage mushollah biang lala istana kelinci museum ambarawa water boom jendela awan kupukupu kantin kazebo kolam renang aula mandi bola dan rumah tarzan jumlah pengunjung yang tercatat oleh wps dari awal tahun hingga akhir tahun hanya pengunjung tahun hal tersebut jauh dari target sebesar pengunjung tahun tidak terpenuhinya pengunjung disebabkan oleh beberapa faktor antara lain untuk menyelesaikan permasalahan itu dilakukan metode analisis swot dan metode analytical hierarchy process ahp tujuan analisis swot untuk membantu perusahaan mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi perencanaan serta mengambil keputusan setelah mengetahui positif dan negatif yang dimiliki perusahaan baik dari dalam atau luar perusahaan setelah mengetahui kondisi perusahaan kemudian menggunakan metode ahp untuk mengetahui alternatif apa yang terbaik dilakukan untuk meningkatkan jumlah pengunjung di wisata wps dengan bobot tertinggi jenis penelitian yang digunakan menggunakan penelitian kuantitatif dan kualitatif pengumpulan data dengan cara observasi lapangan wawancara dan kuesioner pada responden yang ahli dibidangnya hasil dari penelitian ini menunjukkan alternatif yang paling prioritas atau yang memiliki bobot tertinggi untuk meningkatkan jumlah pengunjung di wisata water park sumekar wps adalah alternatif dengan nilai bobot sebesar
Abstrak (Stopwords Removed): sumenep memiliki beragam wisata dijuluki ikon wisata madura salah satunya ada water park sumekar wps wisata buatan pusat kota sumenep sekitar meter lahan seluas ± hektar beragam wahana diantaranya mini zoo kereta mini water bikes flaying fox stage mushollah biang lala istana kelinci museum ambarawa water boom jendela awan kupukupu kantin kazebo kolam renang aula mandi bola rumah tarzan jumlah pengunjung tercatat wps awal tahun hingga akhir tahun pengunjung tahun tersebut jauh target sebesar pengunjung tahun terpenuhinya pengunjung disebabkan beberapa faktor antara lain menyelesaikan permasalahan dilakukan metode analisis swot metode analytical hierarchy process ahp tujuan analisis swot membantu perusahaan mengetahui faktorfaktor mempengaruhi perencanaan mengambil keputusan mengetahui positif negatif dimiliki perusahaan baik luar perusahaan mengetahui kondisi perusahaan menggunakan metode ahp mengetahui alternatif apa terbaik dilakukan meningkatkan jumlah pengunjung wisata wps bobot tertinggi jenis penelitian digunakan menggunakan penelitian kuantitatif kualitatif pengumpulan data cara observasi lapangan wawancara kuesioner responden ahli dibidangnya hasil penelitian menunjukkan alternatif paling prioritas memiliki bobot tertinggi meningkatkan jumlah pengunjung wisata water park sumekar wps alternatif nilai bobot sebesar
Abstrak (Stemmed): sumenep milik agam wisata juluk ikon wisata madura salah satu ada water park sumekar wps wisata buat pusat kota sumenep sekitar meter lahan luas hektar agam wahana antara mini zoo kereta mini water bikes flaying fox stage mushollah biang lala istana kelinci museum ambarawa water boom jendela awan kupukupu kantin kazebo kolam renang aula mandi bola rumah tarzan jumlah unjung catat wps awal tahun hingga akhir tahun unjung tahun sebut jauh target besar unjung tahun penuh unjung sebab beberapa faktor antara lain selesai masalah laku metode analisis swot metode analytical hierarchy process ahp tuju analisis swot bantu usaha tahu faktorfaktor pengaruh rencana ambil putus tahu positif negatif milik usaha baik luar usaha tahu kondisi usaha guna metode ahp tahu alternatif apa baik laku tingkat jumlah unjung wisata wps bobot tinggi jenis teliti guna guna teliti kuantitatif kualitatif kumpul data cara observasi lapang wawancara kuesioner responden ahli bidang hasil teliti tunjuk alternatif paling prioritas milik bobot tinggi tingkat jumlah unjung wisata water park sumekar wps alternatif nilai bobot besar
Abstrak (Corrected): sumner milk adam vista junk ikon vista madura salad sat ada water park smear was vista but pusan koto sumner seminar meter laban lucas hear adam wanna angara mini zoo hereto mini water bikes flaying fox stage mushollah bang lala astana kelinci museum ambarawa water boom wendell away kupukupu kantian gazebo kola rehang aura mani bola rumal tarzan mullah unsung carat was away thun hinges air thun unsung thun debut each target bear unsung thun punch unsung kebab beberapa factor angara lain seesaw marsala lake metope analysis swot metope analytical hierarchy process ah juju analysis swot bantu sara tau faktorfaktor pengaruh recant ambit puts tau position negative milk sara back liar sara tau kondisi sara gun metope ah tau alternative papa back lake dingbat mullah unsung vista was robot ting penis elite gun gun elite kuantitatif kualitatif rumpus data cara observant laying wawancara questioner responded ali biding hail elite tuneup alternative paling priority milk robot ting dingbat mullah unsung vista water park smear was alternative nilgai robot bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'unjung': 6, 'wisata': 5, 'water': 4, 'wps': 4, 'tahun': 4, 'usaha': 4, 'tahu': 4, 'milik': 3, 'jumlah': 3, 'metode': 3, 'guna': 3, 'alternatif': 3, 'bobot': 3, 'teliti': 3, 'sumenep': 2, 'agam': 2, 'park': 2, 'sumekar': 2, 'antara': 2, 'mini': 2, 'besar': 2, 'laku': 2, 'analisis': 2, 'swot': 2, 'ahp': 2, 'baik': 2, 'tingkat': 2, 'tinggi': 2, 'juluk': 1, 'ikon': 1, 'madura': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'ada': 1, 'buat': 1, 'pusat': 1, 'kota': 1, 'sekitar': 1, 'meter': 1, 'lahan': 1, 'luas': 1, 'hektar': 1, 'wahana': 1, 'zoo': 1, 'kereta': 1, 'bikes': 1, 'flaying': 1, 'fox': 1, 'stage': 1, 'mushollah': 1, 'biang': 1, 'lala': 1, 'istana': 1, 'kelinci': 1, 'museum': 1, 'ambarawa': 1, 'boom': 1, 'jendela': 1, 'awan': 1, 'kupukupu': 1, 'kantin': 1, 'kazebo': 1, 'kolam': 1, 'renang': 1, 'aula': 1, 'mandi': 1, 'bola': 1, 'rumah': 1, 'tarzan': 1, 'catat': 1, 'awal': 1, 'hingga': 1, 'akhir': 1, 'sebut': 1, 'jauh': 1, 'target': 1, 'penuh': 1, 'sebab': 1, 'beberapa': 1, 'faktor': 1, 'lain': 1, 'selesai': 1, 'masalah': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'tuju': 1, 'bantu': 1, 'faktorfaktor': 1, 'pengaruh': 1, 'rencana': 1, 'ambil': 1, 'putus': 1, 'positif': 1, 'negatif': 1, 'luar': 1, 'kondisi': 1, 'apa': 1, 'jenis': 1, 'kuantitatif': 1, 'kualitatif': 1, 'kumpul': 1, 'data': 1, 'cara': 1, 'observasi': 1, 'lapang': 1, 'wawancara': 1, 'kuesioner': 1, 'responden': 1, 'ahli': 1, 'bidang': 1, 'hasil': 1, 'tunjuk': 1, 'paling': 1, 'prioritas': 1, 'nilai': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'of': 18, 'to': 7, 'is': 6, 'and': 6, 'visitors': 6, 'a': 4, 'water': 4, 'wps': 4, 'from': 4, 'with': 4, 'this': 4, 'has': 3, 'in': 3, 'number': 3, 'by': 3, 'year': 3, 'are': 3, 'company': 3, 'that': 3, 'highest': 3, 'weight': 3, 'sumenep': 2, 'variety': 2, 'tours': 2, 'as': 2, 'sumekar': 2, 'park': 2, 'an': 2, 'tour': 2, 'mini': 2, 'factors': 2, 'swot': 2, 'analysis': 2, 'analytical': 2, 'hierarchy': 2, 'process': 2, 'ahp': 2, 'used': 2, 'after': 2, 'knowing': 2, 'or': 2, 'increase': 2, 'research': 2, 'alternative': 2, 'so': 1, 'it': 1, 'dubbed': 1, 'tourist': 1, 'icon': 1, 'madura': 1, 'one': 1, 'them': 1, 'artificial': 1, 'center': 1, 'city': 1, 'about': 1, 'meters': 1, 'area': 1, 'hectares': 1, 'rides': 1, 'including': 1, 'zoo': 1, 'train': 1, 'bikes': 1, 'flaying': 1, 'fox': 1, 'stage': 1, 'mushollah': 1, 'prickly': 1, 'lala': 1, 'rabbit': 1, 'palace': 1, 'ambarawa': 1, 'museum': 1, 'boom': 1, 'window': 1, 'clouds': 1, 'butterflies': 1, 'canteens': 1, 'kazebos': 1, 'swimming': 1, 'pools': 1, 'halls': 1, 'ball': 1, 'showers': 1, 'tarzan': 1, 'houses': 1, 'recorded': 1, 'beginning': 1, 'end': 1, 'was': 1, 'only': 1, 'far': 1, 'target': 1, 'nonfulfillment': 1, 'caused': 1, 'several': 1, 'among': 1, 'others': 1, 'solve': 1, 'problem': 1, 'methods': 1, 'purpose': 1, 'help': 1, 'know': 1, 'influence': 1, 'planning': 1, 'make': 1, 'decisions': 1, 'positives': 1, 'negatives': 1, 'both': 1, 'inside': 1, 'outside': 1, 'companys': 1, 'condition': 1, 'then': 1, 'using': 1, 'method': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'what': 1, 'alternatives': 1, 'best': 1, 'done': 1, 'on': 1, 'type': 1, 'quantitative': 1, 'qualitative': 1, 'data': 1, 'collection': 1, 'means': 1, 'field': 1, 'observations': 1, 'interviews': 1, 'questionnaires': 1, 'respondents': 1, 'who': 1, 'experts': 1, 'their': 1, 'fields': 1, 'results': 1, 'study': 1, 'indicate': 1, 'priority': 1, 'value': 1})
-------------------------------------------
--- Data #688 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Nurul Oktaviana Devi
Judul: Penerapan Metode DMAI untuk Mengurangi Defect pada Produk Stainless Steel (Studi Kasus di PT Jindal Stainless Indonesia)
Pembimbing 1: Ari Basuki, S. T., M. T
Pembimbing 2: Anis Arendra, S. T., M. Eng
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan alternatif perbaikan pada produk Stainless Stell Grade 316L di PT. Jindal Stainless Indonesia (JSI) menggunakan metode DMAI. Perusahaan Jindal Stainless Indonesia (JSI) merupakan sebuah perusahaan yang memproduksi stainless stell baik berupa coil maupun sheet. Perusahaan ini memiliki tiga tipe produk stainless stell (200, 300, dan 400). Perusahaan Jindal Stainless Indonesia (JSI) berupaya untuk menghasilkan produk bermutu tinggi. Dalam memenuhi permintaan, perusahaan memproduksi stainless stell melalui delapan proses produksi. Namun, proses produksi tersebut masih menghasilkan produk defect yang tinggi yaitu melebihi Key Performance Indicator (KPI) yang telah ditetapkan perusahaan mengenai tingkat kecacatan maksimal sebesar 4% dari jumlah produksi. Setelah dilakukan perhitungan sigma level, didapatkan nilai sigma proses produksi hanya sebesar 3,7187 sigma. Berdasarkan analisis Pareto Chart diperoleh tiga jenis defect kritis yaitu Dent Insect, Herring Bone, dan Wavy. Masing-masing jenis defect kritis tersebut dicari akar penyebab permasalahannya menggunakan Root Cause Analysis (RCA) dan dicari mode permasalahan kritis menggunakan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Selanjutnya diberikan alternatif usulan perbaikan sesuai dengan akar permasalahan kritis. Tahap terakhir yaitu menentukan target perbaikan serta membandingkan sigma level antara kondisi eksisiting perusahaan dengan target perbaikan yang telah dilakukan.
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan alternatif perbaikan pada produk stainless stell grade l di pt jindal stainless indonesia jsi menggunakan metode dmai perusahaan jindal stainless indonesia jsi merupakan sebuah perusahaan yang memproduksi stainless stell baik berupa coil maupun sheet perusahaan ini memiliki tiga tipe produk stainless stell dan perusahaan jindal stainless indonesia jsi berupaya untuk menghasilkan produk bermutu tinggi dalam memenuhi permintaan perusahaan memproduksi stainless stell melalui delapan proses produksi namun proses produksi tersebut masih menghasilkan produk defect yang tinggi yaitu melebihi key performance indicator kpi yang telah ditetapkan perusahaan mengenai tingkat kecacatan maksimal sebesar dari jumlah produksi setelah dilakukan perhitungan sigma level didapatkan nilai sigma proses produksi hanya sebesar sigma berdasarkan analisis pareto chart diperoleh tiga jenis defect kritis yaitu dent insect herring bone dan wavy masingmasing jenis defect kritis tersebut dicari akar penyebab permasalahannya menggunakan root cause analysis rca dan dicari mode permasalahan kritis menggunakan failure mode and effect analysis fmea selanjutnya diberikan alternatif usulan perbaikan sesuai dengan akar permasalahan kritis tahap terakhir yaitu menentukan target perbaikan serta membandingkan sigma level antara kondisi eksisiting perusahaan dengan target perbaikan yang telah dilakukan
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan mengusulkan alternatif perbaikan produk stainless stell grade l pt jindal stainless indonesia jsi menggunakan metode dmai perusahaan jindal stainless indonesia jsi perusahaan memproduksi stainless stell baik berupa coil maupun sheet perusahaan memiliki tiga tipe produk stainless stell perusahaan jindal stainless indonesia jsi berupaya menghasilkan produk bermutu tinggi memenuhi permintaan perusahaan memproduksi stainless stell delapan proses produksi proses produksi tersebut masih menghasilkan produk defect tinggi melebihi key performance indicator kpi ditetapkan perusahaan mengenai tingkat kecacatan maksimal sebesar jumlah produksi dilakukan perhitungan sigma level didapatkan nilai sigma proses produksi sebesar sigma berdasarkan analisis pareto chart diperoleh tiga jenis defect kritis dent insect herring bone wavy masingmasing jenis defect kritis tersebut dicari akar penyebab permasalahannya menggunakan root cause analysis rca dicari mode permasalahan kritis menggunakan failure mode and effect analysis fmea selanjutnya diberikan alternatif usulan perbaikan sesuai akar permasalahan kritis tahap terakhir menentukan target perbaikan membandingkan sigma level antara kondisi eksisiting perusahaan target perbaikan dilakukan
Abstrak (Stemmed): teliti tuju usul alternatif baik produk stainless stell grade l pt jindal stainless indonesia jsi guna metode dmai usaha jindal stainless indonesia jsi usaha produksi stainless stell baik upa coil maupun sheet usaha milik tiga tipe produk stainless stell usaha jindal stainless indonesia jsi upaya hasil produk mutu tinggi penuh minta usaha produksi stainless stell delapan proses produksi proses produksi sebut masih hasil produk defect tinggi lebih key performance indicator kpi tetap usaha kena tingkat cacat maksimal besar jumlah produksi laku hitung sigma level dapat nilai sigma proses produksi besar sigma dasar analisis pareto chart oleh tiga jenis defect kritis dent insect herring bone wavy masingmasing jenis defect kritis sebut cari akar sebab masalah guna root cause analysis rca cari mode masalah kritis guna failure mode and effect analysis fmea lanjut beri alternatif usul baik sesuai akar masalah kritis tahap akhir tentu target baik banding sigma level antara kondisi eksisiting usaha target baik laku
Abstrak (Corrected): elite juju usual alternative back proud stainless tell grade l pt tindal stainless indonesia si gun metope mai sara tindal stainless indonesia si sara produksi stainless tell back up coil maun sheet sara milk toga time proud stainless tell sara tindal stainless indonesia si pay hail proud mute ting punch mint sara produksi stainless tell deadpan proves produksi proves produksi debut mash hail proud defect ting leash key performance indicator ki team sara ken dingbat carat maximal bear mullah produksi lake hiding sigma level apart nilgai sigma proves produksi bear sigma dakar analysis pareto chart olen toga penis defect iritis dent insect herring bone wavy masingmasing penis defect iritis debut care aka kebab marsala gun root cause analysis rca care mode marsala iritis gun failure mode and effect analysis flea layout bert alternative usual back sexual aka marsala iritis that air tent target back banding sigma level angara kondisi eksisiting sara target back lake
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'stainless': 7, 'usaha': 7, 'produksi': 6, 'baik': 5, 'produk': 4, 'stell': 4, 'sigma': 4, 'kritis': 4, 'jindal': 3, 'indonesia': 3, 'jsi': 3, 'guna': 3, 'proses': 3, 'defect': 3, 'masalah': 3, 'usul': 2, 'alternatif': 2, 'tiga': 2, 'hasil': 2, 'tinggi': 2, 'sebut': 2, 'besar': 2, 'laku': 2, 'level': 2, 'jenis': 2, 'cari': 2, 'akar': 2, 'analysis': 2, 'mode': 2, 'target': 2, 'teliti': 1, 'tuju': 1, 'grade': 1, 'l': 1, 'pt': 1, 'metode': 1, 'dmai': 1, 'upa': 1, 'coil': 1, 'maupun': 1, 'sheet': 1, 'milik': 1, 'tipe': 1, 'upaya': 1, 'mutu': 1, 'penuh': 1, 'minta': 1, 'delapan': 1, 'masih': 1, 'lebih': 1, 'key': 1, 'performance': 1, 'indicator': 1, 'kpi': 1, 'tetap': 1, 'kena': 1, 'tingkat': 1, 'cacat': 1, 'maksimal': 1, 'jumlah': 1, 'hitung': 1, 'dapat': 1, 'nilai': 1, 'dasar': 1, 'analisis': 1, 'pareto': 1, 'chart': 1, 'oleh': 1, 'dent': 1, 'insect': 1, 'herring': 1, 'bone': 1, 'wavy': 1, 'masingmasing': 1, 'sebab': 1, 'root': 1, 'cause': 1, 'rca': 1, 'failure': 1, 'and': 1, 'effect': 1, 'fmea': 1, 'lanjut': 1, 'beri': 1, 'sesuai': 1, 'tahap': 1, 'akhir': 1, 'tentu': 1, 'banding': 1, 'antara': 1, 'kondisi': 1, 'eksisiting': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'of': 8, 'stainless': 7, 'and': 7, 'company': 6, 'is': 5, 'to': 4, 'production': 4, 'sigma': 4, 'critical': 4, 'jindal': 3, 'indonesia': 3, 'jsi': 3, 'that': 3, 'produces': 3, 'steel': 3, 'defect': 3, 'analysis': 3, 'root': 3, 'problem': 3, 'improvement': 3, 'alternative': 2, 'product': 2, 'a': 2, 'in': 2, 'has': 2, 'three': 2, 'types': 2, 'products': 2, 'high': 2, 'process': 2, 'level': 2, 'are': 2, 'searched': 2, 'for': 2, 'cause': 2, 'using': 2, 'mode': 2, 'target': 2, 'this': 1, 'study': 1, 'aims': 1, 'propose': 1, 'improvements': 1, 'l': 1, 'stell': 1, 'grade': 1, 'at': 1, 'pt': 1, 'uses': 1, 'dmai': 1, 'method': 1, 'form': 1, 'coil': 1, 'sheet': 1, 'strives': 1, 'produce': 1, 'quality': 1, 'meeting': 1, 'demand': 1, 'through': 1, 'eight': 1, 'processes': 1, 'however': 1, 'still': 1, 'exceeds': 1, 'key': 1, 'performance': 1, 'indicator': 1, 'kpi': 1, 'set': 1, 'by': 1, 'regarding': 1, 'maximum': 1, 'rate': 1, 'total': 1, 'after': 1, 'calculating': 1, 'value': 1, 'only': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'pareto': 1, 'chart': 1, 'there': 1, 'defects': 1, 'namely': 1, 'dent': 1, 'insect': 1, 'herring': 1, 'bone': 1, 'wavy': 1, 'each': 1, 'type': 1, 'rca': 1, 'failure': 1, 'effect': 1, 'fmea': 1, 'then': 1, 'suggestions': 1, 'given': 1, 'according': 1, 'last': 1, 'step': 1, 'determining': 1, 'comparing': 1, 'between': 1, 'companys': 1, 'existing': 1, 'conditions': 1, 'been': 1, 'done': 1})
-------------------------------------------
--- Data #689 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muhammad Ibadus Sukron
Judul: Pengelolaan Risiko Pada Supply Chain Di PT. ABC Menggunakan Pengembangan Metode SCOR Dan Standar AS/NZS 4360:2004
Pembimbing 1: Ari Basuki, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Ahmad Mughni, S.T., M.EngMgt
Abstrak (Raw): Menurut data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) penjualan truk pada Januari – September 2019 sebanyak 65.832 unit melambat 22 persen jika dibandingkan tahun lalu. Salah satu industri karoseri adalah PT. ABC yang berlokasi di Surabaya. Pemenuhan kebutuhan konsumen berhubungan dengan proses supply chain. Namun, ketika proses supply chain berjalan akan muncul risiko – risiko yang berpotensi menggangu jalannya aktivitas supply chain. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah pendekatan untuk mengelola risiko yang ada. Salah satunya dengan supply chain operations reference (SCOR) untuk identifikasi proses supply chain yang berjalan. Supply chain risk identification system (SCRIS) untuk mengidentifikasi risiko yang muncul. Serta menggunakan standar AS/NZS 4360:2004 untuk melakukan analisa dan pemetaan risiko. Identifikasi proses yang dilakukan, mendapatkan total 67 proses yang berjalan pada supply chain PT.ABC. Total 67 proses yang ditemukan terbagi kedalam lima proses inti, yaitu plan, source, make, deliver, dan return. Risiko yang ada pada proses plan berjumlah 13, pada proses source berjumlah 11, pada proses make berjumlah 13, pada proses deliver berjumlah 14, dan pada proses return terdapat 16 proses.
Abstrak (Clean): menurut data gaikindo gabungan industri kendaraan bermotor indonesia penjualan truk pada januari – september sebanyak unit melambat persen jika dibandingkan tahun lalu salah satu industri karoseri adalah pt abc yang berlokasi di surabaya pemenuhan kebutuhan konsumen berhubungan dengan proses supply chain namun ketika proses supply chain berjalan akan muncul risiko – risiko yang berpotensi menggangu jalannya aktivitas supply chain oleh karena itu dibutuhkan sebuah pendekatan untuk mengelola risiko yang ada salah satunya dengan supply chain operations reference scor untuk identifikasi proses supply chain yang berjalan supply chain risk identification system scris untuk mengidentifikasi risiko yang muncul serta menggunakan standar asnzs untuk melakukan analisa dan pemetaan risiko identifikasi proses yang dilakukan mendapatkan total proses yang berjalan pada supply chain ptabc total proses yang ditemukan terbagi kedalam lima proses inti yaitu plan source make deliver dan return risiko yang ada pada proses plan berjumlah pada proses source berjumlah pada proses make berjumlah pada proses deliver berjumlah dan pada proses return terdapat proses
Abstrak (Stopwords Removed): menurut data gaikindo gabungan industri kendaraan bermotor indonesia penjualan truk januari – september sebanyak unit melambat persen jika dibandingkan tahun lalu salah satu industri karoseri pt abc berlokasi surabaya pemenuhan kebutuhan konsumen berhubungan proses supply chain ketika proses supply chain berjalan muncul risiko – risiko berpotensi menggangu jalannya aktivitas supply chain dibutuhkan pendekatan mengelola risiko ada salah satunya supply chain operations reference scor identifikasi proses supply chain berjalan supply chain risk identification system scris mengidentifikasi risiko muncul menggunakan standar asnzs melakukan analisa pemetaan risiko identifikasi proses dilakukan mendapatkan total proses berjalan supply chain ptabc total proses ditemukan terbagi kedalam lima proses inti plan source make deliver return risiko ada proses plan berjumlah proses source berjumlah proses make berjumlah proses deliver berjumlah proses return terdapat proses
Abstrak (Stemmed): turut data gaikindo gabung industri kendara motor indonesia jual truk januari september banyak unit lambat persen jika banding tahun lalu salah satu industri karoseri pt abc lokasi surabaya penuh butuh konsumen hubung proses supply chain ketika proses supply chain jalan muncul risiko risiko potensi menggangu jalan aktivitas supply chain butuh dekat kelola risiko ada salah satu supply chain operations reference scor identifikasi proses supply chain jalan supply chain risk identification system scris identifikasi risiko muncul guna standar asnzs laku analisa meta risiko identifikasi proses laku dapat total proses jalan supply chain ptabc total proses temu bagi dalam lima proses inti plan source make deliver return risiko ada proses plan jumlah proses source jumlah proses make jumlah proses deliver jumlah proses return dapat proses
Abstrak (Corrected): turn data aikido gang industry kendra motor indonesia dual truk january september banyan unit lambast person pika banding thun lulu salad sat industry kayseri pt arc loki surabaya punch butch consumed hung proves supply chain retina proves supply chain alan munch risk risk potent menggangu alan aktivitas supply chain butch dead fella risk ada salad sat supply chain operations reference score identifikasi proves supply chain alan supply chain risk identification system scrip identifikasi risk munch gun standard ass lake analyst meta risk identifikasi proves lake apart total proves alan supply chain stab total proves temp bag dream lima proves inti plan source make deliver return risk ada proves plan mullah proves source mullah proves make mullah proves deliver mullah proves return apart proves
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'proses': 13, 'supply': 7, 'chain': 7, 'risiko': 6, 'jalan': 4, 'jumlah': 4, 'identifikasi': 3, 'industri': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'butuh': 2, 'muncul': 2, 'ada': 2, 'laku': 2, 'dapat': 2, 'total': 2, 'plan': 2, 'source': 2, 'make': 2, 'deliver': 2, 'return': 2, 'turut': 1, 'data': 1, 'gaikindo': 1, 'gabung': 1, 'kendara': 1, 'motor': 1, 'indonesia': 1, 'jual': 1, 'truk': 1, 'januari': 1, 'september': 1, 'banyak': 1, 'unit': 1, 'lambat': 1, 'persen': 1, 'jika': 1, 'banding': 1, 'tahun': 1, 'lalu': 1, 'karoseri': 1, 'pt': 1, 'abc': 1, 'lokasi': 1, 'surabaya': 1, 'penuh': 1, 'konsumen': 1, 'hubung': 1, 'ketika': 1, 'potensi': 1, 'menggangu': 1, 'aktivitas': 1, 'dekat': 1, 'kelola': 1, 'operations': 1, 'reference': 1, 'scor': 1, 'risk': 1, 'identification': 1, 'system': 1, 'scris': 1, 'guna': 1, 'standar': 1, 'asnzs': 1, 'analisa': 1, 'meta': 1, 'ptabc': 1, 'temu': 1, 'bagi': 1, 'dalam': 1, 'lima': 1, 'inti': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'process': 13, 'the': 10, 'risks': 10, 'of': 8, 'on': 7, 'supply': 7, 'chain': 7, 'in': 6, 'is': 5, 'one': 4, 'and': 4, 'a': 3, 'will': 3, 'to': 3, 'risk': 3, 'each': 3, 'we': 3, 'there': 3, 'are': 3, 'decrease': 2, 'sales': 2, 'pt': 2, 'abc': 2, 'appear': 2, 'approach': 2, 'use': 2, 'identification': 2, 'plan': 2, 'source': 2, 'make': 2, 'deliver': 2, 'return': 2, 'based': 1, 'indonesian': 1, 'motor': 1, 'vehicle': 1, 'association': 1, 'januaryseptember': 1, 'occured': 1, 'truck': 1, 'coach': 1, 'builder': 1, 'industry': 1, 'locateed': 1, 'surabaya': 1, 'fullfillment': 1, 'costumer': 1, 'needs': 1, 'related': 1, 'with': 1, 'but': 1, 'when': 1, 'running': 1, 'it': 1, 'which': 1, 'potentially': 1, 'disturbing': 1, 'otherwise': 1, 'needed': 1, 'manage': 1, 'identify': 1, 'operations': 1, 'reference': 1, 'scor': 1, 'then': 1, 'know': 1, 'what': 1, 'kind': 1, 'by': 1, 'can': 1, 'system': 1, 'scris': 1, 'after': 1, 'knew': 1, 'do': 1, 'analysis': 1, 'mapping': 1, 'australian': 1, 'new': 1, 'zealand': 1, 'standard': 1, 'result': 1, 'total': 1, 'were': 1, 'found': 1, 'divided': 1, 'into': 1, 'five': 1, 'processes': 1})
-------------------------------------------
--- Data #690 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Choiruddin
Judul: Pengembangan dan Karakterisasi Instrumen ESMOCA V3 Terhadap Pengukuran Sudut X dan Variabel Step 1,2,3,8 REBA Worksheet
Pembimbing 1: Dr. Sabarudin Akhmad, S.T.,M.T., IPM., ASEAN Eng
Pembimbing 2: Anis Arendra, S.T., M.Eng
Abstrak (Raw): Penelitian esMOCA REBA V3 mampu mengklasifikasi posisi kaki karena telah terdapat sensor yang dipasang pada bagian kaki. Pengembangan sensor perlu dilakukan dengan membandingkan hasil pengukuran esMOCA dengan hasil pengukuran menggunakan waterpass. Sensor yang diukur dengan alat pembanding akan dibandingkan secara statistik (uji paired sample t-test). Hasil uji yang didapat pada 13 sensor instrumen esMOCA berurutan sebagai berikut 0,995; 0,995; 0,994; 0,997; 0,991; 0,14; 0,997; 0,99; 0,504; 0,99l; 0,096; 0,003; 0,993. Instrumen esMOCA REBA V3 akan diuji melalui tahap kalibrasi, tahap verifikasi, dan tahap validasi. Tahap kalibrasi yaitu tahap untuk membandingkan antara sudut aktual (ditentukan peneliti) dan sudut terukur (sudut pada esMOCA). Tahap verifikasi yaitu tahap untuk membandingkan antara score terukur (score yang disesuaikan dengan REBA Worksheet pada sudut terukur) dan score esMOCA (score yang muncul pada instrumen esMOCA). Tahap validasi yaitu tahap untuk membandingkan score aktual (score yang disesuaikan dengan REBA Worksheet pada sudut aktual) dan score esMOCA. Ketiga tahapan tersebut diuji dengan menggunakan uji statistik paired sample t-test.
Abstrak (Clean): penelitian esmoca reba v mampu mengklasifikasi posisi kaki karena telah terdapat sensor yang dipasang pada bagian kaki pengembangan sensor perlu dilakukan dengan membandingkan hasil pengukuran esmoca dengan hasil pengukuran menggunakan waterpass sensor yang diukur dengan alat pembanding akan dibandingkan secara statistik uji paired sample ttest hasil uji yang didapat pada sensor instrumen esmoca berurutan sebagai berikut l instrumen esmoca reba v akan diuji melalui tahap kalibrasi tahap verifikasi dan tahap validasi tahap kalibrasi yaitu tahap untuk membandingkan antara sudut aktual ditentukan peneliti dan sudut terukur sudut pada esmoca tahap verifikasi yaitu tahap untuk membandingkan antara score terukur score yang disesuaikan dengan reba worksheet pada sudut terukur dan score esmoca score yang muncul pada instrumen esmoca tahap validasi yaitu tahap untuk membandingkan score aktual score yang disesuaikan dengan reba worksheet pada sudut aktual dan score esmoca ketiga tahapan tersebut diuji dengan menggunakan uji statistik paired sample ttest
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian esmoca reba v mampu mengklasifikasi posisi kaki terdapat sensor dipasang bagian kaki pengembangan sensor perlu dilakukan membandingkan hasil pengukuran esmoca hasil pengukuran menggunakan waterpass sensor diukur alat pembanding dibandingkan secara statistik uji paired sample ttest hasil uji didapat sensor instrumen esmoca berurutan berikut l instrumen esmoca reba v diuji tahap kalibrasi tahap verifikasi tahap validasi tahap kalibrasi tahap membandingkan antara sudut aktual ditentukan peneliti sudut terukur sudut esmoca tahap verifikasi tahap membandingkan antara score terukur score disesuaikan reba worksheet sudut terukur score esmoca score muncul instrumen esmoca tahap validasi tahap membandingkan score aktual score disesuaikan reba worksheet sudut aktual score esmoca ketiga tahapan tersebut diuji menggunakan uji statistik paired sample ttest
Abstrak (Stemmed): teliti esmoca reba v mampu klasifikasi posisi kaki dapat sensor pasang bagi kaki kembang sensor perlu laku banding hasil ukur esmoca hasil ukur guna waterpass sensor ukur alat banding banding cara statistik uji paired sample ttest hasil uji dapat sensor instrumen esmoca rurut ikut l instrumen esmoca reba v uji tahap kalibrasi tahap verifikasi tahap validasi tahap kalibrasi tahap banding antara sudut aktual tentu teliti sudut ukur sudut esmoca tahap verifikasi tahap banding antara score ukur score sesuai reba worksheet sudut ukur score esmoca score muncul instrumen esmoca tahap validasi tahap banding score aktual score sesuai reba worksheet sudut aktual score esmoca tiga tahap sebut uji guna uji statistik paired sample ttest
Abstrak (Corrected): elite smock reba v camp klasifikasi polish kaki apart sensor padang bag kaki embank sensor peru lake banding hail ukr smock hail ukr gun waterways sensor ukr flat banding banding cara statistic uni paired sample test hail uni apart sensor instrument smock hurt it l instrument smock reba v uni that kalibrasi that verifikasi that validate that kalibrasi that banding angara shut actual tent elite shut ukr shut smock that verifikasi that banding angara score ukr score sexual reba worksheet shut ukr score smock score munch instrument smock that validate that banding score actual score sexual reba worksheet shut actual score smock toga that debut uni gun uni statistic paired sample test
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tahap': 10, 'esmoca': 8, 'score': 7, 'banding': 6, 'ukur': 6, 'uji': 5, 'sudut': 5, 'reba': 4, 'sensor': 4, 'hasil': 3, 'instrumen': 3, 'aktual': 3, 'teliti': 2, 'v': 2, 'kaki': 2, 'dapat': 2, 'guna': 2, 'statistik': 2, 'paired': 2, 'sample': 2, 'ttest': 2, 'kalibrasi': 2, 'verifikasi': 2, 'validasi': 2, 'antara': 2, 'sesuai': 2, 'worksheet': 2, 'mampu': 1, 'klasifikasi': 1, 'posisi': 1, 'pasang': 1, 'bagi': 1, 'kembang': 1, 'perlu': 1, 'laku': 1, 'waterpass': 1, 'alat': 1, 'cara': 1, 'rurut': 1, 'ikut': 1, 'l': 1, 'tentu': 1, 'muncul': 1, 'tiga': 1, 'sebut': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'esmoca': 8, 'scores': 7, 'to': 6, 'stage': 6, 'is': 5, 'reba': 4, 'measured': 4, 'and': 4, 'angle': 4, 'of': 3, 'on': 3, 'be': 3, 'by': 3, 'results': 3, 'actual': 3, 'v': 2, 'foot': 2, 'sensor': 2, 'comparing': 2, 'measurements': 2, 'using': 2, 'sensors': 2, 'will': 2, 'paired': 2, 'sample': 2, 'ttest': 2, 'instrument': 2, 'tested': 2, 'calibration': 2, 'verification': 2, 'validation': 2, 'stages': 2, 'compare': 2, 'between': 2, 'adjusted': 2, 'at': 2, 'research': 1, 'able': 1, 'classify': 1, 'position': 1, 'because': 1, 'there': 1, 'already': 1, 'a': 1, 'mounted': 1, 'development': 1, 'needs': 1, 'done': 1, 'with': 1, 'waterpass': 1, 'comparison': 1, 'devices': 1, 'compared': 1, 'statistically': 1, 'test': 1, 'obtained': 1, 'are': 1, 'sequential': 1, 'as': 1, 'follows': 1, 'l': 1, 'through': 1, 'determined': 1, 'researcher': 1, 'in': 1, 'worksheets': 1, 'angles': 1, 'that': 1, 'appear': 1, 'instruments': 1, 'for': 1, 'worksheet': 1, 'these': 1, 'three': 1, 'were': 1, 'statistical': 1, 'tests': 1})
-------------------------------------------
--- Data #691 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ulfi Atika Permatasari
Judul: Evaluasi Kualitas Produk Precast Concrete Menggunakan Concept Comparison House (Green-QFD II Tahap II) (Studi Kasus: PT. XYZ)
Pembimbing 1: Dr. Weny Findiastuti,S.T.,M.T
Pembimbing 2: Mu'alim,S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Industri precast concrete merupakan salah satu industri yang terus berkembang
di Indonesia. Pasar industri precast concrete Indonesia merupakan pasar konstruksi
terbesar di Asia Tenggara. Hal tersebut membuat persaingan antara perusahaan
produk precast concrete saling bersaing. Inovasi dan efisiensi harus dilakukan agar
dapat bertahan di dunia persaingan industri precast concrete. Pemenuhan keinginan
konsumen terhadap produk harus diperhatikan oleh perusahaan. Inovasi harus
dilakukan agar keinginan konsumen dapat dipenuhi. Penelitian ini dilakukan untuk
membuat inovasi produk dengan memperhatikan kebutuhan konsumen dengan
memperhatikan dampak lingkungan yang diakibatkan dari proses produksi.
penelitian ini juga dilakukan untuk menilai biaya yang dapat direduksi pada proses
produksi. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode Green QFD II
tahap kedua yaitu Concept Comparison House. Perbaikan kualitas produk di analisa
menggunakan House of Quality agar sesuai dengan kebutuhan konsumen.
Perbaikan dampak lingkungan dilakukan dengan analisa menggunakan Green
House. Reduksi biaya produksi dilakukan dengan menggunakan analisa Cost
House. Gabungan hasil perbaikan dari House of Quality, Green House, Cost House
akan digabungkan pada Consept Comparison House untuk mengevaluasi hasil
inovasi produk dengan produk awal.
Abstrak (Clean): industri precast concrete merupakan salah satu industri yang terus berkembang di indonesia pasar industri precast concrete indonesia merupakan pasar konstruksi terbesar di asia tenggara hal tersebut membuat persaingan antara perusahaan produk precast concrete saling bersaing inovasi dan efisiensi harus dilakukan agar dapat bertahan di dunia persaingan industri precast concrete pemenuhan keinginan konsumen terhadap produk harus diperhatikan oleh perusahaan inovasi harus dilakukan agar keinginan konsumen dapat dipenuhi penelitian ini dilakukan untuk membuat inovasi produk dengan memperhatikan kebutuhan konsumen dengan memperhatikan dampak lingkungan yang diakibatkan dari proses produksi penelitian ini juga dilakukan untuk menilai biaya yang dapat direduksi pada proses produksi metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode green qfd ii tahap kedua yaitu concept comparison house perbaikan kualitas produk di analisa menggunakan house of quality agar sesuai dengan kebutuhan konsumen perbaikan dampak lingkungan dilakukan dengan analisa menggunakan green house reduksi biaya produksi dilakukan dengan menggunakan analisa cost house gabungan hasil perbaikan dari house of quality green house cost house akan digabungkan pada consept comparison house untuk mengevaluasi hasil inovasi produk dengan produk awal
Abstrak (Stopwords Removed): industri precast concrete salah satu industri terus berkembang indonesia pasar industri precast concrete indonesia pasar konstruksi terbesar asia tenggara tersebut membuat persaingan antara perusahaan produk precast concrete saling bersaing inovasi efisiensi harus dilakukan dapat bertahan dunia persaingan industri precast concrete pemenuhan keinginan konsumen produk harus diperhatikan perusahaan inovasi harus dilakukan keinginan konsumen dapat dipenuhi penelitian dilakukan membuat inovasi produk memperhatikan kebutuhan konsumen memperhatikan dampak lingkungan diakibatkan proses produksi penelitian dilakukan menilai biaya dapat direduksi proses produksi metode digunakan penelitian metode green qfd ii tahap kedua concept comparison house perbaikan kualitas produk analisa menggunakan house of quality sesuai kebutuhan konsumen perbaikan dampak lingkungan dilakukan analisa menggunakan green house reduksi biaya produksi dilakukan menggunakan analisa cost house gabungan hasil perbaikan house of quality green house cost house digabungkan consept comparison house mengevaluasi hasil inovasi produk produk awal
Abstrak (Stemmed): industri precast concrete salah satu industri terus kembang indonesia pasar industri precast concrete indonesia pasar konstruksi besar asia tenggara sebut buat saing antara usaha produk precast concrete saling saing inovasi efisiensi harus laku dapat tahan dunia saing industri precast concrete penuh ingin konsumen produk harus perhati usaha inovasi harus laku ingin konsumen dapat penuh teliti laku buat inovasi produk perhati butuh konsumen perhati dampak lingkung akibat proses produksi teliti laku nilai biaya dapat reduksi proses produksi metode guna teliti metode green qfd ii tahap dua concept comparison house baik kualitas produk analisa guna house of quality sesuai butuh konsumen baik dampak lingkung laku analisa guna green house reduksi biaya produksi laku guna analisa cost house gabung hasil baik house of quality green house cost house gabung consept comparison house evaluasi hasil inovasi produk produk awal
Abstrak (Corrected): industry precast concrete salad sat industry terms embank indonesia paar industry precast concrete indonesia paar konstruksi bear asia tenggara debut but saying angara sara proud precast concrete saying saying novas efisiensi harms lake apart than dulia saying industry precast concrete punch begin consumed proud harms perhaps sara novas harms lake begin consumed apart punch elite lake but novas proud perhaps butch consumed perhaps damp linking akbar proves produksi elite lake nilgai bay apart reduksi proves produksi metope gun elite metope green and i that due concept comparison house back kualitas proud analyst gun house of quality sexual butch consumed back damp linking lake analyst gun green house reduksi bay produksi lake gun analyst cost house gang hail back house of quality green house cost house gang concept comparison house evaluate hail novas proud proud away
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'house': 8, 'produk': 6, 'laku': 6, 'industri': 4, 'precast': 4, 'concrete': 4, 'inovasi': 4, 'konsumen': 4, 'guna': 4, 'saing': 3, 'harus': 3, 'dapat': 3, 'perhati': 3, 'teliti': 3, 'produksi': 3, 'green': 3, 'baik': 3, 'analisa': 3, 'indonesia': 2, 'pasar': 2, 'buat': 2, 'usaha': 2, 'penuh': 2, 'ingin': 2, 'butuh': 2, 'dampak': 2, 'lingkung': 2, 'proses': 2, 'biaya': 2, 'reduksi': 2, 'metode': 2, 'comparison': 2, 'of': 2, 'quality': 2, 'cost': 2, 'gabung': 2, 'hasil': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'terus': 1, 'kembang': 1, 'konstruksi': 1, 'besar': 1, 'asia': 1, 'tenggara': 1, 'sebut': 1, 'antara': 1, 'saling': 1, 'efisiensi': 1, 'tahan': 1, 'dunia': 1, 'akibat': 1, 'nilai': 1, 'qfd': 1, 'ii': 1, 'tahap': 1, 'dua': 1, 'concept': 1, 'kualitas': 1, 'sesuai': 1, 'consept': 1, 'evaluasi': 1, 'awal': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 10, 'house': 8, 'in': 7, 'is': 6, 'to': 6, 'be': 6, 'precast': 4, 'concrete': 4, 'industry': 4, 'this': 4, 'customer': 4, 'needs': 4, 'product': 4, 'by': 4, 'that': 3, 'must': 3, 'production': 3, 'green': 3, 'quality': 3, 'using': 3, 'market': 2, 'products': 2, 'with': 2, 'innovation': 2, 'and': 2, 'carried': 2, 'out': 2, 'innovations': 2, 'can': 2, 'research': 2, 'was': 2, 'conducted': 2, 'environmental': 2, 'from': 2, 'process': 2, 'costs': 2, 'method': 2, 'comparison': 2, 'improvement': 2, 'analysis': 2, 'cost': 2, 'combined': 2, 'results': 2, 'one': 1, 'continues': 1, 'grow': 1, 'indonesia': 1, 'indonesias': 1, 'largest': 1, 'construction': 1, 'southeast': 1, 'asia': 1, 'makes': 1, 'competition': 1, 'between': 1, 'companies': 1, 'compete': 1, 'each': 1, 'other': 1, 'efficiency': 1, 'order': 1, 'survive': 1, 'competitive': 1, 'world': 1, 'fulfillment': 1, 'for': 1, 'considered': 1, 'company': 1, 'made': 1, 'so': 1, 'fulfilled': 1, 'make': 1, 'observe': 1, 'impacts': 1, 'resulting': 1, 'also': 1, 'assess': 1, 'reduced': 1, 'used': 1, 'study': 1, 'second': 1, 'stage': 1, 'qfd': 1, 'ii': 1, 'concept': 1, 'analyzed': 1, 'suit': 1, 'impact': 1, 'reduction': 1, 'done': 1, 'a': 1, 'improvements': 1, 'will': 1, 'consept': 1, 'evaluate': 1, 'initial': 1})
-------------------------------------------
--- Data #692 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Nur Faizah
Judul: Penggunaan Metode Six Sigma untuk Penilaian Kualitas di PT. Sumber Mas Indah Plywood
Pembimbing 1: Ari Basuki, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Sugeng Purwoko, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): PT. Sumber Mas Indah Plywood merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi produk kayu lapis (plywood), pengerjaan kayu (wood working), dan secondary process dengan kapasitas produksi kayu lapis per bulan ± 12.000 m3. Dalam proses produksi plywood masih ditemukan banyak kecacatan dengan jumlah kecacatan masih diatas target produksi yaitu 5% dari total produksi. Mulai periode Februari 2019 hingga Januari 2020 terdapat 386638 pcs kecacatan dari total produksi 4376314 pcs. Dalam penelitian ini digunakan metode Six Sigma untuk mengukur kinerja perusahaan dalam proses pengendalian kualitas produk plywood. Penelitian ini dilakukan dengan langkah DMAI (Define, Measure, Analyze, Improvement), dan menggunakan alat bantuan SIPOC diagram, pareto diagram, RCA 5 time way, dan FMEA. Dari hasil penelitian diperoleh nilai DPMO kumulatif sebesar 10089,98821 dan skala sigma kumulatif sebesar 3,82298466. Faktor penyebab kecacatan pada plywood secara keseluruhan karena kurangnya ketelitian operator, kurangnya pengetahuan operator akan setting mesin, banyaknya target produksi yang harus dipenuhi oleh pekerja, kelelahan, kurangnya pemantauan kondisi benda kerja atau lingkungan, pemilihan jenis kayu yang kurang tepat, atau perkiraan waktu penggantian spare part (mata pisau) yang kurang tepat. Dari kondisi tersebut, diberikan usulan perbaikan seperti peningkatan kinerja operator atau pekerja, evaluasi jadwal maintenance dan pergantian spare part, dan peningkatan pengawasan kondisi benda kerja dan lingkungan.
Abstrak (Clean): pt sumber mas indah plywood merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi produk kayu lapis plywood pengerjaan kayu wood working dan secondary process dengan kapasitas produksi kayu lapis per bulan ± m dalam proses produksi plywood masih ditemukan banyak kecacatan dengan jumlah kecacatan masih diatas target produksi yaitu dari total produksi mulai periode februari hingga januari terdapat pcs kecacatan dari total produksi pcs dalam penelitian ini digunakan metode six sigma untuk mengukur kinerja perusahaan dalam proses pengendalian kualitas produk plywood penelitian ini dilakukan dengan langkah dmai define measure analyze improvement dan menggunakan alat bantuan sipoc diagram pareto diagram rca time way dan fmea dari hasil penelitian diperoleh nilai dpmo kumulatif sebesar dan skala sigma kumulatif sebesar faktor penyebab kecacatan pada plywood secara keseluruhan karena kurangnya ketelitian operator kurangnya pengetahuan operator akan setting mesin banyaknya target produksi yang harus dipenuhi oleh pekerja kelelahan kurangnya pemantauan kondisi benda kerja atau lingkungan pemilihan jenis kayu yang kurang tepat atau perkiraan waktu penggantian spare part mata pisau yang kurang tepat dari kondisi tersebut diberikan usulan perbaikan seperti peningkatan kinerja operator atau pekerja evaluasi jadwal maintenance dan pergantian spare part dan peningkatan pengawasan kondisi benda kerja dan lingkungan
Abstrak (Stopwords Removed): pt sumber mas indah plywood perusahaan manufaktur memproduksi produk kayu lapis plywood pengerjaan kayu wood working secondary process kapasitas produksi kayu lapis per bulan ± m proses produksi plywood masih ditemukan banyak kecacatan jumlah kecacatan masih diatas target produksi total produksi mulai periode februari hingga januari terdapat pcs kecacatan total produksi pcs penelitian digunakan metode six sigma mengukur kinerja perusahaan proses pengendalian kualitas produk plywood penelitian dilakukan langkah dmai define measure analyze improvement menggunakan alat bantuan sipoc diagram pareto diagram rca time way fmea hasil penelitian diperoleh nilai dpmo kumulatif sebesar skala sigma kumulatif sebesar faktor penyebab kecacatan plywood secara keseluruhan kurangnya ketelitian operator kurangnya pengetahuan operator setting mesin banyaknya target produksi harus dipenuhi pekerja kelelahan kurangnya pemantauan kondisi benda kerja lingkungan pemilihan jenis kayu kurang tepat perkiraan waktu penggantian spare part mata pisau kurang tepat kondisi tersebut diberikan usulan perbaikan peningkatan kinerja operator pekerja evaluasi jadwal maintenance pergantian spare part peningkatan pengawasan kondisi benda kerja lingkungan
Abstrak (Stemmed): pt sumber mas indah plywood usaha manufaktur produksi produk kayu lapis plywood kerja kayu wood working secondary process kapasitas produksi kayu lapis per bulan m proses produksi plywood masih temu banyak cacat jumlah cacat masih atas target produksi total produksi mulai periode februari hingga januari dapat pcs cacat total produksi pcs teliti guna metode six sigma ukur kerja usaha proses kendali kualitas produk plywood teliti laku langkah dmai define measure analyze improvement guna alat bantu sipoc diagram pareto diagram rca time way fmea hasil teliti oleh nilai dpmo kumulatif besar skala sigma kumulatif besar faktor sebab cacat plywood cara seluruh kurang teliti operator kurang tahu operator setting mesin banyak target produksi harus penuh kerja lelah kurang pantau kondisi benda kerja lingkung pilih jenis kayu kurang tepat kira waktu ganti spare part mata pisau kurang tepat kondisi sebut beri usul baik tingkat kerja operator kerja evaluasi jadwal maintenance ganti spare part tingkat awas kondisi benda kerja lingkung
Abstrak (Corrected): pt number mas kinda plywood sara manufacture produksi proud kay laps plywood era kay wood working secondary process kapasitas produksi kay laps per buran m proves produksi plywood mash temp banyan carat mullah carat mash alas target produksi total produksi mule period february hinges january apart pas carat total produksi pas elite gun metope six sigma ukr era sara proves kendall kualitas proud plywood elite lake bangka mai define measure analyze improvement gun flat bantu spot diagram pareto diagram rca time way flea hail elite olen nilgai demo kumulatif bear skald sigma kumulatif bear factor kebab carat plywood cara seluruh during elite operator during tau operator setting resin banyan target produksi harms punch era leah during pants kondisi bend era linking pilch penis kay during teat kara want anti spare part data pilau during teat kondisi debut bert usual back dingbat era operator era evaluate radial maintenance anti spare part dingbat was kondisi bend era linking
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produksi': 7, 'kerja': 7, 'plywood': 5, 'kurang': 5, 'kayu': 4, 'cacat': 4, 'teliti': 4, 'operator': 3, 'kondisi': 3, 'usaha': 2, 'produk': 2, 'lapis': 2, 'proses': 2, 'masih': 2, 'banyak': 2, 'target': 2, 'total': 2, 'pcs': 2, 'guna': 2, 'sigma': 2, 'diagram': 2, 'kumulatif': 2, 'besar': 2, 'benda': 2, 'lingkung': 2, 'tepat': 2, 'ganti': 2, 'spare': 2, 'part': 2, 'tingkat': 2, 'pt': 1, 'sumber': 1, 'mas': 1, 'indah': 1, 'manufaktur': 1, 'wood': 1, 'working': 1, 'secondary': 1, 'process': 1, 'kapasitas': 1, 'per': 1, 'bulan': 1, 'm': 1, 'temu': 1, 'jumlah': 1, 'atas': 1, 'mulai': 1, 'periode': 1, 'februari': 1, 'hingga': 1, 'januari': 1, 'dapat': 1, 'metode': 1, 'six': 1, 'ukur': 1, 'kendali': 1, 'kualitas': 1, 'laku': 1, 'langkah': 1, 'dmai': 1, 'define': 1, 'measure': 1, 'analyze': 1, 'improvement': 1, 'alat': 1, 'bantu': 1, 'sipoc': 1, 'pareto': 1, 'rca': 1, 'time': 1, 'way': 1, 'fmea': 1, 'hasil': 1, 'oleh': 1, 'nilai': 1, 'dpmo': 1, 'skala': 1, 'faktor': 1, 'sebab': 1, 'cara': 1, 'seluruh': 1, 'tahu': 1, 'setting': 1, 'mesin': 1, 'harus': 1, 'penuh': 1, 'lelah': 1, 'pantau': 1, 'pilih': 1, 'jenis': 1, 'kira': 1, 'waktu': 1, 'mata': 1, 'pisau': 1, 'sebut': 1, 'beri': 1, 'usul': 1, 'baik': 1, 'evaluasi': 1, 'jadwal': 1, 'maintenance': 1, 'awas': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 21, 'the': 15, 'and': 7, 'plywood': 6, 'production': 6, 'a': 4, 'in': 4, 'from': 4, 'is': 3, 'that': 3, 'process': 3, 'to': 3, 'lack': 3, 'operator': 3, 'or': 3, 'conditions': 3, 'wood': 2, 'products': 2, 'with': 2, 'there': 2, 'are': 2, 'still': 2, 'defects': 2, 'number': 2, 'total': 2, 'pcs': 2, 'sigma': 2, 'measure': 2, 'performance': 2, 'research': 2, 'using': 2, 'diagram': 2, 'cumulative': 2, 'as': 2, 'workers': 2, 'workpiece': 2, 'environmental': 2, 'spare': 2, 'parts': 2, 'improving': 2, 'pt': 1, 'sumber': 1, 'mas': 1, 'indah': 1, 'manufacturing': 1, 'company': 1, 'produces': 1, 'working': 1, 'secondary': 1, 'monthly': 1, 'capacity': 1, 'm': 1, 'many': 1, 'above': 1, 'target': 1, 'february': 1, 'january': 1, 'were': 1, 'disability': 1, 'this': 1, 'undergraduate': 1, 'thesis': 1, 'six': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'companys': 1, 'terms': 1, 'quality': 1, 'control': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'out': 1, 'dmai': 1, 'define': 1, 'analyze': 1, 'improvement': 1, 'steps': 1, 'sipoc': 1, 'pareto': 1, 'rca': 1, 'time': 1, 'way': 1, 'fmea': 1, 'tools': 1, 'results': 1, 'obtained': 1, 'dpmo': 1, 'value': 1, 'scale': 1, 'factors': 1, 'causing': 1, 'defect': 1, 'whole': 1, 'due': 1, 'accuracy': 1, 'knowledge': 1, 'machine': 1, 'settings': 1, 'targets': 1, 'must': 1, 'be': 1, 'met': 1, 'by': 1, 'fatigue': 1, 'monitoring': 1, 'selection': 1, 'inappropriate': 1, 'types': 1, 'case': 1, 'replacement': 1, 'part': 1, 'not': 1, 'quite': 1, 'right': 1, 'these': 1, 'proposed': 1, 'improvements': 1, 'such': 1, 'evaluating': 1, 'maintenance': 1, 'schedule': 1, 'changing': 1, 'supervision': 1})
-------------------------------------------
--- Data #693 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Mufidatul Alisa
Judul: UPAYA PENINGKATAN KUALITAS DAN MINIMASI WASTE PRODUK PLYWOOD (Studi Kasus: PT Sumber Mas Indah Plywood)
Pembimbing 1: Ari Basuki, S.T., M.T
Pembimbing 2: Indra Cahyadi, S.T., M.Bus
Abstrak (Raw): ABSTRAK
PT Sumber Mas Indah Plywood merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang mengolah bahan baku kayu menjadi plywood, wood working dan secondary process, namun yang menjadi produk utama perusahaan ini adalah plywood. PT Sumber Mas Indah Plywood diharuskan perusahaan untuk menghasilkan produk yang berkualitas baik dan tepat waktu dalam hal penyelesaian hingga pengiriman kepada konsumennya, namun dalam pengamatan yang dilakukan masih terdapat beberapa jenis waste yang terjadi sehingga diperlukan minimasi jumlah waste pada perusahaan ini. Untuk mengurangi waste yang terjadi digunakan pendekatan lean manufacturing dengan metode Value Stream Mapping (VSM) kemudian menerapkan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) untuk menganalisis dan mencegah potensi kegagalan, kemudian dilakukan identifikasi 9 waste. Hasil penelitian ini menunjukkan waste yang paling sering terjadi yaitu waiting time, excess processing dan defect. Ketiga waste tersebut kemudian di analisis akar penyebab timbulnya waste menggunakan fishbone diagram, dan analis FMEA untuk mengetahui nilai RPN tertinggi yang selanjutnya akan menjadi prioritas pemberian usulan perbaikan. Usulan perbaikan yang diberikan yaitu pengaturan jumlah mesin dryer, penerapan maintenance pisau mesin rotary dan ampelas secara berkala dan usulan desain manual material handling yang lebih ergonomis.
Kata kunci: Lean manufacturing, Value stream mapping, Failure Mode and Effects Analysis, waste, fishbone diagram.
Abstrak (Clean): abstrak pt sumber mas indah plywood merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang mengolah bahan baku kayu menjadi plywood wood working dan secondary process namun yang menjadi produk utama perusahaan ini adalah plywood pt sumber mas indah plywood diharuskan perusahaan untuk menghasilkan produk yang berkualitas baik dan tepat waktu dalam hal penyelesaian hingga pengiriman kepada konsumennya namun dalam pengamatan yang dilakukan masih terdapat beberapa jenis waste yang terjadi sehingga diperlukan minimasi jumlah waste pada perusahaan ini untuk mengurangi waste yang terjadi digunakan pendekatan lean manufacturing dengan metode value stream mapping vsm kemudian menerapkan metode failure mode and effects analysis fmea untuk menganalisis dan mencegah potensi kegagalan kemudian dilakukan identifikasi waste hasil penelitian ini menunjukkan waste yang paling sering terjadi yaitu waiting time excess processing dan defect ketiga waste tersebut kemudian di analisis akar penyebab timbulnya waste menggunakan fishbone diagram dan analis fmea untuk mengetahui nilai rpn tertinggi yang selanjutnya akan menjadi prioritas pemberian usulan perbaikan usulan perbaikan yang diberikan yaitu pengaturan jumlah mesin dryer penerapan maintenance pisau mesin rotary dan ampelas secara berkala dan usulan desain manual material handling yang lebih ergonomis kata kunci lean manufacturing value stream mapping failure mode and effects analysis waste fishbone diagram
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak pt sumber mas indah plywood salah satu perusahaan manufaktur mengolah bahan baku kayu menjadi plywood wood working secondary process menjadi produk utama perusahaan plywood pt sumber mas indah plywood diharuskan perusahaan menghasilkan produk berkualitas baik tepat waktu penyelesaian hingga pengiriman kepada konsumennya pengamatan dilakukan masih terdapat beberapa jenis waste terjadi diperlukan minimasi jumlah waste perusahaan mengurangi waste terjadi digunakan pendekatan lean manufacturing metode value stream mapping vsm menerapkan metode failure mode and effects analysis fmea menganalisis mencegah potensi kegagalan dilakukan identifikasi waste hasil penelitian menunjukkan waste paling sering terjadi waiting time excess processing defect ketiga waste tersebut analisis akar penyebab timbulnya waste menggunakan fishbone diagram analis fmea mengetahui nilai rpn tertinggi selanjutnya menjadi prioritas pemberian usulan perbaikan usulan perbaikan diberikan pengaturan jumlah mesin dryer penerapan maintenance pisau mesin rotary ampelas secara berkala usulan desain manual material handling lebih ergonomis kata kunci lean manufacturing value stream mapping failure mode and effects analysis waste fishbone diagram
Abstrak (Stemmed): abstrak pt sumber mas indah plywood salah satu usaha manufaktur olah bahan baku kayu jadi plywood wood working secondary process jadi produk utama usaha plywood pt sumber mas indah plywood harus usaha hasil produk kualitas baik tepat waktu selesai hingga kirim kepada konsumen amat laku masih dapat beberapa jenis waste jadi perlu minimasi jumlah waste usaha kurang waste jadi guna dekat lean manufacturing metode value stream mapping vsm terap metode failure mode and effects analysis fmea analis cegah potensi gagal laku identifikasi waste hasil teliti tunjuk waste paling sering jadi waiting time excess processing defect tiga waste sebut analisis akar sebab timbul waste guna fishbone diagram analis fmea tahu nilai rpn tinggi lanjut jadi prioritas beri usul baik usul baik beri atur jumlah mesin dryer terap maintenance pisau mesin rotary ampelas cara kala usul desain manual material handling lebih ergonomis kata kunci lean manufacturing value stream mapping failure mode and effects analysis waste fishbone diagram
Abstrak (Corrected): abstract pt number mas kinda plywood salad sat sara manufacture blah bahai baku kay jade plywood wood working secondary process jade proud mama sara plywood pt number mas kinda plywood harms sara hail proud kualitas back teat want seesaw hinges kirin keypad consumed mat lake mash apart beberapa penis waste jade peru minimal mullah waste sara during waste jade gun dead lean manufacturing metope value stream mapping vim trap metope failure mode and effects analysis flea analysis yeah potent gaga lake identifikasi waste hail elite tuneup waste paling seeing jade waiting time excess processing defect toga waste debut analysis aka kebab timbal waste gun wishbone diagram analysis flea tau nilgai run ting layout jade priority bert usual back usual back bert amur mullah resin dryer trap maintenance pilau resin rotary appeals cara gala usual detain manual material handling leash ergonomic data bunch lean manufacturing value stream mapping failure mode and effects analysis waste wishbone diagram
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'waste': 8, 'jadi': 6, 'plywood': 4, 'usaha': 4, 'baik': 3, 'usul': 3, 'pt': 2, 'sumber': 2, 'mas': 2, 'indah': 2, 'produk': 2, 'hasil': 2, 'laku': 2, 'jumlah': 2, 'guna': 2, 'lean': 2, 'manufacturing': 2, 'metode': 2, 'value': 2, 'stream': 2, 'mapping': 2, 'terap': 2, 'failure': 2, 'mode': 2, 'and': 2, 'effects': 2, 'analysis': 2, 'fmea': 2, 'analis': 2, 'fishbone': 2, 'diagram': 2, 'beri': 2, 'mesin': 2, 'abstrak': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'manufaktur': 1, 'olah': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'kayu': 1, 'wood': 1, 'working': 1, 'secondary': 1, 'process': 1, 'utama': 1, 'harus': 1, 'kualitas': 1, 'tepat': 1, 'waktu': 1, 'selesai': 1, 'hingga': 1, 'kirim': 1, 'kepada': 1, 'konsumen': 1, 'amat': 1, 'masih': 1, 'dapat': 1, 'beberapa': 1, 'jenis': 1, 'perlu': 1, 'minimasi': 1, 'kurang': 1, 'dekat': 1, 'vsm': 1, 'cegah': 1, 'potensi': 1, 'gagal': 1, 'identifikasi': 1, 'teliti': 1, 'tunjuk': 1, 'paling': 1, 'sering': 1, 'waiting': 1, 'time': 1, 'excess': 1, 'processing': 1, 'defect': 1, 'tiga': 1, 'sebut': 1, 'analisis': 1, 'akar': 1, 'sebab': 1, 'timbul': 1, 'tahu': 1, 'nilai': 1, 'rpn': 1, 'tinggi': 1, 'lanjut': 1, 'prioritas': 1, 'atur': 1, 'dryer': 1, 'maintenance': 1, 'pisau': 1, 'rotary': 1, 'ampelas': 1, 'cara': 1, 'kala': 1, 'desain': 1, 'manual': 1, 'material': 1, 'handling': 1, 'lebih': 1, 'ergonomis': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'and': 10, 'of': 8, 'waste': 8, 'to': 7, 'is': 5, 'plywood': 4, 'company': 4, 'that': 4, 'then': 4, 'are': 3, 'in': 3, 'value': 3, 'analysis': 3, 'pt': 2, 'sumber': 2, 'mas': 2, 'indah': 2, 'a': 2, 'manufacturing': 2, 'processes': 2, 'but': 2, 'products': 2, 'this': 2, 'assistance': 2, 'lean': 2, 'stream': 2, 'mapping': 2, 'method': 2, 'failure': 2, 'mode': 2, 'effects': 2, 'fmea': 2, 'for': 2, 'fishbone': 2, 'diagram': 2, 'approved': 2, 'abstract': 1, 'wood': 1, 'raw': 1, 'materials': 1, 'into': 1, 'woodworking': 1, 'secondary': 1, 'main': 1, 'required': 1, 'by': 1, 'produce': 1, 'good': 1, 'quality': 1, 'timely': 1, 'terms': 1, 'consumers': 1, 'research': 1, 'conducted': 1, 'there': 1, 'still': 1, 'some': 1, 'types': 1, 'needed': 1, 'so': 1, 'as': 1, 'minimize': 1, 'amount': 1, 'reduce': 1, 'occurs': 1, 'it': 1, 'used': 1, 'study': 1, 'with': 1, 'vsm': 1, 'apply': 1, 'analyze': 1, 'prevent': 1, 'potential': 1, 'failures': 1, 'collection': 1, 'done': 1, 'results': 1, 'showed': 1, 'most': 1, 'frequent': 1, 'was': 1, 'waiting': 1, 'time': 1, 'overprocessing': 1, 'defects': 1, 'third': 1, 'analyzed': 1, 'root': 1, 'causes': 1, 'generation': 1, 'using': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'highest': 1, 'rpn': 1, 'which': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'priority': 1, 'providing': 1, 'relief': 1, 'proposed': 1, 'improvements': 1, 'include': 1, 'setting': 1, 'number': 1, 'drying': 1, 'machines': 1, 'applying': 1, 'maintenance': 1, 'rotary': 1, 'machine': 1, 'blades': 1, 'amps': 1, 'more': 1, 'ergonomic': 1, 'material': 1, 'handling': 1, 'design': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #694 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Siriarecha Nur Ilahi Fitroh
Judul: Strategi Peningkatan Kualitas Produk pada Proses Produksi Garam dengan Menggunakan Metode Analisis SWOT dan Analytical Hierarchy Process (AHP)
Pembimbing 1: Prof. Dr. Rachmad Hidayat,S.T,M.T, IPM, Asean Eng
Pembimbing 2: Issa Dyah Utami S.T., M.T, PhD
Abstrak (Raw): Pulau Madura mempunyai luas wilayah mencapai kurang lebih 5.168 km2 dan salah satu pulau yang berpenghasilan garam terbesar di Indonesia. PT. Sumber Riski Barokah merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri garam dan pergudangan yang berbasis market di Madura tepatnya di desa Pengarengan Kabupaten Sampang dengan luas lahan mencapai 1.815 m2. PT. Sumber Riski Barokah mengalami permasalahan pada kualitas produk pada proses produksi garam, sehingga terjadinya pesaing-pesaing perusahaan lainnya. Perusahaan ini belum menerapkan strategi peningkatan kualitas pada produk garam sehingga produk garam mengalami penurunan penjualan, karena kualitas garam belum memenuhi Standart Nasional Indonesia (SNI). Untuk itu perlu dilakukan analisis SWOT dan AHP. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui Faktor yang mempengaruhi lingkungan eksternal dan internal terhadap strategi peningkatan kualitas produk garam dan mengetahui alternatif strategi peningkatan kualitas produk yang tepat untuk menentukan kualitas produk garam dengan analisis SWOT dan AHP. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan secara kuantitatif dan analisis kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan kueioner yang dilakukan pada pihak perusahaan yang ahli dibidangnya. Analisis yang dilakukan menggunakan analisis menggunakan matrik IFE (Internal Factors Evaluation), matrik IFE (Eksternal Factors Evaluation), matrik IE (Internal External), Matriks SWOT dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama PT Sumber Riski Barokah adalah proses pembuatan produk yang murni buatan sendiri. Kelemahan utama PT Sumber Riski Barokah adalah belum memiliki seritikat ISO dan SNI. Matrik SWOT menghasilkan 3 alternatif strategi yang selanjutnya dianalisis dengan Analitical Hierarchy Process (AHP). Hasil pengolahan AHP menempatkan strategi ST1 yaitu meningkatkan kualitas produk.
Kata kunci : strategi kualitas, garam, analisis SWOT, AHP, PT Sumber Riski Barokah
Abstrak (Clean): pulau madura mempunyai luas wilayah mencapai kurang lebih km dan salah satu pulau yang berpenghasilan garam terbesar di indonesia pt sumber riski barokah merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri garam dan pergudangan yang berbasis market di madura tepatnya di desa pengarengan kabupaten sampang dengan luas lahan mencapai m pt sumber riski barokah mengalami permasalahan pada kualitas produk pada proses produksi garam sehingga terjadinya pesaingpesaing perusahaan lainnya perusahaan ini belum menerapkan strategi peningkatan kualitas pada produk garam sehingga produk garam mengalami penurunan penjualan karena kualitas garam belum memenuhi standart nasional indonesia sni untuk itu perlu dilakukan analisis swot dan ahp tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor yang mempengaruhi lingkungan eksternal dan internal terhadap strategi peningkatan kualitas produk garam dan mengetahui alternatif strategi peningkatan kualitas produk yang tepat untuk menentukan kualitas produk garam dengan analisis swot dan ahp metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan secara kuantitatif dan analisis kualitatif teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan kueioner yang dilakukan pada pihak perusahaan yang ahli dibidangnya analisis yang dilakukan menggunakan analisis menggunakan matrik ife internal factors evaluation matrik ife eksternal factors evaluation matrik ie internal external matriks swot dan analytical hierarchy process ahp hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama pt sumber riski barokah adalah proses pembuatan produk yang murni buatan sendiri kelemahan utama pt sumber riski barokah adalah belum memiliki seritikat iso dan sni matrik swot menghasilkan alternatif strategi yang selanjutnya dianalisis dengan analitical hierarchy process ahp hasil pengolahan ahp menempatkan strategi st yaitu meningkatkan kualitas produk kata kunci strategi kualitas garam analisis swot ahp pt sumber riski barokah
Abstrak (Stopwords Removed): pulau madura mempunyai luas wilayah mencapai kurang lebih km salah satu pulau berpenghasilan garam terbesar indonesia pt sumber riski barokah perusahaan bergerak dibidang industri garam pergudangan berbasis market madura tepatnya desa pengarengan kabupaten sampang luas lahan mencapai m pt sumber riski barokah mengalami permasalahan kualitas produk proses produksi garam terjadinya pesaingpesaing perusahaan lainnya perusahaan belum menerapkan strategi peningkatan kualitas produk garam produk garam mengalami penurunan penjualan kualitas garam belum memenuhi standart nasional indonesia sni perlu dilakukan analisis swot ahp tujuan penelitian mengetahui faktor mempengaruhi lingkungan eksternal internal strategi peningkatan kualitas produk garam mengetahui alternatif strategi peningkatan kualitas produk tepat menentukan kualitas produk garam analisis swot ahp metode digunakan penelitian pendekatan secara kuantitatif analisis kualitatif teknik pengumpulan data observasi wawancara kueioner dilakukan pihak perusahaan ahli dibidangnya analisis dilakukan menggunakan analisis menggunakan matrik ife internal factors evaluation matrik ife eksternal factors evaluation matrik ie internal external matriks swot analytical hierarchy process ahp hasil penelitian menunjukkan kekuatan utama pt sumber riski barokah proses pembuatan produk murni buatan sendiri kelemahan utama pt sumber riski barokah belum memiliki seritikat iso sni matrik swot menghasilkan alternatif strategi selanjutnya dianalisis analitical hierarchy process ahp hasil pengolahan ahp menempatkan strategi st meningkatkan kualitas produk kata kunci strategi kualitas garam analisis swot ahp pt sumber riski barokah
Abstrak (Stemmed): pulau madura punya luas wilayah capai kurang lebih km salah satu pulau hasil garam besar indonesia pt sumber riski barokah usaha gerak bidang industri garam gudang bas market madura tepat desa pengarengan kabupaten sampang luas lahan capai m pt sumber riski barokah alami masalah kualitas produk proses produksi garam jadi pesaingpesaing usaha lain usaha belum terap strategi tingkat kualitas produk garam produk garam alami turun jual kualitas garam belum penuh standart nasional indonesia sni perlu laku analisis swot ahp tuju teliti tahu faktor pengaruh lingkung eksternal internal strategi tingkat kualitas produk garam tahu alternatif strategi tingkat kualitas produk tepat tentu kualitas produk garam analisis swot ahp metode guna teliti dekat cara kuantitatif analisis kualitatif teknik kumpul data observasi wawancara kueioner laku pihak usaha ahli bidang analisis laku guna analisis guna matrik ife internal factors evaluation matrik ife eksternal factors evaluation matrik ie internal external matriks swot analytical hierarchy process ahp hasil teliti tunjuk kuat utama pt sumber riski barokah proses buat produk murni buat sendiri lemah utama pt sumber riski barokah belum milik seritikat iso sni matrik swot hasil alternatif strategi lanjut analis analitical hierarchy process ahp hasil olah ahp tempat strategi st tingkat kualitas produk kata kunci strategi kualitas garam analisis swot ahp pt sumber riski barokah
Abstrak (Corrected): palau madura puny lucas wilayah capri during leash am salad sat palau hail gram bear indonesia pt number risk baroda sara gera biding industry gram gang was market madura teat desk pengarengan kabupaten sampan lucas laban capri m pt number risk baroda salami marsala kualitas proud proves produksi gram jade pesaingpesaing sara lain sara begum trap strategy dingbat kualitas proud gram proud gram salami turn dual kualitas gram begum punch standard national indonesia sin peru lake analysis swot ah juju elite tau factor pengaruh linking eternal internal strategy dingbat kualitas proud gram tau alternative strategy dingbat kualitas proud teat tent kualitas proud gram analysis swot ah metope gun elite dead cara kuantitatif analysis kualitatif tennis rumpus data observant wawancara kueioner lake pick sara ali biding analysis lake gun analysis gun matrix if internal factors evaluation matrix if eternal factors evaluation matrix i internal external marks swot analytical hierarchy process ah hail elite tuneup kurt mama pt number risk baroda proves but proud turn but sending leah mama pt number risk baroda begum milk seritikat is sin matrix swot hail alternative strategy layout analysis analytical hierarchy process ah hail blah ah tempt strategy st dingbat kualitas proud data bunch strategy kualitas gram analysis swot ah pt number risk baroda
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'garam': 9, 'kualitas': 8, 'produk': 8, 'strategi': 6, 'analisis': 6, 'ahp': 6, 'pt': 5, 'sumber': 5, 'riski': 5, 'barokah': 5, 'swot': 5, 'hasil': 4, 'usaha': 4, 'tingkat': 4, 'matrik': 4, 'belum': 3, 'laku': 3, 'teliti': 3, 'internal': 3, 'guna': 3, 'pulau': 2, 'madura': 2, 'luas': 2, 'capai': 2, 'indonesia': 2, 'bidang': 2, 'tepat': 2, 'alami': 2, 'proses': 2, 'sni': 2, 'tahu': 2, 'eksternal': 2, 'alternatif': 2, 'ife': 2, 'factors': 2, 'evaluation': 2, 'hierarchy': 2, 'process': 2, 'utama': 2, 'buat': 2, 'punya': 1, 'wilayah': 1, 'kurang': 1, 'lebih': 1, 'km': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'besar': 1, 'gerak': 1, 'industri': 1, 'gudang': 1, 'bas': 1, 'market': 1, 'desa': 1, 'pengarengan': 1, 'kabupaten': 1, 'sampang': 1, 'lahan': 1, 'm': 1, 'masalah': 1, 'produksi': 1, 'jadi': 1, 'pesaingpesaing': 1, 'lain': 1, 'terap': 1, 'turun': 1, 'jual': 1, 'penuh': 1, 'standart': 1, 'nasional': 1, 'perlu': 1, 'tuju': 1, 'faktor': 1, 'pengaruh': 1, 'lingkung': 1, 'tentu': 1, 'metode': 1, 'dekat': 1, 'cara': 1, 'kuantitatif': 1, 'kualitatif': 1, 'teknik': 1, 'kumpul': 1, 'data': 1, 'observasi': 1, 'wawancara': 1, 'kueioner': 1, 'pihak': 1, 'ahli': 1, 'ie': 1, 'external': 1, 'matriks': 1, 'analytical': 1, 'tunjuk': 1, 'kuat': 1, 'murni': 1, 'sendiri': 1, 'lemah': 1, 'milik': 1, 'seritikat': 1, 'iso': 1, 'lanjut': 1, 'analis': 1, 'analitical': 1, 'olah': 1, 'tempat': 1, 'st': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 31, 'of': 13, 'and': 12, 'in': 8, 'was': 8, 'quality': 7, 'salt': 6, 'ahp': 6, 'pt': 5, 'sumber': 5, 'riski': 5, 'barokah': 5, 'to': 5, 'swot': 5, 'matrix': 5, 'has': 4, 'company': 4, 'process': 4, 'this': 4, 'strategy': 4, 'that': 4, 'is': 3, 'a': 3, 'product': 3, 'not': 3, 'improve': 3, 'products': 3, 'analysis': 3, 'factors': 3, 'external': 3, 'internal': 3, 'using': 3, 'data': 3, 'analyzed': 3, 'madura': 2, 'area': 2, 'sni': 2, 'study': 2, 'alternative': 2, 'strategies': 2, 'by': 2, 'then': 2, 'ife': 2, 'evaluation': 2, 'hierarchy': 2, 'main': 2, 'island': 1, 'an': 1, 'approximately': 1, 'km': 1, 'one': 1, 'largest': 1, 'saltproducing': 1, 'islands': 1, 'indonesia': 1, 'marketbased': 1, 'engaged': 1, 'warehousing': 1, 'industry': 1, 'precisely': 1, 'pengarengan': 1, 'village': 1, 'sampang': 1, 'reaches': 1, 'm': 1, 'experienced': 1, 'problems': 1, 'with': 1, 'production': 1, 'resulting': 1, 'other': 1, 'competitors': 1, 'implemented': 1, 'so': 1, 'sale': 1, 'decreasing': 1, 'because': 1, 'met': 1, 'indonesian': 1, 'national': 1, 'standard': 1, 'for': 1, 'reason': 1, 'needed': 1, 'purpose': 1, 'determine': 1, 'affect': 1, 'environment': 1, 'find': 1, 'appropriate': 1, 'method': 1, 'employed': 1, 'quantitative': 1, 'approach': 1, 'qualitatively': 1, 'collected': 1, 'experts': 1, 'fields': 1, 'through': 1, 'observation': 1, 'interviews': 1, 'questionnaires': 1, 'ie': 1, 'analytical': 1, 'result': 1, 'showed': 1, 'strength': 1, 'making': 1, 'pure': 1, 'homemade': 1, 'weakness': 1, 'had': 1, 'iso': 1, 'certificates': 1, 'produced': 1, 'which': 1, 'were': 1, 'analytic': 1, 'processing': 1, 'resulted': 1, 'st': 1, 'improving': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #695 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Nur Anisya Ridwan
Judul: Perbaikan Kualitas Produk Garam Menggunakan Metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) di CV. Anugrah Sinar Laut
Pembimbing 1: Prof. Dr. Rachmad Hidayat,S.T,M.T, IPM, Asean Eng
Pembimbing 2: Dr. Sabarudin akhmad, ST.,M.T. IPM Asean Eng
Abstrak (Raw): Dalam dunia industri kualitas sangatlah penting untuk diperhatikan. Ada beberapa hal yang menyebabkan kualitas penting yaitu pada reputasi bagi perusahaan, penurunan biaya, peningkatan pangsa pasar, pertanggung jawaban produk dan produk atau jasa dan kualitas yang ditawarkan. Pada suatu produksi suatu produk tak selamanya kualitas yang dihasilkan dapat menunjukkan angka yang konstan dan tidak menimbulkan cacat. CV. Anugrah Sinar Laut merupakan perusahaan yang utamanya bergerak dibidang industri garam dan pergudangan dengan area pemasaran meliputi pulau Jawa yang mempunyai permasalahan dibidang pengendalian kualitas karena sering terjadi kecacatan produk.
Penelitian ini akan mengidentifikasi penyebab kecatan dan dampak dari kecacatan, mengetahui berapa besar resiko dari faktor yang mempengaruhi pada kecacatan produk garam. Sehingga cara yang digunakan adalah menggunakan metode Failure Mode Effect And Analysis (FMEA). Metode FMEA adalah suatu prosedur yang terstruktur untuk dapat mengidentifikasi dan mencegah sebanyak mungkin mode kegagalan (failure mode). Pada CV. Anugrah Sinar Laut yang sering terjadi reject yaitu jenis garam GLDH, sehingga peneliti fokus terhadap jenis produk GLDH. Menjelaskan tentang Presentase jumlah reject pada jenis garam GLDH (Garam lokal Drying Halus) dimana terjadapat 4 jenis kecacatan yaitu gosong, mentah, blackspot, butiran kasar. Berdasarkan data jumlah produksi dan jumlah reject setiap bulannya. Jenis cacat yang terjadi pada garam local drying halus terdiri dari cacat gosong (23,66%), cacat mentah (20,85%), cacat blackspot (15,55%), cacat butiran kasar (8,98%). Sehingga berdasarkan histogram tersebut 20% jenis produk cacat yang dapat menyebabkan 80% kerugian pada perusahaan.
Kata kunci: Failure Mode Effect And Analysis (FMEA), Teknik Delphi, Garam cacat.
Abstrak (Clean): dalam dunia industri kualitas sangatlah penting untuk diperhatikan ada beberapa hal yang menyebabkan kualitas penting yaitu pada reputasi bagi perusahaan penurunan biaya peningkatan pangsa pasar pertanggung jawaban produk dan produk atau jasa dan kualitas yang ditawarkan pada suatu produksi suatu produk tak selamanya kualitas yang dihasilkan dapat menunjukkan angka yang konstan dan tidak menimbulkan cacat cv anugrah sinar laut merupakan perusahaan yang utamanya bergerak dibidang industri garam dan pergudangan dengan area pemasaran meliputi pulau jawa yang mempunyai permasalahan dibidang pengendalian kualitas karena sering terjadi kecacatan produk penelitian ini akan mengidentifikasi penyebab kecatan dan dampak dari kecacatan mengetahui berapa besar resiko dari faktor yang mempengaruhi pada kecacatan produk garam sehingga cara yang digunakan adalah menggunakan metode failure mode effect and analysis fmea metode fmea adalah suatu prosedur yang terstruktur untuk dapat mengidentifikasi dan mencegah sebanyak mungkin mode kegagalan failure mode pada cv anugrah sinar laut yang sering terjadi reject yaitu jenis garam gldh sehingga peneliti fokus terhadap jenis produk gldh menjelaskan tentang presentase jumlah reject pada jenis garam gldh garam lokal drying halus dimana terjadapat jenis kecacatan yaitu gosong mentah blackspot butiran kasar berdasarkan data jumlah produksi dan jumlah reject setiap bulannya jenis cacat yang terjadi pada garam local drying halus terdiri dari cacat gosong cacat mentah cacat blackspot cacat butiran kasar sehingga berdasarkan histogram tersebut jenis produk cacat yang dapat menyebabkan kerugian pada perusahaan kata kunci failure mode effect and analysis fmea teknik delphi garam cacat
Abstrak (Stopwords Removed): dunia industri kualitas sangatlah penting diperhatikan ada beberapa menyebabkan kualitas penting reputasi bagi perusahaan penurunan biaya peningkatan pangsa pasar pertanggung jawaban produk produk jasa kualitas ditawarkan produksi produk tak selamanya kualitas dihasilkan dapat menunjukkan angka konstan menimbulkan cacat cv anugrah sinar laut perusahaan utamanya bergerak dibidang industri garam pergudangan area pemasaran meliputi pulau jawa mempunyai permasalahan dibidang pengendalian kualitas sering terjadi kecacatan produk penelitian mengidentifikasi penyebab kecatan dampak kecacatan mengetahui berapa besar resiko faktor mempengaruhi kecacatan produk garam cara digunakan menggunakan metode failure mode effect and analysis fmea metode fmea prosedur terstruktur dapat mengidentifikasi mencegah sebanyak mungkin mode kegagalan failure mode cv anugrah sinar laut sering terjadi reject jenis garam gldh peneliti fokus jenis produk gldh menjelaskan tentang presentase jumlah reject jenis garam gldh garam lokal drying halus dimana terjadapat jenis kecacatan gosong mentah blackspot butiran kasar berdasarkan data jumlah produksi jumlah reject setiap bulannya jenis cacat terjadi garam local drying halus terdiri cacat gosong cacat mentah cacat blackspot cacat butiran kasar berdasarkan histogram tersebut jenis produk cacat dapat menyebabkan kerugian perusahaan kata kunci failure mode effect and analysis fmea teknik delphi garam cacat
Abstrak (Stemmed): dunia industri kualitas sangat penting perhati ada beberapa sebab kualitas penting reputasi bagi usaha turun biaya tingkat pangsa pasar tanggung jawab produk produk jasa kualitas tawar produksi produk tak lama kualitas hasil dapat tunjuk angka konstan timbul cacat cv anugrah sinar laut usaha utama gerak bidang industri garam gudang area pasar liput pulau jawa punya masalah bidang kendali kualitas sering jadi cacat produk teliti identifikasi sebab cat dampak cacat tahu berapa besar resiko faktor pengaruh cacat produk garam cara guna guna metode failure mode effect and analysis fmea metode fmea prosedur struktur dapat identifikasi cegah banyak mungkin mode gagal failure mode cv anugrah sinar laut sering jadi reject jenis garam gldh teliti fokus jenis produk gldh jelas tentang presentase jumlah reject jenis garam gldh garam lokal drying halus mana terjadapat jenis cacat gosong mentah blackspot butir kasar dasar data jumlah produksi jumlah reject tiap bulan jenis cacat jadi garam local drying halus diri cacat gosong cacat mentah cacat blackspot cacat butir kasar dasar histogram sebut jenis produk cacat dapat sebab rugi usaha kata kunci failure mode effect and analysis fmea teknik delphi garam cacat
Abstrak (Corrected): dulia industry kualitas sang panting perhaps ada beberapa kebab kualitas panting reputes bag sara turn bay dingbat pangs paar tagging nawab proud proud casa kualitas tatar produksi proud take lama kualitas hail apart tuneup bangka konstanz timbal carat ca anagram sonar last sara mama gera biding industry gram gang area paar lieut palau jaw puny marsala biding kendall kualitas seeing jade carat proud elite identifikasi kebab cat damp carat tau berate bear resist factor pengaruh carat proud gram cara gun gun metope failure mode effect and analysis flea metope flea procedure structure apart identifikasi yeah banyan munchkin mode gaga failure mode ca anagram sonar last seeing jade reject penis gram old elite focus penis proud old jells tenting presents mullah reject penis gram old gram local drying halls mana terjadapat penis carat going mental blackfoot but kadar dakar data mullah produksi mullah reject tip buran penis carat jade gram local drying halls dirt carat going carat mental carat blackfoot carat but kadar dakar histogram debut penis proud carat apart kebab rug sara data bunch failure mode effect and analysis flea tennis delphi gram carat
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'cacat': 12, 'produk': 7, 'garam': 7, 'jenis': 6, 'kualitas': 5, 'mode': 4, 'sebab': 3, 'usaha': 3, 'dapat': 3, 'jadi': 3, 'failure': 3, 'fmea': 3, 'reject': 3, 'gldh': 3, 'jumlah': 3, 'industri': 2, 'penting': 2, 'pasar': 2, 'produksi': 2, 'cv': 2, 'anugrah': 2, 'sinar': 2, 'laut': 2, 'bidang': 2, 'sering': 2, 'teliti': 2, 'identifikasi': 2, 'guna': 2, 'metode': 2, 'effect': 2, 'and': 2, 'analysis': 2, 'drying': 2, 'halus': 2, 'gosong': 2, 'mentah': 2, 'blackspot': 2, 'butir': 2, 'kasar': 2, 'dasar': 2, 'dunia': 1, 'sangat': 1, 'perhati': 1, 'ada': 1, 'beberapa': 1, 'reputasi': 1, 'bagi': 1, 'turun': 1, 'biaya': 1, 'tingkat': 1, 'pangsa': 1, 'tanggung': 1, 'jawab': 1, 'jasa': 1, 'tawar': 1, 'tak': 1, 'lama': 1, 'hasil': 1, 'tunjuk': 1, 'angka': 1, 'konstan': 1, 'timbul': 1, 'utama': 1, 'gerak': 1, 'gudang': 1, 'area': 1, 'liput': 1, 'pulau': 1, 'jawa': 1, 'punya': 1, 'masalah': 1, 'kendali': 1, 'cat': 1, 'dampak': 1, 'tahu': 1, 'berapa': 1, 'besar': 1, 'resiko': 1, 'faktor': 1, 'pengaruh': 1, 'cara': 1, 'prosedur': 1, 'struktur': 1, 'cegah': 1, 'banyak': 1, 'mungkin': 1, 'gagal': 1, 'fokus': 1, 'jelas': 1, 'tentang': 1, 'presentase': 1, 'lokal': 1, 'mana': 1, 'terjadapat': 1, 'data': 1, 'tiap': 1, 'bulan': 1, 'local': 1, 'diri': 1, 'histogram': 1, 'sebut': 1, 'rugi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'teknik': 1, 'delphi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'of': 18, 'and': 9, 'defects': 8, 'is': 7, 'salt': 7, 'in': 6, 'to': 6, 'on': 6, 'quality': 5, 'a': 5, 'that': 4, 'cause': 4, 'product': 4, 'which': 3, 'company': 3, 'number': 3, 'so': 3, 'method': 3, 'failure': 3, 'fmea': 3, 'type': 3, 'gldh': 3, 'types': 3, 'important': 2, 'there': 2, 'are': 2, 'production': 2, 'not': 2, 'can': 2, 'cv': 2, 'sinar': 2, 'laut': 2, 'identify': 2, 'disability': 2, 'products': 2, 'mode': 2, 'effect': 2, 'analysis': 2, 'as': 2, 'rejects': 2, 'fine': 2, 'drying': 2, 'local': 2, 'raw': 2, 'blackspot': 2, 'coarse': 2, 'grain': 2, 'based': 2, 'defective': 2, 'industrial': 1, 'world': 1, 'very': 1, 'note': 1, 'several': 1, 'things': 1, 'reputation': 1, 'for': 1, 'decreasing': 1, 'costs': 1, 'increasing': 1, 'market': 1, 'share': 1, 'service': 1, 'accountability': 1, 'offered': 1, 'always': 1, 'produced': 1, 'show': 1, 'constant': 1, 'does': 1, 'anugrah': 1, 'primarily': 1, 'engaged': 1, 'warehousing': 1, 'industry': 1, 'with': 1, 'marketing': 1, 'areas': 1, 'covering': 1, 'java': 1, 'has': 1, 'problems': 1, 'field': 1, 'control': 1, 'due': 1, 'frequent': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'will': 1, 'impact': 1, 'knowing': 1, 'how': 1, 'much': 1, 'risk': 1, 'factors': 1, 'affect': 1, 'defect': 1, 'used': 1, 'use': 1, 'structured': 1, 'procedure': 1, 'be': 1, 'able': 1, 'prevent': 1, 'many': 1, 'modes': 1, 'possible': 1, 'grace': 1, 'often': 1, 'researchers': 1, 'focus': 1, 'explain': 1, 'percentage': 1, 'amount': 1, 'reject': 1, 'where': 1, 'namely': 1, 'charred': 1, 'data': 1, 'every': 1, 'month': 1, 'occur': 1, 'consist': 1, 'burn': 1, 'histogram': 1, 'loss': 1, 'keywords': 1, 'delphi': 1, 'technique': 1})
-------------------------------------------
--- Data #696 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Fatimatus Zahroh
Judul: Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Nasabah Bank BRI Bangkalan Dengan Metode Fuzzy Servqual
Pembimbing 1: Prof. Dr. Rachmad Hidayat,S.T,M.T, IPM, Asean Eng
Pembimbing 2: Anis Arendra S.T,.M.Eng
Abstrak (Raw): Kurangnya kualitas pelayanan merupakan salah satu faktor penyebab pada tingkat kepuasan nasabah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui atributatribut apa saja yang menjadi prioritas perbaikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan yang berpengaruh terhadap kepuasan nasabah Bank BRI Bangkalan. Pengukuran kualitas pelayanan dilakukan dengan metode fuzzy servqual dan menggunakan lima dimensi kualitas pelayanan yaitu bukti fisik (tangible), kehandalan (reliability), tanggapan (responsiveness), jaminan (assurance), serta empati (empathy). Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut yang menjadi prioritas dan perlu dilakukan perbaikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan pada Bank BRI Bangkalan yaitu kepuasan nasabah Bank BRI Bangkalan terhadap petugas yang memilik rasa sensitif (peka) pada kebutuhan para nasabah yang memiliki nilai gap yaitu sebesar -0,78. Sedangkan dimensi yang menjadi prioritas dan perlu dilakukan perbaikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan pada Bank BRI Bangkalan yaitu dimensi bukti fisik atau tangible yang memiliki nilai gap yaitu sebesar -0,260.
Abstrak (Clean): kurangnya kualitas pelayanan merupakan salah satu faktor penyebab pada tingkat kepuasan nasabah tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui atributatribut apa saja yang menjadi prioritas perbaikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan yang berpengaruh terhadap kepuasan nasabah bank bri bangkalan pengukuran kualitas pelayanan dilakukan dengan metode fuzzy servqual dan menggunakan lima dimensi kualitas pelayanan yaitu bukti fisik tangible kehandalan reliability tanggapan responsiveness jaminan assurance serta empati empathy hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut yang menjadi prioritas dan perlu dilakukan perbaikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan pada bank bri bangkalan yaitu kepuasan nasabah bank bri bangkalan terhadap petugas yang memilik rasa sensitif peka pada kebutuhan para nasabah yang memiliki nilai gap yaitu sebesar sedangkan dimensi yang menjadi prioritas dan perlu dilakukan perbaikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan pada bank bri bangkalan yaitu dimensi bukti fisik atau tangible yang memiliki nilai gap yaitu sebesar
Abstrak (Stopwords Removed): kurangnya kualitas pelayanan salah satu faktor penyebab tingkat kepuasan nasabah tujuan penelitian mengetahui atributatribut apa menjadi prioritas perbaikan meningkatkan kualitas pelayanan berpengaruh kepuasan nasabah bank bri bangkalan pengukuran kualitas pelayanan dilakukan metode fuzzy servqual menggunakan lima dimensi kualitas pelayanan bukti fisik tangible kehandalan reliability tanggapan responsiveness jaminan assurance empati empathy hasil penelitian menunjukkan atribut menjadi prioritas perlu dilakukan perbaikan meningkatkan kualitas pelayanan bank bri bangkalan kepuasan nasabah bank bri bangkalan petugas memilik rasa sensitif peka kebutuhan para nasabah memiliki nilai gap sebesar sedangkan dimensi menjadi prioritas perlu dilakukan perbaikan meningkatkan kualitas pelayanan bank bri bangkalan dimensi bukti fisik tangible memiliki nilai gap sebesar
Abstrak (Stemmed): kurang kualitas layan salah satu faktor sebab tingkat puas nasabah tuju teliti tahu atributatribut apa jadi prioritas baik tingkat kualitas layan pengaruh puas nasabah bank bri bangkal ukur kualitas layan laku metode fuzzy servqual guna lima dimensi kualitas layan bukti fisik tangible kehandalan reliability tanggap responsiveness jamin assurance empati empathy hasil teliti tunjuk atribut jadi prioritas perlu laku baik tingkat kualitas layan bank bri bangkal puas nasabah bank bri bangkal tugas milik rasa sensitif peka butuh para nasabah milik nilai gap besar sedang dimensi jadi prioritas perlu laku baik tingkat kualitas layan bank bri bangkal dimensi bukti fisik tangible milik nilai gap besar
Abstrak (Corrected): during kualitas layman salad sat factor kebab dingbat puts casaba juju elite tau atributatribut papa jade priority back dingbat kualitas layman pengaruh puts casaba bank bra bangka ukr kualitas layman lake metope fuzzy serval gun lima dimension kualitas layman but fisk tangible kehandalan reliability tanga responsiveness jamie assurance empty empathy hail elite tuneup tribute jade priority peru lake back dingbat kualitas layman bank bra bangka puts casaba bank bra bangka tugs milk rash sensitive peak butch para casaba milk nilgai gap bear sedan dimension jade priority peru lake back dingbat kualitas layman bank bra bangka dimension but fisk tangible milk nilgai gap bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kualitas': 6, 'layan': 6, 'tingkat': 4, 'nasabah': 4, 'bank': 4, 'bri': 4, 'bangkal': 4, 'puas': 3, 'jadi': 3, 'prioritas': 3, 'baik': 3, 'laku': 3, 'dimensi': 3, 'milik': 3, 'teliti': 2, 'bukti': 2, 'fisik': 2, 'tangible': 2, 'perlu': 2, 'nilai': 2, 'gap': 2, 'besar': 2, 'kurang': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'faktor': 1, 'sebab': 1, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'atributatribut': 1, 'apa': 1, 'pengaruh': 1, 'ukur': 1, 'metode': 1, 'fuzzy': 1, 'servqual': 1, 'guna': 1, 'lima': 1, 'kehandalan': 1, 'reliability': 1, 'tanggap': 1, 'responsiveness': 1, 'jamin': 1, 'assurance': 1, 'empati': 1, 'empathy': 1, 'hasil': 1, 'tunjuk': 1, 'atribut': 1, 'tugas': 1, 'rasa': 1, 'sensitif': 1, 'peka': 1, 'butuh': 1, 'para': 1, 'sedang': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 16, 'the': 13, 'service': 6, 'quality': 6, 'is': 5, 'to': 4, 'that': 4, 'bank': 4, 'bri': 4, 'bangkal': 4, 'and': 4, 'customer': 3, 'satisfaction': 3, 'priority': 3, 'in': 3, 'improving': 3, 'at': 3, 'a': 3, 'attributes': 2, 'physical': 2, 'evidence': 2, 'tangible': 2, 'reliability': 2, 'assurance': 2, 'empathy': 2, 'be': 2, 'who': 2, 'have': 2, 'sensitivity': 2, 'needs': 2, 'gap': 2, 'value': 2, 'dimension': 2, 'lack': 1, 'one': 1, 'factors': 1, 'causing': 1, 'level': 1, 'purpose': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'determine': 1, 'what': 1, 'are': 1, 'improvement': 1, 'affects': 1, 'measurement': 1, 'done': 1, 'by': 1, 'fuzzy': 1, 'servqual': 1, 'method': 1, 'using': 1, 'five': 1, 'dimensions': 1, 'namely': 1, 'response': 1, 'responsiveness': 1, 'results': 1, 'showed': 1, 'improvements': 1, 'need': 1, 'made': 1, 'for': 1, 'officers': 1, 'sense': 1, 'customers': 1, 'whereas': 1, 'becomes': 1, 'improved': 1, 'or': 1, 'which': 1, 'has': 1})
-------------------------------------------
--- Data #697 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Nurul Lailatul Qamariyah
Judul: Penentuan Lokasi Gudang dan Pengembangan Jaringan Rantai Pasok (Supply Chain Manajemen) Komoditas Garam Rakyat Kabupaten Sumenep
Pembimbing 1: Prof. Dr. Rahmad Hidayat, S.T., M.T., IPU, Asean Eng
Pembimbing 2: Dr. Sabarudin Akhmad, S.T., M.T., IPM, Asean Eng
Abstrak (Raw): Pulau Madura termasuk salah satu wilayah pengirim garam rakyat terbanyak di Indonesia. Sumenep merupakan salah satu Kabupaten yang berada di Pulau Madura dengan hasil panen garam terbanyak. Dalam pendistribusian garam, para petani garam tidak langsung mengirimkan hasil panennya ke gudang milik PT. Garam melainkan masih memlalui beberapa gudang terlebih dahulu antara lain gudang milik perseorangan, gudang koperasi yang berada di beberapa daerha maupun gudang garam nasional. Banyaknya jalur pendistribusian membuat harga garam yang dijual dari petani garam atau biasa disebut Kelompok Usaha Garam Rakyat (KUGAR) relatif rendah. Permasalahan tersebut diselesaikan dengan pengembangan Jaringan Rantai Pasok baru guna meminimalisir biaya transportasi. Selain itu, jumlah gudang yang ada tidak sesuai dengan kapasitas hasil panen garam yang semakin tahun semakin melimpah. Di Kabupaten Sumenep terdapat 90 KUGAR, 1 gudang garam nasional, gudang koperasi serta 8 gudang milik PT. Garam Sumenep. Keterbatasan gudang membuat garam yang tidak kebagian tempat simpan harus disimpan dipinggir jalan sehingga membuat kualitas garam menjadi rendah. Permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan pembuatan gudang baru sesuai dengan kapasitas hasil produksi garam serta jarak terdekat pengiriman garam.
Abstrak (Clean): pulau madura termasuk salah satu wilayah pengirim garam rakyat terbanyak di indonesia sumenep merupakan salah satu kabupaten yang berada di pulau madura dengan hasil panen garam terbanyak dalam pendistribusian garam para petani garam tidak langsung mengirimkan hasil panennya ke gudang milik pt garam melainkan masih memlalui beberapa gudang terlebih dahulu antara lain gudang milik perseorangan gudang koperasi yang berada di beberapa daerha maupun gudang garam nasional banyaknya jalur pendistribusian membuat harga garam yang dijual dari petani garam atau biasa disebut kelompok usaha garam rakyat kugar relatif rendah permasalahan tersebut diselesaikan dengan pengembangan jaringan rantai pasok baru guna meminimalisir biaya transportasi selain itu jumlah gudang yang ada tidak sesuai dengan kapasitas hasil panen garam yang semakin tahun semakin melimpah di kabupaten sumenep terdapat kugar gudang garam nasional gudang koperasi serta gudang milik pt garam sumenep keterbatasan gudang membuat garam yang tidak kebagian tempat simpan harus disimpan dipinggir jalan sehingga membuat kualitas garam menjadi rendah permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan pembuatan gudang baru sesuai dengan kapasitas hasil produksi garam serta jarak terdekat pengiriman garam
Abstrak (Stopwords Removed): pulau madura termasuk salah satu wilayah pengirim garam rakyat terbanyak indonesia sumenep salah satu kabupaten berada pulau madura hasil panen garam terbanyak pendistribusian garam para petani garam langsung mengirimkan hasil panennya gudang milik pt garam melainkan masih memlalui beberapa gudang terlebih dahulu antara lain gudang milik perseorangan gudang koperasi berada beberapa daerha maupun gudang garam nasional banyaknya jalur pendistribusian membuat harga garam dijual petani garam biasa disebut kelompok usaha garam rakyat kugar relatif rendah permasalahan tersebut diselesaikan pengembangan jaringan rantai pasok baru meminimalisir biaya transportasi selain jumlah gudang ada sesuai kapasitas hasil panen garam semakin tahun semakin melimpah kabupaten sumenep terdapat kugar gudang garam nasional gudang koperasi gudang milik pt garam sumenep keterbatasan gudang membuat garam kebagian tempat simpan harus disimpan dipinggir jalan membuat kualitas garam menjadi rendah permasalahan tersebut dapat diselesaikan pembuatan gudang baru sesuai kapasitas hasil produksi garam jarak terdekat pengiriman garam
Abstrak (Stemmed): pulau madura masuk salah satu wilayah kirim garam rakyat banyak indonesia sumenep salah satu kabupaten ada pulau madura hasil panen garam banyak distribusi garam para tani garam langsung kirim hasil panen gudang milik pt garam lain masih memlalui beberapa gudang lebih dahulu antara lain gudang milik orang gudang koperasi ada beberapa daerha maupun gudang garam nasional banyak jalur distribusi buat harga garam jual tani garam biasa sebut kelompok usaha garam rakyat gar relatif rendah masalah sebut selesai kembang jaring rantai pasok baru meminimalisir biaya transportasi selain jumlah gudang ada sesuai kapasitas hasil panen garam makin tahun makin limpah kabupaten sumenep dapat gar gudang garam nasional gudang koperasi gudang milik pt garam sumenep batas gudang buat garam bagi tempat simpan harus simpan pinggir jalan buat kualitas garam jadi rendah masalah sebut dapat selesai buat gudang baru sesuai kapasitas hasil produksi garam jarak dekat kirim garam
Abstrak (Corrected): palau madura mask salad sat wilayah kirin gram kyat banyan indonesia sumner salad sat kabupaten ada palau madura hail panel gram banyan distribute gram para tank gram lansing kirin hail panel gang milk pt gram lain mash memlalui beberapa gang leash dahl angara lain gang milk orang gang operas ada beberapa dacha maun gang gram national banyan value distribute but hard gram dual tank gram bias debut kelompok sara gram kyat gar related rental marsala debut seesaw embank caring rental ask bar meminimalisir bay transports slain mullah gang ada sexual kapasitas hail panel gram making thun making limp kabupaten sumner apart gar gang gram national gang operas gang milk pt gram sumner bats gang but gram bag tempt simian harms simian piggier alan but kualitas gram jade rental marsala debut apart seesaw but gang bar sexual kapasitas hail produksi gram arak dead kirin gram
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'garam': 16, 'gudang': 11, 'hasil': 4, 'buat': 4, 'kirim': 3, 'banyak': 3, 'sumenep': 3, 'ada': 3, 'panen': 3, 'milik': 3, 'sebut': 3, 'pulau': 2, 'madura': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'rakyat': 2, 'kabupaten': 2, 'distribusi': 2, 'tani': 2, 'pt': 2, 'lain': 2, 'beberapa': 2, 'koperasi': 2, 'nasional': 2, 'gar': 2, 'rendah': 2, 'masalah': 2, 'selesai': 2, 'baru': 2, 'sesuai': 2, 'kapasitas': 2, 'makin': 2, 'dapat': 2, 'simpan': 2, 'masuk': 1, 'wilayah': 1, 'indonesia': 1, 'para': 1, 'langsung': 1, 'masih': 1, 'memlalui': 1, 'lebih': 1, 'dahulu': 1, 'antara': 1, 'orang': 1, 'daerha': 1, 'maupun': 1, 'jalur': 1, 'harga': 1, 'jual': 1, 'biasa': 1, 'kelompok': 1, 'usaha': 1, 'relatif': 1, 'kembang': 1, 'jaring': 1, 'rantai': 1, 'pasok': 1, 'meminimalisir': 1, 'biaya': 1, 'transportasi': 1, 'selain': 1, 'jumlah': 1, 'tahun': 1, 'limpah': 1, 'batas': 1, 'bagi': 1, 'tempat': 1, 'harus': 1, 'pinggir': 1, 'jalan': 1, 'kualitas': 1, 'jadi': 1, 'produksi': 1, 'jarak': 1, 'dekat': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'salt': 16, 'of': 12, 'in': 9, 'warehouses': 6, 'warehouse': 5, 'is': 4, 'by': 4, 'sumenep': 3, 'with': 3, 'not': 3, 'to': 3, 'and': 3, 'a': 3, 'madura': 2, 'island': 2, 'one': 2, 'distribution': 2, 'farmers': 2, 'owned': 2, 'pt': 2, 'several': 2, 'cooperative': 2, 'national': 2, 'number': 2, 'makes': 2, 'gar': 2, 'low': 2, 'new': 2, 'accordance': 2, 'capacity': 2, 'that': 2, 'be': 2, 'largest': 1, 'sending': 1, 'areas': 1, 'indonesia': 1, 'regencies': 1, 'on': 1, 'most': 1, 'yields': 1, 'do': 1, 'send': 1, 'their': 1, 'crops': 1, 'directly': 1, 'but': 1, 'still': 1, 'through': 1, 'advance': 1, 'among': 1, 'others': 1, 'individual': 1, 'located': 1, 'regions': 1, 'channels': 1, 'price': 1, 'sold': 1, 'from': 1, 'or': 1, 'commonly': 1, 'called': 1, 'peoples': 1, 'business': 1, 'group': 1, 'relatively': 1, 'this': 1, 'problem': 1, 'was': 1, 'resolved': 1, 'developing': 1, 'supply': 1, 'chain': 1, 'network': 1, 'order': 1, 'minimize': 1, 'transportation': 1, 'costs': 1, 'addition': 1, 'existing': 1, 'harvest': 1, 'which': 1, 'increasingly': 1, 'abundant': 1, 'regency': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'limitations': 1, 'make': 1, 'does': 1, 'get': 1, 'place': 1, 'store': 1, 'must': 1, 'stored': 1, 'alongside': 1, 'road': 1, 'so': 1, 'quality': 1, 'becomes': 1, 'these': 1, 'problems': 1, 'can': 1, 'solved': 1, 'making': 1, 'production': 1, 'closest': 1, 'distance': 1, 'delivery': 1})
-------------------------------------------
--- Data #698 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Nuriyanti Arifiyah
Judul: PENGARUH KOMPOSISI LARUTAN, SUHU, DAN LAMA PEREBUSAN TERHADAP WARNA DAN KANDUNGAN GARAM PADA PROSES REKRISTALISASI GARAM KUALITAS III
Pembimbing 1: Dr.Sabarudin Akhmad, S.T, M.T, IPM. Asean Eng
Pembimbing 2: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T, IPM. Asean Eng
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Garam merupakan komoditas yang strategis sebagai kebutuhan konsumsi yang mengandung beberapa zat didalamnya, diantaranya adalah kandungan NaCl. Garam diproduksi dengan tiga jenis kualitas yang meliputi garam kualitas I, garam kualitas II, dan garam kualitas III. Garam kualitas III merupakan garam ysng memiliki kualitas paling rendah seperti warna garam yang kusam dan tidak dikonsumsi. Garam kualitas III ini biasanya digunakan untuk perasinan dan pertanian. Peningkatan kualitas garam dilakukan dengan melakukan proses rekristalisasi yang kemudian hasil dari proses rekristalisasi diukur dengan melihat perubahan kandungan NaCl dan warna garam.Penelitian ini dilakukan di Desa Pademawu Barat Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan sebagai tempat untuk melakukan proses rekristalisasi garam serta Koperasi Unit Desa “Karya Sakti” Desa Montok Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan sebagai tempat untuk melakukan uji laboratorium terhadap kandungan NaCl. Analisis yang digunakan untuk mengetahui peningkatan kualitas garam adalah kandungan NaCl dan warna garam. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) faktorial. Penggunakan metode RAL faktorial mempunyai tiga faktor, yaitu faktor pertama adalah komposisi larutan dengan dua level yaitu 15% dan 20%. Faktor kedua adalah suhu dengan dua level yaitu 110oC dan 120oC. Faktor ketiga adalah lama perebusan dengan dua level yaitu 1 jam dan 2 jam. Data dianalisis dengan melakukan uji Analysis Of Variance (ANOVA) dan uji lanjut.
Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan yang dipengaruhi oleh faktor interaksi antara komposisi larutan, suhu, dan lama perebusan terhadapkandungan NaCl dan warna garam. Namun dari hasil proses rekristalisasi garam kandungan NaCl dan warna garam mengalami peningkatan yang semula memiliki kandungan NaCl sebesar 94,59% menjadi 98%. Begitu pula dengan warna garam mengalami peningkatan yang semula berada pada tingkatan ke 4 kemudian mengalami peningkatan menjadi tingkatan 2. Dengan dilakukan proses rekristalisasi garam, garam yang semula berkualitas tiga mengalami peningkatan menjadi kualitas dua.
Kata kunci : Konsentrasi NaCl, Warna Garam, Komposisi Larutan Garam, Suhu, Lama Perebusan
Abstrak (Clean): abstrak garam merupakan komoditas yang strategis sebagai kebutuhan konsumsi yang mengandung beberapa zat didalamnya diantaranya adalah kandungan nacl garam diproduksi dengan tiga jenis kualitas yang meliputi garam kualitas i garam kualitas ii dan garam kualitas iii garam kualitas iii merupakan garam ysng memiliki kualitas paling rendah seperti warna garam yang kusam dan tidak dikonsumsi garam kualitas iii ini biasanya digunakan untuk perasinan dan pertanian peningkatan kualitas garam dilakukan dengan melakukan proses rekristalisasi yang kemudian hasil dari proses rekristalisasi diukur dengan melihat perubahan kandungan nacl dan warna garampenelitian ini dilakukan di desa pademawu barat kecamatan pademawu kabupaten pamekasan sebagai tempat untuk melakukan proses rekristalisasi garam serta koperasi unit desa “karya sakti” desa montok kecamatan larangan kabupaten pamekasan sebagai tempat untuk melakukan uji laboratorium terhadap kandungan nacl analisis yang digunakan untuk mengetahui peningkatan kualitas garam adalah kandungan nacl dan warna garam rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap ral faktorial penggunakan metode ral faktorial mempunyai tiga faktor yaitu faktor pertama adalah komposisi larutan dengan dua level yaitu dan faktor kedua adalah suhu dengan dua level yaitu oc dan oc faktor ketiga adalah lama perebusan dengan dua level yaitu jam dan jam data dianalisis dengan melakukan uji analysis of variance anova dan uji lanjut hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan yang dipengaruhi oleh faktor interaksi antara komposisi larutan suhu dan lama perebusan terhadapkandungan nacl dan warna garam namun dari hasil proses rekristalisasi garam kandungan nacl dan warna garam mengalami peningkatan yang semula memiliki kandungan nacl sebesar menjadi begitu pula dengan warna garam mengalami peningkatan yang semula berada pada tingkatan ke kemudian mengalami peningkatan menjadi tingkatan dengan dilakukan proses rekristalisasi garam garam yang semula berkualitas tiga mengalami peningkatan menjadi kualitas dua kata kunci konsentrasi nacl warna garam komposisi larutan garam suhu lama perebusan
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak garam komoditas strategis kebutuhan konsumsi mengandung beberapa zat didalamnya diantaranya kandungan nacl garam diproduksi tiga jenis kualitas meliputi garam kualitas i garam kualitas ii garam kualitas iii garam kualitas iii garam ysng memiliki kualitas paling rendah warna garam kusam dikonsumsi garam kualitas iii biasanya digunakan perasinan pertanian peningkatan kualitas garam dilakukan melakukan proses rekristalisasi hasil proses rekristalisasi diukur melihat perubahan kandungan nacl warna garampenelitian dilakukan desa pademawu barat kecamatan pademawu kabupaten pamekasan tempat melakukan proses rekristalisasi garam koperasi unit desa “karya sakti” desa montok kecamatan larangan kabupaten pamekasan tempat melakukan uji laboratorium kandungan nacl analisis digunakan mengetahui peningkatan kualitas garam kandungan nacl warna garam rancangan penelitian digunakan rancangan acak lengkap ral faktorial penggunakan metode ral faktorial mempunyai tiga faktor faktor pertama komposisi larutan dua level faktor kedua suhu dua level oc oc faktor ketiga lama perebusan dua level jam jam data dianalisis melakukan uji analysis of variance anova uji lanjut hasil analisis menunjukkan ada pengaruh signifikan dipengaruhi faktor interaksi antara komposisi larutan suhu lama perebusan terhadapkandungan nacl warna garam hasil proses rekristalisasi garam kandungan nacl warna garam mengalami peningkatan semula memiliki kandungan nacl sebesar menjadi begitu pula warna garam mengalami peningkatan semula berada tingkatan mengalami peningkatan menjadi tingkatan dilakukan proses rekristalisasi garam garam semula berkualitas tiga mengalami peningkatan menjadi kualitas dua kata kunci konsentrasi nacl warna garam komposisi larutan garam suhu lama perebusan
Abstrak (Stemmed): abstrak garam komoditas strategis butuh konsumsi kandung beberapa zat dalam antara kandung nacl garam produksi tiga jenis kualitas liput garam kualitas i garam kualitas ii garam kualitas iii garam kualitas iii garam ysng milik kualitas paling rendah warna garam kusam konsumsi garam kualitas iii biasa guna asin tani tingkat kualitas garam laku laku proses rekristalisasi hasil proses rekristalisasi ukur lihat ubah kandung nacl warna garampenelitian laku desa pademawu barat camat pademawu kabupaten pamekasan tempat laku proses rekristalisasi garam koperasi unit desa karya sakti desa montok camat larang kabupaten pamekasan tempat laku uji laboratorium kandung nacl analisis guna tahu tingkat kualitas garam kandung nacl warna garam rancang teliti guna rancang acak lengkap ral faktorial guna metode ral faktorial punya tiga faktor faktor pertama komposisi larut dua level faktor dua suhu dua level oc oc faktor tiga lama rebus dua level jam jam data analis laku uji analysis of variance anova uji lanjut hasil analisis tunjuk ada pengaruh signifikan pengaruh faktor interaksi antara komposisi larut suhu lama rebus terhadapkandungan nacl warna garam hasil proses rekristalisasi garam kandung nacl warna garam alami tingkat mula milik kandung nacl besar jadi begitu pula warna garam alami tingkat mula ada tingkat alami tingkat jadi tingkat laku proses rekristalisasi garam garam mula kualitas tiga alami tingkat jadi kualitas dua kata kunci konsentrasi nacl warna garam komposisi larut garam suhu lama rebus
Abstrak (Corrected): abstract gram komoditas strategic butch konsumsi bandung beberapa at dream angara bandung nail gram produksi toga penis kualitas lieut gram kualitas i gram kualitas i gram kualitas wii gram kualitas wii gram yang milk kualitas paling rental wanna gram sam konsumsi gram kualitas wii bias gun sin tank dingbat kualitas gram lake lake proves rekristalisasi hail proves rekristalisasi ukr that bah bandung nail wanna garampenelitian lake desk pademawu brat carat pademawu kabupaten pamekasan tempt lake proves rekristalisasi gram operas unit desk karma sakti desk months carat parang kabupaten pamekasan tempt lake uni laboratories bandung nail analysis gun tau dingbat kualitas gram bandung nail wanna gram dancing elite gun dancing arak lengkap real factorial gun metope real factorial puny toga factor factor pertain komposisi larum due level factor due sulu due level oc oc factor toga lama rebus due level jam jam data analysis lake uni analysis of variance nova uni layout hail analysis tuneup ada pengaruh significant pengaruh factor interaksi angara komposisi larum sulu lama rebus terhadapkandungan nail wanna gram hail proves rekristalisasi gram bandung nail wanna gram salami dingbat mule milk bandung nail bear jade begin pula wanna gram salami dingbat mule ada dingbat salami dingbat jade dingbat lake proves rekristalisasi gram gram mule kualitas toga salami dingbat jade kualitas due data bunch konsentrasi nail wanna gram komposisi larum gram sulu lama rebus
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'garam': 21, 'kualitas': 11, 'nacl': 8, 'tingkat': 8, 'kandung': 7, 'warna': 7, 'laku': 7, 'proses': 5, 'rekristalisasi': 5, 'faktor': 5, 'dua': 5, 'tiga': 4, 'guna': 4, 'alami': 4, 'iii': 3, 'hasil': 3, 'desa': 3, 'uji': 3, 'komposisi': 3, 'larut': 3, 'level': 3, 'suhu': 3, 'lama': 3, 'rebus': 3, 'mula': 3, 'jadi': 3, 'konsumsi': 2, 'antara': 2, 'milik': 2, 'pademawu': 2, 'camat': 2, 'kabupaten': 2, 'pamekasan': 2, 'tempat': 2, 'analisis': 2, 'rancang': 2, 'ral': 2, 'faktorial': 2, 'oc': 2, 'jam': 2, 'ada': 2, 'pengaruh': 2, 'abstrak': 1, 'komoditas': 1, 'strategis': 1, 'butuh': 1, 'beberapa': 1, 'zat': 1, 'dalam': 1, 'produksi': 1, 'jenis': 1, 'liput': 1, 'i': 1, 'ii': 1, 'ysng': 1, 'paling': 1, 'rendah': 1, 'kusam': 1, 'biasa': 1, 'asin': 1, 'tani': 1, 'ukur': 1, 'lihat': 1, 'ubah': 1, 'garampenelitian': 1, 'barat': 1, 'koperasi': 1, 'unit': 1, 'karya': 1, 'sakti': 1, 'montok': 1, 'larang': 1, 'laboratorium': 1, 'tahu': 1, 'teliti': 1, 'acak': 1, 'lengkap': 1, 'metode': 1, 'punya': 1, 'pertama': 1, 'data': 1, 'analis': 1, 'analysis': 1, 'of': 1, 'variance': 1, 'anova': 1, 'lanjut': 1, 'tunjuk': 1, 'signifikan': 1, 'interaksi': 1, 'terhadapkandungan': 1, 'besar': 1, 'begitu': 1, 'pula': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'konsentrasi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 36, 'salt': 22, 'of': 20, 'and': 13, 'is': 11, 'quality': 11, 'nacl': 8, 'content': 7, 'color': 7, 'a': 6, 'which': 6, 'was': 6, 'to': 6, 'as': 5, 'with': 5, 'recrystallization': 5, 'process': 5, 'in': 4, 'by': 4, 'has': 4, 'two': 4, 'increased': 4, 'that': 3, 'three': 3, 'iii': 3, 'used': 3, 'village': 3, 'analysis': 3, 'factor': 3, 'composition': 3, 'solution': 3, 'levels': 3, 'temperature': 3, 'boiling': 3, 'originally': 3, 'then': 2, 'at': 2, 'research': 2, 'pademawu': 2, 'district': 2, 'pamekasan': 2, 'regency': 2, 'place': 2, 'design': 2, 'factorial': 2, 'factors': 2, 'namely': 2, 'oc': 2, 'time': 2, 'level': 2, 'abstract': 1, 'strategic': 1, 'commodity': 1, 'consumption': 1, 'need': 1, 'contains': 1, 'several': 1, 'substances': 1, 'it': 1, 'including': 1, 'produced': 1, 'types': 1, 'include': 1, 'i': 1, 'ii': 1, 'lowest': 1, 'like': 1, 'dull': 1, 'not': 1, 'consumed': 1, 'usually': 1, 'for': 1, 'salting': 1, 'agriculture': 1, 'improvement': 1, 'done': 1, 'doing': 1, 'result': 1, 'measured': 1, 'looking': 1, 'changes': 1, 'this': 1, 'conducted': 1, 'west': 1, 'carry': 1, 'out': 1, 'well': 1, 'karya': 1, 'sakti': 1, 'unit': 1, 'cooperative': 1, 'montok': 1, 'larang': 1, 'conduct': 1, 'laboratory': 1, 'tests': 1, 'on': 1, 'determine': 1, 'increase': 1, 'completely': 1, 'randomized': 1, 'crd': 1, 'using': 1, 'ral': 1, 'method': 1, 'first': 1, 'second': 1, 'third': 1, 'hour': 1, 'hours': 1, 'data': 1, 'were': 1, 'analyzed': 1, 'conducting': 1, 'variance': 1, 'anova': 1, 'test': 1, 'further': 1, 'testing': 1, 'showed': 1, 'there': 1, 'no': 1, 'significant': 1, 'effect': 1, 'influenced': 1, 'interaction': 1, 'between': 1, 'duration': 1, 'however': 1, 'from': 1, 'results': 1, 'had': 1, 'similarly': 1, 'th': 1, 'keywords': 1, 'concentration': 1, 'long': 1})
-------------------------------------------
--- Data #699 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Devita Riski Ana Putri
Judul: ANALISIS PENENTUAN JUMLAH PEMESANAN BAHAN BAKU SHIPPING SUPPORT BERDASARKAN METODE
ECONOMIC ORDER QUANTITY MULTI ITEM MULTI SUPPLIER PADA PT. BMDA
Pembimbing 1: Prof. Dr. Rachmad Hidayat,S.T,M.T, IPM, Asean Eng
Pembimbing 2: Sugeng purwoko S.T,.M,T
Abstrak (Raw): Metode multi item multi supplier (EOQ) deterministik adalah model untuk menentukan jumlah pesanan dengan membeli bersama dengan pemasok dengan beberapa jenis barang yang berbeda. Pendekatan metode ini digunakan untuk menemukan titik keseimbangan antara biaya pemesanan dan biaya penyimpanan untuk mendapatkan biaya minimum. Adapun metode EOQ (Economic Order Quantity) deterministik adalah suatu model pengendalian persediaan di mana jumlah permintaan diketahui dengan pasti, sehingga pemesanan dapat ditentukan di perusahaan. Dalam menangani masalah manajemen persediaan, perlu untuk mengidentifikasi persediaan, manajemen yang dapat mengalokasikan sumber daya untuk barang yang jumlahnya relatif kecil tetapi membutuhkan biaya manajemen yang lebih besar. Mengenai pengendalian persediaan bahan baku yang merupakan masalah bagi perusahaan untuk menjadi optimal, perlu mempertimbangkan permintaan konsumen, persyaratan bahan baku, stok pengaman dan biaya yang diperlukan. Dari hal-hal ini dipertimbangkan, analisis penentuan jumlah pembelian bahan baku diperlukan sehingga kontrol persediaan bahan baku mendapat hasil yang paling optimal. Jadi perusahaan tidak lagi mengalami pemborosan.
Kata kunci: Multi Item Multi Supplier, EOQ (Economic Order Quantity), Inventroy, Safety Stock.
Abstrak (Clean): metode multi item multi supplier eoq deterministik adalah model untuk menentukan jumlah pesanan dengan membeli bersama dengan pemasok dengan beberapa jenis barang yang berbeda pendekatan metode ini digunakan untuk menemukan titik keseimbangan antara biaya pemesanan dan biaya penyimpanan untuk mendapatkan biaya minimum adapun metode eoq economic order quantity deterministik adalah suatu model pengendalian persediaan di mana jumlah permintaan diketahui dengan pasti sehingga pemesanan dapat ditentukan di perusahaan dalam menangani masalah manajemen persediaan perlu untuk mengidentifikasi persediaan manajemen yang dapat mengalokasikan sumber daya untuk barang yang jumlahnya relatif kecil tetapi membutuhkan biaya manajemen yang lebih besar mengenai pengendalian persediaan bahan baku yang merupakan masalah bagi perusahaan untuk menjadi optimal perlu mempertimbangkan permintaan konsumen persyaratan bahan baku stok pengaman dan biaya yang diperlukan dari halhal ini dipertimbangkan analisis penentuan jumlah pembelian bahan baku diperlukan sehingga kontrol persediaan bahan baku mendapat hasil yang paling optimal jadi perusahaan tidak lagi mengalami pemborosan kata kunci multi item multi supplier eoq economic order quantity inventroy safety stock
Abstrak (Stopwords Removed): metode multi item multi supplier eoq deterministik model menentukan jumlah pesanan membeli bersama pemasok beberapa jenis barang berbeda pendekatan metode digunakan menemukan titik keseimbangan antara biaya pemesanan biaya penyimpanan mendapatkan biaya minimum adapun metode eoq economic order quantity deterministik model pengendalian persediaan mana jumlah permintaan diketahui pasti pemesanan dapat ditentukan perusahaan menangani masalah manajemen persediaan perlu mengidentifikasi persediaan manajemen dapat mengalokasikan sumber daya barang jumlahnya relatif kecil membutuhkan biaya manajemen lebih besar mengenai pengendalian persediaan bahan baku masalah bagi perusahaan menjadi optimal perlu mempertimbangkan permintaan konsumen persyaratan bahan baku stok pengaman biaya diperlukan halhal dipertimbangkan analisis penentuan jumlah pembelian bahan baku diperlukan kontrol persediaan bahan baku mendapat hasil paling optimal jadi perusahaan lagi mengalami pemborosan kata kunci multi item multi supplier eoq economic order quantity inventroy safety stock
Abstrak (Stemmed): metode multi item multi supplier eoq deterministik model tentu jumlah pesan beli sama pasok beberapa jenis barang beda dekat metode guna temu titik imbang antara biaya mesan biaya simpan dapat biaya minimum adapun metode eoq economic order quantity deterministik model kendali sedia mana jumlah minta tahu pasti mesan dapat tentu usaha tangan masalah manajemen sedia perlu identifikasi sedia manajemen dapat alokasi sumber daya barang jumlah relatif kecil butuh biaya manajemen lebih besar kena kendali sedia bahan baku masalah bagi usaha jadi optimal perlu timbang minta konsumen syarat bahan baku stok kam biaya perlu halhal timbang analisis tentu jumlah beli bahan baku perlu kontrol sedia bahan baku dapat hasil paling optimal jadi usaha lagi alami boros kata kunci multi item multi supplier eoq economic order quantity inventroy safety stock
Abstrak (Corrected): metope mufti item mufti supplier eon deterministic model tent mullah pecan bell same ask beberapa penis baring bed dead metope gun temp titis bang angara bay mean bay simian apart bay minimum adapt metope eon economic order quantity deterministic model kendall media mana mullah mint tau past mean apart tent sara tanga marsala management media peru identifikasi media management apart alkali number day baring mullah related cecil butch bay management leash bear ken kendall media bahai baku marsala bag sara jade optimal peru timing mint consumed start bahai baku stop am bay peru halal timing analysis tent mullah bell bahai baku peru control media bahai baku apart hail paling optimal jade sara lag salami bores data bunch mufti item mufti supplier eon economic order quantity inventory safety stock
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'biaya': 5, 'sedia': 5, 'multi': 4, 'jumlah': 4, 'dapat': 4, 'perlu': 4, 'bahan': 4, 'baku': 4, 'metode': 3, 'eoq': 3, 'tentu': 3, 'usaha': 3, 'manajemen': 3, 'item': 2, 'supplier': 2, 'deterministik': 2, 'model': 2, 'beli': 2, 'barang': 2, 'mesan': 2, 'economic': 2, 'order': 2, 'quantity': 2, 'kendali': 2, 'minta': 2, 'masalah': 2, 'jadi': 2, 'optimal': 2, 'timbang': 2, 'pesan': 1, 'sama': 1, 'pasok': 1, 'beberapa': 1, 'jenis': 1, 'beda': 1, 'dekat': 1, 'guna': 1, 'temu': 1, 'titik': 1, 'imbang': 1, 'antara': 1, 'simpan': 1, 'minimum': 1, 'adapun': 1, 'mana': 1, 'tahu': 1, 'pasti': 1, 'tangan': 1, 'identifikasi': 1, 'alokasi': 1, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'relatif': 1, 'kecil': 1, 'butuh': 1, 'lebih': 1, 'besar': 1, 'kena': 1, 'bagi': 1, 'konsumen': 1, 'syarat': 1, 'stok': 1, 'kam': 1, 'halhal': 1, 'analisis': 1, 'kontrol': 1, 'hasil': 1, 'paling': 1, 'lagi': 1, 'alami': 1, 'boros': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'inventroy': 1, 'safety': 1, 'stock': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'is': 8, 'of': 6, 'a': 5, 'to': 5, 'inventory': 5, 'multi': 4, 'for': 4, 'with': 4, 'costs': 4, 'that': 4, 'raw': 4, 'material': 4, 'deterministic': 3, 'eoq': 3, 'method': 3, 'order': 3, 'quantity': 3, 'in': 3, 'so': 3, 'company': 3, 'management': 3, 'item': 2, 'supplier': 2, 'model': 2, 'determining': 2, 'ordering': 2, 'and': 2, 'economic': 2, 'control': 2, 'which': 2, 'number': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'it': 2, 'necessary': 2, 'optimal': 2, 'safety': 2, 'stock': 2, 'by': 1, 'purchasing': 1, 'together': 1, 'suppliers': 1, 'several': 1, 'different': 1, 'types': 1, 'items': 1, 'this': 1, 'approach': 1, 'used': 1, 'find': 1, 'balance': 1, 'point': 1, 'between': 1, 'storage': 1, 'obtain': 1, 'minimum': 1, 'cost': 1, 'as': 1, 'requests': 1, 'known': 1, 'certainty': 1, 'determined': 1, 'at': 1, 'dealing': 1, 'problems': 1, 'identify': 1, 'allocate': 1, 'resources': 1, 'goods': 1, 'are': 1, 'relatively': 1, 'small': 1, 'but': 1, 'require': 1, 'greater': 1, 'regarding': 1, 'controlling': 1, 'problem': 1, 'consider': 1, 'consumer': 1, 'demand': 1, 'requirements': 1, 'required': 1, 'from': 1, 'these': 1, 'things': 1, 'considered': 1, 'an': 1, 'analysis': 1, 'amount': 1, 'purchases': 1, 'needed': 1, 'gets': 1, 'most': 1, 'results': 1, 'no': 1, 'longer': 1, 'experiences': 1, 'waste': 1, 'keywords': 1, 'inventroy': 1})
-------------------------------------------
--- Data #700 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Arina Mana Sikana
Judul: PENDEKATAN BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK UNTUK PREDIKSI KRISIS KOMODITAS BERAS DI INDONESIA
Pembimbing 1: Trisita Novianti, S.TP., M.T.
Pembimbing 2: Dr. Weny Findiastuti, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Semakin meningkatnya jumlah penduduk Indonesia berakibat pada peningkatan jumlah konsumsi beras. Belum tercukupinya jumlah beras ditambah tingginya harga beras di pasaran mendorong pemerintah mengambil keputusan untuk melakukan impor. Di satu sisi impor beras merupakan salah satu upaya untuk menjaga kestabilan harga beras, di sisi lain impor yang dilakukan secara terus-menerus dapat menyebabkan turunnya cadangan devisa.
Pengembangan sistem prediksi krisis komoditas beras di Indonesia dilakukan dengan metode analogi dengan sistem prediksi krisis mata uang. Pendekatan yang digunakan adalah backpropagation neural network. Tahap penting yang dilakukan adalah menentukan variabel krisis dan indikator-indikator terjadinya krisis komoditas tersebut. Sebagai variabel krisis digunakan CMPI (Index of Commodity Market Pressure). Indikator krisis yang digunakan adalah produksi beras, konsumsi beras, harga beras, luas lahan dan jumlah penduduk.
Data yang digunakan dalam penelitian ini dari Januari 2008 hingga Desember 2018. Diperoleh arsitektur jaringan terbaik yaitu 45 neuron dengan MSE 0,209192 Dengan menggunakan arsitektur terbaik dilakukan analisis efek perubahan nilai setiap indikator yang dilakukan dengan menambah dan mengurangi nilai pada indikator tertentu sebesar 10%, 20% dan 30%. Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa indikator yang berkorelasi kuat terhadap krisis komoditas beras adalah konsumsi beras, luas lahan dan jumlah penduduk.
Abstrak (Clean): semakin meningkatnya jumlah penduduk indonesia berakibat pada peningkatan jumlah konsumsi beras belum tercukupinya jumlah beras ditambah tingginya harga beras di pasaran mendorong pemerintah mengambil keputusan untuk melakukan impor di satu sisi impor beras merupakan salah satu upaya untuk menjaga kestabilan harga beras di sisi lain impor yang dilakukan secara terusmenerus dapat menyebabkan turunnya cadangan devisa pengembangan sistem prediksi krisis komoditas beras di indonesia dilakukan dengan metode analogi dengan sistem prediksi krisis mata uang pendekatan yang digunakan adalah backpropagation neural network tahap penting yang dilakukan adalah menentukan variabel krisis dan indikatorindikator terjadinya krisis komoditas tersebut sebagai variabel krisis digunakan cmpi index of commodity market pressure indikator krisis yang digunakan adalah produksi beras konsumsi beras harga beras luas lahan dan jumlah penduduk data yang digunakan dalam penelitian ini dari januari hingga desember diperoleh arsitektur jaringan terbaik yaitu neuron dengan mse dengan menggunakan arsitektur terbaik dilakukan analisis efek perubahan nilai setiap indikator yang dilakukan dengan menambah dan mengurangi nilai pada indikator tertentu sebesar dan hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa indikator yang berkorelasi kuat terhadap krisis komoditas beras adalah konsumsi beras luas lahan dan jumlah penduduk
Abstrak (Stopwords Removed): semakin meningkatnya jumlah penduduk indonesia berakibat peningkatan jumlah konsumsi beras belum tercukupinya jumlah beras ditambah tingginya harga beras pasaran mendorong pemerintah mengambil keputusan melakukan impor satu sisi impor beras salah satu upaya menjaga kestabilan harga beras sisi lain impor dilakukan secara terusmenerus dapat menyebabkan turunnya cadangan devisa pengembangan sistem prediksi krisis komoditas beras indonesia dilakukan metode analogi sistem prediksi krisis mata uang pendekatan digunakan backpropagation neural network tahap penting dilakukan menentukan variabel krisis indikatorindikator terjadinya krisis komoditas tersebut variabel krisis digunakan cmpi index of commodity market pressure indikator krisis digunakan produksi beras konsumsi beras harga beras luas lahan jumlah penduduk data digunakan penelitian januari hingga desember diperoleh arsitektur jaringan terbaik neuron mse menggunakan arsitektur terbaik dilakukan analisis efek perubahan nilai setiap indikator dilakukan menambah mengurangi nilai indikator tertentu sebesar hasil analisis tersebut menunjukkan indikator berkorelasi kuat krisis komoditas beras konsumsi beras luas lahan jumlah penduduk
Abstrak (Stemmed): makin tingkat jumlah duduk indonesia akibat tingkat jumlah konsumsi beras belum cukup jumlah beras tambah tinggi harga beras pasar dorong perintah ambil putus laku impor satu sisi impor beras salah satu upaya jaga stabil harga beras sisi lain impor laku cara terusmenerus dapat sebab turun cadang devisa kembang sistem prediksi krisis komoditas beras indonesia laku metode analogi sistem prediksi krisis mata uang dekat guna backpropagation neural network tahap penting laku tentu variabel krisis indikatorindikator jadi krisis komoditas sebut variabel krisis guna cmpi index of commodity market pressure indikator krisis guna produksi beras konsumsi beras harga beras luas lahan jumlah duduk data guna teliti januari hingga desember oleh arsitektur jaring baik neuron mse guna arsitektur baik laku analisis efek ubah nilai tiap indikator laku tambah kurang nilai indikator tentu besar hasil analisis sebut tunjuk indikator korelasi kuat krisis komoditas beras konsumsi beras luas lahan jumlah duduk
Abstrak (Corrected): making dingbat mullah dude indonesia akbar dingbat mullah konsumsi bears begum cutup mullah bears tambac ting hard bears paar doing perineal ambit puts lake import sat sis import bears salad sat pay saga stabile hard bears sis lain import lake cara terusmenerus apart kebab turn padang devise embank sister prediksi crisis komoditas bears indonesia lake metope analogy sister prediksi crisis data hang dead gun backpropagation neural network that panting lake tent variable crisis indikatorindikator jade crisis komoditas debut variable crisis gun impi index of commodity market pressure indicator crisis gun produksi bears konsumsi bears hard bears lucas laban mullah dude data gun elite january hinges december olen arsitektur caring back neuron me gun arsitektur back lake analysis eek bah nilgai tip indicator lake tambac during nilgai indicator tent bear hail analysis debut tuneup indicator korelasi kurt crisis komoditas bears konsumsi bears lucas laban mullah dude
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'beras': 11, 'krisis': 7, 'laku': 6, 'jumlah': 5, 'guna': 5, 'indikator': 4, 'duduk': 3, 'konsumsi': 3, 'harga': 3, 'impor': 3, 'komoditas': 3, 'tingkat': 2, 'indonesia': 2, 'tambah': 2, 'satu': 2, 'sisi': 2, 'sistem': 2, 'prediksi': 2, 'tentu': 2, 'variabel': 2, 'sebut': 2, 'luas': 2, 'lahan': 2, 'arsitektur': 2, 'baik': 2, 'analisis': 2, 'nilai': 2, 'makin': 1, 'akibat': 1, 'belum': 1, 'cukup': 1, 'tinggi': 1, 'pasar': 1, 'dorong': 1, 'perintah': 1, 'ambil': 1, 'putus': 1, 'salah': 1, 'upaya': 1, 'jaga': 1, 'stabil': 1, 'lain': 1, 'cara': 1, 'terusmenerus': 1, 'dapat': 1, 'sebab': 1, 'turun': 1, 'cadang': 1, 'devisa': 1, 'kembang': 1, 'metode': 1, 'analogi': 1, 'mata': 1, 'uang': 1, 'dekat': 1, 'backpropagation': 1, 'neural': 1, 'network': 1, 'tahap': 1, 'penting': 1, 'indikatorindikator': 1, 'jadi': 1, 'cmpi': 1, 'index': 1, 'of': 1, 'commodity': 1, 'market': 1, 'pressure': 1, 'produksi': 1, 'data': 1, 'teliti': 1, 'januari': 1, 'hingga': 1, 'desember': 1, 'oleh': 1, 'jaring': 1, 'neuron': 1, 'mse': 1, 'efek': 1, 'ubah': 1, 'tiap': 1, 'kurang': 1, 'besar': 1, 'hasil': 1, 'tunjuk': 1, 'korelasi': 1, 'kuat': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 25, 'of': 13, 'rice': 11, 'crisis': 7, 'to': 6, 'and': 5, 'in': 4, 'commodity': 4, 'by': 4, 'used': 4, 'population': 3, 'consumption': 3, 'is': 3, 'on': 3, 'indicators': 3, 'increasing': 2, 'production': 2, 'market': 2, 'a': 2, 'one': 2, 'imports': 2, 'prices': 2, 'prediction': 2, 'system': 2, 'with': 2, 'network': 2, 'as': 2, 'an': 2, 'land': 2, 'area': 2, 'best': 2, 'architecture': 2, 'analysis': 2, 'indicator': 2, 'that': 2, 'were': 2, 'number': 1, 'indonesian': 1, 'has': 1, 'resulted': 1, 'increase': 1, 'considered': 1, 'insufficient': 1, 'plus': 1, 'high': 1, 'price': 1, 'encourages': 1, 'government': 1, 'took': 1, 'decision': 1, 'do': 1, 'import': 1, 'side': 1, 'efforts': 1, 'maintain': 1, 'stability': 1, 'other': 1, 'hand': 1, 'continuous': 1, 'can': 1, 'lead': 1, 'decline': 1, 'foreign': 1, 'exchange': 1, 'reserves': 1, 'development': 1, 'for': 1, 'indonesia': 1, 'done': 1, 'analogy': 1, 'method': 1, 'currency': 1, 'backpropagation': 1, 'neural': 1, 'approach': 1, 'important': 1, 'step': 1, 'was': 1, 'determined': 1, 'variables': 1, 'variable': 1, 'cmpi': 1, 'index': 1, 'pressure': 1, 'are': 1, 'data': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'from': 1, 'january': 1, 'december': 1, 'acquired': 1, 'neurons': 1, 'mse': 1, 'using': 1, 'performed': 1, 'effect': 1, 'changes': 1, 'value': 1, 'each': 1, 'decreasing': 1, 'values': 1, 'specific': 1, 'results': 1, 'showed': 1, 'strongly': 1, 'correlated': 1})
-------------------------------------------
--- Data #701 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Linda Kuswardanni
Judul: ANALISIS PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN
MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEKERJA UKM
KERAJINAN TAS SIDOARJO DENGAN MENGGUNAKAN
PARTIAL LEAST SQUARE (PLS)
Pembimbing 1: Prof. Dr. Rachmad Hidayat, M.T., IPU, Asean Eng
Pembimbing 2: Mu’alim, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): UKM Kerajinan Tas Sidoarjo merupakan produk unggulan Sidoarjo yang
membantu perekonomian masyarakat khususnya daerah Tanggulangin Sidoarjo.
UKM Kerajinan Tas Sidoarjo memproduksi bermacam-macam jenis tas dan koper
dengan berbagai ukuran, model, dan variasinya. Permasalahan yang terjadi yaitu
terdapat sebagaian pekerja yang bekerja kurang maksimal, terlambat
mengumpulkan hasil pekerjaan, kurang kreativitas dalam melakukan pekerjannya,
dan datang bekerja tidak tepat waktu. Hal tersebut dapat mempengaruhi kinerja.
Hal tersebut dipengaruhi bisa karena kurangnya motivasi kerja, dan keterbatasan
lingkungan tempat bekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa dan
mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja
pekerja pada UKM. Metode yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS).
Hasil penelitian berdasarkan pengujian hipotesis apabila nilai p-value < 0,05 maka
dapat dikatakan valid, lingkungan kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja dari
pekerja UKM, sedangkan motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja dari
pekerja UKM.
Abstrak (Clean): ukm kerajinan tas sidoarjo merupakan produk unggulan sidoarjo yang membantu perekonomian masyarakat khususnya daerah tanggulangin sidoarjo ukm kerajinan tas sidoarjo memproduksi bermacammacam jenis tas dan koper dengan berbagai ukuran model dan variasinya permasalahan yang terjadi yaitu terdapat sebagaian pekerja yang bekerja kurang maksimal terlambat mengumpulkan hasil pekerjaan kurang kreativitas dalam melakukan pekerjannya dan datang bekerja tidak tepat waktu hal tersebut dapat mempengaruhi kinerja hal tersebut dipengaruhi bisa karena kurangnya motivasi kerja dan keterbatasan lingkungan tempat bekerja tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa dan mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja pekerja pada ukm metode yang digunakan adalah partial least square pls hasil penelitian berdasarkan pengujian hipotesis apabila nilai pvalue maka dapat dikatakan valid lingkungan kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja dari pekerja ukm sedangkan motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja dari pekerja ukm
Abstrak (Stopwords Removed): ukm kerajinan tas sidoarjo produk unggulan sidoarjo membantu perekonomian masyarakat khususnya daerah tanggulangin sidoarjo ukm kerajinan tas sidoarjo memproduksi bermacammacam jenis tas koper berbagai ukuran model variasinya permasalahan terjadi terdapat sebagaian pekerja bekerja kurang maksimal terlambat mengumpulkan hasil pekerjaan kurang kreativitas melakukan pekerjannya datang bekerja tepat waktu tersebut dapat mempengaruhi kinerja tersebut dipengaruhi kurangnya motivasi kerja keterbatasan lingkungan tempat bekerja tujuan penelitian menganalisa mengetahui pengaruh lingkungan kerja motivasi kerja kinerja pekerja ukm metode digunakan partial least square pls hasil penelitian berdasarkan pengujian hipotesis apabila nilai pvalue dapat dikatakan valid lingkungan kerja berpengaruh kinerja pekerja ukm sedangkan motivasi kerja berpengaruh kinerja pekerja ukm
Abstrak (Stemmed): ukm rajin tas sidoarjo produk unggul sidoarjo bantu ekonomi masyarakat khusus daerah tanggulangin sidoarjo ukm rajin tas sidoarjo produksi bermacammacam jenis tas koper bagai ukur model variasi masalah jadi dapat bagai kerja kerja kurang maksimal lambat kumpul hasil kerja kurang kreativitas laku pekerjannya datang kerja tepat waktu sebut dapat pengaruh kerja sebut pengaruh kurang motivasi kerja batas lingkung tempat kerja tuju teliti menganalisa tahu pengaruh lingkung kerja motivasi kerja kerja kerja ukm metode guna partial least square pls hasil teliti dasar uji hipotesis apabila nilai pvalue dapat kata valid lingkung kerja pengaruh kerja kerja ukm sedang motivasi kerja pengaruh kerja kerja ukm
Abstrak (Corrected): um rain was sidoarjo proud lungful sidoarjo bantu economic masyarakat rhesus sarah tanggulangin sidoarjo um rain was sidoarjo produksi bermacammacam penis was doper bahai ukr model varies marsala jade apart bahai era era during maximal lambast rumpus hail era during kreativitas lake pekerjannya dating era teat want debut apart pengaruh era debut pengaruh during motives era bats linking tempt era juju elite menganalisa tau pengaruh linking era motives era era era um metope gun partial least square plus hail elite dakar uni hypothesis arabia nilgai value apart data valid linking era pengaruh era era um sedan motives era pengaruh era era um
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 17, 'ukm': 5, 'pengaruh': 5, 'sidoarjo': 4, 'tas': 3, 'dapat': 3, 'kurang': 3, 'motivasi': 3, 'lingkung': 3, 'rajin': 2, 'bagai': 2, 'hasil': 2, 'sebut': 2, 'teliti': 2, 'produk': 1, 'unggul': 1, 'bantu': 1, 'ekonomi': 1, 'masyarakat': 1, 'khusus': 1, 'daerah': 1, 'tanggulangin': 1, 'produksi': 1, 'bermacammacam': 1, 'jenis': 1, 'koper': 1, 'ukur': 1, 'model': 1, 'variasi': 1, 'masalah': 1, 'jadi': 1, 'maksimal': 1, 'lambat': 1, 'kumpul': 1, 'kreativitas': 1, 'laku': 1, 'pekerjannya': 1, 'datang': 1, 'tepat': 1, 'waktu': 1, 'batas': 1, 'tempat': 1, 'tuju': 1, 'menganalisa': 1, 'tahu': 1, 'metode': 1, 'guna': 1, 'partial': 1, 'least': 1, 'square': 1, 'pls': 1, 'dasar': 1, 'uji': 1, 'hipotesis': 1, 'apabila': 1, 'nilai': 1, 'pvalue': 1, 'kata': 1, 'valid': 1, 'sedang': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 10, 'work': 9, 'and': 6, 'sidoarjo': 4, 'workers': 4, 'performance': 4, 'is': 3, 'are': 3, 'in': 3, 'to': 3, 'on': 3, 'this': 3, 'can': 3, 'be': 3, 'motivation': 3, 'environment': 3, 'ukm': 2, 'various': 2, 'results': 2, 'lack': 2, 'not': 2, 'affect': 2, 'sme': 2, 'bag': 1, 'craft': 1, 'a': 1, 'superior': 1, 'product': 1, 'which': 1, 'helps': 1, 'economy': 1, 'community': 1, 'especially': 1, 'tanggulangin': 1, 'area': 1, 'handbags': 1, 'crafts': 1, 'produces': 1, 'types': 1, 'bags': 1, 'luggage': 1, 'with': 1, 'sizes': 1, 'models': 1, 'variations': 1, 'problems': 1, 'that': 1, 'occur': 1, 'there': 1, 'some': 1, 'who': 1, 'less': 1, 'optimally': 1, 'late': 1, 'collecting': 1, 'creativity': 1, 'doing': 1, 'their': 1, 'come': 1, 'time': 1, 'influenced': 1, 'by': 1, 'limitations': 1, 'workplace': 1, 'purpose': 1, 'study': 1, 'analyze': 1, 'determine': 1, 'effect': 1, 'smes': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'partial': 1, 'least': 1, 'square': 1, 'pls': 1, 'based': 1, 'testing': 1, 'hypothesis': 1, 'if': 1, 'pvalue': 1, 'said': 1, 'valid': 1, 'does': 1, 'while': 1, 'affects': 1})
-------------------------------------------
--- Data #702 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: AFALA LAILATIN NISFI
Judul: USULAN PERBAIKAN PADA PROSES PRODUKSI PLASTIC FURNITURE UNTUK MENGURANGI HUMAN ERROR DENGAN MENGGUNAKAN METODE SHERPA DAN HEART
(STUDI KASUS DI PT. CAHAYA BINTANG PLASTINDO)
Pembimbing 1: IDA LUMINTU, S.T., M.T., Ph.D
Pembimbing 2: MU'ALIM, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Proses produksi pada PT. Cahaya Bintang Plastindo merupkan dalam bidang plastics injection moulding produk unggulannya berupa plastic furniture. Pada proses produksi bukan hanya mengandalkan mesin saja namun terdapat operator sebagai pengendalinya, manusia memiliki peranan penting untuk keberlangsungan proses produksi, tetapi manusia memiliki keterbatasan, sehingga dalam melakukan pekerjaannya manusia dapat melakukan kesalahan (human error). Berdasarkan permasalahan yang dihadapi perusahaan untuk meninjau faktor penyebab cacat dari aspek manusianya, sehingga perlu dilakukan analisis terhadap keandalan operator saat bekerja. Metode yang tepat untuk mencegah error selanjutnya dapat menggunakan metode Systematic Human Error Reduction and Prediction Approach (SHERPA) dan metode Human Error Assesment and Reduction Technique (HEART). Berdasarkan penelitian menggunakan metode SHERPA human error yang sering terjadi yaitu operasi dalam petunjuk yang salah, misalnya proses pengejigan yang salah dapat mengakibatkan terjadinya reject pada produk. Berdasarkan perhitungan menggunakan metode HEART dapat diketahui aktivitas yang memiliki kemungkinan human error tertinggi yaitu pada operasi pengejigan aktivitas 3.1 memberikan beban jig pada produk yaitu dengan nilai HEP sebesar 0,8608.
Kata Kunci : Human Error, SHERPA dan HEART
Abstrak (Clean): proses produksi pada pt cahaya bintang plastindo merupkan dalam bidang plastics injection moulding produk unggulannya berupa plastic furniture pada proses produksi bukan hanya mengandalkan mesin saja namun terdapat operator sebagai pengendalinya manusia memiliki peranan penting untuk keberlangsungan proses produksi tetapi manusia memiliki keterbatasan sehingga dalam melakukan pekerjaannya manusia dapat melakukan kesalahan human error berdasarkan permasalahan yang dihadapi perusahaan untuk meninjau faktor penyebab cacat dari aspek manusianya sehingga perlu dilakukan analisis terhadap keandalan operator saat bekerja metode yang tepat untuk mencegah error selanjutnya dapat menggunakan metode systematic human error reduction and prediction approach sherpa dan metode human error assesment and reduction technique heart berdasarkan penelitian menggunakan metode sherpa human error yang sering terjadi yaitu operasi dalam petunjuk yang salah misalnya proses pengejigan yang salah dapat mengakibatkan terjadinya reject pada produk berdasarkan perhitungan menggunakan metode heart dapat diketahui aktivitas yang memiliki kemungkinan human error tertinggi yaitu pada operasi pengejigan aktivitas memberikan beban jig pada produk yaitu dengan nilai hep sebesar kata kunci human error sherpa dan heart
Abstrak (Stopwords Removed): proses produksi pt cahaya bintang plastindo merupkan bidang plastics injection moulding produk unggulannya berupa plastic furniture proses produksi bukan mengandalkan mesin terdapat operator pengendalinya manusia memiliki peranan penting keberlangsungan proses produksi manusia memiliki keterbatasan melakukan pekerjaannya manusia dapat melakukan kesalahan human error berdasarkan permasalahan dihadapi perusahaan meninjau faktor penyebab cacat aspek manusianya perlu dilakukan analisis keandalan operator bekerja metode tepat mencegah error selanjutnya dapat menggunakan metode systematic human error reduction and prediction approach sherpa metode human error assesment and reduction technique heart berdasarkan penelitian menggunakan metode sherpa human error sering terjadi operasi petunjuk salah misalnya proses pengejigan salah dapat mengakibatkan terjadinya reject produk berdasarkan perhitungan menggunakan metode heart dapat diketahui aktivitas memiliki kemungkinan human error tertinggi operasi pengejigan aktivitas memberikan beban jig produk nilai hep sebesar kata kunci human error sherpa heart
Abstrak (Stemmed): proses produksi pt cahaya bintang plastindo merupkan bidang plastics injection moulding produk unggul upa plastic furniture proses produksi bukan andal mesin dapat operator endal manusia milik peran penting langsung proses produksi manusia milik batas laku kerja manusia dapat laku salah human error dasar masalah hadap usaha tinjau faktor sebab cacat aspek manusia perlu laku analisis andal operator kerja metode tepat cegah error lanjut dapat guna metode systematic human error reduction and prediction approach sherpa metode human error assesment and reduction technique heart dasar teliti guna metode sherpa human error sering jadi operasi tunjuk salah misal proses pengejigan salah dapat akibat jadi reject produk dasar hitung guna metode heart dapat tahu aktivitas milik mungkin human error tinggi operasi pengejigan aktivitas beri beban jig produk nilai hep besar kata kunci human error sherpa heart
Abstrak (Corrected): proves produksi pt cabana biting plastid merupkan biding plastics injection molding proud lungful up plastic furniture proves produksi buran anal resin apart operator sendal amnesia milk pecan panting lansing proves produksi amnesia milk bats lake era amnesia apart lake salad human error dakar marsala hadar sara ninja factor kebab carat aspen amnesia peru lake analysis anal operator era metope teat yeah error layout apart gun metope systematic human error reduction and prediction approach sherpa metope human error assessment and reduction technique heart dakar elite gun metope sherpa human error seeing jade operas tuneup salad missal proves pengejigan salad apart akbar jade reject proud dakar hiding gun metope heart apart tau aktivitas milk munchkin human error ting operas pengejigan aktivitas bert began jig proud nilgai hep bear data bunch human error sherpa heart
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'error': 7, 'human': 6, 'dapat': 5, 'metode': 5, 'proses': 4, 'manusia': 4, 'produksi': 3, 'produk': 3, 'milik': 3, 'laku': 3, 'salah': 3, 'dasar': 3, 'guna': 3, 'sherpa': 3, 'heart': 3, 'andal': 2, 'operator': 2, 'kerja': 2, 'reduction': 2, 'and': 2, 'jadi': 2, 'operasi': 2, 'pengejigan': 2, 'aktivitas': 2, 'pt': 1, 'cahaya': 1, 'bintang': 1, 'plastindo': 1, 'merupkan': 1, 'bidang': 1, 'plastics': 1, 'injection': 1, 'moulding': 1, 'unggul': 1, 'upa': 1, 'plastic': 1, 'furniture': 1, 'bukan': 1, 'mesin': 1, 'endal': 1, 'peran': 1, 'penting': 1, 'langsung': 1, 'batas': 1, 'masalah': 1, 'hadap': 1, 'usaha': 1, 'tinjau': 1, 'faktor': 1, 'sebab': 1, 'cacat': 1, 'aspek': 1, 'perlu': 1, 'analisis': 1, 'tepat': 1, 'cegah': 1, 'lanjut': 1, 'systematic': 1, 'prediction': 1, 'approach': 1, 'assesment': 1, 'technique': 1, 'teliti': 1, 'sering': 1, 'tunjuk': 1, 'misal': 1, 'akibat': 1, 'reject': 1, 'hitung': 1, 'tahu': 1, 'mungkin': 1, 'tinggi': 1, 'beri': 1, 'beban': 1, 'jig': 1, 'nilai': 1, 'hep': 1, 'besar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 25, 'of': 10, 'human': 8, 'in': 6, 'error': 6, 'is': 5, 'on': 5, 'method': 5, 'process': 4, 'can': 4, 'and': 4, 'production': 3, 'product': 3, 'based': 3, 'sherpa': 3, 'heart': 3, 'a': 2, 'but': 2, 'operators': 2, 'as': 2, 'have': 2, 'to': 2, 'reduction': 2, 'using': 2, 'wrong': 2, 'activity': 2, 'at': 1, 'pt': 1, 'cahaya': 1, 'bintang': 1, 'plastindo': 1, 'plastic': 1, 'injection': 1, 'moulding': 1, 'form': 1, 'plastics': 1, 'furniture': 1, 'not': 1, 'only': 1, 'rely': 1, 'machine': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'control': 1, 'humans': 1, 'an': 1, 'important': 1, 'role': 1, 'for': 1, 'continuity': 1, 'people': 1, 'limitations': 1, 'so': 1, 'doing': 1, 'work': 1, 'make': 1, 'mistakes': 1, 'problems': 1, 'facing': 1, 'company': 1, 'review': 1, 'factors': 1, 'causing': 1, 'defects': 1, 'aspect': 1, 'it': 1, 'necessary': 1, 'analyze': 1, 'reliability': 1, 'while': 1, 'working': 1, 'correct': 1, 'preventing': 1, 'any': 1, 'subsequent': 1, 'errors': 1, 'use': 1, 'systematic': 1, 'prediction': 1, 'approach': 1, 'assesment': 1, 'technique': 1, 'research': 1, 'which': 1, 'often': 1, 'case': 1, 'surgery': 1, 'instructions': 1, 'such': 1, 'pengejigan': 1, 'result': 1, 'occurrence': 1, 'rejects': 1, 'calculation': 1, 'be': 1, 'known': 1, 'that': 1, 'has': 1, 'highest': 1, 'possible': 1, 'operation': 1, 'management': 1, 'give': 1, 'jig': 1, 'load': 1, 'with': 1, 'hep': 1, 'value': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #703 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: WARDAH FIRDAUS
Judul: Pengaruh Kepuasan Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Menggunakan PLS (Partial Least Square)
Pembimbing 1: Prof. Dr. Rachmad Hidayat. S.T.,M.T.IPM.Asean Eng
Pembimbing 2: Rullie Annisa. S.T.,MT
Abstrak (Raw): Partial Least Square merupakan salah satu teknik analisis statistika multivariat yang dapat menangani banyak variabel respon dan sekaligus variabel eksplanatori. Teknik ini merupakan teknik SEM yang sifatnya lebih fleksibel, karena tidak memerlukan data yang berdistribusi normal. PLS dapat diterapkan kedalam model refletif maupun formatif dengan jumlah sampel yang kecil. Kegunaan PLS yaitu sebagai prediktor untuk mengetahui variabel yang mempengaruhi penagaruh kepuasaan kerja dan displin terhadap kinerja karyawan. Variabel yang digunakan yaitu kepuasaan kerja, displin kerja, dan kinerja karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat satu indikator yang tidak tepenuhui persyaratan yaitu indikator kinerja karyawan . harus dilakukan eliminasi pada indikator yang tidak sesuai syarat dari model PLS. Setelah dieliminasi , terdapat peningkatan nilai R square setelah dilakukan penegiliminasian pada indiaktor X1.1 dengan variabel yang berpengaruh secara signifikan.
Kata Kunci : PLS, Kepuasaan kerja, displin kerja, kinerja karyawan
Abstrak (Clean): partial least square merupakan salah satu teknik analisis statistika multivariat yang dapat menangani banyak variabel respon dan sekaligus variabel eksplanatori teknik ini merupakan teknik sem yang sifatnya lebih fleksibel karena tidak memerlukan data yang berdistribusi normal pls dapat diterapkan kedalam model refletif maupun formatif dengan jumlah sampel yang kecil kegunaan pls yaitu sebagai prediktor untuk mengetahui variabel yang mempengaruhi penagaruh kepuasaan kerja dan displin terhadap kinerja karyawan variabel yang digunakan yaitu kepuasaan kerja displin kerja dan kinerja karyawan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat satu indikator yang tidak tepenuhui persyaratan yaitu indikator kinerja karyawan harus dilakukan eliminasi pada indikator yang tidak sesuai syarat dari model pls setelah dieliminasi terdapat peningkatan nilai r square setelah dilakukan penegiliminasian pada indiaktor x dengan variabel yang berpengaruh secara signifikan kata kunci pls kepuasaan kerja displin kerja kinerja karyawan
Abstrak (Stopwords Removed): partial least square salah satu teknik analisis statistika multivariat dapat menangani banyak variabel respon sekaligus variabel eksplanatori teknik teknik sem sifatnya lebih fleksibel memerlukan data berdistribusi normal pls dapat diterapkan kedalam model refletif maupun formatif jumlah sampel kecil kegunaan pls prediktor mengetahui variabel mempengaruhi penagaruh kepuasaan kerja displin kinerja karyawan variabel digunakan kepuasaan kerja displin kerja kinerja karyawan hasil penelitian menunjukkan terdapat satu indikator tepenuhui persyaratan indikator kinerja karyawan harus dilakukan eliminasi indikator sesuai syarat model pls dieliminasi terdapat peningkatan nilai r square dilakukan penegiliminasian indiaktor x variabel berpengaruh secara signifikan kata kunci pls kepuasaan kerja displin kerja kinerja karyawan
Abstrak (Stemmed): partial least square salah satu teknik analisis statistika multivariat dapat tangan banyak variabel respon sekaligus variabel eksplanatori teknik teknik sem sifat lebih fleksibel perlu data distribusi normal pls dapat terap dalam model refletif maupun formatif jumlah sampel kecil guna pls prediktor tahu variabel pengaruh penagaruh puasa kerja displin kerja karyawan variabel guna puasa kerja displin kerja kerja karyawan hasil teliti tunjuk dapat satu indikator tepenuhui syarat indikator kerja karyawan harus laku eliminasi indikator sesuai syarat model pls eliminasi dapat tingkat nilai r square laku penegiliminasian indiaktor x variabel pengaruh cara signifikan kata kunci pls puasa kerja displin kerja kerja karyawan
Abstrak (Corrected): partial least square salad sat tennis analysis statistics multivariate apart tanga banyan variable respond sekaligus variable eksplanatori tennis tennis sem sift leash fleksibel peru data distribute normal plus apart trap dream model refletif maun formation mullah sample cecil gun plus predictor tau variable pengaruh penagaruh past era display era karajan variable gun past era display era era karajan hail elite tuneup apart sat indicator tepenuhui start indicator era karajan harms lake eliminate indicator sexual start model plus eliminate apart dingbat nilgai r square lake penegiliminasian indicator x variable pengaruh cara significant data bunch plus past era display era era karajan
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 9, 'variabel': 5, 'dapat': 4, 'pls': 4, 'karyawan': 4, 'teknik': 3, 'puasa': 3, 'displin': 3, 'indikator': 3, 'square': 2, 'satu': 2, 'model': 2, 'guna': 2, 'pengaruh': 2, 'syarat': 2, 'laku': 2, 'eliminasi': 2, 'partial': 1, 'least': 1, 'salah': 1, 'analisis': 1, 'statistika': 1, 'multivariat': 1, 'tangan': 1, 'banyak': 1, 'respon': 1, 'sekaligus': 1, 'eksplanatori': 1, 'sem': 1, 'sifat': 1, 'lebih': 1, 'fleksibel': 1, 'perlu': 1, 'data': 1, 'distribusi': 1, 'normal': 1, 'terap': 1, 'dalam': 1, 'refletif': 1, 'maupun': 1, 'formatif': 1, 'jumlah': 1, 'sampel': 1, 'kecil': 1, 'prediktor': 1, 'tahu': 1, 'penagaruh': 1, 'hasil': 1, 'teliti': 1, 'tunjuk': 1, 'tepenuhui': 1, 'harus': 1, 'sesuai': 1, 'tingkat': 1, 'nilai': 1, 'r': 1, 'penegiliminasian': 1, 'indiaktor': 1, 'x': 1, 'cara': 1, 'signifikan': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'that': 10, 'is': 8, 'of': 6, 'variables': 6, 'employee': 6, 'performance': 6, 'not': 4, 'pls': 4, 'to': 4, 'job': 4, 'satisfaction': 4, 'work': 4, 'discipline': 4, 'as': 3, 'this': 3, 'a': 3, 'it': 3, 'does': 3, 'and': 3, 'affect': 3, 'study': 3, 'in': 3, 'square': 2, 'one': 2, 'can': 2, 'technique': 2, 'with': 2, 'on': 2, 'are': 2, 'results': 2, 'there': 2, 'indicator': 2, 'meet': 2, 'requirements': 2, 'x': 2, 'be': 2, 'keywords': 2, 'partial': 1, 'least': 1, 'mulvariat': 1, 'statistical': 1, 'analysis': 1, 'techniques': 1, 'handle': 1, 'many': 1, 'response': 1, 'well': 1, 'explanatory': 1, 'sem': 1, 'more': 1, 'flexible': 1, 'because': 1, 'require': 1, 'normally': 1, 'distributed': 1, 'data': 1, 'applied': 1, 'both': 1, 'refletive': 1, 'formative': 1, 'models': 1, 'small': 1, 'sample': 1, 'size': 1, 'uses': 1, 'predictor': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'used': 1, 'namely': 1, 'must': 1, 'eliminated': 1, 'indicators': 1, 'accordance': 1, 'model': 1, 'then': 1, 'done': 1, 'further': 1, 'an': 1, 'increase': 1, 'value': 1, 'r': 1, 'after': 1, 'elimination': 1, 'showing': 1, 'so': 1, 'from': 1, 'concluded': 1, 'necessary': 1, 'improve': 1, 'have': 1, 'significant': 1, 'influence': 1})
-------------------------------------------
--- Data #704 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Anisa Alfiana
Judul: PENGARUH KUALITAS LAYANAN DAN KEPERCAYAAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PENGGUNA JASA PENGIRIMAN
(Studi Kasus PT. Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Cabang Bangkalan)
Pembimbing 1: Prof. Dr. Ir. Rachmad Hidayat, M.T., IPU., ASEAN Eng
Pembimbing 2: Imron Kuswandi, S.T., M.T
Abstrak (Raw): PT. JNE cabang Bangkalan merupakan penyedia jasa pengiriman barang. Permasalahan yang terjadi yaitu adanya keluhan dari para pelanggan mengenai proses pelayanan yang diberikan oleh PT. JNE cabang Bangkalan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui apakah kualitas layanan dan kepercayaan mempengaruhi loyalitas pelanggan pengguna jasa pengiriman PT. JNE cabang Bangkalan. Metode yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS). Partial Least Square (PLS) adalah teknik analisis statistika multivariat dengan memprediksi pengaruh dari variabel X terhadap variabel Y serta menjelasskan hubungan teoritis diantara kedua variabel. Variabel yang digunakan yaitu kualitas layanan, kepercayaan, dan loyalitas pelanggan. Hasil penelitian yaitu terdapat peningkatan nilai R square setelah dilakukan pengeliminasian pada indikator yang tidak memenuhi model PLS. Berdasarkan pengujian hipotesis dikatakan valid apabila nilai p-value < 0,05. Kualitas layanan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas pelanggan PT. JNE cabang Bangkalan, sedangkan kepercayaan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas pelanggan PT. JNE cabang Bangkalan.
Kata Kunci: Partial Least Square, Kualitas Layanan, Kepercayaan, Loyalitas Pelanggan
Abstrak (Clean): pt jne cabang bangkalan merupakan penyedia jasa pengiriman barang permasalahan yang terjadi yaitu adanya keluhan dari para pelanggan mengenai proses pelayanan yang diberikan oleh pt jne cabang bangkalan tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui apakah kualitas layanan dan kepercayaan mempengaruhi loyalitas pelanggan pengguna jasa pengiriman pt jne cabang bangkalan metode yang digunakan adalah partial least square pls partial least square pls adalah teknik analisis statistika multivariat dengan memprediksi pengaruh dari variabel x terhadap variabel y serta menjelasskan hubungan teoritis diantara kedua variabel variabel yang digunakan yaitu kualitas layanan kepercayaan dan loyalitas pelanggan hasil penelitian yaitu terdapat peningkatan nilai r square setelah dilakukan pengeliminasian pada indikator yang tidak memenuhi model pls berdasarkan pengujian hipotesis dikatakan valid apabila nilai pvalue kualitas layanan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas pelanggan pt jne cabang bangkalan sedangkan kepercayaan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas pelanggan pt jne cabang bangkalan kata kunci partial least square kualitas layanan kepercayaan loyalitas pelanggan
Abstrak (Stopwords Removed): pt jne cabang bangkalan penyedia jasa pengiriman barang permasalahan terjadi adanya keluhan para pelanggan mengenai proses pelayanan diberikan pt jne cabang bangkalan tujuan penelitian mengetahui apakah kualitas layanan kepercayaan mempengaruhi loyalitas pelanggan pengguna jasa pengiriman pt jne cabang bangkalan metode digunakan partial least square pls partial least square pls teknik analisis statistika multivariat memprediksi pengaruh variabel x variabel y menjelasskan hubungan teoritis diantara kedua variabel variabel digunakan kualitas layanan kepercayaan loyalitas pelanggan hasil penelitian terdapat peningkatan nilai r square dilakukan pengeliminasian indikator memenuhi model pls berdasarkan pengujian hipotesis dikatakan valid apabila nilai pvalue kualitas layanan mempunyai pengaruh signifikan loyalitas pelanggan pt jne cabang bangkalan sedangkan kepercayaan mempunyai pengaruh signifikan loyalitas pelanggan pt jne cabang bangkalan kata kunci partial least square kualitas layanan kepercayaan loyalitas pelanggan
Abstrak (Stemmed): pt jne cabang bangkal sedia jasa kirim barang masalah jadi ada keluh para langgan kena proses layan beri pt jne cabang bangkal tuju teliti tahu apakah kualitas layan percaya pengaruh loyalitas langgan guna jasa kirim pt jne cabang bangkal metode guna partial least square pls partial least square pls teknik analisis statistika multivariat prediksi pengaruh variabel x variabel y menjelasskan hubung teoritis antara dua variabel variabel guna kualitas layan percaya loyalitas langgan hasil teliti dapat tingkat nilai r square laku eliminasi indikator penuh model pls dasar uji hipotesis kata valid apabila nilai pvalue kualitas layan punya pengaruh signifikan loyalitas langgan pt jne cabang bangkal sedang percaya punya pengaruh signifikan loyalitas langgan pt jne cabang bangkal kata kunci partial least square kualitas layan percaya loyalitas langgan
Abstrak (Corrected): pt one cabana bangka media casa kirin baring marsala jade ada kelly para hangman ken proves layman bert pt one cabana bangka juju elite tau halakah kualitas layman percy pengaruh loyalties hangman gun casa kirin pt one cabana bangka metope gun partial least square plus partial least square plus tennis analysis statistics multivariate prediksi pengaruh variable x variable y menjelasskan hung metritis angara due variable variable gun kualitas layman percy loyalties hangman hail elite apart dingbat nilgai r square lake eliminate indicator punch model plus dakar uni hypothesis data valid arabia nilgai value kualitas layman puny pengaruh significant loyalties hangman pt one cabana bangka sedan percy puny pengaruh significant loyalties hangman pt one cabana bangka data bunch partial least square kualitas layman percy loyalties hangman
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'langgan': 6, 'pt': 5, 'jne': 5, 'cabang': 5, 'bangkal': 5, 'layan': 5, 'loyalitas': 5, 'kualitas': 4, 'percaya': 4, 'pengaruh': 4, 'square': 4, 'variabel': 4, 'guna': 3, 'partial': 3, 'least': 3, 'pls': 3, 'jasa': 2, 'kirim': 2, 'teliti': 2, 'nilai': 2, 'kata': 2, 'punya': 2, 'signifikan': 2, 'sedia': 1, 'barang': 1, 'masalah': 1, 'jadi': 1, 'ada': 1, 'keluh': 1, 'para': 1, 'kena': 1, 'proses': 1, 'beri': 1, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'apakah': 1, 'metode': 1, 'teknik': 1, 'analisis': 1, 'statistika': 1, 'multivariat': 1, 'prediksi': 1, 'x': 1, 'y': 1, 'menjelasskan': 1, 'hubung': 1, 'teoritis': 1, 'antara': 1, 'dua': 1, 'hasil': 1, 'dapat': 1, 'tingkat': 1, 'r': 1, 'laku': 1, 'eliminasi': 1, 'indikator': 1, 'penuh': 1, 'model': 1, 'dasar': 1, 'uji': 1, 'hipotesis': 1, 'valid': 1, 'apabila': 1, 'pvalue': 1, 'sedang': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 10, 'is': 8, 'pt': 5, 'bangkal': 5, 'jne': 5, 'branch': 5, 'that': 5, 'service': 5, 'customer': 5, 'loyalty': 5, 'a': 4, 'quality': 4, 'trust': 4, 'square': 4, 'on': 4, 'and': 3, 'partial': 3, 'least': 3, 'pls': 3, 'variable': 3, 'there': 2, 'are': 2, 'study': 2, 'used': 2, 'effect': 2, 'not': 2, 'significant': 2, 'provider': 1, 'goods': 1, 'delivery': 1, 'services': 1, 'problem': 1, 'occurs': 1, 'complaints': 1, 'from': 1, 'customers': 1, 'about': 1, 'process': 1, 'provided': 1, 'by': 1, 'purpose': 1, 'this': 1, 'to': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'whether': 1, 'affect': 1, 'method': 1, 'multivariate': 1, 'statistical': 1, 'analysis': 1, 'technique': 1, 'predicts': 1, 'x': 1, 'y': 1, 'explains': 1, 'theoretical': 1, 'relationship': 1, 'between': 1, 'two': 1, 'variables': 1, 'results': 1, 'an': 1, 'increase': 1, 'in': 1, 'value': 1, 'r': 1, 'after': 1, 'elimination': 1, 'indicators': 1, 'do': 1, 'meet': 1, 'model': 1, 'based': 1, 'testing': 1, 'hypothesis': 1, 'valid': 1, 'if': 1, 'pvalue': 1, 'has': 1, 'influence': 1, 'while': 1, 'does': 1, 'have': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #705 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: WAHYU CICI YULIA ROSITA
Judul: PENGEMBANGAN DAN KARAKTERISASI INSTRUMEN ESMOCA V3 PENGUKURAN SUDUT Z DAN VARIABEL V, H, A PERSAMAAN NIOSH
Pembimbing 1: Dr.Sabarudin Akhmad, S.T, M.T, IPM. Asean Eng
Pembimbing 2: Anis Arendra S.T,.M.Eng
Abstrak (Raw): Instrumen ESMOCA dirancang memiliki peran utama yaitu untuk mengukur sudut – sudut tubuh yang akan dievaluasi untuk mengukur momen dan gaya dengan biomekanika anggota gerak tubuh bagian atas agar bisa digunakan dalam perbaikan postur kerja. Penelitian ini terfokus pada salah satu metode yaitu metode NIOSH (National Institute for Occupational Safety and Health). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik instrumen dari hasil pengukuran dengan membandingkan hasil pengukuran pada instrumen dan dengan alat ukur kompas dan pengukuran variabel Vertikal Multiplier, Horizontal Multiplier dan Asymetric Multiplier pada persamaan perhitungan lifting indeks NOSH dengan perhitungan manual. Pengukuran sudut terhadap sumbu Z dilakukan pada 13 sensor instrumen ESMOCA. Uji statistik yang dilakukan adalah uji T berpasangan atau Paired Sample T- Test untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan data berpasangan antara Instrumen ESMOCA dengan alat ukur pembanding. Hasil dari penelitian ini adalah nilai signifikansi pada masing-masing 13 sensor instrumen dari alpha 0,01. Artinya nilai sudut output instrumen ESMOCA V3 tidak berbeda dengan alat ukur pembanding. Hasil dari pengukuran variabel V, H, A menunjukkan meskipun pada proses verifikasi sudah tidak terdapat perbedaan, namun pada hasil validasi menunjukkan masih terdapat perbedaan antara instrumen dengan perhitungan manual. Hal itu disebabkan karena pada proses kalibrasi hasil yang didapatkan masih terdapat perbedaan secara signifikan dikarenakan nilai sebenarnya yang dijadikan acuan belum terkondisi secara tepat dan belum terkontrol dengan baik.
Kata Kunci : Asymetric Multiplier, Horizontal Multiplier, Instrumen ESMOCA, Kalibrasi, Validasi, Verifikasi, Vertikal Multiplier.
Abstrak (Clean): instrumen esmoca dirancang memiliki peran utama yaitu untuk mengukur sudut – sudut tubuh yang akan dievaluasi untuk mengukur momen dan gaya dengan biomekanika anggota gerak tubuh bagian atas agar bisa digunakan dalam perbaikan postur kerja penelitian ini terfokus pada salah satu metode yaitu metode niosh national institute for occupational safety and health penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik instrumen dari hasil pengukuran dengan membandingkan hasil pengukuran pada instrumen dan dengan alat ukur kompas dan pengukuran variabel vertikal multiplier horizontal multiplier dan asymetric multiplier pada persamaan perhitungan lifting indeks nosh dengan perhitungan manual pengukuran sudut terhadap sumbu z dilakukan pada sensor instrumen esmoca uji statistik yang dilakukan adalah uji t berpasangan atau paired sample t test untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan data berpasangan antara instrumen esmoca dengan alat ukur pembanding hasil dari penelitian ini adalah nilai signifikansi pada masingmasing sensor instrumen dari alpha artinya nilai sudut output instrumen esmoca v tidak berbeda dengan alat ukur pembanding hasil dari pengukuran variabel v h a menunjukkan meskipun pada proses verifikasi sudah tidak terdapat perbedaan namun pada hasil validasi menunjukkan masih terdapat perbedaan antara instrumen dengan perhitungan manual hal itu disebabkan karena pada proses kalibrasi hasil yang didapatkan masih terdapat perbedaan secara signifikan dikarenakan nilai sebenarnya yang dijadikan acuan belum terkondisi secara tepat dan belum terkontrol dengan baik kata kunci asymetric multiplier horizontal multiplier instrumen esmoca kalibrasi validasi verifikasi vertikal multiplier
Abstrak (Stopwords Removed): instrumen esmoca dirancang memiliki peran utama mengukur sudut – sudut tubuh dievaluasi mengukur momen gaya biomekanika anggota gerak tubuh bagian atas digunakan perbaikan postur kerja penelitian terfokus salah satu metode metode niosh national institute for occupational safety and health penelitian bertujuan mengetahui karakteristik instrumen hasil pengukuran membandingkan hasil pengukuran instrumen alat ukur kompas pengukuran variabel vertikal multiplier horizontal multiplier asymetric multiplier persamaan perhitungan lifting indeks nosh perhitungan manual pengukuran sudut sumbu z dilakukan sensor instrumen esmoca uji statistik dilakukan uji t berpasangan paired sample t test mengetahui apakah terdapat perbedaan data berpasangan antara instrumen esmoca alat ukur pembanding hasil penelitian nilai signifikansi masingmasing sensor instrumen alpha artinya nilai sudut output instrumen esmoca v berbeda alat ukur pembanding hasil pengukuran variabel v h a menunjukkan meskipun proses verifikasi sudah terdapat perbedaan hasil validasi menunjukkan masih terdapat perbedaan antara instrumen perhitungan manual disebabkan proses kalibrasi hasil didapatkan masih terdapat perbedaan secara signifikan dikarenakan nilai sebenarnya dijadikan acuan belum terkondisi secara tepat belum terkontrol baik kata kunci asymetric multiplier horizontal multiplier instrumen esmoca kalibrasi validasi verifikasi vertikal multiplier
Abstrak (Stemmed): instrumen esmoca rancang milik peran utama ukur sudut sudut tubuh evaluasi ukur momen gaya biomekanika anggota gerak tubuh bagi atas guna baik postur kerja teliti fokus salah satu metode metode niosh national institute for occupational safety and health teliti tuju tahu karakteristik instrumen hasil ukur banding hasil ukur instrumen alat ukur kompas ukur variabel vertikal multiplier horizontal multiplier asymetric multiplier sama hitung lifting indeks nosh hitung manual ukur sudut sumbu z laku sensor instrumen esmoca uji statistik laku uji t pasang paired sample t test tahu apakah dapat beda data pasang antara instrumen esmoca alat ukur banding hasil teliti nilai signifikansi masingmasing sensor instrumen alpha arti nilai sudut output instrumen esmoca v beda alat ukur banding hasil ukur variabel v h a tunjuk meski proses verifikasi sudah dapat beda hasil validasi tunjuk masih dapat beda antara instrumen hitung manual sebab proses kalibrasi hasil dapat masih dapat beda cara signifikan karena nilai benar jadi acu belum kondisi cara tepat belum kontrol baik kata kunci asymetric multiplier horizontal multiplier instrumen esmoca kalibrasi validasi verifikasi vertikal multiplier
Abstrak (Corrected): instrument smock dancing milk pecan mama ukr shut shut tube evaluate ukr women gaya biomekanika angora gera tube bag alas gun back poster era elite focus salad sat metope metope nosh national institute for occupational safety and health elite juju tau karakteristik instrument hail ukr banding hail ukr instrument flat ukr compass ukr variable vertical multiplier horizontal multiplier asymmetric multiplier same hiding lifting ideas nosh hiding manual ukr shut sumba z lake sensor instrument smock uni statistic lake uni t padang paired sample t test tau halakah apart bed data padang angara instrument smock flat ukr banding hail elite nilgai signifikansi masingmasing sensor instrument alpha art nilgai shut output instrument smock v bed flat ukr banding hail ukr variable v h a tuneup mess proves verifikasi judah apart bed hail validate tuneup mash apart bed angara instrument hiding manual kebab proves kalibrasi hail apart mash apart bed cara significant arena nilgai bear jade act begum kondisi cara teat begum control back data bunch asymmetric multiplier horizontal multiplier instrument smock kalibrasi validate verifikasi vertical multiplier
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ukur': 10, 'instrumen': 9, 'hasil': 6, 'multiplier': 6, 'esmoca': 5, 'dapat': 5, 'beda': 5, 'sudut': 4, 'teliti': 3, 'banding': 3, 'alat': 3, 'hitung': 3, 'nilai': 3, 'tubuh': 2, 'baik': 2, 'metode': 2, 'tahu': 2, 'variabel': 2, 'vertikal': 2, 'horizontal': 2, 'asymetric': 2, 'manual': 2, 'laku': 2, 'sensor': 2, 'uji': 2, 't': 2, 'pasang': 2, 'antara': 2, 'v': 2, 'tunjuk': 2, 'proses': 2, 'verifikasi': 2, 'validasi': 2, 'masih': 2, 'kalibrasi': 2, 'cara': 2, 'belum': 2, 'rancang': 1, 'milik': 1, 'peran': 1, 'utama': 1, 'evaluasi': 1, 'momen': 1, 'gaya': 1, 'biomekanika': 1, 'anggota': 1, 'gerak': 1, 'bagi': 1, 'atas': 1, 'guna': 1, 'postur': 1, 'kerja': 1, 'fokus': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'niosh': 1, 'national': 1, 'institute': 1, 'for': 1, 'occupational': 1, 'safety': 1, 'and': 1, 'health': 1, 'tuju': 1, 'karakteristik': 1, 'kompas': 1, 'sama': 1, 'lifting': 1, 'indeks': 1, 'nosh': 1, 'sumbu': 1, 'z': 1, 'statistik': 1, 'paired': 1, 'sample': 1, 'test': 1, 'apakah': 1, 'data': 1, 'signifikansi': 1, 'masingmasing': 1, 'alpha': 1, 'arti': 1, 'output': 1, 'h': 1, 'a': 1, 'meski': 1, 'sudah': 1, 'sebab': 1, 'signifikan': 1, 'karena': 1, 'benar': 1, 'jadi': 1, 'acu': 1, 'kondisi': 1, 'tepat': 1, 'kontrol': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 27, 'of': 10, 'instrument': 9, 'and': 8, 'that': 6, 'results': 6, 'multiplier': 6, 'esmoca': 5, 'to': 5, 'are': 5, 'in': 4, 'is': 4, 'measurement': 4, 'have': 3, 'a': 3, 'with': 3, 'this': 3, 'research': 3, 'differences': 3, 'measure': 2, 'be': 2, 'used': 2, 'on': 2, 'method': 2, 'from': 2, 'vertical': 2, 'horizontal': 2, 'asymetric': 2, 'manual': 2, 'calculations': 2, 'angle': 2, 'performed': 2, 'paired': 2, 'there': 2, 'between': 2, 'measuring': 2, 'values': 2, 'instruments': 2, 'v': 2, 'no': 2, 'show': 2, 'verification': 2, 'process': 2, 'validation': 2, 'still': 2, 'because': 2, 'calibration': 2, 'not': 2, 'been': 2, 'properly': 2, 'was': 1, 'designed': 1, 'main': 1, 'role': 1, 'body': 1, 'angles': 1, 'which': 1, 'will': 1, 'evaluated': 1, 'moments': 1, 'forces': 1, 'biomechanics': 1, 'upper': 1, 'limbs': 1, 'side': 1, 'so': 1, 'they': 1, 'can': 1, 'improving': 1, 'work': 1, 'posture': 1, 'focused': 1, 'one': 1, 'niosh': 1, 'national': 1, 'institute': 1, 'for': 1, 'occupational': 1, 'safety': 1, 'health': 1, 'aims': 1, 'determine': 1, 's': 1, 'characteristics': 1, 'by': 1, 'comparing': 1, 'compass': 1, 'equality': 1, 'calculation': 1, 'nosh': 1, 'lifting': 1, 'index': 1, 'measurements': 1, 'z': 1, 'axis': 1, 'sensors': 1, 'statistical': 1, 'test': 1, 'sample': 1, 'ttest': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'whether': 1, 'data': 1, 'comparative': 1, 'significance': 1, 'about': 1, 'each': 1, 'sensor': 1, 'alpha': 1, 'means': 1, 'output': 1, 'value': 1, 'different': 1, 'comparison': 1, 'variables': 1, 'h': 1, 'even': 1, 'though': 1, 'has': 1, 'difference': 1, 'but': 1, 'obtained': 1, 'significant': 1, 'actual': 1, 'as': 1, 'reference': 1, 'conditioned': 1, 'controlled': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #706 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Ridho Mukasafa
Judul: PENENTUAN LOKASI PENGELOMPOKAN TANI GARAM DI KABUPATEN SUMENEP DENGAN METODE CENTER OF GRAVITY
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T, IPM ASEAN Eng
Pembimbing 2: Dr. Sabarudin Akhmad, S.T., M.T, IPM ASEAN Eng
Abstrak (Raw): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dimana lokasi pengelompokkan tani garam di Kabupaten Sumenep. Terdapat sebanyak 155 Kelompok Usaha Garam Rakyat KUGAR dikabupaten sumenep yang tersebar hingga ke pulau pulau kecil. Hasil dari penelitian ini adalah akhirnya sejumlah 155 KUGAR dikelompokkan pada satu titik pada koordinat (-7.06709;113.881167) yang beralamat di Dsn Pinggirpapas, Ds Pinggir Papas, Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur dengan alat transportasi berupa truk kapasitas 20 ton memerlukan total biaya transportasi sebesar Rp.111,320,19,799 dihitung dengan menggunakan metote center of gravity dimana metode ini merupakan pengembangan dari sebuah strategi manajemen rantai pasok untuk menentukan lokasi dari suatu fasilitas seperti gudang distribusi, pabrik, atau fasilitas lainya dengan memberikan jarak terpendek terhadap keseluruhan pusat zona yang harus dipasok.
Abstrak (Clean): penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dimana lokasi pengelompokkan tani garam di kabupaten sumenep terdapat sebanyak kelompok usaha garam rakyat kugar dikabupaten sumenep yang tersebar hingga ke pulau pulau kecil hasil dari penelitian ini adalah akhirnya sejumlah kugar dikelompokkan pada satu titik pada koordinat yang beralamat di dsn pinggirpapas ds pinggir papas kalianget kabupaten sumenep jawa timur dengan alat transportasi berupa truk kapasitas ton memerlukan total biaya transportasi sebesar rp dihitung dengan menggunakan metote center of gravity dimana metode ini merupakan pengembangan dari sebuah strategi manajemen rantai pasok untuk menentukan lokasi dari suatu fasilitas seperti gudang distribusi pabrik atau fasilitas lainya dengan memberikan jarak terpendek terhadap keseluruhan pusat zona yang harus dipasok
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian bertujuan mengetahui dimana lokasi pengelompokkan tani garam kabupaten sumenep terdapat sebanyak kelompok usaha garam rakyat kugar dikabupaten sumenep tersebar hingga pulau pulau kecil hasil penelitian akhirnya sejumlah kugar dikelompokkan satu titik koordinat beralamat dsn pinggirpapas ds pinggir papas kalianget kabupaten sumenep jawa timur alat transportasi berupa truk kapasitas ton memerlukan total biaya transportasi sebesar rp dihitung menggunakan metote center of gravity dimana metode pengembangan strategi manajemen rantai pasok menentukan lokasi fasilitas gudang distribusi pabrik fasilitas lainya memberikan jarak terpendek keseluruhan pusat zona harus dipasok
Abstrak (Stemmed): teliti tuju tahu mana lokasi kelompok tani garam kabupaten sumenep dapat banyak kelompok usaha garam rakyat gar kabupaten sumenep sebar hingga pulau pulau kecil hasil teliti akhir jumlah gar kelompok satu titik koordinat alamat dsn pinggirpapas ds pinggir papas kalianget kabupaten sumenep jawa timur alat transportasi upa truk kapasitas ton perlu total biaya transportasi besar rp hitung guna metote center of gravity mana metode kembang strategi manajemen rantai pasok tentu lokasi fasilitas gudang distribusi pabrik fasilitas lai beri jarak pendek seluruh pusat zona harus pasok
Abstrak (Corrected): elite juju tau mana loki kelompok tank gram kabupaten sumner apart banyan kelompok sara gram kyat gar kabupaten sumner sear hinges palau palau cecil hail elite air mullah gar kelompok sat titis coordinate adamant don pinggirpapas is piggier papas kalianget kabupaten sumner jaw timur flat transports up truk kapasitas ton peru total bay transports bear up hiding gun metope center of gravity mana metope embank strategy management rental ask tent loki basilicas gang distribute park basilicas law bert arak pended seluruh pusan zone harms ask
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kelompok': 3, 'kabupaten': 3, 'sumenep': 3, 'teliti': 2, 'mana': 2, 'lokasi': 2, 'garam': 2, 'gar': 2, 'pulau': 2, 'transportasi': 2, 'pasok': 2, 'fasilitas': 2, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'tani': 1, 'dapat': 1, 'banyak': 1, 'usaha': 1, 'rakyat': 1, 'sebar': 1, 'hingga': 1, 'kecil': 1, 'hasil': 1, 'akhir': 1, 'jumlah': 1, 'satu': 1, 'titik': 1, 'koordinat': 1, 'alamat': 1, 'dsn': 1, 'pinggirpapas': 1, 'ds': 1, 'pinggir': 1, 'papas': 1, 'kalianget': 1, 'jawa': 1, 'timur': 1, 'alat': 1, 'upa': 1, 'truk': 1, 'kapasitas': 1, 'ton': 1, 'perlu': 1, 'total': 1, 'biaya': 1, 'besar': 1, 'rp': 1, 'hitung': 1, 'guna': 1, 'metote': 1, 'center': 1, 'of': 1, 'gravity': 1, 'metode': 1, 'kembang': 1, 'strategi': 1, 'manajemen': 1, 'rantai': 1, 'tentu': 1, 'gudang': 1, 'distribusi': 1, 'pabrik': 1, 'lai': 1, 'beri': 1, 'jarak': 1, 'pendek': 1, 'seluruh': 1, 'pusat': 1, 'zona': 1, 'harus': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'of': 7, 'a': 6, 'to': 4, 'is': 4, 'in': 4, 'are': 4, 'this': 3, 'sumenep': 3, 'regency': 3, 'which': 3, 'study': 2, 'determine': 2, 'where': 2, 'location': 2, 'salt': 2, 'gar': 2, 'at': 2, 'transportation': 2, 'center': 2, 'facility': 2, 'aims': 1, 'farmer': 1, 'grouping': 1, 'there': 1, 'peoples': 1, 'business': 1, 'groups': 1, 'spread': 1, 'small': 1, 'islands': 1, 'results': 1, 'finally': 1, 'number': 1, 'grouped': 1, 'one': 1, 'point': 1, 'coordinates': 1, 'located': 1, 'dsn': 1, 'pinggirpapas': 1, 'dskirir': 1, 'papas': 1, 'kalianget': 1, 'east': 1, 'java': 1, 'with': 1, 'equipment': 1, 'form': 1, 'ton': 1, 'capacity': 1, 'truck': 1, 'requires': 1, 'total': 1, 'cost': 1, 'rp': 1, 'calculated': 1, 'using': 1, 'metote': 1, 'gravity': 1, 'method': 1, 'development': 1, 'supply': 1, 'chain': 1, 'management': 1, 'strategy': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'distribution': 1, 'warehouse': 1, 'factory': 1, 'or': 1, 'other': 1, 'by': 1, 'providing': 1, 'shortest': 1, 'distance': 1, 'entire': 1, 'zone': 1, 'that': 1, 'must': 1, 'be': 1, 'supplied': 1})
-------------------------------------------
--- Data #707 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: YOLANDA ABIGAIL LAPIAN
Judul: USULAN PERBAIKAN UPAYA MINIMASI REJECT PART BODY PLASTIC MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA (Studi Kasus : Divisi Painting Plastic PT. Astra Honda Motor )
Pembimbing 1: Prof. Dr. Rachmad Hidayat, M.T.,IPU, Asean Eng
Pembimbing 2: Imron Kuswandi S.T., M.T
Abstrak (Raw): Kualitas dan pengendalian kualitas memiliki peranan penting sebagai kekuatan untuk bersaing dalam dunia industri. Upaya peningkatan kualitas perlu dilakukan oleh perusahaan secara terus-menerus agar tetap bisa bersaing, unggul dan mendominasi pasar. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Six Sigma. Six sigma merupakan suatu metode yang digunakan untuk mengurangi defect dengan langkah-langkah yang terstruktur berdasarkan data dan metodologi DMAIC dengan target 3,4 Defect per Million Opportunity (DPMO). Six Sigma diterapkan di divisi Painting Plastic dengan tujuan meningktakan kualitas dan meminimasi jumlah part reject. Nilai sigma yang didapatkan dari penelitian ini adalah 3,43 yang terbilang masih cukup rendah dengan indeks kapabilitas kurang dari 1 dimana rata-rata proses berada diluar spesifikasi, sehingga diperlukan perbaikan untuk meminimasi kegagalan.
Kata kunci : Kualitas, Six Sigma, DPMO, Kapabilitas Proses, Perbaikan
Abstrak (Clean): kualitas dan pengendalian kualitas memiliki peranan penting sebagai kekuatan untuk bersaing dalam dunia industri upaya peningkatan kualitas perlu dilakukan oleh perusahaan secara terusmenerus agar tetap bisa bersaing unggul dan mendominasi pasar penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode six sigma six sigma merupakan suatu metode yang digunakan untuk mengurangi defect dengan langkahlangkah yang terstruktur berdasarkan data dan metodologi dmaic dengan target defect per million opportunity dpmo six sigma diterapkan di divisi painting plastic dengan tujuan meningktakan kualitas dan meminimasi jumlah part reject nilai sigma yang didapatkan dari penelitian ini adalah yang terbilang masih cukup rendah dengan indeks kapabilitas kurang dari dimana ratarata proses berada diluar spesifikasi sehingga diperlukan perbaikan untuk meminimasi kegagalan kata kunci kualitas six sigma dpmo kapabilitas proses perbaikan
Abstrak (Stopwords Removed): kualitas pengendalian kualitas memiliki peranan penting kekuatan bersaing dunia industri upaya peningkatan kualitas perlu dilakukan perusahaan secara terusmenerus tetap bersaing unggul mendominasi pasar penelitian dilakukan menggunakan metode six sigma six sigma metode digunakan mengurangi defect langkahlangkah terstruktur berdasarkan data metodologi dmaic target defect per million opportunity dpmo six sigma diterapkan divisi painting plastic tujuan meningktakan kualitas meminimasi jumlah part reject nilai sigma didapatkan penelitian terbilang masih cukup rendah indeks kapabilitas kurang dimana ratarata proses berada diluar spesifikasi diperlukan perbaikan meminimasi kegagalan kata kunci kualitas six sigma dpmo kapabilitas proses perbaikan
Abstrak (Stemmed): kualitas kendali kualitas milik peran penting kuat saing dunia industri upaya tingkat kualitas perlu laku usaha cara terusmenerus tetap saing unggul dominasi pasar teliti laku guna metode six sigma six sigma metode guna kurang defect langkahlangkah struktur dasar data metodologi dmaic target defect per million opportunity dpmo six sigma terap divisi painting plastic tuju meningktakan kualitas meminimasi jumlah part reject nilai sigma dapat teliti bilang masih cukup rendah indeks kapabilitas kurang mana ratarata proses ada luar spesifikasi perlu baik meminimasi gagal kata kunci kualitas six sigma dpmo kapabilitas proses baik
Abstrak (Corrected): kualitas kendall kualitas milk pecan panting kurt saying dulia industry pay dingbat kualitas peru lake sara cara terusmenerus team saying lungful dominant paar elite lake gun metope six sigma six sigma metope gun during defect langkahlangkah structure dakar data methodology main target defect per million opportunity demo six sigma trap divine painting plastic juju meningktakan kualitas meminimasi mullah part reject nilgai sigma apart elite belong mash cutup rental ideas kapabilitas during mana ratarata proves ada liar spesifikasi peru back meminimasi gaga data bunch kualitas six sigma demo kapabilitas proves back
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kualitas': 5, 'sigma': 5, 'six': 4, 'saing': 2, 'perlu': 2, 'laku': 2, 'teliti': 2, 'guna': 2, 'metode': 2, 'kurang': 2, 'defect': 2, 'dpmo': 2, 'meminimasi': 2, 'kapabilitas': 2, 'proses': 2, 'baik': 2, 'kendali': 1, 'milik': 1, 'peran': 1, 'penting': 1, 'kuat': 1, 'dunia': 1, 'industri': 1, 'upaya': 1, 'tingkat': 1, 'usaha': 1, 'cara': 1, 'terusmenerus': 1, 'tetap': 1, 'unggul': 1, 'dominasi': 1, 'pasar': 1, 'langkahlangkah': 1, 'struktur': 1, 'dasar': 1, 'data': 1, 'metodologi': 1, 'dmaic': 1, 'target': 1, 'per': 1, 'million': 1, 'opportunity': 1, 'terap': 1, 'divisi': 1, 'painting': 1, 'plastic': 1, 'tuju': 1, 'meningktakan': 1, 'jumlah': 1, 'part': 1, 'reject': 1, 'nilai': 1, 'dapat': 1, 'bilang': 1, 'masih': 1, 'cukup': 1, 'rendah': 1, 'indeks': 1, 'mana': 1, 'ratarata': 1, 'ada': 1, 'luar': 1, 'spesifikasi': 1, 'gagal': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'quality': 5, 'to': 5, 'sigma': 5, 'and': 4, 'a': 4, 'six': 4, 'is': 4, 'with': 4, 'of': 4, 'in': 3, 'this': 2, 'was': 2, 'method': 2, 'dpmo': 2, 'capability': 2, 'process': 2, 'control': 1, 'have': 1, 'an': 1, 'important': 1, 'role': 1, 'as': 1, 'force': 1, 'compete': 1, 'industrial': 1, 'world': 1, 'efforts': 1, 'improve': 1, 'must': 1, 'be': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'by': 1, 'company': 1, 'continuously': 1, 'order': 1, 'remain': 1, 'competitive': 1, 'superior': 1, 'win': 1, 'market': 1, 'research': 1, 'conducted': 1, 'using': 1, 'used': 1, 'reduce': 1, 'defects': 1, 'structured': 1, 'steps': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'dmaic': 1, 'data': 1, 'calculations': 1, 'target': 1, 'disabilities': 1, 'per': 1, 'million': 1, 'opportunities': 1, 'implemented': 1, 'plastic': 1, 'painting': 1, 'division': 1, 'aim': 1, 'enhancing': 1, 'minimizing': 1, 'number': 1, 'reject': 1, 'parts': 1, 'value': 1, 'obtained': 1, 'from': 1, 'study': 1, 'which': 1, 'still': 1, 'quite': 1, 'low': 1, 'index': 1, 'less': 1, 'than': 1, 'where': 1, 'average': 1, 'within': 1, 'specifications': 1, 'improvements': 1, 'are': 1, 'needed': 1, 'minimize': 1, 'estimation': 1, 'keywords': 1, 'improvement': 1})
-------------------------------------------
--- Data #708 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Nisfu Laylatus Sabihis
Judul: PERENCANAAN KEBIJAKAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN MENGGUNAKAN METODE EOQ PADA DIVISI PENGECORAN
(Studi Kasus: PT. Apie Indo Karunia)
Pembimbing 1: Sugeng Purwoko, S.T., M.T
Pembimbing 2: Mu'alim, S.T., M.T
Abstrak (Raw): PT. Apie Indo Karunia merupakan suatu perusahaan di bidang industri manufaktur yang memproduksi produk berbahan dasar logam. Produk yang diproduksi sesuai dengan pesanan konsumen, jadi sistem yang digunakan yaitu make to order. Perusahaan mempunyai dua divisi yaitu pengecoran logam dan pembubutan. Perusahaan melakukan pembelian bahan baku tidak stabil sehingga dapat mengakibatkan stock out dan over stock. Pembelian bahan baku berlebih akan mengakibatkan bertambahnya biaya-biaya tertentu seperti halnya biaya simpan. Sedangkan terjadinya stock out dapat menghambat jalannya proses produksi, hal tersebut dapat menyebabkan keterlambatan pengiriman barang sehingga berkurangnya kepercayaan konsumen dan perusahaan juga dapat terkena pinalty. Oleh karena itu untuk menghindari adanya stock out maupun over stock, penelitian ini dapat diselesaikan dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) probabilistik. Ada tiga jenis bahan baku yang diteliti yaitu kayu tripleks, pasir silika, dan scrap besi. Diketahui lot optimum bahan baku kayu tripleks adalah sebesar 623,46 kg atau 0,62 ton, lot optimum bahan baku pasir silika adalah sebesar 1442,22 kg atau 1,44 ton, serta bahan baku scrap besi adalah sebesar 1138,99 kg atau 1,14 ton. Diketahui Safety Stock (SS) bahan baku kayu tripleks adalah sebesar 101,24 kg dan 0,1 ton, bahan baku pasir silika adalah sebesar 4833,84 kg atau 4,83 ton, serta bahan baku scrap besi adalah sebesar 4545,38 kg atau 4,55 ton. Diketahui Reorder Point (ROP) bahan baku kayu tripleks adalah sebesar 126,27 kg atau 0,13 ton, bahan baku pasir silika adalah sebesar 12141,54 kg atau 12,14 ton, serta bahan baku srap besi adalah 14853,08 kg atau 14,84 ton.
Abstrak (Clean): pt apie indo karunia merupakan suatu perusahaan di bidang industri manufaktur yang memproduksi produk berbahan dasar logam produk yang diproduksi sesuai dengan pesanan konsumen jadi sistem yang digunakan yaitu make to order perusahaan mempunyai dua divisi yaitu pengecoran logam dan pembubutan perusahaan melakukan pembelian bahan baku tidak stabil sehingga dapat mengakibatkan stock out dan over stock pembelian bahan baku berlebih akan mengakibatkan bertambahnya biayabiaya tertentu seperti halnya biaya simpan sedangkan terjadinya stock out dapat menghambat jalannya proses produksi hal tersebut dapat menyebabkan keterlambatan pengiriman barang sehingga berkurangnya kepercayaan konsumen dan perusahaan juga dapat terkena pinalty oleh karena itu untuk menghindari adanya stock out maupun over stock penelitian ini dapat diselesaikan dengan menggunakan metode economic order quantity eoq probabilistik ada tiga jenis bahan baku yang diteliti yaitu kayu tripleks pasir silika dan scrap besi diketahui lot optimum bahan baku kayu tripleks adalah sebesar kg atau ton lot optimum bahan baku pasir silika adalah sebesar kg atau ton serta bahan baku scrap besi adalah sebesar kg atau ton diketahui safety stock ss bahan baku kayu tripleks adalah sebesar kg dan ton bahan baku pasir silika adalah sebesar kg atau ton serta bahan baku scrap besi adalah sebesar kg atau ton diketahui reorder point rop bahan baku kayu tripleks adalah sebesar kg atau ton bahan baku pasir silika adalah sebesar kg atau ton serta bahan baku srap besi adalah kg atau ton
Abstrak (Stopwords Removed): pt apie indo karunia perusahaan bidang industri manufaktur memproduksi produk berbahan dasar logam produk diproduksi sesuai pesanan konsumen jadi sistem digunakan make to order perusahaan mempunyai dua divisi pengecoran logam pembubutan perusahaan melakukan pembelian bahan baku stabil dapat mengakibatkan stock out over stock pembelian bahan baku berlebih mengakibatkan bertambahnya biayabiaya tertentu halnya biaya simpan sedangkan terjadinya stock out dapat menghambat jalannya proses produksi tersebut dapat menyebabkan keterlambatan pengiriman barang berkurangnya kepercayaan konsumen perusahaan dapat terkena pinalty menghindari adanya stock out maupun over stock penelitian dapat diselesaikan menggunakan metode economic order quantity eoq probabilistik ada tiga jenis bahan baku diteliti kayu tripleks pasir silika scrap besi diketahui lot optimum bahan baku kayu tripleks sebesar kg ton lot optimum bahan baku pasir silika sebesar kg ton bahan baku scrap besi sebesar kg ton diketahui safety stock ss bahan baku kayu tripleks sebesar kg ton bahan baku pasir silika sebesar kg ton bahan baku scrap besi sebesar kg ton diketahui reorder point rop bahan baku kayu tripleks sebesar kg ton bahan baku pasir silika sebesar kg ton bahan baku srap besi kg ton
Abstrak (Stemmed): pt apie indo karunia usaha bidang industri manufaktur produksi produk bahan dasar logam produk produksi sesuai pesan konsumen jadi sistem guna make to order usaha punya dua divisi cor logam bubut usaha laku beli bahan baku stabil dapat akibat stock out over stock beli bahan baku lebih akibat tambah biayabiaya tentu hal biaya simpan sedang jadi stock out dapat hambat jalan proses produksi sebut dapat sebab lambat kirim barang kurang percaya konsumen usaha dapat kena pinalty hindar ada stock out maupun over stock teliti dapat selesai guna metode economic order quantity eoq probabilistik ada tiga jenis bahan baku teliti kayu tripleks pasir silika scrap besi tahu lot optimum bahan baku kayu tripleks besar kg ton lot optimum bahan baku pasir silika besar kg ton bahan baku scrap besi besar kg ton tahu safety stock ss bahan baku kayu tripleks besar kg ton bahan baku pasir silika besar kg ton bahan baku scrap besi besar kg ton tahu reorder point rop bahan baku kayu tripleks besar kg ton bahan baku pasir silika besar kg ton bahan baku srap besi kg ton
Abstrak (Corrected): pt pie into kahuna sara biding industry manufacture produksi proud bahai dakar logan proud produksi sexual pecan consumed jade sister gun make to order sara puny due divine cor logan butut sara lake bell bahai baku stabile apart akbar stock out over stock bell bahai baku leash akbar tambac biayabiaya tent hal bay simian sedan jade stock out apart combat alan proves produksi debut apart kebab lambast kirin baring during percy consumed sara apart ken penalty hinder ada stock out maun over stock elite apart seesaw gun metope economic order quantity eon probabilistic ada toga penis bahai baku elite kay triplets pair silica scrap best tau lot optimum bahai baku kay triplets bear keg ton lot optimum bahai baku pair silica bear keg ton bahai baku scrap best bear keg ton tau safety stock ss bahai baku kay triplets bear keg ton bahai baku pair silica bear keg ton bahai baku scrap best bear keg ton tau reorder point top bahai baku kay triplets bear keg ton bahai baku pair silica bear keg ton bahai baku crap best keg ton
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'bahan': 13, 'baku': 12, 'kg': 9, 'ton': 9, 'besar': 8, 'stock': 6, 'dapat': 5, 'usaha': 4, 'kayu': 4, 'tripleks': 4, 'pasir': 4, 'silika': 4, 'besi': 4, 'produksi': 3, 'out': 3, 'scrap': 3, 'tahu': 3, 'produk': 2, 'logam': 2, 'konsumen': 2, 'jadi': 2, 'guna': 2, 'order': 2, 'beli': 2, 'akibat': 2, 'over': 2, 'ada': 2, 'teliti': 2, 'lot': 2, 'optimum': 2, 'pt': 1, 'apie': 1, 'indo': 1, 'karunia': 1, 'bidang': 1, 'industri': 1, 'manufaktur': 1, 'dasar': 1, 'sesuai': 1, 'pesan': 1, 'sistem': 1, 'make': 1, 'to': 1, 'punya': 1, 'dua': 1, 'divisi': 1, 'cor': 1, 'bubut': 1, 'laku': 1, 'stabil': 1, 'lebih': 1, 'tambah': 1, 'biayabiaya': 1, 'tentu': 1, 'hal': 1, 'biaya': 1, 'simpan': 1, 'sedang': 1, 'hambat': 1, 'jalan': 1, 'proses': 1, 'sebut': 1, 'sebab': 1, 'lambat': 1, 'kirim': 1, 'barang': 1, 'kurang': 1, 'percaya': 1, 'kena': 1, 'pinalty': 1, 'hindar': 1, 'maupun': 1, 'selesai': 1, 'metode': 1, 'economic': 1, 'quantity': 1, 'eoq': 1, 'probabilistik': 1, 'tiga': 1, 'jenis': 1, 'safety': 1, 'ss': 1, 'reorder': 1, 'point': 1, 'rop': 1, 'srap': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'is': 12, 'raw': 12, 'the': 10, 'material': 9, 'or': 9, 'kg': 9, 'tons': 9, 'and': 8, 'stock': 6, 'of': 6, 'can': 5, 'plywood': 4, 'silica': 4, 'sand': 4, 'scrap': 4, 'iron': 4, 'company': 3, 'in': 3, 'are': 3, 'to': 3, 'so': 3, 'that': 3, 'it': 3, 'out': 3, 'known': 3, 'wood': 3, 'products': 2, 'consumer': 2, 'order': 2, 'namely': 2, 'cause': 2, 'over': 2, 'materials': 2, 'be': 2, 'optimum': 2, 'lot': 2, 'pt': 1, 'apie': 1, 'indo': 1, 'karunia': 1, 'a': 1, 'manufacturing': 1, 'industry': 1, 'producing': 1, 'metalbased': 1, 'manufactured': 1, 'according': 1, 'orders': 1, 'system': 1, 'used': 1, 'make': 1, 'has': 1, 'two': 1, 'divisions': 1, 'metal': 1, 'casting': 1, 'turning': 1, 's': 1, 'purchases': 1, 'not': 1, 'stable': 1, 'purchasing': 1, 'excess': 1, 'will': 1, 'result': 1, 'certain': 1, 'costs': 1, 'increasing': 1, 'while': 1, 'hamper': 1, 'production': 1, 'process': 1, 'delays': 1, 'delivery': 1, 'product': 1, 'reduced': 1, 'confidence': 1, 'companies': 1, 'also': 1, 'hit': 1, 'by': 1, 'penalties': 1, 'therefore': 1, 'avoid': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'completed': 1, 'using': 1, 'probabilistic': 1, 'economic': 1, 'quantity': 1, 'eoq': 1, 'method': 1, 'there': 1, 'three': 1, 'types': 1, 'studied': 1, 'safety': 1, 'ss': 1, 'reorder': 1, 'point': 1, 'rop': 1})
-------------------------------------------
--- Data #709 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Muhammad Asri Wahyu Dianto
Judul: PENGEMBANGAN DAN KARAKTERISASI HASIL ASSESSMENT INSTRUMEN esMOCA V3 METODE WISHA (Washington Industrial Safety and Health Act)
Pembimbing 1: Dr.Sabarudin Akhmad, S.T., M.T., IPM. Asean Eng
Pembimbing 2: Anis Arendra S.T,. M.Eng
Abstrak (Raw): MSDs atau Musculoskeletal Disorders adalah gangguan cidera pada jaringan lunak tubuh seperti otot, tendon, ligament. Cidera tersebut juga sering terjadi pada bagian lengan dan punggung, cidera tersebut akan mengganggu pekerja dan apabila terjadi dalam waktu yang lama maka bisa menyebabkan kejadian yang fatal. Perlu dilakukan penilaian postur kerja supaya kejadian seperti MSDs tersebut bisa diatasi. Salah satu metode ergonomi yang dapat dipakai dalam penilaian postur kerja tersebut adalah metode WISHA (Washington Industrial Safety and Health Act). Penilaian postur kerja tersebut apabila dilakukan secara manual pasti terjadi perbedaan persepsi dan human error sehingga hasil penilaian akan kurang akurat. Menanggapi hal itu maka dilakukanlah pengembangan alat instrumen esMOCA V3 yang berfungsi untuk penilaian postur kerja yang dapat dilakukan secara otomatis. pengembangan instrumen terus dilakukan dari tahun ke tahun hingga saat ini dilakukan pengembangan pada bagian penambahan jumlah modul sensor dari 9 sensor menjadi 13 sensor dan penambahan metode penilaian yaitu WISHA. Sebelum instrumen digunakan maka perlu dilakukan kalibrasi alat dengan mengambil sudut Y atau Pitch dibandingkan dengan waterpass selanjutnya pengolahan data dilakukan dengan menggunakan paired sample t-test. Kalibrasi juga dilakukan pada metode WISHA dengan membandingkan data aktual dan hasil pengukuran dari panjang Horizontal dan Vertical. Didapatkan hasil bahwa masih terdapat perbedaan signifikan dari data aktual dengan data hasil pengukuran pada proses kalibrasi sudut Y dan pembandingan panjang Horizontal dan Vertikal.
Kata kunci: Instrumen esMOCA, MSDs, WISHA, Kalibrasi, Paired sample t-test.
Abstrak (Clean): msds atau musculoskeletal disorders adalah gangguan cidera pada jaringan lunak tubuh seperti otot tendon ligament cidera tersebut juga sering terjadi pada bagian lengan dan punggung cidera tersebut akan mengganggu pekerja dan apabila terjadi dalam waktu yang lama maka bisa menyebabkan kejadian yang fatal perlu dilakukan penilaian postur kerja supaya kejadian seperti msds tersebut bisa diatasi salah satu metode ergonomi yang dapat dipakai dalam penilaian postur kerja tersebut adalah metode wisha washington industrial safety and health act penilaian postur kerja tersebut apabila dilakukan secara manual pasti terjadi perbedaan persepsi dan human error sehingga hasil penilaian akan kurang akurat menanggapi hal itu maka dilakukanlah pengembangan alat instrumen esmoca v yang berfungsi untuk penilaian postur kerja yang dapat dilakukan secara otomatis pengembangan instrumen terus dilakukan dari tahun ke tahun hingga saat ini dilakukan pengembangan pada bagian penambahan jumlah modul sensor dari sensor menjadi sensor dan penambahan metode penilaian yaitu wisha sebelum instrumen digunakan maka perlu dilakukan kalibrasi alat dengan mengambil sudut y atau pitch dibandingkan dengan waterpass selanjutnya pengolahan data dilakukan dengan menggunakan paired sample ttest kalibrasi juga dilakukan pada metode wisha dengan membandingkan data aktual dan hasil pengukuran dari panjang horizontal dan vertical didapatkan hasil bahwa masih terdapat perbedaan signifikan dari data aktual dengan data hasil pengukuran pada proses kalibrasi sudut y dan pembandingan panjang horizontal dan vertikal kata kunci instrumen esmoca msds wisha kalibrasi paired sample ttest
Abstrak (Stopwords Removed): msds musculoskeletal disorders gangguan cidera jaringan lunak tubuh otot tendon ligament cidera tersebut sering terjadi bagian lengan punggung cidera tersebut mengganggu pekerja apabila terjadi waktu lama menyebabkan kejadian fatal perlu dilakukan penilaian postur kerja supaya kejadian msds tersebut diatasi salah satu metode ergonomi dapat dipakai penilaian postur kerja tersebut metode wisha washington industrial safety and health act penilaian postur kerja tersebut apabila dilakukan secara manual pasti terjadi perbedaan persepsi human error hasil penilaian kurang akurat menanggapi dilakukanlah pengembangan alat instrumen esmoca v berfungsi penilaian postur kerja dapat dilakukan secara otomatis pengembangan instrumen terus dilakukan tahun tahun hingga dilakukan pengembangan bagian penambahan jumlah modul sensor sensor menjadi sensor penambahan metode penilaian wisha instrumen digunakan perlu dilakukan kalibrasi alat mengambil sudut y pitch dibandingkan waterpass selanjutnya pengolahan data dilakukan menggunakan paired sample ttest kalibrasi dilakukan metode wisha membandingkan data aktual hasil pengukuran panjang horizontal vertical didapatkan hasil masih terdapat perbedaan signifikan data aktual data hasil pengukuran proses kalibrasi sudut y pembandingan panjang horizontal vertikal kata kunci instrumen esmoca msds wisha kalibrasi paired sample ttest
Abstrak (Stemmed): msds musculoskeletal disorders ganggu cidera jaring lunak tubuh otot tendon ligament cidera sebut sering jadi bagi lengan punggung cidera sebut ganggu kerja apabila jadi waktu lama sebab jadi fatal perlu laku nilai postur kerja supaya jadi msds sebut atas salah satu metode ergonomi dapat pakai nilai postur kerja sebut metode wisha washington industrial safety and health act nilai postur kerja sebut apabila laku cara manual pasti jadi beda persepsi human error hasil nilai kurang akurat tanggap laku kembang alat instrumen esmoca v fungsi nilai postur kerja dapat laku cara otomatis kembang instrumen terus laku tahun tahun hingga laku kembang bagi tambah jumlah modul sensor sensor jadi sensor tambah metode nilai wisha instrumen guna perlu laku kalibrasi alat ambil sudut y pitch banding waterpass lanjut olah data laku guna paired sample ttest kalibrasi laku metode wisha banding data aktual hasil ukur panjang horizontal vertical dapat hasil masih dapat beda signifikan data aktual data hasil ukur proses kalibrasi sudut y banding panjang horizontal vertikal kata kunci instrumen esmoca msds wisha kalibrasi paired sample ttest
Abstrak (Corrected): mods musculoskeletal disorders gang cider caring lunar tube toot tendon ligament cider debut seeing jade bag longan pugging cider debut gang era arabia jade want lama kebab jade fatal peru lake nilgai poster era papaya jade mods debut alas salad sat metope ergonomic apart sakai nilgai poster era debut metope wish washington industrial safety and health act nilgai poster era debut arabia lake cara manual past jade bed perseus human error hail nilgai during aura tanga lake embank flat instrument smock v fungi nilgai poster era apart lake cara fotomat's embank instrument terms lake thun thun hinges lake embank bag tambac mullah model sensor sensor jade sensor tambac metope nilgai wish instrument gun peru lake kalibrasi flat ambit shut y pitch banding waterways layout blah data lake gun paired sample test kalibrasi lake metope wish banding data actual hail ukr panting horizontal vertical apart hail mash apart bed significant data actual data hail ukr proves kalibrasi shut y banding panting horizontal vertical data bunch instrument smock mods wish kalibrasi paired sample test
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'laku': 9, 'jadi': 6, 'nilai': 6, 'sebut': 5, 'kerja': 5, 'postur': 4, 'metode': 4, 'dapat': 4, 'wisha': 4, 'hasil': 4, 'instrumen': 4, 'kalibrasi': 4, 'data': 4, 'msds': 3, 'cidera': 3, 'kembang': 3, 'sensor': 3, 'banding': 3, 'ganggu': 2, 'bagi': 2, 'apabila': 2, 'perlu': 2, 'cara': 2, 'beda': 2, 'alat': 2, 'esmoca': 2, 'tahun': 2, 'tambah': 2, 'guna': 2, 'sudut': 2, 'y': 2, 'paired': 2, 'sample': 2, 'ttest': 2, 'aktual': 2, 'ukur': 2, 'panjang': 2, 'horizontal': 2, 'musculoskeletal': 1, 'disorders': 1, 'jaring': 1, 'lunak': 1, 'tubuh': 1, 'otot': 1, 'tendon': 1, 'ligament': 1, 'sering': 1, 'lengan': 1, 'punggung': 1, 'waktu': 1, 'lama': 1, 'sebab': 1, 'fatal': 1, 'supaya': 1, 'atas': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'ergonomi': 1, 'pakai': 1, 'washington': 1, 'industrial': 1, 'safety': 1, 'and': 1, 'health': 1, 'act': 1, 'manual': 1, 'pasti': 1, 'persepsi': 1, 'human': 1, 'error': 1, 'kurang': 1, 'akurat': 1, 'tanggap': 1, 'v': 1, 'fungsi': 1, 'otomatis': 1, 'terus': 1, 'hingga': 1, 'jumlah': 1, 'modul': 1, 'ambil': 1, 'pitch': 1, 'waterpass': 1, 'lanjut': 1, 'olah': 1, 'vertical': 1, 'masih': 1, 'signifikan': 1, 'proses': 1, 'vertikal': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 32, 'of': 11, 'to': 10, 'and': 9, 'be': 6, 'that': 6, 'is': 6, 'assessment': 5, 'can': 4, 'work': 4, 'wisha': 4, 'data': 4, 'msds': 3, 'on': 3, 'it': 3, 'posture': 3, 'done': 3, 'used': 3, 'in': 3, 'method': 3, 'results': 3, 'development': 3, 'instrument': 3, 'carried': 3, 'out': 3, 'from': 3, 'calibration': 3, 'or': 2, 'are': 2, 'such': 2, 'as': 2, 'injury': 2, 'also': 2, 'occurs': 2, 'with': 2, 'if': 2, 'events': 2, 'so': 2, 'would': 2, 'differences': 2, 'esmoca': 2, 'year': 2, 'addition': 2, 'sensors': 2, 'by': 2, 'y': 2, 'angle': 2, 'paired': 2, 'sample': 2, 'ttest': 2, 'actual': 2, 'measurement': 2, 'horizontal': 2, 'vertical': 2, 'musculoskeletal': 1, 'disorders': 1, 'injuries': 1, 'soft': 1, 'tissues': 1, 'body': 1, 'muscles': 1, 'tendons': 1, 'ligaments': 1, 'often': 1, 'arms': 1, 'back': 1, 'will': 1, 'interfere': 1, 'workers': 1, 'for': 1, 'a': 1, 'long': 1, 'time': 1, 'cause': 1, 'fatal': 1, 'needs': 1, 'overcome': 1, 'one': 1, 'ergonomics': 1, 'methods': 1, 'washington': 1, 'industrial': 1, 'safety': 1, 'health': 1, 'act': 1, 'manually': 1, 'lead': 1, 'perception': 1, 'human': 1, 'error': 1, 'less': 1, 'accurate': 1, 'responding': 1, 'v': 1, 'assess': 1, 'postures': 1, 'automatically': 1, 'continues': 1, 'until': 1, 'now': 1, 'number': 1, 'sensor': 1, 'modules': 1, 'an': 1, 'namely': 1, 'before': 1, 'necessary': 1, 'calibrate': 1, 'tool': 1, 'taking': 1, 'pitch': 1, 'compared': 1, 'waterpass': 1, 'then': 1, 'processing': 1, 'performed': 1, 'using': 1, 'was': 1, 'comparing': 1, 'lengths': 1, 'show': 1, 'there': 1, 'still': 1, 'significant': 1, 'process': 1, 'length': 1, 'comparisons': 1, 'keywords': 1, 'instruments': 1})
-------------------------------------------
--- Data #710 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: MUNIF SAYID ANWAS PRABOWO
Judul: Evaluasi Tingkat Kelelahan Kerja Perawat Ruang IGD RSUD Dr. Soetomo Dengan Metode Bourdon Wiersma
Pembimbing 1: Dr. Weny Findiastuti, S.T.,M.T
Pembimbing 2: Rullie Annisa, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Rumah sakit merupakan salah satu instansi di bidang pelayanan jasa kesehatan yang beroprasi selama 24 jam penuh dalam 1 hari sehingga jumlah perawat yang memadai merupakan faktor terpenting dalam pelayanan terhadap pasien. Pekerjaan seorang perawat tidak lepas dengan sistem shift kerja. Sistem shift kerja pada IGD RSUD Dr. Soetomo menggunkan tiga shift kerja dengan pembagian jam kerja pada shift pagi berlangsung selama 7 jam mulai jam 07.00-14.00, shift sore selama 7 jam mulai jam 14.00-21.00, dan shift malam selama 10 jam mulai jam 21.00-07.00. Penelitian ini mengevaluasi tingkat kelelahan kerja antara shift pagi, shift sore, dan shift malam. Penelitian ini menggunakan metode Bourdon Wiersma. Berdasarkan penlitian, diperoleh bahwa perawat yang bekerja pada shift malam mengindikasikan kelelahan dengan nilai p value tingkat kecepatan sebesar 0,007 (<0,05), tingkat tingkat ketelitian sebesar 0,001 (<0,05), dan konsistensi kerja sebesar 0,084 (>0,05), dibandingkan perawat pada shift pagi dengan nilai p value setiap variabel tingkat kecepatan sebesar 0,212 (>0,05), tingkat ketelitian sebesar 0,034 (<0,05), dan tingkat konsistensi sebesar 0,350 (>0,05). Adapun solusi atau usulan untuk meminimasi kelelahan kerja pada IGD RSUD Dr. Soetomo lantai 1 yaitu dengan melakukan pengaturan usia yang sesuai pada setiap shift kerja dan melakukan penambahan sumber daya ketenagakerjaan keperawatan agar dapat mengurangi beban kerja pada perawat.
Abstrak (Clean): rumah sakit merupakan salah satu instansi di bidang pelayanan jasa kesehatan yang beroprasi selama jam penuh dalam hari sehingga jumlah perawat yang memadai merupakan faktor terpenting dalam pelayanan terhadap pasien pekerjaan seorang perawat tidak lepas dengan sistem shift kerja sistem shift kerja pada igd rsud dr soetomo menggunkan tiga shift kerja dengan pembagian jam kerja pada shift pagi berlangsung selama jam mulai jam shift sore selama jam mulai jam dan shift malam selama jam mulai jam penelitian ini mengevaluasi tingkat kelelahan kerja antara shift pagi shift sore dan shift malam penelitian ini menggunakan metode bourdon wiersma berdasarkan penlitian diperoleh bahwa perawat yang bekerja pada shift malam mengindikasikan kelelahan dengan nilai p value tingkat kecepatan sebesar tingkat tingkat ketelitian sebesar dan konsistensi kerja sebesar dibandingkan perawat pada shift pagi dengan nilai p value setiap variabel tingkat kecepatan sebesar tingkat ketelitian sebesar dan tingkat konsistensi sebesar adapun solusi atau usulan untuk meminimasi kelelahan kerja pada igd rsud dr soetomo lantai yaitu dengan melakukan pengaturan usia yang sesuai pada setiap shift kerja dan melakukan penambahan sumber daya ketenagakerjaan keperawatan agar dapat mengurangi beban kerja pada perawat
Abstrak (Stopwords Removed): rumah sakit salah satu instansi bidang pelayanan jasa kesehatan beroprasi selama jam penuh hari jumlah perawat memadai faktor terpenting pelayanan pasien pekerjaan seorang perawat lepas sistem shift kerja sistem shift kerja igd rsud dr soetomo menggunkan tiga shift kerja pembagian jam kerja shift pagi berlangsung selama jam mulai jam shift sore selama jam mulai jam shift malam selama jam mulai jam penelitian mengevaluasi tingkat kelelahan kerja antara shift pagi shift sore shift malam penelitian menggunakan metode bourdon wiersma berdasarkan penlitian diperoleh perawat bekerja shift malam mengindikasikan kelelahan nilai p value tingkat kecepatan sebesar tingkat tingkat ketelitian sebesar konsistensi kerja sebesar dibandingkan perawat shift pagi nilai p value setiap variabel tingkat kecepatan sebesar tingkat ketelitian sebesar tingkat konsistensi sebesar adapun solusi usulan meminimasi kelelahan kerja igd rsud dr soetomo lantai melakukan pengaturan usia sesuai setiap shift kerja melakukan penambahan sumber daya ketenagakerjaan keperawatan dapat mengurangi beban kerja perawat
Abstrak (Stemmed): rumah sakit salah satu instansi bidang layan jasa sehat beroprasi lama jam penuh hari jumlah awat pada faktor penting layan pasien kerja orang awat lepas sistem shift kerja sistem shift kerja igd rsud dr soetomo gun tiga shift kerja bagi jam kerja shift pagi langsung lama jam mulai jam shift sore lama jam mulai jam shift malam lama jam mulai jam teliti evaluasi tingkat lelah kerja antara shift pagi shift sore shift malam teliti guna metode bourdon wiersma dasar penlitian oleh awat kerja shift malam indikasi lelah nilai p value tingkat cepat besar tingkat tingkat teliti besar konsistensi kerja besar banding awat shift pagi nilai p value tiap variabel tingkat cepat besar tingkat teliti besar tingkat konsistensi besar adapun solusi usul meminimasi lelah kerja igd rsud dr soetomo lantai laku atur usia sesuai tiap shift kerja laku tambah sumber daya ketenagakerjaan awat dapat kurang beban kerja awat
Abstrak (Corrected): rumal skit salad sat instant biding layman casa seat beroprasi lama jam punch hard mullah away papa factor panting layman pain era orang away leaps sister shift era sister shift era i'd sud dr soetomo gun toga shift era bag jam era shift page lansing lama jam mule jam shift sore lama jam mule jam shift madam lama jam mule jam elite evaluate dingbat leah era angara shift page shift sore shift madam elite gun metope bourdon wiersma dakar penutian olen away era shift madam indikasi leah nilgai p value dingbat eat bear dingbat dingbat elite bear konsistensi era bear banding away shift page nilgai p value tip variable dingbat eat bear dingbat elite bear dingbat konsistensi bear adapt solus usual meminimasi leah era i'd sud dr soetomo lanai lake amur asia sexual tip shift era lake tambac number day ketenagakerjaan away apart during began era away
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'shift': 12, 'kerja': 11, 'jam': 8, 'tingkat': 7, 'awat': 6, 'besar': 6, 'lama': 4, 'teliti': 4, 'pagi': 3, 'mulai': 3, 'malam': 3, 'lelah': 3, 'layan': 2, 'sistem': 2, 'igd': 2, 'rsud': 2, 'dr': 2, 'soetomo': 2, 'sore': 2, 'nilai': 2, 'p': 2, 'value': 2, 'cepat': 2, 'konsistensi': 2, 'tiap': 2, 'laku': 2, 'rumah': 1, 'sakit': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'instansi': 1, 'bidang': 1, 'jasa': 1, 'sehat': 1, 'beroprasi': 1, 'penuh': 1, 'hari': 1, 'jumlah': 1, 'pada': 1, 'faktor': 1, 'penting': 1, 'pasien': 1, 'orang': 1, 'lepas': 1, 'gun': 1, 'tiga': 1, 'bagi': 1, 'langsung': 1, 'evaluasi': 1, 'antara': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'bourdon': 1, 'wiersma': 1, 'dasar': 1, 'penlitian': 1, 'oleh': 1, 'indikasi': 1, 'banding': 1, 'variabel': 1, 'adapun': 1, 'solusi': 1, 'usul': 1, 'meminimasi': 1, 'lantai': 1, 'atur': 1, 'usia': 1, 'sesuai': 1, 'tambah': 1, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'ketenagakerjaan': 1, 'dapat': 1, 'kurang': 1, 'beban': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 18, 'work': 9, 'shift': 9, 'in': 7, 'level': 6, 'hours': 5, 'and': 5, 'a': 4, 'nurses': 4, 'to': 4, 'with': 4, 'at': 4, 'for': 4, 'is': 3, 'shifts': 3, 'morning': 3, 'starting': 3, 'night': 3, 'study': 3, 'fatigue': 3, 'on': 3, 'one': 2, 'day': 2, 'that': 2, 'system': 2, 'igd': 2, 'dr': 2, 'soetomo': 2, 'uses': 2, 'this': 2, 'p': 2, 'value': 2, 'speed': 2, 'accuracy': 2, 'consistency': 2, 'each': 2, 'hospital': 1, 'institutions': 1, 'field': 1, 'health': 1, 'services': 1, 'which': 1, 'operates': 1, 'so': 1, 'an': 1, 'adequate': 1, 'number': 1, 'most': 1, 'important': 1, 'factor': 1, 'service': 1, 'patients': 1, 'nurse': 1, 'can': 1, 'not': 1, 'be': 1, 'separated': 1, 'rsud': 1, 'three': 1, 'division': 1, 'working': 1, 'lasts': 1, 'evening': 1, 'evaluates': 1, 'between': 1, 'afternoon': 1, 'bourdon': 1, 'wiersma': 1, 'method': 1, 'based': 1, 'it': 1, 'was': 1, 'found': 1, 'who': 1, 'indicate': 1, 'compared': 1, 'variable': 1, 'solution': 1, 'or': 1, 'proposal': 1, 'minimize': 1, 'st': 1, 'floor': 1, 'by': 1, 'making': 1, 'appropriate': 1, 'age': 1, 'arrangements': 1, 'adding': 1, 'nursing': 1, 'employment': 1, 'resources': 1, 'order': 1, 'reduce': 1, 'workload': 1})
-------------------------------------------
--- Data #711 ---
Prodi: Teknik Industri
Penulis: Lilis Kurnia Ikamawati
Judul: PENENTUAN TINGKAT PRIORITAS PERBAIKAN MODE KEGAGALAN MESIN PACKER DENGAN PENDEKATAN FUZZY-FMEA DAN TOPSIS
Pembimbing 1: Dr. Kukuh Winarso, S.Si., M.T, IPM. Asean Eng
Pembimbing 2: Issa Dyah Utami, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Penelitian ini berlokasikan di PT Semen Indonesia Pabrik Tuban unit kerja packer Tuban IV. Terdapat beberapa jenis kerusakan mesin yang dapa mengganggu operasional kerja mesin bahkan dapat mematikan produksi pengantongan semen satu lini. Terdapat 14 jenis kerusakan yang terjadi pada semua proses pengemasan mulai dari pengisian semen hingga akhir proses pengemasan. Tujuan dari penelitian ini adalah memprioritaskan kerusakan mesin yang memiliki risiko yang besar terhadap jalannya proses pengemasan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Fuzzy FMEA dan Topsis. Hasilnya diketahui bahwa menggunakan metode Fuzzy-FMEA jenis kerusakan yang memiliki risiko terbesar terhadap berhentinya operasional mesin packer adalah spout mati sedangakan metode TOPSIS adalah pengolahan semen reject yang disebabkan oleh baut soft jurnal putus.
Abstrak (Clean): penelitian ini berlokasikan di pt semen indonesia pabrik tuban unit kerja packer tuban iv terdapat beberapa jenis kerusakan mesin yang dapa mengganggu operasional kerja mesin bahkan dapat mematikan produksi pengantongan semen satu lini terdapat jenis kerusakan yang terjadi pada semua proses pengemasan mulai dari pengisian semen hingga akhir proses pengemasan tujuan dari penelitian ini adalah memprioritaskan kerusakan mesin yang memiliki risiko yang besar terhadap jalannya proses pengemasan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah fuzzy fmea dan topsis hasilnya diketahui bahwa menggunakan metode fuzzyfmea jenis kerusakan yang memiliki risiko terbesar terhadap berhentinya operasional mesin packer adalah spout mati sedangakan metode topsis adalah pengolahan semen reject yang disebabkan oleh baut soft jurnal putus
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian berlokasikan pt semen indonesia pabrik tuban unit kerja packer tuban iv terdapat beberapa jenis kerusakan mesin dapa mengganggu operasional kerja mesin bahkan dapat mematikan produksi pengantongan semen satu lini terdapat jenis kerusakan terjadi semua proses pengemasan mulai pengisian semen hingga akhir proses pengemasan tujuan penelitian memprioritaskan kerusakan mesin memiliki risiko besar jalannya proses pengemasan metode digunakan penelitian fuzzy fmea topsis hasilnya diketahui menggunakan metode fuzzyfmea jenis kerusakan memiliki risiko terbesar berhentinya operasional mesin packer spout mati sedangakan metode topsis pengolahan semen reject disebabkan baut soft jurnal putus
Abstrak (Stemmed): teliti lokasi pt semen indonesia pabrik tuban unit kerja packer tuban iv dapat beberapa jenis rusa mesin dapa ganggu operasional kerja mesin bahkan dapat mati produksi kantong semen satu lini dapat jenis rusa jadi semua proses emas mulai isi semen hingga akhir proses emas tuju teliti prioritas rusa mesin milik risiko besar jalan proses emas metode guna teliti fuzzy fmea topsis hasil tahu guna metode fuzzyfmea jenis rusa milik risiko besar henti operasional mesin packer spout mati sedangakan metode topsis olah semen reject sebab baut soft jurnal putus
Abstrak (Corrected): elite loki pt semen indonesia park turban unit era packer turban i apart beberapa penis rush resin data gang operational era resin balkan apart math produksi wanting semen sat line apart penis rush jade sea proves mas mule is semen hinges air proves mas juju elite priority rush resin milk risk bear alan proves mas metope gun elite fuzzy flea topis hail tau gun metope fuzzyfmea penis rush milk risk bear henri operational resin packer spout math sedangakan metope topis blah semen reject kebab but soft journal puts
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'semen': 4, 'rusa': 4, 'mesin': 4, 'teliti': 3, 'dapat': 3, 'jenis': 3, 'proses': 3, 'emas': 3, 'metode': 3, 'tuban': 2, 'kerja': 2, 'packer': 2, 'operasional': 2, 'mati': 2, 'milik': 2, 'risiko': 2, 'besar': 2, 'guna': 2, 'topsis': 2, 'lokasi': 1, 'pt': 1, 'indonesia': 1, 'pabrik': 1, 'unit': 1, 'iv': 1, 'beberapa': 1, 'dapa': 1, 'ganggu': 1, 'bahkan': 1, 'produksi': 1, 'kantong': 1, 'satu': 1, 'lini': 1, 'jadi': 1, 'semua': 1, 'mulai': 1, 'isi': 1, 'hingga': 1, 'akhir': 1, 'tuju': 1, 'prioritas': 1, 'jalan': 1, 'fuzzy': 1, 'fmea': 1, 'hasil': 1, 'tahu': 1, 'fuzzyfmea': 1, 'henti': 1, 'spout': 1, 'sedangakan': 1, 'olah': 1, 'reject': 1, 'sebab': 1, 'baut': 1, 'soft': 1, 'jurnal': 1, 'putus': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 10, 'is': 5, 'damage': 4, 'packaging': 4, 'this': 3, 'research': 3, 'are': 3, 'that': 3, 'machine': 3, 'cement': 3, 'to': 3, 'work': 2, 'packer': 2, 'there': 2, 'types': 2, 'can': 2, 'operational': 2, 'in': 2, 'process': 2, 'which': 2, 'has': 2, 'risk': 2, 'method': 2, 'topsis': 2, 'located': 1, 'at': 1, 'pt': 1, 'semen': 1, 'indonesia': 1, 'tuban': 1, 'plant': 1, 'unit': 1, 'tuber': 1, 'iv': 1, 'several': 1, 'engine': 1, 'interfere': 1, 'with': 1, 'even': 1, 'turn': 1, 'off': 1, 'production': 1, 'oneline': 1, 'occur': 1, 'all': 1, 'processes': 1, 'starting': 1, 'from': 1, 'filling': 1, 'end': 1, 'purpose': 1, 'prioritize': 1, 'a': 1, 'great': 1, 'used': 1, 'fuzzy': 1, 'fmea': 1, 'and': 1, 'results': 1, 'known': 1, 'using': 1, 'fuzzyfmea': 1, 'type': 1, 'greatest': 1, 'stopping': 1, 'dead': 1, 'spout': 1, 'while': 1, 'processing': 1, 'reject': 1, 'caused': 1, 'by': 1, 'soft': 1, 'junal': 1, 'bolts': 1, 'breaking': 1})
-------------------------------------------
Scraping data for program: Teknik Informatika
--------------------------------------------------
Ditemukan 172 halaman untuk Teknik Informatika
--- Data #712 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: A.Ubaidillah S.Kom
Judul: PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM DATABASE
TERDISTRIBUSI MENGGUNAKAN ORACLE STUDI KASUS
SIAKAD UNIVERSITAS TRUNOJOYO
Pembimbing 1: Budi Setyono M.T
Pembimbing 2: Hermawan S.T
Abstrak (Raw): Sistem informasi akademik (SIAKAD) merupakan sistem informasi yang berfungsi menangani pengelolaan dan penyajian data-data akademik, yang oleh pihak fakultas SIAKAD dianggap sangat penting dalam memberikan pelayanan mahasiswa yang membutuhkan informasi akademik. Di Universitas Trunojoyo telah tersedia SIAKAD, namun masih menggunakan database terpusat. Sistem seperti ini memberikan kelebihan yaitu perawatannya mudah selain itu juga membutuhkan sedikit biaya, namun sistem tersebut juga berpotensi mengahadapi kendala-kendala yaitu dalam proses transaksi data karena padatnya jaringan yang menuju database SIAKAD, kelambatan dalam pemrosesan respon query dikarenakan data yang tersimpan semakin besar dan pemrosesan semakin kompleks, dan juga memiliki kelemahan dalam hal ketersediaan data. Untuk itu sistem seperti ini memerlukan pengembangan sistem database yang lebih baik dengan menggunakan sistem databases terdistribusi pada masing-masing fakultas yang dapat dijadikan solusi bagi permasalahan di atas. Karena dalam basisdata terdistribusi terdapat keuntungan yang tidak dimiliki oleh basisdata terpusat yaitu pengawasan distribusi, reability, availability, kecepatan dalam pemrosesan query dan otonomi local
Abstrak (Clean): sistem informasi akademik siakad merupakan sistem informasi yang berfungsi menangani pengelolaan dan penyajian datadata akademik yang oleh pihak fakultas siakad dianggap sangat penting dalam memberikan pelayanan mahasiswa yang membutuhkan informasi akademik di universitas trunojoyo telah tersedia siakad namun masih menggunakan database terpusat sistem seperti ini memberikan kelebihan yaitu perawatannya mudah selain itu juga membutuhkan sedikit biaya namun sistem tersebut juga berpotensi mengahadapi kendalakendala yaitu dalam proses transaksi data karena padatnya jaringan yang menuju database siakad kelambatan dalam pemrosesan respon query dikarenakan data yang tersimpan semakin besar dan pemrosesan semakin kompleks dan juga memiliki kelemahan dalam hal ketersediaan data untuk itu sistem seperti ini memerlukan pengembangan sistem database yang lebih baik dengan menggunakan sistem databases terdistribusi pada masingmasing fakultas yang dapat dijadikan solusi bagi permasalahan di atas karena dalam basisdata terdistribusi terdapat keuntungan yang tidak dimiliki oleh basisdata terpusat yaitu pengawasan distribusi reability availability kecepatan dalam pemrosesan query dan otonomi local
Abstrak (Stopwords Removed): sistem informasi akademik siakad sistem informasi berfungsi menangani pengelolaan penyajian datadata akademik pihak fakultas siakad dianggap sangat penting memberikan pelayanan mahasiswa membutuhkan informasi akademik universitas trunojoyo tersedia siakad masih menggunakan database terpusat sistem memberikan kelebihan perawatannya mudah selain membutuhkan sedikit biaya sistem tersebut berpotensi mengahadapi kendalakendala proses transaksi data padatnya jaringan menuju database siakad kelambatan pemrosesan respon query dikarenakan data tersimpan semakin besar pemrosesan semakin kompleks memiliki kelemahan ketersediaan data sistem memerlukan pengembangan sistem database lebih baik menggunakan sistem databases terdistribusi masingmasing fakultas dapat dijadikan solusi bagi permasalahan atas basisdata terdistribusi terdapat keuntungan dimiliki basisdata terpusat pengawasan distribusi reability availability kecepatan pemrosesan query otonomi local
Abstrak (Stemmed): sistem informasi akademik siakad sistem informasi fungsi tangan kelola saji datadata akademik pihak fakultas siakad anggap sangat penting beri layan mahasiswa butuh informasi akademik universitas trunojoyo sedia siakad masih guna database pusat sistem beri lebih awat mudah selain butuh sedikit biaya sistem sebut potensi mengahadapi kendalakendala proses transaksi data padat jaring tuju database siakad lambat pemrosesan respon query karena data simpan makin besar pemrosesan makin kompleks milik lemah sedia data sistem perlu kembang sistem database lebih baik guna sistem databases distribusi masingmasing fakultas dapat jadi solusi bagi masalah atas basisdata distribusi dapat untung milik basisdata pusat awas distribusi reability availability cepat pemrosesan query otonomi local
Abstrak (Corrected): sister informant academic salad sister informant fungi tanga fella sari datadata academic pick faults salad anggap sang panting bert layman mahasiswa butch informant academic university trunojoyo media salad mash gun database pusan sister bert leash away judah slain butch sedikit bay sister debut potent mengahadapi kendalakendala proves transaksi data sadat caring juju database salad lambast pemrosesan respond query arena data simian making bear pemrosesan making kopeks milk leah media data sister peru embank sister database leash back gun sister databases distribute masingmasing faults apart jade solus bag marsala alas basisdata distribute apart unsung milk basisdata pusan was distribute ability availability eat pemrosesan query otonomi local
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sistem': 7, 'siakad': 4, 'informasi': 3, 'akademik': 3, 'database': 3, 'data': 3, 'pemrosesan': 3, 'distribusi': 3, 'fakultas': 2, 'beri': 2, 'butuh': 2, 'sedia': 2, 'guna': 2, 'pusat': 2, 'lebih': 2, 'query': 2, 'makin': 2, 'milik': 2, 'dapat': 2, 'basisdata': 2, 'fungsi': 1, 'tangan': 1, 'kelola': 1, 'saji': 1, 'datadata': 1, 'pihak': 1, 'anggap': 1, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'layan': 1, 'mahasiswa': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'masih': 1, 'awat': 1, 'mudah': 1, 'selain': 1, 'sedikit': 1, 'biaya': 1, 'sebut': 1, 'potensi': 1, 'mengahadapi': 1, 'kendalakendala': 1, 'proses': 1, 'transaksi': 1, 'padat': 1, 'jaring': 1, 'tuju': 1, 'lambat': 1, 'respon': 1, 'karena': 1, 'simpan': 1, 'besar': 1, 'kompleks': 1, 'lemah': 1, 'perlu': 1, 'kembang': 1, 'baik': 1, 'databases': 1, 'masingmasing': 1, 'jadi': 1, 'solusi': 1, 'bagi': 1, 'masalah': 1, 'atas': 1, 'untung': 1, 'awas': 1, 'reability': 1, 'availability': 1, 'cepat': 1, 'otonomi': 1, 'local': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'of': 8, 'a': 8, 'in': 6, 'that': 5, 'database': 5, 'siakad': 4, 'system': 4, 'to': 4, 'and': 4, 'data': 4, 'academic': 3, 'information': 3, 'systems': 3, 'is': 3, 'but': 3, 'also': 3, 'processing': 3, 'by': 2, 'faculty': 2, 'centralized': 2, 'such': 2, 'has': 2, 'query': 2, 'availability': 2, 'distributed': 2, 'an': 1, 'functions': 1, 'handle': 1, 'management': 1, 'presentation': 1, 'which': 1, 'considered': 1, 'very': 1, 'important': 1, 'providing': 1, 'students': 1, 'who': 1, 'need': 1, 'at': 1, 'trunojoyo': 1, 'university': 1, 'available': 1, 'still': 1, 'uses': 1, 'provide': 1, 'advantage': 1, 'easy': 1, 'maintenance': 1, 'it': 1, 'requires': 1, 'small': 1, 'fee': 1, 'potential': 1, 'confront': 1, 'obstacles': 1, 'process': 1, 'transaction': 1, 'due': 1, 'network': 1, 'congestion': 1, 'delays': 1, 'response': 1, 'since': 1, 'larger': 1, 'stored': 1, 'increasingly': 1, 'complex': 1, 'disadvantage': 1, 'terms': 1, 'for': 1, 'require': 1, 'development': 1, 'better': 1, 'using': 1, 'databases': 1, 'each': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'used': 1, 'as': 1, 'solution': 1, 'problems': 1, 'above': 1, 'because': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'advantages': 1, 'not': 1, 'owned': 1, 'surveillance': 1, 'distribution': 1, 'reability': 1, 'speed': 1, 'local': 1, 'autonomy': 1})
-------------------------------------------
--- Data #713 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: M. Basith Ardianto,
Judul: APLIKASI KONTROL DAN MONITORING JARINGAN KOMPUTER BERBASIS MOBILE
Pembimbing 1: Drs. Budi Soesilo, MT
Pembimbing 2: Koko Joni, ST
Abstrak (Raw): Berjalannya koneksi jaringan komputer dengan lancar dan tanpa gangguan merupakan harapan seluruh penggunanya,
terutama pihak yang bertanggung jawab pada bidang itu, yakni administrator jaringan. Namun tidak selamanya koneksi
jaringan dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan. Kenyataan di lapangan terutama pada jaringan komputer skala
besar, berpotensi besar terjadi gangguan atau bahkan kerusakan koneksi jaringan komputer.
Hal ini rata - rata disebabkan banyaknya penggunaan serta padatnya traffic data dalam jaringan komputer itu sendiri.
Oleh karena itu untuk menjaga bahkan meningkatkan kualitas layanan koneksi jaringan maka diperlukan adanya akses kontrol
dan monitoring pada level administrator jaringan secara real-time berbasis mobile, yang dapat mengatur dan mengetahui
informasi tentang koneksi jaringan dan dapat diakses setiap saat.
Pihak administrator jaringan dituntut untuk terlebih dahulu mengetahui adanya gangguan atau bahkan terputusnya
koneksi jaringan walaupun administrator tidak berada di tempat kontrol dan monitoring, Dengan adanya sistem kontrol dan
monitoring berbasis mobile, diharapkan dapat membantu tugas administrator dalam mengontrol dan memantau jaringan serta
dalam mengambil kebijakan atas node – node yang terkoneksi pada jaringan yakni memanajemen koneksi, port dan bandwidth
setiap saat dan secara mobile. agar dengan segera dapat melakukan pembenahan ketika terjadi gangguan jaringan sebelum
pemakai jaringan (klien) melakukan pengaduan atas adanya gangguan.
Kata Kunci : Administrator Jaringan, Koneksi Jaringan, Akses Kontrol dan Monitoring.
Abstrak (Clean): berjalannya koneksi jaringan komputer dengan lancar dan tanpa gangguan merupakan harapan seluruh penggunanya terutama pihak yang bertanggung jawab pada bidang itu yakni administrator jaringan namun tidak selamanya koneksi jaringan dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan kenyataan di lapangan terutama pada jaringan komputer skala besar berpotensi besar terjadi gangguan atau bahkan kerusakan koneksi jaringan komputer hal ini rata rata disebabkan banyaknya penggunaan serta padatnya traffic data dalam jaringan komputer itu sendiri oleh karena itu untuk menjaga bahkan meningkatkan kualitas layanan koneksi jaringan maka diperlukan adanya akses kontrol dan monitoring pada level administrator jaringan secara realtime berbasis mobile yang dapat mengatur dan mengetahui informasi tentang koneksi jaringan dan dapat diakses setiap saat pihak administrator jaringan dituntut untuk terlebih dahulu mengetahui adanya gangguan atau bahkan terputusnya koneksi jaringan walaupun administrator tidak berada di tempat kontrol dan monitoring dengan adanya sistem kontrol dan monitoring berbasis mobile diharapkan dapat membantu tugas administrator dalam mengontrol dan memantau jaringan serta dalam mengambil kebijakan atas node – node yang terkoneksi pada jaringan yakni memanajemen koneksi port dan bandwidth setiap saat dan secara mobile agar dengan segera dapat melakukan pembenahan ketika terjadi gangguan jaringan sebelum pemakai jaringan klien melakukan pengaduan atas adanya gangguan kata kunci administrator jaringan koneksi jaringan akses kontrol dan monitoring
Abstrak (Stopwords Removed): berjalannya koneksi jaringan komputer lancar gangguan harapan seluruh penggunanya terutama pihak bertanggung jawab bidang yakni administrator jaringan selamanya koneksi jaringan dapat berjalan lancar adanya gangguan kenyataan lapangan terutama jaringan komputer skala besar berpotensi besar terjadi gangguan bahkan kerusakan koneksi jaringan komputer rata rata disebabkan banyaknya penggunaan padatnya traffic data jaringan komputer sendiri menjaga bahkan meningkatkan kualitas layanan koneksi jaringan diperlukan adanya akses kontrol monitoring level administrator jaringan secara realtime berbasis mobile dapat mengatur mengetahui informasi tentang koneksi jaringan dapat diakses setiap pihak administrator jaringan dituntut terlebih dahulu mengetahui adanya gangguan bahkan terputusnya koneksi jaringan walaupun administrator berada tempat kontrol monitoring adanya sistem kontrol monitoring berbasis mobile diharapkan dapat membantu tugas administrator mengontrol memantau jaringan mengambil kebijakan atas node – node terkoneksi jaringan yakni memanajemen koneksi port bandwidth setiap secara mobile segera dapat melakukan pembenahan ketika terjadi gangguan jaringan pemakai jaringan klien melakukan pengaduan atas adanya gangguan kata kunci administrator jaringan koneksi jaringan akses kontrol monitoring
Abstrak (Stemmed): jalan koneksi jaring komputer lancar ganggu harap seluruh guna utama pihak tanggung jawab bidang yakni administrator jaring lama koneksi jaring dapat jalan lancar ada ganggu nyata lapang utama jaring komputer skala besar potensi besar jadi ganggu bahkan rusa koneksi jaring komputer rata rata sebab banyak guna padat traffic data jaring komputer sendiri jaga bahkan tingkat kualitas layan koneksi jaring perlu ada akses kontrol monitoring level administrator jaring cara realtime bas mobile dapat atur tahu informasi tentang koneksi jaring dapat akses tiap pihak administrator jaring tuntut lebih dahulu tahu ada ganggu bahkan putus koneksi jaring walaupun administrator ada tempat kontrol monitoring ada sistem kontrol monitoring bas mobile harap dapat bantu tugas administrator kontrol pantau jaring ambil bijak atas node node koneksi jaring yakni manajemen koneksi port bandwidth tiap cara mobile segera dapat laku benah ketika jadi ganggu jaring pakai jaring klien laku adu atas ada ganggu kata kunci administrator jaring koneksi jaring akses kontrol monitoring
Abstrak (Corrected): alan kopeks caring computer lancer gang harp seluruh gun mama pick tagging nawab biding yank administrator caring lama kopeks caring apart alan lancer ada gang nyala laying mama caring computer skald bear potent bear jade gang balkan rush kopeks caring computer rata rata kebab banyan gun sadat traffic data caring computer sending saga balkan dingbat kualitas layman kopeks caring peru ada asses control monitoring level administrator caring cara mealtime was mobile apart amur tau informant tenting kopeks caring apart asses tip pick administrator caring turnout leash dahl tau ada gang balkan puts kopeks caring walaupun administrator ada tempt control monitoring ada sister control monitoring was mobile harp apart bantu tugs administrator control pants caring ambit biak alas node node kopeks caring yank management kopeks port bandwidth tip cara mobile several apart lake bench retina jade gang caring sakai caring alien lake add alas ada gang data bunch administrator caring kopeks caring asses control monitoring
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jaring': 17, 'koneksi': 9, 'ganggu': 6, 'administrator': 6, 'ada': 6, 'dapat': 5, 'kontrol': 5, 'komputer': 4, 'monitoring': 4, 'bahkan': 3, 'akses': 3, 'mobile': 3, 'jalan': 2, 'lancar': 2, 'harap': 2, 'guna': 2, 'utama': 2, 'pihak': 2, 'yakni': 2, 'besar': 2, 'jadi': 2, 'rata': 2, 'cara': 2, 'bas': 2, 'tahu': 2, 'tiap': 2, 'atas': 2, 'node': 2, 'laku': 2, 'seluruh': 1, 'tanggung': 1, 'jawab': 1, 'bidang': 1, 'lama': 1, 'nyata': 1, 'lapang': 1, 'skala': 1, 'potensi': 1, 'rusa': 1, 'sebab': 1, 'banyak': 1, 'padat': 1, 'traffic': 1, 'data': 1, 'sendiri': 1, 'jaga': 1, 'tingkat': 1, 'kualitas': 1, 'layan': 1, 'perlu': 1, 'level': 1, 'realtime': 1, 'atur': 1, 'informasi': 1, 'tentang': 1, 'tuntut': 1, 'lebih': 1, 'dahulu': 1, 'putus': 1, 'walaupun': 1, 'tempat': 1, 'sistem': 1, 'bantu': 1, 'tugas': 1, 'pantau': 1, 'ambil': 1, 'bijak': 1, 'manajemen': 1, 'port': 1, 'bandwidth': 1, 'segera': 1, 'benah': 1, 'ketika': 1, 'pakai': 1, 'klien': 1, 'adu': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter()
-------------------------------------------
--- Data #714 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Akhmad Suyandi, S.Kom
Judul: RANCANG BANGUN APLIKASI PROXY SERVER UNTUK
ENKRIPSI KODE HTML MENGGUNAKAN
ALGORITMA BLOWFISH
Pembimbing 1: Drs. Budi Soesilo, M.T
Pembimbing 2: Hermawan, ST, MT
Abstrak (Raw): Web server adalah sebuah perangkat lunak server yang berfungsi
menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari web client dan
mengirimkan jawaban dalam bentuk halaman-halaman web yang
umumnya berbentuk dokumen HTML. Dokumen HTML yang dikirim
merupakan dokumen yang dibentuk dari bahasa markup yang plaintext.
Artinya, dokumen berisi kode-kode HTML murni tanpa proses enkripsi.
Tujuan dari penelitan ini adalah membuat sebuah aplikasi proxy
server yang menerima permintaan HTTP dari web client dan
meneruskannya ke web server. Kemudian aplikasi ini akan menerima
respon dari server dan melakukan proses enkripsi pada dokumen HTML
terlebih dahulu. Sehingga dokumen HTML yang dikirim kepada web
client sudah berbentuk dokumen HTML yang terenkripsi. Web client
disini bisa berupa aplikasi seperti Internet Explorer, Mozilla Firefox,
atau Opera. Aplikasi-aplikasi tersebut biasa dikenal dengan sebutan web
browser.
Ketika web browser menerima dokumen HTML yang terenkripsi
dari aplikasi proxy server, maka JavaScript Engine yang ada di web
browser akan melakukan proses dekripsi sekaligus rendering sehingga
dokumen akan ditampilkan sesuai dengan aslinya. Namun apabila kode
dari dokumen HTML tersebut dilihat melalui menu view source yang
ada di web browser akan didapatkan dokumen HTML yang tetap
terenkripsi.
Abstrak (Clean): web server adalah sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima permintaan http atau https dari web client dan mengirimkan jawaban dalam bentuk halamanhalaman web yang umumnya berbentuk dokumen html dokumen html yang dikirim merupakan dokumen yang dibentuk dari bahasa markup yang plaintext artinya dokumen berisi kodekode html murni tanpa proses enkripsi tujuan dari penelitan ini adalah membuat sebuah aplikasi proxy server yang menerima permintaan http dari web client dan meneruskannya ke web server kemudian aplikasi ini akan menerima respon dari server dan melakukan proses enkripsi pada dokumen html terlebih dahulu sehingga dokumen html yang dikirim kepada web client sudah berbentuk dokumen html yang terenkripsi web client disini bisa berupa aplikasi seperti internet explorer mozilla firefox atau opera aplikasiaplikasi tersebut biasa dikenal dengan sebutan web browser ketika web browser menerima dokumen html yang terenkripsi dari aplikasi proxy server maka javascript engine yang ada di web browser akan melakukan proses dekripsi sekaligus rendering sehingga dokumen akan ditampilkan sesuai dengan aslinya namun apabila kode dari dokumen html tersebut dilihat melalui menu view source yang ada di web browser akan didapatkan dokumen html yang tetap terenkripsi
Abstrak (Stopwords Removed): web server perangkat lunak server berfungsi menerima permintaan http https web client mengirimkan jawaban bentuk halamanhalaman web umumnya berbentuk dokumen html dokumen html dikirim dokumen dibentuk bahasa markup plaintext artinya dokumen berisi kodekode html murni proses enkripsi tujuan penelitan membuat aplikasi proxy server menerima permintaan http web client meneruskannya web server aplikasi menerima respon server melakukan proses enkripsi dokumen html terlebih dahulu dokumen html dikirim kepada web client sudah berbentuk dokumen html terenkripsi web client disini berupa aplikasi internet explorer mozilla firefox opera aplikasiaplikasi tersebut biasa dikenal sebutan web browser ketika web browser menerima dokumen html terenkripsi aplikasi proxy server javascript engine ada web browser melakukan proses dekripsi sekaligus rendering dokumen ditampilkan sesuai aslinya apabila kode dokumen html tersebut dilihat menu view source ada web browser didapatkan dokumen html tetap terenkripsi
Abstrak (Stemmed): web server perangkat lunak server fungsi terima minta http https web client kirim jawab bentuk halamanhalaman web umum bentuk dokumen html dokumen html kirim dokumen bentuk bahasa markup plaintext arti dokumen isi kodekode html murni proses enkripsi tuju penelitan buat aplikasi proxy server terima minta http web client terus web server aplikasi terima respon server laku proses enkripsi dokumen html lebih dahulu dokumen html kirim kepada web client sudah bentuk dokumen html enkripsi web client sini upa aplikasi internet explorer mozilla firefox opera aplikasiaplikasi sebut biasa kenal sebut web browser ketika web browser terima dokumen html enkripsi aplikasi proxy server javascript engine ada web browser laku proses dekripsi sekaligus rendering dokumen tampil sesuai asli apabila kode dokumen html sebut lihat menu view source ada web browser dapat dokumen html tetap enkripsi
Abstrak (Corrected): web server perangkat lunar server fungi terms mint help http's web client kirin nawab bent halamanhalaman web mum bent document him document him kirin document bent bahama markup plainest art document is kodekode him turn proves enkripsi juju penelitan but aplikasi proxy server terms mint help web client terms web server aplikasi terms respond server lake proves enkripsi document him leash dahl document him kirin keypad web client judah bent document him enkripsi web client sing up aplikasi internet explorer mozilla firefox opera aplikasiaplikasi debut bias penal debut web browser retina web browser terms document him enkripsi aplikasi proxy server javascript engine ada web browser lake proves dekripsi sekaligus rendering document tamil sexual ali arabia code document him debut that menu view source ada web browser apart document him team enkripsi
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'web': 11, 'dokumen': 11, 'html': 9, 'server': 6, 'enkripsi': 5, 'terima': 4, 'client': 4, 'bentuk': 4, 'aplikasi': 4, 'browser': 4, 'kirim': 3, 'proses': 3, 'sebut': 3, 'minta': 2, 'http': 2, 'proxy': 2, 'laku': 2, 'ada': 2, 'perangkat': 1, 'lunak': 1, 'fungsi': 1, 'https': 1, 'jawab': 1, 'halamanhalaman': 1, 'umum': 1, 'bahasa': 1, 'markup': 1, 'plaintext': 1, 'arti': 1, 'isi': 1, 'kodekode': 1, 'murni': 1, 'tuju': 1, 'penelitan': 1, 'buat': 1, 'terus': 1, 'respon': 1, 'lebih': 1, 'dahulu': 1, 'kepada': 1, 'sudah': 1, 'sini': 1, 'upa': 1, 'internet': 1, 'explorer': 1, 'mozilla': 1, 'firefox': 1, 'opera': 1, 'aplikasiaplikasi': 1, 'biasa': 1, 'kenal': 1, 'ketika': 1, 'javascript': 1, 'engine': 1, 'dekripsi': 1, 'sekaligus': 1, 'rendering': 1, 'tampil': 1, 'sesuai': 1, 'asli': 1, 'apabila': 1, 'kode': 1, 'lihat': 1, 'menu': 1, 'view': 1, 'source': 1, 'dapat': 1, 'tetap': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'web': 11, 'documents': 9, 'html': 8, 'are': 6, 'server': 5, 'to': 5, 'from': 4, 'clients': 4, 'in': 4, 'be': 4, 'encrypted': 4, 'a': 3, 'requests': 3, 'and': 3, 'application': 3, 'will': 3, 'as': 3, 'browsers': 3, 'receive': 2, 'http': 2, 'or': 2, 'of': 2, 'commonly': 2, 'sent': 2, 'codes': 2, 'proxy': 2, 'through': 2, 'so': 2, 'applications': 2, 'is': 1, 'software': 1, 'functioning': 1, 'https': 1, 'send': 1, 'answer': 1, 'form': 1, 'pages': 1, 'which': 1, 'created': 1, 'plaintext': 1, 'markup': 1, 'language': 1, 'that': 1, 'consisting': 1, 'pure': 1, 'without': 1, 'encryption': 1, 'process': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'aims': 1, 'create': 1, 'receiving': 1, 'sending': 1, 'them': 1, 'servers': 1, 'then': 1, 'received': 1, 'by': 1, 'used': 1, 'here': 1, 'could': 1, 'such': 1, 'internet': 1, 'explorer': 1, 'mozilla': 1, 'firefox': 1, 'opera': 1, 'termed': 1, 'javascript': 1, 'engines': 1, 'decrypt': 1, 'render': 1, 'they': 1, 'appear': 1, 'original': 1, 'however': 1, 'if': 1, 'document': 1, 'viewed': 1, 'view': 1, 'source': 1, 'menu': 1, 'browser': 1, 'still': 1})
-------------------------------------------
--- Data #715 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Heri Supriyanto
Judul: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN OPTIMASI PENJADWALAN MATAKULIAH UNTUK PENGGUNAAN RUANGAN KULIAH BERSAMA DI UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA MENGGUNAKAN ALGORITMA
GENETIKA
Pembimbing 1: Mulaab, S.Si., M.Kom
Pembimbing 2: Firli Irhamni, ST., M.Kom
Abstrak (Raw): Penjadwalan kuliah di Perguruan Tinggi merupakan masalah yang kompleks. Dalam permasalahan tersebut terdapat beberapa variabel yang harus dipertimbangkan supaya mendapatkan jadwal yang
optimal. Di dalam penyusunan jadwal kuliah ini terdapat sangat banyak kemungkinan yang selayaknya dicoba untuk menemukan penjadwalan yang terbaik. Karena itu dibutuhkan metode optimasi yang dapat diterapkan untuk mengerjakan penjadwalan mata kuliah ini. Metode yang dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan Algoritma Genetika. Tugas Akhir ini
bertujuan untuk membuat suatu sistem yang dapat membuat jadwal matakuliah secara otomatis dan hasilnya optimal. Dari hasil penelitian yang dilakukan algoritma genetika mampu membuat jadwal dengan
optimal yang dibuktikan dari nilai fitness yang memiliki nilai 1 secara otomatis jadwal yang dibentuk akan optimal. Semoga adanya aplikasi ini diharapkan bisa mempermudah didalam pembuatan penjadwalan
matakuliah dengan mudah dan cepat.
Kata Kunci: Algoritma Genetika, Optimasi, Penjadwalan.
Abstrak (Clean): penjadwalan kuliah di perguruan tinggi merupakan masalah yang kompleks dalam permasalahan tersebut terdapat beberapa variabel yang harus dipertimbangkan supaya mendapatkan jadwal yang optimal di dalam penyusunan jadwal kuliah ini terdapat sangat banyak kemungkinan yang selayaknya dicoba untuk menemukan penjadwalan yang terbaik karena itu dibutuhkan metode optimasi yang dapat diterapkan untuk mengerjakan penjadwalan mata kuliah ini metode yang dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan algoritma genetika tugas akhir ini bertujuan untuk membuat suatu sistem yang dapat membuat jadwal matakuliah secara otomatis dan hasilnya optimal dari hasil penelitian yang dilakukan algoritma genetika mampu membuat jadwal dengan optimal yang dibuktikan dari nilai fitness yang memiliki nilai secara otomatis jadwal yang dibentuk akan optimal semoga adanya aplikasi ini diharapkan bisa mempermudah didalam pembuatan penjadwalan matakuliah dengan mudah dan cepat kata kunci algoritma genetika optimasi penjadwalan
Abstrak (Stopwords Removed): penjadwalan kuliah perguruan tinggi masalah kompleks permasalahan tersebut terdapat beberapa variabel harus dipertimbangkan supaya mendapatkan jadwal optimal penyusunan jadwal kuliah terdapat sangat banyak kemungkinan selayaknya dicoba menemukan penjadwalan terbaik dibutuhkan metode optimasi dapat diterapkan mengerjakan penjadwalan mata kuliah metode dapat digunakan menyelesaikan permasalahan tersebut menggunakan algoritma genetika tugas akhir bertujuan membuat sistem dapat membuat jadwal matakuliah secara otomatis hasilnya optimal hasil penelitian dilakukan algoritma genetika mampu membuat jadwal optimal dibuktikan nilai fitness memiliki nilai secara otomatis jadwal dibentuk optimal semoga adanya aplikasi diharapkan mempermudah didalam pembuatan penjadwalan matakuliah mudah cepat kata kunci algoritma genetika optimasi penjadwalan
Abstrak (Stemmed): jadwal kuliah guru tinggi masalah kompleks masalah sebut dapat beberapa variabel harus timbang supaya dapat jadwal optimal susun jadwal kuliah dapat sangat banyak mungkin layak coba temu jadwal baik butuh metode optimasi dapat terap kerja jadwal mata kuliah metode dapat guna selesai masalah sebut guna algoritma genetika tugas akhir tuju buat sistem dapat buat jadwal matakuliah cara otomatis hasil optimal hasil teliti laku algoritma genetika mampu buat jadwal optimal bukti nilai fitness milik nilai cara otomatis jadwal bentuk optimal moga ada aplikasi harap mudah dalam buat jadwal matakuliah mudah cepat kata kunci algoritma genetika optimasi jadwal
Abstrak (Corrected): radial julian guru ting marsala kopeks marsala debut apart beberapa variable harms timing papaya apart radial optimal susan radial julian apart sang banyan munchkin kayak coma temp radial back butch metope optimism apart trap era radial data julian metope apart gun seesaw marsala debut gun algorithm genetic tugs air juju but sister apart but radial matakuliah cara fotomat's hail optimal hail elite lake algorithm genetic camp but radial optimal but nilgai fitness milk nilgai cara fotomat's radial bent optimal yoga ada aplikasi harp judah dream but radial matakuliah judah eat data bunch algorithm genetic optimism radial
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jadwal': 10, 'dapat': 6, 'optimal': 4, 'buat': 4, 'kuliah': 3, 'masalah': 3, 'algoritma': 3, 'genetika': 3, 'sebut': 2, 'metode': 2, 'optimasi': 2, 'guna': 2, 'matakuliah': 2, 'cara': 2, 'otomatis': 2, 'hasil': 2, 'nilai': 2, 'mudah': 2, 'guru': 1, 'tinggi': 1, 'kompleks': 1, 'beberapa': 1, 'variabel': 1, 'harus': 1, 'timbang': 1, 'supaya': 1, 'susun': 1, 'sangat': 1, 'banyak': 1, 'mungkin': 1, 'layak': 1, 'coba': 1, 'temu': 1, 'baik': 1, 'butuh': 1, 'terap': 1, 'kerja': 1, 'mata': 1, 'selesai': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'tuju': 1, 'sistem': 1, 'teliti': 1, 'laku': 1, 'mampu': 1, 'bukti': 1, 'fitness': 1, 'milik': 1, 'bentuk': 1, 'moga': 1, 'ada': 1, 'aplikasi': 1, 'harap': 1, 'dalam': 1, 'cepat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'a': 8, 'to': 8, 'the': 6, 'scheduling': 5, 'in': 5, 'is': 5, 'that': 5, 'be': 5, 'optimal': 4, 'schedule': 4, 'are': 3, 'of': 3, 'can': 3, 'course': 3, 'genetic': 3, 'these': 2, 'problems': 2, 'there': 2, 'optimization': 2, 'on': 2, 'this': 2, 'algorithm': 2, 'create': 2, 'automatically': 2, 'and': 2, 'results': 2, 'value': 2, 'courses': 1, 'universities': 1, 'complex': 1, 'issue': 1, 'several': 1, 'variables': 1, 'must': 1, 'considered': 1, 'order': 1, 'obtain': 1, 'an': 1, 'preparation': 1, 'class': 1, 'schedules': 1, 'so': 1, 'many': 1, 'possibilities': 1, 'should': 1, 'tried': 1, 'find': 1, 'best': 1, 'therefore': 1, 'required': 1, 'methods': 1, 'applied': 1, 'work': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'solve': 1, 'use': 1, 'final': 1, 'project': 1, 'aims': 1, 'system': 1, 'from': 1, 'research': 1, 'able': 1, 'make': 1, 'with': 1, 'proven': 1, 'fitness': 1, 'has': 1, 'set': 1, 'up': 1, 'would': 1, 'hopefully': 1, 'application': 1, 'expected': 1, 'ease': 1, 'making': 1, 'easy': 1, 'fast': 1, 'keywords': 1, 'algorithms': 1})
-------------------------------------------
--- Data #716 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Septian Rahman Hakim
Judul: SISTEM AUGMENTED REALITY ANIMASI BENDA BERGERAK MENGGUNAKAN FLARTOOLKIT
Pembimbing 1: Arik Kurniawati, S.Kom., M.T.
Pembimbing 2: Haryanto, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Seiring perkembangan teknologi yang ada didunia, muncul teknologi yang disebut augmented reality. Augmented Reality (AR) merupakan upaya untuk menggabungkan dunia maya dan dunia virtual yang dibuat melalui komputer sehingga batas antara keduanya menjadi sangat tipis. Head-Mounted Display (HMD) merupakan contoh hasil dari penelitian tentang Augmented Reality, ini merupakan satu-satunya peralatan dasar dalam teknologi-teknologi terbaru. Seiring berjalannya waktu, augmented reality berkembang pesat sehingga memungkinkan pengembangan aplikasi ini di berbagai bidang.
Untuk mengembangkan AR banyak sekali library pendukung yang dapat digunakan. FlarToolKit adalah salah satunya. FlarToolKit merupakan library pendukung augmented reality pada platform flash.
Berdasarkan sistem AR animasi benda bergerak yang dibuat adalah animasi bergerak permainan pingpong dimana telah dikolaborasikan dengan augmented reality untuk menggerakkan setiap langkah dari playernya. Interaksi antar obyek tersebut dapat dilihat dari gerak bola yang dapat dipukul dengan obyek virtual yang ditampilkan melalui augmented reality.
Abstrak (Clean): seiring perkembangan teknologi yang ada didunia muncul teknologi yang disebut augmented reality augmented reality ar merupakan upaya untuk menggabungkan dunia maya dan dunia virtual yang dibuat melalui komputer sehingga batas antara keduanya menjadi sangat tipis headmounted display hmd merupakan contoh hasil dari penelitian tentang augmented reality ini merupakan satusatunya peralatan dasar dalam teknologiteknologi terbaru seiring berjalannya waktu augmented reality berkembang pesat sehingga memungkinkan pengembangan aplikasi ini di berbagai bidang untuk mengembangkan ar banyak sekali library pendukung yang dapat digunakan flartoolkit adalah salah satunya flartoolkit merupakan library pendukung augmented reality pada platform flash berdasarkan sistem ar animasi benda bergerak yang dibuat adalah animasi bergerak permainan pingpong dimana telah dikolaborasikan dengan augmented reality untuk menggerakkan setiap langkah dari playernya interaksi antar obyek tersebut dapat dilihat dari gerak bola yang dapat dipukul dengan obyek virtual yang ditampilkan melalui augmented reality
Abstrak (Stopwords Removed): seiring perkembangan teknologi ada didunia muncul teknologi disebut augmented reality augmented reality ar upaya menggabungkan dunia maya dunia virtual dibuat komputer batas antara keduanya menjadi sangat tipis headmounted display hmd contoh hasil penelitian tentang augmented reality satusatunya peralatan dasar teknologiteknologi terbaru seiring berjalannya waktu augmented reality berkembang pesat memungkinkan pengembangan aplikasi berbagai bidang mengembangkan ar banyak sekali library pendukung dapat digunakan flartoolkit salah satunya flartoolkit library pendukung augmented reality platform flash berdasarkan sistem ar animasi benda bergerak dibuat animasi bergerak permainan pingpong dimana dikolaborasikan augmented reality menggerakkan setiap langkah playernya interaksi antar obyek tersebut dapat dilihat gerak bola dapat dipukul obyek virtual ditampilkan augmented reality
Abstrak (Stemmed): iring kembang teknologi ada dunia muncul teknologi sebut augmented reality augmented reality ar upaya gabung dunia maya dunia virtual buat komputer batas antara dua jadi sangat tipis headmounted display hmd contoh hasil teliti tentang augmented reality satusatunya alat dasar teknologiteknologi baru iring jalan waktu augmented reality kembang pesat mungkin kembang aplikasi bagai bidang kembang ar banyak sekali library dukung dapat guna flartoolkit salah satu flartoolkit library dukung augmented reality platform flash dasar sistem ar animasi benda gerak buat animasi gerak main pingpong mana kolaborasi augmented reality gerak tiap langkah playernya interaksi antar obyek sebut dapat lihat gerak bola dapat pukul obyek virtual tampil augmented reality
Abstrak (Corrected): bring embank teknologi ada dulia munch teknologi debut augmented reality augmented reality ar pay gang dulia maya dulia virtual but computer bats angara due jade sang tipis headhunted display had conto hail elite tenting augmented reality satusatunya flat dakar teknologiteknologi bar bring alan want augmented reality embank pest munchkin embank aplikasi bahai biding embank ar banyan seal library during apart gun flartoolkit salad sat flartoolkit library during augmented reality platform flash dakar sister ar animas bend gera but animas gera main pinging mana kolaborasi augmented reality gera tip bangka playernya interaksi altar obey debut apart that gera bola apart pull obey virtual tamil augmented reality
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'augmented': 7, 'reality': 7, 'kembang': 4, 'gerak': 4, 'dunia': 3, 'ar': 3, 'dapat': 3, 'iring': 2, 'teknologi': 2, 'sebut': 2, 'virtual': 2, 'buat': 2, 'dasar': 2, 'library': 2, 'dukung': 2, 'flartoolkit': 2, 'animasi': 2, 'obyek': 2, 'ada': 1, 'muncul': 1, 'upaya': 1, 'gabung': 1, 'maya': 1, 'komputer': 1, 'batas': 1, 'antara': 1, 'dua': 1, 'jadi': 1, 'sangat': 1, 'tipis': 1, 'headmounted': 1, 'display': 1, 'hmd': 1, 'contoh': 1, 'hasil': 1, 'teliti': 1, 'tentang': 1, 'satusatunya': 1, 'alat': 1, 'teknologiteknologi': 1, 'baru': 1, 'jalan': 1, 'waktu': 1, 'pesat': 1, 'mungkin': 1, 'aplikasi': 1, 'bagai': 1, 'bidang': 1, 'banyak': 1, 'sekali': 1, 'guna': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'platform': 1, 'flash': 1, 'sistem': 1, 'benda': 1, 'main': 1, 'pingpong': 1, 'mana': 1, 'kolaborasi': 1, 'tiap': 1, 'langkah': 1, 'playernya': 1, 'interaksi': 1, 'antar': 1, 'lihat': 1, 'bola': 1, 'pukul': 1, 'tampil': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 7, 'augmented': 7, 'reality': 7, 'to': 5, 'in': 4, 'is': 4, 'world': 3, 'ar': 3, 'virtual': 3, 'objects': 3, 'development': 2, 'technology': 2, 'an': 2, 'that': 2, 'between': 2, 'on': 2, 'a': 2, 'library': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'flartoolkit': 2, 'moving': 2, 'are': 2, 'with': 2, 'as': 1, 'existing': 1, 'emerging': 1, 'called': 1, 'attempt': 1, 'combine': 1, 'and': 1, 'created': 1, 'by': 1, 'computer': 1, 'so': 1, 'boundaries': 1, 'two': 1, 'become': 1, 'very': 1, 'thin': 1, 'headmounted': 1, 'display': 1, 'hmd': 1, 'example': 1, 'results': 1, 'research': 1, 'this': 1, 'only': 1, 'basic': 1, 'tools': 1, 'latest': 1, 'technologies': 1, 'over': 1, 'time': 1, 'rapidly': 1, 'developing': 1, 'enable': 1, 'applications': 1, 'various': 1, 'fields': 1, 'develop': 1, 'lot': 1, 'support': 1, 'used': 1, 'one': 1, 'them': 1, 'supporting': 1, 'flash': 1, 'platform': 1, 'based': 1, 'animation': 1, 'system': 1, 'animations': 1, 'made': 1, 'pingpong': 1, 'game': 1, 'which': 1, 'has': 1, 'collaborated': 1, 'drive': 1, 'every': 1, 'step': 1, 'playernya': 1, 'interaction': 1, 'seen': 1, 'from': 1, 'motion': 1, 'hit': 1, 'ball': 1, 'displayed': 1, 'via': 1})
-------------------------------------------
--- Data #717 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Adi Chandra Laksono
Judul: Gerak Pekerja Pada Game Real Time Strategy Menggunakan Finite State Machine
Pembimbing 1: Kurniawan Eka P, S.Kom., Msc
Pembimbing 2: Arik Kurniawati, S.Kom., M.T.
Abstrak (Raw): Gerak pekerja ada pada game yang memiliki genre RTS (Real-Time Strategy). Gerak pekerja memiliki berbagai macam gerak. Oleh sebab itu dibutuhkan sebuah pendekatan konsep AI untuk mendesain perilaku pekerja tersebut. Perilaku karakter tersebut harus ditambahi dengan AI (Artifical intelegent) agar perilakunya menjadi lebih hidup dan realistis.
Dalam penelitian ini AI yang digunakan adalah Finite State Machine. Finite State Machine digunakan untuk menentukan gerak pekerja terhadap parameter-parameter yang digunakan sebagai dasar gerak yang akan dilakukan . Selanjutnya akan disimulasikan pada game RTS dengan menggunakan game engine.
Hasil yang di peroleh dalam penelitian ini adalah penerapan metode Finite State machine untuk menentukan gerak pekerja berdasarkan parameter jumlah harta, prajurit, kondisi bangunan, dan stockpile (jumlah resources yang di bawa).
Kata kunci : Game, Real-Time Strategy, Gerak Pekerja, Finite State Machine.
Abstrak (Clean): gerak pekerja ada pada game yang memiliki genre rts realtime strategy gerak pekerja memiliki berbagai macam gerak oleh sebab itu dibutuhkan sebuah pendekatan konsep ai untuk mendesain perilaku pekerja tersebut perilaku karakter tersebut harus ditambahi dengan ai artifical intelegent agar perilakunya menjadi lebih hidup dan realistis dalam penelitian ini ai yang digunakan adalah finite state machine finite state machine digunakan untuk menentukan gerak pekerja terhadap parameterparameter yang digunakan sebagai dasar gerak yang akan dilakukan selanjutnya akan disimulasikan pada game rts dengan menggunakan game engine hasil yang di peroleh dalam penelitian ini adalah penerapan metode finite state machine untuk menentukan gerak pekerja berdasarkan parameter jumlah harta prajurit kondisi bangunan dan stockpile jumlah resources yang di bawa kata kunci game realtime strategy gerak pekerja finite state machine
Abstrak (Stopwords Removed): gerak pekerja ada game memiliki genre rts realtime strategy gerak pekerja memiliki berbagai macam gerak sebab dibutuhkan pendekatan konsep ai mendesain perilaku pekerja tersebut perilaku karakter tersebut harus ditambahi ai artifical intelegent perilakunya menjadi lebih hidup realistis penelitian ai digunakan finite state machine finite state machine digunakan menentukan gerak pekerja parameterparameter digunakan dasar gerak dilakukan selanjutnya disimulasikan game rts menggunakan game engine hasil peroleh penelitian penerapan metode finite state machine menentukan gerak pekerja berdasarkan parameter jumlah harta prajurit kondisi bangunan stockpile jumlah resources bawa kata kunci game realtime strategy gerak pekerja finite state machine
Abstrak (Stemmed): gerak kerja ada game milik genre rts realtime strategy gerak kerja milik bagai macam gerak sebab butuh dekat konsep ai desain perilaku kerja sebut perilaku karakter sebut harus tambah ai artifical intelegent perilaku jadi lebih hidup realistis teliti ai guna finite state machine finite state machine guna tentu gerak kerja parameterparameter guna dasar gerak laku lanjut simulasi game rts guna game engine hasil oleh teliti terap metode finite state machine tentu gerak kerja dasar parameter jumlah harta prajurit kondisi bangun stockpile jumlah resources bawa kata kunci game realtime strategy gerak kerja finite state machine
Abstrak (Corrected): gera era ada game milk genre its mealtime strategy gera era milk bahai madam gera kebab butch dead onset ai detain perilaku era debut perilaku karate debut harms tambac ai artificial intelligent perilaku jade leash hide realistic elite ai gun finite state machine finite state machine gun tent gera era parameterparameter gun dakar gera lake layout simulate game its gun game engine hail olen elite trap metope finite state machine tent gera era dakar parameter mullah hart prakrit kondisi bangui stockpile mullah resources baba data bunch game mealtime strategy gera era finite state machine
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'gerak': 7, 'kerja': 6, 'game': 4, 'guna': 4, 'finite': 4, 'state': 4, 'machine': 4, 'ai': 3, 'perilaku': 3, 'milik': 2, 'rts': 2, 'realtime': 2, 'strategy': 2, 'sebut': 2, 'teliti': 2, 'tentu': 2, 'dasar': 2, 'jumlah': 2, 'ada': 1, 'genre': 1, 'bagai': 1, 'macam': 1, 'sebab': 1, 'butuh': 1, 'dekat': 1, 'konsep': 1, 'desain': 1, 'karakter': 1, 'harus': 1, 'tambah': 1, 'artifical': 1, 'intelegent': 1, 'jadi': 1, 'lebih': 1, 'hidup': 1, 'realistis': 1, 'parameterparameter': 1, 'laku': 1, 'lanjut': 1, 'simulasi': 1, 'engine': 1, 'hasil': 1, 'oleh': 1, 'terap': 1, 'metode': 1, 'parameter': 1, 'harta': 1, 'prajurit': 1, 'kondisi': 1, 'bangun': 1, 'stockpile': 1, 'resources': 1, 'bawa': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'of': 6, 'workers': 5, 'motion': 4, 'to': 4, 'finite': 4, 'state': 4, 'machine': 4, 'in': 3, 'game': 3, 'that': 3, 'ai': 3, 'be': 3, 'used': 3, 'is': 3, 'movements': 2, 'rts': 2, 'realtime': 2, 'strategy': 2, 'and': 2, 'this': 2, 'study': 2, 'parameters': 2, 'are': 2, 'for': 2, 'on': 2, 'has': 1, 'no': 1, 'genre': 1, 'have': 1, 'a': 1, 'wide': 1, 'range': 1, 'therefore': 1, 'it': 1, 'takes': 1, 'an': 1, 'approach': 1, 'designing': 1, 'concepts': 1, 'such': 1, 'worker': 1, 'behavior': 1, 'character': 1, 'traits': 1, 'should': 1, 'supplemented': 1, 'with': 1, 'artifical': 1, 'intelegent': 1, 'his': 1, 'conduct': 1, 'becomes': 1, 'more': 1, 'vivid': 1, 'realistic': 1, 'determine': 1, 'movement': 1, 'as': 1, 'basis': 1, 'carried': 1, 'next': 1, 'will': 1, 'simulated': 1, 'using': 1, 'engine': 1, 'results': 1, 'obtained': 1, 'application': 1, 'method': 1, 'determining': 1, 'based': 1, 'amount': 1, 'wealth': 1, 'soldiers': 1, 'condition': 1, 'building': 1, 'stockpile': 1, 'number': 1, 'resources': 1, 'taken': 1, 'keywords': 1, 'games': 1})
-------------------------------------------
--- Data #718 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: NURRACHMAT
Judul: RANCANG BANGUN GAME PERAWATAN SAPI KARAPAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY LOGIC
Pembimbing 1: Arik Kurniawati, S.Kom., M.T.
Pembimbing 2: Kurniawan Eka Permana, S.Kom., MSc.
Abstrak (Raw): Perkembangan game yang semakin pesat, memberikan berbagai alternative bagi peminatnya. Mulai dari bentuk game, cerita maupun media penyajian. Keberadaan game yang menggambarkan budaya Indonesia khususnya daerah kepulauan seperti Madura terhitung sedikit, sehingga dapat dirasa semakin lunturnya kebudayaan Indonesia bagi anak bangsa. Adanya peminat game yang semakin banyak dapat digunakan sebagai sarana pengenalan budaya asli Madura. Sebuah aplikasi game tentang olahraga yang sangat digemari di pulau Madura tersebut seperti Kerapan Sapi adalah sangatlah penting. Untuk itu perlu dibangun aplikasi game kerapan sapi sebagai upaya pelestarian budaya bangsa khususnya pulau Madura. Dengan upaya pembuatan game budaya maka dibangun game perawatan sapi karapan menggunakan metode logika fuzzy (fuzzy logic), dengan menginputkan parameter kekuatan dan kesehatan sapi karapan untuk menentukan harga jual sapi karapan dalam sebuah game perawatan sapi karapan.
Kata kunci : game, kerapan sapi, perawatan sapi kerapan, budaya madura.
Abstrak (Clean): perkembangan game yang semakin pesat memberikan berbagai alternative bagi peminatnya mulai dari bentuk game cerita maupun media penyajian keberadaan game yang menggambarkan budaya indonesia khususnya daerah kepulauan seperti madura terhitung sedikit sehingga dapat dirasa semakin lunturnya kebudayaan indonesia bagi anak bangsa adanya peminat game yang semakin banyak dapat digunakan sebagai sarana pengenalan budaya asli madura sebuah aplikasi game tentang olahraga yang sangat digemari di pulau madura tersebut seperti kerapan sapi adalah sangatlah penting untuk itu perlu dibangun aplikasi game kerapan sapi sebagai upaya pelestarian budaya bangsa khususnya pulau madura dengan upaya pembuatan game budaya maka dibangun game perawatan sapi karapan menggunakan metode logika fuzzy fuzzy logic dengan menginputkan parameter kekuatan dan kesehatan sapi karapan untuk menentukan harga jual sapi karapan dalam sebuah game perawatan sapi karapan kata kunci game kerapan sapi perawatan sapi kerapan budaya madura
Abstrak (Stopwords Removed): perkembangan game semakin pesat memberikan berbagai alternative bagi peminatnya mulai bentuk game cerita maupun media penyajian keberadaan game menggambarkan budaya indonesia khususnya daerah kepulauan madura terhitung sedikit dapat dirasa semakin lunturnya kebudayaan indonesia bagi anak bangsa adanya peminat game semakin banyak dapat digunakan sarana pengenalan budaya asli madura aplikasi game tentang olahraga sangat digemari pulau madura tersebut kerapan sapi sangatlah penting perlu dibangun aplikasi game kerapan sapi upaya pelestarian budaya bangsa khususnya pulau madura upaya pembuatan game budaya dibangun game perawatan sapi karapan menggunakan metode logika fuzzy fuzzy logic menginputkan parameter kekuatan kesehatan sapi karapan menentukan harga jual sapi karapan game perawatan sapi karapan kata kunci game kerapan sapi perawatan sapi kerapan budaya madura
Abstrak (Stemmed): kembang game makin pesat beri bagai alternative bagi minat mulai bentuk game cerita maupun media saji ada game gambar budaya indonesia khusus daerah pulau madura hitung sedikit dapat rasa makin luntur budaya indonesia bagi anak bangsa ada minat game makin banyak dapat guna sarana kenal budaya asli madura aplikasi game tentang olahraga sangat gari pulau madura sebut kerap sapi sangat penting perlu bangun aplikasi game kerap sapi upaya lestari budaya bangsa khusus pulau madura upaya buat game budaya bangun game awat sapi karapan guna metode logika fuzzy fuzzy logic menginputkan parameter kuat sehat sapi karapan tentu harga jual sapi karapan game awat sapi karapan kata kunci game kerap sapi awat sapi kerap budaya madura
Abstrak (Corrected): embank game making pest bert bahai alternative bag mint mule bent game ceria maun media sari ada game sambar buddy indonesia rhesus sarah palau madura hiding sedikit apart rash making hunter buddy indonesia bag anal bangs ada mint game making banyan apart gun saran penal buddy ali madura aplikasi game tenting olahraga sang gary palau madura debut keep sap sang panting peru bangui aplikasi game keep sap pay restart buddy bangs rhesus palau madura pay but game buddy bangui game away sap karajan gun metope logia fuzzy fuzzy logic menginputkan parameter kurt seat sap karajan tent hard dual sap karajan game away sap karajan data bunch game keep sap away sap keep buddy madura
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'game': 10, 'sapi': 8, 'budaya': 6, 'madura': 5, 'kerap': 4, 'karapan': 4, 'makin': 3, 'pulau': 3, 'awat': 3, 'bagi': 2, 'minat': 2, 'ada': 2, 'indonesia': 2, 'khusus': 2, 'dapat': 2, 'bangsa': 2, 'guna': 2, 'aplikasi': 2, 'sangat': 2, 'bangun': 2, 'upaya': 2, 'fuzzy': 2, 'kembang': 1, 'pesat': 1, 'beri': 1, 'bagai': 1, 'alternative': 1, 'mulai': 1, 'bentuk': 1, 'cerita': 1, 'maupun': 1, 'media': 1, 'saji': 1, 'gambar': 1, 'daerah': 1, 'hitung': 1, 'sedikit': 1, 'rasa': 1, 'luntur': 1, 'anak': 1, 'banyak': 1, 'sarana': 1, 'kenal': 1, 'asli': 1, 'tentang': 1, 'olahraga': 1, 'gari': 1, 'sebut': 1, 'penting': 1, 'perlu': 1, 'lestari': 1, 'buat': 1, 'metode': 1, 'logika': 1, 'logic': 1, 'menginputkan': 1, 'parameter': 1, 'kuat': 1, 'sehat': 1, 'tentu': 1, 'harga': 1, 'jual': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 15, 'bull': 6, 'game': 5, 'madura': 5, 'race': 5, 'a': 4, 'culture': 4, 'in': 4, 'as': 4, 'for': 3, 'games': 3, 'is': 3, 'to': 3, 'treatments': 3, 'development': 2, 'and': 2, 'that': 2, 'indonesia': 2, 'particular': 2, 'such': 2, 'are': 2, 'it': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'very': 2, 'island': 2, 'cultural': 2, 'efforts': 2, 'with': 2, 'fuzzy': 2, 'logic': 2, 'rapid': 1, 'providing': 1, 'variety': 1, 'alternatives': 1, 'devotees': 1, 'starting': 1, 'from': 1, 'form': 1, 'stories': 1, 'media': 1, 'presentation': 1, 'existence': 1, 'depict': 1, 'areas': 1, 'islands': 1, 'comparatively': 1, 'few': 1, 'so': 1, 'considered': 1, 'erosion': 1, 'children': 1, 'nation': 1, 'there': 1, 'growing': 1, 'interest': 1, 'used': 1, 'means': 1, 'introduction': 1, 'indigenous': 1, 'an': 1, 'application': 1, 'sports': 1, 'popular': 1, 'on': 1, 'racing': 1, 'important': 1, 'necessary': 1, 'build': 1, 'gaming': 1, 'applications': 1, 'national': 1, 'preservation': 1, 'built': 1, 'using': 1, 'method': 1, 'strength': 1, 'parameters': 1, 'healt': 1, 'set': 1, 'prices': 1, 'cows': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #719 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Muhammad Choirur Rozi
Judul: EKSTRAKSI FITUR BERBASIS TWO DIMENSIONAL LINEAR DISCRIMINANT ANALYSIS UNTUK PENGENALAN WAJAH
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, S.Si.,M.T
Pembimbing 2: Fitri Damayanti, S.Kom.,M.kom
Abstrak (Raw): Sistem pengenalan wajah adalah suatu sistem untuk mengenali identitas diri dari seseorang melalui wajah manusia. Teknologi ini mengidentifikasi bagian tubuh manusia yang unik dan tetap seperti wajah manusia. Hal khusus di bidang identifikasi dan pengenalan wajah manusia memanfaatkan pengolahan dan juga analisis citra wajah, yang akan berperan penting dalam proses pengenalan wajah manusia. Sistem ini dapat di manfaatkan dalam suatu sistem keamanan di bidang biometrika. Pada penelitian ini telah di bangun suatu perangkat lunak pengenalan citra wajah manusia menggunakan metode Two Dimensional Linear Discriminant Analysis (2DLDA) untuk menentukan karakteristik dari wajah manusia. Sedangkan pada tahap pengklasifikasian digunakan metode Angular Separation untuk mengukur kemiripan antara data pelatihan (training) dan data uji coba (testing). Melalui proses testing gambar wajah ini dapat di ketahui identitas diri dari seseorang. Dari uji coba aplikasi menggunakan klasifikasi Angular Separation di peroleh akurasi pengenalan benar sebesar 94.5%, pada lima pose citra wajah pelatihan dan lima pose citra wajah uji coba (testing) dengan jumlah data masing - masing dua ratus citra wajah manusia yang di ambil dari database ORL dengan menggunakan sepuluh eigen.
Kata kunci : Sistem pengenalan wajah, Two Dimensional Linear Discriminant Analysis, Angular Separation.
Abstrak (Clean): sistem pengenalan wajah adalah suatu sistem untuk mengenali identitas diri dari seseorang melalui wajah manusia teknologi ini mengidentifikasi bagian tubuh manusia yang unik dan tetap seperti wajah manusia hal khusus di bidang identifikasi dan pengenalan wajah manusia memanfaatkan pengolahan dan juga analisis citra wajah yang akan berperan penting dalam proses pengenalan wajah manusia sistem ini dapat di manfaatkan dalam suatu sistem keamanan di bidang biometrika pada penelitian ini telah di bangun suatu perangkat lunak pengenalan citra wajah manusia menggunakan metode two dimensional linear discriminant analysis dlda untuk menentukan karakteristik dari wajah manusia sedangkan pada tahap pengklasifikasian digunakan metode angular separation untuk mengukur kemiripan antara data pelatihan training dan data uji coba testing melalui proses testing gambar wajah ini dapat di ketahui identitas diri dari seseorang dari uji coba aplikasi menggunakan klasifikasi angular separation di peroleh akurasi pengenalan benar sebesar pada lima pose citra wajah pelatihan dan lima pose citra wajah uji coba testing dengan jumlah data masing masing dua ratus citra wajah manusia yang di ambil dari database orl dengan menggunakan sepuluh eigen kata kunci sistem pengenalan wajah two dimensional linear discriminant analysis angular separation
Abstrak (Stopwords Removed): sistem pengenalan wajah sistem mengenali identitas diri seseorang wajah manusia teknologi mengidentifikasi bagian tubuh manusia unik tetap wajah manusia khusus bidang identifikasi pengenalan wajah manusia memanfaatkan pengolahan analisis citra wajah berperan penting proses pengenalan wajah manusia sistem dapat manfaatkan sistem keamanan bidang biometrika penelitian bangun perangkat lunak pengenalan citra wajah manusia menggunakan metode two dimensional linear discriminant analysis dlda menentukan karakteristik wajah manusia sedangkan tahap pengklasifikasian digunakan metode angular separation mengukur kemiripan antara data pelatihan training data uji coba testing proses testing gambar wajah dapat ketahui identitas diri seseorang uji coba aplikasi menggunakan klasifikasi angular separation peroleh akurasi pengenalan benar sebesar lima pose citra wajah pelatihan lima pose citra wajah uji coba testing jumlah data masing masing dua ratus citra wajah manusia ambil database orl menggunakan sepuluh eigen kata kunci sistem pengenalan wajah two dimensional linear discriminant analysis angular separation
Abstrak (Stemmed): sistem kenal wajah sistem nali identitas diri orang wajah manusia teknologi identifikasi bagi tubuh manusia unik tetap wajah manusia khusus bidang identifikasi kenal wajah manusia manfaat olah analisis citra wajah peran penting proses kenal wajah manusia sistem dapat manfaat sistem aman bidang biometrika teliti bangun perangkat lunak kenal citra wajah manusia guna metode two dimensional linear discriminant analysis dlda tentu karakteristik wajah manusia sedang tahap klasifikasi guna metode angular separation ukur mirip antara data latih training data uji coba testing proses testing gambar wajah dapat tahu identitas diri orang uji coba aplikasi guna klasifikasi angular separation oleh akurasi kenal benar besar lima pose citra wajah latih lima pose citra wajah uji coba testing jumlah data masing masing dua ratus citra wajah manusia ambil database orl guna puluh eigen kata kunci sistem kenal wajah two dimensional linear discriminant analysis angular separation
Abstrak (Corrected): sister penal rajah sister nail identity dirt orang rajah amnesia teknologi identifikasi bag tube amnesia unit team rajah amnesia rhesus biding identifikasi penal rajah amnesia manat blah analysis citral rajah pecan panting proves penal rajah amnesia sister apart manat sister man biding biometric elite bangui perangkat lunar penal citral rajah amnesia gun metope two dimensional linear discriminant analysis dada tent karakteristik rajah amnesia sedan that klasifikasi gun metope angular separation ukr mirin angara data latin training data uni coma testing proves testing sambar rajah apart tau identity dirt orang uni coma aplikasi gun klasifikasi angular separation olen auras penal bear bear lima pose citral rajah latin lima pose citral rajah uni coma testing mullah data making making due rats citral rajah amnesia ambit database or gun pull even data bunch sister penal rajah two dimensional linear discriminant analysis angular separation
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'wajah': 13, 'manusia': 8, 'kenal': 6, 'sistem': 5, 'citra': 5, 'guna': 4, 'angular': 3, 'separation': 3, 'data': 3, 'uji': 3, 'coba': 3, 'testing': 3, 'identitas': 2, 'diri': 2, 'orang': 2, 'identifikasi': 2, 'bidang': 2, 'manfaat': 2, 'proses': 2, 'dapat': 2, 'metode': 2, 'two': 2, 'dimensional': 2, 'linear': 2, 'discriminant': 2, 'analysis': 2, 'klasifikasi': 2, 'latih': 2, 'lima': 2, 'pose': 2, 'masing': 2, 'nali': 1, 'teknologi': 1, 'bagi': 1, 'tubuh': 1, 'unik': 1, 'tetap': 1, 'khusus': 1, 'olah': 1, 'analisis': 1, 'peran': 1, 'penting': 1, 'aman': 1, 'biometrika': 1, 'teliti': 1, 'bangun': 1, 'perangkat': 1, 'lunak': 1, 'dlda': 1, 'tentu': 1, 'karakteristik': 1, 'sedang': 1, 'tahap': 1, 'ukur': 1, 'mirip': 1, 'antara': 1, 'training': 1, 'gambar': 1, 'tahu': 1, 'aplikasi': 1, 'oleh': 1, 'akurasi': 1, 'benar': 1, 'besar': 1, 'jumlah': 1, 'dua': 1, 'ratus': 1, 'ambil': 1, 'database': 1, 'orl': 1, 'puluh': 1, 'eigen': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 15, 'face': 10, 'a': 9, 'human': 8, 'recognition': 6, 'in': 6, 'system': 5, 'and': 5, 'testing': 5, 'to': 3, 'this': 3, 'image': 3, 'analysis': 3, 'using': 3, 'two': 3, 'angular': 3, 'separation': 3, 'training': 3, 'data': 3, 'images': 3, 'identity': 2, 'with': 2, 'facial': 2, 'process': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'dimensional': 2, 'linear': 2, 'discriminant': 2, 'classification': 2, 'each': 2, 'is': 1, 'recognize': 1, 'person': 1, 'technology': 1, 'identifies': 1, 'unique': 1, 'body': 1, 'parts': 1, 'remains': 1, 'like': 1, 'it': 1, 'specialized': 1, 'identification': 1, 'processing': 1, 'utilizing': 1, 'which': 1, 'will': 1, 'play': 1, 'an': 1, 'important': 1, 'role': 1, 'utilized': 1, 'within': 1, 'security': 1, 'field': 1, 'biometrics': 1, 'study': 1, 'has': 1, 'built': 1, 'software': 1, 'dlda': 1, 'determine': 1, 'characteristics': 1, 'while': 1, 'on': 1, 'stage': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'measure': 1, 'similarity': 1, 'between': 1, 'through': 1, 'know': 1, 'persons': 1, 'pilot': 1, 'application': 1, 'accuracy': 1, 'obtained': 1, 'was': 1, 'five': 1, 'poses': 1, 'fivepose': 1, 'amount': 1, 'hundred': 1, 'faces': 1, 'taken': 1, 'from': 1, 'orl': 1, 'database': 1, 'ten': 1, 'eigenvalues': 1, 'key': 1, 'words': 1})
-------------------------------------------
--- Data #720 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: M Khoiril Anwar
Judul: IMPLEMENTASI ALGORITMA PRIM DAN DEPTH FIRST SEARCH PADA PEMBUATAN MAZE GAME BERBASIS ANDROID OS MOBILE
Pembimbing 1: Cucun Very Angkoso, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Arik Kurniawati S. Kom., M.T.
Abstrak (Raw): Teknologi mobile game beroperating system open source berkembang dengan sangat pesat. Karena keragaman variasinya, mobile game memiliki banyak peminat dari berbagai kalangan. Hal inilah yang menjadi dasar bagi para pengembang untuk terus mengembangkan mobile game.
Pada penelitian ini, sebuah mobile game untuk mengasah kemampuan berfikir telah dikembangkan dengan mengimplementasikan algoritma Prim dan Depth First Search. Dalam pembuatannya, algoritma Prim diterapkan pada saat pembuatan lintasan dari maze sedangkan algoritma Depth First Search diterapkan pada saat melakukan proses pencarian solusinya.
Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa algoritma Prim dan Depth First Search dapat berfungsi dengan baik pada resolusi screen 320 x 480 pixels dalam pembentukan lintasan dan pencarian solusi dari maze.
Kata kunci : Mobile Game, Android, Algoritma Prim, Algoritma Depth First Search.
Abstrak (Clean): teknologi mobile game beroperating system open source berkembang dengan sangat pesat karena keragaman variasinya mobile game memiliki banyak peminat dari berbagai kalangan hal inilah yang menjadi dasar bagi para pengembang untuk terus mengembangkan mobile game pada penelitian ini sebuah mobile game untuk mengasah kemampuan berfikir telah dikembangkan dengan mengimplementasikan algoritma prim dan depth first search dalam pembuatannya algoritma prim diterapkan pada saat pembuatan lintasan dari maze sedangkan algoritma depth first search diterapkan pada saat melakukan proses pencarian solusinya dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa algoritma prim dan depth first search dapat berfungsi dengan baik pada resolusi screen x pixels dalam pembentukan lintasan dan pencarian solusi dari maze kata kunci mobile game android algoritma prim algoritma depth first search
Abstrak (Stopwords Removed): teknologi mobile game beroperating system open source berkembang sangat pesat keragaman variasinya mobile game memiliki banyak peminat berbagai kalangan inilah menjadi dasar bagi para pengembang terus mengembangkan mobile game penelitian mobile game mengasah kemampuan berfikir dikembangkan mengimplementasikan algoritma prim depth first search pembuatannya algoritma prim diterapkan pembuatan lintasan maze sedangkan algoritma depth first search diterapkan melakukan proses pencarian solusinya hasil pengujian dapat disimpulkan algoritma prim depth first search dapat berfungsi baik resolusi screen x pixels pembentukan lintasan pencarian solusi maze kata kunci mobile game android algoritma prim algoritma depth first search
Abstrak (Stemmed): teknologi mobile game beroperating system open source kembang sangat pesat ragam variasi mobile game milik banyak minat bagai kalang ini jadi dasar bagi para kembang terus kembang mobile game teliti mobile game asah mampu berfikir kembang implementasi algoritma prim depth first search buat algoritma prim terap buat lintas maze sedang algoritma depth first search terap laku proses cari solusi hasil uji dapat simpul algoritma prim depth first search dapat fungsi baik resolusi screen x pixels bentuk lintas cari solusi maze kata kunci mobile game android algoritma prim algoritma depth first search
Abstrak (Corrected): teknologi mobile game beroperating system open source embank sang pest raga varies mobile game milk banyan mint bahai kalong in jade dakar bag para embank terms embank mobile game elite mobile game ash camp berfikir embank implements algorithm prim depth first search but algorithm prim trap but lint's maze sedan algorithm depth first search trap lake proves care solus hail uni apart simple algorithm prim depth first search apart fungi back resolute screen x pixels bent lint's care solus maze data bunch mobile game android algorithm prim algorithm depth first search
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'algoritma': 6, 'mobile': 5, 'game': 5, 'kembang': 4, 'prim': 4, 'depth': 4, 'first': 4, 'search': 4, 'buat': 2, 'terap': 2, 'lintas': 2, 'maze': 2, 'cari': 2, 'solusi': 2, 'dapat': 2, 'teknologi': 1, 'beroperating': 1, 'system': 1, 'open': 1, 'source': 1, 'sangat': 1, 'pesat': 1, 'ragam': 1, 'variasi': 1, 'milik': 1, 'banyak': 1, 'minat': 1, 'bagai': 1, 'kalang': 1, 'ini': 1, 'jadi': 1, 'dasar': 1, 'bagi': 1, 'para': 1, 'terus': 1, 'teliti': 1, 'asah': 1, 'mampu': 1, 'berfikir': 1, 'implementasi': 1, 'sedang': 1, 'laku': 1, 'proses': 1, 'hasil': 1, 'uji': 1, 'simpul': 1, 'fungsi': 1, 'baik': 1, 'resolusi': 1, 'screen': 1, 'x': 1, 'pixels': 1, 'bentuk': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'android': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 9, 'search': 6, 'mobile': 5, 'game': 4, 'to': 4, 'algorithm': 4, 'prim': 4, 'depth': 4, 'first': 4, 'is': 3, 'in': 3, 'and': 3, 'at': 3, 'has': 2, 'a': 2, 'from': 2, 'this': 2, 'for': 2, 'applied': 2, 'time': 2, 'maze': 2, 'can': 2, 'algoritma': 2, 'technology': 1, 'an': 1, 'open': 1, 'source': 1, 'develops': 1, 'very': 1, 'rapidly': 1, 'because': 1, 'diversity': 1, 'its': 1, 'variations': 1, 'lot': 1, 'interest': 1, 'various': 1, 'parties': 1, 'basis': 1, 'developers': 1, 'continue': 1, 'develop': 1, 'games': 1, 'study': 1, 'hone': 1, 'thinking': 1, 'ability': 1, 'been': 1, 'developed': 1, 'implement': 1, 'manufacturing': 1, 'passage': 1, 'while': 1, 'solution': 1, 'process': 1, 'test': 1, 'results': 1, 'it': 1, 'be': 1, 'concluded': 1, 'that': 1, 'function': 1, 'properly': 1, 'screen': 1, 'resolutions': 1, 'x': 1, 'pixels': 1, 'formation': 1, 'track': 1, 'solutions': 1, 'key': 1, 'words': 1, 'android': 1})
-------------------------------------------
--- Data #721 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: MALIKUL HAMZAH
Judul: Perancangan Sistem Informasi Badan Kepegawaian Daerah ( BKD ) Bangkalan Sebagai Sub sistem dari E-Government Bangkalan Menggunakan TOGAF ADM
Pembimbing 1: Moch. Kautsar Sophan, S.Kom., M.MT.
Pembimbing 2: Yeni Kustiyaningsih, S.Kom., M.Kom.
Abstrak (Raw): Kantor Badan Kepegawaian kota Bangkalan adalah instansi pemerintahan yang bergerak di bidang pelayanan kepegawaian. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan maka perlu adanya sebuah sistem informasi yang mampu memonitoring dan membantu proses kinerja dari dinas tersebut. Oleh karena itu dalam penelitian ini dibahas bagaimana menerapkan Architecture Enterprise BKD Bangkalan dengan menggunakkan metode TOGAF ADM dan mengimplementa sikannya kedalam sebuah implementasi aplikasi Enterprise yang akan dibentuk menjadi satu keterpaduan dengan E-government Bangkalan. TOGAF ADM memiliki empat komponen utama: arsitektur bisnis, arsitektur data, arsitektur teknologi dan arsitektur aplikasi. Intinya TOGAF digunakan untuk membuat Architecture Enterprise dari semua aspek tersebut. Dalam penelitian ini akan dibahas tentang perancangan sistem arsitektur Sistem informasi BKD Bangkalan sebagai sub-sistem dari E-government Bangkalan dengan menggunakan TOGAF ADM tujuannya agar dapat menghasilkan sistem aplikasi administrasi kantor Badan Kepegawaian Daerah Bangkalan, membuat Blue Print, serta memperbaiki efisiensi, kenyamanan, serta aksesibilitas pelayanan terhadap publik agar lebih baik.
Kata Kunci: Arsitektur interprise, TOGAF ADM, Arsitektur bisnis, Arsitektur data, Arsitektur aplikasi, Arsitektur teknologi
Abstrak (Clean): kantor badan kepegawaian kota bangkalan adalah instansi pemerintahan yang bergerak di bidang pelayanan kepegawaian untuk meningkatkan kualitas pelayanan maka perlu adanya sebuah sistem informasi yang mampu memonitoring dan membantu proses kinerja dari dinas tersebut oleh karena itu dalam penelitian ini dibahas bagaimana menerapkan architecture enterprise bkd bangkalan dengan menggunakkan metode togaf adm dan mengimplementa sikannya kedalam sebuah implementasi aplikasi enterprise yang akan dibentuk menjadi satu keterpaduan dengan egovernment bangkalan togaf adm memiliki empat komponen utama arsitektur bisnis arsitektur data arsitektur teknologi dan arsitektur aplikasi intinya togaf digunakan untuk membuat architecture enterprise dari semua aspek tersebut dalam penelitian ini akan dibahas tentang perancangan sistem arsitektur sistem informasi bkd bangkalan sebagai subsistem dari egovernment bangkalan dengan menggunakan togaf adm tujuannya agar dapat menghasilkan sistem aplikasi administrasi kantor badan kepegawaian daerah bangkalan membuat blue print serta memperbaiki efisiensi kenyamanan serta aksesibilitas pelayanan terhadap publik agar lebih baik kata kunci arsitektur interprise togaf adm arsitektur bisnis arsitektur data arsitektur aplikasi arsitektur teknologi
Abstrak (Stopwords Removed): kantor badan kepegawaian kota bangkalan instansi pemerintahan bergerak bidang pelayanan kepegawaian meningkatkan kualitas pelayanan perlu adanya sistem informasi mampu memonitoring membantu proses kinerja dinas tersebut penelitian dibahas bagaimana menerapkan architecture enterprise bkd bangkalan menggunakkan metode togaf adm mengimplementa sikannya kedalam implementasi aplikasi enterprise dibentuk menjadi satu keterpaduan egovernment bangkalan togaf adm memiliki empat komponen utama arsitektur bisnis arsitektur data arsitektur teknologi arsitektur aplikasi intinya togaf digunakan membuat architecture enterprise semua aspek tersebut penelitian dibahas tentang perancangan sistem arsitektur sistem informasi bkd bangkalan subsistem egovernment bangkalan menggunakan togaf adm tujuannya dapat menghasilkan sistem aplikasi administrasi kantor badan kepegawaian daerah bangkalan membuat blue print memperbaiki efisiensi kenyamanan aksesibilitas pelayanan publik lebih baik kata kunci arsitektur interprise togaf adm arsitektur bisnis arsitektur data arsitektur aplikasi arsitektur teknologi
Abstrak (Stemmed): kantor badan pegawai kota bangkal instansi perintah gerak bidang layan pegawai tingkat kualitas layan perlu ada sistem informasi mampu memonitoring bantu proses kerja dinas sebut teliti bahas bagaimana terap architecture enterprise bkd bangkal menggunakkan metode togaf adm mengimplementa sikannya dalam implementasi aplikasi enterprise bentuk jadi satu padu egovernment bangkal togaf adm milik empat komponen utama arsitektur bisnis arsitektur data arsitektur teknologi arsitektur aplikasi inti togaf guna buat architecture enterprise semua aspek sebut teliti bahas tentang ancang sistem arsitektur sistem informasi bkd bangkal subsistem egovernment bangkal guna togaf adm tuju dapat hasil sistem aplikasi administrasi kantor badan pegawai daerah bangkal buat blue print baik efisiensi nyaman aksesibilitas layan publik lebih baik kata kunci arsitektur interprise togaf adm arsitektur bisnis arsitektur data arsitektur aplikasi arsitektur teknologi
Abstrak (Corrected): cantor badman pegawai koto bangka instant perineal gera biding layman pegawai dingbat kualitas layman peru ada sister informant camp monitoring bantu proves era dings debut elite baas bagaimana trap architecture enterprise bad bangka menggunakkan metope toga adm mengimplementa sikannya dream implements aplikasi enterprise bent jade sat pad government bangka toga adm milk expat component mama arsitektur basis arsitektur data arsitektur teknologi arsitektur aplikasi inti toga gun but architecture enterprise sea aspen debut elite baas tenting dancing sister arsitektur sister informant bad bangka subsystem government bangka gun toga adm juju apart hail sister aplikasi administrate cantor badman pegawai sarah bangka but blue print back efisiensi nyeman aksesibilitas layman public leash back data bunch arsitektur enterprise toga adm arsitektur basis arsitektur data arsitektur aplikasi arsitektur teknologi
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'arsitektur': 10, 'bangkal': 6, 'togaf': 5, 'sistem': 4, 'adm': 4, 'aplikasi': 4, 'pegawai': 3, 'layan': 3, 'enterprise': 3, 'kantor': 2, 'badan': 2, 'informasi': 2, 'sebut': 2, 'teliti': 2, 'bahas': 2, 'architecture': 2, 'bkd': 2, 'egovernment': 2, 'bisnis': 2, 'data': 2, 'teknologi': 2, 'guna': 2, 'buat': 2, 'baik': 2, 'kota': 1, 'instansi': 1, 'perintah': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'tingkat': 1, 'kualitas': 1, 'perlu': 1, 'ada': 1, 'mampu': 1, 'memonitoring': 1, 'bantu': 1, 'proses': 1, 'kerja': 1, 'dinas': 1, 'bagaimana': 1, 'terap': 1, 'menggunakkan': 1, 'metode': 1, 'mengimplementa': 1, 'sikannya': 1, 'dalam': 1, 'implementasi': 1, 'bentuk': 1, 'jadi': 1, 'satu': 1, 'padu': 1, 'milik': 1, 'empat': 1, 'komponen': 1, 'utama': 1, 'inti': 1, 'semua': 1, 'aspek': 1, 'tentang': 1, 'ancang': 1, 'subsistem': 1, 'tuju': 1, 'dapat': 1, 'hasil': 1, 'administrasi': 1, 'daerah': 1, 'blue': 1, 'print': 1, 'efisiensi': 1, 'nyaman': 1, 'aksesibilitas': 1, 'publik': 1, 'lebih': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'interprise': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'architecture': 11, 'of': 7, 'to': 7, 'bangkal': 6, 'and': 5, 'togaf': 5, 'is': 4, 'in': 4, 'enterprise': 4, 'application': 4, 'agency': 3, 'an': 3, 'this': 3, 'office': 2, 'government': 2, 'service': 2, 'improve': 2, 'it': 2, 'information': 2, 'implement': 2, 'bkd': 2, 'with': 2, 'into': 2, 'be': 2, 'business': 2, 'data': 2, 'make': 2, 'systems': 2, 'adm': 2, 'personnel': 1, 'city': 1, 'agencies': 1, 'engaged': 1, 'civil': 1, 'quality': 1, 'necessary': 1, 'system': 1, 'that': 1, 'able': 1, 'monitor': 1, 'assist': 1, 'performance': 1, 'therefore': 1, 'studydiscussed': 1, 'how': 1, 'admusing': 1, 'method': 1, 'implementation': 1, 'whichwill': 1, 'formed': 1, 'a': 1, 'single': 1, 'alignment': 1, 'e': 1, 'admhas': 1, 'four': 1, 'main': 1, 'components': 1, 'technologyarchitecture': 1, 'point': 1, 'used': 1, 'all': 1, 'these': 1, 'aspects': 1, 'study': 1, 'will': 1, 'discussed': 1, 'about': 1, 'design': 1, 'as': 1, 'subsystems': 1, 'egovernment': 1, 'using': 1, 'aim': 1, 'obtain': 1, 'systemadministration': 1, 'regional': 1, 'human': 1, 'resources': 1, 'blue': 1, 'print': 1, 'efficiencyconvenience': 1, 'accessibility': 1, 'services': 1, 'public': 1, 'for': 1, 'better': 1, 'keyword': 1, 'technology': 1})
-------------------------------------------
--- Data #722 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Norman
Judul: PEMANFAATAN TOGAF ADM UNTUK PERANCANGAN SISTEM INFORMASI DINAS PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN SEBAGAI SUB SISTEM ARSITEKTUR E-GOVERNMENT KABUPATEN BANGKALAN
Pembimbing 1: M. Kautsar Sophan, S.Kom., M. MT.
Pembimbing 2: Yeni Kustiyahningsih S.Kom., M.Kom.
Abstrak (Raw): Penyusunan Sistem Informasi Dinas Perindustrian & Perdagangan (DISPERINDAG) Kabupaten Bangkalan dibuat untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan membantu proses kinerja dari dinas tersebut. Salah satu faktor pendorong pemanfaatan sistem informasi yang lebih baik adalah semakin meningkatnya kebutuhan fungsi pelayanan yang dijalankan. Tujuan dari penerapan Arsitektur Enterprise adalah menciptakan keselarasan antara bisnis dan teknologi informasi bagi kebutuhan instansi, penerapan arsitektur enterprise tidak terlepas dari bagaimana sebuah instansi merencanakan dan merancang arsitektur enterprise tersebut. TOGAF ADM merupakan metodologi yang lengkap, banyak instansi yang tidak memahami secara jelas tentang tahapan – tahapan dari metodologi tersebut diterjemahkan ke dalam aktivitas perancangan Arsitektur Enterprise. Tahapan dalam perancangan Arsitektur Enterprise sangatlah penting dan akan berlanjut pada tahapan berikutnya yaitu rencana implementasi. TOGAF ADM memiliki empat komponen utama: arsitektur bisnis, arsitektur data, arsitektur teknologi dan arsitektur aplikasi. Pada intinya TOGAF digunakan untuk membuat Arsitektur Enterprise dari semua aspek tersebut yang menghasilkan model dan kerangka dasar dalam mengembangkan sistem informasi yang terintegrasi untuk mendukung kebutuhan Dinas Perindustrian & Perdagangan sesuai dengan Peraturan Bupati Bangkalan Nomor 38 Tahun 2010 Tentang Uraian Tugas Jabatan Struktural pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Abstrak (Clean): penyusunan sistem informasi dinas perindustrian perdagangan disperindag kabupaten bangkalan dibuat untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan membantu proses kinerja dari dinas tersebut salah satu faktor pendorong pemanfaatan sistem informasi yang lebih baik adalah semakin meningkatnya kebutuhan fungsi pelayanan yang dijalankan tujuan dari penerapan arsitektur enterprise adalah menciptakan keselarasan antara bisnis dan teknologi informasi bagi kebutuhan instansi penerapan arsitektur enterprise tidak terlepas dari bagaimana sebuah instansi merencanakan dan merancang arsitektur enterprise tersebut togaf adm merupakan metodologi yang lengkap banyak instansi yang tidak memahami secara jelas tentang tahapan – tahapan dari metodologi tersebut diterjemahkan ke dalam aktivitas perancangan arsitektur enterprise tahapan dalam perancangan arsitektur enterprise sangatlah penting dan akan berlanjut pada tahapan berikutnya yaitu rencana implementasi togaf adm memiliki empat komponen utama arsitektur bisnis arsitektur data arsitektur teknologi dan arsitektur aplikasi pada intinya togaf digunakan untuk membuat arsitektur enterprise dari semua aspek tersebut yang menghasilkan model dan kerangka dasar dalam mengembangkan sistem informasi yang terintegrasi untuk mendukung kebutuhan dinas perindustrian perdagangan sesuai dengan peraturan bupati bangkalan nomor tahun tentang uraian tugas jabatan struktural pada dinas perindustrian dan perdagangan
Abstrak (Stopwords Removed): penyusunan sistem informasi dinas perindustrian perdagangan disperindag kabupaten bangkalan dibuat meningkatkan kualitas pelayanan membantu proses kinerja dinas tersebut salah satu faktor pendorong pemanfaatan sistem informasi lebih baik semakin meningkatnya kebutuhan fungsi pelayanan dijalankan tujuan penerapan arsitektur enterprise menciptakan keselarasan antara bisnis teknologi informasi bagi kebutuhan instansi penerapan arsitektur enterprise terlepas bagaimana instansi merencanakan merancang arsitektur enterprise tersebut togaf adm metodologi lengkap banyak instansi memahami secara jelas tentang tahapan – tahapan metodologi tersebut diterjemahkan aktivitas perancangan arsitektur enterprise tahapan perancangan arsitektur enterprise sangatlah penting berlanjut tahapan berikutnya rencana implementasi togaf adm memiliki empat komponen utama arsitektur bisnis arsitektur data arsitektur teknologi arsitektur aplikasi intinya togaf digunakan membuat arsitektur enterprise semua aspek tersebut menghasilkan model kerangka dasar mengembangkan sistem informasi terintegrasi mendukung kebutuhan dinas perindustrian perdagangan sesuai peraturan bupati bangkalan nomor tahun tentang uraian tugas jabatan struktural dinas perindustrian perdagangan
Abstrak (Stemmed): susun sistem informasi dinas industri dagang disperindag kabupaten bangkal buat tingkat kualitas layan bantu proses kerja dinas sebut salah satu faktor dorong manfaat sistem informasi lebih baik makin tingkat butuh fungsi layan jalan tuju terap arsitektur enterprise cipta selaras antara bisnis teknologi informasi bagi butuh instansi terap arsitektur enterprise lepas bagaimana instansi rencana rancang arsitektur enterprise sebut togaf adm metodologi lengkap banyak instansi paham cara jelas tentang tahap tahap metodologi sebut terjemah aktivitas ancang arsitektur enterprise tahap ancang arsitektur enterprise sangat penting lanjut tahap ikut rencana implementasi togaf adm milik empat komponen utama arsitektur bisnis arsitektur data arsitektur teknologi arsitektur aplikasi inti togaf guna buat arsitektur enterprise semua aspek sebut hasil model kerangka dasar kembang sistem informasi integrasi dukung butuh dinas industri dagang sesuai atur bupati bangkal nomor tahun tentang urai tugas jabat struktural dinas industri dagang
Abstrak (Corrected): susan sister informant dings industry dagan disperindag kabupaten bangka but dingbat kualitas layman bantu proves era dings debut salad sat factor doing manat sister informant leash back making dingbat butch fungi layman alan juju trap arsitektur enterprise city sears angara basis teknologi informant bag butch instant trap arsitektur enterprise leaps bagaimana instant recant dancing arsitektur enterprise debut toga adm methodology lengkap banyan instant palm cara jells tenting that that methodology debut terefah aktivitas dancing arsitektur enterprise that dancing arsitektur enterprise sang panting layout that it recant implements toga adm milk expat component mama arsitektur basis arsitektur data arsitektur teknologi arsitektur aplikasi inti toga gun but arsitektur enterprise sea aspen debut hail model kerangka dakar embank sister informant integral during butch dings industry dagan sexual amur bugatti bangka door thun tenting ural tugs jabot structural dings industry dagan
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'arsitektur': 10, 'enterprise': 6, 'informasi': 4, 'dinas': 4, 'sebut': 4, 'tahap': 4, 'sistem': 3, 'industri': 3, 'dagang': 3, 'butuh': 3, 'instansi': 3, 'togaf': 3, 'bangkal': 2, 'buat': 2, 'tingkat': 2, 'layan': 2, 'terap': 2, 'bisnis': 2, 'teknologi': 2, 'rencana': 2, 'adm': 2, 'metodologi': 2, 'tentang': 2, 'ancang': 2, 'susun': 1, 'disperindag': 1, 'kabupaten': 1, 'kualitas': 1, 'bantu': 1, 'proses': 1, 'kerja': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'faktor': 1, 'dorong': 1, 'manfaat': 1, 'lebih': 1, 'baik': 1, 'makin': 1, 'fungsi': 1, 'jalan': 1, 'tuju': 1, 'cipta': 1, 'selaras': 1, 'antara': 1, 'bagi': 1, 'lepas': 1, 'bagaimana': 1, 'rancang': 1, 'lengkap': 1, 'banyak': 1, 'paham': 1, 'cara': 1, 'jelas': 1, 'terjemah': 1, 'aktivitas': 1, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'lanjut': 1, 'ikut': 1, 'implementasi': 1, 'milik': 1, 'empat': 1, 'komponen': 1, 'utama': 1, 'data': 1, 'aplikasi': 1, 'inti': 1, 'guna': 1, 'semua': 1, 'aspek': 1, 'hasil': 1, 'model': 1, 'kerangka': 1, 'dasar': 1, 'kembang': 1, 'integrasi': 1, 'dukung': 1, 'sesuai': 1, 'atur': 1, 'bupati': 1, 'nomor': 1, 'tahun': 1, 'urai': 1, 'tugas': 1, 'jabat': 1, 'struktural': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'of': 15, 'architecture': 10, 'is': 7, 'and': 6, 'enterprise': 6, 'information': 4, 'to': 4, 'in': 4, 'systems': 3, 'dinas': 3, 'industri': 3, 'dagang': 3, 'needs': 3, 'application': 3, 'design': 3, 'togaf': 3, 'stage': 3, 'at': 3, 'bangkal': 2, 'service': 2, 'business': 2, 'technology': 2, 'agencies': 2, 'an': 2, 'plan': 2, 'adm': 2, 'methodology': 2, 'preparation': 1, 'disperindag': 1, 'made': 1, 'improve': 1, 'quality': 1, 'assist': 1, 'performance': 1, 'agency': 1, 'one': 1, 'factor': 1, 'driving': 1, 'use': 1, 'better': 1, 'increasing': 1, 'function': 1, 'executed': 1, 'purpose': 1, 'create': 1, 'harmony': 1, 'between': 1, 'for': 1, 'inseparable': 1, 'from': 1, 'how': 1, 'agencys': 1, 'a': 1, 'comprehensive': 1, 'many': 1, 'that': 1, 'do': 1, 'not': 1, 'understand': 1, 'clearly': 1, 'about': 1, 'are': 1, 'translated': 1, 'into': 1, 'activities': 1, 'stages': 1, 'very': 1, 'important': 1, 'will': 1, 'continue': 1, 'next': 1, 'implementation': 1, 'has': 1, 'four': 1, 'main': 1, 'components': 1, 'data': 1, 'core': 1, 'used': 1, 'make': 1, 'all': 1, 'aspects': 1, 'resulting': 1, 'model': 1, 'basic': 1, 'framework': 1, 'developing': 1, 'integrated': 1, 'support': 1, 'office': 1, 'accordance': 1, 'with': 1, 'decree': 1, 'no': 1, 'on': 1, 'structural': 1, 'position': 1, 'description': 1, 'duties': 1})
-------------------------------------------
--- Data #723 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Robiatul Adawiyah, S.Kom
Judul: APLIKASI METODE FUZZY ANALYTIC NETWORK PROCESS (FANP) UNTUK MENDUKUNG KEPUTUSAN PROSES PROMOSI JABATAN DI PT. SURYA MADISTRINDO PAMEKASAN
Pembimbing 1: Diana Rahmawati, S.T, M.T
Pembimbing 2: Budi Dwi Satoto, S.T, M.Kom
Abstrak (Raw): Perusahaan pemerintah maupun swasta mempunyai tujuan yang harus dicapai. Pencapaian tujuan perusahaan dapat dilakukan dengan pemanfaatan sumber daya yang dimiliki secara optimal, salah satu sumber daya tersebut adalah sumber daya manusia yang dimiliki oleh perusahaan. Sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan PT. Surya Madistrindo Pamekasan dalam melakukan proses promosi jabatan, maka diperlukan kriteria-kriteria seperti aspek kapasitas intelektual, aspek sikap kerja, dan aspek perilaku yang masing-masing mempunyai sub kriteria tersendiri. Metode yang digunakan adalah metode Fuzzy Analytic Network Process (FANP). Metode FANP sendiri digunakan untuk mencari bobot prioritas kepentingan dari seluruh kriteria dan sub kriteria yang telah ditetapkan dan sebagai proses perangkingan atas bobot kriteria masing-masing data karyawan. Pembobotan diperoleh dari hasil kuesioner yang dilakukan oleh pimpinan perusahaan. Proses perangkingan dilakukan dengan cara mengalikan nilai bobot dari kriteria ke tiap-tiap sub kriteria sehingga mampu menyeleksi karyawan yang berhak menduduki jabatan yang tersedia berdasarkan kriteria-kriteria yang ditentukan. Dari hasil uji coba dalam menyelesaikan studi kasus proses promosi jabatan karyawan menghasilkan nilai akurasi sebesar 80%.
Kata kunci : Sistem Pendukung Keputusan, Promosi Jabatan, Fuzzy Analytic Network Process (FANP)
Abstrak (Clean): perusahaan pemerintah maupun swasta mempunyai tujuan yang harus dicapai pencapaian tujuan perusahaan dapat dilakukan dengan pemanfaatan sumber daya yang dimiliki secara optimal salah satu sumber daya tersebut adalah sumber daya manusia yang dimiliki oleh perusahaan sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan pt surya madistrindo pamekasan dalam melakukan proses promosi jabatan maka diperlukan kriteriakriteria seperti aspek kapasitas intelektual aspek sikap kerja dan aspek perilaku yang masingmasing mempunyai sub kriteria tersendiri metode yang digunakan adalah metode fuzzy analytic network process fanp metode fanp sendiri digunakan untuk mencari bobot prioritas kepentingan dari seluruh kriteria dan sub kriteria yang telah ditetapkan dan sebagai proses perangkingan atas bobot kriteria masingmasing data karyawan pembobotan diperoleh dari hasil kuesioner yang dilakukan oleh pimpinan perusahaan proses perangkingan dilakukan dengan cara mengalikan nilai bobot dari kriteria ke tiaptiap sub kriteria sehingga mampu menyeleksi karyawan yang berhak menduduki jabatan yang tersedia berdasarkan kriteriakriteria yang ditentukan dari hasil uji coba dalam menyelesaikan studi kasus proses promosi jabatan karyawan menghasilkan nilai akurasi sebesar kata kunci sistem pendukung keputusan promosi jabatan fuzzy analytic network process fanp
Abstrak (Stopwords Removed): perusahaan pemerintah maupun swasta mempunyai tujuan harus dicapai pencapaian tujuan perusahaan dapat dilakukan pemanfaatan sumber daya dimiliki secara optimal salah satu sumber daya tersebut sumber daya manusia dimiliki perusahaan sesuai peraturan ditetapkan pt surya madistrindo pamekasan melakukan proses promosi jabatan diperlukan kriteriakriteria aspek kapasitas intelektual aspek sikap kerja aspek perilaku masingmasing mempunyai sub kriteria tersendiri metode digunakan metode fuzzy analytic network process fanp metode fanp sendiri digunakan mencari bobot prioritas kepentingan seluruh kriteria sub kriteria ditetapkan proses perangkingan atas bobot kriteria masingmasing data karyawan pembobotan diperoleh hasil kuesioner dilakukan pimpinan perusahaan proses perangkingan dilakukan cara mengalikan nilai bobot kriteria tiaptiap sub kriteria mampu menyeleksi karyawan berhak menduduki jabatan tersedia berdasarkan kriteriakriteria ditentukan hasil uji coba menyelesaikan studi kasus proses promosi jabatan karyawan menghasilkan nilai akurasi sebesar kata kunci sistem pendukung keputusan promosi jabatan fuzzy analytic network process fanp
Abstrak (Stemmed): usaha perintah maupun swasta punya tuju harus capai capai tuju usaha dapat laku manfaat sumber daya milik cara optimal salah satu sumber daya sebut sumber daya manusia milik usaha sesuai atur tetap pt surya madistrindo pamekasan laku proses promosi jabat perlu kriteriakriteria aspek kapasitas intelektual aspek sikap kerja aspek perilaku masingmasing punya sub kriteria sendiri metode guna metode fuzzy analytic network process fanp metode fanp sendiri guna cari bobot prioritas penting seluruh kriteria sub kriteria tetap proses rangking atas bobot kriteria masingmasing data karyawan bobot oleh hasil kuesioner laku pimpin usaha proses rangking laku cara ali nilai bobot kriteria tiaptiap sub kriteria mampu seleksi karyawan hak duduk jabat sedia dasar kriteriakriteria tentu hasil uji coba selesai studi kasus proses promosi jabat karyawan hasil nilai akurasi besar kata kunci sistem dukung putus promosi jabat fuzzy analytic network process fanp
Abstrak (Corrected): sara perineal maun shasta puny juju harms capri capri juju sara apart lake manat number day milk cara optimal salad sat number day debut number day amnesia milk sara sexual amur team pt surya madistrindo pamekasan lake proves promos jabot peru kriteriakriteria aspen kapasitas intellectual aspen sika era aspen perilaku masingmasing puny sub criteria sending metope gun metope fuzzy analytic network process fan metope fan sending gun care robot priority panting seluruh criteria sub criteria team proves ranking alas robot criteria masingmasing data karajan robot olen hail questioner lake pimping sara proves ranking lake cara ali nilgai robot criteria tiaptiap sub criteria camp seeks karajan had dude jabot media dakar kriteriakriteria tent hail uni coma seesaw study ass proves promos jabot karajan hail nilgai auras bear data bunch sister during puts promos jabot fuzzy analytic network process fan
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kriteria': 6, 'usaha': 4, 'laku': 4, 'proses': 4, 'jabat': 4, 'bobot': 4, 'sumber': 3, 'daya': 3, 'promosi': 3, 'aspek': 3, 'sub': 3, 'metode': 3, 'fanp': 3, 'karyawan': 3, 'hasil': 3, 'punya': 2, 'tuju': 2, 'capai': 2, 'milik': 2, 'cara': 2, 'tetap': 2, 'kriteriakriteria': 2, 'masingmasing': 2, 'sendiri': 2, 'guna': 2, 'fuzzy': 2, 'analytic': 2, 'network': 2, 'process': 2, 'rangking': 2, 'nilai': 2, 'perintah': 1, 'maupun': 1, 'swasta': 1, 'harus': 1, 'dapat': 1, 'manfaat': 1, 'optimal': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'sebut': 1, 'manusia': 1, 'sesuai': 1, 'atur': 1, 'pt': 1, 'surya': 1, 'madistrindo': 1, 'pamekasan': 1, 'perlu': 1, 'kapasitas': 1, 'intelektual': 1, 'sikap': 1, 'kerja': 1, 'perilaku': 1, 'cari': 1, 'prioritas': 1, 'penting': 1, 'seluruh': 1, 'atas': 1, 'data': 1, 'oleh': 1, 'kuesioner': 1, 'pimpin': 1, 'ali': 1, 'tiaptiap': 1, 'mampu': 1, 'seleksi': 1, 'hak': 1, 'duduk': 1, 'sedia': 1, 'dasar': 1, 'tentu': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'selesai': 1, 'studi': 1, 'kasus': 1, 'akurasi': 1, 'besar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'sistem': 1, 'dukung': 1, 'putus': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 13, 'process': 7, 'criteria': 7, 'and': 4, 'in': 4, 'is': 4, 'by': 4, 'a': 3, 'resources': 3, 'promotion': 3, 'aspects': 3, 'each': 3, 'method': 3, 'have': 2, 'to': 2, 'be': 2, 'done': 2, 'with': 2, 'available': 2, 'company': 2, 'that': 2, 'used': 2, 'fuzzy': 2, 'analytic': 2, 'network': 2, 'fanp': 2, 'sub': 2, 'for': 2, 'weighting': 2, 'grading': 2, 'employee': 2, 'from': 2, 'value': 2, 'government': 1, 'private': 1, 'companies': 1, 'goal': 1, 'achieved': 1, 'achievement': 1, 'corporate': 1, 'goals': 1, 'can': 1, 'use': 1, 'an': 1, 'optimal': 1, 'one': 1, 'these': 1, 'human': 1, 'owned': 1, 'accordance': 1, 'rules': 1, 'set': 1, 'pt': 1, 'surya': 1, 'madistrindo': 1, 'pamekasan': 1, 'then': 1, 'required': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'intellectual': 1, 'capacity': 1, 'work': 1, 'attitudes': 1, 'behavioral': 1, 'has': 1, 'its': 1, 'own': 1, 'subcriteria': 1, 'itself': 1, 'find': 1, 'weight': 1, 'priority': 1, 'interests': 1, 'all': 1, 'been': 1, 'established': 1, 'obtained': 1, 'questionnaire': 1, 'conducted': 1, 'leader': 1, 'multiplying': 1, 'weights': 1, 'candidates': 1, 'who': 1, 'are': 1, 'eligible': 1, 'employees': 1, 'positions': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'determined': 1, 'test': 1, 'results': 1, 'complete': 1, 'case': 1, 'study': 1, 'generates': 1, 'accuracy': 1, 'keywords': 1, 'decision': 1, 'support': 1, 'systems': 1})
-------------------------------------------
--- Data #724 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Desy Mariana S. Kom
Judul: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN REKOMENDASI MENU DIET BAGI PASIEN RAWAT INAP MENGGUNAKAN METODE HARRIS BENEDICT DAN EUCLIDEAN (Studi Kasus : RSUD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep)
Pembimbing 1: Haryanto ST, MT
Pembimbing 2: Firli Irhamni ST, M. Kom
Abstrak (Raw): Pelayanan makanan bagi pasien rawat inap di Rumah Sakit mempunyai tujuan untuk memberikan menu diet yang sesuai dengan syarat gizi minimal dan sesuai dengan penyakit yang diderita pasien.
Sampai saat ini menu yang disediakan pihak rumah sakit kurang memperhatikan kebutuhan kalori pasiennya per individu. Sehingga mengakibatkan penyediaan makanan kepada pasien tidak sesuai dengan kebutuhan kalori perhari dari pasien. Oleh karena itu dibuatlah sistem pendukung keputusan untuk rekomendasi menu diet pasien sebagai alat bantu dalam penyediaan menu makanan bagi pasien
Metode yang digunakan yaitu metode Harris Benedict untuk perhitungan total kalori pasien dan metode Euclidean untuk perankingannya, maka diharapkan aplikasi sistem pendukung keputusan yang dibuat ini mampu untuk merekomendasikan menu diet kepada pasien beserta penjelasan mengenai kebutuhan kalori perhari untuk asupan makanan perhari dan makanan yang harus dibatasi.
Kata kunci : Sistem Pendukung Keputusan, Harris Benedict dan Euclidean
Abstrak (Clean): pelayanan makanan bagi pasien rawat inap di rumah sakit mempunyai tujuan untuk memberikan menu diet yang sesuai dengan syarat gizi minimal dan sesuai dengan penyakit yang diderita pasien sampai saat ini menu yang disediakan pihak rumah sakit kurang memperhatikan kebutuhan kalori pasiennya per individu sehingga mengakibatkan penyediaan makanan kepada pasien tidak sesuai dengan kebutuhan kalori perhari dari pasien oleh karena itu dibuatlah sistem pendukung keputusan untuk rekomendasi menu diet pasien sebagai alat bantu dalam penyediaan menu makanan bagi pasien metode yang digunakan yaitu metode harris benedict untuk perhitungan total kalori pasien dan metode euclidean untuk perankingannya maka diharapkan aplikasi sistem pendukung keputusan yang dibuat ini mampu untuk merekomendasikan menu diet kepada pasien beserta penjelasan mengenai kebutuhan kalori perhari untuk asupan makanan perhari dan makanan yang harus dibatasi kata kunci sistem pendukung keputusan harris benedict dan euclidean
Abstrak (Stopwords Removed): pelayanan makanan bagi pasien rawat inap rumah sakit mempunyai tujuan memberikan menu diet sesuai syarat gizi minimal sesuai penyakit diderita pasien menu disediakan pihak rumah sakit kurang memperhatikan kebutuhan kalori pasiennya per individu mengakibatkan penyediaan makanan kepada pasien sesuai kebutuhan kalori perhari pasien dibuatlah sistem pendukung keputusan rekomendasi menu diet pasien alat bantu penyediaan menu makanan bagi pasien metode digunakan metode harris benedict perhitungan total kalori pasien metode euclidean perankingannya diharapkan aplikasi sistem pendukung keputusan dibuat mampu merekomendasikan menu diet kepada pasien beserta penjelasan mengenai kebutuhan kalori perhari asupan makanan perhari makanan harus dibatasi kata kunci sistem pendukung keputusan harris benedict euclidean
Abstrak (Stemmed): layan makan bagi pasien rawat inap rumah sakit punya tuju beri menu diet sesuai syarat gizi minimal sesuai sakit derita pasien menu sedia pihak rumah sakit kurang perhati butuh kalori pasien per individu akibat sedia makan kepada pasien sesuai butuh kalori hari pasien buat sistem dukung putus rekomendasi menu diet pasien alat bantu sedia menu makan bagi pasien metode guna metode harris benedict hitung total kalori pasien metode euclidean perankingannya harap aplikasi sistem dukung putus buat mampu rekomendasi menu diet kepada pasien serta jelas kena butuh kalori hari asupan makan hari makan harus batas kata kunci sistem dukung putus harris benedict euclidean
Abstrak (Corrected): layman mayan bag pain rabat snap rumal skit puny juju bert menu diet sexual start giza minimal sexual skit merit pain menu media pick rumal skit during perhaps butch valor pain per individual akbar media mayan keypad pain sexual butch valor hard pain but sister during puts rekomendasi menu diet pain flat bantu media menu mayan bag pain metope gun metope harris benedict hiding total valor pain metope euclidean perankingannya harp aplikasi sister during puts but camp rekomendasi menu diet keypad pain sorta jells ken butch valor hard asian mayan hard mayan harms bats data bunch sister during puts harris benedict euclidean
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pasien': 9, 'makan': 5, 'menu': 5, 'kalori': 4, 'sakit': 3, 'diet': 3, 'sesuai': 3, 'sedia': 3, 'butuh': 3, 'hari': 3, 'sistem': 3, 'dukung': 3, 'putus': 3, 'metode': 3, 'bagi': 2, 'rumah': 2, 'kepada': 2, 'buat': 2, 'rekomendasi': 2, 'harris': 2, 'benedict': 2, 'euclidean': 2, 'layan': 1, 'rawat': 1, 'inap': 1, 'punya': 1, 'tuju': 1, 'beri': 1, 'syarat': 1, 'gizi': 1, 'minimal': 1, 'derita': 1, 'pihak': 1, 'kurang': 1, 'perhati': 1, 'per': 1, 'individu': 1, 'akibat': 1, 'alat': 1, 'bantu': 1, 'guna': 1, 'hitung': 1, 'total': 1, 'perankingannya': 1, 'harap': 1, 'aplikasi': 1, 'mampu': 1, 'serta': 1, 'jelas': 1, 'kena': 1, 'asupan': 1, 'harus': 1, 'batas': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'for': 5, 'patients': 5, 'to': 5, 'of': 5, 'with': 4, 'and': 4, 'in': 4, 'food': 3, 'diet': 3, 'support': 3, 'method': 3, 'hospital': 2, 'an': 2, 'accordance': 2, 'needs': 2, 'per': 2, 'provision': 2, 'daily': 2, 'calories': 2, 'made': 2, 'a': 2, 'decision': 2, 'system': 2, 'is': 2, 'harris': 2, 'benedict': 2, 'patient': 2, 'euclidean': 2, 'it': 2, 'that': 2, 'service': 1, 'hospitalized': 1, 'at': 1, 'has': 1, 'objective': 1, 'provide': 1, 'appropriate': 1, 'minimal': 1, 'nutritional': 1, 'requirements': 1, 'illness': 1, 'until': 1, 'recently': 1, 'menu': 1, 'provided': 1, 'by': 1, 'less': 1, 'attention': 1, 'caloric': 1, 'individualpatient': 1, 'thus': 1, 'resulting': 1, 'not': 1, 'therefore': 1, 'forpatients': 1, 'recommendations': 1, 'as': 1, 'tool': 1, 'meals': 1, 'used': 1, 'calculation': 1, 'total': 1, 'perankingannya': 1, 'expected': 1, 'application': 1, 'ofdecision': 1, 'able': 1, 'recommend': 1, 'along': 1, 'explanation': 1, 'need': 1, 'calorie': 1, 'intake': 1, 'day': 1, 'should': 1, 'be': 1, 'limited': 1, 'keywords': 1, 'systems': 1})
-------------------------------------------
--- Data #725 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Lia Fransiska
Judul: RANCANG BANGUN APLIKASI PEMILIHAN TEKNIK REKAYASA KEBUTUHAN MENGGUNAKAN METODE SELF ORGANIZING MAP BERBASIS EUCLIDEAN DISTANCE DAN CANBERRA DISTANCE MATRIX
Pembimbing 1: Firli Irhamni S.T, M.Kom
Pembimbing 2: Budi Dwi Satoto S.T, M.Kom
Abstrak (Raw): Penyusunan Sistem Pendukung Keputusan pemilihan teknik rekayasa kebutuhan dibuat untuk membantu pengembang perangkat lunak dalam membangun sebuah proyek perangkat lunak. Pemilihan teknik rekayasa kebutuhan umumnya berdasarkan pada pilihan system dan analis yang bersangkutan daripada berdasarkan karakteristik teknik rekayasa kebutuhan yang sesuai pada proyek perangkat lunak tersebut. Untuk dapat menghasilkan perangkat lunak yang baik maka proses evaluasi dan pemilihan teknik rekayasa kebutuhan merupakan salah satu tahap yang sangat penting dalam sebuah proyek pengembangan perangkat lunak.
Didalam SPK ini dilakukan proses pemilihan antara teknik rekayasa kebutuhan dan kriteria atribut project yang diinginkan oleh pengembang perangkat lunak. Selanjutnya dilakukan proses clustering menggunakan metode Self Organizing Map (SOM). Parameter yang digunakan dalam adalah distance matrix karena paling tepat digunakan untuk menangani data multi dimensional. Euclidean dan Canberra adalah jenis distance matrix yang lazim digunakan karena tingkat akurasinya yang baik untuk menangani kasus data riil.
Hasil akhir yang diperoleh yaitu membandingkan hasil clustering menggunakan metode SOM berbasis Euclidean Distance dan Canberra Distance matrix. Sehingga menghasilkan teknik rekayasa kebutuhan yang efisien, obyektif dan sesuai dengan karakteristik proyek perangkat lunak.
Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan, Teknik Rekayasa Kebutuhan, Clustering, Self Organizing Map, Canberra Distance matrix
Abstrak (Clean): penyusunan sistem pendukung keputusan pemilihan teknik rekayasa kebutuhan dibuat untuk membantu pengembang perangkat lunak dalam membangun sebuah proyek perangkat lunak pemilihan teknik rekayasa kebutuhan umumnya berdasarkan pada pilihan system dan analis yang bersangkutan daripada berdasarkan karakteristik teknik rekayasa kebutuhan yang sesuai pada proyek perangkat lunak tersebut untuk dapat menghasilkan perangkat lunak yang baik maka proses evaluasi dan pemilihan teknik rekayasa kebutuhan merupakan salah satu tahap yang sangat penting dalam sebuah proyek pengembangan perangkat lunak didalam spk ini dilakukan proses pemilihan antara teknik rekayasa kebutuhan dan kriteria atribut project yang diinginkan oleh pengembang perangkat lunak selanjutnya dilakukan proses clustering menggunakan metode self organizing map som parameter yang digunakan dalam adalah distance matrix karena paling tepat digunakan untuk menangani data multi dimensional euclidean dan canberra adalah jenis distance matrix yang lazim digunakan karena tingkat akurasinya yang baik untuk menangani kasus data riil hasil akhir yang diperoleh yaitu membandingkan hasil clustering menggunakan metode som berbasis euclidean distance dan canberra distance matrix sehingga menghasilkan teknik rekayasa kebutuhan yang efisien obyektif dan sesuai dengan karakteristik proyek perangkat lunak kata kunci sistem pendukung keputusan teknik rekayasa kebutuhan clustering self organizing map canberra distance matrix
Abstrak (Stopwords Removed): penyusunan sistem pendukung keputusan pemilihan teknik rekayasa kebutuhan dibuat membantu pengembang perangkat lunak membangun proyek perangkat lunak pemilihan teknik rekayasa kebutuhan umumnya berdasarkan pilihan system analis bersangkutan daripada berdasarkan karakteristik teknik rekayasa kebutuhan sesuai proyek perangkat lunak tersebut dapat menghasilkan perangkat lunak baik proses evaluasi pemilihan teknik rekayasa kebutuhan salah satu tahap sangat penting proyek pengembangan perangkat lunak didalam spk dilakukan proses pemilihan antara teknik rekayasa kebutuhan kriteria atribut project diinginkan pengembang perangkat lunak selanjutnya dilakukan proses clustering menggunakan metode self organizing map som parameter digunakan distance matrix paling tepat digunakan menangani data multi dimensional euclidean canberra jenis distance matrix lazim digunakan tingkat akurasinya baik menangani kasus data riil hasil akhir diperoleh membandingkan hasil clustering menggunakan metode som berbasis euclidean distance canberra distance matrix menghasilkan teknik rekayasa kebutuhan efisien obyektif sesuai karakteristik proyek perangkat lunak kata kunci sistem pendukung keputusan teknik rekayasa kebutuhan clustering self organizing map canberra distance matrix
Abstrak (Stemmed): susun sistem dukung putus pilih teknik rekayasa butuh buat bantu kembang perangkat lunak bangun proyek perangkat lunak pilih teknik rekayasa butuh umum dasar pilih system analis sangkut daripada dasar karakteristik teknik rekayasa butuh sesuai proyek perangkat lunak sebut dapat hasil perangkat lunak baik proses evaluasi pilih teknik rekayasa butuh salah satu tahap sangat penting proyek kembang perangkat lunak dalam spk laku proses pilih antara teknik rekayasa butuh kriteria atribut project ingin kembang perangkat lunak lanjut laku proses clustering guna metode self organizing map som parameter guna distance matrix paling tepat guna tangan data multi dimensional euclidean canberra jenis distance matrix lazim guna tingkat akurasi baik tangan kasus data riil hasil akhir oleh banding hasil clustering guna metode som bas euclidean distance canberra distance matrix hasil teknik rekayasa butuh efisien obyektif sesuai karakteristik proyek perangkat lunak kata kunci sistem dukung putus teknik rekayasa butuh clustering self organizing map canberra distance matrix
Abstrak (Corrected): susan sister during puts pilch tennis rekayasa butch but bantu embank perangkat lunar bangui prove perangkat lunar pilch tennis rekayasa butch mum dakar pilch system analysis hangout daripada dakar karakteristik tennis rekayasa butch sexual prove perangkat lunar debut apart hail perangkat lunar back proves evaluate pilch tennis rekayasa butch salad sat that sang panting prove embank perangkat lunar dream spy lake proves pilch angara tennis rekayasa butch criteria tribute project begin embank perangkat lunar layout lake proves clustering gun metope self organizing map som parameter gun distance matrix paling teat gun tanga data mufti dimensional euclidean canberra penis distance matrix laid gun dingbat auras back tanga ass data rail hail air olen banding hail clustering gun metope som was euclidean distance canberra distance matrix hail tennis rekayasa butch elision obyektif sexual karakteristik prove perangkat lunar data bunch sister during puts tennis rekayasa butch clustering self organizing map canberra distance matrix
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'teknik': 7, 'rekayasa': 7, 'butuh': 7, 'perangkat': 7, 'lunak': 7, 'pilih': 5, 'guna': 5, 'distance': 5, 'proyek': 4, 'hasil': 4, 'matrix': 4, 'kembang': 3, 'proses': 3, 'clustering': 3, 'canberra': 3, 'sistem': 2, 'dukung': 2, 'putus': 2, 'dasar': 2, 'karakteristik': 2, 'sesuai': 2, 'baik': 2, 'laku': 2, 'metode': 2, 'self': 2, 'organizing': 2, 'map': 2, 'som': 2, 'tangan': 2, 'data': 2, 'euclidean': 2, 'susun': 1, 'buat': 1, 'bantu': 1, 'bangun': 1, 'umum': 1, 'system': 1, 'analis': 1, 'sangkut': 1, 'daripada': 1, 'sebut': 1, 'dapat': 1, 'evaluasi': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'tahap': 1, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'dalam': 1, 'spk': 1, 'antara': 1, 'kriteria': 1, 'atribut': 1, 'project': 1, 'ingin': 1, 'lanjut': 1, 'parameter': 1, 'paling': 1, 'tepat': 1, 'multi': 1, 'dimensional': 1, 'jenis': 1, 'lazim': 1, 'tingkat': 1, 'akurasi': 1, 'kasus': 1, 'riil': 1, 'akhir': 1, 'oleh': 1, 'banding': 1, 'bas': 1, 'efisien': 1, 'obyektif': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 6, 'engineering': 6, 'to': 6, 'software': 6, 'is': 6, 'distance': 6, 'selection': 5, 'requirements': 5, 'techniques': 4, 'in': 4, 'project': 4, 'and': 4, 'clustering': 4, 'on': 3, 'process': 3, 'using': 3, 'matrix': 3, 'decision': 2, 'support': 2, 'system': 2, 'developers': 2, 'a': 2, 'based': 2, 'than': 2, 'most': 2, 'performed': 2, 'self': 2, 'organizing': 2, 'map': 2, 'som': 2, 'used': 2, 'results': 2, 'obtained': 2, 'sombased': 2, 'euclidean': 2, 'canberra': 2, 'preparation': 1, 'designed': 1, 'help': 1, 'building': 1, 'are': 1, 'generally': 1, 'analyst': 1, 'concerned': 1, 'rather': 1, 'characteristics': 1, 'corresponding': 1, 'be': 1, 'able': 1, 'produce': 1, 'good': 1, 'evaluation': 1, 'one': 1, 'important': 1, 'stages': 1, 'development': 1, 'dss': 1, 'was': 1, 'between': 1, 'criteria': 1, 'for': 1, 'attributes': 1, 'desired': 1, 'by': 1, 'then': 1, 'parameters': 1, 'appropriate': 1, 'because': 1, 'data': 1, 'handle': 1, 'multidimensional': 1, 'final': 1, 'result': 1, 'compare': 1, 'do': 1, 'some': 1, 'testing': 1, 'so': 1, 'that': 1, 'more': 1, 'accurate': 1, 'with': 1, 'canberrabased': 1, 'keyword': 1, 'systems': 1, 'technique': 1, 'requirement': 1})
-------------------------------------------
--- Data #726 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Erwina Safitri
Judul: DETEKSI COREPOINT SIDIK JARI MENGGUNAKAN METODE GEOMETRY OF REGION TECHNIQUE (GR)
Pembimbing 1: Dr. Indah Agustien, S.Kom., M.Kom
Pembimbing 2: Fitri Damayanti, S.Kom., M.Kom
Abstrak (Raw): Sidik jari adalah salah satu karakteristik fisik manusia yang saat ini banyak digunakan untuk identifikasi manusia, karena sidik jari mempunyai karakteristik yang tidak dapat berubah kecuali jika luka atau rusak akibat kecelakaan. Sidik jari sangat diperlukan untuk berbagai kasus tindak kriminal, seperti pencurian, kecurangan administrasi. Sehingga adanya proses pendeteksian sidik jari dapat memudahkan pihak-pihak yang berwajib untuk menangani beberapa kasus tersebut. Proses pendeteksian ini di lakukan dalam program komputer dengan melakukan beberapa tahap perhitungan. Penentuan titik tengah atau yang biasa di kenal dengan Corepoint adalah sebuah proses awal yang sangat berperan penting dalam proses identifikasi manusia. Terdapat dua cara untuk menentukan Corepoint atau titik tengah sidik jari yaitu secara manual dan otomatis. Secara manual dapat di lakukan dengan kasat mata. sedangkan secara otomatis dapat di tentukan dengan menggunakan suatu sistem. Pada Tugas Akhir ini untuk menentukan Corepoint sidik jari secara otomatis digunakan metode Geometry Of Region Technique (GR).Citra yang digunakan pada Tugas Akhir diperoleh dari “database FVC-2002 fingerprint-bitmaps”. Hasil uji coba sistem yang terbaik untuk deteksi Corepoint sidik jari menggunakan metode Geometry Of Region Technique (GR) dengan M0=50 dan V0=50 pada proses normalisasi dan menggunakan ukuran blok 3 x 3 pixel. Hasil akurasi sistem yang didapatkan sebesar 70%.
Kata Kunci : Sidik jari, Corepoint, Geometry Of Region Technique (GR), Normalisasi
Abstrak (Clean): sidik jari adalah salah satu karakteristik fisik manusia yang saat ini banyak digunakan untuk identifikasi manusia karena sidik jari mempunyai karakteristik yang tidak dapat berubah kecuali jika luka atau rusak akibat kecelakaan sidik jari sangat diperlukan untuk berbagai kasus tindak kriminal seperti pencurian kecurangan administrasi sehingga adanya proses pendeteksian sidik jari dapat memudahkan pihakpihak yang berwajib untuk menangani beberapa kasus tersebut proses pendeteksian ini di lakukan dalam program komputer dengan melakukan beberapa tahap perhitungan penentuan titik tengah atau yang biasa di kenal dengan corepoint adalah sebuah proses awal yang sangat berperan penting dalam proses identifikasi manusia terdapat dua cara untuk menentukan corepoint atau titik tengah sidik jari yaitu secara manual dan otomatis secara manual dapat di lakukan dengan kasat mata sedangkan secara otomatis dapat di tentukan dengan menggunakan suatu sistem pada tugas akhir ini untuk menentukan corepoint sidik jari secara otomatis digunakan metode geometry of region technique grcitra yang digunakan pada tugas akhir diperoleh dari “database fvc fingerprintbitmaps” hasil uji coba sistem yang terbaik untuk deteksi corepoint sidik jari menggunakan metode geometry of region technique gr dengan m dan v pada proses normalisasi dan menggunakan ukuran blok x pixel hasil akurasi sistem yang didapatkan sebesar kata kunci sidik jari corepoint geometry of region technique gr normalisasi
Abstrak (Stopwords Removed): sidik jari salah satu karakteristik fisik manusia banyak digunakan identifikasi manusia sidik jari mempunyai karakteristik dapat berubah kecuali jika luka rusak akibat kecelakaan sidik jari sangat diperlukan berbagai kasus tindak kriminal pencurian kecurangan administrasi adanya proses pendeteksian sidik jari dapat memudahkan pihakpihak berwajib menangani beberapa kasus tersebut proses pendeteksian lakukan program komputer melakukan beberapa tahap perhitungan penentuan titik tengah biasa kenal corepoint proses awal sangat berperan penting proses identifikasi manusia terdapat dua cara menentukan corepoint titik tengah sidik jari secara manual otomatis secara manual dapat lakukan kasat mata sedangkan secara otomatis dapat tentukan menggunakan sistem tugas akhir menentukan corepoint sidik jari secara otomatis digunakan metode geometry of region technique grcitra digunakan tugas akhir diperoleh “database fvc fingerprintbitmaps” hasil uji coba sistem terbaik deteksi corepoint sidik jari menggunakan metode geometry of region technique gr m v proses normalisasi menggunakan ukuran blok x pixel hasil akurasi sistem didapatkan sebesar kata kunci sidik jari corepoint geometry of region technique gr normalisasi
Abstrak (Stemmed): sidik jari salah satu karakteristik fisik manusia banyak guna identifikasi manusia sidik jari punya karakteristik dapat ubah kecuali jika luka rusak akibat celaka sidik jari sangat perlu bagai kasus tindak kriminal curi curang administrasi ada proses deteksi sidik jari dapat mudah pihakpihak wajib tangan beberapa kasus sebut proses deteksi laku program komputer laku beberapa tahap hitung tentu titik tengah biasa kenal corepoint proses awal sangat peran penting proses identifikasi manusia dapat dua cara tentu corepoint titik tengah sidik jari cara manual otomatis cara manual dapat laku kasat mata sedang cara otomatis dapat tentu guna sistem tugas akhir tentu corepoint sidik jari cara otomatis guna metode geometry of region technique grcitra guna tugas akhir oleh database fvc fingerprintbitmaps hasil uji coba sistem baik deteksi corepoint sidik jari guna metode geometry of region technique gr m v proses normalisasi guna ukur blok x pixel hasil akurasi sistem dapat besar kata kunci sidik jari corepoint geometry of region technique gr normalisasi
Abstrak (Corrected): side jar salad sat karakteristik fisk amnesia banyan gun identifikasi amnesia side jar puny karakteristik apart bah kecuali pika luke rusk akbar clara side jar sang peru bahai ass tindal criminal cure curing administrate ada proves detest side jar apart judah pihakpihak wait tanga beberapa ass debut proves detest lake program computer lake beberapa that hiding tent titis length bias penal corepoint proves away sang pecan panting proves identifikasi amnesia apart due cara tent corepoint titis length side jar cara manual fotomat's cara manual apart lake karat data sedan cara fotomat's apart tent gun sister tugs air tent corepoint side jar cara fotomat's gun metope geometry of region technique grcitra gun tugs air olen database for fingerprintbitmaps hail uni coma sister back detest corepoint side jar gun metope geometry of region technique gr m v proves normalisasi gun ukr blok x pixel hail auras sister apart bear data bunch side jar corepoint geometry of region technique gr normalisasi
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sidik': 8, 'jari': 8, 'guna': 6, 'dapat': 6, 'proses': 5, 'corepoint': 5, 'cara': 5, 'tentu': 4, 'manusia': 3, 'deteksi': 3, 'laku': 3, 'otomatis': 3, 'sistem': 3, 'geometry': 3, 'of': 3, 'region': 3, 'technique': 3, 'karakteristik': 2, 'identifikasi': 2, 'sangat': 2, 'kasus': 2, 'beberapa': 2, 'titik': 2, 'tengah': 2, 'manual': 2, 'tugas': 2, 'akhir': 2, 'metode': 2, 'hasil': 2, 'gr': 2, 'normalisasi': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'fisik': 1, 'banyak': 1, 'punya': 1, 'ubah': 1, 'kecuali': 1, 'jika': 1, 'luka': 1, 'rusak': 1, 'akibat': 1, 'celaka': 1, 'perlu': 1, 'bagai': 1, 'tindak': 1, 'kriminal': 1, 'curi': 1, 'curang': 1, 'administrasi': 1, 'ada': 1, 'mudah': 1, 'pihakpihak': 1, 'wajib': 1, 'tangan': 1, 'sebut': 1, 'program': 1, 'komputer': 1, 'tahap': 1, 'hitung': 1, 'biasa': 1, 'kenal': 1, 'awal': 1, 'peran': 1, 'penting': 1, 'dua': 1, 'kasat': 1, 'mata': 1, 'sedang': 1, 'grcitra': 1, 'oleh': 1, 'database': 1, 'fvc': 1, 'fingerprintbitmaps': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'baik': 1, 'm': 1, 'v': 1, 'ukur': 1, 'blok': 1, 'x': 1, 'pixel': 1, 'akurasi': 1, 'besar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 14, 'is': 8, 'process': 5, 'fingerprint': 5, 'a': 4, 'to': 4, 'in': 4, 'corepoint': 4, 'and': 4, 'fingerprints': 3, 'are': 3, 'human': 3, 'used': 3, 'for': 3, 'be': 3, 'or': 3, 'can': 3, 'detection': 3, 'automatically': 3, 'using': 3, 'system': 3, 'geometry': 3, 'region': 3, 'technique': 3, 'that': 2, 'identification': 2, 'by': 2, 'cases': 2, 'such': 2, 'as': 2, 'done': 2, 'midpoint': 2, 'which': 2, 'determine': 2, 'manually': 2, 'final': 2, 'task': 2, 'method': 2, 'was': 2, 'gotten': 2, 'normalization': 2, 'one': 1, 'physical': 1, 'characteristics': 1, 'because': 1, 'it': 1, 'has': 1, 'characteristic': 1, 'cannot': 1, 'changed': 1, 'except': 1, 'when': 1, 'injured': 1, 'damaged': 1, 'accident': 1, 'required': 1, 'variety': 1, 'criminal': 1, 'theft': 1, 'fraud': 1, 'administration': 1, 'so': 1, 'facilitate': 1, 'handle': 1, 'computer': 1, 'program': 1, 'perform': 1, 'multiplestages': 1, 'computation': 1, 'determination': 1, 'commonly': 1, 'known': 1, 'first': 1, 'very': 1, 'important': 1, 'there': 1, 'two': 1, 'ways': 1, 'with': 1, 'naked': 1, 'eye': 1, 'set': 1, 'this': 1, 'grimagery': 1, 'from': 1, 'database': 1, 'fvcbitmaps': 1, 'best': 1, 'observation': 1, 'obtained': 1, 'core': 1, 'point': 1, 'm': 1, 'v': 1, 'at': 1, 'block': 1, 'dimension': 1, 'x': 1, 'pixel': 1, 'result': 1, 'accuration': 1, 'percent': 1, 'keywords': 1, 'gr': 1})
-------------------------------------------
--- Data #727 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Nur Anggraeni
Judul: SISTEM PENENTUAN STATUS GIZI PASIEN RAWAT INAP
MENGGUNAKAN METODE NAÏVE BAYES CLASSIFIER
(STUDI KASUS : RSUD DR. H. SLAMET
MARTODIRDJO PAMEKASAN)
Pembimbing 1: Diana Rahmawati, ST.M.T
Pembimbing 2: Firli Irhamni, ST.M.Kom
Abstrak (Raw): Di Indonesia masalah perkembangan gizi adalah masalah yang
perlu perhatian lebih. Jika seseorang tidak mengetahui tentang status
gizinya, maka tidak akan dapat mengontrol berapa banyak jumlah gizi
yang dibutuhkan dalam tubuh. Dalam penelitian ini dirancang aplikasi
sistem pendukung keputusan yang digunakan untuk menentukan status
gizi pasien dan memberikan solusi makanan pada pasien sesuai riwayat
penyakit yang di derita pasien. Sistem yang dirancang ini berbasis Web,
dan memudahkan pihak admin atau ahli gizi rumah sakit dalam
penentuan status gizi pasien. Diharapkan dengan adanya aplikasi ini
dapat memberikan efisien dan efektifitas kinerja setiap pihak.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan
Naïve Bayes Classifier (NBC). Metode terbaru yang di gunakan untuk
memprediksi probabilitas.Metode Naïve bayes Classifier melakukan
proses penentuan perhitungan probabilitas status gizi. Dimana dicari
nilai probabilitas terbesar yang kemudian menjadi kesimpulan
penentuan status gizi.
Metode ini dapat diterapkan dalam studi kasus Sistem
Penentuan Status Gizi Pasien dengan hasil akurasi terbesar 92%.
Kata Kunci : Naïve Bayes Classifier, Sistem Pendukung Keputusan,
Status Gizi, Web
Abstrak (Clean): di indonesia masalah perkembangan gizi adalah masalah yang perlu perhatian lebih jika seseorang tidak mengetahui tentang status gizinya maka tidak akan dapat mengontrol berapa banyak jumlah gizi yang dibutuhkan dalam tubuh dalam penelitian ini dirancang aplikasi sistem pendukung keputusan yang digunakan untuk menentukan status gizi pasien dan memberikan solusi makanan pada pasien sesuai riwayat penyakit yang di derita pasien sistem yang dirancang ini berbasis web dan memudahkan pihak admin atau ahli gizi rumah sakit dalam penentuan status gizi pasien diharapkan dengan adanya aplikasi ini dapat memberikan efisien dan efektifitas kinerja setiap pihak metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan naïve bayes classifier nbc metode terbaru yang di gunakan untuk memprediksi probabilitasmetode naïve bayes classifier melakukan proses penentuan perhitungan probabilitas status gizi dimana dicari nilai probabilitas terbesar yang kemudian menjadi kesimpulan penentuan status gizi metode ini dapat diterapkan dalam studi kasus sistem penentuan status gizi pasien dengan hasil akurasi terbesar kata kunci naïve bayes classifier sistem pendukung keputusan status gizi web
Abstrak (Stopwords Removed): indonesia masalah perkembangan gizi masalah perlu perhatian lebih jika seseorang mengetahui tentang status gizinya dapat mengontrol berapa banyak jumlah gizi dibutuhkan tubuh penelitian dirancang aplikasi sistem pendukung keputusan digunakan menentukan status gizi pasien memberikan solusi makanan pasien sesuai riwayat penyakit derita pasien sistem dirancang berbasis web memudahkan pihak admin ahli gizi rumah sakit penentuan status gizi pasien diharapkan adanya aplikasi dapat memberikan efisien efektifitas kinerja setiap pihak metode digunakan penelitian menggunakan naïve bayes classifier nbc metode terbaru gunakan memprediksi probabilitasmetode naïve bayes classifier melakukan proses penentuan perhitungan probabilitas status gizi dimana dicari nilai probabilitas terbesar menjadi kesimpulan penentuan status gizi metode dapat diterapkan studi kasus sistem penentuan status gizi pasien hasil akurasi terbesar kata kunci naïve bayes classifier sistem pendukung keputusan status gizi web
Abstrak (Stemmed): indonesia masalah kembang gizi masalah perlu perhati lebih jika orang tahu tentang status gizi dapat kontrol berapa banyak jumlah gizi butuh tubuh teliti rancang aplikasi sistem dukung putus guna tentu status gizi pasien beri solusi makan pasien sesuai riwayat sakit derita pasien sistem rancang bas web mudah pihak admin ahli gizi rumah sakit tentu status gizi pasien harap ada aplikasi dapat beri efisien efektifitas kerja tiap pihak metode guna teliti guna na ve bayes classifier nbc metode baru guna prediksi probabilitasmetode na ve bayes classifier laku proses tentu hitung probabilitas status gizi mana cari nilai probabilitas besar jadi simpul tentu status gizi metode dapat terap studi kasus sistem tentu status gizi pasien hasil akurasi besar kata kunci na ve bayes classifier sistem dukung putus status gizi web
Abstrak (Corrected): indonesia marsala embank giza marsala peru perhaps leash pika orang tau tenting status giza apart control berate banyan mullah giza butch tube elite dancing aplikasi sister during puts gun tent status giza pain bert solus mayan pain sexual riwayat skit merit pain sister dancing was web judah pick admit ali giza rumal skit tent status giza pain harp ada aplikasi apart bert elision efektifitas era tip pick metope gun elite gun na we bayes classifier nb metope bar gun prediksi probabilitasmetode na we bayes classifier lake proves tent hiding probability status giza mana care nilgai probability bear jade simple tent status giza metope apart trap study ass sister tent status giza pain hail auras bear data bunch na we bayes classifier sister during puts status giza web
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'gizi': 10, 'status': 7, 'tentu': 5, 'pasien': 5, 'sistem': 4, 'guna': 4, 'dapat': 3, 'metode': 3, 'na': 3, 've': 3, 'bayes': 3, 'classifier': 3, 'masalah': 2, 'teliti': 2, 'rancang': 2, 'aplikasi': 2, 'dukung': 2, 'putus': 2, 'beri': 2, 'sakit': 2, 'web': 2, 'pihak': 2, 'probabilitas': 2, 'besar': 2, 'indonesia': 1, 'kembang': 1, 'perlu': 1, 'perhati': 1, 'lebih': 1, 'jika': 1, 'orang': 1, 'tahu': 1, 'tentang': 1, 'kontrol': 1, 'berapa': 1, 'banyak': 1, 'jumlah': 1, 'butuh': 1, 'tubuh': 1, 'solusi': 1, 'makan': 1, 'sesuai': 1, 'riwayat': 1, 'derita': 1, 'bas': 1, 'mudah': 1, 'admin': 1, 'ahli': 1, 'rumah': 1, 'harap': 1, 'ada': 1, 'efisien': 1, 'efektifitas': 1, 'kerja': 1, 'tiap': 1, 'nbc': 1, 'baru': 1, 'prediksi': 1, 'probabilitasmetode': 1, 'laku': 1, 'proses': 1, 'hitung': 1, 'mana': 1, 'cari': 1, 'nilai': 1, 'jadi': 1, 'simpul': 1, 'terap': 1, 'studi': 1, 'kasus': 1, 'hasil': 1, 'akurasi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'in': 8, 'method': 6, 'is': 6, 'to': 5, 'a': 5, 'of': 5, 'that': 4, 'nutritional': 4, 'status': 4, 'patients': 4, 'bayes': 4, 'are': 3, 'this': 3, 'system': 3, 'na': 3, 've': 3, 'classifier': 3, 'problems': 2, 'not': 2, 'it': 2, 'data': 2, 'decision': 2, 'support': 2, 'used': 2, 'and': 2, 'provide': 2, 'these': 2, 'probability': 2, 'nutrition': 1, 'indonesia': 1, 'developmental': 1, 'need': 1, 'more': 1, 'attention': 1, 'if': 1, 'someone': 1, 'does': 1, 'know': 1, 'about': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'able': 1, 'control': 1, 'how': 1, 'many': 1, 'nutrients': 1, 'needed': 1, 'body': 1, 'while': 1, 'collection': 1, 'literature': 1, 'interviews': 1, 'observation': 1, 'methods': 1, 'study': 1, 'tried': 1, 'design': 1, 'application': 1, 'determine': 1, 'appropriate': 1, 'solutions': 1, 'with': 1, 'history': 1, 'food': 1, 'suffering': 1, 'disease': 1, 'systems': 1, 'designed': 1, 'webbased': 1, 'may': 1, 'facilitate': 1, 'admin': 1, 'or': 1, 'hospital': 1, 'nutritionist': 1, 'determining': 1, 'expected': 1, 'applications': 1, 'can': 1, 'efficient': 1, 'effective': 1, 'performance': 1, 'each': 1, 'party': 1, 'at': 1, 'final': 1, 'was': 1, 'applied': 1, 'nbc': 1, 'new': 1, 'predict': 1, 'also': 1, 'good': 1, 'machine': 1, 'learning': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'training': 1, 'using': 1, 'conditional': 1, 'as': 1, 'basis': 1, 'key': 1, 'words': 1, 'web': 1})
-------------------------------------------
--- Data #728 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Hilyati Safitri
Judul: PENGENALAN TULISAN TANGAN HURUF ALFABET
DENGAN METODE MODIFIED DIRECTION FEATURE (MDF)
DAN LEARNING VECTOR QUANTIZATION (LVQ)
Pembimbing 1: Fitri Damayanti S.Kom., M.Kom
Pembimbing 2: Kurniawan Eka Permana S.Kom., M.Sc.
Abstrak (Raw): Pengenalan tulisan tangan merupakan topik penelitian yang sangat populer saat ini. Para peneliti telah banyak melakukan usaha-usaha untuk membuat sistem pengenalan tulisan tangan otomatis dengan berbagai teknik yang berbeda. Penelitian ini membahas pengembangan sistem pengenalan tulisan tangan offline yang menggunakan pencirian lokal dari karakter-karakter tulisan tangan. Salah satu faktor penentu dalam pengenalan tulisan tangan adalah model atau bentuk tulisan tangan dari penulis yang mampu dikenali. Tiap penulis pasti memiliki gaya menulis atau bentuk tulisan tangan yang berbeda. Metode yang digunakan untuk pengenalan pola tulisan tangan pada penelitian ini adalah Modified Direction Feature (MDF) untuk proses ekstraksi fitur dan Learning Vector Quantization (LVQ) untuk proses klasifikasi. Proses ekstraksi fitur pada metode MDF dilakukan dengan cara penentuan arah garis dan posisi dari tiap-tiap piksel. Sedangkan untuk proses pelatihan data menggunakan metode Learning Vector Quantization (LVQ), metode ini akan menghasilkan bobot yang akan digunakan untuk proses pengenalan citra huruf tulisan tangan. Dari uji coba yang dilakukan pada sistem, hasil terbaik untuk pengenalan citra huruf tulisan tangan diperoleh dengan jumlah data pelatihan sebanyak 260 citra dan data uji coba sebanyak 52 citra. Hasil akurasi sistem yang didapatkan sebesar 71,15 %.
Kata Kunci: Tulisan Tangan, Modified Direction Feature, Learning Vector Quantization
Abstrak (Clean): pengenalan tulisan tangan merupakan topik penelitian yang sangat populer saat ini para peneliti telah banyak melakukan usahausaha untuk membuat sistem pengenalan tulisan tangan otomatis dengan berbagai teknik yang berbeda penelitian ini membahas pengembangan sistem pengenalan tulisan tangan offline yang menggunakan pencirian lokal dari karakterkarakter tulisan tangan salah satu faktor penentu dalam pengenalan tulisan tangan adalah model atau bentuk tulisan tangan dari penulis yang mampu dikenali tiap penulis pasti memiliki gaya menulis atau bentuk tulisan tangan yang berbeda metode yang digunakan untuk pengenalan pola tulisan tangan pada penelitian ini adalah modified direction feature mdf untuk proses ekstraksi fitur dan learning vector quantization lvq untuk proses klasifikasi proses ekstraksi fitur pada metode mdf dilakukan dengan cara penentuan arah garis dan posisi dari tiaptiap piksel sedangkan untuk proses pelatihan data menggunakan metode learning vector quantization lvq metode ini akan menghasilkan bobot yang akan digunakan untuk proses pengenalan citra huruf tulisan tangan dari uji coba yang dilakukan pada sistem hasil terbaik untuk pengenalan citra huruf tulisan tangan diperoleh dengan jumlah data pelatihan sebanyak citra dan data uji coba sebanyak citra hasil akurasi sistem yang didapatkan sebesar kata kunci tulisan tangan modified direction feature learning vector quantization
Abstrak (Stopwords Removed): pengenalan tulisan tangan topik penelitian sangat populer para peneliti banyak melakukan usahausaha membuat sistem pengenalan tulisan tangan otomatis berbagai teknik berbeda penelitian membahas pengembangan sistem pengenalan tulisan tangan offline menggunakan pencirian lokal karakterkarakter tulisan tangan salah satu faktor penentu pengenalan tulisan tangan model bentuk tulisan tangan penulis mampu dikenali tiap penulis pasti memiliki gaya menulis bentuk tulisan tangan berbeda metode digunakan pengenalan pola tulisan tangan penelitian modified direction feature mdf proses ekstraksi fitur learning vector quantization lvq proses klasifikasi proses ekstraksi fitur metode mdf dilakukan cara penentuan arah garis posisi tiaptiap piksel sedangkan proses pelatihan data menggunakan metode learning vector quantization lvq metode menghasilkan bobot digunakan proses pengenalan citra huruf tulisan tangan uji coba dilakukan sistem hasil terbaik pengenalan citra huruf tulisan tangan diperoleh jumlah data pelatihan sebanyak citra data uji coba sebanyak citra hasil akurasi sistem didapatkan sebesar kata kunci tulisan tangan modified direction feature learning vector quantization
Abstrak (Stemmed): kenal tulis tangan topik teliti sangat populer para teliti banyak laku usahausaha buat sistem kenal tulis tangan otomatis bagai teknik beda teliti bahas kembang sistem kenal tulis tangan offline guna ciri lokal karakterkarakter tulis tangan salah satu faktor tentu kenal tulis tangan model bentuk tulis tangan tulis mampu nali tiap tulis pasti milik gaya tulis bentuk tulis tangan beda metode guna kenal pola tulis tangan teliti modified direction feature mdf proses ekstraksi fitur learning vector quantization lvq proses klasifikasi proses ekstraksi fitur metode mdf laku cara tentu arah garis posisi tiaptiap piksel sedang proses latih data guna metode learning vector quantization lvq metode hasil bobot guna proses kenal citra huruf tulis tangan uji coba laku sistem hasil baik kenal citra huruf tulis tangan oleh jumlah data latih banyak citra data uji coba banyak citra hasil akurasi sistem dapat besar kata kunci tulis tangan modified direction feature learning vector quantization
Abstrak (Corrected): penal tulips tanga topic elite sang popular para elite banyan lake usahausaha but sister penal tulips tanga fotomat's bahai tennis bed elite baas embank sister penal tulips tanga offline gun cirri local karakterkarakter tulips tanga salad sat factor tent penal tulips tanga model bent tulips tanga tulips camp nail tip tulips past milk gaya tulips bent tulips tanga bed metope gun penal pola tulips tanga elite modified direction feature md proves ekstraksi four learning vector quantization let proves klasifikasi proves ekstraksi four metope md lake cara tent arab paris polish tiaptiap pissed sedan proves latin data gun metope learning vector quantization let metope hail robot gun proves penal citral hufuf tulips tanga uni coma lake sister hail back penal citral hufuf tulips tanga olen mullah data latin banyan citral data uni coma banyan citral hail auras sister apart bear data bunch tulips tanga modified direction feature learning vector quantization
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tulis': 14, 'tangan': 11, 'kenal': 7, 'proses': 5, 'teliti': 4, 'sistem': 4, 'guna': 4, 'metode': 4, 'citra': 4, 'banyak': 3, 'laku': 3, 'learning': 3, 'vector': 3, 'quantization': 3, 'data': 3, 'hasil': 3, 'beda': 2, 'tentu': 2, 'bentuk': 2, 'modified': 2, 'direction': 2, 'feature': 2, 'mdf': 2, 'ekstraksi': 2, 'fitur': 2, 'lvq': 2, 'latih': 2, 'huruf': 2, 'uji': 2, 'coba': 2, 'topik': 1, 'sangat': 1, 'populer': 1, 'para': 1, 'usahausaha': 1, 'buat': 1, 'otomatis': 1, 'bagai': 1, 'teknik': 1, 'bahas': 1, 'kembang': 1, 'offline': 1, 'ciri': 1, 'lokal': 1, 'karakterkarakter': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'faktor': 1, 'model': 1, 'mampu': 1, 'nali': 1, 'tiap': 1, 'pasti': 1, 'milik': 1, 'gaya': 1, 'pola': 1, 'klasifikasi': 1, 'cara': 1, 'arah': 1, 'garis': 1, 'posisi': 1, 'tiaptiap': 1, 'piksel': 1, 'sedang': 1, 'bobot': 1, 'baik': 1, 'oleh': 1, 'jumlah': 1, 'akurasi': 1, 'dapat': 1, 'besar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 14, 'handwriting': 8, 'recognition': 7, 'a': 7, 'for': 7, 'process': 5, 'is': 4, 'system': 4, 'feature': 4, 'to': 3, 'this': 3, 'handwritten': 3, 'in': 3, 'direction': 3, 'and': 3, 'learning': 3, 'vector': 3, 'quantization': 3, 'by': 3, 'as': 3, 'data': 3, 'image': 3, 'have': 2, 'different': 2, 'study': 2, 'determining': 2, 'or': 2, 'people': 2, 'each': 2, 'used': 2, 'modified': 2, 'mdf': 2, 'extraction': 2, 'lvq': 2, 'performed': 2, 'method': 2, 'training': 2, 'results': 2, 'obtained': 2, 'very': 1, 'popular': 1, 'research': 1, 'topic': 1, 'today': 1, 'researchers': 1, 'made': 1, 'many': 1, 'efforts': 1, 'create': 1, 'automatic': 1, 'with': 1, 'variety': 1, 'techniques': 1, 'discusses': 1, 'development': 1, 'offline': 1, 'that': 1, 'uses': 1, 'local': 1, 'characterization': 1, 'characters': 1, 'factor': 1, 'model': 1, 'form': 1, 'who': 1, 'able': 1, 'recognize': 1, 'must': 1, 'style': 1, 'writing': 1, 'shapes': 1, 'methods': 1, 'pattern': 1, 'classification': 1, 'line': 1, 'position': 1, 'pixel': 1, 'using': 1, 'will': 1, 'result': 1, 'weight': 1, 'be': 1, 'letters': 1, 'from': 1, 'experiments': 1, 'on': 1, 'best': 1, 'letter': 1, 'number': 1, 'much': 1, 'images': 1, 'trials': 1, 'accuracy': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #729 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: SITI KHOLILAH
Judul: PENGENALAN POLA SENYUMAN BERBASIS EKSTRAKSI FITUR PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (PCA) DAN LINIER DESCRIMINANT ANALYSIS (LDA)
Pembimbing 1: RIMA TRI WAHYUNINGRUM, S.T., M.T
Pembimbing 2: HARYANTO, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Citra senyum merupakan salah satu fitur biometrik yang dapat dijadikan sebagai bukti autentik dari seseorang. Sistem pengenalan pola (pattern recognition) secara komputerisasi, akan mengetahui identitas atau ciri diri seseorang. Pengenalan senyum telah banyak diteliti oleh banyak kalangan. Salah satu bentuk penerapan pengenalan pola senyum ini adalah mengetahui senyum seseorang sehingga nantinya senyum tersebut dapat dikenali oleh komputer dan disimpan dalam database. Terdapat dua cara untuk menentukan pola senyuman yaitu secara manual dan otomatis. Secara manual dapat dilakukan dengan kasat mata, sedangkan secara otomatis dapat di tentukan dengan menggunakan suatu sistem. Pada Tugas Akhir ini, mengidentifikasi senyuman secara otomatis digunakan metode Principal Component Analysis (PCA) dan Linier Descriminant Analysis (LDA), dimana jenis senyuman pada tugas akhir ini dibagi menjadi lima bagian, yaitu senyum manis, senyum mengejek, senyum yang dipaksakan, senyum tertutup dan senyum terbuka. Penggunaan metode ekstraksi fitur yang tepat dan efisien sangat menentukan keberhasilan dari sistem pengenalan pola secara keseluruhan. Untuk metode klasifikasi pengenalan pola menggunakan Euclidean Distance atau Manhattan Distance. Dari hasil uji coba menggunakan 175 gambar data pelatihan didapatkan tingkat akurasi PCA adalah 89.8% pada ordered3. Sedangkan hasil uji coba menggunakan PCA & LDA didapatkan tingkat akurasi 100% pada ordered3.
Abstrak (Clean): citra senyum merupakan salah satu fitur biometrik yang dapat dijadikan sebagai bukti autentik dari seseorang sistem pengenalan pola pattern recognition secara komputerisasi akan mengetahui identitas atau ciri diri seseorang pengenalan senyum telah banyak diteliti oleh banyak kalangan salah satu bentuk penerapan pengenalan pola senyum ini adalah mengetahui senyum seseorang sehingga nantinya senyum tersebut dapat dikenali oleh komputer dan disimpan dalam database terdapat dua cara untuk menentukan pola senyuman yaitu secara manual dan otomatis secara manual dapat dilakukan dengan kasat mata sedangkan secara otomatis dapat di tentukan dengan menggunakan suatu sistem pada tugas akhir ini mengidentifikasi senyuman secara otomatis digunakan metode principal component analysis pca dan linier descriminant analysis lda dimana jenis senyuman pada tugas akhir ini dibagi menjadi lima bagian yaitu senyum manis senyum mengejek senyum yang dipaksakan senyum tertutup dan senyum terbuka penggunaan metode ekstraksi fitur yang tepat dan efisien sangat menentukan keberhasilan dari sistem pengenalan pola secara keseluruhan untuk metode klasifikasi pengenalan pola menggunakan euclidean distance atau manhattan distance dari hasil uji coba menggunakan gambar data pelatihan didapatkan tingkat akurasi pca adalah pada ordered sedangkan hasil uji coba menggunakan pca lda didapatkan tingkat akurasi pada ordered
Abstrak (Stopwords Removed): citra senyum salah satu fitur biometrik dapat dijadikan bukti autentik seseorang sistem pengenalan pola pattern recognition secara komputerisasi mengetahui identitas ciri diri seseorang pengenalan senyum banyak diteliti banyak kalangan salah satu bentuk penerapan pengenalan pola senyum mengetahui senyum seseorang nantinya senyum tersebut dapat dikenali komputer disimpan database terdapat dua cara menentukan pola senyuman secara manual otomatis secara manual dapat dilakukan kasat mata sedangkan secara otomatis dapat tentukan menggunakan sistem tugas akhir mengidentifikasi senyuman secara otomatis digunakan metode principal component analysis pca linier descriminant analysis lda dimana jenis senyuman tugas akhir dibagi menjadi lima bagian senyum manis senyum mengejek senyum dipaksakan senyum tertutup senyum terbuka penggunaan metode ekstraksi fitur tepat efisien sangat menentukan keberhasilan sistem pengenalan pola secara keseluruhan metode klasifikasi pengenalan pola menggunakan euclidean distance manhattan distance hasil uji coba menggunakan gambar data pelatihan didapatkan tingkat akurasi pca ordered sedangkan hasil uji coba menggunakan pca lda didapatkan tingkat akurasi ordered
Abstrak (Stemmed): citra senyum salah satu fitur biometrik dapat jadi bukti autentik orang sistem kenal pola pattern recognition cara komputerisasi tahu identitas ciri diri orang kenal senyum banyak teliti banyak kalang salah satu bentuk terap kenal pola senyum tahu senyum orang nanti senyum sebut dapat nali komputer simpan database dapat dua cara tentu pola senyum cara manual otomatis cara manual dapat laku kasat mata sedang cara otomatis dapat tentu guna sistem tugas akhir identifikasi senyum cara otomatis guna metode principal component analysis pca linier descriminant analysis lda mana jenis senyum tugas akhir bagi jadi lima bagi senyum manis senyum ejek senyum paksa senyum tutup senyum buka guna metode ekstraksi fitur tepat efisien sangat tentu hasil sistem kenal pola cara seluruh metode klasifikasi kenal pola guna euclidean distance manhattan distance hasil uji coba guna gambar data latih dapat tingkat akurasi pca ordered sedang hasil uji coba guna pca lda dapat tingkat akurasi ordered
Abstrak (Corrected): citral serum salad sat four biometric apart jade but authentic orang sister penal pola pattern recognition cara komputerisasi tau identity cirri dirt orang penal serum banyan elite banyan kalong salad sat bent trap penal pola serum tau serum orang anti serum debut apart nail computer simian database apart due cara tent pola serum cara manual fotomat's cara manual apart lake karat data sedan cara fotomat's apart tent gun sister tugs air identifikasi serum cara fotomat's gun metope principal component analysis pa linger discriminant analysis la mana penis serum tugs air bag jade lima bag serum man's serum eek serum paisa serum tutu serum burka gun metope ekstraksi four teat elision sang tent hail sister penal pola cara seluruh metope klasifikasi penal pola gun euclidean distance manhattan distance hail uni coma gun sambar data latin apart dingbat auras pa ordered sedan hail uni coma gun pa la apart dingbat auras ordered
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'senyum': 13, 'dapat': 7, 'cara': 7, 'guna': 6, 'kenal': 5, 'pola': 5, 'orang': 3, 'sistem': 3, 'tentu': 3, 'otomatis': 3, 'metode': 3, 'pca': 3, 'hasil': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'fitur': 2, 'jadi': 2, 'tahu': 2, 'banyak': 2, 'manual': 2, 'sedang': 2, 'tugas': 2, 'akhir': 2, 'analysis': 2, 'lda': 2, 'bagi': 2, 'distance': 2, 'uji': 2, 'coba': 2, 'tingkat': 2, 'akurasi': 2, 'ordered': 2, 'citra': 1, 'biometrik': 1, 'bukti': 1, 'autentik': 1, 'pattern': 1, 'recognition': 1, 'komputerisasi': 1, 'identitas': 1, 'ciri': 1, 'diri': 1, 'teliti': 1, 'kalang': 1, 'bentuk': 1, 'terap': 1, 'nanti': 1, 'sebut': 1, 'nali': 1, 'komputer': 1, 'simpan': 1, 'database': 1, 'dua': 1, 'laku': 1, 'kasat': 1, 'mata': 1, 'identifikasi': 1, 'principal': 1, 'component': 1, 'linier': 1, 'descriminant': 1, 'mana': 1, 'jenis': 1, 'lima': 1, 'manis': 1, 'ejek': 1, 'paksa': 1, 'tutup': 1, 'buka': 1, 'ekstraksi': 1, 'tepat': 1, 'efisien': 1, 'sangat': 1, 'seluruh': 1, 'klasifikasi': 1, 'euclidean': 1, 'manhattan': 1, 'gambar': 1, 'data': 1, 'latih': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 16, 'the': 15, 'smile': 12, 'a': 8, 'and': 6, 'in': 6, 'is': 4, 'be': 4, 'pattern': 4, 'recognition': 4, 'using': 4, 'can': 3, 'system': 3, 'by': 3, 'automatically': 3, 'pca': 3, 'one': 2, 'which': 2, 'used': 2, 'will': 2, 'know': 2, 'or': 2, 'determine': 2, 'manually': 2, 'while': 2, 'this': 2, 'method': 2, 'analysis': 2, 'lda': 2, 'distance': 2, 'results': 2, 'obtained': 2, 'accuracy': 2, 'rate': 2, 'ordered': 2, 'image': 1, 'biometric': 1, 'features': 1, 'as': 1, 'proof': 1, 'ones': 1, 'authentic': 1, 'computerized': 1, 'identity': 1, 'characteristics': 1, 'person': 1, 'introduction': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'studied': 1, 'many': 1, 'groups': 1, 'form': 1, 'application': 1, 'someone': 1, 'that': 1, 'recognized': 1, 'computer': 1, 'stored': 1, 'database': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'two': 1, 'ways': 1, 'to': 1, 'patterns': 1, 'done': 1, 'with': 1, 'naked': 1, 'eye': 1, 'determined': 1, 'final': 1, 'project': 1, 'identifying': 1, 'principal': 1, 'component': 1, 'linear': 1, 'discriminant': 1, 'kind': 1, 'thesis': 1, 'divided': 1, 'into': 1, 'five': 1, 'parts': 1, 'sweet': 1, 'mocking': 1, 'forced': 1, 'covered': 1, 'an': 1, 'open': 1, 'use': 1, 'appropriate': 1, 'feature': 1, 'extraction': 1, 'methods': 1, 'efficiently': 1, 'success': 1, 'overall': 1, 'for': 1, 'classification': 1, 'euclidean': 1, 'manhattan': 1, 'from': 1, 'test': 1, 'images': 1, 'training': 1, 'data': 1, 'was': 1, 'trials': 1})
-------------------------------------------
--- Data #730 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Nansy Lovitasari
Judul: SISTEM PEROLEHAN CITRA BERBASIS ISI MENGGUNAKAN
GRAY LEVEL DIFFERENCE METHOD BERDASARKAN
CIRI TEKSTUR PADA POLA BATIK
Pembimbing 1: Fitri Damayanti, S.Kom., M.Kom
Pembimbing 2: Rima Tri Wahyuningrum, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia sejak lama. Batik di Indonesia mempunyai beragam jenis tekstur batik, warna batik, dan pola batik yang mencerminkan asal usul daerah dari batik tersebut. Saat ini pencarian citra berbasis teks sudah tidak efektif lagi karena adanya penilaian subjektif dari pengguna dalam merepresentasikan suatu citra. Karena itu diperlukan suatu sistem yang dapat menangani pencarian citra menggunakan query berupa citra atau disebut Sistem Perolehan Citra berbasis Isi (SPCI) atau Content Based Image Retrieval (CBIR). Penelitian ini menggunakan ciri tekstur sebagai proses pencarian kemiripan dari delapan kelas citra batik yang berbeda yaitu: Cirebon, Bali, Bangkalan, Pamekasan, Sumenep, Yogyakarta, Solo, dan Pekalongan sebagai objek perolehan citra berbasis isi. Sistem dibangun dengan proses utamanya yaitu ekstraksi fitur tekstur dengan menggunakan metode Gray Level Difference Method (GLDM) menggunakan empat arah utama. GLDM menghitung perbedaan mutlak antara sepasang derajat keabuan yang terpisah oleh jarak dan arah tertentu. Hasil ekstraksi fitur dilakukan pengukuran jarak kemiripan menggunakan metode Euclidean Distance. Dari uji coba aplikasi menggunakan pengukuran kemiripan Euclidean Distance dengan nilai threshold=7 diperoleh akurasi presisi sebesar 61% pada data pelatihan 168 dan data uji coba 32 dengan 10 citra yang ditampilkan.
Abstrak (Clean): batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya indonesia sejak lama batik di indonesia mempunyai beragam jenis tekstur batik warna batik dan pola batik yang mencerminkan asal usul daerah dari batik tersebut saat ini pencarian citra berbasis teks sudah tidak efektif lagi karena adanya penilaian subjektif dari pengguna dalam merepresentasikan suatu citra karena itu diperlukan suatu sistem yang dapat menangani pencarian citra menggunakan query berupa citra atau disebut sistem perolehan citra berbasis isi spci atau content based image retrieval cbir penelitian ini menggunakan ciri tekstur sebagai proses pencarian kemiripan dari delapan kelas citra batik yang berbeda yaitu cirebon bali bangkalan pamekasan sumenep yogyakarta solo dan pekalongan sebagai objek perolehan citra berbasis isi sistem dibangun dengan proses utamanya yaitu ekstraksi fitur tekstur dengan menggunakan metode gray level difference method gldm menggunakan empat arah utama gldm menghitung perbedaan mutlak antara sepasang derajat keabuan yang terpisah oleh jarak dan arah tertentu hasil ekstraksi fitur dilakukan pengukuran jarak kemiripan menggunakan metode euclidean distance dari uji coba aplikasi menggunakan pengukuran kemiripan euclidean distance dengan nilai threshold diperoleh akurasi presisi sebesar pada data pelatihan dan data uji coba dengan citra yang ditampilkan
Abstrak (Stopwords Removed): batik kerajinan memiliki nilai seni tinggi menjadi bagian budaya indonesia lama batik indonesia mempunyai beragam jenis tekstur batik warna batik pola batik mencerminkan asal usul daerah batik tersebut pencarian citra berbasis teks sudah efektif lagi adanya penilaian subjektif pengguna merepresentasikan citra diperlukan sistem dapat menangani pencarian citra menggunakan query berupa citra disebut sistem perolehan citra berbasis isi spci content based image retrieval cbir penelitian menggunakan ciri tekstur proses pencarian kemiripan delapan kelas citra batik berbeda cirebon bali bangkalan pamekasan sumenep yogyakarta solo pekalongan objek perolehan citra berbasis isi sistem dibangun proses utamanya ekstraksi fitur tekstur menggunakan metode gray level difference method gldm menggunakan empat arah utama gldm menghitung perbedaan mutlak antara sepasang derajat keabuan terpisah jarak arah tertentu hasil ekstraksi fitur dilakukan pengukuran jarak kemiripan menggunakan metode euclidean distance uji coba aplikasi menggunakan pengukuran kemiripan euclidean distance nilai threshold diperoleh akurasi presisi sebesar data pelatihan data uji coba citra ditampilkan
Abstrak (Stemmed): batik rajin milik nilai seni tinggi jadi bagi budaya indonesia lama batik indonesia punya agam jenis tekstur batik warna batik pola batik cermin asal usul daerah batik sebut cari citra bas teks sudah efektif lagi ada nilai subjektif guna representasi citra perlu sistem dapat tangan cari citra guna query upa citra sebut sistem oleh citra bas isi spci content based image retrieval cbir teliti guna ciri tekstur proses cari mirip delapan kelas citra batik beda cirebon bal bangkal pamekasan sumenep yogyakarta solo kalong objek oleh citra bas isi sistem bangun proses utama ekstraksi fitur tekstur guna metode gray level difference method gldm guna empat arah utama gldm hitung beda mutlak antara pasang derajat abu pisah jarak arah tentu hasil ekstraksi fitur laku ukur jarak mirip guna metode euclidean distance uji coba aplikasi guna ukur mirip euclidean distance nilai threshold oleh akurasi presisi besar data latih data uji coba citra tampil
Abstrak (Corrected): batik rain milk nilgai send ting jade bag buddy indonesia lama batik indonesia puny adam penis tester batik wanna batik pola batik vermin anal usual sarah batik debut care citral was tens judah efektif lag ada nilgai subjectify gun represents citral peru sister apart tanga care citral gun query up citral debut sister olen citral was is spic content based image retrieval coir elite gun cirri tester proves care mirin deadpan keas citral batik bed carbon bad bangka pamekasan sumner jogjakarta solo kalong objet olen citral was is sister bangui proves mama ekstraksi four tester gun metope gray level difference method glum gun expat arab mama glum hiding bed mutual angara padang derajat au pish arak arab tent hail ekstraksi four lake ukr arak mirin gun metope euclidean distance uni coma aplikasi gun ukr mirin euclidean distance nilgai threshold olen auras press bear data latin data uni coma citral tamil
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'citra': 8, 'batik': 7, 'guna': 7, 'nilai': 3, 'tekstur': 3, 'cari': 3, 'bas': 3, 'sistem': 3, 'oleh': 3, 'mirip': 3, 'indonesia': 2, 'sebut': 2, 'isi': 2, 'proses': 2, 'beda': 2, 'utama': 2, 'ekstraksi': 2, 'fitur': 2, 'metode': 2, 'gldm': 2, 'arah': 2, 'jarak': 2, 'ukur': 2, 'euclidean': 2, 'distance': 2, 'uji': 2, 'coba': 2, 'data': 2, 'rajin': 1, 'milik': 1, 'seni': 1, 'tinggi': 1, 'jadi': 1, 'bagi': 1, 'budaya': 1, 'lama': 1, 'punya': 1, 'agam': 1, 'jenis': 1, 'warna': 1, 'pola': 1, 'cermin': 1, 'asal': 1, 'usul': 1, 'daerah': 1, 'teks': 1, 'sudah': 1, 'efektif': 1, 'lagi': 1, 'ada': 1, 'subjektif': 1, 'representasi': 1, 'perlu': 1, 'dapat': 1, 'tangan': 1, 'query': 1, 'upa': 1, 'spci': 1, 'content': 1, 'based': 1, 'image': 1, 'retrieval': 1, 'cbir': 1, 'teliti': 1, 'ciri': 1, 'delapan': 1, 'kelas': 1, 'cirebon': 1, 'bal': 1, 'bangkal': 1, 'pamekasan': 1, 'sumenep': 1, 'yogyakarta': 1, 'solo': 1, 'kalong': 1, 'objek': 1, 'bangun': 1, 'gray': 1, 'level': 1, 'difference': 1, 'method': 1, 'empat': 1, 'hitung': 1, 'mutlak': 1, 'antara': 1, 'pasang': 1, 'derajat': 1, 'abu': 1, 'pisah': 1, 'tentu': 1, 'hasil': 1, 'laku': 1, 'aplikasi': 1, 'threshold': 1, 'akurasi': 1, 'presisi': 1, 'besar': 1, 'latih': 1, 'tampil': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 13, 'image': 8, 'batik': 6, 'using': 6, 'is': 5, 'a': 5, 'and': 4, 'has': 3, 'texture': 3, 'search': 3, 'system': 3, 'similarity': 3, 'distance': 3, 'that': 2, 'value': 2, 'indonesia': 2, 'in': 2, 'or': 2, 'contentbased': 2, 'acquisition': 2, 'features': 2, 'as': 2, 'process': 2, 'with': 2, 'extraction': 2, 'method': 2, 'euclidean': 2, 'by': 2, 'data': 2, 'craft': 1, 'high': 1, 'artistic': 1, 'become': 1, 'part': 1, 'culture': 1, 'for': 1, 'long': 1, 'time': 1, 'wide': 1, 'range': 1, 'color': 1, 'patterns': 1, 'current': 1, 'textbased': 1, 'no': 1, 'longer': 1, 'effective': 1, 'because': 1, 'subjective': 1, 'assessment': 1, 'user': 1, 'representing': 1, 'an': 1, 'what': 1, 'needed': 1, 'can': 1, 'handle': 1, 'query': 1, 'form': 1, 'socalled': 1, 'content': 1, 'based': 1, 'retrieval': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'images': 1, 'eight': 1, 'different': 1, 'classes': 1, 'namely': 1, 'cirebon': 1, 'bal': 1, 'jakarta': 1, 'pamekasan': 1, 'sumenep': 1, 'yogyakarta': 1, 'solo': 1, 'kalong': 1, 'objects': 1, 'built': 1, 'main': 1, 'gray': 1, 'level': 1, 'difference': 1, 'four': 1, 'cardinal': 1, 'directions': 1, 'results': 1, 'feature': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'measured': 1, 'pilot': 1, 'application': 1, 'measurement': 1, 'threshold': 1, 'obtained': 1, 'precision': 1, 'accuracy': 1, 'on': 1, 'training': 1, 'trial': 1, 'number': 1, 'displayed': 1})
-------------------------------------------
--- Data #731 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Daniyar Bagus Prasetya
Judul: ONTOLOGY SEMANTIC WEB UNTUK PENCARIAN TUGAS AKHIR PADA SISTEM INFORMASI TUGAS AKHIR(SIMTAK)
Pembimbing 1: Firdaus Solihin S.kom,.M.kom
Pembimbing 2: Kurniawan Eka P. S.kom,.M.sc
Abstrak (Raw): Kebutuhan pencarian data pada internet yang cepat dan tepat saat ini menjadi faktor penting para pengguna layanan internet. Sistem Informasi Tugas Akhir (SIMTAK) yang digunakan di Fakultas Teknik Universitas Trunojoyo Madura juga membutuhkan pencarian data yang tepat dan cepat berdasarkan konteks. Sistem pencarian yang dipakai saat ini adalah pencarian database dimana masih belum mampu memberikan hasil pencarian yang sesuai dengan konteks atau keywords yang diinputkan. Untuk memiliki kebenaran dalam sistem kecerdasan, pengetahuan perlu ditangkap, diproses, digunakan kembali, dan disampaikan. Ontologi mendukung semua tugas ini. Ontologi adalah spesifikasi dari konseptualisasi. Semantik web adalah sebuah abstrak representasi pada World Wide Web (WWW) yang berbasiskan pada sebuah standar yang didefinisikan menggunakan Resource Description Framework (RDF) dan Ontology Web Language (OWL) ide dasarnya adalah untuk membawa web memiliki definisi dan link data sehingga dapat digunakan lebih efektif untuk mencari, otomasi, integrasi dan reuse informasi pada berbagai aplikasi. Semantik web didefinisikan sebagai sekumpulan teknologi, dimana memungkinkan komputer memahami arti dari sebuah informasi berdasarkan metadata, yaitu informasi mengenai isi informasi seperti judul, pengarang, modifikasi tanggal pada halaman web, dan hak cipta pada halaman web. Dengan menggunakan semantik web, pencarian tugas akhir ini mampu memberikan hasil berdasarkan persamaan makna kata pada keyword yang diinputkan oleh user.
Kata Kunci : Mesin pencari, Semantic web, Tugas akhir.
ABSTRACT
Abstrak (Clean): kebutuhan pencarian data pada internet yang cepat dan tepat saat ini menjadi faktor penting para pengguna layanan internet sistem informasi tugas akhir simtak yang digunakan di fakultas teknik universitas trunojoyo madura juga membutuhkan pencarian data yang tepat dan cepat berdasarkan konteks sistem pencarian yang dipakai saat ini adalah pencarian database dimana masih belum mampu memberikan hasil pencarian yang sesuai dengan konteks atau keywords yang diinputkan untuk memiliki kebenaran dalam sistem kecerdasan pengetahuan perlu ditangkap diproses digunakan kembali dan disampaikan ontologi mendukung semua tugas ini ontologi adalah spesifikasi dari konseptualisasi semantik web adalah sebuah abstrak representasi pada world wide web www yang berbasiskan pada sebuah standar yang didefinisikan menggunakan resource description framework rdf dan ontology web language owl ide dasarnya adalah untuk membawa web memiliki definisi dan link data sehingga dapat digunakan lebih efektif untuk mencari otomasi integrasi dan reuse informasi pada berbagai aplikasi semantik web didefinisikan sebagai sekumpulan teknologi dimana memungkinkan komputer memahami arti dari sebuah informasi berdasarkan metadata yaitu informasi mengenai isi informasi seperti judul pengarang modifikasi tanggal pada halaman web dan hak cipta pada halaman web dengan menggunakan semantik web pencarian tugas akhir ini mampu memberikan hasil berdasarkan persamaan makna kata pada keyword yang diinputkan oleh user kata kunci mesin pencari semantic web tugas akhir abstract
Abstrak (Stopwords Removed): kebutuhan pencarian data internet cepat tepat menjadi faktor penting para pengguna layanan internet sistem informasi tugas akhir simtak digunakan fakultas teknik universitas trunojoyo madura membutuhkan pencarian data tepat cepat berdasarkan konteks sistem pencarian dipakai pencarian database dimana masih belum mampu memberikan hasil pencarian sesuai konteks keywords diinputkan memiliki kebenaran sistem kecerdasan pengetahuan perlu ditangkap diproses digunakan kembali disampaikan ontologi mendukung semua tugas ontologi spesifikasi konseptualisasi semantik web abstrak representasi world wide web www berbasiskan standar didefinisikan menggunakan resource description framework rdf ontology web language owl ide dasarnya membawa web memiliki definisi link data dapat digunakan lebih efektif mencari otomasi integrasi reuse informasi berbagai aplikasi semantik web didefinisikan sekumpulan teknologi dimana memungkinkan komputer memahami arti informasi berdasarkan metadata informasi mengenai isi informasi judul pengarang modifikasi tanggal halaman web hak cipta halaman web menggunakan semantik web pencarian tugas akhir mampu memberikan hasil berdasarkan persamaan makna kata keyword diinputkan user kata kunci mesin pencari semantic web tugas akhir abstract
Abstrak (Stemmed): butuh cari data internet cepat tepat jadi faktor penting para guna layan internet sistem informasi tugas akhir simtak guna fakultas teknik universitas trunojoyo madura butuh cari data tepat cepat dasar konteks sistem cari pakai cari database mana masih belum mampu beri hasil cari sesuai konteks keywords diinputkan milik benar sistem cerdas tahu perlu tangkap proses guna kembali sampai ontologi dukung semua tugas ontologi spesifikasi konseptualisasi semantik web abstrak representasi world wide web www basis standar definisi guna resource description framework rdf ontology web language owl ide dasar bawa web milik definisi link data dapat guna lebih efektif cari otomasi integrasi reuse informasi bagai aplikasi semantik web definisi kumpul teknologi mana mungkin komputer paham arti informasi dasar metadata informasi kena isi informasi judul arang modifikasi tanggal halaman web hak cipta halaman web guna semantik web cari tugas akhir mampu beri hasil dasar sama makna kata keyword diinputkan user kata kunci mesin cari semantic web tugas akhir abstract
Abstrak (Corrected): butch care data internet eat teat jade factor panting para gun layman internet sister informant tugs air sitar gun faults tennis university trunojoyo madura butch care data teat eat dakar montes sister care sakai care database mana mash begum camp bert hail care sexual montes keywords diinputkan milk bear sister cards tau peru tanka proves gun cembali sampan ontology during sea tugs ontology spesifikasi konseptualisasi semantic web abstract represents world wide web wow basis standard definite gun resource description framework ref ontology web language owl idea dakar baba web milk definite link data apart gun leash efektif care tomas integral reuse informant bahai aplikasi semantic web definite rumpus teknologi mana munchkin computer palm art informant dakar metadata informant ken is informant judge rang modifikasi tanga hangman web had city hangman web gun semantic web care tugs air camp bert hail dakar same mana data keyword diinputkan user data bunch resin care semantic web tugs air abstract
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'web': 9, 'cari': 8, 'guna': 6, 'informasi': 5, 'tugas': 4, 'dasar': 4, 'data': 3, 'sistem': 3, 'akhir': 3, 'semantik': 3, 'definisi': 3, 'butuh': 2, 'internet': 2, 'cepat': 2, 'tepat': 2, 'konteks': 2, 'mana': 2, 'mampu': 2, 'beri': 2, 'hasil': 2, 'diinputkan': 2, 'milik': 2, 'ontologi': 2, 'halaman': 2, 'kata': 2, 'jadi': 1, 'faktor': 1, 'penting': 1, 'para': 1, 'layan': 1, 'simtak': 1, 'fakultas': 1, 'teknik': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'pakai': 1, 'database': 1, 'masih': 1, 'belum': 1, 'sesuai': 1, 'keywords': 1, 'benar': 1, 'cerdas': 1, 'tahu': 1, 'perlu': 1, 'tangkap': 1, 'proses': 1, 'kembali': 1, 'sampai': 1, 'dukung': 1, 'semua': 1, 'spesifikasi': 1, 'konseptualisasi': 1, 'abstrak': 1, 'representasi': 1, 'world': 1, 'wide': 1, 'www': 1, 'basis': 1, 'standar': 1, 'resource': 1, 'description': 1, 'framework': 1, 'rdf': 1, 'ontology': 1, 'language': 1, 'owl': 1, 'ide': 1, 'bawa': 1, 'link': 1, 'dapat': 1, 'lebih': 1, 'efektif': 1, 'otomasi': 1, 'integrasi': 1, 'reuse': 1, 'bagai': 1, 'aplikasi': 1, 'kumpul': 1, 'teknologi': 1, 'mungkin': 1, 'komputer': 1, 'paham': 1, 'arti': 1, 'metadata': 1, 'kena': 1, 'isi': 1, 'judul': 1, 'arang': 1, 'modifikasi': 1, 'tanggal': 1, 'hak': 1, 'cipta': 1, 'sama': 1, 'makna': 1, 'keyword': 1, 'user': 1, 'kunci': 1, 'mesin': 1, 'semantic': 1, 'abstract': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'to': 10, 'for': 9, 'of': 8, 'web': 8, 'the': 7, 'and': 7, 'search': 6, 'is': 5, 'a': 5, 'used': 4, 'by': 4, 'based': 4, 'semantic': 4, 'information': 4, 'in': 3, 'need': 3, 'data': 3, 'on': 3, 'users': 3, 'was': 3, 'where': 3, 'ontology': 3, 'this': 2, 'internet': 2, 'quickly': 2, 'from': 2, 'find': 2, 'context': 2, 'engine': 2, 'result': 2, 'keywords': 2, 'input': 2, 'have': 2, 'define': 2, 'using': 2, 'meaning': 2, 'page': 2, 'final': 2, 'project': 2, 'time': 1, 'accurately': 1, 'being': 1, 'important': 1, 'factor': 1, 'service': 1, 'sistem': 1, 'informasi': 1, 'tugas': 1, 'akhirsimtak': 1, 'engineering': 1, 'faculty': 1, 'trunojoyo': 1, 'university': 1, 'madura': 1, 'most': 1, 'accurate': 1, 'too': 1, 'database': 1, 'couldn': 1, 't': 1, 'able': 1, 'give': 1, 'or': 1, 'true': 1, 'intelligence': 1, 'system': 1, 'knowledge': 1, 'catched': 1, 'processed': 1, 'learned': 1, 'support': 1, 'all': 1, 'these': 1, 'jobs': 1, 'specification': 1, 'conceptualitation': 1, 'representation': 1, 'abstract': 1, 'world': 1, 'wide': 1, 'webwww': 1, 'standart': 1, 'resource': 1, 'description': 1, 'frameworkrdf': 1, 'languageowl': 1, 'idea': 1, 'bringing': 1, 'definition': 1, 'link': 1, 'so': 1, 'gets': 1, 'more': 1, 'efectif': 1, 'otomation': 1, 'integrate': 1, 'reuse': 1, 'kind': 1, 'application': 1, 'set': 1, 'technology': 1, 'possible': 1, 'computer': 1, 'understanding': 1, 'metadata': 1, 'that': 1, 's': 1, 'about': 1, 'contents': 1, 'like': 1, 'tittle': 1, 'author': 1, 'modifie': 1, 'date': 1, 'copiryght': 1, 'can': 1, 'gived': 1, 'equation': 1, 'word': 1, 'keyword': 1})
-------------------------------------------
--- Data #732 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: BAHRUL ULUM
Judul: RANCANG BANGUN APLIKASI INTRUSION PREVENTION SYSTEM PADA JARINGAN BERBASIS PROTOKOL TCP/IP MENGGUNAKAN SNORT DAN IPTABLES
Pembimbing 1: Meidya Koeshardianto, S.Si., M.T
Pembimbing 2: Eza Rahmanita, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Dalam setiap perusahaan tentunya memiliki data penting berkaitan dengan kegiatan bisnis mereka yang perlu dijaga dan diamankan dari orang yang tidak berhak mengaksesnya. Seringkali muncul aksi ilegal yang mencoba merusak server bahkan sampai mencuri data perusahaan bisa mengakibatkan kesalahan fatal terhadap kelancaran kegiatan bisnis perusahaan disebabkan data yang tidak valid lagi. Menyikapi masalah tersebut, maka diperlukannya sistem monitoring keamanan yang mampu mengamankan server dari tindakan penyusupan. Intrusion Prevention System (IPS) merupakan solusi yang mampu memberikan keamanan pada jaringan server dari tindakan penyusupan. IPS ini mengembangkan Snort sebagai fungsi pendeteksi yang dikombinasikan dengan IPTables Firewall sebagai pencegah adanya penyusupan. IPS ini juga dilengkapi dengan user interface BASE (Basic Analysis and Security Engine) dan manajemen rule sehingga memudahkan admin untuk memonitor sistem keamanan dari tindakan penyusupan ke jaringan server. Snort akan membuat alert ketika terdeteksi adanya serangan yang disimpan dalam log Snort dan memerintahkan IPTables untuk melakukan drop terhadap alamat penyerang. Kemudian detail serangan bisa dilihat pada tampilan user interface BASE. Dari hasil pengujian, didapatkan bahwa Snort dan IPTables telah bekerja dengan baik menjadi IPS yang mampu memberikan respon secara cepat ketika terdeteksi adanya serangan. Waktu tanggap rata-rata kurang dari 5 detik, dari awal serangan sampai terdeteksinya alert.
Abstrak (Clean): dalam setiap perusahaan tentunya memiliki data penting berkaitan dengan kegiatan bisnis mereka yang perlu dijaga dan diamankan dari orang yang tidak berhak mengaksesnya seringkali muncul aksi ilegal yang mencoba merusak server bahkan sampai mencuri data perusahaan bisa mengakibatkan kesalahan fatal terhadap kelancaran kegiatan bisnis perusahaan disebabkan data yang tidak valid lagi menyikapi masalah tersebut maka diperlukannya sistem monitoring keamanan yang mampu mengamankan server dari tindakan penyusupan intrusion prevention system ips merupakan solusi yang mampu memberikan keamanan pada jaringan server dari tindakan penyusupan ips ini mengembangkan snort sebagai fungsi pendeteksi yang dikombinasikan dengan iptables firewall sebagai pencegah adanya penyusupan ips ini juga dilengkapi dengan user interface base basic analysis and security engine dan manajemen rule sehingga memudahkan admin untuk memonitor sistem keamanan dari tindakan penyusupan ke jaringan server snort akan membuat alert ketika terdeteksi adanya serangan yang disimpan dalam log snort dan memerintahkan iptables untuk melakukan drop terhadap alamat penyerang kemudian detail serangan bisa dilihat pada tampilan user interface base dari hasil pengujian didapatkan bahwa snort dan iptables telah bekerja dengan baik menjadi ips yang mampu memberikan respon secara cepat ketika terdeteksi adanya serangan waktu tanggap ratarata kurang dari detik dari awal serangan sampai terdeteksinya alert
Abstrak (Stopwords Removed): setiap perusahaan tentunya memiliki data penting berkaitan kegiatan bisnis mereka perlu dijaga diamankan orang berhak mengaksesnya seringkali muncul aksi ilegal mencoba merusak server bahkan mencuri data perusahaan mengakibatkan kesalahan fatal kelancaran kegiatan bisnis perusahaan disebabkan data valid lagi menyikapi masalah tersebut diperlukannya sistem monitoring keamanan mampu mengamankan server tindakan penyusupan intrusion prevention system ips solusi mampu memberikan keamanan jaringan server tindakan penyusupan ips mengembangkan snort fungsi pendeteksi dikombinasikan iptables firewall pencegah adanya penyusupan ips dilengkapi user interface base basic analysis and security engine manajemen rule memudahkan admin memonitor sistem keamanan tindakan penyusupan jaringan server snort membuat alert ketika terdeteksi adanya serangan disimpan log snort memerintahkan iptables melakukan drop alamat penyerang detail serangan dilihat tampilan user interface base hasil pengujian didapatkan snort iptables bekerja baik menjadi ips mampu memberikan respon secara cepat ketika terdeteksi adanya serangan waktu tanggap ratarata kurang detik awal serangan terdeteksinya alert
Abstrak (Stemmed): tiap usaha tentu milik data penting kait giat bisnis mereka perlu jaga aman orang hak akses seringkali muncul aksi ilegal coba rusak server bahkan curi data usaha akibat salah fatal lancar giat bisnis usaha sebab data valid lagi sikap masalah sebut perlu sistem monitoring aman mampu aman server tindak susup intrusion prevention system ips solusi mampu beri aman jaring server tindak susup ips kembang snort fungsi deteksi kombinasi iptables firewall cegah ada susup ips lengkap user interface base basic analysis and security engine manajemen rule mudah admin monitor sistem aman tindak susup jaring server snort buat alert ketika deteksi ada serang simpan log snort perintah iptables laku drop alamat serang detail serang lihat tampil user interface base hasil uji dapat snort iptables kerja baik jadi ips mampu beri respon cara cepat ketika deteksi ada serang waktu tanggap ratarata kurang detik awal serang deteksi alert
Abstrak (Corrected): tip sara tent milk data panting wait gift basis merely peru saga man orang had asses seringkali munch as legal coma rusk server balkan cure data sara akbar salad fatal lancer gift basis sara kebab data valid lag sika marsala debut peru sister monitoring man camp man server tindal sunup intrusion prevention system is solus camp bert man caring server tindal sunup is embank snort fungi detest kombinasi tables firewall yeah ada sunup is lengkap user interface base basic analysis and security engine management rule judah admit monitor sister man tindal sunup caring server snort but alert retina detest ada sprang simian log snort perineal tables lake drop adamant sprang detail sprang that tamil user interface base hail uni apart snort tables era back jade is camp bert respond cara eat retina detest ada sprang want tanga ratarata during devil away sprang detest alert
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'aman': 5, 'serang': 5, 'server': 4, 'susup': 4, 'ips': 4, 'snort': 4, 'deteksi': 4, 'usaha': 3, 'data': 3, 'mampu': 3, 'tindak': 3, 'iptables': 3, 'ada': 3, 'giat': 2, 'bisnis': 2, 'perlu': 2, 'sistem': 2, 'beri': 2, 'jaring': 2, 'user': 2, 'interface': 2, 'base': 2, 'alert': 2, 'ketika': 2, 'tiap': 1, 'tentu': 1, 'milik': 1, 'penting': 1, 'kait': 1, 'mereka': 1, 'jaga': 1, 'orang': 1, 'hak': 1, 'akses': 1, 'seringkali': 1, 'muncul': 1, 'aksi': 1, 'ilegal': 1, 'coba': 1, 'rusak': 1, 'bahkan': 1, 'curi': 1, 'akibat': 1, 'salah': 1, 'fatal': 1, 'lancar': 1, 'sebab': 1, 'valid': 1, 'lagi': 1, 'sikap': 1, 'masalah': 1, 'sebut': 1, 'monitoring': 1, 'intrusion': 1, 'prevention': 1, 'system': 1, 'solusi': 1, 'kembang': 1, 'fungsi': 1, 'kombinasi': 1, 'firewall': 1, 'cegah': 1, 'lengkap': 1, 'basic': 1, 'analysis': 1, 'and': 1, 'security': 1, 'engine': 1, 'manajemen': 1, 'rule': 1, 'mudah': 1, 'admin': 1, 'monitor': 1, 'buat': 1, 'simpan': 1, 'log': 1, 'perintah': 1, 'laku': 1, 'drop': 1, 'alamat': 1, 'detail': 1, 'lihat': 1, 'tampil': 1, 'hasil': 1, 'uji': 1, 'dapat': 1, 'kerja': 1, 'baik': 1, 'jadi': 1, 'respon': 1, 'cara': 1, 'cepat': 1, 'waktu': 1, 'tanggap': 1, 'ratarata': 1, 'kurang': 1, 'detik': 1, 'awal': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 11, 'to': 9, 'that': 8, 'is': 7, 'it': 5, 'and': 5, 'server': 4, 'security': 4, 'ips': 4, 'snort': 4, 'data': 3, 'with': 3, 'system': 3, 'from': 3, 'intrusion': 3, 'a': 3, 'iptables': 3, 'company': 2, 'has': 2, 'business': 2, 'be': 2, 'are': 2, 'action': 2, 'make': 2, 'for': 2, 'because': 2, 'prevention': 2, 'network': 2, 'as': 2, 'detection': 2, 'user': 2, 'interface': 2, 'base': 2, 'when': 2, 'attack': 2, 'detected': 2, 'in': 2, 'attacks': 2, 'can': 2, 'every': 1, 'important': 1, 'relates': 1, 'their': 1, 'activities': 1, 'need': 1, 'guarded': 1, 'secured': 1, 'people': 1, 'who': 1, 'no': 1, 'right': 1, 'access': 1, 'often': 1, 'appears': 1, 'illegal': 1, 'tries': 1, 'damage': 1, 'even': 1, 'steal': 1, 'corporate': 1, 'which': 1, 'dangerous': 1, 'mistakes': 1, 'smooth': 1, 'operation': 1, 's': 1, 'not': 1, 'valid': 1, 'indispensable': 1, 'monitoring': 1, 'created': 1, 'secure': 1, 'actions': 1, 'solution': 1, 'give': 1, 'provide': 1, 'at': 1, 'act': 1, 'penetration': 1, 'this': 1, 'developing': 1, 'function': 1, 'combined': 1, 'firewall': 1, 'also': 1, 'equipped': 1, 'basic': 1, 'analysis': 1, 'engine': 1, 'rule': 1, 'management': 1, 'mak': 1, 'easier': 1, 'admin': 1, 'monitor': 1, 'intruder': 1, 'will': 1, 'alert': 1, 'an': 1, 'stored': 1, 'log': 1, 'command': 1, 'do': 1, 'drop': 1, 'attacker': 1, 'address': 1, 'then': 1, 'details': 1, 'seen': 1, 'display': 1, 'test': 1, 'results': 1, 'was': 1, 'found': 1, 'worked': 1, 'well': 1, 'respond': 1, 'quickly': 1, 'average': 1, 'response': 1, 'time': 1, 'less': 1, 'than': 1, 'seconds': 1, 'beginning': 1, 'until': 1, 'alerts': 1})
-------------------------------------------
--- Data #733 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Sri Rahma Puspa Sari
Judul: APLIKASI CITRA MOSAIK PANORAMIK MENGGUNAKAN METODE WATERSHED
Pembimbing 1: Eza Rahmanita, S.T.,M.T.
Pembimbing 2: Meidya Koeshardianto, S.Si.,M.T.
Abstrak (Raw): Citra digital banyak dimanfaatkan dalam berbagai aspek kehidupan,oleh karena itu membutuhkan tampilan citra yang yang dapat merepresentasikan objek yang terdapat dalam citra tersebut. Salah satu permasalahan yang ada saat melakukan pengambilan gambar (citra) adalah kemampuan untuk mengambil gambar yang sangat luas sehingga gambar harus diambil beberapa kali yang menyebabkan gambar atau objeknya menjadi terpisah-pisah. Untuk mengatasi permasalahan ini diperlukan proses penggabungan citra. Dan dalam penelitian ini akan digunakan metode Watershed. Dalam metode ini terlebih dahulu ditentukan titik korespondensi pada masing-masing citra kandidat, kemudian daerah hasil korespondensi tersebut akan disegmen menggunkan metode Watershed dan hasil segmentasinya digunakan untuk mencari Region cut sebagai acuan penggabungan citra. Proses penggabungan citra ini dsebut dengan mosaic panoramik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan citra panorama yang ideal dapat dperoleh dengan menggunakan citra masukan yang mempunyai kesamaan obyek dan titik korespondensi dipilih pada obyek yang sama diantara dua citra masukan tersebut.
Kata kunci :Citra Panorama, MosaikPanoramik, Metode watershed
Abstrak (Clean): citra digital banyak dimanfaatkan dalam berbagai aspek kehidupanoleh karena itu membutuhkan tampilan citra yang yang dapat merepresentasikan objek yang terdapat dalam citra tersebut salah satu permasalahan yang ada saat melakukan pengambilan gambar citra adalah kemampuan untuk mengambil gambar yang sangat luas sehingga gambar harus diambil beberapa kali yang menyebabkan gambar atau objeknya menjadi terpisahpisah untuk mengatasi permasalahan ini diperlukan proses penggabungan citra dan dalam penelitian ini akan digunakan metode watershed dalam metode ini terlebih dahulu ditentukan titik korespondensi pada masingmasing citra kandidat kemudian daerah hasil korespondensi tersebut akan disegmen menggunkan metode watershed dan hasil segmentasinya digunakan untuk mencari region cut sebagai acuan penggabungan citra proses penggabungan citra ini dsebut dengan mosaic panoramik hasil dari penelitian ini menunjukkan citra panorama yang ideal dapat dperoleh dengan menggunakan citra masukan yang mempunyai kesamaan obyek dan titik korespondensi dipilih pada obyek yang sama diantara dua citra masukan tersebut kata kunci citra panorama mosaikpanoramik metode watershed
Abstrak (Stopwords Removed): citra digital banyak dimanfaatkan berbagai aspek kehidupanoleh membutuhkan tampilan citra dapat merepresentasikan objek terdapat citra tersebut salah satu permasalahan ada melakukan pengambilan gambar citra kemampuan mengambil gambar sangat luas gambar harus diambil beberapa kali menyebabkan gambar objeknya menjadi terpisahpisah mengatasi permasalahan diperlukan proses penggabungan citra penelitian digunakan metode watershed metode terlebih dahulu ditentukan titik korespondensi masingmasing citra kandidat daerah hasil korespondensi tersebut disegmen menggunkan metode watershed hasil segmentasinya digunakan mencari region cut acuan penggabungan citra proses penggabungan citra dsebut mosaic panoramik hasil penelitian menunjukkan citra panorama ideal dapat dperoleh menggunakan citra masukan mempunyai kesamaan obyek titik korespondensi dipilih obyek sama diantara dua citra masukan tersebut kata kunci citra panorama mosaikpanoramik metode watershed
Abstrak (Stemmed): citra digital banyak manfaat bagai aspek kehidupanoleh butuh tampil citra dapat representasi objek dapat citra sebut salah satu masalah ada laku ambil gambar citra mampu ambil gambar sangat luas gambar harus ambil beberapa kali sebab gambar objek jadi terpisahpisah atas masalah perlu proses gabung citra teliti guna metode watershed metode lebih dahulu tentu titik korespondensi masingmasing citra kandidat daerah hasil korespondensi sebut segmen gun metode watershed hasil segmentasi guna cari region cut acu gabung citra proses gabung citra dsebut mosaic panoramik hasil teliti tunjuk citra panorama ideal dapat dperoleh guna citra masuk punya sama obyek titik korespondensi pilih obyek sama antara dua citra masuk sebut kata kunci citra panorama mosaikpanoramik metode watershed
Abstrak (Corrected): citral digital banyan manat bahai aspen kehidupanoleh butch tamil citral apart represents objet apart citral debut salad sat marsala ada lake ambit sambar citral camp ambit sambar sang lucas sambar harms ambit beberapa kali kebab sambar objet jade terpisahpisah alas marsala peru proves gang citral elite gun metope watershed metope leash dahl tent titis korespondensi masingmasing citral candidate sarah hail korespondensi debut semen gun metope watershed hail segments gun care region cut act gang citral proves gang citral debut mosaic panoramic hail elite tuneup citral panorama ideal apart dperoleh gun citral mask puny same obey titis korespondensi pilch obey same angara due citral mask debut data bunch citral panorama mosaikpanoramik metope watershed
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'citra': 12, 'gambar': 4, 'metode': 4, 'dapat': 3, 'sebut': 3, 'ambil': 3, 'gabung': 3, 'guna': 3, 'watershed': 3, 'korespondensi': 3, 'hasil': 3, 'objek': 2, 'masalah': 2, 'proses': 2, 'teliti': 2, 'titik': 2, 'panorama': 2, 'masuk': 2, 'sama': 2, 'obyek': 2, 'digital': 1, 'banyak': 1, 'manfaat': 1, 'bagai': 1, 'aspek': 1, 'kehidupanoleh': 1, 'butuh': 1, 'tampil': 1, 'representasi': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'ada': 1, 'laku': 1, 'mampu': 1, 'sangat': 1, 'luas': 1, 'harus': 1, 'beberapa': 1, 'kali': 1, 'sebab': 1, 'jadi': 1, 'terpisahpisah': 1, 'atas': 1, 'perlu': 1, 'lebih': 1, 'dahulu': 1, 'tentu': 1, 'masingmasing': 1, 'kandidat': 1, 'daerah': 1, 'segmen': 1, 'gun': 1, 'segmentasi': 1, 'cari': 1, 'region': 1, 'cut': 1, 'acu': 1, 'dsebut': 1, 'mosaic': 1, 'panoramik': 1, 'tunjuk': 1, 'ideal': 1, 'dperoleh': 1, 'punya': 1, 'pilih': 1, 'antara': 1, 'dua': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'mosaikpanoramik': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'image': 15, 'of': 9, 'in': 5, 'to': 5, 'this': 5, 'be': 4, 'used': 3, 'that': 3, 'object': 3, 'and': 3, 'method': 3, 'watershed': 3, 'results': 3, 'panoramic': 3, 'is': 2, 'a': 2, 'study': 2, 'will': 2, 'point': 2, 'region': 2, 'correspondence': 2, 'merging': 2, 'same': 2, 'digital': 1, 'extensively': 1, 'various': 1, 'aspects': 1, 'life': 1, 'therefore': 1, 'requiring': 1, 'display': 1, 'represent': 1, 'objects': 1, 'contained': 1, 'one': 1, 'problems': 1, 'exist': 1, 'when': 1, 'performing': 1, 'capture': 1, 'ability': 1, 'take': 1, 'very': 1, 'wide': 1, 'so': 1, 'must': 1, 'taken': 1, 'several': 1, 'times': 1, 'which': 1, 'caused': 1, 'or': 1, 'separated': 1, 'overcome': 1, 'problem': 1, 'required': 1, 'incorporation': 1, 'first': 1, 'set': 1, 'correspondences': 1, 'each': 1, 'candidate': 1, 'then': 1, 'segmented': 1, 'use': 1, 'methods': 1, 'segmentation': 1, 'locate': 1, 'cut': 1, 'as': 1, 'reference': 1, 'process': 1, 'dsebut': 1, 'with': 1, 'mosaic': 1, 'indicate': 1, 'ideal': 1, 'can': 1, 'dperoleh': 1, 'using': 1, 'input': 1, 'has': 1, 'on': 1, 'selected': 1, 'between': 1, 'two': 1, 'images': 1, 'inputs': 1, 'keywords': 1, 'panorama': 1, 'mosaics': 1})
-------------------------------------------
--- Data #734 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Hilmi Fairuz Abadi
Judul: ANALISA VALIDITAS PENERIMA BEASISWA MENGGUNAKAN METODE ANALYTIC NETWORK PROCESS DAN TOPSIS
Pembimbing 1: Bain Khusnul K., S.T., M.Kom.
Pembimbing 2: Firli Irhamni, S.T., M.Kom.
Abstrak (Raw): Beasiswa adalah pemberian berupa bantuan keuangan yang diberikan kepada perorangan yang bertujuan untuk digunakan demi keberlangsungan pendidikan yang ditempuh. Program beasiswa diadakan untuk meringankan beban mahasiswa dalam menempuh masa studi kuliah khususnya dalam masalah biaya. Fakultas Teknik Universitas Trunojoyo memiliki program beasiswa yang harus diberikan kepada yang berhak menerima. Diantaranya Beasiswa Bantuan Belajar Mahasiswa (BBM), Beasiwa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) dan setiap jenis beasiswa memiliki kriteria atau faktor bobot yang berbeda. Tetapi dalam melakukan seleksi beasiswa tentu akan mengalami kesulitan karena banyaknya pemohon, banyaknya kriteria dan masih menggunakan cara manual yang mengakibatkan kurang efektifnya keputusan. Untuk membantu dalam menetapkan seseorang yang layak menerima beasiswa maka dibutuhkan sistem pendukung keputusan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analytic Network Process (ANP) dan Technique Order Preference by Similarity To Ideal Solution (TOPSIS). Pada penelitian ini akan diangkat suatu kasus yaitu menganalisa validitas alternatif terbaik penerima beasiswa berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan dengan menggunakan metode ANP kemudian dicari solusi pengurutan dengan menggunakan metode TOPSIS. Berdasarkan hasil uji coba sistem, terdapat perbedaan selisih hasil rekomendasi dari sistem terhadap data aktual pemenang beasiswa PPA jurusan informatika, yaitu 78,57%. Sedangkan selisih hasil rekomendasi dari sistem terhadap data aktual pemenang beasiswa BBM jurusan informatika, yaitu 80,95%.
Kata kunci: ANP, TOPSIS, MCDM, pengambilan keputusan multi kriteria, seleksi beasiswa.
Abstrak (Clean): beasiswa adalah pemberian berupa bantuan keuangan yang diberikan kepada perorangan yang bertujuan untuk digunakan demi keberlangsungan pendidikan yang ditempuh program beasiswa diadakan untuk meringankan beban mahasiswa dalam menempuh masa studi kuliah khususnya dalam masalah biaya fakultas teknik universitas trunojoyo memiliki program beasiswa yang harus diberikan kepada yang berhak menerima diantaranya beasiswa bantuan belajar mahasiswa bbm beasiwa peningkatan prestasi akademik ppa dan setiap jenis beasiswa memiliki kriteria atau faktor bobot yang berbeda tetapi dalam melakukan seleksi beasiswa tentu akan mengalami kesulitan karena banyaknya pemohon banyaknya kriteria dan masih menggunakan cara manual yang mengakibatkan kurang efektifnya keputusan untuk membantu dalam menetapkan seseorang yang layak menerima beasiswa maka dibutuhkan sistem pendukung keputusan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analytic network process anp dan technique order preference by similarity to ideal solution topsis pada penelitian ini akan diangkat suatu kasus yaitu menganalisa validitas alternatif terbaik penerima beasiswa berdasarkan kriteriakriteria yang telah ditentukan dengan menggunakan metode anp kemudian dicari solusi pengurutan dengan menggunakan metode topsis berdasarkan hasil uji coba sistem terdapat perbedaan selisih hasil rekomendasi dari sistem terhadap data aktual pemenang beasiswa ppa jurusan informatika yaitu sedangkan selisih hasil rekomendasi dari sistem terhadap data aktual pemenang beasiswa bbm jurusan informatika yaitu kata kunci anp topsis mcdm pengambilan keputusan multi kriteria seleksi beasiswa
Abstrak (Stopwords Removed): beasiswa pemberian berupa bantuan keuangan diberikan kepada perorangan bertujuan digunakan demi keberlangsungan pendidikan ditempuh program beasiswa diadakan meringankan beban mahasiswa menempuh masa studi kuliah khususnya masalah biaya fakultas teknik universitas trunojoyo memiliki program beasiswa harus diberikan kepada berhak menerima diantaranya beasiswa bantuan belajar mahasiswa bbm beasiwa peningkatan prestasi akademik ppa setiap jenis beasiswa memiliki kriteria faktor bobot berbeda melakukan seleksi beasiswa tentu mengalami kesulitan banyaknya pemohon banyaknya kriteria masih menggunakan cara manual mengakibatkan kurang efektifnya keputusan membantu menetapkan seseorang layak menerima beasiswa dibutuhkan sistem pendukung keputusan metode digunakan penelitian analytic network process anp technique order preference by similarity to ideal solution topsis penelitian diangkat kasus menganalisa validitas alternatif terbaik penerima beasiswa berdasarkan kriteriakriteria ditentukan menggunakan metode anp dicari solusi pengurutan menggunakan metode topsis berdasarkan hasil uji coba sistem terdapat perbedaan selisih hasil rekomendasi sistem data aktual pemenang beasiswa ppa jurusan informatika sedangkan selisih hasil rekomendasi sistem data aktual pemenang beasiswa bbm jurusan informatika kata kunci anp topsis mcdm pengambilan keputusan multi kriteria seleksi beasiswa
Abstrak (Stemmed): beasiswa beri upa bantu uang beri kepada orang tuju guna demi langsung didik tempuh program beasiswa ada ringan beban mahasiswa tempuh masa studi kuliah khusus masalah biaya fakultas teknik universitas trunojoyo milik program beasiswa harus beri kepada hak terima antara beasiswa bantu ajar mahasiswa bbm beasiwa tingkat prestasi akademik ppa tiap jenis beasiswa milik kriteria faktor bobot beda laku seleksi beasiswa tentu alami sulit banyak mohon banyak kriteria masih guna cara manual akibat kurang efektif putus bantu tetap orang layak terima beasiswa butuh sistem dukung putus metode guna teliti analytic network process anp technique order preference by similarity to ideal solution topsis teliti angkat kasus menganalisa validitas alternatif baik terima beasiswa dasar kriteriakriteria tentu guna metode anp cari solusi urut guna metode topsis dasar hasil uji coba sistem dapat beda selisih hasil rekomendasi sistem data aktual menang beasiswa ppa jurus informatika sedang selisih hasil rekomendasi sistem data aktual menang beasiswa bbm jurus informatika kata kunci anp topsis mcdm ambil putus multi kriteria seleksi beasiswa
Abstrak (Corrected): beasiswa bert up bantu hang bert keypad orang juju gun demo lansing did tempeh program beasiswa ada ring began mahasiswa tempeh mass study julian rhesus marsala bay faults tennis university trunojoyo milk program beasiswa harms bert keypad had terms angara beasiswa bantu ajar mahasiswa bum beasiwa dingbat prestos academic papa tip penis beasiswa milk criteria factor robot bed lake seeks beasiswa tent salami suit banyan moon banyan criteria mash gun cara manual akbar during efektif puts bantu team orang kayak terms beasiswa butch sister during puts metope gun elite analytic network process and technique order preference by similarity to ideal solution topis elite angst ass menganalisa validity alternative back terms beasiswa dakar kriteriakriteria tent gun metope and care solus rut gun metope topis dakar hail uni coma sister apart bed selfish hail rekomendasi sister data actual penang beasiswa papa gurus information sedan selfish hail rekomendasi sister data actual penang beasiswa bum gurus information data bunch and topis made ambit puts mufti criteria seeks beasiswa
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'beasiswa': 11, 'guna': 5, 'sistem': 4, 'beri': 3, 'bantu': 3, 'terima': 3, 'kriteria': 3, 'putus': 3, 'metode': 3, 'anp': 3, 'topsis': 3, 'hasil': 3, 'kepada': 2, 'orang': 2, 'tempuh': 2, 'program': 2, 'mahasiswa': 2, 'milik': 2, 'bbm': 2, 'ppa': 2, 'beda': 2, 'seleksi': 2, 'tentu': 2, 'banyak': 2, 'teliti': 2, 'dasar': 2, 'selisih': 2, 'rekomendasi': 2, 'data': 2, 'aktual': 2, 'menang': 2, 'jurus': 2, 'informatika': 2, 'upa': 1, 'uang': 1, 'tuju': 1, 'demi': 1, 'langsung': 1, 'didik': 1, 'ada': 1, 'ringan': 1, 'beban': 1, 'masa': 1, 'studi': 1, 'kuliah': 1, 'khusus': 1, 'masalah': 1, 'biaya': 1, 'fakultas': 1, 'teknik': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'harus': 1, 'hak': 1, 'antara': 1, 'ajar': 1, 'beasiwa': 1, 'tingkat': 1, 'prestasi': 1, 'akademik': 1, 'tiap': 1, 'jenis': 1, 'faktor': 1, 'bobot': 1, 'laku': 1, 'alami': 1, 'sulit': 1, 'mohon': 1, 'masih': 1, 'cara': 1, 'manual': 1, 'akibat': 1, 'kurang': 1, 'efektif': 1, 'tetap': 1, 'layak': 1, 'butuh': 1, 'dukung': 1, 'analytic': 1, 'network': 1, 'process': 1, 'technique': 1, 'order': 1, 'preference': 1, 'by': 1, 'similarity': 1, 'to': 1, 'ideal': 1, 'solution': 1, 'angkat': 1, 'kasus': 1, 'menganalisa': 1, 'validitas': 1, 'alternatif': 1, 'baik': 1, 'kriteriakriteria': 1, 'cari': 1, 'solusi': 1, 'urut': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'dapat': 1, 'sedang': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'mcdm': 1, 'ambil': 1, 'multi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 26, 'of': 17, 'in': 10, 'scholarship': 9, 'to': 9, 'is': 4, 'a': 4, 'be': 4, 'study': 3, 'that': 3, 'and': 3, 'criteria': 3, 'method': 3, 'decision': 3, 'anp': 3, 'topsis': 3, 'system': 3, 'given': 2, 'used': 2, 'program': 2, 'receive': 2, 'ppa': 2, 'have': 2, 'selection': 2, 'which': 2, 'this': 2, 'by': 2, 'solution': 2, 'based': 2, 'using': 2, 'on': 2, 'results': 2, 'difference': 2, 'against': 2, 'actual': 2, 'data': 2, 'informatics': 2, 'majors': 2, 'winners': 2, 'gift': 1, 'form': 1, 'financial': 1, 'assistance': 1, 'individuals': 1, 'who': 1, 'intended': 1, 'for': 1, 'continuation': 1, 'education': 1, 'pursued': 1, 'was': 1, 'held': 1, 'ease': 1, 'burden': 1, 'students': 1, 'taking': 1, 'college': 1, 'period': 1, 'especially': 1, 'matter': 1, 'cost': 1, 'faculty': 1, 'engineering': 1, 'university': 1, 'trunojoyo': 1, 'has': 1, 'should': 1, 'those': 1, 'entitled': 1, 'among': 1, 'student': 1, 'aid': 1, 'bbm': 1, 'scholarships': 1, 'academic': 1, 'achievement': 1, 'any': 1, 'kind': 1, 'or': 1, 'factors': 1, 'different': 1, 'weights': 1, 'but': 1, 'would': 1, 'difficult': 1, 'because': 1, 'many': 1, 'applicants': 1, 'number': 1, 'still': 1, 'use': 1, 'manual': 1, 'resulted': 1, 'lack': 1, 'effective': 1, 'assist': 1, 'determining': 1, 'person': 1, 'eligible': 1, 'required': 1, 'support': 1, 'systems': 1, 'analytic': 1, 'network': 1, 'process': 1, 'technique': 1, 'order': 1, 'preference': 1, 'similarity': 1, 'ideal': 1, 'research': 1, 'will': 1, 'appointed': 1, 'analyze': 1, 'validity': 1, 'case': 1, 'best': 1, 'alternative': 1, 'been': 1, 'determined': 1, 'then': 1, 'sorting': 1, 'sought': 1, 'testing': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'differences': 1, 'while': 1, 'recommendation': 1, 'fuel': 1, 'keywords': 1, 'mcdm': 1, 'multicriteria': 1, 'making': 1})
-------------------------------------------
--- Data #735 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ana Qaimah L.M.D.R
Judul: SISTEM PERAMALAN PENJUALAN JANGKA PENDEK SPARE PART SEPEDA MOTOR MENGGUNAKAN NEURAL NETWORK
(Studi Kasus : Suzuki Kemayoran Bangkalan)
Pembimbing 1: Mula’ab, S.Si, M.Kom
Pembimbing 2: Fika Hastarita R.,ST, M.Eng
Abstrak (Raw): Spare part merupakan salah satu bagian penting dalam pengoperasian mesin pada sepeda motor. Peningkatan jumlah penjualan spare part yang tidak terduga saat proses tune-up menyebabkan kesulitan dalam pelayanan yang terbaik kepada konsumen. Demikian juga sebaliknya, apabila terjadi penurunan jumlah penjualan spare part, maka akan menyebabkan penumpukan spare part di gudang. Oleh karena itu diperlukan sistem peramalan yang mampu meramalkan penjualan spare part pada periode berikutnya. Sistem peramalan ini menggunakan metode Jaringan Syaraf Tiruan algoritma Propagasi Balik dengan momentum untuk meramalkan jumlah penjualan spare part pada bulan berikutnya. Data yang telah tersimpan dihitung menggunakan epoh dan learning rate yang berbeda. Dari hasil uji coba system, maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan semua data sebagai data training dan menggunakan learning rate 3.5 dan dengan epoh 200 akan menghasilkan tingkat kesalahan 0.0622716.
Abstrak (Clean): spare part merupakan salah satu bagian penting dalam pengoperasian mesin pada sepeda motor peningkatan jumlah penjualan spare part yang tidak terduga saat proses tuneup menyebabkan kesulitan dalam pelayanan yang terbaik kepada konsumen demikian juga sebaliknya apabila terjadi penurunan jumlah penjualan spare part maka akan menyebabkan penumpukan spare part di gudang oleh karena itu diperlukan sistem peramalan yang mampu meramalkan penjualan spare part pada periode berikutnya sistem peramalan ini menggunakan metode jaringan syaraf tiruan algoritma propagasi balik dengan momentum untuk meramalkan jumlah penjualan spare part pada bulan berikutnya data yang telah tersimpan dihitung menggunakan epoh dan learning rate yang berbeda dari hasil uji coba system maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan semua data sebagai data training dan menggunakan learning rate dan dengan epoh akan menghasilkan tingkat kesalahan
Abstrak (Stopwords Removed): spare part salah satu bagian penting pengoperasian mesin sepeda motor peningkatan jumlah penjualan spare part terduga proses tuneup menyebabkan kesulitan pelayanan terbaik kepada konsumen demikian sebaliknya apabila terjadi penurunan jumlah penjualan spare part menyebabkan penumpukan spare part gudang diperlukan sistem peramalan mampu meramalkan penjualan spare part periode berikutnya sistem peramalan menggunakan metode jaringan syaraf tiruan algoritma propagasi balik momentum meramalkan jumlah penjualan spare part bulan berikutnya data tersimpan dihitung menggunakan epoh learning rate berbeda hasil uji coba system dapat disimpulkan menggunakan semua data data training menggunakan learning rate epoh menghasilkan tingkat kesalahan
Abstrak (Stemmed): spare part salah satu bagi penting operasi mesin sepeda motor tingkat jumlah jual spare part duga proses tuneup sebab sulit layan baik kepada konsumen demikian balik apabila jadi turun jumlah jual spare part sebab tumpu spare part gudang perlu sistem amal mampu ramal jual spare part periode ikut sistem amal guna metode jaring syaraf tiru algoritma propagasi balik momentum ramal jumlah jual spare part bulan ikut data simpan hitung guna epoh learning rate beda hasil uji coba system dapat simpul guna semua data data training guna learning rate epoh hasil tingkat salah
Abstrak (Corrected): spare part salad sat bag panting operas resin speed motor dingbat mullah dual spare part dug proves tuneup kebab suit layman back keypad consumed domitian balk arabia jade turn mullah dual spare part kebab jump spare part gang peru sister anal camp jamal dual spare part period it sister anal gun metope caring scarf tire algorithm propagate balk momentum jamal mullah dual spare part buran it data simian hiding gun epoch learning rate bed hail uni coma system apart simple gun sea data data training gun learning rate epoch hail dingbat salad
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'spare': 6, 'part': 6, 'jual': 4, 'guna': 4, 'jumlah': 3, 'data': 3, 'salah': 2, 'tingkat': 2, 'sebab': 2, 'balik': 2, 'sistem': 2, 'amal': 2, 'ramal': 2, 'ikut': 2, 'epoh': 2, 'learning': 2, 'rate': 2, 'hasil': 2, 'satu': 1, 'bagi': 1, 'penting': 1, 'operasi': 1, 'mesin': 1, 'sepeda': 1, 'motor': 1, 'duga': 1, 'proses': 1, 'tuneup': 1, 'sulit': 1, 'layan': 1, 'baik': 1, 'kepada': 1, 'konsumen': 1, 'demikian': 1, 'apabila': 1, 'jadi': 1, 'turun': 1, 'tumpu': 1, 'gudang': 1, 'perlu': 1, 'mampu': 1, 'periode': 1, 'metode': 1, 'jaring': 1, 'syaraf': 1, 'tiru': 1, 'algoritma': 1, 'propagasi': 1, 'momentum': 1, 'bulan': 1, 'simpan': 1, 'hitung': 1, 'beda': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'system': 1, 'dapat': 1, 'simpul': 1, 'semua': 1, 'training': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'in': 6, 'of': 5, 'spare': 4, 'is': 4, 'data': 4, 'that': 4, 'using': 4, 'part': 3, 'for': 3, 'momentum': 3, 'with': 3, 'to': 3, 'next': 3, 'month': 3, 'forecasting': 3, 'system': 3, 'and': 3, 'rate': 3, 'selling': 2, 'marketing': 2, 'product': 2, 'method': 2, 'neural': 2, 'network': 2, 'backpropagation': 2, 'from': 2, 'epoch': 2, 'learning': 2, 'one': 1, 'vital': 1, 'component': 1, 'machine': 1, 'operational': 1, 'motor': 1, 'cycle': 1, 'progress': 1, 'unfathomable': 1, 'at': 1, 'tuneup': 1, 'process': 1, 'cause': 1, 'difficulty': 1, 'best': 1, 'service': 1, 'consumer': 1, 'such': 1, 'contrary': 1, 'if': 1, 'have': 1, 'decrease': 1, 'then': 1, 'make': 1, 'pile': 1, 'up': 1, 's': 1, 'use': 1, 'algoritma': 1, 'prediction': 1, 'total': 1, 'history': 1, 'last': 1, 'warehouse': 1, 'so': 1, 'want': 1, 'capable': 1, 'products': 1, 'periodic': 1, 'this': 1, 'algorithm': 1, 'predict': 1, 'amount': 1, 'sales': 1, 'parts': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'saved': 1, 'calculated': 1, 'different': 1, 'test': 1, 'it': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'concluded': 1, 'by': 1, 'all': 1, 'as': 1, 'training': 1, 'will': 1, 'result': 1, 'an': 1, 'error': 1})
-------------------------------------------
--- Data #736 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: ilham wibisono aziz
Judul: PENGEMBANGAN MESIN PENCARIAN ANTIPLAGIASI PADA
SIM JURNAL MAHASISWA MENGGUNAKAN ALGORITMA
WINNOWING FUZZY K-MEANS
Pembimbing 1: Hermawan S.T.,M.Kom
Pembimbing 2: Andharini Dwi Cahyani S.Kom.,M.Kom
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Penjiplakan merupakan masalah yang sering muncul dan semakin berkembang terutama dalam bidang pendidikan. Banyak karya tulis yang sebagian bahkan seluruh isinya dibuat dengan menjiplak dari karya tulis orang lain. Untuk mengatasi masalah tersebut, salah satunya solusinya adalah dengan dibuatnya aplikasi yang dapat mengelompokan dokumen dan mendeteksi penjiplakan pada dokumen tersebut. Pada tugas akhir ini dibuat aplikasi yang dapat mendeteksi penjiplakan antar dokumen yaitu dengan membandingkan antar dokumen. Dalam melakukan pendeteksian penjiplakan dokumen digunakan algoritma Winnowing. Algoritma winnowing ini berfungsi untuk melakukan proses dokumen fingerprint, yaitu dengan merubah teks menjadi sekumpulan nilai - nilai hash. Nilai hash ini yang akan digunakan untuk mendeteksi tingkat kesamaan antar dokumen. Dalam hal pengelompokan dokumen dipergunakan algoritma fuzzy k-means. Dari hasil uji coba aplikasi ini dapat diambil kesimpulan bahwa semakin besar nilai n-gram, basis, dan window maka semakin kecil hasil prosentase kemiripan antar dokumen yaitu dengan menghasilkan sebesar 4.17%, dan sebaliknya semakin kecil nilai n-gram, basis, dan window maka semakin besar prosentase kemiripan antar dokumen yaitu dengan menghasilkan prosentase 98.49%. Pada perhitungan nilai f-measure dipengaruhi oleh keakuratan data yang diproses.
Kata Kunci : deteksi penjiplakan, cluster, f-measure
Abstrak (Clean): abstrak penjiplakan merupakan masalah yang sering muncul dan semakin berkembang terutama dalam bidang pendidikan banyak karya tulis yang sebagian bahkan seluruh isinya dibuat dengan menjiplak dari karya tulis orang lain untuk mengatasi masalah tersebut salah satunya solusinya adalah dengan dibuatnya aplikasi yang dapat mengelompokan dokumen dan mendeteksi penjiplakan pada dokumen tersebut pada tugas akhir ini dibuat aplikasi yang dapat mendeteksi penjiplakan antar dokumen yaitu dengan membandingkan antar dokumen dalam melakukan pendeteksian penjiplakan dokumen digunakan algoritma winnowing algoritma winnowing ini berfungsi untuk melakukan proses dokumen fingerprint yaitu dengan merubah teks menjadi sekumpulan nilai nilai hash nilai hash ini yang akan digunakan untuk mendeteksi tingkat kesamaan antar dokumen dalam hal pengelompokan dokumen dipergunakan algoritma fuzzy kmeans dari hasil uji coba aplikasi ini dapat diambil kesimpulan bahwa semakin besar nilai ngram basis dan window maka semakin kecil hasil prosentase kemiripan antar dokumen yaitu dengan menghasilkan sebesar dan sebaliknya semakin kecil nilai ngram basis dan window maka semakin besar prosentase kemiripan antar dokumen yaitu dengan menghasilkan prosentase pada perhitungan nilai fmeasure dipengaruhi oleh keakuratan data yang diproses kata kunci deteksi penjiplakan cluster fmeasure
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak penjiplakan masalah sering muncul semakin berkembang terutama bidang pendidikan banyak karya tulis sebagian bahkan seluruh isinya dibuat menjiplak karya tulis orang lain mengatasi masalah tersebut salah satunya solusinya dibuatnya aplikasi dapat mengelompokan dokumen mendeteksi penjiplakan dokumen tersebut tugas akhir dibuat aplikasi dapat mendeteksi penjiplakan antar dokumen membandingkan antar dokumen melakukan pendeteksian penjiplakan dokumen digunakan algoritma winnowing algoritma winnowing berfungsi melakukan proses dokumen fingerprint merubah teks menjadi sekumpulan nilai nilai hash nilai hash digunakan mendeteksi tingkat kesamaan antar dokumen pengelompokan dokumen dipergunakan algoritma fuzzy kmeans hasil uji coba aplikasi dapat diambil kesimpulan semakin besar nilai ngram basis window semakin kecil hasil prosentase kemiripan antar dokumen menghasilkan sebesar sebaliknya semakin kecil nilai ngram basis window semakin besar prosentase kemiripan antar dokumen menghasilkan prosentase perhitungan nilai fmeasure dipengaruhi keakuratan data diproses kata kunci deteksi penjiplakan cluster fmeasure
Abstrak (Stemmed): abstrak jiplak masalah sering muncul makin kembang utama bidang didik banyak karya tulis bagi bahkan seluruh isi buat jiplak karya tulis orang lain atas masalah sebut salah satu solusi buat aplikasi dapat kelompok dokumen deteksi jiplak dokumen sebut tugas akhir buat aplikasi dapat deteksi jiplak antar dokumen banding antar dokumen laku deteksi jiplak dokumen guna algoritma winnowing algoritma winnowing fungsi laku proses dokumen fingerprint rubah teks jadi kumpul nilai nilai hash nilai hash guna deteksi tingkat sama antar dokumen kelompok dokumen guna algoritma fuzzy kmeans hasil uji coba aplikasi dapat ambil simpul makin besar nilai ngram basis window makin kecil hasil prosentase mirip antar dokumen hasil besar balik makin kecil nilai ngram basis window makin besar prosentase mirip antar dokumen hasil prosentase hitung nilai fmeasure pengaruh akurat data proses kata kunci deteksi jiplak cluster fmeasure
Abstrak (Corrected): abstract jiplak marsala seeing munch making embank mama biding did banyan karma tulips bag balkan seluruh is but jiplak karma tulips orang lain alas marsala debut salad sat solus but aplikasi apart kelompok document detest jiplak document debut tugs air but aplikasi apart detest jiplak altar document banding altar document lake detest jiplak document gun algorithm winnowing algorithm winnowing fungi lake proves document fingerprint rush tens jade rumpus nilgai nilgai hash nilgai hash gun detest dingbat same altar document kelompok document gun algorithm fuzzy means hail uni coma aplikasi apart ambit simple making bear nilgai gram basis window making cecil hail prosentase mirin altar document hail bear balk making cecil nilgai gram basis window making bear prosentase mirin altar document hail prosentase hiding nilgai measure pengaruh aura data proves data bunch detest jiplak cluster measure
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'dokumen': 10, 'jiplak': 6, 'nilai': 6, 'makin': 5, 'deteksi': 5, 'antar': 5, 'hasil': 4, 'buat': 3, 'aplikasi': 3, 'dapat': 3, 'guna': 3, 'algoritma': 3, 'besar': 3, 'prosentase': 3, 'masalah': 2, 'karya': 2, 'tulis': 2, 'sebut': 2, 'kelompok': 2, 'laku': 2, 'winnowing': 2, 'proses': 2, 'hash': 2, 'ngram': 2, 'basis': 2, 'window': 2, 'kecil': 2, 'mirip': 2, 'fmeasure': 2, 'abstrak': 1, 'sering': 1, 'muncul': 1, 'kembang': 1, 'utama': 1, 'bidang': 1, 'didik': 1, 'banyak': 1, 'bagi': 1, 'bahkan': 1, 'seluruh': 1, 'isi': 1, 'orang': 1, 'lain': 1, 'atas': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'solusi': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'banding': 1, 'fungsi': 1, 'fingerprint': 1, 'rubah': 1, 'teks': 1, 'jadi': 1, 'kumpul': 1, 'tingkat': 1, 'sama': 1, 'fuzzy': 1, 'kmeans': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'ambil': 1, 'simpul': 1, 'balik': 1, 'hitung': 1, 'pengaruh': 1, 'akurat': 1, 'data': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'cluster': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 27, 'of': 17, 'documents': 7, 'is': 6, 'that': 6, 'in': 6, 'to': 6, 'plagiarism': 5, 'and': 5, 'between': 5, 'value': 5, 'by': 4, 'a': 3, 'document': 3, 'used': 3, 'similarity': 3, 'percentage': 3, 'made': 2, 'these': 2, 'applications': 2, 'can': 2, 'this': 2, 'detection': 2, 'winnowing': 2, 'algorithm': 2, 'hash': 2, 'be': 2, 'greater': 2, 'ngrams': 2, 'base': 2, 'then': 2, 'window': 2, 'smaller': 2, 'fmeasure': 2, 'abstract': 1, 'problem': 1, 'often': 1, 'arises': 1, 'growing': 1, 'especially': 1, 'field': 1, 'education': 1, 'many': 1, 'papers': 1, 'some': 1, 'even': 1, 'copying': 1, 'entire': 1, 'contents': 1, 'writings': 1, 'others': 1, 'overcome': 1, 'problems': 1, 'one': 1, 'solution': 1, 'classify': 1, 'detecting': 1, 'such': 1, 'final': 1, 'project': 1, 'application': 1, 'detects': 1, 'comparing': 1, 'conducting': 1, 'algorithms': 1, 'serves': 1, 'make': 1, 'process': 1, 'fingerprint': 1, 'ie': 1, 'changing': 1, 'text': 1, 'set': 1, 'values': 1, 'will': 1, 'detect': 1, 'degree': 1, 'case': 1, 'clustering': 1, 'fuzzy': 1, 'kmeans': 1, 'from': 1, 'test': 1, 'results': 1, 'concluded': 1, 'gets': 1, 'yield': 1, 'result': 1, 'conversely': 1, 'produce': 1, 'calculation': 1, 'affected': 1, 'accuracy': 1, 'data': 1, 'being': 1, 'processed': 1, 'keywords': 1, 'cluster': 1})
-------------------------------------------
--- Data #737 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Catur Ngesti Waluyo
Judul: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN KARYAWAN BERPRESTASI DENGAN INTEGRASI FAHP dan ELECTRE II
Pembimbing 1: Mula'ab,S.Si.,M.Kom
Pembimbing 2: Riza Alfita, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Sumber daya manusia mutlak dibutuhkan untuk kemajuan suatu perusahaan guna menjadikan perusahaan itu menjadi perusahaan yang maju dan tidak kalah bersaing dengan perusahaan lainnya. Dalam hal ini maka dibuatlah Sistem Pendukung keputusan (SPK) pemilihan karyawan berprestasi untuk mencari karyawan berprestasi. Sistem Pendukung keputusan (SPK) ini menggunakan FAHP dan ELECTRE II. Metode FAHP merupakan metode yang cukup obyektif untuk proses penilaian berdasarkan hirarki kriteria yang digabungkan dengan konsep fuzzy sesuai kriteria penilaian kinerja karyawan perusahaan. Setelah mendapat bobot dilakukan proses selanjutnya dengan menggunakan metode ELECTRE II hingga mendapat karyawan berprestasi. Untuk menjaga bahwa penilaian ini tidak berpihak kepada salah satu karyawan dan bebas intervensi dari karyawan maka perusahaan menggunakan pihak luar yang independen dan profesional untuk melakukan penilaian terhadap karyawan. Hasil penilaian dari pihak luar yang berupa angka-angka kemudian oleh departemen sdm dilakukan penjumlahan nilai komulatif kriteria untuk mendapat karyawan terbaik tanpa ada prioritas kriteria yang lebih penting. Dengan menggunakan metode FAHP dan ELECTREII hasil keluaran mendekati keakuratan dengan hasil yang diperoleh dari areal manager di banding dengan hitung manual perusahaan tanpa memperhatikan bobot kepentingan.
Abstrak (Clean): sumber daya manusia mutlak dibutuhkan untuk kemajuan suatu perusahaan guna menjadikan perusahaan itu menjadi perusahaan yang maju dan tidak kalah bersaing dengan perusahaan lainnya dalam hal ini maka dibuatlah sistem pendukung keputusan spk pemilihan karyawan berprestasi untuk mencari karyawan berprestasi sistem pendukung keputusan spk ini menggunakan fahp dan electre ii metode fahp merupakan metode yang cukup obyektif untuk proses penilaian berdasarkan hirarki kriteria yang digabungkan dengan konsep fuzzy sesuai kriteria penilaian kinerja karyawan perusahaan setelah mendapat bobot dilakukan proses selanjutnya dengan menggunakan metode electre ii hingga mendapat karyawan berprestasi untuk menjaga bahwa penilaian ini tidak berpihak kepada salah satu karyawan dan bebas intervensi dari karyawan maka perusahaan menggunakan pihak luar yang independen dan profesional untuk melakukan penilaian terhadap karyawan hasil penilaian dari pihak luar yang berupa angkaangka kemudian oleh departemen sdm dilakukan penjumlahan nilai komulatif kriteria untuk mendapat karyawan terbaik tanpa ada prioritas kriteria yang lebih penting dengan menggunakan metode fahp dan electreii hasil keluaran mendekati keakuratan dengan hasil yang diperoleh dari areal manager di banding dengan hitung manual perusahaan tanpa memperhatikan bobot kepentingan
Abstrak (Stopwords Removed): sumber daya manusia mutlak dibutuhkan kemajuan perusahaan menjadikan perusahaan menjadi perusahaan maju kalah bersaing perusahaan lainnya dibuatlah sistem pendukung keputusan spk pemilihan karyawan berprestasi mencari karyawan berprestasi sistem pendukung keputusan spk menggunakan fahp electre ii metode fahp metode cukup obyektif proses penilaian berdasarkan hirarki kriteria digabungkan konsep fuzzy sesuai kriteria penilaian kinerja karyawan perusahaan mendapat bobot dilakukan proses selanjutnya menggunakan metode electre ii hingga mendapat karyawan berprestasi menjaga penilaian berpihak kepada salah satu karyawan bebas intervensi karyawan perusahaan menggunakan pihak luar independen profesional melakukan penilaian karyawan hasil penilaian pihak luar berupa angkaangka departemen sdm dilakukan penjumlahan nilai komulatif kriteria mendapat karyawan terbaik ada prioritas kriteria lebih penting menggunakan metode fahp electreii hasil keluaran mendekati keakuratan hasil diperoleh areal manager banding hitung manual perusahaan memperhatikan bobot kepentingan
Abstrak (Stemmed): sumber daya manusia mutlak butuh maju usaha jadi usaha jadi usaha maju kalah saing usaha lain buat sistem dukung putus spk pilih karyawan prestasi cari karyawan prestasi sistem dukung putus spk guna fahp electre ii metode fahp metode cukup obyektif proses nilai dasar hirarki kriteria gabung konsep fuzzy sesuai kriteria nilai kerja karyawan usaha dapat bobot laku proses lanjut guna metode electre ii hingga dapat karyawan prestasi jaga nilai pihak kepada salah satu karyawan bebas intervensi karyawan usaha guna pihak luar independen profesional laku nilai karyawan hasil nilai pihak luar upa angkaangka departemen sdm laku jumlah nilai komulatif kriteria dapat karyawan baik ada prioritas kriteria lebih penting guna metode fahp electreii hasil keluar dekat akurat hasil oleh areal manager banding hitung manual usaha perhati bobot penting
Abstrak (Corrected): number day amnesia mutual butch maj sara jade sara jade sara maj galah saying sara lain but sister during puts spy pilch karajan prestos care karajan prestos sister during puts spy gun fahd electro i metope fahd metope cutup obyektif proves nilgai dakar hirarki criteria gang onset fuzzy sexual criteria nilgai era karajan sara apart robot lake proves layout gun metope electro i hinges apart karajan prestos saga nilgai pick keypad salad sat karajan betas intervene karajan sara gun pick liar independent professional lake nilgai karajan hail nilgai pick liar up angkaangka department sum lake mullah nilgai komulatif criteria apart karajan back ada priority criteria leash panting gun metope fahd electric hail cellar dead aura hail olen areal manager banding hiding manual sara perhaps robot panting
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'karyawan': 8, 'usaha': 7, 'nilai': 6, 'guna': 4, 'metode': 4, 'kriteria': 4, 'prestasi': 3, 'fahp': 3, 'dapat': 3, 'laku': 3, 'pihak': 3, 'hasil': 3, 'maju': 2, 'jadi': 2, 'sistem': 2, 'dukung': 2, 'putus': 2, 'spk': 2, 'electre': 2, 'ii': 2, 'proses': 2, 'bobot': 2, 'luar': 2, 'penting': 2, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'manusia': 1, 'mutlak': 1, 'butuh': 1, 'kalah': 1, 'saing': 1, 'lain': 1, 'buat': 1, 'pilih': 1, 'cari': 1, 'cukup': 1, 'obyektif': 1, 'dasar': 1, 'hirarki': 1, 'gabung': 1, 'konsep': 1, 'fuzzy': 1, 'sesuai': 1, 'kerja': 1, 'lanjut': 1, 'hingga': 1, 'jaga': 1, 'kepada': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'bebas': 1, 'intervensi': 1, 'independen': 1, 'profesional': 1, 'upa': 1, 'angkaangka': 1, 'departemen': 1, 'sdm': 1, 'jumlah': 1, 'komulatif': 1, 'baik': 1, 'ada': 1, 'prioritas': 1, 'lebih': 1, 'electreii': 1, 'keluar': 1, 'dekat': 1, 'akurat': 1, 'oleh': 1, 'areal': 1, 'manager': 1, 'banding': 1, 'hitung': 1, 'manual': 1, 'perhati': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 13, 'to': 9, 'a': 6, 'and': 6, 'employees': 5, 'criteria': 4, 'company': 3, 'high': 3, 'performing': 3, 'using': 3, 'fahp': 3, 'electre': 3, 'ii': 3, 'method': 3, 'assessment': 3, 'is': 2, 'for': 2, 'not': 2, 'with': 2, 'companies': 2, 'in': 2, 'this': 2, 'decision': 2, 'support': 2, 'system': 2, 'dss': 2, 'on': 2, 'get': 2, 'employee': 2, 'results': 2, 'human': 1, 'resources': 1, 'absolutely': 1, 'necessary': 1, 'progress': 1, 'make': 1, 'into': 1, 'forward': 1, 'compete': 1, 'other': 1, 'case': 1, 'there': 1, 'was': 1, 'made': 1, 'selection': 1, 'seek': 1, 'fairly': 1, 'objective': 1, 'process': 1, 'based': 1, 'hierarchy': 1, 'combined': 1, 'fuzzy': 1, 'concepts': 1, 'according': 1, 'performance': 1, 'appraisal': 1, 'firm': 1, 'after': 1, 'obtaining': 1, 'weights': 1, 'do': 1, 'further': 1, 'processing': 1, 'maintain': 1, 'that': 1, 'judgment': 1, 'does': 1, 'favor': 1, 'one': 1, 'nonintervention': 1, 'use': 1, 'independent': 1, 'outsiders': 1, 'professionals': 1, 'undertake': 1, 'an': 1, 'external': 1, 'form': 1, 'numbers': 1, 'then': 1, 'by': 1, 'hrd': 1, 'performed': 1, 'cumulative': 1, 'sum': 1, 'best': 1, 'no': 1, 'more': 1, 'important': 1, 'priority': 1, 'methods': 1, 'output': 1, 'close': 1, 'accuracy': 1, 'obtained': 1, 'from': 1, 'area': 1, 'manager': 1, 'appeal': 1, 'manually': 1, 'count': 1, 'interests': 1, 'regardless': 1, 'weight': 1})
-------------------------------------------
--- Data #738 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Hamiyah
Judul: PENGELOMPOKAN KUALITAS KELAS PADA SISWA MENGGUNAKAN INDEKS DAVIES-BOULDIN SOM (SELF ORGANIZING MAP)
Pembimbing 1: Bain Khusnul K,ST.,M.Kom
Pembimbing 2: Firli Irhamni, ST, M. Kom
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Data yang terdapat pada SMA Wachid Hasyim 2 Taman-Sepanjang merupakan data siswa yang masih mentah sehingga data tersebut perlu diolah. Pengolahan data dengan mengelompokan (Clustering) data-data tersebut memiliki beragam metode salah satunya adalah SOM (Self Organizing Map). Untuk menvalidasi data setelah Penggunaan distance matrix digunakan IDB (Indeks Davies-Bouldin). IDB dalam SOM bertujuan untuk meningkatkan akurasi validasi hasil analisa data. Pada akhirnya penganalisaan data dengan studi kasus SMA Wachid Hasyim 2 Taman-Sepanjang ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemiripan siswa dalam satu kelompok (per kelas). Metode SOM mampu mengelompokan data yang berdekatan untuk dicari kemiripannya berdasarkan pola. Kemiripan data pada pengelompokan siswa yang dijadikan tiga cluster dengan learning rate 0.6 serta epoch 10, 20, 30 dengan MSE terkecil = 41.42 di epoch 30 pada 245 data training. Sedangkan yang dijadikan tiga sampai dengan sembilan Cluster dengan learning rate 0.6 serta epoch 10, 20, 30 dengan MSE terkecil = 25.04 di epoch 20 pada cluster ke-4 dengan 245 data training. Nilai terkecil pada pemvalidasian Cluster dengan IDB menggunakan tiga sampai dengan sembilan Cluster pada 245 data training berada pada cluster ke-9 dengan nilai IDB = 37.44 dan hasilnya kurang akurat karena kelas yang terbentuk hanya dua kelompok.
Kata kunci: Clustering, SOM, Eucledian Distance, IDB, SMA Wachid Hasyim 2 Taman-Sepanjang
Abstrak (Clean): abstrak data yang terdapat pada sma wachid hasyim tamansepanjang merupakan data siswa yang masih mentah sehingga data tersebut perlu diolah pengolahan data dengan mengelompokan clustering datadata tersebut memiliki beragam metode salah satunya adalah som self organizing map untuk menvalidasi data setelah penggunaan distance matrix digunakan idb indeks daviesbouldin idb dalam som bertujuan untuk meningkatkan akurasi validasi hasil analisa data pada akhirnya penganalisaan data dengan studi kasus sma wachid hasyim tamansepanjang ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemiripan siswa dalam satu kelompok per kelas metode som mampu mengelompokan data yang berdekatan untuk dicari kemiripannya berdasarkan pola kemiripan data pada pengelompokan siswa yang dijadikan tiga cluster dengan learning rate serta epoch dengan mse terkecil di epoch pada data training sedangkan yang dijadikan tiga sampai dengan sembilan cluster dengan learning rate serta epoch dengan mse terkecil di epoch pada cluster ke dengan data training nilai terkecil pada pemvalidasian cluster dengan idb menggunakan tiga sampai dengan sembilan cluster pada data training berada pada cluster ke dengan nilai idb dan hasilnya kurang akurat karena kelas yang terbentuk hanya dua kelompok kata kunci clustering som eucledian distance idb sma wachid hasyim tamansepanjang
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak data terdapat sma wachid hasyim tamansepanjang data siswa masih mentah data tersebut perlu diolah pengolahan data mengelompokan clustering datadata tersebut memiliki beragam metode salah satunya som self organizing map menvalidasi data penggunaan distance matrix digunakan idb indeks daviesbouldin idb som bertujuan meningkatkan akurasi validasi hasil analisa data akhirnya penganalisaan data studi kasus sma wachid hasyim tamansepanjang bertujuan mengetahui tingkat kemiripan siswa satu kelompok per kelas metode som mampu mengelompokan data berdekatan dicari kemiripannya berdasarkan pola kemiripan data pengelompokan siswa dijadikan tiga cluster learning rate epoch mse terkecil epoch data training sedangkan dijadikan tiga sembilan cluster learning rate epoch mse terkecil epoch cluster data training nilai terkecil pemvalidasian cluster idb menggunakan tiga sembilan cluster data training berada cluster nilai idb hasilnya kurang akurat kelas terbentuk dua kelompok kata kunci clustering som eucledian distance idb sma wachid hasyim tamansepanjang
Abstrak (Stemmed): abstrak data dapat sma wachid hasyim tamansepanjang data siswa masih mentah data sebut perlu olah olah data kelompok clustering datadata sebut milik agam metode salah satu som self organizing map menvalidasi data guna distance matrix guna idb indeks daviesbouldin idb som tuju tingkat akurasi validasi hasil analisa data akhir penganalisaan data studi kasus sma wachid hasyim tamansepanjang tuju tahu tingkat mirip siswa satu kelompok per kelas metode som mampu kelompok data dekat cari mirip dasar pola mirip data kelompok siswa jadi tiga cluster learning rate epoch mse kecil epoch data training sedang jadi tiga sembilan cluster learning rate epoch mse kecil epoch cluster data training nilai kecil pemvalidasian cluster idb guna tiga sembilan cluster data training ada cluster nilai idb hasil kurang akurat kelas bentuk dua kelompok kata kunci clustering som eucledian distance idb sma wachid hasyim tamansepanjang
Abstrak (Corrected): abstract data apart sea watched hakim tamansepanjang data visa mash mental data debut peru blah blah data kelompok clustering datadata debut milk adam metope salad sat som self organizing map menvalidasi data gun distance matrix gun id ideas daviesbouldin id som juju dingbat auras validate hail analyst data air penganalisaan data study ass sea watched hakim tamansepanjang juju tau dingbat mirin visa sat kelompok per keas metope som camp kelompok data dead care mirin dakar pola mirin data kelompok visa jade toga cluster learning rate epoch me cecil epoch data training sedan jade toga serbian cluster learning rate epoch me cecil epoch cluster data training nilgai cecil pemvalidasian cluster id gun toga serbian cluster data training ada cluster nilgai id hail during aura keas bent due kelompok data bunch clustering som euclidian distance id sea watched hakim tamansepanjang
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'data': 12, 'cluster': 6, 'kelompok': 5, 'idb': 5, 'som': 4, 'epoch': 4, 'sma': 3, 'wachid': 3, 'hasyim': 3, 'tamansepanjang': 3, 'siswa': 3, 'guna': 3, 'mirip': 3, 'tiga': 3, 'kecil': 3, 'training': 3, 'sebut': 2, 'olah': 2, 'clustering': 2, 'metode': 2, 'satu': 2, 'distance': 2, 'tuju': 2, 'tingkat': 2, 'hasil': 2, 'kelas': 2, 'jadi': 2, 'learning': 2, 'rate': 2, 'mse': 2, 'sembilan': 2, 'nilai': 2, 'abstrak': 1, 'dapat': 1, 'masih': 1, 'mentah': 1, 'perlu': 1, 'datadata': 1, 'milik': 1, 'agam': 1, 'salah': 1, 'self': 1, 'organizing': 1, 'map': 1, 'menvalidasi': 1, 'matrix': 1, 'indeks': 1, 'daviesbouldin': 1, 'akurasi': 1, 'validasi': 1, 'analisa': 1, 'akhir': 1, 'penganalisaan': 1, 'studi': 1, 'kasus': 1, 'tahu': 1, 'per': 1, 'mampu': 1, 'dekat': 1, 'cari': 1, 'dasar': 1, 'pola': 1, 'sedang': 1, 'pemvalidasian': 1, 'ada': 1, 'kurang': 1, 'akurat': 1, 'bentuk': 1, 'dua': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'eucledian': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'data': 12, 'with': 8, 'in': 7, 'is': 5, 'to': 5, 'idb': 5, 'at': 5, 'cluster': 5, 'of': 4, 'som': 4, 'epoch': 4, 'sma': 3, 'wachid': 3, 'hasyim': 3, 'tamansepanjang': 3, 'similarity': 3, 'tree': 3, 'and': 3, 'smallest': 3, 'training': 3, 'be': 2, 'grouping': 2, 'clustering': 2, 'method': 2, 'distance': 2, 'it': 2, 'aims': 2, 'validation': 2, 'class': 2, 'on': 2, 'learning': 2, 'rate': 2, 'mse': 2, 'until': 2, 'nine': 2, 'score': 2, 'abstract': 1, 'contained': 1, 'still': 1, 'raw': 1, 'student': 1, 'so': 1, 'that': 1, 'needs': 1, 'processed': 1, 'processing': 1, 'by': 1, 'datas': 1, 'have': 1, 'variety': 1, 'one': 1, 'them': 1, 'self': 1, 'organizing': 1, 'map': 1, 'validate': 1, 'after': 1, 'usin': 1, 'matrix': 1, 'used': 1, 'daviesbouldin': 1, 'index': 1, 'increase': 1, 'accuracy': 1, 'analys': 1, 'result': 1, 'end': 1, 'analyse': 1, 'studies': 1, 'case': 1, 'know': 1, 'degree': 1, 'ofstudent': 1, 'a': 1, 'group': 1, 'every': 1, 'can': 1, 'classify': 1, 'closing': 1, 'reseacrh': 1, 'based': 1, 'pattern': 1, 'students': 1, 'clusters': 1, 'while': 1, 'made': 1, 'use': 1, 'are': 1, 'results': 1, 'less': 1, 'accurate': 1, 'because': 1, 'only': 1, 'groups': 1, 'keywords': 1, 'eucledian': 1})
-------------------------------------------
--- Data #739 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Gendra Budiarti
Judul: APLIKASI CITRA MOSAIC PANORAMIC MENGGUNAKAN METODE SIFT (SCALE INVARIANT FEATURE TRANSFORM)
Pembimbing 1: Eza Rahmanita, ST, MT
Pembimbing 2: Meidya Koeshardianto, S.Si, MT
Abstrak (Raw): Sebuah citra banyak diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, misalnya dalam bidang kedokteran untuk mengetahui bagian dalam tubuh manusia atau mendeteksi penyakit, dalam bidang geologi untuk memetakan suatu wilayah tertentu, dan lain sebagainya. Oleh karena itu dibutuhkan suatu tampilan citra yang dapat merepresentasikan suatu obyek. Namun batasan luas citra sering menjadi kendala dalam penerapan fungsi maupun manfaat citra itu sendiri. Untuk itu diperlukan aplikasi penggabungan citra atau mosaic panoramic yang dapat memperluas tampilan citra, sehingga dapat lebih bermanfaat untuk memberikan informasi suatu obyek tertentu. Pada penelitian ini menggunakan metode Scale Invariant Feature Transform (SIFT) untuk pendeteksian keypoint. Jumlah keypoint dapat berubah berdasarkan nilai threshold yang ditentukan. Dari 20 pasang citra yang diteliti, nilai threshold 0.1 pada 12 citra masukan jumlah keypoint yang berkesesuaian bernilai 0, sehingga tidak dapat dilakukan proses mosaic panoramic. Pada nilai threshold 0.6 jumlah keypoint yang berkesesuaian bernilai sedang dan dapat menghasilkan citra hasil mosaic panoramic. Sedangkan pada nilai threshold 0.9 jumlah keypoint yang berkesesuaian pada 14 pasang citra masukan atau 70% dari jumlah citra masukan semakin banyak ditemukan, sehingga dapat dilakukan proses mosaic panoramic dan menghasilkan citra hasil mosaic panoramic yang lebih baik.
Kata Kunci: Mosaic Panoramic, SIFT (Scale Invariant Feature Transform), Keypoint
Abstrak (Clean): sebuah citra banyak diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan misalnya dalam bidang kedokteran untuk mengetahui bagian dalam tubuh manusia atau mendeteksi penyakit dalam bidang geologi untuk memetakan suatu wilayah tertentu dan lain sebagainya oleh karena itu dibutuhkan suatu tampilan citra yang dapat merepresentasikan suatu obyek namun batasan luas citra sering menjadi kendala dalam penerapan fungsi maupun manfaat citra itu sendiri untuk itu diperlukan aplikasi penggabungan citra atau mosaic panoramic yang dapat memperluas tampilan citra sehingga dapat lebih bermanfaat untuk memberikan informasi suatu obyek tertentu pada penelitian ini menggunakan metode scale invariant feature transform sift untuk pendeteksian keypoint jumlah keypoint dapat berubah berdasarkan nilai threshold yang ditentukan dari pasang citra yang diteliti nilai threshold pada citra masukan jumlah keypoint yang berkesesuaian bernilai sehingga tidak dapat dilakukan proses mosaic panoramic pada nilai threshold jumlah keypoint yang berkesesuaian bernilai sedang dan dapat menghasilkan citra hasil mosaic panoramic sedangkan pada nilai threshold jumlah keypoint yang berkesesuaian pada pasang citra masukan atau dari jumlah citra masukan semakin banyak ditemukan sehingga dapat dilakukan proses mosaic panoramic dan menghasilkan citra hasil mosaic panoramic yang lebih baik kata kunci mosaic panoramic sift scale invariant feature transform keypoint
Abstrak (Stopwords Removed): citra banyak diterapkan berbagai aspek kehidupan misalnya bidang kedokteran mengetahui bagian tubuh manusia mendeteksi penyakit bidang geologi memetakan wilayah tertentu lain sebagainya dibutuhkan tampilan citra dapat merepresentasikan obyek batasan luas citra sering menjadi kendala penerapan fungsi maupun manfaat citra sendiri diperlukan aplikasi penggabungan citra mosaic panoramic dapat memperluas tampilan citra dapat lebih bermanfaat memberikan informasi obyek tertentu penelitian menggunakan metode scale invariant feature transform sift pendeteksian keypoint jumlah keypoint dapat berubah berdasarkan nilai threshold ditentukan pasang citra diteliti nilai threshold citra masukan jumlah keypoint berkesesuaian bernilai dapat dilakukan proses mosaic panoramic nilai threshold jumlah keypoint berkesesuaian bernilai sedang dapat menghasilkan citra hasil mosaic panoramic sedangkan nilai threshold jumlah keypoint berkesesuaian pasang citra masukan jumlah citra masukan semakin banyak ditemukan dapat dilakukan proses mosaic panoramic menghasilkan citra hasil mosaic panoramic lebih baik kata kunci mosaic panoramic sift scale invariant feature transform keypoint
Abstrak (Stemmed): citra banyak terap bagai aspek hidup misal bidang dokter tahu bagi tubuh manusia deteksi sakit bidang geologi meta wilayah tentu lain bagai butuh tampil citra dapat representasi obyek batas luas citra sering jadi kendala terap fungsi maupun manfaat citra sendiri perlu aplikasi gabung citra mosaic panoramic dapat luas tampil citra dapat lebih manfaat beri informasi obyek tentu teliti guna metode scale invariant feature transform sift deteksi keypoint jumlah keypoint dapat ubah dasar nilai threshold tentu pasang citra teliti nilai threshold citra masuk jumlah keypoint suai nila dapat laku proses mosaic panoramic nilai threshold jumlah keypoint suai nila sedang dapat hasil citra hasil mosaic panoramic sedang nilai threshold jumlah keypoint suai pasang citra masuk jumlah citra masuk makin banyak temu dapat laku proses mosaic panoramic hasil citra hasil mosaic panoramic lebih baik kata kunci mosaic panoramic sift scale invariant feature transform keypoint
Abstrak (Corrected): citral banyan trap bahai aspen hide missal biding doter tau bag tube amnesia detest skit biding geology meta wilayah tent lain bahai butch tamil citral apart represents obey bats lucas citral seeing jade kendall trap fungi maun manat citral sending peru aplikasi gang citral mosaic panoramic apart lucas tamil citral apart leash manat bert informant obey tent elite gun metope scale invariant feature transform sift detest drypoint mullah drypoint apart bah dakar nilgai threshold tent padang citral elite nilgai threshold citral mask mullah drypoint sui nina apart lake proves mosaic panoramic nilgai threshold mullah drypoint sui nina sedan apart hail citral hail mosaic panoramic sedan nilgai threshold mullah drypoint sui padang citral mask mullah citral mask making banyan temp apart lake proves mosaic panoramic hail citral hail mosaic panoramic leash back data bunch mosaic panoramic sift scale invariant feature transform drypoint
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'citra': 12, 'dapat': 7, 'mosaic': 6, 'panoramic': 6, 'keypoint': 6, 'jumlah': 5, 'nilai': 4, 'threshold': 4, 'hasil': 4, 'tentu': 3, 'masuk': 3, 'suai': 3, 'banyak': 2, 'terap': 2, 'bagai': 2, 'bidang': 2, 'deteksi': 2, 'tampil': 2, 'obyek': 2, 'luas': 2, 'manfaat': 2, 'lebih': 2, 'teliti': 2, 'scale': 2, 'invariant': 2, 'feature': 2, 'transform': 2, 'sift': 2, 'pasang': 2, 'nila': 2, 'laku': 2, 'proses': 2, 'sedang': 2, 'aspek': 1, 'hidup': 1, 'misal': 1, 'dokter': 1, 'tahu': 1, 'bagi': 1, 'tubuh': 1, 'manusia': 1, 'sakit': 1, 'geologi': 1, 'meta': 1, 'wilayah': 1, 'lain': 1, 'butuh': 1, 'representasi': 1, 'batas': 1, 'sering': 1, 'jadi': 1, 'kendala': 1, 'fungsi': 1, 'maupun': 1, 'sendiri': 1, 'perlu': 1, 'aplikasi': 1, 'gabung': 1, 'beri': 1, 'informasi': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'ubah': 1, 'dasar': 1, 'makin': 1, 'temu': 1, 'baik': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 13, 'image': 9, 'keypoint': 6, 'in': 5, 'to': 5, 'a': 5, 'can': 5, 'panoramic': 5, 'value': 5, 'and': 4, 'it': 4, 'be': 4, 'on': 4, 'threshold': 4, 'mosaic': 4, 'an': 3, 'or': 3, 'that': 3, 'more': 3, 'pairs': 3, 'images': 3, 'corresponds': 3, 'number': 3, 'field': 2, 'particular': 2, 'object': 2, 'so': 2, 'scale': 2, 'invariant': 2, 'feature': 2, 'transform': 2, 'sift': 2, 'amount': 2, 'input': 2, 'at': 2, 'produce': 2, 'widely': 1, 'applied': 1, 'many': 1, 'aspects': 1, 'life': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'medical': 1, 'know': 1, 'inside': 1, 'human': 1, 'body': 1, 'detect': 1, 'disease': 1, 'geology': 1, 'map': 1, 'region': 1, 'therefore': 1, 'we': 1, 'need': 1, 'preview': 1, 'represent': 1, 'but': 1, 'broad': 1, 'limits': 1, 'is': 1, 'often': 1, 'obstacle': 1, 'implementation': 1, 'functions': 1, 'benefits': 1, 'itself': 1, 'required': 1, 'merging': 1, 'application': 1, 'mosaics': 1, 'expand': 1, 'display': 1, 'useful': 1, 'provide': 1, 'information': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'using': 1, 'method': 1, 'for': 1, 'detection': 1, 'may': 1, 'change': 1, 'based': 1, 'specified': 1, 'were': 1, 'studied': 1, 'will': 1, 'not': 1, 'done': 1, 'which': 1, 'being': 1, 'able': 1, 'from': 1, 'are': 1, 'found': 1, 'processed': 1, 'better': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #740 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Daril Ulumiyah
Judul: PENGENALAN TELAPAK TANGAN MENGGUNAKAN METODE NAÏVE BAYES BERBASIS REDUKSI DIMENSI PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (PCA)
Pembimbing 1: Mulaab, S.Si., M.Kom.
Pembimbing 2: Rima Tri Wahyuningrum, ST.,MT.
Abstrak (Raw): Teknologi biometrik saat ini mengalami perkembangan sangat pesat dan sudah lazim diterapkan pada berbagai bidang aplikasi. Proses pengenalan telapak tangan telah diteliti selama lebih dari 10 tahun. Telapak tangan merupakan biometrika yang masih relatif baru. Telapak tangan memiliki beberapa karakteristik yang unik berupa garis telapak tangan dan bersifat stabil. Setiap orang mempunyai garis telapak tangan yang berbeda meskipun orang itu kembar. Keunikan dan kestabilan dari garis telapak tangan pada telapak tangan merupakan fitur handal setiap telapak tangan untuk digunakan pada sistem pengenalan. Dalam penelitian ini, proses pengenalan telapak tangan menggunakan metode Naive Bayes sebagai proses classifier dan reduksi dimensinya menggunakan Principal Component Analysis (PCA). Sistem diuji coba menggunakan 100 citra telapak tangan dari 10 orang, setiap orang terdiri dari 10 sampel telapak tangan. Hasil pengujian rata-rata memperoleh persentase keberhasilan sebesar 51,45%.
Abstrak (Clean): teknologi biometrik saat ini mengalami perkembangan sangat pesat dan sudah lazim diterapkan pada berbagai bidang aplikasi proses pengenalan telapak tangan telah diteliti selama lebih dari tahun telapak tangan merupakan biometrika yang masih relatif baru telapak tangan memiliki beberapa karakteristik yang unik berupa garis telapak tangan dan bersifat stabil setiap orang mempunyai garis telapak tangan yang berbeda meskipun orang itu kembar keunikan dan kestabilan dari garis telapak tangan pada telapak tangan merupakan fitur handal setiap telapak tangan untuk digunakan pada sistem pengenalan dalam penelitian ini proses pengenalan telapak tangan menggunakan metode naive bayes sebagai proses classifier dan reduksi dimensinya menggunakan principal component analysis pca sistem diuji coba menggunakan citra telapak tangan dari orang setiap orang terdiri dari sampel telapak tangan hasil pengujian ratarata memperoleh persentase keberhasilan sebesar
Abstrak (Stopwords Removed): teknologi biometrik mengalami perkembangan sangat pesat sudah lazim diterapkan berbagai bidang aplikasi proses pengenalan telapak tangan diteliti selama lebih tahun telapak tangan biometrika masih relatif baru telapak tangan memiliki beberapa karakteristik unik berupa garis telapak tangan bersifat stabil setiap orang mempunyai garis telapak tangan berbeda meskipun orang kembar keunikan kestabilan garis telapak tangan telapak tangan fitur handal setiap telapak tangan digunakan sistem pengenalan penelitian proses pengenalan telapak tangan menggunakan metode naive bayes proses classifier reduksi dimensinya menggunakan principal component analysis pca sistem diuji coba menggunakan citra telapak tangan orang setiap orang terdiri sampel telapak tangan hasil pengujian ratarata memperoleh persentase keberhasilan sebesar
Abstrak (Stemmed): teknologi biometrik alami kembang sangat pesat sudah lazim terap bagai bidang aplikasi proses kenal telapak tangan teliti lama lebih tahun telapak tangan biometrika masih relatif baru telapak tangan milik beberapa karakteristik unik upa garis telapak tangan sifat stabil tiap orang punya garis telapak tangan beda meski orang kembar uni stabil garis telapak tangan telapak tangan fitur handal tiap telapak tangan guna sistem kenal teliti proses kenal telapak tangan guna metode naive bayes proses classifier reduksi dimensi guna principal component analysis pca sistem uji coba guna citra telapak tangan orang tiap orang diri sampel telapak tangan hasil uji ratarata oleh persentase hasil besar
Abstrak (Corrected): teknologi biometric salami embank sang pest judah laid trap bahai biding aplikasi proves penal telapak tanga elite lama leash thun telapak tanga biometric mash related bar telapak tanga milk beberapa karakteristik unit up paris telapak tanga sift stabile tip orang puny paris telapak tanga bed mess orang member uni stabile paris telapak tanga telapak tanga four sandal tip telapak tanga gun sister penal elite proves penal telapak tanga gun metope naive bayes proves classifier reduksi dimension gun principal component analysis pa sister uni coma gun citral telapak tanga orang tip orang dirt sample telapak tanga hail uni ratarata olen percentage hail bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'telapak': 11, 'tangan': 11, 'orang': 4, 'guna': 4, 'proses': 3, 'kenal': 3, 'garis': 3, 'tiap': 3, 'teliti': 2, 'stabil': 2, 'sistem': 2, 'uji': 2, 'hasil': 2, 'teknologi': 1, 'biometrik': 1, 'alami': 1, 'kembang': 1, 'sangat': 1, 'pesat': 1, 'sudah': 1, 'lazim': 1, 'terap': 1, 'bagai': 1, 'bidang': 1, 'aplikasi': 1, 'lama': 1, 'lebih': 1, 'tahun': 1, 'biometrika': 1, 'masih': 1, 'relatif': 1, 'baru': 1, 'milik': 1, 'beberapa': 1, 'karakteristik': 1, 'unik': 1, 'upa': 1, 'sifat': 1, 'punya': 1, 'beda': 1, 'meski': 1, 'kembar': 1, 'uni': 1, 'fitur': 1, 'handal': 1, 'metode': 1, 'naive': 1, 'bayes': 1, 'classifier': 1, 'reduksi': 1, 'dimensi': 1, 'principal': 1, 'component': 1, 'analysis': 1, 'pca': 1, 'coba': 1, 'citra': 1, 'diri': 1, 'sampel': 1, 'ratarata': 1, 'oleh': 1, 'persentase': 1, 'besar': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 11, 'palm': 7, 'is': 5, 'and': 4, 'palms': 4, 'hand': 3, 'using': 3, 'recognition': 2, 'has': 2, 'for': 2, 'les': 2, 'a': 2, 'each': 2, 'in': 2, 'system': 2, 'biometric': 1, 'technology': 1, 'currently': 1, 'experiencing': 1, 'very': 1, 'rapid': 1, 'growth': 1, 'commonly': 1, 'applied': 1, 'to': 1, 'various': 1, 'fields': 1, 'application': 1, 'process': 1, 'been': 1, 'studied': 1, 'more': 1, 'than': 1, 'years': 1, 'relatively': 1, 'new': 1, 'biometrics': 1, 'have': 1, 'several': 1, 'unique': 1, 'characteristics': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'are': 1, 'stable': 1, 'everyone': 1, 'different': 1, 'line': 1, 'that': 1, 'although': 1, 'twins': 1, 'uniqueness': 1, 'stability': 1, 'on': 1, 'featured': 1, 'reliable': 1, 'use': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'introduction': 1, 'naive': 1, 'bayes': 1, 'classifier': 1, 'dimension': 1, 'reduction': 1, 'principal': 1, 'component': 1, 'analysis': 1, 'pca': 1, 'tested': 1, 'images': 1, 'people': 1, 'consisting': 1, 'samples': 1, 'test': 1, 'results': 1, 'obtained': 1, 'average': 1, 'percentage': 1, 'success': 1, 'rate': 1})
-------------------------------------------
--- Data #741 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Rizky Maulidya
Judul: Implementasi Sistem Pakar Pada Pengambilan Keputusan Penentuan Tindakan Medis di Poli Mata Berbasis Web
Pembimbing 1: Fika Hastarita Rachman S.T., M.Eng
Pembimbing 2: Firli Irhamni S.T., M.Kom
Abstrak (Raw): Diagnosa penyakit mata dengan sistem informasi yang baik merupakan inti permasalahan pada penelitian ini. Diketahui pada studi kasus ini, dokter sebagai seorang pakar memiliki keterbatasan waktu dalam melayani pasien selama 24 jam, bahkan pada hari-hari selanjutnya. Dokter hanya bekerja tiga hari dalam satu minggu, dan 6 jam pada tiap kali melakukan pelayanan. Adanya asisten dokter juga belum dapat membantu pelayanan ini bekerja denga maksimal. Hal ini lah yang menjadi kurang maksimalnya peranan dokter bagi pasien. Terbatasnya keberadaaan dokter sebagai pakar dan minimnya waktu pelayanan dari dokter pada pasien nya serta minimnya pengetahuan seseorang terhadap gejala atas sakit yang dirasakan, sangat mendukung terdapatnya sistem yang mampu memberikan diagnosa dan solusi mengenai gejala yang diketahui. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk membuat aplikasi sistem pakar berbasis web, yang dapat mendiagnosa gejala penyakit pada mata. Metode yang digunakan dalam pengembangan aplikasi adalah Fuzzy Mamdani dengan Inferensi Forward Chainning. Input yang dibutuhkan pada sistem ini adalah data jenis gejala dan gejala umum yang diketahui, sedangkan output adalah nilai tingkat keparahan penyakit yang nantinya mengarah pada solusi dari tiap kasus. Dari hasil uji coba sistem yang dilakukan oleh dokter diperoleh nilai keakuratan sebesar 80% dari 10 kasus yang dilakukan.
Kata kunci : Metode Fuzzy Mamdani, forward chaining , diagnosa penyakit mata.
Abstrak (Clean): diagnosa penyakit mata dengan sistem informasi yang baik merupakan inti permasalahan pada penelitian ini diketahui pada studi kasus ini dokter sebagai seorang pakar memiliki keterbatasan waktu dalam melayani pasien selama jam bahkan pada harihari selanjutnya dokter hanya bekerja tiga hari dalam satu minggu dan jam pada tiap kali melakukan pelayanan adanya asisten dokter juga belum dapat membantu pelayanan ini bekerja denga maksimal hal ini lah yang menjadi kurang maksimalnya peranan dokter bagi pasien terbatasnya keberadaaan dokter sebagai pakar dan minimnya waktu pelayanan dari dokter pada pasien nya serta minimnya pengetahuan seseorang terhadap gejala atas sakit yang dirasakan sangat mendukung terdapatnya sistem yang mampu memberikan diagnosa dan solusi mengenai gejala yang diketahui berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk membuat aplikasi sistem pakar berbasis web yang dapat mendiagnosa gejala penyakit pada mata metode yang digunakan dalam pengembangan aplikasi adalah fuzzy mamdani dengan inferensi forward chainning input yang dibutuhkan pada sistem ini adalah data jenis gejala dan gejala umum yang diketahui sedangkan output adalah nilai tingkat keparahan penyakit yang nantinya mengarah pada solusi dari tiap kasus dari hasil uji coba sistem yang dilakukan oleh dokter diperoleh nilai keakuratan sebesar dari kasus yang dilakukan kata kunci metode fuzzy mamdani forward chaining diagnosa penyakit mata
Abstrak (Stopwords Removed): diagnosa penyakit mata sistem informasi baik inti permasalahan penelitian diketahui studi kasus dokter seorang pakar memiliki keterbatasan waktu melayani pasien selama jam bahkan harihari selanjutnya dokter bekerja tiga hari satu minggu jam tiap kali melakukan pelayanan adanya asisten dokter belum dapat membantu pelayanan bekerja denga maksimal lah menjadi kurang maksimalnya peranan dokter bagi pasien terbatasnya keberadaaan dokter pakar minimnya waktu pelayanan dokter pasien nya minimnya pengetahuan seseorang gejala atas sakit dirasakan sangat mendukung terdapatnya sistem mampu memberikan diagnosa solusi mengenai gejala diketahui berdasarkan tersebut penelitian bertujuan membuat aplikasi sistem pakar berbasis web dapat mendiagnosa gejala penyakit mata metode digunakan pengembangan aplikasi fuzzy mamdani inferensi forward chainning input dibutuhkan sistem data jenis gejala gejala umum diketahui sedangkan output nilai tingkat keparahan penyakit nantinya mengarah solusi tiap kasus hasil uji coba sistem dilakukan dokter diperoleh nilai keakuratan sebesar kasus dilakukan kata kunci metode fuzzy mamdani forward chaining diagnosa penyakit mata
Abstrak (Stemmed): diagnosa sakit mata sistem informasi baik inti masalah teliti tahu studi kasus dokter orang pakar milik batas waktu layan pasien lama jam bahkan harihari lanjut dokter kerja tiga hari satu minggu jam tiap kali laku layan ada asisten dokter belum dapat bantu layan kerja denga maksimal lah jadi kurang maksimal peran dokter bagi pasien batas keberadaaan dokter pakar minim waktu layan dokter pasien nya minim tahu orang gejala atas sakit rasa sangat dukung dapat sistem mampu beri diagnosa solusi kena gejala tahu dasar sebut teliti tuju buat aplikasi sistem pakar bas web dapat mendiagnosa gejala sakit mata metode guna kembang aplikasi fuzzy mamdani inferensi forward chainning input butuh sistem data jenis gejala gejala umum tahu sedang output nilai tingkat parah sakit nanti arah solusi tiap kasus hasil uji coba sistem laku dokter oleh nilai akurat besar kasus laku kata kunci metode fuzzy mamdani forward chaining diagnosa sakit mata
Abstrak (Corrected): diagnose skit data sister informant back inti marsala elite tau study ass doter orang dakar milk bats want layman pain lama jam balkan charivari layout doter era toga hard sat ming jam tip kali lake layman ada listen doter begum apart bantu layman era deng maximal law jade during maximal pecan doter bag pain bats keberadaaan doter dakar minim want layman doter pain ya minim tau orang gala alas skit rash sang during apart sister camp bert diagnose solus ken gala tau dakar debut elite juju but aplikasi sister dakar was web apart mendiagnosa gala skit data metope gun embank aplikasi fuzzy madman inference forward chaining input butch sister data penis gala gala mum tau sedan output nilgai dingbat sarah skit anti arab solus tip ass hail uni coma sister lake doter olen nilgai aura bear ass lake data bunch metope fuzzy madman forward chaining diagnose skit data
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'dokter': 7, 'sakit': 5, 'sistem': 5, 'gejala': 5, 'tahu': 4, 'layan': 4, 'diagnosa': 3, 'mata': 3, 'kasus': 3, 'pakar': 3, 'pasien': 3, 'laku': 3, 'dapat': 3, 'teliti': 2, 'orang': 2, 'batas': 2, 'waktu': 2, 'jam': 2, 'kerja': 2, 'tiap': 2, 'maksimal': 2, 'minim': 2, 'solusi': 2, 'aplikasi': 2, 'metode': 2, 'fuzzy': 2, 'mamdani': 2, 'forward': 2, 'nilai': 2, 'informasi': 1, 'baik': 1, 'inti': 1, 'masalah': 1, 'studi': 1, 'milik': 1, 'lama': 1, 'bahkan': 1, 'harihari': 1, 'lanjut': 1, 'tiga': 1, 'hari': 1, 'satu': 1, 'minggu': 1, 'kali': 1, 'ada': 1, 'asisten': 1, 'belum': 1, 'bantu': 1, 'denga': 1, 'lah': 1, 'jadi': 1, 'kurang': 1, 'peran': 1, 'bagi': 1, 'keberadaaan': 1, 'nya': 1, 'atas': 1, 'rasa': 1, 'sangat': 1, 'dukung': 1, 'mampu': 1, 'beri': 1, 'kena': 1, 'dasar': 1, 'sebut': 1, 'tuju': 1, 'buat': 1, 'bas': 1, 'web': 1, 'mendiagnosa': 1, 'guna': 1, 'kembang': 1, 'inferensi': 1, 'chainning': 1, 'input': 1, 'butuh': 1, 'data': 1, 'jenis': 1, 'umum': 1, 'sedang': 1, 'output': 1, 'tingkat': 1, 'parah': 1, 'nanti': 1, 'arah': 1, 'hasil': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'oleh': 1, 'akurat': 1, 'besar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'chaining': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 17, 'is': 9, 'a': 8, 'this': 6, 'system': 5, 'in': 5, 'and': 5, 'symptoms': 5, 'that': 4, 'diagnosis': 3, 'diseases': 3, 'eye': 3, 'known': 3, 'expert': 3, 'patients': 3, 'for': 3, 'on': 3, 'doctors': 3, 'to': 3, 'study': 2, 'case': 2, 'as': 2, 'an': 2, 'doctor': 2, 'limited': 2, 'time': 2, 'hours': 2, 'days': 2, 'work': 2, 'each': 2, 'service': 2, 'physician': 2, 'can': 2, 'maximum': 2, 'lack': 2, 'application': 2, 'method': 2, 'mamdani': 2, 'fuzzy': 2, 'forward': 2, 'performed': 2, 'with': 1, 'good': 1, 'information': 1, 'core': 1, 'problem': 1, 'has': 1, 'serving': 1, 'even': 1, 'later': 1, 'only': 1, 'three': 1, 'week': 1, 'there': 1, 'also': 1, 'assistant': 1, 'not': 1, 'help': 1, 'ministry': 1, 'premises': 1, 'what': 1, 'less': 1, 'role': 1, 'existence': 1, 'his': 1, 'knowledge': 1, 'one': 1, 'pain': 1, 'felt': 1, 'strongly': 1, 'supports': 1, 'presence': 1, 'able': 1, 'provide': 1, 'solutions': 1, 'regarding': 1, 'accordingly': 1, 'research': 1, 'aims': 1, 'create': 1, 'webbased': 1, 'which': 1, 'diagnose': 1, 'used': 1, 'development': 1, 'inference': 1, 'chainning': 1, 'input': 1, 'needed': 1, 'data': 1, 'type': 1, 'general': 1, 'are': 1, 'while': 1, 'output': 1, 'value': 1, 'severity': 1, 'disease': 1, 'will': 1, 'lead': 1, 'solution': 1, 'tests': 1, 'showed': 1, 'by': 1, 'accuracy': 1, 'values': 1, 'obtained': 1, 'cases': 1, 'were': 1, 'keywords': 1, 'chaining': 1})
-------------------------------------------
--- Data #742 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Susanto
Judul: RANCANG BANGUN MANAJEMEN PEMBELAJARAN DAN TES TOEFL BERBASIS MOBILE
Pembimbing 1: Hermawan S.T.,M.Kom
Pembimbing 2: Andharini Dwi Cahyani S.Kom.,M.Kom
Abstrak (Raw): Penggunaan teknologi mobile saat ini sangat marak, disamping keunggulannya dapat mudah bawa dibawa kemana-mana, teknologi mobile sekarang sangat mudah untuk dieksplorasi, terbukti dengan adanya smartphone yang mempunyai banyak layanan yang dapat bermanfaat bagi para penggunanya. Toefl (Test Of English As A Foreign Languange) sangat dibutuhkan dalam menghadapi kemajuan teknologi saat ini, Kurang besarnya minat masyarakat dalam belajar bahasa inggris dan mengikuti tes-tes Toefl yang ada, berpengaruh pada kemajuan teknologi. Android merupakan subset perangkat lunak untuk perangkat mobile yang meliputi sistem operasi, middleware, dan aplikasi inti yang di release oleh Google. Android SDK adalah tools API (Application Programming Interface) yang digunakan untuk memulai membuat aplikasi pada platform Android dengan menggunakan bahasa pemrograman Java. Eclipse adalah sebuah IDE (Integrated Development Environment) yang digunakan dalam coding aplikasi Android nantinya. Salah satu pemanfaatan teknologi mobile yaitu dengan membuat media pembelajaran dan tes TOEFL baik soal berupa teks dan audio dengan menggunakan teknologi Android, tentunya berbasis mobile. Dengan tes TOEFL, pembelajaran test dan kelebihan listening menu di dalam aplikasi ini, diharapkan akan dapat membatu meningkatkan pemahaman pengguna mengenai tes TOEFL.
Kata Kunci: tes TOEFL, ANDROID, Java , Mobile, SDK
Abstrak (Clean): penggunaan teknologi mobile saat ini sangat marak disamping keunggulannya dapat mudah bawa dibawa kemanamana teknologi mobile sekarang sangat mudah untuk dieksplorasi terbukti dengan adanya smartphone yang mempunyai banyak layanan yang dapat bermanfaat bagi para penggunanya toefl test of english as a foreign languange sangat dibutuhkan dalam menghadapi kemajuan teknologi saat ini kurang besarnya minat masyarakat dalam belajar bahasa inggris dan mengikuti testes toefl yang ada berpengaruh pada kemajuan teknologi android merupakan subset perangkat lunak untuk perangkat mobile yang meliputi sistem operasi middleware dan aplikasi inti yang di release oleh google android sdk adalah tools api application programming interface yang digunakan untuk memulai membuat aplikasi pada platform android dengan menggunakan bahasa pemrograman java eclipse adalah sebuah ide integrated development environment yang digunakan dalam coding aplikasi android nantinya salah satu pemanfaatan teknologi mobile yaitu dengan membuat media pembelajaran dan tes toefl baik soal berupa teks dan audio dengan menggunakan teknologi android tentunya berbasis mobile dengan tes toefl pembelajaran test dan kelebihan listening menu di dalam aplikasi ini diharapkan akan dapat membatu meningkatkan pemahaman pengguna mengenai tes toefl kata kunci tes toefl android java mobile sdk
Abstrak (Stopwords Removed): penggunaan teknologi mobile sangat marak disamping keunggulannya dapat mudah bawa dibawa kemanamana teknologi mobile sekarang sangat mudah dieksplorasi terbukti adanya smartphone mempunyai banyak layanan dapat bermanfaat bagi para penggunanya toefl test of english as a foreign languange sangat dibutuhkan menghadapi kemajuan teknologi kurang besarnya minat masyarakat belajar bahasa inggris mengikuti testes toefl ada berpengaruh kemajuan teknologi android subset perangkat lunak perangkat mobile meliputi sistem operasi middleware aplikasi inti release google android sdk tools api application programming interface digunakan memulai membuat aplikasi platform android menggunakan bahasa pemrograman java eclipse ide integrated development environment digunakan coding aplikasi android nantinya salah satu pemanfaatan teknologi mobile membuat media pembelajaran tes toefl baik soal berupa teks audio menggunakan teknologi android tentunya berbasis mobile tes toefl pembelajaran test kelebihan listening menu aplikasi diharapkan dapat membatu meningkatkan pemahaman pengguna mengenai tes toefl kata kunci tes toefl android java mobile sdk
Abstrak (Stemmed): guna teknologi mobile sangat marak samping unggul dapat mudah bawa bawa kemanamana teknologi mobile sekarang sangat mudah eksplorasi bukti ada smartphone punya banyak layan dapat manfaat bagi para guna toefl test of english as a foreign languange sangat butuh hadap maju teknologi kurang besar minat masyarakat ajar bahasa inggris ikut testes toefl ada pengaruh maju teknologi android subset perangkat lunak perangkat mobile liput sistem operasi middleware aplikasi inti release google android sdk tools api application programming interface guna mulai buat aplikasi platform android guna bahasa pemrograman java eclipse ide integrated development environment guna coding aplikasi android nanti salah satu manfaat teknologi mobile buat media ajar tes toefl baik soal upa teks audio guna teknologi android tentu bas mobile tes toefl ajar test lebih listening menu aplikasi harap dapat batu tingkat paham guna kena tes toefl kata kunci tes toefl android java mobile sdk
Abstrak (Corrected): gun teknologi mobile sang mark camping lungful apart judah baba baba kemanamana teknologi mobile semarang sang judah eksplorasi but ada smartphone puny banyan layman apart manat bag para gun tell test of english as a foreign language sang butch hadar maj teknologi during bear mint masyarakat ajar bahama ingrid it testes tell ada pengaruh maj teknologi android subset perangkat lunar perangkat mobile lieut sister operas middleware aplikasi inti release google android do tools ape application programming interface gun mule but aplikasi platform android gun bahama pemrograman java eclipse idea integrated development environment gun coding aplikasi android anti salad sat manat teknologi mobile but media ajar ten tell back soul up tens audio gun teknologi android tent was mobile ten tell ajar test leash listening menu aplikasi harp apart batu dingbat palm gun ken ten tell data bunch ten tell android java mobile do
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 7, 'teknologi': 6, 'mobile': 6, 'toefl': 6, 'android': 6, 'aplikasi': 4, 'tes': 4, 'sangat': 3, 'dapat': 3, 'ajar': 3, 'mudah': 2, 'bawa': 2, 'ada': 2, 'manfaat': 2, 'test': 2, 'maju': 2, 'bahasa': 2, 'perangkat': 2, 'sdk': 2, 'buat': 2, 'java': 2, 'marak': 1, 'samping': 1, 'unggul': 1, 'kemanamana': 1, 'sekarang': 1, 'eksplorasi': 1, 'bukti': 1, 'smartphone': 1, 'punya': 1, 'banyak': 1, 'layan': 1, 'bagi': 1, 'para': 1, 'of': 1, 'english': 1, 'as': 1, 'a': 1, 'foreign': 1, 'languange': 1, 'butuh': 1, 'hadap': 1, 'kurang': 1, 'besar': 1, 'minat': 1, 'masyarakat': 1, 'inggris': 1, 'ikut': 1, 'testes': 1, 'pengaruh': 1, 'subset': 1, 'lunak': 1, 'liput': 1, 'sistem': 1, 'operasi': 1, 'middleware': 1, 'inti': 1, 'release': 1, 'google': 1, 'tools': 1, 'api': 1, 'application': 1, 'programming': 1, 'interface': 1, 'mulai': 1, 'platform': 1, 'pemrograman': 1, 'eclipse': 1, 'ide': 1, 'integrated': 1, 'development': 1, 'environment': 1, 'coding': 1, 'nanti': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'media': 1, 'baik': 1, 'soal': 1, 'upa': 1, 'teks': 1, 'audio': 1, 'tentu': 1, 'bas': 1, 'lebih': 1, 'listening': 1, 'menu': 1, 'harap': 1, 'batu': 1, 'tingkat': 1, 'paham': 1, 'kena': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 9, 'is': 7, 'to': 6, 'toefl': 6, 'test': 6, 'android': 6, 'mobile': 5, 'technology': 5, 'in': 5, 'and': 5, 'a': 4, 'that': 3, 'learning': 3, 'use': 2, 'now': 2, 'very': 2, 'its': 2, 'can': 2, 'carry': 2, 'be': 2, 'as': 2, 'by': 2, 'users': 2, 'english': 2, 'language': 2, 'on': 2, 'an': 2, 'applications': 2, 'sdk': 2, 'application': 2, 'programming': 2, 'used': 2, 'using': 2, 'java': 2, 'widespread': 1, 'despite': 1, 'superiority': 1, 'easily': 1, 'everywhere': 1, 'easy': 1, 'explored': 1, 'evidenced': 1, 'smartphone': 1, 'has': 1, 'many': 1, 'services': 1, 'benefit': 1, 'foreign': 1, 'needed': 1, 'face': 1, 'current': 1, 'technological': 1, 'advances': 1, 'less': 1, 'amount': 1, 'public': 1, 'interest': 1, 'follow': 1, 'tests': 1, 'available': 1, 'effect': 1, 'advancement': 1, 'software': 1, 'stack': 1, 'for': 1, 'devices': 1, 'includes': 1, 'operating': 1, 'system': 1, 'middleware': 1, 'at': 1, 'core': 1, 'release': 1, 'google': 1, 'tool': 1, 'api': 1, 'interface': 1, 'start': 1, 'creating': 1, 'platform': 1, 'eclipse': 1, 'ide': 1, 'integrated': 1, 'development': 1, 'environment': 1, 'coding': 1, 'apps': 1, 'later': 1, 'one': 1, 'make': 1, 'media': 1, 'both': 1, 'about': 1, 'form': 1, 'text': 1, 'audio': 1, 'mobilebased': 1, 'course': 1, 'with': 1, 'advantages': 1, 'listening': 1, 'menu': 1, 'expected': 1, 'petrified': 1, 'enhance': 1, 'understanding': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #743 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Luthfi Zahro
Judul: Aplikasi Penilaian Kinerja dengan Metodologi Customer Realtionship Management (CRM)
Pembimbing 1: Moch. Kautsar Sophan, S.Kom., M.MT
Pembimbing 2: Dr. Rachmad Hidayat, ST., MT
Abstrak (Raw): Setiap perusahaan mengharapkan adanya hubungan baik dengan pelanggan, begitupun dengan PT. X sebagai perusahaan yang bergerak di bidang minyak dan gas bumi Negara. Pengelolaan hubungan yang baik akan berdampak pada peningkatan citra perusahaan dimata pelanggan. Penilaian kinerja perusahaan dapat diukur dengan menggunakan kriteria dari CRM Scorecard. CRM Scorecard diambil dari Balanced Scorecard (BSC) dengan berfokus pada pelanggan. Adanya penilaian kinerja dengan metode Analytic Network Process (ANP) untuk pembobotan, PT. X dapat menilai kinerja perusahaan dengan ditunjukkan oleh Traffic Light System sebagai hasilnya. Hasil scoring KPI menunjukkan bahwa terdapat 2 KPI yang berada pada level buruk, yaitu Ekuitas Pelanggan dan Sistem Penghargaan. Kedua KPI ini diperlukan perhatian yang lebih. Indikator yang berada pada level cukup ada 3 KPI, yaitu yaitu Perluasan Pelanggan, Teknologi Informasi, dan Struktur Organisasi. Perusahaan harus berhati-hati dengan berbagai macam kemungkinan yang dapat terjadi. Indikator yang berada pada level baik ada 9 KPI, yaitu Profitabilitas, Kesetiaan Pelanggan, Kepuasan Pelanggan, Nilai Hubungan dengan Pelanggan, Perolehan Pelanggan, Mempertahankan Pelanggan, Peranan Manajemen, Pelatihan, dan Kerjasama.
Kata Kunci: Sistem Penilaian Kinerja, CRM Scorecard, Analytic Network Process (ANP), Key Performance Indicator (KPI)
Abstrak (Clean): setiap perusahaan mengharapkan adanya hubungan baik dengan pelanggan begitupun dengan pt x sebagai perusahaan yang bergerak di bidang minyak dan gas bumi negara pengelolaan hubungan yang baik akan berdampak pada peningkatan citra perusahaan dimata pelanggan penilaian kinerja perusahaan dapat diukur dengan menggunakan kriteria dari crm scorecard crm scorecard diambil dari balanced scorecard bsc dengan berfokus pada pelanggan adanya penilaian kinerja dengan metode analytic network process anp untuk pembobotan pt x dapat menilai kinerja perusahaan dengan ditunjukkan oleh traffic light system sebagai hasilnya hasil scoring kpi menunjukkan bahwa terdapat kpi yang berada pada level buruk yaitu ekuitas pelanggan dan sistem penghargaan kedua kpi ini diperlukan perhatian yang lebih indikator yang berada pada level cukup ada kpi yaitu yaitu perluasan pelanggan teknologi informasi dan struktur organisasi perusahaan harus berhatihati dengan berbagai macam kemungkinan yang dapat terjadi indikator yang berada pada level baik ada kpi yaitu profitabilitas kesetiaan pelanggan kepuasan pelanggan nilai hubungan dengan pelanggan perolehan pelanggan mempertahankan pelanggan peranan manajemen pelatihan dan kerjasama kata kunci sistem penilaian kinerja crm scorecard analytic network process anp key performance indicator kpi
Abstrak (Stopwords Removed): setiap perusahaan mengharapkan adanya hubungan baik pelanggan begitupun pt x perusahaan bergerak bidang minyak gas bumi negara pengelolaan hubungan baik berdampak peningkatan citra perusahaan dimata pelanggan penilaian kinerja perusahaan dapat diukur menggunakan kriteria crm scorecard crm scorecard diambil balanced scorecard bsc berfokus pelanggan adanya penilaian kinerja metode analytic network process anp pembobotan pt x dapat menilai kinerja perusahaan ditunjukkan traffic light system hasilnya hasil scoring kpi menunjukkan terdapat kpi berada level buruk ekuitas pelanggan sistem penghargaan kedua kpi diperlukan perhatian lebih indikator berada level cukup ada kpi perluasan pelanggan teknologi informasi struktur organisasi perusahaan harus berhatihati berbagai macam kemungkinan dapat terjadi indikator berada level baik ada kpi profitabilitas kesetiaan pelanggan kepuasan pelanggan nilai hubungan pelanggan perolehan pelanggan mempertahankan pelanggan peranan manajemen pelatihan kerjasama kata kunci sistem penilaian kinerja crm scorecard analytic network process anp key performance indicator kpi
Abstrak (Stemmed): tiap usaha harap ada hubung baik langgan begitu pt x usaha gerak bidang minyak gas bumi negara kelola hubung baik dampak tingkat citra usaha mata langgan nilai kerja usaha dapat ukur guna kriteria crm scorecard crm scorecard ambil balanced scorecard bsc fokus langgan ada nilai kerja metode analytic network process anp bobot pt x dapat nilai kerja usaha tunjuk traffic light system hasil hasil scoring kpi tunjuk dapat kpi ada level buruk ekuitas langgan sistem harga dua kpi perlu perhati lebih indikator ada level cukup ada kpi luas langgan teknologi informasi struktur organisasi usaha harus berhatihati bagai macam mungkin dapat jadi indikator ada level baik ada kpi profitabilitas setia langgan puas langgan nilai hubung langgan oleh langgan tahan langgan peran manajemen latih kerjasama kata kunci sistem nilai kerja crm scorecard analytic network process anp key performance indicator kpi
Abstrak (Corrected): tip sara harp ada hung back hangman begin pt x sara gera biding minyan gas bump megara fella hung back damp dingbat citral sara data hangman nilgai era sara apart ukr gun criteria cry scorecard cry scorecard ambit balanced scorecard bic focus hangman ada nilgai era metope analytic network process and robot pt x apart nilgai era sara tuneup traffic light system hail hail scoring ki tuneup apart ki ada level burn equites hangman sister hard due ki peru perhaps leash indicator ada level cutup ada ki lucas hangman teknologi informant structure organisms sara harms berhatihati bahai madam munchkin apart jade indicator ada level back ada ki profitability sepia hangman puts hangman nilgai hung hangman olen hangman than hangman pecan management latin kerjasama data bunch sister nilgai era cry scorecard analytic network process and key performance indicator ki
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'langgan': 10, 'ada': 7, 'usaha': 6, 'kpi': 6, 'nilai': 5, 'kerja': 4, 'dapat': 4, 'scorecard': 4, 'hubung': 3, 'baik': 3, 'crm': 3, 'level': 3, 'pt': 2, 'x': 2, 'analytic': 2, 'network': 2, 'process': 2, 'anp': 2, 'tunjuk': 2, 'hasil': 2, 'sistem': 2, 'indikator': 2, 'tiap': 1, 'harap': 1, 'begitu': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'minyak': 1, 'gas': 1, 'bumi': 1, 'negara': 1, 'kelola': 1, 'dampak': 1, 'tingkat': 1, 'citra': 1, 'mata': 1, 'ukur': 1, 'guna': 1, 'kriteria': 1, 'ambil': 1, 'balanced': 1, 'bsc': 1, 'fokus': 1, 'metode': 1, 'bobot': 1, 'traffic': 1, 'light': 1, 'system': 1, 'scoring': 1, 'buruk': 1, 'ekuitas': 1, 'harga': 1, 'dua': 1, 'perlu': 1, 'perhati': 1, 'lebih': 1, 'cukup': 1, 'luas': 1, 'teknologi': 1, 'informasi': 1, 'struktur': 1, 'organisasi': 1, 'harus': 1, 'berhatihati': 1, 'bagai': 1, 'macam': 1, 'mungkin': 1, 'jadi': 1, 'profitabilitas': 1, 'setia': 1, 'puas': 1, 'oleh': 1, 'tahan': 1, 'peran': 1, 'manajemen': 1, 'latih': 1, 'kerjasama': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'key': 1, 'performance': 1, 'indicator': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'customer': 9, 'the': 6, 'performance': 5, 'a': 4, 'with': 4, 'as': 4, 'and': 4, 'on': 4, 'scorecard': 4, 'there': 4, 'were': 4, 'kpis': 4, 'company': 3, 'good': 3, 'assessment': 3, 'be': 3, 'crm': 3, 'that': 3, 'system': 3, 'level': 3, 'relationship': 2, 'its': 2, 'pt': 2, 'x': 2, 'in': 2, 'to': 2, 'by': 2, 'using': 2, 'is': 2, 'analytic': 2, 'network': 2, 'process': 2, 'anp': 2, 'shown': 2, 'result': 2, 'kpi': 2, 'indicators': 2, 'each': 1, 'expects': 1, 'customers': 1, 'well': 1, 'engaged': 1, 'oil': 1, 'gas': 1, 'country': 1, 'managing': 1, 'have': 1, 'an': 1, 'impact': 1, 'improving': 1, 'image': 1, 'of': 1, 's': 1, 'view': 1, 'can': 1, 'measured': 1, 'criterias': 1, 'taken': 1, 'from': 1, 'balanced': 1, 'bsc': 1, 'focus': 1, 'method': 1, 'for': 1, 'weighting': 1, 'able': 1, 'traffic': 1, 'light': 1, 'scoring': 1, 'bad': 1, 'equity': 1, 'reward': 1, 'both': 1, 'need': 1, 'more': 1, 'attention': 1, 'medium': 1, 'expansion': 1, 'information': 1, 'technology': 1, 'organizational': 1, 'structure': 1, 'compny': 1, 'must': 1, 'careful': 1, 'anything': 1, 'will': 1, 'happen': 1, 'profitability': 1, 'loyalty': 1, 'satisfaction': 1, 'value': 1, 'acquisiotion': 1, 'retention': 1, 'manajemen': 1, 'attitude': 1, 'training': 1, 'partnership': 1, 'keywords': 1, 'measurement': 1, 'key': 1, 'indicator': 1})
-------------------------------------------
--- Data #744 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Bima Iffan Hakim
Judul: Kalibrasi Kamera dengan Menggunakan Metode Tsai
Pembimbing 1: Eza Rahmanita, ST., MT
Pembimbing 2: Meidya Koeshardianto, S.Si., MT
Abstrak (Raw): Teknik kalibrasi sangat berpengaruh terhadap perkembangan computer vision karena setiap proses dalam teknik kalibrasi sangat diperlukan untuk pengolahan lanjutan berbagai macam proses vision. Dengan dilakukannya kalibrasi, proses vision akan menjadi lebih mudah. Dalam prosesnya teknik kalibrasi dilakukan untuk menentukan parameter yang dapat dilakukan untuk proses vision selanjutnya diantaranya rekonstruksi 3D. Penelitian ini mencoba mengangkat kembali teknik kalibrasi kamera klasik yang sangat popular, yaitu teknik kalibrasi kamera dengan menggunakan algoritma Tsai. Sebagai simulasi, hasil parameter yang akan didapat akan digunakan untuk melakukan pengukuran tinggi obyek dengan aplikasi dan kemudian dibandingkan dengan tinggi obyek secara real. Dari hasil ujicoba, didapatkan hasil bahwa tahapan proses kalibrasi kamera dengan metode Tsai berhasil dilakukan. Kemudian data parameter yang didapat, dilakukan simulasi dengan ujicoba sebanyak 5 skenario dengan masing-masing skenario dilakukan dengan 2 percobaan. Hasil yang didapat dari hasil pengukuran dengan aplikasi ternyata masih jauh dari hasil pengukuran secara nyata. Galat relative yang didapat dari perhitungan dengan aplikasi rata-rata hanya 50.6% dari perhitungan secara nyata. Hasil ini disebabkan karena proses pengambilan data awal dengan spesifikasi yang terbatas.
Kata kunci : kalibrasi kamera, algoritma tsai, computer vision
Abstrak (Clean): teknik kalibrasi sangat berpengaruh terhadap perkembangan computer vision karena setiap proses dalam teknik kalibrasi sangat diperlukan untuk pengolahan lanjutan berbagai macam proses vision dengan dilakukannya kalibrasi proses vision akan menjadi lebih mudah dalam prosesnya teknik kalibrasi dilakukan untuk menentukan parameter yang dapat dilakukan untuk proses vision selanjutnya diantaranya rekonstruksi d penelitian ini mencoba mengangkat kembali teknik kalibrasi kamera klasik yang sangat popular yaitu teknik kalibrasi kamera dengan menggunakan algoritma tsai sebagai simulasi hasil parameter yang akan didapat akan digunakan untuk melakukan pengukuran tinggi obyek dengan aplikasi dan kemudian dibandingkan dengan tinggi obyek secara real dari hasil ujicoba didapatkan hasil bahwa tahapan proses kalibrasi kamera dengan metode tsai berhasil dilakukan kemudian data parameter yang didapat dilakukan simulasi dengan ujicoba sebanyak skenario dengan masingmasing skenario dilakukan dengan percobaan hasil yang didapat dari hasil pengukuran dengan aplikasi ternyata masih jauh dari hasil pengukuran secara nyata galat relative yang didapat dari perhitungan dengan aplikasi ratarata hanya dari perhitungan secara nyata hasil ini disebabkan karena proses pengambilan data awal dengan spesifikasi yang terbatas kata kunci kalibrasi kamera algoritma tsai computer vision
Abstrak (Stopwords Removed): teknik kalibrasi sangat berpengaruh perkembangan computer vision setiap proses teknik kalibrasi sangat diperlukan pengolahan lanjutan berbagai macam proses vision dilakukannya kalibrasi proses vision menjadi lebih mudah prosesnya teknik kalibrasi dilakukan menentukan parameter dapat dilakukan proses vision selanjutnya diantaranya rekonstruksi d penelitian mencoba mengangkat kembali teknik kalibrasi kamera klasik sangat popular teknik kalibrasi kamera menggunakan algoritma tsai simulasi hasil parameter didapat digunakan melakukan pengukuran tinggi obyek aplikasi dibandingkan tinggi obyek secara real hasil ujicoba didapatkan hasil tahapan proses kalibrasi kamera metode tsai berhasil dilakukan data parameter didapat dilakukan simulasi ujicoba sebanyak skenario masingmasing skenario dilakukan percobaan hasil didapat hasil pengukuran aplikasi ternyata masih jauh hasil pengukuran secara nyata galat relative didapat perhitungan aplikasi ratarata perhitungan secara nyata hasil disebabkan proses pengambilan data awal spesifikasi terbatas kata kunci kalibrasi kamera algoritma tsai computer vision
Abstrak (Stemmed): teknik kalibrasi sangat pengaruh kembang computer vision tiap proses teknik kalibrasi sangat perlu olah lanjut bagai macam proses vision laku kalibrasi proses vision jadi lebih mudah proses teknik kalibrasi laku tentu parameter dapat laku proses vision lanjut antara rekonstruksi d teliti coba angkat kembali teknik kalibrasi kamera klasik sangat popular teknik kalibrasi kamera guna algoritma tsai simulasi hasil parameter dapat guna laku ukur tinggi obyek aplikasi banding tinggi obyek cara real hasil ujicoba dapat hasil tahap proses kalibrasi kamera metode tsai hasil laku data parameter dapat laku simulasi ujicoba banyak skenario masingmasing skenario laku coba hasil dapat hasil ukur aplikasi nyata masih jauh hasil ukur cara nyata galat relative dapat hitung aplikasi ratarata hitung cara nyata hasil sebab proses ambil data awal spesifikasi batas kata kunci kalibrasi kamera algoritma tsai computer vision
Abstrak (Corrected): tennis kalibrasi sang pengaruh embank computer vision tip proves tennis kalibrasi sang peru blah layout bahai madam proves vision lake kalibrasi proves vision jade leash judah proves tennis kalibrasi lake tent parameter apart lake proves vision layout angara rekonstruksi d elite coma angst cembali tennis kalibrasi camera flask sang popular tennis kalibrasi camera gun algorithm tai simulate hail parameter apart gun lake ukr ting obey aplikasi banding ting obey cara real hail ujicoba apart hail that proves kalibrasi camera metope tai hail lake data parameter apart lake simulate ujicoba banyan scenario masingmasing scenario lake coma hail apart hail ukr aplikasi nyala mash each hail ukr cara nyala gala relative apart hiding aplikasi ratarata hiding cara nyala hail kebab proves ambit data away spesifikasi bats data bunch kalibrasi camera algorithm tai computer vision
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kalibrasi': 8, 'hasil': 8, 'proses': 7, 'laku': 7, 'dapat': 6, 'teknik': 5, 'vision': 5, 'kamera': 4, 'sangat': 3, 'parameter': 3, 'tsai': 3, 'ukur': 3, 'aplikasi': 3, 'cara': 3, 'nyata': 3, 'computer': 2, 'lanjut': 2, 'coba': 2, 'guna': 2, 'algoritma': 2, 'simulasi': 2, 'tinggi': 2, 'obyek': 2, 'ujicoba': 2, 'data': 2, 'skenario': 2, 'hitung': 2, 'pengaruh': 1, 'kembang': 1, 'tiap': 1, 'perlu': 1, 'olah': 1, 'bagai': 1, 'macam': 1, 'jadi': 1, 'lebih': 1, 'mudah': 1, 'tentu': 1, 'antara': 1, 'rekonstruksi': 1, 'd': 1, 'teliti': 1, 'angkat': 1, 'kembali': 1, 'klasik': 1, 'popular': 1, 'banding': 1, 'real': 1, 'tahap': 1, 'metode': 1, 'banyak': 1, 'masingmasing': 1, 'masih': 1, 'jauh': 1, 'galat': 1, 'relative': 1, 'ratarata': 1, 'sebab': 1, 'ambil': 1, 'awal': 1, 'spesifikasi': 1, 'batas': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'of': 9, 'calibration': 8, 'is': 7, 'to': 6, 'with': 6, 'vision': 5, 'in': 4, 'camera': 4, 'results': 4, 'technique': 3, 'process': 3, 'parameters': 3, 'be': 3, 'as': 3, 'tsai': 3, 'obtained': 3, 'application': 3, 'from': 3, 'very': 2, 'computer': 2, 'further': 2, 'will': 2, 'techniques': 2, 'that': 2, 'done': 2, 'this': 2, 'a': 2, 's': 2, 'algorithm': 2, 'simulation': 2, 'measurements': 2, 'then': 2, 'real': 2, 'test': 2, 'data': 2, 'calculation': 2, 'influential': 1, 'on': 1, 'development': 1, 'because': 1, 'every': 1, 'needed': 1, 'for': 1, 'processing': 1, 'various': 1, 'processes': 1, 'by': 1, 'doing': 1, 'become': 1, 'easier': 1, 'determine': 1, 'can': 1, 'such': 1, 'd': 1, 'reconstruction': 1, 'research': 1, 'tried': 1, 'revive': 1, 'classic': 1, 'are': 1, 'popular': 1, 'which': 1, 'using': 1, 'used': 1, 'perform': 1, 'object': 1, 'and': 1, 'compared': 1, 'high': 1, 'objects': 1, 'showed': 1, 'stage': 1, 'method': 1, 'successful': 1, 'much': 1, 'scenarios': 1, 'each': 1, 'scenario': 1, 'experiments': 1, 'measurement': 1, 'still': 1, 'far': 1, 'relative': 1, 'error': 1, 'average': 1, 'only': 1, 'significantly': 1, 'result': 1, 'due': 1, 'start': 1, 'collection': 1, 'limited': 1, 'specifications': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #745 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Helyatin
Judul: PENERAPAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DAN FUZZY MULTI-OBJECTIVE PROGRAMMINGUNTUK PEMILIHAN SUPPLIER
Pembimbing 1: Bain Khusnul K, S.T.,M.Kom
Pembimbing 2: Andharini Dwi C, S.Kom.,M.Kom
Abstrak (Raw): Pemilihan supplier merupakan salah satu isu penting, karena pemilihan supplier menjadi bagian dari sebuah supply chain maka hubungan tersebut akan memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kelangsungan produksi.Pada tugas akhir ini dianalisa mengenai Analytic Hierarchy Process (AHP) dan Fuzzy Multi-Objective Programming (FMOP) untuk pemilihan supplier di Industri Batik Podhek Pemekasan. Perhitungan AHP akan diperoleh nilai bobot tiap kriteria pemilihan supplier yang nantinya akan jadi nilai masukan pada FMOP. FMOP memberikan solusi memaksimalkan dan meminimalkan tujuan.Setelah dilakukan proses perhitungan faktor kriteria yang paling memberikan kontribusi terhadap pemilihan supplier adalah kriteria harga (0.52), kualitas (0.2) dan tingkat cacat (0.2), dan keterlambatan pengiriman (0.08). Dari hasil penelitian diperoleh bahwa supplier paling optimum adalah Toko Utara. Untuk bahan baku kain dengan batasan pembelian 0 - 500 lembar didapatkan hasil z1 = 380, z2 = 415, z3 = 85, z4 = 250. Untuk bahan baku pewarna dan malan dengan batasan pembelian 0 - 250 kg didapatkan hasil z1 = 0, z2 = 220, z3 = 30, z4 = 125, dan z1 = 147.5, z2 = 225, z3 = 25, z4 = 125.
Kata kunci :Supply Chain Management (SCM), pemilihan supplier, Analytical Hierarchy Process, Fuzzy, Multi-Objective Programming.
Abstrak (Clean): pemilihan supplier merupakan salah satu isu penting karena pemilihan supplier menjadi bagian dari sebuah supply chain maka hubungan tersebut akan memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kelangsungan produksipada tugas akhir ini dianalisa mengenai analytic hierarchy process ahp dan fuzzy multiobjective programming fmop untuk pemilihan supplier di industri batik podhek pemekasan perhitungan ahp akan diperoleh nilai bobot tiap kriteria pemilihan supplier yang nantinya akan jadi nilai masukan pada fmop fmop memberikan solusi memaksimalkan dan meminimalkan tujuansetelah dilakukan proses perhitungan faktor kriteria yang paling memberikan kontribusi terhadap pemilihan supplier adalah kriteria harga kualitas dan tingkat cacat dan keterlambatan pengiriman dari hasil penelitian diperoleh bahwa supplier paling optimum adalah toko utara untuk bahan baku kain dengan batasan pembelian lembar didapatkan hasil z z z z untuk bahan baku pewarna dan malan dengan batasan pembelian kg didapatkan hasil z z z z dan z z z z kata kunci supply chain management scm pemilihan supplier analytical hierarchy process fuzzy multiobjective programming
Abstrak (Stopwords Removed): pemilihan supplier salah satu isu penting pemilihan supplier menjadi bagian supply chain hubungan tersebut memiliki pengaruh sangat besar kelangsungan produksipada tugas akhir dianalisa mengenai analytic hierarchy process ahp fuzzy multiobjective programming fmop pemilihan supplier industri batik podhek pemekasan perhitungan ahp diperoleh nilai bobot tiap kriteria pemilihan supplier nantinya jadi nilai masukan fmop fmop memberikan solusi memaksimalkan meminimalkan tujuansetelah dilakukan proses perhitungan faktor kriteria paling memberikan kontribusi pemilihan supplier kriteria harga kualitas tingkat cacat keterlambatan pengiriman hasil penelitian diperoleh supplier paling optimum toko utara bahan baku kain batasan pembelian lembar didapatkan hasil z z z z bahan baku pewarna malan batasan pembelian kg didapatkan hasil z z z z z z z z kata kunci supply chain management scm pemilihan supplier analytical hierarchy process fuzzy multiobjective programming
Abstrak (Stemmed): pilih supplier salah satu isu penting pilih supplier jadi bagi supply chain hubung sebut milik pengaruh sangat besar langsung produksipada tugas akhir dianalisa kena analytic hierarchy process ahp fuzzy multiobjective programming fmop pilih supplier industri batik podhek kas hitung ahp oleh nilai bobot tiap kriteria pilih supplier nanti jadi nilai masuk fmop fmop beri solusi maksimal minimal tujuansetelah laku proses hitung faktor kriteria paling beri kontribusi pilih supplier kriteria harga kualitas tingkat cacat lambat kirim hasil teliti oleh supplier paling optimum toko utara bahan baku kain batas beli lembar dapat hasil z z z z bahan baku warna malan batas beli kg dapat hasil z z z z z z z z kata kunci supply chain management scm pilih supplier analytical hierarchy process fuzzy multiobjective programming
Abstrak (Corrected): pilch supplier salad sat is panting pilch supplier jade bag supply chain hung debut milk pengaruh sang bear lansing produksipada tugs air dianalisa ken analytic hierarchy process ah fuzzy multiobjective programming mop pilch supplier industry batik podunk was hiding ah olen nilgai robot tip criteria pilch supplier anti jade nilgai mask mop mop bert solus maximal minimal tujuansetelah lake proves hiding factor criteria paling bert kontribusi pilch supplier criteria hard kualitas dingbat carat lambast kirin hail elite olen supplier paling optimum too tara bahai baku kain bats bell lumbar apart hail z z z z bahai baku wanna alan bats bell keg apart hail z z z z z z z z data bunch supply chain management sum pilch supplier analytical hierarchy process fuzzy multiobjective programming
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'z': 12, 'supplier': 7, 'pilih': 6, 'fmop': 3, 'kriteria': 3, 'hasil': 3, 'jadi': 2, 'supply': 2, 'chain': 2, 'hierarchy': 2, 'process': 2, 'ahp': 2, 'fuzzy': 2, 'multiobjective': 2, 'programming': 2, 'hitung': 2, 'oleh': 2, 'nilai': 2, 'beri': 2, 'paling': 2, 'bahan': 2, 'baku': 2, 'batas': 2, 'beli': 2, 'dapat': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'isu': 1, 'penting': 1, 'bagi': 1, 'hubung': 1, 'sebut': 1, 'milik': 1, 'pengaruh': 1, 'sangat': 1, 'besar': 1, 'langsung': 1, 'produksipada': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'dianalisa': 1, 'kena': 1, 'analytic': 1, 'industri': 1, 'batik': 1, 'podhek': 1, 'kas': 1, 'bobot': 1, 'tiap': 1, 'nanti': 1, 'masuk': 1, 'solusi': 1, 'maksimal': 1, 'minimal': 1, 'tujuansetelah': 1, 'laku': 1, 'proses': 1, 'faktor': 1, 'kontribusi': 1, 'harga': 1, 'kualitas': 1, 'tingkat': 1, 'cacat': 1, 'lambat': 1, 'kirim': 1, 'teliti': 1, 'optimum': 1, 'toko': 1, 'utara': 1, 'kain': 1, 'lembar': 1, 'warna': 1, 'malan': 1, 'kg': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'management': 1, 'scm': 1, 'analytical': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 4, 'selection': 2, 'thesupplier': 2, 'be': 2, 'programming': 2, 'z': 2, 'ofsuppliersisan': 1, 'important': 1, 'issue': 1, 'because': 1, 'selectionto': 1, 'part': 1, 'ofasupplychainthen': 1, 'relationshipwill': 1, 'havea': 1, 'profound': 1, 'effectonthe': 1, 'continuity': 1, 'ofproduction': 1, 'in': 1, 'this': 1, 'finalanalysisof': 1, 'theanalytichierarchy': 1, 'processahp': 1, 'andfuzzymultiobjective': 1, 'fmop': 1, 'forsupplier': 1, 'selectioninbatikindustrypodhekpemekasan': 1, 'calculationahpweightswill': 1, 'obtainedbythe': 1, 'supplierselection': 1, 'criteriawhich': 1, 'willbethe': 1, 'value': 1, 'ofthe': 1, 'inputatfmop': 1, 'fmopprovide': 1, 'solutionsto': 1, 'maximizeandminimizetujuansetelahdothecalculationcriteriafactorsthatmostcontributed': 1, 'to': 1, 'selectioncriteriaisthe': 1, 'price': 1, 'qualityand': 1, 'level': 1, 'ofdisability': 1, 'andlate': 1, 'delivery': 1, 'result': 1, 'showedthattheoptimumsupplieristhe': 1, 'northstore': 1, 'for': 1, 'theraw': 1, 'materialpurchasingclothtorestrictionsheetsobtained': 1, 'resultszzzzforraw': 1, 'materialdyesandprophecywithpurchase': 1, 'restrictionkgobtained': 1, 'resultszzz': 1, 'andz': 1, 'zz': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'supply': 1, 'chain': 1, 'management': 1, 'scm': 1, 'supplier': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'fuzzy': 1, 'multiobjective': 1})
-------------------------------------------
--- Data #746 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Murni Rotifah
Judul: Model Penjualan Produk Unggulan Batik Khas Pamekasan Berbasis Electronic Commerce
Pembimbing 1: Moch. Kautsar Sophan, S.Kom, M.MT
Pembimbing 2: Bain Khusnul Khotimah, S.T., M.Kom
Abstrak (Raw): Kabupaten Pamekasan merupakan salah satu pusat industri dan perdagangan batik tulis yang dapat diandalkan sebagai salah satu sumber pendapatan daerah. Batik tulis Madura, khususnya batik tulis Pamekasan memiliki corak dan design yang khas. Penulis meneliti tentang pembuatan Model Penjualan Produk Unggulan Batik khas Pamekasan berbasis Electronic Commerce. Tujuan penelitian ini adalah Membangun model e-commerce yang interaktif untuk mendukung potensi perindustrian dan perdagangan kabupaten Pamekasan serta mempermudah transaksi penjualan produk unggulan batik tulis khas Pamekasan. Model e-commerce yang diterapkan adalah business to customer (B2C). Metodologi dalam mengerjakan penelitian ini adalah metode SDLC (Software Development Life Cycle), dengan menggunakan SDLC waterfall. Berdasarkan hasil analisis kuisioner yang dibagikan kepada pelanggan dan umum yaitu sebanyak 50 responden, yang mencakup beberapa pertanyaan mengenai fitur-fitur pada website. Simpulan yang dapat diambil yaitu pemodelan yang dibuat cukup baik untuk diimplementasikan menjadi website e-commerce. Hal ini dibuktikan dari hasil kuisoner menunjukkan rata-rata persentase responden yang menjawab setuju mencapai 53%.
Kata kunci : Batik, E-Commerce, B2C, Model
Abstrak (Clean): kabupaten pamekasan merupakan salah satu pusat industri dan perdagangan batik tulis yang dapat diandalkan sebagai salah satu sumber pendapatan daerah batik tulis madura khususnya batik tulis pamekasan memiliki corak dan design yang khas penulis meneliti tentang pembuatan model penjualan produk unggulan batik khas pamekasan berbasis electronic commerce tujuan penelitian ini adalah membangun model ecommerce yang interaktif untuk mendukung potensi perindustrian dan perdagangan kabupaten pamekasan serta mempermudah transaksi penjualan produk unggulan batik tulis khas pamekasan model ecommerce yang diterapkan adalah business to customer bc metodologi dalam mengerjakan penelitian ini adalah metode sdlc software development life cycle dengan menggunakan sdlc waterfall berdasarkan hasil analisis kuisioner yang dibagikan kepada pelanggan dan umum yaitu sebanyak responden yang mencakup beberapa pertanyaan mengenai fiturfitur pada website simpulan yang dapat diambil yaitu pemodelan yang dibuat cukup baik untuk diimplementasikan menjadi website ecommerce hal ini dibuktikan dari hasil kuisoner menunjukkan ratarata persentase responden yang menjawab setuju mencapai kata kunci batik ecommerce bc model
Abstrak (Stopwords Removed): kabupaten pamekasan salah satu pusat industri perdagangan batik tulis dapat diandalkan salah satu sumber pendapatan daerah batik tulis madura khususnya batik tulis pamekasan memiliki corak design khas penulis meneliti tentang pembuatan model penjualan produk unggulan batik khas pamekasan berbasis electronic commerce tujuan penelitian membangun model ecommerce interaktif mendukung potensi perindustrian perdagangan kabupaten pamekasan mempermudah transaksi penjualan produk unggulan batik tulis khas pamekasan model ecommerce diterapkan business to customer bc metodologi mengerjakan penelitian metode sdlc software development life cycle menggunakan sdlc waterfall berdasarkan hasil analisis kuisioner dibagikan kepada pelanggan umum sebanyak responden mencakup beberapa pertanyaan mengenai fiturfitur website simpulan dapat diambil pemodelan dibuat cukup baik diimplementasikan menjadi website ecommerce dibuktikan hasil kuisoner menunjukkan ratarata persentase responden menjawab setuju mencapai kata kunci batik ecommerce bc model
Abstrak (Stemmed): kabupaten pamekasan salah satu pusat industri dagang batik tulis dapat andal salah satu sumber dapat daerah batik tulis madura khusus batik tulis pamekasan milik corak design khas tulis teliti tentang buat model jual produk unggul batik khas pamekasan bas electronic commerce tuju teliti bangun model ecommerce interaktif dukung potensi industri dagang kabupaten pamekasan mudah transaksi jual produk unggul batik tulis khas pamekasan model ecommerce terap business to customer bc metodologi kerja teliti metode sdlc software development life cycle guna sdlc waterfall dasar hasil analisis kuisioner bagi kepada langgan umum banyak responden cakup beberapa tanya kena fiturfitur website simpul dapat ambil model buat cukup baik implementasi jadi website ecommerce bukti hasil kuisoner tunjuk ratarata persentase responden jawab tuju capai kata kunci batik ecommerce bc model
Abstrak (Corrected): kabupaten pamekasan salad sat pusan industry dagan batik tulips apart anal salad sat number apart sarah batik tulips madura rhesus batik tulips pamekasan milk coral design has tulips elite tenting but model dual proud lungful batik has pamekasan was electronic commerce juju elite bangui model commerce interaktif during potent industry dagan kabupaten pamekasan judah transaksi dual proud lungful batik tulips has pamekasan model commerce trap business to customer be methodology era elite metope sell software development life cycle gun sell waterfall dakar hail analysis kuisioner bag keypad hangman mum banyan responded cup beberapa tanya ken fiturfitur website simple apart ambit model but cutup back implements jade website commerce but hail prisoner tuneup ratarata percentage responded nawab juju capri data bunch batik commerce be model
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'batik': 6, 'pamekasan': 5, 'tulis': 5, 'model': 5, 'ecommerce': 4, 'dapat': 3, 'khas': 3, 'teliti': 3, 'kabupaten': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'industri': 2, 'dagang': 2, 'buat': 2, 'jual': 2, 'produk': 2, 'unggul': 2, 'tuju': 2, 'bc': 2, 'sdlc': 2, 'hasil': 2, 'responden': 2, 'website': 2, 'pusat': 1, 'andal': 1, 'sumber': 1, 'daerah': 1, 'madura': 1, 'khusus': 1, 'milik': 1, 'corak': 1, 'design': 1, 'tentang': 1, 'bas': 1, 'electronic': 1, 'commerce': 1, 'bangun': 1, 'interaktif': 1, 'dukung': 1, 'potensi': 1, 'mudah': 1, 'transaksi': 1, 'terap': 1, 'business': 1, 'to': 1, 'customer': 1, 'metodologi': 1, 'kerja': 1, 'metode': 1, 'software': 1, 'development': 1, 'life': 1, 'cycle': 1, 'guna': 1, 'waterfall': 1, 'dasar': 1, 'analisis': 1, 'kuisioner': 1, 'bagi': 1, 'kepada': 1, 'langgan': 1, 'umum': 1, 'banyak': 1, 'cakup': 1, 'beberapa': 1, 'tanya': 1, 'kena': 1, 'fiturfitur': 1, 'simpul': 1, 'ambil': 1, 'cukup': 1, 'baik': 1, 'implementasi': 1, 'jadi': 1, 'bukti': 1, 'kuisoner': 1, 'tunjuk': 1, 'ratarata': 1, 'persentase': 1, 'jawab': 1, 'capai': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'of': 8, 'is': 7, 'batik': 6, 'pamekasan': 5, 'and': 5, 'to': 5, 'ecommerce': 4, 'as': 3, 'a': 3, 'model': 3, 'that': 3, 'trade': 2, 'typical': 2, 'product': 2, 'sales': 2, 'based': 2, 'this': 2, 'bc': 2, 'sdlc': 2, 'on': 2, 'questionnaires': 2, 'respondents': 2, 'website': 2, 'be': 2, 'one': 1, 'citys': 1, 'industrial': 1, 'reliable': 1, 'source': 1, 'local': 1, 'revenue': 1, 'madura': 1, 'especially': 1, 'has': 1, 'distinctive': 1, 'style': 1, 'design': 1, 'author': 1, 'examines': 1, 'making': 1, 'models': 1, 'featured': 1, 'electronic': 1, 'commerce': 1, 'purpose': 1, 'study': 1, 'building': 1, 'interactive': 1, 'support': 1, 'potential': 1, 'for': 1, 'industry': 1, 'district': 1, 'facilitate': 1, 'superior': 1, 'transactions': 1, 'applied': 1, 'business': 1, 'customer': 1, 'methodology': 1, 'in': 1, 'doing': 1, 'research': 1, 'software': 1, 'development': 1, 'life': 1, 'cycle': 1, 'using': 1, 'waterfall': 1, 'analysis': 1, 'were': 1, 'distributed': 1, 'customers': 1, 'public': 1, 'many': 1, 'which': 1, 'included': 1, 'several': 1, 'questions': 1, 'about': 1, 'features': 1, 'conclusions': 1, 'can': 1, 'drawn': 1, 'modeling': 1, 'good': 1, 'enough': 1, 'implemented': 1, 'into': 1, 'an': 1, 'it': 1, 'evident': 1, 'from': 1, 'results': 1, 'shows': 1, 'average': 1, 'percentage': 1, 'who': 1, 'answered': 1, 'agreed': 1, 'at': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #747 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ardiyanto Setiawan
Judul: APLIKASI DAN DESAIN MODEL DECISION AID PELANGGAN
PADA E-COMMERCE TOKO BATIK TULIS MADURA
Pembimbing 1: Moch. Kautsar Sophan, S.Kom., M.MT.
Pembimbing 2: Yeni Kustiyah Ningsih, S.Kom., M.Kom.
Abstrak (Raw): Toko Batik Tulis Madura merupakan salah satu toko yang telah beroperasi sejak tahun 2011 dengan
menggunakan website e-commerce. Walau telah menggunakan model e-commerce, website tersebut memiliki
kekurangan yaitu belum ada fitur rekomndasi untuk memudahkan konsumen mencari barang yang ingin
dibelinya. Penelitian ini bertujuan membuat rekomendasi dengan decision aid untuk membantu pelanggan
dalam memilih produk di website Toko Batik Tulis Madura. Teknik pengumpulan analis data terdiri dari
Studi Literatur yang berhubungan dengan decision aid dan multi criteria, Observasi dilakukan terhadap
website Toko Batik Tulis Madura dan Interview dilakukan kepada pemilik website Toko Batik Tulis Madura.
Pembuatan implementasi pada Penelitian ini menggunakan model waterfall. Jenis decision aid yang akan
diimplementasikan adalah Multi Criteria Filtering. Metode pembobotan yang digunakan pada Multi Criteria
Filtering yaitu Decision Matrix. Hasil ujicoba dengan jumlah sample percobaan sebanyak 50 kali data
perconbaan pencarian, presentase akurasi adalah 94% dan error adalah 6%. Hasil uji kelayakan dari beberapa
kuisoner dihasilkan bahwa performa yang dimiliki tool ini cukup baik dan tool ini layak untuk diintegrasikan
serta digunakan dalam website e-commerce.
Kata Kunci: Decision, Aid, Multi, Criteria, Filtering
Abstrak (Clean): toko batik tulis madura merupakan salah satu toko yang telah beroperasi sejak tahun dengan menggunakan website ecommerce walau telah menggunakan model ecommerce website tersebut memiliki kekurangan yaitu belum ada fitur rekomndasi untuk memudahkan konsumen mencari barang yang ingin dibelinya penelitian ini bertujuan membuat rekomendasi dengan decision aid untuk membantu pelanggan dalam memilih produk di website toko batik tulis madura teknik pengumpulan analis data terdiri dari studi literatur yang berhubungan dengan decision aid dan multi criteria observasi dilakukan terhadap website toko batik tulis madura dan interview dilakukan kepada pemilik website toko batik tulis madura pembuatan implementasi pada penelitian ini menggunakan model waterfall jenis decision aid yang akan diimplementasikan adalah multi criteria filtering metode pembobotan yang digunakan pada multi criteria filtering yaitu decision matrix hasil ujicoba dengan jumlah sample percobaan sebanyak kali data perconbaan pencarian presentase akurasi adalah dan error adalah hasil uji kelayakan dari beberapa kuisoner dihasilkan bahwa performa yang dimiliki tool ini cukup baik dan tool ini layak untuk diintegrasikan serta digunakan dalam website ecommerce kata kunci decision aid multi criteria filtering
Abstrak (Stopwords Removed): toko batik tulis madura salah satu toko beroperasi tahun menggunakan website ecommerce walau menggunakan model ecommerce website tersebut memiliki kekurangan belum ada fitur rekomndasi memudahkan konsumen mencari barang ingin dibelinya penelitian bertujuan membuat rekomendasi decision aid membantu pelanggan memilih produk website toko batik tulis madura teknik pengumpulan analis data terdiri studi literatur berhubungan decision aid multi criteria observasi dilakukan website toko batik tulis madura interview dilakukan kepada pemilik website toko batik tulis madura pembuatan implementasi penelitian menggunakan model waterfall jenis decision aid diimplementasikan multi criteria filtering metode pembobotan digunakan multi criteria filtering decision matrix hasil ujicoba jumlah sample percobaan sebanyak kali data perconbaan pencarian presentase akurasi error hasil uji kelayakan beberapa kuisoner dihasilkan performa dimiliki tool cukup baik tool layak diintegrasikan digunakan website ecommerce kata kunci decision aid multi criteria filtering
Abstrak (Stemmed): toko batik tulis madura salah satu toko operasi tahun guna website ecommerce walau guna model ecommerce website sebut milik kurang belum ada fitur rekomndasi mudah konsumen cari barang ingin bel teliti tuju buat rekomendasi decision aid bantu langgan pilih produk website toko batik tulis madura teknik kumpul analis data diri studi literatur hubung decision aid multi criteria observasi laku website toko batik tulis madura interview laku kepada milik website toko batik tulis madura buat implementasi teliti guna model waterfall jenis decision aid implementasi multi criteria filtering metode bobot guna multi criteria filtering decision matrix hasil ujicoba jumlah sample coba banyak kali data perconbaan cari presentase akurasi error hasil uji layak beberapa kuisoner hasil performa milik tool cukup baik tool layak integrasi guna website ecommerce kata kunci decision aid multi criteria filtering
Abstrak (Corrected): too batik tulips madura salad sat too operas thun gun website commerce palau gun model commerce website debut milk during begum ada four rekomndasi judah consumed care baring begin bel elite juju but rekomendasi decision aid bantu hangman pilch proud website too batik tulips madura tennis rumpus analysis data dirt study literature hung decision aid mufti criteria observant lake website too batik tulips madura interview lake keypad milk website too batik tulips madura but implements elite gun model waterfall penis decision aid implements mufti criteria filtering metope robot gun mufti criteria filtering decision matrix hail ujicoba mullah sample coma banyan kali data perconbaan care presents auras error hail uni kayak beberapa prisoner hail perform milk tool cutup back tool kayak integral gun website commerce data bunch decision aid mufti criteria filtering
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'website': 6, 'toko': 5, 'guna': 5, 'decision': 5, 'batik': 4, 'tulis': 4, 'madura': 4, 'aid': 4, 'multi': 4, 'criteria': 4, 'ecommerce': 3, 'milik': 3, 'filtering': 3, 'hasil': 3, 'model': 2, 'cari': 2, 'teliti': 2, 'buat': 2, 'data': 2, 'laku': 2, 'implementasi': 2, 'layak': 2, 'tool': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'operasi': 1, 'tahun': 1, 'walau': 1, 'sebut': 1, 'kurang': 1, 'belum': 1, 'ada': 1, 'fitur': 1, 'rekomndasi': 1, 'mudah': 1, 'konsumen': 1, 'barang': 1, 'ingin': 1, 'bel': 1, 'tuju': 1, 'rekomendasi': 1, 'bantu': 1, 'langgan': 1, 'pilih': 1, 'produk': 1, 'teknik': 1, 'kumpul': 1, 'analis': 1, 'diri': 1, 'studi': 1, 'literatur': 1, 'hubung': 1, 'observasi': 1, 'interview': 1, 'kepada': 1, 'waterfall': 1, 'jenis': 1, 'metode': 1, 'bobot': 1, 'matrix': 1, 'ujicoba': 1, 'jumlah': 1, 'sample': 1, 'coba': 1, 'banyak': 1, 'kali': 1, 'perconbaan': 1, 'presentase': 1, 'akurasi': 1, 'error': 1, 'uji': 1, 'beberapa': 1, 'kuisoner': 1, 'performa': 1, 'cukup': 1, 'baik': 1, 'integrasi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'to': 8, 'of': 8, 'is': 7, 'decision': 5, 'and': 5, 'toko': 4, 'batik': 4, 'tulis': 4, 'madura': 4, 'that': 4, 'website': 4, 'aid': 4, 'has': 3, 'ecommerce': 3, 'a': 3, 'in': 3, 'filtering': 3, 'been': 2, 'websites': 2, 'model': 2, 'study': 2, 'with': 2, 'data': 2, 'multicriteria': 2, 'be': 2, 'multi': 2, 'criteria': 2, 'used': 2, 'results': 2, 'experimental': 2, 'tool': 2, 'good': 2, 'one': 1, 'store': 1, 'operating': 1, 'since': 1, 'by': 1, 'use': 1, 'although': 1, 'using': 1, 'disadvantage': 1, 'there': 1, 'no': 1, 'feature': 1, 'facilitate': 1, 'consumer': 1, 's': 1, 'recommendation': 1, 'looking': 1, 'for': 1, 'items': 1, 'buy': 1, 'this': 1, 'aims': 1, 'make': 1, 'recommendations': 1, 'assist': 1, 'customers': 1, 'choosing': 1, 'products': 1, 'on': 1, 'technique': 1, 'consists': 1, 'collecting': 1, 'analyst': 1, 'literature': 1, 'related': 1, 'observations': 1, 'interview': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'owners': 1, 'making': 1, 'implementation': 1, 'uses': 1, 'waterfall': 1, 'types': 1, 'will': 1, 'implemented': 1, 'are': 1, 'weighting': 1, 'method': 1, 'matrix': 1, 'trials': 1, 'number': 1, 'sample': 1, 'times': 1, 'search': 1, 'percentage': 1, 'accuracy': 1, 'error': 1, 'feasibility': 1, 'test': 1, 'questionnaire': 1, 'produced': 1, 'some': 1, 'performance': 1, 'pretty': 1, 'its': 1, 'integrated': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #748 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Yenni Rahmawati
Judul: Segmentasi Parasit Malaria Dalam Sel Darah Menggunakan Operasi Morfologi Dan Transformasi Watershed
Pembimbing 1: Rima Tri Wahyuningrum, S.T.,M.T.
Pembimbing 2: Fitri Damayanti, S.Kom., M.Kom
Abstrak (Raw): Malaria disebabkan oleh intraseluler parasit bersel tunggal yang dimiliki genus Plasmodium yang menginfeksi manusia dengan memasuki aliran darah. Dampak malaria secara geografis memiliki tingkat transmisi tertinggi di daerah tropis dan subtropics, yaitu di negara-negara yang memiliki tingkat pertumbuhan penduduk yang besar (termasuk Indonesia). Pendeteksian parasit malaria dapat dilakukan mencari titik kromatin. Bila tidak ada titik kromatin pada sel darah merah maka sel darah merah tersebut di anggap sebagai sel darah merah sehat. Pendeteksian titik kromatin secara manual akan memerlukan waktu yang lama. Proses segmentasi diharapkan sebagai langkah pertama untuk memudahkan pendeteksian titik kromatin karena segmentasi merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam analisis suatu gambar. Penelitian ini melakukan segmentasi sel darah merah dengan menggunakan operasi Morfologi, deteksi tepi Canny, dan transformasi Watershed. Data yang digunakan sebanyak 15 data citra dan setiap citra akan diuji dengan empat macam operasi Morfologi kemudian citra hasil Morfologi akan diuji sebanyak 16 kali percobaan dengan parameter masking, sigma, high threshold (HT), dan low threshold (LT) dari deteksi tepi Canny. Hasil pengujian kemudian disegmentasi dengan menggunakan transformasi Watershed. Perhitungan tingkat akurasi dilakukan dengan membandingkan koordinat tiap piksel citra hasil segmentasi dengan citra ground truth dan menghasilkan nilai rata-rata akurasi sebesar 39.3 %.
Abstrak (Clean): malaria disebabkan oleh intraseluler parasit bersel tunggal yang dimiliki genus plasmodium yang menginfeksi manusia dengan memasuki aliran darah dampak malaria secara geografis memiliki tingkat transmisi tertinggi di daerah tropis dan subtropics yaitu di negaranegara yang memiliki tingkat pertumbuhan penduduk yang besar termasuk indonesia pendeteksian parasit malaria dapat dilakukan mencari titik kromatin bila tidak ada titik kromatin pada sel darah merah maka sel darah merah tersebut di anggap sebagai sel darah merah sehat pendeteksian titik kromatin secara manual akan memerlukan waktu yang lama proses segmentasi diharapkan sebagai langkah pertama untuk memudahkan pendeteksian titik kromatin karena segmentasi merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam analisis suatu gambar penelitian ini melakukan segmentasi sel darah merah dengan menggunakan operasi morfologi deteksi tepi canny dan transformasi watershed data yang digunakan sebanyak data citra dan setiap citra akan diuji dengan empat macam operasi morfologi kemudian citra hasil morfologi akan diuji sebanyak kali percobaan dengan parameter masking sigma high threshold ht dan low threshold lt dari deteksi tepi canny hasil pengujian kemudian disegmentasi dengan menggunakan transformasi watershed perhitungan tingkat akurasi dilakukan dengan membandingkan koordinat tiap piksel citra hasil segmentasi dengan citra ground truth dan menghasilkan nilai ratarata akurasi sebesar
Abstrak (Stopwords Removed): malaria disebabkan intraseluler parasit bersel tunggal dimiliki genus plasmodium menginfeksi manusia memasuki aliran darah dampak malaria secara geografis memiliki tingkat transmisi tertinggi daerah tropis subtropics negaranegara memiliki tingkat pertumbuhan penduduk besar termasuk indonesia pendeteksian parasit malaria dapat dilakukan mencari titik kromatin bila ada titik kromatin sel darah merah sel darah merah tersebut anggap sel darah merah sehat pendeteksian titik kromatin secara manual memerlukan waktu lama proses segmentasi diharapkan langkah pertama memudahkan pendeteksian titik kromatin segmentasi salah satu faktor sangat penting analisis gambar penelitian melakukan segmentasi sel darah merah menggunakan operasi morfologi deteksi tepi canny transformasi watershed data digunakan sebanyak data citra setiap citra diuji empat macam operasi morfologi citra hasil morfologi diuji sebanyak kali percobaan parameter masking sigma high threshold ht low threshold lt deteksi tepi canny hasil pengujian disegmentasi menggunakan transformasi watershed perhitungan tingkat akurasi dilakukan membandingkan koordinat tiap piksel citra hasil segmentasi citra ground truth menghasilkan nilai ratarata akurasi sebesar
Abstrak (Stemmed): malaria sebab intraseluler parasit sel tunggal milik genus plasmodium infeksi manusia pasuk alir darah dampak malaria cara geografis milik tingkat transmisi tinggi daerah tropis subtropics negaranegara milik tingkat tumbuh duduk besar masuk indonesia deteksi parasit malaria dapat laku cari titik kromatin bila ada titik kromatin sel darah merah sel darah merah sebut anggap sel darah merah sehat deteksi titik kromatin cara manual perlu waktu lama proses segmentasi harap langkah pertama mudah deteksi titik kromatin segmentasi salah satu faktor sangat penting analisis gambar teliti laku segmentasi sel darah merah guna operasi morfologi deteksi tepi canny transformasi watershed data guna banyak data citra tiap citra uji empat macam operasi morfologi citra hasil morfologi uji banyak kali coba parameter masking sigma high threshold ht low threshold lt deteksi tepi canny hasil uji segmentasi guna transformasi watershed hitung tingkat akurasi laku banding koordinat tiap piksel citra hasil segmentasi citra ground truth hasil nilai ratarata akurasi besar
Abstrak (Corrected): malaria kebab intraseluler parasite see fungal milk genus plasmodium infest amnesia ask air sarah damp malaria cara geografis milk dingbat transmit ting sarah tropics subtropics negaranegara milk dingbat tumble dude bear mask indonesia detest parasite malaria apart lake care titis aromatic bill ada titis aromatic see sarah gerah see sarah gerah debut anggap see sarah gerah seat detest titis aromatic cara manual peru want lama proves segments harp bangka pertain judah detest titis aromatic segments salad sat factor sang panting analysis sambar elite lake segments see sarah gerah gun operas morfologi detest tepid canny transforms watershed data gun banyan data citral tip citral uni expat madam operas morfologi citral hail morfologi uni banyan kali coma parameter masking sigma high threshold it low threshold lt detest tepid canny hail uni segments gun transforms watershed hiding dingbat auras lake banding coordinate tip pissed citral hail segments citral ground truth hail nilgai ratarata auras bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sel': 5, 'darah': 5, 'deteksi': 5, 'segmentasi': 5, 'citra': 5, 'titik': 4, 'kromatin': 4, 'merah': 4, 'hasil': 4, 'malaria': 3, 'milik': 3, 'tingkat': 3, 'laku': 3, 'guna': 3, 'morfologi': 3, 'uji': 3, 'parasit': 2, 'cara': 2, 'besar': 2, 'operasi': 2, 'tepi': 2, 'canny': 2, 'transformasi': 2, 'watershed': 2, 'data': 2, 'banyak': 2, 'tiap': 2, 'threshold': 2, 'akurasi': 2, 'sebab': 1, 'intraseluler': 1, 'tunggal': 1, 'genus': 1, 'plasmodium': 1, 'infeksi': 1, 'manusia': 1, 'pasuk': 1, 'alir': 1, 'dampak': 1, 'geografis': 1, 'transmisi': 1, 'tinggi': 1, 'daerah': 1, 'tropis': 1, 'subtropics': 1, 'negaranegara': 1, 'tumbuh': 1, 'duduk': 1, 'masuk': 1, 'indonesia': 1, 'dapat': 1, 'cari': 1, 'bila': 1, 'ada': 1, 'sebut': 1, 'anggap': 1, 'sehat': 1, 'manual': 1, 'perlu': 1, 'waktu': 1, 'lama': 1, 'proses': 1, 'harap': 1, 'langkah': 1, 'pertama': 1, 'mudah': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'faktor': 1, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'analisis': 1, 'gambar': 1, 'teliti': 1, 'empat': 1, 'macam': 1, 'kali': 1, 'coba': 1, 'parameter': 1, 'masking': 1, 'sigma': 1, 'high': 1, 'ht': 1, 'low': 1, 'lt': 1, 'hitung': 1, 'banding': 1, 'koordinat': 1, 'piksel': 1, 'ground': 1, 'truth': 1, 'nilai': 1, 'ratarata': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 13, 'the': 9, 'is': 6, 'by': 6, 'and': 6, 'detection': 5, 'image': 5, 'in': 4, 'are': 4, 'chromatin': 4, 'dots': 4, 'red': 4, 'blood': 4, 'segmentation': 4, 'malaria': 3, 'that': 3, 'be': 3, 'cells': 3, 'then': 3, 'will': 3, 'morphology': 3, 'with': 3, 'parasites': 2, 'to': 2, 'level': 2, 'as': 2, 'using': 2, 'operations': 2, 'canny': 2, 'edge': 2, 'watershed': 2, 'transformation': 2, 'data': 2, 'each': 2, 'tested': 2, 'threshold': 2, 'results': 2, 'accuracy': 2, 'caused': 1, 'single': 1, 'celled': 1, 'intracellular': 1, 'bong': 1, 'genus': 1, 'plasmodium': 1, 'which': 1, 'infect': 1, 'human': 1, 'entering': 1, 'bloodstream': 1, 'impact': 1, 'geographically': 1, 'has': 1, 'highest': 1, 'transmission': 1, 'tropical': 1, 'subtropical': 1, 'area': 1, 'those': 1, 'countries': 1, 'have': 1, 'large': 1, 'population': 1, 'growth': 1, 'rate': 1, 'including': 1, 'indonesia': 1, 'can': 1, 'conducted': 1, 'looking': 1, 'for': 1, 'if': 1, 'there': 1, 'no': 1, 'considered': 1, 'healthy': 1, 'manually': 1, 'take': 1, 'a': 1, 'long': 1, 'time': 1, 'process': 1, 'expected': 1, 'first': 1, 'step': 1, 'facilitate': 1, 'because': 1, 'one': 1, 'factors': 1, 'very': 1, 'important': 1, 'analysis': 1, 'an': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'conducts': 1, 'cell': 1, 'used': 1, 'four': 1, 'different': 1, 'result': 1, 'times': 1, 'experiment': 1, 'masking': 1, 'parameter': 1, 'sigma': 1, 'high': 1, 'ht': 1, 'low': 1, 'lt': 1, 'test': 1, 'segmented': 1, 'calculation': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'comparing': 1, 'coordinates': 1, 'pixel': 1, 'images': 1, 'ground': 1, 'truth': 1, 'producing': 1, 'average': 1})
-------------------------------------------
--- Data #749 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: siti murtasiyah warda
Judul: ANALISA DATA ANTARAN POS EXPRESS MENGGUNAKAN
METODE RADIAL BASIS FUNCTION NEURAL NETWORK (RBF-NN)
STUDY PT. POS INDONESIA SURABAYA
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah.,S.T.,M.Kom
Pembimbing 2: Firli Irhamni, S.T., M.Kom.
Abstrak (Raw): PT. Pos Indonesia (Persero) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang komunikasi. Saat ini,
salah produk pelayanan PT. Pos Indonesia (Persero) adalah produk Pos Express. Produk Pos Express ini
diharapkan dapat diminati masyarakat dan dapat tetap bertahan bahkan semakin menunjukkan keunggulan PT.
Pos Indonesia (Persero). Untuk itu perlu dilakukan analisis untuk melihat pola perkembangan, kemajuan yang
telah ditunjukkan, bahkan untuk melihat dan memperoleh informasi, berupa peramalan dalam waktu ke depan
terhadap produk Pos Express yang masuk ke kantor Mail Processing Center (MPC) Surabaya. Dalam hal ini
analisis yang dilakukan adalah peramalan jumlah produk Pos Express dengan menggunakan Metode RBF-NN
(Radial Basic function neural network). Hasil analisa pada ujicoba yang dilakukan menghasilkan nilai yang
cukup optimal, salah satunya pada percobaan 2 inputan dengan hasil peramalan pada epoch ke-60 yang
memperoleh hasil MSE : 0.124497 dan MAPE : 15.058923 dengan hasil ramal yang berjumlah 2587.9966.
Kata kunci: Peramalan , Jaringan Syaraf Tiruan (JST), Radial Basis Function neural network (RBF-NN).
Abstrak (Clean): pt pos indonesia persero merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang komunikasi saat ini salah produk pelayanan pt pos indonesia persero adalah produk pos express produk pos express ini diharapkan dapat diminati masyarakat dan dapat tetap bertahan bahkan semakin menunjukkan keunggulan pt pos indonesia persero untuk itu perlu dilakukan analisis untuk melihat pola perkembangan kemajuan yang telah ditunjukkan bahkan untuk melihat dan memperoleh informasi berupa peramalan dalam waktu ke depan terhadap produk pos express yang masuk ke kantor mail processing center mpc surabaya dalam hal ini analisis yang dilakukan adalah peramalan jumlah produk pos express dengan menggunakan metode rbfnn radial basic function neural network hasil analisa pada ujicoba yang dilakukan menghasilkan nilai yang cukup optimal salah satunya pada percobaan inputan dengan hasil peramalan pada epoch ke yang memperoleh hasil mse dan mape dengan hasil ramal yang berjumlah kata kunci peramalan jaringan syaraf tiruan jst radial basis function neural network rbfnn
Abstrak (Stopwords Removed): pt pos indonesia persero salah satu perusahaan bergerak bidang komunikasi salah produk pelayanan pt pos indonesia persero produk pos express produk pos express diharapkan dapat diminati masyarakat dapat tetap bertahan bahkan semakin menunjukkan keunggulan pt pos indonesia persero perlu dilakukan analisis melihat pola perkembangan kemajuan ditunjukkan bahkan melihat memperoleh informasi berupa peramalan waktu depan produk pos express masuk kantor mail processing center mpc surabaya analisis dilakukan peramalan jumlah produk pos express menggunakan metode rbfnn radial basic function neural network hasil analisa ujicoba dilakukan menghasilkan nilai cukup optimal salah satunya percobaan inputan hasil peramalan epoch memperoleh hasil mse mape hasil ramal berjumlah kata kunci peramalan jaringan syaraf tiruan jst radial basis function neural network rbfnn
Abstrak (Stemmed): pt pos indonesia persero salah satu usaha gerak bidang komunikasi salah produk layan pt pos indonesia persero produk pos express produk pos express harap dapat mati masyarakat dapat tetap tahan bahkan makin tunjuk unggul pt pos indonesia persero perlu laku analisis lihat pola kembang maju tunjuk bahkan lihat oleh informasi upa amal waktu depan produk pos express masuk kantor mail processing center mpc surabaya analisis laku amal jumlah produk pos express guna metode rbfnn radial basic function neural network hasil analisa ujicoba laku hasil nilai cukup optimal salah satu coba inputan hasil amal epoch oleh hasil mse mape hasil ramal jumlah kata kunci amal jaring syaraf tiru jst radial basis function neural network rbfnn
Abstrak (Corrected): pt pop indonesia pervert salad sat sara gera biding komunikasi salad proud layman pt pop indonesia pervert proud pop express proud pop express harp apart math masyarakat apart team than balkan making tuneup lungful pt pop indonesia pervert peru lake analysis that pola embank maj tuneup balkan that olen informant up anal want dean proud pop express mask cantor mail processing center mic surabaya analysis lake anal mullah proud pop express gun metope bonn radial basic function neural network hail analyst ujicoba lake hail nilgai cutup optimal salad sat coma input hail anal epoch olen hail me make hail jamal mullah data bunch anal caring scarf tire just radial basis function neural network bonn
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pos': 7, 'produk': 5, 'hasil': 5, 'express': 4, 'amal': 4, 'pt': 3, 'indonesia': 3, 'persero': 3, 'salah': 3, 'laku': 3, 'satu': 2, 'dapat': 2, 'bahkan': 2, 'tunjuk': 2, 'analisis': 2, 'lihat': 2, 'oleh': 2, 'jumlah': 2, 'rbfnn': 2, 'radial': 2, 'function': 2, 'neural': 2, 'network': 2, 'usaha': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'komunikasi': 1, 'layan': 1, 'harap': 1, 'mati': 1, 'masyarakat': 1, 'tetap': 1, 'tahan': 1, 'makin': 1, 'unggul': 1, 'perlu': 1, 'pola': 1, 'kembang': 1, 'maju': 1, 'informasi': 1, 'upa': 1, 'waktu': 1, 'depan': 1, 'masuk': 1, 'kantor': 1, 'mail': 1, 'processing': 1, 'center': 1, 'mpc': 1, 'surabaya': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'basic': 1, 'analisa': 1, 'ujicoba': 1, 'nilai': 1, 'cukup': 1, 'optimal': 1, 'coba': 1, 'inputan': 1, 'epoch': 1, 'mse': 1, 'mape': 1, 'ramal': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'jaring': 1, 'syaraf': 1, 'tiru': 1, 'jst': 1, 'basis': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 11, 'pos': 6, 'is': 5, 'to': 5, 'pt': 4, 'product': 4, 'forecasting': 4, 'results': 4, 'indonesia': 3, 'persero': 3, 'one': 3, 'in': 3, 'and': 3, 'analysis': 3, 'mpc': 2, 'surabaya': 2, 'expres': 2, 'even': 2, 'that': 2, 'post': 2, 'express': 2, 'carried': 2, 'out': 2, 'rbfnn': 2, 'radial': 2, 'function': 2, 'with': 2, 'neural': 2, 'network': 2, 'abstract': 1, 'mail': 1, 'processing': 1, 'center': 1, 'companies': 1, 'working': 1, 'field': 1, 'communication': 1, 'currently': 1, 'services': 1, 'a': 1, 'expected': 1, 'be': 1, 'interested': 1, 'community': 1, 'can': 1, 'survive': 1, 'demonstrated': 1, 'superiority': 1, 'it': 1, 'necessary': 1, 'for': 1, 'look': 1, 'at': 1, 'patterns': 1, 'development': 1, 'progress': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'shown': 1, 'view': 1, 'obtain': 1, 'information': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'future': 1, 'goes': 1, 'this': 1, 'case': 1, 'number': 1, 'products': 1, 'by': 1, 'using': 1, 'method': 1, 'basic': 1, 'tests': 1, 'yields': 1, 'optimal': 1, 'enough': 1, 'them': 1, 'on': 1, 'trial': 1, 'input': 1, 'epoch': 1, 'who': 1, 'obtained': 1, 'mse': 1, 'mape': 1, 'predicted': 1, 'totaling': 1, 'keywords': 1, 'artificial': 1, 'ann': 1, 'basis': 1})
-------------------------------------------
--- Data #750 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: R.A. Uluwiyah Nur Oktavianis
Judul: Deteksi Manusia Menggunakan Histogram of Oriented Gradients dan Naïve Bayes Classifier
Pembimbing 1: Dr. Indah Agustien, S.Kom., M.Kom
Pembimbing 2: Ari Kusumaningsih, S.T, M.T
Abstrak (Raw): Deteksi manusia merupakan suatu aplikasi yang berfungsi untuk mendeteksi objek manusia dalam sebuah citra. Beberapa keuntungan yang dapat diambil dari kajian ini, yaitu penerapan pada video pengawasan. Namun, dalam video pengawasan manusia yang dideteksi dalam keadaan bergerak. Sedangkan aplikasi ini, hanya mendeteksi atau menemukan objek manusia dari background sebuah citra. Sehingga dalam proses pembuatan aplikasi ini diperlukan perhitungan – perhitungan khusus untuk mendapatkan hasil yang baik. Penelitian ini menggunakan dua tahap yaitu proses ekstraksi fitur dan klasifikasi. Proses ekstraksi fitur menggunakan metode Histogram Of Oriented Gradients (HOG). Pada prinsipnya HOG menggunakan histogram untuk memperoleh ekstraksi fitur tersebut, dengan beberapa langkah diantarnya yaitu konversi citra, gradient compute dan normalisasi. Sedangkan pada metode Naive Bayes Classifier ini di gunakan untuk proses pengklasifikasian atau pencocokan citra. Sehingga pada hasil akhir dapat diketahui kelas citra yang telah diuji. Berdasarkan uji coba aplikasi menggunakan perhitungan distribusi gaussian probabilitas pada naive bayes classfier dengan nilai threshold = 12,13,14 dan 15 pada skenario 1, 2 dan 3 diperoleh rata – rata akurasi sebesar 68,65%.
Kata kunci : Histogram Of Oriented Gradient, Naive Bayes Classifier
Abstrak (Clean): deteksi manusia merupakan suatu aplikasi yang berfungsi untuk mendeteksi objek manusia dalam sebuah citra beberapa keuntungan yang dapat diambil dari kajian ini yaitu penerapan pada video pengawasan namun dalam video pengawasan manusia yang dideteksi dalam keadaan bergerak sedangkan aplikasi ini hanya mendeteksi atau menemukan objek manusia dari background sebuah citra sehingga dalam proses pembuatan aplikasi ini diperlukan perhitungan – perhitungan khusus untuk mendapatkan hasil yang baik penelitian ini menggunakan dua tahap yaitu proses ekstraksi fitur dan klasifikasi proses ekstraksi fitur menggunakan metode histogram of oriented gradients hog pada prinsipnya hog menggunakan histogram untuk memperoleh ekstraksi fitur tersebut dengan beberapa langkah diantarnya yaitu konversi citra gradient compute dan normalisasi sedangkan pada metode naive bayes classifier ini di gunakan untuk proses pengklasifikasian atau pencocokan citra sehingga pada hasil akhir dapat diketahui kelas citra yang telah diuji berdasarkan uji coba aplikasi menggunakan perhitungan distribusi gaussian probabilitas pada naive bayes classfier dengan nilai threshold dan pada skenario dan diperoleh rata – rata akurasi sebesar kata kunci histogram of oriented gradient naive bayes classifier
Abstrak (Stopwords Removed): deteksi manusia aplikasi berfungsi mendeteksi objek manusia citra beberapa keuntungan dapat diambil kajian penerapan video pengawasan video pengawasan manusia dideteksi keadaan bergerak sedangkan aplikasi mendeteksi menemukan objek manusia background citra proses pembuatan aplikasi diperlukan perhitungan – perhitungan khusus mendapatkan hasil baik penelitian menggunakan dua tahap proses ekstraksi fitur klasifikasi proses ekstraksi fitur menggunakan metode histogram of oriented gradients hog prinsipnya hog menggunakan histogram memperoleh ekstraksi fitur tersebut beberapa langkah diantarnya konversi citra gradient compute normalisasi sedangkan metode naive bayes classifier gunakan proses pengklasifikasian pencocokan citra hasil akhir dapat diketahui kelas citra diuji berdasarkan uji coba aplikasi menggunakan perhitungan distribusi gaussian probabilitas naive bayes classfier nilai threshold skenario diperoleh rata – rata akurasi sebesar kata kunci histogram of oriented gradient naive bayes classifier
Abstrak (Stemmed): deteksi manusia aplikasi fungsi deteksi objek manusia citra beberapa untung dapat ambil kaji terap video awas video awas manusia deteksi ada gerak sedang aplikasi deteksi temu objek manusia background citra proses buat aplikasi perlu hitung hitung khusus dapat hasil baik teliti guna dua tahap proses ekstraksi fitur klasifikasi proses ekstraksi fitur guna metode histogram of oriented gradients hog prinsip hog guna histogram oleh ekstraksi fitur sebut beberapa langkah antar konversi citra gradient compute normalisasi sedang metode naive bayes classifier guna proses klasifikasi cocok citra hasil akhir dapat tahu kelas citra uji dasar uji coba aplikasi guna hitung distribusi gaussian probabilitas naive bayes classfier nilai threshold skenario oleh rata rata akurasi besar kata kunci histogram of oriented gradient naive bayes classifier
Abstrak (Corrected): detest amnesia aplikasi fungi detest objet amnesia citral beberapa unsung apart ambit kanji trap video was video was amnesia detest ada gera sedan aplikasi detest temp objet amnesia background citral proves but aplikasi peru hiding hiding rhesus apart hail back elite gun due that proves ekstraksi four klasifikasi proves ekstraksi four gun metope histogram of oriented gradients hog principe hog gun histogram olen ekstraksi four debut beberapa bangka altar converse citral gradient compute normalisasi sedan metope naive bayes classifier gun proves klasifikasi cook citral hail air apart tau keas citral uni dakar uni coma aplikasi gun hiding distribute gaussian probability naive bayes classier nilgai threshold scenario olen rata rata auras bear data bunch histogram of oriented gradient naive bayes classifier
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'citra': 5, 'guna': 5, 'deteksi': 4, 'manusia': 4, 'aplikasi': 4, 'proses': 4, 'dapat': 3, 'hitung': 3, 'ekstraksi': 3, 'fitur': 3, 'histogram': 3, 'naive': 3, 'bayes': 3, 'objek': 2, 'beberapa': 2, 'video': 2, 'awas': 2, 'sedang': 2, 'hasil': 2, 'klasifikasi': 2, 'metode': 2, 'of': 2, 'oriented': 2, 'hog': 2, 'oleh': 2, 'gradient': 2, 'classifier': 2, 'uji': 2, 'rata': 2, 'fungsi': 1, 'untung': 1, 'ambil': 1, 'kaji': 1, 'terap': 1, 'ada': 1, 'gerak': 1, 'temu': 1, 'background': 1, 'buat': 1, 'perlu': 1, 'khusus': 1, 'baik': 1, 'teliti': 1, 'dua': 1, 'tahap': 1, 'gradients': 1, 'prinsip': 1, 'sebut': 1, 'langkah': 1, 'antar': 1, 'konversi': 1, 'compute': 1, 'normalisasi': 1, 'cocok': 1, 'akhir': 1, 'tahu': 1, 'kelas': 1, 'dasar': 1, 'coba': 1, 'distribusi': 1, 'gaussian': 1, 'probabilitas': 1, 'classfier': 1, 'nilai': 1, 'threshold': 1, 'skenario': 1, 'akurasi': 1, 'besar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'is': 6, 'image': 6, 'of': 6, 'and': 6, 'in': 5, 'this': 5, 'human': 4, 'to': 4, 'used': 4, 'histogram': 4, 'gradient': 4, 'method': 4, 'naive': 4, 'bayes': 4, 'images': 4, 'an': 3, 'application': 3, 'calculations': 3, 'oriented': 3, 'classifier': 3, 'with': 3, 'on': 3, 'detection': 2, 'detect': 2, 'objects': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'from': 2, 'study': 2, 'video': 2, 'surveillance': 2, 'while': 2, 'or': 2, 'obtain': 2, 'feature': 2, 'extraction': 2, 'one': 1, 'advantage': 1, 'that': 1, 'drawn': 1, 'however': 1, 'humans': 1, 'were': 1, 'detected': 1, 'motion': 1, 'only': 1, 'locate': 1, 'background': 1, 'thus': 1, 'process': 1, 'making': 1, 'necessary': 1, 'special': 1, 'good': 1, 'results': 1, 'two': 1, 'methods': 1, 'get': 1, 'principle': 1, 'uses': 1, 'several': 1, 'steps': 1, 'among': 1, 'which': 1, 'are': 1, 'convertible': 1, 'compute': 1, 'normalization': 1, 'for': 1, 'classification': 1, 'matching': 1, 'so': 1, 'at': 1, 'end': 1, 'result': 1, 'known': 1, 'class': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'tested': 1, 'positive': 1, 'negative': 1, 'test': 1, 'based': 1, 'testing': 1, 'applications': 1, 'using': 1, 'a': 1, 'gaussian': 1, 'distribution': 1, 'probability': 1, 'classfier': 1, 'threshold': 1, 'value': 1, 'scenario': 1, 'obtained': 1, 'average': 1, 'accuracy': 1, 'key': 1, 'words': 1})
-------------------------------------------
--- Data #751 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Uhty Zunairoh
Judul: KLASIFIKASI STATUS GIZI BALITA MENGGUNAKAN KOHONEN SELF ORGANIZING MAP
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah, S.T., M.Kom.
Pembimbing 2: Aeri Rachmad, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Aplikasi klasifikasi status gizi balita ini dibuat untuk mempermudah dilakukannya kontrol terhadap perkembangan status gizi balita terutama di tempat penelitian ini dilakukan yaitu Kecamatan Arosbaya, tepatnya di Puskesmas Arosbaya. Aplikasi ini juga dapat digunakan sebagai media informasi karena dapat diisi dengan informasi yang berkaitan dengan Puskesmas Arosbaya sendiri. Untuk menentukan status gizi balita di aplikasi ini, digunakan metode Kohonen Self Organizing Map, dengan mengambil data dari Puskesmas Arosbaya. Parameter yang digunakan ada empat, yaitu: usia, jenis kelamin, tinggi badan, dan berat badan. Karena metode K-SOM hanya dapat digunakan untuk menentukan cluster maka dibuatlah sebuah rule untuk menentukan klasifikasi data pada kelas tertentu.Umumnya untuk mengetahui status gizi balita hanya menggunakan tiga parameter, namun pada penelitian ini akan menggunakan empat parameter. Hasil klasifikasi akan dibagi menjadi 3 kelas, yaitu: kelas 1 (status gizi kurang), kelas 2 (status gizi normal), dan kelas 3 (status gizi normal). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 88,17% (82 balita) balita berstatus gizi kurang, 8,6% (delapan balita) balita berstatus gizi normal, dan 3,23% (tiga balita) balita berstatus gizi lebih dengan nilai learning rate dan MSE akhir masing-masing 0,09436 dan 0,000792353. Sedangkan nilai akurasi, sencitivity, dan specificity masing adalah 100%.
Kata Kunci: Kohonen Self Organizing Map, status gizi balita, Puskesmas Arosbaya
Abstrak (Clean): aplikasi klasifikasi status gizi balita ini dibuat untuk mempermudah dilakukannya kontrol terhadap perkembangan status gizi balita terutama di tempat penelitian ini dilakukan yaitu kecamatan arosbaya tepatnya di puskesmas arosbaya aplikasi ini juga dapat digunakan sebagai media informasi karena dapat diisi dengan informasi yang berkaitan dengan puskesmas arosbaya sendiri untuk menentukan status gizi balita di aplikasi ini digunakan metode kohonen self organizing map dengan mengambil data dari puskesmas arosbaya parameter yang digunakan ada empat yaitu usia jenis kelamin tinggi badan dan berat badan karena metode ksom hanya dapat digunakan untuk menentukan cluster maka dibuatlah sebuah rule untuk menentukan klasifikasi data pada kelas tertentuumumnya untuk mengetahui status gizi balita hanya menggunakan tiga parameter namun pada penelitian ini akan menggunakan empat parameter hasil klasifikasi akan dibagi menjadi kelas yaitu kelas status gizi kurang kelas status gizi normal dan kelas status gizi normal hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak balita balita berstatus gizi kurang delapan balita balita berstatus gizi normal dan tiga balita balita berstatus gizi lebih dengan nilai learning rate dan mse akhir masingmasing dan sedangkan nilai akurasi sencitivity dan specificity masing adalah kata kunci kohonen self organizing map status gizi balita puskesmas arosbaya
Abstrak (Stopwords Removed): aplikasi klasifikasi status gizi balita dibuat mempermudah dilakukannya kontrol perkembangan status gizi balita terutama tempat penelitian dilakukan kecamatan arosbaya tepatnya puskesmas arosbaya aplikasi dapat digunakan media informasi dapat diisi informasi berkaitan puskesmas arosbaya sendiri menentukan status gizi balita aplikasi digunakan metode kohonen self organizing map mengambil data puskesmas arosbaya parameter digunakan ada empat usia jenis kelamin tinggi badan berat badan metode ksom dapat digunakan menentukan cluster dibuatlah rule menentukan klasifikasi data kelas tertentuumumnya mengetahui status gizi balita menggunakan tiga parameter penelitian menggunakan empat parameter hasil klasifikasi dibagi menjadi kelas kelas status gizi kurang kelas status gizi normal kelas status gizi normal hasil penelitian menunjukkan sebanyak balita balita berstatus gizi kurang delapan balita balita berstatus gizi normal tiga balita balita berstatus gizi lebih nilai learning rate mse akhir masingmasing sedangkan nilai akurasi sencitivity specificity masing kata kunci kohonen self organizing map status gizi balita puskesmas arosbaya
Abstrak (Stemmed): aplikasi klasifikasi status gizi balita buat mudah laku kontrol kembang status gizi balita utama tempat teliti laku camat arosbaya tepat puskesmas arosbaya aplikasi dapat guna media informasi dapat isi informasi kait puskesmas arosbaya sendiri tentu status gizi balita aplikasi guna metode kohonen self organizing map ambil data puskesmas arosbaya parameter guna ada empat usia jenis kelamin tinggi badan berat badan metode ksom dapat guna tentu cluster buat rule tentu klasifikasi data kelas tertentuumumnya tahu status gizi balita guna tiga parameter teliti guna empat parameter hasil klasifikasi bagi jadi kelas kelas status gizi kurang kelas status gizi normal kelas status gizi normal hasil teliti tunjuk banyak balita balita status gizi kurang delapan balita balita status gizi normal tiga balita balita status gizi lebih nilai learning rate mse akhir masingmasing sedang nilai akurasi sencitivity specificity masing kata kunci kohonen self organizing map status gizi balita puskesmas arosbaya
Abstrak (Corrected): aplikasi klasifikasi status giza balata but judah lake control embank status giza balata mama tempt elite lake carat arosbaya teat puskesmas arosbaya aplikasi apart gun media informant apart is informant wait puskesmas arosbaya sending tent status giza balata aplikasi gun metope kohonen self organizing map ambit data puskesmas arosbaya parameter gun ada expat asia penis gelatin ting badman beat badman metope som apart gun tent cluster but rule tent klasifikasi data keas tertentuumumnya tau status giza balata gun toga parameter elite gun expat parameter hail klasifikasi bag jade keas keas status giza during keas status giza normal keas status giza normal hail elite tuneup banyan balata balata status giza during deadpan balata balata status giza normal toga balata balata status giza leash nilgai learning rate me air masingmasing sedan nilgai auras sensitivity specificity making data bunch kohonen self organizing map status giza balata puskesmas arosbaya
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'status': 11, 'gizi': 11, 'balita': 11, 'guna': 6, 'arosbaya': 5, 'kelas': 5, 'puskesmas': 4, 'aplikasi': 3, 'klasifikasi': 3, 'teliti': 3, 'dapat': 3, 'tentu': 3, 'parameter': 3, 'normal': 3, 'buat': 2, 'laku': 2, 'informasi': 2, 'metode': 2, 'kohonen': 2, 'self': 2, 'organizing': 2, 'map': 2, 'data': 2, 'empat': 2, 'badan': 2, 'tiga': 2, 'hasil': 2, 'kurang': 2, 'nilai': 2, 'mudah': 1, 'kontrol': 1, 'kembang': 1, 'utama': 1, 'tempat': 1, 'camat': 1, 'tepat': 1, 'media': 1, 'isi': 1, 'kait': 1, 'sendiri': 1, 'ambil': 1, 'ada': 1, 'usia': 1, 'jenis': 1, 'kelamin': 1, 'tinggi': 1, 'berat': 1, 'ksom': 1, 'cluster': 1, 'rule': 1, 'tertentuumumnya': 1, 'tahu': 1, 'bagi': 1, 'jadi': 1, 'tunjuk': 1, 'banyak': 1, 'delapan': 1, 'lebih': 1, 'learning': 1, 'rate': 1, 'mse': 1, 'akhir': 1, 'masingmasing': 1, 'sedang': 1, 'akurasi': 1, 'sencitivity': 1, 'specificity': 1, 'masing': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'facts': 10, 'the': 10, 'in': 9, 'children': 8, 'nutrition': 7, 'to': 6, 'are': 6, 'and': 6, 'arosbaya': 5, 'of': 4, 'nutritions': 4, 'this': 4, 'society': 4, 'health': 4, 'centre': 4, 'used': 4, 'it': 4, 'application': 3, 'had': 3, 'been': 3, 'or': 3, 'puskesmas': 3, 'be': 3, 'class': 3, 'having': 3, 'made': 2, 'research': 2, 'can': 2, 'also': 2, 'because': 2, 'order': 2, 'determind': 2, 'kohonen': 2, 'self': 2, 'organizing': 2, 'map': 2, 'methods': 2, 'data': 2, 'there': 2, 'four': 2, 'measurements': 2, 'reseach': 2, 'that': 2, 'less': 2, 'normal': 2, 'rate': 2, 'each': 2, 'classification': 1, 'is': 1, 'make': 1, 'us': 1, 'easier': 1, 'controlling': 1, 'done': 1, 'especially': 1, 'camat': 1, 'at': 1, 'exactly': 1, 'as': 1, 'informations': 1, 'tool': 1, 'would': 1, 'fulfilled': 1, 'by': 1, 'some': 1, 'information': 1, 'which': 1, 'related': 1, 'itself': 1, 'uses': 1, 'collecting': 1, 'from': 1, 'points': 1, 'measurement': 1, 'namely': 1, 'oldage': 1, 'sex': 1, 'height': 1, 'weight': 1, 'ksom': 1, 'only': 1, 'cluster': 1, 'so': 1, 'a': 1, 'rule': 1, 'classify': 1, 'certain': 1, 'classes': 1, 'generally': 1, 'knowing': 1, 'just': 1, 'three': 1, 'but': 1, 'researcher': 1, 'found': 1, 'fact': 1, 'results': 1, 'show': 1, 'nomal': 1, 'better': 1, 'with': 1, 'learning': 1, 'value': 1, 'mse': 1, 'meanwhile': 1, 'accuration': 1, 'sensitivity': 1, 'specificly': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #752 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: M. Arif Rahman
Judul: PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PERENCANAAN PRODUKSI DAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU TINTA MENGGUNAKAN METODE EOQ
(ECONOMIC ORDER QUANTITY)
(Studi Kasus Di PT Inktech Indahmulya)
Pembimbing 1: Yeni Kustiyahningsih, S.Kom., M.Kom.
Pembimbing 2: Heri Awalul Ilhamsyah, ST., MT.
Abstrak (Raw): Penelitian ini membahas tentang perancangan sistem informasi perencanaan produksi dan persediaan bahan baku tinta menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity) di PT. Inktech Indahmulya. Selama ini dalam menjalankan rencana produksi yang ada masih menggunakan perencanaan produksi secara sederhana dan didasarkan pengalaman produksi periode-periode sebelumnya, sehingga perusahaan belum mengetahui apakah rencana produksi yang diterapkan sudah optimal. Untuk dapat menentukan jumlah persediaan barang secara tepat, diperlukan pengetahuan untuk mengetahui berapa jumlah barang yang dibutuhkan tiap periode dengan melakukan peramalan. Metode peramalan yang digunakan adalah metode single exponential smoothing dan metode single moving average, metode ini digunakan untuk melakukan peramalan kebutuhan bahan baku pada periode selanjutnya. Hasil penelitian ini mengkonfirmasikan untuk menentukan jumlah tinta PMG yang harus diproduksi konsisten menggunakan metode peramalan single exponential smoothing dengan nilai MSE berada pada 0,1. Nilai tersebut digunakan untuk menentukan jumlah material produksi yang dibutuhkan dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Dari hasil uji coba sistem ini didapatkan hasil biaya persediaan terendah dan jumlah kebutuhan bahan baku yang diperlukan untuk periode selanjutnya.
Abstrak (Clean): penelitian ini membahas tentang perancangan sistem informasi perencanaan produksi dan persediaan bahan baku tinta menggunakan metode eoq economic order quantity di pt inktech indahmulya selama ini dalam menjalankan rencana produksi yang ada masih menggunakan perencanaan produksi secara sederhana dan didasarkan pengalaman produksi periodeperiode sebelumnya sehingga perusahaan belum mengetahui apakah rencana produksi yang diterapkan sudah optimal untuk dapat menentukan jumlah persediaan barang secara tepat diperlukan pengetahuan untuk mengetahui berapa jumlah barang yang dibutuhkan tiap periode dengan melakukan peramalan metode peramalan yang digunakan adalah metode single exponential smoothing dan metode single moving average metode ini digunakan untuk melakukan peramalan kebutuhan bahan baku pada periode selanjutnya hasil penelitian ini mengkonfirmasikan untuk menentukan jumlah tinta pmg yang harus diproduksi konsisten menggunakan metode peramalan single exponential smoothing dengan nilai mse berada pada nilai tersebut digunakan untuk menentukan jumlah material produksi yang dibutuhkan dengan menggunakan metode economic order quantity eoq dari hasil uji coba sistem ini didapatkan hasil biaya persediaan terendah dan jumlah kebutuhan bahan baku yang diperlukan untuk periode selanjutnya
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian membahas tentang perancangan sistem informasi perencanaan produksi persediaan bahan baku tinta menggunakan metode eoq economic order quantity pt inktech indahmulya selama menjalankan rencana produksi ada masih menggunakan perencanaan produksi secara sederhana didasarkan pengalaman produksi periodeperiode sebelumnya perusahaan belum mengetahui apakah rencana produksi diterapkan sudah optimal dapat menentukan jumlah persediaan barang secara tepat diperlukan pengetahuan mengetahui berapa jumlah barang dibutuhkan tiap periode melakukan peramalan metode peramalan digunakan metode single exponential smoothing metode single moving average metode digunakan melakukan peramalan kebutuhan bahan baku periode selanjutnya hasil penelitian mengkonfirmasikan menentukan jumlah tinta pmg harus diproduksi konsisten menggunakan metode peramalan single exponential smoothing nilai mse berada nilai tersebut digunakan menentukan jumlah material produksi dibutuhkan menggunakan metode economic order quantity eoq hasil uji coba sistem didapatkan hasil biaya persediaan terendah jumlah kebutuhan bahan baku diperlukan periode selanjutnya
Abstrak (Stemmed): teliti bahas tentang ancang sistem informasi rencana produksi sedia bahan baku tinta guna metode eoq economic order quantity pt inktech indahmulya lama jalan rencana produksi ada masih guna rencana produksi cara sederhana dasar alam produksi periodeperiode belum usaha belum tahu apakah rencana produksi terap sudah optimal dapat tentu jumlah sedia barang cara tepat perlu tahu tahu berapa jumlah barang butuh tiap periode laku amal metode amal guna metode single exponential smoothing metode single moving average metode guna laku amal butuh bahan baku periode lanjut hasil teliti konfirmasi tentu jumlah tinta pmg harus produksi konsisten guna metode amal single exponential smoothing nilai mse ada nilai sebut guna tentu jumlah material produksi butuh guna metode economic order quantity eoq hasil uji coba sistem dapat hasil biaya sedia rendah jumlah butuh bahan baku perlu periode lanjut
Abstrak (Corrected): elite baas tenting dancing sister informant recant produksi media bahai baku tina gun metope eon economic order quantity pt inktech indahmulya lama alan recant produksi ada mash gun recant produksi cara sederhana dakar alarm produksi periodeperiode begum sara begum tau halakah recant produksi trap judah optimal apart tent mullah media baring cara teat peru tau tau berate mullah baring butch tip period lake anal metope anal gun metope single exponential smoothing metope single moving average metope gun lake anal butch bahai baku period layout hail elite konfirmasi tent mullah tina pig harms produksi consistent gun metope anal single exponential smoothing nilgai me ada nilgai debut gun tent mullah material produksi butch gun metope economic order quantity eon hail uni coma sister apart hail bay media rental mullah butch bahai baku peru period layout
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produksi': 7, 'guna': 7, 'metode': 7, 'jumlah': 5, 'rencana': 4, 'butuh': 4, 'amal': 4, 'sedia': 3, 'bahan': 3, 'baku': 3, 'tahu': 3, 'tentu': 3, 'periode': 3, 'single': 3, 'hasil': 3, 'teliti': 2, 'sistem': 2, 'tinta': 2, 'eoq': 2, 'economic': 2, 'order': 2, 'quantity': 2, 'ada': 2, 'cara': 2, 'belum': 2, 'dapat': 2, 'barang': 2, 'perlu': 2, 'laku': 2, 'exponential': 2, 'smoothing': 2, 'lanjut': 2, 'nilai': 2, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'ancang': 1, 'informasi': 1, 'pt': 1, 'inktech': 1, 'indahmulya': 1, 'lama': 1, 'jalan': 1, 'masih': 1, 'sederhana': 1, 'dasar': 1, 'alam': 1, 'periodeperiode': 1, 'usaha': 1, 'apakah': 1, 'terap': 1, 'sudah': 1, 'optimal': 1, 'tepat': 1, 'berapa': 1, 'tiap': 1, 'moving': 1, 'average': 1, 'konfirmasi': 1, 'pmg': 1, 'harus': 1, 'konsisten': 1, 'mse': 1, 'sebut': 1, 'material': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'biaya': 1, 'rendah': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 8, 'to': 7, 'production': 6, 'this': 4, 'using': 4, 'in': 4, 'determine': 4, 'amount': 4, 'forecasting': 4, 'method': 4, 'and': 3, 'raw': 3, 'order': 3, 'for': 3, 'period': 3, 'used': 3, 'single': 3, 'is': 3, 'study': 2, 'planning': 2, 'materials': 2, 'ink': 2, 'eoq': 2, 'economic': 2, 'quantity': 2, 'at': 2, 'so': 2, 'plan': 2, 'are': 2, 'has': 2, 'inventory': 2, 'a': 2, 'required': 2, 'exponential': 2, 'smoothing': 2, 'material': 2, 'next': 2, 'results': 2, 'discusses': 1, 'design': 1, 'information': 1, 'systems': 1, 'supplies': 1, 'pt': 1, 'inktech': 1, 'indahmulya': 1, 'far': 1, 'implementing': 1, 'still': 1, 'simple': 1, 'based': 1, 'experience': 1, 'earlier': 1, 'periods': 1, 'company': 1, 'yet': 1, 'whether': 1, 'been': 1, 'applied': 1, 'optimal': 1, 'timely': 1, 'necessary': 1, 'knowledge': 1, 'know': 1, 'how': 1, 'many': 1, 'items': 1, 'each': 1, 'methods': 1, 'moving': 1, 'average': 1, 'perform': 1, 'needs': 1, 'confirm': 1, 'pmg': 1, 'that': 1, 'have': 1, 'produced': 1, 'consistently': 1, 'with': 1, 'mse': 1, 'value': 1, 'from': 1, 'test': 1, 'system': 1, 'obtained': 1, 'lowest': 1, 'cost': 1, 'needed': 1})
-------------------------------------------
--- Data #753 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Moh. Hasbi Ash Shiddieqy
Judul: ANALISIS PERAMALAN PENJUALAN PRODUK ASESORIS KOMPUTER MENGGUNAKAN METODE EXPONENTIAL SMOOTHING (ES) DAN ORDINARY LEAST SQUARE (OLS)
Pembimbing 1: Mula’ab, S.Si., M.Kom.
Pembimbing 2: Yeni Kustiyahningsih, S.Kom., M.Kom.
Abstrak (Raw): Dengan prediksi yang baik, dapat dibuat rencana kerja perusahaan lebih efektif dan efisien. Semakin banyak orang menggunakan Komputer maka jumlah permintaan konsumen pada Asesoris komputer secara otomatis penjualannya juga akan meningkat. Oleh karena itu dibutuhkan sistem yang dapat memprediksi jumlah penjualan tiap minggunya agar perusahaan mendapatkan keuntungan yang maksimal. Untuk meramalkan pejualan Asesoris komputer Digunakanlah metode peramalan Single Exponential Smoothing (SES) dan metode Oldinary Least Square (OLS). Hasil peramalan tersebut akan dihitung dan dibandingkan menggunakan Mean Square Error (MSE) untuk mendapatkan hasil error yang terkecil dan peramalan terbaik. Dari beberapa hasil tes perhitungan peramalan yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa proses peramalan penjualan asesoris komputer menggunakan metode Single Exponential Smoothing (SES) dan Oldinary Least Square (OLS) cukup baik diterapkan untuk studi kasus di SKY DISK Surabaya. Dengan mendapatkan rata-rata MSE sebesar 5257.5 dan rata-rata MAPE sebesar 0.9463%.
Abstrak (Clean): dengan prediksi yang baik dapat dibuat rencana kerja perusahaan lebih efektif dan efisien semakin banyak orang menggunakan komputer maka jumlah permintaan konsumen pada asesoris komputer secara otomatis penjualannya juga akan meningkat oleh karena itu dibutuhkan sistem yang dapat memprediksi jumlah penjualan tiap minggunya agar perusahaan mendapatkan keuntungan yang maksimal untuk meramalkan pejualan asesoris komputer digunakanlah metode peramalan single exponential smoothing ses dan metode oldinary least square ols hasil peramalan tersebut akan dihitung dan dibandingkan menggunakan mean square error mse untuk mendapatkan hasil error yang terkecil dan peramalan terbaik dari beberapa hasil tes perhitungan peramalan yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa proses peramalan penjualan asesoris komputer menggunakan metode single exponential smoothing ses dan oldinary least square ols cukup baik diterapkan untuk studi kasus di sky disk surabaya dengan mendapatkan ratarata mse sebesar dan ratarata mape sebesar
Abstrak (Stopwords Removed): prediksi baik dapat dibuat rencana kerja perusahaan lebih efektif efisien semakin banyak orang menggunakan komputer jumlah permintaan konsumen asesoris komputer secara otomatis penjualannya meningkat dibutuhkan sistem dapat memprediksi jumlah penjualan tiap minggunya perusahaan mendapatkan keuntungan maksimal meramalkan pejualan asesoris komputer digunakanlah metode peramalan single exponential smoothing ses metode oldinary least square ols hasil peramalan tersebut dihitung dibandingkan menggunakan mean square error mse mendapatkan hasil error terkecil peramalan terbaik beberapa hasil tes perhitungan peramalan dilakukan dapat diambil kesimpulan proses peramalan penjualan asesoris komputer menggunakan metode single exponential smoothing ses oldinary least square ols cukup baik diterapkan studi kasus sky disk surabaya mendapatkan ratarata mse sebesar ratarata mape sebesar
Abstrak (Stemmed): prediksi baik dapat buat rencana kerja usaha lebih efektif efisien makin banyak orang guna komputer jumlah minta konsumen asesoris komputer cara otomatis jual tingkat butuh sistem dapat prediksi jumlah jual tiap minggu usaha dapat untung maksimal ramal jual asesoris komputer guna metode amal single exponential smoothing ses metode oldinary least square ols hasil amal sebut hitung banding guna mean square error mse dapat hasil error kecil amal baik beberapa hasil tes hitung amal laku dapat ambil simpul proses amal jual asesoris komputer guna metode single exponential smoothing ses oldinary least square ols cukup baik terap studi kasus sky disk surabaya dapat ratarata mse besar ratarata mape besar
Abstrak (Corrected): prediksi back apart but recant era sara leash efektif elision making banyan orang gun computer mullah mint consumed assorts computer cara fotomat's dual dingbat butch sister apart prediksi mullah dual tip ming sara apart unsung maximal jamal dual assorts computer gun metope anal single exponential smoothing see metope ordinary least square old hail anal debut hiding banding gun mean square error me apart hail error cecil anal back beberapa hail ten hiding anal lake apart ambit simple proves anal dual assorts computer gun metope single exponential smoothing see ordinary least square old cutup back trap study ass sky disk surabaya apart ratarata me bear ratarata make bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'dapat': 6, 'amal': 5, 'guna': 4, 'komputer': 4, 'jual': 4, 'baik': 3, 'asesoris': 3, 'metode': 3, 'square': 3, 'hasil': 3, 'prediksi': 2, 'usaha': 2, 'jumlah': 2, 'single': 2, 'exponential': 2, 'smoothing': 2, 'ses': 2, 'oldinary': 2, 'least': 2, 'ols': 2, 'hitung': 2, 'error': 2, 'mse': 2, 'ratarata': 2, 'besar': 2, 'buat': 1, 'rencana': 1, 'kerja': 1, 'lebih': 1, 'efektif': 1, 'efisien': 1, 'makin': 1, 'banyak': 1, 'orang': 1, 'minta': 1, 'konsumen': 1, 'cara': 1, 'otomatis': 1, 'tingkat': 1, 'butuh': 1, 'sistem': 1, 'tiap': 1, 'minggu': 1, 'untung': 1, 'maksimal': 1, 'ramal': 1, 'sebut': 1, 'banding': 1, 'mean': 1, 'kecil': 1, 'beberapa': 1, 'tes': 1, 'laku': 1, 'ambil': 1, 'simpul': 1, 'proses': 1, 'cukup': 1, 'terap': 1, 'studi': 1, 'kasus': 1, 'sky': 1, 'disk': 1, 'surabaya': 1, 'mape': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'of': 8, 'and': 7, 'forecasting': 5, 'computer': 4, 'to': 4, 'a': 3, 'can': 3, 'be': 3, 'more': 3, 'using': 3, 'accessories': 3, 'sales': 3, 'square': 3, 'with': 2, 'company': 2, 'number': 2, 'that': 2, 'predict': 2, 'get': 2, 'single': 2, 'exponential': 2, 'smoothing': 2, 'ses': 2, 'least': 2, 'oldinary': 2, 'ols': 2, 'results': 2, 'error': 2, 'mse': 2, 'best': 2, 'an': 2, 'average': 2, 'good': 1, 'prediction': 1, 'work': 1, 'plan': 1, 'made': 1, 'effective': 1, 'efficient': 1, 'people': 1, 'then': 1, 'consumer': 1, 'demand': 1, 'on': 1, 'automatically': 1, 'also': 1, 'increased': 1, 'therefore': 1, 'needed': 1, 'system': 1, 'weekly': 1, 'for': 1, 'maximum': 1, 'benefit': 1, 'turnover': 1, 'methods': 1, 'are': 1, 'used': 1, 'method': 1, 'will': 1, 'calculated': 1, 'compared': 1, 'mean': 1, 'smallest': 1, 'calculations': 1, 'some': 1, 'test': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'done': 1, 'concluded': 1, 'process': 1, 'is': 1, 'applied': 1, 'case': 1, 'study': 1, 'in': 1, 'surabaya': 1, 'sky': 1, 'disk': 1, 'mape': 1})
-------------------------------------------
--- Data #754 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Hendriatno
Judul: SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN WILAYAH BERDASARKAN TINGKAT KESEJAHTERAAN DI KABUPATEN BANGKALAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY MAMDANI
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah.,S.T.,M.Kom
Pembimbing 2: Firli Irhamni, S.T., M.Kom.
Abstrak (Raw): Menurut pemetaan yang dilakukan oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) pada tahun 2011, kabupaten-kabupaten di pulau Madura memiliki masalah kemiskinan dan merupakan wilayah dengan prioritas 1 dan 2 dalam penanganan kerentanan pangan. Oleh karena itu penulis membuat sistem informasi geografis pemetaan wilayah berdasarkan tingkat kesejahteraan menggunakan metode Fuzzy Mamdani. Metode ini mengatasi keterlibatan objek yang memiliki ketidakpastian di dalam Sistem informasi geografis. Tahapan proses perhitungannya adalah: pembentukan himpunan fuzzy, aturan fungsi implikasi, komposisi aturan dan defuzzyfikasi (nilai z), yang kemudian akan diimplementasikan kedalam pemetaan, sehingga informasi dapat diperolah dengan cepat dan efisien. Dari uji coba yang dilakukan sistem Kec. Tragah dan Kec. Galis, tingkat kesejahteraannya kurang (pemetaan berwarna merah), dengan nilai “Kesejahteraan (Z)” (Z = 0,0). Sedangkan untuk Kec. Kamal (Z = 62,2), Kec. Tanah Merah (Z = 57,1), Kec. Modung (Z = 61,50), Kec. Arosbaya (Z = 61,4), Kec. Sepuluh (Z = 56,7), Kec. Klampis (Z = 65,00), Kec. Konang (Z = 63,7), Kec. Geger (Z = 55,7), Kec. Labang (Z = 56,6), Kec. Blega (Z = 55,9), Kec. Kwanyar (Z = 60,4), Kec. Burneh (Z = 56,10), Kec. Socah (Z = 60,8), Kec. Tanjung Bumi (Z = 57,7)dan Kec. Kokop (Z = 57,4) tingkat kesejahteraannya sedang (pemetaan berwarna kuning), Kec. Bangkalan (Z = 68,5) tingkat kesejahteraanya tinggi (pemetaan berwarna hijau).
Kata Kunci: Sistem Informasi Geografis, Fuzzy Mamdani, Tingkat Kesejahteraan
Abstrak (Clean): menurut pemetaan yang dilakukan oleh tim nasional percepatan penanggulangan kemiskinan tnpk pada tahun kabupatenkabupaten di pulau madura memiliki masalah kemiskinan dan merupakan wilayah dengan prioritas dan dalam penanganan kerentanan pangan oleh karena itu penulis membuat sistem informasi geografis pemetaan wilayah berdasarkan tingkat kesejahteraan menggunakan metode fuzzy mamdani metode ini mengatasi keterlibatan objek yang memiliki ketidakpastian di dalam sistem informasi geografis tahapan proses perhitungannya adalah pembentukan himpunan fuzzy aturan fungsi implikasi komposisi aturan dan defuzzyfikasi nilai z yang kemudian akan diimplementasikan kedalam pemetaan sehingga informasi dapat diperolah dengan cepat dan efisien dari uji coba yang dilakukan sistem kec tragah dan kec galis tingkat kesejahteraannya kurang pemetaan berwarna merah dengan nilai “kesejahteraan z” z sedangkan untuk kec kamal z kec tanah merah z kec modung z kec arosbaya z kec sepuluh z kec klampis z kec konang z kec geger z kec labang z kec blega z kec kwanyar z kec burneh z kec socah z kec tanjung bumi z dan kec kokop z tingkat kesejahteraannya sedang pemetaan berwarna kuning kec bangkalan z tingkat kesejahteraanya tinggi pemetaan berwarna hijau kata kunci sistem informasi geografis fuzzy mamdani tingkat kesejahteraan
Abstrak (Stopwords Removed): menurut pemetaan dilakukan tim nasional percepatan penanggulangan kemiskinan tnpk tahun kabupatenkabupaten pulau madura memiliki masalah kemiskinan wilayah prioritas penanganan kerentanan pangan penulis membuat sistem informasi geografis pemetaan wilayah berdasarkan tingkat kesejahteraan menggunakan metode fuzzy mamdani metode mengatasi keterlibatan objek memiliki ketidakpastian sistem informasi geografis tahapan proses perhitungannya pembentukan himpunan fuzzy aturan fungsi implikasi komposisi aturan defuzzyfikasi nilai z diimplementasikan kedalam pemetaan informasi dapat diperolah cepat efisien uji coba dilakukan sistem kec tragah kec galis tingkat kesejahteraannya kurang pemetaan berwarna merah nilai “kesejahteraan z” z sedangkan kec kamal z kec tanah merah z kec modung z kec arosbaya z kec sepuluh z kec klampis z kec konang z kec geger z kec labang z kec blega z kec kwanyar z kec burneh z kec socah z kec tanjung bumi z kec kokop z tingkat kesejahteraannya sedang pemetaan berwarna kuning kec bangkalan z tingkat kesejahteraanya tinggi pemetaan berwarna hijau kata kunci sistem informasi geografis fuzzy mamdani tingkat kesejahteraan
Abstrak (Stemmed): turut meta laku tim nasional cepat tanggulang miskin tnpk tahun kabupatenkabupaten pulau madura milik masalah miskin wilayah prioritas tangan rentan pangan tulis buat sistem informasi geografis meta wilayah dasar tingkat sejahtera guna metode fuzzy mamdani metode atas libat objek milik ketidakpastian sistem informasi geografis tahap proses hitung bentuk himpun fuzzy atur fungsi implikasi komposisi atur defuzzyfikasi nilai z implementasi dalam meta informasi dapat olah cepat efisien uji coba laku sistem kec tragah kec galis tingkat sejahtera kurang meta warna merah nilai sejahtera z z sedang kec kamal z kec tanah merah z kec modung z kec arosbaya z kec puluh z kec klampis z kec konang z kec geger z kec labang z kec blega z kec kwanyar z kec burneh z kec socah z kec tanjung bumi z kec kokop z tingkat sejahtera sedang meta warna kuning kec bangkal z tingkat kesejahteraanya tinggi meta warna hijau kata kunci sistem informasi geografis fuzzy mamdani tingkat sejahtera
Abstrak (Corrected): turn meta lake tim national eat tanggulang siskin talk thun kabupatenkabupaten palau madura milk marsala siskin wilayah priority tanga rental pagan tulips but sister informant geografis meta wilayah dakar dingbat sejahtera gun metope fuzzy madman metope alas libau objet milk ketidakpastian sister informant geografis that proves hiding bent impugn fuzzy amur fungi implikasi komposisi amur defuzzyfikasi nilgai z implements dream meta informant apart blah eat elision uni coma lake sister key trash key gals dingbat sejahtera during meta wanna gerah nilgai sejahtera z z sedan key jamal z key tana gerah z key young z key arosbaya z key pull z key lamps z key zoning z key geiger z key laban z key belga z key kantar z key burned z key such z key tanning bump z key loop z dingbat sejahtera sedan meta wanna tuning key bangka z dingbat kesejahteraanya ting meta wanna hijack data bunch sister informant geografis fuzzy madman dingbat sejahtera
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'z': 19, 'kec': 18, 'meta': 6, 'tingkat': 5, 'sejahtera': 5, 'sistem': 4, 'informasi': 4, 'geografis': 3, 'fuzzy': 3, 'warna': 3, 'laku': 2, 'cepat': 2, 'miskin': 2, 'milik': 2, 'wilayah': 2, 'metode': 2, 'mamdani': 2, 'atur': 2, 'nilai': 2, 'merah': 2, 'sedang': 2, 'turut': 1, 'tim': 1, 'nasional': 1, 'tanggulang': 1, 'tnpk': 1, 'tahun': 1, 'kabupatenkabupaten': 1, 'pulau': 1, 'madura': 1, 'masalah': 1, 'prioritas': 1, 'tangan': 1, 'rentan': 1, 'pangan': 1, 'tulis': 1, 'buat': 1, 'dasar': 1, 'guna': 1, 'atas': 1, 'libat': 1, 'objek': 1, 'ketidakpastian': 1, 'tahap': 1, 'proses': 1, 'hitung': 1, 'bentuk': 1, 'himpun': 1, 'fungsi': 1, 'implikasi': 1, 'komposisi': 1, 'defuzzyfikasi': 1, 'implementasi': 1, 'dalam': 1, 'dapat': 1, 'olah': 1, 'efisien': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'tragah': 1, 'galis': 1, 'kurang': 1, 'kamal': 1, 'tanah': 1, 'modung': 1, 'arosbaya': 1, 'puluh': 1, 'klampis': 1, 'konang': 1, 'geger': 1, 'labang': 1, 'blega': 1, 'kwanyar': 1, 'burneh': 1, 'socah': 1, 'tanjung': 1, 'bumi': 1, 'kokop': 1, 'kuning': 1, 'bangkal': 1, 'kesejahteraanya': 1, 'tinggi': 1, 'hijau': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'z': 19, 'the': 15, 'of': 10, 'mapping': 6, 'and': 6, 'welfare': 6, 'level': 5, 'information': 4, 'in': 3, 'is': 3, 'a': 3, 'geographic': 3, 'fuzzy': 3, 'conducted': 2, 'poverty': 2, 'on': 2, 'have': 2, 'system': 2, 'mamdani': 2, 'method': 2, 'systems': 2, 'rules': 2, 'value': 2, 'be': 2, 'district': 2, 'according': 1, 'to': 1, 'by': 1, 'national': 1, 'team': 1, 'accelerate': 1, 'reduction': 1, 'tnpk': 1, 'districts': 1, 'madura': 1, 'island': 1, 'problems': 1, 'priority': 1, 'regions': 1, 'handling': 1, 'food': 1, 'insecurity': 1, 'therefore': 1, 'authors': 1, 'make': 1, 'area': 1, 'based': 1, 'use': 1, 'this': 1, 'overcomes': 1, 'involvement': 1, 'objects': 1, 'that': 1, 'uncertainties': 1, 'stages': 1, 'calculation': 1, 'are': 1, 'establishment': 1, 'set': 1, 'implication': 1, 'functions': 1, 'composition': 1, 'defuzzyfikasi': 1, 'which': 1, 'will': 1, 'then': 1, 'implemented': 1, 'into': 1, 'so': 1, 'can': 1, 'obtained': 1, 'quickly': 1, 'efficiently': 1, 'from': 1, 'experiments': 1, 'distric': 1, 'tragah': 1, 'galishave': 1, 'less': 1, 'red': 1, 'with': 1, 'as': 1, 'for': 1, 'kamal': 1, 'tanah': 1, 'merah': 1, 'modung': 1, 'arosbaya': 1, 'puluh': 1, 'klampis': 1, 'konang': 1, 'geger': 1, 'labang': 1, 'blega': 1, 'kwanyar': 1, 'burneh': 1, 'socah': 1, 'tanjung': 1, 'bumi': 1, 'kokop': 1, 'moderate': 1, 'yellow': 1, 'bangkal': 1, 'green': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #755 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Dwi Nuzulul Heriyanto
Judul: PENERAPAN METODE RADIAL BASIS FUNCTION NETWORK DENGAN K-MEANS CLUSTER UNTUK PERAMALAN KEBUTUHAN STRAW
Pembimbing 1: Fika Hastarita Rachman, S.T, M.Eng
Pembimbing 2: Budi Dwi Satoto, ST, M.Kom
Abstrak (Raw): Berawal dari permintaan akan Straw (sperma beku) sapi yang tinggi untuk menghasilkan bibit unggul. Bidang Peternakan Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan (DKPP) Sampang masih belum dapat menentukan berapa banyaknya Straw yang dibutuhkan pada saat permintaan itu datang. Sering terjadi stok Straw yang tersedia kurang memenuhi permintaan para peternak sapi, atau malah sebaliknya persediaan Straw yang ada masih banyak. Data yang digunakan adalah data penggunaan Straw di Kabupaten Sampang bulan Januari 2008 sampai Desember 2011. Peramalan kebutuhan Straw merupakan proses untuk memperkirakan jumlah kebutuhan Straw di masa datang. Metode peramalan yang digunakan dalam sistem ini adalah metode Radial Basis Function Network (RBFN) dengan penentuan hidden node menggunakan K-Means Cluster. Metode K-Means digunakan karena ketepatan penentuan nilai centroid yang akurat, mudah dan penentuannya awalnya secara random. Sedangkan dalam penentuan nilai error menggunakan MAPE (Mean Absolute Percentage Error) dan MSE (Mean Square Error). Dalam uji coba sistem diketahui bahwa sistem mampu memprediksi kebutuhan Straw satu bulan kedepan. Dari evaluasi kinerja sistem diketahui bahwa nilai MAPE dan MSE terkecil diperoleh pada jumlah cluster=3 yang mempunyai Nilai MAPE 10.12% dan MSE 0.0081.
Abstrak (Clean): berawal dari permintaan akan straw sperma beku sapi yang tinggi untuk menghasilkan bibit unggul bidang peternakan dinas kelautan perikanan dan peternakan dkpp sampang masih belum dapat menentukan berapa banyaknya straw yang dibutuhkan pada saat permintaan itu datang sering terjadi stok straw yang tersedia kurang memenuhi permintaan para peternak sapi atau malah sebaliknya persediaan straw yang ada masih banyak data yang digunakan adalah data penggunaan straw di kabupaten sampang bulan januari sampai desember peramalan kebutuhan straw merupakan proses untuk memperkirakan jumlah kebutuhan straw di masa datang metode peramalan yang digunakan dalam sistem ini adalah metode radial basis function network rbfn dengan penentuan hidden node menggunakan kmeans cluster metode kmeans digunakan karena ketepatan penentuan nilai centroid yang akurat mudah dan penentuannya awalnya secara random sedangkan dalam penentuan nilai error menggunakan mape mean absolute percentage error dan mse mean square error dalam uji coba sistem diketahui bahwa sistem mampu memprediksi kebutuhan straw satu bulan kedepan dari evaluasi kinerja sistem diketahui bahwa nilai mape dan mse terkecil diperoleh pada jumlah cluster yang mempunyai nilai mape dan mse
Abstrak (Stopwords Removed): berawal permintaan straw sperma beku sapi tinggi menghasilkan bibit unggul bidang peternakan dinas kelautan perikanan peternakan dkpp sampang masih belum dapat menentukan berapa banyaknya straw dibutuhkan permintaan datang sering terjadi stok straw tersedia kurang memenuhi permintaan para peternak sapi malah sebaliknya persediaan straw ada masih banyak data digunakan data penggunaan straw kabupaten sampang bulan januari desember peramalan kebutuhan straw proses memperkirakan jumlah kebutuhan straw masa datang metode peramalan digunakan sistem metode radial basis function network rbfn penentuan hidden node menggunakan kmeans cluster metode kmeans digunakan ketepatan penentuan nilai centroid akurat mudah penentuannya awalnya secara random sedangkan penentuan nilai error menggunakan mape mean absolute percentage error mse mean square error uji coba sistem diketahui sistem mampu memprediksi kebutuhan straw satu bulan kedepan evaluasi kinerja sistem diketahui nilai mape mse terkecil diperoleh jumlah cluster mempunyai nilai mape mse
Abstrak (Stemmed): awal minta straw sperma beku sapi tinggi hasil bibit unggul bidang terna dinas laut ikan terna dkpp sampang masih belum dapat tentu berapa banyak straw butuh minta datang sering jadi stok straw sedia kurang penuh minta para ternak sapi malah balik sedia straw ada masih banyak data guna data guna straw kabupaten sampang bulan januari desember amal butuh straw proses kira jumlah butuh straw masa datang metode amal guna sistem metode radial basis function network rbfn tentu hidden node guna kmeans cluster metode kmeans guna tepat tentu nilai centroid akurat mudah tentu awal cara random sedang tentu nilai error guna mape mean absolute percentage error mse mean square error uji coba sistem tahu sistem mampu prediksi butuh straw satu bulan depan evaluasi kerja sistem tahu nilai mape mse kecil oleh jumlah cluster punya nilai mape mse
Abstrak (Corrected): away mint straw sperm beau sap ting hail bit lungful biding terra dings last ian terra depp sampan mash begum apart tent berate banyan straw butch mint dating seeing jade stop straw media during punch mint para eternal sap galah balk media straw ada mash banyan data gun data gun straw kabupaten sampan buran january december anal butch straw proves kara mullah butch straw mass dating metope anal gun sister metope radial basis function network run tent hidden node gun means cluster metope means gun teat tent nilgai centroid aura judah tent away cara random sedan tent nilgai error gun make mean absolute percentage error me mean square error uni coma sister tau sister camp prediksi butch straw sat buran dean evaluate era sister tau nilgai make me cecil olen mullah cluster puny nilgai make me
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'straw': 8, 'guna': 6, 'tentu': 5, 'butuh': 4, 'sistem': 4, 'nilai': 4, 'minta': 3, 'metode': 3, 'error': 3, 'mape': 3, 'mse': 3, 'awal': 2, 'sapi': 2, 'terna': 2, 'sampang': 2, 'masih': 2, 'banyak': 2, 'datang': 2, 'sedia': 2, 'data': 2, 'bulan': 2, 'amal': 2, 'jumlah': 2, 'kmeans': 2, 'cluster': 2, 'mean': 2, 'tahu': 2, 'sperma': 1, 'beku': 1, 'tinggi': 1, 'hasil': 1, 'bibit': 1, 'unggul': 1, 'bidang': 1, 'dinas': 1, 'laut': 1, 'ikan': 1, 'dkpp': 1, 'belum': 1, 'dapat': 1, 'berapa': 1, 'sering': 1, 'jadi': 1, 'stok': 1, 'kurang': 1, 'penuh': 1, 'para': 1, 'ternak': 1, 'malah': 1, 'balik': 1, 'ada': 1, 'kabupaten': 1, 'januari': 1, 'desember': 1, 'proses': 1, 'kira': 1, 'masa': 1, 'radial': 1, 'basis': 1, 'function': 1, 'network': 1, 'rbfn': 1, 'hidden': 1, 'node': 1, 'tepat': 1, 'centroid': 1, 'akurat': 1, 'mudah': 1, 'cara': 1, 'random': 1, 'sedang': 1, 'absolute': 1, 'percentage': 1, 'square': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'mampu': 1, 'prediksi': 1, 'satu': 1, 'depan': 1, 'evaluasi': 1, 'kerja': 1, 'kecil': 1, 'oleh': 1, 'punya': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 12, 'straw': 9, 'is': 9, 'and': 7, 'in': 5, 'much': 4, 'demand': 3, 'to': 3, 'still': 3, 'used': 3, 'requirement': 3, 'a': 3, 'mape': 3, 'mse': 3, 'system': 3, 'that': 3, 'from': 2, 'for': 2, 'high': 2, 'sampang': 2, 'how': 2, 'data': 2, 'predict': 2, 'accurate': 2, 'more': 2, 'methods': 2, 'one': 2, 'it': 2, 'also': 2, 'on': 2, 'value': 2, 'mean': 2, 'error': 2, 'known': 2, 'starting': 1, 'frozen': 1, 'sperm': 1, 'cows': 1, 'produce': 1, 'quality': 1, 'seeds': 1, 'department': 1, 'marine': 1, 'fishery': 1, 'husbandry': 1, 'city': 1, 'not': 1, 'yet': 1, 'determine': 1, 'which': 1, 'when': 1, 'was': 1, 'came': 1, 'often': 1, 'lessfullfilling': 1, 'cattle': 1, 'raiser': 1, 'or': 1, 'opposite': 1, 'stock': 1, 'usage': 1, 'district': 1, 'january': 1, 'until': 1, 'december': 1, 'forecasting': 1, 'process': 1, 'future': 1, 'include': 1, 'meet': 1, 'public': 1, 'need': 1, 'radial': 1, 'basic': 1, 'function': 1, 'rbf': 1, 'with': 1, 'determination': 1, 'hidden': 1, 'mode': 1, 'by': 1, 'kmeans': 1, 'cluster': 1, 'its': 1, 'learning': 1, 'artificial': 1, 'neural': 1, 'network': 1, 'has': 1, 'better': 1, 'than': 1, 'other': 1, 'will': 1, 'affect': 1, 'design': 1, 'perform': 1, 'get': 1, 'accuratiom': 1, 'based': 1, 'absolute': 1, 'percentage': 1, 'square': 1, 'testing': 1, 'able': 1, 'needs': 1, 'month': 1, 'ahead': 1, 'performance': 1, 'evaluation': 1, 'smallest': 1, 'obtained': 1, 'number': 1, 'clusters': 1, 'have': 1, 'top': 1})
-------------------------------------------
--- Data #756 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Syafrial Nur Maulana
Judul: AUTO LEVELING BERBASIS FINITE STATE MACHINE (FSM) PADA GAME PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
Pembimbing 1: Arik Kurniawati, S.Kom.,M.T.
Pembimbing 2: Ari Kusumaningsih, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Pengetahuan tentang bahasa Inggris pada jaman globalisasi saat ini sangatlah penting dan menjadi salah satu sarana untuk berkompetisi di segala bidang. Namun demikian, seringkali proses pembelajaran tidak dapat berjalan dengan lancar dikarenakan kurangnya metode pembelajaran yang kurang interaktif. Berangkat dari permasalahan tersebut maka dibangunlah sebuah game yang berunsur edukasi. Game berunsur edukasi harusnya menyenangkan dan tidak terlalu mudah atau terlalu sulit dimainkan salah satunya dengan penerapan Artifical Intelegent (kecerdasan buatan). Dalam penelitian ini adalah bagaimana pemain mendapatkan tantangan (soal) sesuai dengan kemampuannya (pelevelan mandiri/auto leveling). Sehingga pemain tidak merasa frustasi (jika soalnya terlalu sulit) atau bosan (jika soalnya terlalu mudah). Metode yang dapat digunakan untuk membuat game yang mempunyai pelevelan mandiri adalah metode Finite State Machine (FSM) dan seluruhnya akan diimplementasikan kedalam game engine XNA. Dalam game pembelajaran bahasa Inggris ini terdapat speaking dan reading yang akan memanfaatkan teknologi speech recognition yang terdapat didalam XNA game studio. Dengan melakukan uji coba sistem kepada responden menghasilkan beberapa hal menjadikan game sebagai salah satu media pembelajaran, terciptanya game yang menarik dan menjadi game yang adaptif dengan penerapan perlevelan mandiri. Penggunaan speech recognition dapat meningkatkan kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris.
Kata Kunci : Education Game, Automatic Leveling, FSM (Finite State Machine), XNA game engine, Speech Recognition.
Abstrak (Clean): pengetahuan tentang bahasa inggris pada jaman globalisasi saat ini sangatlah penting dan menjadi salah satu sarana untuk berkompetisi di segala bidang namun demikian seringkali proses pembelajaran tidak dapat berjalan dengan lancar dikarenakan kurangnya metode pembelajaran yang kurang interaktif berangkat dari permasalahan tersebut maka dibangunlah sebuah game yang berunsur edukasi game berunsur edukasi harusnya menyenangkan dan tidak terlalu mudah atau terlalu sulit dimainkan salah satunya dengan penerapan artifical intelegent kecerdasan buatan dalam penelitian ini adalah bagaimana pemain mendapatkan tantangan soal sesuai dengan kemampuannya pelevelan mandiriauto leveling sehingga pemain tidak merasa frustasi jika soalnya terlalu sulit atau bosan jika soalnya terlalu mudah metode yang dapat digunakan untuk membuat game yang mempunyai pelevelan mandiri adalah metode finite state machine fsm dan seluruhnya akan diimplementasikan kedalam game engine xna dalam game pembelajaran bahasa inggris ini terdapat speaking dan reading yang akan memanfaatkan teknologi speech recognition yang terdapat didalam xna game studio dengan melakukan uji coba sistem kepada responden menghasilkan beberapa hal menjadikan game sebagai salah satu media pembelajaran terciptanya game yang menarik dan menjadi game yang adaptif dengan penerapan perlevelan mandiri penggunaan speech recognition dapat meningkatkan kemampuan berbicara dalam bahasa inggris kata kunci education game automatic leveling fsm finite state machine xna game engine speech recognition
Abstrak (Stopwords Removed): pengetahuan tentang bahasa inggris jaman globalisasi sangatlah penting menjadi salah satu sarana berkompetisi segala bidang demikian seringkali proses pembelajaran dapat berjalan lancar dikarenakan kurangnya metode pembelajaran kurang interaktif berangkat permasalahan tersebut dibangunlah game berunsur edukasi game berunsur edukasi harusnya menyenangkan terlalu mudah terlalu sulit dimainkan salah satunya penerapan artifical intelegent kecerdasan buatan penelitian bagaimana pemain mendapatkan tantangan soal sesuai kemampuannya pelevelan mandiriauto leveling pemain merasa frustasi jika soalnya terlalu sulit bosan jika soalnya terlalu mudah metode dapat digunakan membuat game mempunyai pelevelan mandiri metode finite state machine fsm seluruhnya diimplementasikan kedalam game engine xna game pembelajaran bahasa inggris terdapat speaking reading memanfaatkan teknologi speech recognition terdapat didalam xna game studio melakukan uji coba sistem kepada responden menghasilkan beberapa menjadikan game salah satu media pembelajaran terciptanya game menarik menjadi game adaptif penerapan perlevelan mandiri penggunaan speech recognition dapat meningkatkan kemampuan berbicara bahasa inggris kata kunci education game automatic leveling fsm finite state machine xna game engine speech recognition
Abstrak (Stemmed): tahu tentang bahasa inggris jaman globalisasi sangat penting jadi salah satu sarana kompetisi segala bidang demikian seringkali proses ajar dapat jalan lancar karena kurang metode ajar kurang interaktif berangkat masalah sebut bangun game unsur edukasi game unsur edukasi harus senang terlalu mudah terlalu sulit main salah satu terap artifical intelegent cerdas buat teliti bagaimana main dapat tantang soal sesuai mampu level mandiriauto leveling main rasa frustasi jika soal terlalu sulit bosan jika soal terlalu mudah metode dapat guna buat game punya level mandiri metode finite state machine fsm seluruh implementasi dalam game engine xna game ajar bahasa inggris dapat speaking reading manfaat teknologi speech recognition dapat dalam xna game studio laku uji coba sistem kepada responden hasil beberapa jadi game salah satu media ajar cipta game tarik jadi game adaptif terap level mandiri guna speech recognition dapat tingkat mampu bicara bahasa inggris kata kunci education game automatic leveling fsm finite state machine xna game engine speech recognition
Abstrak (Corrected): tau tenting bahama ingrid jamal globalists sang panting jade salad sat saran kompetisi legal biding domitian seringkali proves ajar apart alan lancer arena during metope ajar during interaktif berangkat marsala debut bangui game unsure dukas game unsure dukas harms penang tergal judah tergal suit main salad sat trap artificial intelligent cards but elite bagaimana main apart wanting soul sexual camp level mandiriauto leveling main rash frusta pika soul tergal suit boson pika soul tergal judah metope apart gun but game puny level mandarin metope finite state machine ism seluruh implements dream game engine na game ajar bahama ingrid apart speaking reading manat teknologi speech recognition apart dream na game studio lake uni coma sister keypad responded hail beberapa jade game salad sat media ajar city game tajik jade game adapt trap level mandarin gun speech recognition apart dingbat camp bicarb bahama ingrid data bunch education game automatic leveling ism finite state machine na game engine speech recognition
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'game': 11, 'dapat': 6, 'ajar': 4, 'terlalu': 4, 'bahasa': 3, 'inggris': 3, 'jadi': 3, 'salah': 3, 'satu': 3, 'metode': 3, 'main': 3, 'soal': 3, 'level': 3, 'xna': 3, 'speech': 3, 'recognition': 3, 'kurang': 2, 'unsur': 2, 'edukasi': 2, 'mudah': 2, 'sulit': 2, 'terap': 2, 'buat': 2, 'mampu': 2, 'leveling': 2, 'jika': 2, 'guna': 2, 'mandiri': 2, 'finite': 2, 'state': 2, 'machine': 2, 'fsm': 2, 'dalam': 2, 'engine': 2, 'tahu': 1, 'tentang': 1, 'jaman': 1, 'globalisasi': 1, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'sarana': 1, 'kompetisi': 1, 'segala': 1, 'bidang': 1, 'demikian': 1, 'seringkali': 1, 'proses': 1, 'jalan': 1, 'lancar': 1, 'karena': 1, 'interaktif': 1, 'berangkat': 1, 'masalah': 1, 'sebut': 1, 'bangun': 1, 'harus': 1, 'senang': 1, 'artifical': 1, 'intelegent': 1, 'cerdas': 1, 'teliti': 1, 'bagaimana': 1, 'tantang': 1, 'sesuai': 1, 'mandiriauto': 1, 'rasa': 1, 'frustasi': 1, 'bosan': 1, 'punya': 1, 'seluruh': 1, 'implementasi': 1, 'speaking': 1, 'reading': 1, 'manfaat': 1, 'teknologi': 1, 'studio': 1, 'laku': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'sistem': 1, 'kepada': 1, 'responden': 1, 'hasil': 1, 'beberapa': 1, 'media': 1, 'cipta': 1, 'tarik': 1, 'adaptif': 1, 'tingkat': 1, 'bicara': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'education': 1, 'automatic': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'game': 10, 'and': 6, 'to': 6, 'of': 5, 'in': 5, 'that': 5, 'learning': 4, 'an': 4, 'too': 4, 'are': 4, 'leveling': 4, 'english': 3, 'this': 3, 'is': 3, 'one': 3, 'can': 3, 'not': 3, 'be': 3, 'questions': 3, 'will': 3, 'xna': 3, 'speech': 3, 'recognition': 3, 'become': 2, 'tools': 2, 'by': 2, 'educational': 2, 'easy': 2, 'or': 2, 'difficult': 2, 'applying': 2, 'a': 2, 'ability': 2, 'if': 2, 'independent': 2, 'finite': 2, 'state': 2, 'machine': 2, 'fsm': 2, 'engine': 2, 'understanding': 1, 'language': 1, 'globalization': 1, 'era': 1, 'very': 1, 'important': 1, 'compete': 1, 'all': 1, 'areas': 1, 'however': 1, 'often': 1, 'process': 1, 'proceed': 1, 'smoothly': 1, 'because': 1, 'less': 1, 'interactive': 1, 'methods': 1, 'problem': 1, 'was': 1, 'created': 1, 'should': 1, 'fun': 1, 'play': 1, 'them': 1, 'artificial': 1, 'intelligence': 1, 'research': 1, 'how': 1, 'players': 1, 'get': 1, 'challenge': 1, 'according': 1, 'their': 1, 'self': 1, 'auto': 1, 'so': 1, 'they': 1, 'feel': 1, 'frustrated': 1, 'bored': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'create': 1, 'have': 1, 'methode': 1, 'implemented': 1, 'into': 1, 'entire': 1, 'there': 1, 'speaking': 1, 'reading': 1, 'utilize': 1, 'technology': 1, 'contained': 1, 'within': 1, 'studio': 1, 'testing': 1, 'system': 1, 'respondent': 1, 'it': 1, 'produces': 1, 'creating': 1, 'exciting': 1, 'adaptive': 1, 'with': 1, 'level': 1, 'using': 1, 'increase': 1, 'speak': 1, 'key': 1, 'words': 1, 'education': 1, 'automatic': 1})
-------------------------------------------
--- Data #757 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: RIDHA MARISTA
Judul: RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PEMETAAN TANAMAN PERTANIAN DI KABUPATEN BANGKALAN
Pembimbing 1: HUSNI,S.Kom., M.T.
Pembimbing 2: DIANA RAHMAWATI, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Kabupaten Bangkalan memiliki lahan pertanian seluas kurang lebih 98.683,38 Ha atau sekitar 79,03 % dari luas kabupaten Bangkalan seluruhnya. Lahan tersebut terdiri atas sawah teknis seluas 1.956,49 Ha tegal seluas 71.751,98 Ha, lahan kering mencapai 77.999,63 Ha yang tersebar di setiap kecamatan dengan topografi datar hingga berbukit. Namun demikian pembangunan pertanian mengalami hambatan karena selain kesuburan tanah rendah sebagian besar pembangunan pertanian masih tradisional tanpa memerhatikan aspek kesesuaian lahan dan tanaman. Dalam tugas akhir ini dikembangkan sistem informasi pemetaan tanaman pertanian di kabupaten Bangkalan berbasis lahan. Penentuan jenis tanaman pada sistem berpedoman pada hasil analisa kriteria kesesuaian jenis lahan dan jenis tanaman dengan menggunakan metode matching dari Dinas Pertanian dan Peternakan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) kabupaten Bangkalan. Data yang diperoleh diolah menjadi data spasial atau peta lokasi tanaman dengan memanfaatkan Google Maps sebagai aplikasi pemetaannya. Aplikasi Google Maps dipilih karena lebih memudahkan dalam mengetahui dan menentukan lokasi secara lebih detail. Penerapan aplikasi sistem informasi ini dapat membantu pengguna khususnya petani dalam perencanaan dan pemilihan jenis tanaman yang sesuai untuk dikembangkan pada setiap kecamatan sehingga dapat meningkatkan produktivitas, kuantitas dan kualitas pertanian di kabupaten Bangkalan.
Kata kunci: Kabupaten Bangkalan, Sistem Informasi, Google Maps, Lahan dan Tanaman.
Abstrak (Clean): kabupaten bangkalan memiliki lahan pertanian seluas kurang lebih ha atau sekitar dari luas kabupaten bangkalan seluruhnya lahan tersebut terdiri atas sawah teknis seluas ha tegal seluas ha lahan kering mencapai ha yang tersebar di setiap kecamatan dengan topografi datar hingga berbukit namun demikian pembangunan pertanian mengalami hambatan karena selain kesuburan tanah rendah sebagian besar pembangunan pertanian masih tradisional tanpa memerhatikan aspek kesesuaian lahan dan tanaman dalam tugas akhir ini dikembangkan sistem informasi pemetaan tanaman pertanian di kabupaten bangkalan berbasis lahan penentuan jenis tanaman pada sistem berpedoman pada hasil analisa kriteria kesesuaian jenis lahan dan jenis tanaman dengan menggunakan metode matching dari dinas pertanian dan peternakan balai penyuluhan pertanian bpp kabupaten bangkalan data yang diperoleh diolah menjadi data spasial atau peta lokasi tanaman dengan memanfaatkan google maps sebagai aplikasi pemetaannya aplikasi google maps dipilih karena lebih memudahkan dalam mengetahui dan menentukan lokasi secara lebih detail penerapan aplikasi sistem informasi ini dapat membantu pengguna khususnya petani dalam perencanaan dan pemilihan jenis tanaman yang sesuai untuk dikembangkan pada setiap kecamatan sehingga dapat meningkatkan produktivitas kuantitas dan kualitas pertanian di kabupaten bangkalan kata kunci kabupaten bangkalan sistem informasi google maps lahan dan tanaman
Abstrak (Stopwords Removed): kabupaten bangkalan memiliki lahan pertanian seluas kurang lebih ha sekitar luas kabupaten bangkalan seluruhnya lahan tersebut terdiri atas sawah teknis seluas ha tegal seluas ha lahan kering mencapai ha tersebar setiap kecamatan topografi datar hingga berbukit demikian pembangunan pertanian mengalami hambatan selain kesuburan tanah rendah sebagian besar pembangunan pertanian masih tradisional memerhatikan aspek kesesuaian lahan tanaman tugas akhir dikembangkan sistem informasi pemetaan tanaman pertanian kabupaten bangkalan berbasis lahan penentuan jenis tanaman sistem berpedoman hasil analisa kriteria kesesuaian jenis lahan jenis tanaman menggunakan metode matching dinas pertanian peternakan balai penyuluhan pertanian bpp kabupaten bangkalan data diperoleh diolah menjadi data spasial peta lokasi tanaman memanfaatkan google maps aplikasi pemetaannya aplikasi google maps dipilih lebih memudahkan mengetahui menentukan lokasi secara lebih detail penerapan aplikasi sistem informasi dapat membantu pengguna khususnya petani perencanaan pemilihan jenis tanaman sesuai dikembangkan setiap kecamatan dapat meningkatkan produktivitas kuantitas kualitas pertanian kabupaten bangkalan kata kunci kabupaten bangkalan sistem informasi google maps lahan tanaman
Abstrak (Stemmed): kabupaten bangkal milik lahan tani luas kurang lebih ha sekitar luas kabupaten bangkal seluruh lahan sebut diri atas sawah teknis luas ha tegal luas ha lahan kering capai ha sebar tiap camat topografi datar hingga bukit demikian bangun tani alami hambat selain subur tanah rendah bagi besar bangun tani masih tradisional perhati aspek sesuai lahan tanam tugas akhir kembang sistem informasi meta tanam tani kabupaten bangkal bas lahan tentu jenis tanam sistem pedoman hasil analisa kriteria sesuai jenis lahan jenis tanam guna metode matching dinas tani terna balai suluh tani bpp kabupaten bangkal data oleh olah jadi data spasial peta lokasi tanam manfaat google maps aplikasi meta aplikasi google maps pilih lebih mudah tahu tentu lokasi cara lebih detail terap aplikasi sistem informasi dapat bantu guna khusus tani rencana pilih jenis tanam sesuai kembang tiap camat dapat tingkat produktivitas kuantitas kualitas tani kabupaten bangkal kata kunci kabupaten bangkal sistem informasi google maps lahan tanam
Abstrak (Corrected): kabupaten bangka milk laban tank lucas during leash ha seminar lucas kabupaten bangka seluruh laban debut dirt alas sarah tennis lucas ha legal lucas ha laban keying capri ha sear tip carat topografi data hinges but domitian bangui tank salami combat slain suburb tana rental bag bear bangui tank mash traditional perhaps aspen sexual laban tana tugs air embank sister informant meta tana tank kabupaten bangka was laban tent penis tana sister yeoman hail analyst criteria sexual penis laban penis tana gun metope matching dings tank terra alai sulu tank bop kabupaten bangka data olen blah jade data spatial pet loki tana manat google maps aplikasi meta aplikasi google maps pilch leash judah tau tent loki cara leash detail trap aplikasi sister informant apart bantu gun rhesus tank recant pilch penis tana sexual embank tip carat apart dingbat produktivitas kuantitas kualitas tank kabupaten bangka data bunch kabupaten bangka sister informant google maps laban tana
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tani': 8, 'lahan': 7, 'tanam': 7, 'kabupaten': 6, 'bangkal': 6, 'luas': 4, 'ha': 4, 'sistem': 4, 'jenis': 4, 'lebih': 3, 'sesuai': 3, 'informasi': 3, 'google': 3, 'maps': 3, 'aplikasi': 3, 'tiap': 2, 'camat': 2, 'bangun': 2, 'kembang': 2, 'meta': 2, 'tentu': 2, 'guna': 2, 'data': 2, 'lokasi': 2, 'pilih': 2, 'dapat': 2, 'milik': 1, 'kurang': 1, 'sekitar': 1, 'seluruh': 1, 'sebut': 1, 'diri': 1, 'atas': 1, 'sawah': 1, 'teknis': 1, 'tegal': 1, 'kering': 1, 'capai': 1, 'sebar': 1, 'topografi': 1, 'datar': 1, 'hingga': 1, 'bukit': 1, 'demikian': 1, 'alami': 1, 'hambat': 1, 'selain': 1, 'subur': 1, 'tanah': 1, 'rendah': 1, 'bagi': 1, 'besar': 1, 'masih': 1, 'tradisional': 1, 'perhati': 1, 'aspek': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'bas': 1, 'pedoman': 1, 'hasil': 1, 'analisa': 1, 'kriteria': 1, 'metode': 1, 'matching': 1, 'dinas': 1, 'terna': 1, 'balai': 1, 'suluh': 1, 'bpp': 1, 'oleh': 1, 'olah': 1, 'jadi': 1, 'spasial': 1, 'peta': 1, 'manfaat': 1, 'mudah': 1, 'tahu': 1, 'cara': 1, 'detail': 1, 'terap': 1, 'bantu': 1, 'khusus': 1, 'rencana': 1, 'tingkat': 1, 'produktivitas': 1, 'kuantitas': 1, 'kualitas': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 20, 'the': 17, 'in': 9, 'land': 7, 'and': 7, 'bangkal': 6, 'regency': 6, 'agricultural': 5, 'ha': 4, 'is': 3, 'crops': 3, 'information': 3, 'system': 3, 'plant': 3, 'google': 3, 'maps': 3, 'application': 3, 'has': 2, 'an': 2, 'area': 2, 'or': 2, 'each': 2, 'district': 2, 'development': 2, 'because': 2, 'this': 2, 'developed': 2, 'mapping': 2, 'based': 2, 'type': 2, 'on': 2, 'by': 2, 'from': 2, 'agriculture': 2, 'data': 2, 'are': 2, 'location': 2, 'as': 2, 'more': 2, 'to': 2, 'approximately': 1, 'about': 1, 'broad': 1, 'entirely': 1, 'consisted': 1, 'technical': 1, 'rice': 1, 'paddies': 1, 'farm': 1, 'fields': 1, 'dry': 1, 'reached': 1, 'scattered': 1, 'sub': 1, 'with': 1, 'topography': 1, 'flat': 1, 'until': 1, 'hilly': 1, 'nevertheless': 1, 'trouble': 1, 'besides': 1, 'soil': 1, 'fertility': 1, 'low': 1, 'mostly': 1, 'still': 1, 'traditional': 1, 'without': 1, 'noticing': 1, 'aspect': 1, 'conformity': 1, 'duty': 1, 'final': 1, 'determination': 1, 'results': 1, 'analysis': 1, 'criteria': 1, 'suitability': 1, 'using': 1, 'method': 1, 'matching': 1, 'center': 1, 'for': 1, 'extension': 1, 'bpp': 1, 'department': 1, 'animal': 1, 'husbandry': 1, 'obtained': 1, 'then': 1, 'processed': 1, 'into': 1, 'spatial': 1, 'utilizing': 1, 'chosen': 1, 'it': 1, 'easier': 1, 'knowing': 1, 'specify': 1, 'a': 1, 'detail': 1, 'applications': 1, 'can': 1, 'help': 1, 'users': 1, 'especially': 1, 'farmers': 1, 'planning': 1, 'selection': 1, 'types': 1, 'plants': 1, 'that': 1, 'suitable': 1, 'be': 1, 'so': 1, 'increase': 1, 'productivity': 1, 'quantity': 1, 'quality': 1, 'keywords': 1, 'systems': 1})
-------------------------------------------
--- Data #758 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Nining Latifah
Judul: Pengenalan Tulisan Tangan Carakan Jawa Secara Real Time Dengan Menggunakan Dominant Point
Pembimbing 1: Fitri Damayanti, S.Kom., M.Kom
Pembimbing 2: Rima Tri Wahyuningrum, ST, MT
Abstrak (Raw): Pengenalan tulisan tangan adalah salah satu cabang dari pengenalan pola. Carakan merupakan tulisan yang cukup kompleks dan memiliki karakteristik yang lebih unik dibandingkan dengan tulisan latin, apalagi bila ditulis dengan tulisan tangan. Faktor yang menyebabkan proses pengenalan tulisan carakan sulit untuk dilakukan adalah variasi bentuk tulisan carakan dan memiliki kemiripan antar huruf. Hal ini memungkinkan adanya kesalahan dalam proses klasifikasi. Pada penelitian ini dibangun sistem pengenalan tulisan tangan secara real time dimana proses ekstraksi ciri menggunakan metode Dominant Point untuk mendapatkan ciri pada setiap karakter masukan. Metode ini pada dasarnya sistem akan membaca arah goresan pena yang didasarkan pada kumpulan titik. Pada proses klasifikasi serta pengenalan karakter menggunakan Fine Classification. Pada proses ini, pengenalan dilakukan dengan tiga tahap yaitu penilaian prakandidat, menyeleksi kandidat, lalu pencocokan karakter. Proses ini yang membuat sistem dengan cepat melakukan proses pengenalan. Dari uji coba yang dilakukan pada sistem, hasil terbaik untuk pengenalan citra huruf tulisan tangan carakan diperoleh dari data pelatihan sebanyak 600 citra pada data uji coba skenario ke 3 dengan akurasi sebesar 90%. Sedangkan hasil terendah diperoleh dari data pelatihan sebanyak 200 citra pada data uji coba skenario ke 1 dengan akurasi sebesar 40%. Hasil akurasi rata-rata dari sembilan skenario adalah sebesar 67,67%.
Kata kunci: Handwriting Recognition, Carakan, Dominant Point, Fine Classification.
Abstrak (Clean): pengenalan tulisan tangan adalah salah satu cabang dari pengenalan pola carakan merupakan tulisan yang cukup kompleks dan memiliki karakteristik yang lebih unik dibandingkan dengan tulisan latin apalagi bila ditulis dengan tulisan tangan faktor yang menyebabkan proses pengenalan tulisan carakan sulit untuk dilakukan adalah variasi bentuk tulisan carakan dan memiliki kemiripan antar huruf hal ini memungkinkan adanya kesalahan dalam proses klasifikasi pada penelitian ini dibangun sistem pengenalan tulisan tangan secara real time dimana proses ekstraksi ciri menggunakan metode dominant point untuk mendapatkan ciri pada setiap karakter masukan metode ini pada dasarnya sistem akan membaca arah goresan pena yang didasarkan pada kumpulan titik pada proses klasifikasi serta pengenalan karakter menggunakan fine classification pada proses ini pengenalan dilakukan dengan tiga tahap yaitu penilaian prakandidat menyeleksi kandidat lalu pencocokan karakter proses ini yang membuat sistem dengan cepat melakukan proses pengenalan dari uji coba yang dilakukan pada sistem hasil terbaik untuk pengenalan citra huruf tulisan tangan carakan diperoleh dari data pelatihan sebanyak citra pada data uji coba skenario ke dengan akurasi sebesar sedangkan hasil terendah diperoleh dari data pelatihan sebanyak citra pada data uji coba skenario ke dengan akurasi sebesar hasil akurasi ratarata dari sembilan skenario adalah sebesar kata kunci handwriting recognition carakan dominant point fine classification
Abstrak (Stopwords Removed): pengenalan tulisan tangan salah satu cabang pengenalan pola carakan tulisan cukup kompleks memiliki karakteristik lebih unik dibandingkan tulisan latin apalagi bila ditulis tulisan tangan faktor menyebabkan proses pengenalan tulisan carakan sulit dilakukan variasi bentuk tulisan carakan memiliki kemiripan antar huruf memungkinkan adanya kesalahan proses klasifikasi penelitian dibangun sistem pengenalan tulisan tangan secara real time dimana proses ekstraksi ciri menggunakan metode dominant point mendapatkan ciri setiap karakter masukan metode dasarnya sistem membaca arah goresan pena didasarkan kumpulan titik proses klasifikasi pengenalan karakter menggunakan fine classification proses pengenalan dilakukan tiga tahap penilaian prakandidat menyeleksi kandidat lalu pencocokan karakter proses membuat sistem cepat melakukan proses pengenalan uji coba dilakukan sistem hasil terbaik pengenalan citra huruf tulisan tangan carakan diperoleh data pelatihan sebanyak citra data uji coba skenario akurasi sebesar sedangkan hasil terendah diperoleh data pelatihan sebanyak citra data uji coba skenario akurasi sebesar hasil akurasi ratarata sembilan skenario sebesar kata kunci handwriting recognition carakan dominant point fine classification
Abstrak (Stemmed): kenal tulis tangan salah satu cabang kenal pola cara tulis cukup kompleks milik karakteristik lebih unik banding tulis latin apalagi bila tulis tulis tangan faktor sebab proses kenal tulis cara sulit laku variasi bentuk tulis cara milik mirip antar huruf mungkin ada salah proses klasifikasi teliti bangun sistem kenal tulis tangan cara real time mana proses ekstraksi ciri guna metode dominant point dapat ciri tiap karakter masuk metode dasar sistem baca arah gores pena dasar kumpul titik proses klasifikasi kenal karakter guna fine classification proses kenal laku tiga tahap nilai prakandidat seleksi kandidat lalu cocok karakter proses buat sistem cepat laku proses kenal uji coba laku sistem hasil baik kenal citra huruf tulis tangan cara oleh data latih banyak citra data uji coba skenario akurasi besar sedang hasil rendah oleh data latih banyak citra data uji coba skenario akurasi besar hasil akurasi ratarata sembilan skenario besar kata kunci handwriting recognition cara dominant point fine classification
Abstrak (Corrected): penal tulips tanga salad sat cabana penal pola cara tulips cutup kopeks milk karakteristik leash unit banding tulips latin apanage bill tulips tulips tanga factor kebab proves penal tulips cara suit lake varies bent tulips cara milk mirin altar hufuf munchkin ada salad proves klasifikasi elite bangui sister penal tulips tanga cara real time mana proves ekstraksi cirri gun metope dominant point apart cirri tip karate mask metope dakar sister back arab gores pena dakar rumpus titis proves klasifikasi penal karate gun fine classification proves penal lake toga that nilgai prakandidat seeks candidate lulu cook karate proves but sister eat lake proves penal uni coma lake sister hail back penal citral hufuf tulips tanga cara olen data latin banyan citral data uni coma scenario auras bear sedan hail rental olen data latin banyan citral data uni coma scenario auras bear hail auras ratarata serbian scenario bear data bunch handwriting recognition cara dominant point fine classification
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tulis': 9, 'kenal': 8, 'proses': 7, 'cara': 6, 'tangan': 4, 'laku': 4, 'sistem': 4, 'data': 4, 'karakter': 3, 'uji': 3, 'coba': 3, 'hasil': 3, 'citra': 3, 'skenario': 3, 'akurasi': 3, 'besar': 3, 'salah': 2, 'milik': 2, 'huruf': 2, 'klasifikasi': 2, 'ciri': 2, 'guna': 2, 'metode': 2, 'dominant': 2, 'point': 2, 'dasar': 2, 'fine': 2, 'classification': 2, 'oleh': 2, 'latih': 2, 'banyak': 2, 'satu': 1, 'cabang': 1, 'pola': 1, 'cukup': 1, 'kompleks': 1, 'karakteristik': 1, 'lebih': 1, 'unik': 1, 'banding': 1, 'latin': 1, 'apalagi': 1, 'bila': 1, 'faktor': 1, 'sebab': 1, 'sulit': 1, 'variasi': 1, 'bentuk': 1, 'mirip': 1, 'antar': 1, 'mungkin': 1, 'ada': 1, 'teliti': 1, 'bangun': 1, 'real': 1, 'time': 1, 'mana': 1, 'ekstraksi': 1, 'dapat': 1, 'tiap': 1, 'masuk': 1, 'baca': 1, 'arah': 1, 'gores': 1, 'pena': 1, 'kumpul': 1, 'titik': 1, 'tiga': 1, 'tahap': 1, 'nilai': 1, 'prakandidat': 1, 'seleksi': 1, 'kandidat': 1, 'lalu': 1, 'cocok': 1, 'buat': 1, 'cepat': 1, 'baik': 1, 'sedang': 1, 'rendah': 1, 'ratarata': 1, 'sembilan': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'handwriting': 1, 'recognition': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 22, 'to': 9, 'recognition': 8, 'handwriting': 5, 'is': 5, 'cara': 5, 'process': 5, 'classification': 5, 'characteristic': 4, 'by': 4, 'this': 4, 'system': 4, 'accuration': 4, 'data': 4, 'and': 3, 'article': 3, 'with': 3, 'conducted': 3, 'method': 3, 'dominant': 3, 'point': 3, 'character': 3, 'for': 3, 'result': 3, 'image': 3, 'from': 3, 'scenario': 3, 'equal': 3, 'represent': 2, 'have': 2, 'more': 2, 'factor': 2, 'letter': 2, 'the': 2, 'in': 2, 'a': 2, 'use': 2, 'also': 2, 'fine': 2, 'candidate': 2, 'obtained': 2, 'training': 2, 'counted': 2, 'at': 2, 'testdrive': 2, 'recognized': 2, 'branch': 1, 'pattern': 1, 'which': 1, 'complex': 1, 'enough': 1, 'compared': 1, 'unique': 1, 'latin': 1, 'than': 1, 'anything': 1, 'else': 1, 'when': 1, 'written': 1, 'causing': 1, 'difficult': 1, 'be': 1, 'variation': 1, 'form': 1, 'looking': 1, 'like': 1, 'between': 1, 'matter': 1, 'enable': 1, 'existence': 1, 'mistake': 1, 'course': 1, 'research': 1, 'woke': 1, 'up': 1, 'real': 1, 'time': 1, 'where': 1, 'ekstraksi': 1, 'get': 1, 'each': 1, 'inputan': 1, 'basically': 1, 'will': 1, 'read': 1, 'relied': 1, 'on': 1, 'pen': 1, 'incision': 1, 'movement': 1, 'direction': 1, 'dots': 1, 'local': 1, 'curve': 1, 'extrema': 1, 'or': 1, 'used': 1, 'important': 1, 'utilize': 1, 'obtainget': 1, 'good': 1, 'storeylevel': 1, 'as': 1, 'phase': 1, 'that': 1, 'assessment': 1, 'pre': 1, 'select': 1, 'last': 1, 'adaptation': 1, 'maching': 1, 'make': 1, 'swiftly': 1, 'identification': 1, 'testing': 1, 'best': 1, 'while': 1, 'rendah': 1, 'mean': 1, 'got': 1, 'keyword': 1})
-------------------------------------------
--- Data #759 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: VEMBRI PRATAMA PRISTYONO
Judul: SISTEM PEROLEHAN CITRA BERBASIS ISI MENGGUNAKAN WAVELET HAAR DAN EUCLIDEAN DISTANCE
Pembimbing 1: BAIN KHUSNUL KHOTIMAH, S.T., M.Kom.
Pembimbing 2: ABDULLAH BASUKI RAHMAT, S.Si., M.T.
Abstrak (Raw): Batik merupakan seni yang paling penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Keanekaragaman batik berasal dari beberapa wilayah diseluruh indonesia sehingga menyimbolkan karakteristik ciri pola batik yang berbeda-beda dari masing-masing daerah tempat batik tumbuh dan berkembang. Tugas Akhir ini telah berhasil membuat suatu Sistem Perolehan Citra berbasis Isi (SPCI) dengan ciri tekstur yang bertujuan untuk mengetahui ciri dari pola batik tersebut. SPCI merupakan metode atau teknik pencarian gambar citra yang mirip (similar) dengan melakukan perbandingan antara citra query dengan citra yang ada dalam basis data. Pada Penelitian ini menggunakan ciri tekstur sebagai proses pencarian kemiripan dari delapan wilayah citra batik yang berbeda yaitu: Cirebon, Bali, Bangkalan, Pamekasan, Sumenep, Yogyakarta, Solo, dan Pekalongan sebagai obyek perolehan citra berbasis isi. Metode yang digunakan pada penelitian ini berbasis tekstur kasar atau lembut yaitu metode Wavelet Haar. Wavelet Haar merupakan metode dimana pada setiap citra didekomposisi menjadi 4 bagian yaitu LL, LH, HL, dan HH. Pada masing-masing bagian tersebut ditentukan nilainya. Sehingga dari hasil ekstraksi fitur akan dilakukan pengukuran kemiripan dengan citra basis data dengan menggunakan metode Euclidean Distance. Citra query dan citra basis data yang dipergunakan sebanyak 200 citra dengan delapan kelas citra didalamnya. Citra tertinggi dari hasil uji coba skenario-skenario pada penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa akurasi tertinggi ada pada kelas bangkalan, cirebon, pamekasan dan solo. Jumlah citra yang dihasilkan dari perhitungan akurasi adalah 8 citra yang mirip dari 10 citra terbaik yang ditampilkan berdasarkan fitur citra Roughness, yaitu fitur untuk mengetahui apakah sebuah tekstur tersebut kasar atau lembut. Dengan hasil nilai akurasi tertinggi sebesar 80 %.
Abstrak (Clean): batik merupakan seni yang paling penting dalam kehidupan masyarakat indonesia keanekaragaman batik berasal dari beberapa wilayah diseluruh indonesia sehingga menyimbolkan karakteristik ciri pola batik yang berbedabeda dari masingmasing daerah tempat batik tumbuh dan berkembang tugas akhir ini telah berhasil membuat suatu sistem perolehan citra berbasis isi spci dengan ciri tekstur yang bertujuan untuk mengetahui ciri dari pola batik tersebut spci merupakan metode atau teknik pencarian gambar citra yang mirip similar dengan melakukan perbandingan antara citra query dengan citra yang ada dalam basis data pada penelitian ini menggunakan ciri tekstur sebagai proses pencarian kemiripan dari delapan wilayah citra batik yang berbeda yaitu cirebon bali bangkalan pamekasan sumenep yogyakarta solo dan pekalongan sebagai obyek perolehan citra berbasis isi metode yang digunakan pada penelitian ini berbasis tekstur kasar atau lembut yaitu metode wavelet haar wavelet haar merupakan metode dimana pada setiap citra didekomposisi menjadi bagian yaitu ll lh hl dan hh pada masingmasing bagian tersebut ditentukan nilainya sehingga dari hasil ekstraksi fitur akan dilakukan pengukuran kemiripan dengan citra basis data dengan menggunakan metode euclidean distance citra query dan citra basis data yang dipergunakan sebanyak citra dengan delapan kelas citra didalamnya citra tertinggi dari hasil uji coba skenarioskenario pada penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa akurasi tertinggi ada pada kelas bangkalan cirebon pamekasan dan solo jumlah citra yang dihasilkan dari perhitungan akurasi adalah citra yang mirip dari citra terbaik yang ditampilkan berdasarkan fitur citra roughness yaitu fitur untuk mengetahui apakah sebuah tekstur tersebut kasar atau lembut dengan hasil nilai akurasi tertinggi sebesar
Abstrak (Stopwords Removed): batik seni paling penting kehidupan masyarakat indonesia keanekaragaman batik berasal beberapa wilayah diseluruh indonesia menyimbolkan karakteristik ciri pola batik berbedabeda masingmasing daerah tempat batik tumbuh berkembang tugas akhir berhasil membuat sistem perolehan citra berbasis isi spci ciri tekstur bertujuan mengetahui ciri pola batik tersebut spci metode teknik pencarian gambar citra mirip similar melakukan perbandingan antara citra query citra ada basis data penelitian menggunakan ciri tekstur proses pencarian kemiripan delapan wilayah citra batik berbeda cirebon bali bangkalan pamekasan sumenep yogyakarta solo pekalongan obyek perolehan citra berbasis isi metode digunakan penelitian berbasis tekstur kasar lembut metode wavelet haar wavelet haar metode dimana setiap citra didekomposisi menjadi bagian ll lh hl hh masingmasing bagian tersebut ditentukan nilainya hasil ekstraksi fitur dilakukan pengukuran kemiripan citra basis data menggunakan metode euclidean distance citra query citra basis data dipergunakan sebanyak citra delapan kelas citra didalamnya citra tertinggi hasil uji coba skenarioskenario penelitian dapat diambil kesimpulan akurasi tertinggi ada kelas bangkalan cirebon pamekasan solo jumlah citra dihasilkan perhitungan akurasi citra mirip citra terbaik ditampilkan berdasarkan fitur citra roughness fitur mengetahui apakah tekstur tersebut kasar lembut hasil nilai akurasi tertinggi sebesar
Abstrak (Stemmed): batik seni paling penting hidup masyarakat indonesia keanekaragaman batik asal beberapa wilayah seluruh indonesia simbol karakteristik ciri pola batik berbedabeda masingmasing daerah tempat batik tumbuh kembang tugas akhir hasil buat sistem oleh citra bas isi spci ciri tekstur tuju tahu ciri pola batik sebut spci metode teknik cari gambar citra mirip similar laku banding antara citra query citra ada basis data teliti guna ciri tekstur proses cari mirip delapan wilayah citra batik beda cirebon bal bangkal pamekasan sumenep yogyakarta solo kalong obyek oleh citra bas isi metode guna teliti bas tekstur kasar lembut metode wavelet haar wavelet haar metode mana tiap citra dekomposisi jadi bagi ll lh hl hh masingmasing bagi sebut tentu nilai hasil ekstraksi fitur laku ukur mirip citra basis data guna metode euclidean distance citra query citra basis data guna banyak citra delapan kelas citra dalam citra tinggi hasil uji coba skenarioskenario teliti dapat ambil simpul akurasi tinggi ada kelas bangkal cirebon pamekasan solo jumlah citra hasil hitung akurasi citra mirip citra baik tampil dasar fitur citra roughness fitur tahu apakah tekstur sebut kasar lembut hasil nilai akurasi tinggi besar
Abstrak (Corrected): batik send paling panting hide masyarakat indonesia keanekaragaman batik anal beberapa wilayah seluruh indonesia symbol karakteristik cirri pola batik berbedabeda masingmasing sarah tempt batik tumble embank tugs air hail but sister olen citral was is spic cirri tester juju tau cirri pola batik debut spic metope tennis care sambar citral mirin similar lake banding angara citral query citral ada basis data elite gun cirri tester proves care mirin deadpan wilayah citral batik bed carbon bad bangka pamekasan sumner jogjakarta solo kalong obey olen citral was is metope gun elite was tester kadar debut metope wavelet haar wavelet haar metope mana tip citral dekomposisi jade bag all oh hl he masingmasing bag debut tent nilgai hail ekstraksi four lake ukr mirin citral basis data gun metope euclidean distance citral query citral basis data gun banyan citral deadpan keas citral dream citral ting hail uni coma skenarioskenario elite apart ambit simple auras ting ada keas bangka carbon pamekasan solo mullah citral hail hiding auras citral mirin citral back tamil dakar four citral roughness four tau halakah tester debut kadar debut hail nilgai auras ting bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'citra': 17, 'batik': 6, 'hasil': 5, 'metode': 5, 'ciri': 4, 'tekstur': 4, 'mirip': 4, 'guna': 4, 'bas': 3, 'sebut': 3, 'basis': 3, 'data': 3, 'teliti': 3, 'fitur': 3, 'tinggi': 3, 'akurasi': 3, 'indonesia': 2, 'wilayah': 2, 'pola': 2, 'masingmasing': 2, 'oleh': 2, 'isi': 2, 'spci': 2, 'tahu': 2, 'cari': 2, 'laku': 2, 'query': 2, 'ada': 2, 'delapan': 2, 'cirebon': 2, 'bangkal': 2, 'pamekasan': 2, 'solo': 2, 'kasar': 2, 'lembut': 2, 'wavelet': 2, 'haar': 2, 'bagi': 2, 'nilai': 2, 'kelas': 2, 'seni': 1, 'paling': 1, 'penting': 1, 'hidup': 1, 'masyarakat': 1, 'keanekaragaman': 1, 'asal': 1, 'beberapa': 1, 'seluruh': 1, 'simbol': 1, 'karakteristik': 1, 'berbedabeda': 1, 'daerah': 1, 'tempat': 1, 'tumbuh': 1, 'kembang': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'buat': 1, 'sistem': 1, 'tuju': 1, 'teknik': 1, 'gambar': 1, 'similar': 1, 'banding': 1, 'antara': 1, 'proses': 1, 'beda': 1, 'bal': 1, 'sumenep': 1, 'yogyakarta': 1, 'kalong': 1, 'obyek': 1, 'mana': 1, 'tiap': 1, 'dekomposisi': 1, 'jadi': 1, 'll': 1, 'lh': 1, 'hl': 1, 'hh': 1, 'tentu': 1, 'ekstraksi': 1, 'ukur': 1, 'euclidean': 1, 'distance': 1, 'banyak': 1, 'dalam': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'skenarioskenario': 1, 'dapat': 1, 'ambil': 1, 'simpul': 1, 'jumlah': 1, 'hitung': 1, 'baik': 1, 'tampil': 1, 'dasar': 1, 'roughness': 1, 'apakah': 1, 'besar': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 25, 'of': 16, 'image': 13, 'is': 7, 'a': 7, 'batik': 6, 'in': 6, 'and': 6, 'with': 5, 'images': 5, 'from': 4, 'texture': 4, 'as': 4, 'each': 3, 'this': 3, 'to': 3, 'similar': 3, 'database': 3, 'using': 3, 'highest': 3, 'accuracy': 3, 'characteristic': 2, 'different': 2, 'where': 2, 'contentbased': 2, 'acquisition': 2, 'system': 2, 'spci': 2, 'characteristics': 2, 'method': 2, 'or': 2, 'search': 2, 'query': 2, 'study': 2, 'similarity': 2, 'eight': 2, 'classes': 2, 'namely': 2, 'cirebon': 2, 'pamekasan': 2, 'solo': 2, 'feature': 2, 'extraction': 2, 'wavelet': 2, 'haar': 2, 'are': 2, 'features': 2, 'be': 2, 'by': 2, 'results': 2, 'art': 1, 'most': 1, 'important': 1, 'life': 1, 'indonesian': 1, 'society': 1, 'diversity': 1, 'comes': 1, 'several': 1, 'regions': 1, 'provinces': 1, 'thus': 1, 'symbolizing': 1, 'traits': 1, 'patterns': 1, 'area': 1, 'grow': 1, 'develop': 1, 'final': 1, 'project': 1, 'has': 1, 'successfully': 1, 'created': 1, 'aims': 1, 'determine': 1, 'pattern': 1, 'technique': 1, 'make': 1, 'comparisons': 1, 'between': 1, 'present': 1, 'process': 1, 'bal': 1, 'jakarta': 1, 'sumenep': 1, 'yogyakarta': 1, 'kalong': 1, 'objectthe': 1, 'was': 1, 'built': 1, 'main': 1, 'decomposed': 1, 'into': 1, 'four': 1, 'parts': 1, 'll': 1, 'lh': 1, 'hl': 1, 'hh': 1, 'these': 1, 'sections': 1, 'initialized': 1, 'so': 1, 'will': 1, 'measured': 1, 'euclidean': 1, 'distance': 1, 'used': 1, 'many': 1, 'inside': 1, 'test': 1, 'scenarios': 1, 'it': 1, 'can': 1, 'concluded': 1, 'that': 1, 'for': 1, 'class': 1, 'bangkal': 1, 'number': 1, 'resulting': 1, 'calculation': 1, 'best': 1, 'displayed': 1, 'roughness': 1, 'which': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'if': 1, 'rough': 1, 'smooth': 1, 'value': 1})
-------------------------------------------
--- Data #760 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Rahmatina Hidayati
Judul: SISTEM PERAMALAN KEBUTUHAN OBAT MENGGUNAKAN METODE JARINGAN SYARAF TIRUAN ALGORITMA BACKPROPAGATION DENGAN FUNGSI LYAPUNOV
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah, S.T.,M.Kom.
Pembimbing 2: Haryanto, S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Obat merupakan salah satu kebutuhan penting dalam rumah sakit. Selama ini, kebutuhan pengumpulan data obat adalah masalah yang sering dihadapi oleh Farmasi yang memiliki kewenangan dalam pengadaan obat-obatan di rumah sakit Dr H. Slamet Martodirdjo Pamekasan. Dalam rangka menjamin ketersediaan obat perlu untuk mengatasi kebutuhan obat sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan. Dalam rangka memenuhi tingkat kebutuhan untuk obat perlu untuk meramalkan masa depan pasokan obat dengan menggunakan data sebelumnya sebagai data untuk menentukan nilai kesalahan pelatihan metode yang digunakan. Dalam penelitian ini, metode yang akan digunakan untuk memprediksi kebutuhan obat adalah Jaringan Syaraf menggunakan algoritma Backpropagation dengan penambahan fungsi Lyapunov. Dengan penambahan fungsi ini, mampu memecahkan masalah yang terjadi dalam Backpropagation standar sering lambat untuk mencapai konvergensi.
Dari uji coba yang dilakukan dengan 3 Skenario didapatkan hasil parameter terbaik untuk melakukan peramalan pada nama obat Ambroxol dengan nilai (?) sebesar 13, learning rate 0.4 dan epoch=125 memperoleh nilai MAPE 2.7% . Obat Bisoprolol Tab 5mg dengan nilai (?) sebesar 2, learning rater 0.5 dan epoch 150 memperoleh nilai MAPE 2,94089%. Obat Cefixime Caps 100mg dengan nilai (?) sebesar 4, learning rate 0.2 dan epoch 100 memperoleh nilai MAPE 1,10466%.
Abstrak (Clean): obat merupakan salah satu kebutuhan penting dalam rumah sakit selama ini kebutuhan pengumpulan data obat adalah masalah yang sering dihadapi oleh farmasi yang memiliki kewenangan dalam pengadaan obatobatan di rumah sakit dari h slamet martodirdjo pamekasan dalam rangka menjamin ketersediaan obat perlu untuk mengatasi kebutuhan obat sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan dalam rangka memenuhi tingkat kebutuhan untuk obat perlu untuk meramalkan masa depan pasokan obat dengan menggunakan data sebelumnya sebagai data untuk menentukan nilai kesalahan pelatihan metode yang digunakan dalam penelitian ini metode yang akan digunakan untuk memprediksi kebutuhan obat adalah jaringan syaraf menggunakan algoritma backpropagation dengan penambahan fungsi lyapunov dengan penambahan fungsi ini mampu memecahkan masalah yang terjadi dalam backpropagation standar sering lambat untuk mencapai konvergensi dari uji coba yang dilakukan dengan skenario didapatkan hasil parameter terbaik untuk melakukan peramalan pada nama obat ambroxol dengan nilai sebesar learning rate dan epoch memperoleh nilai mape obat bisoprolol tab mg dengan nilai sebesar learning rater dan epoch memperoleh nilai mape obat cefixime caps mg dengan nilai sebesar learning rate dan epoch memperoleh nilai mape
Abstrak (Stopwords Removed): obat salah satu kebutuhan penting rumah sakit selama kebutuhan pengumpulan data obat masalah sering dihadapi farmasi memiliki kewenangan pengadaan obatobatan rumah sakit h slamet martodirdjo pamekasan rangka menjamin ketersediaan obat perlu mengatasi kebutuhan obat sesuai jumlah dibutuhkan rangka memenuhi tingkat kebutuhan obat perlu meramalkan masa depan pasokan obat menggunakan data sebelumnya data menentukan nilai kesalahan pelatihan metode digunakan penelitian metode digunakan memprediksi kebutuhan obat jaringan syaraf menggunakan algoritma backpropagation penambahan fungsi lyapunov penambahan fungsi mampu memecahkan masalah terjadi backpropagation standar sering lambat mencapai konvergensi uji coba dilakukan skenario didapatkan hasil parameter terbaik melakukan peramalan nama obat ambroxol nilai sebesar learning rate epoch memperoleh nilai mape obat bisoprolol tab mg nilai sebesar learning rater epoch memperoleh nilai mape obat cefixime caps mg nilai sebesar learning rate epoch memperoleh nilai mape
Abstrak (Stemmed): obat salah satu butuh penting rumah sakit lama butuh kumpul data obat masalah sering hadap farmasi milik wenang ada obatobatan rumah sakit h slamet martodirdjo pamekasan rangka jamin sedia obat perlu atas butuh obat sesuai jumlah butuh rangka penuh tingkat butuh obat perlu ramal masa depan pasok obat guna data belum data tentu nilai salah latih metode guna teliti metode guna prediksi butuh obat jaring syaraf guna algoritma backpropagation tambah fungsi lyapunov tambah fungsi mampu pecah masalah jadi backpropagation standar sering lambat capai konvergensi uji coba laku skenario dapat hasil parameter baik laku amal nama obat ambroxol nilai besar learning rate epoch oleh nilai mape obat bisoprolol tab mg nilai besar learning rater epoch oleh nilai mape obat cefixime caps mg nilai besar learning rate epoch oleh nilai mape
Abstrak (Corrected): boat salad sat butch panting rumal skit lama butch rumpus data boat marsala seeing hadar farms milk penang ada obatobatan rumal skit h same martodirdjo pamekasan bangka jamie media boat peru alas butch boat sexual mullah butch bangka punch dingbat butch boat peru jamal mass dean ask boat gun data begum data tent nilgai salad latin metope gun elite metope gun prediksi butch boat caring scarf gun algorithm backpropagation tambac fungi lyapunov tambac fungi camp peach marsala jade backpropagation standard seeing lambast capri konvergensi uni coma lake scenario apart hail parameter back lake anal nama boat ambroxol nilgai bear learning rate epoch olen nilgai make boat bisoprolol tab mg nilgai bear learning rater epoch olen nilgai make boat cefixime caps mg nilgai bear learning rate epoch olen nilgai make
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'obat': 10, 'nilai': 7, 'butuh': 6, 'guna': 4, 'data': 3, 'besar': 3, 'learning': 3, 'epoch': 3, 'oleh': 3, 'mape': 3, 'salah': 2, 'rumah': 2, 'sakit': 2, 'masalah': 2, 'sering': 2, 'rangka': 2, 'perlu': 2, 'metode': 2, 'backpropagation': 2, 'tambah': 2, 'fungsi': 2, 'laku': 2, 'rate': 2, 'mg': 2, 'satu': 1, 'penting': 1, 'lama': 1, 'kumpul': 1, 'hadap': 1, 'farmasi': 1, 'milik': 1, 'wenang': 1, 'ada': 1, 'obatobatan': 1, 'h': 1, 'slamet': 1, 'martodirdjo': 1, 'pamekasan': 1, 'jamin': 1, 'sedia': 1, 'atas': 1, 'sesuai': 1, 'jumlah': 1, 'penuh': 1, 'tingkat': 1, 'ramal': 1, 'masa': 1, 'depan': 1, 'pasok': 1, 'belum': 1, 'tentu': 1, 'latih': 1, 'teliti': 1, 'prediksi': 1, 'jaring': 1, 'syaraf': 1, 'algoritma': 1, 'lyapunov': 1, 'mampu': 1, 'pecah': 1, 'jadi': 1, 'standar': 1, 'lambat': 1, 'capai': 1, 'konvergensi': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'skenario': 1, 'dapat': 1, 'hasil': 1, 'parameter': 1, 'baik': 1, 'amal': 1, 'nama': 1, 'ambroxol': 1, 'bisoprolol': 1, 'tab': 1, 'rater': 1, 'cefixime': 1, 'caps': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 13, 'to': 10, 'is': 7, 'in': 7, 'medicine': 6, 'with': 6, 'it': 4, 'this': 3, 'requirement': 3, 'data': 3, 'that': 3, 'mark': 3, 'learning': 3, 'and': 3, 'epoch': 3, 'mape': 3, 'important': 2, 'needs': 2, 'hospital': 2, 'a': 2, 'problem': 2, 'by': 2, 'which': 2, 'medicines': 2, 'order': 2, 'predict': 2, 'using': 2, 'method': 2, 'used': 2, 'backpropagation': 2, 'addition': 2, 'function': 2, 'rate': 2, 'mg': 2, 'one': 1, 'during': 1, 'time': 1, 'collection': 1, 'common': 1, 'faced': 1, 'pharmacy': 1, 'has': 1, 'authority': 1, 'procurement': 1, 'h': 1, 'slamet': 1, 'martodirdjo': 1, 'pamekasan': 1, 'ensure': 1, 'availability': 1, 'overcome': 1, 'correspond': 1, 'amount': 1, 'needed': 1, 'fulfill': 1, 'level': 1, 'future': 1, 'supply': 1, 'previous': 1, 'as': 1, 'determine': 1, 'error': 1, 'value': 1, 'training': 1, 'study': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'need': 1, 'for': 1, 'neural': 1, 'network': 1, 'algorithm': 1, 'lyapunov': 1, 'able': 1, 'solve': 1, 'problems': 1, 'occur': 1, 'standard': 1, 'often': 1, 'slow': 1, 'reach': 1, 'convergence': 1, 'from': 1, 'experiments': 1, 'performed': 1, 'scenario': 1, 'obtained': 1, 'result': 1, 'best': 1, 'parameters': 1, 'conduct': 1, 'prediction': 1, 'on': 1, 'drug': 1, 'named': 1, 'ambroxol': 1, 'gaining': 1, 'tablet': 1, 'bisoprolol': 1, 'rater': 1, 'obtains': 1, 'cefixime': 1, 'caps': 1, 'obtain': 1})
-------------------------------------------
--- Data #761 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Anggit Pratama
Judul: Visualisasi Proses Terjadinya Hujan Berbasis Second Life
Pembimbing 1: Arik Kurniawati,S.Kom, M.Kom.
Pembimbing 2: Dr.Indah Agustien Siradjuddin, S.Kom, M.Kom.
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Perkembangan teknologi masa kini telah memungkinkan manusia untuk merasakan suatu pengalaman yang nyata tanpa perlu adanya dunia luar atau materi. Teknologi ini sering disebut teknologi virtual reality. Teknologi virtual reality dapat diterapkan di berbagai bidang salah satunya adalah didalam dunia pembelajaran. Didalam penelitian ini akan membuat suatu pembelajaran mengenai proses terjadinya hujan yang dikemas didalam simulasi virtual reality. Tujuan utama dari pengembangan virtual reality adalah untuk menirukan alam nyata ke dalam dunia maya semakin membuat kedekatan imitasi animasi realitas ke dalam dunia maya. Kehadiran teknologi virtual reality ini dimanfaatkan semaksimal mungkin dalam kehidupan sehari-hari. Didalam Penelitian ini ditetapkan perilaku yang menjadi objek adalah kegiatan proses terjadinya hujan. Kegunaan Second Life sebagai platform untuk menghidupkan konsep dalam pembelajaran proses terjadinya hujan menjadi 3 dimensi karena Second Life sangat memadai untuk memvisualisasikan sebuah bentuk 3D dan Second Life merupakan Platform yang sangat mendukung untuk membuat suatu pembelajaran. Hasil uji coba visualisasi terhadap responden mendapatkan suatu pembelajaran visualisasi proses hujan dengan cara yang berbeda dan menarik dan mudah dimengerti.
Kata kunci: Virtual Reality (VR), Multimedia Proses Hujan, Second Life
Abstrak (Clean): abstrak perkembangan teknologi masa kini telah memungkinkan manusia untuk merasakan suatu pengalaman yang nyata tanpa perlu adanya dunia luar atau materi teknologi ini sering disebut teknologi virtual reality teknologi virtual reality dapat diterapkan di berbagai bidang salah satunya adalah didalam dunia pembelajaran didalam penelitian ini akan membuat suatu pembelajaran mengenai proses terjadinya hujan yang dikemas didalam simulasi virtual reality tujuan utama dari pengembangan virtual reality adalah untuk menirukan alam nyata ke dalam dunia maya semakin membuat kedekatan imitasi animasi realitas ke dalam dunia maya kehadiran teknologi virtual reality ini dimanfaatkan semaksimal mungkin dalam kehidupan seharihari didalam penelitian ini ditetapkan perilaku yang menjadi objek adalah kegiatan proses terjadinya hujan kegunaan second life sebagai platform untuk menghidupkan konsep dalam pembelajaran proses terjadinya hujan menjadi dimensi karena second life sangat memadai untuk memvisualisasikan sebuah bentuk d dan second life merupakan platform yang sangat mendukung untuk membuat suatu pembelajaran hasil uji coba visualisasi terhadap responden mendapatkan suatu pembelajaran visualisasi proses hujan dengan cara yang berbeda dan menarik dan mudah dimengerti kata kunci virtual reality vr multimedia proses hujan second life
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak perkembangan teknologi masa kini memungkinkan manusia merasakan pengalaman nyata perlu adanya dunia luar materi teknologi sering disebut teknologi virtual reality teknologi virtual reality dapat diterapkan berbagai bidang salah satunya didalam dunia pembelajaran didalam penelitian membuat pembelajaran mengenai proses terjadinya hujan dikemas didalam simulasi virtual reality tujuan utama pengembangan virtual reality menirukan alam nyata dunia maya semakin membuat kedekatan imitasi animasi realitas dunia maya kehadiran teknologi virtual reality dimanfaatkan semaksimal mungkin kehidupan seharihari didalam penelitian ditetapkan perilaku menjadi objek kegiatan proses terjadinya hujan kegunaan second life platform menghidupkan konsep pembelajaran proses terjadinya hujan menjadi dimensi second life sangat memadai memvisualisasikan bentuk d second life platform sangat mendukung membuat pembelajaran hasil uji coba visualisasi responden mendapatkan pembelajaran visualisasi proses hujan cara berbeda menarik mudah dimengerti kata kunci virtual reality vr multimedia proses hujan second life
Abstrak (Stemmed): abstrak kembang teknologi masa kini mungkin manusia rasa alam nyata perlu ada dunia luar materi teknologi sering sebut teknologi virtual reality teknologi virtual reality dapat terap bagai bidang salah satu dalam dunia ajar dalam teliti buat ajar kena proses jadi hujan kemas dalam simulasi virtual reality tuju utama kembang virtual reality tiru alam nyata dunia maya makin buat dekat imitasi animasi realitas dunia maya hadir teknologi virtual reality manfaat maksimal mungkin hidup seharihari dalam teliti tetap perilaku jadi objek giat proses jadi hujan guna second life platform hidup konsep ajar proses jadi hujan jadi dimensi second life sangat pada visualisasi bentuk d second life platform sangat dukung buat ajar hasil uji coba visualisasi responden dapat ajar visualisasi proses hujan cara beda tarik mudah erti kata kunci virtual reality vr multimedia proses hujan second life
Abstrak (Corrected): abstract embank teknologi mass kind munchkin amnesia rash alarm nyala peru ada dulia liar mater teknologi seeing debut teknologi virtual reality teknologi virtual reality apart trap bahai biding salad sat dream dulia ajar dream elite but ajar ken proves jade human bemas dream simulate virtual reality juju mama embank virtual reality tire alarm nyala dulia maya making but dead imitate animas reality dulia maya hair teknologi virtual reality manat maximal munchkin hide seharihari dream elite team perilaku jade objet gift proves jade human gun second life platform hide onset ajar proves jade human jade dimension second life sang papa visualisasi bent d second life platform sang during but ajar hail uni coma visualisasi responded apart ajar visualisasi proves human cara bed tajik judah ert data bunch virtual reality or multimedia proves human second life
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'virtual': 6, 'reality': 6, 'teknologi': 5, 'ajar': 5, 'proses': 5, 'jadi': 5, 'hujan': 5, 'dunia': 4, 'dalam': 4, 'second': 4, 'life': 4, 'buat': 3, 'visualisasi': 3, 'kembang': 2, 'mungkin': 2, 'alam': 2, 'nyata': 2, 'dapat': 2, 'teliti': 2, 'maya': 2, 'hidup': 2, 'platform': 2, 'sangat': 2, 'abstrak': 1, 'masa': 1, 'kini': 1, 'manusia': 1, 'rasa': 1, 'perlu': 1, 'ada': 1, 'luar': 1, 'materi': 1, 'sering': 1, 'sebut': 1, 'terap': 1, 'bagai': 1, 'bidang': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'kena': 1, 'kemas': 1, 'simulasi': 1, 'tuju': 1, 'utama': 1, 'tiru': 1, 'makin': 1, 'dekat': 1, 'imitasi': 1, 'animasi': 1, 'realitas': 1, 'hadir': 1, 'manfaat': 1, 'maksimal': 1, 'seharihari': 1, 'tetap': 1, 'perilaku': 1, 'objek': 1, 'giat': 1, 'guna': 1, 'konsep': 1, 'dimensi': 1, 'pada': 1, 'bentuk': 1, 'd': 1, 'dukung': 1, 'hasil': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'responden': 1, 'cara': 1, 'beda': 1, 'tarik': 1, 'mudah': 1, 'erti': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'vr': 1, 'multimedia': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 13, 'is': 8, 'virtual': 8, 'to': 7, 'reality': 7, 'a': 6, 'in': 6, 'technology': 5, 'world': 5, 'rain': 5, 'life': 5, 'learning': 4, 'second': 4, 'this': 3, 'into': 3, 'process': 3, 'and': 3, 'development': 2, 'real': 2, 'study': 2, 'platform': 2, 'visualization': 2, 'todays': 1, 'has': 1, 'allowed': 1, 'people': 1, 'feel': 1, 'experience': 1, 'without': 1, 'need': 1, 'for': 1, 'external': 1, 'or': 1, 'material': 1, 'often': 1, 'called': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'applied': 1, 'many': 1, 'fields': 1, 'one': 1, 'which': 1, 'research': 1, 'will': 1, 'make': 1, 'on': 1, 'occurrence': 1, 'packed': 1, 'inside': 1, 'simulation': 1, 'main': 1, 'objective': 1, 'simulate': 1, 'increasingly': 1, 'making': 1, 'animated': 1, 'proximity': 1, 'imitation': 1, 'presence': 1, 'utilized': 1, 'maximum': 1, 'extent': 1, 'possible': 1, 'everyday': 1, 'determined': 1, 'that': 1, 'behavior': 1, 'object': 1, 'activity': 1, 'uses': 1, 'as': 1, 'turn': 1, 'concept': 1, 'dimensional': 1, 'because': 1, 'very': 1, 'adequate': 1, 'visualize': 1, 'd': 1, 'shape': 1, 'an': 1, 'excellent': 1, 'create': 1, 'support': 1, 'trial': 1, 'results': 1, 'respondents': 1, 'get': 1, 'different': 1, 'ways': 1, 'interesting': 1, 'easy': 1, 'understand': 1, 'keywords': 1, 'vr': 1, 'multimedia': 1})
-------------------------------------------
--- Data #762 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Farizal Arifin
Judul: IMPLEMENTASI METODE N-GRAM PADA PEMBUATAN GAME FIGHTING MADURA BERBASIS ANDROID OS MOBILE
Pembimbing 1: Arik Kurniawati S.Kom., M.T
Pembimbing 2: Cucun Very Angkoso, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Teknologi mobile game berkembang dengan sangat pesat. mobile game memiliki banyak peminat dari berbagai kalangan karena keragaman variasinya. Hal inilah yang menjadi dasar bagi para pengembang untuk terus mengembangkan mobile game. Pada penelitian ini dibuat sebuah Game Fighting dengan platform Android. Game Fighting adalah salah satu genre video game dimana seorang player mengontrol seorang karakter di layar permainan dan melakukan pertarungan jarak dekat (close combat) dengan seorang lawan. Game fighting dibuat dengan mengimplementasikan Metode N-gram. Metode N-gram diterapkan pada pembuatan pergerakan NPC (Non Playable Character) dalam bertarung. NPC dapat memprediksi gerakan lawan selanjutnya dengan menggunakan metode N-gram. Dari 30 gerakan pertama player NPC dapat memprediksi 9 gerakan dengan tepat. Prediksi akan menjadi semakin akurat dengan semakin banyaknya key yang tercipta. 6 dari 9 prediksi gerakan yang tepat terjadi antara pada gerakan ke-20 sampai gerakan ke-30. Metode ini akan cenderung membuat NPC bertahan jika player bergerak agresif menyerang. Hasil pengujian Game Fighting dapat berjalan dengan baik pada emulator dan smartphone android yang memiliki resolusi screen 320 x 480 pixels. Aplikasi game ini masih dapat berjalan lancar pada tipe smartphone Android yang memiliki resolusi screen lebih besar atau lebih kecil dari 320 x 480 pixels akan tetapi tampilannya tidak sempurna.
Abstrak (Clean): teknologi mobile game berkembang dengan sangat pesat mobile game memiliki banyak peminat dari berbagai kalangan karena keragaman variasinya hal inilah yang menjadi dasar bagi para pengembang untuk terus mengembangkan mobile game pada penelitian ini dibuat sebuah game fighting dengan platform android game fighting adalah salah satu genre video game dimana seorang player mengontrol seorang karakter di layar permainan dan melakukan pertarungan jarak dekat close combat dengan seorang lawan game fighting dibuat dengan mengimplementasikan metode ngram metode ngram diterapkan pada pembuatan pergerakan npc non playable character dalam bertarung npc dapat memprediksi gerakan lawan selanjutnya dengan menggunakan metode ngram dari gerakan pertama player npc dapat memprediksi gerakan dengan tepat prediksi akan menjadi semakin akurat dengan semakin banyaknya key yang tercipta dari prediksi gerakan yang tepat terjadi antara pada gerakan ke sampai gerakan ke metode ini akan cenderung membuat npc bertahan jika player bergerak agresif menyerang hasil pengujian game fighting dapat berjalan dengan baik pada emulator dan smartphone android yang memiliki resolusi screen x pixels aplikasi game ini masih dapat berjalan lancar pada tipe smartphone android yang memiliki resolusi screen lebih besar atau lebih kecil dari x pixels akan tetapi tampilannya tidak sempurna
Abstrak (Stopwords Removed): teknologi mobile game berkembang sangat pesat mobile game memiliki banyak peminat berbagai kalangan keragaman variasinya inilah menjadi dasar bagi para pengembang terus mengembangkan mobile game penelitian dibuat game fighting platform android game fighting salah satu genre video game dimana seorang player mengontrol seorang karakter layar permainan melakukan pertarungan jarak dekat close combat seorang lawan game fighting dibuat mengimplementasikan metode ngram metode ngram diterapkan pembuatan pergerakan npc non playable character bertarung npc dapat memprediksi gerakan lawan selanjutnya menggunakan metode ngram gerakan pertama player npc dapat memprediksi gerakan tepat prediksi menjadi semakin akurat semakin banyaknya key tercipta prediksi gerakan tepat terjadi antara gerakan gerakan metode cenderung membuat npc bertahan jika player bergerak agresif menyerang hasil pengujian game fighting dapat berjalan baik emulator smartphone android memiliki resolusi screen x pixels aplikasi game masih dapat berjalan lancar tipe smartphone android memiliki resolusi screen lebih besar lebih kecil x pixels tampilannya sempurna
Abstrak (Stemmed): teknologi mobile game kembang sangat pesat mobile game milik banyak minat bagai kalang ragam variasi ini jadi dasar bagi para kembang terus kembang mobile game teliti buat game fighting platform android game fighting salah satu genre video game mana orang player kontrol orang karakter layar main laku tarung jarak dekat close combat orang lawan game fighting buat implementasi metode ngram metode ngram terap buat gera npc non playable character tarung npc dapat prediksi gera lawan lanjut guna metode ngram gera pertama player npc dapat prediksi gera tepat prediksi jadi makin akurat makin banyak key cipta prediksi gera tepat jadi antara gera gera metode cenderung buat npc tahan jika player gerak agresif serang hasil uji game fighting dapat jalan baik emulator smartphone android milik resolusi screen x pixels aplikasi game masih dapat jalan lancar tipe smartphone android milik resolusi screen lebih besar lebih kecil x pixels tampil sempurna
Abstrak (Corrected): teknologi mobile game embank sang pest mobile game milk banyan mint bahai kalong raga varies in jade dakar bag para embank terms embank mobile game elite but game fighting platform android game fighting salad sat genre video game mana orang player control orang karate layer main lake taring arak dead close combat orang lawn game fighting but implements metope gram metope gram trap but gera np non playable character taring np apart prediksi gera lawn layout gun metope gram gera pertain player np apart prediksi gera teat prediksi jade making aura making banyan key city prediksi gera teat jade angara gera gera metope rendering but np than pika player gera agrestic sprang hail uni game fighting apart alan back emulator smartphone android milk resolute screen x pixels aplikasi game mash apart alan lancer time smartphone android milk resolute screen leash bear leash cecil x pixels tamil tempura
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'game': 9, 'gera': 7, 'buat': 4, 'fighting': 4, 'metode': 4, 'npc': 4, 'dapat': 4, 'prediksi': 4, 'mobile': 3, 'kembang': 3, 'milik': 3, 'jadi': 3, 'android': 3, 'orang': 3, 'player': 3, 'ngram': 3, 'banyak': 2, 'tarung': 2, 'lawan': 2, 'tepat': 2, 'makin': 2, 'jalan': 2, 'smartphone': 2, 'resolusi': 2, 'screen': 2, 'x': 2, 'pixels': 2, 'lebih': 2, 'teknologi': 1, 'sangat': 1, 'pesat': 1, 'minat': 1, 'bagai': 1, 'kalang': 1, 'ragam': 1, 'variasi': 1, 'ini': 1, 'dasar': 1, 'bagi': 1, 'para': 1, 'terus': 1, 'teliti': 1, 'platform': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'genre': 1, 'video': 1, 'mana': 1, 'kontrol': 1, 'karakter': 1, 'layar': 1, 'main': 1, 'laku': 1, 'jarak': 1, 'dekat': 1, 'close': 1, 'combat': 1, 'implementasi': 1, 'terap': 1, 'non': 1, 'playable': 1, 'character': 1, 'lanjut': 1, 'guna': 1, 'pertama': 1, 'akurat': 1, 'key': 1, 'cipta': 1, 'antara': 1, 'cenderung': 1, 'tahan': 1, 'jika': 1, 'gerak': 1, 'agresif': 1, 'serang': 1, 'hasil': 1, 'uji': 1, 'baik': 1, 'emulator': 1, 'aplikasi': 1, 'masih': 1, 'lancar': 1, 'tipe': 1, 'besar': 1, 'kecil': 1, 'tampil': 1, 'sempurna': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'game': 9, 'movement': 7, 'of': 6, 'in': 5, 'fighting': 5, 'with': 5, 'npc': 5, 'a': 4, 'method': 4, 'can': 4, 'mobile': 3, 'is': 3, 'to': 3, 'this': 3, 'player': 3, 'ngram': 3, 'th': 3, 'more': 3, 'from': 2, 'it': 2, 'has': 2, 'made': 2, 'android': 2, 'an': 2, 'character': 2, 'created': 2, 'predict': 2, 'test': 2, 'result': 2, 'that': 2, 'prediction': 2, 'work': 2, 'screen': 2, 'resolution': 2, 'technology': 1, 'growing': 1, 'rapidly': 1, 'games': 1, 'have': 1, 'lot': 1, 'enthusiasts': 1, 'various': 1, 'circles': 1, 'because': 1, 'diversity': 1, 'variations': 1, 'become': 1, 'foundation': 1, 'for': 1, 'developers': 1, 'continue': 1, 'develop': 1, 'research': 1, 'platform': 1, 'video': 1, 'genre': 1, 'where': 1, 'controls': 1, 'onscreen': 1, 'and': 1, 'engages': 1, 'close': 1, 'combat': 1, 'opponent': 1, 'implementing': 1, 'applied': 1, 'manufacture': 1, 'non': 1, 'playable': 1, 'future': 1, 's': 1, 'our': 1, 'exactly': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'accurate': 1, 'as': 1, 'keys': 1, 'correct': 1, 'are': 1, 'occur': 1, 'between': 1, 'defensif': 1, 'if': 1, 'aggressively': 1, 'attacks': 1, 'showing': 1, 'perfectly': 1, 'smartphone': 1, 'x': 1, 'pixels': 1, 'bigger': 1, 'or': 1, 'smaller': 1, 'than': 1, 'but': 1, 'not': 1, 'perfect': 1})
-------------------------------------------
--- Data #763 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Luhur Priyantoko Aji
Judul: IMPLEMENTASI PERFORMANCE PRISM
UNTUK SISTEM PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN
Pembimbing 1: BAIN KHUSNUL KHOTIMAH, S.T., M.Kom.
Pembimbing 2: Khamdi Mubarok, S.T., M.Eng.
Abstrak (Raw): Pengukuran kinerja adalah proses di mana organisasi menetapkan parameter hasil untuk dicapai oleh program, investasi, dan akusisi yang dilakukan. Dalam pengukuran kinerja perusahaan diperlukan indikator yang jelas sehingga bisa diketahui peningkatan atau penurunan indeks produktivitas yang menjadi tolak ukur perusahaan dalam mengukur kinerjanya. Pengukuran kinerja salah satunya diterapkan pada PT. Preshion Engineering Plastec Surabaya supaya tetap dapat menguasai pasar dan mempertahankan pelanggannya. Dengan menggunakan Performance Prism, metode ini mempertimbangkan semua kebutuhan dan keinginan dari semua stakeholder yang nantinya akan dijadikan dasar untuk menyusun Key Performance Indicators (KPI) kemudian KPI tersebut dibobotkan dengan ANP selanjutnya dilakukan scoring dengan Objective Matrix (OMAX) untuk mengetahui indeks produktivitas dari kinerja perusahaan. Hasil dari penelitian ini adalah dalam mengevaluasi kinerja PT Preshion Engineering Plastec Surabaya didapatkan 6 stakeholder dengan 19 subkriteria atau KPI. Dari 19 KPI tersebut, KPI Profit Growth mendapatkan bobot normal paling tinggi yaitu 0,05307 dan KPI jumlah rapat bobotnya paling rendah yaitu 0,05262. Indeks produktivitas perusahaan pada tahun 2010 mengalami penurunan sebesar 0,29642 dari tahun 2009. Ini diakibatkan sebanyak 15 KPI pencapaiannya dibawah target. Namun untuk tahun 2011 indeks produktivitas perusahaan mengalami kenaikan dari tahun 2010 sebesar 0,420018.
Abstrak (Clean): pengukuran kinerja adalah proses di mana organisasi menetapkan parameter hasil untuk dicapai oleh program investasi dan akusisi yang dilakukan dalam pengukuran kinerja perusahaan diperlukan indikator yang jelas sehingga bisa diketahui peningkatan atau penurunan indeks produktivitas yang menjadi tolak ukur perusahaan dalam mengukur kinerjanya pengukuran kinerja salah satunya diterapkan pada pt preshion engineering plastec surabaya supaya tetap dapat menguasai pasar dan mempertahankan pelanggannya dengan menggunakan performance prism metode ini mempertimbangkan semua kebutuhan dan keinginan dari semua stakeholder yang nantinya akan dijadikan dasar untuk menyusun key performance indicators kpi kemudian kpi tersebut dibobotkan dengan anp selanjutnya dilakukan scoring dengan objective matrix omax untuk mengetahui indeks produktivitas dari kinerja perusahaan hasil dari penelitian ini adalah dalam mengevaluasi kinerja pt preshion engineering plastec surabaya didapatkan stakeholder dengan subkriteria atau kpi dari kpi tersebut kpi profit growth mendapatkan bobot normal paling tinggi yaitu dan kpi jumlah rapat bobotnya paling rendah yaitu indeks produktivitas perusahaan pada tahun mengalami penurunan sebesar dari tahun ini diakibatkan sebanyak kpi pencapaiannya dibawah target namun untuk tahun indeks produktivitas perusahaan mengalami kenaikan dari tahun sebesar
Abstrak (Stopwords Removed): pengukuran kinerja proses mana organisasi menetapkan parameter hasil dicapai program investasi akusisi dilakukan pengukuran kinerja perusahaan diperlukan indikator jelas diketahui peningkatan penurunan indeks produktivitas menjadi tolak ukur perusahaan mengukur kinerjanya pengukuran kinerja salah satunya diterapkan pt preshion engineering plastec surabaya supaya tetap dapat menguasai pasar mempertahankan pelanggannya menggunakan performance prism metode mempertimbangkan semua kebutuhan keinginan semua stakeholder nantinya dijadikan dasar menyusun key performance indicators kpi kpi tersebut dibobotkan anp selanjutnya dilakukan scoring objective matrix omax mengetahui indeks produktivitas kinerja perusahaan hasil penelitian mengevaluasi kinerja pt preshion engineering plastec surabaya didapatkan stakeholder subkriteria kpi kpi tersebut kpi profit growth mendapatkan bobot normal paling tinggi kpi jumlah rapat bobotnya paling rendah indeks produktivitas perusahaan tahun mengalami penurunan sebesar tahun diakibatkan sebanyak kpi pencapaiannya dibawah target tahun indeks produktivitas perusahaan mengalami kenaikan tahun sebesar
Abstrak (Stemmed): ukur kerja proses mana organisasi tetap parameter hasil capai program investasi akusisi laku ukur kerja usaha perlu indikator jelas tahu tingkat turun indeks produktivitas jadi tolak ukur usaha ukur kerja ukur kerja salah satu terap pt preshion engineering plastec surabaya supaya tetap dapat kuasa pasar tahan langgan guna performance prism metode timbang semua butuh ingin semua stakeholder nanti jadi dasar susun key performance indicators kpi kpi sebut bobot anp lanjut laku scoring objective matrix omax tahu indeks produktivitas kerja usaha hasil teliti evaluasi kerja pt preshion engineering plastec surabaya dapat stakeholder subkriteria kpi kpi sebut kpi profit growth dapat bobot normal paling tinggi kpi jumlah rapat bobot paling rendah indeks produktivitas usaha tahun alami turun besar tahun akibat banyak kpi capai bawah target tahun indeks produktivitas usaha alami naik tahun besar
Abstrak (Corrected): ukr era proves mana organisms team parameter hail capri program invests assisi lake ukr era sara peru indicator jells tau dingbat turn ideas produktivitas jade tola ukr sara ukr era ukr era salad sat trap pt preston engineering plastic surabaya papaya team apart casa paar than hangman gun performance prism metope timing sea butch begin sea stakeholder anti jade dakar susan key performance indicators ki ki debut robot and layout lake scoring objective matrix max tau ideas produktivitas era sara hail elite evaluate era pt preston engineering plastic surabaya apart stakeholder subkriteria ki ki debut ki profit growth apart robot normal paling ting ki mullah rapt robot paling rental ideas produktivitas sara thun salami turn bear thun akbar banyan ki capri away target thun ideas produktivitas sara salami nail thun bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kpi': 7, 'kerja': 6, 'ukur': 5, 'usaha': 5, 'indeks': 4, 'produktivitas': 4, 'tahun': 4, 'dapat': 3, 'bobot': 3, 'tetap': 2, 'hasil': 2, 'capai': 2, 'laku': 2, 'tahu': 2, 'turun': 2, 'jadi': 2, 'pt': 2, 'preshion': 2, 'engineering': 2, 'plastec': 2, 'surabaya': 2, 'performance': 2, 'semua': 2, 'stakeholder': 2, 'sebut': 2, 'paling': 2, 'alami': 2, 'besar': 2, 'proses': 1, 'mana': 1, 'organisasi': 1, 'parameter': 1, 'program': 1, 'investasi': 1, 'akusisi': 1, 'perlu': 1, 'indikator': 1, 'jelas': 1, 'tingkat': 1, 'tolak': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'terap': 1, 'supaya': 1, 'kuasa': 1, 'pasar': 1, 'tahan': 1, 'langgan': 1, 'guna': 1, 'prism': 1, 'metode': 1, 'timbang': 1, 'butuh': 1, 'ingin': 1, 'nanti': 1, 'dasar': 1, 'susun': 1, 'key': 1, 'indicators': 1, 'anp': 1, 'lanjut': 1, 'scoring': 1, 'objective': 1, 'matrix': 1, 'omax': 1, 'teliti': 1, 'evaluasi': 1, 'subkriteria': 1, 'profit': 1, 'growth': 1, 'normal': 1, 'tinggi': 1, 'jumlah': 1, 'rapat': 1, 'rendah': 1, 'akibat': 1, 'banyak': 1, 'bawah': 1, 'target': 1, 'naik': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 28, 'of': 11, 'performance': 8, 'to': 8, 'is': 7, 'kpi': 7, 'and': 5, 'in': 5, 'by': 4, 'productivity': 4, 'index': 4, 'company': 3, 'with': 3, 'measurement': 2, 'for': 2, 'results': 2, 'are': 2, 'indicators': 2, 'can': 2, 'or': 2, 'measuring': 2, 'be': 2, 'pt': 2, 'preshion': 2, 'engineering': 2, 'plastec': 2, 'surabaya': 2, 'all': 2, 'this': 2, 'weight': 2, 'process': 1, 'which': 1, 'an': 1, 'organization': 1, 'sets': 1, 'parameters': 1, 'achieved': 1, 'program': 1, 'investments': 1, 'acquisitions': 1, 'done': 1, 'clearly': 1, 'needed': 1, 'so': 1, 'they': 1, 'know': 1, 'increase': 1, 'decrease': 1, 'benchmark': 1, 'companys': 1, 'one': 1, 'applied': 1, 'order': 1, 'remain': 1, 'able': 1, 'dominate': 1, 'market': 1, 'retain': 1, 'customers': 1, 'using': 1, 'prism': 1, 'method': 1, 'consider': 1, 'needs': 1, 'desires': 1, 'stakeholders': 1, 'will': 1, 'used': 1, 'as': 1, 'basis': 1, 'develop': 1, 'key': 1, 'weighted': 1, 'anp': 1, 'then': 1, 'performed': 1, 'objective': 1, 'scoring': 1, 'matrix': 1, 'omax': 1, 'determine': 1, 'study': 1, 'evaluate': 1, 'obtained': 1, 'six': 1, 'stakeholder': 1, 'subcriteria': 1, 'profit': 1, 'growth': 1, 'highest': 1, 'gain': 1, 'normal': 1, 'number': 1, 'meetings': 1, 'lowest': 1, 'decreased': 1, 'from': 1, 'caused': 1, 'achievement': 1, 'below': 1, 'target': 1, 'however': 1, 'has': 1, 'increased': 1, 'year': 1, 'amounted': 1})
-------------------------------------------
--- Data #764 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Dwi Adi Permana
Judul: PENGEMBANGAN VIRTUAL CLASS UNTUK PEMBELAJARAN INTERAKTIF MATA PELAJARAN MATEMATIKA SISWA SMP BERBASIS SECOND LIFE
Pembimbing 1: Arik Kurniawati,S.Kom, M.Kom
Pembimbing 2: Dr. Indah Aguestien S
Abstrak (Raw): Internet berkembang dengan cepat beberapa tahun belakangan ini. Banyak hal yang dapat dilakukan dengan internet dari bergabung dengan situs jejaring sosial, bermain games online, belanja melalui shop online, download dan browsing info-info yang dibutuhkan. Bukan hanya itu dunia pendidikan juga ikut meramaikan dunia internet, seperti pembelajaran jarak jauh, virtual class, games pendidikan dan lain-lain. Dalam tugas akhir ini membangun aplikasi virtual class matematika untuk siswa SMP berbasis second life. Tujuan utama dari tugas akhir ini adalah untuk membuat suatu media pembelajaran dengan menerapkan teknologi yang ada yaitu, mata pelajaran yang virtual class matematika berbasis second life. Virtual Class ini dibuat secara online dengan menggunakan Second Life. Aplikasi virtual class ini terbagi dari 6 bab materi mata pelajaran matematika, khususnya untuk siswa SMP kelas VII. Didalam virtual class ini terdapat soal evaluasi untuk setiap babnya.Jika nilai evaluasi kurang dari KKM (Kriteria Kelulusan Minimal) maka siswa wajib melakukan pendalaman materi dan evaluasi ulang. Disini KKM nya menggunakan KKM mata pelajaran matematika untuk siswa VII SMP Negeri 1 Tulangan, yaitu dengan Nilai 75. Kendala dari uji coba aplikasi ini adalah kurangnya koneksi internet yang kuat, karena Aplikasi bersifat online dan memperlukan konekasi internet yang lumayan tinggi
Kata Kunci : Internet, Virtual Class, Second Life, matematika
Abstrak (Clean): internet berkembang dengan cepat beberapa tahun belakangan ini banyak hal yang dapat dilakukan dengan internet dari bergabung dengan situs jejaring sosial bermain games online belanja melalui shop online download dan browsing infoinfo yang dibutuhkan bukan hanya itu dunia pendidikan juga ikut meramaikan dunia internet seperti pembelajaran jarak jauh virtual class games pendidikan dan lainlain dalam tugas akhir ini membangun aplikasi virtual class matematika untuk siswa smp berbasis second life tujuan utama dari tugas akhir ini adalah untuk membuat suatu media pembelajaran dengan menerapkan teknologi yang ada yaitu mata pelajaran yang virtual class matematika berbasis second life virtual class ini dibuat secara online dengan menggunakan second life aplikasi virtual class ini terbagi dari bab materi mata pelajaran matematika khususnya untuk siswa smp kelas vii didalam virtual class ini terdapat soal evaluasi untuk setiap babnyajika nilai evaluasi kurang dari kkm kriteria kelulusan minimal maka siswa wajib melakukan pendalaman materi dan evaluasi ulang disini kkm nya menggunakan kkm mata pelajaran matematika untuk siswa vii smp negeri tulangan yaitu dengan nilai kendala dari uji coba aplikasi ini adalah kurangnya koneksi internet yang kuat karena aplikasi bersifat online dan memperlukan konekasi internet yang lumayan tinggi kata kunci internet virtual class second life matematika
Abstrak (Stopwords Removed): internet berkembang cepat beberapa tahun belakangan banyak dapat dilakukan internet bergabung situs jejaring sosial bermain games online belanja shop online download browsing infoinfo dibutuhkan bukan dunia pendidikan ikut meramaikan dunia internet pembelajaran jarak jauh virtual class games pendidikan lainlain tugas akhir membangun aplikasi virtual class matematika siswa smp berbasis second life tujuan utama tugas akhir membuat media pembelajaran menerapkan teknologi ada mata pelajaran virtual class matematika berbasis second life virtual class dibuat secara online menggunakan second life aplikasi virtual class terbagi bab materi mata pelajaran matematika khususnya siswa smp kelas vii didalam virtual class terdapat soal evaluasi setiap babnyajika nilai evaluasi kurang kkm kriteria kelulusan minimal siswa wajib melakukan pendalaman materi evaluasi ulang disini kkm nya menggunakan kkm mata pelajaran matematika siswa vii smp negeri tulangan nilai kendala uji coba aplikasi kurangnya koneksi internet kuat aplikasi bersifat online memperlukan konekasi internet lumayan tinggi kata kunci internet virtual class second life matematika
Abstrak (Stemmed): internet kembang cepat beberapa tahun belakang banyak dapat laku internet gabung situs jejaring sosial main games online belanja shop online download browsing infoinfo butuh bukan dunia didik ikut ramai dunia internet ajar jarak jauh virtual class games didik lainlain tugas akhir bangun aplikasi virtual class matematika siswa smp bas second life tuju utama tugas akhir buat media ajar terap teknologi ada mata ajar virtual class matematika bas second life virtual class buat cara online guna second life aplikasi virtual class bagi bab materi mata ajar matematika khusus siswa smp kelas vii dalam virtual class dapat soal evaluasi tiap babnyajika nilai evaluasi kurang kkm kriteria kelulus minimal siswa wajib laku dalam materi evaluasi ulang sini kkm nya guna kkm mata ajar matematika siswa vii smp negeri tulang nilai kendala uji coba aplikasi kurang koneksi internet kuat aplikasi sifat online perlu konekasi internet lumayan tinggi kata kunci internet virtual class second life matematika
Abstrak (Corrected): internet embank eat beberapa thun belaying banyan apart lake internet gang situs wearing social main games online belinda shop online download browsing infoinfo butch buran dulia did it rama dulia internet ajar arak each virtual class games did maintain tugs air bangui aplikasi virtual class matematika visa sip was second life juju mama tugs air but media ajar trap teknologi ada data ajar virtual class matematika was second life virtual class but cara online gun second life aplikasi virtual class bag bad mater data ajar matematika rhesus visa sip keas via dream virtual class apart soul evaluate tip babnyajika nilgai evaluate during kim criteria regulus minimal visa wait lake dream mater evaluate slang sing kim ya gun kim data ajar matematika visa via sip never tulane nilgai kendall uni coma aplikasi during kopeks internet kurt aplikasi sift online peru konekasi internet mayan ting data bunch internet virtual class second life matematika
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'virtual': 7, 'class': 7, 'internet': 6, 'ajar': 5, 'matematika': 5, 'online': 4, 'aplikasi': 4, 'siswa': 4, 'second': 4, 'life': 4, 'smp': 3, 'mata': 3, 'evaluasi': 3, 'kkm': 3, 'dapat': 2, 'laku': 2, 'games': 2, 'dunia': 2, 'didik': 2, 'tugas': 2, 'akhir': 2, 'bas': 2, 'buat': 2, 'guna': 2, 'materi': 2, 'vii': 2, 'dalam': 2, 'nilai': 2, 'kurang': 2, 'kembang': 1, 'cepat': 1, 'beberapa': 1, 'tahun': 1, 'belakang': 1, 'banyak': 1, 'gabung': 1, 'situs': 1, 'jejaring': 1, 'sosial': 1, 'main': 1, 'belanja': 1, 'shop': 1, 'download': 1, 'browsing': 1, 'infoinfo': 1, 'butuh': 1, 'bukan': 1, 'ikut': 1, 'ramai': 1, 'jarak': 1, 'jauh': 1, 'lainlain': 1, 'bangun': 1, 'tuju': 1, 'utama': 1, 'media': 1, 'terap': 1, 'teknologi': 1, 'ada': 1, 'cara': 1, 'bagi': 1, 'bab': 1, 'khusus': 1, 'kelas': 1, 'soal': 1, 'tiap': 1, 'babnyajika': 1, 'kriteria': 1, 'kelulus': 1, 'minimal': 1, 'wajib': 1, 'ulang': 1, 'sini': 1, 'nya': 1, 'negeri': 1, 'tulang': 1, 'kendala': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'koneksi': 1, 'kuat': 1, 'sifat': 1, 'perlu': 1, 'konekasi': 1, 'lumayan': 1, 'tinggi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 7, 'virtual': 7, 'of': 6, 'class': 6, 'to': 5, 'internet': 4, 'in': 4, 'be': 4, 'mathematics': 4, 'second': 4, 'life': 4, 'with': 3, 'online': 3, 'learning': 3, 'this': 3, 'students': 3, 'is': 3, 'a': 3, 'math': 3, 'can': 2, 'games': 2, 'and': 2, 'that': 2, 'such': 2, 'as': 2, 'subject': 2, 'are': 2, 'grows': 1, 'rapidly': 1, 'recent': 1, 'years': 1, 'many': 1, 'things': 1, 'done': 1, 'from': 1, 'joining': 1, 'social': 1, 'networking': 1, 'sites': 1, 'playing': 1, 'shopping': 1, 'through': 1, 'shop': 1, 'download': 1, 'browse': 1, 'info': 1, 'needed': 1, 'not': 1, 'only': 1, 'education': 1, 'but': 1, 'also': 1, 'enliven': 1, 'world': 1, 'distance': 1, 'educational': 1, 'others': 1, 'final': 1, 'project': 1, 'it': 1, 'will': 1, 'built': 1, 'application': 1, 'junior': 1, 'high': 1, 'school': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'main': 1, 'objective': 1, 'thesis': 1, 'create': 1, 'media': 1, 'by': 1, 'applying': 1, 'existing': 1, 'technologies': 1, 'namely': 1, 'classbased': 1, 'made': 1, 'using': 1, 'change': 1, 'view': 1, 'who': 1, 'usually': 1, 'considered': 1, 'boring': 1, 'fun': 1, 'because': 1, 'presented': 1, 'graphical': 1, 'display': 1, 'interest': 1, 'pictures': 1, 'or': 1, 'animations': 1, 'able': 1, 'meet': 1, 'needs': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #765 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Qomarul Haryadi Irfan Rifa'i
Judul: ANALISIS DAN PENERAPAN ALGORITMA PARTICLE SWARM OPTIMIZATION PADA OPTIMASI PENJADWALAN MATA KULIAH DI JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA
Pembimbing 1: Bain Khusnul Hotimah S.T., M.Kom.
Pembimbing 2: Arik Kurniawati, S.Kom, M.T.
Abstrak (Raw): Penjadwalan mata kuliah di program studi Teknik Informatika Universitas Trunojoyo Madura dilakukan pada setiap pergantian semester. Beberapa faktor yang mendukung penjadwalan mata kuliah antara lain dosen, mahasiswa, mata kuliah, serta jumlah ruang dan waktu yang tersedia. Permasalahan optimasi penjadwalan merupakan masalah yang sudah umum dan telah dipelajari dalam waktu yang lama, namun perlu dicari metodologi atau pendekatan teknis dan sampai saat ini telah berkembang beberapa solusi alternatif yang ditawarkan. Dalam penelitian ini digunakan algoritma Particle Swarm Optimized (PSO) utnuk melakukan optimasi pada jadwal kuliah. Karena algoritma PSO memiliki tool-tool yang cukup handal dengan penggunaan yang cukup mudah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Particle Swarm Optimiztion dapat diterapkan dengan lebih baik pada optimasi penjadwalan mata kuliah dengan memaksimalkan penggunaan parameter-parameter dari algoritma Particle Swarm Optimiztion yaitu apabila nilai w besar maka untuk mengoptimalkan nilai velocity gunakan nilai kecil pada c1 dan c2, begitu juga sebaliknya bila nilai w kecil maka gunakan nilai besar pada c1 dan c2.
Abstrak (Clean): penjadwalan mata kuliah di program studi teknik informatika universitas trunojoyo madura dilakukan pada setiap pergantian semester beberapa faktor yang mendukung penjadwalan mata kuliah antara lain dosen mahasiswa mata kuliah serta jumlah ruang dan waktu yang tersedia permasalahan optimasi penjadwalan merupakan masalah yang sudah umum dan telah dipelajari dalam waktu yang lama namun perlu dicari metodologi atau pendekatan teknis dan sampai saat ini telah berkembang beberapa solusi alternatif yang ditawarkan dalam penelitian ini digunakan algoritma particle swarm optimized pso utnuk melakukan optimasi pada jadwal kuliah karena algoritma pso memiliki tooltool yang cukup handal dengan penggunaan yang cukup mudah hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma particle swarm optimiztion dapat diterapkan dengan lebih baik pada optimasi penjadwalan mata kuliah dengan memaksimalkan penggunaan parameterparameter dari algoritma particle swarm optimiztion yaitu apabila nilai w besar maka untuk mengoptimalkan nilai velocity gunakan nilai kecil pada c dan c begitu juga sebaliknya bila nilai w kecil maka gunakan nilai besar pada c dan c
Abstrak (Stopwords Removed): penjadwalan mata kuliah program studi teknik informatika universitas trunojoyo madura dilakukan setiap pergantian semester beberapa faktor mendukung penjadwalan mata kuliah antara lain dosen mahasiswa mata kuliah jumlah ruang waktu tersedia permasalahan optimasi penjadwalan masalah sudah umum dipelajari waktu lama perlu dicari metodologi pendekatan teknis berkembang beberapa solusi alternatif ditawarkan penelitian digunakan algoritma particle swarm optimized pso utnuk melakukan optimasi jadwal kuliah algoritma pso memiliki tooltool cukup handal penggunaan cukup mudah hasil penelitian menunjukkan algoritma particle swarm optimiztion dapat diterapkan lebih baik optimasi penjadwalan mata kuliah memaksimalkan penggunaan parameterparameter algoritma particle swarm optimiztion apabila nilai w besar mengoptimalkan nilai velocity gunakan nilai kecil c c begitu sebaliknya bila nilai w kecil gunakan nilai besar c c
Abstrak (Stemmed): jadwal mata kuliah program studi teknik informatika universitas trunojoyo madura laku tiap ganti semester beberapa faktor dukung jadwal mata kuliah antara lain dosen mahasiswa mata kuliah jumlah ruang waktu sedia masalah optimasi jadwal masalah sudah umum ajar waktu lama perlu cari metodologi dekat teknis kembang beberapa solusi alternatif tawar teliti guna algoritma particle swarm optimized pso utnuk laku optimasi jadwal kuliah algoritma pso milik tooltool cukup handal guna cukup mudah hasil teliti tunjuk algoritma particle swarm optimiztion dapat terap lebih baik optimasi jadwal mata kuliah maksimal guna parameterparameter algoritma particle swarm optimiztion apabila nilai w besar optimal nilai velocity guna nilai kecil c c begitu balik bila nilai w kecil guna nilai besar c c
Abstrak (Corrected): radial data julian program study tennis information university trunojoyo madura lake tip anti semester beberapa factor during radial data julian angara lain dozen mahasiswa data julian mullah rang want media marsala optimism radial marsala judah mum ajar want lama peru care methodology dead tennis embank beberapa solus alternative tatar elite gun algorithm particle swarm optimized so stunk lake optimism radial julian algorithm so milk tooltool cutup sandal gun cutup judah hail elite tuneup algorithm particle swarm optimization apart trap leash back optimism radial data julian maximal gun parameterparameter algorithm particle swarm optimization arabia nilgai w bear optimal nilgai velocity gun nilgai cecil c c begin balk bill nilgai w cecil gun nilgai bear c c
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jadwal': 5, 'kuliah': 5, 'guna': 5, 'nilai': 5, 'mata': 4, 'algoritma': 4, 'c': 4, 'optimasi': 3, 'particle': 3, 'swarm': 3, 'laku': 2, 'beberapa': 2, 'waktu': 2, 'masalah': 2, 'teliti': 2, 'pso': 2, 'cukup': 2, 'optimiztion': 2, 'w': 2, 'besar': 2, 'kecil': 2, 'program': 1, 'studi': 1, 'teknik': 1, 'informatika': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'tiap': 1, 'ganti': 1, 'semester': 1, 'faktor': 1, 'dukung': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'dosen': 1, 'mahasiswa': 1, 'jumlah': 1, 'ruang': 1, 'sedia': 1, 'sudah': 1, 'umum': 1, 'ajar': 1, 'lama': 1, 'perlu': 1, 'cari': 1, 'metodologi': 1, 'dekat': 1, 'teknis': 1, 'kembang': 1, 'solusi': 1, 'alternatif': 1, 'tawar': 1, 'optimized': 1, 'utnuk': 1, 'milik': 1, 'tooltool': 1, 'handal': 1, 'mudah': 1, 'hasil': 1, 'tunjuk': 1, 'dapat': 1, 'terap': 1, 'lebih': 1, 'baik': 1, 'maksimal': 1, 'parameterparameter': 1, 'apabila': 1, 'optimal': 1, 'velocity': 1, 'begitu': 1, 'balik': 1, 'bila': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'of': 8, 'and': 7, 'a': 5, 'value': 5, 'scheduling': 4, 'algorithm': 4, 'c': 4, 'courses': 3, 'optimization': 3, 'is': 3, 'has': 3, 'to': 3, 'particle': 3, 'swarm': 3, 'use': 3, 'several': 2, 'time': 2, 'that': 2, 'for': 2, 'pso': 2, 'with': 2, 'optimiztion': 2, 'when': 2, 'w': 2, 'then': 2, 'small': 2, 'on': 2, 'in': 1, 'information': 1, 'engineering': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'university': 1, 'performed': 1, 'at': 1, 'every': 1, 'turn': 1, 'semester': 1, 'factors': 1, 'support': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'faculty': 1, 'students': 1, 'amount': 1, 'space': 1, 'available': 1, 'problem': 1, 'common': 1, 'been': 1, 'studied': 1, 'long': 1, 'but': 1, 'need': 1, 'find': 1, 'methodology': 1, 'or': 1, 'technical': 1, 'approaches': 1, 'date': 1, 'developed': 1, 'alternative': 1, 'solutions': 1, 'offered': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'used': 1, 'optimizing': 1, 'class': 1, 'schedule': 1, 'because': 1, 'tools': 1, 'reliable': 1, 'enough': 1, 'quite': 1, 'easily': 1, 'results': 1, 'showed': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'applied': 1, 'better': 1, 'course': 1, 'maximize': 1, 'parameters': 1, 'ie': 1, 'greater': 1, 'optimize': 1, 'velocity': 1, 'using': 1, 'vice': 1, 'versa': 1, 'large': 1})
-------------------------------------------
--- Data #766 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ayu Winda Istara
Judul: Rancang Bangun Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Pemberian Bantuan RASKIN Menggunakan Metode SMARTER
(Studi Kasus : Kecamatan Batuan Kabupaten Sumenep)
Pembimbing 1: Andharini Dwi Cahyani, S.Kom, M.Kom
Pembimbing 2: Fika Hastarita Rachman, ST, M.Eng
Abstrak (Raw): Seiring dengan perubahan dalam paradigma pembangunan ekonomi yang tidak berfokus dalam penanggulangan masalah kemiskinan, maka sudah sepantasnya apabila pemerintah dituntut untuk dapat mengentaskan masalah kemiskinan melalui program-program pengentasan kemiskinan. Salah satu dari banyak program pengentasan kemiskinan yang dilaksanakan oleh pemerintah yaitu program RASKIN. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah SMARTER (Simple Multi Attribute Rating Technique Exploiting Ranks). Metode SMARTER merupakan bagian dari metode Multiple Criteria Decision Making (MCDM). Metode ini dipilih karena metode SMARTER merupakan suatu bentuk model pendukung keputusan yang digunakan dalam pengambilan keputusan dengan kriteria yang beragam yang nantinya dapat digunakan untuk memecahkan masalah pengambilan keputusan. Penelitian yang dilakukan di Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep ini menggunakan parameter kemiskinan yaitu sumber air minum, berapa kali makan per hari, kemampuan membeli daging, Ayam, susu per minggu, bahan bakar masak, jumlah pakaian baru, sumber penerangan, aset minimal, lapangan pekerjaan, tempat buang air besar, jenis lantai rumah, jenis dinding rumah, luas lantai rumah, kemampuan berobat jika sakit dan ijazah terakhir. Pada penelitian ini, sistem pendukung keputusan menggunakan metode SMARTER mampu menganalisa kriteria yang nantinya dapat menentukan penduduk mana yang layak menerima bantuan RASKIN. Sistem ini memiliki tingkat akurasi 80,5% jika dibandingkan dengan data rill pada tahun 2012.
Kata Kunci : RASKIN, Sistem Pendukung Keputusan. SMARTER
Abstrak (Clean): seiring dengan perubahan dalam paradigma pembangunan ekonomi yang tidak berfokus dalam penanggulangan masalah kemiskinan maka sudah sepantasnya apabila pemerintah dituntut untuk dapat mengentaskan masalah kemiskinan melalui programprogram pengentasan kemiskinan salah satu dari banyak program pengentasan kemiskinan yang dilaksanakan oleh pemerintah yaitu program raskin metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah smarter simple multi attribute rating technique exploiting ranks metode smarter merupakan bagian dari metode multiple criteria decision making mcdm metode ini dipilih karena metode smarter merupakan suatu bentuk model pendukung keputusan yang digunakan dalam pengambilan keputusan dengan kriteria yang beragam yang nantinya dapat digunakan untuk memecahkan masalah pengambilan keputusan penelitian yang dilakukan di kecamatan batuan kabupaten sumenep ini menggunakan parameter kemiskinan yaitu sumber air minum berapa kali makan per hari kemampuan membeli daging ayam susu per minggu bahan bakar masak jumlah pakaian baru sumber penerangan aset minimal lapangan pekerjaan tempat buang air besar jenis lantai rumah jenis dinding rumah luas lantai rumah kemampuan berobat jika sakit dan ijazah terakhir pada penelitian ini sistem pendukung keputusan menggunakan metode smarter mampu menganalisa kriteria yang nantinya dapat menentukan penduduk mana yang layak menerima bantuan raskin sistem ini memiliki tingkat akurasi jika dibandingkan dengan data rill pada tahun kata kunci raskin sistem pendukung keputusan smarter
Abstrak (Stopwords Removed): seiring perubahan paradigma pembangunan ekonomi berfokus penanggulangan masalah kemiskinan sudah sepantasnya apabila pemerintah dituntut dapat mengentaskan masalah kemiskinan programprogram pengentasan kemiskinan salah satu banyak program pengentasan kemiskinan dilaksanakan pemerintah program raskin metode dipakai penelitian smarter simple multi attribute rating technique exploiting ranks metode smarter bagian metode multiple criteria decision making mcdm metode dipilih metode smarter bentuk model pendukung keputusan digunakan pengambilan keputusan kriteria beragam nantinya dapat digunakan memecahkan masalah pengambilan keputusan penelitian dilakukan kecamatan batuan kabupaten sumenep menggunakan parameter kemiskinan sumber air minum berapa kali makan per hari kemampuan membeli daging ayam susu per minggu bahan bakar masak jumlah pakaian baru sumber penerangan aset minimal lapangan pekerjaan tempat buang air besar jenis lantai rumah jenis dinding rumah luas lantai rumah kemampuan berobat jika sakit ijazah terakhir penelitian sistem pendukung keputusan menggunakan metode smarter mampu menganalisa kriteria nantinya dapat menentukan penduduk mana layak menerima bantuan raskin sistem memiliki tingkat akurasi jika dibandingkan data rill tahun kata kunci raskin sistem pendukung keputusan smarter
Abstrak (Stemmed): iring ubah paradigma bangun ekonomi fokus tanggulang masalah miskin sudah pantas apabila perintah tuntut dapat entas masalah miskin programprogram entas miskin salah satu banyak program entas miskin laksana perintah program raskin metode pakai teliti smarter simple multi attribute rating technique exploiting ranks metode smarter bagi metode multiple criteria decision making mcdm metode pilih metode smarter bentuk model dukung putus guna ambil putus kriteria agam nanti dapat guna pecah masalah ambil putus teliti laku camat batu kabupaten sumenep guna parameter miskin sumber air minum berapa kali makan per hari mampu beli daging ayam susu per minggu bahan bakar masak jumlah pakai baru sumber terang aset minimal lapang kerja tempat buang air besar jenis lantai rumah jenis dinding rumah luas lantai rumah mampu obat jika sakit ijazah akhir teliti sistem dukung putus guna metode smarter mampu menganalisa kriteria nanti dapat tentu duduk mana layak terima bantu raskin sistem milik tingkat akurasi jika banding data rill tahun kata kunci raskin sistem dukung putus smarter
Abstrak (Corrected): bring bah paradigm bangui economic focus tanggulang marsala siskin judah pants arabia perineal turnout apart etas marsala siskin programprogram etas siskin salad sat banyan program etas siskin lasagna perineal program gaskin metope sakai elite smarter simple mufti attribute rating technique exploiting ranks metope smarter bag metope multiple criteria decision making made metope pilch metope smarter bent model during puts gun ambit puts criteria adam anti apart gun peach marsala ambit puts elite lake carat batu kabupaten sumner gun parameter siskin number air minus berate kali mayan per hard camp bell dating adam suss per ming bahai baker mask mullah sakai bar number tearing set minimal laying era tempt bang air bear penis lanai rumal penis finding rumal lucas lanai rumal camp boat pika skit isaiah air elite sister during puts gun metope smarter camp menganalisa criteria anti apart tent dude mana kayak terms bantu gaskin sister milk dingbat auras pika banding data rill thun data bunch gaskin sister during puts smarter
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'metode': 6, 'miskin': 5, 'smarter': 5, 'putus': 5, 'guna': 4, 'masalah': 3, 'dapat': 3, 'entas': 3, 'raskin': 3, 'teliti': 3, 'dukung': 3, 'mampu': 3, 'rumah': 3, 'sistem': 3, 'perintah': 2, 'program': 2, 'pakai': 2, 'ambil': 2, 'kriteria': 2, 'nanti': 2, 'sumber': 2, 'air': 2, 'per': 2, 'jenis': 2, 'lantai': 2, 'jika': 2, 'iring': 1, 'ubah': 1, 'paradigma': 1, 'bangun': 1, 'ekonomi': 1, 'fokus': 1, 'tanggulang': 1, 'sudah': 1, 'pantas': 1, 'apabila': 1, 'tuntut': 1, 'programprogram': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'banyak': 1, 'laksana': 1, 'simple': 1, 'multi': 1, 'attribute': 1, 'rating': 1, 'technique': 1, 'exploiting': 1, 'ranks': 1, 'bagi': 1, 'multiple': 1, 'criteria': 1, 'decision': 1, 'making': 1, 'mcdm': 1, 'pilih': 1, 'bentuk': 1, 'model': 1, 'agam': 1, 'pecah': 1, 'laku': 1, 'camat': 1, 'batu': 1, 'kabupaten': 1, 'sumenep': 1, 'parameter': 1, 'minum': 1, 'berapa': 1, 'kali': 1, 'makan': 1, 'hari': 1, 'beli': 1, 'daging': 1, 'ayam': 1, 'susu': 1, 'minggu': 1, 'bahan': 1, 'bakar': 1, 'masak': 1, 'jumlah': 1, 'baru': 1, 'terang': 1, 'aset': 1, 'minimal': 1, 'lapang': 1, 'kerja': 1, 'tempat': 1, 'buang': 1, 'besar': 1, 'dinding': 1, 'luas': 1, 'obat': 1, 'sakit': 1, 'ijazah': 1, 'akhir': 1, 'menganalisa': 1, 'tentu': 1, 'duduk': 1, 'mana': 1, 'layak': 1, 'terima': 1, 'bantu': 1, 'milik': 1, 'tingkat': 1, 'akurasi': 1, 'banding': 1, 'data': 1, 'rill': 1, 'tahun': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 15, 'to': 7, 'in': 6, 'is': 6, 'poverty': 5, 'method': 5, 'smarter': 5, 'decision': 5, 'a': 4, 'with': 3, 'raskin': 3, 'used': 3, 'this': 3, 'criteria': 3, 'support': 3, 'that': 3, 'government': 2, 'problem': 2, 'alleviation': 2, 'programs': 2, 'many': 2, 'study': 2, 'will': 2, 'be': 2, 'source': 2, 'per': 2, 'ability': 2, 'when': 2, 'system': 2, 'able': 2, 'along': 1, 'change': 1, 'paradigm': 1, 'economic': 1, 'development': 1, 'focused': 1, 'on': 1, 'overcoming': 1, 'problems': 1, 'then': 1, 'it': 1, 'appropriate': 1, 'if': 1, 'required': 1, 'alleviate': 1, 'through': 1, 'one': 1, 'implemented': 1, 'by': 1, 'program': 1, 'simple': 1, 'multi': 1, 'attribute': 1, 'rating': 1, 'technique': 1, 'exploiting': 1, 'ranks': 1, 'part': 1, 'multiple': 1, 'making': 1, 'mcdm': 1, 'was': 1, 'chosen': 1, 'because': 1, 'form': 1, 'models': 1, 'decisionmaking': 1, 'variety': 1, 'solve': 1, 'research': 1, 'conducted': 1, 'district': 1, 'batu': 1, 'sumenep': 1, 'uses': 1, 'parameter': 1, 'drinking': 1, 'water': 1, 'how': 1, 'meals': 1, 'day': 1, 'buy': 1, 'meat': 1, 'chicken': 1, 'milk': 1, 'week': 1, 'cooking': 1, 'fuel': 1, 'amount': 1, 'new': 1, 'clothes': 1, 'lighting': 1, 'minimal': 1, 'assets': 1, 'employment': 1, 'where': 1, 'bowel': 1, 'movements': 1, 'types': 1, 'floors': 1, 'type': 1, 'wall': 1, 'floor': 1, 'area': 1, 'house': 1, 'seek': 1, 'treatment': 1, 'ill': 1, 'and': 1, 'diploma': 1, 'last': 1, 'using': 1, 'analyze': 1, 'determine': 1, 'which': 1, 'residents': 1, 'are': 1, 'eligible': 1, 'receive': 1, 'assistance': 1, 'has': 1, 'an': 1, 'accuracy': 1, 'rate': 1, 'compared': 1, 'data': 1, 'rill': 1, 'keywords': 1, 'systems': 1})
-------------------------------------------
--- Data #767 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: ARIS PRAMA AULIA
Judul: RANCANG BANGUN APLIKASI SEARCH ENGINE DAN SISTEM PENDETEKSI PLAGIARISME MENGGUNAKAN METODE LSA-SOM
Pembimbing 1: Hermawan, ST., M.Kom
Pembimbing 2: Dr. Indah Agustien S, S.Kom, M.Kom.
Abstrak (Raw): Plagiarisme adalah mencuri gagasan, kata-kata, kalimat atau hasil penelitian orang lain dan menyajikannya seolah-olah sebagai karya sendiri. Metode LSA merupakan salah satu metode dari beberapa metode untuk pendeteksian plagiarisme. Metode Latent Semantic Analysis (LSA) adalah sebuah teori dan metode untuk menggali dan mempresentasikan konteks yang digunakan sebagai sebuah arti kata dengan memanfaatkan komputasi statistik untuk sejumlah corpus yang besar. Penggunaan LSA konvensional bersifat sekuensial dikarenakan masih belum adanya klasterisasi sehingga proses analisa akan dilakukan secara global pada keseluruhan dokumen yang tentunya memerlukan waktu komputasi yang besar. Untuk itu dapat digunakan teknik klasifikasi tak terawasi seperti penggunaan Self Organizing Map (SOM) dan pengujian similaritas secara global hanya dilakukan pada centroid masing-masing kluster untuk kemudian dilakukan pengujian similaritas secara lokal pada klaster yang terpilih yang menjadi bagian dari klaster tersebut. Pada hasil penelitian LSA-SOM memiliki rata-rata precision 94.4% dan recall 64.04%.
Kata kunci : Cosine Similarity, Latent Semantic Analysis, plagiarisme Self Organizing Map, Singular Value Decomposition
Abstrak (Clean): plagiarisme adalah mencuri gagasan katakata kalimat atau hasil penelitian orang lain dan menyajikannya seolaholah sebagai karya sendiri metode lsa merupakan salah satu metode dari beberapa metode untuk pendeteksian plagiarisme metode latent semantic analysis lsa adalah sebuah teori dan metode untuk menggali dan mempresentasikan konteks yang digunakan sebagai sebuah arti kata dengan memanfaatkan komputasi statistik untuk sejumlah corpus yang besar penggunaan lsa konvensional bersifat sekuensial dikarenakan masih belum adanya klasterisasi sehingga proses analisa akan dilakukan secara global pada keseluruhan dokumen yang tentunya memerlukan waktu komputasi yang besar untuk itu dapat digunakan teknik klasifikasi tak terawasi seperti penggunaan self organizing map som dan pengujian similaritas secara global hanya dilakukan pada centroid masingmasing kluster untuk kemudian dilakukan pengujian similaritas secara lokal pada klaster yang terpilih yang menjadi bagian dari klaster tersebut pada hasil penelitian lsasom memiliki ratarata precision dan recall kata kunci cosine similarity latent semantic analysis plagiarisme self organizing map singular value decomposition
Abstrak (Stopwords Removed): plagiarisme mencuri gagasan katakata kalimat hasil penelitian orang lain menyajikannya seolaholah karya sendiri metode lsa salah satu metode beberapa metode pendeteksian plagiarisme metode latent semantic analysis lsa teori metode menggali mempresentasikan konteks digunakan arti kata memanfaatkan komputasi statistik sejumlah corpus besar penggunaan lsa konvensional bersifat sekuensial dikarenakan masih belum adanya klasterisasi proses analisa dilakukan secara global keseluruhan dokumen tentunya memerlukan waktu komputasi besar dapat digunakan teknik klasifikasi tak terawasi penggunaan self organizing map som pengujian similaritas secara global dilakukan centroid masingmasing kluster dilakukan pengujian similaritas secara lokal klaster terpilih menjadi bagian klaster tersebut hasil penelitian lsasom memiliki ratarata precision recall kata kunci cosine similarity latent semantic analysis plagiarisme self organizing map singular value decomposition
Abstrak (Stemmed): plagiarisme curi gagas katakata kalimat hasil teliti orang lain saji seolaholah karya sendiri metode lsa salah satu metode beberapa metode deteksi plagiarisme metode latent semantic analysis lsa teori metode gali presentasi konteks guna arti kata manfaat komputasi statistik jumlah corpus besar guna lsa konvensional sifat sekuensial karena masih belum ada klasterisasi proses analisa laku cara global seluruh dokumen tentu perlu waktu komputasi besar dapat guna teknik klasifikasi tak awas guna self organizing map som uji similaritas cara global laku centroid masingmasing kluster laku uji similaritas cara lokal klaster pilih jadi bagi klaster sebut hasil teliti lsasom milik ratarata precision recall kata kunci cosine similarity latent semantic analysis plagiarisme self organizing map singular value decomposition
Abstrak (Corrected): plagiarism cure gags katakana kalat hail elite orang lain sari seolaholah karma sending metope la salad sat metope beberapa metope detest plagiarism metope latent semantic analysis la tori metope gal presents montes gun art data manat komputasi statistic mullah corpus bear gun la conventional sift sequential arena mash begum ada klasterisasi proves analyst lake cara global seluruh document tent peru want komputasi bear apart gun tennis klasifikasi take was gun self organizing map som uni similarities cara global lake centroid masingmasing cluster lake uni similarities cara local plaster pilch jade bag plaster debut hail elite lasso milk ratarata precision recall data bunch cosine similarity latent semantic analysis plagiarism self organizing map singular value decomposition
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'metode': 5, 'guna': 4, 'plagiarisme': 3, 'lsa': 3, 'laku': 3, 'cara': 3, 'hasil': 2, 'teliti': 2, 'latent': 2, 'semantic': 2, 'analysis': 2, 'kata': 2, 'komputasi': 2, 'besar': 2, 'global': 2, 'self': 2, 'organizing': 2, 'map': 2, 'uji': 2, 'similaritas': 2, 'klaster': 2, 'curi': 1, 'gagas': 1, 'katakata': 1, 'kalimat': 1, 'orang': 1, 'lain': 1, 'saji': 1, 'seolaholah': 1, 'karya': 1, 'sendiri': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'beberapa': 1, 'deteksi': 1, 'teori': 1, 'gali': 1, 'presentasi': 1, 'konteks': 1, 'arti': 1, 'manfaat': 1, 'statistik': 1, 'jumlah': 1, 'corpus': 1, 'konvensional': 1, 'sifat': 1, 'sekuensial': 1, 'karena': 1, 'masih': 1, 'belum': 1, 'ada': 1, 'klasterisasi': 1, 'proses': 1, 'analisa': 1, 'seluruh': 1, 'dokumen': 1, 'tentu': 1, 'perlu': 1, 'waktu': 1, 'dapat': 1, 'teknik': 1, 'klasifikasi': 1, 'tak': 1, 'awas': 1, 'som': 1, 'centroid': 1, 'masingmasing': 1, 'kluster': 1, 'lokal': 1, 'pilih': 1, 'jadi': 1, 'bagi': 1, 'sebut': 1, 'lsasom': 1, 'milik': 1, 'ratarata': 1, 'precision': 1, 'recall': 1, 'kunci': 1, 'cosine': 1, 'similarity': 1, 'singular': 1, 'value': 1, 'decomposition': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'of': 10, 'is': 6, 'and': 5, 'a': 5, 'it': 4, 'method': 4, 'as': 3, 'lsa': 3, 'for': 3, 'analysis': 3, 'on': 3, 'similarity': 3, 'plagiarism': 2, 'latent': 2, 'semantic': 2, 'to': 2, 'in': 2, 'used': 2, 'computing': 2, 'use': 2, 'be': 2, 'done': 2, 'self': 2, 'organizing': 2, 'map': 2, 'testing': 2, 'cluster': 2, 'stealing': 1, 'ideas': 1, 'words': 1, 'sentences': 1, 'or': 1, 'research': 1, 'others': 1, 'presenting': 1, 'if': 1, 'were': 1, 'his': 1, 'own': 1, 'works': 1, 'one': 1, 'several': 1, 'methods': 1, 'detection': 1, 'theory': 1, 'explore': 1, 'present': 1, 'context': 1, 'which': 1, 'meaning': 1, 'word': 1, 'by': 1, 'using': 1, 'statistical': 1, 'large': 1, 'corpus': 1, 'conventional': 1, 'still': 1, 'due': 1, 'sequential': 1, 'clustering': 1, 'so': 1, 'will': 1, 'globally': 1, 'whole': 1, 'document': 1, 'would': 1, 'require': 1, 'huge': 1, 'time': 1, 'can': 1, 'unsupervised': 1, 'classification': 1, 'techniques': 1, 'such': 1, 'som': 1, 'global': 1, 'only': 1, 'centroid': 1, 'each': 1, 'then': 1, 'locally': 1, 'selected': 1, 'clusters': 1, 'that': 1, 'are': 1, 'part': 1, 'lsasom': 1, 'results': 1, 'have': 1, 'averaged': 1, 'precision': 1, 'recall': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'cosine': 1, 'plagiarisme': 1, 'singular': 1, 'value': 1, 'decomposition': 1})
-------------------------------------------
--- Data #768 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Akhmad Tajuddin Tholaby MS.
Judul: Rancang Bangun CRM Berbasis SMS Gateway disertai Peramalan Pergudangan dengan Metode Fuzzy Time Series
Pembimbing 1: Fika Hastarita R, S.T., M.Eng.
Pembimbing 2: Firli Irhamni, ST. M. Kom.
Abstrak (Raw): KUB Rumput Laut Mitra Bahari adalah suatu perusahaan yang bergerak di bidang produksi rumput laut. Selama ini sistem produksi yang dilakukan didasarkan pada inventori atau stok gudang. Produksi terus berlangsung tanpa melihat permintaan penjualan. Sebagai akibatnya sering terjadi permintaan atau penjualan yang melebihi stok sehingga KUB Rumput Laut Mitra Bahari tidak dapat memenuhi permintaan tersebut. Sering juga terjadi permintaan penjualan jumlahnya lebih sedikit dari hasil produksi sehingga terdapat banyak sisa produk yang tidak terjual. Selain itu, pihak perusahaan juga masih belum memanfaatkan hubungan CRM antara pelanggan dengan perusahaan berbasis SMS Gateway, yang dapat mempercepat dan mempermudah hubungan antara pelanggan dengan perusahaan.
Oleh karena itu, untuk mengatasi beberapa masalah tersebut, pada tugas akhir ini dibuat aplikasi CRM berbasis SMS Gateway disertai peramalan pergudangan dengan metode Fuzzy Time Series. Hubungan CRM berbasis SMS Gateway antara pelanggan dan perusahaan dapat mempermudah dan mempercepat hubungan antara pelanggan dengan perusahaan. Perusahaan akan mengetahui apa yang diharapkan dan diperlukan pelanggannya. Disamping itu dalam penelitian ini juga dibuat aplikasi peramalan pergudangan yang nantinya akan ditindak lanjuti menjadi informasi peluang memasok bahan mentah kepada pemasok berbasis SMS Gateway. Dengan adanya hasil peramalan tersebut, pihak perusahaan dapat memperkirakan jumlah stok data produksi yang dibutuhkan pada periode berikutnya.
Kata Kunci: CRM, pergudangan, Fuzzy Time Series, SMS Gateway.
Abstrak (Clean): kub rumput laut mitra bahari adalah suatu perusahaan yang bergerak di bidang produksi rumput laut selama ini sistem produksi yang dilakukan didasarkan pada inventori atau stok gudang produksi terus berlangsung tanpa melihat permintaan penjualan sebagai akibatnya sering terjadi permintaan atau penjualan yang melebihi stok sehingga kub rumput laut mitra bahari tidak dapat memenuhi permintaan tersebut sering juga terjadi permintaan penjualan jumlahnya lebih sedikit dari hasil produksi sehingga terdapat banyak sisa produk yang tidak terjual selain itu pihak perusahaan juga masih belum memanfaatkan hubungan crm antara pelanggan dengan perusahaan berbasis sms gateway yang dapat mempercepat dan mempermudah hubungan antara pelanggan dengan perusahaan oleh karena itu untuk mengatasi beberapa masalah tersebut pada tugas akhir ini dibuat aplikasi crm berbasis sms gateway disertai peramalan pergudangan dengan metode fuzzy time series hubungan crm berbasis sms gateway antara pelanggan dan perusahaan dapat mempermudah dan mempercepat hubungan antara pelanggan dengan perusahaan perusahaan akan mengetahui apa yang diharapkan dan diperlukan pelanggannya disamping itu dalam penelitian ini juga dibuat aplikasi peramalan pergudangan yang nantinya akan ditindak lanjuti menjadi informasi peluang memasok bahan mentah kepada pemasok berbasis sms gateway dengan adanya hasil peramalan tersebut pihak perusahaan dapat memperkirakan jumlah stok data produksi yang dibutuhkan pada periode berikutnya kata kunci crm pergudangan fuzzy time series sms gateway
Abstrak (Stopwords Removed): kub rumput laut mitra bahari perusahaan bergerak bidang produksi rumput laut selama sistem produksi dilakukan didasarkan inventori stok gudang produksi terus berlangsung melihat permintaan penjualan akibatnya sering terjadi permintaan penjualan melebihi stok kub rumput laut mitra bahari dapat memenuhi permintaan tersebut sering terjadi permintaan penjualan jumlahnya lebih sedikit hasil produksi terdapat banyak sisa produk terjual selain pihak perusahaan masih belum memanfaatkan hubungan crm antara pelanggan perusahaan berbasis sms gateway dapat mempercepat mempermudah hubungan antara pelanggan perusahaan mengatasi beberapa masalah tersebut tugas akhir dibuat aplikasi crm berbasis sms gateway disertai peramalan pergudangan metode fuzzy time series hubungan crm berbasis sms gateway antara pelanggan perusahaan dapat mempermudah mempercepat hubungan antara pelanggan perusahaan perusahaan mengetahui apa diharapkan diperlukan pelanggannya disamping penelitian dibuat aplikasi peramalan pergudangan nantinya ditindak lanjuti menjadi informasi peluang memasok bahan mentah kepada pemasok berbasis sms gateway adanya hasil peramalan tersebut pihak perusahaan dapat memperkirakan jumlah stok data produksi dibutuhkan periode berikutnya kata kunci crm pergudangan fuzzy time series sms gateway
Abstrak (Stemmed): kub rumput laut mitra bahari usaha gerak bidang produksi rumput laut lama sistem produksi laku dasar inventori stok gudang produksi terus langsung lihat minta jual akibat sering jadi minta jual lebih stok kub rumput laut mitra bahari dapat penuh minta sebut sering jadi minta jual jumlah lebih sedikit hasil produksi dapat banyak sisa produk jual selain pihak usaha masih belum manfaat hubung crm antara langgan usaha bas sms gateway dapat cepat mudah hubung antara langgan usaha atas beberapa masalah sebut tugas akhir buat aplikasi crm bas sms gateway serta amal gudang metode fuzzy time series hubung crm bas sms gateway antara langgan usaha dapat mudah cepat hubung antara langgan usaha usaha tahu apa harap perlu langgan samping teliti buat aplikasi amal gudang nanti tindak lanjut jadi informasi peluang pasok bahan mentah kepada pasok bas sms gateway ada hasil amal sebut pihak usaha dapat kira jumlah stok data produksi butuh periode ikut kata kunci crm gudang fuzzy time series sms gateway
Abstrak (Corrected): rub rumpus last mitra baha'i sara gera biding produksi rumpus last lama sister produksi lake dakar inventory stop gang produksi terms lansing that mint dual akbar seeing jade mint dual leash stop rub rumpus last mitra baha'i apart punch mint debut seeing jade mint dual mullah leash sedikit hail produksi apart banyan visa proud dual slain pick sara mash begum manat hung cry angara hangman sara was sums gateway apart eat judah hung angara hangman sara alas beberapa marsala debut tugs air but aplikasi cry was sums gateway sorta anal gang metope fuzzy time series hung cry was sums gateway angara hangman sara apart judah eat hung angara hangman sara sara tau papa harp peru hangman camping elite but aplikasi anal gang anti tindal layout jade informant pelting ask bahai mental keypad ask was sums gateway ada hail anal debut pick sara apart kara mullah stop data produksi butch period it data bunch cry gang fuzzy time series sums gateway
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'usaha': 8, 'produksi': 5, 'dapat': 5, 'langgan': 5, 'sms': 5, 'gateway': 5, 'gudang': 4, 'minta': 4, 'jual': 4, 'hubung': 4, 'crm': 4, 'antara': 4, 'bas': 4, 'rumput': 3, 'laut': 3, 'stok': 3, 'jadi': 3, 'sebut': 3, 'amal': 3, 'kub': 2, 'mitra': 2, 'bahari': 2, 'sering': 2, 'lebih': 2, 'jumlah': 2, 'hasil': 2, 'pihak': 2, 'cepat': 2, 'mudah': 2, 'buat': 2, 'aplikasi': 2, 'fuzzy': 2, 'time': 2, 'series': 2, 'pasok': 2, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'lama': 1, 'sistem': 1, 'laku': 1, 'dasar': 1, 'inventori': 1, 'terus': 1, 'langsung': 1, 'lihat': 1, 'akibat': 1, 'penuh': 1, 'sedikit': 1, 'banyak': 1, 'sisa': 1, 'produk': 1, 'selain': 1, 'masih': 1, 'belum': 1, 'manfaat': 1, 'atas': 1, 'beberapa': 1, 'masalah': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'serta': 1, 'metode': 1, 'tahu': 1, 'apa': 1, 'harap': 1, 'perlu': 1, 'samping': 1, 'teliti': 1, 'nanti': 1, 'tindak': 1, 'lanjut': 1, 'informasi': 1, 'peluang': 1, 'bahan': 1, 'mentah': 1, 'kepada': 1, 'ada': 1, 'kira': 1, 'data': 1, 'butuh': 1, 'periode': 1, 'ikut': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 8, 'company': 7, 'and': 7, 'production': 5, 'sms': 5, 'gateway': 5, 'is': 4, 'a': 4, 'in': 4, 'based': 4, 'demand': 4, 'can': 4, 'between': 4, 'to': 4, 'stock': 3, 'relationship': 3, 'customer': 3, 'up': 3, 'crm': 3, 'warehousing': 3, 'forecasting': 3, 'kub': 2, 'rumput': 2, 'laut': 2, 'mitra': 2, 'bahari': 2, 'or': 2, 'sales': 2, 'also': 2, 'which': 2, 'speed': 2, 'simplify': 2, 'these': 2, 'with': 2, 'fuzzy': 2, 'time': 2, 'series': 2, 'customers': 2, 'will': 2, 'required': 2, 'engaged': 1, 'seaweed': 1, 'during': 1, 'this': 1, 'system': 1, 'done': 1, 'on': 1, 'inventory': 1, 'warehouse': 1, 'continues': 1, 'without': 1, 'seeing': 1, 'as': 1, 'result': 1, 'common': 1, 'excess': 1, 'that': 1, 'not': 1, 'meet': 1, 'often': 1, 'occurs': 1, 'sale': 1, 'smaller': 1, 'number': 1, 'so': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'many': 1, 'remaining': 1, 'unsold': 1, 'products': 1, 'addition': 1, 'still': 1, 'take': 1, 'advantage': 1, 'crmbased': 1, 'therefore': 1, 'overcome': 1, 'some': 1, 'problems': 1, 'final': 1, 'project': 1, 'application': 1, 'method': 1, 'relationships': 1, 'companies': 1, 'know': 1, 'what': 1, 'expected': 1, 'besides': 1, 'research': 1, 'made': 1, 'applications': 1, 'be': 1, 'followed': 1, 'get': 1, 'opportunity': 1, 'supply': 1, 'raw': 1, 'materials': 1, 'suppliers': 1, 'results': 1, 'estimate': 1, 'amount': 1, 'data': 1, 'next': 1, 'period': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #769 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Sulayhah
Judul: Pengenalan Tipe Huruf Aksara di Indonesia Menggunakan Edge Direction Matrix (Batak Toba, Kaganga, Carakan, Had Lampung)
Pembimbing 1: Bain Khusnul khotimah, S.T.,M.Kom
Pembimbing 2: Rima Tri Wahyuningrum, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Optical Font Recognition (OFR) merupakan teknik analisa tipe tulisan pada teks atau dokumen yang sangat diminati. Penelitian ini menguji keefektifan penggunaan analisa ekstraksi fitur global berdasarkan analisa statistik pada perilaku piksel tepi citra biner OFR. Salah satu metode OFR berdasarkan pendekatan global adalah Edge Direction Matrix (EDM). EDM merupakan sebuah metode baru pada ekstraksi fitur untuk citra biner dimana perilaku piksel tepi antara background putih dan pola hitam diambil sebagai fitur pola. Kemudian nilai tersebut disimpan pada matrik EDM1 dan EDM2 sesuai dengan delapan arah sudut. Dari nilai matrik yang terbentuk kemudian akan dihitung berdasarkan enam persamaan EDM sehingga membentuk 22 nilai fitur. Dalam hal ini dataset yang digunakan untuk pengujian berjumlah 1200 data citra yang berasal dari empat aksara kuno yang ada di Indonesia yaitu Aksara Carakan, Aksara Batak Toba, Aksara Had Lampung dan Aksara Kaganga. Setiap aksara mempunyai empat style font yaitu Bold, Bold-Italic, Italic dan Regular. Penelitian ini menggunakan metode Euclidean Distance dalam proses klasifikasi dan pengenalan tipe tulisan sehingga mendapatkan hasil akurasi pengenalan tertinggi mencapai 83,7% pada skenario ke 5 dengan jumlah data ujicoba sebanyak 208 data.
Abstrak (Clean): optical font recognition ofr merupakan teknik analisa tipe tulisan pada teks atau dokumen yang sangat diminati penelitian ini menguji keefektifan penggunaan analisa ekstraksi fitur global berdasarkan analisa statistik pada perilaku piksel tepi citra biner ofr salah satu metode ofr berdasarkan pendekatan global adalah edge direction matrix edm edm merupakan sebuah metode baru pada ekstraksi fitur untuk citra biner dimana perilaku piksel tepi antara background putih dan pola hitam diambil sebagai fitur pola kemudian nilai tersebut disimpan pada matrik edm dan edm sesuai dengan delapan arah sudut dari nilai matrik yang terbentuk kemudian akan dihitung berdasarkan enam persamaan edm sehingga membentuk nilai fitur dalam hal ini dataset yang digunakan untuk pengujian berjumlah data citra yang berasal dari empat aksara kuno yang ada di indonesia yaitu aksara carakan aksara batak toba aksara had lampung dan aksara kaganga setiap aksara mempunyai empat style font yaitu bold bolditalic italic dan regular penelitian ini menggunakan metode euclidean distance dalam proses klasifikasi dan pengenalan tipe tulisan sehingga mendapatkan hasil akurasi pengenalan tertinggi mencapai pada skenario ke dengan jumlah data ujicoba sebanyak data
Abstrak (Stopwords Removed): optical font recognition ofr teknik analisa tipe tulisan teks dokumen sangat diminati penelitian menguji keefektifan penggunaan analisa ekstraksi fitur global berdasarkan analisa statistik perilaku piksel tepi citra biner ofr salah satu metode ofr berdasarkan pendekatan global edge direction matrix edm edm metode baru ekstraksi fitur citra biner dimana perilaku piksel tepi antara background putih pola hitam diambil fitur pola nilai tersebut disimpan matrik edm edm sesuai delapan arah sudut nilai matrik terbentuk dihitung berdasarkan enam persamaan edm membentuk nilai fitur dataset digunakan pengujian berjumlah data citra berasal empat aksara kuno ada indonesia aksara carakan aksara batak toba aksara had lampung aksara kaganga setiap aksara mempunyai empat style font bold bolditalic italic regular penelitian menggunakan metode euclidean distance proses klasifikasi pengenalan tipe tulisan mendapatkan hasil akurasi pengenalan tertinggi mencapai skenario jumlah data ujicoba sebanyak data
Abstrak (Stemmed): optical font recognition ofr teknik analisa tipe tulis teks dokumen sangat mati teliti uji efektif guna analisa ekstraksi fitur global dasar analisa statistik perilaku piksel tepi citra biner ofr salah satu metode ofr dasar dekat global edge direction matrix edm edm metode baru ekstraksi fitur citra biner mana perilaku piksel tepi antara background putih pola hitam ambil fitur pola nilai sebut simpan matrik edm edm sesuai delapan arah sudut nilai matrik bentuk hitung dasar enam sama edm bentuk nilai fitur dataset guna uji jumlah data citra asal empat aksara kuno ada indonesia aksara cara aksara batak toba aksara had lampung aksara kaganga tiap aksara punya empat style font bold bolditalic italic regular teliti guna metode euclidean distance proses klasifikasi kenal tipe tulis dapat hasil akurasi kenal tinggi capai skenario jumlah data ujicoba banyak data
Abstrak (Corrected): optical font recognition of tennis analyst time tulips tens document sang math elite uni efektif gun analyst ekstraksi four global dakar analyst statistic perilaku pissed tepid citral diner of salad sat metope of dakar dead global edge direction matrix ed ed metope bar ekstraksi four citral diner mana perilaku pissed tepid angara background putin pola hiram ambit four pola nilgai debut simian matrix ed ed sexual deadpan arab shut nilgai matrix bent hiding dakar exam same ed bent nilgai four dataset gun uni mullah data citral anal expat sara kino ada indonesia sara cara sara batik toby sara had camping sara kananga tip sara puny expat style font bold bolditalic italic regular elite gun metope euclidean distance proves klasifikasi penal time tulips apart hail auras penal ting capri scenario mullah data ujicoba banyan data
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'aksara': 6, 'edm': 5, 'fitur': 4, 'ofr': 3, 'analisa': 3, 'guna': 3, 'dasar': 3, 'citra': 3, 'metode': 3, 'nilai': 3, 'data': 3, 'font': 2, 'tipe': 2, 'tulis': 2, 'teliti': 2, 'uji': 2, 'ekstraksi': 2, 'global': 2, 'perilaku': 2, 'piksel': 2, 'tepi': 2, 'biner': 2, 'pola': 2, 'matrik': 2, 'bentuk': 2, 'jumlah': 2, 'empat': 2, 'kenal': 2, 'optical': 1, 'recognition': 1, 'teknik': 1, 'teks': 1, 'dokumen': 1, 'sangat': 1, 'mati': 1, 'efektif': 1, 'statistik': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'dekat': 1, 'edge': 1, 'direction': 1, 'matrix': 1, 'baru': 1, 'mana': 1, 'antara': 1, 'background': 1, 'putih': 1, 'hitam': 1, 'ambil': 1, 'sebut': 1, 'simpan': 1, 'sesuai': 1, 'delapan': 1, 'arah': 1, 'sudut': 1, 'hitung': 1, 'enam': 1, 'sama': 1, 'dataset': 1, 'asal': 1, 'kuno': 1, 'ada': 1, 'indonesia': 1, 'cara': 1, 'batak': 1, 'toba': 1, 'had': 1, 'lampung': 1, 'kaganga': 1, 'tiap': 1, 'punya': 1, 'style': 1, 'bold': 1, 'bolditalic': 1, 'italic': 1, 'regular': 1, 'euclidean': 1, 'distance': 1, 'proses': 1, 'klasifikasi': 1, 'dapat': 1, 'hasil': 1, 'akurasi': 1, 'tinggi': 1, 'capai': 1, 'skenario': 1, 'ujicoba': 1, 'banyak': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 12, 'is': 9, 'that': 8, 'in': 7, 'a': 6, 'on': 5, 'edm': 5, 'and': 5, 'feature': 4, 'font': 3, 'recognition': 3, 'ofr': 3, 'analysis': 3, 'this': 3, 'based': 3, 'edge': 3, 'image': 3, 'matrix': 3, 'with': 3, 'data': 3, 'study': 2, 'global': 2, 'extraction': 2, 'behavior': 2, 'pixels': 2, 'binary': 2, 'for': 2, 'pattern': 2, 'as': 2, 'then': 2, 'value': 2, 'from': 2, 'amount': 2, 'to': 2, 'four': 2, 'are': 2, 'optical': 1, 'technique': 1, 'text': 1, 'or': 1, 'document': 1, 'demand': 1, 'examines': 1, 'effectiveness': 1, 'using': 1, 'statistical': 1, 'one': 1, 'methods': 1, 'approach': 1, 'direction': 1, 'new': 1, 'method': 1, 'which': 1, 'between': 1, 'white': 1, 'background': 1, 'black': 1, 'taken': 1, 'stored': 1, 'accordance': 1, 'eight': 1, 'corner': 1, 'directions': 1, 'formed': 1, 'it': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'calculated': 1, 'six': 1, 'equalities': 1, 'result': 1, 'form': 1, 'values': 1, 'case': 1, 'dataset': 1, 'used': 1, 'testing': 1, 'ancient': 1, 'letters': 1, 'alphabet': 1, 'exist': 1, 'indonesia': 1, 'they': 1, 'cara': 1, 'batak': 1, 'toba': 1, 'had': 1, 'lampung': 1, 'kagang': 1, 'scripts': 1, 'each': 1, 'character': 1, 'has': 1, 'style': 1, 'those': 1, 'bold': 1, 'bolditalic': 1, 'italic': 1, 'regular': 1, 'uses': 1, 'euclidean': 1, 'distance': 1, 'process': 1, 'classification': 1, 'writing': 1, 'type': 1, 'get': 1, 'highest': 1, 'accuracy': 1, 'reaches': 1, 'fifth': 1, 'scenario': 1, 'tryout': 1, 'many': 1})
-------------------------------------------
--- Data #770 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Setia Kurniawan
Judul: Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Prioritas Produk Unggulan Daerah Dengan Menggunakan Metode F-AHP Studi Kasus Kabupaten Bangkalan
Pembimbing 1: Mula'ab. S. Si,. M. Kom
Pembimbing 2: Riza Alfita. S. T,. M. T
Abstrak (Raw): Persaingan produk unggulan daerah semakin ketat seiring dengan terus meningkatnya laju pertumbuhan industri dan teknologi. Persaingan ini mengakibatkan setiap industri harus lebih jeli dalam merumuskan strategi kebijakan. Pengambilan keputusan untuk menentukan prioritas produk unggulan daerah yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan diperlukan suatu keputusan yang akurat dan efektif agar tidak salah memilih dan meminimalisir kerugian baik dari segi biaya maupun waktu.
Dalam penelitian ini digunakan metode Fuzzy Analytic Hierarchy Process (FAHP) yang memiliki kelebihan dimana perkiran skala yang digunakan bersifat tidak tunggal. Maka Fuzzy AHP biasa digunakan untuk mengurangi faktor subyektivitas pada kriteria atau sub kriteria yang ada. Dengan menggunakan metode ini, diharapkan dapat dikembangkan software sistem pendukung keputusan yang dapat digunakan oleh suatu instansi, karena instansi cukup memilih beberapa barang yang akan menjadi alternatif pemilihan dan memberikan nilai bobot pada perbandingan alternatif dan kriterianya, adapun kriteria tersebut adalah omset, tenaga kerja, target pasar, asal bahan baku, badan usaha.
Kata Kunci: sistem pendukung keputusan, produk unggulan, metode FAHP.
Abstrak (Clean): persaingan produk unggulan daerah semakin ketat seiring dengan terus meningkatnya laju pertumbuhan industri dan teknologi persaingan ini mengakibatkan setiap industri harus lebih jeli dalam merumuskan strategi kebijakan pengambilan keputusan untuk menentukan prioritas produk unggulan daerah yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan diperlukan suatu keputusan yang akurat dan efektif agar tidak salah memilih dan meminimalisir kerugian baik dari segi biaya maupun waktu dalam penelitian ini digunakan metode fuzzy analytic hierarchy process fahp yang memiliki kelebihan dimana perkiran skala yang digunakan bersifat tidak tunggal maka fuzzy ahp biasa digunakan untuk mengurangi faktor subyektivitas pada kriteria atau sub kriteria yang ada dengan menggunakan metode ini diharapkan dapat dikembangkan software sistem pendukung keputusan yang dapat digunakan oleh suatu instansi karena instansi cukup memilih beberapa barang yang akan menjadi alternatif pemilihan dan memberikan nilai bobot pada perbandingan alternatif dan kriterianya adapun kriteria tersebut adalah omset tenaga kerja target pasar asal bahan baku badan usaha kata kunci sistem pendukung keputusan produk unggulan metode fahp
Abstrak (Stopwords Removed): persaingan produk unggulan daerah semakin ketat seiring terus meningkatnya laju pertumbuhan industri teknologi persaingan mengakibatkan setiap industri harus lebih jeli merumuskan strategi kebijakan pengambilan keputusan menentukan prioritas produk unggulan daerah sesuai kebutuhan kemampuan diperlukan keputusan akurat efektif salah memilih meminimalisir kerugian baik segi biaya maupun waktu penelitian digunakan metode fuzzy analytic hierarchy process fahp memiliki kelebihan dimana perkiran skala digunakan bersifat tunggal fuzzy ahp biasa digunakan mengurangi faktor subyektivitas kriteria sub kriteria ada menggunakan metode diharapkan dapat dikembangkan software sistem pendukung keputusan dapat digunakan instansi instansi cukup memilih beberapa barang menjadi alternatif pemilihan memberikan nilai bobot perbandingan alternatif kriterianya adapun kriteria tersebut omset tenaga kerja target pasar asal bahan baku badan usaha kata kunci sistem pendukung keputusan produk unggulan metode fahp
Abstrak (Stemmed): saing produk unggul daerah makin ketat iring terus tingkat laju tumbuh industri teknologi saing akibat tiap industri harus lebih jeli rumus strategi bijak ambil putus tentu prioritas produk unggul daerah sesuai butuh mampu perlu putus akurat efektif salah pilih meminimalisir rugi baik segi biaya maupun waktu teliti guna metode fuzzy analytic hierarchy process fahp milik lebih mana kir skala guna sifat tunggal fuzzy ahp biasa guna kurang faktor subyektivitas kriteria sub kriteria ada guna metode harap dapat kembang software sistem dukung putus dapat guna instansi instansi cukup pilih beberapa barang jadi alternatif pilih beri nilai bobot banding alternatif kriteria adapun kriteria sebut omset tenaga kerja target pasar asal bahan baku badan usaha kata kunci sistem dukung putus produk unggul metode fahp
Abstrak (Corrected): saying proud lungful sarah making eat bring terms dingbat last tumble industry teknologi saying akbar tip industry harms leash deli rumpus strategy biak ambit puts tent priority proud lungful sarah sexual butch camp peru puts aura efektif salad pilch meminimalisir rug back semi bay maun want elite gun metope fuzzy analytic hierarchy process fahd milk leash mana kid skald gun sift fungal fuzzy ah bias gun during factor subyektivitas criteria sub criteria ada gun metope harp apart embank software sister during puts apart gun instant instant cutup pilch beberapa baring jade alternative pilch bert nilgai robot banding alternative criteria adapt criteria debut onset teenage era target paar anal bahai baku badman sara data bunch sister during puts proud lungful metope fahd
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 5, 'putus': 4, 'kriteria': 4, 'produk': 3, 'unggul': 3, 'pilih': 3, 'metode': 3, 'saing': 2, 'daerah': 2, 'industri': 2, 'lebih': 2, 'fuzzy': 2, 'fahp': 2, 'dapat': 2, 'sistem': 2, 'dukung': 2, 'instansi': 2, 'alternatif': 2, 'makin': 1, 'ketat': 1, 'iring': 1, 'terus': 1, 'tingkat': 1, 'laju': 1, 'tumbuh': 1, 'teknologi': 1, 'akibat': 1, 'tiap': 1, 'harus': 1, 'jeli': 1, 'rumus': 1, 'strategi': 1, 'bijak': 1, 'ambil': 1, 'tentu': 1, 'prioritas': 1, 'sesuai': 1, 'butuh': 1, 'mampu': 1, 'perlu': 1, 'akurat': 1, 'efektif': 1, 'salah': 1, 'meminimalisir': 1, 'rugi': 1, 'baik': 1, 'segi': 1, 'biaya': 1, 'maupun': 1, 'waktu': 1, 'teliti': 1, 'analytic': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'milik': 1, 'mana': 1, 'kir': 1, 'skala': 1, 'sifat': 1, 'tunggal': 1, 'ahp': 1, 'biasa': 1, 'kurang': 1, 'faktor': 1, 'subyektivitas': 1, 'sub': 1, 'ada': 1, 'harap': 1, 'kembang': 1, 'software': 1, 'cukup': 1, 'beberapa': 1, 'barang': 1, 'jadi': 1, 'beri': 1, 'nilai': 1, 'bobot': 1, 'banding': 1, 'adapun': 1, 'sebut': 1, 'omset': 1, 'tenaga': 1, 'kerja': 1, 'target': 1, 'pasar': 1, 'asal': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'badan': 1, 'usaha': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'of': 9, 'and': 7, 'in': 6, 'is': 5, 'to': 5, 'used': 4, 'products': 3, 'this': 3, 'be': 3, 'that': 3, 'an': 3, 'criteria': 3, 'competition': 2, 'regions': 2, 'industry': 2, 'has': 2, 'not': 2, 'method': 2, 'fuzzy': 2, 'fahp': 2, 'which': 2, 'its': 2, 'by': 2, 'decision': 2, 'support': 2, 'system': 2, 'agency': 2, 'getting': 1, 'tougher': 1, 'along': 1, 'with': 1, 'continued': 1, 'increase': 1, 'rate': 1, 'growth': 1, 'technology': 1, 'resulted': 1, 'every': 1, 'should': 1, 'more': 1, 'careful': 1, 'formulating': 1, 'policy': 1, 'strategy': 1, 'decisionmaking': 1, 'determine': 1, 'priority': 1, 'correspond': 1, 'needs': 1, 'abilities': 1, 'required': 1, 'accurate': 1, 'effective': 1, 'decisions': 1, 'order': 1, 'one': 1, 'chose': 1, 'minimize': 1, 'losses': 1, 'terms': 1, 'both': 1, 'cost': 1, 'time': 1, 'study': 1, 'analytic': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'own': 1, 'advantages': 1, 'slightly': 1, 'estimate': 1, 'scale': 1, 'single': 1, 'so': 1, 'ahp': 1, 'reduce': 1, 'subjectivity': 1, 'factor': 1, 'or': 1, 'subcriteria': 1, 'using': 1, 'expected': 1, 'develop': 1, 'software': 1, 'can': 1, 'because': 1, 'simply': 1, 'choose': 1, 'a': 1, 'few': 1, 'items': 1, 'would': 1, 'alternative': 1, 'selection': 1, 'give': 1, 'weight': 1, 'comparison': 1, 'alternatives': 1, 'while': 1, 'turnover': 1, 'labor': 1, 'target': 1, 'markets': 1, 'origin': 1, 'raw': 1, 'materials': 1, 'business': 1, 'entities': 1, 'keywords': 1, 'excellent': 1, 'methods': 1})
-------------------------------------------
--- Data #771 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Mohamad Eko Sudarmono
Judul: RANCANG BANGUN APLIKASI ENKRIPSI SMS MENGGUNAKAN METODE RC4 BERBASIS PLATFORM ANDROID
Pembimbing 1: Moh. Kautsar Sophan, S.Kom., M.MT
Pembimbing 2: BAIN KHUSNUL KHOTIMAH, S.T., M.Kom
Abstrak (Raw): Perkembangan teknologi informasi beberapa dekade ini telah membuat perubahan yang sangat pesat. Dengan adanya teknologi informasi ini maka penyampaian informasi jarak jauh pun semakin mudah. Salah satu teknologi telekomunikasi yang menjanjikan kecepatan dalam penyampaian adalah Sort Message Service (SMS), dengan menggunakan teknologi SMS pengguna dapat bertukar pesan dengan orang lain secara cepat dan mudah.
Pada tugas akhir ini dikembangkan sebuah aplikasi pada telepon selular untuk memodifikasi pesan SMS menjadi cipherteks agar isi informasi dari SMS tersebut tidak diketahui oleh orang lain. Untuk pengiriman SMS sistem mengenkripsi pesan menjadi cipherteks menggunakan key yang diinputkan oleh pengirim kemudian mengirimkan ke nomor tujuan. Untuk penerimaan SMS sistem mendekripsi cipherteks menjadi plainteks menggunakan key yang diinputkan oleh penerima kemudian menampilkan pesan asli kepada penerima. Aplikasi ini dapat dimanfaatkan oleh seseorang yang ingin mengirimkan suatu informasi rahasia kepada orang lain melalui SMS tanpa takut informasi dari pesan tersebut akan diketahui oleh orang lain.
Metode yang digunakan sistem dalam mengenkripsi dan mendekripsi pesan adalah metode enkripsi RC4 dan implementasinya menggunakan bahasa pemrograman Java SE Development Kit 7 dengan tools Application Programing Intervace (API) android SDK.
Kata kunci: sort message service (SMS), enkripsi, dekripsi, RC4, Android.
Abstrak (Clean): perkembangan teknologi informasi beberapa dekade ini telah membuat perubahan yang sangat pesat dengan adanya teknologi informasi ini maka penyampaian informasi jarak jauh pun semakin mudah salah satu teknologi telekomunikasi yang menjanjikan kecepatan dalam penyampaian adalah sort message service sms dengan menggunakan teknologi sms pengguna dapat bertukar pesan dengan orang lain secara cepat dan mudah pada tugas akhir ini dikembangkan sebuah aplikasi pada telepon selular untuk memodifikasi pesan sms menjadi cipherteks agar isi informasi dari sms tersebut tidak diketahui oleh orang lain untuk pengiriman sms sistem mengenkripsi pesan menjadi cipherteks menggunakan key yang diinputkan oleh pengirim kemudian mengirimkan ke nomor tujuan untuk penerimaan sms sistem mendekripsi cipherteks menjadi plainteks menggunakan key yang diinputkan oleh penerima kemudian menampilkan pesan asli kepada penerima aplikasi ini dapat dimanfaatkan oleh seseorang yang ingin mengirimkan suatu informasi rahasia kepada orang lain melalui sms tanpa takut informasi dari pesan tersebut akan diketahui oleh orang lain metode yang digunakan sistem dalam mengenkripsi dan mendekripsi pesan adalah metode enkripsi rc dan implementasinya menggunakan bahasa pemrograman java se development kit dengan tools application programing intervace api android sdk kata kunci sort message service sms enkripsi dekripsi rc android
Abstrak (Stopwords Removed): perkembangan teknologi informasi beberapa dekade membuat perubahan sangat pesat adanya teknologi informasi penyampaian informasi jarak jauh pun semakin mudah salah satu teknologi telekomunikasi menjanjikan kecepatan penyampaian sort message service sms menggunakan teknologi sms pengguna dapat bertukar pesan orang lain secara cepat mudah tugas akhir dikembangkan aplikasi telepon selular memodifikasi pesan sms menjadi cipherteks isi informasi sms tersebut diketahui orang lain pengiriman sms sistem mengenkripsi pesan menjadi cipherteks menggunakan key diinputkan pengirim mengirimkan nomor tujuan penerimaan sms sistem mendekripsi cipherteks menjadi plainteks menggunakan key diinputkan penerima menampilkan pesan asli kepada penerima aplikasi dapat dimanfaatkan seseorang ingin mengirimkan informasi rahasia kepada orang lain sms takut informasi pesan tersebut diketahui orang lain metode digunakan sistem mengenkripsi mendekripsi pesan metode enkripsi rc implementasinya menggunakan bahasa pemrograman java se development kit tools application programing intervace api android sdk kata kunci sort message service sms enkripsi dekripsi rc android
Abstrak (Stemmed): kembang teknologi informasi beberapa dekade buat ubah sangat pesat ada teknologi informasi sampai informasi jarak jauh pun makin mudah salah satu teknologi telekomunikasi janji cepat sampai sort message service sms guna teknologi sms guna dapat tukar pesan orang lain cara cepat mudah tugas akhir kembang aplikasi telepon selular modifikasi pesan sms jadi cipherteks isi informasi sms sebut tahu orang lain kirim sms sistem enkripsi pesan jadi cipherteks guna key diinputkan kirim kirim nomor tuju terima sms sistem mendekripsi cipherteks jadi plainteks guna key diinputkan terima tampil pesan asli kepada terima aplikasi dapat manfaat orang ingin kirim informasi rahasia kepada orang lain sms takut informasi pesan sebut tahu orang lain metode guna sistem enkripsi mendekripsi pesan metode enkripsi rc implementasi guna bahasa pemrograman java se development kit tools application programing intervace api android sdk kata kunci sort message service sms enkripsi dekripsi rc android
Abstrak (Corrected): embank teknologi informant beberapa decade but bah sang pest ada teknologi informant sampan informant arak each pun making judah salad sat teknologi telekomunikasi kanji eat sampan sort message service sums gun teknologi sums gun apart tear pecan orang lain cara eat judah tugs air embank aplikasi telephone secular modifikasi pecan sums jade cipherteks is informant sums debut tau orang lain kirin sums sister enkripsi pecan jade cipherteks gun key diinputkan kirin kirin door juju terms sums sister mendekripsi cipherteks jade painters gun key diinputkan terms tamil pecan ali keypad terms aplikasi apart manat orang begin kirin informant aphasia keypad orang lain sums taut informant pecan debut tau orang lain metope gun sister enkripsi mendekripsi pecan metope enkripsi re implements gun bahama pemrograman java se development kit tools application programing interface ape android do data bunch sort message service sums enkripsi dekripsi re android
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sms': 8, 'informasi': 6, 'guna': 6, 'pesan': 6, 'orang': 5, 'teknologi': 4, 'lain': 4, 'kirim': 4, 'enkripsi': 4, 'jadi': 3, 'cipherteks': 3, 'sistem': 3, 'terima': 3, 'kembang': 2, 'sampai': 2, 'mudah': 2, 'cepat': 2, 'sort': 2, 'message': 2, 'service': 2, 'dapat': 2, 'aplikasi': 2, 'sebut': 2, 'tahu': 2, 'key': 2, 'diinputkan': 2, 'mendekripsi': 2, 'kepada': 2, 'metode': 2, 'rc': 2, 'android': 2, 'beberapa': 1, 'dekade': 1, 'buat': 1, 'ubah': 1, 'sangat': 1, 'pesat': 1, 'ada': 1, 'jarak': 1, 'jauh': 1, 'pun': 1, 'makin': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'telekomunikasi': 1, 'janji': 1, 'tukar': 1, 'cara': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'telepon': 1, 'selular': 1, 'modifikasi': 1, 'isi': 1, 'nomor': 1, 'tuju': 1, 'plainteks': 1, 'tampil': 1, 'asli': 1, 'manfaat': 1, 'ingin': 1, 'rahasia': 1, 'takut': 1, 'implementasi': 1, 'bahasa': 1, 'pemrograman': 1, 'java': 1, 'se': 1, 'development': 1, 'kit': 1, 'tools': 1, 'application': 1, 'programing': 1, 'intervace': 1, 'api': 1, 'sdk': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'dekripsi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'sms': 8, 'to': 7, 'of': 6, 'information': 6, 'in': 5, 'message': 5, 'by': 5, 'technology': 4, 'is': 4, 'and': 4, 'delivery': 3, 'messages': 3, 'application': 3, 'ciphertext': 3, 'others': 3, 'system': 3, 'which': 3, 'development': 2, 'sort': 2, 'service': 2, 'using': 2, 'can': 2, 'with': 2, 'this': 2, 'a': 2, 'known': 2, 'becomes': 2, 'use': 2, 'key': 2, 'entered': 2, 'be': 2, 'used': 2, 'method': 2, 'rc': 2, 'encryption': 2, 'android': 2, 'several': 1, 'decades': 1, 'has': 1, 'made': 1, 'changes': 1, 'very': 1, 'rapidly': 1, 'presence': 1, 'distance': 1, 'even': 1, 'easier': 1, 'any': 1, 'promising': 1, 'telecommunications': 1, 'speed': 1, 'users': 1, 'exchange': 1, 'other': 1, 'people': 1, 'quickly': 1, 'easily': 1, 'thesis': 1, 'developed': 1, 'an': 1, 'on': 1, 'mobile': 1, 'phone': 1, 'for': 1, 'modifying': 1, 'that': 1, 'content': 1, 'not': 1, 'encrypting': 1, 'sender': 1, 'then': 1, 'sends': 1, 'destination': 1, 'receive': 1, 'decrypting': 1, 'plaintext': 1, 'displays': 1, 'original': 1, 'recipient': 1, 'someone': 1, 'would': 1, 'like': 1, 'send': 1, 'confidential': 1, 'without': 1, 'afraid': 1, 'will': 1, 'encrypt': 1, 'decrypt': 1, 'its': 1, 'implementation': 1, 'java': 1, 'se': 1, 'kit': 1, 'tools': 1, 'programing': 1, 'intervace': 1, 'api': 1, 'sdk': 1, 'keywords': 1, 'decryption': 1})
-------------------------------------------
--- Data #772 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Priagung Safara Dila
Judul: SISTEM PEROLEHAN CITRA BERBASIS ISI
MENGGUNAKAN GRLM BERDASARKAN CIRI TEKSTUR PADA POLA BATIK
Pembimbing 1: Mula'ab . S.Si ,. M,.Kom
Pembimbing 2: Bain Khusnul Khotimah .S.T,. M.,Kom
Abstrak (Raw): Batik merupakan seni yang paling penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Keanekaragaman batik datang dari beberapa wilayah dan provinsi sehingga menyimbolkan karakteristik ciri pola batik yang berbeda-beda dari masing-masing daerah tempat batik tumbuh dan berkembang. Tugas akhir ini telah berhasil membuat suatu Sistem Perolehan Citra berbasis Isi (SPCI) dengan ciri tekstur yang bertujuan untuk mengetahui ciri dari pola batik tersebut. SPCI merupakan metode atau teknik pencarian gambar citra yang mirip (similar) dengan melakukan perbandingan antara citra query dengan citra yang ada dalam basis data. Pada penelitian ini menggunakan ciri tekstur sebagai proses pencarian kemiripan dari delapan wilayah citra batik yang berbeda yaitu: Cirebon, Bali, Bangkalan, Pamekasan, Sumenep, Yogyakarta, Solo, dan Pekalongan sebagai obyek perolehan citra berbasis isi. Sistem dibangun dengan proses utamanya yaitu ekstraksi fitur tekstur dengan menggunakan metode Gray Level Run Length Matrix (GLRM). GLRM dilakukan dengan membuat rangkaian pasangan nilai (i,j) pada setiap baris piksel dengan arah tertentu. Hasil ekstraksi fitur selanjutnya dilakukan pengukuran jarak kemiripan menggunakan metode Euclidean Distance. Dari uji coba aplikasi menggunakan pengukuran kemiripan Euclidean Distance dengan nilai threshold=145 diperoleh akurasi presisi sebesar 0.53 pada data pelatihan 184 dan data uji coba 16 dengan jumlah citra yang ditampilkan 10.
Kata Kunci: Tekstur, Sistem Perolehan Citra berbasis Isi, Gray Level Run Length Matrix, Euclidean Distance
Abstrak (Clean): batik merupakan seni yang paling penting dalam kehidupan masyarakat indonesia keanekaragaman batik datang dari beberapa wilayah dan provinsi sehingga menyimbolkan karakteristik ciri pola batik yang berbedabeda dari masingmasing daerah tempat batik tumbuh dan berkembang tugas akhir ini telah berhasil membuat suatu sistem perolehan citra berbasis isi spci dengan ciri tekstur yang bertujuan untuk mengetahui ciri dari pola batik tersebut spci merupakan metode atau teknik pencarian gambar citra yang mirip similar dengan melakukan perbandingan antara citra query dengan citra yang ada dalam basis data pada penelitian ini menggunakan ciri tekstur sebagai proses pencarian kemiripan dari delapan wilayah citra batik yang berbeda yaitu cirebon bali bangkalan pamekasan sumenep yogyakarta solo dan pekalongan sebagai obyek perolehan citra berbasis isi sistem dibangun dengan proses utamanya yaitu ekstraksi fitur tekstur dengan menggunakan metode gray level run length matrix glrm glrm dilakukan dengan membuat rangkaian pasangan nilai ij pada setiap baris piksel dengan arah tertentu hasil ekstraksi fitur selanjutnya dilakukan pengukuran jarak kemiripan menggunakan metode euclidean distance dari uji coba aplikasi menggunakan pengukuran kemiripan euclidean distance dengan nilai threshold diperoleh akurasi presisi sebesar pada data pelatihan dan data uji coba dengan jumlah citra yang ditampilkan kata kunci tekstur sistem perolehan citra berbasis isi gray level run length matrix euclidean distance
Abstrak (Stopwords Removed): batik seni paling penting kehidupan masyarakat indonesia keanekaragaman batik datang beberapa wilayah provinsi menyimbolkan karakteristik ciri pola batik berbedabeda masingmasing daerah tempat batik tumbuh berkembang tugas akhir berhasil membuat sistem perolehan citra berbasis isi spci ciri tekstur bertujuan mengetahui ciri pola batik tersebut spci metode teknik pencarian gambar citra mirip similar melakukan perbandingan antara citra query citra ada basis data penelitian menggunakan ciri tekstur proses pencarian kemiripan delapan wilayah citra batik berbeda cirebon bali bangkalan pamekasan sumenep yogyakarta solo pekalongan obyek perolehan citra berbasis isi sistem dibangun proses utamanya ekstraksi fitur tekstur menggunakan metode gray level run length matrix glrm glrm dilakukan membuat rangkaian pasangan nilai ij setiap baris piksel arah tertentu hasil ekstraksi fitur selanjutnya dilakukan pengukuran jarak kemiripan menggunakan metode euclidean distance uji coba aplikasi menggunakan pengukuran kemiripan euclidean distance nilai threshold diperoleh akurasi presisi sebesar data pelatihan data uji coba jumlah citra ditampilkan kata kunci tekstur sistem perolehan citra berbasis isi gray level run length matrix euclidean distance
Abstrak (Stemmed): batik seni paling penting hidup masyarakat indonesia keanekaragaman batik datang beberapa wilayah provinsi simbol karakteristik ciri pola batik berbedabeda masingmasing daerah tempat batik tumbuh kembang tugas akhir hasil buat sistem oleh citra bas isi spci ciri tekstur tuju tahu ciri pola batik sebut spci metode teknik cari gambar citra mirip similar laku banding antara citra query citra ada basis data teliti guna ciri tekstur proses cari mirip delapan wilayah citra batik beda cirebon bal bangkal pamekasan sumenep yogyakarta solo kalong obyek oleh citra bas isi sistem bangun proses utama ekstraksi fitur tekstur guna metode gray level run length matrix glrm glrm laku buat rangkai pasang nilai ij tiap baris piksel arah tentu hasil ekstraksi fitur lanjut laku ukur jarak mirip guna metode euclidean distance uji coba aplikasi guna ukur mirip euclidean distance nilai threshold oleh akurasi presisi besar data latih data uji coba jumlah citra tampil kata kunci tekstur sistem oleh citra bas isi gray level run length matrix euclidean distance
Abstrak (Corrected): batik send paling panting hide masyarakat indonesia keanekaragaman batik dating beberapa wilayah proving symbol karakteristik cirri pola batik berbedabeda masingmasing sarah tempt batik tumble embank tugs air hail but sister olen citral was is spic cirri tester juju tau cirri pola batik debut spic metope tennis care sambar citral mirin similar lake banding angara citral query citral ada basis data elite gun cirri tester proves care mirin deadpan wilayah citral batik bed carbon bad bangka pamekasan sumner jogjakarta solo kalong obey olen citral was is sister bangui proves mama ekstraksi four tester gun metope gray level run length matrix germ germ lake but bangka padang nilgai i tip bars pissed arab tent hail ekstraksi four layout lake ukr arak mirin gun metope euclidean distance uni coma aplikasi gun ukr mirin euclidean distance nilgai threshold olen auras press bear data latin data uni coma mullah citral tamil data bunch tester sister olen citral was is gray level run length matrix euclidean distance
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'citra': 8, 'batik': 6, 'ciri': 4, 'oleh': 4, 'tekstur': 4, 'mirip': 4, 'guna': 4, 'sistem': 3, 'bas': 3, 'isi': 3, 'metode': 3, 'laku': 3, 'data': 3, 'euclidean': 3, 'distance': 3, 'wilayah': 2, 'pola': 2, 'hasil': 2, 'buat': 2, 'spci': 2, 'cari': 2, 'proses': 2, 'ekstraksi': 2, 'fitur': 2, 'gray': 2, 'level': 2, 'run': 2, 'length': 2, 'matrix': 2, 'glrm': 2, 'nilai': 2, 'ukur': 2, 'uji': 2, 'coba': 2, 'seni': 1, 'paling': 1, 'penting': 1, 'hidup': 1, 'masyarakat': 1, 'indonesia': 1, 'keanekaragaman': 1, 'datang': 1, 'beberapa': 1, 'provinsi': 1, 'simbol': 1, 'karakteristik': 1, 'berbedabeda': 1, 'masingmasing': 1, 'daerah': 1, 'tempat': 1, 'tumbuh': 1, 'kembang': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'sebut': 1, 'teknik': 1, 'gambar': 1, 'similar': 1, 'banding': 1, 'antara': 1, 'query': 1, 'ada': 1, 'basis': 1, 'teliti': 1, 'delapan': 1, 'beda': 1, 'cirebon': 1, 'bal': 1, 'bangkal': 1, 'pamekasan': 1, 'sumenep': 1, 'yogyakarta': 1, 'solo': 1, 'kalong': 1, 'obyek': 1, 'bangun': 1, 'utama': 1, 'rangkai': 1, 'pasang': 1, 'ij': 1, 'tiap': 1, 'baris': 1, 'piksel': 1, 'arah': 1, 'tentu': 1, 'lanjut': 1, 'jarak': 1, 'aplikasi': 1, 'threshold': 1, 'akurasi': 1, 'presisi': 1, 'besar': 1, 'latih': 1, 'jumlah': 1, 'tampil': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 11, 'image': 7, 'batik': 6, 'a': 5, 'in': 4, 'and': 4, 'with': 4, 'texture': 4, 'using': 4, 'distance': 4, 'is': 3, 'from': 3, 'contentbased': 3, 'similarity': 3, 'euclidean': 3, 'characteristic': 2, 'different': 2, 'each': 2, 'this': 2, 'acquisition': 2, 'system': 2, 'spci': 2, 'to': 2, 'characteristics': 2, 'method': 2, 'similar': 2, 'search': 2, 'as': 2, 'images': 2, 'feature': 2, 'extraction': 2, 'gray': 2, 'level': 2, 'run': 2, 'length': 2, 'matrix': 2, 'glrm': 2, 'on': 2, 'measurement': 2, 'test': 2, 'data': 2, 'art': 1, 'most': 1, 'important': 1, 'life': 1, 'indonesian': 1, 'society': 1, 'diversity': 1, 'comes': 1, 'several': 1, 'regions': 1, 'provinces': 1, 'thus': 1, 'symbolizing': 1, 'traits': 1, 'patterns': 1, 'area': 1, 'where': 1, 'grow': 1, 'develop': 1, 'final': 1, 'project': 1, 'has': 1, 'successfully': 1, 'created': 1, 'aims': 1, 'determine': 1, 'pattern': 1, 'or': 1, 'technique': 1, 'make': 1, 'comparisons': 1, 'between': 1, 'query': 1, 'present': 1, 'database': 1, 'study': 1, 'process': 1, 'eight': 1, 'classes': 1, 'namely': 1, 'cirebon': 1, 'bal': 1, 'jakarta': 1, 'pamekasan': 1, 'sumenep': 1, 'yogyakarta': 1, 'solo': 1, 'kalong': 1, 'object': 1, 'was': 1, 'built': 1, 'main': 1, 'done': 1, 'by': 1, 'making': 1, 'series': 1, 'pairs': 1, 'values': 1, 'i': 1, 'j': 1, 'row': 1, 'pixels': 1, 'certain': 1, 'direction': 1, 'results': 1, 'then': 1, 'performed': 1, 'application': 1, 'threshold': 1, 'value': 1, 'precision': 1, 'accuracy': 1, 'obtained': 1, 'for': 1, 'training': 1, 'number': 1, 'displayed': 1, 'keywords': 1, 'retrieval': 1})
-------------------------------------------
--- Data #773 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Endra Budi Arief
Judul: Sistem Pendukung Keputusan Rehabilitasi Bangunan Bersejarah Dengan Menggunakan Metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (F-AHP) Berbasis Spasial.
Pembimbing 1: Mula'ab. S. Si,. M. Kom
Pembimbing 2: Riza Alfita. S. T,. M. T
Abstrak (Raw): Bangunan bersejarah merupakan salah satu peninggalan cagar budaya kota lama yang banyak mengandung cerita pada jaman perang kemerdekaan dahulu yang perlu dilestarikan dan nilai tambah untuk kepariwisataan kota surabaya. Karakteristiknya selalu mengalami penurunan kondisi yang diindikasikan dengan terjadinya kerusakan pada fisik bangunannya. Untuk mempertahankan kondisi bangunan sesuai dengan umur rencana yang telah direncanakan, maka selama masa bangunan tersebut berdiri perlu kegiatan rehabilitasi berupa pemeliharaan dan pembangunan berdasarkan tingkat kerusakan bangunan yang termasuk dalam evaluasi analisis multi kriteria.
Namun sehubungan dengan keterbatasan anggaran, maka perlu dibuat prioritas berdasarkan berbagai kriteria dalam penanganan bangunan melalui mekanisme perencanaan pembangunan daerah. Penelitian menggunakan metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP) yang dikembangkan oleh Thomas L Saaty. Prioritas rehabilitasi bangunan akan ditampilkan melalui MapServer yang setiap letak bangunannya yang mengindikasikan rusak sedang, dan rusak berat.
Kata Kunci: Bangunan bersejarah, Analisis Multi Kriteria, Fuzzy AHP, MapServer.
Abstrak (Clean): bangunan bersejarah merupakan salah satu peninggalan cagar budaya kota lama yang banyak mengandung cerita pada jaman perang kemerdekaan dahulu yang perlu dilestarikan dan nilai tambah untuk kepariwisataan kota surabaya karakteristiknya selalu mengalami penurunan kondisi yang diindikasikan dengan terjadinya kerusakan pada fisik bangunannya untuk mempertahankan kondisi bangunan sesuai dengan umur rencana yang telah direncanakan maka selama masa bangunan tersebut berdiri perlu kegiatan rehabilitasi berupa pemeliharaan dan pembangunan berdasarkan tingkat kerusakan bangunan yang termasuk dalam evaluasi analisis multi kriteria namun sehubungan dengan keterbatasan anggaran maka perlu dibuat prioritas berdasarkan berbagai kriteria dalam penanganan bangunan melalui mekanisme perencanaan pembangunan daerah penelitian menggunakan metode fuzzy analytical hierarchy process fahp yang dikembangkan oleh thomas l saaty prioritas rehabilitasi bangunan akan ditampilkan melalui mapserver yang setiap letak bangunannya yang mengindikasikan rusak sedang dan rusak berat kata kunci bangunan bersejarah analisis multi kriteria fuzzy ahp mapserver
Abstrak (Stopwords Removed): bangunan bersejarah salah satu peninggalan cagar budaya kota lama banyak mengandung cerita jaman perang kemerdekaan dahulu perlu dilestarikan nilai tambah kepariwisataan kota surabaya karakteristiknya selalu mengalami penurunan kondisi diindikasikan terjadinya kerusakan fisik bangunannya mempertahankan kondisi bangunan sesuai umur rencana direncanakan selama masa bangunan tersebut berdiri perlu kegiatan rehabilitasi berupa pemeliharaan pembangunan berdasarkan tingkat kerusakan bangunan termasuk evaluasi analisis multi kriteria sehubungan keterbatasan anggaran perlu dibuat prioritas berdasarkan berbagai kriteria penanganan bangunan mekanisme perencanaan pembangunan daerah penelitian menggunakan metode fuzzy analytical hierarchy process fahp dikembangkan thomas l saaty prioritas rehabilitasi bangunan ditampilkan mapserver setiap letak bangunannya mengindikasikan rusak sedang rusak berat kata kunci bangunan bersejarah analisis multi kriteria fuzzy ahp mapserver
Abstrak (Stemmed): bangun sejarah salah satu tinggal cagar budaya kota lama banyak kandung cerita jaman perang merdeka dahulu perlu lestari nilai tambah pariwisata kota surabaya karakteristik selalu alami turun kondisi indikasi jadi rusa fisik bangun tahan kondisi bangun sesuai umur rencana rencana lama masa bangun sebut diri perlu giat rehabilitasi upa pelihara bangun dasar tingkat rusa bangun masuk evaluasi analisis multi kriteria hubung batas anggar perlu buat prioritas dasar bagai kriteria tangan bangun mekanisme rencana bangun daerah teliti guna metode fuzzy analytical hierarchy process fahp kembang thomas l saaty prioritas rehabilitasi bangun tampil mapserver tiap letak bangun indikasi rusak sedang rusak berat kata kunci bangun sejarah analisis multi kriteria fuzzy ahp mapserver
Abstrak (Corrected): bangui search salad sat lingual cigar buddy koto lama banyan bandung ceria jamal parang medea dahl peru restart nilgai tambac pariwisata koto surabaya karakteristik sell salami turn kondisi indikasi jade rush fisk bangui than kondisi bangui sexual amur recant recant lama mass bangui debut dirt peru gift rehabilitate up pelihara bangui dakar dingbat rush bangui mask evaluate analysis mufti criteria hung bats anger peru but priority dakar bahai criteria tanga bangui melanism recant bangui sarah elite gun metope fuzzy analytical hierarchy process fahd embank thomas l salty priority rehabilitate bangui tamil mapserver tip leak bangui indikasi rusk sedan rusk beat data bunch bangui search analysis mufti criteria fuzzy ah mapserver
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'bangun': 11, 'perlu': 3, 'rencana': 3, 'kriteria': 3, 'sejarah': 2, 'kota': 2, 'lama': 2, 'kondisi': 2, 'indikasi': 2, 'rusa': 2, 'rehabilitasi': 2, 'dasar': 2, 'analisis': 2, 'multi': 2, 'prioritas': 2, 'fuzzy': 2, 'mapserver': 2, 'rusak': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'tinggal': 1, 'cagar': 1, 'budaya': 1, 'banyak': 1, 'kandung': 1, 'cerita': 1, 'jaman': 1, 'perang': 1, 'merdeka': 1, 'dahulu': 1, 'lestari': 1, 'nilai': 1, 'tambah': 1, 'pariwisata': 1, 'surabaya': 1, 'karakteristik': 1, 'selalu': 1, 'alami': 1, 'turun': 1, 'jadi': 1, 'fisik': 1, 'tahan': 1, 'sesuai': 1, 'umur': 1, 'masa': 1, 'sebut': 1, 'diri': 1, 'giat': 1, 'upa': 1, 'pelihara': 1, 'tingkat': 1, 'masuk': 1, 'evaluasi': 1, 'hubung': 1, 'batas': 1, 'anggar': 1, 'buat': 1, 'bagai': 1, 'tangan': 1, 'mekanisme': 1, 'daerah': 1, 'teliti': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'fahp': 1, 'kembang': 1, 'thomas': 1, 'l': 1, 'saaty': 1, 'tampil': 1, 'tiap': 1, 'letak': 1, 'sedang': 1, 'berat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'ahp': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 13, 'to': 7, 'building': 6, 'in': 6, 'be': 3, 'and': 3, 'buildings': 3, 'historic': 2, 'is': 2, 'that': 2, 'needs': 2, 'by': 2, 'damage': 2, 'with': 2, 'rehabilitation': 2, 'development': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'analysis': 2, 'criteria': 2, 'through': 2, 'fuzzy': 2, 'mapserver': 2, 'damaged': 2, 'one': 1, 'relics': 1, 'cultural': 1, 'heritage': 1, 'old': 1, 'town': 1, 'contains': 1, 'many': 1, 'stories': 1, 'days': 1, 'before': 1, 'war': 1, 'independence': 1, 'preserved': 1, 'added': 1, 'value': 1, 'tourism': 1, 'city': 1, 'surabaya': 1, 'characteristics': 1, 'always': 1, 'decline': 1, 'conditions': 1, 'indicated': 1, 'occurrence': 1, 'physical': 1, 'maintain': 1, 'condition': 1, 'accordance': 1, 'planned': 1, 'design': 1, 'life': 1, 'during': 1, 'period': 1, 'standing': 1, 'need': 1, 'maintenance': 1, 'activities': 1, 'form': 1, 'level': 1, 'are': 1, 'included': 1, 'evaluation': 1, 'multicriteria': 1, 'however': 1, 'respect': 1, 'budgetary': 1, 'constraints': 1, 'priority': 1, 'created': 1, 'various': 1, 'handling': 1, 'mechanism': 1, 'regional': 1, 'planning': 1, 'research': 1, 'using': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'fahp': 1, 'developed': 1, 'thomas': 1, 'l': 1, 'saaty': 1, 'listed': 1, 'will': 1, 'displayed': 1, 'each': 1, 'indicating': 1, 'location': 1, 'were': 1, 'was': 1, 'heavily': 1, 'keywords': 1, 'multi': 1, 'ahp': 1})
-------------------------------------------
--- Data #774 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Moh Rudi
Judul: SISTEM PENENTU CALON PENERIMA BEASISWA IKSASS RAYON BANGKALAN MENGGUNAKAN METODE SMARTER DAN FORWARD CHAINING
Pembimbing 1: Achmad Ubaidillah, Ms.,S.T.,M.T
Pembimbing 2: Fika Hastarita Rachman, S.T., M.Eng
Abstrak (Raw): Beasiswa indentik dengan penghargaan yang diberikan kepada pelajar/santri berprestasi dalam studi yang ditempuhnya. IKSASS dalam menumbuhkan dan meningkatkan semangat santri untuk berprestasi dilakukan dengan memberikan penghargaan berupa beasiswa tiap semester. Proses seleksi calon penerima beasiswa di Ikatan Santri Alumni Salafiyah Syafiiyah (IKSASS) Rayon Kabupaten Bangkalan dilengkapi dengan berbagai kriteria. Seperti ekonomi keluarga, tanggungan keluarga, status orang tua dan lain-lain. Hal tersebut perlu diperhatikan dalam perhitungan penilaian terhadap kriteria dan harus benar-benar relevan karena pada dasarnya akan berpengaruh pada hasil akhirnya. Dengan menggunakan Sistem Pendukung keputusan, calon penerima beasiswa menggunakan metode SMARTER inferensi Forward Chaining yang akan dibuat, hasil yang didapat telah memenuhi kriteria yang diinginkan pihak IKSASS. Selain itu penggunaaan Forward Chaining efektif digunakan untuk mengantisipasi kesamaan hasil perankingan. Sehingga proses seleksi calon penerima beasiswa IKSASS rayon bangkalan tepat sasaran.
Kata kunci : sistem pendukung keputusan, Simple Multi-Atribute Rating Technique Exploiting Rank (SMARTER), Forward Chaining.
Abstrak (Clean): beasiswa indentik dengan penghargaan yang diberikan kepada pelajarsantri berprestasi dalam studi yang ditempuhnya iksass dalam menumbuhkan dan meningkatkan semangat santri untuk berprestasi dilakukan dengan memberikan penghargaan berupa beasiswa tiap semester proses seleksi calon penerima beasiswa di ikatan santri alumni salafiyah syafiiyah iksass rayon kabupaten bangkalan dilengkapi dengan berbagai kriteria seperti ekonomi keluarga tanggungan keluarga status orang tua dan lainlain hal tersebut perlu diperhatikan dalam perhitungan penilaian terhadap kriteria dan harus benarbenar relevan karena pada dasarnya akan berpengaruh pada hasil akhirnya dengan menggunakan sistem pendukung keputusan calon penerima beasiswa menggunakan metode smarter inferensi forward chaining yang akan dibuat hasil yang didapat telah memenuhi kriteria yang diinginkan pihak iksass selain itu penggunaaan forward chaining efektif digunakan untuk mengantisipasi kesamaan hasil perankingan sehingga proses seleksi calon penerima beasiswa iksass rayon bangkalan tepat sasaran kata kunci sistem pendukung keputusan simple multiatribute rating technique exploiting rank smarter forward chaining
Abstrak (Stopwords Removed): beasiswa indentik penghargaan diberikan kepada pelajarsantri berprestasi studi ditempuhnya iksass menumbuhkan meningkatkan semangat santri berprestasi dilakukan memberikan penghargaan berupa beasiswa tiap semester proses seleksi calon penerima beasiswa ikatan santri alumni salafiyah syafiiyah iksass rayon kabupaten bangkalan dilengkapi berbagai kriteria ekonomi keluarga tanggungan keluarga status orang tua lainlain tersebut perlu diperhatikan perhitungan penilaian kriteria harus benarbenar relevan dasarnya berpengaruh hasil akhirnya menggunakan sistem pendukung keputusan calon penerima beasiswa menggunakan metode smarter inferensi forward chaining dibuat hasil didapat memenuhi kriteria diinginkan pihak iksass selain penggunaaan forward chaining efektif digunakan mengantisipasi kesamaan hasil perankingan proses seleksi calon penerima beasiswa iksass rayon bangkalan tepat sasaran kata kunci sistem pendukung keputusan simple multiatribute rating technique exploiting rank smarter forward chaining
Abstrak (Stemmed): beasiswa indentik harga beri kepada pelajarsantri prestasi studi tempuh iksass tumbuh tingkat semangat santri prestasi laku beri harga upa beasiswa tiap semester proses seleksi calon terima beasiswa ikat santri alumni salafiyah syafiiyah iksass rayon kabupaten bangkal lengkap bagai kriteria ekonomi keluarga tanggung keluarga status orang tua lainlain sebut perlu perhati hitung nilai kriteria harus benarbenar relevan dasar pengaruh hasil akhir guna sistem dukung putus calon terima beasiswa guna metode smarter inferensi forward chaining buat hasil dapat penuh kriteria ingin pihak iksass selain penggunaaan forward chaining efektif guna antisipasi sama hasil perankingan proses seleksi calon terima beasiswa iksass rayon bangkal tepat sasar kata kunci sistem dukung putus simple multiatribute rating technique exploiting rank smarter forward chaining
Abstrak (Corrected): beasiswa indented hard bert keypad pelajarsantri prestos study tempeh sass tumble dingbat semang sentry prestos lake bert hard up beasiswa tip semester proves seeks salon terms beasiswa kat sentry alumni salafiyah syafiiyah sass rayon kabupaten bangka lengkap bahai criteria economic keluarga tagging keluarga status orang tea maintain debut peru perhaps hiding nilgai criteria harms benarbenar relevant dakar pengaruh hail air gun sister during puts salon terms beasiswa gun metope smarter inference forward chaining but hail apart punch criteria begin pick sass slain penggunaaan forward chaining efektif gun antisipasi same hail perankingan proves seeks salon terms beasiswa sass rayon bangka teat samar data bunch sister during puts simple multiatribute rating technique exploiting rank smarter forward chaining
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'beasiswa': 5, 'iksass': 4, 'calon': 3, 'terima': 3, 'kriteria': 3, 'hasil': 3, 'guna': 3, 'forward': 3, 'chaining': 3, 'harga': 2, 'beri': 2, 'prestasi': 2, 'santri': 2, 'proses': 2, 'seleksi': 2, 'rayon': 2, 'bangkal': 2, 'keluarga': 2, 'sistem': 2, 'dukung': 2, 'putus': 2, 'smarter': 2, 'indentik': 1, 'kepada': 1, 'pelajarsantri': 1, 'studi': 1, 'tempuh': 1, 'tumbuh': 1, 'tingkat': 1, 'semangat': 1, 'laku': 1, 'upa': 1, 'tiap': 1, 'semester': 1, 'ikat': 1, 'alumni': 1, 'salafiyah': 1, 'syafiiyah': 1, 'kabupaten': 1, 'lengkap': 1, 'bagai': 1, 'ekonomi': 1, 'tanggung': 1, 'status': 1, 'orang': 1, 'tua': 1, 'lainlain': 1, 'sebut': 1, 'perlu': 1, 'perhati': 1, 'hitung': 1, 'nilai': 1, 'harus': 1, 'benarbenar': 1, 'relevan': 1, 'dasar': 1, 'pengaruh': 1, 'akhir': 1, 'metode': 1, 'inferensi': 1, 'buat': 1, 'dapat': 1, 'penuh': 1, 'ingin': 1, 'pihak': 1, 'selain': 1, 'penggunaaan': 1, 'efektif': 1, 'antisipasi': 1, 'sama': 1, 'perankingan': 1, 'tepat': 1, 'sasar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'simple': 1, 'multiatribute': 1, 'rating': 1, 'technique': 1, 'exploiting': 1, 'rank': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 9, 'of': 6, 'to': 6, 'decision': 4, 'support': 4, 'is': 3, 'with': 3, 'iksass': 3, 'forward': 3, 'chaining': 3, 'systems': 2, 'a': 2, 'system': 2, 'used': 2, 'students': 2, 'have': 2, 'scholarship': 2, 'be': 2, 'criteria': 2, 'smarter': 2, 'are': 1, 'part': 1, 'computerbased': 1, 'information': 1, 'making': 1, 'within': 1, 'an': 1, 'organization': 1, 'or': 1, 'company': 1, 'scholarships': 1, 'identic': 1, 'award': 1, 'given': 1, 'that': 1, 'excellent': 1, 'in': 1, 'their': 1, 'study': 1, 'initiate': 1, 'improve': 1, 'spirit': 1, 'achievement': 1, 'by': 1, 'giving': 1, 'awards': 1, 'for': 1, 'each': 1, 'semester': 1, 'process': 1, 'selection': 1, 'recipients': 1, 'at': 1, 'ikat': 1, 'santri': 1, 'alumni': 1, 'salafiyah': 1, 'syafiiyah': 1, 'bangkal': 1, 'region': 1, 'equipped': 1, 'many': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'family': 1, 'income': 1, 'dependents': 1, 'status': 1, 'parents': 1, 'and': 1, 'others': 1, 'using': 1, 'inferensi': 1, 'made': 1, 'results': 1, 'met': 1, 'desired': 1, 'besides': 1, 'use': 1, 'effectively': 1, 'anticipate': 1, 'similarity': 1, 'assessment': 1, 'keywords': 1, 'simple': 1, 'multiatribute': 1, 'rating': 1, 'technique': 1, 'exploiting': 1, 'rank': 1})
-------------------------------------------
--- Data #775 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Rahilah
Judul: Aplikasi Penerjemah Bahasa Madura-Indonesia Dan Indonesia-Madura Menggunakan Free Contex Parsing Algorithm
Pembimbing 1: Firdaus Solihin, S.Kom.,M.Kom
Pembimbing 2: Fika Hastarita Rachman,S.T.,M.Eng
Abstrak (Raw): Bahasa Madura sebagai salah satu bahasa daerah di Indonesia sudah mulai kehilangan identitas. Hal ini disebabkan minimnya pengetahuan dan sedikitnya pola pelestarian terhadap Bahasa Madura. Oleh karena itu, perlu adanya pola pembelajaran yang lebih efektif agar transformasi pengetahuan terus berjalan. Salah satunya dengan membuat aplikasi penerjemah Bahasa Madura-Indonesia dan juga sebaliknya. Untuk dapat menerjemahkan kata ataupun kalimat tersebut, dalam penelitian ini digunakan metode Free Context Parsing Algorithm. Dengan adanya aplikasi ini dapat menjadi referensi dalam mempelajari dan meningkatkan kemampuan berbahasa, mulai dari tingkatan Bahasa Madura yang paling umum (Enje’-Iyeh) hingga ke tingkatan Bahasa Madura yang paling halus (Engghi-Bunten), sehingga Bahasa Madura dapat bertahan dan lebih dikenal oleh masyarakat Madura maupun masyarakat luar Madura. Karena aplikasi yang berbasis web ini mampu menerjemahkan bahasa mulai dari Bahasa Madura ke Bahasa Indonesia dan dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Madura. Dari hasil pengujian yang dilakukan terhadap beberapa kalimat dan dokumen, sistem ini sudah dapat dimengerti dan hasilnya cukup baik. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata nilai presisi yang diperoleh sebesar 90%. Namun, masih terdapat kekurangan pada hasil terjemahan yang belum sempurna dari segi tata Bahasa Madura.
Kata kunci: Aplikasi Penerjemah Bahasa, Free Contex Parsing Algorithm.
Abstrak (Clean): bahasa madura sebagai salah satu bahasa daerah di indonesia sudah mulai kehilangan identitas hal ini disebabkan minimnya pengetahuan dan sedikitnya pola pelestarian terhadap bahasa madura oleh karena itu perlu adanya pola pembelajaran yang lebih efektif agar transformasi pengetahuan terus berjalan salah satunya dengan membuat aplikasi penerjemah bahasa maduraindonesia dan juga sebaliknya untuk dapat menerjemahkan kata ataupun kalimat tersebut dalam penelitian ini digunakan metode free context parsing algorithm dengan adanya aplikasi ini dapat menjadi referensi dalam mempelajari dan meningkatkan kemampuan berbahasa mulai dari tingkatan bahasa madura yang paling umum enje’iyeh hingga ke tingkatan bahasa madura yang paling halus engghibunten sehingga bahasa madura dapat bertahan dan lebih dikenal oleh masyarakat madura maupun masyarakat luar madura karena aplikasi yang berbasis web ini mampu menerjemahkan bahasa mulai dari bahasa madura ke bahasa indonesia dan dari bahasa indonesia ke bahasa madura dari hasil pengujian yang dilakukan terhadap beberapa kalimat dan dokumen sistem ini sudah dapat dimengerti dan hasilnya cukup baik hal ini dibuktikan dengan ratarata nilai presisi yang diperoleh sebesar namun masih terdapat kekurangan pada hasil terjemahan yang belum sempurna dari segi tata bahasa madura kata kunci aplikasi penerjemah bahasa free contex parsing algorithm
Abstrak (Stopwords Removed): bahasa madura salah satu bahasa daerah indonesia sudah mulai kehilangan identitas disebabkan minimnya pengetahuan sedikitnya pola pelestarian bahasa madura perlu adanya pola pembelajaran lebih efektif transformasi pengetahuan terus berjalan salah satunya membuat aplikasi penerjemah bahasa maduraindonesia sebaliknya dapat menerjemahkan kata ataupun kalimat tersebut penelitian digunakan metode free context parsing algorithm adanya aplikasi dapat menjadi referensi mempelajari meningkatkan kemampuan berbahasa mulai tingkatan bahasa madura paling umum enje’iyeh hingga tingkatan bahasa madura paling halus engghibunten bahasa madura dapat bertahan lebih dikenal masyarakat madura maupun masyarakat luar madura aplikasi berbasis web mampu menerjemahkan bahasa mulai bahasa madura bahasa indonesia bahasa indonesia bahasa madura hasil pengujian dilakukan beberapa kalimat dokumen sistem sudah dapat dimengerti hasilnya cukup baik dibuktikan ratarata nilai presisi diperoleh sebesar masih terdapat kekurangan hasil terjemahan belum sempurna segi tata bahasa madura kata kunci aplikasi penerjemah bahasa free contex parsing algorithm
Abstrak (Stemmed): bahasa madura salah satu bahasa daerah indonesia sudah mulai hilang identitas sebab minim tahu sedikit pola lestari bahasa madura perlu ada pola ajar lebih efektif transformasi tahu terus jalan salah satu buat aplikasi terjemah bahasa maduraindonesia balik dapat terjemah kata atau kalimat sebut teliti guna metode free context parsing algorithm ada aplikasi dapat jadi referensi ajar tingkat mampu bahasa mulai tingkat bahasa madura paling umum enje iyeh hingga tingkat bahasa madura paling halus engghibunten bahasa madura dapat tahan lebih kenal masyarakat madura maupun masyarakat luar madura aplikasi bas web mampu terjemah bahasa mulai bahasa madura bahasa indonesia bahasa indonesia bahasa madura hasil uji laku beberapa kalimat dokumen sistem sudah dapat erti hasil cukup baik bukti ratarata nilai presisi oleh besar masih dapat kurang hasil terjemah belum sempurna segi tata bahasa madura kata kunci aplikasi terjemah bahasa free contex parsing algorithm
Abstrak (Corrected): bahama madura salad sat bahama sarah indonesia judah mule hang identity kebab minim tau sedikit pola restart bahama madura peru ada pola ajar leash efektif transforms tau terms alan salad sat but aplikasi terefah bahama maduraindonesia balk apart terefah data tau kalat debut elite gun metope free context parsing algorithm ada aplikasi apart jade reference ajar dingbat camp bahama mule dingbat bahama madura paling mum one idea hinges dingbat bahama madura paling halls engghibunten bahama madura apart than leash penal masyarakat madura maun masyarakat liar madura aplikasi was web camp terefah bahama mule bahama madura bahama indonesia bahama indonesia bahama madura hail uni lake beberapa kalat document sister judah apart ert hail cutup back but ratarata nilgai press olen bear mash apart during hail terefah begum tempura semi data bahama madura data bunch aplikasi terefah bahama free context parsing algorithm
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'bahasa': 15, 'madura': 10, 'terjemah': 5, 'dapat': 5, 'aplikasi': 4, 'indonesia': 3, 'mulai': 3, 'tingkat': 3, 'hasil': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'sudah': 2, 'tahu': 2, 'pola': 2, 'ada': 2, 'ajar': 2, 'lebih': 2, 'kata': 2, 'kalimat': 2, 'free': 2, 'parsing': 2, 'algorithm': 2, 'mampu': 2, 'paling': 2, 'masyarakat': 2, 'daerah': 1, 'hilang': 1, 'identitas': 1, 'sebab': 1, 'minim': 1, 'sedikit': 1, 'lestari': 1, 'perlu': 1, 'efektif': 1, 'transformasi': 1, 'terus': 1, 'jalan': 1, 'buat': 1, 'maduraindonesia': 1, 'balik': 1, 'atau': 1, 'sebut': 1, 'teliti': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'context': 1, 'jadi': 1, 'referensi': 1, 'umum': 1, 'enje': 1, 'iyeh': 1, 'hingga': 1, 'halus': 1, 'engghibunten': 1, 'tahan': 1, 'kenal': 1, 'maupun': 1, 'luar': 1, 'bas': 1, 'web': 1, 'uji': 1, 'laku': 1, 'beberapa': 1, 'dokumen': 1, 'sistem': 1, 'erti': 1, 'cukup': 1, 'baik': 1, 'bukti': 1, 'ratarata': 1, 'nilai': 1, 'presisi': 1, 'oleh': 1, 'besar': 1, 'masih': 1, 'kurang': 1, 'belum': 1, 'sempurna': 1, 'segi': 1, 'tata': 1, 'kunci': 1, 'contex': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 12, 'the': 12, 'to': 12, 'language': 9, 'is': 9, 'and': 8, 'madurese': 6, 'this': 6, 'in': 5, 'by': 4, 'application': 4, 'able': 4, 'from': 4, 'madura': 4, 'a': 3, 'be': 3, 'translate': 3, 'english': 3, 'as': 2, 'one': 2, 'knowledge': 2, 'patterns': 2, 'it': 2, 'more': 2, 'learning': 2, 'madureseindonesian': 2, 'free': 2, 'parsing': 2, 'algorithm': 2, 'most': 2, 'level': 2, 'because': 2, 'webbased': 2, 'indonesian': 2, 'results': 2, 'are': 2, 'which': 1, 'regional': 1, 'languages': 1, 'indonesia': 1, 'has': 1, 'started': 1, 'lose': 1, 'its': 1, 'identity': 1, 'due': 1, 'lack': 1, 'conservation': 1, 'therefore': 1, 'needs': 1, 'effective': 1, 'pattern': 1, 'order': 1, 'transformation': 1, 'continues': 1, 'making': 1, 'translator': 1, 'contrary': 1, 'word': 1, 'or': 1, 'sentence': 1, 'study': 1, 'used': 1, 'method': 1, 'context': 1, 'with': 1, 'could': 1, 'reference': 1, 'learn': 1, 'improve': 1, 'skills': 1, 'common': 1, 'enjeiyeh': 1, 'refined': 1, 'engghibunten': 1, 'so': 1, 'can': 1, 'survived': 1, 'recognized': 1, 'people': 1, 'themselves': 1, 'well': 1, 'outside': 1, 'society': 1, 'that': 1, 'indonesianmadurese': 1, 'testing': 1, 'performance': 1, 'on': 1, 'few': 1, 'sentences': 1, 'documents': 1, 'system': 1, 'understand': 1, 'quite': 1, 'good': 1, 'evidenced': 1, 'average': 1, 'precision': 1, 'values': 1, 'obtained': 1, 'however': 1, 'there': 1, 'still': 1, 'flaws': 1, 'translation': 1, 'not': 1, 'perfect': 1, 'terms': 1, 'grammar': 1, 'keywords': 1, 'aplication': 1, 'ttranslator': 1, 'contex': 1})
-------------------------------------------
--- Data #776 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Andi Sholihin
Judul: PENERAPAN MODIFIKASI METODE ENHANCED CONFIX STRIPPING STEMMER PADA TEKS BERBAHASA MADURA
Pembimbing 1: Firdaus Solihin, S.Kom.,M.Kom.
Pembimbing 2: Fika Hastarita Rachman, S.T., M.Eng
Abstrak (Raw): Stemming adalah teknik untuk menemukan kata dasar dari sebuah kata yang telah mengalami imbuhan dengan cara menghilangkan atau menghapus imbuhan-imbuhan tersebut. Algoritma Enhanced Confix Stripping Stemmer adalah algoritma stemming yang akurat untuk mencari bentuk dasar dari suatu kata dalam Bahasa Indonesia. Bahasa Madura memiliki struktur morfologi yang mirip dengan Bahasa Indonesia. Bahasa Madura memiliki kata yang dapat dibentuk dari awalan (ter-ater), akhiran (panoteng) dan sisipan (sesselan) dan Kata Ulang (Rangkebbhan). Modifikasi algoritma Enhanced Confix Stripping Stemmer dilakukan pada tabel aturan pemenggalan, langkah-langkah algoritma dan penambahan langkah algoritma sesuai dengan morfologi Bahasa Madura. Dengan demikian dapat dihasilkan sebuah algoritma baru yang dikembangkan dari algoritma Enhanced Confix Stripping Stemmer. Setelah melakukan beberapa analisa dan pengujian dengan menggunakan sistem yang telah dibangun maka diperoleh hasil dari modifikasi algoritma Enhanced Confix Stripping Stemmer pada teks berbahasa Madura. Persentase kata Bahasa Madura yang berhasil distemming adalah 95,75 % dari 400 kata yang diuji. Dengan demikian modifikasi Enhanced Confix Stripping Stemmer pada teks berbahasa Madura dinilai efektif untuk diterapkan.
Abstrak (Clean): stemming adalah teknik untuk menemukan kata dasar dari sebuah kata yang telah mengalami imbuhan dengan cara menghilangkan atau menghapus imbuhanimbuhan tersebut algoritma enhanced confix stripping stemmer adalah algoritma stemming yang akurat untuk mencari bentuk dasar dari suatu kata dalam bahasa indonesia bahasa madura memiliki struktur morfologi yang mirip dengan bahasa indonesia bahasa madura memiliki kata yang dapat dibentuk dari awalan terater akhiran panoteng dan sisipan sesselan dan kata ulang rangkebbhan modifikasi algoritma enhanced confix stripping stemmer dilakukan pada tabel aturan pemenggalan langkahlangkah algoritma dan penambahan langkah algoritma sesuai dengan morfologi bahasa madura dengan demikian dapat dihasilkan sebuah algoritma baru yang dikembangkan dari algoritma enhanced confix stripping stemmer setelah melakukan beberapa analisa dan pengujian dengan menggunakan sistem yang telah dibangun maka diperoleh hasil dari modifikasi algoritma enhanced confix stripping stemmer pada teks berbahasa madura persentase kata bahasa madura yang berhasil distemming adalah dari kata yang diuji dengan demikian modifikasi enhanced confix stripping stemmer pada teks berbahasa madura dinilai efektif untuk diterapkan
Abstrak (Stopwords Removed): stemming teknik menemukan kata dasar kata mengalami imbuhan cara menghilangkan menghapus imbuhanimbuhan tersebut algoritma enhanced confix stripping stemmer algoritma stemming akurat mencari bentuk dasar kata bahasa indonesia bahasa madura memiliki struktur morfologi mirip bahasa indonesia bahasa madura memiliki kata dapat dibentuk awalan terater akhiran panoteng sisipan sesselan kata ulang rangkebbhan modifikasi algoritma enhanced confix stripping stemmer dilakukan tabel aturan pemenggalan langkahlangkah algoritma penambahan langkah algoritma sesuai morfologi bahasa madura demikian dapat dihasilkan algoritma baru dikembangkan algoritma enhanced confix stripping stemmer melakukan beberapa analisa pengujian menggunakan sistem dibangun diperoleh hasil modifikasi algoritma enhanced confix stripping stemmer teks berbahasa madura persentase kata bahasa madura berhasil distemming kata diuji demikian modifikasi enhanced confix stripping stemmer teks berbahasa madura dinilai efektif diterapkan
Abstrak (Stemmed): stemming teknik temu kata dasar kata alami imbuh cara hilang hapus imbuhanimbuhan sebut algoritma enhanced confix stripping stemmer algoritma stemming akurat cari bentuk dasar kata bahasa indonesia bahasa madura milik struktur morfologi mirip bahasa indonesia bahasa madura milik kata dapat bentuk awal terater akhir panoteng sisip sesselan kata ulang rangkebbhan modifikasi algoritma enhanced confix stripping stemmer laku tabel atur penggal langkahlangkah algoritma tambah langkah algoritma sesuai morfologi bahasa madura demikian dapat hasil algoritma baru kembang algoritma enhanced confix stripping stemmer laku beberapa analisa uji guna sistem bangun oleh hasil modifikasi algoritma enhanced confix stripping stemmer teks bahasa madura persentase kata bahasa madura hasil distemming kata uji demikian modifikasi enhanced confix stripping stemmer teks bahasa madura nilai efektif terap
Abstrak (Corrected): stemming tennis temp data dakar data salami imbue cara hang apus imbuhanimbuhan debut algorithm enhanced confirm stripping steamer algorithm stemming aura care bent dakar data bahama indonesia bahama madura milk structure morfologi mirin bahama indonesia bahama madura milk data apart bent away treater air panting ship sesselan data slang rangkebbhan modifikasi algorithm enhanced confirm stripping steamer lake table amur penal langkahlangkah algorithm tambac bangka algorithm sexual morfologi bahama madura domitian apart hail algorithm bar embank algorithm enhanced confirm stripping steamer lake beberapa analyst uni gun sister bangui olen hail modifikasi algorithm enhanced confirm stripping steamer tens bahama madura percentage data bahama madura hail stemming data uni domitian modifikasi enhanced confirm stripping steamer tens bahama madura nilgai efektif trap
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'algoritma': 8, 'bahasa': 8, 'kata': 7, 'madura': 6, 'enhanced': 5, 'confix': 5, 'stripping': 5, 'stemmer': 5, 'modifikasi': 3, 'hasil': 3, 'stemming': 2, 'dasar': 2, 'bentuk': 2, 'indonesia': 2, 'milik': 2, 'morfologi': 2, 'dapat': 2, 'laku': 2, 'demikian': 2, 'uji': 2, 'teks': 2, 'teknik': 1, 'temu': 1, 'alami': 1, 'imbuh': 1, 'cara': 1, 'hilang': 1, 'hapus': 1, 'imbuhanimbuhan': 1, 'sebut': 1, 'akurat': 1, 'cari': 1, 'struktur': 1, 'mirip': 1, 'awal': 1, 'terater': 1, 'akhir': 1, 'panoteng': 1, 'sisip': 1, 'sesselan': 1, 'ulang': 1, 'rangkebbhan': 1, 'tabel': 1, 'atur': 1, 'penggal': 1, 'langkahlangkah': 1, 'tambah': 1, 'langkah': 1, 'sesuai': 1, 'baru': 1, 'kembang': 1, 'beberapa': 1, 'analisa': 1, 'guna': 1, 'sistem': 1, 'bangun': 1, 'oleh': 1, 'persentase': 1, 'distemming': 1, 'nilai': 1, 'efektif': 1, 'terap': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'of': 8, 'a': 6, 'algorithm': 6, 'language': 6, 'to': 5, 'enhanced': 5, 'confix': 5, 'stripping': 5, 'stemmer': 5, 'madurese': 5, 'word': 4, 'that': 4, 'and': 4, 'stemming': 3, 'is': 3, 'has': 3, 'find': 2, 'by': 2, 'in': 2, 'indonesian': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'on': 2, 'thus': 2, 'text': 2, 'technique': 1, 'root': 1, 'been': 1, 'experienced': 1, 'removing': 1, 'affixes': 1, 'accurate': 1, 'basic': 1, 'form': 1, 'morphological': 1, 'structure': 1, 'similar': 1, 'formed': 1, 'from': 1, 'prefix': 1, 'terater': 1, 'suffix': 1, 'panoteng': 1, 'insertions': 1, 'sesselan': 1, 'reduplication': 1, 'rangkebbhan': 1, 'modifications': 1, 'performed': 1, 'table': 1, 'decapitation': 1, 'rules': 1, 'measures': 1, 'additional': 1, 'step': 1, 'according': 1, 'morphology': 1, 'it': 1, 'produced': 1, 'newly': 1, 'developed': 1, 'algorithms': 1, 'after': 1, 'doing': 1, 'some': 1, 'analysis': 1, 'testing': 1, 'using': 1, 'system': 1, 'built': 1, 'obtained': 1, 'results': 1, 'modified': 1, 'percentage': 1, 'successful': 1, 'words': 1, 'were': 1, 'tested': 1, 'modification': 1, 'madura': 1, 'considered': 1, 'effective': 1, 'implement': 1})
-------------------------------------------
--- Data #777 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Erwin Andriyansyah
Judul: PENJADWALAN PRODUKSI ROKOK MENGGUNAKAN METODE SHORTEST PROCESSING TIME UNTUK MENDUKUNG PENERAPAN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT
Pembimbing 1: Ba’in Khusnul Khotimah, ST., M.Kom.
Pembimbing 2: Yeni Kustiyahningsih, S.kom., M.kom.
Abstrak (Raw): Dalam pola supply chain management terdapat aktivitas penjadwalan produksi. Perubahan penjadwalan pada produksi merupakan hal yang sering terjadi untuk memenuhi permintaan konsumen, Penjadwalan produksi merupakan salah satu fungsi dari pengawasan produksi yang mempunyai peranan yang cukup penting dalam memaksimalkan pendapatan penjualan, dan meminimalkan biaya produksi, dan proses produksi akan berjalan dengan efisien. Sedangkan proses produksi berjalan dengan efisien, maka proses supply chain management mengalir dengan lancar. Permasalahan yang ada di perusahaan rokok gudang alam, tidak adanya penjadwalan produksi pada perusahaan tersebut, dan pihak sales tidak tahu kapan barang akan dikirim. Dan pihak pemesan atau agen tidak mengetahui kapan barangnya bisa diterima, sehingga proses supply chain management tidak berjalan dengan baik. Dalam penelitian ini, diadakan pengalokasian bahan-bahan baku dan bahan-bahan pembantu, serta kelengkapan pengolahan di setiap instalasi atau fasilitas yang telah ditentukan untuk menunjang proses supply chain berjalan dengan baik. Hasil dari penjadwalan meliputi jumlah produk yang dihasilkan dan pengolahan pada produk tersebut, terutama pada bagian yang didahulukan dalam proses produksi untuk melakukan penjadwalan produksi rokok. Yang pada pengurutannya menggunakan metode shortest processing time, menghasilkan penjadwalan produksi rokok yang meminimalisir keterlambatan sesuai dengan permintaan konsumen.
Kata Kunci: Penjadwaln produksi, Shortest Processing Time, supply chain management
Abstrak (Clean): dalam pola supply chain management terdapat aktivitas penjadwalan produksi perubahan penjadwalan pada produksi merupakan hal yang sering terjadi untuk memenuhi permintaan konsumen penjadwalan produksi merupakan salah satu fungsi dari pengawasan produksi yang mempunyai peranan yang cukup penting dalam memaksimalkan pendapatan penjualan dan meminimalkan biaya produksi dan proses produksi akan berjalan dengan efisien sedangkan proses produksi berjalan dengan efisien maka proses supply chain management mengalir dengan lancar permasalahan yang ada di perusahaan rokok gudang alam tidak adanya penjadwalan produksi pada perusahaan tersebut dan pihak sales tidak tahu kapan barang akan dikirim dan pihak pemesan atau agen tidak mengetahui kapan barangnya bisa diterima sehingga proses supply chain management tidak berjalan dengan baik dalam penelitian ini diadakan pengalokasian bahanbahan baku dan bahanbahan pembantu serta kelengkapan pengolahan di setiap instalasi atau fasilitas yang telah ditentukan untuk menunjang proses supply chain berjalan dengan baik hasil dari penjadwalan meliputi jumlah produk yang dihasilkan dan pengolahan pada produk tersebut terutama pada bagian yang didahulukan dalam proses produksi untuk melakukan penjadwalan produksi rokok yang pada pengurutannya menggunakan metode shortest processing time menghasilkan penjadwalan produksi rokok yang meminimalisir keterlambatan sesuai dengan permintaan konsumen kata kunci penjadwaln produksi shortest processing time supply chain management
Abstrak (Stopwords Removed): pola supply chain management terdapat aktivitas penjadwalan produksi perubahan penjadwalan produksi sering terjadi memenuhi permintaan konsumen penjadwalan produksi salah satu fungsi pengawasan produksi mempunyai peranan cukup penting memaksimalkan pendapatan penjualan meminimalkan biaya produksi proses produksi berjalan efisien sedangkan proses produksi berjalan efisien proses supply chain management mengalir lancar permasalahan ada perusahaan rokok gudang alam adanya penjadwalan produksi perusahaan tersebut pihak sales tahu kapan barang dikirim pihak pemesan agen mengetahui kapan barangnya diterima proses supply chain management berjalan baik penelitian diadakan pengalokasian bahanbahan baku bahanbahan pembantu kelengkapan pengolahan setiap instalasi fasilitas ditentukan menunjang proses supply chain berjalan baik hasil penjadwalan meliputi jumlah produk dihasilkan pengolahan produk tersebut terutama bagian didahulukan proses produksi melakukan penjadwalan produksi rokok pengurutannya menggunakan metode shortest processing time menghasilkan penjadwalan produksi rokok meminimalisir keterlambatan sesuai permintaan konsumen kata kunci penjadwaln produksi shortest processing time supply chain management
Abstrak (Stemmed): pola supply chain management dapat aktivitas jadwal produksi ubah jadwal produksi sering jadi penuh minta konsumen jadwal produksi salah satu fungsi awas produksi punya peran cukup penting maksimal dapat jual minimal biaya produksi proses produksi jalan efisien sedang proses produksi jalan efisien proses supply chain management alir lancar masalah ada usaha rokok gudang alam ada jadwal produksi usaha sebut pihak sales tahu kapan barang kirim pihak mes agen tahu kapan barang terima proses supply chain management jalan baik teliti ada alokasi bahanbahan baku bahanbahan bantu lengkap olah tiap instalasi fasilitas tentu tunjang proses supply chain jalan baik hasil jadwal liput jumlah produk hasil olah produk sebut utama bagi dahulu proses produksi laku jadwal produksi rokok urut guna metode shortest processing time hasil jadwal produksi rokok meminimalisir lambat sesuai minta konsumen kata kunci penjadwaln produksi shortest processing time supply chain management
Abstrak (Corrected): pola supply chain management apart aktivitas radial produksi bah radial produksi seeing jade punch mint consumed radial produksi salad sat fungi was produksi puny pecan cutup panting maximal apart dual minimal bay produksi proves produksi alan elision sedan proves produksi alan elision proves supply chain management air lancer marsala ada sara rook gang alarm ada radial produksi sara debut pick sales tau japan baring kirin pick mes age tau japan baring terms proves supply chain management alan back elite ada alkali bahanbahan baku bahanbahan bantu lengkap blah tip installs basilicas tent tuning proves supply chain alan back hail radial lieut mullah proud hail blah proud debut mama bag dahl proves produksi lake radial produksi rook rut gun metope shortest processing time hail radial produksi rook meminimalisir lambast sexual mint consumed data bunch penjadwaln produksi shortest processing time supply chain management
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produksi': 12, 'jadwal': 7, 'proses': 6, 'supply': 5, 'chain': 5, 'management': 4, 'jalan': 4, 'ada': 3, 'rokok': 3, 'hasil': 3, 'dapat': 2, 'minta': 2, 'konsumen': 2, 'efisien': 2, 'usaha': 2, 'sebut': 2, 'pihak': 2, 'tahu': 2, 'kapan': 2, 'barang': 2, 'baik': 2, 'bahanbahan': 2, 'olah': 2, 'produk': 2, 'shortest': 2, 'processing': 2, 'time': 2, 'pola': 1, 'aktivitas': 1, 'ubah': 1, 'sering': 1, 'jadi': 1, 'penuh': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'fungsi': 1, 'awas': 1, 'punya': 1, 'peran': 1, 'cukup': 1, 'penting': 1, 'maksimal': 1, 'jual': 1, 'minimal': 1, 'biaya': 1, 'sedang': 1, 'alir': 1, 'lancar': 1, 'masalah': 1, 'gudang': 1, 'alam': 1, 'sales': 1, 'kirim': 1, 'mes': 1, 'agen': 1, 'terima': 1, 'teliti': 1, 'alokasi': 1, 'baku': 1, 'bantu': 1, 'lengkap': 1, 'tiap': 1, 'instalasi': 1, 'fasilitas': 1, 'tentu': 1, 'tunjang': 1, 'liput': 1, 'jumlah': 1, 'utama': 1, 'bagi': 1, 'dahulu': 1, 'laku': 1, 'urut': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'meminimalisir': 1, 'lambat': 1, 'sesuai': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'penjadwaln': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 12, 'production': 8, 'scheduling': 7, 'is': 7, 'in': 6, 'process': 6, 'and': 5, 'supply': 4, 'chain': 4, 'to': 4, 'working': 4, 'management': 3, 'will': 3, 'be': 3, 'well': 3, 'cigarette': 3, 'processing': 3, 'activity': 2, 'one': 2, 'demand': 2, 'productivity': 2, 'that': 2, 'out': 2, 'efficiently': 2, 'if': 2, 'party': 2, 'when': 2, 'goods': 2, 'not': 2, 'it': 2, 'as': 2, 'which': 2, 'shortest': 2, 'time': 2, 'provided': 1, 'pattern': 1, 'change': 1, 'likely': 1, 'happen': 1, 'complete': 1, 'customer': 1, 's': 1, 'function': 1, 'supervising': 1, 'has': 1, 'an': 1, 'important': 1, 'role': 1, 'maximizing': 1, 'selling': 1, 'profit': 1, 'minimizing': 1, 'expenses': 1, 'its': 1, 'problem': 1, 'company': 1, 'happens': 1, 'unavailability': 1, 'occurs': 1, 'so': 1, 'sales': 1, 'cannot': 1, 'confirm': 1, 'delivered': 1, 'buyer': 1, 'do': 1, 'recognize': 1, 'they': 1, 'can': 1, 'hand': 1, 'makes': 1, 'scm': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'held': 1, 'allocation': 1, 'raw': 1, 'auxiliary': 1, 'materials': 1, 'completeness': 1, 'every': 1, 'installation': 1, 'push': 1, 'results': 1, 'covers': 1, 'numbers': 1, 'product': 1, 'how': 1, 'apply': 1, 'especially': 1, 'part': 1, 'scheduled': 1, 'for': 1, 'method': 1, 'using': 1, 'produces': 1, 'minimizes': 1, 'delay': 1, 'accordance': 1, 'with': 1, 'consumer': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #778 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Erwanto Indra Sasmita
Judul: Sistem Pemilihan Supplier di Apotek Menggunakan Metode Fuzzy Analytical Network Process (FANP)
Pembimbing 1: Firli Irhamni, ST., M.Kom.
Pembimbing 2: Diana Rahmawati, S.T, M.T.
Abstrak (Raw): Kegiatan yang dilakukan di apotek yaitu transaksi penjualan obat kepada konsumen dan pembelian obat dari supplier. Karena suplier yang datang banyak, maka pihak apotek harus memilih suplier yang tepat, supaya usaha apotek dapat berjalan lancar. Untuk menyelesaikan permasalaha n di atas, pada penelitian ini dilakukan pendekatan Fuzzy Analytical Network Process (FANP) untuk memilih supplier obat terbaik untuk apotek. Penggunaan fuzzy bertujuan untuk mengakomodasi sifat samar dalam pengambilan keputusan untuk memberikan pertimbangan yang dapat mengatasi ketidakpastian didalam kriteria-kriteria kualitatif. Metode FANP dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan pengambilan keputusan yang terdapat hubungan saling mempengaruhi antar kriteria dalam suatu level tertentu. Proses penghitungan FANP terhadap 5 supplier apotek Yakersuda yaitu Kallista, APL, AAM, Parit Padang dan Barito memperoleh hasil akhir bahwa terdapat 4 supplier yang mempunyai target sesuai dengan penilaian dari tiap kriteria dari perbandingan semua alternatif. Kriteria yang terpilih yaitu kualitas obat, ketepatan waktu, ketepatan jumlah, pengemasan, sistem komunikasi dan kerjasama, prosedur pembayaran, frekuensi pengiriman dan harga obat. Supplier yang terpilih yaitu Kallista, APL, AAM dan Barito dengan nilai bobot secara berturut-turut 3,19;3,19;3,19 dan 3,11. Hasil pemilihan tersebut memperoleh nilai prosentase sebesar 80% dari hasil verifikasi uji sistem.
Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Apotek, Perangkingan Supplier, Fuzzy Analytical Network Process (FANP)
Abstrak (Clean): kegiatan yang dilakukan di apotek yaitu transaksi penjualan obat kepada konsumen dan pembelian obat dari supplier karena suplier yang datang banyak maka pihak apotek harus memilih suplier yang tepat supaya usaha apotek dapat berjalan lancar untuk menyelesaikan permasalaha n di atas pada penelitian ini dilakukan pendekatan fuzzy analytical network process fanp untuk memilih supplier obat terbaik untuk apotek penggunaan fuzzy bertujuan untuk mengakomodasi sifat samar dalam pengambilan keputusan untuk memberikan pertimbangan yang dapat mengatasi ketidakpastian didalam kriteriakriteria kualitatif metode fanp dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan pengambilan keputusan yang terdapat hubungan saling mempengaruhi antar kriteria dalam suatu level tertentu proses penghitungan fanp terhadap supplier apotek yakersuda yaitu kallista apl aam parit padang dan barito memperoleh hasil akhir bahwa terdapat supplier yang mempunyai target sesuai dengan penilaian dari tiap kriteria dari perbandingan semua alternatif kriteria yang terpilih yaitu kualitas obat ketepatan waktu ketepatan jumlah pengemasan sistem komunikasi dan kerjasama prosedur pembayaran frekuensi pengiriman dan harga obat supplier yang terpilih yaitu kallista apl aam dan barito dengan nilai bobot secara berturutturut dan hasil pemilihan tersebut memperoleh nilai prosentase sebesar dari hasil verifikasi uji sistem kata kunci sistem pendukung keputusan apotek perangkingan supplier fuzzy analytical network process fanp
Abstrak (Stopwords Removed): kegiatan dilakukan apotek transaksi penjualan obat kepada konsumen pembelian obat supplier suplier datang banyak pihak apotek harus memilih suplier tepat supaya usaha apotek dapat berjalan lancar menyelesaikan permasalaha n atas penelitian dilakukan pendekatan fuzzy analytical network process fanp memilih supplier obat terbaik apotek penggunaan fuzzy bertujuan mengakomodasi sifat samar pengambilan keputusan memberikan pertimbangan dapat mengatasi ketidakpastian didalam kriteriakriteria kualitatif metode fanp dapat digunakan menyelesaikan permasalahan pengambilan keputusan terdapat hubungan saling mempengaruhi antar kriteria level tertentu proses penghitungan fanp supplier apotek yakersuda kallista apl aam parit padang barito memperoleh hasil akhir terdapat supplier mempunyai target sesuai penilaian tiap kriteria perbandingan semua alternatif kriteria terpilih kualitas obat ketepatan waktu ketepatan jumlah pengemasan sistem komunikasi kerjasama prosedur pembayaran frekuensi pengiriman harga obat supplier terpilih kallista apl aam barito nilai bobot secara berturutturut hasil pemilihan tersebut memperoleh nilai prosentase sebesar hasil verifikasi uji sistem kata kunci sistem pendukung keputusan apotek perangkingan supplier fuzzy analytical network process fanp
Abstrak (Stemmed): giat laku apotek transaksi jual obat kepada konsumen beli obat supplier suplier datang banyak pihak apotek harus pilih suplier tepat supaya usaha apotek dapat jalan lancar selesai permasalaha n atas teliti laku dekat fuzzy analytical network process fanp pilih supplier obat baik apotek guna fuzzy tuju akomodasi sifat samar ambil putus beri timbang dapat atas ketidakpastian dalam kriteriakriteria kualitatif metode fanp dapat guna selesai masalah ambil putus dapat hubung saling pengaruh antar kriteria level tentu proses hitung fanp supplier apotek yakersuda kallista apl aam parit padang barito oleh hasil akhir dapat supplier punya target sesuai nilai tiap kriteria banding semua alternatif kriteria pilih kualitas obat tepat waktu tepat jumlah emas sistem komunikasi kerjasama prosedur bayar frekuensi kirim harga obat supplier pilih kallista apl aam barito nilai bobot cara berturutturut hasil pilih sebut oleh nilai prosentase besar hasil verifikasi uji sistem kata kunci sistem dukung putus apotek rangking supplier fuzzy analytical network process fanp
Abstrak (Corrected): gift lake apogee transaksi dual boat keypad consumed bell boat supplier supplier dating banyan pick apogee harms pilch supplier teat papaya sara apogee apart alan lancer seesaw permasalaha n alas elite lake dead fuzzy analytical network process fan pilch supplier boat back apogee gun fuzzy juju akomodasi sift samar ambit puts bert timing apart alas ketidakpastian dream kriteriakriteria kualitatif metope fan apart gun seesaw marsala ambit puts apart hung saying pengaruh altar criteria level tent proves hiding fan supplier apogee yakersuda ballista all am part padang barite olen hail air apart supplier puny target sexual nilgai tip criteria banding sea alternative criteria pilch kualitas boat teat want teat mullah mas sister komunikasi kerjasama procedure boyar frekuensi kirin hard boat supplier pilch ballista all am barite nilgai robot cara berturutturut hail pilch debut olen nilgai prosentase bear hail verifikasi uni sister data bunch sister during puts apogee ranking supplier fuzzy analytical network process fan
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'apotek': 6, 'supplier': 6, 'obat': 5, 'pilih': 5, 'dapat': 5, 'fanp': 4, 'tepat': 3, 'fuzzy': 3, 'putus': 3, 'kriteria': 3, 'hasil': 3, 'nilai': 3, 'sistem': 3, 'laku': 2, 'suplier': 2, 'selesai': 2, 'atas': 2, 'analytical': 2, 'network': 2, 'process': 2, 'guna': 2, 'ambil': 2, 'kallista': 2, 'apl': 2, 'aam': 2, 'barito': 2, 'oleh': 2, 'giat': 1, 'transaksi': 1, 'jual': 1, 'kepada': 1, 'konsumen': 1, 'beli': 1, 'datang': 1, 'banyak': 1, 'pihak': 1, 'harus': 1, 'supaya': 1, 'usaha': 1, 'jalan': 1, 'lancar': 1, 'permasalaha': 1, 'n': 1, 'teliti': 1, 'dekat': 1, 'baik': 1, 'tuju': 1, 'akomodasi': 1, 'sifat': 1, 'samar': 1, 'beri': 1, 'timbang': 1, 'ketidakpastian': 1, 'dalam': 1, 'kriteriakriteria': 1, 'kualitatif': 1, 'metode': 1, 'masalah': 1, 'hubung': 1, 'saling': 1, 'pengaruh': 1, 'antar': 1, 'level': 1, 'tentu': 1, 'proses': 1, 'hitung': 1, 'yakersuda': 1, 'parit': 1, 'padang': 1, 'akhir': 1, 'punya': 1, 'target': 1, 'sesuai': 1, 'tiap': 1, 'banding': 1, 'semua': 1, 'alternatif': 1, 'kualitas': 1, 'waktu': 1, 'jumlah': 1, 'emas': 1, 'komunikasi': 1, 'kerjasama': 1, 'prosedur': 1, 'bayar': 1, 'frekuensi': 1, 'kirim': 1, 'harga': 1, 'bobot': 1, 'cara': 1, 'berturutturut': 1, 'sebut': 1, 'prosentase': 1, 'besar': 1, 'verifikasi': 1, 'uji': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'dukung': 1, 'rangking': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 26, 'of': 11, 'in': 9, 'to': 6, 'drug': 5, 'and': 5, 'supplier': 5, 'system': 5, 'store': 3, 'are': 3, 'medicine': 3, 'suppliers': 3, 'fuzzy': 3, 'decision': 3, 'criteria': 3, 'each': 3, 'activities': 2, 'there': 2, 'amount': 2, 'stores': 2, 'network': 2, 'process': 2, 'fanp': 2, 'for': 2, 'method': 2, 'taking': 2, 'which': 2, 'result': 2, 'kallista': 2, 'apl': 2, 'aam': 2, 'barito': 2, 'were': 2, 'done': 1, 'selling': 1, 'buyers': 1, 'buying': 1, 'medicines': 1, 'from': 1, 'since': 1, 'therefore': 1, 'must': 1, 'selective': 1, 'choosing': 1, 'right': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'will': 1, 'not': 1, 'disturb': 1, 'analyze': 1, 'problem': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'used': 1, 'analytical': 1, 'select': 1, 'best': 1, 'was': 1, 'applied': 1, 'order': 1, 'accommodate': 1, 'vagueness': 1, 'resolve': 1, 'uncertainty': 1, 'qualitative': 1, 'purpose': 1, 'is': 1, 'overcome': 1, 'problems': 1, 'influential': 1, 'relation': 1, 'within': 1, 'certain': 1, 'level': 1, 'exists': 1, 'showed': 1, 'that': 1, 'among': 1, 'five': 1, 'yakersuda': 1, 'parit': 1, 'padang': 1, 'four': 1, 'have': 1, 'suitable': 1, 'target': 1, 'with': 1, 'assessment': 1, 'criterion': 1, 'quality': 1, 'punctuality': 1, 'exact': 1, 'packaging': 1, 'communication': 1, 'cooperation': 1, 'payment': 1, 'procedure': 1, 'frequency': 1, 'delivering': 1, 'prices': 1, 'scores': 1, 'test': 1, 'verification': 1, 'percentage': 1, 'score': 1, 'selecting': 1, 'obtained': 1, 'key': 1, 'words': 1, 'supporting': 1, 'ranking': 1, 'analytic': 1})
-------------------------------------------
--- Data #779 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: hendra pramana putra
Judul: RANCANG BANGUN SISTEM PERAMALAN DISTRIBUSI BERAS MENGGUNAKAN METODE EXPONENTIAL SMOOTHING
Pembimbing 1: fika hastarita. S.T., M.Eng
Pembimbing 2: bain khusnul khotimah, S.T., M.Kom
Abstrak (Raw): Salah satu komponen penting yang menunjang operasi perusahaan beras adalah
kegiatan memprediksi jumlah beras yang dibutuhkan konsumen. Dengan prediksi
yang baik dapat dibuat rencana kerja perusahaan lebih efektif dan efisien. Proses
pendistribusian juga harus tepat agar tidak terjadi penumpukan beras di gudang yang
megakibatkan kwalitas beras menurun. Selain itu pemasukan beras dan distribusi
beras juga harus seimbang supaya terjadi keseimbangn dalam proses distribusi beras.
Penelitian ini mengidentifikasi pola distribusi beras di BULOG kabupaten
Pamekasan. agar mendapatkan metode peramalan yang terbaik berdasarkan pola data
pendistribusian beras. Selain itu sistem yang di buat juga mampu mendapatkan hasil
peramalan periode selanjutnya sehingga dapat menjadi acuan dalam perencanaan
strategi pendistribusian yang diterapkan di Bulog Kabupaten Pamekasan. Dalam
proses pendistribusian beras Penentuan metode exponential smooting sebagai
peramalan yang terbaik dengan menggunakan data sebelumnya sebagai parameter
masukan dilakukan dengan cara mengukur tingkat kesalahan peramalan dari
penerapan metode tersebut dan di ketahui peramalan terbaik berada di alpha 0.1
dengan mengidentifikasi nilai Square Error (SE) dan Percentage Error (PE). Dapat
diketahui melalui pencarian nilai rata-rata kesalahan sebesar 3.8%, yaitu menghitung
Mean Square Error (MSE) dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE).
Kata kunci: Peramalan Pendistribusian, Exponential Smoothing, Mean Error (MSE)
Mean Absolute Percentage Error (MAPE)
Abstrak (Clean): salah satu komponen penting yang menunjang operasi perusahaan beras adalah kegiatan memprediksi jumlah beras yang dibutuhkan konsumen dengan prediksi yang baik dapat dibuat rencana kerja perusahaan lebih efektif dan efisien proses pendistribusian juga harus tepat agar tidak terjadi penumpukan beras di gudang yang megakibatkan kwalitas beras menurun selain itu pemasukan beras dan distribusi beras juga harus seimbang supaya terjadi keseimbangn dalam proses distribusi beras penelitian ini mengidentifikasi pola distribusi beras di bulog kabupaten pamekasan agar mendapatkan metode peramalan yang terbaik berdasarkan pola data pendistribusian beras selain itu sistem yang di buat juga mampu mendapatkan hasil peramalan periode selanjutnya sehingga dapat menjadi acuan dalam perencanaan strategi pendistribusian yang diterapkan di bulog kabupaten pamekasan dalam proses pendistribusian beras penentuan metode exponential smooting sebagai peramalan yang terbaik dengan menggunakan data sebelumnya sebagai parameter masukan dilakukan dengan cara mengukur tingkat kesalahan peramalan dari penerapan metode tersebut dan di ketahui peramalan terbaik berada di alpha dengan mengidentifikasi nilai square error se dan percentage error pe dapat diketahui melalui pencarian nilai ratarata kesalahan sebesar yaitu menghitung mean square error mse dan mean absolute percentage error mape kata kunci peramalan pendistribusian exponential smoothing mean error mse mean absolute percentage error mape
Abstrak (Stopwords Removed): salah satu komponen penting menunjang operasi perusahaan beras kegiatan memprediksi jumlah beras dibutuhkan konsumen prediksi baik dapat dibuat rencana kerja perusahaan lebih efektif efisien proses pendistribusian harus tepat terjadi penumpukan beras gudang megakibatkan kwalitas beras menurun selain pemasukan beras distribusi beras harus seimbang supaya terjadi keseimbangn proses distribusi beras penelitian mengidentifikasi pola distribusi beras bulog kabupaten pamekasan mendapatkan metode peramalan terbaik berdasarkan pola data pendistribusian beras selain sistem buat mampu mendapatkan hasil peramalan periode selanjutnya dapat menjadi acuan perencanaan strategi pendistribusian diterapkan bulog kabupaten pamekasan proses pendistribusian beras penentuan metode exponential smooting peramalan terbaik menggunakan data sebelumnya parameter masukan dilakukan cara mengukur tingkat kesalahan peramalan penerapan metode tersebut ketahui peramalan terbaik berada alpha mengidentifikasi nilai square error se percentage error pe dapat diketahui pencarian nilai ratarata kesalahan sebesar menghitung mean square error mse mean absolute percentage error mape kata kunci peramalan pendistribusian exponential smoothing mean error mse mean absolute percentage error mape
Abstrak (Stemmed): salah satu komponen penting tunjang operasi usaha beras giat prediksi jumlah beras butuh konsumen prediksi baik dapat buat rencana kerja usaha lebih efektif efisien proses distribusi harus tepat jadi tumpu beras gudang megakibatkan kwalitas beras turun selain pasu beras distribusi beras harus imbang supaya jadi keseimbangn proses distribusi beras teliti identifikasi pola distribusi beras bulog kabupaten pamekasan dapat metode amal baik dasar pola data distribusi beras selain sistem buat mampu dapat hasil amal periode lanjut dapat jadi acu rencana strategi distribusi terap bulog kabupaten pamekasan proses distribusi beras tentu metode exponential smooting amal baik guna data belum parameter masuk laku cara ukur tingkat salah amal terap metode sebut tahu amal baik ada alpha identifikasi nilai square error se percentage error pe dapat tahu cari nilai ratarata salah besar hitung mean square error mse mean absolute percentage error mape kata kunci amal distribusi exponential smoothing mean error mse mean absolute percentage error mape
Abstrak (Corrected): salad sat component panting tuning operas sara bears gift prediksi mullah bears butch consumed prediksi back apart but recant era sara leash efektif elision proves distribute harms teat jade jump bears gang megakibatkan kwalitas bears turn slain past bears distribute bears harms bang papaya jade keseimbangn proves distribute bears elite identifikasi pola distribute bears blog kabupaten pamekasan apart metope anal back dakar pola data distribute bears slain sister but camp apart hail anal period layout apart jade act recant strategy distribute trap blog kabupaten pamekasan proves distribute bears tent metope exponential shooting anal back gun data begum parameter mask lake cara ukr dingbat salad anal trap metope debut tau anal back ada alpha identifikasi nilgai square error se percentage error pe apart tau care nilgai ratarata salad bear hiding mean square error me mean absolute percentage error make data bunch anal distribute exponential smoothing mean error me mean absolute percentage error make
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'beras': 10, 'distribusi': 8, 'amal': 6, 'error': 6, 'dapat': 5, 'baik': 4, 'mean': 4, 'salah': 3, 'proses': 3, 'jadi': 3, 'metode': 3, 'percentage': 3, 'usaha': 2, 'prediksi': 2, 'buat': 2, 'rencana': 2, 'harus': 2, 'selain': 2, 'identifikasi': 2, 'pola': 2, 'bulog': 2, 'kabupaten': 2, 'pamekasan': 2, 'data': 2, 'terap': 2, 'exponential': 2, 'tahu': 2, 'nilai': 2, 'square': 2, 'mse': 2, 'absolute': 2, 'mape': 2, 'satu': 1, 'komponen': 1, 'penting': 1, 'tunjang': 1, 'operasi': 1, 'giat': 1, 'jumlah': 1, 'butuh': 1, 'konsumen': 1, 'kerja': 1, 'lebih': 1, 'efektif': 1, 'efisien': 1, 'tepat': 1, 'tumpu': 1, 'gudang': 1, 'megakibatkan': 1, 'kwalitas': 1, 'turun': 1, 'pasu': 1, 'imbang': 1, 'supaya': 1, 'keseimbangn': 1, 'teliti': 1, 'dasar': 1, 'sistem': 1, 'mampu': 1, 'hasil': 1, 'periode': 1, 'lanjut': 1, 'acu': 1, 'strategi': 1, 'tentu': 1, 'smooting': 1, 'guna': 1, 'belum': 1, 'parameter': 1, 'masuk': 1, 'laku': 1, 'cara': 1, 'ukur': 1, 'tingkat': 1, 'sebut': 1, 'ada': 1, 'alpha': 1, 'se': 1, 'pe': 1, 'cari': 1, 'ratarata': 1, 'besar': 1, 'hitung': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'smoothing': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 15, 'the': 11, 'in': 11, 'rice': 10, 'that': 7, 'distribution': 7, 'be': 6, 'error': 6, 'prediction': 5, 'by': 4, 'and': 4, 'to': 4, 'mean': 4, 'it': 3, 'can': 3, 'process': 3, 'order': 3, 'also': 3, 'method': 3, 'was': 3, 'as': 3, 'is': 2, 'has': 2, 'bulog': 2, 'kabupaten': 2, 'pamekasan': 2, 'system': 2, 'getting': 2, 'from': 2, 'exponential': 2, 'mse': 2, 'absolute': 2, 'percentage': 2, 'mape': 2, 'one': 1, 'urgent': 1, 'component': 1, 'support': 1, 'operation': 1, 'factory': 1, 'activity': 1, 'predicting': 1, 'amount': 1, 'needed': 1, 'consumers': 1, 'good': 1, 'made': 1, 'plan': 1, 'works': 1, 'more': 1, 'effective': 1, 'efisient': 1, 'rigt': 1, 'ways': 1, 'not': 1, 'accumulation': 1, 'warehouse': 1, 'cause': 1, 'quality': 1, 'dicrese': 1, 'bisede': 1, 'income': 1, 'must': 1, 'balance': 1, 'balence': 1, 'disteribution': 1, 'this': 1, 'reseacch': 1, 'conducted': 1, 'office': 1, 'purpose': 1, 'identifity': 1, 'best': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'data': 1, 'result': 1, 'so': 1, 'reference': 1, 'strategy': 1, 'planning': 1, 'applied': 1, 'bifore': 1, 'doing': 1, 'were': 1, 'supplied': 1, 'business': 1, 'partner': 1, 'many': 1, 'six': 1, 'determining': 1, 'smooting': 1, 'bast': 1, 'done': 1, 'measuring': 1, 'level': 1, 'application': 1, 'through': 1, 'searching': 1, 'average': 1, 'accounting': 1, 'squere': 1, 'keywords': 1, 'distributions': 1, 'predictions': 1, 'smoothing': 1, 'square': 1})
-------------------------------------------
--- Data #780 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: ALI IMRON ZAMZAMI
Judul: SISTEM PERAMALAN TINGKAT PENGANGGURAN WILAYAH BANGKALAN MENGGUNAKAN ALGORITMA BACKPROPAGATION
Pembimbing 1: Ba'in Khusnul Khotimah, S.T., M.Kom.
Pembimbing 2: Firli Irhamni, S.T., M.Kom.
Abstrak (Raw): Kabupaten Bangkalan Mempunyai jumlah penduduk tahun 2010 sebanyak 906.761 yang diikuti dengan jumlah pengangguran yang cukup tinggi, tentunya pengangguran menjadi masalah sosial yang harus diperhatikan. Berdasarkan permasalahan tersebut maka perlu adanya sistem peramalan sehingga bisa menekan angka pengangguran di Kabupaten Bangkalan. Sistem ini dibuat menggunakan Algoritma Backpropagation yang mampu melakukan penyesuaian bobot penghubung sehingga dapat dijadikan solusi untuk menentukan jumlah pengangguran. Jaringan-jaringan dilatih dengan menggunakan beberapa variabel masukan yaitu : data tahun 2006-2010. Setelah Sistem peramalan dengan menggunakan Algoritma Backpropagation ini melalui proses uji coba didapatkan nilai konfigurasi parameter terbaik ialah konfigurasi lerning rate sebesar 0.7 toleransi error 0.1, maksimal epoch 50 dan hidden layer 14. Parameter tersebut dipilih menjadi parameter terbaik karena menghasilkan jumlah iterasi yang memiliki nilai akurasi error terbaik saat sistem melakukan pengujian yaitu didapatkan MSE sebesar 37206,6 dan MAPE sebesar 1,34% yang mana diperoleh jumlah pengangguran di Kabupaten Bangkalan pada tahun 2010 adalah 24.637 jiwa. Sedangkan pendataan jumlah pengangguan tahun 2010 yang dilakukan oleh BPS Kabupaten Bangakalan adalah 25008 jiwa.
Kata Kunci: Peramalan, Algoritma Backpropagation, Pengangguran.
Abstrak (Clean): kabupaten bangkalan mempunyai jumlah penduduk tahun sebanyak yang diikuti dengan jumlah pengangguran yang cukup tinggi tentunya pengangguran menjadi masalah sosial yang harus diperhatikan berdasarkan permasalahan tersebut maka perlu adanya sistem peramalan sehingga bisa menekan angka pengangguran di kabupaten bangkalan sistem ini dibuat menggunakan algoritma backpropagation yang mampu melakukan penyesuaian bobot penghubung sehingga dapat dijadikan solusi untuk menentukan jumlah pengangguran jaringanjaringan dilatih dengan menggunakan beberapa variabel masukan yaitu data tahun setelah sistem peramalan dengan menggunakan algoritma backpropagation ini melalui proses uji coba didapatkan nilai konfigurasi parameter terbaik ialah konfigurasi lerning rate sebesar toleransi error maksimal epoch dan hidden layer parameter tersebut dipilih menjadi parameter terbaik karena menghasilkan jumlah iterasi yang memiliki nilai akurasi error terbaik saat sistem melakukan pengujian yaitu didapatkan mse sebesar dan mape sebesar yang mana diperoleh jumlah pengangguran di kabupaten bangkalan pada tahun adalah jiwa sedangkan pendataan jumlah pengangguan tahun yang dilakukan oleh bps kabupaten bangakalan adalah jiwa kata kunci peramalan algoritma backpropagation pengangguran
Abstrak (Stopwords Removed): kabupaten bangkalan mempunyai jumlah penduduk tahun sebanyak diikuti jumlah pengangguran cukup tinggi tentunya pengangguran menjadi masalah sosial harus diperhatikan berdasarkan permasalahan tersebut perlu adanya sistem peramalan menekan angka pengangguran kabupaten bangkalan sistem dibuat menggunakan algoritma backpropagation mampu melakukan penyesuaian bobot penghubung dapat dijadikan solusi menentukan jumlah pengangguran jaringanjaringan dilatih menggunakan beberapa variabel masukan data tahun sistem peramalan menggunakan algoritma backpropagation proses uji coba didapatkan nilai konfigurasi parameter terbaik ialah konfigurasi lerning rate sebesar toleransi error maksimal epoch hidden layer parameter tersebut dipilih menjadi parameter terbaik menghasilkan jumlah iterasi memiliki nilai akurasi error terbaik sistem melakukan pengujian didapatkan mse sebesar mape sebesar mana diperoleh jumlah pengangguran kabupaten bangkalan tahun jiwa sedangkan pendataan jumlah pengangguan tahun dilakukan bps kabupaten bangakalan jiwa kata kunci peramalan algoritma backpropagation pengangguran
Abstrak (Stemmed): kabupaten bangkal punya jumlah duduk tahun banyak ikut jumlah anggur cukup tinggi tentu anggur jadi masalah sosial harus perhati dasar masalah sebut perlu ada sistem amal tekan angka anggur kabupaten bangkal sistem buat guna algoritma backpropagation mampu laku sesuai bobot hubung dapat jadi solusi tentu jumlah anggur jaringanjaringan latih guna beberapa variabel masuk data tahun sistem amal guna algoritma backpropagation proses uji coba dapat nilai konfigurasi parameter baik ialah konfigurasi lerning rate besar toleransi error maksimal epoch hidden layer parameter sebut pilih jadi parameter baik hasil jumlah iterasi milik nilai akurasi error baik sistem laku uji dapat mse besar mape besar mana oleh jumlah anggur kabupaten bangkal tahun jiwa sedang data jumlah pengangguan tahun laku bps kabupaten bangakalan jiwa kata kunci amal algoritma backpropagation anggur
Abstrak (Corrected): kabupaten bangka puny mullah dude thun banyan it mullah anger cutup ting tent anger jade marsala social harms perhaps dakar marsala debut peru ada sister anal texan bangka anger kabupaten bangka sister but gun algorithm backpropagation camp lake sexual robot hung apart jade solus tent mullah anger jaringanjaringan latin gun beberapa variable mask data thun sister anal gun algorithm backpropagation proves uni coma apart nilgai konfigurasi parameter back galah konfigurasi learning rate bear tolerance error maximal epoch hidden layer parameter debut pilch jade parameter back hail mullah literati milk nilgai auras error back sister lake uni apart me bear make bear mana olen mullah anger kabupaten bangka thun jiva sedan data mullah pengangguan thun lake bus kabupaten bangakalan jiva data bunch anal algorithm backpropagation anger
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jumlah': 6, 'anggur': 6, 'kabupaten': 4, 'tahun': 4, 'sistem': 4, 'bangkal': 3, 'jadi': 3, 'amal': 3, 'guna': 3, 'algoritma': 3, 'backpropagation': 3, 'laku': 3, 'dapat': 3, 'parameter': 3, 'baik': 3, 'besar': 3, 'tentu': 2, 'masalah': 2, 'sebut': 2, 'data': 2, 'uji': 2, 'nilai': 2, 'konfigurasi': 2, 'error': 2, 'jiwa': 2, 'punya': 1, 'duduk': 1, 'banyak': 1, 'ikut': 1, 'cukup': 1, 'tinggi': 1, 'sosial': 1, 'harus': 1, 'perhati': 1, 'dasar': 1, 'perlu': 1, 'ada': 1, 'tekan': 1, 'angka': 1, 'buat': 1, 'mampu': 1, 'sesuai': 1, 'bobot': 1, 'hubung': 1, 'solusi': 1, 'jaringanjaringan': 1, 'latih': 1, 'beberapa': 1, 'variabel': 1, 'masuk': 1, 'proses': 1, 'coba': 1, 'ialah': 1, 'lerning': 1, 'rate': 1, 'toleransi': 1, 'maksimal': 1, 'epoch': 1, 'hidden': 1, 'layer': 1, 'pilih': 1, 'hasil': 1, 'iterasi': 1, 'milik': 1, 'akurasi': 1, 'mse': 1, 'mape': 1, 'mana': 1, 'oleh': 1, 'sedang': 1, 'pengangguan': 1, 'bps': 1, 'bangakalan': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'of': 9, 'a': 6, 'in': 6, 'unemployment': 6, 'is': 6, 'be': 5, 'to': 4, 'system': 4, 'bangkal': 3, 'by': 3, 'that': 3, 'forecasting': 3, 'backpropagation': 3, 'algorithm': 3, 'best': 3, 'district': 2, 'amount': 2, 'regency': 2, 'using': 2, 'can': 2, 'data': 2, 'obtained': 2, 'configuration': 2, 'parameter': 2, 'error': 2, 'and': 2, 'for': 2, 'souls': 2, 'having': 1, 'population': 1, 'followed': 1, 'sufficient': 1, 'high': 1, 'would': 1, 'social': 1, 'problem': 1, 'should': 1, 'noted': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'these': 1, 'problems': 1, 'then': 1, 'need': 1, 'able': 1, 'press': 1, 'made': 1, 'handle': 1, 'weight': 1, 'adjustment': 1, 'liaison': 1, 'until': 1, 'solution': 1, 'determine': 1, 'networks': 1, 'trained': 1, 'with': 1, 'some': 1, 'input': 1, 'variables': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'after': 1, 'process': 1, 'trial': 1, 'value': 1, 'lerning': 1, 'tolerance': 1, 'rate': 1, 'maximum': 1, 'epoch': 1, 'hidden': 1, 'layer': 1, 'parameters': 1, 'were': 1, 'chosen': 1, 'producing': 1, 'number': 1, 'iterations': 1, 'accuracy': 1, 'available': 1, 'testing': 1, 'mse': 1, 'mape': 1, 'which': 1, 'was': 1, 'while': 1, 'collecting': 1, 'total': 1, 'nuisance': 1, 'committed': 1, 'bps': 1, 'bangakalan': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #781 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Yanto Erwanto
Judul: PENDETEKSIAN MINUTIAE PADA SIDIK JARI MENGGUNAKAN CROSSING NUMBER
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, S.Si.,M.T
Pembimbing 2: Rima Tri Wahyuningrum, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): PENDETEKSIAN MINUTIAE PADA SIDIK JARI
MENGGUNAKAN CROSSING NUMBER
ABSTRAK
Berbagai penelitian tentang citra sidik jari, telah banyak dilakukan. Mulai dari pendeteksian, pengklasifikasian sampai dengan pengenalan pola sidik jari. Hal ini dikarenakan keunikan yang dimiliki oleh sidik jari yang dapat dijadikan sebagai pengenalan identitas seseorang.
Salah satu fitur dalam pengenalan sidik jari adalah kesamaan letak minutiae pada sidik jari seseorang. Minutiae didefinisikan sebagai titik-titik akhir dan titik-titik awal percabangan dari garis-garis alur (ridge) yang memberikan informasi yang unik dari suatu sidik jari [7]. Secara umum minutiae terbagi menjadi dua macam yaitu minutiae termination yang merupakan tempat ridge berakhir dan minutiae bifurcation yang merupakan tempat ridge memisah atau bercabang.Pada penelitian ini membahas tentang bagaimana mendeteksi letak minutiae pada sidik jari dengan menggunakan metode Crossing Number dengan menggunakan dua skenario pada proses binaryzation. Skenario pertama menggunakan nilai treshold = nilai mean piksel citra, dan skenario kedua menggunakan nilai treshold = 80. Langkah pertama dalam penelitian ini yaitu dengan memasukkan citra sidik jari (load image). Selanjutnya dilakukan grayscaling, binaryzation, thinning, dan block filter. Langkah terakhir, deteksi minutiae melalui ekstraksi minutiae dengan menggunakan crossing number. Dari hasil uji coba diperoleh Pendeteksian minutiae termination menggunakan skenario kedua lebih baik dibandingkan dengan skenario pertama dengan rata-rata akurasi 96,22%. Sedangkan untuk pendeteksian minutiae bifurcation, skenario pertama lebih baik dibandingkan dengan skenario kedua dengan rata-rata akurasi 46,28%.
Kata kunci : minutea, minutiae bifurcation, minutiae termination, crossing number.
Abstrak (Clean): pendeteksian minutiae pada sidik jari menggunakan crossing number abstrak berbagai penelitian tentang citra sidik jari telah banyak dilakukan mulai dari pendeteksian pengklasifikasian sampai dengan pengenalan pola sidik jari hal ini dikarenakan keunikan yang dimiliki oleh sidik jari yang dapat dijadikan sebagai pengenalan identitas seseorang salah satu fitur dalam pengenalan sidik jari adalah kesamaan letak minutiae pada sidik jari seseorang minutiae didefinisikan sebagai titiktitik akhir dan titiktitik awal percabangan dari garisgaris alur ridge yang memberikan informasi yang unik dari suatu sidik jari secara umum minutiae terbagi menjadi dua macam yaitu minutiae termination yang merupakan tempat ridge berakhir dan minutiae bifurcation yang merupakan tempat ridge memisah atau bercabangpada penelitian ini membahas tentang bagaimana mendeteksi letak minutiae pada sidik jari dengan menggunakan metode crossing number dengan menggunakan dua skenario pada proses binaryzation skenario pertama menggunakan nilai treshold nilai mean piksel citra dan skenario kedua menggunakan nilai treshold langkah pertama dalam penelitian ini yaitu dengan memasukkan citra sidik jari load image selanjutnya dilakukan grayscaling binaryzation thinning dan block filter langkah terakhir deteksi minutiae melalui ekstraksi minutiae dengan menggunakan crossing number dari hasil uji coba diperoleh pendeteksian minutiae termination menggunakan skenario kedua lebih baik dibandingkan dengan skenario pertama dengan ratarata akurasi sedangkan untuk pendeteksian minutiae bifurcation skenario pertama lebih baik dibandingkan dengan skenario kedua dengan ratarata akurasi kata kunci minutea minutiae bifurcation minutiae termination crossing number
Abstrak (Stopwords Removed): pendeteksian minutiae sidik jari menggunakan crossing number abstrak berbagai penelitian tentang citra sidik jari banyak dilakukan mulai pendeteksian pengklasifikasian pengenalan pola sidik jari dikarenakan keunikan dimiliki sidik jari dapat dijadikan pengenalan identitas seseorang salah satu fitur pengenalan sidik jari kesamaan letak minutiae sidik jari seseorang minutiae didefinisikan titiktitik akhir titiktitik awal percabangan garisgaris alur ridge memberikan informasi unik sidik jari secara umum minutiae terbagi menjadi dua macam minutiae termination tempat ridge berakhir minutiae bifurcation tempat ridge memisah bercabangpada penelitian membahas tentang bagaimana mendeteksi letak minutiae sidik jari menggunakan metode crossing number menggunakan dua skenario proses binaryzation skenario pertama menggunakan nilai treshold nilai mean piksel citra skenario kedua menggunakan nilai treshold langkah pertama penelitian memasukkan citra sidik jari load image selanjutnya dilakukan grayscaling binaryzation thinning block filter langkah terakhir deteksi minutiae ekstraksi minutiae menggunakan crossing number hasil uji coba diperoleh pendeteksian minutiae termination menggunakan skenario kedua lebih baik dibandingkan skenario pertama ratarata akurasi sedangkan pendeteksian minutiae bifurcation skenario pertama lebih baik dibandingkan skenario kedua ratarata akurasi kata kunci minutea minutiae bifurcation minutiae termination crossing number
Abstrak (Stemmed): deteksi minutiae sidik jari guna crossing number abstrak bagai teliti tentang citra sidik jari banyak laku mulai deteksi klasifikasi kenal pola sidik jari karena uni milik sidik jari dapat jadi kenal identitas orang salah satu fitur kenal sidik jari sama letak minutiae sidik jari orang minutiae definisi titiktitik akhir titiktitik awal cabang garisgaris alur ridge beri informasi unik sidik jari cara umum minutiae bagi jadi dua macam minutiae termination tempat ridge akhir minutiae bifurcation tempat ridge pisah bercabangpada teliti bahas tentang bagaimana deteksi letak minutiae sidik jari guna metode crossing number guna dua skenario proses binaryzation skenario pertama guna nilai treshold nilai mean piksel citra skenario dua guna nilai treshold langkah pertama teliti masuk citra sidik jari load image lanjut laku grayscaling binaryzation thinning block filter langkah akhir deteksi minutiae ekstraksi minutiae guna crossing number hasil uji coba oleh deteksi minutiae termination guna skenario dua lebih baik banding skenario pertama ratarata akurasi sedang deteksi minutiae bifurcation skenario pertama lebih baik banding skenario dua ratarata akurasi kata kunci minutea minutiae bifurcation minutiae termination crossing number
Abstrak (Corrected): detest minutiae side jar gun crossing number abstract bahai elite tenting citral side jar banyan lake mule detest klasifikasi penal pola side jar arena uni milk side jar apart jade penal identity orang salad sat four penal side jar same leak minutiae side jar orang minutiae definite titiktitik air titiktitik away cabana garisgaris blur ridge bert informant unit side jar cara mum minutiae bag jade due madam minutiae termination tempt ridge air minutiae bifurcation tempt ridge pish bercabangpada elite baas tenting bagaimana detest leak minutiae side jar gun metope crossing number gun due scenario proves binaryzation scenario pertain gun nilgai threshold nilgai mean pissed citral scenario due gun nilgai threshold bangka pertain elite mask citral side jar load image layout lake grayscaling binaryzation thinning block filter bangka air detest minutiae ekstraksi minutiae gun crossing number hail uni coma olen detest minutiae termination gun scenario due leash back banding scenario pertain ratarata auras sedan detest minutiae bifurcation scenario pertain leash back banding scenario due ratarata auras data bunch minutes minutiae bifurcation minutiae termination crossing number
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'minutiae': 13, 'sidik': 9, 'jari': 9, 'guna': 7, 'skenario': 7, 'deteksi': 6, 'dua': 5, 'crossing': 4, 'number': 4, 'pertama': 4, 'teliti': 3, 'citra': 3, 'kenal': 3, 'akhir': 3, 'ridge': 3, 'termination': 3, 'bifurcation': 3, 'nilai': 3, 'tentang': 2, 'laku': 2, 'jadi': 2, 'orang': 2, 'letak': 2, 'titiktitik': 2, 'tempat': 2, 'binaryzation': 2, 'treshold': 2, 'langkah': 2, 'lebih': 2, 'baik': 2, 'banding': 2, 'ratarata': 2, 'akurasi': 2, 'abstrak': 1, 'bagai': 1, 'banyak': 1, 'mulai': 1, 'klasifikasi': 1, 'pola': 1, 'karena': 1, 'uni': 1, 'milik': 1, 'dapat': 1, 'identitas': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'fitur': 1, 'sama': 1, 'definisi': 1, 'awal': 1, 'cabang': 1, 'garisgaris': 1, 'alur': 1, 'beri': 1, 'informasi': 1, 'unik': 1, 'cara': 1, 'umum': 1, 'bagi': 1, 'macam': 1, 'pisah': 1, 'bercabangpada': 1, 'bahas': 1, 'bagaimana': 1, 'metode': 1, 'proses': 1, 'mean': 1, 'piksel': 1, 'masuk': 1, 'load': 1, 'image': 1, 'lanjut': 1, 'grayscaling': 1, 'thinning': 1, 'block': 1, 'filter': 1, 'ekstraksi': 1, 'hasil': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'oleh': 1, 'sedang': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'minutea': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'na': 1})
-------------------------------------------
--- Data #782 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Mohammad Mastur
Judul: EKSTRAKSI PENAMBAHAN STOPLIST DARI KATA UMUM DOKUMEN HASIL KLASIFIKASI PRETOPOLOGY
Pembimbing 1: Fika Hastarita Rachman, ST.,MEng.
Pembimbing 2: Firdaus Solihin, SKom.,Mkom.
Abstrak (Raw): Dokumen teks bahasa Indonesia sangat melimpah dan setiap waktu bertambah. Dalam proses pencarian, banyak dokumen yang dihasilkan menjadi kurang relevan jika tidak sesuai dengan keinginan pengguna. Stopword merupakan kata yang “tidak relevan”, namun sering muncul dalam dokumen. Kumpulan stopword disebut stoplist. Pada sistem temu balik informasi, asumsi yang ada adalah dengan menghapus stoplist, maka mengurangi jumlah kata yang akan diproses. Sedangkan kata umum juga sering digunakan pada bidang tertentu. Sehingga perlu dilakukan ekstraksi kata umum dari dokumen hasil klasifikasi dan melakukan perbandingan efektifitas antara aplikasi pencarian-1 menggunakan penghapusan stoplist dengan aplikasi pencarian-2 menggunakan penghapusan stoplist dan kata umum untuk meningkatkan relevansi dan waktu proses pencarian dokumen. Hasil uji coba klasifikasi pretopology dengan 25 dokumen teknik, 25 ekonomi dan 25 pertanian diperoleh nilai rata-rata recall dan precision sebesar 90% dan 76%. Uji coba pencarian dengan 6 query terhadap 285 dokumen teknik, 193 ekonomi dan 268 pertanian pada aplikasi pencarian-1 diperoleh nilai rata-rata recall, precision, f-measure dan waktu proses adalah 96.7%, 22.5%, 30.6% dan 0.239 detik. Sedangkan aplikasi pencarian-2 dengan threshold kata umum 1% adalah 96%, 67%, 76.5% dan 0.098 detik. Sehingga dapat dikatakan bahwa aplikasi pencarian-2 lebih efektif dari pada aplikasi pencarian-1.
Kata kunci: Sistem temu balik informasi, Stoplist, Klasifikasi Pretopology, Kata Umum.
Abstrak (Clean): dokumen teks bahasa indonesia sangat melimpah dan setiap waktu bertambah dalam proses pencarian banyak dokumen yang dihasilkan menjadi kurang relevan jika tidak sesuai dengan keinginan pengguna stopword merupakan kata yang “tidak relevan” namun sering muncul dalam dokumen kumpulan stopword disebut stoplist pada sistem temu balik informasi asumsi yang ada adalah dengan menghapus stoplist maka mengurangi jumlah kata yang akan diproses sedangkan kata umum juga sering digunakan pada bidang tertentu sehingga perlu dilakukan ekstraksi kata umum dari dokumen hasil klasifikasi dan melakukan perbandingan efektifitas antara aplikasi pencarian menggunakan penghapusan stoplist dengan aplikasi pencarian menggunakan penghapusan stoplist dan kata umum untuk meningkatkan relevansi dan waktu proses pencarian dokumen hasil uji coba klasifikasi pretopology dengan dokumen teknik ekonomi dan pertanian diperoleh nilai ratarata recall dan precision sebesar dan uji coba pencarian dengan query terhadap dokumen teknik ekonomi dan pertanian pada aplikasi pencarian diperoleh nilai ratarata recall precision fmeasure dan waktu proses adalah dan detik sedangkan aplikasi pencarian dengan threshold kata umum adalah dan detik sehingga dapat dikatakan bahwa aplikasi pencarian lebih efektif dari pada aplikasi pencarian kata kunci sistem temu balik informasi stoplist klasifikasi pretopology kata umum
Abstrak (Stopwords Removed): dokumen teks bahasa indonesia sangat melimpah setiap waktu bertambah proses pencarian banyak dokumen dihasilkan menjadi kurang relevan jika sesuai keinginan pengguna stopword kata “tidak relevan” sering muncul dokumen kumpulan stopword disebut stoplist sistem temu balik informasi asumsi ada menghapus stoplist mengurangi jumlah kata diproses sedangkan kata umum sering digunakan bidang tertentu perlu dilakukan ekstraksi kata umum dokumen hasil klasifikasi melakukan perbandingan efektifitas antara aplikasi pencarian menggunakan penghapusan stoplist aplikasi pencarian menggunakan penghapusan stoplist kata umum meningkatkan relevansi waktu proses pencarian dokumen hasil uji coba klasifikasi pretopology dokumen teknik ekonomi pertanian diperoleh nilai ratarata recall precision sebesar uji coba pencarian query dokumen teknik ekonomi pertanian aplikasi pencarian diperoleh nilai ratarata recall precision fmeasure waktu proses detik sedangkan aplikasi pencarian threshold kata umum detik dapat dikatakan aplikasi pencarian lebih efektif aplikasi pencarian kata kunci sistem temu balik informasi stoplist klasifikasi pretopology kata umum
Abstrak (Stemmed): dokumen teks bahasa indonesia sangat limpah tiap waktu tambah proses cari banyak dokumen hasil jadi kurang relevan jika sesuai ingin guna stopword kata tidak relevan sering muncul dokumen kumpul stopword sebut stoplist sistem temu balik informasi asumsi ada hapus stoplist kurang jumlah kata proses sedang kata umum sering guna bidang tentu perlu laku ekstraksi kata umum dokumen hasil klasifikasi laku banding efektifitas antara aplikasi cari guna hapus stoplist aplikasi cari guna hapus stoplist kata umum tingkat relevansi waktu proses cari dokumen hasil uji coba klasifikasi pretopology dokumen teknik ekonomi tani oleh nilai ratarata recall precision besar uji coba cari query dokumen teknik ekonomi tani aplikasi cari oleh nilai ratarata recall precision fmeasure waktu proses detik sedang aplikasi cari threshold kata umum detik dapat kata aplikasi cari lebih efektif aplikasi cari kata kunci sistem temu balik informasi stoplist klasifikasi pretopology kata umum
Abstrak (Corrected): document tens bahama indonesia sang limp tip want tambac proves care banyan document hail jade during relevant pika sexual begin gun shopworn data tidal relevant seeing munch document rumpus shopworn debut stylist sister temp balk informant sums ada apus stylist during mullah data proves sedan data mum seeing gun biding tent peru lake ekstraksi data mum document hail klasifikasi lake banding efektifitas angara aplikasi care gun apus stylist aplikasi care gun apus stylist data mum dingbat relevant want proves care document hail uni coma klasifikasi pretopology document tennis economic tank olen nilgai ratarata recall precision bear uni coma care query document tennis economic tank aplikasi care olen nilgai ratarata recall precision measure want proves devil sedan aplikasi care threshold data mum devil apart data aplikasi care leash efektif aplikasi care data bunch sister temp balk informant stylist klasifikasi pretopology data mum
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'cari': 9, 'kata': 9, 'dokumen': 7, 'aplikasi': 6, 'stoplist': 5, 'umum': 5, 'proses': 4, 'guna': 4, 'waktu': 3, 'hasil': 3, 'hapus': 3, 'klasifikasi': 3, 'kurang': 2, 'relevan': 2, 'stopword': 2, 'sering': 2, 'sistem': 2, 'temu': 2, 'balik': 2, 'informasi': 2, 'sedang': 2, 'laku': 2, 'uji': 2, 'coba': 2, 'pretopology': 2, 'teknik': 2, 'ekonomi': 2, 'tani': 2, 'oleh': 2, 'nilai': 2, 'ratarata': 2, 'recall': 2, 'precision': 2, 'detik': 2, 'teks': 1, 'bahasa': 1, 'indonesia': 1, 'sangat': 1, 'limpah': 1, 'tiap': 1, 'tambah': 1, 'banyak': 1, 'jadi': 1, 'jika': 1, 'sesuai': 1, 'ingin': 1, 'tidak': 1, 'muncul': 1, 'kumpul': 1, 'sebut': 1, 'asumsi': 1, 'ada': 1, 'jumlah': 1, 'bidang': 1, 'tentu': 1, 'perlu': 1, 'ekstraksi': 1, 'banding': 1, 'efektifitas': 1, 'antara': 1, 'tingkat': 1, 'relevansi': 1, 'besar': 1, 'query': 1, 'fmeasure': 1, 'threshold': 1, 'dapat': 1, 'lebih': 1, 'efektif': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'and': 12, 'search': 8, 'of': 7, 'application': 6, 'in': 5, 'is': 5, 'stoplist': 5, 'common': 5, 'with': 4, 'a': 4, 'word': 4, 'document': 4, 'words': 4, 'documents': 3, 'obtained': 3, 'to': 3, 'classification': 3, 'time': 2, 'it': 2, 'stopword': 2, 'often': 2, 'information': 2, 'retrieval': 2, 'that': 2, 'be': 2, 'while': 2, 'so': 2, 'results': 2, 'using': 2, 'removal': 2, 'pretopology': 2, 'technical': 2, 'economics': 2, 'agricultural': 2, 'average': 2, 'recall': 2, 'precision': 2, 'was': 2, 'seconds': 2, 'indonesian': 1, 'text': 1, 'very': 1, 'abundant': 1, 'increases': 1, 'every': 1, 'many': 1, 'becomes': 1, 'less': 1, 'relevant': 1, 'if': 1, 'not': 1, 'accordance': 1, 'wishes': 1, 'user': 1, 'irrelevant': 1, 'but': 1, 'appear': 1, 'set': 1, 'called': 1, 'systems': 1, 'assumption': 1, 'there': 1, 'remove': 1, 'then': 1, 'reduce': 1, 'number': 1, 'processed': 1, 'also': 1, 'used': 1, 'particular': 1, 'field': 1, 'we': 1, 'need': 1, 'extraction': 1, 'compare': 1, 'effectiveness': 1, 'between': 1, 'improve': 1, 'relevance': 1, 'speed': 1, 'up': 1, 'searching': 1, 'trial': 1, 'trials': 1, 'queries': 1, 'against': 1, 'at': 1, 'fmeasure': 1, 'processing': 1, 'threshold': 1, 'can': 1, 'said': 1, 'more': 1, 'effective': 1, 'than': 1, 'key': 1, 'system': 1})
-------------------------------------------
--- Data #783 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: muhammad reza kembara r.pa
Judul: Rancang Bangun sosial media sebagai software as a service untuk media pembelajaran dan test TOEFL
Pembimbing 1: Hermawan S.T.,M.Kom
Pembimbing 2: Bain Khusnul Khotimah S.Kom.,M.Kom
Abstrak (Raw): N/A
Abstrak (Clean): na
Abstrak (Stopwords Removed): na
Abstrak (Stemmed): na
Abstrak (Corrected): na
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'na': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'na': 1})
-------------------------------------------
--- Data #784 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ratih Marcelina
Judul: Analisa Pemilihan Alat Kontrasepsi Dengan Menggunakan Metode Naive Bayes
Pembimbing 1: Firli Irhamni
Pembimbing 2: Muhammad Ali Syakur
Abstrak (Raw): KB adalah singkatan dari Keluarga Berencana. Menurut Kamus besar Bahasa Indonesia (1997), KB adalah “Gerakan untuk membentuk keluarga yan sehat dan sejahtera dengan mengatur kehamilan”. Dengan kata lain KB adalah perencanaan jumlah keluarga. Pengaturan bisa dilakukan dengan penggunaan alat-alat kontrasepsi atau penanggulangan kehamilan seperti pil, suntik, IUD, dan sebagainya. Jumlah anak di anggap ideal adalah dua anak.Dalam proses penentuan pemilihan alat kontrasepsi tersebut memerlukan Metode peramalan yang digunakan dalam sistem ini adalah metode Naïve bayes classifer untuk menghitung jumlah ketepatan dalam menentukan pilihan alat kontrasepsi. Aplikasi sistem pendukung keputusan dengan Naïve bayes classifer dapat dijadikan solusi untuk menentukan alat kontrasepsi, Nilai konfigurasi parameter untuk sistem pendukung keputusan dengan menggunakan Naïve bayes classifer.
Kata Kunci : Alat Kontrasepsi, Sistem Pendukung Keputusan, Naïve bayes classifer
Abstrak (Clean): kb adalah singkatan dari keluarga berencana menurut kamus besar bahasa indonesia kb adalah “gerakan untuk membentuk keluarga yan sehat dan sejahtera dengan mengatur kehamilan” dengan kata lain kb adalah perencanaan jumlah keluarga pengaturan bisa dilakukan dengan penggunaan alatalat kontrasepsi atau penanggulangan kehamilan seperti pil suntik iud dan sebagainya jumlah anak di anggap ideal adalah dua anakdalam proses penentuan pemilihan alat kontrasepsi tersebut memerlukan metode peramalan yang digunakan dalam sistem ini adalah metode naïve bayes classifer untuk menghitung jumlah ketepatan dalam menentukan pilihan alat kontrasepsi aplikasi sistem pendukung keputusan dengan naïve bayes classifer dapat dijadikan solusi untuk menentukan alat kontrasepsi nilai konfigurasi parameter untuk sistem pendukung keputusan dengan menggunakan naïve bayes classifer kata kunci alat kontrasepsi sistem pendukung keputusan naïve bayes classifer
Abstrak (Stopwords Removed): kb singkatan keluarga berencana menurut kamus besar bahasa indonesia kb “gerakan membentuk keluarga yan sehat sejahtera mengatur kehamilan” kata lain kb perencanaan jumlah keluarga pengaturan dilakukan penggunaan alatalat kontrasepsi penanggulangan kehamilan pil suntik iud sebagainya jumlah anak anggap ideal dua anakdalam proses penentuan pemilihan alat kontrasepsi tersebut memerlukan metode peramalan digunakan sistem metode naïve bayes classifer menghitung jumlah ketepatan menentukan pilihan alat kontrasepsi aplikasi sistem pendukung keputusan naïve bayes classifer dapat dijadikan solusi menentukan alat kontrasepsi nilai konfigurasi parameter sistem pendukung keputusan menggunakan naïve bayes classifer kata kunci alat kontrasepsi sistem pendukung keputusan naïve bayes classifer
Abstrak (Stemmed): kb singkat keluarga rencana turut kamus besar bahasa indonesia kb gera bentuk keluarga yan sehat sejahtera atur hamil kata lain kb rencana jumlah keluarga atur laku guna alatalat kontrasepsi tanggulang hamil pil suntik iud bagai jumlah anak anggap ideal dua anakdalam proses tentu pilih alat kontrasepsi sebut perlu metode amal guna sistem metode na ve bayes classifer hitung jumlah tepat tentu pilih alat kontrasepsi aplikasi sistem dukung putus na ve bayes classifer dapat jadi solusi tentu alat kontrasepsi nilai konfigurasi parameter sistem dukung putus guna na ve bayes classifer kata kunci alat kontrasepsi sistem dukung putus na ve bayes classifer
Abstrak (Corrected): kb dingbat keluarga recant turn camus bear bahama indonesia kb gera bent keluarga can seat sejahtera amur hail data lain kb recant mullah keluarga amur lake gun alatalat kontrasepsi tanggulang hail oil until i'd bahai mullah anal anggap ideal due anakdalam proves tent pilch flat kontrasepsi debut peru metope anal gun sister metope na we bayes classier hiding mullah teat tent pilch flat kontrasepsi aplikasi sister during puts na we bayes classier apart jade solus tent flat kontrasepsi nilgai konfigurasi parameter sister during puts gun na we bayes classier data bunch flat kontrasepsi sister during puts na we bayes classier
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kontrasepsi': 5, 'alat': 4, 'sistem': 4, 'na': 4, 've': 4, 'bayes': 4, 'classifer': 4, 'kb': 3, 'keluarga': 3, 'jumlah': 3, 'guna': 3, 'tentu': 3, 'dukung': 3, 'putus': 3, 'rencana': 2, 'atur': 2, 'hamil': 2, 'kata': 2, 'pilih': 2, 'metode': 2, 'singkat': 1, 'turut': 1, 'kamus': 1, 'besar': 1, 'bahasa': 1, 'indonesia': 1, 'gera': 1, 'bentuk': 1, 'yan': 1, 'sehat': 1, 'sejahtera': 1, 'lain': 1, 'laku': 1, 'alatalat': 1, 'tanggulang': 1, 'pil': 1, 'suntik': 1, 'iud': 1, 'bagai': 1, 'anak': 1, 'anggap': 1, 'ideal': 1, 'dua': 1, 'anakdalam': 1, 'proses': 1, 'sebut': 1, 'perlu': 1, 'amal': 1, 'hitung': 1, 'tepat': 1, 'aplikasi': 1, 'dapat': 1, 'jadi': 1, 'solusi': 1, 'nilai': 1, 'konfigurasi': 1, 'parameter': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'of': 10, 'is': 5, 'in': 4, 'na': 4, 've': 4, 'bayes': 4, 'classifer': 4, 'kb': 3, 'with': 3, 'decision': 3, 'support': 3, 'family': 2, 'planning': 2, 'to': 2, 'a': 2, 'and': 2, 'number': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'children': 2, 'determining': 2, 'contraceptives': 2, 'method': 2, 'used': 2, 'system': 2, 'for': 2, 'contraceptive': 2, 'systems': 2, 'abbreaviation': 1, 'according': 1, 'big': 1, 'indonesian': 1, 'dictionary': 1, 'movement': 1, 'form': 1, 'healthy': 1, 'prosperous': 1, 'yan': 1, 'families': 1, 'birth': 1, 'control': 1, 'other': 1, 'words': 1, 'arrangements': 1, 'made': 1, 'use': 1, 'tools': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'contraception': 1, 'or': 1, 'pregnancy': 1, 'prevention': 1, 'pills': 1, 'injections': 1, 'iuds': 1, 'so': 1, 'on': 1, 'considered': 1, 'ideal': 1, 'two': 1, 'process': 1, 'election': 1, 'requires': 1, 'forecasting': 1, 'this': 1, 'calculating': 1, 'amount': 1, 'accuracy': 1, 'choice': 1, 'application': 1, 'determine': 1, 'solution': 1, 'configuration': 1, 'values': 1, 'parameters': 1, 'by': 1, 'using': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #785 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Adelia Kusuma Wardani
Judul: EKSTRAKSI FITUR PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (PCA) UNTUK PENGENALAN HURUF ABJAD BAHASA ISYARAT PADA SISTEM ISYARAT BAHASA INDONESIA (SIBI)
Pembimbing 1: Cucun Very Angkoso, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Ari Kusumaningsih, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Komunikasi merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat, dan semua orang pasti membutuhkan komunikasi sebagai sarana bersosialisasi dengan orang lainnya, tak terkecuali mereka yang memiliki keterbatasan fisik, tuna rungu dan tuna wicara misalnya. SIBI menupakan suatu bahasa yang menggunakan gerakan tangan dan ekspresi wajah, yang merupakan suatu alat komunikasi bagi penderita tuna rungu dan tuna wicara.Dengan latar belakang tersebutlah penelitian ini dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk dapat membuat sistem pengenalan abjad jari pada SIBI, mulai dari abjad “A” hingga “Z”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ekstraksi fitur Principal Component Analysis dan pengukuran jarak kedekatan menggunakan Euclidean Distance. Penelitian ini menggunakan 1092 data citra yang akan digunakan sebagai data training dan testing untuk proses uji coba pada sistem yang telah dibuat. Dengan menggunakan metode ekstraksi fitur PCA dan penghitungan jarak dengan Euclidean Distance, dari tiga skenario pengujian yang telah dilakukan pada penelitian ini, menghasilkan tingkat akurasi sebesar 77.11% untuk uji coba dengan memisahkan data training menjadi dua, yaitu data training untuk semua huruf kecuali “J” dan “Z” dan data training huruf “J” dan “Z” saja.
Abstrak (Clean): komunikasi merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat dan semua orang pasti membutuhkan komunikasi sebagai sarana bersosialisasi dengan orang lainnya tak terkecuali mereka yang memiliki keterbatasan fisik tuna rungu dan tuna wicara misalnya sibi menupakan suatu bahasa yang menggunakan gerakan tangan dan ekspresi wajah yang merupakan suatu alat komunikasi bagi penderita tuna rungu dan tuna wicaradengan latar belakang tersebutlah penelitian ini dilakukan penelitian ini bertujuan untuk dapat membuat sistem pengenalan abjad jari pada sibi mulai dari abjad “a” hingga “z” metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ekstraksi fitur principal component analysis dan pengukuran jarak kedekatan menggunakan euclidean distance penelitian ini menggunakan data citra yang akan digunakan sebagai data training dan testing untuk proses uji coba pada sistem yang telah dibuat dengan menggunakan metode ekstraksi fitur pca dan penghitungan jarak dengan euclidean distance dari tiga skenario pengujian yang telah dilakukan pada penelitian ini menghasilkan tingkat akurasi sebesar untuk uji coba dengan memisahkan data training menjadi dua yaitu data training untuk semua huruf kecuali “j” dan “z” dan data training huruf “j” dan “z” saja
Abstrak (Stopwords Removed): komunikasi sangat penting kehidupan bermasyarakat semua orang pasti membutuhkan komunikasi sarana bersosialisasi orang lainnya tak terkecuali mereka memiliki keterbatasan fisik tuna rungu tuna wicara misalnya sibi menupakan bahasa menggunakan gerakan tangan ekspresi wajah alat komunikasi bagi penderita tuna rungu tuna wicaradengan latar belakang tersebutlah penelitian dilakukan penelitian bertujuan dapat membuat sistem pengenalan abjad jari sibi mulai abjad “a” hingga “z” metode digunakan penelitian metode ekstraksi fitur principal component analysis pengukuran jarak kedekatan menggunakan euclidean distance penelitian menggunakan data citra digunakan data training testing proses uji coba sistem dibuat menggunakan metode ekstraksi fitur pca penghitungan jarak euclidean distance tiga skenario pengujian dilakukan penelitian menghasilkan tingkat akurasi sebesar uji coba memisahkan data training menjadi dua data training semua huruf kecuali “j” “z” data training huruf “j” “z”
Abstrak (Stemmed): komunikasi sangat penting hidup masyarakat semua orang pasti butuh komunikasi sarana sosial orang lain tak kecuali mereka milik batas fisik tuna rungu tuna wicara misal sibi menupakan bahasa guna gera tangan ekspresi wajah alat komunikasi bagi derita tuna rungu tuna wicaradengan latar belakang sebut teliti laku teliti tuju dapat buat sistem kenal abjad jari sibi mulai abjad a hingga z metode guna teliti metode ekstraksi fitur principal component analysis ukur jarak dekat guna euclidean distance teliti guna data citra guna data training testing proses uji coba sistem buat guna metode ekstraksi fitur pca hitung jarak euclidean distance tiga skenario uji laku teliti hasil tingkat akurasi besar uji coba pisah data training jadi dua data training semua huruf kecuali j z data training huruf j z
Abstrak (Corrected): komunikasi sang panting hide masyarakat sea orang past butch komunikasi saran social orang lain take kecuali merely milk bats fisk tuna rung tuna wizard missal sib menupakan bahama gun gera tanga ekspresi rajah flat komunikasi bag merit tuna rung tuna wicaradengan later belaying debut elite lake elite juju apart but sister penal bad jar sib mule bad a hinges z metope gun elite metope ekstraksi four principal component analysis ukr arak dead gun euclidean distance elite gun data citral gun data training testing proves uni coma sister but gun metope ekstraksi four pa hiding arak euclidean distance toga scenario uni lake elite hail dingbat auras bear uni coma pish data training jade due data training sea hufuf kecuali j z data training hufuf j z
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 6, 'teliti': 5, 'data': 5, 'tuna': 4, 'training': 4, 'komunikasi': 3, 'z': 3, 'metode': 3, 'uji': 3, 'semua': 2, 'orang': 2, 'kecuali': 2, 'rungu': 2, 'sibi': 2, 'laku': 2, 'buat': 2, 'sistem': 2, 'abjad': 2, 'ekstraksi': 2, 'fitur': 2, 'jarak': 2, 'euclidean': 2, 'distance': 2, 'coba': 2, 'huruf': 2, 'j': 2, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'hidup': 1, 'masyarakat': 1, 'pasti': 1, 'butuh': 1, 'sarana': 1, 'sosial': 1, 'lain': 1, 'tak': 1, 'mereka': 1, 'milik': 1, 'batas': 1, 'fisik': 1, 'wicara': 1, 'misal': 1, 'menupakan': 1, 'bahasa': 1, 'gera': 1, 'tangan': 1, 'ekspresi': 1, 'wajah': 1, 'alat': 1, 'bagi': 1, 'derita': 1, 'wicaradengan': 1, 'latar': 1, 'belakang': 1, 'sebut': 1, 'tuju': 1, 'dapat': 1, 'kenal': 1, 'jari': 1, 'mulai': 1, 'a': 1, 'hingga': 1, 'principal': 1, 'component': 1, 'analysis': 1, 'ukur': 1, 'dekat': 1, 'citra': 1, 'testing': 1, 'proses': 1, 'pca': 1, 'hitung': 1, 'tiga': 1, 'skenario': 1, 'hasil': 1, 'tingkat': 1, 'akurasi': 1, 'besar': 1, 'pisah': 1, 'jadi': 1, 'dua': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 10, 'and': 10, 'data': 6, 'for': 5, 'this': 5, 'research': 5, 'is': 4, 'using': 4, 'alphabet': 4, 'distance': 4, 'training': 4, 'communication': 3, 'in': 3, 'to': 3, 'z': 3, 'method': 3, 'test': 3, 'by': 3, 'an': 2, 'as': 2, 'deaf': 2, 'mute': 2, 'language': 2, 'on': 2, 'out': 2, 'system': 2, 'from': 2, 'uses': 2, 'feature': 2, 'extraction': 2, 'measurement': 2, 'euclidean': 2, 'that': 2, 'j': 2, 'important': 1, 'point': 1, 'society': 1, 'life': 1, 'everyone': 1, 'certainly': 1, 'needs': 1, 'tool': 1, 'socialization': 1, 'with': 1, 'other': 1, 'people': 1, 'without': 1, 'exception': 1, 'those': 1, 'whom': 1, 'have': 1, 'physical': 1, 'limitations': 1, 'such': 1, 'sibi': 1, 'hand': 1, 'movement': 1, 'face': 1, 'expression': 1, 'which': 1, 'are': 1, 'tools': 1, 'base': 1, 'background': 1, 'study': 1, 'above': 1, 'carried': 1, 'purpose': 1, 'work': 1, 'finger': 1, 'recognized': 1, 'indonesian': 1, 'sign': 1, 'start': 1, 'a': 1, 'principal': 1, 'component': 1, 'analysis': 1, 'image': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'used': 1, 'testing': 1, 'process': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'made': 1, 'pac': 1, 'calculating': 1, 'three': 1, 'scenarios': 1, 'done': 1, 'result': 1, 'accurancy': 1, 'separating': 1, 'into': 1, 'two': 1, 'all': 1, 'axcept': 1, 'only': 1})
-------------------------------------------
--- Data #786 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Didik Mawardi
Judul: Manajemen Workflow Layanan Akademik Berbasis Business Process Management System (BPMS)
Pembimbing 1: Hermawan S.T., M.Kom
Pembimbing 2: Yeni Kustiyahningsih, S.Kom., M.Kom
Abstrak (Raw): Layanan akademik merupakan usaha yang dilakukan oleh perguruan tinggi untuk memberikan kemudahan pada pemenuhan kebutuhan mahasiswa dalam hal yang berkaitan dengan kegiatan akademik. Untuk mendapatkan suatu layanan akademik yang efektif dan efisien diperlukan pemodelan dengan menggunakan BPMS. BPMS menyediakan visualisasi model proses bisnis dengan berbagai fasilitas pendukung runtime service, yang mampu menjembatani antara kebutuhan strategi bisnis dan teknologi informasi. Melalui penggunaan BPMS yang didukung pemodelan yang praktis mampu mengoptimalkan efisiensi penggunaan waktu, tenaga dan biaya baik selama proses pembangunan maupun implementasinya. Dari model dan desain yang digunakan pada penelitian ini didapatkan implementasi sistem yang handal untuk transaksi real time yang memenuhi kebutuhan proses bisnis yang kompleks, yaitu pada layanan akademik perguruan tinggi.
Abstrak (Clean): layanan akademik merupakan usaha yang dilakukan oleh perguruan tinggi untuk memberikan kemudahan pada pemenuhan kebutuhan mahasiswa dalam hal yang berkaitan dengan kegiatan akademik untuk mendapatkan suatu layanan akademik yang efektif dan efisien diperlukan pemodelan dengan menggunakan bpms bpms menyediakan visualisasi model proses bisnis dengan berbagai fasilitas pendukung runtime service yang mampu menjembatani antara kebutuhan strategi bisnis dan teknologi informasi melalui penggunaan bpms yang didukung pemodelan yang praktis mampu mengoptimalkan efisiensi penggunaan waktu tenaga dan biaya baik selama proses pembangunan maupun implementasinya dari model dan desain yang digunakan pada penelitian ini didapatkan implementasi sistem yang handal untuk transaksi real time yang memenuhi kebutuhan proses bisnis yang kompleks yaitu pada layanan akademik perguruan tinggi
Abstrak (Stopwords Removed): layanan akademik usaha dilakukan perguruan tinggi memberikan kemudahan pemenuhan kebutuhan mahasiswa berkaitan kegiatan akademik mendapatkan layanan akademik efektif efisien diperlukan pemodelan menggunakan bpms bpms menyediakan visualisasi model proses bisnis berbagai fasilitas pendukung runtime service mampu menjembatani antara kebutuhan strategi bisnis teknologi informasi penggunaan bpms didukung pemodelan praktis mampu mengoptimalkan efisiensi penggunaan waktu tenaga biaya baik selama proses pembangunan maupun implementasinya model desain digunakan penelitian didapatkan implementasi sistem handal transaksi real time memenuhi kebutuhan proses bisnis kompleks layanan akademik perguruan tinggi
Abstrak (Stemmed): layan akademik usaha laku guru tinggi beri mudah penuh butuh mahasiswa kait giat akademik dapat layan akademik efektif efisien perlu model guna bpms bpms sedia visualisasi model proses bisnis bagai fasilitas dukung runtime service mampu jembatan antara butuh strategi bisnis teknologi informasi guna bpms dukung model praktis mampu optimal efisiensi guna waktu tenaga biaya baik lama proses bangun maupun implementasi model desain guna teliti dapat implementasi sistem handal transaksi real time penuh butuh proses bisnis kompleks layan akademik guru tinggi
Abstrak (Corrected): layman academic sara lake guru ting bert judah punch butch mahasiswa wait gift academic apart layman academic efektif elision peru model gun bums bums media visualisasi model proves basis bahai basilicas during untie service camp jembatan angara butch strategy basis teknologi informant gun bums during model practise camp optimal efisiensi gun want teenage bay back lama proves bangui maun implements model detain gun elite apart implements sister sandal transaksi real time punch butch proves basis kopeks layman academic guru ting
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'akademik': 4, 'model': 4, 'guna': 4, 'layan': 3, 'butuh': 3, 'bpms': 3, 'proses': 3, 'bisnis': 3, 'guru': 2, 'tinggi': 2, 'penuh': 2, 'dapat': 2, 'dukung': 2, 'mampu': 2, 'implementasi': 2, 'usaha': 1, 'laku': 1, 'beri': 1, 'mudah': 1, 'mahasiswa': 1, 'kait': 1, 'giat': 1, 'efektif': 1, 'efisien': 1, 'perlu': 1, 'sedia': 1, 'visualisasi': 1, 'bagai': 1, 'fasilitas': 1, 'runtime': 1, 'service': 1, 'jembatan': 1, 'antara': 1, 'strategi': 1, 'teknologi': 1, 'informasi': 1, 'praktis': 1, 'optimal': 1, 'efisiensi': 1, 'waktu': 1, 'tenaga': 1, 'biaya': 1, 'baik': 1, 'lama': 1, 'bangun': 1, 'maupun': 1, 'desain': 1, 'teliti': 1, 'sistem': 1, 'handal': 1, 'transaksi': 1, 'real': 1, 'time': 1, 'kompleks': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'of': 7, 'academic': 4, 'services': 4, 'to': 4, 'and': 4, 'model': 4, 'needs': 3, 'with': 3, 'a': 3, 'bpms': 3, 'business': 3, 'process': 3, 'is': 2, 'college': 2, 'using': 2, 'implementation': 2, 'an': 1, 'attempt': 1, 'managed': 1, 'by': 1, 'facilitate': 1, 'students': 1, 'related': 1, 'problems': 1, 'thus': 1, 'deal': 1, 'effective': 1, 'efficient': 1, 'required': 1, 'certain': 1, 'provides': 1, 'visualization': 1, 'different': 1, 'facilities': 1, 'runtime': 1, 'which': 1, 'are': 1, 'able': 1, 'relate': 1, 'strategies': 1, 'information': 1, 'technology': 1, 'practical': 1, 'support': 1, 'can': 1, 'optimize': 1, 'efficiency': 1, 'time': 1, 'energy': 1, 'cost': 1, 'either': 1, 'during': 1, 'development': 1, 'or': 1, 'ultimately': 1, 'design': 1, 'applied': 1, 'in': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'produced': 1, 'great': 1, 'system': 1, 'for': 1, 'realtime': 1, 'transaction': 1, 'that': 1, 'facilitates': 1, 'complex': 1, 'ie': 1})
-------------------------------------------
--- Data #787 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: ARDIANSYAH ZULKARNAIN
Judul: APLIKASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM PENENTUAN BEASISWA BIDIK MISI DENGAN PERBANDINGAN METODE ANALITYCAL HIERARCY PROCESS (AHP) DAN ELIMINATION AND CHOICE TRANSLATION REALETY (ELECTRE)
(Studi K
Pembimbing 1: RIZA ALFITA, S.T, M.T
Pembimbing 2: YENI KUSTIYAHNINGSIH, S.Kom, M.Kom
Abstrak (Raw): Pemerataan dalam akses ke perguruan tinggi jenjang pendidikan menengah, sampai saat ini masih merupakan masalah di negara ini. Banyak lulusan jenjang pendidikan menengah yang berprestasi dan merupakan calon mahasiswa potensial tidak dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi karena berasal dari kalangan keluarga yang kurang mampu secara ekonomi, menghadapi kendala seperti inilah program terbaru yang dikelola DIKTI adalah berupa solusi beasiswa bidik misi. Dengan perbandingan antara Metode Analitycal Hierarcy Process (AHP), untuk menyusun suatu struktur hierarchy, menentukan nilai prioritas kriteria dan Elimination and Choice Translation Realety (Electre) digunakan pada kondisi dimana alternatif yang kurang sesuai dengan kriteria dieleminasi, dan alternatif yang sesuai dapat dihasilkan. Berdasarkan uji coba dengan menggunakan data bidik misi tahun 2011, telah dapat dibuat suatu sistem pengambilan keputusan dalam prosentase ketepatan antara sistem dengan kondisi real, untuk metode AHP 83.1 % dan metode Electre 49.01 %.
Keyword : AHP, Electre, Bidik Misi, Consistency, Kriteria dan Nilai Prioritas.
Abstrak (Clean): pemerataan dalam akses ke perguruan tinggi jenjang pendidikan menengah sampai saat ini masih merupakan masalah di negara ini banyak lulusan jenjang pendidikan menengah yang berprestasi dan merupakan calon mahasiswa potensial tidak dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi karena berasal dari kalangan keluarga yang kurang mampu secara ekonomi menghadapi kendala seperti inilah program terbaru yang dikelola dikti adalah berupa solusi beasiswa bidik misi dengan perbandingan antara metode analitycal hierarcy process ahp untuk menyusun suatu struktur hierarchy menentukan nilai prioritas kriteria dan elimination and choice translation realety electre digunakan pada kondisi dimana alternatif yang kurang sesuai dengan kriteria dieleminasi dan alternatif yang sesuai dapat dihasilkan berdasarkan uji coba dengan menggunakan data bidik misi tahun telah dapat dibuat suatu sistem pengambilan keputusan dalam prosentase ketepatan antara sistem dengan kondisi real untuk metode ahp dan metode electre keyword ahp electre bidik misi consistency kriteria dan nilai prioritas
Abstrak (Stopwords Removed): pemerataan akses perguruan tinggi jenjang pendidikan menengah masih masalah negara banyak lulusan jenjang pendidikan menengah berprestasi calon mahasiswa potensial dapat melanjutkan jenjang pendidikan tinggi berasal kalangan keluarga kurang mampu secara ekonomi menghadapi kendala inilah program terbaru dikelola dikti berupa solusi beasiswa bidik misi perbandingan antara metode analitycal hierarcy process ahp menyusun struktur hierarchy menentukan nilai prioritas kriteria elimination and choice translation realety electre digunakan kondisi dimana alternatif kurang sesuai kriteria dieleminasi alternatif sesuai dapat dihasilkan berdasarkan uji coba menggunakan data bidik misi tahun dapat dibuat sistem pengambilan keputusan prosentase ketepatan antara sistem kondisi real metode ahp metode electre keyword ahp electre bidik misi consistency kriteria nilai prioritas
Abstrak (Stemmed): perata akses guru tinggi jenjang didik tengah masih masalah negara banyak lulus jenjang didik tengah prestasi calon mahasiswa potensial dapat lanjut jenjang didik tinggi asal kalang keluarga kurang mampu cara ekonomi hadap kendala ini program baru kelola dikti upa solusi beasiswa bidik misi banding antara metode analitycal hierarcy process ahp susun struktur hierarchy tentu nilai prioritas kriteria elimination and choice translation realety electre guna kondisi mana alternatif kurang sesuai kriteria dieleminasi alternatif sesuai dapat hasil dasar uji coba guna data bidik misi tahun dapat buat sistem ambil putus prosentase tepat antara sistem kondisi real metode ahp metode electre keyword ahp electre bidik misi consistency kriteria nilai prioritas
Abstrak (Corrected): peraea asses guru ting penang did length mash marsala megara banyan lulus penang did length prestos salon mahasiswa potential apart layout penang did ting anal kalong keluarga during camp cara economic hadar kendall in program bar fella dirty up solus beasiswa bid miss banding angara metope analytical hierarchy process ah susan structure hierarchy tent nilgai priority criteria elimination and choice translation reality electro gun kondisi mana alternative during sexual criteria dieleminasi alternative sexual apart hail dakar uni coma gun data bid miss thun apart but sister ambit puts prosentase teat angara sister kondisi real metope ah metope electro keyword ah electro bid miss consistency criteria nilgai priority
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jenjang': 3, 'didik': 3, 'dapat': 3, 'bidik': 3, 'misi': 3, 'metode': 3, 'ahp': 3, 'kriteria': 3, 'electre': 3, 'tinggi': 2, 'tengah': 2, 'kurang': 2, 'antara': 2, 'nilai': 2, 'prioritas': 2, 'guna': 2, 'kondisi': 2, 'alternatif': 2, 'sesuai': 2, 'sistem': 2, 'perata': 1, 'akses': 1, 'guru': 1, 'masih': 1, 'masalah': 1, 'negara': 1, 'banyak': 1, 'lulus': 1, 'prestasi': 1, 'calon': 1, 'mahasiswa': 1, 'potensial': 1, 'lanjut': 1, 'asal': 1, 'kalang': 1, 'keluarga': 1, 'mampu': 1, 'cara': 1, 'ekonomi': 1, 'hadap': 1, 'kendala': 1, 'ini': 1, 'program': 1, 'baru': 1, 'kelola': 1, 'dikti': 1, 'upa': 1, 'solusi': 1, 'beasiswa': 1, 'banding': 1, 'analitycal': 1, 'hierarcy': 1, 'process': 1, 'susun': 1, 'struktur': 1, 'hierarchy': 1, 'tentu': 1, 'elimination': 1, 'and': 1, 'choice': 1, 'translation': 1, 'realety': 1, 'mana': 1, 'dieleminasi': 1, 'hasil': 1, 'dasar': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'data': 1, 'tahun': 1, 'buat': 1, 'ambil': 1, 'putus': 1, 'prosentase': 1, 'tepat': 1, 'real': 1, 'keyword': 1, 'consistency': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 7, 'in': 6, 'to': 6, 'and': 6, 'education': 5, 'is': 5, 'a': 4, 'of': 4, 'higher': 3, 'misi': 3, 'ahp': 3, 'criteria': 3, 'electre': 3, 'secondary': 2, 'this': 2, 'can': 2, 'between': 2, 'hierarchy': 2, 'value': 2, 'conditions': 2, 'alternatives': 2, 'with': 2, 'bidik': 2, 'equity': 1, 'access': 1, 'still': 1, 'problem': 1, 'country': 1, 'many': 1, 'graduates': 1, 'student': 1, 'achievement': 1, 'potential': 1, 'candidate': 1, 'not': 1, 'continue': 1, 'pursue': 1, 'due': 1, 'come': 1, 'from': 1, 'families': 1, 'that': 1, 'are': 1, 'economically': 1, 'disadvantaged': 1, 'facing': 1, 'obstacles': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'latest': 1, 'program': 1, 'administered': 1, 'form': 1, 'solution': 1, 'scholarship': 1, 'by': 1, 'comparison': 1, 'analytical': 1, 'methods': 1, 'process': 1, 'construct': 1, 'structure': 1, 'determine': 1, 'priority': 1, 'elimination': 1, 'choice': 1, 'realety': 1, 'translation': 1, 'used': 1, 'under': 1, 'where': 1, 'less': 1, 'accordance': 1, 'eliminated': 1, 'appropriate': 1, 'be': 1, 'generated': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'testing': 1, 'using': 1, 'data': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'able': 1, 'made': 1, 'decision': 1, 'system': 1, 'accuracy': 1, 'percentage': 1, 'systems': 1, 'real': 1, 'method': 1, 'keyword': 1, 'consistency': 1, 'priorities': 1})
-------------------------------------------
--- Data #788 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: AHMAD RUDHIYUL HAQ
Judul: DESAIN DAN IMPLEMENTASI INFRASTUKTURE AS A SEVICE CLOUD COMPUTING MENGGUNAKAN PROXMOX
Pembimbing 1: Hermawan S.T., M.Kom
Pembimbing 2: Firdaus Solihin. S.Kom.,M.Kom
Abstrak (Raw): Kebutuhan akan sumber daya teknologi di bidang software dan hardware semakin besar, sedangkan investasi akan sumber daya tersebut membutuhkan waktu, biaya, dan tenaga yang tidak mungkin didapat dalam waktu yang singkat. Solusinya adalah dengan menggunakan teknologi cloud computing Infrastructure as a Service. IaaS cloud computing adalah teknologi yang memberikan sumberdaya teknologi informasi dasar, yang meliputi media penyimpanan, processing power, memory, sistem operasi, dan kapasitas jaringan yang dapat digunakan oleh pengguna cloud client. Dengan teknologi ini pengguna dapat memenuhi semua kebutuhan sumber daya komputasi tanpa mengorbankan waktu, biaya dan tenaga, dikarenakan pengguna hanya meminta layanan yang dibutuhkan kepada penyedia cloud. Pada penelitian ini, diimplementasikan cloud computing dengan menggunakan proxmox yang merupakan operating sistem open source dengan kemampuan Infrastructure as a Service (IaaS). Infrastructure as a Service dalam proxmox menggunakan teknologi virtual server sehingga utilitas dari hardware server menjadi maksimal. Server proxmox saat menjalankan virtual machine secara bersama dengan sistem operasi windows xp, mampu menjalankan 17 virtual machine sekaligus, sedangkan saat menjalankan sistem operasi ubuntu 9.10 mampu menjalankan 18 virtual machine sekaligus. Dan saat menjalankan ftp server server proxmox mampu menjalankan 10 virtual machine sekaligus.
Abstrak (Clean): kebutuhan akan sumber daya teknologi di bidang software dan hardware semakin besar sedangkan investasi akan sumber daya tersebut membutuhkan waktu biaya dan tenaga yang tidak mungkin didapat dalam waktu yang singkat solusinya adalah dengan menggunakan teknologi cloud computing infrastructure as a service iaas cloud computing adalah teknologi yang memberikan sumberdaya teknologi informasi dasar yang meliputi media penyimpanan processing power memory sistem operasi dan kapasitas jaringan yang dapat digunakan oleh pengguna cloud client dengan teknologi ini pengguna dapat memenuhi semua kebutuhan sumber daya komputasi tanpa mengorbankan waktu biaya dan tenaga dikarenakan pengguna hanya meminta layanan yang dibutuhkan kepada penyedia cloud pada penelitian ini diimplementasikan cloud computing dengan menggunakan proxmox yang merupakan operating sistem open source dengan kemampuan infrastructure as a service iaas infrastructure as a service dalam proxmox menggunakan teknologi virtual server sehingga utilitas dari hardware server menjadi maksimal server proxmox saat menjalankan virtual machine secara bersama dengan sistem operasi windows xp mampu menjalankan virtual machine sekaligus sedangkan saat menjalankan sistem operasi ubuntu mampu menjalankan virtual machine sekaligus dan saat menjalankan ftp server server proxmox mampu menjalankan virtual machine sekaligus
Abstrak (Stopwords Removed): kebutuhan sumber daya teknologi bidang software hardware semakin besar sedangkan investasi sumber daya tersebut membutuhkan waktu biaya tenaga mungkin didapat waktu singkat solusinya menggunakan teknologi cloud computing infrastructure as a service iaas cloud computing teknologi memberikan sumberdaya teknologi informasi dasar meliputi media penyimpanan processing power memory sistem operasi kapasitas jaringan dapat digunakan pengguna cloud client teknologi pengguna dapat memenuhi semua kebutuhan sumber daya komputasi mengorbankan waktu biaya tenaga dikarenakan pengguna meminta layanan dibutuhkan kepada penyedia cloud penelitian diimplementasikan cloud computing menggunakan proxmox operating sistem open source kemampuan infrastructure as a service iaas infrastructure as a service proxmox menggunakan teknologi virtual server utilitas hardware server menjadi maksimal server proxmox menjalankan virtual machine secara bersama sistem operasi windows xp mampu menjalankan virtual machine sekaligus sedangkan menjalankan sistem operasi ubuntu mampu menjalankan virtual machine sekaligus menjalankan ftp server server proxmox mampu menjalankan virtual machine sekaligus
Abstrak (Stemmed): butuh sumber daya teknologi bidang software hardware makin besar sedang investasi sumber daya sebut butuh waktu biaya tenaga mungkin dapat waktu singkat solusi guna teknologi cloud computing infrastructure as a service iaas cloud computing teknologi beri sumberdaya teknologi informasi dasar liput media simpan processing power memory sistem operasi kapasitas jaring dapat guna guna cloud client teknologi guna dapat penuh semua butuh sumber daya komputasi korban waktu biaya tenaga karena guna minta layan butuh kepada sedia cloud teliti implementasi cloud computing guna proxmox operating sistem open source mampu infrastructure as a service iaas infrastructure as a service proxmox guna teknologi virtual server utilitas hardware server jadi maksimal server proxmox jalan virtual machine cara sama sistem operasi windows xp mampu jalan virtual machine sekaligus sedang jalan sistem operasi ubuntu mampu jalan virtual machine sekaligus jalan ftp server server proxmox mampu jalan virtual machine sekaligus
Abstrak (Corrected): butch number day teknologi biding software hardware making bear sedan invests number day debut butch want bay teenage munchkin apart want dingbat solus gun teknologi cloud computing infrastructure as a service haas cloud computing teknologi bert sumberdaya teknologi informant dakar lieut media simian processing power memory sister operas kapasitas caring apart gun gun cloud client teknologi gun apart punch sea butch number day komputasi korean want bay teenage arena gun mint layman butch keypad media cloud elite implements cloud computing gun promo operating sister open source camp infrastructure as a service haas infrastructure as a service promo gun teknologi virtual server utility hardware server jade maximal server promo alan virtual machine cara same sister operas windows up camp alan virtual machine sekaligus sedan alan sister operas ubuntu camp alan virtual machine sekaligus alan fop server server promo camp alan virtual machine sekaligus
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 7, 'teknologi': 6, 'jalan': 6, 'cloud': 5, 'virtual': 5, 'server': 5, 'butuh': 4, 'sistem': 4, 'proxmox': 4, 'mampu': 4, 'machine': 4, 'sumber': 3, 'daya': 3, 'waktu': 3, 'dapat': 3, 'computing': 3, 'infrastructure': 3, 'as': 3, 'a': 3, 'service': 3, 'operasi': 3, 'sekaligus': 3, 'hardware': 2, 'sedang': 2, 'biaya': 2, 'tenaga': 2, 'iaas': 2, 'bidang': 1, 'software': 1, 'makin': 1, 'besar': 1, 'investasi': 1, 'sebut': 1, 'mungkin': 1, 'singkat': 1, 'solusi': 1, 'beri': 1, 'sumberdaya': 1, 'informasi': 1, 'dasar': 1, 'liput': 1, 'media': 1, 'simpan': 1, 'processing': 1, 'power': 1, 'memory': 1, 'kapasitas': 1, 'jaring': 1, 'client': 1, 'penuh': 1, 'semua': 1, 'komputasi': 1, 'korban': 1, 'karena': 1, 'minta': 1, 'layan': 1, 'kepada': 1, 'sedia': 1, 'teliti': 1, 'implementasi': 1, 'operating': 1, 'open': 1, 'source': 1, 'utilitas': 1, 'jadi': 1, 'maksimal': 1, 'cara': 1, 'sama': 1, 'windows': 1, 'xp': 1, 'ubuntu': 1, 'ftp': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 7, 'is': 7, 'a': 7, 'of': 6, 'to': 6, 'technology': 5, 'in': 5, 'and': 5, 'cloud': 5, 'virtual': 5, 'server': 5, 'running': 5, 'computing': 4, 'operating': 4, 'system': 4, 'proxmox': 4, 'while': 3, 'time': 3, 'be': 3, 'infrastructure': 3, 'as': 3, 'service': 3, 'that': 3, 'with': 3, 'able': 3, 'machines': 3, 'at': 3, 'once': 3, 'resource': 2, 'hardware': 2, 'cost': 2, 'power': 2, 'iaas': 2, 'resources': 2, 'which': 2, 'can': 2, 'by': 2, 'users': 2, 'this': 2, 'using': 2, 'requirements': 1, 'field': 1, 'software': 1, 'getting': 1, 'big': 1, 'investment': 1, 'will': 1, 'take': 1, 'may': 1, 'not': 1, 'obtained': 1, 'short': 1, 'solution': 1, 'use': 1, 'provide': 1, 'basic': 1, 'include': 1, 'storage': 1, 'processing': 1, 'memory': 1, 'network': 1, 'capacity': 1, 'used': 1, 'client': 1, 'satisfy': 1, 'all': 1, 'needs': 1, 'without': 1, 'sacrificing': 1, 'effort': 1, 'because': 1, 'user': 1, 'only': 1, 'request': 1, 'services': 1, 'needed': 1, 'providers': 1, 'research': 1, 'implemented': 1, 'an': 1, 'open': 1, 'source': 1, 'ability': 1, 'so': 1, 'utility': 1, 'maximum': 1, 'when': 1, 'machine': 1, 'windows': 1, 'xp': 1, 'run': 1, 'whereas': 1, 'ubuntu': 1, 'ftp': 1})
-------------------------------------------
--- Data #789 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Handika Akbar Rijal
Judul: Sistem Informasi Manajemen Beasiswa Fakultas Teknik Universitas Trunojoyo dengan menggunakan Metode F--AHP
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah
Pembimbing 2: Hermawan
Abstrak (Raw): Sesuai dengan peraturan yang telah ditentukan oleh pihak pemberi beasiswa terhadap penerima beasiswa, maka diperlukan kriteria-kriteria untuk menentukan siapa yang akan terpilih untuk menerima beasiswa. Pembagian beasiswa dilakukan oleh beberapa lembaga untuk membantu seseorang yang kurang mampu ataupun berprestasi selama menempuh studi. Untuk membantu penentuan dalam menetapkan seseorang yang layak menerima beasiswa maka dibutuhkan Multiple Criteria Decision Making (MCDM) untuk mempertimbangkan nilai terbesar dalam memperoleh factor kompleks yang berdasarkan pada asumsi sifat subyektifnya lebih banyak.
Fuzzy Analytic Hierarchy Process (FAHP) merupakan penggabungan metode Analitic Hierarchy Proses dengan pendekatan Fuzzy yang relatif terbaru yang cocok dengan permasalahan yang berhubungan dengan sistem saling ketergantungan, dan ini sangat efisien dan relevan jika sistem di gunakan serta di berlakukan di fakultas teknik universitas trunojoyo dengan beberapa faktor kriteria dan subkriteria serta skala perbandingan berpasangan yang di ajukan oleh stakeholder, untuk menganalisa validitas penerima beasiswa.
Berdasarkan hasil uji coba sistem, terdapat perbedaan selisih hasil rekomendasi dari sistem, terhadap data aktual, dan dari beberapa beasiswa yang ada, beasiswa magang yang dapat di analisa dengan perolehan 70,58 %.
Kata kunci : FAHP, Pengambilan keputusan multi kriteria, seleksi beasiswa.
Abstrak (Clean): sesuai dengan peraturan yang telah ditentukan oleh pihak pemberi beasiswa terhadap penerima beasiswa maka diperlukan kriteriakriteria untuk menentukan siapa yang akan terpilih untuk menerima beasiswa pembagian beasiswa dilakukan oleh beberapa lembaga untuk membantu seseorang yang kurang mampu ataupun berprestasi selama menempuh studi untuk membantu penentuan dalam menetapkan seseorang yang layak menerima beasiswa maka dibutuhkan multiple criteria decision making mcdm untuk mempertimbangkan nilai terbesar dalam memperoleh factor kompleks yang berdasarkan pada asumsi sifat subyektifnya lebih banyak fuzzy analytic hierarchy process fahp merupakan penggabungan metode analitic hierarchy proses dengan pendekatan fuzzy yang relatif terbaru yang cocok dengan permasalahan yang berhubungan dengan sistem saling ketergantungan dan ini sangat efisien dan relevan jika sistem di gunakan serta di berlakukan di fakultas teknik universitas trunojoyo dengan beberapa faktor kriteria dan subkriteria serta skala perbandingan berpasangan yang di ajukan oleh stakeholder untuk menganalisa validitas penerima beasiswa berdasarkan hasil uji coba sistem terdapat perbedaan selisih hasil rekomendasi dari sistem terhadap data aktual dan dari beberapa beasiswa yang ada beasiswa magang yang dapat di analisa dengan perolehan kata kunci fahp pengambilan keputusan multi kriteria seleksi beasiswa
Abstrak (Stopwords Removed): sesuai peraturan ditentukan pihak pemberi beasiswa penerima beasiswa diperlukan kriteriakriteria menentukan siapa terpilih menerima beasiswa pembagian beasiswa dilakukan beberapa lembaga membantu seseorang kurang mampu ataupun berprestasi selama menempuh studi membantu penentuan menetapkan seseorang layak menerima beasiswa dibutuhkan multiple criteria decision making mcdm mempertimbangkan nilai terbesar memperoleh factor kompleks berdasarkan asumsi sifat subyektifnya lebih banyak fuzzy analytic hierarchy process fahp penggabungan metode analitic hierarchy proses pendekatan fuzzy relatif terbaru cocok permasalahan berhubungan sistem saling ketergantungan sangat efisien relevan jika sistem gunakan berlakukan fakultas teknik universitas trunojoyo beberapa faktor kriteria subkriteria skala perbandingan berpasangan ajukan stakeholder menganalisa validitas penerima beasiswa berdasarkan hasil uji coba sistem terdapat perbedaan selisih hasil rekomendasi sistem data aktual beberapa beasiswa ada beasiswa magang dapat analisa perolehan kata kunci fahp pengambilan keputusan multi kriteria seleksi beasiswa
Abstrak (Stemmed): sesuai atur tentu pihak beri beasiswa terima beasiswa perlu kriteriakriteria tentu siapa pilih terima beasiswa bagi beasiswa laku beberapa lembaga bantu orang kurang mampu atau prestasi lama tempuh studi bantu tentu tetap orang layak terima beasiswa butuh multiple criteria decision making mcdm timbang nilai besar oleh factor kompleks dasar asumsi sifat subyektif lebih banyak fuzzy analytic hierarchy process fahp gabung metode analitic hierarchy proses dekat fuzzy relatif baru cocok masalah hubung sistem saling gantung sangat efisien relevan jika sistem guna laku fakultas teknik universitas trunojoyo beberapa faktor kriteria subkriteria skala banding pasang aju stakeholder menganalisa validitas terima beasiswa dasar hasil uji coba sistem dapat beda selisih hasil rekomendasi sistem data aktual beberapa beasiswa ada beasiswa magang dapat analisa oleh kata kunci fahp ambil putus multi kriteria seleksi beasiswa
Abstrak (Corrected): sexual amur tent pick bert beasiswa terms beasiswa peru kriteriakriteria tent shape pilch terms beasiswa bag beasiswa lake beberapa lumbago bantu orang during camp tau prestos lama tempeh study bantu tent team orang kayak terms beasiswa butch multiple criteria decision making made timing nilgai bear olen factor kopeks dakar sums sift subyektif leash banyan fuzzy analytic hierarchy process fahd gang metope analytic hierarchy proves dead fuzzy related bar cook marsala hung sister saying antung sang elision relevant pika sister gun lake faults tennis university trunojoyo beberapa factor criteria subkriteria skald banding padang au stakeholder menganalisa validity terms beasiswa dakar hail uni coma sister apart bed selfish hail rekomendasi sister data actual beberapa beasiswa ada beasiswa malang apart analyst olen data bunch fahd ambit puts mufti criteria seeks beasiswa
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'beasiswa': 9, 'terima': 4, 'sistem': 4, 'tentu': 3, 'beberapa': 3, 'laku': 2, 'bantu': 2, 'orang': 2, 'oleh': 2, 'dasar': 2, 'fuzzy': 2, 'hierarchy': 2, 'fahp': 2, 'kriteria': 2, 'hasil': 2, 'dapat': 2, 'sesuai': 1, 'atur': 1, 'pihak': 1, 'beri': 1, 'perlu': 1, 'kriteriakriteria': 1, 'siapa': 1, 'pilih': 1, 'bagi': 1, 'lembaga': 1, 'kurang': 1, 'mampu': 1, 'atau': 1, 'prestasi': 1, 'lama': 1, 'tempuh': 1, 'studi': 1, 'tetap': 1, 'layak': 1, 'butuh': 1, 'multiple': 1, 'criteria': 1, 'decision': 1, 'making': 1, 'mcdm': 1, 'timbang': 1, 'nilai': 1, 'besar': 1, 'factor': 1, 'kompleks': 1, 'asumsi': 1, 'sifat': 1, 'subyektif': 1, 'lebih': 1, 'banyak': 1, 'analytic': 1, 'process': 1, 'gabung': 1, 'metode': 1, 'analitic': 1, 'proses': 1, 'dekat': 1, 'relatif': 1, 'baru': 1, 'cocok': 1, 'masalah': 1, 'hubung': 1, 'saling': 1, 'gantung': 1, 'sangat': 1, 'efisien': 1, 'relevan': 1, 'jika': 1, 'guna': 1, 'fakultas': 1, 'teknik': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'faktor': 1, 'subkriteria': 1, 'skala': 1, 'banding': 1, 'pasang': 1, 'aju': 1, 'stakeholder': 1, 'menganalisa': 1, 'validitas': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'beda': 1, 'selisih': 1, 'rekomendasi': 1, 'data': 1, 'aktual': 1, 'ada': 1, 'magang': 1, 'analisa': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'ambil': 1, 'putus': 1, 'multi': 1, 'seleksi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 11, 'scholarship': 6, 'to': 6, 'is': 6, 'in': 6, 'with': 5, 'a': 4, 'system': 4, 'and': 4, 'as': 4, 'by': 3, 'criteria': 3, 'that': 3, 'recipients': 2, 'be': 2, 'scholarships': 2, 'someone': 2, 'decision': 2, 'making': 2, 'factors': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'fuzzy': 2, 'analytic': 2, 'hierarchy': 2, 'process': 2, 'fahp': 2, 'well': 2, 'some': 2, 'results': 2, 'difference': 2, 'accordance': 1, 'regulations': 1, 'specified': 1, 'donor': 1, 'it': 1, 'would': 1, 'require': 1, 'determine': 1, 'who': 1, 'will': 1, 'selected': 1, 'receive': 1, 'distribution': 1, 'done': 1, 'several': 1, 'agencies': 1, 'help': 1, 'less': 1, 'fortunate': 1, 'or': 1, 'achievement': 1, 'during': 1, 'studying': 1, 'assist': 1, 'determination': 1, 'set': 1, 'worthy': 1, 'needed': 1, 'multiple': 1, 'mcdm': 1, 'consider': 1, 'greatest': 1, 'value': 1, 'obtaining': 1, 'complex': 1, 'are': 1, 'assumption': 1, 'subjective': 1, 'nature': 1, 'more': 1, 'combination': 1, 'method': 1, 'relatively': 1, 'recent': 1, 'approach': 1, 'matches': 1, 'problems': 1, 'associated': 1, 'interdependencies': 1, 'very': 1, 'efficient': 1, 'relevant': 1, 'if': 1, 'use': 1, 'enacted': 1, 'university': 1, 'engineering': 1, 'faculty': 1, 'trunojoyo': 1, 'subcriteria': 1, 'pairwise': 1, 'comparison': 1, 'scale': 1, 'proposed': 1, 'stakeholders': 1, 'analyze': 1, 'validity': 1, 'testing': 1, 'there': 1, 'from': 1, 'recommendation': 1, 'actual': 1, 'data': 1, 'existing': 1, 'internship': 1, 'can': 1, 'analyzed': 1, 'acquisition': 1, 'keywords': 1, 'multicriteria': 1, 'selection': 1})
-------------------------------------------
--- Data #790 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Adamas Galleh Mulyawan
Judul: PENERAPAN ALGORITMA GREEDY PADA STRATEGI SERANG UNIT PLAYER DALAM GAME TOWER DEFENSE
Pembimbing 1: Arik Kurniawati, S.Kom., M.T.
Pembimbing 2: Ari Kusumaningsih, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): N/A
Abstrak (Clean): na
Abstrak (Stopwords Removed): na
Abstrak (Stemmed): na
Abstrak (Corrected): na
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'na': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'na': 1})
-------------------------------------------
--- Data #791 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Heru Prayogo
Judul: RANCANG BANGUN APLIKASI MEDIA PEMBELAJARAN HURUF ALFABET UNTUK PERANGKAT MOBILE ANDROID
Pembimbing 1: Cucun Very Angkoso S.T. M.T
Pembimbing 2: Ari Kusumaningsih S.T. M.T.
Abstrak (Raw): Media pembelajaran merupakan salah satu solusi untuk mempermudah penyampaian pesan yang dimaksud dalam sebuah materi pembelajaran karena akan mempercepat anak didik untuk memahami pelajaran atau materi yang dimaksud. Penggunaan perangkat mobile berbasis sistem operasi Android sebagai media pembelajaran sudah banyak dikembangkan karena aplikasinya memiliki tampilan yang user friendly dengan interaksi layar sentuh yang menarik untuk selalu digunakan terutama oleh anak-anak.
Dalam media pembelajaran yang dikembangkan, terdapat pengenalan pola dari karakter alfabet yang berfungsi untuk menguji pemahaman karakter dari pengguna setelah mempelajari bentuknya lewat tutorial. Pengujian dilakukan secara langsung dengan menuliskan bentuk dari huruf kapital. Dengan menggunakan mesin pengenalan pola yang telah dikembangkan oleh Tesseract, mesin open source yang umum digunakan sebagai Optical Character Recognition (OCR) akan dilakukan koreksi dari huruf kapital yang ditulis.
Aplikasi media pembelajaran berfungsi dengan baik pada perangkat dengan berfungsinya semua tombol dan atribut aplikasi. Mesin Tesseract yang digunakan memiliki tingkat akurasi pengenalan 100% pada huruf kapital dengan jenis Arial, Calibri dan Times New Roman. Selain itu aplikasi tersebut juga memiliki respon postif dari anak-anak yang telah menggunakannya. 100% dari sampel uji coba menyatakan bahwa aplikasi tersebut menarik dan membantu dalam mengenal huruf alfabet.
Abstrak (Clean): media pembelajaran merupakan salah satu solusi untuk mempermudah penyampaian pesan yang dimaksud dalam sebuah materi pembelajaran karena akan mempercepat anak didik untuk memahami pelajaran atau materi yang dimaksud penggunaan perangkat mobile berbasis sistem operasi android sebagai media pembelajaran sudah banyak dikembangkan karena aplikasinya memiliki tampilan yang user friendly dengan interaksi layar sentuh yang menarik untuk selalu digunakan terutama oleh anakanak dalam media pembelajaran yang dikembangkan terdapat pengenalan pola dari karakter alfabet yang berfungsi untuk menguji pemahaman karakter dari pengguna setelah mempelajari bentuknya lewat tutorial pengujian dilakukan secara langsung dengan menuliskan bentuk dari huruf kapital dengan menggunakan mesin pengenalan pola yang telah dikembangkan oleh tesseract mesin open source yang umum digunakan sebagai optical character recognition ocr akan dilakukan koreksi dari huruf kapital yang ditulis aplikasi media pembelajaran berfungsi dengan baik pada perangkat dengan berfungsinya semua tombol dan atribut aplikasi mesin tesseract yang digunakan memiliki tingkat akurasi pengenalan pada huruf kapital dengan jenis arial calibri dan times new roman selain itu aplikasi tersebut juga memiliki respon postif dari anakanak yang telah menggunakannya dari sampel uji coba menyatakan bahwa aplikasi tersebut menarik dan membantu dalam mengenal huruf alfabet
Abstrak (Stopwords Removed): media pembelajaran salah satu solusi mempermudah penyampaian pesan dimaksud materi pembelajaran mempercepat anak didik memahami pelajaran materi dimaksud penggunaan perangkat mobile berbasis sistem operasi android media pembelajaran sudah banyak dikembangkan aplikasinya memiliki tampilan user friendly interaksi layar sentuh menarik selalu digunakan terutama anakanak media pembelajaran dikembangkan terdapat pengenalan pola karakter alfabet berfungsi menguji pemahaman karakter pengguna mempelajari bentuknya lewat tutorial pengujian dilakukan secara langsung menuliskan bentuk huruf kapital menggunakan mesin pengenalan pola dikembangkan tesseract mesin open source umum digunakan optical character recognition ocr dilakukan koreksi huruf kapital ditulis aplikasi media pembelajaran berfungsi baik perangkat berfungsinya semua tombol atribut aplikasi mesin tesseract digunakan memiliki tingkat akurasi pengenalan huruf kapital jenis arial calibri times new roman selain aplikasi tersebut memiliki respon postif anakanak menggunakannya sampel uji coba menyatakan aplikasi tersebut menarik membantu mengenal huruf alfabet
Abstrak (Stemmed): media ajar salah satu solusi mudah sampai pesan maksud materi ajar cepat anak didik paham ajar materi maksud guna perangkat mobile bas sistem operasi android media ajar sudah banyak kembang aplikasi milik tampil user friendly interaksi layar sentuh tarik selalu guna utama anakanak media ajar kembang dapat kenal pola karakter alfabet fungsi uji paham karakter guna ajar bentuk lewat tutorial uji laku cara langsung tulis bentuk huruf kapital guna mesin kenal pola kembang tesseract mesin open source umum guna optical character recognition ocr laku koreksi huruf kapital tulis aplikasi media ajar fungsi baik perangkat fungsi semua tombol atribut aplikasi mesin tesseract guna milik tingkat akurasi kenal huruf kapital jenis arial calibri times new roman selain aplikasi sebut milik respon postif anakanak guna sampel uji coba nyata aplikasi sebut tarik bantu kenal huruf alfabet
Abstrak (Corrected): media ajar salad sat solus judah sampan pecan makeup mater ajar eat anal did palm ajar mater makeup gun perangkat mobile was sister operas android media ajar judah banyan embank aplikasi milk tamil user friendly interaksi layer sent tajik sell gun mama anakanak media ajar embank apart penal pola karate alphabet fungi uni palm karate gun ajar bent let tutorial uni lake cara lansing tulips bent hufuf capital gun resin penal pola embank tessera resin open source mum gun optical character recognition or lake kopeks hufuf capital tulips aplikasi media ajar fungi back perangkat fungi sea tomboy tribute aplikasi resin tessera gun milk dingbat auras penal hufuf capital penis trial alibi times new roman slain aplikasi debut milk respond postie anakanak gun sample uni coma nyala aplikasi debut tajik bantu penal hufuf alphabet
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ajar': 7, 'guna': 7, 'aplikasi': 5, 'media': 4, 'kenal': 4, 'huruf': 4, 'kembang': 3, 'milik': 3, 'fungsi': 3, 'uji': 3, 'kapital': 3, 'mesin': 3, 'maksud': 2, 'materi': 2, 'paham': 2, 'perangkat': 2, 'tarik': 2, 'anakanak': 2, 'pola': 2, 'karakter': 2, 'alfabet': 2, 'bentuk': 2, 'laku': 2, 'tulis': 2, 'tesseract': 2, 'sebut': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'solusi': 1, 'mudah': 1, 'sampai': 1, 'pesan': 1, 'cepat': 1, 'anak': 1, 'didik': 1, 'mobile': 1, 'bas': 1, 'sistem': 1, 'operasi': 1, 'android': 1, 'sudah': 1, 'banyak': 1, 'tampil': 1, 'user': 1, 'friendly': 1, 'interaksi': 1, 'layar': 1, 'sentuh': 1, 'selalu': 1, 'utama': 1, 'dapat': 1, 'lewat': 1, 'tutorial': 1, 'cara': 1, 'langsung': 1, 'open': 1, 'source': 1, 'umum': 1, 'optical': 1, 'character': 1, 'recognition': 1, 'ocr': 1, 'koreksi': 1, 'baik': 1, 'semua': 1, 'tombol': 1, 'atribut': 1, 'tingkat': 1, 'akurasi': 1, 'jenis': 1, 'arial': 1, 'calibri': 1, 'times': 1, 'new': 1, 'roman': 1, 'selain': 1, 'respon': 1, 'postif': 1, 'sampel': 1, 'coba': 1, 'nyata': 1, 'bantu': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'a': 8, 'of': 7, 'learning': 5, 'from': 5, 'is': 4, 'in': 4, 'application': 4, 'by': 4, 'recognition': 4, 'media': 3, 'to': 3, 'as': 3, 'on': 3, 'has': 3, 'with': 3, 'and': 3, 'character': 3, 'that': 3, 'capital': 3, 'engine': 3, 'letters': 3, 'materials': 2, 'it': 2, 'will': 2, 'use': 2, 'developed': 2, 'user': 2, 'its': 2, 'children': 2, 'alphabet': 2, 'pattern': 2, 'test': 2, 'have': 2, 'tesseract': 2, 'used': 2, 'solution': 1, 'facilitate': 1, 'delivery': 1, 'message': 1, 'accelerate': 1, 'students': 1, 'understand': 1, 'mobile': 1, 'devices': 1, 'based': 1, 'android': 1, 'operating': 1, 'system': 1, 'medium': 1, 'lot': 1, 'since': 1, 'friendly': 1, 'display': 1, 'touch': 1, 'screen': 1, 'interaction': 1, 'always': 1, 'attractive': 1, 'for': 1, 'especially': 1, 'this': 1, 'there': 1, 'serves': 1, 'understanding': 1, 'after': 1, 'studying': 1, 'shape': 1, 'through': 1, 'tutorial': 1, 'testing': 1, 'writing': 1, 'form': 1, 'letter': 1, 'directly': 1, 'using': 1, 'been': 1, 'an': 1, 'open': 1, 'source': 1, 'which': 1, 'commonly': 1, 'optical': 1, 'ocr': 1, 'then': 1, 'written': 1, 'be': 1, 'corrected': 1, 'works': 1, 'fine': 1, 'device': 1, 'proper': 1, 'functioning': 1, 'all': 1, 'applications': 1, 'attributes': 1, 'accuracy': 1, 'rate': 1, 'type': 1, 'arial': 1, 'calibri': 1, 'times': 1, 'new': 1, 'roman': 1, 'addition': 1, 'also': 1, 'had': 1, 'positive': 1, 'response': 1, 'who': 1, 'sample': 1, 'stated': 1, 'interesting': 1, 'helps': 1, 'them': 1, 'recognizing': 1})
-------------------------------------------
--- Data #792 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Puspita Ika Putri Editya
Judul: Pencarian String Menggunakan Algoritma Boyer Moore Pada Dokumen
Pembimbing 1: Eza Rahmanita, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Meydia Koeshardianto, S.Si., M.T.
Abstrak (Raw): Proses pencarian merupakan salah satu kegiatan penting dalam pemrosesan data. Proses pencarian dapat menghabiskan waktu jika ruang pencariannya besar, karena
Abstrak (Clean): proses pencarian merupakan salah satu kegiatan penting dalam pemrosesan data proses pencarian dapat menghabiskan waktu jika ruang pencariannya besar karena
Abstrak (Stopwords Removed): proses pencarian salah satu kegiatan penting pemrosesan data proses pencarian dapat menghabiskan waktu jika ruang pencariannya besar
Abstrak (Stemmed): proses cari salah satu giat penting pemrosesan data proses cari dapat habis waktu jika ruang cari besar
Abstrak (Corrected): proves care salad sat gift panting pemrosesan data proves care apart habit want pika rang care bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'cari': 3, 'proses': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'giat': 1, 'penting': 1, 'pemrosesan': 1, 'data': 1, 'dapat': 1, 'habis': 1, 'waktu': 1, 'jika': 1, 'ruang': 1, 'besar': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 7, 'searching': 3, 'process': 2, 'of': 2, 'is': 1, 'form': 1, 'one': 1, 'important': 1, 'activities': 1, 'in': 1, 'data': 1, 's': 1, 'processing': 1, 'should': 1, 'settle': 1, 'time': 1, 'if': 1, 'big': 1, 'room': 1, 'and': 1, 'because': 1})
-------------------------------------------
--- Data #793 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Sugeng Bagus Raharja
Judul: RANCANG BANGUN APLIKASI SISTEM PELAPORAN DAN INFORMASI KONDISI JALAN BERBASIS MOBILE ANDROID
Pembimbing 1: Firdaus Solihin, S.Kom., M.Kom
Pembimbing 2: Hermawan, S.T., M.Kom
Abstrak (Raw): Jalan raya merupakan prasarana transportasi yang sangat vital di setiap daerah. Baik wilayah perkotaan maupun pedesaan, jalan raya menjadi prasarana penunjang yang utama bagi keberlangsungan aktivitas masyarakat. Sebagai usaha untuk tetap menjaga stabilitas prasarana masyarakat ini diperlukan proses pengelolaan data kondisi jalan yang baik. Namun, saat ini proses pencatatan dan pemetaan kondisi jalan masih dilakukan secara manual. Proses tersebut menyebabkan hasil survey memiliki keakuratan data maupun hasil pemetaan yang kurang baik. Demi melakukan perbaikan terkait proses pengelolaan data kondisi jalan telah dikembangkan sebuah aplikasi yang mampu membantu dalam proses pengelolaan data kondisi jalan. Aplikasi ini memiliki dua fungsi utama yaitu untuk membantu dalam melakukan proses survey kondisi jalan dan pemetaan kondisi jalan. Proses pencatatan dilakukan dengan menandai titik awal dan akhir ruas jalan kemudian menentukan kondisi ruas jalan tersebut. Dalam melakukan proses pemetaan kondisi jalan, aplikasi ini dilengkapi dengan peta Google sebagai peta dasar, sehingga dapat memberikan hasil pemetaan kondisi jalan dengan tingkat akurasi yang baik. Dengan menggunakan aplikasi Android dan Google Maps pemetaan kondisi jalan di Kabupaten Bangkalan dapat diimplementasikan dengan baik dengan tingkat akurasi posisi dalam peta Google yang bervariasi dengan nilai akurasi terburuk 11 meter dan akurasi terbaik 1 meter.
Abstrak (Clean): jalan raya merupakan prasarana transportasi yang sangat vital di setiap daerah baik wilayah perkotaan maupun pedesaan jalan raya menjadi prasarana penunjang yang utama bagi keberlangsungan aktivitas masyarakat sebagai usaha untuk tetap menjaga stabilitas prasarana masyarakat ini diperlukan proses pengelolaan data kondisi jalan yang baik namun saat ini proses pencatatan dan pemetaan kondisi jalan masih dilakukan secara manual proses tersebut menyebabkan hasil survey memiliki keakuratan data maupun hasil pemetaan yang kurang baik demi melakukan perbaikan terkait proses pengelolaan data kondisi jalan telah dikembangkan sebuah aplikasi yang mampu membantu dalam proses pengelolaan data kondisi jalan aplikasi ini memiliki dua fungsi utama yaitu untuk membantu dalam melakukan proses survey kondisi jalan dan pemetaan kondisi jalan proses pencatatan dilakukan dengan menandai titik awal dan akhir ruas jalan kemudian menentukan kondisi ruas jalan tersebut dalam melakukan proses pemetaan kondisi jalan aplikasi ini dilengkapi dengan peta google sebagai peta dasar sehingga dapat memberikan hasil pemetaan kondisi jalan dengan tingkat akurasi yang baik dengan menggunakan aplikasi android dan google maps pemetaan kondisi jalan di kabupaten bangkalan dapat diimplementasikan dengan baik dengan tingkat akurasi posisi dalam peta google yang bervariasi dengan nilai akurasi terburuk meter dan akurasi terbaik meter
Abstrak (Stopwords Removed): jalan raya prasarana transportasi sangat vital setiap daerah baik wilayah perkotaan maupun pedesaan jalan raya menjadi prasarana penunjang utama bagi keberlangsungan aktivitas masyarakat usaha tetap menjaga stabilitas prasarana masyarakat diperlukan proses pengelolaan data kondisi jalan baik proses pencatatan pemetaan kondisi jalan masih dilakukan secara manual proses tersebut menyebabkan hasil survey memiliki keakuratan data maupun hasil pemetaan kurang baik demi melakukan perbaikan terkait proses pengelolaan data kondisi jalan dikembangkan aplikasi mampu membantu proses pengelolaan data kondisi jalan aplikasi memiliki dua fungsi utama membantu melakukan proses survey kondisi jalan pemetaan kondisi jalan proses pencatatan dilakukan menandai titik awal akhir ruas jalan menentukan kondisi ruas jalan tersebut melakukan proses pemetaan kondisi jalan aplikasi dilengkapi peta google peta dasar dapat memberikan hasil pemetaan kondisi jalan tingkat akurasi baik menggunakan aplikasi android google maps pemetaan kondisi jalan kabupaten bangkalan dapat diimplementasikan baik tingkat akurasi posisi peta google bervariasi nilai akurasi terburuk meter akurasi terbaik meter
Abstrak (Stemmed): jalan raya prasarana transportasi sangat vital tiap daerah baik wilayah kota maupun desa jalan raya jadi prasarana tunjang utama bagi langsung aktivitas masyarakat usaha tetap jaga stabilitas prasarana masyarakat perlu proses kelola data kondisi jalan baik proses catat meta kondisi jalan masih laku cara manual proses sebut sebab hasil survey milik akurat data maupun hasil meta kurang baik demi laku baik kait proses kelola data kondisi jalan kembang aplikasi mampu bantu proses kelola data kondisi jalan aplikasi milik dua fungsi utama bantu laku proses survey kondisi jalan meta kondisi jalan proses catat laku tanda titik awal akhir ruas jalan tentu kondisi ruas jalan sebut laku proses meta kondisi jalan aplikasi lengkap peta google peta dasar dapat beri hasil meta kondisi jalan tingkat akurasi baik guna aplikasi android google maps meta kondisi jalan kabupaten bangkal dapat implementasi baik tingkat akurasi posisi peta google variasi nilai akurasi buruk meter akurasi baik meter
Abstrak (Corrected): alan ray prasarana transports sang vital tip sarah back wilayah koto maun desk alan ray jade prasarana tuning mama bag lansing aktivitas masyarakat sara team saga stability prasarana masyarakat peru proves fella data kondisi alan back proves carat meta kondisi alan mash lake cara manual proves debut kebab hail survey milk aura data maun hail meta during back demo lake back wait proves fella data kondisi alan embank aplikasi camp bantu proves fella data kondisi alan aplikasi milk due fungi mama bantu lake proves survey kondisi alan meta kondisi alan proves carat lake panda titis away air runs alan tent kondisi runs alan debut lake proves meta kondisi alan aplikasi lengkap pet google pet dakar apart bert hail meta kondisi alan dingbat auras back gun aplikasi android google maps meta kondisi alan kabupaten bangka apart implements back dingbat auras polish pet google varies nilgai auras burn meter auras back meter
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jalan': 13, 'kondisi': 10, 'proses': 8, 'baik': 7, 'meta': 6, 'laku': 5, 'data': 4, 'aplikasi': 4, 'akurasi': 4, 'prasarana': 3, 'kelola': 3, 'hasil': 3, 'peta': 3, 'google': 3, 'raya': 2, 'maupun': 2, 'utama': 2, 'masyarakat': 2, 'catat': 2, 'sebut': 2, 'survey': 2, 'milik': 2, 'bantu': 2, 'ruas': 2, 'dapat': 2, 'tingkat': 2, 'meter': 2, 'transportasi': 1, 'sangat': 1, 'vital': 1, 'tiap': 1, 'daerah': 1, 'wilayah': 1, 'kota': 1, 'desa': 1, 'jadi': 1, 'tunjang': 1, 'bagi': 1, 'langsung': 1, 'aktivitas': 1, 'usaha': 1, 'tetap': 1, 'jaga': 1, 'stabilitas': 1, 'perlu': 1, 'masih': 1, 'cara': 1, 'manual': 1, 'sebab': 1, 'akurat': 1, 'kurang': 1, 'demi': 1, 'kait': 1, 'kembang': 1, 'mampu': 1, 'dua': 1, 'fungsi': 1, 'tanda': 1, 'titik': 1, 'awal': 1, 'akhir': 1, 'tentu': 1, 'lengkap': 1, 'dasar': 1, 'beri': 1, 'guna': 1, 'android': 1, 'maps': 1, 'kabupaten': 1, 'bangkal': 1, 'implementasi': 1, 'posisi': 1, 'variasi': 1, 'nilai': 1, 'buruk': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 19, 'and': 10, 'road': 10, 'conditions': 9, 'to': 7, 'in': 6, 'mapping': 6, 'process': 5, 'accuracy': 5, 'data': 4, 'is': 3, 'a': 3, 'infrastructure': 3, 'management': 3, 'good': 3, 'application': 3, 'by': 3, 'with': 3, 'google': 3, 'both': 2, 'main': 2, 'community': 2, 'an': 2, 'processes': 2, 'recording': 2, 'are': 2, 'done': 2, 'has': 2, 'survey': 2, 'assist': 2, 'this': 2, 'maps': 2, 'as': 2, 'map': 2, 'highway': 1, 'vital': 1, 'transportation': 1, 'every': 1, 'region': 1, 'urban': 1, 'rural': 1, 'areas': 1, 'highways': 1, 'into': 1, 'supporting': 1, 'for': 1, 'sustainability': 1, 'activities': 1, 'effort': 1, 'maintain': 1, 'stability': 1, 'necessary': 1, 'however': 1, 'current': 1, 'still': 1, 'manually': 1, 'led': 1, 'results': 1, 'less': 1, 'make': 1, 'improvements': 1, 'related': 1, 'have': 1, 'developed': 1, 'that': 1, 'able': 1, 'condition': 1, 'two': 1, 'functions': 1, 'namely': 1, 'marking': 1, 'start': 1, 'end': 1, 'then': 1, 'determine': 1, 'roads': 1, 'comes': 1, 'base': 1, 'so': 1, 'provide': 1, 'degree': 1, 'using': 1, 'android': 1, 'apps': 1, 'bangkal': 1, 'regency': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'implemented': 1, 'level': 1, 'positional': 1, 'which': 1, 'varies': 1, 'value': 1, 'worst': 1, 'meters': 1, 'meter': 1})
-------------------------------------------
--- Data #794 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Agus Fendiyanto
Judul: Aplikasi Personalisasi Hints Soal Ujian dengan Menggunakan Frequents Pattern Growth
Pembimbing 1: Andharini Dwi Cahyani, S.Kom., M.Kom.
Pembimbing 2: Bain Khusnul K., S.T., M.Kom.
Abstrak (Raw): Perkembangan e-learning pada saat ini sudah terbilang pesat, hampir semua pihak telah mengerti e-learning. SMPN 2 Larangan adalah contoh sekolah yang sempat menggunakan elearning dalam suatu mata pelajaran. Namun, pengajar hanya memanfaatkan untuk mengambil nilai dari ujian yang diberikan. Oleh karenanya, dalam penelitian ini akan menggunakan data-data yang dianggap tidak penting untuk membantu para pengajar dalam mengukur perkembangan dan membantu siswa dalam mengerjakan soal yang dianggap sulit. Mata pelajaran yang digunakan dalam e-learning ini adalah matematika. Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang dianggap sulit oleh sebagian siswa, karenanya dengan aplikasi ini akan sedikit membantu siswa dalam mengerjakan soal. Algoritma yang digunakan dalam aplikasi ini adalah frequent pattern growth, yaitu algoritma dalam association rules untuk mencari hubungan kombinasi dari setiap data. Data yang digunakan adalah jawaban salah dari 120 siswa. Soal terdiri dari 200 nomor dari 20 materi yang ada. Dalam penelitian ini, data dipecah menjadi 5, yaitu data dari 5 murid, 25, 50, 75, 100 dan 120 murid. Hasil penelitian dari pembagian data tersebut, diketahui bahwa semakin banyak data, maka kombinasi itemset yang terbentuk juga akan semakin banyak, dan waktu proses juga akan semakin lama. Namun, semakin besar minimum support yang diinputkan, maka kombinasi yang terbentuk akan semakin sedikit.
Abstrak (Clean): perkembangan elearning pada saat ini sudah terbilang pesat hampir semua pihak telah mengerti elearning smpn larangan adalah contoh sekolah yang sempat menggunakan elearning dalam suatu mata pelajaran namun pengajar hanya memanfaatkan untuk mengambil nilai dari ujian yang diberikan oleh karenanya dalam penelitian ini akan menggunakan datadata yang dianggap tidak penting untuk membantu para pengajar dalam mengukur perkembangan dan membantu siswa dalam mengerjakan soal yang dianggap sulit mata pelajaran yang digunakan dalam elearning ini adalah matematika matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang dianggap sulit oleh sebagian siswa karenanya dengan aplikasi ini akan sedikit membantu siswa dalam mengerjakan soal algoritma yang digunakan dalam aplikasi ini adalah frequent pattern growth yaitu algoritma dalam association rules untuk mencari hubungan kombinasi dari setiap data data yang digunakan adalah jawaban salah dari siswa soal terdiri dari nomor dari materi yang ada dalam penelitian ini data dipecah menjadi yaitu data dari murid dan murid hasil penelitian dari pembagian data tersebut diketahui bahwa semakin banyak data maka kombinasi itemset yang terbentuk juga akan semakin banyak dan waktu proses juga akan semakin lama namun semakin besar minimum support yang diinputkan maka kombinasi yang terbentuk akan semakin sedikit
Abstrak (Stopwords Removed): perkembangan elearning sudah terbilang pesat hampir semua pihak mengerti elearning smpn larangan contoh sekolah sempat menggunakan elearning mata pelajaran pengajar memanfaatkan mengambil nilai ujian diberikan karenanya penelitian menggunakan datadata dianggap penting membantu para pengajar mengukur perkembangan membantu siswa mengerjakan soal dianggap sulit mata pelajaran digunakan elearning matematika matematika salah satu mata pelajaran dianggap sulit sebagian siswa karenanya aplikasi sedikit membantu siswa mengerjakan soal algoritma digunakan aplikasi frequent pattern growth algoritma association rules mencari hubungan kombinasi setiap data data digunakan jawaban salah siswa soal terdiri nomor materi ada penelitian data dipecah menjadi data murid murid hasil penelitian pembagian data tersebut diketahui semakin banyak data kombinasi itemset terbentuk semakin banyak waktu proses semakin lama semakin besar minimum support diinputkan kombinasi terbentuk semakin sedikit
Abstrak (Stemmed): kembang elearning sudah bilang pesat hampir semua pihak erti elearning smpn larang contoh sekolah sempat guna elearning mata ajar ajar manfaat ambil nilai uji beri karena teliti guna datadata anggap penting bantu para ajar ukur kembang bantu siswa kerja soal anggap sulit mata ajar guna elearning matematika matematika salah satu mata ajar anggap sulit bagi siswa karena aplikasi sedikit bantu siswa kerja soal algoritma guna aplikasi frequent pattern growth algoritma association rules cari hubung kombinasi tiap data data guna jawab salah siswa soal diri nomor materi ada teliti data pecah jadi data murid murid hasil teliti bagi data sebut tahu makin banyak data kombinasi itemset bentuk makin banyak waktu proses makin lama makin besar minimum support diinputkan kombinasi bentuk makin sedikit
Abstrak (Corrected): embank learning judah belong pest hamper sea pick ert learning man parang conto selah seat gun learning data ajar ajar manat ambit nilgai uni bert arena elite gun datadata anggap panting bantu para ajar ukr embank bantu visa era soul anggap suit data ajar gun learning matematika matematika salad sat data ajar anggap suit bag visa arena aplikasi sedikit bantu visa era soul algorithm gun aplikasi frequent pattern growth algorithm association rules care hung kombinasi tip data data gun nawab salad visa soul dirt door mater ada elite data peach jade data lurid lurid hail elite bag data debut tau making banyan data kombinasi items bent making banyan want proves making lama making bear minimum support diinputkan kombinasi bent making sedikit
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'data': 6, 'guna': 5, 'ajar': 5, 'makin': 5, 'elearning': 4, 'siswa': 4, 'mata': 3, 'teliti': 3, 'anggap': 3, 'bantu': 3, 'soal': 3, 'kombinasi': 3, 'kembang': 2, 'karena': 2, 'kerja': 2, 'sulit': 2, 'matematika': 2, 'salah': 2, 'bagi': 2, 'aplikasi': 2, 'sedikit': 2, 'algoritma': 2, 'murid': 2, 'banyak': 2, 'bentuk': 2, 'sudah': 1, 'bilang': 1, 'pesat': 1, 'hampir': 1, 'semua': 1, 'pihak': 1, 'erti': 1, 'smpn': 1, 'larang': 1, 'contoh': 1, 'sekolah': 1, 'sempat': 1, 'manfaat': 1, 'ambil': 1, 'nilai': 1, 'uji': 1, 'beri': 1, 'datadata': 1, 'penting': 1, 'para': 1, 'ukur': 1, 'satu': 1, 'frequent': 1, 'pattern': 1, 'growth': 1, 'association': 1, 'rules': 1, 'cari': 1, 'hubung': 1, 'tiap': 1, 'jawab': 1, 'diri': 1, 'nomor': 1, 'materi': 1, 'ada': 1, 'pecah': 1, 'jadi': 1, 'hasil': 1, 'sebut': 1, 'tahu': 1, 'itemset': 1, 'waktu': 1, 'proses': 1, 'lama': 1, 'besar': 1, 'minimum': 1, 'support': 1, 'diinputkan': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'was': 11, 'students': 10, 'of': 9, 'this': 6, 'data': 6, 'that': 5, 'in': 5, 'and': 5, 'elearning': 4, 'used': 3, 'to': 3, 'more': 3, 'be': 3, 'progress': 2, 'use': 2, 'one': 2, 'subjects': 2, 'however': 2, 'teachers': 2, 'research': 2, 'would': 2, 'considered': 2, 's': 2, 'help': 2, 'difficult': 2, 'questions': 2, 'math': 2, 'application': 2, 'a': 2, 'algorithm': 2, 'were': 2, 'if': 2, 'combination': 2, 'formed': 2, 'also': 2, 'will': 2, 'fairly': 1, 'fast': 1, 'almost': 1, 'everyone': 1, 'understood': 1, 'about': 1, 'smp': 1, 'larang': 1, 'an': 1, 'example': 1, 'schools': 1, 'could': 1, 'only': 1, 'take': 1, 'value': 1, 'test': 1, 'therefore': 1, 'are': 1, 'essential': 1, 'assist': 1, 'measured': 1, 'answer': 1, 'subject': 1, 'by': 1, 'most': 1, 'so': 1, 'solve': 1, 'problems': 1, 'frequent': 1, 'pattern': 1, 'growth': 1, 'it': 1, 'association': 1, 'rules': 1, 'find': 1, 'combinations': 1, 'relations': 1, 'wrong': 1, 'answers': 1, 'consist': 1, 'numbers': 1, 'learning': 1, 'materials': 1, 'divided': 1, 'into': 1, 'from': 1, 'studenst': 1, 'results': 1, 'reseacrh': 1, 'there': 1, 'itemset': 1, 'processing': 1, 'time': 1, 'longer': 1, 'greater': 1, 'minimum': 1, 'support': 1, 'entered': 1, 'then': 1, 'less': 1})
-------------------------------------------
--- Data #795 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Zaka Dwidian
Judul: ANALISA KESESUAIAN PENEMPATAN PEGAWAI NEGERI SIPIL TENAGA PENDIDIKAN BERBASIS GIS MENGGUNAKAN METODE NAÏVE BAYESIAN
Pembimbing 1: Hermawan, S.T.,M.Kom
Pembimbing 2: Cucun Very Angkoso, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Kesesuaian penempatan merupakan hal yang sangat penting dalam penyediaan tenaga pendidik suatu instansi sekolah. Penempatan tenaga pendidik yang tepat pada jabatan/posisi yang tepat akan membentuk kepuasan secara psikologis kepada tenaga pendidik, akhirnya akan melahirkan motivasi dan kreatifitas kerja yang tinggi. Penelitian ini membahas tentang sistem yang dapat menganalisa kesesuaian penempatan Pegawai Negeri Sipil(PNS) Tenaga Pendidik berbasis Geographic Information System (GIS), sehingga penempatan PNS tenaga pendidik dapat dianalisa kesesuaian penempatannya serta dipetakan menurut instansi sekolah masing-masing guna mengetahui jarak antara instansi dengan alamat rumah PNS. Sistem ini dibangun menggunakan google map untuk pemetaanya dan metode Naïve Bayes untuk menganalisa kesesuaian penempatan PNS tenaga pendidik, yang memprediksi probabilitas di masa depan berdasarkan pengalaman dimasa sebelumnya. Atribut yang digunakan adalah Jenis Kelamin, Golongan, Tingkat Pendidikan, Jarak Rumah. Output dari sistem ini berupa analisa kesesuaian penempatan PNS. Untuk menghitung keakurasian menggunakan 150 data dengan ujicoba sebanyak 3 kali. Dari ujicoba tersebut menghasilkan akurasi tertinggi 93% dengan data training sebnyak 120 dan data ujicoba 40. Hasil dari penelitian ini adalah metode Naïve Bayes dapat diaplikasikan untuk menentukan status kesesuaian penempatan PNS tenaga pendidik. Dengan dibuatnya aplikasi analisa ini data pegawai negeri sipil tenaga pendidik dapat dipetakan menurut instansi sekolah masing-masing untuk kemudian dapat di analisa efektifitas penempatannya dengan metode Naïve Bayes.
Abstrak (Clean): kesesuaian penempatan merupakan hal yang sangat penting dalam penyediaan tenaga pendidik suatu instansi sekolah penempatan tenaga pendidik yang tepat pada jabatanposisi yang tepat akan membentuk kepuasan secara psikologis kepada tenaga pendidik akhirnya akan melahirkan motivasi dan kreatifitas kerja yang tinggi penelitian ini membahas tentang sistem yang dapat menganalisa kesesuaian penempatan pegawai negeri sipilpns tenaga pendidik berbasis geographic information system gis sehingga penempatan pns tenaga pendidik dapat dianalisa kesesuaian penempatannya serta dipetakan menurut instansi sekolah masingmasing guna mengetahui jarak antara instansi dengan alamat rumah pns sistem ini dibangun menggunakan google map untuk pemetaanya dan metode naïve bayes untuk menganalisa kesesuaian penempatan pns tenaga pendidik yang memprediksi probabilitas di masa depan berdasarkan pengalaman dimasa sebelumnya atribut yang digunakan adalah jenis kelamin golongan tingkat pendidikan jarak rumah output dari sistem ini berupa analisa kesesuaian penempatan pns untuk menghitung keakurasian menggunakan data dengan ujicoba sebanyak kali dari ujicoba tersebut menghasilkan akurasi tertinggi dengan data training sebnyak dan data ujicoba hasil dari penelitian ini adalah metode naïve bayes dapat diaplikasikan untuk menentukan status kesesuaian penempatan pns tenaga pendidik dengan dibuatnya aplikasi analisa ini data pegawai negeri sipil tenaga pendidik dapat dipetakan menurut instansi sekolah masingmasing untuk kemudian dapat di analisa efektifitas penempatannya dengan metode naïve bayes
Abstrak (Stopwords Removed): kesesuaian penempatan sangat penting penyediaan tenaga pendidik instansi sekolah penempatan tenaga pendidik tepat jabatanposisi tepat membentuk kepuasan secara psikologis kepada tenaga pendidik akhirnya melahirkan motivasi kreatifitas kerja tinggi penelitian membahas tentang sistem dapat menganalisa kesesuaian penempatan pegawai negeri sipilpns tenaga pendidik berbasis geographic information system gis penempatan pns tenaga pendidik dapat dianalisa kesesuaian penempatannya dipetakan menurut instansi sekolah masingmasing mengetahui jarak antara instansi alamat rumah pns sistem dibangun menggunakan google map pemetaanya metode naïve bayes menganalisa kesesuaian penempatan pns tenaga pendidik memprediksi probabilitas masa depan berdasarkan pengalaman dimasa sebelumnya atribut digunakan jenis kelamin golongan tingkat pendidikan jarak rumah output sistem berupa analisa kesesuaian penempatan pns menghitung keakurasian menggunakan data ujicoba sebanyak kali ujicoba tersebut menghasilkan akurasi tertinggi data training sebnyak data ujicoba hasil penelitian metode naïve bayes dapat diaplikasikan menentukan status kesesuaian penempatan pns tenaga pendidik dibuatnya aplikasi analisa data pegawai negeri sipil tenaga pendidik dapat dipetakan menurut instansi sekolah masingmasing dapat analisa efektifitas penempatannya metode naïve bayes
Abstrak (Stemmed): sesuai tempat sangat penting sedia tenaga didik instansi sekolah tempat tenaga didik tepat jabatanposisi tepat bentuk puas cara psikologis kepada tenaga didik akhir lahir motivasi kreatifitas kerja tinggi teliti bahas tentang sistem dapat menganalisa sesuai tempat pegawai negeri sipilpns tenaga didik bas geographic information system gis tempat pns tenaga didik dapat dianalisa sesuai tempat peta turut instansi sekolah masingmasing tahu jarak antara instansi alamat rumah pns sistem bangun guna google map pemetaanya metode na ve bayes menganalisa sesuai tempat pns tenaga didik prediksi probabilitas masa depan dasar alam masa belum atribut guna jenis kelamin golong tingkat didik jarak rumah output sistem upa analisa sesuai tempat pns hitung akurasi guna data ujicoba banyak kali ujicoba sebut hasil akurasi tinggi data training sebnyak data ujicoba hasil teliti metode na ve bayes dapat aplikasi tentu status sesuai tempat pns tenaga didik buat aplikasi analisa data pegawai negeri sipil tenaga didik dapat peta turut instansi sekolah masingmasing dapat analisa efektifitas tempat metode na ve bayes
Abstrak (Corrected): sexual tempt sang panting media teenage did instant selah tempt teenage did teat jabatanposisi teat bent puts cara psikologis keypad teenage did air lair motives kreatifitas era ting elite baas tenting sister apart menganalisa sexual tempt pegawai never sipilpns teenage did was geographic information system is tempt pins teenage did apart dianalisa sexual tempt pet turn instant selah masingmasing tau arak angara instant adamant rumal pins sister bangui gun google map pemetaanya metope na we bayes menganalisa sexual tempt pins teenage did prediksi probability mass dean dakar alarm mass begum tribute gun penis gelatin going dingbat did arak rumal output sister up analyst sexual tempt pins hiding auras gun data ujicoba banyan kali ujicoba debut hail auras ting data training sebnyak data ujicoba hail elite metope na we bayes apart aplikasi tent status sexual tempt pins teenage did but aplikasi analyst data pegawai never sigil teenage did apart pet turn instant selah masingmasing apart analyst efektifitas tempt metope na we bayes
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tempat': 9, 'didik': 9, 'tenaga': 8, 'sesuai': 6, 'dapat': 5, 'pns': 5, 'instansi': 4, 'data': 4, 'sekolah': 3, 'sistem': 3, 'guna': 3, 'metode': 3, 'na': 3, 've': 3, 'bayes': 3, 'analisa': 3, 'ujicoba': 3, 'tepat': 2, 'tinggi': 2, 'teliti': 2, 'menganalisa': 2, 'pegawai': 2, 'negeri': 2, 'peta': 2, 'turut': 2, 'masingmasing': 2, 'jarak': 2, 'rumah': 2, 'masa': 2, 'akurasi': 2, 'hasil': 2, 'aplikasi': 2, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'sedia': 1, 'jabatanposisi': 1, 'bentuk': 1, 'puas': 1, 'cara': 1, 'psikologis': 1, 'kepada': 1, 'akhir': 1, 'lahir': 1, 'motivasi': 1, 'kreatifitas': 1, 'kerja': 1, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'sipilpns': 1, 'bas': 1, 'geographic': 1, 'information': 1, 'system': 1, 'gis': 1, 'dianalisa': 1, 'tahu': 1, 'antara': 1, 'alamat': 1, 'bangun': 1, 'google': 1, 'map': 1, 'pemetaanya': 1, 'prediksi': 1, 'probabilitas': 1, 'depan': 1, 'dasar': 1, 'alam': 1, 'belum': 1, 'atribut': 1, 'jenis': 1, 'kelamin': 1, 'golong': 1, 'tingkat': 1, 'output': 1, 'upa': 1, 'hitung': 1, 'banyak': 1, 'kali': 1, 'sebut': 1, 'training': 1, 'sebnyak': 1, 'tentu': 1, 'status': 1, 'buat': 1, 'sipil': 1, 'efektifitas': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'of': 18, 'to': 8, 'in': 5, 'teachers': 5, 'with': 5, 'deployment': 4, 'civil': 4, 'as': 4, 'data': 4, 'conformity': 3, 'is': 3, 'and': 3, 'this': 3, 'that': 3, 'can': 3, 'placement': 3, 'servant': 3, 'pns': 3, 'system': 3, 'be': 3, 'analysis': 3, 'a': 2, 'school': 2, 'agencies': 2, 'proper': 2, 'will': 2, 'suitability': 2, 'educators': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'institutions': 2, 'mapped': 2, 'according': 2, 'their': 2, 'distance': 2, 'home': 2, 'using': 2, 'na': 2, 've': 2, 'bayes': 2, 'method': 2, 'accuracy': 2, 'very': 1, 'important': 1, 'thing': 1, 'provision': 1, 'office': 1, 'position': 1, 'establish': 1, 'satisfaction': 1, 'psychologically': 1, 'eventually': 1, 'gave': 1, 'birth': 1, 'motivation': 1, 'creativity': 1, 'work': 1, 'high': 1, 'research': 1, 'discusses': 1, 'about': 1, 'systems': 1, 'analyze': 1, 'geographic': 1, 'information': 1, 'gis': 1, 'so': 1, 'well': 1, 'are': 1, 'schools': 1, 'investigate': 1, 'between': 1, 'address': 1, 'built': 1, 'google': 1, 'map': 1, 'for': 1, 'mapping': 1, 'analyse': 1, 'predicts': 1, 'probability': 1, 'future': 1, 'experience': 1, 'previous': 1, 'periods': 1, 'attribute': 1, 'used': 1, 'gender': 1, 'group': 1, 'level': 1, 'education': 1, 'output': 1, 'form': 1, 'an': 1, 'calculate': 1, 'free': 1, 'trial': 1, 'much': 1, 'times': 1, 'try': 1, 'producing': 1, 'such': 1, 'highest': 1, 'percent': 1, 'training': 1, 'some': 1, 'taste': 1, 'introduction': 1, 'application': 1, 'analytical': 1, 'servants': 1, 'respective': 1, 'afterward': 1, 'effectiveness': 1, 'its': 1, 'positioning': 1})
-------------------------------------------
--- Data #796 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Winda Sarifati
Judul: Analisa Klasifikasi Vendor Project Procurement Management Menggunakan Naive Bayes Classifier
Pembimbing 1: Hermawan,S.Kom.,M.Kom
Pembimbing 2: Yeni Kustiyah Ningsih,S.Kom.,M.Kom
Abstrak (Raw): PPM (Project Procurement Management) sangat diperlukan dalam meningkatkan daya saing perusahaan.
Performance vendor dalam PPM dibutuhkan untuk dapat mengukur kinerja vendor yang terlibat dalam PPM
atau menejemen pengadaan proyek. Berjalan atau tidaknya sebuah proyek dapat dilihat dari menejemen
pengadaan atau tim procurement dalam memenuhi kebutuhan proyek yang direncanakan. Pada penelitian kali
ini akan diusulkan penggunaan metode naïve bayes classifier untuk mengklasifikasikan performance vendor
dalam PPM berbasis PMBOK (Project Management Body Of Knowledge). NBC (Naïve bayesian classifier)
adalah salah satu metode sederhana yang dapat membentuk suatu pengklasifikasian standar dengan
menggunakan teori probabilitas sebagai dasar teori. Terdapat beberapa kriteria yang digunakan berdasarkan
PMdoc (Project Management doc). Dari sistem ini akan dapat mengetahui kinerja vendor dalam 3 kategori
yaitu memuaskan, cukup memuaskan, tidak memuaskan.
Abstrak (Clean): ppm project procurement management sangat diperlukan dalam meningkatkan daya saing perusahaan performance vendor dalam ppm dibutuhkan untuk dapat mengukur kinerja vendor yang terlibat dalam ppm atau menejemen pengadaan proyek berjalan atau tidaknya sebuah proyek dapat dilihat dari menejemen pengadaan atau tim procurement dalam memenuhi kebutuhan proyek yang direncanakan pada penelitian kali ini akan diusulkan penggunaan metode naïve bayes classifier untuk mengklasifikasikan performance vendor dalam ppm berbasis pmbok project management body of knowledge nbc naïve bayesian classifier adalah salah satu metode sederhana yang dapat membentuk suatu pengklasifikasian standar dengan menggunakan teori probabilitas sebagai dasar teori terdapat beberapa kriteria yang digunakan berdasarkan pmdoc project management doc dari sistem ini akan dapat mengetahui kinerja vendor dalam kategori yaitu memuaskan cukup memuaskan tidak memuaskan
Abstrak (Stopwords Removed): ppm project procurement management sangat diperlukan meningkatkan daya saing perusahaan performance vendor ppm dibutuhkan dapat mengukur kinerja vendor terlibat ppm menejemen pengadaan proyek berjalan tidaknya proyek dapat dilihat menejemen pengadaan tim procurement memenuhi kebutuhan proyek direncanakan penelitian kali diusulkan penggunaan metode naïve bayes classifier mengklasifikasikan performance vendor ppm berbasis pmbok project management body of knowledge nbc naïve bayesian classifier salah satu metode sederhana dapat membentuk pengklasifikasian standar menggunakan teori probabilitas dasar teori terdapat beberapa kriteria digunakan berdasarkan pmdoc project management doc sistem dapat mengetahui kinerja vendor kategori memuaskan cukup memuaskan memuaskan
Abstrak (Stemmed): ppm project procurement management sangat perlu tingkat daya saing usaha performance vendor ppm butuh dapat ukur kerja vendor libat ppm menejemen ada proyek jalan tidak proyek dapat lihat menejemen ada tim procurement penuh butuh proyek rencana teliti kali usul guna metode na ve bayes classifier klasifikasi performance vendor ppm bas pmbok project management body of knowledge nbc na ve bayesian classifier salah satu metode sederhana dapat bentuk klasifikasi standar guna teori probabilitas dasar teori dapat beberapa kriteria guna dasar pmdoc project management doc sistem dapat tahu kerja vendor kategori muas cukup muas muas
Abstrak (Corrected): ppm project procurement management sang peru dingbat day saying sara performance vendor ppm butch apart ukr era vendor libau ppm menejemen ada prove alan tidal prove apart that menejemen ada tim procurement punch butch prove recant elite kali usual gun metope na we bayes classifier klasifikasi performance vendor ppm was amok project management body of knowledge nb na we bayesian classifier salad sat metope sederhana apart bent klasifikasi standard gun tori probability dakar tori apart beberapa criteria gun dakar doc project management doc sister apart tau era vendor category mugs cutup mugs mugs
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'dapat': 5, 'ppm': 4, 'vendor': 4, 'project': 3, 'management': 3, 'proyek': 3, 'guna': 3, 'muas': 3, 'procurement': 2, 'performance': 2, 'butuh': 2, 'kerja': 2, 'menejemen': 2, 'ada': 2, 'metode': 2, 'na': 2, 've': 2, 'classifier': 2, 'klasifikasi': 2, 'teori': 2, 'dasar': 2, 'sangat': 1, 'perlu': 1, 'tingkat': 1, 'daya': 1, 'saing': 1, 'usaha': 1, 'ukur': 1, 'libat': 1, 'jalan': 1, 'tidak': 1, 'lihat': 1, 'tim': 1, 'penuh': 1, 'rencana': 1, 'teliti': 1, 'kali': 1, 'usul': 1, 'bayes': 1, 'bas': 1, 'pmbok': 1, 'body': 1, 'of': 1, 'knowledge': 1, 'nbc': 1, 'bayesian': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'sederhana': 1, 'bentuk': 1, 'standar': 1, 'probabilitas': 1, 'beberapa': 1, 'kriteria': 1, 'pmdoc': 1, 'doc': 1, 'sistem': 1, 'tahu': 1, 'kategori': 1, 'cukup': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'of': 9, 'in': 7, 'project': 6, 'management': 5, 'to': 5, 'ppm': 4, 'procurement': 4, 'be': 4, 'performance': 3, 'vendors': 3, 'or': 3, 'a': 3, 'is': 2, 'able': 2, 'this': 2, 'will': 2, 'na': 2, 've': 2, 'classifier': 2, 'by': 2, 'unsatisfactory': 2, 'indispensable': 1, 'improving': 1, 'competitiveness': 1, 'enterprises': 1, 'needed': 1, 'measure': 1, 'involved': 1, 'walking': 1, 'failure': 1, 'can': 1, 'seen': 1, 'from': 1, 'team': 1, 'meeting': 1, 'needs': 1, 'planned': 1, 'research': 1, 'proposed': 1, 'method': 1, 'uses': 1, 'bayes': 1, 'classify': 1, 'performancebased': 1, 'pmbok': 1, 'body': 1, 'knowledge': 1, 'nbc': 1, 'bayesian': 1, 'one': 1, 'simplest': 1, 'methods': 1, 'establish': 1, 'standard': 1, 'classification': 1, 'using': 1, 'probability': 1, 'theory': 1, 'as': 1, 'theoretical': 1, 'basis': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'several': 1, 'criteria': 1, 'used': 1, 'pmdoc': 1, 'doc': 1, 'system': 1, 'determine': 1, 'vendor': 1, 'categories': 1, 'satisfactory': 1})
-------------------------------------------
--- Data #797 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Rizky Ardiansyah
Judul: APLIKASI XNA GAME STUDIO 3.0 DALAM GAME ROLE PLAYING GAME (RPG) DUA DIMENSI MENGGUNAKAN METODE TURN BASED SYSTEM
Pembimbing 1: Arik Kurniawati, S.Kom., M.T.
Pembimbing 2: Dr. Indah Agustien Siradjuddin, S.Kom., M.Kom.
Abstrak (Raw): N/A
Abstrak (Clean): na
Abstrak (Stopwords Removed): na
Abstrak (Stemmed): na
Abstrak (Corrected): na
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'na': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'na': 1})
-------------------------------------------
--- Data #798 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ika Nofita Sari
Judul: ANALISA FAKTOR PADA FELDER-SILVERMAN LEARNING STYLE DIMENSIONS (FSLSM) MENGGUNAKAN METODE PCA
Pembimbing 1: Andharini Dwi Cahyani. S.Kom., M.Kom.
Pembimbing 2: Rima Tri Wahyuningrum. S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Dalam dunia pendidikan dan pengajaran di kelas maupun melalui e-learning, hal utama yang menjadi fokus adalah peserta didik. Bila dikaji dengan cermat, setiap individu mempunyai kemahiran yang berbeda ketika memproses suatu maksud dari sebuah pembelajaran. Oleh sebab itu, perlu dikembangkan konsep adaptivitas gaya pembelajaran yang sesuai. Karena, hal tersebut merupakan faktor penting terhadap prestasi belajar para peserta didik. Dalam tugas akhir ini, membahas tentang analisa gaya belajar siswa Felder-Silverman Learning Style Model (FSLSM) melalui pengambilan data kuisioner ILS. FSLSM merupakan salah satu model gaya belajar yang mengelompokkan menjadi empat dimensi yaitu active atau reflective, sensing atau intuitive, visual atau verbal, dan sequential atau global. ILS merepresentasikan ciri dari dimensi gaya belajar dalam 44 item soal kuisioner. Banyaknya pertanyaan yang mewakili tiap-tiap dimensi sebagai variabel komponen untuk proses pendeteksian, menyebabkan tingkat akurasi dan kecepatan deteksi karakteristik menjadi rendah. Sehingga diperlukan adanya reduksi ciri terhadap pertanyaan-pertanyaan tersebut berdasarkan analisa faktor utama melalui penerapan metode Principal Component Analysis (PCA). Sistem yang telah dibangun dengan penerapan metode PCA mampu mereduksi soal-soal kuisioner dari 44 soal menjadi 16 soal dengan akurasi keberhasilan tertinggi sebesar 71.7%. Pengujian dilakukan pada 400 data kuisioner sebagai data testing sekaligus data training.
Abstrak (Clean): dalam dunia pendidikan dan pengajaran di kelas maupun melalui elearning hal utama yang menjadi fokus adalah peserta didik bila dikaji dengan cermat setiap individu mempunyai kemahiran yang berbeda ketika memproses suatu maksud dari sebuah pembelajaran oleh sebab itu perlu dikembangkan konsep adaptivitas gaya pembelajaran yang sesuai karena hal tersebut merupakan faktor penting terhadap prestasi belajar para peserta didik dalam tugas akhir ini membahas tentang analisa gaya belajar siswa feldersilverman learning style model fslsm melalui pengambilan data kuisioner ils fslsm merupakan salah satu model gaya belajar yang mengelompokkan menjadi empat dimensi yaitu active atau reflective sensing atau intuitive visual atau verbal dan sequential atau global ils merepresentasikan ciri dari dimensi gaya belajar dalam item soal kuisioner banyaknya pertanyaan yang mewakili tiaptiap dimensi sebagai variabel komponen untuk proses pendeteksian menyebabkan tingkat akurasi dan kecepatan deteksi karakteristik menjadi rendah sehingga diperlukan adanya reduksi ciri terhadap pertanyaanpertanyaan tersebut berdasarkan analisa faktor utama melalui penerapan metode principal component analysis pca sistem yang telah dibangun dengan penerapan metode pca mampu mereduksi soalsoal kuisioner dari soal menjadi soal dengan akurasi keberhasilan tertinggi sebesar pengujian dilakukan pada data kuisioner sebagai data testing sekaligus data training
Abstrak (Stopwords Removed): dunia pendidikan pengajaran kelas maupun elearning utama menjadi fokus peserta didik bila dikaji cermat setiap individu mempunyai kemahiran berbeda ketika memproses maksud pembelajaran sebab perlu dikembangkan konsep adaptivitas gaya pembelajaran sesuai tersebut faktor penting prestasi belajar para peserta didik tugas akhir membahas tentang analisa gaya belajar siswa feldersilverman learning style model fslsm pengambilan data kuisioner ils fslsm salah satu model gaya belajar mengelompokkan menjadi empat dimensi active reflective sensing intuitive visual verbal sequential global ils merepresentasikan ciri dimensi gaya belajar item soal kuisioner banyaknya pertanyaan mewakili tiaptiap dimensi variabel komponen proses pendeteksian menyebabkan tingkat akurasi kecepatan deteksi karakteristik menjadi rendah diperlukan adanya reduksi ciri pertanyaanpertanyaan tersebut berdasarkan analisa faktor utama penerapan metode principal component analysis pca sistem dibangun penerapan metode pca mampu mereduksi soalsoal kuisioner soal menjadi soal akurasi keberhasilan tertinggi sebesar pengujian dilakukan data kuisioner data testing sekaligus data training
Abstrak (Stemmed): dunia didik ajar kelas maupun elearning utama jadi fokus serta didik bila kaji cermat tiap individu punya mahir beda ketika proses maksud ajar sebab perlu kembang konsep adaptivitas gaya ajar sesuai sebut faktor penting prestasi ajar para serta didik tugas akhir bahas tentang analisa gaya ajar siswa feldersilverman learning style model fslsm ambil data kuisioner ils fslsm salah satu model gaya ajar kelompok jadi empat dimensi active reflective sensing intuitive visual verbal sequential global ils representasi ciri dimensi gaya ajar item soal kuisioner banyak tanya wakil tiaptiap dimensi variabel komponen proses deteksi sebab tingkat akurasi cepat deteksi karakteristik jadi rendah perlu ada reduksi ciri pertanyaanpertanyaan sebut dasar analisa faktor utama terap metode principal component analysis pca sistem bangun terap metode pca mampu reduksi soalsoal kuisioner soal jadi soal akurasi hasil tinggi besar uji laku data kuisioner data testing sekaligus data training
Abstrak (Corrected): dulia did ajar keas maun learning mama jade focus sorta did bill kanji cermet tip individual puny air bed retina proves makeup ajar kebab peru embank onset adaptivity gaya ajar sexual debut factor panting prestos ajar para sorta did tugs air baas tenting analyst gaya ajar visa feldersilverman learning style model film ambit data kuisioner is film salad sat model gaya ajar kelompok jade expat dimension active reflective sensing intuitive visual verbal sequential global is represents cirri dimension gaya ajar item soul kuisioner banyan tanya wail tiaptiap dimension variable component proves detest kebab dingbat auras eat detest karakteristik jade rental peru ada reduksi cirri pertanyaanpertanyaan debut dakar analyst factor mama trap metope principal component analysis pa sister bangui trap metope pa camp reduksi soalsoal kuisioner soul jade soul auras hail ting bear uni lake data kuisioner data testing sekaligus data training
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ajar': 7, 'jadi': 4, 'gaya': 4, 'data': 4, 'kuisioner': 4, 'didik': 3, 'dimensi': 3, 'soal': 3, 'utama': 2, 'serta': 2, 'proses': 2, 'sebab': 2, 'perlu': 2, 'sebut': 2, 'faktor': 2, 'analisa': 2, 'model': 2, 'fslsm': 2, 'ils': 2, 'ciri': 2, 'deteksi': 2, 'akurasi': 2, 'reduksi': 2, 'terap': 2, 'metode': 2, 'pca': 2, 'dunia': 1, 'kelas': 1, 'maupun': 1, 'elearning': 1, 'fokus': 1, 'bila': 1, 'kaji': 1, 'cermat': 1, 'tiap': 1, 'individu': 1, 'punya': 1, 'mahir': 1, 'beda': 1, 'ketika': 1, 'maksud': 1, 'kembang': 1, 'konsep': 1, 'adaptivitas': 1, 'sesuai': 1, 'penting': 1, 'prestasi': 1, 'para': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'siswa': 1, 'feldersilverman': 1, 'learning': 1, 'style': 1, 'ambil': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'kelompok': 1, 'empat': 1, 'active': 1, 'reflective': 1, 'sensing': 1, 'intuitive': 1, 'visual': 1, 'verbal': 1, 'sequential': 1, 'global': 1, 'representasi': 1, 'item': 1, 'banyak': 1, 'tanya': 1, 'wakil': 1, 'tiaptiap': 1, 'variabel': 1, 'komponen': 1, 'tingkat': 1, 'cepat': 1, 'karakteristik': 1, 'rendah': 1, 'ada': 1, 'pertanyaanpertanyaan': 1, 'dasar': 1, 'principal': 1, 'component': 1, 'analysis': 1, 'sistem': 1, 'bangun': 1, 'mampu': 1, 'soalsoal': 1, 'hasil': 1, 'tinggi': 1, 'besar': 1, 'uji': 1, 'laku': 1, 'testing': 1, 'sekaligus': 1, 'training': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'of': 15, 'is': 6, 'or': 5, 'to': 5, 'learning': 5, 'and': 4, 'questionnaire': 4, 'questions': 4, 'in': 3, 'it': 3, 'styles': 3, 'on': 3, 'analysis': 3, 'data': 3, 'student': 2, 'each': 2, 'has': 2, 'a': 2, 'study': 2, 'necessary': 2, 'style': 2, 'model': 2, 'fslsm': 2, 'by': 2, 'ils': 2, 'dimension': 2, 'as': 2, 'component': 2, 'detection': 2, 'accuracy': 2, 'application': 2, 'pca': 2, 'with': 2, 'education': 1, 'teaching': 1, 'classroom': 1, 'elearning': 1, 'first': 1, 'thing': 1, 'if': 1, 'examined': 1, 'carefully': 1, 'individual': 1, 'different': 1, 'skills': 1, 'when': 1, 'processing': 1, 'purpose': 1, 'therefore': 1, 'develop': 1, 'concept': 1, 'adaptive': 1, 'appropriate': 1, 'because': 1, 'an': 1, 'important': 1, 'factor': 1, 'achievement': 1, 'learners': 1, 'this': 1, 'discussed': 1, 'feldersilverman': 1, 'using': 1, 'one': 1, 'grouped': 1, 'into': 1, 'four': 1, 'dimensions': 1, 'namely': 1, 'active': 1, 'reflective': 1, 'sensing': 1, 'intuitive': 1, 'visual': 1, 'verbal': 1, 'sequential': 1, 'global': 1, 'represents': 1, 'characteristic': 1, 'item': 1, 'about': 1, 'many': 1, 'that': 1, 'represent': 1, 'variable': 1, 'for': 1, 'processit': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'low': 1, 'speed': 1, 'characteristics': 1, 'so': 1, 'characterize': 1, 'reduction': 1, 'are': 1, 'based': 1, 'main': 1, 'factors': 1, 'through': 1, 'principal': 1, 'system': 1, 'been': 1, 'built': 1, 'method': 1, 'able': 1, 'reduce': 1, 'problems': 1, 'highest': 1, 'tests': 1, 'performed': 1, 'distribution': 1, 'training': 1, 'testing': 1})
-------------------------------------------
--- Data #799 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ayu Imawati Yahya
Judul: Sistem Pendukung Keputusan Pariwisata Unggulan di Jawa Timur Dengan Visualisasi Geografi Menggunakan Metode FAHP dan MAUT
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khitimah
Pembimbing 2: Rima Tri Wahyuningrum
Abstrak (Raw): Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur memiliki tujuan yang harus dicapai yang erat kaitannya dengan pemerataan pengetahuan masyarakat mengenai obyek-obyek wisata di seluruh Jawa Timur. Pencapaian tujuan tersebut dapat dilakukan dengan pemanfaatan sumber daya yang dimiliki secara optimal. Prosedur yang ada selama ini belum ada software penetapan obyek wisata unggulan secara khusus. Untuk itu, perlu dibuat sebuah sistem pendukung keputusan. Salah satu metode yang cocok dalam penelitian ini adalah metode Fuzzy Anayitical Hierarchy Process (FAHP) dan Multi Attribute Utility Theory (MAUT). Metode ini mampu menyeleksi dan mencari alternatif terbaik dari sejumlah pilihan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan dengan mencari nilai pembobotan untuk setiap kriteria beserta perangkingannya. Selain membantu kinerja admin, juga berpengaruh terhadap masyarakat sebagai user yang bisa menggunakan sistem mengingat berwisata merupakan kebutuhan jasmani yang penting tanpa kita sadari karena dapat menghilangkan penat akibat beraktivitas seharian. Hasil penelitian ini mampu menyeleksi pariwisata unggulan dengan perangkingan obyek wisata terbaik sesuai penilaian sistem berdasarkan prioritas kriteria yang telah ditetapkan. Dari hasil uji coba sistem menunjukkan nilai akurasi dalam sistem pendukung keputusan pariwisata unggulan sebesar 80%.
Kata Kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Fuzzy Analitical Hirarcy Process, Multi Attribute Utility Theory, Pariwisata Unggulan
Abstrak (Clean): dinas kebudayaan dan pariwisata provinsi jawa timur memiliki tujuan yang harus dicapai yang erat kaitannya dengan pemerataan pengetahuan masyarakat mengenai obyekobyek wisata di seluruh jawa timur pencapaian tujuan tersebut dapat dilakukan dengan pemanfaatan sumber daya yang dimiliki secara optimal prosedur yang ada selama ini belum ada software penetapan obyek wisata unggulan secara khusus untuk itu perlu dibuat sebuah sistem pendukung keputusan salah satu metode yang cocok dalam penelitian ini adalah metode fuzzy anayitical hierarchy process fahp dan multi attribute utility theory maut metode ini mampu menyeleksi dan mencari alternatif terbaik dari sejumlah pilihan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan dengan mencari nilai pembobotan untuk setiap kriteria beserta perangkingannya selain membantu kinerja admin juga berpengaruh terhadap masyarakat sebagai user yang bisa menggunakan sistem mengingat berwisata merupakan kebutuhan jasmani yang penting tanpa kita sadari karena dapat menghilangkan penat akibat beraktivitas seharian hasil penelitian ini mampu menyeleksi pariwisata unggulan dengan perangkingan obyek wisata terbaik sesuai penilaian sistem berdasarkan prioritas kriteria yang telah ditetapkan dari hasil uji coba sistem menunjukkan nilai akurasi dalam sistem pendukung keputusan pariwisata unggulan sebesar kata kunci sistem pendukung keputusan fuzzy analitical hirarcy process multi attribute utility theory pariwisata unggulan
Abstrak (Stopwords Removed): dinas kebudayaan pariwisata provinsi jawa timur memiliki tujuan harus dicapai erat kaitannya pemerataan pengetahuan masyarakat mengenai obyekobyek wisata seluruh jawa timur pencapaian tujuan tersebut dapat dilakukan pemanfaatan sumber daya dimiliki secara optimal prosedur ada selama belum ada software penetapan obyek wisata unggulan secara khusus perlu dibuat sistem pendukung keputusan salah satu metode cocok penelitian metode fuzzy anayitical hierarchy process fahp multi attribute utility theory maut metode mampu menyeleksi mencari alternatif terbaik sejumlah pilihan berdasarkan kriteria ditetapkan mencari nilai pembobotan setiap kriteria beserta perangkingannya selain membantu kinerja admin berpengaruh masyarakat user menggunakan sistem mengingat berwisata kebutuhan jasmani penting kita sadari dapat menghilangkan penat akibat beraktivitas seharian hasil penelitian mampu menyeleksi pariwisata unggulan perangkingan obyek wisata terbaik sesuai penilaian sistem berdasarkan prioritas kriteria ditetapkan hasil uji coba sistem menunjukkan nilai akurasi sistem pendukung keputusan pariwisata unggulan sebesar kata kunci sistem pendukung keputusan fuzzy analitical hirarcy process multi attribute utility theory pariwisata unggulan
Abstrak (Stemmed): dinas budaya pariwisata provinsi jawa timur milik tuju harus capai erat kait perata tahu masyarakat kena obyekobyek wisata seluruh jawa timur capai tuju sebut dapat laku manfaat sumber daya milik cara optimal prosedur ada lama belum ada software tetap obyek wisata unggul cara khusus perlu buat sistem dukung putus salah satu metode cocok teliti metode fuzzy anayitical hierarchy process fahp multi attribute utility theory maut metode mampu seleksi cari alternatif baik jumlah pilih dasar kriteria tetap cari nilai bobot tiap kriteria serta rangking selain bantu kerja admin pengaruh masyarakat user guna sistem ingat wisata butuh jasmani penting kita sadar dapat hilang penat akibat aktivitas hari hasil teliti mampu seleksi pariwisata unggul rangking obyek wisata baik sesuai nilai sistem dasar prioritas kriteria tetap hasil uji coba sistem tunjuk nilai akurasi sistem dukung putus pariwisata unggul besar kata kunci sistem dukung putus fuzzy analitical hirarcy process multi attribute utility theory pariwisata unggul
Abstrak (Corrected): dings buddy pariwisata proving jaw timur milk juju harms capri eat wait peraea tau masyarakat ken obyekobyek vista seluruh jaw timur capri juju debut apart lake manat number day milk cara optimal procedure ada lama begum ada software team obey vista lungful cara rhesus peru but sister during puts salad sat metope cook elite metope fuzzy analytical hierarchy process fahd mufti attribute utility theory mat metope camp seeks care alternative back mullah pilch dakar criteria team care nilgai robot tip criteria sorta ranking slain bantu era admit pengaruh masyarakat user gun sister ingot vista butch jasmine panting kit radar apart hang penal akbar aktivitas hard hail elite camp seeks pariwisata lungful ranking obey vista back sexual nilgai sister dakar priority criteria team hail uni coma sister tuneup nilgai auras sister during puts pariwisata lungful bear data bunch sister during puts fuzzy analytical hierarchy process mufti attribute utility theory pariwisata lungful
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sistem': 6, 'pariwisata': 4, 'wisata': 4, 'unggul': 4, 'tetap': 3, 'dukung': 3, 'putus': 3, 'metode': 3, 'kriteria': 3, 'nilai': 3, 'jawa': 2, 'timur': 2, 'milik': 2, 'tuju': 2, 'capai': 2, 'masyarakat': 2, 'dapat': 2, 'cara': 2, 'ada': 2, 'obyek': 2, 'teliti': 2, 'fuzzy': 2, 'process': 2, 'multi': 2, 'attribute': 2, 'utility': 2, 'theory': 2, 'mampu': 2, 'seleksi': 2, 'cari': 2, 'baik': 2, 'dasar': 2, 'rangking': 2, 'hasil': 2, 'dinas': 1, 'budaya': 1, 'provinsi': 1, 'harus': 1, 'erat': 1, 'kait': 1, 'perata': 1, 'tahu': 1, 'kena': 1, 'obyekobyek': 1, 'seluruh': 1, 'sebut': 1, 'laku': 1, 'manfaat': 1, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'optimal': 1, 'prosedur': 1, 'lama': 1, 'belum': 1, 'software': 1, 'khusus': 1, 'perlu': 1, 'buat': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'cocok': 1, 'anayitical': 1, 'hierarchy': 1, 'fahp': 1, 'maut': 1, 'alternatif': 1, 'jumlah': 1, 'pilih': 1, 'bobot': 1, 'tiap': 1, 'serta': 1, 'selain': 1, 'bantu': 1, 'kerja': 1, 'admin': 1, 'pengaruh': 1, 'user': 1, 'guna': 1, 'ingat': 1, 'butuh': 1, 'jasmani': 1, 'penting': 1, 'kita': 1, 'sadar': 1, 'hilang': 1, 'penat': 1, 'akibat': 1, 'aktivitas': 1, 'hari': 1, 'sesuai': 1, 'prioritas': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'tunjuk': 1, 'akurasi': 1, 'besar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'analitical': 1, 'hirarcy': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 12, 'to': 6, 'and': 4, 'tourism': 4, 'a': 4, 'is': 4, 'in': 4, 'leading': 4, 'system': 4, 'be': 3, 'can': 3, 'that': 3, 'for': 3, 'decision': 3, 'support': 3, 'method': 3, 'by': 3, 'east': 2, 'java': 2, 'has': 2, 'tourist': 2, 'its': 2, 'been': 2, 'this': 2, 'fuzzy': 2, 'process': 2, 'utility': 2, 'theory': 2, 'able': 2, 'select': 2, 'best': 2, 'from': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'criteria': 2, 'value': 2, 'systems': 2, 'department': 1, 'culture': 1, 'province': 1, 'goal': 1, 'achieved': 1, 'closely': 1, 'related': 1, 'distribution': 1, 'public': 1, 'knowledge': 1, 'about': 1, 'resorts': 1, 'whole': 1, 'achievement': 1, 'these': 1, 'objectives': 1, 'done': 1, 'with': 1, 'utilization': 1, 'resources': 1, 'optimally': 1, 'procedures': 1, 'have': 1, 'so': 1, 'far': 1, 'no': 1, 'determination': 1, 'software': 1, 'specifically': 1, 'attraction': 1, 'need': 1, 'made': 1, 'one': 1, 'suitable': 1, 'study': 1, 'anayitical': 1, 'hierarchy': 1, 'fahp': 1, 'multiattribute': 1, 'death': 1, 'search': 1, 'alternative': 1, 'number': 1, 'options': 1, 'established': 1, 'finding': 1, 'weighting': 1, 'each': 1, 'criterion': 1, 'rangking': 1, 'addition': 1, 'helping': 1, 'performance': 1, 'admin': 1, 'also': 1, 'affects': 1, 'society': 1, 'as': 1, 'user': 1, 'who': 1, 'use': 1, 'remembers': 1, 'traveled': 1, 'an': 1, 'essential': 1, 'bodily': 1, 'needs': 1, 'without': 1, 'us': 1, 'knowing': 1, 'because': 1, 'it': 1, 'eliminate': 1, 'fatigue': 1, 'caused': 1, 'move': 1, 'all': 1, 'day': 1, 'result': 1, 'attractions': 1, 'ranking': 1, 'fit': 1, 'priority': 1, 'scoring': 1, 'set': 1, 'test': 1, 'results': 1, 'demonstrate': 1, 'accuracy': 1, 'keywords': 1, 'analitical': 1, 'hirarcy': 1, 'multi': 1, 'attribute': 1})
-------------------------------------------
--- Data #800 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Didin Yustisianto
Judul: IMPLEMENTASI ALGORITMA BREADTH FIRST SEARCH PADA PEMBUATAN GAME BOB THE ROB BERBASIS ANDROID OS
Pembimbing 1: Cucun Very Angkoso S.T. M.T
Pembimbing 2: Arik Kurniawati S.Kom, M.T.
Abstrak (Raw): Saat ini game telah berkembang pesat, perkembangan game didukung juga dengan angka penjualan device yang semakin tinggi dan terjangkau masyarakat, banyak device yang dapat digunakan bermain game salah satunya adalah Smartphone, jenis game yang populer dan sering dimainkan adalah Brain & Puzzle, game ini menggunakan logika sederhana untuk memainkannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan game yang dapat dijadikan sebagai media hiburan serta untuk meningkatkan game-game lokal hasil kreatifitas anak bangsa, selain itu Game Bob The Rob juga dapat mengasah ketajaman berfikir dan memecahkan masalah, karena untuk menyelesaikan game tersebut membutuhkan konsentrasi dan cara berfikir yang baik. Salah satu aspek yang menjadi daya tarik game Bob The Rob adalah kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), agar game tersebut dapat berjalan dengan baik maka digunakan Algoritma Breadth First Search (BFS). Algoritma BFS digunakan sebagai dasar pemilihan jalan agen cerdas untuk mencari jalan yang dapat dilalui dan penentuan jalur paling optimal. Setelah dijalankan pada smartphone dengan resolusi 320x480 dan 480x800 pixels serta hasil kuesioner yang diedarkan tanggal 15 juli 2013 game Bob The Rob mempunyai animasi yang menarik, mudah dimainkan dan berjalan sesuai dengan harapan.
Abstrak (Clean): saat ini game telah berkembang pesat perkembangan game didukung juga dengan angka penjualan device yang semakin tinggi dan terjangkau masyarakat banyak device yang dapat digunakan bermain game salah satunya adalah smartphone jenis game yang populer dan sering dimainkan adalah brain puzzle game ini menggunakan logika sederhana untuk memainkannya tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan game yang dapat dijadikan sebagai media hiburan serta untuk meningkatkan gamegame lokal hasil kreatifitas anak bangsa selain itu game bob the rob juga dapat mengasah ketajaman berfikir dan memecahkan masalah karena untuk menyelesaikan game tersebut membutuhkan konsentrasi dan cara berfikir yang baik salah satu aspek yang menjadi daya tarik game bob the rob adalah kecerdasan buatan artificial intelligence agar game tersebut dapat berjalan dengan baik maka digunakan algoritma breadth first search bfs algoritma bfs digunakan sebagai dasar pemilihan jalan agen cerdas untuk mencari jalan yang dapat dilalui dan penentuan jalur paling optimal setelah dijalankan pada smartphone dengan resolusi x dan x pixels serta hasil kuesioner yang diedarkan tanggal juli game bob the rob mempunyai animasi yang menarik mudah dimainkan dan berjalan sesuai dengan harapan
Abstrak (Stopwords Removed): game berkembang pesat perkembangan game didukung angka penjualan device semakin tinggi terjangkau masyarakat banyak device dapat digunakan bermain game salah satunya smartphone jenis game populer sering dimainkan brain puzzle game menggunakan logika sederhana memainkannya tujuan penelitian menghasilkan game dapat dijadikan media hiburan meningkatkan gamegame lokal hasil kreatifitas anak bangsa selain game bob the rob dapat mengasah ketajaman berfikir memecahkan masalah menyelesaikan game tersebut membutuhkan konsentrasi cara berfikir baik salah satu aspek menjadi daya tarik game bob the rob kecerdasan buatan artificial intelligence game tersebut dapat berjalan baik digunakan algoritma breadth first search bfs algoritma bfs digunakan dasar pemilihan jalan agen cerdas mencari jalan dapat dilalui penentuan jalur paling optimal dijalankan smartphone resolusi x x pixels hasil kuesioner diedarkan tanggal juli game bob the rob mempunyai animasi menarik mudah dimainkan berjalan sesuai harapan
Abstrak (Stemmed): game kembang pesat kembang game dukung angka jual device makin tinggi jangkau masyarakat banyak device dapat guna main game salah satu smartphone jenis game populer sering main brain puzzle game guna logika sederhana main tuju teliti hasil game dapat jadi media hibur tingkat gamegame lokal hasil kreatifitas anak bangsa selain game bob the rob dapat asah tajam berfikir pecah masalah selesai game sebut butuh konsentrasi cara berfikir baik salah satu aspek jadi daya tarik game bob the rob cerdas buat artificial intelligence game sebut dapat jalan baik guna algoritma breadth first search bfs algoritma bfs guna dasar pilih jalan agen cerdas cari jalan dapat lalu tentu jalur paling optimal jalan smartphone resolusi x x pixels hasil kuesioner edar tanggal juli game bob the rob punya animasi tarik mudah main jalan sesuai harap
Abstrak (Corrected): game embank pest embank game during bangka dual device making ting bangka masyarakat banyan device apart gun main game salad sat smartphone penis game popular seeing main brain puzzle game gun logia sederhana main juju elite hail game apart jade media hour dingbat gamesome local hail kreatifitas anal bangs slain game bob the rob apart ash team berfikir peach marsala seesaw game debut butch konsentrasi cara berfikir back salad sat aspen jade day tajik game bob the rob cards but artificial intelligence game debut apart alan back gun algorithm breadth first search bus algorithm bus gun dakar pilch alan age cards care alan apart lulu tent value paling optimal alan smartphone resolute x x pixels hail questioner dear tanga julia game bob the rob puny animas tajik judah main alan sexual harp
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'game': 11, 'dapat': 5, 'jalan': 5, 'guna': 4, 'main': 4, 'hasil': 3, 'bob': 3, 'the': 3, 'rob': 3, 'kembang': 2, 'device': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'smartphone': 2, 'jadi': 2, 'berfikir': 2, 'sebut': 2, 'baik': 2, 'tarik': 2, 'cerdas': 2, 'algoritma': 2, 'bfs': 2, 'x': 2, 'pesat': 1, 'dukung': 1, 'angka': 1, 'jual': 1, 'makin': 1, 'tinggi': 1, 'jangkau': 1, 'masyarakat': 1, 'banyak': 1, 'jenis': 1, 'populer': 1, 'sering': 1, 'brain': 1, 'puzzle': 1, 'logika': 1, 'sederhana': 1, 'tuju': 1, 'teliti': 1, 'media': 1, 'hibur': 1, 'tingkat': 1, 'gamegame': 1, 'lokal': 1, 'kreatifitas': 1, 'anak': 1, 'bangsa': 1, 'selain': 1, 'asah': 1, 'tajam': 1, 'pecah': 1, 'masalah': 1, 'selesai': 1, 'butuh': 1, 'konsentrasi': 1, 'cara': 1, 'aspek': 1, 'daya': 1, 'buat': 1, 'artificial': 1, 'intelligence': 1, 'breadth': 1, 'first': 1, 'search': 1, 'dasar': 1, 'pilih': 1, 'agen': 1, 'cari': 1, 'lalu': 1, 'tentu': 1, 'jalur': 1, 'paling': 1, 'optimal': 1, 'resolusi': 1, 'pixels': 1, 'kuesioner': 1, 'edar': 1, 'tanggal': 1, 'juli': 1, 'punya': 1, 'animasi': 1, 'mudah': 1, 'sesuai': 1, 'harap': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'and': 9, 'of': 9, 'to': 8, 'game': 7, 'is': 6, 'a': 5, 'can': 5, 'this': 5, 'that': 5, 'games': 4, 'used': 4, 'be': 3, 'playing': 3, 'as': 3, 'running': 3, 'development': 2, 'also': 2, 'one': 2, 'thinking': 2, 'bfs': 2, 'on': 2, 'have': 2, 'x': 2, 'currently': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'growing': 1, 'rapidly': 1, 'supported': 1, 'by': 1, 'device': 1, 'sales': 1, 'increase': 1, 'affordable': 1, 'public': 1, 'person': 1, 'lot': 1, 'devices': 1, 'another': 1, 'smartphone': 1, 'popular': 1, 'type': 1, 'often': 1, 'played': 1, 'brain': 1, 'puzzle': 1, 'use': 1, 'simple': 1, 'logic': 1, 'purpose': 1, 'research': 1, 'produce': 1, 'medium': 1, 'entertainment': 1, 'enhance': 1, 'local': 1, 'creativity': 1, 'results': 1, 'nation': 1, 'in': 1, 'addition': 1, 'hone': 1, 'sharpness': 1, 'problems': 1, 'solving': 1, 'due': 1, 'finish': 1, 'requires': 1, 'concentration': 1, 'good': 1, 'aspect': 1, 'appeal': 1, 'artificial': 1, 'intelligence': 1, 'so': 1, 'smoothly': 1, 'then': 1, 'breadth': 1, 'first': 1, 'search': 1, 'algorithms': 1, 'algorithm': 1, 'basis': 1, 'for': 1, 'intelligent': 1, 'agents': 1, 'select': 1, 'paths': 1, 'traversed': 1, 'determined': 1, 'most': 1, 'optimal': 1, 'path': 1, 'having': 1, 'smartphones': 1, 'pixels': 1, 'resolution': 1, 'questionnaire': 1, 'was': 1, 'circulated': 1, 'july': 1, 'th': 1, 'an': 1, 'attractive': 1, 'animations': 1, 'easy': 1, 'expected': 1})
-------------------------------------------
--- Data #801 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Wahyu Tri Suseno
Judul: Implementasi Algoritma Enkripsi RSA Untuk Aplikasi Komunikasi Berbasis Teks Menggunakan Bluetooth Pada OS Android
Pembimbing 1: Cucun Very Angkoso S.T, M.T.
Pembimbing 2: Ari Kusumaningsih S.T, M.T
Abstrak (Raw): Perkembangan teknologi komunikasi yang begitu cepat memicu perkembangan teknologi telpon seluler sebagai salah satu alat komunikasi modern. Komunikasi data yang diimplementasikan juga beragam, teks, gambar bahkan suara. Medium yang digunakan-pun kini beragam baik itu internet, local connection hingga bluetooth. Bluetooth dapat dipilih sebagai alternatif medium untuk menghubungkan satu perangkat dengan perangkat lain. Ditambah lagi dengan perkembangan android yang belakangan ini juga semakin pesat semakin memberi kemudahan untuk betukar data melalui bluetooth. Bluetooth mampu menghubungkan perangkat yang satu dengan perangkat lainnya. Ini kemudian memungkinkan antar perangkat dapat saling bertukar atau berkirim data. Namun, dalam proses pengiriman data tersebut tidak ada yang dapat menjamin keamanannya. Hal ini yang kemudian membuat proses enkripsi menjadi hal yang penting. Data yang dikirim terlebih dahulu dikodekan sedemikian rupa hingga hanya dengan kunci tertentu kode tersebut dapat dibaca. RSA kemudian muncul sebagai salah satu alternatif algoritma yang dapat digunakan menangani proses enkripsi tersebut. RSA memiliki teknik pemfaktoran yang cukup rumit, hal ini membuat tingkat keamanannya cukup tinggi. Selain itu, RSA juga cocok diaplikasikan dalam platform mobile karena memiliki struktur yang asimetris sehingga tidak terlalu membebani sistem yang dimiliki oleh perangkat mobile tersebut. Pengujian aplikasi ini sudah teruji melalui perhitungan manual dan dari pengambilan dua device yang berbeda.
Abstrak (Clean): perkembangan teknologi komunikasi yang begitu cepat memicu perkembangan teknologi telpon seluler sebagai salah satu alat komunikasi modern komunikasi data yang diimplementasikan juga beragam teks gambar bahkan suara medium yang digunakanpun kini beragam baik itu internet local connection hingga bluetooth bluetooth dapat dipilih sebagai alternatif medium untuk menghubungkan satu perangkat dengan perangkat lain ditambah lagi dengan perkembangan android yang belakangan ini juga semakin pesat semakin memberi kemudahan untuk betukar data melalui bluetooth bluetooth mampu menghubungkan perangkat yang satu dengan perangkat lainnya ini kemudian memungkinkan antar perangkat dapat saling bertukar atau berkirim data namun dalam proses pengiriman data tersebut tidak ada yang dapat menjamin keamanannya hal ini yang kemudian membuat proses enkripsi menjadi hal yang penting data yang dikirim terlebih dahulu dikodekan sedemikian rupa hingga hanya dengan kunci tertentu kode tersebut dapat dibaca rsa kemudian muncul sebagai salah satu alternatif algoritma yang dapat digunakan menangani proses enkripsi tersebut rsa memiliki teknik pemfaktoran yang cukup rumit hal ini membuat tingkat keamanannya cukup tinggi selain itu rsa juga cocok diaplikasikan dalam platform mobile karena memiliki struktur yang asimetris sehingga tidak terlalu membebani sistem yang dimiliki oleh perangkat mobile tersebut pengujian aplikasi ini sudah teruji melalui perhitungan manual dan dari pengambilan dua device yang berbeda
Abstrak (Stopwords Removed): perkembangan teknologi komunikasi begitu cepat memicu perkembangan teknologi telpon seluler salah satu alat komunikasi modern komunikasi data diimplementasikan beragam teks gambar bahkan suara medium digunakanpun kini beragam baik internet local connection hingga bluetooth bluetooth dapat dipilih alternatif medium menghubungkan satu perangkat perangkat lain ditambah lagi perkembangan android belakangan semakin pesat semakin memberi kemudahan betukar data bluetooth bluetooth mampu menghubungkan perangkat satu perangkat lainnya memungkinkan antar perangkat dapat saling bertukar berkirim data proses pengiriman data tersebut ada dapat menjamin keamanannya membuat proses enkripsi menjadi penting data dikirim terlebih dahulu dikodekan sedemikian rupa hingga kunci tertentu kode tersebut dapat dibaca rsa muncul salah satu alternatif algoritma dapat digunakan menangani proses enkripsi tersebut rsa memiliki teknik pemfaktoran cukup rumit membuat tingkat keamanannya cukup tinggi selain rsa cocok diaplikasikan platform mobile memiliki struktur asimetris terlalu membebani sistem dimiliki perangkat mobile tersebut pengujian aplikasi sudah teruji perhitungan manual pengambilan dua device berbeda
Abstrak (Stemmed): kembang teknologi komunikasi begitu cepat picu kembang teknologi telpon seluler salah satu alat komunikasi modern komunikasi data implementasi agam teks gambar bahkan suara medium guna kini agam baik internet local connection hingga bluetooth bluetooth dapat pilih alternatif medium hubung satu perangkat perangkat lain tambah lagi kembang android belakang makin pesat makin beri mudah betukar data bluetooth bluetooth mampu hubung perangkat satu perangkat lain mungkin antar perangkat dapat saling tukar kirim data proses kirim data sebut ada dapat jamin aman buat proses enkripsi jadi penting data kirim lebih dahulu kode demikian rupa hingga kunci tentu kode sebut dapat baca rsa muncul salah satu alternatif algoritma dapat guna tangan proses enkripsi sebut rsa milik teknik faktor cukup rumit buat tingkat aman cukup tinggi selain rsa cocok aplikasi platform mobile milik struktur asimetris terlalu beban sistem milik perangkat mobile sebut uji aplikasi sudah uji hitung manual ambil dua device beda
Abstrak (Corrected): embank teknologi komunikasi begin eat pick embank teknologi telson seller salad sat flat komunikasi modern komunikasi data implements adam tens sambar balkan sara medium gun kind adam back internet local connection hinges bluetooth bluetooth apart pilch alternative medium hung sat perangkat perangkat lain tambac lag embank android belaying making pest making bert judah betukar data bluetooth bluetooth camp hung perangkat sat perangkat lain munchkin altar perangkat apart saying tear kirin data proves kirin data debut ada apart jamie man but proves enkripsi jade panting data kirin leash dahl code domitian pupa hinges bunch tent code debut apart back ra munch salad sat alternative algorithm apart gun tanga proves enkripsi debut ra milk tennis factor cutup remit but dingbat man cutup ting slain ra cook aplikasi platform mobile milk structure asimetris tergal began sister milk perangkat mobile debut uni aplikasi judah uni hiding manual ambit due device bed
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'perangkat': 6, 'data': 5, 'dapat': 5, 'satu': 4, 'bluetooth': 4, 'sebut': 4, 'kembang': 3, 'komunikasi': 3, 'kirim': 3, 'proses': 3, 'rsa': 3, 'milik': 3, 'teknologi': 2, 'salah': 2, 'agam': 2, 'medium': 2, 'guna': 2, 'hingga': 2, 'alternatif': 2, 'hubung': 2, 'lain': 2, 'makin': 2, 'aman': 2, 'buat': 2, 'enkripsi': 2, 'kode': 2, 'cukup': 2, 'aplikasi': 2, 'mobile': 2, 'uji': 2, 'begitu': 1, 'cepat': 1, 'picu': 1, 'telpon': 1, 'seluler': 1, 'alat': 1, 'modern': 1, 'implementasi': 1, 'teks': 1, 'gambar': 1, 'bahkan': 1, 'suara': 1, 'kini': 1, 'baik': 1, 'internet': 1, 'local': 1, 'connection': 1, 'pilih': 1, 'tambah': 1, 'lagi': 1, 'android': 1, 'belakang': 1, 'pesat': 1, 'beri': 1, 'mudah': 1, 'betukar': 1, 'mampu': 1, 'mungkin': 1, 'antar': 1, 'saling': 1, 'tukar': 1, 'ada': 1, 'jamin': 1, 'jadi': 1, 'penting': 1, 'lebih': 1, 'dahulu': 1, 'demikian': 1, 'rupa': 1, 'kunci': 1, 'tentu': 1, 'baca': 1, 'muncul': 1, 'algoritma': 1, 'tangan': 1, 'teknik': 1, 'faktor': 1, 'rumit': 1, 'tingkat': 1, 'tinggi': 1, 'selain': 1, 'cocok': 1, 'platform': 1, 'struktur': 1, 'asimetris': 1, 'terlalu': 1, 'beban': 1, 'sistem': 1, 'sudah': 1, 'hitung': 1, 'manual': 1, 'ambil': 1, 'dua': 1, 'device': 1, 'beda': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'of': 9, 'is': 6, 'to': 6, 'one': 5, 'data': 5, 'as': 4, 'can': 4, 'development': 3, 'communication': 3, 'mobile': 3, 'also': 3, 'and': 3, 'a': 3, 'be': 3, 'device': 3, 'with': 3, 'devices': 3, 'in': 3, 'technology': 2, 'rapidly': 2, 'medium': 2, 'bluetooth': 2, 'an': 2, 'alternative': 2, 'connect': 2, 'this': 2, 'then': 2, 'process': 2, 'makes': 2, 'encryption': 2, 'that': 2, 'rsa': 2, 'used': 2, 'has': 2, 'quite': 2, 'it': 2, 'trigger': 1, 'phone': 1, 'means': 1, 'modern': 1, 'implemented': 1, 'varied': 1, 'text': 1, 'images': 1, 'even': 1, 'sound': 1, 'usedit': 1, 'was': 1, 'now': 1, 'good': 1, 'variety': 1, 'internet': 1, 'local': 1, 'connection': 1, 'chosen': 1, 'another': 1, 'coupled': 1, 'recent': 1, 'android': 1, 'growing': 1, 'more': 1, 'provide': 1, 'convenience': 1, 'for': 1, 'betukar': 1, 'via': 1, 'bluetoothbluetooth': 1, 'are': 1, 'able': 1, 'other': 1, 'enables': 1, 'interdevice': 1, 'exchange': 1, 'or': 1, 'send': 1, 'however': 1, 'sending': 1, 'no': 1, 'guarantee': 1, 'safety': 1, 'becomes': 1, 'important': 1, 'first': 1, 'sent': 1, 'coded': 1, 'such': 1, 'only': 1, 'specific': 1, 'key': 1, 'code': 1, 'read': 1, 'later': 1, 'emerged': 1, 'algorithm': 1, 'handle': 1, 'processrsa': 1, 'factoring': 1, 'technique': 1, 'complicated': 1, 'high': 1, 'level': 1, 'security': 1, 'addition': 1, 'properly': 1, 'platform': 1, 'because': 1, 'asymmetric': 1, 'structure': 1, 'so': 1, 'not': 1, 'overload': 1, 'system': 1, 'owned': 1, 'by': 1, 'testing': 1, 'these': 1, 'applications': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'tested': 1, 'through': 1, 'manual': 1, 'calculations': 1, 'taking': 1, 'two': 1, 'different': 1})
-------------------------------------------
--- Data #802 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Wijakso Budiyono
Judul: APLIKASI PERINGKAS BERITA ONLINE OTOMATIS MENGGUNAKAN METODE ORDINARY WEIGHTING PADA SITUS PENGUMPUL BERITA
Pembimbing 1: Firdaus Solihin, S.Kom.,M.Kom.
Pembimbing 2: Fika Hastarita Rachman ST.,M.Eng.
Abstrak (Raw): Berita memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia. Saat ini tren memperoleh informasi melalui situs berita online semakin populer. Kebanyakan pembaca ingin memperoleh informasi dari sebuah berita dengan cepat, ringkas dan tidak banyak membuang waktu. Tujuan penelitian ini untuk memberikan kemudahan bagi pembaca untuk mendapatkan informasi terpenting dari suatu berita dengan cepat.Pada penelitian ini, dibangun sebuah aplikasi peringkas berita online otomatis yang dikembangkan menggunakan metode perhitungan Ordinary Weighting. Metode Ordinary Weighting merupakan perhitungan bobot term berdasarkan prinsip TF * IDF dengan menggunakan TF tanpa normalisasi. Tujuan aplikasi ini untuk menghasilkan sebuah ringkasan yang terdiri dari tiga kalimat dengan nilai bobot tertinggi sebagai ringkasan dari suatu artikel berita dengan tetap mempertahankan ide utama dari berita tersebut. Proses evaluasi dilakukan dengan cara membandingkan hasil ringkasan yang dihasilkan oleh sistem dengan ringkasan yang dibuat secara manual oleh koresponden melalui metode kuesioner, dengan prinsip Majority Opinion.Dari hasil penelitian diketahui bahwa kesesuaian hasil ringkasan sistem dengan pengguna yang diperoleh dari kuesioner menunjukkan hasil nilai rata-rata recall sebesar 0.47, precision 0.40 dan rata-rata f-measures sebesar 0.53.
Abstrak (Clean): berita memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia saat ini tren memperoleh informasi melalui situs berita online semakin populer kebanyakan pembaca ingin memperoleh informasi dari sebuah berita dengan cepat ringkas dan tidak banyak membuang waktu tujuan penelitian ini untuk memberikan kemudahan bagi pembaca untuk mendapatkan informasi terpenting dari suatu berita dengan cepatpada penelitian ini dibangun sebuah aplikasi peringkas berita online otomatis yang dikembangkan menggunakan metode perhitungan ordinary weighting metode ordinary weighting merupakan perhitungan bobot term berdasarkan prinsip tf idf dengan menggunakan tf tanpa normalisasi tujuan aplikasi ini untuk menghasilkan sebuah ringkasan yang terdiri dari tiga kalimat dengan nilai bobot tertinggi sebagai ringkasan dari suatu artikel berita dengan tetap mempertahankan ide utama dari berita tersebut proses evaluasi dilakukan dengan cara membandingkan hasil ringkasan yang dihasilkan oleh sistem dengan ringkasan yang dibuat secara manual oleh koresponden melalui metode kuesioner dengan prinsip majority opiniondari hasil penelitian diketahui bahwa kesesuaian hasil ringkasan sistem dengan pengguna yang diperoleh dari kuesioner menunjukkan hasil nilai ratarata recall sebesar precision dan ratarata fmeasures sebesar
Abstrak (Stopwords Removed): berita memiliki peranan penting kehidupan manusia tren memperoleh informasi situs berita online semakin populer kebanyakan pembaca ingin memperoleh informasi berita cepat ringkas banyak membuang waktu tujuan penelitian memberikan kemudahan bagi pembaca mendapatkan informasi terpenting berita cepatpada penelitian dibangun aplikasi peringkas berita online otomatis dikembangkan menggunakan metode perhitungan ordinary weighting metode ordinary weighting perhitungan bobot term berdasarkan prinsip tf idf menggunakan tf normalisasi tujuan aplikasi menghasilkan ringkasan terdiri tiga kalimat nilai bobot tertinggi ringkasan artikel berita tetap mempertahankan ide utama berita tersebut proses evaluasi dilakukan cara membandingkan hasil ringkasan dihasilkan sistem ringkasan dibuat secara manual koresponden metode kuesioner prinsip majority opiniondari hasil penelitian diketahui kesesuaian hasil ringkasan sistem pengguna diperoleh kuesioner menunjukkan hasil nilai ratarata recall sebesar precision ratarata fmeasures sebesar
Abstrak (Stemmed): berita milik peran penting hidup manusia tren oleh informasi situs berita online makin populer banyak baca ingin oleh informasi berita cepat ringkas banyak buang waktu tuju teliti beri mudah bagi baca dapat informasi penting berita cepatpada teliti bangun aplikasi ringkas berita online otomatis kembang guna metode hitung ordinary weighting metode ordinary weighting hitung bobot term dasar prinsip tf idf guna tf normalisasi tuju aplikasi hasil ringkas diri tiga kalimat nilai bobot tinggi ringkas artikel berita tetap tahan ide utama berita sebut proses evaluasi laku cara banding hasil ringkas hasil sistem ringkas buat cara manual koresponden metode kuesioner prinsip majority opiniondari hasil teliti tahu sesuai hasil ringkas sistem guna oleh kuesioner tunjuk hasil nilai ratarata recall besar precision ratarata fmeasures besar
Abstrak (Corrected): benita milk pecan panting hide amnesia then olen informant situs benita online making popular banyan back begin olen informant benita eat rings banyan bang want juju elite bert judah bag back apart informant panting benita cepatpada elite bangui aplikasi rings benita online fotomat's embank gun metope hiding ordinary weighting metope ordinary weighting hiding robot term dakar principe to if gun to normalisasi juju aplikasi hail rings dirt toga kalat nilgai robot ting rings article benita team than idea mama benita debut proves evaluate lake cara banding hail rings hail sister rings but cara manual corespondent metope questioner principe majority opiniondari hail elite tau sexual hail rings sister gun olen questioner tuneup hail nilgai ratarata recall bear precision ratarata measures bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'berita': 7, 'ringkas': 7, 'hasil': 6, 'oleh': 3, 'informasi': 3, 'teliti': 3, 'guna': 3, 'metode': 3, 'penting': 2, 'online': 2, 'banyak': 2, 'baca': 2, 'tuju': 2, 'aplikasi': 2, 'hitung': 2, 'ordinary': 2, 'weighting': 2, 'bobot': 2, 'prinsip': 2, 'tf': 2, 'nilai': 2, 'cara': 2, 'sistem': 2, 'kuesioner': 2, 'ratarata': 2, 'besar': 2, 'milik': 1, 'peran': 1, 'hidup': 1, 'manusia': 1, 'tren': 1, 'situs': 1, 'makin': 1, 'populer': 1, 'ingin': 1, 'cepat': 1, 'buang': 1, 'waktu': 1, 'beri': 1, 'mudah': 1, 'bagi': 1, 'dapat': 1, 'cepatpada': 1, 'bangun': 1, 'otomatis': 1, 'kembang': 1, 'term': 1, 'dasar': 1, 'idf': 1, 'normalisasi': 1, 'diri': 1, 'tiga': 1, 'kalimat': 1, 'tinggi': 1, 'artikel': 1, 'tetap': 1, 'tahan': 1, 'ide': 1, 'utama': 1, 'sebut': 1, 'proses': 1, 'evaluasi': 1, 'laku': 1, 'banding': 1, 'buat': 1, 'manual': 1, 'koresponden': 1, 'majority': 1, 'opiniondari': 1, 'tahu': 1, 'sesuai': 1, 'tunjuk': 1, 'recall': 1, 'precision': 1, 'fmeasures': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 16, 'news': 6, 'to': 5, 'a': 5, 'is': 4, 'summary': 4, 'results': 4, 'information': 3, 'on': 3, 'this': 3, 'method': 3, 'by': 3, 'an': 2, 'important': 2, 'in': 2, 'through': 2, 'online': 2, 'most': 2, 'get': 2, 'fast': 2, 'and': 2, 'purpose': 2, 'study': 2, 'using': 2, 'ordinary': 2, 'weighting': 2, 'weight': 2, 'principle': 2, 'tf': 2, 'that': 2, 'with': 2, 'value': 2, 'system': 2, 'questionnaire': 2, 'average': 2, 'today': 1, 'has': 1, 'role': 1, 'human': 1, 'life': 1, 'current': 1, 'trend': 1, 'obtaining': 1, 'sites': 1, 'become': 1, 'popular': 1, 'now': 1, 'readers': 1, 'would': 1, 'like': 1, 'quick': 1, 'not': 1, 'wasted': 1, 'much': 1, 'time': 1, 'provide': 1, 'convenience': 1, 'for': 1, 'reader': 1, 'constructed': 1, 'automatic': 1, 'summarizer': 1, 'applications': 1, 'developed': 1, 'calculation': 1, 'calculating': 1, 'term': 1, 'based': 1, 'idf': 1, 'without': 1, 'normalization': 1, 'application': 1, 'produce': 1, 'consists': 1, 'three': 1, 'sentences': 1, 'highest': 1, 'sentence': 1, 'as': 1, 'article': 1, 'while': 1, 'maintaining': 1, 'main': 1, 'idea': 1, 'story': 1, 'evaluation': 1, 'process': 1, 'done': 1, 'comparing': 1, 'summaries': 1, 'produced': 1, 'generated': 1, 'manually': 1, 'correspondence': 1, 'majority': 1, 'opinion': 1, 'research': 1, 'revealed': 1, 'suitability': 1, 'user': 1, 'obtained': 1, 'from': 1, 'showed': 1, 'recall': 1, 'precision': 1, 'fmeasures': 1})
-------------------------------------------
--- Data #803 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Hadi Wiranata Rachman
Judul: DISASTER MANAGEMENT SYSTEM MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA BERBASIS ANDROID
Pembimbing 1: M. Kautsar Sophan,S.Kom,M.MT
Pembimbing 2: Riza Alfita, S.T, M.T
Abstrak (Raw): Penyusunan dan pembuatan aplikasi Disaster Management untuk Tsunami khususnya di kabupaten Lumajang dibuat untuk membantu tim penyelamat dalam proses evakuasi bencana tsunami. Dalam aplikasi yang telah dirancang tersebut, pengguna (SAR) dapat mengetahui informasi-informasi penting tentang kota Lumajang, khususnya tata letak posko-posko bencana alam yang ada dan juga dapat memberikan masukan berupa posisi SAR saat ini sehingga aplikasi dapat membentuk rute yang dapat dilewati oleh tim SAR. Tujuan dari Tugas Akhir ini adalah untuk membatu dalam memenuhi kebutuhan tim SAR dalam hal informasi rute dan tata letak posko yang ada di kota Lumajang. Agar tujuan ini berhasil dan sesuai dengan yang di inginkan maka aplikasi yang dibuat di bandingkan dengan aplikasi yang telah banyak orang kenal (Google Map). Google Map digunakan sebagai pembanding antara hasil rute yang dibentuk oleh aplikasi, dengan hasil rute yang dibentuk oleh Google Map. Dari proses pembandingan, didapatkan hasil rute yang hampir sama antara aplikasi yang dibuat dengan Google Map, akan tetapi didapatkan nilai jarak yang berbeda. Hal ini dikarenakan sistem yang dibuat menggunakan Algoritma Genetika sebagai penentu rute dan untuk perhitungan jarak menggunakan Haversine. Sedangkan Google Map menggunakan algoritma-nya sendiri dalam proses perhitungan jaraknya. Hasil dari jarak yang didapatkan oleh aplikasi, jarak tempuh dari Posko Kunir ke RSUD Lumajang berjarak 10.81 km. Sedangkan oleh Google Map didapatkan jarak sebesar 15.4 km.
Abstrak (Clean): penyusunan dan pembuatan aplikasi disaster management untuk tsunami khususnya di kabupaten lumajang dibuat untuk membantu tim penyelamat dalam proses evakuasi bencana tsunami dalam aplikasi yang telah dirancang tersebut pengguna sar dapat mengetahui informasiinformasi penting tentang kota lumajang khususnya tata letak poskoposko bencana alam yang ada dan juga dapat memberikan masukan berupa posisi sar saat ini sehingga aplikasi dapat membentuk rute yang dapat dilewati oleh tim sar tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk membatu dalam memenuhi kebutuhan tim sar dalam hal informasi rute dan tata letak posko yang ada di kota lumajang agar tujuan ini berhasil dan sesuai dengan yang di inginkan maka aplikasi yang dibuat di bandingkan dengan aplikasi yang telah banyak orang kenal google map google map digunakan sebagai pembanding antara hasil rute yang dibentuk oleh aplikasi dengan hasil rute yang dibentuk oleh google map dari proses pembandingan didapatkan hasil rute yang hampir sama antara aplikasi yang dibuat dengan google map akan tetapi didapatkan nilai jarak yang berbeda hal ini dikarenakan sistem yang dibuat menggunakan algoritma genetika sebagai penentu rute dan untuk perhitungan jarak menggunakan haversine sedangkan google map menggunakan algoritmanya sendiri dalam proses perhitungan jaraknya hasil dari jarak yang didapatkan oleh aplikasi jarak tempuh dari posko kunir ke rsud lumajang berjarak km sedangkan oleh google map didapatkan jarak sebesar km
Abstrak (Stopwords Removed): penyusunan pembuatan aplikasi disaster management tsunami khususnya kabupaten lumajang dibuat membantu tim penyelamat proses evakuasi bencana tsunami aplikasi dirancang tersebut pengguna sar dapat mengetahui informasiinformasi penting tentang kota lumajang khususnya tata letak poskoposko bencana alam ada dapat memberikan masukan berupa posisi sar aplikasi dapat membentuk rute dapat dilewati tim sar tujuan tugas akhir membatu memenuhi kebutuhan tim sar informasi rute tata letak posko ada kota lumajang tujuan berhasil sesuai inginkan aplikasi dibuat bandingkan aplikasi banyak orang kenal google map google map digunakan pembanding antara hasil rute dibentuk aplikasi hasil rute dibentuk google map proses pembandingan didapatkan hasil rute hampir sama antara aplikasi dibuat google map didapatkan nilai jarak berbeda dikarenakan sistem dibuat menggunakan algoritma genetika penentu rute perhitungan jarak menggunakan haversine sedangkan google map menggunakan algoritmanya sendiri proses perhitungan jaraknya hasil jarak didapatkan aplikasi jarak tempuh posko kunir rsud lumajang berjarak km sedangkan google map didapatkan jarak sebesar km
Abstrak (Stemmed): susun buat aplikasi disaster management tsunami khusus kabupaten lumajang buat bantu tim selamat proses evakuasi bencana tsunami aplikasi rancang sebut guna sar dapat tahu informasiinformasi penting tentang kota lumajang khusus tata letak poskoposko bencana alam ada dapat beri masuk upa posisi sar aplikasi dapat bentuk rute dapat lewat tim sar tuju tugas akhir batu penuh butuh tim sar informasi rute tata letak posko ada kota lumajang tuju hasil sesuai ingin aplikasi buat banding aplikasi banyak orang kenal google map google map guna banding antara hasil rute bentuk aplikasi hasil rute bentuk google map proses banding dapat hasil rute hampir sama antara aplikasi buat google map dapat nilai jarak beda karena sistem buat guna algoritma genetika tentu rute hitung jarak guna haversine sedang google map guna algoritmanya sendiri proses hitung jarak hasil jarak dapat aplikasi jarak tempuh posko kunir rsud lumajang jarak km sedang google map dapat jarak besar km
Abstrak (Corrected): susan but aplikasi disaster management tsunami rhesus kabupaten lumajang but bantu tim seaman proves evakuasi banana tsunami aplikasi dancing debut gun say apart tau informasiinformasi panting tenting koto lumajang rhesus data leak poskoposko banana alarm ada apart bert mask up polish say aplikasi apart bent rule apart let tim say juju tugs air batu punch butch tim say informant rule data leak post ada koto lumajang juju hail sexual begin aplikasi but banding aplikasi banyan orang penal google map google map gun banding angara hail rule bent aplikasi hail rule bent google map proves banding apart hail rule hamper same angara aplikasi but google map apart nilgai arak bed arena sister but gun algorithm genetic tent rule hiding arak gun haversine sedan google map gun algoritmanya sending proves hiding arak hail arak apart aplikasi arak tempeh post unit sud lumajang arak am sedan google map apart arak bear am
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'aplikasi': 8, 'dapat': 8, 'jarak': 7, 'rute': 6, 'google': 6, 'map': 6, 'buat': 5, 'guna': 5, 'hasil': 5, 'lumajang': 4, 'sar': 4, 'tim': 3, 'proses': 3, 'bentuk': 3, 'banding': 3, 'tsunami': 2, 'khusus': 2, 'bencana': 2, 'kota': 2, 'tata': 2, 'letak': 2, 'ada': 2, 'tuju': 2, 'posko': 2, 'antara': 2, 'hitung': 2, 'sedang': 2, 'km': 2, 'susun': 1, 'disaster': 1, 'management': 1, 'kabupaten': 1, 'bantu': 1, 'selamat': 1, 'evakuasi': 1, 'rancang': 1, 'sebut': 1, 'tahu': 1, 'informasiinformasi': 1, 'penting': 1, 'tentang': 1, 'poskoposko': 1, 'alam': 1, 'beri': 1, 'masuk': 1, 'upa': 1, 'posisi': 1, 'lewat': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'batu': 1, 'penuh': 1, 'butuh': 1, 'informasi': 1, 'sesuai': 1, 'ingin': 1, 'banyak': 1, 'orang': 1, 'kenal': 1, 'hampir': 1, 'sama': 1, 'nilai': 1, 'beda': 1, 'karena': 1, 'sistem': 1, 'algoritma': 1, 'genetika': 1, 'tentu': 1, 'haversine': 1, 'algoritmanya': 1, 'sendiri': 1, 'tempuh': 1, 'kunir': 1, 'rsud': 1, 'besar': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 29, 'of': 12, 'in': 9, 'is': 7, 'application': 6, 'to': 6, 'that': 6, 'by': 6, 'google': 6, 'map': 6, 'and': 5, 'distance': 5, 'lumajang': 4, 'sar': 4, 'a': 4, 'process': 3, 'can': 3, 'this': 3, 'made': 3, 'obtained': 3, 'using': 3, 'tsunami': 2, 'disaster': 2, 'especially': 2, 'information': 2, 'city': 2, 'route': 2, 'team': 2, 'for': 2, 'comparison': 2, 'with': 2, 'as': 2, 'between': 2, 'results': 2, 'was': 2, 'formed': 2, 'result': 2, 'algorithm': 2, 'preparation': 1, 'making': 1, 'management': 1, 'districts': 1, 'created': 1, 'assist': 1, 'rescue': 1, 'teams': 1, 'evacuation': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'designed': 1, 'user': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'important': 1, 'about': 1, 'postpost': 1, 'natural': 1, 'disasters': 1, 'also': 1, 'provide': 1, 'input': 1, 'form': 1, 'current': 1, 'position': 1, 'so': 1, 'establish': 1, 'be': 1, 'bypassed': 1, 'purpose': 1, 'final': 1, 'project': 1, 'petrify': 1, 'needs': 1, 'terms': 1, 'layout': 1, 'existing': 1, 'posts': 1, 'order': 1, 'goal': 1, 'successfully': 1, 'according': 1, 'desired': 1, 'apps': 1, 'have': 1, 'lot': 1, 'people': 1, 'know': 1, 'used': 1, 'benchmarking': 1, 'almost': 1, 'same': 1, 'applications': 1, 'but': 1, 'values': 1, 'different': 1, 'distances': 1, 'because': 1, 'system': 1, 'genetic': 1, 'determinant': 1, 'calculation': 1, 'haversine': 1, 'while': 1, 'its': 1, 'own': 1, 'calculating': 1, 'from': 1, 'kunir': 1, 'post': 1, 'hospitals': 1, 'miles': 1, 'whereas': 1, 'km': 1})
-------------------------------------------
--- Data #804 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Jerri Agus Wahyudi
Judul: Pencocokan Obyek Wajah Menggunakan metode SIFT
(Scale Invariant Feature Transform)
Pembimbing 1: Eza Rahmanita, ST., MT.
Pembimbing 2: Meidya Koeshardianto, S.Si., MT.
Abstrak (Raw): Pengenalan obyek merupakan penelitian yang menggabungkan konsep citra digital, pengenalan pola, matematika, dan statistik. Pengenalan obyek berarti memberikan klasifikasi terhadap obyek, benda atau bentuk tertentu yang terdapat pada suatu citra digital. Pengenalan obyek umumnya terdiri dari deteksi dan pengenalan. Pada deteksi, komputer mencari dan mengidentifikasi komponen-komponen penting pada suatu citra digital untuk mengetahui ada atau tidaknya obyek yang ingin dikenali pada citra tersebut. Identifikasi wajah adalah salah satu tahap praproses yang sangat penting di dalam sistem pengenalan wajah yang digunakan untuk sistem biometric sebagai proses identifikasi autentik seseorang berdasarkan ciri-ciri yang sesuai dengan citra wajah. Namun dalam penerapan fungsi citra tersebut dibutuhkan keakuratan. Untuk itu diperlukan aplikasi pencocokan obyek wajah guna memberikan informasi identifikasi wajah sebagai bukti autentik seseorang. Aplikasi pencocokan wajah ini menggunakan metode Scale Invariant Feature Transform (SIFT) untuk pendeteksian keypoint. Jumlah keypoint dapat berubah berdasarkan nilai threshold yang ditentukan. Nilai threshold 0,1 pada beberapa citra masukan jumlah keypoint yang berkesesuaian bernilai 0, sehingga tidak dapat dilakukan proses pencocokan obyek wajah. Pada nilai threshold 0,8 jumlah keypoint yang berkesesuaian bernilai sedang dan dapat menunjukan hasil yang diperlihatkan pada result matching. Sedangkan pada nilai threshold 0,9 jumlah keypoint yang berkesesuaian semakin banyak ditemukan, hal ini dapat diproses pada registrasi keypoint dan dapat ditunjukan pada result matching.
Kata kunci: Object Recognition, keypoint, SIFT, result matching
Abstrak (Clean): pengenalan obyek merupakan penelitian yang menggabungkan konsep citra digital pengenalan pola matematika dan statistik pengenalan obyek berarti memberikan klasifikasi terhadap obyek benda atau bentuk tertentu yang terdapat pada suatu citra digital pengenalan obyek umumnya terdiri dari deteksi dan pengenalan pada deteksi komputer mencari dan mengidentifikasi komponenkomponen penting pada suatu citra digital untuk mengetahui ada atau tidaknya obyek yang ingin dikenali pada citra tersebut identifikasi wajah adalah salah satu tahap praproses yang sangat penting di dalam sistem pengenalan wajah yang digunakan untuk sistem biometric sebagai proses identifikasi autentik seseorang berdasarkan ciriciri yang sesuai dengan citra wajah namun dalam penerapan fungsi citra tersebut dibutuhkan keakuratan untuk itu diperlukan aplikasi pencocokan obyek wajah guna memberikan informasi identifikasi wajah sebagai bukti autentik seseorang aplikasi pencocokan wajah ini menggunakan metode scale invariant feature transform sift untuk pendeteksian keypoint jumlah keypoint dapat berubah berdasarkan nilai threshold yang ditentukan nilai threshold pada beberapa citra masukan jumlah keypoint yang berkesesuaian bernilai sehingga tidak dapat dilakukan proses pencocokan obyek wajah pada nilai threshold jumlah keypoint yang berkesesuaian bernilai sedang dan dapat menunjukan hasil yang diperlihatkan pada result matching sedangkan pada nilai threshold jumlah keypoint yang berkesesuaian semakin banyak ditemukan hal ini dapat diproses pada registrasi keypoint dan dapat ditunjukan pada result matching kata kunci object recognition keypoint sift result matching
Abstrak (Stopwords Removed): pengenalan obyek penelitian menggabungkan konsep citra digital pengenalan pola matematika statistik pengenalan obyek berarti memberikan klasifikasi obyek benda bentuk tertentu terdapat citra digital pengenalan obyek umumnya terdiri deteksi pengenalan deteksi komputer mencari mengidentifikasi komponenkomponen penting citra digital mengetahui ada tidaknya obyek ingin dikenali citra tersebut identifikasi wajah salah satu tahap praproses sangat penting sistem pengenalan wajah digunakan sistem biometric proses identifikasi autentik seseorang berdasarkan ciriciri sesuai citra wajah penerapan fungsi citra tersebut dibutuhkan keakuratan diperlukan aplikasi pencocokan obyek wajah memberikan informasi identifikasi wajah bukti autentik seseorang aplikasi pencocokan wajah menggunakan metode scale invariant feature transform sift pendeteksian keypoint jumlah keypoint dapat berubah berdasarkan nilai threshold ditentukan nilai threshold beberapa citra masukan jumlah keypoint berkesesuaian bernilai dapat dilakukan proses pencocokan obyek wajah nilai threshold jumlah keypoint berkesesuaian bernilai sedang dapat menunjukan hasil diperlihatkan result matching sedangkan nilai threshold jumlah keypoint berkesesuaian semakin banyak ditemukan dapat diproses registrasi keypoint dapat ditunjukan result matching kata kunci object recognition keypoint sift result matching
Abstrak (Stemmed): kenal obyek teliti gabung konsep citra digital kenal pola matematika statistik kenal obyek arti beri klasifikasi obyek benda bentuk tentu dapat citra digital kenal obyek umum diri deteksi kenal deteksi komputer cari identifikasi komponenkomponen penting citra digital tahu ada tidak obyek ingin nali citra sebut identifikasi wajah salah satu tahap praproses sangat penting sistem kenal wajah guna sistem biometric proses identifikasi autentik orang dasar ciriciri sesuai citra wajah terap fungsi citra sebut butuh akurat perlu aplikasi cocok obyek wajah beri informasi identifikasi wajah bukti autentik orang aplikasi cocok wajah guna metode scale invariant feature transform sift deteksi keypoint jumlah keypoint dapat ubah dasar nilai threshold tentu nilai threshold beberapa citra masuk jumlah keypoint suai nila dapat laku proses cocok obyek wajah nilai threshold jumlah keypoint suai nila sedang dapat tunjuk hasil lihat result matching sedang nilai threshold jumlah keypoint suai makin banyak temu dapat proses registrasi keypoint dapat tunjuk result matching kata kunci object recognition keypoint sift result matching
Abstrak (Corrected): penal obey elite gang onset citral digital penal pola matematika statistic penal obey art bert klasifikasi obey bend bent tent apart citral digital penal obey mum dirt detest penal detest computer care identifikasi komponenkomponen panting citral digital tau ada tidal obey begin nail citral debut identifikasi rajah salad sat that proposes sang panting sister penal rajah gun sister biometric proves identifikasi authentic orang dakar ciriciri sexual citral rajah trap fungi citral debut butch aura peru aplikasi cook obey rajah bert informant identifikasi rajah but authentic orang aplikasi cook rajah gun metope scale invariant feature transform sift detest drypoint mullah drypoint apart bah dakar nilgai threshold tent nilgai threshold beberapa citral mask mullah drypoint sui nina apart lake proves cook obey rajah nilgai threshold mullah drypoint sui nina sedan apart tuneup hail that result matching sedan nilgai threshold mullah drypoint sui making banyan temp apart proves registrar drypoint apart tuneup result matching data bunch object recognition drypoint sift result matching
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'obyek': 7, 'citra': 7, 'wajah': 7, 'keypoint': 7, 'kenal': 6, 'dapat': 6, 'identifikasi': 4, 'jumlah': 4, 'nilai': 4, 'threshold': 4, 'digital': 3, 'deteksi': 3, 'proses': 3, 'cocok': 3, 'suai': 3, 'result': 3, 'matching': 3, 'beri': 2, 'tentu': 2, 'penting': 2, 'sebut': 2, 'sistem': 2, 'guna': 2, 'autentik': 2, 'orang': 2, 'dasar': 2, 'aplikasi': 2, 'sift': 2, 'nila': 2, 'sedang': 2, 'tunjuk': 2, 'teliti': 1, 'gabung': 1, 'konsep': 1, 'pola': 1, 'matematika': 1, 'statistik': 1, 'arti': 1, 'klasifikasi': 1, 'benda': 1, 'bentuk': 1, 'umum': 1, 'diri': 1, 'komputer': 1, 'cari': 1, 'komponenkomponen': 1, 'tahu': 1, 'ada': 1, 'tidak': 1, 'ingin': 1, 'nali': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'tahap': 1, 'praproses': 1, 'sangat': 1, 'biometric': 1, 'ciriciri': 1, 'sesuai': 1, 'terap': 1, 'fungsi': 1, 'butuh': 1, 'akurat': 1, 'perlu': 1, 'informasi': 1, 'bukti': 1, 'metode': 1, 'scale': 1, 'invariant': 1, 'feature': 1, 'transform': 1, 'ubah': 1, 'beberapa': 1, 'masuk': 1, 'laku': 1, 'hasil': 1, 'lihat': 1, 'makin': 1, 'banyak': 1, 'temu': 1, 'registrasi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'object': 1, 'recognition': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'of': 15, 'object': 8, 'recognition': 7, 'is': 7, 'a': 7, 'image': 7, 'in': 7, 'face': 7, 'keypoint': 7, 'on': 6, 'matching': 6, 'and': 5, 'to': 5, 'value': 5, 'for': 4, 'be': 4, 'which': 4, 'number': 4, 'can': 4, 'threshold': 4, 'digital': 3, 'detection': 3, 'it': 3, 'corresponds': 3, 'result': 3, 'that': 2, 'or': 2, 'not': 2, 'identification': 2, 'system': 2, 'as': 2, 'authentic': 2, 'process': 2, 'based': 2, 'application': 2, 'sift': 2, 'shown': 2, 'abstract': 1, 'study': 1, 'combines': 1, 'concept': 1, 'pattern': 1, 'mathematics': 1, 'statistics': 1, 'means': 1, 'provides': 1, 'classification': 1, 'shape': 1, 'objects': 1, 'contained': 1, 'generally': 1, 'consists': 1, 'computer': 1, 'search': 1, 'identify': 1, 'critical': 1, 'components': 1, 'determine': 1, 'whether': 1, 'recognized': 1, 'one': 1, 'preprocessing': 1, 'stage': 1, 'very': 1, 'important': 1, 'used': 1, 'biometric': 1, 'an': 1, 'characteristics': 1, 'person': 1, 'who': 1, 'fit': 1, 'however': 1, 'required': 1, 'accuracy': 1, 'function': 1, 'necessary': 1, 'applications': 1, 'order': 1, 'provide': 1, 'information': 1, 'identifying': 1, 'persons': 1, 'evidence': 1, 'using': 1, 'scale': 1, 'invariant': 1, 'feature': 1, 'transform': 1, 'change': 1, 'specified': 1, 'some': 1, 'input': 1, 'so': 1, 'done': 1, 'at': 1, 'being': 1, 'able': 1, 'show': 1, 'results': 1, 'are': 1, 'while': 1, 'found': 1, 'processed': 1, 'registration': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #805 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ine Ramadani
Judul: IDENTIFIKASI MODEL GAYA BELAJAR FELDER SILVERMAN BERDASARKAN KARAKTERISTIK BROWSING SISWA DENGAN METODE NAÏVE BAYES CLASSIFIER
Pembimbing 1: Andharini Dwi Cahyani, S.Kom, M.Kom
Pembimbing 2: Firli Irhamni, ST.,M.Kom.
Abstrak (Raw): E-Learning merupakan usaha untuk membuat sebuah transformasi proses belajar mengajar di sekolah dalam bentuk digital yang dijembatani oleh teknologi internet. Sudah banyak pembelajaran saat ini yang telah didukung oleh e-learning. Namun, dalam proses pembelajaran, setiap peserta didik mempunyai gaya belajar yang berbeda satu sama lain. Gaya pembelajaran yang berbeda tersebut dapat dikelompokkan dengan cara menggunakan tool kuisioner dan secara otomatis. Penelitian ini akan membahas bagaimana menganalisis gaya belajar peserta didik dan mengelompokkannya dengan menggunakan tool kuisioner serta mengklasifikasi gaya belajar peserta didik menggunkan naïve bayes classifier. Dimensi untuk model gaya belajar yang digunakan adalah Felder Silvermen Learning Style Model (FSLSM).Dengan penelitian ini diharapkan agar dapat mengatasi permasalahan keragaman gaya belajar peserta didik sehingga dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran e-learning.
Abstrak (Clean): elearning merupakan usaha untuk membuat sebuah transformasi proses belajar mengajar di sekolah dalam bentuk digital yang dijembatani oleh teknologi internet sudah banyak pembelajaran saat ini yang telah didukung oleh elearning namun dalam proses pembelajaran setiap peserta didik mempunyai gaya belajar yang berbeda satu sama lain gaya pembelajaran yang berbeda tersebut dapat dikelompokkan dengan cara menggunakan tool kuisioner dan secara otomatis penelitian ini akan membahas bagaimana menganalisis gaya belajar peserta didik dan mengelompokkannya dengan menggunakan tool kuisioner serta mengklasifikasi gaya belajar peserta didik menggunkan naïve bayes classifier dimensi untuk model gaya belajar yang digunakan adalah felder silvermen learning style model fslsmdengan penelitian ini diharapkan agar dapat mengatasi permasalahan keragaman gaya belajar peserta didik sehingga dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran elearning
Abstrak (Stopwords Removed): elearning usaha membuat transformasi proses belajar mengajar sekolah bentuk digital dijembatani teknologi internet sudah banyak pembelajaran didukung elearning proses pembelajaran setiap peserta didik mempunyai gaya belajar berbeda satu sama lain gaya pembelajaran berbeda tersebut dapat dikelompokkan cara menggunakan tool kuisioner secara otomatis penelitian membahas bagaimana menganalisis gaya belajar peserta didik mengelompokkannya menggunakan tool kuisioner mengklasifikasi gaya belajar peserta didik menggunkan naïve bayes classifier dimensi model gaya belajar digunakan felder silvermen learning style model fslsmdengan penelitian diharapkan dapat mengatasi permasalahan keragaman gaya belajar peserta didik dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran elearning
Abstrak (Stemmed): elearning usaha buat transformasi proses ajar ajar sekolah bentuk digital jembatan teknologi internet sudah banyak ajar dukung elearning proses ajar tiap serta didik punya gaya ajar beda satu sama lain gaya ajar beda sebut dapat kelompok cara guna tool kuisioner cara otomatis teliti bahas bagaimana analis gaya ajar serta didik kelompok guna tool kuisioner klasifikasi gaya ajar serta didik gun na ve bayes classifier dimensi model gaya ajar guna felder silvermen learning style model fslsmdengan teliti harap dapat atas masalah ragam gaya ajar serta didik dapat tingkat efektivitas ajar elearning
Abstrak (Corrected): learning sara but transforms proves ajar ajar selah bent digital jembatan teknologi internet judah banyan ajar during learning proves ajar tip sorta did puny gaya ajar bed sat same lain gaya ajar bed debut apart kelompok cara gun tool kuisioner cara fotomat's elite baas bagaimana analysis gaya ajar sorta did kelompok gun tool kuisioner klasifikasi gaya ajar sorta did gun na we bayes classifier dimension model gaya ajar gun elder silvered learning style model fslsmdengan elite harp apart alas marsala raga gaya ajar sorta did apart dingbat efektivitas ajar learning
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ajar': 11, 'gaya': 6, 'serta': 4, 'didik': 4, 'elearning': 3, 'dapat': 3, 'guna': 3, 'proses': 2, 'beda': 2, 'kelompok': 2, 'cara': 2, 'tool': 2, 'kuisioner': 2, 'teliti': 2, 'model': 2, 'usaha': 1, 'buat': 1, 'transformasi': 1, 'sekolah': 1, 'bentuk': 1, 'digital': 1, 'jembatan': 1, 'teknologi': 1, 'internet': 1, 'sudah': 1, 'banyak': 1, 'dukung': 1, 'tiap': 1, 'punya': 1, 'satu': 1, 'sama': 1, 'lain': 1, 'sebut': 1, 'otomatis': 1, 'bahas': 1, 'bagaimana': 1, 'analis': 1, 'klasifikasi': 1, 'gun': 1, 'na': 1, 've': 1, 'bayes': 1, 'classifier': 1, 'dimensi': 1, 'felder': 1, 'silvermen': 1, 'learning': 1, 'style': 1, 'fslsmdengan': 1, 'harap': 1, 'atas': 1, 'masalah': 1, 'ragam': 1, 'tingkat': 1, 'efektivitas': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'learning': 10, 'of': 9, 'the': 9, 'to': 6, 'styles': 5, 'and': 4, 'in': 4, 'by': 4, 'elearning': 3, 'is': 3, 'this': 3, 'has': 3, 'a': 2, 'been': 2, 'each': 2, 'different': 2, 'be': 2, 'using': 2, 'tool': 2, 'questionnaire': 2, 'study': 2, 'learners': 2, 'style': 2, 'model': 2, 'an': 1, 'effort': 1, 'create': 1, 'transformation': 1, 'teaching': 1, 'schools': 1, 'digital': 1, 'form': 1, 'which': 1, 'bridged': 1, 'internet': 1, 'technology': 1, 'lot': 1, 'time': 1, 'that': 1, 'supported': 1, 'however': 1, 'process': 1, 'learner': 1, 'other': 1, 'can': 1, 'grouped': 1, 'automatically': 1, 'will': 1, 'discuss': 1, 'how': 1, 'analyze': 1, 'group': 1, 'them': 1, 'classifying': 1, 'use': 1, 'na': 1, 've': 1, 'bayes': 1, 'classifier': 1, 'dimension': 1, 'felder': 1, 'silvermen': 1, 'used': 1, 'fslsm': 1, 'with': 1, 'are': 1, 'expected': 1, 'able': 1, 'overcome': 1, 'problem': 1, 'diversity': 1, 'students': 1, 'order': 1, 'increase': 1, 'effectiveness': 1})
-------------------------------------------
--- Data #806 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Wakhid Prasetya
Judul: Pengenalan Ekspresi Wajah Menggunakan Local Binary Pattern Dan Gray Level Co-occurrence Matrix.
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, S.Si.,MT.
Pembimbing 2: Cucun Very Angkoso, ST., MT.
Abstrak (Raw): Pengenalan wajah sudah berkembang sehingga perkembangan penelitian menjadi lebih canggih untuk membuat aplikasi untuk pengenalan yang dikembangkan dari wajah. Dengan hal yang seperti ini pengenalan, bukan hanya pengenalan wajah namum lebih mengedepankan pengenalan dari bagian wajah misal ekspresi wajah. Wajah merupakan bagian tubuh yang sangat unik yang mampu membuat ekspresi yang bermacam – macam. Meskipun nama filenya telah dirubah, namun tidaklah membuat citra yang ingin dicari kemiripan menjadi rancu karena hal ini tidak didasarkan atas nama dari sebuah file melainkan berdasarkan ciri baik bentuk, warna maupun tekstur. Sistem dibangun dengan proses utamanya yaitu deksriptor tekstur dengan menggunakan metode Local Binary Pattern (LBP) dan ekstraksi fitur tekstur dengan menggunakan Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM). Kemudian hasil dari ekstraksi fitur akan dilakukan pengukuran kemiripan dengan menggunakan metode Euclidean Distance (ED) sehingga ekspresi akan dikenali. Citra training dan citra testing yang dipergunakan sebanyak 203 citra dengan tujuh kelas citra didalamnya. Dari uji coba aplikasi pengenalan ekspresi wajah menggunakan pengukuran kemiripan Euclidean Distance diperoleh akurasi sebesar 45,8 % pada 70 training dan 133 testing serta akurasi tertinggi 81,6 % pada data 154 trainig dan data 49 testing menggunakan citra JAFFE Database dengan ekspresi marah, jijik, takut, bahagia, netral, sedih dan terkejut sebagai objek ekspresi citra.
Abstrak (Clean): pengenalan wajah sudah berkembang sehingga perkembangan penelitian menjadi lebih canggih untuk membuat aplikasi untuk pengenalan yang dikembangkan dari wajah dengan hal yang seperti ini pengenalan bukan hanya pengenalan wajah namum lebih mengedepankan pengenalan dari bagian wajah misal ekspresi wajah wajah merupakan bagian tubuh yang sangat unik yang mampu membuat ekspresi yang bermacam – macam meskipun nama filenya telah dirubah namun tidaklah membuat citra yang ingin dicari kemiripan menjadi rancu karena hal ini tidak didasarkan atas nama dari sebuah file melainkan berdasarkan ciri baik bentuk warna maupun tekstur sistem dibangun dengan proses utamanya yaitu deksriptor tekstur dengan menggunakan metode local binary pattern lbp dan ekstraksi fitur tekstur dengan menggunakan gray level cooccurrence matrix glcm kemudian hasil dari ekstraksi fitur akan dilakukan pengukuran kemiripan dengan menggunakan metode euclidean distance ed sehingga ekspresi akan dikenali citra training dan citra testing yang dipergunakan sebanyak citra dengan tujuh kelas citra didalamnya dari uji coba aplikasi pengenalan ekspresi wajah menggunakan pengukuran kemiripan euclidean distance diperoleh akurasi sebesar pada training dan testing serta akurasi tertinggi pada data trainig dan data testing menggunakan citra jaffe database dengan ekspresi marah jijik takut bahagia netral sedih dan terkejut sebagai objek ekspresi citra
Abstrak (Stopwords Removed): pengenalan wajah sudah berkembang perkembangan penelitian menjadi lebih canggih membuat aplikasi pengenalan dikembangkan wajah pengenalan bukan pengenalan wajah namum lebih mengedepankan pengenalan bagian wajah misal ekspresi wajah wajah bagian tubuh sangat unik mampu membuat ekspresi bermacam – macam meskipun nama filenya dirubah tidaklah membuat citra ingin dicari kemiripan menjadi rancu didasarkan atas nama file melainkan berdasarkan ciri baik bentuk warna maupun tekstur sistem dibangun proses utamanya deksriptor tekstur menggunakan metode local binary pattern lbp ekstraksi fitur tekstur menggunakan gray level cooccurrence matrix glcm hasil ekstraksi fitur dilakukan pengukuran kemiripan menggunakan metode euclidean distance ed ekspresi dikenali citra training citra testing dipergunakan sebanyak citra tujuh kelas citra didalamnya uji coba aplikasi pengenalan ekspresi wajah menggunakan pengukuran kemiripan euclidean distance diperoleh akurasi sebesar training testing akurasi tertinggi data trainig data testing menggunakan citra jaffe database ekspresi marah jijik takut bahagia netral sedih terkejut objek ekspresi citra
Abstrak (Stemmed): kenal wajah sudah kembang kembang teliti jadi lebih canggih buat aplikasi kenal kembang wajah kenal bukan kenal wajah namum lebih depan kenal bagi wajah misal ekspresi wajah wajah bagi tubuh sangat unik mampu buat ekspresi macam macam meski nama filenya rubah tidak buat citra ingin cari mirip jadi rancu dasar atas nama file lain dasar ciri baik bentuk warna maupun tekstur sistem bangun proses utama deksriptor tekstur guna metode local binary pattern lbp ekstraksi fitur tekstur guna gray level cooccurrence matrix glcm hasil ekstraksi fitur laku ukur mirip guna metode euclidean distance ed ekspresi nali citra training citra testing guna banyak citra tujuh kelas citra dalam uji coba aplikasi kenal ekspresi wajah guna ukur mirip euclidean distance oleh akurasi besar training testing akurasi tinggi data trainig data testing guna citra jaffe database ekspresi marah jijik takut bahagia netral sedih kejut objek ekspresi citra
Abstrak (Corrected): penal rajah judah embank embank elite jade leash canggih but aplikasi penal embank rajah penal buran penal rajah nahum leash dean penal bag rajah missal ekspresi rajah rajah bag tube sang unit camp but ekspresi madam madam mess nama filenya rush tidal but citral begin care mirin jade ranch dakar alas nama file lain dakar cirri back bent wanna maun tester sister bangui proves mama descriptor tester gun metope local binary pattern lap ekstraksi four tester gun gray level occurrence matrix glum hail ekstraksi four lake ukr mirin gun metope euclidean distance ed ekspresi nail citral training citral testing gun banyan citral juju keas citral dream uni coma aplikasi penal ekspresi rajah gun ukr mirin euclidean distance olen auras bear training testing auras ting data training data testing gun citral jaffa database ekspresi march fiji taut bahamian neural media kept objet ekspresi citral
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'wajah': 7, 'citra': 7, 'kenal': 6, 'ekspresi': 6, 'guna': 6, 'kembang': 3, 'buat': 3, 'mirip': 3, 'tekstur': 3, 'testing': 3, 'jadi': 2, 'lebih': 2, 'aplikasi': 2, 'bagi': 2, 'macam': 2, 'nama': 2, 'dasar': 2, 'metode': 2, 'ekstraksi': 2, 'fitur': 2, 'ukur': 2, 'euclidean': 2, 'distance': 2, 'training': 2, 'akurasi': 2, 'data': 2, 'sudah': 1, 'teliti': 1, 'canggih': 1, 'bukan': 1, 'namum': 1, 'depan': 1, 'misal': 1, 'tubuh': 1, 'sangat': 1, 'unik': 1, 'mampu': 1, 'meski': 1, 'filenya': 1, 'rubah': 1, 'tidak': 1, 'ingin': 1, 'cari': 1, 'rancu': 1, 'atas': 1, 'file': 1, 'lain': 1, 'ciri': 1, 'baik': 1, 'bentuk': 1, 'warna': 1, 'maupun': 1, 'sistem': 1, 'bangun': 1, 'proses': 1, 'utama': 1, 'deksriptor': 1, 'local': 1, 'binary': 1, 'pattern': 1, 'lbp': 1, 'gray': 1, 'level': 1, 'cooccurrence': 1, 'matrix': 1, 'glcm': 1, 'hasil': 1, 'laku': 1, 'ed': 1, 'nali': 1, 'banyak': 1, 'tujuh': 1, 'kelas': 1, 'dalam': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'oleh': 1, 'besar': 1, 'tinggi': 1, 'trainig': 1, 'jaffe': 1, 'database': 1, 'marah': 1, 'jijik': 1, 'takut': 1, 'bahagia': 1, 'netral': 1, 'sedih': 1, 'kejut': 1, 'objek': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 11, 'recognition': 5, 'image': 5, 'using': 5, 'face': 4, 'a': 4, 'with': 4, 'and': 4, 'expression': 4, 'to': 3, 'that': 3, 'not': 3, 'be': 3, 'texture': 3, 'as': 3, 'an': 3, 'has': 2, 'been': 2, 'developed': 2, 'create': 2, 'are': 2, 'facial': 2, 'expressions': 2, 'is': 2, 'file': 2, 'name': 2, 'in': 2, 'but': 2, 'it': 2, 'by': 2, 'feature': 2, 'extraction': 2, 'will': 2, 'similarity': 2, 'euclidean': 2, 'distance': 2, 'which': 1, 'trigering': 1, 'sophisticated': 1, 'research': 1, 'applications': 1, 'for': 1, 'faces': 1, 'introduction': 1, 'things': 1, 'like': 1, 'this': 1, 'just': 1, 'emphasizes': 1, 'however': 1, 'eg': 1, 'very': 1, 'unique': 1, 'part': 1, 'body': 1, 'can': 1, 'make': 1, 'variety': 1, 'wide': 1, 'although': 1, 'fox': 1, 'does': 1, 'you': 1, 'want': 1, 'find': 1, 'similarities': 1, 'ambiguous': 1, 'because': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'characteristics': 1, 'both': 1, 'shape': 1, 'color': 1, 'system': 1, 'was': 1, 'built': 1, 'main': 1, 'process': 1, 'deksriptor': 1, 'local': 1, 'binary': 1, 'pattern': 1, 'lbp': 1, 'gray': 1, 'level': 1, 'cooccurrence': 1, 'matrix': 1, 'glcm': 1, 'then': 1, 'results': 1, 'measured': 1, 'method': 1, 'so': 1, 'recognized': 1, 'imagery': 1, 'training': 1, 'testing': 1, 'images': 1, 'used': 1, 'much': 1, 'seven': 1, 'classes': 1, 'trial': 1, 'application': 1, 'measurement': 1, 'obtained': 1, 'accuracy': 1, 'jaffe': 1, 'database': 1, 'angry': 1, 'disgust': 1, 'fear': 1, 'happy': 1, 'neutral': 1, 'sad': 1, 'shocked': 1, 'object': 1})
-------------------------------------------
--- Data #807 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: EKA NANDA sEPTIYA HINDRIYANA
Judul: PEMANFAATAN MADM ( MULTIPLE ATTRIBUTE DECISSION MAKING ) PADA PEMILIHAN MAHASISWA BERPRESTASI MENGGUNAKAN ALGORITMA DIA (THE DISTANCE TO THE IDEAL ALTERNATIVE)
Pembimbing 1: Mula’ab,S.Si,M.Kom
Pembimbing 2: Bain Khusnul Khotimah,S.T.,M.Kom
Abstrak (Raw): Proses pemilihan mahasiswa berprestasi melibatkan banyak atribut/kriteria (multikriteria) dan pengambil keputusan yakni para dewan juri dari tiap kriteria, dalam proses pemilihan manual rentan akan dimanfaatkan oleh pihak yang berkepentingan sehingga dibutuhkan sebuah sistem yang dapat memudahkan para pengguna baik user maupun pemegang keputusan. Untuk memenuhi sistem penilaian tersebut dibutuhkan suatu motode yang memiliki kemampuan multikriteria yaitu MADM (Multiple Attribute Decission Making). Algoritma DIA pada prinsipnya menganut pada metode TOPSIS perbedaanya terletak pada penentuan jarak yang menggunakan manhattan distance, penentuan Positif Ideal Alternatif (PIA) yang memiliki minimal Dj+ , dan maksimal Dj- serta formula dalam urutan nilai pada Ri sebagai penentu perangkingan alternatif. Hasil dari penelitian ini adalah sistem pendukung keputusan yang dibangun dengan metode MADM menggunakan Algoritma DIA dalam menentukan urutan alternatif pemilihan mahasiswa berprestasi yang tepat dari beberapa alternatif dan kriteria. Dari hasil uji coba didapatkan nilai ketepatan 0 yang didapatkan oleh mahasiswa. Hasil uji coba perbandingan antara perhitungan manual dengan perhitungan menggunakan Algoritma DIA adalah berbanding terbalik, jika pada perhitungan manual mahasiswa terpilih adalah yang memiliki nilai maksimum maka pada Algoritma DIA mahasiswa terpilih adalah yang memiliki nilai 0 dalam arti lain nilai minimum diantara peserta lainnya.
Abstrak (Clean): proses pemilihan mahasiswa berprestasi melibatkan banyak atributkriteria multikriteria dan pengambil keputusan yakni para dewan juri dari tiap kriteria dalam proses pemilihan manual rentan akan dimanfaatkan oleh pihak yang berkepentingan sehingga dibutuhkan sebuah sistem yang dapat memudahkan para pengguna baik user maupun pemegang keputusan untuk memenuhi sistem penilaian tersebut dibutuhkan suatu motode yang memiliki kemampuan multikriteria yaitu madm multiple attribute decission making algoritma dia pada prinsipnya menganut pada metode topsis perbedaanya terletak pada penentuan jarak yang menggunakan manhattan distance penentuan positif ideal alternatif pia yang memiliki minimal dj dan maksimal dj serta formula dalam urutan nilai pada ri sebagai penentu perangkingan alternatif hasil dari penelitian ini adalah sistem pendukung keputusan yang dibangun dengan metode madm menggunakan algoritma dia dalam menentukan urutan alternatif pemilihan mahasiswa berprestasi yang tepat dari beberapa alternatif dan kriteria dari hasil uji coba didapatkan nilai ketepatan yang didapatkan oleh mahasiswa hasil uji coba perbandingan antara perhitungan manual dengan perhitungan menggunakan algoritma dia adalah berbanding terbalik jika pada perhitungan manual mahasiswa terpilih adalah yang memiliki nilai maksimum maka pada algoritma dia mahasiswa terpilih adalah yang memiliki nilai dalam arti lain nilai minimum diantara peserta lainnya
Abstrak (Stopwords Removed): proses pemilihan mahasiswa berprestasi melibatkan banyak atributkriteria multikriteria pengambil keputusan yakni para dewan juri tiap kriteria proses pemilihan manual rentan dimanfaatkan pihak berkepentingan dibutuhkan sistem dapat memudahkan para pengguna baik user maupun pemegang keputusan memenuhi sistem penilaian tersebut dibutuhkan motode memiliki kemampuan multikriteria madm multiple attribute decission making algoritma dia prinsipnya menganut metode topsis perbedaanya terletak penentuan jarak menggunakan manhattan distance penentuan positif ideal alternatif pia memiliki minimal dj maksimal dj formula urutan nilai ri penentu perangkingan alternatif hasil penelitian sistem pendukung keputusan dibangun metode madm menggunakan algoritma dia menentukan urutan alternatif pemilihan mahasiswa berprestasi tepat beberapa alternatif kriteria hasil uji coba didapatkan nilai ketepatan didapatkan mahasiswa hasil uji coba perbandingan antara perhitungan manual perhitungan menggunakan algoritma dia berbanding terbalik jika perhitungan manual mahasiswa terpilih memiliki nilai maksimum algoritma dia mahasiswa terpilih memiliki nilai arti lain nilai minimum diantara peserta lainnya
Abstrak (Stemmed): proses pilih mahasiswa prestasi libat banyak atributkriteria multikriteria ambil putus yakni para dewan juri tiap kriteria proses pilih manual rentan manfaat pihak penting butuh sistem dapat mudah para guna baik user maupun pegang putus penuh sistem nilai sebut butuh motode milik mampu multikriteria madm multiple attribute decission making algoritma dia prinsip anut metode topsis perbedaanya letak tentu jarak guna manhattan distance tentu positif ideal alternatif pia milik minimal dj maksimal dj formula urut nilai ri tentu rangking alternatif hasil teliti sistem dukung putus bangun metode madm guna algoritma dia tentu urut alternatif pilih mahasiswa prestasi tepat beberapa alternatif kriteria hasil uji coba dapat nilai tepat dapat mahasiswa hasil uji coba banding antara hitung manual hitung guna algoritma dia banding balik jika hitung manual mahasiswa pilih milik nilai maksimum algoritma dia mahasiswa pilih milik nilai arti lain nilai minimum antara serta lain
Abstrak (Corrected): proves pilch mahasiswa prestos libau banyan atributkriteria multikriteria ambit puts yank para dewan jury tip criteria proves pilch manual rental manat pick panting butch sister apart judah para gun back user maun penang puts punch sister nilgai debut butch mood milk camp multikriteria made multiple attribute decision making algorithm did principe aunt metope topis perbedaanya leak tent arak gun manhattan distance tent position ideal alternative pig milk minimal do maximal do formula rut nilgai i tent ranking alternative hail elite sister during puts bangui metope made gun algorithm did tent rut alternative pilch mahasiswa prestos teat beberapa alternative criteria hail uni coma apart nilgai teat apart mahasiswa hail uni coma banding angara hiding manual hiding gun algorithm did banding balk pika hiding manual mahasiswa pilch milk nilgai maximum algorithm did mahasiswa pilch milk nilgai art lain nilgai minimum angara sorta lain
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'nilai': 6, 'pilih': 5, 'mahasiswa': 5, 'guna': 4, 'milik': 4, 'algoritma': 4, 'dia': 4, 'tentu': 4, 'alternatif': 4, 'putus': 3, 'manual': 3, 'sistem': 3, 'dapat': 3, 'hasil': 3, 'hitung': 3, 'proses': 2, 'prestasi': 2, 'multikriteria': 2, 'para': 2, 'kriteria': 2, 'butuh': 2, 'madm': 2, 'metode': 2, 'dj': 2, 'urut': 2, 'tepat': 2, 'uji': 2, 'coba': 2, 'banding': 2, 'antara': 2, 'lain': 2, 'libat': 1, 'banyak': 1, 'atributkriteria': 1, 'ambil': 1, 'yakni': 1, 'dewan': 1, 'juri': 1, 'tiap': 1, 'rentan': 1, 'manfaat': 1, 'pihak': 1, 'penting': 1, 'mudah': 1, 'baik': 1, 'user': 1, 'maupun': 1, 'pegang': 1, 'penuh': 1, 'sebut': 1, 'motode': 1, 'mampu': 1, 'multiple': 1, 'attribute': 1, 'decission': 1, 'making': 1, 'prinsip': 1, 'anut': 1, 'topsis': 1, 'perbedaanya': 1, 'letak': 1, 'jarak': 1, 'manhattan': 1, 'distance': 1, 'positif': 1, 'ideal': 1, 'pia': 1, 'minimal': 1, 'maksimal': 1, 'formula': 1, 'ri': 1, 'rangking': 1, 'teliti': 1, 'dukung': 1, 'bangun': 1, 'beberapa': 1, 'balik': 1, 'jika': 1, 'maksimum': 1, 'arti': 1, 'minimum': 1, 'serta': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'of': 9, 'in': 7, 'is': 5, 'students': 4, 'and': 4, 'from': 4, 'by': 4, 'dia': 4, 'algorithm': 4, 'value': 4, 'criteria': 3, 'manual': 3, 'a': 3, 'that': 3, 'to': 3, 'method': 3, 'using': 3, 'as': 3, 'alternatives': 3, 'results': 3, 'process': 2, 'outstanding': 2, 'multicriteria': 2, 'decisionmakers': 2, 'selection': 2, 'be': 2, 'so': 2, 'system': 2, 'users': 2, 'has': 2, 'madm': 2, 'determination': 2, 'have': 2, 'at': 2, 'dj': 2, 'are': 2, 'obtained': 2, 'calculations': 2, 'selected': 2, 'other': 2, 'selecting': 1, 'involves': 1, 'many': 1, 'attributes': 1, 'judges': 1, 'each': 1, 'susceptible': 1, 'will': 1, 'used': 1, 'selfinterested': 1, 'parties': 1, 'we': 1, 'need': 1, 'can': 1, 'enable': 1, 'both': 1, 'fulfill': 1, 'scoring': 1, 'needed': 1, 'which': 1, 'ability': 1, 'namely': 1, 'multiple': 1, 'attribute': 1, 'decission': 1, 'making': 1, 'principle': 1, 'adopted': 1, 'on': 1, 'topsis': 1, 'difference': 1, 'distances': 1, 'manhattan': 1, 'distance': 1, 'positive': 1, 'ideal': 1, 'alternative': 1, 'pia': 1, 'least': 1, 'maximal': 1, 'well': 1, 'formula': 1, 'order': 1, 'ri': 1, 'determinant': 1, 'ranking': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'decision': 1, 'support': 1, 'systems': 1, 'built': 1, 'determining': 1, 'sequence': 1, 'appropriate': 1, 'several': 1, 'test': 1, 'accuracy': 1, 'values': 1, 'comparison': 1, 'testing': 1, 'between': 1, 'with': 1, 'inversely': 1, 'proportional': 1, 'if': 1, 'student': 1, 'calculation': 1, 'maximum': 1, 'who': 1, 'word': 1, 'means': 1, 'minimum': 1, 'among': 1, 'participants': 1})
-------------------------------------------
--- Data #808 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Budi Agung Yuwono
Judul: SISTEM PENGENALAN POLA SUARA UNTUK HURUF ALFABET DENGAN MENGGUNAKAN CROSS CORRELATION DAN FAST FOURIER TRANSFORM
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, S.Si.,M.T.
Pembimbing 2: Cucun Very Angkoso, S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Pengenalan suara merupakan gagasan teknologi yang bertujuan sehingga komputer bisa mengenali suara manusia. Pengenalan suara untuk huruf alfabet merupakan pengucapan suara yang berasal dari suara manusia dan diproses melalui komputer. Dalam penelitian ini menggunakan metode Cross Correlation yang berfungsi untuk menentukan tingkat hubungan kedekatan antara dua buah sinyal yang berbeda. Cara kerja metode Cross Correlation adalah membandingkan kedua sinyal suara untuk menghasilkan beberapa nilai maksimum dan dari beberapa nilai maksimum diperoleh nilai maksimum terbesar yang dikenali sebagai data sinyal suara ketiga. Metode ini digunakan karena proses perhitungannya mudah untuk dipahami. Sedangkan untuk proses ekstraksi fitur suara menggunakan metode Fast Fourier Transform yang berfungsi untuk mentransformasi sinyal frekuensi. Hasil uji coba dengan menggunakan Cross Correlation menunjukkan bahwa sistem ini kurang efisien apabila menggunakan banyak orang yang dijadikan sampel data suara, hal ini terbukti karena pada pengujian skenario lima setelah data dinormalisasi mendapatkan akurasi 38% dengan sampel data lima orang dua kali pengucapan dan akurasi 89% dengan sampel data satu orang lima kali pengucapan. Sedangkan untuk hasil uji coba menggunakan Fast Fourier Transform didapatkan akurasi 65% pada skenario dua dengan sampel data dua orang lima kali pengucapan dan akurasi 6% pada skenario tiga dengan sampel data tiga orang tiga kali pengucapan.
Abstrak (Clean): pengenalan suara merupakan gagasan teknologi yang bertujuan sehingga komputer bisa mengenali suara manusia pengenalan suara untuk huruf alfabet merupakan pengucapan suara yang berasal dari suara manusia dan diproses melalui komputer dalam penelitian ini menggunakan metode cross correlation yang berfungsi untuk menentukan tingkat hubungan kedekatan antara dua buah sinyal yang berbeda cara kerja metode cross correlation adalah membandingkan kedua sinyal suara untuk menghasilkan beberapa nilai maksimum dan dari beberapa nilai maksimum diperoleh nilai maksimum terbesar yang dikenali sebagai data sinyal suara ketiga metode ini digunakan karena proses perhitungannya mudah untuk dipahami sedangkan untuk proses ekstraksi fitur suara menggunakan metode fast fourier transform yang berfungsi untuk mentransformasi sinyal frekuensi hasil uji coba dengan menggunakan cross correlation menunjukkan bahwa sistem ini kurang efisien apabila menggunakan banyak orang yang dijadikan sampel data suara hal ini terbukti karena pada pengujian skenario lima setelah data dinormalisasi mendapatkan akurasi dengan sampel data lima orang dua kali pengucapan dan akurasi dengan sampel data satu orang lima kali pengucapan sedangkan untuk hasil uji coba menggunakan fast fourier transform didapatkan akurasi pada skenario dua dengan sampel data dua orang lima kali pengucapan dan akurasi pada skenario tiga dengan sampel data tiga orang tiga kali pengucapan
Abstrak (Stopwords Removed): pengenalan suara gagasan teknologi bertujuan komputer mengenali suara manusia pengenalan suara huruf alfabet pengucapan suara berasal suara manusia diproses komputer penelitian menggunakan metode cross correlation berfungsi menentukan tingkat hubungan kedekatan antara dua buah sinyal berbeda cara kerja metode cross correlation membandingkan kedua sinyal suara menghasilkan beberapa nilai maksimum beberapa nilai maksimum diperoleh nilai maksimum terbesar dikenali data sinyal suara ketiga metode digunakan proses perhitungannya mudah dipahami sedangkan proses ekstraksi fitur suara menggunakan metode fast fourier transform berfungsi mentransformasi sinyal frekuensi hasil uji coba menggunakan cross correlation menunjukkan sistem kurang efisien apabila menggunakan banyak orang dijadikan sampel data suara terbukti pengujian skenario lima data dinormalisasi mendapatkan akurasi sampel data lima orang dua kali pengucapan akurasi sampel data satu orang lima kali pengucapan sedangkan hasil uji coba menggunakan fast fourier transform didapatkan akurasi skenario dua sampel data dua orang lima kali pengucapan akurasi skenario tiga sampel data tiga orang tiga kali pengucapan
Abstrak (Stemmed): kenal suara gagas teknologi tuju komputer nali suara manusia kenal suara huruf alfabet ucap suara asal suara manusia proses komputer teliti guna metode cross correlation fungsi tentu tingkat hubung dekat antara dua buah sinyal beda cara kerja metode cross correlation banding dua sinyal suara hasil beberapa nilai maksimum beberapa nilai maksimum oleh nilai maksimum besar nali data sinyal suara tiga metode guna proses hitung mudah paham sedang proses ekstraksi fitur suara guna metode fast fourier transform fungsi transformasi sinyal frekuensi hasil uji coba guna cross correlation tunjuk sistem kurang efisien apabila guna banyak orang jadi sampel data suara bukti uji skenario lima data normalisasi dapat akurasi sampel data lima orang dua kali ucap akurasi sampel data satu orang lima kali ucap sedang hasil uji coba guna fast fourier transform dapat akurasi skenario dua sampel data dua orang lima kali ucap akurasi skenario tiga sampel data tiga orang tiga kali ucap
Abstrak (Corrected): penal sara gags teknologi juju computer nail sara amnesia penal sara hufuf alphabet cap sara anal sara amnesia proves computer elite gun metope cross correlation fungi tent dingbat hung dead angara due bush final bed cara era metope cross correlation banding due final sara hail beberapa nilgai maximum beberapa nilgai maximum olen nilgai maximum bear nail data final sara toga metope gun proves hiding judah palm sedan proves ekstraksi four sara gun metope fast fourier transform fungi transforms final frekuensi hail uni coma gun cross correlation tuneup sister during elision arabia gun banyan orang jade sample data sara but uni scenario lima data normalisasi apart auras sample data lima orang due kali cap auras sample data sat orang lima kali cap sedan hail uni coma gun fast fourier transform apart auras scenario due sample data due orang lima kali cap auras scenario toga sample data toga orang toga kali cap
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'suara': 9, 'data': 7, 'guna': 6, 'ucap': 5, 'dua': 5, 'orang': 5, 'sampel': 5, 'metode': 4, 'sinyal': 4, 'tiga': 4, 'lima': 4, 'akurasi': 4, 'kali': 4, 'proses': 3, 'cross': 3, 'correlation': 3, 'hasil': 3, 'nilai': 3, 'maksimum': 3, 'uji': 3, 'skenario': 3, 'kenal': 2, 'komputer': 2, 'nali': 2, 'manusia': 2, 'fungsi': 2, 'beberapa': 2, 'sedang': 2, 'fast': 2, 'fourier': 2, 'transform': 2, 'coba': 2, 'dapat': 2, 'gagas': 1, 'teknologi': 1, 'tuju': 1, 'huruf': 1, 'alfabet': 1, 'asal': 1, 'teliti': 1, 'tentu': 1, 'tingkat': 1, 'hubung': 1, 'dekat': 1, 'antara': 1, 'buah': 1, 'beda': 1, 'cara': 1, 'kerja': 1, 'banding': 1, 'oleh': 1, 'besar': 1, 'hitung': 1, 'mudah': 1, 'paham': 1, 'ekstraksi': 1, 'fitur': 1, 'transformasi': 1, 'frekuensi': 1, 'tunjuk': 1, 'sistem': 1, 'kurang': 1, 'efisien': 1, 'apabila': 1, 'banyak': 1, 'jadi': 1, 'bukti': 1, 'normalisasi': 1, 'satu': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'is': 10, 'of': 7, 'data': 7, 'voice': 6, 'a': 6, 'pronunciation': 5, 'using': 5, 'to': 5, 'that': 4, 'for': 4, 'and': 4, 'method': 4, 'two': 4, 'five': 4, 'accuracy': 4, 'with': 4, 'in': 3, 'this': 3, 'cross': 3, 'correlation': 3, 'maximum': 3, 'value': 3, 'as': 3, 'transform': 3, 'scenarios': 3, 'samples': 3, 'times': 3, 'three': 3, 'recognition': 2, 'human': 2, 'from': 2, 'which': 2, 'used': 2, 'signals': 2, 'sound': 2, 'obtained': 2, 'signal': 2, 'process': 2, 'fast': 2, 'fourier': 2, 'results': 2, 'test': 2, 'technology': 1, 'aims': 1, 'idea': 1, 'computers': 1, 'can': 1, 'recognize': 1, 'voices': 1, 'alphabet': 1, 'derived': 1, 'are': 1, 'processed': 1, 'through': 1, 'computer': 1, 'study': 1, 'determine': 1, 'degree': 1, 'closeness': 1, 'relationship': 1, 'between': 1, 'different': 1, 'work': 1, 'compare': 1, 'generate': 1, 'recognized': 1, 'largest': 1, 'third': 1, 'calculation': 1, 'easy': 1, 'understand': 1, 'feature': 1, 'extraction': 1, 'works': 1, 'frequency': 1, 'trials': 1, 'shows': 1, 'system': 1, 'less': 1, 'efficient': 1, 'when': 1, 'lot': 1, 'people': 1, 'who': 1, 'sampled': 1, 'evident': 1, 'because': 1, 'after': 1, 'were': 1, 'normalized': 1, 'gain': 1, 'twice': 1, 'sample': 1, 'one': 1, 'person': 1})
-------------------------------------------
--- Data #809 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Mega Septi Yolanda
Judul: KLASIFIKASI DATA MEDIS DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA CART
Pembimbing 1: Bain Khusnul Hotimah,S.Kom.,M.Kom
Pembimbing 2: Yeni Kustiyahningsih,S.Kom.,M.Kom
Abstrak (Raw): Konsep pohon merupakan salah satu konsep teori graf yang paling penting. Pemanfaatan pohon dalam kehidupan sehari-hari adalah untuk menggambarkan hierarki dan pemodelan persoalan, contohnya algoritma pohon keputusan CART. Pohon keputusan adalah model prediksi menggunakan struktur pohon atau struktur berhirarki. Pohon keputusan merupakan salah satu metode klasifikasi yang paling populer karena mudah untuk dipahami. CART merupakan algoritma pohon keputusan yang sering digunakan untuk membuat suatu pohon keputusan karena memiliki tingkat akurasi yang tinggi dalam menentukan keputusan. Pada penelitian ini dibangun aplikasi untuk mengklasifikasi data medis. Aplikasi data medis ini menggunakan algoritma CART yang merupakan algoritma pohon keputusan yang sering digunakan karena memiliki tingkat akurasi yang tinggi dalam menentukan keputusan. Dari hasil ujicoba pengukuran kinerja algoritma menggunkanan 2 skenario yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pada skenario 1 Breast Cancer merupakan ujicoba paling efektif karena akurasi yang dihasilkan sama-sama mencapai 92% pada algoritma CART 150:50 dan 100:100 sebesar 92%. Sedangkan algoritma CART memiliki kinerja (precision, recall, dan accuracy) yang lebih tinggi. dibandingkan algoritma CART Diabetes. Ini terlihat dari nilai akurasi CART 150:50 sebesar 70% sedangkan untuk CART Diabetes 100:100 sebesar 68%.
Kata kunci : Pohon Keputusan, CART, Klasifikasi Data Medis, Breast Canser, Diabetes.
Abstrak (Clean): konsep pohon merupakan salah satu konsep teori graf yang paling penting pemanfaatan pohon dalam kehidupan seharihari adalah untuk menggambarkan hierarki dan pemodelan persoalan contohnya algoritma pohon keputusan cart pohon keputusan adalah model prediksi menggunakan struktur pohon atau struktur berhirarki pohon keputusan merupakan salah satu metode klasifikasi yang paling populer karena mudah untuk dipahami cart merupakan algoritma pohon keputusan yang sering digunakan untuk membuat suatu pohon keputusan karena memiliki tingkat akurasi yang tinggi dalam menentukan keputusan pada penelitian ini dibangun aplikasi untuk mengklasifikasi data medis aplikasi data medis ini menggunakan algoritma cart yang merupakan algoritma pohon keputusan yang sering digunakan karena memiliki tingkat akurasi yang tinggi dalam menentukan keputusan dari hasil ujicoba pengukuran kinerja algoritma menggunkanan skenario yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pada skenario breast cancer merupakan ujicoba paling efektif karena akurasi yang dihasilkan samasama mencapai pada algoritma cart dan sebesar sedangkan algoritma cart memiliki kinerja precision recall dan accuracy yang lebih tinggi dibandingkan algoritma cart diabetes ini terlihat dari nilai akurasi cart sebesar sedangkan untuk cart diabetes sebesar kata kunci pohon keputusan cart klasifikasi data medis breast canser diabetes
Abstrak (Stopwords Removed): konsep pohon salah satu konsep teori graf paling penting pemanfaatan pohon kehidupan seharihari menggambarkan hierarki pemodelan persoalan contohnya algoritma pohon keputusan cart pohon keputusan model prediksi menggunakan struktur pohon struktur berhirarki pohon keputusan salah satu metode klasifikasi paling populer mudah dipahami cart algoritma pohon keputusan sering digunakan membuat pohon keputusan memiliki tingkat akurasi tinggi menentukan keputusan penelitian dibangun aplikasi mengklasifikasi data medis aplikasi data medis menggunakan algoritma cart algoritma pohon keputusan sering digunakan memiliki tingkat akurasi tinggi menentukan keputusan hasil ujicoba pengukuran kinerja algoritma menggunkanan skenario dilakukan dapat disimpulkan skenario breast cancer ujicoba paling efektif akurasi dihasilkan samasama mencapai algoritma cart sebesar sedangkan algoritma cart memiliki kinerja precision recall accuracy lebih tinggi dibandingkan algoritma cart diabetes terlihat nilai akurasi cart sebesar sedangkan cart diabetes sebesar kata kunci pohon keputusan cart klasifikasi data medis breast canser diabetes
Abstrak (Stemmed): konsep pohon salah satu konsep teori graf paling penting manfaat pohon hidup seharihari gambar hierarki model soal contoh algoritma pohon putus cart pohon putus model prediksi guna struktur pohon struktur berhirarki pohon putus salah satu metode klasifikasi paling populer mudah paham cart algoritma pohon putus sering guna buat pohon putus milik tingkat akurasi tinggi tentu putus teliti bangun aplikasi klasifikasi data medis aplikasi data medis guna algoritma cart algoritma pohon putus sering guna milik tingkat akurasi tinggi tentu putus hasil ujicoba ukur kerja algoritma menggunkanan skenario laku dapat simpul skenario breast cancer ujicoba paling efektif akurasi hasil samasama capai algoritma cart besar sedang algoritma cart milik kerja precision recall accuracy lebih tinggi banding algoritma cart diabetes lihat nilai akurasi cart besar sedang cart diabetes besar kata kunci pohon putus cart klasifikasi data medis breast canser diabetes
Abstrak (Corrected): onset poon salad sat onset tori graf paling panting manat poon hide seharihari sambar hierarch model soul conto algorithm poon puts cart poon puts model prediksi gun structure poon structure berhirarki poon puts salad sat metope klasifikasi paling popular judah palm cart algorithm poon puts seeing gun but poon puts milk dingbat auras ting tent puts elite bangui aplikasi klasifikasi data media aplikasi data media gun algorithm cart algorithm poon puts seeing gun milk dingbat auras ting tent puts hail ujicoba ukr era algorithm menggunkanan scenario lake apart simple scenario breast cancer ujicoba paling efektif auras hail samsara capri algorithm cart bear sedan algorithm cart milk era precision recall accuracy leash ting banding algorithm cart diabetes that nilgai auras cart bear sedan cart diabetes bear data bunch poon puts cart klasifikasi data media breast cancer diabetes
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pohon': 10, 'putus': 9, 'cart': 9, 'algoritma': 8, 'guna': 4, 'akurasi': 4, 'paling': 3, 'klasifikasi': 3, 'milik': 3, 'tinggi': 3, 'data': 3, 'medis': 3, 'besar': 3, 'diabetes': 3, 'konsep': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'model': 2, 'struktur': 2, 'sering': 2, 'tingkat': 2, 'tentu': 2, 'aplikasi': 2, 'hasil': 2, 'ujicoba': 2, 'kerja': 2, 'skenario': 2, 'breast': 2, 'sedang': 2, 'teori': 1, 'graf': 1, 'penting': 1, 'manfaat': 1, 'hidup': 1, 'seharihari': 1, 'gambar': 1, 'hierarki': 1, 'soal': 1, 'contoh': 1, 'prediksi': 1, 'berhirarki': 1, 'metode': 1, 'populer': 1, 'mudah': 1, 'paham': 1, 'buat': 1, 'teliti': 1, 'bangun': 1, 'ukur': 1, 'menggunkanan': 1, 'laku': 1, 'dapat': 1, 'simpul': 1, 'cancer': 1, 'efektif': 1, 'samasama': 1, 'capai': 1, 'precision': 1, 'recall': 1, 'accuracy': 1, 'lebih': 1, 'banding': 1, 'lihat': 1, 'nilai': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'canser': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 12, 'is': 12, 'a': 8, 'tree': 8, 'decision': 8, 'cart': 7, 'algorithm': 6, 'in': 5, 'it': 5, 'accuracy': 5, 'to': 4, 'most': 3, 'and': 3, 'structure': 3, 'because': 3, 'medical': 3, 'data': 3, 'diabetes': 3, 'one': 2, 'trees': 2, 'as': 2, 'using': 2, 'classification': 2, 'algorithms': 2, 'are': 2, 'often': 2, 'used': 2, 'has': 2, 'high': 2, 'degree': 2, 'determining': 2, 'application': 2, 'for': 2, 'test': 2, 'from': 2, 'performance': 2, 'that': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'breast': 2, 'while': 2, 'concept': 1, 'concepts': 1, 'theory': 1, 'graph': 1, 'important': 1, 'use': 1, 'our': 1, 'everyday': 1, 'lives': 1, 'describe': 1, 'hierarchy': 1, 'modeling': 1, 'problems': 1, 'such': 1, 'cartdecision': 1, 'prediction': 1, 'model': 1, 'or': 1, 'hierarchical': 1, 'method': 1, 'popular': 1, 'easy': 1, 'understand': 1, 'make': 1, 'built': 1, 'on': 1, 'research': 1, 'classifying': 1, 'uses': 1, 'an': 1, 'which': 1, 'results': 1, 'measurement': 1, 'scenarios': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'done': 1, 'concluded': 1, 'scenario': 1, 'cancer': 1, 'effective': 1, 'resulting': 1, 'equally': 1, 'reached': 1, 'amounting': 1, 'precision': 1, 'recall': 1, 'higher': 1, 'comparison': 1, 'this': 1, 'seen': 1, 'value': 1, 'besar': 1, 'keyword': 1, 'carts': 1, 'canser': 1})
-------------------------------------------
--- Data #810 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ach. Choirur Rosyid
Judul: EKSTRAKSI FITUR BERBASIS TWO DIMENSIONAL PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (2DPCA) PADA SISTEM PENGENALAN WAJAH
FEATURE EXTRACTION BASED ON TWO DIMENSIONAL PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (2DPCA) FOR FACE RE
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Cucun Very Angkoso.S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Pengenalan wajah merupakan salah satu teknologi biometric yang telah banyak dikembangkan oleh peneliti dibidang Computer Vision. Hasil penelitian dibidang ini juga sudah banyak digunakan dalam sistem keamanan seperti lingkungan intelijen dalam kepolisian serta dalam sistem keamanan ataupun verifikasi di berbagai perusahaan-perusahaan besar di Negara maju khususnya. Riset Tugas Akhir face recognition ini menggunakan citra ORL dan citra buatan. Dimana jumlah citra untuk ORL sebanyak 400 citra yang terdiri dari 40 kelas dan 10 pose, masing-masing citra mempunyai dimensi 112 x 92 piksel. Sedangkan, untuk citra buatan sebanyak 150 citra yang terdiri dari 15 kelas dan 10 pose, masing-masing citra mempunyai dimensi 180 x 150 piksel. Di skenario uji coba sistem ini terdapat 2 skenario pada masing-masing database uji coba, yaitu skenario 1 (7 pose citra training dan 3 pose citra testing) dan untuk skenario 2 (5 pose citra training dan 5 pose citra testing). Dalam proses uji coba, sistem ini membandingkan hasil akurasi antara penggunaan Histogram Equalization, Local Binary Pattern (LBP) dan tanpa proses Preprocessing, serta membandingkan hasil akurasi penggunaan jumlah fitur dalam proses klasifikasinya. Dalam proses klasifikasi menggunakan metode Canberra Distance dan Manhattan Distance dengan pendekatan penampilan (Appearance based). Hasil uji coba yang diperoleh membuktikan akurasi tertinggi terdapat pada citra ORL skenario 1 dengan histogram equalization yaitu 96,67%, sedangkan hasil terburuk pada citra ORL skenario 2 dengan LBP yaitu 33%.
Abstrak (Clean): pengenalan wajah merupakan salah satu teknologi biometric yang telah banyak dikembangkan oleh peneliti dibidang computer vision hasil penelitian dibidang ini juga sudah banyak digunakan dalam sistem keamanan seperti lingkungan intelijen dalam kepolisian serta dalam sistem keamanan ataupun verifikasi di berbagai perusahaanperusahaan besar di negara maju khususnya riset tugas akhir face recognition ini menggunakan citra orl dan citra buatan dimana jumlah citra untuk orl sebanyak citra yang terdiri dari kelas dan pose masingmasing citra mempunyai dimensi x piksel sedangkan untuk citra buatan sebanyak citra yang terdiri dari kelas dan pose masingmasing citra mempunyai dimensi x piksel di skenario uji coba sistem ini terdapat skenario pada masingmasing database uji coba yaitu skenario pose citra training dan pose citra testing dan untuk skenario pose citra training dan pose citra testing dalam proses uji coba sistem ini membandingkan hasil akurasi antara penggunaan histogram equalization local binary pattern lbp dan tanpa proses preprocessing serta membandingkan hasil akurasi penggunaan jumlah fitur dalam proses klasifikasinya dalam proses klasifikasi menggunakan metode canberra distance dan manhattan distance dengan pendekatan penampilan appearance based hasil uji coba yang diperoleh membuktikan akurasi tertinggi terdapat pada citra orl skenario dengan histogram equalization yaitu sedangkan hasil terburuk pada citra orl skenario dengan lbp yaitu
Abstrak (Stopwords Removed): pengenalan wajah salah satu teknologi biometric banyak dikembangkan peneliti dibidang computer vision hasil penelitian dibidang sudah banyak digunakan sistem keamanan lingkungan intelijen kepolisian sistem keamanan ataupun verifikasi berbagai perusahaanperusahaan besar negara maju khususnya riset tugas akhir face recognition menggunakan citra orl citra buatan dimana jumlah citra orl sebanyak citra terdiri kelas pose masingmasing citra mempunyai dimensi x piksel sedangkan citra buatan sebanyak citra terdiri kelas pose masingmasing citra mempunyai dimensi x piksel skenario uji coba sistem terdapat skenario masingmasing database uji coba skenario pose citra training pose citra testing skenario pose citra training pose citra testing proses uji coba sistem membandingkan hasil akurasi antara penggunaan histogram equalization local binary pattern lbp proses preprocessing membandingkan hasil akurasi penggunaan jumlah fitur proses klasifikasinya proses klasifikasi menggunakan metode canberra distance manhattan distance pendekatan penampilan appearance based hasil uji coba diperoleh membuktikan akurasi tertinggi terdapat citra orl skenario histogram equalization sedangkan hasil terburuk citra orl skenario lbp
Abstrak (Stemmed): kenal wajah salah satu teknologi biometric banyak kembang teliti bidang computer vision hasil teliti bidang sudah banyak guna sistem aman lingkung intelijen polisi sistem aman atau verifikasi bagai perusahaanperusahaan besar negara maju khusus riset tugas akhir face recognition guna citra orl citra buat mana jumlah citra orl banyak citra diri kelas pose masingmasing citra punya dimensi x piksel sedang citra buat banyak citra diri kelas pose masingmasing citra punya dimensi x piksel skenario uji coba sistem dapat skenario masingmasing database uji coba skenario pose citra training pose citra testing skenario pose citra training pose citra testing proses uji coba sistem banding hasil akurasi antara guna histogram equalization local binary pattern lbp proses preprocessing banding hasil akurasi guna jumlah fitur proses klasifikasi proses klasifikasi guna metode canberra distance manhattan distance dekat tampil appearance based hasil uji coba oleh bukti akurasi tinggi dapat citra orl skenario histogram equalization sedang hasil buruk citra orl skenario lbp
Abstrak (Corrected): penal rajah salad sat teknologi biometric banyan embank elite biding computer vision hail elite biding judah banyan gun sister man linking intelijen polish sister man tau verifikasi bahai perusahaanperusahaan bear megara maj rhesus rise tugs air face recognition gun citral or citral but mana mullah citral or banyan citral dirt keas pose masingmasing citral puny dimension x pissed sedan citral but banyan citral dirt keas pose masingmasing citral puny dimension x pissed scenario uni coma sister apart scenario masingmasing database uni coma scenario pose citral training pose citral testing scenario pose citral training pose citral testing proves uni coma sister banding hail auras angara gun histogram equalization local binary pattern lap proves reprocessing banding hail auras gun mullah four proves klasifikasi proves klasifikasi gun metope canberra distance manhattan distance dead tamil appearance based hail uni coma olen but auras ting apart citral or scenario histogram equalization sedan hail burn citral or scenario lap
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'citra': 14, 'pose': 6, 'skenario': 6, 'hasil': 5, 'guna': 5, 'banyak': 4, 'sistem': 4, 'orl': 4, 'uji': 4, 'coba': 4, 'proses': 4, 'masingmasing': 3, 'akurasi': 3, 'teliti': 2, 'bidang': 2, 'aman': 2, 'buat': 2, 'jumlah': 2, 'diri': 2, 'kelas': 2, 'punya': 2, 'dimensi': 2, 'x': 2, 'piksel': 2, 'sedang': 2, 'dapat': 2, 'training': 2, 'testing': 2, 'banding': 2, 'histogram': 2, 'equalization': 2, 'lbp': 2, 'klasifikasi': 2, 'distance': 2, 'kenal': 1, 'wajah': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'teknologi': 1, 'biometric': 1, 'kembang': 1, 'computer': 1, 'vision': 1, 'sudah': 1, 'lingkung': 1, 'intelijen': 1, 'polisi': 1, 'atau': 1, 'verifikasi': 1, 'bagai': 1, 'perusahaanperusahaan': 1, 'besar': 1, 'negara': 1, 'maju': 1, 'khusus': 1, 'riset': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'face': 1, 'recognition': 1, 'mana': 1, 'database': 1, 'antara': 1, 'local': 1, 'binary': 1, 'pattern': 1, 'preprocessing': 1, 'fitur': 1, 'metode': 1, 'canberra': 1, 'manhattan': 1, 'dekat': 1, 'tampil': 1, 'appearance': 1, 'based': 1, 'oleh': 1, 'bukti': 1, 'tinggi': 1, 'buruk': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 16, 'the': 16, 'in': 11, 'and': 8, 'image': 6, 'images': 6, 'as': 5, 'scenario': 5, 'is': 4, 'results': 4, 'orl': 4, 'testing': 4, 'pose': 4, 'process': 4, 'has': 3, 'each': 3, 'for': 3, 'accuracy': 3, 'face': 2, 'recognition': 2, 'been': 2, 'developed': 2, 'research': 2, 'this': 2, 'security': 2, 'systems': 2, 'well': 2, 'using': 2, 'artificial': 2, 'number': 2, 'to': 2, 'consisting': 2, 'classes': 2, 'poses': 2, 'x': 2, 'pixels': 2, 'system': 2, 'test': 2, 'imagery': 2, 'training': 2, 'comparing': 2, 'use': 2, 'histogram': 2, 'equalization': 2, 'lbp': 2, 'classification': 2, 'distance': 2, 'appearance': 2, 'with': 2, 'one': 1, 'biometric': 1, 'technologies': 1, 'that': 1, 'have': 1, 'by': 1, 'researchers': 1, 'field': 1, 'computer': 1, 'vision': 1, 'area': 1, 'also': 1, 'widely': 1, 'used': 1, 'such': 1, 'police': 1, 'intelligence': 1, 'environment': 1, 'or': 1, 'verification': 1, 'at': 1, 'various': 1, 'large': 1, 'companies': 1, 'countries': 1, 'particular': 1, 'thesis': 1, 'where': 1, 'a': 1, 'dimension': 1, 'meanwhile': 1, 'dimensions': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'scenarios': 1, 'database': 1, 'ie': 1, 'between': 1, 'local': 1, 'binary': 1, 'pattern': 1, 'without': 1, 'preprocessing': 1, 'features': 1, 'canberra': 1, 'manhattan': 1, 'approach': 1, 'based': 1, 'obtained': 1, 'prove': 1, 'highest': 1, 'while': 1, 'worst': 1, 'result': 1, 'on': 1})
-------------------------------------------
--- Data #811 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Mukhammad Bagus Muslim
Judul: Implementasi Game Edukasi untuk Media Pembelajaran Matematika Berbasis HTML5 pada Web Browser
Pembimbing 1: Arik Kurniawati, S.Kom M.T.
Pembimbing 2: Yonathan Ferry H, S.T. M.IT.
Abstrak (Raw): Game adalah kata dari Bahasa Inggris yang berarti permainan atau pertandingan. Game bisa diartikan sebagai aktivitas terstruktur atau semi struktur, yang biasanya dilakukan untuk bersenang-senang dan kadang digunakan sebagai alat pembelajaran. Game sebenarnya penting untuk perkembangan otak, untuk meningkatkan konsentrasi dan melatih untuk memecahkan masalah dengan tepat dan cepat karena dalam game terdapat berbagai konflik atau masalah yang menuntut kita untuk menyelesaikannya dengan cepat dan tepat. Game sebagai media pembelajaran adalah suatu permainan yang dapat menghibur dan mengandung unsur-unsur pendidikan, yang bertujuan untuk bisa menjadi alat pembelajaran.
Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengimplementasikan HTML5 dalam pembuatan game edukasi pembelajaran matematika tentang operasi aritmatika yang diimplementasikan pada web browser. Penggunaan HTML5 diterapkan karena teknologi ini menunjang dalam pengembangan web game. Dalam pengimplementasian HTML5 penulis menggunakan game engine Construct 2. Hasil dari game engine Construct 2 adalah game dengan format html yang dapat dimainkan di browser sesuai tujuan tugas akhir ini. Sasaran pengguna game ini adalah anak-anak usia 7 sampai dengan 13 tahun.
Dari uji coba aplikasi game ini, diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa aplikasi tidak dapat berjalan pada semua web browser. Aplikasi ini hanya dapat berjalan pada browser yang mendukung HTML5. Mayoritas anak-anak menyukai metode pembelajaran dengan bermain game seperti ini, namun hal ini belum bisa membuat anak sepenuhnya suka akan pelajaran matematika.
Abstrak (Clean): game adalah kata dari bahasa inggris yang berarti permainan atau pertandingan game bisa diartikan sebagai aktivitas terstruktur atau semi struktur yang biasanya dilakukan untuk bersenangsenang dan kadang digunakan sebagai alat pembelajaran game sebenarnya penting untuk perkembangan otak untuk meningkatkan konsentrasi dan melatih untuk memecahkan masalah dengan tepat dan cepat karena dalam game terdapat berbagai konflik atau masalah yang menuntut kita untuk menyelesaikannya dengan cepat dan tepat game sebagai media pembelajaran adalah suatu permainan yang dapat menghibur dan mengandung unsurunsur pendidikan yang bertujuan untuk bisa menjadi alat pembelajaran tugas akhir ini bertujuan untuk mengimplementasikan html dalam pembuatan game edukasi pembelajaran matematika tentang operasi aritmatika yang diimplementasikan pada web browser penggunaan html diterapkan karena teknologi ini menunjang dalam pengembangan web game dalam pengimplementasian html penulis menggunakan game engine construct hasil dari game engine construct adalah game dengan format html yang dapat dimainkan di browser sesuai tujuan tugas akhir ini sasaran pengguna game ini adalah anakanak usia sampai dengan tahun dari uji coba aplikasi game ini diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa aplikasi tidak dapat berjalan pada semua web browser aplikasi ini hanya dapat berjalan pada browser yang mendukung html mayoritas anakanak menyukai metode pembelajaran dengan bermain game seperti ini namun hal ini belum bisa membuat anak sepenuhnya suka akan pelajaran matematika
Abstrak (Stopwords Removed): game kata bahasa inggris berarti permainan pertandingan game diartikan aktivitas terstruktur semi struktur biasanya dilakukan bersenangsenang kadang digunakan alat pembelajaran game sebenarnya penting perkembangan otak meningkatkan konsentrasi melatih memecahkan masalah tepat cepat game terdapat berbagai konflik masalah menuntut kita menyelesaikannya cepat tepat game media pembelajaran permainan dapat menghibur mengandung unsurunsur pendidikan bertujuan menjadi alat pembelajaran tugas akhir bertujuan mengimplementasikan html pembuatan game edukasi pembelajaran matematika tentang operasi aritmatika diimplementasikan web browser penggunaan html diterapkan teknologi menunjang pengembangan web game pengimplementasian html penulis menggunakan game engine construct hasil game engine construct game format html dapat dimainkan browser sesuai tujuan tugas akhir sasaran pengguna game anakanak usia tahun uji coba aplikasi game diperoleh hasil menunjukkan aplikasi dapat berjalan semua web browser aplikasi dapat berjalan browser mendukung html mayoritas anakanak menyukai metode pembelajaran bermain game belum membuat anak sepenuhnya suka pelajaran matematika
Abstrak (Stemmed): game kata bahasa inggris arti main tanding game arti aktivitas struktur semi struktur biasa laku bersenangsenang kadang guna alat ajar game benar penting kembang otak tingkat konsentrasi latih pecah masalah tepat cepat game dapat bagai konflik masalah tuntut kita selesai cepat tepat game media ajar main dapat hibur kandung unsurunsur didik tuju jadi alat ajar tugas akhir tuju implementasi html buat game edukasi ajar matematika tentang operasi aritmatika implementasi web browser guna html terap teknologi tunjang kembang web game implementasi html tulis guna game engine construct hasil game engine construct game format html dapat main browser sesuai tuju tugas akhir sasar guna game anakanak usia tahun uji coba aplikasi game oleh hasil tunjuk aplikasi dapat jalan semua web browser aplikasi dapat jalan browser dukung html mayoritas anakanak suka metode ajar main game belum buat anak sepenuh suka ajar matematika
Abstrak (Corrected): game data bahama ingrid art main standing game art aktivitas structure semi structure bias lake bersenangsenang padang gun flat ajar game bear panting embank oak dingbat konsentrasi latin peach marsala teat eat game apart bahai konflik marsala turnout kit seesaw eat teat game media ajar main apart hour bandung unsurunsur did juju jade flat ajar tugs air juju implements him but game dukas ajar matematika tenting operas aritmatika implements web browser gun him trap teknologi tuning embank web game implements him tulips gun game engine construct hail game engine construct game format him apart main browser sexual juju tugs air samar gun game anakanak asia thun uni coma aplikasi game olen hail tuneup aplikasi apart alan sea web browser aplikasi apart alan browser during him mayoritas anakanak ska metope ajar main game begum but anal seventh ska ajar matematika
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'game': 13, 'ajar': 6, 'dapat': 5, 'html': 5, 'main': 4, 'guna': 4, 'browser': 4, 'tuju': 3, 'implementasi': 3, 'web': 3, 'aplikasi': 3, 'arti': 2, 'struktur': 2, 'alat': 2, 'kembang': 2, 'masalah': 2, 'tepat': 2, 'cepat': 2, 'tugas': 2, 'akhir': 2, 'buat': 2, 'matematika': 2, 'engine': 2, 'construct': 2, 'hasil': 2, 'anakanak': 2, 'jalan': 2, 'suka': 2, 'kata': 1, 'bahasa': 1, 'inggris': 1, 'tanding': 1, 'aktivitas': 1, 'semi': 1, 'biasa': 1, 'laku': 1, 'bersenangsenang': 1, 'kadang': 1, 'benar': 1, 'penting': 1, 'otak': 1, 'tingkat': 1, 'konsentrasi': 1, 'latih': 1, 'pecah': 1, 'bagai': 1, 'konflik': 1, 'tuntut': 1, 'kita': 1, 'selesai': 1, 'media': 1, 'hibur': 1, 'kandung': 1, 'unsurunsur': 1, 'didik': 1, 'jadi': 1, 'edukasi': 1, 'tentang': 1, 'operasi': 1, 'aritmatika': 1, 'terap': 1, 'teknologi': 1, 'tunjang': 1, 'tulis': 1, 'format': 1, 'sesuai': 1, 'sasar': 1, 'usia': 1, 'tahun': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'oleh': 1, 'tunjuk': 1, 'semua': 1, 'dukung': 1, 'mayoritas': 1, 'metode': 1, 'belum': 1, 'anak': 1, 'sepenuh': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'game': 11, 'a': 9, 'to': 8, 'is': 7, 'of': 7, 'can': 6, 'this': 6, 'and': 5, 'learning': 5, 'in': 5, 'html': 5, 'which': 4, 'games': 4, 'as': 4, 'for': 4, 'that': 4, 'or': 3, 'be': 3, 'web': 3, 'application': 3, 'tool': 2, 'development': 2, 'solve': 2, 'problems': 2, 'accurately': 2, 'quickly': 2, 'are': 2, 'it': 2, 'aims': 2, 'math': 2, 'browser': 2, 'support': 2, 'construct': 2, 'engine': 2, 'results': 2, 'children': 2, 'not': 2, 'run': 2, 'on': 2, 'browsers': 2, 'word': 1, 'english': 1, 'means': 1, 'match': 1, 'defined': 1, 'structured': 1, 'semistructured': 1, 'activity': 1, 'usually': 1, 'done': 1, 'fun': 1, 'sometimes': 1, 'used': 1, 'actually': 1, 'essential': 1, 'brain': 1, 'improve': 1, 'concentration': 1, 'training': 1, 'because': 1, 'there': 1, 'various': 1, 'conflicts': 1, 'require': 1, 'us': 1, 'medium': 1, 'entertain': 1, 'contain': 1, 'elements': 1, 'education': 1, 'final': 1, 'project': 1, 'implement': 1, 'making': 1, 'educational': 1, 'about': 1, 'arithmetic': 1, 'operations': 1, 'implemented': 1, 'use': 1, 'technology': 1, 'applied': 1, 'implementing': 1, 'authors': 1, 'using': 1, 'with': 1, 'format': 1, 'played': 1, 'purpose': 1, 'thesis': 1, 'user': 1, 'target': 1, 'aged': 1, 'years': 1, 'trial': 1, 'obtained': 1, 'indicate': 1, 'all': 1, 'only': 1, 'majority': 1, 'liked': 1, 'methods': 1, 'play': 1, 'like': 1, 'but': 1, 'make': 1, 'kids': 1, 'will': 1, 'love': 1, 'entirely': 1})
-------------------------------------------
--- Data #812 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Laurencius H Simanjuntak
Judul: SEGMENTASI DAN PENGENALAN OBYEK KARAKTER BERBASIS 2-D CORRELATION COEFFICIENT PADA PLAT NOMOR KENDARAAN
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, S.Si., MT.
Pembimbing 2: Dr. Indah Agustien S, S.Kom., M.Kom.
Abstrak (Raw): Sistem pengenalan karakter plat nomor kendaraan saat ini sudah banyak diciptakan dengan berbagai metode oleh peneliti-peneliti sebelumnya. Dalam penelitian ini dilakukan pengenalan obyek karakter plat nomor kendaraan dengan metode 2d-Correlation Coefficient. Metode ini membutuhkan data training terdiri dari citra angka 0-9 dan huruf a-z dengan ukuran dimensi 42x24. Ada empat tahap yang dilakukan, pertama pre-processing, yaitu menghilangkan noise dengan menggunakan metode Median Filter dan Adaptive Wiener Filter. Kedua, segmentasi karakter berdasarkan topologi citra. Ketiga, resizing supaya ukuran dimensi masing-masing citra karakter sama dengan ukuran citra karakter pada data training. Keempat, pengenalan karakter yaitu pengukuran similarity menggunakan metode 2-d Correlation Coefficient. Eksperimen dilakukan terhadap 50 citra plat nomor. Dari hasil eksperimen dengan filtering median filter diperoleh akurasi sebesar 82.00 %. Dan hasil eksperimen dengan filtering Adaptive Wiener Filter diperoleh akurasi sebesar 84.79 %.
Abstrak (Clean): sistem pengenalan karakter plat nomor kendaraan saat ini sudah banyak diciptakan dengan berbagai metode oleh penelitipeneliti sebelumnya dalam penelitian ini dilakukan pengenalan obyek karakter plat nomor kendaraan dengan metode dcorrelation coefficient metode ini membutuhkan data training terdiri dari citra angka dan huruf az dengan ukuran dimensi x ada empat tahap yang dilakukan pertama preprocessing yaitu menghilangkan noise dengan menggunakan metode median filter dan adaptive wiener filter kedua segmentasi karakter berdasarkan topologi citra ketiga resizing supaya ukuran dimensi masingmasing citra karakter sama dengan ukuran citra karakter pada data training keempat pengenalan karakter yaitu pengukuran similarity menggunakan metode d correlation coefficient eksperimen dilakukan terhadap citra plat nomor dari hasil eksperimen dengan filtering median filter diperoleh akurasi sebesar dan hasil eksperimen dengan filtering adaptive wiener filter diperoleh akurasi sebesar
Abstrak (Stopwords Removed): sistem pengenalan karakter plat nomor kendaraan sudah banyak diciptakan berbagai metode penelitipeneliti sebelumnya penelitian dilakukan pengenalan obyek karakter plat nomor kendaraan metode dcorrelation coefficient metode membutuhkan data training terdiri citra angka huruf az ukuran dimensi x ada empat tahap dilakukan pertama preprocessing menghilangkan noise menggunakan metode median filter adaptive wiener filter kedua segmentasi karakter berdasarkan topologi citra ketiga resizing supaya ukuran dimensi masingmasing citra karakter sama ukuran citra karakter data training keempat pengenalan karakter pengukuran similarity menggunakan metode d correlation coefficient eksperimen dilakukan citra plat nomor hasil eksperimen filtering median filter diperoleh akurasi sebesar hasil eksperimen filtering adaptive wiener filter diperoleh akurasi sebesar
Abstrak (Stemmed): sistem kenal karakter plat nomor kendara sudah banyak cipta bagai metode penelitipeneliti belum teliti laku kenal obyek karakter plat nomor kendara metode dcorrelation coefficient metode butuh data training diri citra angka huruf az ukur dimensi x ada empat tahap laku pertama preprocessing hilang noise guna metode median filter adaptive wiener filter dua segmentasi karakter dasar topologi citra tiga resizing supaya ukur dimensi masingmasing citra karakter sama ukur citra karakter data training empat kenal karakter ukur similarity guna metode d correlation coefficient eksperimen laku citra plat nomor hasil eksperimen filtering median filter oleh akurasi besar hasil eksperimen filtering adaptive wiener filter oleh akurasi besar
Abstrak (Corrected): sister penal karate play door kendra judah banyan city bahai metope penelitipeneliti begum elite lake penal obey karate play door kendra metope correlation coefficient metope butch data training dirt citral bangka hufuf a ukr dimension x ada expat that lake pertain reprocessing hang noise gun metope median filter adaptive wiener filter due segments karate dakar topology citral toga resizing papaya ukr dimension masingmasing citral karate same ukr citral karate data training expat penal karate ukr similarity gun metope d correlation coefficient eksperimen lake citral play door hail eksperimen filtering median filter olen auras bear hail eksperimen filtering adaptive wiener filter olen auras bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'karakter': 6, 'metode': 5, 'citra': 5, 'ukur': 4, 'filter': 4, 'kenal': 3, 'plat': 3, 'nomor': 3, 'laku': 3, 'eksperimen': 3, 'kendara': 2, 'coefficient': 2, 'data': 2, 'training': 2, 'dimensi': 2, 'empat': 2, 'guna': 2, 'median': 2, 'adaptive': 2, 'wiener': 2, 'hasil': 2, 'filtering': 2, 'oleh': 2, 'akurasi': 2, 'besar': 2, 'sistem': 1, 'sudah': 1, 'banyak': 1, 'cipta': 1, 'bagai': 1, 'penelitipeneliti': 1, 'belum': 1, 'teliti': 1, 'obyek': 1, 'dcorrelation': 1, 'butuh': 1, 'diri': 1, 'angka': 1, 'huruf': 1, 'az': 1, 'x': 1, 'ada': 1, 'tahap': 1, 'pertama': 1, 'preprocessing': 1, 'hilang': 1, 'noise': 1, 'dua': 1, 'segmentasi': 1, 'dasar': 1, 'topologi': 1, 'tiga': 1, 'resizing': 1, 'supaya': 1, 'masingmasing': 1, 'sama': 1, 'similarity': 1, 'd': 1, 'correlation': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 6, 'the': 6, 'is': 5, 'character': 4, 'this': 4, 'using': 4, 'recognition': 3, 'plate': 3, 'with': 3, 'image': 3, 'and': 3, 'filter': 3, 'vehicle': 2, 'license': 2, 'by': 2, 'in': 2, 'research': 2, 'coefficient': 2, 'method': 2, 'training': 2, 'data': 2, 'median': 2, 'adaptive': 2, 'wiener': 2, 'experiment': 2, 'has': 2, 'accuraty': 2, 'system': 1, 'now': 1, 'widely': 1, 'created': 1, 'a': 1, 'variety': 1, 'methods': 1, 'previous': 1, 'researchers': 1, 'conducted': 1, 'object': 1, 'dcorrelation': 1, 'requires': 1, 'consist': 1, 'numbers': 1, 'letters': 1, 'az': 1, 'dimensions': 1, 'size': 1, 'x': 1, 'first': 1, 'stage': 1, 'preprocessing': 1, 'to': 1, 'reduce': 1, 'noises': 1, 'filtering': 1, 'second': 1, 'segmentationbased': 1, 'on': 1, 'topology': 1, 'thirdis': 1, 'resizing': 1, 'each': 1, 'inf': 1, 'similar': 1, 'fourth': 1, 'process': 1, 'd': 1, 'correlation': 1, 'images': 1, 'licence': 1, 'result': 1})
-------------------------------------------
--- Data #813 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Iswati
Judul: PENGELOMPOKAN KECAMATAN BERDASARKAN INDIKATOR PEMERATAAN PENDIDIKAN MENGGUNAKAN PARTITION AROUND MEDOIDS (PAM)
Pembimbing 1: Bain Khusnul K, ST, M.Kom
Pembimbing 2: Budi Dwi Satoto, ST.,M.Kom
Abstrak (Raw): Pemerataan pendidikan di Indonesia telah menjadi perhatian pemerintah sejak lama. Namun hingga saat ini, pendidikan di Indonesia masih belum merata. Hal tersebut dapat dilihat dari rendahnya nilai APK dan APM di daerah-daerah tertentu serta belum meratanya sarana dan prasarana pendidikan di seluruh daerah. Pemerintah membutuhkan informasi mengenai kondisi pemerataan pendidikan untuk menghasilkan kebijakan yang tepat. Salah satu cara untuk memperoleh informasi tersebut adalah dengan cara mengelompokkan kecamatan berdasarakan indikator pemerataan pendidikan. Pengelompokan (clustering) adalah metode data mining yang membagi data kedalam kelompok-kelompok yang mempunyai objek yang karakteristiknya sama. Penelitian ini menggunakan metode clustering Partition Around Medoids (PAM) dengan 3 distance measure: Manhattan, Euclidean dan Canberra distance. Untuk mengukur kualitas hasil clustering, digunakan nilai Adjusted Rand Index (ARI). Semakin besar nilai ARI, semakin baik kualitas cluster. Dari 3 kali ujicoba diperoleh rata-rata nilai ARI untuk Euclidean distance sebesar 0.799, Manhattan distance dengan rata-rata sebesar 0.738 dan Canberra distance sebesar 0.163. Sedangkan pengelompokan terbaik diperoleh saat ujicoba 1 menggunakan Euclidean distance dengan nilai ARI sebesar 0.825 dan kecocokan dengan label asli sebesar 83.33 %. Dari pengelompokan terbaik menghasilkan kelompok pemerataan tinggi terdiri dari 11 kecamatan, kelompok pemerataan sedang terdiri dari 15 kecamatan dan kelompok pemerataan rendah terdiri dari 46 kecamatan.
Kata kunci:indikator pemerataan pendidikan, clustering, PAM, distance measure
Abstrak (Clean): pemerataan pendidikan di indonesia telah menjadi perhatian pemerintah sejak lama namun hingga saat ini pendidikan di indonesia masih belum merata hal tersebut dapat dilihat dari rendahnya nilai apk dan apm di daerahdaerah tertentu serta belum meratanya sarana dan prasarana pendidikan di seluruh daerah pemerintah membutuhkan informasi mengenai kondisi pemerataan pendidikan untuk menghasilkan kebijakan yang tepat salah satu cara untuk memperoleh informasi tersebut adalah dengan cara mengelompokkan kecamatan berdasarakan indikator pemerataan pendidikan pengelompokan clustering adalah metode data mining yang membagi data kedalam kelompokkelompok yang mempunyai objek yang karakteristiknya sama penelitian ini menggunakan metode clustering partition around medoids pam dengan distance measure manhattan euclidean dan canberra distance untuk mengukur kualitas hasil clustering digunakan nilai adjusted rand index ari semakin besar nilai ari semakin baik kualitas cluster dari kali ujicoba diperoleh ratarata nilai ari untuk euclidean distance sebesar manhattan distance dengan ratarata sebesar dan canberra distance sebesar sedangkan pengelompokan terbaik diperoleh saat ujicoba menggunakan euclidean distance dengan nilai ari sebesar dan kecocokan dengan label asli sebesar dari pengelompokan terbaik menghasilkan kelompok pemerataan tinggi terdiri dari kecamatan kelompok pemerataan sedang terdiri dari kecamatan dan kelompok pemerataan rendah terdiri dari kecamatan kata kunciindikator pemerataan pendidikan clustering pam distance measure
Abstrak (Stopwords Removed): pemerataan pendidikan indonesia menjadi perhatian pemerintah lama hingga pendidikan indonesia masih belum merata tersebut dapat dilihat rendahnya nilai apk apm daerahdaerah tertentu belum meratanya sarana prasarana pendidikan seluruh daerah pemerintah membutuhkan informasi mengenai kondisi pemerataan pendidikan menghasilkan kebijakan tepat salah satu cara memperoleh informasi tersebut cara mengelompokkan kecamatan berdasarakan indikator pemerataan pendidikan pengelompokan clustering metode data mining membagi data kedalam kelompokkelompok mempunyai objek karakteristiknya sama penelitian menggunakan metode clustering partition around medoids pam distance measure manhattan euclidean canberra distance mengukur kualitas hasil clustering digunakan nilai adjusted rand index ari semakin besar nilai ari semakin baik kualitas cluster kali ujicoba diperoleh ratarata nilai ari euclidean distance sebesar manhattan distance ratarata sebesar canberra distance sebesar sedangkan pengelompokan terbaik diperoleh ujicoba menggunakan euclidean distance nilai ari sebesar kecocokan label asli sebesar pengelompokan terbaik menghasilkan kelompok pemerataan tinggi terdiri kecamatan kelompok pemerataan sedang terdiri kecamatan kelompok pemerataan rendah terdiri kecamatan kata kunciindikator pemerataan pendidikan clustering pam distance measure
Abstrak (Stemmed): perata didik indonesia jadi perhati perintah lama hingga didik indonesia masih belum rata sebut dapat lihat rendah nilai apk apm daerahdaerah tentu belum rata sarana prasarana didik seluruh daerah perintah butuh informasi kena kondisi perata didik hasil bijak tepat salah satu cara oleh informasi sebut cara kelompok camat berdasarakan indikator perata didik kelompok clustering metode data mining bagi data dalam kelompokkelompok punya objek karakteristik sama teliti guna metode clustering partition around medoids pam distance measure manhattan euclidean canberra distance ukur kualitas hasil clustering guna nilai adjusted rand index ari makin besar nilai ari makin baik kualitas cluster kali ujicoba oleh ratarata nilai ari euclidean distance besar manhattan distance ratarata besar canberra distance besar sedang kelompok baik oleh ujicoba guna euclidean distance nilai ari besar cocok label asli besar kelompok baik hasil kelompok perata tinggi diri camat kelompok perata sedang diri camat kelompok perata rendah diri camat kata kunciindikator perata didik clustering pam distance measure
Abstrak (Corrected): peraea did indonesia jade perhaps perineal lama hinges did indonesia mash begum rata debut apart that rental nilgai ask am daerahdaerah tent begum rata saran prasarana did seluruh sarah perineal butch informant ken kondisi peraea did hail biak teat salad sat cara olen informant debut cara kelompok carat berdasarakan indicator peraea did kelompok clustering metope data mining bag data dream kelompokkelompok puny objet karakteristik same elite gun metope clustering partition around meloids pam distance measure manhattan euclidean canberra distance ukr kualitas hail clustering gun nilgai adjusted rand index are making bear nilgai are making back kualitas cluster kali ujicoba olen ratarata nilgai are euclidean distance bear manhattan distance ratarata bear canberra distance bear sedan kelompok back olen ujicoba gun euclidean distance nilgai are bear cook label ali bear kelompok back hail kelompok peraea ting dirt carat kelompok peraea sedan dirt carat kelompok peraea rental dirt carat data kunciindikator peraea did clustering pam distance measure
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'perata': 7, 'kelompok': 7, 'distance': 7, 'didik': 6, 'besar': 6, 'nilai': 5, 'camat': 4, 'clustering': 4, 'ari': 4, 'hasil': 3, 'oleh': 3, 'guna': 3, 'euclidean': 3, 'baik': 3, 'diri': 3, 'indonesia': 2, 'perintah': 2, 'belum': 2, 'rata': 2, 'sebut': 2, 'rendah': 2, 'informasi': 2, 'cara': 2, 'metode': 2, 'data': 2, 'pam': 2, 'measure': 2, 'manhattan': 2, 'canberra': 2, 'kualitas': 2, 'makin': 2, 'ujicoba': 2, 'ratarata': 2, 'sedang': 2, 'jadi': 1, 'perhati': 1, 'lama': 1, 'hingga': 1, 'masih': 1, 'dapat': 1, 'lihat': 1, 'apk': 1, 'apm': 1, 'daerahdaerah': 1, 'tentu': 1, 'sarana': 1, 'prasarana': 1, 'seluruh': 1, 'daerah': 1, 'butuh': 1, 'kena': 1, 'kondisi': 1, 'bijak': 1, 'tepat': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'berdasarakan': 1, 'indikator': 1, 'mining': 1, 'bagi': 1, 'dalam': 1, 'kelompokkelompok': 1, 'punya': 1, 'objek': 1, 'karakteristik': 1, 'sama': 1, 'teliti': 1, 'partition': 1, 'around': 1, 'medoids': 1, 'ukur': 1, 'adjusted': 1, 'rand': 1, 'index': 1, 'cluster': 1, 'kali': 1, 'cocok': 1, 'label': 1, 'asli': 1, 'tinggi': 1, 'kata': 1, 'kunciindikator': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 22, 'the': 15, 'is': 8, 'equity': 7, 'clustering': 7, 'distance': 7, 'and': 6, 'with': 6, 'result': 5, 'for': 4, 'value': 4, 'educational': 4, 'education': 3, 'in': 3, 'this': 3, 'measure': 3, 'euclidean': 3, 'ari': 3, 'group': 3, 'consist': 3, 'districts': 3, 'indonesia': 2, 'not': 2, 'low': 2, 'government': 2, 'to': 2, 'information': 2, 'indicators': 2, 'data': 2, 'that': 2, 'pam': 2, 'manhattan': 2, 'canberra': 2, 'good': 2, 'trial': 2, 'average': 2, 'best': 2, 'distribution': 1, 'has': 1, 'become': 1, 'governments': 1, 'attention': 1, 'a': 1, 'long': 1, 'time': 1, 'but': 1, 'until': 1, 'now': 1, 'still': 1, 'evenly': 1, 'distributed': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'seen': 1, 'from': 1, 'apk': 1, 'apm': 1, 'certain': 1, 'areas': 1, 'yet': 1, 'even': 1, 'facilities': 1, 'throughout': 1, 'region': 1, 'should': 1, 'formulate': 1, 'appropriate': 1, 'policies': 1, 'creation': 1, 'across': 1, 'regions': 1, 'produce': 1, 'right': 1, 'policy': 1, 'needs': 1, 'about': 1, 'state': 1, 'one': 1, 'way': 1, 'obtain': 1, 'by': 1, 'classifying': 1, 'district': 1, 'on': 1, 'terms': 1, 'mining': 1, 'method': 1, 'divides': 1, 'into': 1, 'groups': 1, 'objects': 1, 'have': 1, 'same': 1, 'characteristics': 1, 'study': 1, 'uses': 1, 'partition': 1, 'around': 1, 'medoids': 1, 'quality': 1, 'adjusted': 1, 'rand': 1, 'index': 1, 'used': 1, 'great': 1, 'times': 1, 'obtained': 1, 'an': 1, 'get': 1, 'when': 1, 'first': 1, 'matching': 1, 'real': 1, 'label': 1, 'middle': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #814 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Dita Rahmawati
Judul: PENGELOMPOKAN LAHAN MENGGUNAKAN
METODE HYBRID K-MEANS CLUSTERING
DENGAN DAVIES BOULDIN INDEX (DBI)
Pembimbing 1: Bain Khusnul K, ST.,M.Kom
Pembimbing 2: Firli Irhamni, ST, M.Kom
Abstrak (Raw): Meningkatnya jumlah penduduk menyebabkan kepentingan dan ketergantungan manusia pada lahan pertanian semakin meningkat. Namun, dibeberapa daerah terdapat lahan yang belum terkelompok berdasarkan kriteria lahan pertanian. Oleh karena itu, diperlukan pengelompokan lahan berdasarkan kriteria lahan pertanian. Pengolahan data dengan pengelompokan (clustering) data yang umum digunakan adalah K-Means clustering, yang termasuk metode partition clustering, yakni mempartisi data kedalam bentuk satu atau lebih kelompok. Untuk memvalidasi data setelah proses clustering digunakan Davies Bouldin Index (DBI) untuk meningkatkan akurasi validasi hasil analisis data. Pada penelitian ini, pengelompokan lahan tanaman pangan pada skenario yang dijadikan tiga cluster dengan 10, 20 dan 30 iterasi diperoleh di iterasi ke-10 kecocokan dengan label asli sebesar 73.61 % pada 72 data lahan tanaman padi. Pada data tanaman jagung kecocokan dengan label asli sebesar 72.22 % di iterasi ke-30, data tanaman kacang hijau dengan SSE terkecil = 0 di ke-30 dengan prosentase kecocokan 72,22 %, data tanaman kacang tanah dengan SSE terkecil = 0 di iterasi ke-10 kecocokan dengan label asli sebesar 77.78 %, data tanaman ubi kayu dengan SSE terkecil = 0 pada iterasi ke-20 dengan prosentase 63,89 %. Nilai terkecil pada pemvalidasian cluster dengan DBI menggunakan tiga sampai sebelas cluster pada 72 data lahan untuk tanaman padi berada pada cluster ke-6, tanaman jagung berada pada cluster ke-9, tanaman kacang hijau berada pada cluster ke-11, tanaman kacang tanah berada pada cluster ke-11, dan tanaman ubi kayu berada pada cluster ke-9. Hasilnya cukup akurat karena ada tiga kelompok yang terbentuk.
Kata kunci: K-Means, Davies Bouldin Index, Lahan, Clustering
Abstrak (Clean): meningkatnya jumlah penduduk menyebabkan kepentingan dan ketergantungan manusia pada lahan pertanian semakin meningkat namun dibeberapa daerah terdapat lahan yang belum terkelompok berdasarkan kriteria lahan pertanian oleh karena itu diperlukan pengelompokan lahan berdasarkan kriteria lahan pertanian pengolahan data dengan pengelompokan clustering data yang umum digunakan adalah kmeans clustering yang termasuk metode partition clustering yakni mempartisi data kedalam bentuk satu atau lebih kelompok untuk memvalidasi data setelah proses clustering digunakan davies bouldin index dbi untuk meningkatkan akurasi validasi hasil analisis data pada penelitian ini pengelompokan lahan tanaman pangan pada skenario yang dijadikan tiga cluster dengan dan iterasi diperoleh di iterasi ke kecocokan dengan label asli sebesar pada data lahan tanaman padi pada data tanaman jagung kecocokan dengan label asli sebesar di iterasi ke data tanaman kacang hijau dengan sse terkecil di ke dengan prosentase kecocokan data tanaman kacang tanah dengan sse terkecil di iterasi ke kecocokan dengan label asli sebesar data tanaman ubi kayu dengan sse terkecil pada iterasi ke dengan prosentase nilai terkecil pada pemvalidasian cluster dengan dbi menggunakan tiga sampai sebelas cluster pada data lahan untuk tanaman padi berada pada cluster ke tanaman jagung berada pada cluster ke tanaman kacang hijau berada pada cluster ke tanaman kacang tanah berada pada cluster ke dan tanaman ubi kayu berada pada cluster ke hasilnya cukup akurat karena ada tiga kelompok yang terbentuk kata kunci kmeans davies bouldin index lahan clustering
Abstrak (Stopwords Removed): meningkatnya jumlah penduduk menyebabkan kepentingan ketergantungan manusia lahan pertanian semakin meningkat dibeberapa daerah terdapat lahan belum terkelompok berdasarkan kriteria lahan pertanian diperlukan pengelompokan lahan berdasarkan kriteria lahan pertanian pengolahan data pengelompokan clustering data umum digunakan kmeans clustering termasuk metode partition clustering yakni mempartisi data kedalam bentuk satu lebih kelompok memvalidasi data proses clustering digunakan davies bouldin index dbi meningkatkan akurasi validasi hasil analisis data penelitian pengelompokan lahan tanaman pangan skenario dijadikan tiga cluster iterasi diperoleh iterasi kecocokan label asli sebesar data lahan tanaman padi data tanaman jagung kecocokan label asli sebesar iterasi data tanaman kacang hijau sse terkecil prosentase kecocokan data tanaman kacang tanah sse terkecil iterasi kecocokan label asli sebesar data tanaman ubi kayu sse terkecil iterasi prosentase nilai terkecil pemvalidasian cluster dbi menggunakan tiga sebelas cluster data lahan tanaman padi berada cluster tanaman jagung berada cluster tanaman kacang hijau berada cluster tanaman kacang tanah berada cluster tanaman ubi kayu berada cluster hasilnya cukup akurat ada tiga kelompok terbentuk kata kunci kmeans davies bouldin index lahan clustering
Abstrak (Stemmed): tingkat jumlah duduk sebab penting gantung manusia lahan tani makin tingkat beberapa daerah dapat lahan belum kelompok dasar kriteria lahan tani perlu kelompok lahan dasar kriteria lahan tani olah data kelompok clustering data umum guna kmeans clustering masuk metode partition clustering yakni partisi data dalam bentuk satu lebih kelompok memvalidasi data proses clustering guna davies bouldin index dbi tingkat akurasi validasi hasil analisis data teliti kelompok lahan tanam pangan skenario jadi tiga cluster iterasi oleh iterasi cocok label asli besar data lahan tanam padi data tanam jagung cocok label asli besar iterasi data tanam kacang hijau sse kecil prosentase cocok data tanam kacang tanah sse kecil iterasi cocok label asli besar data tanam ubi kayu sse kecil iterasi prosentase nilai kecil pemvalidasian cluster dbi guna tiga sebelas cluster data lahan tanam padi ada cluster tanam jagung ada cluster tanam kacang hijau ada cluster tanam kacang tanah ada cluster tanam ubi kayu ada cluster hasil cukup akurat ada tiga kelompok bentuk kata kunci kmeans davies bouldin index lahan clustering
Abstrak (Corrected): dingbat mullah dude kebab panting antung amnesia laban tank making dingbat beberapa sarah apart laban begum kelompok dakar criteria laban tank peru kelompok laban dakar criteria laban tank blah data kelompok clustering data mum gun means clustering mask metope partition clustering yank parts data dream bent sat leash kelompok memvalidasi data proves clustering gun davies boulder index di dingbat auras validate hail analysis data elite kelompok laban tana pagan scenario jade toga cluster literati olen literati cook label ali bear data laban tana paid data tana raging cook label ali bear literati data tana facing hijack she cecil prosentase cook data tana facing tana she cecil literati cook label ali bear data tana bi kay she cecil literati prosentase nilgai cecil pemvalidasian cluster di gun toga rebels cluster data laban tana paid ada cluster tana raging ada cluster tana facing hijack ada cluster tana facing tana ada cluster tana bi kay ada cluster hail cutup aura ada toga kelompok bent data bunch means davies boulder index laban clustering
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'data': 11, 'tanam': 11, 'lahan': 9, 'cluster': 8, 'kelompok': 6, 'ada': 6, 'clustering': 5, 'iterasi': 5, 'cocok': 4, 'kacang': 4, 'kecil': 4, 'tingkat': 3, 'tani': 3, 'guna': 3, 'tiga': 3, 'label': 3, 'asli': 3, 'besar': 3, 'sse': 3, 'dasar': 2, 'kriteria': 2, 'kmeans': 2, 'bentuk': 2, 'davies': 2, 'bouldin': 2, 'index': 2, 'dbi': 2, 'hasil': 2, 'padi': 2, 'jagung': 2, 'hijau': 2, 'prosentase': 2, 'tanah': 2, 'ubi': 2, 'kayu': 2, 'jumlah': 1, 'duduk': 1, 'sebab': 1, 'penting': 1, 'gantung': 1, 'manusia': 1, 'makin': 1, 'beberapa': 1, 'daerah': 1, 'dapat': 1, 'belum': 1, 'perlu': 1, 'olah': 1, 'umum': 1, 'masuk': 1, 'metode': 1, 'partition': 1, 'yakni': 1, 'partisi': 1, 'dalam': 1, 'satu': 1, 'lebih': 1, 'memvalidasi': 1, 'proses': 1, 'akurasi': 1, 'validasi': 1, 'analisis': 1, 'teliti': 1, 'pangan': 1, 'skenario': 1, 'jadi': 1, 'oleh': 1, 'nilai': 1, 'pemvalidasian': 1, 'sebelas': 1, 'cukup': 1, 'akurat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 26, 'of': 12, 'data': 11, 'in': 10, 'with': 9, 'to': 6, 'land': 6, 'are': 6, 'on': 5, 'clustering': 5, 'iteration': 5, 'th': 5, 'cluster': 5, 'is': 4, 'smallest': 4, 'and': 3, 'agricultural': 3, 'that': 3, 'grouping': 3, 'used': 3, 'three': 3, 'clusters': 3, 'match': 3, 'original': 3, 'label': 3, 'at': 3, 'plants': 3, 'sse': 3, 'there': 2, 'based': 2, 'criteria': 2, 'kmeans': 2, 'which': 2, 'partition': 2, 'groups': 2, 'davies': 2, 'bouldin': 2, 'index': 2, 'dbi': 2, 'validation': 2, 'results': 2, 'corn': 2, 'crop': 2, 'was': 2, 'green': 2, 'bean': 2, 'a': 2, 'percentage': 2, 'peanut': 2, 'cassava': 2, 'increasing': 1, 'population': 1, 'leads': 1, 'human': 1, 'interests': 1, 'dependence': 1, 'however': 1, 'several': 1, 'regions': 1, 'have': 1, 'not': 1, 'been': 1, 'clustered': 1, 'therefore': 1, 'required': 1, 'processing': 1, 'by': 1, 'commonly': 1, 'includes': 1, 'method': 1, 'into': 1, 'form': 1, 'one': 1, 'or': 1, 'more': 1, 'validate': 1, 'after': 1, 'process': 1, 'improve': 1, 'accuracy': 1, 'analysis': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'cropland': 1, 'scenario': 1, 'obtained': 1, 'from': 1, 'paddy': 1, 'plant': 1, 'compatibility': 1, 'value': 1, 'using': 1, 'eleven': 1, 'fields': 1, 'for': 1, 'rice': 1, 'quite': 1, 'accurate': 1, 'because': 1, 'formed': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #815 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ainum Mabruroh
Judul: IDENTIFIKASI UNTUK PENENTUAN TINGKAT KESESUAIAN LAHAN TERHADAP PADI SAWAH MENGGUNAKAN METODE LEARNING VECTOR QUANTIZATION DENGAN VISUALISASI GOOGLE MAPS API
Pembimbing 1: Bain Khusnul K, ST, M.Kom
Pembimbing 2: Budi Dwi Satoto, ST.,M.Kom
Abstrak (Raw): Padi Sawah merupakan salah satu tanaman pangan yang memiliki tingkat produksi paling tinggi di Kabupaten Lumajang dibandingkan dengan tanaman pangan lainnya seperti Jagung dan Ubi Kayu . Penentuan tingkat kesesuaian lahan untuk penanaman Padi Sawah sangat perlu untuk dilakukan agar nantinya dapat memberikan informasi kepada para petani dan perencana pengguna lahan dalam menentukan tindakan selanjutnya untuk dapat tetap meningkatkan produksinya. Dalam penelitian ini menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan (JST) dengan metode Learning Vector Quantization untuk mengklasifikasikan karakteristik-karakteristik lahan kedalam kelas kesesuaian lahannya terhadap Padi Sawah. Karakteristik Lahan yang digunakan adalah 13 dan akan diklasifikasikan kedalam Empat kelas yaitu S1, S2, S3 dan N. Berdasarkan hasil ujicoba yang telah dilakukan dengan menggunakan 50% data Training,Learning Rate 0.08, MaxEpoch 100 dan Error minimum yang diharapkan adalah 0, metode Learning Vector Quantization mampu memberikan tingkat akurasi sebesar 71% dalam menentukan tingkat kesesuaian lahan untuk Padi Sawah. Hasil ujicoba tersebut selanjutnya divisualisasikan menggunakan Google Maps API.
Kata Kunci: Jaringan Syaraf Tiruan (JST), Learning Vector Quantization (LVQ), Kesesuaian Lahan, Sistem Informasi Geografis(SIG),Google Maps API.
Abstrak (Clean): padi sawah merupakan salah satu tanaman pangan yang memiliki tingkat produksi paling tinggi di kabupaten lumajang dibandingkan dengan tanaman pangan lainnya seperti jagung dan ubi kayu penentuan tingkat kesesuaian lahan untuk penanaman padi sawah sangat perlu untuk dilakukan agar nantinya dapat memberikan informasi kepada para petani dan perencana pengguna lahan dalam menentukan tindakan selanjutnya untuk dapat tetap meningkatkan produksinya dalam penelitian ini menggunakan jaringan syaraf tiruan jst dengan metode learning vector quantization untuk mengklasifikasikan karakteristikkarakteristik lahan kedalam kelas kesesuaian lahannya terhadap padi sawah karakteristik lahan yang digunakan adalah dan akan diklasifikasikan kedalam empat kelas yaitu s s s dan n berdasarkan hasil ujicoba yang telah dilakukan dengan menggunakan data traininglearning rate maxepoch dan error minimum yang diharapkan adalah metode learning vector quantization mampu memberikan tingkat akurasi sebesar dalam menentukan tingkat kesesuaian lahan untuk padi sawah hasil ujicoba tersebut selanjutnya divisualisasikan menggunakan google maps api kata kunci jaringan syaraf tiruan jst learning vector quantization lvq kesesuaian lahan sistem informasi geografissiggoogle maps api
Abstrak (Stopwords Removed): padi sawah salah satu tanaman pangan memiliki tingkat produksi paling tinggi kabupaten lumajang dibandingkan tanaman pangan lainnya jagung ubi kayu penentuan tingkat kesesuaian lahan penanaman padi sawah sangat perlu dilakukan nantinya dapat memberikan informasi kepada para petani perencana pengguna lahan menentukan tindakan selanjutnya dapat tetap meningkatkan produksinya penelitian menggunakan jaringan syaraf tiruan jst metode learning vector quantization mengklasifikasikan karakteristikkarakteristik lahan kedalam kelas kesesuaian lahannya padi sawah karakteristik lahan digunakan diklasifikasikan kedalam empat kelas s s s n berdasarkan hasil ujicoba dilakukan menggunakan data traininglearning rate maxepoch error minimum diharapkan metode learning vector quantization mampu memberikan tingkat akurasi sebesar menentukan tingkat kesesuaian lahan padi sawah hasil ujicoba tersebut selanjutnya divisualisasikan menggunakan google maps api kata kunci jaringan syaraf tiruan jst learning vector quantization lvq kesesuaian lahan sistem informasi geografissiggoogle maps api
Abstrak (Stemmed): padi sawah salah satu tanam pangan milik tingkat produksi paling tinggi kabupaten lumajang banding tanam pangan lain jagung ubi kayu tentu tingkat sesuai lahan tanam padi sawah sangat perlu laku nanti dapat beri informasi kepada para tani rencana guna lahan tentu tindak lanjut dapat tetap tingkat produksi teliti guna jaring syaraf tiru jst metode learning vector quantization klasifikasi karakteristikkarakteristik lahan dalam kelas sesuai lahan padi sawah karakteristik lahan guna klasifikasi dalam empat kelas s s s n dasar hasil ujicoba laku guna data traininglearning rate maxepoch error minimum harap metode learning vector quantization mampu beri tingkat akurasi besar tentu tingkat sesuai lahan padi sawah hasil ujicoba sebut lanjut visualisasi guna google maps api kata kunci jaring syaraf tiru jst learning vector quantization lvq sesuai lahan sistem informasi geografissiggoogle maps api
Abstrak (Corrected): paid sarah salad sat tana pagan milk dingbat produksi paling ting kabupaten lumajang banding tana pagan lain raging bi kay tent dingbat sexual laban tana paid sarah sang peru lake anti apart bert informant keypad para tank recant gun laban tent tindal layout apart team dingbat produksi elite gun caring scarf tire just metope learning vector quantization klasifikasi karakteristikkarakteristik laban dream keas sexual laban paid sarah karakteristik laban gun klasifikasi dream expat keas s s s n dakar hail ujicoba lake gun data traininglearning rate maxepoch error minimum harp metope learning vector quantization camp bert dingbat auras bear tent dingbat sexual laban paid sarah hail ujicoba debut layout visualisasi gun google maps ape data bunch caring scarf tire just learning vector quantization let sexual laban sister informant geografissiggoogle maps ape
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'lahan': 7, 'tingkat': 5, 'guna': 5, 'padi': 4, 'sawah': 4, 'sesuai': 4, 'tanam': 3, 'tentu': 3, 'learning': 3, 'vector': 3, 'quantization': 3, 's': 3, 'pangan': 2, 'produksi': 2, 'laku': 2, 'dapat': 2, 'beri': 2, 'informasi': 2, 'lanjut': 2, 'jaring': 2, 'syaraf': 2, 'tiru': 2, 'jst': 2, 'metode': 2, 'klasifikasi': 2, 'dalam': 2, 'kelas': 2, 'hasil': 2, 'ujicoba': 2, 'maps': 2, 'api': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'milik': 1, 'paling': 1, 'tinggi': 1, 'kabupaten': 1, 'lumajang': 1, 'banding': 1, 'lain': 1, 'jagung': 1, 'ubi': 1, 'kayu': 1, 'sangat': 1, 'perlu': 1, 'nanti': 1, 'kepada': 1, 'para': 1, 'tani': 1, 'rencana': 1, 'tindak': 1, 'tetap': 1, 'teliti': 1, 'karakteristikkarakteristik': 1, 'karakteristik': 1, 'empat': 1, 'n': 1, 'dasar': 1, 'data': 1, 'traininglearning': 1, 'rate': 1, 'maxepoch': 1, 'error': 1, 'minimum': 1, 'harap': 1, 'mampu': 1, 'akurasi': 1, 'besar': 1, 'sebut': 1, 'visualisasi': 1, 'google': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'lvq': 1, 'sistem': 1, 'geografissiggoogle': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'of': 8, 'land': 7, 'in': 5, 'and': 5, 'rice': 4, 'is': 4, 'as': 4, 'suitability': 4, 'to': 4, 'learning': 4, 'using': 3, 'vector': 3, 'quantization': 3, 'lvq': 3, 's': 3, 'crops': 2, 'production': 2, 'with': 2, 'such': 2, 'for': 2, 'can': 2, 'give': 2, 'information': 2, 'determining': 2, 'artificial': 2, 'neural': 2, 'network': 2, 'ann': 2, 'method': 2, 'characteristics': 2, 'into': 2, 'results': 2, 'google': 2, 'maps': 2, 'api': 2, 'one': 1, 'which': 1, 'has': 1, 'highest': 1, 'levels': 1, 'lumajang': 1, 'regency': 1, 'compared': 1, 'other': 1, 'maize': 1, 'cassava': 1, 'determination': 1, 'necessary': 1, 'do': 1, 'so': 1, 'future': 1, 'farmers': 1, 'users': 1, 'planners': 1, 'next': 1, 'action': 1, 'keep': 1, 'increasing': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'classify': 1, 'class': 1, 'used': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'classified': 1, 'four': 1, 'classes': 1, 'n': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'tests': 1, 'that': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'by': 1, 'data': 1, 'training': 1, 'rate': 1, 'maxepoch': 1, 'error': 1, 'expected': 1, 'minimum': 1, 'level': 1, 'accuracy': 1, 'big': 1, 'then': 1, 'test': 1, 'are': 1, 'visualized': 1, 'keywords': 1, 'geographic': 1, 'systems': 1, 'gis': 1})
-------------------------------------------
--- Data #816 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Lindung Budiyantoro
Judul: PREDIKSI KETEPATAN KELULUSAN MAHASISWA MENGGUNAKAN ALGORITMA C5.0
Pembimbing 1: Mula’ab, S.Si, M.Kom
Pembimbing 2: Fika Hastarita R.,S.T, M.Eng
Abstrak (Raw): Selama ini prediksi ketepatan kelulusan mahasiswa belum pernah dilakukan di jurusan Teknik Informatika, Universitas Trunojoyo, Madura. Prediksi ketepatan kelulusan mahasiswa perlu dilakukan untuk mengetahui ketepatan kelulusan seorang mahasiswa. Mahasiswa dinyatakan lulus tepat waktu apabila menempuh jenjang pendidikan strata 1 selama 8 semester atau 4 tahun. Salah satu teknik data mining yang dapat digunakan untuk melakukan prediksi adalah dengan menggunakan metode decision tree. Metode ini akan menghasilkan pohon dan rule keputusan yang nantinya akan dijadikan sebagai acuan dalam proses prediksi. Sistem prediksi ini menggunakan algoritma C5.0 yang merupakan salah satu metode decision tree. Data mahasiswa yang terdiri dari 37 atribut dan 1 kelas, dihitung menggunakan rumus information gain untuk menghasilkan pohon dan rule keputusan. Dari uji coba yang telah dilakukan, terbentuk pohon keputusan yang berbeda-beda. Perbedaan ini disebabkan oleh jumlah data training yang digunakan pada setiap partisi data jumlahnya berbeda. Pohon keputusan partisi A menggunakan teknik postpruning dengan jumlah data training lebih besar daripada data testing mempunyai nilai akurasi tertinggi sebesar 90.32 %, sehingga pohon keputusan ini dipilih sebagai acuan dalam proses prediksi. Kata kunci : Decision tree, rule, algoritma C5.0, information gain, postpruning
Abstrak (Clean): selama ini prediksi ketepatan kelulusan mahasiswa belum pernah dilakukan di jurusan teknik informatika universitas trunojoyo madura prediksi ketepatan kelulusan mahasiswa perlu dilakukan untuk mengetahui ketepatan kelulusan seorang mahasiswa mahasiswa dinyatakan lulus tepat waktu apabila menempuh jenjang pendidikan strata selama semester atau tahun salah satu teknik data mining yang dapat digunakan untuk melakukan prediksi adalah dengan menggunakan metode decision tree metode ini akan menghasilkan pohon dan rule keputusan yang nantinya akan dijadikan sebagai acuan dalam proses prediksi sistem prediksi ini menggunakan algoritma c yang merupakan salah satu metode decision tree data mahasiswa yang terdiri dari atribut dan kelas dihitung menggunakan rumus information gain untuk menghasilkan pohon dan rule keputusan dari uji coba yang telah dilakukan terbentuk pohon keputusan yang berbedabeda perbedaan ini disebabkan oleh jumlah data training yang digunakan pada setiap partisi data jumlahnya berbeda pohon keputusan partisi a menggunakan teknik postpruning dengan jumlah data training lebih besar daripada data testing mempunyai nilai akurasi tertinggi sebesar sehingga pohon keputusan ini dipilih sebagai acuan dalam proses prediksi kata kunci decision tree rule algoritma c information gain postpruning
Abstrak (Stopwords Removed): selama prediksi ketepatan kelulusan mahasiswa belum pernah dilakukan jurusan teknik informatika universitas trunojoyo madura prediksi ketepatan kelulusan mahasiswa perlu dilakukan mengetahui ketepatan kelulusan seorang mahasiswa mahasiswa dinyatakan lulus tepat waktu apabila menempuh jenjang pendidikan strata selama semester tahun salah satu teknik data mining dapat digunakan melakukan prediksi menggunakan metode decision tree metode menghasilkan pohon rule keputusan nantinya dijadikan acuan proses prediksi sistem prediksi menggunakan algoritma c salah satu metode decision tree data mahasiswa terdiri atribut kelas dihitung menggunakan rumus information gain menghasilkan pohon rule keputusan uji coba dilakukan terbentuk pohon keputusan berbedabeda perbedaan disebabkan jumlah data training digunakan setiap partisi data jumlahnya berbeda pohon keputusan partisi a menggunakan teknik postpruning jumlah data training lebih besar daripada data testing mempunyai nilai akurasi tertinggi sebesar pohon keputusan dipilih acuan proses prediksi kata kunci decision tree rule algoritma c information gain postpruning
Abstrak (Stemmed): lama prediksi tepat kelulus mahasiswa belum pernah laku jurus teknik informatika universitas trunojoyo madura prediksi tepat kelulus mahasiswa perlu laku tahu tepat kelulus orang mahasiswa mahasiswa nyata lulus tepat waktu apabila tempuh jenjang didik strata lama semester tahun salah satu teknik data mining dapat guna laku prediksi guna metode decision tree metode hasil pohon rule putus nanti jadi acu proses prediksi sistem prediksi guna algoritma c salah satu metode decision tree data mahasiswa diri atribut kelas hitung guna rumus information gain hasil pohon rule putus uji coba laku bentuk pohon putus berbedabeda beda sebab jumlah data training guna tiap partisi data jumlah beda pohon putus partisi a guna teknik postpruning jumlah data training lebih besar daripada data testing punya nilai akurasi tinggi besar pohon putus pilih acu proses prediksi kata kunci decision tree rule algoritma c information gain postpruning
Abstrak (Corrected): lama prediksi teat regulus mahasiswa begum perish lake gurus tennis information university trunojoyo madura prediksi teat regulus mahasiswa peru lake tau teat regulus orang mahasiswa mahasiswa nyala lulus teat want arabia tempeh penang did strata lama semester thun salad sat tennis data mining apart gun lake prediksi gun metope decision tree metope hail poon rule puts anti jade act proves prediksi sister prediksi gun algorithm c salad sat metope decision tree data mahasiswa dirt tribute keas hiding gun rumpus information gain hail poon rule puts uni coma lake bent poon puts berbedabeda bed kebab mullah data training gun tip parts data mullah bed poon puts parts a gun tennis postponing mullah data training leash bear daripada data testing puny nilgai auras ting bear poon puts pilch act proves prediksi data bunch decision tree rule algorithm c information gain postponing
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'prediksi': 6, 'data': 6, 'guna': 6, 'mahasiswa': 5, 'pohon': 5, 'putus': 5, 'tepat': 4, 'laku': 4, 'kelulus': 3, 'teknik': 3, 'metode': 3, 'decision': 3, 'tree': 3, 'rule': 3, 'jumlah': 3, 'lama': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'hasil': 2, 'acu': 2, 'proses': 2, 'algoritma': 2, 'c': 2, 'information': 2, 'gain': 2, 'beda': 2, 'training': 2, 'partisi': 2, 'postpruning': 2, 'besar': 2, 'belum': 1, 'pernah': 1, 'jurus': 1, 'informatika': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'perlu': 1, 'tahu': 1, 'orang': 1, 'nyata': 1, 'lulus': 1, 'waktu': 1, 'apabila': 1, 'tempuh': 1, 'jenjang': 1, 'didik': 1, 'strata': 1, 'semester': 1, 'tahun': 1, 'mining': 1, 'dapat': 1, 'nanti': 1, 'jadi': 1, 'sistem': 1, 'diri': 1, 'atribut': 1, 'kelas': 1, 'hitung': 1, 'rumus': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'bentuk': 1, 'berbedabeda': 1, 'sebab': 1, 'tiap': 1, 'a': 1, 'lebih': 1, 'daripada': 1, 'testing': 1, 'punya': 1, 'nilai': 1, 'akurasi': 1, 'tinggi': 1, 'pilih': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'of': 11, 'a': 7, 'decision': 7, 'tree': 7, 'in': 6, 'data': 6, 'prediction': 5, 'to': 5, 'is': 5, 'accuracy': 4, 'graduation': 3, 'be': 3, 'one': 3, 'that': 3, 'used': 3, 'method': 3, 'this': 3, 'and': 3, 'rule': 3, 'using': 3, 'has': 2, 'been': 2, 'done': 2, 'students': 2, 'will': 2, 'as': 2, 'reference': 2, 'process': 2, 'c': 2, 'algorithm': 2, 'information': 2, 'gain': 2, 'different': 2, 'training': 2, 'partitions': 2, 'postpruning': 2, 'during': 1, 'never': 1, 'department': 1, 'informatics': 1, 'engineering': 1, 'trunojoyo': 1, 'university': 1, 'madura': 1, 'needs': 1, 'determine': 1, 'student': 1, 'graduated': 1, 'on': 1, 'time': 1, 'an': 1, 'undergraduate': 1, 'education': 1, 'take': 1, 'for': 1, 'semesters': 1, 'or': 1, 'years': 1, 'mining': 1, 'techniques': 1, 'can': 1, 'make': 1, 'predictions': 1, 'use': 1, 'result': 1, 'system': 1, 'which': 1, 'consisted': 1, 'class': 1, 'attributes': 1, 'calculated': 1, 'formula': 1, 'generate': 1, 'trees': 1, 'trials': 1, 'have': 1, 'conducted': 1, 'formed': 1, 'difference': 1, 'caused': 1, 'by': 1, 'amount': 1, 'any': 1, 'number': 1, 'technique': 1, 'with': 1, 'larger': 1, 'amounts': 1, 'than': 1, 'testing': 1, 'highest': 1, 'value': 1, 'so': 1, 'chosen': 1, 'keywordsdecision': 1})
-------------------------------------------
--- Data #817 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Windy Wulandari
Judul: PENGELOMPOKAN KECAMATAN DI PULAU MADURABERDASARKANINDIKATOR PEMERATAAN PENDIDIKAN MENGGUNAKAN METODE K-MEANS CLUSTERING BERBASIS SMARTER (SIMPLE MULTY ATTRIBUTE RATING TECHNIQUE EXPLOITING RANKS METHO
Pembimbing 1: Bain Khusnul K, ST, M.Kom
Pembimbing 2: Budi Dwi Satoto, ST.,M.Kom
Abstrak (Raw): Pemerintah daerah Kabupaten/Kota selaku pengelola pendidikan dasar, memerlukan informasi mengenai kondisi pendidikan di wilayahnya untuk membuat perencanaan dan kebijakan yang sesuai mengenai perluasan dan pemerataan pendidikan. Untuk mengetahui informasi pemerataan pendidikan diperlukan pengelompokan kecamatan berdasarkan indikator pemerataan pendidikan. Pengelompokan (clustering) merupakan salah satu metode data mining membagi data ke dalam kelompok – kelompok yang mempunyai objek yang karakteristiknya sama. Metode clustering yang umum digunakan adalah k-means clustering. Pada penelitian ini, akan mengelompokkan kecamatan yang ada di Pulau Madura menjadi 3 kelompok dengan 18 variabel indikator pemerataan menggunakan metode k-means clustering berbasis smarter. Smarter dikenal sebagai metode yang menghasilkan bobot bagus karena sebelumnya dilakukan perangkingan. Pada uji coba yang telah dilakukan menggunakan iterasi 10, 50 dan 100, kinerja k-means berbasis smarter jauh lebih baik dibandingkan dengan k-means biasa. Metode k-means berbasis smarter memiliki nilai SSE (error) terkecil yaitu 658.61yang terletak pada cluster 3 di 50 iterasi. Hal ini menunjukkan semakin kecil nilai SSEnya berarti semakin baik suatu metode.
Kata kunci:indikator pemerataan pendidikan, clustering, k-means, smarter.
Abstrak (Clean): pemerintah daerah kabupatenkota selaku pengelola pendidikan dasar memerlukan informasi mengenai kondisi pendidikan di wilayahnya untuk membuat perencanaan dan kebijakan yang sesuai mengenai perluasan dan pemerataan pendidikan untuk mengetahui informasi pemerataan pendidikan diperlukan pengelompokan kecamatan berdasarkan indikator pemerataan pendidikan pengelompokan clustering merupakan salah satu metode data mining membagi data ke dalam kelompok – kelompok yang mempunyai objek yang karakteristiknya sama metode clustering yang umum digunakan adalah kmeans clustering pada penelitian ini akan mengelompokkan kecamatan yang ada di pulau madura menjadi kelompok dengan variabel indikator pemerataan menggunakan metode kmeans clustering berbasis smarter smarter dikenal sebagai metode yang menghasilkan bobot bagus karena sebelumnya dilakukan perangkingan pada uji coba yang telah dilakukan menggunakan iterasi dan kinerja kmeans berbasis smarter jauh lebih baik dibandingkan dengan kmeans biasa metode kmeans berbasis smarter memiliki nilai sse error terkecil yaitu yang terletak pada cluster di iterasi hal ini menunjukkan semakin kecil nilai ssenya berarti semakin baik suatu metode kata kunciindikator pemerataan pendidikan clustering kmeans smarter
Abstrak (Stopwords Removed): pemerintah daerah kabupatenkota selaku pengelola pendidikan dasar memerlukan informasi mengenai kondisi pendidikan wilayahnya membuat perencanaan kebijakan sesuai mengenai perluasan pemerataan pendidikan mengetahui informasi pemerataan pendidikan diperlukan pengelompokan kecamatan berdasarkan indikator pemerataan pendidikan pengelompokan clustering salah satu metode data mining membagi data kelompok – kelompok mempunyai objek karakteristiknya sama metode clustering umum digunakan kmeans clustering penelitian mengelompokkan kecamatan ada pulau madura menjadi kelompok variabel indikator pemerataan menggunakan metode kmeans clustering berbasis smarter smarter dikenal metode menghasilkan bobot bagus sebelumnya dilakukan perangkingan uji coba dilakukan menggunakan iterasi kinerja kmeans berbasis smarter jauh lebih baik dibandingkan kmeans biasa metode kmeans berbasis smarter memiliki nilai sse error terkecil terletak cluster iterasi menunjukkan semakin kecil nilai ssenya berarti semakin baik metode kata kunciindikator pemerataan pendidikan clustering kmeans smarter
Abstrak (Stemmed): perintah daerah kabupatenkota selaku kelola didik dasar perlu informasi kena kondisi didik wilayah buat rencana bijak sesuai kena luas perata didik tahu informasi perata didik perlu kelompok camat dasar indikator perata didik kelompok clustering salah satu metode data mining bagi data kelompok kelompok punya objek karakteristik sama metode clustering umum guna kmeans clustering teliti kelompok camat ada pulau madura jadi kelompok variabel indikator perata guna metode kmeans clustering bas smarter smarter kenal metode hasil bobot bagus belum laku rangking uji coba laku guna iterasi kerja kmeans bas smarter jauh lebih baik banding kmeans biasa metode kmeans bas smarter milik nilai sse error kecil letak cluster iterasi tunjuk makin kecil nilai ssenya arti makin baik metode kata kunciindikator perata didik clustering kmeans smarter
Abstrak (Corrected): perineal sarah kabupatenkota slake fella did dakar peru informant ken kondisi did wilayah but recant biak sexual ken lucas peraea did tau informant peraea did peru kelompok carat dakar indicator peraea did kelompok clustering salad sat metope data mining bag data kelompok kelompok puny objet karakteristik same metope clustering mum gun means clustering elite kelompok carat ada palau madura jade kelompok variable indicator peraea gun metope means clustering was smarter smarter penal metope hail robot bags begum lake ranking uni coma lake gun literati era means was smarter each leash back banding means bias metope means was smarter milk nilgai she error cecil leak cluster literati tuneup making cecil nilgai sonya art making back metope data kunciindikator peraea did clustering means smarter
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'didik': 6, 'kelompok': 6, 'metode': 6, 'kmeans': 6, 'perata': 5, 'clustering': 5, 'smarter': 5, 'guna': 3, 'bas': 3, 'dasar': 2, 'perlu': 2, 'informasi': 2, 'kena': 2, 'camat': 2, 'indikator': 2, 'data': 2, 'laku': 2, 'iterasi': 2, 'baik': 2, 'nilai': 2, 'kecil': 2, 'makin': 2, 'perintah': 1, 'daerah': 1, 'kabupatenkota': 1, 'selaku': 1, 'kelola': 1, 'kondisi': 1, 'wilayah': 1, 'buat': 1, 'rencana': 1, 'bijak': 1, 'sesuai': 1, 'luas': 1, 'tahu': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'mining': 1, 'bagi': 1, 'punya': 1, 'objek': 1, 'karakteristik': 1, 'sama': 1, 'umum': 1, 'teliti': 1, 'ada': 1, 'pulau': 1, 'madura': 1, 'jadi': 1, 'variabel': 1, 'kenal': 1, 'hasil': 1, 'bobot': 1, 'bagus': 1, 'belum': 1, 'rangking': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'kerja': 1, 'jauh': 1, 'lebih': 1, 'banding': 1, 'biasa': 1, 'milik': 1, 'sse': 1, 'error': 1, 'letak': 1, 'cluster': 1, 'tunjuk': 1, 'ssenya': 1, 'arti': 1, 'kata': 1, 'kunciindikator': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 10, 'the': 10, 'kmeans': 6, 'on': 5, 'clustering': 5, 'method': 5, 'in': 4, 'equity': 4, 'that': 4, 'smarter': 4, 'as': 3, 'and': 3, 'educational': 3, 'based': 3, 'indicators': 3, 'is': 3, 'education': 2, 'information': 2, 'to': 2, 'district': 2, 'data': 2, 'into': 2, 'groups': 2, 'with': 2, 'this': 2, 'using': 2, 'a': 2, 'iterations': 2, 'better': 2, 'than': 2, 'sse': 2, 'government': 1, 'regency': 1, 'city': 1, 'manager': 1, 'primary': 1, 'require': 1, 'about': 1, 'state': 1, 'their': 1, 'region': 1, 'make': 1, 'appropriate': 1, 'plans': 1, 'policies': 1, 'regarding': 1, 'expansion': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'necessary': 1, 'grouping': 1, 'one': 1, 'mining': 1, 'splits': 1, 'object': 1, 'characteristics': 1, 'are': 1, 'same': 1, 'commonly': 1, 'used': 1, 'research': 1, 'would': 1, 'classify': 1, 'existing': 1, 'madura': 1, 'island': 1, 'variabels': 1, 'known': 1, 'which': 1, 'produces': 1, 'good': 1, 'weight': 1, 'previously': 1, 'done': 1, 'rangking': 1, 'trials': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'conducted': 1, 'smarters': 1, 'performance': 1, 'much': 1, 'usual': 1, 'has': 1, 'smallest': 1, 'valueerror': 1, 'cluster': 1, 'for': 1, 'means': 1, 'less': 1, 'value': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #818 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Faiz Zainol Lutji Afandi
Judul: RANCANG BANGUN SISTEM PEMBELAJARAN BAHASA MADURA MENGGUNAKAN PERSONALIZED SYSTEM
Pembimbing 1: Andharini Dwi Cahyani Skom., Mkom.
Pembimbing 2: Yeni Kustiyahningsih Skom., Mkom.
Abstrak (Raw): Bahasa Madura merupakan bahasa lokal tradisional warisan nenek moyang asli warga Indonesia. Pelestarian bahasa ini tentunya harus dilakukan dalam kontek akademik yang sistematis agar bisa dipelajari dengan baik oleh siswa sekolah dasar sebagai pondasi dasar untuk memperkenalkan bahasa Madura. Seiring perkembangan jaman tentunya perlu sarana pendukung pendidikan yang bisa menyesuaikan dengan jaman yang semakin modern, dengan pembelajaran yang aktif tidak hanya terpaku kepada kelas yang monotone. Aplikasi E-Lerning bahasa Madura sangatlah tepat untuk mendukung pembelajaran bahasa Madura di sekolah dengan baik, dengan berbagai modul dasar pembelajaran bahasa Madura mulai dari parcakapan, okara samporna ta’ samporna, carakan, dll. dapat dipelajari kapanpun dan dimanapun siswa berada. Aplikasi E-learning dengan metode Personalized E-Learning System merupakan metode pembelajaran modern yang dapat mengetahui kemampuan siswa dengan beberapa soal random dan inputan tingkat kesulitan dari siswa, dengan adanya pembelajaran elektronik siswa dengan mudah dapat mempelajari modul yang ada sesuai tingkat ability masing masing. Dari penelitian yang telah dilakukan mendapatkan kenaikan minat belajar siswa yang sangat siknifikan, tingkat kemampuan siswa terus bertambah dengan hasil ujian pretest dan posttest yang baik.
Abstrak (Clean): bahasa madura merupakan bahasa lokal tradisional warisan nenek moyang asli warga indonesia pelestarian bahasa ini tentunya harus dilakukan dalam kontek akademik yang sistematis agar bisa dipelajari dengan baik oleh siswa sekolah dasar sebagai pondasi dasar untuk memperkenalkan bahasa madura seiring perkembangan jaman tentunya perlu sarana pendukung pendidikan yang bisa menyesuaikan dengan jaman yang semakin modern dengan pembelajaran yang aktif tidak hanya terpaku kepada kelas yang monotone aplikasi elerning bahasa madura sangatlah tepat untuk mendukung pembelajaran bahasa madura di sekolah dengan baik dengan berbagai modul dasar pembelajaran bahasa madura mulai dari parcakapan okara samporna ta’ samporna carakan dll dapat dipelajari kapanpun dan dimanapun siswa berada aplikasi elearning dengan metode personalized elearning system merupakan metode pembelajaran modern yang dapat mengetahui kemampuan siswa dengan beberapa soal random dan inputan tingkat kesulitan dari siswa dengan adanya pembelajaran elektronik siswa dengan mudah dapat mempelajari modul yang ada sesuai tingkat ability masing masing dari penelitian yang telah dilakukan mendapatkan kenaikan minat belajar siswa yang sangat siknifikan tingkat kemampuan siswa terus bertambah dengan hasil ujian pretest dan posttest yang baik
Abstrak (Stopwords Removed): bahasa madura bahasa lokal tradisional warisan nenek moyang asli warga indonesia pelestarian bahasa tentunya harus dilakukan kontek akademik sistematis dipelajari baik siswa sekolah dasar pondasi dasar memperkenalkan bahasa madura seiring perkembangan jaman tentunya perlu sarana pendukung pendidikan menyesuaikan jaman semakin modern pembelajaran aktif terpaku kepada kelas monotone aplikasi elerning bahasa madura sangatlah tepat mendukung pembelajaran bahasa madura sekolah baik berbagai modul dasar pembelajaran bahasa madura mulai parcakapan okara samporna ta’ samporna carakan dll dapat dipelajari kapanpun dimanapun siswa berada aplikasi elearning metode personalized elearning system metode pembelajaran modern dapat mengetahui kemampuan siswa beberapa soal random inputan tingkat kesulitan siswa adanya pembelajaran elektronik siswa mudah dapat mempelajari modul ada sesuai tingkat ability masing masing penelitian dilakukan mendapatkan kenaikan minat belajar siswa sangat siknifikan tingkat kemampuan siswa terus bertambah hasil ujian pretest posttest baik
Abstrak (Stemmed): bahasa madura bahasa lokal tradisional waris nenek moyang asli warga indonesia lestari bahasa tentu harus laku kontek akademik sistematis ajar baik siswa sekolah dasar pondasi dasar kenal bahasa madura iring kembang jaman tentu perlu sarana dukung didik sesuai jaman makin modern ajar aktif terpa kepada kelas monotone aplikasi elerning bahasa madura sangat tepat dukung ajar bahasa madura sekolah baik bagai modul dasar ajar bahasa madura mulai parcakapan okara samporna ta samporna cara dll dapat ajar kapan mana siswa ada aplikasi elearning metode personalized elearning system metode ajar modern dapat tahu mampu siswa beberapa soal random inputan tingkat sulit siswa ada ajar elektronik siswa mudah dapat ajar modul ada sesuai tingkat ability masing masing teliti laku dapat naik minat ajar siswa sangat siknifikan tingkat mampu siswa terus tambah hasil uji pretest posttest baik
Abstrak (Corrected): bahama madura bahama local traditional wars need loyang ali warta indonesia restart bahama tent harms lake monte academic systematic ajar back visa selah dakar pandas dakar penal bahama madura bring embank jamal tent peru saran during did sexual jamal making modern ajar attic terra keypad keas monotone aplikasi evening bahama madura sang teat during ajar bahama madura selah back bahai model dakar ajar bahama madura mule parcakapan kara samporna ta samporna cara all apart ajar japan mana visa ada aplikasi learning metope personalized learning system metope ajar modern apart tau camp visa beberapa soul random input dingbat suit visa ada ajar electronic visa judah apart ajar model ada sexual dingbat ability making making elite lake apart nail mint ajar visa sang siknifikan dingbat camp visa terms tambac hail uni pretest hottest back
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ajar': 9, 'bahasa': 7, 'siswa': 7, 'madura': 5, 'dapat': 4, 'baik': 3, 'dasar': 3, 'ada': 3, 'tingkat': 3, 'tentu': 2, 'laku': 2, 'sekolah': 2, 'jaman': 2, 'dukung': 2, 'sesuai': 2, 'modern': 2, 'aplikasi': 2, 'sangat': 2, 'modul': 2, 'samporna': 2, 'elearning': 2, 'metode': 2, 'mampu': 2, 'masing': 2, 'lokal': 1, 'tradisional': 1, 'waris': 1, 'nenek': 1, 'moyang': 1, 'asli': 1, 'warga': 1, 'indonesia': 1, 'lestari': 1, 'harus': 1, 'kontek': 1, 'akademik': 1, 'sistematis': 1, 'pondasi': 1, 'kenal': 1, 'iring': 1, 'kembang': 1, 'perlu': 1, 'sarana': 1, 'didik': 1, 'makin': 1, 'aktif': 1, 'terpa': 1, 'kepada': 1, 'kelas': 1, 'monotone': 1, 'elerning': 1, 'tepat': 1, 'bagai': 1, 'mulai': 1, 'parcakapan': 1, 'okara': 1, 'ta': 1, 'cara': 1, 'dll': 1, 'kapan': 1, 'mana': 1, 'personalized': 1, 'system': 1, 'tahu': 1, 'beberapa': 1, 'soal': 1, 'random': 1, 'inputan': 1, 'sulit': 1, 'elektronik': 1, 'mudah': 1, 'ability': 1, 'teliti': 1, 'naik': 1, 'minat': 1, 'siknifikan': 1, 'terus': 1, 'tambah': 1, 'hasil': 1, 'uji': 1, 'pretest': 1, 'posttest': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'of': 9, 'to': 7, 'a': 5, 'students': 5, 'with': 5, 'language': 4, 'learning': 4, 'elearning': 4, 'is': 3, 'be': 3, 'madura': 3, 'that': 3, 'can': 3, 'from': 3, 'ability': 3, 'level': 3, 'madurese': 2, 'done': 2, 'in': 2, 'studied': 2, 'school': 2, 'as': 2, 'basic': 2, 'supporting': 2, 'an': 2, 'modern': 2, 'modules': 2, 'samporna': 2, 'and': 2, 'are': 2, 'methods': 2, 'studentss': 2, 'day': 2, 'traditional': 1, 'local': 1, 'native': 1, 'heritage': 1, 'indonesian': 1, 'citizens': 1, 'preservation': 1, 'these': 1, 'languages': 1, 'must': 1, 'context': 1, 'systematic': 1, 'academic': 1, 'by': 1, 'elementary': 1, 'sekolah': 1, 'dasar': 1, 'foundation': 1, 'for': 1, 'introducing': 1, 'development': 1, 'time': 1, 'necessary': 1, 'means': 1, 'education': 1, 'course': 1, 'adapt': 1, 'increasingly': 1, 'era': 1, 'active': 1, 'not': 1, 'only': 1, 'glued': 1, 'monotone': 1, 'class': 1, 'elerning': 1, 'appropriate': 1, 'support': 1, 'ranging': 1, 'parcakapan': 1, 'okara': 1, 'ta': 1, 'cara': 1, 'etc': 1, 'it': 1, 'whenever': 1, 'wherever': 1, 'located': 1, 'applications': 1, 'personalized': 1, 'system': 1, 'determine': 1, 'some': 1, 'random': 1, 'questions': 1, 'input': 1, 'difficulty': 1, 'tingkat': 1, 'sulit': 1, 'electronic': 1, 'easily': 1, 'learn': 1, 'applicable': 1, 'each': 1, 'research': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'get': 1, 'increase': 1, 's': 1, 'interest': 1, 'grow': 1, 'bay': 1, 'because': 1})
-------------------------------------------
--- Data #819 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Rebby Joenanta
Judul: PENGEMBANGAN APLIKASI PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI MENGGUNAKAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT
Pembimbing 1: Andharini Dwi Cahyani, S.kom.,M.kom
Pembimbing 2: Yeni Kustiyahningsih, S.Kom.,M.Kom
Abstrak (Raw): Pesatnya perkembangan teknologi saat ini telah berpengaruh dan berdampak positif bagi kehidupan manusia. Dengan pemanfaatan teknologi pula, pengembangan pengetahuan menjadi menarik khususnya bagi dunia pendidikan. Saat ini sistem pendidikan tidak terlepas dari sistem informasi dan komunikasi yang berkembang dengan pesat serta mempengaruhi kehidupan masyarakat, terutama pada dunia pendidikan. Sudah banyak sistem pembelajaran yang dibangun untuk menunjang proses belajar mengajar didunia pendidikan dengan tujuan meningkatkan mutu pendidikan selangkah lebih maju seiring dengan kemajuan teknologi. Multimedia interaktif merupakan suatu aplikasi pembelajaran yang digunakan untuk menyalurkan pesan pembelajaran berupa pengetahuan, keterampilan dan sikap yang dirancang agar siswa dapat belajar aktif dan terkendali. Adanya multimedia pembelajaran interaktif dapat membantu guru untuk mendesain pembelajaran secara kreatif. Dengan desain pembelajaran yang kreatif maka proses pembelajaran menjadi inovatif, menarik, efektif dan lebih interaktif. Pengembang aplikasi pembelajaran menggunakan Quality Function Deployment merupakan pengembangan aplikasi pembelajaran yang digunakan dalam mendesain konten pembelajaran berupa media interaktif yang sesuai dengan keinginan dari guru pengajar. Digunakan pengisian matriks Quality Function Deployment (QFD) untuk mengkorelasikan antara keinginan guru terhadap elemen desain. Dari hasil pengisian matriks QFD diperoleh model perancangan aplikasi pembelajaran untuk anak usia dini berdasarkan keinginan guru. Dari hasil uji coba dilakukan kesesuaian hasil aplikasi dengan Quality Function Deployment kepada guru pengajar dan didapatkan hasil prosentase sangat sesuai 46,353%, sesuai 47,112%, cukup sesuai 6,383%, kurang sesuai 0,152%, dan tidak sesuai 0%.
Abstrak (Clean): pesatnya perkembangan teknologi saat ini telah berpengaruh dan berdampak positif bagi kehidupan manusia dengan pemanfaatan teknologi pula pengembangan pengetahuan menjadi menarik khususnya bagi dunia pendidikan saat ini sistem pendidikan tidak terlepas dari sistem informasi dan komunikasi yang berkembang dengan pesat serta mempengaruhi kehidupan masyarakat terutama pada dunia pendidikan sudah banyak sistem pembelajaran yang dibangun untuk menunjang proses belajar mengajar didunia pendidikan dengan tujuan meningkatkan mutu pendidikan selangkah lebih maju seiring dengan kemajuan teknologi multimedia interaktif merupakan suatu aplikasi pembelajaran yang digunakan untuk menyalurkan pesan pembelajaran berupa pengetahuan keterampilan dan sikap yang dirancang agar siswa dapat belajar aktif dan terkendali adanya multimedia pembelajaran interaktif dapat membantu guru untuk mendesain pembelajaran secara kreatif dengan desain pembelajaran yang kreatif maka proses pembelajaran menjadi inovatif menarik efektif dan lebih interaktif pengembang aplikasi pembelajaran menggunakan quality function deployment merupakan pengembangan aplikasi pembelajaran yang digunakan dalam mendesain konten pembelajaran berupa media interaktif yang sesuai dengan keinginan dari guru pengajar digunakan pengisian matriks quality function deployment qfd untuk mengkorelasikan antara keinginan guru terhadap elemen desain dari hasil pengisian matriks qfd diperoleh model perancangan aplikasi pembelajaran untuk anak usia dini berdasarkan keinginan guru dari hasil uji coba dilakukan kesesuaian hasil aplikasi dengan quality function deployment kepada guru pengajar dan didapatkan hasil prosentase sangat sesuai sesuai cukup sesuai kurang sesuai dan tidak sesuai
Abstrak (Stopwords Removed): pesatnya perkembangan teknologi berpengaruh berdampak positif bagi kehidupan manusia pemanfaatan teknologi pula pengembangan pengetahuan menjadi menarik khususnya bagi dunia pendidikan sistem pendidikan terlepas sistem informasi komunikasi berkembang pesat mempengaruhi kehidupan masyarakat terutama dunia pendidikan sudah banyak sistem pembelajaran dibangun menunjang proses belajar mengajar didunia pendidikan tujuan meningkatkan mutu pendidikan selangkah lebih maju seiring kemajuan teknologi multimedia interaktif aplikasi pembelajaran digunakan menyalurkan pesan pembelajaran berupa pengetahuan keterampilan sikap dirancang siswa dapat belajar aktif terkendali adanya multimedia pembelajaran interaktif dapat membantu guru mendesain pembelajaran secara kreatif desain pembelajaran kreatif proses pembelajaran menjadi inovatif menarik efektif lebih interaktif pengembang aplikasi pembelajaran menggunakan quality function deployment pengembangan aplikasi pembelajaran digunakan mendesain konten pembelajaran berupa media interaktif sesuai keinginan guru pengajar digunakan pengisian matriks quality function deployment qfd mengkorelasikan antara keinginan guru elemen desain hasil pengisian matriks qfd diperoleh model perancangan aplikasi pembelajaran anak usia dini berdasarkan keinginan guru hasil uji coba dilakukan kesesuaian hasil aplikasi quality function deployment kepada guru pengajar didapatkan hasil prosentase sangat sesuai sesuai cukup sesuai kurang sesuai sesuai
Abstrak (Stemmed): pesat kembang teknologi pengaruh dampak positif bagi hidup manusia manfaat teknologi pula kembang tahu jadi tarik khusus bagi dunia didik sistem didik lepas sistem informasi komunikasi kembang pesat pengaruh hidup masyarakat utama dunia didik sudah banyak sistem ajar bangun tunjang proses ajar ajar dunia didik tuju tingkat mutu didik selang lebih maju iring maju teknologi multimedia interaktif aplikasi ajar guna salur pesan ajar upa tahu terampil sikap rancang siswa dapat ajar aktif kendali ada multimedia ajar interaktif dapat bantu guru desain ajar cara kreatif desain ajar kreatif proses ajar jadi inovatif tarik efektif lebih interaktif kembang aplikasi ajar guna quality function deployment kembang aplikasi ajar guna desain konten ajar upa media interaktif sesuai ingin guru ajar guna isi matriks quality function deployment qfd korelasi antara ingin guru elemen desain hasil isi matriks qfd oleh model ancang aplikasi ajar anak usia dini dasar ingin guru hasil uji coba laku sesuai hasil aplikasi quality function deployment kepada guru ajar dapat hasil prosentase sangat sesuai sesuai cukup sesuai kurang sesuai sesuai
Abstrak (Corrected): pest embank teknologi pengaruh damp position bag hide amnesia manat teknologi pula embank tau jade tajik rhesus bag dulia did sister did leaps sister informant komunikasi embank pest pengaruh hide masyarakat mama dulia did judah banyan sister ajar bangui tuning proves ajar ajar dulia did juju dingbat mute did slang leash maj bring maj teknologi multimedia interaktif aplikasi ajar gun slur pecan ajar up tau terampil sika dancing visa apart ajar attic kendall ada multimedia ajar interaktif apart bantu guru detain ajar cara keratin detain ajar keratin proves ajar jade inovatif tajik efektif leash interaktif embank aplikasi ajar gun quality function deployment embank aplikasi ajar gun detain gotten ajar up media interaktif sexual begin guru ajar gun is marks quality function deployment and korelasi angara begin guru element detain hail is marks and olen model dancing aplikasi ajar anal asia dine dakar begin guru hail uni coma lake sexual hail aplikasi quality function deployment keypad guru ajar apart hail prosentase sang sexual sexual cutup sexual during sexual sexual
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ajar': 16, 'sesuai': 7, 'kembang': 5, 'didik': 5, 'aplikasi': 5, 'guru': 5, 'interaktif': 4, 'guna': 4, 'desain': 4, 'hasil': 4, 'teknologi': 3, 'dunia': 3, 'sistem': 3, 'dapat': 3, 'quality': 3, 'function': 3, 'deployment': 3, 'ingin': 3, 'pesat': 2, 'pengaruh': 2, 'bagi': 2, 'hidup': 2, 'tahu': 2, 'jadi': 2, 'tarik': 2, 'proses': 2, 'lebih': 2, 'maju': 2, 'multimedia': 2, 'upa': 2, 'kreatif': 2, 'isi': 2, 'matriks': 2, 'qfd': 2, 'dampak': 1, 'positif': 1, 'manusia': 1, 'manfaat': 1, 'pula': 1, 'khusus': 1, 'lepas': 1, 'informasi': 1, 'komunikasi': 1, 'masyarakat': 1, 'utama': 1, 'sudah': 1, 'banyak': 1, 'bangun': 1, 'tunjang': 1, 'tuju': 1, 'tingkat': 1, 'mutu': 1, 'selang': 1, 'iring': 1, 'salur': 1, 'pesan': 1, 'terampil': 1, 'sikap': 1, 'rancang': 1, 'siswa': 1, 'aktif': 1, 'kendali': 1, 'ada': 1, 'bantu': 1, 'cara': 1, 'inovatif': 1, 'efektif': 1, 'konten': 1, 'media': 1, 'korelasi': 1, 'antara': 1, 'elemen': 1, 'oleh': 1, 'model': 1, 'ancang': 1, 'anak': 1, 'usia': 1, 'dini': 1, 'dasar': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'laku': 1, 'kepada': 1, 'prosentase': 1, 'sangat': 1, 'cukup': 1, 'kurang': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'of': 15, 'learning': 12, 'and': 9, 'in': 7, 'to': 7, 'with': 6, 'education': 5, 'design': 5, 'for': 4, 'is': 4, 'are': 4, 'quality': 4, 'interactive': 4, 'application': 4, 'development': 3, 'from': 3, 'a': 3, 'used': 3, 'teachers': 3, 'function': 3, 'deployment': 3, 'results': 3, 'technology': 2, 'been': 2, 'peoples': 2, 'lives': 2, 'use': 2, 'knowledge': 2, 'not': 2, 'systems': 2, 'world': 2, 'process': 2, 'multimedia': 2, 'that': 2, 'form': 2, 'teacher': 2, 'educators': 2, 'matrix': 2, 'qfd': 2, 'obtained': 2, 'by': 2, 'appropriate': 2, 'fit': 2, 'rapid': 1, 'todays': 1, 'has': 1, 'influential': 1, 'positive': 1, 'impact': 1, 'on': 1, 'as': 1, 'well': 1, 'being': 1, 'particularly': 1, 'appealing': 1, 'current': 1, 'system': 1, 'separated': 1, 'information': 1, 'communication': 1, 'growing': 1, 'rapidly': 1, 'affect': 1, 'especially': 1, 'there': 1, 'have': 1, 'many': 1, 'built': 1, 'support': 1, 'teaching': 1, 'goal': 1, 'improving': 1, 'step': 1, 'further': 1, 'line': 1, 'technological': 1, 'advances': 1, 'transmit': 1, 'messages': 1, 'skills': 1, 'attitudes': 1, 'designed': 1, 'students': 1, 'learn': 1, 'actively': 1, 'controlled': 1, 'existence': 1, 'can': 1, 'help': 1, 'creatively': 1, 'creative': 1, 'into': 1, 'an': 1, 'innovative': 1, 'attractive': 1, 'effective': 1, 'developers': 1, 'content': 1, 'media': 1, 'accordance': 1, 'wishes': 1, 'filling': 1, 'correlate': 1, 'between': 1, 'desire': 1, 'elements': 1, 'model': 1, 'early': 1, 'childhood': 1, 'concerns': 1, 'test': 1, 'conducted': 1, 'compliance': 1, 'applications': 1, 'percentage': 1, 'very': 1, 'reasonably': 1, 'less': 1, 'suitabel': 1})
-------------------------------------------
--- Data #820 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Widiastuti
Judul: SISTEM PEROLEHAN CITRA BERBASIS ISI MENGGUNAKAN FITUR COLOR AUTOCORRELOGRAM PADA HSV COLOR SPACE UNTUK CITRA BATIK
Pembimbing 1: Dr. Indah Agustien Siradjuddin, S.Kom., M.Kom
Pembimbing 2: Rima Tri Wahyuningrum, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Sistem Perolehan Citra Berbasis Isi (SPCI) adalah sebuah teknik pencarian citra menggunakan isi visual, untuk mencari citra pada basis data citra sesuai dengan permintaan pengguna dalam suatu bentuk citra query. Fitur yang terkait isi visual seperti bentuk, warna, dan tekstur adalah fitur utama sebuah citra. Dalam penelitian ini sistem dibangun dengan memanfaatkan fitur warna. Fitur berdasarkan warna merupakan atribut yang paling dominan dalam sebuah citra terutama citra batik. Warna adalah fitur visual yang paling melekat pada indera manusia. Color Autocorrelogram digunakan sebagai ekstraksi fitur warna dari komponen hue dari citra dalam ruang warna HSV. Setelah didapat fitur vektor Autocorrelogram, selanjutnya dilakukan proses pencocokan citra antara citra query dan citra basis data dengan menggunakan Histogram Intersection Distance. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah citra batik dari delapan kelas yang berbeda, yaitu batik Bali, batik Bangkalan, batik Cirebon, batik Jogja, batik Pamekasan, batik Pekalongan, batik Solo, dan batik Sumenep. Setiap kelas terdapat sebanyak 25 citra. Hasil eksperimen dari tiga skenario adalah precision tertinggi pada skenario ke tiga dengan akurasi perolehan sebesar 70%. Hal ini dikarenakan semakin besar rentang nilai kemiripan yang ditampilkan maka semakin banyak citra relevan yang ter-retrieve.
Abstrak (Clean): sistem perolehan citra berbasis isi spci adalah sebuah teknik pencarian citra menggunakan isi visual untuk mencari citra pada basis data citra sesuai dengan permintaan pengguna dalam suatu bentuk citra query fitur yang terkait isi visual seperti bentuk warna dan tekstur adalah fitur utama sebuah citra dalam penelitian ini sistem dibangun dengan memanfaatkan fitur warna fitur berdasarkan warna merupakan atribut yang paling dominan dalam sebuah citra terutama citra batik warna adalah fitur visual yang paling melekat pada indera manusia color autocorrelogram digunakan sebagai ekstraksi fitur warna dari komponen hue dari citra dalam ruang warna hsv setelah didapat fitur vektor autocorrelogram selanjutnya dilakukan proses pencocokan citra antara citra query dan citra basis data dengan menggunakan histogram intersection distance data yang digunakan dalam penelitian ini adalah citra batik dari delapan kelas yang berbeda yaitu batik bali batik bangkalan batik cirebon batik jogja batik pamekasan batik pekalongan batik solo dan batik sumenep setiap kelas terdapat sebanyak citra hasil eksperimen dari tiga skenario adalah precision tertinggi pada skenario ke tiga dengan akurasi perolehan sebesar hal ini dikarenakan semakin besar rentang nilai kemiripan yang ditampilkan maka semakin banyak citra relevan yang terretrieve
Abstrak (Stopwords Removed): sistem perolehan citra berbasis isi spci teknik pencarian citra menggunakan isi visual mencari citra basis data citra sesuai permintaan pengguna bentuk citra query fitur terkait isi visual bentuk warna tekstur fitur utama citra penelitian sistem dibangun memanfaatkan fitur warna fitur berdasarkan warna atribut paling dominan citra terutama citra batik warna fitur visual paling melekat indera manusia color autocorrelogram digunakan ekstraksi fitur warna komponen hue citra ruang warna hsv didapat fitur vektor autocorrelogram selanjutnya dilakukan proses pencocokan citra antara citra query citra basis data menggunakan histogram intersection distance data digunakan penelitian citra batik delapan kelas berbeda batik bali batik bangkalan batik cirebon batik jogja batik pamekasan batik pekalongan batik solo batik sumenep setiap kelas terdapat sebanyak citra hasil eksperimen tiga skenario precision tertinggi skenario tiga akurasi perolehan sebesar dikarenakan semakin besar rentang nilai kemiripan ditampilkan semakin banyak citra relevan terretrieve
Abstrak (Stemmed): sistem oleh citra bas isi spci teknik cari citra guna isi visual cari citra basis data citra sesuai minta guna bentuk citra query fitur kait isi visual bentuk warna tekstur fitur utama citra teliti sistem bangun manfaat fitur warna fitur dasar warna atribut paling dominan citra utama citra batik warna fitur visual paling lekat indera manusia color autocorrelogram guna ekstraksi fitur warna komponen hue citra ruang warna hsv dapat fitur vektor autocorrelogram lanjut laku proses cocok citra antara citra query citra basis data guna histogram intersection distance data guna teliti citra batik delapan kelas beda batik bal batik bangkal batik cirebon batik jogja batik pamekasan batik kalong batik solo batik sumenep tiap kelas dapat banyak citra hasil eksperimen tiga skenario precision tinggi skenario tiga akurasi oleh besar karena makin besar rentang nilai mirip tampil makin banyak citra relevan terretrieve
Abstrak (Corrected): sister olen citral was is spic tennis care citral gun is visual care citral basis data citral sexual mint gun bent citral query four wait is visual bent wanna tester four mama citral elite sister bangui manat four wanna four dakar wanna tribute paling dominant citral mama citral batik wanna four visual paling let indra amnesia color autocorrelogram gun ekstraksi four wanna component hue citral rang wanna is apart four vector autocorrelogram layout lake proves cook citral angara citral query citral basis data gun histogram intersection distance data gun elite citral batik deadpan keas bed batik bad batik bangka batik carbon batik yoga batik pamekasan batik kalong batik solo batik sumner tip keas apart banyan citral hail eksperimen toga scenario precision ting scenario toga auras olen bear arena making bear renting nilgai mirin tamil making banyan citral relevant terretrieve
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'citra': 15, 'batik': 10, 'fitur': 7, 'warna': 6, 'guna': 5, 'isi': 3, 'visual': 3, 'data': 3, 'sistem': 2, 'oleh': 2, 'cari': 2, 'basis': 2, 'bentuk': 2, 'query': 2, 'utama': 2, 'teliti': 2, 'paling': 2, 'autocorrelogram': 2, 'dapat': 2, 'kelas': 2, 'banyak': 2, 'tiga': 2, 'skenario': 2, 'besar': 2, 'makin': 2, 'bas': 1, 'spci': 1, 'teknik': 1, 'sesuai': 1, 'minta': 1, 'kait': 1, 'tekstur': 1, 'bangun': 1, 'manfaat': 1, 'dasar': 1, 'atribut': 1, 'dominan': 1, 'lekat': 1, 'indera': 1, 'manusia': 1, 'color': 1, 'ekstraksi': 1, 'komponen': 1, 'hue': 1, 'ruang': 1, 'hsv': 1, 'vektor': 1, 'lanjut': 1, 'laku': 1, 'proses': 1, 'cocok': 1, 'antara': 1, 'histogram': 1, 'intersection': 1, 'distance': 1, 'delapan': 1, 'beda': 1, 'bal': 1, 'bangkal': 1, 'cirebon': 1, 'jogja': 1, 'pamekasan': 1, 'kalong': 1, 'solo': 1, 'sumenep': 1, 'tiap': 1, 'hasil': 1, 'eksperimen': 1, 'precision': 1, 'tinggi': 1, 'akurasi': 1, 'karena': 1, 'rentang': 1, 'nilai': 1, 'mirip': 1, 'tampil': 1, 'relevan': 1, 'terretrieve': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'image': 11, 'batik': 10, 'is': 9, 'color': 7, 'to': 5, 'of': 5, 'features': 4, 'in': 4, 'an': 3, 'using': 3, 'visual': 3, 'images': 3, 'query': 3, 'and': 3, 'feature': 3, 'content': 2, 'system': 2, 'search': 2, 'on': 2, 'database': 2, 'as': 2, 'are': 2, 'this': 2, 'most': 2, 'autocorrelogram': 2, 'used': 2, 'from': 2, 'scenarios': 2, 'precision': 2, 'based': 1, 'retrieval': 1, 'cbir': 1, 'techniques': 1, 'for': 1, 'according': 1, 'users': 1, 'a': 1, 'related': 1, 'contents': 1, 'such': 1, 'shape': 1, 'texture': 1, 'main': 1, 'research': 1, 'constructed': 1, 'since': 1, 'dominant': 1, 'attribute': 1, 'especially': 1, 'attached': 1, 'human': 1, 'senses': 1, 'hue': 1, 'component': 1, 'hsv': 1, 'space': 1, 'then': 1, 'vector': 1, 'obtained': 1, 'next': 1, 'process': 1, 'matching': 1, 'between': 1, 'histogram': 1, 'intersection': 1, 'distance': 1, 'which': 1, 'consists': 1, 'eight': 1, 'classes': 1, 'namely': 1, 'balinese': 1, 'bangkal': 1, 'cirebon': 1, 'yogyakarta': 1, 'pamekasan': 1, 'kalong': 1, 'solo': 1, 'sumenep': 1, 'each': 1, 'class': 1, 'there': 1, 'experiment': 1, 'result': 1, 'three': 1, 'highest': 1, 'third': 1, 'with': 1, 'average': 1, 'due': 1, 'greater': 1, 'range': 1, 'similarity': 1, 'values': 1, 'shown': 1, 'more': 1, 'relevant': 1, 'retrieved': 1})
-------------------------------------------
--- Data #821 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Moh.Laili
Judul: Penerapan Exponential Smoothing Berbasis Ordinary Least Square Berdasarkan Ordered Weighted Aggregation Untuk Peramalan Persediaan Ikan Teri
Di PT. Madura Prima Interna
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah ST.,M.Kom
Pembimbing 2: Budi Dwi Satoto St.,M.Kom
Abstrak (Raw): Peramalan sangat penting bagi sebuah perusahaan untuk merumuskan srategi di masa yang akan datang. PT. Madura Prima Interna adalah perusahaan yang bergerak di bidang eksportir ikan teri. Setiap harinya dibutuhkan ikan teri dari beberapa supplier. Untuk mengetahui kebutuhan persediaan terhadap ikan teri maka dibutuhkan sistem peramalan agar permintaan pasar dapat terpenuhi. Penggunaan Exponential Smoothing berbasis Ordinary Least Square (OLS) dan berdasarkan Ordered Weighted Aggregation (OWA) karena memberikan prioritas tinggi terhadap observasi baru dan diharapkan akan mendapatkan hasil ramalan yang lebih bagus dengan nilai error kecil. Hasil ujicoba menggunakan data pembelian periode 2010 dengan parameter bebas 0.1 sampai dengan 0.9 . Hasil parameter optimal adalah 0.45 dengan tingkat kesalahan 0.067. Dari hasil analisa yang paling bagus yaitu menggunakan parameter alpha 0.45, karena nilai errornya lebih kecil,
Abstrak (Clean): peramalan sangat penting bagi sebuah perusahaan untuk merumuskan srategi di masa yang akan datang pt madura prima interna adalah perusahaan yang bergerak di bidang eksportir ikan teri setiap harinya dibutuhkan ikan teri dari beberapa supplier untuk mengetahui kebutuhan persediaan terhadap ikan teri maka dibutuhkan sistem peramalan agar permintaan pasar dapat terpenuhi penggunaan exponential smoothing berbasis ordinary least square ols dan berdasarkan ordered weighted aggregation owa karena memberikan prioritas tinggi terhadap observasi baru dan diharapkan akan mendapatkan hasil ramalan yang lebih bagus dengan nilai error kecil hasil ujicoba menggunakan data pembelian periode dengan parameter bebas sampai dengan hasil parameter optimal adalah dengan tingkat kesalahan dari hasil analisa yang paling bagus yaitu menggunakan parameter alpha karena nilai errornya lebih kecil
Abstrak (Stopwords Removed): peramalan sangat penting bagi perusahaan merumuskan srategi masa datang pt madura prima interna perusahaan bergerak bidang eksportir ikan teri setiap harinya dibutuhkan ikan teri beberapa supplier mengetahui kebutuhan persediaan ikan teri dibutuhkan sistem peramalan permintaan pasar dapat terpenuhi penggunaan exponential smoothing berbasis ordinary least square ols berdasarkan ordered weighted aggregation owa memberikan prioritas tinggi observasi baru diharapkan mendapatkan hasil ramalan lebih bagus nilai error kecil hasil ujicoba menggunakan data pembelian periode parameter bebas hasil parameter optimal tingkat kesalahan hasil analisa paling bagus menggunakan parameter alpha nilai errornya lebih kecil
Abstrak (Stemmed): amal sangat penting bagi usaha rumus srategi masa datang pt madura prima interna usaha gerak bidang eksportir ikan teri tiap hari butuh ikan teri beberapa supplier tahu butuh sedia ikan teri butuh sistem amal minta pasar dapat penuh guna exponential smoothing bas ordinary least square ols dasar ordered weighted aggregation owa beri prioritas tinggi observasi baru harap dapat hasil ramal lebih bagus nilai error kecil hasil ujicoba guna data beli periode parameter bebas hasil parameter optimal tingkat salah hasil analisa paling bagus guna parameter alpha nilai errornya lebih kecil
Abstrak (Corrected): anal sang panting bag sara rumpus strategy mass dating pt madura prime internal sara gera biding eksportir ian teri tip hard butch ian teri beberapa supplier tau butch media ian teri butch sister anal mint paar apart punch gun exponential smoothing was ordinary least square old dakar ordered weighted aggregation own bert priority ting observant bar harp apart hail jamal leash bags nilgai error cecil hail ujicoba gun data bell period parameter betas hail parameter optimal dingbat salad hail analyst paling bags gun parameter alpha nilgai errornya leash cecil
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'hasil': 4, 'ikan': 3, 'teri': 3, 'butuh': 3, 'guna': 3, 'parameter': 3, 'amal': 2, 'usaha': 2, 'dapat': 2, 'lebih': 2, 'bagus': 2, 'nilai': 2, 'kecil': 2, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'bagi': 1, 'rumus': 1, 'srategi': 1, 'masa': 1, 'datang': 1, 'pt': 1, 'madura': 1, 'prima': 1, 'interna': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'eksportir': 1, 'tiap': 1, 'hari': 1, 'beberapa': 1, 'supplier': 1, 'tahu': 1, 'sedia': 1, 'sistem': 1, 'minta': 1, 'pasar': 1, 'penuh': 1, 'exponential': 1, 'smoothing': 1, 'bas': 1, 'ordinary': 1, 'least': 1, 'square': 1, 'ols': 1, 'dasar': 1, 'ordered': 1, 'weighted': 1, 'aggregation': 1, 'owa': 1, 'beri': 1, 'prioritas': 1, 'tinggi': 1, 'observasi': 1, 'baru': 1, 'harap': 1, 'ramal': 1, 'error': 1, 'ujicoba': 1, 'data': 1, 'beli': 1, 'periode': 1, 'bebas': 1, 'optimal': 1, 'tingkat': 1, 'salah': 1, 'analisa': 1, 'paling': 1, 'alpha': 1, 'errornya': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'of': 6, 'is': 5, 'to': 5, 'a': 3, 'from': 3, 'results': 3, 'with': 3, 'error': 3, 'forecasting': 2, 'for': 2, 'company': 2, 'in': 2, 'anchovy': 2, 'and': 2, 'smaller': 2, 'value': 2, 'using': 2, 'parameters': 2, 'very': 1, 'important': 1, 'formulate': 1, 'strategy': 1, 'future': 1, 'pt': 1, 'prima': 1, 'interna': 1, 'madura': 1, 'engaged': 1, 'field': 1, 'exporters': 1, 'every': 1, 'day': 1, 'fish': 1, 'takes': 1, 'several': 1, 'suppliers': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'needs': 1, 'stock': 1, 'system': 1, 'needed': 1, 'so': 1, 'that': 1, 'market': 1, 'demand': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'met': 1, 'usagebased': 1, 'exponential': 1, 'smoothing': 1, 'ordinary': 1, 'least': 1, 'square': 1, 'ols': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'ordered': 1, 'weighted': 1, 'aggregation': 1, 'owa': 1, 'giving': 1, 'high': 1, 'priority': 1, 'new': 1, 'observations': 1, 'forecasts': 1, 'are': 1, 'expected': 1, 'get': 1, 'better': 1, 'test': 1, 'data': 1, 'purchase': 1, 'free': 1, 'optimal': 1, 'an': 1, 'rate': 1, 'analysis': 1, 'parameter': 1, 'alpha': 1, 'good': 1, 'because': 1})
-------------------------------------------
--- Data #822 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: DENNY ANDRIE
Judul: PENGENALAN POLA TULISAN TANGAN HURUF ALPHABET DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA CHAIN CODE
DAN k-NEAREST NEIGHBOR
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah, ST.,M.Kom
Pembimbing 2: Mula’ab, S.Si, M.Kom
Abstrak (Raw): Pengenalan pola tulisan tangan adalah sebuah teknik dimana input data yang berupa lembaran kertas hasil scan menggunakan scanner dan menghasilkan gambar pada komputer yang dikenali sebagai angka-angka biner, angka-angka biner inilah yang kemudian diproses lebih lanjut dengan menggunakan algoritma tertentu menjadi karakter sehingga dapat dikenali dan diolah menjadi informasi. Tentunya banyak sekali orang yang sudah mengenal tentang huruf alphabet yang terdiri dari A sampai Z. Kelemahan dalam mengenali huruf adalah jika huruf yang dikenali sulit dan ada yang terhapus, maka orang tersebut akan mencoba untuk mengenalinya dengan benar. Dan pada penelitian ini akan dibangun sebuah sistem pengenalan pola huruf alphabet menggunakan algoritma Chain Code dan k-Nearest Neighbor. Algoritma Chain code menggunakan metode yang melakukan penelusuran pixel-pixel pada objek dengan panduan arah mata angin. Dengan menggunakan arah mata angin memiliki keakuratan akan pengenalan objek yang lebih baik. Setiap lekukan dapat dikenali sehingga penjejakan tepi mendekati objek aslinya. Yang dapat menghasilkan vektor ciri berisi informasi berupa fitur kode chain code pembentuk huruf. Hasil yang akan diinputkan dalam proses klasifikasi menggunakan k-Nearest Neighbor(KNN). Metode ini tangguh terhadap data uji yang noise serta efektif jika menggunakan data uji yang besar
Abstrak (Clean): pengenalan pola tulisan tangan adalah sebuah teknik dimana input data yang berupa lembaran kertas hasil scan menggunakan scanner dan menghasilkan gambar pada komputer yang dikenali sebagai angkaangka biner angkaangka biner inilah yang kemudian diproses lebih lanjut dengan menggunakan algoritma tertentu menjadi karakter sehingga dapat dikenali dan diolah menjadi informasi tentunya banyak sekali orang yang sudah mengenal tentang huruf alphabet yang terdiri dari a sampai z kelemahan dalam mengenali huruf adalah jika huruf yang dikenali sulit dan ada yang terhapus maka orang tersebut akan mencoba untuk mengenalinya dengan benar dan pada penelitian ini akan dibangun sebuah sistem pengenalan pola huruf alphabet menggunakan algoritma chain code dan knearest neighbor algoritma chain code menggunakan metode yang melakukan penelusuran pixelpixel pada objek dengan panduan arah mata angin dengan menggunakan arah mata angin memiliki keakuratan akan pengenalan objek yang lebih baik setiap lekukan dapat dikenali sehingga penjejakan tepi mendekati objek aslinya yang dapat menghasilkan vektor ciri berisi informasi berupa fitur kode chain code pembentuk huruf hasil yang akan diinputkan dalam proses klasifikasi menggunakan knearest neighborknn metode ini tangguh terhadap data uji yang noise serta efektif jika menggunakan data uji yang besar
Abstrak (Stopwords Removed): pengenalan pola tulisan tangan teknik dimana input data berupa lembaran kertas hasil scan menggunakan scanner menghasilkan gambar komputer dikenali angkaangka biner angkaangka biner inilah diproses lebih lanjut menggunakan algoritma tertentu menjadi karakter dapat dikenali diolah menjadi informasi tentunya banyak sekali orang sudah mengenal tentang huruf alphabet terdiri a z kelemahan mengenali huruf jika huruf dikenali sulit ada terhapus orang tersebut mencoba mengenalinya benar penelitian dibangun sistem pengenalan pola huruf alphabet menggunakan algoritma chain code knearest neighbor algoritma chain code menggunakan metode melakukan penelusuran pixelpixel objek panduan arah mata angin menggunakan arah mata angin memiliki keakuratan pengenalan objek lebih baik setiap lekukan dapat dikenali penjejakan tepi mendekati objek aslinya dapat menghasilkan vektor ciri berisi informasi berupa fitur kode chain code pembentuk huruf hasil diinputkan proses klasifikasi menggunakan knearest neighborknn metode tangguh data uji noise efektif jika menggunakan data uji besar
Abstrak (Stemmed): kenal pola tulis tangan teknik mana input data upa lembar kertas hasil scan guna scanner hasil gambar komputer nali angkaangka biner angkaangka biner ini proses lebih lanjut guna algoritma tentu jadi karakter dapat nali olah jadi informasi tentu banyak sekali orang sudah kenal tentang huruf alphabet diri a z lemah nali huruf jika huruf nali sulit ada hapus orang sebut coba kenal benar teliti bangun sistem kenal pola huruf alphabet guna algoritma chain code knearest neighbor algoritma chain code guna metode laku telusur pixelpixel objek pandu arah mata angin guna arah mata angin milik akurat kenal objek lebih baik tiap leku dapat nali jejak tepi dekat objek asli dapat hasil vektor ciri isi informasi upa fitur kode chain code bentuk huruf hasil diinputkan proses klasifikasi guna knearest neighborknn metode tangguh data uji noise efektif jika guna data uji besar
Abstrak (Corrected): penal pola tulips tanga tennis mana input data up lumbar eras hail scan gun scanner hail sambar computer nail angkaangka diner angkaangka diner in proves leash layout gun algorithm tent jade karate apart nail blah jade informant tent banyan seal orang judah penal tenting hufuf alphabet dirt a z leah nail hufuf pika hufuf nail suit ada apus orang debut coma penal bear elite bangui sister penal pola hufuf alphabet gun algorithm chain code nearest neighbor algorithm chain code gun metope lake telugu pixelpixel objet panda arab data angie gun arab data angie milk aura penal objet leash back tip lek apart nail weak tepid dead objet ali apart hail vector cirri is informant up four code chain code bent hufuf hail diinputkan proves klasifikasi gun nearest neighboring metope tanguy data uni noise efektif pika gun data uni bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 7, 'kenal': 5, 'nali': 5, 'huruf': 5, 'hasil': 4, 'data': 3, 'algoritma': 3, 'dapat': 3, 'chain': 3, 'code': 3, 'objek': 3, 'pola': 2, 'upa': 2, 'angkaangka': 2, 'biner': 2, 'proses': 2, 'lebih': 2, 'tentu': 2, 'jadi': 2, 'informasi': 2, 'orang': 2, 'alphabet': 2, 'jika': 2, 'knearest': 2, 'metode': 2, 'arah': 2, 'mata': 2, 'angin': 2, 'uji': 2, 'tulis': 1, 'tangan': 1, 'teknik': 1, 'mana': 1, 'input': 1, 'lembar': 1, 'kertas': 1, 'scan': 1, 'scanner': 1, 'gambar': 1, 'komputer': 1, 'ini': 1, 'lanjut': 1, 'karakter': 1, 'olah': 1, 'banyak': 1, 'sekali': 1, 'sudah': 1, 'tentang': 1, 'diri': 1, 'a': 1, 'z': 1, 'lemah': 1, 'sulit': 1, 'ada': 1, 'hapus': 1, 'sebut': 1, 'coba': 1, 'benar': 1, 'teliti': 1, 'bangun': 1, 'sistem': 1, 'neighbor': 1, 'laku': 1, 'telusur': 1, 'pixelpixel': 1, 'pandu': 1, 'milik': 1, 'akurat': 1, 'baik': 1, 'tiap': 1, 'leku': 1, 'jejak': 1, 'tepi': 1, 'dekat': 1, 'asli': 1, 'vektor': 1, 'ciri': 1, 'isi': 1, 'fitur': 1, 'kode': 1, 'bentuk': 1, 'diinputkan': 1, 'klasifikasi': 1, 'neighborknn': 1, 'tangguh': 1, 'noise': 1, 'efektif': 1, 'besar': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'a': 8, 'is': 6, 'using': 6, 'to': 6, 'of': 5, 'and': 5, 'that': 5, 'recognized': 4, 'as': 4, 'be': 4, 'will': 4, 'code': 4, 'recognition': 3, 'data': 3, 'in': 3, 'can': 3, 'letters': 3, 'chain': 3, 'pattern': 2, 'results': 2, 'on': 2, 'produce': 2, 'are': 2, 'binary': 2, 'numbers': 2, 'then': 2, 'processed': 2, 'by': 2, 'algorithm': 2, 'information': 2, 'alphabet': 2, 'this': 2, 'knearest': 2, 'neighbor': 2, 'object': 2, 'feature': 2, 'test': 2, 'handwriting': 1, 'technique': 1, 'where': 1, 'input': 1, 'form': 1, 'sheet': 1, 'paper': 1, 'scanner': 1, 'scan': 1, 'computer': 1, 'images': 1, 'further': 1, 'specific': 1, 'characters': 1, 'into': 1, 'obviously': 1, 'lot': 1, 'people': 1, 'already': 1, 'know': 1, 'about': 1, 'from': 1, 'z': 1, 'consists': 1, 'weaknesses': 1, 'recognizing': 1, 'if': 1, 'letter': 1, 'difficult': 1, 'there': 1, 'deleted': 1, 'person': 1, 'try': 1, 'recognize': 1, 'them': 1, 'correctly': 1, 'study': 1, 'build': 1, 'an': 1, 'system': 1, 'algorithms': 1, 'search': 1, 'methods': 1, 'perform': 1, 'pixels': 1, 'guide': 1, 'direction': 1, 'wind': 1, 'cardinal': 1, 'directions': 1, 'have': 1, 'accuracy': 1, 'better': 1, 'each': 1, 'curve': 1, 'so': 1, 'tracking': 1, 'objects': 1, 'near': 1, 'edge': 1, 'original': 1, 'which': 1, 'vector': 1, 'containing': 1, 'such': 1, 'forming': 1, 'entered': 1, 'classification': 1, 'process': 1, 'knn': 1, 'method': 1, 'robust': 1, 'against': 1, 'noise': 1, 'well': 1, 'effective': 1, 'use': 1, 'large': 1})
-------------------------------------------
--- Data #823 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Mohammad Zuhdi Arief Setiawan
Judul: RANCANG BANGUN APLIKASI MULTIMEDIA PEMBELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) UNTUK SISWA MTs NEGERI SURABAYA 1 BERBASIS LTSA
Pembimbing 1: Yeni Kustiyahningsih, S.Kom., M.Kom.
Pembimbing 2: Sri Herawati, S.Kom., M.T.
Abstrak (Raw): Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah memberikan pengaruh terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran. Komunikasi sebagai media pendidikan dilakukan dengan menggunakan media-media komunikasi seperti telepon, komputer, internet, e-mail, dsb. Interaksi antara guru dan siswa tidak hanya dilakukan melalui hubungan tatap muka tetapi juga dilakukan dengan menggunakan media-media tersebut. Guru dapat memberikan layanan tanpa harus berhadapan langsung dengan siswa. Demikian pula siswa dapat memperoleh informasi dalam lingkup yang luas dari berbagai sumber melalui cyber space atau ruang maya dengan menggunakan komputer atau internet. Hal yang paling mutakhir adalah berkembangnya apa yang disebut“cyber teaching” atau pengajaran maya, yaitu proses pengajaran yang dilakukan dengan menggunakan internet.
LTSA (IEEE 1484) adalah suatu standar internasional sistem pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan IEEE 1484 Learning Standards Committee (LTSC) oleh Farance Incorporational, divisi Edutool. LTSA merupakan arsitektur tingkat tinggi yang berfokus pada masalah teknologi pembelajaran, pelatihan berbasis komputer, sistem pendukung performasi elektronik, instruksi berbantuan komputer, dan lain-lain. Dapat juga diartikan sebagai suatu kerangka kerja untuk mengetahui sistem yang ada dan yang akan dibangun.
Dalam tugas akhir ini dibuat sebuah aplikasi multimedia pembelajaran interaktif yang di dalamnya memuat tentang teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Aplikasi ini dikembangkan dengan menggunakan PHP sebagai web programming dan My SQL sebagai database server.
Abstrak (Clean): perkembangan teknologi informasi dan komunikasi tik telah memberikan pengaruh terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran komunikasi sebagai media pendidikan dilakukan dengan menggunakan mediamedia komunikasi seperti telepon komputer internet email dsb interaksi antara guru dan siswa tidak hanya dilakukan melalui hubungan tatap muka tetapi juga dilakukan dengan menggunakan mediamedia tersebut guru dapat memberikan layanan tanpa harus berhadapan langsung dengan siswa demikian pula siswa dapat memperoleh informasi dalam lingkup yang luas dari berbagai sumber melalui cyber space atau ruang maya dengan menggunakan komputer atau internet hal yang paling mutakhir adalah berkembangnya apa yang disebut“cyber teaching” atau pengajaran maya yaitu proses pengajaran yang dilakukan dengan menggunakan internet ltsa ieee adalah suatu standar internasional sistem pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan ieee learning standards committee ltsc oleh farance incorporational divisi edutool ltsa merupakan arsitektur tingkat tinggi yang berfokus pada masalah teknologi pembelajaran pelatihan berbasis komputer sistem pendukung performasi elektronik instruksi berbantuan komputer dan lainlain dapat juga diartikan sebagai suatu kerangka kerja untuk mengetahui sistem yang ada dan yang akan dibangun dalam tugas akhir ini dibuat sebuah aplikasi multimedia pembelajaran interaktif yang di dalamnya memuat tentang teknologi informasi dan komunikasi tik aplikasi ini dikembangkan dengan menggunakan php sebagai web programming dan my sql sebagai database server
Abstrak (Stopwords Removed): perkembangan teknologi informasi komunikasi tik memberikan pengaruh dunia pendidikan khususnya proses pembelajaran komunikasi media pendidikan dilakukan menggunakan mediamedia komunikasi telepon komputer internet email dsb interaksi antara guru siswa dilakukan hubungan tatap muka dilakukan menggunakan mediamedia tersebut guru dapat memberikan layanan harus berhadapan langsung siswa demikian pula siswa dapat memperoleh informasi lingkup luas berbagai sumber cyber space ruang maya menggunakan komputer internet paling mutakhir berkembangnya apa disebut“cyber teaching” pengajaran maya proses pengajaran dilakukan menggunakan internet ltsa ieee standar internasional sistem pembelajaran dikembangkan berdasarkan ieee learning standards committee ltsc farance incorporational divisi edutool ltsa arsitektur tingkat tinggi berfokus masalah teknologi pembelajaran pelatihan berbasis komputer sistem pendukung performasi elektronik instruksi berbantuan komputer lainlain dapat diartikan kerangka kerja mengetahui sistem ada dibangun tugas akhir dibuat aplikasi multimedia pembelajaran interaktif dalamnya memuat tentang teknologi informasi komunikasi tik aplikasi dikembangkan menggunakan php web programming my sql database server
Abstrak (Stemmed): kembang teknologi informasi komunikasi tik beri pengaruh dunia didik khusus proses ajar komunikasi media didik laku guna mediamedia komunikasi telepon komputer internet email dsb interaksi antara guru siswa laku hubung tatap muka laku guna mediamedia sebut guru dapat beri layan harus hadap langsung siswa demikian pula siswa dapat oleh informasi lingkup luas bagai sumber cyber space ruang maya guna komputer internet paling mutakhir kembang apa sebut cyber teaching ajar maya proses ajar laku guna internet ltsa ieee standar internasional sistem ajar kembang dasar ieee learning standards committee ltsc farance incorporational divisi edutool ltsa arsitektur tingkat tinggi fokus masalah teknologi ajar latih bas komputer sistem dukung formasi elektronik instruksi bantu komputer lainlain dapat arti kerangka kerja tahu sistem ada bangun tugas akhir buat aplikasi multimedia ajar interaktif dalam muat tentang teknologi informasi komunikasi tik aplikasi kembang guna php web programming my sql database server
Abstrak (Corrected): embank teknologi informant komunikasi tie bert pengaruh dulia did rhesus proves ajar komunikasi media did lake gun mediamedia komunikasi telephone computer internet email dab interaksi angara guru visa lake hung tatar make lake gun mediamedia debut guru apart bert layman harms hadar lansing visa domitian pula visa apart olen informant linkup lucas bahai number caber space rang maya gun computer internet paling mutakhir embank papa debut caber teaching ajar maya proves ajar lake gun internet lisa see standard international sister ajar embank dakar see learning standards committee last france incorporation divine edutool lisa arsitektur dingbat ting focus marsala teknologi ajar latin was computer sister during forms electronic instruksi bantu computer maintain apart art kerangka era tau sister ada bangui tugs air but aplikasi multimedia ajar interaktif dream must tenting teknologi informant komunikasi tie aplikasi embank gun pop web programming my sol database server
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ajar': 6, 'guna': 5, 'kembang': 4, 'komunikasi': 4, 'laku': 4, 'komputer': 4, 'teknologi': 3, 'informasi': 3, 'internet': 3, 'siswa': 3, 'dapat': 3, 'sistem': 3, 'tik': 2, 'beri': 2, 'didik': 2, 'proses': 2, 'mediamedia': 2, 'guru': 2, 'sebut': 2, 'cyber': 2, 'maya': 2, 'ltsa': 2, 'ieee': 2, 'aplikasi': 2, 'pengaruh': 1, 'dunia': 1, 'khusus': 1, 'media': 1, 'telepon': 1, 'email': 1, 'dsb': 1, 'interaksi': 1, 'antara': 1, 'hubung': 1, 'tatap': 1, 'muka': 1, 'layan': 1, 'harus': 1, 'hadap': 1, 'langsung': 1, 'demikian': 1, 'pula': 1, 'oleh': 1, 'lingkup': 1, 'luas': 1, 'bagai': 1, 'sumber': 1, 'space': 1, 'ruang': 1, 'paling': 1, 'mutakhir': 1, 'apa': 1, 'teaching': 1, 'standar': 1, 'internasional': 1, 'dasar': 1, 'learning': 1, 'standards': 1, 'committee': 1, 'ltsc': 1, 'farance': 1, 'incorporational': 1, 'divisi': 1, 'edutool': 1, 'arsitektur': 1, 'tingkat': 1, 'tinggi': 1, 'fokus': 1, 'masalah': 1, 'latih': 1, 'bas': 1, 'dukung': 1, 'formasi': 1, 'elektronik': 1, 'instruksi': 1, 'bantu': 1, 'lainlain': 1, 'arti': 1, 'kerangka': 1, 'kerja': 1, 'tahu': 1, 'ada': 1, 'bangun': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'buat': 1, 'multimedia': 1, 'interaktif': 1, 'dalam': 1, 'muat': 1, 'tentang': 1, 'php': 1, 'web': 1, 'programming': 1, 'my': 1, 'sql': 1, 'database': 1, 'server': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'is': 7, 'of': 6, 'and': 6, 'learning': 5, 'as': 5, 'a': 5, 'using': 5, 'communication': 4, 'in': 4, 'by': 4, 'information': 3, 'an': 3, 'on': 3, 'internet': 3, 'students': 3, 'can': 3, 'or': 3, 'development': 2, 'itc': 2, 'education': 2, 'process': 2, 'done': 2, 'media': 2, 'computer': 2, 'teachers': 2, 'through': 2, 'also': 2, 'to': 2, 'space': 2, 'virtual': 2, 'teaching': 2, 'ltsa': 2, 'ieee': 2, 'developed': 2, 'that': 2, 'technology': 2, 'systems': 2, 'be': 2, 'technologies': 1, 'have': 1, 'impact': 1, 'especially': 1, 'medium': 1, 'such': 1, 'telephone': 1, 'email': 1, 'etc': 1, 'interaction': 1, 'between': 1, 'not': 1, 'only': 1, 'facetoface': 1, 'relationships': 1, 'but': 1, 'performed': 1, 'these': 1, 'provide': 1, 'service': 1, 'without': 1, 'having': 1, 'deal': 1, 'directly': 1, 'with': 1, 'similarly': 1, 'obtain': 1, 'broad': 1, 'scope': 1, 'various': 1, 'sources': 1, 'cyber': 1, 'most': 1, 'recent': 1, 'case': 1, 'socalled': 1, 'cyberteaching': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'international': 1, 'standard': 1, 'system': 1, 'based': 1, 'standards': 1, 'committee': 1, 'ltsc': 1, 'farance': 1, 'incorporational': 1, 'edutool': 1, 'division': 1, 'highlevel': 1, 'architecture': 1, 'focuses': 1, 'problem': 1, 'computerbased': 1, 'training': 1, 'electronic': 1, 'formasi': 1, 'support': 1, 'computerassisted': 1, 'instruction': 1, 'others': 1, 'interpreted': 1, 'framework': 1, 'determine': 1, 'existing': 1, 'will': 1, 'built': 1, 'this': 1, 'thesis': 1, 'created': 1, 'interactive': 1, 'multimedia': 1, 'applications': 1, 'which': 1, 'load': 1, 'application': 1, 'php': 1, 'web': 1, 'programming': 1, 'my': 1, 'sql': 1, 'database': 1, 'server': 1})
-------------------------------------------
--- Data #824 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Rika Awalul Awalida
Judul: Perbandingan Metode Transformasi Kekre dan Segmentasi Warna HSV untuk Sistem Perolehan Citra Berbasis Isi
Pembimbing 1: Rima Tri Wahyuningrum, ST., MT
Pembimbing 2: Dr. Indah Agustien Siradjuddin, S.Kom., M.Kom
Abstrak (Raw): Sistem Perolehan Citra Berbasis Isi (SPCI) merupakan teknik pencarian berdasarkan konten visual untuk mencari citra yang sesuai dengan keinginan pengguna.Secara umum, SPCI memiliki dua tahapan utama, yaitu ekstraksi fitur dan pengukuran kemiripan. Fitur yang digunakan dalam penelitian ini adalah fitur warna karena fitur warna merupakan fitur yang umum digunakan, dan dapat merepresentasikan warna sesuai dengan visual mata manusia. Ekstraksi fitur warna dilakukan dengan menggunakan metode Transformasi Kekre, dan Segmentasi Warna HSV. Hasil dari ekstraksi fitur warna digunakan untuk pengukuran kemiripan antara citra query dengan basis data citra. Pengukuran ini menggunakan metode Euclidean Distance.Metode Transformasi Kekre dan Segmentasi Warna HSV diaplikasikan pada 170 citra bunga dari 17 kelas yang berbeda. Uji coba dilakukan terhadap 15 citra query dan diperoleh hasil yang lebih baik pada Segmentasi Warna HSV dengan precision sebesar 75% dan recall sebesar37%. Sedangkan precision dan recall pada Transformasi Kekre adalah 49% dan 25%. Hal ini dikarenakan proses awal Segmentasi Warna HSV yang melakukan konversi citra ke ruang warna HSV dianggap lebih baik dalam membedakan warna dibandingkan dengan Transformasi Kekre yang juga melakukan konversi citra, tetapi ke dalam format grayscale.
Abstrak (Clean): sistem perolehan citra berbasis isi spci merupakan teknik pencarian berdasarkan konten visual untuk mencari citra yang sesuai dengan keinginan penggunasecara umum spci memiliki dua tahapan utama yaitu ekstraksi fitur dan pengukuran kemiripan fitur yang digunakan dalam penelitian ini adalah fitur warna karena fitur warna merupakan fitur yang umum digunakan dan dapat merepresentasikan warna sesuai dengan visual mata manusia ekstraksi fitur warna dilakukan dengan menggunakan metode transformasi kekre dan segmentasi warna hsv hasil dari ekstraksi fitur warna digunakan untuk pengukuran kemiripan antara citra query dengan basis data citra pengukuran ini menggunakan metode euclidean distancemetode transformasi kekre dan segmentasi warna hsv diaplikasikan pada citra bunga dari kelas yang berbeda uji coba dilakukan terhadap citra query dan diperoleh hasil yang lebih baik pada segmentasi warna hsv dengan precision sebesar dan recall sebesar sedangkan precision dan recall pada transformasi kekre adalah dan hal ini dikarenakan proses awal segmentasi warna hsv yang melakukan konversi citra ke ruang warna hsv dianggap lebih baik dalam membedakan warna dibandingkan dengan transformasi kekre yang juga melakukan konversi citra tetapi ke dalam format grayscale
Abstrak (Stopwords Removed): sistem perolehan citra berbasis isi spci teknik pencarian berdasarkan konten visual mencari citra sesuai keinginan penggunasecara umum spci memiliki dua tahapan utama ekstraksi fitur pengukuran kemiripan fitur digunakan penelitian fitur warna fitur warna fitur umum digunakan dapat merepresentasikan warna sesuai visual mata manusia ekstraksi fitur warna dilakukan menggunakan metode transformasi kekre segmentasi warna hsv hasil ekstraksi fitur warna digunakan pengukuran kemiripan antara citra query basis data citra pengukuran menggunakan metode euclidean distancemetode transformasi kekre segmentasi warna hsv diaplikasikan citra bunga kelas berbeda uji coba dilakukan citra query diperoleh hasil lebih baik segmentasi warna hsv precision sebesar recall sebesar sedangkan precision recall transformasi kekre dikarenakan proses awal segmentasi warna hsv melakukan konversi citra ruang warna hsv dianggap lebih baik membedakan warna dibandingkan transformasi kekre melakukan konversi citra format grayscale
Abstrak (Stemmed): sistem oleh citra bas isi spci teknik cari dasar konten visual cari citra sesuai ingin penggunasecara umum spci milik dua tahap utama ekstraksi fitur ukur mirip fitur guna teliti fitur warna fitur warna fitur umum guna dapat representasi warna sesuai visual mata manusia ekstraksi fitur warna laku guna metode transformasi kekre segmentasi warna hsv hasil ekstraksi fitur warna guna ukur mirip antara citra query basis data citra ukur guna metode euclidean distancemetode transformasi kekre segmentasi warna hsv aplikasi citra bunga kelas beda uji coba laku citra query oleh hasil lebih baik segmentasi warna hsv precision besar recall besar sedang precision recall transformasi kekre karena proses awal segmentasi warna hsv laku konversi citra ruang warna hsv anggap lebih baik beda warna banding transformasi kekre laku konversi citra format grayscale
Abstrak (Corrected): sister olen citral was is spic tennis care dakar gotten visual care citral sexual begin penggunasecara mum spic milk due that mama ekstraksi four ukr mirin four gun elite four wanna four wanna four mum gun apart represents wanna sexual visual data amnesia ekstraksi four wanna lake gun metope transforms were segments wanna is hail ekstraksi four wanna gun ukr mirin angara citral query basis data citral ukr gun metope euclidean distancemetode transforms were segments wanna is aplikasi citral bung keas bed uni coma lake citral query olen hail leash back segments wanna is precision bear recall bear sedan precision recall transforms were arena proves away segments wanna is lake converse citral rang wanna is anggap leash back bed wanna banding transforms were lake converse citral format grayscale
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'warna': 11, 'citra': 8, 'fitur': 7, 'guna': 5, 'hsv': 5, 'laku': 4, 'transformasi': 4, 'kekre': 4, 'segmentasi': 4, 'ekstraksi': 3, 'ukur': 3, 'oleh': 2, 'spci': 2, 'cari': 2, 'visual': 2, 'sesuai': 2, 'umum': 2, 'mirip': 2, 'metode': 2, 'hasil': 2, 'query': 2, 'beda': 2, 'lebih': 2, 'baik': 2, 'precision': 2, 'besar': 2, 'recall': 2, 'konversi': 2, 'sistem': 1, 'bas': 1, 'isi': 1, 'teknik': 1, 'dasar': 1, 'konten': 1, 'ingin': 1, 'penggunasecara': 1, 'milik': 1, 'dua': 1, 'tahap': 1, 'utama': 1, 'teliti': 1, 'dapat': 1, 'representasi': 1, 'mata': 1, 'manusia': 1, 'antara': 1, 'basis': 1, 'data': 1, 'euclidean': 1, 'distancemetode': 1, 'aplikasi': 1, 'bunga': 1, 'kelas': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'sedang': 1, 'karena': 1, 'proses': 1, 'awal': 1, 'ruang': 1, 'anggap': 1, 'banding': 1, 'format': 1, 'grayscale': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'color': 10, 'the': 8, 'and': 8, 'is': 7, 'feature': 7, 'transform': 6, 'hsv': 6, 'image': 5, 'to': 5, 'kekre': 5, 'segmentation': 5, 'in': 4, 'extraction': 4, 'query': 3, 'used': 3, 'images': 3, 'on': 3, 'content': 2, 'cbir': 2, 'using': 2, 'visual': 2, 'according': 2, 'ie': 2, 'similarity': 2, 'measure': 2, 'this': 2, 'since': 2, 'done': 2, 'methods': 2, 'of': 2, 'process': 2, 'are': 2, 'higher': 2, 'accuration': 2, 'precision': 2, 'recall': 2, 'based': 1, 'retrieval': 1, 'system': 1, 'a': 1, 'searching': 1, 'techniques': 1, 'search': 1, 'users': 1, 'general': 1, 'has': 1, 'two': 1, 'main': 1, 'steps': 1, 'research': 1, 'common': 1, 'which': 1, 'represents': 1, 'human': 1, 's': 1, 'eye': 1, 'by': 1, 'result': 1, 'between': 1, 'database': 1, 'euclidean': 1, 'distance': 1, 'method': 1, 'for': 1, 'measurement': 1, 'applied': 1, 'flower': 1, 'different': 1, 'classes': 1, 'experiment': 1, 'acvieved': 1, 'compare': 1, 'meanwhile': 1, 'achieves': 1, 'space': 1, 'meantime': 1, 'convert': 1, 'into': 1, 'grayscale': 1, 'format': 1})
-------------------------------------------
--- Data #825 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Endang Rustiyana
Judul: PERBANDINGAN METODE COLOR CO-OCURRENCE MATRIX & MODIFIED COLOR CO-OCCURRENCE MATRIX PADA SISTEM PEROLEHAN CITRA BERBASIS ISI UNTUK CITRA BATIK
Pembimbing 1: Dr. Indah Agustien Siradjuddin, S.Kom., M.Kom
Pembimbing 2: Rima Tri Wahyuningrum, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Sistem Perolehan Citra berbasis Isi (SPCI) merupakan sistem pencarian citra menggunakan isi visual, untuk mencari citra relevan pada database citra sesuai dengan citra inputan yang diinginkan oleh pengguna. Fitur yang terkait isi visual terdiri dari bentuk, warna dan tekstur adalah fitur utama sebuah citra. Warna adalah salah satu fitur visual yang paling banyak digunakan dalam CBIR karena warna dapat dikenali langsung oleh indra manusia. Oleh karena itu, Fitur warna digunakan dalam penelitian ini sebagai proses ekstraksi fitur dari delapan kelas citra batik yaitu: citra batik Cirebon, batik Bali, batik Pamekasan, batik Solo, batik Jogja, batik Sumenep, batik Pekalongan, dan batik Bangkalan sebagai objek perolehan citra berbasis isi. Terdapat dua tahapan yaitu tahapan pertama ekstraksi fitur warna dengan menggunakan metode Color Co-occurrence Matrix, tahap ke dua dilakukan pencocokan antara citra database dan citra query menggunakan Similarity. Pada proses similarity dilakukan modifikasi yang disebut Modified Color Co-occurrence Matrix. Dari tiga skenario yang telah di uji coba pada 200 citra batik, dengan percobaan 10 citra query di dapatkan bahwa tingkat presicion MCCM lebih tinggi dibanding dengan CCM, masing masing tingkat akurasi presicion 66% untuk CCM dan 73% untuk MCCM.
Abstrak (Clean): sistem perolehan citra berbasis isi spci merupakan sistem pencarian citra menggunakan isi visual untuk mencari citra relevan pada database citra sesuai dengan citra inputan yang diinginkan oleh pengguna fitur yang terkait isi visual terdiri dari bentuk warna dan tekstur adalah fitur utama sebuah citra warna adalah salah satu fitur visual yang paling banyak digunakan dalam cbir karena warna dapat dikenali langsung oleh indra manusia oleh karena itu fitur warna digunakan dalam penelitian ini sebagai proses ekstraksi fitur dari delapan kelas citra batik yaitu citra batik cirebon batik bali batik pamekasan batik solo batik jogja batik sumenep batik pekalongan dan batik bangkalan sebagai objek perolehan citra berbasis isi terdapat dua tahapan yaitu tahapan pertama ekstraksi fitur warna dengan menggunakan metode color cooccurrence matrix tahap ke dua dilakukan pencocokan antara citra database dan citra query menggunakan similarity pada proses similarity dilakukan modifikasi yang disebut modified color cooccurrence matrix dari tiga skenario yang telah di uji coba pada citra batik dengan percobaan citra query di dapatkan bahwa tingkat presicion mccm lebih tinggi dibanding dengan ccm masing masing tingkat akurasi presicion untuk ccm dan untuk mccm
Abstrak (Stopwords Removed): sistem perolehan citra berbasis isi spci sistem pencarian citra menggunakan isi visual mencari citra relevan database citra sesuai citra inputan diinginkan pengguna fitur terkait isi visual terdiri bentuk warna tekstur fitur utama citra warna salah satu fitur visual paling banyak digunakan cbir warna dapat dikenali langsung indra manusia fitur warna digunakan penelitian proses ekstraksi fitur delapan kelas citra batik citra batik cirebon batik bali batik pamekasan batik solo batik jogja batik sumenep batik pekalongan batik bangkalan objek perolehan citra berbasis isi terdapat dua tahapan tahapan pertama ekstraksi fitur warna menggunakan metode color cooccurrence matrix tahap dua dilakukan pencocokan antara citra database citra query menggunakan similarity proses similarity dilakukan modifikasi disebut modified color cooccurrence matrix tiga skenario uji coba citra batik percobaan citra query dapatkan tingkat presicion mccm lebih tinggi dibanding ccm masing masing tingkat akurasi presicion ccm mccm
Abstrak (Stemmed): sistem oleh citra bas isi spci sistem cari citra guna isi visual cari citra relevan database citra sesuai citra inputan ingin guna fitur kait isi visual diri bentuk warna tekstur fitur utama citra warna salah satu fitur visual paling banyak guna cbir warna dapat nali langsung indra manusia fitur warna guna teliti proses ekstraksi fitur delapan kelas citra batik citra batik cirebon batik bal batik pamekasan batik solo batik jogja batik sumenep batik kalong batik bangkal objek oleh citra bas isi dapat dua tahap tahap pertama ekstraksi fitur warna guna metode color cooccurrence matrix tahap dua laku cocok antara citra database citra query guna similarity proses similarity laku modifikasi sebut modified color cooccurrence matrix tiga skenario uji coba citra batik coba citra query dapat tingkat presicion mccm lebih tinggi banding ccm masing masing tingkat akurasi presicion ccm mccm
Abstrak (Corrected): sister olen citral was is spic sister care citral gun is visual care citral relevant database citral sexual citral input begin gun four wait is visual dirt bent wanna tester four mama citral wanna salad sat four visual paling banyan gun coir wanna apart nail lansing indra amnesia four wanna gun elite proves ekstraksi four deadpan keas citral batik citral batik carbon batik bad batik pamekasan batik solo batik yoga batik sumner batik kalong batik bangka objet olen citral was is apart due that that pertain ekstraksi four wanna gun metope color occurrence matrix that due lake cook angara citral database citral query gun similarity proves similarity lake modifikasi debut modified color occurrence matrix toga scenario uni coma citral batik coma citral query apart dingbat precision much leash ting banding com making making dingbat auras precision com much
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'citra': 13, 'batik': 10, 'guna': 6, 'fitur': 6, 'warna': 5, 'isi': 4, 'visual': 3, 'dapat': 3, 'tahap': 3, 'sistem': 2, 'oleh': 2, 'bas': 2, 'cari': 2, 'database': 2, 'proses': 2, 'ekstraksi': 2, 'dua': 2, 'color': 2, 'cooccurrence': 2, 'matrix': 2, 'laku': 2, 'query': 2, 'similarity': 2, 'coba': 2, 'tingkat': 2, 'presicion': 2, 'mccm': 2, 'ccm': 2, 'masing': 2, 'spci': 1, 'relevan': 1, 'sesuai': 1, 'inputan': 1, 'ingin': 1, 'kait': 1, 'diri': 1, 'bentuk': 1, 'tekstur': 1, 'utama': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'paling': 1, 'banyak': 1, 'cbir': 1, 'nali': 1, 'langsung': 1, 'indra': 1, 'manusia': 1, 'teliti': 1, 'delapan': 1, 'kelas': 1, 'cirebon': 1, 'bal': 1, 'pamekasan': 1, 'solo': 1, 'jogja': 1, 'sumenep': 1, 'kalong': 1, 'bangkal': 1, 'objek': 1, 'pertama': 1, 'metode': 1, 'cocok': 1, 'antara': 1, 'modifikasi': 1, 'sebut': 1, 'modified': 1, 'tiga': 1, 'skenario': 1, 'uji': 1, 'lebih': 1, 'tinggi': 1, 'banding': 1, 'akurasi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 12, 'image': 9, 'color': 7, 'batik': 7, 'in': 5, 'is': 4, 'features': 4, 'and': 4, 'content': 3, 'using': 3, 'visual': 3, 'to': 3, 'for': 3, 'images': 3, 'query': 3, 'based': 2, 'cbir': 2, 'search': 2, 'database': 2, 'are': 2, 'main': 2, 'used': 2, 'as': 2, 'process': 2, 'feature': 2, 'extraction': 2, 'step': 2, 'cooccurrence': 2, 'matrix': 2, 'similarity': 2, 'presicion': 2, 'mccm': 2, 'rate': 2, 'ccm': 2, 'retrieval': 1, 'system': 1, 'relevant': 1, 'according': 1, 'user': 1, 'related': 1, 'contents': 1, 'consist': 1, 'shape': 1, 'texture': 1, 'an': 1, 'one': 1, 'most': 1, 'because': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'recognized': 1, 'directly': 1, 'by': 1, 'human': 1, 'senses': 1, 'therefore': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'from': 1, 'eight': 1, 'classes': 1, 'namely': 1, 'cirebon': 1, 'bal': 1, 'pamekasanbatik': 1, 'solo': 1, 'yogyakartabatik': 1, 'sumenepbatik': 1, 'kalong': 1, 'bangkal': 1, 'object': 1, 'result': 1, 'there': 1, 'two': 1, 'steps': 1, 'first': 1, 'second': 1, 'matching': 1, 'between': 1, 'modification': 1, 'called': 1, 'modified': 1, 'three': 1, 'scenarios': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'tested': 1, 'on': 1, 'with': 1, 'trials': 1, 'get': 1, 'that': 1, 'higher': 1, 'than': 1, 'respectively': 1, 'accuracy': 1})
-------------------------------------------
--- Data #826 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Zhomi Fero Anista
Judul: IMPLEMENTASI ALGORITMA ENKRIPSI DES UNTUK APLIKASI MOBILE CHAT PADA OS ANDROID
Pembimbing 1: Cucun Very Angkoso S.T. M.T
Pembimbing 2: Ari Kusumaningsih S.T. M.T.
Abstrak (Raw): Pengiriman informasi melalui jaringan elektronik dalam permasalahan ini adalah chatting dengan media server memiliki kerentanan dalam keamanan data yang dikirimkan . Layanan tersebut diketahui memiliki beberapa kelemahan, yaitu kelemahan terhadap masalah keamanan sistem. Kelemahan itu dikarenakan data yang dikirim kedalam server menggunakan koneksi dengan jaringan global sehingga lebih rentan terhadap serangan hacker.Pada penelitian ini untuk menjamin keamanan dan kerahasiaan informasi pada komunikasi yang menggunakan jaringan IP mobile, dilakukan proses enkripsi dan dekripsi terhadap informasi yang akan dikirimkan. Enkripsi dilakukan pada saat pengiriman dengan cara mengkonversi informasi asli menjadi informasi yang terenkripsi sedangkan dekripsi dilakukan pada saat penerimaan dengan cara mengkonversi informasi terenkripsi menjadi informasi asli. Jadi informasi yang dikirimkan selama proses pengiriman adalah data informasi yang terenkripsi, sehingga informasi asli tidak dapat diketahui oleh pihak yang tidak berhak. Informasi asli hanya dapat diketahui oleh penerima dengan menggunakan kunci rahasia.Penggunaan algoritma enkripsi Data Encryption Standard (DES) merupakan upaya untuk mencegah kebocoran data chat ke pihak lain. Sehingga dalam menggunakan aplikasi chat tidak dikhawatirkan terjadinya kebocoran informasi pribadi. Karena berdasarkan hasil uji coba terbukti bahwa cipherteks yang dihasilkan telah sesuai dengan hasil perhitungan menggunakan algoritma enkripsi DES. dan telah diuji menggunakan beberapa aplikasi DES test vector.
Abstrak (Clean): pengiriman informasi melalui jaringan elektronik dalam permasalahan ini adalah chatting dengan media server memiliki kerentanan dalam keamanan data yang dikirimkan layanan tersebut diketahui memiliki beberapa kelemahan yaitu kelemahan terhadap masalah keamanan sistem kelemahan itu dikarenakan data yang dikirim kedalam server menggunakan koneksi dengan jaringan global sehingga lebih rentan terhadap serangan hackerpada penelitian ini untuk menjamin keamanan dan kerahasiaan informasi pada komunikasi yang menggunakan jaringan ip mobile dilakukan proses enkripsi dan dekripsi terhadap informasi yang akan dikirimkan enkripsi dilakukan pada saat pengiriman dengan cara mengkonversi informasi asli menjadi informasi yang terenkripsi sedangkan dekripsi dilakukan pada saat penerimaan dengan cara mengkonversi informasi terenkripsi menjadi informasi asli jadi informasi yang dikirimkan selama proses pengiriman adalah data informasi yang terenkripsi sehingga informasi asli tidak dapat diketahui oleh pihak yang tidak berhak informasi asli hanya dapat diketahui oleh penerima dengan menggunakan kunci rahasiapenggunaan algoritma enkripsi data encryption standard des merupakan upaya untuk mencegah kebocoran data chat ke pihak lain sehingga dalam menggunakan aplikasi chat tidak dikhawatirkan terjadinya kebocoran informasi pribadi karena berdasarkan hasil uji coba terbukti bahwa cipherteks yang dihasilkan telah sesuai dengan hasil perhitungan menggunakan algoritma enkripsi des dan telah diuji menggunakan beberapa aplikasi des test vector
Abstrak (Stopwords Removed): pengiriman informasi jaringan elektronik permasalahan chatting media server memiliki kerentanan keamanan data dikirimkan layanan tersebut diketahui memiliki beberapa kelemahan kelemahan masalah keamanan sistem kelemahan dikarenakan data dikirim kedalam server menggunakan koneksi jaringan global lebih rentan serangan hackerpada penelitian menjamin keamanan kerahasiaan informasi komunikasi menggunakan jaringan ip mobile dilakukan proses enkripsi dekripsi informasi dikirimkan enkripsi dilakukan pengiriman cara mengkonversi informasi asli menjadi informasi terenkripsi sedangkan dekripsi dilakukan penerimaan cara mengkonversi informasi terenkripsi menjadi informasi asli jadi informasi dikirimkan selama proses pengiriman data informasi terenkripsi informasi asli dapat diketahui pihak berhak informasi asli dapat diketahui penerima menggunakan kunci rahasiapenggunaan algoritma enkripsi data encryption standard des upaya mencegah kebocoran data chat pihak lain menggunakan aplikasi chat dikhawatirkan terjadinya kebocoran informasi pribadi berdasarkan hasil uji coba terbukti cipherteks dihasilkan sesuai hasil perhitungan menggunakan algoritma enkripsi des diuji menggunakan beberapa aplikasi des test vector
Abstrak (Stemmed): kirim informasi jaring elektronik masalah chatting media server milik rentan aman data kirim layan sebut tahu milik beberapa lemah lemah masalah aman sistem lemah karena data kirim dalam server guna koneksi jaring global lebih rentan serang hackerpada teliti jamin aman rahasia informasi komunikasi guna jaring ip mobile laku proses enkripsi dekripsi informasi kirim enkripsi laku kirim cara konversi informasi asli jadi informasi enkripsi sedang dekripsi laku terima cara konversi informasi enkripsi jadi informasi asli jadi informasi kirim lama proses kirim data informasi enkripsi informasi asli dapat tahu pihak hak informasi asli dapat tahu terima guna kunci rahasiapenggunaan algoritma enkripsi data encryption standard des upaya cegah bocor data chat pihak lain guna aplikasi chat khawatir jadi bocor informasi pribadi dasar hasil uji coba bukti cipherteks hasil sesuai hasil hitung guna algoritma enkripsi des uji guna beberapa aplikasi des test vector
Abstrak (Corrected): kirin informant caring electronic marsala chatting media server milk rental man data kirin layman debut tau milk beberapa leah leah marsala man sister leah arena data kirin dream server gun kopeks caring global leash rental sprang hackerpada elite jamie man aphasia informant komunikasi gun caring i mobile lake proves enkripsi dekripsi informant kirin enkripsi lake kirin cara converse informant ali jade informant enkripsi sedan dekripsi lake terms cara converse informant enkripsi jade informant ali jade informant kirin lama proves kirin data informant enkripsi informant ali apart tau pick had informant ali apart tau terms gun bunch rahasiapenggunaan algorithm enkripsi data encryption standard does pay yeah boor data chat pick lain gun aplikasi chat khawatir jade boor informant tribade dakar hail uni coma but cipherteks hail sexual hail hiding gun algorithm enkripsi does uni gun beberapa aplikasi does test vector
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'informasi': 12, 'kirim': 7, 'enkripsi': 7, 'guna': 6, 'data': 5, 'asli': 4, 'jadi': 4, 'jaring': 3, 'aman': 3, 'tahu': 3, 'lemah': 3, 'laku': 3, 'des': 3, 'hasil': 3, 'masalah': 2, 'server': 2, 'milik': 2, 'rentan': 2, 'beberapa': 2, 'proses': 2, 'dekripsi': 2, 'cara': 2, 'konversi': 2, 'terima': 2, 'dapat': 2, 'pihak': 2, 'algoritma': 2, 'bocor': 2, 'chat': 2, 'aplikasi': 2, 'uji': 2, 'elektronik': 1, 'chatting': 1, 'media': 1, 'layan': 1, 'sebut': 1, 'sistem': 1, 'karena': 1, 'dalam': 1, 'koneksi': 1, 'global': 1, 'lebih': 1, 'serang': 1, 'hackerpada': 1, 'teliti': 1, 'jamin': 1, 'rahasia': 1, 'komunikasi': 1, 'ip': 1, 'mobile': 1, 'sedang': 1, 'lama': 1, 'hak': 1, 'kunci': 1, 'rahasiapenggunaan': 1, 'encryption': 1, 'standard': 1, 'upaya': 1, 'cegah': 1, 'lain': 1, 'khawatir': 1, 'pribadi': 1, 'dasar': 1, 'coba': 1, 'bukti': 1, 'cipherteks': 1, 'sesuai': 1, 'hitung': 1, 'test': 1, 'vector': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 25, 'information': 11, 'of': 10, 'using': 7, 'is': 6, 'data': 5, 'to': 5, 'chat': 4, 'has': 4, 'encryption': 4, 'by': 4, 'original': 4, 'security': 3, 'being': 3, 'known': 3, 'and': 3, 'encrypted': 3, 'so': 3, 'des': 3, 'transmission': 2, 'networks': 2, 'with': 2, 'server': 2, 'transmitted': 2, 'are': 2, 'several': 2, 'because': 2, 'into': 2, 'a': 2, 'on': 2, 'we': 2, 'time': 2, 'when': 2, 'that': 2, 'be': 2, 'algorithm': 2, 'leakage': 2, 'test': 2, 'results': 2, 'through': 1, 'electronic': 1, 'in': 1, 'meaning': 1, 'media': 1, 'vulnerability': 1, 'these': 1, 'services': 1, 'drawbacks': 1, 'weakness': 1, 'system': 1, 'issues': 1, 'sent': 1, 'global': 1, 'network': 1, 'vulnerable': 1, 'hacker': 1, 's': 1, 'attacks': 1, 'ensure': 1, 'confidentiality': 1, 'communication': 1, 'mobile': 1, 'ip': 1, 'for': 1, 'performed': 1, 'at': 1, 'converting': 1, 'decryption': 1, 'done': 1, 'reconverting': 1, 'during': 1, 'process': 1, 'sending': 1, 'cannot': 1, 'unauthorized': 1, 'parties': 1, 'can': 1, 'only': 1, 'receiver': 1, 'secret': 1, 'key': 1, 'standard': 1, 'an': 1, 'attempt': 1, 'prevent': 1, 'from': 1, 'other': 1, 'party': 1, 'this': 1, 'application': 1, 'no': 1, 'need': 1, 'worry': 1, 'about': 1, 'based': 1, 'proved': 1, 'output': 1, 'cyphertext': 1, 'match': 1, 'manual': 1, 'calculations': 1, 'been': 1, 'tested': 1, 'vectors': 1, 'applications': 1})
-------------------------------------------
--- Data #827 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Yunita Indriana Putri Lestari
Judul: KLASIFIKASI EFEKTIVITAS MENGHAFAL ASMAUL HUSNA MELALUI PEMBELAJARAN HANIFIDA MENGGUNAKAN
GAME EDUKASI DENGAN METODE FUZZY
Pembimbing 1: Arik Kurniawati, S.Kom., M.T.
Pembimbing 2: Rima Tri Wahyuningrum, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Game sudah merambah dalam berbagai bidang kehidupan, tidak terkecuali bidang pendidikan. Manusia mempunyai sifat dasar lebih cepat mempelajari segala sesuatu secara visual – verbal, sehingga game juga baik jika dilibatkan dalam proses pendidikan. Salah satu materi yang dapat dimasukkan dalam game edukasi adalah pembelajaran menghafal Asmaul Husna. Metode pembelajaran juga sangat penting digunakan untuk media pembelajaran. Salah satu metode yang digunakan adalah metode Hanifida. Game yang dibuat menggunakan metode Hanifida terdiri dari 4 level. Tiap-tiap level merepresentasikan tahapan-tahapan dalam pembelajaran metode Hanifida. Pada penelitian ini, penulis mengukur tingkat keefektifan metode Hanifida sebagai media pembelajaran dengan mengklasifikasi hasil uji coba game. Uji coba game yang digunakan adalah pada game level 4 yang diuji coba pada 30 siswa-siswi Sekolah Dasar. Hasil uji coba kemudian diklasifikasi menggunakan metode Fuzzy. Terdapat 3 input variabel dari hasil uji coba game level 4, yaitu nilai, waktu, dan langkah. Variabel-variabel tersebut digunakan untuk proses klasifikasi. Selain input variabel, juga terdapat output variabel, yaitu hasil keefektifan. Hasil keefektifan dari klasifikasi Fuzzy yang dilakukan pada hasil uji coba game level 4, yaitu metode Hanifida efektif dijadikan sebagai media pembelajaran dalam menghafal Asmaul Husna sebesar 73.3% dengan rincian persentase untuk hasil sangat efektif 23.3% dan hasil efektif sebesar 50%.
Abstrak (Clean): game sudah merambah dalam berbagai bidang kehidupan tidak terkecuali bidang pendidikan manusia mempunyai sifat dasar lebih cepat mempelajari segala sesuatu secara visual – verbal sehingga game juga baik jika dilibatkan dalam proses pendidikan salah satu materi yang dapat dimasukkan dalam game edukasi adalah pembelajaran menghafal asmaul husna metode pembelajaran juga sangat penting digunakan untuk media pembelajaran salah satu metode yang digunakan adalah metode hanifida game yang dibuat menggunakan metode hanifida terdiri dari level tiaptiap level merepresentasikan tahapantahapan dalam pembelajaran metode hanifida pada penelitian ini penulis mengukur tingkat keefektifan metode hanifida sebagai media pembelajaran dengan mengklasifikasi hasil uji coba game uji coba game yang digunakan adalah pada game level yang diuji coba pada siswasiswi sekolah dasar hasil uji coba kemudian diklasifikasi menggunakan metode fuzzy terdapat input variabel dari hasil uji coba game level yaitu nilai waktu dan langkah variabelvariabel tersebut digunakan untuk proses klasifikasi selain input variabel juga terdapat output variabel yaitu hasil keefektifan hasil keefektifan dari klasifikasi fuzzy yang dilakukan pada hasil uji coba game level yaitu metode hanifida efektif dijadikan sebagai media pembelajaran dalam menghafal asmaul husna sebesar dengan rincian persentase untuk hasil sangat efektif dan hasil efektif sebesar
Abstrak (Stopwords Removed): game sudah merambah berbagai bidang kehidupan terkecuali bidang pendidikan manusia mempunyai sifat dasar lebih cepat mempelajari segala sesuatu secara visual – verbal game baik jika dilibatkan proses pendidikan salah satu materi dapat dimasukkan game edukasi pembelajaran menghafal asmaul husna metode pembelajaran sangat penting digunakan media pembelajaran salah satu metode digunakan metode hanifida game dibuat menggunakan metode hanifida terdiri level tiaptiap level merepresentasikan tahapantahapan pembelajaran metode hanifida penelitian penulis mengukur tingkat keefektifan metode hanifida media pembelajaran mengklasifikasi hasil uji coba game uji coba game digunakan game level diuji coba siswasiswi sekolah dasar hasil uji coba diklasifikasi menggunakan metode fuzzy terdapat input variabel hasil uji coba game level nilai waktu langkah variabelvariabel tersebut digunakan proses klasifikasi selain input variabel terdapat output variabel hasil keefektifan hasil keefektifan klasifikasi fuzzy dilakukan hasil uji coba game level metode hanifida efektif dijadikan media pembelajaran menghafal asmaul husna sebesar rincian persentase hasil sangat efektif hasil efektif sebesar
Abstrak (Stemmed): game sudah rambah bagai bidang hidup kecuali bidang didik manusia punya sifat dasar lebih cepat ajar segala sesuatu cara visual verbal game baik jika libat proses didik salah satu materi dapat masuk game edukasi ajar hafal asmaul husna metode ajar sangat penting guna media ajar salah satu metode guna metode hanifida game buat guna metode hanifida diri level tiaptiap level representasi tahapantahapan ajar metode hanifida teliti tulis ukur tingkat efektif metode hanifida media ajar klasifikasi hasil uji coba game uji coba game guna game level uji coba siswasiswi sekolah dasar hasil uji coba klasifikasi guna metode fuzzy dapat input variabel hasil uji coba game level nilai waktu langkah variabelvariabel sebut guna proses klasifikasi selain input variabel dapat output variabel hasil efektif hasil efektif klasifikasi fuzzy laku hasil uji coba game level metode hanifida efektif jadi media ajar hafal asmaul husna besar rincian persentase hasil sangat efektif hasil efektif besar
Abstrak (Corrected): game judah samba bahai biding hide kecuali biding did amnesia puny sift dakar leash eat ajar legal sesuatu cara visual verbal game back pika libau proves did salad sat mater apart mask game dukas ajar halal small human metope ajar sang panting gun media ajar salad sat metope gun metope hanifida game but gun metope hanifida dirt level tiaptiap level represents tahapantahapan ajar metope hanifida elite tulips ukr dingbat efektif metope hanifida media ajar klasifikasi hail uni coma game uni coma game gun game level uni coma siswasiswi selah dakar hail uni coma klasifikasi gun metope fuzzy apart input variable hail uni coma game level nilgai want bangka variabelvariabel debut gun proves klasifikasi slain input variable apart output variable hail efektif hail efektif klasifikasi fuzzy lake hail uni coma game level metope hanifida efektif jade media ajar halal small human bear indian percentage hail sang efektif hail efektif bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'game': 9, 'metode': 8, 'hasil': 8, 'ajar': 7, 'guna': 6, 'efektif': 6, 'uji': 6, 'coba': 6, 'hanifida': 5, 'level': 5, 'klasifikasi': 4, 'dapat': 3, 'media': 3, 'variabel': 3, 'bidang': 2, 'didik': 2, 'dasar': 2, 'proses': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'hafal': 2, 'asmaul': 2, 'husna': 2, 'sangat': 2, 'fuzzy': 2, 'input': 2, 'besar': 2, 'sudah': 1, 'rambah': 1, 'bagai': 1, 'hidup': 1, 'kecuali': 1, 'manusia': 1, 'punya': 1, 'sifat': 1, 'lebih': 1, 'cepat': 1, 'segala': 1, 'sesuatu': 1, 'cara': 1, 'visual': 1, 'verbal': 1, 'baik': 1, 'jika': 1, 'libat': 1, 'materi': 1, 'masuk': 1, 'edukasi': 1, 'penting': 1, 'buat': 1, 'diri': 1, 'tiaptiap': 1, 'representasi': 1, 'tahapantahapan': 1, 'teliti': 1, 'tulis': 1, 'ukur': 1, 'tingkat': 1, 'siswasiswi': 1, 'sekolah': 1, 'nilai': 1, 'waktu': 1, 'langkah': 1, 'variabelvariabel': 1, 'sebut': 1, 'selain': 1, 'output': 1, 'laku': 1, 'jadi': 1, 'rincian': 1, 'persentase': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 10, 'is': 9, 'game': 8, 'in': 7, 'learning': 7, 'method': 7, 'results': 6, 'used': 5, 'hanifida': 5, 'a': 4, 'are': 4, 'level': 4, 'which': 4, 'also': 3, 'for': 3, 'effectiveness': 3, 'variables': 3, 'effective': 3, 'has': 2, 'educational': 2, 'process': 2, 'one': 2, 'that': 2, 'asmaul': 2, 'husna': 2, 'using': 2, 'as': 2, 'medium': 2, 'with': 2, 'trial': 2, 'fuzzy': 2, 'there': 2, 'input': 2, 'test': 2, 'and': 2, 'classification': 2, 'expanded': 1, 'many': 1, 'areas': 1, 'life': 1, 'education': 1, 'no': 1, 'exception': 1, 'human': 1, 'nature': 1, 'faster': 1, 'everything': 1, 'visual': 1, 'verbal': 1, 'so': 1, 'good': 1, 'if': 1, 'you': 1, 'involved': 1, 'materials': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'included': 1, 'rote': 1, 'very': 1, 'important': 1, 'media': 1, 'created': 1, 'consists': 1, 'levels': 1, 'each': 1, 'represents': 1, 'stages': 1, 'methods': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'authors': 1, 'measure': 1, 'classifying': 1, 'outcomes': 1, 'trials': 1, 'games': 1, 'tested': 1, 'students': 1, 'elementary': 1, 'schools': 1, 'then': 1, 'classified': 1, 'value': 1, 'time': 1, 'pace': 1, 'these': 1, 'addition': 1, 'to': 1, 'variable': 1, 'output': 1, 'performed': 1, 'on': 1, 'an': 1, 'memorizing': 1, 'percentage': 1, 'breakdown': 1, 'highly': 1, 'result': 1, 'by': 1})
-------------------------------------------
--- Data #828 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ahmad Ferdiansah
Judul: Gender Recognition Menggunakan metode Principal Component Analysis dikombinasikan dengan Local Binary Pattern
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa., S.Si,. M.T
Pembimbing 2: Dr. Indah Agustien S., S.Kom,. M.Kom
Abstrak (Raw): Gender Recognition merupakan sistem untuk mengidentifikasi jenis kelamin seseorang berdasarkan citra wajah, karena di dalam citra wajah terdapat fitur yang merepresentasikan karakteristik seseorang. Gender Recognition dapat digunakan dalam berbagai macam applikasi, seperti interaksi manusia dan komputer, sistem kamera, dan sistem temu kembali citra. Pengklasifikasian jenis kelamin diperoleh dari tiga tahap antara lain preprocessing, ekstraksi fitur, dan pengklasifikasian citra. Tahap pertama, yaitu Preprocessing yang bertujuan untuk menghilangkan variasi pencahayaan pada citra dengan menggunakan metode Local Binary Pattern (LBP). Tahap kedua, ekstraksi fitur menggunakan metode Principal Component Analysis (PCA) sehingga menghasilkan susunan matrik proyeksi dan matrik bobot yang akan digunakan pada tahap klasifikasi. Tahap ketiga, pengklasifikasian citra menggunakan pengukuran kemiripan Euclidean Distance, dengan cara membandingkan matrik bobot citra training dengan matrik bobot testing yang diperoleh dari proses perkalian citra testing dengan matrik proyeksi. Dari hasil uji coba sistem, kombinasi metode Principal Component Analysis (PCA) dan Local Binary Pattern (LBP) dengan menggunakan pengukuran kemiripan Euclidean Distance tingkat akurasi rata-rata mencapai 80%. Klasifikasi jenis kelamin yang salah dikarenakan oleh miripnya bentuk rambut, bentuk kepala serta ekspresi antara citra perempuan dan citra pria.
Abstrak (Clean): gender recognition merupakan sistem untuk mengidentifikasi jenis kelamin seseorang berdasarkan citra wajah karena di dalam citra wajah terdapat fitur yang merepresentasikan karakteristik seseorang gender recognition dapat digunakan dalam berbagai macam applikasi seperti interaksi manusia dan komputer sistem kamera dan sistem temu kembali citra pengklasifikasian jenis kelamin diperoleh dari tiga tahap antara lain preprocessing ekstraksi fitur dan pengklasifikasian citra tahap pertama yaitu preprocessing yang bertujuan untuk menghilangkan variasi pencahayaan pada citra dengan menggunakan metode local binary pattern lbp tahap kedua ekstraksi fitur menggunakan metode principal component analysis pca sehingga menghasilkan susunan matrik proyeksi dan matrik bobot yang akan digunakan pada tahap klasifikasi tahap ketiga pengklasifikasian citra menggunakan pengukuran kemiripan euclidean distance dengan cara membandingkan matrik bobot citra training dengan matrik bobot testing yang diperoleh dari proses perkalian citra testing dengan matrik proyeksi dari hasil uji coba sistem kombinasi metode principal component analysis pca dan local binary pattern lbp dengan menggunakan pengukuran kemiripan euclidean distance tingkat akurasi ratarata mencapai klasifikasi jenis kelamin yang salah dikarenakan oleh miripnya bentuk rambut bentuk kepala serta ekspresi antara citra perempuan dan citra pria
Abstrak (Stopwords Removed): gender recognition sistem mengidentifikasi jenis kelamin seseorang berdasarkan citra wajah citra wajah terdapat fitur merepresentasikan karakteristik seseorang gender recognition dapat digunakan berbagai macam applikasi interaksi manusia komputer sistem kamera sistem temu kembali citra pengklasifikasian jenis kelamin diperoleh tiga tahap antara lain preprocessing ekstraksi fitur pengklasifikasian citra tahap pertama preprocessing bertujuan menghilangkan variasi pencahayaan citra menggunakan metode local binary pattern lbp tahap kedua ekstraksi fitur menggunakan metode principal component analysis pca menghasilkan susunan matrik proyeksi matrik bobot digunakan tahap klasifikasi tahap ketiga pengklasifikasian citra menggunakan pengukuran kemiripan euclidean distance cara membandingkan matrik bobot citra training matrik bobot testing diperoleh proses perkalian citra testing matrik proyeksi hasil uji coba sistem kombinasi metode principal component analysis pca local binary pattern lbp menggunakan pengukuran kemiripan euclidean distance tingkat akurasi ratarata mencapai klasifikasi jenis kelamin salah dikarenakan miripnya bentuk rambut bentuk kepala ekspresi antara citra perempuan citra pria
Abstrak (Stemmed): gender recognition sistem identifikasi jenis kelamin orang dasar citra wajah citra wajah dapat fitur representasi karakteristik orang gender recognition dapat guna bagai macam applikasi interaksi manusia komputer sistem kamera sistem temu kembali citra klasifikasi jenis kelamin oleh tiga tahap antara lain preprocessing ekstraksi fitur klasifikasi citra tahap pertama preprocessing tuju hilang variasi cahaya citra guna metode local binary pattern lbp tahap dua ekstraksi fitur guna metode principal component analysis pca hasil susun matrik proyeksi matrik bobot guna tahap klasifikasi tahap tiga klasifikasi citra guna ukur mirip euclidean distance cara banding matrik bobot citra training matrik bobot testing oleh proses kali citra testing matrik proyeksi hasil uji coba sistem kombinasi metode principal component analysis pca local binary pattern lbp guna ukur mirip euclidean distance tingkat akurasi ratarata capai klasifikasi jenis kelamin salah karena mirip bentuk rambut bentuk kepala ekspresi antara citra perempuan citra pria
Abstrak (Corrected): gender recognition sister identifikasi penis gelatin orang dakar citral rajah citral rajah apart four represents karakteristik orang gender recognition apart gun bahai madam applikasi interaksi amnesia computer sister camera sister temp cembali citral klasifikasi penis gelatin olen toga that angara lain reprocessing ekstraksi four klasifikasi citral that pertain reprocessing juju hang varies cabana citral gun metope local binary pattern lap that due ekstraksi four gun metope principal component analysis pa hail susan matrix proyeksi matrix robot gun that klasifikasi that toga klasifikasi citral gun ukr mirin euclidean distance cara banding matrix robot citral training matrix robot testing olen proves kali citral testing matrix proyeksi hail uni coma sister kombinasi metope principal component analysis pa local binary pattern lap gun ukr mirin euclidean distance dingbat auras ratarata capri klasifikasi penis gelatin salad arena mirin bent rabbit bent kerala ekspresi angara citral perempuan citral aria
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'citra': 10, 'guna': 6, 'klasifikasi': 5, 'tahap': 5, 'matrik': 5, 'sistem': 4, 'jenis': 3, 'kelamin': 3, 'fitur': 3, 'metode': 3, 'bobot': 3, 'mirip': 3, 'gender': 2, 'recognition': 2, 'orang': 2, 'wajah': 2, 'dapat': 2, 'oleh': 2, 'tiga': 2, 'antara': 2, 'preprocessing': 2, 'ekstraksi': 2, 'local': 2, 'binary': 2, 'pattern': 2, 'lbp': 2, 'principal': 2, 'component': 2, 'analysis': 2, 'pca': 2, 'hasil': 2, 'proyeksi': 2, 'ukur': 2, 'euclidean': 2, 'distance': 2, 'testing': 2, 'bentuk': 2, 'identifikasi': 1, 'dasar': 1, 'representasi': 1, 'karakteristik': 1, 'bagai': 1, 'macam': 1, 'applikasi': 1, 'interaksi': 1, 'manusia': 1, 'komputer': 1, 'kamera': 1, 'temu': 1, 'kembali': 1, 'lain': 1, 'pertama': 1, 'tuju': 1, 'hilang': 1, 'variasi': 1, 'cahaya': 1, 'dua': 1, 'susun': 1, 'cara': 1, 'banding': 1, 'training': 1, 'proses': 1, 'kali': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'kombinasi': 1, 'tingkat': 1, 'akurasi': 1, 'ratarata': 1, 'capai': 1, 'salah': 1, 'karena': 1, 'rambut': 1, 'kepala': 1, 'ekspresi': 1, 'perempuan': 1, 'pria': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'image': 9, 'and': 7, 'gender': 5, 'is': 5, 'of': 5, 'classification': 5, 'matrix': 5, 'in': 4, 'stage': 4, 'using': 4, 'to': 3, 'weight': 3, 'similarity': 3, 'recognition': 2, 'system': 2, 'facial': 2, 'human': 2, 'be': 2, 'used': 2, 'as': 2, 'preprocessing': 2, 'feature': 2, 'extraction': 2, 'from': 2, 'local': 2, 'binary': 2, 'lbp': 2, 'method': 2, 'principal': 2, 'component': 2, 'analysis': 2, 'pca': 2, 'projection': 2, 'that': 2, 'euclidean': 2, 'distance': 2, 'measurement': 2, 'by': 2, 'testing': 2, 'shape': 2, 'a': 1, 'identify': 1, 'person': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'since': 1, 'there': 1, 'features': 1, 'which': 1, 'representing': 1, 'characteristic': 1, 'can': 1, 'various': 1, 'applications': 1, 'such': 1, 'computer': 1, 'interaction': 1, 'camera': 1, 'retrieval': 1, 'systems': 1, 'has': 1, 'three': 1, 'stages': 1, 'ie': 1, 'first': 1, 'eliminate': 1, 'variations': 1, 'lighting': 1, 'an': 1, 'pattren': 1, 'second': 1, 'generate': 1, 'composition': 1, 'will': 1, 'third': 1, 'comparing': 1, 'between': 1, 'obtained': 1, 'multiplication': 1, 'experiment': 1, 'result': 1, 'shows': 1, 'combination': 1, 'pattern': 1, 'could': 1, 'achieve': 1, 'average': 1, 'rate': 1, 'accuracy': 1, 'miss': 1, 'caused': 1, 'hair': 1, 'head': 1, 'expression': 1, 'women': 1, 'man': 1})
-------------------------------------------
--- Data #829 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Fawaidul Badri
Judul: PERBANDINGAN METODE FISHERFACE DAN PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS PADA EKSTRAKSI FITUR UNTUK PENGENALAN WAJAH
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa., S.Si., M.T
Pembimbing 2: Dr. Indah Agustien., S.Kom., M.Kom
Abstrak (Raw): ASDJNLM,LKBGXDFXGVVN,M,.MJKGHJBNBNJBHBKJNHHGHGHJGFHGHGVHGVHKBHJGHJGHJGHASDJNLM,LKBGXDFXGVVN,M,.MJKGHJBNBNJBHBKJNHHGHGHJGFHGHGVHGVHKBHJGHJGHJGHASDJNLM,LKBGXDFXGVVN,M,.MJKGHJBNBNJBHBKJNHHGHGHJGFHGHGVHGVHKBHJGHJGHJGHASDJNLM,LKBGXDFXGVVN,M,.MJKGHJBNBNJBHBKJNHHGHGHJGFHGHGVHGVHKBHJGHJGHJGHASDJNLM,LKBGXDFXGVVN,M,.MJKGHJBNBNJBHBKJNHHGHGHJGFHGHGVHGVHKBHJGHJGHJGHASDJNLM,LKBGXDFXGVVN,M,.MJKGHJBNBNJBHBKJNHHGHGHJGFHGHGVHGVHKBHJGHJGHJGHASDJNLM,LKBGXDFXGVVN,M,.MJKGHJBNBNJBHBKJNHHGHGHJGFHGHGVHGVHKBHJGHJGHJGHASDJNLM,LKBGXDFXGVVN,M,.MJKGHJBNBNJBHBKJNHHGHGHJGFHGHGVHGVHKBHJGHJGHJGHASDJNLM,LKBGXDFXGVVN,M,.MJKGHJBNBNJBHBKJNHHGHGHJGFHGHGVHGVHKBHJGHJGHJGH
Abstrak (Clean): asdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjgh
Abstrak (Stopwords Removed): asdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjgh
Abstrak (Stemmed): asdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjgh
Abstrak (Corrected): asdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjgh
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'asdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjgh': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'basdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjghasdjnlmlkbgxdfxgvvnmmjkghjbnbnjbhbkjnhhghghjgfhghgvhgvhkbhjghjghjgh': 1})
-------------------------------------------
--- Data #830 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Azizi Fahmi
Judul: RANCANG BANGUN SISTEM PENCARIAN DAN HIRARKI PASAL-PASAL TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN DENGAN MENGGUNAKAN VECTOR SPACE MODEL
Pembimbing 1: Firdaus Solihin, S.Kom.,M.Kom
Pembimbing 2: Hermawan, S.T.,M.Kom
Abstrak (Raw): Sosialisasi UU nomor 22 tahun 2009 merupakan hal yang penting, namun kompleksitas dan banyaknya aturan yang terkandung membuat masyarakat kesulitan dalam memahaminya. Berbagai sosialisasi dan kampanye safety riding telah dilakukan, namun masih banyaknya penyimpangan yang dilakukan para pengguna jalan mengindikasikan akan diperlukannya suatu alternatif media yang tepat dan akurat sebagai sarana untuk sosialisasi. Konsep sistem pencarian berbasis information retrieval (IR), dapat digunakan untuk proses sosialisasi melalui media internet. Pembangunan IR pada penelitian ini menggunakan konsep vector space model (VSM). VSM merupakan proses penghitungan kemiripan antar pasal yang direpresentasikan dalam suatu model ruang vektor. Selanjutnya dibentuk hirarki pada pasal-pasal hasil dari proses retrieve-nya. Berdasarkan hasil pengujian sistem, didapatkan nilai minimal cosine similarity terbaik dengan treshold 0,1. Dengan presentase rata-rata precision 58,6 %, presentase rata-rata recall nya mencapai 92,4 % dan rata-rata presentase f-measure nya 65,5 %. Hasil dari pengujian efektifitas sistem pada masyarakat, dapat dikatakan bahwa aplikasi ini sangat membantu dan memiliki penerimaan yang baik disisi pengguna, dengan presentase sangat baik 20 % , baik 72 %, cukup baik 24,7 % dan buruk 3,4 %.
Abstrak (Clean): sosialisasi uu nomor tahun merupakan hal yang penting namun kompleksitas dan banyaknya aturan yang terkandung membuat masyarakat kesulitan dalam memahaminya berbagai sosialisasi dan kampanye safety riding telah dilakukan namun masih banyaknya penyimpangan yang dilakukan para pengguna jalan mengindikasikan akan diperlukannya suatu alternatif media yang tepat dan akurat sebagai sarana untuk sosialisasi konsep sistem pencarian berbasis information retrieval ir dapat digunakan untuk proses sosialisasi melalui media internet pembangunan ir pada penelitian ini menggunakan konsep vector space model vsm vsm merupakan proses penghitungan kemiripan antar pasal yang direpresentasikan dalam suatu model ruang vektor selanjutnya dibentuk hirarki pada pasalpasal hasil dari proses retrievenya berdasarkan hasil pengujian sistem didapatkan nilai minimal cosine similarity terbaik dengan treshold dengan presentase ratarata precision presentase ratarata recall nya mencapai dan ratarata presentase fmeasure nya hasil dari pengujian efektifitas sistem pada masyarakat dapat dikatakan bahwa aplikasi ini sangat membantu dan memiliki penerimaan yang baik disisi pengguna dengan presentase sangat baik baik cukup baik dan buruk
Abstrak (Stopwords Removed): sosialisasi uu nomor tahun penting kompleksitas banyaknya aturan terkandung membuat masyarakat kesulitan memahaminya berbagai sosialisasi kampanye safety riding dilakukan masih banyaknya penyimpangan dilakukan para pengguna jalan mengindikasikan diperlukannya alternatif media tepat akurat sarana sosialisasi konsep sistem pencarian berbasis information retrieval ir dapat digunakan proses sosialisasi media internet pembangunan ir penelitian menggunakan konsep vector space model vsm vsm proses penghitungan kemiripan antar pasal direpresentasikan model ruang vektor selanjutnya dibentuk hirarki pasalpasal hasil proses retrievenya berdasarkan hasil pengujian sistem didapatkan nilai minimal cosine similarity terbaik treshold presentase ratarata precision presentase ratarata recall nya mencapai ratarata presentase fmeasure nya hasil pengujian efektifitas sistem masyarakat dapat dikatakan aplikasi sangat membantu memiliki penerimaan baik disisi pengguna presentase sangat baik baik cukup baik buruk
Abstrak (Stemmed): sosialisasi uu nomor tahun penting kompleksitas banyak atur kandung buat masyarakat sulit paham bagai sosialisasi kampanye safety riding laku masih banyak simpang laku para guna jalan indikasi perlu alternatif media tepat akurat sarana sosialisasi konsep sistem cari bas information retrieval ir dapat guna proses sosialisasi media internet bangun ir teliti guna konsep vector space model vsm vsm proses hitung mirip antar pasal representasi model ruang vektor lanjut bentuk hirarki pasalpasal hasil proses retrievenya dasar hasil uji sistem dapat nilai minimal cosine similarity baik treshold presentase ratarata precision presentase ratarata recall nya capai ratarata presentase fmeasure nya hasil uji efektifitas sistem masyarakat dapat kata aplikasi sangat bantu milik terima baik sisi guna presentase sangat baik baik cukup baik buruk
Abstrak (Corrected): sosialisasi up door thun panting kompleksitas banyan amur bandung but masyarakat suit palm bahai sosialisasi kampanye safety riding lake mash banyan sipping lake para gun alan indikasi peru alternative media teat aura saran sosialisasi onset sister care was information retrieval ir apart gun proves sosialisasi media internet bangui ir elite gun onset vector space model vim vim proves hiding mirin altar nasal represents model rang vector layout bent hirarki pasalpasal hail proves retrievenya dakar hail uni sister apart nilgai minimal cosine similarity back threshold presents ratarata precision presents ratarata recall ya capri ratarata presents measure ya hail uni efektifitas sister masyarakat apart data aplikasi sang bantu milk terms back sis gun presents sang back back cutup back burn
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'baik': 5, 'sosialisasi': 4, 'guna': 4, 'presentase': 4, 'sistem': 3, 'dapat': 3, 'proses': 3, 'hasil': 3, 'ratarata': 3, 'banyak': 2, 'masyarakat': 2, 'laku': 2, 'media': 2, 'konsep': 2, 'ir': 2, 'model': 2, 'vsm': 2, 'uji': 2, 'nya': 2, 'sangat': 2, 'uu': 1, 'nomor': 1, 'tahun': 1, 'penting': 1, 'kompleksitas': 1, 'atur': 1, 'kandung': 1, 'buat': 1, 'sulit': 1, 'paham': 1, 'bagai': 1, 'kampanye': 1, 'safety': 1, 'riding': 1, 'masih': 1, 'simpang': 1, 'para': 1, 'jalan': 1, 'indikasi': 1, 'perlu': 1, 'alternatif': 1, 'tepat': 1, 'akurat': 1, 'sarana': 1, 'cari': 1, 'bas': 1, 'information': 1, 'retrieval': 1, 'internet': 1, 'bangun': 1, 'teliti': 1, 'vector': 1, 'space': 1, 'hitung': 1, 'mirip': 1, 'antar': 1, 'pasal': 1, 'representasi': 1, 'ruang': 1, 'vektor': 1, 'lanjut': 1, 'bentuk': 1, 'hirarki': 1, 'pasalpasal': 1, 'retrievenya': 1, 'dasar': 1, 'nilai': 1, 'minimal': 1, 'cosine': 1, 'similarity': 1, 'treshold': 1, 'precision': 1, 'recall': 1, 'capai': 1, 'fmeasure': 1, 'efektifitas': 1, 'kata': 1, 'aplikasi': 1, 'bantu': 1, 'milik': 1, 'terima': 1, 'sisi': 1, 'cukup': 1, 'buruk': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 17, 'is': 5, 'and': 5, 'in': 5, 'a': 4, 'system': 4, 'socialization': 3, 'an': 3, 'that': 3, 'process': 3, 'results': 3, 'with': 3, 'good': 3, 'but': 2, 'to': 2, 'are': 2, 'for': 2, 'media': 2, 'ir': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'this': 2, 'vector': 2, 'space': 2, 'model': 2, 'vsm': 2, 'similarity': 2, 'articles': 2, 'it': 2, 'testing': 2, 'percentage': 2, 's': 1, 'act': 1, 'no': 1, 'important': 1, 'complexity': 1, 'number': 1, 'rules': 1, 'contained': 1, 'difficulty': 1, 'make': 1, 'people': 1, 'understand': 1, 'safety': 1, 'riding': 1, 'campaign': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'done': 1, 'there': 1, 'many': 1, 'irregularities': 1, 'by': 1, 'users': 1, 'would': 1, 'indicate': 1, 'need': 1, 'alternative': 1, 'precise': 1, 'accurate': 1, 'as': 1, 'means': 1, 'socialize': 1, 'conceptbased': 1, 'information': 1, 'retrieval': 1, 'search': 1, 'used': 1, 'through': 1, 'internet': 1, 'development': 1, 'study': 1, 'uses': 1, 'concept': 1, 'calculating': 1, 'between': 1, 'represented': 1, 'furthermore': 1, 'hierarchy': 1, 'established': 1, 'retrieving': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'score': 1, 'at': 1, 'least': 1, 'most': 1, 'well': 1, 'cosine': 1, 'treshold': 1, 'average': 1, 'value': 1, 'fmeasure': 1, 'performance': 1, 'or': 1, 'level': 1, 'efficiency': 1, 'reached': 1, 'effectiveness': 1, 'community': 1, 'said': 1, 'application': 1, 'very': 1, 'helpful': 1, 'quite': 1, 'have': 1, 'achievement': 1, 'user': 1, 'excellent': 1, 'fairly': 1, 'bad': 1})
-------------------------------------------
--- Data #831 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Muhamad Roni Firdaus
Judul: Sistem analisis sentimen produk telkomsel dari opini twitter berbahasa Indonesia menggunakan metode naive bayes classifier
Pembimbing 1: Mulaab,S.Si.,M.Kom
Pembimbing 2: Firdaus Solihin,S.Kom.,M.Kom
Abstrak (Raw): Analisis sentimen otomatis berdasarkan opini masyarakatterhadap produk TELKOMSEL berbahasa Indonesia. Opini masyarakat diambil dari sebuah situs microblogging twitter dengan melakukan crawling data opini dengan keyword produk-produk dari sebuah provider di Indonesia yaitu Telkomsel. Sistem akan melakukan pengklasifikasian tweet menjadi sebuah kategori yaitu positif,negatif atau netral. Sebelum data training dan data testing didapatkan dari pemisahan data hasil crawling menjadi 75% untuk training dan 25% untuk data testing.Metode yang digunakan untuk mengklasifikasikan adalah metode naïve bayes classifier. Hasil akhir atau output dari aplikasi ini berupa peta yang menunjukkan pada daerah mana user yang menyatakan opini positif, negatif atau netral. Dengan aplikasi ini sebuah perusahaan dapat menganalisa kepuasan pelanggan terhadap produk yang dimilikinya dan dapat mengetahui daerah mana saja user menyatakan kepuasan atau ketidakpuasan. Hasil ujicoba pada sistem klasifikasi teks dengan menggunakan data hasil crawling diperoleh akurasi sebesar 63% dan error rate sebesar 37%, hasil ini mungkin kurang memuaskan itu dikarenakan data teks yang ditulis oleh user pada twitter lebih banyak menggunakan kata yang mengandung singkatan.
Abstrak (Clean): analisis sentimen otomatis berdasarkan opini masyarakatterhadap produk telkomsel berbahasa indonesia opini masyarakat diambil dari sebuah situs microblogging twitter dengan melakukan crawling data opini dengan keyword produkproduk dari sebuah provider di indonesia yaitu telkomsel sistem akan melakukan pengklasifikasian tweet menjadi sebuah kategori yaitu positifnegatif atau netral sebelum data training dan data testing didapatkan dari pemisahan data hasil crawling menjadi untuk training dan untuk data testingmetode yang digunakan untuk mengklasifikasikan adalah metode naïve bayes classifier hasil akhir atau output dari aplikasi ini berupa peta yang menunjukkan pada daerah mana user yang menyatakan opini positif negatif atau netral dengan aplikasi ini sebuah perusahaan dapat menganalisa kepuasan pelanggan terhadap produk yang dimilikinya dan dapat mengetahui daerah mana saja user menyatakan kepuasan atau ketidakpuasan hasil ujicoba pada sistem klasifikasi teks dengan menggunakan data hasil crawling diperoleh akurasi sebesar dan error rate sebesar hasil ini mungkin kurang memuaskan itu dikarenakan data teks yang ditulis oleh user pada twitter lebih banyak menggunakan kata yang mengandung singkatan
Abstrak (Stopwords Removed): analisis sentimen otomatis berdasarkan opini masyarakatterhadap produk telkomsel berbahasa indonesia opini masyarakat diambil situs microblogging twitter melakukan crawling data opini keyword produkproduk provider indonesia telkomsel sistem melakukan pengklasifikasian tweet menjadi kategori positifnegatif netral data training data testing didapatkan pemisahan data hasil crawling menjadi training data testingmetode digunakan mengklasifikasikan metode naïve bayes classifier hasil akhir output aplikasi berupa peta menunjukkan daerah mana user menyatakan opini positif negatif netral aplikasi perusahaan dapat menganalisa kepuasan pelanggan produk dimilikinya dapat mengetahui daerah mana user menyatakan kepuasan ketidakpuasan hasil ujicoba sistem klasifikasi teks menggunakan data hasil crawling diperoleh akurasi sebesar error rate sebesar hasil mungkin kurang memuaskan dikarenakan data teks ditulis user twitter lebih banyak menggunakan kata mengandung singkatan
Abstrak (Stemmed): analisis sentimen otomatis dasar opini masyarakatterhadap produk telkomsel bahasa indonesia opini masyarakat ambil situs microblogging twitter laku crawling data opini keyword produkproduk provider indonesia telkomsel sistem laku klasifikasi tweet jadi kategori positifnegatif netral data training data testing dapat pisah data hasil crawling jadi training data testingmetode guna klasifikasi metode na ve bayes classifier hasil akhir output aplikasi upa peta tunjuk daerah mana user nyata opini positif negatif netral aplikasi usaha dapat menganalisa puas langgan produk milik dapat tahu daerah mana user nyata puas ketidakpuasan hasil ujicoba sistem klasifikasi teks guna data hasil crawling oleh akurasi besar error rate besar hasil mungkin kurang muas karena data teks tulis user twitter lebih banyak guna kata kandung singkat
Abstrak (Corrected): analysis sentiment fotomat's dakar opine masyarakatterhadap proud telkomsel bahama indonesia opine masyarakat ambit situs microblogging twitter lake crawling data opine keyword produkproduk provider indonesia telkomsel sister lake klasifikasi tweet jade category positifnegatif neural data training data testing apart pish data hail crawling jade training data testingmetode gun klasifikasi metope na we bayes classifier hail air output aplikasi up pet tuneup sarah mana user nyala opine position negative neural aplikasi sara apart menganalisa puts hangman proud milk apart tau sarah mana user nyala puts ketidakpuasan hail ujicoba sister klasifikasi tens gun data hail crawling olen auras bear error rate bear hail munchkin during mugs arena data tens tulips user twitter leash banyan gun data bandung dingbat
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'data': 7, 'hasil': 5, 'opini': 4, 'crawling': 3, 'klasifikasi': 3, 'dapat': 3, 'guna': 3, 'user': 3, 'produk': 2, 'telkomsel': 2, 'indonesia': 2, 'twitter': 2, 'laku': 2, 'sistem': 2, 'jadi': 2, 'netral': 2, 'training': 2, 'aplikasi': 2, 'daerah': 2, 'mana': 2, 'nyata': 2, 'puas': 2, 'teks': 2, 'besar': 2, 'analisis': 1, 'sentimen': 1, 'otomatis': 1, 'dasar': 1, 'masyarakatterhadap': 1, 'bahasa': 1, 'masyarakat': 1, 'ambil': 1, 'situs': 1, 'microblogging': 1, 'keyword': 1, 'produkproduk': 1, 'provider': 1, 'tweet': 1, 'kategori': 1, 'positifnegatif': 1, 'testing': 1, 'pisah': 1, 'testingmetode': 1, 'metode': 1, 'na': 1, 've': 1, 'bayes': 1, 'classifier': 1, 'akhir': 1, 'output': 1, 'upa': 1, 'peta': 1, 'tunjuk': 1, 'positif': 1, 'negatif': 1, 'usaha': 1, 'menganalisa': 1, 'langgan': 1, 'milik': 1, 'tahu': 1, 'ketidakpuasan': 1, 'ujicoba': 1, 'oleh': 1, 'akurasi': 1, 'error': 1, 'rate': 1, 'mungkin': 1, 'kurang': 1, 'muas': 1, 'karena': 1, 'tulis': 1, 'lebih': 1, 'banyak': 1, 'kata': 1, 'kandung': 1, 'singkat': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'is': 8, 'data': 7, 'a': 6, 'of': 4, 'from': 4, 'with': 4, 'or': 4, 'and': 4, 'on': 3, 'opinion': 3, 'crawling': 3, 'that': 3, 'results': 3, 'by': 3, 'public': 2, 'telkomsel': 2, 'twitter': 2, 'products': 2, 'system': 2, 'classify': 2, 'into': 2, 'positive': 2, 'negative': 2, 'neutral': 2, 'training': 2, 'testing': 2, 'obtained': 2, 'for': 2, 'method': 2, 'used': 2, 'this': 2, 'application': 2, 'user': 2, 'can': 2, 'satisfaction': 2, 'text': 2, 'automated': 1, 'sentiment': 1, 'analysis': 1, 'based': 1, 'product': 1, 'indonesian': 1, 'language': 1, 'taken': 1, 'microblogging': 1, 'site': 1, 'keywords': 1, 'provider': 1, 'in': 1, 'indonesia': 1, 'will': 1, 'tweets': 1, 'category': 1, 'before': 1, 'separation': 1, 'to': 1, 'na': 1, 've': 1, 'bayes': 1, 'classifier': 1, 'end': 1, 'result': 1, 'output': 1, 'map': 1, 'shows': 1, 'area': 1, 'where': 1, 'expressed': 1, 'opinions': 1, 'company': 1, 'analyze': 1, 'customer': 1, 'its': 1, 'determine': 1, 'which': 1, 'areas': 1, 'users': 1, 'express': 1, 'dissatisfaction': 1, 'test': 1, 'classification': 1, 'using': 1, 'accuracy': 1, 'error': 1, 'rate': 1, 'these': 1, 'may': 1, 'be': 1, 'less': 1, 'satisfactory': 1, 'because': 1, 'written': 1, 'more': 1, 'often': 1, 'words': 1, 'contain': 1, 'abbreviations': 1})
-------------------------------------------
--- Data #832 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Malika Balqis
Judul: PERBANDINGAN METODE PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (PCA) DAN METODE TWO DIMENSIONAL PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (2DPCA) DALAM PENGENALAN JENIS KELAMIN BERDASARKAN CITRA WAJAH
Pembimbing 1: Rima Tri Wahyuningrum, S.T., M.T
Pembimbing 2: Cucun Very Angkoso, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Seiring dengan berkembangnya teknologi, teknik biometrika juga semakin berkembang, seperti pengenalan pola iris mata, pengenalan pola senyum, pengenalan ekspresi wajah dan lain sebagainya. Teknik ini digunakan untuk identifikasi wajah manusia, salah satu contohnya yaitu pengenalan jenis kelamin (gender recognition). Sebelum berkembangnya penelitian dalam teknik biometrika, pengenalan identitas seseorang masih menggunakan kartu identitas dan password. Berbagai macam metode sudah banyak digunakan dalam pengenalan jenis kelamin. Pada penelitian ini membandingkan metode Principal Component Analysis (PCA) dan Two-Dimensional Principal Component Analysis (2DPCA). Metode ini adalah metode yang digunakan dalam proses ekstraksi fitur untuk menentukan ciri dari wajah. Untuk proses klasifikasi jenis kelaminnya menggunakan metode Canberra Distance. Uji coba dilakukan pada 200 data yaitu 100 citra wajah laki-laki dan 100 citra wajah perempuan dengan 7 skenario uji coba. Berdasarkan hasil uji coba pada sistem ini menunjukkan bahwa metode Principal Component Analysis (PCA) dapat mengenali jenis kelamin dengan akurasi terbaik yaitu 82.5% pada skenario 6 dengan 15 eigen (160 data training dan 40 data testing) sedangkan metode Two Dimensional Principal Component Analysis (2DPCA) dapat mengenali jenis kelamin dengan akurasi terbaik yaitu 87.5% pada skenario 7 dengan 15 eigen (160 data training dan 40 data testing).
Abstrak (Clean): seiring dengan berkembangnya teknologi teknik biometrika juga semakin berkembang seperti pengenalan pola iris mata pengenalan pola senyum pengenalan ekspresi wajah dan lain sebagainya teknik ini digunakan untuk identifikasi wajah manusia salah satu contohnya yaitu pengenalan jenis kelamin gender recognition sebelum berkembangnya penelitian dalam teknik biometrika pengenalan identitas seseorang masih menggunakan kartu identitas dan password berbagai macam metode sudah banyak digunakan dalam pengenalan jenis kelamin pada penelitian ini membandingkan metode principal component analysis pca dan twodimensional principal component analysis dpca metode ini adalah metode yang digunakan dalam proses ekstraksi fitur untuk menentukan ciri dari wajah untuk proses klasifikasi jenis kelaminnya menggunakan metode canberra distance uji coba dilakukan pada data yaitu citra wajah lakilaki dan citra wajah perempuan dengan skenario uji coba berdasarkan hasil uji coba pada sistem ini menunjukkan bahwa metode principal component analysis pca dapat mengenali jenis kelamin dengan akurasi terbaik yaitu pada skenario dengan eigen data training dan data testing sedangkan metode two dimensional principal component analysis dpca dapat mengenali jenis kelamin dengan akurasi terbaik yaitu pada skenario dengan eigen data training dan data testing
Abstrak (Stopwords Removed): seiring berkembangnya teknologi teknik biometrika semakin berkembang pengenalan pola iris mata pengenalan pola senyum pengenalan ekspresi wajah lain sebagainya teknik digunakan identifikasi wajah manusia salah satu contohnya pengenalan jenis kelamin gender recognition berkembangnya penelitian teknik biometrika pengenalan identitas seseorang masih menggunakan kartu identitas password berbagai macam metode sudah banyak digunakan pengenalan jenis kelamin penelitian membandingkan metode principal component analysis pca twodimensional principal component analysis dpca metode metode digunakan proses ekstraksi fitur menentukan ciri wajah proses klasifikasi jenis kelaminnya menggunakan metode canberra distance uji coba dilakukan data citra wajah lakilaki citra wajah perempuan skenario uji coba berdasarkan hasil uji coba sistem menunjukkan metode principal component analysis pca dapat mengenali jenis kelamin akurasi terbaik skenario eigen data training data testing sedangkan metode two dimensional principal component analysis dpca dapat mengenali jenis kelamin akurasi terbaik skenario eigen data training data testing
Abstrak (Stemmed): iring kembang teknologi teknik biometrika makin kembang kenal pola iris mata kenal pola senyum kenal ekspresi wajah lain bagai teknik guna identifikasi wajah manusia salah satu contoh kenal jenis kelamin gender recognition kembang teliti teknik biometrika kenal identitas orang masih guna kartu identitas password bagai macam metode sudah banyak guna kenal jenis kelamin teliti banding metode principal component analysis pca twodimensional principal component analysis dpca metode metode guna proses ekstraksi fitur tentu ciri wajah proses klasifikasi jenis kelamin guna metode canberra distance uji coba laku data citra wajah lakilaki citra wajah perempuan skenario uji coba dasar hasil uji coba sistem tunjuk metode principal component analysis pca dapat nali jenis kelamin akurasi baik skenario eigen data training data testing sedang metode two dimensional principal component analysis dpca dapat nali jenis kelamin akurasi baik skenario eigen data training data testing
Abstrak (Corrected): bring embank teknologi tennis biometric making embank penal pola iris data penal pola serum penal ekspresi rajah lain bahai tennis gun identifikasi rajah amnesia salad sat conto penal penis gelatin gender recognition embank elite tennis biometric penal identity orang mash gun kart identity password bahai madam metope judah banyan gun penal penis gelatin elite banding metope principal component analysis pa tridimensional principal component analysis data metope metope gun proves ekstraksi four tent cirri rajah proves klasifikasi penis gelatin gun metope canberra distance uni coma lake data citral rajah lakilaki citral rajah perempuan scenario uni coma dakar hail uni coma sister tuneup metope principal component analysis pa apart nail penis gelatin auras back scenario even data training data testing sedan metope two dimensional principal component analysis data apart nail penis gelatin auras back scenario even data training data testing
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'metode': 7, 'kenal': 6, 'wajah': 5, 'guna': 5, 'jenis': 5, 'kelamin': 5, 'data': 5, 'principal': 4, 'component': 4, 'analysis': 4, 'kembang': 3, 'teknik': 3, 'uji': 3, 'coba': 3, 'skenario': 3, 'biometrika': 2, 'pola': 2, 'bagai': 2, 'teliti': 2, 'identitas': 2, 'pca': 2, 'dpca': 2, 'proses': 2, 'citra': 2, 'dapat': 2, 'nali': 2, 'akurasi': 2, 'baik': 2, 'eigen': 2, 'training': 2, 'testing': 2, 'iring': 1, 'teknologi': 1, 'makin': 1, 'iris': 1, 'mata': 1, 'senyum': 1, 'ekspresi': 1, 'lain': 1, 'identifikasi': 1, 'manusia': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'contoh': 1, 'gender': 1, 'recognition': 1, 'orang': 1, 'masih': 1, 'kartu': 1, 'password': 1, 'macam': 1, 'sudah': 1, 'banyak': 1, 'banding': 1, 'twodimensional': 1, 'ekstraksi': 1, 'fitur': 1, 'tentu': 1, 'ciri': 1, 'klasifikasi': 1, 'canberra': 1, 'distance': 1, 'laku': 1, 'lakilaki': 1, 'perempuan': 1, 'dasar': 1, 'hasil': 1, 'sistem': 1, 'tunjuk': 1, 'sedang': 1, 'two': 1, 'dimensional': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'of': 11, 'is': 7, 'with': 6, 'and': 6, 'in': 6, 'recognition': 5, 'gender': 5, 'this': 4, 'principal': 4, 'component': 4, 'analysis': 4, 'used': 3, 'to': 3, 'method': 3, 'on': 3, 'scenario': 3, 'development': 2, 'biometrics': 2, 'techniques': 2, 'pattern': 2, 'introduction': 2, 'identity': 2, 'methods': 2, 'pca': 2, 'dpca': 2, 'process': 2, 'face': 2, 'that': 2, 'can': 2, 'recognize': 2, 'best': 2, 'accuracy': 2, 'eigen': 2, 'training': 2, 'testing': 2, 'along': 1, 'technology': 1, 'also': 1, 'growing': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'iris': 1, 'smile': 1, 'facial': 1, 'expression': 1, 'so': 1, 'forth': 1, 'technique': 1, 'identify': 1, 'human': 1, 'faces': 1, 'one': 1, 'example': 1, 'sex': 1, 'prior': 1, 'research': 1, 'ones': 1, 'still': 1, 'use': 1, 'cards': 1, 'passwords': 1, 'a': 1, 'variety': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'widely': 1, 'study': 1, 'comparing': 1, 'twodimensional': 1, 'extraction': 1, 'determine': 1, 'characteristic': 1, 'features': 1, 'for': 1, 'classification': 1, 'using': 1, 'canberra': 1, 'distance': 1, 'trials': 1, 'conducted': 1, 'images': 1, 'data': 1, 'men': 1, 'women': 1, 'trial': 1, 'based': 1, 'results': 1, 'tests': 1, 'system': 1, 'showed': 1, 'while': 1, 'two': 1, 'dimensional': 1})
-------------------------------------------
--- Data #833 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Tony Wijaya
Judul: RANCANG BANGUN APLIKASI AUGMENTED REALITY UNTUK
PENENTUAN RUTE DAN JARAK FASILITAS KESEHATAN BERBASIS
ANDROID
Pembimbing 1: Cucun Very Angkoso, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Ari Kusumaningsih, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): N/A
Abstrak (Clean): na
Abstrak (Stopwords Removed): na
Abstrak (Stemmed): na
Abstrak (Corrected): na
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'na': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 7, 'health': 6, 'a': 5, 'in': 5, 'system': 5, 'and': 5, 'facilities': 4, 'the': 4, 'to': 4, 'augmented': 4, 'reality': 4, 'global': 3, 'positioning': 3, 'gps': 3, 'has': 3, 'users': 3, 'ar': 3, 'which': 3, 'google': 3, 'application': 3, 'support': 2, 'on': 2, 'been': 2, 'mobile': 2, 'provide': 2, 'with': 2, 'public': 2, 'technology': 2, 'can': 2, 'is': 2, 'information': 2, 'as': 2, 'more': 2, 'androidbased': 2, 'our': 2, 'maps': 2, 'api': 2, 'that': 2, 'android': 2, 'this': 2, 'infrastructure': 1, 'are': 1, 'needed': 1, 'by': 1, 'people': 1, 'order': 1, 'better': 1, 'life': 1, 'locationbased': 1, 'service': 1, 'lbs': 1, 'based': 1, 'applied': 1, 'devices': 1, 'location': 1, 'manipulating': 1, 'virtual': 1, 'objects': 1, 'real': 1, 'environments': 1, 'answer': 1, 'importants': 1, 'such': 1, 'effectively': 1, 'userfriendly': 1, 'nowdays': 1, 'mobilephone': 1, 'rich': 1, 'developed': 1, 'lot': 1, 'sensor': 1, 'adapt': 1, 'will': 1, 'take': 1, 'advantage': 1, 'using': 1, 'direction': 1, 'variety': 1, 'sensors': 1, 'attached': 1, 'smartphones': 1, 'experiments': 1, 'result': 1, 'show': 1, 'facilitybased': 1, 'smartphone': 1, 'succesfully': 1, 'implemented': 1, 'work': 1, 'well': 1, 'expected': 1, 'addition': 1, 'also': 1, 'positive': 1, 'response': 1, 'from': 1, 'stated': 1, 'satisfactory': 1, 'very': 1, 'helpful': 1, 'terms': 1, 'providing': 1, 'showing': 1, 'distance': 1, 'nearest': 1, 'interactive': 1, 'fun': 1, 'keywords': 1, 'facility': 1})
-------------------------------------------
--- Data #834 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Aqiyas A.P
Judul: Aplikasi Pengenalan Sidik Jari Menggunakan Algoritma Phase Only Correlation
Pembimbing 1: Eza Rahmanita, ST., MT.,
Pembimbing 2: Meidya Koeshardianto, S.Si., MT
Abstrak (Raw): Sistem pengenalan sidik jari bertujuan untuk mengindentifikasi seseorang, namun salah satu kendala dalam pengenalan sidik jari seseorang adalah adanya distorsi pada citra sidik jari, pada penelitian sebelumnya distorsi citra sidik jari diklasifikasikan ke dalam lima kategori, yaitu: berminyak, kering, kotor, terpotong sebagian dan rotasi. Penelitian ini membahas tentang pengenalan sidik jari menggunakan spectrum fase citra sidik jari. tujuan dari penelitian ini adalah mencari besar perbedaan sudut antara citra sidik jari masukan dengan citra sidik jari pelatihan, metode yang digunakan adalah phase-only Correlation (POC), yaitu sebuah metode yang menghitung korelasi phase atau sudut dari citra sidik jari masukan dengan citra sidik jari pelatihan.
Kata kunci : Phase Only Correlation (POC), sidik jari, spectrum fase
Abstrak (Clean): sistem pengenalan sidik jari bertujuan untuk mengindentifikasi seseorang namun salah satu kendala dalam pengenalan sidik jari seseorang adalah adanya distorsi pada citra sidik jari pada penelitian sebelumnya distorsi citra sidik jari diklasifikasikan ke dalam lima kategori yaitu berminyak kering kotor terpotong sebagian dan rotasi penelitian ini membahas tentang pengenalan sidik jari menggunakan spectrum fase citra sidik jari tujuan dari penelitian ini adalah mencari besar perbedaan sudut antara citra sidik jari masukan dengan citra sidik jari pelatihan metode yang digunakan adalah phaseonly correlation poc yaitu sebuah metode yang menghitung korelasi phase atau sudut dari citra sidik jari masukan dengan citra sidik jari pelatihan kata kunci phase only correlation poc sidik jari spectrum fase
Abstrak (Stopwords Removed): sistem pengenalan sidik jari bertujuan mengindentifikasi seseorang salah satu kendala pengenalan sidik jari seseorang adanya distorsi citra sidik jari penelitian sebelumnya distorsi citra sidik jari diklasifikasikan lima kategori berminyak kering kotor terpotong sebagian rotasi penelitian membahas tentang pengenalan sidik jari menggunakan spectrum fase citra sidik jari tujuan penelitian mencari besar perbedaan sudut antara citra sidik jari masukan citra sidik jari pelatihan metode digunakan phaseonly correlation poc metode menghitung korelasi phase sudut citra sidik jari masukan citra sidik jari pelatihan kata kunci phase only correlation poc sidik jari spectrum fase
Abstrak (Stemmed): sistem kenal sidik jari tuju mengindentifikasi orang salah satu kendala kenal sidik jari orang ada distorsi citra sidik jari teliti belum distorsi citra sidik jari klasifikasi lima kategori minyak kering kotor potong bagi rotasi teliti bahas tentang kenal sidik jari guna spectrum fase citra sidik jari tuju teliti cari besar beda sudut antara citra sidik jari masuk citra sidik jari latih metode guna phaseonly correlation poc metode hitung korelasi phase sudut citra sidik jari masuk citra sidik jari latih kata kunci phase only correlation poc sidik jari spectrum fase
Abstrak (Corrected): sister penal side jar juju mengindentifikasi orang salad sat kendall penal side jar orang ada distort citral side jar elite begum distort citral side jar klasifikasi lima category minyan keying motor voting bag rotas elite baas tenting penal side jar gun spectrum face citral side jar juju elite care bear bed shut angara citral side jar mask citral side jar latin metope gun phaseonly correlation pop metope hiding korelasi phase shut citral side jar mask citral side jar latin data bunch phase only correlation pop side jar spectrum face
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sidik': 11, 'jari': 11, 'citra': 7, 'kenal': 3, 'teliti': 3, 'tuju': 2, 'orang': 2, 'distorsi': 2, 'guna': 2, 'spectrum': 2, 'fase': 2, 'sudut': 2, 'masuk': 2, 'latih': 2, 'metode': 2, 'correlation': 2, 'poc': 2, 'phase': 2, 'sistem': 1, 'mengindentifikasi': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'kendala': 1, 'ada': 1, 'belum': 1, 'klasifikasi': 1, 'lima': 1, 'kategori': 1, 'minyak': 1, 'kering': 1, 'kotor': 1, 'potong': 1, 'bagi': 1, 'rotasi': 1, 'bahas': 1, 'tentang': 1, 'cari': 1, 'besar': 1, 'beda': 1, 'antara': 1, 'phaseonly': 1, 'hitung': 1, 'korelasi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'only': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'fingerprint': 11, 'the': 8, 'image': 7, 'of': 5, 'is': 5, 'a': 4, 'phase': 4, 'recognition': 3, 'in': 3, 'correlation': 3, 'to': 2, 'this': 2, 'study': 2, 'spectrum': 2, 'angle': 2, 'input': 2, 'training': 2, 'method': 2, 'poc': 2, 'system': 1, 'aims': 1, 'identify': 1, 'person': 1, 'but': 1, 'one': 1, 'obstacles': 1, 'ones': 1, 'distortion': 1, 'previous': 1, 'research': 1, 'has': 1, 'distorted': 1, 'classified': 1, 'into': 1, 'five': 1, 'categories': 1, 'oily': 1, 'dry': 1, 'dirty': 1, 'cut': 1, 'off': 1, 'and': 1, 'rotation': 1, 'discusses': 1, 'using': 1, 'purpose': 1, 'find': 1, 'big': 1, 'difference': 1, 'between': 1, 'used': 1, 'phaseonly': 1, 'which': 1, 'calculating': 1, 'or': 1, 'key': 1, 'words': 1, 'only': 1})
-------------------------------------------
--- Data #835 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Yudhistira Putra Mahardhika
Judul: Rancang Bangun Game Quisioner Tes TOEFL Berbasis Komunikasi Multiplayer Menggunakan REST Web Service
Pembimbing 1: Hermawan. S.T., M.Kom
Pembimbing 2: Cucun Very Angkoso. S.T. M.T
Abstrak (Raw): N/A
Abstrak (Clean): na
Abstrak (Stopwords Removed): na
Abstrak (Stemmed): na
Abstrak (Corrected): na
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'na': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'na': 1})
-------------------------------------------
--- Data #836 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Hofidatur Rofi'ah
Judul: Sistem Pemilihan Bidang Minat (SPBM) Menggunakan Metode Association Rule
Pembimbing 1: Mula'ab, S.Si., M.kom
Pembimbing 2: Bain Khusnul Khotimah, ST., M.Kom
Abstrak (Raw): Teknik data mining adalah suatu cara yang digunakan untuk menggali informasi lebih mendalam terhadap suatu data yang umumnya berjumlah besar. Salah satu metode dari beberapa teknik data mining yang dapat digunakan untuk mengolah data mahasiswa Teknik Informatika Universitas Trunojoyo Madura (TI-UTM) adalah Association Rule yang salah satu algoritmanya adalah Algoritma Apriori. Dengan metode dan algoritma ini dapat ditemukan hubungan kedekatan antar Mata Kuliah Prasyarat (MKP) dengan bidang minat yaitu dengan membangkitkan frequent itemset. Rule yang dibangun oleh antecedent dan consequent dari masing-masing k-itemset yang memenuhi minimum support maka akan dilanjutkan pada pembangkitan frequent itemset selanjutnya, hingga terakhir tidak ada lagi item yang memenuhi minimum support dan dapat dikombinasikan. Pada Penelitian ini digunakan skenario ujicoba 100 record data dan didapatkan support minimal sebesar 42%, support maksimal sebesar 62% dengan rule terbaik pada minsup 62% yaitu kombinasi Mata Kuliah Prasyarat (MKP) PTI dan bidang minat SISTER dengan confidence sebesar 87,37%. Support minimal dapat terbentuk apabila jumlah dari tiap-tiap item (atribut) lebih besar sama dengan minsup yang digunakan, support maksimal dapat terbentuk apabila dari minsup yang digunakan tidak lagi mengahasilkan output yaitu berupa rule. Sedangkan rule yang terbaik adalah rule yang mempunyai nilai support dan confidence yang paling tinggi dan rule tersebut mempunyai nilai kepercayaan yang dapat mewakili dari seluruh kombinasi item yang telah terbentuk. Semakin besar jumlah minsup dan mincof yang digunakan maka rule yang dihasilkan akan semakin sedikit, tetapi rule yang dihasilkan tersebut juga akan semakin kuat karena memiliki nilai kepercayaan yang tinggi.
Abstrak (Clean): teknik data mining adalah suatu cara yang digunakan untuk menggali informasi lebih mendalam terhadap suatu data yang umumnya berjumlah besar salah satu metode dari beberapa teknik data mining yang dapat digunakan untuk mengolah data mahasiswa teknik informatika universitas trunojoyo madura tiutm adalah association rule yang salah satu algoritmanya adalah algoritma apriori dengan metode dan algoritma ini dapat ditemukan hubungan kedekatan antar mata kuliah prasyarat mkp dengan bidang minat yaitu dengan membangkitkan frequent itemset rule yang dibangun oleh antecedent dan consequent dari masingmasing kitemset yang memenuhi minimum support maka akan dilanjutkan pada pembangkitan frequent itemset selanjutnya hingga terakhir tidak ada lagi item yang memenuhi minimum support dan dapat dikombinasikan pada penelitian ini digunakan skenario ujicoba record data dan didapatkan support minimal sebesar support maksimal sebesar dengan rule terbaik pada minsup yaitu kombinasi mata kuliah prasyarat mkp pti dan bidang minat sister dengan confidence sebesar support minimal dapat terbentuk apabila jumlah dari tiaptiap item atribut lebih besar sama dengan minsup yang digunakan support maksimal dapat terbentuk apabila dari minsup yang digunakan tidak lagi mengahasilkan output yaitu berupa rule sedangkan rule yang terbaik adalah rule yang mempunyai nilai support dan confidence yang paling tinggi dan rule tersebut mempunyai nilai kepercayaan yang dapat mewakili dari seluruh kombinasi item yang telah terbentuk semakin besar jumlah minsup dan mincof yang digunakan maka rule yang dihasilkan akan semakin sedikit tetapi rule yang dihasilkan tersebut juga akan semakin kuat karena memiliki nilai kepercayaan yang tinggi
Abstrak (Stopwords Removed): teknik data mining cara digunakan menggali informasi lebih mendalam data umumnya berjumlah besar salah satu metode beberapa teknik data mining dapat digunakan mengolah data mahasiswa teknik informatika universitas trunojoyo madura tiutm association rule salah satu algoritmanya algoritma apriori metode algoritma dapat ditemukan hubungan kedekatan antar mata kuliah prasyarat mkp bidang minat membangkitkan frequent itemset rule dibangun antecedent consequent masingmasing kitemset memenuhi minimum support dilanjutkan pembangkitan frequent itemset selanjutnya hingga terakhir ada lagi item memenuhi minimum support dapat dikombinasikan penelitian digunakan skenario ujicoba record data didapatkan support minimal sebesar support maksimal sebesar rule terbaik minsup kombinasi mata kuliah prasyarat mkp pti bidang minat sister confidence sebesar support minimal dapat terbentuk apabila jumlah tiaptiap item atribut lebih besar sama minsup digunakan support maksimal dapat terbentuk apabila minsup digunakan lagi mengahasilkan output berupa rule sedangkan rule terbaik rule mempunyai nilai support confidence paling tinggi rule tersebut mempunyai nilai kepercayaan dapat mewakili seluruh kombinasi item terbentuk semakin besar jumlah minsup mincof digunakan rule dihasilkan semakin sedikit rule dihasilkan tersebut semakin kuat memiliki nilai kepercayaan tinggi
Abstrak (Stemmed): teknik data mining cara guna gali informasi lebih dalam data umum jumlah besar salah satu metode beberapa teknik data mining dapat guna olah data mahasiswa teknik informatika universitas trunojoyo madura tiutm association rule salah satu algoritmanya algoritma apriori metode algoritma dapat temu hubung dekat antar mata kuliah prasyarat mkp bidang minat bangkit frequent itemset rule bangun antecedent consequent masingmasing kitemset penuh minimum support lanjut bangkit frequent itemset lanjut hingga akhir ada lagi item penuh minimum support dapat kombinasi teliti guna skenario ujicoba record data dapat support minimal besar support maksimal besar rule baik minsup kombinasi mata kuliah prasyarat mkp pti bidang minat sister confidence besar support minimal dapat bentuk apabila jumlah tiaptiap item atribut lebih besar sama minsup guna support maksimal dapat bentuk apabila minsup guna lagi mengahasilkan output upa rule sedang rule baik rule punya nilai support confidence paling tinggi rule sebut punya nilai percaya dapat wakil seluruh kombinasi item bentuk makin besar jumlah minsup mincof guna rule hasil makin sedikit rule hasil sebut makin kuat milik nilai percaya tinggi
Abstrak (Corrected): tennis data mining cara gun gal informant leash dream data mum mullah bear salad sat metope beberapa tennis data mining apart gun blah data mahasiswa tennis information university trunojoyo madura truth association rule salad sat algoritmanya algorithm prior metope algorithm apart temp hung dead altar data julian prasyarat map biding mint bandit frequent items rule bangui antecedent consequent masingmasing kitemset punch minimum support layout bandit frequent items layout hinges air ada lag item punch minimum support apart kombinasi elite gun scenario ujicoba record data apart support minimal bear support maximal bear rule back minus kombinasi data julian prasyarat map pit biding mint sister confidence bear support minimal apart bent arabia mullah tiaptiap item tribute leash bear same minus gun support maximal apart bent arabia minus gun lag mengahasilkan output up rule sedan rule back rule puny nilgai support confidence paling ting rule debut puny nilgai percy apart wail seluruh kombinasi item bent making bear mullah minus minor gun rule hail making sedikit rule hail debut making kurt milk nilgai percy ting
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'rule': 9, 'dapat': 7, 'support': 7, 'guna': 6, 'besar': 6, 'data': 5, 'minsup': 4, 'teknik': 3, 'jumlah': 3, 'item': 3, 'kombinasi': 3, 'bentuk': 3, 'nilai': 3, 'makin': 3, 'mining': 2, 'lebih': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'metode': 2, 'algoritma': 2, 'mata': 2, 'kuliah': 2, 'prasyarat': 2, 'mkp': 2, 'bidang': 2, 'minat': 2, 'bangkit': 2, 'frequent': 2, 'itemset': 2, 'penuh': 2, 'minimum': 2, 'lanjut': 2, 'lagi': 2, 'minimal': 2, 'maksimal': 2, 'baik': 2, 'confidence': 2, 'apabila': 2, 'punya': 2, 'tinggi': 2, 'sebut': 2, 'percaya': 2, 'hasil': 2, 'cara': 1, 'gali': 1, 'informasi': 1, 'dalam': 1, 'umum': 1, 'beberapa': 1, 'olah': 1, 'mahasiswa': 1, 'informatika': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'tiutm': 1, 'association': 1, 'algoritmanya': 1, 'apriori': 1, 'temu': 1, 'hubung': 1, 'dekat': 1, 'antar': 1, 'bangun': 1, 'antecedent': 1, 'consequent': 1, 'masingmasing': 1, 'kitemset': 1, 'hingga': 1, 'akhir': 1, 'ada': 1, 'teliti': 1, 'skenario': 1, 'ujicoba': 1, 'record': 1, 'pti': 1, 'sister': 1, 'tiaptiap': 1, 'atribut': 1, 'sama': 1, 'mengahasilkan': 1, 'output': 1, 'upa': 1, 'sedang': 1, 'paling': 1, 'wakil': 1, 'seluruh': 1, 'mincof': 1, 'sedikit': 1, 'kuat': 1, 'milik': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 16, 'rule': 9, 'a': 8, 'be': 8, 'and': 8, 'support': 7, 'to': 6, 'that': 6, 'data': 5, 'is': 5, 'used': 5, 'could': 5, 'minsup': 4, 'was': 3, 'minimum': 3, 'confidence': 3, 'formed': 3, 'had': 3, 'mining': 2, 'on': 2, 'one': 2, 'which': 2, 'algorithm': 2, 'by': 2, 'course': 2, 'prerequisite': 2, 'mkp': 2, 'interest': 2, 'frequent': 2, 'itemset': 2, 'would': 2, 'no': 2, 'longer': 2, 'maximum': 2, 'with': 2, 'best': 2, 'if': 2, 'number': 2, 'items': 2, 'greater': 2, 'value': 2, 'resulting': 2, 'technique': 1, 'way': 1, 'dig': 1, 'deeper': 1, 'information': 1, 'commonly': 1, 'large': 1, 'amount': 1, 'method': 1, 'several': 1, 'techniques': 1, 'can': 1, 'process': 1, 'student': 1, 'informatic': 1, 'engineering': 1, 'trunojoyo': 1, 'university': 1, 'tiutm': 1, 'association': 1, 'apriori': 1, 'using': 1, 'methods': 1, 'algorithms': 1, 'found': 1, 'close': 1, 'relationship': 1, 'between': 1, 'area': 1, 'generate': 1, 'built': 1, 'antecedent': 1, 'consequent': 1, 'each': 1, 'kitemset': 1, 'satisfies': 1, 'continued': 1, 'next': 1, 'generation': 1, 'last': 1, 'an': 1, 'item': 1, 'fulfill': 1, 'combined': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'scenario': 1, 'at': 1, 'trial': 1, 'records': 1, 'obtained': 1, 'combination': 1, 'areas': 1, 'sister': 1, 'pti': 1, 'minimal': 1, 'individual': 1, 'attributes': 1, 'equal': 1, 'from': 1, 'result': 1, 'output': 1, 'in': 1, 'form': 1, 'meanwhile': 1, 'values': 1, 'were': 1, 'highest': 1, 'represent': 1, 'all': 1, 'combinations': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'mincof': 1, 'then': 1, 'less': 1, 'but': 1, 'woudl': 1, 'also': 1, 'more': 1, 'powerful': 1, 'because': 1, 'it': 1, 'high': 1, 'trust': 1})
-------------------------------------------
--- Data #837 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: YULIA FATMAWATI
Judul: PENGENALAN WAJAH MENGGUNAKAN KERNEL PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (KPCA)
Pembimbing 1: Rima Tri Wahyuningrum, S.T., M.T
Pembimbing 2: Fitri Damayanti, S.Kom., M.Kom.
Abstrak (Raw): Permasalahan machine learning dan pattern recognition bukanlah hal yang baru. Hal ini dapat dilihat dari aplikasi yang digunakan masyarakat sekarang ini. Seiring dengan perkembangan teknologi komunikasi, semakin berkembang pula teknik dan algoritma yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan machine learning dan pattern recognition. Permasalahan yang paling umum adalah pengenalan obyek. Dalam hal ini adalah wajah. Pengenalan wajah ini di adopsi dari kemampuan manusia membedakan wajah antar satu orang dengan yang lain. Pada penelitian ini akan dibuat sistem pengenalan wajah. Pada proses awal akan dilakukan ekstraksi fitur menggunakan Kernel Principal Component Analysis (KPCA) untuk menentukan karakteristik dari wajah. Kemudian dilanjutkan dengan proses klasifikasi menggunakan Mahalanobis Distance. Hasil yang dicapai pada penelitian ini sesuai uji coba yang telah dilakukan pada basis data ORL adalah : 96,23%, pada basis data YALE adalah: 95,46%, dan pada basis data BERN adalah: 95,15%. Ketiganya berada pada acak 5 dengan masing-masing kombinasi data pelatihan pose ke 3,5,7,8,10 pada ORL, 3,5,7,8,10 pada YALE, dan 3,5,7,9,10 pada BERN. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode ekstraksi fitur KPCA yang dikombinasikan dengan metode klasifikasi Mahalanobis Distance cukup baik digunakan sebagai pengenalan wajah.
Abstrak (Clean): permasalahan machine learning dan pattern recognition bukanlah hal yang baru hal ini dapat dilihat dari aplikasi yang digunakan masyarakat sekarang ini seiring dengan perkembangan teknologi komunikasi semakin berkembang pula teknik dan algoritma yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan machine learning dan pattern recognition permasalahan yang paling umum adalah pengenalan obyek dalam hal ini adalah wajah pengenalan wajah ini di adopsi dari kemampuan manusia membedakan wajah antar satu orang dengan yang lain pada penelitian ini akan dibuat sistem pengenalan wajah pada proses awal akan dilakukan ekstraksi fitur menggunakan kernel principal component analysis kpca untuk menentukan karakteristik dari wajah kemudian dilanjutkan dengan proses klasifikasi menggunakan mahalanobis distance hasil yang dicapai pada penelitian ini sesuai uji coba yang telah dilakukan pada basis data orl adalah pada basis data yale adalah dan pada basis data bern adalah ketiganya berada pada acak dengan masingmasing kombinasi data pelatihan pose ke pada orl pada yale dan pada bern sehingga dapat disimpulkan bahwa metode ekstraksi fitur kpca yang dikombinasikan dengan metode klasifikasi mahalanobis distance cukup baik digunakan sebagai pengenalan wajah
Abstrak (Stopwords Removed): permasalahan machine learning pattern recognition bukanlah baru dapat dilihat aplikasi digunakan masyarakat sekarang seiring perkembangan teknologi komunikasi semakin berkembang pula teknik algoritma digunakan menyelesaikan permasalahan machine learning pattern recognition permasalahan paling umum pengenalan obyek wajah pengenalan wajah adopsi kemampuan manusia membedakan wajah antar satu orang lain penelitian dibuat sistem pengenalan wajah proses awal dilakukan ekstraksi fitur menggunakan kernel principal component analysis kpca menentukan karakteristik wajah dilanjutkan proses klasifikasi menggunakan mahalanobis distance hasil dicapai penelitian sesuai uji coba dilakukan basis data orl basis data yale basis data bern ketiganya berada acak masingmasing kombinasi data pelatihan pose orl yale bern dapat disimpulkan metode ekstraksi fitur kpca dikombinasikan metode klasifikasi mahalanobis distance cukup baik digunakan pengenalan wajah
Abstrak (Stemmed): masalah machine learning pattern recognition bukan baru dapat lihat aplikasi guna masyarakat sekarang iring kembang teknologi komunikasi makin kembang pula teknik algoritma guna selesai masalah machine learning pattern recognition masalah paling umum kenal obyek wajah kenal wajah adopsi mampu manusia beda wajah antar satu orang lain teliti buat sistem kenal wajah proses awal laku ekstraksi fitur guna kernel principal component analysis kpca tentu karakteristik wajah lanjut proses klasifikasi guna mahalanobis distance hasil capai teliti sesuai uji coba laku basis data orl basis data yale basis data bern tiga ada acak masingmasing kombinasi data latih pose orl yale bern dapat simpul metode ekstraksi fitur kpca kombinasi metode klasifikasi mahalanobis distance cukup baik guna kenal wajah
Abstrak (Corrected): marsala machine learning pattern recognition buran bar apart that aplikasi gun masyarakat semarang bring embank teknologi komunikasi making embank pula tennis algorithm gun seesaw marsala machine learning pattern recognition marsala paling mum penal obey rajah penal rajah adopt camp amnesia bed rajah altar sat orang lain elite but sister penal rajah proves away lake ekstraksi four gun kernel principal component analysis kick tent karakteristik rajah layout proves klasifikasi gun mahalanobis distance hail capri elite sexual uni coma lake basis data or basis data yale basis data bern toga ada arak masingmasing kombinasi data latin pose or yale bern apart simple metope ekstraksi four kick kombinasi metope klasifikasi mahalanobis distance cutup back gun penal rajah
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'wajah': 6, 'guna': 5, 'kenal': 4, 'data': 4, 'masalah': 3, 'basis': 3, 'machine': 2, 'learning': 2, 'pattern': 2, 'recognition': 2, 'dapat': 2, 'kembang': 2, 'teliti': 2, 'proses': 2, 'laku': 2, 'ekstraksi': 2, 'fitur': 2, 'kpca': 2, 'klasifikasi': 2, 'mahalanobis': 2, 'distance': 2, 'orl': 2, 'yale': 2, 'bern': 2, 'kombinasi': 2, 'metode': 2, 'bukan': 1, 'baru': 1, 'lihat': 1, 'aplikasi': 1, 'masyarakat': 1, 'sekarang': 1, 'iring': 1, 'teknologi': 1, 'komunikasi': 1, 'makin': 1, 'pula': 1, 'teknik': 1, 'algoritma': 1, 'selesai': 1, 'paling': 1, 'umum': 1, 'obyek': 1, 'adopsi': 1, 'mampu': 1, 'manusia': 1, 'beda': 1, 'antar': 1, 'satu': 1, 'orang': 1, 'lain': 1, 'buat': 1, 'sistem': 1, 'awal': 1, 'kernel': 1, 'principal': 1, 'component': 1, 'analysis': 1, 'tentu': 1, 'karakteristik': 1, 'lanjut': 1, 'hasil': 1, 'capai': 1, 'sesuai': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'tiga': 1, 'ada': 1, 'acak': 1, 'masingmasing': 1, 'latih': 1, 'pose': 1, 'simpul': 1, 'cukup': 1, 'baik': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 10, 'face': 6, 'on': 6, 'and': 5, 'recognition': 5, 'are': 5, 'with': 5, 'is': 5, 'be': 4, 'problems': 3, 'a': 3, 'that': 3, 'used': 3, 'to': 3, 'in': 3, 'this': 3, 'database': 3, 'machine': 2, 'learning': 2, 'pattern': 2, 'been': 2, 'it': 2, 'can': 2, 'will': 2, 'process': 2, 'feature': 2, 'extraction': 2, 'using': 2, 'kpca': 2, 'classification': 2, 'mahalanobis': 2, 'distance': 2, 'orl': 2, 'yale': 2, 'bern': 2, 'has': 1, 'long': 1, 'time': 1, 'seen': 1, 'from': 1, 'applications': 1, 'today': 1, 'along': 1, 'development': 1, 'communication': 1, 'technology': 1, 'also': 1, 'growing': 1, 'techniques': 1, 'algorithms': 1, 'solve': 1, 'most': 1, 'common': 1, 'introduction': 1, 'an': 1, 'object': 1, 'case': 1, 'adoption': 1, 'human': 1, 'ability': 1, 'distinguish': 1, 'between': 1, 'persons': 1, 'other': 1, 'research': 1, 'made': 1, 'system': 1, 'at': 1, 'beginning': 1, 'performed': 1, 'kernel': 1, 'principal': 1, 'component': 1, 'analysis': 1, 'determine': 1, 'characteristics': 1, 'then': 1, 'proceed': 1, 'results': 1, 'achieved': 1, 'study': 1, 'correspond': 1, 'trials': 1, 'have': 1, 'conducted': 1, 'all': 1, 'three': 1, 'random': 1, 'each': 1, 'combination': 1, 'pose': 1, 'training': 1, 'data': 1, 'into': 1, 'concluded': 1, 'methods': 1, 'combined': 1, 'method': 1, 'quite': 1, 'good': 1, 'as': 1})
-------------------------------------------
--- Data #838 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Hanim Kholidah
Judul: PERBANDINGAN PRINCIPAL COMPONEN ANALYSIS (PCA)
DAN 2 DIMENSIONAL PRINCIPAL COMPONEN ANALYSIS (2D-PCA) UNTUK PENGENALAN ANGKA PADA SISTEM ISYARAT BAHASA INDONESIA (SIBI)
Pembimbing 1: Cucun Very Angkoso, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Rima Tri Wahyuningrum, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Penderita tuna rungu menggunakan bahasa isyarat dalam berkomunikasi. Tujuan utama dari penelitian ini adalah agar terjadi harmoni sosial yang baik antara orang tuna wicara dan tuna rungu dengan orang normal. Pada penelitian ini, pengenalan yang dilakukan terfokus pada pengenalan isyarat angka “0”-“9”. Pengenalan pola isyarat citra tangan statis akan melaui tiga tahapan secara garis besar yaitu, segmentasi citra tangan, ekstraksi fitur/ciri, dan klasifikasi pola. Pada penelitian ini citra akan melalui proses segmentasi yaitu dengan proses background removing/ skin detection untuk memisahkan wilayah objek yang akan diteliti (yaitu tangan) dengan backgroundcitra. Kemudian citra hasil tersebut akan dirubah dalam mode grayscale untuk selanjutnya dilakukan ekstraksi fitur dan klasifikasi pola dengan menggunakan algoritma PCA dan 2DPCA. Pada penelitian ini data citra yang digunakan 200 data training dan data testing untuk di proses pada sistem yang telah dibuat. Dengan menggunakan metode ekstraksi fitur PCA dan 2DPCA, kemudian dihitung pengenalan jaraknya menggunakan Euclidean Distance, dengan perbandingan tingkat akurasi 87,5% untuk PCA dan 94% untuk 2DPCA. Sehingga disimpulkan bahwa akurasi 2DPCA lebih besar dari PCA.
Abstrak (Clean): penderita tuna rungu menggunakan bahasa isyarat dalam berkomunikasi tujuan utama dari penelitian ini adalah agar terjadi harmoni sosial yang baik antara orang tuna wicara dan tuna rungu dengan orang normal pada penelitian ini pengenalan yang dilakukan terfokus pada pengenalan isyarat angka “”“” pengenalan pola isyarat citra tangan statis akan melaui tiga tahapan secara garis besar yaitu segmentasi citra tangan ekstraksi fiturciri dan klasifikasi pola pada penelitian ini citra akan melalui proses segmentasi yaitu dengan proses background removing skin detection untuk memisahkan wilayah objek yang akan diteliti yaitu tangan dengan backgroundcitra kemudian citra hasil tersebut akan dirubah dalam mode grayscale untuk selanjutnya dilakukan ekstraksi fitur dan klasifikasi pola dengan menggunakan algoritma pca dan dpca pada penelitian ini data citra yang digunakan data training dan data testing untuk di proses pada sistem yang telah dibuat dengan menggunakan metode ekstraksi fitur pca dan dpca kemudian dihitung pengenalan jaraknya menggunakan euclidean distance dengan perbandingan tingkat akurasi untuk pca dan untuk dpca sehingga disimpulkan bahwa akurasi dpca lebih besar dari pca
Abstrak (Stopwords Removed): penderita tuna rungu menggunakan bahasa isyarat berkomunikasi tujuan utama penelitian terjadi harmoni sosial baik antara orang tuna wicara tuna rungu orang normal penelitian pengenalan dilakukan terfokus pengenalan isyarat angka “”“” pengenalan pola isyarat citra tangan statis melaui tiga tahapan secara garis besar segmentasi citra tangan ekstraksi fiturciri klasifikasi pola penelitian citra proses segmentasi proses background removing skin detection memisahkan wilayah objek diteliti tangan backgroundcitra citra hasil tersebut dirubah mode grayscale selanjutnya dilakukan ekstraksi fitur klasifikasi pola menggunakan algoritma pca dpca penelitian data citra digunakan data training data testing proses sistem dibuat menggunakan metode ekstraksi fitur pca dpca dihitung pengenalan jaraknya menggunakan euclidean distance perbandingan tingkat akurasi pca dpca disimpulkan akurasi dpca lebih besar pca
Abstrak (Stemmed): derita tuna rungu guna bahasa isyarat komunikasi tuju utama teliti jadi harmoni sosial baik antara orang tuna wicara tuna rungu orang normal teliti kenal laku fokus kenal isyarat angka kenal pola isyarat citra tangan statis melaui tiga tahap cara garis besar segmentasi citra tangan ekstraksi fiturciri klasifikasi pola teliti citra proses segmentasi proses background removing skin detection pisah wilayah objek teliti tangan backgroundcitra citra hasil sebut rubah mode grayscale lanjut laku ekstraksi fitur klasifikasi pola guna algoritma pca dpca teliti data citra guna data training data testing proses sistem buat guna metode ekstraksi fitur pca dpca hitung kenal jarak guna euclidean distance banding tingkat akurasi pca dpca simpul akurasi dpca lebih besar pca
Abstrak (Corrected): merit tuna rung gun bahama isyarat komunikasi juju mama elite jade harmony social back angara orang tuna wizard tuna rung orang normal elite penal lake focus penal isyarat bangka penal pola isyarat citral tanga states melanie toga that cara paris bear segments citral tanga ekstraksi fiturciri klasifikasi pola elite citral proves segments proves background removing skin detection pish wilayah objet elite tanga backgroundcitra citral hail debut rush mode grayscale layout lake ekstraksi four klasifikasi pola gun algorithm pa data elite data citral gun data training data testing proves sister but gun metope ekstraksi four pa data hiding penal arak gun euclidean distance banding dingbat auras pa data simple auras data leash bear pa
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 5, 'teliti': 5, 'citra': 5, 'kenal': 4, 'pca': 4, 'dpca': 4, 'tuna': 3, 'isyarat': 3, 'pola': 3, 'tangan': 3, 'ekstraksi': 3, 'proses': 3, 'data': 3, 'rungu': 2, 'orang': 2, 'laku': 2, 'besar': 2, 'segmentasi': 2, 'klasifikasi': 2, 'fitur': 2, 'akurasi': 2, 'derita': 1, 'bahasa': 1, 'komunikasi': 1, 'tuju': 1, 'utama': 1, 'jadi': 1, 'harmoni': 1, 'sosial': 1, 'baik': 1, 'antara': 1, 'wicara': 1, 'normal': 1, 'fokus': 1, 'angka': 1, 'statis': 1, 'melaui': 1, 'tiga': 1, 'tahap': 1, 'cara': 1, 'garis': 1, 'fiturciri': 1, 'background': 1, 'removing': 1, 'skin': 1, 'detection': 1, 'pisah': 1, 'wilayah': 1, 'objek': 1, 'backgroundcitra': 1, 'hasil': 1, 'sebut': 1, 'rubah': 1, 'mode': 1, 'grayscale': 1, 'lanjut': 1, 'algoritma': 1, 'training': 1, 'testing': 1, 'sistem': 1, 'buat': 1, 'metode': 1, 'hitung': 1, 'jarak': 1, 'euclidean': 1, 'distance': 1, 'banding': 1, 'tingkat': 1, 'simpul': 1, 'lebih': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 7, 'and': 7, 'image': 5, 'to': 4, 'this': 4, 'with': 4, 'pca': 4, 'dpca': 4, 'people': 3, 'in': 3, 'introduction': 3, 'hand': 3, 'pattern': 3, 'feature': 3, 'be': 3, 'data': 3, 'deaf': 2, 'study': 2, 'on': 2, 'through': 2, 'will': 2, 'segmentation': 2, 'classification': 2, 'background': 2, 'then': 2, 'for': 2, 'extraction': 2, 'using': 2, 'is': 2, 'a': 2, 'that': 2, 'distance': 2, 'accuracy': 2, 'use': 1, 'sign': 1, 'language': 1, 'communicate': 1, 'main': 1, 'objective': 1, 'researc': 1, 'his': 1, 'enable': 1, 'social': 1, 'harmony': 1, 'between': 1, 'mute': 1, 'normal': 1, 'which': 1, 'was': 1, 'focused': 1, 'cuepoints': 1, 'o': 1, 'fthe': 1, 'gesture': 1, 'recognition': 1, 'static': 1, 'outline': 1, 'three': 1, 'stages': 1, 'namely': 1, 'extractioncharacteristics': 1, 'research': 1, 'going': 1, 'process': 1, 'removing': 1, 'skin': 1, 'detection': 1, 'separate': 1, 'object': 1, 'regionto': 1, 'studied': 1, 'citra': 1, 'results': 1, 'change': 1, 'dingrey': 1, 'scale': 1, 'mode': 1, 'subsequent': 1, 'algorithm': 1, 'isused': 1, 'training': 1, 'testing': 1, 'tobe': 1, 'processed': 1, 'system': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'created': 1, 'by': 1, 'method': 1, 'calculate': 1, 'dusing': 1, 'euclidean': 1, 'ratio': 1, 'rate': 1, 'it': 1, 'can': 1, 'concluded': 1, 'greater': 1, 'than': 1})
-------------------------------------------
--- Data #839 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Toyibatu Lailiya
Judul: Implementasi Efficient-SOM Pada Text Clustering Menggunakan Reduksi Dimensi
Pembimbing 1: Dr. Indah Agustien S., M.Kom.
Pembimbing 2: Mulaab Mulyo, S.Si., M.Kom.
Abstrak (Raw): Data berukuran besar yang sudah disimpan jarang digunakan secara optimal karena kemampuan manusia yang terbatas untuk mengelolanya. Salah satu data berskala besar adalah data teks. Data teks memiliki fitur yang sangat besar sehingga untuk mengolahnya memerlukan waktu komputasi yang besar pula. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi waktu komputasi dalam proses clustering sehingga data teks dapat diolah secara efisien. Proses clustering menggunakan metode SOM dengan menerapkan reduksi dimensi pada tahap preprosesing. Metode ini diterapkan untuk mengelompokan data tugas akhir mahasiswa Teknik Informatika Universitas Trunojoyo Madura. Dalam metode yang diusulkan, analisis morfologi dilakukan pada teks abstrak tugas akhir mahasiswa untuk menghasilkan vektor input dengan unsur term dari tugas akhir tersebut. Adanya elemen vektor yang jarang, memungkinkan terjadinya reduksi dimensi. Reduksi dimensi dilakukan dengan menghilangkan matriks jarang atau kolom yang banyak mengandung nilai 0. Dari percobaan yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa optimum cluster untuk data abstrak berada pada scenario 1 yaitu jumlah term setelah direduksi sebanyak 150 term, sehingga menghasilkan nilai rata-rata SSE = 0.01117. Sedangkan untuk data laporan optimum cluster berada pada scenario 2 yaitu jumlah term setelah direduksi sebanyak 346 term, sehingga mengahasilkan nilai rata-rata SSE = 0.0085 detik.
Abstrak (Clean): data berukuran besar yang sudah disimpan jarang digunakan secara optimal karena kemampuan manusia yang terbatas untuk mengelolanya salah satu data berskala besar adalah data teks data teks memiliki fitur yang sangat besar sehingga untuk mengolahnya memerlukan waktu komputasi yang besar pula penelitian ini bertujuan untuk mengurangi waktu komputasi dalam proses clustering sehingga data teks dapat diolah secara efisien proses clustering menggunakan metode som dengan menerapkan reduksi dimensi pada tahap preprosesing metode ini diterapkan untuk mengelompokan data tugas akhir mahasiswa teknik informatika universitas trunojoyo madura dalam metode yang diusulkan analisis morfologi dilakukan pada teks abstrak tugas akhir mahasiswa untuk menghasilkan vektor input dengan unsur term dari tugas akhir tersebut adanya elemen vektor yang jarang memungkinkan terjadinya reduksi dimensi reduksi dimensi dilakukan dengan menghilangkan matriks jarang atau kolom yang banyak mengandung nilai dari percobaan yang dilakukan diperoleh hasil bahwa optimum cluster untuk data abstrak berada pada scenario yaitu jumlah term setelah direduksi sebanyak term sehingga menghasilkan nilai ratarata sse sedangkan untuk data laporan optimum cluster berada pada scenario yaitu jumlah term setelah direduksi sebanyak term sehingga mengahasilkan nilai ratarata sse detik
Abstrak (Stopwords Removed): data berukuran besar sudah disimpan jarang digunakan secara optimal kemampuan manusia terbatas mengelolanya salah satu data berskala besar data teks data teks memiliki fitur sangat besar mengolahnya memerlukan waktu komputasi besar pula penelitian bertujuan mengurangi waktu komputasi proses clustering data teks dapat diolah secara efisien proses clustering menggunakan metode som menerapkan reduksi dimensi tahap preprosesing metode diterapkan mengelompokan data tugas akhir mahasiswa teknik informatika universitas trunojoyo madura metode diusulkan analisis morfologi dilakukan teks abstrak tugas akhir mahasiswa menghasilkan vektor input unsur term tugas akhir tersebut adanya elemen vektor jarang memungkinkan terjadinya reduksi dimensi reduksi dimensi dilakukan menghilangkan matriks jarang kolom banyak mengandung nilai percobaan dilakukan diperoleh hasil optimum cluster data abstrak berada scenario jumlah term direduksi sebanyak term menghasilkan nilai ratarata sse sedangkan data laporan optimum cluster berada scenario jumlah term direduksi sebanyak term mengahasilkan nilai ratarata sse detik
Abstrak (Stemmed): data ukur besar sudah simpan jarang guna cara optimal mampu manusia batas kelola salah satu data skala besar data teks data teks milik fitur sangat besar olah perlu waktu komputasi besar pula teliti tuju kurang waktu komputasi proses clustering data teks dapat olah cara efisien proses clustering guna metode som terap reduksi dimensi tahap preprosesing metode terap kelompok data tugas akhir mahasiswa teknik informatika universitas trunojoyo madura metode usul analisis morfologi laku teks abstrak tugas akhir mahasiswa hasil vektor input unsur term tugas akhir sebut ada elemen vektor jarang mungkin jadi reduksi dimensi reduksi dimensi laku hilang matriks jarang kolom banyak kandung nilai coba laku oleh hasil optimum cluster data abstrak ada scenario jumlah term reduksi banyak term hasil nilai ratarata sse sedang data lapor optimum cluster ada scenario jumlah term reduksi banyak term mengahasilkan nilai ratarata sse detik
Abstrak (Corrected): data ukr bear judah simian parang gun cara optimal camp amnesia bats fella salad sat data skald bear data tens data tens milk four sang bear blah peru want komputasi bear pula elite juju during want komputasi proves clustering data tens apart blah cara elision proves clustering gun metope som trap reduksi dimension that preprosesing metope trap kelompok data tugs air mahasiswa tennis information university trunojoyo madura metope usual analysis morfologi lake tens abstract tugs air mahasiswa hail vector input unsure term tugs air debut ada element vector parang munchkin jade reduksi dimension reduksi dimension lake hang marks parang kolo banyan bandung nilgai coma lake olen hail optimum cluster data abstract ada scenario mullah term reduksi banyan term hail nilgai ratarata she sedan data labor optimum cluster ada scenario mullah term reduksi banyan term mengahasilkan nilgai ratarata she devil
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'data': 8, 'reduksi': 5, 'term': 5, 'besar': 4, 'teks': 4, 'jarang': 3, 'metode': 3, 'dimensi': 3, 'tugas': 3, 'akhir': 3, 'laku': 3, 'hasil': 3, 'ada': 3, 'banyak': 3, 'nilai': 3, 'guna': 2, 'cara': 2, 'olah': 2, 'waktu': 2, 'komputasi': 2, 'proses': 2, 'clustering': 2, 'terap': 2, 'mahasiswa': 2, 'abstrak': 2, 'vektor': 2, 'optimum': 2, 'cluster': 2, 'scenario': 2, 'jumlah': 2, 'ratarata': 2, 'sse': 2, 'ukur': 1, 'sudah': 1, 'simpan': 1, 'optimal': 1, 'mampu': 1, 'manusia': 1, 'batas': 1, 'kelola': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'skala': 1, 'milik': 1, 'fitur': 1, 'sangat': 1, 'perlu': 1, 'pula': 1, 'teliti': 1, 'tuju': 1, 'kurang': 1, 'dapat': 1, 'efisien': 1, 'som': 1, 'tahap': 1, 'preprosesing': 1, 'kelompok': 1, 'teknik': 1, 'informatika': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'usul': 1, 'analisis': 1, 'morfologi': 1, 'input': 1, 'unsur': 1, 'sebut': 1, 'elemen': 1, 'mungkin': 1, 'jadi': 1, 'hilang': 1, 'matriks': 1, 'kolom': 1, 'kandung': 1, 'coba': 1, 'oleh': 1, 'sedang': 1, 'lapor': 1, 'mengahasilkan': 1, 'detik': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 10, 'data': 8, 'is': 7, 'to': 7, 'that': 4, 'by': 4, 'on': 4, 'text': 3, 'process': 3, 'dimensionality': 3, 'reduction': 3, 'cluster': 3, 'final': 3, 'assignment': 3, 'value': 3, 'it': 2, 'so': 2, 'time': 2, 'this': 2, 'in': 2, 'clustering': 2, 'using': 2, 'method': 2, 'applied': 2, 'abstract': 2, 'elements': 2, 'sparse': 2, 'best': 2, 'scenario': 2, 'number': 2, 'terms': 2, 'words': 2, 'and': 2, 'average': 2, 'sse': 2, 'large': 1, 'stored': 1, 'used': 1, 'rarely': 1, 'optimally': 1, 'because': 1, 'limited': 1, 'human': 1, 'ability': 1, 'manage': 1, 'one': 1, 'largescale': 1, 'has': 1, 'enormous': 1, 'features': 1, 'as': 1, 'requires': 1, 'greater': 1, 'computational': 1, 'study': 1, 'aims': 1, 'reduce': 1, 'computation': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'processed': 1, 'efficiently': 1, 'som': 1, 'applying': 1, 'preprocessing': 1, 'informatics': 1, 'engineering': 1, 'students': 1, 'trunojoyo': 1, 'university': 1, 'proposed': 1, 'morphological': 1, 'analysis': 1, 'generate': 1, 'input': 1, 'vectors': 1, 'existence': 1, 'a': 1, 'vector': 1, 'allowing': 1, 'done': 1, 'removing': 1, 'matrix': 1, 'or': 1, 'column': 1, 'contains': 1, 'from': 1, 'experiments': 1, 'conducted': 1, 'result': 1, 'whereas': 1, 'reports': 1, 'seconds': 1})
-------------------------------------------
--- Data #840 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Pan Gani Ginting
Judul: Pengembangan Aplikasi Pendeteklsi Plagiarisme Dengan Metode Latent Semantik Index
Pembimbing 1: Hermawan S.T, M.Kom
Pembimbing 2: Fika Hastarita R S.T, M.Eng
Abstrak (Raw): Pendeteksian plagiarisme dilakukan untuk mendeteksi plagiarisme terhadap karya ilmiah . Metode Latent Semantik Index adalah salah satu dari beberapa metode yang merupakan search engine untuk meningkatkan kualiatas pencarian. Metode ini dipilih untuk membantu permasalahan tersebut.Metode Latent Semantik Index atau disingkat LSI mengunakan tahapan untuk mendapatkan nilai similarity antara dokumen satu dengan dokumen lainnya. Tahap yang harus dilalui dengan Singular Value Decompotition (SVD) untuk mereduksi atau mendekomposisi matriks dokumen. SVD biasa digunakan dalam menyelesaikan kuadrat linear terkecil tak terbatas, perkiraan dimensi atau rank matriks dan analisa hubungan secara kanonik. Perhitungan similarity menggunakan cosine similarity untuk mendapatkan kesamaan antar dokumen. Threshold nilai antara 0 sampai dengan 1, dengan nilai 0,410 sampai mendekati atau mencapai angka 1 maka dokumen tersebut sama atau plagiarisme.
Abstrak (Clean): pendeteksian plagiarisme dilakukan untuk mendeteksi plagiarisme terhadap karya ilmiah metode latent semantik index adalah salah satu dari beberapa metode yang merupakan search engine untuk meningkatkan kualiatas pencarian metode ini dipilih untuk membantu permasalahan tersebutmetode latent semantik index atau disingkat lsi mengunakan tahapan untuk mendapatkan nilai similarity antara dokumen satu dengan dokumen lainnya tahap yang harus dilalui dengan singular value decompotition svd untuk mereduksi atau mendekomposisi matriks dokumen svd biasa digunakan dalam menyelesaikan kuadrat linear terkecil tak terbatas perkiraan dimensi atau rank matriks dan analisa hubungan secara kanonik perhitungan similarity menggunakan cosine similarity untuk mendapatkan kesamaan antar dokumen threshold nilai antara sampai dengan dengan nilai sampai mendekati atau mencapai angka maka dokumen tersebut sama atau plagiarisme
Abstrak (Stopwords Removed): pendeteksian plagiarisme dilakukan mendeteksi plagiarisme karya ilmiah metode latent semantik index salah satu beberapa metode search engine meningkatkan kualiatas pencarian metode dipilih membantu permasalahan tersebutmetode latent semantik index disingkat lsi mengunakan tahapan mendapatkan nilai similarity antara dokumen satu dokumen lainnya tahap harus dilalui singular value decompotition svd mereduksi mendekomposisi matriks dokumen svd biasa digunakan menyelesaikan kuadrat linear terkecil tak terbatas perkiraan dimensi rank matriks analisa hubungan secara kanonik perhitungan similarity menggunakan cosine similarity mendapatkan kesamaan antar dokumen threshold nilai antara nilai mendekati mencapai angka dokumen tersebut sama plagiarisme
Abstrak (Stemmed): deteksi plagiarisme laku deteksi plagiarisme karya ilmiah metode latent semantik index salah satu beberapa metode search engine tingkat kualiatas cari metode pilih bantu masalah tersebutmetode latent semantik index singkat lsi mengunakan tahap dapat nilai similarity antara dokumen satu dokumen lain tahap harus lalu singular value decompotition svd reduksi dekomposisi matriks dokumen svd biasa guna selesai kuadrat linear kecil tak batas kira dimensi rank matriks analisa hubung cara kanonik hitung similarity guna cosine similarity dapat sama antar dokumen threshold nilai antara nilai dekat capai angka dokumen sebut sama plagiarisme
Abstrak (Corrected): detest plagiarism lake detest plagiarism karma iliac metope latent semantic index salad sat beberapa metope search engine dingbat kualiatas care metope pilch bantu marsala tersebutmetode latent semantic index dingbat si mengunakan that apart nilgai similarity angara document sat document lain that harms lulu singular value decomposition sad reduksi dekomposisi marks document sad bias gun seesaw quadrat linear cecil take bats kara dimension rank marks analyst hung cara canonic hiding similarity gun cosine similarity apart same altar document threshold nilgai angara nilgai dead capri bangka document debut same plagiarism
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'dokumen': 5, 'plagiarisme': 3, 'metode': 3, 'nilai': 3, 'similarity': 3, 'deteksi': 2, 'latent': 2, 'semantik': 2, 'index': 2, 'satu': 2, 'tahap': 2, 'dapat': 2, 'antara': 2, 'svd': 2, 'matriks': 2, 'guna': 2, 'sama': 2, 'laku': 1, 'karya': 1, 'ilmiah': 1, 'salah': 1, 'beberapa': 1, 'search': 1, 'engine': 1, 'tingkat': 1, 'kualiatas': 1, 'cari': 1, 'pilih': 1, 'bantu': 1, 'masalah': 1, 'tersebutmetode': 1, 'singkat': 1, 'lsi': 1, 'mengunakan': 1, 'lain': 1, 'harus': 1, 'lalu': 1, 'singular': 1, 'value': 1, 'decompotition': 1, 'reduksi': 1, 'dekomposisi': 1, 'biasa': 1, 'selesai': 1, 'kuadrat': 1, 'linear': 1, 'kecil': 1, 'tak': 1, 'batas': 1, 'kira': 1, 'dimensi': 1, 'rank': 1, 'analisa': 1, 'hubung': 1, 'cara': 1, 'kanonik': 1, 'hitung': 1, 'cosine': 1, 'antar': 1, 'threshold': 1, 'dekat': 1, 'capai': 1, 'angka': 1, 'sebut': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'to': 7, 'of': 6, 'or': 5, 'is': 4, 'value': 4, 'similarity': 4, 'plagiarism': 3, 'between': 3, 'documents': 3, 'with': 3, 'method': 2, 'latent': 2, 'semantic': 2, 'index': 2, 'a': 2, 'search': 2, 'using': 2, 'svd': 2, 'matrix': 2, 'document': 2, 'and': 2, 'detection': 1, 'performed': 1, 'detect': 1, 'on': 1, 'papers': 1, 'one': 1, 'several': 1, 'methods': 1, 'that': 1, 'engine': 1, 'improve': 1, 'quality': 1, 'this': 1, 'was': 1, 'chosen': 1, 'help': 1, 'problems': 1, 'metode': 1, 'lsi': 1, 'abbreviated': 1, 'steps': 1, 'get': 1, 'other': 1, 'stages': 1, 'go': 1, 'through': 1, 'decompotition': 1, 'singular': 1, 'reduce': 1, 'decompose': 1, 'commonly': 1, 'used': 1, 'in': 1, 'solving': 1, 'linear': 1, 'least': 1, 'squares': 1, 'infinite': 1, 'dimension': 1, 'rank': 1, 'estimation': 1, 'analysis': 1, 'canonical': 1, 'relations': 1, 'cosine': 1, 'calculation': 1, 'obtain': 1, 'threshold': 1, 'approaching': 1, 'reaching': 1, 'number': 1, 'then': 1, 'same': 1})
-------------------------------------------
--- Data #841 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: FERI OKTO SINAGA
Judul: PERANCANGAN SISTEM DETEKSI PLAGIARISME KARYA ILMIAH BERBAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN ALGORITMA WINNOWING FINGERPRINT
Pembimbing 1: HERMAWAN, S.T, M.KOM
Pembimbing 2: FIKA HASTARITA R, S.T, M.ENG
Abstrak (Raw): Pada era teknologi informasi ini banyak hal yang seharusnya baik mejadi disalah gunakan, salah satunya adalah plagiarisme. Plagiarisme merupakan masalah penting, terutama dalam lingkungan akademisi, dimana terjadi penjiplakan karya tulis ilmiah yang makin marak sekarang ini. Salah satu cara untuk mengurangi plagiarisme yaitu dengn membangun sebuah sistem deteksi plagiarisme. Adapun algoritma yang digunanak dalam proses deteksi plagiarisme yaitu dengan menggunakan algoritma winnowing. Dokumen yang akan dibandingkan diproses dan mendpatkan fingerprint dari dokumen tadi, dimana fingerprint tersebut berupa ekumpulan nilai hash. Fingerprint yang sama antara dokumen yang dibandingkan kemiripannya merupakan kunci dari penghitungan nilai similarity-nya. Hasil penghitungan kemiripan antar 2 dokumen dengan 2 gram menghasilkan similarity mencapai 75,56%, sedangkan dengan percobaan dengan 10 gram, beberapa dokumen tidak mendapatkan kemiripan, yaitu dengan nilai 0%. Dari hasil uji coba sistem deteksi plagiarisme menggunakan algoritma winnowing fingerprint, nilai similarity-nya bergantung pada besarnya nilai gram, basis dan window dari sistem tersebut. Semakin kecil nilai gram, maka hasil dari similarity semakin besar.
Abstrak (Clean): pada era teknologi informasi ini banyak hal yang seharusnya baik mejadi disalah gunakan salah satunya adalah plagiarisme plagiarisme merupakan masalah penting terutama dalam lingkungan akademisi dimana terjadi penjiplakan karya tulis ilmiah yang makin marak sekarang ini salah satu cara untuk mengurangi plagiarisme yaitu dengn membangun sebuah sistem deteksi plagiarisme adapun algoritma yang digunanak dalam proses deteksi plagiarisme yaitu dengan menggunakan algoritma winnowing dokumen yang akan dibandingkan diproses dan mendpatkan fingerprint dari dokumen tadi dimana fingerprint tersebut berupa ekumpulan nilai hash fingerprint yang sama antara dokumen yang dibandingkan kemiripannya merupakan kunci dari penghitungan nilai similaritynya hasil penghitungan kemiripan antar dokumen dengan gram menghasilkan similarity mencapai sedangkan dengan percobaan dengan gram beberapa dokumen tidak mendapatkan kemiripan yaitu dengan nilai dari hasil uji coba sistem deteksi plagiarisme menggunakan algoritma winnowing fingerprint nilai similaritynya bergantung pada besarnya nilai gram basis dan window dari sistem tersebut semakin kecil nilai gram maka hasil dari similarity semakin besar
Abstrak (Stopwords Removed): era teknologi informasi banyak seharusnya baik mejadi disalah gunakan salah satunya plagiarisme plagiarisme masalah penting terutama lingkungan akademisi dimana terjadi penjiplakan karya tulis ilmiah makin marak sekarang salah satu cara mengurangi plagiarisme dengn membangun sistem deteksi plagiarisme adapun algoritma digunanak proses deteksi plagiarisme menggunakan algoritma winnowing dokumen dibandingkan diproses mendpatkan fingerprint dokumen tadi dimana fingerprint tersebut berupa ekumpulan nilai hash fingerprint sama antara dokumen dibandingkan kemiripannya kunci penghitungan nilai similaritynya hasil penghitungan kemiripan antar dokumen gram menghasilkan similarity mencapai sedangkan percobaan gram beberapa dokumen mendapatkan kemiripan nilai hasil uji coba sistem deteksi plagiarisme menggunakan algoritma winnowing fingerprint nilai similaritynya bergantung besarnya nilai gram basis window sistem tersebut semakin kecil nilai gram hasil similarity semakin besar
Abstrak (Stemmed): era teknologi informasi banyak harus baik mejadi salah guna salah satu plagiarisme plagiarisme masalah penting utama lingkung akademisi mana jadi jiplak karya tulis ilmiah makin marak sekarang salah satu cara kurang plagiarisme dengn bangun sistem deteksi plagiarisme adapun algoritma digunanak proses deteksi plagiarisme guna algoritma winnowing dokumen banding proses mendpatkan fingerprint dokumen tadi mana fingerprint sebut upa ekumpulan nilai hash fingerprint sama antara dokumen banding mirip kunci hitung nilai similaritynya hasil hitung mirip antar dokumen gram hasil similarity capai sedang coba gram beberapa dokumen dapat mirip nilai hasil uji coba sistem deteksi plagiarisme guna algoritma winnowing fingerprint nilai similaritynya gantung besar nilai gram basis window sistem sebut makin kecil nilai gram hasil similarity makin besar
Abstrak (Corrected): era teknologi informant banyan harms back mead salad gun salad sat plagiarism plagiarism marsala panting mama linking academism mana jade jiplak karma tulips iliac making mark semarang salad sat cara during plagiarism deign bangui sister detest plagiarism adapt algorithm digunanak proves detest plagiarism gun algorithm winnowing document banding proves mendpatkan fingerprint document taxi mana fingerprint debut up ekumpulan nilgai hash fingerprint same angara document banding mirin bunch hiding nilgai similaritynya hail hiding mirin altar document gram hail similarity capri sedan coma gram beberapa document apart mirin nilgai hail uni coma sister detest plagiarism gun algorithm winnowing fingerprint nilgai similaritynya antung bear nilgai gram basis window sister debut making cecil nilgai gram hail similarity making bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'plagiarisme': 6, 'nilai': 6, 'dokumen': 5, 'fingerprint': 4, 'hasil': 4, 'gram': 4, 'salah': 3, 'guna': 3, 'makin': 3, 'sistem': 3, 'deteksi': 3, 'algoritma': 3, 'mirip': 3, 'satu': 2, 'mana': 2, 'proses': 2, 'winnowing': 2, 'banding': 2, 'sebut': 2, 'hitung': 2, 'similaritynya': 2, 'similarity': 2, 'coba': 2, 'besar': 2, 'era': 1, 'teknologi': 1, 'informasi': 1, 'banyak': 1, 'harus': 1, 'baik': 1, 'mejadi': 1, 'masalah': 1, 'penting': 1, 'utama': 1, 'lingkung': 1, 'akademisi': 1, 'jadi': 1, 'jiplak': 1, 'karya': 1, 'tulis': 1, 'ilmiah': 1, 'marak': 1, 'sekarang': 1, 'cara': 1, 'kurang': 1, 'dengn': 1, 'bangun': 1, 'adapun': 1, 'digunanak': 1, 'mendpatkan': 1, 'tadi': 1, 'upa': 1, 'ekumpulan': 1, 'hash': 1, 'sama': 1, 'antara': 1, 'kunci': 1, 'antar': 1, 'capai': 1, 'sedang': 1, 'beberapa': 1, 'dapat': 1, 'uji': 1, 'gantung': 1, 'basis': 1, 'window': 1, 'kecil': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 7, 'value': 6, 'plagiarism': 5, 'similarity': 5, 'to': 4, 'is': 4, 'system': 4, 'fingerprint': 4, 'in': 3, 'detection': 3, 'a': 3, 'documents': 3, 'with': 3, 'there': 2, 'are': 2, 'build': 2, 'winnowing': 2, 'algorithm': 2, 'document': 2, 'and': 2, 'get': 2, 'results': 2, 'grams': 2, 'gram': 2, 'many': 1, 'good': 1, 'things': 1, 'used': 1, 'be': 1, 'wrong': 1, 'information': 1, 'technology': 1, 'one': 1, 'them': 1, 'important': 1, 'problem': 1, 'especially': 1, 'academical': 1, 'environment': 1, 'scientific': 1, 'paper': 1, 'growth': 1, 'until': 1, 'now': 1, 'way': 1, 'decrease': 1, 'activity': 1, 'we': 1, 'use': 1, 'this': 1, 'processing': 1, 'compared': 1, 'where': 1, 'group': 1, 'hash': 1, 'same': 1, 'comparison': 1, 'similaritybetween': 1, 'key': 1, 'its': 1, 'calculation': 1, 'between': 1, 'two': 1, 'reached': 1, 'while': 1, 'experiments': 1, 'some': 1, 'do': 1, 'not': 1, 'resemblance': 1, 'ie': 1, 'from': 1, 'test': 1, 'using': 1, 'depends': 1, 'on': 1, 'base': 1, 'window': 1, 'smaller': 1, 'then': 1, 'result': 1, 'greater': 1})
-------------------------------------------
--- Data #842 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Rana Drajat
Judul: Market Basket Analysis dengan Metode Algoritma Apriori Association Rules
Pembimbing 1: Moch.Kautsar Sophan,S.Kom.,M.MT
Pembimbing 2: Bain Khusnul K,S.T.,M.Kom
Abstrak (Raw): Marked Basket Analisis (MBA) adalah salah satu konsep dalam data mining yang bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumen, yaitu dengan menganalisis produk yang biasanya dibeli bersamaan dengan produk lain berdasarkan data transaksi yang diambil dari data historis dari pembelian di toko atau supermarket. Dengan MBA, Data historis tersebut dapat diubah menjadi sebuah informasi yang berharga sehingga dapat mencapai strategi bisnis yang baik. MBA dapat diterapkan dengan berbagai macam algoritma, salah satunya adalah Algoritma apriori. Dalam proses Algoritma Apriori akan dilakukan perhitungan support dan confidence dari tiap-tiap kombinasi barang yang memungkinkan. Kemudian, dibutuhkan juga adanya minimum support dan minimum confidence untuk menyeleksi kombinasi-kombinasi yang memenuhi syarat. Dari hasil ujicoba data yang telah dipartisi dapat diketahui bahwa dari beberapa partisi data yang telah di ujicoba ,mulai data 50 sampai 550 di dapatkan hasil, Semakin besar data maka akan banyak kombinasi barang yang tereliminasi, sehingga menghasilkan data kombinasi yang lebih efisien dan akurat, yaitu data 550 dengan rata-rata waktu proses 2-4 detik.
Abstrak (Clean): marked basket analisis mba adalah salah satu konsep dalam data mining yang bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumen yaitu dengan menganalisis produk yang biasanya dibeli bersamaan dengan produk lain berdasarkan data transaksi yang diambil dari data historis dari pembelian di toko atau supermarket dengan mba data historis tersebut dapat diubah menjadi sebuah informasi yang berharga sehingga dapat mencapai strategi bisnis yang baik mba dapat diterapkan dengan berbagai macam algoritma salah satunya adalah algoritma apriori dalam proses algoritma apriori akan dilakukan perhitungan support dan confidence dari tiaptiap kombinasi barang yang memungkinkan kemudian dibutuhkan juga adanya minimum support dan minimum confidence untuk menyeleksi kombinasikombinasi yang memenuhi syarat dari hasil ujicoba data yang telah dipartisi dapat diketahui bahwa dari beberapa partisi data yang telah di ujicoba mulai data sampai di dapatkan hasil semakin besar data maka akan banyak kombinasi barang yang tereliminasi sehingga menghasilkan data kombinasi yang lebih efisien dan akurat yaitu data dengan ratarata waktu proses detik
Abstrak (Stopwords Removed): marked basket analisis mba salah satu konsep data mining bertujuan menganalisis perilaku konsumen menganalisis produk biasanya dibeli bersamaan produk lain berdasarkan data transaksi diambil data historis pembelian toko supermarket mba data historis tersebut dapat diubah menjadi informasi berharga dapat mencapai strategi bisnis baik mba dapat diterapkan berbagai macam algoritma salah satunya algoritma apriori proses algoritma apriori dilakukan perhitungan support confidence tiaptiap kombinasi barang memungkinkan dibutuhkan adanya minimum support minimum confidence menyeleksi kombinasikombinasi memenuhi syarat hasil ujicoba data dipartisi dapat diketahui beberapa partisi data ujicoba mulai data dapatkan hasil semakin besar data banyak kombinasi barang tereliminasi menghasilkan data kombinasi lebih efisien akurat data ratarata waktu proses detik
Abstrak (Stemmed): marked basket analisis mba salah satu konsep data mining tuju analis perilaku konsumen analis produk biasa beli sama produk lain dasar data transaksi ambil data historis beli toko supermarket mba data historis sebut dapat ubah jadi informasi harga dapat capai strategi bisnis baik mba dapat terap bagai macam algoritma salah satu algoritma apriori proses algoritma apriori laku hitung support confidence tiaptiap kombinasi barang mungkin butuh ada minimum support minimum confidence seleksi kombinasikombinasi penuh syarat hasil ujicoba data partisi dapat tahu beberapa partisi data ujicoba mulai data dapat hasil makin besar data banyak kombinasi barang eliminasi hasil data kombinasi lebih efisien akurat data ratarata waktu proses detik
Abstrak (Corrected): marked basket analysis ma salad sat onset data mining juju analysis perilaku consumed analysis proud bias bell same proud lain dakar data transaksi ambit data historic bell too supermarket ma data historic debut apart bah jade informant hard apart capri strategy basis back ma apart trap bahai madam algorithm salad sat algorithm prior proves algorithm prior lake hiding support confidence tiaptiap kombinasi baring munchkin butch ada minimum support minimum confidence seeks kombinasikombinasi punch start hail ujicoba data parts apart tau beberapa parts data ujicoba mule data apart hail making bear data banyan kombinasi baring eliminate hail data kombinasi leash elision aura data ratarata want proves devil
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'data': 10, 'dapat': 5, 'mba': 3, 'algoritma': 3, 'kombinasi': 3, 'hasil': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'analis': 2, 'produk': 2, 'beli': 2, 'historis': 2, 'apriori': 2, 'proses': 2, 'support': 2, 'confidence': 2, 'barang': 2, 'minimum': 2, 'ujicoba': 2, 'partisi': 2, 'marked': 1, 'basket': 1, 'analisis': 1, 'konsep': 1, 'mining': 1, 'tuju': 1, 'perilaku': 1, 'konsumen': 1, 'biasa': 1, 'sama': 1, 'lain': 1, 'dasar': 1, 'transaksi': 1, 'ambil': 1, 'toko': 1, 'supermarket': 1, 'sebut': 1, 'ubah': 1, 'jadi': 1, 'informasi': 1, 'harga': 1, 'capai': 1, 'strategi': 1, 'bisnis': 1, 'baik': 1, 'terap': 1, 'bagai': 1, 'macam': 1, 'laku': 1, 'hitung': 1, 'tiaptiap': 1, 'mungkin': 1, 'butuh': 1, 'ada': 1, 'seleksi': 1, 'kombinasikombinasi': 1, 'penuh': 1, 'syarat': 1, 'tahu': 1, 'beberapa': 1, 'mulai': 1, 'makin': 1, 'besar': 1, 'banyak': 1, 'eliminasi': 1, 'lebih': 1, 'efisien': 1, 'akurat': 1, 'ratarata': 1, 'waktu': 1, 'detik': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 14, 'data': 10, 'is': 8, 'with': 5, 'to': 5, 'that': 5, 'the': 4, 'which': 4, 'from': 4, 'can': 4, 'mba': 3, 'be': 3, 'and': 3, 'combination': 3, 'one': 2, 'in': 2, 'product': 2, 'time': 2, 'by': 2, 'historical': 2, 'so': 2, 'algorithm': 2, 'apriori': 2, 'will': 2, 'support': 2, 'confidence': 2, 'goods': 2, 'minimum': 2, 'result': 2, 'have': 2, 'partisi': 2, 'marked': 1, 'basket': 1, 'analysis': 1, 'consep': 1, 'mining': 1, 'aim': 1, 'analyse': 1, 'behavior': 1, 'consumer': 1, 'analysing': 1, 'usually': 1, 'bought': 1, 'at': 1, 'same': 1, 'other': 1, 'pursuant': 1, 'taken': 1, 'away': 1, 'transaction': 1, 'purchasing': 1, 'supermarket': 1, 'or': 1, 'shop': 1, 'turned': 1, 'into': 1, 'a': 1, 'valuable': 1, 'information': 1, 'reach': 1, 'good': 1, 'business': 1, 'strategy': 1, 'applied': 1, 'assorted': 1, 'them': 1, 'algorithmin': 1, 'course': 1, 'conducted': 1, 'calculation': 1, 'every': 1, 'conducive': 1, 'later': 1, 'then': 1, 'required': 1, 'also': 1, 'existence': 1, 'select': 1, 'up': 1, 'standard': 1, 'combinations': 1, 'ujicoba': 1, 'know': 1, 'some': 1, 'test': 1, 'start': 1, 'until': 1, 'getting': 1, 'ever': 1, 'greater': 1, 'hence': 1, 'many': 1, 'elimination': 1, 'yield': 1, 'more': 1, 'accurate': 1, 'efficient': 1, 'mean': 1, 'process': 1, 'second': 1})
-------------------------------------------
--- Data #843 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Fathor Rasyid
Judul: KLASIFIKASI KOMPLEKSITAS VISUAL CITRA BERDASARKAN STRUCTURE, NOISE, DAN DIVERSITY MENGGUNAKAN SISTEM INFERENSI FUZZY MAMDANI
Pembimbing 1: Dr. Indah Agustien Siradjuddin, S.Kom., M.Kom.
Pembimbing 2: Rima Tri Wahyuningrum, S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Kompleksitas visual citra merupakan representasi dari persepsi penglihatan manusia terhadap suatu citra. Pada penelitian ini, kompleksitas visual citra digunakan untuk mengkategorikan citra antara lain Very Simple, Simple, Medium, Complex, dan Very Complex. Kompleksitas visual citra direpresentasikan dengan tiga fitur, diantranya adalah fitur Structure, Noise, dan Diversity. Fitur Structure diekstraksi dengan menghitung rasio antara piksel tepi dengan total jumlah piksel pada citra, tepi dari citra dideteksi dengan tiga deteksi tepi yaitu Sobel, Prewitt dan Laplacian of Gaussian. Fitur Noise diekstraksi dengan menghitung Standard Deviasi dari citra yang dikonvolusi dengan kernel Laplacian. Sedangkan fitur Diversity diekstraksi dengan membagi antara piksel sudut dengan jumlah baris pada citra, sudut dari citra dideteksi menggunakan FAST Algorithm. Sistem Inferensi Fuzzy tipe Mamdani digunakan untuk memberi label pada citra berdasarkan fitur yang sudah diekstraksi. Hasil uji coba menunjukkan bahwa semakin banyak objek dan pola pada citra, maka semakin tinggi pula kompleksitas visual dari citra. Sebaliknya, semakin sedikit objek dan pola pada citra, maka semakin rendah pula kompleksitas visual dari citra. Disamping itu, tiga jenis deteksi tepi yang digunakan untuk mengekstraksi fitur Structure tidak begitu berpengaruh terhadap sistem.
Abstrak (Clean): kompleksitas visual citra merupakan representasi dari persepsi penglihatan manusia terhadap suatu citra pada penelitian ini kompleksitas visual citra digunakan untuk mengkategorikan citra antara lain very simple simple medium complex dan very complex kompleksitas visual citra direpresentasikan dengan tiga fitur diantranya adalah fitur structure noise dan diversity fitur structure diekstraksi dengan menghitung rasio antara piksel tepi dengan total jumlah piksel pada citra tepi dari citra dideteksi dengan tiga deteksi tepi yaitu sobel prewitt dan laplacian of gaussian fitur noise diekstraksi dengan menghitung standard deviasi dari citra yang dikonvolusi dengan kernel laplacian sedangkan fitur diversity diekstraksi dengan membagi antara piksel sudut dengan jumlah baris pada citra sudut dari citra dideteksi menggunakan fast algorithm sistem inferensi fuzzy tipe mamdani digunakan untuk memberi label pada citra berdasarkan fitur yang sudah diekstraksi hasil uji coba menunjukkan bahwa semakin banyak objek dan pola pada citra maka semakin tinggi pula kompleksitas visual dari citra sebaliknya semakin sedikit objek dan pola pada citra maka semakin rendah pula kompleksitas visual dari citra disamping itu tiga jenis deteksi tepi yang digunakan untuk mengekstraksi fitur structure tidak begitu berpengaruh terhadap sistem
Abstrak (Stopwords Removed): kompleksitas visual citra representasi persepsi penglihatan manusia citra penelitian kompleksitas visual citra digunakan mengkategorikan citra antara lain very simple simple medium complex very complex kompleksitas visual citra direpresentasikan tiga fitur diantranya fitur structure noise diversity fitur structure diekstraksi menghitung rasio antara piksel tepi total jumlah piksel citra tepi citra dideteksi tiga deteksi tepi sobel prewitt laplacian of gaussian fitur noise diekstraksi menghitung standard deviasi citra dikonvolusi kernel laplacian sedangkan fitur diversity diekstraksi membagi antara piksel sudut jumlah baris citra sudut citra dideteksi menggunakan fast algorithm sistem inferensi fuzzy tipe mamdani digunakan memberi label citra berdasarkan fitur sudah diekstraksi hasil uji coba menunjukkan semakin banyak objek pola citra semakin tinggi pula kompleksitas visual citra sebaliknya semakin sedikit objek pola citra semakin rendah pula kompleksitas visual citra disamping tiga jenis deteksi tepi digunakan mengekstraksi fitur structure begitu berpengaruh sistem
Abstrak (Stemmed): kompleksitas visual citra representasi persepsi lihat manusia citra teliti kompleksitas visual citra guna kategori citra antara lain very simple simple medium complex very complex kompleksitas visual citra representasi tiga fitur diantranya fitur structure noise diversity fitur structure ekstraksi hitung rasio antara piksel tepi total jumlah piksel citra tepi citra deteksi tiga deteksi tepi sobel prewitt laplacian of gaussian fitur noise ekstraksi hitung standard deviasi citra konvolusi kernel laplacian sedang fitur diversity ekstraksi bagi antara piksel sudut jumlah baris citra sudut citra deteksi guna fast algorithm sistem inferensi fuzzy tipe mamdani guna beri label citra dasar fitur sudah ekstraksi hasil uji coba tunjuk makin banyak objek pola citra makin tinggi pula kompleksitas visual citra balik makin sedikit objek pola citra makin rendah pula kompleksitas visual citra samping tiga jenis deteksi tepi guna ekstraksi fitur structure begitu pengaruh sistem
Abstrak (Corrected): kompleksitas visual citral represents perseus that amnesia citral elite kompleksitas visual citral gun category citral angara lain very simple simple medium complex very complex kompleksitas visual citral represents toga four diantranya four structure noise diversity four structure ekstraksi hiding radio angara pissed tepid total mullah pissed citral tepid citral detest toga detest tepid sober predict laplacian of gaussian four noise ekstraksi hiding standard devils citral konvolusi kernel laplacian sedan four diversity ekstraksi bag angara pissed shut mullah bars citral shut citral detest gun fast algorithm sister inference fuzzy time madman gun bert label citral dakar four judah ekstraksi hail uni coma tuneup making banyan objet pola citral making ting pula kompleksitas visual citral balk making sedikit objet pola citral making rental pula kompleksitas visual citral camping toga penis detest tepid gun ekstraksi four structure begin pengaruh sister
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'citra': 15, 'fitur': 7, 'kompleksitas': 5, 'visual': 5, 'ekstraksi': 5, 'guna': 4, 'tepi': 4, 'deteksi': 4, 'makin': 4, 'antara': 3, 'tiga': 3, 'structure': 3, 'piksel': 3, 'representasi': 2, 'very': 2, 'simple': 2, 'complex': 2, 'noise': 2, 'diversity': 2, 'hitung': 2, 'jumlah': 2, 'laplacian': 2, 'sudut': 2, 'sistem': 2, 'objek': 2, 'pola': 2, 'pula': 2, 'persepsi': 1, 'lihat': 1, 'manusia': 1, 'teliti': 1, 'kategori': 1, 'lain': 1, 'medium': 1, 'diantranya': 1, 'rasio': 1, 'total': 1, 'sobel': 1, 'prewitt': 1, 'of': 1, 'gaussian': 1, 'standard': 1, 'deviasi': 1, 'konvolusi': 1, 'kernel': 1, 'sedang': 1, 'bagi': 1, 'baris': 1, 'fast': 1, 'algorithm': 1, 'inferensi': 1, 'fuzzy': 1, 'tipe': 1, 'mamdani': 1, 'beri': 1, 'label': 1, 'dasar': 1, 'sudah': 1, 'hasil': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'tunjuk': 1, 'banyak': 1, 'tinggi': 1, 'balik': 1, 'sedikit': 1, 'rendah': 1, 'samping': 1, 'jenis': 1, 'begitu': 1, 'pengaruh': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 17, 'the': 16, 'image': 13, 'is': 9, 'by': 6, 'visual': 5, 'complexity': 5, 'and': 5, 'feature': 4, 'extracted': 4, 'edge': 4, 'in': 4, 'used': 3, 'consist': 3, 'three': 3, 'structure': 3, 'number': 3, 'images': 2, 'an': 2, 'to': 2, 'very': 2, 'simple': 2, 'complex': 2, 'features': 2, 'noise': 2, 'diversity': 2, 'calculating': 2, 'pixels': 2, 'detected': 2, 'detection': 2, 'laplacian': 2, 'with': 2, 'meanwhile': 2, 'corner': 2, 'system': 2, 'on': 2, 'objects': 2, 'patterns': 2, 'a': 1, 'representation': 1, 'human': 1, 'perception': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'categorize': 1, 'which': 1, 'medium': 1, 'are': 1, 'represented': 1, 'ratio': 1, 'between': 1, 'sobel': 1, 'prewitt': 1, 'gaussian': 1, 'standard': 1, 'deviation': 1, 'convolution': 1, 'kernel': 1, 'dividing': 1, 'line': 1, 'fast': 1, 'algorithm': 1, 'mamdani': 1, 'fuzzy': 1, 'inference': 1, 'classify': 1, 'based': 1, 'experimental': 1, 'result': 1, 'show': 1, 'more': 1, 'them': 1, 'higher': 1, 'fewer': 1, 'then': 1, 'lower': 1, 'beside': 1, 'that': 1, 'for': 1, 'did': 1, 'not': 1, 'influence': 1})
-------------------------------------------
--- Data #844 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Misbahul Fadil
Judul: Klasifikasi Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Di Kabupaten Bangkalan Menggunakan Metode
Fuzzy K-Means Dan Indeks Davies Bouldin
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah. S.T.,M.Kom
Pembimbing 2: Aeri Rachmad S.T, M.T
Abstrak (Raw): Indonesia memiliki kelebihan angkatan kerja yang tinggi, sementara penyerapan tenaga kerja di dalam negeri terbatas, sedangkan permintaan tenaga kerja khususnya dari negara Timur Tengah dan Asia Pasifik cukup banyak sehingga menyebabkan terjadinya migrasi tenaga kerja terhadap negara-negara tersebut. Tingkat pengangguran itu dipengaruhi oleh skill dan unskill sedangkan tingkat kesejahteraan dipengaruhi oleh pendidikan, usia produktif, kesehatan, luas daerah, jumlah penduduk dan lapangan kerja. Pada penelitian ini dilakukan perhitungan tingkat kesejahteraan menggunakan metode Fuzzy K-Means sebagai pengelompokan untuk mengetahui tingkat kesejahteraan masyarakat. Sedangkan Indeks Davies Bouldin digunakan untuk akurasi data hasil agar memperoleh nilai akhir yang mendekati kenyataan yang sebenarnya di lapangan. Dengan diimplementasikannya Sistem Klasifikasi ini dapat membantu kinerja perhitungan lebih cepat dan terotomatisasi dimasa akan datang, sehingga tingkat kesejahteraan masyarakat dapat diketahui dengan mudah.
Hasil Clustering data pada tahun 2008 menggunakan 50 iterasi dengan cluster 2, 4 dan 6 ( 0.883, 2.457 dan 4.379), tahun 2009 menggunakan 50 iterasi dengan cluster 2, 4 dan 6 (0.907, 2.828 dan 4.446) dan tahun 2010 menggunakan 50 iterasi dengan cluster 2, 4 dan 6 (0.908, 2.373 dan 4.379). Dapat disimpulkan semakin banyak jumlah klaster yang digunakan maka semakin tinggi juga nilai IDB walaupun menggunakan nilai terasi yang berbeda-beda. Jangka waktu tidak berpengaruh terhadap nilai IDB karena berdasarkan penelitian ini nilai DBI pada tahun 2008 sampai 2010 tidak menunjukkan perubahan yang signifikan
Abstrak (Clean): indonesia memiliki kelebihan angkatan kerja yang tinggi sementara penyerapan tenaga kerja di dalam negeri terbatas sedangkan permintaan tenaga kerja khususnya dari negara timur tengah dan asia pasifik cukup banyak sehingga menyebabkan terjadinya migrasi tenaga kerja terhadap negaranegara tersebut tingkat pengangguran itu dipengaruhi oleh skill dan unskill sedangkan tingkat kesejahteraan dipengaruhi oleh pendidikan usia produktif kesehatan luas daerah jumlah penduduk dan lapangan kerja pada penelitian ini dilakukan perhitungan tingkat kesejahteraan menggunakan metode fuzzy kmeans sebagai pengelompokan untuk mengetahui tingkat kesejahteraan masyarakat sedangkan indeks davies bouldin digunakan untuk akurasi data hasil agar memperoleh nilai akhir yang mendekati kenyataan yang sebenarnya di lapangan dengan diimplementasikannya sistem klasifikasi ini dapat membantu kinerja perhitungan lebih cepat dan terotomatisasi dimasa akan datang sehingga tingkat kesejahteraan masyarakat dapat diketahui dengan mudah hasil clustering data pada tahun menggunakan iterasi dengan cluster dan dan tahun menggunakan iterasi dengan cluster dan dan dan tahun menggunakan iterasi dengan cluster dan dan dapat disimpulkan semakin banyak jumlah klaster yang digunakan maka semakin tinggi juga nilai idb walaupun menggunakan nilai terasi yang berbedabeda jangka waktu tidak berpengaruh terhadap nilai idb karena berdasarkan penelitian ini nilai dbi pada tahun sampai tidak menunjukkan perubahan yang signifikan
Abstrak (Stopwords Removed): indonesia memiliki kelebihan angkatan kerja tinggi sementara penyerapan tenaga kerja negeri terbatas sedangkan permintaan tenaga kerja khususnya negara timur tengah asia pasifik cukup banyak menyebabkan terjadinya migrasi tenaga kerja negaranegara tersebut tingkat pengangguran dipengaruhi skill unskill sedangkan tingkat kesejahteraan dipengaruhi pendidikan usia produktif kesehatan luas daerah jumlah penduduk lapangan kerja penelitian dilakukan perhitungan tingkat kesejahteraan menggunakan metode fuzzy kmeans pengelompokan mengetahui tingkat kesejahteraan masyarakat sedangkan indeks davies bouldin digunakan akurasi data hasil memperoleh nilai akhir mendekati kenyataan sebenarnya lapangan diimplementasikannya sistem klasifikasi dapat membantu kinerja perhitungan lebih cepat terotomatisasi dimasa datang tingkat kesejahteraan masyarakat dapat diketahui mudah hasil clustering data tahun menggunakan iterasi cluster tahun menggunakan iterasi cluster tahun menggunakan iterasi cluster dapat disimpulkan semakin banyak jumlah klaster digunakan semakin tinggi nilai idb walaupun menggunakan nilai terasi berbedabeda jangka waktu berpengaruh nilai idb berdasarkan penelitian nilai dbi tahun menunjukkan perubahan signifikan
Abstrak (Stemmed): indonesia milik lebih angkat kerja tinggi sementara serap tenaga kerja negeri batas sedang minta tenaga kerja khusus negara timur tengah asia pasifik cukup banyak sebab jadi migrasi tenaga kerja negaranegara sebut tingkat anggur pengaruh skill unskill sedang tingkat sejahtera pengaruh didik usia produktif sehat luas daerah jumlah duduk lapang kerja teliti laku hitung tingkat sejahtera guna metode fuzzy kmeans kelompok tahu tingkat sejahtera masyarakat sedang indeks davies bouldin guna akurasi data hasil oleh nilai akhir dekat nyata benar lapang implementasi sistem klasifikasi dapat bantu kerja hitung lebih cepat otomatisasi masa datang tingkat sejahtera masyarakat dapat tahu mudah hasil clustering data tahun guna iterasi cluster tahun guna iterasi cluster tahun guna iterasi cluster dapat simpul makin banyak jumlah klaster guna makin tinggi nilai idb walaupun guna nilai terasi berbedabeda jangka waktu pengaruh nilai idb dasar teliti nilai dbi tahun tunjuk ubah signifikan
Abstrak (Corrected): indonesia milk leash angst era ting sedentary scrap teenage era never bats sedan mint teenage era rhesus megara timur length asia pacific cutup banyan kebab jade migrate teenage era negaranegara debut dingbat anger pengaruh skill skill sedan dingbat sejahtera pengaruh did asia produktif seat lucas sarah mullah dude laying era elite lake hiding dingbat sejahtera gun metope fuzzy means kelompok tau dingbat sejahtera masyarakat sedan ideas davies boulder gun auras data hail olen nilgai air dead nyala bear laying implements sister klasifikasi apart bantu era hiding leash eat otomatisasi mass dating dingbat sejahtera masyarakat apart tau judah hail clustering data thun gun literati cluster thun gun literati cluster thun gun literati cluster apart simple making banyan mullah plaster gun making ting nilgai id walaupun gun nilgai terai berbedabeda bangka want pengaruh nilgai id dakar elite nilgai di thun tuneup bah significant
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 7, 'kerja': 6, 'tingkat': 5, 'nilai': 5, 'sejahtera': 4, 'tahun': 4, 'tenaga': 3, 'sedang': 3, 'pengaruh': 3, 'dapat': 3, 'iterasi': 3, 'cluster': 3, 'lebih': 2, 'tinggi': 2, 'banyak': 2, 'jumlah': 2, 'lapang': 2, 'teliti': 2, 'hitung': 2, 'tahu': 2, 'masyarakat': 2, 'data': 2, 'hasil': 2, 'makin': 2, 'idb': 2, 'indonesia': 1, 'milik': 1, 'angkat': 1, 'sementara': 1, 'serap': 1, 'negeri': 1, 'batas': 1, 'minta': 1, 'khusus': 1, 'negara': 1, 'timur': 1, 'tengah': 1, 'asia': 1, 'pasifik': 1, 'cukup': 1, 'sebab': 1, 'jadi': 1, 'migrasi': 1, 'negaranegara': 1, 'sebut': 1, 'anggur': 1, 'skill': 1, 'unskill': 1, 'didik': 1, 'usia': 1, 'produktif': 1, 'sehat': 1, 'luas': 1, 'daerah': 1, 'duduk': 1, 'laku': 1, 'metode': 1, 'fuzzy': 1, 'kmeans': 1, 'kelompok': 1, 'indeks': 1, 'davies': 1, 'bouldin': 1, 'akurasi': 1, 'oleh': 1, 'akhir': 1, 'dekat': 1, 'nyata': 1, 'benar': 1, 'implementasi': 1, 'sistem': 1, 'klasifikasi': 1, 'bantu': 1, 'cepat': 1, 'otomatisasi': 1, 'masa': 1, 'datang': 1, 'mudah': 1, 'clustering': 1, 'simpul': 1, 'klaster': 1, 'walaupun': 1, 'terasi': 1, 'berbedabeda': 1, 'jangka': 1, 'waktu': 1, 'dasar': 1, 'dbi': 1, 'tunjuk': 1, 'ubah': 1, 'signifikan': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'of': 11, 'and': 11, 'in': 7, 'to': 5, 'using': 5, 'while': 4, 'is': 4, 'welfare': 4, 'value': 4, 'with': 4, 'labor': 3, 'for': 3, 'level': 3, 'can': 3, 'iterations': 3, 'cluster': 3, 'employment': 2, 'a': 2, 'by': 2, 'this': 2, 'social': 2, 'used': 2, 'data': 2, 'results': 2, 'on': 2, 'that': 2, 'be': 2, 'idb': 2, 'indonesia': 1, 'has': 1, 'advantages': 1, 'high': 1, 'force': 1, 'country': 1, 'limited': 1, 'demand': 1, 'especially': 1, 'from': 1, 'middle': 1, 'east': 1, 'asia': 1, 'pacific': 1, 'causing': 1, 'fair': 1, 'amount': 1, 'migration': 1, 'these': 1, 'countries': 1, 'unemployment': 1, 'rate': 1, 'was': 1, 'influenced': 1, 'skill': 1, 'unskill': 1, 'affected': 1, 'education': 1, 'age': 1, 'health': 1, 'area': 1, 'population': 1, 'research': 1, 'calculation': 1, 'fuzzy': 1, 'cmeans': 1, 'method': 1, 'as': 1, 'grouping': 1, 'determine': 1, 'davies': 1, 'bouldin': 1, 'index': 1, 'accuracy': 1, 'order': 1, 'obtain': 1, 'final': 1, 'close': 1, 'actual': 1, 'reality': 1, 'ground': 1, 'implementation': 1, 'classification': 1, 'system': 1, 'help': 1, 'performance': 1, 'automated': 1, 'calculations': 1, 'faster': 1, 'our': 1, 'future': 1, 'so': 1, 'known': 1, 'easily': 1, 'clustering': 1, 'it': 1, 'concluded': 1, 'more': 1, 'number': 1, 'clusters': 1, 'higher': 1, 'although': 1, 'values': 1, 'different': 1, 'condiment': 1, 'period': 1, 'does': 1, 'not': 1, 'affect': 1, 'study': 1, 'based': 1, 'dbi': 1, 'showed': 1, 'no': 1, 'significant': 1, 'change': 1})
-------------------------------------------
--- Data #845 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ana Tsalitsatun Ni'mah
Judul: Penerapan Penghapusan Pola Kata dalam Rekonstruksi Stemming Bahasa Indonesia
Pembimbing 1: Firdaus Solihin, S.Kom., M.Kom.
Pembimbing 2: Iwan Santosa, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Stemming adalah penghapusan imbuhan untuk menentukan kata dasarnya. Penelitian mengenai stemming telah memunculkan beberapa algoritma stemming bahasa Indonesia. Di antara beberapa algoritma tersebut, penelitian ini mencoba menerapkan algoritma stemming bahasa Indonesia yang telah mengalami rekonstruksi. Algoritma tersebut adalah Indonesian Stemmer Reconstruction (ISR). Rekonstruksi yang diterapkan pada algoritma ini dapat dilihat pada cara penghapusannya. Jika algoritma lain menghapus imbuhan secara tidak bersamaan antara awalan dan akhiran, algoritma ini melakukan penghapusan secara bersamaan pada awalan dan akhirannya. Rumus penghapusan tersebut didapatkan dari penyusunan formula Reguler Ekspression yang lebih singkat dan tidak menghabiskan waktu dalam prosesnya. Formula tersebut disusun berdasarkan acuan penggunaan imbuhan dalam bahasa Indonesia. Hal ini tentunya menunjang untuk mendapatkan hasil stemming yang lebih baik. Penelitian ini melakukan uji coba pada 300 dokumen yang sebelumnya telah diuji coba pada penelitian Fadhila Tala dan 50 konten dari dokumen hasil Crawler RISE. Penelitian ini memberikan hasil yang cukup baik yaitu perhitungan kebenaran kata mencapai 72% dan kecepatan 0,0243 detik pada 300 dokumen Fadhila Tala. Sedangkan pada 50 konten/dokumen hasil Crawler RISE didapatkan kecepatan sebesar 0,0052 detik dengan persentase kebenaran kata sebesar 50%.
Abstrak (Clean): stemming adalah penghapusan imbuhan untuk menentukan kata dasarnya penelitian mengenai stemming telah memunculkan beberapa algoritma stemming bahasa indonesia di antara beberapa algoritma tersebut penelitian ini mencoba menerapkan algoritma stemming bahasa indonesia yang telah mengalami rekonstruksi algoritma tersebut adalah indonesian stemmer reconstruction isr rekonstruksi yang diterapkan pada algoritma ini dapat dilihat pada cara penghapusannya jika algoritma lain menghapus imbuhan secara tidak bersamaan antara awalan dan akhiran algoritma ini melakukan penghapusan secara bersamaan pada awalan dan akhirannya rumus penghapusan tersebut didapatkan dari penyusunan formula reguler ekspression yang lebih singkat dan tidak menghabiskan waktu dalam prosesnya formula tersebut disusun berdasarkan acuan penggunaan imbuhan dalam bahasa indonesia hal ini tentunya menunjang untuk mendapatkan hasil stemming yang lebih baik penelitian ini melakukan uji coba pada dokumen yang sebelumnya telah diuji coba pada penelitian fadhila tala dan konten dari dokumen hasil crawler rise penelitian ini memberikan hasil yang cukup baik yaitu perhitungan kebenaran kata mencapai dan kecepatan detik pada dokumen fadhila tala sedangkan pada kontendokumen hasil crawler rise didapatkan kecepatan sebesar detik dengan persentase kebenaran kata sebesar
Abstrak (Stopwords Removed): stemming penghapusan imbuhan menentukan kata dasarnya penelitian mengenai stemming memunculkan beberapa algoritma stemming bahasa indonesia antara beberapa algoritma tersebut penelitian mencoba menerapkan algoritma stemming bahasa indonesia mengalami rekonstruksi algoritma tersebut indonesian stemmer reconstruction isr rekonstruksi diterapkan algoritma dapat dilihat cara penghapusannya jika algoritma lain menghapus imbuhan secara bersamaan antara awalan akhiran algoritma melakukan penghapusan secara bersamaan awalan akhirannya rumus penghapusan tersebut didapatkan penyusunan formula reguler ekspression lebih singkat menghabiskan waktu prosesnya formula tersebut disusun berdasarkan acuan penggunaan imbuhan bahasa indonesia tentunya menunjang mendapatkan hasil stemming lebih baik penelitian melakukan uji coba dokumen sebelumnya diuji coba penelitian fadhila tala konten dokumen hasil crawler rise penelitian memberikan hasil cukup baik perhitungan kebenaran kata mencapai kecepatan detik dokumen fadhila tala sedangkan kontendokumen hasil crawler rise didapatkan kecepatan sebesar detik persentase kebenaran kata sebesar
Abstrak (Stemmed): stemming hapus imbuh tentu kata dasar teliti kena stemming muncul beberapa algoritma stemming bahasa indonesia antara beberapa algoritma sebut teliti coba terap algoritma stemming bahasa indonesia alami rekonstruksi algoritma sebut indonesian stemmer reconstruction isr rekonstruksi terap algoritma dapat lihat cara hapus jika algoritma lain hapus imbuh cara sama antara awal akhir algoritma laku hapus cara sama awal akhir rumus hapus sebut dapat susun formula reguler ekspression lebih singkat habis waktu proses formula sebut susun dasar acu guna imbuh bahasa indonesia tentu tunjang dapat hasil stemming lebih baik teliti laku uji coba dokumen belum uji coba teliti fadhila tala konten dokumen hasil crawler rise teliti beri hasil cukup baik hitung benar kata capai cepat detik dokumen fadhila tala sedang kontendokumen hasil crawler rise dapat cepat besar detik persentase benar kata besar
Abstrak (Corrected): stemming apus imbue tent data dakar elite ken stemming munch beberapa algorithm stemming bahama indonesia angara beberapa algorithm debut elite coma trap algorithm stemming bahama indonesia salami rekonstruksi algorithm debut indonesian steamer reconstruction is rekonstruksi trap algorithm apart that cara apus pika algorithm lain apus imbue cara same angara away air algorithm lake apus cara same away air rumpus apus debut apart susan formula regular expression leash dingbat habit want proves formula debut susan dakar act gun imbue bahama indonesia tent tuning apart hail stemming leash back elite lake uni coma document begum uni coma elite fadhila tala gotten document hail crawler rise elite bert hail cutup back hiding bear data capri eat devil document fadhila tala sedan kontendokumen hail crawler rise apart eat bear devil percentage bear data bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'algoritma': 7, 'stemming': 5, 'hapus': 5, 'teliti': 5, 'sebut': 4, 'dapat': 4, 'hasil': 4, 'imbuh': 3, 'kata': 3, 'bahasa': 3, 'indonesia': 3, 'coba': 3, 'cara': 3, 'dokumen': 3, 'tentu': 2, 'dasar': 2, 'beberapa': 2, 'antara': 2, 'terap': 2, 'rekonstruksi': 2, 'sama': 2, 'awal': 2, 'akhir': 2, 'laku': 2, 'susun': 2, 'formula': 2, 'lebih': 2, 'baik': 2, 'uji': 2, 'fadhila': 2, 'tala': 2, 'crawler': 2, 'rise': 2, 'benar': 2, 'cepat': 2, 'detik': 2, 'besar': 2, 'kena': 1, 'muncul': 1, 'alami': 1, 'indonesian': 1, 'stemmer': 1, 'reconstruction': 1, 'isr': 1, 'lihat': 1, 'jika': 1, 'lain': 1, 'rumus': 1, 'reguler': 1, 'ekspression': 1, 'singkat': 1, 'habis': 1, 'waktu': 1, 'proses': 1, 'acu': 1, 'guna': 1, 'tunjang': 1, 'belum': 1, 'konten': 1, 'beri': 1, 'cukup': 1, 'hitung': 1, 'capai': 1, 'sedang': 1, 'kontendokumen': 1, 'persentase': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 13, 'on': 7, 'the': 7, 'stemming': 6, 'was': 6, 'research': 5, 'and': 5, 'to': 4, 'indonesian': 4, 'result': 4, 'documents': 4, 'affix': 3, 'has': 3, 'algorithm': 3, 'that': 3, 'formula': 3, 'an': 2, 'words': 2, 'a': 2, 'algorithms': 2, 'been': 2, 'stemmer': 2, 'reconstruction': 2, 'prefix': 2, 'suffix': 2, 'not': 2, 'time': 2, 'this': 2, 'with': 2, 'by': 2, 'get': 2, 'better': 2, 'fadhila': 2, 'tala': 2, 'rise': 2, 'crawler': 2, 'correctness': 2, 'speed': 2, 'seconds': 2, 'deting': 1, 'decide': 1, 'root': 1, 'already': 1, 'featured': 1, 'lot': 1, 'around': 1, 'them': 1, 'try': 1, 'apply': 1, 'reconstructed': 1, 'it': 1, 'usually': 1, 'called': 1, 'isr': 1, 'able': 1, 'be': 1, 'seen': 1, 'erasing': 1, 'method': 1, 'if': 1, 'other': 1, 'delete': 1, 'at': 1, 'same': 1, 'executes': 1, 'together': 1, 'founded': 1, 'arranging': 1, 'regular': 1, 'expression': 1, 'simple': 1, 'expend': 1, 'its': 1, 'process': 1, 'arranged': 1, 'references': 1, 'used': 1, 'course': 1, 'situation': 1, 'support': 1, 'attempt': 1, 'tested': 1, 'bring': 1, 'in': 1, 'which': 1, 'calculation': 1, 'about': 1, 'although': 1, 'percentage': 1})
-------------------------------------------
--- Data #846 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Anisa Kahfiyatul Nur Aziza
Judul: PEMANFAATAN
MICROSOFT SPEECH APPLICATION PROGRAMMING INTERFACE PADA APLIKASI
PENERJEMAH BAHASA INGGRIS KE DALAM BENTUK STRUCTURED QUERY LANGUAGE
DENGAN PENGGUNAAN NATURAL LANGUAGE PROCESSING
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah, ST.,M.Kom.
Pembimbing 2: Ari Kusumaningsih, ST., MT.
Abstrak (Raw): Perintah dengan menggunakan suara memungkinkan pengguna
dapat mengakses isi database dengan mengucapkan perintah melalui
peralatan masukan audio tanpa harus menggunakan cara konvensional.
Penggunaan program database dalam pengoperasiannya, diperlukan
pemahaman pada struktur SQL (Structured Query Language).
Kemudahan bisa dirasakan bagi pengguna awam karena sistem
pengaksesan database disertai dengan pengembangan NLP (Natural
Language Processing).
Perintah dengan suara menggunakan piranti masukan audio
seperti mikrofon dan mesin pengenal ucapan. Ketika pengguna
mengucapkan perintah melalui mikrofon, mesin pengenal ucapan akan
menerjemahkan dari ucapan ke teks. Dari teks akan diterjemahkan
kedalam bentuk perintah SQL untuk pengaksesan database. Penelitian
ini memanfaatkan Teknologi Pengenalan Suara Automatis pada
Microsoft Speech Aplication Programming Interface. Perintah suara
yang diucapkan menggunakan sintaksis bahasa alami, yaitu bahasa
Inggris. Dengan proses NLP menggunakan metode Top Down Parse.
Masalah yang dihadapi dalam menggunakan pengenalan
ucapan adalah noise juga perlu untuk berbicara sejelas mungkin. Dalam
pengaplikasiannya dilakukan suatu uji coba pengenalan ucapan
sebanyak 12 kali pengucapan perintah dan diperoleh hasil keakuratan
sebesar 33% sedangkan inputan kalimat bahasa alami yang berhasil
diterjemahkan dalam bentuk SQL sebanyak 67%.
Abstrak (Clean): perintah dengan menggunakan suara memungkinkan pengguna dapat mengakses isi database dengan mengucapkan perintah melalui peralatan masukan audio tanpa harus menggunakan cara konvensional penggunaan program database dalam pengoperasiannya diperlukan pemahaman pada struktur sql structured query language kemudahan bisa dirasakan bagi pengguna awam karena sistem pengaksesan database disertai dengan pengembangan nlp natural language processing perintah dengan suara menggunakan piranti masukan audio seperti mikrofon dan mesin pengenal ucapan ketika pengguna mengucapkan perintah melalui mikrofon mesin pengenal ucapan akan menerjemahkan dari ucapan ke teks dari teks akan diterjemahkan kedalam bentuk perintah sql untuk pengaksesan database penelitian ini memanfaatkan teknologi pengenalan suara automatis pada microsoft speech aplication programming interface perintah suara yang diucapkan menggunakan sintaksis bahasa alami yaitu bahasa inggris dengan proses nlp menggunakan metode top down parse masalah yang dihadapi dalam menggunakan pengenalan ucapan adalah noise juga perlu untuk berbicara sejelas mungkin dalam pengaplikasiannya dilakukan suatu uji coba pengenalan ucapan sebanyak kali pengucapan perintah dan diperoleh hasil keakuratan sebesar sedangkan inputan kalimat bahasa alami yang berhasil diterjemahkan dalam bentuk sql sebanyak
Abstrak (Stopwords Removed): perintah menggunakan suara memungkinkan pengguna dapat mengakses isi database mengucapkan perintah peralatan masukan audio harus menggunakan cara konvensional penggunaan program database pengoperasiannya diperlukan pemahaman struktur sql structured query language kemudahan dirasakan bagi pengguna awam sistem pengaksesan database disertai pengembangan nlp natural language processing perintah suara menggunakan piranti masukan audio mikrofon mesin pengenal ucapan ketika pengguna mengucapkan perintah mikrofon mesin pengenal ucapan menerjemahkan ucapan teks teks diterjemahkan kedalam bentuk perintah sql pengaksesan database penelitian memanfaatkan teknologi pengenalan suara automatis microsoft speech aplication programming interface perintah suara diucapkan menggunakan sintaksis bahasa alami bahasa inggris proses nlp menggunakan metode top down parse masalah dihadapi menggunakan pengenalan ucapan noise perlu berbicara sejelas mungkin pengaplikasiannya dilakukan uji coba pengenalan ucapan sebanyak kali pengucapan perintah diperoleh hasil keakuratan sebesar sedangkan inputan kalimat bahasa alami berhasil diterjemahkan bentuk sql sebanyak
Abstrak (Stemmed): perintah guna suara mungkin guna dapat akses isi database ucap perintah alat masuk audio harus guna cara konvensional guna program database operasi perlu paham struktur sql structured query language mudah rasa bagi guna awam sistem akses database serta kembang nlp natural language processing perintah suara guna piranti masuk audio mikrofon mesin kenal ucap ketika guna ucap perintah mikrofon mesin kenal ucap terjemah ucap teks teks terjemah dalam bentuk perintah sql akses database teliti manfaat teknologi kenal suara automatis microsoft speech aplication programming interface perintah suara ucap guna sintaksis bahasa alami bahasa inggris proses nlp guna metode top down parse masalah hadap guna kenal ucap noise perlu bicara jelas mungkin aplikasi laku uji coba kenal ucap banyak kali ucap perintah oleh hasil akurat besar sedang inputan kalimat bahasa alami hasil terjemah bentuk sql banyak
Abstrak (Corrected): perineal gun sara munchkin gun apart asses is database cap perineal flat mask audio harms gun cara conventional gun program database operas peru palm structure sol structured query language judah rash bag gun away sister asses database sorta embank nap natural language processing perineal sara gun pirate mask audio mikrofon resin penal cap retina gun cap perineal mikrofon resin penal cap terefah cap tens tens terefah dream bent perineal sol asses database elite manat teknologi penal sara automatic microsoft speech application programming interface perineal sara cap gun sintaksis bahama salami bahama ingrid proves nap gun metope top down parse marsala hadar gun penal cap noise peru bicarb jells munchkin aplikasi lake uni coma penal cap banyan kali cap perineal olen hail aura bear sedan input kalat bahama salami hail terefah bent sol banyan
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 10, 'ucap': 9, 'perintah': 7, 'kenal': 5, 'suara': 4, 'database': 4, 'akses': 3, 'sql': 3, 'terjemah': 3, 'bahasa': 3, 'mungkin': 2, 'masuk': 2, 'audio': 2, 'perlu': 2, 'language': 2, 'nlp': 2, 'mikrofon': 2, 'mesin': 2, 'teks': 2, 'bentuk': 2, 'alami': 2, 'banyak': 2, 'hasil': 2, 'dapat': 1, 'isi': 1, 'alat': 1, 'harus': 1, 'cara': 1, 'konvensional': 1, 'program': 1, 'operasi': 1, 'paham': 1, 'struktur': 1, 'structured': 1, 'query': 1, 'mudah': 1, 'rasa': 1, 'bagi': 1, 'awam': 1, 'sistem': 1, 'serta': 1, 'kembang': 1, 'natural': 1, 'processing': 1, 'piranti': 1, 'ketika': 1, 'dalam': 1, 'teliti': 1, 'manfaat': 1, 'teknologi': 1, 'automatis': 1, 'microsoft': 1, 'speech': 1, 'aplication': 1, 'programming': 1, 'interface': 1, 'sintaksis': 1, 'inggris': 1, 'proses': 1, 'metode': 1, 'top': 1, 'down': 1, 'parse': 1, 'masalah': 1, 'hadap': 1, 'noise': 1, 'bicara': 1, 'jelas': 1, 'aplikasi': 1, 'laku': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'kali': 1, 'oleh': 1, 'akurat': 1, 'besar': 1, 'sedang': 1, 'inputan': 1, 'kalimat': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 7, 'as': 7, 'speech': 6, 'using': 5, 'commands': 5, 'language': 5, 'recognition': 5, 'voice': 4, 'database': 4, 'to': 4, 'in': 4, 'with': 3, 'a': 3, 'input': 3, 'sql': 3, 'natural': 3, 'users': 2, 'can': 2, 'through': 2, 'audio': 2, 'device': 2, 'use': 2, 'be': 2, 'for': 2, 'accessing': 2, 'nlp': 2, 'and': 2, 'text': 2, 'translated': 2, 'application': 2, 'much': 2, 'allow': 1, 'access': 1, 'contents': 1, 'say': 1, 'command': 1, 'without': 1, 'having': 1, 'conventional': 1, 'means': 1, 'program': 1, 'operation': 1, 'required': 1, 'understanding': 1, 'structure': 1, 'structured': 1, 'query': 1, 'ease': 1, 'felt': 1, 'general': 1, 'because': 1, 'system': 1, 'along': 1, 'development': 1, 'processing': 1, 'such': 1, 'microphones': 1, 'engines': 1, 'when': 1, 'user': 1, 'utter': 1, 'microphone': 1, 'engine': 1, 'will': 1, 'translate': 1, 'from': 1, 'form': 1, 'research': 1, 'this': 1, 'utilize': 1, 'automatic': 1, 'technology': 1, 'microsoft': 1, 'programming': 1, 'interface': 1, 'spoken': 1, 'syntax': 1, 'england': 1, 'top': 1, 'down': 1, 'parse': 1, 'method': 1, 'problems': 1, 'encountered': 1, 'is': 1, 'noise': 1, 'also': 1, 'need': 1, 'speak': 1, 'clearly': 1, 'possible': 1, 'its': 1, 'was': 1, 'trial': 1, 'pronunciation': 1, 'times': 1, 'accuracy': 1, 'orders': 1, 'obtained': 1, 'results': 1, 'by': 1, 'while': 1, 'sentences': 1, 'successful': 1, 'into': 1})
-------------------------------------------
--- Data #847 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Asadullohil Ghalib Kubat
Judul: Sistem Deteksi Wajah Menggunakan Haar-Like Feature Pada Nokia Lumia Windows Phone
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Dr. Indah Agustien S., S.Kom., M.Kom.
Abstrak (Raw): Teknologi pendeteksian obyek menggunakan kamera telah semakin banyak digunakan antara lain untuk sistem pendeteksian organ biometric seperti wajah, mata, hidung, tangan dan lain-lain. Selain pada organ biometric, pendeteksian obyek juga banyak dilakukan pada obyek-obyek yang lain seperti obyek mobil dan sepeda motor. Deteksi obyek banyak dimanfaatkan pada bidang security dan authorization.
Dalam Tugas Akhir ini hanya akan difokuskan pada masalah pendeteksian obyek wajah, deteksi wajah (face detection) adalah salah satu pra proses yang sangat penting didalam sistem pengenalan wajah(face recoginiton) untuk mengetahui letak posisi wajah dalam sebuah citra yang nantinya akan dilakukan untuk proses pengenalan (recognition), sistem pendeteksian wajah ini diimplementasi pada handphone nokia lumia 920 dengan sistem operasi windows phone.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Haar Cascade Classifier dengan mengacu pada Haar Rectangular Feature (fitur kotak haar) yang merupakan fitur hasil ekstraksi dari penelition viola jones, dalam penelitian ini terdapat 12876 citra yang digunakan untuk training yang terdiri dari 4916 citra wajah dan 7960 citra non wajah, kemudian terdapat 45 citra yang digunakan untuk testing yang terdir i dari 15 citra yang mengandung single face, 15 citra yang terdapat multiple face dan 15 citra yang tidak terdapat wajah sama sekali.
Abstrak (Clean): teknologi pendeteksian obyek menggunakan kamera telah semakin banyak digunakan antara lain untuk sistem pendeteksian organ biometric seperti wajah mata hidung tangan dan lainlain selain pada organ biometric pendeteksian obyek juga banyak dilakukan pada obyekobyek yang lain seperti obyek mobil dan sepeda motor deteksi obyek banyak dimanfaatkan pada bidang security dan authorization dalam tugas akhir ini hanya akan difokuskan pada masalah pendeteksian obyek wajah deteksi wajah face detection adalah salah satu pra proses yang sangat penting didalam sistem pengenalan wajahface recoginiton untuk mengetahui letak posisi wajah dalam sebuah citra yang nantinya akan dilakukan untuk proses pengenalan recognition sistem pendeteksian wajah ini diimplementasi pada handphone nokia lumia dengan sistem operasi windows phone metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah haar cascade classifier dengan mengacu pada haar rectangular feature fitur kotak haar yang merupakan fitur hasil ekstraksi dari penelition viola jones dalam penelitian ini terdapat citra yang digunakan untuk training yang terdiri dari citra wajah dan citra non wajah kemudian terdapat citra yang digunakan untuk testing yang terdir i dari citra yang mengandung single face citra yang terdapat multiple face dan citra yang tidak terdapat wajah sama sekali
Abstrak (Stopwords Removed): teknologi pendeteksian obyek menggunakan kamera semakin banyak digunakan antara lain sistem pendeteksian organ biometric wajah mata hidung tangan lainlain selain organ biometric pendeteksian obyek banyak dilakukan obyekobyek lain obyek mobil sepeda motor deteksi obyek banyak dimanfaatkan bidang security authorization tugas akhir difokuskan masalah pendeteksian obyek wajah deteksi wajah face detection salah satu pra proses sangat penting didalam sistem pengenalan wajahface recoginiton mengetahui letak posisi wajah citra nantinya dilakukan proses pengenalan recognition sistem pendeteksian wajah diimplementasi handphone nokia lumia sistem operasi windows phone metode digunakan penelitian haar cascade classifier mengacu haar rectangular feature fitur kotak haar fitur hasil ekstraksi penelition viola jones penelitian terdapat citra digunakan training terdiri citra wajah citra non wajah terdapat citra digunakan testing terdir i citra mengandung single face citra terdapat multiple face citra terdapat wajah sama sekali
Abstrak (Stemmed): teknologi deteksi obyek guna kamera makin banyak guna antara lain sistem deteksi organ biometric wajah mata hidung tangan lainlain selain organ biometric deteksi obyek banyak laku obyekobyek lain obyek mobil sepeda motor deteksi obyek banyak manfaat bidang security authorization tugas akhir fokus masalah deteksi obyek wajah deteksi wajah face detection salah satu pra proses sangat penting dalam sistem kenal wajahface recoginiton tahu letak posisi wajah citra nanti laku proses kenal recognition sistem deteksi wajah implementasi handphone nokia lumia sistem operasi windows phone metode guna teliti haar cascade classifier acu haar rectangular feature fitur kotak haar fitur hasil ekstraksi penelition viola jones teliti dapat citra guna training diri citra wajah citra non wajah dapat citra guna testing terdir i citra kandung single face citra dapat multiple face citra dapat wajah sama sekali
Abstrak (Corrected): teknologi detest obey gun camera making banyan gun angara lain sister detest organ biometric rajah data hiding tanga maintain slain organ biometric detest obey banyan lake obyekobyek lain obey mobil speed motor detest obey banyan manat biding security authorization tugs air focus marsala detest obey rajah detest rajah face detection salad sat pray proves sang panting dream sister penal wajahface recognition tau leak polish rajah citral anti lake proves penal recognition sister detest rajah implements headphone nokia lucia sister operas windows phone metope gun elite haar cascade classifier act haar rectangular feature four kodak haar four hail ekstraksi penelition viola jones elite apart citral gun training dirt citral rajah citral non rajah apart citral gun testing terror i citral bandung single face citral apart multiple face citral apart rajah same seal
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'wajah': 8, 'citra': 8, 'deteksi': 7, 'obyek': 5, 'guna': 5, 'sistem': 4, 'dapat': 4, 'banyak': 3, 'face': 3, 'haar': 3, 'lain': 2, 'organ': 2, 'biometric': 2, 'laku': 2, 'proses': 2, 'kenal': 2, 'teliti': 2, 'fitur': 2, 'teknologi': 1, 'kamera': 1, 'makin': 1, 'antara': 1, 'mata': 1, 'hidung': 1, 'tangan': 1, 'lainlain': 1, 'selain': 1, 'obyekobyek': 1, 'mobil': 1, 'sepeda': 1, 'motor': 1, 'manfaat': 1, 'bidang': 1, 'security': 1, 'authorization': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'fokus': 1, 'masalah': 1, 'detection': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'pra': 1, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'dalam': 1, 'wajahface': 1, 'recoginiton': 1, 'tahu': 1, 'letak': 1, 'posisi': 1, 'nanti': 1, 'recognition': 1, 'implementasi': 1, 'handphone': 1, 'nokia': 1, 'lumia': 1, 'operasi': 1, 'windows': 1, 'phone': 1, 'metode': 1, 'cascade': 1, 'classifier': 1, 'acu': 1, 'rectangular': 1, 'feature': 1, 'kotak': 1, 'hasil': 1, 'ekstraksi': 1, 'penelition': 1, 'viola': 1, 'jones': 1, 'training': 1, 'diri': 1, 'non': 1, 'testing': 1, 'terdir': 1, 'i': 1, 'kandung': 1, 'single': 1, 'multiple': 1, 'sama': 1, 'sekali': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'image': 9, 'face': 8, 'detection': 7, 'object': 6, 'in': 6, 'system': 6, 'with': 5, 'the': 5, 'for': 4, 'and': 4, 'this': 4, 'is': 3, 'on': 3, 'research': 3, 'used': 2, 'biometric': 2, 'component': 2, 'like': 2, 'of': 2, 'implemented': 2, 'recognition': 2, 'will': 2, 'be': 2, 'to': 2, 'position': 2, 'input': 2, 'use': 2, 'nonface': 2, 'has': 1, 'been': 1, 'world': 1, 'example': 1, 's': 1, 'pair': 1, 'eyes': 1, 'nose': 1, 'hand': 1, 'etc': 1, 'beside': 1, 'also': 1, 'another': 1, 'objects': 1, 'car': 1, 'motorcycle': 1, 'usually': 1, 'installed': 1, 'security': 1, 'an': 1, 'authorization': 1, 'just': 1, 'focus': 1, 'one': 1, 'part': 1, 'important': 1, 'preprocessing': 1, 'it': 1, 'get': 1, 'before': 1, 'do': 1, 'nokia': 1, 'lumia': 1, 'device': 1, 'windows': 1, 'phone': 1, 'operating': 1, 'haar': 1, 'cascade': 1, 'classifier': 1, 'classify': 1, 'sample': 1, 'training': 1, 'after': 1, 'that': 1, 'test': 1, 'singleface': 1, 'multiface': 1})
-------------------------------------------
--- Data #848 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Miftah Alfian Syah
Judul: SISTEM PENGENALAN WAJAH BERBASIS WINDOWS PHONE MENGGUNAKAN METODE PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS DAN EUCLIDEAN DISTANCE
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Dr. Indah Agustien S., S.Kom., M.Kom.
Abstrak (Raw): Perkembangan mobile phone akhir-akhir ini semakin meningkat. Handphone saat ini tidak hanya menjadi alat komunikasi saja, namun telah menjadi sebuah perangkat cerdas yang mampu menangani berbagai kebutuhan manusia secara cepat dan tepat. Salah satunya adalah untuk pengenalan wajah.
Face Recognition adalah teknik untuk mengenali seseorang berdasarkan citra dari wajah seseorang. Dalam perkembangan teknologi saat ini, face recognition merupakan salah satu penelitian yang sangat popular pada saat ini terutama dalam bidang computer vision dan biometrik. Hasil dari penelitian ini sudah banyak dimanfaatkan dalam bidang keamanan maupun dalam bidang pemerintahan seperti pelacakan kriminal maupun teroris. Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode PCA yang diintegrasikan klasifikasi berbasis Similarity Measure dengan metode Euclidean Distance. Sistem dibangun pada device Windows Phone.
Penelitian ini menggunakan 30 data citra yang akan digunakan sebagai data training dan testing untuk proses uji coba pada sistem yang telah dibuat. Dengan menggunakan metode ekstraksi fitur PCA dan penghitungan jarak dengan Euclidean Distance, dari tiga skenario pengujian yang telah dilakukan pada penelitian ini, menghasilkan tingkat akurasi sebesar 62.75% dengan kecepatan komputasi rata-rata 1.5 detik.
Abstrak (Clean): perkembangan mobile phone akhirakhir ini semakin meningkat handphone saat ini tidak hanya menjadi alat komunikasi saja namun telah menjadi sebuah perangkat cerdas yang mampu menangani berbagai kebutuhan manusia secara cepat dan tepat salah satunya adalah untuk pengenalan wajah face recognition adalah teknik untuk mengenali seseorang berdasarkan citra dari wajah seseorang dalam perkembangan teknologi saat ini face recognition merupakan salah satu penelitian yang sangat popular pada saat ini terutama dalam bidang computer vision dan biometrik hasil dari penelitian ini sudah banyak dimanfaatkan dalam bidang keamanan maupun dalam bidang pemerintahan seperti pelacakan kriminal maupun teroris tugas akhir ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode pca yang diintegrasikan klasifikasi berbasis similarity measure dengan metode euclidean distance sistem dibangun pada device windows phone penelitian ini menggunakan data citra yang akan digunakan sebagai data training dan testing untuk proses uji coba pada sistem yang telah dibuat dengan menggunakan metode ekstraksi fitur pca dan penghitungan jarak dengan euclidean distance dari tiga skenario pengujian yang telah dilakukan pada penelitian ini menghasilkan tingkat akurasi sebesar dengan kecepatan komputasi ratarata detik
Abstrak (Stopwords Removed): perkembangan mobile phone akhirakhir semakin meningkat handphone menjadi alat komunikasi menjadi perangkat cerdas mampu menangani berbagai kebutuhan manusia secara cepat tepat salah satunya pengenalan wajah face recognition teknik mengenali seseorang berdasarkan citra wajah seseorang perkembangan teknologi face recognition salah satu penelitian sangat popular terutama bidang computer vision biometrik hasil penelitian sudah banyak dimanfaatkan bidang keamanan maupun bidang pemerintahan pelacakan kriminal maupun teroris tugas akhir bertujuan mengimplementasikan metode pca diintegrasikan klasifikasi berbasis similarity measure metode euclidean distance sistem dibangun device windows phone penelitian menggunakan data citra digunakan data training testing proses uji coba sistem dibuat menggunakan metode ekstraksi fitur pca penghitungan jarak euclidean distance tiga skenario pengujian dilakukan penelitian menghasilkan tingkat akurasi sebesar kecepatan komputasi ratarata detik
Abstrak (Stemmed): kembang mobile phone akhirakhir makin tingkat handphone jadi alat komunikasi jadi perangkat cerdas mampu tangan bagai butuh manusia cara cepat tepat salah satu kenal wajah face recognition teknik nali orang dasar citra wajah orang kembang teknologi face recognition salah satu teliti sangat popular utama bidang computer vision biometrik hasil teliti sudah banyak manfaat bidang aman maupun bidang perintah lacak kriminal maupun teroris tugas akhir tuju implementasi metode pca integrasi klasifikasi bas similarity measure metode euclidean distance sistem bangun device windows phone teliti guna data citra guna data training testing proses uji coba sistem buat guna metode ekstraksi fitur pca hitung jarak euclidean distance tiga skenario uji laku teliti hasil tingkat akurasi besar cepat komputasi ratarata detik
Abstrak (Corrected): embank mobile phone akhirakhir making dingbat headphone jade flat komunikasi jade perangkat cards camp tanga bahai butch amnesia cara eat teat salad sat penal rajah face recognition tennis nail orang dakar citral rajah orang embank teknologi face recognition salad sat elite sang popular mama biding computer vision biometric hail elite judah banyan manat biding man maun biding perineal lack criminal maun terrorist tugs air juju implements metope pa integral klasifikasi was similarity measure metope euclidean distance sister bangui device windows phone elite gun data citral gun data training testing proves uni coma sister but gun metope ekstraksi four pa hiding arak euclidean distance toga scenario uni lake elite hail dingbat auras bear eat komputasi ratarata devil
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'teliti': 4, 'bidang': 3, 'metode': 3, 'guna': 3, 'kembang': 2, 'phone': 2, 'tingkat': 2, 'jadi': 2, 'cepat': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'wajah': 2, 'face': 2, 'recognition': 2, 'orang': 2, 'citra': 2, 'hasil': 2, 'maupun': 2, 'pca': 2, 'euclidean': 2, 'distance': 2, 'sistem': 2, 'data': 2, 'uji': 2, 'mobile': 1, 'akhirakhir': 1, 'makin': 1, 'handphone': 1, 'alat': 1, 'komunikasi': 1, 'perangkat': 1, 'cerdas': 1, 'mampu': 1, 'tangan': 1, 'bagai': 1, 'butuh': 1, 'manusia': 1, 'cara': 1, 'tepat': 1, 'kenal': 1, 'teknik': 1, 'nali': 1, 'dasar': 1, 'teknologi': 1, 'sangat': 1, 'popular': 1, 'utama': 1, 'computer': 1, 'vision': 1, 'biometrik': 1, 'sudah': 1, 'banyak': 1, 'manfaat': 1, 'aman': 1, 'perintah': 1, 'lacak': 1, 'kriminal': 1, 'teroris': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'tuju': 1, 'implementasi': 1, 'integrasi': 1, 'klasifikasi': 1, 'bas': 1, 'similarity': 1, 'measure': 1, 'bangun': 1, 'device': 1, 'windows': 1, 'training': 1, 'testing': 1, 'proses': 1, 'coba': 1, 'buat': 1, 'ekstraksi': 1, 'fitur': 1, 'hitung': 1, 'jarak': 1, 'tiga': 1, 'skenario': 1, 'laku': 1, 'akurasi': 1, 'besar': 1, 'komputasi': 1, 'ratarata': 1, 'detik': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 12, 'is': 7, 'a': 5, 'that': 5, 'and': 5, 'in': 5, 'face': 4, 'this': 4, 'as': 4, 'has': 3, 'an': 3, 'for': 3, 'recognition': 3, 'on': 3, 'study': 3, 'been': 3, 'used': 3, 'with': 3, 'development': 2, 'mobile': 2, 'phone': 2, 'to': 2, 'one': 2, 'based': 2, 'image': 2, 'field': 2, 'pca': 2, 'method': 2, 'euclidean': 2, 'distance': 2, 'system': 2, 'data': 2, 'these': 1, 'days': 1, 'increasing': 1, 'phones': 1, 'today': 1, 'are': 1, 'not': 1, 'just': 1, 'means': 1, 'communication': 1, 'but': 1, 'it': 1, 'become': 1, 'intelligent': 1, 'device': 1, 'able': 1, 'handle': 1, 'variety': 1, 'human': 1, 'needs': 1, 'quickly': 1, 'accurately': 1, 'them': 1, 'technique': 1, 'recognizing': 1, 'person': 1, 'persons': 1, 'todays': 1, 'technology': 1, 'research': 1, 'very': 1, 'popular': 1, 'at': 1, 'time': 1, 'especially': 1, 'computer': 1, 'vision': 1, 'biometrics': 1, 'results': 1, 'security': 1, 'well': 1, 'areas': 1, 'governance': 1, 'such': 1, 'tracking': 1, 'criminals': 1, 'terrorists': 1, 'final': 1, 'project': 1, 'aims': 1, 'implement': 1, 'integrated': 1, 'classification': 1, 'similarity': 1, 'measure': 1, 'methods': 1, 'built': 1, 'windows': 1, 'devices': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'training': 1, 'testing': 1, 'tests': 1, 'created': 1, 'by': 1, 'using': 1, 'feature': 1, 'extraction': 1, 'calculation': 1, 'distances': 1, 'from': 1, 'three': 1, 'test': 1, 'scenarios': 1, 'have': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'yielding': 1, 'accuracy': 1, 'rate': 1, 'average': 1, 'computation': 1, 'speed': 1, 'seconds': 1})
-------------------------------------------
--- Data #849 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Bagus Imansyah
Judul: Pengenalan Pola Mata dan Hidung untuk Penentuan Jender Menggunakan Gray Level Run Lenght Matrix
Pembimbing 1: Cucun Very Angkoso, S.T., M.T
Pembimbing 2: Rima Tri Wahyuningrum, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Pengertian jenis kelamin adalah merupakan suatu akibat dari dimorfisme seksual. Telah dilakukan penelitian di Jepang bahwa burung gagak dapat membedakan jenis kelamin sebuah individu. Salah satu bentuk penerapan penentuan jenis kelamin (Jender) ini adalah mengetahui bentuk mata dan hidung seseorang sehingga bentuk mata dan hidung tersebut dapat dikenali oleh komputer dan disimpan dalam database. Pada penelitian Tugas Akhir terdapat dua tahapan, yaitu tahapan pertama menghitung ekstraksi fitur mata dan hidung menggunakan Gray Level Run Length Matrix untuk menghasilkan pola mata dan hidung. Tahap kedua menghitung jarak kemiripan menggunakan Euclidean Distance, yaitu semakin rendah nilai jarak suatu citra maka akan semakin tinggi tingkat kemiripannya. Penelitian Tugas Akhir ini dilakukan uji coba pada 200 gambar mata dan hidung didalam database yang akan dibagi menjadi dua kelas yaitu laki - laki dan perempuan untuk dilakukan ekstraksi fitur menggunakan Gray Level Run Length Matrix dan hasil ekstraksi fitur akan dilakukan pengukuran jarak kemiripan menggunakan metode Euclidean Distance. Setelah didapat nilai hasil pengukuran jarak kemiripan terhadap kedua kelas, nilai tersebut akan dirata – rata untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Dari hasil uji coba perbandingan rata – rata nilai hasil pengukuran Euclidean Distance diperoleh akurasi sebesar 75% pada 20 data uji coba dan 180 dengan jumlah citra yang ditampilkan adalah 5.
Abstrak (Clean): pengertian jenis kelamin adalah merupakan suatu akibat dari dimorfisme seksual telah dilakukan penelitian di jepang bahwa burung gagak dapat membedakan jenis kelamin sebuah individu salah satu bentuk penerapan penentuan jenis kelamin jender ini adalah mengetahui bentuk mata dan hidung seseorang sehingga bentuk mata dan hidung tersebut dapat dikenali oleh komputer dan disimpan dalam database pada penelitian tugas akhir terdapat dua tahapan yaitu tahapan pertama menghitung ekstraksi fitur mata dan hidung menggunakan gray level run length matrix untuk menghasilkan pola mata dan hidung tahap kedua menghitung jarak kemiripan menggunakan euclidean distance yaitu semakin rendah nilai jarak suatu citra maka akan semakin tinggi tingkat kemiripannya penelitian tugas akhir ini dilakukan uji coba pada gambar mata dan hidung didalam database yang akan dibagi menjadi dua kelas yaitu laki laki dan perempuan untuk dilakukan ekstraksi fitur menggunakan gray level run length matrix dan hasil ekstraksi fitur akan dilakukan pengukuran jarak kemiripan menggunakan metode euclidean distance setelah didapat nilai hasil pengukuran jarak kemiripan terhadap kedua kelas nilai tersebut akan dirata – rata untuk mendapatkan hasil yang diinginkan dari hasil uji coba perbandingan rata – rata nilai hasil pengukuran euclidean distance diperoleh akurasi sebesar pada data uji coba dan dengan jumlah citra yang ditampilkan adalah
Abstrak (Stopwords Removed): pengertian jenis kelamin akibat dimorfisme seksual dilakukan penelitian jepang burung gagak dapat membedakan jenis kelamin individu salah satu bentuk penerapan penentuan jenis kelamin jender mengetahui bentuk mata hidung seseorang bentuk mata hidung tersebut dapat dikenali komputer disimpan database penelitian tugas akhir terdapat dua tahapan tahapan pertama menghitung ekstraksi fitur mata hidung menggunakan gray level run length matrix menghasilkan pola mata hidung tahap kedua menghitung jarak kemiripan menggunakan euclidean distance semakin rendah nilai jarak citra semakin tinggi tingkat kemiripannya penelitian tugas akhir dilakukan uji coba gambar mata hidung didalam database dibagi menjadi dua kelas laki laki perempuan dilakukan ekstraksi fitur menggunakan gray level run length matrix hasil ekstraksi fitur dilakukan pengukuran jarak kemiripan menggunakan metode euclidean distance didapat nilai hasil pengukuran jarak kemiripan kedua kelas nilai tersebut dirata – rata mendapatkan hasil diinginkan hasil uji coba perbandingan rata – rata nilai hasil pengukuran euclidean distance diperoleh akurasi sebesar data uji coba jumlah citra ditampilkan
Abstrak (Stemmed): erti jenis kelamin akibat dimorfisme seksual laku teliti jepang burung gagak dapat beda jenis kelamin individu salah satu bentuk terap tentu jenis kelamin jender tahu bentuk mata hidung orang bentuk mata hidung sebut dapat nali komputer simpan database teliti tugas akhir dapat dua tahap tahap pertama hitung ekstraksi fitur mata hidung guna gray level run length matrix hasil pola mata hidung tahap dua hitung jarak mirip guna euclidean distance makin rendah nilai jarak citra makin tinggi tingkat mirip teliti tugas akhir laku uji coba gambar mata hidung dalam database bagi jadi dua kelas laki laki perempuan laku ekstraksi fitur guna gray level run length matrix hasil ekstraksi fitur laku ukur jarak mirip guna metode euclidean distance dapat nilai hasil ukur jarak mirip dua kelas nilai sebut rata rata dapat hasil ingin hasil uji coba banding rata rata nilai hasil ukur euclidean distance oleh akurasi besar data uji coba jumlah citra tampil
Abstrak (Corrected): ert penis gelatin akbar dimorfisme sensual lake elite jeans bring gaga apart bed penis gelatin individual salad sat bent trap tent penis gelatin tender tau bent data hiding orang bent data hiding debut apart nail computer simian database elite tugs air apart due that that pertain hiding ekstraksi four data hiding gun gray level run length matrix hail pola data hiding that due hiding arak mirin gun euclidean distance making rental nilgai arak citral making ting dingbat mirin elite tugs air lake uni coma sambar data hiding dream database bag jade due keas lake lake perempuan lake ekstraksi four gun gray level run length matrix hail ekstraksi four lake ukr arak mirin gun metope euclidean distance apart nilgai hail ukr arak mirin due keas nilgai debut rata rata apart hail begin hail uni coma banding rata rata nilgai hail ukr euclidean distance olen auras bear data uni coma mullah citral tamil
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'hasil': 6, 'dapat': 5, 'mata': 5, 'hidung': 5, 'laku': 4, 'dua': 4, 'guna': 4, 'jarak': 4, 'mirip': 4, 'nilai': 4, 'rata': 4, 'jenis': 3, 'kelamin': 3, 'teliti': 3, 'bentuk': 3, 'tahap': 3, 'ekstraksi': 3, 'fitur': 3, 'euclidean': 3, 'distance': 3, 'uji': 3, 'coba': 3, 'ukur': 3, 'sebut': 2, 'database': 2, 'tugas': 2, 'akhir': 2, 'hitung': 2, 'gray': 2, 'level': 2, 'run': 2, 'length': 2, 'matrix': 2, 'makin': 2, 'citra': 2, 'kelas': 2, 'laki': 2, 'erti': 1, 'akibat': 1, 'dimorfisme': 1, 'seksual': 1, 'jepang': 1, 'burung': 1, 'gagak': 1, 'beda': 1, 'individu': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'terap': 1, 'tentu': 1, 'jender': 1, 'tahu': 1, 'orang': 1, 'nali': 1, 'komputer': 1, 'simpan': 1, 'pertama': 1, 'pola': 1, 'rendah': 1, 'tinggi': 1, 'tingkat': 1, 'gambar': 1, 'dalam': 1, 'bagi': 1, 'jadi': 1, 'perempuan': 1, 'metode': 1, 'ingin': 1, 'banding': 1, 'oleh': 1, 'akurasi': 1, 'besar': 1, 'data': 1, 'jumlah': 1, 'tampil': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 29, 'of': 13, 'and': 9, 'eyes': 5, 'nose': 5, 'distance': 5, 'in': 4, 'to': 4, 'be': 4, 'using': 4, 'similarity': 4, 'value': 4, 'results': 4, 'is': 3, 'level': 3, 'euclidean': 3, 'will': 3, 'gender': 2, 'a': 2, 'research': 2, 'conducted': 2, 'that': 2, 'can': 2, 'sex': 2, 'an': 2, 'form': 2, 'by': 2, 'database': 2, 'final': 2, 'two': 2, 'calculates': 2, 'gray': 2, 'run': 2, 'length': 2, 'matrix': 2, 'second': 2, 'images': 2, 'men': 2, 'feature': 2, 'extraction': 2, 'obtained': 2, 'measurement': 2, 'averaged': 2, 'test': 2, 'understanding': 1, 'result': 1, 'sexual': 1, 'dimorphism': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'japan': 1, 'crows': 1, 'distinguish': 1, 'individual': 1, 'one': 1, 'implementation': 1, 'determination': 1, 'this': 1, 'know': 1, 'ones': 1, 'so': 1, 'shape': 1, 'recognized': 1, 'computer': 1, 'stored': 1, 'study': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'stages': 1, 'first': 1, 'stage': 1, 'extracting': 1, 'features': 1, 'produce': 1, 'pattern': 1, 'phase': 1, 'distances': 1, 'ie': 1, 'lower': 1, 'range': 1, 'image': 1, 'higher': 1, 'trials': 1, 'on': 1, 'which': 1, 'divided': 1, 'into': 1, 'classes': 1, 'women': 1, 'for': 1, 'measured': 1, 'having': 1, 'class': 1, 'get': 1, 'desired': 1, 'comparison': 1, 'mean': 1, 'average': 1, 'accuracy': 1, 'at': 1, 'data': 1, 'with': 1, 'number': 1, 'displayed': 1})
-------------------------------------------
--- Data #850 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Handayani Firdauzi
Judul: Berhitung Mudah dengan Jarimatika Berbasis Multimedia
Pembimbing 1: Ari kusumaningsih, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Rima Tri Wahyuningrum, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Keterampilan berhitung adalah salah satu ketrampilan dasar yang perlu dikuasai oleh anak. Begitu pentingnya ketrampilan berhitung ini, sehingga orang tua secara sadar maupun tidak seringkali ‘memaksa’ anak untuk segera menguasai berhitung dengan baik. Begitu bersemangatnya orang tua dalam mendorong anak agar pandai berhitung, acap kali kemudian menjadi kurang proporsional. Orang tua mulai panik kalau anaknya dinilainya terlambat menguasai ketrampilan berhitung. Apalagi bila orang tua melihat anak-anak yang sebaya sudah banyak yang menguasai ketrampilan berhitung dengan baik. Kepanikan bisa berkembang menjadi kejengkelan, kemarahan, dan sebagainya.
Jarimatika merupakan salah satu cara melakukan operasi hitung. Jika kita melakukan latihan berhitung secara berulang-ulang bersamadengan anak-anak, tidak perlu kuatir anak pasti menguasai ketrampilan ini dengan baik. Karena jarimatika memiliki beberapa kelebihan yaitu, Jarimatika memberikan visualisasi proses berhitung yang membuat anak mudah melakukannya, gerakan jari-jari tangan akan menarik minat anak, jarimatika relatif tidak memberatkan memori otak saat digunakan, alatnya tidak perlu dibeli, tidak akan pernah ketinggalan, atau terlupa dimana menyimpannya
Sebagai hasil uji coba aplikasi ini, penulis melakukan kuisioner, dan hasilnya adalah dari 35 siswa di lingkungan SDN Mlajah 2 Bangkalan, kemampuan berhitungnya bertambah baik, di bandingkan dengan sebelum menggunakan aplikasi jarimatika.
Abstrak (Clean): keterampilan berhitung adalah salah satu ketrampilan dasar yang perlu dikuasai oleh anak begitu pentingnya ketrampilan berhitung ini sehingga orang tua secara sadar maupun tidak seringkali ‘memaksa’ anak untuk segera menguasai berhitung dengan baik begitu bersemangatnya orang tua dalam mendorong anak agar pandai berhitung acap kali kemudian menjadi kurang proporsional orang tua mulai panik kalau anaknya dinilainya terlambat menguasai ketrampilan berhitung apalagi bila orang tua melihat anakanak yang sebaya sudah banyak yang menguasai ketrampilan berhitung dengan baik kepanikan bisa berkembang menjadi kejengkelan kemarahan dan sebagainya jarimatika merupakan salah satu cara melakukan operasi hitung jika kita melakukan latihan berhitung secara berulangulang bersamadengan anakanak tidak perlu kuatir anak pasti menguasai ketrampilan ini dengan baik karena jarimatika memiliki beberapa kelebihan yaitu jarimatika memberikan visualisasi proses berhitung yang membuat anak mudah melakukannya gerakan jarijari tangan akan menarik minat anak jarimatika relatif tidak memberatkan memori otak saat digunakan alatnya tidak perlu dibeli tidak akan pernah ketinggalan atau terlupa dimana menyimpannya sebagai hasil uji coba aplikasi ini penulis melakukan kuisioner dan hasilnya adalah dari siswa di lingkungan sdn mlajah bangkalan kemampuan berhitungnya bertambah baik di bandingkan dengan sebelum menggunakan aplikasi jarimatika
Abstrak (Stopwords Removed): keterampilan berhitung salah satu ketrampilan dasar perlu dikuasai anak begitu pentingnya ketrampilan berhitung orang tua secara sadar maupun seringkali ‘memaksa’ anak segera menguasai berhitung baik begitu bersemangatnya orang tua mendorong anak pandai berhitung acap kali menjadi kurang proporsional orang tua mulai panik kalau anaknya dinilainya terlambat menguasai ketrampilan berhitung apalagi bila orang tua melihat anakanak sebaya sudah banyak menguasai ketrampilan berhitung baik kepanikan berkembang menjadi kejengkelan kemarahan sebagainya jarimatika salah satu cara melakukan operasi hitung jika kita melakukan latihan berhitung secara berulangulang bersamadengan anakanak perlu kuatir anak pasti menguasai ketrampilan baik jarimatika memiliki beberapa kelebihan jarimatika memberikan visualisasi proses berhitung membuat anak mudah melakukannya gerakan jarijari tangan menarik minat anak jarimatika relatif memberatkan memori otak digunakan alatnya perlu dibeli pernah ketinggalan terlupa dimana menyimpannya hasil uji coba aplikasi penulis melakukan kuisioner hasilnya siswa lingkungan sdn mlajah bangkalan kemampuan berhitungnya bertambah baik bandingkan menggunakan aplikasi jarimatika
Abstrak (Stemmed): terampil hitung salah satu ketrampilan dasar perlu asai anak begitu penting ketrampilan hitung orang tua cara sadar maupun seringkali paksa anak segera kuasa hitung baik begitu semangat orang tua dorong anak pandai hitung acap kali jadi kurang proporsional orang tua mulai panik kalau anak nila lambat kuasa ketrampilan hitung apalagi bila orang tua lihat anakanak baya sudah banyak kuasa ketrampilan hitung baik panik kembang jadi jengkel marah bagai jarimatika salah satu cara laku operasi hitung jika kita laku latih hitung cara berulangulang bersamadengan anakanak perlu kuatir anak pasti kuasa ketrampilan baik jarimatika milik beberapa lebih jarimatika beri visualisasi proses hitung buat anak mudah laku gera jarijari tangan tarik minat anak jarimatika relatif berat memori otak guna alat perlu beli pernah tinggal lupa mana simpan hasil uji coba aplikasi tulis laku kuisioner hasil siswa lingkung sdn mlajah bangkal mampu hitung tambah baik banding guna aplikasi jarimatika
Abstrak (Corrected): terampil hiding salad sat ketrampilan dakar peru asa anal begin panting ketrampilan hiding orang tea cara radar maun seringkali paisa anal several casa hiding back begin semang orang tea doing anal panda hiding cap kali jade during proportional orang tea mule panic kalat anal nina lambast casa ketrampilan hiding apanage bill orang tea that anakanak bay judah banyan casa ketrampilan hiding back panic embank jade jengkel march bahai jarimatika salad sat cara lake operas hiding pika kit lake latin hiding cara berulangulang bersamadengan anakanak peru katie anal past casa ketrampilan back jarimatika milk beberapa leash jarimatika bert visualisasi proves hiding but anal judah lake gera jarijari tanga tajik mint anal jarimatika related beat memory oak gun flat peru bell perish lingual luna mana simian hail uni coma aplikasi tulips lake kuisioner hail visa linking son elijah bangka camp hiding tambac back banding gun aplikasi jarimatika
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'hitung': 10, 'anak': 7, 'ketrampilan': 5, 'jarimatika': 5, 'orang': 4, 'tua': 4, 'kuasa': 4, 'baik': 4, 'laku': 4, 'perlu': 3, 'cara': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'begitu': 2, 'jadi': 2, 'panik': 2, 'anakanak': 2, 'guna': 2, 'hasil': 2, 'aplikasi': 2, 'terampil': 1, 'dasar': 1, 'asai': 1, 'penting': 1, 'sadar': 1, 'maupun': 1, 'seringkali': 1, 'paksa': 1, 'segera': 1, 'semangat': 1, 'dorong': 1, 'pandai': 1, 'acap': 1, 'kali': 1, 'kurang': 1, 'proporsional': 1, 'mulai': 1, 'kalau': 1, 'nila': 1, 'lambat': 1, 'apalagi': 1, 'bila': 1, 'lihat': 1, 'baya': 1, 'sudah': 1, 'banyak': 1, 'kembang': 1, 'jengkel': 1, 'marah': 1, 'bagai': 1, 'operasi': 1, 'jika': 1, 'kita': 1, 'latih': 1, 'berulangulang': 1, 'bersamadengan': 1, 'kuatir': 1, 'pasti': 1, 'milik': 1, 'beberapa': 1, 'lebih': 1, 'beri': 1, 'visualisasi': 1, 'proses': 1, 'buat': 1, 'mudah': 1, 'gera': 1, 'jarijari': 1, 'tangan': 1, 'tarik': 1, 'minat': 1, 'relatif': 1, 'berat': 1, 'memori': 1, 'otak': 1, 'alat': 1, 'beli': 1, 'pernah': 1, 'tinggal': 1, 'lupa': 1, 'mana': 1, 'simpan': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'tulis': 1, 'kuisioner': 1, 'siswa': 1, 'lingkung': 1, 'sdn': 1, 'mlajah': 1, 'bangkal': 1, 'mampu': 1, 'tambah': 1, 'banding': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'children': 7, 'to': 7, 'skills': 5, 'of': 5, 'in': 5, 'jarimatika': 5, 'is': 4, 'be': 4, 'parents': 4, 'not': 4, 'numeracy': 3, 'so': 3, 'a': 3, 'master': 3, 'math': 3, 'do': 3, 'one': 2, 'that': 2, 'mastered': 2, 'often': 2, 'or': 2, 'with': 2, 'panic': 2, 'if': 2, 'when': 2, 'have': 2, 'well': 2, 'and': 2, 'this': 2, 'will': 2, 'result': 2, 'application': 2, 'basic': 1, 'should': 1, 'by': 1, 'important': 1, 'consciously': 1, 'force': 1, 'child': 1, 'quickly': 1, 'properly': 1, 'enthusiasm': 1, 'encouraging': 1, 'good': 1, 'numbers': 1, 'later': 1, 'become': 1, 'proportionately': 1, 'less': 1, 'start': 1, 'judged': 1, 'his': 1, 'late': 1, 'moreover': 1, 'see': 1, 'same': 1, 'age': 1, 'many': 1, 'can': 1, 'develop': 1, 'into': 1, 'resentment': 1, 'anger': 1, 'on': 1, 'way': 1, 'perform': 1, 'arithmetic': 1, 'operations': 1, 'we': 1, 'exercises': 1, 'repeatedly': 1, 'bersamadengan': 1, 'worry': 1, 'about': 1, 'must': 1, 'skill': 1, 'because': 1, 'has': 1, 'several': 1, 'advantages': 1, 'namely': 1, 'providing': 1, 'visualization': 1, 'counting': 1, 'process': 1, 'makes': 1, 'easy': 1, 'movement': 1, 'fingers': 1, 'attract': 1, 'relatively': 1, 'burdensome': 1, 'brain': 1, 'memory': 1, 'use': 1, 'appliance': 1, 'does': 1, 'need': 1, 'purchased': 1, 'never': 1, 'left': 1, 'behind': 1, 'forgotten': 1, 'where': 1, 'save': 1, 'as': 1, 'trials': 1, 'authors': 1, 'conducted': 1, 'questionnaire': 1, 'students': 1, 'sdn': 1, 'mlajah': 1, 'bangkal': 1, 'hitung': 1, 'ability': 1, 'improved': 1, 'comparison': 1, 'before': 1, 'using': 1})
-------------------------------------------
--- Data #851 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Nurhadi Kusdianto
Judul: Rancang Bangun Aplikasi SCM disertai peramalan Bahan Produksi menggunakan Metode Radial Basis Function Network
Pembimbing 1: Fika Hastarita R, S.T., M.Eng.
Pembimbing 2: Firli Irhamni, S.T, M.Kom.
Abstrak (Raw): Kebutuhan bahan garam oleh PT. Elitestar Primajaya adalah hal yang utama, karena selama ini Perusahaan hanya mengandalkan inventori atau stok gudang untuk memenuhi kebutuhan produksinya. Maka dibuatlah aplikasi berupa SMS Gateway untuk memberi informasi kebutuhan produksi garam ke petani, untuk itu dengan adanya SMS Gateway ke Petani garam atau Pemasok diharapkan mampu meningkatkan kebutuhan garam yang masuk. Untuk Penjualannya, Perusahaan tetap menggunakan SMS Gateway untuk memberikan info mengenai ketersediaannya garam jadi ke Pelanggan. SMS ke Pemasok disertai dengan Peramalan. Metode peramalan yang digunakan adalah metode Radial Basis Function (RBF) dengan penentuan hidden node menggunakan K-Means Cluster. Metode ini merupakan salah satu metode pembelajaran baru dari jaringan syaraf tiruan yang memiliki tingkat akurasi yang baik dibandingkan dengan metode konvensional lainnya. Hal ini yang akan mempengaruhi performa dari desain yang dibuat dan dengan pemanfaatan metode ini, didapat keakuratan berdasarkan nilai MAPE (Mean Absolute Percentage Error) dan MSE (Mean Square Error). Sedangkan metode K-Means digunakan karena ketepatan penentuan nilai centroid yang akurat, mudah dan penentuannya awalnya secara random. Dari hasil pengujian sistem menghasilkan 4 cluster dengan nilai MAPE 13.042% dan MSE 0.004 dan hasil peramalan periode berikutnya sebesar 3853.039 ton.
Abstrak (Clean): kebutuhan bahan garam oleh pt elitestar primajaya adalah hal yang utama karena selama ini perusahaan hanya mengandalkan inventori atau stok gudang untuk memenuhi kebutuhan produksinya maka dibuatlah aplikasi berupa sms gateway untuk memberi informasi kebutuhan produksi garam ke petani untuk itu dengan adanya sms gateway ke petani garam atau pemasok diharapkan mampu meningkatkan kebutuhan garam yang masuk untuk penjualannya perusahaan tetap menggunakan sms gateway untuk memberikan info mengenai ketersediaannya garam jadi ke pelanggan sms ke pemasok disertai dengan peramalan metode peramalan yang digunakan adalah metode radial basis function rbf dengan penentuan hidden node menggunakan kmeans cluster metode ini merupakan salah satu metode pembelajaran baru dari jaringan syaraf tiruan yang memiliki tingkat akurasi yang baik dibandingkan dengan metode konvensional lainnya hal ini yang akan mempengaruhi performa dari desain yang dibuat dan dengan pemanfaatan metode ini didapat keakuratan berdasarkan nilai mape mean absolute percentage error dan mse mean square error sedangkan metode kmeans digunakan karena ketepatan penentuan nilai centroid yang akurat mudah dan penentuannya awalnya secara random dari hasil pengujian sistem menghasilkan cluster dengan nilai mape dan mse dan hasil peramalan periode berikutnya sebesar ton
Abstrak (Stopwords Removed): kebutuhan bahan garam pt elitestar primajaya utama selama perusahaan mengandalkan inventori stok gudang memenuhi kebutuhan produksinya dibuatlah aplikasi berupa sms gateway memberi informasi kebutuhan produksi garam petani adanya sms gateway petani garam pemasok diharapkan mampu meningkatkan kebutuhan garam masuk penjualannya perusahaan tetap menggunakan sms gateway memberikan info mengenai ketersediaannya garam jadi pelanggan sms pemasok disertai peramalan metode peramalan digunakan metode radial basis function rbf penentuan hidden node menggunakan kmeans cluster metode salah satu metode pembelajaran baru jaringan syaraf tiruan memiliki tingkat akurasi baik dibandingkan metode konvensional lainnya mempengaruhi performa desain dibuat pemanfaatan metode didapat keakuratan berdasarkan nilai mape mean absolute percentage error mse mean square error sedangkan metode kmeans digunakan ketepatan penentuan nilai centroid akurat mudah penentuannya awalnya secara random hasil pengujian sistem menghasilkan cluster nilai mape mse hasil peramalan periode berikutnya sebesar ton
Abstrak (Stemmed): butuh bahan garam pt elitestar primajaya utama lama usaha andal inventori stok gudang penuh butuh produksi buat aplikasi upa sms gateway beri informasi butuh produksi garam tani ada sms gateway tani garam pasok harap mampu tingkat butuh garam masuk jual usaha tetap guna sms gateway beri info kena sedia garam jadi langgan sms pasok serta amal metode amal guna metode radial basis function rbf tentu hidden node guna kmeans cluster metode salah satu metode ajar baru jaring syaraf tiru milik tingkat akurasi baik banding metode konvensional lain pengaruh performa desain buat manfaat metode dapat akurat dasar nilai mape mean absolute percentage error mse mean square error sedang metode kmeans guna tepat tentu nilai centroid akurat mudah tentu awal cara random hasil uji sistem hasil cluster nilai mape mse hasil amal periode ikut besar ton
Abstrak (Corrected): butch bahai gram pt elitestar primajaya mama lama sara anal inventory stop gang punch butch produksi but aplikasi up sums gateway bert informant butch produksi gram tank ada sums gateway tank gram ask harp camp dingbat butch gram mask dual sara team gun sums gateway bert info ken media gram jade hangman sums ask sorta anal metope anal gun metope radial basis function ref tent hidden node gun means cluster metope salad sat metope ajar bar caring scarf tire milk dingbat auras back banding metope conventional lain pengaruh perform detain but manat metope apart aura dakar nilgai make mean absolute percentage error me mean square error sedan metope means gun teat tent nilgai centroid aura judah tent away cara random hail uni sister hail cluster nilgai make me hail anal period it bear ton
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'metode': 7, 'garam': 5, 'butuh': 4, 'sms': 4, 'guna': 4, 'gateway': 3, 'amal': 3, 'tentu': 3, 'nilai': 3, 'hasil': 3, 'usaha': 2, 'produksi': 2, 'buat': 2, 'beri': 2, 'tani': 2, 'pasok': 2, 'tingkat': 2, 'kmeans': 2, 'cluster': 2, 'akurat': 2, 'mape': 2, 'mean': 2, 'error': 2, 'mse': 2, 'bahan': 1, 'pt': 1, 'elitestar': 1, 'primajaya': 1, 'utama': 1, 'lama': 1, 'andal': 1, 'inventori': 1, 'stok': 1, 'gudang': 1, 'penuh': 1, 'aplikasi': 1, 'upa': 1, 'informasi': 1, 'ada': 1, 'harap': 1, 'mampu': 1, 'masuk': 1, 'jual': 1, 'tetap': 1, 'info': 1, 'kena': 1, 'sedia': 1, 'jadi': 1, 'langgan': 1, 'serta': 1, 'radial': 1, 'basis': 1, 'function': 1, 'rbf': 1, 'hidden': 1, 'node': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'ajar': 1, 'baru': 1, 'jaring': 1, 'syaraf': 1, 'tiru': 1, 'milik': 1, 'akurasi': 1, 'baik': 1, 'banding': 1, 'konvensional': 1, 'lain': 1, 'pengaruh': 1, 'performa': 1, 'desain': 1, 'manfaat': 1, 'dapat': 1, 'dasar': 1, 'absolute': 1, 'percentage': 1, 'square': 1, 'sedang': 1, 'tepat': 1, 'centroid': 1, 'mudah': 1, 'awal': 1, 'cara': 1, 'random': 1, 'uji': 1, 'sistem': 1, 'periode': 1, 'ikut': 1, 'besar': 1, 'ton': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'of': 16, 'to': 11, 'is': 6, 'method': 6, 'salt': 5, 'and': 5, 'sms': 4, 'for': 4, 'with': 4, 'a': 4, 'needs': 3, 'by': 3, 'gateway': 3, 'forecasting': 3, 'this': 3, 'accuracy': 3, 'value': 3, 'as': 2, 'or': 2, 'production': 2, 'provide': 2, 'information': 2, 'use': 2, 'determination': 2, 'kmeans': 2, 'mape': 2, 'mean': 2, 'error': 2, 'mse': 2, 'results': 2, 'material': 1, 'pt': 1, 'elitestar': 1, 'primajaya': 1, 'main': 1, 'thing': 1, 'long': 1, 'these': 1, 'companies': 1, 'rely': 1, 'on': 1, 'inventory': 1, 'warehouse': 1, 'stock': 1, 'meet': 1, 'then': 1, 'be': 1, 'made': 1, 'application': 1, 'in': 1, 'form': 1, 'farmer': 1, 'it': 1, 'farmers': 1, 'supplier': 1, 'expected': 1, 'increase': 1, 'demand': 1, 'intake': 1, 'sales': 1, 'company': 1, 'continue': 1, 'about': 1, 'availability': 1, 'so': 1, 'customer': 1, 'suppliers': 1, 'accompanied': 1, 'radial': 1, 'basis': 1, 'function': 1, 'rbf': 1, 'hidden': 1, 'nodes': 1, 'using': 1, 'cluster': 1, 'one': 1, 'new': 1, 'learning': 1, 'neural': 1, 'network': 1, 'which': 1, 'has': 1, 'good': 1, 'degree': 1, 'compared': 1, 'other': 1, 'conventional': 1, 'methods': 1, 'will': 1, 'affect': 1, 'performance': 1, 'design': 1, 'created': 1, 'obtained': 1, 'absolute': 1, 'percentage': 1, 'square': 1, 'while': 1, 'used': 1, 'determining': 1, 'centroid': 1, 'accurate': 1, 'easy': 1, 'random': 1, 'initial': 1, 'from': 1, 'testing': 1, 'system': 1, 'generates': 1, 'clusters': 1, 'next': 1, 'period': 1, 'tons': 1})
-------------------------------------------
--- Data #852 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Gilar Singgih Sutandi
Judul: Rancang Bangun Sistem Pemilihan Supplier Menggunakan Metode Fuzzy - Data Envelopment Analysis (F-DEA)
Pembimbing 1: Fika Hastarita Rachman, S.T., M.Eng.
Pembimbing 2: Dr. Rahmat Hidayat, M.T.
Abstrak (Raw): Memberikan pelayanan terbaik merupakan hasil akhir yang dapat mengukur tingkat keberhasilan suatu perusahaan. Distribusi memiliki peran penting mendukung keberhasilan perusahaan untuk menghasilkan performansi terbaik. Pemilihan supplier dengan mengukur performansi supplier adalah hal penting yang harus dilakukan oleh perusahaan untuk mengoptimalkan biaya dan waktu produksi. Penelitian ini dilakukan pada PT. PAL Indonesia dengan mengambil objek Kapal Patroli Cepat (KPC). Permasalahan dalam penelitian ini adalah akan ditentukan supplier terbaik berdasarkan banyak kriteria. Metode Fuzzy digunakan untuk melakukan penilaian terhadap kriteria yang dimiliki supplier, sedangkan untuk penilaian efisiensi digunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA). Fuzzy – Data Envelopment Analysis merupakan pengembangan dari metode DEA standar. Dari hasil pengolahan dan analisa data disimpulkan bahwa supplier yang efisien menurut kriteria untuk Copper pipe adalah Myeong S. untuk elektroda adalah PT. Thermadine, supplier untuk kayu adalah PT. Gotong Royong, dan supplier untuk kabel adalah JS. Cable.
Abstrak (Clean): memberikan pelayanan terbaik merupakan hasil akhir yang dapat mengukur tingkat keberhasilan suatu perusahaan distribusi memiliki peran penting mendukung keberhasilan perusahaan untuk menghasilkan performansi terbaik pemilihan supplier dengan mengukur performansi supplier adalah hal penting yang harus dilakukan oleh perusahaan untuk mengoptimalkan biaya dan waktu produksi penelitian ini dilakukan pada pt pal indonesia dengan mengambil objek kapal patroli cepat kpc permasalahan dalam penelitian ini adalah akan ditentukan supplier terbaik berdasarkan banyak kriteria metode fuzzy digunakan untuk melakukan penilaian terhadap kriteria yang dimiliki supplier sedangkan untuk penilaian efisiensi digunakan metode data envelopment analysis dea fuzzy – data envelopment analysis merupakan pengembangan dari metode dea standar dari hasil pengolahan dan analisa data disimpulkan bahwa supplier yang efisien menurut kriteria untuk copper pipe adalah myeong s untuk elektroda adalah pt thermadine supplier untuk kayu adalah pt gotong royong dan supplier untuk kabel adalah js cable
Abstrak (Stopwords Removed): memberikan pelayanan terbaik hasil akhir dapat mengukur tingkat keberhasilan perusahaan distribusi memiliki peran penting mendukung keberhasilan perusahaan menghasilkan performansi terbaik pemilihan supplier mengukur performansi supplier penting harus dilakukan perusahaan mengoptimalkan biaya waktu produksi penelitian dilakukan pt pal indonesia mengambil objek kapal patroli cepat kpc permasalahan penelitian ditentukan supplier terbaik berdasarkan banyak kriteria metode fuzzy digunakan melakukan penilaian kriteria dimiliki supplier sedangkan penilaian efisiensi digunakan metode data envelopment analysis dea fuzzy – data envelopment analysis pengembangan metode dea standar hasil pengolahan analisa data disimpulkan supplier efisien menurut kriteria copper pipe myeong s elektroda pt thermadine supplier kayu pt gotong royong supplier kabel js cable
Abstrak (Stemmed): beri layan baik hasil akhir dapat ukur tingkat hasil usaha distribusi milik peran penting dukung hasil usaha hasil performansi baik pilih supplier ukur performansi supplier penting harus laku usaha optimal biaya waktu produksi teliti laku pt pal indonesia ambil objek kapal patroli cepat kpc masalah teliti tentu supplier baik dasar banyak kriteria metode fuzzy guna laku nilai kriteria milik supplier sedang nilai efisiensi guna metode data envelopment analysis dea fuzzy data envelopment analysis kembang metode dea standar hasil olah analisa data simpul supplier efisien turut kriteria copper pipe myeong s elektroda pt thermadine supplier kayu pt gotong royong supplier kabel js cable
Abstrak (Corrected): bert layman back hail air apart ukr dingbat hail sara distribute milk pecan panting during hail sara hail performance back pilch supplier ukr performance supplier panting harms lake sara optimal bay want produksi elite lake pt pal indonesia ambit objet papal patrol eat kc marsala elite tent supplier back dakar banyan criteria metope fuzzy gun lake nilgai criteria milk supplier sedan nilgai efisiensi gun metope data envelopment analysis dead fuzzy data envelopment analysis embank metope dead standard hail blah analyst data simple supplier elision turn criteria copper pipe eyeing s electrode pt thermadine supplier kay pt going toying supplier label is cable
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'supplier': 7, 'hasil': 5, 'baik': 3, 'usaha': 3, 'laku': 3, 'pt': 3, 'kriteria': 3, 'metode': 3, 'data': 3, 'ukur': 2, 'milik': 2, 'penting': 2, 'performansi': 2, 'teliti': 2, 'fuzzy': 2, 'guna': 2, 'nilai': 2, 'envelopment': 2, 'analysis': 2, 'dea': 2, 'beri': 1, 'layan': 1, 'akhir': 1, 'dapat': 1, 'tingkat': 1, 'distribusi': 1, 'peran': 1, 'dukung': 1, 'pilih': 1, 'harus': 1, 'optimal': 1, 'biaya': 1, 'waktu': 1, 'produksi': 1, 'pal': 1, 'indonesia': 1, 'ambil': 1, 'objek': 1, 'kapal': 1, 'patroli': 1, 'cepat': 1, 'kpc': 1, 'masalah': 1, 'tentu': 1, 'dasar': 1, 'banyak': 1, 'sedang': 1, 'efisiensi': 1, 'kembang': 1, 'standar': 1, 'olah': 1, 'analisa': 1, 'simpul': 1, 'efisien': 1, 'turut': 1, 'copper': 1, 'pipe': 1, 'myeong': 1, 's': 1, 'elektroda': 1, 'thermadine': 1, 'kayu': 1, 'gotong': 1, 'royong': 1, 'kabel': 1, 'js': 1, 'cable': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'is': 8, 'of': 7, 'to': 7, 'supplier': 4, 'best': 3, 'that': 3, 'company': 3, 'by': 3, 'and': 3, 'pt': 3, 'criteria': 3, 'analysis': 3, 'for': 3, 'success': 2, 'an': 2, 'important': 2, 'performance': 2, 'suppliers': 2, 'be': 2, 'this': 2, 'research': 2, 'used': 2, 'method': 2, 'data': 2, 'envelopment': 2, 'dea': 2, 'cable': 2, 'provide': 1, 'service': 1, 'end': 1, 'result': 1, 'can': 1, 'measure': 1, 'level': 1, 'a': 1, 'distribution': 1, 'has': 1, 'role': 1, 'support': 1, 'produce': 1, 'selection': 1, 'measuring': 1, 'thing': 1, 'should': 1, 'done': 1, 'optimize': 1, 'cost': 1, 'production': 1, 'time': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'at': 1, 'pal': 1, 'indonesia': 1, 'taking': 1, 'object': 1, 'fast': 1, 'patrol': 1, 'boats': 1, 'fpb': 1, 'problem': 1, 'in': 1, 'will': 1, 'determined': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'many': 1, 'fuzzy': 1, 'methods': 1, 'assess': 1, 'supplierowned': 1, 'whereas': 1, 'evaluate': 1, 'efficiency': 1, 'fuzzydata': 1, 'development': 1, 'standards': 1, 'from': 1, 'results': 1, 'processing': 1, 'concluded': 1, 'efficient': 1, 'according': 1, 'copper': 1, 'pipe': 1, 'myeong': 1, 's': 1, 'electrodes': 1, 'thermadine': 1, 'wood': 1, 'gotong': 1, 'royong': 1, 'js': 1})
-------------------------------------------
--- Data #853 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Eka Zuhdi Putra Natari
Judul: Pemetaan Kesesuaian Lahan Untuk Budidaya Tanaman Pangan Menggunakan Naive Bayes Berbasis GIS
Pembimbing 1: Mula'ab, S.Si.,M.Kom
Pembimbing 2: Fika Hastarita Rachman, S.T.,M.Eng
Abstrak (Raw): Ketahanan Pangan Nasional diartikan sebagai kemampuan Negara untuk memenuhi kecukupan pangan seluruh penduduknya. Oleh karena itu upaya peningkatan ketahanan pangan merupakan salah satu program pokok dengan prioritas pencapaian produksi untuk memenuhi kebutuhan nasional. Kesesuaian lahan untuk tanaman pertanian pada dasarnya merupakan pencerminan kesesuaian kondisi fisik lahan terhadap penggunaan yang bersangkutan. Diketahui data kesesuaian lahan dan data produksi serta produktivitas pertanian daerah dapat menemukenali keselarasan antara kondisi lahan dengan kemampuan berproduksinya. Dalam hal ini maka, dibuatkanlah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk mendapatkan tanaman yang sesuai dengan keadaan lahan setiap daerah. SPK ini menggunakan Naïve Bayes. Hasil dari tiap - tiap lahan tersebut akan melalui proses Naïve Bayes yang sebelumnya melalui proses pembelajaran terlebih dahulu sebelum program dapat digunakan untuk melakukan klasifikasi. Melalui pengujian dan perbandingan data hasil menghasilkan prosentase keakuratan 97,07%, yaitu dari 205 data yang diprediksi, terdapat 199 kesamaan nama tanaman oleh sistem. Kemudian dari proses dapat diidentifikasi lokasi lahan yang kemudian dapat direpresentasikan menjadi Geografic Information System yang mengambil peta dari google maps.
Abstrak (Clean): ketahanan pangan nasional diartikan sebagai kemampuan negara untuk memenuhi kecukupan pangan seluruh penduduknya oleh karena itu upaya peningkatan ketahanan pangan merupakan salah satu program pokok dengan prioritas pencapaian produksi untuk memenuhi kebutuhan nasional kesesuaian lahan untuk tanaman pertanian pada dasarnya merupakan pencerminan kesesuaian kondisi fisik lahan terhadap penggunaan yang bersangkutan diketahui data kesesuaian lahan dan data produksi serta produktivitas pertanian daerah dapat menemukenali keselarasan antara kondisi lahan dengan kemampuan berproduksinya dalam hal ini maka dibuatkanlah sistem pendukung keputusan spk untuk mendapatkan tanaman yang sesuai dengan keadaan lahan setiap daerah spk ini menggunakan naïve bayes hasil dari tiap tiap lahan tersebut akan melalui proses naïve bayes yang sebelumnya melalui proses pembelajaran terlebih dahulu sebelum program dapat digunakan untuk melakukan klasifikasi melalui pengujian dan perbandingan data hasil menghasilkan prosentase keakuratan yaitu dari data yang diprediksi terdapat kesamaan nama tanaman oleh sistem kemudian dari proses dapat diidentifikasi lokasi lahan yang kemudian dapat direpresentasikan menjadi geografic information system yang mengambil peta dari google maps
Abstrak (Stopwords Removed): ketahanan pangan nasional diartikan kemampuan negara memenuhi kecukupan pangan seluruh penduduknya upaya peningkatan ketahanan pangan salah satu program pokok prioritas pencapaian produksi memenuhi kebutuhan nasional kesesuaian lahan tanaman pertanian dasarnya pencerminan kesesuaian kondisi fisik lahan penggunaan bersangkutan diketahui data kesesuaian lahan data produksi produktivitas pertanian daerah dapat menemukenali keselarasan antara kondisi lahan kemampuan berproduksinya dibuatkanlah sistem pendukung keputusan spk mendapatkan tanaman sesuai keadaan lahan setiap daerah spk menggunakan naïve bayes hasil tiap tiap lahan tersebut proses naïve bayes sebelumnya proses pembelajaran terlebih dahulu program dapat digunakan melakukan klasifikasi pengujian perbandingan data hasil menghasilkan prosentase keakuratan data diprediksi terdapat kesamaan nama tanaman sistem proses dapat diidentifikasi lokasi lahan dapat direpresentasikan menjadi geografic information system mengambil peta google maps
Abstrak (Stemmed): tahan pangan nasional arti mampu negara penuh cukup pangan seluruh duduk upaya tingkat tahan pangan salah satu program pokok prioritas capai produksi penuh butuh nasional sesuai lahan tanam tani dasar cermin sesuai kondisi fisik lahan guna sangkut tahu data sesuai lahan data produksi produktivitas tani daerah dapat menemukenali selaras antara kondisi lahan mampu produksi buat sistem dukung putus spk dapat tanam sesuai ada lahan tiap daerah spk guna na ve bayes hasil tiap tiap lahan sebut proses na ve bayes belum proses ajar lebih dahulu program dapat guna laku klasifikasi uji banding data hasil hasil prosentase akurat data prediksi dapat sama nama tanam sistem proses dapat identifikasi lokasi lahan dapat representasi jadi geografic information system ambil peta google maps
Abstrak (Corrected): than pagan national art camp megara punch cutup pagan seluruh dude pay dingbat than pagan salad sat program look priority capri produksi punch butch national sexual laban tana tank dakar vermin sexual kondisi fisk laban gun hangout tau data sexual laban data produksi produktivitas tank sarah apart menemukenali sears angara kondisi laban camp produksi but sister during puts spy apart tana sexual ada laban tip sarah spy gun na we bayes hail tip tip laban debut proves na we bayes begum proves ajar leash dahl program apart gun lake klasifikasi uni banding data hail hail prosentase aura data prediksi apart same nama tana sister proves apart identifikasi loki laban apart represents jade geographic information system ambit pet google maps
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'lahan': 7, 'dapat': 6, 'sesuai': 4, 'data': 4, 'pangan': 3, 'produksi': 3, 'tanam': 3, 'guna': 3, 'tiap': 3, 'hasil': 3, 'proses': 3, 'tahan': 2, 'nasional': 2, 'mampu': 2, 'penuh': 2, 'program': 2, 'tani': 2, 'kondisi': 2, 'daerah': 2, 'sistem': 2, 'spk': 2, 'na': 2, 've': 2, 'bayes': 2, 'arti': 1, 'negara': 1, 'cukup': 1, 'seluruh': 1, 'duduk': 1, 'upaya': 1, 'tingkat': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'pokok': 1, 'prioritas': 1, 'capai': 1, 'butuh': 1, 'dasar': 1, 'cermin': 1, 'fisik': 1, 'sangkut': 1, 'tahu': 1, 'produktivitas': 1, 'menemukenali': 1, 'selaras': 1, 'antara': 1, 'buat': 1, 'dukung': 1, 'putus': 1, 'ada': 1, 'sebut': 1, 'belum': 1, 'ajar': 1, 'lebih': 1, 'dahulu': 1, 'laku': 1, 'klasifikasi': 1, 'uji': 1, 'banding': 1, 'prosentase': 1, 'akurat': 1, 'prediksi': 1, 'sama': 1, 'nama': 1, 'identifikasi': 1, 'lokasi': 1, 'representasi': 1, 'jadi': 1, 'geografic': 1, 'information': 1, 'system': 1, 'ambil': 1, 'peta': 1, 'google': 1, 'maps': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 43, 'of': 15, 'land': 9, 'is': 8, 'to': 7, 'food': 6, 'in': 6, 'tenacity': 4, 'as': 4, 'fulfill': 4, 'by': 4, 'appropriate': 4, 'and': 4, 'capability': 3, 'program': 3, 'production': 3, 'crops': 3, 'it': 3, 'data': 3, 'means': 2, 'a': 2, 'country': 2, 'all': 2, 'citizens': 2, 'sufficiency': 2, 'therefore': 2, 'effort': 2, 'increasing': 2, 'one': 2, 'main': 2, 'attaining': 2, 'priority': 2, 'nationals': 2, 'needs': 2, 'for': 2, 'actually': 2, 'portrait': 2, 'physichal': 2, 'compatibility': 2, 'toward': 2, 'use': 2, 'that': 2, 'region': 2, 'are': 2, 'spk': 2, 'each': 2, 'through': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'from': 2, 'system': 2, 'national': 1, 'itnational': 1, 'known': 1, 'with': 1, 'agriculture': 1, 'productivity': 1, 'able': 1, 'discover': 1, 'know': 1, 'harmony': 1, 'between': 1, 'condition': 1, 'its': 1, 'producing': 1, 'this': 1, 'point': 1, 'created': 1, 'get': 1, 'an': 1, 'uses': 1, 'na': 1, 've': 1, 'bayes': 1, 'firstly': 1, 'result': 1, 'will': 1, 'pass': 1, 'learning': 1, 'before': 1, 'used': 1, 'do': 1, 'classification': 1, 'testing': 1, 'comparing': 1, 'output': 1, 'resulting': 1, 'accurancy': 1, 'percentage': 1, 'there': 1, 'similarity': 1, 'name': 1, 'then': 1, 'location': 1, 'identified': 1, 'process': 1, 'represented': 1, 'become': 1, 'geografic': 1, 'information': 1, 'which': 1, 'takes': 1, 'map': 1, 'google': 1, 'maps': 1})
-------------------------------------------
--- Data #854 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Moch. Akhlul Ilmil Hoir
Judul: Pengenalan Komponen Motor Otomotif Berbasis Role Playing Game (RPG) Dengan Algoritma Simple Rules
Pembimbing 1: Arik Kurniawati S.Kom., M.T
Pembimbing 2: Ari Kusumaningsih, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Dalam tugas akhir ini, penulis menerapkan konsep game edukasi berbasis RPG atau Role Playing Game dengan tema Pengenalan Komponen Motor Otomotif Berbasis RPG Dengan Algoritma Simple Rules. Game ini dirancang khusus dengan tujuan utama penyampaian materi edukasi yang disajikan dalam bentuk skenario game petualangan.
Game ini ditujukan untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan Teknik Otomotif Kelas X, dengan harapan game ini bisa menjadi alternatif media pembelajaran bagi siswa sehingga siswa dapat tertarik dan lebih mudah untuk memahami. Penulis menggunakan software untuk mendesain game yang bernama Game Maker, dengan engine ini game dapat dimainkan pada perangkat Komputer.
Hasil kuesioner yang diambil dari persentase responden terbanyak, ternyata mendapat respon yang cukup baik, dengan persentase tingkat kesulitan bermain sebanyak 50% mengatakan mudah, tingkat keberhasilan menjadi media pembelajaran sebanyak 45% mengatakan berhasil, tingkat kesukaan bermain pada game sebanyak 45% mengatakan suka, keberhasilan penyampaian materi ajar pada game sebanyak 65% mengatakan berhasil, tingkat efektifitas fitur game dalam membantu memainkan game sebanyak 40% mengatakan membantu, pengaruh game dalam memotivasi belajar komponen motor otomotif sebanyak 40% mengatakan termotivasi, jadi dapat dikatakan game ini sudah berhasil.
Abstrak (Clean): dalam tugas akhir ini penulis menerapkan konsep game edukasi berbasis rpg atau role playing game dengan tema pengenalan komponen motor otomotif berbasis rpg dengan algoritma simple rules game ini dirancang khusus dengan tujuan utama penyampaian materi edukasi yang disajikan dalam bentuk skenario game petualangan game ini ditujukan untuk siswa sekolah menengah kejuruan teknik otomotif kelas x dengan harapan game ini bisa menjadi alternatif media pembelajaran bagi siswa sehingga siswa dapat tertarik dan lebih mudah untuk memahami penulis menggunakan software untuk mendesain game yang bernama game maker dengan engine ini game dapat dimainkan pada perangkat komputer hasil kuesioner yang diambil dari persentase responden terbanyak ternyata mendapat respon yang cukup baik dengan persentase tingkat kesulitan bermain sebanyak mengatakan mudah tingkat keberhasilan menjadi media pembelajaran sebanyak mengatakan berhasil tingkat kesukaan bermain pada game sebanyak mengatakan suka keberhasilan penyampaian materi ajar pada game sebanyak mengatakan berhasil tingkat efektifitas fitur game dalam membantu memainkan game sebanyak mengatakan membantu pengaruh game dalam memotivasi belajar komponen motor otomotif sebanyak mengatakan termotivasi jadi dapat dikatakan game ini sudah berhasil
Abstrak (Stopwords Removed): tugas akhir penulis menerapkan konsep game edukasi berbasis rpg role playing game tema pengenalan komponen motor otomotif berbasis rpg algoritma simple rules game dirancang khusus tujuan utama penyampaian materi edukasi disajikan bentuk skenario game petualangan game ditujukan siswa sekolah menengah kejuruan teknik otomotif kelas x harapan game menjadi alternatif media pembelajaran bagi siswa siswa dapat tertarik lebih mudah memahami penulis menggunakan software mendesain game bernama game maker engine game dapat dimainkan perangkat komputer hasil kuesioner diambil persentase responden terbanyak ternyata mendapat respon cukup baik persentase tingkat kesulitan bermain sebanyak mengatakan mudah tingkat keberhasilan menjadi media pembelajaran sebanyak mengatakan berhasil tingkat kesukaan bermain game sebanyak mengatakan suka keberhasilan penyampaian materi ajar game sebanyak mengatakan berhasil tingkat efektifitas fitur game membantu memainkan game sebanyak mengatakan membantu pengaruh game memotivasi belajar komponen motor otomotif sebanyak mengatakan termotivasi jadi dapat dikatakan game sudah berhasil
Abstrak (Stemmed): tugas akhir tulis terap konsep game edukasi bas rpg role playing game tema kenal komponen motor otomotif bas rpg algoritma simple rules game rancang khusus tuju utama sampai materi edukasi saji bentuk skenario game tualang game tuju siswa sekolah tengah juru teknik otomotif kelas x harap game jadi alternatif media ajar bagi siswa siswa dapat tarik lebih mudah paham tulis guna software desain game nama game maker engine game dapat main perangkat komputer hasil kuesioner ambil persentase responden banyak nyata dapat respon cukup baik persentase tingkat sulit main banyak kata mudah tingkat hasil jadi media ajar banyak kata hasil tingkat suka main game banyak kata suka hasil sampai materi ajar game banyak kata hasil tingkat efektifitas fitur game bantu main game banyak kata bantu pengaruh game motivasi ajar komponen motor otomotif banyak kata motivasi jadi dapat kata game sudah hasil
Abstrak (Corrected): tugs air tulips trap onset game dukas was rig role playing game team penal component motor otomotif was rig algorithm simple rules game dancing rhesus juju mama sampan mater dukas sari bent scenario game malang game juju visa selah length jury tennis otomotif keas x harp game jade alternative media ajar bag visa visa apart tajik leash judah palm tulips gun software detain game nama game maker engine game apart main perangkat computer hail questioner ambit percentage responded banyan nyala apart respond cutup back percentage dingbat suit main banyan data judah dingbat hail jade media ajar banyan data hail dingbat ska main game banyan data ska hail sampan mater ajar game banyan data hail dingbat efektifitas four game bantu main game banyan data bantu pengaruh game motives ajar component motor otomotif banyan data motives jade apart data game judah hail
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'game': 15, 'banyak': 7, 'kata': 7, 'hasil': 6, 'ajar': 4, 'dapat': 4, 'main': 4, 'tingkat': 4, 'otomotif': 3, 'siswa': 3, 'jadi': 3, 'tulis': 2, 'edukasi': 2, 'bas': 2, 'rpg': 2, 'komponen': 2, 'motor': 2, 'tuju': 2, 'sampai': 2, 'materi': 2, 'media': 2, 'mudah': 2, 'persentase': 2, 'suka': 2, 'bantu': 2, 'motivasi': 2, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'terap': 1, 'konsep': 1, 'role': 1, 'playing': 1, 'tema': 1, 'kenal': 1, 'algoritma': 1, 'simple': 1, 'rules': 1, 'rancang': 1, 'khusus': 1, 'utama': 1, 'saji': 1, 'bentuk': 1, 'skenario': 1, 'tualang': 1, 'sekolah': 1, 'tengah': 1, 'juru': 1, 'teknik': 1, 'kelas': 1, 'x': 1, 'harap': 1, 'alternatif': 1, 'bagi': 1, 'tarik': 1, 'lebih': 1, 'paham': 1, 'guna': 1, 'software': 1, 'desain': 1, 'nama': 1, 'maker': 1, 'engine': 1, 'perangkat': 1, 'komputer': 1, 'kuesioner': 1, 'ambil': 1, 'responden': 1, 'nyata': 1, 'respon': 1, 'cukup': 1, 'baik': 1, 'sulit': 1, 'efektifitas': 1, 'fitur': 1, 'pengaruh': 1, 'sudah': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 15, 'as': 12, 'game': 10, 'to': 7, 'this': 6, 'in': 5, 'games': 5, 'with': 5, 'much': 5, 'a': 4, 'be': 4, 'said': 4, 'automotive': 3, 'is': 3, 'students': 3, 'learning': 3, 'can': 3, 'play': 3, 'say': 3, 'educational': 2, 'rpg': 2, 'delivery': 2, 'materials': 2, 'are': 2, 'an': 2, 'for': 2, 'medium': 2, 'so': 2, 'engine': 2, 'on': 2, 'percentage': 2, 'level': 2, 'success': 2, 'work': 2, 'thesis': 1, 'authors': 1, 'apply': 1, 'concept': 1, 'based': 1, 'or': 1, 'role': 1, 'playing': 1, 'theme': 1, 'introduction': 1, 'motor': 1, 'componentbased': 1, 'simple': 1, 'rules': 1, 'algorithm': 1, 'specially': 1, 'designed': 1, 'primary': 1, 'objective': 1, 'presented': 1, 'form': 1, 'adventure': 1, 'scenario': 1, 'intended': 1, 'engineering': 1, 'vocational': 1, 'high': 1, 'school': 1, 'class': 1, 'x': 1, 'hope': 1, 'could': 1, 'alternative': 1, 'that': 1, 'attracted': 1, 'and': 1, 'easier': 1, 'understand': 1, 'author': 1, 'uses': 1, 'software': 1, 'design': 1, 'called': 1, 'maker': 1, 'played': 1, 'computer': 1, 'questionnaire': 1, 'results': 1, 'taken': 1, 'from': 1, 'highest': 1, 'respondents': 1, 'was': 1, 'getting': 1, 'pretty': 1, 'good': 1, 'response': 1, 'difficulty': 1, 'many': 1, 'easy': 1, 'rate': 1, 'preference': 1, 'love': 1, 'teaching': 1, 'effectiveness': 1, 'features': 1, 'help': 1, 'it': 1, 'helped': 1, 'influence': 1, 'motivating': 1, 'components': 1, 'motivated': 1, 'have': 1, 'succeeded': 1})
-------------------------------------------
--- Data #855 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Candra Utomo Alatas
Judul: Analisis Dampak Penerapan Metode Diskretisasi Data terhadap Performa Diagnosis Penyakit Liver Berbasis K-Nearest Neighbor
Pembimbing 1: Mula'ab, S.Si., M.Kom.
Pembimbing 2: Iwan Santosa, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Akurasi adalah faktor terpenting yang harus dipertimbangkan dalam memilih metode klasifikasi data. Semakin tinggi akurasi suatu metode klasifikasi data, semakin layak metode tersebut diterapkan. Pada kasus diagnosis penyakit liver, metode k-Nearest Neighbor (KNN) menunjukkan akurasi yang tinggi. Di sisi lain, beberapa penelitian menunjukkan bahwa penerapan diskretisasi berbasis entropy sebagai metode preprocessing mampu meningkatkan akurasi klasifikasi data. Karenanya, dibangun sebuah hipotesis bahwa penerapan diskretisasi berbasis entropy juga mampu meningkatkan akurasi klasifikasi data pada kasus diagnosis penyakit liver. Dalam penelitian ini, diskretisasi berbasis entropy diterapkan sebagai metode preprocessing, sedangkan KNN digunakan sebagai metode klasifikasi. Klasifikasi dilakukan terhadap data set awal dan data set yang telah melalui proses diskretisasi berbasis entropy. Kemudian, akurasi yang dihasilkan oleh klasifikasi terhadap data set awal dibandingkan dengan akurasi yang dihasilkan oleh klasifikasi terhadap data set terdiskretisasi. Dari seluruh skenario uji coba yang telah dilakukan, terlihat bahwa akurasi klasifikasi pada data set terdiskretisasi lebih tinggi daripada akurasi klasifikasi pada data set awal. Hal ini terjadi pada seluruh nilai k yang diuji. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa penerapan diskretisasi berbasis entropy dapat meningkatkan akurasi diagnosis penyakit liver berbasis KNN. Peningkatan akurasi yang diperoleh berkisar antara 1,03% hingga 4,8%.
Abstrak (Clean): akurasi adalah faktor terpenting yang harus dipertimbangkan dalam memilih metode klasifikasi data semakin tinggi akurasi suatu metode klasifikasi data semakin layak metode tersebut diterapkan pada kasus diagnosis penyakit liver metode knearest neighbor knn menunjukkan akurasi yang tinggi di sisi lain beberapa penelitian menunjukkan bahwa penerapan diskretisasi berbasis entropy sebagai metode preprocessing mampu meningkatkan akurasi klasifikasi data karenanya dibangun sebuah hipotesis bahwa penerapan diskretisasi berbasis entropy juga mampu meningkatkan akurasi klasifikasi data pada kasus diagnosis penyakit liver dalam penelitian ini diskretisasi berbasis entropy diterapkan sebagai metode preprocessing sedangkan knn digunakan sebagai metode klasifikasi klasifikasi dilakukan terhadap data set awal dan data set yang telah melalui proses diskretisasi berbasis entropy kemudian akurasi yang dihasilkan oleh klasifikasi terhadap data set awal dibandingkan dengan akurasi yang dihasilkan oleh klasifikasi terhadap data set terdiskretisasi dari seluruh skenario uji coba yang telah dilakukan terlihat bahwa akurasi klasifikasi pada data set terdiskretisasi lebih tinggi daripada akurasi klasifikasi pada data set awal hal ini terjadi pada seluruh nilai k yang diuji oleh karena itu disimpulkan bahwa penerapan diskretisasi berbasis entropy dapat meningkatkan akurasi diagnosis penyakit liver berbasis knn peningkatan akurasi yang diperoleh berkisar antara hingga
Abstrak (Stopwords Removed): akurasi faktor terpenting harus dipertimbangkan memilih metode klasifikasi data semakin tinggi akurasi metode klasifikasi data semakin layak metode tersebut diterapkan kasus diagnosis penyakit liver metode knearest neighbor knn menunjukkan akurasi tinggi sisi lain beberapa penelitian menunjukkan penerapan diskretisasi berbasis entropy metode preprocessing mampu meningkatkan akurasi klasifikasi data karenanya dibangun hipotesis penerapan diskretisasi berbasis entropy mampu meningkatkan akurasi klasifikasi data kasus diagnosis penyakit liver penelitian diskretisasi berbasis entropy diterapkan metode preprocessing sedangkan knn digunakan metode klasifikasi klasifikasi dilakukan data set awal data set proses diskretisasi berbasis entropy akurasi dihasilkan klasifikasi data set awal dibandingkan akurasi dihasilkan klasifikasi data set terdiskretisasi seluruh skenario uji coba dilakukan terlihat akurasi klasifikasi data set terdiskretisasi lebih tinggi daripada akurasi klasifikasi data set awal terjadi seluruh nilai k diuji disimpulkan penerapan diskretisasi berbasis entropy dapat meningkatkan akurasi diagnosis penyakit liver berbasis knn peningkatan akurasi diperoleh berkisar antara hingga
Abstrak (Stemmed): akurasi faktor penting harus timbang pilih metode klasifikasi data makin tinggi akurasi metode klasifikasi data makin layak metode sebut terap kasus diagnosis sakit liver metode knearest neighbor knn tunjuk akurasi tinggi sisi lain beberapa teliti tunjuk terap diskretisasi bas entropy metode preprocessing mampu tingkat akurasi klasifikasi data karena bangun hipotesis terap diskretisasi bas entropy mampu tingkat akurasi klasifikasi data kasus diagnosis sakit liver teliti diskretisasi bas entropy terap metode preprocessing sedang knn guna metode klasifikasi klasifikasi laku data set awal data set proses diskretisasi bas entropy akurasi hasil klasifikasi data set awal banding akurasi hasil klasifikasi data set terdiskretisasi seluruh skenario uji coba laku lihat akurasi klasifikasi data set terdiskretisasi lebih tinggi daripada akurasi klasifikasi data set awal jadi seluruh nilai k uji simpul terap diskretisasi bas entropy dapat tingkat akurasi diagnosis sakit liver bas knn tingkat akurasi oleh kisar antara hingga
Abstrak (Corrected): auras factor panting harms timing pilch metope klasifikasi data making ting auras metope klasifikasi data making kayak metope debut trap ass diagnosis skit liver metope nearest neighbor inn tuneup auras ting sis lain beberapa elite tuneup trap diskretisasi was entropy metope reprocessing camp dingbat auras klasifikasi data arena bangui hypothesis trap diskretisasi was entropy camp dingbat auras klasifikasi data ass diagnosis skit liver elite diskretisasi was entropy trap metope reprocessing sedan inn gun metope klasifikasi klasifikasi lake data set away data set proves diskretisasi was entropy auras hail klasifikasi data set away banding auras hail klasifikasi data set terdiskretisasi seluruh scenario uni coma lake that auras klasifikasi data set terdiskretisasi leash ting daripada auras klasifikasi data set away jade seluruh nilgai k uni simple trap diskretisasi was entropy apart dingbat auras diagnosis skit liver was inn dingbat auras olen isar angara hinges
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'akurasi': 11, 'klasifikasi': 10, 'data': 10, 'metode': 7, 'bas': 6, 'set': 6, 'terap': 5, 'diskretisasi': 5, 'entropy': 5, 'tingkat': 4, 'tinggi': 3, 'diagnosis': 3, 'sakit': 3, 'liver': 3, 'knn': 3, 'awal': 3, 'makin': 2, 'kasus': 2, 'tunjuk': 2, 'teliti': 2, 'preprocessing': 2, 'mampu': 2, 'laku': 2, 'hasil': 2, 'terdiskretisasi': 2, 'seluruh': 2, 'uji': 2, 'faktor': 1, 'penting': 1, 'harus': 1, 'timbang': 1, 'pilih': 1, 'layak': 1, 'sebut': 1, 'knearest': 1, 'neighbor': 1, 'sisi': 1, 'lain': 1, 'beberapa': 1, 'karena': 1, 'bangun': 1, 'hipotesis': 1, 'sedang': 1, 'guna': 1, 'proses': 1, 'banding': 1, 'skenario': 1, 'coba': 1, 'lihat': 1, 'lebih': 1, 'daripada': 1, 'jadi': 1, 'nilai': 1, 'k': 1, 'simpul': 1, 'dapat': 1, 'oleh': 1, 'kisar': 1, 'antara': 1, 'hingga': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 25, 'of': 14, 'accuracy': 11, 'data': 10, 'classification': 10, 'that': 7, 'on': 7, 'method': 6, 'set': 6, 'it': 5, 'entropybased': 5, 'discretization': 5, 'was': 4, 'a': 3, 'to': 3, 'in': 3, 'liver': 3, 'disease': 3, 'diagnosis': 3, 'application': 3, 'as': 3, 'could': 3, 'increase': 3, 'initial': 3, 'by': 3, 'be': 2, 'higher': 2, 'applied': 2, 'case': 2, 'knn': 2, 'showed': 2, 'preprocessing': 2, 'resulted': 2, 'discretized': 2, 'from': 2, 'all': 2, 'most': 1, 'important': 1, 'factor': 1, 'must': 1, 'considered': 1, 'when': 1, 'choosing': 1, 'more': 1, 'appropriate': 1, 'knearest': 1, 'neighbor': 1, 'high': 1, 'other': 1, 'hand': 1, 'several': 1, 'researchs': 1, 'because': 1, 'is': 1, 'constructed': 1, 'hypothesis': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'while': 1, 'used': 1, 'did': 1, 'and': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'passed': 1, 'through': 1, 'process': 1, 'then': 1, 'compared': 1, 'experimental': 1, 'scenarios': 1, 'performed': 1, 'seemed': 1, 'than': 1, 'happened': 1, 'values': 1, 'k': 1, 'tested': 1, 'thus': 1, 'concluded': 1, 'knnbased': 1, 'increasing': 1, 'obtained': 1, 'ranged': 1})
-------------------------------------------
--- Data #856 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Hanifudin Sukri
Judul: DESAIN SISTEM E-VOTING PEMILIHAN REKTOR MENGGUNAKAN BLIND SIGNATURE
Pembimbing 1: Moh. Kautsar Sophan, S.Kom., M.M.
Pembimbing 2: Bain Khusnul Khotimah, S.T, M.Kom
Abstrak (Raw): Pemilihan Rektor merupakan agenda rutin yang dilaksanakan lima tahun sekali oleh Universitas Trunojoyo untuk menentukan Rektor periode berikutnya, pemilihan rektor saat ini masih dilakukan dengan cara manual, kendala yang dihadapi adalah terjadinya kecurangan dan tidak efisien. Pada penelitian ini dirancang protokol dan simulasi sistem e-voting pada pemilihan rektor. Fungsi-fungsi pada sistem ini disesuaikan dengan skema e-voting yang harus memenuhi beberapa kriteria, yaitu Eligibility, Unreusability, Anonymity, Accuracy, Fairness, Vote and Go, dan Public Verifiability. Protokol ini akan digunakan untuk sistem pendaftaran pemilih, validasi pemilih, sistem pemilihan, dan sistem perhitungan suara. Untuk menjaga kerahasiaan pilihan pemilih, sistem e-voting ini menggunakan algoritma blind signature. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem e-voting berbasis web yang menggunakan otentikasi finger print untuk mencegah terjadinya pemilihan kolektif. Hasil penelitian ini berdasarkan kusioner kepuasan pengguna yang disebar kepada responden dapat disimpulkan baik dan menunjukkan bahwa e-voting dapat mempercepat proses perhitungan suara dan meminimalisir kesalahan perhitungan yang dapat terjadi jika dilakukan secara manual oleh manusia.
Kata kunci: E-voting, fingerprint, web, pemilihan umum, blind signature.
Abstrak (Clean): pemilihan rektor merupakan agenda rutin yang dilaksanakan lima tahun sekali oleh universitas trunojoyo untuk menentukan rektor periode berikutnya pemilihan rektor saat ini masih dilakukan dengan cara manual kendala yang dihadapi adalah terjadinya kecurangan dan tidak efisien pada penelitian ini dirancang protokol dan simulasi sistem evoting pada pemilihan rektor fungsifungsi pada sistem ini disesuaikan dengan skema evoting yang harus memenuhi beberapa kriteria yaitu eligibility unreusability anonymity accuracy fairness vote and go dan public verifiability protokol ini akan digunakan untuk sistem pendaftaran pemilih validasi pemilih sistem pemilihan dan sistem perhitungan suara untuk menjaga kerahasiaan pilihan pemilih sistem evoting ini menggunakan algoritma blind signature hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem evoting berbasis web yang menggunakan otentikasi finger print untuk mencegah terjadinya pemilihan kolektif hasil penelitian ini berdasarkan kusioner kepuasan pengguna yang disebar kepada responden dapat disimpulkan baik dan menunjukkan bahwa evoting dapat mempercepat proses perhitungan suara dan meminimalisir kesalahan perhitungan yang dapat terjadi jika dilakukan secara manual oleh manusia kata kunci evoting fingerprint web pemilihan umum blind signature
Abstrak (Stopwords Removed): pemilihan rektor agenda rutin dilaksanakan lima tahun sekali universitas trunojoyo menentukan rektor periode berikutnya pemilihan rektor masih dilakukan cara manual kendala dihadapi terjadinya kecurangan efisien penelitian dirancang protokol simulasi sistem evoting pemilihan rektor fungsifungsi sistem disesuaikan skema evoting harus memenuhi beberapa kriteria eligibility unreusability anonymity accuracy fairness vote and go public verifiability protokol digunakan sistem pendaftaran pemilih validasi pemilih sistem pemilihan sistem perhitungan suara menjaga kerahasiaan pilihan pemilih sistem evoting menggunakan algoritma blind signature hasil penelitian sistem evoting berbasis web menggunakan otentikasi finger print mencegah terjadinya pemilihan kolektif hasil penelitian berdasarkan kusioner kepuasan pengguna disebar kepada responden dapat disimpulkan baik menunjukkan evoting dapat mempercepat proses perhitungan suara meminimalisir kesalahan perhitungan dapat terjadi jika dilakukan secara manual manusia kata kunci evoting fingerprint web pemilihan umum blind signature
Abstrak (Stemmed): pilih rektor agenda rutin laksana lima tahun sekali universitas trunojoyo tentu rektor periode ikut pilih rektor masih laku cara manual kendala hadap jadi curang efisien teliti rancang protokol simulasi sistem evoting pilih rektor fungsifungsi sistem sesuai skema evoting harus penuh beberapa kriteria eligibility unreusability anonymity accuracy fairness vote and go public verifiability protokol guna sistem daftar pilih validasi pilih sistem pilih sistem hitung suara jaga rahasia pilih pilih sistem evoting guna algoritma blind signature hasil teliti sistem evoting bas web guna otentikasi finger print cegah jadi pilih kolektif hasil teliti dasar kusioner puas guna sebar kepada responden dapat simpul baik tunjuk evoting dapat cepat proses hitung suara meminimalisir salah hitung dapat jadi jika laku cara manual manusia kata kunci evoting fingerprint web pilih umum blind signature
Abstrak (Corrected): pilch rector agenda ruin lasagna lima thun seal university trunojoyo tent rector period it pilch rector mash lake cara manual kendall hadar jade curing elision elite dancing protocol simulate sister voting pilch rector fungsifungsi sister sexual seems voting harms punch beberapa criteria eligibility unreliability anonymity accuracy fairness vote and go public verifiability protocol gun sister dafter pilch validate pilch sister pilch sister hiding sara saga aphasia pilch pilch sister voting gun algorithm blind signature hail elite sister voting was web gun otentikasi finger print yeah jade pilch kolektif hail elite dakar kusioner puts gun sear keypad responded apart simple back tuneup voting apart eat proves hiding sara meminimalisir salad hiding apart jade pika lake cara manual amnesia data bunch voting fingerprint web pilch mum blind signature
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pilih': 10, 'sistem': 7, 'evoting': 6, 'rektor': 4, 'guna': 4, 'jadi': 3, 'teliti': 3, 'hitung': 3, 'dapat': 3, 'laku': 2, 'cara': 2, 'manual': 2, 'protokol': 2, 'suara': 2, 'blind': 2, 'signature': 2, 'hasil': 2, 'web': 2, 'agenda': 1, 'rutin': 1, 'laksana': 1, 'lima': 1, 'tahun': 1, 'sekali': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'tentu': 1, 'periode': 1, 'ikut': 1, 'masih': 1, 'kendala': 1, 'hadap': 1, 'curang': 1, 'efisien': 1, 'rancang': 1, 'simulasi': 1, 'fungsifungsi': 1, 'sesuai': 1, 'skema': 1, 'harus': 1, 'penuh': 1, 'beberapa': 1, 'kriteria': 1, 'eligibility': 1, 'unreusability': 1, 'anonymity': 1, 'accuracy': 1, 'fairness': 1, 'vote': 1, 'and': 1, 'go': 1, 'public': 1, 'verifiability': 1, 'daftar': 1, 'validasi': 1, 'jaga': 1, 'rahasia': 1, 'algoritma': 1, 'bas': 1, 'otentikasi': 1, 'finger': 1, 'print': 1, 'cegah': 1, 'kolektif': 1, 'dasar': 1, 'kusioner': 1, 'puas': 1, 'sebar': 1, 'kepada': 1, 'responden': 1, 'simpul': 1, 'baik': 1, 'tunjuk': 1, 'cepat': 1, 'proses': 1, 'meminimalisir': 1, 'salah': 1, 'jika': 1, 'manusia': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'fingerprint': 1, 'umum': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'and': 7, 'evoting': 6, 'to': 5, 'of': 5, 'system': 5, 'rector': 4, 'election': 4, 'is': 4, 'a': 3, 'this': 3, 'on': 3, 'that': 3, 'can': 3, 'by': 2, 'done': 2, 'manually': 2, 'are': 2, 'study': 2, 'protocol': 2, 'systems': 2, 'vote': 2, 'be': 2, 'voter': 2, 'counting': 2, 'choice': 2, 'blind': 2, 'signature': 2, 'results': 2, 'fingerprint': 2, 'regular': 1, 'agenda': 1, 'carried': 1, 'every': 1, 'five': 1, 'years': 1, 'trunojoyo': 1, 'university': 1, 'determine': 1, 'next': 1, 'period': 1, 'still': 1, 'constraints': 1, 'fraud': 1, 'inefficient': 1, 'in': 1, 'designed': 1, 'simulated': 1, 'functions': 1, 'adapted': 1, 'scheme': 1, 'must': 1, 'meet': 1, 'several': 1, 'criteria': 1, 'ie': 1, 'eligibility': 1, 'unreusability': 1, 'anonymity': 1, 'accuracy': 1, 'fairness': 1, 'go': 1, 'public': 1, 'verifiability': 1, 'will': 1, 'used': 1, 'for': 1, 'registration': 1, 'validation': 1, 'voters': 1, 'maintaining': 1, 'confidentiality': 1, 'uses': 1, 'algorithm': 1, 'an': 1, 'using': 1, 'webbased': 1, 'authentication': 1, 'prevent': 1, 'collective': 1, 'based': 1, 'user': 1, 'satisfaction': 1, 'questionnaire': 1, 'were': 1, 'distributed': 1, 'respondents': 1, 'concluded': 1, 'well': 1, 'shows': 1, 'speed': 1, 'up': 1, 'process': 1, 'minimize': 1, 'errors': 1, 'occur': 1, 'if': 1, 'calculation': 1, 'humans': 1, 'keywords': 1, 'web': 1, 'elections': 1})
-------------------------------------------
--- Data #857 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ahmad Afwan Arin
Judul: SIMULASI LAMPU LALU LINTAS PADA SEBUAH PERSIMPANGAN JALAN DENGAN MEMANFAATKAN CITRA CCTV MENGGUNAKAN GABOR FILTER DAN FUZZY LOGIC
Pembimbing 1: Dr. Indah Agustien S, S.Kom, M.Kom.
Pembimbing 2: Bain Khusnul Khotimah, ST.,M.Kom.
Abstrak (Raw): Kemacetan lalu lintas merupakan masalah yang hampir terjadi diseluruh negara. Muncul masalah baru dalam penentuan lama nyala lampu lalu lintas. CCTV merupakan peralatan monitoring yang cukup popular akhir-akhir ini. Akan tetapi, kegunaan CCTV sebatas monitoring secara manual. Tidak ada proses otomatisasi pengaturan lalu lintas berdasarkan gambar yang dihasilkan CCTV. Dibutuhkan sistem yang memanfaatkan gambar yang diambil menggunakan CCTV pada persimpangan jalan untuk mengatur lalu lintas. Dalam proses pengenalan obyek pada citra CCTV terdapat 2 tahap utama dalam simulasi lalu lintas, yaitu identifikasi keadaan jalan dengan metode gabor filter untuk mengetahui kepadatan jalan dilanjutkan dengan penentuan cycle time menggunakan Metode Mamdani dengan variabel fuzzy keadaan jalan, waktu, dan hari. Pada uji coba skenario 1 dengan variabel waktu pukul 06.00, variabel hari senin, dan variabel keadaan jalan 400. Dengan dengan cycle time pendek [0-15] menghasilkan nyala lampu 10 detik. Artinya tingkat keramaian pada mencapai 66,7%. Pada uji coba skenario 2 menggunakan variabel waktu pukul 09.41.45, variabel hari selasa, dan variabel keadaan jalan 488. Dengan cycle time pendek [0-15] menghasilkan nyala lampu 11 detik. Artinya tingkat keramaian mencapai 73,3%.
Abstrak (Clean): kemacetan lalu lintas merupakan masalah yang hampir terjadi diseluruh negara muncul masalah baru dalam penentuan lama nyala lampu lalu lintas cctv merupakan peralatan monitoring yang cukup popular akhirakhir ini akan tetapi kegunaan cctv sebatas monitoring secara manual tidak ada proses otomatisasi pengaturan lalu lintas berdasarkan gambar yang dihasilkan cctv dibutuhkan sistem yang memanfaatkan gambar yang diambil menggunakan cctv pada persimpangan jalan untuk mengatur lalu lintas dalam proses pengenalan obyek pada citra cctv terdapat tahap utama dalam simulasi lalu lintas yaitu identifikasi keadaan jalan dengan metode gabor filter untuk mengetahui kepadatan jalan dilanjutkan dengan penentuan cycle time menggunakan metode mamdani dengan variabel fuzzy keadaan jalan waktu dan hari pada uji coba skenario dengan variabel waktu pukul variabel hari senin dan variabel keadaan jalan dengan dengan cycle time pendek menghasilkan nyala lampu detik artinya tingkat keramaian pada mencapai pada uji coba skenario menggunakan variabel waktu pukul variabel hari selasa dan variabel keadaan jalan dengan cycle time pendek menghasilkan nyala lampu detik artinya tingkat keramaian mencapai
Abstrak (Stopwords Removed): kemacetan lalu lintas masalah hampir terjadi diseluruh negara muncul masalah baru penentuan lama nyala lampu lalu lintas cctv peralatan monitoring cukup popular akhirakhir kegunaan cctv sebatas monitoring secara manual ada proses otomatisasi pengaturan lalu lintas berdasarkan gambar dihasilkan cctv dibutuhkan sistem memanfaatkan gambar diambil menggunakan cctv persimpangan jalan mengatur lalu lintas proses pengenalan obyek citra cctv terdapat tahap utama simulasi lalu lintas identifikasi keadaan jalan metode gabor filter mengetahui kepadatan jalan dilanjutkan penentuan cycle time menggunakan metode mamdani variabel fuzzy keadaan jalan waktu hari uji coba skenario variabel waktu pukul variabel hari senin variabel keadaan jalan cycle time pendek menghasilkan nyala lampu detik artinya tingkat keramaian mencapai uji coba skenario menggunakan variabel waktu pukul variabel hari selasa variabel keadaan jalan cycle time pendek menghasilkan nyala lampu detik artinya tingkat keramaian mencapai
Abstrak (Stemmed): macet lalu lintas masalah hampir jadi seluruh negara muncul masalah baru tentu lama nyala lampu lalu lintas cctv alat monitoring cukup popular akhirakhir guna cctv batas monitoring cara manual ada proses otomatisasi atur lalu lintas dasar gambar hasil cctv butuh sistem manfaat gambar ambil guna cctv simpang jalan atur lalu lintas proses kenal obyek citra cctv dapat tahap utama simulasi lalu lintas identifikasi ada jalan metode gabor filter tahu padat jalan lanjut tentu cycle time guna metode mamdani variabel fuzzy ada jalan waktu hari uji coba skenario variabel waktu pukul variabel hari senin variabel ada jalan cycle time pendek hasil nyala lampu detik arti tingkat ramai capai uji coba skenario guna variabel waktu pukul variabel hari selasa variabel ada jalan cycle time pendek hasil nyala lampu detik arti tingkat ramai capai
Abstrak (Corrected): mace lulu lint's marsala hamper jade seluruh megara munch marsala bar tent lama nyala lamp lulu lint's cut flat monitoring cutup popular akhirakhir gun cut bats monitoring cara manual ada proves otomatisasi amur lulu lint's dakar sambar hail cut butch sister manat sambar ambit gun cut sipping alan amur lulu lint's proves penal obey citral cut apart that mama simulate lulu lint's identifikasi ada alan metope labor filter tau sadat alan layout tent cycle time gun metope madman variable fuzzy ada alan want hard uni coma scenario variable want pull variable hard lenin variable ada alan cycle time pended hail nyala lamp devil art dingbat rama capri uni coma scenario gun variable want pull variable hard sells variable ada alan cycle time pended hail nyala lamp devil art dingbat rama capri
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'variabel': 7, 'jalan': 6, 'lalu': 5, 'lintas': 5, 'cctv': 5, 'ada': 5, 'guna': 4, 'nyala': 3, 'lampu': 3, 'hasil': 3, 'cycle': 3, 'time': 3, 'waktu': 3, 'hari': 3, 'masalah': 2, 'tentu': 2, 'monitoring': 2, 'proses': 2, 'atur': 2, 'gambar': 2, 'metode': 2, 'uji': 2, 'coba': 2, 'skenario': 2, 'pukul': 2, 'pendek': 2, 'detik': 2, 'arti': 2, 'tingkat': 2, 'ramai': 2, 'capai': 2, 'macet': 1, 'hampir': 1, 'jadi': 1, 'seluruh': 1, 'negara': 1, 'muncul': 1, 'baru': 1, 'lama': 1, 'alat': 1, 'cukup': 1, 'popular': 1, 'akhirakhir': 1, 'batas': 1, 'cara': 1, 'manual': 1, 'otomatisasi': 1, 'dasar': 1, 'butuh': 1, 'sistem': 1, 'manfaat': 1, 'ambil': 1, 'simpang': 1, 'kenal': 1, 'obyek': 1, 'citra': 1, 'dapat': 1, 'tahap': 1, 'utama': 1, 'simulasi': 1, 'identifikasi': 1, 'gabor': 1, 'filter': 1, 'tahu': 1, 'padat': 1, 'lanjut': 1, 'mamdani': 1, 'fuzzy': 1, 'senin': 1, 'selasa': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 11, 'in': 6, 'time': 6, 'traffic': 5, 'cctv': 5, 'variable': 5, 'a': 4, 'at': 4, 'with': 4, 'road': 4, 'is': 3, 'that': 3, 'lights': 3, 'using': 3, 'cycle': 3, 'and': 3, 'determination': 2, 'monitoring': 2, 'there': 2, 'process': 2, 'images': 2, 'by': 2, 'it': 2, 'to': 2, 'state': 2, 'method': 2, 'conditions': 2, 'test': 2, 'scenario': 2, 'variables': 2, 'short': 2, 'generating': 2, 'seconds': 2, 'reached': 2, 'crowd': 2, 'congestion': 1, 'problem': 1, 'occurs': 1, 'almost': 1, 'throughout': 1, 'country': 1, 'new': 1, 'problems': 1, 'arise': 1, 'long': 1, 'equipment': 1, 'which': 1, 'quite': 1, 'popular': 1, 'these': 1, 'days': 1, 'however': 1, 'extent': 1, 'usefulness': 1, 'manually': 1, 'no': 1, 'control': 1, 'automation': 1, 'produced': 1, 'takes': 1, 'system': 1, 'utilizes': 1, 'captured': 1, 'intersection': 1, 'regulate': 1, 'object': 1, 'recognition': 1, 'image': 1, 'are': 1, 'major': 1, 'stages': 1, 'simulation': 1, 'namely': 1, 'identification': 1, 'gabor': 1, 'filter': 1, 'determine': 1, 'density': 1, 'followed': 1, 'mamdani': 1, 'fuzzy': 1, 'day': 1, 'monday': 1, 'meaning': 1, 'rate': 1, 'second': 1, 'tuesday': 1, 'means': 1, 'level': 1})
-------------------------------------------
--- Data #858 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Yanuari Dwi Prianto
Judul: Implementasi Jena dan SPARQL untuk Optimalisasi Pencarian pada Semantik Web
Pembimbing 1: Fika Hastarita R, ST., M.Eng
Pembimbing 2: Iwan Santosa, ST., MT
Abstrak (Raw): Search engine saat ini menggunakan mekanisme temu balik informasi dengan hasil yang belum optimal, dikarenakan proses pencarian dilakukan dengan mencocokkan query dengan kata pada konten, serta pembobotan tanpa memperhitungkan relasinya, juga proses pencarian klasik memakai acuan dokumen hypertext yang tidak terstruktur dan masih berupa bahasa alami. Beberapa permasalahan tersebut menyebabkan proses pencarian tidak akurat sesuai dengan kata kunci yang dimasukkan. Untuk menjawab permasalahan tersebut telah dikembangkan sebuah sistem yang disebut web semantik. Pada mekanisme web semantik, proses pencariannya menggunakan dokumen yang sudah terstruktur dan memiliki kemampuan untuk memberikan pengetahuan kepada mesin yaitu Resource Description Framework (RDF). Pada penelitian ini telah dibuat sebuah prototype mesin pencari berbasis web semantik. Teknologi web semantik yang digunakan pada penelitian ini berfokus pada pembuatan dokumen RDF untuk mendeskripsikan metadata menjadi sebuah resource yang memiliki susunan semantik (subjek-predikat-objek) dan menggunakan SPARQL yang mengambil modul ARQ pada Jena Library untuk mekanisme pencariannya. Penelitian ini telah menghasilkan dokumen RDF dari domain detikinet.com sebagai sumber pencarian yang valid sesuai struktur RDF dan standarisasi dokumen RDF dari W3C, juga menghasilkan prototype mesin pencari dengan optimalisasi Jena dan SPARQL yang menghasilkan nilai rata-rata precission 0.52, recall 0.63, f-measure 0.53.
Abstrak (Clean): search engine saat ini menggunakan mekanisme temu balik informasi dengan hasil yang belum optimal dikarenakan proses pencarian dilakukan dengan mencocokkan query dengan kata pada konten serta pembobotan tanpa memperhitungkan relasinya juga proses pencarian klasik memakai acuan dokumen hypertext yang tidak terstruktur dan masih berupa bahasa alami beberapa permasalahan tersebut menyebabkan proses pencarian tidak akurat sesuai dengan kata kunci yang dimasukkan untuk menjawab permasalahan tersebut telah dikembangkan sebuah sistem yang disebut web semantik pada mekanisme web semantik proses pencariannya menggunakan dokumen yang sudah terstruktur dan memiliki kemampuan untuk memberikan pengetahuan kepada mesin yaitu resource description framework rdf pada penelitian ini telah dibuat sebuah prototype mesin pencari berbasis web semantik teknologi web semantik yang digunakan pada penelitian ini berfokus pada pembuatan dokumen rdf untuk mendeskripsikan metadata menjadi sebuah resource yang memiliki susunan semantik subjekpredikatobjek dan menggunakan sparql yang mengambil modul arq pada jena library untuk mekanisme pencariannya penelitian ini telah menghasilkan dokumen rdf dari domain detikinetcom sebagai sumber pencarian yang valid sesuai struktur rdf dan standarisasi dokumen rdf dari wc juga menghasilkan prototype mesin pencari dengan optimalisasi jena dan sparql yang menghasilkan nilai ratarata precission recall fmeasure
Abstrak (Stopwords Removed): search engine menggunakan mekanisme temu balik informasi hasil belum optimal dikarenakan proses pencarian dilakukan mencocokkan query kata konten pembobotan memperhitungkan relasinya proses pencarian klasik memakai acuan dokumen hypertext terstruktur masih berupa bahasa alami beberapa permasalahan tersebut menyebabkan proses pencarian akurat sesuai kata kunci dimasukkan menjawab permasalahan tersebut dikembangkan sistem disebut web semantik mekanisme web semantik proses pencariannya menggunakan dokumen sudah terstruktur memiliki kemampuan memberikan pengetahuan kepada mesin resource description framework rdf penelitian dibuat prototype mesin pencari berbasis web semantik teknologi web semantik digunakan penelitian berfokus pembuatan dokumen rdf mendeskripsikan metadata menjadi resource memiliki susunan semantik subjekpredikatobjek menggunakan sparql mengambil modul arq jena library mekanisme pencariannya penelitian menghasilkan dokumen rdf domain detikinetcom sumber pencarian valid sesuai struktur rdf standarisasi dokumen rdf wc menghasilkan prototype mesin pencari optimalisasi jena sparql menghasilkan nilai ratarata precission recall fmeasure
Abstrak (Stemmed): search engine guna mekanisme temu balik informasi hasil belum optimal karena proses cari laku cocok query kata konten bobot hitung relasi proses cari klasik pakai acu dokumen hypertext struktur masih upa bahasa alami beberapa masalah sebut sebab proses cari akurat sesuai kata kunci masuk jawab masalah sebut kembang sistem sebut web semantik mekanisme web semantik proses cari guna dokumen sudah struktur milik mampu beri tahu kepada mesin resource description framework rdf teliti buat prototype mesin cari bas web semantik teknologi web semantik guna teliti fokus buat dokumen rdf deskripsi metadata jadi resource milik susun semantik subjekpredikatobjek guna sparql ambil modul arq jena library mekanisme cari teliti hasil dokumen rdf domain detikinetcom sumber cari valid sesuai struktur rdf standar dokumen rdf wc hasil prototype mesin cari optimalisasi jena sparql hasil nilai ratarata precission recall fmeasure
Abstrak (Corrected): search engine gun melanism temp balk informant hail begum optimal arena proves care lake cook query data gotten robot hiding release proves care flask sakai act document hypertext structure mash up bahama salami beberapa marsala debut kebab proves care aura sexual data bunch mask nawab marsala debut embank sister debut web semantic melanism web semantic proves care gun document judah structure milk camp bert tau keypad resin resource description framework ref elite but prototype resin care was web semantic teknologi web semantic gun elite focus but document ref deskripsi metadata jade resource milk susan semantic subjekpredikatobjek gun spare ambit model are jena library melanism care elite hail document ref domain detikinetcom number care valid sexual structure ref standard document ref we hail prototype resin care optimalisasi jena spare hail nilgai ratarata precision recall measure
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'cari': 8, 'dokumen': 5, 'semantik': 5, 'rdf': 5, 'guna': 4, 'hasil': 4, 'proses': 4, 'web': 4, 'mekanisme': 3, 'struktur': 3, 'sebut': 3, 'mesin': 3, 'teliti': 3, 'kata': 2, 'masalah': 2, 'sesuai': 2, 'milik': 2, 'resource': 2, 'buat': 2, 'prototype': 2, 'sparql': 2, 'jena': 2, 'search': 1, 'engine': 1, 'temu': 1, 'balik': 1, 'informasi': 1, 'belum': 1, 'optimal': 1, 'karena': 1, 'laku': 1, 'cocok': 1, 'query': 1, 'konten': 1, 'bobot': 1, 'hitung': 1, 'relasi': 1, 'klasik': 1, 'pakai': 1, 'acu': 1, 'hypertext': 1, 'masih': 1, 'upa': 1, 'bahasa': 1, 'alami': 1, 'beberapa': 1, 'sebab': 1, 'akurat': 1, 'kunci': 1, 'masuk': 1, 'jawab': 1, 'kembang': 1, 'sistem': 1, 'sudah': 1, 'mampu': 1, 'beri': 1, 'tahu': 1, 'kepada': 1, 'description': 1, 'framework': 1, 'bas': 1, 'teknologi': 1, 'fokus': 1, 'deskripsi': 1, 'metadata': 1, 'jadi': 1, 'susun': 1, 'subjekpredikatobjek': 1, 'ambil': 1, 'modul': 1, 'arq': 1, 'library': 1, 'domain': 1, 'detikinetcom': 1, 'sumber': 1, 'valid': 1, 'standar': 1, 'wc': 1, 'optimalisasi': 1, 'nilai': 1, 'ratarata': 1, 'precission': 1, 'recall': 1, 'fmeasure': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'search': 9, 'a': 9, 'of': 6, 'and': 6, 'to': 6, 'is': 5, 'has': 5, 'semantic': 5, 'rdf': 5, 'process': 4, 'that': 4, 'web': 4, 'mechanism': 3, 'with': 3, 'on': 3, 'as': 3, 'using': 3, 'document': 3, 'in': 3, 'this': 3, 'documents': 2, 'structured': 2, 'these': 2, 'problems': 2, 'resource': 2, 'research': 2, 'prototype': 2, 'engine': 2, 'structure': 2, 'sparql': 2, 'which': 2, 'jena': 2, 'engines': 1, 'today': 1, 'use': 1, 'information': 1, 'retrieval': 1, 'unoptimal': 1, 'results': 1, 'because': 1, 'done': 1, 'by': 1, 'matching': 1, 'query': 1, 'word': 1, 'content': 1, 'well': 1, 'weighting': 1, 'regardless': 1, 'their': 1, 'relationships': 1, 'classical': 1, 'reference': 1, 'hypertext': 1, 'are': 1, 'not': 1, 'still': 1, 'natural': 1, 'language': 1, 'some': 1, 'lead': 1, 'inaccurate': 1, 'according': 1, 'keywords': 1, 'entered': 1, 'answer': 1, 'developed': 1, 'system': 1, 'called': 1, 'ability': 1, 'impart': 1, 'knowledge': 1, 'machine': 1, 'description': 1, 'framework': 1, 'made': 1, 'based': 1, 'technology': 1, 'used': 1, 'study': 1, 'focused': 1, 'manufacture': 1, 'describe': 1, 'metadata': 1, 'into': 1, 'subjectpredicateobject': 1, 'take': 1, 'modules': 1, 'arq': 1, 'library': 1, 'for': 1, 'its': 1, 'produced': 1, 'source': 1, 'domain': 1, 'detikinetcom': 1, 'valid': 1, 'corresponding': 1, 'wc': 1, 'standardization': 1, 'also': 1, 'produce': 1, 'optimization': 1, 'produces': 1, 'an': 1, 'average': 1, 'value': 1, 'precission': 1, 'recall': 1, 'f': 1, 'measure': 1})
-------------------------------------------
--- Data #859 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: LEILY AULA RAHMAWATI
Judul: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN REKOMENDASI JURUSAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE AHP DAN SAW
Pembimbing 1: FIKA HASTARITA RACHMAN,S.T., M.Eng.
Pembimbing 2: BAIN KHUSNUL KHOTIMAH, S.T., M.Kom.
Abstrak (Raw): Beragam jurusan yang ada pada SMKN 1 Buduran Sidoarjo yaitu jasa boga, busana butik, akomodasi perhotelan serta kecantikan rambut, seringkali membuat kesulitan calon siswa untuk memilih jurusan yang sesuai dengan bakat minatnya. Akibatnya tidak sedikit dari mereka yang kurang mampu mengikuti pelajaran. Sedangkan kriteria yang dibutuhkan antara lain penampilan, komunikasi, pengetahuan umum dan bakat minat. Sehingga dibutuhkan suatu sistem pendukung keputusan yang mampu menghitung perhitungan nilai, kemampuan, serta minat yang dimiliki siswa untuk membantu menentukan jurusan yang tepat. Penelitian ini mengimplementasikan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW). Metode AHP dapat menyelesaikan keputusan yang kompleks dengan struktur alternatif ke dalam kerangka hierarki. Hierarki didefinisikan sebagai suatu representasi dari sebuah permasalahan yang komplekdalam suatu struktur multi level dimana level pertama adalah tujuan (goal), yang diikuti level faktor, kriteria (atributes), subkriteria (sub-atributes) dan alternatif. Sedangkan metode SAW dikenal dengan metode penjumlahan terbobot. Konsep dasar metode SAW adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatifpada semua atribut. Sistem ini dapat membantu calon peserta didik dalam merekomendasikan jurusan yang sesuai dengan kemampuan dan minat siswa dengan tingkat kesesuaian 85%.
Kata kunci : sistem pendukung keputusan, AHP, SAW, rekomendasi jurusan
Abstrak (Clean): beragam jurusan yang ada pada smkn buduran sidoarjo yaitu jasa boga busana butik akomodasi perhotelan serta kecantikan rambut seringkali membuat kesulitan calon siswa untuk memilih jurusan yang sesuai dengan bakat minatnya akibatnya tidak sedikit dari mereka yang kurang mampu mengikuti pelajaran sedangkan kriteria yang dibutuhkan antara lain penampilan komunikasi pengetahuan umum dan bakat minat sehingga dibutuhkan suatu sistem pendukung keputusan yang mampu menghitung perhitungan nilai kemampuan serta minat yang dimiliki siswa untuk membantu menentukan jurusan yang tepat penelitian ini mengimplementasikan metode analytical hierarchy process ahp dan simple additive weighting saw metode ahp dapat menyelesaikan keputusan yang kompleks dengan struktur alternatif ke dalam kerangka hierarki hierarki didefinisikan sebagai suatu representasi dari sebuah permasalahan yang komplekdalam suatu struktur multi level dimana level pertama adalah tujuan goal yang diikuti level faktor kriteria atributes subkriteria subatributes dan alternatif sedangkan metode saw dikenal dengan metode penjumlahan terbobot konsep dasar metode saw adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatifpada semua atribut sistem ini dapat membantu calon peserta didik dalam merekomendasikan jurusan yang sesuai dengan kemampuan dan minat siswa dengan tingkat kesesuaian kata kunci sistem pendukung keputusan ahp saw rekomendasi jurusan
Abstrak (Stopwords Removed): beragam jurusan ada smkn buduran sidoarjo jasa boga busana butik akomodasi perhotelan kecantikan rambut seringkali membuat kesulitan calon siswa memilih jurusan sesuai bakat minatnya akibatnya sedikit mereka kurang mampu mengikuti pelajaran sedangkan kriteria dibutuhkan antara lain penampilan komunikasi pengetahuan umum bakat minat dibutuhkan sistem pendukung keputusan mampu menghitung perhitungan nilai kemampuan minat dimiliki siswa membantu menentukan jurusan tepat penelitian mengimplementasikan metode analytical hierarchy process ahp simple additive weighting saw metode ahp dapat menyelesaikan keputusan kompleks struktur alternatif kerangka hierarki hierarki didefinisikan representasi permasalahan komplekdalam struktur multi level dimana level pertama tujuan goal diikuti level faktor kriteria atributes subkriteria subatributes alternatif sedangkan metode saw dikenal metode penjumlahan terbobot konsep dasar metode saw mencari penjumlahan terbobot rating kinerja setiap alternatifpada semua atribut sistem dapat membantu calon peserta didik merekomendasikan jurusan sesuai kemampuan minat siswa tingkat kesesuaian kata kunci sistem pendukung keputusan ahp saw rekomendasi jurusan
Abstrak (Stemmed): agam jurus ada smkn budur sidoarjo jasa boga busana butik akomodasi hotel cantik rambut seringkali buat sulit calon siswa pilih jurus sesuai bakat minat akibat sedikit mereka kurang mampu ikut ajar sedang kriteria butuh antara lain tampil komunikasi tahu umum bakat minat butuh sistem dukung putus mampu hitung hitung nilai mampu minat milik siswa bantu tentu jurus tepat teliti implementasi metode analytical hierarchy process ahp simple additive weighting saw metode ahp dapat selesai putus kompleks struktur alternatif kerangka hierarki hierarki definisi representasi masalah komplekdalam struktur multi level mana level pertama tuju goal ikut level faktor kriteria atributes subkriteria subatributes alternatif sedang metode saw kenal metode jumlah bobot konsep dasar metode saw cari jumlah bobot rating kerja tiap alternatifpada semua atribut sistem dapat bantu calon serta didik rekomendasi jurus sesuai mampu minat siswa tingkat sesuai kata kunci sistem dukung putus ahp saw rekomendasi jurus
Abstrak (Corrected): adam gurus ada man buddy sidoarjo casa yoga susana batik akomodasi hotel cant rabbit seringkali but suit salon visa pilch gurus sexual bakst mint akbar sedikit merely during camp it ajar sedan criteria butch angara lain tamil komunikasi tau mum bakst mint butch sister during puts camp hiding hiding nilgai camp mint milk visa bantu tent gurus teat elite implements metope analytical hierarchy process ah simple additive weighting saw metope ah apart seesaw puts kopeks structure alternative kerangka hierarch hierarch definite represents marsala komplekdalam structure mufti level mana level pertain juju goal it level factor criteria attributes subkriteria subatributes alternative sedan metope saw penal metope mullah robot onset dakar metope saw care mullah robot rating era tip alternatifpada sea tribute sister apart bantu salon sorta did rekomendasi gurus sexual camp mint visa dingbat sexual data bunch sister during puts ah saw rekomendasi gurus
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jurus': 5, 'metode': 5, 'minat': 4, 'mampu': 4, 'saw': 4, 'siswa': 3, 'sesuai': 3, 'sistem': 3, 'putus': 3, 'ahp': 3, 'level': 3, 'calon': 2, 'bakat': 2, 'ikut': 2, 'sedang': 2, 'kriteria': 2, 'butuh': 2, 'dukung': 2, 'hitung': 2, 'bantu': 2, 'dapat': 2, 'struktur': 2, 'alternatif': 2, 'hierarki': 2, 'jumlah': 2, 'bobot': 2, 'rekomendasi': 2, 'agam': 1, 'ada': 1, 'smkn': 1, 'budur': 1, 'sidoarjo': 1, 'jasa': 1, 'boga': 1, 'busana': 1, 'butik': 1, 'akomodasi': 1, 'hotel': 1, 'cantik': 1, 'rambut': 1, 'seringkali': 1, 'buat': 1, 'sulit': 1, 'pilih': 1, 'akibat': 1, 'sedikit': 1, 'mereka': 1, 'kurang': 1, 'ajar': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'tampil': 1, 'komunikasi': 1, 'tahu': 1, 'umum': 1, 'nilai': 1, 'milik': 1, 'tentu': 1, 'tepat': 1, 'teliti': 1, 'implementasi': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'simple': 1, 'additive': 1, 'weighting': 1, 'selesai': 1, 'kompleks': 1, 'kerangka': 1, 'definisi': 1, 'representasi': 1, 'masalah': 1, 'komplekdalam': 1, 'multi': 1, 'mana': 1, 'pertama': 1, 'tuju': 1, 'goal': 1, 'faktor': 1, 'atributes': 1, 'subkriteria': 1, 'subatributes': 1, 'kenal': 1, 'konsep': 1, 'dasar': 1, 'cari': 1, 'rating': 1, 'kerja': 1, 'tiap': 1, 'alternatifpada': 1, 'semua': 1, 'atribut': 1, 'serta': 1, 'didik': 1, 'tingkat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 9, 'and': 7, 'of': 6, 'that': 6, 'a': 5, 'course': 4, 'interest': 4, 'in': 3, 'pupils': 3, 'to': 3, 'which': 3, 'matches': 3, 'their': 3, 'them': 3, 'with': 3, 'system': 3, 'hierarchy': 3, 'ahp': 3, 'level': 3, 'lot': 2, 'talent': 2, 'support': 2, 'ability': 2, 'help': 2, 'this': 2, 'saw': 2, 'decision': 2, 'alternative': 2, 'structure': 2, 'into': 2, 'abstract': 1, 'available': 1, 'smkn': 1, 'budur': 1, 'sidoarjo': 1, 'ie': 1, 'food': 1, 'services': 1, 'clothing': 1, 'boutiques': 1, 'design': 1, 'hairstyling': 1, 'hospitality': 1, 'accommodation': 1, 'often': 1, 'make': 1, 'hard': 1, 'decide': 1, 'consequently': 1, 'had': 1, 'difficulty': 1, 'lesson': 1, 'taught': 1, 'class': 1, 'while': 1, 'criteria': 1, 'needed': 1, 'are': 1, 'appearance': 1, 'communication': 1, 'skills': 1, 'general': 1, 'knowledge': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'took': 1, 'capable': 1, 'compute': 1, 'score': 1, 'deciding': 1, 'well': 1, 'research': 1, 'implemented': 1, 'method': 1, 'analytical': 1, 'process': 1, 'simple': 1, 'additive': 1, 'weighting': 1, 'methode': 1, 'can': 1, 'solved': 1, 'complec': 1, 'as': 1, 'representative': 1, 'complex': 1, 'problem': 1, 'multilevel': 1, 'where': 1, 'firs': 1, 'is': 1, 'goal': 1, 'then': 1, 'factor': 1, 'atributes': 1, 'subatributes': 1, 'could': 1, 'recommending': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'concordance': 1, 'keyword': 1, 'majors': 1, 'recommendation': 1})
-------------------------------------------
--- Data #860 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Maulidiah Purnamasari
Judul: PENGENALAN WAJAH MENGGUNAKAN EKSTRAKSI FITUR DIAGONAL PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (DIAPCA)
Pembimbing 1: Rima Tri Wahyuningrum,S.T.,M.T.
Pembimbing 2: Fitri Damayanti,S.Kom.,M.Kom.
Abstrak (Raw): Pada umumnya kemajuan teknologi untuk mendeteksi wajah bukanlah hal yang baru lagi. Pengenalan wajah merupakan bagian dari pattern recognition. Salah satu bentuk penerapan pengenalan wajah ini yaitu membedakan wajah antar satu orang dengan yang lain.Pada penelitian ini akan dibuat sistem pengenalan wajah menggunakan ekstraksi fitur Diagonal Principal Component Analysis (DiaPCA) untuk menentukan karakteristik dari wajah. Setelah itu dilakukan pengukuran kemiripan antara data pelatihan (training) dan data uji coba (testing) menggunakan metode klasifikasi Euclidean Distance. Melalui proses citra wajah ini dapat diketahui identitas dari seseorang. Alasan menggunakan ekstraksi fitur DiaPCA pada tugas akhir ini karena DiaPCA mengubah citra wajah asli menjadi citra wajah diagonal dengan memadukan informasi dari baris dan kolom pada citra asli untuk menemukan beberapa blok yang berguna atau struktur informasi yang diakui oleh citra asli, misalnya struktur daerah mata, hidung dan lain-lain. Dari ujicoba aplikasi menggunakan klasifikasi Euclidean Distance diperoleh akurasi pengenalan terbaik pada basis data ORL, YALE dan BERN masing-masing 94,16%, 92%, dan 94,06%. Ketiganya berada pada skenario Terurut D.
Kata kunci : Diagonal Principal Component Analysis (DiaPCA), pengenalan wajah, Euclidean Distance.
Abstrak (Clean): pada umumnya kemajuan teknologi untuk mendeteksi wajah bukanlah hal yang baru lagi pengenalan wajah merupakan bagian dari pattern recognition salah satu bentuk penerapan pengenalan wajah ini yaitu membedakan wajah antar satu orang dengan yang lainpada penelitian ini akan dibuat sistem pengenalan wajah menggunakan ekstraksi fitur diagonal principal component analysis diapca untuk menentukan karakteristik dari wajah setelah itu dilakukan pengukuran kemiripan antara data pelatihan training dan data uji coba testing menggunakan metode klasifikasi euclidean distance melalui proses citra wajah ini dapat diketahui identitas dari seseorang alasan menggunakan ekstraksi fitur diapca pada tugas akhir ini karena diapca mengubah citra wajah asli menjadi citra wajah diagonal dengan memadukan informasi dari baris dan kolom pada citra asli untuk menemukan beberapa blok yang berguna atau struktur informasi yang diakui oleh citra asli misalnya struktur daerah mata hidung dan lainlain dari ujicoba aplikasi menggunakan klasifikasi euclidean distance diperoleh akurasi pengenalan terbaik pada basis data orl yale dan bern masingmasing dan ketiganya berada pada skenario terurut d kata kunci diagonal principal component analysis diapca pengenalan wajah euclidean distance
Abstrak (Stopwords Removed): umumnya kemajuan teknologi mendeteksi wajah bukanlah baru lagi pengenalan wajah bagian pattern recognition salah satu bentuk penerapan pengenalan wajah membedakan wajah antar satu orang lainpada penelitian dibuat sistem pengenalan wajah menggunakan ekstraksi fitur diagonal principal component analysis diapca menentukan karakteristik wajah dilakukan pengukuran kemiripan antara data pelatihan training data uji coba testing menggunakan metode klasifikasi euclidean distance proses citra wajah dapat diketahui identitas seseorang alasan menggunakan ekstraksi fitur diapca tugas akhir diapca mengubah citra wajah asli menjadi citra wajah diagonal memadukan informasi baris kolom citra asli menemukan beberapa blok berguna struktur informasi diakui citra asli misalnya struktur daerah mata hidung lainlain ujicoba aplikasi menggunakan klasifikasi euclidean distance diperoleh akurasi pengenalan terbaik basis data orl yale bern masingmasing ketiganya berada skenario terurut d kata kunci diagonal principal component analysis diapca pengenalan wajah euclidean distance
Abstrak (Stemmed): umum maju teknologi deteksi wajah bukan baru lagi kenal wajah bagi pattern recognition salah satu bentuk terap kenal wajah beda wajah antar satu orang lainpada teliti buat sistem kenal wajah guna ekstraksi fitur diagonal principal component analysis diapca tentu karakteristik wajah laku ukur mirip antara data latih training data uji coba testing guna metode klasifikasi euclidean distance proses citra wajah dapat tahu identitas orang alas guna ekstraksi fitur diapca tugas akhir diapca ubah citra wajah asli jadi citra wajah diagonal madu informasi baris kolom citra asli temu beberapa blok guna struktur informasi aku citra asli misal struktur daerah mata hidung lainlain ujicoba aplikasi guna klasifikasi euclidean distance oleh akurasi kenal baik basis data orl yale bern masingmasing tiga ada skenario urut d kata kunci diagonal principal component analysis diapca kenal wajah euclidean distance
Abstrak (Corrected): mum maj teknologi detest rajah buran bar lag penal rajah bag pattern recognition salad sat bent trap penal rajah bed rajah altar sat orang lainpada elite but sister penal rajah gun ekstraksi four diagonal principal component analysis diaper tent karakteristik rajah lake ukr mirin angara data latin training data uni coma testing gun metope klasifikasi euclidean distance proves citral rajah apart tau identity orang alas gun ekstraksi four diaper tugs air diaper bah citral rajah ali jade citral rajah diagonal made informant bars kolo citral ali temp beberapa blok gun structure informant au citral ali missal structure sarah data hiding maintain ujicoba aplikasi gun klasifikasi euclidean distance olen auras penal back basis data or yale bern masingmasing toga ada scenario rut d data bunch diagonal principal component analysis diaper penal rajah euclidean distance
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'wajah': 10, 'kenal': 5, 'guna': 5, 'citra': 5, 'diapca': 4, 'diagonal': 3, 'data': 3, 'euclidean': 3, 'distance': 3, 'asli': 3, 'satu': 2, 'orang': 2, 'ekstraksi': 2, 'fitur': 2, 'principal': 2, 'component': 2, 'analysis': 2, 'klasifikasi': 2, 'informasi': 2, 'struktur': 2, 'umum': 1, 'maju': 1, 'teknologi': 1, 'deteksi': 1, 'bukan': 1, 'baru': 1, 'lagi': 1, 'bagi': 1, 'pattern': 1, 'recognition': 1, 'salah': 1, 'bentuk': 1, 'terap': 1, 'beda': 1, 'antar': 1, 'lainpada': 1, 'teliti': 1, 'buat': 1, 'sistem': 1, 'tentu': 1, 'karakteristik': 1, 'laku': 1, 'ukur': 1, 'mirip': 1, 'antara': 1, 'latih': 1, 'training': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'testing': 1, 'metode': 1, 'proses': 1, 'dapat': 1, 'tahu': 1, 'identitas': 1, 'alas': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'ubah': 1, 'jadi': 1, 'madu': 1, 'baris': 1, 'kolom': 1, 'temu': 1, 'beberapa': 1, 'blok': 1, 'aku': 1, 'misal': 1, 'daerah': 1, 'mata': 1, 'hidung': 1, 'lainlain': 1, 'ujicoba': 1, 'aplikasi': 1, 'oleh': 1, 'akurasi': 1, 'baik': 1, 'basis': 1, 'orl': 1, 'yale': 1, 'bern': 1, 'masingmasing': 1, 'tiga': 1, 'ada': 1, 'skenario': 1, 'urut': 1, 'd': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'face': 8, 'of': 7, 'in': 6, 'recognition': 6, 'to': 5, 'is': 5, 'this': 4, 'diapca': 4, 'and': 4, 'a': 3, 'using': 3, 'diagonal': 3, 'euclidean': 3, 'distance': 3, 'image': 3, 'between': 2, 'persons': 2, 'feature': 2, 'extraction': 2, 'principal': 2, 'component': 2, 'analysis': 2, 'training': 2, 'data': 2, 'testing': 2, 'classification': 2, 'original': 2, 'by': 2, 'information': 2, 'general': 1, 'advances': 1, 'technology': 1, 'detect': 1, 'faces': 1, 'not': 1, 'new': 1, 'anymore': 1, 'part': 1, 'pattern': 1, 'one': 1, 'form': 1, 'application': 1, 'differentiate': 1, 'another': 1, 'research': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'made': 1, 'system': 1, 'determine': 1, 'characteristics': 1, 'after': 1, 'that': 1, 'done': 1, 'measuring': 1, 'similarity': 1, 'test': 1, 'method': 1, 'through': 1, 'process': 1, 'identity': 1, 'known': 1, 'reason': 1, 'use': 1, 'thesis': 1, 'because': 1, 'alter': 1, 'facial': 1, 'into': 1, 'images': 1, 'combining': 1, 'from': 1, 'rows': 1, 'columns': 1, 'find': 1, 'some': 1, 'useful': 1, 'blocks': 1, 'or': 1, 'structural': 1, 'recognized': 1, 'applications': 1, 'obtained': 1, 'best': 1, 'accuracy': 1, 'on': 1, 'orl': 1, 'database': 1, 'yale': 1, 'bern': 1, 'respectively': 1, 'all': 1, 'three': 1, 'are': 1, 'scenario': 1, 'ascending': 1, 'd': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #861 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Awang Maristyono
Judul: IMPLEMENTASI ALGORITMA ENKRIPSI AES UNTUK APLIKASI SMS BERBASIS SISTEM OPERASI GOOGLE ANDROID
Pembimbing 1: Cucun Very Angkoso, ST., M.T
Pembimbing 2: Moch. Kautsar Sophan, S.Kom., M.MT
Abstrak (Raw): Pengiriman informasi Short Message Service (SMS) merupakan sesuatu hal yang di butuhkan pada masa modern, Layanan SMS memiliki kerentanan dalam keamanan data. Kelemahan layanan SMS salah satunya disebabkan pada pengguna standard pengkodingan yang universal, SMS dibangun dengan sistem bahasa program yang sejenis dengan bahasa program hardware seperti komputer dan ponsel dapat menerjemahkan semua data dalam frekuensi tertentu yang terbuka. Untuk menjamin keamanan dan kerahasiaan informasi saat pengiriman, dilakukan proses enkripsi dan dekripsi terhadap informasi yang akan dikirimkan. Enkripsi dilakukan pada saat pengiriman dengan cara mengkonversi informasi asli menjadi informasi sementara sedangkan dekripsi dilakukan pada saat penerimaan dengan cara mengkonversi informasi sementara menjadi informasi asli. Jadi informasi yang dikirimkan selama proses pengiriman adalah data informasi sementara, sehingga informasi asli tidak dapat diketahui oleh pihak yang tidak berkepentingan. Informasi asli hanya dapat diketahui oleh penerima dengan menggunakan kunci rahasia. Dari 50 sample hasil Pengujian sistem di peroleh akurasi 40% menggunakan plaintext dan key valid 128bit menghasilkan 100% output chipertext dan plaintext yang sama, 60% menggunakan plaintext dan key tidak valid menghasilkan 100% output chipertext dan plaintext yang berbeda dengan menggunakan metode Advanced Encryption Standard.
Abstrak (Clean): pengiriman informasi short message service sms merupakan sesuatu hal yang di butuhkan pada masa modern layanan sms memiliki kerentanan dalam keamanan data kelemahan layanan sms salah satunya disebabkan pada pengguna standard pengkodingan yang universal sms dibangun dengan sistem bahasa program yang sejenis dengan bahasa program hardware seperti komputer dan ponsel dapat menerjemahkan semua data dalam frekuensi tertentu yang terbuka untuk menjamin keamanan dan kerahasiaan informasi saat pengiriman dilakukan proses enkripsi dan dekripsi terhadap informasi yang akan dikirimkan enkripsi dilakukan pada saat pengiriman dengan cara mengkonversi informasi asli menjadi informasi sementara sedangkan dekripsi dilakukan pada saat penerimaan dengan cara mengkonversi informasi sementara menjadi informasi asli jadi informasi yang dikirimkan selama proses pengiriman adalah data informasi sementara sehingga informasi asli tidak dapat diketahui oleh pihak yang tidak berkepentingan informasi asli hanya dapat diketahui oleh penerima dengan menggunakan kunci rahasia dari sample hasil pengujian sistem di peroleh akurasi menggunakan plaintext dan key valid bit menghasilkan output chipertext dan plaintext yang sama menggunakan plaintext dan key tidak valid menghasilkan output chipertext dan plaintext yang berbeda dengan menggunakan metode advanced encryption standard
Abstrak (Stopwords Removed): pengiriman informasi short message service sms sesuatu butuhkan masa modern layanan sms memiliki kerentanan keamanan data kelemahan layanan sms salah satunya disebabkan pengguna standard pengkodingan universal sms dibangun sistem bahasa program sejenis bahasa program hardware komputer ponsel dapat menerjemahkan semua data frekuensi tertentu terbuka menjamin keamanan kerahasiaan informasi pengiriman dilakukan proses enkripsi dekripsi informasi dikirimkan enkripsi dilakukan pengiriman cara mengkonversi informasi asli menjadi informasi sementara sedangkan dekripsi dilakukan penerimaan cara mengkonversi informasi sementara menjadi informasi asli jadi informasi dikirimkan selama proses pengiriman data informasi sementara informasi asli dapat diketahui pihak berkepentingan informasi asli dapat diketahui penerima menggunakan kunci rahasia sample hasil pengujian sistem peroleh akurasi menggunakan plaintext key valid bit menghasilkan output chipertext plaintext sama menggunakan plaintext key valid menghasilkan output chipertext plaintext berbeda menggunakan metode advanced encryption standard
Abstrak (Stemmed): kirim informasi short message service sms sesuatu butuh masa modern layan sms milik rentan aman data lemah layan sms salah satu sebab guna standard pengkodingan universal sms bangun sistem bahasa program jenis bahasa program hardware komputer ponsel dapat terjemah semua data frekuensi tentu buka jamin aman rahasia informasi kirim laku proses enkripsi dekripsi informasi kirim enkripsi laku kirim cara konversi informasi asli jadi informasi sementara sedang dekripsi laku terima cara konversi informasi sementara jadi informasi asli jadi informasi kirim lama proses kirim data informasi sementara informasi asli dapat tahu pihak penting informasi asli dapat tahu terima guna kunci rahasia sample hasil uji sistem oleh akurasi guna plaintext key valid bit hasil output chipertext plaintext sama guna plaintext key valid hasil output chipertext plaintext beda guna metode advanced encryption standard
Abstrak (Corrected): kirin informant short message service sums sesuatu butch mass modern layman sums milk rental man data leah layman sums salad sat kebab gun standard pengkodingan universal sums bangui sister bahama program penis bahama program hardware computer counsel apart terefah sea data frekuensi tent burka jamie man aphasia informant kirin lake proves enkripsi dekripsi informant kirin enkripsi lake kirin cara converse informant ali jade informant sedentary sedan dekripsi lake terms cara converse informant sedentary jade informant ali jade informant kirin lama proves kirin data informant sedentary informant ali apart tau pick panting informant ali apart tau terms gun bunch aphasia sample hail uni sister olen auras gun plainest key valid bit hail output hypertext plainest same gun plainest key valid hail output hypertext plainest bed gun metope advanced encryption standard
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'informasi': 11, 'kirim': 6, 'guna': 5, 'sms': 4, 'asli': 4, 'plaintext': 4, 'data': 3, 'dapat': 3, 'laku': 3, 'jadi': 3, 'sementara': 3, 'hasil': 3, 'layan': 2, 'aman': 2, 'standard': 2, 'sistem': 2, 'bahasa': 2, 'program': 2, 'rahasia': 2, 'proses': 2, 'enkripsi': 2, 'dekripsi': 2, 'cara': 2, 'konversi': 2, 'terima': 2, 'tahu': 2, 'key': 2, 'valid': 2, 'output': 2, 'chipertext': 2, 'short': 1, 'message': 1, 'service': 1, 'sesuatu': 1, 'butuh': 1, 'masa': 1, 'modern': 1, 'milik': 1, 'rentan': 1, 'lemah': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'sebab': 1, 'pengkodingan': 1, 'universal': 1, 'bangun': 1, 'jenis': 1, 'hardware': 1, 'komputer': 1, 'ponsel': 1, 'terjemah': 1, 'semua': 1, 'frekuensi': 1, 'tentu': 1, 'buka': 1, 'jamin': 1, 'sedang': 1, 'lama': 1, 'pihak': 1, 'penting': 1, 'kunci': 1, 'sample': 1, 'uji': 1, 'oleh': 1, 'akurasi': 1, 'bit': 1, 'sama': 1, 'beda': 1, 'metode': 1, 'advanced': 1, 'encryption': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'information': 11, 'by': 7, 'and': 7, 'is': 6, 'of': 5, 'sms': 4, 'original': 4, 'using': 4, 'plaintext': 4, 'service': 3, 'delivery': 3, 'in': 3, 'data': 3, 'be': 3, 'temporary': 3, 'key': 3, 'obtained': 3, 'security': 2, 'standard': 2, 'system': 2, 'a': 2, 'language': 2, 'which': 2, 'to': 2, 'can': 2, 'decryption': 2, 'that': 2, 'delivered': 2, 'encryption': 2, 'done': 2, 'at': 2, 'time': 2, 'converting': 2, 'into': 2, 'known': 2, 'chipertext': 2, 'output': 2, 'short': 1, 'message': 1, 'needed': 1, 'modern': 1, 'era': 1, 'like': 1, 'these': 1, 'days': 1, 'however': 1, 'has': 1, 'vulnerability': 1, 'one': 1, 's': 1, 'weakness': 1, 'caused': 1, 'universal': 1, 'coding': 1, 'users': 1, 'built': 1, 'with': 1, 'programming': 1, 'similar': 1, 'programs': 1, 'computer': 1, 'hardware': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'mobile': 1, 'phones': 1, 'translate': 1, 'all': 1, 'specific': 1, 'open': 1, 'frequency': 1, 'ensure': 1, 'confidentiality': 1, 'during': 1, 'transmission': 1, 'encyrption': 1, 'are': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'on': 1, 'will': 1, 'while': 1, 'reception': 1, 'therefore': 1, 'through': 1, 'process': 1, 'so': 1, 'not': 1, 'unauthorized': 1, 'parties': 1, 'only': 1, 'receiver': 1, 'secret': 1, 'from': 1, 'samples': 1, 'test': 1, 'results': 1, 'accuracy': 1, 'bit': 1, 'valid': 1, 'same': 1, 'invalid': 1, 'different': 1, 'advanced': 1, 'aes': 1, 'method': 1})
-------------------------------------------
--- Data #862 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: ABDULLAH KAMIL
Judul: PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK MEMPREDIKSI LAJU EROSI
LAHAN PADA DAERAH ALIRAN
SUNGAI DENGAN METODE
USLE
Pembimbing 1: MULA'AB, S.Si , M.Kom
Pembimbing 2: FIRDAUS SOLIHIN , S.Kom , M.Kom
Abstrak (Raw): Erosi tanah merupakan kejadian alami yang ada dibumi ini, akan tetapi karena pengaruh manusia kejadian erosi menjadi lebih besar dari keadaan alaminya. Erosi merupakan salah satu penyebab kerusakan tanah terbesar di Indonesia. Erosi dapat megakibatkan longsor, penurunan kesuburan tanah, sedimentasi dan sebagainya. Melihat kondisi yang demikian diperlukan suatu teknologi yang bisa digunakan untuk memprediksi daerah yang rentan terhadap bahaya erosi. Dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan menggunakan metode Universal Soil Loss Equation (USLE) dapat digunakan untuk memprediksi besarnya erosi tanah yang terjadi. Dengan beberapa variabel yang digunakan dalam metode ini adalah erosivitas hujan, erosibilitas tanah, panjang dan kemiringan lereng, pengelolaan tanaman dan konservasi tanah. Dari penelitian ini akan didapatkan sebuah peta yang menunjukkan adanya erosi tanah di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo yang berbasis Sistem Informasi Geografis dan digunakan sebagai alat untuk mengetahui dan memonitor daerah yang rentan terhadap erosi sehingga dapat dimanfaatkan untuk pengendalian serta penanggulangan erosi tanah didaerah aliran sungai tersebut.
Abstrak (Clean): erosi tanah merupakan kejadian alami yang ada dibumi ini akan tetapi karena pengaruh manusia kejadian erosi menjadi lebih besar dari keadaan alaminya erosi merupakan salah satu penyebab kerusakan tanah terbesar di indonesia erosi dapat megakibatkan longsor penurunan kesuburan tanah sedimentasi dan sebagainya melihat kondisi yang demikian diperlukan suatu teknologi yang bisa digunakan untuk memprediksi daerah yang rentan terhadap bahaya erosi dengan memanfaatkan sistem informasi geografis sig dan menggunakan metode universal soil loss equation usle dapat digunakan untuk memprediksi besarnya erosi tanah yang terjadi dengan beberapa variabel yang digunakan dalam metode ini adalah erosivitas hujan erosibilitas tanah panjang dan kemiringan lereng pengelolaan tanaman dan konservasi tanah dari penelitian ini akan didapatkan sebuah peta yang menunjukkan adanya erosi tanah di daerah aliran sungai das bengawan solo yang berbasis sistem informasi geografis dan digunakan sebagai alat untuk mengetahui dan memonitor daerah yang rentan terhadap erosi sehingga dapat dimanfaatkan untuk pengendalian serta penanggulangan erosi tanah didaerah aliran sungai tersebut
Abstrak (Stopwords Removed): erosi tanah kejadian alami ada dibumi pengaruh manusia kejadian erosi menjadi lebih besar keadaan alaminya erosi salah satu penyebab kerusakan tanah terbesar indonesia erosi dapat megakibatkan longsor penurunan kesuburan tanah sedimentasi sebagainya melihat kondisi demikian diperlukan teknologi digunakan memprediksi daerah rentan bahaya erosi memanfaatkan sistem informasi geografis sig menggunakan metode universal soil loss equation usle dapat digunakan memprediksi besarnya erosi tanah terjadi beberapa variabel digunakan metode erosivitas hujan erosibilitas tanah panjang kemiringan lereng pengelolaan tanaman konservasi tanah penelitian didapatkan peta menunjukkan adanya erosi tanah daerah aliran sungai das bengawan solo berbasis sistem informasi geografis digunakan alat mengetahui memonitor daerah rentan erosi dapat dimanfaatkan pengendalian penanggulangan erosi tanah didaerah aliran sungai tersebut
Abstrak (Stemmed): erosi tanah jadi alami ada bumi pengaruh manusia jadi erosi jadi lebih besar ada alami erosi salah satu sebab rusa tanah besar indonesia erosi dapat megakibatkan longsor turun subur tanah sedimentasi bagai lihat kondisi demikian perlu teknologi guna prediksi daerah rentan bahaya erosi manfaat sistem informasi geografis sig guna metode universal soil loss equation usle dapat guna prediksi besar erosi tanah jadi beberapa variabel guna metode erosivitas hujan erosibilitas tanah panjang miring lereng kelola tanam konservasi tanah teliti dapat peta tunjuk ada erosi tanah daerah alir sungai das bengawan solo bas sistem informasi geografis guna alat tahu monitor daerah rentan erosi dapat manfaat kendali tanggulang erosi tanah daerah alir sungai sebut
Abstrak (Corrected): eros tana jade salami ada bump pengaruh amnesia jade eros jade leash bear ada salami eros salad sat kebab rush tana bear indonesia eros apart megakibatkan longer turn suburb tana sedimentary bahai that kondisi domitian peru teknologi gun prediksi sarah rental bahama eros manat sister informant geografis sig gun metope universal soil loss equation use apart gun prediksi bear eros tana jade beberapa variable gun metope erosivitas human erosibilitas tana panting miring legend fella tana konservasi tana elite apart pet tuneup ada eros tana sarah air sungari was bengawan solo was sister informant geografis gun flat tau monitor sarah rental eros apart manat kendall tanggulang eros tana sarah air sungari debut
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'erosi': 9, 'tanah': 8, 'guna': 5, 'jadi': 4, 'dapat': 4, 'daerah': 4, 'ada': 3, 'besar': 3, 'alami': 2, 'prediksi': 2, 'rentan': 2, 'manfaat': 2, 'sistem': 2, 'informasi': 2, 'geografis': 2, 'metode': 2, 'alir': 2, 'sungai': 2, 'bumi': 1, 'pengaruh': 1, 'manusia': 1, 'lebih': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'sebab': 1, 'rusa': 1, 'indonesia': 1, 'megakibatkan': 1, 'longsor': 1, 'turun': 1, 'subur': 1, 'sedimentasi': 1, 'bagai': 1, 'lihat': 1, 'kondisi': 1, 'demikian': 1, 'perlu': 1, 'teknologi': 1, 'bahaya': 1, 'sig': 1, 'universal': 1, 'soil': 1, 'loss': 1, 'equation': 1, 'usle': 1, 'beberapa': 1, 'variabel': 1, 'erosivitas': 1, 'hujan': 1, 'erosibilitas': 1, 'panjang': 1, 'miring': 1, 'lereng': 1, 'kelola': 1, 'tanam': 1, 'konservasi': 1, 'teliti': 1, 'peta': 1, 'tunjuk': 1, 'das': 1, 'bengawan': 1, 'solo': 1, 'bas': 1, 'alat': 1, 'tahu': 1, 'monitor': 1, 'kendali': 1, 'tanggulang': 1, 'sebut': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'erosion': 9, 'soil': 8, 'the': 7, 'and': 7, 'of': 5, 'be': 5, 'used': 5, 'to': 5, 'a': 4, 'that': 4, 'in': 4, 'can': 4, 'was': 3, 'this': 3, 'natural': 2, 'on': 2, 'so': 2, 'predict': 2, 'areas': 2, 'prone': 2, 'information': 2, 'systems': 2, 'occurrence': 1, 'exist': 1, 'earth': 1, 'but': 1, 'because': 1, 'human': 1, 'influence': 1, 'event': 1, 'greater': 1, 'than': 1, 'its': 1, 'state': 1, 'one': 1, 'biggest': 1, 'causes': 1, 'land': 1, 'degradation': 1, 'indonesia': 1, 'result': 1, 'landslides': 1, 'decreased': 1, 'fertility': 1, 'sediment': 1, 'seeing': 1, 'condition': 1, 'we': 1, 'need': 1, 'technology': 1, 'by': 1, 'utilizing': 1, 'geographic': 1, 'gis': 1, 'using': 1, 'universal': 1, 'loss': 1, 'equation': 1, 'usle': 1, 'amount': 1, 'occurs': 1, 'with': 1, 'several': 1, 'variables': 1, 'method': 1, 'is': 1, 'rain': 1, 'erosivity': 1, 'erosibilitas': 1, 'length': 1, 'slope': 1, 'crop': 1, 'management': 1, 'conservation': 1, 'obtained': 1, 'from': 1, 'study': 1, 'will': 1, 'map': 1, 'showing': 1, 'watershed': 1, 'das': 1, 'bengawan': 1, 'solo': 1, 'based': 1, 'geographical': 1, 'as': 1, 'tool': 1, 'identify': 1, 'monitor': 1, 'it': 1, 'for': 1, 'control': 1, 'prevention': 1, 'flow': 1, 'region': 1, 'river': 1})
-------------------------------------------
--- Data #863 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Mohammad Indra Kusuma
Judul: Sistem Peramalan Jumlah Balita Gizi Buruk Menggunakan Metode Backpropagation With Error Modification
Pembimbing 1: Firli Irhamni, S.T., M.Kom.
Pembimbing 2: Bain Khusnul Khotimah, S.T., M.Kom.
Abstrak (Raw): Sistem pendataan mengenai balita penderita gizi buruk di Dinas Kesehatan Bangkalan masih dilakukan secara manual dan belum dapat memprediksi berapa jumlah balita penderita gizi buruk pada masa yang akan datang. Di dinas tersebut dibutuhkan suatu sistem peramalan yang mampu memprediksi jumlah balita penderita gizi buruk agar dapat dilakukan antisipasi dan mengambil keputusan dengan lebih efektif dan efisien untuk menanggulangi kasus tersebut. Untuk membangun sistem peramalan tersebut digunakan metode Backpropagation. Pada metode Backpropagation untuk mendapatkan nilai error yang kecil dibutuhkan proses pelatihan bobot yang cukup lama dan kurang efisien terhadap waktu. Untuk mengatasi hal tersebut maka dikembangkanlah metode Backpropagation With Error Modification, perhitungan nilai error dimodifikasi dengan memberikan sedikit fungsi baru. Metode Backpropagation menghasilkan MSE = 0,5833 dengan parameter hidden layer sebanyak 12, iterasi sebanyak 1000, momentum dengan nilai 0,1, learning rate dengan nilai 1 dan toleransi error = 0,0001. Sedangkan metode Backpropagation With Error Modification menghasilkan MSE = 0,1666 dengan parameter hidden layer sebanyak 12, iterasi sebanyak 1000, momentum dengan nilai 0,1, learning rate dengan nilai 1 dan toleransi error = 0,0001. Berdasar pada hasil MSE kedua metode tersebut, metode Backpropagation With Error Modification menunjukkan performa yang lebih baik dibanding metode Backpropagation sebelumnya.
Abstrak (Clean): sistem pendataan mengenai balita penderita gizi buruk di dinas kesehatan bangkalan masih dilakukan secara manual dan belum dapat memprediksi berapa jumlah balita penderita gizi buruk pada masa yang akan datang di dinas tersebut dibutuhkan suatu sistem peramalan yang mampu memprediksi jumlah balita penderita gizi buruk agar dapat dilakukan antisipasi dan mengambil keputusan dengan lebih efektif dan efisien untuk menanggulangi kasus tersebut untuk membangun sistem peramalan tersebut digunakan metode backpropagation pada metode backpropagation untuk mendapatkan nilai error yang kecil dibutuhkan proses pelatihan bobot yang cukup lama dan kurang efisien terhadap waktu untuk mengatasi hal tersebut maka dikembangkanlah metode backpropagation with error modification perhitungan nilai error dimodifikasi dengan memberikan sedikit fungsi baru metode backpropagation menghasilkan mse dengan parameter hidden layer sebanyak iterasi sebanyak momentum dengan nilai learning rate dengan nilai dan toleransi error sedangkan metode backpropagation with error modification menghasilkan mse dengan parameter hidden layer sebanyak iterasi sebanyak momentum dengan nilai learning rate dengan nilai dan toleransi error berdasar pada hasil mse kedua metode tersebut metode backpropagation with error modification menunjukkan performa yang lebih baik dibanding metode backpropagation sebelumnya
Abstrak (Stopwords Removed): sistem pendataan mengenai balita penderita gizi buruk dinas kesehatan bangkalan masih dilakukan secara manual belum dapat memprediksi berapa jumlah balita penderita gizi buruk masa datang dinas tersebut dibutuhkan sistem peramalan mampu memprediksi jumlah balita penderita gizi buruk dapat dilakukan antisipasi mengambil keputusan lebih efektif efisien menanggulangi kasus tersebut membangun sistem peramalan tersebut digunakan metode backpropagation metode backpropagation mendapatkan nilai error kecil dibutuhkan proses pelatihan bobot cukup lama kurang efisien waktu mengatasi tersebut dikembangkanlah metode backpropagation with error modification perhitungan nilai error dimodifikasi memberikan sedikit fungsi baru metode backpropagation menghasilkan mse parameter hidden layer sebanyak iterasi sebanyak momentum nilai learning rate nilai toleransi error sedangkan metode backpropagation with error modification menghasilkan mse parameter hidden layer sebanyak iterasi sebanyak momentum nilai learning rate nilai toleransi error berdasar hasil mse kedua metode tersebut metode backpropagation with error modification menunjukkan performa lebih baik dibanding metode backpropagation sebelumnya
Abstrak (Stemmed): sistem data kena balita derita gizi buruk dinas sehat bangkal masih laku cara manual belum dapat prediksi berapa jumlah balita derita gizi buruk masa datang dinas sebut butuh sistem amal mampu prediksi jumlah balita derita gizi buruk dapat laku antisipasi ambil putus lebih efektif efisien tanggulang kasus sebut bangun sistem amal sebut guna metode backpropagation metode backpropagation dapat nilai error kecil butuh proses latih bobot cukup lama kurang efisien waktu atas sebut kembang metode backpropagation with error modification hitung nilai error modifikasi beri sedikit fungsi baru metode backpropagation hasil mse parameter hidden layer banyak iterasi banyak momentum nilai learning rate nilai toleransi error sedang metode backpropagation with error modification hasil mse parameter hidden layer banyak iterasi banyak momentum nilai learning rate nilai toleransi error dasar hasil mse dua metode sebut metode backpropagation with error modification tunjuk performa lebih baik banding metode backpropagation belum
Abstrak (Corrected): sister data ken balata merit giza burn dings seat bangka mash lake cara manual begum apart prediksi berate mullah balata merit giza burn mass dating dings debut butch sister anal camp prediksi mullah balata merit giza burn apart lake antisipasi ambit puts leash efektif elision tanggulang ass debut bangui sister anal debut gun metope backpropagation metope backpropagation apart nilgai error cecil butch proves latin robot cutup lama during elision want alas debut embank metope backpropagation with error modification hiding nilgai error modifikasi bert sedikit fungi bar metope backpropagation hail me parameter hidden layer banyan literati banyan momentum nilgai learning rate nilgai tolerance error sedan metope backpropagation with error modification hail me parameter hidden layer banyan literati banyan momentum nilgai learning rate nilgai tolerance error dakar hail me due metope debut metope backpropagation with error modification tuneup perform leash back banding metope backpropagation begum
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'metode': 8, 'backpropagation': 7, 'error': 7, 'nilai': 6, 'sebut': 5, 'banyak': 4, 'sistem': 3, 'balita': 3, 'derita': 3, 'gizi': 3, 'buruk': 3, 'dapat': 3, 'with': 3, 'modification': 3, 'hasil': 3, 'mse': 3, 'dinas': 2, 'laku': 2, 'belum': 2, 'prediksi': 2, 'jumlah': 2, 'butuh': 2, 'amal': 2, 'lebih': 2, 'efisien': 2, 'parameter': 2, 'hidden': 2, 'layer': 2, 'iterasi': 2, 'momentum': 2, 'learning': 2, 'rate': 2, 'toleransi': 2, 'data': 1, 'kena': 1, 'sehat': 1, 'bangkal': 1, 'masih': 1, 'cara': 1, 'manual': 1, 'berapa': 1, 'masa': 1, 'datang': 1, 'mampu': 1, 'antisipasi': 1, 'ambil': 1, 'putus': 1, 'efektif': 1, 'tanggulang': 1, 'kasus': 1, 'bangun': 1, 'guna': 1, 'kecil': 1, 'proses': 1, 'latih': 1, 'bobot': 1, 'cukup': 1, 'lama': 1, 'kurang': 1, 'waktu': 1, 'atas': 1, 'kembang': 1, 'hitung': 1, 'modifikasi': 1, 'beri': 1, 'sedikit': 1, 'fungsi': 1, 'baru': 1, 'sedang': 1, 'dasar': 1, 'dua': 1, 'tunjuk': 1, 'performa': 1, 'baik': 1, 'banding': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'with': 10, 'error': 7, 'and': 6, 'to': 6, 'is': 5, 'a': 5, 'backpropagation': 5, 'method': 4, 'system': 3, 'malnutrition': 3, 'of': 3, 'on': 3, 'rate': 3, 'modification': 3, 'mse': 3, 'infants': 2, 'at': 2, 'local': 2, 'department': 2, 'still': 2, 'predict': 2, 'case': 2, 'in': 2, 'it': 2, 'needed': 2, 'that': 2, 'results': 2, 'hidden': 2, 'parameters': 2, 'iterations': 2, 'for': 2, 'momentum': 2, 'learning': 2, 'score': 2, 'tolerance': 2, 'registry': 1, 'concerning': 1, 'suffering': 1, 'health': 1, 'bangkal': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'currently': 1, 'done': 1, 'manually': 1, 'cannot': 1, 'number': 1, 'future': 1, 'however': 1, 'apparently': 1, 'which': 1, 'able': 1, 'infant': 1, 'suffers': 1, 'so': 1, 'anticipation': 1, 'decision': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'made': 1, 'more': 1, 'effectively': 1, 'efficiently': 1, 'deal': 1, 'build': 1, 'forecasting': 1, 'called': 1, 'applied': 1, 'this': 1, 'acquire': 1, 'low': 1, 'quite': 1, 'long': 1, 'proportional': 1, 'training': 1, 'inefficient': 1, 'timing': 1, 'anticipating': 1, 'possible': 1, 'problem': 1, 'developed': 1, 'an': 1, 'calculation': 1, 'modified': 1, 'by': 1, 'providing': 1, 'few': 1, 'new': 1, 'functions': 1, 'layer': 1, 'other': 1, 'hand': 1, 'based': 1, 'second': 1, 'result': 1, 'performs': 1, 'better': 1, 'than': 1, 'previous': 1, 'one': 1, 'does': 1})
-------------------------------------------
--- Data #864 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Muliyati
Judul: Rancang Bangun Perangkat Lunak Pencarian Jalur Terpendek Untuk Perjalanan Wisata Dengan Metode Algoritma Dijkstra
(Studi Kasus : Kota Surabaya)
Pembimbing 1: Fika Hastarita Rachman S.T., M.Eng
Pembimbing 2: Riza Alfita S.T., M.T
Abstrak (Raw): Berwisata merupakan cara seseorang untuk menghilangkan kejenuhan terhadap rutinitas sehari-hari serta dapat menambah pengetahuan. Namun banyaknya jalan raya pada saat ini terkadang menyulitkan seseorang untuk memilih jalan yang mempunyai jarak yang paling minimum sehingga mempengaruhi besarnya biaya yang dikeluarkan. Untuk itu diperlukan suatu sistem informasi yang mampu menemukan jalur minimum untuk menghemat waktu dengan memperhitungkan antara jarak dan kecepatan berkendara. Sistem ini dibuat dengan menggunakan metode algoritma dijkstra dan berbasis Web. Untuk penggambaran jalur yang dilalui menggunakan google maps sehingga hasilnya lebih akurat. Agar tujuan yang ingin di capai berhasil dan sesuai dengan yang di inginkan maka aplikasi ini di bandingkan dengan jalur yang biasa dilalui oleh Biro Perjalanan Wisata atau Travel dengan cara mengisi kuesioner pengujian sistem. Dari hasil uji coba yang dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa metode Algoritma Dijkstra dapat digunakan untuk proses pencarian jalur minimum lebih dari satu tujuan. Dari lima skenario uji coba yang di ujikan untuk dua travel, hanya ada satu rute yang berbeda di setiap travel.
Abstrak (Clean): berwisata merupakan cara seseorang untuk menghilangkan kejenuhan terhadap rutinitas seharihari serta dapat menambah pengetahuan namun banyaknya jalan raya pada saat ini terkadang menyulitkan seseorang untuk memilih jalan yang mempunyai jarak yang paling minimum sehingga mempengaruhi besarnya biaya yang dikeluarkan untuk itu diperlukan suatu sistem informasi yang mampu menemukan jalur minimum untuk menghemat waktu dengan memperhitungkan antara jarak dan kecepatan berkendara sistem ini dibuat dengan menggunakan metode algoritma dijkstra dan berbasis web untuk penggambaran jalur yang dilalui menggunakan google maps sehingga hasilnya lebih akurat agar tujuan yang ingin di capai berhasil dan sesuai dengan yang di inginkan maka aplikasi ini di bandingkan dengan jalur yang biasa dilalui oleh biro perjalanan wisata atau travel dengan cara mengisi kuesioner pengujian sistem dari hasil uji coba yang dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa metode algoritma dijkstra dapat digunakan untuk proses pencarian jalur minimum lebih dari satu tujuan dari lima skenario uji coba yang di ujikan untuk dua travel hanya ada satu rute yang berbeda di setiap travel
Abstrak (Stopwords Removed): berwisata cara seseorang menghilangkan kejenuhan rutinitas seharihari dapat menambah pengetahuan banyaknya jalan raya terkadang menyulitkan seseorang memilih jalan mempunyai jarak paling minimum mempengaruhi besarnya biaya dikeluarkan diperlukan sistem informasi mampu menemukan jalur minimum menghemat waktu memperhitungkan antara jarak kecepatan berkendara sistem dibuat menggunakan metode algoritma dijkstra berbasis web penggambaran jalur dilalui menggunakan google maps hasilnya lebih akurat tujuan ingin capai berhasil sesuai inginkan aplikasi bandingkan jalur biasa dilalui biro perjalanan wisata travel cara mengisi kuesioner pengujian sistem hasil uji coba dilakukan dapat diambil kesimpulan metode algoritma dijkstra dapat digunakan proses pencarian jalur minimum lebih satu tujuan lima skenario uji coba ujikan dua travel ada satu rute berbeda setiap travel
Abstrak (Stemmed): wisata cara orang hilang jenuh rutinitas seharihari dapat tambah tahu banyak jalan raya terkadang sulit orang pilih jalan punya jarak paling minimum pengaruh besar biaya keluar perlu sistem informasi mampu temu jalur minimum hemat waktu hitung antara jarak cepat kendara sistem buat guna metode algoritma dijkstra bas web gambar jalur lalu guna google maps hasil lebih akurat tuju ingin capai hasil sesuai ingin aplikasi banding jalur biasa lalu biro jalan wisata travel cara isi kuesioner uji sistem hasil uji coba laku dapat ambil simpul metode algoritma dijkstra dapat guna proses cari jalur minimum lebih satu tuju lima skenario uji coba uji dua travel ada satu rute beda tiap travel
Abstrak (Corrected): vista cara orang hang jesus retinitis seharihari apart tambac tau banyan alan ray terkadang suit orang pilch alan puny arak paling minimum pengaruh bear bay cellar peru sister informant camp temp value minimum heat want hiding angara arak eat kendra sister but gun metope algorithm dijkstra was web sambar value lulu gun google maps hail leash aura juju begin capri hail sexual begin aplikasi banding value bias lulu biro alan vista travel cara is questioner uni sister hail uni coma lake apart ambit simple metope algorithm dijkstra apart gun proves care value minimum leash sat juju lima scenario uni coma uni due travel ada sat rule bed tip travel
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jalur': 4, 'uji': 4, 'dapat': 3, 'jalan': 3, 'minimum': 3, 'sistem': 3, 'guna': 3, 'hasil': 3, 'travel': 3, 'wisata': 2, 'cara': 2, 'orang': 2, 'jarak': 2, 'metode': 2, 'algoritma': 2, 'dijkstra': 2, 'lalu': 2, 'lebih': 2, 'tuju': 2, 'ingin': 2, 'coba': 2, 'satu': 2, 'hilang': 1, 'jenuh': 1, 'rutinitas': 1, 'seharihari': 1, 'tambah': 1, 'tahu': 1, 'banyak': 1, 'raya': 1, 'terkadang': 1, 'sulit': 1, 'pilih': 1, 'punya': 1, 'paling': 1, 'pengaruh': 1, 'besar': 1, 'biaya': 1, 'keluar': 1, 'perlu': 1, 'informasi': 1, 'mampu': 1, 'temu': 1, 'hemat': 1, 'waktu': 1, 'hitung': 1, 'antara': 1, 'cepat': 1, 'kendara': 1, 'buat': 1, 'bas': 1, 'web': 1, 'gambar': 1, 'google': 1, 'maps': 1, 'akurat': 1, 'capai': 1, 'sesuai': 1, 'aplikasi': 1, 'banding': 1, 'biasa': 1, 'biro': 1, 'isi': 1, 'kuesioner': 1, 'laku': 1, 'ambil': 1, 'simpul': 1, 'proses': 1, 'cari': 1, 'lima': 1, 'skenario': 1, 'dua': 1, 'ada': 1, 'rute': 1, 'beda': 1, 'tiap': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'to': 9, 'is': 7, 'that': 6, 'of': 6, 'for': 5, 'path': 5, 'and': 4, 'by': 4, 'travel': 4, 'one': 3, 'can': 3, 'minimum': 3, 'system': 3, 'be': 3, 'a': 2, 'distance': 2, 'using': 2, 'algorithm': 2, 'traversed': 2, 'results': 2, 'more': 2, 'in': 2, 'test': 2, 'travelling': 1, 'way': 1, 'eliminate': 1, 'boredom': 1, 'daily': 1, 'routine': 1, 'increase': 1, 'knowledge': 1, 'but': 1, 'many': 1, 'on': 1, 'road': 1, 'today': 1, 'sometimes': 1, 'difficult': 1, 'person': 1, 'choose': 1, 'has': 1, 'influence': 1, 'level': 1, 'costs': 1, 'incurred': 1, 'we': 1, 'need': 1, 'an': 1, 'information': 1, 'able': 1, 'find': 1, 'save': 1, 'time': 1, 'taking': 1, 'into': 1, 'account': 1, 'speed': 1, 'driving': 1, 'made': 1, 'dijkstra': 1, 'webbased': 1, 'illustrative': 1, 'google': 1, 'maps': 1, 'so': 1, 'are': 1, 'accurate': 1, 'order': 1, 'objectives': 1, 'achieved': 1, 'successfully': 1, 'according': 1, 'desired': 1, 'application': 1, 'then': 1, 'compared': 1, 'with': 1, 'usual': 1, 'bureau': 1, 'or': 1, 'filling': 1, 'out': 1, 'questionnaire': 1, 'testing': 1, 'from': 1, 'experiments': 1, 'performed': 1, 'concluded': 1, 'method': 1, 'dijkstras': 1, 'used': 1, 'process': 1, 'finding': 1, 'than': 1, 'purpose': 1, 'five': 1, 'scenarios': 1, 'them': 1, 'two': 1, 'there': 1, 'only': 1, 'route': 1, 'different': 1, 'every': 1})
-------------------------------------------
--- Data #865 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Dimas Taufany Putra
Judul: Sistem Peramalan Penjualan Menggunakan Metode Jaringan Syaraf Tiruan Dengan Algoritma Backpropagation
Pembimbing 1: Fika Hastarita
Pembimbing 2: Bain Khusnul Khotimah
Abstrak (Raw): Produk Olahraga merupakan salah satu bagian penting dalam organ-organ seorang atlit. Peningkatan jumlah penjualan produk yang tidak terduga menyebabkan kesulitan dalam pelayanan yang terbaik kepada konsumen. Demikian juga sebaliknya, apabila terjadi penurunan jumlah penjualan produk,maka akan menyebabkan inventorydi gudang. Oleh karena itu diperlukan sistem peramalan yang mampu meramalkan penjualan produk pada periode berikutnya. Sistem peramalan ini menggunakan metode Jaringan Syaraf Tiruan dengan algoritma Backpropagation dengan momentum untuk meramalkan jumlah penjualan produk pada bulan berikutnya. Data yang telah tersimpan dihitung menggunakan epoh dan learning rate yang berbeda. Dari hasil uji coba system, maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan semua data sebagai data training dan menggunakan learning rate 0.8 dan dengan epoh 18 akan menghasilkan tingkat kesalahan 56827.343. hasil ini menunjukkan hasil terbaik dari beberapa skenario ujicoba sistem, namum belum menunjukkan hasil terbaik dari skenario yang lain dengan meningkatkan epoch supaya mendapatkan hasil yang lebih baik.
Kata kunci : Peramalan, Jaringan Syaraf Tiruan, Backpropagation, Momentum, Penjualan Produk Olahraga.
Abstrak (Clean): produk olahraga merupakan salah satu bagian penting dalam organorgan seorang atlit peningkatan jumlah penjualan produk yang tidak terduga menyebabkan kesulitan dalam pelayanan yang terbaik kepada konsumen demikian juga sebaliknya apabila terjadi penurunan jumlah penjualan produkmaka akan menyebabkan inventorydi gudang oleh karena itu diperlukan sistem peramalan yang mampu meramalkan penjualan produk pada periode berikutnya sistem peramalan ini menggunakan metode jaringan syaraf tiruan dengan algoritma backpropagation dengan momentum untuk meramalkan jumlah penjualan produk pada bulan berikutnya data yang telah tersimpan dihitung menggunakan epoh dan learning rate yang berbeda dari hasil uji coba system maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan semua data sebagai data training dan menggunakan learning rate dan dengan epoh akan menghasilkan tingkat kesalahan hasil ini menunjukkan hasil terbaik dari beberapa skenario ujicoba sistem namum belum menunjukkan hasil terbaik dari skenario yang lain dengan meningkatkan epoch supaya mendapatkan hasil yang lebih baik kata kunci peramalan jaringan syaraf tiruan backpropagation momentum penjualan produk olahraga
Abstrak (Stopwords Removed): produk olahraga salah satu bagian penting organorgan seorang atlit peningkatan jumlah penjualan produk terduga menyebabkan kesulitan pelayanan terbaik kepada konsumen demikian sebaliknya apabila terjadi penurunan jumlah penjualan produkmaka menyebabkan inventorydi gudang diperlukan sistem peramalan mampu meramalkan penjualan produk periode berikutnya sistem peramalan menggunakan metode jaringan syaraf tiruan algoritma backpropagation momentum meramalkan jumlah penjualan produk bulan berikutnya data tersimpan dihitung menggunakan epoh learning rate berbeda hasil uji coba system dapat disimpulkan menggunakan semua data data training menggunakan learning rate epoh menghasilkan tingkat kesalahan hasil menunjukkan hasil terbaik beberapa skenario ujicoba sistem namum belum menunjukkan hasil terbaik skenario lain meningkatkan epoch supaya mendapatkan hasil lebih baik kata kunci peramalan jaringan syaraf tiruan backpropagation momentum penjualan produk olahraga
Abstrak (Stemmed): produk olahraga salah satu bagi penting organorgan orang atlit tingkat jumlah jual produk duga sebab sulit layan baik kepada konsumen demikian balik apabila jadi turun jumlah jual produkmaka sebab inventorydi gudang perlu sistem amal mampu ramal jual produk periode ikut sistem amal guna metode jaring syaraf tiru algoritma backpropagation momentum ramal jumlah jual produk bulan ikut data simpan hitung guna epoh learning rate beda hasil uji coba system dapat simpul guna semua data data training guna learning rate epoh hasil tingkat salah hasil tunjuk hasil baik beberapa skenario ujicoba sistem namum belum tunjuk hasil baik skenario lain tingkat epoch supaya dapat hasil lebih baik kata kunci amal jaring syaraf tiru backpropagation momentum jual produk olahraga
Abstrak (Corrected): proud olahraga salad sat bag panting organorgan orang alit dingbat mullah dual proud dug kebab suit layman back keypad consumed domitian balk arabia jade turn mullah dual produkmaka kebab inventory gang peru sister anal camp jamal dual proud period it sister anal gun metope caring scarf tire algorithm backpropagation momentum jamal mullah dual proud buran it data simian hiding gun epoch learning rate bed hail uni coma system apart simple gun sea data data training gun learning rate epoch hail dingbat salad hail tuneup hail back beberapa scenario ujicoba sister nahum begum tuneup hail back scenario lain dingbat epoch papaya apart hail leash back data bunch anal caring scarf tire backpropagation momentum dual proud olahraga
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'hasil': 6, 'produk': 5, 'jual': 5, 'baik': 4, 'guna': 4, 'tingkat': 3, 'jumlah': 3, 'sistem': 3, 'amal': 3, 'data': 3, 'olahraga': 2, 'salah': 2, 'sebab': 2, 'ramal': 2, 'ikut': 2, 'jaring': 2, 'syaraf': 2, 'tiru': 2, 'backpropagation': 2, 'momentum': 2, 'epoh': 2, 'learning': 2, 'rate': 2, 'dapat': 2, 'tunjuk': 2, 'skenario': 2, 'satu': 1, 'bagi': 1, 'penting': 1, 'organorgan': 1, 'orang': 1, 'atlit': 1, 'duga': 1, 'sulit': 1, 'layan': 1, 'kepada': 1, 'konsumen': 1, 'demikian': 1, 'balik': 1, 'apabila': 1, 'jadi': 1, 'turun': 1, 'produkmaka': 1, 'inventorydi': 1, 'gudang': 1, 'perlu': 1, 'mampu': 1, 'periode': 1, 'metode': 1, 'algoritma': 1, 'bulan': 1, 'simpan': 1, 'hitung': 1, 'beda': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'system': 1, 'simpul': 1, 'semua': 1, 'training': 1, 'beberapa': 1, 'ujicoba': 1, 'namum': 1, 'belum': 1, 'lain': 1, 'epoch': 1, 'supaya': 1, 'lebih': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 8, 'in': 7, 'product': 6, 'sales': 5, 'to': 4, 'system': 4, 'using': 4, 'results': 4, 'is': 3, 'an': 3, 'that': 3, 'best': 3, 'with': 3, 'data': 3, 'epoch': 3, 'and': 3, 'rate': 3, 'sports': 2, 'increasing': 2, 'number': 2, 'a': 2, 'it': 2, 'will': 2, 'forecasting': 2, 'predict': 2, 'next': 2, 'neural': 2, 'backpropagation': 2, 'momentum': 2, 'learning': 2, 'scenarios': 2, 'one': 1, 'important': 1, 'part': 1, 'athlete': 1, 'organs': 1, 'caused': 1, 'unexpected': 1, 'difficulties': 1, 'service': 1, 'consumers': 1, 'vice': 1, 'versa': 1, 'if': 1, 'decline': 1, 'cause': 1, 'inventory': 1, 'warehouse': 1, 'therefore': 1, 'we': 1, 'need': 1, 'able': 1, 'period': 1, 'artificial': 1, 'network': 1, 'algorithm': 1, 'amount': 1, 'month': 1, 'stored': 1, 'calculated': 1, 'different': 1, 'from': 1, 'test': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'concluded': 1, 'by': 1, 'all': 1, 'as': 1, 'training': 1, 'result': 1, 'error': 1, 'show': 1, 'several': 1, 'testing': 1, 'yet': 1, 'has': 1, 'not': 1, 'shown': 1, 'other': 1, 'order': 1, 'get': 1, 'better': 1, 'keywordsforecasting': 1, 'networks': 1})
-------------------------------------------
--- Data #866 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Alfian Qomaruddin
Judul: PENERAPAN EKSTRAKSI INFOMASI SIMPLE TREE MATCHING (STM) PADA WEB CRAWLER BAHASA INDONESIA
Pembimbing 1: Firdaus Solihin
Pembimbing 2: Iwan Santosa
Abstrak (Raw): Web crawler adalah salah satu bagian penting dari search engine. Web crawler bertugas mengambil informasi dari laman web yang dikunjunginya. Untuk mendapatkan konten khusus bahasa indonesia telah di desain dan diimplementasikan pada penelitan sebelumnya oleh Arifin. Dari hasil penelitian ini diperoleh web crawler yang mampu menghimpun website bahasa indonesia dengan data uji coba 1000 URL, diantaranya 500 website bahasa indonesia dan 500 website bahasa asing. Namun data yang tersimpan dari web crawler tersebut belum optimal, karena di dalam konten yang tersimpan masih terdapat beberapa bagian yang bukan sebuah informasi. Kekurangan pada pengambilan konten tersebut dicoba untuk diperbaiki dalam penelitian ini dengan menggunakan ekstraksi informasi(web data extraction) berbasis pencocokan pohon dengan menggunakan metode Simple Tree Matching(STM). Ekstraksi informasi adalah sebuah cara komputer dalam mengambil informasi pada suatu website. Simple Tree Matching adalah sebuah metode ekstraksi informasi yang melakukan pencocokan dua tree website pada proses ekstraksinya. Web crawler dengan metode STM dilakukan ujicoba kembali pada 50 website dari data penelitian sebelumnya dan didapatkan hasil konten yang lebih bersih dari implementasi sebelumnya. Dapat disimpulkan bahwa simple tree matching mampu dengan sempurna melakukan ekstraksi informasi pada web crawler. Dengan rata-rata nilai precision 100% dan recall 89.31365%.
Abstrak (Clean): web crawler adalah salah satu bagian penting dari search engine web crawler bertugas mengambil informasi dari laman web yang dikunjunginya untuk mendapatkan konten khusus bahasa indonesia telah di desain dan diimplementasikan pada penelitan sebelumnya oleh arifin dari hasil penelitian ini diperoleh web crawler yang mampu menghimpun website bahasa indonesia dengan data uji coba url diantaranya website bahasa indonesia dan website bahasa asing namun data yang tersimpan dari web crawler tersebut belum optimal karena di dalam konten yang tersimpan masih terdapat beberapa bagian yang bukan sebuah informasi kekurangan pada pengambilan konten tersebut dicoba untuk diperbaiki dalam penelitian ini dengan menggunakan ekstraksi informasiweb data extraction berbasis pencocokan pohon dengan menggunakan metode simple tree matchingstm ekstraksi informasi adalah sebuah cara komputer dalam mengambil informasi pada suatu website simple tree matching adalah sebuah metode ekstraksi informasi yang melakukan pencocokan dua tree website pada proses ekstraksinya web crawler dengan metode stm dilakukan ujicoba kembali pada website dari data penelitian sebelumnya dan didapatkan hasil konten yang lebih bersih dari implementasi sebelumnya dapat disimpulkan bahwa simple tree matching mampu dengan sempurna melakukan ekstraksi informasi pada web crawler dengan ratarata nilai precision dan recall
Abstrak (Stopwords Removed): web crawler salah satu bagian penting search engine web crawler bertugas mengambil informasi laman web dikunjunginya mendapatkan konten khusus bahasa indonesia desain diimplementasikan penelitan sebelumnya arifin hasil penelitian diperoleh web crawler mampu menghimpun website bahasa indonesia data uji coba url diantaranya website bahasa indonesia website bahasa asing data tersimpan web crawler tersebut belum optimal konten tersimpan masih terdapat beberapa bagian bukan informasi kekurangan pengambilan konten tersebut dicoba diperbaiki penelitian menggunakan ekstraksi informasiweb data extraction berbasis pencocokan pohon menggunakan metode simple tree matchingstm ekstraksi informasi cara komputer mengambil informasi website simple tree matching metode ekstraksi informasi melakukan pencocokan dua tree website proses ekstraksinya web crawler metode stm dilakukan ujicoba kembali website data penelitian sebelumnya didapatkan hasil konten lebih bersih implementasi sebelumnya dapat disimpulkan simple tree matching mampu sempurna melakukan ekstraksi informasi web crawler ratarata nilai precision recall
Abstrak (Stemmed): web crawler salah satu bagi penting search engine web crawler tugas ambil informasi laman web kunjung dapat konten khusus bahasa indonesia desain implementasi penelitan belum arifin hasil teliti oleh web crawler mampu himpun website bahasa indonesia data uji coba url antara website bahasa indonesia website bahasa asing data simpan web crawler sebut belum optimal konten simpan masih dapat beberapa bagi bukan informasi kurang ambil konten sebut coba baik teliti guna ekstraksi informasiweb data extraction bas cocok pohon guna metode simple tree matchingstm ekstraksi informasi cara komputer ambil informasi website simple tree matching metode ekstraksi informasi laku cocok dua tree website proses ekstraksi web crawler metode stm laku ujicoba kembali website data teliti belum dapat hasil konten lebih bersih implementasi belum dapat simpul simple tree matching mampu sempurna laku ekstraksi informasi web crawler ratarata nilai precision recall
Abstrak (Corrected): web crawler salad sat bag panting search engine web crawler tugs ambit informant lawman web unsung apart gotten rhesus bahama indonesia detain implements penelitan begum origin hail elite olen web crawler camp impugn website bahama indonesia data uni coma curl angara website bahama indonesia website bahama asking data simian web crawler debut begum optimal gotten simian mash apart beberapa bag buran informant during ambit gotten debut coma back elite gun ekstraksi informasiweb data extraction was cook poon gun metope simple tree matchingstm ekstraksi informant cara computer ambit informant website simple tree matching metope ekstraksi informant lake cook due tree website proves ekstraksi web crawler metope sum lake ujicoba cembali website data elite begum apart hail gotten leash perish implements begum apart simple simple tree matching camp tempura lake ekstraksi informant web crawler ratarata nilgai precision recall
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'web': 7, 'crawler': 6, 'informasi': 6, 'website': 6, 'ekstraksi': 5, 'dapat': 4, 'konten': 4, 'bahasa': 4, 'belum': 4, 'data': 4, 'tree': 4, 'ambil': 3, 'indonesia': 3, 'teliti': 3, 'metode': 3, 'simple': 3, 'laku': 3, 'bagi': 2, 'implementasi': 2, 'hasil': 2, 'mampu': 2, 'coba': 2, 'simpan': 2, 'sebut': 2, 'guna': 2, 'cocok': 2, 'matching': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'penting': 1, 'search': 1, 'engine': 1, 'tugas': 1, 'laman': 1, 'kunjung': 1, 'khusus': 1, 'desain': 1, 'penelitan': 1, 'arifin': 1, 'oleh': 1, 'himpun': 1, 'uji': 1, 'url': 1, 'antara': 1, 'asing': 1, 'optimal': 1, 'masih': 1, 'beberapa': 1, 'bukan': 1, 'kurang': 1, 'baik': 1, 'informasiweb': 1, 'extraction': 1, 'bas': 1, 'pohon': 1, 'matchingstm': 1, 'cara': 1, 'komputer': 1, 'dua': 1, 'proses': 1, 'stm': 1, 'ujicoba': 1, 'kembali': 1, 'lebih': 1, 'bersih': 1, 'simpul': 1, 'sempurna': 1, 'ratarata': 1, 'nilai': 1, 'precision': 1, 'recall': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'web': 8, 'of': 8, 'the': 8, 'in': 7, 'information': 7, 'was': 6, 'a': 5, 'on': 5, 'extraction': 5, 'tree': 5, 'matching': 5, 'crawler': 4, 'content': 4, 'and': 4, 'data': 4, 'to': 3, 'indonesian': 3, 'previous': 3, 'by': 3, 'with': 3, 'websites': 3, 'that': 3, 'simple': 3, 'from': 2, 'research': 2, 'results': 2, 'obtained': 2, 'could': 2, 'website': 2, 'stored': 2, 'not': 2, 'an': 2, 'be': 2, 'using': 2, 'stm': 2, 'method': 2, 'crawlers': 2, 'one': 1, 'important': 1, 'part': 1, 'search': 1, 'engine': 1, 'charge': 1, 'take': 1, 'pages': 1, 'visited': 1, 'get': 1, 'only': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'designed': 1, 'implemented': 1, 'arifin': 1, 'these': 1, 'collect': 1, 'url': 1, 'trial': 1, 'which': 1, 'foreign': 1, 'language': 1, 'however': 1, 'is': 1, 'optimal': 1, 'because': 1, 'there': 1, 'were': 1, 'still': 1, 'some': 1, 'parts': 1, 'are': 1, 'deficiencies': 1, 'retrieval': 1, 'attempted': 1, 'fixed': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'based': 1, 'way': 1, 'taking': 1, 'computer': 1, 'performs': 1, 'two': 1, 'process': 1, 'testing': 1, 'back': 1, 'at': 1, 'cleaner': 1, 'than': 1, 'implementations': 1, 'it': 1, 'concluded': 1, 'perfectly': 1, 'capable': 1, 'extracting': 1, 'average': 1, 'value': 1, 'precision': 1, 'recall': 1})
-------------------------------------------
--- Data #867 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Sandra Lisa Sasmita
Judul: PENGELOMPOKAN TINGKAT KESEHATAN MASYARAKAT KABUPATEN BANGKALAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY C-MEANS BERBASIS SIG
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah, ST.,M.Kom.
Pembimbing 2: Andharini Dwi Cahyani, S.Kom.,M.Kom.
Abstrak (Raw): Sistem informasi kesehatan merupakan suatu pengelolaan informasi di seluruh tingkat pemerintah secara sistematis dalam rangka penyelengggaraan pelayanan kepada masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan model sistem informasi pengelompokan tingkat kesehatan masyarakat berdasarkan sistem informasi geografis (GIS) untuk mendukung rencana peningkatan kesehatan di Kabupaten Bangkalan. Dengan melakukan maping pengelompokan tingkat kesehatan masyarakat ke dalam beberapa cluster agar informasi yang disajikan lebih mudah dipahami dan lebih informatif.
Dalam penelitian ini, teknik clustering digunakan untuk mengelompokan data-data kecamatan dengan beberapa latar belakang. Kecamatan yang memiliki atribut-atribut di cluster menjadi 4 cluster menggunakan metode Fuzzy C-means (FCM).
Dalam mengelompokkan tingkat kesehatan masyarakat dengan menggunakan metode Fuzzy C-means (FCM), untuk mengkatagorikan tingkat kesehatan masyarakatnya, tentunya ada kriteria-kriteria kesehatan masyarakat yang memiliki nilai yang tidak pasti. Oleh karena itu, untuk mengelompokkan tingkat kesehatan masyarakat ke dalam beberapa cluster, perlu adanya analisa lebih lanjut pada cluster tersebut untuk mendapatkan hasil yang lebih sesuai. Data yang telah diolah tersebut disajikan dalam bentuk peta dengan daerah yang bergradasi warna sesuai wilayah.
Abstrak (Clean): sistem informasi kesehatan merupakan suatu pengelolaan informasi di seluruh tingkat pemerintah secara sistematis dalam rangka penyelengggaraan pelayanan kepada masyarakat penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan model sistem informasi pengelompokan tingkat kesehatan masyarakat berdasarkan sistem informasi geografis gis untuk mendukung rencana peningkatan kesehatan di kabupaten bangkalan dengan melakukan maping pengelompokan tingkat kesehatan masyarakat ke dalam beberapa cluster agar informasi yang disajikan lebih mudah dipahami dan lebih informatif dalam penelitian ini teknik clustering digunakan untuk mengelompokan datadata kecamatan dengan beberapa latar belakang kecamatan yang memiliki atributatribut di cluster menjadi cluster menggunakan metode fuzzy cmeans fcm dalam mengelompokkan tingkat kesehatan masyarakat dengan menggunakan metode fuzzy cmeans fcm untuk mengkatagorikan tingkat kesehatan masyarakatnya tentunya ada kriteriakriteria kesehatan masyarakat yang memiliki nilai yang tidak pasti oleh karena itu untuk mengelompokkan tingkat kesehatan masyarakat ke dalam beberapa cluster perlu adanya analisa lebih lanjut pada cluster tersebut untuk mendapatkan hasil yang lebih sesuai data yang telah diolah tersebut disajikan dalam bentuk peta dengan daerah yang bergradasi warna sesuai wilayah
Abstrak (Stopwords Removed): sistem informasi kesehatan pengelolaan informasi seluruh tingkat pemerintah secara sistematis rangka penyelengggaraan pelayanan kepada masyarakat penelitian dilakukan mengembangkan model sistem informasi pengelompokan tingkat kesehatan masyarakat berdasarkan sistem informasi geografis gis mendukung rencana peningkatan kesehatan kabupaten bangkalan melakukan maping pengelompokan tingkat kesehatan masyarakat beberapa cluster informasi disajikan lebih mudah dipahami lebih informatif penelitian teknik clustering digunakan mengelompokan datadata kecamatan beberapa latar belakang kecamatan memiliki atributatribut cluster menjadi cluster menggunakan metode fuzzy cmeans fcm mengelompokkan tingkat kesehatan masyarakat menggunakan metode fuzzy cmeans fcm mengkatagorikan tingkat kesehatan masyarakatnya tentunya ada kriteriakriteria kesehatan masyarakat memiliki nilai pasti mengelompokkan tingkat kesehatan masyarakat beberapa cluster perlu adanya analisa lebih lanjut cluster tersebut mendapatkan hasil lebih sesuai data diolah tersebut disajikan bentuk peta daerah bergradasi warna sesuai wilayah
Abstrak (Stemmed): sistem informasi sehat kelola informasi seluruh tingkat perintah cara sistematis rangka penyelengggaraan layan kepada masyarakat teliti laku kembang model sistem informasi kelompok tingkat sehat masyarakat dasar sistem informasi geografis gis dukung rencana tingkat sehat kabupaten bangkal laku maping kelompok tingkat sehat masyarakat beberapa cluster informasi saji lebih mudah paham lebih informatif teliti teknik clustering guna kelompok datadata camat beberapa latar belakang camat milik atributatribut cluster jadi cluster guna metode fuzzy cmeans fcm kelompok tingkat sehat masyarakat guna metode fuzzy cmeans fcm mengkatagorikan tingkat sehat masyarakat tentu ada kriteriakriteria sehat masyarakat milik nilai pasti kelompok tingkat sehat masyarakat beberapa cluster perlu ada analisa lebih lanjut cluster sebut dapat hasil lebih sesuai data olah sebut saji bentuk peta daerah gradasi warna sesuai wilayah
Abstrak (Corrected): sister informant seat fella informant seluruh dingbat perineal cara systematic bangka penyelengggaraan layman keypad masyarakat elite lake embank model sister informant kelompok dingbat seat masyarakat dakar sister informant geografis is during recant dingbat seat kabupaten bangka lake making kelompok dingbat seat masyarakat beberapa cluster informant sari leash judah palm leash information elite tennis clustering gun kelompok datadata carat beberapa later belaying carat milk atributatribut cluster jade cluster gun metope fuzzy means cm kelompok dingbat seat masyarakat gun metope fuzzy means cm mengkatagorikan dingbat seat masyarakat tent ada kriteriakriteria seat masyarakat milk nilgai past kelompok dingbat seat masyarakat beberapa cluster peru ada analyst leash layout cluster debut apart hail leash sexual data blah debut sari bent pet sarah grades wanna sexual wilayah
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sehat': 8, 'tingkat': 7, 'masyarakat': 7, 'informasi': 5, 'kelompok': 5, 'cluster': 5, 'lebih': 4, 'sistem': 3, 'beberapa': 3, 'guna': 3, 'teliti': 2, 'laku': 2, 'saji': 2, 'camat': 2, 'milik': 2, 'metode': 2, 'fuzzy': 2, 'cmeans': 2, 'fcm': 2, 'ada': 2, 'sebut': 2, 'sesuai': 2, 'kelola': 1, 'seluruh': 1, 'perintah': 1, 'cara': 1, 'sistematis': 1, 'rangka': 1, 'penyelengggaraan': 1, 'layan': 1, 'kepada': 1, 'kembang': 1, 'model': 1, 'dasar': 1, 'geografis': 1, 'gis': 1, 'dukung': 1, 'rencana': 1, 'kabupaten': 1, 'bangkal': 1, 'maping': 1, 'mudah': 1, 'paham': 1, 'informatif': 1, 'teknik': 1, 'clustering': 1, 'datadata': 1, 'latar': 1, 'belakang': 1, 'atributatribut': 1, 'jadi': 1, 'mengkatagorikan': 1, 'tentu': 1, 'kriteriakriteria': 1, 'nilai': 1, 'pasti': 1, 'perlu': 1, 'analisa': 1, 'lanjut': 1, 'dapat': 1, 'hasil': 1, 'data': 1, 'olah': 1, 'bentuk': 1, 'peta': 1, 'daerah': 1, 'gradasi': 1, 'warna': 1, 'wilayah': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'health': 8, 'to': 8, 'of': 7, 'public': 6, 'information': 5, 'in': 5, 'level': 5, 'is': 3, 'a': 3, 'into': 3, 'that': 3, 'more': 3, 'clusters': 3, 'system': 2, 'this': 2, 'study': 2, 'grouping': 2, 'by': 2, 'cluster': 2, 'presented': 2, 'are': 2, 'classify': 2, 'data': 2, 'with': 2, 'have': 2, 'using': 2, 'fuzzy': 2, 'cmeans': 2, 'fcm': 2, 'an': 1, 'management': 1, 'at': 1, 'all': 1, 'levels': 1, 'government': 1, 'order': 1, 'systematically': 1, 'penyelengggaraan': 1, 'service': 1, 'community': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'develop': 1, 'model': 1, 'systems': 1, 'based': 1, 'geographic': 1, 'gis': 1, 'support': 1, 'improvement': 1, 'plans': 1, 'bangkal': 1, 'doing': 1, 'mapping': 1, 'so': 1, 'easily': 1, 'understood': 1, 'and': 1, 'informative': 1, 'clustering': 1, 'techniques': 1, 'used': 1, 'some': 1, 'background': 1, 'district': 1, 'districts': 1, 'attributes': 1, 'classifying': 1, 'categorize': 1, 'course': 1, 'there': 1, 'criteria': 1, 'which': 1, 'uncertain': 1, 'value': 1, 'therefore': 1, 'several': 1, 'need': 1, 'for': 1, 'further': 1, 'analysis': 1, 'on': 1, 'these': 1, 'find': 1, 'suitable': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'processed': 1, 'form': 1, 'maps': 1, 'color': 1, 'graded': 1, 'areas': 1, 'region': 1})
-------------------------------------------
--- Data #868 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Rony Gunawan
Judul: IMPLEMENTASI PENJUALAN LAPTOP DENGAN SISTEM REKOMENDASI BERBASIS FUZZY ANALYTIC NETWORK PROCESS (FANP)
Pembimbing 1: Rika Yunitarini, ST., MT.
Pembimbing 2: Yeni Kustiyahningsih, M.Kom
Abstrak (Raw): Kegiatan yang dilakukan di toko surya yaitu transaksi penjualan barang kepada pembeli. Karena laptop banyak jenis dan merek, maka pihak toko sering membantu memilih laptop yang di inginkan pembeli supaya sesuai dengan yang di inginkan. Untuk menyelesaikan permasalahan di atas, pada penelitian ini dilakukan pendekatan Fuzzy Analytical Network Process (FANP) untuk memilih laptop yang sesuai dengan pembeli. Penggunaan fuzzy bertujuan untuk mengakomodasi sifat samar dalam pengambilan keputusan untuk memberikan pertimbangan yang dapat mengatasi ketidakpastian didalam kriteria-kriteria kualitatif. Metode FANP dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan pengambilan keputusan yang terdapat hubungan saling mempengaruhi antar kriteria dalam suatu level tertentu. Kriteria yang dapat di pilih adalah Harga, Layar, Processor, Kapasitas memori, Type memori, Harddisk, Bluetooth, dan Webcam.
Abstrak (Clean): kegiatan yang dilakukan di toko surya yaitu transaksi penjualan barang kepada pembeli karena laptop banyak jenis dan merek maka pihak toko sering membantu memilih laptop yang di inginkan pembeli supaya sesuai dengan yang di inginkan untuk menyelesaikan permasalahan di atas pada penelitian ini dilakukan pendekatan fuzzy analytical network process fanp untuk memilih laptop yang sesuai dengan pembeli penggunaan fuzzy bertujuan untuk mengakomodasi sifat samar dalam pengambilan keputusan untuk memberikan pertimbangan yang dapat mengatasi ketidakpastian didalam kriteriakriteria kualitatif metode fanp dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan pengambilan keputusan yang terdapat hubungan saling mempengaruhi antar kriteria dalam suatu level tertentu kriteria yang dapat di pilih adalah harga layar processor kapasitas memori type memori harddisk bluetooth dan webcam
Abstrak (Stopwords Removed): kegiatan dilakukan toko surya transaksi penjualan barang kepada pembeli laptop banyak jenis merek pihak toko sering membantu memilih laptop inginkan pembeli supaya sesuai inginkan menyelesaikan permasalahan atas penelitian dilakukan pendekatan fuzzy analytical network process fanp memilih laptop sesuai pembeli penggunaan fuzzy bertujuan mengakomodasi sifat samar pengambilan keputusan memberikan pertimbangan dapat mengatasi ketidakpastian didalam kriteriakriteria kualitatif metode fanp dapat digunakan menyelesaikan permasalahan pengambilan keputusan terdapat hubungan saling mempengaruhi antar kriteria level tertentu kriteria dapat pilih harga layar processor kapasitas memori type memori harddisk bluetooth webcam
Abstrak (Stemmed): giat laku toko surya transaksi jual barang kepada beli laptop banyak jenis merek pihak toko sering bantu pilih laptop ingin beli supaya sesuai ingin selesai masalah atas teliti laku dekat fuzzy analytical network process fanp pilih laptop sesuai beli guna fuzzy tuju akomodasi sifat samar ambil putus beri timbang dapat atas ketidakpastian dalam kriteriakriteria kualitatif metode fanp dapat guna selesai masalah ambil putus dapat hubung saling pengaruh antar kriteria level tentu kriteria dapat pilih harga layar processor kapasitas memori type memori harddisk bluetooth webcam
Abstrak (Corrected): gift lake too surya transaksi dual baring keypad bell laptop banyan penis mere pick too seeing bantu pilch laptop begin bell papaya sexual begin seesaw marsala alas elite lake dead fuzzy analytical network process fan pilch laptop sexual bell gun fuzzy juju akomodasi sift samar ambit puts bert timing apart alas ketidakpastian dream kriteriakriteria kualitatif metope fan apart gun seesaw marsala ambit puts apart hung saying pengaruh altar criteria level tent criteria apart pilch hard layer processor kapasitas memory type memory harddisk bluetooth webcast
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'dapat': 4, 'beli': 3, 'laptop': 3, 'pilih': 3, 'laku': 2, 'toko': 2, 'ingin': 2, 'sesuai': 2, 'selesai': 2, 'masalah': 2, 'atas': 2, 'fuzzy': 2, 'fanp': 2, 'guna': 2, 'ambil': 2, 'putus': 2, 'kriteria': 2, 'memori': 2, 'giat': 1, 'surya': 1, 'transaksi': 1, 'jual': 1, 'barang': 1, 'kepada': 1, 'banyak': 1, 'jenis': 1, 'merek': 1, 'pihak': 1, 'sering': 1, 'bantu': 1, 'supaya': 1, 'teliti': 1, 'dekat': 1, 'analytical': 1, 'network': 1, 'process': 1, 'tuju': 1, 'akomodasi': 1, 'sifat': 1, 'samar': 1, 'beri': 1, 'timbang': 1, 'ketidakpastian': 1, 'dalam': 1, 'kriteriakriteria': 1, 'kualitatif': 1, 'metode': 1, 'hubung': 1, 'saling': 1, 'pengaruh': 1, 'antar': 1, 'level': 1, 'tentu': 1, 'harga': 1, 'layar': 1, 'processor': 1, 'kapasitas': 1, 'type': 1, 'harddisk': 1, 'bluetooth': 1, 'webcam': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'to': 8, 'in': 5, 'of': 5, 'a': 4, 'laptop': 3, 'be': 3, 'criteria': 3, 'is': 2, 'buyer': 2, 'and': 2, 'problems': 2, 'fuzzy': 2, 'fanp': 2, 'that': 2, 'can': 2, 'memory': 2, 'abstract': 1, 'activities': 1, 'undertaken': 1, 'toko': 1, 'surya': 1, 'sale': 1, 'goods': 1, 'because': 1, 'many': 1, 'types': 1, 'brands': 1, 'then': 1, 'store': 1, 'often': 1, 'help': 1, 'choosing': 1, 'what': 1, 'buyers': 1, 'want': 1, 'consistent': 1, 'with': 1, 'desired': 1, 'resolve': 1, 'above': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'approach': 1, 'analytical': 1, 'network': 1, 'process': 1, 'choose': 1, 'suits': 1, 'aims': 1, 'accommodate': 1, 'use': 1, 'vague': 1, 'nature': 1, 'decision': 1, 'give': 1, 'consideration': 1, 'address': 1, 'uncertainty': 1, 'qualitative': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'solve': 1, 'decisionmaking': 1, 'are': 1, 'affecting': 1, 'mutual': 1, 'relations': 1, 'between': 1, 'certain': 1, 'level': 1, 'selected': 1, 'price': 1, 'screen': 1, 'processor': 1, 'capacity': 1, 'type': 1, 'hard': 1, 'drive': 1, 'bluetooth': 1, 'webcam': 1})
-------------------------------------------
--- Data #869 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Eko Firmanto Abfiadin
Judul: Rancang Bangun Sistem Pencarian Terdistribusi Pada E-jurnal Berbasis WeB Service Menggunakan Rest
Pembimbing 1: Hermawan S.T., M.Kom.
Pembimbing 2: Andarini Dwi C S.Kom., M.Kom.
Abstrak (Raw): Pada era modern ini kebutuhan akan internet semakin tinggi mengikuti perkembangan zaman. Namun masih banyaknya ketidak akuratan data e-jurnal yang sesuai dengan keyword yang diinputkan oleh user mengindikasikan akan diperlukannya suatu pencarian terdistribusi pada e-jurnal sebagai sarana untuk mempermudah pencarian. Untuk itu dapat dikembangkan sistem pencarian berbasis web service menggunakan Representational State Transfer (REST) guna pengoptimalan layanan yang dibutuhkan. Web Service merupakan suatu sistem yang menyediakan pelayanan berupa XML dan digunakan untuk aplikasi sistem yang terdistribusi secara heterogen baik dari sistem operasi sampai model object. Web service mendefinisikan suatu fungsi tertentu yang dapat diakses oleh aplikasi yang lain melalui internet dengan menggunakan protokol-protokol yang menjadi standart internet. Berdasarkan dari hasil pengujian sistem, didapatkan nilai minimal cosine similarity terbaik dengan treshold 0,1. Dengan nilai presentase rata-rata precision 58,6 %, nilai presentase rata-rata recall nya mencapai 92,4 % dan nilai rata-rata presentase f-measure nya adalah 65,5 %. Hasil dari pengujian efektifitas sistem pada masyarakat, dapat dikatakan bahwa aplikasi ini sangat membantu dan cukup baik diterima oleh user, dengan presentase sangat baik 34,4 % , baik 56 %, cukup baik 9,6 % .
Abstrak (Clean): pada era modern ini kebutuhan akan internet semakin tinggi mengikuti perkembangan zaman namun masih banyaknya ketidak akuratan data ejurnal yang sesuai dengan keyword yang diinputkan oleh user mengindikasikan akan diperlukannya suatu pencarian terdistribusi pada ejurnal sebagai sarana untuk mempermudah pencarian untuk itu dapat dikembangkan sistem pencarian berbasis web service menggunakan representational state transfer rest guna pengoptimalan layanan yang dibutuhkan web service merupakan suatu sistem yang menyediakan pelayanan berupa xml dan digunakan untuk aplikasi sistem yang terdistribusi secara heterogen baik dari sistem operasi sampai model object web service mendefinisikan suatu fungsi tertentu yang dapat diakses oleh aplikasi yang lain melalui internet dengan menggunakan protokolprotokol yang menjadi standart internet berdasarkan dari hasil pengujian sistem didapatkan nilai minimal cosine similarity terbaik dengan treshold dengan nilai presentase ratarata precision nilai presentase ratarata recall nya mencapai dan nilai ratarata presentase fmeasure nya adalah hasil dari pengujian efektifitas sistem pada masyarakat dapat dikatakan bahwa aplikasi ini sangat membantu dan cukup baik diterima oleh user dengan presentase sangat baik baik cukup baik
Abstrak (Stopwords Removed): era modern kebutuhan internet semakin tinggi mengikuti perkembangan zaman masih banyaknya ketidak akuratan data ejurnal sesuai keyword diinputkan user mengindikasikan diperlukannya pencarian terdistribusi ejurnal sarana mempermudah pencarian dapat dikembangkan sistem pencarian berbasis web service menggunakan representational state transfer rest pengoptimalan layanan dibutuhkan web service sistem menyediakan pelayanan berupa xml digunakan aplikasi sistem terdistribusi secara heterogen baik sistem operasi model object web service mendefinisikan fungsi tertentu dapat diakses aplikasi lain internet menggunakan protokolprotokol menjadi standart internet berdasarkan hasil pengujian sistem didapatkan nilai minimal cosine similarity terbaik treshold nilai presentase ratarata precision nilai presentase ratarata recall nya mencapai nilai ratarata presentase fmeasure nya hasil pengujian efektifitas sistem masyarakat dapat dikatakan aplikasi sangat membantu cukup baik diterima user presentase sangat baik baik cukup baik
Abstrak (Stemmed): era modern butuh internet makin tinggi ikut kembang zaman masih banyak tidak akurat data ejurnal sesuai keyword diinputkan user indikasi perlu cari distribusi ejurnal sarana mudah cari dapat kembang sistem cari bas web service guna representational state transfer rest optimal layan butuh web service sistem sedia layan upa xml guna aplikasi sistem distribusi cara heterogen baik sistem operasi model object web service definisi fungsi tentu dapat akses aplikasi lain internet guna protokolprotokol jadi standart internet dasar hasil uji sistem dapat nilai minimal cosine similarity baik treshold nilai presentase ratarata precision nilai presentase ratarata recall nya capai nilai ratarata presentase fmeasure nya hasil uji efektifitas sistem masyarakat dapat kata aplikasi sangat bantu cukup baik terima user presentase sangat baik baik cukup baik
Abstrak (Corrected): era modern butch internet making ting it embank daman mash banyan tidal aura data eternal sexual keyword diinputkan user indikasi peru care distribute eternal saran judah care apart embank sister care was web service gun representational state transfer rest optimal layman butch web service sister media layman up my gun aplikasi sister distribute cara heterogony back sister operas model object web service definite fungi tent apart asses aplikasi lain internet gun protokolprotokol jade standard internet dakar hail uni sister apart nilgai minimal cosine similarity back threshold nilgai presents ratarata precision nilgai presents ratarata recall ya capri nilgai ratarata presents measure ya hail uni efektifitas sister masyarakat apart data aplikasi sang bantu cutup back terms user presents sang back back cutup back
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sistem': 6, 'baik': 6, 'dapat': 4, 'nilai': 4, 'presentase': 4, 'internet': 3, 'cari': 3, 'web': 3, 'service': 3, 'guna': 3, 'aplikasi': 3, 'ratarata': 3, 'butuh': 2, 'kembang': 2, 'ejurnal': 2, 'user': 2, 'distribusi': 2, 'layan': 2, 'hasil': 2, 'uji': 2, 'nya': 2, 'sangat': 2, 'cukup': 2, 'era': 1, 'modern': 1, 'makin': 1, 'tinggi': 1, 'ikut': 1, 'zaman': 1, 'masih': 1, 'banyak': 1, 'tidak': 1, 'akurat': 1, 'data': 1, 'sesuai': 1, 'keyword': 1, 'diinputkan': 1, 'indikasi': 1, 'perlu': 1, 'sarana': 1, 'mudah': 1, 'bas': 1, 'representational': 1, 'state': 1, 'transfer': 1, 'rest': 1, 'optimal': 1, 'sedia': 1, 'upa': 1, 'xml': 1, 'cara': 1, 'heterogen': 1, 'operasi': 1, 'model': 1, 'object': 1, 'definisi': 1, 'fungsi': 1, 'tentu': 1, 'akses': 1, 'lain': 1, 'protokolprotokol': 1, 'jadi': 1, 'standart': 1, 'dasar': 1, 'minimal': 1, 'cosine': 1, 'similarity': 1, 'treshold': 1, 'precision': 1, 'recall': 1, 'capai': 1, 'fmeasure': 1, 'efektifitas': 1, 'masyarakat': 1, 'kata': 1, 'bantu': 1, 'terima': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'of': 12, 'a': 6, 'for': 5, 'system': 5, 'that': 5, 'in': 4, 'with': 4, 'by': 4, 'service': 4, 'value': 4, 'percentage': 4, 'is': 3, 'internet': 3, 'to': 3, 'search': 3, 'can': 3, 'be': 3, 'and': 3, 'average': 3, 'need': 2, 'user': 2, 'distributed': 2, 'on': 2, 'using': 2, 'web': 2, 'applications': 2, 'results': 2, 'testing': 2, 'good': 2, 'modern': 1, 'era': 1, 'higher': 1, 'times': 1, 'but': 1, 'still': 1, 'many': 1, 'inaccuracies': 1, 'ejournal': 1, 'data': 1, 'corresponding': 1, 'keywords': 1, 'entered': 1, 'will': 1, 'indicate': 1, 'ejournals': 1, 'as': 1, 'means': 1, 'facilitate': 1, 'developed': 1, 'webbased': 1, 'representational': 1, 'state': 1, 'transfer': 1, 'rest': 1, 'services': 1, 'required': 1, 'optimization': 1, 'provides': 1, 'form': 1, 'xml': 1, 'used': 1, 'heterogeneous': 1, 'systems': 1, 'both': 1, 'operating': 1, 'model': 1, 'object': 1, 'defines': 1, 'specific': 1, 'function': 1, 'accessed': 1, 'other': 1, 'over': 1, 'protocols': 1, 'have': 1, 'become': 1, 'standard': 1, 'based': 1, 'obtained': 1, 'best': 1, 'minimum': 1, 'cosine': 1, 'similarity': 1, 'threshold': 1, 'an': 1, 'precision': 1, 'recall': 1, 'reaches': 1, 'its': 1, 'fmeasure': 1, 'was': 1, 'effectiveness': 1, 'community': 1, 'it': 1, 'said': 1, 'this': 1, 'application': 1, 'very': 1, 'helpful': 1, 'quite': 1, 'well': 1, 'accepted': 1, 'excellent': 1, 'enough': 1})
-------------------------------------------
--- Data #870 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Faisol Akbar Firdaus
Judul: SistemRekomendasi Kelayakan Kredit kepemilikan sepedaMotordenganMenggunakan MetodeFuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP) dan Multi-Attribute Utility Theory (MAUT)
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah, ST., M.Kom
Pembimbing 2: Yeni Kustiyahningsih, M.Kom
Abstrak (Raw): Banyaknya masyarakat yang ingin memiliki sepeda motor tetapi tidak memiliki dana yang cukup untuk membeli sepeda motor secara tunai tentunya akan sangat membutuhkan suatu cara untuk memiliki sepeda motor tetapi dengan sistem pembayaran secara kredit. Dealer Yamaha TRISAKTI MOTOR Bangkalan yang bukan hanya menjual produknya secara cas/kontan tetapi mereka juga bergerak dibidang asuransi yang bertujuan sebagai salah satu bagian fokus bisnis dibidang sektor otomotif berninat melakukan pemberian kredit sepeda motor kepada konsumen melalui pemanfaatan dana dari bagian laba perusahaan.
Padapenelitian ini akan diangkat suatu kasus yaitu mencari alternative terbaik berdasarkan kriteria - kriteria yang telah ditentukan dengan pendekatan metode Fuzzy Analytic Hierarchy Process (FAHP). Metode ini dipilih karena pengambilan keputusan dengan mempertimbangkan beberapa alternative dan criteria pada situasi yang bersifat Fuzzy. Perangking hasil pembobotan dari metode FAHP menggunakan metode Multi-Attribute Utility Theory (MAUT). Perangkingan melalui perbandingan berpasangan antara alternative pada kriteria yang sesuai untuk Menentukan kelayakan kredit sepeda motor. Sistem ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan aplikasi basis data yang digunakan padasistem informasi ini adalah MySQL. Dengan adanya aplikasi ini diharapkan dapat mengatasi kekurangan yang ada pada aplikasi terdahulu khususnya di dalam kemudahan pengubahan isi halaman website secara dinamis.
Abstrak (Clean): banyaknya masyarakat yang ingin memiliki sepeda motor tetapi tidak memiliki dana yang cukup untuk membeli sepeda motor secara tunai tentunya akan sangat membutuhkan suatu cara untuk memiliki sepeda motor tetapi dengan sistem pembayaran secara kredit dealer yamaha trisakti motor bangkalan yang bukan hanya menjual produknya secara caskontan tetapi mereka juga bergerak dibidang asuransi yang bertujuan sebagai salah satu bagian fokus bisnis dibidang sektor otomotif berninat melakukan pemberian kredit sepeda motor kepada konsumen melalui pemanfaatan dana dari bagian laba perusahaan padapenelitian ini akan diangkat suatu kasus yaitu mencari alternative terbaik berdasarkan kriteria kriteria yang telah ditentukan dengan pendekatan metode fuzzy analytic hierarchy process fahp metode ini dipilih karena pengambilan keputusan dengan mempertimbangkan beberapa alternative dan criteria pada situasi yang bersifat fuzzy perangking hasil pembobotan dari metode fahp menggunakan metode multiattribute utility theory maut perangkingan melalui perbandingan berpasangan antara alternative pada kriteria yang sesuai untuk menentukan kelayakan kredit sepeda motor sistem ini menggunakan bahasa pemrograman php dan aplikasi basis data yang digunakan padasistem informasi ini adalah mysql dengan adanya aplikasi ini diharapkan dapat mengatasi kekurangan yang ada pada aplikasi terdahulu khususnya di dalam kemudahan pengubahan isi halaman website secara dinamis
Abstrak (Stopwords Removed): banyaknya masyarakat ingin memiliki sepeda motor memiliki dana cukup membeli sepeda motor secara tunai tentunya sangat membutuhkan cara memiliki sepeda motor sistem pembayaran secara kredit dealer yamaha trisakti motor bangkalan bukan menjual produknya secara caskontan mereka bergerak dibidang asuransi bertujuan salah satu bagian fokus bisnis dibidang sektor otomotif berninat melakukan pemberian kredit sepeda motor kepada konsumen pemanfaatan dana bagian laba perusahaan padapenelitian diangkat kasus mencari alternative terbaik berdasarkan kriteria kriteria ditentukan pendekatan metode fuzzy analytic hierarchy process fahp metode dipilih pengambilan keputusan mempertimbangkan beberapa alternative criteria situasi bersifat fuzzy perangking hasil pembobotan metode fahp menggunakan metode multiattribute utility theory maut perangkingan perbandingan berpasangan antara alternative kriteria sesuai menentukan kelayakan kredit sepeda motor sistem menggunakan bahasa pemrograman php aplikasi basis data digunakan padasistem informasi mysql adanya aplikasi diharapkan dapat mengatasi kekurangan ada aplikasi terdahulu khususnya kemudahan pengubahan isi halaman website secara dinamis
Abstrak (Stemmed): banyak masyarakat ingin milik sepeda motor milik dana cukup beli sepeda motor cara tunai tentu sangat butuh cara milik sepeda motor sistem bayar cara kredit dealer yamaha trisakti motor bangkal bukan jual produk cara caskontan mereka gerak bidang asuransi tuju salah satu bagi fokus bisnis bidang sektor otomotif berninat laku beri kredit sepeda motor kepada konsumen manfaat dana bagi laba usaha padapenelitian angkat kasus cari alternative baik dasar kriteria kriteria tentu dekat metode fuzzy analytic hierarchy process fahp metode pilih ambil putus timbang beberapa alternative criteria situasi sifat fuzzy rangking hasil bobot metode fahp guna metode multiattribute utility theory maut rangking banding pasang antara alternative kriteria sesuai tentu layak kredit sepeda motor sistem guna bahasa pemrograman php aplikasi basis data guna padasistem informasi mysql ada aplikasi harap dapat atas kurang ada aplikasi dahulu khusus mudah ubah isi halaman website cara dinamis
Abstrak (Corrected): banyan masyarakat begin milk speed motor milk dana cutup bell speed motor cara tuna tent sang butch cara milk speed motor sister boyar cara credit dealer yamaha trisakti motor bangka buran dual proud cara caskontan merely gera biding anurans juju salad sat bag focus basis biding sector otomotif bernina lake bert credit speed motor keypad consumed manat dana bag lab sara padapenelitian angst ass care alternative back dakar criteria criteria tent dead metope fuzzy analytic hierarchy process fahd metope pilch ambit puts timing beberapa alternative criteria situate sift fuzzy ranking hail robot metope fahd gun metope multiattribute utility theory mat ranking banding padang angara alternative criteria sexual tent kayak credit speed motor sister gun bahama pemrograman pop aplikasi basis data gun padasistem informant myself ada aplikasi harp apart alas during ada aplikasi dahl rhesus judah bah is hangman website cara dynamic
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'motor': 6, 'sepeda': 5, 'cara': 5, 'metode': 4, 'milik': 3, 'tentu': 3, 'kredit': 3, 'alternative': 3, 'kriteria': 3, 'guna': 3, 'aplikasi': 3, 'dana': 2, 'sistem': 2, 'bidang': 2, 'bagi': 2, 'fuzzy': 2, 'fahp': 2, 'rangking': 2, 'ada': 2, 'banyak': 1, 'masyarakat': 1, 'ingin': 1, 'cukup': 1, 'beli': 1, 'tunai': 1, 'sangat': 1, 'butuh': 1, 'bayar': 1, 'dealer': 1, 'yamaha': 1, 'trisakti': 1, 'bangkal': 1, 'bukan': 1, 'jual': 1, 'produk': 1, 'caskontan': 1, 'mereka': 1, 'gerak': 1, 'asuransi': 1, 'tuju': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'fokus': 1, 'bisnis': 1, 'sektor': 1, 'otomotif': 1, 'berninat': 1, 'laku': 1, 'beri': 1, 'kepada': 1, 'konsumen': 1, 'manfaat': 1, 'laba': 1, 'usaha': 1, 'padapenelitian': 1, 'angkat': 1, 'kasus': 1, 'cari': 1, 'baik': 1, 'dasar': 1, 'dekat': 1, 'analytic': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'pilih': 1, 'ambil': 1, 'putus': 1, 'timbang': 1, 'beberapa': 1, 'criteria': 1, 'situasi': 1, 'sifat': 1, 'hasil': 1, 'bobot': 1, 'multiattribute': 1, 'utility': 1, 'theory': 1, 'maut': 1, 'banding': 1, 'pasang': 1, 'antara': 1, 'sesuai': 1, 'layak': 1, 'bahasa': 1, 'pemrograman': 1, 'php': 1, 'basis': 1, 'data': 1, 'padasistem': 1, 'informasi': 1, 'mysql': 1, 'harap': 1, 'dapat': 1, 'atas': 1, 'kurang': 1, 'dahulu': 1, 'khusus': 1, 'mudah': 1, 'ubah': 1, 'isi': 1, 'halaman': 1, 'website': 1, 'dinamis': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'to': 8, 'of': 7, 'in': 7, 'a': 5, 'have': 4, 'this': 4, 'but': 3, 'motorcycle': 3, 'system': 3, 'on': 3, 'criteria': 3, 'that': 3, 'not': 2, 'funds': 2, 'will': 2, 'with': 2, 'credit': 2, 'be': 2, 'fuzzy': 2, 'fahp': 2, 'method': 2, 'by': 2, 'alternatives': 2, 'and': 2, 'is': 2, 'number': 1, 'people': 1, 'who': 1, 'want': 1, 'bike': 1, 'do': 1, 'sufficient': 1, 'buy': 1, 'cash': 1, 'certainly': 1, 'need': 1, 'way': 1, 'payment': 1, 'yamaha': 1, 'dealer': 1, 'trisakti': 1, 'motor': 1, 'bangkal': 1, 'only': 1, 'sell': 1, 'their': 1, 'products': 1, 'cascash': 1, 'they': 1, 'also': 1, 'engaged': 1, 'insurance': 1, 'which': 1, 'aims': 1, 'one': 1, 'part': 1, 'automotive': 1, 'sector': 1, 'field': 1, 'business': 1, 'focus': 1, 'intend': 1, 'loan': 1, 'bikes': 1, 'consumer': 1, 'through': 1, 'use': 1, 'from': 1, 'companys': 1, 'profit': 1, 'final': 1, 'appointed': 1, 'case': 1, 'finding': 1, 'best': 1, 'alternative': 1, 'based': 1, 'been': 1, 'determined': 1, 'approach': 1, 'analytic': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'was': 1, 'chosen': 1, 'because': 1, 'decision': 1, 'making': 1, 'considering': 1, 'multiple': 1, 'situations': 1, 'are': 1, 'rangking': 1, 'weighting': 1, 'results': 1, 'using': 1, 'multiattribute': 1, 'utility': 1, 'theory': 1, 'maut': 1, 'ranking': 1, 'pairwise': 1, 'comparison': 1, 'between': 1, 'appropriate': 1, 'for': 1, 'ascertaining': 1, 'worthiness': 1, 'uses': 1, 'php': 1, 'programming': 1, 'language': 1, 'database': 1, 'applications': 1, 'used': 1, 'information': 1, 'mysql': 1, 'application': 1, 'expected': 1, 'address': 1, 'shortcomings': 1, 'exist': 1, 'inprevious': 1, 'applicationse': 1, 'specially': 1, 'ease': 1, 'modifying': 1, 'web': 1, 'page': 1, 'content': 1, 'dynamically': 1})
-------------------------------------------
--- Data #871 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: kudsiyah
Judul: Desain game komputer adaptive testing untuk mempelajari matematika berbasis rpg
Pembimbing 1: Arik Kurniawati, S.Kom.,M.Kom
Pembimbing 2: Ari Kusumaningsih, ST.,MT
Abstrak (Raw): perkembangan industri games semakin cepat dan tujuan pengembangannya pun tidak hanya untuk hiburan semata. kebanyakan anak-anak berpikir kalau pelajaran matematika
Abstrak (Clean): perkembangan industri games semakin cepat dan tujuan pengembangannya pun tidak hanya untuk hiburan semata kebanyakan anakanak berpikir kalau pelajaran matematika
Abstrak (Stopwords Removed): perkembangan industri games semakin cepat tujuan pengembangannya pun hiburan semata kebanyakan anakanak berpikir kalau pelajaran matematika
Abstrak (Stemmed): kembang industri games makin cepat tuju kembang pun hibur semata banyak anakanak pikir kalau ajar matematika
Abstrak (Corrected): embank industry games making eat juju embank pun hour seat banyan anakanak piker kalat ajar matematika
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kembang': 2, 'industri': 1, 'games': 1, 'makin': 1, 'cepat': 1, 'tuju': 1, 'pun': 1, 'hibur': 1, 'semata': 1, 'banyak': 1, 'anakanak': 1, 'pikir': 1, 'kalau': 1, 'ajar': 1, 'matematika': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 4, 'development': 2, 'of': 2, 'nowadays': 1, 'games': 1, 'industrys': 1, 'very': 1, 'fast': 1, 'and': 1, 'purpose': 1})
-------------------------------------------
--- Data #872 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: ARYO ANDRI OKTARIO PRAMUDIA
Judul: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN MAHASISWA BARU di STKIP PGRI BANGKALAN
MENGGUNAKAN DECISION TREE C4.5
Pembimbing 1: HERMAWAN, ST., M.KOM
Pembimbing 2: BUDI DWI SATOTO., ST., M.KOM
Abstrak (Raw): Banyaknya calon mahasiswa baru yang mendaftar sebagai mahasiswa di STKIP PGRI Bangkalan membuat para panitia penerima mahasiswa baru kesulitan untuk menentukan peserta yang lulus dan diterima menjadi mahasiswa STKIP PGRI Bangkalan. Keputusan yang diambil secara konvensional selama ini dirasa kurang efektif dalam penentuan penerimaan mahasiswa baru, dibutuhkan suatu sistem yang dapat memberikan suatu pertimbangan dalam mengambil keputusan dalam hal penerimaan mahasiswa baru sehingga waktu yang dibutuhkan dalam penentuan penerimaan mahasiswa baru lebih efektif dan dengan hasil yang maksimal tentunya. Adapun penilaian calon mahasiswa baru didasarkan beberapa kriteria antara lain Nilai ujian nasional, nilai tes masuk STKIP PGRI Bangkalan, dan pendapatan orang tua.
Dibutuhkan perangkat lunak pendukung keputusan untuk pengambilan keputusan dalam penerimaan mahsiswa baru untuk mendukung kinerja panitia penerimaan mahasiswa baru dengan metode pengambilan keputusan yang tepat dalam hal ini adalah algoritma Decision Tree C4.5. Perangkat lunak yang dibangun ditujukan untuk membantu pengambilan keputusan pemecahan masalah multikriteria dalam kasus penerimaan mahasiswa baru di STKIP PGRI Bangkalan - Bangkalan Madura.
Berdasarkan analisa pada penelitian ini diperoleh hasil bahwa sebanyak 165 mahasiswa baru dinyatakan lulus dengan nilai Unas >20, 10 mahasiswa dinyatakan lulus dengan perhitungan nilai ujian masuk > 20 dan 25 mahasiswa dinyatakan tidak lulus untuk atribut nilai ujian masuk <20
Abstrak (Clean): banyaknya calon mahasiswa baru yang mendaftar sebagai mahasiswa di stkip pgri bangkalan membuat para panitia penerima mahasiswa baru kesulitan untuk menentukan peserta yang lulus dan diterima menjadi mahasiswa stkip pgri bangkalan keputusan yang diambil secara konvensional selama ini dirasa kurang efektif dalam penentuan penerimaan mahasiswa baru dibutuhkan suatu sistem yang dapat memberikan suatu pertimbangan dalam mengambil keputusan dalam hal penerimaan mahasiswa baru sehingga waktu yang dibutuhkan dalam penentuan penerimaan mahasiswa baru lebih efektif dan dengan hasil yang maksimal tentunya adapun penilaian calon mahasiswa baru didasarkan beberapa kriteria antara lain nilai ujian nasional nilai tes masuk stkip pgri bangkalan dan pendapatan orang tua dibutuhkan perangkat lunak pendukung keputusan untuk pengambilan keputusan dalam penerimaan mahsiswa baru untuk mendukung kinerja panitia penerimaan mahasiswa baru dengan metode pengambilan keputusan yang tepat dalam hal ini adalah algoritma decision tree c perangkat lunak yang dibangun ditujukan untuk membantu pengambilan keputusan pemecahan masalah multikriteria dalam kasus penerimaan mahasiswa baru di stkip pgri bangkalan bangkalan madura berdasarkan analisa pada penelitian ini diperoleh hasil bahwa sebanyak mahasiswa baru dinyatakan lulus dengan nilai unas mahasiswa dinyatakan lulus dengan perhitungan nilai ujian masuk dan mahasiswa dinyatakan tidak lulus untuk atribut nilai ujian masuk
Abstrak (Stopwords Removed): banyaknya calon mahasiswa baru mendaftar mahasiswa stkip pgri bangkalan membuat para panitia penerima mahasiswa baru kesulitan menentukan peserta lulus diterima menjadi mahasiswa stkip pgri bangkalan keputusan diambil secara konvensional selama dirasa kurang efektif penentuan penerimaan mahasiswa baru dibutuhkan sistem dapat memberikan pertimbangan mengambil keputusan penerimaan mahasiswa baru waktu dibutuhkan penentuan penerimaan mahasiswa baru lebih efektif hasil maksimal tentunya adapun penilaian calon mahasiswa baru didasarkan beberapa kriteria antara lain nilai ujian nasional nilai tes masuk stkip pgri bangkalan pendapatan orang tua dibutuhkan perangkat lunak pendukung keputusan pengambilan keputusan penerimaan mahsiswa baru mendukung kinerja panitia penerimaan mahasiswa baru metode pengambilan keputusan tepat algoritma decision tree c perangkat lunak dibangun ditujukan membantu pengambilan keputusan pemecahan masalah multikriteria kasus penerimaan mahasiswa baru stkip pgri bangkalan bangkalan madura berdasarkan analisa penelitian diperoleh hasil sebanyak mahasiswa baru dinyatakan lulus nilai unas mahasiswa dinyatakan lulus perhitungan nilai ujian masuk mahasiswa dinyatakan lulus atribut nilai ujian masuk
Abstrak (Stemmed): banyak calon mahasiswa baru daftar mahasiswa stkip pgri bangkal buat para panitia terima mahasiswa baru sulit tentu serta lulus terima jadi mahasiswa stkip pgri bangkal putus ambil cara konvensional lama rasa kurang efektif tentu terima mahasiswa baru butuh sistem dapat beri timbang ambil putus terima mahasiswa baru waktu butuh tentu terima mahasiswa baru lebih efektif hasil maksimal tentu adapun nilai calon mahasiswa baru dasar beberapa kriteria antara lain nilai uji nasional nilai tes masuk stkip pgri bangkal dapat orang tua butuh perangkat lunak dukung putus ambil putus terima mahsiswa baru dukung kerja panitia terima mahasiswa baru metode ambil putus tepat algoritma decision tree c perangkat lunak bangun tuju bantu ambil putus pecah masalah multikriteria kasus terima mahasiswa baru stkip pgri bangkal bangkal madura dasar analisa teliti oleh hasil banyak mahasiswa baru nyata lulus nilai unas mahasiswa nyata lulus hitung nilai uji masuk mahasiswa nyata lulus atribut nilai uji masuk
Abstrak (Corrected): banyan salon mahasiswa bar dafter mahasiswa skip puri bangka but para anita terms mahasiswa bar suit tent sorta lulus terms jade mahasiswa skip puri bangka puts ambit cara conventional lama rash during efektif tent terms mahasiswa bar butch sister apart bert timing ambit puts terms mahasiswa bar want butch tent terms mahasiswa bar leash efektif hail maximal tent adapt nilgai salon mahasiswa bar dakar beberapa criteria angara lain nilgai uni national nilgai ten mask skip puri bangka apart orang tea butch perangkat lunar during puts ambit puts terms mahsiswa bar during era anita terms mahasiswa bar metope ambit puts teat algorithm decision tree c perangkat lunar bangui juju bantu ambit puts peach marsala multikriteria ass terms mahasiswa bar skip puri bangka bangka madura dakar analyst elite olen hail banyan mahasiswa bar nyala lulus nilgai una mahasiswa nyala lulus hiding nilgai uni mask mahasiswa nyala lulus tribute nilgai uni mask
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mahasiswa': 13, 'baru': 10, 'terima': 8, 'putus': 6, 'nilai': 6, 'bangkal': 5, 'ambil': 5, 'stkip': 4, 'pgri': 4, 'tentu': 4, 'lulus': 4, 'butuh': 3, 'uji': 3, 'masuk': 3, 'nyata': 3, 'banyak': 2, 'calon': 2, 'panitia': 2, 'efektif': 2, 'dapat': 2, 'hasil': 2, 'dasar': 2, 'perangkat': 2, 'lunak': 2, 'dukung': 2, 'daftar': 1, 'buat': 1, 'para': 1, 'sulit': 1, 'serta': 1, 'jadi': 1, 'cara': 1, 'konvensional': 1, 'lama': 1, 'rasa': 1, 'kurang': 1, 'sistem': 1, 'beri': 1, 'timbang': 1, 'waktu': 1, 'lebih': 1, 'maksimal': 1, 'adapun': 1, 'beberapa': 1, 'kriteria': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'nasional': 1, 'tes': 1, 'orang': 1, 'tua': 1, 'mahsiswa': 1, 'kerja': 1, 'metode': 1, 'tepat': 1, 'algoritma': 1, 'decision': 1, 'tree': 1, 'c': 1, 'bangun': 1, 'tuju': 1, 'bantu': 1, 'pecah': 1, 'masalah': 1, 'multikriteria': 1, 'kasus': 1, 'madura': 1, 'analisa': 1, 'teliti': 1, 'oleh': 1, 'unas': 1, 'hitung': 1, 'atribut': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'students': 10, 'of': 8, 'new': 8, 'in': 6, 'to': 6, 'decision': 6, 'bangkal': 5, 'is': 5, 'stkip': 4, 'pgri': 4, 'and': 4, 'a': 4, 'passed': 3, 'entrance': 3, 'test': 3, 'support': 3, 'software': 3, 'by': 3, 'score': 3, 'who': 2, 'committee': 2, 'effective': 2, 'determining': 2, 'it': 2, 'needed': 2, 'take': 2, 'assessment': 2, 'on': 2, 'criteria': 2, 'national': 2, 'exam': 2, 'scores': 2, 'c': 2, 'tree': 2, 'numbers': 1, 'enroll': 1, 'make': 1, 'difficult': 1, 'determine': 1, 'participants': 1, 'accepted': 1, 'as': 1, 'student': 1, 'conventionally': 1, 'decisions': 1, 'so': 1, 'far': 1, 'less': 1, 'system': 1, 'part': 1, 'considering': 1, 'toward': 1, 'thus': 1, 'time': 1, 'more': 1, 'also': 1, 'maximum': 1, 'results': 1, 'while': 1, 'based': 1, 'several': 1, 'including': 1, 'parental': 1, 'income': 1, 'performance': 1, 'algorithm': 1, 'intended': 1, 'help': 1, 'problem': 1, 'solving': 1, 'multi': 1, 'decisionmaking': 1, 'case': 1, 'madura': 1, 'base': 1, 'analysis': 1, 'above': 1, 'result': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'showed': 1, 'that': 1, 'had': 1, 'been': 1, 'attribute': 1, 'keywords': 1, 'systems': 1, 'admissions': 1})
-------------------------------------------
--- Data #873 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: RYNA SELVIA PUTRI
Judul: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA MENGGUNAKAN METODE SMARTER
Pembimbing 1: MULAAB, S.Si.,M.Kom
Pembimbing 2: FIKA HASTARITA R, ST,M,Eng
Abstrak (Raw): Perkembangan di zaman era globalisasi ini ternyata tidak dapat melepaskan sebagian besar masyarakat di Indonesia untuk lepas dari masalah kemiskinan dan berkaitan dengan perumahan dan permukiman yang merupakan hak dasar bagi setiap Warga negara Indonesia. Untuk mendukung pemenuhan kebutuhan RTLH, Kemenpera melalui Deputi Bidang Perumahan memiliki program BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA (BSPS) bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Pada tugas akhir ini, diperlukan suatu sistem yang dapat membantu dalam menentukan bantuan RTLH untuk masyarakat yang benar-benar tidak mampu, dalam system pendukung keputusan menggunakan metode SMARTER mampu menganalisa kriteria yang pada akhirnya dapat menentukan penduduk mana yang lebih layak menerima BSPS. Akan tetapi dalam metode SMARTER mempunyai sebuah kelemahan untuk penentuan bobot criteria tidak dapat dirubah. Dan hasil dari perhitungan yang berupa perangkingan dari metode SMARTER tersebut kemudian akan dipetakan dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Penyajian data penduduk menggunakan Google Maps dapat membantu menentukan letak posisi rumah penduduk dari hasil perangkingan yang layak menerima BSPS. Hasil pemetaan akan tampak masing-masing dari prioritas perangkingan tersebut. Pada hasil penelitian yang telah dilakukan dalam penentuan BSPS, system memiliki tingkat kesesuaian sebesar 78% jika dibandingkan dengan data real tahun 2013.
Kata Kunci:BSPS, Kemiskinan, Sistem Pendukung Keputusan (SPK), SMARTER, Sistem Informasi Geografis (SIG).
Abstrak (Clean): perkembangan di zaman era globalisasi ini ternyata tidak dapat melepaskan sebagian besar masyarakat di indonesia untuk lepas dari masalah kemiskinan dan berkaitan dengan perumahan dan permukiman yang merupakan hak dasar bagi setiap warga negara indonesia untuk mendukung pemenuhan kebutuhan rtlh kemenpera melalui deputi bidang perumahan memiliki program bantuan stimulan perumahan swadaya bsps bagi masyarakat berpenghasilan rendah pada tugas akhir ini diperlukan suatu sistem yang dapat membantu dalam menentukan bantuan rtlh untuk masyarakat yang benarbenar tidak mampu dalam system pendukung keputusan menggunakan metode smarter mampu menganalisa kriteria yang pada akhirnya dapat menentukan penduduk mana yang lebih layak menerima bsps akan tetapi dalam metode smarter mempunyai sebuah kelemahan untuk penentuan bobot criteria tidak dapat dirubah dan hasil dari perhitungan yang berupa perangkingan dari metode smarter tersebut kemudian akan dipetakan dengan menggunakan sistem informasi geografis sig penyajian data penduduk menggunakan google maps dapat membantu menentukan letak posisi rumah penduduk dari hasil perangkingan yang layak menerima bsps hasil pemetaan akan tampak masingmasing dari prioritas perangkingan tersebut pada hasil penelitian yang telah dilakukan dalam penentuan bsps system memiliki tingkat kesesuaian sebesar jika dibandingkan dengan data real tahun kata kuncibsps kemiskinan sistem pendukung keputusan spk smarter sistem informasi geografis sig
Abstrak (Stopwords Removed): perkembangan zaman era globalisasi ternyata dapat melepaskan sebagian besar masyarakat indonesia lepas masalah kemiskinan berkaitan perumahan permukiman hak dasar bagi setiap warga negara indonesia mendukung pemenuhan kebutuhan rtlh kemenpera deputi bidang perumahan memiliki program bantuan stimulan perumahan swadaya bsps bagi masyarakat berpenghasilan rendah tugas akhir diperlukan sistem dapat membantu menentukan bantuan rtlh masyarakat benarbenar mampu system pendukung keputusan menggunakan metode smarter mampu menganalisa kriteria akhirnya dapat menentukan penduduk mana lebih layak menerima bsps metode smarter mempunyai kelemahan penentuan bobot criteria dapat dirubah hasil perhitungan berupa perangkingan metode smarter tersebut dipetakan menggunakan sistem informasi geografis sig penyajian data penduduk menggunakan google maps dapat membantu menentukan letak posisi rumah penduduk hasil perangkingan layak menerima bsps hasil pemetaan tampak masingmasing prioritas perangkingan tersebut hasil penelitian dilakukan penentuan bsps system memiliki tingkat kesesuaian sebesar jika dibandingkan data real tahun kata kuncibsps kemiskinan sistem pendukung keputusan spk smarter sistem informasi geografis sig
Abstrak (Stemmed): kembang zaman era globalisasi nyata dapat lepas bagi besar masyarakat indonesia lepas masalah miskin kait rumah mukim hak dasar bagi tiap warga negara indonesia dukung penuh butuh rtlh kemenpera deputi bidang rumah milik program bantu stimulan rumah swadaya bsps bagi masyarakat hasil rendah tugas akhir perlu sistem dapat bantu tentu bantu rtlh masyarakat benarbenar mampu system dukung putus guna metode smarter mampu menganalisa kriteria akhir dapat tentu duduk mana lebih layak terima bsps metode smarter punya lemah tentu bobot criteria dapat rubah hasil hitung upa rangking metode smarter sebut peta guna sistem informasi geografis sig saji data duduk guna google maps dapat bantu tentu letak posisi rumah duduk hasil rangking layak terima bsps hasil meta tampak masingmasing prioritas rangking sebut hasil teliti laku tentu bsps system milik tingkat sesuai besar jika banding data real tahun kata kuncibsps miskin sistem dukung putus spk smarter sistem informasi geografis sig
Abstrak (Corrected): embank daman era globalists nyala apart leaps bag bear masyarakat indonesia leaps marsala siskin wait rumal music had dakar bag tip warta megara indonesia during punch butch rich kemenpera deputy biding rumal milk program bantu stimulant rumal swadaya asps bag masyarakat hail rental tugs air peru sister apart bantu tent bantu rich masyarakat benarbenar camp system during puts gun metope smarter camp menganalisa criteria air apart tent dude mana leash kayak terms asps metope smarter puny leah tent robot criteria apart rush hail hiding up ranking metope smarter debut pet gun sister informant geografis sig sari data dude gun google maps apart bantu tent leak polish rumal dude hail ranking kayak terms asps hail meta tampa masingmasing priority ranking debut hail elite lake tent asps system milk dingbat sexual bear pika banding data real thun data kuncibsps siskin sister during puts spy smarter sister informant geografis sig
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'dapat': 5, 'hasil': 5, 'tentu': 5, 'rumah': 4, 'bantu': 4, 'bsps': 4, 'sistem': 4, 'smarter': 4, 'bagi': 3, 'masyarakat': 3, 'dukung': 3, 'guna': 3, 'metode': 3, 'duduk': 3, 'rangking': 3, 'lepas': 2, 'besar': 2, 'indonesia': 2, 'miskin': 2, 'rtlh': 2, 'milik': 2, 'akhir': 2, 'mampu': 2, 'system': 2, 'putus': 2, 'layak': 2, 'terima': 2, 'sebut': 2, 'informasi': 2, 'geografis': 2, 'sig': 2, 'data': 2, 'kembang': 1, 'zaman': 1, 'era': 1, 'globalisasi': 1, 'nyata': 1, 'masalah': 1, 'kait': 1, 'mukim': 1, 'hak': 1, 'dasar': 1, 'tiap': 1, 'warga': 1, 'negara': 1, 'penuh': 1, 'butuh': 1, 'kemenpera': 1, 'deputi': 1, 'bidang': 1, 'program': 1, 'stimulan': 1, 'swadaya': 1, 'rendah': 1, 'tugas': 1, 'perlu': 1, 'benarbenar': 1, 'menganalisa': 1, 'kriteria': 1, 'mana': 1, 'lebih': 1, 'punya': 1, 'lemah': 1, 'bobot': 1, 'criteria': 1, 'rubah': 1, 'hitung': 1, 'upa': 1, 'peta': 1, 'saji': 1, 'google': 1, 'maps': 1, 'letak': 1, 'posisi': 1, 'meta': 1, 'tampak': 1, 'masingmasing': 1, 'prioritas': 1, 'teliti': 1, 'laku': 1, 'tingkat': 1, 'sesuai': 1, 'jika': 1, 'banding': 1, 'real': 1, 'tahun': 1, 'kata': 1, 'kuncibsps': 1, 'spk': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 16, 'in': 7, 'to': 7, 'a': 6, 'system': 6, 'has': 4, 'that': 4, 'smarter': 4, 'be': 3, 'and': 3, 'housing': 3, 'is': 3, 'for': 3, 'support': 3, 'could': 3, 'using': 3, 'this': 2, 'era': 2, 'not': 2, 'communities': 2, 'from': 2, 'poverty': 2, 'which': 2, 'rtlh': 2, 'help': 2, 'decision': 2, 'method': 2, 'criteria': 2, 'determine': 2, 'worthy': 2, 'determination': 2, 'will': 2, 'geographic': 2, 'information': 2, 'data': 2, 'results': 2, 'developments': 1, 'globalization': 1, 'turned': 1, 'out': 1, 'releasing': 1, 'most': 1, 'indonesia': 1, 'escape': 1, 'extreme': 1, 'problems': 1, 'related': 1, 'settlements': 1, 'basic': 1, 'right': 1, 'every': 1, 'citizen': 1, 'indonesiato': 1, 'fulfillment': 1, 'needs': 1, 'kemenpera': 1, 'through': 1, 'deputy': 1, 'assistance': 1, 'program': 1, 'operated': 1, 'public': 1, 'stimulant': 1, 'lowincom': 1, 'final': 1, 'task': 1, 'required': 1, 'determining': 1, 'aid': 1, 'really': 1, 'cant': 1, 'affordin': 1, 'capable': 1, 'analyzing': 1, 'ultimately': 1, 'population': 1, 'more': 1, 'bspsbut': 1, 'weakness': 1, 'weighting': 1, 'converted': 1, 'result': 1, 'calculation': 1, 'form': 1, 'rangking': 1, 'methods': 1, 'then': 1, 'mapped': 1, 'gispopulation': 1, 'presented': 1, 'google': 1, 'maps': 1, 'can': 1, 'layout': 1, 'position': 1, 'houses': 1, 'ranking': 1, 'bspsoutcome': 1, 'mapping': 1, 'appear': 1, 'each': 1, 'priority': 1, 'rank': 1, 'on': 1, 'research': 1, 'been': 1, 'done': 1, 'bspsthe': 1, 'level': 1, 'compliance': 1, 'amounted': 1, 'when': 1, 'compared': 1, 'real': 1, 'by': 1, 'keywords': 1, 'bsps': 1})
-------------------------------------------
--- Data #874 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: ARDHANI ALFARISI AHMAD
Judul: Aplikasi Multimedia Pengenalan Sandi Bendera Semaphore Pramuka Berbasis Game Android
Pembimbing 1: CUCUN VERY ANGKOSO
Pembimbing 2: ARIK KURNIAWATI
Abstrak (Raw): Visualisasi animasi meberikan informasi yang lebih interaktif dan menarik. Dalam penelitian ini telah dilakukan pemanfaatan teknologi mobile smartphone android untuk pengenalan materi gerakan pramuka khususnya pada gerakan kode bendera semaphore yang dikemas dalam animasi mobile android, pada penelitian ini dimanfaatkan adobe AIR macromedia flash yang mampu menjalankan aplikasinya di platform android. Aplikasi multimedia pengenalan semaphore flag signaling pramuka berbasis OS android ini memberikan kemudahan dalam penggunaan dan pemahaman tentang materi sandi semaphore. Terdapat step by step pengenalan sandi semaphore yang bisa dilihat secara berurutan, serta terdapat bagian praktek, dimana user hanya mengetikkan kata dalam textbox maka secara otomatis animasi akan bergerak menunjukkan sandi – sandi semaphore yang telah diketikkan dalam textbox tersebut. Dan aplikasi ini juga dilengkapi fitur pertanyaan atau tes, dimana setelah memahami pengenalan sandi semaphore, user juga disuguhi materi tes pertanyaan dari gerakan – gerakan animasi tersebut, sehingga bisa diketahui bagaimana pemahaman mereka tentang materi yang telah disajikan dalam bentuk mobile android ini. Dengan demikian, aplikasi ini dapat memudahkan anggota pramuka dalam dalam memahami materi kode bendera semaphore pramuka.
Kata kunci: Aplikasi Multimedia, Semaphore Flag, Pramuka, OS Android
Abstrak (Clean): visualisasi animasi meberikan informasi yang lebih interaktif dan menarik dalam penelitian ini telah dilakukan pemanfaatan teknologi mobile smartphone android untuk pengenalan materi gerakan pramuka khususnya pada gerakan kode bendera semaphore yang dikemas dalam animasi mobile android pada penelitian ini dimanfaatkan adobe air macromedia flash yang mampu menjalankan aplikasinya di platform android aplikasi multimedia pengenalan semaphore flag signaling pramuka berbasis os android ini memberikan kemudahan dalam penggunaan dan pemahaman tentang materi sandi semaphore terdapat step by step pengenalan sandi semaphore yang bisa dilihat secara berurutan serta terdapat bagian praktek dimana user hanya mengetikkan kata dalam textbox maka secara otomatis animasi akan bergerak menunjukkan sandi – sandi semaphore yang telah diketikkan dalam textbox tersebut dan aplikasi ini juga dilengkapi fitur pertanyaan atau tes dimana setelah memahami pengenalan sandi semaphore user juga disuguhi materi tes pertanyaan dari gerakan – gerakan animasi tersebut sehingga bisa diketahui bagaimana pemahaman mereka tentang materi yang telah disajikan dalam bentuk mobile android ini dengan demikian aplikasi ini dapat memudahkan anggota pramuka dalam dalam memahami materi kode bendera semaphore pramuka kata kunci aplikasi multimedia semaphore flag pramuka os android
Abstrak (Stopwords Removed): visualisasi animasi meberikan informasi lebih interaktif menarik penelitian dilakukan pemanfaatan teknologi mobile smartphone android pengenalan materi gerakan pramuka khususnya gerakan kode bendera semaphore dikemas animasi mobile android penelitian dimanfaatkan adobe air macromedia flash mampu menjalankan aplikasinya platform android aplikasi multimedia pengenalan semaphore flag signaling pramuka berbasis os android memberikan kemudahan penggunaan pemahaman tentang materi sandi semaphore terdapat step by step pengenalan sandi semaphore dilihat secara berurutan terdapat bagian praktek dimana user mengetikkan kata textbox secara otomatis animasi bergerak menunjukkan sandi – sandi semaphore diketikkan textbox tersebut aplikasi dilengkapi fitur pertanyaan tes dimana memahami pengenalan sandi semaphore user disuguhi materi tes pertanyaan gerakan – gerakan animasi tersebut diketahui bagaimana pemahaman mereka tentang materi disajikan bentuk mobile android demikian aplikasi dapat memudahkan anggota pramuka memahami materi kode bendera semaphore pramuka kata kunci aplikasi multimedia semaphore flag pramuka os android
Abstrak (Stemmed): visualisasi animasi meberikan informasi lebih interaktif tarik teliti laku manfaat teknologi mobile smartphone android kenal materi gera pramuka khusus gera kode bendera semaphore kemas animasi mobile android teliti manfaat adobe air macromedia flash mampu jalan aplikasi platform android aplikasi multimedia kenal semaphore flag signaling pramuka bas os android beri mudah guna paham tentang materi sandi semaphore dapat step by step kenal sandi semaphore lihat cara rurut dapat bagi praktek mana user etik kata textbox cara otomatis animasi gerak tunjuk sandi sandi semaphore ketik textbox sebut aplikasi lengkap fitur tanya tes mana paham kenal sandi semaphore user suguh materi tes tanya gera gera animasi sebut tahu bagaimana paham mereka tentang materi saji bentuk mobile android demikian aplikasi dapat mudah anggota pramuka paham materi kode bendera semaphore pramuka kata kunci aplikasi multimedia semaphore flag pramuka os android
Abstrak (Corrected): visualisasi animas meberikan informant leash interaktif tajik elite lake manat teknologi mobile smartphone android penal mater gera primula rhesus gera code bender semaphore bemas animas mobile android elite manat adobe air macromedia flash camp alan aplikasi platform android aplikasi multimedia penal semaphore flag signaling primula was os android bert judah gun palm tenting mater sand semaphore apart step by step penal sand semaphore that cara hurt apart bag prate mana user erik data textbook cara fotomat's animas gera tuneup sand sand semaphore kevin textbook debut aplikasi lengkap four tanya ten mana palm penal sand semaphore user such mater ten tanya gera gera animas debut tau bagaimana palm merely tenting mater sari bent mobile android domitian aplikasi apart judah angora primula palm mater code bender semaphore primula data bunch aplikasi multimedia semaphore flag primula os android
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'semaphore': 8, 'android': 6, 'materi': 5, 'pramuka': 5, 'aplikasi': 5, 'sandi': 5, 'animasi': 4, 'kenal': 4, 'gera': 4, 'paham': 4, 'mobile': 3, 'dapat': 3, 'teliti': 2, 'manfaat': 2, 'kode': 2, 'bendera': 2, 'multimedia': 2, 'flag': 2, 'os': 2, 'mudah': 2, 'tentang': 2, 'step': 2, 'cara': 2, 'mana': 2, 'user': 2, 'kata': 2, 'textbox': 2, 'sebut': 2, 'tanya': 2, 'tes': 2, 'visualisasi': 1, 'meberikan': 1, 'informasi': 1, 'lebih': 1, 'interaktif': 1, 'tarik': 1, 'laku': 1, 'teknologi': 1, 'smartphone': 1, 'khusus': 1, 'kemas': 1, 'adobe': 1, 'air': 1, 'macromedia': 1, 'flash': 1, 'mampu': 1, 'jalan': 1, 'platform': 1, 'signaling': 1, 'bas': 1, 'beri': 1, 'guna': 1, 'by': 1, 'lihat': 1, 'rurut': 1, 'bagi': 1, 'praktek': 1, 'etik': 1, 'otomatis': 1, 'gerak': 1, 'tunjuk': 1, 'ketik': 1, 'lengkap': 1, 'fitur': 1, 'suguh': 1, 'tahu': 1, 'bagaimana': 1, 'mereka': 1, 'saji': 1, 'bentuk': 1, 'demikian': 1, 'anggota': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 12, 'semaphore': 8, 'in': 7, 'code': 7, 'android': 6, 'this': 5, 'material': 5, 'is': 5, 'a': 5, 'animation': 4, 'and': 4, 'introduction': 4, 'scout': 4, 'understanding': 4, 'mobile': 3, 'has': 3, 'movement': 3, 'flag': 3, 'applications': 3, 'can': 3, 'study': 2, 'use': 2, 'on': 2, 'multimedia': 2, 'os': 2, 'there': 2, 'step': 2, 'where': 2, 'textbox': 2, 'will': 2, 'that': 2, 'been': 2, 'also': 2, 'test': 2, 'visualization': 1, 'information': 1, 'more': 1, 'interactive': 1, 'interesting': 1, 'technology': 1, 'made': 1, 'smartphones': 1, 'for': 1, 'especially': 1, 'packed': 1, 'utilized': 1, 'macromedia': 1, 'flash': 1, 'adobe': 1, 'air': 1, 'able': 1, 'to': 1, 'run': 1, 'platform': 1, 'signaling': 1, 'based': 1, 'scouts': 1, 'provides': 1, 'ease': 1, 'by': 1, 'which': 1, 'be': 1, 'viewed': 1, 'sequence': 1, 'practice': 1, 'section': 1, 'users': 1, 'simply': 1, 'type': 1, 'word': 1, 'it': 1, 'automatically': 1, 'move': 1, 'show': 1, 'typed': 1, 'app': 1, 'features': 1, 'question': 1, 'or': 1, 'after': 1, 'user': 1, 'offered': 1, 'questions': 1, 'so': 1, 'they': 1, 'know': 1, 'how': 1, 'their': 1, 'presented': 1, 'form': 1, 'thus': 1, 'application': 1, 'facilitate': 1, 'members': 1, 'flags': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #875 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Aulia Aprilyana
Judul: IMPLEMENTASI LATENT SEMANTIC ANALYSIS UNTUK SISTEM PENILAIAN ESAI OTOMATIS MATA PELAJARAN BIOLOGI
Pembimbing 1: Mula'ab Mulyo, S.Si., M.Kom.
Pembimbing 2: Fika Hastarita Rachman, S.T., M.Eng.
Abstrak (Raw): Tes merupakan prosedur yang digunakan untuk penilaian. Pada tespilihan ganda, jawaban telah tersedia. Peserta tes dapat memperkirakan jawaban apabila belum menguasai bahan yang diteskan. Kelemahan ini dapat diatasi dengan menggunakan tes esai. Tes esai juga mempunyai kelemahan yaitu sulit dinilai secara objektif dan membutuhkan waktu yang lama.Dalam penelitian ini dibuat sebuah sistem penilaian esai otomatis untuk mata pelajaran biologi pada SMAN Ploso. Sistem ini menggunakan metode latent semantic analysis (LSA). Pada preprocessing, dilakukan pengecekan sinonim, penghapusan stopword, stemming ECSP dan pembobotan tf*idf. Penilaian dilakukan dengan mengukur nilai similarity antara jawaban siswa dan kunci jawaban dari guru. Deteksi kemungkinan mencontek pada sepasang siswa yaitu apabila 90% dari soal yang mempunyai nilai similarity lebih dari 0,9. Pengujian keakuratan sistem dilakukan dengan cara membandigkan hasil penilaian dari sistem dengan hasil penilaian yang dilakukan guru secara manual. Sistem ini dapat membantu guru SMAN Ploso Jombang untuk mengoreksi jawaban dari soal esai mata pelajaran biologi. Sistem ini mempunyai nilai RMSE sebesar 5,5. Nilai RMSE paling tinggi adalah pada soal yang membutuhkan jawaban urutan. Kemungkinan mencontek siswa SMAN Ploso pada ujian tulang sebesar 3,85%.
Kata Kunci:Penilaian esai, latent semantic analysis, ECSP, tf*idf, RMSE
Abstrak (Clean): tes merupakan prosedur yang digunakan untuk penilaian pada tespilihan ganda jawaban telah tersedia peserta tes dapat memperkirakan jawaban apabila belum menguasai bahan yang diteskan kelemahan ini dapat diatasi dengan menggunakan tes esai tes esai juga mempunyai kelemahan yaitu sulit dinilai secara objektif dan membutuhkan waktu yang lamadalam penelitian ini dibuat sebuah sistem penilaian esai otomatis untuk mata pelajaran biologi pada sman ploso sistem ini menggunakan metode latent semantic analysis lsa pada preprocessing dilakukan pengecekan sinonim penghapusan stopword stemming ecsp dan pembobotan tfidf penilaian dilakukan dengan mengukur nilai similarity antara jawaban siswa dan kunci jawaban dari guru deteksi kemungkinan mencontek pada sepasang siswa yaitu apabila dari soal yang mempunyai nilai similarity lebih dari pengujian keakuratan sistem dilakukan dengan cara membandigkan hasil penilaian dari sistem dengan hasil penilaian yang dilakukan guru secara manual sistem ini dapat membantu guru sman ploso jombang untuk mengoreksi jawaban dari soal esai mata pelajaran biologi sistem ini mempunyai nilai rmse sebesar nilai rmse paling tinggi adalah pada soal yang membutuhkan jawaban urutan kemungkinan mencontek siswa sman ploso pada ujian tulang sebesar kata kuncipenilaian esai latent semantic analysis ecsp tfidf rmse
Abstrak (Stopwords Removed): tes prosedur digunakan penilaian tespilihan ganda jawaban tersedia peserta tes dapat memperkirakan jawaban apabila belum menguasai bahan diteskan kelemahan dapat diatasi menggunakan tes esai tes esai mempunyai kelemahan sulit dinilai secara objektif membutuhkan waktu lamadalam penelitian dibuat sistem penilaian esai otomatis mata pelajaran biologi sman ploso sistem menggunakan metode latent semantic analysis lsa preprocessing dilakukan pengecekan sinonim penghapusan stopword stemming ecsp pembobotan tfidf penilaian dilakukan mengukur nilai similarity antara jawaban siswa kunci jawaban guru deteksi kemungkinan mencontek sepasang siswa apabila soal mempunyai nilai similarity lebih pengujian keakuratan sistem dilakukan cara membandigkan hasil penilaian sistem hasil penilaian dilakukan guru secara manual sistem dapat membantu guru sman ploso jombang mengoreksi jawaban soal esai mata pelajaran biologi sistem mempunyai nilai rmse sebesar nilai rmse paling tinggi soal membutuhkan jawaban urutan kemungkinan mencontek siswa sman ploso ujian tulang sebesar kata kuncipenilaian esai latent semantic analysis ecsp tfidf rmse
Abstrak (Stemmed): tes prosedur guna nilai tespilihan ganda jawab sedia serta tes dapat kira jawab apabila belum kuasa bahan tes lemah dapat atas guna tes esai tes esai punya lemah sulit nilai cara objektif butuh waktu lamadalam teliti buat sistem nilai esai otomatis mata ajar biologi sman ploso sistem guna metode latent semantic analysis lsa preprocessing laku kece sinonim hapus stopword stemming ecsp bobot tfidf nilai laku ukur nilai similarity antara jawab siswa kunci jawab guru deteksi mungkin contek pasang siswa apabila soal punya nilai similarity lebih uji akurat sistem laku cara membandigkan hasil nilai sistem hasil nilai laku guru cara manual sistem dapat bantu guru sman ploso jombang koreksi jawab soal esai mata ajar biologi sistem punya nilai rmse besar nilai rmse paling tinggi soal butuh jawab urut mungkin contek siswa sman ploso uji tulang besar kata kuncipenilaian esai latent semantic analysis ecsp tfidf rmse
Abstrak (Corrected): ten procedure gun nilgai tespilihan ganda nawab media sorta ten apart kara nawab arabia begum casa bahai ten leah apart alas gun ten esau ten esau puny leah suit nilgai cara objectify butch want lamadalam elite but sister nilgai esau fotomat's data ajar biology man also sister gun metope latent semantic analysis la reprocessing lake keck synonym apus shopworn stemming else robot thief nilgai lake ukr nilgai similarity angara nawab visa bunch nawab guru detest munchkin conte padang visa arabia soul puny nilgai similarity leash uni aura sister lake cara membandigkan hail nilgai sister hail nilgai lake guru cara manual sister apart bantu guru man also bombing kopeks nawab soul esau data ajar biology sister puny nilgai rise bear nilgai rise paling ting soul butch nawab rut munchkin conte visa man also uni tulane bear data kuncipenilaian esau latent semantic analysis else thief rise
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'nilai': 10, 'jawab': 6, 'sistem': 6, 'tes': 5, 'esai': 5, 'laku': 4, 'guna': 3, 'dapat': 3, 'punya': 3, 'cara': 3, 'sman': 3, 'ploso': 3, 'siswa': 3, 'guru': 3, 'soal': 3, 'rmse': 3, 'apabila': 2, 'lemah': 2, 'butuh': 2, 'mata': 2, 'ajar': 2, 'biologi': 2, 'latent': 2, 'semantic': 2, 'analysis': 2, 'ecsp': 2, 'tfidf': 2, 'similarity': 2, 'mungkin': 2, 'contek': 2, 'uji': 2, 'hasil': 2, 'besar': 2, 'prosedur': 1, 'tespilihan': 1, 'ganda': 1, 'sedia': 1, 'serta': 1, 'kira': 1, 'belum': 1, 'kuasa': 1, 'bahan': 1, 'atas': 1, 'sulit': 1, 'objektif': 1, 'waktu': 1, 'lamadalam': 1, 'teliti': 1, 'buat': 1, 'otomatis': 1, 'metode': 1, 'lsa': 1, 'preprocessing': 1, 'kece': 1, 'sinonim': 1, 'hapus': 1, 'stopword': 1, 'stemming': 1, 'bobot': 1, 'ukur': 1, 'antara': 1, 'kunci': 1, 'deteksi': 1, 'pasang': 1, 'lebih': 1, 'akurat': 1, 'membandigkan': 1, 'manual': 1, 'bantu': 1, 'jombang': 1, 'koreksi': 1, 'paling': 1, 'tinggi': 1, 'urut': 1, 'tulang': 1, 'kata': 1, 'kuncipenilaian': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 14, 'is': 7, 'answer': 6, 'to': 6, 'system': 6, 'test': 5, 'a': 5, 'assessment': 5, 'this': 5, 'essay': 5, 'on': 4, 'has': 4, 'by': 4, 'be': 3, 'an': 3, 'that': 3, 'and': 3, 'state': 3, 'senior': 3, 'high': 3, 'scool': 3, 'ploso': 3, 'done': 3, 'similarity': 3, 'value': 3, 'students': 3, 'rmse': 3, 'for': 2, 'can': 2, 'it': 2, 'in': 2, 'scoring': 2, 'subjects': 2, 'biology': 2, 'at': 2, 'latent': 2, 'semantic': 2, 'analysis': 2, 'ecsp': 2, 'measuring': 2, 'possibility': 2, 'know': 2, 'teachers': 2, 'questions': 2, 'as': 2, 'procedure': 1, 'used': 1, 'multiple': 1, 'choice': 1, 'been': 1, 'available': 1, 'participants': 1, 'expect': 1, 'if': 1, 'not': 1, 'mastered': 1, 'material': 1, 'drawback': 1, 'overcome': 1, 'using': 1, 'also': 1, 'disadvantage': 1, 'difficult': 1, 'measure': 1, 'objectively': 1, 'take': 1, 'long': 1, 'time': 1, 'study': 1, 'created': 1, 'automated': 1, 'uses': 1, 'lsa': 1, 'method': 1, 'preprocessing': 1, 'checking': 1, 'synonyms': 1, 'stopword': 1, 'removal': 1, 'stemming': 1, 'tf': 1, 'idf': 1, 'weighting': 1, 'between': 1, 'responses': 1, 'teacherss': 1, 'key': 1, 'detected': 1, 'couple': 1, 'when': 1, 'question': 1, 'have': 1, 'scores': 1, 'more': 1, 'than': 1, 'testing': 1, 'accuracy': 1, 'comparing': 1, 'with': 1, 'results': 1, 'outcomes': 1, 'manually': 1, 'does': 1, 'expected': 1, 'help': 1, 'correct': 1, 'above': 1, 'highest': 1, 'order': 1, 'need': 1, 'answers': 1, 'moment': 1, 'examination': 1, 'result': 1, 'keywords': 1, 'tfidf': 1})
-------------------------------------------
--- Data #876 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Sariyanti Astutik
Judul: SISTEM PENILAIAN ESAI OTOMATIS PADA E-LEARNING DENGAN ALGORITMA WINNOWING
Pembimbing 1: Andharini Dwi Cahyani, S.Kom., M.Kom
Pembimbing 2: Mochammad Kautsar Sophan, S.Kom., M.MT
Abstrak (Raw): Ujian esai merupakan evaluasi pembelajaran dalam bentuk soal esai yang mempunyai jawaban lebih bervariasi dibandingkan soal pilihan ganda. Variasi jawaban tersebut memberikan kesulitan tersendiri bagi guru dalam menilai jawaban. Sistem penilaian esai dibangun untuk menjadi salah satu solusi yang dapat mempercepat dan mempermudah proses penilaian. Sistem penilaian esai pada penelitian ini dilakukan dengan mengukur kesamaan jawaban siswa dan kunci jawaban guru. Penelitian ini menggunakan algoritma winnowing. Algoritma winnowingadalah algoritma untuk mengukur kemiripan teks. Algoritma winnowing menghasilkan fingerprint yang akan mewakili teks jawaban pada perhitungan kemiripan dengan persamaan jaccard coeficient. Pengujian dilakukan untuk mengetahui kemampuan algoritma winnowing dalam memberikan penilaian esai dengan menggunakan perubahan nilai n-gram dan window dari algoritma winnowing. Hasil pengujian menunjukkanpenggunaan nilai n-gram dan window pada metode winnowing berpengaruh pada kesamaan fingerprint yang ditemukan. Semakin banyak kesamaan fingerprint yang ditemukan, maka semakin tinggi nilai yang dihasilkan sistem. Akurasi penilaian sistem menunjukkan hasil yang lebih baik pada teks jawaban yang memiliki struktur kalimat jawaban yang sama dengan kunci jawaban.
Abstrak (Clean): ujian esai merupakan evaluasi pembelajaran dalam bentuk soal esai yang mempunyai jawaban lebih bervariasi dibandingkan soal pilihan ganda variasi jawaban tersebut memberikan kesulitan tersendiri bagi guru dalam menilai jawaban sistem penilaian esai dibangun untuk menjadi salah satu solusi yang dapat mempercepat dan mempermudah proses penilaian sistem penilaian esai pada penelitian ini dilakukan dengan mengukur kesamaan jawaban siswa dan kunci jawaban guru penelitian ini menggunakan algoritma winnowing algoritma winnowingadalah algoritma untuk mengukur kemiripan teks algoritma winnowing menghasilkan fingerprint yang akan mewakili teks jawaban pada perhitungan kemiripan dengan persamaan jaccard coeficient pengujian dilakukan untuk mengetahui kemampuan algoritma winnowing dalam memberikan penilaian esai dengan menggunakan perubahan nilai ngram dan window dari algoritma winnowing hasil pengujian menunjukkanpenggunaan nilai ngram dan window pada metode winnowing berpengaruh pada kesamaan fingerprint yang ditemukan semakin banyak kesamaan fingerprint yang ditemukan maka semakin tinggi nilai yang dihasilkan sistem akurasi penilaian sistem menunjukkan hasil yang lebih baik pada teks jawaban yang memiliki struktur kalimat jawaban yang sama dengan kunci jawaban
Abstrak (Stopwords Removed): ujian esai evaluasi pembelajaran bentuk soal esai mempunyai jawaban lebih bervariasi dibandingkan soal pilihan ganda variasi jawaban tersebut memberikan kesulitan tersendiri bagi guru menilai jawaban sistem penilaian esai dibangun menjadi salah satu solusi dapat mempercepat mempermudah proses penilaian sistem penilaian esai penelitian dilakukan mengukur kesamaan jawaban siswa kunci jawaban guru penelitian menggunakan algoritma winnowing algoritma winnowingadalah algoritma mengukur kemiripan teks algoritma winnowing menghasilkan fingerprint mewakili teks jawaban perhitungan kemiripan persamaan jaccard coeficient pengujian dilakukan mengetahui kemampuan algoritma winnowing memberikan penilaian esai menggunakan perubahan nilai ngram window algoritma winnowing hasil pengujian menunjukkanpenggunaan nilai ngram window metode winnowing berpengaruh kesamaan fingerprint ditemukan semakin banyak kesamaan fingerprint ditemukan semakin tinggi nilai dihasilkan sistem akurasi penilaian sistem menunjukkan hasil lebih baik teks jawaban memiliki struktur kalimat jawaban sama kunci jawaban
Abstrak (Stemmed): uji esai evaluasi ajar bentuk soal esai punya jawab lebih variasi banding soal pilih ganda variasi jawab sebut beri sulit sendiri bagi guru nilai jawab sistem nilai esai bangun jadi salah satu solusi dapat cepat mudah proses nilai sistem nilai esai teliti laku ukur sama jawab siswa kunci jawab guru teliti guna algoritma winnowing algoritma winnowingadalah algoritma ukur mirip teks algoritma winnowing hasil fingerprint wakil teks jawab hitung mirip sama jaccard coeficient uji laku tahu mampu algoritma winnowing beri nilai esai guna ubah nilai ngram window algoritma winnowing hasil uji menunjukkanpenggunaan nilai ngram window metode winnowing pengaruh sama fingerprint temu makin banyak sama fingerprint temu makin tinggi nilai hasil sistem akurasi nilai sistem tunjuk hasil lebih baik teks jawab milik struktur kalimat jawab sama kunci jawab
Abstrak (Corrected): uni esau evaluate ajar bent soul esau puny nawab leash varies banding soul pilch ganda varies nawab debut bert suit sending bag guru nilgai nawab sister nilgai esau bangui jade salad sat solus apart eat judah proves nilgai sister nilgai esau elite lake ukr same nawab visa bunch nawab guru elite gun algorithm winnowing algorithm winnowingadalah algorithm ukr mirin tens algorithm winnowing hail fingerprint wail tens nawab hiding mirin same accord coefficient uni lake tau camp algorithm winnowing bert nilgai esau gun bah nilgai gram window algorithm winnowing hail uni menunjukkanpenggunaan nilgai gram window metope winnowing pengaruh same fingerprint temp making banyan same fingerprint temp making ting nilgai hail sister auras nilgai sister tuneup hail leash back tens nawab milk structure kalat nawab same bunch nawab
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jawab': 9, 'nilai': 9, 'algoritma': 6, 'esai': 5, 'sama': 5, 'winnowing': 5, 'sistem': 4, 'hasil': 4, 'uji': 3, 'teks': 3, 'fingerprint': 3, 'soal': 2, 'lebih': 2, 'variasi': 2, 'beri': 2, 'guru': 2, 'teliti': 2, 'laku': 2, 'ukur': 2, 'kunci': 2, 'guna': 2, 'mirip': 2, 'ngram': 2, 'window': 2, 'temu': 2, 'makin': 2, 'evaluasi': 1, 'ajar': 1, 'bentuk': 1, 'punya': 1, 'banding': 1, 'pilih': 1, 'ganda': 1, 'sebut': 1, 'sulit': 1, 'sendiri': 1, 'bagi': 1, 'bangun': 1, 'jadi': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'solusi': 1, 'dapat': 1, 'cepat': 1, 'mudah': 1, 'proses': 1, 'siswa': 1, 'winnowingadalah': 1, 'wakil': 1, 'hitung': 1, 'jaccard': 1, 'coeficient': 1, 'tahu': 1, 'mampu': 1, 'ubah': 1, 'menunjukkanpenggunaan': 1, 'metode': 1, 'pengaruh': 1, 'banyak': 1, 'tinggi': 1, 'akurasi': 1, 'tunjuk': 1, 'baik': 1, 'milik': 1, 'struktur': 1, 'kalimat': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 15, 'winnowing': 6, 'algorithm': 6, 'essay': 5, 'grading': 5, 'that': 4, 'system': 4, 'to': 4, 'and': 4, 'answer': 4, 'is': 3, 'an': 3, 'in': 3, 'answers': 3, 'similarity': 3, 'text': 3, 'fingerprint': 3, 'value': 3, 'on': 3, 'questions': 2, 'have': 2, 'more': 2, 'provide': 2, 'for': 2, 'be': 2, 'this': 2, 'was': 2, 'key': 2, 'using': 2, 'with': 2, 'window': 2, 'results': 2, 'showed': 2, 'similarities': 2, 'found': 2, 'exam': 1, 'evaluation': 1, 'learning': 1, 'form': 1, 'variable': 1, 'than': 1, 'multiple': 1, 'choice': 1, 'variations': 1, 'these': 1, 'its': 1, 'own': 1, 'difficulties': 1, 'teachers': 1, 'assessing': 1, 'response': 1, 'built': 1, 'one': 1, 'solution': 1, 'can': 1, 'speed': 1, 'up': 1, 'simplify': 1, 'process': 1, 'study': 1, 'done': 1, 'by': 1, 'measuring': 1, 'responses': 1, 'students': 1, 'teacher': 1, 'research': 1, 'measure': 1, 'produces': 1, 'will': 1, 'represent': 1, 'calculation': 1, 'jaccard': 1, 'coeficient': 1, 'equation': 1, 'testing': 1, 'conducted': 1, 'determine': 1, 'ability': 1, 'ngram': 1, 'changes': 1, 'test': 1, 'use': 1, 'ngrams': 1, 'method': 1, 'effect': 1, 'were': 1, 'resulting': 1, 'also': 1, 'higher': 1, 'accuracy': 1, 'better': 1, 'sentence': 1, 'structure': 1, 'same': 1})
-------------------------------------------
--- Data #877 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Darmawan Aditama
Judul: APLIKASI BELAJAR MENULIS ALPHANUMERIK UNTUK ANAK USIA PRA-SEKOLAH BERBASIS ANDROID
Pembimbing 1: Yonathan Ferry Hendrawan, S.T., M.I.T
Pembimbing 2: Muhammad Fuad, S.Kom., M.T
Abstrak (Raw): Kemampuan menulis Alphanumerik merupakan bekal utama bagi anak untuk dapat memahami mata pelajaran yang diberikan di sekolah. Salah satu alternatif untuk membantu meningkatkan minat dan kemampuan anak dalam belajar menulis Alphanumerik adalah dengan menggunakan media pembelajaran berupa perangkat lunak (software). Penelitian tugas akhir ini adalah membuat sebuah aplikasi yang menyajikan pembelajaran menulis Alphanumerik yang sengaja dikemas dalam bentuk permainan supaya dapat meningkatkan minat belajar anak usia pra-sekolah. Aplikasi pembelajaran ini dibagi menjadi dua, yaitu pengenalan pola dan pengenalan karakter. Untuk pengenalan pola dibuat dengan mengikuti jalur yang ada pada gambar yang diwakili oleh gambar bola sebagai dasar dari tiap sudut Alphanumerik. Garis dibuat dengan menggeser jari pada layar handphone dari satu titik ke titik yang lain yang menghubungkan setiap sudut Alphanumerik. Cara menulis ini dibuat sesuai dengan kaedah penulisan Alphanumerik yang ada di pendidikan menulis usia dini. Sedangkan dalam pengenalan karakter, aplikasi merekam tulisan tangan Alphanumerik yang telah dibuat oleh pengguna pada tempat yang disediakan. Dari tulisan tangan tersebut kemudian akan diproses pada tahapan pengolahan citra. Citra gambar tersebut dibandingkan dengan database yang ada pada aplikasi dengan bantuan Library Tesseract sebagai mesin perbandingannya. Dari hasil uji coba, anak-anak pra-sekolah mudah mengoprasikan aplikasi ini.
Abstrak (Clean): kemampuan menulis alphanumerik merupakan bekal utama bagi anak untuk dapat memahami mata pelajaran yang diberikan di sekolah salah satu alternatif untuk membantu meningkatkan minat dan kemampuan anak dalam belajar menulis alphanumerik adalah dengan menggunakan media pembelajaran berupa perangkat lunak software penelitian tugas akhir ini adalah membuat sebuah aplikasi yang menyajikan pembelajaran menulis alphanumerik yang sengaja dikemas dalam bentuk permainan supaya dapat meningkatkan minat belajar anak usia prasekolah aplikasi pembelajaran ini dibagi menjadi dua yaitu pengenalan pola dan pengenalan karakter untuk pengenalan pola dibuat dengan mengikuti jalur yang ada pada gambar yang diwakili oleh gambar bola sebagai dasar dari tiap sudut alphanumerik garis dibuat dengan menggeser jari pada layar handphone dari satu titik ke titik yang lain yang menghubungkan setiap sudut alphanumerik cara menulis ini dibuat sesuai dengan kaedah penulisan alphanumerik yang ada di pendidikan menulis usia dini sedangkan dalam pengenalan karakter aplikasi merekam tulisan tangan alphanumerik yang telah dibuat oleh pengguna pada tempat yang disediakan dari tulisan tangan tersebut kemudian akan diproses pada tahapan pengolahan citra citra gambar tersebut dibandingkan dengan database yang ada pada aplikasi dengan bantuan library tesseract sebagai mesin perbandingannya dari hasil uji coba anakanak prasekolah mudah mengoprasikan aplikasi ini
Abstrak (Stopwords Removed): kemampuan menulis alphanumerik bekal utama bagi anak dapat memahami mata pelajaran diberikan sekolah salah satu alternatif membantu meningkatkan minat kemampuan anak belajar menulis alphanumerik menggunakan media pembelajaran berupa perangkat lunak software penelitian tugas akhir membuat aplikasi menyajikan pembelajaran menulis alphanumerik sengaja dikemas bentuk permainan supaya dapat meningkatkan minat belajar anak usia prasekolah aplikasi pembelajaran dibagi menjadi dua pengenalan pola pengenalan karakter pengenalan pola dibuat mengikuti jalur ada gambar diwakili gambar bola dasar tiap sudut alphanumerik garis dibuat menggeser jari layar handphone satu titik titik lain menghubungkan setiap sudut alphanumerik cara menulis dibuat sesuai kaedah penulisan alphanumerik ada pendidikan menulis usia dini sedangkan pengenalan karakter aplikasi merekam tulisan tangan alphanumerik dibuat pengguna tempat disediakan tulisan tangan tersebut diproses tahapan pengolahan citra citra gambar tersebut dibandingkan database ada aplikasi bantuan library tesseract mesin perbandingannya hasil uji coba anakanak prasekolah mudah mengoprasikan aplikasi
Abstrak (Stemmed): mampu tulis alphanumerik bekal utama bagi anak dapat paham mata ajar beri sekolah salah satu alternatif bantu tingkat minat mampu anak ajar tulis alphanumerik guna media ajar upa perangkat lunak software teliti tugas akhir buat aplikasi saji ajar tulis alphanumerik sengaja kemas bentuk main supaya dapat tingkat minat ajar anak usia prasekolah aplikasi ajar bagi jadi dua kenal pola kenal karakter kenal pola buat ikut jalur ada gambar wakil gambar bola dasar tiap sudut alphanumerik garis buat geser jari layar handphone satu titik titik lain hubung tiap sudut alphanumerik cara tulis buat sesuai kaedah tulis alphanumerik ada didik tulis usia dini sedang kenal karakter aplikasi rekam tulis tangan alphanumerik buat guna tempat sedia tulis tangan sebut proses tahap olah citra citra gambar sebut banding database ada aplikasi bantu library tesseract mesin banding hasil uji coba anakanak prasekolah mudah mengoprasikan aplikasi
Abstrak (Corrected): camp tulips alphanumeric real mama bag anal apart palm data ajar bert selah salad sat alternative bantu dingbat mint camp anal ajar tulips alphanumeric gun media ajar up perangkat lunar software elite tugs air but aplikasi sari ajar tulips alphanumeric sengaja bemas bent main papaya apart dingbat mint ajar anal asia prasekolah aplikasi ajar bag jade due penal pola penal karate penal pola but it value ada sambar wail sambar bola dakar tip shut alphanumeric paris but geyser jar layer headphone sat titis titis lain hung tip shut alphanumeric cara tulips but sexual kedah tulips alphanumeric ada did tulips asia dine sedan penal karate aplikasi ream tulips tanga alphanumeric but gun tempt media tulips tanga debut proves that blah citral citral sambar debut banding database ada aplikasi bantu library tessera resin banding hail uni coma anakanak prasekolah judah mengoprasikan aplikasi
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tulis': 8, 'alphanumerik': 7, 'ajar': 6, 'buat': 5, 'aplikasi': 5, 'kenal': 4, 'anak': 3, 'ada': 3, 'gambar': 3, 'mampu': 2, 'bagi': 2, 'dapat': 2, 'satu': 2, 'bantu': 2, 'tingkat': 2, 'minat': 2, 'guna': 2, 'usia': 2, 'prasekolah': 2, 'pola': 2, 'karakter': 2, 'tiap': 2, 'sudut': 2, 'titik': 2, 'tangan': 2, 'sebut': 2, 'citra': 2, 'banding': 2, 'bekal': 1, 'utama': 1, 'paham': 1, 'mata': 1, 'beri': 1, 'sekolah': 1, 'salah': 1, 'alternatif': 1, 'media': 1, 'upa': 1, 'perangkat': 1, 'lunak': 1, 'software': 1, 'teliti': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'saji': 1, 'sengaja': 1, 'kemas': 1, 'bentuk': 1, 'main': 1, 'supaya': 1, 'jadi': 1, 'dua': 1, 'ikut': 1, 'jalur': 1, 'wakil': 1, 'bola': 1, 'dasar': 1, 'garis': 1, 'geser': 1, 'jari': 1, 'layar': 1, 'handphone': 1, 'lain': 1, 'hubung': 1, 'cara': 1, 'sesuai': 1, 'kaedah': 1, 'didik': 1, 'dini': 1, 'sedang': 1, 'rekam': 1, 'tempat': 1, 'sedia': 1, 'proses': 1, 'tahap': 1, 'olah': 1, 'database': 1, 'library': 1, 'tesseract': 1, 'mesin': 1, 'hasil': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'anakanak': 1, 'mudah': 1, 'mengoprasikan': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'is': 8, 'in': 8, 'alphanumeric': 5, 'to': 5, 'that': 5, 'by': 5, 'application': 5, 'writing': 4, 'learning': 4, 'of': 4, 'identification': 4, 'part': 4, 'for': 3, 'children': 3, 'as': 3, 'this': 3, 'image': 3, 'an': 2, 'one': 2, 'interest': 2, 'and': 2, 'it': 2, 'can': 2, 'preschool': 2, 'parts': 2, 'pattern': 2, 'character': 2, 'on': 2, 'screen': 2, 'user': 2, 's': 2, 'from': 2, 'point': 2, 'competence': 1, 'important': 1, 'skill': 1, 'understand': 1, 'lesson': 1, 'given': 1, 'their': 1, 'school': 1, 'alternative': 1, 'develop': 1, 'child': 1, 'ability': 1, 'using': 1, 'media': 1, 'such': 1, 'software': 1, 'research': 1, 'aims': 1, 'make': 1, 'provides': 1, 'form': 1, 'a': 1, 'game': 1, 'so': 1, 'improve': 1, 'age': 1, 'divided': 1, 'into': 1, 'two': 1, 'are': 1, 'tracks': 1, 'path': 1, 'represented': 1, 'ball': 1, 'images': 1, 'basis': 1, 'corners': 1, 'line': 1, 'made': 1, 'sliding': 1, 'finger': 1, 'phone': 1, 'another': 1, 'connects': 1, 'every': 1, 'corner': 1, 'way': 1, 'considered': 1, 'approriate': 1, 'being': 1, 'used': 1, 'early': 1, 'childhood': 1, 'education': 1, 'records': 1, 'handwriting': 1, 'created': 1, 'users': 1, 'space': 1, 'provided': 1, 'then': 1, 'will': 1, 'processes': 1, 'processing': 1, 'stage': 1, 'compared': 1, 'existing': 1, 'database': 1, 'aided': 1, 'tesseract': 1, 'library': 1, 'comparison': 1, 'engine': 1, 'test': 1, 'case': 1, 'easily': 1, 'use': 1})
-------------------------------------------
--- Data #878 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: M. Khoirul Mahmudi
Judul: SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT GAGAL JANTUNG MENGGUNAKAN METODE BAYESIAN NETWORK
Pembimbing 1: Mula'ab, S.Si., M.Kom.
Pembimbing 2: Firli Irhamni, ST., M.Kom.
Abstrak (Raw): Penyakit Gagal jantung adalah pembunuh nomer satu pada negara yang sedang berkembang. Seperti halnya di Indonesia dan negara-negara asia pada umumnya, di Amerika pun penyakit jantung pernah menjadi pembunuh nomer satu. Di seluruh dunia, jumlah penderita penyakit ini terus bertambah. Ketiga kategori penyakit ini tidak lepas dari gaya hidup yang kurang sehat yang banyak dilakukan seiring dengan berubahnya pola hidup. Faktor-faktor pemicu serangan
jantung ialah rokok, mengonsumsi makanan berkolest erol tinggi, kurang gerak, malas berolahraga, stres, dan kurang istirahat.Seiring kemajuan teknologi dibuatlah sistem yang bisa mendiagnosa penyakit-penyakit tersebut. Sistem ini yang nanti akan menggantikan pakar aslinya dalam penentuan diagnosa penyakit. Sehingga dengan sistem ini nanti diharapkan pasien bisa mendapatkan pelayanan lebih cepat dan akurat. Sistem pakar ini menggunakan
metode Bayesian Network sebagai acuannya. Dalam metode ini menggunakan struktur gejala yang saling berkaitan untuk mendiagnosa penyakit. Struktur tersebut ditentukan oleh seorang pakar dibidang jantung. Kemudian ditentukan nilai probabilitas dari setiap gejala berdasarkan keterkaitan antara gejala. Setelah didapatkan semua baru semua nilai dibandingkan dan diambil nilai terbaik sebagai hasil diagnosa. Dalam pengaplikasiannya sistem ini memiliki akurasi
sampai lebih dari 80%.
Abstrak (Clean): penyakit gagal jantung adalah pembunuh nomer satu pada negara yang sedang berkembang seperti halnya di indonesia dan negaranegara asia pada umumnya di amerika pun penyakit jantung pernah menjadi pembunuh nomer satu di seluruh dunia jumlah penderita penyakit ini terus bertambah ketiga kategori penyakit ini tidak lepas dari gaya hidup yang kurang sehat yang banyak dilakukan seiring dengan berubahnya pola hidup faktorfaktor pemicu serangan jantung ialah rokok mengonsumsi makanan berkolest erol tinggi kurang gerak malas berolahraga stres dan kurang istirahatseiring kemajuan teknologi dibuatlah sistem yang bisa mendiagnosa penyakitpenyakit tersebut sistem ini yang nanti akan menggantikan pakar aslinya dalam penentuan diagnosa penyakit sehingga dengan sistem ini nanti diharapkan pasien bisa mendapatkan pelayanan lebih cepat dan akurat sistem pakar ini menggunakan metode bayesian network sebagai acuannya dalam metode ini menggunakan struktur gejala yang saling berkaitan untuk mendiagnosa penyakit struktur tersebut ditentukan oleh seorang pakar dibidang jantung kemudian ditentukan nilai probabilitas dari setiap gejala berdasarkan keterkaitan antara gejala setelah didapatkan semua baru semua nilai dibandingkan dan diambil nilai terbaik sebagai hasil diagnosa dalam pengaplikasiannya sistem ini memiliki akurasi sampai lebih dari
Abstrak (Stopwords Removed): penyakit gagal jantung pembunuh nomer satu negara sedang berkembang halnya indonesia negaranegara asia umumnya amerika pun penyakit jantung pernah menjadi pembunuh nomer satu seluruh dunia jumlah penderita penyakit terus bertambah ketiga kategori penyakit lepas gaya hidup kurang sehat banyak dilakukan seiring berubahnya pola hidup faktorfaktor pemicu serangan jantung ialah rokok mengonsumsi makanan berkolest erol tinggi kurang gerak malas berolahraga stres kurang istirahatseiring kemajuan teknologi dibuatlah sistem mendiagnosa penyakitpenyakit tersebut sistem nanti menggantikan pakar aslinya penentuan diagnosa penyakit sistem nanti diharapkan pasien mendapatkan pelayanan lebih cepat akurat sistem pakar menggunakan metode bayesian network acuannya metode menggunakan struktur gejala saling berkaitan mendiagnosa penyakit struktur tersebut ditentukan seorang pakar dibidang jantung ditentukan nilai probabilitas setiap gejala berdasarkan keterkaitan antara gejala didapatkan semua baru semua nilai dibandingkan diambil nilai terbaik hasil diagnosa pengaplikasiannya sistem memiliki akurasi lebih
Abstrak (Stemmed): sakit gagal jantung bunuh nomer satu negara sedang kembang hal indonesia negaranegara asia umum amerika pun sakit jantung pernah jadi bunuh nomer satu seluruh dunia jumlah derita sakit terus tambah tiga kategori sakit lepas gaya hidup kurang sehat banyak laku iring ubah pola hidup faktorfaktor picu serang jantung ialah rokok konsumsi makan berkolest erol tinggi kurang gerak malas olahraga stres kurang istirahatseiring maju teknologi buat sistem mendiagnosa penyakitpenyakit sebut sistem nanti ganti pakar asli tentu diagnosa sakit sistem nanti harap pasien dapat layan lebih cepat akurat sistem pakar guna metode bayesian network acu metode guna struktur gejala saling kait mendiagnosa sakit struktur sebut tentu orang pakar bidang jantung tentu nilai probabilitas tiap gejala dasar kait antara gejala dapat semua baru semua nilai banding ambil nilai baik hasil diagnosa aplikasi sistem milik akurasi lebih
Abstrak (Corrected): skit gaga antung bunch homer sat megara sedan embank hal indonesia negaranegara asia mum america pun skit antung perish jade bunch homer sat seluruh dulia mullah merit skit terms tambac toga category skit leaps gaya hide during seat banyan lake bring bah pola hide faktorfaktor pick sprang antung galah rook konsumsi mayan berkolest eros ting during gera males olahraga stress during istirahatseiring maj teknologi but sister mendiagnosa penyakitpenyakit debut sister anti anti dakar ali tent diagnose skit sister anti harp pain apart layman leash eat aura sister dakar gun metope bayesian network act metope gun structure gala saying wait mendiagnosa skit structure debut tent orang dakar biding antung tent nilgai probability tip gala dakar wait angara gala apart sea bar sea nilgai banding ambit nilgai back hail diagnose aplikasi sister milk auras leash
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sakit': 6, 'sistem': 5, 'jantung': 4, 'kurang': 3, 'pakar': 3, 'tentu': 3, 'gejala': 3, 'nilai': 3, 'bunuh': 2, 'nomer': 2, 'satu': 2, 'hidup': 2, 'mendiagnosa': 2, 'sebut': 2, 'nanti': 2, 'diagnosa': 2, 'dapat': 2, 'lebih': 2, 'guna': 2, 'metode': 2, 'struktur': 2, 'kait': 2, 'semua': 2, 'gagal': 1, 'negara': 1, 'sedang': 1, 'kembang': 1, 'hal': 1, 'indonesia': 1, 'negaranegara': 1, 'asia': 1, 'umum': 1, 'amerika': 1, 'pun': 1, 'pernah': 1, 'jadi': 1, 'seluruh': 1, 'dunia': 1, 'jumlah': 1, 'derita': 1, 'terus': 1, 'tambah': 1, 'tiga': 1, 'kategori': 1, 'lepas': 1, 'gaya': 1, 'sehat': 1, 'banyak': 1, 'laku': 1, 'iring': 1, 'ubah': 1, 'pola': 1, 'faktorfaktor': 1, 'picu': 1, 'serang': 1, 'ialah': 1, 'rokok': 1, 'konsumsi': 1, 'makan': 1, 'berkolest': 1, 'erol': 1, 'tinggi': 1, 'gerak': 1, 'malas': 1, 'olahraga': 1, 'stres': 1, 'istirahatseiring': 1, 'maju': 1, 'teknologi': 1, 'buat': 1, 'penyakitpenyakit': 1, 'ganti': 1, 'asli': 1, 'harap': 1, 'pasien': 1, 'layan': 1, 'cepat': 1, 'akurat': 1, 'bayesian': 1, 'network': 1, 'acu': 1, 'saling': 1, 'orang': 1, 'bidang': 1, 'probabilitas': 1, 'tiap': 1, 'dasar': 1, 'antara': 1, 'baru': 1, 'banding': 1, 'ambil': 1, 'baik': 1, 'hasil': 1, 'aplikasi': 1, 'milik': 1, 'akurasi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 10, 'in': 8, 'this': 7, 'disease': 6, 'is': 5, 'to': 5, 'system': 5, 'as': 4, 'and': 4, 'heart': 3, 'number': 3, 'with': 3, 'be': 3, 'one': 2, 'killer': 2, 'can': 2, 'that': 2, 'are': 2, 'diagnose': 2, 'diagnosis': 2, 'more': 2, 'uses': 2, 'method': 2, 'symptoms': 2, 'determined': 2, 'a': 2, 'value': 2, 'all': 2, 'failure': 1, 'developing': 1, 'country': 1, 'indonesia': 1, 'asi': 1, 'countries': 1, 'general': 1, 'even': 1, 'america': 1, 'was': 1, 'once': 1, 'around': 1, 'world': 1, 'patients': 1, 'continues': 1, 'grow': 1, 'third': 1, 'category': 1, 't': 1, 'separated': 1, 'from': 1, 'unhealthy': 1, 'lifestyle': 1, 'much': 1, 'line': 1, 'changing': 1, 'pattern': 1, 'life': 1, 'factors': 1, 'triggering': 1, 'attacks': 1, 'smoking': 1, 'high': 1, 'cholesterol': 1, 'foods': 1, 'less': 1, 'mobile': 1, 'supine': 1, 'exercise': 1, 'stress': 1, 'lack': 1, 'rest': 1, 'technology': 1, 'advances': 1, 'made': 1, 'these': 1, 'diseases': 1, 'will': 1, 'replacing': 1, 'original': 1, 'specialists': 1, 'determining': 1, 'so': 1, 'patient': 1, 'expected': 1, 'able': 1, 'get': 1, 'service': 1, 'quickly': 1, 'accurately': 1, 'expert': 1, 'bayesian': 1, 'networks': 1, 'reference': 1, 'structure': 1, 'interrelated': 1, 'structures': 1, 'were': 1, 'by': 1, 'cardiac': 1, 'specialist': 1, 'then': 1, 'probability': 1, 'each': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'relationship': 1, 'between': 1, 'after': 1, 'getting': 1, 'new': 1, 'values': 1, 'compared': 1, 'best': 1, 'taken': 1, 'its': 1, 'application': 1, 'has': 1, 'an': 1, 'accuracy': 1, 'up': 1, 'than': 1})
-------------------------------------------
--- Data #879 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ayu Noer Aisyah
Judul: PENERAPAN FUZZY DECISION TREE
PADA SELEKSI PENERIMAAN BEASISWA DIPA
DENGAN ALGORITMA ITERATIVE DICHOTOMIZER 3
Pembimbing 1: Bain Khusnul K., S.T., M.Kom
Pembimbing 2: Andharini Dwi Cahyani, S.Kom., M.Kom
Abstrak (Raw): Beasiswa DIPA merupakan pemberian berupa bantuan keuangan yang diberikan kepada perorangan yang bertujuan untuk digunakan demi keberlangsungan pendidikan yang ditempuh. Mengingat besarnya dana dan tujuan utama berupa 3T (Tepat Sasaran,Tepat Jumlah,dan tepat Waktu) dibutuhkan sebuah sistem untuk menetapkan penerima beasiswa. Penelitian ini menerapkan pemodelan Fuzzy Decision Tree (FDT) pada seleksi penerimaan beasiswa DIPA dengan algoritma ID3. Metode ini dipilih memberikan data yang lengkap karena pada proses perhitungan dilakukan pencarian secara menyeluruh untuk semua kemungkinan yang. Penelitian ini melakukan pemodelan penerima beasiswa sebanyak 200 data mahasiswa yaitu PPA dan BBM. Pada data PPA yang menggunakan 50 data training dengan threshold 70%, 80% dan 90% menghasilkan akurasi yang baik yaitu 86%.Ketika menggunakan 70 data training, memperoleh hasil akurasi 70%.Sedangkan untuk data BBM, dengan 50 data training menggunakan trheshold 70%, 80% dan 90% menghasilkan akurasi yang baik yaitu 97%.Ketika 70 data training, menghasilkan akurasi 73%. Hasil yang diperoleh bergantung pada data dan threshold yang digunakan. Semakin tinggi threshold yang digunakan maka semakin banyak rule yang dihasilkan. Namun semakin banyak data yang digunakan maka semakin rendah hasil akurasi yang diperoleh. Akurasi terbaik terdapat pada penggunaan 50 data dan threshold 90% yang menghasilkan akurasi sebesar 90% untuk PPA dan 97% untuk BBM.
Kata Kunci: Rule, Threshold, Fuzzy Decision Tree ID3
Abstrak (Clean): beasiswa dipa merupakan pemberian berupa bantuan keuangan yang diberikan kepada perorangan yang bertujuan untuk digunakan demi keberlangsungan pendidikan yang ditempuh mengingat besarnya dana dan tujuan utama berupa t tepat sasarantepat jumlahdan tepat waktu dibutuhkan sebuah sistem untuk menetapkan penerima beasiswa penelitian ini menerapkan pemodelan fuzzy decision tree fdt pada seleksi penerimaan beasiswa dipa dengan algoritma id metode ini dipilih memberikan data yang lengkap karena pada proses perhitungan dilakukan pencarian secara menyeluruh untuk semua kemungkinan yang penelitian ini melakukan pemodelan penerima beasiswa sebanyak data mahasiswa yaitu ppa dan bbm pada data ppa yang menggunakan data training dengan threshold dan menghasilkan akurasi yang baik yaitu ketika menggunakan data training memperoleh hasil akurasi sedangkan untuk data bbm dengan data training menggunakan trheshold dan menghasilkan akurasi yang baik yaitu ketika data training menghasilkan akurasi hasil yang diperoleh bergantung pada data dan threshold yang digunakan semakin tinggi threshold yang digunakan maka semakin banyak rule yang dihasilkan namun semakin banyak data yang digunakan maka semakin rendah hasil akurasi yang diperoleh akurasi terbaik terdapat pada penggunaan data dan threshold yang menghasilkan akurasi sebesar untuk ppa dan untuk bbm kata kunci rule threshold fuzzy decision tree id
Abstrak (Stopwords Removed): beasiswa dipa pemberian berupa bantuan keuangan diberikan kepada perorangan bertujuan digunakan demi keberlangsungan pendidikan ditempuh mengingat besarnya dana tujuan utama berupa t tepat sasarantepat jumlahdan tepat waktu dibutuhkan sistem menetapkan penerima beasiswa penelitian menerapkan pemodelan fuzzy decision tree fdt seleksi penerimaan beasiswa dipa algoritma id metode dipilih memberikan data lengkap proses perhitungan dilakukan pencarian secara menyeluruh semua kemungkinan penelitian melakukan pemodelan penerima beasiswa sebanyak data mahasiswa ppa bbm data ppa menggunakan data training threshold menghasilkan akurasi baik ketika menggunakan data training memperoleh hasil akurasi sedangkan data bbm data training menggunakan trheshold menghasilkan akurasi baik ketika data training menghasilkan akurasi hasil diperoleh bergantung data threshold digunakan semakin tinggi threshold digunakan semakin banyak rule dihasilkan semakin banyak data digunakan semakin rendah hasil akurasi diperoleh akurasi terbaik terdapat penggunaan data threshold menghasilkan akurasi sebesar ppa bbm kata kunci rule threshold fuzzy decision tree id
Abstrak (Stemmed): beasiswa dipa beri upa bantu uang beri kepada orang tuju guna demi langsung didik tempuh ingat besar dana tuju utama upa t tepat sasarantepat jumlahdan tepat waktu butuh sistem tetap terima beasiswa teliti terap model fuzzy decision tree fdt seleksi terima beasiswa dipa algoritma id metode pilih beri data lengkap proses hitung laku cari cara seluruh semua mungkin teliti laku model terima beasiswa banyak data mahasiswa ppa bbm data ppa guna data training threshold hasil akurasi baik ketika guna data training oleh hasil akurasi sedang data bbm data training guna trheshold hasil akurasi baik ketika data training hasil akurasi hasil oleh gantung data threshold guna makin tinggi threshold guna makin banyak rule hasil makin banyak data guna makin rendah hasil akurasi oleh akurasi baik dapat guna data threshold hasil akurasi besar ppa bbm kata kunci rule threshold fuzzy decision tree id
Abstrak (Corrected): beasiswa dip bert up bantu hang bert keypad orang juju gun demo lansing did tempeh ingot bear dana juju mama up t teat sasarantepat jumlahdan teat want butch sister team terms beasiswa elite trap model fuzzy decision tree fit seeks terms beasiswa dip algorithm id metope pilch bert data lengkap proves hiding lake care cara seluruh sea munchkin elite lake model terms beasiswa banyan data mahasiswa papa bum data papa gun data training threshold hail auras back retina gun data training olen hail auras sedan data bum data training gun threshold hail auras back retina data training hail auras hail olen antung data threshold gun making ting threshold gun making banyan rule hail making banyan data gun making rental hail auras olen auras back apart gun data threshold hail auras bear papa bum data bunch rule threshold fuzzy decision tree id
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'data': 11, 'guna': 8, 'hasil': 8, 'akurasi': 7, 'threshold': 5, 'beasiswa': 4, 'training': 4, 'makin': 4, 'beri': 3, 'terima': 3, 'banyak': 3, 'ppa': 3, 'bbm': 3, 'baik': 3, 'oleh': 3, 'dipa': 2, 'upa': 2, 'tuju': 2, 'besar': 2, 'tepat': 2, 'teliti': 2, 'model': 2, 'fuzzy': 2, 'decision': 2, 'tree': 2, 'id': 2, 'laku': 2, 'ketika': 2, 'rule': 2, 'bantu': 1, 'uang': 1, 'kepada': 1, 'orang': 1, 'demi': 1, 'langsung': 1, 'didik': 1, 'tempuh': 1, 'ingat': 1, 'dana': 1, 'utama': 1, 't': 1, 'sasarantepat': 1, 'jumlahdan': 1, 'waktu': 1, 'butuh': 1, 'sistem': 1, 'tetap': 1, 'terap': 1, 'fdt': 1, 'seleksi': 1, 'algoritma': 1, 'metode': 1, 'pilih': 1, 'lengkap': 1, 'proses': 1, 'hitung': 1, 'cari': 1, 'cara': 1, 'seluruh': 1, 'semua': 1, 'mungkin': 1, 'mahasiswa': 1, 'sedang': 1, 'trheshold': 1, 'gantung': 1, 'tinggi': 1, 'rendah': 1, 'dapat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 16, 'data': 11, 'and': 8, 'accuracy': 7, 'a': 6, 'for': 6, 'is': 5, 'threshold': 5, 'to': 4, 'used': 4, 'in': 4, 'training': 4, 'this': 3, 'on': 3, 'with': 3, 'bbm': 3, 'using': 3, 'results': 3, 'scholarship': 2, 'dipa': 2, 'given': 2, 'right': 2, 'modeling': 2, 'fuzzy': 2, 'decision': 2, 'tree': 2, 'id': 2, 'are': 2, 'as': 2, 'ppa': 2, 'produce': 2, 'good': 2, 'when': 2, 'obtained': 2, 'more': 2, 'rule': 2, 'gift': 1, 'financial': 1, 'assistance': 1, 'individuals': 1, 'who': 1, 'intended': 1, 'be': 1, 'continuation': 1, 'education': 1, 'pursued': 1, 'magnitude': 1, 'main': 1, 'objectives': 1, 'form': 1, 'funds': 1, 't': 1, 'target': 1, 'number': 1, 'time': 1, 'needed': 1, 'system': 1, 'establish': 1, 'recipient': 1, 'research': 1, 'applies': 1, 'fdt': 1, 'selection': 1, 'recipients': 1, 'algorithm': 1, 'method': 1, 'was': 1, 'chosen': 1, 'give': 1, 'complete': 1, 'calculation': 1, 'process': 1, 'conducted': 1, 'thorough': 1, 'search': 1, 'all': 1, 'possibilities': 1, 'study': 1, 'did': 1, 'awardees': 1, 'many': 1, 'students': 1, 'allowance': 1, 'obtaining': 1, 'while': 1, 'trheshold': 1, 'resulting': 1, 'depend': 1, 'higher': 1, 'generated': 1, 'however': 1, 'lower': 1, 'best': 1, 'contained': 1, 'use': 1, 'which': 1, 'resulted': 1, 'an': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #880 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Megawati Pratiwi Rifai
Judul: IDENTIFIKASI GAYA KOGNITIF
BERBASIS MYERS BRIGGS TYPE INDICATOR (MBTI)
DENGAN MENGAMATI PERILAKU BROWSING SISWA
Pembimbing 1: Andharini Dwi C., S.Kom.,M.Kom.
Pembimbing 2: Bain Khusnul K., S.T.,M.Kom
Abstrak (Raw): E-learning merupakan pengaruh proses transformasi pendidikan konvensional ke dalam bentuk digital, baik secara isi dan sistemnya. Pengguna sistem tersebut adalah siswa. Konsep belajar setiap siswa berbeda antara satu dengan yang lainnya baik dari segi tingkat pemahaman dan cara memproses pengetahuan mereka. Oleh karena itu, diperlukannya mengidentifikasi gaya kognitif berbasis Myers Briggs Type Indicator (MBTI) dengan mengamati perilaku browsing siswa melalui metode Neural Network (NN). Metode ini diadopsi karena mampu mengorganisasi dirinya sendiri dalam mengklasifikasi data yang diberikan selama masa training dan data yang dihasilkan bersifat akurat walaupun dalam proses lama. Pengumpulan data yang digunakan dengan melakukan pengamatan perilaku browsing siswa yang nantinya akan diproses menggunakan algoritma Backpropagation. Kemudian data akan dibandingkan dengan hasil kuisioner MBTI yang telah dikumpulkan sebelumnya. Data yang digunakan adalah 250 data siswa. Hasil yang diperoleh tergantung dari penggunaan batas MSE dan iterasi. Semakin rendah penggunaan batas MSE, maka semakin tinggi pula nilai akurasi yang diperoleh. Semakin tinggi batas iterasi yang digunakan, maka nilai akurasi yang diperoleh stabil atau tetap. Hasil akurasi terbaik diperoleh ketika MSE 0.001 dengan batas iterasi berkisar 500-1000 iterasi menghasilkan akurasi 90%. Hasil gaya kognitif yang diperoleh tersebut akan menjadi suatu acuan bagi guru untuk strategi pembelajaran berikutnya sesuai gaya kognitif siswa.
Kata kunci : Gaya Kognitif, MBTI, Backpropagation
Abstrak (Clean): elearning merupakan pengaruh proses transformasi pendidikan konvensional ke dalam bentuk digital baik secara isi dan sistemnya pengguna sistem tersebut adalah siswa konsep belajar setiap siswa berbeda antara satu dengan yang lainnya baik dari segi tingkat pemahaman dan cara memproses pengetahuan mereka oleh karena itu diperlukannya mengidentifikasi gaya kognitif berbasis myers briggs type indicator mbti dengan mengamati perilaku browsing siswa melalui metode neural network nn metode ini diadopsi karena mampu mengorganisasi dirinya sendiri dalam mengklasifikasi data yang diberikan selama masa training dan data yang dihasilkan bersifat akurat walaupun dalam proses lama pengumpulan data yang digunakan dengan melakukan pengamatan perilaku browsing siswa yang nantinya akan diproses menggunakan algoritma backpropagation kemudian data akan dibandingkan dengan hasil kuisioner mbti yang telah dikumpulkan sebelumnya data yang digunakan adalah data siswa hasil yang diperoleh tergantung dari penggunaan batas mse dan iterasi semakin rendah penggunaan batas mse maka semakin tinggi pula nilai akurasi yang diperoleh semakin tinggi batas iterasi yang digunakan maka nilai akurasi yang diperoleh stabil atau tetap hasil akurasi terbaik diperoleh ketika mse dengan batas iterasi berkisar iterasi menghasilkan akurasi hasil gaya kognitif yang diperoleh tersebut akan menjadi suatu acuan bagi guru untuk strategi pembelajaran berikutnya sesuai gaya kognitif siswa kata kunci gaya kognitif mbti backpropagation
Abstrak (Stopwords Removed): elearning pengaruh proses transformasi pendidikan konvensional bentuk digital baik secara isi sistemnya pengguna sistem tersebut siswa konsep belajar setiap siswa berbeda antara satu lainnya baik segi tingkat pemahaman cara memproses pengetahuan mereka diperlukannya mengidentifikasi gaya kognitif berbasis myers briggs type indicator mbti mengamati perilaku browsing siswa metode neural network nn metode diadopsi mampu mengorganisasi dirinya sendiri mengklasifikasi data diberikan selama masa training data dihasilkan bersifat akurat walaupun proses lama pengumpulan data digunakan melakukan pengamatan perilaku browsing siswa nantinya diproses menggunakan algoritma backpropagation data dibandingkan hasil kuisioner mbti dikumpulkan sebelumnya data digunakan data siswa hasil diperoleh tergantung penggunaan batas mse iterasi semakin rendah penggunaan batas mse semakin tinggi pula nilai akurasi diperoleh semakin tinggi batas iterasi digunakan nilai akurasi diperoleh stabil tetap hasil akurasi terbaik diperoleh ketika mse batas iterasi berkisar iterasi menghasilkan akurasi hasil gaya kognitif diperoleh tersebut menjadi acuan bagi guru strategi pembelajaran berikutnya sesuai gaya kognitif siswa kata kunci gaya kognitif mbti backpropagation
Abstrak (Stemmed): elearning pengaruh proses transformasi didik konvensional bentuk digital baik cara isi sistem guna sistem sebut siswa konsep ajar tiap siswa beda antara satu lain baik segi tingkat paham cara proses tahu mereka perlu identifikasi gaya kognitif bas myers briggs type indicator mbti amat perilaku browsing siswa metode neural network nn metode adopsi mampu organisasi diri sendiri klasifikasi data beri lama masa training data hasil sifat akurat walaupun proses lama kumpul data guna laku amat perilaku browsing siswa nanti proses guna algoritma backpropagation data banding hasil kuisioner mbti kumpul belum data guna data siswa hasil oleh gantung guna batas mse iterasi makin rendah guna batas mse makin tinggi pula nilai akurasi oleh makin tinggi batas iterasi guna nilai akurasi oleh stabil tetap hasil akurasi baik oleh ketika mse batas iterasi kisar iterasi hasil akurasi hasil gaya kognitif oleh sebut jadi acu bagi guru strategi ajar ikut sesuai gaya kognitif siswa kata kunci gaya kognitif mbti backpropagation
Abstrak (Corrected): learning pengaruh proves transforms did conventional bent digital back cara is sister gun sister debut visa onset ajar tip visa bed angara sat lain back semi dingbat palm cara proves tau merely peru identifikasi gaya kognitif was myers briggs type indicator bit mat perilaku browsing visa metope neural network in metope adopt camp organisms dirt sending klasifikasi data bert lama mass training data hail sift aura walaupun proves lama rumpus data gun lake mat perilaku browsing visa anti proves gun algorithm backpropagation data banding hail kuisioner bit rumpus begum data gun data visa hail olen antung gun bats me literati making rental gun bats me making ting pula nilgai auras olen making ting bats literati gun nilgai auras olen stabile team hail auras back olen retina me bats literati isar literati hail auras hail gaya kognitif olen debut jade act bag guru strategy ajar it sexual gaya kognitif visa data bunch gaya kognitif bit backpropagation
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 7, 'siswa': 6, 'data': 6, 'hasil': 6, 'oleh': 5, 'proses': 4, 'gaya': 4, 'kognitif': 4, 'batas': 4, 'iterasi': 4, 'akurasi': 4, 'baik': 3, 'mbti': 3, 'mse': 3, 'makin': 3, 'cara': 2, 'sistem': 2, 'sebut': 2, 'ajar': 2, 'amat': 2, 'perilaku': 2, 'browsing': 2, 'metode': 2, 'lama': 2, 'kumpul': 2, 'backpropagation': 2, 'tinggi': 2, 'nilai': 2, 'elearning': 1, 'pengaruh': 1, 'transformasi': 1, 'didik': 1, 'konvensional': 1, 'bentuk': 1, 'digital': 1, 'isi': 1, 'konsep': 1, 'tiap': 1, 'beda': 1, 'antara': 1, 'satu': 1, 'lain': 1, 'segi': 1, 'tingkat': 1, 'paham': 1, 'tahu': 1, 'mereka': 1, 'perlu': 1, 'identifikasi': 1, 'bas': 1, 'myers': 1, 'briggs': 1, 'type': 1, 'indicator': 1, 'neural': 1, 'network': 1, 'nn': 1, 'adopsi': 1, 'mampu': 1, 'organisasi': 1, 'diri': 1, 'sendiri': 1, 'klasifikasi': 1, 'beri': 1, 'masa': 1, 'training': 1, 'sifat': 1, 'akurat': 1, 'walaupun': 1, 'laku': 1, 'nanti': 1, 'algoritma': 1, 'banding': 1, 'kuisioner': 1, 'belum': 1, 'gantung': 1, 'rendah': 1, 'pula': 1, 'stabil': 1, 'tetap': 1, 'ketika': 1, 'kisar': 1, 'jadi': 1, 'acu': 1, 'bagi': 1, 'guru': 1, 'strategi': 1, 'ikut': 1, 'sesuai': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 38, 'of': 18, 'data': 6, 'is': 5, 'and': 5, 'students': 5, 'obtained': 5, 'cognitive': 4, 'results': 4, 'iteration': 4, 'accuracy': 4, 'process': 3, 'in': 3, 'to': 3, 'style': 3, 'mbti': 3, 'by': 3, 'used': 3, 'be': 3, 'mse': 3, 'limit': 3, 'a': 2, 'both': 2, 'system': 2, 'are': 2, 'learning': 2, 'from': 2, 'on': 2, 'observing': 2, 'browsing': 2, 'behavior': 2, 'method': 2, 'was': 2, 'that': 2, 'will': 2, 'backpropagation': 2, 'then': 2, 'with': 2, 'use': 2, 'higher': 2, 'value': 2, 'for': 2, 'elearning': 1, 'influence': 1, 'conventional': 1, 'educational': 1, 'transformation': 1, 'into': 1, 'digital': 1, 'form': 1, 'content': 1, 'users': 1, 'concept': 1, 'each': 1, 'student': 1, 'different': 1, 'one': 1, 'another': 1, 'terms': 1, 'level': 1, 'understanding': 1, 'knowledge': 1, 'how': 1, 'them': 1, 'therefore': 1, 'need': 1, 'identify': 1, 'based': 1, 'myers': 1, 'briggs': 1, 'type': 1, 'indicator': 1, 'through': 1, 'neural': 1, 'network': 1, 'nn': 1, 'this': 1, 'adopted': 1, 'because': 1, 'it': 1, 'able': 1, 'organize': 1, 'itself': 1, 'classifying': 1, 'provided': 1, 'during': 1, 'training': 1, 'period': 1, 'produced': 1, 'accurate': 1, 'even': 1, 'old': 1, 'collection': 1, 'processed': 1, 'using': 1, 'algorithm': 1, 'compared': 1, 'questionnaire': 1, 'had': 1, 'been': 1, 'collected': 1, 'previously': 1, 'depend': 1, 'lower': 1, 'or': 1, 'remained': 1, 'stable': 1, 'best': 1, 'when': 1, 'limits': 1, 'ranging': 1, 'produces': 1, 'an': 1, 'would': 1, 'reference': 1, 'teachers': 1, 'next': 1, 'strategies': 1, 'appropriate': 1, 'styles': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #881 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Shofiyan Yulis Ekasaputra
Judul: Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Gagal Jantung Menggunakan Metode Radial Basis Function
Pembimbing 1: Mulaab, S.Si., M.Kom.
Pembimbing 2: Firli Irhamni, ST., M.Kom
Abstrak (Raw): Penyakit gagal jantung merupakan salah satu darimacam-macam penyakit jantung, pada penderita gagal jantung, detakanjantungnya tidak berjalan secara normal, dalam melakukan aktivitas normal penderita cenderung mudah lelah, Penyebabnya adalah rusaknya otot jantung serta karena adanya beban jantung yang berlebihan, pada saat ini penderita penyakit gagal jantung tiap tahunnya semakin meningkat, dan lebih cenderung mengenai laki-laki daripada perempuan. Oleh karena itu, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi menjadi media utama untuk menjembatani permasalahan tersebut. Di bidang medis, peranan teknologi informasi dan komunikasi dikemas dalam suatu wadah informatika medis, sehingga dibuatlah sebuah sistem pakar penyakit gagal jantung yang nantinya diharapkan bisa bermanfaat untuk mengetahui lebih dini penyakit gagal jantung, sehingga dapat ditangani lebih cepat dan mengurangi resiko meninggal dunia, dalam hal ini aplikasi untuk mendiagnosa penyakit gagal jantung menggunakan metode Radial Basis Function, dengan penentuan hidden node menggunakan K-Means Cluster, metode K-Means digunakan karena ketepatan penentuan nilai centroid yang akurat, fungsi aktivasi yang digunakan pada penelitian ini hanya menggunakan fungsi aktivasigaussian, inputan terdiri dari 16 variabel, berdasarkan keluhan dan gejala-gejala yang dialami oleh pasien, data training dan data testing yang digunakan berasal dari rekammedik Rumah Sakit Umum DaerahSidoarjo. Kata Kunci : Radial Basis Function, K-Means, Gaussian
Abstrak (Clean): penyakit gagal jantung merupakan salah satu darimacammacam penyakit jantung pada penderita gagal jantung detakanjantungnya tidak berjalan secara normal dalam melakukan aktivitas normal penderita cenderung mudah lelah penyebabnya adalah rusaknya otot jantung serta karena adanya beban jantung yang berlebihan pada saat ini penderita penyakit gagal jantung tiap tahunnya semakin meningkat dan lebih cenderung mengenai lakilaki daripada perempuan oleh karena itu perkembangan teknologi informasi dan komunikasi menjadi media utama untuk menjembatani permasalahan tersebut di bidang medis peranan teknologi informasi dan komunikasi dikemas dalam suatu wadah informatika medis sehingga dibuatlah sebuah sistem pakar penyakit gagal jantung yang nantinya diharapkan bisa bermanfaat untuk mengetahui lebih dini penyakit gagal jantung sehingga dapat ditangani lebih cepat dan mengurangi resiko meninggal dunia dalam hal ini aplikasi untuk mendiagnosa penyakit gagal jantung menggunakan metode radial basis function dengan penentuan hidden node menggunakan kmeans cluster metode kmeans digunakan karena ketepatan penentuan nilai centroid yang akurat fungsi aktivasi yang digunakan pada penelitian ini hanya menggunakan fungsi aktivasigaussian inputan terdiri dari variabel berdasarkan keluhan dan gejalagejala yang dialami oleh pasien data training dan data testing yang digunakan berasal dari rekammedik rumah sakit umum daerahsidoarjo kata kunci radial basis function kmeans gaussian
Abstrak (Stopwords Removed): penyakit gagal jantung salah satu darimacammacam penyakit jantung penderita gagal jantung detakanjantungnya berjalan secara normal melakukan aktivitas normal penderita cenderung mudah lelah penyebabnya rusaknya otot jantung adanya beban jantung berlebihan penderita penyakit gagal jantung tiap tahunnya semakin meningkat lebih cenderung mengenai lakilaki daripada perempuan perkembangan teknologi informasi komunikasi menjadi media utama menjembatani permasalahan tersebut bidang medis peranan teknologi informasi komunikasi dikemas wadah informatika medis dibuatlah sistem pakar penyakit gagal jantung nantinya diharapkan bermanfaat mengetahui lebih dini penyakit gagal jantung dapat ditangani lebih cepat mengurangi resiko meninggal dunia aplikasi mendiagnosa penyakit gagal jantung menggunakan metode radial basis function penentuan hidden node menggunakan kmeans cluster metode kmeans digunakan ketepatan penentuan nilai centroid akurat fungsi aktivasi digunakan penelitian menggunakan fungsi aktivasigaussian inputan terdiri variabel berdasarkan keluhan gejalagejala dialami pasien data training data testing digunakan berasal rekammedik rumah sakit umum daerahsidoarjo kata kunci radial basis function kmeans gaussian
Abstrak (Stemmed): sakit gagal jantung salah satu darimacammacam sakit jantung derita gagal jantung detakanjantungnya jalan cara normal laku aktivitas normal derita cenderung mudah lelah sebab rusak otot jantung ada beban jantung lebih derita sakit gagal jantung tiap tahun makin tingkat lebih cenderung kena lakilaki daripada perempuan kembang teknologi informasi komunikasi jadi media utama jembatan masalah sebut bidang medis peran teknologi informasi komunikasi kemas wadah informatika medis buat sistem pakar sakit gagal jantung nanti harap manfaat tahu lebih dini sakit gagal jantung dapat tangan lebih cepat kurang resiko tinggal dunia aplikasi mendiagnosa sakit gagal jantung guna metode radial basis function tentu hidden node guna kmeans cluster metode kmeans guna tepat tentu nilai centroid akurat fungsi aktivasi guna teliti guna fungsi aktivasigaussian inputan diri variabel dasar keluh gejalagejala alami pasien data training data testing guna asal rekammedik rumah sakit umum daerahsidoarjo kata kunci radial basis function kmeans gaussian
Abstrak (Corrected): skit gaga antung salad sat darimacammacam skit antung merit gaga antung detakanjantungnya alan cara normal lake aktivitas normal merit rendering judah leah kebab rusk toot antung ada began antung leash merit skit gaga antung tip thun making dingbat leash rendering ken lakilaki daripada perempuan embank teknologi informant komunikasi jade media mama jembatan marsala debut biding media pecan teknologi informant komunikasi bemas wadai information media but sister dakar skit gaga antung anti harp manat tau leash dine skit gaga antung apart tanga leash eat during resist lingual dulia aplikasi mendiagnosa skit gaga antung gun metope radial basis function tent hidden node gun means cluster metope means gun teat tent nilgai centroid aura fungi aktivasi gun elite gun fungi aktivasigaussian input dirt variable dakar kelly gejalagejala salami pain data training data testing gun anal rekammedik rumal skit mum daerahsidoarjo data bunch radial basis function means gaussian
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jantung': 9, 'sakit': 7, 'gagal': 6, 'guna': 6, 'lebih': 4, 'derita': 3, 'kmeans': 3, 'normal': 2, 'cenderung': 2, 'teknologi': 2, 'informasi': 2, 'komunikasi': 2, 'medis': 2, 'metode': 2, 'radial': 2, 'basis': 2, 'function': 2, 'tentu': 2, 'fungsi': 2, 'data': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'darimacammacam': 1, 'detakanjantungnya': 1, 'jalan': 1, 'cara': 1, 'laku': 1, 'aktivitas': 1, 'mudah': 1, 'lelah': 1, 'sebab': 1, 'rusak': 1, 'otot': 1, 'ada': 1, 'beban': 1, 'tiap': 1, 'tahun': 1, 'makin': 1, 'tingkat': 1, 'kena': 1, 'lakilaki': 1, 'daripada': 1, 'perempuan': 1, 'kembang': 1, 'jadi': 1, 'media': 1, 'utama': 1, 'jembatan': 1, 'masalah': 1, 'sebut': 1, 'bidang': 1, 'peran': 1, 'kemas': 1, 'wadah': 1, 'informatika': 1, 'buat': 1, 'sistem': 1, 'pakar': 1, 'nanti': 1, 'harap': 1, 'manfaat': 1, 'tahu': 1, 'dini': 1, 'dapat': 1, 'tangan': 1, 'cepat': 1, 'kurang': 1, 'resiko': 1, 'tinggal': 1, 'dunia': 1, 'aplikasi': 1, 'mendiagnosa': 1, 'hidden': 1, 'node': 1, 'cluster': 1, 'tepat': 1, 'nilai': 1, 'centroid': 1, 'akurat': 1, 'aktivasi': 1, 'teliti': 1, 'aktivasigaussian': 1, 'inputan': 1, 'diri': 1, 'variabel': 1, 'dasar': 1, 'keluh': 1, 'gejalagejala': 1, 'alami': 1, 'pasien': 1, 'training': 1, 'testing': 1, 'asal': 1, 'rekammedik': 1, 'rumah': 1, 'umum': 1, 'daerahsidoarjo': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'gaussian': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 12, 'heart': 10, 'and': 7, 'failure': 6, 'disease': 6, 'in': 6, 'to': 6, 'is': 4, 'be': 4, 'function': 4, 'for': 3, 'medical': 3, 'kmeans': 3, 'patients': 2, 'more': 2, 'information': 2, 'communication': 2, 'a': 2, 'which': 2, 'this': 2, 'using': 2, 'radial': 2, 'basis': 2, 'method': 2, 'determination': 2, 'used': 2, 'activation': 2, 'gaussian': 2, 'data': 2, 'one': 1, 'kinds': 1, 'with': 1, 'beatsdoesn': 1, 't': 1, 'runnormally': 1, 'normal': 1, 'activities': 1, 'people': 1, 'tend': 1, 'tired': 1, 'cause': 1, 'damage': 1, 'muscle': 1, 'due': 1, 'excessive': 1, 'load': 1, 'current': 1, 'increasing': 1, 'every': 1, 'year': 1, 'likely': 1, 'male': 1, 'than': 1, 'female': 1, 'therefore': 1, 'development': 1, 'technologies': 1, 'became': 1, 'main': 1, 'medium': 1, 'bridging': 1, 'these': 1, 'problems': 1, 'field': 1, 'role': 1, 'technology': 1, 'packaged': 1, 'container': 1, 'informatics': 1, 'was': 1, 'made': 1, 'expert': 1, 'system': 1, 'expected': 1, 'useful': 1, 'know': 1, 'early': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'can': 1, 'handled': 1, 'quickly': 1, 'reduce': 1, 'risk': 1, 'death': 1, 'case': 1, 'application': 1, 'diagnose': 1, 'hidden': 1, 'nodes': 1, 'cluster': 1, 'precision': 1, 'an': 1, 'accurate': 1, 'value': 1, 'centroid': 1, 'study': 1, 'only': 1, 'uses': 1, 'input': 1, 'consists': 1, 'variables': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'complaints': 1, 'symptoms': 1, 'experienced': 1, 'by': 1, 'patient': 1, 'training': 1, 'testing': 1, 'were': 1, 'taken': 1, 'from': 1, 'records': 1, 'sidoarjo': 1, 'district': 1, 'general': 1, 'hospital': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #882 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Fitanul Fitriyah
Judul: GPS TRACKING UNTUK MENEMUKAN LOKASI PUSKESMAS KELILING BERBASIS MOBILE ANDROID
Pembimbing 1: Dwi Kuswanto S.Pd,.M.T
Pembimbing 2: Aery Rachmad S.T,.MT
Abstrak (Raw): Mobil keliling merupakan suatu program pemerintah yang banyak digunakan saat ini, salah satunya adalah puskesmas keliling. Puskesmas keliling tersebut diperuntukan untuk pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih baik lagi. Objek yang berupa mobil sering berpindah-pindah tempat sehingga masyarakat yang ingin menggunakan jasa puskesmas keliling tersebut harus mencari objek dan tempat dimana mobil tersebut berada. Objek dan tempat tempat yang belum diketahui, menjadi kendala untuk menemukan objek atau tempat yang dicari. Namun permasalahannya adalah, ketika puskesmas ingin melakukan share lokasi, mereka harus terhubung dengan internet, sehingga jika tidak memiliki koneksi internet tidak dapat melakukan share lokasi dimana puskesmas keliling berada. Dalam tugas akhir ini, dibuat sebuah sistem share data lokasi, dimana sisi client akan mendapatkan titik lokasi objek tanpa koneksi internet. share lokasi ini memanfaatkan layanan SMS yang lebih umum tersedia dibandingkan internet. Dengan menggunakan dua aplikasi yang berperan sebagai Server dan Client, sistem ini memiliki dua fungsi utama, yaitu fungsi pelacakan dengan GPS Tracking pada aplikasi Server, dan fungsi untuk menampilkan peta dengan memanfaatkan Google Maps pada aplikasi Client. Aplikasi ini dipasang dalam smartphone yang berbasis android. Dengan kemanfaatan rata-rata 62,33 % dan tampilan rata-rata 57,66 %.
Keywords: GPS Tracking, Google Maps, Server, Client, Android
Abstrak (Clean): mobil keliling merupakan suatu program pemerintah yang banyak digunakan saat ini salah satunya adalah puskesmas keliling puskesmas keliling tersebut diperuntukan untuk pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih baik lagi objek yang berupa mobil sering berpindahpindah tempat sehingga masyarakat yang ingin menggunakan jasa puskesmas keliling tersebut harus mencari objek dan tempat dimana mobil tersebut berada objek dan tempat tempat yang belum diketahui menjadi kendala untuk menemukan objek atau tempat yang dicari namun permasalahannya adalah ketika puskesmas ingin melakukan share lokasi mereka harus terhubung dengan internet sehingga jika tidak memiliki koneksi internet tidak dapat melakukan share lokasi dimana puskesmas keliling berada dalam tugas akhir ini dibuat sebuah sistem share data lokasi dimana sisi client akan mendapatkan titik lokasi objek tanpa koneksi internet share lokasi ini memanfaatkan layanan sms yang lebih umum tersedia dibandingkan internet dengan menggunakan dua aplikasi yang berperan sebagai server dan client sistem ini memiliki dua fungsi utama yaitu fungsi pelacakan dengan gps tracking pada aplikasi server dan fungsi untuk menampilkan peta dengan memanfaatkan google maps pada aplikasi client aplikasi ini dipasang dalam smartphone yang berbasis android dengan kemanfaatan ratarata dan tampilan ratarata keywords gps tracking google maps server client android
Abstrak (Stopwords Removed): mobil keliling program pemerintah banyak digunakan salah satunya puskesmas keliling puskesmas keliling tersebut diperuntukan pelayanan kesehatan masyarakat lebih baik lagi objek berupa mobil sering berpindahpindah tempat masyarakat ingin menggunakan jasa puskesmas keliling tersebut harus mencari objek tempat dimana mobil tersebut berada objek tempat tempat belum diketahui menjadi kendala menemukan objek tempat dicari permasalahannya ketika puskesmas ingin melakukan share lokasi mereka harus terhubung internet jika memiliki koneksi internet dapat melakukan share lokasi dimana puskesmas keliling berada tugas akhir dibuat sistem share data lokasi dimana sisi client mendapatkan titik lokasi objek koneksi internet share lokasi memanfaatkan layanan sms lebih umum tersedia dibandingkan internet menggunakan dua aplikasi berperan server client sistem memiliki dua fungsi utama fungsi pelacakan gps tracking aplikasi server fungsi menampilkan peta memanfaatkan google maps aplikasi client aplikasi dipasang smartphone berbasis android kemanfaatan ratarata tampilan ratarata keywords gps tracking google maps server client android
Abstrak (Stemmed): mobil keliling program perintah banyak guna salah satu puskesmas keliling puskesmas keliling sebut untuk layan sehat masyarakat lebih baik lagi objek upa mobil sering berpindahpindah tempat masyarakat ingin guna jasa puskesmas keliling sebut harus cari objek tempat mana mobil sebut ada objek tempat tempat belum tahu jadi kendala temu objek tempat cari masalah ketika puskesmas ingin laku share lokasi mereka harus hubung internet jika milik koneksi internet dapat laku share lokasi mana puskesmas keliling ada tugas akhir buat sistem share data lokasi mana sisi client dapat titik lokasi objek koneksi internet share lokasi manfaat layan sms lebih umum sedia banding internet guna dua aplikasi peran server client sistem milik dua fungsi utama fungsi lacak gps tracking aplikasi server fungsi tampil peta manfaat google maps aplikasi client aplikasi pasang smartphone bas android manfaat ratarata tampil ratarata keywords gps tracking google maps server client android
Abstrak (Corrected): mobil telling program perineal banyan gun salad sat puskesmas telling puskesmas telling debut untuck layman seat masyarakat leash back lag objet up mobil seeing berpindahpindah tempt masyarakat begin gun casa puskesmas telling debut harms care objet tempt mana mobil debut ada objet tempt tempt begum tau jade kendall temp objet tempt care marsala retina puskesmas begin lake share loki merely harms hung internet pika milk kopeks internet apart lake share loki mana puskesmas telling ada tugs air but sister share data loki mana sis client apart titis loki objet kopeks internet share loki manat layman sums leash mum media banding internet gun due aplikasi pecan server client sister milk due fungi mama fungi lack gas tracking aplikasi server fungi tamil pet manat google maps aplikasi client aplikasi padang smartphone was android manat ratarata tamil ratarata keywords gas tracking google maps server client android
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'keliling': 5, 'puskesmas': 5, 'objek': 5, 'tempat': 5, 'lokasi': 5, 'share': 4, 'internet': 4, 'client': 4, 'aplikasi': 4, 'mobil': 3, 'guna': 3, 'sebut': 3, 'mana': 3, 'manfaat': 3, 'server': 3, 'fungsi': 3, 'layan': 2, 'masyarakat': 2, 'lebih': 2, 'ingin': 2, 'harus': 2, 'cari': 2, 'ada': 2, 'laku': 2, 'milik': 2, 'koneksi': 2, 'dapat': 2, 'sistem': 2, 'dua': 2, 'gps': 2, 'tracking': 2, 'tampil': 2, 'google': 2, 'maps': 2, 'android': 2, 'ratarata': 2, 'program': 1, 'perintah': 1, 'banyak': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'untuk': 1, 'sehat': 1, 'baik': 1, 'lagi': 1, 'upa': 1, 'sering': 1, 'berpindahpindah': 1, 'jasa': 1, 'belum': 1, 'tahu': 1, 'jadi': 1, 'kendala': 1, 'temu': 1, 'masalah': 1, 'ketika': 1, 'mereka': 1, 'hubung': 1, 'jika': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'buat': 1, 'data': 1, 'sisi': 1, 'titik': 1, 'sms': 1, 'umum': 1, 'sedia': 1, 'banding': 1, 'peran': 1, 'utama': 1, 'lacak': 1, 'peta': 1, 'pasang': 1, 'smartphone': 1, 'bas': 1, 'keywords': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'is': 7, 'to': 7, 'location': 6, 'of': 5, 'that': 5, 'service': 5, 'community': 5, 'health': 5, 'this': 5, 'mobile': 4, 'center': 4, 'and': 4, 'internet': 4, 'application': 4, 'object': 3, 'share': 3, 'they': 3, 'connection': 3, 'in': 3, 'function': 3, 'server': 3, 'client': 3, 'car': 2, 'one': 2, 'government': 2, 'when': 2, 'have': 2, 'are': 2, 'where': 2, 'data': 2, 'system': 2, 'using': 2, 'two': 2, 'has': 2, 'gps': 2, 'tracking': 2, 'google': 2, 'maps': 2, 'android': 2, 'average': 2, 'programs': 1, 'used': 1, 'support': 1, 'today': 1, 'them': 1, 'facility': 1, 'meant': 1, 'for': 1, 'better': 1, 'always': 1, 'move': 1, 'around': 1, 'make': 1, 'people': 1, 'who': 1, 'need': 1, 'must': 1, 'seek': 1, 's': 1, 'position': 1, 'unknown': 1, 'become': 1, 'constraint': 1, 'find': 1, 'wanted': 1, 'or': 1, 'however': 1, 'problem': 1, 'intends': 1, 'connect': 1, 'don': 1, 't': 1, 'not': 1, 'able': 1, 'located': 1, 'final': 1, 'project': 1, 'positioning': 1, 'created': 1, 'clients': 1, 'can': 1, 'obtain': 1, 'without': 1, 'uses': 1, 'sms': 1, 'short': 1, 'message': 1, 'more': 1, 'commonly': 1, 'available': 1, 'than': 1, 'applications': 1, 'as': 1, 'main': 1, 'functions': 1, 'tracing': 1, 'with': 1, 'map': 1, 'displaying': 1, 'installed': 1, 'based': 1, 'smartphones': 1, 'benefit': 1, 'display': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #883 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Andhika Septiono
Judul: RANCANG BANGUN AUGMENTED REALITY MENGGUNAKAN FRAME MARKERS PADA PERMAINAN SUSUN KATA BERBASIS ANDROID
Pembimbing 1: Arik Kurniawati, S.Kom., M.T.
Pembimbing 2: Cucun Very Angkoso, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Di Indonesia banyak sekali mengenal bermacam-macam pemainan kata, salah satu permainan kata yang sering dimainkan melalui jejaring sosial saat ini adalah jenis alfagram. Alfagram adalah permainan menyusun ulang huruf dari sebuah kata agar sesuai alfabetis, misal alfagram “cinta” adalah “tinca”. Sementara ini permainan kata alfagram hanya dimainkan secara tradisional seperti menyusun kata dengan mengetik, permainan ini akan dikembangkan dengan teknologi Augmented Reality. Augmented Reality merupakan konsep penggabungan antara obyek virtual 2D atau 3D pada dunia maya dengan dunia nyata, Augmented Reality digunakan untuk menampilkan obyek 3D perhuruf.
Pada Tugas Akhir ini dibangun rancangan tentang teknologi Augmented Reality dengan menggunakan Frame Markers, Frame markers digunakan untuk penanda suatu obyek huruf yang berbeda-beda, ciri tersebut digunakan untuk permainan susun kata. Setiap obyek yang telah terdeteksi oleh kamera mendapatkan sebuah id, dan disimpan ke sistem digunakan untuk proses inti permainan kata. Teknologi Augmented Reality ini telah diimplementasikan kedalam permainan susun kata dan dapat disimpulkan dari hasil uji kuantitatif yang didapatkan dari pengguna aplikasi bahwa 50% puas, 41% lumayan puas, dan 9% tidak puas.
Abstrak (Clean): di indonesia banyak sekali mengenal bermacammacam pemainan kata salah satu permainan kata yang sering dimainkan melalui jejaring sosial saat ini adalah jenis alfagram alfagram adalah permainan menyusun ulang huruf dari sebuah kata agar sesuai alfabetis misal alfagram “cinta” adalah “tinca” sementara ini permainan kata alfagram hanya dimainkan secara tradisional seperti menyusun kata dengan mengetik permainan ini akan dikembangkan dengan teknologi augmented reality augmented reality merupakan konsep penggabungan antara obyek virtual d atau d pada dunia maya dengan dunia nyata augmented reality digunakan untuk menampilkan obyek d perhuruf pada tugas akhir ini dibangun rancangan tentang teknologi augmented reality dengan menggunakan frame markers frame markers digunakan untuk penanda suatu obyek huruf yang berbedabeda ciri tersebut digunakan untuk permainan susun kata setiap obyek yang telah terdeteksi oleh kamera mendapatkan sebuah id dan disimpan ke sistem digunakan untuk proses inti permainan kata teknologi augmented reality ini telah diimplementasikan kedalam permainan susun kata dan dapat disimpulkan dari hasil uji kuantitatif yang didapatkan dari pengguna aplikasi bahwa puas lumayan puas dan tidak puas
Abstrak (Stopwords Removed): indonesia banyak sekali mengenal bermacammacam pemainan kata salah satu permainan kata sering dimainkan jejaring sosial jenis alfagram alfagram permainan menyusun ulang huruf kata sesuai alfabetis misal alfagram “cinta” “tinca” sementara permainan kata alfagram dimainkan secara tradisional menyusun kata mengetik permainan dikembangkan teknologi augmented reality augmented reality konsep penggabungan antara obyek virtual d d dunia maya dunia nyata augmented reality digunakan menampilkan obyek d perhuruf tugas akhir dibangun rancangan tentang teknologi augmented reality menggunakan frame markers frame markers digunakan penanda obyek huruf berbedabeda ciri tersebut digunakan permainan susun kata setiap obyek terdeteksi kamera mendapatkan id disimpan sistem digunakan proses inti permainan kata teknologi augmented reality diimplementasikan kedalam permainan susun kata dapat disimpulkan hasil uji kuantitatif didapatkan pengguna aplikasi puas lumayan puas puas
Abstrak (Stemmed): indonesia banyak sekali kenal bermacammacam main kata salah satu main kata sering main jejaring sosial jenis alfagram alfagram main susun ulang huruf kata sesuai alfabetis misal alfagram cinta tinca sementara main kata alfagram main cara tradisional susun kata etik main kembang teknologi augmented reality augmented reality konsep gabung antara obyek virtual d d dunia maya dunia nyata augmented reality guna tampil obyek d huruf tugas akhir bangun rancang tentang teknologi augmented reality guna frame markers frame markers guna tanda obyek huruf berbedabeda ciri sebut guna main susun kata tiap obyek deteksi kamera dapat id simpan sistem guna proses inti main kata teknologi augmented reality implementasi dalam main susun kata dapat simpul hasil uji kuantitatif dapat guna aplikasi puas lumayan puas puas
Abstrak (Corrected): indonesia banyan seal penal bermacammacam main data salad sat main data seeing main wearing social penis anagram anagram main susan slang hufuf data sexual alfabetis missal anagram pinta tina sedentary main data anagram main cara traditional susan data erik main embank teknologi augmented reality augmented reality onset gang angara obey virtual d d dulia maya dulia nyala augmented reality gun tamil obey d hufuf tugs air bangui dancing tenting teknologi augmented reality gun frame markers frame markers gun panda obey hufuf berbedabeda cirri debut gun main susan data tip obey detest camera apart id simian sister gun proves inti main data teknologi augmented reality implements dream main susan data apart simple hail uni kuantitatif apart gun aplikasi puts mayan puts puts
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'main': 10, 'kata': 8, 'guna': 6, 'augmented': 5, 'reality': 5, 'alfagram': 4, 'susun': 4, 'obyek': 4, 'huruf': 3, 'teknologi': 3, 'd': 3, 'dapat': 3, 'puas': 3, 'dunia': 2, 'frame': 2, 'markers': 2, 'indonesia': 1, 'banyak': 1, 'sekali': 1, 'kenal': 1, 'bermacammacam': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'sering': 1, 'jejaring': 1, 'sosial': 1, 'jenis': 1, 'ulang': 1, 'sesuai': 1, 'alfabetis': 1, 'misal': 1, 'cinta': 1, 'tinca': 1, 'sementara': 1, 'cara': 1, 'tradisional': 1, 'etik': 1, 'kembang': 1, 'konsep': 1, 'gabung': 1, 'antara': 1, 'virtual': 1, 'maya': 1, 'nyata': 1, 'tampil': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'bangun': 1, 'rancang': 1, 'tentang': 1, 'tanda': 1, 'berbedabeda': 1, 'ciri': 1, 'sebut': 1, 'tiap': 1, 'deteksi': 1, 'kamera': 1, 'id': 1, 'simpan': 1, 'sistem': 1, 'proses': 1, 'inti': 1, 'implementasi': 1, 'dalam': 1, 'simpul': 1, 'hasil': 1, 'uji': 1, 'kuantitatif': 1, 'aplikasi': 1, 'lumayan': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'game': 7, 'to': 7, 'is': 7, 'of': 6, 'a': 5, 'augmented': 5, 'reality': 5, 'words': 4, 'are': 4, 'alfagram': 4, 'used': 4, 'in': 3, 'word': 3, 'this': 3, 'technology': 3, 'd': 3, 'object': 3, 'and': 3, 'satisfied': 3, 'played': 2, 'letters': 2, 'by': 2, 'be': 2, 'with': 2, 'virtual': 2, 'each': 2, 'markers': 2, 'frame': 2, 'an': 2, 'stacking': 2, 'has': 2, 'been': 2, 'from': 2, 'indonesian': 1, 'know': 1, 'lot': 1, 'due': 1, 'variety': 1, 'one': 1, 'games': 1, 'often': 1, 'through': 1, 'social': 1, 'networking': 1, 'today': 1, 'kind': 1, 'rearranging': 1, 'fit': 1, 'alphabetically': 1, 'eg': 1, 'cinta': 1, 'tinca': 1, 'while': 1, 'just': 1, 'said': 1, 'traditionally': 1, 'as': 1, 'compiled': 1, 'typing': 1, 'will': 1, 'developed': 1, 'concept': 1, 'merger': 1, 'between': 1, 'or': 1, 'objects': 1, 'real': 1, 'world': 1, 'display': 1, 'letter': 1, 'final': 1, 'design': 1, 'built': 1, 'on': 1, 'using': 1, 'denote': 1, 'different': 1, 'characterize': 1, 'detected': 1, 'camera': 1, 'get': 1, 'id': 1, 'saved': 1, 'system': 1, 'for': 1, 'core': 1, 'processes': 1, 'implemented': 1, 'into': 1, 'can': 1, 'inferred': 1, 'quantitative': 1, 'test': 1, 'results': 1, 'obtained': 1, 'application': 1, 'users': 1, 'that': 1, 'passable': 1, 'not': 1})
-------------------------------------------
--- Data #884 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: MOHAMMAD SHOLIKIN
Judul: ANALISA PRIORITAS RESIKO PADA PROJECT RISK MANAGEMENT MENGGUNAKAN SMARTER (SIMPLE MULTI-ATTRIBUTE RATING TECHNIQUE EXPLOITING RANKS)
Pembimbing 1: Hermawan, S.T., M.Kom.
Pembimbing 2: M. Kautsar S, S.Kom., M.MT.
Abstrak (Raw): Resiko berpengaruh pada keberhasilan sebuah proyek. Dalam implementasi proyek banyak organisasi/perusahaan yang tidak melakukan manajemen resiko tetapi lebih mengedepankan manajemen krisis (fire fighting). Penelitian ini mengimplementasikan manajemen proyek berbasiskan Project Management Body of Knowledge (PMBOK) yang merupakan salah satu standarisasi internasional manajemen proyek yang dibuat oleh Project Management Institute (PMI). Di dalam PMBOK terdapat 9 domain, salah satu domain dalam PMBOK adalah Project Risk Management atau manajemen risiko proyek. Fokus penelitian ini tertuju pada Project Risk Management. PMBOK mendefinisikan Project Risk Management merupakan proses sistematis dalam mengidentifikasi, menganalisis dan merespon resiko proyek. Tujuan utama manajemen resiko adalah meningkatkan kemungkinan hasil dan manfaat yang positif proyek, dan mengurangi kemungkinan hasil dan dampak negatif proyek. Dalam penelitian ini telah menggunakan metode SMARTER (Simple Multi-Attribute Rating Technique Exploiting Ranks) untuk menentukan prioritas risiko pada kategori Cost, Time, Scope, Quality. Dari hasil ujicoba aplikasi Project Risk Management pemenuhan PMBOK telah memenuhi 72,73%. Sedangkan berdasarkan penilaian pengguna studi kasus proyek SAP PT Semen Gresik Tbk didapatkan tingkat kepuasan 81,82%.
Abstrak (Clean): resiko berpengaruh pada keberhasilan sebuah proyek dalam implementasi proyek banyak organisasiperusahaan yang tidak melakukan manajemen resiko tetapi lebih mengedepankan manajemen krisis fire fighting penelitian ini mengimplementasikan manajemen proyek berbasiskan project management body of knowledge pmbok yang merupakan salah satu standarisasi internasional manajemen proyek yang dibuat oleh project management institute pmi di dalam pmbok terdapat domain salah satu domain dalam pmbok adalah project risk management atau manajemen risiko proyek fokus penelitian ini tertuju pada project risk management pmbok mendefinisikan project risk management merupakan proses sistematis dalam mengidentifikasi menganalisis dan merespon resiko proyek tujuan utama manajemen resiko adalah meningkatkan kemungkinan hasil dan manfaat yang positif proyek dan mengurangi kemungkinan hasil dan dampak negatif proyek dalam penelitian ini telah menggunakan metode smarter simple multiattribute rating technique exploiting ranks untuk menentukan prioritas risiko pada kategori cost time scope quality dari hasil ujicoba aplikasi project risk management pemenuhan pmbok telah memenuhi sedangkan berdasarkan penilaian pengguna studi kasus proyek sap pt semen gresik tbk didapatkan tingkat kepuasan
Abstrak (Stopwords Removed): resiko berpengaruh keberhasilan proyek implementasi proyek banyak organisasiperusahaan melakukan manajemen resiko lebih mengedepankan manajemen krisis fire fighting penelitian mengimplementasikan manajemen proyek berbasiskan project management body of knowledge pmbok salah satu standarisasi internasional manajemen proyek dibuat project management institute pmi pmbok terdapat domain salah satu domain pmbok project risk management manajemen risiko proyek fokus penelitian tertuju project risk management pmbok mendefinisikan project risk management proses sistematis mengidentifikasi menganalisis merespon resiko proyek tujuan utama manajemen resiko meningkatkan kemungkinan hasil manfaat positif proyek mengurangi kemungkinan hasil dampak negatif proyek penelitian menggunakan metode smarter simple multiattribute rating technique exploiting ranks menentukan prioritas risiko kategori cost time scope quality hasil ujicoba aplikasi project risk management pemenuhan pmbok memenuhi sedangkan berdasarkan penilaian pengguna studi kasus proyek sap pt semen gresik tbk didapatkan tingkat kepuasan
Abstrak (Stemmed): resiko pengaruh hasil proyek implementasi proyek banyak organisasiperusahaan laku manajemen resiko lebih depan manajemen krisis fire fighting teliti implementasi manajemen proyek basis project management body of knowledge pmbok salah satu standar internasional manajemen proyek buat project management institute pmi pmbok dapat domain salah satu domain pmbok project risk management manajemen risiko proyek fokus teliti tuju project risk management pmbok definisi project risk management proses sistematis identifikasi analis merespon resiko proyek tuju utama manajemen resiko tingkat mungkin hasil manfaat positif proyek kurang mungkin hasil dampak negatif proyek teliti guna metode smarter simple multiattribute rating technique exploiting ranks tentu prioritas risiko kategori cost time scope quality hasil ujicoba aplikasi project risk management penuh pmbok penuh sedang dasar nilai guna studi kasus proyek sap pt semen gresik tbk dapat tingkat puas
Abstrak (Corrected): resist pengaruh hail prove implements prove banyan organisasiperusahaan lake management resist leash dean management crisis fire fighting elite implements management prove basis project management body of knowledge amok salad sat standard international management prove but project management institute mi amok apart domain salad sat domain amok project risk management management risk prove focus elite juju project risk management amok definite project risk management proves systematic identifikasi analysis hereupon resist prove juju mama management resist dingbat munchkin hail manat position prove during munchkin hail damp negative prove elite gun metope smarter simple multiattribute rating technique exploiting ranks tent priority risk category cost time scope quality hail ujicoba aplikasi project risk management punch amok punch sedan dakar nilgai gun study ass prove sap pt semen greek bk apart dingbat puts
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'proyek': 9, 'manajemen': 6, 'project': 6, 'management': 6, 'pmbok': 5, 'resiko': 4, 'hasil': 4, 'risk': 4, 'teliti': 3, 'implementasi': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'dapat': 2, 'domain': 2, 'risiko': 2, 'tuju': 2, 'tingkat': 2, 'mungkin': 2, 'guna': 2, 'penuh': 2, 'pengaruh': 1, 'banyak': 1, 'organisasiperusahaan': 1, 'laku': 1, 'lebih': 1, 'depan': 1, 'krisis': 1, 'fire': 1, 'fighting': 1, 'basis': 1, 'body': 1, 'of': 1, 'knowledge': 1, 'standar': 1, 'internasional': 1, 'buat': 1, 'institute': 1, 'pmi': 1, 'fokus': 1, 'definisi': 1, 'proses': 1, 'sistematis': 1, 'identifikasi': 1, 'analis': 1, 'merespon': 1, 'utama': 1, 'manfaat': 1, 'positif': 1, 'kurang': 1, 'dampak': 1, 'negatif': 1, 'metode': 1, 'smarter': 1, 'simple': 1, 'multiattribute': 1, 'rating': 1, 'technique': 1, 'exploiting': 1, 'ranks': 1, 'tentu': 1, 'prioritas': 1, 'kategori': 1, 'cost': 1, 'time': 1, 'scope': 1, 'quality': 1, 'ujicoba': 1, 'aplikasi': 1, 'sedang': 1, 'dasar': 1, 'nilai': 1, 'studi': 1, 'kasus': 1, 'sap': 1, 'pt': 1, 'semen': 1, 'gresik': 1, 'tbk': 1, 'puas': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 15, 'project': 13, 'management': 11, 'risk': 8, 'pmbok': 5, 'is': 5, 'and': 4, 'in': 3, 'on': 3, 'to': 3, 'a': 2, 'this': 2, 'based': 2, 'one': 2, 'are': 2, 'domain': 2, 'likelihood': 2, 'outcomes': 2, 'studies': 2, 'risks': 1, 'affect': 1, 'success': 1, 'implementation': 1, 'many': 1, 'organizations': 1, 'companies': 1, 'that': 1, 'do': 1, 'not': 1, 'perform': 1, 'but': 1, 'emphasizes': 1, 'crisis': 1, 'fire': 1, 'fighting': 1, 'study': 1, 'implement': 1, 'body': 1, 'knowledge': 1, 'which': 1, 'international': 1, 'standardization': 1, 'made': 1, 'by': 1, 'institute': 1, 'pmi': 1, 'inside': 1, 'there': 1, 'focus': 1, 'research': 1, 'focused': 1, 'defines': 1, 'systematic': 1, 'process': 1, 'identification': 1, 'analyzing': 1, 'responding': 1, 'main': 1, 'objective': 1, 'increase': 1, 'positive': 1, 'benefits': 1, 'reduce': 1, 'negative': 1, 'impacts': 1, 'these': 1, 'have': 1, 'used': 1, 'method': 1, 'smarter': 1, 'simple': 1, 'multiattribute': 1, 'rating': 1, 'technique': 1, 'exploiting': 1, 'ranks': 1, 'determine': 1, 'priority': 1, 'category': 1, 'cost': 1, 'time': 1, 'scope': 1, 'quality': 1, 'from': 1, 'test': 1, 'results': 1, 'application': 1, 'fulfillment': 1, 'has': 1, 'met': 1, 'while': 1, 'assessment': 1, 'case': 1, 'users': 1, 'sap': 1, 'projects': 1, 'pt': 1, 'semen': 1, 'gresik': 1, 'tbk': 1, 'gained': 1, 'satisfaction': 1, 'rate': 1})
-------------------------------------------
--- Data #885 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Abdul Basith
Judul: POS (POINT OF SALE) DENGAN MENGGUNAKAN QR-CODE PADA TOKO MAHKOTA BATIK TULIS MADURA
Pembimbing 1: Mochammad Kautsar Sophan, S.Kom., M. MT.
Pembimbing 2: Muhammad Fuad, S.Kom., M.T.
Abstrak (Raw): POS (point of sale) adalah salah satu bagian yang sangat penting dalam serangkaian proses bisnis sebuah toko penjualan barang atau jasa. Proses POS yang ada pada toko Mahkota masih sangatlah sederhana, yaitu dengan melakukan pencatatan manual sehingga sangat besar kemungkinan terjadinya kecurangan atau kesalahan.
Dalam artikel ini telah dibangun sebuah aplikasi sistem POS berbasis web yang sudah memanfaatkan QR-code (Quick Response Code) sebagai penanda pada barang dan nantinya akan diterapkan pada toko Mahkota. QR-code adalah salah satu metode baru dalam pengkodean informasi berbasis 2 dimensi yang dikembangkan oleh perusahaan Denso pada tahun 1994 dan mempunyai banyak kelebihan dibandingkan barcode. Dengan adanya beberapa fitur yang telah dibuat dalam sistem, beberapa kelebihan yang ada pada QR-code serta pemanfaatan device android membuat aplikasi sistem ini telah dianggap mampu meningkatkan kecepatan proses POS yang sudah ada berdasarkan hasil pengujian pembacaan QR-code oleh device android. Pengujian dilakukan berdasarkan kondisi cahaya lingkungan dan jarak objek sehingga didapatkan kecepatan maksimum sebesar 0,92 detik.
Abstrak (Clean): pos point of sale adalah salah satu bagian yang sangat penting dalam serangkaian proses bisnis sebuah toko penjualan barang atau jasa proses pos yang ada pada toko mahkota masih sangatlah sederhana yaitu dengan melakukan pencatatan manual sehingga sangat besar kemungkinan terjadinya kecurangan atau kesalahan dalam artikel ini telah dibangun sebuah aplikasi sistem pos berbasis web yang sudah memanfaatkan qrcode quick response code sebagai penanda pada barang dan nantinya akan diterapkan pada toko mahkota qrcode adalah salah satu metode baru dalam pengkodean informasi berbasis dimensi yang dikembangkan oleh perusahaan denso pada tahun dan mempunyai banyak kelebihan dibandingkan barcode dengan adanya beberapa fitur yang telah dibuat dalam sistem beberapa kelebihan yang ada pada qrcode serta pemanfaatan device android membuat aplikasi sistem ini telah dianggap mampu meningkatkan kecepatan proses pos yang sudah ada berdasarkan hasil pengujian pembacaan qrcode oleh device android pengujian dilakukan berdasarkan kondisi cahaya lingkungan dan jarak objek sehingga didapatkan kecepatan maksimum sebesar detik
Abstrak (Stopwords Removed): pos point of sale salah satu bagian sangat penting serangkaian proses bisnis toko penjualan barang jasa proses pos ada toko mahkota masih sangatlah sederhana melakukan pencatatan manual sangat besar kemungkinan terjadinya kecurangan kesalahan artikel dibangun aplikasi sistem pos berbasis web sudah memanfaatkan qrcode quick response code penanda barang nantinya diterapkan toko mahkota qrcode salah satu metode baru pengkodean informasi berbasis dimensi dikembangkan perusahaan denso tahun mempunyai banyak kelebihan dibandingkan barcode adanya beberapa fitur dibuat sistem beberapa kelebihan ada qrcode pemanfaatan device android membuat aplikasi sistem dianggap mampu meningkatkan kecepatan proses pos sudah ada berdasarkan hasil pengujian pembacaan qrcode device android pengujian dilakukan berdasarkan kondisi cahaya lingkungan jarak objek didapatkan kecepatan maksimum sebesar detik
Abstrak (Stemmed): pos point of sale salah satu bagi sangat penting rangkai proses bisnis toko jual barang jasa proses pos ada toko mahkota masih sangat sederhana laku catat manual sangat besar mungkin jadi curang salah artikel bangun aplikasi sistem pos bas web sudah manfaat qrcode quick response code tanda barang nanti terap toko mahkota qrcode salah satu metode baru kode informasi bas dimensi kembang usaha denso tahun punya banyak lebih banding barcode ada beberapa fitur buat sistem beberapa lebih ada qrcode manfaat device android buat aplikasi sistem anggap mampu tingkat cepat proses pos sudah ada dasar hasil uji baca qrcode device android uji laku dasar kondisi cahaya lingkung jarak objek dapat cepat maksimum besar detik
Abstrak (Corrected): pop point of sale salad sat bag sang panting bangka proves basis too dual baring casa proves pop ada too lakota mash sang sederhana lake carat manual sang bear munchkin jade curing salad article bangui aplikasi sister pop was web judah manat code quick response code panda baring anti trap too lakota code salad sat metope bar code informant was dimension embank sara dense thun puny banyan leash banding arcade ada beberapa four but sister beberapa leash ada code manat device android but aplikasi sister anggap camp dingbat eat proves pop judah ada dakar hail uni back code device android uni lake dakar kondisi cabana linking arak objet apart eat maximum bear devil
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pos': 4, 'ada': 4, 'qrcode': 4, 'salah': 3, 'sangat': 3, 'proses': 3, 'toko': 3, 'sistem': 3, 'satu': 2, 'barang': 2, 'mahkota': 2, 'laku': 2, 'besar': 2, 'aplikasi': 2, 'bas': 2, 'sudah': 2, 'manfaat': 2, 'lebih': 2, 'beberapa': 2, 'buat': 2, 'device': 2, 'android': 2, 'cepat': 2, 'dasar': 2, 'uji': 2, 'point': 1, 'of': 1, 'sale': 1, 'bagi': 1, 'penting': 1, 'rangkai': 1, 'bisnis': 1, 'jual': 1, 'jasa': 1, 'masih': 1, 'sederhana': 1, 'catat': 1, 'manual': 1, 'mungkin': 1, 'jadi': 1, 'curang': 1, 'artikel': 1, 'bangun': 1, 'web': 1, 'quick': 1, 'response': 1, 'code': 1, 'tanda': 1, 'nanti': 1, 'terap': 1, 'metode': 1, 'baru': 1, 'kode': 1, 'informasi': 1, 'dimensi': 1, 'kembang': 1, 'usaha': 1, 'denso': 1, 'tahun': 1, 'punya': 1, 'banyak': 1, 'banding': 1, 'barcode': 1, 'fitur': 1, 'anggap': 1, 'mampu': 1, 'tingkat': 1, 'hasil': 1, 'baca': 1, 'kondisi': 1, 'cahaya': 1, 'lingkung': 1, 'jarak': 1, 'objek': 1, 'dapat': 1, 'maksimum': 1, 'detik': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 13, 'a': 5, 'in': 5, 'code': 5, 'to': 5, 'pos': 4, 'qr': 4, 'and': 4, 'is': 3, 'very': 3, 'shop': 3, 'that': 3, 'by': 3, 'has': 3, 'system': 3, 'processes': 2, 'goods': 2, 'or': 2, 'mahkota': 2, 'this': 2, 'use': 2, 'based': 2, 'advantages': 2, 'been': 2, 'android': 2, 'devices': 2, 'speed': 2, 'point': 1, 'sale': 1, 'important': 1, 'part': 1, 'series': 1, 'business': 1, 'selling': 1, 'services': 1, 'existed': 1, 'at': 1, 'still': 1, 'simple': 1, 'namely': 1, 'recording': 1, 'manual': 1, 'so': 1, 'great': 1, 'possibility': 1, 'fraud': 1, 'error': 1, 'article': 1, 'built': 1, 'webbased': 1, 'applications': 1, 'already': 1, 'quick': 1, 'response': 1, 'as': 1, 'marker': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'applied': 1, 'one': 1, 'new': 1, 'methods': 1, 'two': 1, 'dimensional': 1, 'coding': 1, 'information': 1, 'developed': 1, 'denso': 1, 'company': 1, 'many': 1, 'over': 1, 'barcode': 1, 'given': 1, 'some': 1, 'features': 1, 'have': 1, 'made': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'several': 1, 'makes': 1, 'application': 1, 'considered': 1, 'improve': 1, 'existing': 1, 'process': 1, 'on': 1, 'results': 1, 'testing': 1, 'reading': 1, 'tests': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'environmental': 1, 'light': 1, 'conditions': 1, 'distance': 1, 'object': 1, 'obtain': 1, 'maximum': 1, 'seconds': 1})
-------------------------------------------
--- Data #886 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Novia Resha Dwinitasari
Judul: PENGENALAN HURUF ABJAD BAHASA ISYARAT PADA SISTEM ISYARAT BAHASA INDONESIA (SIBI) BERBASIS EKSTRAKSI FITUR LINEAR DISCRIMINANT ANALYSIS (LDA)
Pembimbing 1: Cucun Very Angkoso,S.T.,M.Kom
Pembimbing 2: Rima Tri Wahyuningrum,S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Manusia sebagai makhluk sosial tidak terlepas dari interaksi. Komunikasi merupakan bentuk nyata dari interaksi tersebut. Tujuan utama dari penelitian ini adalah agar terjadi harmoni sosial yang baik antara tuna rungu dengan orang normal. Pada penelitian ini, pengenalan yang dilakukan terfokus pada pengenalan isyarat huruf “A”-“Z”, masing-masing huruf terdiri dari tiga citra, hal ini dikarenakan adanya huruf yang bergerak yaitu huruf “J” dan “Z”. Ada tiga tahapan dalam penelitian ini, yaitu proses preprocessing, ekstraksi fitur, dan klasifikasi citra. Proses preprocessing citra melalui proses background removal yaitu dengan thresholding untuk memisahkan wilayah objek yang akan diteliti (yaitu tangan) dengan background citra, kemudian citra hasil tersebut dirubah dalam mode grayscale, selanjutnya dilakukan ekstraksi fitur dengan menggunakan algoritma Linear Discriminant Analysis (LDA) dan klasifikasi pola dengan Euclidean Distance. Pada penelitian ini data yang digunakan adalah 1092 citra yang digunakan sebagai data training dan data testing terdiri dari 7 orang laki-laki dan 7 orang perempuan. Terdapat tiga huruf dengan akurasi tertinggi sebesar 100% yaitu huruf “J”, “Q” dan “Z”, dikarenakan huruf tersebut sequence dan kualitas citra yang sempurna. Beberapa citra uji yang memiliki tingkat akurasi yang rendah cenderung karena memiliki bentuk yang hampir sama dengan huruf lainnya.
Abstrak (Clean): manusia sebagai makhluk sosial tidak terlepas dari interaksi komunikasi merupakan bentuk nyata dari interaksi tersebut tujuan utama dari penelitian ini adalah agar terjadi harmoni sosial yang baik antara tuna rungu dengan orang normal pada penelitian ini pengenalan yang dilakukan terfokus pada pengenalan isyarat huruf “a”“z” masingmasing huruf terdiri dari tiga citra hal ini dikarenakan adanya huruf yang bergerak yaitu huruf “j” dan “z” ada tiga tahapan dalam penelitian ini yaitu proses preprocessing ekstraksi fitur dan klasifikasi citra proses preprocessing citra melalui proses background removal yaitu dengan thresholding untuk memisahkan wilayah objek yang akan diteliti yaitu tangan dengan background citra kemudian citra hasil tersebut dirubah dalam mode grayscale selanjutnya dilakukan ekstraksi fitur dengan menggunakan algoritma linear discriminant analysis lda dan klasifikasi pola dengan euclidean distance pada penelitian ini data yang digunakan adalah citra yang digunakan sebagai data training dan data testing terdiri dari orang lakilaki dan orang perempuan terdapat tiga huruf dengan akurasi tertinggi sebesar yaitu huruf “j” “q” dan “z” dikarenakan huruf tersebut sequence dan kualitas citra yang sempurna beberapa citra uji yang memiliki tingkat akurasi yang rendah cenderung karena memiliki bentuk yang hampir sama dengan huruf lainnya
Abstrak (Stopwords Removed): manusia makhluk sosial terlepas interaksi komunikasi bentuk nyata interaksi tersebut tujuan utama penelitian terjadi harmoni sosial baik antara tuna rungu orang normal penelitian pengenalan dilakukan terfokus pengenalan isyarat huruf “a”“z” masingmasing huruf terdiri tiga citra dikarenakan adanya huruf bergerak huruf “j” “z” ada tiga tahapan penelitian proses preprocessing ekstraksi fitur klasifikasi citra proses preprocessing citra proses background removal thresholding memisahkan wilayah objek diteliti tangan background citra citra hasil tersebut dirubah mode grayscale selanjutnya dilakukan ekstraksi fitur menggunakan algoritma linear discriminant analysis lda klasifikasi pola euclidean distance penelitian data digunakan citra digunakan data training data testing terdiri orang lakilaki orang perempuan terdapat tiga huruf akurasi tertinggi sebesar huruf “j” “q” “z” dikarenakan huruf tersebut sequence kualitas citra sempurna beberapa citra uji memiliki tingkat akurasi rendah cenderung memiliki bentuk hampir sama huruf lainnya
Abstrak (Stemmed): manusia makhluk sosial lepas interaksi komunikasi bentuk nyata interaksi sebut tuju utama teliti jadi harmoni sosial baik antara tuna rungu orang normal teliti kenal laku fokus kenal isyarat huruf a z masingmasing huruf diri tiga citra karena ada huruf gerak huruf j z ada tiga tahap teliti proses preprocessing ekstraksi fitur klasifikasi citra proses preprocessing citra proses background removal thresholding pisah wilayah objek teliti tangan background citra citra hasil sebut rubah mode grayscale lanjut laku ekstraksi fitur guna algoritma linear discriminant analysis lda klasifikasi pola euclidean distance teliti data guna citra guna data training data testing diri orang lakilaki orang perempuan dapat tiga huruf akurasi tinggi besar huruf j q z karena huruf sebut sequence kualitas citra sempurna beberapa citra uji milik tingkat akurasi rendah cenderung milik bentuk hampir sama huruf lain
Abstrak (Corrected): amnesia makalu social leaps interaksi komunikasi bent nyala interaksi debut juju mama elite jade harmony social back angara tuna rung orang normal elite penal lake focus penal isyarat hufuf a z masingmasing hufuf dirt toga citral arena ada hufuf gera hufuf j z ada toga that elite proves reprocessing ekstraksi four klasifikasi citral proves reprocessing citral proves background removal thresholding pish wilayah objet elite tanga background citral citral hail debut rush mode grayscale layout lake ekstraksi four gun algorithm linear discriminant analysis la klasifikasi pola euclidean distance elite data gun citral gun data training data testing dirt orang lakilaki orang perempuan apart toga hufuf auras ting bear hufuf j q z arena hufuf debut sequence kualitas citral tempura beberapa citral uni milk dingbat auras rental rendering milk bent hamper same hufuf lain
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'huruf': 8, 'citra': 8, 'teliti': 5, 'sebut': 3, 'orang': 3, 'z': 3, 'tiga': 3, 'proses': 3, 'guna': 3, 'data': 3, 'sosial': 2, 'interaksi': 2, 'bentuk': 2, 'kenal': 2, 'laku': 2, 'diri': 2, 'karena': 2, 'ada': 2, 'j': 2, 'preprocessing': 2, 'ekstraksi': 2, 'fitur': 2, 'klasifikasi': 2, 'background': 2, 'akurasi': 2, 'milik': 2, 'manusia': 1, 'makhluk': 1, 'lepas': 1, 'komunikasi': 1, 'nyata': 1, 'tuju': 1, 'utama': 1, 'jadi': 1, 'harmoni': 1, 'baik': 1, 'antara': 1, 'tuna': 1, 'rungu': 1, 'normal': 1, 'fokus': 1, 'isyarat': 1, 'a': 1, 'masingmasing': 1, 'gerak': 1, 'tahap': 1, 'removal': 1, 'thresholding': 1, 'pisah': 1, 'wilayah': 1, 'objek': 1, 'tangan': 1, 'hasil': 1, 'rubah': 1, 'mode': 1, 'grayscale': 1, 'lanjut': 1, 'algoritma': 1, 'linear': 1, 'discriminant': 1, 'analysis': 1, 'lda': 1, 'pola': 1, 'euclidean': 1, 'distance': 1, 'training': 1, 'testing': 1, 'lakilaki': 1, 'perempuan': 1, 'dapat': 1, 'tinggi': 1, 'besar': 1, 'q': 1, 'sequence': 1, 'kualitas': 1, 'sempurna': 1, 'beberapa': 1, 'uji': 1, 'tingkat': 1, 'rendah': 1, 'cenderung': 1, 'hampir': 1, 'sama': 1, 'lain': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'of': 17, 'and': 8, 'is': 7, 'in': 6, 'image': 6, 'this': 5, 'to': 5, 'research': 4, 'with': 4, 'a': 4, 'letters': 4, 'z': 3, 'three': 3, 'letter': 3, 'process': 3, 'that': 3, 'data': 3, 'as': 2, 'social': 2, 'from': 2, 'interaction': 2, 'introduction': 2, 'j': 2, 'there': 2, 'are': 2, 'namely': 2, 'preprocessing': 2, 'extraction': 2, 'classification': 2, 'images': 2, 'background': 2, 'by': 2, 'then': 2, 'accuracy': 2, 'because': 2, 'has': 2, 'humans': 1, 'beings': 1, 'inseparable': 1, 'communication': 1, 'real': 1, 'main': 1, 'objective': 1, 'was': 1, 'happen': 1, 'good': 1, 'harmony': 1, 'among': 1, 'deaf': 1, 'normal': 1, 'hearing': 1, 'which': 1, 'conducted': 1, 'focused': 1, 'on': 1, 'sign': 1, 'language': 1, 'each': 1, 'consist': 1, 'due': 1, 'existence': 1, 'wrote': 1, 'move': 1, 'example': 1, 'stages': 1, 'feature': 1, 'removal': 1, 'tresholding': 1, 'separate': 1, 'objects': 1, 'examined': 1, 'hand': 1, 'those': 1, 'result': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'grayscale': 1, 'mode': 1, 'fox': 1, 'performed': 1, 'features': 1, 'using': 1, 'algorithm': 1, 'linear': 1, 'discriminant': 1, 'analysis': 1, 'lda': 1, 'patterns': 1, 'euclidean': 1, 'distance': 1, 'used': 1, 'for': 1, 'training': 1, 'testing': 1, 'made': 1, 'up': 1, 'men': 1, 'women': 1, 'highest': 1, 'q': 1, 'sequence': 1, 'perfect': 1, 'some': 1, 'test': 1, 'low': 1, 'degree': 1, 'it': 1, 'shape': 1, 'almost': 1, 'equal': 1, 'other': 1})
-------------------------------------------
--- Data #887 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: RIO RENDY BATUBARA
Judul: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMINATAN SISWA BARU SMA MENGGUNAKAN METODE ORESTE
Pembimbing 1: ANDHARINI DWI CAHYANI,S.KOM.,M.KOM
Pembimbing 2: FIKA HASTARITA RACHMAN,ST.,M.ENG
Abstrak (Raw): Berkembang pesatnya kemajuan teknologi saat ini sangat berpengaruh juga dalam dunia pendidikan. Karena perkembangan teknologi tersebut, maka dibutuhkan para generasi muda yang mampu untuk bekerja sesuai tuntutan jaman. Demi meningkatkan mutu pendidikan, Kemendikbud saat ini mengeluarkan kurikulum baru yaitu kurikulum 2013. Sehingga di periode tahun ajaran 2013/2014 sudah mulai diterapkan kurikulum 2013. Dimana peminatan program studi sudah ditentukan saat awal masuk kelas X (sepuluh). Salah satu SMA yang telah menerapkan kurikulum tersebut adalah SMA Negeri 1 Kamal. Di kurikulum 2013 ini, peminatan siswa dalam menentukan program studi berdasarkan parameter-parameter yang digunakan. Beberapa parameter tersebut diantaranya yaitu angket peminatan siswa, nilai UN, Psikotest, Placement Test dan Nilai Raport SMP. Dalam hal ini, maka dibuatkanlah sebuah aplikasi sistem pendukung keputusan peminatan siswa baru di SMA Negeri 1 Kamal sebagai alat bantu atau bahan rekomendasi dalam menentukan peminatan siswa di SMA Negeri 1 Kamal. Metode perhitungan yang digunakan yaitu menggunakan metode Oreste. Oreste merupakan teknik analisa dalam pengambilan keputusan dari beberapa alternatif pilihan. Melalui uji coba dan perbandingan data hasil menghasilkan prosentase keakuratan 89,9%, yaitu dari 317 data yang diuji, terdapat 285 kesamaan hasil peminatan oleh sistem. Sehingga sistem ini dapat menjadi bahan rekomendasi bagi sekolah dalam menentukan peminatan.
Abstrak (Clean): berkembang pesatnya kemajuan teknologi saat ini sangat berpengaruh juga dalam dunia pendidikan karena perkembangan teknologi tersebut maka dibutuhkan para generasi muda yang mampu untuk bekerja sesuai tuntutan jaman demi meningkatkan mutu pendidikan kemendikbud saat ini mengeluarkan kurikulum baru yaitu kurikulum sehingga di periode tahun ajaran sudah mulai diterapkan kurikulum dimana peminatan program studi sudah ditentukan saat awal masuk kelas x sepuluh salah satu sma yang telah menerapkan kurikulum tersebut adalah sma negeri kamal di kurikulum ini peminatan siswa dalam menentukan program studi berdasarkan parameterparameter yang digunakan beberapa parameter tersebut diantaranya yaitu angket peminatan siswa nilai un psikotest placement test dan nilai raport smp dalam hal ini maka dibuatkanlah sebuah aplikasi sistem pendukung keputusan peminatan siswa baru di sma negeri kamal sebagai alat bantu atau bahan rekomendasi dalam menentukan peminatan siswa di sma negeri kamal metode perhitungan yang digunakan yaitu menggunakan metode oreste oreste merupakan teknik analisa dalam pengambilan keputusan dari beberapa alternatif pilihan melalui uji coba dan perbandingan data hasil menghasilkan prosentase keakuratan yaitu dari data yang diuji terdapat kesamaan hasil peminatan oleh sistem sehingga sistem ini dapat menjadi bahan rekomendasi bagi sekolah dalam menentukan peminatan
Abstrak (Stopwords Removed): berkembang pesatnya kemajuan teknologi sangat berpengaruh dunia pendidikan perkembangan teknologi tersebut dibutuhkan para generasi muda mampu bekerja sesuai tuntutan jaman demi meningkatkan mutu pendidikan kemendikbud mengeluarkan kurikulum baru kurikulum periode tahun ajaran sudah mulai diterapkan kurikulum dimana peminatan program studi sudah ditentukan awal masuk kelas x sepuluh salah satu sma menerapkan kurikulum tersebut sma negeri kamal kurikulum peminatan siswa menentukan program studi berdasarkan parameterparameter digunakan beberapa parameter tersebut diantaranya angket peminatan siswa nilai un psikotest placement test nilai raport smp dibuatkanlah aplikasi sistem pendukung keputusan peminatan siswa baru sma negeri kamal alat bantu bahan rekomendasi menentukan peminatan siswa sma negeri kamal metode perhitungan digunakan menggunakan metode oreste oreste teknik analisa pengambilan keputusan beberapa alternatif pilihan uji coba perbandingan data hasil menghasilkan prosentase keakuratan data diuji terdapat kesamaan hasil peminatan sistem sistem dapat menjadi bahan rekomendasi bagi sekolah menentukan peminatan
Abstrak (Stemmed): kembang pesat maju teknologi sangat pengaruh dunia didik kembang teknologi sebut butuh para generasi muda mampu kerja sesuai tuntut jaman demi tingkat mutu didik kemendikbud keluar kurikulum baru kurikulum periode tahun ajar sudah mulai terap kurikulum mana minat program studi sudah tentu awal masuk kelas x puluh salah satu sma terap kurikulum sebut sma negeri kamal kurikulum minat siswa tentu program studi dasar parameterparameter guna beberapa parameter sebut antara angket minat siswa nilai un psikotest placement test nilai raport smp buat aplikasi sistem dukung putus minat siswa baru sma negeri kamal alat bantu bahan rekomendasi tentu minat siswa sma negeri kamal metode hitung guna guna metode oreste oreste teknik analisa ambil putus beberapa alternatif pilih uji coba banding data hasil hasil prosentase akurat data uji dapat sama hasil minat sistem sistem dapat jadi bahan rekomendasi bagi sekolah tentu minat
Abstrak (Corrected): embank pest maj teknologi sang pengaruh dulia did embank teknologi debut butch para general mud camp era sexual turnout jamal demo dingbat mute did kemendikbud cellar kurikulum bar kurikulum period thun ajar judah mule trap kurikulum mana mint program study judah tent away mask keas x pull salad sat sea trap kurikulum debut sea never jamal kurikulum mint visa tent program study dakar parameterparameter gun beberapa parameter debut angara angel mint visa nilgai in psikotest placement test nilgai report sip but aplikasi sister during puts mint visa bar sea never jamal flat bantu bahai rekomendasi tent mint visa sea never jamal metope hiding gun gun metope orestes orestes tennis analyst ambit puts beberapa alternative pilch uni coma banding data hail hail prosentase aura data uni apart same hail mint sister sister apart jade bahai rekomendasi bag selah tent mint
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'minat': 7, 'kurikulum': 5, 'tentu': 4, 'sma': 4, 'siswa': 4, 'sebut': 3, 'negeri': 3, 'kamal': 3, 'guna': 3, 'sistem': 3, 'hasil': 3, 'kembang': 2, 'teknologi': 2, 'didik': 2, 'baru': 2, 'sudah': 2, 'terap': 2, 'program': 2, 'studi': 2, 'beberapa': 2, 'nilai': 2, 'putus': 2, 'bahan': 2, 'rekomendasi': 2, 'metode': 2, 'oreste': 2, 'uji': 2, 'data': 2, 'dapat': 2, 'pesat': 1, 'maju': 1, 'sangat': 1, 'pengaruh': 1, 'dunia': 1, 'butuh': 1, 'para': 1, 'generasi': 1, 'muda': 1, 'mampu': 1, 'kerja': 1, 'sesuai': 1, 'tuntut': 1, 'jaman': 1, 'demi': 1, 'tingkat': 1, 'mutu': 1, 'kemendikbud': 1, 'keluar': 1, 'periode': 1, 'tahun': 1, 'ajar': 1, 'mulai': 1, 'mana': 1, 'awal': 1, 'masuk': 1, 'kelas': 1, 'x': 1, 'puluh': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'dasar': 1, 'parameterparameter': 1, 'parameter': 1, 'antara': 1, 'angket': 1, 'un': 1, 'psikotest': 1, 'placement': 1, 'test': 1, 'raport': 1, 'smp': 1, 'buat': 1, 'aplikasi': 1, 'dukung': 1, 'alat': 1, 'bantu': 1, 'hitung': 1, 'teknik': 1, 'analisa': 1, 'ambil': 1, 'alternatif': 1, 'pilih': 1, 'coba': 1, 'banding': 1, 'prosentase': 1, 'akurat': 1, 'sama': 1, 'jadi': 1, 'bagi': 1, 'sekolah': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'of': 13, 'in': 10, 'specialization': 7, 'curriculum': 5, 'is': 5, 'to': 3, 'a': 3, 'that': 3, 'kamal': 3, 'students': 3, 'determining': 3, 'system': 3, 'are': 2, 'education': 2, 'these': 2, 'new': 2, 'so': 2, 'courses': 2, 'school': 2, 'this': 2, 'parameters': 2, 'used': 2, 'some': 2, 'which': 2, 'value': 2, 'and': 2, 'decision': 2, 'at': 2, 'sman': 2, 'material': 2, 'recommendation': 2, 'method': 2, 'oreste': 2, 'data': 2, 'rapid': 1, 'growth': 1, 'todays': 1, 'technological': 1, 'advances': 1, 'also': 1, 'very': 1, 'influential': 1, 'world': 1, 'since': 1, 'development': 1, 'technologies': 1, 'it': 1, 'takes': 1, 'young': 1, 'people': 1, 'who': 1, 'able': 1, 'work': 1, 'according': 1, 'demands': 1, 'time': 1, 'order': 1, 'improve': 1, 'quality': 1, 'kemendikbud': 1, 'today': 1, 'issued': 1, 'period': 1, 'academic': 1, 'year': 1, 'was': 1, 'applied': 1, 'where': 1, 'already': 1, 'determined': 1, 'when': 1, 'initial': 1, 'entry': 1, 'class': 1, 'x': 1, 'ten': 1, 'one': 1, 'has': 1, 'implemented': 1, 'sma': 1, 'negeri': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'among': 1, 'student': 1, 'questionnaires': 1, 'un': 1, 'psikotest': 1, 'placement': 1, 'test': 1, 'junior': 1, 'high': 1, 'report': 1, 'cards': 1, 'case': 1, 'buat': 1, 'support': 1, 'application': 1, 'as': 1, 'tool': 1, 'or': 1, 'calculation': 1, 'an': 1, 'analysis': 1, 'technique': 1, 'alternative': 1, 'options': 1, 'through': 1, 'trial': 1, 'comparison': 1, 'percentage': 1, 'yield': 1, 'accuracy': 1, 'tested': 1, 'contained': 1, 'similarities': 1, 'results': 1, 'by': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'for': 1})
-------------------------------------------
--- Data #888 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: CIRA MULDAYAZIS
Judul: GAME EDUKASI MATEMATIKA SEKOLAH DASAR KELAS 3 DENGAN MENGGUNAKAN METODE ADAPTIVE LEARNING
Pembimbing 1: ARIK KURNIAWATI,ST.,MT.
Pembimbing 2: ANDHARINI DWI CAHYANI,S.Kom.,M.Kom.
Abstrak (Raw): Pengembangan media pembelajaran interaktif dengan pola pendidikan game dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Game berbasis flash "Game Edukasi Matematika Sekolah Dasar Kelas 3 Dengan Menggunakan Metode Adaptive Learning" menjadi salah satu media dalam pendidikan. Dengan sistem komputerisasi, membuat belajar lebih interaktif dalam memberikan dasar matematika untuk siswa muda terutama sekolah dasar. Pada game multitasking ini pengguna dapat bermain dan belajar. Pada game ini juga bersifat adaptif yaitu dapat menyesuaikan level sesuai dengan kemampuan pengguna. Dari seluruh implementasi yang dilakukan didapatkan bahwa metode adaptive learning untuk game edukasi matematika ini berjalan dengan baik. Multitasking pada game edukasi ini membuat siswa kurang konsentrasi pada soal-soal yang ditampilkan. Siswa cenderung pada permainannya. Berdasarkan hasil uji coba yang dilakukan didapat 90,4% responden menyatakan tertarik pada game ini karena skenario game yang dibuat menarik dengan animasi dan gambar latar yang disukai anak-anak.
Abstrak (Clean): pengembangan media pembelajaran interaktif dengan pola pendidikan game dapat meningkatkan motivasi belajar siswa game berbasis flash game edukasi matematika sekolah dasar kelas dengan menggunakan metode adaptive learning menjadi salah satu media dalam pendidikan dengan sistem komputerisasi membuat belajar lebih interaktif dalam memberikan dasar matematika untuk siswa muda terutama sekolah dasar pada game multitasking ini pengguna dapat bermain dan belajar pada game ini juga bersifat adaptif yaitu dapat menyesuaikan level sesuai dengan kemampuan pengguna dari seluruh implementasi yang dilakukan didapatkan bahwa metode adaptive learning untuk game edukasi matematika ini berjalan dengan baik multitasking pada game edukasi ini membuat siswa kurang konsentrasi pada soalsoal yang ditampilkan siswa cenderung pada permainannya berdasarkan hasil uji coba yang dilakukan didapat responden menyatakan tertarik pada game ini karena skenario game yang dibuat menarik dengan animasi dan gambar latar yang disukai anakanak
Abstrak (Stopwords Removed): pengembangan media pembelajaran interaktif pola pendidikan game dapat meningkatkan motivasi belajar siswa game berbasis flash game edukasi matematika sekolah dasar kelas menggunakan metode adaptive learning menjadi salah satu media pendidikan sistem komputerisasi membuat belajar lebih interaktif memberikan dasar matematika siswa muda terutama sekolah dasar game multitasking pengguna dapat bermain belajar game bersifat adaptif dapat menyesuaikan level sesuai kemampuan pengguna seluruh implementasi dilakukan didapatkan metode adaptive learning game edukasi matematika berjalan baik multitasking game edukasi membuat siswa kurang konsentrasi soalsoal ditampilkan siswa cenderung permainannya berdasarkan hasil uji coba dilakukan didapat responden menyatakan tertarik game skenario game dibuat menarik animasi gambar latar disukai anakanak
Abstrak (Stemmed): kembang media ajar interaktif pola didik game dapat tingkat motivasi ajar siswa game bas flash game edukasi matematika sekolah dasar kelas guna metode adaptive learning jadi salah satu media didik sistem komputerisasi buat ajar lebih interaktif beri dasar matematika siswa muda utama sekolah dasar game multitasking guna dapat main ajar game sifat adaptif dapat sesuai level sesuai mampu guna seluruh implementasi laku dapat metode adaptive learning game edukasi matematika jalan baik multitasking game edukasi buat siswa kurang konsentrasi soalsoal tampil siswa cenderung main dasar hasil uji coba laku dapat responden nyata tarik game skenario game buat tarik animasi gambar latar suka anakanak
Abstrak (Corrected): embank media ajar interaktif pola did game apart dingbat motives ajar visa game was flash game dukas matematika selah dakar keas gun metope adaptive learning jade salad sat media did sister komputerisasi but ajar leash interaktif bert dakar matematika visa mud mama selah dakar game multitasking gun apart main ajar game sift adapt apart sexual level sexual camp gun seluruh implements lake apart metope adaptive learning game dukas matematika alan back multitasking game dukas but visa during konsentrasi soalsoal tamil visa rendering main dakar hail uni coma lake apart responded nyala tajik game scenario game but tajik animas sambar later ska anakanak
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'game': 9, 'dapat': 5, 'ajar': 4, 'siswa': 4, 'dasar': 4, 'edukasi': 3, 'matematika': 3, 'guna': 3, 'buat': 3, 'media': 2, 'interaktif': 2, 'didik': 2, 'sekolah': 2, 'metode': 2, 'adaptive': 2, 'learning': 2, 'multitasking': 2, 'main': 2, 'sesuai': 2, 'laku': 2, 'tarik': 2, 'kembang': 1, 'pola': 1, 'tingkat': 1, 'motivasi': 1, 'bas': 1, 'flash': 1, 'kelas': 1, 'jadi': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'sistem': 1, 'komputerisasi': 1, 'lebih': 1, 'beri': 1, 'muda': 1, 'utama': 1, 'sifat': 1, 'adaptif': 1, 'level': 1, 'mampu': 1, 'seluruh': 1, 'implementasi': 1, 'jalan': 1, 'baik': 1, 'kurang': 1, 'konsentrasi': 1, 'soalsoal': 1, 'tampil': 1, 'cenderung': 1, 'hasil': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'responden': 1, 'nyata': 1, 'skenario': 1, 'animasi': 1, 'gambar': 1, 'latar': 1, 'suka': 1, 'anakanak': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 9, 'game': 6, 'in': 5, 'learning': 4, 'students': 4, 'to': 4, 'education': 3, 'games': 3, 'can': 3, 'this': 3, 'that': 3, 'on': 3, 'of': 2, 'interactive': 2, 'media': 2, 'based': 2, 'elementary': 2, 'school': 2, 'method': 2, 'adaptive': 2, 'system': 2, 'makes': 2, 'more': 2, 'math': 2, 'multitasking': 2, 'users': 2, 'and': 2, 'educational': 2, 'development': 1, 'pattern': 1, 'improve': 1, 'motivation': 1, 'flash': 1, 'mathematics': 1, 'grade': 1, 'using': 1, 'be': 1, 'one': 1, 'computerized': 1, 'delivering': 1, 'basic': 1, 'young': 1, 'especially': 1, 'play': 1, 'learn': 1, 'gamethe': 1, 'adaptively': 1, 'adjust': 1, 'its': 1, 'level': 1, 'according': 1, 'ability': 1, 'from': 1, 'testing': 1, 'result': 1, 'we': 1, 'found': 1, 'for': 1, 'is': 1, 'success': 1, 'less': 1, 'focus': 1, 'questions': 1, 'are': 1, 'displayed': 1, 'attacted': 1, 'questionnaire': 1, 'respondents': 1, 'interested': 1, 'because': 1, 'created': 1, 'an': 1, 'interesting': 1, 'scenario': 1, 'with': 1, 'animations': 1, 'background': 1, 'images': 1, 'kids': 1, 'love': 1})
-------------------------------------------
--- Data #889 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Rohmatul Islamiyah Safitri
Judul: SISTEM REKOMENDASI MATERI PEMBELAJARAN
MENGGUNAKAN KOLB’S LEARNING STYLE
PADA MATA PELAJARAN FISIKA
Pembimbing 1: Andarini Dwi Cahyani
Pembimbing 2: Firli Irhamni
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Di dalam proses pembelajaran konvensional, setiap peserta didik dianggap mempunyai gaya belajar yang sama atau homogen. Sedangkan pada dasarnya tiap peserta didik mempunyai gaya belajar yang berbeda dalam proses pembelajaran. Untuk mengatasi masalah keanekaragaman gaya belajar tersebut, maka dikembangkan Adaptive E-Learning System. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem rekomendasi materi pembelajaran dimana konten pembelajarannya diadaptasikan dengan gaya belajar berdasarkan Kolb’s learning style dan knowledge level siswa. Kolb’s learning style mempunyai empat gaya belajar yaitu divergen, assimilasi, convergen, dan akomodasi. Knowledge level mempunyai empat atribut yaitu apprentice, beginner, intermediate, dan expert. Sistem rekomendasi materi pembelajaran ini diuji cobakan kepada 116 siswa kelas sepuluh Madrasah Aliyah Negeri Tuban menggunakan kuisioner Kolb’s learning style dengan empat puluh pertanyaan, dengan membandingkan nilai rata-rata pretest dan nilai rata-rata postest. Hasil dari siswa yang menggunakan sistem rekomendasi materi pembelajaran e-learning adaptif ini, diperoleh peningkatan nilai sebesar 2,11% dari saat siswa melakukan pretest kemudian siswa melakukan latihan postest.
Kata kunci: Adaptive E-Learning System, Kolb’s learning style, sistem rekomendasi materi pembelajaran
Abstrak (Clean): abstrak di dalam proses pembelajaran konvensional setiap peserta didik dianggap mempunyai gaya belajar yang sama atau homogen sedangkan pada dasarnya tiap peserta didik mempunyai gaya belajar yang berbeda dalam proses pembelajaran untuk mengatasi masalah keanekaragaman gaya belajar tersebut maka dikembangkan adaptive elearning system penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem rekomendasi materi pembelajaran dimana konten pembelajarannya diadaptasikan dengan gaya belajar berdasarkan kolb’s learning style dan knowledge level siswa kolb’s learning style mempunyai empat gaya belajar yaitu divergen assimilasi convergen dan akomodasi knowledge level mempunyai empat atribut yaitu apprentice beginner intermediate dan expert sistem rekomendasi materi pembelajaran ini diuji cobakan kepada siswa kelas sepuluh madrasah aliyah negeri tuban menggunakan kuisioner kolb’s learning style dengan empat puluh pertanyaan dengan membandingkan nilai ratarata pretest dan nilai ratarata postest hasil dari siswa yang menggunakan sistem rekomendasi materi pembelajaran elearning adaptif ini diperoleh peningkatan nilai sebesar dari saat siswa melakukan pretest kemudian siswa melakukan latihan postest kata kunci adaptive elearning system kolb’s learning style sistem rekomendasi materi pembelajaran
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak proses pembelajaran konvensional setiap peserta didik dianggap mempunyai gaya belajar sama homogen sedangkan dasarnya tiap peserta didik mempunyai gaya belajar berbeda proses pembelajaran mengatasi masalah keanekaragaman gaya belajar tersebut dikembangkan adaptive elearning system penelitian bertujuan membuat sistem rekomendasi materi pembelajaran dimana konten pembelajarannya diadaptasikan gaya belajar berdasarkan kolb’s learning style knowledge level siswa kolb’s learning style mempunyai empat gaya belajar divergen assimilasi convergen akomodasi knowledge level mempunyai empat atribut apprentice beginner intermediate expert sistem rekomendasi materi pembelajaran diuji cobakan kepada siswa kelas sepuluh madrasah aliyah negeri tuban menggunakan kuisioner kolb’s learning style empat puluh pertanyaan membandingkan nilai ratarata pretest nilai ratarata postest hasil siswa menggunakan sistem rekomendasi materi pembelajaran elearning adaptif diperoleh peningkatan nilai sebesar siswa melakukan pretest siswa melakukan latihan postest kata kunci adaptive elearning system kolb’s learning style sistem rekomendasi materi pembelajaran
Abstrak (Stemmed): abstrak proses ajar konvensional tiap serta didik anggap punya gaya ajar sama homogen sedang dasar tiap serta didik punya gaya ajar beda proses ajar atas masalah keanekaragaman gaya ajar sebut kembang adaptive elearning system teliti tuju buat sistem rekomendasi materi ajar mana konten ajar adaptasi gaya ajar dasar kolb s learning style knowledge level siswa kolb s learning style punya empat gaya ajar divergen assimilasi convergen akomodasi knowledge level punya empat atribut apprentice beginner intermediate expert sistem rekomendasi materi ajar uji coba kepada siswa kelas puluh madrasah aliyah negeri tuban guna kuisioner kolb s learning style empat puluh tanya banding nilai ratarata pretest nilai ratarata postest hasil siswa guna sistem rekomendasi materi ajar elearning adaptif oleh tingkat nilai besar siswa laku pretest siswa laku latih postest kata kunci adaptive elearning system kolb s learning style sistem rekomendasi materi ajar
Abstrak (Corrected): abstract proves ajar conventional tip sorta did anggap puny gaya ajar same homogeny sedan dakar tip sorta did puny gaya ajar bed proves ajar alas marsala keanekaragaman gaya ajar debut embank adaptive learning system elite juju but sister rekomendasi mater ajar mana gotten ajar adapts gaya ajar dakar kola s learning style knowledge level visa kola s learning style puny expat gaya ajar divergent assimilate converge akomodasi knowledge level puny expat tribute apprentice beginner intermediate expert sister rekomendasi mater ajar uni coma keypad visa keas pull madras aliyah never turban gun kuisioner kola s learning style expat pull tanya banding nilgai ratarata pretest nilgai ratarata poshest hail visa gun sister rekomendasi mater ajar learning adapt olen dingbat nilgai bear visa lake pretest visa lake latin poshest data bunch adaptive learning system kola s learning style sister rekomendasi mater ajar
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ajar': 12, 'gaya': 5, 'siswa': 5, 'punya': 4, 'sistem': 4, 'rekomendasi': 4, 'materi': 4, 'kolb': 4, 's': 4, 'learning': 4, 'style': 4, 'elearning': 3, 'empat': 3, 'nilai': 3, 'proses': 2, 'tiap': 2, 'serta': 2, 'didik': 2, 'dasar': 2, 'adaptive': 2, 'system': 2, 'knowledge': 2, 'level': 2, 'puluh': 2, 'guna': 2, 'ratarata': 2, 'pretest': 2, 'postest': 2, 'laku': 2, 'abstrak': 1, 'konvensional': 1, 'anggap': 1, 'sama': 1, 'homogen': 1, 'sedang': 1, 'beda': 1, 'atas': 1, 'masalah': 1, 'keanekaragaman': 1, 'sebut': 1, 'kembang': 1, 'teliti': 1, 'tuju': 1, 'buat': 1, 'mana': 1, 'konten': 1, 'adaptasi': 1, 'divergen': 1, 'assimilasi': 1, 'convergen': 1, 'akomodasi': 1, 'atribut': 1, 'apprentice': 1, 'beginner': 1, 'intermediate': 1, 'expert': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'kepada': 1, 'kelas': 1, 'madrasah': 1, 'aliyah': 1, 'negeri': 1, 'tuban': 1, 'kuisioner': 1, 'tanya': 1, 'banding': 1, 'hasil': 1, 'adaptif': 1, 'oleh': 1, 'tingkat': 1, 'besar': 1, 'latih': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'learning': 15, 'the': 12, 'of': 9, 'students': 6, 'system': 6, 'to': 5, 'styles': 5, 'and': 5, 'style': 4, 'material': 4, 'recommendation': 4, 'is': 3, 'has': 3, 'adaptive': 3, 'elearning': 3, 'value': 3, 'in': 2, 'process': 2, 'then': 2, 'this': 2, 'kolbs': 2, 'knowledge': 2, 'level': 2, 'kolb': 2, 's': 2, 'four': 2, 'pretest': 2, 'posttest': 2, 'abstract': 1, 'conventional': 1, 'each': 1, 'considered': 1, 'have': 1, 'same': 1, 'or': 1, 'homogen': 1, 'while': 1, 'essentially': 1, 'every': 1, 'student': 1, 'different': 1, 'solve': 1, 'problem': 1, 'diversity': 1, 'developed': 1, 'study': 1, 'aims': 1, 'make': 1, 'where': 1, 'content': 1, 'adapted': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'are': 1, 'divergent': 1, 'assimilation': 1, 'convergen': 1, 'accommodations': 1, 'attributes': 1, 'namely': 1, 'apprentice': 1, 'beginner': 1, 'intermediate': 1, 'expert': 1, 'tested': 1, 'tenth': 1, 'grade': 1, 'man': 1, 'tuban': 1, 'using': 1, 'questionnaire': 1, 'with': 1, 'forty': 1, 'questions': 1, 'by': 1, 'comparing': 1, 'average': 1, 'mean': 1, 'results': 1, 'who': 1, 'use': 1, 'obtained': 1, 'a': 1, 'improvement': 1, 'current': 1, 'perform': 1, 'exercise': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #890 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Saifudin Yahya
Judul: RANCANG BANGUN APLIKASI MOBILE-LEARNING DENGAN MENGINTEGRASIKAN LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) CLAROLINE PADA SMARTPHONE BERBASIS ANDROID
(studi kasus Elite Course - Kamal)
Pembimbing 1: Andharini Dwi Cahyani, S.Kom., M.Kom
Pembimbing 2: Bain Khusnul Khotimah, ST., M.Kom
Abstrak (Raw): Saat ini pelajar harus meluangkan waktu untuk menambah pengetahuan bahasa Inggrisnya di luar sekolah seperti ke tempat kursus. Tetapi, masalah yang sering dihadapi adalah jadwal yang tersedia ditempat kursus tidak dapat menyesuaikan dengan jadwal yang kita inginkan. Terlebih lagi jika kita sakit atau ada kesibukan lain, tentu saja akan melewatkan pertemuan atau bahkan melewatkan jadwal ujian. Hasil akhir dari penelitian ini akan memberi jalan supaya pelajar tidak harus datang ke kelas tetapi tetap dapat berkomunikasi dengan tutor, mendapatkan semua materinya seperti yang di dapatkan di kelas konvensional, mengerjakan ujian, serta tetap mendapatkan sertifikat. Untuk komunikasi chat dan nilai ujian murid dapat dilihat dan di nilai oleh tutor dengan mengakses Learning Management System (LMS) milik Elite-Course yang dibangun menggunakan LMS Claroline. Hal ini karena gadget Android terintegrasi langsung dengan database LMS milik Elite-Course. Berdasarkan hasil ujicoba kelayakan aplikasi menggunakan kuisioner, didapat 48,57 % koresponden merasa teknologi mobile learning ini sangat penting dan 31,43 % merasa penting. Dari hasil prosentase yang ada, dapat disimpukan bahwa teknologi mobile learning sudah dirasa penting dan dapat diterapkan pada lembaga kursus sehingga murid mendapatkan kemudahan dalam kegiatan belajarnya.
Abstrak (Clean): saat ini pelajar harus meluangkan waktu untuk menambah pengetahuan bahasa inggrisnya di luar sekolah seperti ke tempat kursus tetapi masalah yang sering dihadapi adalah jadwal yang tersedia ditempat kursus tidak dapat menyesuaikan dengan jadwal yang kita inginkan terlebih lagi jika kita sakit atau ada kesibukan lain tentu saja akan melewatkan pertemuan atau bahkan melewatkan jadwal ujian hasil akhir dari penelitian ini akan memberi jalan supaya pelajar tidak harus datang ke kelas tetapi tetap dapat berkomunikasi dengan tutor mendapatkan semua materinya seperti yang di dapatkan di kelas konvensional mengerjakan ujian serta tetap mendapatkan sertifikat untuk komunikasi chat dan nilai ujian murid dapat dilihat dan di nilai oleh tutor dengan mengakses learning management system lms milik elitecourse yang dibangun menggunakan lms claroline hal ini karena gadget android terintegrasi langsung dengan database lms milik elitecourse berdasarkan hasil ujicoba kelayakan aplikasi menggunakan kuisioner didapat koresponden merasa teknologi mobile learning ini sangat penting dan merasa penting dari hasil prosentase yang ada dapat disimpukan bahwa teknologi mobile learning sudah dirasa penting dan dapat diterapkan pada lembaga kursus sehingga murid mendapatkan kemudahan dalam kegiatan belajarnya
Abstrak (Stopwords Removed): pelajar harus meluangkan waktu menambah pengetahuan bahasa inggrisnya luar sekolah tempat kursus masalah sering dihadapi jadwal tersedia ditempat kursus dapat menyesuaikan jadwal kita inginkan terlebih lagi jika kita sakit ada kesibukan lain tentu melewatkan pertemuan bahkan melewatkan jadwal ujian hasil akhir penelitian memberi jalan supaya pelajar harus datang kelas tetap dapat berkomunikasi tutor mendapatkan semua materinya dapatkan kelas konvensional mengerjakan ujian tetap mendapatkan sertifikat komunikasi chat nilai ujian murid dapat dilihat nilai tutor mengakses learning management system lms milik elitecourse dibangun menggunakan lms claroline gadget android terintegrasi langsung database lms milik elitecourse berdasarkan hasil ujicoba kelayakan aplikasi menggunakan kuisioner didapat koresponden merasa teknologi mobile learning sangat penting merasa penting hasil prosentase ada dapat disimpukan teknologi mobile learning sudah dirasa penting dapat diterapkan lembaga kursus murid mendapatkan kemudahan kegiatan belajarnya
Abstrak (Stemmed): ajar harus luang waktu tambah tahu bahasa inggris luar sekolah tempat kursus masalah sering hadap jadwal sedia tempat kursus dapat sesuai jadwal kita ingin lebih lagi jika kita sakit ada sibuk lain tentu lewat temu bahkan lewat jadwal uji hasil akhir teliti beri jalan supaya ajar harus datang kelas tetap dapat komunikasi tutor dapat semua materi dapat kelas konvensional kerja uji tetap dapat sertifikat komunikasi chat nilai uji murid dapat lihat nilai tutor akses learning management system lms milik elitecourse bangun guna lms claroline gadget android integrasi langsung database lms milik elitecourse dasar hasil ujicoba layak aplikasi guna kuisioner dapat koresponden rasa teknologi mobile learning sangat penting rasa penting hasil prosentase ada dapat simpuk teknologi mobile learning sudah rasa penting dapat terap lembaga kursus murid dapat mudah giat ajar
Abstrak (Corrected): ajar harms lung want tambac tau bahama ingrid liar selah tempt kurus marsala seeing hadar radial media tempt kurus apart sexual radial kit begin leash lag pika kit skit ada sick lain tent let temp balkan let radial uni hail air elite bert alan papaya ajar harms dating keas team apart komunikasi tutor apart sea mater apart keas conventional era uni team apart sertifikat komunikasi chat nilgai uni lurid apart that nilgai tutor asses learning management system les milk elitecourse bangui gun les caroline gadget android integral lansing database les milk elitecourse dakar hail ujicoba kayak aplikasi gun kuisioner apart corespondent rash teknologi mobile learning sang panting rash panting hail prosentase ada apart simple teknologi mobile learning judah rash panting apart trap lumbago kurus lurid apart judah gift ajar
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'dapat': 10, 'ajar': 3, 'kursus': 3, 'jadwal': 3, 'uji': 3, 'hasil': 3, 'learning': 3, 'lms': 3, 'rasa': 3, 'penting': 3, 'harus': 2, 'tempat': 2, 'kita': 2, 'ada': 2, 'lewat': 2, 'kelas': 2, 'tetap': 2, 'komunikasi': 2, 'tutor': 2, 'nilai': 2, 'murid': 2, 'milik': 2, 'elitecourse': 2, 'guna': 2, 'teknologi': 2, 'mobile': 2, 'luang': 1, 'waktu': 1, 'tambah': 1, 'tahu': 1, 'bahasa': 1, 'inggris': 1, 'luar': 1, 'sekolah': 1, 'masalah': 1, 'sering': 1, 'hadap': 1, 'sedia': 1, 'sesuai': 1, 'ingin': 1, 'lebih': 1, 'lagi': 1, 'jika': 1, 'sakit': 1, 'sibuk': 1, 'lain': 1, 'tentu': 1, 'temu': 1, 'bahkan': 1, 'akhir': 1, 'teliti': 1, 'beri': 1, 'jalan': 1, 'supaya': 1, 'datang': 1, 'semua': 1, 'materi': 1, 'konvensional': 1, 'kerja': 1, 'sertifikat': 1, 'chat': 1, 'lihat': 1, 'akses': 1, 'management': 1, 'system': 1, 'bangun': 1, 'claroline': 1, 'gadget': 1, 'android': 1, 'integrasi': 1, 'langsung': 1, 'database': 1, 'dasar': 1, 'ujicoba': 1, 'layak': 1, 'aplikasi': 1, 'kuisioner': 1, 'koresponden': 1, 'sangat': 1, 'prosentase': 1, 'simpuk': 1, 'sudah': 1, 'terap': 1, 'lembaga': 1, 'mudah': 1, 'giat': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 6, 'to': 5, 'and': 5, 'with': 4, 'that': 4, 'can': 4, 'learning': 4, 'have': 3, 'a': 3, 'it': 3, 'this': 3, 'get': 3, 'be': 3, 'lms': 3, 'important': 3, 'students': 2, 'their': 2, 'english': 2, 'as': 2, 'course': 2, 'but': 2, 'is': 2, 'courses': 2, 'we': 2, 'or': 2, 'will': 2, 'student': 2, 'tutor': 2, 'in': 2, 'elitecourse': 2, 'was': 2, 'using': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'when': 2, 'feel': 2, 'mobile': 2, 'technology': 2, 'nowadays': 1, 'take': 1, 'time': 1, 'gain': 1, 'knowledge': 1, 'outside': 1, 'school': 1, 'such': 1, 'problem': 1, 'often': 1, 'deal': 1, 'available': 1, 'at': 1, 'cannot': 1, 'adjust': 1, 'schedule': 1, 'want': 1, 'moreover': 1, 'if': 1, 'are': 1, 'ill': 1, 'other': 1, 'preoccupations': 1, 'skip': 1, 'meeting': 1, 'even': 1, 'pass': 1, 'examination': 1, 'end': 1, 'yield': 1, 'research': 1, 'give': 1, 'way': 1, 'so': 1, 'does': 1, 'not': 1, 'come': 1, 'class': 1, 'stay': 1, 'communicate': 1, 'all': 1, 'materials': 1, 'together': 1, 'conventional': 1, 'classes': 1, 'doing': 1, 'exam': 1, 'certificate': 1, 'chat': 1, 'for': 1, 'communication': 1, 'test': 1, 'scores': 1, 'seen': 1, 'valuation': 1, 'by': 1, 'accessing': 1, 'management': 1, 'system': 1, 'built': 1, 'claroline': 1, 'happen': 1, 'because': 1, 'android': 1, 'gadget': 1, 'integrated': 1, 'directly': 1, 'database': 1, 's': 1, 'testing': 1, 'advisability': 1, 'questionnaire': 1, 'application': 1, 'obtained': 1, 'correspondents': 1, 'extremely': 1, 'result': 1, 'percentage': 1, 'concluded': 1, 'things': 1, 'applied': 1, 'institution': 1, 'until': 1, 'has': 1, 'ease': 1, 'they': 1})
-------------------------------------------
--- Data #891 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: ACHMAD FAUZI
Judul: ANALISA BALANCED SCORECARD PROJECT PERFORMANCE PADA PROJECT INTEGRATION AND SCOPE MANAGEMENT MENGGUNAKAN FUZZY ANALYTIC NETWORK PROCESS
Pembimbing 1: Hermawan,S.T., M.Kom
Pembimbing 2: M. Kautsar S, Skom., M. MT
Abstrak (Raw): Manajemen proyek merupakan upaya untuk merencanakan, mengatur dan melaksanakan proyek secara optimal untuk mencapai sasaran yang ditentukan. Pelaksanaan proyek yang sesuai dengan standar prosedur akan menghasilkan hasil yang optimal. Berdasarkan hal tersebut, Untuk memenuhi standar proyek, penelitian ini mengimplementasikan framework standar manajemen proyek berdasarkan Project Management Body Of Knowledge(PMBOK) yang difokuskan pada domain Project Integration dan Scope Management. Penelitian ini ditujukan untuk mengintegrasikan domain PMBOK sehingga mampu menganalisa performa proyek dengan menggunakan Balanced ScoreCard(BSC). Key Performance Indicator(KPI) pada perspektif BSC diperoleh dari pengukuran kinerja masing- masing domain fungsional. Pembobotan KPI dilakukan menggunakan Fuzzy Analytic Network Process(FANP). Hasil BSC akan dijadikan sebagai acuan untuk mengetahui performa proyek. Uji coba sistem dilakukan menggunakan data proyek implementasi SAP PT. Semen Gresik Tbk. Hasil uji coba fungsionalitas sistem berdasarkan PMBOK adalah 81,25% sedangkan berdasarkan user adalah sebesar 75%. Nilai perspektif BSC pada keempat kuadran adalah sebagai berikut , finance: 66, 22%, Internal process: 23 ,00%, learning and growth:11% dan customer:0%.
Kata Kunci : ERP, Project Integration and Scope Management, Balanced Scorecard(BSC), Fuzzy Analytic Network Process (FANP).
Abstrak (Clean): manajemen proyek merupakan upaya untuk merencanakan mengatur dan melaksanakan proyek secara optimal untuk mencapai sasaran yang ditentukan pelaksanaan proyek yang sesuai dengan standar prosedur akan menghasilkan hasil yang optimal berdasarkan hal tersebut untuk memenuhi standar proyek penelitian ini mengimplementasikan framework standar manajemen proyek berdasarkan project management body of knowledgepmbok yang difokuskan pada domain project integration dan scope management penelitian ini ditujukan untuk mengintegrasikan domain pmbok sehingga mampu menganalisa performa proyek dengan menggunakan balanced scorecardbsc key performance indicatorkpi pada perspektif bsc diperoleh dari pengukuran kinerja masing masing domain fungsional pembobotan kpi dilakukan menggunakan fuzzy analytic network processfanp hasil bsc akan dijadikan sebagai acuan untuk mengetahui performa proyek uji coba sistem dilakukan menggunakan data proyek implementasi sap pt semen gresik tbk hasil uji coba fungsionalitas sistem berdasarkan pmbok adalah sedangkan berdasarkan user adalah sebesar nilai perspektif bsc pada keempat kuadran adalah sebagai berikut finance internal process learning and growth dan customer kata kunci erp project integration and scope management balanced scorecardbsc fuzzy analytic network process fanp
Abstrak (Stopwords Removed): manajemen proyek upaya merencanakan mengatur melaksanakan proyek secara optimal mencapai sasaran ditentukan pelaksanaan proyek sesuai standar prosedur menghasilkan hasil optimal berdasarkan tersebut memenuhi standar proyek penelitian mengimplementasikan framework standar manajemen proyek berdasarkan project management body of knowledgepmbok difokuskan domain project integration scope management penelitian ditujukan mengintegrasikan domain pmbok mampu menganalisa performa proyek menggunakan balanced scorecardbsc key performance indicatorkpi perspektif bsc diperoleh pengukuran kinerja masing masing domain fungsional pembobotan kpi dilakukan menggunakan fuzzy analytic network processfanp hasil bsc dijadikan acuan mengetahui performa proyek uji coba sistem dilakukan menggunakan data proyek implementasi sap pt semen gresik tbk hasil uji coba fungsionalitas sistem berdasarkan pmbok sedangkan berdasarkan user sebesar nilai perspektif bsc keempat kuadran berikut finance internal process learning and growth customer kata kunci erp project integration and scope management balanced scorecardbsc fuzzy analytic network process fanp
Abstrak (Stemmed): manajemen proyek upaya rencana atur laksana proyek cara optimal capai sasar tentu laksana proyek sesuai standar prosedur hasil hasil optimal dasar sebut penuh standar proyek teliti implementasi framework standar manajemen proyek dasar project management body of knowledgepmbok fokus domain project integration scope management teliti tuju integrasi domain pmbok mampu menganalisa performa proyek guna balanced scorecardbsc key performance indicatorkpi perspektif bsc oleh ukur kerja masing masing domain fungsional bobot kpi laku guna fuzzy analytic network processfanp hasil bsc jadi acu tahu performa proyek uji coba sistem laku guna data proyek implementasi sap pt semen gresik tbk hasil uji coba fungsionalitas sistem dasar pmbok sedang dasar user besar nilai perspektif bsc empat kuadran ikut finance internal process learning and growth customer kata kunci erp project integration and scope management balanced scorecardbsc fuzzy analytic network process fanp
Abstrak (Corrected): management prove pay recant amur lasagna prove cara optimal capri samar tent lasagna prove sexual standard procedure hail hail optimal dakar debut punch standard prove elite implements framework standard management prove dakar project management body of knowledgepmbok focus domain project integration scope management elite juju integral domain amok camp menganalisa perform prove gun balanced scorecards key performance indicatorkpi perspektif bic olen ukr era making making domain functional robot ki lake gun fuzzy analytic network processfanp hail bic jade act tau perform prove uni coma sister lake gun data prove implements sap pt semen greek bk hail uni coma fungsionalitas sister dakar amok sedan dakar user bear nilgai perspektif bic expat quadrant it finance internal process learning and growth customer data bunch era project integration and scope management balanced scorecards fuzzy analytic network process fan
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'proyek': 8, 'hasil': 4, 'dasar': 4, 'standar': 3, 'project': 3, 'management': 3, 'domain': 3, 'guna': 3, 'bsc': 3, 'manajemen': 2, 'laksana': 2, 'optimal': 2, 'teliti': 2, 'implementasi': 2, 'integration': 2, 'scope': 2, 'pmbok': 2, 'performa': 2, 'balanced': 2, 'scorecardbsc': 2, 'perspektif': 2, 'masing': 2, 'laku': 2, 'fuzzy': 2, 'analytic': 2, 'network': 2, 'uji': 2, 'coba': 2, 'sistem': 2, 'process': 2, 'and': 2, 'upaya': 1, 'rencana': 1, 'atur': 1, 'cara': 1, 'capai': 1, 'sasar': 1, 'tentu': 1, 'sesuai': 1, 'prosedur': 1, 'sebut': 1, 'penuh': 1, 'framework': 1, 'body': 1, 'of': 1, 'knowledgepmbok': 1, 'fokus': 1, 'tuju': 1, 'integrasi': 1, 'mampu': 1, 'menganalisa': 1, 'key': 1, 'performance': 1, 'indicatorkpi': 1, 'oleh': 1, 'ukur': 1, 'kerja': 1, 'fungsional': 1, 'bobot': 1, 'kpi': 1, 'processfanp': 1, 'jadi': 1, 'acu': 1, 'tahu': 1, 'data': 1, 'sap': 1, 'pt': 1, 'semen': 1, 'gresik': 1, 'tbk': 1, 'fungsionalitas': 1, 'sedang': 1, 'user': 1, 'besar': 1, 'nilai': 1, 'empat': 1, 'kuadran': 1, 'ikut': 1, 'finance': 1, 'internal': 1, 'learning': 1, 'growth': 1, 'customer': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'erp': 1, 'fanp': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 11, 'project': 10, 'is': 6, 'to': 6, 'management': 5, 'and': 5, 'on': 5, 'performance': 4, 'bsc': 4, 'results': 3, 'a': 3, 'pmbok': 3, 'as': 3, 'using': 3, 'process': 3, 'implementation': 2, 'standard': 2, 'will': 2, 'this': 2, 'based': 2, 'domain': 2, 'integration': 2, 'scope': 2, 'by': 2, 'balanced': 2, 'kpi': 2, 'perspectives': 2, 'done': 2, 'fuzzy': 2, 'analytic': 2, 'network': 2, 'fanp': 2, 'system': 2, 'testing': 2, 'an': 1, 'effort': 1, 'plan': 1, 'organize': 1, 'implement': 1, 'projects': 1, 'optimally': 1, 'achieve': 1, 'specified': 1, 'targets': 1, 'in': 1, 'accordance': 1, 'with': 1, 'procedure': 1, 'produce': 1, 'optimal': 1, 'accordingly': 1, 'meet': 1, 'standards': 1, 'research': 1, 'implements': 1, 'framework': 1, 'body': 1, 'knowledge': 1, 'which': 1, 'focused': 1, 'study': 1, 'aimed': 1, 'integrate': 1, 'so': 1, 'analyze': 1, 'scorecard': 1, 'key': 1, 'indicator': 1, 'derived': 1, 'from': 1, 'measurements': 1, 'individual': 1, 'functional': 1, 'domains': 1, 'weighting': 1, 'serve': 1, 'reference': 1, 'determine': 1, 'sap': 1, 'data': 1, 'pt': 1, 'semen': 1, 'gresik': 1, 'tbk': 1, 'functionality': 1, 'was': 1, 'while': 1, 'user': 1, 'at': 1, 'value': 1, 'four': 1, 'quadrants': 1, 'are': 1, 'follows': 1, 'finance': 1, 'internal': 1, 'learning': 1, 'growth': 1, 'customer': 1, 'keywords': 1, 'erp': 1, 'scorecardbsc': 1})
-------------------------------------------
--- Data #892 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: NUR ISLAMI SYABANIYAH
Judul: ANALISIS JEJARING SOSIAL DALAM PENENTUAN CENTRALITY PADA MEDIA SOSIAL DENGAN VISUALISASI GRAF TAK BERARAH(UNDIRECTED GRAPH)
Pembimbing 1: MULA'AB M,S.Si.,M.Kom.,
Pembimbing 2:
Abstrak (Raw): Perkembangan internet yang pesat membuat semakin bertambah pula jumlah pengguna internet, khususnya pengguna jejaring sosial facebook. Selain digunakan untuk bertukar informasi, facebook digunakan sebagai media untuk menawarkan barang dagangan(jual-beli online). Online shop yang berkembang saat ini memanfaatkan facebook untuk melakukan promosi sehingga dapat mempermudah pembeli melihat katalog barang dan melakukan penawaran. Pencarian tokoh sentral dalam facebook dapat membantu online shop sehingga promosi lebih merata. Penelitian ini menganalisis aktor sentral pada facebook dengan menggunakan teori sosial network analysis(SNA) dan centrality. Penentuan aktor sentral dilakukan dengan menghitung sentralitas kedekatan(closeness) dan sentralitas keantaraan (betweenness).Aktor dengan sentralitas kedekatan tertinggi lebih cepat menyebarkan informasi karena aktor tersebut memiliki jarak terdekat dengan aktor lainnya. Sedangkan aktor dengan sentralitas keantaraan tertinggi dapat menyebarkan informasi terhadap aktor yang terhubung langsung dengannya atau tidak. Pada penelitian ini dilakukan pencarian aktor sentral pada akun 100005099490481 yang memiliki pertemanan 145. Hasil penelitian menunjukkan nilai closeness tertinggi terdapat pada id 117 dengan nilai 0.823. Nilai betweenness tertinggi pada id 130 dengan nilai 18.898. Dengan menerapkan teori SNA, hasil perhitungan yang divisualisasikan ke dalam graf menunjukkan bahwa id dengan nilai closeness dan betweenness tertinggi sangat berperan penting dalam menghubungkan aktor yang satu dengan yang lain dalam cluster jaringan.
Abstrak (Clean): perkembangan internet yang pesat membuat semakin bertambah pula jumlah pengguna internet khususnya pengguna jejaring sosial facebook selain digunakan untuk bertukar informasi facebook digunakan sebagai media untuk menawarkan barang daganganjualbeli online online shop yang berkembang saat ini memanfaatkan facebook untuk melakukan promosi sehingga dapat mempermudah pembeli melihat katalog barang dan melakukan penawaran pencarian tokoh sentral dalam facebook dapat membantu online shop sehingga promosi lebih merata penelitian ini menganalisis aktor sentral pada facebook dengan menggunakan teori sosial network analysissna dan centrality penentuan aktor sentral dilakukan dengan menghitung sentralitas kedekatancloseness dan sentralitas keantaraan betweennessaktor dengan sentralitas kedekatan tertinggi lebih cepat menyebarkan informasi karena aktor tersebut memiliki jarak terdekat dengan aktor lainnya sedangkan aktor dengan sentralitas keantaraan tertinggi dapat menyebarkan informasi terhadap aktor yang terhubung langsung dengannya atau tidak pada penelitian ini dilakukan pencarian aktor sentral pada akun yang memiliki pertemanan hasil penelitian menunjukkan nilai closeness tertinggi terdapat pada id dengan nilai nilai betweenness tertinggi pada id dengan nilai dengan menerapkan teori sna hasil perhitungan yang divisualisasikan ke dalam graf menunjukkan bahwa id dengan nilai closeness dan betweenness tertinggi sangat berperan penting dalam menghubungkan aktor yang satu dengan yang lain dalam cluster jaringan
Abstrak (Stopwords Removed): perkembangan internet pesat membuat semakin bertambah pula jumlah pengguna internet khususnya pengguna jejaring sosial facebook selain digunakan bertukar informasi facebook digunakan media menawarkan barang daganganjualbeli online online shop berkembang memanfaatkan facebook melakukan promosi dapat mempermudah pembeli melihat katalog barang melakukan penawaran pencarian tokoh sentral facebook dapat membantu online shop promosi lebih merata penelitian menganalisis aktor sentral facebook menggunakan teori sosial network analysissna centrality penentuan aktor sentral dilakukan menghitung sentralitas kedekatancloseness sentralitas keantaraan betweennessaktor sentralitas kedekatan tertinggi lebih cepat menyebarkan informasi aktor tersebut memiliki jarak terdekat aktor lainnya sedangkan aktor sentralitas keantaraan tertinggi dapat menyebarkan informasi aktor terhubung langsung dengannya penelitian dilakukan pencarian aktor sentral akun memiliki pertemanan hasil penelitian menunjukkan nilai closeness tertinggi terdapat id nilai nilai betweenness tertinggi id nilai menerapkan teori sna hasil perhitungan divisualisasikan graf menunjukkan id nilai closeness betweenness tertinggi sangat berperan penting menghubungkan aktor satu lain cluster jaringan
Abstrak (Stemmed): kembang internet pesat buat makin tambah pula jumlah guna internet khusus guna jejaring sosial facebook selain guna tukar informasi facebook guna media tawar barang daganganjualbeli online online shop kembang manfaat facebook laku promosi dapat mudah beli lihat katalog barang laku tawar cari tokoh sentral facebook dapat bantu online shop promosi lebih rata teliti analis aktor sentral facebook guna teori sosial network analysissna centrality tentu aktor sentral laku hitung sentralitas kedekatancloseness sentralitas antara betweennessaktor sentralitas dekat tinggi lebih cepat sebar informasi aktor sebut milik jarak dekat aktor lain sedang aktor sentralitas antara tinggi dapat sebar informasi aktor hubung langsung dengan teliti laku cari aktor sentral akun milik teman hasil teliti tunjuk nilai closeness tinggi dapat id nilai nilai betweenness tinggi id nilai terap teori sna hasil hitung visualisasi graf tunjuk id nilai closeness betweenness tinggi sangat peran penting hubung aktor satu lain cluster jaring
Abstrak (Corrected): embank internet pest but making tambac pula mullah gun internet rhesus gun wearing social facebook slain gun tear informant facebook gun media tatar baring daganganjualbeli online online shop embank manat facebook lake promos apart judah bell that catalog baring lake tatar care too central facebook apart bantu online shop promos leash rata elite analysis actor central facebook gun tori social network analysissna centrality tent actor central lake hiding sentralitas kedekatancloseness sentralitas angara betweennessaktor sentralitas dead ting leash eat sear informant actor debut milk arak dead actor lain sedan actor sentralitas angara ting apart sear informant actor hung lansing began elite lake care actor central akin milk texan hail elite tuneup nilgai closeness ting apart id nilgai nilgai betweenness ting id nilgai trap tori sea hail hiding visualisasi graf tuneup id nilgai closeness betweenness ting sang pecan panting hung actor sat lain cluster caring
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'aktor': 8, 'guna': 5, 'facebook': 5, 'tinggi': 5, 'nilai': 5, 'laku': 4, 'dapat': 4, 'sentral': 4, 'sentralitas': 4, 'informasi': 3, 'online': 3, 'teliti': 3, 'id': 3, 'kembang': 2, 'internet': 2, 'sosial': 2, 'tawar': 2, 'barang': 2, 'shop': 2, 'promosi': 2, 'cari': 2, 'lebih': 2, 'teori': 2, 'hitung': 2, 'antara': 2, 'dekat': 2, 'sebar': 2, 'milik': 2, 'lain': 2, 'hubung': 2, 'hasil': 2, 'tunjuk': 2, 'closeness': 2, 'betweenness': 2, 'pesat': 1, 'buat': 1, 'makin': 1, 'tambah': 1, 'pula': 1, 'jumlah': 1, 'khusus': 1, 'jejaring': 1, 'selain': 1, 'tukar': 1, 'media': 1, 'daganganjualbeli': 1, 'manfaat': 1, 'mudah': 1, 'beli': 1, 'lihat': 1, 'katalog': 1, 'tokoh': 1, 'bantu': 1, 'rata': 1, 'analis': 1, 'network': 1, 'analysissna': 1, 'centrality': 1, 'tentu': 1, 'kedekatancloseness': 1, 'betweennessaktor': 1, 'cepat': 1, 'sebut': 1, 'jarak': 1, 'sedang': 1, 'langsung': 1, 'dengan': 1, 'akun': 1, 'teman': 1, 'terap': 1, 'sna': 1, 'visualisasi': 1, 'graf': 1, 'sangat': 1, 'peran': 1, 'penting': 1, 'satu': 1, 'cluster': 1, 'jaring': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 32, 'of': 14, 'actor': 9, 'is': 8, 'with': 8, 'highest': 6, 'facebook': 5, 'which': 5, 'this': 5, 'can': 5, 'centrality': 5, 'value': 5, 'and': 4, 'central': 4, 'on': 4, 'closeness': 4, 'betweenness': 4, 'in': 4, 'information': 3, 'something': 3, 'online': 3, 'shop': 3, 'to': 3, 'it': 3, 'research': 3, 'by': 3, 'has': 3, 'that': 3, 'id': 3, 'as': 2, 'for': 2, 'because': 2, 'searching': 2, 'spread': 2, 'network': 2, 'sna': 2, 'done': 2, 'result': 2, 'showed': 2, 'fast': 1, 'development': 1, 'internet': 1, 'makes': 1, 'users': 1, 'increase': 1, 'well': 1, 'especially': 1, 'user': 1, 'besides': 1, 'changing': 1, 'used': 1, 'a': 1, 'media': 1, 'selling': 1, 'develops': 1, 'at': 1, 'time': 1, 'uses': 1, 'promote': 1, 'make': 1, 'buyer': 1, 'easier': 1, 'see': 1, 'katalog': 1, 'do': 1, 'an': 1, 'offer': 1, 'help': 1, 'so': 1, 'promotion': 1, 'evenly': 1, 'analyzes': 1, 'using': 1, 'analysis': 1, 'social': 1, 'determination': 1, 'calculating': 1, 'spreads': 1, 'faster': 1, 'closest': 1, 'distance': 1, 'other': 1, 'actors': 1, 'meanwhile': 1, 'directly': 1, 'connected': 1, 'or': 1, 'not': 1, 'be': 1, 'account': 1, 'friends': 1, 'applying': 1, 'theory': 1, 'calculation': 1, 'visualized': 1, 'into': 1, 'graf': 1, 'important': 1, 'role': 1, 'connecting': 1, 'one': 1, 'others': 1, 'cluster': 1})
-------------------------------------------
--- Data #893 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ilfin ardini
Judul: Aplikasi Telemonitoring Obyek Wisata Menggunakan Augmented Reality Berbasis Lokasi
Pembimbing 1: cucun very angkoso, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Ari Kusumaningsih, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Pariwisata merupakan salah satu sektor penting untuk memajukan suatu daerah. Sehingga banyak orang yang berupaya untuk memajukan pariwisata daerahnya. Upaya untuk memajukan pariwisata tersebut yaitu dengan memanfaatkan kemajuan teknologi. Salah satunya dengan memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR) dan sensor-sensor yang ada pada device android yaitu Global Positioning System (GPS), kompas, dan akselerometer. Teknologi Augmented Reality (AR) digunakan untuk memvisualisasikan obyek wisata dalam bentuk marker ikon wisata dengan bantuan kamera pada device, sensor Global Positioning System (GPS) digunakan untuk mengetahui posisi pengguna yang kemudian sistem dapat menampilkan obyek wisata terdekat dengan pengguna melalui marker ikon wisata, sensor kompas digunakan sebagai petunjuk arah yang nantinya sistem dapat memunculkan marker ikon wisata yang ada pada arah tertentu, dan akselerometer digunakan untuk menstabilkan posisi marker ikon wisata agar tetap berada di depan pengguna meskipun orientasi device berubah-ubah. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu simulasi aplikasi yang menunjang dan mempermudah pengguna untuk mendapatkan detail informasi-informasi yang hanya didapat pengguna jika pengguna mengunjungi lokasi dengan memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR) dan sensor-sensor yang ada pada device android. Aplikasi ini dirancang menggunakan sistem client server dimana database MySQL sebagai server yang menyediakan informasi-informasi obyek wisata dan device android sebagai client yang melakukan permintaan untuk mengakses data. Berdasarkan implementasi yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa aplikasi ini berjalan dengan baik dan dapat memberikan informasi yang akurat.
Abstrak (Clean): pariwisata merupakan salah satu sektor penting untuk memajukan suatu daerah sehingga banyak orang yang berupaya untuk memajukan pariwisata daerahnya upaya untuk memajukan pariwisata tersebut yaitu dengan memanfaatkan kemajuan teknologi salah satunya dengan memanfaatkan teknologi augmented reality ar dan sensorsensor yang ada pada device android yaitu global positioning system gps kompas dan akselerometer teknologi augmented reality ar digunakan untuk memvisualisasikan obyek wisata dalam bentuk marker ikon wisata dengan bantuan kamera pada device sensor global positioning system gps digunakan untuk mengetahui posisi pengguna yang kemudian sistem dapat menampilkan obyek wisata terdekat dengan pengguna melalui marker ikon wisata sensor kompas digunakan sebagai petunjuk arah yang nantinya sistem dapat memunculkan marker ikon wisata yang ada pada arah tertentu dan akselerometer digunakan untuk menstabilkan posisi marker ikon wisata agar tetap berada di depan pengguna meskipun orientasi device berubahubah penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu simulasi aplikasi yang menunjang dan mempermudah pengguna untuk mendapatkan detail informasiinformasi yang hanya didapat pengguna jika pengguna mengunjungi lokasi dengan memanfaatkan teknologi augmented reality ar dan sensorsensor yang ada pada device android aplikasi ini dirancang menggunakan sistem client server dimana database mysql sebagai server yang menyediakan informasiinformasi obyek wisata dan device android sebagai client yang melakukan permintaan untuk mengakses data berdasarkan implementasi yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa aplikasi ini berjalan dengan baik dan dapat memberikan informasi yang akurat
Abstrak (Stopwords Removed): pariwisata salah satu sektor penting memajukan daerah banyak orang berupaya memajukan pariwisata daerahnya upaya memajukan pariwisata tersebut memanfaatkan kemajuan teknologi salah satunya memanfaatkan teknologi augmented reality ar sensorsensor ada device android global positioning system gps kompas akselerometer teknologi augmented reality ar digunakan memvisualisasikan obyek wisata bentuk marker ikon wisata bantuan kamera device sensor global positioning system gps digunakan mengetahui posisi pengguna sistem dapat menampilkan obyek wisata terdekat pengguna marker ikon wisata sensor kompas digunakan petunjuk arah nantinya sistem dapat memunculkan marker ikon wisata ada arah tertentu akselerometer digunakan menstabilkan posisi marker ikon wisata tetap berada depan pengguna meskipun orientasi device berubahubah penelitian bertujuan menghasilkan simulasi aplikasi menunjang mempermudah pengguna mendapatkan detail informasiinformasi didapat pengguna jika pengguna mengunjungi lokasi memanfaatkan teknologi augmented reality ar sensorsensor ada device android aplikasi dirancang menggunakan sistem client server dimana database mysql server menyediakan informasiinformasi obyek wisata device android client melakukan permintaan mengakses data berdasarkan implementasi dilakukan dapat disimpulkan aplikasi berjalan baik dapat memberikan informasi akurat
Abstrak (Stemmed): pariwisata salah satu sektor penting maju daerah banyak orang upaya maju pariwisata daerah upaya maju pariwisata sebut manfaat maju teknologi salah satu manfaat teknologi augmented reality ar sensorsensor ada device android global positioning system gps kompas akselerometer teknologi augmented reality ar guna visualisasi obyek wisata bentuk marker ikon wisata bantu kamera device sensor global positioning system gps guna tahu posisi guna sistem dapat tampil obyek wisata dekat guna marker ikon wisata sensor kompas guna tunjuk arah nanti sistem dapat muncul marker ikon wisata ada arah tentu akselerometer guna stabil posisi marker ikon wisata tetap ada depan guna meski orientasi device berubahubah teliti tuju hasil simulasi aplikasi tunjang mudah guna dapat detail informasiinformasi dapat guna jika guna unjung lokasi manfaat teknologi augmented reality ar sensorsensor ada device android aplikasi rancang guna sistem client server mana database mysql server sedia informasiinformasi obyek wisata device android client laku minta akses data dasar implementasi laku dapat simpul aplikasi jalan baik dapat beri informasi akurat
Abstrak (Corrected): pariwisata salad sat sector panting maj sarah banyan orang pay maj pariwisata sarah pay maj pariwisata debut manat maj teknologi salad sat manat teknologi augmented reality ar sensorsensor ada device android global positioning system gas compass accelerometer teknologi augmented reality ar gun visualisasi obey vista bent marker ikon vista bantu camera device sensor global positioning system gas gun tau polish gun sister apart tamil obey vista dead gun marker ikon vista sensor compass gun tuneup arab anti sister apart munch marker ikon vista ada arab tent accelerometer gun stabile polish marker ikon vista team ada dean gun mess oriental device berubahubah elite juju hail simulate aplikasi tuning judah gun apart detail informasiinformasi apart gun pika gun unsung loki manat teknologi augmented reality ar sensorsensor ada device android aplikasi dancing gun sister client server mana database myself server media informasiinformasi obey vista device android client lake mint asses data dakar implements lake apart simple aplikasi alan back apart bert informant aura
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 11, 'wisata': 7, 'dapat': 6, 'device': 5, 'maju': 4, 'teknologi': 4, 'ada': 4, 'marker': 4, 'ikon': 4, 'pariwisata': 3, 'manfaat': 3, 'augmented': 3, 'reality': 3, 'ar': 3, 'android': 3, 'obyek': 3, 'sistem': 3, 'aplikasi': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'daerah': 2, 'upaya': 2, 'sensorsensor': 2, 'global': 2, 'positioning': 2, 'system': 2, 'gps': 2, 'kompas': 2, 'akselerometer': 2, 'sensor': 2, 'posisi': 2, 'arah': 2, 'informasiinformasi': 2, 'client': 2, 'server': 2, 'laku': 2, 'sektor': 1, 'penting': 1, 'banyak': 1, 'orang': 1, 'sebut': 1, 'visualisasi': 1, 'bentuk': 1, 'bantu': 1, 'kamera': 1, 'tahu': 1, 'tampil': 1, 'dekat': 1, 'tunjuk': 1, 'nanti': 1, 'muncul': 1, 'tentu': 1, 'stabil': 1, 'tetap': 1, 'depan': 1, 'meski': 1, 'orientasi': 1, 'berubahubah': 1, 'teliti': 1, 'tuju': 1, 'hasil': 1, 'simulasi': 1, 'tunjang': 1, 'mudah': 1, 'detail': 1, 'jika': 1, 'unjung': 1, 'lokasi': 1, 'rancang': 1, 'mana': 1, 'database': 1, 'mysql': 1, 'sedia': 1, 'minta': 1, 'akses': 1, 'data': 1, 'dasar': 1, 'implementasi': 1, 'simpul': 1, 'jalan': 1, 'baik': 1, 'beri': 1, 'informasi': 1, 'akurat': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'to': 13, 'tourism': 10, 'is': 10, 'and': 8, 'of': 6, 'a': 6, 'that': 6, 'device': 5, 'system': 5, 'marker': 5, 's': 5, 'in': 4, 'using': 4, 'used': 4, 'icon': 4, 'get': 3, 'augmented': 3, 'reality': 3, 'ar': 3, 'on': 3, 'android': 3, 'object': 3, 'as': 3, 'user': 3, 'application': 3, 'information': 3, 'one': 2, 'promote': 2, 'region': 2, 'from': 2, 'by': 2, 'existing': 2, 'sensors': 2, 'global': 2, 'positioning': 2, 'gps': 2, 'compass': 2, 'accelerometer': 2, 'sensor': 2, 'position': 2, 'will': 2, 'show': 2, 'direction': 2, 'be': 2, 'this': 2, 'client': 2, 'server': 2, 'can': 2, 'important': 1, 'sectors': 1, 'therefore': 1, 'many': 1, 'people': 1, 'are': 1, 'working': 1, 'effort': 1, 'their': 1, 'way': 1, 'efforts': 1, 'advances': 1, 'technology': 1, 'them': 1, 'visualize': 1, 'camera': 1, 'determine': 1, 'users': 1, 'then': 1, 'displays': 1, 'nearest': 1, 'through': 1, 'able': 1, 'certain': 1, 'stabilize': 1, 'order': 1, 'remain': 1, 'front': 1, 'sight': 1, 'although': 1, 'orientation': 1, 'changes': 1, 'research': 1, 'aims': 1, 'generate': 1, 'simulation': 1, 'support': 1, 'facilitate': 1, 'detailed': 1, 'only': 1, 'obtained': 1, 'if': 1, 'visits': 1, 'utilizing': 1, 'designed': 1, 'where': 1, 'mysql': 1, 'database': 1, 'provides': 1, 'requests': 1, 'access': 1, 'data': 1, 'based': 1, 'implementation': 1, 'concluded': 1, 'runs': 1, 'well': 1, 'give': 1, 'an': 1, 'accurate': 1})
-------------------------------------------
--- Data #894 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Mochahmad Dannish Koosrivanto
Judul: Interaksi MArkerless Augmented Reality Sebagai Media Buku Menu pada SONNEN Cafe Berbasis OS Android
Pembimbing 1: Arik Kurniawati, S.Kom., M.T.
Pembimbing 2: Ari Kusumaningsih, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Dalam perkembangannya semakin banyak café menggunakan media 2D sebagai media promosi dan tampilan produk dalam penggunaan buku menu. Augmented reality (AR) yang merupakan konsep penggabungan antara obyek virtual 2D atau 3D pada dunia maya ke dunia nyata, penerapan Augmented reality dalam buku menu juga akan membuat promosi produk lebih menarik dan menjadi hal baru di bidang advertising. Dengan menggunakan metode markerless pada aplikasi Augmented reality akan membuat aplikasi lebih bervariasi.
Untuk mengembangkan Augmented reality banyak sekali library pendukung yang dapat di gunakan. Vuforia SDK adalah salah satunya. Dimana Vuforia SDK merupakan library pendukung Augmented reality yang dapat berintegrasi dengan Unity
Berdasarkan sistem AR pada Virtual menu’s Sonnen Cafe, obyek animasi dapat berinteraksi dan menimbulkan animasi gerak, perubahan texture serta audio dengan uji lapangan responden memilih 80% aplikasi dapat di terapkan pada Sonnen café, Dengan tingkat waktu proses rendering obyek aplikasi terbaik berkisar 2,31 detik pada uji device Android yang di terapkan pada sistem secara Augmented reality.
Abstrak (Clean): dalam perkembangannya semakin banyak café menggunakan media d sebagai media promosi dan tampilan produk dalam penggunaan buku menu augmented reality ar yang merupakan konsep penggabungan antara obyek virtual d atau d pada dunia maya ke dunia nyata penerapan augmented reality dalam buku menu juga akan membuat promosi produk lebih menarik dan menjadi hal baru di bidang advertising dengan menggunakan metode markerless pada aplikasi augmented reality akan membuat aplikasi lebih bervariasi untuk mengembangkan augmented reality banyak sekali library pendukung yang dapat di gunakan vuforia sdk adalah salah satunya dimana vuforia sdk merupakan library pendukung augmented reality yang dapat berintegrasi dengan unity berdasarkan sistem ar pada virtual menu’s sonnen cafe obyek animasi dapat berinteraksi dan menimbulkan animasi gerak perubahan texture serta audio dengan uji lapangan responden memilih aplikasi dapat di terapkan pada sonnen café dengan tingkat waktu proses rendering obyek aplikasi terbaik berkisar detik pada uji device android yang di terapkan pada sistem secara augmented reality
Abstrak (Stopwords Removed): perkembangannya semakin banyak café menggunakan media d media promosi tampilan produk penggunaan buku menu augmented reality ar konsep penggabungan antara obyek virtual d d dunia maya dunia nyata penerapan augmented reality buku menu membuat promosi produk lebih menarik menjadi baru bidang advertising menggunakan metode markerless aplikasi augmented reality membuat aplikasi lebih bervariasi mengembangkan augmented reality banyak sekali library pendukung dapat gunakan vuforia sdk salah satunya dimana vuforia sdk library pendukung augmented reality dapat berintegrasi unity berdasarkan sistem ar virtual menu’s sonnen cafe obyek animasi dapat berinteraksi menimbulkan animasi gerak perubahan texture audio uji lapangan responden memilih aplikasi dapat terapkan sonnen café tingkat waktu proses rendering obyek aplikasi terbaik berkisar detik uji device android terapkan sistem secara augmented reality
Abstrak (Stemmed): kembang makin banyak caf guna media d media promosi tampil produk guna buku menu augmented reality ar konsep gabung antara obyek virtual d d dunia maya dunia nyata terap augmented reality buku menu buat promosi produk lebih tarik jadi baru bidang advertising guna metode markerless aplikasi augmented reality buat aplikasi lebih variasi kembang augmented reality banyak sekali library dukung dapat guna vuforia sdk salah satu mana vuforia sdk library dukung augmented reality dapat integrasi unity dasar sistem ar virtual menu s sonnen cafe obyek animasi dapat interaksi timbul animasi gerak ubah texture audio uji lapang responden pilih aplikasi dapat terap sonnen caf tingkat waktu proses rendering obyek aplikasi baik kisar detik uji device android terap sistem cara augmented reality
Abstrak (Corrected): embank making banyan can gun media d media promos tamil proud gun baku menu augmented reality ar onset gang angara obey virtual d d dulia maya dulia nyala trap augmented reality baku menu but promos proud leash tajik jade bar biding advertising gun metope mannerless aplikasi augmented reality but aplikasi leash varies embank augmented reality banyan seal library during apart gun vitoria do salad sat mana vitoria do library during augmented reality apart integral unity dakar sister ar virtual menu s sonnet came obey animas apart interaksi timbal animas gera bah texture audio uni laying responded pilch aplikasi apart trap sonnet can dingbat want proves rendering obey aplikasi back isar devil uni device android trap sister cara augmented reality
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'augmented': 6, 'reality': 6, 'guna': 4, 'aplikasi': 4, 'dapat': 4, 'd': 3, 'menu': 3, 'obyek': 3, 'terap': 3, 'kembang': 2, 'banyak': 2, 'caf': 2, 'media': 2, 'promosi': 2, 'produk': 2, 'buku': 2, 'ar': 2, 'virtual': 2, 'dunia': 2, 'buat': 2, 'lebih': 2, 'library': 2, 'dukung': 2, 'vuforia': 2, 'sdk': 2, 'sistem': 2, 'sonnen': 2, 'animasi': 2, 'uji': 2, 'makin': 1, 'tampil': 1, 'konsep': 1, 'gabung': 1, 'antara': 1, 'maya': 1, 'nyata': 1, 'tarik': 1, 'jadi': 1, 'baru': 1, 'bidang': 1, 'advertising': 1, 'metode': 1, 'markerless': 1, 'variasi': 1, 'sekali': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'mana': 1, 'integrasi': 1, 'unity': 1, 'dasar': 1, 's': 1, 'cafe': 1, 'interaksi': 1, 'timbul': 1, 'gerak': 1, 'ubah': 1, 'texture': 1, 'audio': 1, 'lapang': 1, 'responden': 1, 'pilih': 1, 'tingkat': 1, 'waktu': 1, 'proses': 1, 'rendering': 1, 'baik': 1, 'kisar': 1, 'detik': 1, 'device': 1, 'android': 1, 'cara': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'of': 7, 'augmented': 5, 'reality': 5, 'to': 5, 'and': 4, 'is': 4, 'a': 4, 'd': 3, 'menu': 3, 'virtual': 3, 'can': 3, 'caf': 2, 's': 2, 'using': 2, 'media': 2, 'as': 2, 'product': 2, 'ar': 2, 'objects': 2, 'in': 2, 'world': 2, 'will': 2, 'make': 2, 'more': 2, 'field': 2, 'application': 2, 'be': 2, 'vuforia': 2, 'sdk': 2, 'with': 2, 'system': 2, 'on': 2, 'sonnen': 2, 'test': 2, 'today': 1, 'many': 1, 'campaigns': 1, 'use': 1, 'display': 1, 'which': 1, 'concept': 1, 'merger': 1, 'between': 1, 'or': 1, 'real': 1, 'could': 1, 'implement': 1, 'book': 1, 'also': 1, 'attractive': 1, 'promotions': 1, 'novelty': 1, 'advertising': 1, 'by': 1, 'method': 1, 'markerless': 1, 'applications': 1, 'varied': 1, 'develop': 1, 'lot': 1, 'support': 1, 'libraries': 1, 'that': 1, 'used': 1, 'one': 1, 'them': 1, 'where': 1, 'library': 1, 'supporting': 1, 'integrate': 1, 'unity': 1, 'based': 1, 'cafe': 1, 'animated': 1, 'interact': 1, 'cause': 1, 'motion': 1, 'animation': 1, 'texture': 1, 'changes': 1, 'audio': 1, 'respondents': 1, 'choosing': 1, 'an': 1, 'implemented': 1, 'object': 1, 'level': 1, 'rendering': 1, 'processing': 1, 'time': 1, 'ranges': 1, 'from': 1, 'second': 1, 'best': 1, 'apps': 1, 'android': 1, 'devices': 1, 'applied': 1})
-------------------------------------------
--- Data #895 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Masdian
Judul: IMPLEMENTASI DAN ANALISA HIDS (HOST BASED INTRUSION DETECTION SYSTEM) DENGAN SNORT UNTUK MENCEGAH DDOS (DISTRIBUTED DENIAL OF SERVICE)
Pembimbing 1: Dwi Kuswanto, S.Pd.,M.T.
Pembimbing 2: Iwan Santosa, S.T, M.T.
Abstrak (Raw): HIDS (Host based Intrusion Detection System) adalah salah satu jenis IDS (Intrusion Detection System) yang berjalan pada host yang berdiri sendiri atau perlengkapan dalam sebuah jaringan. Sebuah HIDS melakukan pengawasan terhadap paket-paket yang berasal dari dalam maupun dari luar hanya pada satu alat saja dan kemudian memberi peringatan kepada user atau administrator sistem jaringan akan adanya kegiatan-kegiatan yang mencurigakan yang terdeteksi oleh HIDS. DDOS menggunakan banyak host penyerang, untuk menyerang satu host target. Perbedaan dengan serangan DOS biasa, apabila serangan DOS bersifat "satu lawan satu", maka untuk DDOS ini menjadi "satu lawan Banyak", sehingga pertahanan host target akan lebih mudah dijebol dan dibanjiri traffic sehingga membuat server host menjadi down dan tidak bisa diakses penggunanya. Dengan HIDS, administrator jaringan akan semakin mudah mencegah serangan DDOS. Pada functionality HIDS mampu mendeteksi beberapa variasi serangan yaitu ICMP flood, TCP flood, dan UDP flood. Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan rules snort dapat dibuat dengan melakukan perbandingan antara data dari client dan data dari penyerang. Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan terjadi kenaikan response time atau lambatnya response time ketika paket data yang dikirim lebih kecil. Ini disebabkan rules snort harus menganalisa paket data yang masuk dalam jangka waktu tertentu agar tidak terjadi false alarm.
Abstrak (Clean): hids host based intrusion detection system adalah salah satu jenis ids intrusion detection system yang berjalan pada host yang berdiri sendiri atau perlengkapan dalam sebuah jaringan sebuah hids melakukan pengawasan terhadap paketpaket yang berasal dari dalam maupun dari luar hanya pada satu alat saja dan kemudian memberi peringatan kepada user atau administrator sistem jaringan akan adanya kegiatankegiatan yang mencurigakan yang terdeteksi oleh hids ddos menggunakan banyak host penyerang untuk menyerang satu host target perbedaan dengan serangan dos biasa apabila serangan dos bersifat satu lawan satu maka untuk ddos ini menjadi satu lawan banyak sehingga pertahanan host target akan lebih mudah dijebol dan dibanjiri traffic sehingga membuat server host menjadi down dan tidak bisa diakses penggunanya dengan hids administrator jaringan akan semakin mudah mencegah serangan ddos pada functionality hids mampu mendeteksi beberapa variasi serangan yaitu icmp flood tcp flood dan udp flood berdasarkan percobaan yang telah dilakukan rules snort dapat dibuat dengan melakukan perbandingan antara data dari client dan data dari penyerang berdasarkan percobaan yang telah dilakukan terjadi kenaikan response time atau lambatnya response time ketika paket data yang dikirim lebih kecil ini disebabkan rules snort harus menganalisa paket data yang masuk dalam jangka waktu tertentu agar tidak terjadi false alarm
Abstrak (Stopwords Removed): hids host based intrusion detection system salah satu jenis ids intrusion detection system berjalan host berdiri sendiri perlengkapan jaringan hids melakukan pengawasan paketpaket berasal maupun luar satu alat memberi peringatan kepada user administrator sistem jaringan adanya kegiatankegiatan mencurigakan terdeteksi hids ddos menggunakan banyak host penyerang menyerang satu host target perbedaan serangan dos biasa apabila serangan dos bersifat satu lawan satu ddos menjadi satu lawan banyak pertahanan host target lebih mudah dijebol dibanjiri traffic membuat server host menjadi down diakses penggunanya hids administrator jaringan semakin mudah mencegah serangan ddos functionality hids mampu mendeteksi beberapa variasi serangan icmp flood tcp flood udp flood berdasarkan percobaan dilakukan rules snort dapat dibuat melakukan perbandingan antara data client data penyerang berdasarkan percobaan dilakukan terjadi kenaikan response time lambatnya response time ketika paket data dikirim lebih kecil disebabkan rules snort harus menganalisa paket data masuk jangka waktu tertentu terjadi false alarm
Abstrak (Stemmed): hids host based intrusion detection system salah satu jenis ids intrusion detection system jalan host diri sendiri lengkap jaring hids laku awas paketpaket asal maupun luar satu alat beri ingat kepada user administrator sistem jaring ada kegiatankegiatan curiga deteksi hids ddos guna banyak host serang serang satu host target beda serang dos biasa apabila serang dos sifat satu lawan satu ddos jadi satu lawan banyak tahan host target lebih mudah jebol banjir traffic buat server host jadi down akses guna hids administrator jaring makin mudah cegah serang ddos functionality hids mampu deteksi beberapa variasi serang icmp flood tcp flood udp flood dasar coba laku rules snort dapat buat laku banding antara data client data serang dasar coba laku jadi naik response time lambat response time ketika paket data kirim lebih kecil sebab rules snort harus menganalisa paket data masuk jangka waktu tentu jadi false alarm
Abstrak (Corrected): his host based intrusion detection system salad sat penis ids intrusion detection system alan host dirt sending lengkap caring his lake was paketpaket anal maun liar sat flat bert ingot keypad user administrator sister caring ada kegiatankegiatan curia detest his dos gun banyan host sprang sprang sat host target bed sprang dos bias arabia sprang dos sift sat lawn sat dos jade sat lawn banyan than host target leash judah jebel banner traffic but server host jade down asses gun his administrator caring making judah yeah sprang dos functionality his camp detest beberapa varies sprang imp flood top flood up flood dakar coma lake rules snort apart but lake banding angara data client data sprang dakar coma lake jade nail response time lambast response time retina packet data kirin leash cecil kebab rules snort harms menganalisa packet data mask bangka want tent jade false alarm
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'serang': 7, 'host': 6, 'satu': 6, 'hids': 5, 'laku': 4, 'jadi': 4, 'data': 4, 'jaring': 3, 'ddos': 3, 'flood': 3, 'intrusion': 2, 'detection': 2, 'system': 2, 'administrator': 2, 'deteksi': 2, 'guna': 2, 'banyak': 2, 'target': 2, 'dos': 2, 'lawan': 2, 'lebih': 2, 'mudah': 2, 'buat': 2, 'dasar': 2, 'coba': 2, 'rules': 2, 'snort': 2, 'response': 2, 'time': 2, 'paket': 2, 'based': 1, 'salah': 1, 'jenis': 1, 'ids': 1, 'jalan': 1, 'diri': 1, 'sendiri': 1, 'lengkap': 1, 'awas': 1, 'paketpaket': 1, 'asal': 1, 'maupun': 1, 'luar': 1, 'alat': 1, 'beri': 1, 'ingat': 1, 'kepada': 1, 'user': 1, 'sistem': 1, 'ada': 1, 'kegiatankegiatan': 1, 'curiga': 1, 'beda': 1, 'biasa': 1, 'apabila': 1, 'sifat': 1, 'tahan': 1, 'jebol': 1, 'banjir': 1, 'traffic': 1, 'server': 1, 'down': 1, 'akses': 1, 'makin': 1, 'cegah': 1, 'functionality': 1, 'mampu': 1, 'beberapa': 1, 'variasi': 1, 'icmp': 1, 'tcp': 1, 'udp': 1, 'dapat': 1, 'banding': 1, 'antara': 1, 'client': 1, 'naik': 1, 'lambat': 1, 'ketika': 1, 'kirim': 1, 'kecil': 1, 'sebab': 1, 'harus': 1, 'menganalisa': 1, 'masuk': 1, 'jangka': 1, 'waktu': 1, 'tentu': 1, 'false': 1, 'alarm': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'a': 8, 'to': 7, 'and': 6, 'hids': 5, 'host': 5, 'of': 5, 'on': 5, 'in': 5, 'that': 5, 'be': 5, 'one': 4, 'from': 4, 'attack': 4, 'data': 4, 'based': 3, 'system': 3, 'is': 3, 'or': 3, 'network': 3, 'packets': 3, 'ddos': 3, 'with': 3, 'flood': 3, 'intrusion': 2, 'detection': 2, 'then': 2, 'are': 2, 'by': 2, 'many': 2, 'target': 2, 'dos': 2, 'will': 2, 'experiments': 2, 'have': 2, 'been': 2, 'conducted': 2, 'snort': 2, 'rules': 2, 'response': 2, 'time': 2, 'kind': 1, 'ids': 1, 'running': 1, 'standalone': 1, 'equipment': 1, 'monitors': 1, 'come': 1, 'within': 1, 'outside': 1, 'only': 1, 'device': 1, 'warn': 1, 'user': 1, 'administrator': 1, 'existence': 1, 'suspicious': 1, 'activities': 1, 'detected': 1, 'attacker': 1, 'uses': 1, 'hosts': 1, 'difference': 1, 'usual': 1, 'if': 1, 'oneto': 1, 'so': 1, 'defenses': 1, 'more': 1, 'easily': 1, 'hacked': 1, 'flooded': 1, 'traffic': 1, 'make': 1, 'server': 1, 'down': 1, 'inaccessible': 1, 'users': 1, 'administrators': 1, 'easier': 1, 'prevent': 1, 'attacks': 1, 'functionality': 1, 'capable': 1, 'detecting': 1, 'multiple': 1, 'variations': 1, 'icmp': 1, 'tcp': 1, 'udp': 1, 'can': 1, 'created': 1, 'making': 1, 'comparison': 1, 'between': 1, 'client': 1, 'attackers': 1, 'an': 1, 'increase': 1, 'slow': 1, 'when': 1, 'sent': 1, 'smaller': 1, 'this': 1, 'due': 1, 'should': 1, 'analyze': 1, 'incoming': 1, 'certain': 1, 'period': 1, 'order': 1, 'avoid': 1, 'false': 1, 'alarms': 1})
-------------------------------------------
--- Data #896 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Veki Nurkholis
Judul: KLASIFIKASI DOKUMEN MENGGUNAKAN METODE EXPECTATION MAXIMIZATION
Pembimbing 1: Mula'ab S.Si., M.Kom
Pembimbing 2: Fika hastarita Rachman S.T., M.Eng
Abstrak (Raw): Banyaknya informasi dan dokumen yang ada mendorong manusia untuk mencari bagaimana untuk mendapatkan informasi dan dokumen yang diinginkan dalam waktu yang singkat. Klasifikasi dokumen tugas akhir dapat membantu program studi Teknik Informatika dalam proses pencarian sebuah dokumen dengan cepat dan tepat. Klasifikasi dokumen tugas akhir mengelompokkan dokumen yang sesuai dengan bidang minat masing-masing di dalam jurusan Teknik Informatika Universitas Trunojoyo Madura diantaranya adalah bidang minat sistem informasi dan rekayasa perangkat lunak , multimedia , sistem terdistribusi, komputasi dan kecerdasan buatan dengan menggunakan PCA (Principle Component Analisis) sebagai pereduksi dimensi dokumen proposal seminar tugas akhir, dimana PCA ini akan mengestraksi fitur dari dokumen sehingga hanya mengambil ciri penting dari dokumen untuk diklasifikasikan menggunakan metode Expectation Maximization, dimana metode Expectation Maximization merupakan salah satu metode dalam pengklasifikasian. Pengujian akan memakai 30 dokumen proposal seminar tugas akhir yang dibagi menjadi dua bagian yaitu dokumen training dan dokumen testing. yaitu 17 dokumen untuk data training dan 13 dokumen untuk dokumen test. Pengujian klasifikasi dengan Expectation Maximization menghasilkan nilai rata-rata untuk precision sebesar 0,81 dan recall sebesar 0,87 yang memiliki tingkat akurasi sebesar 85% dan tingkat error rate sebesar 15%.
Kata Kunci : Klasifikasi, PCA, Expectation maximization.
Abstrak (Clean): banyaknya informasi dan dokumen yang ada mendorong manusia untuk mencari bagaimana untuk mendapatkan informasi dan dokumen yang diinginkan dalam waktu yang singkat klasifikasi dokumen tugas akhir dapat membantu program studi teknik informatika dalam proses pencarian sebuah dokumen dengan cepat dan tepat klasifikasi dokumen tugas akhir mengelompokkan dokumen yang sesuai dengan bidang minat masingmasing di dalam jurusan teknik informatika universitas trunojoyo madura diantaranya adalah bidang minat sistem informasi dan rekayasa perangkat lunak multimedia sistem terdistribusi komputasi dan kecerdasan buatan dengan menggunakan pca principle component analisis sebagai pereduksi dimensi dokumen proposal seminar tugas akhir dimana pca ini akan mengestraksi fitur dari dokumen sehingga hanya mengambil ciri penting dari dokumen untuk diklasifikasikan menggunakan metode expectation maximization dimana metode expectation maximization merupakan salah satu metode dalam pengklasifikasian pengujian akan memakai dokumen proposal seminar tugas akhir yang dibagi menjadi dua bagian yaitu dokumen training dan dokumen testing yaitu dokumen untuk data training dan dokumen untuk dokumen test pengujian klasifikasi dengan expectation maximization menghasilkan nilai ratarata untuk precision sebesar dan recall sebesar yang memiliki tingkat akurasi sebesar dan tingkat error rate sebesar kata kunci klasifikasi pca expectation maximization
Abstrak (Stopwords Removed): banyaknya informasi dokumen ada mendorong manusia mencari bagaimana mendapatkan informasi dokumen diinginkan waktu singkat klasifikasi dokumen tugas akhir dapat membantu program studi teknik informatika proses pencarian dokumen cepat tepat klasifikasi dokumen tugas akhir mengelompokkan dokumen sesuai bidang minat masingmasing jurusan teknik informatika universitas trunojoyo madura diantaranya bidang minat sistem informasi rekayasa perangkat lunak multimedia sistem terdistribusi komputasi kecerdasan buatan menggunakan pca principle component analisis pereduksi dimensi dokumen proposal seminar tugas akhir dimana pca mengestraksi fitur dokumen mengambil ciri penting dokumen diklasifikasikan menggunakan metode expectation maximization dimana metode expectation maximization salah satu metode pengklasifikasian pengujian memakai dokumen proposal seminar tugas akhir dibagi menjadi dua bagian dokumen training dokumen testing dokumen data training dokumen dokumen test pengujian klasifikasi expectation maximization menghasilkan nilai ratarata precision sebesar recall sebesar memiliki tingkat akurasi sebesar tingkat error rate sebesar kata kunci klasifikasi pca expectation maximization
Abstrak (Stemmed): banyak informasi dokumen ada dorong manusia cari bagaimana dapat informasi dokumen ingin waktu singkat klasifikasi dokumen tugas akhir dapat bantu program studi teknik informatika proses cari dokumen cepat tepat klasifikasi dokumen tugas akhir kelompok dokumen sesuai bidang minat masingmasing jurus teknik informatika universitas trunojoyo madura antara bidang minat sistem informasi rekayasa perangkat lunak multimedia sistem distribusi komputasi cerdas buat guna pca principle component analisis reduksi dimensi dokumen proposal seminar tugas akhir mana pca mengestraksi fitur dokumen ambil ciri penting dokumen klasifikasi guna metode expectation maximization mana metode expectation maximization salah satu metode klasifikasi uji pakai dokumen proposal seminar tugas akhir bagi jadi dua bagi dokumen training dokumen testing dokumen data training dokumen dokumen test uji klasifikasi expectation maximization hasil nilai ratarata precision besar recall besar milik tingkat akurasi besar tingkat error rate besar kata kunci klasifikasi pca expectation maximization
Abstrak (Corrected): banyan informant document ada doing amnesia care bagaimana apart informant document begin want dingbat klasifikasi document tugs air apart bantu program study tennis information proves care document eat teat klasifikasi document tugs air kelompok document sexual biding mint masingmasing gurus tennis information university trunojoyo madura angara biding mint sister informant rekayasa perangkat lunar multimedia sister distribute komputasi cards but gun pa principle component analysis reduksi dimension document proposal seminar tugs air mana pa mengestraksi four document ambit cirri panting document klasifikasi gun metope expectation maximization mana metope expectation maximization salad sat metope klasifikasi uni sakai document proposal seminar tugs air bag jade due bag document training document testing document data training document document test uni klasifikasi expectation maximization hail nilgai ratarata precision bear recall bear milk dingbat auras bear dingbat error rate bear data bunch klasifikasi pa expectation maximization
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'dokumen': 15, 'klasifikasi': 6, 'tugas': 4, 'akhir': 4, 'expectation': 4, 'maximization': 4, 'besar': 4, 'informasi': 3, 'pca': 3, 'metode': 3, 'cari': 2, 'dapat': 2, 'teknik': 2, 'informatika': 2, 'bidang': 2, 'minat': 2, 'sistem': 2, 'guna': 2, 'proposal': 2, 'seminar': 2, 'mana': 2, 'uji': 2, 'bagi': 2, 'training': 2, 'tingkat': 2, 'banyak': 1, 'ada': 1, 'dorong': 1, 'manusia': 1, 'bagaimana': 1, 'ingin': 1, 'waktu': 1, 'singkat': 1, 'bantu': 1, 'program': 1, 'studi': 1, 'proses': 1, 'cepat': 1, 'tepat': 1, 'kelompok': 1, 'sesuai': 1, 'masingmasing': 1, 'jurus': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'antara': 1, 'rekayasa': 1, 'perangkat': 1, 'lunak': 1, 'multimedia': 1, 'distribusi': 1, 'komputasi': 1, 'cerdas': 1, 'buat': 1, 'principle': 1, 'component': 1, 'analisis': 1, 'reduksi': 1, 'dimensi': 1, 'mengestraksi': 1, 'fitur': 1, 'ambil': 1, 'ciri': 1, 'penting': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'pakai': 1, 'jadi': 1, 'dua': 1, 'testing': 1, 'data': 1, 'test': 1, 'hasil': 1, 'nilai': 1, 'ratarata': 1, 'precision': 1, 'recall': 1, 'milik': 1, 'akurasi': 1, 'error': 1, 'rate': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 14, 'the': 11, 'documents': 10, 'and': 9, 'document': 6, 'information': 5, 'to': 5, 'classification': 5, 'for': 4, 'final': 4, 'project': 4, 'expectation': 4, 'maximization': 4, 'a': 3, 'engineering': 3, 'pca': 3, 'which': 3, 'an': 3, 'method': 3, 'testing': 3, 'in': 2, 'areas': 2, 'interest': 2, 'systems': 2, 'using': 2, 'mars': 2, 'proposal': 2, 'will': 2, 'is': 2, 'namely': 2, 'training': 2, 'rate': 2, 'amount': 1, 'encourage': 1, 'people': 1, 'look': 1, 'how': 1, 'get': 1, 'desired': 1, 'short': 1, 'time': 1, 'can': 1, 'help': 1, 'study': 1, 'program': 1, 'process': 1, 'finding': 1, 'quickly': 1, 'accurately': 1, 'classify': 1, 'according': 1, 'their': 1, 'respective': 1, 'within': 1, 'department': 1, 'university': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'include': 1, 'software': 1, 'multimedia': 1, 'distributed': 1, 'computing': 1, 'artificial': 1, 'intelligence': 1, 'principle': 1, 'component': 1, 'analysis': 1, 'as': 1, 'reducing': 1, 'dimensions': 1, 'extract': 1, 'features': 1, 'so': 1, 'that': 1, 'only': 1, 'take': 1, 'important': 1, 'feature': 1, 'be': 1, 'classified': 1, 'where': 1, 'one': 1, 'wear': 1, 'divided': 1, 'into': 1, 'two': 1, 'parts': 1, 'tests': 1, 'with': 1, 'yield': 1, 'average': 1, 'value': 1, 'precision': 1, 'recall': 1, 'has': 1, 'accuracy': 1, 'error': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #897 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Rusmiati
Judul: PENGENALAN KARAKTER PLAT NOMOR SEPEDA MOTOR MENGGUNAKAN METODE CONNECTED COMPONENT ANALYSIS DAN EUCLIDEAN DISTANCE
Pembimbing 1: Rima Tri Wahyuningrum,S.T,M.T.
Pembimbing 2: Bain Khusnul Khotimah S.T, M.Kom
Abstrak (Raw): Dalam suatu area parkir sebuah gedung instansi atau pertokoan, selalu ditemukan petugas pintu masuk parkir yang bertugas mencatat plat nomor kendaraan pada karcis yang berfungsi sebagai karcis masuk yang biasanya dilakukan secara manual (dilihat dan dicatat), sehingga rentan kesalahan. Maka diperlukan adanya suatu sistem pencatat plat nomor kendaraan secara otomatis, sehingga memudahkan dan membantu meningkatkan kecepatan dalam mencatat plat nomor kendaraan di area parkir supaya lebih efektif dan efisien. Pada penelitian ini dibuat sistem pengenalan karakter plat nomor kendaraan. Pada proses awal dilakukan segmentasi menggunakan metode Connected Component Analysis, setelah itu dilakukan pengenalan menggunakan Euclidean Distance untuk mengukur kemiripan antara data pelatihan (training) dan data ujicoba (testing). Melalui proses testing citra plat nomor ini dapat diketahui. Dari ujicoba yang telah dilakukan menggunakan metode segmentasi Connected Component Analysis berhasil melakukan segmentasi huruf dan angka dengan persentase rata – rata 85.25%. sedangkan pada pengenalan metode Euclidean Distance dapat mengenali karakter dengan tingkat akurasi 58.2%
Kata kunci : Connected Component Analysis, Plat Nomor, Pengenalan Karakter, Euclidean Distance.
Abstrak (Clean): dalam suatu area parkir sebuah gedung instansi atau pertokoan selalu ditemukan petugas pintu masuk parkir yang bertugas mencatat plat nomor kendaraan pada karcis yang berfungsi sebagai karcis masuk yang biasanya dilakukan secara manual dilihat dan dicatat sehingga rentan kesalahan maka diperlukan adanya suatu sistem pencatat plat nomor kendaraan secara otomatis sehingga memudahkan dan membantu meningkatkan kecepatan dalam mencatat plat nomor kendaraan di area parkir supaya lebih efektif dan efisien pada penelitian ini dibuat sistem pengenalan karakter plat nomor kendaraan pada proses awal dilakukan segmentasi menggunakan metode connected component analysis setelah itu dilakukan pengenalan menggunakan euclidean distance untuk mengukur kemiripan antara data pelatihan training dan data ujicoba testing melalui proses testing citra plat nomor ini dapat diketahui dari ujicoba yang telah dilakukan menggunakan metode segmentasi connected component analysis berhasil melakukan segmentasi huruf dan angka dengan persentase rata – rata sedangkan pada pengenalan metode euclidean distance dapat mengenali karakter dengan tingkat akurasi kata kunci connected component analysis plat nomor pengenalan karakter euclidean distance
Abstrak (Stopwords Removed): area parkir gedung instansi pertokoan selalu ditemukan petugas pintu masuk parkir bertugas mencatat plat nomor kendaraan karcis berfungsi karcis masuk biasanya dilakukan secara manual dilihat dicatat rentan kesalahan diperlukan adanya sistem pencatat plat nomor kendaraan secara otomatis memudahkan membantu meningkatkan kecepatan mencatat plat nomor kendaraan area parkir supaya lebih efektif efisien penelitian dibuat sistem pengenalan karakter plat nomor kendaraan proses awal dilakukan segmentasi menggunakan metode connected component analysis dilakukan pengenalan menggunakan euclidean distance mengukur kemiripan antara data pelatihan training data ujicoba testing proses testing citra plat nomor dapat diketahui ujicoba dilakukan menggunakan metode segmentasi connected component analysis berhasil melakukan segmentasi huruf angka persentase rata – rata sedangkan pengenalan metode euclidean distance dapat mengenali karakter tingkat akurasi kata kunci connected component analysis plat nomor pengenalan karakter euclidean distance
Abstrak (Stemmed): area parkir gedung instansi toko selalu temu tugas pintu masuk parkir tugas catat plat nomor kendara karcis fungsi karcis masuk biasa laku cara manual lihat catat rentan salah perlu ada sistem catat plat nomor kendara cara otomatis mudah bantu tingkat cepat catat plat nomor kendara area parkir supaya lebih efektif efisien teliti buat sistem kenal karakter plat nomor kendara proses awal laku segmentasi guna metode connected component analysis laku kenal guna euclidean distance ukur mirip antara data latih training data ujicoba testing proses testing citra plat nomor dapat tahu ujicoba laku guna metode segmentasi connected component analysis hasil laku segmentasi huruf angka persentase rata rata sedang kenal metode euclidean distance dapat nali karakter tingkat akurasi kata kunci connected component analysis plat nomor kenal karakter euclidean distance
Abstrak (Corrected): area parker dung instant too sell temp tugs pint mask parker tugs carat play door kendra marcus fungi marcus mask bias lake cara manual that carat rental salad peru ada sister carat play door kendra cara fotomat's judah bantu dingbat eat carat play door kendra area parker papaya leash efektif elision elite but sister penal karate play door kendra proves away lake segments gun metope connected component analysis lake penal gun euclidean distance ukr mirin angara data latin training data ujicoba testing proves testing citral play door apart tau ujicoba lake gun metope segments connected component analysis hail lake segments hufuf bangka percentage rata rata sedan penal metope euclidean distance apart nail karate dingbat auras data bunch connected component analysis play door penal karate euclidean distance
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'plat': 6, 'nomor': 6, 'laku': 5, 'catat': 4, 'kendara': 4, 'kenal': 4, 'parkir': 3, 'karakter': 3, 'segmentasi': 3, 'guna': 3, 'metode': 3, 'connected': 3, 'component': 3, 'analysis': 3, 'euclidean': 3, 'distance': 3, 'area': 2, 'tugas': 2, 'masuk': 2, 'karcis': 2, 'cara': 2, 'sistem': 2, 'tingkat': 2, 'proses': 2, 'data': 2, 'ujicoba': 2, 'testing': 2, 'dapat': 2, 'rata': 2, 'gedung': 1, 'instansi': 1, 'toko': 1, 'selalu': 1, 'temu': 1, 'pintu': 1, 'fungsi': 1, 'biasa': 1, 'manual': 1, 'lihat': 1, 'rentan': 1, 'salah': 1, 'perlu': 1, 'ada': 1, 'otomatis': 1, 'mudah': 1, 'bantu': 1, 'cepat': 1, 'supaya': 1, 'lebih': 1, 'efektif': 1, 'efisien': 1, 'teliti': 1, 'buat': 1, 'awal': 1, 'ukur': 1, 'mirip': 1, 'antara': 1, 'latih': 1, 'training': 1, 'citra': 1, 'tahu': 1, 'hasil': 1, 'huruf': 1, 'angka': 1, 'persentase': 1, 'sedang': 1, 'nali': 1, 'akurasi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 8, 'a': 5, 'plate': 5, 'and': 5, 'license': 4, 'in': 3, 'parking': 3, 'to': 3, 'that': 3, 'is': 3, 'done': 3, 'character': 3, 'using': 3, 'connected': 3, 'component': 3, 'analysis': 3, 'method': 3, 'euclidean': 3, 'distance': 3, 'entrance': 2, 'record': 2, 'numbers': 2, 'so': 2, 'vehicle': 2, 'number': 2, 'system': 2, 'recognition': 2, 'process': 2, 'segmentation': 2, 'introduction': 2, 'training': 2, 'data': 2, 'testing': 2, 'can': 2, 'with': 2, 'average': 2, 'lot': 1, 'building': 1, 'or': 1, 'shopping': 1, 'institution': 1, 'always': 1, 'found': 1, 'attendant': 1, 'assigned': 1, 'on': 1, 'ticket': 1, 'serves': 1, 'as': 1, 'an': 1, 'fee': 1, 'which': 1, 'usually': 1, 'manually': 1, 'seen': 1, 'recorded': 1, 'error': 1, 'prone': 1, 'then': 1, 'needed': 1, 'recording': 1, 'automatically': 1, 'making': 1, 'it': 1, 'easier': 1, 'help': 1, 'increase': 1, 'speed': 1, 'plates': 1, 'area': 1, 'more': 1, 'effective': 1, 'efficient': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'made': 1, 'at': 1, 'beginning': 1, 'after': 1, 'measure': 1, 'similarity': 1, 'between': 1, 'experimental': 1, 'through': 1, 'image': 1, 'be': 1, 'known': 1, 'trials': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'conducted': 1, 'successfully': 1, 'segmenting': 1, 'letters': 1, 'percentages': 1, 'whereas': 1, 'identify': 1, 'accuracy': 1, 'rate': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #898 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Habiburrahman
Judul: “KLASIFIKASI PENDAPAT MASYARAKAT DUNIA MAYA TERHADAP PARTAI POLITIK DENGAN METODE
EXPECTATION MAXIMIZATION”
Pembimbing 1: Mula’ab S.Si., M.Kom
Pembimbing 2: Fika Hastarita R. S.T.,M.Eng
Abstrak (Raw): Meningkatnya teknologi informasi semakin memudahkan masyarakat dalam berkomunikasi. Termasuk di antaranya melalui media jejaring sosial. Media jejaring sosial sekaligus menjadi tempat masyarakat dalam menyampaikan pendapatnya. Adanya fasilitas web service memungkinkan dilakukannya crawling untuk mengumpulkan pendapat masyarakat yang tersebar di dunia jejaring sosial Twitter. Sementara metode Expectation Maximization mengklasifikasikan sebuah pendapat berdasarkan kelas yang sudah ditentukan, yakni positif, negatif, dan netral. Selanjutnya pendapat yang telah dikumpulkan ditampilkan dalam bentuk persebaran dalam sebuah peta digital. Persebaran pendapat-pendapat tersebut didasarkan pada daerahnya.Maka dari itu dibutuhkan sebuah aplikasi yang dapat menghimpun pendapat masyarakat, mengklasifikasikannya, kemudian menampilkannya dalam bentuk persebaran dalam peta secara realtime. Diharapkan dengan adanya aplikasi ini menjadikannya salah satu referensi dalam mengetahui persebaran pendapat masyarakat. Hasil uji coba menunjukkan bahwa data training dalam waktu yang jauh berbeda terhadap data testing memeberikan hasil yang tidak maksimal dengan nilai precision 0 %. Sementara hasil maksimal yang dicapai dengan menggunakan 40 data training masih memiliki nilai akurasi 64, 58 % untuk data training dan testing pada waktu yang sama atau berdekatan. Hal ini karena twitter bertema partai bersifat sangat dinamis setiap waktunya. Kemudian untuk hasil visualisasi pada peta hanya memperoleh satu tweet yang dapat ditampilkan karena minimnya user dalam memberikan akses garis lintang dan bujurnya.
Abstrak (Clean): meningkatnya teknologi informasi semakin memudahkan masyarakat dalam berkomunikasi termasuk di antaranya melalui media jejaring sosial media jejaring sosial sekaligus menjadi tempat masyarakat dalam menyampaikan pendapatnya adanya fasilitas web service memungkinkan dilakukannya crawling untuk mengumpulkan pendapat masyarakat yang tersebar di dunia jejaring sosial twitter sementara metode expectation maximization mengklasifikasikan sebuah pendapat berdasarkan kelas yang sudah ditentukan yakni positif negatif dan netral selanjutnya pendapat yang telah dikumpulkan ditampilkan dalam bentuk persebaran dalam sebuah peta digital persebaran pendapatpendapat tersebut didasarkan pada daerahnyamaka dari itu dibutuhkan sebuah aplikasi yang dapat menghimpun pendapat masyarakat mengklasifikasikannya kemudian menampilkannya dalam bentuk persebaran dalam peta secara realtime diharapkan dengan adanya aplikasi ini menjadikannya salah satu referensi dalam mengetahui persebaran pendapat masyarakat hasil uji coba menunjukkan bahwa data training dalam waktu yang jauh berbeda terhadap data testing memeberikan hasil yang tidak maksimal dengan nilai precision sementara hasil maksimal yang dicapai dengan menggunakan data training masih memiliki nilai akurasi untuk data training dan testing pada waktu yang sama atau berdekatan hal ini karena twitter bertema partai bersifat sangat dinamis setiap waktunya kemudian untuk hasil visualisasi pada peta hanya memperoleh satu tweet yang dapat ditampilkan karena minimnya user dalam memberikan akses garis lintang dan bujurnya
Abstrak (Stopwords Removed): meningkatnya teknologi informasi semakin memudahkan masyarakat berkomunikasi termasuk antaranya media jejaring sosial media jejaring sosial sekaligus menjadi tempat masyarakat menyampaikan pendapatnya adanya fasilitas web service memungkinkan dilakukannya crawling mengumpulkan pendapat masyarakat tersebar dunia jejaring sosial twitter sementara metode expectation maximization mengklasifikasikan pendapat berdasarkan kelas sudah ditentukan yakni positif negatif netral selanjutnya pendapat dikumpulkan ditampilkan bentuk persebaran peta digital persebaran pendapatpendapat tersebut didasarkan daerahnyamaka dibutuhkan aplikasi dapat menghimpun pendapat masyarakat mengklasifikasikannya menampilkannya bentuk persebaran peta secara realtime diharapkan adanya aplikasi menjadikannya salah satu referensi mengetahui persebaran pendapat masyarakat hasil uji coba menunjukkan data training waktu jauh berbeda data testing memeberikan hasil maksimal nilai precision sementara hasil maksimal dicapai menggunakan data training masih memiliki nilai akurasi data training testing waktu sama berdekatan twitter bertema partai bersifat sangat dinamis setiap waktunya hasil visualisasi peta memperoleh satu tweet dapat ditampilkan minimnya user memberikan akses garis lintang bujurnya
Abstrak (Stemmed): tingkat teknologi informasi makin mudah masyarakat komunikasi masuk antara media jejaring sosial media jejaring sosial sekaligus jadi tempat masyarakat sampai dapat ada fasilitas web service mungkin laku crawling kumpul dapat masyarakat sebar dunia jejaring sosial twitter sementara metode expectation maximization klasifikasi dapat dasar kelas sudah tentu yakni positif negatif netral lanjut dapat kumpul tampil bentuk sebar peta digital sebar pendapatpendapat sebut dasar daerahnyamaka butuh aplikasi dapat himpun dapat masyarakat klasifikasi tampil bentuk sebar peta cara realtime harap ada aplikasi jadi salah satu referensi tahu sebar dapat masyarakat hasil uji coba tunjuk data training waktu jauh beda data testing memeberikan hasil maksimal nilai precision sementara hasil maksimal capai guna data training masih milik nilai akurasi data training testing waktu sama dekat twitter tema partai sifat sangat dinamis tiap waktu hasil visualisasi peta oleh satu tweet dapat tampil minim user beri akses garis lintang bujur
Abstrak (Corrected): dingbat teknologi informant making judah masyarakat komunikasi mask angara media wearing social media wearing social sekaligus jade tempt masyarakat sampan apart ada basilicas web service munchkin lake crawling rumpus apart masyarakat sear dulia wearing social twitter sedentary metope expectation maximization klasifikasi apart dakar keas judah tent yank position negative neural layout apart rumpus tamil bent sear pet digital sear pendapatpendapat debut dakar daerahnyamaka butch aplikasi apart impugn apart masyarakat klasifikasi tamil bent sear pet cara mealtime harp ada aplikasi jade salad sat reference tau sear apart masyarakat hail uni coma tuneup data training want each bed data testing memeberikan hail maximal nilgai precision sedentary hail maximal capri gun data training mash milk nilgai auras data training testing want same dead twitter team partan sift sang dynamic tip want hail visualisasi pet olen sat tweet apart tamil minim user bert asses paris linsang buyer
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'dapat': 8, 'masyarakat': 5, 'sebar': 5, 'hasil': 4, 'data': 4, 'jejaring': 3, 'sosial': 3, 'tampil': 3, 'peta': 3, 'training': 3, 'waktu': 3, 'media': 2, 'jadi': 2, 'ada': 2, 'kumpul': 2, 'twitter': 2, 'sementara': 2, 'klasifikasi': 2, 'dasar': 2, 'bentuk': 2, 'aplikasi': 2, 'satu': 2, 'testing': 2, 'maksimal': 2, 'nilai': 2, 'tingkat': 1, 'teknologi': 1, 'informasi': 1, 'makin': 1, 'mudah': 1, 'komunikasi': 1, 'masuk': 1, 'antara': 1, 'sekaligus': 1, 'tempat': 1, 'sampai': 1, 'fasilitas': 1, 'web': 1, 'service': 1, 'mungkin': 1, 'laku': 1, 'crawling': 1, 'dunia': 1, 'metode': 1, 'expectation': 1, 'maximization': 1, 'kelas': 1, 'sudah': 1, 'tentu': 1, 'yakni': 1, 'positif': 1, 'negatif': 1, 'netral': 1, 'lanjut': 1, 'digital': 1, 'pendapatpendapat': 1, 'sebut': 1, 'daerahnyamaka': 1, 'butuh': 1, 'himpun': 1, 'cara': 1, 'realtime': 1, 'harap': 1, 'salah': 1, 'referensi': 1, 'tahu': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'tunjuk': 1, 'jauh': 1, 'beda': 1, 'memeberikan': 1, 'precision': 1, 'capai': 1, 'guna': 1, 'masih': 1, 'milik': 1, 'akurasi': 1, 'sama': 1, 'dekat': 1, 'tema': 1, 'partai': 1, 'sifat': 1, 'sangat': 1, 'dinamis': 1, 'tiap': 1, 'visualisasi': 1, 'oleh': 1, 'tweet': 1, 'minim': 1, 'user': 1, 'beri': 1, 'akses': 1, 'garis': 1, 'lintang': 1, 'bujur': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 12, 'in': 8, 'to': 6, 'was': 6, 'opinion': 5, 'a': 4, 'for': 4, 'and': 4, 'which': 4, 'distribution': 4, 'time': 4, 'results': 4, 'data': 4, 'social': 3, 'public': 3, 'on': 3, 'map': 3, 'training': 3, 'people': 2, 'media': 2, 'opinions': 2, 'gather': 2, 'this': 2, 'twitter': 2, 'an': 2, 'based': 2, 'had': 2, 'form': 2, 'application': 2, 'then': 2, 'it': 2, 'that': 2, 'be': 2, 'one': 2, 'testing': 2, 'were': 2, 'maximum': 2, 'value': 2, 'development': 1, 'information': 1, 'technology': 1, 'increasingly': 1, 'allows': 1, 'communicate': 1, 'including': 1, 'through': 1, 'as': 1, 'well': 1, 'is': 1, 'place': 1, 'express': 1, 'their': 1, 'web': 1, 'service': 1, 'facility': 1, 'allowed': 1, 'crawling': 1, 'spread': 1, 'across': 1, 'network': 1, 'case': 1, 'method': 1, 'expectation': 1, 'maximization': 1, 'classified': 1, 'predetermined': 1, 'classes': 1, 'namely': 1, 'positive': 1, 'negative': 1, 'neutral': 1, 'furthermore': 1, 'been': 1, 'collected': 1, 'shown': 1, 'digital': 1, 'those': 1, 'region': 1, 'therefore': 1, 'needed': 1, 'classify': 1, 'them': 1, 'display': 1, 'real': 1, 'expected': 1, 'would': 1, 'references': 1, 'knowing': 1, 'experimental': 1, 'showed': 1, 'much': 1, 'different': 1, 'gave': 1, 'out': 1, 'not': 1, 'with': 1, 'precision': 1, 'while': 1, 'achieved': 1, 'by': 1, 'using': 1, 'still': 1, 'accuracy': 1, 'at': 1, 'same': 1, 'or': 1, 'close': 1, 'together': 1, 'because': 1, 'themed': 1, 'party': 1, 'very': 1, 'dynamic': 1, 'every': 1, 'visualization': 1, 'only': 1, 'got': 1, 'tweet': 1, 'could': 1, 'displayed': 1, 'due': 1, 'lack': 1, 'user': 1, 'providing': 1, 'access': 1, 'latitude': 1, 'longitude': 1})
-------------------------------------------
--- Data #899 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: BASIR QIYAM JULIANDI
Judul: SISTEM PEROLEHAN CITRA BERBASIS ISI BERDASARKAN TEKSTUR MENGGUNAKAN METODE GABOR FILTER DAN EUCLIDEAN DISTANCE
Pembimbing 1: Dr. ARIF MUNTASA, S.Si., MT
Pembimbing 2: FITRI DAMAYANTI, S.Kom., M.kom.
Abstrak (Raw): Saat ini pencarian citra berbasis teks sudah tidak efektif lagi karena adanya penilaian subjektif dari pengguna dalam merepresentasikan suatu citra. Karena itu diperlukan suatu sistem yang dapat menangani pencarian citra menggunakan query berupa citra atau disebut Sistem Perolehan Citra berbasis Isi (SPCI) atau Content Based Image Retrieval (CBIR). Dengan hal yang seperti ini pada CBIR meskipun ada yang memodifikasi atau merubah nama filenya, tidaklah membuat image searching menjadi rancu karena hal ini tidak didasarkan atas teks atau nama dari sebuah file melainkan berdasarkan ciri baik warna, bentuk maupun tekstur.
Dalam penelitian Tugas Akhir ini menggunakan ciri tekstur sebagai proses pencarian kemiripan dari delapan kelas citra yang berbeda yaitu: bangunan, bus, dinosaurus, gajah, gunung, kuda, mawar, dan pantai sebagai objek perolehan citra berbasis isi. Sistem dibangun dengan proses utamanya yaitu ekstraksi fitur tekstur dengan menggunakan metode Gabor Filter. Sehingga dari hasil ekstraksi fitur dilakukan pengukuran kemiripan dengan feature vector citra yang sudah diekstraksi terlebih dahulu yang tersimpan dalam database dengan menggunakan metode Euclidean Distance. Citra query dan citra database yang dipergunakan sebanyak 200 citra dengan delapan kelas citra didalamnya.
Dari uji coba aplikasi menggunakan pengukuran kemiripan Euclidean Distance dengan nilai threshold=0,02 diperoleh akurasi rata-rata presisi sebesar 0.46 pada data pelatihan 190 dan data uji coba 10 dengan ukuran kernel 3x3 dan jumlah citra yang ditampilkan sebanyak 15 citra termirip dengan citra query dan pengenalan terbaik pada kelas bangunan yaitu dengan akurasi presisi 60% .
Kata Kunci: Tekstur, Sistem Perolehan Citra Berbasis Isi, Gabor Filter, Euclidean Distance.
Abstrak (Clean): saat ini pencarian citra berbasis teks sudah tidak efektif lagi karena adanya penilaian subjektif dari pengguna dalam merepresentasikan suatu citra karena itu diperlukan suatu sistem yang dapat menangani pencarian citra menggunakan query berupa citra atau disebut sistem perolehan citra berbasis isi spci atau content based image retrieval cbir dengan hal yang seperti ini pada cbir meskipun ada yang memodifikasi atau merubah nama filenya tidaklah membuat image searching menjadi rancu karena hal ini tidak didasarkan atas teks atau nama dari sebuah file melainkan berdasarkan ciri baik warna bentuk maupun tekstur dalam penelitian tugas akhir ini menggunakan ciri tekstur sebagai proses pencarian kemiripan dari delapan kelas citra yang berbeda yaitu bangunan bus dinosaurus gajah gunung kuda mawar dan pantai sebagai objek perolehan citra berbasis isi sistem dibangun dengan proses utamanya yaitu ekstraksi fitur tekstur dengan menggunakan metode gabor filter sehingga dari hasil ekstraksi fitur dilakukan pengukuran kemiripan dengan feature vector citra yang sudah diekstraksi terlebih dahulu yang tersimpan dalam database dengan menggunakan metode euclidean distance citra query dan citra database yang dipergunakan sebanyak citra dengan delapan kelas citra didalamnya dari uji coba aplikasi menggunakan pengukuran kemiripan euclidean distance dengan nilai threshold diperoleh akurasi ratarata presisi sebesar pada data pelatihan dan data uji coba dengan ukuran kernel x dan jumlah citra yang ditampilkan sebanyak citra termirip dengan citra query dan pengenalan terbaik pada kelas bangunan yaitu dengan akurasi presisi kata kunci tekstur sistem perolehan citra berbasis isi gabor filter euclidean distance
Abstrak (Stopwords Removed): pencarian citra berbasis teks sudah efektif lagi adanya penilaian subjektif pengguna merepresentasikan citra diperlukan sistem dapat menangani pencarian citra menggunakan query berupa citra disebut sistem perolehan citra berbasis isi spci content based image retrieval cbir cbir meskipun ada memodifikasi merubah nama filenya tidaklah membuat image searching menjadi rancu didasarkan atas teks nama file melainkan berdasarkan ciri baik warna bentuk maupun tekstur penelitian tugas akhir menggunakan ciri tekstur proses pencarian kemiripan delapan kelas citra berbeda bangunan bus dinosaurus gajah gunung kuda mawar pantai objek perolehan citra berbasis isi sistem dibangun proses utamanya ekstraksi fitur tekstur menggunakan metode gabor filter hasil ekstraksi fitur dilakukan pengukuran kemiripan feature vector citra sudah diekstraksi terlebih dahulu tersimpan database menggunakan metode euclidean distance citra query citra database dipergunakan sebanyak citra delapan kelas citra didalamnya uji coba aplikasi menggunakan pengukuran kemiripan euclidean distance nilai threshold diperoleh akurasi ratarata presisi sebesar data pelatihan data uji coba ukuran kernel x jumlah citra ditampilkan sebanyak citra termirip citra query pengenalan terbaik kelas bangunan akurasi presisi kata kunci tekstur sistem perolehan citra berbasis isi gabor filter euclidean distance
Abstrak (Stemmed): cari citra bas teks sudah efektif lagi ada nilai subjektif guna representasi citra perlu sistem dapat tangan cari citra guna query upa citra sebut sistem oleh citra bas isi spci content based image retrieval cbir cbir meski ada modifikasi rubah nama filenya tidak buat image searching jadi rancu dasar atas teks nama file lain dasar ciri baik warna bentuk maupun tekstur teliti tugas akhir guna ciri tekstur proses cari mirip delapan kelas citra beda bangun bus dinosaurus gajah gunung kuda mawar pantai objek oleh citra bas isi sistem bangun proses utama ekstraksi fitur tekstur guna metode gabor filter hasil ekstraksi fitur laku ukur mirip feature vector citra sudah ekstraksi lebih dahulu simpan database guna metode euclidean distance citra query citra database guna banyak citra delapan kelas citra dalam uji coba aplikasi guna ukur mirip euclidean distance nilai threshold oleh akurasi ratarata presisi besar data latih data uji coba ukur kernel x jumlah citra tampil banyak citra mirip citra query kenal baik kelas bangun akurasi presisi kata kunci tekstur sistem oleh citra bas isi gabor filter euclidean distance
Abstrak (Corrected): care citral was tens judah efektif lag ada nilgai subjectify gun represents citral peru sister apart tanga care citral gun query up citral debut sister olen citral was is spic content based image retrieval coir coir mess ada modifikasi rush nama filenya tidal but image searching jade ranch dakar alas tens nama file lain dakar cirri back wanna bent maun tester elite tugs air gun cirri tester proves care mirin deadpan keas citral bed bangui bus dinosaurs rajah gunning kudu malar pants objet olen citral was is sister bangui proves mama ekstraksi four tester gun metope labor filter hail ekstraksi four lake ukr mirin feature vector citral judah ekstraksi leash dahl simian database gun metope euclidean distance citral query citral database gun banyan citral deadpan keas citral dream uni coma aplikasi gun ukr mirin euclidean distance nilgai threshold olen auras ratarata press bear data latin data uni coma ukr kernel x mullah citral tamil banyan citral mirin citral query penal back keas bangui auras press data bunch tester sister olen citral was is labor filter euclidean distance
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'citra': 16, 'guna': 7, 'bas': 4, 'sistem': 4, 'oleh': 4, 'tekstur': 4, 'mirip': 4, 'cari': 3, 'query': 3, 'isi': 3, 'kelas': 3, 'bangun': 3, 'ekstraksi': 3, 'ukur': 3, 'euclidean': 3, 'distance': 3, 'teks': 2, 'sudah': 2, 'ada': 2, 'nilai': 2, 'image': 2, 'cbir': 2, 'nama': 2, 'dasar': 2, 'ciri': 2, 'baik': 2, 'proses': 2, 'delapan': 2, 'fitur': 2, 'metode': 2, 'gabor': 2, 'filter': 2, 'database': 2, 'banyak': 2, 'uji': 2, 'coba': 2, 'akurasi': 2, 'presisi': 2, 'data': 2, 'efektif': 1, 'lagi': 1, 'subjektif': 1, 'representasi': 1, 'perlu': 1, 'dapat': 1, 'tangan': 1, 'upa': 1, 'sebut': 1, 'spci': 1, 'content': 1, 'based': 1, 'retrieval': 1, 'meski': 1, 'modifikasi': 1, 'rubah': 1, 'filenya': 1, 'tidak': 1, 'buat': 1, 'searching': 1, 'jadi': 1, 'rancu': 1, 'atas': 1, 'file': 1, 'lain': 1, 'warna': 1, 'bentuk': 1, 'maupun': 1, 'teliti': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'beda': 1, 'bus': 1, 'dinosaurus': 1, 'gajah': 1, 'gunung': 1, 'kuda': 1, 'mawar': 1, 'pantai': 1, 'objek': 1, 'utama': 1, 'hasil': 1, 'laku': 1, 'feature': 1, 'vector': 1, 'lebih': 1, 'dahulu': 1, 'simpan': 1, 'dalam': 1, 'aplikasi': 1, 'threshold': 1, 'ratarata': 1, 'besar': 1, 'latih': 1, 'kernel': 1, 'x': 1, 'jumlah': 1, 'tampil': 1, 'kenal': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'image': 13, 'of': 9, 'with': 7, 'a': 6, 'and': 6, 'as': 6, 'using': 5, 'images': 5, 'retrieval': 4, 'in': 4, 'texture': 4, 'is': 3, 'system': 3, 'query': 3, 'or': 3, 'based': 3, 'are': 3, 'it': 3, 'feature': 3, 'euclidean': 3, 'distance': 3, 'because': 2, 'an': 2, 'that': 2, 'search': 2, 'contentbased': 2, 'content': 2, 'cbir': 2, 'this': 2, 'on': 2, 'file': 2, 'name': 2, 'not': 2, 'characteristics': 2, 'similarity': 2, 'from': 2, 'eight': 2, 'classes': 2, 'extraction': 2, 'gabor': 2, 'database': 2, 'many': 2, 'test': 2, 'accuracy': 2, 'precision': 2, 'data': 2, 'to': 2, 'currently': 1, 'textbased': 1, 'no': 1, 'longer': 1, 'effective': 1, 'subjective': 1, 'assessment': 1, 'user': 1, 'representing': 1, 'therefore': 1, 'we': 1, 'need': 1, 'can': 1, 'handle': 1, 'called': 1, 'spci': 1, 'things': 1, 'like': 1, 'although': 1, 'there': 1, 'modifying': 1, 'changing': 1, 'does': 1, 'make': 1, 'searching': 1, 'becomes': 1, 'ambiguous': 1, 'text': 1, 'but': 1, 'by': 1, 'color': 1, 'shape': 1, 'final': 1, 'study': 1, 'process': 1, 'different': 1, 'namely': 1, 'buildings': 1, 'buses': 1, 'dinosaurs': 1, 'elephants': 1, 'mountains': 1, 'horses': 1, 'roses': 1, 'beaches': 1, 'acquisition': 1, 'object': 1, 'was': 1, 'built': 1, 'main': 1, 'filters': 1, 'so': 1, 'results': 1, 'measurements': 1, 'performed': 1, 'vector': 1, 'similarities': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'extracted': 1, 'beforehand': 1, 'stored': 1, 'used': 1, 'applications': 1, 'measurement': 1, 'threshold': 1, 'value': 1, 'average': 1, 'obtained': 1, 'at': 1, 'training': 1, 'x': 1, 'kernel': 1, 'size': 1, 'number': 1, 'displayed': 1, 'most': 1, 'similar': 1, 'best': 1, 'introduction': 1, 'classroom': 1, 'building': 1, 'keywords': 1, 'filter': 1})
-------------------------------------------
--- Data #900 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Taufik Ramadhani
Judul: PERAMALAN STOK OBAT MENGGUNAKAN JST ALGORITMA BACKPROPAGATION
Pembimbing 1: Moch. Kautsar Sophan, S.Kom., M.MT
Pembimbing 2: Fika Hastarita Rachman, ST., M.Eng
Abstrak (Raw): Obat merupakan salah satu bagian penting untuk seseorang yang sakit dan yang membutuhkan perawatan. Peningkatan jumlah pasien yang tidak terduga di Rumah Sakit menyebabkan kebutuhan obat yang tidak teratur. Oleh karena itu diperlukan sistem peramalan yang mampu meramalkan pembelian obat pada periode berikutnya. Peramalan ini menggunakan metode Jaringan Syaraf Tiruan dengan algoritma Backpropagation untuk meramalkan jumlah pemesanan periode berikutnya. Data obat dihitung menggunakan ROP atau Re-order Point untuk ditentukan tingkat levelnya, apakah aman atau tidak aman dengan berdasarkan variabel yang mendukung seperti, stok terkini, safety stok dan lead time beserta data transaksi yang ada. Untuk proses perhitungan ROP nya yang mempengaruhi lebih besar atau lebih kecil dari stok obat terkini yaitu safety stok dan lead time. Jika obat tersebut ada pada lebel tidak aman, maka akan dilanjutkan ke proses peramalan. Data yang digunakan adalah data penjualan yang terdiri dari 12 bulan dan masing-masing bulan ada 4 minggu. Dengan MSE sebesar 0,1 dibutuhkan waktu sekitar 64 detik dengan momentum 0,1 learning rate 0,1 dan epoch 5000 dari skenario ujicoba sistem.
Abstrak (Clean): obat merupakan salah satu bagian penting untuk seseorang yang sakit dan yang membutuhkan perawatan peningkatan jumlah pasien yang tidak terduga di rumah sakit menyebabkan kebutuhan obat yang tidak teratur oleh karena itu diperlukan sistem peramalan yang mampu meramalkan pembelian obat pada periode berikutnya peramalan ini menggunakan metode jaringan syaraf tiruan dengan algoritma backpropagation untuk meramalkan jumlah pemesanan periode berikutnya data obat dihitung menggunakan rop atau reorder point untuk ditentukan tingkat levelnya apakah aman atau tidak aman dengan berdasarkan variabel yang mendukung seperti stok terkini safety stok dan lead time beserta data transaksi yang ada untuk proses perhitungan rop nya yang mempengaruhi lebih besar atau lebih kecil dari stok obat terkini yaitu safety stok dan lead time jika obat tersebut ada pada lebel tidak aman maka akan dilanjutkan ke proses peramalan data yang digunakan adalah data penjualan yang terdiri dari bulan dan masingmasing bulan ada minggu dengan mse sebesar dibutuhkan waktu sekitar detik dengan momentum learning rate dan epoch dari skenario ujicoba sistem
Abstrak (Stopwords Removed): obat salah satu bagian penting seseorang sakit membutuhkan perawatan peningkatan jumlah pasien terduga rumah sakit menyebabkan kebutuhan obat teratur diperlukan sistem peramalan mampu meramalkan pembelian obat periode berikutnya peramalan menggunakan metode jaringan syaraf tiruan algoritma backpropagation meramalkan jumlah pemesanan periode berikutnya data obat dihitung menggunakan rop reorder point ditentukan tingkat levelnya apakah aman aman berdasarkan variabel mendukung stok terkini safety stok lead time beserta data transaksi ada proses perhitungan rop nya mempengaruhi lebih besar lebih kecil stok obat terkini safety stok lead time jika obat tersebut ada lebel aman dilanjutkan proses peramalan data digunakan data penjualan terdiri bulan masingmasing bulan ada minggu mse sebesar dibutuhkan waktu sekitar detik momentum learning rate epoch skenario ujicoba sistem
Abstrak (Stemmed): obat salah satu bagi penting orang sakit butuh awat tingkat jumlah pasien duga rumah sakit sebab butuh obat atur perlu sistem amal mampu ramal beli obat periode ikut amal guna metode jaring syaraf tiru algoritma backpropagation ramal jumlah mesan periode ikut data obat hitung guna rop reorder point tentu tingkat level apakah aman aman dasar variabel dukung stok kini safety stok lead time serta data transaksi ada proses hitung rop nya pengaruh lebih besar lebih kecil stok obat kini safety stok lead time jika obat sebut ada lebel aman lanjut proses amal data guna data jual diri bulan masingmasing bulan ada minggu mse besar butuh waktu sekitar detik momentum learning rate epoch skenario ujicoba sistem
Abstrak (Corrected): boat salad sat bag panting orang skit butch away dingbat mullah pain dug rumal skit kebab butch boat amur peru sister anal camp jamal bell boat period it anal gun metope caring scarf tire algorithm backpropagation jamal mullah mean period it data boat hiding gun top reorder point tent dingbat level halakah man man dakar variable during stop kind safety stop lead time sorta data transaksi ada proves hiding top ya pengaruh leash bear leash cecil stop boat kind safety stop lead time pika boat debut ada level man layout proves anal data gun data dual dirt buran masingmasing buran ada ming me bear butch want seminar devil momentum learning rate epoch scenario ujicoba sister
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'obat': 6, 'data': 4, 'stok': 4, 'butuh': 3, 'amal': 3, 'guna': 3, 'aman': 3, 'ada': 3, 'sakit': 2, 'tingkat': 2, 'jumlah': 2, 'sistem': 2, 'ramal': 2, 'periode': 2, 'ikut': 2, 'hitung': 2, 'rop': 2, 'kini': 2, 'safety': 2, 'lead': 2, 'time': 2, 'proses': 2, 'lebih': 2, 'besar': 2, 'bulan': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'bagi': 1, 'penting': 1, 'orang': 1, 'awat': 1, 'pasien': 1, 'duga': 1, 'rumah': 1, 'sebab': 1, 'atur': 1, 'perlu': 1, 'mampu': 1, 'beli': 1, 'metode': 1, 'jaring': 1, 'syaraf': 1, 'tiru': 1, 'algoritma': 1, 'backpropagation': 1, 'mesan': 1, 'reorder': 1, 'point': 1, 'tentu': 1, 'level': 1, 'apakah': 1, 'dasar': 1, 'variabel': 1, 'dukung': 1, 'serta': 1, 'transaksi': 1, 'nya': 1, 'pengaruh': 1, 'kecil': 1, 'jika': 1, 'sebut': 1, 'lebel': 1, 'lanjut': 1, 'jual': 1, 'diri': 1, 'masingmasing': 1, 'minggu': 1, 'mse': 1, 'waktu': 1, 'sekitar': 1, 'detik': 1, 'momentum': 1, 'learning': 1, 'rate': 1, 'epoch': 1, 'skenario': 1, 'ujicoba': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 9, 'is': 7, 'data': 6, 'and': 5, 'with': 5, 'for': 4, 'in': 4, 'forecasting': 3, 'system': 3, 'to': 3, 'or': 3, 'it': 3, 'safe': 3, 'stock': 3, 'medicine': 2, 'need': 2, 'number': 2, 'a': 2, 'predict': 2, 'drug': 2, 'next': 2, 'period': 2, 'using': 2, 'rop': 2, 'level': 2, 'not': 2, 'current': 2, 'safety': 2, 'lead': 2, 'sales': 2, 'weeks': 2, 'one': 1, 'important': 1, 'part': 1, 'someone': 1, 'who': 1, 'ill': 1, 'care': 1, 'an': 1, 'increasing': 1, 'unexpected': 1, 'patients': 1, 'hospital': 1, 'cause': 1, 'irregular': 1, 'medication': 1, 'needs': 1, 'therefore': 1, 'we': 1, 'that': 1, 'could': 1, 'purchases': 1, 'artificial': 1, 'neural': 1, 'network': 1, 'backpropagation': 1, 'algorithm': 1, 'reservations': 1, 'calculated': 1, 're': 1, 'order': 1, 'point': 1, 'determine': 1, 'whether': 1, 'based': 1, 'variables': 1, 'such': 1, 'support': 1, 'times': 1, 'along': 1, 'existing': 1, 'transaction': 1, 'calculation': 1, 'its': 1, 'affects': 1, 'larger': 1, 'smaller': 1, 'than': 1, 'stocks': 1, 'time': 1, 'if': 1, 'there': 1, 'on': 1, 'label': 1, 'then': 1, 'will': 1, 'proceed': 1, 'proces': 1, 'were': 1, 'used': 1, 'as': 1, 'training': 1, 'testing': 1, 'mse': 1, 'takes': 1, 'about': 1, 'seconds': 1, 'momentum': 1, 'learning': 1, 'rate': 1, 'epoch': 1, 'test': 1, 'scenarios': 1})
-------------------------------------------
--- Data #901 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Achmad Hasan Al Banna
Judul: RANCANG BANGUN APLIKASI
NETWORK ADMISSION CONTROL (NAC) BERBASIS SHORT MESSAGE SERVICE (SMS)
Pembimbing 1: Dwi Kuswanto S.Pd. ,M.T.
Pembimbing 2: Iwan Santosa S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Network Access Control (NAC) merupakan teknologi keamanan jaringan yang melakukan otentikasi terlebih dahulu sebelum diperbolehkan. Otentikasi adalah proses dimana validasi user terlebih dahulu saat memasuki sistem. Firewall merupakan lalu lintas jaringan yang berusaha masuk ke komputer. Firewall tidak mengijinkan komputer tersebut masuk apabila tidak bisa memenuhi otentikasi yang telah ditetapkan. Nama dan password dicek oleh sistem bahwa user tersebut adalah autentik atau asli. Firewall salah satunya menggunakan username dan password yang statis atau selalu sama sangat rentan terhadap penyalahguanaan terhadap pihak yang tidak bertanggung jawab. Dengan adanya tantangan tersebut maka diperlukan suatu hal diluar nama dan password user, yaitu otentikasi password tambahan berupa token. Otentikasi password tambahan atau token ini berubah-ubah sesuai dengan waktu login.Token di generate memakai enkripsi md5 yang ditambahkan dengan time stamp. Kompter user terlebih dulu memasuki firewall, apabila user mendapat ijin oleh firewall maka user akan memasuki sistem dengan memasukkan username dan password dan ditambahkan token yang telah ditentukan oleh sistem. Metode token ini dikenal dengan One Time Password (OTP), merupakan sebuah password yang berubah-ubah dalam waktu tertentu.Token ini dikirim melalui short message service (SMS) gateway.Rancang bangun NAC dengan tambahan One Time Password(OTP) ini diharapkan membantu administrator membangun keamanan server jaringan.
Abstrak (Clean): network access control nac merupakan teknologi keamanan jaringan yang melakukan otentikasi terlebih dahulu sebelum diperbolehkan otentikasi adalah proses dimana validasi user terlebih dahulu saat memasuki sistem firewall merupakan lalu lintas jaringan yang berusaha masuk ke komputer firewall tidak mengijinkan komputer tersebut masuk apabila tidak bisa memenuhi otentikasi yang telah ditetapkan nama dan password dicek oleh sistem bahwa user tersebut adalah autentik atau asli firewall salah satunya menggunakan username dan password yang statis atau selalu sama sangat rentan terhadap penyalahguanaan terhadap pihak yang tidak bertanggung jawab dengan adanya tantangan tersebut maka diperlukan suatu hal diluar nama dan password user yaitu otentikasi password tambahan berupa token otentikasi password tambahan atau token ini berubahubah sesuai dengan waktu logintoken di generate memakai enkripsi md yang ditambahkan dengan time stamp kompter user terlebih dulu memasuki firewall apabila user mendapat ijin oleh firewall maka user akan memasuki sistem dengan memasukkan username dan password dan ditambahkan token yang telah ditentukan oleh sistem metode token ini dikenal dengan one time password otp merupakan sebuah password yang berubahubah dalam waktu tertentutoken ini dikirim melalui short message service sms gatewayrancang bangun nac dengan tambahan one time passwordotp ini diharapkan membantu administrator membangun keamanan server jaringan
Abstrak (Stopwords Removed): network access control nac teknologi keamanan jaringan melakukan otentikasi terlebih dahulu diperbolehkan otentikasi proses dimana validasi user terlebih dahulu memasuki sistem firewall lalu lintas jaringan berusaha masuk komputer firewall mengijinkan komputer tersebut masuk apabila memenuhi otentikasi ditetapkan nama password dicek sistem user tersebut autentik asli firewall salah satunya menggunakan username password statis selalu sama sangat rentan penyalahguanaan pihak bertanggung jawab adanya tantangan tersebut diperlukan diluar nama password user otentikasi password tambahan berupa token otentikasi password tambahan token berubahubah sesuai waktu logintoken generate memakai enkripsi md ditambahkan time stamp kompter user terlebih dulu memasuki firewall apabila user mendapat ijin firewall user memasuki sistem memasukkan username password ditambahkan token ditentukan sistem metode token dikenal one time password otp password berubahubah waktu tertentutoken dikirim short message service sms gatewayrancang bangun nac tambahan one time passwordotp diharapkan membantu administrator membangun keamanan server jaringan
Abstrak (Stemmed): network access control nac teknologi aman jaring laku otentikasi lebih dahulu boleh otentikasi proses mana validasi user lebih dahulu pasuk sistem firewall lalu lintas jaring usaha masuk komputer firewall mengijinkan komputer sebut masuk apabila penuh otentikasi tetap nama password cek sistem user sebut autentik asli firewall salah satu guna username password statis selalu sama sangat rentan penyalahguanaan pihak tanggung jawab ada tantang sebut perlu luar nama password user otentikasi password tambah upa token otentikasi password tambah token berubahubah sesuai waktu logintoken generate pakai enkripsi md tambah time stamp kompter user lebih dulu pasuk firewall apabila user dapat ijin firewall user pasuk sistem masuk username password tambah token tentu sistem metode token kenal one time password otp password berubahubah waktu tertentutoken kirim short message service sms gatewayrancang bangun nac tambah one time passwordotp harap bantu administrator bangun aman server jaring
Abstrak (Corrected): network access control na teknologi man caring lake otentikasi leash dahl bole otentikasi proves mana validate user leash dahl ask sister firewall lulu lint's caring sara mask computer firewall mengijinkan computer debut mask arabia punch otentikasi team nama password ce sister user debut authentic ali firewall salad sat gun username password states sell same sang rental penyalahguanaan pick tagging nawab ada wanting debut peru liar nama password user otentikasi password tambac up token otentikasi password tambac token berubahubah sexual want logintoken generate sakai enkripsi md tambac time stamp computer user leash dull ask firewall arabia user apart in firewall user ask sister mask username password tambac token tent sister metope token penal one time password top password berubahubah want tertentutoken kirin short message service sums gatewayrancang bangui na tambac one time passwordotp harp bantu administrator bangui man server caring
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'password': 8, 'user': 6, 'otentikasi': 5, 'firewall': 5, 'tambah': 5, 'sistem': 4, 'token': 4, 'jaring': 3, 'lebih': 3, 'pasuk': 3, 'masuk': 3, 'sebut': 3, 'time': 3, 'nac': 2, 'aman': 2, 'dahulu': 2, 'komputer': 2, 'apabila': 2, 'nama': 2, 'username': 2, 'berubahubah': 2, 'waktu': 2, 'one': 2, 'bangun': 2, 'network': 1, 'access': 1, 'control': 1, 'teknologi': 1, 'laku': 1, 'boleh': 1, 'proses': 1, 'mana': 1, 'validasi': 1, 'lalu': 1, 'lintas': 1, 'usaha': 1, 'mengijinkan': 1, 'penuh': 1, 'tetap': 1, 'cek': 1, 'autentik': 1, 'asli': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'guna': 1, 'statis': 1, 'selalu': 1, 'sama': 1, 'sangat': 1, 'rentan': 1, 'penyalahguanaan': 1, 'pihak': 1, 'tanggung': 1, 'jawab': 1, 'ada': 1, 'tantang': 1, 'perlu': 1, 'luar': 1, 'upa': 1, 'sesuai': 1, 'logintoken': 1, 'generate': 1, 'pakai': 1, 'enkripsi': 1, 'md': 1, 'stamp': 1, 'kompter': 1, 'dulu': 1, 'dapat': 1, 'ijin': 1, 'tentu': 1, 'metode': 1, 'kenal': 1, 'otp': 1, 'tertentutoken': 1, 'kirim': 1, 'short': 1, 'message': 1, 'service': 1, 'sms': 1, 'gatewayrancang': 1, 'passwordotp': 1, 'harap': 1, 'bantu': 1, 'administrator': 1, 'server': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'is': 12, 'a': 11, 'password': 7, 'user': 6, 'authentication': 5, 'by': 5, 'firewall': 5, 'to': 5, 'and': 5, 'token': 5, 'time': 5, 'network': 4, 'system': 4, 'that': 3, 'or': 3, 'one': 3, 'of': 3, 'additional': 3, 'nac': 2, 'security': 2, 'which': 2, 'first': 2, 'enters': 2, 'computer': 2, 'not': 2, 'if': 2, 'passwords': 2, 'username': 2, 'change': 2, 'added': 2, 'otp': 2, 'access': 1, 'control': 1, 'technology': 1, 'performs': 1, 'before': 1, 'allowed': 1, 'process': 1, 'validation': 1, 'when': 1, 'traffic': 1, 'trying': 1, 'get': 1, 'into': 1, 'does': 1, 'allow': 1, 'entry': 1, 'can': 1, 'meet': 1, 'predetermined': 1, 'names': 1, 'are': 1, 'checked': 1, 'authentic': 1, 'original': 1, 'them': 1, 'using': 1, 'static': 1, 'always': 1, 'same': 1, 'very': 1, 'vulnerable': 1, 'penyalahguanaan': 1, 'against': 1, 'irresponsible': 1, 'parties': 1, 'given': 1, 'these': 1, 'challenges': 1, 'we': 1, 'need': 1, 'case': 1, 'beyond': 1, 'name': 1, 'an': 1, 'form': 1, 'tokens': 1, 'according': 1, 'login': 1, 'degenerate': 1, 'use': 1, 'encryption': 1, 'md': 1, 'stamp': 1, 'kompter': 1, 'granted': 1, 'permission': 1, 'will': 1, 'enter': 1, 'entering': 1, 'your': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'determined': 1, 'method': 1, 'known': 1, 'as': 1, 'in': 1, 'certain': 1, 'this': 1, 'sent': 1, 'via': 1, 'short': 1, 'message': 1, 'service': 1, 'sms': 1, 'gateway': 1, 'with': 1, 'design': 1, 'expected': 1, 'help': 1, 'administrators': 1, 'build': 1, 'server': 1})
-------------------------------------------
--- Data #902 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ira agustin Sasintorini
Judul: CLUSTERING PENGELOMPOKAN TINGKATAN KELAS DENGAN METODE SOM (SELF ORGANIZING MAP) MAHALANOBIS
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah.,ST.M.Kom.
Pembimbing 2: Firli Irhamni,ST.,M.Kom.
Abstrak (Raw): Dalam penyelenggaraan pendidikan formal untuk lebih mengarahkan siswa berdasarkan kemampuan akademiknya membutuhkan data real, Data yang sudah ada terkadang tidak digunakan secara optimal karena keterbatasan ilmu dan waktu maka dari itu disini dilakukan penelitian pengolahan data dengan mengimplementasikan Algoritma SOM (Self Organizing Map) dengan menggunakan Mahalanobis Distance sebagai pengukuran jarak antar cluster dan Indeks Dunn digunakan untuk memvalidasi hasil analisa data dari SOM (Self Organizing Map), sehingga didapat nilai yang lebih akurat. Data yang digunakan adalah rata-rata nilai NEM, Semester 1 dan Semester 2 dari Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, Geografi, Sosiologi, PPkn, TIK, Agama, Conversation, Penjaskes dan Seni. Dari data tersebut memetakkan dataset kedalam tiga Cluster yaitu Intensif, Reguler Advanced, dan Reguler Menengah ke bawah. Nilai terkecil pada pemvalidasian cluster dengan Index Dunn menggunakan tiga Cluster pada 153 data training berada pada penetapan nilai Distance = 10 Learning 1 dan MSE = 1 dengan nilai Indeks Dunn = -0.38376688860749 dengan hasil akurasi 47,05% sedangkan hasil akurasi terbaik sebesar 60,78% dengan Learning Rate 0,3.
Abstrak (Clean): dalam penyelenggaraan pendidikan formal untuk lebih mengarahkan siswa berdasarkan kemampuan akademiknya membutuhkan data real data yang sudah ada terkadang tidak digunakan secara optimal karena keterbatasan ilmu dan waktu maka dari itu disini dilakukan penelitian pengolahan data dengan mengimplementasikan algoritma som self organizing map dengan menggunakan mahalanobis distance sebagai pengukuran jarak antar cluster dan indeks dunn digunakan untuk memvalidasi hasil analisa data dari som self organizing map sehingga didapat nilai yang lebih akurat data yang digunakan adalah ratarata nilai nem semester dan semester dari mata pelajaran bahasa indonesia bahasa inggris matematika biologi fisika kimia ekonomi geografi sosiologi ppkn tik agama conversation penjaskes dan seni dari data tersebut memetakkan dataset kedalam tiga cluster yaitu intensif reguler advanced dan reguler menengah ke bawah nilai terkecil pada pemvalidasian cluster dengan index dunn menggunakan tiga cluster pada data training berada pada penetapan nilai distance learning dan mse dengan nilai indeks dunn dengan hasil akurasi sedangkan hasil akurasi terbaik sebesar dengan learning rate
Abstrak (Stopwords Removed): penyelenggaraan pendidikan formal lebih mengarahkan siswa berdasarkan kemampuan akademiknya membutuhkan data real data sudah ada terkadang digunakan secara optimal keterbatasan ilmu waktu disini dilakukan penelitian pengolahan data mengimplementasikan algoritma som self organizing map menggunakan mahalanobis distance pengukuran jarak antar cluster indeks dunn digunakan memvalidasi hasil analisa data som self organizing map didapat nilai lebih akurat data digunakan ratarata nilai nem semester semester mata pelajaran bahasa indonesia bahasa inggris matematika biologi fisika kimia ekonomi geografi sosiologi ppkn tik agama conversation penjaskes seni data tersebut memetakkan dataset kedalam tiga cluster intensif reguler advanced reguler menengah bawah nilai terkecil pemvalidasian cluster index dunn menggunakan tiga cluster data training berada penetapan nilai distance learning mse nilai indeks dunn hasil akurasi sedangkan hasil akurasi terbaik sebesar learning rate
Abstrak (Stemmed): selenggara didik formal lebih arah siswa dasar mampu akademik butuh data real data sudah ada terkadang guna cara optimal batas ilmu waktu sini laku teliti olah data implementasi algoritma som self organizing map guna mahalanobis distance ukur jarak antar cluster indeks dunn guna memvalidasi hasil analisa data som self organizing map dapat nilai lebih akurat data guna ratarata nilai nem semester semester mata ajar bahasa indonesia bahasa inggris matematika biologi fisika kimia ekonomi geografi sosiologi ppkn tik agama conversation penjaskes seni data sebut petak dataset dalam tiga cluster intensif reguler advanced reguler tengah bawah nilai kecil pemvalidasian cluster index dunn guna tiga cluster data training ada tetap nilai distance learning mse nilai indeks dunn hasil akurasi sedang hasil akurasi baik besar learning rate
Abstrak (Corrected): selenggara did formal leash arab visa dakar camp academic butch data real data judah ada terkadang gun cara optimal bats i'm want sing lake elite blah data implements algorithm som self organizing map gun mahalanobis distance ukr arak altar cluster ideas dunn gun memvalidasi hail analyst data som self organizing map apart nilgai leash aura data gun ratarata nilgai new semester semester data ajar bahama indonesia bahama ingrid matematika biology fisk kinda economic geografi sociology open tie agama conversation penjaskes send data debut peak dataset dream toga cluster intensify regular advanced regular length away nilgai cecil pemvalidasian cluster index dunn gun toga cluster data training ada team nilgai distance learning me nilgai ideas dunn hail auras sedan hail auras back bear learning rate
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'data': 7, 'guna': 5, 'nilai': 5, 'cluster': 4, 'dunn': 3, 'hasil': 3, 'lebih': 2, 'ada': 2, 'som': 2, 'self': 2, 'organizing': 2, 'map': 2, 'distance': 2, 'indeks': 2, 'semester': 2, 'bahasa': 2, 'tiga': 2, 'reguler': 2, 'learning': 2, 'akurasi': 2, 'selenggara': 1, 'didik': 1, 'formal': 1, 'arah': 1, 'siswa': 1, 'dasar': 1, 'mampu': 1, 'akademik': 1, 'butuh': 1, 'real': 1, 'sudah': 1, 'terkadang': 1, 'cara': 1, 'optimal': 1, 'batas': 1, 'ilmu': 1, 'waktu': 1, 'sini': 1, 'laku': 1, 'teliti': 1, 'olah': 1, 'implementasi': 1, 'algoritma': 1, 'mahalanobis': 1, 'ukur': 1, 'jarak': 1, 'antar': 1, 'memvalidasi': 1, 'analisa': 1, 'dapat': 1, 'akurat': 1, 'ratarata': 1, 'nem': 1, 'mata': 1, 'ajar': 1, 'indonesia': 1, 'inggris': 1, 'matematika': 1, 'biologi': 1, 'fisika': 1, 'kimia': 1, 'ekonomi': 1, 'geografi': 1, 'sosiologi': 1, 'ppkn': 1, 'tik': 1, 'agama': 1, 'conversation': 1, 'penjaskes': 1, 'seni': 1, 'sebut': 1, 'petak': 1, 'dataset': 1, 'dalam': 1, 'intensif': 1, 'advanced': 1, 'tengah': 1, 'bawah': 1, 'kecil': 1, 'pemvalidasian': 1, 'index': 1, 'training': 1, 'tetap': 1, 'mse': 1, 'sedang': 1, 'baik': 1, 'besar': 1, 'rate': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 12, 'and': 7, 'data': 6, 'in': 5, 'value': 5, 'to': 4, 'is': 4, 'by': 3, 'used': 3, 'using': 3, 'distance': 3, 'dunn': 3, 'index': 3, 'three': 3, 'are': 2, 'som': 2, 'self': 2, 'organizing': 2, 'map': 2, 'a': 2, 'cluster': 2, 'results': 2, 'accurate': 2, 'semester': 2, 'clusters': 2, 'regular': 2, 'result': 2, 'learning': 2, 'with': 2, 'organization': 1, 'formal': 1, 'education': 1, 'better': 1, 'direct': 1, 'students': 1, 'academic': 1, 'ability': 1, 'need': 1, 'real': 1, 'existing': 1, 'sometimes': 1, 'not': 1, 'optimally': 1, 'because': 1, 'limitations': 1, 'science': 1, 'future': 1, 'research': 1, 'conducted': 1, 'here': 1, 'processing': 1, 'algorithm': 1, 'implement': 1, 'mahalanobis': 1, 'as': 1, 'measurement': 1, 'between': 1, 'validate': 1, 'analysis': 1, 'order': 1, 'get': 1, 'more': 1, 'average': 1, 'nem': 1, 'lesson': 1, 'indonesian': 1, 'english': 1, 'mathematics': 1, 'biology': 1, 'physics': 1, 'chemistry': 1, 'economics': 1, 'geography': 1, 'sociology': 1, 'citizenship': 1, 'information': 1, 'technology': 1, 'religious': 1, 'conversation': 1, 'art': 1, 'from': 1, 'these': 1, 'dataset': 1, 'into': 1, 'namely': 1, 'intensive': 1, 'advanced': 1, 'medium': 1, 'down': 1, 'validation': 1, 'smallest': 1, 'on': 1, 'training': 1, 'determination': 1, 'mse': 1, 'accurat': 1, 'largest': 1, 'rate': 1})
-------------------------------------------
--- Data #903 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Arini Warandeka
Judul: SISTEM INFORMASI PENJADWALAN MATA PELAJARAN MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA GENETIKA DAN CONSTRAINT SATISFACTION
Pembimbing 1: Fika Hastarita, S.T.,M.Eng
Pembimbing 2: Andharini Dwi Cahyani, S.Kom.,M.Kom
Abstrak (Raw): Sekolah Menengah Kejuruan atau yang sering disebut SMK merupakan bentuk satuan pendidikan formal yang memiliki banyak sekali program keahlian. Di SMKN 2 Bangkalan terdapat banyak program keahlian, yang tentunya memiliki banyak sekali mata pelajaran namun masih memiliki ruang yang terbatas. Selain itu, terdapat berbagai aspek yang berkaitan dalam penjadwalan tersebut yang harus dilibatkan antara lain kelas, hari, waktu, guru pengajar, pelajaran dan penjadwalan mata pelajaran yang diharapkan dapat merata setiap harinya untuk setiap kelas. Untuk mengatasi permasalahan ini diperlukan sistem informasi penjadwalan mata pelajaran untuk membantu pembuatan penjadwalan agar lebih mudah dan cepat dan menghasilkan jadwal mata pelajaran yang optimal. Metode yang dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan pendekatan Algoritma Genetika yang dipadukan dengan metode Constraint Satisfaction Problem. Dalam metode Algoritma Genetika terlebih dahulu akan dilakukan pembuatan kromosom, perhitungan nilai fitness, reproduksi sampai dihasilkan jadwal. Jadwal yang dihasilkan tersebut selanjutnya akan diproses dengan menggunakan metode Constraint Satisfaction Problem sehingga didapatkan jadwal dengan tingkat error yang lebih kecil. Dari hasil uji coba yang dilakukan dalam penelitian ini, diperoleh tingkat error sebesar 0,005 dengan jumlah generasi sebanyak 250 dan iterasi sebanyak 500 dengan Pc 0,01 dan Pm 0,5.
Kata Kunci: Penjadwalan, Algoritma Genetika, Constraint Satisfaction Problem
Abstrak (Clean): sekolah menengah kejuruan atau yang sering disebut smk merupakan bentuk satuan pendidikan formal yang memiliki banyak sekali program keahlian di smkn bangkalan terdapat banyak program keahlian yang tentunya memiliki banyak sekali mata pelajaran namun masih memiliki ruang yang terbatas selain itu terdapat berbagai aspek yang berkaitan dalam penjadwalan tersebut yang harus dilibatkan antara lain kelas hari waktu guru pengajar pelajaran dan penjadwalan mata pelajaran yang diharapkan dapat merata setiap harinya untuk setiap kelas untuk mengatasi permasalahan ini diperlukan sistem informasi penjadwalan mata pelajaran untuk membantu pembuatan penjadwalan agar lebih mudah dan cepat dan menghasilkan jadwal mata pelajaran yang optimal metode yang dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan pendekatan algoritma genetika yang dipadukan dengan metode constraint satisfaction problem dalam metode algoritma genetika terlebih dahulu akan dilakukan pembuatan kromosom perhitungan nilai fitness reproduksi sampai dihasilkan jadwal jadwal yang dihasilkan tersebut selanjutnya akan diproses dengan menggunakan metode constraint satisfaction problem sehingga didapatkan jadwal dengan tingkat error yang lebih kecil dari hasil uji coba yang dilakukan dalam penelitian ini diperoleh tingkat error sebesar dengan jumlah generasi sebanyak dan iterasi sebanyak dengan pc dan pm kata kunci penjadwalan algoritma genetika constraint satisfaction problem
Abstrak (Stopwords Removed): sekolah menengah kejuruan sering disebut smk bentuk satuan pendidikan formal memiliki banyak sekali program keahlian smkn bangkalan terdapat banyak program keahlian tentunya memiliki banyak sekali mata pelajaran masih memiliki ruang terbatas selain terdapat berbagai aspek berkaitan penjadwalan tersebut harus dilibatkan antara lain kelas hari waktu guru pengajar pelajaran penjadwalan mata pelajaran diharapkan dapat merata setiap harinya setiap kelas mengatasi permasalahan diperlukan sistem informasi penjadwalan mata pelajaran membantu pembuatan penjadwalan lebih mudah cepat menghasilkan jadwal mata pelajaran optimal metode dapat digunakan menyelesaikan permasalahan tersebut menggunakan pendekatan algoritma genetika dipadukan metode constraint satisfaction problem metode algoritma genetika terlebih dahulu dilakukan pembuatan kromosom perhitungan nilai fitness reproduksi dihasilkan jadwal jadwal dihasilkan tersebut selanjutnya diproses menggunakan metode constraint satisfaction problem didapatkan jadwal tingkat error lebih kecil hasil uji coba dilakukan penelitian diperoleh tingkat error sebesar jumlah generasi sebanyak iterasi sebanyak pc pm kata kunci penjadwalan algoritma genetika constraint satisfaction problem
Abstrak (Stemmed): sekolah tengah juru sering sebut smk bentuk satu didik formal milik banyak sekali program ahli smkn bangkal dapat banyak program ahli tentu milik banyak sekali mata ajar masih milik ruang batas selain dapat bagai aspek kait jadwal sebut harus libat antara lain kelas hari waktu guru ajar ajar jadwal mata ajar harap dapat rata tiap hari tiap kelas atas masalah perlu sistem informasi jadwal mata ajar bantu buat jadwal lebih mudah cepat hasil jadwal mata ajar optimal metode dapat guna selesai masalah sebut guna dekat algoritma genetika padu metode constraint satisfaction problem metode algoritma genetika lebih dahulu laku buat kromosom hitung nilai fitness reproduksi hasil jadwal jadwal hasil sebut lanjut proses guna metode constraint satisfaction problem dapat jadwal tingkat error lebih kecil hasil uji coba laku teliti oleh tingkat error besar jumlah generasi banyak iterasi banyak pc pm kata kunci jadwal algoritma genetika constraint satisfaction problem
Abstrak (Corrected): selah length jury seeing debut mk bent sat did formal milk banyan seal program ali man bangka apart banyan program ali tent milk banyan seal data ajar mash milk rang bats slain apart bahai aspen wait radial debut harms libau angara lain keas hard want guru ajar ajar radial data ajar harp apart rata tip hard tip keas alas marsala peru sister informant radial data ajar bantu but radial leash judah eat hail radial data ajar optimal metope apart gun seesaw marsala debut gun dead algorithm genetic pad metope constraint satisfaction problem metope algorithm genetic leash dahl lake but kromosom hiding nilgai fitness reproduksi hail radial radial hail debut layout proves gun metope constraint satisfaction problem apart radial dingbat error leash cecil hail uni coma lake elite olen dingbat error bear mullah general banyan literati banyan pa pm data bunch radial algorithm genetic constraint satisfaction problem
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jadwal': 9, 'ajar': 6, 'banyak': 5, 'dapat': 5, 'sebut': 4, 'mata': 4, 'hasil': 4, 'metode': 4, 'milik': 3, 'lebih': 3, 'guna': 3, 'algoritma': 3, 'genetika': 3, 'constraint': 3, 'satisfaction': 3, 'problem': 3, 'sekali': 2, 'program': 2, 'ahli': 2, 'kelas': 2, 'hari': 2, 'tiap': 2, 'masalah': 2, 'buat': 2, 'laku': 2, 'tingkat': 2, 'error': 2, 'sekolah': 1, 'tengah': 1, 'juru': 1, 'sering': 1, 'smk': 1, 'bentuk': 1, 'satu': 1, 'didik': 1, 'formal': 1, 'smkn': 1, 'bangkal': 1, 'tentu': 1, 'masih': 1, 'ruang': 1, 'batas': 1, 'selain': 1, 'bagai': 1, 'aspek': 1, 'kait': 1, 'harus': 1, 'libat': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'waktu': 1, 'guru': 1, 'harap': 1, 'rata': 1, 'atas': 1, 'perlu': 1, 'sistem': 1, 'informasi': 1, 'bantu': 1, 'mudah': 1, 'cepat': 1, 'optimal': 1, 'selesai': 1, 'dekat': 1, 'padu': 1, 'dahulu': 1, 'kromosom': 1, 'hitung': 1, 'nilai': 1, 'fitness': 1, 'reproduksi': 1, 'lanjut': 1, 'proses': 1, 'kecil': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'teliti': 1, 'oleh': 1, 'besar': 1, 'jumlah': 1, 'generasi': 1, 'iterasi': 1, 'pc': 1, 'pm': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'that': 10, 'is': 8, 'of': 8, 'the': 8, 'to': 7, 'be': 6, 'problem': 6, 'in': 5, 'scheduling': 5, 'and': 5, 'subjects': 4, 'schedule': 4, 'method': 4, 'constraint': 4, 'satisfaction': 4, 'many': 3, 'obtained': 3, 'with': 3, 'will': 3, 'it': 2, 'used': 2, 'smk': 2, 'a': 2, 'has': 2, 'skill': 2, 'programs': 2, 'have': 2, 'so': 2, 'class': 2, 'can': 2, 'solve': 2, 'this': 2, 'making': 2, 'by': 2, 'using': 2, 'genetic': 2, 'algorithm': 2, 'produced': 2, 'research': 2, 'vocational': 1, 'school': 1, 'or': 1, 'called': 1, 'unit': 1, 'form': 1, 'education': 1, 'particularly': 1, 'smkn': 1, 'bangkal': 1, 'certainly': 1, 'but': 1, 'still': 1, 'limited': 1, 'space': 1, 'moreover': 1, 'are': 1, 'various': 1, 'aspects': 1, 'related': 1, 'must': 1, 'involved': 1, 'day': 1, 'time': 1, 'teacher': 1, 'lesson': 1, 'expected': 1, 'evenly': 1, 'distributed': 1, 'everyday': 1, 'for': 1, 'every': 1, 'needed': 1, 'information': 1, 'system': 1, 'help': 1, 'get': 1, 'easier': 1, 'faster': 1, 'produce': 1, 'optimal': 1, 'approach': 1, 'combined': 1, 'firstly': 1, 'conducted': 1, 'chromosome': 1, 'calculation': 1, 'fitness': 1, 'value': 1, 'reproduction': 1, 'until': 1, 'processed': 1, 'wellorganized': 1, 'according': 1, 'done': 1, 'error': 1, 'level': 1, 'amounting': 1, 'generation': 1, 'amount': 1, 'iteration': 1, 'pc': 1, 'pm': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #904 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: AKHMAD NUVAIL
Judul: SEGMENTASI PEMBULUH DARAH RETINA PADA CITRA FUNDUS MENGGUNAKAN OPERASI MORFOLOGI
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Dr. Indah Agustien S.Kom., M.Kom.
Abstrak (Raw): Segmentasi adalah suatu proses untuk mengekstraksi atau menampilkan objek tertentu pada citra sehingga obyek tersebut terlihat lebih dominan. Pada penelitian Tugas Akhir ini proses segmentasi menggunakan Operasi Morfologi yang diantaranya adalah Morfologi Bottom-Hat, Morfologi Dilasi, dan Morfologi Opening. Dalam penelitian ini ada dua tahapan proses segmentasi pembuluh darah retina pada citra fundus ini, yakni : tahapan Preprocessing dan tahapan Segmentasi. Untuk tahapan Preprocessing sendiri terdapat beberapa proses diantaranya : konversi citra RGB ke Green Channel agar mendapatkan komposisi saturasi yang tepat, perbaikan citra menggunakan Contrast Limited Adaptive Histogram Equalization (CLAHE) yaitu dengan meningkatkan nilai kontras pada citra Green Channel, kemudian ada proses filtering citra menggunakan 2D-Gaussian Filter yang berfungsi untuk memperjelas obyek pada citra. Untuk tahap kedua yaitu segmentasi citra yang terdiri dari beberapa proses diantaranya : Morfologi Bottom-Hat, Thresholding, Binerisasi, Adaptive Median Filter, Dilasi, Opening, dan perhitungan akurasi menggunakan Balanced Accuracy. Dari hasil uji coba yang dilakukan pada 20 citra Digital Retinal Image for Vessel Extraction (DRIVE) diperoleh hasil akhir segmentasi pembuluh darah pada retina dengan akurasi sebesar 85,97%. Operasi Morfologi terbukti dapat menghasilkan citra hasil segmentasi yang cukup baik dengan akurasi yang tinggi.
Abstrak (Clean): segmentasi adalah suatu proses untuk mengekstraksi atau menampilkan objek tertentu pada citra sehingga obyek tersebut terlihat lebih dominan pada penelitian tugas akhir ini proses segmentasi menggunakan operasi morfologi yang diantaranya adalah morfologi bottomhat morfologi dilasi dan morfologi opening dalam penelitian ini ada dua tahapan proses segmentasi pembuluh darah retina pada citra fundus ini yakni tahapan preprocessing dan tahapan segmentasi untuk tahapan preprocessing sendiri terdapat beberapa proses diantaranya konversi citra rgb ke green channel agar mendapatkan komposisi saturasi yang tepat perbaikan citra menggunakan contrast limited adaptive histogram equalization clahe yaitu dengan meningkatkan nilai kontras pada citra green channel kemudian ada proses filtering citra menggunakan dgaussian filter yang berfungsi untuk memperjelas obyek pada citra untuk tahap kedua yaitu segmentasi citra yang terdiri dari beberapa proses diantaranya morfologi bottomhat thresholding binerisasi adaptive median filter dilasi opening dan perhitungan akurasi menggunakan balanced accuracy dari hasil uji coba yang dilakukan pada citra digital retinal image for vessel extraction drive diperoleh hasil akhir segmentasi pembuluh darah pada retina dengan akurasi sebesar operasi morfologi terbukti dapat menghasilkan citra hasil segmentasi yang cukup baik dengan akurasi yang tinggi
Abstrak (Stopwords Removed): segmentasi proses mengekstraksi menampilkan objek tertentu citra obyek tersebut terlihat lebih dominan penelitian tugas akhir proses segmentasi menggunakan operasi morfologi diantaranya morfologi bottomhat morfologi dilasi morfologi opening penelitian ada dua tahapan proses segmentasi pembuluh darah retina citra fundus yakni tahapan preprocessing tahapan segmentasi tahapan preprocessing sendiri terdapat beberapa proses diantaranya konversi citra rgb green channel mendapatkan komposisi saturasi tepat perbaikan citra menggunakan contrast limited adaptive histogram equalization clahe meningkatkan nilai kontras citra green channel ada proses filtering citra menggunakan dgaussian filter berfungsi memperjelas obyek citra tahap kedua segmentasi citra terdiri beberapa proses diantaranya morfologi bottomhat thresholding binerisasi adaptive median filter dilasi opening perhitungan akurasi menggunakan balanced accuracy hasil uji coba dilakukan citra digital retinal image for vessel extraction drive diperoleh hasil akhir segmentasi pembuluh darah retina akurasi sebesar operasi morfologi terbukti dapat menghasilkan citra hasil segmentasi cukup baik akurasi tinggi
Abstrak (Stemmed): segmentasi proses ekstraksi tampil objek tentu citra obyek sebut lihat lebih dominan teliti tugas akhir proses segmentasi guna operasi morfologi antara morfologi bottomhat morfologi dilasi morfologi opening teliti ada dua tahap proses segmentasi buluh darah retina citra fundus yakni tahap preprocessing tahap segmentasi tahap preprocessing sendiri dapat beberapa proses antara konversi citra rgb green channel dapat komposisi saturasi tepat baik citra guna contrast limited adaptive histogram equalization clahe tingkat nilai kontras citra green channel ada proses filtering citra guna dgaussian filter fungsi jelas obyek citra tahap dua segmentasi citra diri beberapa proses antara morfologi bottomhat thresholding biner adaptive median filter dilasi opening hitung akurasi guna balanced accuracy hasil uji coba laku citra digital retinal image for vessel extraction drive oleh hasil akhir segmentasi buluh darah retina akurasi besar operasi morfologi bukti dapat hasil citra hasil segmentasi cukup baik akurasi tinggi
Abstrak (Corrected): segments proves ekstraksi tamil objet tent citral obey debut that leash dominant elite tugs air proves segments gun operas morfologi angara morfologi bottomhat morfologi dalasi morfologi opening elite ada due that proves segments bunch sarah retina citral fundus yank that reprocessing that segments that reprocessing sending apart beberapa proves angara converse citral rob green channel apart komposisi samurai teat back citral gun contrast limited adaptive histogram equalization clare dingbat nilgai contras citral green channel ada proves filtering citral gun gaussian filter fungi jells obey citral that due segments citral dirt beberapa proves angara morfologi bottomhat thresholding diner adaptive median filter dalasi opening hiding auras gun balanced accuracy hail uni coma lake citral digital retinal image for vessel extraction drive olen hail air segments bunch sarah retina auras bear operas morfologi but apart hail citral hail segments cutup back auras ting
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'citra': 10, 'segmentasi': 7, 'proses': 6, 'morfologi': 6, 'tahap': 5, 'guna': 4, 'hasil': 4, 'antara': 3, 'dapat': 3, 'akurasi': 3, 'obyek': 2, 'teliti': 2, 'akhir': 2, 'operasi': 2, 'bottomhat': 2, 'dilasi': 2, 'opening': 2, 'ada': 2, 'dua': 2, 'buluh': 2, 'darah': 2, 'retina': 2, 'preprocessing': 2, 'beberapa': 2, 'green': 2, 'channel': 2, 'baik': 2, 'adaptive': 2, 'filter': 2, 'ekstraksi': 1, 'tampil': 1, 'objek': 1, 'tentu': 1, 'sebut': 1, 'lihat': 1, 'lebih': 1, 'dominan': 1, 'tugas': 1, 'fundus': 1, 'yakni': 1, 'sendiri': 1, 'konversi': 1, 'rgb': 1, 'komposisi': 1, 'saturasi': 1, 'tepat': 1, 'contrast': 1, 'limited': 1, 'histogram': 1, 'equalization': 1, 'clahe': 1, 'tingkat': 1, 'nilai': 1, 'kontras': 1, 'filtering': 1, 'dgaussian': 1, 'fungsi': 1, 'jelas': 1, 'diri': 1, 'thresholding': 1, 'biner': 1, 'median': 1, 'hitung': 1, 'balanced': 1, 'accuracy': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'laku': 1, 'digital': 1, 'retinal': 1, 'image': 1, 'for': 1, 'vessel': 1, 'extraction': 1, 'drive': 1, 'oleh': 1, 'besar': 1, 'bukti': 1, 'cukup': 1, 'tinggi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'image': 10, 'the': 9, 'morphology': 8, 'segmentation': 6, 'to': 5, 'that': 5, 'step': 5, 'process': 4, 'in': 4, 'and': 4, 'is': 3, 'using': 3, 'such': 3, 'as': 3, 'are': 3, 'retinal': 3, 'vessel': 3, 'for': 3, 'accuracy': 3, 'a': 2, 'object': 2, 'more': 2, 'this': 2, 'research': 2, 'operation': 2, 'bottomhat': 2, 'dilation': 2, 'opening': 2, 'there': 2, 'blood': 2, 'several': 2, 'green': 2, 'channel': 2, 'good': 2, 'contrast': 2, 'adaptive': 2, 'value': 2, 'of': 2, 'filter': 2, 'test': 2, 'result': 2, 'with': 2, 'extract': 1, 'or': 1, 'display': 1, 'certain': 1, 'so': 1, 'dominan': 1, 'looks': 1, 'like': 1, 'two': 1, 'processing': 1, 'preprocessing': 1, 'it': 1, 'self': 1, 'rgb': 1, 'conversion': 1, 'its': 1, 'use': 1, 'get': 1, 'saturation': 1, 'composition': 1, 'enhancement': 1, 'limited': 1, 'histogram': 1, 'equalization': 1, 'clahe': 1, 'increase': 1, 'filtering': 1, 'dgaussian': 1, 'can': 1, 'make': 1, 'clearly': 1, 'second': 1, 'which': 1, 'consist': 1, 'thresholding': 1, 'binaryzation': 1, 'median': 1, 'balanced': 1, 'passed': 1, 'from': 1, 'fundus': 1, 'digital': 1, 'extraction': 1, 'drive': 1, 'obtain': 1, 'final': 1, 'proven': 1, 'produce': 1, 'segmented': 1, 'high': 1, 'score': 1})
-------------------------------------------
--- Data #905 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Muhammad Darul Mukhlasin
Judul: Penerapan Regular Expression Untuk Mengelompokkan Niche Blog
Pembimbing 1: Firdaus Solihin S.Kom., M.Kom
Pembimbing 2: Bain Khusnul Khotimah S.T., M.Kom
Abstrak (Raw): Internet merupakan kebutuhan pokok bagi banyak orang di era informasi. Informasi yang terdapat di internet sangat banyak. Search engine merupakan sistem yang mampu melakukan pencarian dan pengambilan informasi berdasarkan kata kunci yang dimasukkan oleh pengguna. Blog merupakan salah satu penyumbang informasi yang notabene dibuat oleh para blogger. Jumlah blogger di Indonesia semakin bertambah, berbanding lurus dengan jumlah informasi di internet. Dari kondisi tersebut diperlukan mekanisme mempercepat proses pengambilan informasi dari pemilahan blog berdasarkan kategori yang telah ditentukan sebelumnya. Web crawler aplikasi yang berfungsi mengambil informasi yang diperlukan dengan cara menjelajahi halaman situs blog kemudian disimpan dalam database. Proses pengambilan halaman web dilakukan pengecekan bahasa menggunakan regular expression dan daftar stopword untuk tujuh kategori yang ditentukan berdasarkan niche blog : tips dan trik komputer, kuliner nusantara, sepak bola, petualangan indonesia, kesehatan Ibu dan anak, handphone dan gadget, fashion wanita. Niche blog adalah aktivitas blogging yang dilakukan oleh para blogger untuk membuat blog bertopik spesifik. Dengan mengaplikasikan konsep web crawler, penelitian ini mampu menentukan niche blog sesuai dengan tujuh kategori yang telah ditentukan dengan mengujikan 10 kata kunci dan daftar stopword. Dari hasil ujicoba, dapat diambil kesimpulan penggunaan 3 kunci mendapatkan hasil paling maksimal.
Keywords: Niche Blog, Regular Expression, Web Crawler, Search Engine
Abstrak (Clean): internet merupakan kebutuhan pokok bagi banyak orang di era informasi informasi yang terdapat di internet sangat banyak search engine merupakan sistem yang mampu melakukan pencarian dan pengambilan informasi berdasarkan kata kunci yang dimasukkan oleh pengguna blog merupakan salah satu penyumbang informasi yang notabene dibuat oleh para blogger jumlah blogger di indonesia semakin bertambah berbanding lurus dengan jumlah informasi di internet dari kondisi tersebut diperlukan mekanisme mempercepat proses pengambilan informasi dari pemilahan blog berdasarkan kategori yang telah ditentukan sebelumnya web crawler aplikasi yang berfungsi mengambil informasi yang diperlukan dengan cara menjelajahi halaman situs blog kemudian disimpan dalam database proses pengambilan halaman web dilakukan pengecekan bahasa menggunakan regular expression dan daftar stopword untuk tujuh kategori yang ditentukan berdasarkan niche blog tips dan trik komputer kuliner nusantara sepak bola petualangan indonesia kesehatan ibu dan anak handphone dan gadget fashion wanita niche blog adalah aktivitas blogging yang dilakukan oleh para blogger untuk membuat blog bertopik spesifik dengan mengaplikasikan konsep web crawler penelitian ini mampu menentukan niche blog sesuai dengan tujuh kategori yang telah ditentukan dengan mengujikan kata kunci dan daftar stopword dari hasil ujicoba dapat diambil kesimpulan penggunaan kunci mendapatkan hasil paling maksimal keywords niche blog regular expression web crawler search engine
Abstrak (Stopwords Removed): internet kebutuhan pokok bagi banyak orang era informasi informasi terdapat internet sangat banyak search engine sistem mampu melakukan pencarian pengambilan informasi berdasarkan kata kunci dimasukkan pengguna blog salah satu penyumbang informasi notabene dibuat para blogger jumlah blogger indonesia semakin bertambah berbanding lurus jumlah informasi internet kondisi tersebut diperlukan mekanisme mempercepat proses pengambilan informasi pemilahan blog berdasarkan kategori ditentukan sebelumnya web crawler aplikasi berfungsi mengambil informasi diperlukan cara menjelajahi halaman situs blog disimpan database proses pengambilan halaman web dilakukan pengecekan bahasa menggunakan regular expression daftar stopword tujuh kategori ditentukan berdasarkan niche blog tips trik komputer kuliner nusantara sepak bola petualangan indonesia kesehatan ibu anak handphone gadget fashion wanita niche blog aktivitas blogging dilakukan para blogger membuat blog bertopik spesifik mengaplikasikan konsep web crawler penelitian mampu menentukan niche blog sesuai tujuh kategori ditentukan mengujikan kata kunci daftar stopword hasil ujicoba dapat diambil kesimpulan penggunaan kunci mendapatkan hasil paling maksimal keywords niche blog regular expression web crawler search engine
Abstrak (Stemmed): internet butuh pokok bagi banyak orang era informasi informasi dapat internet sangat banyak search engine sistem mampu laku cari ambil informasi dasar kata kunci masuk guna blog salah satu sumbang informasi notabene buat para blogger jumlah blogger indonesia makin tambah banding lurus jumlah informasi internet kondisi sebut perlu mekanisme cepat proses ambil informasi pilah blog dasar kategori tentu belum web crawler aplikasi fungsi ambil informasi perlu cara jajah halaman situs blog simpan database proses ambil halaman web laku kece bahasa guna regular expression daftar stopword tujuh kategori tentu dasar niche blog tips trik komputer kuliner nusantara sepak bola tualang indonesia sehat ibu anak handphone gadget fashion wanita niche blog aktivitas blogging laku para blogger buat blog topik spesifik aplikasi konsep web crawler teliti mampu tentu niche blog sesuai tujuh kategori tentu uji kata kunci daftar stopword hasil ujicoba dapat ambil simpul guna kunci dapat hasil paling maksimal keywords niche blog regular expression web crawler search engine
Abstrak (Corrected): internet butch look bag banyan orang era informant informant apart internet sang banyan search engine sister camp lake care ambit informant dakar data bunch mask gun blog salad sat scumbag informant notable but para blogger mullah blogger indonesia making tambac banding lurks mullah informant internet kondisi debut peru melanism eat proves ambit informant pilaf blog dakar category tent begum web crawler aplikasi fungi ambit informant peru cara rajah hangman situs blog simian database proves ambit hangman web lake keck bahama gun regular expression dafter shopworn juju category tent dakar niche blog tips trip computer liner nusantara speak bola malang indonesia seat ibm anal headphone gadget fashion anita niche blog aktivitas blogging lake para blogger but blog topic specific aplikasi onset web crawler elite camp tent niche blog sexual juju category tent uni data bunch dafter shopworn hail ujicoba apart ambit simple gun bunch apart hail paling maximal keywords niche blog regular expression web crawler search engine
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'blog': 8, 'informasi': 7, 'ambil': 5, 'tentu': 4, 'web': 4, 'niche': 4, 'internet': 3, 'dapat': 3, 'laku': 3, 'dasar': 3, 'kunci': 3, 'guna': 3, 'blogger': 3, 'kategori': 3, 'crawler': 3, 'banyak': 2, 'search': 2, 'engine': 2, 'mampu': 2, 'kata': 2, 'buat': 2, 'para': 2, 'jumlah': 2, 'indonesia': 2, 'perlu': 2, 'proses': 2, 'aplikasi': 2, 'halaman': 2, 'regular': 2, 'expression': 2, 'daftar': 2, 'stopword': 2, 'tujuh': 2, 'hasil': 2, 'butuh': 1, 'pokok': 1, 'bagi': 1, 'orang': 1, 'era': 1, 'sangat': 1, 'sistem': 1, 'cari': 1, 'masuk': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'sumbang': 1, 'notabene': 1, 'makin': 1, 'tambah': 1, 'banding': 1, 'lurus': 1, 'kondisi': 1, 'sebut': 1, 'mekanisme': 1, 'cepat': 1, 'pilah': 1, 'belum': 1, 'fungsi': 1, 'cara': 1, 'jajah': 1, 'situs': 1, 'simpan': 1, 'database': 1, 'kece': 1, 'bahasa': 1, 'tips': 1, 'trik': 1, 'komputer': 1, 'kuliner': 1, 'nusantara': 1, 'sepak': 1, 'bola': 1, 'tualang': 1, 'sehat': 1, 'ibu': 1, 'anak': 1, 'handphone': 1, 'gadget': 1, 'fashion': 1, 'wanita': 1, 'aktivitas': 1, 'blogging': 1, 'topik': 1, 'spesifik': 1, 'konsep': 1, 'teliti': 1, 'sesuai': 1, 'uji': 1, 'ujicoba': 1, 'simpul': 1, 'paling': 1, 'maksimal': 1, 'keywords': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'of': 12, 'is': 9, 'a': 7, 'information': 7, 'to': 7, 'and': 7, 'by': 7, 'blog': 6, 'on': 4, 'web': 4, 'niche': 4, 'internet': 3, 'in': 3, 'search': 3, 'that': 3, 'keywords': 3, 'this': 3, 'categories': 3, 'for': 2, 'engine': 2, 'able': 2, 'retrieval': 2, 'based': 2, 'bloggers': 2, 'process': 2, 'crawler': 2, 'page': 2, 'be': 2, 'regular': 2, 'expression': 2, 'list': 2, 'seven': 2, 'blogs': 2, 'with': 2, 'results': 2, 'abstract': 1, 'basic': 1, 'requirement': 1, 'many': 1, 'people': 1, 'age': 1, 'contained': 1, 'very': 1, 'huge': 1, 'system': 1, 'perform': 1, 'entered': 1, 'user': 1, 'one': 1, 'contributors': 1, 'which': 1, 'actually': 1, 'made': 1, 'blogger': 1, 'number': 1, 'increasing': 1, 'indonesia': 1, 'directly': 1, 'proportional': 1, 'amount': 1, 'conditions': 1, 'needed': 1, 'mechanism': 1, 'accelerate': 1, 'sorting': 1, 'predetermined': 1, 'application': 1, 'serves': 1, 'they': 1, 'need': 1, 'exploring': 1, 'site': 1, 'then': 1, 'stored': 1, 'database': 1, 'making': 1, 'checked': 1, 'using': 1, 'language': 1, 'stopword': 1, 'defined': 1, 'tips': 1, 'tricks': 1, 'computer': 1, 'culinary': 1, 'soccer': 1, 'adventure': 1, 'mother': 1, 'child': 1, 'health': 1, 'mobile': 1, 'phones': 1, 'gadgets': 1, 'ladies': 1, 'fashion': 1, 'are': 1, 'blogging': 1, 'activities': 1, 'undertaken': 1, 'create': 1, 'specific': 1, 'stubs': 1, 'applying': 1, 'concept': 1, 'crawlers': 1, 'study': 1, 'was': 1, 'determine': 1, 'appropriate': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'determined': 1, 'testing': 1, 'out': 1, 'stopwords': 1, 'from': 1, 'test': 1, 'it': 1, 'can': 1, 'concluded': 1, 'uses': 1, 'keys': 1, 'get': 1, 'maximum': 1})
-------------------------------------------
--- Data #906 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: ADIK PRAS
Judul: PERBANDINGAN PENGGUNAAN GRAY LEVEL CO-OCURRENCE MATRIX DAN GRAY LEVEL RUN LENGHT MATRIX UNTUK PENGENALAN SENYUM
Pembimbing 1: Cucun Very Angkoso S.T., M.T.
Pembimbing 2: Rima Tri Wahyuningrum S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Senyum merupakan salah satu fitur biometrik yang dapat dijadikan sebagai bukti autentik dari seseorang. Salah satu bentuk penerapan pengenalan pola ini adalah mengetahui senyum seseorang sehingga nantinya senyum tersebut dapat dikenali oleh komputer dan disimpan dalam database. Penelitian ini bertujuan mengembangkan penelitian yang sebelumnya yaitu pengenalan pola wajah. Sistem pengenalan ini ada dua tahapan, tahap pertama menghitung ekstraksi fitur pada gambar wajah menggunakan Gray level Co-Occurrence Matrix dan Gray Level Run Lenght Matrix untuk menghasilkan pola senyum, tahap kedua menghitung jarak kemiripan menggunakan Manhattan Distance yaitu semakin rendah nilai jarak suatu citra maka semakin tinggi tingkat kemiripannya. Tugas Akhir ini melakukan uji coba pada 201 gambar foto wajah dalam basis data yang dibagi menjadi tiga kelas yaitu diam, senyum, dan tawa untuk dilakukan ekstraksi fitur menggunakan Gray Level Run leght Matrix dan Gray level Co-Occurrence Matrix, serta menghitung jarak kemiripan menggunakan Manhattan Distance. Setelah didapat nilai hasil pengukuran jarak kemiripan terhadap ketiga kelas, nilai tersebut dirata – rata untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Hasil yang diperoleh memiliki kemiripan yang cukup tinggi dengan akurasi terbaik mencapai 100% pada GLCM dan 71% pada GLRM
Abstrak (Clean): senyum merupakan salah satu fitur biometrik yang dapat dijadikan sebagai bukti autentik dari seseorang salah satu bentuk penerapan pengenalan pola ini adalah mengetahui senyum seseorang sehingga nantinya senyum tersebut dapat dikenali oleh komputer dan disimpan dalam database penelitian ini bertujuan mengembangkan penelitian yang sebelumnya yaitu pengenalan pola wajah sistem pengenalan ini ada dua tahapan tahap pertama menghitung ekstraksi fitur pada gambar wajah menggunakan gray level cooccurrence matrix dan gray level run lenght matrix untuk menghasilkan pola senyum tahap kedua menghitung jarak kemiripan menggunakan manhattan distance yaitu semakin rendah nilai jarak suatu citra maka semakin tinggi tingkat kemiripannya tugas akhir ini melakukan uji coba pada gambar foto wajah dalam basis data yang dibagi menjadi tiga kelas yaitu diam senyum dan tawa untuk dilakukan ekstraksi fitur menggunakan gray level run leght matrix dan gray level cooccurrence matrix serta menghitung jarak kemiripan menggunakan manhattan distance setelah didapat nilai hasil pengukuran jarak kemiripan terhadap ketiga kelas nilai tersebut dirata – rata untuk mendapatkan hasil yang diinginkan hasil yang diperoleh memiliki kemiripan yang cukup tinggi dengan akurasi terbaik mencapai pada glcm dan pada glrm
Abstrak (Stopwords Removed): senyum salah satu fitur biometrik dapat dijadikan bukti autentik seseorang salah satu bentuk penerapan pengenalan pola mengetahui senyum seseorang nantinya senyum tersebut dapat dikenali komputer disimpan database penelitian bertujuan mengembangkan penelitian sebelumnya pengenalan pola wajah sistem pengenalan ada dua tahapan tahap pertama menghitung ekstraksi fitur gambar wajah menggunakan gray level cooccurrence matrix gray level run lenght matrix menghasilkan pola senyum tahap kedua menghitung jarak kemiripan menggunakan manhattan distance semakin rendah nilai jarak citra semakin tinggi tingkat kemiripannya tugas akhir melakukan uji coba gambar foto wajah basis data dibagi menjadi tiga kelas diam senyum tawa dilakukan ekstraksi fitur menggunakan gray level run leght matrix gray level cooccurrence matrix menghitung jarak kemiripan menggunakan manhattan distance didapat nilai hasil pengukuran jarak kemiripan ketiga kelas nilai tersebut dirata – rata mendapatkan hasil diinginkan hasil diperoleh memiliki kemiripan cukup tinggi akurasi terbaik mencapai glcm glrm
Abstrak (Stemmed): senyum salah satu fitur biometrik dapat jadi bukti autentik orang salah satu bentuk terap kenal pola tahu senyum orang nanti senyum sebut dapat nali komputer simpan database teliti tuju kembang teliti belum kenal pola wajah sistem kenal ada dua tahap tahap pertama hitung ekstraksi fitur gambar wajah guna gray level cooccurrence matrix gray level run lenght matrix hasil pola senyum tahap dua hitung jarak mirip guna manhattan distance makin rendah nilai jarak citra makin tinggi tingkat mirip tugas akhir laku uji coba gambar foto wajah basis data bagi jadi tiga kelas diam senyum tawa laku ekstraksi fitur guna gray level run leght matrix gray level cooccurrence matrix hitung jarak mirip guna manhattan distance dapat nilai hasil ukur jarak mirip tiga kelas nilai sebut rata rata dapat hasil ingin hasil oleh milik mirip cukup tinggi akurasi baik capai glcm glrm
Abstrak (Corrected): serum salad sat four biometric apart jade but authentic orang salad sat bent trap penal pola tau serum orang anti serum debut apart nail computer simian database elite juju embank elite begum penal pola rajah sister penal ada due that that pertain hiding ekstraksi four sambar rajah gun gray level occurrence matrix gray level run length matrix hail pola serum that due hiding arak mirin gun manhattan distance making rental nilgai arak citral making ting dingbat mirin tugs air lake uni coma sambar foot rajah basis data bag jade toga keas dial serum tara lake ekstraksi four gun gray level run light matrix gray level occurrence matrix hiding arak mirin gun manhattan distance apart nilgai hail ukr arak mirin toga keas nilgai debut rata rata apart hail begin hail olen milk mirin cutup ting auras back capri glum germ
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'senyum': 5, 'mirip': 5, 'dapat': 4, 'guna': 4, 'gray': 4, 'level': 4, 'matrix': 4, 'hasil': 4, 'jarak': 4, 'fitur': 3, 'kenal': 3, 'pola': 3, 'wajah': 3, 'tahap': 3, 'hitung': 3, 'nilai': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'jadi': 2, 'orang': 2, 'sebut': 2, 'teliti': 2, 'dua': 2, 'ekstraksi': 2, 'gambar': 2, 'cooccurrence': 2, 'run': 2, 'manhattan': 2, 'distance': 2, 'makin': 2, 'tinggi': 2, 'laku': 2, 'tiga': 2, 'kelas': 2, 'rata': 2, 'biometrik': 1, 'bukti': 1, 'autentik': 1, 'bentuk': 1, 'terap': 1, 'tahu': 1, 'nanti': 1, 'nali': 1, 'komputer': 1, 'simpan': 1, 'database': 1, 'tuju': 1, 'kembang': 1, 'belum': 1, 'sistem': 1, 'ada': 1, 'pertama': 1, 'lenght': 1, 'rendah': 1, 'citra': 1, 'tingkat': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'foto': 1, 'basis': 1, 'data': 1, 'bagi': 1, 'diam': 1, 'tawa': 1, 'leght': 1, 'ukur': 1, 'ingin': 1, 'oleh': 1, 'milik': 1, 'cukup': 1, 'akurasi': 1, 'baik': 1, 'capai': 1, 'glcm': 1, 'glrm': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'of': 9, 'a': 6, 'distance': 6, 'and': 5, 'similarity': 5, 'smile': 4, 'is': 4, 'this': 4, 'to': 4, 'using': 4, 'matrix': 4, 'as': 3, 'pattern': 3, 'recognition': 3, 'in': 3, 'value': 3, 'one': 2, 'be': 2, 'database': 2, 'are': 2, 'stage': 2, 'calculates': 2, 'face': 2, 'image': 2, 'feature': 2, 'extraction': 2, 'graylevel': 2, 'cooccurrence': 2, 'gray': 2, 'level': 2, 'run': 2, 'manhattan': 2, 'high': 2, 'on': 2, 'obtained': 2, 'averaged': 2, 'results': 2, 'biometric': 1, 'features': 1, 'which': 1, 'can': 1, 'used': 1, 'authentic': 1, 'evidence': 1, 'person': 1, 'form': 1, 'application': 1, 'knowing': 1, 'someone': 1, 'that': 1, 'will': 1, 'recognized': 1, 'by': 1, 'computer': 1, 'stored': 1, 'research': 1, 'aims': 1, 'develop': 1, 'previous': 1, 'study': 1, 'facial': 1, 'system': 1, 'there': 1, 'two': 1, 'stages': 1, 'first': 1, 'lenght': 1, 'produce': 1, 'second': 1, 'lower': 1, 'greater': 1, 'an': 1, 'degree': 1, 'final': 1, 'testing': 1, 'images': 1, 'divided': 1, 'into': 1, 'three': 1, 'classes': 1, 'namely': 1, 'silence': 1, 'smiles': 1, 'laughter': 1, 'for': 1, 'leght': 1, 'well': 1, 'calculate': 1, 'having': 1, 'measurement': 1, 'third': 1, 'grade': 1, 'get': 1, 'desired': 1, 'have': 1, 'enough': 1, 'with': 1, 'best': 1, 'accuracy': 1, 'reaches': 1, 'glcm': 1, 'glrm': 1})
-------------------------------------------
--- Data #907 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Mohammad Syaiful Hakim
Judul: SISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENGAJUAN
KREDIT BANK MENGGUNAKAN
METODE REGRESI LOGISTIK ORDINAL
Pembimbing 1: Mula'ab S.T., M. Kom
Pembimbing 2: fika hastarita, S.T.,M. Eng
Abstrak (Raw): Untuk mengantisipasi penyelesaian kredit macet yang dapat mempengaruhi kesehatan bank sehingga perlu untuk analisis kelayakan pemberian pada calon debitur.Pada penelitian ini akan di buat sistem untuk mengetahui debitur termasuk pada kategori kredit lancar, dalam perhatian khusus, kurang lancar, dan macet. Metode yang digunakan adalah metode regresi logistik untuk menentukannya, variabel yang di gunakan dalam penelitian ini adalah penghasilan perbulan, jumlah pinjaman, jaminan, jangka waktu, biaya hidup perbulan, tabungan, margin, usia, jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan terakhir. Objek pada penelitian ini adalah kredit yang terdapat di Bank BPRS. Sistem pendukung keputusan menggunakan metode Regresi Logistik Ordinal sangat cocok digunakan untuk penentuan Kelayakan kredit berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan. Karena hasil output mendekati keakuratan dengan nilai akurasi mencapai 98%.
Kata kunci : regresi logistik, kredit, ordinal.
Abstrak (Clean): untuk mengantisipasi penyelesaian kredit macet yang dapat mempengaruhi kesehatan bank sehingga perlu untuk analisis kelayakan pemberian pada calon debiturpada penelitian ini akan di buat sistem untuk mengetahui debitur termasuk pada kategori kredit lancar dalam perhatian khusus kurang lancar dan macet metode yang digunakan adalah metode regresi logistik untuk menentukannya variabel yang di gunakan dalam penelitian ini adalah penghasilan perbulan jumlah pinjaman jaminan jangka waktu biaya hidup perbulan tabungan margin usia jenis kelamin pekerjaan pendidikan terakhir objek pada penelitian ini adalah kredit yang terdapat di bank bprs sistem pendukung keputusan menggunakan metode regresi logistik ordinal sangat cocok digunakan untuk penentuan kelayakan kredit berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan karena hasil output mendekati keakuratan dengan nilai akurasi mencapai kata kunci regresi logistik kredit ordinal
Abstrak (Stopwords Removed): mengantisipasi penyelesaian kredit macet dapat mempengaruhi kesehatan bank perlu analisis kelayakan pemberian calon debiturpada penelitian buat sistem mengetahui debitur termasuk kategori kredit lancar perhatian khusus kurang lancar macet metode digunakan metode regresi logistik menentukannya variabel gunakan penelitian penghasilan perbulan jumlah pinjaman jaminan jangka waktu biaya hidup perbulan tabungan margin usia jenis kelamin pekerjaan pendidikan terakhir objek penelitian kredit terdapat bank bprs sistem pendukung keputusan menggunakan metode regresi logistik ordinal sangat cocok digunakan penentuan kelayakan kredit berdasarkan kriteria sudah ditentukan hasil output mendekati keakuratan nilai akurasi mencapai kata kunci regresi logistik kredit ordinal
Abstrak (Stemmed): antisipasi selesai kredit macet dapat pengaruh sehat bank perlu analisis layak beri calon debiturpada teliti buat sistem tahu debitur masuk kategori kredit lancar perhati khusus kurang lancar macet metode guna metode regresi logistik tentu variabel guna teliti hasil bulan jumlah pinjam jamin jangka waktu biaya hidup bulan tabung margin usia jenis kelamin kerja didik akhir objek teliti kredit dapat bank bprs sistem dukung putus guna metode regresi logistik ordinal sangat cocok guna tentu layak kredit dasar kriteria sudah tentu hasil output dekat akurat nilai akurasi capai kata kunci regresi logistik kredit ordinal
Abstrak (Corrected): antisipasi seesaw credit mace apart pengaruh seat bank peru analysis kayak bert salon debiturpada elite but sister tau debit mask category credit lancer perhaps rhesus during lancer mace metope gun metope regress logistic tent variable gun elite hail buran mullah ninja jamie bangka want bay hide buran tabuing margin asia penis gelatin era did air objet elite credit apart bank bars sister during puts gun metope regress logistic ordinal sang cook gun tent kayak credit dakar criteria judah tent hail output dead aura nilgai auras capri data bunch regress logistic credit ordinal
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kredit': 5, 'guna': 4, 'teliti': 3, 'metode': 3, 'regresi': 3, 'logistik': 3, 'tentu': 3, 'macet': 2, 'dapat': 2, 'bank': 2, 'layak': 2, 'sistem': 2, 'lancar': 2, 'hasil': 2, 'bulan': 2, 'ordinal': 2, 'antisipasi': 1, 'selesai': 1, 'pengaruh': 1, 'sehat': 1, 'perlu': 1, 'analisis': 1, 'beri': 1, 'calon': 1, 'debiturpada': 1, 'buat': 1, 'tahu': 1, 'debitur': 1, 'masuk': 1, 'kategori': 1, 'perhati': 1, 'khusus': 1, 'kurang': 1, 'variabel': 1, 'jumlah': 1, 'pinjam': 1, 'jamin': 1, 'jangka': 1, 'waktu': 1, 'biaya': 1, 'hidup': 1, 'tabung': 1, 'margin': 1, 'usia': 1, 'jenis': 1, 'kelamin': 1, 'kerja': 1, 'didik': 1, 'akhir': 1, 'objek': 1, 'bprs': 1, 'dukung': 1, 'putus': 1, 'sangat': 1, 'cocok': 1, 'dasar': 1, 'kriteria': 1, 'sudah': 1, 'output': 1, 'dekat': 1, 'akurat': 1, 'nilai': 1, 'akurasi': 1, 'capai': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 8, 'in': 4, 'credit': 4, 'is': 4, 'this': 4, 'study': 3, 'to': 3, 'method': 3, 'logistic': 3, 'regression': 3, 'for': 2, 'determine': 2, 'used': 2, 'monthly': 2, 'ordinal': 2, 'accuracy': 2, 'anticipation': 1, 'completion': 1, 'bad': 1, 'can': 1, 'affect': 1, 'health': 1, 'bank': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'necessary': 1, 'analysis': 1, 'feasibility': 1, 'providing': 1, 'prospective': 1, 'debiturpada': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'made': 1, 'debtors': 1, 'systems': 1, 'including': 1, 'current': 1, 'categories': 1, 'special': 1, 'mention': 1, 'substandard': 1, 'and': 1, 'jammed': 1, 'variables': 1, 'income': 1, 'amount': 1, 'loan': 1, 'guarantee': 1, 'term': 1, 'living': 1, 'expenses': 1, 'savings': 1, 'margin': 1, 'age': 1, 'sex': 1, 'occupation': 1, 'education': 1, 'last': 1, 'objects': 1, 'are': 1, 'contained': 1, 'banks': 1, 'srb': 1, 'decision': 1, 'support': 1, 'system': 1, 'using': 1, 'suitable': 1, 'determination': 1, 'creditworthiness': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'predetermined': 1, 'criteria': 1, 'because': 1, 'output': 1, 'close': 1, 'results': 1, 'with': 1, 'values': 1, 'reaching': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #908 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Rotua Halomoan Damanik
Judul: DESIGN AND IMPLEMENTATION OF ENCRYPTED FILESYSTEM BASED ON FUSE FRAMEWORK ON LINUX OPERATING SYSTEM USING BLOWFISH ALGORITHM
Pembimbing 1: Dwi Kuswanto, S.Pd., MT.
Pembimbing 2: Iwan Santosa, ST., MT.
Abstrak (Raw): Dalam suatu sistem operasi, filesystem merupakan salah satu komponen yang memiliki peranan penting dalam proses penyimpanan dan pengaksesan data. Pada umumnya filesystem yang terdapat di sistem operasi Linux menyimpan data dalam bentuk data asli (plain text) yang aksesnya hanya dibatasi oleh access control. Keamanan data pada filesystem ini dapat ditingkatkan dengan mengimplementasikan enkripsi yang akan secara otomatis mengubah data asli menjadi data acak (cipher text). Proses enkripsi akan menjamin data yang tersimpan hanya dapat dibaca oleh pengguna yang memiliki kunci dekripsi. Dalam penelitian ini telah berhasil dikembangkan suatu filesystem berbasis framework FUSE yang mengenkripsi data menggunakan algoritma Blowfish.
Hasil uji coba membuktikan bahwa performa filesystem yang dikembangkan dalam penelitian ini mengalami penurunan performa rata-rata sebesar 37,86% dibandingkan dengan filesystem standar Ext4 yang umum digunakan di Linux. Kecepatan penulisan file ke hard disk semakin menurun jika file yang dituliskan secara bersamaan meningkat dalam jumlah maupun ukurannya. Di sisi lain, filesystem yang dikembangkan juga terbukti dapat melindungi data pengguna melalui prose enkripsi.
Abstrak (Clean): dalam suatu sistem operasi filesystem merupakan salah satu komponen yang memiliki peranan penting dalam proses penyimpanan dan pengaksesan data pada umumnya filesystem yang terdapat di sistem operasi linux menyimpan data dalam bentuk data asli plain text yang aksesnya hanya dibatasi oleh access control keamanan data pada filesystem ini dapat ditingkatkan dengan mengimplementasikan enkripsi yang akan secara otomatis mengubah data asli menjadi data acak cipher text proses enkripsi akan menjamin data yang tersimpan hanya dapat dibaca oleh pengguna yang memiliki kunci dekripsi dalam penelitian ini telah berhasil dikembangkan suatu filesystem berbasis framework fuse yang mengenkripsi data menggunakan algoritma blowfish hasil uji coba membuktikan bahwa performa filesystem yang dikembangkan dalam penelitian ini mengalami penurunan performa ratarata sebesar dibandingkan dengan filesystem standar ext yang umum digunakan di linux kecepatan penulisan file ke hard disk semakin menurun jika file yang dituliskan secara bersamaan meningkat dalam jumlah maupun ukurannya di sisi lain filesystem yang dikembangkan juga terbukti dapat melindungi data pengguna melalui prose enkripsi
Abstrak (Stopwords Removed): sistem operasi filesystem salah satu komponen memiliki peranan penting proses penyimpanan pengaksesan data umumnya filesystem terdapat sistem operasi linux menyimpan data bentuk data asli plain text aksesnya dibatasi access control keamanan data filesystem dapat ditingkatkan mengimplementasikan enkripsi secara otomatis mengubah data asli menjadi data acak cipher text proses enkripsi menjamin data tersimpan dapat dibaca pengguna memiliki kunci dekripsi penelitian berhasil dikembangkan filesystem berbasis framework fuse mengenkripsi data menggunakan algoritma blowfish hasil uji coba membuktikan performa filesystem dikembangkan penelitian mengalami penurunan performa ratarata sebesar dibandingkan filesystem standar ext umum digunakan linux kecepatan penulisan file hard disk semakin menurun jika file dituliskan secara bersamaan meningkat jumlah maupun ukurannya sisi lain filesystem dikembangkan terbukti dapat melindungi data pengguna prose enkripsi
Abstrak (Stemmed): sistem operasi filesystem salah satu komponen milik peran penting proses simpan akses data umum filesystem dapat sistem operasi linux simpan data bentuk data asli plain text akses batas access control aman data filesystem dapat tingkat implementasi enkripsi cara otomatis ubah data asli jadi data acak cipher text proses enkripsi jamin data simpan dapat baca guna milik kunci dekripsi teliti hasil kembang filesystem bas framework fuse enkripsi data guna algoritma blowfish hasil uji coba bukti performa filesystem kembang teliti alami turun performa ratarata besar banding filesystem standar ext umum guna linux cepat tulis file hard disk makin turun jika file tulis cara sama tingkat jumlah maupun ukur sisi lain filesystem kembang bukti dapat lindung data guna prose enkripsi
Abstrak (Corrected): sister operas filesystem salad sat component milk pecan panting proves simian asses data mum filesystem apart sister operas linux simian data bent data ali plain text asses bats access control man data filesystem apart dingbat implements enkripsi cara fotomat's bah data ali jade data arak cipher text proves enkripsi jamie data simian apart back gun milk bunch dekripsi elite hail embank filesystem was framework fuse enkripsi data gun algorithm blowfish hail uni coma but perform filesystem embank elite salami turn perform ratarata bear banding filesystem standard next mum gun linux eat tulips file hard disk making turn pika file tulips cara same dingbat mullah maun ukr sis lain filesystem embank but apart finding data gun prose enkripsi
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'data': 9, 'filesystem': 7, 'dapat': 4, 'enkripsi': 4, 'guna': 4, 'simpan': 3, 'kembang': 3, 'sistem': 2, 'operasi': 2, 'milik': 2, 'proses': 2, 'akses': 2, 'umum': 2, 'linux': 2, 'asli': 2, 'text': 2, 'tingkat': 2, 'cara': 2, 'teliti': 2, 'hasil': 2, 'bukti': 2, 'performa': 2, 'turun': 2, 'tulis': 2, 'file': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'komponen': 1, 'peran': 1, 'penting': 1, 'bentuk': 1, 'plain': 1, 'batas': 1, 'access': 1, 'control': 1, 'aman': 1, 'implementasi': 1, 'otomatis': 1, 'ubah': 1, 'jadi': 1, 'acak': 1, 'cipher': 1, 'jamin': 1, 'baca': 1, 'kunci': 1, 'dekripsi': 1, 'bas': 1, 'framework': 1, 'fuse': 1, 'algoritma': 1, 'blowfish': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'alami': 1, 'ratarata': 1, 'besar': 1, 'banding': 1, 'standar': 1, 'ext': 1, 'cepat': 1, 'hard': 1, 'disk': 1, 'makin': 1, 'jika': 1, 'sama': 1, 'jumlah': 1, 'maupun': 1, 'ukur': 1, 'sisi': 1, 'lain': 1, 'lindung': 1, 'prose': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'in': 9, 'data': 9, 'filesystem': 7, 'of': 4, 'to': 4, 'on': 4, 'system': 3, 'is': 3, 'that': 3, 'process': 3, 'by': 3, 'this': 3, 'encryption': 3, 'developed': 3, 'an': 2, 'operating': 2, 'file': 2, 'has': 2, 'and': 2, 'linux': 2, 'original': 2, 'text': 2, 'access': 2, 'only': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'will': 2, 'study': 2, 'a': 2, 'user': 2, 'performance': 2, 'one': 1, 'component': 1, 'important': 1, 'role': 1, 'storing': 1, 'accessing': 1, 'general': 1, 'contained': 1, 'stores': 1, 'form': 1, 'plain': 1, 'which': 1, 'limited': 1, 'control': 1, 'safety': 1, 'improved': 1, 'implementing': 1, 'automatically': 1, 'convert': 1, 'into': 1, 'random': 1, 'cipher': 1, 'ensure': 1, 'stored': 1, 'read': 1, 'users': 1, 'who': 1, 'have': 1, 'decryption': 1, 'key': 1, 'successfully': 1, 'framework': 1, 'based': 1, 'fuse': 1, 'space': 1, 'encrypts': 1, 'using': 1, 'blowfish': 1, 'algorithm': 1, 'results': 1, 'experiments': 1, 'proved': 1, 'experienced': 1, 'decrease': 1, 'average': 1, 'compared': 1, 'standard': 1, 'ext': 1, 'commonly': 1, 'used': 1, 'speed': 1, 'writing': 1, 'files': 1, 'hard': 1, 'disk': 1, 'goes': 1, 'down': 1, 'if': 1, 'written': 1, 'simultaneously': 1, 'increased': 1, 'number': 1, 'size': 1, 'other': 1, 'hand': 1, 'also': 1, 'shown': 1, 'protect': 1, 'through': 1})
-------------------------------------------
--- Data #909 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Rahmat Aidil Fitri Rysa
Judul: MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK TOPIK SORTING
(ALGORITMA INSERTION SORT DAN MERGE SORT)
Pembimbing 1: Yonathan Ferry Hendrawan, S.T., M.IT.
Pembimbing 2: Dr.Indah Agustien Siradjuddin, S.Kom., M.Kom.
Abstrak (Raw): Multimedia merupakan perpaduan antara berbagai media yang berupa teks, gambar, grafik, sound, animasi, video, interaksi, dan lain lain yang dikemas menjadi file digital, digunakan untuk menyampaikan pesan kepada publik. Media pembelajaran interaktif merupakan segala sesuatu yang menyangkut Software dan Hardware yang dapat digunakan sebagai perantara untuk menyampaikan isi materi ajar dari sumber belajar ke pembelajar dengan metode pembelajaran yang dapat memberikan respon balik terhadap pengguna dari apa yang telah diinputkan kepada media tersebut. Kualitas media pembelajaran dapat dinilai melalui ukuran-ukuran dan metode-metode tertentu. Tujuan penelitian ini adalah membuat sebuah media pembelajaran sorting yang dapat diputar pada komputer. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengimplementasikan sistem menggunakan Flash dan diaplikasikan pada media pembelajaran Sorting serta pada materi pengantar algoritma. Dengan menggunakan skenario sebelum video dan program dibuat sehingga perancangan media pembelajaran ini terstruktur dan sistematis. Inteface yang dibuat berisi menu pilihan materi tentang algoritma dan Sorting serta Video pembelajaran yang dapat menambah dan membantu pemahaman materi algoritma serta sorting yang didalamnya mencakup materi Insertion Sort dan Merge sort. Dalam video tersebut juga dilengkapi animasi sebagai contoh sesuai materi pembelajaran yang dibuat.
Kata Kunci : Media Pembelajaran, Video, Flash, Sorting
Abstrak (Clean): multimedia merupakan perpaduan antara berbagai media yang berupa teks gambar grafik sound animasi video interaksi dan lain lain yang dikemas menjadi file digital digunakan untuk menyampaikan pesan kepada publik media pembelajaran interaktif merupakan segala sesuatu yang menyangkut software dan hardware yang dapat digunakan sebagai perantara untuk menyampaikan isi materi ajar dari sumber belajar ke pembelajar dengan metode pembelajaran yang dapat memberikan respon balik terhadap pengguna dari apa yang telah diinputkan kepada media tersebut kualitas media pembelajaran dapat dinilai melalui ukuranukuran dan metodemetode tertentu tujuan penelitian ini adalah membuat sebuah media pembelajaran sorting yang dapat diputar pada komputer perangkat lunak yang digunakan untuk mengimplementasikan sistem menggunakan flash dan diaplikasikan pada media pembelajaran sorting serta pada materi pengantar algoritma dengan menggunakan skenario sebelum video dan program dibuat sehingga perancangan media pembelajaran ini terstruktur dan sistematis inteface yang dibuat berisi menu pilihan materi tentang algoritma dan sorting serta video pembelajaran yang dapat menambah dan membantu pemahaman materi algoritma serta sorting yang didalamnya mencakup materi insertion sort dan merge sort dalam video tersebut juga dilengkapi animasi sebagai contoh sesuai materi pembelajaran yang dibuat kata kunci media pembelajaran video flash sorting
Abstrak (Stopwords Removed): multimedia perpaduan antara berbagai media berupa teks gambar grafik sound animasi video interaksi lain lain dikemas menjadi file digital digunakan menyampaikan pesan kepada publik media pembelajaran interaktif segala sesuatu menyangkut software hardware dapat digunakan perantara menyampaikan isi materi ajar sumber belajar pembelajar metode pembelajaran dapat memberikan respon balik pengguna apa diinputkan kepada media tersebut kualitas media pembelajaran dapat dinilai ukuranukuran metodemetode tertentu tujuan penelitian membuat media pembelajaran sorting dapat diputar komputer perangkat lunak digunakan mengimplementasikan sistem menggunakan flash diaplikasikan media pembelajaran sorting materi pengantar algoritma menggunakan skenario video program dibuat perancangan media pembelajaran terstruktur sistematis inteface dibuat berisi menu pilihan materi tentang algoritma sorting video pembelajaran dapat menambah membantu pemahaman materi algoritma sorting didalamnya mencakup materi insertion sort merge sort video tersebut dilengkapi animasi contoh sesuai materi pembelajaran dibuat kata kunci media pembelajaran video flash sorting
Abstrak (Stemmed): multimedia padu antara bagai media upa teks gambar grafik sound animasi video interaksi lain lain kemas jadi file digital guna sampai pesan kepada publik media ajar interaktif segala sesuatu sangkut software hardware dapat guna antara sampai isi materi ajar sumber ajar ajar metode ajar dapat beri respon balik guna apa diinputkan kepada media sebut kualitas media ajar dapat nilai ukuranukuran metodemetode tentu tuju teliti buat media ajar sorting dapat putar komputer perangkat lunak guna implementasi sistem guna flash aplikasi media ajar sorting materi antar algoritma guna skenario video program buat ancang media ajar struktur sistematis inteface buat isi menu pilih materi tentang algoritma sorting video ajar dapat tambah bantu paham materi algoritma sorting dalam cakup materi insertion sort merge sort video sebut lengkap animasi contoh sesuai materi ajar buat kata kunci media ajar video flash sorting
Abstrak (Corrected): multimedia pad angara bahai media up tens sambar grain sound animas video interaksi lain lain bemas jade file digital gun sampan pecan keypad public media ajar interaktif legal sesuatu hangout software hardware apart gun angara sampan is mater ajar number ajar ajar metope ajar apart bert respond balk gun papa diinputkan keypad media debut kualitas media ajar apart nilgai ukuranukuran metodemetode tent juju elite but media ajar sorting apart put computer perangkat lunar gun implements sister gun flash aplikasi media ajar sorting mater altar algorithm gun scenario video program but dancing media ajar structure systematic interface but is menu pilch mater tenting algorithm sorting video ajar apart tambac bantu palm mater algorithm sorting dream cup mater insertion sort merge sort video debut lengkap animas conto sexual mater ajar but data bunch media ajar video flash sorting
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ajar': 12, 'media': 8, 'guna': 6, 'materi': 6, 'video': 5, 'dapat': 5, 'sorting': 5, 'buat': 4, 'algoritma': 3, 'antara': 2, 'animasi': 2, 'lain': 2, 'sampai': 2, 'kepada': 2, 'isi': 2, 'sebut': 2, 'flash': 2, 'sort': 2, 'multimedia': 1, 'padu': 1, 'bagai': 1, 'upa': 1, 'teks': 1, 'gambar': 1, 'grafik': 1, 'sound': 1, 'interaksi': 1, 'kemas': 1, 'jadi': 1, 'file': 1, 'digital': 1, 'pesan': 1, 'publik': 1, 'interaktif': 1, 'segala': 1, 'sesuatu': 1, 'sangkut': 1, 'software': 1, 'hardware': 1, 'sumber': 1, 'metode': 1, 'beri': 1, 'respon': 1, 'balik': 1, 'apa': 1, 'diinputkan': 1, 'kualitas': 1, 'nilai': 1, 'ukuranukuran': 1, 'metodemetode': 1, 'tentu': 1, 'tuju': 1, 'teliti': 1, 'putar': 1, 'komputer': 1, 'perangkat': 1, 'lunak': 1, 'implementasi': 1, 'sistem': 1, 'aplikasi': 1, 'antar': 1, 'skenario': 1, 'program': 1, 'ancang': 1, 'struktur': 1, 'sistematis': 1, 'inteface': 1, 'menu': 1, 'pilih': 1, 'tentang': 1, 'tambah': 1, 'bantu': 1, 'paham': 1, 'dalam': 1, 'cakup': 1, 'insertion': 1, 'merge': 1, 'lengkap': 1, 'contoh': 1, 'sesuai': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'and': 10, 'to': 10, 'of': 9, 'learning': 9, 'media': 7, 'as': 7, 'is': 5, 'video': 5, 'that': 5, 'can': 5, 'sorting': 5, 'a': 4, 'material': 4, 'used': 3, 'be': 3, 'animation': 2, 'convey': 2, 'software': 2, 'an': 2, 'materials': 2, 'methods': 2, 'using': 2, 'flash': 2, 'algorithms': 2, 'well': 2, 'made': 2, 'also': 2, 'sort': 2, 'multimedia': 1, 'combination': 1, 'various': 1, 'such': 1, 'text': 1, 'images': 1, 'graphics': 1, 'sound': 1, 'interaction': 1, 'others': 1, 'were': 1, 'packed': 1, 'into': 1, 'digital': 1, 'file': 1, 'messages': 1, 'public': 1, 'interactive': 1, 'everything': 1, 'related': 1, 'hardware': 1, 'intermediary': 1, 'contents': 1, 'teaching': 1, 'resources': 1, 'learners': 1, 'with': 1, 'give': 1, 'feedback': 1, 'user': 1, 'what': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'entered': 1, 'quality': 1, 'assessed': 1, 'through': 1, 'measurements': 1, 'certain': 1, 'purpose': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'create': 1, 'medium': 1, 'played': 1, 'on': 1, 'computer': 1, 'implement': 1, 'system': 1, 'applied': 1, 'study': 1, 'introductory': 1, 'by': 1, 'scenario': 1, 'before': 1, 'program': 1, 'so': 1, 'design': 1, 'structured': 1, 'systematic': 1, 'interface': 1, 'created': 1, 'contains': 1, 'about': 1, 'menu': 1, 'options': 1, 'increase': 1, 'help': 1, 'understanding': 1, 'algorithm': 1, 'which': 1, 'includes': 1, 'insertion': 1, 'merge': 1, 'in': 1, 'features': 1, 'example': 1, 'appropriate': 1, 'are': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #910 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Moh. Sholeh
Judul: Deteksi dan Estimasi Jarak Obyek Menggunakan Stereo Vision Dengan Metode Haar Like Feature
Pembimbing 1: Dr. Indah Agustien S, S.Kom., M.Kom
Pembimbing 2: Faikul Umam, S.Kom., M.T
Abstrak (Raw): Perkembangan teknologi pada bidang computer vision begitu pesat. Berawal dari fungsi kamera sebagai alat penangkap obyek menjadi alat deteksi. Adapun penelitian ini bukan hanya memfungsikan kamera sebagai alat deteksi melainkan menjadikan alat pengukur jarak obyek menggunakan dua kamera yang telah dikalibrasi sehingga disebut dengan Stereo Vision. Dua kamera yang terkalibrasi itu diilhami oleh organ penglihatan manusia. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah algoritma haar dalam mendeteksi wajah yang dibangun dengan bahasa pemerograman C# dan image processing EmguCV. Setelah deteksi wajah maka akan ditemukan disparitas dari kedua gambar yang diambil oleh masing-masing kamera karena adanya sudut pandang berbeda. Untuk mengukur jarak diperlukan nilai disparity gambar, baseline sebagai jarak pemisah antar kamera dan focal lenght sebuah kamera. Proses deteksi dan estimasi jarak wajah ke kamera berdasarkan sampel menghasilkan 96% tingkat keberhasilan. Dalam deteksi wajah hanya dikhususkan pada deteksi wajah dengan posisi lurus kedepan terhadap kamera (frontal face). Intensitas cahaya ruangan dan besar kecilnya wajah tidak berpengaruh dalam pendeteksian pengukuran jarak pada aplikasi ini. Dengan adanya aplikasi ini, kamera bertambah fungsi sebagai alat deteksi dan pengkur jarak yang ekonomis
katakunci : Stereo Visison, Haar Like Feature, Cascade Frontal Face, Face Detection, Computer Vision
Abstrak (Clean): perkembangan teknologi pada bidang computer vision begitu pesat berawal dari fungsi kamera sebagai alat penangkap obyek menjadi alat deteksi adapun penelitian ini bukan hanya memfungsikan kamera sebagai alat deteksi melainkan menjadikan alat pengukur jarak obyek menggunakan dua kamera yang telah dikalibrasi sehingga disebut dengan stereo vision dua kamera yang terkalibrasi itu diilhami oleh organ penglihatan manusia metode yang digunakan dalam penelitian adalah algoritma haar dalam mendeteksi wajah yang dibangun dengan bahasa pemerograman c dan image processing emgucv setelah deteksi wajah maka akan ditemukan disparitas dari kedua gambar yang diambil oleh masingmasing kamera karena adanya sudut pandang berbeda untuk mengukur jarak diperlukan nilai disparity gambar baseline sebagai jarak pemisah antar kamera dan focal lenght sebuah kamera proses deteksi dan estimasi jarak wajah ke kamera berdasarkan sampel menghasilkan tingkat keberhasilan dalam deteksi wajah hanya dikhususkan pada deteksi wajah dengan posisi lurus kedepan terhadap kamera frontal face intensitas cahaya ruangan dan besar kecilnya wajah tidak berpengaruh dalam pendeteksian pengukuran jarak pada aplikasi ini dengan adanya aplikasi ini kamera bertambah fungsi sebagai alat deteksi dan pengkur jarak yang ekonomis katakunci stereo visison haar like feature cascade frontal face face detection computer vision
Abstrak (Stopwords Removed): perkembangan teknologi bidang computer vision begitu pesat berawal fungsi kamera alat penangkap obyek menjadi alat deteksi adapun penelitian bukan memfungsikan kamera alat deteksi melainkan menjadikan alat pengukur jarak obyek menggunakan dua kamera dikalibrasi disebut stereo vision dua kamera terkalibrasi diilhami organ penglihatan manusia metode digunakan penelitian algoritma haar mendeteksi wajah dibangun bahasa pemerograman c image processing emgucv deteksi wajah ditemukan disparitas kedua gambar diambil masingmasing kamera adanya sudut pandang berbeda mengukur jarak diperlukan nilai disparity gambar baseline jarak pemisah antar kamera focal lenght kamera proses deteksi estimasi jarak wajah kamera berdasarkan sampel menghasilkan tingkat keberhasilan deteksi wajah dikhususkan deteksi wajah posisi lurus kedepan kamera frontal face intensitas cahaya ruangan besar kecilnya wajah berpengaruh pendeteksian pengukuran jarak aplikasi adanya aplikasi kamera bertambah fungsi alat deteksi pengkur jarak ekonomis katakunci stereo visison haar like feature cascade frontal face face detection computer vision
Abstrak (Stemmed): kembang teknologi bidang computer vision begitu pesat awal fungsi kamera alat tangkap obyek jadi alat deteksi adapun teliti bukan fungsi kamera alat deteksi lain jadi alat ukur jarak obyek guna dua kamera kalibrasi sebut stereo vision dua kamera kalibrasi ilham organ lihat manusia metode guna teliti algoritma haar deteksi wajah bangun bahasa pemerograman c image processing emgucv deteksi wajah temu disparitas dua gambar ambil masingmasing kamera ada sudut pandang beda ukur jarak perlu nilai disparity gambar baseline jarak pisah antar kamera focal lenght kamera proses deteksi estimasi jarak wajah kamera dasar sampel hasil tingkat hasil deteksi wajah khusus deteksi wajah posisi lurus depan kamera frontal face intensitas cahaya ruang besar kecil wajah pengaruh deteksi ukur jarak aplikasi ada aplikasi kamera tambah fungsi alat deteksi kur jarak ekonomis katakunci stereo visison haar like feature cascade frontal face face detection computer vision
Abstrak (Corrected): embank teknologi biding computer vision begin pest away fungi camera flat tanka obey jade flat detest adapt elite buran fungi camera flat detest lain jade flat ukr arak obey gun due camera kalibrasi debut stereo vision due camera kalibrasi slam organ that amnesia metope gun elite algorithm haar detest rajah bangui bahama pemerograman c image processing emgucv detest rajah temp disparity due sambar ambit masingmasing camera ada shut padang bed ukr arak peru nilgai disparity sambar baseline arak pish altar camera focal length camera proves detest estimate arak rajah camera dakar sample hail dingbat hail detest rajah rhesus detest rajah polish lurks dean camera frontal face intensity cabana rang bear cecil rajah pengaruh detest ukr arak aplikasi ada aplikasi camera tambac fungi flat detest our arak economic katakunci stereo vision haar like feature cascade frontal face face detection computer vision
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kamera': 10, 'deteksi': 9, 'jarak': 6, 'wajah': 6, 'alat': 5, 'vision': 3, 'fungsi': 3, 'ukur': 3, 'dua': 3, 'face': 3, 'computer': 2, 'obyek': 2, 'jadi': 2, 'teliti': 2, 'guna': 2, 'kalibrasi': 2, 'stereo': 2, 'haar': 2, 'gambar': 2, 'ada': 2, 'hasil': 2, 'frontal': 2, 'aplikasi': 2, 'kembang': 1, 'teknologi': 1, 'bidang': 1, 'begitu': 1, 'pesat': 1, 'awal': 1, 'tangkap': 1, 'adapun': 1, 'bukan': 1, 'lain': 1, 'sebut': 1, 'ilham': 1, 'organ': 1, 'lihat': 1, 'manusia': 1, 'metode': 1, 'algoritma': 1, 'bangun': 1, 'bahasa': 1, 'pemerograman': 1, 'c': 1, 'image': 1, 'processing': 1, 'emgucv': 1, 'temu': 1, 'disparitas': 1, 'ambil': 1, 'masingmasing': 1, 'sudut': 1, 'pandang': 1, 'beda': 1, 'perlu': 1, 'nilai': 1, 'disparity': 1, 'baseline': 1, 'pisah': 1, 'antar': 1, 'focal': 1, 'lenght': 1, 'proses': 1, 'estimasi': 1, 'dasar': 1, 'sampel': 1, 'tingkat': 1, 'khusus': 1, 'posisi': 1, 'lurus': 1, 'depan': 1, 'intensitas': 1, 'cahaya': 1, 'ruang': 1, 'besar': 1, 'kecil': 1, 'pengaruh': 1, 'tambah': 1, 'kur': 1, 'ekonomis': 1, 'katakunci': 1, 'visison': 1, 'like': 1, 'feature': 1, 'cascade': 1, 'detection': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 10, 'face': 8, 'a': 7, 'camera': 6, 'as': 6, 'detection': 6, 'in': 5, 'device': 5, 'distance': 5, 'and': 5, 'vision': 4, 'this': 4, 'by': 4, 'two': 3, 'detecting': 3, 'computer': 2, 'an': 2, 'object': 2, 'study': 2, 'functioned': 2, 'not': 2, 'only': 2, 'measuring': 2, 'calibrated': 2, 'cameras': 2, 'stereo': 2, 'haar': 2, 'disparity': 2, 'feature': 2, 'on': 2, 'frontal': 2, 'measurement': 2, 'application': 2, 'technological': 1, 'development': 1, 'field': 1, 'rapidly': 1, 'occurs': 1, 'starting': 1, 'from': 1, 'case': 1, 'that': 1, 'functions': 1, 'capturing': 1, 'than': 1, 'but': 1, 'also': 1, 'using': 1, 'called': 1, 'were': 1, 'inspired': 1, 'human': 1, 'visual': 1, 'organ': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'was': 1, 'algorithm': 1, 'built': 1, 'programming': 1, 'language': 1, 'c': 1, 'image': 1, 'processing': 1, 'emgucv': 1, 'after': 1, 'features': 1, 'captured': 1, 'each': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'found': 1, 'for': 1, 'different': 1, 'view': 1, 'occurrence': 1, 'needed': 1, 'value': 1, 'baseline': 1, 'separation': 1, 'between': 1, 'it': 1, 's': 1, 'focal': 1, 'length': 1, 'process': 1, 'estimating': 1, 'to': 1, 'based': 1, 'sample': 1, 'resulted': 1, 'level': 1, 'success': 1, 'focused': 1, 'room': 1, 'light': 1, 'intensity': 1, 'size': 1, 'did': 1, 'influence': 1, 'finally': 1, 'additionally': 1, 'economical': 1, 'keywords': 1, 'haarlike': 1, 'cascade': 1})
-------------------------------------------
--- Data #911 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Mohammad Akrom
Judul: Sistem Vision Cerdas Menggunakan Hand Gesture Recognition
Pembimbing 1: Eza Rahmanita, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Meidya Koeshardianto, S.Si., M.T.
Abstrak (Raw): Interaksi merupakan langkah awal dalam mengoperasikan komputer, yang menghubungkan antara manusia dan komputer dengan karakteristik tertentu untuk mencapai suatu tujuan tertentu dengan menjalankan sebuah sistem yang bertopengkan sebuah antarmuka (interface). Salah satu faktor interaksi yang berpengaruh terhadap perkembangan teknologi saat ini adalah visi komputer (Computer Vision) yang bersifat alami. Dengan adanya interaksi yang bersifat alami, user dapat lebih mudah berinteraksi dengan komputer tanpa bersentuhan langsung dengan perangkat keras seperti mouse, pointer atau keyboard.
Pada penelitian ini dirancang sebuah sistem vision cerdas yang dapat mengoperasikan komputer tanpa bersentuhan langsung dengan mouse, pointer atau keyboard, dimana sistem ini beroperasi untuk fungsi Next dan Previous Slide pada Microsoft Power Point dengan cara menangkap gerakan tangan (Hand Gesture) melalui kamera berdasarkan warna kulit tangan yang terdeteksi menggunakan algoritma skin detection, proses ini mengacu pada tracking gerak tangan yang diwakili oleh 1 titik acuan pada tangan, dengan memanfaatkan perbedaan warna kulit dalam format YCrCb.
Kata kunci : Computer Vision, Color Space, Skin Detection
Abstrak (Clean): interaksi merupakan langkah awal dalam mengoperasikan komputer yang menghubungkan antara manusia dan komputer dengan karakteristik tertentu untuk mencapai suatu tujuan tertentu dengan menjalankan sebuah sistem yang bertopengkan sebuah antarmuka interface salah satu faktor interaksi yang berpengaruh terhadap perkembangan teknologi saat ini adalah visi komputer computer vision yang bersifat alami dengan adanya interaksi yang bersifat alami user dapat lebih mudah berinteraksi dengan komputer tanpa bersentuhan langsung dengan perangkat keras seperti mouse pointer atau keyboard pada penelitian ini dirancang sebuah sistem vision cerdas yang dapat mengoperasikan komputer tanpa bersentuhan langsung dengan mouse pointer atau keyboard dimana sistem ini beroperasi untuk fungsi next dan previous slide pada microsoft power point dengan cara menangkap gerakan tangan hand gesture melalui kamera berdasarkan warna kulit tangan yang terdeteksi menggunakan algoritma skin detection proses ini mengacu pada tracking gerak tangan yang diwakili oleh titik acuan pada tangan dengan memanfaatkan perbedaan warna kulit dalam format ycrcb kata kunci computer vision color space skin detection
Abstrak (Stopwords Removed): interaksi langkah awal mengoperasikan komputer menghubungkan antara manusia komputer karakteristik tertentu mencapai tujuan tertentu menjalankan sistem bertopengkan antarmuka interface salah satu faktor interaksi berpengaruh perkembangan teknologi visi komputer computer vision bersifat alami adanya interaksi bersifat alami user dapat lebih mudah berinteraksi komputer bersentuhan langsung perangkat keras mouse pointer keyboard penelitian dirancang sistem vision cerdas dapat mengoperasikan komputer bersentuhan langsung mouse pointer keyboard dimana sistem beroperasi fungsi next previous slide microsoft power point cara menangkap gerakan tangan hand gesture kamera berdasarkan warna kulit tangan terdeteksi menggunakan algoritma skin detection proses mengacu tracking gerak tangan diwakili titik acuan tangan memanfaatkan perbedaan warna kulit format ycrcb kata kunci computer vision color space skin detection
Abstrak (Stemmed): interaksi langkah awal operasi komputer hubung antara manusia komputer karakteristik tentu capai tuju tentu jalan sistem topeng antarmuka interface salah satu faktor interaksi pengaruh kembang teknologi visi komputer computer vision sifat alami ada interaksi sifat alami user dapat lebih mudah interaksi komputer sentuh langsung perangkat keras mouse pointer keyboard teliti rancang sistem vision cerdas dapat operasi komputer sentuh langsung mouse pointer keyboard mana sistem operasi fungsi next previous slide microsoft power point cara tangkap gera tangan hand gesture kamera dasar warna kulit tangan deteksi guna algoritma skin detection proses acu tracking gerak tangan wakil titik acu tangan manfaat beda warna kulit format ycrcb kata kunci computer vision color space skin detection
Abstrak (Corrected): interaksi bangka away operas computer hung angara amnesia computer karakteristik tent capri juju tent alan sister toping antarmuka interface salad sat factor interaksi pengaruh embank teknologi visit computer computer vision sift salami ada interaksi sift salami user apart leash judah interaksi computer sent lansing perangkat eras mouse pointer keyboard elite dancing sister vision cards apart operas computer sent lansing mouse pointer keyboard mana sister operas fungi next previous slide microsoft power point cara tanka gera tanga hand gesture camera dakar wanna built tanga detest gun algorithm skin detection proves act tracking gera tanga wail titis act tanga manat bed wanna built format scrub data bunch computer vision color space skin detection
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'komputer': 5, 'interaksi': 4, 'tangan': 4, 'operasi': 3, 'sistem': 3, 'vision': 3, 'tentu': 2, 'computer': 2, 'sifat': 2, 'alami': 2, 'dapat': 2, 'sentuh': 2, 'langsung': 2, 'mouse': 2, 'pointer': 2, 'keyboard': 2, 'warna': 2, 'kulit': 2, 'skin': 2, 'detection': 2, 'acu': 2, 'langkah': 1, 'awal': 1, 'hubung': 1, 'antara': 1, 'manusia': 1, 'karakteristik': 1, 'capai': 1, 'tuju': 1, 'jalan': 1, 'topeng': 1, 'antarmuka': 1, 'interface': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'faktor': 1, 'pengaruh': 1, 'kembang': 1, 'teknologi': 1, 'visi': 1, 'ada': 1, 'user': 1, 'lebih': 1, 'mudah': 1, 'perangkat': 1, 'keras': 1, 'teliti': 1, 'rancang': 1, 'cerdas': 1, 'mana': 1, 'fungsi': 1, 'next': 1, 'previous': 1, 'slide': 1, 'microsoft': 1, 'power': 1, 'point': 1, 'cara': 1, 'tangkap': 1, 'gera': 1, 'hand': 1, 'gesture': 1, 'kamera': 1, 'dasar': 1, 'deteksi': 1, 'guna': 1, 'algoritma': 1, 'proses': 1, 'tracking': 1, 'gerak': 1, 'wakil': 1, 'titik': 1, 'manfaat': 1, 'beda': 1, 'format': 1, 'ycrcb': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'color': 1, 'space': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'a': 9, 'computer': 7, 'in': 5, 'with': 5, 'of': 5, 'is': 4, 'by': 4, 'vision': 4, 'hand': 4, 'skin': 4, 'interaction': 3, 'which': 3, 'system': 3, 'that': 3, 'color': 3, 'and': 2, 'certain': 2, 'to': 2, 'an': 2, 'one': 2, 'natural': 2, 'can': 2, 'without': 2, 'direct': 2, 'contact': 2, 'mouse': 2, 'pointer': 2, 'or': 2, 'keyboard': 2, 'this': 2, 'point': 2, 'on': 2, 'detection': 2, 'first': 1, 'step': 1, 'operating': 1, 'connects': 1, 'between': 1, 'human': 1, 'characteristics': 1, 'achieve': 1, 'goal': 1, 'running': 1, 'masked': 1, 'interface': 1, 'factors': 1, 'influence': 1, 'technological': 1, 'development': 1, 'today': 1, 'existence': 1, 'users': 1, 'more': 1, 'easily': 1, 'interact': 1, 'hardware': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'study': 1, 'designed': 1, 'intelligent': 1, 'operate': 1, 'operates': 1, 'for': 1, 'next': 1, 'previous': 1, 'slide': 1, 'function': 1, 'microsoft': 1, 'power': 1, 'capturing': 1, 'movement': 1, 'gesture': 1, 'through': 1, 'camera': 1, 'based': 1, 'hands': 1, 'are': 1, 'detected': 1, 'using': 1, 'algorithm': 1, 'process': 1, 'refers': 1, 'tracking': 1, 'motion': 1, 'represented': 1, 'reference': 1, 'utilizing': 1, 'differences': 1, 'ycrcb': 1, 'format': 1, 'keyword': 1, 'space': 1})
-------------------------------------------
--- Data #912 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: CAHYA DWI PRASETYA
Judul: Penyatuan Feature Principle Component Analysis dan Linear Discriminant Analysis Untuk Pengenalan Wajah
Pembimbing 1: Dr. ARIF MUNTASA.,S.Si, M.T
Pembimbing 2: Dr. INDAH AGUSTIEN S.,M.Kom
Abstrak (Raw): Pengenalan wajah merupakan salah satu bidang yang banyak diteliti dan dikembangkan oleh
para pakar pengenalan pola. Hal ini disebabkan semakin meluasnya penggunaan teknik
identifikasi wajah dalam aplikasi yang digunakan oleh masyarakat. Wajah dijadikan sebagai
obyek pengenalan karena wajah memiliki informasi yang lebih mudah didapat dari pada sidik
jari atau iris mata. Pada penelitian ini proses pengenalan wajah dilakukan dalam 3 tahap. Tahap
pertama yaitu citra di ekstraksi fitur menggunakan metode Principle Component Analysis
(PCA) dan metode Linear Discriminant Analysis (LDA). Nilai matrik bobot dihasilkan dari
masing-masing proses ekstraksi fitur. Tahap selanjutnya proses penyatuan fitur, matrik bobot
PCA dan LDA disatukan (fusion), sehingga menghasilkan susunan matrik baru yang disebut
matrik fusion. Kemudian tahap pengklasifikasian citra menggunakan metode Manhattan
Distance dengan cara mencari nilai minimum antara matrik fusion dan matrik fusion-test.
Berdasarkan hasil uji coba sistem menggunakan 4 skenario diperoleh rata-rata akurasi 94,8%.
Dengan menggunakan skenario yang sama metode PCA menghasilkan rata-rata akurasi 88,4%
dan metode LDA menghasilkan rata-rata akurasi 94,6%. Hasil analisa tersebut menyimpulkan
bahwa metode penyatuan fitur PCA dan LDA memiliki rata-rata lebih baik dari metode PCA
dan LDA untuk pengenalan wajah
Abstrak (Clean): pengenalan wajah merupakan salah satu bidang yang banyak diteliti dan dikembangkan oleh para pakar pengenalan pola hal ini disebabkan semakin meluasnya penggunaan teknik identifikasi wajah dalam aplikasi yang digunakan oleh masyarakat wajah dijadikan sebagai obyek pengenalan karena wajah memiliki informasi yang lebih mudah didapat dari pada sidik jari atau iris mata pada penelitian ini proses pengenalan wajah dilakukan dalam tahap tahap pertama yaitu citra di ekstraksi fitur menggunakan metode principle component analysis pca dan metode linear discriminant analysis lda nilai matrik bobot dihasilkan dari masingmasing proses ekstraksi fitur tahap selanjutnya proses penyatuan fitur matrik bobot pca dan lda disatukan fusion sehingga menghasilkan susunan matrik baru yang disebut matrik fusion kemudian tahap pengklasifikasian citra menggunakan metode manhattan distance dengan cara mencari nilai minimum antara matrik fusion dan matrik fusiontest berdasarkan hasil uji coba sistem menggunakan skenario diperoleh ratarata akurasi dengan menggunakan skenario yang sama metode pca menghasilkan ratarata akurasi dan metode lda menghasilkan ratarata akurasi hasil analisa tersebut menyimpulkan bahwa metode penyatuan fitur pca dan lda memiliki ratarata lebih baik dari metode pca dan lda untuk pengenalan wajah
Abstrak (Stopwords Removed): pengenalan wajah salah satu bidang banyak diteliti dikembangkan para pakar pengenalan pola disebabkan semakin meluasnya penggunaan teknik identifikasi wajah aplikasi digunakan masyarakat wajah dijadikan obyek pengenalan wajah memiliki informasi lebih mudah didapat sidik jari iris mata penelitian proses pengenalan wajah dilakukan tahap tahap pertama citra ekstraksi fitur menggunakan metode principle component analysis pca metode linear discriminant analysis lda nilai matrik bobot dihasilkan masingmasing proses ekstraksi fitur tahap selanjutnya proses penyatuan fitur matrik bobot pca lda disatukan fusion menghasilkan susunan matrik baru disebut matrik fusion tahap pengklasifikasian citra menggunakan metode manhattan distance cara mencari nilai minimum antara matrik fusion matrik fusiontest berdasarkan hasil uji coba sistem menggunakan skenario diperoleh ratarata akurasi menggunakan skenario sama metode pca menghasilkan ratarata akurasi metode lda menghasilkan ratarata akurasi hasil analisa tersebut menyimpulkan metode penyatuan fitur pca lda memiliki ratarata lebih baik metode pca lda pengenalan wajah
Abstrak (Stemmed): kenal wajah salah satu bidang banyak teliti kembang para pakar kenal pola sebab makin luas guna teknik identifikasi wajah aplikasi guna masyarakat wajah jadi obyek kenal wajah milik informasi lebih mudah dapat sidik jari iris mata teliti proses kenal wajah laku tahap tahap pertama citra ekstraksi fitur guna metode principle component analysis pca metode linear discriminant analysis lda nilai matrik bobot hasil masingmasing proses ekstraksi fitur tahap lanjut proses satu fitur matrik bobot pca lda satu fusion hasil susun matrik baru sebut matrik fusion tahap klasifikasi citra guna metode manhattan distance cara cari nilai minimum antara matrik fusion matrik fusiontest dasar hasil uji coba sistem guna skenario oleh ratarata akurasi guna skenario sama metode pca hasil ratarata akurasi metode lda hasil ratarata akurasi hasil analisa sebut simpul metode satu fitur pca lda milik ratarata lebih baik metode pca lda kenal wajah
Abstrak (Corrected): penal rajah salad sat biding banyan elite embank para dakar penal pola kebab making lucas gun tennis identifikasi rajah aplikasi gun masyarakat rajah jade obey penal rajah milk informant leash judah apart side jar iris data elite proves penal rajah lake that that pertain citral ekstraksi four gun metope principle component analysis pa metope linear discriminant analysis la nilgai matrix robot hail masingmasing proves ekstraksi four that layout proves sat four matrix robot pa la sat fusion hail susan matrix bar debut matrix fusion that klasifikasi citral gun metope manhattan distance cara care nilgai minimum angara matrix fusion matrix fusiontest dakar hail uni coma sister gun scenario olen ratarata auras gun scenario same metope pa hail ratarata auras metope la hail ratarata auras hail analyst debut simple metope sat four pa la milk ratarata leash back metope pa la penal rajah
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'metode': 7, 'wajah': 6, 'guna': 6, 'matrik': 6, 'hasil': 6, 'kenal': 5, 'pca': 5, 'lda': 5, 'satu': 4, 'tahap': 4, 'fitur': 4, 'ratarata': 4, 'proses': 3, 'fusion': 3, 'akurasi': 3, 'teliti': 2, 'milik': 2, 'lebih': 2, 'citra': 2, 'ekstraksi': 2, 'analysis': 2, 'nilai': 2, 'bobot': 2, 'sebut': 2, 'skenario': 2, 'salah': 1, 'bidang': 1, 'banyak': 1, 'kembang': 1, 'para': 1, 'pakar': 1, 'pola': 1, 'sebab': 1, 'makin': 1, 'luas': 1, 'teknik': 1, 'identifikasi': 1, 'aplikasi': 1, 'masyarakat': 1, 'jadi': 1, 'obyek': 1, 'informasi': 1, 'mudah': 1, 'dapat': 1, 'sidik': 1, 'jari': 1, 'iris': 1, 'mata': 1, 'laku': 1, 'pertama': 1, 'principle': 1, 'component': 1, 'linear': 1, 'discriminant': 1, 'masingmasing': 1, 'lanjut': 1, 'susun': 1, 'baru': 1, 'klasifikasi': 1, 'manhattan': 1, 'distance': 1, 'cara': 1, 'cari': 1, 'minimum': 1, 'antara': 1, 'fusiontest': 1, 'dasar': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'sistem': 1, 'oleh': 1, 'sama': 1, 'analisa': 1, 'simpul': 1, 'baik': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'is': 9, 'and': 8, 'of': 6, 'matrix': 6, 'face': 5, 'recognition': 5, 'pca': 5, 'lda': 5, 'method': 5, 'that': 4, 'using': 4, 'fusion': 4, 'accuracy': 4, 'average': 4, 'to': 3, 'stage': 3, 'feature': 3, 'analysis': 3, 'value': 3, 'an': 3, 'by': 2, 'this': 2, 'used': 2, 'on': 2, 'than': 2, 'in': 2, 'image': 2, 'extraction': 2, 'process': 2, 'had': 2, 'be': 2, 'obtained': 2, 'weight': 2, 'results': 2, 'one': 1, 'biometrics': 1, 'extensively': 1, 'reasearched': 1, 'developed': 1, 'experts': 1, 'pattern': 1, 'due': 1, 'more': 1, 'widespread': 1, 'identifcation': 1, 'techniques': 1, 'public': 1, 'as': 1, 'object': 1, 'because': 1, 'it': 1, 'has': 1, 'easier': 1, 'information': 1, 'fingerprint': 1, 'iris': 1, 'study': 1, 'processes': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'stages': 1, 'first': 1, 'principle': 1, 'component': 1, 'linear': 1, 'discriminant': 1, 'methods': 1, 'each': 1, 'second': 1, 'combained': 1, 'until': 1, 'resulting': 1, 'a': 1, 'new': 1, 'called': 1, 'last': 1, 'classification': 1, 'manhattan': 1, 'distance': 1, 'finding': 1, 'minimum': 1, 'between': 1, 'fusiontest': 1, 'based': 1, 'testing': 1, 'system': 1, 'scenarios': 1, 'then': 1, 'same': 1, 'scenario': 1, 'compared': 1, 'obtaining': 1, 'methode': 1, 'obtains': 1, 'concluded': 1, 'for': 1, 'better': 1})
-------------------------------------------
--- Data #913 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Khairun Nurul Anam
Judul: Implementasi Pengenalan Bahasa Isyarat Tangan Secara Real Time Menggunakan Metode Two Dimensional Linear Discriminant Analysis
Pembimbing 1: Cucun Very Angkoso, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Ari Kusumaningsih, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Komunikasi paling efektif untuk para tuna rungu adalah komunikasi non verbal (non lisan). Komunikasi ini menggunakan bahasa isyarat baik itu berupa gerakan isyarat tangan ataupun isyarat tubuh dan mimik wajah. Tujuan utama penelitian ini adalah agar terjadi harmoni sosial yang baik antara tuna rungu dengan orang normal. Penelitian ini mengimplementasikan sebuah aplikasi pengenalan bahasa isyarat tangan secara Real Time menggunakan metode Two-Dimensional Linear Discriminant Analysis. Aplikasi ini berbasis computer desktop. Tahapan proses yang harus dilalui dalam pengenalan isyarat tangan adalah inisialisasi webcam, deteksi obyek tangan, tahapan pre-processing yang terdiri dari background removal, crop dan resize, ekstraksi fitur 2D-LDA, dan klasifikasi Euclidean distance. Keluaran dari sistem ini adalah pengenalan tangan dan identifikasi huruf abjad “A”-“Z” dan juga dapat berupa teks atau kata. Kelompok pertama pada uji skenario satu, dua dan tiga berdasarkan jumlah citra data training dan data testing, kedua pada skenario empat, lima dan enam berdasarkan jarak pengambilan citra, dan yang terakhir pada skenario tujuh, delapan dan sembilan berdasarkan kondisi pencahayaan. Kesimpulan akhir dari uji skenario mendapatkan rata-rata akurasi tertinggi pada skenario empat dan lima mencapai 95.38%.
Abstrak (Clean): komunikasi paling efektif untuk para tuna rungu adalah komunikasi non verbal non lisan komunikasi ini menggunakan bahasa isyarat baik itu berupa gerakan isyarat tangan ataupun isyarat tubuh dan mimik wajah tujuan utama penelitian ini adalah agar terjadi harmoni sosial yang baik antara tuna rungu dengan orang normal penelitian ini mengimplementasikan sebuah aplikasi pengenalan bahasa isyarat tangan secara real time menggunakan metode twodimensional linear discriminant analysis aplikasi ini berbasis computer desktop tahapan proses yang harus dilalui dalam pengenalan isyarat tangan adalah inisialisasi webcam deteksi obyek tangan tahapan preprocessing yang terdiri dari background removal crop dan resize ekstraksi fitur dlda dan klasifikasi euclidean distance keluaran dari sistem ini adalah pengenalan tangan dan identifikasi huruf abjad “a”“z” dan juga dapat berupa teks atau kata kelompok pertama pada uji skenario satu dua dan tiga berdasarkan jumlah citra data training dan data testing kedua pada skenario empat lima dan enam berdasarkan jarak pengambilan citra dan yang terakhir pada skenario tujuh delapan dan sembilan berdasarkan kondisi pencahayaan kesimpulan akhir dari uji skenario mendapatkan ratarata akurasi tertinggi pada skenario empat dan lima mencapai
Abstrak (Stopwords Removed): komunikasi paling efektif para tuna rungu komunikasi non verbal non lisan komunikasi menggunakan bahasa isyarat baik berupa gerakan isyarat tangan ataupun isyarat tubuh mimik wajah tujuan utama penelitian terjadi harmoni sosial baik antara tuna rungu orang normal penelitian mengimplementasikan aplikasi pengenalan bahasa isyarat tangan secara real time menggunakan metode twodimensional linear discriminant analysis aplikasi berbasis computer desktop tahapan proses harus dilalui pengenalan isyarat tangan inisialisasi webcam deteksi obyek tangan tahapan preprocessing terdiri background removal crop resize ekstraksi fitur dlda klasifikasi euclidean distance keluaran sistem pengenalan tangan identifikasi huruf abjad “a”“z” dapat berupa teks kata kelompok pertama uji skenario satu dua tiga berdasarkan jumlah citra data training data testing kedua skenario empat lima enam berdasarkan jarak pengambilan citra terakhir skenario tujuh delapan sembilan berdasarkan kondisi pencahayaan kesimpulan akhir uji skenario mendapatkan ratarata akurasi tertinggi skenario empat lima mencapai
Abstrak (Stemmed): komunikasi paling efektif para tuna rungu komunikasi non verbal non lisan komunikasi guna bahasa isyarat baik upa gera isyarat tangan atau isyarat tubuh mimik wajah tuju utama teliti jadi harmoni sosial baik antara tuna rungu orang normal teliti implementasi aplikasi kenal bahasa isyarat tangan cara real time guna metode twodimensional linear discriminant analysis aplikasi bas computer desktop tahap proses harus lalu kenal isyarat tangan inisial webcam deteksi obyek tangan tahap preprocessing diri background removal crop resize ekstraksi fitur dlda klasifikasi euclidean distance keluar sistem kenal tangan identifikasi huruf abjad a z dapat upa teks kata kelompok pertama uji skenario satu dua tiga dasar jumlah citra data training data testing dua skenario empat lima enam dasar jarak ambil citra akhir skenario tujuh delapan sembilan dasar kondisi cahaya simpul akhir uji skenario dapat ratarata akurasi tinggi skenario empat lima capai
Abstrak (Corrected): komunikasi paling efektif para tuna rung komunikasi non verbal non lisa komunikasi gun bahama isyarat back up gera isyarat tanga tau isyarat tube mimic rajah juju mama elite jade harmony social back angara tuna rung orang normal elite implements aplikasi penal bahama isyarat tanga cara real time gun metope tridimensional linear discriminant analysis aplikasi was computer desktop that proves harms lulu penal isyarat tanga initial webcast detest obey tanga that reprocessing dirt background removal crop reside ekstraksi four dada klasifikasi euclidean distance cellar sister penal tanga identifikasi hufuf bad a z apart up tens data kelompok pertain uni scenario sat due toga dakar mullah citral data training data testing due scenario expat lima exam dakar arak ambit citral air scenario juju deadpan serbian dakar kondisi cabana simple air uni scenario apart ratarata auras ting scenario expat lima capri
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'isyarat': 5, 'tangan': 5, 'skenario': 5, 'komunikasi': 3, 'kenal': 3, 'dasar': 3, 'tuna': 2, 'rungu': 2, 'non': 2, 'guna': 2, 'bahasa': 2, 'baik': 2, 'upa': 2, 'teliti': 2, 'aplikasi': 2, 'tahap': 2, 'dapat': 2, 'uji': 2, 'dua': 2, 'citra': 2, 'data': 2, 'empat': 2, 'lima': 2, 'akhir': 2, 'paling': 1, 'efektif': 1, 'para': 1, 'verbal': 1, 'lisan': 1, 'gera': 1, 'atau': 1, 'tubuh': 1, 'mimik': 1, 'wajah': 1, 'tuju': 1, 'utama': 1, 'jadi': 1, 'harmoni': 1, 'sosial': 1, 'antara': 1, 'orang': 1, 'normal': 1, 'implementasi': 1, 'cara': 1, 'real': 1, 'time': 1, 'metode': 1, 'twodimensional': 1, 'linear': 1, 'discriminant': 1, 'analysis': 1, 'bas': 1, 'computer': 1, 'desktop': 1, 'proses': 1, 'harus': 1, 'lalu': 1, 'inisial': 1, 'webcam': 1, 'deteksi': 1, 'obyek': 1, 'preprocessing': 1, 'diri': 1, 'background': 1, 'removal': 1, 'crop': 1, 'resize': 1, 'ekstraksi': 1, 'fitur': 1, 'dlda': 1, 'klasifikasi': 1, 'euclidean': 1, 'distance': 1, 'keluar': 1, 'sistem': 1, 'identifikasi': 1, 'huruf': 1, 'abjad': 1, 'a': 1, 'z': 1, 'teks': 1, 'kata': 1, 'kelompok': 1, 'pertama': 1, 'satu': 1, 'tiga': 1, 'jumlah': 1, 'training': 1, 'testing': 1, 'enam': 1, 'jarak': 1, 'ambil': 1, 'tujuh': 1, 'delapan': 1, 'sembilan': 1, 'kondisi': 1, 'cahaya': 1, 'simpul': 1, 'ratarata': 1, 'akurasi': 1, 'tinggi': 1, 'capai': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'is': 11, 'and': 8, 'of': 6, 'hand': 4, 'communication': 3, 'deaf': 3, 'a': 3, 'recognition': 3, 'based': 3, 'on': 3, 'for': 2, 'sign': 2, 'language': 2, 'using': 2, 'research': 2, 'to': 2, 'achieve': 2, 'application': 2, 'in': 2, 'process': 2, 'be': 2, 'distance': 2, 'testing': 2, 'most': 1, 'effective': 1, 'nonverbal': 1, 'whether': 1, 'by': 1, 'hands': 1, 'body': 1, 'gestures': 1, 'facial': 1, 'expressions': 1, 'main': 1, 'good': 1, 'social': 1, 'harmony': 1, 'among': 1, 'with': 1, 'normal': 1, 'hearing': 1, 'implements': 1, 'real': 1, 'time': 1, 'twodimensional': 1, 'linear': 1, 'discriminant': 1, 'analysis': 1, 'computer': 1, 'desktopbased': 1, 'stages': 1, 'passed': 1, 'gesture': 1, 'webcam': 1, 'initialization': 1, 'detection': 1, 'object': 1, 'preprocessing': 1, 'consisting': 1, 'background': 1, 'removal': 1, 'crop': 1, 'resize': 1, 'dlda': 1, 'feature': 1, 'extraction': 1, 'classification': 1, 'euclidean': 1, 'output': 1, 'this': 1, 'system': 1, 'identification': 1, 'alphabet': 1, 'z': 1, 'also': 1, 'can': 1, 'text': 1, 'or': 1, 'word': 1, 'first': 1, 'group': 1, 'our': 1, 'number': 1, 'training': 1, 'image': 1, 'second': 1, 'last': 1, 'lighting': 1, 'finally': 1, 'result': 1, 'highest': 1, 'accuracy': 1, 'being': 1, 'fourth': 1, 'fifth': 1, 'scenario': 1})
-------------------------------------------
--- Data #914 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: AGUS SETIAWAN
Judul: PENGEMBANGAN ARAH SUDUT COLOR CO-OCCURRENCE MATRIX UNTUK IMAGE RETRIEVAL CITRA BATIK
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, S.Si., MT.
Pembimbing 2: Dr. Indah Agustien S, S.Kom., M.Kom.
Abstrak (Raw): Content Based Image Retrieval (CBIR) merupakan sistem pencarian citra menggunakan citra sebagai query yang di cocokan melalui proses similarity dengan citra yang ada di database. Fitur utama yang dimanfaatkan pada image retrieval sebagai query meliputi fitur warna, tekstur, dan shape. Ketiga fitur tersebut dapat digunakan untuk mencari citra yang diinginkan.
Dalam penelitian Tugas Akhir ini, similarity atau kemiripan suatu citra query dibandingkan dengan citra pada database yang telah di-training sebelumnya menggunakan fitur warna. Hal ini dikarenakan fitur warna lebih mudah untuk diidentifikasi terhadap suatu citra. Pada penelitian ini menggunakan metode ekstraksi fitur Color Co-occurrence Matrix (CCM) dan similarity Modified Color Co-occurrence Matrix (MCCM) untuk menentukan kemiripan suatu citra batik.
Pengujian dilakukan dengan menggunakan lima skenario yang berbeda dengan mengubah nilai kuantisasi hue dari citra. Kuantisasi yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan kuantisasi hue 6, kuantisasi hue 12, kuantisasi hue 18, kuantisasi hue 24, dan kuantisasi hue 30. Dari lima skenario yang dilakukan akurasi tertinggi terdapat pada skenario ke lima yaitu menggunakan kuantisasi hue 30 dengan hasil akurasi 62% untuk Color Co-occurrence Matrix, dan 65% untuk Modified Color Co-occurrence Matrix.
Abstrak (Clean): content based image retrieval cbir merupakan sistem pencarian citra menggunakan citra sebagai query yang di cocokan melalui proses similarity dengan citra yang ada di database fitur utama yang dimanfaatkan pada image retrieval sebagai query meliputi fitur warna tekstur dan shape ketiga fitur tersebut dapat digunakan untuk mencari citra yang diinginkan dalam penelitian tugas akhir ini similarity atau kemiripan suatu citra query dibandingkan dengan citra pada database yang telah ditraining sebelumnya menggunakan fitur warna hal ini dikarenakan fitur warna lebih mudah untuk diidentifikasi terhadap suatu citra pada penelitian ini menggunakan metode ekstraksi fitur color cooccurrence matrix ccm dan similarity modified color cooccurrence matrix mccm untuk menentukan kemiripan suatu citra batik pengujian dilakukan dengan menggunakan lima skenario yang berbeda dengan mengubah nilai kuantisasi hue dari citra kuantisasi yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan kuantisasi hue kuantisasi hue kuantisasi hue kuantisasi hue dan kuantisasi hue dari lima skenario yang dilakukan akurasi tertinggi terdapat pada skenario ke lima yaitu menggunakan kuantisasi hue dengan hasil akurasi untuk color cooccurrence matrix dan untuk modified color cooccurrence matrix
Abstrak (Stopwords Removed): content based image retrieval cbir sistem pencarian citra menggunakan citra query cocokan proses similarity citra ada database fitur utama dimanfaatkan image retrieval query meliputi fitur warna tekstur shape ketiga fitur tersebut dapat digunakan mencari citra diinginkan penelitian tugas akhir similarity kemiripan citra query dibandingkan citra database ditraining sebelumnya menggunakan fitur warna dikarenakan fitur warna lebih mudah diidentifikasi citra penelitian menggunakan metode ekstraksi fitur color cooccurrence matrix ccm similarity modified color cooccurrence matrix mccm menentukan kemiripan citra batik pengujian dilakukan menggunakan lima skenario berbeda mengubah nilai kuantisasi hue citra kuantisasi dilakukan penelitian menggunakan kuantisasi hue kuantisasi hue kuantisasi hue kuantisasi hue kuantisasi hue lima skenario dilakukan akurasi tertinggi terdapat skenario lima menggunakan kuantisasi hue hasil akurasi color cooccurrence matrix modified color cooccurrence matrix
Abstrak (Stemmed): content based image retrieval cbir sistem cari citra guna citra query cocok proses similarity citra ada database fitur utama manfaat image retrieval query liput fitur warna tekstur shape tiga fitur sebut dapat guna cari citra ingin teliti tugas akhir similarity mirip citra query banding citra database ditraining belum guna fitur warna karena fitur warna lebih mudah identifikasi citra teliti guna metode ekstraksi fitur color cooccurrence matrix ccm similarity modified color cooccurrence matrix mccm tentu mirip citra batik uji laku guna lima skenario beda ubah nilai kuantisasi hue citra kuantisasi laku teliti guna kuantisasi hue kuantisasi hue kuantisasi hue kuantisasi hue kuantisasi hue lima skenario laku akurasi tinggi dapat skenario lima guna kuantisasi hue hasil akurasi color cooccurrence matrix modified color cooccurrence matrix
Abstrak (Corrected): content based image retrieval coir sister care citral gun citral query cook proves similarity citral ada database four mama manat image retrieval query lieut four wanna tester shape toga four debut apart gun care citral begin elite tugs air similarity mirin citral query banding citral database detraining begum gun four wanna arena four wanna leash judah identifikasi citral elite gun metope ekstraksi four color occurrence matrix com similarity modified color occurrence matrix much tent mirin citral batik uni lake gun lima scenario bed bah nilgai kuantisasi hue citral kuantisasi lake elite gun kuantisasi hue kuantisasi hue kuantisasi hue kuantisasi hue kuantisasi hue lima scenario lake auras ting apart scenario lima gun kuantisasi hue hail auras color occurrence matrix modified color occurrence matrix
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'citra': 9, 'kuantisasi': 8, 'guna': 7, 'hue': 7, 'fitur': 6, 'color': 4, 'cooccurrence': 4, 'matrix': 4, 'query': 3, 'similarity': 3, 'warna': 3, 'teliti': 3, 'laku': 3, 'lima': 3, 'skenario': 3, 'image': 2, 'retrieval': 2, 'cari': 2, 'database': 2, 'dapat': 2, 'mirip': 2, 'modified': 2, 'akurasi': 2, 'content': 1, 'based': 1, 'cbir': 1, 'sistem': 1, 'cocok': 1, 'proses': 1, 'ada': 1, 'utama': 1, 'manfaat': 1, 'liput': 1, 'tekstur': 1, 'shape': 1, 'tiga': 1, 'sebut': 1, 'ingin': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'banding': 1, 'ditraining': 1, 'belum': 1, 'karena': 1, 'lebih': 1, 'mudah': 1, 'identifikasi': 1, 'metode': 1, 'ekstraksi': 1, 'ccm': 1, 'mccm': 1, 'tentu': 1, 'batik': 1, 'uji': 1, 'beda': 1, 'ubah': 1, 'nilai': 1, 'tinggi': 1, 'hasil': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'image': 11, 'the': 10, 'color': 7, 'quantization': 7, 'is': 6, 'hue': 6, 'in': 5, 'feature': 5, 'of': 5, 'using': 4, 'similarity': 4, 'used': 4, 'and': 4, 'matrix': 4, 'retrieval': 3, 'a': 3, 'query': 3, 'this': 3, 'cooccurrence': 3, 'an': 2, 'system': 2, 'as': 2, 'that': 2, 'with': 2, 'database': 2, 'to': 2, 'study': 2, 'are': 2, 'testing': 2, 'for': 2, 'contentbased': 1, 'cbir': 1, 'matched': 1, 'through': 1, 'process': 1, 'existing': 1, 'main': 1, 'include': 1, 'texture': 1, 'shape': 1, 'all': 1, 'three': 1, 'features': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'find': 1, 'desired': 1, 'final': 1, 'or': 1, 'resemblance': 1, 'compared': 1, 'training': 1, 'before': 1, 'it': 1, 'easier': 1, 'identified': 1, 'on': 1, 'sense': 1, 'ccm': 1, 'extraction': 1, 'modified': 1, 'coccurrence': 1, 'mccm': 1, 'determine': 1, 'batik': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'by': 1, 'five': 1, 'different': 1, 'scenarios': 1, 'changing': 1, 'value': 1, 'reseacrh': 1, 'some': 1, 'highest': 1, 'level': 1, 'accuracy': 1, 'fifth': 1, 'scenario': 1, 'modfied': 1})
-------------------------------------------
--- Data #915 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Achmad Rizal
Judul: PENGENALAN JENIS KELAMIN BERBASIS KERNEL PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, S.Si .,M.T
Pembimbing 2: Rima Tri Wahyuningrum, S.T ., M.T
Abstrak (Raw): Gender Recognition adalah salah satu penelitian di bidang biometrik dan computer vision yang cukup popular. Gender Recognition adalah pengembangan dari Face Recognition, Gender Recognition dapat mengklasifikasikan citra menjadi 2 kelas yaitu perempuan dan laki-laki. Tugas Akhir ini menggunakan 400 citra, 200 citra perempuan dan 200 citra laki-laki dan memakai database JAVE yang telah teruji sebelumnya. Ada 2 tahapan penting dalam penelitian ini, tahap pertama ektraksi fitur menggunakan metode Kernel Principal Component Analysis. Metode kernel dapat membuat representasi data pada ruang kernel dengan menggunakan fungsi non-linear dan kernel yang digunakan adalah linier kernel. Tahap kedua adalah pengukuran jarak kemiripan citra testing terhadap citra training menggunakan metode 2D Correlation Coefficient yang bekerja dengan cara mengalikan data training dan data testing kemudian membagi dengan hasil akar kuadratnya. Metode kernel berjalan cukup baik karena memperoleh akurasi lebih tinggi dari metode dari penelitian sebelumnya yang telah digunakan. Akurasi tertinggi yang dihasilkan pada penelitian ini mencapai 92%.
Abstrak (Clean): gender recognition adalah salah satu penelitian di bidang biometrik dan computer vision yang cukup popular gender recognition adalah pengembangan dari face recognition gender recognition dapat mengklasifikasikan citra menjadi kelas yaitu perempuan dan lakilaki tugas akhir ini menggunakan citra citra perempuan dan citra lakilaki dan memakai database jave yang telah teruji sebelumnya ada tahapan penting dalam penelitian ini tahap pertama ektraksi fitur menggunakan metode kernel principal component analysis metode kernel dapat membuat representasi data pada ruang kernel dengan menggunakan fungsi nonlinear dan kernel yang digunakan adalah linier kernel tahap kedua adalah pengukuran jarak kemiripan citra testing terhadap citra training menggunakan metode d correlation coefficient yang bekerja dengan cara mengalikan data training dan data testing kemudian membagi dengan hasil akar kuadratnya metode kernel berjalan cukup baik karena memperoleh akurasi lebih tinggi dari metode dari penelitian sebelumnya yang telah digunakan akurasi tertinggi yang dihasilkan pada penelitian ini mencapai
Abstrak (Stopwords Removed): gender recognition salah satu penelitian bidang biometrik computer vision cukup popular gender recognition pengembangan face recognition gender recognition dapat mengklasifikasikan citra menjadi kelas perempuan lakilaki tugas akhir menggunakan citra citra perempuan citra lakilaki memakai database jave teruji sebelumnya ada tahapan penting penelitian tahap pertama ektraksi fitur menggunakan metode kernel principal component analysis metode kernel dapat membuat representasi data ruang kernel menggunakan fungsi nonlinear kernel digunakan linier kernel tahap kedua pengukuran jarak kemiripan citra testing citra training menggunakan metode d correlation coefficient bekerja cara mengalikan data training data testing membagi hasil akar kuadratnya metode kernel berjalan cukup baik memperoleh akurasi lebih tinggi metode penelitian sebelumnya digunakan akurasi tertinggi dihasilkan penelitian mencapai
Abstrak (Stemmed): gender recognition salah satu teliti bidang biometrik computer vision cukup popular gender recognition kembang face recognition gender recognition dapat klasifikasi citra jadi kelas perempuan lakilaki tugas akhir guna citra citra perempuan citra lakilaki pakai database jave uji belum ada tahap penting teliti tahap pertama ektraksi fitur guna metode kernel principal component analysis metode kernel dapat buat representasi data ruang kernel guna fungsi nonlinear kernel guna linier kernel tahap dua ukur jarak mirip citra testing citra training guna metode d correlation coefficient kerja cara ali data training data testing bagi hasil akar kuadrat metode kernel jalan cukup baik oleh akurasi lebih tinggi metode teliti belum guna akurasi tinggi hasil teliti capai
Abstrak (Corrected): gender recognition salad sat elite biding biometric computer vision cutup popular gender recognition embank face recognition gender recognition apart klasifikasi citral jade keas perempuan lakilaki tugs air gun citral citral perempuan citral lakilaki sakai database have uni begum ada that panting elite that pertain ektraksi four gun metope kernel principal component analysis metope kernel apart but represents data rang kernel gun fungi nonlinear kernel gun linger kernel that due ukr arak mirin citral testing citral training gun metope d correlation coefficient era cara ali data training data testing bag hail aka quadrat metope kernel alan cutup back olen auras leash ting metope elite begum gun auras ting hail elite capri
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'citra': 6, 'guna': 6, 'kernel': 6, 'metode': 5, 'recognition': 4, 'teliti': 4, 'gender': 3, 'tahap': 3, 'data': 3, 'cukup': 2, 'dapat': 2, 'perempuan': 2, 'lakilaki': 2, 'belum': 2, 'testing': 2, 'training': 2, 'hasil': 2, 'akurasi': 2, 'tinggi': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'bidang': 1, 'biometrik': 1, 'computer': 1, 'vision': 1, 'popular': 1, 'kembang': 1, 'face': 1, 'klasifikasi': 1, 'jadi': 1, 'kelas': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'pakai': 1, 'database': 1, 'jave': 1, 'uji': 1, 'ada': 1, 'penting': 1, 'pertama': 1, 'ektraksi': 1, 'fitur': 1, 'principal': 1, 'component': 1, 'analysis': 1, 'buat': 1, 'representasi': 1, 'ruang': 1, 'fungsi': 1, 'nonlinear': 1, 'linier': 1, 'dua': 1, 'ukur': 1, 'jarak': 1, 'mirip': 1, 'd': 1, 'correlation': 1, 'coefficient': 1, 'kerja': 1, 'cara': 1, 'ali': 1, 'bagi': 1, 'akar': 1, 'kuadrat': 1, 'jalan': 1, 'baik': 1, 'oleh': 1, 'lebih': 1, 'capai': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 9, 'and': 7, 'is': 6, 'kernel': 6, 'in': 5, 'recognition': 4, 'that': 4, 'used': 4, 'images': 4, 'a': 4, 'by': 4, 'gender': 3, 'research': 3, 'this': 3, 'using': 3, 'methods': 3, 'data': 3, 'are': 2, 'quite': 2, 'can': 2, 'image': 2, 'two': 2, 'women': 2, 'men': 2, 'been': 2, 'method': 2, 'testing': 2, 'training': 2, 'accuracy': 2, 'one': 1, 'areas': 1, 'field': 1, 'biometrics': 1, 'computer': 1, 'vision': 1, 'popular': 1, 'development': 1, 'face': 1, 'classify': 1, 'into': 1, 'classes': 1, 'namely': 1, 'thesis': 1, 'jave': 1, 'database': 1, 'had': 1, 'tested': 1, 'previously': 1, 'there': 1, 'important': 1, 'stages': 1, 'first': 1, 'phase': 1, 'feature': 1, 'extraction': 1, 'principal': 1, 'component': 1, 'analysis': 1, 'make': 1, 'representation': 1, 'space': 1, 'nonlinear': 1, 'function': 1, 'linear': 1, 'second': 1, 'stage': 1, 'measurement': 1, 'distance': 1, 'to': 1, 'similarity': 1, 'd': 1, 'correlation': 1, 'coefficient': 1, 'works': 1, 'multiplying': 1, 'then': 1, 'dividing': 1, 'them': 1, 'results': 1, 'square': 1, 'root': 1, 'work': 1, 'well': 1, 'which': 1, 'higher': 1, 'than': 1, 'previous': 1, 'have': 1, 'produced': 1, 'highest': 1, 'study': 1, 'reached': 1})
-------------------------------------------
--- Data #916 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ani Sholihah
Judul: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN UANG KULIAH TUNGGAL (UKT) DENGAN METODE NAIVE BAYES
DI UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah,ST.,M.Kom.
Pembimbing 2: Achmad Jauhari,ST.,M.Kom.
Abstrak (Raw): Mulai tahun ajaran 2013/2014 terdapat perubahan sistem pembayaran kuliah yang diterapkan kepada seluruh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang disebut dengan Uang Kuliah Tunggal (UKT). UKT merupakan besaran biaya yang dibayarkan oleh mahasiswa pada setiap semester berdasarkan kemampuan ekonominya. Sehingga besaran nilai UKT antara mahasiswa berbeda-beda. Besaran nilai UKT dibagi menjadi empat golongan, golongan pertama bernilai Rp.1000000, golongan kedua Rp.1800000, golongan ketiga Rp.2250000 dan golongan keempat bernilai Rp.2500000. Dalam penentuan UKT digunakan beberapa kriteria sebagai pertimbangan, yaitu penghasilan orang tua, PBB, PDAM, daya listrik dan tanggungan keluarga. Dengan perubahan sistem pembayaran kuliah yang baru tersebut Universitas Trunojoyo Madura (UTM) masih menentukan UKT secara manual, sehingga mengakibatkan banyak peluang terjadinya kesalahan, tingkat akurasinya rendah serta membutuhkan waktu yang lama, hal tersebut sangat kurang efisien dalam pengolahan data. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah Naïve Bayes, karena merupakan metode sederhana yang mudah diimplementasikan, mempunyai waktu komputasi yang cepat serta tingkat akurasinya tinggi. Dalam penentuan UKT digunakan dua metode pengolahan data, yaitu numerik dan kategorik.Hasil pengujian menunjukkan bahwa penentuan UKTdengan kedua metode pengolahan data tersebut mempunyai tingkat akurasi yang berbeda, penentuan UKT dengan metode pengolahan data numerik memiliki tingkat akurasi 88%, sedangkan menggunakan metode pengolahan data kategorik memiliki tingkat akurasi 90%.
Abstrak (Clean): mulai tahun ajaran terdapat perubahan sistem pembayaran kuliah yang diterapkan kepada seluruh perguruan tinggi negeri ptn yang disebut dengan uang kuliah tunggal ukt ukt merupakan besaran biaya yang dibayarkan oleh mahasiswa pada setiap semester berdasarkan kemampuan ekonominya sehingga besaran nilai ukt antara mahasiswa berbedabeda besaran nilai ukt dibagi menjadi empat golongan golongan pertama bernilai rp golongan kedua rp golongan ketiga rp dan golongan keempat bernilai rp dalam penentuan ukt digunakan beberapa kriteria sebagai pertimbangan yaitu penghasilan orang tua pbb pdam daya listrik dan tanggungan keluarga dengan perubahan sistem pembayaran kuliah yang baru tersebut universitas trunojoyo madura utm masih menentukan ukt secara manual sehingga mengakibatkan banyak peluang terjadinya kesalahan tingkat akurasinya rendah serta membutuhkan waktu yang lama hal tersebut sangat kurang efisien dalam pengolahan data pada penelitian ini metode yang digunakan adalah naïve bayes karena merupakan metode sederhana yang mudah diimplementasikan mempunyai waktu komputasi yang cepat serta tingkat akurasinya tinggi dalam penentuan ukt digunakan dua metode pengolahan data yaitu numerik dan kategorikhasil pengujian menunjukkan bahwa penentuan uktdengan kedua metode pengolahan data tersebut mempunyai tingkat akurasi yang berbeda penentuan ukt dengan metode pengolahan data numerik memiliki tingkat akurasi sedangkan menggunakan metode pengolahan data kategorik memiliki tingkat akurasi
Abstrak (Stopwords Removed): mulai tahun ajaran terdapat perubahan sistem pembayaran kuliah diterapkan kepada seluruh perguruan tinggi negeri ptn disebut uang kuliah tunggal ukt ukt besaran biaya dibayarkan mahasiswa setiap semester berdasarkan kemampuan ekonominya besaran nilai ukt antara mahasiswa berbedabeda besaran nilai ukt dibagi menjadi empat golongan golongan pertama bernilai rp golongan kedua rp golongan ketiga rp golongan keempat bernilai rp penentuan ukt digunakan beberapa kriteria pertimbangan penghasilan orang tua pbb pdam daya listrik tanggungan keluarga perubahan sistem pembayaran kuliah baru tersebut universitas trunojoyo madura utm masih menentukan ukt secara manual mengakibatkan banyak peluang terjadinya kesalahan tingkat akurasinya rendah membutuhkan waktu lama tersebut sangat kurang efisien pengolahan data penelitian metode digunakan naïve bayes metode sederhana mudah diimplementasikan mempunyai waktu komputasi cepat tingkat akurasinya tinggi penentuan ukt digunakan dua metode pengolahan data numerik kategorikhasil pengujian menunjukkan penentuan uktdengan kedua metode pengolahan data tersebut mempunyai tingkat akurasi berbeda penentuan ukt metode pengolahan data numerik memiliki tingkat akurasi sedangkan menggunakan metode pengolahan data kategorik memiliki tingkat akurasi
Abstrak (Stemmed): mulai tahun ajar dapat ubah sistem bayar kuliah terap kepada seluruh guru tinggi negeri ptn sebut uang kuliah tunggal ukt ukt besar biaya bayar mahasiswa tiap semester dasar mampu ekonomi besar nilai ukt antara mahasiswa berbedabeda besar nilai ukt bagi jadi empat golong golong pertama nila rp golong dua rp golong tiga rp golong empat nila rp tentu ukt guna beberapa kriteria timbang hasil orang tua pbb pdam daya listrik tanggung keluarga ubah sistem bayar kuliah baru sebut universitas trunojoyo madura utm masih tentu ukt cara manual akibat banyak peluang jadi salah tingkat akurasi rendah butuh waktu lama sebut sangat kurang efisien olah data teliti metode guna na ve bayes metode sederhana mudah implementasi punya waktu komputasi cepat tingkat akurasi tinggi tentu ukt guna dua metode olah data numerik kategorikhasil uji tunjuk tentu uktdengan dua metode olah data sebut punya tingkat akurasi beda tentu ukt metode olah data numerik milik tingkat akurasi sedang guna metode olah data kategorik milik tingkat akurasi
Abstrak (Corrected): mule thun ajar apart bah sister boyar julian trap keypad seluruh guru ting never pin debut hang julian fungal ut ut bear bay boyar mahasiswa tip semester dakar camp economic bear nilgai ut angara mahasiswa berbedabeda bear nilgai ut bag jade expat going going pertain nina up going due up going toga up going expat nina up tent ut gun beberapa criteria timing hail orang tea pub dam day listeria tagging keluarga bah sister boyar julian bar debut university trunojoyo madura um mash tent ut cara manual akbar banyan pelting jade salad dingbat auras rental butch want lama debut sang during elision blah data elite metope gun na we bayes metope sederhana judah implements puny want komputasi eat dingbat auras ting tent ut gun due metope blah data numeric kategorikhasil uni tuneup tent uktdengan due metope blah data debut puny dingbat auras bed tent ut metope blah data numeric milk dingbat auras sedan gun metope blah data categoric milk dingbat auras
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ukt': 8, 'metode': 6, 'golong': 5, 'tentu': 5, 'tingkat': 5, 'akurasi': 5, 'olah': 5, 'data': 5, 'sebut': 4, 'rp': 4, 'guna': 4, 'bayar': 3, 'kuliah': 3, 'besar': 3, 'dua': 3, 'ubah': 2, 'sistem': 2, 'tinggi': 2, 'mahasiswa': 2, 'nilai': 2, 'jadi': 2, 'empat': 2, 'nila': 2, 'waktu': 2, 'punya': 2, 'numerik': 2, 'milik': 2, 'mulai': 1, 'tahun': 1, 'ajar': 1, 'dapat': 1, 'terap': 1, 'kepada': 1, 'seluruh': 1, 'guru': 1, 'negeri': 1, 'ptn': 1, 'uang': 1, 'tunggal': 1, 'biaya': 1, 'tiap': 1, 'semester': 1, 'dasar': 1, 'mampu': 1, 'ekonomi': 1, 'antara': 1, 'berbedabeda': 1, 'bagi': 1, 'pertama': 1, 'tiga': 1, 'beberapa': 1, 'kriteria': 1, 'timbang': 1, 'hasil': 1, 'orang': 1, 'tua': 1, 'pbb': 1, 'pdam': 1, 'daya': 1, 'listrik': 1, 'tanggung': 1, 'keluarga': 1, 'baru': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'utm': 1, 'masih': 1, 'cara': 1, 'manual': 1, 'akibat': 1, 'banyak': 1, 'peluang': 1, 'salah': 1, 'rendah': 1, 'butuh': 1, 'lama': 1, 'sangat': 1, 'kurang': 1, 'efisien': 1, 'teliti': 1, 'na': 1, 've': 1, 'bayes': 1, 'sederhana': 1, 'mudah': 1, 'implementasi': 1, 'komputasi': 1, 'cepat': 1, 'kategorikhasil': 1, 'uji': 1, 'tunjuk': 1, 'uktdengan': 1, 'beda': 1, 'sedang': 1, 'kategorik': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'ukt': 8, 'is': 7, 'of': 7, 'in': 6, 'a': 5, 'and': 5, 'accuracy': 5, 'processing': 5, 'data': 5, 'that': 4, 'rp': 4, 'rate': 4, 'method': 4, 'tuition': 3, 'used': 3, 'has': 3, 'payment': 2, 'students': 2, 'value': 2, 'different': 2, 'into': 2, 'worth': 2, 'class': 2, 'determining': 2, 'with': 2, 'time': 2, 'it': 2, 'methods': 2, 'numerical': 2, 'determination': 2, 'start': 1, 'school': 1, 'year': 1, 'there': 1, 'change': 1, 'system': 1, 'applied': 1, 'to': 1, 'all': 1, 'state': 1, 'universities': 1, 'ptn': 1, 'called': 1, 'single': 1, 'amount': 1, 'fees': 1, 'paid': 1, 'by': 1, 'every': 1, 'semester': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'their': 1, 'economic': 1, 'capabilities': 1, 'so': 1, 'magnitude': 1, 'between': 1, 'divided': 1, 'four': 1, 'groups': 1, 'first': 1, 'group': 1, 'second': 1, 'third': 1, 'fourth': 1, 'classes': 1, 'several': 1, 'criteria': 1, 'consideration': 1, 'namely': 1, 'income': 1, 'parents': 1, 'un': 1, 'taps': 1, 'electrical': 1, 'power': 1, 'family': 1, 'responsibilities': 1, 'changes': 1, 'new': 1, 'systems': 1, 'such': 1, 'trunojoyo': 1, 'university': 1, 'utm': 1, 'still': 1, 'determines': 1, 'manually': 1, 'thus': 1, 'resulting': 1, 'many': 1, 'opportunities': 1, 'for': 1, 'error': 1, 'low': 1, 'takes': 1, 'long': 1, 'was': 1, 'less': 1, 'efficient': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'naive': 1, 'bayes': 1, 'because': 1, 'simple': 1, 'easily': 1, 'implemented': 1, 'faster': 1, 'computation': 1, 'high': 1, 'two': 1, 'kategorikhasil': 1, 'uktdengan': 1, 'testing': 1, 'showed': 1, 'both': 1, 'have': 1, 'levels': 1, 'an': 1, 'whereas': 1, 'categorical': 1})
-------------------------------------------
--- Data #917 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Fevbrina Sylvia Alnora Pakpahan
Judul: PEMANFAATAN DATA MINING UNTUK SISTEM REMEDIAL MENGGUNAKAN METODE FP-Growth BERBASIS WEB
Pembimbing 1: Andharini D. C., S.Kom., M.Kom
Pembimbing 2: Sigit Susanto P, S.Kom., M.Kom
Abstrak (Raw): E-learning merupakan suatu sistem belajar mengajar dengan metode baru yaitu menyampaikan materi pembelajaran dan kegiatan belajar yang berlangsung di dalam suatu sistem yang terhubung dengan internet. Kegiatan belajar mengajar hampir sama dengan sekolah, yaitu, mempelajari materi, latihan soal dan ujian akhir atau disebut juga dengan post test. Dalam penelitian ini, peneliti menambah fitur pada sistem remedial pada e-learning yang menampilkan rekomendasi pembelajan terhadap siswa setelah menyelesaikan latihan soal. Jika siswa tidak dapat lulus pada latihan suatu bab, maka siswa mempelajari kembali bab yang direkomendasikan oleh sistem dan juga mengikuti latihan kembali. Untuk memperoleh pola remedial digunakan Algoritma FP-Growth yatu salah satu algoritma pada metode Association Rules. Data yang diolah untuk membentuk pola rekomendasi remedial adalah data ujian harian siswa di sekolah. Hal ini berdasarkan pada Market Basket Analysis yaitu pembentukan suatu pola untuk menentukan letak susunan barang pada atau pasar berdasarkan transaksi belanja yang sudah pernah ada market sebelumnya, dengan melihat besar persentase hubungan antar barang yang dibelanjakan. Pada sistem remedial, sistem akan membentuk pola berdasarkan bab dengan nilai latihan tidak lulus.
Kata kunci : Association Rules, E-learning, FP-Growth, Market Basket Analysis, Remedial
Abstrak (Clean): elearning merupakan suatu sistem belajar mengajar dengan metode baru yaitu menyampaikan materi pembelajaran dan kegiatan belajar yang berlangsung di dalam suatu sistem yang terhubung dengan internet kegiatan belajar mengajar hampir sama dengan sekolah yaitu mempelajari materi latihan soal dan ujian akhir atau disebut juga dengan post test dalam penelitian ini peneliti menambah fitur pada sistem remedial pada elearning yang menampilkan rekomendasi pembelajan terhadap siswa setelah menyelesaikan latihan soal jika siswa tidak dapat lulus pada latihan suatu bab maka siswa mempelajari kembali bab yang direkomendasikan oleh sistem dan juga mengikuti latihan kembali untuk memperoleh pola remedial digunakan algoritma fpgrowth yatu salah satu algoritma pada metode association rules data yang diolah untuk membentuk pola rekomendasi remedial adalah data ujian harian siswa di sekolah hal ini berdasarkan pada market basket analysis yaitu pembentukan suatu pola untuk menentukan letak susunan barang pada atau pasar berdasarkan transaksi belanja yang sudah pernah ada market sebelumnya dengan melihat besar persentase hubungan antar barang yang dibelanjakan pada sistem remedial sistem akan membentuk pola berdasarkan bab dengan nilai latihan tidak lulus kata kunci association rules elearning fpgrowth market basket analysis remedial
Abstrak (Stopwords Removed): elearning sistem belajar mengajar metode baru menyampaikan materi pembelajaran kegiatan belajar berlangsung sistem terhubung internet kegiatan belajar mengajar hampir sama sekolah mempelajari materi latihan soal ujian akhir disebut post test penelitian peneliti menambah fitur sistem remedial elearning menampilkan rekomendasi pembelajan siswa menyelesaikan latihan soal jika siswa dapat lulus latihan bab siswa mempelajari kembali bab direkomendasikan sistem mengikuti latihan kembali memperoleh pola remedial digunakan algoritma fpgrowth yatu salah satu algoritma metode association rules data diolah membentuk pola rekomendasi remedial data ujian harian siswa sekolah berdasarkan market basket analysis pembentukan pola menentukan letak susunan barang pasar berdasarkan transaksi belanja sudah pernah ada market sebelumnya melihat besar persentase hubungan antar barang dibelanjakan sistem remedial sistem membentuk pola berdasarkan bab nilai latihan lulus kata kunci association rules elearning fpgrowth market basket analysis remedial
Abstrak (Stemmed): elearning sistem ajar ajar metode baru sampai materi ajar giat ajar langsung sistem hubung internet giat ajar ajar hampir sama sekolah ajar materi latih soal uji akhir sebut post test teliti teliti tambah fitur sistem remedial elearning tampil rekomendasi bajan siswa selesai latih soal jika siswa dapat lulus latih bab siswa ajar kembali bab rekomendasi sistem ikut latih kembali oleh pola remedial guna algoritma fpgrowth yatu salah satu algoritma metode association rules data olah bentuk pola rekomendasi remedial data uji hari siswa sekolah dasar market basket analysis bentuk pola tentu letak susun barang pasar dasar transaksi belanja sudah pernah ada market belum lihat besar persentase hubung antar barang belanja sistem remedial sistem bentuk pola dasar bab nilai latih lulus kata kunci association rules elearning fpgrowth market basket analysis remedial
Abstrak (Corrected): learning sister ajar ajar metope bar sampan mater ajar gift ajar lansing sister hung internet gift ajar ajar hamper same selah ajar mater latin soul uni air debut post test elite elite tambac four sister remedial learning tamil rekomendasi cajan visa seesaw latin soul pika visa apart lulus latin bad visa ajar cembali bad rekomendasi sister it latin cembali olen pola remedial gun algorithm upgrowth batu salad sat algorithm metope association rules data blah bent pola rekomendasi remedial data uni hard visa selah dakar market basket analysis bent pola tent leak susan baring paar dakar transaksi belinda judah perish ada market begum that bear percentage hung altar baring belinda sister remedial sister bent pola dakar bad nilgai latin lulus data bunch association rules learning upgrowth market basket analysis remedial
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ajar': 8, 'sistem': 6, 'latih': 5, 'remedial': 5, 'siswa': 4, 'pola': 4, 'elearning': 3, 'rekomendasi': 3, 'bab': 3, 'bentuk': 3, 'dasar': 3, 'market': 3, 'metode': 2, 'materi': 2, 'giat': 2, 'hubung': 2, 'sekolah': 2, 'soal': 2, 'uji': 2, 'teliti': 2, 'lulus': 2, 'kembali': 2, 'algoritma': 2, 'fpgrowth': 2, 'association': 2, 'rules': 2, 'data': 2, 'basket': 2, 'analysis': 2, 'barang': 2, 'belanja': 2, 'baru': 1, 'sampai': 1, 'langsung': 1, 'internet': 1, 'hampir': 1, 'sama': 1, 'akhir': 1, 'sebut': 1, 'post': 1, 'test': 1, 'tambah': 1, 'fitur': 1, 'tampil': 1, 'bajan': 1, 'selesai': 1, 'jika': 1, 'dapat': 1, 'ikut': 1, 'oleh': 1, 'guna': 1, 'yatu': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'olah': 1, 'hari': 1, 'tentu': 1, 'letak': 1, 'susun': 1, 'pasar': 1, 'transaksi': 1, 'sudah': 1, 'pernah': 1, 'ada': 1, 'belum': 1, 'lihat': 1, 'besar': 1, 'persentase': 1, 'antar': 1, 'nilai': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'a': 9, 'of': 9, 'to': 8, 'is': 6, 'system': 6, 'and': 5, 'that': 5, 'remedial': 5, 'learning': 4, 'in': 4, 'on': 4, 'pattern': 4, 'market': 4, 'elearning': 3, 'study': 3, 'students': 3, 'based': 3, 'teaching': 2, 'methods': 2, 'activities': 2, 'school': 2, 'exercises': 2, 'or': 2, 'also': 2, 'not': 2, 'pass': 2, 'exercise': 2, 'chapter': 2, 'fpgrowth': 2, 'algorithm': 2, 'association': 2, 'rules': 2, 'data': 2, 'form': 2, 'basket': 2, 'analysis': 2, 'goods': 2, 'with': 1, 'new': 1, 'deliver': 1, 'materials': 1, 'take': 1, 'place': 1, 'within': 1, 'connected': 1, 'internet': 1, 'similar': 1, 'namely': 1, 'material': 1, 'final': 1, 'exam': 1, 'called': 1, 'posttest': 1, 'this': 1, 'researchers': 1, 'add': 1, 'features': 1, 'display': 1, 'recommendations': 1, 'after': 1, 'completing': 1, 'if': 1, 'can': 1, 'student': 1, 'learn': 1, 'back': 1, 'section': 1, 'recommended': 1, 'by': 1, 'follow': 1, 'practice': 1, 'again': 1, 'obtain': 1, 'used': 1, 'one': 1, 'processed': 1, 'recommendation': 1, 'daily': 1, 'test': 1, 'it': 1, 'formation': 1, 'determine': 1, 'location': 1, 'arrangement': 1, 'shopping': 1, 'transactions': 1, 'have': 1, 'never': 1, 'existed': 1, 'before': 1, 'see': 1, 'large': 1, 'percentage': 1, 'relationship': 1, 'between': 1, 'being': 1, 'spent': 1, 'value': 1, 'does': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #918 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: SUDIYANTO
Judul: RANCANG BANGUN GAME RUMAH PERKALIAN
Pembimbing 1: ARIK KURNIAWATI, S.Kom., M.T.
Pembimbing 2: YONATHAN FERRY HENDRAWAN, S.T., M.IT.
Abstrak (Raw): Game Rumah perkalian merupakan salah satu game edukasi matematika. Game ini dapat membantu pemain dalam belajar perkalian maupun untuk mengasah kemampuan berhitung. Game Rumah Perkalian ini menyerupai game Tic-Tac-Toe atau yang lebih dikenal dengan XOX. Akan tetapi pada game Rumah Perkalian terdapat fitur tambahan yaitu perhitungan perkalian. Perkembangan teknologi yang semakin pesat telah menghadirkan teknologi smartphone atau ponsel pintar, salah satunya adalah Android. Kehadiran Android dapat digunakan sebagai media game. Baik itu untuk membuat game maupun untuk bermain game. Pada penelitian ini, game Rumah Perkalian dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman Java. Sedangkan media implementasi yang dipilih adalah smartphone yang berbasis Android. Pada penelitian ini, game Rumah Perkalian dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman Java. Sedangkan media implementasi yang dipilih adalah smartphone berbasis Android. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah game Rumah Perkalian dapat berjalan dengan baik pada smartphone Android atau tidak. Dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa game Rumah Perkalian dapat berjalan dengan baik pada smartphone Android. Resoulusi game berjalan optimal pada device yang memiliki resolusi 320 x 480 piksel serta untuk semua device yang memiliki perbandingan resolusi 2:3 atau 3:2. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat membantu pemain dalam memperkuat kemampuan berhitung khususnya perkalian.
Abstrak (Clean): game rumah perkalian merupakan salah satu game edukasi matematika game ini dapat membantu pemain dalam belajar perkalian maupun untuk mengasah kemampuan berhitung game rumah perkalian ini menyerupai game tictactoe atau yang lebih dikenal dengan xox akan tetapi pada game rumah perkalian terdapat fitur tambahan yaitu perhitungan perkalian perkembangan teknologi yang semakin pesat telah menghadirkan teknologi smartphone atau ponsel pintar salah satunya adalah android kehadiran android dapat digunakan sebagai media game baik itu untuk membuat game maupun untuk bermain game pada penelitian ini game rumah perkalian dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman java sedangkan media implementasi yang dipilih adalah smartphone yang berbasis android pada penelitian ini game rumah perkalian dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman java sedangkan media implementasi yang dipilih adalah smartphone berbasis android penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah game rumah perkalian dapat berjalan dengan baik pada smartphone android atau tidak dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa game rumah perkalian dapat berjalan dengan baik pada smartphone android resoulusi game berjalan optimal pada device yang memiliki resolusi x piksel serta untuk semua device yang memiliki perbandingan resolusi atau dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat membantu pemain dalam memperkuat kemampuan berhitung khususnya perkalian
Abstrak (Stopwords Removed): game rumah perkalian salah satu game edukasi matematika game dapat membantu pemain belajar perkalian maupun mengasah kemampuan berhitung game rumah perkalian menyerupai game tictactoe lebih dikenal xox game rumah perkalian terdapat fitur tambahan perhitungan perkalian perkembangan teknologi semakin pesat menghadirkan teknologi smartphone ponsel pintar salah satunya android kehadiran android dapat digunakan media game baik membuat game maupun bermain game penelitian game rumah perkalian dibangun menggunakan bahasa pemrograman java sedangkan media implementasi dipilih smartphone berbasis android penelitian game rumah perkalian dibangun menggunakan bahasa pemrograman java sedangkan media implementasi dipilih smartphone berbasis android penelitian bertujuan mengetahui apakah game rumah perkalian dapat berjalan baik smartphone android penelitian diperoleh kesimpulan game rumah perkalian dapat berjalan baik smartphone android resoulusi game berjalan optimal device memiliki resolusi x piksel semua device memiliki perbandingan resolusi adanya penelitian diharapkan dapat membantu pemain memperkuat kemampuan berhitung khususnya perkalian
Abstrak (Stemmed): game rumah kali salah satu game edukasi matematika game dapat bantu main ajar kali maupun asah mampu hitung game rumah kali rupa game tictactoe lebih kenal xox game rumah kali dapat fitur tambah hitung kali kembang teknologi makin pesat hadir teknologi smartphone ponsel pintar salah satu android hadir android dapat guna media game baik buat game maupun main game teliti game rumah kali bangun guna bahasa pemrograman java sedang media implementasi pilih smartphone bas android teliti game rumah kali bangun guna bahasa pemrograman java sedang media implementasi pilih smartphone bas android teliti tuju tahu apakah game rumah kali dapat jalan baik smartphone android teliti oleh simpul game rumah kali dapat jalan baik smartphone android resoulusi game jalan optimal device milik resolusi x piksel semua device milik banding resolusi ada teliti harap dapat bantu main kuat mampu hitung khusus kali
Abstrak (Corrected): game rumal kali salad sat game dukas matematika game apart bantu main ajar kali maun ash camp hiding game rumal kali pupa game ticktacktoe leash penal box game rumal kali apart four tambac hiding kali embank teknologi making pest hair teknologi smartphone counsel pindar salad sat android hair android apart gun media game back but game maun main game elite game rumal kali bangui gun bahama pemrograman java sedan media implements pilch smartphone was android elite game rumal kali bangui gun bahama pemrograman java sedan media implements pilch smartphone was android elite juju tau halakah game rumal kali apart alan back smartphone android elite olen simple game rumal kali apart alan back smartphone android resoulusi game alan optimal device milk resolute x pissed sea device milk banding resolute ada elite harp apart bantu main kurt camp hiding rhesus kali
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'game': 14, 'kali': 10, 'rumah': 7, 'dapat': 6, 'android': 6, 'smartphone': 5, 'teliti': 5, 'main': 3, 'hitung': 3, 'guna': 3, 'media': 3, 'baik': 3, 'jalan': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'bantu': 2, 'maupun': 2, 'mampu': 2, 'teknologi': 2, 'hadir': 2, 'bangun': 2, 'bahasa': 2, 'pemrograman': 2, 'java': 2, 'sedang': 2, 'implementasi': 2, 'pilih': 2, 'bas': 2, 'device': 2, 'milik': 2, 'resolusi': 2, 'edukasi': 1, 'matematika': 1, 'ajar': 1, 'asah': 1, 'rupa': 1, 'tictactoe': 1, 'lebih': 1, 'kenal': 1, 'xox': 1, 'fitur': 1, 'tambah': 1, 'kembang': 1, 'makin': 1, 'pesat': 1, 'ponsel': 1, 'pintar': 1, 'buat': 1, 'tuju': 1, 'tahu': 1, 'apakah': 1, 'oleh': 1, 'simpul': 1, 'resoulusi': 1, 'optimal': 1, 'x': 1, 'piksel': 1, 'semua': 1, 'banding': 1, 'ada': 1, 'harap': 1, 'kuat': 1, 'khusus': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'game': 10, 'of': 10, 'to': 7, 'is': 6, 'this': 6, 'android': 4, 'a': 4, 'rumah': 3, 'kali': 3, 'multiplication': 3, 'and': 3, 'smartphone': 3, 'study': 3, 'on': 3, 'that': 3, 'resolution': 3, 'one': 2, 'can': 2, 'players': 2, 'or': 2, 'as': 2, 'technology': 2, 'has': 2, 'in': 2, 'educational': 1, 'math': 1, 'help': 1, 'learn': 1, 'numeracy': 1, 'skills': 1, 'hone': 1, 'similar': 1, 'tictactoe': 1, 'better': 1, 'known': 1, 'xox': 1, 'but': 1, 'an': 1, 'additional': 1, 'feature': 1, 'calculation': 1, 'rapid': 1, 'development': 1, 'brought': 1, 'smartphones': 1, 'which': 1, 'presence': 1, 'be': 1, 'used': 1, 'gaming': 1, 'medium': 1, 'whether': 1, 'it': 1, 'make': 1, 'play': 1, 'built': 1, 'using': 1, 'java': 1, 'programming': 1, 'language': 1, 'while': 1, 'implementation': 1, 'selected': 1, 'media': 1, 'based': 1, 'from': 1, 'we': 1, 'concluded': 1, 's': 1, 'well': 1, 'use': 1, 'run': 1, 'optimally': 1, 'device': 1, 'x': 1, 'pixels': 1, 'all': 1, 'devices': 1, 'have': 1, 'ratio': 1, 'existence': 1, 'expected': 1, 'support': 1, 'strengthening': 1, 'particular': 1, 'arithmetic': 1})
-------------------------------------------
--- Data #919 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Mohammad Wasil
Judul: Kontrol Ultrasonic Rangefinder dan Pergerakan Robot Pemadam Api Menggunakan Fuzzy Logic
Pembimbing 1: Dr. Indah Agustien S., S.Kom., M.Kom.
Pembimbing 2: Koko Joni, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Robot merupakan salah satu teknologi yang diminati dalam beberapa tahun terakhir. Pemanfaatan robot yang sering kali ditemukan pada bidang industri telah banyak membantu pekerjaan manusia. Selain itu juga dikembangkan robot-robot yang dapat membantu untuk menyelesaikan misi di medan berbahaya, seperti robot penjinak bom dan robot pemadam api. Robot pemadam api merupakan robot yang mendapat perhatian dari pemerintah Indonesia dalam pengembangannya. Diadakannya Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) merupakan dukungan pemerintah terhadap mahasiswa di universitas untuk mengembangkannya. Robot pemadam api yang dirancang pada penelitian ini menggunakan sensor ultrasonic sebagai pengkur jarak, UVTron sebagai pendeteksi api, dan photodioda untuk membedakan warna lantai. Sistem pergerakan robot dalam melakukan pencarian api menggunakan metode fuzzy logic yang terdiri dari dua input dan output. Input dari kontroler fuzzy ini merupakan data dari sensor ultrasonic depan dan kanan, sedangkan outputnya merupakan kecepatan motor kanan dan kiri pada robot. Pada ujicoba terhadap kontroller fuzzy yang dilakukan di 60 kondisi berbeda, robot hanya mengalami error pada motor kanan sebesar 0,10% dan motor kiri sebesar 0,28%. Sedangkan pada pengujian robot dalam mencari dan memadamkan api, didapatkan tingkat prosentase keberhasilan sebesar 100%. Penggunaan fuzzy logic sebagai kontroller mampu membuat robot bergerak stabil, responsif, dan terhindar dari halangan dalam pergerakannya.
Abstrak (Clean): robot merupakan salah satu teknologi yang diminati dalam beberapa tahun terakhir pemanfaatan robot yang sering kali ditemukan pada bidang industri telah banyak membantu pekerjaan manusia selain itu juga dikembangkan robotrobot yang dapat membantu untuk menyelesaikan misi di medan berbahaya seperti robot penjinak bom dan robot pemadam api robot pemadam api merupakan robot yang mendapat perhatian dari pemerintah indonesia dalam pengembangannya diadakannya kontes robot pemadam api indonesia krpai merupakan dukungan pemerintah terhadap mahasiswa di universitas untuk mengembangkannya robot pemadam api yang dirancang pada penelitian ini menggunakan sensor ultrasonic sebagai pengkur jarak uvtron sebagai pendeteksi api dan photodioda untuk membedakan warna lantai sistem pergerakan robot dalam melakukan pencarian api menggunakan metode fuzzy logic yang terdiri dari dua input dan output input dari kontroler fuzzy ini merupakan data dari sensor ultrasonic depan dan kanan sedangkan outputnya merupakan kecepatan motor kanan dan kiri pada robot pada ujicoba terhadap kontroller fuzzy yang dilakukan di kondisi berbeda robot hanya mengalami error pada motor kanan sebesar dan motor kiri sebesar sedangkan pada pengujian robot dalam mencari dan memadamkan api didapatkan tingkat prosentase keberhasilan sebesar penggunaan fuzzy logic sebagai kontroller mampu membuat robot bergerak stabil responsif dan terhindar dari halangan dalam pergerakannya
Abstrak (Stopwords Removed): robot salah satu teknologi diminati beberapa tahun terakhir pemanfaatan robot sering kali ditemukan bidang industri banyak membantu pekerjaan manusia selain dikembangkan robotrobot dapat membantu menyelesaikan misi medan berbahaya robot penjinak bom robot pemadam api robot pemadam api robot mendapat perhatian pemerintah indonesia pengembangannya diadakannya kontes robot pemadam api indonesia krpai dukungan pemerintah mahasiswa universitas mengembangkannya robot pemadam api dirancang penelitian menggunakan sensor ultrasonic pengkur jarak uvtron pendeteksi api photodioda membedakan warna lantai sistem pergerakan robot melakukan pencarian api menggunakan metode fuzzy logic terdiri dua input output input kontroler fuzzy data sensor ultrasonic depan kanan sedangkan outputnya kecepatan motor kanan kiri robot ujicoba kontroller fuzzy dilakukan kondisi berbeda robot mengalami error motor kanan sebesar motor kiri sebesar sedangkan pengujian robot mencari memadamkan api didapatkan tingkat prosentase keberhasilan sebesar penggunaan fuzzy logic kontroller mampu membuat robot bergerak stabil responsif terhindar halangan pergerakannya
Abstrak (Stemmed): robot salah satu teknologi mati beberapa tahun akhir manfaat robot sering kali temu bidang industri banyak bantu kerja manusia selain kembang robotrobot dapat bantu selesai misi medan bahaya robot jinak bom robot madam api robot madam api robot dapat perhati perintah indonesia kembang ada kontes robot madam api indonesia krpai dukung perintah mahasiswa universitas kembang robot madam api rancang teliti guna sensor ultrasonic kur jarak uvtron deteksi api photodioda beda warna lantai sistem gera robot laku cari api guna metode fuzzy logic diri dua input output input kontroler fuzzy data sensor ultrasonic depan kanan sedang outputnya cepat motor kanan kiri robot ujicoba kontroller fuzzy laku kondisi beda robot alami error motor kanan besar motor kiri besar sedang uji robot cari madam api dapat tingkat prosentase hasil besar guna fuzzy logic kontroller mampu buat robot gerak stabil responsif hindar halang gera
Abstrak (Corrected): robot salad sat teknologi math beberapa thun air manat robot seeing kali temp biding industry banyan bantu era amnesia slain embank robotrobot apart bantu seesaw miss medan bahama robot jinan boy robot madam ape robot madam ape robot apart perhaps perineal indonesia embank ada montes robot madam ape indonesia kari during perineal mahasiswa university embank robot madam ape dancing elite gun sensor ultrasonic our arak patron detest ape photodioda bed wanna lanai sister gera robot lake care ape gun metope fuzzy logic dirt due input output input controller fuzzy data sensor ultrasonic dean kana sedan outputnya eat motor kana kirk robot ujicoba controller fuzzy lake kondisi bed robot salami error motor kana bear motor kirk bear sedan uni robot care madam ape apart dingbat prosentase hail bear gun fuzzy logic controller camp but robot gera stabile response hinder haling gera
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'robot': 13, 'api': 7, 'madam': 5, 'fuzzy': 4, 'kembang': 3, 'dapat': 3, 'guna': 3, 'kanan': 3, 'motor': 3, 'besar': 3, 'bantu': 2, 'perintah': 2, 'indonesia': 2, 'sensor': 2, 'ultrasonic': 2, 'beda': 2, 'gera': 2, 'laku': 2, 'cari': 2, 'logic': 2, 'input': 2, 'sedang': 2, 'kiri': 2, 'kontroller': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'teknologi': 1, 'mati': 1, 'beberapa': 1, 'tahun': 1, 'akhir': 1, 'manfaat': 1, 'sering': 1, 'kali': 1, 'temu': 1, 'bidang': 1, 'industri': 1, 'banyak': 1, 'kerja': 1, 'manusia': 1, 'selain': 1, 'robotrobot': 1, 'selesai': 1, 'misi': 1, 'medan': 1, 'bahaya': 1, 'jinak': 1, 'bom': 1, 'perhati': 1, 'ada': 1, 'kontes': 1, 'krpai': 1, 'dukung': 1, 'mahasiswa': 1, 'universitas': 1, 'rancang': 1, 'teliti': 1, 'kur': 1, 'jarak': 1, 'uvtron': 1, 'deteksi': 1, 'photodioda': 1, 'warna': 1, 'lantai': 1, 'sistem': 1, 'metode': 1, 'diri': 1, 'dua': 1, 'output': 1, 'kontroler': 1, 'data': 1, 'depan': 1, 'outputnya': 1, 'cepat': 1, 'ujicoba': 1, 'kondisi': 1, 'alami': 1, 'error': 1, 'uji': 1, 'tingkat': 1, 'prosentase': 1, 'hasil': 1, 'mampu': 1, 'buat': 1, 'gerak': 1, 'stabil': 1, 'responsif': 1, 'hindar': 1, 'halang': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'of': 14, 'and': 9, 'robot': 8, 'in': 8, 'fire': 7, 'is': 5, 'to': 5, 'as': 4, 'fuzzy': 4, 'a': 4, 'that': 3, 'robots': 3, 'right': 3, 'motor': 3, 'are': 2, 'found': 2, 'robotic': 2, 'extinguisher': 2, 'fighting': 2, 'indonesian': 2, 'government': 2, 'development': 2, 'for': 2, 'using': 2, 'ultrasonic': 2, 'sensors': 2, 'movement': 2, 'search': 2, 'logic': 2, 'left': 2, 'on': 2, 'controller': 2, 'one': 1, 'technologies': 1, 'interest': 1, 'recent': 1, 'years': 1, 'utilization': 1, 'often': 1, 'industrial': 1, 'areas': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'helping': 1, 'people': 1, 'work': 1, 'it': 1, 'also': 1, 'developed': 1, 'can': 1, 'help': 1, 'complete': 1, 'mission': 1, 'dangerous': 1, 'terrain': 1, 'such': 1, 'bomb': 1, 'disposal': 1, 'get': 1, 'attention': 1, 'holding': 1, 'contest': 1, 'krpai': 1, 'support': 1, 'students': 1, 'at': 1, 'university': 1, 'designed': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'distance': 1, 'direction': 1, 'uvtron': 1, 'detection': 1, 'photodiode': 1, 'distinguish': 1, 'color': 1, 'floor': 1, 'system': 1, 'method': 1, 'consists': 1, 'two': 1, 'inputs': 1, 'outputs': 1, 'input': 1, 'control': 1, 'data': 1, 'from': 1, 'front': 1, 'output': 1, 'speed': 1, 'trial': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'different': 1, 'conditions': 1, 'only': 1, 'had': 1, 'an': 1, 'error': 1, 'while': 1, 'testing': 1, 'extinguish': 1, 'percentage': 1, 'success': 1, 'rate': 1, 'use': 1, 'mobile': 1, 'was': 1, 'able': 1, 'make': 1, 'stable': 1, 'responsive': 1, 'avoid': 1, 'obstacles': 1})
-------------------------------------------
--- Data #920 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: ROBY ASYARI ZULKARNAIN
Judul: ANALISA JARINGAN IPV4 DAN IPV6 PADA LOCAL AREA NETWORK (LAN) DENGAN SISTEM TUNNELING
(Studi Kasus : Teknik Informatika Universitas Trunojoyo Madura)
Pembimbing 1: DWI KUSWANTO,S.Pd., M.T.
Pembimbing 2: IWAN SANTOSA,S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Penerapan sistem tunneling dalam suatu jaringan merupakan salah satu cara untuk mengintegrasikan jaringan IPv4 dengan jaringan IPv6. Sistem tunnel yang dipakai dan diimplementasikan dalam penelitian ini adalah tunnel IPv4 over IPv6 dan tunnel IPv6 over IPv4, dimana dari keduanya akan dibandingkan nilai Quality Of Service (QOS) dengan parameter pengukur seperti kecepatan upload, download, delay, paket loss, troughput dan juga jitter. Pengambilan data dilakukan pada saat upload file dari client ke server serta download file dari client ke seirver dengan menggunakan aplikasi network analyzer yakni wireshark. Dari penerapan sistem tunneling di Lab Terpadu Teknik Informatika Universitas Trunojoyo Madura didapat beberapa kesimpulan bahwa pada saat upload file QOS jaringan IPv4 Over IPv6 lebih bagus dari jaringan IPv6 over IPv4, ini dibuktikan dari nilai delay, paket loss dan jitter dari IPv6 over IPv4 lebih tinggi sedangkan nilai troughput-nya lebih rendah IPv6 over IPv4. Sementara pada saat download file, QOS jaringan IPv6 over IPv4 lebih bagus dari jaringan IPv4 over IPv6, ini dibuktikan dari nilai delay, paket loss dan jitter dari IPv4 over IPv6 lebih tinggi sedangkan nilai troughput-nya lebih rendah IPv4 over IPv6
Abstrak (Clean): penerapan sistem tunneling dalam suatu jaringan merupakan salah satu cara untuk mengintegrasikan jaringan ipv dengan jaringan ipv sistem tunnel yang dipakai dan diimplementasikan dalam penelitian ini adalah tunnel ipv over ipv dan tunnel ipv over ipv dimana dari keduanya akan dibandingkan nilai quality of service qos dengan parameter pengukur seperti kecepatan upload download delay paket loss troughput dan juga jitter pengambilan data dilakukan pada saat upload file dari client ke server serta download file dari client ke seirver dengan menggunakan aplikasi network analyzer yakni wireshark dari penerapan sistem tunneling di lab terpadu teknik informatika universitas trunojoyo madura didapat beberapa kesimpulan bahwa pada saat upload file qos jaringan ipv over ipv lebih bagus dari jaringan ipv over ipv ini dibuktikan dari nilai delay paket loss dan jitter dari ipv over ipv lebih tinggi sedangkan nilai troughputnya lebih rendah ipv over ipv sementara pada saat download file qos jaringan ipv over ipv lebih bagus dari jaringan ipv over ipv ini dibuktikan dari nilai delay paket loss dan jitter dari ipv over ipv lebih tinggi sedangkan nilai troughputnya lebih rendah ipv over ipv
Abstrak (Stopwords Removed): penerapan sistem tunneling jaringan salah satu cara mengintegrasikan jaringan ipv jaringan ipv sistem tunnel dipakai diimplementasikan penelitian tunnel ipv over ipv tunnel ipv over ipv dimana keduanya dibandingkan nilai quality of service qos parameter pengukur kecepatan upload download delay paket loss troughput jitter pengambilan data dilakukan upload file client server download file client seirver menggunakan aplikasi network analyzer yakni wireshark penerapan sistem tunneling lab terpadu teknik informatika universitas trunojoyo madura didapat beberapa kesimpulan upload file qos jaringan ipv over ipv lebih bagus jaringan ipv over ipv dibuktikan nilai delay paket loss jitter ipv over ipv lebih tinggi sedangkan nilai troughputnya lebih rendah ipv over ipv sementara download file qos jaringan ipv over ipv lebih bagus jaringan ipv over ipv dibuktikan nilai delay paket loss jitter ipv over ipv lebih tinggi sedangkan nilai troughputnya lebih rendah ipv over ipv
Abstrak (Stemmed): terap sistem tunneling jaring salah satu cara integrasi jaring ipv jaring ipv sistem tunnel pakai implementasi teliti tunnel ipv over ipv tunnel ipv over ipv mana dua banding nilai quality of service qos parameter ukur cepat upload download delay paket loss troughput jitter ambil data laku upload file client server download file client seirver guna aplikasi network analyzer yakni wireshark terap sistem tunneling lab padu teknik informatika universitas trunojoyo madura dapat beberapa simpul upload file qos jaring ipv over ipv lebih bagus jaring ipv over ipv bukti nilai delay paket loss jitter ipv over ipv lebih tinggi sedang nilai troughputnya lebih rendah ipv over ipv sementara download file qos jaring ipv over ipv lebih bagus jaring ipv over ipv bukti nilai delay paket loss jitter ipv over ipv lebih tinggi sedang nilai troughputnya lebih rendah ipv over ipv
Abstrak (Corrected): trap sister tunneling caring salad sat cara integral caring i caring i sister tunnel sakai implements elite tunnel i over i tunnel i over i mana due banding nilgai quality of service cos parameter ukr eat upload download delay packet loss throughput jitter ambit data lake upload file client server download file client server gun aplikasi network analyzer yank wireshark trap sister tunneling lab pad tennis information university trunojoyo madura apart beberapa simple upload file cos caring i over i leash bags caring i over i but nilgai delay packet loss jitter i over i leash ting sedan nilgai troughputnya leash rental i over i sedentary download file cos caring i over i leash bags caring i over i but nilgai delay packet loss jitter i over i leash ting sedan nilgai troughputnya leash rental i over i
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ipv': 22, 'over': 10, 'jaring': 7, 'lebih': 6, 'nilai': 5, 'file': 4, 'sistem': 3, 'tunnel': 3, 'qos': 3, 'upload': 3, 'download': 3, 'delay': 3, 'paket': 3, 'loss': 3, 'jitter': 3, 'terap': 2, 'tunneling': 2, 'client': 2, 'bagus': 2, 'bukti': 2, 'tinggi': 2, 'sedang': 2, 'troughputnya': 2, 'rendah': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'cara': 1, 'integrasi': 1, 'pakai': 1, 'implementasi': 1, 'teliti': 1, 'mana': 1, 'dua': 1, 'banding': 1, 'quality': 1, 'of': 1, 'service': 1, 'parameter': 1, 'ukur': 1, 'cepat': 1, 'troughput': 1, 'ambil': 1, 'data': 1, 'laku': 1, 'server': 1, 'seirver': 1, 'guna': 1, 'aplikasi': 1, 'network': 1, 'analyzer': 1, 'yakni': 1, 'wireshark': 1, 'lab': 1, 'padu': 1, 'teknik': 1, 'informatika': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'dapat': 1, 'beberapa': 1, 'simpul': 1, 'sementara': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'ipv': 20, 'of': 15, 'is': 10, 'the': 9, 'over': 9, 'network': 7, 'and': 6, 'that': 6, 'tunneling': 5, 'application': 3, 'in': 3, 'be': 3, 'value': 3, 'troughput': 3, 'when': 3, 'file': 3, 'from': 3, 'system': 2, 'to': 2, 'this': 2, 'qos': 2, 'upload': 2, 'delay': 2, 'packet': 2, 'loss': 2, 'jitter': 2, 'better': 2, 'evidence': 2, 'can': 2, 'seen': 2, 'higher': 2, 'than': 2, 'lower': 2, 'a': 1, 'one': 1, 'way': 1, 'integrate': 1, 'used': 1, 'implement': 1, 'research': 1, 'both': 1, 'them': 1, 'will': 1, 'compared': 1, 'between': 1, 'quality': 1, 'service': 1, 'measure': 1, 'parameter': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'speed': 1, 'download': 1, 'taking': 1, 'data': 1, 'isdone': 1, 'computer': 1, 'client': 1, 'server': 1, 'use': 1, 'analyzer': 1, 'wireshark': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'technique': 1, 'informatic': 1, 'engeneering': 1, 'laboratory': 1, 'are': 1, 'gotten': 1, 'some': 1, 'conclusions': 1, 'uploading': 1, 'overipv': 1, 'conclusion': 1, 'froom': 1, 'valuesipv': 1, 'downloading': 1, 'while': 1})
-------------------------------------------
--- Data #921 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Andi Hartono
Judul: RANCANG BANGUN DATA CENTER UKM (USAHA KECIL MENENGAH) MENGGUNAKAN SISTEM TERDISTRIBUSI DATABASE ORACLE BERBASIS E-COMMERCE
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah, ST., M.Kom
Pembimbing 2: Andharini Dwi Cahyani S.Kom, M.Kom
Abstrak (Raw): UKM (Usaha Kecil dan Menengah) adalah kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh perseorangan atau rumah tangga maupun suatu badan, yang bertujuan untuk memproduksi barang ataupun jasa untuk diperniagakan secara komersial yang berada dibawah pengawasan Dinas Pemerintah. Untuk membantu UKM dalam melakukan pemasaran dan penjualan ialah sebuah sistem penjualan online yang berbasis E-Commerce yang digunakan untuk mencatat transaksi penjualan dan mampu menghasilkan informasi-informasi yang dibutuhkan. Sistem juga dapat diakses kapanpun dan dimanapun serta mampu menghasilkan informasi penjualan secara otomatis. Maka dari itu dibutuhkan pemusatan data atau Data Center sebagai wadah untuk mendukung keefektifan sistem dalam melakukan pengolahaan dan pengadministrasian data. Sehingga Data Center akan menjadi media pemusatan data serta penghubung akses antara UKM dan Dinas Pemerintah dalam pendistribusian data dan informasi. Untuk mendukung pengembangan konsep Data Center akan menggunakan sistem terdistribusi pada Data Center dan masing-masing UKM, karena sistem terdistribusi memiliki keuntungan meliputi pengawasan distribusi, reability, availability, kecepatan dalam pemprosesan query. Dengan dimplementasikan pembangunan Data Center dengan menggunakan sistem terdistribusi pada Dinas Pemerintah selaku yang menaungi UKM akan membantu dalam mengetahui informasi terbaru baik itu informasi perubahan data maupun penjualan produk dari UKM.
Abstrak (Clean): ukm usaha kecil dan menengah adalah kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh perseorangan atau rumah tangga maupun suatu badan yang bertujuan untuk memproduksi barang ataupun jasa untuk diperniagakan secara komersial yang berada dibawah pengawasan dinas pemerintah untuk membantu ukm dalam melakukan pemasaran dan penjualan ialah sebuah sistem penjualan online yang berbasis ecommerce yang digunakan untuk mencatat transaksi penjualan dan mampu menghasilkan informasiinformasi yang dibutuhkan sistem juga dapat diakses kapanpun dan dimanapun serta mampu menghasilkan informasi penjualan secara otomatis maka dari itu dibutuhkan pemusatan data atau data center sebagai wadah untuk mendukung keefektifan sistem dalam melakukan pengolahaan dan pengadministrasian data sehingga data center akan menjadi media pemusatan data serta penghubung akses antara ukm dan dinas pemerintah dalam pendistribusian data dan informasi untuk mendukung pengembangan konsep data center akan menggunakan sistem terdistribusi pada data center dan masingmasing ukm karena sistem terdistribusi memiliki keuntungan meliputi pengawasan distribusi reability availability kecepatan dalam pemprosesan query dengan dimplementasikan pembangunan data center dengan menggunakan sistem terdistribusi pada dinas pemerintah selaku yang menaungi ukm akan membantu dalam mengetahui informasi terbaru baik itu informasi perubahan data maupun penjualan produk dari ukm
Abstrak (Stopwords Removed): ukm usaha kecil menengah kegiatan ekonomi dilakukan perseorangan rumah tangga maupun badan bertujuan memproduksi barang ataupun jasa diperniagakan secara komersial berada dibawah pengawasan dinas pemerintah membantu ukm melakukan pemasaran penjualan ialah sistem penjualan online berbasis ecommerce digunakan mencatat transaksi penjualan mampu menghasilkan informasiinformasi dibutuhkan sistem dapat diakses kapanpun dimanapun mampu menghasilkan informasi penjualan secara otomatis dibutuhkan pemusatan data data center wadah mendukung keefektifan sistem melakukan pengolahaan pengadministrasian data data center menjadi media pemusatan data penghubung akses antara ukm dinas pemerintah pendistribusian data informasi mendukung pengembangan konsep data center menggunakan sistem terdistribusi data center masingmasing ukm sistem terdistribusi memiliki keuntungan meliputi pengawasan distribusi reability availability kecepatan pemprosesan query dimplementasikan pembangunan data center menggunakan sistem terdistribusi dinas pemerintah selaku menaungi ukm membantu mengetahui informasi terbaru baik informasi perubahan data maupun penjualan produk ukm
Abstrak (Stemmed): ukm usaha kecil tengah giat ekonomi laku orang rumah tangga maupun badan tuju produksi barang atau jasa niaga cara komersial ada bawah awas dinas perintah bantu ukm laku pasar jual ialah sistem jual online bas ecommerce guna catat transaksi jual mampu hasil informasiinformasi butuh sistem dapat akses kapan mana mampu hasil informasi jual cara otomatis butuh pusat data data center wadah dukung efektif sistem laku pengolahaan administrasi data data center jadi media pusat data hubung akses antara ukm dinas perintah distribusi data informasi dukung kembang konsep data center guna sistem distribusi data center masingmasing ukm sistem distribusi milik untung liput awas distribusi reability availability cepat pemprosesan query dimplementasikan bangun data center guna sistem distribusi dinas perintah selaku taung ukm bantu tahu informasi baru baik informasi ubah data maupun jual produk ukm
Abstrak (Corrected): um sara cecil length gift economic lake orang rumal tanga maun badman juju produksi baring tau casa naga cara komersial ada away was dings perineal bantu um lake paar dual galah sister dual online was commerce gun carat transaksi dual camp hail informasiinformasi butch sister apart asses japan mana camp hail informant dual cara fotomat's butch pusan data data center wadai during efektif sister lake pengolahaan administrate data data center jade media pusan data hung asses angara um dings perineal distribute data informant during embank onset data center gun sister distribute data center masingmasing um sister distribute milk unsung lieut was distribute ability availability eat pemprosesan query dimplementasikan bangui data center gun sister distribute dings perineal slake taunt um bantu tau informant bar back informant bah data maun dual proud um
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'data': 10, 'ukm': 6, 'sistem': 6, 'jual': 5, 'center': 5, 'distribusi': 5, 'informasi': 4, 'laku': 3, 'dinas': 3, 'perintah': 3, 'guna': 3, 'maupun': 2, 'cara': 2, 'awas': 2, 'bantu': 2, 'mampu': 2, 'hasil': 2, 'butuh': 2, 'akses': 2, 'pusat': 2, 'dukung': 2, 'usaha': 1, 'kecil': 1, 'tengah': 1, 'giat': 1, 'ekonomi': 1, 'orang': 1, 'rumah': 1, 'tangga': 1, 'badan': 1, 'tuju': 1, 'produksi': 1, 'barang': 1, 'atau': 1, 'jasa': 1, 'niaga': 1, 'komersial': 1, 'ada': 1, 'bawah': 1, 'pasar': 1, 'ialah': 1, 'online': 1, 'bas': 1, 'ecommerce': 1, 'catat': 1, 'transaksi': 1, 'informasiinformasi': 1, 'dapat': 1, 'kapan': 1, 'mana': 1, 'otomatis': 1, 'wadah': 1, 'efektif': 1, 'pengolahaan': 1, 'administrasi': 1, 'jadi': 1, 'media': 1, 'hubung': 1, 'antara': 1, 'kembang': 1, 'konsep': 1, 'masingmasing': 1, 'milik': 1, 'untung': 1, 'liput': 1, 'reability': 1, 'availability': 1, 'cepat': 1, 'pemprosesan': 1, 'query': 1, 'dimplementasikan': 1, 'bangun': 1, 'selaku': 1, 'taung': 1, 'tahu': 1, 'baru': 1, 'baik': 1, 'ubah': 1, 'produk': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 11, 'and': 10, 'data': 10, 'to': 7, 'smes': 6, 'is': 5, 'a': 5, 'in': 5, 'sales': 5, 'information': 5, 'center': 5, 'system': 4, 'as': 4, 'or': 3, 'government': 3, 'be': 3, 'will': 3, 'distributed': 3, 'an': 2, 'produce': 2, 'department': 2, 'on': 2, 'able': 2, 'support': 2, 'distribution': 2, 'development': 2, 'systems': 2, 'small': 1, 'medium': 1, 'enterprises': 1, 'economic': 1, 'activity': 1, 'that': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'by': 1, 'individuals': 1, 'households': 1, 'body': 1, 'which': 1, 'aims': 1, 'goods': 1, 'services': 1, 'for': 1, 'commercial': 1, 'niaga': 1, 'under': 1, 'supervision': 1, 'assist': 1, 'marketing': 1, 'online': 1, 'based': 1, 'ecommerce': 1, 'used': 1, 'record': 1, 'transactions': 1, 'necessary': 1, 'can': 1, 'also': 1, 'accessed': 1, 'anytime': 1, 'anywhere': 1, 'generate': 1, 'automatically': 1, 'thus': 1, 'concentration': 1, 'required': 1, 'forum': 1, 'effectiveness': 1, 'doing': 1, 'pengolahaan': 1, 'administrating': 1, 'so': 1, 'convergence': 1, 'media': 1, 'well': 1, 'access': 1, 'link': 1, 'between': 1, 'office': 1, 'concept': 1, 'use': 1, 'each': 1, 'because': 1, 'has': 1, 'advantages': 1, 'include': 1, 'monitoring': 1, 'reability': 1, 'availability': 1, 'speed': 1, 'processing': 1, 'query': 1, 'with': 1, 'implemented': 1, 'using': 1, 'at': 1, 'shade': 1, 'help': 1, 'knowing': 1, 'latest': 1, 'whether': 1, 'it': 1, 'changes': 1, 'product': 1})
-------------------------------------------
--- Data #922 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Dewi Sylvia Ferdiana P
Judul: PENGELOMPOKAN INDUSTRI KECIL MENENGAH DALAM PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN METODE K-MEDOID
(STUDI KASUS : INDUSTRI KECIL MENENGAH BATIK DAN JAMU KABUPATEN BANGKALAN MADURA)
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah, ST., M.Kom
Pembimbing 2: Andharini Dwi Cahyani S.Kom, M.Kom
Abstrak (Raw): Industri Kecil Menengah (IKM) merupakan salah satu bentuk usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang mampu membantu pertumbuhan ekonomi di dalam nasional dan regional. Ketatnya persaingan pasar dan banyaknya jumlah IKM akan mempengaruhi tingkat pemasaran. Dengan memanfaatkan penggunaan TI pada IKM akan membantu memperluas tingkat pemasaran sehingga penggunaan TI menjadi salah satu akses bagi IKM untuk mengembangkan usahanya. Peran TI pada IKM semakin penting pada saat ini dikarenakan sudah memasuki era informasi. Pemanfaatan penggunaan TI pada IKM di Kabupaten Bangkalan kurang dimanfaatkan karena minimnya pengetahuan dalam penggunaan TI. Dalam penelitian ini dilakukan pengelompokan (clustering) yang merupakan metode data mining yang membagi data kedalam kelompok-kelompok yang mempunyai objek yang karakteristiknya sama. Pada penggunaan tingkat TI di IKM akan dilakukan pengelompokan berdasarkan kriteria TI menggunakan metode k-medoid menggunakan distance measure: Manhattan, Euclidean, dan Canberra distance. Untuk memvalidasi data setelah proses clustering digunakan Davies Bouldin Index (DBI). Semakin kecil nilai DBI maka semakin baik kualitas cluster.
Abstrak (Clean): industri kecil menengah ikm merupakan salah satu bentuk usaha kecil dan menengah ukm yang mampu membantu pertumbuhan ekonomi di dalam nasional dan regional ketatnya persaingan pasar dan banyaknya jumlah ikm akan mempengaruhi tingkat pemasaran dengan memanfaatkan penggunaan ti pada ikm akan membantu memperluas tingkat pemasaran sehingga penggunaan ti menjadi salah satu akses bagi ikm untuk mengembangkan usahanya peran ti pada ikm semakin penting pada saat ini dikarenakan sudah memasuki era informasi pemanfaatan penggunaan ti pada ikm di kabupaten bangkalan kurang dimanfaatkan karena minimnya pengetahuan dalam penggunaan ti dalam penelitian ini dilakukan pengelompokan clustering yang merupakan metode data mining yang membagi data kedalam kelompokkelompok yang mempunyai objek yang karakteristiknya sama pada penggunaan tingkat ti di ikm akan dilakukan pengelompokan berdasarkan kriteria ti menggunakan metode kmedoid menggunakan distance measure manhattan euclidean dan canberra distance untuk memvalidasi data setelah proses clustering digunakan davies bouldin index dbi semakin kecil nilai dbi maka semakin baik kualitas cluster
Abstrak (Stopwords Removed): industri kecil menengah ikm salah satu bentuk usaha kecil menengah ukm mampu membantu pertumbuhan ekonomi nasional regional ketatnya persaingan pasar banyaknya jumlah ikm mempengaruhi tingkat pemasaran memanfaatkan penggunaan ti ikm membantu memperluas tingkat pemasaran penggunaan ti menjadi salah satu akses bagi ikm mengembangkan usahanya peran ti ikm semakin penting dikarenakan sudah memasuki era informasi pemanfaatan penggunaan ti ikm kabupaten bangkalan kurang dimanfaatkan minimnya pengetahuan penggunaan ti penelitian dilakukan pengelompokan clustering metode data mining membagi data kedalam kelompokkelompok mempunyai objek karakteristiknya sama penggunaan tingkat ti ikm dilakukan pengelompokan berdasarkan kriteria ti menggunakan metode kmedoid menggunakan distance measure manhattan euclidean canberra distance memvalidasi data proses clustering digunakan davies bouldin index dbi semakin kecil nilai dbi semakin baik kualitas cluster
Abstrak (Stemmed): industri kecil tengah ikm salah satu bentuk usaha kecil tengah ukm mampu bantu tumbuh ekonomi nasional regional ketat saing pasar banyak jumlah ikm pengaruh tingkat pasar manfaat guna ti ikm bantu luas tingkat pasar guna ti jadi salah satu akses bagi ikm kembang usaha peran ti ikm makin penting karena sudah pasuk era informasi manfaat guna ti ikm kabupaten bangkal kurang manfaat minim tahu guna ti teliti laku kelompok clustering metode data mining bagi data dalam kelompokkelompok punya objek karakteristik sama guna tingkat ti ikm laku kelompok dasar kriteria ti guna metode kmedoid guna distance measure manhattan euclidean canberra distance memvalidasi data proses clustering guna davies bouldin index dbi makin kecil nilai dbi makin baik kualitas cluster
Abstrak (Corrected): industry cecil length i'm salad sat bent sara cecil length um camp bantu tumble economic national regional eat saying paar banyan mullah i'm pengaruh dingbat paar manat gun ti i'm bantu lucas dingbat paar gun ti jade salad sat asses bag i'm embank sara pecan ti i'm making panting arena judah ask era informant manat gun ti i'm kabupaten bangka during manat minim tau gun ti elite lake kelompok clustering metope data mining bag data dream kelompokkelompok puny objet karakteristik same gun dingbat ti i'm lake kelompok dakar criteria ti gun metope ameboid gun distance measure manhattan euclidean canberra distance memvalidasi data proves clustering gun davies boulder index di making cecil nilgai di making back kualitas cluster
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 8, 'ikm': 7, 'ti': 7, 'kecil': 3, 'pasar': 3, 'tingkat': 3, 'manfaat': 3, 'makin': 3, 'data': 3, 'tengah': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'usaha': 2, 'bantu': 2, 'bagi': 2, 'laku': 2, 'kelompok': 2, 'clustering': 2, 'metode': 2, 'distance': 2, 'dbi': 2, 'industri': 1, 'bentuk': 1, 'ukm': 1, 'mampu': 1, 'tumbuh': 1, 'ekonomi': 1, 'nasional': 1, 'regional': 1, 'ketat': 1, 'saing': 1, 'banyak': 1, 'jumlah': 1, 'pengaruh': 1, 'luas': 1, 'jadi': 1, 'akses': 1, 'kembang': 1, 'peran': 1, 'penting': 1, 'karena': 1, 'sudah': 1, 'pasuk': 1, 'era': 1, 'informasi': 1, 'kabupaten': 1, 'bangkal': 1, 'kurang': 1, 'minim': 1, 'tahu': 1, 'teliti': 1, 'mining': 1, 'dalam': 1, 'kelompokkelompok': 1, 'punya': 1, 'objek': 1, 'karakteristik': 1, 'sama': 1, 'dasar': 1, 'kriteria': 1, 'kmedoid': 1, 'measure': 1, 'manhattan': 1, 'euclidean': 1, 'canberra': 1, 'memvalidasi': 1, 'proses': 1, 'davies': 1, 'bouldin': 1, 'index': 1, 'nilai': 1, 'baik': 1, 'kualitas': 1, 'cluster': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 12, 'and': 11, 'small': 8, 'medium': 8, 'in': 8, 'industries': 7, 'it': 7, 'to': 5, 'use': 4, 'is': 3, 'that': 3, 'will': 3, 'level': 3, 'data': 3, 'one': 2, 'help': 2, 'marketing': 2, 'by': 2, 'be': 2, 'this': 2, 'a': 2, 'grouping': 2, 'clustering': 2, 'method': 2, 'using': 2, 'distance': 2, 'dbi': 2, 'form': 1, 'enterprises': 1, 'can': 1, 'economic': 1, 'growth': 1, 'national': 1, 'regional': 1, 'levels': 1, 'tight': 1, 'market': 1, 'competition': 1, 'large': 1, 'number': 1, 'affect': 1, 'leveraging': 1, 'expand': 1, 'uses': 1, 'access': 1, 'for': 1, 'develop': 1, 'their': 1, 'businesses': 1, 'role': 1, 'increasingly': 1, 'important': 1, 'at': 1, 'time': 1, 'because': 1, 'already': 1, 'entered': 1, 'information': 1, 'age': 1, 'exploiting': 1, 'bangkal': 1, 'underutilized': 1, 'due': 1, 'lack': 1, 'knowledge': 1, 'research': 1, 'which': 1, 'mining': 1, 'vide': 1, 'into': 1, 'groups': 1, 'have': 1, 'same': 1, 'object': 1, 'characteristics': 1, 'on': 1, 'done': 1, 'criteria': 1, 'kmedoid': 1, 'measure': 1, 'manhattan': 1, 'euclidean': 1, 'canberra': 1, 'validate': 1, 'after': 1, 'process': 1, 'used': 1, 'davies': 1, 'bouldin': 1, 'index': 1, 'smaller': 1, 'value': 1, 'better': 1, 'quality': 1, 'cluster': 1})
-------------------------------------------
--- Data #923 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Khotijah
Judul: Aplikasi Penerjemah Dari Bahasa Indonesia Ke Bahasa Madura Dengan Menggunakan Metode Rule Based
Pembimbing 1: Fika Hastarita Rachman, ST., M.Eng.
Pembimbing 2: Firdaus Solihin, S.Kom.,M.Kom.
Abstrak (Raw): Sedikitnya pengetahuan dan minimnya pola pelestarian tentang bahasa Madura menyebabkan bahasa tersebut kurang terjaga kelestarianya. Hal tersebut dikarenakan proses globalisassi dan urbanisasi yang berpotensi memicu terjadinya asimilasi dan akulturasi budaya, terutama didaerah perkotaan. Keadaan tersebut memicu terbentuknya bahasa baru (bahasa gaul) yang lebih disukai terutama oleh kalangan pemuda. Dan juga munculnya sekolah nasional dan internasional yang mewajibkan siswa untuk berkomunikasi menggunakan bahasa asing. Oleh karena itu, perlu adanya pola pembelajaran yang lebih efektif agar bahasa Madura tetap terjaga kelestariannya. Salah satunya dengan membuat aplikasi penerjemah dari bahasa Indonesia ke bahasa Madura dengan menggunakan metode Rule Based. Aplikasi ini juga dibuat sebagai salah satu penyebaran dan pengenalan bahasa Madura ke masyarakat luar Madura sehingga bahasa Madura akan tetap terjaga kelestariannya karena aplikasi penerjemah ini mampu menerjemahkan dari bahasa Indonesia ke bahasa Madura dengan baik
Kata kunci: Kamus Lengkap Bahasa Madura, Enhanced Confix Stripping Stemmer, Rule Based.
Abstrak (Clean): sedikitnya pengetahuan dan minimnya pola pelestarian tentang bahasa madura menyebabkan bahasa tersebut kurang terjaga kelestarianya hal tersebut dikarenakan proses globalisassi dan urbanisasi yang berpotensi memicu terjadinya asimilasi dan akulturasi budaya terutama didaerah perkotaan keadaan tersebut memicu terbentuknya bahasa baru bahasa gaul yang lebih disukai terutama oleh kalangan pemuda dan juga munculnya sekolah nasional dan internasional yang mewajibkan siswa untuk berkomunikasi menggunakan bahasa asing oleh karena itu perlu adanya pola pembelajaran yang lebih efektif agar bahasa madura tetap terjaga kelestariannya salah satunya dengan membuat aplikasi penerjemah dari bahasa indonesia ke bahasa madura dengan menggunakan metode rule based aplikasi ini juga dibuat sebagai salah satu penyebaran dan pengenalan bahasa madura ke masyarakat luar madura sehingga bahasa madura akan tetap terjaga kelestariannya karena aplikasi penerjemah ini mampu menerjemahkan dari bahasa indonesia ke bahasa madura dengan baik kata kunci kamus lengkap bahasa madura enhanced confix stripping stemmer rule based
Abstrak (Stopwords Removed): sedikitnya pengetahuan minimnya pola pelestarian tentang bahasa madura menyebabkan bahasa tersebut kurang terjaga kelestarianya tersebut dikarenakan proses globalisassi urbanisasi berpotensi memicu terjadinya asimilasi akulturasi budaya terutama didaerah perkotaan keadaan tersebut memicu terbentuknya bahasa baru bahasa gaul lebih disukai terutama kalangan pemuda munculnya sekolah nasional internasional mewajibkan siswa berkomunikasi menggunakan bahasa asing perlu adanya pola pembelajaran lebih efektif bahasa madura tetap terjaga kelestariannya salah satunya membuat aplikasi penerjemah bahasa indonesia bahasa madura menggunakan metode rule based aplikasi dibuat salah satu penyebaran pengenalan bahasa madura masyarakat luar madura bahasa madura tetap terjaga kelestariannya aplikasi penerjemah mampu menerjemahkan bahasa indonesia bahasa madura baik kata kunci kamus lengkap bahasa madura enhanced confix stripping stemmer rule based
Abstrak (Stemmed): sedikit tahu minim pola lestari tentang bahasa madura sebab bahasa sebut kurang jaga kelestarianya sebut karena proses globalisassi urbanisasi potensi picu jadi asimilasi akulturasi budaya utama daerah kota ada sebut picu bentuk bahasa baru bahasa gaul lebih suka utama kalang pemuda muncul sekolah nasional internasional wajib siswa komunikasi guna bahasa asing perlu ada pola ajar lebih efektif bahasa madura tetap jaga lestari salah satu buat aplikasi terjemah bahasa indonesia bahasa madura guna metode rule based aplikasi buat salah satu sebar kenal bahasa madura masyarakat luar madura bahasa madura tetap jaga lestari aplikasi terjemah mampu terjemah bahasa indonesia bahasa madura baik kata kunci kamus lengkap bahasa madura enhanced confix stripping stemmer rule based
Abstrak (Corrected): sedikit tau minim pola restart tenting bahama madura kebab bahama debut during saga kelestarianya debut arena proves globalisassi urbanisasi potent pick jade asimilasi akulturasi buddy mama sarah koto ada debut pick bent bahama bar bahama gaul leash ska mama kalong bermuda munch selah national international wait visa komunikasi gun bahama asking peru ada pola ajar leash efektif bahama madura team saga restart salad sat but aplikasi terefah bahama indonesia bahama madura gun metope rule based aplikasi but salad sat sear penal bahama madura masyarakat liar madura bahama madura team saga restart aplikasi terefah camp terefah bahama indonesia bahama madura back data bunch camus lengkap bahama madura enhanced confirm stripping steamer rule based
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'bahasa': 13, 'madura': 8, 'lestari': 3, 'sebut': 3, 'jaga': 3, 'aplikasi': 3, 'terjemah': 3, 'pola': 2, 'picu': 2, 'utama': 2, 'ada': 2, 'lebih': 2, 'guna': 2, 'tetap': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'buat': 2, 'indonesia': 2, 'rule': 2, 'based': 2, 'sedikit': 1, 'tahu': 1, 'minim': 1, 'tentang': 1, 'sebab': 1, 'kurang': 1, 'kelestarianya': 1, 'karena': 1, 'proses': 1, 'globalisassi': 1, 'urbanisasi': 1, 'potensi': 1, 'jadi': 1, 'asimilasi': 1, 'akulturasi': 1, 'budaya': 1, 'daerah': 1, 'kota': 1, 'bentuk': 1, 'baru': 1, 'gaul': 1, 'suka': 1, 'kalang': 1, 'pemuda': 1, 'muncul': 1, 'sekolah': 1, 'nasional': 1, 'internasional': 1, 'wajib': 1, 'siswa': 1, 'komunikasi': 1, 'asing': 1, 'perlu': 1, 'ajar': 1, 'efektif': 1, 'metode': 1, 'sebar': 1, 'kenal': 1, 'masyarakat': 1, 'luar': 1, 'mampu': 1, 'baik': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'kamus': 1, 'lengkap': 1, 'enhanced': 1, 'confix': 1, 'stripping': 1, 'stemmer': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'of': 11, 'language': 9, 'madura': 7, 'to': 7, 'and': 6, 'maintained': 3, 'that': 3, 'is': 3, 'application': 3, 'preservation': 2, 'continuity': 2, 'because': 2, 'lead': 2, 'in': 2, 'a': 2, 'by': 2, 'also': 2, 'one': 2, 'indonesian': 2, 'from': 2, 'rule': 2, 'based': 2, 'this': 2, 'at': 1, 'least': 1, 'lack': 1, 'knowledge': 1, 'patterns': 1, 'cause': 1, 'less': 1, 'it': 1, 'process': 1, 'urbanization': 1, 'globalisassi': 1, 'potentially': 1, 'assimilation': 1, 'acculturation': 1, 'particularly': 1, 'urban': 1, 'areas': 1, 'these': 1, 'circumstances': 1, 'formation': 1, 'new': 1, 'slang': 1, 'preferred': 1, 'especially': 1, 'youth': 1, 'emergence': 1, 'national': 1, 'international': 1, 'schools': 1, 'require': 1, 'students': 1, 'communicate': 1, 'foreign': 1, 'therefore': 1, 'need': 1, 'for': 1, 'more': 1, 'effective': 1, 'learning': 1, 'pattern': 1, 'madurese': 1, 'them': 1, 'making': 1, 'an': 1, 'translators': 1, 'using': 1, 'was': 1, 'created': 1, 'as': 1, 'spread': 1, 'introduction': 1, 'community': 1, 'outside': 1, 'so': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'translator': 1, 'able': 1, 'translate': 1, 'well': 1, 'key': 1, 'words': 1, 'kamus': 1, 'lengkap': 1, 'bahasa': 1, 'enhanced': 1, 'confix': 1, 'stripping': 1, 'stemmer': 1})
-------------------------------------------
--- Data #924 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: UMAR FARUQ
Judul: IMPLEMENTASI DAN ANALISIS QUALITY OF SERVICE JARINGAN LAN DAN VLAN TRUNKING PADA LAB TERPADU UTM
Pembimbing 1: DWI KUSWANTO,S.Pd., M.T.
Pembimbing 2: ACHMAD UBAIDILLAH MS,S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): VLAN merupakan sebuah cara untuk memecah Jaringan menjadi beberapa Jaringan (segmen) yang lebih kecil. Tujuan VLAN adalah untuk memperkecil jumlah traffic broadcast pada masing-masing subnet. VLAN digunakan untuk mengatasi kekurangan yang ada pada LAN, seperti penggunaan alat-alat jaringan yang kurang efisien. Ada beberapa mode VLAN salah satunya yaitu mode Trunking dimana mode trunk ini mempunyai kecepatan yang sangat tinggi (100 s.d 1000 Mbps) dan mode trunk ini dapat menghubungkan bebrapa VLAN yang berbeda, sehingga konsep VLAN trunking banyak digunakan oleh masyarakat maupun perusahaan.
Dalam tugas akhir ini akan dilakukan analisis Quality of Service pada jaringan LAN dan VLAN Trunking pada Lab terpadu UTM. Dari hasil analisis yang telah dilakukan, diperoleh bahwa jaringan VLAN Trunking lebih unggul dari pada jaringan LAN , dilihat dari paramter delay dan jitter hampir semua nilai delay dan jitternya cenderung lebih kecil jaringan VLAN Trunking, sedangkan dilihat pada trhoughput disini jaringan LAN lebih unggul dari pada jaingan VLAN akan tetapi dalam keadaan jaringan terbebani trafik yang kecil. Hal tersebut dibuktikan ketika trafik pada jaringan ditambah maka jaringan VLAN Trunking lebih unggul dari pada LAN. Packet loss disini masih belum bisa didapat karena skala jaringan yang diukur masih dalam skala kecil sehingga paket yang loss masih 0%.
Abstrak (Clean): vlan merupakan sebuah cara untuk memecah jaringan menjadi beberapa jaringan segmen yang lebih kecil tujuan vlan adalah untuk memperkecil jumlah traffic broadcast pada masingmasing subnet vlan digunakan untuk mengatasi kekurangan yang ada pada lan seperti penggunaan alatalat jaringan yang kurang efisien ada beberapa mode vlan salah satunya yaitu mode trunking dimana mode trunk ini mempunyai kecepatan yang sangat tinggi sd mbps dan mode trunk ini dapat menghubungkan bebrapa vlan yang berbeda sehingga konsep vlan trunking banyak digunakan oleh masyarakat maupun perusahaan dalam tugas akhir ini akan dilakukan analisis quality of service pada jaringan lan dan vlan trunking pada lab terpadu utm dari hasil analisis yang telah dilakukan diperoleh bahwa jaringan vlan trunking lebih unggul dari pada jaringan lan dilihat dari paramter delay dan jitter hampir semua nilai delay dan jitternya cenderung lebih kecil jaringan vlan trunking sedangkan dilihat pada trhoughput disini jaringan lan lebih unggul dari pada jaingan vlan akan tetapi dalam keadaan jaringan terbebani trafik yang kecil hal tersebut dibuktikan ketika trafik pada jaringan ditambah maka jaringan vlan trunking lebih unggul dari pada lan packet loss disini masih belum bisa didapat karena skala jaringan yang diukur masih dalam skala kecil sehingga paket yang loss masih
Abstrak (Stopwords Removed): vlan cara memecah jaringan menjadi beberapa jaringan segmen lebih kecil tujuan vlan memperkecil jumlah traffic broadcast masingmasing subnet vlan digunakan mengatasi kekurangan ada lan penggunaan alatalat jaringan kurang efisien ada beberapa mode vlan salah satunya mode trunking dimana mode trunk mempunyai kecepatan sangat tinggi sd mbps mode trunk dapat menghubungkan bebrapa vlan berbeda konsep vlan trunking banyak digunakan masyarakat maupun perusahaan tugas akhir dilakukan analisis quality of service jaringan lan vlan trunking lab terpadu utm hasil analisis dilakukan diperoleh jaringan vlan trunking lebih unggul jaringan lan dilihat paramter delay jitter hampir semua nilai delay jitternya cenderung lebih kecil jaringan vlan trunking sedangkan dilihat trhoughput disini jaringan lan lebih unggul jaingan vlan keadaan jaringan terbebani trafik kecil tersebut dibuktikan ketika trafik jaringan ditambah jaringan vlan trunking lebih unggul lan packet loss disini masih belum didapat skala jaringan diukur masih skala kecil paket loss masih
Abstrak (Stemmed): vlan cara pecah jaring jadi beberapa jaring segmen lebih kecil tuju vlan kecil jumlah traffic broadcast masingmasing subnet vlan guna atas kurang ada lan guna alatalat jaring kurang efisien ada beberapa mode vlan salah satu mode trunking mana mode trunk punya cepat sangat tinggi sd mbps mode trunk dapat hubung bebrapa vlan beda konsep vlan trunking banyak guna masyarakat maupun usaha tugas akhir laku analisis quality of service jaring lan vlan trunking lab padu utm hasil analisis laku oleh jaring vlan trunking lebih unggul jaring lan lihat paramter delay jitter hampir semua nilai delay jitternya cenderung lebih kecil jaring vlan trunking sedang lihat trhoughput sini jaring lan lebih unggul jaingan vlan ada jaring beban trafik kecil sebut bukti ketika trafik jaring tambah jaring vlan trunking lebih unggul lan packet loss sini masih belum dapat skala jaring ukur masih skala kecil paket loss masih
Abstrak (Corrected): plan cara peach caring jade beberapa caring semen leash cecil juju plan cecil mullah traffic broadcast masingmasing sublet plan gun alas during ada can gun alatalat caring during elision ada beberapa mode plan salad sat mode trunking mana mode trunk puny eat sang ting so maps mode trunk apart hung bebrapa plan bed onset plan trunking banyan gun masyarakat maun sara tugs air lake analysis quality of service caring can plan trunking lab pad um hail analysis lake olen caring plan trunking leash lungful caring can that parameter delay jitter hamper sea nilgai delay jittery rendering leash cecil caring plan trunking sedan that throughput sing caring can leash lungful hainan plan ada caring began train cecil debut but retina train caring tambac caring plan trunking leash lungful can packet loss sing mash begum apart skald caring ukr mash skald cecil packet loss mash
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jaring': 12, 'vlan': 11, 'trunking': 6, 'lebih': 5, 'kecil': 5, 'lan': 5, 'mode': 4, 'guna': 3, 'ada': 3, 'unggul': 3, 'masih': 3, 'beberapa': 2, 'kurang': 2, 'trunk': 2, 'dapat': 2, 'laku': 2, 'analisis': 2, 'lihat': 2, 'delay': 2, 'sini': 2, 'trafik': 2, 'loss': 2, 'skala': 2, 'cara': 1, 'pecah': 1, 'jadi': 1, 'segmen': 1, 'tuju': 1, 'jumlah': 1, 'traffic': 1, 'broadcast': 1, 'masingmasing': 1, 'subnet': 1, 'atas': 1, 'alatalat': 1, 'efisien': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'mana': 1, 'punya': 1, 'cepat': 1, 'sangat': 1, 'tinggi': 1, 'sd': 1, 'mbps': 1, 'hubung': 1, 'bebrapa': 1, 'beda': 1, 'konsep': 1, 'banyak': 1, 'masyarakat': 1, 'maupun': 1, 'usaha': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'quality': 1, 'of': 1, 'service': 1, 'lab': 1, 'padu': 1, 'utm': 1, 'hasil': 1, 'oleh': 1, 'paramter': 1, 'jitter': 1, 'hampir': 1, 'semua': 1, 'nilai': 1, 'jitternya': 1, 'cenderung': 1, 'sedang': 1, 'trhoughput': 1, 'jaingan': 1, 'beban': 1, 'sebut': 1, 'bukti': 1, 'ketika': 1, 'tambah': 1, 'packet': 1, 'belum': 1, 'ukur': 1, 'paket': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'is': 10, 'network': 10, 'vlan': 9, 'of': 7, 'trunking': 7, 'a': 6, 'to': 5, 'that': 5, 'in': 5, 'on': 5, 'and': 5, 'are': 4, 'lan': 4, 'be': 4, 'traffic': 3, 'mode': 3, 'this': 3, 'has': 3, 'can': 3, 'so': 3, 'superior': 3, 'up': 2, 'networks': 2, 'smaller': 2, 'used': 2, 'which': 2, 'some': 2, 'from': 2, 'delay': 2, 'jitter': 2, 'than': 2, 'small': 2, 'packet': 2, 'loss': 2, 'still': 2, 'scale': 2, 'abstract': 1, 'way': 1, 'break': 1, 'into': 1, 'multiple': 1, 'segments': 1, 'goal': 1, 'minimize': 1, 'broadcast': 1, 'amount': 1, 'each': 1, 'subnet': 1, 'resolve': 1, 'shortage': 1, 'for': 1, 'instance': 1, 'using': 1, 'tool': 1, 'less': 1, 'efficient': 1, 'there': 1, 'vlans': 1, 'modes': 1, 'one': 1, 'them': 1, 'very': 1, 'high': 1, 'speed': 1, 'mbps': 1, 'trunk': 1, 'connect': 1, 'different': 1, 'concept': 1, 'widely': 1, 'by': 1, 'community': 1, 'company': 1, 'final': 1, 'assignment': 1, 'will': 1, 'performed': 1, 'analyze': 1, 'quality': 1, 'service': 1, 'lans': 1, 'integrated': 1, 'lab': 1, 'utm': 1, 'analysis': 1, 'been': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'shows': 1, 'it': 1, 'seen': 1, 'parameter': 1, 'almost': 1, 'all': 1, 'values': 1, 'tend': 1, 'while': 1, 'trhoughput': 1, 'but': 1, 'state': 1, 'burdened': 1, 'evidenced': 1, 'when': 1, 'increased': 1, 'not': 1, 'obtained': 1, 'because': 1, 'measured': 1})
-------------------------------------------
--- Data #925 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Habibie Ed Dien
Judul: Rancang Bangun Game Mobile Edukasi Matematika dengan Memanfaatkan Library Android Speech
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Moch. Kautsar Sophan, S.Kom., M.MT.
Abstrak (Raw): Smartphone saat ini bukan lagi menjadi barang mewah bagi masyarakat Indonesia pada umumnya. Melalui smartphone, seseorang dapat menikmati berbagai macam hiburan, seperti aplikasi, pemutar musik, buku elektronik, internet, dan game (permainan). Aplikasi yang paling populer adalah game. Game merupakan media hiburan yang murah dan menarik terutama bagi anak-anak. Beragam jenis game dengan tampilan dan tingkat kesulitan yang menantang membuat game menjadi aplikasi yang digemari oleh hampir seluruh kalangan pengguna smartphone. Oleh karena itu, pada Tugas Akhir (TA) ini dibangun sebuah game untuk Android mobile. Dalam penelitian ini, diciptakan sebuah game bernama GASING (Gampang, Aisk, Menyenangkan) menggunakan teknologi speech recognition atau pengucapan suara yang bertujuan untuk mempermudah serta memotivasi dalam belajar matematika. Matematika dianggap pelajaran yang sulit, rumit dan membosankan oleh kebanyakan peserta didik. Pemahaman salah ini mengakibatkan anak-anak pun ikut enggan untuk mempelajari matematika. Dalam game ini dibangun dua mode permainan, yaitu single player dan multiplayer (maksimal 2 pemain). Mode single player, pemain melawan sistem yang tersedia 5 level dengan jumlah soal dan kesulitan berbeda-beda. Sedangkan mode multiplayer, pemain melawan pemain lain menggunakan bluetooth sebagai media perantaranya. Inti game ini adalah pemain hanya menjawab soal matematika dengan pengucapan angka dalam bahasa indonesia yang baik dan benar.
Abstrak (Clean): smartphone saat ini bukan lagi menjadi barang mewah bagi masyarakat indonesia pada umumnya melalui smartphone seseorang dapat menikmati berbagai macam hiburan seperti aplikasi pemutar musik buku elektronik internet dan game permainan aplikasi yang paling populer adalah game game merupakan media hiburan yang murah dan menarik terutama bagi anakanak beragam jenis game dengan tampilan dan tingkat kesulitan yang menantang membuat game menjadi aplikasi yang digemari oleh hampir seluruh kalangan pengguna smartphone oleh karena itu pada tugas akhir ta ini dibangun sebuah game untuk android mobile dalam penelitian ini diciptakan sebuah game bernama gasing gampang aisk menyenangkan menggunakan teknologi speech recognition atau pengucapan suara yang bertujuan untuk mempermudah serta memotivasi dalam belajar matematika matematika dianggap pelajaran yang sulit rumit dan membosankan oleh kebanyakan peserta didik pemahaman salah ini mengakibatkan anakanak pun ikut enggan untuk mempelajari matematika dalam game ini dibangun dua mode permainan yaitu single player dan multiplayer maksimal pemain mode single player pemain melawan sistem yang tersedia level dengan jumlah soal dan kesulitan berbedabeda sedangkan mode multiplayer pemain melawan pemain lain menggunakan bluetooth sebagai media perantaranya inti game ini adalah pemain hanya menjawab soal matematika dengan pengucapan angka dalam bahasa indonesia yang baik dan benar
Abstrak (Stopwords Removed): smartphone bukan lagi menjadi barang mewah bagi masyarakat indonesia umumnya smartphone seseorang dapat menikmati berbagai macam hiburan aplikasi pemutar musik buku elektronik internet game permainan aplikasi paling populer game game media hiburan murah menarik terutama bagi anakanak beragam jenis game tampilan tingkat kesulitan menantang membuat game menjadi aplikasi digemari hampir seluruh kalangan pengguna smartphone tugas akhir ta dibangun game android mobile penelitian diciptakan game bernama gasing gampang aisk menyenangkan menggunakan teknologi speech recognition pengucapan suara bertujuan mempermudah memotivasi belajar matematika matematika dianggap pelajaran sulit rumit membosankan kebanyakan peserta didik pemahaman salah mengakibatkan anakanak pun ikut enggan mempelajari matematika game dibangun dua mode permainan single player multiplayer maksimal pemain mode single player pemain melawan sistem tersedia level jumlah soal kesulitan berbedabeda sedangkan mode multiplayer pemain melawan pemain lain menggunakan bluetooth media perantaranya inti game pemain menjawab soal matematika pengucapan angka bahasa indonesia baik benar
Abstrak (Stemmed): smartphone bukan lagi jadi barang mewah bagi masyarakat indonesia umum smartphone orang dapat nikmat bagai macam hibur aplikasi putar musik buku elektronik internet game main aplikasi paling populer game game media hibur murah tarik utama bagi anakanak agam jenis game tampil tingkat sulit tantang buat game jadi aplikasi gari hampir seluruh kalang guna smartphone tugas akhir ta bangun game android mobile teliti cipta game nama gasing gampang aisk senang guna teknologi speech recognition ucap suara tuju mudah motivasi ajar matematika matematika anggap ajar sulit rumit bosan banyak serta didik paham salah akibat anakanak pun ikut enggan ajar matematika game bangun dua mode main single player multiplayer maksimal main mode single player main lawan sistem sedia level jumlah soal sulit berbedabeda sedang mode multiplayer main lawan main lain guna bluetooth media antara inti game main jawab soal matematika ucap angka bahasa indonesia baik benar
Abstrak (Corrected): smartphone buran lag jade baring mean bag masyarakat indonesia mum smartphone orang apart nikita bahai madam hour aplikasi put music baku electronic internet game main aplikasi paling popular game game media hour mural tajik mama bag anakanak adam penis game tamil dingbat suit wanting but game jade aplikasi gary hamper seluruh kalong gun smartphone tugs air ta bangui game android mobile elite city game nama gasping gasping ask penang gun teknologi speech recognition cap sara juju judah motives ajar matematika matematika anggap ajar suit remit boson banyan sorta did palm salad akbar anakanak pun it engage ajar matematika game bangui due mode main single player multilayer maximal main mode single player main lawn sister media level mullah soul suit berbedabeda sedan mode multilayer main lawn main lain gun bluetooth media angara inti game main nawab soul matematika cap bangka bahama indonesia back bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'game': 9, 'main': 7, 'matematika': 4, 'smartphone': 3, 'aplikasi': 3, 'sulit': 3, 'guna': 3, 'ajar': 3, 'mode': 3, 'jadi': 2, 'bagi': 2, 'indonesia': 2, 'hibur': 2, 'media': 2, 'anakanak': 2, 'bangun': 2, 'ucap': 2, 'single': 2, 'player': 2, 'multiplayer': 2, 'lawan': 2, 'soal': 2, 'bukan': 1, 'lagi': 1, 'barang': 1, 'mewah': 1, 'masyarakat': 1, 'umum': 1, 'orang': 1, 'dapat': 1, 'nikmat': 1, 'bagai': 1, 'macam': 1, 'putar': 1, 'musik': 1, 'buku': 1, 'elektronik': 1, 'internet': 1, 'paling': 1, 'populer': 1, 'murah': 1, 'tarik': 1, 'utama': 1, 'agam': 1, 'jenis': 1, 'tampil': 1, 'tingkat': 1, 'tantang': 1, 'buat': 1, 'gari': 1, 'hampir': 1, 'seluruh': 1, 'kalang': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'ta': 1, 'android': 1, 'mobile': 1, 'teliti': 1, 'cipta': 1, 'nama': 1, 'gasing': 1, 'gampang': 1, 'aisk': 1, 'senang': 1, 'teknologi': 1, 'speech': 1, 'recognition': 1, 'suara': 1, 'tuju': 1, 'mudah': 1, 'motivasi': 1, 'anggap': 1, 'rumit': 1, 'bosan': 1, 'banyak': 1, 'serta': 1, 'didik': 1, 'paham': 1, 'salah': 1, 'akibat': 1, 'pun': 1, 'ikut': 1, 'enggan': 1, 'dua': 1, 'maksimal': 1, 'sistem': 1, 'sedia': 1, 'level': 1, 'jumlah': 1, 'berbedabeda': 1, 'sedang': 1, 'lain': 1, 'bluetooth': 1, 'antara': 1, 'inti': 1, 'jawab': 1, 'angka': 1, 'bahasa': 1, 'baik': 1, 'benar': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'is': 9, 'of': 9, 'and': 8, 'a': 7, 'game': 7, 'in': 5, 'player': 5, 'this': 5, 'to': 5, 'for': 3, 'applications': 3, 'that': 3, 'with': 3, 'mathematics': 3, 'players': 3, 'indonesian': 2, 'people': 2, 'smarphone': 2, 'entertainment': 2, 'as': 2, 'games': 2, 'most': 2, 'an': 2, 'children': 2, 'by': 2, 'created': 2, 'using': 2, 'single': 2, 'multiplayer': 2, 'mode': 2, 'will': 2, 'fight': 2, 'against': 2, 'smartphone': 1, 'recent': 1, 'no': 1, 'longer': 1, 'luxury': 1, 'lifestyle': 1, 'within': 1, 'can': 1, 'enjoy': 1, 'variety': 1, 'such': 1, 'music': 1, 'ebook': 1, 'internet': 1, 'popular': 1, 'are': 1, 'not': 1, 'expensive': 1, 'attractive': 1, 'especially': 1, 'various': 1, 'types': 1, 'lookfeel': 1, 'level': 1, 'difficulty': 1, 'makes': 1, 'becomes': 1, 'challenging': 1, 'favored': 1, 'almost': 1, 'all': 1, 'users': 1, 'therefore': 1, 'final': 1, 'project': 1, 'build': 1, 'android': 1, 'mobile': 1, 'research': 1, 'be': 1, 'called': 1, 'gasing': 1, 'speech': 1, 'recognition': 1, 'technology': 1, 'or': 1, 'pronunciation': 1, 'sounds': 1, 'aims': 1, 'facilitate': 1, 'motivate': 1, 'learningof': 1, 'considered': 1, 'difficult': 1, 'subject': 1, 'complicated': 1, 'boring': 1, 'schoolchildren': 1, 'miss': 1, 'understanding': 1, 'one': 1, 'learn': 1, 'was': 1, 'two': 1, 'modes': 1, 'gameplay': 1, 'up': 1, 'system': 1, 'available': 1, 'number': 1, 'about': 1, 'levels': 1, 'different': 1, 'difficulties': 1, 'while': 1, 'other': 1, 'bluetooth': 1, 'intermediary': 1, 'medium': 1, 'core': 1, 'only': 1, 'answer': 1, 'math': 1, 'problems': 1, 'numbers': 1, 'speaking': 1, 'good': 1, 'right': 1})
-------------------------------------------
--- Data #926 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Anton Leonard Sihombing
Judul: RANCANGBANGUNSISTEMINFORMASI
AKADEMIKSEKOLAHBERBASIS WEB
(STUDIKASUS: SMK NEGERI 6 SURABAYA)
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, M.T
Pembimbing 2: Moch. Kautsar Sophan. S.Kom., M.MT.
Abstrak (Raw): Pelayanan guru terhadap siswa dan kepada pihak pihak terkait (walikelas dan bidang Kurikulum) dalam pengumpulan penilaian semester dan tahunan masih bersifat manual dan lambat. Sebagai solusi yang tepat maka aplikasi web sistem akademik sekolah dibangun untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh segenap stakeholder sekolah.. Dengan adanya aplikasi website ini, pihak kurikulum,wali kelas serta guru dapat menyelesaikan waktu dalam penyerahan nilai raport kepada siswa. Dan juga tidak membatasi aktivitas guru dalam melakukan tugasnya terlebih pada saat pengumpulan nilai siswa-siswi.
Kata kunci : website, stakeholder, sistem akademik sekolah, kurikulum
Abstrak (Clean): pelayanan guru terhadap siswa dan kepada pihak pihak terkait walikelas dan bidang kurikulum dalam pengumpulan penilaian semester dan tahunan masih bersifat manual dan lambat sebagai solusi yang tepat maka aplikasi web sistem akademik sekolah dibangun untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh segenap stakeholder sekolah dengan adanya aplikasi website ini pihak kurikulumwali kelas serta guru dapat menyelesaikan waktu dalam penyerahan nilai raport kepada siswa dan juga tidak membatasi aktivitas guru dalam melakukan tugasnya terlebih pada saat pengumpulan nilai siswasiswi kata kunci website stakeholder sistem akademik sekolah kurikulum
Abstrak (Stopwords Removed): pelayanan guru siswa kepada pihak pihak terkait walikelas bidang kurikulum pengumpulan penilaian semester tahunan masih bersifat manual lambat solusi tepat aplikasi web sistem akademik sekolah dibangun mengatasi permasalahan dihadapi segenap stakeholder sekolah adanya aplikasi website pihak kurikulumwali kelas guru dapat menyelesaikan waktu penyerahan nilai raport kepada siswa membatasi aktivitas guru melakukan tugasnya terlebih pengumpulan nilai siswasiswi kata kunci website stakeholder sistem akademik sekolah kurikulum
Abstrak (Stemmed): layan guru siswa kepada pihak pihak kait walikelas bidang kurikulum kumpul nilai semester tahun masih sifat manual lambat solusi tepat aplikasi web sistem akademik sekolah bangun atas masalah hadap segenap stakeholder sekolah ada aplikasi website pihak kurikulumwali kelas guru dapat selesai waktu serah nilai raport kepada siswa batas aktivitas guru laku tugas lebih kumpul nilai siswasiswi kata kunci website stakeholder sistem akademik sekolah kurikulum
Abstrak (Corrected): layman guru visa keypad pick pick wait walikelas biding kurikulum rumpus nilgai semester thun mash sift manual lambast solus teat aplikasi web sister academic selah bangui alas marsala hadar serena stakeholder selah ada aplikasi website pick kurikulumwali keas guru apart seesaw want sarah nilgai report keypad visa bats aktivitas guru lake tugs leash rumpus nilgai siswasiswi data bunch website stakeholder sister academic selah kurikulum
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guru': 3, 'pihak': 3, 'nilai': 3, 'sekolah': 3, 'siswa': 2, 'kepada': 2, 'kurikulum': 2, 'kumpul': 2, 'aplikasi': 2, 'sistem': 2, 'akademik': 2, 'stakeholder': 2, 'website': 2, 'layan': 1, 'kait': 1, 'walikelas': 1, 'bidang': 1, 'semester': 1, 'tahun': 1, 'masih': 1, 'sifat': 1, 'manual': 1, 'lambat': 1, 'solusi': 1, 'tepat': 1, 'web': 1, 'bangun': 1, 'atas': 1, 'masalah': 1, 'hadap': 1, 'segenap': 1, 'ada': 1, 'kurikulumwali': 1, 'kelas': 1, 'dapat': 1, 'selesai': 1, 'waktu': 1, 'serah': 1, 'raport': 1, 'batas': 1, 'aktivitas': 1, 'laku': 1, 'tugas': 1, 'lebih': 1, 'siswasiswi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'and': 5, 'of': 5, 'to': 4, 'students': 3, 'curriculum': 3, 'school': 3, 'teachers': 2, 'class': 2, 'guardian': 2, 'in': 2, 'collection': 2, 'academic': 2, 'system': 2, 'stakeholders': 2, 'time': 2, 'value': 2, 'service': 1, 'relevant': 1, 'parties': 1, 'annual': 1, 'assessment': 1, 'semester': 1, 'is': 1, 'still': 1, 'manual': 1, 'slow': 1, 'as': 1, 'a': 1, 'solution': 1, 'right': 1, 'web': 1, 'applications': 1, 'built': 1, 'overcome': 1, 'problems': 1, 'faced': 1, 'by': 1, 'all': 1, 'with': 1, 'application': 1, 'this': 1, 'website': 1, 'teacher': 1, 'can': 1, 'complete': 1, 'submission': 1, 'report': 1, 'cards': 1, 'also': 1, 'do': 1, 'not': 1, 'restrict': 1, 'activities': 1, 'performing': 1, 'their': 1, 'duties': 1, 'at': 1, 'especially': 1, 'keywords': 1, 'websites': 1})
-------------------------------------------
--- Data #927 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Andry Kurniawan
Judul: PERANCANGAN DAN PEMBUATAN APLIKASI PENCARIAN INFORMASI BEASISWA DENGAN MENGGUNAKAN COSINE SIMILARITY
Pembimbing 1: Firdaus Solihin, S.Kom., M.Kom.
Pembimbing 2: Fika Hastarita Rachman, S.T., M.Eng.
Abstrak (Raw): Banyak informasi beasiswa yang ada di internet, di satu sisi memunculkan kesulitan bagi para pencari beasiswa untuk mendapatkan informasi beasiswa. Konsep sistem pencarian berbasis information retrieval (IR), dapat digunakan untuk proses mencari informasi beasiswa melalui media internet. Pembangunan IR pada penelitian ini menggunakan konsep vector space model (VSM). Untuk pengumpulkan data informasi beasiswa menggunakan Web Crawler, hasil dari proses crawling akan disimpan ke dalam basis data. Aplikasi Web Crawler yang digunakan adalah Web Crawler Vietspider. Kesamaan data beasiswa yang akan diintegrasikan oleh cosine similarity. Dengan menggunakan cosine similarity untuk membentuk data beasiswa yang relevan satu sama lain yang dibutuhkan oleh user berdasarkan query yang dimasukkan. Berdasarkan hasil dari pengujian sistem, didapatkan nilai minimal cosine similarity paling baik adalah threshold 0,1. Dengan rata-rata presentase nilai f-measure atau tingkat efisiensi kinerja sistem ini mencapai 19,9 %.
Abstrak (Clean): banyak informasi beasiswa yang ada di internet di satu sisi memunculkan kesulitan bagi para pencari beasiswa untuk mendapatkan informasi beasiswa konsep sistem pencarian berbasis information retrieval ir dapat digunakan untuk proses mencari informasi beasiswa melalui media internet pembangunan ir pada penelitian ini menggunakan konsep vector space model vsm untuk pengumpulkan data informasi beasiswa menggunakan web crawler hasil dari proses crawling akan disimpan ke dalam basis data aplikasi web crawler yang digunakan adalah web crawler vietspider kesamaan data beasiswa yang akan diintegrasikan oleh cosine similarity dengan menggunakan cosine similarity untuk membentuk data beasiswa yang relevan satu sama lain yang dibutuhkan oleh user berdasarkan query yang dimasukkan berdasarkan hasil dari pengujian sistem didapatkan nilai minimal cosine similarity paling baik adalah threshold dengan ratarata presentase nilai fmeasure atau tingkat efisiensi kinerja sistem ini mencapai
Abstrak (Stopwords Removed): banyak informasi beasiswa ada internet satu sisi memunculkan kesulitan bagi para pencari beasiswa mendapatkan informasi beasiswa konsep sistem pencarian berbasis information retrieval ir dapat digunakan proses mencari informasi beasiswa media internet pembangunan ir penelitian menggunakan konsep vector space model vsm pengumpulkan data informasi beasiswa menggunakan web crawler hasil proses crawling disimpan basis data aplikasi web crawler digunakan web crawler vietspider kesamaan data beasiswa diintegrasikan cosine similarity menggunakan cosine similarity membentuk data beasiswa relevan satu sama lain dibutuhkan user berdasarkan query dimasukkan berdasarkan hasil pengujian sistem didapatkan nilai minimal cosine similarity paling baik threshold ratarata presentase nilai fmeasure tingkat efisiensi kinerja sistem mencapai
Abstrak (Stemmed): banyak informasi beasiswa ada internet satu sisi muncul sulit bagi para cari beasiswa dapat informasi beasiswa konsep sistem cari bas information retrieval ir dapat guna proses cari informasi beasiswa media internet bangun ir teliti guna konsep vector space model vsm kumpul data informasi beasiswa guna web crawler hasil proses crawling simpan basis data aplikasi web crawler guna web crawler vietspider sama data beasiswa integrasi cosine similarity guna cosine similarity bentuk data beasiswa relevan satu sama lain butuh user dasar query masuk dasar hasil uji sistem dapat nilai minimal cosine similarity paling baik threshold ratarata presentase nilai fmeasure tingkat efisiensi kerja sistem capai
Abstrak (Corrected): banyan informant beasiswa ada internet sat sis munch suit bag para care beasiswa apart informant beasiswa onset sister care was information retrieval ir apart gun proves care informant beasiswa media internet bangui ir elite gun onset vector space model vim rumpus data informant beasiswa gun web crawler hail proves crawling simian basis data aplikasi web crawler gun web crawler vietspider same data beasiswa integral cosine similarity gun cosine similarity bent data beasiswa relevant sat same lain butch user dakar query mask dakar hail uni sister apart nilgai minimal cosine similarity paling back threshold ratarata presents nilgai measure dingbat efisiensi era sister capri
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'beasiswa': 7, 'guna': 5, 'informasi': 4, 'data': 4, 'cari': 3, 'dapat': 3, 'sistem': 3, 'web': 3, 'crawler': 3, 'cosine': 3, 'similarity': 3, 'internet': 2, 'satu': 2, 'konsep': 2, 'ir': 2, 'proses': 2, 'hasil': 2, 'sama': 2, 'dasar': 2, 'nilai': 2, 'banyak': 1, 'ada': 1, 'sisi': 1, 'muncul': 1, 'sulit': 1, 'bagi': 1, 'para': 1, 'bas': 1, 'information': 1, 'retrieval': 1, 'media': 1, 'bangun': 1, 'teliti': 1, 'vector': 1, 'space': 1, 'model': 1, 'vsm': 1, 'kumpul': 1, 'crawling': 1, 'simpan': 1, 'basis': 1, 'aplikasi': 1, 'vietspider': 1, 'integrasi': 1, 'bentuk': 1, 'relevan': 1, 'lain': 1, 'butuh': 1, 'user': 1, 'query': 1, 'masuk': 1, 'uji': 1, 'minimal': 1, 'paling': 1, 'baik': 1, 'threshold': 1, 'ratarata': 1, 'presentase': 1, 'fmeasure': 1, 'tingkat': 1, 'efisiensi': 1, 'kerja': 1, 'capai': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 12, 'scholarship': 6, 'information': 5, 'is': 5, 'a': 4, 'for': 4, 'to': 4, 'data': 4, 'in': 3, 'on': 3, 'system': 3, 'based': 3, 'web': 3, 'crawler': 3, 'similarity': 3, 'internet': 2, 'other': 2, 'that': 2, 'concept': 2, 'ir': 2, 'be': 2, 'process': 2, 'results': 2, 'by': 2, 'cosine': 2, 'many': 1, 'available': 1, 'hand': 1, 'makes': 1, 'difficult': 1, 'seeker': 1, 'find': 1, 'search': 1, 'retrieval': 1, 'can': 1, 'used': 1, 'searching': 1, 'via': 1, 'development': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'uses': 1, 'vector': 1, 'space': 1, 'model': 1, 'vsm': 1, 'collecting': 1, 'using': 1, 'crawling': 1, 'are': 1, 'stored': 1, 'basis': 1, 'applications': 1, 'use': 1, 'vietspider': 1, 'integrated': 1, 'form': 1, 'relevant': 1, 'each': 1, 'needed': 1, 'user': 1, 'query': 1, 'entered': 1, 'testing': 1, 'score': 1, 'at': 1, 'least': 1, 'most': 1, 'well': 1, 'threshold': 1, 'average': 1, 'percentage': 1, 'value': 1, 'fmeasure': 1, 'performance': 1, 'or': 1, 'level': 1, 'efficiency': 1, 'reached': 1})
-------------------------------------------
--- Data #928 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Windy Julianto
Judul: PENGEMBANGAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENEMPATAN DAN PENILAIAN KINERJA KARYAWAN MENGGUNAKAN ALGORITMA C4.5
Pembimbing 1: Rika Yunitarini, ST., MT.
Pembimbing 2: Moch. Kautsar Sophan, S.Kom, M.MT
Abstrak (Raw): Semakin berkembang perusahaan, semakin dibutuhkan juga kebutuhan tenaga manusiayang produktif. Perusahaan umumnya ingin memberikan kinerja yang terbaik dalam berinteraksi dengan pihak yang terkait, salah satunya yaitu konsumen. Untuk mewujudkan itu, suatu perusahaan akan mencari sumber daya manusia yang melaksanakan pekerjaannya dengan baik. Selama ini penyeleksian pada penilaian kerja masih dilakukan secara manual dengan memberikan kriteria tertentu oleh Human Resource Development. Banyaknya kriteria dan karyawan yang dipekerjakan cukup menyulitkan divisi HRD dalam penyeleksian karyawan terbaik. Selain itu, seringkali pengambil keputusan dinilai secara subyektif karena suatu hubungan tertentu antara pelamar dan pengambil keputusan. Kualitas kerja karyawan juga seringkali berubah-ubah. Ini sangat berpengaruh pada prospek perusahaan kedepannya. Kesibukan seorang manager membuat tatap muka dengan karyawan kurang. Tentu saja ini membuat pengawasan pada kinerja karyawan sulit dilakukan. Untuk itu dibuat suatu sisstem pendukung keputusan dalam melakukan penilaian kinerja karyawan. Sistem ini menggunakan algoritma C4.5 yang menggunakan teknik data mining untuk membuat pohon keputusan, algoritma ini dimulai dengan memasukkan data training ke dalam simpul akar pada pohon keputusan. Data training adalah sampel yang digunakan untuk membangun model classifier dalam hal ini pohon keputusan. Pada proses monitoring karyawan akan dipantau untuk penentuan kenaikan gaji atau promosi jabatan.
Abstrak (Clean): semakin berkembang perusahaan semakin dibutuhkan juga kebutuhan tenaga manusiayang produktif perusahaan umumnya ingin memberikan kinerja yang terbaik dalam berinteraksi dengan pihak yang terkait salah satunya yaitu konsumen untuk mewujudkan itu suatu perusahaan akan mencari sumber daya manusia yang melaksanakan pekerjaannya dengan baik selama ini penyeleksian pada penilaian kerja masih dilakukan secara manual dengan memberikan kriteria tertentu oleh human resource development banyaknya kriteria dan karyawan yang dipekerjakan cukup menyulitkan divisi hrd dalam penyeleksian karyawan terbaik selain itu seringkali pengambil keputusan dinilai secara subyektif karena suatu hubungan tertentu antara pelamar dan pengambil keputusan kualitas kerja karyawan juga seringkali berubahubah ini sangat berpengaruh pada prospek perusahaan kedepannya kesibukan seorang manager membuat tatap muka dengan karyawan kurang tentu saja ini membuat pengawasan pada kinerja karyawan sulit dilakukan untuk itu dibuat suatu sisstem pendukung keputusan dalam melakukan penilaian kinerja karyawan sistem ini menggunakan algoritma c yang menggunakan teknik data mining untuk membuat pohon keputusan algoritma ini dimulai dengan memasukkan data training ke dalam simpul akar pada pohon keputusan data training adalah sampel yang digunakan untuk membangun model classifier dalam hal ini pohon keputusan pada proses monitoring karyawan akan dipantau untuk penentuan kenaikan gaji atau promosi jabatan
Abstrak (Stopwords Removed): semakin berkembang perusahaan semakin dibutuhkan kebutuhan tenaga manusiayang produktif perusahaan umumnya ingin memberikan kinerja terbaik berinteraksi pihak terkait salah satunya konsumen mewujudkan perusahaan mencari sumber daya manusia melaksanakan pekerjaannya baik selama penyeleksian penilaian kerja masih dilakukan secara manual memberikan kriteria tertentu human resource development banyaknya kriteria karyawan dipekerjakan cukup menyulitkan divisi hrd penyeleksian karyawan terbaik selain seringkali pengambil keputusan dinilai secara subyektif hubungan tertentu antara pelamar pengambil keputusan kualitas kerja karyawan seringkali berubahubah sangat berpengaruh prospek perusahaan kedepannya kesibukan seorang manager membuat tatap muka karyawan kurang tentu membuat pengawasan kinerja karyawan sulit dilakukan dibuat sisstem pendukung keputusan melakukan penilaian kinerja karyawan sistem menggunakan algoritma c menggunakan teknik data mining membuat pohon keputusan algoritma dimulai memasukkan data training simpul akar pohon keputusan data training sampel digunakan membangun model classifier pohon keputusan proses monitoring karyawan dipantau penentuan kenaikan gaji promosi jabatan
Abstrak (Stemmed): makin kembang usaha makin butuh butuh tenaga manusiayang produktif usaha umum ingin beri kerja baik interaksi pihak kait salah satu konsumen wujud usaha cari sumber daya manusia laksana kerja baik lama seleksi nilai kerja masih laku cara manual beri kriteria tentu human resource development banyak kriteria karyawan kerja cukup sulit divisi hrd seleksi karyawan baik selain seringkali ambil putus nilai cara subyektif hubung tentu antara lamar ambil putus kualitas kerja karyawan seringkali berubahubah sangat pengaruh prospek usaha depan sibuk orang manager buat tatap muka karyawan kurang tentu buat awas kerja karyawan sulit laku buat sisstem dukung putus laku nilai kerja karyawan sistem guna algoritma c guna teknik data mining buat pohon putus algoritma mulai masuk data training simpul akar pohon putus data training sampel guna bangun model classifier pohon putus proses monitoring karyawan pantau tentu naik gaji promosi jabat
Abstrak (Corrected): making embank sara making butch butch teenage manusiayang produktif sara mum begin bert era back interaksi pick wait salad sat consumed juju sara care number day amnesia lasagna era back lama seeks nilgai era mash lake cara manual bert criteria tent human resource development banyan criteria karajan era cutup suit divine had seeks karajan back slain seringkali ambit puts nilgai cara subyektif hung tent angara lamar ambit puts kualitas era karajan seringkali berubahubah sang pengaruh prosper sara dean sick orang manager but tatar make karajan during tent but was era karajan suit lake but sister during puts lake nilgai era karajan sister gun algorithm c gun tennis data mining but poon puts algorithm mule mask data training simple aka poon puts data training sample gun bangui model classifier poon puts proves monitoring karajan pants tent nail haji promos jabot
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 7, 'karyawan': 7, 'putus': 6, 'usaha': 4, 'tentu': 4, 'buat': 4, 'baik': 3, 'nilai': 3, 'laku': 3, 'guna': 3, 'data': 3, 'pohon': 3, 'makin': 2, 'butuh': 2, 'beri': 2, 'seleksi': 2, 'cara': 2, 'kriteria': 2, 'sulit': 2, 'seringkali': 2, 'ambil': 2, 'algoritma': 2, 'training': 2, 'kembang': 1, 'tenaga': 1, 'manusiayang': 1, 'produktif': 1, 'umum': 1, 'ingin': 1, 'interaksi': 1, 'pihak': 1, 'kait': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'konsumen': 1, 'wujud': 1, 'cari': 1, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'manusia': 1, 'laksana': 1, 'lama': 1, 'masih': 1, 'manual': 1, 'human': 1, 'resource': 1, 'development': 1, 'banyak': 1, 'cukup': 1, 'divisi': 1, 'hrd': 1, 'selain': 1, 'subyektif': 1, 'hubung': 1, 'antara': 1, 'lamar': 1, 'kualitas': 1, 'berubahubah': 1, 'sangat': 1, 'pengaruh': 1, 'prospek': 1, 'depan': 1, 'sibuk': 1, 'orang': 1, 'manager': 1, 'tatap': 1, 'muka': 1, 'kurang': 1, 'awas': 1, 'sisstem': 1, 'dukung': 1, 'sistem': 1, 'c': 1, 'teknik': 1, 'mining': 1, 'mulai': 1, 'masuk': 1, 'simpul': 1, 'akar': 1, 'sampel': 1, 'bangun': 1, 'model': 1, 'classifier': 1, 'proses': 1, 'monitoring': 1, 'pantau': 1, 'naik': 1, 'gaji': 1, 'promosi': 1, 'jabat': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'is': 7, 'to': 6, 'in': 6, 'of': 6, 'decision': 6, 'a': 5, 'by': 4, 'employee': 4, 'employees': 3, 'performance': 3, 'this': 3, 'data': 3, 'tree': 3, 'companies': 2, 'also': 2, 'quality': 2, 'best': 2, 'with': 2, 'that': 2, 'company': 2, 'will': 2, 'human': 2, 'certain': 2, 'difficult': 2, 'makers': 2, 'often': 2, 'it': 2, 'on': 2, 'uses': 2, 'algorithm': 2, 'training': 2, 'growing': 1, 'increasingly': 1, 'need': 1, 'good': 1, 'generally': 1, 'want': 1, 'give': 1, 'interacting': 1, 'related': 1, 'parties': 1, 'one': 1, 'which': 1, 'consumer': 1, 'achieve': 1, 'seek': 1, 'resources': 1, 'perform': 1, 'their': 1, 'tasks': 1, 'well': 1, 'during': 1, 'selection': 1, 'assessment': 1, 'work': 1, 'still': 1, 'done': 1, 'manually': 1, 'providing': 1, 'criteria': 1, 'resource': 1, 'development': 1, 'many': 1, 'number': 1, 'are': 1, 'when': 1, 'selecting': 1, 'hr': 1, 'division': 1, 'addition': 1, 'subjectively': 1, 'assessed': 1, 'as': 1, 'relationship': 1, 'between': 1, 'applicants': 1, 'and': 1, 'employment': 1, 'changing': 1, 'very': 1, 'influential': 1, 'future': 1, 'prospects': 1, 'busyness': 1, 'manager': 1, 'making': 1, 'facetoface': 1, 'less': 1, 'course': 1, 'makes': 1, 'supervision': 1, 'for': 1, 'was': 1, 'made': 1, 'support': 1, 'sisstem': 1, 'assessing': 1, 'system': 1, 'c': 1, 'mining': 1, 'techniques': 1, 'create': 1, 'starts': 1, 'entering': 1, 'into': 1, 'root': 1, 'node': 1, 'used': 1, 'build': 1, 'sample': 1, 'classifier': 1, 'models': 1, 'monitoring': 1, 'process': 1, 'be': 1, 'monitored': 1, 'determine': 1, 'salary': 1, 'increase': 1, 'or': 1, 'promotion': 1})
-------------------------------------------
--- Data #929 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: IMAM SAFII
Judul: SISTEM PENGENALAN EKSPRESI WAJAH MENGGUNAKAN METODE MODIFIKASI TWO DIMENSIONAL LINIER DISCRIMINANT ANALYSIS (2DLDA)
Pembimbing 1: DR. ARIF MUNTASA, S.SI., M.T
Pembimbing 2: FITRI DAMAYANTI, S.KOM., M.KOM
Abstrak (Raw): Pengenalan ekspresi wajah merupakan pengembangan dari pengenalan wajah dalam lingkungan pengenalan pola (feature recognition). Penelitian tentang pengenalan ekspresi wajah sangat bermanfaat pada berbagai bidang, contohnya pada bidang interaksi manusia dan komputer, dalam hal ini komputer mengenali ekspresi wajah pengguna, kemudian komputer secara terprogram dan melakukan intruksi yang sesuai dengan ekspresi wajah pengguna. Pada penelitian ini menggunakan database JAFFE (Japanese Female Facial Expression) dengan 7 macam ekspresi dari 10 wanita Jepang dan masing-masing ekspresi ada 30 pose dengan ukuran dimensi citra 256 x 256 piksel. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pengenalan ekspresi wajah menggunakan metode ekstraksi fitur Two Dimensional Linear Discriminant Analysis Modification (Modifikasi 2DLDA), yang merupakan hasil pengembangan dari metode Two Dimensional Linear Discriminant Analysis (2DLDA) sedangkan 2DLDA adalah pengembangan dari metode Linear Discriminant Analysis (LDA). Sedangkan untuk pengukuran kemiripan menggunakan metode Two Dimensional Correlation Coefficient yaitu dengan cara mengalikan bobot training dengan bobot testing dan membaginya dengan hasil akar dari bobot training yang dikalikan dengan bobot testing. Hasil uji coba dengan tingkat akurasi tertinggi adalah sebesar 90,48% pada skenario 5 sedangkan tingkat akurasi terendah 52,08% pada skenario 4.
Abstrak (Clean): pengenalan ekspresi wajah merupakan pengembangan dari pengenalan wajah dalam lingkungan pengenalan pola feature recognition penelitian tentang pengenalan ekspresi wajah sangat bermanfaat pada berbagai bidang contohnya pada bidang interaksi manusia dan komputer dalam hal ini komputer mengenali ekspresi wajah pengguna kemudian komputer secara terprogram dan melakukan intruksi yang sesuai dengan ekspresi wajah pengguna pada penelitian ini menggunakan database jaffe japanese female facial expression dengan macam ekspresi dari wanita jepang dan masingmasing ekspresi ada pose dengan ukuran dimensi citra x piksel penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pengenalan ekspresi wajah menggunakan metode ekstraksi fitur two dimensional linear discriminant analysis modification modifikasi dlda yang merupakan hasil pengembangan dari metode two dimensional linear discriminant analysis dlda sedangkan dlda adalah pengembangan dari metode linear discriminant analysis lda sedangkan untuk pengukuran kemiripan menggunakan metode two dimensional correlation coefficient yaitu dengan cara mengalikan bobot training dengan bobot testing dan membaginya dengan hasil akar dari bobot training yang dikalikan dengan bobot testing hasil uji coba dengan tingkat akurasi tertinggi adalah sebesar pada skenario sedangkan tingkat akurasi terendah pada skenario
Abstrak (Stopwords Removed): pengenalan ekspresi wajah pengembangan pengenalan wajah lingkungan pengenalan pola feature recognition penelitian tentang pengenalan ekspresi wajah sangat bermanfaat berbagai bidang contohnya bidang interaksi manusia komputer komputer mengenali ekspresi wajah pengguna komputer secara terprogram melakukan intruksi sesuai ekspresi wajah pengguna penelitian menggunakan database jaffe japanese female facial expression macam ekspresi wanita jepang masingmasing ekspresi ada pose ukuran dimensi citra x piksel penelitian bertujuan membangun sistem pengenalan ekspresi wajah menggunakan metode ekstraksi fitur two dimensional linear discriminant analysis modification modifikasi dlda hasil pengembangan metode two dimensional linear discriminant analysis dlda sedangkan dlda pengembangan metode linear discriminant analysis lda sedangkan pengukuran kemiripan menggunakan metode two dimensional correlation coefficient cara mengalikan bobot training bobot testing membaginya hasil akar bobot training dikalikan bobot testing hasil uji coba tingkat akurasi tertinggi sebesar skenario sedangkan tingkat akurasi terendah skenario
Abstrak (Stemmed): kenal ekspresi wajah kembang kenal wajah lingkung kenal pola feature recognition teliti tentang kenal ekspresi wajah sangat manfaat bagai bidang contoh bidang interaksi manusia komputer komputer nali ekspresi wajah guna komputer cara program laku intruksi sesuai ekspresi wajah guna teliti guna database jaffe japanese female facial expression macam ekspresi wanita jepang masingmasing ekspresi ada pose ukur dimensi citra x piksel teliti tuju bangun sistem kenal ekspresi wajah guna metode ekstraksi fitur two dimensional linear discriminant analysis modification modifikasi dlda hasil kembang metode two dimensional linear discriminant analysis dlda sedang dlda kembang metode linear discriminant analysis lda sedang ukur mirip guna metode two dimensional correlation coefficient cara ali bobot training bobot testing bagi hasil akar bobot training kali bobot testing hasil uji coba tingkat akurasi tinggi besar skenario sedang tingkat akurasi rendah skenario
Abstrak (Corrected): penal ekspresi rajah embank penal rajah linking penal pola feature recognition elite tenting penal ekspresi rajah sang manat bahai biding conto biding interaksi amnesia computer computer nail ekspresi rajah gun computer cara program lake intrust sexual ekspresi rajah gun elite gun database jaffa japanese female facial expression madam ekspresi anita jeans masingmasing ekspresi ada pose ukr dimension citral x pissed elite juju bangui sister penal ekspresi rajah gun metope ekstraksi four two dimensional linear discriminant analysis modification modifikasi dada hail embank metope two dimensional linear discriminant analysis dada sedan dada embank metope linear discriminant analysis la sedan ukr mirin gun metope two dimensional correlation coefficient cara ali robot training robot testing bag hail aka robot training kali robot testing hail uni coma dingbat auras ting bear scenario sedan dingbat auras rental scenario
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ekspresi': 7, 'wajah': 6, 'kenal': 5, 'guna': 5, 'metode': 4, 'bobot': 4, 'kembang': 3, 'teliti': 3, 'komputer': 3, 'two': 3, 'dimensional': 3, 'linear': 3, 'discriminant': 3, 'analysis': 3, 'dlda': 3, 'hasil': 3, 'sedang': 3, 'bidang': 2, 'cara': 2, 'ukur': 2, 'training': 2, 'testing': 2, 'tingkat': 2, 'akurasi': 2, 'skenario': 2, 'lingkung': 1, 'pola': 1, 'feature': 1, 'recognition': 1, 'tentang': 1, 'sangat': 1, 'manfaat': 1, 'bagai': 1, 'contoh': 1, 'interaksi': 1, 'manusia': 1, 'nali': 1, 'program': 1, 'laku': 1, 'intruksi': 1, 'sesuai': 1, 'database': 1, 'jaffe': 1, 'japanese': 1, 'female': 1, 'facial': 1, 'expression': 1, 'macam': 1, 'wanita': 1, 'jepang': 1, 'masingmasing': 1, 'ada': 1, 'pose': 1, 'dimensi': 1, 'citra': 1, 'x': 1, 'piksel': 1, 'tuju': 1, 'bangun': 1, 'sistem': 1, 'ekstraksi': 1, 'fitur': 1, 'modification': 1, 'modifikasi': 1, 'lda': 1, 'mirip': 1, 'correlation': 1, 'coefficient': 1, 'ali': 1, 'bagi': 1, 'akar': 1, 'kali': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'tinggi': 1, 'besar': 1, 'rendah': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 15, 'expression': 7, 'facial': 6, 'recognition': 6, 'is': 6, 'in': 6, 'with': 5, 'to': 4, 'development': 3, 'computer': 3, 'this': 3, 'and': 3, 'using': 3, 'linear': 3, 'discriminant': 3, 'analysis': 3, 'dlda': 3, 'feature': 2, 'for': 2, 'users': 2, 'study': 2, 'japanese': 2, 'a': 2, 'methods': 2, 'two': 2, 'dimensional': 2, 'modification': 2, 'while': 2, 'by': 2, 'weight': 2, 'training': 2, 'weights': 2, 'results': 2, 'testing': 2, 'accuracy': 2, 'scenario': 2, 'face': 1, 'within': 1, 'pattern': 1, 'research': 1, 'on': 1, 'very': 1, 'useful': 1, 'many': 1, 'fields': 1, 'example': 1, 'field': 1, 'human': 1, 'interaction': 1, 'case': 1, 'recognize': 1, 'expressions': 1, 'then': 1, 'programmed': 1, 'perform': 1, 'appropriate': 1, 'instructions': 1, 'jaffe': 1, 'database': 1, 'female': 1, 'different': 1, 'women': 1, 'each': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'poses': 1, 'size': 1, 'image': 1, 'dimensions': 1, 'x': 1, 'pixels': 1, 'aims': 1, 'build': 1, 'system': 1, 'extraction': 1, 'which': 1, 'result': 1, 'method': 1, 'twodimensional': 1, 'lda': 1, 'as': 1, 'similarity': 1, 'measurement': 1, 'correlation': 1, 'coefficient': 1, 'calculated': 1, 'multiplying': 1, 'dividing': 1, 'root': 1, 'multiplied': 1, 'test': 1, 'highest': 1, 'level': 1, 'equal': 1, 'lowest': 1, 'rate': 1})
-------------------------------------------
--- Data #930 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Nurani Mauludah
Judul: DETEKSI LOKASI PLAT NOMOR BERBASIS OPERASI MORFOLOGI PADA KENDARAAN RODA DUA
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Dr. Indah Agustien S., S.Kom., M. Kom
Abstrak (Raw): Sistem parkir yang berlaku saat ini kebanyakan masih bersifat pencatat manual untuk memasuki area
perparkiran, dengan menggunakan karcis parkir sebagai tanda bukti. Dengan sistem tersebut masih memiliki
kekurangan dalam tingkat kebenaran pencatat nomor kendaraan (human error) dan hal ini mempengaruhi
lamanya proses pelayanan dari sistem perparkiran yang ada. Dalam penelitian ini sistem dibuat untuk bi sa
mendeteksi lokasi plat nomor. Operasi morfologi merupakan salah satu metode yang memfokuskan
pengolahan bentuk atau segmen pada suatu citra. Berdasarkan hal tersebut maka dalam penelitian Tugas
Akhir ini dibuat suatu sistem pendeteksi lokasi plat nomor dengan menggunnakan operasi morfologi. Dengan
mengunakan fungsi dari dilasi untuk menebalkan citra, erosi untuk menipiskan citra, opening untuk
digunakan membuang obyek yang dianggap sebagai noise. Untuk langkah pertama dalam menjalankan
sistem yaitu input citra kemudian diproses melalui tiga tahapan yaitu preprocessing, seleksi obyek plat
nomor dan selanjutnya verifikasi posisi plat nomor. Output yang ditampilkan yaitu lokasi dari posisi plat
nomor pada suatu kendaraan yang mana ditandai dangan area persegi pada input citra. Berdasarkan hasil uji coba dari empat skenario didapat hasil yang terbaik dari skenario ketiga yaitu label 8 disk 1 yang menghasilkan pendeteksian posisi plat nomor dengan 90 % sukses sedangkan yang error atau tidak terdeteksi sebanyak 10%.
Abstrak (Clean): sistem parkir yang berlaku saat ini kebanyakan masih bersifat pencatat manual untuk memasuki area perparkiran dengan menggunakan karcis parkir sebagai tanda bukti dengan sistem tersebut masih memiliki kekurangan dalam tingkat kebenaran pencatat nomor kendaraan human error dan hal ini mempengaruhi lamanya proses pelayanan dari sistem perparkiran yang ada dalam penelitian ini sistem dibuat untuk bi sa mendeteksi lokasi plat nomor operasi morfologi merupakan salah satu metode yang memfokuskan pengolahan bentuk atau segmen pada suatu citra berdasarkan hal tersebut maka dalam penelitian tugas akhir ini dibuat suatu sistem pendeteksi lokasi plat nomor dengan menggunnakan operasi morfologi dengan mengunakan fungsi dari dilasi untuk menebalkan citra erosi untuk menipiskan citra opening untuk digunakan membuang obyek yang dianggap sebagai noise untuk langkah pertama dalam menjalankan sistem yaitu input citra kemudian diproses melalui tiga tahapan yaitu preprocessing seleksi obyek plat nomor dan selanjutnya verifikasi posisi plat nomor output yang ditampilkan yaitu lokasi dari posisi plat nomor pada suatu kendaraan yang mana ditandai dangan area persegi pada input citra berdasarkan hasil uji coba dari empat skenario didapat hasil yang terbaik dari skenario ketiga yaitu label disk yang menghasilkan pendeteksian posisi plat nomor dengan sukses sedangkan yang error atau tidak terdeteksi sebanyak
Abstrak (Stopwords Removed): sistem parkir berlaku kebanyakan masih bersifat pencatat manual memasuki area perparkiran menggunakan karcis parkir tanda bukti sistem tersebut masih memiliki kekurangan tingkat kebenaran pencatat nomor kendaraan human error mempengaruhi lamanya proses pelayanan sistem perparkiran ada penelitian sistem dibuat bi sa mendeteksi lokasi plat nomor operasi morfologi salah satu metode memfokuskan pengolahan bentuk segmen citra berdasarkan tersebut penelitian tugas akhir dibuat sistem pendeteksi lokasi plat nomor menggunnakan operasi morfologi mengunakan fungsi dilasi menebalkan citra erosi menipiskan citra opening digunakan membuang obyek dianggap noise langkah pertama menjalankan sistem input citra diproses tiga tahapan preprocessing seleksi obyek plat nomor selanjutnya verifikasi posisi plat nomor output ditampilkan lokasi posisi plat nomor kendaraan mana ditandai dangan area persegi input citra berdasarkan hasil uji coba empat skenario didapat hasil terbaik skenario ketiga label disk menghasilkan pendeteksian posisi plat nomor sukses sedangkan error terdeteksi sebanyak
Abstrak (Stemmed): sistem parkir laku banyak masih sifat catat manual pasuk area parkir guna karcis parkir tanda bukti sistem sebut masih milik kurang tingkat benar catat nomor kendara human error pengaruh lama proses layan sistem parkir ada teliti sistem buat bi sa deteksi lokasi plat nomor operasi morfologi salah satu metode fokus olah bentuk segmen citra dasar sebut teliti tugas akhir buat sistem deteksi lokasi plat nomor menggunnakan operasi morfologi mengunakan fungsi dilasi tebal citra erosi nipis citra opening guna buang obyek anggap noise langkah pertama jalan sistem input citra proses tiga tahap preprocessing seleksi obyek plat nomor lanjut verifikasi posisi plat nomor output tampil lokasi posisi plat nomor kendara mana tanda dang area persegi input citra dasar hasil uji coba empat skenario dapat hasil baik skenario tiga label disk hasil deteksi posisi plat nomor sukses sedang error deteksi banyak
Abstrak (Corrected): sister parker lake banyan mash sift carat manual ask area parker gun marcus parker panda but sister debut mash milk during dingbat bear carat door kendra human error pengaruh lama proves layman sister parker ada elite sister but bi a detest loki play door operas morfologi salad sat metope focus blah bent semen citral dakar debut elite tugs air but sister detest loki play door menggunnakan operas morfologi mengunakan fungi dalasi teal citral eros nips citral opening gun bang obey anggap noise bangka pertain alan sister input citral proves toga that reprocessing seeks obey play door layout verifikasi polish play door output tamil loki polish play door kendra mana panda dang area perse input citral dakar hail uni coma expat scenario apart hail back scenario toga label disk hail detest polish play door susses sedan error detest banyan
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'nomor': 7, 'sistem': 6, 'plat': 6, 'citra': 5, 'parkir': 4, 'deteksi': 4, 'lokasi': 3, 'posisi': 3, 'hasil': 3, 'banyak': 2, 'masih': 2, 'catat': 2, 'area': 2, 'guna': 2, 'tanda': 2, 'sebut': 2, 'kendara': 2, 'error': 2, 'proses': 2, 'teliti': 2, 'buat': 2, 'operasi': 2, 'morfologi': 2, 'dasar': 2, 'obyek': 2, 'input': 2, 'tiga': 2, 'skenario': 2, 'laku': 1, 'sifat': 1, 'manual': 1, 'pasuk': 1, 'karcis': 1, 'bukti': 1, 'milik': 1, 'kurang': 1, 'tingkat': 1, 'benar': 1, 'human': 1, 'pengaruh': 1, 'lama': 1, 'layan': 1, 'ada': 1, 'bi': 1, 'sa': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'metode': 1, 'fokus': 1, 'olah': 1, 'bentuk': 1, 'segmen': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'menggunnakan': 1, 'mengunakan': 1, 'fungsi': 1, 'dilasi': 1, 'tebal': 1, 'erosi': 1, 'nipis': 1, 'opening': 1, 'buang': 1, 'anggap': 1, 'noise': 1, 'langkah': 1, 'pertama': 1, 'jalan': 1, 'tahap': 1, 'preprocessing': 1, 'seleksi': 1, 'lanjut': 1, 'verifikasi': 1, 'output': 1, 'tampil': 1, 'mana': 1, 'dang': 1, 'persegi': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'empat': 1, 'dapat': 1, 'baik': 1, 'label': 1, 'disk': 1, 'sukses': 1, 'sedang': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 29, 'is': 11, 'of': 10, 'object': 7, 'system': 6, 'to': 6, 'parking': 5, 'which': 5, 'number': 5, 'using': 4, 'this': 4, 'in': 4, 'detection': 4, 'series': 4, 'location': 4, 'and': 3, 'will': 3, 'result': 3, 'a': 2, 'be': 2, 'made': 2, 'morphology': 2, 'operation': 2, 'on': 2, 'make': 2, 'first': 2, 'input': 2, 'scenario': 2, 'best': 2, 'applied': 1, 'today': 1, 'still': 1, 'manual': 1, 'enter': 1, 'area': 1, 'uses': 1, 'ticket': 1, 'as': 1, 'proof': 1, 'registration': 1, 'has': 1, 'disadvantage': 1, 'validity': 1, 'record': 1, 'vehicle': 1, 'human': 1, 'error': 1, 'it': 1, 'effect': 1, 'length': 1, 'serving': 1, 'timein': 1, 'research': 1, 'one': 1, 'methods': 1, 'focus': 1, 'shape': 1, 'or': 1, 'segment': 1, 'processing': 1, 'an': 1, 'therefore': 1, 'thesis': 1, 'function': 1, 'dilation': 1, 'thick': 1, 'erosion': 1, 'thin': 1, 'opening': 1, 'delete': 1, 'called': 1, 'noise': 1, 'step': 1, 'run': 1, 'than': 1, 'being': 1, 'processed': 1, 'by': 1, 'three': 1, 'steps': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'reprocessing': 1, 'selection': 1, 'last': 1, 'position': 1, 'verification': 1, 'output': 1, 'show': 1, 'marked': 1, 'with': 1, 'square': 1, 'based': 1, 'trial': 1, 'from': 1, 'fourth': 1, 'was': 1, 'gotten': 1, 'third': 1, 'that': 1, 'eight': 1, 'label': 1, 'disk': 1, 'produced': 1, 'succeed': 1, 'failure': 1})
-------------------------------------------
--- Data #931 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Umy Fatmawati
Judul: Pengenalan Pola Karakter PadaTulisan Multi Line
Berbasis Learning Vector Quantization
Pembimbing 1: Dr. Indah Agustien S.,S.Kom, M.Kom
Pembimbing 2: Dr. Arif Muntasa, S.Si., MT.
Abstrak (Raw): Pengenalan karakter merupakan pengenalan pola yang berbentuk karakter seperti huruf dan angka. Permasalahan yang muncul dalam melakukan proses pengenalan karakter pada tulisan adalah bagaimana sebuah metode pengenalan dapat mengenali berbagai karakter pada tulisan.Citra tulisan yang telah disimpan sebagai citra yang diolah agar dapat mengenali karakter huruf dan angka yang ada dalam citra tulisan. Penelitian ini, bertujuan untuk mengimplementasikan metode Learning Vector Quantization pada pengenalan teks multi line. proses yang dilakukan dalam mengenali teks multi line ada beberapa tahap, yaitu preprocessing, pelatihan dan pengenalan menggunakan metode Learning Vector Quantization. Tahap preprocessing dimulai dari binerisasi, penghapusan noise, segmentasi menggunakan Profile Projection, dan normalisasi. Tahap preprocessing dilakukan agar memudahkan pelatihan citra tulisan, hasil setelah dilakukan tahap preprocessing adalah citra tiap karakter pada citra tulisan. Tahap selanjutnya adalah tahap pelatihan dan pengenalan. Pada tahap ini, metode Learning Vector Quantization digunakan untuk mengelompokkan karakter berdasarkan kelas masing-masing sehingga diperoleh bobot akhir. Untuk pengenalan karakter, data uji dihitung jarak minimum terhadap bobot akhir menggunakan Euclidean Distance dan data uji tiap karakter dimasukkan ke dalam masing-masing kelas berdasarkan jarak minimum tersebut. Percobaan yang dilakukan pada pengenalan karakter menggunakan metode Learning Vector Quantization mampu mengenali citra yang berisi citra yang belum dilatih dengan rata-rata 55.11%.
Abstrak (Clean): pengenalan karakter merupakan pengenalan pola yang berbentuk karakter seperti huruf dan angka permasalahan yang muncul dalam melakukan proses pengenalan karakter pada tulisan adalah bagaimana sebuah metode pengenalan dapat mengenali berbagai karakter pada tulisancitra tulisan yang telah disimpan sebagai citra yang diolah agar dapat mengenali karakter huruf dan angka yang ada dalam citra tulisan penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode learning vector quantization pada pengenalan teks multi line proses yang dilakukan dalam mengenali teks multi line ada beberapa tahap yaitu preprocessing pelatihan dan pengenalan menggunakan metode learning vector quantization tahap preprocessing dimulai dari binerisasi penghapusan noise segmentasi menggunakan profile projection dan normalisasi tahap preprocessing dilakukan agar memudahkan pelatihan citra tulisan hasil setelah dilakukan tahap preprocessing adalah citra tiap karakter pada citra tulisan tahap selanjutnya adalah tahap pelatihan dan pengenalan pada tahap ini metode learning vector quantization digunakan untuk mengelompokkan karakter berdasarkan kelas masingmasing sehingga diperoleh bobot akhir untuk pengenalan karakter data uji dihitung jarak minimum terhadap bobot akhir menggunakan euclidean distance dan data uji tiap karakter dimasukkan ke dalam masingmasing kelas berdasarkan jarak minimum tersebut percobaan yang dilakukan pada pengenalan karakter menggunakan metode learning vector quantization mampu mengenali citra yang berisi citra yang belum dilatih dengan ratarata
Abstrak (Stopwords Removed): pengenalan karakter pengenalan pola berbentuk karakter huruf angka permasalahan muncul melakukan proses pengenalan karakter tulisan bagaimana metode pengenalan dapat mengenali berbagai karakter tulisancitra tulisan disimpan citra diolah dapat mengenali karakter huruf angka ada citra tulisan penelitian bertujuan mengimplementasikan metode learning vector quantization pengenalan teks multi line proses dilakukan mengenali teks multi line ada beberapa tahap preprocessing pelatihan pengenalan menggunakan metode learning vector quantization tahap preprocessing dimulai binerisasi penghapusan noise segmentasi menggunakan profile projection normalisasi tahap preprocessing dilakukan memudahkan pelatihan citra tulisan hasil dilakukan tahap preprocessing citra tiap karakter citra tulisan tahap selanjutnya tahap pelatihan pengenalan tahap metode learning vector quantization digunakan mengelompokkan karakter berdasarkan kelas masingmasing diperoleh bobot akhir pengenalan karakter data uji dihitung jarak minimum bobot akhir menggunakan euclidean distance data uji tiap karakter dimasukkan masingmasing kelas berdasarkan jarak minimum tersebut percobaan dilakukan pengenalan karakter menggunakan metode learning vector quantization mampu mengenali citra berisi citra belum dilatih ratarata
Abstrak (Stemmed): kenal karakter kenal pola bentuk karakter huruf angka masalah muncul laku proses kenal karakter tulis bagaimana metode kenal dapat nali bagai karakter tulisancitra tulis simpan citra olah dapat nali karakter huruf angka ada citra tulis teliti tuju implementasi metode learning vector quantization kenal teks multi line proses laku nali teks multi line ada beberapa tahap preprocessing latih kenal guna metode learning vector quantization tahap preprocessing mulai biner hapus noise segmentasi guna profile projection normalisasi tahap preprocessing laku mudah latih citra tulis hasil laku tahap preprocessing citra tiap karakter citra tulis tahap lanjut tahap latih kenal tahap metode learning vector quantization guna kelompok karakter dasar kelas masingmasing oleh bobot akhir kenal karakter data uji hitung jarak minimum bobot akhir guna euclidean distance data uji tiap karakter masuk masingmasing kelas dasar jarak minimum sebut coba laku kenal karakter guna metode learning vector quantization mampu nali citra isi citra belum latih ratarata
Abstrak (Corrected): penal karate penal pola bent karate hufuf bangka marsala munch lake proves penal karate tulips bagaimana metope penal apart nail bahai karate tulisancitra tulips simian citral blah apart nail karate hufuf bangka ada citral tulips elite juju implements metope learning vector quantization penal tens mufti line proves lake nail tens mufti line ada beberapa that reprocessing latin penal gun metope learning vector quantization that reprocessing mule diner apus noise segments gun profile projection normalisasi that reprocessing lake judah latin citral tulips hail lake that reprocessing citral tip karate citral tulips that layout that latin penal that metope learning vector quantization gun kelompok karate dakar keas masingmasing olen robot air penal karate data uni hiding arak minimum robot air gun euclidean distance data uni tip karate mask masingmasing keas dakar arak minimum debut coma lake penal karate gun metope learning vector quantization camp nail citral is citral begum latin ratarata
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'karakter': 10, 'kenal': 9, 'citra': 7, 'tahap': 7, 'laku': 5, 'tulis': 5, 'metode': 5, 'guna': 5, 'nali': 4, 'learning': 4, 'vector': 4, 'quantization': 4, 'preprocessing': 4, 'latih': 4, 'huruf': 2, 'angka': 2, 'proses': 2, 'dapat': 2, 'ada': 2, 'teks': 2, 'multi': 2, 'line': 2, 'tiap': 2, 'dasar': 2, 'kelas': 2, 'masingmasing': 2, 'bobot': 2, 'akhir': 2, 'data': 2, 'uji': 2, 'jarak': 2, 'minimum': 2, 'pola': 1, 'bentuk': 1, 'masalah': 1, 'muncul': 1, 'bagaimana': 1, 'bagai': 1, 'tulisancitra': 1, 'simpan': 1, 'olah': 1, 'teliti': 1, 'tuju': 1, 'implementasi': 1, 'beberapa': 1, 'mulai': 1, 'biner': 1, 'hapus': 1, 'noise': 1, 'segmentasi': 1, 'profile': 1, 'projection': 1, 'normalisasi': 1, 'mudah': 1, 'hasil': 1, 'lanjut': 1, 'kelompok': 1, 'oleh': 1, 'hitung': 1, 'euclidean': 1, 'distance': 1, 'masuk': 1, 'sebut': 1, 'coba': 1, 'mampu': 1, 'isi': 1, 'belum': 1, 'ratarata': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'recognition': 10, 'process': 7, 'character': 6, 'to': 6, 'and': 5, 'in': 5, 'method': 4, 'this': 4, 'images': 4, 'is': 3, 'a': 3, 'learning': 3, 'vector': 3, 'quantization': 3, 'distance': 3, 'of': 2, 'pattern': 2, 'that': 2, 'form': 2, 'the': 2, 'text': 2, 'research': 2, 'for': 2, 'multi': 2, 'line': 2, 'teks': 2, 'phase': 2, 'preprocessing': 2, 'training': 2, 'using': 2, 'image': 2, 'convertion': 2, 'into': 2, 'separate': 2, 'from': 2, 'use': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'every': 2, 'class': 2, 'final': 2, 'weight': 2, 'minimum': 2, 'testing': 2, 'data': 2, 'part': 1, 'recognize': 1, 'number': 1, 'alphabet': 1, 'main': 1, 'problem': 1, 'decide': 1, 'proper': 1, 'fit': 1, 'problemthis': 1, 'concerns': 1, 'implementation': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'few': 1, 'involved': 1, 'started': 1, 'with': 1, 'binary': 1, 'noise': 1, 'removal': 1, 'segmentation': 1, 'profile': 1, 'projection': 1, 'normalization': 1, 'needed': 1, 'optimise': 1, 'computation': 1, 'produce': 1, 'cluster': 1, 'obtain': 1, 'value': 1, 'counted': 1, 'euclidean': 1, 'clustered': 1, 'gain': 1, 'an': 1, 'average': 1, 'success': 1, 'rate': 1, 'untrained': 1, 'database': 1})
-------------------------------------------
--- Data #932 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Okie Maria Amul Husnah
Judul: PENGENALAN CITRA KARAKTER TULISAN MULTI LINE BERBASIS TEMPLATE MATCHING CORRELATION
Pembimbing 1: Dr. Indah Agustien S.,S.Kom, M.Kom
Pembimbing 2: Dr. Arif Muntasa, S.Si., MT.
Abstrak (Raw): Teknologi pengenalan karakter merupakan salah satu teknologi yang sangat bermanfaat untuk membantu manusia dalam hal pekerjaan dan proses digitalisasi. Maka dari itu banyak dilakukan penelitian mengenai pengenalan citra karakter. Penelitian Tugas Akhir ini menerapkan metode Template Matching Correlation untuk pengenalan karakter lebih dari satu baris (Multi Line). Terdapat tiga tahapan utama yang digunakan, yaitu tahap pre-processing, segmentasi dan pengenalan karakter. Tahap pre-processing ialah tahap merubah citra menjadi biner dan menghilangkan noise. Tahap kedua ialah segmentasi dengan Profil Proyeksi. Pada segmentasi Profil Proyeksi dilakukan proses pemotongan menurut baris dan kolom untuk mendapatkan citra karakter. Hasil citra karakter uji dan template harus disamakan ukuran agar dapat diproses pada tahap selanjutnya. Tahap ketiga yaitu pengenalan karakter digunakan Metode Template Matching Correlation untuk menghitung kedekatan antara karakter citra template dan citra uji. Cara kerja metode Template Matching Correlation ialah mencocokkan setiap piksel pada matrik citra uji dengan citra yang menjadi template acuan untuk mendapatkan nilai maksimum. Nilai maksimum tersebut yang dijadikan hasil dari pengenalan karakter tulisan. Pengujian dilakukan terhadap 40 citra dengan variasi dua hingga empat baris kalimat. Akurasi yang didapatkan dari pengujian tersebut cukup baik, yaitu sebesar 71% karakter dapat dikenali dengan menggunakan metode Template Matching Correlation.
Abstrak (Clean): teknologi pengenalan karakter merupakan salah satu teknologi yang sangat bermanfaat untuk membantu manusia dalam hal pekerjaan dan proses digitalisasi maka dari itu banyak dilakukan penelitian mengenai pengenalan citra karakter penelitian tugas akhir ini menerapkan metode template matching correlation untuk pengenalan karakter lebih dari satu baris multi line terdapat tiga tahapan utama yang digunakan yaitu tahap preprocessing segmentasi dan pengenalan karakter tahap preprocessing ialah tahap merubah citra menjadi biner dan menghilangkan noise tahap kedua ialah segmentasi dengan profil proyeksi pada segmentasi profil proyeksi dilakukan proses pemotongan menurut baris dan kolom untuk mendapatkan citra karakter hasil citra karakter uji dan template harus disamakan ukuran agar dapat diproses pada tahap selanjutnya tahap ketiga yaitu pengenalan karakter digunakan metode template matching correlation untuk menghitung kedekatan antara karakter citra template dan citra uji cara kerja metode template matching correlation ialah mencocokkan setiap piksel pada matrik citra uji dengan citra yang menjadi template acuan untuk mendapatkan nilai maksimum nilai maksimum tersebut yang dijadikan hasil dari pengenalan karakter tulisan pengujian dilakukan terhadap citra dengan variasi dua hingga empat baris kalimat akurasi yang didapatkan dari pengujian tersebut cukup baik yaitu sebesar karakter dapat dikenali dengan menggunakan metode template matching correlation
Abstrak (Stopwords Removed): teknologi pengenalan karakter salah satu teknologi sangat bermanfaat membantu manusia pekerjaan proses digitalisasi banyak dilakukan penelitian mengenai pengenalan citra karakter penelitian tugas akhir menerapkan metode template matching correlation pengenalan karakter lebih satu baris multi line terdapat tiga tahapan utama digunakan tahap preprocessing segmentasi pengenalan karakter tahap preprocessing ialah tahap merubah citra menjadi biner menghilangkan noise tahap kedua ialah segmentasi profil proyeksi segmentasi profil proyeksi dilakukan proses pemotongan menurut baris kolom mendapatkan citra karakter hasil citra karakter uji template harus disamakan ukuran dapat diproses tahap selanjutnya tahap ketiga pengenalan karakter digunakan metode template matching correlation menghitung kedekatan antara karakter citra template citra uji cara kerja metode template matching correlation ialah mencocokkan setiap piksel matrik citra uji citra menjadi template acuan mendapatkan nilai maksimum nilai maksimum tersebut dijadikan hasil pengenalan karakter tulisan pengujian dilakukan citra variasi dua hingga empat baris kalimat akurasi didapatkan pengujian tersebut cukup baik sebesar karakter dapat dikenali menggunakan metode template matching correlation
Abstrak (Stemmed): teknologi kenal karakter salah satu teknologi sangat manfaat bantu manusia kerja proses digitalisasi banyak laku teliti kena kenal citra karakter teliti tugas akhir terap metode template matching correlation kenal karakter lebih satu baris multi line dapat tiga tahap utama guna tahap preprocessing segmentasi kenal karakter tahap preprocessing ialah tahap rubah citra jadi biner hilang noise tahap dua ialah segmentasi profil proyeksi segmentasi profil proyeksi laku proses potong turut baris kolom dapat citra karakter hasil citra karakter uji template harus sama ukur dapat proses tahap lanjut tahap tiga kenal karakter guna metode template matching correlation hitung dekat antara karakter citra template citra uji cara kerja metode template matching correlation ialah cocok tiap piksel matrik citra uji citra jadi template acu dapat nilai maksimum nilai maksimum sebut jadi hasil kenal karakter tulis uji laku citra variasi dua hingga empat baris kalimat akurasi dapat uji sebut cukup baik besar karakter dapat nali guna metode template matching correlation
Abstrak (Corrected): teknologi penal karate salad sat teknologi sang manat bantu amnesia era proves digitalis's banyan lake elite ken penal citral karate elite tugs air trap metope template matching correlation penal karate leash sat bars mufti line apart toga that mama gun that reprocessing segments penal karate that reprocessing galah that rush citral jade diner hang noise that due galah segments profile proyeksi segments profile proyeksi lake proves voting turn bars kolo apart citral karate hail citral karate uni template harms same ukr apart proves that layout that toga penal karate gun metope template matching correlation hiding dead angara karate citral template citral uni cara era metope template matching correlation galah cook tip pissed matrix citral uni citral jade template act apart nilgai maximum nilgai maximum debut jade hail penal karate tulips uni lake citral varies due hinges expat bars kalat auras apart uni debut cutup back bear karate apart nail gun metope template matching correlation
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'karakter': 10, 'citra': 9, 'template': 7, 'tahap': 7, 'kenal': 6, 'dapat': 6, 'uji': 5, 'metode': 4, 'matching': 4, 'correlation': 4, 'proses': 3, 'laku': 3, 'baris': 3, 'guna': 3, 'segmentasi': 3, 'ialah': 3, 'jadi': 3, 'teknologi': 2, 'satu': 2, 'kerja': 2, 'teliti': 2, 'tiga': 2, 'preprocessing': 2, 'dua': 2, 'profil': 2, 'proyeksi': 2, 'hasil': 2, 'nilai': 2, 'maksimum': 2, 'sebut': 2, 'salah': 1, 'sangat': 1, 'manfaat': 1, 'bantu': 1, 'manusia': 1, 'digitalisasi': 1, 'banyak': 1, 'kena': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'terap': 1, 'lebih': 1, 'multi': 1, 'line': 1, 'utama': 1, 'rubah': 1, 'biner': 1, 'hilang': 1, 'noise': 1, 'potong': 1, 'turut': 1, 'kolom': 1, 'harus': 1, 'sama': 1, 'ukur': 1, 'lanjut': 1, 'hitung': 1, 'dekat': 1, 'antara': 1, 'cara': 1, 'cocok': 1, 'tiap': 1, 'piksel': 1, 'matrik': 1, 'acu': 1, 'tulis': 1, 'variasi': 1, 'hingga': 1, 'empat': 1, 'kalimat': 1, 'akurasi': 1, 'cukup': 1, 'baik': 1, 'besar': 1, 'nali': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'of': 8, 'is': 7, 'to': 7, 'image': 7, 'template': 7, 'character': 5, 'in': 5, 'and': 5, 'matching': 5, 'recognition': 4, 'a': 4, 'correlation': 4, 'stage': 4, 'by': 4, 'this': 3, 'are': 3, 'used': 3, 'test': 3, 'with': 3, 'process': 2, 'research': 2, 'characters': 2, 'preprocessing': 2, 'segmentation': 2, 'get': 2, 'images': 2, 'be': 2, 'method': 2, 'value': 2, 'tests': 2, 'at': 2, 'technology': 1, 'that': 1, 'very': 1, 'useful': 1, 'help': 1, 'people': 1, 'working': 1, 'digitizing': 1, 'therefore': 1, 'lot': 1, 'researches': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'done': 1, 'applied': 1, 'recognize': 1, 'multi': 1, 'line': 1, 'three': 1, 'main': 1, 'stages': 1, 'transforms': 1, 'into': 1, 'binary': 1, 'removes': 1, 'noises': 1, 'second': 1, 'projection': 1, 'profile': 1, 'dissection': 1, 'row': 1, 'column': 1, 'size': 1, 'results': 1, 'must': 1, 'equalized': 1, 'it': 1, 'processed': 1, 'next': 1, 'step': 1, 'last': 1, 'calculate': 1, 'relation': 1, 'between': 1, 'works': 1, 'every': 1, 'single': 1, 'pixel': 1, 'reference': 1, 'obtain': 1, 'maximum': 1, 'as': 1, 'result': 1, 'transcription': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'on': 1, 'variations': 1, 'two': 1, 'four': 1, 'les': 1, 'sentence': 1, 'accuracy': 1, 'obtained': 1, 'from': 1, 'theses': 1, 'quite': 1, 'good': 1, 'least': 1, 'can': 1, 'recognized': 1, 'end': 1})
-------------------------------------------
--- Data #933 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Nurdiah Okvitasari
Judul: IMPLEMENTASI SEGMENTASI PEMBULUH DARAH RETINA PADA CITRA FUNDUS MATA MENGGUNAKAN
LAPLACIAN OF GAUSSIAN
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, S. Si., M.T.
Pembimbing 2: Dr. Indah Agustien S., S. Kom, M.Kom
Abstrak (Raw): Teknologi di dunia kedokteran semakin berkembang. Hal tersebut memudahkan untuk mendeteksi penyakit pada manusia termasuk penyakit diabetes. Penyakit diabetes menyebabkan permasalahan pada mata yang disebut juga dengan Diabetic Retinopathy. Untuk mendeteksi penyakit tersebut, tahap awal yang dilakukan adalah dengan melakukan segmentasi pada pembuluh darah. Penelitian ini menerapkan Laplacian of Gaussian sebagai metode segmentasi. Terbagi tiga proses utama antara lain preprocessing, segmentasi, dan perbaikan citra setelah proses segmentasi. Tahap pertama adalah preprocessing, yaitu mengambil citra green channel, dan memperbaiki kontras citra dengan Contrast Limited Adaptive Histogram Equalization (CLAHE). Tahap kedua adalah segmentasi dengan Laplacian of Gaussian. Laplacian of Gaussian mempunyai dua parameter, yaitu koordinat (x,y) dan variansi. Hasil dari Laplacian of Gaussian adalah matrik mask yang digunakan untuk mengkonvolusi citra. Tahap ketiga dilakukan proses noise removal, overlapping mask, operasi morfologi dilasi dan field of view removal. Hasilnya dibandingkan dengan citra groundtruth untuk menghitung tingkat akurasi. Pengujian dilakukan pada database Digital Retinal Images for Vessel Extraction (DRIVE) sebanyak 20 citra. Hasil citra segmentasi dibandingkan dengan citra groundtruth. Akurasi dengan hasil terbaik sebesar 88,88 % dan 79,29 % untuk akurasi terendah. Rata-rata akurasi sebesar 85,53 %. Citra yang dihasilkan dari segmentasi cukup baik sehingga metode Laplacian of Gaussian mampu melakukan segmentasi dengan baik.
Abstrak (Clean): teknologi di dunia kedokteran semakin berkembang hal tersebut memudahkan untuk mendeteksi penyakit pada manusia termasuk penyakit diabetes penyakit diabetes menyebabkan permasalahan pada mata yang disebut juga dengan diabetic retinopathy untuk mendeteksi penyakit tersebut tahap awal yang dilakukan adalah dengan melakukan segmentasi pada pembuluh darah penelitian ini menerapkan laplacian of gaussian sebagai metode segmentasi terbagi tiga proses utama antara lain preprocessing segmentasi dan perbaikan citra setelah proses segmentasi tahap pertama adalah preprocessing yaitu mengambil citra green channel dan memperbaiki kontras citra dengan contrast limited adaptive histogram equalization clahe tahap kedua adalah segmentasi dengan laplacian of gaussian laplacian of gaussian mempunyai dua parameter yaitu koordinat xy dan variansi hasil dari laplacian of gaussian adalah matrik mask yang digunakan untuk mengkonvolusi citra tahap ketiga dilakukan proses noise removal overlapping mask operasi morfologi dilasi dan field of view removal hasilnya dibandingkan dengan citra groundtruth untuk menghitung tingkat akurasi pengujian dilakukan pada database digital retinal images for vessel extraction drive sebanyak citra hasil citra segmentasi dibandingkan dengan citra groundtruth akurasi dengan hasil terbaik sebesar dan untuk akurasi terendah ratarata akurasi sebesar citra yang dihasilkan dari segmentasi cukup baik sehingga metode laplacian of gaussian mampu melakukan segmentasi dengan baik
Abstrak (Stopwords Removed): teknologi dunia kedokteran semakin berkembang tersebut memudahkan mendeteksi penyakit manusia termasuk penyakit diabetes penyakit diabetes menyebabkan permasalahan mata disebut diabetic retinopathy mendeteksi penyakit tersebut tahap awal dilakukan melakukan segmentasi pembuluh darah penelitian menerapkan laplacian of gaussian metode segmentasi terbagi tiga proses utama antara lain preprocessing segmentasi perbaikan citra proses segmentasi tahap pertama preprocessing mengambil citra green channel memperbaiki kontras citra contrast limited adaptive histogram equalization clahe tahap kedua segmentasi laplacian of gaussian laplacian of gaussian mempunyai dua parameter koordinat xy variansi hasil laplacian of gaussian matrik mask digunakan mengkonvolusi citra tahap ketiga dilakukan proses noise removal overlapping mask operasi morfologi dilasi field of view removal hasilnya dibandingkan citra groundtruth menghitung tingkat akurasi pengujian dilakukan database digital retinal images for vessel extraction drive sebanyak citra hasil citra segmentasi dibandingkan citra groundtruth akurasi hasil terbaik sebesar akurasi terendah ratarata akurasi sebesar citra dihasilkan segmentasi cukup baik metode laplacian of gaussian mampu melakukan segmentasi baik
Abstrak (Stemmed): teknologi dunia dokter makin kembang sebut mudah deteksi sakit manusia masuk sakit diabetes sakit diabetes sebab masalah mata sebut diabetic retinopathy deteksi sakit sebut tahap awal laku laku segmentasi buluh darah teliti terap laplacian of gaussian metode segmentasi bagi tiga proses utama antara lain preprocessing segmentasi baik citra proses segmentasi tahap pertama preprocessing ambil citra green channel baik kontras citra contrast limited adaptive histogram equalization clahe tahap dua segmentasi laplacian of gaussian laplacian of gaussian punya dua parameter koordinat xy variansi hasil laplacian of gaussian matrik mask guna konvolusi citra tahap tiga laku proses noise removal overlapping mask operasi morfologi dilasi field of view removal hasil banding citra groundtruth hitung tingkat akurasi uji laku database digital retinal images for vessel extraction drive banyak citra hasil citra segmentasi banding citra groundtruth akurasi hasil baik besar akurasi rendah ratarata akurasi besar citra hasil segmentasi cukup baik metode laplacian of gaussian mampu laku segmentasi baik
Abstrak (Corrected): teknologi dulia doter making embank debut judah detest skit amnesia mask skit diabetes skit diabetes kebab marsala data debut diabetic retinopathy detest skit debut that away lake lake segments bunch sarah elite trap laplacian of gaussian metope segments bag toga proves mama angara lain reprocessing segments back citral proves segments that pertain reprocessing ambit citral green channel back contras citral contrast limited adaptive histogram equalization clare that due segments laplacian of gaussian laplacian of gaussian puny due parameter coordinate my variance hail laplacian of gaussian matrix mask gun konvolusi citral that toga lake proves noise removal overlapping mask operas morfologi dalasi field of view removal hail banding citral groundtruth hiding dingbat auras uni lake database digital retinal images for vessel extraction drive banyan citral hail citral segments banding citral groundtruth auras hail back bear auras rental ratarata auras bear citral hail segments cutup back metope laplacian of gaussian camp lake segments back
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'citra': 9, 'segmentasi': 8, 'of': 6, 'laku': 5, 'laplacian': 5, 'gaussian': 5, 'baik': 5, 'hasil': 5, 'sakit': 4, 'tahap': 4, 'akurasi': 4, 'sebut': 3, 'proses': 3, 'deteksi': 2, 'diabetes': 2, 'metode': 2, 'tiga': 2, 'preprocessing': 2, 'dua': 2, 'mask': 2, 'removal': 2, 'banding': 2, 'groundtruth': 2, 'besar': 2, 'teknologi': 1, 'dunia': 1, 'dokter': 1, 'makin': 1, 'kembang': 1, 'mudah': 1, 'manusia': 1, 'masuk': 1, 'sebab': 1, 'masalah': 1, 'mata': 1, 'diabetic': 1, 'retinopathy': 1, 'awal': 1, 'buluh': 1, 'darah': 1, 'teliti': 1, 'terap': 1, 'bagi': 1, 'utama': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'pertama': 1, 'ambil': 1, 'green': 1, 'channel': 1, 'kontras': 1, 'contrast': 1, 'limited': 1, 'adaptive': 1, 'histogram': 1, 'equalization': 1, 'clahe': 1, 'punya': 1, 'parameter': 1, 'koordinat': 1, 'xy': 1, 'variansi': 1, 'matrik': 1, 'guna': 1, 'konvolusi': 1, 'noise': 1, 'overlapping': 1, 'operasi': 1, 'morfologi': 1, 'dilasi': 1, 'field': 1, 'view': 1, 'hitung': 1, 'tingkat': 1, 'uji': 1, 'database': 1, 'digital': 1, 'retinal': 1, 'images': 1, 'for': 1, 'vessel': 1, 'extraction': 1, 'drive': 1, 'banyak': 1, 'rendah': 1, 'ratarata': 1, 'cukup': 1, 'mampu': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'was': 11, 'for': 8, 'of': 8, 'in': 7, 'and': 6, 'segmentation': 6, 'images': 6, 'vessel': 5, 'laplacian': 5, 'gaussian': 5, 'were': 5, 'to': 4, 'used': 4, 'accuracy': 4, 'is': 3, 'diabetic': 3, 'that': 3, 'this': 3, 'detect': 2, 'retinal': 2, 'research': 2, 'process': 2, 'preprocessing': 2, 'contrast': 2, 'resulting': 2, 'mask': 2, 'removal': 2, 'from': 2, 'the': 2, 'good': 2, 'technology': 1, 'biomedics': 1, 'growth': 1, 'increasingly': 1, 'easier': 1, 'diseases': 1, 'human': 1, 'one': 1, 'them': 1, 'cause': 1, 'a': 1, 'problem': 1, 'eyes': 1, 'retinopathy': 1, 'desease': 1, 'must': 1, 'do': 1, 'proposed': 1, 'three': 1, 'main': 1, 'processes': 1, 'first': 1, 'second': 1, 'third': 1, 'cleaning': 1, 'green': 1, 'channel': 1, 'limited': 1, 'adaptive': 1, 'histogram': 1, 'equalization': 1, 'clahe': 1, 'enhancement': 1, 'have': 1, 'two': 1, 'parameter': 1, 'they': 1, 'xy': 1, 'coordinate': 1, 'variance': 1, 'matrix': 1, 'image': 1, 'convolution': 1, 'last': 1, 'step': 1, 'noise': 1, 'overlapping': 1, 'dilation': 1, 'morphological': 1, 'operation': 1, 'field': 1, 'view': 1, 'result': 1, 'segmented': 1, 'comparing': 1, 'with': 1, 'groundtruth': 1, 'calculate': 1, 'experiment': 1, 'done': 1, 'digital': 1, 'extraction': 1, 'drive': 1, 'best': 1, 'lowest': 1, 'average': 1, 'might': 1, 'be': 1, 'since': 1})
-------------------------------------------
--- Data #934 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: NUR ZUHROH
Judul: OPTIMALISASI SEGMENTASI PEMBULUH DARAH RETINA PADA CITRA FUNDUS MATA BERWARNA MENGGUNAKAN MATRIK MASK OVERLAPPING
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Dr. Indah Agustien S., S.Kom., M.Kom.
Abstrak (Raw): Diabetic retinopathy merupakan salah satu gangguan pada mata akibat penyakit diabetes. Tanpa adanya penanganan dini gejala ini dapat mengakibatkan kebutaan. Diabetic retinopathy ditandai dengan kerusakan pembuluh darah retina sehingga mengalami kebocoran yang menimbulkan penumpukan cairan. Untuk mengetahui gejala penyakit ini perlu adanya pengecekkan pada mata yang terdapat penyakit berupa cairan exudates. Untuk mengecek penyakit terlebih dahulu harus melakukan ekstraksi pada pembuluh retina. Pada penelitian ini dilakukan segmentasi pembuluh darah retina dengan metode yang terdiri dari dua tahap pada proses segmentasi fundus mata. Tahap pertama adalah preprocessing untuk menghilangkan noise dengan 2D-Gaussian Low Pass Filtering (2D-GLPF) dan meningkatkan kualitas penajaman citra menggunakan Adaptive Histogram Equalization (AHE). Tahap segmentasi dengan transformasi Bottom-Hat dan menghapus tepi retina dengan Mask Overlapping selanjutnya dilakukan perhitungan tingkat akurasi citra hasil segmentasi dengan citra Ground Thruth. Pengujian dilakukan pada database Digital Retinal Images for Vessel Extraction (DRIVE) sebanyak 20 citra. Metode Matrik Mask Overlapping mampu mensegmentasi dengan baik dibuktikan pada hasil akurasi segmentasi dibandingkan dengan citra Ground Truth sebesar 87,09%.
Kata kunci: Segmentasi, Matrik Mask Overlapping dan 2D-Gaussian Low Pass Filtering (2D-GLPF).
Abstrak (Clean): diabetic retinopathy merupakan salah satu gangguan pada mata akibat penyakit diabetes tanpa adanya penanganan dini gejala ini dapat mengakibatkan kebutaan diabetic retinopathy ditandai dengan kerusakan pembuluh darah retina sehingga mengalami kebocoran yang menimbulkan penumpukan cairan untuk mengetahui gejala penyakit ini perlu adanya pengecekkan pada mata yang terdapat penyakit berupa cairan exudates untuk mengecek penyakit terlebih dahulu harus melakukan ekstraksi pada pembuluh retina pada penelitian ini dilakukan segmentasi pembuluh darah retina dengan metode yang terdiri dari dua tahap pada proses segmentasi fundus mata tahap pertama adalah preprocessing untuk menghilangkan noise dengan dgaussian low pass filtering dglpf dan meningkatkan kualitas penajaman citra menggunakan adaptive histogram equalization ahe tahap segmentasi dengan transformasi bottomhat dan menghapus tepi retina dengan mask overlapping selanjutnya dilakukan perhitungan tingkat akurasi citra hasil segmentasi dengan citra ground thruth pengujian dilakukan pada database digital retinal images for vessel extraction drive sebanyak citra metode matrik mask overlapping mampu mensegmentasi dengan baik dibuktikan pada hasil akurasi segmentasi dibandingkan dengan citra ground truth sebesar kata kunci segmentasi matrik mask overlapping dan dgaussian low pass filtering dglpf
Abstrak (Stopwords Removed): diabetic retinopathy salah satu gangguan mata akibat penyakit diabetes adanya penanganan dini gejala dapat mengakibatkan kebutaan diabetic retinopathy ditandai kerusakan pembuluh darah retina mengalami kebocoran menimbulkan penumpukan cairan mengetahui gejala penyakit perlu adanya pengecekkan mata terdapat penyakit berupa cairan exudates mengecek penyakit terlebih dahulu harus melakukan ekstraksi pembuluh retina penelitian dilakukan segmentasi pembuluh darah retina metode terdiri dua tahap proses segmentasi fundus mata tahap pertama preprocessing menghilangkan noise dgaussian low pass filtering dglpf meningkatkan kualitas penajaman citra menggunakan adaptive histogram equalization ahe tahap segmentasi transformasi bottomhat menghapus tepi retina mask overlapping selanjutnya dilakukan perhitungan tingkat akurasi citra hasil segmentasi citra ground thruth pengujian dilakukan database digital retinal images for vessel extraction drive sebanyak citra metode matrik mask overlapping mampu mensegmentasi baik dibuktikan hasil akurasi segmentasi dibandingkan citra ground truth sebesar kata kunci segmentasi matrik mask overlapping dgaussian low pass filtering dglpf
Abstrak (Stemmed): diabetic retinopathy salah satu ganggu mata akibat sakit diabetes ada tangan dini gejala dapat akibat buta diabetic retinopathy tanda rusa buluh darah retina alami bocor timbul tumpu cair tahu gejala sakit perlu ada ecek mata dapat sakit upa cair exudates ecek sakit lebih dahulu harus laku ekstraksi buluh retina teliti laku segmentasi buluh darah retina metode diri dua tahap proses segmentasi fundus mata tahap pertama preprocessing hilang noise dgaussian low pass filtering dglpf tingkat kualitas najam citra guna adaptive histogram equalization ahe tahap segmentasi transformasi bottomhat hapus tepi retina mask overlapping lanjut laku hitung tingkat akurasi citra hasil segmentasi citra ground thruth uji laku database digital retinal images for vessel extraction drive banyak citra metode matrik mask overlapping mampu segmentasi baik bukti hasil akurasi segmentasi banding citra ground truth besar kata kunci segmentasi matrik mask overlapping dgaussian low pass filtering dglpf
Abstrak (Corrected): diabetic retinopathy salad sat gang data akbar skit diabetes ada tanga dine gala apart akbar but diabetic retinopathy panda rush bunch sarah retina salami boor timbal jump car tau gala skit peru ada eek data apart skit up car exudates eek skit leash dahl harms lake ekstraksi bunch retina elite lake segments bunch sarah retina metope dirt due that proves segments fundus data that pertain reprocessing hang noise gaussian low pass filtering dglpf dingbat kualitas jam citral gun adaptive histogram equalization the that segments transforms bottomhat apus tepid retina mask overlapping layout lake hiding dingbat auras citral hail segments citral ground truth uni lake database digital retinal images for vessel extraction drive banyan citral metope matrix mask overlapping camp segments back but hail auras segments banding citral ground truth bear data bunch segments matrix mask overlapping gaussian low pass filtering dglpf
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'segmentasi': 7, 'citra': 5, 'sakit': 4, 'retina': 4, 'laku': 4, 'mata': 3, 'buluh': 3, 'tahap': 3, 'mask': 3, 'overlapping': 3, 'diabetic': 2, 'retinopathy': 2, 'akibat': 2, 'ada': 2, 'gejala': 2, 'dapat': 2, 'darah': 2, 'cair': 2, 'ecek': 2, 'metode': 2, 'dgaussian': 2, 'low': 2, 'pass': 2, 'filtering': 2, 'dglpf': 2, 'tingkat': 2, 'akurasi': 2, 'hasil': 2, 'ground': 2, 'matrik': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'ganggu': 1, 'diabetes': 1, 'tangan': 1, 'dini': 1, 'buta': 1, 'tanda': 1, 'rusa': 1, 'alami': 1, 'bocor': 1, 'timbul': 1, 'tumpu': 1, 'tahu': 1, 'perlu': 1, 'upa': 1, 'exudates': 1, 'lebih': 1, 'dahulu': 1, 'harus': 1, 'ekstraksi': 1, 'teliti': 1, 'diri': 1, 'dua': 1, 'proses': 1, 'fundus': 1, 'pertama': 1, 'preprocessing': 1, 'hilang': 1, 'noise': 1, 'kualitas': 1, 'najam': 1, 'guna': 1, 'adaptive': 1, 'histogram': 1, 'equalization': 1, 'ahe': 1, 'transformasi': 1, 'bottomhat': 1, 'hapus': 1, 'tepi': 1, 'lanjut': 1, 'hitung': 1, 'thruth': 1, 'uji': 1, 'database': 1, 'digital': 1, 'retinal': 1, 'images': 1, 'for': 1, 'vessel': 1, 'extraction': 1, 'drive': 1, 'banyak': 1, 'mampu': 1, 'baik': 1, 'bukti': 1, 'banding': 1, 'truth': 1, 'besar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 9, 'of': 7, 'to': 7, 'is': 6, 'with': 6, 'segmentation': 6, 'retinal': 5, 'by': 4, 'this': 4, 'a': 4, 'images': 4, 'vessel': 3, 'as': 3, 'disease': 3, 'stages': 3, 'and': 3, 'mask': 3, 'overlapping': 3, 'diabetic': 2, 'retinopathy': 2, 'blood': 2, 'it': 2, 'liquid': 2, 'for': 2, 'on': 2, 'eye': 2, 'first': 2, 'extraction': 2, 'in': 2, 'method': 2, 'removal': 2, 'dgaussian': 2, 'low': 2, 'pass': 2, 'filtering': 2, 'dglpf': 2, 'image': 2, 'accuracy': 2, 'ground': 2, 'thruth': 2, 'matrik': 2, 'one': 1, 'eyes': 1, 'disruption': 1, 'caused': 1, 'diabetes': 1, 'without': 1, 'early': 1, 'handling': 1, 'symptom': 1, 'can': 1, 'lead': 1, 'blindness': 1, 'marked': 1, 'damage': 1, 'until': 1, 'undergoes': 1, 'leak': 1, 'that': 1, 'leads': 1, 'hoarding': 1, 'know': 1, 'symptoms': 1, 'needs': 1, 'checking': 1, 'exudates': 1, 'check': 1, 'must': 1, 'do': 1, 'research': 1, 'done': 1, 'vessels': 1, 'consisting': 1, 'two': 1, 'process': 1, 'fundus': 1, 'preprocessing': 1, 'noise': 1, 'improve': 1, 'quality': 1, 'enhancement': 1, 'using': 1, 'adaptive': 1, 'histogram': 1, 'equalization': 1, 'ahe': 1, 'bottomhat': 1, 'transformation': 1, 'border': 1, 'furthermore': 1, 'make': 1, 'calculation': 1, 'level': 1, 'results': 1, 'tests': 1, 'performed': 1, 'database': 1, 'digital': 1, 'drive': 1, 'able': 1, 'segment': 1, 'well': 1, 'proven': 1, 'result': 1, 'compared': 1, 'key': 1, 'words': 1})
-------------------------------------------
--- Data #935 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Rafil Tania Rizkillah
Judul: PERBANDINGAN METODE SELF ORGANIZING MAPS (SOM) DENGAN PEMBOBOTAN BERBASIS RADIAL BASIS FUNCTION (RBF)
Pembimbing 1: Andharini Dwi Cahyani,S.Kom.,M.Kom
Pembimbing 2: Bain Khusnul Khotimah,ST.,M.Kom
Abstrak (Raw): Pada sistem clustering banyak metode yang digunakan untuk cluter-isasi, salah satunya adalah SOM (Self Organizing Maps). Dalam penelitian kami menggunakan 2 pendekatan. Pendekatan yang pertama adalah peng-cluster-an menggunakan SOM-RBF yang digunakan pada pelatihan data dan diduga dapat menghasilkan cluster yang lebih baik. Dan pendekatan kedua peng-cluster-an menggunakan SOM.
Perbandingan kedua metode didasarkan pada penerapan pada data yang berasal dari dataset situs movielens.org. Penilaian perbandingan menggunakan 3 skenario, yaitu MSE sebagai kondisi stop terhadap running time, MSE sebagai kondisi stop terhadap epoch dan learning rate, dan MSE sebagai kondisi stop terhadap nilai MSE yang sebenarnya. Dimana dengan running time tersebut terdeteksi pendekatan manakah yang lebih cepat rentang waktunya untuk mengekstraksi data latih.
Berdasarkan hasil uji coba yang dilakukan menggunakan 500 data, yang diterapkan pada 3 dan 4 cluster menghasilkan kesimpulan bahwa pendekatan pertama mempunyai nilai MSE sebenarnya yang lebih mendekati nilai absolut MSE dibandingkan dengan pendekatan kedua.
Abstrak (Clean): pada sistem clustering banyak metode yang digunakan untuk cluterisasi salah satunya adalah som self organizing maps dalam penelitian kami menggunakan pendekatan pendekatan yang pertama adalah pengclusteran menggunakan somrbf yang digunakan pada pelatihan data dan diduga dapat menghasilkan cluster yang lebih baik dan pendekatan kedua pengclusteran menggunakan som perbandingan kedua metode didasarkan pada penerapan pada data yang berasal dari dataset situs movielensorg penilaian perbandingan menggunakan skenario yaitu mse sebagai kondisi stop terhadap running time mse sebagai kondisi stop terhadap epoch dan learning rate dan mse sebagai kondisi stop terhadap nilai mse yang sebenarnya dimana dengan running time tersebut terdeteksi pendekatan manakah yang lebih cepat rentang waktunya untuk mengekstraksi data latih berdasarkan hasil uji coba yang dilakukan menggunakan data yang diterapkan pada dan cluster menghasilkan kesimpulan bahwa pendekatan pertama mempunyai nilai mse sebenarnya yang lebih mendekati nilai absolut mse dibandingkan dengan pendekatan kedua
Abstrak (Stopwords Removed): sistem clustering banyak metode digunakan cluterisasi salah satunya som self organizing maps penelitian kami menggunakan pendekatan pendekatan pertama pengclusteran menggunakan somrbf digunakan pelatihan data diduga dapat menghasilkan cluster lebih baik pendekatan kedua pengclusteran menggunakan som perbandingan kedua metode didasarkan penerapan data berasal dataset situs movielensorg penilaian perbandingan menggunakan skenario mse kondisi stop running time mse kondisi stop epoch learning rate mse kondisi stop nilai mse sebenarnya dimana running time tersebut terdeteksi pendekatan manakah lebih cepat rentang waktunya mengekstraksi data latih berdasarkan hasil uji coba dilakukan menggunakan data diterapkan cluster menghasilkan kesimpulan pendekatan pertama mempunyai nilai mse sebenarnya lebih mendekati nilai absolut mse dibandingkan pendekatan kedua
Abstrak (Stemmed): sistem clustering banyak metode guna cluterisasi salah satu som self organizing maps teliti kami guna dekat dekat pertama pengclusteran guna somrbf guna latih data duga dapat hasil cluster lebih baik dekat dua pengclusteran guna som banding dua metode dasar terap data asal dataset situs movielensorg nilai banding guna skenario mse kondisi stop running time mse kondisi stop epoch learning rate mse kondisi stop nilai mse benar mana running time sebut deteksi dekat mana lebih cepat rentang waktu ekstraksi data latih dasar hasil uji coba laku guna data terap cluster hasil simpul dekat pertama punya nilai mse benar lebih dekat nilai absolut mse banding dekat dua
Abstrak (Corrected): sister clustering banyan metope gun cluterisasi salad sat som self organizing maps elite kami gun dead dead pertain pengclusteran gun sombre gun latin data dug apart hail cluster leash back dead due pengclusteran gun som banding due metope dakar trap data anal dataset situs movielensorg nilgai banding gun scenario me kondisi stop running time me kondisi stop epoch learning rate me kondisi stop nilgai me bear mana running time debut detest dead mana leash eat renting want ekstraksi data latin dakar hail uni coma lake gun data trap cluster hail simple dead pertain puny nilgai me bear leash dead nilgai absolute me banding dead due
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 7, 'dekat': 7, 'mse': 6, 'data': 4, 'nilai': 4, 'hasil': 3, 'lebih': 3, 'dua': 3, 'banding': 3, 'kondisi': 3, 'stop': 3, 'metode': 2, 'som': 2, 'pertama': 2, 'pengclusteran': 2, 'latih': 2, 'cluster': 2, 'dasar': 2, 'terap': 2, 'running': 2, 'time': 2, 'benar': 2, 'mana': 2, 'sistem': 1, 'clustering': 1, 'banyak': 1, 'cluterisasi': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'self': 1, 'organizing': 1, 'maps': 1, 'teliti': 1, 'kami': 1, 'somrbf': 1, 'duga': 1, 'dapat': 1, 'baik': 1, 'asal': 1, 'dataset': 1, 'situs': 1, 'movielensorg': 1, 'skenario': 1, 'epoch': 1, 'learning': 1, 'rate': 1, 'sebut': 1, 'deteksi': 1, 'cepat': 1, 'rentang': 1, 'waktu': 1, 'ekstraksi': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'laku': 1, 'simpul': 1, 'punya': 1, 'absolut': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'of': 10, 'to': 7, 'is': 7, 'mse': 6, 'and': 5, 'in': 4, 'using': 4, 'approach': 4, 'data': 4, 'as': 4, 'which': 3, 'on': 3, 'stop': 3, 'condition': 3, 'time': 3, 'value': 3, 'methods': 2, 'used': 2, 'som': 2, 'two': 2, 'first': 2, 'a': 2, 'training': 2, 'based': 2, 'running': 2, 'many': 1, 'clustering': 1, 'systems': 1, 'cluterization': 1, 'one': 1, 'self': 1, 'organizing': 1, 'maps': 1, 'our': 1, 'study': 1, 'approaches': 1, 'lawyerclusters': 1, 'somrbf': 1, 'could': 1, 'be': 1, 'expected': 1, 'result': 1, 'better': 1, 'cluster': 1, 'lawyercluster': 1, 'approachs': 1, 'use': 1, 'comparison': 1, 'both': 1, 'application': 1, 'derived': 1, 'from': 1, 'dataset': 1, 'movielensorg': 1, 'site': 1, 'comparative': 1, 'assessment': 1, 'three': 1, 'scenarios': 1, 'namely': 1, 'epoch': 1, 'learning': 1, 'rate': 1, 'actual': 1, 'where': 1, 'detected': 1, 'more': 1, 'rapid': 1, 'span': 1, 'for': 1, 'extracting': 1, 'results': 1, 'experiments': 1, 'performed': 1, 'applied': 1, 'clusters': 1, 'lead': 1, 'conclusion': 1, 'that': 1, 'has': 1, 'actually': 1, 'closer': 1, 'absolute': 1, 'compared': 1, 'second': 1})
-------------------------------------------
--- Data #936 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Retno Wulan
Judul: Rancang Bangun Game Lost Bullrace Menggunakan Metode Finite State Machine (FSM)
Pembimbing 1: Arik Kurniawati, S.Kom., M.T.
Pembimbing 2: Andharini Dwi Cahyani, S.Kom., M.Kom.
Abstrak (Raw): Madura pulau di Indonesia lepas pantai timur laut Jawa yang dikenal sebagai pulau yang memiliki kekayaan budaya yang banyak, beragam dan sangat bernilai. Salah satu budaya Madura yang sangat terkenal hingga manca negara adalah Karapan Sapi. Kerapan Sapi ini merupakan perlombaan pacuan sepasang sapi yang menarik semacam kereta dari kayu tempat joki berdiri dan mengendalikan jalan sapi dengan cepat dengan diiringi lagu Madura yang disebut saronen. Sapi akan berlari dengan energik yang dikendalikan oleh joki dengan memecut sapi karapan. Seiring dengan berkembangnya teknologi maka diciptakan game yang mengangkat budaya Madura yaitu Karapan Sapi. Game ini dibangun menyerupai dengan game Subway Surfers dengan genre arcade and action dengan grafis 2 dimensi dimana pemain sebagai sapi karapan harus dapat menghindari kejaran sakera. Pengembangan ini didukung dengan metode Finite State Machine (FSM) yang digunakan untuk membantu pemilihan keputusan bergerak untuk karakter sapi dan melakukan pemecahan behaviour (kebiasaan aturan main) dari objek berdasarkan state (keadaan) yang memiliki aturan masing-masing, sehingga dapat merubah state satu ke state yang lain. Perancangan game ini bertujuan untuk mengenalkan Karapan Sapi sebagai budaya Madura pada manca negara dengan menggunakan inovasi berupa game. Selain itu bertujuan untuk menghibur pemain dengan berbagai variasi hiburan, diantaranya skenario dan tampilan grafis yang menarik.
Kata kunci: kerapan sapi, game, FSM
Abstrak (Clean): madura pulau di indonesia lepas pantai timur laut jawa yang dikenal sebagai pulau yang memiliki kekayaan budaya yang banyak beragam dan sangat bernilai salah satu budaya madura yang sangat terkenal hingga manca negara adalah karapan sapi kerapan sapi ini merupakan perlombaan pacuan sepasang sapi yang menarik semacam kereta dari kayu tempat joki berdiri dan mengendalikan jalan sapi dengan cepat dengan diiringi lagu madura yang disebut saronen sapi akan berlari dengan energik yang dikendalikan oleh joki dengan memecut sapi karapan seiring dengan berkembangnya teknologi maka diciptakan game yang mengangkat budaya madura yaitu karapan sapi game ini dibangun menyerupai dengan game subway surfers dengan genre arcade and action dengan grafis dimensi dimana pemain sebagai sapi karapan harus dapat menghindari kejaran sakera pengembangan ini didukung dengan metode finite state machine fsm yang digunakan untuk membantu pemilihan keputusan bergerak untuk karakter sapi dan melakukan pemecahan behaviour kebiasaan aturan main dari objek berdasarkan state keadaan yang memiliki aturan masingmasing sehingga dapat merubah state satu ke state yang lain perancangan game ini bertujuan untuk mengenalkan karapan sapi sebagai budaya madura pada manca negara dengan menggunakan inovasi berupa game selain itu bertujuan untuk menghibur pemain dengan berbagai variasi hiburan diantaranya skenario dan tampilan grafis yang menarik kata kunci kerapan sapi game fsm
Abstrak (Stopwords Removed): madura pulau indonesia lepas pantai timur laut jawa dikenal pulau memiliki kekayaan budaya banyak beragam sangat bernilai salah satu budaya madura sangat terkenal hingga manca negara karapan sapi kerapan sapi perlombaan pacuan sepasang sapi menarik semacam kereta kayu tempat joki berdiri mengendalikan jalan sapi cepat diiringi lagu madura disebut saronen sapi berlari energik dikendalikan joki memecut sapi karapan seiring berkembangnya teknologi diciptakan game mengangkat budaya madura karapan sapi game dibangun menyerupai game subway surfers genre arcade and action grafis dimensi dimana pemain sapi karapan harus dapat menghindari kejaran sakera pengembangan didukung metode finite state machine fsm digunakan membantu pemilihan keputusan bergerak karakter sapi melakukan pemecahan behaviour kebiasaan aturan main objek berdasarkan state keadaan memiliki aturan masingmasing dapat merubah state satu state lain perancangan game bertujuan mengenalkan karapan sapi budaya madura manca negara menggunakan inovasi berupa game selain bertujuan menghibur pemain berbagai variasi hiburan diantaranya skenario tampilan grafis menarik kata kunci kerapan sapi game fsm
Abstrak (Stemmed): madura pulau indonesia lepas pantai timur laut jawa kenal pulau milik kaya budaya banyak agam sangat nila salah satu budaya madura sangat kenal hingga manca negara karapan sapi kerap sapi lomba pacu pasang sapi tarik macam kereta kayu tempat joki diri kendali jalan sapi cepat iring lagu madura sebut saronen sapi lari energik kendali joki pecut sapi karapan iring kembang teknologi cipta game angkat budaya madura karapan sapi game bangun rupa game subway surfers genre arcade and action grafis dimensi mana main sapi karapan harus dapat hindar kejar sakera kembang dukung metode finite state machine fsm guna bantu pilih putus gerak karakter sapi laku pecah behaviour biasa atur main objek dasar state ada milik atur masingmasing dapat rubah state satu state lain ancang game tuju kenal karapan sapi budaya madura manca negara guna inovasi upa game selain tuju hibur main bagai variasi hibur antara skenario tampil grafis tarik kata kunci kerap sapi game fsm
Abstrak (Corrected): madura palau indonesia leaps pants timur last jaw penal palau milk kara buddy banyan adam sang nina salad sat buddy madura sang penal hinges mana megara karajan sap keep sap zomba pack padang sap tajik madam hereto kay tempt joke dirt kendall alan sap eat bring lag madura debut sarnen sap lari energid kendall joke recut sap karajan bring embank teknologi city game angst buddy madura karajan sap game bangui pupa game subway surfers genre arcade and action grafts dimension mana main sap karajan harms apart hinder hear saker embank during metope finite state machine ism gun bantu pilch puts gera karate sap lake peach behavior bias amur main objet dakar state ada milk amur masingmasing apart rush state sat state lain dancing game juju penal karajan sap buddy madura mana megara gun novas up game slain juju hour main bahai varies hour angara scenario tamil grafts tajik data bunch keep sap game ism
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sapi': 11, 'game': 6, 'madura': 5, 'karapan': 5, 'budaya': 4, 'state': 4, 'kenal': 3, 'main': 3, 'pulau': 2, 'milik': 2, 'sangat': 2, 'satu': 2, 'manca': 2, 'negara': 2, 'kerap': 2, 'tarik': 2, 'joki': 2, 'kendali': 2, 'iring': 2, 'kembang': 2, 'grafis': 2, 'dapat': 2, 'fsm': 2, 'guna': 2, 'atur': 2, 'tuju': 2, 'hibur': 2, 'indonesia': 1, 'lepas': 1, 'pantai': 1, 'timur': 1, 'laut': 1, 'jawa': 1, 'kaya': 1, 'banyak': 1, 'agam': 1, 'nila': 1, 'salah': 1, 'hingga': 1, 'lomba': 1, 'pacu': 1, 'pasang': 1, 'macam': 1, 'kereta': 1, 'kayu': 1, 'tempat': 1, 'diri': 1, 'jalan': 1, 'cepat': 1, 'lagu': 1, 'sebut': 1, 'saronen': 1, 'lari': 1, 'energik': 1, 'pecut': 1, 'teknologi': 1, 'cipta': 1, 'angkat': 1, 'bangun': 1, 'rupa': 1, 'subway': 1, 'surfers': 1, 'genre': 1, 'arcade': 1, 'and': 1, 'action': 1, 'dimensi': 1, 'mana': 1, 'harus': 1, 'hindar': 1, 'kejar': 1, 'sakera': 1, 'dukung': 1, 'metode': 1, 'finite': 1, 'machine': 1, 'bantu': 1, 'pilih': 1, 'putus': 1, 'gerak': 1, 'karakter': 1, 'laku': 1, 'pecah': 1, 'behaviour': 1, 'biasa': 1, 'objek': 1, 'dasar': 1, 'ada': 1, 'masingmasing': 1, 'rubah': 1, 'lain': 1, 'ancang': 1, 'inovasi': 1, 'upa': 1, 'selain': 1, 'bagai': 1, 'variasi': 1, 'antara': 1, 'skenario': 1, 'tampil': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 11, 'to': 8, 'with': 7, 'a': 6, 'and': 5, 'game': 5, 'state': 5, 'madura': 4, 'culture': 4, 'is': 4, 'race': 4, 'this': 4, 'cow': 4, 'in': 4, 'that': 3, 'bull': 3, 'by': 3, 'island': 2, 'as': 2, 'very': 2, 'foreign': 2, 'countries': 2, 'bullrace': 2, 'jockey': 2, 'races': 2, 'development': 2, 'fsm': 2, 'it': 2, 'aims': 2, 'indonesias': 1, 'off': 1, 'northeast': 1, 'coast': 1, 'java': 1, 'known': 1, 'has': 1, 'rich': 1, 'many': 1, 'varied': 1, 'valuable': 1, 'one': 1, 'madurese': 1, 'popular': 1, 'pair': 1, 'interesting': 1, 'sort': 1, 'wooden': 1, 'train': 1, 'standing': 1, 'controlling': 1, 'path': 1, 'quickly': 1, 'accompanied': 1, 'song': 1, 'called': 1, 'saronen': 1, 'cows': 1, 'will': 1, 'run': 1, 'energetic': 1, 'controlled': 1, 'whipped': 1, 'along': 1, 'technology': 1, 'created': 1, 'elevates': 1, 'was': 1, 'built': 1, 'resemble': 1, 'subway': 1, 'surfers': 1, 'arcade': 1, 'action': 1, 'genre': 1, 'dimensional': 1, 'graphics': 1, 'where': 1, 'players': 1, 'should': 1, 'be': 1, 'able': 1, 'avoid': 1, 'sakera': 1, 'pursuit': 1, 'supported': 1, 'method': 1, 'finite': 1, 'machine': 1, 'used': 1, 'assist': 1, 'selection': 1, 'decision': 1, 'for': 1, 'character': 1, 'move': 1, 'cattle': 1, 'solving': 1, 'behavior': 1, 'custom': 1, 'rules': 1, 'object': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'who': 1, 'have': 1, 'each': 1, 'rule': 1, 'so': 1, 'can': 1, 'change': 1, 'another': 1, 'design': 1, 'introduce': 1, 'using': 1, 'innovation': 1, 'form': 1, 'games': 1, 'addition': 1, 'entertain': 1, 'player': 1, 'variety': 1, 'entertainment': 1, 'including': 1, 'scenarios': 1, 'an': 1, 'attractive': 1, 'graphical': 1, 'display': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #937 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: TRI INDAH KARTIKASARI
Judul: SEGMENTASI PEMBULUH DARAH RETINA PADA CITRA FUNDUS MATA BERBASIS SKELETON DAN PRUNNING
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Dr. Indah Agustien S., S.Kom., M.Kom.
Abstrak (Raw): Panca indra pada manusia sangat rentan terhadap penyakit terutama pada indra pengelihatan yaitu mata. Beberapa penyakit yang dapat teridentifikasi pada organ mata salah satunya adalah penyakit mata diabetes atau Diabetic Retinopathy (DR). Indikasi penyakit Diabetic Retinopathy (DR) berupa ketidaknormalan mata yang ditandai dengan gangguan kerusakan pembuluh darah kapiler pada jaringan yang berfungsi sebagai sensor cahaya (retina). Pendeteksian yang dilakukan sejak dini dapat memberikan tindakan perawatan yang sesuai. Oleh sebab itu, identifikasi ketidaknormalan pembuluh darah dapat dilakukan dengan cara segmentasi yang merupakan langkah untuk memudahkan penelitian karakteristik pembuluh darah retina dengan penyediaan pemetaan. Pada penelitian Tugas Akhir ini, segmentasi pembuluh darah retina terdiri dari dua tahap, yaitu preprocessing dan segmentasi. Tahap pertama preprocessing citra dilakukan dengan mengambil citra RGB (Red, Green, Blue) ke Green Channel, memperbaiki kontras citra dengan Contrast limited Histogram Equalization (CLAHE), dan untuk menghilangkan noise dengan median filter. Tahap kedua segmentasi citra dilakukan dengan Morphological Skeleton citra, Pruning citra dan dilasi. Selanjutnya dilakukan perhitungan tingkat akurasi dengan Ground Truth-nya. Pengujian menggunakan database DRIVE (Digital Retinal Image for Vessel Extraction) sebanyak 20 citra. Metode Skeleton dan Prunning mampu mensegmentasi dengan baik yang dibuktikan dengan hasil akurasi segmentasi dibandingkan dengan citra Ground Truth sebesar 86,96%.
Kata kunci: Segmentasi pembuluh darah retina, Sekeleton,
Abstrak (Clean): panca indra pada manusia sangat rentan terhadap penyakit terutama pada indra pengelihatan yaitu mata beberapa penyakit yang dapat teridentifikasi pada organ mata salah satunya adalah penyakit mata diabetes atau diabetic retinopathy dr indikasi penyakit diabetic retinopathy dr berupa ketidaknormalan mata yang ditandai dengan gangguan kerusakan pembuluh darah kapiler pada jaringan yang berfungsi sebagai sensor cahaya retina pendeteksian yang dilakukan sejak dini dapat memberikan tindakan perawatan yang sesuai oleh sebab itu identifikasi ketidaknormalan pembuluh darah dapat dilakukan dengan cara segmentasi yang merupakan langkah untuk memudahkan penelitian karakteristik pembuluh darah retina dengan penyediaan pemetaan pada penelitian tugas akhir ini segmentasi pembuluh darah retina terdiri dari dua tahap yaitu preprocessing dan segmentasi tahap pertama preprocessing citra dilakukan dengan mengambil citra rgb red green blue ke green channel memperbaiki kontras citra dengan contrast limited histogram equalization clahe dan untuk menghilangkan noise dengan median filter tahap kedua segmentasi citra dilakukan dengan morphological skeleton citra pruning citra dan dilasi selanjutnya dilakukan perhitungan tingkat akurasi dengan ground truthnya pengujian menggunakan database drive digital retinal image for vessel extraction sebanyak citra metode skeleton dan prunning mampu mensegmentasi dengan baik yang dibuktikan dengan hasil akurasi segmentasi dibandingkan dengan citra ground truth sebesar kata kunci segmentasi pembuluh darah retina sekeleton
Abstrak (Stopwords Removed): panca indra manusia sangat rentan penyakit terutama indra pengelihatan mata beberapa penyakit dapat teridentifikasi organ mata salah satunya penyakit mata diabetes diabetic retinopathy dr indikasi penyakit diabetic retinopathy dr berupa ketidaknormalan mata ditandai gangguan kerusakan pembuluh darah kapiler jaringan berfungsi sensor cahaya retina pendeteksian dilakukan dini dapat memberikan tindakan perawatan sesuai sebab identifikasi ketidaknormalan pembuluh darah dapat dilakukan cara segmentasi langkah memudahkan penelitian karakteristik pembuluh darah retina penyediaan pemetaan penelitian tugas akhir segmentasi pembuluh darah retina terdiri dua tahap preprocessing segmentasi tahap pertama preprocessing citra dilakukan mengambil citra rgb red green blue green channel memperbaiki kontras citra contrast limited histogram equalization clahe menghilangkan noise median filter tahap kedua segmentasi citra dilakukan morphological skeleton citra pruning citra dilasi selanjutnya dilakukan perhitungan tingkat akurasi ground truthnya pengujian menggunakan database drive digital retinal image for vessel extraction sebanyak citra metode skeleton prunning mampu mensegmentasi baik dibuktikan hasil akurasi segmentasi dibandingkan citra ground truth sebesar kata kunci segmentasi pembuluh darah retina sekeleton
Abstrak (Stemmed): panca indra manusia sangat rentan sakit utama indra lihat mata beberapa sakit dapat identifikasi organ mata salah satu sakit mata diabetes diabetic retinopathy dr indikasi sakit diabetic retinopathy dr upa ketidaknormalan mata tanda ganggu rusa buluh darah kapiler jaring fungsi sensor cahaya retina deteksi laku dini dapat beri tindak awat sesuai sebab identifikasi ketidaknormalan buluh darah dapat laku cara segmentasi langkah mudah teliti karakteristik buluh darah retina sedia meta teliti tugas akhir segmentasi buluh darah retina diri dua tahap preprocessing segmentasi tahap pertama preprocessing citra laku ambil citra rgb red green blue green channel baik kontras citra contrast limited histogram equalization clahe hilang noise median filter tahap dua segmentasi citra laku morphological skeleton citra pruning citra dilasi lanjut laku hitung tingkat akurasi ground truthnya uji guna database drive digital retinal image for vessel extraction banyak citra metode skeleton prunning mampu segmentasi baik bukti hasil akurasi segmentasi banding citra ground truth besar kata kunci segmentasi buluh darah retina sekeleton
Abstrak (Corrected): panda indra amnesia sang rental skit mama indra that data beberapa skit apart identifikasi organ data salad sat skit data diabetes diabetic retinopathy dr indikasi skit diabetic retinopathy dr up ketidaknormalan data panda gang rush bunch sarah jailer caring fungi sensor cabana retina detest lake dine apart bert tindal away sexual kebab identifikasi ketidaknormalan bunch sarah apart lake cara segments bangka judah elite karakteristik bunch sarah retina media meta elite tugs air segments bunch sarah retina dirt due that reprocessing segments that pertain reprocessing citral lake ambit citral rob red green blue green channel back contras citral contrast limited histogram equalization clare hang noise median filter that due segments citral lake morphological skeleton citral pruning citral dalasi layout lake hiding dingbat auras ground truthnya uni gun database drive digital retinal image for vessel extraction banyan citral metope skeleton running camp segments back but hail auras segments banding citral ground truth bear data bunch segments bunch sarah retina skeleton
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'citra': 8, 'segmentasi': 7, 'buluh': 5, 'darah': 5, 'laku': 5, 'sakit': 4, 'mata': 4, 'retina': 4, 'dapat': 3, 'tahap': 3, 'indra': 2, 'identifikasi': 2, 'diabetic': 2, 'retinopathy': 2, 'dr': 2, 'ketidaknormalan': 2, 'teliti': 2, 'dua': 2, 'preprocessing': 2, 'green': 2, 'baik': 2, 'skeleton': 2, 'akurasi': 2, 'ground': 2, 'panca': 1, 'manusia': 1, 'sangat': 1, 'rentan': 1, 'utama': 1, 'lihat': 1, 'beberapa': 1, 'organ': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'diabetes': 1, 'indikasi': 1, 'upa': 1, 'tanda': 1, 'ganggu': 1, 'rusa': 1, 'kapiler': 1, 'jaring': 1, 'fungsi': 1, 'sensor': 1, 'cahaya': 1, 'deteksi': 1, 'dini': 1, 'beri': 1, 'tindak': 1, 'awat': 1, 'sesuai': 1, 'sebab': 1, 'cara': 1, 'langkah': 1, 'mudah': 1, 'karakteristik': 1, 'sedia': 1, 'meta': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'diri': 1, 'pertama': 1, 'ambil': 1, 'rgb': 1, 'red': 1, 'blue': 1, 'channel': 1, 'kontras': 1, 'contrast': 1, 'limited': 1, 'histogram': 1, 'equalization': 1, 'clahe': 1, 'hilang': 1, 'noise': 1, 'median': 1, 'filter': 1, 'morphological': 1, 'pruning': 1, 'dilasi': 1, 'lanjut': 1, 'hitung': 1, 'tingkat': 1, 'truthnya': 1, 'uji': 1, 'guna': 1, 'database': 1, 'drive': 1, 'digital': 1, 'retinal': 1, 'image': 1, 'for': 1, 'vessel': 1, 'extraction': 1, 'banyak': 1, 'metode': 1, 'prunning': 1, 'mampu': 1, 'bukti': 1, 'hasil': 1, 'banding': 1, 'truth': 1, 'besar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'sekeleton': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'of': 9, 'is': 8, 'by': 7, 'image': 6, 'to': 5, 'eye': 4, 'retinal': 4, 'segmentation': 4, 'are': 3, 'disease': 3, 'in': 3, 'diabetic': 3, 'phase': 3, 'or': 2, 'that': 2, 'can': 2, 'retinopathy': 2, 'dr': 2, 'an': 2, 'which': 2, 'as': 2, 'extraction': 2, 'vessel': 2, 'green': 2, 'contrast': 2, 'and': 2, 'skeleton': 2, 'pruning': 2, 'accuracy': 2, 'ground': 2, 'truth': 2, 'five': 1, 'senses': 1, 'human': 1, 'really': 1, 'susceptible': 1, 'particularly': 1, 'optical': 1, 'sense': 1, 'some': 1, 'diseases': 1, 'be': 1, 'identified': 1, 'one': 1, 'them': 1, 'indication': 1, 'abnormalization': 1, 'marked': 1, 'failure': 1, 'capillary': 1, 'vescular': 1, 'tissues': 1, 'function': 1, 'light': 1, 'censor': 1, 'early': 1, 'detection': 1, 'give': 1, 'appropriate': 1, 'treatment': 1, 'measure': 1, 'thereform': 1, 'check': 1, 'firstly': 1, 'doing': 1, 'first': 1, 'preprocessing': 1, 'taking': 1, 'rgb': 1, 'red': 1, 'blue': 1, 'channel': 1, 'repairing': 1, 'with': 1, 'limited': 1, 'histogram': 1, 'equalization': 1, 'clahe': 1, 'removal': 1, 'noise': 1, 'median': 1, 'filter': 1, 'second': 1, 'done': 1, 'morphological': 1, 'dilation': 1, 'subsequently': 1, 'calculation': 1, 'level': 1, 'its': 1, 'testing': 1, 'uses': 1, 'drive': 1, 'digital': 1, 'for': 1, 'database': 1, 'prunning': 1, 'method': 1, 'able': 1, 'segment': 1, 'well': 1, 'proven': 1, 'result': 1, 'value': 1, 'compared': 1, 'keywords': 1, 'blood': 1, 'vessels': 1, 'sekeleton': 1})
-------------------------------------------
--- Data #938 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: DIAH KUSUMAWATI
Judul: Penerapan Metode Fuzzy Item Response Theory Pada E-Learning Computerized Adaptive Test (CAT)
Pembimbing 1: Andharini Dwi Cahyani S.Kom, M.Kom
Pembimbing 2: Muhammad Fuad S.Kom.,M.T.
Abstrak (Raw): Saat ini e-Learning sudah banyak diterima oleh masyarakat dunia, terbukti dengan maraknya implementasi e-Learning di lembaga pendidikan maupun industri. E-Learning merupakan suatu jenis sistem pembelajaran yang memungkinkan sampainya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media internet, atau media jaringan komputer lain. Tes adaptif merupakan sistem ujian otomatis yang dilakukan secara adaptif, menyesuaikan tingkat kesulitan soal dengan kemampuan masing-masing peserta ujian. Soal yang diberikan tergantung dari jawaban soal sebelumnya: benar atau salah. Dan hasilnya adalah level atau tingkat kemampuan peserta ujian. Salah satu metode yang digunakan dalam tes adaptif yaitu model Fuzzy Item Response Theory (FIRT) yang diimplementasikan dalam pembuatan aplikasi tes adaptif untuk lingkungan pendidikan. Berdasarkan hasil eksperimen, dapat disimpulkan bahwa Adaptive Test yang dikembangkan dengan menerapkan Fuzzy Item Response Theory mampu menempatkan siswa pada tingkat kemampuan yang sesuai dengan kemampuannya, nilai siswa lebih meningkat dengan menggunakan Adaptive Test dibandingkan dengan Konvensional Test hal tersebut dibuktikan dengan uji coba yang telah dilakukan dengan melihat hasil dari rata-rata nilai tiap siswa. Nilai siswa yang menggunakan Adaptive Test hasilnya lebih meningkat dibandingkan dengan nilai siswa yang menggunakan Konvensional Test. Dari rata-rata nilai siswa yang menggunakan Adaptive Test yakni 80, sedangkan rata-rata nilai siswa yang menggunakan Konvensional Test yakni 60.882353.
Abstrak (Clean): saat ini elearning sudah banyak diterima oleh masyarakat dunia terbukti dengan maraknya implementasi elearning di lembaga pendidikan maupun industri elearning merupakan suatu jenis sistem pembelajaran yang memungkinkan sampainya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media internet atau media jaringan komputer lain tes adaptif merupakan sistem ujian otomatis yang dilakukan secara adaptif menyesuaikan tingkat kesulitan soal dengan kemampuan masingmasing peserta ujian soal yang diberikan tergantung dari jawaban soal sebelumnya benar atau salah dan hasilnya adalah level atau tingkat kemampuan peserta ujian salah satu metode yang digunakan dalam tes adaptif yaitu model fuzzy item response theory firt yang diimplementasikan dalam pembuatan aplikasi tes adaptif untuk lingkungan pendidikan berdasarkan hasil eksperimen dapat disimpulkan bahwa adaptive test yang dikembangkan dengan menerapkan fuzzy item response theory mampu menempatkan siswa pada tingkat kemampuan yang sesuai dengan kemampuannya nilai siswa lebih meningkat dengan menggunakan adaptive test dibandingkan dengan konvensional test hal tersebut dibuktikan dengan uji coba yang telah dilakukan dengan melihat hasil dari ratarata nilai tiap siswa nilai siswa yang menggunakan adaptive test hasilnya lebih meningkat dibandingkan dengan nilai siswa yang menggunakan konvensional test dari ratarata nilai siswa yang menggunakan adaptive test yakni sedangkan ratarata nilai siswa yang menggunakan konvensional test yakni
Abstrak (Stopwords Removed): elearning sudah banyak diterima masyarakat dunia terbukti maraknya implementasi elearning lembaga pendidikan maupun industri elearning jenis sistem pembelajaran memungkinkan sampainya bahan ajar siswa menggunakan media internet media jaringan komputer lain tes adaptif sistem ujian otomatis dilakukan secara adaptif menyesuaikan tingkat kesulitan soal kemampuan masingmasing peserta ujian soal diberikan tergantung jawaban soal sebelumnya benar salah hasilnya level tingkat kemampuan peserta ujian salah satu metode digunakan tes adaptif model fuzzy item response theory firt diimplementasikan pembuatan aplikasi tes adaptif lingkungan pendidikan berdasarkan hasil eksperimen dapat disimpulkan adaptive test dikembangkan menerapkan fuzzy item response theory mampu menempatkan siswa tingkat kemampuan sesuai kemampuannya nilai siswa lebih meningkat menggunakan adaptive test dibandingkan konvensional test tersebut dibuktikan uji coba dilakukan melihat hasil ratarata nilai tiap siswa nilai siswa menggunakan adaptive test hasilnya lebih meningkat dibandingkan nilai siswa menggunakan konvensional test ratarata nilai siswa menggunakan adaptive test yakni sedangkan ratarata nilai siswa menggunakan konvensional test yakni
Abstrak (Stemmed): elearning sudah banyak terima masyarakat dunia bukti marak implementasi elearning lembaga didik maupun industri elearning jenis sistem ajar mungkin sampai bahan ajar siswa guna media internet media jaring komputer lain tes adaptif sistem uji otomatis laku cara adaptif sesuai tingkat sulit soal mampu masingmasing serta uji soal beri gantung jawab soal belum benar salah hasil level tingkat mampu serta uji salah satu metode guna tes adaptif model fuzzy item response theory firt implementasi buat aplikasi tes adaptif lingkung didik dasar hasil eksperimen dapat simpul adaptive test kembang terap fuzzy item response theory mampu tempat siswa tingkat mampu sesuai mampu nilai siswa lebih tingkat guna adaptive test banding konvensional test sebut bukti uji coba laku lihat hasil ratarata nilai tiap siswa nilai siswa guna adaptive test hasil lebih tingkat banding nilai siswa guna konvensional test ratarata nilai siswa guna adaptive test yakni sedang ratarata nilai siswa guna konvensional test yakni
Abstrak (Corrected): learning judah banyan terms masyarakat dulia but mark implements learning lumbago did maun industry learning penis sister ajar munchkin sampan bahai ajar visa gun media internet media caring computer lain ten adapt sister uni fotomat's lake cara adapt sexual dingbat suit soul camp masingmasing sorta uni soul bert antung nawab soul begum bear salad hail level dingbat camp sorta uni salad sat metope gun ten adapt model fuzzy item response theory first implements but aplikasi ten adapt linking did dakar hail eksperimen apart simple adaptive test embank trap fuzzy item response theory camp tempt visa dingbat camp sexual camp nilgai visa leash dingbat gun adaptive test banding conventional test debut but uni coma lake that hail ratarata nilgai tip visa nilgai visa gun adaptive test hail leash dingbat banding nilgai visa gun conventional test ratarata nilgai visa gun adaptive test yank sedan ratarata nilgai visa gun conventional test yank
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'siswa': 8, 'guna': 7, 'test': 7, 'nilai': 6, 'tingkat': 5, 'mampu': 5, 'adaptif': 4, 'uji': 4, 'hasil': 4, 'adaptive': 4, 'elearning': 3, 'tes': 3, 'soal': 3, 'konvensional': 3, 'ratarata': 3, 'bukti': 2, 'implementasi': 2, 'didik': 2, 'sistem': 2, 'ajar': 2, 'media': 2, 'laku': 2, 'sesuai': 2, 'serta': 2, 'salah': 2, 'fuzzy': 2, 'item': 2, 'response': 2, 'theory': 2, 'lebih': 2, 'banding': 2, 'yakni': 2, 'sudah': 1, 'banyak': 1, 'terima': 1, 'masyarakat': 1, 'dunia': 1, 'marak': 1, 'lembaga': 1, 'maupun': 1, 'industri': 1, 'jenis': 1, 'mungkin': 1, 'sampai': 1, 'bahan': 1, 'internet': 1, 'jaring': 1, 'komputer': 1, 'lain': 1, 'otomatis': 1, 'cara': 1, 'sulit': 1, 'masingmasing': 1, 'beri': 1, 'gantung': 1, 'jawab': 1, 'belum': 1, 'benar': 1, 'level': 1, 'satu': 1, 'metode': 1, 'model': 1, 'firt': 1, 'buat': 1, 'aplikasi': 1, 'lingkung': 1, 'dasar': 1, 'eksperimen': 1, 'dapat': 1, 'simpul': 1, 'kembang': 1, 'terap': 1, 'tempat': 1, 'sebut': 1, 'coba': 1, 'lihat': 1, 'tiap': 1, 'sedang': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'of': 16, 'test': 10, 'is': 7, 'adaptive': 7, 'students': 6, 'value': 6, 'by': 5, 'to': 4, 'who': 4, 'use': 4, 'elearning': 3, 'in': 3, 'that': 3, 'or': 3, 'level': 3, 'ability': 3, 'results': 3, 'with': 3, 'conventional': 3, 'average': 3, 'been': 2, 'evidenced': 2, 'educational': 2, 'and': 2, 'a': 2, 'system': 2, 'using': 2, 'each': 2, 'on': 2, 'fuzzy': 2, 'item': 2, 'response': 2, 'theory': 2, 'it': 2, 'student': 2, 'compared': 2, 'nowadays': 1, 'has': 1, 'widely': 1, 'accepted': 1, 'world': 1, 'community': 1, 'as': 1, 'widespread': 1, 'implementation': 1, 'institutions': 1, 'industry': 1, 'type': 1, 'learning': 1, 'allows': 1, 'arrival': 1, 'teaching': 1, 'materials': 1, 'internet': 1, 'computer': 1, 'networks': 1, 'other': 1, 'media': 1, 'an': 1, 'automatic': 1, 'done': 1, 'adaptively': 1, 'adjusting': 1, 'difficulty': 1, 'about': 1, 'examinee': 1, 'given': 1, 'problem': 1, 'depends': 1, 'answer': 1, 'previous': 1, 'question': 1, 'true': 1, 'false': 1, 'result': 1, 'degree': 1, 'examinees': 1, 'one': 1, 'methods': 1, 'used': 1, 'testing': 1, 'model': 1, 'firt': 1, 'which': 1, 'implemented': 1, 'manufacture': 1, 'applications': 1, 'for': 1, 'environments': 1, 'based': 1, 'experimental': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'concluded': 1, 'developed': 1, 'applying': 1, 'able': 1, 'place': 1, 'at': 1, 'appropriate': 1, 'more': 1, 'increased': 1, 'trials': 1, 'have': 1, 'conducted': 1, 'see': 1, 'are': 1, 'improved': 1, 'while': 1})
-------------------------------------------
--- Data #939 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Wildan Faizzani
Judul: Sistem FAQ Konsultasi Dokter Gigi Menggunakan Algoritma Winnowing dan Synonym Replacement
Pembimbing 1: Fika Hastarita R. S.T.,M.Eng.
Pembimbing 2: Firdaus Solihin, S.Kom.,M.Kom.
Abstrak (Raw): Kesehatan gigi amat penting bagi manusia, namun tidak semua orang masa kini memiliki waktu untuk pergi ke dokter gigi dalam rangka pencegahan penyakit gigi yang lebih kronis, akibatnya banyak orang mendatangi dokter gigi ketika keadaan giginya sudah rusak parah. Untuk menangani permasalahan ini, sangatlah tidak efisien untuk membangun aplikasi konsultasi konvensional. Mengingat jumlah pasien yang tidak sedikit dan kemungkinan terus bertambah kedepannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deteksi kemiripan dengan bantuan metode Winnowing dan didukung oleh Synonym Replacement. Dengan penyusunan FAQ dalam penerapannya menjadikan konsultasi akan semakin mudah. Uji coba dilakukan dengan menguji beberapa jenis Synonym Replacement dan diketahui melalui ujicoba Synonym Replacement Versi 4 yang terbaik untuk membantu pendeteksian dengan peningkatan angka deteksi sebesar 40% dibandingkan tanpa Synonym Replacement, serta dengan merubah konstanta algoritma Winnowing dan diketahui pula bahwa konstanta prime = 7, n-gram dan n-window = 3 adalah yang terbaik untuk deteksi kalimat, dengan angka deteksi mencapai 58%.
Abstrak (Clean): kesehatan gigi amat penting bagi manusia namun tidak semua orang masa kini memiliki waktu untuk pergi ke dokter gigi dalam rangka pencegahan penyakit gigi yang lebih kronis akibatnya banyak orang mendatangi dokter gigi ketika keadaan giginya sudah rusak parah untuk menangani permasalahan ini sangatlah tidak efisien untuk membangun aplikasi konsultasi konvensional mengingat jumlah pasien yang tidak sedikit dan kemungkinan terus bertambah kedepannya metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deteksi kemiripan dengan bantuan metode winnowing dan didukung oleh synonym replacement dengan penyusunan faq dalam penerapannya menjadikan konsultasi akan semakin mudah uji coba dilakukan dengan menguji beberapa jenis synonym replacement dan diketahui melalui ujicoba synonym replacement versi yang terbaik untuk membantu pendeteksian dengan peningkatan angka deteksi sebesar dibandingkan tanpa synonym replacement serta dengan merubah konstanta algoritma winnowing dan diketahui pula bahwa konstanta prime ngram dan nwindow adalah yang terbaik untuk deteksi kalimat dengan angka deteksi mencapai
Abstrak (Stopwords Removed): kesehatan gigi amat penting bagi manusia semua orang masa kini memiliki waktu pergi dokter gigi rangka pencegahan penyakit gigi lebih kronis akibatnya banyak orang mendatangi dokter gigi ketika keadaan giginya sudah rusak parah menangani permasalahan sangatlah efisien membangun aplikasi konsultasi konvensional mengingat jumlah pasien sedikit kemungkinan terus bertambah kedepannya metode digunakan penelitian deteksi kemiripan bantuan metode winnowing didukung synonym replacement penyusunan faq penerapannya menjadikan konsultasi semakin mudah uji coba dilakukan menguji beberapa jenis synonym replacement diketahui ujicoba synonym replacement versi terbaik membantu pendeteksian peningkatan angka deteksi sebesar dibandingkan synonym replacement merubah konstanta algoritma winnowing diketahui pula konstanta prime ngram nwindow terbaik deteksi kalimat angka deteksi mencapai
Abstrak (Stemmed): sehat gigi amat penting bagi manusia semua orang masa kini milik waktu pergi dokter gigi rangka cegah sakit gigi lebih kronis akibat banyak orang datang dokter gigi ketika ada gigi sudah rusak parah tangan masalah sangat efisien bangun aplikasi konsultasi konvensional ingat jumlah pasien sedikit mungkin terus tambah depan metode guna teliti deteksi mirip bantu metode winnowing dukung synonym replacement susun faq terap jadi konsultasi makin mudah uji coba laku uji beberapa jenis synonym replacement tahu ujicoba synonym replacement versi baik bantu deteksi tingkat angka deteksi besar banding synonym replacement rubah konstanta algoritma winnowing tahu pula konstanta prime ngram nwindow baik deteksi kalimat angka deteksi capai
Abstrak (Corrected): seat gig mat panting bag amnesia sea orang mass kind milk want peri doter gig bangka yeah skit gig leash kronos akbar banyan orang dating doter gig retina ada gig judah rusk sarah tanga marsala sang elision bangui aplikasi konsultasi conventional ingot mullah pain sedikit munchkin terms tambac dean metope gun elite detest mirin bantu metope winnowing during synonym replacement susan far trap jade konsultasi making judah uni coma lake uni beberapa penis synonym replacement tau ujicoba synonym replacement verse back bantu detest dingbat bangka detest bear banding synonym replacement rush constanta algorithm winnowing tau pula constanta prime gram window back detest kalat bangka detest capri
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'gigi': 5, 'deteksi': 5, 'synonym': 4, 'replacement': 4, 'orang': 2, 'dokter': 2, 'konsultasi': 2, 'metode': 2, 'bantu': 2, 'winnowing': 2, 'uji': 2, 'tahu': 2, 'baik': 2, 'angka': 2, 'konstanta': 2, 'sehat': 1, 'amat': 1, 'penting': 1, 'bagi': 1, 'manusia': 1, 'semua': 1, 'masa': 1, 'kini': 1, 'milik': 1, 'waktu': 1, 'pergi': 1, 'rangka': 1, 'cegah': 1, 'sakit': 1, 'lebih': 1, 'kronis': 1, 'akibat': 1, 'banyak': 1, 'datang': 1, 'ketika': 1, 'ada': 1, 'sudah': 1, 'rusak': 1, 'parah': 1, 'tangan': 1, 'masalah': 1, 'sangat': 1, 'efisien': 1, 'bangun': 1, 'aplikasi': 1, 'konvensional': 1, 'ingat': 1, 'jumlah': 1, 'pasien': 1, 'sedikit': 1, 'mungkin': 1, 'terus': 1, 'tambah': 1, 'depan': 1, 'guna': 1, 'teliti': 1, 'mirip': 1, 'dukung': 1, 'susun': 1, 'faq': 1, 'terap': 1, 'jadi': 1, 'makin': 1, 'mudah': 1, 'coba': 1, 'laku': 1, 'beberapa': 1, 'jenis': 1, 'ujicoba': 1, 'versi': 1, 'tingkat': 1, 'besar': 1, 'banding': 1, 'rubah': 1, 'algoritma': 1, 'pula': 1, 'prime': 1, 'ngram': 1, 'nwindow': 1, 'kalimat': 1, 'capai': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'to': 8, 'of': 7, 'in': 6, 'this': 4, 'that': 4, 'was': 3, 'application': 3, 'and': 3, 'synonym': 3, 'replacement': 3, 'similarity': 3, 'detection': 3, 'very': 2, 'for': 2, 'time': 2, 'dentist': 2, 'order': 2, 'an': 2, 'answer': 2, 'number': 2, 'research': 2, 'using': 2, 'winnowing': 2, 'on': 2, 'other': 2, 'tests': 2, 'found': 2, 'were': 2, 'best': 2, 'tooth': 1, 's': 1, 'health': 1, 'important': 1, 'human': 1, 'being': 1, 'unfortunately': 1, 'nowadays': 1, 'people': 1, 'have': 1, 'no': 1, 'enough': 1, 'go': 1, 'prevents': 1, 'more': 1, 'cronical': 1, 'teeth': 1, 'problems': 1, 'some': 1, 'them': 1, 'went': 1, 'when': 1, 'condition': 1, 'too': 1, 'late': 1, 'prevention': 1, 'at': 1, 'rate': 1, 'it': 1, 'is': 1, 'not': 1, 'efficient': 1, 'build': 1, 'consulting': 1, 'require': 1, 'manually': 1, 'considering': 1, 'patient': 1, 'keep': 1, 'grows': 1, 'by': 1, 'paper': 1, 'we': 1, 'would': 1, 'represent': 1, 'our': 1, 'building': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'from': 1, 'problem': 1, 'stated': 1, 'above': 1, 'algorithm': 1, 'faq': 1, 'compile': 1, 'collect': 1, 'same': 1, 'question': 1, 'ease': 1, 'process': 1, 'consultation': 1, 'handin': 1, 'are': 1, 'performed': 1, 'test': 1, 'several': 1, 'versions': 1, 'version': 1, 'case': 1, 'compared': 1, 'nonincluded': 1, 'approximately': 1, 'higher': 1, 'side': 1, 'constant': 1, 'values': 1, 'prime': 1, 'ngram': 1, 'nwindow': 1, 'constants': 1, 'combination': 1, 'with': 1, 'reaching': 1})
-------------------------------------------
--- Data #940 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Moh. Zein Saedi
Judul: SISTEM PENGUKURAN KINERJA UKM DENGAN MENGGUNAKAN METODE BALANCE SCORECARD
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah, S.T. M.Kom.
Pembimbing 2: Andharini Dwi Cahyani, S.Kom.,M.Kom
Abstrak (Raw): Pada tingkat persaingan global yang sangat kompetitif, setiap UKM memerlukan suatu sistem pengukuran kinerja yang dapat diukur secara periodik dan terarah. Sistem ini digunakan untuk melihat sejauh mana perkembangan dari UKM dan mengukur kinerja UKM yang satu dengan UKM yang lainnya. Dalam metode penilaian kinerja perusahaan umumnya menggunakan financial perspective. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode Balance Scorecard. Metode ini merupakan pengembangan dari pengukuran kinerja secara tradisional yakni pengukuran yang hanya di ukur pada perspektif keuangan saja. Metode Balance Scorecard ini, menggunakan empat perspektif, yakni Perspektif Keuangan, Perspektif Pelanggan, Perspektif Proses Bisnis Internal, dan Perspektif Pertumbuhan dan Pembelajaran. Dalam penelitian ini juga menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) sebagai sistem pendukung keputusan. Metode ini digunakan untuk merepresentasikan suatu permasalahan yang kompleks kedalam struktur multi level hirarki. Dalam penelitian ini perusahaan yang menjadi objek penelitian adalah Usaha Kecil Menengah (UKM) di daerah bangkalan, yaitu UKM Nusa Indah, UKM HMF/HJ.UNYIL, dan UKM Al-Madani. Dari hasil penelitian ini diperoleh tingkat kinerja yang paling dominan adalah UKM Nusa Indah dengan nilai kinerja 3,34 sedangkan tingkat kinerja UKM yang paling lemah adalah UKM Al-Madani dengan nilai kinerja 1,72.
Kata kunci : Sistem Pengukuran Kinerja, Usaha Kecil Menengah (UKM), Balance Scorecard, Analytical Hierarchy Process
Abstrak (Clean): pada tingkat persaingan global yang sangat kompetitif setiap ukm memerlukan suatu sistem pengukuran kinerja yang dapat diukur secara periodik dan terarah sistem ini digunakan untuk melihat sejauh mana perkembangan dari ukm dan mengukur kinerja ukm yang satu dengan ukm yang lainnya dalam metode penilaian kinerja perusahaan umumnya menggunakan financial perspective dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode balance scorecard metode ini merupakan pengembangan dari pengukuran kinerja secara tradisional yakni pengukuran yang hanya di ukur pada perspektif keuangan saja metode balance scorecard ini menggunakan empat perspektif yakni perspektif keuangan perspektif pelanggan perspektif proses bisnis internal dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran dalam penelitian ini juga menggunakan analytical hierarchy process ahp sebagai sistem pendukung keputusan metode ini digunakan untuk merepresentasikan suatu permasalahan yang kompleks kedalam struktur multi level hirarki dalam penelitian ini perusahaan yang menjadi objek penelitian adalah usaha kecil menengah ukm di daerah bangkalan yaitu ukm nusa indah ukm hmfhjunyil dan ukm almadani dari hasil penelitian ini diperoleh tingkat kinerja yang paling dominan adalah ukm nusa indah dengan nilai kinerja sedangkan tingkat kinerja ukm yang paling lemah adalah ukm almadani dengan nilai kinerja kata kunci sistem pengukuran kinerja usaha kecil menengah ukm balance scorecard analytical hierarchy process
Abstrak (Stopwords Removed): tingkat persaingan global sangat kompetitif setiap ukm memerlukan sistem pengukuran kinerja dapat diukur secara periodik terarah sistem digunakan melihat sejauh mana perkembangan ukm mengukur kinerja ukm satu ukm lainnya metode penilaian kinerja perusahaan umumnya menggunakan financial perspective penelitian peneliti menggunakan metode balance scorecard metode pengembangan pengukuran kinerja secara tradisional yakni pengukuran ukur perspektif keuangan metode balance scorecard menggunakan empat perspektif yakni perspektif keuangan perspektif pelanggan perspektif proses bisnis internal perspektif pertumbuhan pembelajaran penelitian menggunakan analytical hierarchy process ahp sistem pendukung keputusan metode digunakan merepresentasikan permasalahan kompleks kedalam struktur multi level hirarki penelitian perusahaan menjadi objek penelitian usaha kecil menengah ukm daerah bangkalan ukm nusa indah ukm hmfhjunyil ukm almadani hasil penelitian diperoleh tingkat kinerja paling dominan ukm nusa indah nilai kinerja sedangkan tingkat kinerja ukm paling lemah ukm almadani nilai kinerja kata kunci sistem pengukuran kinerja usaha kecil menengah ukm balance scorecard analytical hierarchy process
Abstrak (Stemmed): tingkat saing global sangat kompetitif tiap ukm perlu sistem ukur kerja dapat ukur cara periodik arah sistem guna lihat jauh mana kembang ukm ukur kerja ukm satu ukm lain metode nilai kerja usaha umum guna financial perspective teliti teliti guna metode balance scorecard metode kembang ukur kerja cara tradisional yakni ukur ukur perspektif uang metode balance scorecard guna empat perspektif yakni perspektif uang perspektif langgan perspektif proses bisnis internal perspektif tumbuh ajar teliti guna analytical hierarchy process ahp sistem dukung putus metode guna representasi masalah kompleks dalam struktur multi level hirarki teliti usaha jadi objek teliti usaha kecil tengah ukm daerah bangkal ukm nusa indah ukm hmfhjunyil ukm almadani hasil teliti oleh tingkat kerja paling dominan ukm nusa indah nilai kerja sedang tingkat kerja ukm paling lemah ukm almadani nilai kerja kata kunci sistem ukur kerja usaha kecil tengah ukm balance scorecard analytical hierarchy process
Abstrak (Corrected): dingbat saying global sang kompetitif tip um peru sister ukr era apart ukr cara periodic arab sister gun that each mana embank um ukr era um sat um lain metope nilgai era sara mum gun financial perspective elite elite gun metope balance scorecard metope embank ukr era cara traditional yank ukr ukr perspektif hang metope balance scorecard gun expat perspektif yank perspektif hang perspektif hangman perspektif proves basis internal perspektif tumble ajar elite gun analytical hierarchy process ah sister during puts metope gun represents marsala kopeks dream structure mufti level hirarki elite sara jade objet elite sara cecil length um sarah bangka um nus kinda um hmfhjunyil um almadani hail elite olen dingbat era paling dominant um nus kinda nilgai era sedan dingbat era um paling leah um almadani nilgai era data bunch sister ukr era sara cecil length um balance scorecard analytical hierarchy process
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ukm': 12, 'kerja': 9, 'ukur': 7, 'guna': 6, 'teliti': 6, 'perspektif': 6, 'metode': 5, 'sistem': 4, 'usaha': 4, 'tingkat': 3, 'nilai': 3, 'balance': 3, 'scorecard': 3, 'cara': 2, 'kembang': 2, 'yakni': 2, 'uang': 2, 'analytical': 2, 'hierarchy': 2, 'process': 2, 'kecil': 2, 'tengah': 2, 'nusa': 2, 'indah': 2, 'almadani': 2, 'paling': 2, 'saing': 1, 'global': 1, 'sangat': 1, 'kompetitif': 1, 'tiap': 1, 'perlu': 1, 'dapat': 1, 'periodik': 1, 'arah': 1, 'lihat': 1, 'jauh': 1, 'mana': 1, 'satu': 1, 'lain': 1, 'umum': 1, 'financial': 1, 'perspective': 1, 'tradisional': 1, 'empat': 1, 'langgan': 1, 'proses': 1, 'bisnis': 1, 'internal': 1, 'tumbuh': 1, 'ajar': 1, 'ahp': 1, 'dukung': 1, 'putus': 1, 'representasi': 1, 'masalah': 1, 'kompleks': 1, 'dalam': 1, 'struktur': 1, 'multi': 1, 'level': 1, 'hirarki': 1, 'jadi': 1, 'objek': 1, 'daerah': 1, 'bangkal': 1, 'hmfhjunyil': 1, 'hasil': 1, 'oleh': 1, 'dominan': 1, 'sedang': 1, 'lemah': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'performance': 9, 'and': 7, 'this': 7, 'is': 7, 'sme': 7, 'of': 6, 'in': 6, 'perspective': 5, 'a': 4, 'measurement': 4, 'system': 4, 'that': 4, 'study': 4, 'method': 4, 'used': 3, 'to': 3, 'with': 3, 'financial': 3, 'balanced': 3, 'scorecard': 3, 'level': 2, 'each': 2, 'smes': 2, 'development': 2, 'using': 2, 'analytical': 2, 'hierarchy': 2, 'process': 2, 'small': 2, 'medium': 2, 'enterprises': 2, 'nusa': 2, 'indah': 2, 'almadani': 2, 'most': 2, 'value': 2, 'at': 1, 'global': 1, 'competitive': 1, 'requires': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'measured': 1, 'periodically': 1, 'directionally': 1, 'see': 1, 'extent': 1, 'which': 1, 'one': 1, 'other': 1, 'companys': 1, 'appraisal': 1, 'methods': 1, 'generally': 1, 'researchers': 1, 'has': 1, 'traditionally': 1, 'been': 1, 'only': 1, 'measuring': 1, 'alone': 1, 'four': 1, 'perspectives': 1, 'customer': 1, 'internal': 1, 'business': 1, 'processes': 1, 'learning': 1, 'growth': 1, 'also': 1, 'uses': 1, 'ahp': 1, 'as': 1, 'decision': 1, 'support': 1, 'represent': 1, 'complex': 1, 'problem': 1, 'into': 1, 'multilevel': 1, 'hierarchical': 1, 'structure': 1, 'company': 1, 'became': 1, 'object': 1, 'research': 1, 'region': 1, 'bangkal': 1, 'hmfhjunyil': 1, 'results': 1, 'showed': 1, 'dominant': 1, 'levels': 1, 'are': 1, 'mse': 1, 'while': 1, 'poor': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #941 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Erina Adikusuma
Judul: RANCANG BANGUN SISTEM UJIAN ONLINE DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 2 LAMONGAN
Pembimbing 1: Andharini Dwi Cahyani, S.Kom.,M.Kom
Pembimbing 2: Moch. Kautsar Sophan, S.Kom., M.MT
Abstrak (Raw): Sistem ujian konvensional yang sering digunakan dalam kegiatan akademik sering kali menemui kendala. Faktor penilaian dan kecurangan merupakan kendala yang paling sering ditemui. Namun seiring dengan berkembangnya teknologi informasi, ujian konvensional bergeser menjadi sistem ujian online. Ujian online merupakan ujian yang dilakukan dengan alat bantu komputer. Tujuan dari pembuatan sistem ujian online ini yaitu dapat memudahkan guru untuk mengoreksi ujian serta mengefisiensi waktu dengan hasil ujian yang objektif. Dengan adanya sistem ujian online ini, maka akan memudahkan guru dalam memberikan soal-soal ujian kepada para siswanya dan menghasilkan nilai secara cepat dan mudah. Penilaian ujian juga dapat dilakukan secara efektif dan efisien karena dapat dilakukan oleh sistem secara otomatis. Selain itu dengan sistem ujian online juga dapat mengurangi biaya penyediaan bahan ujian karena dengan sistem ujian online ini dapat membantu mengurangi penggunaan kertas yang digunakan untuk mencetak soal ujian. Dalam sistem ini ada 3 tingkat pengguna yaitu Administrator, Guru dan Siswa. Ada 3 jenis pertanyaan yaitu Pilihan Ganda, Jawaban Ganda dan Benar/Salah. Pada sistem ini soal akan tampil secara acak, hal ini untuk meminimalisir tingkat kecurangan siswa dalam mengerjakan soal ujian. Dengan adanya sistem ujian online ini dapat membantu proses pengolahan data soal ujian dan data nilai siswa.
Kata Kunci : Computer Based Tes , ujian, ujian online.
Abstrak (Clean): sistem ujian konvensional yang sering digunakan dalam kegiatan akademik sering kali menemui kendala faktor penilaian dan kecurangan merupakan kendala yang paling sering ditemui namun seiring dengan berkembangnya teknologi informasi ujian konvensional bergeser menjadi sistem ujian online ujian online merupakan ujian yang dilakukan dengan alat bantu komputer tujuan dari pembuatan sistem ujian online ini yaitu dapat memudahkan guru untuk mengoreksi ujian serta mengefisiensi waktu dengan hasil ujian yang objektif dengan adanya sistem ujian online ini maka akan memudahkan guru dalam memberikan soalsoal ujian kepada para siswanya dan menghasilkan nilai secara cepat dan mudah penilaian ujian juga dapat dilakukan secara efektif dan efisien karena dapat dilakukan oleh sistem secara otomatis selain itu dengan sistem ujian online juga dapat mengurangi biaya penyediaan bahan ujian karena dengan sistem ujian online ini dapat membantu mengurangi penggunaan kertas yang digunakan untuk mencetak soal ujian dalam sistem ini ada tingkat pengguna yaitu administrator guru dan siswa ada jenis pertanyaan yaitu pilihan ganda jawaban ganda dan benarsalah pada sistem ini soal akan tampil secara acak hal ini untuk meminimalisir tingkat kecurangan siswa dalam mengerjakan soal ujian dengan adanya sistem ujian online ini dapat membantu proses pengolahan data soal ujian dan data nilai siswa kata kunci computer based tes ujian ujian online
Abstrak (Stopwords Removed): sistem ujian konvensional sering digunakan kegiatan akademik sering kali menemui kendala faktor penilaian kecurangan kendala paling sering ditemui seiring berkembangnya teknologi informasi ujian konvensional bergeser menjadi sistem ujian online ujian online ujian dilakukan alat bantu komputer tujuan pembuatan sistem ujian online dapat memudahkan guru mengoreksi ujian mengefisiensi waktu hasil ujian objektif adanya sistem ujian online memudahkan guru memberikan soalsoal ujian kepada para siswanya menghasilkan nilai secara cepat mudah penilaian ujian dapat dilakukan secara efektif efisien dapat dilakukan sistem secara otomatis selain sistem ujian online dapat mengurangi biaya penyediaan bahan ujian sistem ujian online dapat membantu mengurangi penggunaan kertas digunakan mencetak soal ujian sistem ada tingkat pengguna administrator guru siswa ada jenis pertanyaan pilihan ganda jawaban ganda benarsalah sistem soal tampil secara acak meminimalisir tingkat kecurangan siswa mengerjakan soal ujian adanya sistem ujian online dapat membantu proses pengolahan data soal ujian data nilai siswa kata kunci computer based tes ujian ujian online
Abstrak (Stemmed): sistem uji konvensional sering guna giat akademik sering kali temu kendala faktor nilai curang kendala paling sering temu iring kembang teknologi informasi uji konvensional geser jadi sistem uji online uji online uji laku alat bantu komputer tuju buat sistem uji online dapat mudah guru koreksi uji efisiensi waktu hasil uji objektif ada sistem uji online mudah guru beri soalsoal uji kepada para siswa hasil nilai cara cepat mudah nilai uji dapat laku cara efektif efisien dapat laku sistem cara otomatis selain sistem uji online dapat kurang biaya sedia bahan uji sistem uji online dapat bantu kurang guna kertas guna cetak soal uji sistem ada tingkat guna administrator guru siswa ada jenis tanya pilih ganda jawab ganda benarsalah sistem soal tampil cara acak meminimalisir tingkat curang siswa kerja soal uji ada sistem uji online dapat bantu proses olah data soal uji data nilai siswa kata kunci computer based tes uji uji online
Abstrak (Corrected): sister uni conventional seeing gun gift academic seeing kali temp kendall factor nilgai curing kendall paling seeing temp bring embank teknologi informant uni conventional geyser jade sister uni online uni online uni lake flat bantu computer juju but sister uni online apart judah guru kopeks uni efisiensi want hail uni objectify ada sister uni online judah guru bert soalsoal uni keypad para visa hail nilgai cara eat judah nilgai uni apart lake cara efektif elision apart lake sister cara fotomat's slain sister uni online apart during bay media bahai uni sister uni online apart bantu during gun eras gun weak soul uni sister ada dingbat gun administrator guru visa ada penis tanya pilch ganda nawab ganda benarsalah sister soul tamil cara arak meminimalisir dingbat curing visa era soul uni ada sister uni online apart bantu proves blah data soul uni data nilgai visa data bunch computer based ten uni uni online
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'uji': 20, 'sistem': 10, 'online': 8, 'dapat': 6, 'guna': 4, 'nilai': 4, 'ada': 4, 'siswa': 4, 'cara': 4, 'soal': 4, 'sering': 3, 'laku': 3, 'bantu': 3, 'mudah': 3, 'guru': 3, 'konvensional': 2, 'temu': 2, 'kendala': 2, 'curang': 2, 'hasil': 2, 'kurang': 2, 'tingkat': 2, 'ganda': 2, 'data': 2, 'giat': 1, 'akademik': 1, 'kali': 1, 'faktor': 1, 'paling': 1, 'iring': 1, 'kembang': 1, 'teknologi': 1, 'informasi': 1, 'geser': 1, 'jadi': 1, 'alat': 1, 'komputer': 1, 'tuju': 1, 'buat': 1, 'koreksi': 1, 'efisiensi': 1, 'waktu': 1, 'objektif': 1, 'beri': 1, 'soalsoal': 1, 'kepada': 1, 'para': 1, 'cepat': 1, 'efektif': 1, 'efisien': 1, 'otomatis': 1, 'selain': 1, 'biaya': 1, 'sedia': 1, 'bahan': 1, 'kertas': 1, 'cetak': 1, 'administrator': 1, 'jenis': 1, 'tanya': 1, 'pilih': 1, 'jawab': 1, 'benarsalah': 1, 'tampil': 1, 'acak': 1, 'meminimalisir': 1, 'kerja': 1, 'proses': 1, 'olah': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'computer': 1, 'based': 1, 'tes': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'system': 10, 'examination': 8, 'and': 8, 'of': 8, 'to': 8, 'online': 8, 'test': 6, 'can': 6, 'is': 5, 'in': 5, 'with': 5, 'exam': 4, 'are': 3, 'this': 3, 'teacher': 3, 'it': 3, 'be': 3, 'conventional': 2, 'that': 2, 'used': 2, 'obstacles': 2, 'assessment': 2, 'by': 2, 'computer': 2, 'objective': 2, 'exams': 2, 'will': 2, 'for': 2, 'questions': 2, 'students': 2, 'also': 2, 'done': 2, 'reduce': 2, 'help': 2, 'there': 2, 'namely': 2, 'student': 2, 'multiple': 2, 'data': 2, 'often': 1, 'academic': 1, 'activities': 1, 'constantly': 1, 'factor': 1, 'fraud': 1, 'most': 1, 'frequently': 1, 'encountered': 1, 'but': 1, 'along': 1, 'development': 1, 'information': 1, 'technology': 1, 'shifted': 1, 'a': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'aids': 1, 'which': 1, 'facilitate': 1, 'correct': 1, 'efficiency': 1, 'time': 1, 'results': 1, 'easier': 1, 'provide': 1, 'score': 1, 'thre': 1, 'quickly': 1, 'easily': 1, 'effectively': 1, 'efficiently': 1, 'as': 1, 'automatically': 1, 'addition': 1, 'cost': 1, 'providing': 1, 'material': 1, 'use': 1, 'paper': 1, 'print': 1, 'levels': 1, 'users': 1, 'administrator': 1, 'types': 1, 'choices': 1, 'answers': 1, 'true': 1, 'false': 1, 'matter': 1, 'randomly': 1, 'appear': 1, 'minimize': 1, 'level': 1, 'cheating': 1, 'work': 1, 'testing': 1, 'processing': 1, 'grades': 1, 'keywords': 1, 'based': 1, 'tes': 1})
-------------------------------------------
--- Data #942 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Mifftachul Afiffaturrohmah
Judul: PENGELOMPOKKAN KECAMATAN BERDASARKAN INDIKATOR PENDIDIKAN MENGGUNAKAN METODE SELF ORGANIZING MAP (SOM) DI KABUPATEN LAMONGAN
Pembimbing 1: Bain Khusnul K. ST., M.Kom
Pembimbing 2: Firli Irhamni, ST., M.Kom
Abstrak (Raw): Pemerintah daerah selaku pengelola pendidikan memerlukan informasi mengenai kondisi pendidikan di wilayahnya, untuk membuat perencanaan dan kebijakan yang sesuai mengenai perluasan dan pemerataan pendidikan. Pengetahuan mengenai informasi pemerataan pendidikan diperlukan untuk pengelompokan Kecamatan berdasarkan indikator pemerataan pendidikan. Pengelompokan (clustering) merupakan salah satu metode data mining yang membagi data ke dalam kelompok – kelompok yang mempunyai objek yang karakteristiknya sama. Salah satu metode clustering adalah Self organizing map (SOM). Pada penelitian ini, akan mengelompokkan kecamatan yang ada di Kabupaten Lamongan menjadi 3 cluster dengan 23 variabel indikator pemerataan pendidikan. Pada uji coba yang telah dilakukan menggunakan 10 iterasi dengan masing-masing learning rate sebesar 0.6, 0.8 dari keseluruhan skenario yang telah dilakukan menghasilkan jumlah anggota cluster dan analisis cluster yang berbeda-beda, hal ini dipengaruhi oleh nilai awal iterasi dengan nilai random.
Kata Kunci: clustering, indikator pemerataan pendidikan, Self Organizing Map (SOM).
Abstrak (Clean): pemerintah daerah selaku pengelola pendidikan memerlukan informasi mengenai kondisi pendidikan di wilayahnya untuk membuat perencanaan dan kebijakan yang sesuai mengenai perluasan dan pemerataan pendidikan pengetahuan mengenai informasi pemerataan pendidikan diperlukan untuk pengelompokan kecamatan berdasarkan indikator pemerataan pendidikan pengelompokan clustering merupakan salah satu metode data mining yang membagi data ke dalam kelompok – kelompok yang mempunyai objek yang karakteristiknya sama salah satu metode clustering adalah self organizing map som pada penelitian ini akan mengelompokkan kecamatan yang ada di kabupaten lamongan menjadi cluster dengan variabel indikator pemerataan pendidikan pada uji coba yang telah dilakukan menggunakan iterasi dengan masingmasing learning rate sebesar dari keseluruhan skenario yang telah dilakukan menghasilkan jumlah anggota cluster dan analisis cluster yang berbedabeda hal ini dipengaruhi oleh nilai awal iterasi dengan nilai random kata kunci clustering indikator pemerataan pendidikan self organizing map som
Abstrak (Stopwords Removed): pemerintah daerah selaku pengelola pendidikan memerlukan informasi mengenai kondisi pendidikan wilayahnya membuat perencanaan kebijakan sesuai mengenai perluasan pemerataan pendidikan pengetahuan mengenai informasi pemerataan pendidikan diperlukan pengelompokan kecamatan berdasarkan indikator pemerataan pendidikan pengelompokan clustering salah satu metode data mining membagi data kelompok – kelompok mempunyai objek karakteristiknya sama salah satu metode clustering self organizing map som penelitian mengelompokkan kecamatan ada kabupaten lamongan menjadi cluster variabel indikator pemerataan pendidikan uji coba dilakukan menggunakan iterasi masingmasing learning rate sebesar keseluruhan skenario dilakukan menghasilkan jumlah anggota cluster analisis cluster berbedabeda dipengaruhi nilai awal iterasi nilai random kata kunci clustering indikator pemerataan pendidikan self organizing map som
Abstrak (Stemmed): perintah daerah selaku kelola didik perlu informasi kena kondisi didik wilayah buat rencana bijak sesuai kena luas perata didik tahu kena informasi perata didik perlu kelompok camat dasar indikator perata didik kelompok clustering salah satu metode data mining bagi data kelompok kelompok punya objek karakteristik sama salah satu metode clustering self organizing map som teliti kelompok camat ada kabupaten lamongan jadi cluster variabel indikator perata didik uji coba laku guna iterasi masingmasing learning rate besar seluruh skenario laku hasil jumlah anggota cluster analisis cluster berbedabeda pengaruh nilai awal iterasi nilai random kata kunci clustering indikator perata didik self organizing map som
Abstrak (Corrected): perineal sarah slake fella did peru informant ken kondisi did wilayah but recant biak sexual ken lucas peraea did tau ken informant peraea did peru kelompok carat dakar indicator peraea did kelompok clustering salad sat metope data mining bag data kelompok kelompok puny objet karakteristik same salad sat metope clustering self organizing map som elite kelompok carat ada kabupaten laconian jade cluster variable indicator peraea did uni coma lake gun literati masingmasing learning rate bear seluruh scenario lake hail mullah angora cluster analysis cluster berbedabeda pengaruh nilgai away literati nilgai random data bunch clustering indicator peraea did self organizing map som
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'didik': 7, 'perata': 5, 'kelompok': 5, 'kena': 3, 'indikator': 3, 'clustering': 3, 'cluster': 3, 'perlu': 2, 'informasi': 2, 'camat': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'metode': 2, 'data': 2, 'self': 2, 'organizing': 2, 'map': 2, 'som': 2, 'laku': 2, 'iterasi': 2, 'nilai': 2, 'perintah': 1, 'daerah': 1, 'selaku': 1, 'kelola': 1, 'kondisi': 1, 'wilayah': 1, 'buat': 1, 'rencana': 1, 'bijak': 1, 'sesuai': 1, 'luas': 1, 'tahu': 1, 'dasar': 1, 'mining': 1, 'bagi': 1, 'punya': 1, 'objek': 1, 'karakteristik': 1, 'sama': 1, 'teliti': 1, 'ada': 1, 'kabupaten': 1, 'lamongan': 1, 'jadi': 1, 'variabel': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'guna': 1, 'masingmasing': 1, 'learning': 1, 'rate': 1, 'besar': 1, 'seluruh': 1, 'skenario': 1, 'hasil': 1, 'jumlah': 1, 'anggota': 1, 'analisis': 1, 'berbedabeda': 1, 'pengaruh': 1, 'awal': 1, 'random': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 12, 'the': 11, 'in': 5, 'educational': 4, 'is': 4, 'education': 3, 'and': 3, 'equity': 3, 'clustering': 3, 'that': 3, 'with': 3, 'information': 2, 'about': 2, 'to': 2, 'distribution': 2, 'one': 2, 'method': 2, 'data': 2, 'into': 2, 'groups': 2, 'have': 2, 'self': 2, 'organizing': 2, 'map': 2, 'som': 2, 'been': 2, 'cluster': 2, 'local': 1, 'government': 1, 'as': 1, 'manager': 1, 'requires': 1, 'state': 1, 'region': 1, 'make': 1, 'appropriate': 1, 'plans': 1, 'policies': 1, 'regarding': 1, 'expansion': 1, 'knowledge': 1, 'required': 1, 'for': 1, 'grouping': 1, 'subdistrict': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'indicators': 1, 'mining': 1, 'vide': 1, 'same': 1, 'object': 1, 'characteristics': 1, 'a': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'would': 1, 'classify': 1, 'districts': 1, 'lamongan': 1, 'clusters': 1, 'indicator': 1, 'variables': 1, 'trials': 1, 'performed': 1, 'using': 1, 'iterations': 1, 'each': 1, 'learning': 1, 'rate': 1, 'whole': 1, 'scenario': 1, 'has': 1, 'done': 1, 'resulting': 1, 'number': 1, 'members': 1, 'analysis': 1, 'different': 1, 'it': 1, 'influenced': 1, 'by': 1, 'initial': 1, 'value': 1, 'iteration': 1, 'random': 1, 'values': 1, 'keywords': 1, 'indikators': 1})
-------------------------------------------
--- Data #943 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Arif Rahman Hakim
Judul: RANCANG BANGUN GUI INTRUSION PREVENTION SYSTEM (IPS) SURICATA
Pembimbing 1: Dwi Kuswanto
Pembimbing 2: Iwan Santosa
Abstrak (Raw): Keamanan pada sebuah jaringan komputer merupakan salah satu hal yang sangat penting.
Perkembangan teknologi memberikan dampak terhadap keamanan jaringan komputer yaitu
dengan maraknya penyusupan pada jaringan komputer. Hal ini dapat mengancam terhadap data
penting akibat dari ulah orang yang tidak bertanggung jawab. Untuk menjaga kerahasiaan
keaslian dan ketersediaan data tersebut, diperlukan suatu sistem untuk mendeteksi adanya
penyusupan pada jaringan komputer dan dapat berjalan secara real time. Intrusion Prevention
System (IPS) adalah sebuah sistem yang dapat memonitor jaringan dan dapat memberikan suatu
tindakan tertentu pada jaringan komputer tersebut. IPS merupakan perkembangan dari IDS
dimana pada IPS ini menggunakan Suricata sebagai pendeteksi penyusup dan dikoneksikan
dengan IPTables sebagai pencegah penyusupan. IPS ini dilengkapi dengan tampilan (GUI)
untuk memudahkan admin dalam memantau jaringan dari tindakan penyusupan kepada server.
Suricata membuat alert ketika terdeteksi adanya penyusupan pada jaringan dan disimpan pada
file log Suricata. Pada saat yang sama WebAdmin menampilkan dialog alert disertai dengan
bunyi alarm dan memerintahkan IPTables untuk memblokir alamat IP yang teridentifikasi
sebagai penyusup, sehingga akses penyerang terhadap server terputus. Berdasarkan percobaan
yang telah dilakukan sebanyak 50 kali, Suricata dan IPTables dapat bekerja secara optimal dan
mampu mendeteksi serangan.
Abstrak (Clean): keamanan pada sebuah jaringan komputer merupakan salah satu hal yang sangat penting perkembangan teknologi memberikan dampak terhadap keamanan jaringan komputer yaitu dengan maraknya penyusupan pada jaringan komputer hal ini dapat mengancam terhadap data penting akibat dari ulah orang yang tidak bertanggung jawab untuk menjaga kerahasiaan keaslian dan ketersediaan data tersebut diperlukan suatu sistem untuk mendeteksi adanya penyusupan pada jaringan komputer dan dapat berjalan secara real time intrusion prevention system ips adalah sebuah sistem yang dapat memonitor jaringan dan dapat memberikan suatu tindakan tertentu pada jaringan komputer tersebut ips merupakan perkembangan dari ids dimana pada ips ini menggunakan suricata sebagai pendeteksi penyusup dan dikoneksikan dengan iptables sebagai pencegah penyusupan ips ini dilengkapi dengan tampilan gui untuk memudahkan admin dalam memantau jaringan dari tindakan penyusupan kepada server suricata membuat alert ketika terdeteksi adanya penyusupan pada jaringan dan disimpan pada file log suricata pada saat yang sama webadmin menampilkan dialog alert disertai dengan bunyi alarm dan memerintahkan iptables untuk memblokir alamat ip yang teridentifikasi sebagai penyusup sehingga akses penyerang terhadap server terputus berdasarkan percobaan yang telah dilakukan sebanyak kali suricata dan iptables dapat bekerja secara optimal dan mampu mendeteksi serangan
Abstrak (Stopwords Removed): keamanan jaringan komputer salah satu sangat penting perkembangan teknologi memberikan dampak keamanan jaringan komputer maraknya penyusupan jaringan komputer dapat mengancam data penting akibat ulah orang bertanggung jawab menjaga kerahasiaan keaslian ketersediaan data tersebut diperlukan sistem mendeteksi adanya penyusupan jaringan komputer dapat berjalan secara real time intrusion prevention system ips sistem dapat memonitor jaringan dapat memberikan tindakan tertentu jaringan komputer tersebut ips perkembangan ids dimana ips menggunakan suricata pendeteksi penyusup dikoneksikan iptables pencegah penyusupan ips dilengkapi tampilan gui memudahkan admin memantau jaringan tindakan penyusupan kepada server suricata membuat alert ketika terdeteksi adanya penyusupan jaringan disimpan file log suricata sama webadmin menampilkan dialog alert disertai bunyi alarm memerintahkan iptables memblokir alamat ip teridentifikasi penyusup akses penyerang server terputus berdasarkan percobaan dilakukan sebanyak kali suricata iptables dapat bekerja secara optimal mampu mendeteksi serangan
Abstrak (Stemmed): aman jaring komputer salah satu sangat penting kembang teknologi beri dampak aman jaring komputer marak susup jaring komputer dapat ancam data penting akibat ulah orang tanggung jawab jaga rahasia asli sedia data sebut perlu sistem deteksi ada susup jaring komputer dapat jalan cara real time intrusion prevention system ips sistem dapat monitor jaring dapat beri tindak tentu jaring komputer sebut ips kembang ids mana ips guna suricata deteksi susup koneksi iptables cegah susup ips lengkap tampil gui mudah admin pantau jaring tindak susup kepada server suricata buat alert ketika deteksi ada susup jaring simpan file log suricata sama webadmin tampil dialog alert serta bunyi alarm perintah iptables blokir alamat ip identifikasi susup akses serang server putus dasar coba laku banyak kali suricata iptables dapat kerja cara optimal mampu deteksi serang
Abstrak (Corrected): man caring computer salad sat sang panting embank teknologi bert damp man caring computer mark sunup caring computer apart anam data panting akbar blah orang tagging nawab saga aphasia ali media data debut peru sister detest ada sunup caring computer apart alan cara real time intrusion prevention system is sister apart monitor caring apart bert tindal tent caring computer debut is embank ids mana is gun suricate detest sunup kopeks tables yeah sunup is lengkap tamil guy judah admit pants caring tindal sunup keypad server suricate but alert retina detest ada sunup caring simian file log suricate same webadmin tamil dialog alert sorta bunyip alarm perineal tables bloke adamant i identifikasi sunup asses sprang server puts dakar coma lake banyan kali suricate tables apart era cara optimal camp detest sprang
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jaring': 8, 'susup': 7, 'komputer': 5, 'dapat': 5, 'deteksi': 4, 'ips': 4, 'suricata': 4, 'iptables': 3, 'aman': 2, 'penting': 2, 'kembang': 2, 'beri': 2, 'data': 2, 'sebut': 2, 'sistem': 2, 'ada': 2, 'cara': 2, 'tindak': 2, 'tampil': 2, 'server': 2, 'alert': 2, 'serang': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'sangat': 1, 'teknologi': 1, 'dampak': 1, 'marak': 1, 'ancam': 1, 'akibat': 1, 'ulah': 1, 'orang': 1, 'tanggung': 1, 'jawab': 1, 'jaga': 1, 'rahasia': 1, 'asli': 1, 'sedia': 1, 'perlu': 1, 'jalan': 1, 'real': 1, 'time': 1, 'intrusion': 1, 'prevention': 1, 'system': 1, 'monitor': 1, 'tentu': 1, 'ids': 1, 'mana': 1, 'guna': 1, 'koneksi': 1, 'cegah': 1, 'lengkap': 1, 'gui': 1, 'mudah': 1, 'admin': 1, 'pantau': 1, 'kepada': 1, 'buat': 1, 'ketika': 1, 'simpan': 1, 'file': 1, 'log': 1, 'sama': 1, 'webadmin': 1, 'dialog': 1, 'serta': 1, 'bunyi': 1, 'alarm': 1, 'perintah': 1, 'blokir': 1, 'alamat': 1, 'ip': 1, 'identifikasi': 1, 'akses': 1, 'putus': 1, 'dasar': 1, 'coba': 1, 'laku': 1, 'banyak': 1, 'kali': 1, 'kerja': 1, 'optimal': 1, 'mampu': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'to': 8, 'and': 8, 'network': 7, 'is': 7, 'of': 6, 'a': 5, 'computer': 5, 'can': 5, 'in': 4, 'on': 4, 'that': 4, 'intrusion': 4, 'ips': 4, 'suricata': 4, 'an': 3, 'with': 3, 'system': 3, 'as': 3, 'iptables': 3, 'security': 2, 'important': 2, 'have': 2, 'intrusions': 2, 'this': 2, 'data': 2, 'at': 2, 'detect': 2, 'time': 2, 'prevention': 2, 'monitor': 2, 'action': 2, 'intruder': 2, 'server': 2, 'one': 1, 'very': 1, 'thing': 1, 'technological': 1, 'developments': 1, 'impact': 1, 'rise': 1, 'threaten': 1, 'hands': 1, 'people': 1, 'who': 1, 'are': 1, 'not': 1, 'responsible': 1, 'maintain': 1, 'confidentiality': 1, 'authenticity': 1, 'availability': 1, 'we': 1, 'need': 1, 'networks': 1, 'run': 1, 'real': 1, 'provide': 1, 'specific': 1, 'development': 1, 'ids': 1, 'where': 1, 'using': 1, 'detection': 1, 'connected': 1, 'equipped': 1, 'display': 1, 'gui': 1, 'easier': 1, 'admin': 1, 'from': 1, 'create': 1, 'alerts': 1, 'when': 1, 'detected': 1, 'stored': 1, 'log': 1, 'files': 1, 'same': 1, 'webadmin': 1, 'displays': 1, 'alert': 1, 'dialog': 1, 'accompanied': 1, 'by': 1, 'sound': 1, 'alarm': 1, 'ordered': 1, 'block': 1, 'ip': 1, 'addresses': 1, 'identified': 1, 'so': 1, 'attacker': 1, 'access': 1, 'lost': 1, 'based': 1, 'experiments': 1, 'been': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'times': 1, 'work': 1, 'optimally': 1, 'able': 1, 'attack': 1})
-------------------------------------------
--- Data #944 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: MUHAMMAD ZAMRONI HAMZAH
Judul: EDI (ELECTRONIC DATA INTERCHANGE) PADA PORTAL UKM MENGGUNAKAN METODE REST (REPRESENTATIONAL STATE TRANSFER)
Pembimbing 1: HERMAWAN, S.T, M.Kom
Pembimbing 2: BAIN KHUSNUL KHOTIMAH, S.T, M.Kom
Abstrak (Raw): Data elektronik merupakan salah satu jenis data yang saat ini paling populer, karena semua orang mampu mengaksesnya dengan jaringan internet. Apabila data elektronik dan pertukarannya ini dimanfaatkan dengan baik maka akan berdampak positif pula bagi yang memanfaatkannya. Pertukaran Data Elektronik (Electronic Data Interchange (EDI)) tersebut, sangatlah cocok untuk diterapkan pada UKM (Usaha Kecil Menengah) yang perlu mempromosikan dan mencatat seluruh data produknya, yang pastinya untuk meningkatkan kualitas dan popularitas usahanya tersebut.
REST (Representational State Transfer) merupakan salah satu metode yang paling sesuai untuk menerapkan Electronic Data Interchange (EDI) yang memiliki tugas utama, nantinya mampu melakukan pertukaran data dari berbagai server di setiap media promosi pemilik UKM (Usaha Kecil Menengah).
Pada akhirnya, penelitian ini menghasilkan media promosi online yang semua Usaha Kecil Menengah (UKM) bisa memanfaatkannya sebagai tempat promosi produk mereka. Sehingga, dengan Media Promosi ini nanti, Usaha Kecil Menengah mampu berkembang dan bersaing dengan Usaha Maju yang sebelumnya sudah mempromosikan produknya pada media promosi online.
Abstrak (Clean): data elektronik merupakan salah satu jenis data yang saat ini paling populer karena semua orang mampu mengaksesnya dengan jaringan internet apabila data elektronik dan pertukarannya ini dimanfaatkan dengan baik maka akan berdampak positif pula bagi yang memanfaatkannya pertukaran data elektronik electronic data interchange edi tersebut sangatlah cocok untuk diterapkan pada ukm usaha kecil menengah yang perlu mempromosikan dan mencatat seluruh data produknya yang pastinya untuk meningkatkan kualitas dan popularitas usahanya tersebut rest representational state transfer merupakan salah satu metode yang paling sesuai untuk menerapkan electronic data interchange edi yang memiliki tugas utama nantinya mampu melakukan pertukaran data dari berbagai server di setiap media promosi pemilik ukm usaha kecil menengah pada akhirnya penelitian ini menghasilkan media promosi online yang semua usaha kecil menengah ukm bisa memanfaatkannya sebagai tempat promosi produk mereka sehingga dengan media promosi ini nanti usaha kecil menengah mampu berkembang dan bersaing dengan usaha maju yang sebelumnya sudah mempromosikan produknya pada media promosi online
Abstrak (Stopwords Removed): data elektronik salah satu jenis data paling populer semua orang mampu mengaksesnya jaringan internet apabila data elektronik pertukarannya dimanfaatkan baik berdampak positif pula bagi memanfaatkannya pertukaran data elektronik electronic data interchange edi tersebut sangatlah cocok diterapkan ukm usaha kecil menengah perlu mempromosikan mencatat seluruh data produknya pastinya meningkatkan kualitas popularitas usahanya tersebut rest representational state transfer salah satu metode paling sesuai menerapkan electronic data interchange edi memiliki tugas utama nantinya mampu melakukan pertukaran data berbagai server setiap media promosi pemilik ukm usaha kecil menengah akhirnya penelitian menghasilkan media promosi online semua usaha kecil menengah ukm memanfaatkannya tempat promosi produk mereka media promosi nanti usaha kecil menengah mampu berkembang bersaing usaha maju sebelumnya sudah mempromosikan produknya media promosi online
Abstrak (Stemmed): data elektronik salah satu jenis data paling populer semua orang mampu akses jaring internet apabila data elektronik tukar manfaat baik dampak positif pula bagi manfaat tukar data elektronik electronic data interchange edi sebut sangat cocok terap ukm usaha kecil tengah perlu promosi catat seluruh data produk pasti tingkat kualitas popularitas usaha sebut rest representational state transfer salah satu metode paling sesuai terap electronic data interchange edi milik tugas utama nanti mampu laku tukar data bagai server tiap media promosi milik ukm usaha kecil tengah akhir teliti hasil media promosi online semua usaha kecil tengah ukm manfaat tempat promosi produk mereka media promosi nanti usaha kecil tengah mampu kembang saing usaha maju belum sudah promosi produk media promosi online
Abstrak (Corrected): data electronic salad sat penis data paling popular sea orang camp asses caring internet arabia data electronic tear manat back damp position pula bag manat tear data electronic electronic data interchange di debut sang cook trap um sara cecil length peru promos carat seluruh data proud past dingbat kualitas popularity sara debut rest representational state transfer salad sat metope paling sexual trap electronic data interchange di milk tugs mama anti camp lake tear data bahai server tip media promos milk um sara cecil length air elite hail media promos online sea sara cecil length um manat tempt promos proud merely media promos anti sara cecil length camp embank saying sara maj begum judah promos proud media promos online
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'data': 8, 'promosi': 7, 'usaha': 6, 'kecil': 4, 'tengah': 4, 'media': 4, 'elektronik': 3, 'mampu': 3, 'tukar': 3, 'manfaat': 3, 'ukm': 3, 'produk': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'paling': 2, 'semua': 2, 'electronic': 2, 'interchange': 2, 'edi': 2, 'sebut': 2, 'terap': 2, 'milik': 2, 'nanti': 2, 'online': 2, 'jenis': 1, 'populer': 1, 'orang': 1, 'akses': 1, 'jaring': 1, 'internet': 1, 'apabila': 1, 'baik': 1, 'dampak': 1, 'positif': 1, 'pula': 1, 'bagi': 1, 'sangat': 1, 'cocok': 1, 'perlu': 1, 'catat': 1, 'seluruh': 1, 'pasti': 1, 'tingkat': 1, 'kualitas': 1, 'popularitas': 1, 'rest': 1, 'representational': 1, 'state': 1, 'transfer': 1, 'metode': 1, 'sesuai': 1, 'tugas': 1, 'utama': 1, 'laku': 1, 'bagai': 1, 'server': 1, 'tiap': 1, 'akhir': 1, 'teliti': 1, 'hasil': 1, 'tempat': 1, 'mereka': 1, 'kembang': 1, 'saing': 1, 'maju': 1, 'belum': 1, 'sudah': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'to': 9, 'data': 8, 'the': 8, 'is': 7, 'electronic': 5, 'of': 5, 'and': 5, 'it': 4, 'a': 4, 'media': 4, 'able': 3, 'interchange': 3, 'ukm': 3, 'usaha': 3, 'kecil': 3, 'tengah': 3, 'their': 3, 'in': 3, 'one': 2, 'that': 2, 'most': 2, 'exchange': 2, 'will': 2, 'as': 2, 'use': 2, 'edi': 2, 'suitable': 2, 'be': 2, 'promote': 2, 'all': 2, 'products': 2, 'which': 2, 'this': 2, 'online': 2, 'campaign': 2, 'promotion': 2, 'with': 2, 'type': 1, 'currently': 1, 'popular': 1, 'because': 1, 'everyone': 1, 'access': 1, 'internet': 1, 'network': 1, 'if': 1, 'used': 1, 'properly': 1, 'have': 1, 'positive': 1, 'impact': 1, 'well': 1, 'for': 1, 'those': 1, 'who': 1, 'applied': 1, 'need': 1, 'record': 1, 'must': 1, 'improving': 1, 'quality': 1, 'popularity': 1, 'business': 1, 'rest': 1, 'representational': 1, 'state': 1, 'transfer': 1, 'method': 1, 'implement': 1, 'has': 1, 'primary': 1, 'duty': 1, 'from': 1, 'different': 1, 'servers': 1, 'any': 1, 'promotional': 1, 'owners': 1, 'end': 1, 'study': 1, 'resulted': 1, 'an': 1, 'can': 1, 'product': 1, 'thus': 1, 'later': 1, 'small': 1, 'medium': 1, 'enterprises': 1, 'are': 1, 'grow': 1, 'compete': 1, 'forward': 1, 'operating': 1, 'previously': 1, 'on': 1})
-------------------------------------------
--- Data #945 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Rahman Hidayat
Judul: APLIKASI PEMBELAJARAN TOEFL
BERBASIS ANDROID MOBILE LEARNING
Pembimbing 1: Andharini Dwi Cahyani, S.Kom, M.Kom
Pembimbing 2: Muhammad Fuad S.Kom.,MT.
Abstrak (Raw): E-learning merupakan suatu sistem belajar mengajar dengan metode baru yaitu menyampaikan materi pembelajaran dan kegiatan belajar yang berlangsung di dalam suatu sistem yang terhubung dengan internet. Kegiatan belajar mengajar hampir sama dengan sekolah, yaitu, mempelajari materi, latihan soal dan ujian akhir atau disebut juga dengan post test. Pembuatan skripsi ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah aplikasi simulasi TOEFL berbasis Android dengan menggunakan Eclipse dan SQLite sebagai database. TOEFL (Test of English as a Foreign Language) memiliki 3 bagian jenis soal, Listening, Structure & Reading. Untuk saat ini, kebanyakan TOEFL dilakukan dengan manual, yaitu dengan pengerjaan dengan kertas dan membutuhkan waktu beberapa hari agar bisa mengetahui hasil tes tersebut. Dalam artikel ini, didapatkan suatu sistem yang adaptif yang mampu menganalisis kelemahan user dan memberikan soal yang menjadi kelemahan. Pada sistem ini ada 2 macam tes, Pretest dan posttest. Pretest merupakan suatu latihan TOEFL. Sedangkan Posttest merupakan TOEFL yang sesungguhnya. Pada pretest (latihan), sistem bisa menganalisis kelemahan seorang user berdasarkan nilai tes yang telah didapat dari tiap section. Pengguna juga bisa memonitor nilai yang didapatkan pada saat pretest. Aplikasi ini diharapkan mampu memberikan kemudahan pengguna dalam melakukan latihan tes TOEFL di mana pun dan kapan pun.
Kata Kunci : Eclipse, SQLite, Android, Tes TOEFL.
Abstrak (Clean): elearning merupakan suatu sistem belajar mengajar dengan metode baru yaitu menyampaikan materi pembelajaran dan kegiatan belajar yang berlangsung di dalam suatu sistem yang terhubung dengan internet kegiatan belajar mengajar hampir sama dengan sekolah yaitu mempelajari materi latihan soal dan ujian akhir atau disebut juga dengan post test pembuatan skripsi ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah aplikasi simulasi toefl berbasis android dengan menggunakan eclipse dan sqlite sebagai database toefl test of english as a foreign language memiliki bagian jenis soal listening structure reading untuk saat ini kebanyakan toefl dilakukan dengan manual yaitu dengan pengerjaan dengan kertas dan membutuhkan waktu beberapa hari agar bisa mengetahui hasil tes tersebut dalam artikel ini didapatkan suatu sistem yang adaptif yang mampu menganalisis kelemahan user dan memberikan soal yang menjadi kelemahan pada sistem ini ada macam tes pretest dan posttest pretest merupakan suatu latihan toefl sedangkan posttest merupakan toefl yang sesungguhnya pada pretest latihan sistem bisa menganalisis kelemahan seorang user berdasarkan nilai tes yang telah didapat dari tiap section pengguna juga bisa memonitor nilai yang didapatkan pada saat pretest aplikasi ini diharapkan mampu memberikan kemudahan pengguna dalam melakukan latihan tes toefl di mana pun dan kapan pun kata kunci eclipse sqlite android tes toefl
Abstrak (Stopwords Removed): elearning sistem belajar mengajar metode baru menyampaikan materi pembelajaran kegiatan belajar berlangsung sistem terhubung internet kegiatan belajar mengajar hampir sama sekolah mempelajari materi latihan soal ujian akhir disebut post test pembuatan skripsi bertujuan merancang membangun aplikasi simulasi toefl berbasis android menggunakan eclipse sqlite database toefl test of english as a foreign language memiliki bagian jenis soal listening structure reading kebanyakan toefl dilakukan manual pengerjaan kertas membutuhkan waktu beberapa hari mengetahui hasil tes tersebut artikel didapatkan sistem adaptif mampu menganalisis kelemahan user memberikan soal menjadi kelemahan sistem ada macam tes pretest posttest pretest latihan toefl sedangkan posttest toefl sesungguhnya pretest latihan sistem menganalisis kelemahan seorang user berdasarkan nilai tes didapat tiap section pengguna memonitor nilai didapatkan pretest aplikasi diharapkan mampu memberikan kemudahan pengguna melakukan latihan tes toefl mana pun kapan pun kata kunci eclipse sqlite android tes toefl
Abstrak (Stemmed): elearning sistem ajar ajar metode baru sampai materi ajar giat ajar langsung sistem hubung internet giat ajar ajar hampir sama sekolah ajar materi latih soal uji akhir sebut post test buat skripsi tuju rancang bangun aplikasi simulasi toefl bas android guna eclipse sqlite database toefl test of english as a foreign language milik bagi jenis soal listening structure reading banyak toefl laku manual kerja kertas butuh waktu beberapa hari tahu hasil tes sebut artikel dapat sistem adaptif mampu analis lemah user beri soal jadi lemah sistem ada macam tes pretest posttest pretest latih toefl sedang posttest toefl sungguh pretest latih sistem analis lemah orang user dasar nilai tes dapat tiap section guna monitor nilai dapat pretest aplikasi harap mampu beri mudah guna laku latih tes toefl mana pun kapan pun kata kunci eclipse sqlite android tes toefl
Abstrak (Corrected): learning sister ajar ajar metope bar sampan mater ajar gift ajar lansing sister hung internet gift ajar ajar hamper same selah ajar mater latin soul uni air debut post test but strips juju dancing bangui aplikasi simulate tell was android gun eclipse quite database tell test of english as a foreign language milk bag penis soul listening structure reading banyan tell lake manual era eras butch want beberapa hard tau hail ten debut article apart sister adapt camp analysis leah user bert soul jade leah sister ada madam ten pretest hottest pretest latin tell sedan hottest tell sungguh pretest latin sister analysis leah orang user dakar nilgai ten apart tip section gun monitor nilgai apart pretest aplikasi harp camp bert judah gun lake latin ten tell mana pun japan pun data bunch eclipse quite android ten tell
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ajar': 7, 'toefl': 7, 'sistem': 5, 'tes': 5, 'latih': 4, 'pretest': 4, 'soal': 3, 'guna': 3, 'dapat': 3, 'lemah': 3, 'materi': 2, 'giat': 2, 'sebut': 2, 'test': 2, 'aplikasi': 2, 'android': 2, 'eclipse': 2, 'sqlite': 2, 'laku': 2, 'mampu': 2, 'analis': 2, 'user': 2, 'beri': 2, 'posttest': 2, 'nilai': 2, 'pun': 2, 'elearning': 1, 'metode': 1, 'baru': 1, 'sampai': 1, 'langsung': 1, 'hubung': 1, 'internet': 1, 'hampir': 1, 'sama': 1, 'sekolah': 1, 'uji': 1, 'akhir': 1, 'post': 1, 'buat': 1, 'skripsi': 1, 'tuju': 1, 'rancang': 1, 'bangun': 1, 'simulasi': 1, 'bas': 1, 'database': 1, 'of': 1, 'english': 1, 'as': 1, 'a': 1, 'foreign': 1, 'language': 1, 'milik': 1, 'bagi': 1, 'jenis': 1, 'listening': 1, 'structure': 1, 'reading': 1, 'banyak': 1, 'manual': 1, 'kerja': 1, 'kertas': 1, 'butuh': 1, 'waktu': 1, 'beberapa': 1, 'hari': 1, 'tahu': 1, 'hasil': 1, 'artikel': 1, 'adaptif': 1, 'jadi': 1, 'ada': 1, 'macam': 1, 'sedang': 1, 'sungguh': 1, 'orang': 1, 'dasar': 1, 'tiap': 1, 'section': 1, 'monitor': 1, 'harap': 1, 'mudah': 1, 'mana': 1, 'kapan': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'and': 11, 'of': 10, 'a': 9, 'to': 7, 'toefl': 7, 'is': 6, 'system': 5, 'learning': 4, 'that': 4, 'this': 4, 'test': 4, 'pretest': 4, 'in': 3, 'posttest': 3, 'obtained': 3, 'user': 3, 'teaching': 2, 'with': 2, 'materials': 2, 'activities': 2, 'ie': 2, 'also': 2, 'paper': 2, 'an': 2, 'eclipse': 2, 'sqlite': 2, 'as': 2, 'weakness': 2, 'provide': 2, 'practice': 2, 'can': 2, 'elearning': 1, 'new': 1, 'methods': 1, 'deliver': 1, 'take': 1, 'place': 1, 'connected': 1, 'internet': 1, 'similar': 1, 'school': 1, 'studying': 1, 'exercises': 1, 'final': 1, 'exam': 1, 'or': 1, 'called': 1, 'preparation': 1, 'aims': 1, 'design': 1, 'build': 1, 'androidbased': 1, 'simulation': 1, 'applications': 1, 'using': 1, 'database': 1, 'english': 1, 'foreign': 1, 'language': 1, 'has': 1, 'parts': 1, 'types': 1, 'problems': 1, 'listening': 1, 'structure': 1, 'reading': 1, 'date': 1, 'most': 1, 'done': 1, 'manually': 1, 'work': 1, 'takes': 1, 'few': 1, 'days': 1, 'get': 1, 'know': 1, 'results': 1, 'article': 1, 'adaptive': 1, 'capable': 1, 'analyzing': 1, 'matter': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'two': 1, 'kinds': 1, 'tests': 1, 'while': 1, 'real': 1, 'at': 1, 'exercise': 1, 'analyze': 1, 'weaknesses': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'scores': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'from': 1, 'each': 1, 'section': 1, 'users': 1, 'monitor': 1, 'value': 1, 'during': 1, 'application': 1, 'expected': 1, 'ease': 1, 'doing': 1, 'wherever': 1, 'whenever': 1, 'key': 1, 'word': 1, 'android': 1, 'essay': 1})
-------------------------------------------
--- Data #946 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Fachmi Rosady
Judul: Perancangan aplikasi pembakaran kalori
(burn calory) berbasis android
Pembimbing 1: Moch. Kautsar Sophan, S.Kom, M.T.
Pembimbing 2: Dr. Indah Agustien Siradjuddin, S.Kom, M.Kom.
Abstrak (Raw): Olahraga merupakan salah satu aktivitas fisik yang dapat menyehatkan tubuh seseorang, olahraga memberikan banyak sekali keuntungan bagi tubuh, tidak hanya bagi tubuh yang sehat bahkan bagi mereka yang mengidap sebuah penyakit. Banyak sekali faktor yang membuat seseorang malas berolahraga, alasannnya bermacam-macam dikarenakan berpikir akan lelah setelah melakukannya tetapi paling umum adalah tidak punya banyak waktu untuk berolahraga. Membakar kalori itu haruslah berolahraga, namun bagaimana membakar kalori tanpa berolahraga, beberapa aktivitas yang dilakukan sehari-hari atau melakukan hobi dapat menjadi alternatif untuk membakar kalori, banyak diantara kita yang tidak sadar bahwasanya melakukan aktifitas sehari-hari dapat membakar kalori. Aplikasi ini dibangun pada platform Android dengan menggunakan bahasa pemrograman java dan sebagai media penyimpannya menggunakan SQlite. Pada aplikasi Burn Calory terdapat sebuah rumus untuk menghitung pembakaran kalori. Mets adalah pendekatan pengukuran untuk menentukan tingkat aktivitas fisik. Dari penelitian ini dapat diperoleh kesimpulan bahwa rumus untuk menghitung pembakaran kalori dapat diterapkan pada aplikasi Burn Calory.
Kata Kunci: Burn Calory, android, smartphone, Mets
Abstrak (Clean): olahraga merupakan salah satu aktivitas fisik yang dapat menyehatkan tubuh seseorang olahraga memberikan banyak sekali keuntungan bagi tubuh tidak hanya bagi tubuh yang sehat bahkan bagi mereka yang mengidap sebuah penyakit banyak sekali faktor yang membuat seseorang malas berolahraga alasannnya bermacammacam dikarenakan berpikir akan lelah setelah melakukannya tetapi paling umum adalah tidak punya banyak waktu untuk berolahraga membakar kalori itu haruslah berolahraga namun bagaimana membakar kalori tanpa berolahraga beberapa aktivitas yang dilakukan seharihari atau melakukan hobi dapat menjadi alternatif untuk membakar kalori banyak diantara kita yang tidak sadar bahwasanya melakukan aktifitas seharihari dapat membakar kalori aplikasi ini dibangun pada platform android dengan menggunakan bahasa pemrograman java dan sebagai media penyimpannya menggunakan sqlite pada aplikasi burn calory terdapat sebuah rumus untuk menghitung pembakaran kalori mets adalah pendekatan pengukuran untuk menentukan tingkat aktivitas fisik dari penelitian ini dapat diperoleh kesimpulan bahwa rumus untuk menghitung pembakaran kalori dapat diterapkan pada aplikasi burn calory kata kunci burn calory android smartphone mets
Abstrak (Stopwords Removed): olahraga salah satu aktivitas fisik dapat menyehatkan tubuh seseorang olahraga memberikan banyak sekali keuntungan bagi tubuh bagi tubuh sehat bahkan bagi mereka mengidap penyakit banyak sekali faktor membuat seseorang malas berolahraga alasannnya bermacammacam dikarenakan berpikir lelah melakukannya paling umum punya banyak waktu berolahraga membakar kalori haruslah berolahraga bagaimana membakar kalori berolahraga beberapa aktivitas dilakukan seharihari melakukan hobi dapat menjadi alternatif membakar kalori banyak diantara kita sadar bahwasanya melakukan aktifitas seharihari dapat membakar kalori aplikasi dibangun platform android menggunakan bahasa pemrograman java media penyimpannya menggunakan sqlite aplikasi burn calory terdapat rumus menghitung pembakaran kalori mets pendekatan pengukuran menentukan tingkat aktivitas fisik penelitian dapat diperoleh kesimpulan rumus menghitung pembakaran kalori dapat diterapkan aplikasi burn calory kata kunci burn calory android smartphone mets
Abstrak (Stemmed): olahraga salah satu aktivitas fisik dapat sehat tubuh orang olahraga beri banyak sekali untung bagi tubuh bagi tubuh sehat bahkan bagi mereka idap sakit banyak sekali faktor buat orang malas olahraga alasannnya bermacammacam karena pikir lelah laku paling umum punya banyak waktu olahraga bakar kalori harus olahraga bagaimana bakar kalori olahraga beberapa aktivitas laku seharihari laku hobi dapat jadi alternatif bakar kalori banyak antara kita sadar bahwasanya laku aktifitas seharihari dapat bakar kalori aplikasi bangun platform android guna bahasa pemrograman java media simpan guna sqlite aplikasi burn calory dapat rumus hitung bakar kalori mets dekat ukur tentu tingkat aktivitas fisik teliti dapat oleh simpul rumus hitung bakar kalori dapat terap aplikasi burn calory kata kunci burn calory android smartphone mets
Abstrak (Corrected): olahraga salad sat aktivitas fisk apart seat tube orang olahraga bert banyan seal unsung bag tube bag tube seat balkan bag merely ida skit banyan seal factor but orang males olahraga alasannnya bermacammacam arena piker leah lake paling mum puny banyan want olahraga baker valor harms olahraga bagaimana baker valor olahraga beberapa aktivitas lake seharihari lake hobo apart jade alternative baker valor banyan angara kit radar bahwasanya lake aktifitas seharihari apart baker valor aplikasi bangui platform android gun bahama pemrograman java media simian gun quite aplikasi burn malory apart rumpus hiding baker valor gets dead ukr tent dingbat aktivitas fisk elite apart olen simple rumpus hiding baker valor apart trap aplikasi burn malory data bunch burn malory android smartphone gets
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'olahraga': 6, 'dapat': 6, 'bakar': 6, 'kalori': 6, 'banyak': 4, 'laku': 4, 'aktivitas': 3, 'tubuh': 3, 'bagi': 3, 'aplikasi': 3, 'burn': 3, 'calory': 3, 'fisik': 2, 'sehat': 2, 'orang': 2, 'sekali': 2, 'seharihari': 2, 'android': 2, 'guna': 2, 'rumus': 2, 'hitung': 2, 'mets': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'beri': 1, 'untung': 1, 'bahkan': 1, 'mereka': 1, 'idap': 1, 'sakit': 1, 'faktor': 1, 'buat': 1, 'malas': 1, 'alasannnya': 1, 'bermacammacam': 1, 'karena': 1, 'pikir': 1, 'lelah': 1, 'paling': 1, 'umum': 1, 'punya': 1, 'waktu': 1, 'harus': 1, 'bagaimana': 1, 'beberapa': 1, 'hobi': 1, 'jadi': 1, 'alternatif': 1, 'antara': 1, 'kita': 1, 'sadar': 1, 'bahwasanya': 1, 'aktifitas': 1, 'bangun': 1, 'platform': 1, 'bahasa': 1, 'pemrograman': 1, 'java': 1, 'media': 1, 'simpan': 1, 'sqlite': 1, 'dekat': 1, 'ukur': 1, 'tentu': 1, 'tingkat': 1, 'teliti': 1, 'oleh': 1, 'simpul': 1, 'terap': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'smartphone': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 9, 'a': 7, 'burn': 6, 'to': 6, 'that': 5, 'can': 4, 'of': 4, 'for': 4, 'be': 4, 'calories': 4, 'are': 4, 'is': 3, 'body': 3, 'doing': 3, 'exercise': 3, 'calory': 3, 'sports': 2, 'physical': 2, 'activity': 2, 'not': 2, 'from': 2, 'but': 2, 'and': 2, 'activities': 2, 'burning': 2, 'applications': 2, 'android': 2, 'using': 2, 'formula': 2, 'calculate': 2, 'mets': 2, 'one': 1, 'nourish': 1, 'persons': 1, 'provide': 1, 'lots': 1, 'benefits': 1, 'only': 1, 'healthy': 1, 'even': 1, 'those': 1, 'who': 1, 'suffered': 1, 'disease': 1, 'lot': 1, 'factors': 1, 'make': 1, 'someone': 1, 'lazy': 1, 'workout': 1, 'alasannnya': 1, 'assortment': 1, 'because': 1, 'thinking': 1, 'will': 1, 'tired': 1, 'after': 1, 'it': 1, 'most': 1, 'common': 1, 'dont': 1, 'have': 1, 'much': 1, 'time': 1, 'how': 1, 'without': 1, 'some': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'daily': 1, 'or': 1, 'hobbies': 1, 'an': 1, 'alternative': 1, 'many': 1, 'us': 1, 'aware': 1, 'everyday': 1, 'these': 1, 'built': 1, 'on': 1, 'platform': 1, 'java': 1, 'programming': 1, 'language': 1, 'as': 1, 'media': 1, 'simpan': 1, 'sqlite': 1, 'there': 1, 'calorie': 1, 'measurement': 1, 'approach': 1, 'determine': 1, 'level': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'may': 1, 'obtained': 1, 'conclusion': 1, 'calorieburning': 1, 'applied': 1, 'application': 1, 'keywords': 1, 'smartphone': 1})
-------------------------------------------
--- Data #947 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Bachmid Iqbal
Judul: Informasi Pesan Dan Alarm Pendeteksi Kecepatan Kepada Pengendara Menggunakan Sistem Inferensi Fuzzy Sugeno Untuk Mengurangi Kecelakaan Lalu Lintas
Pembimbing 1: Dr. Indah Agustien Siradjuddin, S.Kom, M.Kom.
Pembimbing 2: Moch. Kautsar Sophan, S.Kom, M.T.
Abstrak (Raw): Seiring dengan perkembangan otomotif, fasilitas jalan dan infrastuktur seperti jalan tol, jembatan layang dan lain-lain, ternyata semakin tinggi pula presentase kecelakaan setiap tahunnya, hal itu disebab kurangnya kewaspadaan dalam berkendara, seperti mengantuk, pelanggaran lalu lintas, mengkonsumsi alkohol dan sebagainya. Kecelakan-kecelakaan yang terjadi tidak hanya merugikan pengendara bahkan membahayakan para pengguna jalan lainnya. Pada penelitian ini, aplikasi warning speed dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman Java. Sedangkan media implementasi yang dipilih adalah smartphone yang berbasis Android. Pada aplikasi warning speed ini mengimplementasikan sistem inferensi fuzzy (SIF) sebagai kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk memetakan suatu ruang input kedalam suatu ruang output. Fuzzy logic memiliki fungsi keanggotaan (Membership Function) yang mempresentasikan masalah dan menghasilkan keputusan yang akurat. Dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa sistem inferensi fuzzy dapat diterapkan pada aplikasi warning speed. Dengan menggunakan sistem inferensi fuzzy ini dapat menentukan output peringatan berupa alarm dan pesan.
Kata Kunci: android, sistem inferensi fuzzy, smartphone, AI (Artificial Intelligence).
Abstrak (Clean): seiring dengan perkembangan otomotif fasilitas jalan dan infrastuktur seperti jalan tol jembatan layang dan lainlain ternyata semakin tinggi pula presentase kecelakaan setiap tahunnya hal itu disebab kurangnya kewaspadaan dalam berkendara seperti mengantuk pelanggaran lalu lintas mengkonsumsi alkohol dan sebagainya kecelakankecelakaan yang terjadi tidak hanya merugikan pengendara bahkan membahayakan para pengguna jalan lainnya pada penelitian ini aplikasi warning speed dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman java sedangkan media implementasi yang dipilih adalah smartphone yang berbasis android pada aplikasi warning speed ini mengimplementasikan sistem inferensi fuzzy sif sebagai kecerdasan buatan artificial intelligenceai untuk memetakan suatu ruang input kedalam suatu ruang output fuzzy logic memiliki fungsi keanggotaan membership function yang mempresentasikan masalah dan menghasilkan keputusan yang akurat dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa sistem inferensi fuzzy dapat diterapkan pada aplikasi warning speed dengan menggunakan sistem inferensi fuzzy ini dapat menentukan output peringatan berupa alarm dan pesan kata kunci android sistem inferensi fuzzy smartphone ai artificial intelligence
Abstrak (Stopwords Removed): seiring perkembangan otomotif fasilitas jalan infrastuktur jalan tol jembatan layang lainlain ternyata semakin tinggi pula presentase kecelakaan setiap tahunnya disebab kurangnya kewaspadaan berkendara mengantuk pelanggaran lalu lintas mengkonsumsi alkohol sebagainya kecelakankecelakaan terjadi merugikan pengendara bahkan membahayakan para pengguna jalan lainnya penelitian aplikasi warning speed dibangun menggunakan bahasa pemrograman java sedangkan media implementasi dipilih smartphone berbasis android aplikasi warning speed mengimplementasikan sistem inferensi fuzzy sif kecerdasan buatan artificial intelligenceai memetakan ruang input kedalam ruang output fuzzy logic memiliki fungsi keanggotaan membership function mempresentasikan masalah menghasilkan keputusan akurat penelitian diperoleh kesimpulan sistem inferensi fuzzy dapat diterapkan aplikasi warning speed menggunakan sistem inferensi fuzzy dapat menentukan output peringatan berupa alarm pesan kata kunci android sistem inferensi fuzzy smartphone ai artificial intelligence
Abstrak (Stemmed): iring kembang otomotif fasilitas jalan infrastuktur jalan tol jembatan layang lainlain nyata makin tinggi pula presentase celaka tiap tahun sebab kurang waspada kendara antuk langgar lalu lintas konsumsi alkohol bagai kecelakankecelakaan jadi rugi kendara bahkan bahaya para guna jalan lain teliti aplikasi warning speed bangun guna bahasa pemrograman java sedang media implementasi pilih smartphone bas android aplikasi warning speed implementasi sistem inferensi fuzzy sif cerdas buat artificial intelligenceai meta ruang input dalam ruang output fuzzy logic milik fungsi anggota membership function presentasi masalah hasil putus akurat teliti oleh simpul sistem inferensi fuzzy dapat terap aplikasi warning speed guna sistem inferensi fuzzy dapat tentu output ingat upa alarm pesan kata kunci android sistem inferensi fuzzy smartphone ai artificial intelligence
Abstrak (Corrected): bring embank otomotif basilicas alan infrastuktur alan to jembatan laying maintain nyala making ting pula presents clara tip thun kebab during masada kendra ants hangar lulu lint's konsumsi alcohol bahai kecelakankecelakaan jade rug kendra balkan bahama para gun alan lain elite aplikasi warning speed bangui gun bahama pemrograman java sedan media implements pilch smartphone was android aplikasi warning speed implements sister inference fuzzy if cards but artificial intelligence meta rang input dream rang output fuzzy logic milk fungi angora membership function presents marsala hail puts aura elite olen simple sister inference fuzzy apart trap aplikasi warning speed gun sister inference fuzzy apart tent output ingot up alarm pecan data bunch android sister inference fuzzy smartphone ai artificial intelligence
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'fuzzy': 5, 'sistem': 4, 'inferensi': 4, 'jalan': 3, 'guna': 3, 'aplikasi': 3, 'warning': 3, 'speed': 3, 'kendara': 2, 'teliti': 2, 'implementasi': 2, 'smartphone': 2, 'android': 2, 'artificial': 2, 'ruang': 2, 'output': 2, 'dapat': 2, 'iring': 1, 'kembang': 1, 'otomotif': 1, 'fasilitas': 1, 'infrastuktur': 1, 'tol': 1, 'jembatan': 1, 'layang': 1, 'lainlain': 1, 'nyata': 1, 'makin': 1, 'tinggi': 1, 'pula': 1, 'presentase': 1, 'celaka': 1, 'tiap': 1, 'tahun': 1, 'sebab': 1, 'kurang': 1, 'waspada': 1, 'antuk': 1, 'langgar': 1, 'lalu': 1, 'lintas': 1, 'konsumsi': 1, 'alkohol': 1, 'bagai': 1, 'kecelakankecelakaan': 1, 'jadi': 1, 'rugi': 1, 'bahkan': 1, 'bahaya': 1, 'para': 1, 'lain': 1, 'bangun': 1, 'bahasa': 1, 'pemrograman': 1, 'java': 1, 'sedang': 1, 'media': 1, 'pilih': 1, 'bas': 1, 'sif': 1, 'cerdas': 1, 'buat': 1, 'intelligenceai': 1, 'meta': 1, 'input': 1, 'dalam': 1, 'logic': 1, 'milik': 1, 'fungsi': 1, 'anggota': 1, 'membership': 1, 'function': 1, 'presentasi': 1, 'masalah': 1, 'hasil': 1, 'putus': 1, 'akurat': 1, 'oleh': 1, 'simpul': 1, 'terap': 1, 'tentu': 1, 'ingat': 1, 'upa': 1, 'alarm': 1, 'pesan': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'ai': 1, 'intelligence': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 9, 'and': 5, 'that': 5, 'fuzzy': 5, 'this': 4, 'inferensi': 4, 'system': 4, 'as': 3, 'be': 3, 'it': 3, 'was': 3, 'by': 3, 'warning': 3, 'speed': 3, 'application': 3, 'on': 3, 'can': 3, 'of': 2, 'road': 2, 'such': 2, 'others': 2, 'to': 2, 'is': 2, 'driver': 2, 'research': 2, 'using': 2, 'smartphone': 2, 'android': 2, 'an': 2, 'space': 2, 'output': 2, 'along': 1, 'with': 1, 'development': 1, 'automotive': 1, 'facility': 1, 'infrastructure': 1, 'toll': 1, 'flyover': 1, 'they': 1, 'turn': 1, 'out': 1, 'some': 1, 'reasons': 1, 'decrease': 1, 'accident': 1, 'in': 1, 'every': 1, 'year': 1, 'caused': 1, 'undercommunication': 1, 'vigilance': 1, 'when': 1, 'driving': 1, 'getting': 1, 'sleepy': 1, 'traffic': 1, 'violence': 1, 'consuming': 1, 'alcohol': 1, 'accidents': 1, 'happen': 1, 'not': 1, 'only': 1, 'damage': 1, 'even': 1, 'endanger': 1, 'other': 1, 'else': 1, 'at': 1, 'built': 1, 'java': 1, 'programming': 1, 'language': 1, 'whereas': 1, 'implementation': 1, 'media': 1, 'chosen': 1, 'based': 1, 'apply': 1, 'ifs': 1, 'synthetic': 1, 'perspicacity': 1, 'artificial': 1, 'intelligence': 1, 'ai': 1, 'map': 1, 'input': 1, 'into': 1, 'logic': 1, 'has': 1, 'membership': 1, 'function': 1, 'presenting': 1, 'problem': 1, 'producing': 1, 'accurate': 1, 'decision': 1, 'from': 1, 'conclude': 1, 'applied': 1, 'someone': 1, 'determine': 1, 'reminder': 1, 'through': 1, 'alarm': 1, 'massage': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #948 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Sugianto
Judul: Rancang Bangun Aplikasi Pelacak Perjalanan (Travel Tracker) Pada Smartphone Berbasis Android
Pembimbing 1: Moch. Kautsar Sophan, S.Kom, M.T.
Pembimbing 2: Dr. Indah Agustien Siradjuddin, S.Kom, M.Kom.
Abstrak (Raw): Global Positioning System (GPS) merupakan sistem navigasi satelit yang sedang populer dan berkembang pesat pada saat ini. Pemanfaatannya sudah banyak diterapkan diberbagai bidang, salah satunya pemafaatan di bidang. Pada masa sekarang kebanyakan orang menganggap traveling merupakan sebuah hobi untuk membuka wawasan dan memperluas pengetahuan dalam mengunjungi tempat baru. Banyak pula yang menganggap traveling merupakan sesuatu aktifitas yang banyak mengeluarkan biaya, menimbulkan ketakutan karena tidak tahunya arah tujuan yang akan dijangkau dan bingung menentukan arah balik dari perjalanannya. Ada banyak cara menjadikan aktifitas traveling lebih efisien dan menyenangkan, salah satunya memanfaatkan teknologi GPS pada smartphone. Implementasi teknologi GPS berupa aplikasi banyak dikembangkan hampir disemua platform, salah satunya di platform android. Travel Tracker merupakan aplikasi pelacak perjalanan yang dapat merekam dan menampilkan rute/jalur perjalanan dalam bentuk peta (Google Map) sebagai monitoring arah balik dari peralanan yang sudah ditempuh. Perekaman rute/jalur perjalanan tersebut menyimpan data-data lokasi berupa rentetan titik latitude dan longitude dalam database. Aplikasi ini dibangun dengan pemograman java android menggunakan software ADT Bundle yang didalamnya terdapat eclipse. Aplikasi ini dikhususkan untuk perjalanan yang bersifat outdoor seperti traveling dan backpacking.
Kata Kunci: GPS, Android, Traveling, eclipse.
Abstrak (Clean): global positioning system gps merupakan sistem navigasi satelit yang sedang populer dan berkembang pesat pada saat ini pemanfaatannya sudah banyak diterapkan diberbagai bidang salah satunya pemafaatan di bidang pada masa sekarang kebanyakan orang menganggap traveling merupakan sebuah hobi untuk membuka wawasan dan memperluas pengetahuan dalam mengunjungi tempat baru banyak pula yang menganggap traveling merupakan sesuatu aktifitas yang banyak mengeluarkan biaya menimbulkan ketakutan karena tidak tahunya arah tujuan yang akan dijangkau dan bingung menentukan arah balik dari perjalanannya ada banyak cara menjadikan aktifitas traveling lebih efisien dan menyenangkan salah satunya memanfaatkan teknologi gps pada smartphone implementasi teknologi gps berupa aplikasi banyak dikembangkan hampir disemua platform salah satunya di platform android travel tracker merupakan aplikasi pelacak perjalanan yang dapat merekam dan menampilkan rutejalur perjalanan dalam bentuk peta google map sebagai monitoring arah balik dari peralanan yang sudah ditempuh perekaman rutejalur perjalanan tersebut menyimpan datadata lokasi berupa rentetan titik latitude dan longitude dalam database aplikasi ini dibangun dengan pemograman java android menggunakan software adt bundle yang didalamnya terdapat eclipse aplikasi ini dikhususkan untuk perjalanan yang bersifat outdoor seperti traveling dan backpacking kata kunci gps android traveling eclipse
Abstrak (Stopwords Removed): global positioning system gps sistem navigasi satelit sedang populer berkembang pesat pemanfaatannya sudah banyak diterapkan diberbagai bidang salah satunya pemafaatan bidang masa sekarang kebanyakan orang menganggap traveling hobi membuka wawasan memperluas pengetahuan mengunjungi tempat baru banyak pula menganggap traveling sesuatu aktifitas banyak mengeluarkan biaya menimbulkan ketakutan tahunya arah tujuan dijangkau bingung menentukan arah balik perjalanannya ada banyak cara menjadikan aktifitas traveling lebih efisien menyenangkan salah satunya memanfaatkan teknologi gps smartphone implementasi teknologi gps berupa aplikasi banyak dikembangkan hampir disemua platform salah satunya platform android travel tracker aplikasi pelacak perjalanan dapat merekam menampilkan rutejalur perjalanan bentuk peta google map monitoring arah balik peralanan sudah ditempuh perekaman rutejalur perjalanan tersebut menyimpan datadata lokasi berupa rentetan titik latitude longitude database aplikasi dibangun pemograman java android menggunakan software adt bundle didalamnya terdapat eclipse aplikasi dikhususkan perjalanan bersifat outdoor traveling backpacking kata kunci gps android traveling eclipse
Abstrak (Stemmed): global positioning system gps sistem navigasi satelit sedang populer kembang pesat manfaat sudah banyak terap bagai bidang salah satu pemafaatan bidang masa sekarang banyak orang anggap traveling hobi buka wawas luas tahu unjung tempat baru banyak pula anggap traveling sesuatu aktifitas banyak keluar biaya timbul takut tahu arah tuju jangkau bingung tentu arah balik jalan ada banyak cara jadi aktifitas traveling lebih efisien senang salah satu manfaat teknologi gps smartphone implementasi teknologi gps upa aplikasi banyak kembang hampir semua platform salah satu platform android travel tracker aplikasi lacak jalan dapat rekam tampil rutejalur jalan bentuk peta google map monitoring arah balik peralanan sudah tempuh rekam rutejalur jalan sebut simpan datadata lokasi upa rentet titik latitude longitude database aplikasi bangun pemograman java android guna software adt bundle dalam dapat eclipse aplikasi khusus jalan sifat outdoor traveling backpacking kata kunci gps android traveling eclipse
Abstrak (Corrected): global positioning system gas sister navigate satellite sedan popular embank pest manat judah banyan trap bahai biding salad sat pemafaatan biding mass semarang banyan orang anggap traveling hobo burka waws lucas tau unsung tempt bar banyan pula anggap traveling sesuatu aktifitas banyan cellar bay timbal taut tau arab juju bangka binging tent arab balk alan ada banyan cara jade aktifitas traveling leash elision penang salad sat manat teknologi gas smartphone implements teknologi gas up aplikasi banyan embank hamper sea platform salad sat platform android travel tracker aplikasi lack alan apart ream tamil rutejalur alan bent pet google map monitoring arab balk peralanan judah tempeh ream rutejalur alan debut simian datadata loki up rented titis latitude longitude database aplikasi bangui pemograman java android gun software at bundle dream apart eclipse aplikasi rhesus alan sift outdoor traveling backpacking data bunch gas android traveling eclipse
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'banyak': 6, 'traveling': 5, 'jalan': 5, 'gps': 4, 'aplikasi': 4, 'salah': 3, 'satu': 3, 'arah': 3, 'android': 3, 'kembang': 2, 'manfaat': 2, 'sudah': 2, 'bidang': 2, 'anggap': 2, 'tahu': 2, 'aktifitas': 2, 'balik': 2, 'teknologi': 2, 'upa': 2, 'platform': 2, 'dapat': 2, 'rekam': 2, 'rutejalur': 2, 'eclipse': 2, 'global': 1, 'positioning': 1, 'system': 1, 'sistem': 1, 'navigasi': 1, 'satelit': 1, 'sedang': 1, 'populer': 1, 'pesat': 1, 'terap': 1, 'bagai': 1, 'pemafaatan': 1, 'masa': 1, 'sekarang': 1, 'orang': 1, 'hobi': 1, 'buka': 1, 'wawas': 1, 'luas': 1, 'unjung': 1, 'tempat': 1, 'baru': 1, 'pula': 1, 'sesuatu': 1, 'keluar': 1, 'biaya': 1, 'timbul': 1, 'takut': 1, 'tuju': 1, 'jangkau': 1, 'bingung': 1, 'tentu': 1, 'ada': 1, 'cara': 1, 'jadi': 1, 'lebih': 1, 'efisien': 1, 'senang': 1, 'smartphone': 1, 'implementasi': 1, 'hampir': 1, 'semua': 1, 'travel': 1, 'tracker': 1, 'lacak': 1, 'tampil': 1, 'bentuk': 1, 'peta': 1, 'google': 1, 'map': 1, 'monitoring': 1, 'peralanan': 1, 'tempuh': 1, 'sebut': 1, 'simpan': 1, 'datadata': 1, 'lokasi': 1, 'rentet': 1, 'titik': 1, 'latitude': 1, 'longitude': 1, 'database': 1, 'bangun': 1, 'pemograman': 1, 'java': 1, 'guna': 1, 'software': 1, 'adt': 1, 'bundle': 1, 'dalam': 1, 'khusus': 1, 'sifat': 1, 'outdoor': 1, 'backpacking': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 10, 'the': 10, 'is': 8, 'that': 7, 'and': 7, 'a': 7, 'one': 5, 'traveling': 5, 'route': 5, 'gps': 4, 'in': 4, 'on': 4, 'as': 4, 'application': 4, 'trip': 4, 'this': 3, 'them': 3, 'to': 3, 'there': 3, 'by': 3, 'android': 3, 'system': 2, 'many': 2, 'people': 2, 'consider': 2, 'more': 2, 'are': 2, 'someone': 2, 'about': 2, 'direction': 2, 'take': 2, 'from': 2, 'through': 2, 'was': 2, 'platform': 2, 'map': 2, 'eclipse': 2, 'global': 1, 'positioning': 1, 'satellite': 1, 'navigation': 1, 'popular': 1, 'still': 1, 'growing': 1, 'rapidly': 1, 'era': 1, 'its': 1, 'utilization': 1, 'had': 1, 'been': 1, 'applied': 1, 'variety': 1, 'sectors': 1, 'sector': 1, 'nowadays': 1, 'hobby': 1, 'get': 1, 'insight': 1, 'escalate': 1, 'knowledge': 1, 'visit': 1, 'new': 1, 'place': 1, 'also': 1, 'who': 1, 'activities': 1, 'spend': 1, 'much': 1, 'cost': 1, 'bringing': 1, 'some': 1, 'fear': 1, 'caused': 1, 'does': 1, 'not': 1, 'know': 1, 'they': 1, 'confuse': 1, 'go': 1, 'back': 1, 'their': 1, 'first': 1, 'lots': 1, 'ways': 1, 'make': 1, 'become': 1, 'efficient': 1, 'gratify': 1, 'utilized': 1, 'smartphone': 1, 'implementation': 1, 'evolved': 1, 'almost': 1, 'travel': 1, 'tracker': 1, 'chaser': 1, 'can': 1, 'record': 1, 'show': 1, 'google': 1, 'revert': 1, 'recording': 1, 'saves': 1, 'data': 1, 'location': 1, 'series': 1, 'latitude': 1, 'longitude': 1, 'drop': 1, 'database': 1, 'built': 1, 'using': 1, 'java': 1, 'program': 1, 'use': 1, 'adt': 1, 'bundle': 1, 'software': 1, 'which': 1, 'an': 1, 'inside': 1, 'specifically': 1, 'for': 1, 'has': 1, 'quality': 1, 'outdoor': 1, 'such': 1, 'backpacking': 1, 'keywords': 1, 'travelling': 1})
-------------------------------------------
--- Data #949 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: ASTRIE NOVA ISLAMY
Judul: ANALISA EKSPEKTASI STAKEHOLDER PROJECT COMMUNICATION MANAGEMENT MENGGUNAKAN FUZZY MULTI CRITERIA DECISION MAKING
Pembimbing 1: Hermawan, S.T.,M.Kom.
Pembimbing 2: Yeni Kustiyahningsih,S.Kom.,M.Kom.
Abstrak (Raw): Manajemen proyek merupakan upaya untuk merencanakan, mengatur dan melaksanakan proyek secara optimal untuk mencapai sasaran yang ditentukan. Pelaksanaan proyek yang sesuai dengan standar prosedur akan menghasilkan hasil yang optimal. Berdasarkan hal tersebut, Untuk memenuhi standar proyek, penelitian ini mengimplementasikan framework standar manajemen proyek berdasarkan Project Management Body Of Knowledge(PMBOK) yang difokuskan pada domain Project Communication Management. Penelitian ini ditujukan untuk mengintegrasikan domain PMBOK sehingga mampu menganalisa ekspektasi stakeholder dengan menggunakan Fuzzy Multi Criteria Decision Makaing (FMCDM). Uji coba sistem dilakukan menggunakan data proyek implementasi SAP PT. Semen Gresik Tbk. Dari penelitian ini berhasil membangun sistem informasi sesuai dengan fungsional project management di dalam PMBOK dengan tingkat kesesuaian sebesar 72%, sedangkan berdasarkan pengujian oleh user SAP PT. Semen Gresik Tbk, diperoleh tingkat kesesuaian penggunaan sebesar 68%. Sesuai framework project manager PMBOK 4 ditentukan bahwa kriteria yang mempengaruhi kualitas project sesuai dengan ekspektasi stakeholder adalah cost, time, scope, dan quality. Melalui peringkatan bobot di dalam FMCDM dapat ditentukan penentuan kualifikasi sebuah proyek, dimana kesesuaian hasil analisa dengan penilaian real berbanding dengan menurut penilaian nyata di lapangan, didapatkan kesesuaian menurut analisa 93.75%.
Abstrak (Clean): manajemen proyek merupakan upaya untuk merencanakan mengatur dan melaksanakan proyek secara optimal untuk mencapai sasaran yang ditentukan pelaksanaan proyek yang sesuai dengan standar prosedur akan menghasilkan hasil yang optimal berdasarkan hal tersebut untuk memenuhi standar proyek penelitian ini mengimplementasikan framework standar manajemen proyek berdasarkan project management body of knowledgepmbok yang difokuskan pada domain project communication management penelitian ini ditujukan untuk mengintegrasikan domain pmbok sehingga mampu menganalisa ekspektasi stakeholder dengan menggunakan fuzzy multi criteria decision makaing fmcdm uji coba sistem dilakukan menggunakan data proyek implementasi sap pt semen gresik tbk dari penelitian ini berhasil membangun sistem informasi sesuai dengan fungsional project management di dalam pmbok dengan tingkat kesesuaian sebesar sedangkan berdasarkan pengujian oleh user sap pt semen gresik tbk diperoleh tingkat kesesuaian penggunaan sebesar sesuai framework project manager pmbok ditentukan bahwa kriteria yang mempengaruhi kualitas project sesuai dengan ekspektasi stakeholder adalah cost time scope dan quality melalui peringkatan bobot di dalam fmcdm dapat ditentukan penentuan kualifikasi sebuah proyek dimana kesesuaian hasil analisa dengan penilaian real berbanding dengan menurut penilaian nyata di lapangan didapatkan kesesuaian menurut analisa
Abstrak (Stopwords Removed): manajemen proyek upaya merencanakan mengatur melaksanakan proyek secara optimal mencapai sasaran ditentukan pelaksanaan proyek sesuai standar prosedur menghasilkan hasil optimal berdasarkan tersebut memenuhi standar proyek penelitian mengimplementasikan framework standar manajemen proyek berdasarkan project management body of knowledgepmbok difokuskan domain project communication management penelitian ditujukan mengintegrasikan domain pmbok mampu menganalisa ekspektasi stakeholder menggunakan fuzzy multi criteria decision makaing fmcdm uji coba sistem dilakukan menggunakan data proyek implementasi sap pt semen gresik tbk penelitian berhasil membangun sistem informasi sesuai fungsional project management pmbok tingkat kesesuaian sebesar sedangkan berdasarkan pengujian user sap pt semen gresik tbk diperoleh tingkat kesesuaian penggunaan sebesar sesuai framework project manager pmbok ditentukan kriteria mempengaruhi kualitas project sesuai ekspektasi stakeholder cost time scope quality peringkatan bobot fmcdm dapat ditentukan penentuan kualifikasi proyek dimana kesesuaian hasil analisa penilaian real berbanding menurut penilaian nyata lapangan didapatkan kesesuaian menurut analisa
Abstrak (Stemmed): manajemen proyek upaya rencana atur laksana proyek cara optimal capai sasar tentu laksana proyek sesuai standar prosedur hasil hasil optimal dasar sebut penuh standar proyek teliti implementasi framework standar manajemen proyek dasar project management body of knowledgepmbok fokus domain project communication management teliti tuju integrasi domain pmbok mampu menganalisa ekspektasi stakeholder guna fuzzy multi criteria decision makaing fmcdm uji coba sistem laku guna data proyek implementasi sap pt semen gresik tbk teliti hasil bangun sistem informasi sesuai fungsional project management pmbok tingkat sesuai besar sedang dasar uji user sap pt semen gresik tbk oleh tingkat sesuai guna besar sesuai framework project manager pmbok tentu kriteria pengaruh kualitas project sesuai ekspektasi stakeholder cost time scope quality peringkat bobot fmcdm dapat tentu tentu kualifikasi proyek mana sesuai hasil analisa nilai real banding turut nilai nyata lapang dapat sesuai turut analisa
Abstrak (Corrected): management prove pay recant amur lasagna prove cara optimal capri samar tent lasagna prove sexual standard procedure hail hail optimal dakar debut punch standard prove elite implements framework standard management prove dakar project management body of knowledgepmbok focus domain project communication management elite juju integral domain amok camp menganalisa ekspektasi stakeholder gun fuzzy mufti criteria decision making fmcdm uni coma sister lake gun data prove implements sap pt semen greek bk elite hail bangui sister informant sexual functional project management amok dingbat sexual bear sedan dakar uni user sap pt semen greek bk olen dingbat sexual gun bear sexual framework project manager amok tent criteria pengaruh kualitas project sexual ekspektasi stakeholder cost time scope quality peringkat robot fmcdm apart tent tent kualifikasi prove mana sexual hail analyst nilgai real banding turn nilgai nyala laying apart sexual turn analyst
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sesuai': 8, 'proyek': 7, 'project': 5, 'tentu': 4, 'hasil': 4, 'standar': 3, 'dasar': 3, 'teliti': 3, 'management': 3, 'pmbok': 3, 'guna': 3, 'manajemen': 2, 'laksana': 2, 'optimal': 2, 'implementasi': 2, 'framework': 2, 'domain': 2, 'ekspektasi': 2, 'stakeholder': 2, 'fmcdm': 2, 'uji': 2, 'sistem': 2, 'sap': 2, 'pt': 2, 'semen': 2, 'gresik': 2, 'tbk': 2, 'tingkat': 2, 'besar': 2, 'dapat': 2, 'analisa': 2, 'nilai': 2, 'turut': 2, 'upaya': 1, 'rencana': 1, 'atur': 1, 'cara': 1, 'capai': 1, 'sasar': 1, 'prosedur': 1, 'sebut': 1, 'penuh': 1, 'body': 1, 'of': 1, 'knowledgepmbok': 1, 'fokus': 1, 'communication': 1, 'tuju': 1, 'integrasi': 1, 'mampu': 1, 'menganalisa': 1, 'fuzzy': 1, 'multi': 1, 'criteria': 1, 'decision': 1, 'makaing': 1, 'coba': 1, 'laku': 1, 'data': 1, 'bangun': 1, 'informasi': 1, 'fungsional': 1, 'sedang': 1, 'user': 1, 'oleh': 1, 'manager': 1, 'kriteria': 1, 'pengaruh': 1, 'kualitas': 1, 'cost': 1, 'time': 1, 'scope': 1, 'quality': 1, 'peringkat': 1, 'bobot': 1, 'kualifikasi': 1, 'mana': 1, 'real': 1, 'banding': 1, 'nyata': 1, 'lapang': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 13, 'project': 11, 'to': 8, 'management': 5, 'with': 5, 'in': 4, 'on': 4, 'pmbok': 4, 'is': 3, 'this': 3, 'by': 3, 'an': 2, 'and': 2, 'implementation': 2, 'accordance': 2, 'standard': 2, 'results': 2, 'a': 2, 'framework': 2, 'based': 2, 'domain': 2, 'study': 2, 'as': 2, 'expectations': 2, 'stakeholders': 2, 'using': 2, 'fmcdm': 2, 'testing': 2, 'sap': 2, 'pt': 2, 'semen': 2, 'gresik': 2, 'tbk': 2, 'according': 2, 'obtained': 2, 'suitability': 2, 'determined': 2, 'that': 2, 'quality': 2, 'analysis': 2, 'real': 2, 'attempt': 1, 'plan': 1, 'organize': 1, 'implement': 1, 'projects': 1, 'optimally': 1, 'achieve': 1, 'specified': 1, 'targets': 1, 'procedure': 1, 'will': 1, 'produce': 1, 'optimal': 1, 'accordingly': 1, 'meet': 1, 'standards': 1, 'research': 1, 'implements': 1, 'body': 1, 'knowledge': 1, 'which': 1, 'focused': 1, 'communication': 1, 'aimed': 1, 'integrate': 1, 'so': 1, 'analyze': 1, 'fuzzy': 1, 'multicriteria': 1, 'decision': 1, 'makaing': 1, 'system': 1, 'done': 1, 'data': 1, 'from': 1, 'managed': 1, 'build': 1, 'information': 1, 'systems': 1, 'functional': 1, 'concordance': 1, 'rate': 1, 'while': 1, 'user': 1, 'degree': 1, 'use': 1, 'per': 1, 'th': 1, 'manager': 1, 'criteria': 1, 'affect': 1, 'are': 1, 'cost': 1, 'time': 1, 'scope': 1, 'through': 1, 'peringkat': 1, 'weights': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'determination': 1, 'qualifications': 1, 'where': 1, 'assessment': 1, 'compared': 1, 'judgment': 1, 'ground': 1, 'conformity': 1})
-------------------------------------------
--- Data #950 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Moh. Irfan
Judul: SISTEM REKOMENDASI BUKU ONLINE DENGAN METODE COLLABORATIVE FILTERING
Pembimbing 1: Andharini Dwi C, S.Kom., M.Kom
Pembimbing 2: Fika Hastarita R., S.T., M.Eng.
Abstrak (Raw): Buku merupakan sumber informasi semua aspek kehidupan khususnya pendidikan. Namun rendahnya minat baca dikalangan masyarakat menjadi persoalan penting di dunia pendidikan saat ini. Sistem rekomendasi dapat membantu merekomendasikan para pembaca agar lebih mudah mendapatkan informasi mengenai buku yang akan dibaca. Oleh karena itu, pada penelitian ini dibuat sistem rekomendasi buku online menggunakan metode Collaborative Filtering. Collaborative Filtering adalah salah satu metode yang dapat digunakan dalam membuat sistem rekomendasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata nilai MAE (Mean Absolute Error) pada uji coba 1 (1,064) lebih kecil daripada uji coba 2 (1,21), uji coba 4 (2,474) dan ujicoba 5 (3,526). Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak jumlah data yang digunakan dan jika terdapat user yang belum pernah merating, maka sistem yang dihasilkan relatif tidak akurat dan menghasilkan rekomendasi yang buruk jika menggunakan Collaborative Filtering.
Kata Kunci : Sistem Rekomendasi, Collaborative Filtering, Buku Online
Abstrak (Clean): buku merupakan sumber informasi semua aspek kehidupan khususnya pendidikan namun rendahnya minat baca dikalangan masyarakat menjadi persoalan penting di dunia pendidikan saat ini sistem rekomendasi dapat membantu merekomendasikan para pembaca agar lebih mudah mendapatkan informasi mengenai buku yang akan dibaca oleh karena itu pada penelitian ini dibuat sistem rekomendasi buku online menggunakan metode collaborative filtering collaborative filtering adalah salah satu metode yang dapat digunakan dalam membuat sistem rekomendasi hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ratarata nilai mae mean absolute error pada uji coba lebih kecil daripada uji coba uji coba dan ujicoba hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak jumlah data yang digunakan dan jika terdapat user yang belum pernah merating maka sistem yang dihasilkan relatif tidak akurat dan menghasilkan rekomendasi yang buruk jika menggunakan collaborative filtering kata kunci sistem rekomendasi collaborative filtering buku online
Abstrak (Stopwords Removed): buku sumber informasi semua aspek kehidupan khususnya pendidikan rendahnya minat baca dikalangan masyarakat menjadi persoalan penting dunia pendidikan sistem rekomendasi dapat membantu merekomendasikan para pembaca lebih mudah mendapatkan informasi mengenai buku dibaca penelitian dibuat sistem rekomendasi buku online menggunakan metode collaborative filtering collaborative filtering salah satu metode dapat digunakan membuat sistem rekomendasi hasil penelitian menunjukkan ratarata nilai mae mean absolute error uji coba lebih kecil daripada uji coba uji coba ujicoba menunjukkan semakin banyak jumlah data digunakan jika terdapat user belum pernah merating sistem dihasilkan relatif akurat menghasilkan rekomendasi buruk jika menggunakan collaborative filtering kata kunci sistem rekomendasi collaborative filtering buku online
Abstrak (Stemmed): buku sumber informasi semua aspek hidup khusus didik rendah minat baca kalang masyarakat jadi soal penting dunia didik sistem rekomendasi dapat bantu rekomendasi para baca lebih mudah dapat informasi kena buku baca teliti buat sistem rekomendasi buku online guna metode collaborative filtering collaborative filtering salah satu metode dapat guna buat sistem rekomendasi hasil teliti tunjuk ratarata nilai mae mean absolute error uji coba lebih kecil daripada uji coba uji coba ujicoba tunjuk makin banyak jumlah data guna jika dapat user belum pernah merating sistem hasil relatif akurat hasil rekomendasi buruk jika guna collaborative filtering kata kunci sistem rekomendasi collaborative filtering buku online
Abstrak (Corrected): baku number informant sea aspen hide rhesus did rental mint back kalong masyarakat jade soul panting dulia did sister rekomendasi apart bantu rekomendasi para back leash judah apart informant ken baku back elite but sister rekomendasi baku online gun metope collaborative filtering collaborative filtering salad sat metope apart gun but sister rekomendasi hail elite tuneup ratarata nilgai mae mean absolute error uni coma leash cecil daripada uni coma uni coma ujicoba tuneup making banyan mullah data gun pika apart user begum perish berating sister hail related aura hail rekomendasi burn pika gun collaborative filtering data bunch sister rekomendasi collaborative filtering baku online
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'rekomendasi': 6, 'sistem': 5, 'buku': 4, 'dapat': 4, 'guna': 4, 'collaborative': 4, 'filtering': 4, 'baca': 3, 'hasil': 3, 'uji': 3, 'coba': 3, 'informasi': 2, 'didik': 2, 'lebih': 2, 'teliti': 2, 'buat': 2, 'online': 2, 'metode': 2, 'tunjuk': 2, 'jika': 2, 'sumber': 1, 'semua': 1, 'aspek': 1, 'hidup': 1, 'khusus': 1, 'rendah': 1, 'minat': 1, 'kalang': 1, 'masyarakat': 1, 'jadi': 1, 'soal': 1, 'penting': 1, 'dunia': 1, 'bantu': 1, 'para': 1, 'mudah': 1, 'kena': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'ratarata': 1, 'nilai': 1, 'mae': 1, 'mean': 1, 'absolute': 1, 'error': 1, 'kecil': 1, 'daripada': 1, 'ujicoba': 1, 'makin': 1, 'banyak': 1, 'jumlah': 1, 'data': 1, 'user': 1, 'belum': 1, 'pernah': 1, 'merating': 1, 'relatif': 1, 'akurat': 1, 'buruk': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'is': 6, 'of': 6, 'a': 4, 'in': 4, 'recommendation': 4, 'system': 4, 'collaborative': 4, 'filtering': 4, 'book': 3, 'this': 3, 'that': 3, 'and': 3, 'information': 2, 'education': 2, 'can': 2, 'to': 2, 'more': 2, 'be': 2, 'study': 2, 'online': 2, 'using': 2, 'used': 2, 'trials': 2, 'if': 2, 'source': 1, 'regarding': 1, 'all': 1, 'aspects': 1, 'life': 1, 'especially': 1, 'however': 1, 'low': 1, 'interest': 1, 'reading': 1, 'among': 1, 'public': 1, 'major': 1, 'issue': 1, 'today': 1, 'systems': 1, 'help': 1, 'recommend': 1, 'reader': 1, 'easily': 1, 'obtain': 1, 'about': 1, 'books': 1, 'read': 1, 'therefore': 1, 'made': 1, 'an': 1, 'one': 1, 'methods': 1, 'making': 1, 'results': 1, 'showed': 1, 'average': 1, 'value': 1, 'mae': 1, 'mean': 1, 'absolute': 1, 'error': 1, 'on': 1, 'trial': 1, 'smaller': 1, 'than': 1, 'test': 1, 'shows': 1, 'amount': 1, 'data': 1, 'there': 1, 'user': 1, 'who': 1, 'has': 1, 'never': 1, 'rate': 1, 'then': 1, 'resulting': 1, 'relatively': 1, 'inaccurate': 1, 'generate': 1, 'recommendations': 1, 'bad': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #951 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: KHOIRUL UMMAH
Judul: SISTEM REKOMENDASI PEMBELAJARAN PADA E-LEARNING MENGGUNAKAN ALGORITMA CT-PRO
Pembimbing 1: ANDHARINI DWI CAHYANI, S.Kom., M.Kom
Pembimbing 2: YENI KUSTIYAHNINGSIH, S.Kom., M.Kom
Abstrak (Raw): Perkembangan teknologi informasi dalam dunia pendidikan khususnya penggunaan e-learning di lembaga pendidikan berkembang cukup pesat. SMAN 2 Pamekasan adalah contoh sekolah yang menggunakan e-learning. Namun, sampai saat ini penggunaan e-learning hanya digunakan untuk melakukan ujian online, pemberian nilai oleh guru dan mengakses materi pelajaran.
Oleh karenanya, dalam penelitian ini telah menggunakan data-data yang ada untuk membantu para pengajar dalam mengukur perkembangan dan membantu siswa dalam mengerjakan soal yang dianggap sulit. Mata pelajaran yang digunakan dalam e-learning ini adalah Kimia. Dengan aplikasi ini akan membantu siswa dalam mengerjakan soal dan membantu guru dalam melihat perkembangan siswa.
Algoritma yang digunakan dalam aplikasi ini adalah ct-pro, yaitu algoritma dalam association rules untuk mencari hubungan kombinasi dari setiap data. Data yang digunakan adalah jawaban salah dari 150 siswa. Soal terdiri dari 400 nomor dari 20 materi yang ada. Dalam penelitian ini, data dipecah menjadi 6, yaitu data dari 5 siswa,30, 60, 90, 120, dan 150 siswa. Hasil penelitian dari pembagian data tersebut, diketahui bahwa semakin banyak data, maka kombinasi itemset yang terbentuk juga akan semakin banyak, dan waktu proses juga akan semakin lama. Namun, semakin besar minimum support yang diinputkan, maka kombinasi yang terbentuk akan semakin sedikit
Abstrak (Clean): perkembangan teknologi informasi dalam dunia pendidikan khususnya penggunaan elearning di lembaga pendidikan berkembang cukup pesat sman pamekasan adalah contoh sekolah yang menggunakan elearning namun sampai saat ini penggunaan elearning hanya digunakan untuk melakukan ujian online pemberian nilai oleh guru dan mengakses materi pelajaran oleh karenanya dalam penelitian ini telah menggunakan datadata yang ada untuk membantu para pengajar dalam mengukur perkembangan dan membantu siswa dalam mengerjakan soal yang dianggap sulit mata pelajaran yang digunakan dalam elearning ini adalah kimia dengan aplikasi ini akan membantu siswa dalam mengerjakan soal dan membantu guru dalam melihat perkembangan siswa algoritma yang digunakan dalam aplikasi ini adalah ctpro yaitu algoritma dalam association rules untuk mencari hubungan kombinasi dari setiap data data yang digunakan adalah jawaban salah dari siswa soal terdiri dari nomor dari materi yang ada dalam penelitian ini data dipecah menjadi yaitu data dari siswa dan siswa hasil penelitian dari pembagian data tersebut diketahui bahwa semakin banyak data maka kombinasi itemset yang terbentuk juga akan semakin banyak dan waktu proses juga akan semakin lama namun semakin besar minimum support yang diinputkan maka kombinasi yang terbentuk akan semakin sedikit
Abstrak (Stopwords Removed): perkembangan teknologi informasi dunia pendidikan khususnya penggunaan elearning lembaga pendidikan berkembang cukup pesat sman pamekasan contoh sekolah menggunakan elearning penggunaan elearning digunakan melakukan ujian online pemberian nilai guru mengakses materi pelajaran karenanya penelitian menggunakan datadata ada membantu para pengajar mengukur perkembangan membantu siswa mengerjakan soal dianggap sulit mata pelajaran digunakan elearning kimia aplikasi membantu siswa mengerjakan soal membantu guru melihat perkembangan siswa algoritma digunakan aplikasi ctpro algoritma association rules mencari hubungan kombinasi setiap data data digunakan jawaban salah siswa soal terdiri nomor materi ada penelitian data dipecah menjadi data siswa siswa hasil penelitian pembagian data tersebut diketahui semakin banyak data kombinasi itemset terbentuk semakin banyak waktu proses semakin lama semakin besar minimum support diinputkan kombinasi terbentuk semakin sedikit
Abstrak (Stemmed): kembang teknologi informasi dunia didik khusus guna elearning lembaga didik kembang cukup pesat sman pamekasan contoh sekolah guna elearning guna elearning guna laku uji online beri nilai guru akses materi ajar karena teliti guna datadata ada bantu para ajar ukur kembang bantu siswa kerja soal anggap sulit mata ajar guna elearning kimia aplikasi bantu siswa kerja soal bantu guru lihat kembang siswa algoritma guna aplikasi ctpro algoritma association rules cari hubung kombinasi tiap data data guna jawab salah siswa soal diri nomor materi ada teliti data pecah jadi data siswa siswa hasil teliti bagi data sebut tahu makin banyak data kombinasi itemset bentuk makin banyak waktu proses makin lama makin besar minimum support diinputkan kombinasi bentuk makin sedikit
Abstrak (Corrected): embank teknologi informant dulia did rhesus gun learning lumbago did embank cutup pest man pamekasan conto selah gun learning gun learning gun lake uni online bert nilgai guru asses mater ajar arena elite gun datadata ada bantu para ajar ukr embank bantu visa era soul anggap suit data ajar gun learning kinda aplikasi bantu visa era soul bantu guru that embank visa algorithm gun aplikasi cipro algorithm association rules care hung kombinasi tip data data gun nawab salad visa soul dirt door mater ada elite data peach jade data visa visa hail elite bag data debut tau making banyan data kombinasi items bent making banyan want proves making lama making bear minimum support diinputkan kombinasi bent making sedikit
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 8, 'siswa': 6, 'data': 6, 'makin': 5, 'kembang': 4, 'elearning': 4, 'bantu': 4, 'ajar': 3, 'teliti': 3, 'soal': 3, 'kombinasi': 3, 'didik': 2, 'guru': 2, 'materi': 2, 'ada': 2, 'kerja': 2, 'aplikasi': 2, 'algoritma': 2, 'banyak': 2, 'bentuk': 2, 'teknologi': 1, 'informasi': 1, 'dunia': 1, 'khusus': 1, 'lembaga': 1, 'cukup': 1, 'pesat': 1, 'sman': 1, 'pamekasan': 1, 'contoh': 1, 'sekolah': 1, 'laku': 1, 'uji': 1, 'online': 1, 'beri': 1, 'nilai': 1, 'akses': 1, 'karena': 1, 'datadata': 1, 'para': 1, 'ukur': 1, 'anggap': 1, 'sulit': 1, 'mata': 1, 'kimia': 1, 'lihat': 1, 'ctpro': 1, 'association': 1, 'rules': 1, 'cari': 1, 'hubung': 1, 'tiap': 1, 'jawab': 1, 'salah': 1, 'diri': 1, 'nomor': 1, 'pecah': 1, 'jadi': 1, 'hasil': 1, 'bagi': 1, 'sebut': 1, 'tahu': 1, 'itemset': 1, 'waktu': 1, 'proses': 1, 'lama': 1, 'besar': 1, 'minimum': 1, 'support': 1, 'diinputkan': 1, 'sedikit': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'was': 10, 'students': 10, 'of': 9, 'in': 6, 'and': 6, 'this': 6, 'data': 6, 'that': 5, 'to': 4, 'use': 3, 'elearning': 3, 'used': 3, 'more': 3, 'be': 3, 'progress': 2, 'education': 2, 'however': 2, 'teachers': 2, 'by': 2, 'materials': 2, 'research': 2, 'considered': 2, 's': 2, 'help': 2, 'difficult': 2, 'questions': 2, 'chemical': 2, 'application': 2, 'a': 2, 'algorithm': 2, 'were': 2, 'if': 2, 'combination': 2, 'formed': 2, 'also': 2, 'will': 2, 'information': 1, 'technology': 1, 'especially': 1, 'institutions': 1, 'developed': 1, 'rapidly': 1, 'sma': 1, 'pamekasan': 1, 'an': 1, 'example': 1, 'schools': 1, 'could': 1, 'only': 1, 'take': 1, 'value': 1, 'test': 1, 'assignment': 1, 'teacher': 1, 'access': 1, 'course': 1, 'therefore': 1, 'are': 1, 'essential': 1, 'assist': 1, 'measured': 1, 'answer': 1, 'subjects': 1, 'one': 1, 'subject': 1, 'most': 1, 'so': 1, 'would': 1, 'solve': 1, 'problems': 1, 'ctpro': 1, 'it': 1, 'association': 1, 'rules': 1, 'find': 1, 'combinations': 1, 'relations': 1, 'wrong': 1, 'answers': 1, 'consist': 1, 'numbers': 1, 'learning': 1, 'divided': 1, 'into': 1, 'from': 1, 'studenst': 1, 'results': 1, 'reseacrh': 1, 'there': 1, 'itemset': 1, 'processing': 1, 'time': 1, 'longer': 1, 'greater': 1, 'minimum': 1, 'support': 1, 'entered': 1, 'then': 1, 'less': 1})
-------------------------------------------
--- Data #952 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Tindawati Rahayu
Judul: KLASIFIKASI PENERIMA BEASISWA GAKIN MENGGUNAKAN ALGORITMA C4.5
Pembimbing 1: Bain Khusnul K,S.T.,M.Kom
Pembimbing 2: Yeni Kustiyahningsih,S.Kom.,M.Kom
Abstrak (Raw): Selama ini untuk menentukan penerima beasiswa hingga tahap ke tujuh masih dilakukan dengan cara manual oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan.Pemberian beasiswa diperuntukkan untuk mahasiswa yang secara ekonomi kurang mampu untuk membayar biaya studi di perguruan tinggi. Banyaknya kriteria yang digunakan untuk penentuan pemberian beasiswa mengakibatkan sulitnya membuat keputusan pemberian beasiswa. Selain itu waktu yang dibutuhkan juga lama. Tujuan penelitian ini adalah membuat klasifikasi penerima beasiswa dengan menggunakan algoritma C4.5 salah satu metode decision tree.Dengan adanya sistem ini dapat mempermudah dan mempercepat penentuan calon penerima beasiswa. Data yang digunakan 460 data dan untuk setiap atribut dihitung menggunakan rumus gain ratio untuk menghasilkan pohon dan rule keputusan. Dari uji coba yang telah dilakukan,untuk skenario uji coba 1 menghasilkan akurasi sebesar 83,97% tanpa pruning, 84,73 % menggunakan prepruning, dan 85,5% untuk post pruning. Sedangkan skenario uji coba 2 menghasilkan 91,24% tanpa pruning, 93,55% menggunakan prepruning dan 93,90 % untuk postpruning. Untuk skenario uji coba 3 menghasilkan akurasi sebanyak 83,71% tanpa pruning, sedangkan 89,9% untuk prepruning. Dari skenario uji coba yang dilakukan nilai akurasi yang dihasilkan setelah dilakukan pruning lebih baik dari pada tanpa pruning. Proses kalsifikasi menggunakan skenario 2 teknik prepruning digunakan sebagai acuan klasifikasi pendaftar baru, karena memiliki akurasi tertinggi sebesar 93,55%.
Abstrak (Clean): selama ini untuk menentukan penerima beasiswa hingga tahap ke tujuh masih dilakukan dengan cara manual oleh dinas pendidikan kabupaten lamonganpemberian beasiswa diperuntukkan untuk mahasiswa yang secara ekonomi kurang mampu untuk membayar biaya studi di perguruan tinggi banyaknya kriteria yang digunakan untuk penentuan pemberian beasiswa mengakibatkan sulitnya membuat keputusan pemberian beasiswa selain itu waktu yang dibutuhkan juga lama tujuan penelitian ini adalah membuat klasifikasi penerima beasiswa dengan menggunakan algoritma c salah satu metode decision treedengan adanya sistem ini dapat mempermudah dan mempercepat penentuan calon penerima beasiswa data yang digunakan data dan untuk setiap atribut dihitung menggunakan rumus gain ratio untuk menghasilkan pohon dan rule keputusan dari uji coba yang telah dilakukanuntuk skenario uji coba menghasilkan akurasi sebesar tanpa pruning menggunakan prepruning dan untuk post pruning sedangkan skenario uji coba menghasilkan tanpa pruning menggunakan prepruning dan untuk postpruning untuk skenario uji coba menghasilkan akurasi sebanyak tanpa pruning sedangkan untuk prepruning dari skenario uji coba yang dilakukan nilai akurasi yang dihasilkan setelah dilakukan pruning lebih baik dari pada tanpa pruning proses kalsifikasi menggunakan skenario teknik prepruning digunakan sebagai acuan klasifikasi pendaftar baru karena memiliki akurasi tertinggi sebesar
Abstrak (Stopwords Removed): selama menentukan penerima beasiswa hingga tahap tujuh masih dilakukan cara manual dinas pendidikan kabupaten lamonganpemberian beasiswa diperuntukkan mahasiswa secara ekonomi kurang mampu membayar biaya studi perguruan tinggi banyaknya kriteria digunakan penentuan pemberian beasiswa mengakibatkan sulitnya membuat keputusan pemberian beasiswa selain waktu dibutuhkan lama tujuan penelitian membuat klasifikasi penerima beasiswa menggunakan algoritma c salah satu metode decision treedengan adanya sistem dapat mempermudah mempercepat penentuan calon penerima beasiswa data digunakan data setiap atribut dihitung menggunakan rumus gain ratio menghasilkan pohon rule keputusan uji coba dilakukanuntuk skenario uji coba menghasilkan akurasi sebesar pruning menggunakan prepruning post pruning sedangkan skenario uji coba menghasilkan pruning menggunakan prepruning postpruning skenario uji coba menghasilkan akurasi sebanyak pruning sedangkan prepruning skenario uji coba dilakukan nilai akurasi dihasilkan dilakukan pruning lebih baik pruning proses kalsifikasi menggunakan skenario teknik prepruning digunakan acuan klasifikasi pendaftar baru memiliki akurasi tertinggi sebesar
Abstrak (Stemmed): lama tentu terima beasiswa hingga tahap tujuh masih laku cara manual dinas didik kabupaten lamonganpemberian beasiswa untuk mahasiswa cara ekonomi kurang mampu bayar biaya studi guru tinggi banyak kriteria guna tentu beri beasiswa akibat sulit buat putus beri beasiswa selain waktu butuh lama tuju teliti buat klasifikasi terima beasiswa guna algoritma c salah satu metode decision treedengan ada sistem dapat mudah cepat tentu calon terima beasiswa data guna data tiap atribut hitung guna rumus gain ratio hasil pohon rule putus uji coba dilakukanuntuk skenario uji coba hasil akurasi besar pruning guna prepruning post pruning sedang skenario uji coba hasil pruning guna prepruning postpruning skenario uji coba hasil akurasi banyak pruning sedang prepruning skenario uji coba laku nilai akurasi hasil laku pruning lebih baik pruning proses kalsifikasi guna skenario teknik prepruning guna acu klasifikasi daftar baru milik akurasi tinggi besar
Abstrak (Corrected): lama tent terms beasiswa hinges that juju mash lake cara manual dings did kabupaten lamonganpemberian beasiswa untuck mahasiswa cara economic during camp boyar bay study guru ting banyan criteria gun tent bert beasiswa akbar suit but puts bert beasiswa slain want butch lama juju elite but klasifikasi terms beasiswa gun algorithm c salad sat metope decision treedengan ada sister apart judah eat tent salon terms beasiswa data gun data tip tribute hiding gun rumpus gain ratio hail poon rule puts uni coma dilakukanuntuk scenario uni coma hail auras bear pruning gun prepruning post pruning sedan scenario uni coma hail pruning gun prepruning postponing scenario uni coma hail auras banyan pruning sedan prepruning scenario uni coma lake nilgai auras hail lake pruning leash back pruning proves kalsifikasi gun scenario tennis prepruning gun act klasifikasi dafter bar milk auras ting bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 8, 'beasiswa': 6, 'pruning': 6, 'hasil': 5, 'uji': 5, 'coba': 5, 'skenario': 5, 'akurasi': 4, 'prepruning': 4, 'tentu': 3, 'terima': 3, 'laku': 3, 'lama': 2, 'cara': 2, 'tinggi': 2, 'banyak': 2, 'beri': 2, 'buat': 2, 'putus': 2, 'klasifikasi': 2, 'data': 2, 'besar': 2, 'sedang': 2, 'hingga': 1, 'tahap': 1, 'tujuh': 1, 'masih': 1, 'manual': 1, 'dinas': 1, 'didik': 1, 'kabupaten': 1, 'lamonganpemberian': 1, 'untuk': 1, 'mahasiswa': 1, 'ekonomi': 1, 'kurang': 1, 'mampu': 1, 'bayar': 1, 'biaya': 1, 'studi': 1, 'guru': 1, 'kriteria': 1, 'akibat': 1, 'sulit': 1, 'selain': 1, 'waktu': 1, 'butuh': 1, 'tuju': 1, 'teliti': 1, 'algoritma': 1, 'c': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'metode': 1, 'decision': 1, 'treedengan': 1, 'ada': 1, 'sistem': 1, 'dapat': 1, 'mudah': 1, 'cepat': 1, 'calon': 1, 'tiap': 1, 'atribut': 1, 'hitung': 1, 'rumus': 1, 'gain': 1, 'ratio': 1, 'pohon': 1, 'rule': 1, 'dilakukanuntuk': 1, 'post': 1, 'postpruning': 1, 'nilai': 1, 'lebih': 1, 'baik': 1, 'proses': 1, 'kalsifikasi': 1, 'teknik': 1, 'acu': 1, 'daftar': 1, 'baru': 1, 'milik': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'of': 9, 'for': 6, 'used': 6, 'is': 5, 'to': 5, 'and': 5, 'scenario': 5, 'accuracy': 5, 'pruning': 5, 'it': 4, 'without': 4, 'prepruning': 4, 'this': 3, 'scholarship': 3, 'recipients': 3, 'using': 3, 'test': 3, 'generated': 3, 'as': 3, 'time': 2, 'in': 2, 'study': 2, 'determination': 2, 'classification': 2, 'decision': 2, 'data': 2, 'experiments': 2, 'produced': 2, 'postpruning': 2, 'while': 2, 'all': 1, 'determine': 1, 'until': 1, 'seventh': 1, 'stage': 1, 'still': 1, 'done': 1, 'manually': 1, 'district': 1, 'education': 1, 'office': 1, 'lamonganto': 1, 'give': 1, 'intended': 1, 'students': 1, 'who': 1, 'are': 1, 'economically': 1, 'less': 1, 'be': 1, 'able': 1, 'pay': 1, 'cost': 1, 'college': 1, 'number': 1, 'criteria': 1, 'made': 1, 'difficult': 1, 'make': 1, 'decisions': 1, 'scholarships': 1, 'besides': 1, 'takes': 1, 'too': 1, 'long': 1, 'purpose': 1, 'c': 1, 'algorithm': 1, 'one': 1, 'methods': 1, 'treewith': 1, 'system': 1, 'can': 1, 'simplify': 1, 'speed': 1, 'up': 1, 'eligible': 1, 'each': 1, 'attribute': 1, 'information': 1, 'gain': 1, 'calculated': 1, 'formula': 1, 'generate': 1, 'trees': 1, 'rule': 1, 'from': 1, 'that': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'do': 1, 'much': 1, 'performed': 1, 'value': 1, 'after': 1, 'better': 1, 'than': 1, 'calcification': 1, 'process': 1, 'technique': 1, 'a': 1, 'reference': 1, 'new': 1, 'applicants': 1, 'because': 1, 'has': 1, 'highest': 1})
-------------------------------------------
--- Data #953 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Shohib
Judul: RANCANG BANGUN GAME ALENA ( AJHER NOLES KANAK) UNTUK PEMBELAJARAN BACA TULIS BERBASIS MOBILE ANDROID DENGAN FITUR DINAMIS LEVEL
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, S.Si., MT.
Pembimbing 2: Hermawan, ST., M.Kom.
Abstrak (Raw): Anak-anak merupakan penerus bangsa yang harus mendapat pendidikan yang baik sehingga menjadi generasi yang membanggakan karena kemampuan dan segudang prestasi yang diraih. Untuk mencapai itu semua sangat tidaklah mudah, anak-anak harus mendapatkan pembelajaran sedini mungkin. Dengan memanfaatkan teknologi mobile dan ditambah pembelajaran interaktif didalamnya akan sangat menarik minat kepada anak-anak untuk menggunakanya sehingga dapat membangun kemandirian anak untuk belajar. Pembelajaran yang interakif bisa dilakukan dengan pembelajaran berbasis game sehingga anak-anak merasa terhibur dan sekaligus memberikan pengetahuan baru kepada anak-anak.
Melihat perkembangan game pada teknologi mobile maka penelitian ini mengangkat judul tentang Rancang Bangun Game Alena ( Ajher Noles Kanak) Untuk pembelajaran baca tulis berbasis mobile Android. Game Alena merupakan game edukasi pembelajaran menulis huruf latin yang disisipkan konten-konten bahasa lokal (Madura) dan mempunyai beberapa fitur seperti fitur pelatihan, ujian dan dinamis level.
Game Alena dapat membantu pemahaman cara penulisan alfabet bagi anak-anak yang baru belajar menulis alfabet dan dapat dapat menguji kemampuan anak-anak dalam menulis alfabet.
Abstrak (Clean): anakanak merupakan penerus bangsa yang harus mendapat pendidikan yang baik sehingga menjadi generasi yang membanggakan karena kemampuan dan segudang prestasi yang diraih untuk mencapai itu semua sangat tidaklah mudah anakanak harus mendapatkan pembelajaran sedini mungkin dengan memanfaatkan teknologi mobile dan ditambah pembelajaran interaktif didalamnya akan sangat menarik minat kepada anakanak untuk menggunakanya sehingga dapat membangun kemandirian anak untuk belajar pembelajaran yang interakif bisa dilakukan dengan pembelajaran berbasis game sehingga anakanak merasa terhibur dan sekaligus memberikan pengetahuan baru kepada anakanak melihat perkembangan game pada teknologi mobile maka penelitian ini mengangkat judul tentang rancang bangun game alena ajher noles kanak untuk pembelajaran baca tulis berbasis mobile android game alena merupakan game edukasi pembelajaran menulis huruf latin yang disisipkan kontenkonten bahasa lokal madura dan mempunyai beberapa fitur seperti fitur pelatihan ujian dan dinamis level game alena dapat membantu pemahaman cara penulisan alfabet bagi anakanak yang baru belajar menulis alfabet dan dapat dapat menguji kemampuan anakanak dalam menulis alfabet
Abstrak (Stopwords Removed): anakanak penerus bangsa harus mendapat pendidikan baik menjadi generasi membanggakan kemampuan segudang prestasi diraih mencapai semua sangat tidaklah mudah anakanak harus mendapatkan pembelajaran sedini mungkin memanfaatkan teknologi mobile ditambah pembelajaran interaktif didalamnya sangat menarik minat kepada anakanak menggunakanya dapat membangun kemandirian anak belajar pembelajaran interakif dilakukan pembelajaran berbasis game anakanak merasa terhibur sekaligus memberikan pengetahuan baru kepada anakanak melihat perkembangan game teknologi mobile penelitian mengangkat judul tentang rancang bangun game alena ajher noles kanak pembelajaran baca tulis berbasis mobile android game alena game edukasi pembelajaran menulis huruf latin disisipkan kontenkonten bahasa lokal madura mempunyai beberapa fitur fitur pelatihan ujian dinamis level game alena dapat membantu pemahaman cara penulisan alfabet bagi anakanak baru belajar menulis alfabet dapat dapat menguji kemampuan anakanak menulis alfabet
Abstrak (Stemmed): anakanak terus bangsa harus dapat didik baik jadi generasi bangga mampu gudang prestasi raih capai semua sangat tidak mudah anakanak harus dapat ajar din mungkin manfaat teknologi mobile tambah ajar interaktif dalam sangat tarik minat kepada anakanak menggunakanya dapat bangun mandiri anak ajar ajar interakif laku ajar bas game anakanak rasa hibur sekaligus beri tahu baru kepada anakanak lihat kembang game teknologi mobile teliti angkat judul tentang rancang bangun game alena ajher noles kanak ajar baca tulis bas mobile android game alena game edukasi ajar tulis huruf latin sisip kontenkonten bahasa lokal madura punya beberapa fitur fitur latih uji dinamis level game alena dapat bantu paham cara tulis alfabet bagi anakanak baru ajar tulis alfabet dapat dapat uji mampu anakanak tulis alfabet
Abstrak (Corrected): anakanak terms bangs harms apart did back jade general bangka camp gang prestos rain capri sea sang tidal judah anakanak harms apart ajar din munchkin manat teknologi mobile tambac ajar interaktif dream sang tajik mint keypad anakanak menggunakanya apart bangui mandarin anal ajar ajar interakif lake ajar was game anakanak rash hour sekaligus bert tau bar keypad anakanak that embank game teknologi mobile elite angst judge tenting dancing bangui game arena asher notes kayak ajar back tulips was mobile android game arena game dukas ajar tulips hufuf latin ship kontenkonten bahama local madura puny beberapa four four latin uni dynamic level game arena apart bantu palm cara tulips alphabet bag anakanak bar ajar tulips alphabet apart apart uni camp anakanak tulips alphabet
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ajar': 8, 'anakanak': 7, 'dapat': 6, 'game': 6, 'tulis': 5, 'mobile': 3, 'alena': 3, 'alfabet': 3, 'harus': 2, 'mampu': 2, 'sangat': 2, 'teknologi': 2, 'kepada': 2, 'bangun': 2, 'bas': 2, 'baru': 2, 'fitur': 2, 'uji': 2, 'terus': 1, 'bangsa': 1, 'didik': 1, 'baik': 1, 'jadi': 1, 'generasi': 1, 'bangga': 1, 'gudang': 1, 'prestasi': 1, 'raih': 1, 'capai': 1, 'semua': 1, 'tidak': 1, 'mudah': 1, 'din': 1, 'mungkin': 1, 'manfaat': 1, 'tambah': 1, 'interaktif': 1, 'dalam': 1, 'tarik': 1, 'minat': 1, 'menggunakanya': 1, 'mandiri': 1, 'anak': 1, 'interakif': 1, 'laku': 1, 'rasa': 1, 'hibur': 1, 'sekaligus': 1, 'beri': 1, 'tahu': 1, 'lihat': 1, 'kembang': 1, 'teliti': 1, 'angkat': 1, 'judul': 1, 'tentang': 1, 'rancang': 1, 'ajher': 1, 'noles': 1, 'kanak': 1, 'baca': 1, 'android': 1, 'edukasi': 1, 'huruf': 1, 'latin': 1, 'sisip': 1, 'kontenkonten': 1, 'bahasa': 1, 'lokal': 1, 'madura': 1, 'punya': 1, 'beberapa': 1, 'latih': 1, 'dinamis': 1, 'level': 1, 'bantu': 1, 'paham': 1, 'cara': 1, 'bagi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 7, 'and': 7, 'to': 7, 'children': 6, 'it': 6, 'learning': 5, 'can': 5, 'so': 4, 'a': 3, 'that': 3, 'as': 3, 'mobile': 3, 'on': 3, 'game': 3, 'for': 3, 'games': 3, 'alena': 3, 'write': 3, 'alphabet': 3, 'generation': 2, 'who': 2, 'must': 2, 'get': 2, 'education': 2, 'ability': 2, 'very': 2, 'by': 2, 'technology': 2, 'interactive': 2, 'be': 2, 'based': 2, 'writing': 2, 'features': 2, 'are': 1, 'next': 1, 'good': 1, 'becomes': 1, 'plume': 1, 'because': 1, 'myriad': 1, 'achievement': 1, 'reached': 1, 'reach': 1, 'all': 1, 'isnt': 1, 'easy': 1, 'early': 1, 'possible': 1, 'utilizing': 1, 'addition': 1, 'lesson': 1, 'will': 1, 'interest': 1, 'them': 1, 'use': 1, 'build': 1, 'independence': 1, 'child': 1, 'learn': 1, 'applied': 1, 'feel': 1, 'comforted': 1, 'also': 1, 'give': 1, 'new': 1, 'knowledge': 1, 'observing': 1, 'development': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'raised': 1, 'title': 1, 'rancang': 1, 'bangun': 1, 'ajher': 1, 'noles': 1, 'anak': 1, 'reading': 1, 'android': 1, 'is': 1, 'latin': 1, 'letters': 1, 'included': 1, 'local': 1, 'language': 1, 'contents': 1, 'madura': 1, 'has': 1, 'some': 1, 'such': 1, 'training': 1, 'examination': 1, 'dynamic': 1, 'level': 1, 'help': 1, 'understand': 1, 'how': 1, 'beginner': 1, 'test': 1, 'in': 1})
-------------------------------------------
--- Data #954 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Achmad Afiffudin Nurzein
Judul: Rancang Bangun ERP (Enterprise Resource Planning) Pada Modul Financial Accounting Menggunakan Zachman Framework
Pembimbing 1: Hermawan S.T.,M.Kom
Pembimbing 2: Rika Yunitarini S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Dalam rancang bangun Enterprise Resource Planning (ERP), dibutuhkan perencanaan terorganisir, dikarenakan ERP ditujukan untuk mengintegrasikan seluruh proses yang ada dalam berbagai domain fungsional perusahaan, antar departemen, maupun antar lokasi yang berbeda. Penelitian ini bertujuan merancang sebuah desain aplikasi untuk mendapatkan blueprint aplikasi ERP pada modul Financial Accounting (FA). Zachman Framework (ZF) merupakan salah satu kerangka kerja yang dapat memetakan artifak arsitektur informasi di sebuah organisasi. Dalam penerapanya, ZF mampu mendeskripsikan level prespektif arsitektur IT (Planner, Owner, Designer, Builder, Implementer, Participant) sesuai abstraksi objek (What, How, Where, Who, When, Why). Untuk standarisasi artifak arsitektur informasi digunakan pendekatan standart pemodelan UML 2.0, sehingga mampu meningkatkan deskripsi ZF menjadi standart Model Driven Architecture. Untuk pengujian hasil desain perancangan telah dikembangkan perangkat lunak ERP FA yang menerapkan Model Driven Design yang mampu mengkonversi artifak model menjadi aplikasi yang berkualitas. Dimana dari hasil penilaian Stakeholder dari pengujian sistem di PT. IGLAS, didapatkan tingkat kepuasan rata-rata 86,33. Sedangkan untuk penilaian availability sistem secara kuantitatif dengan dibandingkan Openerp 7.0 sistem yang dikembangkan jauh lebih kompleks dengan ketersediaan fitur 91,17% berbanding dengan Openerp 7.0 yang hanya memiliki keterbatasan fitur 74,4%.
Abstrak (Clean): dalam rancang bangun enterprise resource planning erp dibutuhkan perencanaan terorganisir dikarenakan erp ditujukan untuk mengintegrasikan seluruh proses yang ada dalam berbagai domain fungsional perusahaan antar departemen maupun antar lokasi yang berbeda penelitian ini bertujuan merancang sebuah desain aplikasi untuk mendapatkan blueprint aplikasi erp pada modul financial accounting fa zachman framework zf merupakan salah satu kerangka kerja yang dapat memetakan artifak arsitektur informasi di sebuah organisasi dalam penerapanya zf mampu mendeskripsikan level prespektif arsitektur it planner owner designer builder implementer participant sesuai abstraksi objek what how where who when why untuk standarisasi artifak arsitektur informasi digunakan pendekatan standart pemodelan uml sehingga mampu meningkatkan deskripsi zf menjadi standart model driven architecture untuk pengujian hasil desain perancangan telah dikembangkan perangkat lunak erp fa yang menerapkan model driven design yang mampu mengkonversi artifak model menjadi aplikasi yang berkualitas dimana dari hasil penilaian stakeholder dari pengujian sistem di pt iglas didapatkan tingkat kepuasan ratarata sedangkan untuk penilaian availability sistem secara kuantitatif dengan dibandingkan openerp sistem yang dikembangkan jauh lebih kompleks dengan ketersediaan fitur berbanding dengan openerp yang hanya memiliki keterbatasan fitur
Abstrak (Stopwords Removed): rancang bangun enterprise resource planning erp dibutuhkan perencanaan terorganisir dikarenakan erp ditujukan mengintegrasikan seluruh proses ada berbagai domain fungsional perusahaan antar departemen maupun antar lokasi berbeda penelitian bertujuan merancang desain aplikasi mendapatkan blueprint aplikasi erp modul financial accounting fa zachman framework zf salah satu kerangka kerja dapat memetakan artifak arsitektur informasi organisasi penerapanya zf mampu mendeskripsikan level prespektif arsitektur it planner owner designer builder implementer participant sesuai abstraksi objek what how where who when why standarisasi artifak arsitektur informasi digunakan pendekatan standart pemodelan uml mampu meningkatkan deskripsi zf menjadi standart model driven architecture pengujian hasil desain perancangan dikembangkan perangkat lunak erp fa menerapkan model driven design mampu mengkonversi artifak model menjadi aplikasi berkualitas dimana hasil penilaian stakeholder pengujian sistem pt iglas didapatkan tingkat kepuasan ratarata sedangkan penilaian availability sistem secara kuantitatif dibandingkan openerp sistem dikembangkan jauh lebih kompleks ketersediaan fitur berbanding openerp memiliki keterbatasan fitur
Abstrak (Stemmed): rancang bangun enterprise resource planning erp butuh rencana organisir karena erp tuju integrasi seluruh proses ada bagai domain fungsional usaha antar departemen maupun antar lokasi beda teliti tuju rancang desain aplikasi dapat blueprint aplikasi erp modul financial accounting fa zachman framework zf salah satu kerangka kerja dapat meta artifak arsitektur informasi organisasi apa zf mampu deskripsi level prespektif arsitektur it planner owner designer builder implementer participant sesuai abstraksi objek what how where who when why standar artifak arsitektur informasi guna dekat standart model uml mampu tingkat deskripsi zf jadi standart model driven architecture uji hasil desain ancang kembang perangkat lunak erp fa terap model driven design mampu konversi artifak model jadi aplikasi kualitas mana hasil nilai stakeholder uji sistem pt iglas dapat tingkat puas ratarata sedang nilai availability sistem cara kuantitatif banding openerp sistem kembang jauh lebih kompleks sedia fitur banding openerp milik batas fitur
Abstrak (Corrected): dancing bangui enterprise resource planning era butch recant organism arena era juju integral seluruh proves ada bahai domain functional sara altar department maun altar loki bed elite juju dancing detain aplikasi apart blueprint aplikasi era model financial accounting fa watchman framework of salad sat kerangka era apart meta artifact arsitektur informant organisms papa of camp deskripsi level prespektif arsitektur it planner owner designer builder implementer participant sexual abstraksi objet what how where who when why standard artifact arsitektur informant gun dead standard model um camp dingbat deskripsi of jade standard model driven architecture uni hail detain dancing embank perangkat lunar era fa trap model driven design camp converse artifact model jade aplikasi kualitas mana hail nilgai stakeholder uni sister pt glad apart dingbat puts ratarata sedan nilgai availability sister cara kuantitatif banding opener sister embank each leash kopeks media four banding opener milk bats four
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'erp': 4, 'model': 4, 'aplikasi': 3, 'dapat': 3, 'zf': 3, 'artifak': 3, 'arsitektur': 3, 'mampu': 3, 'sistem': 3, 'rancang': 2, 'tuju': 2, 'antar': 2, 'desain': 2, 'fa': 2, 'informasi': 2, 'deskripsi': 2, 'standart': 2, 'tingkat': 2, 'jadi': 2, 'driven': 2, 'uji': 2, 'hasil': 2, 'kembang': 2, 'nilai': 2, 'banding': 2, 'openerp': 2, 'fitur': 2, 'bangun': 1, 'enterprise': 1, 'resource': 1, 'planning': 1, 'butuh': 1, 'rencana': 1, 'organisir': 1, 'karena': 1, 'integrasi': 1, 'seluruh': 1, 'proses': 1, 'ada': 1, 'bagai': 1, 'domain': 1, 'fungsional': 1, 'usaha': 1, 'departemen': 1, 'maupun': 1, 'lokasi': 1, 'beda': 1, 'teliti': 1, 'blueprint': 1, 'modul': 1, 'financial': 1, 'accounting': 1, 'zachman': 1, 'framework': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'kerangka': 1, 'kerja': 1, 'meta': 1, 'organisasi': 1, 'apa': 1, 'level': 1, 'prespektif': 1, 'it': 1, 'planner': 1, 'owner': 1, 'designer': 1, 'builder': 1, 'implementer': 1, 'participant': 1, 'sesuai': 1, 'abstraksi': 1, 'objek': 1, 'what': 1, 'how': 1, 'where': 1, 'who': 1, 'when': 1, 'why': 1, 'standar': 1, 'guna': 1, 'dekat': 1, 'uml': 1, 'architecture': 1, 'ancang': 1, 'perangkat': 1, 'lunak': 1, 'terap': 1, 'design': 1, 'konversi': 1, 'kualitas': 1, 'mana': 1, 'stakeholder': 1, 'pt': 1, 'iglas': 1, 'puas': 1, 'ratarata': 1, 'sedang': 1, 'availability': 1, 'cara': 1, 'kuantitatif': 1, 'jauh': 1, 'lebih': 1, 'kompleks': 1, 'sedia': 1, 'milik': 1, 'batas': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 11, 'to': 9, 'architecture': 5, 'that': 5, 'erp': 4, 'in': 4, 'design': 4, 'is': 4, 'it': 3, 'an': 3, 'zf': 3, 'able': 3, 'model': 3, 'system': 3, 'with': 3, 'planning': 2, 'different': 2, 'application': 2, 'fa': 2, 'framework': 2, 'a': 2, 'artifact': 2, 'information': 2, 'where': 2, 'standard': 2, 'driven': 2, 'for': 2, 'testing': 2, 'results': 2, 'has': 2, 'developed': 2, 'assessment': 2, 'availability': 2, 'openerp': 2, 'enterprise': 1, 'resource': 1, 'takes': 1, 'organized': 1, 'since': 1, 'aimed': 1, 'integrate': 1, 'entire': 1, 'process': 1, 'exists': 1, 'functional': 1, 'domains': 1, 'company': 1, 'interdepartmental': 1, 'or': 1, 'between': 1, 'locations': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'aims': 1, 'get': 1, 'blueprint': 1, 'on': 1, 'module': 1, 'financial': 1, 'accounting': 1, 'zachman': 1, 'can': 1, 'mapped': 1, 'organization': 1, 'according': 1, 'case': 1, 'describe': 1, 'perspective': 1, 'level': 1, 'planner': 1, 'owner': 1, 'designer': 1, 'builder': 1, 'implementer': 1, 'participant': 1, 'appropriate': 1, 'abstraction': 1, 'object': 1, 'what': 1, 'how': 1, 'who': 1, 'when': 1, 'why': 1, 'standardize': 1, 'artifacts': 1, 'used': 1, 'modeling': 1, 'uml': 1, 'approach': 1, 'so': 1, 'improve': 1, 'description': 1, 'be': 1, 'software': 1, 'implements': 1, 'convert': 1, 'quality': 1, 'applications': 1, 'stakeholders': 1, 'pt': 1, 'iglas': 1, 'obtained': 1, 'average': 1, 'satisfaction': 1, 'rate': 1, 'as': 1, 'quantitatively': 1, 'compared': 1, 'much': 1, 'more': 1, 'complex': 1, 'feature': 1, 'which': 1, 'only': 1, 'limited': 1, 'features': 1})
-------------------------------------------
--- Data #955 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Zainal Arifin
Judul: RANCANG BANGUN ENTERPRISE ASSET MANAGEMENT MENGGUNAKAN ZACHMAN FRAMEWORK
Pembimbing 1: Hermawan ST.,M.Kom
Pembimbing 2: Rika Yunitarini ST.,MT.
Abstrak (Raw): Enterprise Asset Management (EAM) merupakan suatu bagian dari Enterprise Resource Planning yang terkait dengan pengelolaan asset tetap perusahaan. Dalam penelitian kali ini bertujuan untuk merancang sebuah desain aplikasi untuk mendapatkan blueprint aplikasi pada modul fixed asset management yakni modul yang terkait dengan pengelolaan asset tetap perusahaan. Salah satu metode arsitektur IT yang dapat digunakan untuk menentukan kerangka kerja dari blueprint tersebut yakni menggunakan metode Zachman Framework (ZF). ZF merupakan salah satu kerangka kerja yang dapat memetakan artifak arsitektur informasi yang paling banyak diadaptasi dan digunakan para arsitek data enterprise. Dalam penerapanya, Zachman Framework mampu mendeskripsikan level prespektif arsitektur IT yang terdiri dari Planner, Owner, Designer, Builder, Implementer dan Participant. Sedangkan dari sisi abstraksi objek ditentukan What, How, Where, Who, When, Why untuk memperjelas keenam perspektif tersebut. Untuk standarisasi artifak arsitektur informasi digunakan pendekatan standart pemodelan UML 2.0, sehingga mampu meningkatkan deskripsi Zachman Framework menjadi standart Model Driven Architecture yang berkualitas. Dimana dari hasil penilaian Stakeholder dari pengujian sistem di PT. IGLAS, didapatkan tingkat kepuasan rata-rata 87,43. Sedangkan untuk penilaian availability sistem secara kuantitatif yang dibandingkan dengan SunfishERP, salah satu ERP system dengan modul fixed asset diperoleh ketersediaan fitur dengan prosentase sebesar 75% pada EAM dan 56,25% fitur pada sunfishERP.
Abstrak (Clean): enterprise asset management eam merupakan suatu bagian dari enterprise resource planning yang terkait dengan pengelolaan asset tetap perusahaan dalam penelitian kali ini bertujuan untuk merancang sebuah desain aplikasi untuk mendapatkan blueprint aplikasi pada modul fixed asset management yakni modul yang terkait dengan pengelolaan asset tetap perusahaan salah satu metode arsitektur it yang dapat digunakan untuk menentukan kerangka kerja dari blueprint tersebut yakni menggunakan metode zachman framework zf zf merupakan salah satu kerangka kerja yang dapat memetakan artifak arsitektur informasi yang paling banyak diadaptasi dan digunakan para arsitek data enterprise dalam penerapanya zachman framework mampu mendeskripsikan level prespektif arsitektur it yang terdiri dari planner owner designer builder implementer dan participant sedangkan dari sisi abstraksi objek ditentukan what how where who when why untuk memperjelas keenam perspektif tersebut untuk standarisasi artifak arsitektur informasi digunakan pendekatan standart pemodelan uml sehingga mampu meningkatkan deskripsi zachman framework menjadi standart model driven architecture yang berkualitas dimana dari hasil penilaian stakeholder dari pengujian sistem di pt iglas didapatkan tingkat kepuasan ratarata sedangkan untuk penilaian availability sistem secara kuantitatif yang dibandingkan dengan sunfisherp salah satu erp system dengan modul fixed asset diperoleh ketersediaan fitur dengan prosentase sebesar pada eam dan fitur pada sunfisherp
Abstrak (Stopwords Removed): enterprise asset management eam bagian enterprise resource planning terkait pengelolaan asset tetap perusahaan penelitian kali bertujuan merancang desain aplikasi mendapatkan blueprint aplikasi modul fixed asset management yakni modul terkait pengelolaan asset tetap perusahaan salah satu metode arsitektur it dapat digunakan menentukan kerangka kerja blueprint tersebut yakni menggunakan metode zachman framework zf zf salah satu kerangka kerja dapat memetakan artifak arsitektur informasi paling banyak diadaptasi digunakan para arsitek data enterprise penerapanya zachman framework mampu mendeskripsikan level prespektif arsitektur it terdiri planner owner designer builder implementer participant sedangkan sisi abstraksi objek ditentukan what how where who when why memperjelas keenam perspektif tersebut standarisasi artifak arsitektur informasi digunakan pendekatan standart pemodelan uml mampu meningkatkan deskripsi zachman framework menjadi standart model driven architecture berkualitas dimana hasil penilaian stakeholder pengujian sistem pt iglas didapatkan tingkat kepuasan ratarata sedangkan penilaian availability sistem secara kuantitatif dibandingkan sunfisherp salah satu erp system modul fixed asset diperoleh ketersediaan fitur prosentase sebesar eam fitur sunfisherp
Abstrak (Stemmed): enterprise asset management eam bagi enterprise resource planning kait kelola asset tetap usaha teliti kali tuju rancang desain aplikasi dapat blueprint aplikasi modul fixed asset management yakni modul kait kelola asset tetap usaha salah satu metode arsitektur it dapat guna tentu kerangka kerja blueprint sebut yakni guna metode zachman framework zf zf salah satu kerangka kerja dapat meta artifak arsitektur informasi paling banyak adaptasi guna para arsitek data enterprise apa zachman framework mampu deskripsi level prespektif arsitektur it diri planner owner designer builder implementer participant sedang sisi abstraksi objek tentu what how where who when why jelas enam perspektif sebut standar artifak arsitektur informasi guna dekat standart model uml mampu tingkat deskripsi zachman framework jadi standart model driven architecture kualitas mana hasil nilai stakeholder uji sistem pt iglas dapat tingkat puas ratarata sedang nilai availability sistem cara kuantitatif banding sunfisherp salah satu erp system modul fixed asset oleh sedia fitur prosentase besar eam fitur sunfisherp
Abstrak (Corrected): enterprise asset management am bag enterprise resource planning wait fella asset team sara elite kali juju dancing detain aplikasi apart blueprint aplikasi model fixed asset management yank model wait fella asset team sara salad sat metope arsitektur it apart gun tent kerangka era blueprint debut yank gun metope watchman framework of of salad sat kerangka era apart meta artifact arsitektur informant paling banyan adapts gun para arbiter data enterprise papa watchman framework camp deskripsi level prespektif arsitektur it dirt planner owner designer builder implementer participant sedan sis abstraksi objet tent what how where who when why jells exam perspektif debut standard artifact arsitektur informant gun dead standard model um camp dingbat deskripsi watchman framework jade standard model driven architecture kualitas mana hail nilgai stakeholder uni sister pt glad apart dingbat puts ratarata sedan nilgai availability sister cara kuantitatif banding sunfishes salad sat era system model fixed asset olen media four prosentase bear am four sunfishes
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'asset': 5, 'dapat': 4, 'arsitektur': 4, 'guna': 4, 'enterprise': 3, 'modul': 3, 'salah': 3, 'satu': 3, 'zachman': 3, 'framework': 3, 'management': 2, 'eam': 2, 'kait': 2, 'kelola': 2, 'tetap': 2, 'usaha': 2, 'aplikasi': 2, 'blueprint': 2, 'fixed': 2, 'yakni': 2, 'metode': 2, 'it': 2, 'tentu': 2, 'kerangka': 2, 'kerja': 2, 'sebut': 2, 'zf': 2, 'artifak': 2, 'informasi': 2, 'mampu': 2, 'deskripsi': 2, 'sedang': 2, 'standart': 2, 'model': 2, 'tingkat': 2, 'nilai': 2, 'sistem': 2, 'sunfisherp': 2, 'fitur': 2, 'bagi': 1, 'resource': 1, 'planning': 1, 'teliti': 1, 'kali': 1, 'tuju': 1, 'rancang': 1, 'desain': 1, 'meta': 1, 'paling': 1, 'banyak': 1, 'adaptasi': 1, 'para': 1, 'arsitek': 1, 'data': 1, 'apa': 1, 'level': 1, 'prespektif': 1, 'diri': 1, 'planner': 1, 'owner': 1, 'designer': 1, 'builder': 1, 'implementer': 1, 'participant': 1, 'sisi': 1, 'abstraksi': 1, 'objek': 1, 'what': 1, 'how': 1, 'where': 1, 'who': 1, 'when': 1, 'why': 1, 'jelas': 1, 'enam': 1, 'perspektif': 1, 'standar': 1, 'dekat': 1, 'uml': 1, 'jadi': 1, 'driven': 1, 'architecture': 1, 'kualitas': 1, 'mana': 1, 'hasil': 1, 'stakeholder': 1, 'uji': 1, 'pt': 1, 'iglas': 1, 'puas': 1, 'ratarata': 1, 'availability': 1, 'cara': 1, 'kuantitatif': 1, 'banding': 1, 'erp': 1, 'system': 1, 'oleh': 1, 'sedia': 1, 'prosentase': 1, 'besar': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 27, 'of': 18, 'to': 9, 'is': 6, 'architecture': 5, 'framework': 5, 'asset': 4, 'management': 4, 'a': 4, 'system': 4, 'fixed': 4, 'and': 4, 'module': 3, 'one': 3, 'it': 3, 'used': 3, 'zachman': 3, 'in': 3, 'enterprise': 2, 'eam': 2, 'erp': 2, 'company': 2, 'design': 2, 'an': 2, 'application': 2, 'blueprint': 2, 'that': 2, 'with': 2, 'method': 2, 'can': 2, 'zf': 2, 'such': 2, 'information': 2, 'able': 2, 'where': 2, 'assessment': 2, 'availability': 2, 'sunfisherp': 2, 'at': 2, 'part': 1, 'related': 1, 'purpose': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'get': 1, 'on': 1, 'associated': 1, 'assets': 1, 'be': 1, 'define': 1, 'which': 1, 'uses': 1, 'chart': 1, 'artifact': 1, 'most': 1, 'widely': 1, 'adapted': 1, 'by': 1, 'data': 1, 'architect': 1, 'according': 1, 'case': 1, 'describe': 1, 'perspective': 1, 'level': 1, 'consists': 1, 'planner': 1, 'owner': 1, 'designer': 1, 'builder': 1, 'implementer': 1, 'participant': 1, 'while': 1, 'prescribed': 1, 'object': 1, 'abstraction': 1, 'what': 1, 'how': 1, 'who': 1, 'when': 1, 'why': 1, 'clarify': 1, 'sixth': 1, 'perspectives': 1, 'standardize': 1, 'artifacts': 1, 'modeling': 1, 'standard': 1, 'uml': 1, 'approach': 1, 'so': 1, 'improve': 1, 'description': 1, 'becomes': 1, 'standart': 1, 'quality': 1, 'driven': 1, 'model': 1, 'results': 1, 'testing': 1, 'stakeholders': 1, 'pt': 1, 'iglas': 1, 'obtained': 1, 'average': 1, 'satisfaction': 1, 'rate': 1, 'as': 1, 'for': 1, 'quantitative': 1, 'compared': 1, 'retrieved': 1, 'features': 1, 'percentage': 1, 'feature': 1})
-------------------------------------------
--- Data #956 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Muhammad Ilham Azmi Al Haris
Judul: Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) dengan Metode ID3
Pembimbing 1: Rika Yunitarini,S.T,M.T
Pembimbing 2: Andharini Dwi Cahyani,S.Kom,M.Kom
Abstrak (Raw): Sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) merupakan suatu upaya untuk mewujudkan biaya kuliah yang murah di perguruan tinggi seluruh negeri. Dengan sistem ini, mahasiswa sudah tidak akan dikenakan biaya gedung, praktikum, atau biaya tambahan lainnya. Ini berbeda dengan yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya. Besaran UKT ditentukan dengan menghitung unit cost mahasiswa dalam satu semester. Analisis unit cost memberi dasar formula untuk menghitung biaya pendidikan seorang mahasiswa selama mengikuti studi yang mencakup biaya langsung (biaya tenaga kerja langsung (gaji dosen); bahan habis pakai pembelajaran; sarana dan prasarana pembelajaran langsung) dan biaya tidak langsung (biaya SDM manajerial dan non dosen, sarana dan prasarana non pembelajaran; pemeliharaan; serta kegiatan pengembangan institusi (penelitian, kemahasiswaan, dan pengembangan program)Besaran Unit Cost tersebut kemudian digabungkan dengan subsidi pemerintah, sumbangan masyarakat, serta pendapatan lain-lain lembaga. Untuk menghitung besaran UKT tiap mahasiswa baru tersebut menggunakan decision tree yaitu dengan algoritma ID3 dengan menghitung kriteria-kriteria yang telah di tentukan yaitu besar gaji orang tua, jumlah tanggungan keluarga dan daya listrik. Dipilihnya kriteria-kriteria tersebut agar pemberian UKT pada mahasiswa baru lebih tepat sasaran.
Abstrak (Clean): sistem uang kuliah tunggal ukt merupakan suatu upaya untuk mewujudkan biaya kuliah yang murah di perguruan tinggi seluruh negeri dengan sistem ini mahasiswa sudah tidak akan dikenakan biaya gedung praktikum atau biaya tambahan lainnya ini berbeda dengan yang terjadi di tahuntahun sebelumnya besaran ukt ditentukan dengan menghitung unit cost mahasiswa dalam satu semester analisis unit cost memberi dasar formula untuk menghitung biaya pendidikan seorang mahasiswa selama mengikuti studi yang mencakup biaya langsung biaya tenaga kerja langsung gaji dosen bahan habis pakai pembelajaran sarana dan prasarana pembelajaran langsung dan biaya tidak langsung biaya sdm manajerial dan non dosen sarana dan prasarana non pembelajaran pemeliharaan serta kegiatan pengembangan institusi penelitian kemahasiswaan dan pengembangan programbesaran unit cost tersebut kemudian digabungkan dengan subsidi pemerintah sumbangan masyarakat serta pendapatan lainlain lembaga untuk menghitung besaran ukt tiap mahasiswa baru tersebut menggunakan decision tree yaitu dengan algoritma id dengan menghitung kriteriakriteria yang telah di tentukan yaitu besar gaji orang tua jumlah tanggungan keluarga dan daya listrik dipilihnya kriteriakriteria tersebut agar pemberian ukt pada mahasiswa baru lebih tepat sasaran
Abstrak (Stopwords Removed): sistem uang kuliah tunggal ukt upaya mewujudkan biaya kuliah murah perguruan tinggi seluruh negeri sistem mahasiswa sudah dikenakan biaya gedung praktikum biaya tambahan lainnya berbeda terjadi tahuntahun sebelumnya besaran ukt ditentukan menghitung unit cost mahasiswa satu semester analisis unit cost memberi dasar formula menghitung biaya pendidikan seorang mahasiswa selama mengikuti studi mencakup biaya langsung biaya tenaga kerja langsung gaji dosen bahan habis pakai pembelajaran sarana prasarana pembelajaran langsung biaya langsung biaya sdm manajerial non dosen sarana prasarana non pembelajaran pemeliharaan kegiatan pengembangan institusi penelitian kemahasiswaan pengembangan programbesaran unit cost tersebut digabungkan subsidi pemerintah sumbangan masyarakat pendapatan lainlain lembaga menghitung besaran ukt tiap mahasiswa baru tersebut menggunakan decision tree algoritma id menghitung kriteriakriteria tentukan besar gaji orang tua jumlah tanggungan keluarga daya listrik dipilihnya kriteriakriteria tersebut pemberian ukt mahasiswa baru lebih tepat sasaran
Abstrak (Stemmed): sistem uang kuliah tunggal ukt upaya wujud biaya kuliah murah guru tinggi seluruh negeri sistem mahasiswa sudah kena biaya gedung praktikum biaya tambah lain beda jadi tahuntahun belum besar ukt tentu hitung unit cost mahasiswa satu semester analisis unit cost beri dasar formula hitung biaya didik orang mahasiswa lama ikut studi cakup biaya langsung biaya tenaga kerja langsung gaji dosen bahan habis pakai ajar sarana prasarana ajar langsung biaya langsung biaya sdm manajerial non dosen sarana prasarana non ajar pelihara giat kembang institusi teliti mahasiswa kembang programbesaran unit cost sebut gabung subsidi perintah sumbang masyarakat dapat lainlain lembaga hitung besar ukt tiap mahasiswa baru sebut guna decision tree algoritma id hitung kriteriakriteria tentu besar gaji orang tua jumlah tanggung keluarga daya listrik pilih kriteriakriteria sebut beri ukt mahasiswa baru lebih tepat sasar
Abstrak (Corrected): sister hang julian fungal ut pay juju bay julian mural guru ting seluruh never sister mahasiswa judah ken bay dung practicum bay tambac lain bed jade tahuntahun begum bear ut tent hiding unit cost mahasiswa sat semester analysis unit cost bert dakar formula hiding bay did orang mahasiswa lama it study cup bay lansing bay teenage era lansing haji dozen bahai habit sakai ajar saran prasarana ajar lansing bay lansing bay sum managerial non dozen saran prasarana non ajar pelihara gift embank institute elite mahasiswa embank programbesaran unit cost debut gang subside perineal scumbag masyarakat apart maintain lumbago hiding bear ut tip mahasiswa bar debut gun decision tree algorithm id hiding kriteriakriteria tent bear haji orang tea mullah tagging keluarga day listeria pilch kriteriakriteria debut bert ut mahasiswa bar leash teat samar
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'biaya': 8, 'mahasiswa': 6, 'ukt': 4, 'hitung': 4, 'langsung': 4, 'besar': 3, 'unit': 3, 'cost': 3, 'ajar': 3, 'sebut': 3, 'sistem': 2, 'kuliah': 2, 'tentu': 2, 'beri': 2, 'orang': 2, 'gaji': 2, 'dosen': 2, 'sarana': 2, 'prasarana': 2, 'non': 2, 'kembang': 2, 'baru': 2, 'kriteriakriteria': 2, 'uang': 1, 'tunggal': 1, 'upaya': 1, 'wujud': 1, 'murah': 1, 'guru': 1, 'tinggi': 1, 'seluruh': 1, 'negeri': 1, 'sudah': 1, 'kena': 1, 'gedung': 1, 'praktikum': 1, 'tambah': 1, 'lain': 1, 'beda': 1, 'jadi': 1, 'tahuntahun': 1, 'belum': 1, 'satu': 1, 'semester': 1, 'analisis': 1, 'dasar': 1, 'formula': 1, 'didik': 1, 'lama': 1, 'ikut': 1, 'studi': 1, 'cakup': 1, 'tenaga': 1, 'kerja': 1, 'bahan': 1, 'habis': 1, 'pakai': 1, 'sdm': 1, 'manajerial': 1, 'pelihara': 1, 'giat': 1, 'institusi': 1, 'teliti': 1, 'programbesaran': 1, 'gabung': 1, 'subsidi': 1, 'perintah': 1, 'sumbang': 1, 'masyarakat': 1, 'dapat': 1, 'lainlain': 1, 'lembaga': 1, 'tiap': 1, 'guna': 1, 'decision': 1, 'tree': 1, 'algoritma': 1, 'id': 1, 'tua': 1, 'jumlah': 1, 'tanggung': 1, 'keluarga': 1, 'daya': 1, 'listrik': 1, 'pilih': 1, 'lebih': 1, 'tepat': 1, 'sasar': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 9, 'of': 7, 'and': 6, 'a': 5, 'with': 5, 'costs': 5, 'ukt': 4, 'to': 4, 'student': 4, 'that': 4, 'as': 4, 'is': 3, 'in': 3, 'cost': 3, 'learning': 3, 'system': 2, 'tuition': 2, 'at': 2, 'this': 2, 'other': 2, 'quantity': 2, 'calculating': 2, 'students': 2, 'unit': 2, 'calculate': 2, 'direct': 2, 'facilities': 2, 'infrastructure': 2, 'well': 2, 'development': 2, 'new': 2, 'criteria': 2, 'uang': 1, 'kuliah': 1, 'tunggal': 1, 'an': 1, 'attempt': 1, 'bring': 1, 'about': 1, 'cheap': 1, 'colleges': 1, 'throughout': 1, 'country': 1, 'isnt': 1, 'going': 1, 'charge': 1, 'building': 1, 'teaching': 1, 'or': 1, 'additional': 1, 'contrast': 1, 'occurred': 1, 'previous': 1, 'years': 1, 'units': 1, 'determined': 1, 'by': 1, 'semester': 1, 'analysis': 1, 'gives': 1, 'basic': 1, 'formula': 1, 'fees': 1, 'during': 1, 'following': 1, 'studies': 1, 'include': 1, 'labor': 1, 'salaries': 1, 'lecturers': 1, 'consumables': 1, 'directly': 1, 'indirect': 1, 'human': 1, 'resources': 1, 'managerial': 1, 'nonprofessors': 1, 'non': 1, 'maintenance': 1, 'institutional': 1, 'activities': 1, 'research': 1, 'affairs': 1, 'program': 1, 'then': 1, 'coupled': 1, 'government': 1, 'subsidies': 1, 'community': 1, 'contributions': 1, 'revenue': 1, 'agencies': 1, 'magnitudes': 1, 'each': 1, 'using': 1, 'decision': 1, 'tree': 1, 'algorithm': 1, 'id': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'set': 1, 'big': 1, 'salary': 1, 'total': 1, 'number': 1, 'dependent': 1, 'elderly': 1, 'people': 1, 'family': 1, 'power': 1, 'chosen': 1, 'for': 1, 'granting': 1, 'more': 1, 'right': 1, 'on': 1, 'target': 1})
-------------------------------------------
--- Data #957 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: m hasyim asrori
Judul: Perancangan media pengenalan huruf mengunakan konsep phonics games berbasis Microsoft Speech API
Pembimbing 1: Cucun Very Angkoso, S.T., M.T
Pembimbing 2: Arik Kurniawati, S.Kom.,M.T
Abstrak (Raw): Speech Application Programming Interface (SAPI) merupakan program pengenal suara yang dikembangkan oleh Microsoft. Speech Application ProgrammingInterface (SAPI) sendiri mempunyai dua tipe dasar yaitu sistem teks ke suara (Text to Speech) dan juga pengenalan suara ke teks (Speech Recognition).
Pada tugas akhir yang dibuat ini mengunakan 130 data gambar serta 130 data suara yang sebelumnya telah diformat sesuai kebutuhan yaitu GIF untuk data gambar dan WAV untuk data suara. Pengenalan dalam aplikasi game ini dibagi menjadi dua level,level pertama pengenalan huruf dengan mengucapkan sebuah huruf dengan output berupa gambar dan suara dari gambar tersebut. Level kedua anak/user menebak gambar yang telah muncul pada layar. Jika tebakan benar akan muncul teks dengan nama gambar tersebut dan jika salah akan ada teks “jawaban salah”.
Aplikasi ini ditujukan untuk kebutuhan pendidikan anak khususnya usia 5-15 tahun yang sudah mempunyai sedikit kefasihan dalam mengucapkan suara dalam bahasa inggris.
Abstrak (Clean): speech application programming interface sapi merupakan program pengenal suara yang dikembangkan oleh microsoft speech application programminginterface sapi sendiri mempunyai dua tipe dasar yaitu sistem teks ke suara text to speech dan juga pengenalan suara ke teks speech recognition pada tugas akhir yang dibuat ini mengunakan data gambar serta data suara yang sebelumnya telah diformat sesuai kebutuhan yaitu gif untuk data gambar dan wav untuk data suara pengenalan dalam aplikasi game ini dibagi menjadi dua levellevel pertama pengenalan huruf dengan mengucapkan sebuah huruf dengan output berupa gambar dan suara dari gambar tersebut level kedua anakuser menebak gambar yang telah muncul pada layar jika tebakan benar akan muncul teks dengan nama gambar tersebut dan jika salah akan ada teks “jawaban salah” aplikasi ini ditujukan untuk kebutuhan pendidikan anak khususnya usia tahun yang sudah mempunyai sedikit kefasihan dalam mengucapkan suara dalam bahasa inggris
Abstrak (Stopwords Removed): speech application programming interface sapi program pengenal suara dikembangkan microsoft speech application programminginterface sapi sendiri mempunyai dua tipe dasar sistem teks suara text to speech pengenalan suara teks speech recognition tugas akhir dibuat mengunakan data gambar data suara sebelumnya diformat sesuai kebutuhan gif data gambar wav data suara pengenalan aplikasi game dibagi menjadi dua levellevel pertama pengenalan huruf mengucapkan huruf output berupa gambar suara gambar tersebut level kedua anakuser menebak gambar muncul layar jika tebakan benar muncul teks nama gambar tersebut jika salah ada teks “jawaban salah” aplikasi ditujukan kebutuhan pendidikan anak khususnya usia tahun sudah mempunyai sedikit kefasihan mengucapkan suara bahasa inggris
Abstrak (Stemmed): speech application programming interface sapi program kenal suara kembang microsoft speech application programminginterface sapi sendiri punya dua tipe dasar sistem teks suara text to speech kenal suara teks speech recognition tugas akhir buat mengunakan data gambar data suara belum format sesuai butuh gif data gambar wav data suara kenal aplikasi game bagi jadi dua levellevel pertama kenal huruf ucap huruf output upa gambar suara gambar sebut level dua anakuser tebak gambar muncul layar jika tebak benar muncul teks nama gambar sebut jika salah ada teks jawab salah aplikasi tuju butuh didik anak khusus usia tahun sudah punya sedikit fasih ucap suara bahasa inggris
Abstrak (Corrected): speech application programming interface sap program penal sara embank microsoft speech application programminginterface sap sending puny due time dakar sister tens sara text to speech penal sara tens speech recognition tugs air but mengunakan data sambar data sara begum format sexual butch if data sambar was data sara penal aplikasi game bag jade due levellevel pertain penal hufuf cap hufuf output up sambar sara sambar debut level due anakuser teak sambar munch layer pika teak bear munch tens nama sambar debut pika salad ada tens nawab salad aplikasi juju butch did anal rhesus asia thun judah puny sedikit fash cap sara bahama ingrid
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'suara': 7, 'gambar': 6, 'speech': 4, 'kenal': 4, 'teks': 4, 'data': 4, 'dua': 3, 'application': 2, 'sapi': 2, 'punya': 2, 'butuh': 2, 'aplikasi': 2, 'huruf': 2, 'ucap': 2, 'sebut': 2, 'tebak': 2, 'muncul': 2, 'jika': 2, 'salah': 2, 'programming': 1, 'interface': 1, 'program': 1, 'kembang': 1, 'microsoft': 1, 'programminginterface': 1, 'sendiri': 1, 'tipe': 1, 'dasar': 1, 'sistem': 1, 'text': 1, 'to': 1, 'recognition': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'buat': 1, 'mengunakan': 1, 'belum': 1, 'format': 1, 'sesuai': 1, 'gif': 1, 'wav': 1, 'game': 1, 'bagi': 1, 'jadi': 1, 'levellevel': 1, 'pertama': 1, 'output': 1, 'upa': 1, 'level': 1, 'anakuser': 1, 'layar': 1, 'benar': 1, 'nama': 1, 'ada': 1, 'jawab': 1, 'tuju': 1, 'didik': 1, 'anak': 1, 'khusus': 1, 'usia': 1, 'tahun': 1, 'sudah': 1, 'sedikit': 1, 'fasih': 1, 'bahasa': 1, 'inggris': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 7, 'to': 6, 'text': 5, 'and': 5, 'speech': 4, 'application': 4, 'is': 4, 'a': 4, 'voice': 4, 'recognition': 4, 'data': 4, 'has': 3, 'image': 3, 'picture': 3, 'programming': 2, 'interface': 2, 'sapi': 2, 'by': 2, 'two': 2, 'sound': 2, 'that': 2, 'needs': 2, 'this': 2, 'level': 2, 'letter': 2, 'pronouncing': 2, 'with': 2, 'guess': 2, 'if': 2, 'will': 2, 'in': 2, 'program': 1, 'developed': 1, 'microsoft': 1, 'itself': 1, 'basic': 1, 'types': 1, 'namely': 1, 'system': 1, 'at': 1, 'end': 1, 'assignment': 1, 'made': 1, 'using': 1, 'previously': 1, 'been': 1, 'formatted': 1, 'according': 1, 'gif': 1, 'wav': 1, 'introduction': 1, 'game': 1, 'divided': 1, 'into': 1, 'levels': 1, 'first': 1, 'output': 1, 'from': 1, 'second': 1, 'child': 1, 'user': 1, 'appears': 1, 'on': 1, 'screen': 1, 'you': 1, 'correctly': 1, 'appear': 1, 'name': 1, 'one': 1, 'be': 1, 'wrong': 1, 'answer': 1, 'intended': 1, 'for': 1, 'educational': 1, 'especially': 1, 'children': 1, 'aged': 1, 'years': 1, 'who': 1, 'have': 1, 'had': 1, 'little': 1, 'fluency': 1, 'sounds': 1, 'english': 1})
-------------------------------------------
--- Data #958 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Fery Febriyan Syah
Judul: Rancang Bangun ERP (Enterprise Resource Planning) pada Modul (Human Resource Management) Menggunakan Zachman Framework
Pembimbing 1: Hermawan.,ST., M.Kom
Pembimbing 2: Rika Yunitarini., ST., MT
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Dalam rancang bangun Enterprise Resource Planning (ERP), dibutuhkan perencanaan terorganisir, dikarenakan ERP ditujukan untuk mengintegrasikan seluruh proses yang ada dalam berbagai domain fungsional perusahaan, antar departemen, maupun antar lokasi yang berbeda. Penelitian ini bertujuan merancang sebuah desain aplikasi untuk mendapatkan blueprint aplikasi ERP pada modul Human Resource management (HRM). Zachman Framework (ZF) merupakan salah satu kerangka kerja yang dapat memetakan artifak arsitektur informasi di sebuah organisasi. Dalam penerapanya, ZF mampu mendeskripsikan level prespektif arsitektur IT (Planner, Owner, Designer, Builder, Implementer, Participant) sesuai abstraksi objek (What, How, Where, Who, When, Why). Untuk standarisasi artifak arsitektur informasi digunakan pendekatan standart pemodelan UML 2.0, sehingga mampu meningkatkan deskripsi ZF menjadi standart Model Driven Architecture. Untuk pengujian hasil desain perancangan telah dikembangkan perangkat lunak ERP HRM yang menerapkan Model Driven Design yang mampu mengkonversi artifak model menjadi aplikasi yang berkualitas. Dimana dari hasil penilaian Stakeholder dari pengujian sistem di PT. IGLAS, didapatkan tingkat kepuasan rata-rata 88,33. Sedangkan untuk penilaian availability sistem secara kuantitatif dengan dibandingkan Openerp 7.0 sistem yang dikembangkan jauh lebih kompleks dengan ketersediaan fitur 88,89% berbanding dengan Openerp 7.0 yang hanya memiliki keterbatasan fitur 77,78%.
Kata Kunci : Enterprise Resource Planning, Financial Accounting, Zachman Framework, UML 2.0, Model Driven Design, Openerp 7.0
Abstrak (Clean): abstrak dalam rancang bangun enterprise resource planning erp dibutuhkan perencanaan terorganisir dikarenakan erp ditujukan untuk mengintegrasikan seluruh proses yang ada dalam berbagai domain fungsional perusahaan antar departemen maupun antar lokasi yang berbeda penelitian ini bertujuan merancang sebuah desain aplikasi untuk mendapatkan blueprint aplikasi erp pada modul human resource management hrm zachman framework zf merupakan salah satu kerangka kerja yang dapat memetakan artifak arsitektur informasi di sebuah organisasi dalam penerapanya zf mampu mendeskripsikan level prespektif arsitektur it planner owner designer builder implementer participant sesuai abstraksi objek what how where who when why untuk standarisasi artifak arsitektur informasi digunakan pendekatan standart pemodelan uml sehingga mampu meningkatkan deskripsi zf menjadi standart model driven architecture untuk pengujian hasil desain perancangan telah dikembangkan perangkat lunak erp hrm yang menerapkan model driven design yang mampu mengkonversi artifak model menjadi aplikasi yang berkualitas dimana dari hasil penilaian stakeholder dari pengujian sistem di pt iglas didapatkan tingkat kepuasan ratarata sedangkan untuk penilaian availability sistem secara kuantitatif dengan dibandingkan openerp sistem yang dikembangkan jauh lebih kompleks dengan ketersediaan fitur berbanding dengan openerp yang hanya memiliki keterbatasan fitur kata kunci enterprise resource planning financial accounting zachman framework uml model driven design openerp
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak rancang bangun enterprise resource planning erp dibutuhkan perencanaan terorganisir dikarenakan erp ditujukan mengintegrasikan seluruh proses ada berbagai domain fungsional perusahaan antar departemen maupun antar lokasi berbeda penelitian bertujuan merancang desain aplikasi mendapatkan blueprint aplikasi erp modul human resource management hrm zachman framework zf salah satu kerangka kerja dapat memetakan artifak arsitektur informasi organisasi penerapanya zf mampu mendeskripsikan level prespektif arsitektur it planner owner designer builder implementer participant sesuai abstraksi objek what how where who when why standarisasi artifak arsitektur informasi digunakan pendekatan standart pemodelan uml mampu meningkatkan deskripsi zf menjadi standart model driven architecture pengujian hasil desain perancangan dikembangkan perangkat lunak erp hrm menerapkan model driven design mampu mengkonversi artifak model menjadi aplikasi berkualitas dimana hasil penilaian stakeholder pengujian sistem pt iglas didapatkan tingkat kepuasan ratarata sedangkan penilaian availability sistem secara kuantitatif dibandingkan openerp sistem dikembangkan jauh lebih kompleks ketersediaan fitur berbanding openerp memiliki keterbatasan fitur kata kunci enterprise resource planning financial accounting zachman framework uml model driven design openerp
Abstrak (Stemmed): abstrak rancang bangun enterprise resource planning erp butuh rencana organisir karena erp tuju integrasi seluruh proses ada bagai domain fungsional usaha antar departemen maupun antar lokasi beda teliti tuju rancang desain aplikasi dapat blueprint aplikasi erp modul human resource management hrm zachman framework zf salah satu kerangka kerja dapat meta artifak arsitektur informasi organisasi apa zf mampu deskripsi level prespektif arsitektur it planner owner designer builder implementer participant sesuai abstraksi objek what how where who when why standar artifak arsitektur informasi guna dekat standart model uml mampu tingkat deskripsi zf jadi standart model driven architecture uji hasil desain ancang kembang perangkat lunak erp hrm terap model driven design mampu konversi artifak model jadi aplikasi kualitas mana hasil nilai stakeholder uji sistem pt iglas dapat tingkat puas ratarata sedang nilai availability sistem cara kuantitatif banding openerp sistem kembang jauh lebih kompleks sedia fitur banding openerp milik batas fitur kata kunci enterprise resource planning financial accounting zachman framework uml model driven design openerp
Abstrak (Corrected): abstract dancing bangui enterprise resource planning era butch recant organism arena era juju integral seluruh proves ada bahai domain functional sara altar department maun altar loki bed elite juju dancing detain aplikasi apart blueprint aplikasi era model human resource management him watchman framework of salad sat kerangka era apart meta artifact arsitektur informant organisms papa of camp deskripsi level prespektif arsitektur it planner owner designer builder implementer participant sexual abstraksi objet what how where who when why standard artifact arsitektur informant gun dead standard model um camp dingbat deskripsi of jade standard model driven architecture uni hail detain dancing embank perangkat lunar era him trap model driven design camp converse artifact model jade aplikasi kualitas mana hail nilgai stakeholder uni sister pt glad apart dingbat puts ratarata sedan nilgai availability sister cara kuantitatif banding opener sister embank each leash kopeks media four banding opener milk bats four data bunch enterprise resource planning financial accounting watchman framework um model driven design opener
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'model': 5, 'erp': 4, 'resource': 3, 'aplikasi': 3, 'dapat': 3, 'zf': 3, 'artifak': 3, 'arsitektur': 3, 'mampu': 3, 'driven': 3, 'sistem': 3, 'openerp': 3, 'rancang': 2, 'enterprise': 2, 'planning': 2, 'tuju': 2, 'antar': 2, 'desain': 2, 'hrm': 2, 'zachman': 2, 'framework': 2, 'informasi': 2, 'deskripsi': 2, 'standart': 2, 'uml': 2, 'tingkat': 2, 'jadi': 2, 'uji': 2, 'hasil': 2, 'kembang': 2, 'design': 2, 'nilai': 2, 'banding': 2, 'fitur': 2, 'abstrak': 1, 'bangun': 1, 'butuh': 1, 'rencana': 1, 'organisir': 1, 'karena': 1, 'integrasi': 1, 'seluruh': 1, 'proses': 1, 'ada': 1, 'bagai': 1, 'domain': 1, 'fungsional': 1, 'usaha': 1, 'departemen': 1, 'maupun': 1, 'lokasi': 1, 'beda': 1, 'teliti': 1, 'blueprint': 1, 'modul': 1, 'human': 1, 'management': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'kerangka': 1, 'kerja': 1, 'meta': 1, 'organisasi': 1, 'apa': 1, 'level': 1, 'prespektif': 1, 'it': 1, 'planner': 1, 'owner': 1, 'designer': 1, 'builder': 1, 'implementer': 1, 'participant': 1, 'sesuai': 1, 'abstraksi': 1, 'objek': 1, 'what': 1, 'how': 1, 'where': 1, 'who': 1, 'when': 1, 'why': 1, 'standar': 1, 'guna': 1, 'dekat': 1, 'architecture': 1, 'ancang': 1, 'perangkat': 1, 'lunak': 1, 'terap': 1, 'konversi': 1, 'kualitas': 1, 'mana': 1, 'stakeholder': 1, 'pt': 1, 'iglas': 1, 'puas': 1, 'ratarata': 1, 'sedang': 1, 'availability': 1, 'cara': 1, 'kuantitatif': 1, 'jauh': 1, 'lebih': 1, 'kompleks': 1, 'sedia': 1, 'milik': 1, 'batas': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'financial': 1, 'accounting': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 11, 'to': 8, 'design': 6, 'architecture': 5, 'in': 5, 'erp': 4, 'that': 4, 'is': 4, 'model': 4, 'resource': 3, 'planning': 3, 'it': 3, 'an': 3, 'framework': 3, 'zf': 3, 'able': 3, 'driven': 3, 'system': 3, 'with': 3, 'openerp': 3, 'enterprise': 2, 'different': 2, 'application': 2, 'hrm': 2, 'zachman': 2, 'a': 2, 'artifact': 2, 'information': 2, 'where': 2, 'standard': 2, 'uml': 2, 'for': 2, 'testing': 2, 'has': 2, 'developed': 2, 'assessment': 2, 'availability': 2, 'compared': 2, 'features': 2, 'abstract': 1, 'takes': 1, 'organized': 1, 'since': 1, 'aimed': 1, 'integrate': 1, 'entire': 1, 'process': 1, 'exists': 1, 'functional': 1, 'domains': 1, 'company': 1, 'interdepartmental': 1, 'or': 1, 'between': 1, 'locations': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'aims': 1, 'get': 1, 'blueprint': 1, 'human': 1, 'management': 1, 'module': 1, 'can': 1, 'chart': 1, 'organization': 1, 'according': 1, 'case': 1, 'describe': 1, 'perspective': 1, 'level': 1, 'planner': 1, 'owner': 1, 'designer': 1, 'builder': 1, 'implementer': 1, 'participant': 1, 'appropriate': 1, 'abstraction': 1, 'object': 1, 'what': 1, 'how': 1, 'who': 1, 'when': 1, 'why': 1, 'standardize': 1, 'artifacts': 1, 'used': 1, 'modeling': 1, 'approach': 1, 'so': 1, 'improve': 1, 'description': 1, 'be': 1, 'payoff': 1, 'software': 1, 'implements': 1, 'convert': 1, 'quality': 1, 'applications': 1, 'results': 1, 'stakeholders': 1, 'pt': 1, 'iglas': 1, 'obtained': 1, 'average': 1, 'satisfaction': 1, 'rate': 1, 'as': 1, 'quantitatively': 1, 'much': 1, 'more': 1, 'complex': 1, 'which': 1, 'only': 1, 'limited': 1, 'keyword': 1, 'financial': 1, 'accounting': 1})
-------------------------------------------
--- Data #959 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Rhiyananta Catur Yudowicitro
Judul: Rancang Bangun ERP ( Enterprise Resource Planning ) Pada Modul Inventory
Management Menggunakan Zachman Framework
Pembimbing 1: Hermawan.,ST., M.Kom
Pembimbing 2: Rika Yunitarini., ST., MT
Abstrak (Raw): Dalam perancangan Enterprise Resource Planning (ERP), dibutuhkan perencanaan terorganisir, dikarenakan ERP ditujukan untuk mengintegrasikan seluruh proses yang ada dalam berbagai domain fungsional perusahaan, antar departemen, maupun antar lokasi yang berbeda. Penelitian ini bertujuan merancang sebuah desain aplikasi untuk mendapatkan blueprint aplikasi pada modul Inventory Managemnt (IM).Zachman Framework(ZF) merupakan salah satu kerangka kerja yang dapat memetakan artifak arsitektur informasi di sebuah organisasi. Dalam penerapanya, ZF mampu mendeskripsikan level prespektif arsitektur IT(Planner Perspective, Owner Perspective, Designer Perspective, Builder Perspective, Implementer Perspective, Participant Perspective) sesuai abstraksi objek (What, How, Where, Who, When, Why).Untuk standarisasi artifak arsitektur informasi digunakan pendekatan standart pemodelan UML 2.0, sehingga mampu meningkatkan deskripsi ZF menjadi standart Model Driven Architecture.Untuk pengujian hasil desain perancangan telah dikembangkan perangkat lunak ERP IM yang menerapkan Model Driven Design yang mampu mengkonversi artifak model menjadi aplikasi yang berkualitas. Dimana dari hasil penilaian Stakeholder dari pengujian sistem di PT. IGLAS(Persero), didapatkan tingkat kepuasan rata-rata 90%. Sedangkan untuk penilaian availability sistem secara kuantitatif dengan dibandingkan Openerp 7.0 sistem yang dikembangkan jauh lebih kompleks dengan ketersediaan fitur 88,8% berbanding dengan Openerp 7.0 yang hanya memiliki keterbatasan fitur 77,7%.
Abstrak (Clean): dalam perancangan enterprise resource planning erp dibutuhkan perencanaan terorganisir dikarenakan erp ditujukan untuk mengintegrasikan seluruh proses yang ada dalam berbagai domain fungsional perusahaan antar departemen maupun antar lokasi yang berbeda penelitian ini bertujuan merancang sebuah desain aplikasi untuk mendapatkan blueprint aplikasi pada modul inventory managemnt imzachman frameworkzf merupakan salah satu kerangka kerja yang dapat memetakan artifak arsitektur informasi di sebuah organisasi dalam penerapanya zf mampu mendeskripsikan level prespektif arsitektur itplanner perspective owner perspective designer perspective builder perspective implementer perspective participant perspective sesuai abstraksi objek what how where who when whyuntuk standarisasi artifak arsitektur informasi digunakan pendekatan standart pemodelan uml sehingga mampu meningkatkan deskripsi zf menjadi standart model driven architectureuntuk pengujian hasil desain perancangan telah dikembangkan perangkat lunak erp im yang menerapkan model driven design yang mampu mengkonversi artifak model menjadi aplikasi yang berkualitas dimana dari hasil penilaian stakeholder dari pengujian sistem di pt iglaspersero didapatkan tingkat kepuasan ratarata sedangkan untuk penilaian availability sistem secara kuantitatif dengan dibandingkan openerp sistem yang dikembangkan jauh lebih kompleks dengan ketersediaan fitur berbanding dengan openerp yang hanya memiliki keterbatasan fitur
Abstrak (Stopwords Removed): perancangan enterprise resource planning erp dibutuhkan perencanaan terorganisir dikarenakan erp ditujukan mengintegrasikan seluruh proses ada berbagai domain fungsional perusahaan antar departemen maupun antar lokasi berbeda penelitian bertujuan merancang desain aplikasi mendapatkan blueprint aplikasi modul inventory managemnt imzachman frameworkzf salah satu kerangka kerja dapat memetakan artifak arsitektur informasi organisasi penerapanya zf mampu mendeskripsikan level prespektif arsitektur itplanner perspective owner perspective designer perspective builder perspective implementer perspective participant perspective sesuai abstraksi objek what how where who when whyuntuk standarisasi artifak arsitektur informasi digunakan pendekatan standart pemodelan uml mampu meningkatkan deskripsi zf menjadi standart model driven architectureuntuk pengujian hasil desain perancangan dikembangkan perangkat lunak erp im menerapkan model driven design mampu mengkonversi artifak model menjadi aplikasi berkualitas dimana hasil penilaian stakeholder pengujian sistem pt iglaspersero didapatkan tingkat kepuasan ratarata sedangkan penilaian availability sistem secara kuantitatif dibandingkan openerp sistem dikembangkan jauh lebih kompleks ketersediaan fitur berbanding openerp memiliki keterbatasan fitur
Abstrak (Stemmed): ancang enterprise resource planning erp butuh rencana organisir karena erp tuju integrasi seluruh proses ada bagai domain fungsional usaha antar departemen maupun antar lokasi beda teliti tuju rancang desain aplikasi dapat blueprint aplikasi modul inventory managemnt imzachman frameworkzf salah satu kerangka kerja dapat meta artifak arsitektur informasi organisasi apa zf mampu deskripsi level prespektif arsitektur itplanner perspective owner perspective designer perspective builder perspective implementer perspective participant perspective sesuai abstraksi objek what how where who when whyuntuk standar artifak arsitektur informasi guna dekat standart model uml mampu tingkat deskripsi zf jadi standart model driven architectureuntuk uji hasil desain ancang kembang perangkat lunak erp im terap model driven design mampu konversi artifak model jadi aplikasi kualitas mana hasil nilai stakeholder uji sistem pt iglaspersero dapat tingkat puas ratarata sedang nilai availability sistem cara kuantitatif banding openerp sistem kembang jauh lebih kompleks sedia fitur banding openerp milik batas fitur
Abstrak (Corrected): dancing enterprise resource planning era butch recant organism arena era juju integral seluruh proves ada bahai domain functional sara altar department maun altar loki bed elite juju dancing detain aplikasi apart blueprint aplikasi model inventory management imzachman framework salad sat kerangka era apart meta artifact arsitektur informant organisms papa of camp deskripsi level prespektif arsitektur planner perspective owner perspective designer perspective builder perspective implementer perspective participant perspective sexual abstraksi objet what how where who when whyuntuk standard artifact arsitektur informant gun dead standard model um camp dingbat deskripsi of jade standard model driven architectureuntuk uni hail detain dancing embank perangkat lunar era i trap model driven design camp converse artifact model jade aplikasi kualitas mana hail nilgai stakeholder uni sister pt iglaspersero apart dingbat puts ratarata sedan nilgai availability sister cara kuantitatif banding opener sister embank each leash kopeks media four banding opener milk bats four
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'perspective': 6, 'model': 4, 'erp': 3, 'aplikasi': 3, 'dapat': 3, 'artifak': 3, 'arsitektur': 3, 'mampu': 3, 'sistem': 3, 'ancang': 2, 'tuju': 2, 'antar': 2, 'desain': 2, 'informasi': 2, 'zf': 2, 'deskripsi': 2, 'standart': 2, 'tingkat': 2, 'jadi': 2, 'driven': 2, 'uji': 2, 'hasil': 2, 'kembang': 2, 'nilai': 2, 'banding': 2, 'openerp': 2, 'fitur': 2, 'enterprise': 1, 'resource': 1, 'planning': 1, 'butuh': 1, 'rencana': 1, 'organisir': 1, 'karena': 1, 'integrasi': 1, 'seluruh': 1, 'proses': 1, 'ada': 1, 'bagai': 1, 'domain': 1, 'fungsional': 1, 'usaha': 1, 'departemen': 1, 'maupun': 1, 'lokasi': 1, 'beda': 1, 'teliti': 1, 'rancang': 1, 'blueprint': 1, 'modul': 1, 'inventory': 1, 'managemnt': 1, 'imzachman': 1, 'frameworkzf': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'kerangka': 1, 'kerja': 1, 'meta': 1, 'organisasi': 1, 'apa': 1, 'level': 1, 'prespektif': 1, 'itplanner': 1, 'owner': 1, 'designer': 1, 'builder': 1, 'implementer': 1, 'participant': 1, 'sesuai': 1, 'abstraksi': 1, 'objek': 1, 'what': 1, 'how': 1, 'where': 1, 'who': 1, 'when': 1, 'whyuntuk': 1, 'standar': 1, 'guna': 1, 'dekat': 1, 'uml': 1, 'architectureuntuk': 1, 'perangkat': 1, 'lunak': 1, 'im': 1, 'terap': 1, 'design': 1, 'konversi': 1, 'kualitas': 1, 'mana': 1, 'stakeholder': 1, 'pt': 1, 'iglaspersero': 1, 'puas': 1, 'ratarata': 1, 'sedang': 1, 'availability': 1, 'cara': 1, 'kuantitatif': 1, 'jauh': 1, 'lebih': 1, 'kompleks': 1, 'sedia': 1, 'milik': 1, 'batas': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 12, 'perspective': 7, 'in': 6, 'design': 6, 'to': 6, 'is': 4, 'architecture': 4, 'erp': 3, 'it': 3, 'that': 3, 'a': 3, 'for': 3, 'zf': 3, 'able': 3, 'model': 3, 'system': 3, 'with': 3, 'planning': 2, 'different': 2, 'application': 2, 'framework': 2, 'artifact': 2, 'information': 2, 'an': 2, 'where': 2, 'standard': 2, 'driven': 2, 'testing': 2, 'results': 2, 'has': 2, 'developed': 2, 'assessment': 2, 'availability': 2, 'compared': 2, 'openerp': 2, 'features': 2, 'enterprise': 1, 'resource': 1, 'takes': 1, 'organized': 1, 'since': 1, 'aimed': 1, 'integrate': 1, 'entire': 1, 'process': 1, 'exists': 1, 'functional': 1, 'domains': 1, 'company': 1, 'interdepartmental': 1, 'or': 1, 'between': 1, 'locations': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'aims': 1, 'blueprint': 1, 'getting': 1, 'module': 1, 'inventory': 1, 'managemnt': 1, 'imzachman': 1, 'can': 1, 'chart': 1, 'organization': 1, 'according': 1, 'case': 1, 'describe': 1, 'level': 1, 'planner': 1, 'owner': 1, 'designer': 1, 'builder': 1, 'implementer': 1, 'participant': 1, 'appropriate': 1, 'abstraction': 1, 'object': 1, 'what': 1, 'how': 1, 'who': 1, 'when': 1, 'whyto': 1, 'standardize': 1, 'artifacts': 1, 'used': 1, 'modeling': 1, 'uml': 1, 'approach': 1, 'so': 1, 'improve': 1, 'description': 1, 'be': 1, 'software': 1, 'im': 1, 'applying': 1, 'convert': 1, 'quality': 1, 'applications': 1, 'stakeholders': 1, 'pt': 1, 'iglas': 1, 'persero': 1, 'obtained': 1, 'average': 1, 'satisfaction': 1, 'rate': 1, 'as': 1, 'quantitatively': 1, 'much': 1, 'more': 1, 'complex': 1, 'which': 1, 'only': 1, 'limited': 1})
-------------------------------------------
--- Data #960 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Muhammad Agus Priantoro
Judul: IMPLEMENTASI ACCELEROMETER DALAM PEMBUATAN GAME EDUKASI MATEMATIKA BERBASIS ANDROID
Pembimbing 1: Yonathan Ferry Hendrawan, S.T., M.I.T.
Pembimbing 2: Arik Kurniawati, S.Kom., M.T.
Abstrak (Raw): Perkembangan game saat ini sebanding dengan perkembangan teknologi, karena secara tidak langsung semakin berkembang macam-macam teknologi juga menciptakan banyak variasi dan jenis game, mulai dari game pc, console, maupun mobile. Perkembangan lainya adalah dalam bidang software yaitu operating system Android yang kini sudah sudah banyak digunakan sebagai operating system untuk mobile phone.
Berdasarkan keadaan inilah maka penelitian ini dilakukan, penelitian ini menitik beratkan pada game edukasi karena di dalam game edukasi terdapat banyak hal yang menarik dan variatif tentang sekolah serta dapat membantu para siswa dalam belajar. Game edukasi ini diimplementasikan di mobile phone yang menggunakan operating system Android dengan edukasi yang diangkat adalah tentang matematika (penambahan, pengurangan, dan perkalian). Untuk menambah tingkat fun dari game ini maka ditambahkan genre game race dan accelerometer sebagai kontrol game.
Dari pembuatan game ini diketahui bahwa game dapat mempermudah user (siswa SD kelas satu dan dua) dalam belajar matematika dasar (penambahan, pengurangan, dan perkalian), akan tetapi user masih kesulitan dalam menggunakan accelerometer sebagai kontrol game.
Abstrak (Clean): perkembangan game saat ini sebanding dengan perkembangan teknologi karena secara tidak langsung semakin berkembang macammacam teknologi juga menciptakan banyak variasi dan jenis game mulai dari game pc console maupun mobile perkembangan lainya adalah dalam bidang software yaitu operating system android yang kini sudah sudah banyak digunakan sebagai operating system untuk mobile phone berdasarkan keadaan inilah maka penelitian ini dilakukan penelitian ini menitik beratkan pada game edukasi karena di dalam game edukasi terdapat banyak hal yang menarik dan variatif tentang sekolah serta dapat membantu para siswa dalam belajar game edukasi ini diimplementasikan di mobile phone yang menggunakan operating system android dengan edukasi yang diangkat adalah tentang matematika penambahan pengurangan dan perkalian untuk menambah tingkat fun dari game ini maka ditambahkan genre game race dan accelerometer sebagai kontrol game dari pembuatan game ini diketahui bahwa game dapat mempermudah user siswa sd kelas satu dan dua dalam belajar matematika dasar penambahan pengurangan dan perkalian akan tetapi user masih kesulitan dalam menggunakan accelerometer sebagai kontrol game
Abstrak (Stopwords Removed): perkembangan game sebanding perkembangan teknologi secara langsung semakin berkembang macammacam teknologi menciptakan banyak variasi jenis game mulai game pc console maupun mobile perkembangan lainya bidang software operating system android kini sudah sudah banyak digunakan operating system mobile phone berdasarkan keadaan inilah penelitian dilakukan penelitian menitik beratkan game edukasi game edukasi terdapat banyak menarik variatif tentang sekolah dapat membantu para siswa belajar game edukasi diimplementasikan mobile phone menggunakan operating system android edukasi diangkat tentang matematika penambahan pengurangan perkalian menambah tingkat fun game ditambahkan genre game race accelerometer kontrol game pembuatan game diketahui game dapat mempermudah user siswa sd kelas satu dua belajar matematika dasar penambahan pengurangan perkalian user masih kesulitan menggunakan accelerometer kontrol game
Abstrak (Stemmed): kembang game banding kembang teknologi cara langsung makin kembang macammacam teknologi cipta banyak variasi jenis game mulai game pc console maupun mobile kembang lai bidang software operating system android kini sudah sudah banyak guna operating system mobile phone dasar ada ini teliti laku teliti titik rat game edukasi game edukasi dapat banyak tarik variatif tentang sekolah dapat bantu para siswa ajar game edukasi implementasi mobile phone guna operating system android edukasi angkat tentang matematika tambah kurang kali tambah tingkat fun game tambah genre game race accelerometer kontrol game buat game tahu game dapat mudah user siswa sd kelas satu dua ajar matematika dasar tambah kurang kali user masih sulit guna accelerometer kontrol game
Abstrak (Corrected): embank game banding embank teknologi cara lansing making embank macammacam teknologi city banyan varies penis game mule game pa console maun mobile embank law biding software operating system android kind judah judah banyan gun operating system mobile phone dakar ada in elite lake elite titis rat game dukas game dukas apart banyan tajik variation tenting selah apart bantu para visa ajar game dukas implements mobile phone gun operating system android dukas angst tenting matematika tambac during kali tambac dingbat fun game tambac genre game race accelerometer control game but game tau game apart judah user visa so keas sat due ajar matematika dakar tambac during kali user mash suit gun accelerometer control game
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'game': 12, 'kembang': 4, 'edukasi': 4, 'tambah': 4, 'banyak': 3, 'mobile': 3, 'operating': 3, 'system': 3, 'guna': 3, 'dapat': 3, 'teknologi': 2, 'android': 2, 'sudah': 2, 'phone': 2, 'dasar': 2, 'teliti': 2, 'tentang': 2, 'siswa': 2, 'ajar': 2, 'matematika': 2, 'kurang': 2, 'kali': 2, 'accelerometer': 2, 'kontrol': 2, 'user': 2, 'banding': 1, 'cara': 1, 'langsung': 1, 'makin': 1, 'macammacam': 1, 'cipta': 1, 'variasi': 1, 'jenis': 1, 'mulai': 1, 'pc': 1, 'console': 1, 'maupun': 1, 'lai': 1, 'bidang': 1, 'software': 1, 'kini': 1, 'ada': 1, 'ini': 1, 'laku': 1, 'titik': 1, 'rat': 1, 'tarik': 1, 'variatif': 1, 'sekolah': 1, 'bantu': 1, 'para': 1, 'implementasi': 1, 'angkat': 1, 'tingkat': 1, 'fun': 1, 'genre': 1, 'race': 1, 'buat': 1, 'tahu': 1, 'mudah': 1, 'sd': 1, 'kelas': 1, 'satu': 1, 'dua': 1, 'masih': 1, 'sulit': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 10, 'game': 10, 'and': 8, 'a': 7, 'is': 6, 'this': 4, 'in': 4, 'mobile': 3, 'operating': 3, 'system': 3, 'as': 3, 'to': 3, 'development': 2, 'with': 2, 'technology': 2, 'because': 2, 'variety': 2, 'games': 2, 'from': 2, 'android': 2, 'on': 2, 'educational': 2, 'education': 2, 'about': 2, 'can': 2, 'students': 2, 'that': 2, 'math': 2, 'addition': 2, 'subtraction': 2, 'multiplication': 2, 'accelerometer': 2, 'at': 1, 'time': 1, 'comparable': 1, 'it': 1, 'does': 1, 'not': 1, 'directly': 1, 'growing': 1, 'also': 1, 'creates': 1, 'many': 1, 'variations': 1, 'types': 1, 'ranging': 1, 'pc': 1, 'console': 1, 'other': 1, 'developments': 1, 'field': 1, 'software': 1, 'which': 1, 'now': 1, 'widely': 1, 'used': 1, 'an': 1, 'for': 1, 'phones': 1, 'under': 1, 'these': 1, 'circumstances': 1, 'study': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'research': 1, 'focuses': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'lot': 1, 'interesting': 1, 'things': 1, 'school': 1, 'help': 1, 'learn': 1, 'implemented': 1, 'phone': 1, 'uses': 1, 'raised': 1, 'add': 1, 'fun': 1, 'level': 1, 'then': 1, 'added': 1, 'genre': 1, 'race': 1, 'controls': 1, 'making': 1, 'known': 1, 'facilitate': 1, 'users': 1, 'grade': 1, 'one': 1, 'two': 1, 'learning': 1, 'basic': 1, 'but': 1, 'user': 1, 'will': 1, 'still': 1, 'have': 1, 'difficulty': 1, 'using': 1, 'control': 1})
-------------------------------------------
--- Data #961 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Reiza Judis Pradana Verryanto
Judul: RANCANG BANGUN ERP (ENTERPRISE RESOURCE PLANNING) PADA MODUL PROCUREMENT MENGGUNAKAN ZACHMAN FRAMEWORK
Pembimbing 1: Hermawan, S.T., M.Kom.
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Enterprice Resource Planning (ERP) merupakan bentuk enterprise system dengan beberapa modul yang terdiri dari komponen perusahaan untuk memungkinkan semua sumber daya dapat dikelola secara terintegrasi untuk mewujudkan manajemen perusahaan yang lebih efisien. Salah satu bagian ERP yang menangani proses pengadaan barang/jasa yakni modul Procurement. Penelitian ini telah menghasilkan perancangan sistem proses pengadaan barang/jasa dengan kerangka pemodelan Zachman Framework (ZF). Dalam pemodelannya, ZF digambarkan dalam notasi grafik konseptual matriks 6x6 dari perspektif Planner, Owner, Designer, Builder, Implementer dan Participant untuk mendeskripsikan abstraksi objek What, How, Where, Who, When dan Why. Untuk meningkatkan pendeskripsian ZF menjadi standar Model Driven Architecture maka dilakukan pendekatan dengan Unified Modeling Language (UML 2.0). Untuk mengimplementasikan rancangan yang dibuat telah dikembangkan solusi perangkat lunak ERP Modul Procurement yang berkualitas dengan menerapkan Model Driven Design. Pengujian sistem dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Dimana hasil pengujian sistem secara kualitatif oleh koresponden di PT. IGLAS (Persero) didapatkan penilaian kepuasan rata-rata yaitu 87,39. Sedangkan pengujian secara kuantitatif dengan penilaian cakupan fitur, sistem yang telah dikembangkan jauh lebih kompleks dengan presentase ketersediaan fitur mencapai 70,37% jika dibandingkan OpenERP 7.0 yang hanya 40,74%.
Abstrak (Clean): enterprice resource planning erp merupakan bentuk enterprise system dengan beberapa modul yang terdiri dari komponen perusahaan untuk memungkinkan semua sumber daya dapat dikelola secara terintegrasi untuk mewujudkan manajemen perusahaan yang lebih efisien salah satu bagian erp yang menangani proses pengadaan barangjasa yakni modul procurement penelitian ini telah menghasilkan perancangan sistem proses pengadaan barangjasa dengan kerangka pemodelan zachman framework zf dalam pemodelannya zf digambarkan dalam notasi grafik konseptual matriks x dari perspektif planner owner designer builder implementer dan participant untuk mendeskripsikan abstraksi objek what how where who when dan why untuk meningkatkan pendeskripsian zf menjadi standar model driven architecture maka dilakukan pendekatan dengan unified modeling language uml untuk mengimplementasikan rancangan yang dibuat telah dikembangkan solusi perangkat lunak erp modul procurement yang berkualitas dengan menerapkan model driven design pengujian sistem dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif dimana hasil pengujian sistem secara kualitatif oleh koresponden di pt iglas persero didapatkan penilaian kepuasan ratarata yaitu sedangkan pengujian secara kuantitatif dengan penilaian cakupan fitur sistem yang telah dikembangkan jauh lebih kompleks dengan presentase ketersediaan fitur mencapai jika dibandingkan openerp yang hanya
Abstrak (Stopwords Removed): enterprice resource planning erp bentuk enterprise system beberapa modul terdiri komponen perusahaan memungkinkan semua sumber daya dapat dikelola secara terintegrasi mewujudkan manajemen perusahaan lebih efisien salah satu bagian erp menangani proses pengadaan barangjasa yakni modul procurement penelitian menghasilkan perancangan sistem proses pengadaan barangjasa kerangka pemodelan zachman framework zf pemodelannya zf digambarkan notasi grafik konseptual matriks x perspektif planner owner designer builder implementer participant mendeskripsikan abstraksi objek what how where who when why meningkatkan pendeskripsian zf menjadi standar model driven architecture dilakukan pendekatan unified modeling language uml mengimplementasikan rancangan dibuat dikembangkan solusi perangkat lunak erp modul procurement berkualitas menerapkan model driven design pengujian sistem dilakukan secara kualitatif kuantitatif dimana hasil pengujian sistem secara kualitatif koresponden pt iglas persero didapatkan penilaian kepuasan ratarata sedangkan pengujian secara kuantitatif penilaian cakupan fitur sistem dikembangkan jauh lebih kompleks presentase ketersediaan fitur mencapai jika dibandingkan openerp
Abstrak (Stemmed): enterprice resource planning erp bentuk enterprise system beberapa modul diri komponen usaha mungkin semua sumber daya dapat kelola cara integrasi wujud manajemen usaha lebih efisien salah satu bagi erp tangan proses ada barangjasa yakni modul procurement teliti hasil ancang sistem proses ada barangjasa kerangka model zachman framework zf model zf gambar notasi grafik konseptual matriks x perspektif planner owner designer builder implementer participant deskripsi abstraksi objek what how where who when why tingkat deskripsi zf jadi standar model driven architecture laku dekat unified modeling language uml implementasi rancang buat kembang solusi perangkat lunak erp modul procurement kualitas terap model driven design uji sistem laku cara kualitatif kuantitatif mana hasil uji sistem cara kualitatif koresponden pt iglas persero dapat nilai puas ratarata sedang uji cara kuantitatif nilai cakup fitur sistem kembang jauh lebih kompleks presentase sedia fitur capai jika banding openerp
Abstrak (Corrected): enterprise resource planning era bent enterprise system beberapa model dirt component sara munchkin sea number day apart fella cara integral juju management sara leash elision salad sat bag era tanga proves ada barangjasa yank model procurement elite hail dancing sister proves ada barangjasa kerangka model watchman framework of model of sambar notes grain conceptual marks x perspektif planner owner designer builder implementer participant deskripsi abstraksi objet what how where who when why dingbat deskripsi of jade standard model driven architecture lake dead unified modeling language um implements dancing but embank solus perangkat lunar era model procurement kualitas trap model driven design uni sister lake cara kualitatif kuantitatif mana hail uni sister cara kualitatif corespondent pt glad pervert apart nilgai puts ratarata sedan uni cara kuantitatif nilgai cup four sister embank each leash kopeks presents media four capri pika banding opener
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'cara': 4, 'sistem': 4, 'model': 4, 'erp': 3, 'modul': 3, 'zf': 3, 'uji': 3, 'usaha': 2, 'dapat': 2, 'lebih': 2, 'proses': 2, 'ada': 2, 'barangjasa': 2, 'procurement': 2, 'hasil': 2, 'deskripsi': 2, 'driven': 2, 'laku': 2, 'kembang': 2, 'kualitatif': 2, 'kuantitatif': 2, 'nilai': 2, 'fitur': 2, 'enterprice': 1, 'resource': 1, 'planning': 1, 'bentuk': 1, 'enterprise': 1, 'system': 1, 'beberapa': 1, 'diri': 1, 'komponen': 1, 'mungkin': 1, 'semua': 1, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'kelola': 1, 'integrasi': 1, 'wujud': 1, 'manajemen': 1, 'efisien': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'bagi': 1, 'tangan': 1, 'yakni': 1, 'teliti': 1, 'ancang': 1, 'kerangka': 1, 'zachman': 1, 'framework': 1, 'gambar': 1, 'notasi': 1, 'grafik': 1, 'konseptual': 1, 'matriks': 1, 'x': 1, 'perspektif': 1, 'planner': 1, 'owner': 1, 'designer': 1, 'builder': 1, 'implementer': 1, 'participant': 1, 'abstraksi': 1, 'objek': 1, 'what': 1, 'how': 1, 'where': 1, 'who': 1, 'when': 1, 'why': 1, 'tingkat': 1, 'jadi': 1, 'standar': 1, 'architecture': 1, 'dekat': 1, 'unified': 1, 'modeling': 1, 'language': 1, 'uml': 1, 'implementasi': 1, 'rancang': 1, 'buat': 1, 'solusi': 1, 'perangkat': 1, 'lunak': 1, 'kualitas': 1, 'terap': 1, 'design': 1, 'mana': 1, 'koresponden': 1, 'pt': 1, 'iglas': 1, 'persero': 1, 'puas': 1, 'ratarata': 1, 'sedang': 1, 'cakup': 1, 'jauh': 1, 'kompleks': 1, 'presentase': 1, 'sedia': 1, 'capai': 1, 'jika': 1, 'banding': 1, 'openerp': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 9, 'is': 5, 'system': 5, 'with': 5, 'to': 5, 'a': 4, 'in': 4, 'procurement': 4, 'erp': 3, 'has': 3, 'zf': 3, 'and': 3, 'testing': 3, 'company': 2, 'an': 2, 'more': 2, 'process': 2, 'goodsservices': 2, 'module': 2, 'design': 2, 'modeling': 2, 'where': 2, 'when': 2, 'model': 2, 'driven': 2, 'which': 2, 'been': 2, 'developed': 2, 'by': 2, 'qualitatively': 2, 'quantitatively': 2, 'features': 2, 'enterprice': 1, 'resource': 1, 'planning': 1, 'form': 1, 'enterprise': 1, 'several': 1, 'modules': 1, 'that': 1, 'consisting': 1, 'component': 1, 'enable': 1, 'all': 1, 'resources': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'managed': 1, 'integrated': 1, 'manner': 1, 'achieve': 1, 'efficient': 1, 'management': 1, 'one': 1, 'handled': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'resulted': 1, 'for': 1, 'zachman': 1, 'framework': 1, 'represented': 1, 'conceptual': 1, 'graph': 1, 'x': 1, 'matrix': 1, 'notation': 1, 'planner': 1, 'owner': 1, 'designer': 1, 'builder': 1, 'implementer': 1, 'participant': 1, 'perspective': 1, 'describe': 1, 'object': 1, 'abstraction': 1, 'what': 1, 'how': 1, 'who': 1, 'why': 1, 'improve': 1, 'description': 1, 'become': 1, 'standard': 1, 'architecture': 1, 'then': 1, 'do': 1, 'approach': 1, 'unified': 1, 'language': 1, 'uml': 1, 'implement': 1, 'designs': 1, 'creted': 1, 'good': 1, 'quality': 1, 'software': 1, 'solution': 1, 'applying': 1, 'performed': 1, 'results': 1, 'correspondent': 1, 'pt': 1, 'iglas': 1, 'persero': 1, 'obtained': 1, 'average': 1, 'satisfaction': 1, 'rating': 1, 'while': 1, 'assessment': 1, 'coverage': 1, 'much': 1, 'complex': 1, 'percentage': 1, 'reached': 1, 'availability': 1, 'compared': 1, 'openerp': 1, 'only': 1})
-------------------------------------------
--- Data #962 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Eko Handoyo
Judul: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN PRODUK UNGGULAN DAERAH MENGGUNAKAN METODE ENTROPY DAN ELECTRE II
(STUDI KASUS: DINAS KOPERASI, INDUSTRI
DAN PERDAGANGAN KABUPATEN LAMONGAN)
Pembimbing 1: Andharini Dwi Cahyani S.Kom, M.Kom,
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Kompetisi produk unggulan daerah semakin kedepannya menjadi semakin ketat dengan meningkatnya laju perkembangan ekonomi, pertumbuhan industri dan kemajuan teknologi. Persaingan ini ini membuat setiap industri harus lebih jeli dalam merumuskan rumusan stratgi kebijakan. Pengambilan keputusan untuk mendapatkan produk unggulan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan diperlukan suatu keputusan yang akurat dan efektif agar tidak salah dan meminimalisir kerugian dalam dalam segi biaya dan waktu. Penelitian ini menggunakan metode entropy dan electre II. Penelitian dengan metode ini mendapatkan hasil perangkingan berdasarkan jumlah dominasi menghasilkan perangkingan yang lebih parsial dan sensitif dibandingkan perangkingan berdasarkan level. Kriteria dalam sitem ini adalah omset, tenaga kerja, nilai investasi, target pasar, jumlah bahan baku dan jumlah perusahan dalam satu produk unggulan. Penelitian ini mendapatkan hasil akurasi sistem yang mencapai 30%.
Abstrak (Clean): kompetisi produk unggulan daerah semakin kedepannya menjadi semakin ketat dengan meningkatnya laju perkembangan ekonomi pertumbuhan industri dan kemajuan teknologi persaingan ini ini membuat setiap industri harus lebih jeli dalam merumuskan rumusan stratgi kebijakan pengambilan keputusan untuk mendapatkan produk unggulan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan diperlukan suatu keputusan yang akurat dan efektif agar tidak salah dan meminimalisir kerugian dalam dalam segi biaya dan waktu penelitian ini menggunakan metode entropy dan electre ii penelitian dengan metode ini mendapatkan hasil perangkingan berdasarkan jumlah dominasi menghasilkan perangkingan yang lebih parsial dan sensitif dibandingkan perangkingan berdasarkan level kriteria dalam sitem ini adalah omset tenaga kerja nilai investasi target pasar jumlah bahan baku dan jumlah perusahan dalam satu produk unggulan penelitian ini mendapatkan hasil akurasi sistem yang mencapai
Abstrak (Stopwords Removed): kompetisi produk unggulan daerah semakin kedepannya menjadi semakin ketat meningkatnya laju perkembangan ekonomi pertumbuhan industri kemajuan teknologi persaingan membuat setiap industri harus lebih jeli merumuskan rumusan stratgi kebijakan pengambilan keputusan mendapatkan produk unggulan sesuai kebutuhan kemampuan diperlukan keputusan akurat efektif salah meminimalisir kerugian segi biaya waktu penelitian menggunakan metode entropy electre ii penelitian metode mendapatkan hasil perangkingan berdasarkan jumlah dominasi menghasilkan perangkingan lebih parsial sensitif dibandingkan perangkingan berdasarkan level kriteria sitem omset tenaga kerja nilai investasi target pasar jumlah bahan baku jumlah perusahan satu produk unggulan penelitian mendapatkan hasil akurasi sistem mencapai
Abstrak (Stemmed): kompetisi produk unggul daerah makin depan jadi makin ketat tingkat laju kembang ekonomi tumbuh industri maju teknologi saing buat tiap industri harus lebih jeli rumus rumus stratgi bijak ambil putus dapat produk unggul sesuai butuh mampu perlu putus akurat efektif salah meminimalisir rugi segi biaya waktu teliti guna metode entropy electre ii teliti metode dapat hasil rangking dasar jumlah dominasi hasil rangking lebih parsial sensitif banding rangking dasar level kriteria sitem omset tenaga kerja nilai investasi target pasar jumlah bahan baku jumlah usah satu produk unggul teliti dapat hasil akurasi sistem capai
Abstrak (Corrected): kompetisi proud lungful sarah making dean jade making eat dingbat last embank economic tumble industry maj teknologi saying but tip industry harms leash deli rumpus rumpus strati biak ambit puts apart proud lungful sexual butch camp peru puts aura efektif salad meminimalisir rug semi bay want elite gun metope entropy electro i elite metope apart hail ranking dakar mullah dominant hail ranking leash partial sensitive banding ranking dakar level criteria site onset teenage era nilgai invests target paar mullah bahai baku mullah utah sat proud lungful elite apart hail auras sister capri
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'produk': 3, 'unggul': 3, 'dapat': 3, 'teliti': 3, 'hasil': 3, 'rangking': 3, 'jumlah': 3, 'makin': 2, 'industri': 2, 'lebih': 2, 'rumus': 2, 'putus': 2, 'metode': 2, 'dasar': 2, 'kompetisi': 1, 'daerah': 1, 'depan': 1, 'jadi': 1, 'ketat': 1, 'tingkat': 1, 'laju': 1, 'kembang': 1, 'ekonomi': 1, 'tumbuh': 1, 'maju': 1, 'teknologi': 1, 'saing': 1, 'buat': 1, 'tiap': 1, 'harus': 1, 'jeli': 1, 'stratgi': 1, 'bijak': 1, 'ambil': 1, 'sesuai': 1, 'butuh': 1, 'mampu': 1, 'perlu': 1, 'akurat': 1, 'efektif': 1, 'salah': 1, 'meminimalisir': 1, 'rugi': 1, 'segi': 1, 'biaya': 1, 'waktu': 1, 'guna': 1, 'entropy': 1, 'electre': 1, 'ii': 1, 'dominasi': 1, 'parsial': 1, 'sensitif': 1, 'banding': 1, 'level': 1, 'kriteria': 1, 'sitem': 1, 'omset': 1, 'tenaga': 1, 'kerja': 1, 'nilai': 1, 'investasi': 1, 'target': 1, 'pasar': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'usah': 1, 'satu': 1, 'akurasi': 1, 'sistem': 1, 'capai': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'and': 9, 'of': 7, 'in': 6, 'this': 5, 'more': 4, 'superior': 3, 'product': 3, 'competition': 2, 'with': 2, 'a': 2, 'that': 2, 'study': 2, 'method': 2, 'ranking': 2, 'based': 2, 'amount': 2, 'system': 2, 'future': 1, 'become': 1, 'stringent': 1, 'increasing': 1, 'pace': 1, 'economic': 1, 'development': 1, 'industrial': 1, 'growth': 1, 'technological': 1, 'progress': 1, 'makes': 1, 'each': 1, 'industry': 1, 'should': 1, 'be': 1, 'careful': 1, 'formulating': 1, 'policy': 1, 'formulation': 1, 'stratgi': 1, 'making': 1, 'decision': 1, 'to': 1, 'get': 1, 'suits': 1, 'your': 1, 'needs': 1, 'abilities': 1, 'required': 1, 'an': 1, 'accurate': 1, 'effective': 1, 'decisions': 1, 'so': 1, 'no': 1, 'one': 1, 'minimize': 1, 'loss': 1, 'terms': 1, 'cost': 1, 'time': 1, 'uses': 1, 'entropy': 1, 'elactre': 1, 'ii': 1, 'research': 1, 'results': 1, 'on': 1, 'gain': 1, 'dominance': 1, 'resulted': 1, 'partial': 1, 'sensitive': 1, 'than': 1, 'rangking': 1, 'level': 1, 'criterion': 1, 'is': 1, 'turnover': 1, 'labor': 1, 'investment': 1, 'value': 1, 'target': 1, 'market': 1, 'raw': 1, 'materials': 1, 'number': 1, 'firms': 1, 'matches': 1, 'accuracy': 1, 'reaches': 1})
-------------------------------------------
--- Data #963 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Candra Dwi Putro
Judul: IMPLEMENTASI ALGORITMA RECURSIVE DFS UNTUK AGEN CERDAS PADA GAME EDUKASI MATEMATIKA DASAR BERBASIS ANDROID ACCELEROMETER
Pembimbing 1: Arik Kurniawati, S.Kom., M.T
Pembimbing 2: Cucun Very Angkoso, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Game edukasi merupakan salah satu jenis aplikasi permainan interaktif yang digunakan sebagai media pendukung pembelajaran. Dalam game edukasi juga terdapat berbagai tantangan dan konflik yang harus diselesaikan untuk memenangkan permainan. Penyelesaian konflik adalah salah satu aspek dalam edukasi keilmuan yang bertujuan meningkatkan perkembangan kecerdasan dan melatih otak dalam penyelesaian suatu masalah.
Pada penelitian ini, penulis mengimplementasikan game edukasi matematika dasar yang diintegrasikan pada aplikasi maze pada perangkat mobile berbasis android. Android merupakan salah satu platform pada perangkat mobile yang sudah memasukkan banyak fitur multimedia. Game ini memanfaatkan teknologi accelerometer, yaitu teknologi yang mampu mengukur pergerakan fisik suatu obyek. Selain itu game ini juga mengimplementasikan algoritma Rekursive Depth First Search (DFS) untuk menentukan jarak tercepat bagi agen cerdas untuk menemukan karakter player sebagai penghambat pemain dalam permainan.
Dengan implementasi tersebut, diketahui algoritma Recursive DFS, dapat dimanfaatkan sebagai agen cerdas dalam game edukasi. Dibutuhkan perangkat smartphone dengan kinerja dan sensor accelerometer yang baik agar game ini berjalan optimal.
Abstrak (Clean): game edukasi merupakan salah satu jenis aplikasi permainan interaktif yang digunakan sebagai media pendukung pembelajaran dalam game edukasi juga terdapat berbagai tantangan dan konflik yang harus diselesaikan untuk memenangkan permainan penyelesaian konflik adalah salah satu aspek dalam edukasi keilmuan yang bertujuan meningkatkan perkembangan kecerdasan dan melatih otak dalam penyelesaian suatu masalah pada penelitian ini penulis mengimplementasikan game edukasi matematika dasar yang diintegrasikan pada aplikasi maze pada perangkat mobile berbasis android android merupakan salah satu platform pada perangkat mobile yang sudah memasukkan banyak fitur multimedia game ini memanfaatkan teknologi accelerometer yaitu teknologi yang mampu mengukur pergerakan fisik suatu obyek selain itu game ini juga mengimplementasikan algoritma rekursive depth first search dfs untuk menentukan jarak tercepat bagi agen cerdas untuk menemukan karakter player sebagai penghambat pemain dalam permainan dengan implementasi tersebut diketahui algoritma recursive dfs dapat dimanfaatkan sebagai agen cerdas dalam game edukasi dibutuhkan perangkat smartphone dengan kinerja dan sensor accelerometer yang baik agar game ini berjalan optimal
Abstrak (Stopwords Removed): game edukasi salah satu jenis aplikasi permainan interaktif digunakan media pendukung pembelajaran game edukasi terdapat berbagai tantangan konflik harus diselesaikan memenangkan permainan penyelesaian konflik salah satu aspek edukasi keilmuan bertujuan meningkatkan perkembangan kecerdasan melatih otak penyelesaian masalah penelitian penulis mengimplementasikan game edukasi matematika dasar diintegrasikan aplikasi maze perangkat mobile berbasis android android salah satu platform perangkat mobile sudah memasukkan banyak fitur multimedia game memanfaatkan teknologi accelerometer teknologi mampu mengukur pergerakan fisik obyek selain game mengimplementasikan algoritma rekursive depth first search dfs menentukan jarak tercepat bagi agen cerdas menemukan karakter player penghambat pemain permainan implementasi tersebut diketahui algoritma recursive dfs dapat dimanfaatkan agen cerdas game edukasi dibutuhkan perangkat smartphone kinerja sensor accelerometer baik game berjalan optimal
Abstrak (Stemmed): game edukasi salah satu jenis aplikasi main interaktif guna media dukung ajar game edukasi dapat bagai tantang konflik harus selesai menang main selesai konflik salah satu aspek edukasi ilmu tuju tingkat kembang cerdas latih otak selesai masalah teliti tulis implementasi game edukasi matematika dasar integrasi aplikasi maze perangkat mobile bas android android salah satu platform perangkat mobile sudah masuk banyak fitur multimedia game manfaat teknologi accelerometer teknologi mampu ukur gera fisik obyek selain game implementasi algoritma rekursive depth first search dfs tentu jarak cepat bagi agen cerdas temu karakter player hambat main main implementasi sebut tahu algoritma recursive dfs dapat manfaat agen cerdas game edukasi butuh perangkat smartphone kerja sensor accelerometer baik game jalan optimal
Abstrak (Corrected): game dukas salad sat penis aplikasi main interaktif gun media during ajar game dukas apart bahai wanting konflik harms seesaw penang main seesaw konflik salad sat aspen dukas i'm juju dingbat embank cards latin oak seesaw marsala elite tulips implements game dukas matematika dakar integral aplikasi maze perangkat mobile was android android salad sat platform perangkat mobile judah mask banyan four multimedia game manat teknologi accelerometer teknologi camp ukr gera fisk obey slain game implements algorithm recursive depth first search ifs tent arak eat bag age cards temp karate player combat main main implements debut tau algorithm recursive ifs apart manat age cards game dukas butch perangkat smartphone era sensor accelerometer back game alan optimal
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'game': 7, 'edukasi': 5, 'main': 4, 'salah': 3, 'satu': 3, 'selesai': 3, 'cerdas': 3, 'implementasi': 3, 'perangkat': 3, 'aplikasi': 2, 'dapat': 2, 'konflik': 2, 'mobile': 2, 'android': 2, 'manfaat': 2, 'teknologi': 2, 'accelerometer': 2, 'algoritma': 2, 'dfs': 2, 'agen': 2, 'jenis': 1, 'interaktif': 1, 'guna': 1, 'media': 1, 'dukung': 1, 'ajar': 1, 'bagai': 1, 'tantang': 1, 'harus': 1, 'menang': 1, 'aspek': 1, 'ilmu': 1, 'tuju': 1, 'tingkat': 1, 'kembang': 1, 'latih': 1, 'otak': 1, 'masalah': 1, 'teliti': 1, 'tulis': 1, 'matematika': 1, 'dasar': 1, 'integrasi': 1, 'maze': 1, 'bas': 1, 'platform': 1, 'sudah': 1, 'masuk': 1, 'banyak': 1, 'fitur': 1, 'multimedia': 1, 'mampu': 1, 'ukur': 1, 'gera': 1, 'fisik': 1, 'obyek': 1, 'selain': 1, 'rekursive': 1, 'depth': 1, 'first': 1, 'search': 1, 'tentu': 1, 'jarak': 1, 'cepat': 1, 'bagi': 1, 'temu': 1, 'karakter': 1, 'player': 1, 'hambat': 1, 'sebut': 1, 'tahu': 1, 'recursive': 1, 'butuh': 1, 'smartphone': 1, 'kerja': 1, 'sensor': 1, 'baik': 1, 'jalan': 1, 'optimal': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 12, 'game': 9, 'a': 8, 'that': 6, 'in': 6, 'is': 5, 'to': 5, 'educational': 4, 'this': 4, 'one': 3, 'as': 3, 'and': 3, 'on': 3, 'devices': 3, 'an': 3, 'used': 2, 'be': 2, 'resolution': 2, 'mobile': 2, 'android': 2, 'accelerometer': 2, 'technology': 2, 'dfs': 2, 'intelligent': 2, 'agent': 2, 'player': 2, 'interactive': 1, 'application': 1, 'medium': 1, 'learning': 1, 'support': 1, 'includes': 1, 'host': 1, 'challenges': 1, 'conflicts': 1, 'must': 1, 'resolved': 1, 'win': 1, 'conflict': 1, 'aspects': 1, 'science': 1, 'education': 1, 'which': 1, 'aims': 1, 'improve': 1, 'development': 1, 'intelligence': 1, 'train': 1, 'brain': 1, 'problem': 1, 'research': 1, 'implement': 1, 'basic': 1, 'math': 1, 'games': 1, 'are': 1, 'integrated': 1, 'maze': 1, 'applications': 1, 'based': 1, 'platforms': 1, 'already': 1, 'incorporate': 1, 'lot': 1, 'multimedia': 1, 'features': 1, 'utilizes': 1, 'capable': 1, 'measuring': 1, 'physical': 1, 'movement': 1, 'object': 1, 'addition': 1, 'also': 1, 'implements': 1, 'algorithms': 1, 'rekursive': 1, 'depth': 1, 'first': 1, 'search': 1, 'determine': 1, 'distance': 1, 'fastest': 1, 'for': 1, 'find': 1, 'barrier': 1, 'character': 1, 'recursive': 1, 'method': 1, 'finally': 1, 'can': 1, 'it': 1, 'takes': 1, 'smartphone': 1, 'with': 1, 'sensor': 1, 'performance': 1, 'good': 1, 'runs': 1, 'optimally': 1})
-------------------------------------------
--- Data #964 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Fahmi Arya Wicaksono
Judul: IMPLEMENTASI SEGMENTASI PEMBULUH DARAH RETINA PADA CITRA FUNDUS MATA BERBASIS HISTOGRAM EQUALIZATION DAN 2D-GABOR FILTER
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, S.Si.,MT.
Pembimbing 2: Dr. Indah Agustien S, S.Kom.,M.Kom.
Abstrak (Raw): Dengan berkembangnya jaman semakin berkembang juga teknologi kedokteran. Pendeteksian penyakit yang diderita manusia dapat dideteksi secara dini dengan melakukan peninjauan gejala yang muncul dari penderitanya. Peninjauan gejala dapat dilakukan pada organ-organ tubuh yang mungkin mengalami perubahan struktur karena suatu penyakit contohnya yaitu pada retina mata. Perubahan struktur yang dapat dilihat yaitu perubahan dari pembuluh darah yang semakin membesar atau kelainan dari pembuluh darah dari retina mata. Untuk mendeteksi penyakit tersebut, tahap awal yang dilakukan adalah dengan melakukan segmentasi pada pembuluh darah. Pada penelitian ini menggunakan metode 2D-Gabor Filter untuk mensegmentasi citra. Penelitian ini dibagi menjadi 2 tahap, yaitu preprocessing dan segmentasi. Pada tahap awal preprocessing terdiri dari mengambil citra green channel, dan memperbaiki kontras citra dengan Histogram Equalization. Dan tahap kedua yaitu segmentasi dengan metode 2D-Gabor Filter, thresholding citra, membersihkan citra dari noise, dan field of view. Kemudian hasil dari proses tersebut dibandingkan dengan citra groundtruth untuk menghitung tingkat akurasi.Pengujian dilakukan pada database Digital Retinal Images for Vessel Extraction (DRIVE) sebanyak 20 citra. Hasil Akurasi yang didapat dari pengujian tersebut sebesar 81,11%. Citra hasil dari segmentasi cukup baik, sehingga 2D-Gabor Filter bisa mensegmentasi dengan baik.
Abstrak (Clean): dengan berkembangnya jaman semakin berkembang juga teknologi kedokteran pendeteksian penyakit yang diderita manusia dapat dideteksi secara dini dengan melakukan peninjauan gejala yang muncul dari penderitanya peninjauan gejala dapat dilakukan pada organorgan tubuh yang mungkin mengalami perubahan struktur karena suatu penyakit contohnya yaitu pada retina mata perubahan struktur yang dapat dilihat yaitu perubahan dari pembuluh darah yang semakin membesar atau kelainan dari pembuluh darah dari retina mata untuk mendeteksi penyakit tersebut tahap awal yang dilakukan adalah dengan melakukan segmentasi pada pembuluh darah pada penelitian ini menggunakan metode dgabor filter untuk mensegmentasi citra penelitian ini dibagi menjadi tahap yaitu preprocessing dan segmentasi pada tahap awal preprocessing terdiri dari mengambil citra green channel dan memperbaiki kontras citra dengan histogram equalization dan tahap kedua yaitu segmentasi dengan metode dgabor filter thresholding citra membersihkan citra dari noise dan field of view kemudian hasil dari proses tersebut dibandingkan dengan citra groundtruth untuk menghitung tingkat akurasipengujian dilakukan pada database digital retinal images for vessel extraction drive sebanyak citra hasil akurasi yang didapat dari pengujian tersebut sebesar citra hasil dari segmentasi cukup baik sehingga dgabor filter bisa mensegmentasi dengan baik
Abstrak (Stopwords Removed): berkembangnya jaman semakin berkembang teknologi kedokteran pendeteksian penyakit diderita manusia dapat dideteksi secara dini melakukan peninjauan gejala muncul penderitanya peninjauan gejala dapat dilakukan organorgan tubuh mungkin mengalami perubahan struktur penyakit contohnya retina mata perubahan struktur dapat dilihat perubahan pembuluh darah semakin membesar kelainan pembuluh darah retina mata mendeteksi penyakit tersebut tahap awal dilakukan melakukan segmentasi pembuluh darah penelitian menggunakan metode dgabor filter mensegmentasi citra penelitian dibagi menjadi tahap preprocessing segmentasi tahap awal preprocessing terdiri mengambil citra green channel memperbaiki kontras citra histogram equalization tahap kedua segmentasi metode dgabor filter thresholding citra membersihkan citra noise field of view hasil proses tersebut dibandingkan citra groundtruth menghitung tingkat akurasipengujian dilakukan database digital retinal images for vessel extraction drive sebanyak citra hasil akurasi didapat pengujian tersebut sebesar citra hasil segmentasi cukup baik dgabor filter mensegmentasi baik
Abstrak (Stemmed): kembang jaman makin kembang teknologi dokter deteksi sakit derita manusia dapat deteksi cara dini laku tinjau gejala muncul derita tinjau gejala dapat laku organorgan tubuh mungkin alami ubah struktur sakit contoh retina mata ubah struktur dapat lihat ubah buluh darah makin besar lain buluh darah retina mata deteksi sakit sebut tahap awal laku laku segmentasi buluh darah teliti guna metode dgabor filter segmentasi citra teliti bagi jadi tahap preprocessing segmentasi tahap awal preprocessing diri ambil citra green channel baik kontras citra histogram equalization tahap dua segmentasi metode dgabor filter thresholding citra bersih citra noise field of view hasil proses sebut banding citra groundtruth hitung tingkat akurasipengujian laku database digital retinal images for vessel extraction drive banyak citra hasil akurasi dapat uji sebut besar citra hasil segmentasi cukup baik dgabor filter segmentasi baik
Abstrak (Corrected): embank jamal making embank teknologi doter detest skit merit amnesia apart detest cara dine lake ninja gala munch merit ninja gala apart lake organorgan tube munchkin salami bah structure skit conto retina data bah structure apart that bah bunch sarah making bear lain bunch sarah retina data detest skit debut that away lake lake segments bunch sarah elite gun metope labor filter segments citral elite bag jade that reprocessing segments that away reprocessing dirt ambit citral green channel back contras citral histogram equalization that due segments metope labor filter thresholding citral perish citral noise field of view hail proves debut banding citral groundtruth hiding dingbat akurasipengujian lake database digital retinal images for vessel extraction drive banyan citral hail auras apart uni debut bear citral hail segments cutup back labor filter segments back
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'citra': 8, 'segmentasi': 6, 'laku': 5, 'dapat': 4, 'tahap': 4, 'deteksi': 3, 'sakit': 3, 'ubah': 3, 'buluh': 3, 'darah': 3, 'sebut': 3, 'dgabor': 3, 'filter': 3, 'baik': 3, 'hasil': 3, 'kembang': 2, 'makin': 2, 'derita': 2, 'tinjau': 2, 'gejala': 2, 'struktur': 2, 'retina': 2, 'mata': 2, 'besar': 2, 'awal': 2, 'teliti': 2, 'metode': 2, 'preprocessing': 2, 'jaman': 1, 'teknologi': 1, 'dokter': 1, 'manusia': 1, 'cara': 1, 'dini': 1, 'muncul': 1, 'organorgan': 1, 'tubuh': 1, 'mungkin': 1, 'alami': 1, 'contoh': 1, 'lihat': 1, 'lain': 1, 'guna': 1, 'bagi': 1, 'jadi': 1, 'diri': 1, 'ambil': 1, 'green': 1, 'channel': 1, 'kontras': 1, 'histogram': 1, 'equalization': 1, 'dua': 1, 'thresholding': 1, 'bersih': 1, 'noise': 1, 'field': 1, 'of': 1, 'view': 1, 'proses': 1, 'banding': 1, 'groundtruth': 1, 'hitung': 1, 'tingkat': 1, 'akurasipengujian': 1, 'database': 1, 'digital': 1, 'retinal': 1, 'images': 1, 'for': 1, 'vessel': 1, 'extraction': 1, 'drive': 1, 'banyak': 1, 'akurasi': 1, 'uji': 1, 'cukup': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 36, 'of': 21, 'is': 8, 'image': 7, 'by': 5, 'can': 4, 'be': 4, 'to': 4, 'vessel': 4, 'segmentation': 4, 'and': 4, 'illness': 3, 'which': 3, 'for': 3, 'blood': 3, 'stage': 3, 'dgabor': 3, 'human': 2, 'observation': 2, 'symptom': 2, 'from': 2, 'changing': 2, 'retina': 2, 'eye': 2, 'in': 2, 'this': 2, 'segmenting': 2, 'preprocessing': 2, 'filter': 2, 'results': 2, 'accuracy': 2, 'test': 2, 'images': 2, 'as': 2, 'medical': 1, 'technology': 1, 'growing': 1, 'growth': 1, 'era': 1, 'detection': 1, 'suffered': 1, 'detected': 1, 'earlier': 1, 'doing': 1, 'that': 1, 'emerge': 1, 'sufferer': 1, 'done': 1, 'organs': 1, 'are': 1, 'probably': 1, 'because': 1, 'example': 1, 'structure': 1, 'seen': 1, 'becomes': 1, 'bigger': 1, 'or': 1, 'disorder': 1, 'order': 1, 'detect': 1, 'initial': 1, 'perform': 1, 'study': 1, 'using': 1, 'filters': 1, 'it': 1, 'divided': 1, 'into': 1, 'stages': 1, 'namely': 1, 'early': 1, 'consists': 1, 'taking': 1, 'green': 1, 'channel': 1, 'improve': 1, 'contrast': 1, 'histogram': 1, 'equalization': 1, 'second': 1, 'method': 1, 'thresholding': 1, 'clean': 1, 'up': 1, 'noise': 1, 'field': 1, 'view': 1, 'then': 1, 'process': 1, 'compared': 1, 'with': 1, 'groundtruth': 1, 'calculate': 1, 'level': 1, 'performed': 1, 'on': 1, 'a': 1, 'database': 1, 'digital': 1, 'retinal': 1, 'extraction': 1, 'drive': 1, 'many': 1, 'obtained': 1, 'was': 1, 'result': 1, 'quite': 1, 'good': 1, 'so': 1, 'properly': 1})
-------------------------------------------
--- Data #965 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Kurniawati Meilina Putri Kapitan
Judul: Pengaturan Lampu Lalu Lintas Menggunakan Metode Fuzzy Logic
Pembimbing 1: Eza Rahmanita
Pembimbing 2: Meidya Koeshardianto
Abstrak (Raw): Masalah kemacetan yang terjadi di persimpangan lampu lalu lintas kerap terjadi di kota-kota besar. Pada satu kondisi lampu lalu lintas dapat menjadi pengontrol arus lalu lintas, tapi di lain kondisi terkadang dapat pula menjadi penyebab kemacetan. Hal ini terjadi karena pengaturan waktu pada lampu lalu lintas yang masih menggunakan waktu statis (waktu tetap) tanpa mempertimbangkan kondisi kepadatan kendaraan pada tiap jalur perempatan. Oleh karena itu diperlukan sistem kendali adaptif pada lampu lalu lintas yang didasarkan pada tingkat kepadatan kendaraan yang melewati jalan tersebut. Pada penelitian ini, akan digunakan Fuzzy Logic dengan metode Sugeno untuk menentukan lamanya waktu lampu merah dan hijau untuk menyala dengan variabel input yaitu panjang antrian kendaraan pada sebuah jalur perempatan dan variabel input panjang antrian kendaraan dari jalur yang berlawanan sedangkan outputnya adalah lama lampu merah dan hijau untuk menyala pada jalur yang ditentukan. Ada 25 rule fuzzy yang digunakan untuk menentukan waktu pada tiap masing-masing dua jalur yang berlawanan. Basis pengetahuan dibangun dengan menggunakan kaidah produksi (IF - THEN). Penelitian ini menggunakan bahasa pemrograman Borland Delphi dalam pengerjaannya. Hasil dari penelitian ini ialah pengaturan lampu lalu lintas secara adaptif sesuai dengan panjang antrian kendaraan pada suatu perempatan.
Kata Kunci: Fuzzy Logic, Metode Sugeno, Lampu Lalu Lintas
Abstrak (Clean): masalah kemacetan yang terjadi di persimpangan lampu lalu lintas kerap terjadi di kotakota besar pada satu kondisi lampu lalu lintas dapat menjadi pengontrol arus lalu lintas tetapi di lain kondisi terkadang dapat pula menjadi penyebab kemacetan hal ini terjadi karena pengaturan waktu pada lampu lalu lintas yang masih menggunakan waktu statis waktu tetap tanpa mempertimbangkan kondisi kepadatan kendaraan pada tiap jalur perempatan oleh karena itu diperlukan sistem kendali adaptif pada lampu lalu lintas yang didasarkan pada tingkat kepadatan kendaraan yang melewati jalan tersebut pada penelitian ini akan digunakan fuzzy logic dengan metode sugeno untuk menentukan lamanya waktu lampu merah dan hijau untuk menyala dengan variabel input yaitu panjang antrian kendaraan pada sebuah jalur perempatan dan variabel input panjang antrian kendaraan dari jalur yang berlawanan sedangkan outputnya adalah lama lampu merah dan hijau untuk menyala pada jalur yang ditentukan ada rule fuzzy yang digunakan untuk menentukan waktu pada tiap masingmasing dua jalur yang berlawanan basis pengetahuan dibangun dengan menggunakan kaidah produksi if then penelitian ini menggunakan bahasa pemrograman borland delphi dalam pengerjaannya hasil dari penelitian ini ialah pengaturan lampu lalu lintas secara adaptif sesuai dengan panjang antrian kendaraan pada suatu perempatan kata kunci fuzzy logic metode sugeno lampu lalu lintas
Abstrak (Stopwords Removed): masalah kemacetan terjadi persimpangan lampu lalu lintas kerap terjadi kotakota besar satu kondisi lampu lalu lintas dapat menjadi pengontrol arus lalu lintas lain kondisi terkadang dapat pula menjadi penyebab kemacetan terjadi pengaturan waktu lampu lalu lintas masih menggunakan waktu statis waktu tetap mempertimbangkan kondisi kepadatan kendaraan tiap jalur perempatan diperlukan sistem kendali adaptif lampu lalu lintas didasarkan tingkat kepadatan kendaraan melewati jalan tersebut penelitian digunakan fuzzy logic metode sugeno menentukan lamanya waktu lampu merah hijau menyala variabel input panjang antrian kendaraan jalur perempatan variabel input panjang antrian kendaraan jalur berlawanan sedangkan outputnya lama lampu merah hijau menyala jalur ditentukan ada rule fuzzy digunakan menentukan waktu tiap masingmasing dua jalur berlawanan basis pengetahuan dibangun menggunakan kaidah produksi if then penelitian menggunakan bahasa pemrograman borland delphi pengerjaannya hasil penelitian ialah pengaturan lampu lalu lintas secara adaptif sesuai panjang antrian kendaraan perempatan kata kunci fuzzy logic metode sugeno lampu lalu lintas
Abstrak (Stemmed): masalah macet jadi simpang lampu lalu lintas kerap jadi kotakota besar satu kondisi lampu lalu lintas dapat jadi kontrol arus lalu lintas lain kondisi terkadang dapat pula jadi sebab macet jadi atur waktu lampu lalu lintas masih guna waktu statis waktu tetap timbang kondisi padat kendara tiap jalur empat perlu sistem kendali adaptif lampu lalu lintas dasar tingkat padat kendara lewat jalan sebut teliti guna fuzzy logic metode sugeno tentu lama waktu lampu merah hijau nyala variabel input panjang antri kendara jalur empat variabel input panjang antri kendara jalur lawan sedang outputnya lama lampu merah hijau nyala jalur tentu ada rule fuzzy guna tentu waktu tiap masingmasing dua jalur lawan basis tahu bangun guna kaidah produksi if then teliti guna bahasa pemrograman borland delphi kerja hasil teliti ialah atur lampu lalu lintas cara adaptif sesuai panjang antri kendara empat kata kunci fuzzy logic metode sugeno lampu lalu lintas
Abstrak (Corrected): marsala mace jade sipping lamp lulu lint's keep jade kotakota bear sat kondisi lamp lulu lint's apart jade control arms lulu lint's lain kondisi terkadang apart pula jade kebab mace jade amur want lamp lulu lint's mash gun want states want team timing kondisi sadat kendra tip value expat peru sister kendall adapt lamp lulu lint's dakar dingbat sadat kendra let alan debut elite gun fuzzy logic metope surgeon tent lama want lamp gerah hijack nyala variable input panting anti kendra value expat variable input panting anti kendra value lawn sedan outputnya lama lamp gerah hijack nyala value tent ada rule fuzzy gun tent want tip masingmasing due value lawn basis tau bangui gun aida produksi if then elite gun bahama pemrograman norland delphi era hail elite galah amur lamp lulu lint's cara adapt sexual panting anti kendra expat data bunch fuzzy logic metope surgeon lamp lulu lint's
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'lampu': 8, 'lalu': 7, 'lintas': 7, 'jadi': 5, 'waktu': 5, 'guna': 5, 'kendara': 5, 'jalur': 5, 'kondisi': 3, 'empat': 3, 'teliti': 3, 'fuzzy': 3, 'tentu': 3, 'panjang': 3, 'antri': 3, 'macet': 2, 'dapat': 2, 'atur': 2, 'padat': 2, 'tiap': 2, 'adaptif': 2, 'logic': 2, 'metode': 2, 'sugeno': 2, 'lama': 2, 'merah': 2, 'hijau': 2, 'nyala': 2, 'variabel': 2, 'input': 2, 'lawan': 2, 'masalah': 1, 'simpang': 1, 'kerap': 1, 'kotakota': 1, 'besar': 1, 'satu': 1, 'kontrol': 1, 'arus': 1, 'lain': 1, 'terkadang': 1, 'pula': 1, 'sebab': 1, 'masih': 1, 'statis': 1, 'tetap': 1, 'timbang': 1, 'perlu': 1, 'sistem': 1, 'kendali': 1, 'dasar': 1, 'tingkat': 1, 'lewat': 1, 'jalan': 1, 'sebut': 1, 'sedang': 1, 'outputnya': 1, 'ada': 1, 'rule': 1, 'masingmasing': 1, 'dua': 1, 'basis': 1, 'tahu': 1, 'bangun': 1, 'kaidah': 1, 'produksi': 1, 'if': 1, 'then': 1, 'bahasa': 1, 'pemrograman': 1, 'borland': 1, 'delphi': 1, 'kerja': 1, 'hasil': 1, 'ialah': 1, 'cara': 1, 'sesuai': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 14, 'traffic': 11, 'light': 11, 'the': 9, 'on': 8, 'is': 7, 'that': 6, 'time': 5, 'and': 4, 'are': 3, 'to': 3, 'by': 3, 'using': 3, 'density': 3, 'lane': 3, 'vehicle': 3, 'this': 3, 'research': 3, 'fuzzy': 3, 'duration': 3, 'road': 2, 'in': 2, 'condition': 2, 'control': 2, 'it': 2, 'each': 2, 'adaptive': 2, 'based': 2, 'degree': 2, 'logic': 2, 'sugeno': 2, 'determine': 2, 'red': 2, 'green': 2, 'variable': 2, 'a': 2, 'abstract': 1, 'lights': 1, 'problem': 1, 'occur': 1, 'intersection': 1, 'commonly': 1, 'found': 1, 'large': 1, 'cities': 1, 'one': 1, 'supposed': 1, 'flow': 1, 'but': 1, 'sometimes': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'cause': 1, 'jam': 1, 'occured': 1, 'setting': 1, 'still': 1, 'static': 1, 'without': 1, 'seeing': 1, 'therefore': 1, 'needs': 1, 'system': 1, 'pass': 1, 'with': 1, 'input': 1, 'queue': 1, 'length': 1, 'crossroad': 1, 'opposite': 1, 'way': 1, 'output': 1, 'there': 1, 'rules': 1, 'used': 1, 'for': 1, 'two': 1, 'lanes': 1, 'which': 1, 'opposide': 1, 'knowlegde': 1, 'built': 1, 'if': 1, 'then': 1, 'production': 1, 'programming': 1, 'language': 1, 'borland': 1, 'delphi': 1, 'result': 1, 'from': 1, 'controller': 1, 'trafict': 1, 'tailored': 1, 'keywords': 1, 'metode': 1})
-------------------------------------------
--- Data #966 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Isma Iffatus Saaihah
Judul: VISUALISASI GAME RPG DENGAN CERITA RAMAYANA BERBASIS WINDOWS PHONE
Pembimbing 1: Yonathan Ferry Hendrawan, S.T., MIT.
Pembimbing 2: Moh. Kautsar Sophan, S.Kom, M.MT
Abstrak (Raw): Pada penelitian sebelumnya terdapat sebuah game RPG berlatar cerita Ramayana. Gameplaynya terdiri dari mode jalan – jalan dan mode battle. Pada mode jalan – jalan, terkadang secara tiba – tiba akan ada pemberitahuan yang menyatakan pemain menemukan item atau pemain bertemu musuh. Pada mode battle, untuk giliran tiap karakter memiliki urutan yang tetap. Namun, game ini masih berbasis text. Penelitian ini melanjutkan penelitian sebelumnya dengan membuat tampilan dari game cerita Ramayana berbasis Windows phone. Pada game ini, juga ada dua mode, yaitu Mode Jalan-jalan dan Mode Battle. Untuk item akan disembunyikan dibalik asset seperti batu, semak dan pohon, sehingga pemain harus mencari item tersebut. Untuk giliran penyerangan menggunakan konsep ATB (Active Time Battle). Tiap karakter memiliki isi waktu yang terus bertambah dan panjang waktu yang telah ditentukan. Karakter akan mendapatkan giliran ketika isi panjang waktunya telah terpenuhi dan setelahnya, isi panjang waktu karakter akan menjadi nol lagi. Proses tersebut akan berulang hingga mode battle berakhir. Hasil pengujian game ini dapat bejalan dengan baik pada emulator dan smartphone windows phone. Untuk hasil pengujian pada pengguna, 80% pengguna mengatakan game ini memiliki tampilan yang menarik. 90% pengguna menyukai memahami cerita Ramayana dengan cara bermain game dan 70%nya ingin untuk melanjutkan bermain game ini hingga akhir.
Kata Kunci: Game, Role Playing Game, ATB (Active Time Battle), Ramayana, Windows Phone.
Abstrak (Clean): pada penelitian sebelumnya terdapat sebuah game rpg berlatar cerita ramayana gameplaynya terdiri dari mode jalan – jalan dan mode battle pada mode jalan – jalan terkadang secara tiba – tiba akan ada pemberitahuan yang menyatakan pemain menemukan item atau pemain bertemu musuh pada mode battle untuk giliran tiap karakter memiliki urutan yang tetap namun game ini masih berbasis text penelitian ini melanjutkan penelitian sebelumnya dengan membuat tampilan dari game cerita ramayana berbasis windows phone pada game ini juga ada dua mode yaitu mode jalanjalan dan mode battle untuk item akan disembunyikan dibalik asset seperti batu semak dan pohon sehingga pemain harus mencari item tersebut untuk giliran penyerangan menggunakan konsep atb active time battle tiap karakter memiliki isi waktu yang terus bertambah dan panjang waktu yang telah ditentukan karakter akan mendapatkan giliran ketika isi panjang waktunya telah terpenuhi dan setelahnya isi panjang waktu karakter akan menjadi nol lagi proses tersebut akan berulang hingga mode battle berakhir hasil pengujian game ini dapat bejalan dengan baik pada emulator dan smartphone windows phone untuk hasil pengujian pada pengguna pengguna mengatakan game ini memiliki tampilan yang menarik pengguna menyukai memahami cerita ramayana dengan cara bermain game dan nya ingin untuk melanjutkan bermain game ini hingga akhir kata kunci game role playing game atb active time battle ramayana windows phone
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian sebelumnya terdapat game rpg berlatar cerita ramayana gameplaynya terdiri mode jalan – jalan mode battle mode jalan – jalan terkadang secara tiba – tiba ada pemberitahuan menyatakan pemain menemukan item pemain bertemu musuh mode battle giliran tiap karakter memiliki urutan tetap game masih berbasis text penelitian melanjutkan penelitian sebelumnya membuat tampilan game cerita ramayana berbasis windows phone game ada dua mode mode jalanjalan mode battle item disembunyikan dibalik asset batu semak pohon pemain harus mencari item tersebut giliran penyerangan menggunakan konsep atb active time battle tiap karakter memiliki isi waktu terus bertambah panjang waktu ditentukan karakter mendapatkan giliran ketika isi panjang waktunya terpenuhi setelahnya isi panjang waktu karakter menjadi nol lagi proses tersebut berulang hingga mode battle berakhir hasil pengujian game dapat bejalan baik emulator smartphone windows phone hasil pengujian pengguna pengguna mengatakan game memiliki tampilan menarik pengguna menyukai memahami cerita ramayana cara bermain game nya ingin melanjutkan bermain game hingga akhir kata kunci game role playing game atb active time battle ramayana windows phone
Abstrak (Stemmed): teliti belum dapat game rpg latar cerita ramayana gameplaynya diri mode jalan jalan mode battle mode jalan jalan terkadang cara tiba tiba ada pemberitahuan nyata main temu item main temu musuh mode battle gilir tiap karakter milik urut tetap game masih bas text teliti lanjut teliti belum buat tampil game cerita ramayana bas windows phone game ada dua mode mode jalanjalan mode battle item sembunyi balik asset batu semak pohon main harus cari item sebut gilir serang guna konsep atb active time battle tiap karakter milik isi waktu terus tambah panjang waktu tentu karakter dapat gilir ketika isi panjang waktu penuh telah isi panjang waktu karakter jadi nol lagi proses sebut ulang hingga mode battle akhir hasil uji game dapat bejalan baik emulator smartphone windows phone hasil uji guna guna kata game milik tampil tarik guna suka paham cerita ramayana cara main game nya ingin lanjut main game hingga akhir kata kunci game role playing game atb active time battle ramayana windows phone
Abstrak (Corrected): elite begum apart game rig later ceria ramayana gameplaynya dirt mode alan alan mode battle mode alan alan terkadang cara tuba tuba ada pemberitahuan nyala main temp item main temp mush mode battle girl tip karate milk rut team game mash was text elite layout elite begum but tamil game ceria ramayana was windows phone game ada due mode mode jalanjalan mode battle item sembunyi balk asset batu speak poon main harms care item debut girl sprang gun onset at active time battle tip karate milk is want terms tambac panting want tent karate apart girl retina is panting want punch selah is panting want karate jade not lag proves debut slang hinges mode battle air hail uni game apart bejalan back emulator smartphone windows phone hail uni gun gun data game milk tamil tajik gun ska palm ceria ramayana cara main game ya begin layout main game hinges air data bunch game role playing game at active time battle ramayana windows phone
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'game': 10, 'mode': 8, 'battle': 6, 'main': 5, 'ramayana': 4, 'jalan': 4, 'karakter': 4, 'guna': 4, 'waktu': 4, 'teliti': 3, 'dapat': 3, 'cerita': 3, 'item': 3, 'gilir': 3, 'milik': 3, 'windows': 3, 'phone': 3, 'isi': 3, 'panjang': 3, 'belum': 2, 'cara': 2, 'tiba': 2, 'ada': 2, 'temu': 2, 'tiap': 2, 'bas': 2, 'lanjut': 2, 'tampil': 2, 'sebut': 2, 'atb': 2, 'active': 2, 'time': 2, 'hingga': 2, 'akhir': 2, 'hasil': 2, 'uji': 2, 'kata': 2, 'rpg': 1, 'latar': 1, 'gameplaynya': 1, 'diri': 1, 'terkadang': 1, 'pemberitahuan': 1, 'nyata': 1, 'musuh': 1, 'urut': 1, 'tetap': 1, 'masih': 1, 'text': 1, 'buat': 1, 'dua': 1, 'jalanjalan': 1, 'sembunyi': 1, 'balik': 1, 'asset': 1, 'batu': 1, 'semak': 1, 'pohon': 1, 'harus': 1, 'cari': 1, 'serang': 1, 'konsep': 1, 'terus': 1, 'tambah': 1, 'tentu': 1, 'ketika': 1, 'penuh': 1, 'telah': 1, 'jadi': 1, 'nol': 1, 'lagi': 1, 'proses': 1, 'ulang': 1, 'bejalan': 1, 'baik': 1, 'emulator': 1, 'smartphone': 1, 'tarik': 1, 'suka': 1, 'paham': 1, 'nya': 1, 'ingin': 1, 'kunci': 1, 'role': 1, 'playing': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 26, 'game': 11, 'of': 11, 'and': 9, 'is': 7, 'this': 7, 'a': 6, 'mode': 6, 'battle': 6, 'on': 6, 'time': 6, 'will': 5, 'be': 5, 'from': 4, 'in': 4, 'ramayana': 4, 'to': 4, 'research': 3, 'there': 3, 'story': 3, 'road': 3, 'that': 3, 'for': 3, 'character': 3, 'have': 3, 'windows': 3, 'phone': 3, 'has': 3, 'users': 3, 'playing': 3, 'player': 2, 'each': 2, 'based': 2, 'display': 2, 'items': 2, 'turn': 2, 'atb': 2, 'active': 2, 'length': 2, 'until': 2, 'result': 2, 'testing': 2, 'previous': 1, 'rpg': 1, 'set': 1, 'gameplay': 1, 'consist': 1, 'sometimes': 1, 'unexpectedly': 1, 'notification': 1, 'states': 1, 'finding': 1, 'an': 1, 'item': 1, 'or': 1, 'enemy': 1, 'players': 1, 'fixed': 1, 'order': 1, 'however': 1, 'still': 1, 'text': 1, 'continuing': 1, 'last': 1, 'with': 1, 'make': 1, 'also': 1, 'two': 1, 'modes': 1, 'are': 1, 'hidden': 1, 'behind': 1, 'asset': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'rocks': 1, 'shrubs': 1, 'trees': 1, 'so': 1, 'must': 1, 'search': 1, 'these': 1, 'attack': 1, 'uses': 1, 'concept': 1, 'which': 1, 'continues': 1, 'rise': 1, 'been': 1, 'determined': 1, 'get': 1, 'when': 1, 'fulfilled': 1, 'afterwards': 1, 'characters': 1, 'zeroes': 1, 'again': 1, 'process': 1, 'repeated': 1, 'over': 1, 'can': 1, 'running': 1, 'emulator': 1, 'said': 1, 'interesting': 1, 'likes': 1, 'understand': 1, 'way': 1, 'games': 1, 'them': 1, 'want': 1, 'continue': 1, 'end': 1, 'keywords': 1, 'role': 1})
-------------------------------------------
--- Data #967 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Itsnain Maulana
Judul: Pengenalan Wajah Berbasis Diagonal LDA
Linear Discriminant Analysis
Pembimbing 1: Dr. Indah Agustien, S.Kom., M.Kom.
Pembimbing 2: Dr. Arif Muntasa, S.Si., M.T
Abstrak (Raw): Pengenalan wajah merupakan bagian dari pattern recognition. Pengenalan wajah yang telah banyak diterapkan dimasyarakat, diaplikasikan pada sistem keamaan penerbangan, kepolisian dan pelayanan kependudukan. Penelitian ini menggunakan citra sebanyak 400 citra wajah, proses pengenalan wajah pada sistem ini dilakukan 4 tahap. Tahap pertama adalah data citra diproses dengan menjadikan citra wajah menjadi citra diagonal. Tahap kedua citra wajah diproses ekstraksi fitur menggunakan metode Principle Component Analysis (PCA). Tahap ketiga ekstraksi fitur citra wajah menggunakan metode Linear Discriminant Analysis (LDA). Tahap keempat hasil nilai matrik bobot dari masing - masing proses ekstraksi fitur. Tahap selanjutnya tahap pengklasifikasian dengan menggunakan jarak kemiripannya dengan menggunakan metode Manhattan Distance dan Naive Bayes Classifier, dalam skenario ujicoba sistem dari 4 skenario menggunakan Manhattan Distance menghasilkan rata - rata akurasi 93.75%. Sedangkan menggunakan Naive Bayes Classifier menghasilan rata - rata 88.15% Hasil analisa tersebut menyimpulkan bahwa input citra diagonal metode Diagonal LDA Linear Discriminant Analysis bisa diterapkan dalam pengenalan wajah.
Kata Kunci: Pengenalan wajah, Diagonal LDA Linear Discriminant Analysis, Manhattan Distance, Naive Bayes Classifier.
Abstrak (Clean): pengenalan wajah merupakan bagian dari pattern recognition pengenalan wajah yang telah banyak diterapkan dimasyarakat diaplikasikan pada sistem keamaan penerbangan kepolisian dan pelayanan kependudukan penelitian ini menggunakan citra sebanyak citra wajah proses pengenalan wajah pada sistem ini dilakukan tahap tahap pertama adalah data citra diproses dengan menjadikan citra wajah menjadi citra diagonal tahap kedua citra wajah diproses ekstraksi fitur menggunakan metode principle component analysis pca tahap ketiga ekstraksi fitur citra wajah menggunakan metode linear discriminant analysis lda tahap keempat hasil nilai matrik bobot dari masing masing proses ekstraksi fitur tahap selanjutnya tahap pengklasifikasian dengan menggunakan jarak kemiripannya dengan menggunakan metode manhattan distance dan naive bayes classifier dalam skenario ujicoba sistem dari skenario menggunakan manhattan distance menghasilkan rata rata akurasi sedangkan menggunakan naive bayes classifier menghasilan rata rata hasil analisa tersebut menyimpulkan bahwa input citra diagonal metode diagonal lda linear discriminant analysis bisa diterapkan dalam pengenalan wajah kata kunci pengenalan wajah diagonal lda linear discriminant analysis manhattan distance naive bayes classifier
Abstrak (Stopwords Removed): pengenalan wajah bagian pattern recognition pengenalan wajah banyak diterapkan dimasyarakat diaplikasikan sistem keamaan penerbangan kepolisian pelayanan kependudukan penelitian menggunakan citra sebanyak citra wajah proses pengenalan wajah sistem dilakukan tahap tahap pertama data citra diproses menjadikan citra wajah menjadi citra diagonal tahap kedua citra wajah diproses ekstraksi fitur menggunakan metode principle component analysis pca tahap ketiga ekstraksi fitur citra wajah menggunakan metode linear discriminant analysis lda tahap keempat hasil nilai matrik bobot masing masing proses ekstraksi fitur tahap selanjutnya tahap pengklasifikasian menggunakan jarak kemiripannya menggunakan metode manhattan distance naive bayes classifier skenario ujicoba sistem skenario menggunakan manhattan distance menghasilkan rata rata akurasi sedangkan menggunakan naive bayes classifier menghasilan rata rata hasil analisa tersebut menyimpulkan input citra diagonal metode diagonal lda linear discriminant analysis diterapkan pengenalan wajah kata kunci pengenalan wajah diagonal lda linear discriminant analysis manhattan distance naive bayes classifier
Abstrak (Stemmed): kenal wajah bagi pattern recognition kenal wajah banyak terap masyarakat aplikasi sistem ama terbang polisi layan duduk teliti guna citra banyak citra wajah proses kenal wajah sistem laku tahap tahap pertama data citra proses jadi citra wajah jadi citra diagonal tahap dua citra wajah proses ekstraksi fitur guna metode principle component analysis pca tahap tiga ekstraksi fitur citra wajah guna metode linear discriminant analysis lda tahap empat hasil nilai matrik bobot masing masing proses ekstraksi fitur tahap lanjut tahap klasifikasi guna jarak mirip guna metode manhattan distance naive bayes classifier skenario ujicoba sistem skenario guna manhattan distance hasil rata rata akurasi sedang guna naive bayes classifier hasil rata rata hasil analisa sebut simpul input citra diagonal metode diagonal lda linear discriminant analysis terap kenal wajah kata kunci kenal wajah diagonal lda linear discriminant analysis manhattan distance naive bayes classifier
Abstrak (Corrected): penal rajah bag pattern recognition penal rajah banyan trap masyarakat aplikasi sister am turban polish layman dude elite gun citral banyan citral rajah proves penal rajah sister lake that that pertain data citral proves jade citral rajah jade citral diagonal that due citral rajah proves ekstraksi four gun metope principle component analysis pa that toga ekstraksi four citral rajah gun metope linear discriminant analysis la that expat hail nilgai matrix robot making making proves ekstraksi four that layout that klasifikasi gun arak mirin gun metope manhattan distance naive bayes classifier scenario ujicoba sister scenario gun manhattan distance hail rata rata auras sedan gun naive bayes classifier hail rata rata hail analyst debut simple input citral diagonal metope diagonal la linear discriminant analysis trap penal rajah data bunch penal rajah diagonal la linear discriminant analysis manhattan distance naive bayes classifier
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'wajah': 9, 'citra': 8, 'guna': 7, 'tahap': 7, 'kenal': 5, 'proses': 4, 'diagonal': 4, 'metode': 4, 'analysis': 4, 'hasil': 4, 'rata': 4, 'sistem': 3, 'ekstraksi': 3, 'fitur': 3, 'linear': 3, 'discriminant': 3, 'lda': 3, 'manhattan': 3, 'distance': 3, 'naive': 3, 'bayes': 3, 'classifier': 3, 'banyak': 2, 'terap': 2, 'jadi': 2, 'masing': 2, 'skenario': 2, 'bagi': 1, 'pattern': 1, 'recognition': 1, 'masyarakat': 1, 'aplikasi': 1, 'ama': 1, 'terbang': 1, 'polisi': 1, 'layan': 1, 'duduk': 1, 'teliti': 1, 'laku': 1, 'pertama': 1, 'data': 1, 'dua': 1, 'principle': 1, 'component': 1, 'pca': 1, 'tiga': 1, 'empat': 1, 'nilai': 1, 'matrik': 1, 'bobot': 1, 'lanjut': 1, 'klasifikasi': 1, 'jarak': 1, 'mirip': 1, 'ujicoba': 1, 'akurasi': 1, 'sedang': 1, 'analisa': 1, 'sebut': 1, 'simpul': 1, 'input': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 10, 'face': 9, 'recognition': 6, 'image': 6, 'stage': 6, 'using': 6, 'analysis': 5, 'diagonal': 4, 'distance': 4, 'is': 3, 'applied': 3, 'system': 3, 'process': 3, 'method': 3, 'feature': 3, 'extraction': 3, 'linear': 3, 'discriminant': 3, 'lda': 3, 'manhattan': 3, 'naive': 3, 'bayes': 3, 'classifier': 3, 'average': 3, 'in': 2, 'to': 2, 'and': 2, 'this': 2, 'images': 2, 'processed': 2, 'results': 2, 'each': 2, 'part': 1, 'pattern': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'widely': 1, 'community': 1, 'was': 1, 'flights': 1, 'security': 1, 'police': 1, 'service': 1, 'population': 1, 'study': 1, 'uses': 1, 'database': 1, 'orl': 1, 'performed': 1, 'on': 1, 'first': 1, 'make': 1, 'data': 1, 'into': 1, 'second': 1, 'are': 1, 'principle': 1, 'component': 1, 'pca': 1, 'third': 1, 'fourth': 1, 'weight': 1, 'matrix': 1, 'value': 1, 'next': 1, 'classification': 1, 'by': 1, 'a': 1, 'similarity': 1, 'test': 1, 'scenario': 1, 'scenarios': 1, 'yield': 1, 'while': 1, 'produce': 1, 'concluded': 1, 'that': 1, 'input': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #968 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: M.Habibur Rohman
Judul: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN MAHASISWA BARU MENGGUNAKAN METODE LOGIKA FUZZY MODEL SUGENO
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah
Pembimbing 2: Rika Yunitarini
Abstrak (Raw): Dalam rangka memilih calon mahasiswa baru yang mempunyai kemampuan akademik untuk mengikuti dan menyelesaikan studi di perguruan tinggi dengan baik dan sesuai batas waktu yang ditentukan, maka perlu adanya proses seleksi. Universitas Trunojoyo menyelengarakan program untuk penerimaan calon mahasiswa baru. Salah satunya jalur Seleksi Mandiri Masuk Universitas Trunojoyo Madura. Untuk penerimaan mahasiswa baru program S1 dan Diploma yang dilaksanakan melalui ujian tes tulis. Kriteria jalur seleksi mandiri ini antara lain Tes Potensi Akademik (TPA ), Tes Pengetahuan Dasar (TPD), Indeks Sekolah dan Akreditasi Sekolah. Setelah calon mahasiswa melakukan pendaftaran dengan memenuhi syarat yang telah ditentukan, maka mereka wajib melakukan ujian tes online. Hasil ujian dan data sekolah digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk uji kriteria dan seleksi penerimaan mahasiswa baru. Metodologi yang digunakan dalam pengembangan sistem pendukung keputusan ini menggunakan metode logika fuzzy model sugeno. Logika Fuzzy merupakan salah satu ilmu yang digunakan untuk menyelesaikan masalah mengenai menganalisa ketidakpastian. Dalam penelitian ini logika fuzzy model sugeno digunakan untuk menentukan nilai rata - rata kriteria dengan menggunakan aturan (rule). Dengan ini Peneliti mencoba menawarkan sebuah solusi sistem yang dapat menerima data mahasiswa secara online serta merekapitulasi data calon mahasiswa dan mempermudah menganalisis data untuk membantu memberikan informasi sebagai hasil pengambilan keputusan.
Abstrak (Clean): dalam rangka memilih calon mahasiswa baru yang mempunyai kemampuan akademik untuk mengikuti dan menyelesaikan studi di perguruan tinggi dengan baik dan sesuai batas waktu yang ditentukan maka perlu adanya proses seleksi universitas trunojoyo menyelengarakan program untuk penerimaan calon mahasiswa baru salah satunya jalur seleksi mandiri masuk universitas trunojoyo madura untuk penerimaan mahasiswa baru program s dan diploma yang dilaksanakan melalui ujian tes tulis kriteria jalur seleksi mandiri ini antara lain tes potensi akademik tpa tes pengetahuan dasar tpd indeks sekolah dan akreditasi sekolah setelah calon mahasiswa melakukan pendaftaran dengan memenuhi syarat yang telah ditentukan maka mereka wajib melakukan ujian tes online hasil ujian dan data sekolah digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk uji kriteria dan seleksi penerimaan mahasiswa baru metodologi yang digunakan dalam pengembangan sistem pendukung keputusan ini menggunakan metode logika fuzzy model sugeno logika fuzzy merupakan salah satu ilmu yang digunakan untuk menyelesaikan masalah mengenai menganalisa ketidakpastian dalam penelitian ini logika fuzzy model sugeno digunakan untuk menentukan nilai rata rata kriteria dengan menggunakan aturan rule dengan ini peneliti mencoba menawarkan sebuah solusi sistem yang dapat menerima data mahasiswa secara online serta merekapitulasi data calon mahasiswa dan mempermudah menganalisis data untuk membantu memberikan informasi sebagai hasil pengambilan keputusan
Abstrak (Stopwords Removed): rangka memilih calon mahasiswa baru mempunyai kemampuan akademik mengikuti menyelesaikan studi perguruan tinggi baik sesuai batas waktu ditentukan perlu adanya proses seleksi universitas trunojoyo menyelengarakan program penerimaan calon mahasiswa baru salah satunya jalur seleksi mandiri masuk universitas trunojoyo madura penerimaan mahasiswa baru program s diploma dilaksanakan ujian tes tulis kriteria jalur seleksi mandiri antara lain tes potensi akademik tpa tes pengetahuan dasar tpd indeks sekolah akreditasi sekolah calon mahasiswa melakukan pendaftaran memenuhi syarat ditentukan mereka wajib melakukan ujian tes online hasil ujian data sekolah digunakan bahan pertimbangan uji kriteria seleksi penerimaan mahasiswa baru metodologi digunakan pengembangan sistem pendukung keputusan menggunakan metode logika fuzzy model sugeno logika fuzzy salah satu ilmu digunakan menyelesaikan masalah mengenai menganalisa ketidakpastian penelitian logika fuzzy model sugeno digunakan menentukan nilai rata rata kriteria menggunakan aturan rule peneliti mencoba menawarkan solusi sistem dapat menerima data mahasiswa secara online merekapitulasi data calon mahasiswa mempermudah menganalisis data membantu memberikan informasi hasil pengambilan keputusan
Abstrak (Stemmed): rangka pilih calon mahasiswa baru punya mampu akademik ikut selesai studi guru tinggi baik sesuai batas waktu tentu perlu ada proses seleksi universitas trunojoyo menyelengarakan program terima calon mahasiswa baru salah satu jalur seleksi mandiri masuk universitas trunojoyo madura terima mahasiswa baru program s diploma laksana uji tes tulis kriteria jalur seleksi mandiri antara lain tes potensi akademik tpa tes tahu dasar tpd indeks sekolah akreditasi sekolah calon mahasiswa laku daftar penuh syarat tentu mereka wajib laku uji tes online hasil uji data sekolah guna bahan timbang uji kriteria seleksi terima mahasiswa baru metodologi guna kembang sistem dukung putus guna metode logika fuzzy model sugeno logika fuzzy salah satu ilmu guna selesai masalah kena menganalisa ketidakpastian teliti logika fuzzy model sugeno guna tentu nilai rata rata kriteria guna atur rule teliti coba tawar solusi sistem dapat terima data mahasiswa cara online rekapitulasi data calon mahasiswa mudah analis data bantu beri informasi hasil ambil putus
Abstrak (Corrected): bangka pilch salon mahasiswa bar puny camp academic it seesaw study guru ting back sexual bats want tent peru ada proves seeks university trunojoyo menyelengarakan program terms salon mahasiswa bar salad sat value seeks mandarin mask university trunojoyo madura terms mahasiswa bar program s diploma lasagna uni ten tulips criteria value seeks mandarin angara lain ten potent academic tea ten tau dakar tad ideas selah akreditasi selah salon mahasiswa lake dafter punch start tent merely wait lake uni ten online hail uni data selah gun bahai timing uni criteria seeks terms mahasiswa bar methodology gun embank sister during puts gun metope logia fuzzy model surgeon logia fuzzy salad sat i'm gun seesaw marsala ken menganalisa ketidakpastian elite logia fuzzy model surgeon gun tent nilgai rata rata criteria gun amur rule elite coma tatar solus sister apart terms data mahasiswa cara online rekapitulasi data salon mahasiswa judah analysis data bantu bert informant hail ambit puts
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mahasiswa': 7, 'guna': 6, 'calon': 4, 'baru': 4, 'seleksi': 4, 'terima': 4, 'uji': 4, 'tes': 4, 'data': 4, 'tentu': 3, 'kriteria': 3, 'sekolah': 3, 'logika': 3, 'fuzzy': 3, 'akademik': 2, 'selesai': 2, 'universitas': 2, 'trunojoyo': 2, 'program': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'jalur': 2, 'mandiri': 2, 'laku': 2, 'online': 2, 'hasil': 2, 'sistem': 2, 'putus': 2, 'model': 2, 'sugeno': 2, 'teliti': 2, 'rata': 2, 'rangka': 1, 'pilih': 1, 'punya': 1, 'mampu': 1, 'ikut': 1, 'studi': 1, 'guru': 1, 'tinggi': 1, 'baik': 1, 'sesuai': 1, 'batas': 1, 'waktu': 1, 'perlu': 1, 'ada': 1, 'proses': 1, 'menyelengarakan': 1, 'masuk': 1, 'madura': 1, 's': 1, 'diploma': 1, 'laksana': 1, 'tulis': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'potensi': 1, 'tpa': 1, 'tahu': 1, 'dasar': 1, 'tpd': 1, 'indeks': 1, 'akreditasi': 1, 'daftar': 1, 'penuh': 1, 'syarat': 1, 'mereka': 1, 'wajib': 1, 'bahan': 1, 'timbang': 1, 'metodologi': 1, 'kembang': 1, 'dukung': 1, 'metode': 1, 'ilmu': 1, 'masalah': 1, 'kena': 1, 'menganalisa': 1, 'ketidakpastian': 1, 'nilai': 1, 'atur': 1, 'rule': 1, 'coba': 1, 'tawar': 1, 'solusi': 1, 'dapat': 1, 'cara': 1, 'rekapitulasi': 1, 'mudah': 1, 'analis': 1, 'bantu': 1, 'beri': 1, 'informasi': 1, 'ambil': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'and': 8, 'to': 7, 'of': 6, 'test': 5, 'in': 4, 'new': 4, 'students': 4, 'for': 4, 'a': 4, 'data': 4, 'used': 4, 'selection': 3, 'admissions': 3, 'are': 3, 'exam': 3, 'criteria': 3, 'school': 3, 'fuzzy': 3, 'logic': 3, 'who': 2, 'have': 2, 'academic': 2, 'trunojoyo': 2, 'university': 2, 'programs': 2, 'one': 2, 'these': 2, 'with': 2, 'prospective': 2, 'online': 2, 'as': 2, 'system': 2, 'using': 2, 'sugeno': 2, 'models': 2, 'rule': 2, 'order': 1, 'select': 1, 'ability': 1, 'pursue': 1, 'complete': 1, 'college': 1, 'studies': 1, 'properly': 1, 'within': 1, 'limits': 1, 'prescribed': 1, 'time': 1, 'hence': 1, 'need': 1, 'process': 1, 'organizes': 1, 'pathways': 1, 'self': 1, 's': 1, 'diploma': 1, 'implemented': 1, 'through': 1, 'written': 1, 'path': 1, 'selfselection': 1, 'include': 1, 'potential': 1, 'tpa': 1, 'basic': 1, 'knowledge': 1, 'tpd': 1, 'index': 1, 'accreditation': 1, 'after': 1, 'registering': 1, 'been': 1, 'determined': 1, 'eligible': 1, 'they': 1, 'must': 1, 'conduct': 1, 'an': 1, 'results': 1, 'consideration': 1, 'methodology': 1, 'development': 1, 'decision': 1, 'support': 1, 'method': 1, 'is': 1, 'science': 1, 'solve': 1, 'problem': 1, 'analyzing': 1, 'uncertainty': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'determine': 1, 'value': 1, 'average': 1, 'by': 1, 'researchers': 1, 'try': 1, 'offer': 1, 'solution': 1, 'that': 1, 'can': 1, 'receive': 1, 'recapitulate': 1, 'makes': 1, 'it': 1, 'easy': 1, 'analyze': 1, 'help': 1, 'inform': 1, 'decisionmaking': 1, 'result': 1})
-------------------------------------------
--- Data #969 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Tri Sundarwati
Judul: PENERAPAN METODE GA-KMEANS UNTUK CLUSTERING DATA INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH (IKM) DI DISPERINDAG BANGKALAN
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah,ST.,M.Kom
Pembimbing 2: Firli irhamni,ST.,M.Kom
Abstrak (Raw): Industri Kecil dan Menengah (IKM) merupakan industri berskala kecil dan menengah. IKM juga sebagai sektor industri penggerak perekonomian yang mampu memberikan kontribusi dalam penyerapan tenaga kerja. Perkembangan IKM di wilayah madura sendiri cukup meningkat pesat, seiring dengan perkembangan tersebut perlu perhatian khusus dari pemerintah guna meningkatkan potensi usaha masyarakat agar dapat memicu pertumbuhan IKM dan produktifitas IKM di Bangkalan.
Peningkatan pertumbuhan IKM di Bangkalan diperlukan bantuan dari pemerintah untuk meningkatkan produktifitas suatu IKM. Oleh karena itu, Penelitian ini bertujuan untuk pengelompokan data IKM berdasarkan karakteristiknya yang berhubungan dengan produktifitas IKM. Metode yang di gunakan untuk clustering data IKM ini adalah metode GA-Kmeans. Metode ini di gunakan karena menghasilkan kinerja yang lebih optimal dibandingkan dengan metode K-means sederhana, melalui proses clustering K-means sederhana yang titik pusatnya dioptimasi dengan Algoritma Genetika. Untuk evaluasi hasil clustering menggunakan SSE (Sum Square Error), Total Within Cluster Variation dan Total between Cluster Variation. Dari 2 uji coba diperoleh nilai Within GA-Kmeans lebih kecil di banding Kmeans , pada uji coba ke 2 nilai Between GA-Kmeans sebesar 0.264 dan K-means sebesar 0.124, jadi GA-Kmeans lebih besar dari K-means karena Cluster yang ideal mempunyai minimum Within dan maksimum Between. Hasil pengelompokan menghasilkan 3 cluster, 1 IKM sangat produktif, 53 IKM produktif dan 46 IKM kurang produktif.
Kata Kunci : IKM, Cluster, K-means, GA-Kmeans
Abstrak (Clean): industri kecil dan menengah ikm merupakan industri berskala kecil dan menengah ikm juga sebagai sektor industri penggerak perekonomian yang mampu memberikan kontribusi dalam penyerapan tenaga kerja perkembangan ikm di wilayah madura sendiri cukup meningkat pesat seiring dengan perkembangan tersebut perlu perhatian khusus dari pemerintah guna meningkatkan potensi usaha masyarakat agar dapat memicu pertumbuhan ikm dan produktifitas ikm di bangkalan peningkatan pertumbuhan ikm di bangkalan diperlukan bantuan dari pemerintah untuk meningkatkan produktifitas suatu ikm oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk pengelompokan data ikm berdasarkan karakteristiknya yang berhubungan dengan produktifitas ikm metode yang di gunakan untuk clustering data ikm ini adalah metode gakmeans metode ini di gunakan karena menghasilkan kinerja yang lebih optimal dibandingkan dengan metode kmeans sederhana melalui proses clustering kmeans sederhana yang titik pusatnya dioptimasi dengan algoritma genetika untuk evaluasi hasil clustering menggunakan sse sum square error total within cluster variation dan total between cluster variation dari uji coba diperoleh nilai within gakmeans lebih kecil di banding kmeans pada uji coba ke nilai between gakmeans sebesar dan kmeans sebesar jadi gakmeans lebih besar dari kmeans karena cluster yang ideal mempunyai minimum within dan maksimum between hasil pengelompokan menghasilkan cluster ikm sangat produktif ikm produktif dan ikm kurang produktif kata kunci ikm cluster kmeans gakmeans
Abstrak (Stopwords Removed): industri kecil menengah ikm industri berskala kecil menengah ikm sektor industri penggerak perekonomian mampu memberikan kontribusi penyerapan tenaga kerja perkembangan ikm wilayah madura sendiri cukup meningkat pesat seiring perkembangan tersebut perlu perhatian khusus pemerintah meningkatkan potensi usaha masyarakat dapat memicu pertumbuhan ikm produktifitas ikm bangkalan peningkatan pertumbuhan ikm bangkalan diperlukan bantuan pemerintah meningkatkan produktifitas ikm penelitian bertujuan pengelompokan data ikm berdasarkan karakteristiknya berhubungan produktifitas ikm metode gunakan clustering data ikm metode gakmeans metode gunakan menghasilkan kinerja lebih optimal dibandingkan metode kmeans sederhana proses clustering kmeans sederhana titik pusatnya dioptimasi algoritma genetika evaluasi hasil clustering menggunakan sse sum square error total within cluster variation total between cluster variation uji coba diperoleh nilai within gakmeans lebih kecil banding kmeans uji coba nilai between gakmeans sebesar kmeans sebesar jadi gakmeans lebih besar kmeans cluster ideal mempunyai minimum within maksimum between hasil pengelompokan menghasilkan cluster ikm sangat produktif ikm produktif ikm kurang produktif kata kunci ikm cluster kmeans gakmeans
Abstrak (Stemmed): industri kecil tengah ikm industri skala kecil tengah ikm sektor industri gerak ekonomi mampu beri kontribusi serap tenaga kerja kembang ikm wilayah madura sendiri cukup tingkat pesat iring kembang sebut perlu perhati khusus perintah tingkat potensi usaha masyarakat dapat picu tumbuh ikm produktifitas ikm bangkal tingkat tumbuh ikm bangkal perlu bantu perintah tingkat produktifitas ikm teliti tuju kelompok data ikm dasar karakteristik hubung produktifitas ikm metode guna clustering data ikm metode gakmeans metode guna hasil kerja lebih optimal banding metode kmeans sederhana proses clustering kmeans sederhana titik pusat dioptimasi algoritma genetika evaluasi hasil clustering guna sse sum square error total within cluster variation total between cluster variation uji coba oleh nilai within gakmeans lebih kecil banding kmeans uji coba nilai between gakmeans besar kmeans besar jadi gakmeans lebih besar kmeans cluster ideal punya minimum within maksimum between hasil kelompok hasil cluster ikm sangat produktif ikm produktif ikm kurang produktif kata kunci ikm cluster kmeans gakmeans
Abstrak (Corrected): industry cecil length i'm industry skald cecil length i'm sector industry gera economic camp bert kontribusi scrap teenage era embank i'm wilayah madura sending cutup dingbat pest bring embank debut peru perhaps rhesus perineal dingbat potent sara masyarakat apart pick tumble i'm produktifitas i'm bangka dingbat tumble i'm bangka peru bantu perineal dingbat produktifitas i'm elite juju kelompok data i'm dakar karakteristik hung produktifitas i'm metope gun clustering data i'm metope gakmeans metope gun hail era leash optimal banding metope means sederhana proves clustering means sederhana titis pusan dioptimasi algorithm genetic evaluate hail clustering gun she sum square error total within cluster variation total between cluster variation uni coma olen nilgai within gakmeans leash cecil banding means uni coma nilgai between gakmeans bear means bear jade gakmeans leash bear means cluster ideal puny minimum within maximum between hail kelompok hail cluster i'm sang produktif i'm produktif i'm during produktif data bunch i'm cluster means gakmeans
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ikm': 14, 'kmeans': 6, 'gakmeans': 5, 'cluster': 5, 'tingkat': 4, 'metode': 4, 'hasil': 4, 'industri': 3, 'kecil': 3, 'produktifitas': 3, 'guna': 3, 'clustering': 3, 'lebih': 3, 'within': 3, 'between': 3, 'besar': 3, 'produktif': 3, 'tengah': 2, 'kerja': 2, 'kembang': 2, 'perlu': 2, 'perintah': 2, 'tumbuh': 2, 'bangkal': 2, 'kelompok': 2, 'data': 2, 'banding': 2, 'sederhana': 2, 'total': 2, 'variation': 2, 'uji': 2, 'coba': 2, 'nilai': 2, 'skala': 1, 'sektor': 1, 'gerak': 1, 'ekonomi': 1, 'mampu': 1, 'beri': 1, 'kontribusi': 1, 'serap': 1, 'tenaga': 1, 'wilayah': 1, 'madura': 1, 'sendiri': 1, 'cukup': 1, 'pesat': 1, 'iring': 1, 'sebut': 1, 'perhati': 1, 'khusus': 1, 'potensi': 1, 'usaha': 1, 'masyarakat': 1, 'dapat': 1, 'picu': 1, 'bantu': 1, 'teliti': 1, 'tuju': 1, 'dasar': 1, 'karakteristik': 1, 'hubung': 1, 'optimal': 1, 'proses': 1, 'titik': 1, 'pusat': 1, 'dioptimasi': 1, 'algoritma': 1, 'genetika': 1, 'evaluasi': 1, 'sse': 1, 'sum': 1, 'square': 1, 'error': 1, 'oleh': 1, 'jadi': 1, 'ideal': 1, 'punya': 1, 'minimum': 1, 'maksimum': 1, 'sangat': 1, 'kurang': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'smi': 13, 'of': 13, 'and': 8, 'clustering': 7, 'in': 6, 'kmeans': 6, 'is': 5, 'to': 5, 'gakmeans': 5, 'method': 4, 'for': 4, 'small': 3, 'medium': 3, 'industries': 3, 'a': 3, 'this': 3, 'within': 3, 'cluster': 3, 'between': 3, 'productive': 3, 'an': 2, 'development': 2, 'with': 2, 'from': 2, 'government': 2, 'improve': 2, 'growth': 2, 'productivity': 2, 'bangkal': 2, 'data': 2, 'used': 2, 'than': 2, 'results': 2, 'total': 2, 'variation': 2, 'values': 2, 'scale': 1, 'also': 1, 'as': 1, 'economic': 1, 'driver': 1, 'industrial': 1, 'sector': 1, 'capable': 1, 'contributing': 1, 'employment': 1, 'region': 1, 'madura': 1, 'itself': 1, 'sufficient': 1, 'increase': 1, 'rapidly': 1, 'line': 1, 'needs': 1, 'special': 1, 'attention': 1, 'business': 1, 'potential': 1, 'community': 1, 'order': 1, 'trigger': 1, 'increased': 1, 'needed': 1, 'help': 1, 'therefore': 1, 'study': 1, 'aimed': 1, 'at': 1, 'grouping': 1, 'based': 1, 'productivityrelated': 1, 'characteristics': 1, 'sme': 1, 'because': 1, 'it': 1, 'produces': 1, 'more': 1, 'optimal': 1, 'performance': 1, 'simple': 1, 'through': 1, 'process': 1, 'simpler': 1, 'that': 1, 'its': 1, 'center': 1, 'point': 1, 'optimized': 1, 'genetic': 1, 'algorithm': 1, 'evaluation': 1, 'using': 1, 'sse': 1, 'sum': 1, 'square': 1, 'error': 1, 'trials': 1, 'obtained': 1, 'smaller': 1, 'appeal': 1, 'trial': 1, 'so': 1, 'greater': 1, 'ideal': 1, 'having': 1, 'minimum': 1, 'maximum': 1, 'generates': 1, 'clusters': 1, 'very': 1, 'earning': 1, 'less': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #970 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Naimah
Judul: SISTEM PERAMALAN PENJUALAN OBAT MENGGUNAKAN METODE JST ALGORITMA BACKPROPAGATION DENGAN INISIALISASI BOBOT AWAL NGUYEN WIDROW
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah,ST.,M.Kom.
Pembimbing 2: Haryanto, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Obat merupakan salah satu kebutuhan penting dalam rumah sakit. Selama ini, kebutuhan pengumpulan data obat adalah masalah yang sering dihadapi oleh Farmasi yang memiliki kewenangan dalam pengadaan obat-obatan di rumah sakit Syarifah Ambami Rato Ebu Kabupaten Bangkalan. Dalam rangka menjamin ketersediaan obat perlu untuk mempersiapkan kebutuhan obat sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan. Dalam rangka memenuhi tingkat kebutuhan obat tersebut, perlu untuk meramalkan masa depan terkait jumlah ketersediaan obat yang dibutuhkan dengan menggunakan data sebelumnya.Data tersebut digunakan bertujuan untuk menentukan nilai kesalahan dan keakuratan pelatihan dari metode yang digunakan. Dalam penelitian ini, metode yang akan digunakan untuk memprediksi kebutuhan obat adalah Jaringan Syaraf Tiruan menggunakan algoritma Backpropagation dengan inisialisasi bobot awal Nguyen Widrow. Dengan penambahan metode Nguyen Widrow ini, sistem mampu memecahkan masalah yang terjadi dalam Backpropagation standar yang lambat untuk mencapai konvergensi. Dari pengujian yang dilakukan dengan 3 Skenario yaitu perubahan Epoch, Learning rate dan Momentum, serta perubahan Jumlah input layer dan Hidden layer pada nama obat ACLAM 500 MG KAPLET/BTL 1 didapatkan hasil parameter terbaik untuk melakukan peramalan yaitu dengan jumlah epoch 30 nilai Learning Rate 0.9 dan Momentum 0.8 serta jumlah input layer 4 dan Hidden layer 4 yang menghasilkan MSE (Mean Seaquare Error) 0, 003.
Kata Kunci: Peramalan, Jaringan Syaraf Tiruan, Backpropagation, Nguyen Widrow, kebutuhan obat.
Abstrak (Clean): abstrak obat merupakan salah satu kebutuhan penting dalam rumah sakit selama ini kebutuhan pengumpulan data obat adalah masalah yang sering dihadapi oleh farmasi yang memiliki kewenangan dalam pengadaan obatobatan di rumah sakit syarifah ambami rato ebu kabupaten bangkalan dalam rangka menjamin ketersediaan obat perlu untuk mempersiapkan kebutuhan obat sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan dalam rangka memenuhi tingkat kebutuhan obat tersebut perlu untuk meramalkan masa depan terkait jumlah ketersediaan obat yang dibutuhkan dengan menggunakan data sebelumnyadata tersebut digunakan bertujuan untuk menentukan nilai kesalahan dan keakuratan pelatihan dari metode yang digunakan dalam penelitian ini metode yang akan digunakan untuk memprediksi kebutuhan obat adalah jaringan syaraf tiruan menggunakan algoritma backpropagation dengan inisialisasi bobot awal nguyen widrow dengan penambahan metode nguyen widrow ini sistem mampu memecahkan masalah yang terjadi dalam backpropagation standar yang lambat untuk mencapai konvergensi dari pengujian yang dilakukan dengan skenario yaitu perubahan epoch learning rate dan momentum serta perubahan jumlah input layer dan hidden layer pada nama obat aclam mg kapletbtl didapatkan hasil parameter terbaik untuk melakukan peramalan yaitu dengan jumlah epoch nilai learning rate dan momentum serta jumlah input layer dan hidden layer yang menghasilkan mse mean seaquare error kata kunci peramalan jaringan syaraf tiruan backpropagation nguyen widrow kebutuhan obat
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak obat salah satu kebutuhan penting rumah sakit selama kebutuhan pengumpulan data obat masalah sering dihadapi farmasi memiliki kewenangan pengadaan obatobatan rumah sakit syarifah ambami rato ebu kabupaten bangkalan rangka menjamin ketersediaan obat perlu mempersiapkan kebutuhan obat sesuai jumlah dibutuhkan rangka memenuhi tingkat kebutuhan obat tersebut perlu meramalkan masa depan terkait jumlah ketersediaan obat dibutuhkan menggunakan data sebelumnyadata tersebut digunakan bertujuan menentukan nilai kesalahan keakuratan pelatihan metode digunakan penelitian metode digunakan memprediksi kebutuhan obat jaringan syaraf tiruan menggunakan algoritma backpropagation inisialisasi bobot awal nguyen widrow penambahan metode nguyen widrow sistem mampu memecahkan masalah terjadi backpropagation standar lambat mencapai konvergensi pengujian dilakukan skenario perubahan epoch learning rate momentum perubahan jumlah input layer hidden layer nama obat aclam mg kapletbtl didapatkan hasil parameter terbaik melakukan peramalan jumlah epoch nilai learning rate momentum jumlah input layer hidden layer menghasilkan mse mean seaquare error kata kunci peramalan jaringan syaraf tiruan backpropagation nguyen widrow kebutuhan obat
Abstrak (Stemmed): abstrak obat salah satu butuh penting rumah sakit lama butuh kumpul data obat masalah sering hadap farmasi milik wenang ada obatobatan rumah sakit syarifah ambami rato ebu kabupaten bangkal rangka jamin sedia obat perlu siap butuh obat sesuai jumlah butuh rangka penuh tingkat butuh obat sebut perlu ramal masa depan kait jumlah sedia obat butuh guna data sebelumnyadata sebut guna tuju tentu nilai salah akurat latih metode guna teliti metode guna prediksi butuh obat jaring syaraf tiru guna algoritma backpropagation inisial bobot awal nguyen widrow tambah metode nguyen widrow sistem mampu pecah masalah jadi backpropagation standar lambat capai konvergensi uji laku skenario ubah epoch learning rate momentum ubah jumlah input layer hidden layer nama obat aclam mg kapletbtl dapat hasil parameter baik laku amal jumlah epoch nilai learning rate momentum jumlah input layer hidden layer hasil mse mean seaquare error kata kunci amal jaring syaraf tiru backpropagation nguyen widrow butuh obat
Abstrak (Corrected): abstract boat salad sat butch panting rumal skit lama butch rumpus data boat marsala seeing hadar farms milk penang ada obatobatan rumal skit shariah miami rate ebb kabupaten bangka bangka jamie media boat peru slap butch boat sexual mullah butch bangka punch dingbat butch boat debut peru jamal mass dean wait mullah media boat butch gun data sebelumnyadata debut gun juju tent nilgai salad aura latin metope gun elite metope gun prediksi butch boat caring scarf tire gun algorithm backpropagation initial robot away nguyen widow tambac metope nguyen widow sister camp peach marsala jade backpropagation standard lambast capri konvergensi uni lake scenario bah epoch learning rate momentum bah mullah input layer hidden layer nama boat clam mg kapletbtl apart hail parameter back lake anal mullah epoch nilgai learning rate momentum mullah input layer hidden layer hail me mean seaquake error data bunch anal caring scarf tire backpropagation nguyen widow butch boat
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'obat': 9, 'butuh': 8, 'jumlah': 5, 'guna': 5, 'layer': 4, 'metode': 3, 'backpropagation': 3, 'nguyen': 3, 'widrow': 3, 'salah': 2, 'rumah': 2, 'sakit': 2, 'data': 2, 'masalah': 2, 'rangka': 2, 'sedia': 2, 'perlu': 2, 'sebut': 2, 'nilai': 2, 'jaring': 2, 'syaraf': 2, 'tiru': 2, 'laku': 2, 'ubah': 2, 'epoch': 2, 'learning': 2, 'rate': 2, 'momentum': 2, 'input': 2, 'hidden': 2, 'hasil': 2, 'amal': 2, 'abstrak': 1, 'satu': 1, 'penting': 1, 'lama': 1, 'kumpul': 1, 'sering': 1, 'hadap': 1, 'farmasi': 1, 'milik': 1, 'wenang': 1, 'ada': 1, 'obatobatan': 1, 'syarifah': 1, 'ambami': 1, 'rato': 1, 'ebu': 1, 'kabupaten': 1, 'bangkal': 1, 'jamin': 1, 'siap': 1, 'sesuai': 1, 'penuh': 1, 'tingkat': 1, 'ramal': 1, 'masa': 1, 'depan': 1, 'kait': 1, 'sebelumnyadata': 1, 'tuju': 1, 'tentu': 1, 'akurat': 1, 'latih': 1, 'teliti': 1, 'prediksi': 1, 'algoritma': 1, 'inisial': 1, 'bobot': 1, 'awal': 1, 'tambah': 1, 'sistem': 1, 'mampu': 1, 'pecah': 1, 'jadi': 1, 'standar': 1, 'lambat': 1, 'capai': 1, 'konvergensi': 1, 'uji': 1, 'skenario': 1, 'nama': 1, 'aclam': 1, 'mg': 1, 'kapletbtl': 1, 'dapat': 1, 'parameter': 1, 'baik': 1, 'mse': 1, 'mean': 1, 'seaquare': 1, 'error': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 32, 'of': 17, 'to': 11, 'in': 9, 'is': 6, 'drug': 6, 'and': 6, 'needs': 4, 'for': 4, 'this': 3, 'need': 3, 'that': 3, 'method': 3, 'backpropagation': 3, 'with': 3, 'nguyen': 3, 'widrow': 3, 'layer': 3, 'number': 3, 'hospital': 2, 'data': 2, 'order': 2, 'availability': 2, 'amount': 2, 'predict': 2, 'value': 2, 'used': 2, 'neural': 2, 'changes': 2, 'learning': 2, 'rate': 2, 'momentum': 2, 'as': 2, 'input': 2, 'hidden': 2, 'forecasting': 2, 'abstract': 1, 'medicine': 1, 'one': 1, 'important': 1, 'during': 1, 'time': 1, 'collection': 1, 'a': 1, 'common': 1, 'problem': 1, 'faced': 1, 'by': 1, 'pharmacy': 1, 'which': 1, 'has': 1, 'authority': 1, 'procurement': 1, 'medicines': 1, 'syarifah': 1, 'ambami': 1, 'rato': 1, 'ebu': 1, 'bangkal': 1, 'guarantee': 1, 'prepare': 1, 'according': 1, 'needed': 1, 'meet': 1, 'level': 1, 'it': 1, 'necessary': 1, 'future': 1, 'relevant': 1, 'required': 1, 'use': 1, 'useddata': 1, 'aimed': 1, 'determine': 1, 'training': 1, 'error': 1, 'accuracy': 1, 'study': 1, 'be': 1, 'drugs': 1, 'an': 1, 'artificial': 1, 'network': 1, 'using': 1, 'algorithm': 1, 'initial': 1, 'weight': 1, 'initialization': 1, 'addition': 1, 'system': 1, 'able': 1, 'solve': 1, 'problems': 1, 'occur': 1, 'standard': 1, 'slow': 1, 'reach': 1, 'convergence': 1, 'from': 1, 'tests': 1, 'performed': 1, 'scenarios': 1, 'epoch': 1, 'well': 1, 'layers': 1, 'name': 1, 'aclam': 1, 'mg': 1, 'caplet': 1, 'btl': 1, 'showed': 1, 'best': 1, 'parameter': 1, 'epochs': 1, 'are': 1, 'generating': 1, 'msemeanseaquareerror': 1, 'keywords': 1, 'networks': 1, 'medication': 1})
-------------------------------------------
--- Data #971 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Septian Yudha Adi Perwira
Judul: Segmentasi Citra Untuk Menentukan Ukuran Pakaian dengan Menggunakan Metode Naive bayes
Pembimbing 1: Eza Rahmanita, S. T., M. T.
Pembimbing 2: Meidya Koeshardianto, S. Si., M. T.
Abstrak (Raw): Unsur estetika dalam berpakaian terkadang menjadi salah satu permasalahan tersendiri bagi sebagian besar orang. Termasuk salah satunya permasalahan menentukan ukuran pakaian agar terlihat sesuai dengan ukuran tubuhnya. Dahulu untuk mendapatkan ukuran pakaian yang sesuai harus dilakukan secara manual menggunakan alat bantu berupa meteran, dengan pemanfaatan teknologi ini dapat menentukan ukuran pakaian yang sesuai dengan mudah.
Penelitian ini terdiri dari dua tahap yaitu proses segmentasi citra dan pengklasifikasi sesuai ukuran pakaian dengan menggunakan Metode Naïve Bayes. Pada proses segmentasi terdiri dari beberapa langkah, yaitu mengubah citra RGB menjadi Grayscale, dari citra Grayscale ke Biner dengan tresholding menggunakan Otsu, dan dihitung tinggi dan lebar objek, kemudian proses klasifikasi menggunakan metode Naïve Bayes. Metode Naïve Bayes ini digunakan untuk proses pengklasifikasian ukuran pakaian berdasarkan hasil ukur objek. Sehingga pada hasil akhir dapat diketahui hasil ukuran yang sesuai.
Citra didapat dari 2 cara yaitu, dari webcam/ kamera secara realtime dan file berformat .bmp. Berdasarkan uji coba proses segmentasi konversi dari citra grayscale ke biner dengan menggunakan tresholding otsu lebih memudahkan dalam memisahkan antara objek dengan latar belakang berdasarkan nilai ambang yang telah ditentukan. Setelah didapatkan ukuran objek maka diklasifikasikan dengan menggunakan metode Naïve Bayes. Dengan demikian, penelitian ini dapat dikembangkan lagi dengan metode pembelajaran lainya.
Kata kunci: Grayscale, Biner, Tresholding, Otsu, Naïve Bayes
Abstrak (Clean): unsur estetika dalam berpakaian terkadang menjadi salah satu permasalahan tersendiri bagi sebagian besar orang termasuk salah satunya permasalahan menentukan ukuran pakaian agar terlihat sesuai dengan ukuran tubuhnya dahulu untuk mendapatkan ukuran pakaian yang sesuai harus dilakukan secara manual menggunakan alat bantu berupa meteran dengan pemanfaatan teknologi ini dapat menentukan ukuran pakaian yang sesuai dengan mudah penelitian ini terdiri dari dua tahap yaitu proses segmentasi citra dan pengklasifikasi sesuai ukuran pakaian dengan menggunakan metode naïve bayes pada proses segmentasi terdiri dari beberapa langkah yaitu mengubah citra rgb menjadi grayscale dari citra grayscale ke biner dengan tresholding menggunakan otsu dan dihitung tinggi dan lebar objek kemudian proses klasifikasi menggunakan metode naïve bayes metode naïve bayes ini digunakan untuk proses pengklasifikasian ukuran pakaian berdasarkan hasil ukur objek sehingga pada hasil akhir dapat diketahui hasil ukuran yang sesuai citra didapat dari cara yaitu dari webcam kamera secara realtime dan file berformat bmp berdasarkan uji coba proses segmentasi konversi dari citra grayscale ke biner dengan menggunakan tresholding otsu lebih memudahkan dalam memisahkan antara objek dengan latar belakang berdasarkan nilai ambang yang telah ditentukan setelah didapatkan ukuran objek maka diklasifikasikan dengan menggunakan metode naïve bayes dengan demikian penelitian ini dapat dikembangkan lagi dengan metode pembelajaran lainya kata kunci grayscale biner tresholding otsu naïve bayes
Abstrak (Stopwords Removed): unsur estetika berpakaian terkadang menjadi salah satu permasalahan tersendiri bagi sebagian besar orang termasuk salah satunya permasalahan menentukan ukuran pakaian terlihat sesuai ukuran tubuhnya dahulu mendapatkan ukuran pakaian sesuai harus dilakukan secara manual menggunakan alat bantu berupa meteran pemanfaatan teknologi dapat menentukan ukuran pakaian sesuai mudah penelitian terdiri dua tahap proses segmentasi citra pengklasifikasi sesuai ukuran pakaian menggunakan metode naïve bayes proses segmentasi terdiri beberapa langkah mengubah citra rgb menjadi grayscale citra grayscale biner tresholding menggunakan otsu dihitung tinggi lebar objek proses klasifikasi menggunakan metode naïve bayes metode naïve bayes digunakan proses pengklasifikasian ukuran pakaian berdasarkan hasil ukur objek hasil akhir dapat diketahui hasil ukuran sesuai citra didapat cara webcam kamera secara realtime file berformat bmp berdasarkan uji coba proses segmentasi konversi citra grayscale biner menggunakan tresholding otsu lebih memudahkan memisahkan antara objek latar belakang berdasarkan nilai ambang ditentukan didapatkan ukuran objek diklasifikasikan menggunakan metode naïve bayes demikian penelitian dapat dikembangkan lagi metode pembelajaran lainya kata kunci grayscale biner tresholding otsu naïve bayes
Abstrak (Stemmed): unsur estetika pakai terkadang jadi salah satu masalah sendiri bagi bagi besar orang masuk salah satu masalah tentu ukur pakai lihat sesuai ukur tubuh dahulu dapat ukur pakai sesuai harus laku cara manual guna alat bantu upa meter manfaat teknologi dapat tentu ukur pakai sesuai mudah teliti diri dua tahap proses segmentasi citra klasifikasi sesuai ukur pakai guna metode na ve bayes proses segmentasi diri beberapa langkah ubah citra rgb jadi grayscale citra grayscale biner tresholding guna otsu hitung tinggi lebar objek proses klasifikasi guna metode na ve bayes metode na ve bayes guna proses klasifikasi ukur pakai dasar hasil ukur objek hasil akhir dapat tahu hasil ukur sesuai citra dapat cara webcam kamera cara realtime file format bmp dasar uji coba proses segmentasi konversi citra grayscale biner guna tresholding otsu lebih mudah pisah antara objek latar belakang dasar nilai ambang tentu dapat ukur objek klasifikasi guna metode na ve bayes demikian teliti dapat kembang lagi metode ajar lai kata kunci grayscale biner tresholding otsu na ve bayes
Abstrak (Corrected): unsure estetika sakai terkadang jade salad sat marsala sending bag bag bear orang mask salad sat marsala tent ukr sakai that sexual ukr tube dahl apart ukr sakai sexual harms lake cara manual gun flat bantu up meter manat teknologi apart tent ukr sakai sexual judah elite dirt due that proves segments citral klasifikasi sexual ukr sakai gun metope na we bayes proves segments dirt beberapa bangka bah citral rob jade grayscale citral grayscale diner tresholding gun out hiding ting lear objet proves klasifikasi gun metope na we bayes metope na we bayes gun proves klasifikasi ukr sakai dakar hail ukr objet hail air apart tau hail ukr sexual citral apart cara webcast camera cara mealtime file format bump dakar uni coma proves segments converse citral grayscale diner gun tresholding out leash judah pish angara objet later belaying dakar nilgai among tent apart ukr objet klasifikasi gun metope na we bayes domitian elite apart embank lag metope ajar law data bunch grayscale diner tresholding out na we bayes
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ukur': 9, 'guna': 7, 'pakai': 6, 'dapat': 6, 'sesuai': 5, 'proses': 5, 'citra': 5, 'metode': 5, 'na': 5, 've': 5, 'bayes': 5, 'klasifikasi': 4, 'grayscale': 4, 'objek': 4, 'tentu': 3, 'cara': 3, 'segmentasi': 3, 'biner': 3, 'tresholding': 3, 'otsu': 3, 'dasar': 3, 'hasil': 3, 'jadi': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'masalah': 2, 'bagi': 2, 'mudah': 2, 'teliti': 2, 'diri': 2, 'unsur': 1, 'estetika': 1, 'terkadang': 1, 'sendiri': 1, 'besar': 1, 'orang': 1, 'masuk': 1, 'lihat': 1, 'tubuh': 1, 'dahulu': 1, 'harus': 1, 'laku': 1, 'manual': 1, 'alat': 1, 'bantu': 1, 'upa': 1, 'meter': 1, 'manfaat': 1, 'teknologi': 1, 'dua': 1, 'tahap': 1, 'beberapa': 1, 'langkah': 1, 'ubah': 1, 'rgb': 1, 'hitung': 1, 'tinggi': 1, 'lebar': 1, 'akhir': 1, 'tahu': 1, 'webcam': 1, 'kamera': 1, 'realtime': 1, 'file': 1, 'format': 1, 'bmp': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'konversi': 1, 'lebih': 1, 'pisah': 1, 'antara': 1, 'latar': 1, 'belakang': 1, 'nilai': 1, 'ambang': 1, 'demikian': 1, 'kembang': 1, 'lagi': 1, 'ajar': 1, 'lai': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 13, 'size': 7, 'in': 5, 'a': 5, 'to': 5, 'using': 5, 'process': 5, 'image': 5, 'na': 5, 've': 5, 'bayes': 5, 'and': 4, 'method': 4, 'grayscale': 4, 'clothing': 3, 'be': 3, 'with': 3, 'this': 3, 'can': 3, 'segmentation': 3, 'from': 3, 'binary': 3, 'otsu': 3, 'tresholding': 3, 'based': 3, 'on': 3, 'one': 2, 'for': 2, 'clothes': 2, 'appropriate': 2, 'that': 2, 'study': 2, 'by': 2, 'object': 2, 'then': 2, 'classification': 2, 'is': 2, 'results': 2, 'objects': 2, 'obtained': 2, 'aesthetic': 1, 'elements': 1, 'dress': 1, 'sometimes': 1, 'become': 1, 'its': 1, 'own': 1, 'problems': 1, 'most': 1, 'people': 1, 'including': 1, 'problem': 1, 'determines': 1, 'make': 1, 'it': 1, 'look': 1, 'according': 1, 'their': 1, 'first': 1, 'get': 1, 'must': 1, 'done': 1, 'manually': 1, 'tools': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'tape': 1, 'measure': 1, 'use': 1, 'technology': 1, 'determine': 1, 'sizes': 1, 'fit': 1, 'easily': 1, 'consisted': 1, 'two': 1, 'phases': 1, 'namely': 1, 'classifiers': 1, 'consists': 1, 'several': 1, 'steps': 1, 'which': 1, 'convert': 1, 'rgb': 1, 'into': 1, 'calculated': 1, 'height': 1, 'width': 1, 'used': 1, 'measuring': 1, 'so': 1, 'final': 1, 'result': 1, 'seen': 1, 'ways': 1, 'webcam': 1, 'camera': 1, 'realtime': 1, 'bmp': 1, 'file': 1, 'format': 1, 'test': 1, 'converting': 1, 'more': 1, 'ease': 1, 'separating': 1, 'between': 1, 'background': 1, 'predetermined': 1, 'threshold': 1, 'value': 1, 'having': 1, 'classified': 1, 'thus': 1, 'developed': 1, 'other': 1, 'learning': 1, 'methods': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #972 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Rizky Ardiyansyah Putra
Judul: Rancang Bangun Aplikasi Kamus Indonesia Madura Berbasis Android
Pembimbing 1: Cucun Very Angkoso, S.T.,M.T.
Pembimbing 2: Fika Hastarita Rachman, ST., M.Eng.
Abstrak (Raw): Kamus pada perangkat selular lebih praktis dibandingkan dengan kamus cetak konvensional, karena pengguna dapat menerima informasi dengan cepat dimana saja tanpa adanya batasan ruang dan waktu. Kamus dapat memberikan informasi dan juga dapat dijadikan suatu media untuk belajar memahami istilah atau arti kata bahasa asing ataupun bahasa suatu daerah sehingga menambah pengetahuan dan wawasan.
Madura sebagai salah satu daerah di Indonesia yang memiliki adat bahasa yang khas. Selain itu, keaneka ragam budaya yang ada di Madura menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Pulau Madura. Ketrampilan berbahasa sangat dibutuhkan untuk mempermudah berkomunikasi dengan masyarakat madura.
Penulis menggunakan Android sebagai platform media aplikasi ini karena android berbasis open source. Kebutuhan akan informasi sangat penting dan semakin luas pengetahuan pengguna akan bahasa daerah khususnya bahasa Madura dapat terpenuhi serta tidak terbatas ruang dan waktu karena kamus Madura ini diimplementasikan pada perangkat selular yang menggunakan sistem operasi Android versi 2.3 Ginggerbread. Aplikasi kamus mobile bahasa Indonesia Madura berbasis android ini dirancang agar pengguna dapat menambah wawasan dan mengetahui kata-kata dasar bahasa Madura dengan mengakses langsung dari perangkat selular mereka tanpa harus mencari pada kamus cetak konvensional atau menggunakan kamus online.
Kata kunci : Android, Kamus, Indonesia – Madura
Abstrak (Clean): kamus pada perangkat selular lebih praktis dibandingkan dengan kamus cetak konvensional karena pengguna dapat menerima informasi dengan cepat dimana saja tanpa adanya batasan ruang dan waktu kamus dapat memberikan informasi dan juga dapat dijadikan suatu media untuk belajar memahami istilah atau arti kata bahasa asing ataupun bahasa suatu daerah sehingga menambah pengetahuan dan wawasan madura sebagai salah satu daerah di indonesia yang memiliki adat bahasa yang khas selain itu keaneka ragam budaya yang ada di madura menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke pulau madura ketrampilan berbahasa sangat dibutuhkan untuk mempermudah berkomunikasi dengan masyarakat madura penulis menggunakan android sebagai platform media aplikasi ini karena android berbasis open source kebutuhan akan informasi sangat penting dan semakin luas pengetahuan pengguna akan bahasa daerah khususnya bahasa madura dapat terpenuhi serta tidak terbatas ruang dan waktu karena kamus madura ini diimplementasikan pada perangkat selular yang menggunakan sistem operasi android versi ginggerbread aplikasi kamus mobile bahasa indonesia madura berbasis android ini dirancang agar pengguna dapat menambah wawasan dan mengetahui katakata dasar bahasa madura dengan mengakses langsung dari perangkat selular mereka tanpa harus mencari pada kamus cetak konvensional atau menggunakan kamus online kata kunci android kamus indonesia – madura
Abstrak (Stopwords Removed): kamus perangkat selular lebih praktis dibandingkan kamus cetak konvensional pengguna dapat menerima informasi cepat dimana adanya batasan ruang waktu kamus dapat memberikan informasi dapat dijadikan media belajar memahami istilah arti kata bahasa asing ataupun bahasa daerah menambah pengetahuan wawasan madura salah satu daerah indonesia memiliki adat bahasa khas selain keaneka ragam budaya ada madura menjadi daya tarik wisatawan berkunjung pulau madura ketrampilan berbahasa sangat dibutuhkan mempermudah berkomunikasi masyarakat madura penulis menggunakan android platform media aplikasi android berbasis open source kebutuhan informasi sangat penting semakin luas pengetahuan pengguna bahasa daerah khususnya bahasa madura dapat terpenuhi terbatas ruang waktu kamus madura diimplementasikan perangkat selular menggunakan sistem operasi android versi ginggerbread aplikasi kamus mobile bahasa indonesia madura berbasis android dirancang pengguna dapat menambah wawasan mengetahui katakata dasar bahasa madura mengakses langsung perangkat selular mereka harus mencari kamus cetak konvensional menggunakan kamus online kata kunci android kamus indonesia – madura
Abstrak (Stemmed): kamus perangkat selular lebih praktis banding kamus cetak konvensional guna dapat terima informasi cepat mana ada batas ruang waktu kamus dapat beri informasi dapat jadi media ajar paham istilah arti kata bahasa asing atau bahasa daerah tambah tahu wawas madura salah satu daerah indonesia milik adat bahasa khas selain aneka ragam budaya ada madura jadi daya tarik wisatawan kunjung pulau madura ketrampilan bahasa sangat butuh mudah komunikasi masyarakat madura tulis guna android platform media aplikasi android bas open source butuh informasi sangat penting makin luas tahu guna bahasa daerah khusus bahasa madura dapat penuh batas ruang waktu kamus madura implementasi perangkat selular guna sistem operasi android versi ginggerbread aplikasi kamus mobile bahasa indonesia madura bas android rancang guna dapat tambah wawas tahu katakata dasar bahasa madura akses langsung perangkat selular mereka harus cari kamus cetak konvensional guna kamus online kata kunci android kamus indonesia madura
Abstrak (Corrected): camus perangkat secular leash practise banding camus weak conventional gun apart terms informant eat mana ada bats rang want camus apart bert informant apart jade media ajar palm isaiah art data bahama asking tau bahama sarah tambac tau waws madura salad sat sarah indonesia milk adapt bahama has slain area raga buddy ada madura jade day tajik wisatawan unsung palau madura ketrampilan bahama sang butch judah komunikasi masyarakat madura tulips gun android platform media aplikasi android was open source butch informant sang panting making lucas tau gun bahama sarah rhesus bahama madura apart punch bats rang want camus madura implements perangkat secular gun sister operas android verse gingerbread aplikasi camus mobile bahama indonesia madura was android dancing gun apart tambac waws tau katakana dakar bahama madura asses lansing perangkat secular merely harms care camus weak conventional gun camus online data bunch android camus indonesia madura
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'madura': 9, 'kamus': 8, 'bahasa': 8, 'guna': 6, 'dapat': 5, 'android': 5, 'perangkat': 3, 'selular': 3, 'informasi': 3, 'daerah': 3, 'tahu': 3, 'indonesia': 3, 'cetak': 2, 'konvensional': 2, 'ada': 2, 'batas': 2, 'ruang': 2, 'waktu': 2, 'jadi': 2, 'media': 2, 'kata': 2, 'tambah': 2, 'wawas': 2, 'sangat': 2, 'butuh': 2, 'aplikasi': 2, 'bas': 2, 'lebih': 1, 'praktis': 1, 'banding': 1, 'terima': 1, 'cepat': 1, 'mana': 1, 'beri': 1, 'ajar': 1, 'paham': 1, 'istilah': 1, 'arti': 1, 'asing': 1, 'atau': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'milik': 1, 'adat': 1, 'khas': 1, 'selain': 1, 'aneka': 1, 'ragam': 1, 'budaya': 1, 'daya': 1, 'tarik': 1, 'wisatawan': 1, 'kunjung': 1, 'pulau': 1, 'ketrampilan': 1, 'mudah': 1, 'komunikasi': 1, 'masyarakat': 1, 'tulis': 1, 'platform': 1, 'open': 1, 'source': 1, 'penting': 1, 'makin': 1, 'luas': 1, 'khusus': 1, 'penuh': 1, 'implementasi': 1, 'sistem': 1, 'operasi': 1, 'versi': 1, 'ginggerbread': 1, 'mobile': 1, 'rancang': 1, 'katakata': 1, 'dasar': 1, 'akses': 1, 'langsung': 1, 'mereka': 1, 'harus': 1, 'cari': 1, 'online': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 9, 'to': 8, 'madura': 8, 'and': 7, 'language': 7, 'dictionary': 6, 'a': 6, 'is': 5, 'android': 5, 'mobile': 4, 'can': 4, 'as': 4, 'that': 4, 'in': 4, 'on': 3, 'devices': 3, 'information': 3, 'or': 3, 'for': 3, 'more': 2, 'conventional': 2, 'print': 2, 'dictionaries': 2, 'without': 2, 'space': 2, 'time': 2, 'be': 2, 'knowledge': 2, 'insight': 2, 'indonesia': 2, 'diversity': 2, 'with': 2, 'application': 2, 'based': 2, 'users': 2, 'use': 2, 'practical': 1, 'than': 1, 'because': 1, 'user': 1, 'receive': 1, 'quickly': 1, 'anywhere': 1, 'any': 1, 'limitation': 1, 'provide': 1, 'also': 1, 'used': 1, 'medium': 1, 'learn': 1, 'understand': 1, 'meaning': 1, 'term': 1, 'foreign': 1, 'regional': 1, 'adds': 1, 'one': 1, 'regions': 1, 'which': 1, 'has': 1, 'distinctive': 1, 'indigenous': 1, 'addition': 1, 'cultural': 1, 'exist': 1, 'attract': 1, 'tourists': 1, 'visit': 1, 'island': 1, 'skills': 1, 'are': 1, 'needed': 1, 'make': 1, 'it': 1, 'easier': 1, 'communicate': 1, 'people': 1, 'author': 1, 'uses': 1, 'media': 1, 'platform': 1, 'open': 1, 'source': 1, 'need': 1, 'very': 1, 'important': 1, 'extensive': 1, 'local': 1, 'particular': 1, 'will': 1, 'met': 1, 'madurese': 1, 'not': 1, 'limited': 1, 'implemented': 1, 'operating': 1, 'system': 1, 'version': 1, 'ginggerbread': 1, 'indonesian': 1, 'designed': 1, 'so': 1, 'add': 1, 'know': 1, 'basic': 1, 'words': 1, 'access': 1, 'directly': 1, 'from': 1, 'their': 1, 'having': 1, 'look': 1, 'an': 1, 'online': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #973 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Novie Safitri Hardi
Judul: Pengelompokkan Data BBM Time Series Dengan Menggunakan Fuzzy C-Means
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah, ST, M.Kom
Pembimbing 2: Mula'ab S.SI, M.Kom
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Pencatatan laporan mengenai pemesanan, penjualan, harga, tingkat, persediaan dan lain sebagainya adalah komponen dari sistem informasi yang penting dan paling dasar yang digunakan oleh para manajer perusahaan. Karena dengan hal ini para manajer pemasaran dapat menemukan masalah yang penting yaitu dengan cara menganalisisnya. Penelitian ini membahas penerapan algoritma Fuzzy C-Means, dalam penelitian yang dilaksanakan di Depot Pertamina Camplong bertujuan untuk mengidentifikasikan pola dari data penjualan BBM. Pengujian dilakukan pada dua jenis BBM, yaitu BBM jenis Premium dan BBM jenis Solar.Clustering merupakan metode pengelompokan suatu objek kedalam sejumlah kelompok (cluster) yang sesuai. Prinsip clustering adalah meminimumkan kesamaan antar anggota satu cluster dan memaksimalkan kesamaan antar anggota cluster yang berbeda. Fuzzy C-Means merupakan teknik pengclusteran dimana tiap-tiap data ditentukan oleh derajat keanggotaannya. Semakin besar nilai derajat keanggotaan data dalam suatu cluster maka semakin besar pula data tersebut menjadi anggota cluster tersebut.Hasil clustering kemudian diproses atau dievaluasi menggunakan Sum Squared Error (SSE) diaman sebelumnya harus diketahui niai pusat cluster guna mengetahui cluster yang mana yang memiliki nilai error yang terkecil.
Kata Kunci : Pengelompokkan data, Fuzzy C-Means(FCM), Sum Squared Error (SSE)
Abstrak (Clean): abstrak pencatatan laporan mengenai pemesanan penjualan harga tingkat persediaan dan lain sebagainya adalah komponen dari sistem informasi yang penting dan paling dasar yang digunakan oleh para manajer perusahaan karena dengan hal ini para manajer pemasaran dapat menemukan masalah yang penting yaitu dengan cara menganalisisnya penelitian ini membahas penerapan algoritma fuzzy cmeans dalam penelitian yang dilaksanakan di depot pertamina camplong bertujuan untuk mengidentifikasikan pola dari data penjualan bbm pengujian dilakukan pada dua jenis bbm yaitu bbm jenis premium dan bbm jenis solarclustering merupakan metode pengelompokan suatu objek kedalam sejumlah kelompok cluster yang sesuai prinsip clustering adalah meminimumkan kesamaan antar anggota satu cluster dan memaksimalkan kesamaan antar anggota cluster yang berbeda fuzzy cmeans merupakan teknik pengclusteran dimana tiaptiap data ditentukan oleh derajat keanggotaannya semakin besar nilai derajat keanggotaan data dalam suatu cluster maka semakin besar pula data tersebut menjadi anggota cluster tersebuthasil clustering kemudian diproses atau dievaluasi menggunakan sum squared error sse diaman sebelumnya harus diketahui niai pusat cluster guna mengetahui cluster yang mana yang memiliki nilai error yang terkecil kata kunci pengelompokkan data fuzzy cmeansfcm sum squared error sse
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak pencatatan laporan mengenai pemesanan penjualan harga tingkat persediaan lain sebagainya komponen sistem informasi penting paling dasar digunakan para manajer perusahaan para manajer pemasaran dapat menemukan masalah penting cara menganalisisnya penelitian membahas penerapan algoritma fuzzy cmeans penelitian dilaksanakan depot pertamina camplong bertujuan mengidentifikasikan pola data penjualan bbm pengujian dilakukan dua jenis bbm bbm jenis premium bbm jenis solarclustering metode pengelompokan objek kedalam sejumlah kelompok cluster sesuai prinsip clustering meminimumkan kesamaan antar anggota satu cluster memaksimalkan kesamaan antar anggota cluster berbeda fuzzy cmeans teknik pengclusteran dimana tiaptiap data ditentukan derajat keanggotaannya semakin besar nilai derajat keanggotaan data cluster semakin besar pula data tersebut menjadi anggota cluster tersebuthasil clustering diproses dievaluasi menggunakan sum squared error sse diaman sebelumnya harus diketahui niai pusat cluster mengetahui cluster mana memiliki nilai error terkecil kata kunci pengelompokkan data fuzzy cmeansfcm sum squared error sse
Abstrak (Stemmed): abstrak catat lapor kena mesan jual harga tingkat sedia lain bagai komponen sistem informasi penting paling dasar guna para manajer usaha para manajer pasar dapat temu masalah penting cara analis teliti bahas terap algoritma fuzzy cmeans teliti laksana depot pertamina camplong tuju identifikasi pola data jual bbm uji laku dua jenis bbm bbm jenis premium bbm jenis solarclustering metode kelompok objek dalam jumlah kelompok cluster sesuai prinsip clustering minimum sama antar anggota satu cluster maksimal sama antar anggota cluster beda fuzzy cmeans teknik pengclusteran mana tiaptiap data tentu derajat anggota makin besar nilai derajat anggota data cluster makin besar pula data sebut jadi anggota cluster tersebuthasil clustering proses evaluasi guna sum squared error sse diam belum harus tahu nia pusat cluster tahu cluster mana milik nilai error kecil kata kunci kelompok data fuzzy cmeansfcm sum squared error sse
Abstrak (Corrected): abstract carat labor ken mean dual hard dingbat media lain bahai component sister informant panting paling dakar gun para manager sara para manager paar apart temp marsala panting cara analysis elite baas trap algorithm fuzzy means elite lasagna depot pertains camping juju identifikasi pola data dual bum uni lake due penis bum bum penis premium bum penis solarclustering metope kelompok objet dream mullah kelompok cluster sexual principe clustering minimum same altar angora sat cluster maximal same altar angora cluster bed fuzzy means tennis pengclusteran mana tiaptiap data tent derajat angora making bear nilgai derajat angora data cluster making bear pula data debut jade angora cluster tersebuthasil clustering proves evaluate gun sum squared error she dial begum harms tau via pusan cluster tau cluster mana milk nilgai error cecil data bunch kelompok data fuzzy cmeansfcm sum squared error she
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'cluster': 7, 'data': 5, 'anggota': 5, 'bbm': 4, 'fuzzy': 3, 'jenis': 3, 'kelompok': 3, 'error': 3, 'jual': 2, 'penting': 2, 'guna': 2, 'para': 2, 'manajer': 2, 'teliti': 2, 'cmeans': 2, 'clustering': 2, 'sama': 2, 'antar': 2, 'mana': 2, 'derajat': 2, 'makin': 2, 'besar': 2, 'nilai': 2, 'sum': 2, 'squared': 2, 'sse': 2, 'tahu': 2, 'abstrak': 1, 'catat': 1, 'lapor': 1, 'kena': 1, 'mesan': 1, 'harga': 1, 'tingkat': 1, 'sedia': 1, 'lain': 1, 'bagai': 1, 'komponen': 1, 'sistem': 1, 'informasi': 1, 'paling': 1, 'dasar': 1, 'usaha': 1, 'pasar': 1, 'dapat': 1, 'temu': 1, 'masalah': 1, 'cara': 1, 'analis': 1, 'bahas': 1, 'terap': 1, 'algoritma': 1, 'laksana': 1, 'depot': 1, 'pertamina': 1, 'camplong': 1, 'tuju': 1, 'identifikasi': 1, 'pola': 1, 'uji': 1, 'laku': 1, 'dua': 1, 'premium': 1, 'solarclustering': 1, 'metode': 1, 'objek': 1, 'dalam': 1, 'jumlah': 1, 'sesuai': 1, 'prinsip': 1, 'minimum': 1, 'satu': 1, 'maksimal': 1, 'beda': 1, 'teknik': 1, 'pengclusteran': 1, 'tiaptiap': 1, 'tentu': 1, 'pula': 1, 'sebut': 1, 'jadi': 1, 'tersebuthasil': 1, 'proses': 1, 'evaluasi': 1, 'diam': 1, 'belum': 1, 'harus': 1, 'nia': 1, 'pusat': 1, 'milik': 1, 'kecil': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'cmeansfcm': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 14, 'a': 6, 'is': 6, 'in': 5, 'data': 5, 'and': 4, 'to': 4, 'fuel': 4, 'cluster': 4, 'by': 3, 'fuzzy': 3, 'cmeans': 3, 'clusters': 3, 'members': 3, 'which': 3, 'error': 3, 'on': 2, 'sales': 2, 'are': 2, 'important': 2, 'this': 2, 'study': 2, 'conducted': 2, 'types': 2, 'grouping': 2, 'into': 2, 'clustering': 2, 'similarity': 2, 'between': 2, 'degree': 2, 'membership': 2, 'greater': 2, 'sum': 2, 'squared': 2, 'sse': 2, 'value': 2, 'abstract': 1, 'recording': 1, 'report': 1, 'reservations': 1, 'price': 1, 'rate': 1, 'inventory': 1, 'so': 1, 'components': 1, 'information': 1, 'system': 1, 'most': 1, 'base': 1, 'used': 1, 'corporate': 1, 'managers': 1, 'due': 1, 'marketing': 1, 'manager': 1, 'can': 1, 'find': 1, 'problems': 1, 'way': 1, 'analyzing': 1, 'it': 1, 'discusses': 1, 'application': 1, 'algorithm': 1, 'camplong': 1, 'pertamina': 1, 'aims': 1, 'identify': 1, 'patterns': 1, 'tests': 1, 'two': 1, 'namely': 1, 'premium': 1, 'type': 1, 'solarclustering': 1, 'method': 1, 'objects': 1, 'number': 1, 'groups': 1, 'appropriate': 1, 'principle': 1, 'minimize': 1, 'maximizing': 1, 'different': 1, 'technique': 1, 'each': 1, 'pengclusteran': 1, 'determined': 1, 'results': 1, 'then': 1, 'processed': 1, 'or': 1, 'evaluated': 1, 'using': 1, 'must': 1, 'be': 1, 'known': 1, 'before': 1, 'center': 1, 'order': 1, 'determine': 1, 'that': 1, 'have': 1, 'smallest': 1, 'keywords': 1, 'fcm': 1})
-------------------------------------------
--- Data #974 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Luqman Harris M
Judul: MANAJEMEN HOTSPOT USER ACCOUNT DAN ROUTER PADA MIKROTIK
ROUTEROS MENGGUNAKAN API MIKROTIK ROUTEROS
Pembimbing 1: Iwan Santosa S.T M.T
Pembimbing 2: Dwi Kuswanto S.Pd M.T
Abstrak (Raw): Maraknya penggunaan internet sebagai salah satu sumber informasi dan sebagai sarana
untuk berinteraksi sosial pada saat ini mendorong masyarakat untuk mencari cara agar
dapat terhubung dengan internet. Karena banyaknya kebutuhan sebuah koneksi internet
yang mudah dan dapat diakses dari mana saja ini muncul berbagai macam Warung
Internet(warnet) yang menyediakan fasilitas hotspot wifi baik itu yang bersifat terbuka
untuk umum maupun yang berbayar. MikroTik sebagai salah satu vendor jaringan
menyediakan sebuah solusi hardware untuk membuat mini ISP via Hotspot. Tujuan
utama dari penelitian ini adalah untuk membuat sebuah manajemen pengguna dan router
dalam sebuah perangkat lunak secara bersamaan yang dapat digunakan baik secara
remote maupun datang. Perangkat lunak ini dibuat dengan berbasis PHP dan
menggunakan API MikroTik RouterOS. Dengan harapan saat melakukan pengaturan
pengguna dapat lebih dipermudah dengan bantuan adanya GUI berbasis web bukannya
harus mengandalkan salah satu sistem operasi karena pada umumnya pengaturan ini
masih sangat mendasar dan meski bisa dijalankan di berbagai sistem operasi pun, untuk
mengubah tampilannya juga akan dirasakan lebih sulit dan sangat rentan terjadi
kerusakan perangkat keras apabila dijalankan oleh seorang administrator yang kurang
mengenal seluk beluk sebuah jaringan. Dan dengan adanya sistem ini user secara mandiri
dapat melakukan pendaftaran dan pemesanan paket melalui web tanpa perlu datang
terlebih dahulu
Abstrak (Clean): maraknya penggunaan internet sebagai salah satu sumber informasi dan sebagai sarana untuk berinteraksi sosial pada saat ini mendorong masyarakat untuk mencari cara agar dapat terhubung dengan internet karena banyaknya kebutuhan sebuah koneksi internet yang mudah dan dapat diakses dari mana saja ini muncul berbagai macam warung internetwarnet yang menyediakan fasilitas hotspot wifi baik itu yang bersifat terbuka untuk umum maupun yang berbayar mikrotik sebagai salah satu vendor jaringan menyediakan sebuah solusi hardware untuk membuat mini isp via hotspot tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk membuat sebuah manajemen pengguna dan router dalam sebuah perangkat lunak secara bersamaan yang dapat digunakan baik secara remote maupun datang perangkat lunak ini dibuat dengan berbasis php dan menggunakan api mikrotik routeros dengan harapan saat melakukan pengaturan pengguna dapat lebih dipermudah dengan bantuan adanya gui berbasis web bukannya harus mengandalkan salah satu sistem operasi karena pada umumnya pengaturan ini masih sangat mendasar dan meski bisa dijalankan di berbagai sistem operasi pun untuk mengubah tampilannya juga akan dirasakan lebih sulit dan sangat rentan terjadi kerusakan perangkat keras apabila dijalankan oleh seorang administrator yang kurang mengenal seluk beluk sebuah jaringan dan dengan adanya sistem ini user secara mandiri dapat melakukan pendaftaran dan pemesanan paket melalui web tanpa perlu datang terlebih dahulu
Abstrak (Stopwords Removed): maraknya penggunaan internet salah satu sumber informasi sarana berinteraksi sosial mendorong masyarakat mencari cara dapat terhubung internet banyaknya kebutuhan koneksi internet mudah dapat diakses mana muncul berbagai macam warung internetwarnet menyediakan fasilitas hotspot wifi baik bersifat terbuka umum maupun berbayar mikrotik salah satu vendor jaringan menyediakan solusi hardware membuat mini isp via hotspot tujuan utama penelitian membuat manajemen pengguna router perangkat lunak secara bersamaan dapat digunakan baik secara remote maupun datang perangkat lunak dibuat berbasis php menggunakan api mikrotik routeros harapan melakukan pengaturan pengguna dapat lebih dipermudah bantuan adanya gui berbasis web bukannya harus mengandalkan salah satu sistem operasi umumnya pengaturan masih sangat mendasar meski dijalankan berbagai sistem operasi pun mengubah tampilannya dirasakan lebih sulit sangat rentan terjadi kerusakan perangkat keras apabila dijalankan seorang administrator kurang mengenal seluk beluk jaringan adanya sistem user secara mandiri dapat melakukan pendaftaran pemesanan paket web perlu datang terlebih dahulu
Abstrak (Stemmed): marak guna internet salah satu sumber informasi sarana interaksi sosial dorong masyarakat cari cara dapat hubung internet banyak butuh koneksi internet mudah dapat akses mana muncul bagai macam warung internetwarnet sedia fasilitas hotspot wifi baik sifat buka umum maupun bayar mikrotik salah satu vendor jaring sedia solusi hardware buat mini isp via hotspot tuju utama teliti buat manajemen guna router perangkat lunak cara sama dapat guna baik cara remote maupun datang perangkat lunak buat bas php guna api mikrotik routeros harap laku atur guna dapat lebih mudah bantu ada gui bas web bukan harus andal salah satu sistem operasi umum atur masih sangat dasar meski jalan bagai sistem operasi pun ubah tampil rasa lebih sulit sangat rentan jadi rusa perangkat keras apabila jalan orang administrator kurang kenal seluk beluk jaring ada sistem user cara mandiri dapat laku daftar mesan paket web perlu datang lebih dahulu
Abstrak (Corrected): mark gun internet salad sat number informant saran interaksi social doing masyarakat care cara apart hung internet banyan butch kopeks internet judah apart asses mana munch bahai madam wrung internetwarnet media basilicas hotspot wife back sift burka mum maun boyar mikrotik salad sat vendor caring media solus hardware but mini is via hotspot juju mama elite but management gun router perangkat lunar cara same apart gun back cara remote maun dating perangkat lunar but was pop gun ape mikrotik routers harp lake amur gun apart leash judah bantu ada guy was web buran harms anal salad sat sister operas mum amur mash sang dakar mess alan bahai sister operas pun bah tamil rash leash suit sang rental jade rush perangkat eras arabia alan orang administrator during penal seljuk blue caring ada sister user cara mandarin apart lake dafter mean packet web peru dating leash dahl
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 5, 'dapat': 5, 'cara': 4, 'internet': 3, 'salah': 3, 'satu': 3, 'buat': 3, 'perangkat': 3, 'lebih': 3, 'sistem': 3, 'mudah': 2, 'bagai': 2, 'sedia': 2, 'hotspot': 2, 'baik': 2, 'umum': 2, 'maupun': 2, 'mikrotik': 2, 'jaring': 2, 'lunak': 2, 'datang': 2, 'bas': 2, 'laku': 2, 'atur': 2, 'ada': 2, 'web': 2, 'operasi': 2, 'sangat': 2, 'jalan': 2, 'marak': 1, 'sumber': 1, 'informasi': 1, 'sarana': 1, 'interaksi': 1, 'sosial': 1, 'dorong': 1, 'masyarakat': 1, 'cari': 1, 'hubung': 1, 'banyak': 1, 'butuh': 1, 'koneksi': 1, 'akses': 1, 'mana': 1, 'muncul': 1, 'macam': 1, 'warung': 1, 'internetwarnet': 1, 'fasilitas': 1, 'wifi': 1, 'sifat': 1, 'buka': 1, 'bayar': 1, 'vendor': 1, 'solusi': 1, 'hardware': 1, 'mini': 1, 'isp': 1, 'via': 1, 'tuju': 1, 'utama': 1, 'teliti': 1, 'manajemen': 1, 'router': 1, 'sama': 1, 'remote': 1, 'php': 1, 'api': 1, 'routeros': 1, 'harap': 1, 'bantu': 1, 'gui': 1, 'bukan': 1, 'harus': 1, 'andal': 1, 'masih': 1, 'dasar': 1, 'meski': 1, 'pun': 1, 'ubah': 1, 'tampil': 1, 'rasa': 1, 'sulit': 1, 'rentan': 1, 'jadi': 1, 'rusa': 1, 'keras': 1, 'apabila': 1, 'orang': 1, 'administrator': 1, 'kurang': 1, 'kenal': 1, 'seluk': 1, 'beluk': 1, 'user': 1, 'mandiri': 1, 'daftar': 1, 'mesan': 1, 'paket': 1, 'perlu': 1, 'dahulu': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'and': 10, 'to': 10, 'a': 9, 'of': 8, 'with': 6, 'is': 6, 'this': 5, 'internet': 4, 'as': 4, 'that': 4, 'can': 4, 'user': 3, 'be': 3, 'for': 2, 'an': 2, 'cafe': 2, 'provides': 2, 'mikrotik': 2, 'one': 2, 'network': 2, 'hardware': 2, 'via': 2, 'in': 2, 'software': 2, 'come': 2, 'made': 2, 'when': 2, 'on': 2, 'operating': 2, 'system': 2, 'very': 2, 'run': 2, 'widespread': 1, 'use': 1, 'source': 1, 'information': 1, 'means': 1, 'social': 1, 'interaction': 1, 'at': 1, 'time': 1, 'encourage': 1, 'people': 1, 'look': 1, 'ways': 1, 'connect': 1, 'since': 1, 'number': 1, 'needs': 1, 'connection': 1, 'easy': 1, 'accessible': 1, 'from': 1, 'anywhere': 1, 'emerging': 1, 'wide': 1, 'variety': 1, 'both': 1, 'wifi': 1, 'hotspots': 1, 'are': 1, 'open': 1, 'public': 1, 'paid': 1, 'vendor': 1, 'solution': 1, 'make': 1, 'mini': 1, 'isp': 1, 'hotspot': 1, 'main': 1, 'objective': 1, 'research': 1, 'create': 1, 'management': 1, 'router': 1, 'concurrent': 1, 'used': 1, 'either': 1, 'remotely': 1, 'or': 1, 'phpbased': 1, 'uses': 1, 'api': 1, 'routeros': 1, 'expectations': 1, 'performing': 1, 'settings': 1, 'easier': 1, 'help': 1, 'any': 1, 'webbased': 1, 'gui': 1, 'instead': 1, 'having': 1, 'rely': 1, 'because': 1, 'general': 1, 'arrangement': 1, 'still': 1, 'basic': 1, 'although': 1, 'it': 1, 'different': 1, 'systems': 1, 'too': 1, 'change': 1, 'zoom': 1, 'also': 1, 'perceived': 1, 'being': 1, 'more': 1, 'difficult': 1, 'susceptible': 1, 'damage': 1, 'by': 1, 'administrator': 1, 'who': 1, 'less': 1, 'familiar': 1, 'ins': 1, 'outs': 1, 'independently': 1, 'perform': 1, 'registration': 1, 'packet': 1, 'ordering': 1, 'web': 1, 'without': 1, 'need': 1, 'first': 1, 'dahulu': 1})
-------------------------------------------
--- Data #975 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ervika Viona
Judul: SISTEM INFORMASI PEMETAAN KETAHANAN DAN KERENTANAN PANGAN (Studi Kasus : Kab. Bangkalan)
Pembimbing 1: Mulaab, S.Si.,M.Kom
Pembimbing 2: Moch. Kautsar Sophan, S.Kom.,M.MT
Abstrak (Raw): Food Security and Vulnerability (FSVA) merupakan sebuah peta Ketahanan dan Kerawanan Pangan di Indonesia yang merupakan peta pembaharuan dari peta sebelumnya yaitu Food Insecurity Atlas (FIA). Dalam FSVA terjadi perubahan pada beberapa indikator yang digunakan. Pemetaan dalam menentukan wilayah yang rentan dan rawan terhadap pangan sangat penting dilakukan agar dapat membantu Pemerintah dalam menentukan daerah dan alokasi sumber daya untuk menanggulangi kerawanan pangan di daerah yang termasuk rentan. Dalam penelitian ini akan menggunakan metode Principal Component Analysis (PCA), yang akan mereduksi data awal menjadi data baru yang lebih sedikit tanpa mengurangi variansi data yang ada. Penggunaan PCA dapat membantu dalam mengoptimalkan komponen utama dan hubungan antar variabel. Kemudian data reduksi akan dirotasi dengan menggunakan matrik rotasi Varimax untuk menentukan nilai bobotnya, penggunaan Varimax dapat mempermudah dalam menginterpretasikan hasil dari PCA sehingga membuatnya lebih mudah untuk dimengerti. Hasil akhir kemudian akan dipetakan dengan Sistem Informasi Geografis menggunakan Google Maps API dengan variansi warna berdasarkan nilai Composite Food Security Index (CFSI) yang diperoleh. Dengan adanya penelitian dapat menyediakan sarana bagi para Pemerintah setempat untuk menentukan sasaran dan memberikan rekomendasi daerah mana saja yang merupakan daerah rawan yang perlu diprioritaskan terlebih dahulu untuk ditanggulangi.
Kata Kunci : Ketahanan dan Kerentanan Pangan , Principal Component Analysis (PCA), Matrik Rotasi Varimax, Sistem Informasi Geografis, CFSI.
Abstrak (Clean): food security and vulnerability fsva merupakan sebuah peta ketahanan dan kerawanan pangan di indonesia yang merupakan peta pembaharuan dari peta sebelumnya yaitu food insecurity atlas fia dalam fsva terjadi perubahan pada beberapa indikator yang digunakan pemetaan dalam menentukan wilayah yang rentan dan rawan terhadap pangan sangat penting dilakukan agar dapat membantu pemerintah dalam menentukan daerah dan alokasi sumber daya untuk menanggulangi kerawanan pangan di daerah yang termasuk rentan dalam penelitian ini akan menggunakan metode principal component analysis pca yang akan mereduksi data awal menjadi data baru yang lebih sedikit tanpa mengurangi variansi data yang ada penggunaan pca dapat membantu dalam mengoptimalkan komponen utama dan hubungan antar variabel kemudian data reduksi akan dirotasi dengan menggunakan matrik rotasi varimax untuk menentukan nilai bobotnya penggunaan varimax dapat mempermudah dalam menginterpretasikan hasil dari pca sehingga membuatnya lebih mudah untuk dimengerti hasil akhir kemudian akan dipetakan dengan sistem informasi geografis menggunakan google maps api dengan variansi warna berdasarkan nilai composite food security index cfsi yang diperoleh dengan adanya penelitian dapat menyediakan sarana bagi para pemerintah setempat untuk menentukan sasaran dan memberikan rekomendasi daerah mana saja yang merupakan daerah rawan yang perlu diprioritaskan terlebih dahulu untuk ditanggulangi kata kunci ketahanan dan kerentanan pangan principal component analysis pca matrik rotasi varimax sistem informasi geografis cfsi
Abstrak (Stopwords Removed): food security and vulnerability fsva peta ketahanan kerawanan pangan indonesia peta pembaharuan peta sebelumnya food insecurity atlas fia fsva terjadi perubahan beberapa indikator digunakan pemetaan menentukan wilayah rentan rawan pangan sangat penting dilakukan dapat membantu pemerintah menentukan daerah alokasi sumber daya menanggulangi kerawanan pangan daerah termasuk rentan penelitian menggunakan metode principal component analysis pca mereduksi data awal menjadi data baru lebih sedikit mengurangi variansi data ada penggunaan pca dapat membantu mengoptimalkan komponen utama hubungan antar variabel data reduksi dirotasi menggunakan matrik rotasi varimax menentukan nilai bobotnya penggunaan varimax dapat mempermudah menginterpretasikan hasil pca membuatnya lebih mudah dimengerti hasil akhir dipetakan sistem informasi geografis menggunakan google maps api variansi warna berdasarkan nilai composite food security index cfsi diperoleh adanya penelitian dapat menyediakan sarana bagi para pemerintah setempat menentukan sasaran memberikan rekomendasi daerah mana daerah rawan perlu diprioritaskan terlebih dahulu ditanggulangi kata kunci ketahanan kerentanan pangan principal component analysis pca matrik rotasi varimax sistem informasi geografis cfsi
Abstrak (Stemmed): food security and vulnerability fsva peta tahan rawan pangan indonesia peta baharu peta belum food insecurity atlas fia fsva jadi ubah beberapa indikator guna meta tentu wilayah rentan rawan pangan sangat penting laku dapat bantu perintah tentu daerah alokasi sumber daya tanggulang rawan pangan daerah masuk rentan teliti guna metode principal component analysis pca reduksi data awal jadi data baru lebih sedikit kurang variansi data ada guna pca dapat bantu optimal komponen utama hubung antar variabel data reduksi rotasi guna matrik rotasi varimax tentu nilai bobot guna varimax dapat mudah interpretasi hasil pca buat lebih mudah erti hasil akhir peta sistem informasi geografis guna google maps api variansi warna dasar nilai composite food security index cfsi oleh ada teliti dapat sedia sarana bagi para perintah tempat tentu sasar beri rekomendasi daerah mana daerah rawan perlu prioritas lebih dahulu tanggulang kata kunci tahan rentan pangan principal component analysis pca matrik rotasi varimax sistem informasi geografis cfsi
Abstrak (Corrected): food security and vulnerability five pet than rowan pagan indonesia pet sahara pet begum food insecurity atlas fix five jade bah beberapa indicator gun meta tent wilayah rental rowan pagan sang panting lake apart bantu perineal tent sarah alkali number day tanggulang rowan pagan sarah mask rental elite gun metope principal component analysis pa reduksi data away jade data bar leash sedikit during variance data ada gun pa apart bantu optimal component mama hung altar variable data reduksi rotas gun matrix rotas varia tent nilgai robot gun varia apart judah interprets hail pa but leash judah ert hail air pet sister informant geografis gun google maps ape variance wanna dakar nilgai composite food security index case olen ada elite apart media saran bag para perineal tempt tent samar bert rekomendasi sarah mana sarah rowan peru priority leash dahl tanggulang data bunch than rental pagan principal component analysis pa matrix rotas varia sister informant geografis case
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 6, 'peta': 4, 'rawan': 4, 'pangan': 4, 'tentu': 4, 'dapat': 4, 'daerah': 4, 'pca': 4, 'data': 4, 'food': 3, 'rentan': 3, 'lebih': 3, 'rotasi': 3, 'varimax': 3, 'security': 2, 'fsva': 2, 'tahan': 2, 'jadi': 2, 'bantu': 2, 'perintah': 2, 'tanggulang': 2, 'teliti': 2, 'principal': 2, 'component': 2, 'analysis': 2, 'reduksi': 2, 'variansi': 2, 'ada': 2, 'matrik': 2, 'nilai': 2, 'mudah': 2, 'hasil': 2, 'sistem': 2, 'informasi': 2, 'geografis': 2, 'cfsi': 2, 'and': 1, 'vulnerability': 1, 'indonesia': 1, 'baharu': 1, 'belum': 1, 'insecurity': 1, 'atlas': 1, 'fia': 1, 'ubah': 1, 'beberapa': 1, 'indikator': 1, 'meta': 1, 'wilayah': 1, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'laku': 1, 'alokasi': 1, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'masuk': 1, 'metode': 1, 'awal': 1, 'baru': 1, 'sedikit': 1, 'kurang': 1, 'optimal': 1, 'komponen': 1, 'utama': 1, 'hubung': 1, 'antar': 1, 'variabel': 1, 'bobot': 1, 'interpretasi': 1, 'buat': 1, 'erti': 1, 'akhir': 1, 'google': 1, 'maps': 1, 'api': 1, 'warna': 1, 'dasar': 1, 'composite': 1, 'index': 1, 'oleh': 1, 'sedia': 1, 'sarana': 1, 'bagi': 1, 'para': 1, 'tempat': 1, 'sasar': 1, 'beri': 1, 'rekomendasi': 1, 'mana': 1, 'perlu': 1, 'prioritas': 1, 'dahulu': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'to': 13, 'the': 12, 'and': 9, 'of': 8, 'food': 7, 'in': 7, 'pca': 5, 'rotation': 5, 'vulnerability': 4, 'areas': 4, 'varimax': 4, 'can': 4, 'be': 4, 'security': 3, 'a': 3, 'map': 3, 'that': 3, 'are': 3, 'prone': 3, 'will': 3, 'using': 3, 'result': 3, 'with': 3, 'fsva': 2, 'is': 2, 'which': 2, 'insecurity': 2, 'some': 2, 'on': 2, 'indicators': 2, 'this': 2, 'principal': 2, 'component': 2, 'analysis': 2, 'matrix': 2, 'reduction': 2, 'make': 2, 'geographic': 2, 'information': 2, 'systems': 2, 'cfsi': 2, 'indonesia': 1, 'renewal': 1, 'previous': 1, 'atlas': 1, 'fia': 1, 'there': 1, 's': 1, 'changes': 1, 'used': 1, 'mapping': 1, 'determine': 1, 'vulnerable': 1, 'very': 1, 'important': 1, 'order': 1, 'assist': 1, 'government': 1, 'determining': 1, 'allocation': 1, 'resources': 1, 'overcome': 1, 'research': 1, 'use': 1, 'methods': 1, 'calculate': 1, 'weights': 1, 'helps': 1, 'help': 1, 'data': 1, 'main': 1, 'components': 1, 'optimize': 1, 'relationship': 1, 'between': 1, 'variables': 1, 'then': 1, 'decided': 1, 'weight': 1, 'value': 1, 'factor': 1, 'more': 1, 'easily': 1, 'interpretation': 1, 'so': 1, 'making': 1, 'it': 1, 'easier': 1, 'understand': 1, 'final': 1, 'mapped': 1, 'google': 1, 'maps': 1, 'api': 1, 'color': 1, 'variance': 1, 'based': 1, 'values': 1, 'obtained': 1, 'system': 1, 'gives': 1, 'provide': 1, 'local': 1, 'governments': 1, 'set': 1, 'goals': 1, 'recommendations': 1, 'prioritized': 1, 'addressed': 1, 'first': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #976 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: moh sofyan tri sutrisno
Judul: OPTIMALISASI WAKTU KUNJUNGAN TERBAIK WISATA KULINER DI KOTA BANGKALAN MENGGUNAKAN ANT COLONY OPTIMIZATION
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah, S.T,M.Kom
Pembimbing 2: Andharini Dwi C.,S.kom., M.Kom
Abstrak (Raw): Bangkalan adalah suatu kota di Jawa Timur yang tengah berkembang, setelah adanya jembatan Suramadu, dengan mudahnya akses ke kota bangkalan wisatawan dari luar kota yang datang berkunjung ke Bangkalan. Terbatasnya informasi tentang lokasi wisata di Bangkalan menimbulkan keterbatasan bagi wisatawan, maka karena hal ini di buatlah software optimalisasi waktu kunjungan terbaik wisata kuliner di kota Bangkalan dengan metode ant colony. Dengan di buatnya software ini wisatawan dapat mengetahui daftar rumah makan di kota bangkalan sekaligus mendapatkan rekomendasi waktu kunjung terbaik dan dapat sekaligus membantu pertumbuhan kota Bangkalan. Dari hasil percobaan yang dilakukan program dapat memberikan saran waktu dan urutan kunjung bagi wisatawan yang akan melakukan wisata kuliner tetapi juga terdapat beberapa hal dimana program memberikan saran kunjung pada satu waktu yang sama, dimana hal ini adalah kekurangan dalam program optimasi ini.
Abstrak (Clean): bangkalan adalah suatu kota di jawa timur yang tengah berkembang setelah adanya jembatan suramadu dengan mudahnya akses ke kota bangkalan wisatawan dari luar kota yang datang berkunjung ke bangkalan terbatasnya informasi tentang lokasi wisata di bangkalan menimbulkan keterbatasan bagi wisatawan maka karena hal ini di buatlah software optimalisasi waktu kunjungan terbaik wisata kuliner di kota bangkalan dengan metode ant colony dengan di buatnya software ini wisatawan dapat mengetahui daftar rumah makan di kota bangkalan sekaligus mendapatkan rekomendasi waktu kunjung terbaik dan dapat sekaligus membantu pertumbuhan kota bangkalan dari hasil percobaan yang dilakukan program dapat memberikan saran waktu dan urutan kunjung bagi wisatawan yang akan melakukan wisata kuliner tetapi juga terdapat beberapa hal dimana program memberikan saran kunjung pada satu waktu yang sama dimana hal ini adalah kekurangan dalam program optimasi ini
Abstrak (Stopwords Removed): bangkalan kota jawa timur tengah berkembang adanya jembatan suramadu mudahnya akses kota bangkalan wisatawan luar kota datang berkunjung bangkalan terbatasnya informasi tentang lokasi wisata bangkalan menimbulkan keterbatasan bagi wisatawan buatlah software optimalisasi waktu kunjungan terbaik wisata kuliner kota bangkalan metode ant colony buatnya software wisatawan dapat mengetahui daftar rumah makan kota bangkalan sekaligus mendapatkan rekomendasi waktu kunjung terbaik dapat sekaligus membantu pertumbuhan kota bangkalan hasil percobaan dilakukan program dapat memberikan saran waktu urutan kunjung bagi wisatawan melakukan wisata kuliner terdapat beberapa dimana program memberikan saran kunjung satu waktu sama dimana kekurangan program optimasi
Abstrak (Stemmed): bangkal kota jawa timur tengah kembang ada jembatan suramadu mudah akses kota bangkal wisatawan luar kota datang kunjung bangkal batas informasi tentang lokasi wisata bangkal timbul batas bagi wisatawan buat software optimalisasi waktu kunjung baik wisata kuliner kota bangkal metode ant colony buat software wisatawan dapat tahu daftar rumah makan kota bangkal sekaligus dapat rekomendasi waktu kunjung baik dapat sekaligus bantu tumbuh kota bangkal hasil coba laku program dapat beri saran waktu urut kunjung bagi wisatawan laku wisata kuliner dapat beberapa mana program beri saran kunjung satu waktu sama mana kurang program optimasi
Abstrak (Corrected): bangka koto jaw timur length embank ada jembatan suramadu judah asses koto bangka wisatawan liar koto dating unsung bangka bats informant tenting loki vista bangka timbal bats bag wisatawan but software optimalisasi want unsung back vista liner koto bangka metope ant colony but software wisatawan apart tau dafter rumal mayan koto bangka sekaligus apart rekomendasi want unsung back apart sekaligus bantu tumble koto bangka hail coma lake program apart bert saran want rut unsung bag wisatawan lake vista liner apart beberapa mana program bert saran unsung sat want same mana during program optimism
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'bangkal': 7, 'kota': 6, 'kunjung': 5, 'dapat': 5, 'wisatawan': 4, 'waktu': 4, 'wisata': 3, 'program': 3, 'batas': 2, 'bagi': 2, 'buat': 2, 'software': 2, 'baik': 2, 'kuliner': 2, 'sekaligus': 2, 'laku': 2, 'beri': 2, 'saran': 2, 'mana': 2, 'jawa': 1, 'timur': 1, 'tengah': 1, 'kembang': 1, 'ada': 1, 'jembatan': 1, 'suramadu': 1, 'mudah': 1, 'akses': 1, 'luar': 1, 'datang': 1, 'informasi': 1, 'tentang': 1, 'lokasi': 1, 'timbul': 1, 'optimalisasi': 1, 'metode': 1, 'ant': 1, 'colony': 1, 'tahu': 1, 'daftar': 1, 'rumah': 1, 'makan': 1, 'rekomendasi': 1, 'bantu': 1, 'tumbuh': 1, 'hasil': 1, 'coba': 1, 'urut': 1, 'beberapa': 1, 'satu': 1, 'sama': 1, 'kurang': 1, 'optimasi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'bangkal': 7, 'of': 7, 'is': 5, 'city': 4, 'in': 4, 'to': 4, 'visit': 4, 'this': 4, 'a': 3, 'with': 3, 'tourists': 3, 'for': 3, 'time': 3, 'program': 3, 'which': 2, 'from': 2, 'who': 2, 'optimization': 2, 'best': 2, 'culinary': 2, 'tour': 2, 'software': 2, 'and': 2, 'at': 2, 'advice': 2, 'east': 1, 'java': 1, 'on': 1, 'growing': 1, 'proces': 1, 'after': 1, 'suramadu': 1, 'bridge': 1, 'builded': 1, 'easy': 1, 'access': 1, 'out': 1, 'town': 1, 'come': 1, 'increasing': 1, 'limited': 1, 'information': 1, 'about': 1, 'tourist': 1, 'sites': 1, 'make': 1, 'limitations': 1, 'travelers': 1, 'then': 1, 'because': 1, 'made': 1, 'method': 1, 'ant': 1, 'colony': 1, 'can': 1, 'find': 1, 'list': 1, 'restaurants': 1, 'thus': 1, 'abiding': 1, 'recommendations': 1, 'be': 1, 'able': 1, 'facilitate': 1, 'growth': 1, 'results': 1, 'experiments': 1, 'performed': 1, 'provides': 1, 'squence': 1, 'will': 1, 'do': 1, 'but': 1, 'also': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'some': 1, 'things': 1, 'give': 1, 'same': 1, 'where': 1, 'lacking': 1})
-------------------------------------------
--- Data #977 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Adam Muhammad
Judul: PENGELOMPOKAN TINGKAT KESEHATAN MASYARAKAT JAWA TIMUR MENGGUNAKAN SOM DENGAN CLUSTER VALIDATION IDB DAN I-DUNN
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotima,S.T, M.Kom
Pembimbing 2: Budi Dwi Satoto, S.T, M.Kom
Abstrak (Raw): Data hasil RISKEDAS JAWA TIMUR merupakan data yang tidak teratur. Hal ini disebabkan karena data tersebut merupakan data riil atau data nyata yang didapatkan dari dari survei lapangan secara langsung. Salah satu metode pengolahan data dengan cara pengelompokan (Clustering) adalah SOM (Self Organizing Map). Sedangkan penggunaan Cluster validation dalam SOM bertujuan untuk meningkatkan akurasi hasil analisa data. Cluster Validation terdiri dari IDB dan Index DUNN. Pada proses awal akan dilakukan Clustering menggunakan SOM untuk menentukan Cluster-Cluster dari data yang sudah ada. Kemudian dilanjutkan dengan proses Validation menggunakan IDB dan I-DUNN. Hasil yang dicapai pada penelitian ini sesuai uji coba yang telah dilakukan pada modul data penyakit mata dengan record kabupaten di jawa timur di hasilkan nilai IDB dengan hasil nilai terbesar ada pada tiga Cluster dengan nilai 32,8657368103193, dan nilai terkecil ada pada sepuluh cluster dengan Nilai 9,85972104309579 sedangkan nilai I-DUNN nya dengan hasil terkecil ada pada tiga Cluster dengan nilai 0,666666666666667 dan nilai terbesar terdapat pada sepuluh Cluster dengan nilai 0,9. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode Cluster SOM mengunakan Cluster validation IDB semakin kecil nilai yang dihasilkan maka semakin bagus hasilnya sedangkan mengunakan Cluster validation I-DUNN semakin besar nilai yang dihasilkan maka semakin bagus hasil yang di dapat.
Abstrak (Clean): data hasil riskedas jawa timur merupakan data yang tidak teratur hal ini disebabkan karena data tersebut merupakan data riil atau data nyata yang didapatkan dari dari survei lapangan secara langsung salah satu metode pengolahan data dengan cara pengelompokan clustering adalah som self organizing map sedangkan penggunaan cluster validation dalam som bertujuan untuk meningkatkan akurasi hasil analisa data cluster validation terdiri dari idb dan index dunn pada proses awal akan dilakukan clustering menggunakan som untuk menentukan clustercluster dari data yang sudah ada kemudian dilanjutkan dengan proses validation menggunakan idb dan idunn hasil yang dicapai pada penelitian ini sesuai uji coba yang telah dilakukan pada modul data penyakit mata dengan record kabupaten di jawa timur di hasilkan nilai idb dengan hasil nilai terbesar ada pada tiga cluster dengan nilai dan nilai terkecil ada pada sepuluh cluster dengan nilai sedangkan nilai idunn nya dengan hasil terkecil ada pada tiga cluster dengan nilai dan nilai terbesar terdapat pada sepuluh cluster dengan nilai sehingga dapat disimpulkan bahwa metode cluster som mengunakan cluster validation idb semakin kecil nilai yang dihasilkan maka semakin bagus hasilnya sedangkan mengunakan cluster validation idunn semakin besar nilai yang dihasilkan maka semakin bagus hasil yang di dapat
Abstrak (Stopwords Removed): data hasil riskedas jawa timur data teratur disebabkan data tersebut data riil data nyata didapatkan survei lapangan secara langsung salah satu metode pengolahan data cara pengelompokan clustering som self organizing map sedangkan penggunaan cluster validation som bertujuan meningkatkan akurasi hasil analisa data cluster validation terdiri idb index dunn proses awal dilakukan clustering menggunakan som menentukan clustercluster data sudah ada dilanjutkan proses validation menggunakan idb idunn hasil dicapai penelitian sesuai uji coba dilakukan modul data penyakit mata record kabupaten jawa timur hasilkan nilai idb hasil nilai terbesar ada tiga cluster nilai nilai terkecil ada sepuluh cluster nilai sedangkan nilai idunn nya hasil terkecil ada tiga cluster nilai nilai terbesar terdapat sepuluh cluster nilai dapat disimpulkan metode cluster som mengunakan cluster validation idb semakin kecil nilai dihasilkan semakin bagus hasilnya sedangkan mengunakan cluster validation idunn semakin besar nilai dihasilkan semakin bagus hasil dapat
Abstrak (Stemmed): data hasil riskedas jawa timur data atur sebab data sebut data riil data nyata dapat survei lapang cara langsung salah satu metode olah data cara kelompok clustering som self organizing map sedang guna cluster validation som tuju tingkat akurasi hasil analisa data cluster validation diri idb index dunn proses awal laku clustering guna som tentu clustercluster data sudah ada lanjut proses validation guna idb idunn hasil capai teliti sesuai uji coba laku modul data sakit mata record kabupaten jawa timur hasil nilai idb hasil nilai besar ada tiga cluster nilai nilai kecil ada puluh cluster nilai sedang nilai idunn nya hasil kecil ada tiga cluster nilai nilai besar dapat puluh cluster nilai dapat simpul metode cluster som mengunakan cluster validation idb makin kecil nilai hasil makin bagus hasil sedang mengunakan cluster validation idunn makin besar nilai hasil makin bagus hasil dapat
Abstrak (Corrected): data hail risked jaw timur data amur kebab data debut data rail data nyala apart survey laying cara lansing salad sat metope blah data cara kelompok clustering som self organizing map sedan gun cluster validation som juju dingbat auras hail analyst data cluster validation dirt id index dunn proves away lake clustering gun som tent clustercluster data judah ada layout proves validation gun id dunn hail capri elite sexual uni coma lake model data skit data record kabupaten jaw timur hail nilgai id hail nilgai bear ada toga cluster nilgai nilgai cecil ada pull cluster nilgai sedan nilgai dunn ya hail cecil ada toga cluster nilgai nilgai bear apart pull cluster nilgai apart simple metope cluster som mengunakan cluster validation id making cecil nilgai hail making bags hail sedan mengunakan cluster validation dunn making bear nilgai hail making bags hail apart
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'nilai': 11, 'hasil': 10, 'data': 9, 'cluster': 9, 'validation': 5, 'dapat': 4, 'som': 4, 'idb': 4, 'ada': 4, 'makin': 4, 'sedang': 3, 'guna': 3, 'idunn': 3, 'besar': 3, 'kecil': 3, 'jawa': 2, 'timur': 2, 'cara': 2, 'metode': 2, 'clustering': 2, 'proses': 2, 'laku': 2, 'tiga': 2, 'puluh': 2, 'mengunakan': 2, 'bagus': 2, 'riskedas': 1, 'atur': 1, 'sebab': 1, 'sebut': 1, 'riil': 1, 'nyata': 1, 'survei': 1, 'lapang': 1, 'langsung': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'olah': 1, 'kelompok': 1, 'self': 1, 'organizing': 1, 'map': 1, 'tuju': 1, 'tingkat': 1, 'akurasi': 1, 'analisa': 1, 'diri': 1, 'index': 1, 'dunn': 1, 'awal': 1, 'tentu': 1, 'clustercluster': 1, 'sudah': 1, 'lanjut': 1, 'capai': 1, 'teliti': 1, 'sesuai': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'modul': 1, 'sakit': 1, 'mata': 1, 'record': 1, 'kabupaten': 1, 'nya': 1, 'simpul': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 33, 'of': 11, 'data': 9, 'is': 9, 'in': 8, 'value': 8, 'cluster': 5, 'validation': 5, 'with': 5, 'a': 4, 'som': 4, 'idb': 4, 'and': 4, 'using': 4, 'results': 4, 'clusters': 4, 'that': 3, 'while': 3, 'to': 3, 'idunn': 3, 'java': 2, 'this': 2, 'real': 2, 'method': 2, 'by': 2, 'clustering': 2, 'process': 2, 'be': 2, 'done': 2, 'existing': 2, 'on': 2, 'produced': 2, 'values': 2, 'three': 2, 'smallest': 2, 'ten': 2, 'can': 2, 'better': 2, 'east': 1, 'riskedas': 1, 'outcome': 1, 'not': 1, 'regular': 1, 'because': 1, 'or': 1, 'obtained': 1, 'from': 1, 'survey': 1, 'field': 1, 'directly': 1, 'one': 1, 'processing': 1, 'grouping': 1, 'self': 1, 'organizing': 1, 'map': 1, 'use': 1, 'aims': 1, 'improve': 1, 'accuracy': 1, 'analysis': 1, 'index': 1, 'composed': 1, 'dunn': 1, 'at': 1, 'beginning': 1, 'will': 1, 'determine': 1, 'clustercluster': 1, 'achieved': 1, 'study': 1, 'according': 1, 'trials': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'performed': 1, 'module': 1, 'record': 1, 'eye': 1, 'disease': 1, 'districts': 1, 'eastern': 1, 'greatest': 1, 'her': 1, 'largest': 1, 'contained': 1, 'it': 1, 'concluded': 1, 'smaller': 1, 'result': 1, 'greater': 1, 'generated': 1})
-------------------------------------------
--- Data #978 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Lucia Dwi Agustin Nilla Indra Sakti
Judul: Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Siswa Baru Menggunakan Metode AHP (Analytical Hiearchy Process)
Pembimbing 1: Fika Hastarita Rachman S.Kom., M.Eng
Pembimbing 2: Andharini Dwi Cahyani S.Kom., M.Kom
Abstrak (Raw): Kegiatan seleksi penerimaan siswa baru di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Model Kamal Bangkalan yang telah berjalan masih memiliki kendala, yaitu lamanya proses memilih peserta dari hasil dipertimbangkan menjadi hasil diterima. Proses ini membutuhkan ketelitian dan kehati-hatian sebab peserta yang dipilih harus berkualitas sehingga memenuhi jumlah daya tampung yang ada. Proses ini merupakan penilaian subyektif dari seorang koordinator seleksi penerimaan siswa baru yang dilakukan secara manual. Oleh karena itu untuk memudahkan dan membantu pihak sekolah dalam kegiatan pemilihan penerimaan siswa baru didalam memilih peserta dari hasil dipertimbangkan menjadi diterima sebagai siswa maka perlu dibangun sebuah sistem pendukung keputusan yang terkomputerisasi yang dapat membantu proses penerimaan siswa dengan AHP. Analytical Hirearchy Process (AHP) digunakan untuk perhitungan bobot kriteria. Dari bobot kriteria yang sudah didapat maka dilakukan proses pengurutan peserta yang akan menentukan alternatif yang optimal, yaitu peserta terbaik. Dari hasil analisa diperoleh data perangkingan yang dihasilkan dari tiga kriteria yaitu tes, jarak rumah kesekolah dan usia
Kata kunci: Penerimaan siswa baru, SPK, AHP
Abstrak (Clean): kegiatan seleksi penerimaan siswa baru di madrasah ibtidaiyah negeri model kamal bangkalan yang telah berjalan masih memiliki kendala yaitu lamanya proses memilih peserta dari hasil dipertimbangkan menjadi hasil diterima proses ini membutuhkan ketelitian dan kehatihatian sebab peserta yang dipilih harus berkualitas sehingga memenuhi jumlah daya tampung yang ada proses ini merupakan penilaian subyektif dari seorang koordinator seleksi penerimaan siswa baru yang dilakukan secara manual oleh karena itu untuk memudahkan dan membantu pihak sekolah dalam kegiatan pemilihan penerimaan siswa baru didalam memilih peserta dari hasil dipertimbangkan menjadi diterima sebagai siswa maka perlu dibangun sebuah sistem pendukung keputusan yang terkomputerisasi yang dapat membantu proses penerimaan siswa dengan ahp analytical hirearchy process ahp digunakan untuk perhitungan bobot kriteria dari bobot kriteria yang sudah didapat maka dilakukan proses pengurutan peserta yang akan menentukan alternatif yang optimal yaitu peserta terbaik dari hasil analisa diperoleh data perangkingan yang dihasilkan dari tiga kriteria yaitu tes jarak rumah kesekolah dan usia kata kunci penerimaan siswa baru spk ahp
Abstrak (Stopwords Removed): kegiatan seleksi penerimaan siswa baru madrasah ibtidaiyah negeri model kamal bangkalan berjalan masih memiliki kendala lamanya proses memilih peserta hasil dipertimbangkan menjadi hasil diterima proses membutuhkan ketelitian kehatihatian sebab peserta dipilih harus berkualitas memenuhi jumlah daya tampung ada proses penilaian subyektif seorang koordinator seleksi penerimaan siswa baru dilakukan secara manual memudahkan membantu pihak sekolah kegiatan pemilihan penerimaan siswa baru didalam memilih peserta hasil dipertimbangkan menjadi diterima siswa perlu dibangun sistem pendukung keputusan terkomputerisasi dapat membantu proses penerimaan siswa ahp analytical hirearchy process ahp digunakan perhitungan bobot kriteria bobot kriteria sudah didapat dilakukan proses pengurutan peserta menentukan alternatif optimal peserta terbaik hasil analisa diperoleh data perangkingan dihasilkan tiga kriteria tes jarak rumah kesekolah usia kata kunci penerimaan siswa baru spk ahp
Abstrak (Stemmed): giat seleksi terima siswa baru madrasah ibtidaiyah negeri model kamal bangkal jalan masih milik kendala lama proses pilih serta hasil timbang jadi hasil terima proses butuh teliti kehatihatian sebab serta pilih harus kualitas penuh jumlah daya tampung ada proses nilai subyektif orang koordinator seleksi terima siswa baru laku cara manual mudah bantu pihak sekolah giat pilih terima siswa baru dalam pilih serta hasil timbang jadi terima siswa perlu bangun sistem dukung putus komputerisasi dapat bantu proses terima siswa ahp analytical hirearchy process ahp guna hitung bobot kriteria bobot kriteria sudah dapat laku proses urut serta tentu alternatif optimal serta baik hasil analisa oleh data rangking hasil tiga kriteria tes jarak rumah seko usia kata kunci terima siswa baru spk ahp
Abstrak (Corrected): gift seeks terms visa bar madras ibtidaiyah never model jamal bangka alan mash milk kendall lama proves pilch sorta hail timing jade hail terms proves butch elite kehatihatian kebab sorta pilch harms kualitas punch mullah day tamping ada proves nilgai subyektif orang coordinator seeks terms visa bar lake cara manual judah bantu pick selah gift pilch terms visa bar dream pilch sorta hail timing jade terms visa peru bangui sister during puts komputerisasi apart bantu proves terms visa ah analytical hierarchy process ah gun hiding robot criteria robot criteria judah apart lake proves rut sorta tent alternative optimal sorta back hail analyst olen data ranking hail toga criteria ten arak rumal seiko asia data bunch terms visa bar spy ah
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'terima': 7, 'siswa': 6, 'proses': 5, 'serta': 5, 'hasil': 5, 'baru': 4, 'pilih': 4, 'ahp': 3, 'kriteria': 3, 'giat': 2, 'seleksi': 2, 'timbang': 2, 'jadi': 2, 'laku': 2, 'bantu': 2, 'dapat': 2, 'bobot': 2, 'madrasah': 1, 'ibtidaiyah': 1, 'negeri': 1, 'model': 1, 'kamal': 1, 'bangkal': 1, 'jalan': 1, 'masih': 1, 'milik': 1, 'kendala': 1, 'lama': 1, 'butuh': 1, 'teliti': 1, 'kehatihatian': 1, 'sebab': 1, 'harus': 1, 'kualitas': 1, 'penuh': 1, 'jumlah': 1, 'daya': 1, 'tampung': 1, 'ada': 1, 'nilai': 1, 'subyektif': 1, 'orang': 1, 'koordinator': 1, 'cara': 1, 'manual': 1, 'mudah': 1, 'pihak': 1, 'sekolah': 1, 'dalam': 1, 'perlu': 1, 'bangun': 1, 'sistem': 1, 'dukung': 1, 'putus': 1, 'komputerisasi': 1, 'analytical': 1, 'hirearchy': 1, 'process': 1, 'guna': 1, 'hitung': 1, 'sudah': 1, 'urut': 1, 'tentu': 1, 'alternatif': 1, 'optimal': 1, 'baik': 1, 'analisa': 1, 'oleh': 1, 'data': 1, 'rangking': 1, 'tiga': 1, 'tes': 1, 'jarak': 1, 'rumah': 1, 'seko': 1, 'usia': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'spk': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 25, 'of': 12, 'process': 6, 'that': 5, 'participants': 5, 'a': 5, 'new': 4, 'to': 4, 'is': 4, 'admissions': 3, 'in': 3, 'school': 3, 'results': 3, 'and': 3, 'ahp': 3, 'criteria': 3, 'selection': 2, 'has': 2, 'selecting': 2, 'considered': 2, 'be': 2, 'this': 2, 'student': 2, 'decision': 2, 'support': 2, 'system': 2, 'obtained': 2, 'from': 2, 'state': 1, 'government': 1, 'elementary': 1, 'bangkal': 1, 'kamal': 1, 'model': 1, 'run': 1, 'still': 1, 'disadvantages': 1, 'namely': 1, 'length': 1, 'acceptable': 1, 'requires': 1, 'precision': 1, 'caution': 1, 'because': 1, 'were': 1, 'selected': 1, 'so': 1, 'quality': 1, 'must': 1, 'meet': 1, 'amount': 1, 'existing': 1, 'capacity': 1, 'subjective': 1, 'assessment': 1, 'coordinator': 1, 'done': 1, 'manually': 1, 'therefore': 1, 'facilitate': 1, 'assist': 1, 'election': 1, 'activities': 1, 'are': 1, 'accepted': 1, 'as': 1, 'it': 1, 'necessary': 1, 'built': 1, 'computerized': 1, 'can': 1, 'help': 1, 'with': 1, 'hirearchy': 1, 'analytical': 1, 'used': 1, 'for': 1, 'calculation': 1, 'weights': 1, 'weighting': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'performed': 1, 'sorting': 1, 'will': 1, 'determine': 1, 'optimal': 1, 'alternative': 1, 'best': 1, 'analysis': 1, 'data': 1, 'by': 1, 'ranking': 1, 'three': 1, 'resulting': 1, 'test': 1, 'distance': 1, 'between': 1, 'home': 1, 'age': 1, 'keywords': 1, 'admission': 1, 'students': 1})
-------------------------------------------
--- Data #979 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: MIFTAHOL ARIFIN
Judul: SISTEM INFORMASI PEMETAAN PEMILIHAN AREA LAHAN UNTUK PENGELOLAAN SUMBER AIR DENGAN METODE ELECTRE
(Studi Kasus : Kabupaten Sumenep)
Pembimbing 1: MULA’AB, S.Si, M.Kom
Pembimbing 2: FIRMAN FARID MUHSONI, S.Pi. M.Sc
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Kondisi keterbatasan sumber daya air di Kabupaten Sumenep saat ini dapat menjadi kendala dalam pengembangan wilayah yang nantinya berdampak pada perubahan guna lahan, peningkatan kebutuhan air sangat meningkat dikarenakan perkembangan penduduk dan kegiatan sosial-ekonomi yang bermunculan dan berkembang pesat pasca selesainya proyek pembangunan jembatan Suramadu. Atas dasar tersebut, maka penelitian ini perlu dilakukan untuk memilih lahan yang ada sehingga nantinya dapat digunakan untuk pengelolaan sumber air. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pemilihan area paling sesuai untuk menetapkan lahan guna kepentingan pengelolaan sumber air. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode electre, yang mana metode ini merupakan metode pengambilan keputusan yang nantinya di implementasikan kedalam sistem informasi berbasis website sehingga dalam penggunaannya menjadi lebih mudah untuk dipahami dan di operasikan. Dalam sistem informasi tersebut dilengkapi penggunaan google maps sehingga dapat lebih mempermudah user dalam mendapatkan info dari sebuah area lahan yang diseleksi.
Kata Kunci : electre, lahan, sistem informasi, google maps.
Abstrak (Clean): abstrak kondisi keterbatasan sumber daya air di kabupaten sumenep saat ini dapat menjadi kendala dalam pengembangan wilayah yang nantinya berdampak pada perubahan guna lahan peningkatan kebutuhan air sangat meningkat dikarenakan perkembangan penduduk dan kegiatan sosialekonomi yang bermunculan dan berkembang pesat pasca selesainya proyek pembangunan jembatan suramadu atas dasar tersebut maka penelitian ini perlu dilakukan untuk memilih lahan yang ada sehingga nantinya dapat digunakan untuk pengelolaan sumber air penelitian ini bertujuan untuk menentukan pemilihan area paling sesuai untuk menetapkan lahan guna kepentingan pengelolaan sumber air metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode electre yang mana metode ini merupakan metode pengambilan keputusan yang nantinya di implementasikan kedalam sistem informasi berbasis website sehingga dalam penggunaannya menjadi lebih mudah untuk dipahami dan di operasikan dalam sistem informasi tersebut dilengkapi penggunaan google maps sehingga dapat lebih mempermudah user dalam mendapatkan info dari sebuah area lahan yang diseleksi kata kunci electre lahan sistem informasi google maps
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak kondisi keterbatasan sumber daya air kabupaten sumenep dapat menjadi kendala pengembangan wilayah nantinya berdampak perubahan lahan peningkatan kebutuhan air sangat meningkat dikarenakan perkembangan penduduk kegiatan sosialekonomi bermunculan berkembang pesat pasca selesainya proyek pembangunan jembatan suramadu atas dasar tersebut penelitian perlu dilakukan memilih lahan ada nantinya dapat digunakan pengelolaan sumber air penelitian bertujuan menentukan pemilihan area paling sesuai menetapkan lahan kepentingan pengelolaan sumber air metode digunakan penelitian metode electre mana metode metode pengambilan keputusan nantinya implementasikan kedalam sistem informasi berbasis website penggunaannya menjadi lebih mudah dipahami operasikan sistem informasi tersebut dilengkapi penggunaan google maps dapat lebih mempermudah user mendapatkan info area lahan diseleksi kata kunci electre lahan sistem informasi google maps
Abstrak (Stemmed): abstrak kondisi batas sumber daya air kabupaten sumenep dapat jadi kendala kembang wilayah nanti dampak ubah lahan tingkat butuh air sangat tingkat karena kembang duduk giat sosialekonomi muncul kembang pesat pasca selesai proyek bangun jembatan suramadu atas dasar sebut teliti perlu laku pilih lahan ada nanti dapat guna kelola sumber air teliti tuju tentu pilih area paling sesuai tetap lahan penting kelola sumber air metode guna teliti metode electre mana metode metode ambil putus nanti implementasi dalam sistem informasi bas website guna jadi lebih mudah paham operasi sistem informasi sebut lengkap guna google maps dapat lebih mudah user dapat info area lahan seleksi kata kunci electre lahan sistem informasi google maps
Abstrak (Corrected): abstract kondisi bats number day air kabupaten sumner apart jade kendall embank wilayah anti damp bah laban dingbat butch air sang dingbat arena embank dude gift sosialekonomi munch embank pest pasta seesaw prove bangui jembatan suramadu alas dakar debut elite peru lake pilch laban ada anti apart gun fella number air elite juju tent pilch area paling sexual team laban panting fella number air metope gun elite metope electro mana metope metope ambit puts anti implements dream sister informant was website gun jade leash judah palm operas sister informant debut lengkap gun google maps apart leash judah user apart info area laban seeks data bunch electro laban sister informant google maps
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'lahan': 5, 'air': 4, 'dapat': 4, 'guna': 4, 'metode': 4, 'sumber': 3, 'kembang': 3, 'nanti': 3, 'teliti': 3, 'sistem': 3, 'informasi': 3, 'jadi': 2, 'tingkat': 2, 'sebut': 2, 'pilih': 2, 'kelola': 2, 'area': 2, 'electre': 2, 'lebih': 2, 'mudah': 2, 'google': 2, 'maps': 2, 'abstrak': 1, 'kondisi': 1, 'batas': 1, 'daya': 1, 'kabupaten': 1, 'sumenep': 1, 'kendala': 1, 'wilayah': 1, 'dampak': 1, 'ubah': 1, 'butuh': 1, 'sangat': 1, 'karena': 1, 'duduk': 1, 'giat': 1, 'sosialekonomi': 1, 'muncul': 1, 'pesat': 1, 'pasca': 1, 'selesai': 1, 'proyek': 1, 'bangun': 1, 'jembatan': 1, 'suramadu': 1, 'atas': 1, 'dasar': 1, 'perlu': 1, 'laku': 1, 'ada': 1, 'tuju': 1, 'tentu': 1, 'paling': 1, 'sesuai': 1, 'tetap': 1, 'penting': 1, 'mana': 1, 'ambil': 1, 'putus': 1, 'implementasi': 1, 'dalam': 1, 'bas': 1, 'website': 1, 'paham': 1, 'operasi': 1, 'lengkap': 1, 'user': 1, 'info': 1, 'seleksi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'of': 8, 'in': 7, 'to': 7, 'be': 5, 'that': 5, 'land': 5, 'this': 5, 'water': 4, 'method': 4, 'resources': 3, 'can': 3, 'an': 3, 'will': 3, 'and': 3, 'a': 3, 'information': 3, 'area': 2, 'have': 2, 'on': 2, 'use': 2, 'used': 2, 'for': 2, 'management': 2, 'study': 2, 'is': 2, 'electre': 2, 'systems': 2, 'so': 2, 'it': 2, 'google': 2, 'maps': 2, 'abstract': 1, 'conditions': 1, 'limited': 1, 'sumenep': 1, 'today': 1, 'obstacle': 1, 'development': 1, 'impact': 1, 'changes': 1, 'increase': 1, 'demand': 1, 'greatly': 1, 'increased': 1, 'due': 1, 'population': 1, 'growth': 1, 'socioeconomic': 1, 'activities': 1, 'emerged': 1, 'developed': 1, 'rapidly': 1, 'after': 1, 'completion': 1, 'longest': 1, 'bridge': 1, 'construction': 1, 'project': 1, 'basis': 1, 'research': 1, 'needs': 1, 'done': 1, 'choose': 1, 'existing': 1, 'later': 1, 'aims': 1, 'determine': 1, 'selection': 1, 'most': 1, 'suitable': 1, 'areas': 1, 'establish': 1, 'purpose': 1, 'which': 1, 'decision': 1, 'making': 1, 'implemented': 1, 'into': 1, 'webbased': 1, 'its': 1, 'becomes': 1, 'easier': 1, 'understand': 1, 'operate': 1, 'system': 1, 'fitted': 1, 'using': 1, 'better': 1, 'facilitate': 1, 'users': 1, 'getting': 1, 'info': 1, 'from': 1, 'selected': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #980 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Fravasta F. Pratama
Judul: IMPLEMENTASI PENJADWALAN MATA PELAJARAN SMPN 1 AMBUNTEN
Pembimbing 1: Sigit Susanto Putro,S.Kom.,M.Kom.
Pembimbing 2: Bain Khusnul Khotimah,S.T.,M.Kom.
Abstrak (Raw): Implementasi Penjadwalan Mata Pelajaran SMPN 1 Ambunten dibuat untuk membantu pihak sekolah bersangkutan yaitu asisten kurikulum. Asisten kurikulum dapat mengubah data dari penjadwalan mata pelajaran per-tahun, serta membuat jadwal ulangan maupun jadwal yang lain.Karena di dalam sekolah SMPN 1 Ambunten ini memungkinkan Asisten Kurikulum untuk mengubah data dari penjadwalan, tapi masih menggunakan tabel di word ataupun excel. Sedangkan tujuan dari Penelitian ini adalah untuk membantu mempercepat Asisten Kurikulum dalam melakukan penjadwalan.
Penelitian ini bertujuan untuk membantu memperlancar tugas dari asisten kurikulum SMPN 1 Ambunten untuk menggerjakan penjadwalan. Dalam menyusun penjadwalan asisten kurikulum menggunakan aplikasi aSc TimeTables, karena sebelumnya masih manual menggunakan Microsoft word dan microsoft excel. Dan dalam penelitian ini menggunakan data penerapan kurikulum yang dipakai pada tahun 2013 - 2014.
Agar tujuan ini berhasil sesuai yang diinginkan maka digunakan aplikasi aSc TimeTables. Aplikasi aSc TimeTables memiliki kelebihan mudah dan cepat dalam memasukkan data semua mata pelajaran, kelas, ruang kelas, guru dan kontrak guru. aSc TimeTables memperhatikan beban kerja pengajar, serta memudahkan verifikasi jadwal. Dalam penerapan aplikasi banyak sekali keuntungan, seperti gampang menggenerate tinggal menunggu proses loading dari generate.
Kata Kunci : Implementasi, Penjadwalan, Asc Time Table
Abstrak (Clean): implementasi penjadwalan mata pelajaran smpn ambunten dibuat untuk membantu pihak sekolah bersangkutan yaitu asisten kurikulum asisten kurikulum dapat mengubah data dari penjadwalan mata pelajaran pertahun serta membuat jadwal ulangan maupun jadwal yang lainkarena di dalam sekolah smpn ambunten ini memungkinkan asisten kurikulum untuk mengubah data dari penjadwalan tetapi masih menggunakan tabel di word ataupun excel sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu mempercepat asisten kurikulum dalam melakukan penjadwalan penelitian ini bertujuan untuk membantu memperlancar tugas dari asisten kurikulum smpn ambunten untuk menggerjakan penjadwalan dalam menyusun penjadwalan asisten kurikulum menggunakan aplikasi asc timetables karena sebelumnya masih manual menggunakan microsoft word dan microsoft excel dan dalam penelitian ini menggunakan data penerapan kurikulum yang dipakai pada tahun agar tujuan ini berhasil sesuai yang diinginkan maka digunakan aplikasi asc timetables aplikasi asc timetables memiliki kelebihan mudah dan cepat dalam memasukkan data semua mata pelajaran kelas ruang kelas guru dan kontrak guru asc timetables memperhatikan beban kerja pengajar serta memudahkan verifikasi jadwal dalam penerapan aplikasi banyak sekali keuntungan seperti gampang menggenerate tinggal menunggu proses loading dari generate kata kunci implementasi penjadwalan asc time table
Abstrak (Stopwords Removed): implementasi penjadwalan mata pelajaran smpn ambunten dibuat membantu pihak sekolah bersangkutan asisten kurikulum asisten kurikulum dapat mengubah data penjadwalan mata pelajaran pertahun membuat jadwal ulangan maupun jadwal lainkarena sekolah smpn ambunten memungkinkan asisten kurikulum mengubah data penjadwalan masih menggunakan tabel word ataupun excel sedangkan tujuan penelitian membantu mempercepat asisten kurikulum melakukan penjadwalan penelitian bertujuan membantu memperlancar tugas asisten kurikulum smpn ambunten menggerjakan penjadwalan menyusun penjadwalan asisten kurikulum menggunakan aplikasi asc timetables sebelumnya masih manual menggunakan microsoft word microsoft excel penelitian menggunakan data penerapan kurikulum dipakai tahun tujuan berhasil sesuai diinginkan digunakan aplikasi asc timetables aplikasi asc timetables memiliki kelebihan mudah cepat memasukkan data semua mata pelajaran kelas ruang kelas guru kontrak guru asc timetables memperhatikan beban kerja pengajar memudahkan verifikasi jadwal penerapan aplikasi banyak sekali keuntungan gampang menggenerate tinggal menunggu proses loading generate kata kunci implementasi penjadwalan asc time table
Abstrak (Stemmed): implementasi jadwal mata ajar smpn ambunten buat bantu pihak sekolah sangkut asisten kurikulum asisten kurikulum dapat ubah data jadwal mata ajar tahun buat jadwal ulang maupun jadwal lainkarena sekolah smpn ambunten mungkin asisten kurikulum ubah data jadwal masih guna tabel word atau excel sedang tuju teliti bantu cepat asisten kurikulum laku jadwal teliti tuju bantu lancar tugas asisten kurikulum smpn ambunten menggerjakan jadwal susun jadwal asisten kurikulum guna aplikasi asc timetables belum masih manual guna microsoft word microsoft excel teliti guna data terap kurikulum pakai tahun tuju hasil sesuai ingin guna aplikasi asc timetables aplikasi asc timetables milik lebih mudah cepat masuk data semua mata ajar kelas ruang kelas guru kontrak guru asc timetables perhati beban kerja ajar mudah verifikasi jadwal terap aplikasi banyak sekali untung gampang menggenerate tinggal tunggu proses loading generate kata kunci implementasi jadwal asc time table
Abstrak (Corrected): implements radial data ajar man amounted but bantu pick selah hangout listen kurikulum listen kurikulum apart bah data radial data ajar thun but radial slang maun radial lainkarena selah man amounted munchkin listen kurikulum bah data radial mash gun table word tau excel sedan juju elite bantu eat listen kurikulum lake radial elite juju bantu lancer tugs listen kurikulum man amounted menggerjakan radial susan radial listen kurikulum gun aplikasi as timetables begum mash manual gun microsoft word microsoft excel elite gun data trap kurikulum sakai thun juju hail sexual begin gun aplikasi as timetables aplikasi as timetables milk leash judah eat mask data sea data ajar keas rang keas guru contra guru as timetables perhaps began era ajar judah verifikasi radial trap aplikasi banyan seal unsung gasping menggenerate lingual tungus proves loading generate data bunch implements radial as time table
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jadwal': 10, 'kurikulum': 7, 'asisten': 6, 'guna': 5, 'asc': 5, 'ajar': 4, 'data': 4, 'aplikasi': 4, 'timetables': 4, 'mata': 3, 'smpn': 3, 'ambunten': 3, 'bantu': 3, 'tuju': 3, 'teliti': 3, 'implementasi': 2, 'buat': 2, 'sekolah': 2, 'ubah': 2, 'tahun': 2, 'masih': 2, 'word': 2, 'excel': 2, 'cepat': 2, 'microsoft': 2, 'terap': 2, 'mudah': 2, 'kelas': 2, 'guru': 2, 'pihak': 1, 'sangkut': 1, 'dapat': 1, 'ulang': 1, 'maupun': 1, 'lainkarena': 1, 'mungkin': 1, 'tabel': 1, 'atau': 1, 'sedang': 1, 'laku': 1, 'lancar': 1, 'tugas': 1, 'menggerjakan': 1, 'susun': 1, 'belum': 1, 'manual': 1, 'pakai': 1, 'hasil': 1, 'sesuai': 1, 'ingin': 1, 'milik': 1, 'lebih': 1, 'masuk': 1, 'semua': 1, 'ruang': 1, 'kontrak': 1, 'perhati': 1, 'beban': 1, 'kerja': 1, 'verifikasi': 1, 'banyak': 1, 'sekali': 1, 'untung': 1, 'gampang': 1, 'menggenerate': 1, 'tinggal': 1, 'tunggu': 1, 'proses': 1, 'loading': 1, 'generate': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'time': 1, 'table': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 10, 'to': 9, 'curriculum': 7, 'in': 7, 'scheduling': 6, 'assistant': 6, 'and': 6, 'this': 5, 'asc': 5, 'data': 4, 'timetables': 4, 'application': 4, 'implementation': 3, 'lesson': 3, 'smpn': 3, 'ambunten': 3, 'help': 3, 'is': 3, 'used': 3, 'easy': 3, 'at': 2, 'school': 2, 'change': 2, 'form': 2, 'making': 2, 'schedule': 2, 'or': 2, 'because': 2, 'using': 2, 'table': 2, 'word': 2, 'excel': 2, 'goal': 2, 'study': 2, 'microsoft': 2, 'generate': 2, 'was': 1, 'made': 1, 'side': 1, 'that': 1, 'can': 1, 'each': 1, 'year': 1, 'repeat': 1, 'otherschedules': 1, 'enable': 1, 'but': 1, 'it': 1, 'still': 1, 'meanwhile': 1, 'last': 1, 'assignment': 1, 'ta': 1, 'do': 1, 'schuling': 1, 'fastly': 1, 'intends': 1, 'facilitate': 1, 'task': 1, 'access': 1, 'a': 1, 'drawing': 1, 'up': 1, 'manual': 1, 'prior': 1, 'use': 1, 'an': 1, 'order': 1, 'success': 1, 'fully': 1, 'appropriate': 1, 'needed': 1, 'so': 1, 'has': 1, 'strength': 1, 'likes': 1, 'quick': 1, 'entering': 1, 'all': 1, 'classes': 1, 'classroomteacher': 1, 'teachers': 1, 'contract': 1, 'looking': 1, 'working': 1, 'burden': 1, 'teacher': 1, 'verification': 1, 'applications': 1, 'many': 1, 'advantages': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'just': 1, 'waiting': 1, 'for': 1, 'loading': 1, 'process': 1, 'keywords': 1, 'time': 1})
-------------------------------------------
--- Data #981 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Adytiya Dwi Putra
Judul: Sistem Rekomendasi Produk Pada M-Commerce Berbasis Android Menggunakan Metode Collaborative Filtering
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah, ST., M.Kom.
Pembimbing 2: Muhammad Fuad, S.Kom., MT.
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Pertumbuhan bisnis di Indonesia terutama bisnis online semakin berkembang pesat. Perkembangan ini dikarenakan semakin mudahnya cara akses internet oleh masyarakat. Dari tahun ke tahun jumlah pengguna internet di Indonesia semakin meningkat, peningkatan ini merupakan peluang untuk berbisnis. Dalam penelitian ini saya membuat aplikasi m-commerce berbasis android, dimana dalam aplikasi ini bisa digunakan untuk melakukan pemesanan aksesoris handphone ataupun memberikan informasi produk secara update dan juga memberikan rekomendasi produk yang tepat pada konsumen yang diterapkan pada perangkat mobile phone karena dengan aplikasi ini konsumen tidak lagi harus membuka website untuk melihat ketersediaan barang di Cullen Store, aplikasi ini dapat memberikan kemudahan bagi konsumen dalam mengakses kebutuhan informasi tersebut dalam melakukan pemesanan aksesoris handphone ataupun yang sekedar ingin mengetahui ketersediaan stok dan juga untuk memperoleh informasi produk terbaru, aplikasi ini juga dapat membantu meningkatkan penjualan.
Aplikasi yang telah dibuat telah dilakukan uji coba dengan diambil beberapa data yaitu dengan 20 data konsumen dan 20 data produk melalui proses perhitungan metode collaborative filtering, dimana dalam uji coba ini berhasil memberikan rekomendasi produk Sandisk 64gb kepada pengguna yang bernama Afrizar.
Kata kunci : Aksesoris handphone, m-commerce, android, collaborative filtering
Abstrak (Clean): abstrak pertumbuhan bisnis di indonesia terutama bisnis online semakin berkembang pesat perkembangan ini dikarenakan semakin mudahnya cara akses internet oleh masyarakat dari tahun ke tahun jumlah pengguna internet di indonesia semakin meningkat peningkatan ini merupakan peluang untuk berbisnis dalam penelitian ini saya membuat aplikasi mcommerce berbasis android dimana dalam aplikasi ini bisa digunakan untuk melakukan pemesanan aksesoris handphone ataupun memberikan informasi produk secara update dan juga memberikan rekomendasi produk yang tepat pada konsumen yang diterapkan pada perangkat mobile phone karena dengan aplikasi ini konsumen tidak lagi harus membuka website untuk melihat ketersediaan barang di cullen store aplikasi ini dapat memberikan kemudahan bagi konsumen dalam mengakses kebutuhan informasi tersebut dalam melakukan pemesanan aksesoris handphone ataupun yang sekedar ingin mengetahui ketersediaan stok dan juga untuk memperoleh informasi produk terbaru aplikasi ini juga dapat membantu meningkatkan penjualan aplikasi yang telah dibuat telah dilakukan uji coba dengan diambil beberapa data yaitu dengan data konsumen dan data produk melalui proses perhitungan metode collaborative filtering dimana dalam uji coba ini berhasil memberikan rekomendasi produk sandisk gb kepada pengguna yang bernama afrizar kata kunci aksesoris handphone mcommerce android collaborative filtering
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak pertumbuhan bisnis indonesia terutama bisnis online semakin berkembang pesat perkembangan dikarenakan semakin mudahnya cara akses internet masyarakat tahun tahun jumlah pengguna internet indonesia semakin meningkat peningkatan peluang berbisnis penelitian saya membuat aplikasi mcommerce berbasis android dimana aplikasi digunakan melakukan pemesanan aksesoris handphone ataupun memberikan informasi produk secara update memberikan rekomendasi produk tepat konsumen diterapkan perangkat mobile phone aplikasi konsumen lagi harus membuka website melihat ketersediaan barang cullen store aplikasi dapat memberikan kemudahan bagi konsumen mengakses kebutuhan informasi tersebut melakukan pemesanan aksesoris handphone ataupun sekedar ingin mengetahui ketersediaan stok memperoleh informasi produk terbaru aplikasi dapat membantu meningkatkan penjualan aplikasi dibuat dilakukan uji coba diambil beberapa data data konsumen data produk proses perhitungan metode collaborative filtering dimana uji coba berhasil memberikan rekomendasi produk sandisk gb kepada pengguna bernama afrizar kata kunci aksesoris handphone mcommerce android collaborative filtering
Abstrak (Stemmed): abstrak tumbuh bisnis indonesia utama bisnis online makin kembang pesat kembang karena makin mudah cara akses internet masyarakat tahun tahun jumlah guna internet indonesia makin tingkat tingkat peluang bisnis teliti saya buat aplikasi mcommerce bas android mana aplikasi guna laku mesan aksesoris handphone atau beri informasi produk cara update beri rekomendasi produk tepat konsumen terap perangkat mobile phone aplikasi konsumen lagi harus buka website lihat sedia barang cullen store aplikasi dapat beri mudah bagi konsumen akses butuh informasi sebut laku mesan aksesoris handphone atau dar ingin tahu sedia stok oleh informasi produk baru aplikasi dapat bantu tingkat jual aplikasi buat laku uji coba ambil beberapa data data konsumen data produk proses hitung metode collaborative filtering mana uji coba hasil beri rekomendasi produk sandisk gb kepada guna nama afrizar kata kunci aksesoris handphone mcommerce android collaborative filtering
Abstrak (Corrected): abstract tumble basis indonesia mama basis online making embank pest embank arena making judah cara asses internet masyarakat thun thun mullah gun internet indonesia making dingbat dingbat pelting basis elite say but aplikasi commerce was android mana aplikasi gun lake mean aksesoris headphone tau bert informant proud cara update bert rekomendasi proud teat consumed trap perangkat mobile phone aplikasi consumed lag harms burka website that media baring cullen store aplikasi apart bert judah bag consumed asses butch informant debut lake mean aksesoris headphone tau day begin tau media stop olen informant proud bar aplikasi apart bantu dingbat dual aplikasi but lake uni coma ambit beberapa data data consumed data proud proves hiding metope collaborative filtering mana uni coma hail bert rekomendasi proud sands go keypad gun nama african data bunch aksesoris headphone commerce android collaborative filtering
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'aplikasi': 6, 'produk': 5, 'beri': 4, 'konsumen': 4, 'bisnis': 3, 'makin': 3, 'guna': 3, 'tingkat': 3, 'laku': 3, 'aksesoris': 3, 'handphone': 3, 'informasi': 3, 'data': 3, 'indonesia': 2, 'kembang': 2, 'mudah': 2, 'cara': 2, 'akses': 2, 'internet': 2, 'tahun': 2, 'buat': 2, 'mcommerce': 2, 'android': 2, 'mana': 2, 'mesan': 2, 'atau': 2, 'rekomendasi': 2, 'sedia': 2, 'dapat': 2, 'uji': 2, 'coba': 2, 'collaborative': 2, 'filtering': 2, 'abstrak': 1, 'tumbuh': 1, 'utama': 1, 'online': 1, 'pesat': 1, 'karena': 1, 'masyarakat': 1, 'jumlah': 1, 'peluang': 1, 'teliti': 1, 'saya': 1, 'bas': 1, 'update': 1, 'tepat': 1, 'terap': 1, 'perangkat': 1, 'mobile': 1, 'phone': 1, 'lagi': 1, 'harus': 1, 'buka': 1, 'website': 1, 'lihat': 1, 'barang': 1, 'cullen': 1, 'store': 1, 'bagi': 1, 'butuh': 1, 'sebut': 1, 'dar': 1, 'ingin': 1, 'tahu': 1, 'stok': 1, 'oleh': 1, 'baru': 1, 'bantu': 1, 'jual': 1, 'ambil': 1, 'beberapa': 1, 'proses': 1, 'hitung': 1, 'metode': 1, 'hasil': 1, 'sandisk': 1, 'gb': 1, 'kepada': 1, 'nama': 1, 'afrizar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'to': 12, 'the': 12, 'this': 8, 'in': 7, 'of': 6, 'is': 5, 'phone': 4, 'business': 3, 'application': 3, 'can': 3, 'accessories': 3, 'provide': 3, 'product': 3, 'information': 3, 'and': 3, 'also': 3, 'have': 3, 'data': 3, 'indonesia': 2, 'easy': 2, 'internet': 2, 'access': 2, 'by': 2, 'year': 2, 'users': 2, 'an': 2, 'increase': 2, 'make': 2, 'mcommerce': 2, 'applications': 2, 'on': 2, 'android': 2, 'which': 2, 'or': 2, 'recommendations': 2, 'consumers': 2, 'who': 2, 'mobile': 2, 'with': 2, 'consumer': 2, 'availability': 2, 'that': 2, 'been': 2, 'twenty': 2, 'products': 2, 'collaborative': 2, 'filtering': 2, 'abstract': 1, 'growth': 1, 'especially': 1, 'online': 1, 'growing': 1, 'rapidly': 1, 'development': 1, 'due': 1, 'way': 1, 'public': 1, 'from': 1, 'number': 1, 'increasing': 1, 'opportunity': 1, 'research': 1, 'i': 1, 'based': 1, 'be': 1, 'used': 1, 'place': 1, 'order': 1, 'updates': 1, 'right': 1, 'applied': 1, 'devices': 1, 'because': 1, 'no': 1, 'longer': 1, 'open': 1, 'website': 1, 'see': 1, 'goods': 1, 'cullen': 1, 'store': 1, 'app': 1, 'it': 1, 'for': 1, 'needs': 1, 'book': 1, 'simply': 1, 'want': 1, 'know': 1, 'stock': 1, 'obtain': 1, 'latest': 1, 'help': 1, 'sales': 1, 'made': 1, 'tested': 1, 'some': 1, 'retrieved': 1, 'are': 1, 'through': 1, 'calculation': 1, 'process': 1, 'method': 1, 'trial': 1, 'failed': 1, 'gb': 1, 'sandisk': 1, 'named': 1, 'afrizar': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #982 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Zayn Firdausi
Judul: IMPLEMENTASI PERAMALAN PENJUALAN MENGGUNAKAN
METODE EXPONENTIAL SMOOTHING
(Studi Kasus : Penjualan Produk Aksesoris Olahraga di Toko Trend Soccer)
Pembimbing 1: Achmad Jauhari, S.T., M.Kom
Pembimbing 2: Sigit Susanto Putro, S.Kom., M.Kom
Abstrak (Raw): Peramalan memperkirakan sesuatu pada waktu-waktu yang akan datang berdasarkan data masa
lampau yang dianalisa secara ilmiah, khususnya menggunakan metode perhitungan statistika.
Semakin banyak jumlah permintaan konsumen terhadap aksesoris olahraga maka secara
otomatis penjualanya akan meningkat pula.hal ini akan tergantung terhadap banyaknya
penjualan aksesoris olahraga kepada konsumen. Selama ini toko trend soccer tidak pernah
menggunakan sistem peramalan. Tidak adanya peramalan mengakibatkan kurang efisien
terhadap keuntungan toko tersebut karena tidak ada peramalan penjualan tiap mingguannya.
oleh karena itu dibutuhkan implementasi peramalan yang bisa memprediksi jumlah penjualan
tiap minggunya agar mengetahui besarnya penjualan tiap minggunya Maka untuk meramalkan
menggunakan metode Single Exponential Smoothing, dan Double Exponential Smoothing dan
diterapkan pada tools winqsb, Program WinQSB merupakan program komputer yang dapat
melakukan peramalan berkaitan dengan data-data berpola konstan, trend atau musiman, dengan
masing-masing dari pola data tersebut menggunakan metode dalam WinQSB yang berbeda.
Dalam pola-pola tersebut juga terdapat metode-metode yang ada.Dari hasil peramalan yang
dilakukan menggunakan metode single exponential smoothing dan double exponential
smoothing dengan nilai ? 0,1, ? 0,3, ? 0,5. diperoleh hasil terbaik dengan nilai MSE dan
MAPE terkecil dengan nilai rata-rata MSE sebesar 62.64 dan nilai MAPE sebesar 12.64%.
Kata kunci : Peramalan, Single Exponential Smooting (SES), Double Exponential Smooting
(DES), Mean Square Error (MSE).
Abstrak (Clean): peramalan memperkirakan sesuatu pada waktuwaktu yang akan datang berdasarkan data masa lampau yang dianalisa secara ilmiah khususnya menggunakan metode perhitungan statistika semakin banyak jumlah permintaan konsumen terhadap aksesoris olahraga maka secara otomatis penjualanya akan meningkat pulahal ini akan tergantung terhadap banyaknya penjualan aksesoris olahraga kepada konsumen selama ini toko trend soccer tidak pernah menggunakan sistem peramalan tidak adanya peramalan mengakibatkan kurang efisien terhadap keuntungan toko tersebut karena tidak ada peramalan penjualan tiap mingguannya oleh karena itu dibutuhkan implementasi peramalan yang bisa memprediksi jumlah penjualan tiap minggunya agar mengetahui besarnya penjualan tiap minggunya maka untuk meramalkan menggunakan metode single exponential smoothing dan double exponential smoothing dan diterapkan pada tools winqsb program winqsb merupakan program komputer yang dapat melakukan peramalan berkaitan dengan datadata berpola konstan trend atau musiman dengan masingmasing dari pola data tersebut menggunakan metode dalam winqsb yang berbeda dalam polapola tersebut juga terdapat metodemetode yang adadari hasil peramalan yang dilakukan menggunakan metode single exponential smoothing dan double exponential smoothing dengan nilai diperoleh hasil terbaik dengan nilai mse dan mape terkecil dengan nilai ratarata mse sebesar dan nilai mape sebesar kata kunci peramalan single exponential smooting ses double exponential smooting des mean square error mse
Abstrak (Stopwords Removed): peramalan memperkirakan sesuatu waktuwaktu datang berdasarkan data masa lampau dianalisa secara ilmiah khususnya menggunakan metode perhitungan statistika semakin banyak jumlah permintaan konsumen aksesoris olahraga secara otomatis penjualanya meningkat pulahal tergantung banyaknya penjualan aksesoris olahraga kepada konsumen selama toko trend soccer pernah menggunakan sistem peramalan adanya peramalan mengakibatkan kurang efisien keuntungan toko tersebut ada peramalan penjualan tiap mingguannya dibutuhkan implementasi peramalan memprediksi jumlah penjualan tiap minggunya mengetahui besarnya penjualan tiap minggunya meramalkan menggunakan metode single exponential smoothing double exponential smoothing diterapkan tools winqsb program winqsb program komputer dapat melakukan peramalan berkaitan datadata berpola konstan trend musiman masingmasing pola data tersebut menggunakan metode winqsb berbeda polapola tersebut terdapat metodemetode adadari hasil peramalan dilakukan menggunakan metode single exponential smoothing double exponential smoothing nilai diperoleh hasil terbaik nilai mse mape terkecil nilai ratarata mse sebesar nilai mape sebesar kata kunci peramalan single exponential smooting ses double exponential smooting des mean square error mse
Abstrak (Stemmed): amal kira sesuatu waktuwaktu datang dasar data masa lampau dianalisa cara ilmiah khusus guna metode hitung statistika makin banyak jumlah minta konsumen aksesoris olahraga cara otomatis penjualanya tingkat pulahal gantung banyak jual aksesoris olahraga kepada konsumen lama toko trend soccer pernah guna sistem amal ada amal akibat kurang efisien untung toko sebut ada amal jual tiap minggu butuh implementasi amal prediksi jumlah jual tiap minggu tahu besar jual tiap minggu ramal guna metode single exponential smoothing double exponential smoothing terap tools winqsb program winqsb program komputer dapat laku amal kait datadata pola konstan trend musim masingmasing pola data sebut guna metode winqsb beda polapola sebut dapat metodemetode adadari hasil amal laku guna metode single exponential smoothing double exponential smoothing nilai oleh hasil baik nilai mse mape kecil nilai ratarata mse besar nilai mape besar kata kunci amal single exponential smooting ses double exponential smooting des mean square error mse
Abstrak (Corrected): anal kara sesuatu waktuwaktu dating dakar data mass lampas dianalisa cara iliac rhesus gun metope hiding statistics making banyan mullah mint consumed aksesoris olahraga cara fotomat's penjualanya dingbat palatal antung banyan dual aksesoris olahraga keypad consumed lama too trend soccer perish gun sister anal ada anal akbar during elision unsung too debut ada anal dual tip ming butch implements anal prediksi mullah dual tip ming tau bear dual tip ming jamal gun metope single exponential smoothing double exponential smoothing trap tools wings program wings program computer apart lake anal wait datadata pola konstanz trend music masingmasing pola data debut gun metope wings bed polapola debut apart metodemetode adadari hail anal lake gun metope single exponential smoothing double exponential smoothing nilgai olen hail back nilgai me make cecil nilgai ratarata me bear nilgai make bear data bunch anal single exponential shooting see double exponential shooting does mean square error me
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'amal': 8, 'exponential': 6, 'guna': 5, 'metode': 4, 'jual': 4, 'smoothing': 4, 'nilai': 4, 'sebut': 3, 'tiap': 3, 'minggu': 3, 'besar': 3, 'single': 3, 'double': 3, 'winqsb': 3, 'mse': 3, 'data': 2, 'cara': 2, 'banyak': 2, 'jumlah': 2, 'konsumen': 2, 'aksesoris': 2, 'olahraga': 2, 'toko': 2, 'trend': 2, 'ada': 2, 'program': 2, 'dapat': 2, 'laku': 2, 'pola': 2, 'hasil': 2, 'mape': 2, 'smooting': 2, 'kira': 1, 'sesuatu': 1, 'waktuwaktu': 1, 'datang': 1, 'dasar': 1, 'masa': 1, 'lampau': 1, 'dianalisa': 1, 'ilmiah': 1, 'khusus': 1, 'hitung': 1, 'statistika': 1, 'makin': 1, 'minta': 1, 'otomatis': 1, 'penjualanya': 1, 'tingkat': 1, 'pulahal': 1, 'gantung': 1, 'kepada': 1, 'lama': 1, 'soccer': 1, 'pernah': 1, 'sistem': 1, 'akibat': 1, 'kurang': 1, 'efisien': 1, 'untung': 1, 'butuh': 1, 'implementasi': 1, 'prediksi': 1, 'tahu': 1, 'ramal': 1, 'terap': 1, 'tools': 1, 'komputer': 1, 'kait': 1, 'datadata': 1, 'konstan': 1, 'musim': 1, 'masingmasing': 1, 'beda': 1, 'polapola': 1, 'metodemetode': 1, 'adadari': 1, 'oleh': 1, 'baik': 1, 'kecil': 1, 'ratarata': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'ses': 1, 'des': 1, 'mean': 1, 'square': 1, 'error': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'forecasting': 8, 'of': 8, 'exponential': 6, 'using': 5, 'and': 5, 'with': 5, 'sales': 4, 'in': 4, 'smoothing': 4, 'predict': 3, 'on': 3, 'data': 3, 'that': 3, 'is': 3, 'each': 3, 'single': 3, 'methode': 3, 'double': 3, 'winqsb': 3, 'mse': 3, 'many': 2, 'sport': 2, 'accessoris': 2, 'so': 2, 'will': 2, 'for': 2, 'trend': 2, 'results': 2, 'can': 2, 'week': 2, 'to': 2, 'program': 2, 'model': 2, 'value': 2, 'mape': 2, 'smooting': 2, 'something': 1, 'future': 1, 'based': 1, 'past': 1, 'analysed': 1, 'scientifically': 1, 'especially': 1, 'statistics': 1, 'counting': 1, 'methods': 1, 'consumers': 1, 'request': 1, 'automatically': 1, 'sale': 1, 'also': 1, 'increse': 1, 'this': 1, 'thing': 1, 'depend': 1, 'concumer': 1, 'during': 1, 'soccer': 1, 'shop': 1, 'never': 1, 'system': 1, 'lack': 1, 'less': 1, 'efficient': 1, 'against': 1, 'profits': 1, 'store': 1, 'because': 1, 'there': 1, 'not': 1, 'any': 1, 'weekly': 1, 'therefore': 1, 'needed': 1, 'implementation': 1, 'number': 1, 'order': 1, 'determine': 1, 'amount': 1, 'applying': 1, 'application': 1, 'computer': 1, 'do': 1, 'involve': 1, 'datas': 1, 'constant': 1, 'or': 1, 'seasonal': 1, 'different': 1, 'models': 1, 'exits': 1, 'methodes': 1, 'from': 1, 'done': 1, 'method': 1, 'values': 1, 'it': 1, 'obtained': 1, 'best': 1, 'result': 1, 'smallest': 1, 'average': 1, 'score': 1, 'keywords': 1, 'ses': 1, 'des': 1, 'mean': 1, 'square': 1, 'error': 1})
-------------------------------------------
--- Data #983 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: FIRMAN HIDAYAT
Judul: IMPLEMENTASI PENJADWALAN MATA PELAJARAN (Studi Kasus: SMPN 1 Konang)
Pembimbing 1: SIGIT SUSANTO PUTRO,S.Kom.,M.Kom.
Pembimbing 2: BAIN KHUSNUL KHOTIMAH,S.T.,M.Kom.
Abstrak (Raw): Penjadwalan mata pelajaran di sekolah merupakan masalah yang kompleks. Dalam permasalahan tersebut terdapat beberapa variabel yang harus dipertimbangkan supaya mendapatkan jadwal yang baik. Di dalam penyusunan jadwal mata pelajaran ini terdapat sangat banyak hal yang perlu diperhatikan, serta banyak kemungkinan-kemungkinan yang selayaknya dicoba untuk menemukan penjadwalan yang terbaik. Implementasi Penjadwalan Mata Pelajaran Studi Kasus SMPN 1 Konang dibuat untuk membantu pihak sekolah dalam membuat jadwal mata pelajaran. Dalam membuat jadwal pelajaran banyak hal yang menjadi pertimbangan, misalnya mata pelajaran, hari, guru, serta waktu. Pembuatan jadwal mata pelajaran di SMPN 1 Konang masih dilakukan secara manual. Tugas Akhir ini bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat proses membuat jadwal mata pelajaran. Untuk mencapai tujuan tersebut maka digunakan aplikasi FET time tables. Aplikasi FET time tables mempermudah dalam memasukkan data mata pelajaran, guru, ruang kelas, waktu belajar serta batasan-batasan. Dari hasil penelitian yang dilakukan menggunakan aplikasi FET Time Tables mampu membuat jadwal dengan cepat serta mampu membuat beberapa jadwal sekaligus . Semoga adanya aplikasi FET Time Tables ini diharapkan bisa mempermudah dan mempercepat dalam pembuatan penjadwalan mata pelajaran di sekolah.
Abstrak (Clean): penjadwalan mata pelajaran di sekolah merupakan masalah yang kompleks dalam permasalahan tersebut terdapat beberapa variabel yang harus dipertimbangkan supaya mendapatkan jadwal yang baik di dalam penyusunan jadwal mata pelajaran ini terdapat sangat banyak hal yang perlu diperhatikan serta banyak kemungkinankemungkinan yang selayaknya dicoba untuk menemukan penjadwalan yang terbaik implementasi penjadwalan mata pelajaran studi kasus smpn konang dibuat untuk membantu pihak sekolah dalam membuat jadwal mata pelajaran dalam membuat jadwal pelajaran banyak hal yang menjadi pertimbangan misalnya mata pelajaran hari guru serta waktu pembuatan jadwal mata pelajaran di smpn konang masih dilakukan secara manual tugas akhir ini bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat proses membuat jadwal mata pelajaran untuk mencapai tujuan tersebut maka digunakan aplikasi fet time tables aplikasi fet time tables mempermudah dalam memasukkan data mata pelajaran guru ruang kelas waktu belajar serta batasanbatasan dari hasil penelitian yang dilakukan menggunakan aplikasi fet time tables mampu membuat jadwal dengan cepat serta mampu membuat beberapa jadwal sekaligus semoga adanya aplikasi fet time tables ini diharapkan bisa mempermudah dan mempercepat dalam pembuatan penjadwalan mata pelajaran di sekolah
Abstrak (Stopwords Removed): penjadwalan mata pelajaran sekolah masalah kompleks permasalahan tersebut terdapat beberapa variabel harus dipertimbangkan supaya mendapatkan jadwal baik penyusunan jadwal mata pelajaran terdapat sangat banyak perlu diperhatikan banyak kemungkinankemungkinan selayaknya dicoba menemukan penjadwalan terbaik implementasi penjadwalan mata pelajaran studi kasus smpn konang dibuat membantu pihak sekolah membuat jadwal mata pelajaran membuat jadwal pelajaran banyak menjadi pertimbangan misalnya mata pelajaran hari guru waktu pembuatan jadwal mata pelajaran smpn konang masih dilakukan secara manual tugas akhir bertujuan mempermudah mempercepat proses membuat jadwal mata pelajaran mencapai tujuan tersebut digunakan aplikasi fet time tables aplikasi fet time tables mempermudah memasukkan data mata pelajaran guru ruang kelas waktu belajar batasanbatasan hasil penelitian dilakukan menggunakan aplikasi fet time tables mampu membuat jadwal cepat mampu membuat beberapa jadwal sekaligus semoga adanya aplikasi fet time tables diharapkan mempermudah mempercepat pembuatan penjadwalan mata pelajaran sekolah
Abstrak (Stemmed): jadwal mata ajar sekolah masalah kompleks masalah sebut dapat beberapa variabel harus timbang supaya dapat jadwal baik susun jadwal mata ajar dapat sangat banyak perlu perhati banyak kemungkinankemungkinan layak coba temu jadwal baik implementasi jadwal mata ajar studi kasus smpn konang buat bantu pihak sekolah buat jadwal mata ajar buat jadwal ajar banyak jadi timbang misal mata ajar hari guru waktu buat jadwal mata ajar smpn konang masih laku cara manual tugas akhir tuju mudah cepat proses buat jadwal mata ajar capai tuju sebut guna aplikasi fet time tables aplikasi fet time tables mudah masuk data mata ajar guru ruang kelas waktu ajar batasanbatasan hasil teliti laku guna aplikasi fet time tables mampu buat jadwal cepat mampu buat beberapa jadwal sekaligus moga ada aplikasi fet time tables harap mudah cepat buat jadwal mata ajar sekolah
Abstrak (Corrected): radial data ajar selah marsala kopeks marsala debut apart beberapa variable harms timing papaya apart radial back susan radial data ajar apart sang banyan peru perhaps banyan kemungkinankemungkinan kayak coma temp radial back implements radial data ajar study ass man zoning but bantu pick selah but radial data ajar but radial ajar banyan jade timing missal data ajar hard guru want but radial data ajar man zoning mash lake cara manual tugs air juju judah eat proves but radial data ajar capri juju debut gun aplikasi get time tables aplikasi get time tables judah mask data data ajar guru rang keas want ajar batasanbatasan hail elite lake gun aplikasi get time tables camp but radial eat camp but beberapa radial sekaligus yoga ada aplikasi get time tables harp judah eat but radial data ajar selah
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jadwal': 12, 'ajar': 11, 'mata': 9, 'buat': 8, 'aplikasi': 4, 'fet': 4, 'time': 4, 'tables': 4, 'sekolah': 3, 'dapat': 3, 'banyak': 3, 'mudah': 3, 'cepat': 3, 'masalah': 2, 'sebut': 2, 'beberapa': 2, 'timbang': 2, 'baik': 2, 'smpn': 2, 'konang': 2, 'guru': 2, 'waktu': 2, 'laku': 2, 'tuju': 2, 'guna': 2, 'mampu': 2, 'kompleks': 1, 'variabel': 1, 'harus': 1, 'supaya': 1, 'susun': 1, 'sangat': 1, 'perlu': 1, 'perhati': 1, 'kemungkinankemungkinan': 1, 'layak': 1, 'coba': 1, 'temu': 1, 'implementasi': 1, 'studi': 1, 'kasus': 1, 'bantu': 1, 'pihak': 1, 'jadi': 1, 'misal': 1, 'hari': 1, 'masih': 1, 'cara': 1, 'manual': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'proses': 1, 'capai': 1, 'masuk': 1, 'data': 1, 'ruang': 1, 'kelas': 1, 'batasanbatasan': 1, 'hasil': 1, 'teliti': 1, 'sekaligus': 1, 'moga': 1, 'ada': 1, 'harap': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'in': 8, 'to': 8, 'of': 7, 'lesson': 7, 'schedule': 6, 'time': 6, 'making': 5, 'and': 5, 'scheduling': 4, 'fet': 4, 'tables': 4, 'subjects': 3, 'this': 3, 'that': 3, 'be': 3, 'many': 3, 'at': 3, 'for': 3, 'application': 3, 'is': 2, 'a': 2, 'there': 2, 'are': 2, 'so': 2, 'things': 2, 'as': 2, 'smpn': 2, 'konang': 2, 'school': 2, 'schedules': 2, 'goal': 2, 'able': 2, 'schools': 1, 'complex': 1, 'issue': 1, 'problem': 1, 'several': 1, 'variables': 1, 'must': 1, 'considered': 1, 'order': 1, 'get': 1, 'good': 1, 'preparation': 1, 'these': 1, 'consider': 1, 'well': 1, 'possibilities': 1, 'should': 1, 'tried': 1, 'find': 1, 'best': 1, 'implementation': 1, 'was': 1, 'made': 1, 'help': 1, 'side': 1, 'become': 1, 'consideration': 1, 'example': 1, 'days': 1, 'teachers': 1, 'still': 1, 'doing': 1, 'manually': 1, 'last': 1, 'assignment': 1, 'has': 1, 'processing': 1, 'easily': 1, 'fastly': 1, 'reach': 1, 'used': 1, 'easy': 1, 'entering': 1, 'data': 1, 'teacher': 1, 'class': 1, 'room': 1, 'studying': 1, 'limits': 1, 'from': 1, 'results': 1, 'research': 1, 'conducted': 1, 'using': 1, 'applications': 1, 'quickly': 1, 'create': 1, 'multiple': 1, 'once': 1, 'hopefully': 1, 'expected': 1, 'simplify': 1, 'accelerate': 1, 'manufacture': 1})
-------------------------------------------
--- Data #984 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Uhdi Sony Pudiardana
Judul: Implementasi Peramalan Penjualan Produk STARFOOD Menggunakan Metode Moving Average (MA) Dan Single Exponential Smoothing (SES) (Studi Kasus : CV. Wira Usaha Bugar, Kec. Tragah, Kab. Bangkalan)
Pembimbing 1: Achmad Jauhari, S.T., M.Kom.
Pembimbing 2: Sigit Susanto Putro, S.Kom., M.Kom.
Abstrak (Raw): Salah satu komponen penting yang menunjang operasi perusahaan adalah kegiatan memprediksi jumlah penjualan untuk periode selanjutnya. Dengan prediksi yang baik dapat dibuat rencana kerja perusahaan lebih efektif dan efisien. Sehingga dapat meminimalisir terjadinya kelebihan stok barang di gudang yang menyebabkan kerugian bagi perusahaan. Penelitian ini mengidentifikasi pola data penjualan produk STARFOOD di C.V. Wira Usaha Bugar Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan. agar mendapatkan metode peramalan yang terbaik berdasarkan pola data penjualan penjualan produk. Oleh karena itu dibutuhkan implementasi yang dapat memprediksi jumlah penjualan tiap minggunya agar perusahaan mendapatkan keuntungan yang maksimal. Dari beberapa hasil tes perhitungan peramalan yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa proses peramalan penjualan produk STARFOOD menggunakan metodeMoving Average (MA) lebih baik dari pada metode Single Exponential Smoothing (SES), dengan rata-rata bergerak m=12 dan menghasilkan MAPE 12,51% dari semua produk untukstudikasusdi CV. Wira Usaha Bugar Kec. Tragah, Kab. Bangkalan.
Abstrak (Clean): salah satu komponen penting yang menunjang operasi perusahaan adalah kegiatan memprediksi jumlah penjualan untuk periode selanjutnya dengan prediksi yang baik dapat dibuat rencana kerja perusahaan lebih efektif dan efisien sehingga dapat meminimalisir terjadinya kelebihan stok barang di gudang yang menyebabkan kerugian bagi perusahaan penelitian ini mengidentifikasi pola data penjualan produk starfood di cv wira usaha bugar kecamatan tragah kabupaten bangkalan agar mendapatkan metode peramalan yang terbaik berdasarkan pola data penjualan penjualan produk oleh karena itu dibutuhkan implementasi yang dapat memprediksi jumlah penjualan tiap minggunya agar perusahaan mendapatkan keuntungan yang maksimal dari beberapa hasil tes perhitungan peramalan yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa proses peramalan penjualan produk starfood menggunakan metodemoving average ma lebih baik dari pada metode single exponential smoothing ses dengan ratarata bergerak m dan menghasilkan mape dari semua produk untukstudikasusdi cv wira usaha bugar kec tragah kab bangkalan
Abstrak (Stopwords Removed): salah satu komponen penting menunjang operasi perusahaan kegiatan memprediksi jumlah penjualan periode selanjutnya prediksi baik dapat dibuat rencana kerja perusahaan lebih efektif efisien dapat meminimalisir terjadinya kelebihan stok barang gudang menyebabkan kerugian bagi perusahaan penelitian mengidentifikasi pola data penjualan produk starfood cv wira usaha bugar kecamatan tragah kabupaten bangkalan mendapatkan metode peramalan terbaik berdasarkan pola data penjualan penjualan produk dibutuhkan implementasi dapat memprediksi jumlah penjualan tiap minggunya perusahaan mendapatkan keuntungan maksimal beberapa hasil tes perhitungan peramalan dilakukan dapat diambil kesimpulan proses peramalan penjualan produk starfood menggunakan metodemoving average ma lebih baik metode single exponential smoothing ses ratarata bergerak m menghasilkan mape semua produk untukstudikasusdi cv wira usaha bugar kec tragah kab bangkalan
Abstrak (Stemmed): salah satu komponen penting tunjang operasi usaha giat prediksi jumlah jual periode lanjut prediksi baik dapat buat rencana kerja usaha lebih efektif efisien dapat meminimalisir jadi lebih stok barang gudang sebab rugi bagi usaha teliti identifikasi pola data jual produk starfood cv wira usaha bugar camat tragah kabupaten bangkal dapat metode amal baik dasar pola data jual jual produk butuh implementasi dapat prediksi jumlah jual tiap minggu usaha dapat untung maksimal beberapa hasil tes hitung amal laku dapat ambil simpul proses amal jual produk starfood guna metodemoving average ma lebih baik metode single exponential smoothing ses ratarata gerak m hasil mape semua produk untukstudikasusdi cv wira usaha bugar kec tragah kab bangkal
Abstrak (Corrected): salad sat component panting tuning operas sara gift prediksi mullah dual period layout prediksi back apart but recant era sara leash efektif elision apart meminimalisir jade leash stop baring gang kebab rug bag sara elite identifikasi pola data dual proud seafood ca wire sara sugar carat trash kabupaten bangka apart metope anal back dakar pola data dual dual proud butch implements apart prediksi mullah dual tip ming sara apart unsung maximal beberapa hail ten hiding anal lake apart ambit simple proves anal dual proud seafood gun metodemoving average ma leash back metope single exponential smoothing see ratarata gera m hail make sea proud untukstudikasusdi ca wire sara sugar key trash kab bangka
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'usaha': 6, 'jual': 6, 'dapat': 6, 'produk': 4, 'prediksi': 3, 'baik': 3, 'lebih': 3, 'amal': 3, 'jumlah': 2, 'pola': 2, 'data': 2, 'starfood': 2, 'cv': 2, 'wira': 2, 'bugar': 2, 'tragah': 2, 'bangkal': 2, 'metode': 2, 'hasil': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'komponen': 1, 'penting': 1, 'tunjang': 1, 'operasi': 1, 'giat': 1, 'periode': 1, 'lanjut': 1, 'buat': 1, 'rencana': 1, 'kerja': 1, 'efektif': 1, 'efisien': 1, 'meminimalisir': 1, 'jadi': 1, 'stok': 1, 'barang': 1, 'gudang': 1, 'sebab': 1, 'rugi': 1, 'bagi': 1, 'teliti': 1, 'identifikasi': 1, 'camat': 1, 'kabupaten': 1, 'dasar': 1, 'butuh': 1, 'implementasi': 1, 'tiap': 1, 'minggu': 1, 'untung': 1, 'maksimal': 1, 'beberapa': 1, 'tes': 1, 'hitung': 1, 'laku': 1, 'ambil': 1, 'simpul': 1, 'proses': 1, 'guna': 1, 'metodemoving': 1, 'average': 1, 'ma': 1, 'single': 1, 'exponential': 1, 'smoothing': 1, 'ses': 1, 'ratarata': 1, 'gerak': 1, 'm': 1, 'mape': 1, 'semua': 1, 'untukstudikasusdi': 1, 'kec': 1, 'kab': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 12, 'sales': 5, 'for': 4, 'to': 4, 'that': 3, 'is': 3, 'product': 3, 'companys': 2, 'work': 2, 'with': 2, 'prediction': 2, 'can': 2, 'and': 2, 'in': 2, 'company': 2, 'study': 2, 'data': 2, 'starfood': 2, 'cv': 2, 'wira': 2, 'usaha': 2, 'bugar': 2, 'district': 2, 'tragah': 2, 'bangkal': 2, 'get': 2, 'forecasting': 2, 'moving': 2, 'average': 2, 'one': 1, 'essential': 1, 'components': 1, 'support': 1, 'operations': 1, 'predicting': 1, 'amount': 1, 'next': 1, 'period': 1, 'a': 1, 'good': 1, 'giving': 1, 'more': 1, 'effective': 1, 'efficient': 1, 'plan': 1, 'so': 1, 'as': 1, 'minimize': 1, 'occurrence': 1, 'excess': 1, 'inventory': 1, 'warehouse': 1, 'which': 1, 'causes': 1, 'harm': 1, 'this': 1, 'identifies': 1, 'patterns': 1, 'order': 1, 'best': 1, 'method': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'pattern': 1, 'it': 1, 'therefore': 1, 'necessary': 1, 'implementation': 1, 'predict': 1, 'number': 1, 'per': 1, 'week': 1, 'maximum': 1, 'benefit': 1, 'from': 1, 'results': 1, 'tests': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'done': 1, 'concluded': 1, 'process': 1, 'using': 1, 'ma': 1, 'better': 1, 'than': 1, 'single': 1, 'exponential': 1, 'smoothing': 1, 'ses': 1, 'methods': 1, 'm': 1, 'generate': 1, 'mape': 1, 'all': 1, 'products': 1, 'case': 1, 'at': 1})
-------------------------------------------
--- Data #985 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: M Agus Firmansyah
Judul: Sistem Informasi Perekomendasian Beasiswa Bagi Siswa Berprestasi Menggunakan Metode Simple Additive Weighting
(studi kasus: SMP Yayasan Pendidikan Sunan Dalem)
Pembimbing 1: Moch. Kautsar Sophan, S.Kom.,M.MT.
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, ST., MT
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Pemilihan perekomendasian beasiswa untuk siswa terbaik secara periodik menjadi suatu proses yang lama dan rumit. Keputusan seseorang salah karena proses perekomendasian beasiswa berdasarkan nilai raport, dan nilai non akademis. Oleh karena itu diperlukan sistem pendukung keputusan untuk proses pemilihan beasiswa. Sistem pendukung keputusan ini, dapat menentukan nilai perhitungan terhadap semua kriteria. Sistem ini menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode ini merupakan suatu metode yang mencari penjumlahan terbobot. Pada studi kasus di sekolah Yayasan Sunan Dalem Desa Gumeno ini, terdapat 5 (lima) kriteria yaitu nilai raport, nilai Bahasa Inggris, Prestasi luar sekolah, Ekstrakulikuler dan Kepribadian, setiap alternatif (beasiswa murid) memiliki kriteria-kriteria tersebut.
Dalam hal menentukan Perekomendasian beasiswa terbaik dilakukan dengan cara menjumlahan bobot dari rating kinerja pada setiap alternatif untuk semua atribut. Nilai yang lebih besar akan mengindikasikan bahwa alternatif lebih terpilih. Pada kasus tersebut metode SAW ini dapat menentukan siswa terbaik berdasarkan nilai tertinggi. Dengan demikian sistem ini mampu menangani perhitungan penilaian penerimaan beasiswa terbaik di SMP Yayasan Pendidikan Sunan Dalem Desa Gumeno sehingga (misal manajer guru/kepala sekolah) tidak mengalami kesulitan dalam menentukan siapa saja siswa yang direkomdasikan oleh sistem untuk mendapatkan beasiswa dengan nilai yang terbaik.
Kata kunci: Beasiswa, Simple Additive Weigting, Rapot, Prestasi
Abstrak (Clean): abstrak pemilihan perekomendasian beasiswa untuk siswa terbaik secara periodik menjadi suatu proses yang lama dan rumit keputusan seseorang salah karena proses perekomendasian beasiswa berdasarkan nilai raport dan nilai non akademis oleh karena itu diperlukan sistem pendukung keputusan untuk proses pemilihan beasiswa sistem pendukung keputusan ini dapat menentukan nilai perhitungan terhadap semua kriteria sistem ini menggunakan metode simple additive weighting saw metode ini merupakan suatu metode yang mencari penjumlahan terbobot pada studi kasus di sekolah yayasan sunan dalem desa gumeno ini terdapat lima kriteria yaitu nilai raport nilai bahasa inggris prestasi luar sekolah ekstrakulikuler dan kepribadian setiap alternatif beasiswa murid memiliki kriteriakriteria tersebut dalam hal menentukan perekomendasian beasiswa terbaik dilakukan dengan cara menjumlahan bobot dari rating kinerja pada setiap alternatif untuk semua atribut nilai yang lebih besar akan mengindikasikan bahwa alternatif lebih terpilih pada kasus tersebut metode saw ini dapat menentukan siswa terbaik berdasarkan nilai tertinggi dengan demikian sistem ini mampu menangani perhitungan penilaian penerimaan beasiswa terbaik di smp yayasan pendidikan sunan dalem desa gumeno sehingga misal manajer gurukepala sekolah tidak mengalami kesulitan dalam menentukan siapa saja siswa yang direkomdasikan oleh sistem untuk mendapatkan beasiswa dengan nilai yang terbaik kata kunci beasiswa simple additive weigting rapot prestasi
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak pemilihan perekomendasian beasiswa siswa terbaik secara periodik menjadi proses lama rumit keputusan seseorang salah proses perekomendasian beasiswa berdasarkan nilai raport nilai non akademis diperlukan sistem pendukung keputusan proses pemilihan beasiswa sistem pendukung keputusan dapat menentukan nilai perhitungan semua kriteria sistem menggunakan metode simple additive weighting saw metode metode mencari penjumlahan terbobot studi kasus sekolah yayasan sunan dalem desa gumeno terdapat lima kriteria nilai raport nilai bahasa inggris prestasi luar sekolah ekstrakulikuler kepribadian setiap alternatif beasiswa murid memiliki kriteriakriteria tersebut menentukan perekomendasian beasiswa terbaik dilakukan cara menjumlahan bobot rating kinerja setiap alternatif semua atribut nilai lebih besar mengindikasikan alternatif lebih terpilih kasus tersebut metode saw dapat menentukan siswa terbaik berdasarkan nilai tertinggi demikian sistem mampu menangani perhitungan penilaian penerimaan beasiswa terbaik smp yayasan pendidikan sunan dalem desa gumeno misal manajer gurukepala sekolah mengalami kesulitan menentukan siapa siswa direkomdasikan sistem mendapatkan beasiswa nilai terbaik kata kunci beasiswa simple additive weigting rapot prestasi
Abstrak (Stemmed): abstrak pilih rekomendasi beasiswa siswa baik cara periodik jadi proses lama rumit putus orang salah proses rekomendasi beasiswa dasar nilai raport nilai non akademis perlu sistem dukung putus proses pilih beasiswa sistem dukung putus dapat tentu nilai hitung semua kriteria sistem guna metode simple additive weighting saw metode metode cari jumlah bobot studi kasus sekolah yayasan sunan dalem desa gumeno dapat lima kriteria nilai raport nilai bahasa inggris prestasi luar sekolah ekstrakulikuler pribadi tiap alternatif beasiswa murid milik kriteriakriteria sebut tentu rekomendasi beasiswa baik laku cara jumlah bobot rating kerja tiap alternatif semua atribut nilai lebih besar indikasi alternatif lebih pilih kasus sebut metode saw dapat tentu siswa baik dasar nilai tinggi demikian sistem mampu tangan hitung nilai terima beasiswa baik smp yayasan didik sunan dalem desa gumeno misal manajer gurukepala sekolah alami sulit tentu siapa siswa direkomdasikan sistem dapat beasiswa nilai baik kata kunci beasiswa simple additive weigting rapot prestasi
Abstrak (Corrected): abstract pilch rekomendasi beasiswa visa back cara periodic jade proves lama remit puts orang salad proves rekomendasi beasiswa dakar nilgai report nilgai non academic peru sister during puts proves pilch beasiswa sister during puts apart tent nilgai hiding sea criteria sister gun metope simple additive weighting saw metope metope care mullah robot study ass selah yayasan susan dale desk gunmen apart lima criteria nilgai report nilgai bahama ingrid prestos liar selah ekstrakulikuler tribade tip alternative beasiswa lurid milk kriteriakriteria debut tent rekomendasi beasiswa back lake cara mullah robot rating era tip alternative sea tribute nilgai leash bear indikasi alternative leash pilch ass debut metope saw apart tent visa back dakar nilgai ting domitian sister camp tanga hiding nilgai terms beasiswa back sip yayasan did susan dale desk gunmen missal manager gurukepala selah salami suit tent shape visa direkomdasikan sister apart beasiswa nilgai back data bunch beasiswa simple additive weighing rapt prestos
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'nilai': 9, 'beasiswa': 8, 'baik': 5, 'sistem': 5, 'dapat': 4, 'tentu': 4, 'metode': 4, 'pilih': 3, 'rekomendasi': 3, 'siswa': 3, 'proses': 3, 'putus': 3, 'sekolah': 3, 'alternatif': 3, 'cara': 2, 'dasar': 2, 'raport': 2, 'dukung': 2, 'hitung': 2, 'semua': 2, 'kriteria': 2, 'simple': 2, 'additive': 2, 'saw': 2, 'jumlah': 2, 'bobot': 2, 'kasus': 2, 'yayasan': 2, 'sunan': 2, 'dalem': 2, 'desa': 2, 'gumeno': 2, 'prestasi': 2, 'tiap': 2, 'sebut': 2, 'lebih': 2, 'abstrak': 1, 'periodik': 1, 'jadi': 1, 'lama': 1, 'rumit': 1, 'orang': 1, 'salah': 1, 'non': 1, 'akademis': 1, 'perlu': 1, 'guna': 1, 'weighting': 1, 'cari': 1, 'studi': 1, 'lima': 1, 'bahasa': 1, 'inggris': 1, 'luar': 1, 'ekstrakulikuler': 1, 'pribadi': 1, 'murid': 1, 'milik': 1, 'kriteriakriteria': 1, 'laku': 1, 'rating': 1, 'kerja': 1, 'atribut': 1, 'besar': 1, 'indikasi': 1, 'tinggi': 1, 'demikian': 1, 'mampu': 1, 'tangan': 1, 'terima': 1, 'smp': 1, 'didik': 1, 'misal': 1, 'manajer': 1, 'gurukepala': 1, 'alami': 1, 'sulit': 1, 'siapa': 1, 'direkomdasikan': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'weigting': 1, 'rapot': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 10, 'value': 7, 'in': 7, 'best': 5, 'a': 5, 'system': 5, 'method': 4, 'is': 4, 'scholarship': 4, 'to': 3, 'and': 3, 'process': 3, 'decision': 3, 'for': 3, 'this': 3, 'criteria': 3, 'simple': 3, 'additive': 3, 'school': 3, 'alternative': 3, 'selection': 2, 'scholarships': 2, 'recommendation': 2, 'students': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'report': 2, 'cards': 2, 'support': 2, 'can': 2, 'determine': 2, 'calculation': 2, 'all': 2, 'case': 2, 'sunan': 2, 'dalem': 2, 'gumeno': 2, 'foundation': 2, 'are': 2, 'achievement': 2, 'each': 2, 'student': 2, 'determining': 2, 'by': 2, 'weigting': 2, 'abstract': 1, 'periodically': 1, 'be': 1, 'long': 1, 'complicated': 1, 'one': 1, 'wrong': 1, 'because': 1, 'nonacademic': 1, 'therefore': 1, 'we': 1, 'need': 1, 'against': 1, 'uses': 1, 'weighting': 1, 'saw': 1, 'searching': 1, 'weighted': 1, 'summation': 1, 'study': 1, 'village': 1, 'there': 1, 'five': 1, 'grades': 1, 'english': 1, 'outside': 1, 'extracurricular': 1, 'personality': 1, 'have': 1, 'these': 1, 'terms': 1, 'rekomendasi': 1, 'done': 1, 'enumerate': 1, 'weight': 1, 'rating': 1, 'performance': 1, 'attributes': 1, 'larger': 1, 'would': 1, 'indicate': 1, 'that': 1, 'chosen': 1, 'highest': 1, 'thus': 1, 'able': 1, 'handle': 1, 'assessment': 1, 'recipients': 1, 'junior': 1, 'high': 1, 'education': 1, 'so': 1, 'eg': 1, 'managers': 1, 'teachers': 1, 'principals': 1, 'had': 1, 'no': 1, 'difficulty': 1, 'who': 1, 'recommended': 1, 'get': 1, 'with': 1, 'keywords': 1, 'rapot': 1})
-------------------------------------------
--- Data #986 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Wahyu Hakim Fiddin
Judul: PERANCANGAN ZUCARA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN CAPOEIRA BERBASIS ANDROID
Pembimbing 1: Cucun Very Angkoso, S.T., M.T
Pembimbing 2: Bain Khusnul Khotimah, S.T., M.Kom
Abstrak (Raw): Pembelajaran/Tutorial pada perangkat selular lebih praktis dibandingkan dengan pembelajaran konvensional tatap muka, karena pengguna dapat belajar dengan fleksibel dimana saja tanpa adanya batasan ruang dan waktu. Pembelajaran mobile dapat memberikan kemudahan dalam memahami sesuatu tanpa mengganggu hal-hal yang berhubungan dengan manusia .
Capoeira sebagai salah satu kebudayaan populer di dunia telah merebut hati penggemarnya dari berbagai kalangan usia, gender, kultur dan lain sebagainya. Karena Capoeira terdapat nilai universal yang mampu menjadikan satu dalam perbedaan, terlebih Capoeira dianggap efektif sebagai salah satu gaya hidup sehat dalam unsur sportnya.
Madura sebuah pulau Indah yang juga tak kalah dalam Capoeira. Disini terdapat suatu kelompok yang fokus dan eksis dalam mempelajari dan mengembangkan Capoeira. Adalah Zungu Capoeira Madura nama dari kelompok ini yang berafiliasi dengan Induknya di Brasil membuat inovasi Zucara sebagai media pembelajarannya.
Penulis menggunakan Android sebagai platform media aplikasi ini karena android berbasis open source. Kebutuhan akan media pembelajaran ini diimplementasikan pada perangkat selular yang menggunakan sistem operasi Android versi 2.3 Gingerbread. Harapan dari aplikasi ini adalah pengguna dapat meningkatkan skill Capoeira dengan mengakses langsung dari perangkat selular mereka.
Abstrak (Clean): pembelajarantutorial pada perangkat selular lebih praktis dibandingkan dengan pembelajaran konvensional tatap muka karena pengguna dapat belajar dengan fleksibel dimana saja tanpa adanya batasan ruang dan waktu pembelajaran mobile dapat memberikan kemudahan dalam memahami sesuatu tanpa mengganggu halhal yang berhubungan dengan manusia capoeira sebagai salah satu kebudayaan populer di dunia telah merebut hati penggemarnya dari berbagai kalangan usia gender kultur dan lain sebagainya karena capoeira terdapat nilai universal yang mampu menjadikan satu dalam perbedaan terlebih capoeira dianggap efektif sebagai salah satu gaya hidup sehat dalam unsur sportnya madura sebuah pulau indah yang juga tak kalah dalam capoeira disini terdapat suatu kelompok yang fokus dan eksis dalam mempelajari dan mengembangkan capoeira adalah zungu capoeira madura nama dari kelompok ini yang berafiliasi dengan induknya di brasil membuat inovasi zucara sebagai media pembelajarannya penulis menggunakan android sebagai platform media aplikasi ini karena android berbasis open source kebutuhan akan media pembelajaran ini diimplementasikan pada perangkat selular yang menggunakan sistem operasi android versi gingerbread harapan dari aplikasi ini adalah pengguna dapat meningkatkan skill capoeira dengan mengakses langsung dari perangkat selular mereka
Abstrak (Stopwords Removed): pembelajarantutorial perangkat selular lebih praktis dibandingkan pembelajaran konvensional tatap muka pengguna dapat belajar fleksibel dimana adanya batasan ruang waktu pembelajaran mobile dapat memberikan kemudahan memahami sesuatu mengganggu halhal berhubungan manusia capoeira salah satu kebudayaan populer dunia merebut hati penggemarnya berbagai kalangan usia gender kultur lain sebagainya capoeira terdapat nilai universal mampu menjadikan satu perbedaan terlebih capoeira dianggap efektif salah satu gaya hidup sehat unsur sportnya madura pulau indah tak kalah capoeira disini terdapat kelompok fokus eksis mempelajari mengembangkan capoeira zungu capoeira madura nama kelompok berafiliasi induknya brasil membuat inovasi zucara media pembelajarannya penulis menggunakan android platform media aplikasi android berbasis open source kebutuhan media pembelajaran diimplementasikan perangkat selular menggunakan sistem operasi android versi gingerbread harapan aplikasi pengguna dapat meningkatkan skill capoeira mengakses langsung perangkat selular mereka
Abstrak (Stemmed): pembelajarantutorial perangkat selular lebih praktis banding ajar konvensional tatap muka guna dapat ajar fleksibel mana ada batas ruang waktu ajar mobile dapat beri mudah paham sesuatu ganggu halhal hubung manusia capoeira salah satu budaya populer dunia rebut hati gemar bagai kalang usia gender kultur lain bagai capoeira dapat nilai universal mampu jadi satu beda lebih capoeira anggap efektif salah satu gaya hidup sehat unsur sport madura pulau indah tak kalah capoeira sini dapat kelompok fokus eks ajar kembang capoeira zungu capoeira madura nama kelompok afiliasi induk brasil buat inovasi zucara media ajar tulis guna android platform media aplikasi android bas open source butuh media ajar implementasi perangkat selular guna sistem operasi android versi gingerbread harap aplikasi guna dapat tingkat skill capoeira akses langsung perangkat selular mereka
Abstrak (Corrected): pembelajarantutorial perangkat secular leash practise banding ajar conventional tatar make gun apart ajar fleksibel mana ada bats rang want ajar mobile apart bert judah palm sesuatu gang halal hung amnesia capoeira salad sat buddy popular dulia rebut hate gear bahai kalong asia gender kultur lain bahai capoeira apart nilgai universal camp jade sat bed leash capoeira anggap efektif salad sat gaya hide seat unsure sport madura palau kinda take galah capoeira sing apart kelompok focus es ajar embank capoeira hung capoeira madura nama kelompok afiliasi indue brasil but novas cara media ajar tulips gun android platform media aplikasi android was open source butch media ajar implements perangkat secular gun sister operas android verse gingerbread harp aplikasi gun apart dingbat skill capoeira asses lansing perangkat secular merely
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'capoeira': 7, 'ajar': 6, 'dapat': 5, 'guna': 4, 'perangkat': 3, 'selular': 3, 'satu': 3, 'media': 3, 'android': 3, 'lebih': 2, 'salah': 2, 'bagai': 2, 'madura': 2, 'kelompok': 2, 'aplikasi': 2, 'pembelajarantutorial': 1, 'praktis': 1, 'banding': 1, 'konvensional': 1, 'tatap': 1, 'muka': 1, 'fleksibel': 1, 'mana': 1, 'ada': 1, 'batas': 1, 'ruang': 1, 'waktu': 1, 'mobile': 1, 'beri': 1, 'mudah': 1, 'paham': 1, 'sesuatu': 1, 'ganggu': 1, 'halhal': 1, 'hubung': 1, 'manusia': 1, 'budaya': 1, 'populer': 1, 'dunia': 1, 'rebut': 1, 'hati': 1, 'gemar': 1, 'kalang': 1, 'usia': 1, 'gender': 1, 'kultur': 1, 'lain': 1, 'nilai': 1, 'universal': 1, 'mampu': 1, 'jadi': 1, 'beda': 1, 'anggap': 1, 'efektif': 1, 'gaya': 1, 'hidup': 1, 'sehat': 1, 'unsur': 1, 'sport': 1, 'pulau': 1, 'indah': 1, 'tak': 1, 'kalah': 1, 'sini': 1, 'fokus': 1, 'eks': 1, 'kembang': 1, 'zungu': 1, 'nama': 1, 'afiliasi': 1, 'induk': 1, 'brasil': 1, 'buat': 1, 'inovasi': 1, 'zucara': 1, 'tulis': 1, 'platform': 1, 'bas': 1, 'open': 1, 'source': 1, 'butuh': 1, 'implementasi': 1, 'sistem': 1, 'operasi': 1, 'versi': 1, 'gingerbread': 1, 'harap': 1, 'tingkat': 1, 'skill': 1, 'akses': 1, 'langsung': 1, 'mereka': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'of': 9, 'is': 8, 'capoeira': 7, 'in': 6, 'a': 6, 'learning': 5, 'mobile': 4, 'to': 4, 'and': 4, 'as': 4, 'that': 4, 'on': 3, 'can': 3, 'make': 3, 'android': 3, 'because': 2, 'without': 2, 'one': 2, 'culture': 2, 'there': 2, 'madura': 2, 'group': 2, 'this': 2, 'with': 2, 'medium': 2, 'for': 2, 'application': 2, 'devices': 2, 'tutorial': 1, 'device': 1, 'more': 1, 'practical': 1, 'than': 1, 'conventional': 1, 'facetoface': 1, 'user': 1, 'learn': 1, 'flexibly': 1, 'anywhere': 1, 'constraints': 1, 'space': 1, 'time': 1, 'it': 1, 'easier': 1, 'understand': 1, 'something': 1, 'disturbing': 1, 'matters': 1, 'relating': 1, 'human': 1, 'popular': 1, 'world': 1, 'has': 1, 'captured': 1, 'hearts': 1, 'fans': 1, 'all': 1, 'ages': 1, 'gender': 1, 'so': 1, 'forth': 1, 'are': 1, 'universal': 1, 'values': 1, 'able': 1, 'difference': 1, 'especially': 1, 'considered': 1, 'effectively': 1, 'element': 1, 'healthy': 1, 'lifestyle': 1, 'sports': 1, 'an': 1, 'island': 1, 'equally': 1, 'beautiful': 1, 'here': 1, 'focus': 1, 'exist': 1, 'studying': 1, 'developing': 1, 'zungu': 1, 'name': 1, 'affiliated': 1, 'mother': 1, 'brazil': 1, 'zucara': 1, 'innovation': 1, 'author': 1, 'uses': 1, 'media': 1, 'platform': 1, 'based': 1, 'open': 1, 'source': 1, 'need': 1, 'implemented': 1, 'use': 1, 'operating': 1, 'system': 1, 'version': 1, 'gingerbread': 1, 'expectations': 1, 'users': 1, 'increase': 1, 'skills': 1, 'access': 1, 'directly': 1, 'from': 1, 'their': 1})
-------------------------------------------
--- Data #987 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Rudi Sutrisno
Judul: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN SISWA BARU BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE ID3 DI SMA HIDAYATUN NAJAH PAMEKASAN
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah, ST, M.Kom.
Pembimbing 2: Achmad Jauhari, ST, M.Kom.
Abstrak (Raw): Penyeleksian siswa baru adalah suatu hal yang perlu ditentukan secara tepat dan tepat. Dalam hal penentuan calon siswa baru diperlukan beberapa pertimbangan yang cukup banyak dan rumit yaitu standarisasi nilai, persyaratan masuk sekolah serta kebijakan-kebijakan dari pemerintah lembaga pendidikan yang sering berubah tiap tahunnya. Maka dari itu perlu untuk merancang sebuah aplikasi untuk membantu panitia penerimaan siswa baru dalam menyeleksi siswa baru. Sehingga nantinya memperoleh siswa yang unggul, berprestasi, dan berkualitas. Decision Tree Learning merupakan satu metode learning yang sangat populer dan banyak digunakan secara praktis. Algoritma Iterative Dychotomizer 3 (ID3) yaitu salah satu metode yang dapat membangun pohon keputusan secara top-down dengan menggunakan information gain sebagai alat ukur efektivitas suatu atribut dalam mengklasifikasikan kumpulan sampel data yang kurang lengkap. Pembuatan tugas akhir ini menghasilkan system pendukung keputusan penerimaan siswa baru yang membantu para panitia dalam menyeleksi para peserta siswa baru. Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Siswa Baru di SMA Hidayatun Najah Pamekasan dapat menentukan calon siswa yang unggul dan berkualitas dalam bidang pendidikan dengan hasil yang lebih baik, cepat dan akurat.
Kata Kunci : Decision Tree Learning,Information Gain , Algoritma Iterative Dychotomizer 3 (ID3)
Abstrak (Clean): penyeleksian siswa baru adalah suatu hal yang perlu ditentukan secara tepat dan tepat dalam hal penentuan calon siswa baru diperlukan beberapa pertimbangan yang cukup banyak dan rumit yaitu standarisasi nilai persyaratan masuk sekolah serta kebijakankebijakan dari pemerintah lembaga pendidikan yang sering berubah tiap tahunnya maka dari itu perlu untuk merancang sebuah aplikasi untuk membantu panitia penerimaan siswa baru dalam menyeleksi siswa baru sehingga nantinya memperoleh siswa yang unggul berprestasi dan berkualitas decision tree learning merupakan satu metode learning yang sangat populer dan banyak digunakan secara praktis algoritma iterative dychotomizer id yaitu salah satu metode yang dapat membangun pohon keputusan secara topdown dengan menggunakan information gain sebagai alat ukur efektivitas suatu atribut dalam mengklasifikasikan kumpulan sampel data yang kurang lengkap pembuatan tugas akhir ini menghasilkan system pendukung keputusan penerimaan siswa baru yang membantu para panitia dalam menyeleksi para peserta siswa baru sistem pendukung keputusan penerimaan siswa baru di sma hidayatun najah pamekasan dapat menentukan calon siswa yang unggul dan berkualitas dalam bidang pendidikan dengan hasil yang lebih baik cepat dan akurat kata kunci decision tree learninginformation gain algoritma iterative dychotomizer id
Abstrak (Stopwords Removed): penyeleksian siswa baru perlu ditentukan secara tepat tepat penentuan calon siswa baru diperlukan beberapa pertimbangan cukup banyak rumit standarisasi nilai persyaratan masuk sekolah kebijakankebijakan pemerintah lembaga pendidikan sering berubah tiap tahunnya perlu merancang aplikasi membantu panitia penerimaan siswa baru menyeleksi siswa baru nantinya memperoleh siswa unggul berprestasi berkualitas decision tree learning satu metode learning sangat populer banyak digunakan secara praktis algoritma iterative dychotomizer id salah satu metode dapat membangun pohon keputusan secara topdown menggunakan information gain alat ukur efektivitas atribut mengklasifikasikan kumpulan sampel data kurang lengkap pembuatan tugas akhir menghasilkan system pendukung keputusan penerimaan siswa baru membantu para panitia menyeleksi para peserta siswa baru sistem pendukung keputusan penerimaan siswa baru sma hidayatun najah pamekasan dapat menentukan calon siswa unggul berkualitas bidang pendidikan hasil lebih baik cepat akurat kata kunci decision tree learninginformation gain algoritma iterative dychotomizer id
Abstrak (Stemmed): seleksi siswa baru perlu tentu cara tepat tepat tentu calon siswa baru perlu beberapa timbang cukup banyak rumit standar nilai syarat masuk sekolah kebijakankebijakan perintah lembaga didik sering ubah tiap tahun perlu rancang aplikasi bantu panitia terima siswa baru seleksi siswa baru nanti oleh siswa unggul prestasi kualitas decision tree learning satu metode learning sangat populer banyak guna cara praktis algoritma iterative dychotomizer id salah satu metode dapat bangun pohon putus cara topdown guna information gain alat ukur efektivitas atribut klasifikasi kumpul sampel data kurang lengkap buat tugas akhir hasil system dukung putus terima siswa baru bantu para panitia seleksi para serta siswa baru sistem dukung putus terima siswa baru sma hidayatun najah pamekasan dapat tentu calon siswa unggul kualitas bidang didik hasil lebih baik cepat akurat kata kunci decision tree learninginformation gain algoritma iterative dychotomizer id
Abstrak (Corrected): seeks visa bar peru tent cara teat teat tent salon visa bar peru beberapa timing cutup banyan remit standard nilgai start mask selah kebijakankebijakan perineal lumbago did seeing bah tip thun peru dancing aplikasi bantu anita terms visa bar seeks visa bar anti olen visa lungful prestos kualitas decision tree learning sat metope learning sang popular banyan gun cara practise algorithm iterative dichotomize id salad sat metope apart bangui poon puts cara lowdown gun information gain flat ukr efektivitas tribute klasifikasi rumpus sample data during lengkap but tugs air hail system during puts terms visa bar bantu para anita seeks para sorta visa bar sister during puts terms visa bar sea hidayatun rajah pamekasan apart tent salon visa lungful kualitas biding did hail leash back eat aura data bunch decision tree learninginformation gain algorithm iterative dichotomize id
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'siswa': 9, 'baru': 7, 'seleksi': 3, 'perlu': 3, 'tentu': 3, 'cara': 3, 'terima': 3, 'putus': 3, 'tepat': 2, 'calon': 2, 'banyak': 2, 'didik': 2, 'bantu': 2, 'panitia': 2, 'unggul': 2, 'kualitas': 2, 'decision': 2, 'tree': 2, 'learning': 2, 'satu': 2, 'metode': 2, 'guna': 2, 'algoritma': 2, 'iterative': 2, 'dychotomizer': 2, 'id': 2, 'dapat': 2, 'gain': 2, 'hasil': 2, 'dukung': 2, 'para': 2, 'beberapa': 1, 'timbang': 1, 'cukup': 1, 'rumit': 1, 'standar': 1, 'nilai': 1, 'syarat': 1, 'masuk': 1, 'sekolah': 1, 'kebijakankebijakan': 1, 'perintah': 1, 'lembaga': 1, 'sering': 1, 'ubah': 1, 'tiap': 1, 'tahun': 1, 'rancang': 1, 'aplikasi': 1, 'nanti': 1, 'oleh': 1, 'prestasi': 1, 'sangat': 1, 'populer': 1, 'praktis': 1, 'salah': 1, 'bangun': 1, 'pohon': 1, 'topdown': 1, 'information': 1, 'alat': 1, 'ukur': 1, 'efektivitas': 1, 'atribut': 1, 'klasifikasi': 1, 'kumpul': 1, 'sampel': 1, 'data': 1, 'kurang': 1, 'lengkap': 1, 'buat': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'system': 1, 'serta': 1, 'sistem': 1, 'sma': 1, 'hidayatun': 1, 'najah': 1, 'pamekasan': 1, 'bidang': 1, 'lebih': 1, 'baik': 1, 'cepat': 1, 'akurat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'learninginformation': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'in': 8, 'of': 7, 'and': 7, 'new': 6, 'is': 6, 'students': 5, 'a': 5, 'decision': 5, 'that': 4, 'to': 3, 'an': 3, 'tree': 3, 'accurately': 2, 'prospective': 2, 'admission': 2, 'admissions': 2, 'committee': 2, 'selecting': 2, 'quality': 2, 'learning': 2, 'dychotomizer': 2, 'iterative': 2, 'id': 2, 'can': 2, 'gain': 2, 'support': 2, 'selection': 1, 'matter': 1, 'needs': 1, 'be': 1, 'determined': 1, 'precisely': 1, 'determining': 1, 'required': 1, 'some': 1, 'considerable': 1, 'judgment': 1, 'complicated': 1, 'standardization': 1, 'value': 1, 'schools': 1, 'requirements': 1, 'policies': 1, 'government': 1, 'educational': 1, 'institutions': 1, 'often': 1, 'change': 1, 'each': 1, 'year': 1, 'thus': 1, 'it': 1, 'necessary': 1, 'design': 1, 'app': 1, 'help': 1, 'so': 1, 'later': 1, 'gained': 1, 'excellent': 1, 'student': 1, 'achievement': 1, 'method': 1, 'which': 1, 'very': 1, 'popular': 1, 'widely': 1, 'used': 1, 'practice': 1, 'algorithm': 1, 'one': 1, 'methods': 1, 'build': 1, 'from': 1, 'top': 1, 'down': 1, 'using': 1, 'information': 1, 'as': 1, 'measure': 1, 'effectiveness': 1, 'attribute': 1, 'classifying': 1, 'sample': 1, 'data': 1, 'set': 1, 'less': 1, 'complete': 1, 'final': 1, 'project': 1, 'resulted': 1, 'system': 1, 'helps': 1, 'participants': 1, 'systems': 1, 'high': 1, 'school': 1, 'hidayatun': 1, 'najah': 1, 'pamekasan': 1, 'determine': 1, 'who': 1, 'excel': 1, 'field': 1, 'education': 1, 'with': 1, 'better': 1, 'results': 1, 'quickly': 1, 'keywords': 1, 'learninginformation': 1, 'algoritma': 1})
-------------------------------------------
--- Data #988 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Kurnia Candra Wati
Judul: RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PENGIRIMAN SOAL UAN BERBASIS WEB DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA A* (Studi Kasus: SMAN se-SURABAYA)
Pembimbing 1: Mula'ab, S.Si., M.Kom
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, ST., MT
Abstrak (Raw): Kendaraan merupakan suatu alat transportasi primer yang dibutuhkan oleh manusia yang pada kenyataannya hampir setiap hari kendaraan digunakan untuk aktivitas bekerja maupun aktivitas yang lain. Permasalahan yang diangkat pada tugas akhir ini adalah pengiriman soal Ujian Akhir Nasional (UAN) yang ada di SMAN (Sekolah Menengah Atas Negeri) di Surabaya. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografis, sedangkan untuk mengetahui posisi dan keberadaan kendaraan dapat dilakukan dengan sistem pengiriman melalui aplikasi Gammu berbasis web. Dalam mengimplementasikannya, penelitian ini menggunakan algoritma A* untuk pencarian rute terpendek jalannya demi mencapai tempat tujuan.
Kata kunci : gis, algoritma a*, gammu
Abstrak (Clean): kendaraan merupakan suatu alat transportasi primer yang dibutuhkan oleh manusia yang pada kenyataannya hampir setiap hari kendaraan digunakan untuk aktivitas bekerja maupun aktivitas yang lain permasalahan yang diangkat pada tugas akhir ini adalah pengiriman soal ujian akhir nasional uan yang ada di sman sekolah menengah atas negeri di surabaya salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan memanfaatkan sistem informasi geografis sedangkan untuk mengetahui posisi dan keberadaan kendaraan dapat dilakukan dengan sistem pengiriman melalui aplikasi gammu berbasis web dalam mengimplementasikannya penelitian ini menggunakan algoritma a untuk pencarian rute terpendek jalannya demi mencapai tempat tujuan kata kunci gis algoritma a gammu
Abstrak (Stopwords Removed): kendaraan alat transportasi primer dibutuhkan manusia kenyataannya hampir setiap hari kendaraan digunakan aktivitas bekerja maupun aktivitas lain permasalahan diangkat tugas akhir pengiriman soal ujian akhir nasional uan ada sman sekolah menengah atas negeri surabaya salah satu upaya mengatasi permasalahan tersebut memanfaatkan sistem informasi geografis sedangkan mengetahui posisi keberadaan kendaraan dapat dilakukan sistem pengiriman aplikasi gammu berbasis web mengimplementasikannya penelitian menggunakan algoritma a pencarian rute terpendek jalannya demi mencapai tempat tujuan kata kunci gis algoritma a gammu
Abstrak (Stemmed): kendara alat transportasi primer butuh manusia nyata hampir tiap hari kendara guna aktivitas kerja maupun aktivitas lain masalah angkat tugas akhir kirim soal uji akhir nasional uan ada sman sekolah tengah atas negeri surabaya salah satu upaya atas masalah sebut manfaat sistem informasi geografis sedang tahu posisi ada kendara dapat laku sistem kirim aplikasi gam bas web implementasi teliti guna algoritma a cari rute pendek jalan demi capai tempat tuju kata kunci gis algoritma a gam
Abstrak (Corrected): kendra flat transports primer butch amnesia nyala hamper tip hard kendra gun aktivitas era maun aktivitas lain marsala angst tugs air kirin soul uni air national can ada man selah length alas never surabaya salad sat pay alas marsala debut manat sister informant geografis sedan tau polish ada kendra apart lake sister kirin aplikasi gam was web implements elite gun algorithm a care rule pended alan demo capri tempt juju data bunch is algorithm a gam
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kendara': 3, 'guna': 2, 'aktivitas': 2, 'masalah': 2, 'akhir': 2, 'kirim': 2, 'ada': 2, 'atas': 2, 'sistem': 2, 'gam': 2, 'algoritma': 2, 'a': 2, 'alat': 1, 'transportasi': 1, 'primer': 1, 'butuh': 1, 'manusia': 1, 'nyata': 1, 'hampir': 1, 'tiap': 1, 'hari': 1, 'kerja': 1, 'maupun': 1, 'lain': 1, 'angkat': 1, 'tugas': 1, 'soal': 1, 'uji': 1, 'nasional': 1, 'uan': 1, 'sman': 1, 'sekolah': 1, 'tengah': 1, 'negeri': 1, 'surabaya': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'upaya': 1, 'sebut': 1, 'manfaat': 1, 'informasi': 1, 'geografis': 1, 'sedang': 1, 'tahu': 1, 'posisi': 1, 'dapat': 1, 'laku': 1, 'aplikasi': 1, 'bas': 1, 'web': 1, 'implementasi': 1, 'teliti': 1, 'cari': 1, 'rute': 1, 'pendek': 1, 'jalan': 1, 'demi': 1, 'capai': 1, 'tempat': 1, 'tuju': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'gis': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'in': 6, 'a': 4, 'vehicle': 3, 'is': 3, 'of': 3, 'to': 3, 'by': 2, 'for': 2, 'activities': 2, 'and': 2, 'this': 2, 'delivery': 2, 'gam': 2, 'algorithm': 2, 'primary': 1, 'means': 1, 'transportation': 1, 'needed': 1, 'humans': 1, 'fact': 1, 'almost': 1, 'every': 1, 'day': 1, 'used': 1, 'work': 1, 'other': 1, 'issues': 1, 'raised': 1, 'thesis': 1, 'about': 1, 'national': 1, 'examinations': 1, 'uan': 1, 'sma': 1, 'senior': 1, 'high': 1, 'school': 1, 'surabaya': 1, 'one': 1, 'attempt': 1, 'overcome': 1, 'problem': 1, 'utilizing': 1, 'geographic': 1, 'information': 1, 'systems': 1, 'while': 1, 'know': 1, 'position': 1, 'presence': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'done': 1, 'with': 1, 'system': 1, 'through': 1, 'webbased': 1, 'application': 1, 'implementing': 1, 'it': 1, 'study': 1, 'uses': 1, 'finding': 1, 'shortest': 1, 'path': 1, 'order': 1, 'achieve': 1, 'destination': 1, 'keywords': 1, 'gis': 1})
-------------------------------------------
--- Data #989 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ria Ismawati Sholihah
Judul: PENGEMBANGAN SISTEM MONITORING DISTRIBUSI GURU SEKOLAH DASAR NEGERI DI KABUPATEN GRESIK BERBASIS STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM)
Pembimbing 1: M. Kautsar Sophan, S.Kom., M.MT.
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Untuk meningkatkan mutu pendidikan setiap sekolah membutuhkan guru berkualitas yang menyebar secara merata di seluruh daerah. Namun hingga saat ini pemerataan guru masih perlu peningkatan karena belum sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP). Mengingat pemenuhan SNP masih dirasakan sulit bagi banyak sekolah, maka Standar Pelayanan Minimal (SPM) dirancang sebagai tahapan awal untuk mencapai SNP.
Aplikasi sistem ini dibuat berbasis web yang disajikan dalam bentuk peta dan grafik sehingga mempermudah pengguna dalam memahami informasi distribusi guru SDN di kabupaten Gresik, dengan bahasa pemrograman yang digunakan adalah PHP, HTML, dan CSS. Sistem ini dibangun dengan menggunakan leaflet.js untuk menampilkan peta lokasi SDN di wilayah kabupaten Gresik. Sistem ini dibagi atas 2 user, yaitu : admin (pegawai dinas) dan pengguna umum (guru). Admin dapat menginputkan data sekolah, dan pengguna umum dapat melihat informasi sekolah berdasarkan distribusi guru dan analisis SPM perkecamatan.
Pada uji coba sistem yang telah dilakukan di Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik menunjukkan bahwa pengguna dapat dengan mudah melakukan monitoring distribusi guru berdasarkan penggunaan sistem serta kelengkapan fitur. Hal itu dapat ditunjukkan dari hasil quisioner pada 10 orang responden.
Kata kunci : Pendidikan, Monitoring, Distribusi Guru, SPM
Abstrak (Clean): untuk meningkatkan mutu pendidikan setiap sekolah membutuhkan guru berkualitas yang menyebar secara merata di seluruh daerah namun hingga saat ini pemerataan guru masih perlu peningkatan karena belum sesuai dengan standar nasional pendidikan snp mengingat pemenuhan snp masih dirasakan sulit bagi banyak sekolah maka standar pelayanan minimal spm dirancang sebagai tahapan awal untuk mencapai snp aplikasi sistem ini dibuat berbasis web yang disajikan dalam bentuk peta dan grafik sehingga mempermudah pengguna dalam memahami informasi distribusi guru sdn di kabupaten gresik dengan bahasa pemrograman yang digunakan adalah php html dan css sistem ini dibangun dengan menggunakan leafletjs untuk menampilkan peta lokasi sdn di wilayah kabupaten gresik sistem ini dibagi atas user yaitu admin pegawai dinas dan pengguna umum guru admin dapat menginputkan data sekolah dan pengguna umum dapat melihat informasi sekolah berdasarkan distribusi guru dan analisis spm perkecamatan pada uji coba sistem yang telah dilakukan di dinas pendidikan kabupaten gresik menunjukkan bahwa pengguna dapat dengan mudah melakukan monitoring distribusi guru berdasarkan penggunaan sistem serta kelengkapan fitur hal itu dapat ditunjukkan dari hasil quisioner pada orang responden kata kunci pendidikan monitoring distribusi guru spm
Abstrak (Stopwords Removed): meningkatkan mutu pendidikan setiap sekolah membutuhkan guru berkualitas menyebar secara merata seluruh daerah hingga pemerataan guru masih perlu peningkatan belum sesuai standar nasional pendidikan snp mengingat pemenuhan snp masih dirasakan sulit bagi banyak sekolah standar pelayanan minimal spm dirancang tahapan awal mencapai snp aplikasi sistem dibuat berbasis web disajikan bentuk peta grafik mempermudah pengguna memahami informasi distribusi guru sdn kabupaten gresik bahasa pemrograman digunakan php html css sistem dibangun menggunakan leafletjs menampilkan peta lokasi sdn wilayah kabupaten gresik sistem dibagi atas user admin pegawai dinas pengguna umum guru admin dapat menginputkan data sekolah pengguna umum dapat melihat informasi sekolah berdasarkan distribusi guru analisis spm perkecamatan uji coba sistem dilakukan dinas pendidikan kabupaten gresik menunjukkan pengguna dapat mudah melakukan monitoring distribusi guru berdasarkan penggunaan sistem kelengkapan fitur dapat ditunjukkan hasil quisioner orang responden kata kunci pendidikan monitoring distribusi guru spm
Abstrak (Stemmed): tingkat mutu didik tiap sekolah butuh guru kualitas sebar cara rata seluruh daerah hingga perata guru masih perlu tingkat belum sesuai standar nasional didik snp ingat penuh snp masih rasa sulit bagi banyak sekolah standar layan minimal spm rancang tahap awal capai snp aplikasi sistem buat bas web saji bentuk peta grafik mudah guna paham informasi distribusi guru sdn kabupaten gresik bahasa pemrograman guna php html css sistem bangun guna leafletjs tampil peta lokasi sdn wilayah kabupaten gresik sistem bagi atas user admin pegawai dinas guna umum guru admin dapat menginputkan data sekolah guna umum dapat lihat informasi sekolah dasar distribusi guru analisis spm camat uji coba sistem laku dinas didik kabupaten gresik tunjuk guna dapat mudah laku monitoring distribusi guru dasar guna sistem lengkap fitur dapat tunjuk hasil quisioner orang responden kata kunci didik monitoring distribusi guru spm
Abstrak (Corrected): dingbat mute did tip selah butch guru kualitas sear cara rata seluruh sarah hinges peraea guru mash peru dingbat begum sexual standard national did snap ingot punch snap mash rash suit bag banyan selah standard layman minimal spy dancing that away capri snap aplikasi sister but was web sari bent pet grain judah gun palm informant distribute guru son kabupaten greek bahama pemrograman gun pop him ass sister bangui gun leaflets tamil pet loki son wilayah kabupaten greek sister bag alas user admit pegawai dings gun mum guru admit apart menginputkan data selah gun mum apart that informant selah dakar distribute guru analysis spy carat uni coma sister lake dings did kabupaten greek tuneup gun apart judah lake monitoring distribute guru dakar gun sister lengkap four apart tuneup hail questioner orang responded data bunch did monitoring distribute guru spy
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guru': 7, 'guna': 7, 'sistem': 5, 'didik': 4, 'sekolah': 4, 'distribusi': 4, 'dapat': 4, 'snp': 3, 'spm': 3, 'kabupaten': 3, 'gresik': 3, 'tingkat': 2, 'masih': 2, 'standar': 2, 'bagi': 2, 'peta': 2, 'mudah': 2, 'informasi': 2, 'sdn': 2, 'admin': 2, 'dinas': 2, 'umum': 2, 'dasar': 2, 'laku': 2, 'tunjuk': 2, 'monitoring': 2, 'mutu': 1, 'tiap': 1, 'butuh': 1, 'kualitas': 1, 'sebar': 1, 'cara': 1, 'rata': 1, 'seluruh': 1, 'daerah': 1, 'hingga': 1, 'perata': 1, 'perlu': 1, 'belum': 1, 'sesuai': 1, 'nasional': 1, 'ingat': 1, 'penuh': 1, 'rasa': 1, 'sulit': 1, 'banyak': 1, 'layan': 1, 'minimal': 1, 'rancang': 1, 'tahap': 1, 'awal': 1, 'capai': 1, 'aplikasi': 1, 'buat': 1, 'bas': 1, 'web': 1, 'saji': 1, 'bentuk': 1, 'grafik': 1, 'paham': 1, 'bahasa': 1, 'pemrograman': 1, 'php': 1, 'html': 1, 'css': 1, 'bangun': 1, 'leafletjs': 1, 'tampil': 1, 'lokasi': 1, 'wilayah': 1, 'atas': 1, 'user': 1, 'pegawai': 1, 'menginputkan': 1, 'data': 1, 'lihat': 1, 'analisis': 1, 'camat': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'lengkap': 1, 'fitur': 1, 'hasil': 1, 'quisioner': 1, 'orang': 1, 'responden': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 11, 'in': 7, 'is': 7, 'school': 5, 'teachers': 5, 'system': 5, 'and': 5, 'education': 4, 'that': 4, 'distribution': 4, 'users': 4, 'can': 4, 'snp': 3, 'spm': 3, 'as': 3, 'gresik': 3, 'on': 3, 'to': 2, 'it': 2, 'has': 2, 'standards': 2, 'information': 2, 'elementary': 2, 'teacher': 2, 'admin': 2, 'general': 2, 'based': 2, 'abstract': 1, 'improve': 1, 'quality': 1, 'each': 1, 'requires': 1, 'qualified': 1, 'are': 1, 'spread': 1, 'evenly': 1, 'throughout': 1, 'region': 1, 'but': 1, 'until': 1, 'today': 1, 'equalization': 1, 'still': 1, 'need': 1, 'improvement': 1, 'because': 1, 'not': 1, 'accordance': 1, 'with': 1, 'national': 1, 'given': 1, 'fulfillment': 1, 'was': 1, 'difficult': 1, 'for': 1, 'many': 1, 'schools': 1, 'minimum': 1, 'service': 1, 'designed': 1, 'an': 1, 'initial': 1, 'stage': 1, 'achieve': 1, 'this': 1, 'application': 1, 'made': 1, 'webbased': 1, 'presented': 1, 'form': 1, 'maps': 1, 'charts': 1, 'simplify': 1, 'user': 1, 'understanding': 1, 'programming': 1, 'language': 1, 'used': 1, 'php': 1, 'html': 1, 'css': 1, 'built': 1, 'using': 1, 'leafletjs': 1, 'displays': 1, 'a': 1, 'map': 1, 'location': 1, 'regency': 1, 'divided': 1, 'into': 1, 'two': 1, 'namely': 1, 'civil': 1, 'servants': 1, 'input': 1, 'data': 1, 'see': 1, 'camat': 1, 'analysis': 1, 'test': 1, 'been': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'department': 1, 'shows': 1, 'easily': 1, 'monitor': 1, 'use': 1, 'well': 1, 'completeness': 1, 'features': 1, 'be': 1, 'shown': 1, 'from': 1, 'results': 1, 'questionnaires': 1, 'respondents': 1, 'keywords': 1, 'monitoring': 1})
-------------------------------------------
--- Data #990 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Arik Kurniawan
Judul: RANCANG BANGUN APLIKASI SISTEM INFORMASI MONITORING AKADEMIK SEKOLAH (SIMAS) BERBASIS MULTI PLATFORM MENGGUNAKAN STANDAR KURIKULUM 2013
Pembimbing 1: Achmad Jauhari, ST., M.Kom
Pembimbing 2: Moch. Kautsar Sophan, S.Kom.,M.MT.
Abstrak (Raw): Perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi yang sangat pesat pada era sekarang, telah membantu baik dikalangan instansi maupun perusahaan dalam penyebaran informasi. Dengan adanya alat komunikasi seperti internet dan alphanumeric atau yang lebih dikenal dikalangan masyarakat umum dengan SMS (Short Massage Service), telah menjadi konsumsi sehari-hari. Dengan memanfaatkan fitur-fitur yang ada pada SMS di telepon genggam dan fasilitas internet, diharapkan Aplikasi Sistem Informasi Monitoring Akademik Sekolah (SIMAS) dapat membantu untuk memudahkan pihak sekolah yaitu SMKN 1 Sumenep dalam penyebaran informasi baik melalui web mobile maupun SMS Gateway kepada masing-masing siswa dan wali murid, agar menghindari diskomunikasi antara pihak sekolah, siswa, dan walimurid.
Abstrak (Clean): perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi yang sangat pesat pada era sekarang telah membantu baik dikalangan instansi maupun perusahaan dalam penyebaran informasi dengan adanya alat komunikasi seperti internet dan alphanumeric atau yang lebih dikenal dikalangan masyarakat umum dengan sms short massage service telah menjadi konsumsi seharihari dengan memanfaatkan fiturfitur yang ada pada sms di telepon genggam dan fasilitas internet diharapkan aplikasi sistem informasi monitoring akademik sekolah simas dapat membantu untuk memudahkan pihak sekolah yaitu smkn sumenep dalam penyebaran informasi baik melalui web mobile maupun sms gateway kepada masingmasing siswa dan wali murid agar menghindari diskomunikasi antara pihak sekolah siswa dan walimurid
Abstrak (Stopwords Removed): perkembangan teknologi informasi telekomunikasi sangat pesat era sekarang membantu baik dikalangan instansi maupun perusahaan penyebaran informasi adanya alat komunikasi internet alphanumeric lebih dikenal dikalangan masyarakat umum sms short massage service menjadi konsumsi seharihari memanfaatkan fiturfitur ada sms telepon genggam fasilitas internet diharapkan aplikasi sistem informasi monitoring akademik sekolah simas dapat membantu memudahkan pihak sekolah smkn sumenep penyebaran informasi baik web mobile maupun sms gateway kepada masingmasing siswa wali murid menghindari diskomunikasi antara pihak sekolah siswa walimurid
Abstrak (Stemmed): kembang teknologi informasi telekomunikasi sangat pesat era sekarang bantu baik kalang instansi maupun usaha sebar informasi ada alat komunikasi internet alphanumeric lebih kenal kalang masyarakat umum sms short massage service jadi konsumsi seharihari manfaat fiturfitur ada sms telepon genggam fasilitas internet harap aplikasi sistem informasi monitoring akademik sekolah simas dapat bantu mudah pihak sekolah smkn sumenep sebar informasi baik web mobile maupun sms gateway kepada masingmasing siswa wali murid hindar diskomunikasi antara pihak sekolah siswa walimurid
Abstrak (Corrected): embank teknologi informant telekomunikasi sang pest era semarang bantu back kalong instant maun sara sear informant ada flat komunikasi internet alphanumeric leash penal kalong masyarakat mum sums short massage service jade konsumsi seharihari manat fiturfitur ada sums telephone gingham basilicas internet harp aplikasi sister informant monitoring academic selah sims apart bantu judah pick selah man sumner sear informant back web mobile maun sums gateway keypad masingmasing visa walk lurid hinder diskomunikasi angara pick selah visa walimurid
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'informasi': 4, 'sms': 3, 'sekolah': 3, 'bantu': 2, 'baik': 2, 'kalang': 2, 'maupun': 2, 'sebar': 2, 'ada': 2, 'internet': 2, 'pihak': 2, 'siswa': 2, 'kembang': 1, 'teknologi': 1, 'telekomunikasi': 1, 'sangat': 1, 'pesat': 1, 'era': 1, 'sekarang': 1, 'instansi': 1, 'usaha': 1, 'alat': 1, 'komunikasi': 1, 'alphanumeric': 1, 'lebih': 1, 'kenal': 1, 'masyarakat': 1, 'umum': 1, 'short': 1, 'massage': 1, 'service': 1, 'jadi': 1, 'konsumsi': 1, 'seharihari': 1, 'manfaat': 1, 'fiturfitur': 1, 'telepon': 1, 'genggam': 1, 'fasilitas': 1, 'harap': 1, 'aplikasi': 1, 'sistem': 1, 'monitoring': 1, 'akademik': 1, 'simas': 1, 'dapat': 1, 'mudah': 1, 'smkn': 1, 'sumenep': 1, 'web': 1, 'mobile': 1, 'gateway': 1, 'kepada': 1, 'masingmasing': 1, 'wali': 1, 'murid': 1, 'hindar': 1, 'diskomunikasi': 1, 'antara': 1, 'walimurid': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'and': 6, 'to': 5, 'information': 4, 'in': 3, 'sms': 3, 'of': 2, 'is': 2, 'among': 2, 'internet': 2, 'or': 2, 'by': 2, 'mobile': 2, 'school': 2, 'students': 2, 'parents': 2, 'development': 1, 'telecommunication': 1, 'technologies': 1, 'very': 1, 'rapid': 1, 'have': 1, 'helped': 1, 'both': 1, 'institutions': 1, 'companies': 1, 'dissemination': 1, 'with': 1, 'communication': 1, 'tools': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'alpha': 1, 'numeric': 1, 'better': 1, 'known': 1, 'general': 1, 'public': 1, 'short': 1, 'massage': 1, 'service': 1, 'has': 1, 'become': 1, 'a': 1, 'daily': 1, 'consumption': 1, 'utilizing': 1, 'features': 1, 'that': 1, 'exist': 1, 'on': 1, 'phones': 1, 'facilities': 1, 'expected': 1, 'applications': 1, 'academic': 1, 'monitoring': 1, 'system': 1, 'simas': 1, 'can': 1, 'help': 1, 'facilitate': 1, 'schools': 1, 'namely': 1, 'smk': 1, 'sumenep': 1, 'deliver': 1, 'through': 1, 'web': 1, 'gateway': 1, 'respective': 1, 'order': 1, 'avoid': 1, 'miscommunication': 1, 'between': 1})
-------------------------------------------
--- Data #991 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: RIA LYZARA
Judul: IMPLEMENTASI ALGORITMA HOUGH TRANSFORM UNTUK SEGMENTASI OPTIC DISC PADA CITRA FUNDUS RETINA
Pembimbing 1: DR. ARIF MUNTASA S.Si., M.T
Pembimbing 2: DR. INDAH AGUSTIEN S, S.Kom, M.Kom
Abstrak (Raw): Diabetic retinopathy adalah kondisi kerusakan pada pembuluh darah yang menyuplai retina pada penderita diabetes. Semakin lama seseorang menderita diabetes, maka semakin besar kemungkinan terkena diabetic retinopathy. Kelainan ini dapat mengakibatkan kebutaan. Dalam penelitian ini, algoritma hough transform dengan pendeteksian lokasi dan memperoleh fitur yang spesifik diterapkan untuk melakukan segmentasi optic disc. Pada tahap pertama, citra fundus retina akan diperbaiki dengan menggunakan homomorphic filtering untuk memperbaiki kualitas citra dengan menormalkan kecerahan seluruh komponen citra fundus retina. Tahap kedua dengan penghapusan pembuluh darah dan mengubah citra menjadi citra biner. Terakhir dilakukan deteksi tepi dan pendeteksian lokasi dan segmentasi optic disc menggunakan Algoritma hough transform. Pengujian dilakukan pada database INSPIRE (Iowa Normative Set for Processing Images of Retina) sebanyak 40 citra. Hasil segmentasi citra dibandingkan dengan citra ground truth. Setelah dilakukan uji coba diperoleh tingkat akurasi terbesar adalah 78%. Nilai Mean Difference of Diameters (MDD) dari optic disc sebesar 18.68 piksel dan rata-rata waktu komputasi paling cepat sebesar 7.38 seconds. Dari tingkat akurasi tersebut dapat disimpulkan bahwa algoritma hough transform cukup baik untuk segmentasi optic disc pada citra fundus retina.
Abstrak (Clean): diabetic retinopathy adalah kondisi kerusakan pada pembuluh darah yang menyuplai retina pada penderita diabetes semakin lama seseorang menderita diabetes maka semakin besar kemungkinan terkena diabetic retinopathy kelainan ini dapat mengakibatkan kebutaan dalam penelitian ini algoritma hough transform dengan pendeteksian lokasi dan memperoleh fitur yang spesifik diterapkan untuk melakukan segmentasi optic disc pada tahap pertama citra fundus retina akan diperbaiki dengan menggunakan homomorphic filtering untuk memperbaiki kualitas citra dengan menormalkan kecerahan seluruh komponen citra fundus retina tahap kedua dengan penghapusan pembuluh darah dan mengubah citra menjadi citra biner terakhir dilakukan deteksi tepi dan pendeteksian lokasi dan segmentasi optic disc menggunakan algoritma hough transform pengujian dilakukan pada database inspire iowa normative set for processing images of retina sebanyak citra hasil segmentasi citra dibandingkan dengan citra ground truth setelah dilakukan uji coba diperoleh tingkat akurasi terbesar adalah nilai mean difference of diameters mdd dari optic disc sebesar piksel dan ratarata waktu komputasi paling cepat sebesar seconds dari tingkat akurasi tersebut dapat disimpulkan bahwa algoritma hough transform cukup baik untuk segmentasi optic disc pada citra fundus retina
Abstrak (Stopwords Removed): diabetic retinopathy kondisi kerusakan pembuluh darah menyuplai retina penderita diabetes semakin lama seseorang menderita diabetes semakin besar kemungkinan terkena diabetic retinopathy kelainan dapat mengakibatkan kebutaan penelitian algoritma hough transform pendeteksian lokasi memperoleh fitur spesifik diterapkan melakukan segmentasi optic disc tahap pertama citra fundus retina diperbaiki menggunakan homomorphic filtering memperbaiki kualitas citra menormalkan kecerahan seluruh komponen citra fundus retina tahap kedua penghapusan pembuluh darah mengubah citra menjadi citra biner terakhir dilakukan deteksi tepi pendeteksian lokasi segmentasi optic disc menggunakan algoritma hough transform pengujian dilakukan database inspire iowa normative set for processing images of retina sebanyak citra hasil segmentasi citra dibandingkan citra ground truth dilakukan uji coba diperoleh tingkat akurasi terbesar nilai mean difference of diameters mdd optic disc sebesar piksel ratarata waktu komputasi paling cepat sebesar seconds tingkat akurasi tersebut dapat disimpulkan algoritma hough transform cukup baik segmentasi optic disc citra fundus retina
Abstrak (Stemmed): diabetic retinopathy kondisi rusa buluh darah suplai retina derita diabetes makin lama orang derita diabetes makin besar mungkin kena diabetic retinopathy lain dapat akibat buta teliti algoritma hough transform deteksi lokasi oleh fitur spesifik terap laku segmentasi optic disc tahap pertama citra fundus retina baik guna homomorphic filtering baik kualitas citra normal cerah seluruh komponen citra fundus retina tahap dua hapus buluh darah ubah citra jadi citra biner akhir laku deteksi tepi deteksi lokasi segmentasi optic disc guna algoritma hough transform uji laku database inspire iowa normative set for processing images of retina banyak citra hasil segmentasi citra banding citra ground truth laku uji coba oleh tingkat akurasi besar nilai mean difference of diameters mdd optic disc besar piksel ratarata waktu komputasi paling cepat besar seconds tingkat akurasi sebut dapat simpul algoritma hough transform cukup baik segmentasi optic disc citra fundus retina
Abstrak (Corrected): diabetic retinopathy kondisi rush bunch sarah splat retina merit diabetes making lama orang merit diabetes making bear munchkin ken diabetic retinopathy lain apart akbar but elite algorithm hough transform detest loki olen four specific trap lake segments optic disc that pertain citral fundus retina back gun holomorphic filtering back kualitas citral normal ceram seluruh component citral fundus retina that due apus bunch sarah bah citral jade citral diner air lake detest tepid detest loki segments optic disc gun algorithm hough transform uni lake database inspire iowa normative set for processing images of retina banyan citral hail segments citral banding citral ground truth lake uni coma olen dingbat auras bear nilgai mean difference of diameters mad optic disc bear pissed ratarata want komputasi paling eat bear seconds dingbat auras debut apart simple algorithm hough transform cutup back segments optic disc citral fundus retina
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'citra': 9, 'retina': 5, 'besar': 4, 'laku': 4, 'segmentasi': 4, 'optic': 4, 'disc': 4, 'algoritma': 3, 'hough': 3, 'transform': 3, 'deteksi': 3, 'fundus': 3, 'baik': 3, 'diabetic': 2, 'retinopathy': 2, 'buluh': 2, 'darah': 2, 'derita': 2, 'diabetes': 2, 'makin': 2, 'dapat': 2, 'lokasi': 2, 'oleh': 2, 'tahap': 2, 'guna': 2, 'uji': 2, 'of': 2, 'tingkat': 2, 'akurasi': 2, 'kondisi': 1, 'rusa': 1, 'suplai': 1, 'lama': 1, 'orang': 1, 'mungkin': 1, 'kena': 1, 'lain': 1, 'akibat': 1, 'buta': 1, 'teliti': 1, 'fitur': 1, 'spesifik': 1, 'terap': 1, 'pertama': 1, 'homomorphic': 1, 'filtering': 1, 'kualitas': 1, 'normal': 1, 'cerah': 1, 'seluruh': 1, 'komponen': 1, 'dua': 1, 'hapus': 1, 'ubah': 1, 'jadi': 1, 'biner': 1, 'akhir': 1, 'tepi': 1, 'database': 1, 'inspire': 1, 'iowa': 1, 'normative': 1, 'set': 1, 'for': 1, 'processing': 1, 'images': 1, 'banyak': 1, 'hasil': 1, 'banding': 1, 'ground': 1, 'truth': 1, 'coba': 1, 'nilai': 1, 'mean': 1, 'difference': 1, 'diameters': 1, 'mdd': 1, 'piksel': 1, 'ratarata': 1, 'waktu': 1, 'komputasi': 1, 'paling': 1, 'cepat': 1, 'seconds': 1, 'sebut': 1, 'simpul': 1, 'cukup': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 13, 'to': 6, 'is': 5, 'image': 5, 'images': 5, 'and': 4, 'for': 4, 'segmenting': 4, 'optic': 4, 'disc': 4, 'that': 3, 'this': 3, 'hough': 3, 'transform': 3, 'algorithm': 3, 'retinal': 3, 'fundus': 3, 'was': 3, 'diabetic': 2, 'retinopathy': 2, 'a': 2, 'blood': 2, 'vessels': 2, 'retina': 2, 'have': 2, 'can': 2, 'in': 2, 'research': 2, 'location': 2, 'be': 2, 'by': 2, 'stage': 2, 'with': 2, 'mean': 2, 'condition': 1, 'damage': 1, 'supply': 1, 's': 1, 'diabetics': 1, 'longer': 1, 'person': 1, 'who': 1, 'diabetes': 1, 'then': 1, 'he': 1, 'get': 1, 'greater': 1, 'chances': 1, 'these': 1, 'abnormalities': 1, 'lead': 1, 'blindness': 1, 'detect': 1, 'obtain': 1, 'specific': 1, 'features': 1, 'are': 1, 'applied': 1, 'initial': 1, 'stages': 1, 'will': 1, 'enhanced': 1, 'homomorphic': 1, 'filtering': 1, 'increase': 1, 'quality': 1, 'normalizing': 1, 'brightness': 1, 'all': 1, 'components': 1, 'second': 1, 'elimination': 1, 'change': 1, 'binary': 1, 'final': 1, 'detection': 1, 'using': 1, 'done': 1, 'inspire': 1, 'database': 1, 'iowa': 1, 'normative': 1, 'set': 1, 'processing': 1, 'results': 1, 'compared': 1, 'ground': 1, 'truth': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'testing': 1, 'system': 1, 'greatest': 1, 'accuracy': 1, 'value': 1, 'difference': 1, 'diameters': 1, 'mdd': 1, 'best': 1, 'computation': 1, 'seconds': 1, 'it': 1, 'concluded': 1, 'good': 1, 'enough': 1})
-------------------------------------------
--- Data #992 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Slamet Imam Syafi'i
Judul: SEGMENTASI OBYEK PADA CITRA DIGITAL MENGGUNAKAN METODE OTSU THRESHOLDING
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Rima Tri Wahyuningrum, S.T., MT.
Abstrak (Raw): Citra digital memiliki ukuran dan obyek berupa foreground dan background. Untuk memisahkannya, perlu dilakukan sebuah proses segmentasi citra. Salah satu metode dalam proses segmentasi citra adalah menggunakan Metode Otsu thresholding. Penelitian ini dibagi menjadi lima proses, yaitu input data citra, pre-processing, segmentasi, cleaning, dan perhitungan akurasi. Tahap pertama adalah input data citra digital RGB yang di dalamnya terdiri dari beberapa obyek. Tahap kedua adalah konversi dari citra RGB ke citra grayscale. Tahap ketiga adalah mencari nilai ambang secara otomatis menggunakan Metode Otsu thresholding, kemudian dikonversi ke citra biner. Tahap keempat adalah proses invert image, noise removal dengan nilai ambang 150, dan morphology. Tahap terakhir adalah proses perhitungan akurasi dilakukan untuk mengukur kinerja dari metode segmentasi yang selanjutnya hasil dari proses tersebut dibandingkan dengan citra Ground Truth hasil pengamatan user secara langsung untuk menghitung tingkat akurasi. Pengujian dilakukan pada Weizmann Segmentation Database sebanyak 30 citra digital RGB. Akurasi yang didapat dari pengujian tersebut sebesar 93,33%.
Abstrak (Clean): citra digital memiliki ukuran dan obyek berupa foreground dan background untuk memisahkannya perlu dilakukan sebuah proses segmentasi citra salah satu metode dalam proses segmentasi citra adalah menggunakan metode otsu thresholding penelitian ini dibagi menjadi lima proses yaitu input data citra preprocessing segmentasi cleaning dan perhitungan akurasi tahap pertama adalah input data citra digital rgb yang di dalamnya terdiri dari beberapa obyek tahap kedua adalah konversi dari citra rgb ke citra grayscale tahap ketiga adalah mencari nilai ambang secara otomatis menggunakan metode otsu thresholding kemudian dikonversi ke citra biner tahap keempat adalah proses invert image noise removal dengan nilai ambang dan morphology tahap terakhir adalah proses perhitungan akurasi dilakukan untuk mengukur kinerja dari metode segmentasi yang selanjutnya hasil dari proses tersebut dibandingkan dengan citra ground truth hasil pengamatan user secara langsung untuk menghitung tingkat akurasi pengujian dilakukan pada weizmann segmentation database sebanyak citra digital rgb akurasi yang didapat dari pengujian tersebut sebesar
Abstrak (Stopwords Removed): citra digital memiliki ukuran obyek berupa foreground background memisahkannya perlu dilakukan proses segmentasi citra salah satu metode proses segmentasi citra menggunakan metode otsu thresholding penelitian dibagi menjadi lima proses input data citra preprocessing segmentasi cleaning perhitungan akurasi tahap pertama input data citra digital rgb dalamnya terdiri beberapa obyek tahap kedua konversi citra rgb citra grayscale tahap ketiga mencari nilai ambang secara otomatis menggunakan metode otsu thresholding dikonversi citra biner tahap keempat proses invert image noise removal nilai ambang morphology tahap terakhir proses perhitungan akurasi dilakukan mengukur kinerja metode segmentasi selanjutnya hasil proses tersebut dibandingkan citra ground truth hasil pengamatan user secara langsung menghitung tingkat akurasi pengujian dilakukan weizmann segmentation database sebanyak citra digital rgb akurasi didapat pengujian tersebut sebesar
Abstrak (Stemmed): citra digital milik ukur obyek upa foreground background pisah perlu laku proses segmentasi citra salah satu metode proses segmentasi citra guna metode otsu thresholding teliti bagi jadi lima proses input data citra preprocessing segmentasi cleaning hitung akurasi tahap pertama input data citra digital rgb dalam diri beberapa obyek tahap dua konversi citra rgb citra grayscale tahap tiga cari nilai ambang cara otomatis guna metode otsu thresholding konversi citra biner tahap empat proses invert image noise removal nilai ambang morphology tahap akhir proses hitung akurasi laku ukur kerja metode segmentasi lanjut hasil proses sebut banding citra ground truth hasil amat user cara langsung hitung tingkat akurasi uji laku weizmann segmentation database banyak citra digital rgb akurasi dapat uji sebut besar
Abstrak (Corrected): citral digital milk ukr obey up foreground background pish peru lake proves segments citral salad sat metope proves segments citral gun metope out thresholding elite bag jade lima proves input data citral reprocessing segments cleaning hiding auras that pertain input data citral digital rob dream dirt beberapa obey that due converse citral rob citral grayscale that toga care nilgai among cara fotomat's gun metope out thresholding converse citral diner that expat proves invert image noise removal nilgai among morphology that air proves hiding auras lake ukr era metope segments layout hail proves debut banding citral ground truth hail mat user cara lansing hiding dingbat auras uni lake weizmann segmentation database banyan citral digital rob auras apart uni debut bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'citra': 10, 'proses': 6, 'tahap': 5, 'segmentasi': 4, 'metode': 4, 'akurasi': 4, 'digital': 3, 'laku': 3, 'hitung': 3, 'rgb': 3, 'ukur': 2, 'obyek': 2, 'guna': 2, 'otsu': 2, 'thresholding': 2, 'input': 2, 'data': 2, 'konversi': 2, 'nilai': 2, 'ambang': 2, 'cara': 2, 'hasil': 2, 'sebut': 2, 'uji': 2, 'milik': 1, 'upa': 1, 'foreground': 1, 'background': 1, 'pisah': 1, 'perlu': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'teliti': 1, 'bagi': 1, 'jadi': 1, 'lima': 1, 'preprocessing': 1, 'cleaning': 1, 'pertama': 1, 'dalam': 1, 'diri': 1, 'beberapa': 1, 'dua': 1, 'grayscale': 1, 'tiga': 1, 'cari': 1, 'otomatis': 1, 'biner': 1, 'empat': 1, 'invert': 1, 'image': 1, 'noise': 1, 'removal': 1, 'morphology': 1, 'akhir': 1, 'kerja': 1, 'lanjut': 1, 'banding': 1, 'ground': 1, 'truth': 1, 'amat': 1, 'user': 1, 'langsung': 1, 'tingkat': 1, 'weizmann': 1, 'segmentation': 1, 'database': 1, 'banyak': 1, 'dapat': 1, 'besar': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'image': 9, 'of': 7, 'to': 7, 'is': 6, 'segmentation': 6, 'process': 6, 'method': 5, 'and': 4, 'accuracy': 4, 'it': 3, 'was': 3, 'color': 3, 'as': 3, 'in': 2, 'conducted': 2, 'otsu': 2, 'thresholding': 2, 'into': 2, 'which': 2, 'input': 2, 'calculation': 2, 'images': 2, 'third': 2, 'threshold': 2, 'value': 2, 'result': 2, 'results': 2, 'proposed': 2, 'experimental': 2, 'digital': 1, 'has': 1, 'size': 1, 'object': 1, 'form': 1, 'foreground': 1, 'background': 1, 'separate': 1, 'necessary': 1, 'be': 1, 'one': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'divided': 1, 'five': 1, 'processes': 1, 'are': 1, 'preprocessing': 1, 'cleaning': 1, 'first': 1, 'consists': 1, 'multiple': 1, 'objects': 1, 'second': 1, 'conversion': 1, 'from': 1, 'grayscale': 1, 'automatically': 1, 'calculated': 1, 'using': 1, 'followed': 1, 'by': 1, 'binary': 1, 'transformation': 1, 'fourth': 1, 'changed': 1, 'negative': 1, 'noise': 1, 'removal': 1, 'with': 1, 'a': 1, 'morphology': 1, 'last': 1, 'measure': 1, 'performance': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'compared': 1, 'ground': 1, 'truth': 1, 'direct': 1, 'user': 1, 'observation': 1, 'calculate': 1, 'examine': 1, 'weizmann': 1, 'database': 1, 'used': 1, 'data': 1, 'set': 1, 'conconsist': 1, 'show': 1, 'that': 1, 'were': 1, 'achieved': 1})
-------------------------------------------
--- Data #993 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Stevian Yudha Nugraha
Judul: Segmentasi Citra Berbasis Lokal Entropi Thresholding
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, S.Si, M.T.
Pembimbing 2: Rima Tri Wahyuningrum, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Segmentasi Citra merupakan salah satu tahap operasi pada proses analisis dalam bidang pengolahan citra digital. Yaitu proses untuk memisahkan sebuah obyek citra dengan latar belakangnya. Penelitian ini mengimplementasikan metode Segmentasi Citra yang berbasis ambang batas obyek yaitu Metode Lokal Entropi Thresholding. Ada lima tahap dalam sistem ini. Pertama, Pre-processing yaitu mengubah citra RGB menjadi citra Grayscale. Kedua, melakukan Segmentasi Citra menggunakan Metode Lokal Entropi Thresholding untuk mencari nilai Threshold. Nilai Threshold ini yang digunakan untuk mengubah citra Grayscale menjadi citra Biner. Ketiga, proses Invert citra yaitu proses mengubah warna hitam menjadi putih dan warna putih menjadi hitam. Keempat, menghapus Noise pada citra hasil segmentasi. Proses terakhir yaitu menghitung akurasi hasil segmentasi dengan menggunakan metode Regionprops. Kemudian dibandingkan dengan citra Ground Truth berdasarkan hasil pengamatan langsung dari user. Berdasarkan hasil uji coba yang telah dilakukan pada 30 citra, metode ini berhasil mendeteksi obyek dengan prosentase 70%.
Abstrak (Clean): segmentasi citra merupakan salah satu tahap operasi pada proses analisis dalam bidang pengolahan citra digital yaitu proses untuk memisahkan sebuah obyek citra dengan latar belakangnya penelitian ini mengimplementasikan metode segmentasi citra yang berbasis ambang batas obyek yaitu metode lokal entropi thresholding ada lima tahap dalam sistem ini pertama preprocessing yaitu mengubah citra rgb menjadi citra grayscale kedua melakukan segmentasi citra menggunakan metode lokal entropi thresholding untuk mencari nilai threshold nilai threshold ini yang digunakan untuk mengubah citra grayscale menjadi citra biner ketiga proses invert citra yaitu proses mengubah warna hitam menjadi putih dan warna putih menjadi hitam keempat menghapus noise pada citra hasil segmentasi proses terakhir yaitu menghitung akurasi hasil segmentasi dengan menggunakan metode regionprops kemudian dibandingkan dengan citra ground truth berdasarkan hasil pengamatan langsung dari user berdasarkan hasil uji coba yang telah dilakukan pada citra metode ini berhasil mendeteksi obyek dengan prosentase
Abstrak (Stopwords Removed): segmentasi citra salah satu tahap operasi proses analisis bidang pengolahan citra digital proses memisahkan obyek citra latar belakangnya penelitian mengimplementasikan metode segmentasi citra berbasis ambang batas obyek metode lokal entropi thresholding ada lima tahap sistem pertama preprocessing mengubah citra rgb menjadi citra grayscale kedua melakukan segmentasi citra menggunakan metode lokal entropi thresholding mencari nilai threshold nilai threshold digunakan mengubah citra grayscale menjadi citra biner ketiga proses invert citra proses mengubah warna hitam menjadi putih warna putih menjadi hitam keempat menghapus noise citra hasil segmentasi proses terakhir menghitung akurasi hasil segmentasi menggunakan metode regionprops dibandingkan citra ground truth berdasarkan hasil pengamatan langsung user berdasarkan hasil uji coba dilakukan citra metode berhasil mendeteksi obyek prosentase
Abstrak (Stemmed): segmentasi citra salah satu tahap operasi proses analisis bidang olah citra digital proses pisah obyek citra latar belakang teliti implementasi metode segmentasi citra bas ambang batas obyek metode lokal entropi thresholding ada lima tahap sistem pertama preprocessing ubah citra rgb jadi citra grayscale dua laku segmentasi citra guna metode lokal entropi thresholding cari nilai threshold nilai threshold guna ubah citra grayscale jadi citra biner tiga proses invert citra proses ubah warna hitam jadi putih warna putih jadi hitam empat hapus noise citra hasil segmentasi proses akhir hitung akurasi hasil segmentasi guna metode regionprops banding citra ground truth dasar hasil amat langsung user dasar hasil uji coba laku citra metode hasil deteksi obyek prosentase
Abstrak (Corrected): segments citral salad sat that operas proves analysis biding blah citral digital proves pish obey citral later belaying elite implements metope segments citral was among bats obey metope local entropy thresholding ada lima that sister pertain reprocessing bah citral rob jade citral grayscale due lake segments citral gun metope local entropy thresholding care nilgai threshold nilgai threshold gun bah citral grayscale jade citral diner toga proves invert citral proves bah wanna hiram jade putin wanna putin jade hiram expat apus noise citral hail segments proves air hiding auras hail segments gun metope regionprops banding citral ground truth dakar hail mat lansing user dakar hail uni coma lake citral metope hail detest obey prosentase
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'citra': 13, 'segmentasi': 5, 'proses': 5, 'metode': 5, 'hasil': 5, 'jadi': 4, 'obyek': 3, 'ubah': 3, 'guna': 3, 'tahap': 2, 'lokal': 2, 'entropi': 2, 'thresholding': 2, 'grayscale': 2, 'laku': 2, 'nilai': 2, 'threshold': 2, 'warna': 2, 'hitam': 2, 'putih': 2, 'dasar': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'operasi': 1, 'analisis': 1, 'bidang': 1, 'olah': 1, 'digital': 1, 'pisah': 1, 'latar': 1, 'belakang': 1, 'teliti': 1, 'implementasi': 1, 'bas': 1, 'ambang': 1, 'batas': 1, 'ada': 1, 'lima': 1, 'sistem': 1, 'pertama': 1, 'preprocessing': 1, 'rgb': 1, 'dua': 1, 'cari': 1, 'biner': 1, 'tiga': 1, 'invert': 1, 'empat': 1, 'hapus': 1, 'noise': 1, 'akhir': 1, 'hitung': 1, 'akurasi': 1, 'regionprops': 1, 'banding': 1, 'ground': 1, 'truth': 1, 'amat': 1, 'langsung': 1, 'user': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'deteksi': 1, 'prosentase': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'image': 13, 'of': 12, 'is': 7, 'segmentation': 5, 'in': 4, 'process': 4, 'method': 4, 'on': 4, 'thresholding': 4, 'to': 4, 'a': 3, 'for': 3, 'with': 3, 'this': 3, 'based': 3, 'results': 3, 'processing': 2, 'object': 2, 'research': 2, 'that': 2, 'local': 2, 'entropy': 2, 'convert': 2, 'into': 2, 'grayscale': 2, 'using': 2, 'value': 2, 'black': 2, 'white': 2, 'one': 1, 'stages': 1, 'operation': 1, 'analysis': 1, 'field': 1, 'digital': 1, 'which': 1, 'separating': 1, 'an': 1, 'background': 1, 'implements': 1, 'threshold': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'five': 1, 'steps': 1, 'system': 1, 'first': 1, 'preprocessing': 1, 'rgb': 1, 'second': 1, 'searching': 1, 'used': 1, 'binary': 1, 'third': 1, 'invert': 1, 'changing': 1, 'color': 1, 'and': 1, 'fourth': 1, 'remove': 1, 'noise': 1, 'final': 1, 'calculate': 1, 'accuracy': 1, 'regionprops': 1, 'then': 1, 'compared': 1, 'ground': 1, 'truth': 1, 'direct': 1, 'observation': 1, 'user': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'performed': 1, 'images': 1, 'successfully': 1, 'detects': 1, 'objects': 1, 'percentage': 1})
-------------------------------------------
--- Data #994 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Pyepit Rinekso Andriyanto
Judul: PENERAPAN ALGORITME FSA (FINITE STATE AUTOMATA) UNTUK PEMBELAJARAN MEMBACA PERMULAAN BAHASA MADURA
Pembimbing 1: Firdaus Solihin, S.Kom., M.Kom
Pembimbing 2: Mula’ab, S.Si., M.Kom
Abstrak (Raw): Salah satu kendala dalam mempelajari bahasa Madura terletak pada perbedaan antara penulisan dan pengucapannya. Maka dari itu, perlu adanya media pembelajaran yang inovatif agar proses belajar menjadi lebih mudah. Dalam penelitian ini telah dirancang dan dibangun sistem pembelajaran membaca permulaan bahasa Madura berbasis web, yang bertujuan untuk membantu masyarakat Madura dalam belajar membaca dan meningkatkan kemampuan berbahasa Madura secara baik dan benar. Sistem pembelajaran ini terdiri dari pengenalan huruf, suku kata, kata, dan kalimat bahasa Madura serta cara pengucapannya. Sistem dibangun menggunakan algoritme FSA (Finite State Automata) dua tingkat pada proses pemenggalan suku kata bahasa Madura, yaitu sebuah algoritme yang mampu mengenali pengklasifikasian suku kata bahasa Madura. Penerapan algoritme FSA pada proses pemenggalan suku kata bahasa Madura cukup efektif digunakan dengan prosentase keberhasilan 100%. Sistem ini juga dibangun untuk memperkenalkan bahasa Madura kepada masyarakat luar pulau Madura agar mudah bagi mereka untuk mengerti dan belajar bahasa Madura.
Abstrak (Clean): salah satu kendala dalam mempelajari bahasa madura terletak pada perbedaan antara penulisan dan pengucapannya maka dari itu perlu adanya media pembelajaran yang inovatif agar proses belajar menjadi lebih mudah dalam penelitian ini telah dirancang dan dibangun sistem pembelajaran membaca permulaan bahasa madura berbasis web yang bertujuan untuk membantu masyarakat madura dalam belajar membaca dan meningkatkan kemampuan berbahasa madura secara baik dan benar sistem pembelajaran ini terdiri dari pengenalan huruf suku kata kata dan kalimat bahasa madura serta cara pengucapannya sistem dibangun menggunakan algoritme fsa finite state automata dua tingkat pada proses pemenggalan suku kata bahasa madura yaitu sebuah algoritme yang mampu mengenali pengklasifikasian suku kata bahasa madura penerapan algoritme fsa pada proses pemenggalan suku kata bahasa madura cukup efektif digunakan dengan prosentase keberhasilan sistem ini juga dibangun untuk memperkenalkan bahasa madura kepada masyarakat luar pulau madura agar mudah bagi mereka untuk mengerti dan belajar bahasa madura
Abstrak (Stopwords Removed): salah satu kendala mempelajari bahasa madura terletak perbedaan antara penulisan pengucapannya perlu adanya media pembelajaran inovatif proses belajar menjadi lebih mudah penelitian dirancang dibangun sistem pembelajaran membaca permulaan bahasa madura berbasis web bertujuan membantu masyarakat madura belajar membaca meningkatkan kemampuan berbahasa madura secara baik benar sistem pembelajaran terdiri pengenalan huruf suku kata kata kalimat bahasa madura cara pengucapannya sistem dibangun menggunakan algoritme fsa finite state automata dua tingkat proses pemenggalan suku kata bahasa madura algoritme mampu mengenali pengklasifikasian suku kata bahasa madura penerapan algoritme fsa proses pemenggalan suku kata bahasa madura cukup efektif digunakan prosentase keberhasilan sistem dibangun memperkenalkan bahasa madura kepada masyarakat luar pulau madura mudah bagi mereka mengerti belajar bahasa madura
Abstrak (Stemmed): salah satu kendala ajar bahasa madura letak beda antara tulis ucap perlu ada media ajar inovatif proses ajar jadi lebih mudah teliti rancang bangun sistem ajar baca mula bahasa madura bas web tuju bantu masyarakat madura ajar baca tingkat mampu bahasa madura cara baik benar sistem ajar diri kenal huruf suku kata kata kalimat bahasa madura cara ucap sistem bangun guna algoritme fsa finite state automata dua tingkat proses penggal suku kata bahasa madura algoritme mampu nali klasifikasi suku kata bahasa madura terap algoritme fsa proses penggal suku kata bahasa madura cukup efektif guna prosentase hasil sistem bangun kenal bahasa madura kepada masyarakat luar pulau madura mudah bagi mereka erti ajar bahasa madura
Abstrak (Corrected): salad sat kendall ajar bahama madura leak bed angara tulips cap peru ada media ajar inovatif proves ajar jade leash judah elite dancing bangui sister ajar back mule bahama madura was web juju bantu masyarakat madura ajar back dingbat camp bahama madura cara back bear sister ajar dirt penal hufuf sulu data data kalat bahama madura cara cap sister bangui gun algorithm fa finite state automata due dingbat proves penal sulu data bahama madura algorithm camp nail klasifikasi sulu data bahama madura trap algorithm fa proves penal sulu data bahama madura cutup efektif gun prosentase hail sister bangui penal bahama madura keypad masyarakat liar palau madura judah bag merely ert ajar bahama madura
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'madura': 11, 'bahasa': 9, 'ajar': 7, 'kata': 5, 'sistem': 4, 'suku': 4, 'proses': 3, 'bangun': 3, 'algoritme': 3, 'ucap': 2, 'mudah': 2, 'baca': 2, 'masyarakat': 2, 'tingkat': 2, 'mampu': 2, 'cara': 2, 'kenal': 2, 'guna': 2, 'fsa': 2, 'penggal': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'kendala': 1, 'letak': 1, 'beda': 1, 'antara': 1, 'tulis': 1, 'perlu': 1, 'ada': 1, 'media': 1, 'inovatif': 1, 'jadi': 1, 'lebih': 1, 'teliti': 1, 'rancang': 1, 'mula': 1, 'bas': 1, 'web': 1, 'tuju': 1, 'bantu': 1, 'baik': 1, 'benar': 1, 'diri': 1, 'huruf': 1, 'kalimat': 1, 'finite': 1, 'state': 1, 'automata': 1, 'dua': 1, 'nali': 1, 'klasifikasi': 1, 'terap': 1, 'cukup': 1, 'efektif': 1, 'prosentase': 1, 'hasil': 1, 'kepada': 1, 'luar': 1, 'pulau': 1, 'bagi': 1, 'mereka': 1, 'erti': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'madurese': 10, 'of': 9, 'to': 8, 'and': 6, 'language': 6, 'learning': 5, 'is': 5, 'in': 4, 'system': 4, 'this': 3, 'syllable': 3, 'pronunciation': 2, 'be': 2, 'easier': 2, 'it': 2, 'reading': 2, 'which': 2, 'people': 2, 'learn': 2, 'using': 2, 'also': 2, 'made': 2, 'fsa': 2, 'algorithm': 2, 'processing': 2, 'cutoff': 2, 'that': 2, 'one': 1, 'obstacle': 1, 'lies': 1, 'on': 1, 'difference': 1, 'between': 1, 'written': 1, 'form': 1, 'hence': 1, 'there': 1, 'must': 1, 'innovative': 1, 'media': 1, 'make': 1, 'process': 1, 'becomes': 1, 'study': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'designed': 1, 'built': 1, 'sort': 1, 'web': 1, 'based': 1, 'basic': 1, 'aims': 1, 'help': 1, 'enhance': 1, 'competence': 1, 'well': 1, 'properly': 1, 'consists': 1, 'letters': 1, 'introduction': 1, 'syllables': 1, 'words': 1, 'sentence': 1, 'by': 1, 'two': 1, 'stages': 1, 'finite': 1, 'state': 1, 'automata': 1, 'an': 1, 'able': 1, 'identify': 1, 'classifications': 1, 'application': 1, 'quite': 1, 'effectively': 1, 'used': 1, 'with': 1, 'percentage': 1, 'introduce': 1, 'outside': 1, 'madura': 1, 'island': 1, 'can': 1, 'for': 1, 'them': 1, 'understand': 1})
-------------------------------------------
--- Data #995 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: SUHROTUL LAILA
Judul: RANCANG BANGUN MATHEMATICS ADVENTURE GAMES SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS II SD
Pembimbing 1: Arik Kurniawati, S.Kom., M.T.
Pembimbing 2: Moh Kautsar Sophan, S.Kom, M.MT.
Abstrak (Raw): Media pembelajaran merupakan semua sarana, prasarana dan fasilitas yang digunakan sebagai penyampai pesan atau bahan pelajaran pada peserta didik yang lebih efisien dan efektif dalam memperjelas dan memperlancar proses belajar. Game edukasi merupakan salah satu media pembelajaran yang cukup efektif dan menyenangkan terlebih terhadap anak. Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengaplikasikan materi pelajaran matematika kelas II Sekolah Dasar menjadi Game edukasi berjenis adventure yang akan diterapkan pada web browser. Aplikasi ini menggunakan HTML5 yang diimplementasikan melalui salah satu game engine yaitu Contruct 2. Dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa pengimplementasian materi pelajaran matematika kelas II SD pada anak sebagai game adventure mampu meningkatkan minat belajar anak. Dari hasil kuesioner terbukti bahwa mayoritas anak mengatakan senang belajar sambil bermain. Dan game edukasi pembelajaran seperti aplikasi ini membantu anak untuk memahami pelajaran matematika serta menjadikan anak lebih menyukai pelajaran matematika.
Abstrak (Clean): media pembelajaran merupakan semua sarana prasarana dan fasilitas yang digunakan sebagai penyampai pesan atau bahan pelajaran pada peserta didik yang lebih efisien dan efektif dalam memperjelas dan memperlancar proses belajar game edukasi merupakan salah satu media pembelajaran yang cukup efektif dan menyenangkan terlebih terhadap anak tugas akhir ini bertujuan untuk mengaplikasikan materi pelajaran matematika kelas ii sekolah dasar menjadi game edukasi berjenis adventure yang akan diterapkan pada web browser aplikasi ini menggunakan html yang diimplementasikan melalui salah satu game engine yaitu contruct dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa pengimplementasian materi pelajaran matematika kelas ii sd pada anak sebagai game adventure mampu meningkatkan minat belajar anak dari hasil kuesioner terbukti bahwa mayoritas anak mengatakan senang belajar sambil bermain dan game edukasi pembelajaran seperti aplikasi ini membantu anak untuk memahami pelajaran matematika serta menjadikan anak lebih menyukai pelajaran matematika
Abstrak (Stopwords Removed): media pembelajaran semua sarana prasarana fasilitas digunakan penyampai pesan bahan pelajaran peserta didik lebih efisien efektif memperjelas memperlancar proses belajar game edukasi salah satu media pembelajaran cukup efektif menyenangkan terlebih anak tugas akhir bertujuan mengaplikasikan materi pelajaran matematika kelas ii sekolah dasar menjadi game edukasi berjenis adventure diterapkan web browser aplikasi menggunakan html diimplementasikan salah satu game engine contruct penelitian diperoleh kesimpulan pengimplementasian materi pelajaran matematika kelas ii sd anak game adventure mampu meningkatkan minat belajar anak hasil kuesioner terbukti mayoritas anak mengatakan senang belajar sambil bermain game edukasi pembelajaran aplikasi membantu anak memahami pelajaran matematika menjadikan anak lebih menyukai pelajaran matematika
Abstrak (Stemmed): media ajar semua sarana prasarana fasilitas guna sampai pesan bahan ajar serta didik lebih efisien efektif jelas lancar proses ajar game edukasi salah satu media ajar cukup efektif senang lebih anak tugas akhir tuju aplikasi materi ajar matematika kelas ii sekolah dasar jadi game edukasi jenis adventure terap web browser aplikasi guna html implementasi salah satu game engine contruct teliti oleh simpul implementasi materi ajar matematika kelas ii sd anak game adventure mampu tingkat minat ajar anak hasil kuesioner bukti mayoritas anak kata senang ajar sambil main game edukasi ajar aplikasi bantu anak paham ajar matematika jadi anak lebih suka ajar matematika
Abstrak (Corrected): media ajar sea saran prasarana basilicas gun sampan pecan bahai ajar sorta did leash elision efektif jells lancer proves ajar game dukas salad sat media ajar cutup efektif penang leash anal tugs air juju aplikasi mater ajar matematika keas i selah dakar jade game dukas penis adventure trap web browser aplikasi gun him implements salad sat game engine contract elite olen simple implements mater ajar matematika keas i so anal game adventure camp dingbat mint ajar anal hail questioner but mayoritas anal data penang ajar sail main game dukas ajar aplikasi bantu anal palm ajar matematika jade anal leash ska ajar matematika
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ajar': 11, 'anak': 6, 'game': 5, 'matematika': 4, 'lebih': 3, 'edukasi': 3, 'aplikasi': 3, 'media': 2, 'guna': 2, 'efektif': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'senang': 2, 'materi': 2, 'kelas': 2, 'ii': 2, 'jadi': 2, 'adventure': 2, 'implementasi': 2, 'semua': 1, 'sarana': 1, 'prasarana': 1, 'fasilitas': 1, 'sampai': 1, 'pesan': 1, 'bahan': 1, 'serta': 1, 'didik': 1, 'efisien': 1, 'jelas': 1, 'lancar': 1, 'proses': 1, 'cukup': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'tuju': 1, 'sekolah': 1, 'dasar': 1, 'jenis': 1, 'terap': 1, 'web': 1, 'browser': 1, 'html': 1, 'engine': 1, 'contruct': 1, 'teliti': 1, 'oleh': 1, 'simpul': 1, 'sd': 1, 'mampu': 1, 'tingkat': 1, 'minat': 1, 'hasil': 1, 'kuesioner': 1, 'bukti': 1, 'mayoritas': 1, 'kata': 1, 'sambil': 1, 'main': 1, 'bantu': 1, 'paham': 1, 'suka': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'that': 7, 'of': 7, 'and': 6, 'to': 5, 'game': 4, 'children': 4, 'this': 4, 'is': 3, 'in': 3, 'learning': 3, 'as': 2, 'more': 2, 'effective': 2, 'educational': 2, 'one': 2, 'subject': 2, 'matter': 2, 'mathematics': 2, 'class': 2, 'ii': 2, 'adventure': 2, 'application': 2, 'from': 2, 'math': 2, 'abstract': 1, 'instructional': 1, 'media': 1, 'all': 1, 'means': 1, 'infrastructures': 1, 'facilities': 1, 'used': 1, 'a': 1, 'messenger': 1, 'or': 1, 'material': 1, 'learners': 1, 'efficient': 1, 'clarifying': 1, 'expediting': 1, 'process': 1, 'medium': 1, 'quite': 1, 'fun': 1, 'especially': 1, 'for': 1, 'final': 1, 'project': 1, 'aims': 1, 'apply': 1, 'elementary': 1, 'school': 1, 'into': 1, 'education': 1, 'type': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'applied': 1, 'web': 1, 'browser': 1, 'uses': 1, 'html': 1, 'which': 1, 'implemented': 1, 'through': 1, 'engine': 1, 'contruct': 1, 'study': 1, 'we': 1, 'concluded': 1, 'implementation': 1, 'sd': 1, 'games': 1, 'can': 1, 'improve': 1, 'childrens': 1, 'interest': 1, 'questionnaire': 1, 'results': 1, 'proved': 1, 'majority': 1, 'said': 1, 'they': 1, 'were': 1, 'delighted': 1, 'learn': 1, 'while': 1, 'playing': 1, 'like': 1, 'help': 1, 'understand': 1, 'make': 1, 'child': 1, 'love': 1})
-------------------------------------------
--- Data #996 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Kurniawan
Judul: KEAMANAN CITRA DENGAN WATERMARKING MENGGUNAKAN PENGEMBANGAN ALGORITMA LEAST SIGNIFICANT BIT
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, S.Si., MT.
Pembimbing 2: Dr. Indah Agustien, S.Kom., M.Kom.
Abstrak (Raw): Image security adalah proses mengamankan data digital yang berbentuk citra. Salah satu metode pengamanan data citra digital adalah watermarking menggunakan algoritma Least Significant Bit atau LSB. Konsep kerja image security menggunakan algoritma LSB adalah dengan mengganti nilai bit citra pada lokasi tertentu sehingga membentuk pola. Pola hasil dari pergantian nilai bit pada citra inilah yang disebut dengan tanda air atau watermark. Pemberian watermark pada citra menggunakan algoritma LSB memiliki konsep sederhana sehingga informasi yang disisipkan akan mudah hilang saat mengalami serangan seperti serangan noise atau kompresi. Sehingga perlu dilakukan modifikasi yaitu pengembangan algoritma LSB. Hal ini dilakukan untuk mengurangi distorsi informasi watermark terhadap serangan yang terjadi. Dalam Tugas Akhir atau TA ini dibagi menjadi 6 proses, yaitu ekstraksi kanal warna citra cover, pencarian area busy, penyisipan watermark, perhitungan akurasi penyisipan, ekstraksi watermark dan perhitungan akurasi ekstraksi. Ekstraksi kanal warna citra cover adalah proses mendapatkan kanal warna biru pada citra cover. Selanjutnya citra watermark disisipkan ke dalam citra cover sehingga menghasilkan citra terwatermark menggunakan algoritma beberapa pengembangan LSB dan mencari akurasinya dengan menghitung nilai Peak Signal to Noise Ratio. Sebelum citra terwatermark diekstraksi, dilakukan pengujian dengan memberi noise dan melakukan kompresi format jpg. Akurasi hasil ekstraksi dicari dengan menghitung nilai Bit Error Rate.
Abstrak (Clean): image security adalah proses mengamankan data digital yang berbentuk citra salah satu metode pengamanan data citra digital adalah watermarking menggunakan algoritma least significant bit atau lsb konsep kerja image security menggunakan algoritma lsb adalah dengan mengganti nilai bit citra pada lokasi tertentu sehingga membentuk pola pola hasil dari pergantian nilai bit pada citra inilah yang disebut dengan tanda air atau watermark pemberian watermark pada citra menggunakan algoritma lsb memiliki konsep sederhana sehingga informasi yang disisipkan akan mudah hilang saat mengalami serangan seperti serangan noise atau kompresi sehingga perlu dilakukan modifikasi yaitu pengembangan algoritma lsb hal ini dilakukan untuk mengurangi distorsi informasi watermark terhadap serangan yang terjadi dalam tugas akhir atau ta ini dibagi menjadi proses yaitu ekstraksi kanal warna citra cover pencarian area busy penyisipan watermark perhitungan akurasi penyisipan ekstraksi watermark dan perhitungan akurasi ekstraksi ekstraksi kanal warna citra cover adalah proses mendapatkan kanal warna biru pada citra cover selanjutnya citra watermark disisipkan ke dalam citra cover sehingga menghasilkan citra terwatermark menggunakan algoritma beberapa pengembangan lsb dan mencari akurasinya dengan menghitung nilai peak signal to noise ratio sebelum citra terwatermark diekstraksi dilakukan pengujian dengan memberi noise dan melakukan kompresi format jpg akurasi hasil ekstraksi dicari dengan menghitung nilai bit error rate
Abstrak (Stopwords Removed): image security proses mengamankan data digital berbentuk citra salah satu metode pengamanan data citra digital watermarking menggunakan algoritma least significant bit lsb konsep kerja image security menggunakan algoritma lsb mengganti nilai bit citra lokasi tertentu membentuk pola pola hasil pergantian nilai bit citra inilah disebut tanda air watermark pemberian watermark citra menggunakan algoritma lsb memiliki konsep sederhana informasi disisipkan mudah hilang mengalami serangan serangan noise kompresi perlu dilakukan modifikasi pengembangan algoritma lsb dilakukan mengurangi distorsi informasi watermark serangan terjadi tugas akhir ta dibagi menjadi proses ekstraksi kanal warna citra cover pencarian area busy penyisipan watermark perhitungan akurasi penyisipan ekstraksi watermark perhitungan akurasi ekstraksi ekstraksi kanal warna citra cover proses mendapatkan kanal warna biru citra cover selanjutnya citra watermark disisipkan citra cover menghasilkan citra terwatermark menggunakan algoritma beberapa pengembangan lsb mencari akurasinya menghitung nilai peak signal to noise ratio citra terwatermark diekstraksi dilakukan pengujian memberi noise melakukan kompresi format jpg akurasi hasil ekstraksi dicari menghitung nilai bit error rate
Abstrak (Stemmed): image security proses aman data digital bentuk citra salah satu metode aman data citra digital watermarking guna algoritma least significant bit lsb konsep kerja image security guna algoritma lsb ganti nilai bit citra lokasi tentu bentuk pola pola hasil ganti nilai bit citra ini sebut tanda air watermark beri watermark citra guna algoritma lsb milik konsep sederhana informasi sisip mudah hilang alami serang serang noise kompresi perlu laku modifikasi kembang algoritma lsb laku kurang distorsi informasi watermark serang jadi tugas akhir ta bagi jadi proses ekstraksi kanal warna citra cover cari area busy sisip watermark hitung akurasi sisip ekstraksi watermark hitung akurasi ekstraksi ekstraksi kanal warna citra cover proses dapat kanal warna biru citra cover lanjut citra watermark sisip citra cover hasil citra watermark guna algoritma beberapa kembang lsb cari akurasi hitung nilai peak signal to noise ratio citra watermark ekstraksi laku uji beri noise laku kompresi format jpg akurasi hasil ekstraksi cari hitung nilai bit error rate
Abstrak (Corrected): image security proves man data digital bent citral salad sat metope man data citral digital watermarking gun algorithm least significant bit lab onset era image security gun algorithm lab anti nilgai bit citral loki tent bent pola pola hail anti nilgai bit citral in debut panda air watermark bert watermark citral gun algorithm lab milk onset sederhana informant ship judah hang salami sprang sprang noise compress peru lake modifikasi embank algorithm lab lake during distort informant watermark sprang jade tugs air ta bag jade proves ekstraksi canal wanna citral cover care area busy ship watermark hiding auras ship ekstraksi watermark hiding auras ekstraksi ekstraksi canal wanna citral cover proves apart canal wanna bird citral cover layout citral watermark ship citral cover hail citral watermark gun algorithm beberapa embank lab care auras hiding nilgai peak signal to noise ratio citral watermark ekstraksi lake uni bert noise lake compress format jog auras hail ekstraksi care hiding nilgai bit error rate
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'citra': 12, 'watermark': 8, 'ekstraksi': 6, 'algoritma': 5, 'lsb': 5, 'guna': 4, 'bit': 4, 'nilai': 4, 'sisip': 4, 'laku': 4, 'cover': 4, 'hitung': 4, 'akurasi': 4, 'proses': 3, 'hasil': 3, 'serang': 3, 'noise': 3, 'kanal': 3, 'warna': 3, 'cari': 3, 'image': 2, 'security': 2, 'aman': 2, 'data': 2, 'digital': 2, 'bentuk': 2, 'konsep': 2, 'ganti': 2, 'pola': 2, 'beri': 2, 'informasi': 2, 'kompresi': 2, 'kembang': 2, 'jadi': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'metode': 1, 'watermarking': 1, 'least': 1, 'significant': 1, 'kerja': 1, 'lokasi': 1, 'tentu': 1, 'ini': 1, 'sebut': 1, 'tanda': 1, 'air': 1, 'milik': 1, 'sederhana': 1, 'mudah': 1, 'hilang': 1, 'alami': 1, 'perlu': 1, 'modifikasi': 1, 'kurang': 1, 'distorsi': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'ta': 1, 'bagi': 1, 'area': 1, 'busy': 1, 'dapat': 1, 'biru': 1, 'lanjut': 1, 'beberapa': 1, 'peak': 1, 'signal': 1, 'to': 1, 'ratio': 1, 'uji': 1, 'format': 1, 'jpg': 1, 'error': 1, 'rate': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'image': 13, 'of': 13, 'is': 11, 'the': 10, 'watermark': 8, 'to': 6, 'algorithm': 5, 'by': 5, 'extraction': 5, 'using': 4, 'bit': 4, 'lsb': 4, 'value': 4, 'so': 4, 'cover': 4, 'count': 4, 'accuracy': 4, 'process': 3, 'digital': 3, 'that': 3, 'noise': 3, 'color': 3, 'and': 3, 'security': 2, 'concept': 2, 'at': 2, 'pattern': 2, 'result': 2, 'giving': 2, 'information': 2, 'which': 2, 'embedded': 2, 'compression': 2, 'need': 2, 'development': 2, 'this': 2, 'search': 2, 'embed': 2, 'into': 2, 'watermarked': 2, 'a': 1, 'save': 1, 'one': 1, 'method': 1, 'securing': 1, 'watermarking': 1, 'least': 1, 'significant': 1, 'main': 1, 'replace': 1, 'specific': 1, 'location': 1, 'created': 1, 'replacing': 1, 'called': 1, 'has': 1, 'simple': 1, 'will': 1, 'lost': 1, 'easily': 1, 'when': 1, 'attacked': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'attack': 1, 'or': 1, 'modification': 1, 'like': 1, 'done': 1, 'decrease': 1, 'distortion': 1, 'against': 1, 'those': 1, 'attacks': 1, 'in': 1, 'final': 1, 'task': 1, 'divided': 1, 'are': 1, 'busy': 1, 'area': 1, 'get': 1, 'blue': 1, 'component': 1, 'from': 1, 'then': 1, 'produce': 1, 'some': 1, 'peak': 1, 'signal': 1, 'ratio': 1, 'before': 1, 'extracted': 1, 'test': 1, 'doing': 1, 'jpg': 1, 'format': 1, 'searched': 1, 'error': 1, 'rate': 1})
-------------------------------------------
--- Data #997 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: AYU WULANDARI
Judul: PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN PEMBERIAN BEASISWA MENGGUNAKAN METODE FUZZY ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (FAHP) DAN ORESTE
Pembimbing 1: RIKA YUNITARINI.ST.MT
Pembimbing 2: ANDHARINI DWI C, S.KOM., M.KOM
Abstrak (Raw): Pada lembaga pendidikan khususnya Universitas banyak sekali menawarkan beasiswa kepada mahasiswa, terutama bagi mahasiswa yang sedang aktif kuliah, beasiswa yang diberikan diantaranya beasiswa PPA dan BBM. Beberapa masalah yang terjadi dalam sistem beasiswa diantaranya rekapitulasi, penyeleksian, perangkingan dan publikasi hasil masih dalam cara manual sehingga perlu adanya sistem pendukung keputusan yang dapat membantu kegiatan terkait beasiswa. Sistem pendukung keputusan ini dapat difungsikan sebagai media informasi dan publikasi hasil seleksi beasiswa, serta proses perangkingan dan seleksi secara otomatis oleh panitia seleksi beasiswa di Universitas Trunojoyo Madura. Penyeleksian beasiswa ini menggunakan metode FAHP untuk pembobotan dan metode Oreste sebagai perangkingannya. Sistem pendukung keputusan ini nantinya dapat membantu panitia penyeleksi beasiswa dalam memilih mahasiswa yang memang berhak mendapatkan beasiswa.
Abstrak (Clean): pada lembaga pendidikan khususnya universitas banyak sekali menawarkan beasiswa kepada mahasiswa terutama bagi mahasiswa yang sedang aktif kuliah beasiswa yang diberikan diantaranya beasiswa ppa dan bbm beberapa masalah yang terjadi dalam sistem beasiswa diantaranya rekapitulasi penyeleksian perangkingan dan publikasi hasil masih dalam cara manual sehingga perlu adanya sistem pendukung keputusan yang dapat membantu kegiatan terkait beasiswa sistem pendukung keputusan ini dapat difungsikan sebagai media informasi dan publikasi hasil seleksi beasiswa serta proses perangkingan dan seleksi secara otomatis oleh panitia seleksi beasiswa di universitas trunojoyo madura penyeleksian beasiswa ini menggunakan metode fahp untuk pembobotan dan metode oreste sebagai perangkingannya sistem pendukung keputusan ini nantinya dapat membantu panitia penyeleksi beasiswa dalam memilih mahasiswa yang memang berhak mendapatkan beasiswa
Abstrak (Stopwords Removed): lembaga pendidikan khususnya universitas banyak sekali menawarkan beasiswa kepada mahasiswa terutama bagi mahasiswa sedang aktif kuliah beasiswa diberikan diantaranya beasiswa ppa bbm beberapa masalah terjadi sistem beasiswa diantaranya rekapitulasi penyeleksian perangkingan publikasi hasil masih cara manual perlu adanya sistem pendukung keputusan dapat membantu kegiatan terkait beasiswa sistem pendukung keputusan dapat difungsikan media informasi publikasi hasil seleksi beasiswa proses perangkingan seleksi secara otomatis panitia seleksi beasiswa universitas trunojoyo madura penyeleksian beasiswa menggunakan metode fahp pembobotan metode oreste perangkingannya sistem pendukung keputusan nantinya dapat membantu panitia penyeleksi beasiswa memilih mahasiswa memang berhak mendapatkan beasiswa
Abstrak (Stemmed): lembaga didik khusus universitas banyak sekali tawar beasiswa kepada mahasiswa utama bagi mahasiswa sedang aktif kuliah beasiswa beri antara beasiswa ppa bbm beberapa masalah jadi sistem beasiswa antara rekapitulasi seleksi rangking publikasi hasil masih cara manual perlu ada sistem dukung putus dapat bantu giat kait beasiswa sistem dukung putus dapat fungsi media informasi publikasi hasil seleksi beasiswa proses rangking seleksi cara otomatis panitia seleksi beasiswa universitas trunojoyo madura seleksi beasiswa guna metode fahp bobot metode oreste rangking sistem dukung putus nanti dapat bantu panitia seleksi beasiswa pilih mahasiswa memang hak dapat beasiswa
Abstrak (Corrected): lumbago did rhesus university banyan seal tatar beasiswa keypad mahasiswa mama bag mahasiswa sedan attic julian beasiswa bert angara beasiswa papa bum beberapa marsala jade sister beasiswa angara rekapitulasi seeks ranking publikasi hail mash cara manual peru ada sister during puts apart bantu gift wait beasiswa sister during puts apart fungi media informant publikasi hail seeks beasiswa proves ranking seeks cara fotomat's anita seeks beasiswa university trunojoyo madura seeks beasiswa gun metope fahd robot metope orestes ranking sister during puts anti apart bantu anita seeks beasiswa pilch mahasiswa semang had apart beasiswa
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'beasiswa': 10, 'seleksi': 6, 'sistem': 4, 'dapat': 4, 'mahasiswa': 3, 'rangking': 3, 'dukung': 3, 'putus': 3, 'universitas': 2, 'antara': 2, 'publikasi': 2, 'hasil': 2, 'cara': 2, 'bantu': 2, 'panitia': 2, 'metode': 2, 'lembaga': 1, 'didik': 1, 'khusus': 1, 'banyak': 1, 'sekali': 1, 'tawar': 1, 'kepada': 1, 'utama': 1, 'bagi': 1, 'sedang': 1, 'aktif': 1, 'kuliah': 1, 'beri': 1, 'ppa': 1, 'bbm': 1, 'beberapa': 1, 'masalah': 1, 'jadi': 1, 'rekapitulasi': 1, 'masih': 1, 'manual': 1, 'perlu': 1, 'ada': 1, 'giat': 1, 'kait': 1, 'fungsi': 1, 'media': 1, 'informasi': 1, 'proses': 1, 'otomatis': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'guna': 1, 'fahp': 1, 'bobot': 1, 'oreste': 1, 'nanti': 1, 'pilih': 1, 'memang': 1, 'hak': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'of': 7, 'scholarship': 7, 'and': 6, 'in': 5, 'for': 5, 'system': 4, 'selection': 4, 'scholarships': 3, 'students': 3, 'that': 3, 'rangking': 3, 'decision': 3, 'support': 3, 'this': 3, 'especially': 2, 'university': 2, 'to': 2, 'who': 2, 'are': 2, 'publication': 2, 'results': 2, 'a': 2, 'can': 2, 'help': 2, 'as': 2, 'committee': 2, 'educational': 1, 'institutions': 1, 'innumerable': 1, 'offer': 1, 'active': 1, 'college': 1, 'were': 1, 'awarded': 1, 'including': 1, 'ppa': 1, 'bbm': 1, 'some': 1, 'problems': 1, 'occur': 1, 'such': 1, 'recapitulation': 1, 'selecting': 1, 'is': 1, 'still': 1, 'manual': 1, 'so': 1, 'need': 1, 'activities': 1, 'related': 1, 'function': 1, 'medium': 1, 'information': 1, 'process': 1, 'automatically': 1, 'by': 1, 'at': 1, 'trunojoyo': 1, 'using': 1, 'fahp': 1, 'method': 1, 'weighting': 1, 'methods': 1, 'oreste': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'able': 1, 'selectors': 1, 'choosing': 1, 'eligible': 1})
-------------------------------------------
--- Data #998 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Farid Ilham Al-Qorni
Judul: RANCANG BANGUN ERP (ENTERPRISE RESOURCE PLANNING) PADA MODUL DISTRIBUSI
MENGGUNAKAN ZACHMAN FRAMEWORK
Pembimbing 1: Hermawan, S.T., M.Kom.,
Pembimbing 2: Rika Yunitarini., ST., MT.
Abstrak (Raw): Sistem informasi ERP mengintegrasikan proses bisnis disemua fungsional perusahaan untuk meningkatkan sumber daya yang dimiliki sebuah perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah desain aplikasi untuk mendapatkan sebuah blueprint pada modul distribusi. Zachman Framework (ZF) merupakan salah satu kerangka kerja untuk memetakan artifak sebuah arsitektur informasi dalam sebuah organisasi. ZF mendeskripsikan level perspektif arsitektur IT. Terdiri dari 6 level perspektif yaitu: Scope (Planner Perspective), Enterprise Model (Owner Perspective), System Model (Designer Perspective), Technology Model (Builder Perspective), Detailed Representation (Sub-Contractor/Implementer Perspective) dan Functioning Enterprise (Participant Perspective). Perspektif tersebut sesuai dengan abstraksi objek (what, how, why, when, where, who). Untuk standarisasi artifak informasi digunakan pendekatan UML 2.0, sehingga mampu meningkatkan deskripsi ZF menjadi standart Model Driven Design. Untuk pengujian hasil dari desain perancangan sistem telah dikembangkan perangkat lunak ERP pada modul distribusi yang telah menerapkan konsep Model Driven Design untuk menjadi aplikasi yang berkualitas. Berdasarkan hasil pengujian sistem dari PT.IGLAS persero, didapatkan tingkat kepuasan rata-rata 85.6. Sedangkan untuk penilaian availability sistem secara kuantitatif telah dilakukan komparasi sistem dengan OpenERP 7.0. sistem ERP yang dikembangkan lebih kompleks dan mudah untuk dijalankan dengan ketersediaan fitur 85.7% berbanding dengan OpenERP 7.0 yang memiliki ketersediaan fitur 80.9%.
Abstrak (Clean): sistem informasi erp mengintegrasikan proses bisnis disemua fungsional perusahaan untuk meningkatkan sumber daya yang dimiliki sebuah perusahaan penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah desain aplikasi untuk mendapatkan sebuah blueprint pada modul distribusi zachman framework zf merupakan salah satu kerangka kerja untuk memetakan artifak sebuah arsitektur informasi dalam sebuah organisasi zf mendeskripsikan level perspektif arsitektur it terdiri dari level perspektif yaitu scope planner perspective enterprise model owner perspective system model designer perspective technology model builder perspective detailed representation subcontractorimplementer perspective dan functioning enterprise participant perspective perspektif tersebut sesuai dengan abstraksi objek what how why when where who untuk standarisasi artifak informasi digunakan pendekatan uml sehingga mampu meningkatkan deskripsi zf menjadi standart model driven design untuk pengujian hasil dari desain perancangan sistem telah dikembangkan perangkat lunak erp pada modul distribusi yang telah menerapkan konsep model driven design untuk menjadi aplikasi yang berkualitas berdasarkan hasil pengujian sistem dari ptiglas persero didapatkan tingkat kepuasan ratarata sedangkan untuk penilaian availability sistem secara kuantitatif telah dilakukan komparasi sistem dengan openerp sistem erp yang dikembangkan lebih kompleks dan mudah untuk dijalankan dengan ketersediaan fitur berbanding dengan openerp yang memiliki ketersediaan fitur
Abstrak (Stopwords Removed): sistem informasi erp mengintegrasikan proses bisnis disemua fungsional perusahaan meningkatkan sumber daya dimiliki perusahaan penelitian bertujuan merancang desain aplikasi mendapatkan blueprint modul distribusi zachman framework zf salah satu kerangka kerja memetakan artifak arsitektur informasi organisasi zf mendeskripsikan level perspektif arsitektur it terdiri level perspektif scope planner perspective enterprise model owner perspective system model designer perspective technology model builder perspective detailed representation subcontractorimplementer perspective functioning enterprise participant perspective perspektif tersebut sesuai abstraksi objek what how why when where who standarisasi artifak informasi digunakan pendekatan uml mampu meningkatkan deskripsi zf menjadi standart model driven design pengujian hasil desain perancangan sistem dikembangkan perangkat lunak erp modul distribusi menerapkan konsep model driven design menjadi aplikasi berkualitas berdasarkan hasil pengujian sistem ptiglas persero didapatkan tingkat kepuasan ratarata sedangkan penilaian availability sistem secara kuantitatif dilakukan komparasi sistem openerp sistem erp dikembangkan lebih kompleks mudah dijalankan ketersediaan fitur berbanding openerp memiliki ketersediaan fitur
Abstrak (Stemmed): sistem informasi erp integrasi proses bisnis semua fungsional usaha tingkat sumber daya milik usaha teliti tuju rancang desain aplikasi dapat blueprint modul distribusi zachman framework zf salah satu kerangka kerja meta artifak arsitektur informasi organisasi zf deskripsi level perspektif arsitektur it diri level perspektif scope planner perspective enterprise model owner perspective system model designer perspective technology model builder perspective detailed representation subcontractorimplementer perspective functioning enterprise participant perspective perspektif sebut sesuai abstraksi objek what how why when where who standar artifak informasi guna dekat uml mampu tingkat deskripsi zf jadi standart model driven design uji hasil desain ancang sistem kembang perangkat lunak erp modul distribusi terap konsep model driven design jadi aplikasi kualitas dasar hasil uji sistem ptiglas persero dapat tingkat puas ratarata sedang nilai availability sistem cara kuantitatif laku komparasi sistem openerp sistem erp kembang lebih kompleks mudah jalan sedia fitur banding openerp milik sedia fitur
Abstrak (Corrected): sister informant era integral proves basis sea functional sara dingbat number day milk sara elite juju dancing detain aplikasi apart blueprint model distribute watchman framework of salad sat kerangka era meta artifact arsitektur informant organisms of deskripsi level perspektif arsitektur it dirt level perspektif scope planner perspective enterprise model owner perspective system model designer perspective technology model builder perspective detailed representation subcontractorimplementer perspective functioning enterprise participant perspective perspektif debut sexual abstraksi objet what how why when where who standard artifact informant gun dead um camp dingbat deskripsi of jade standard model driven design uni hail detain dancing sister embank perangkat lunar era model distribute trap onset model driven design jade aplikasi kualitas dakar hail uni sister stigmas pervert apart dingbat puts ratarata sedan nilgai availability sister cara kuantitatif lake komparasi sister opener sister era embank leash kopeks judah alan media four banding opener milk media four
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sistem': 6, 'perspective': 6, 'model': 5, 'informasi': 3, 'erp': 3, 'tingkat': 3, 'zf': 3, 'perspektif': 3, 'usaha': 2, 'milik': 2, 'desain': 2, 'aplikasi': 2, 'dapat': 2, 'modul': 2, 'distribusi': 2, 'artifak': 2, 'arsitektur': 2, 'deskripsi': 2, 'level': 2, 'enterprise': 2, 'jadi': 2, 'driven': 2, 'design': 2, 'uji': 2, 'hasil': 2, 'kembang': 2, 'openerp': 2, 'sedia': 2, 'fitur': 2, 'integrasi': 1, 'proses': 1, 'bisnis': 1, 'semua': 1, 'fungsional': 1, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'teliti': 1, 'tuju': 1, 'rancang': 1, 'blueprint': 1, 'zachman': 1, 'framework': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'kerangka': 1, 'kerja': 1, 'meta': 1, 'organisasi': 1, 'it': 1, 'diri': 1, 'scope': 1, 'planner': 1, 'owner': 1, 'system': 1, 'designer': 1, 'technology': 1, 'builder': 1, 'detailed': 1, 'representation': 1, 'subcontractorimplementer': 1, 'functioning': 1, 'participant': 1, 'sebut': 1, 'sesuai': 1, 'abstraksi': 1, 'objek': 1, 'what': 1, 'how': 1, 'why': 1, 'when': 1, 'where': 1, 'who': 1, 'standar': 1, 'guna': 1, 'dekat': 1, 'uml': 1, 'mampu': 1, 'standart': 1, 'ancang': 1, 'perangkat': 1, 'lunak': 1, 'terap': 1, 'konsep': 1, 'kualitas': 1, 'dasar': 1, 'ptiglas': 1, 'persero': 1, 'puas': 1, 'ratarata': 1, 'sedang': 1, 'nilai': 1, 'availability': 1, 'cara': 1, 'kuantitatif': 1, 'laku': 1, 'komparasi': 1, 'lebih': 1, 'kompleks': 1, 'mudah': 1, 'jalan': 1, 'banding': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 13, 'the': 12, 'perspective': 9, 'to': 8, 'system': 6, 'a': 6, 'an': 5, 'design': 5, 'for': 4, 'has': 4, 'information': 3, 'erp': 3, 'on': 3, 'zf': 3, 'model': 3, 'availability': 3, 'with': 3, 'company': 2, 'improve': 2, 'application': 2, 'distribution': 2, 'module': 2, 'framework': 2, 'artifact': 2, 'enterprise': 2, 'models': 2, 'and': 2, 'uml': 2, 'driven': 2, 'testing': 2, 'results': 2, 'been': 2, 'developed': 2, 'openerp': 2, 'integrating': 1, 'business': 1, 'processes': 1, 'in': 1, 'every': 1, 'functional': 1, 'resources': 1, 'owned': 1, 'by': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'aims': 1, 'get': 1, 'blueprint': 1, 'zachman': 1, 'is': 1, 'mapping': 1, 'architecture': 1, 'within': 1, 'organization': 1, 'describes': 1, 'it': 1, 'architectural': 1, 'level': 1, 'consists': 1, 'levels': 1, 'are': 1, 'scope': 1, 'planner': 1, 'owners': 1, 'designer': 1, 'technology': 1, 'builders': 1, 'detailed': 1, 'representation': 1, 'subcontractorimplementer': 1, 'functioning': 1, 'participant': 1, 'according': 1, 'abstractions': 1, 'objects': 1, 'what': 1, 'how': 1, 'why': 1, 'when': 1, 'where': 1, 'who': 1, 'standardize': 1, 'used': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'able': 1, 'description': 1, 'became': 1, 'standard': 1, 'software': 1, 'implemented': 1, 'concept': 1, 'become': 1, 'quality': 1, 'based': 1, 'from': 1, 'ptiglas': 1, 'persero': 1, 'obtained': 1, 'average': 1, 'satisfaction': 1, 'rate': 1, 'as': 1, 'assessment': 1, 'quantitative': 1, 'made': 1, 'comparisons': 1, 'more': 1, 'complex': 1, 'easy': 1, 'run': 1, 'feature': 1, 'that': 1, 'features': 1})
-------------------------------------------
--- Data #999 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Nafin Fenanda
Judul: Pengenalan Jenis Kelamin Berdasarkan Citra Wajah Menggunakan Metode Local Binary Pattern (LBP) dan Fisherface
Pembimbing 1: Rima Tri Wahyuningrum, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Fitri Damayanti, S.Kom., M.Kom.
Abstrak (Raw): Wajah merupakan salah satu bagian dari tubuh manusia yang mempunyai karakteristik khusus sehingga sering digunakan untuk membedakan identitas individu yang satu dan yang lainnya. Pengenalan wajah menjadi sangat penting untuk dikembangkan sejak aplikasi ini diterapkan dalam sistem keamanan. Pegenalan jenis kelamin merupakan salah satu bagian dari pengenalan wajah. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat implementasi dari sistem pengenalan jenis kelamin pada citra wajah atau Gender Recognition dengan masukan berupa citra wajah yang mampu mengenali jenis kelamin pada citra wajah seseorang secara cepat dan tepat serta berjalan dengan baik. Dalam penelitian ini terdapat 3 tahap utama yaitu preprocessing dengan menggunakan Local Binary Pattern (LBP), ekstraksi fitur dengan Fisherface (PCA - LDA) dan tahap terakhir adalah pengklasifikasian citra menggunakan Euclidean Distance. Dari hasil uji coba sistem dengan menggunakan metode LBP dikombinasikan dengan Fisherface didapat tingkat akurasi rata – rata 62%. Klasifikasi yang salah pada uji sistem disebabkan oleh miripnya bentuk kepala, bentuk rambut dan ekspresi antara kedua citra perempuan dan laki-laki.
Abstrak (Clean): wajah merupakan salah satu bagian dari tubuh manusia yang mempunyai karakteristik khusus sehingga sering digunakan untuk membedakan identitas individu yang satu dan yang lainnya pengenalan wajah menjadi sangat penting untuk dikembangkan sejak aplikasi ini diterapkan dalam sistem keamanan pegenalan jenis kelamin merupakan salah satu bagian dari pengenalan wajah tujuan dari penelitian ini adalah membuat implementasi dari sistem pengenalan jenis kelamin pada citra wajah atau gender recognition dengan masukan berupa citra wajah yang mampu mengenali jenis kelamin pada citra wajah seseorang secara cepat dan tepat serta berjalan dengan baik dalam penelitian ini terdapat tahap utama yaitu preprocessing dengan menggunakan local binary pattern lbp ekstraksi fitur dengan fisherface pca lda dan tahap terakhir adalah pengklasifikasian citra menggunakan euclidean distance dari hasil uji coba sistem dengan menggunakan metode lbp dikombinasikan dengan fisherface didapat tingkat akurasi rata – rata klasifikasi yang salah pada uji sistem disebabkan oleh miripnya bentuk kepala bentuk rambut dan ekspresi antara kedua citra perempuan dan lakilaki
Abstrak (Stopwords Removed): wajah salah satu bagian tubuh manusia mempunyai karakteristik khusus sering digunakan membedakan identitas individu satu lainnya pengenalan wajah menjadi sangat penting dikembangkan aplikasi diterapkan sistem keamanan pegenalan jenis kelamin salah satu bagian pengenalan wajah tujuan penelitian membuat implementasi sistem pengenalan jenis kelamin citra wajah gender recognition masukan berupa citra wajah mampu mengenali jenis kelamin citra wajah seseorang secara cepat tepat berjalan baik penelitian terdapat tahap utama preprocessing menggunakan local binary pattern lbp ekstraksi fitur fisherface pca lda tahap terakhir pengklasifikasian citra menggunakan euclidean distance hasil uji coba sistem menggunakan metode lbp dikombinasikan fisherface didapat tingkat akurasi rata – rata klasifikasi salah uji sistem disebabkan miripnya bentuk kepala bentuk rambut ekspresi antara kedua citra perempuan lakilaki
Abstrak (Stemmed): wajah salah satu bagi tubuh manusia punya karakteristik khusus sering guna beda identitas individu satu lain kenal wajah jadi sangat penting kembang aplikasi terap sistem aman pegenalan jenis kelamin salah satu bagi kenal wajah tuju teliti buat implementasi sistem kenal jenis kelamin citra wajah gender recognition masuk upa citra wajah mampu nali jenis kelamin citra wajah orang cara cepat tepat jalan baik teliti dapat tahap utama preprocessing guna local binary pattern lbp ekstraksi fitur fisherface pca lda tahap akhir klasifikasi citra guna euclidean distance hasil uji coba sistem guna metode lbp kombinasi fisherface dapat tingkat akurasi rata rata klasifikasi salah uji sistem sebab mirip bentuk kepala bentuk rambut ekspresi antara dua citra perempuan lakilaki
Abstrak (Corrected): rajah salad sat bag tube amnesia puny karakteristik rhesus seeing gun bed identity individual sat lain penal rajah jade sang panting embank aplikasi trap sister man pegenalan penis gelatin salad sat bag penal rajah juju elite but implements sister penal penis gelatin citral rajah gender recognition mask up citral rajah camp nail penis gelatin citral rajah orang cara eat teat alan back elite apart that mama reprocessing gun local binary pattern lap ekstraksi four fisherface pa la that air klasifikasi citral gun euclidean distance hail uni coma sister gun metope lap kombinasi fisherface apart dingbat auras rata rata klasifikasi salad uni sister kebab mirin bent kerala bent rabbit ekspresi angara due citral perempuan lakilaki
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'wajah': 6, 'citra': 5, 'guna': 4, 'sistem': 4, 'salah': 3, 'satu': 3, 'kenal': 3, 'jenis': 3, 'kelamin': 3, 'bagi': 2, 'teliti': 2, 'dapat': 2, 'tahap': 2, 'lbp': 2, 'fisherface': 2, 'klasifikasi': 2, 'uji': 2, 'rata': 2, 'bentuk': 2, 'tubuh': 1, 'manusia': 1, 'punya': 1, 'karakteristik': 1, 'khusus': 1, 'sering': 1, 'beda': 1, 'identitas': 1, 'individu': 1, 'lain': 1, 'jadi': 1, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'kembang': 1, 'aplikasi': 1, 'terap': 1, 'aman': 1, 'pegenalan': 1, 'tuju': 1, 'buat': 1, 'implementasi': 1, 'gender': 1, 'recognition': 1, 'masuk': 1, 'upa': 1, 'mampu': 1, 'nali': 1, 'orang': 1, 'cara': 1, 'cepat': 1, 'tepat': 1, 'jalan': 1, 'baik': 1, 'utama': 1, 'preprocessing': 1, 'local': 1, 'binary': 1, 'pattern': 1, 'ekstraksi': 1, 'fitur': 1, 'pca': 1, 'lda': 1, 'akhir': 1, 'euclidean': 1, 'distance': 1, 'hasil': 1, 'coba': 1, 'metode': 1, 'kombinasi': 1, 'tingkat': 1, 'akurasi': 1, 'sebab': 1, 'mirip': 1, 'kepala': 1, 'rambut': 1, 'ekspresi': 1, 'antara': 1, 'dua': 1, 'perempuan': 1, 'lakilaki': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 9, 'is': 6, 'and': 6, 'that': 5, 'recognition': 5, 'face': 4, 'gender': 4, 'image': 4, 'one': 3, 'to': 3, 'are': 3, 'in': 3, 'this': 3, 'research': 3, 'with': 3, 'by': 3, 'using': 3, 'part': 2, 'system': 2, 'lbp': 2, 'fisherface': 2, 'analysis': 2, 'human': 1, 'body': 1, 'has': 1, 'special': 1, 'characteristics': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'often': 1, 'used': 1, 'differentiate': 1, 'individual': 1, 'identity': 1, 'others': 1, 'very': 1, 'important': 1, 'be': 1, 'developed': 1, 'since': 1, 'these': 1, 'applications': 1, 'applied': 1, 'security': 1, 'systems': 1, 'aim': 1, 'make': 1, 'implementation': 1, 'on': 1, 'facial': 1, 'or': 1, 'input': 1, 'a': 1, 'can': 1, 'identify': 1, 'quickly': 1, 'precisely': 1, 'running': 1, 'properly': 1, 'there': 1, 'three': 1, 'main': 1, 'steps': 1, 'preprocessing': 1, 'local': 1, 'binary': 1, 'pattern': 1, 'feature': 1, 'extraction': 1, 'principal': 1, 'component': 1, 'linear': 1, 'descriminant': 1, 'last': 1, 'stage': 1, 'classification': 1, 'images': 1, 'euclidean': 1, 'distance': 1, 'result': 1, 'combined': 1, 'methods': 1, 'give': 1, 'average': 1, 'accuracy': 1, 'wrong': 1, 'classifications': 1, 'experiment': 1, 'caused': 1, 'same': 1, 'head': 1, 'shape': 1, 'hair': 1, 'expression': 1, 'between': 1, 'men': 1, 'women': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1000 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ja'par
Judul: RANCANG BANGUN ERP (ENTERPRISE RESOURCE PLANNING) PADA MODUL MANUFACTURING
MENGGUNAKAN ZACHMAN FRAMEWORK
Pembimbing 1: Hermawan S.T., M.Kom.
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Manufaktur merupakan salah satu elemen penting dalam sebuah perusahaan manufaktur. Apabila sistem manufaktur sebuah perusahaan tidak teratur dengan baik maka akan sangat merugikan. ERP merupakan sebuah solusi cerdas yang dapat membantu sebuah perusahaan seperti PT. IGLAS (Persero) untuk management sistem manufaktur. Zachman Framework merupakan pemodelan enterprise system yang bisa digunakan untuk ERP agar bisa mendefinisikan proses manufaktur secara kompleks dalam sistem manufaktur yang akan dibangun. Dalam satu Modul Manufacturing banyak hal yang sangat mempengaruhi kinerjanya. Di antaranya adalah besar permintaan pasar, desain produk yang sesuai serta penjadwalan produksi yang tepat. Pemodelan arsitektur data dengan menggunakan pendekatan UML 2.0 yang disajikan ke dalam Zachman Framework yang telah diterapkan pada ERP Modul Manufacturing pada penelititan ini, akan memberikan masukan yang signifikan dalam pengembangan system skala enterprise. Dengan analisa fungsionalitas sistem yang dibangun dengan Model Driven Design, diperoleh kualitas aplikasi dengan bobot rata-rata 88,00 penilaian dari Stakeholder uji coba sistem di PT. IGLAS (Persero) dan bobot dari perbandingan sistem dengan OpenERP 7.0 adalah sistem memiliki bobot fitur 93,75% dan OpenERP 7.0 memiliki bobot fitur 56,25%.
Kata Kunci : ERP, Manufacturing, Zachman Framework, UML 2.0, Model Driven Design.
Abstrak (Clean): manufaktur merupakan salah satu elemen penting dalam sebuah perusahaan manufaktur apabila sistem manufaktur sebuah perusahaan tidak teratur dengan baik maka akan sangat merugikan erp merupakan sebuah solusi cerdas yang dapat membantu sebuah perusahaan seperti pt iglas persero untuk management sistem manufaktur zachman framework merupakan pemodelan enterprise system yang bisa digunakan untuk erp agar bisa mendefinisikan proses manufaktur secara kompleks dalam sistem manufaktur yang akan dibangun dalam satu modul manufacturing banyak hal yang sangat mempengaruhi kinerjanya di antaranya adalah besar permintaan pasar desain produk yang sesuai serta penjadwalan produksi yang tepat pemodelan arsitektur data dengan menggunakan pendekatan uml yang disajikan ke dalam zachman framework yang telah diterapkan pada erp modul manufacturing pada penelititan ini akan memberikan masukan yang signifikan dalam pengembangan system skala enterprise dengan analisa fungsionalitas sistem yang dibangun dengan model driven design diperoleh kualitas aplikasi dengan bobot ratarata penilaian dari stakeholder uji coba sistem di pt iglas persero dan bobot dari perbandingan sistem dengan openerp adalah sistem memiliki bobot fitur dan openerp memiliki bobot fitur kata kunci erp manufacturing zachman framework uml model driven design
Abstrak (Stopwords Removed): manufaktur salah satu elemen penting perusahaan manufaktur apabila sistem manufaktur perusahaan teratur baik sangat merugikan erp solusi cerdas dapat membantu perusahaan pt iglas persero management sistem manufaktur zachman framework pemodelan enterprise system digunakan erp mendefinisikan proses manufaktur secara kompleks sistem manufaktur dibangun satu modul manufacturing banyak sangat mempengaruhi kinerjanya antaranya besar permintaan pasar desain produk sesuai penjadwalan produksi tepat pemodelan arsitektur data menggunakan pendekatan uml disajikan zachman framework diterapkan erp modul manufacturing penelititan memberikan masukan signifikan pengembangan system skala enterprise analisa fungsionalitas sistem dibangun model driven design diperoleh kualitas aplikasi bobot ratarata penilaian stakeholder uji coba sistem pt iglas persero bobot perbandingan sistem openerp sistem memiliki bobot fitur openerp memiliki bobot fitur kata kunci erp manufacturing zachman framework uml model driven design
Abstrak (Stemmed): manufaktur salah satu elemen penting usaha manufaktur apabila sistem manufaktur usaha atur baik sangat rugi erp solusi cerdas dapat bantu usaha pt iglas persero management sistem manufaktur zachman framework model enterprise system guna erp definisi proses manufaktur cara kompleks sistem manufaktur bangun satu modul manufacturing banyak sangat pengaruh kerja antara besar minta pasar desain produk sesuai jadwal produksi tepat model arsitektur data guna dekat uml saji zachman framework terap erp modul manufacturing titit beri masuk signifikan kembang system skala enterprise analisa fungsionalitas sistem bangun model driven design oleh kualitas aplikasi bobot ratarata nilai stakeholder uji coba sistem pt iglas persero bobot banding sistem openerp sistem milik bobot fitur openerp milik bobot fitur kata kunci erp manufacturing zachman framework uml model driven design
Abstrak (Corrected): manufacture salad sat element panting sara manufacture arabia sister manufacture sara amur back sang rug era solus cards apart bantu sara pt glad pervert management sister manufacture watchman framework model enterprise system gun era definite proves manufacture cara kopeks sister manufacture bangui sat model manufacturing banyan sang pengaruh era angara bear mint paar detain proud sexual radial produksi teat model arsitektur data gun dead um sari watchman framework trap era model manufacturing titis bert mask significant embank system skald enterprise analyst fungsionalitas sister bangui model driven design olen kualitas aplikasi robot ratarata nilgai stakeholder uni coma sister pt glad pervert robot banding sister opener sister milk robot four opener milk robot four data bunch era manufacturing watchman framework um model driven design
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sistem': 7, 'manufaktur': 6, 'erp': 4, 'model': 4, 'bobot': 4, 'usaha': 3, 'zachman': 3, 'framework': 3, 'manufacturing': 3, 'satu': 2, 'sangat': 2, 'pt': 2, 'iglas': 2, 'persero': 2, 'enterprise': 2, 'system': 2, 'guna': 2, 'bangun': 2, 'modul': 2, 'uml': 2, 'driven': 2, 'design': 2, 'openerp': 2, 'milik': 2, 'fitur': 2, 'salah': 1, 'elemen': 1, 'penting': 1, 'apabila': 1, 'atur': 1, 'baik': 1, 'rugi': 1, 'solusi': 1, 'cerdas': 1, 'dapat': 1, 'bantu': 1, 'management': 1, 'definisi': 1, 'proses': 1, 'cara': 1, 'kompleks': 1, 'banyak': 1, 'pengaruh': 1, 'kerja': 1, 'antara': 1, 'besar': 1, 'minta': 1, 'pasar': 1, 'desain': 1, 'produk': 1, 'sesuai': 1, 'jadwal': 1, 'produksi': 1, 'tepat': 1, 'arsitektur': 1, 'data': 1, 'dekat': 1, 'saji': 1, 'terap': 1, 'titit': 1, 'beri': 1, 'masuk': 1, 'signifikan': 1, 'kembang': 1, 'skala': 1, 'analisa': 1, 'fungsionalitas': 1, 'oleh': 1, 'kualitas': 1, 'aplikasi': 1, 'ratarata': 1, 'nilai': 1, 'stakeholder': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'banding': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'a': 10, 'manufacturing': 8, 'of': 8, 'system': 8, 'is': 7, 'in': 6, 'that': 5, 'erp': 4, 'company': 3, 'be': 3, 'as': 3, 'zachman': 3, 'framework': 3, 'to': 3, 'design': 3, 'with': 3, 'one': 2, 'well': 2, 'can': 2, 'pt': 2, 'iglas': 2, 'persero': 2, 'for': 2, 'enterprise': 2, 'built': 2, 'module': 2, 'uml': 2, 'has': 2, 'at': 2, 'model': 2, 'driven': 2, 'and': 2, 'openerp': 2, 'feature': 2, 'weighting': 2, 'important': 1, 'elements': 1, 'if': 1, 'irregular': 1, 'it': 1, 'will': 1, 'very': 1, 'detrimental': 1, 'an': 1, 'intelligent': 1, 'solution': 1, 'help': 1, 'such': 1, 'management': 1, 'manufacture': 1, 'modelling': 1, 'used': 1, 'order': 1, 'define': 1, 'complex': 1, 'processes': 1, 'many': 1, 'things': 1, 'greatly': 1, 'affect': 1, 'its': 1, 'performance': 1, 'among': 1, 'them': 1, 'huge': 1, 'market': 1, 'demand': 1, 'product': 1, 'fits': 1, 'proper': 1, 'production': 1, 'scheduling': 1, 'architecture': 1, 'data': 1, 'by': 1, 'using': 1, 'modeling': 1, 'approach': 1, 'was': 1, 'presented': 1, 'into': 1, 'been': 1, 'implemented': 1, 'research': 1, 'would': 1, 'provide': 1, 'significant': 1, 'input': 1, 'development': 1, 'scale': 1, 'analysis': 1, 'functionality': 1, 'obtained': 1, 'quality': 1, 'application': 1, 'weighted': 1, 'average': 1, 'stakeholder': 1, 'assessment': 1, 'trial': 1, 'weights': 1, 'comparison': 1, 'systems': 1, 'have': 1, 'keyword': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1001 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Fitriyatul Qomariyah
Judul: PERBANDINGAN METODE BACKGROUND SUBTRACTION UNTUK MOTION DETECTION
Pembimbing 1: Dr. Indah Agustien, S.Kom., M.Kom.
Pembimbing 2: Dr. Arif Muntasa, S.Si., M.T.
Abstrak (Raw): Deteksi gerakan merupakan subjek penting dalam bidang computer vision. Telah banyak aplikasi yang menggunakan deteksi gerakan, contohnya sistem yang digunakan pada aplikasi video pengawas, kompresi video, monitoring traffic, perhitungan kecepatan, dan lain-lain. Motion detection secara umum dilakukan melalui tiga tahapan. Pertama, di dalam mendeteksi gerakan adalah proses identifikasi komponen background. Kedua, dilakukan proses pengurangan frame terhadap background untuk mengisolasi komponen gerakan pada citra. Ketiga, dilakukan perbandingan hasil pengurangan dengan Threshold yg telah di tentukan. Proses segmentasi background dilakukan menggunakan beberapa metode. Beberapa metode tersebut adalah metode Background Subtraction dengan Static Background, Mean Filter, dan Running Average. Metode-metode tersebut dibandingkan untuk mendapatkan atau menentukan metode terbaik dalam mendeteksi gerakan. Dari proses yang telah dilakukan menggunakan Benchmart Dataset terdiri dari 7 data yaitu Bootstrap, Camouflage, MovedObject, ForegroundAperture, TimeOfDay, LightSwitch, dan WavingTrees yang masing-masing telah memiliki GroundTruth. Dapat disimpulkan bahwa proses pengambilan background terbaik adalah metode Background Subtraction dengan Static Background dengan nilai presentasi tertinggi yaitu 88,6%.
Abstrak (Clean): deteksi gerakan merupakan subjek penting dalam bidang computer vision telah banyak aplikasi yang menggunakan deteksi gerakan contohnya sistem yang digunakan pada aplikasi video pengawas kompresi video monitoring traffic perhitungan kecepatan dan lainlain motion detection secara umum dilakukan melalui tiga tahapan pertama di dalam mendeteksi gerakan adalah proses identifikasi komponen background kedua dilakukan proses pengurangan frame terhadap background untuk mengisolasi komponen gerakan pada citra ketiga dilakukan perbandingan hasil pengurangan dengan threshold yang telah di tentukan proses segmentasi background dilakukan menggunakan beberapa metode beberapa metode tersebut adalah metode background subtraction dengan static background mean filter dan running average metodemetode tersebut dibandingkan untuk mendapatkan atau menentukan metode terbaik dalam mendeteksi gerakan dari proses yang telah dilakukan menggunakan benchmart dataset terdiri dari data yaitu bootstrap camouflage movedobject foregroundaperture timeofday lightswitch dan wavingtrees yang masingmasing telah memiliki groundtruth dapat disimpulkan bahwa proses pengambilan background terbaik adalah metode background subtraction dengan static background dengan nilai presentasi tertinggi yaitu
Abstrak (Stopwords Removed): deteksi gerakan subjek penting bidang computer vision banyak aplikasi menggunakan deteksi gerakan contohnya sistem digunakan aplikasi video pengawas kompresi video monitoring traffic perhitungan kecepatan lainlain motion detection secara umum dilakukan tiga tahapan pertama mendeteksi gerakan proses identifikasi komponen background kedua dilakukan proses pengurangan frame background mengisolasi komponen gerakan citra ketiga dilakukan perbandingan hasil pengurangan threshold tentukan proses segmentasi background dilakukan menggunakan beberapa metode beberapa metode tersebut metode background subtraction static background mean filter running average metodemetode tersebut dibandingkan mendapatkan menentukan metode terbaik mendeteksi gerakan proses dilakukan menggunakan benchmart dataset terdiri data bootstrap camouflage movedobject foregroundaperture timeofday lightswitch wavingtrees masingmasing memiliki groundtruth dapat disimpulkan proses pengambilan background terbaik metode background subtraction static background nilai presentasi tertinggi
Abstrak (Stemmed): deteksi gera subjek penting bidang computer vision banyak aplikasi guna deteksi gera contoh sistem guna aplikasi video awas kompresi video monitoring traffic hitung cepat lainlain motion detection cara umum laku tiga tahap pertama deteksi gera proses identifikasi komponen background dua laku proses kurang frame background isolasi komponen gera citra tiga laku banding hasil kurang threshold tentu proses segmentasi background laku guna beberapa metode beberapa metode sebut metode background subtraction static background mean filter running average metodemetode sebut banding dapat tentu metode baik deteksi gera proses laku guna benchmart dataset diri data bootstrap camouflage movedobject foregroundaperture timeofday lightswitch wavingtrees masingmasing milik groundtruth dapat simpul proses ambil background baik metode background subtraction static background nilai presentasi tinggi
Abstrak (Corrected): detest gera subject panting biding computer vision banyan aplikasi gun detest gera conto sister gun aplikasi video was compress video monitoring traffic hiding eat maintain motion detection cara mum lake toga that pertain detest gera proves identifikasi component background due lake proves during frame background isolate component gera citral toga lake banding hail during threshold tent proves segments background lake gun beberapa metope beberapa metope debut metope background subtraction static background mean filter running average metodemetode debut banding apart tent metope back detest gera proves lake gun benchmark dataset dirt data bootstrap camouflage movedobject foregroundaperture timeofday lightswitch wavingtrees masingmasing milk groundtruth apart simple proves ambit background back metope background subtraction static background nilgai presents ting
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'background': 8, 'gera': 5, 'laku': 5, 'proses': 5, 'metode': 5, 'deteksi': 4, 'guna': 4, 'aplikasi': 2, 'video': 2, 'tiga': 2, 'komponen': 2, 'kurang': 2, 'banding': 2, 'tentu': 2, 'beberapa': 2, 'sebut': 2, 'subtraction': 2, 'static': 2, 'dapat': 2, 'baik': 2, 'subjek': 1, 'penting': 1, 'bidang': 1, 'computer': 1, 'vision': 1, 'banyak': 1, 'contoh': 1, 'sistem': 1, 'awas': 1, 'kompresi': 1, 'monitoring': 1, 'traffic': 1, 'hitung': 1, 'cepat': 1, 'lainlain': 1, 'motion': 1, 'detection': 1, 'cara': 1, 'umum': 1, 'tahap': 1, 'pertama': 1, 'identifikasi': 1, 'dua': 1, 'frame': 1, 'isolasi': 1, 'citra': 1, 'hasil': 1, 'threshold': 1, 'segmentasi': 1, 'mean': 1, 'filter': 1, 'running': 1, 'average': 1, 'metodemetode': 1, 'benchmart': 1, 'dataset': 1, 'diri': 1, 'data': 1, 'bootstrap': 1, 'camouflage': 1, 'movedobject': 1, 'foregroundaperture': 1, 'timeofday': 1, 'lightswitch': 1, 'wavingtrees': 1, 'masingmasing': 1, 'milik': 1, 'groundtruth': 1, 'simpul': 1, 'ambil': 1, 'nilai': 1, 'presentasi': 1, 'tinggi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'motion': 8, 'background': 7, 'is': 6, 'in': 6, 'method': 6, 'detection': 5, 'component': 5, 'the': 4, 'to': 4, 'a': 4, 'this': 3, 'that': 3, 'subtraction': 3, 'for': 3, 'static': 3, 'has': 2, 'been': 2, 'system': 2, 'monitoring': 2, 'and': 2, 'step': 2, 'image': 2, 'with': 2, 'we': 2, 'mean': 2, 'filter': 2, 'running': 2, 'average': 2, 'an': 1, 'essential': 1, 'computer': 1, 'vision': 1, 'implemented': 1, 'many': 1, 'security': 1, 'video': 1, 'compression': 1, 'traffic': 1, 'speed': 1, 'counter': 1, 'are': 1, 'technologies': 1, 'implement': 1, 'identification': 1, 'obtained': 1, 'first': 1, 'state': 1, 'as': 1, 'process': 1, 'second': 1, 'frame': 1, 'from': 1, 'detect': 1, 'of': 1, 'processed': 1, 'isolate': 1, 'moving': 1, 'componentnext': 1, 'result': 1, 'compared': 1, 'thresholds': 1, 'initiate': 1, 'before': 1, 'use': 1, 'obtain': 1, 'research': 1, 'those': 1, 'methods': 1, 'will': 1, 'compare': 1, 'decide': 1, 'proper': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'experiment': 1, 'using': 1, 'benchmart': 1, 'dataset': 1, 'can': 1, 'conclude': 1, 'best': 1, 'extraction': 1, 'data': 1, 'high': 1, 'percentage': 1, 'rate': 1, 'keyword': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1002 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: nurul maulida
Judul: rancang bagun game maze sebagai game edukasi bahasa inggris pada anak
Pembimbing 1: Arik Kurniawati, S.Kom, M.Kom
Pembimbing 2: Moh Kautsar Sophan,S.Kom,M.MT
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Pada era teknologi yang modern, game tidak hanya sekedar dibuat untuk bermain saja tetapi juga digunakan untuk suatu pembelajaran. Anak - anak telah memainkan berbagai jenis game, salah satu jenis game yang akan di buat dalam Tugas Akhir (TA) ini adalah game maze. Game maze merupakan sebuah permainan yang bertujuan menentukan jalur yang tepat untuk menuju tempat yang telah ditetapkan. Game ini memiliki jalur yang rumit dan berliku-liku, sehingga dapat melatih logika dan imajinasi pada anak. Game maze ini akan berisi edukasi pembelajaran berbahasa inggris. Karena, saat ini ketertarikan seorang anak pada pelajaran bahasa inggris masih rendah, selain itu bahasa inggris merupakan bahasa yang sulit diterapkan oleh anak. Bahasa inggris hanya digunakan didalam kelas dan dalam waktu terbatas dengan metode belajar yang membosankan dan kurang menarik. Oleh karena itu, game ini dirancang menjadi game yang menarik, menyenangkan dan dapat meningkatkan kemampuan bahasa inggris anak.
Abstrak (Clean): abstrak pada era teknologi yang modern game tidak hanya sekedar dibuat untuk bermain saja tetapi juga digunakan untuk suatu pembelajaran anak anak telah memainkan berbagai jenis game salah satu jenis game yang akan di buat dalam tugas akhir ta ini adalah game maze game maze merupakan sebuah permainan yang bertujuan menentukan jalur yang tepat untuk menuju tempat yang telah ditetapkan game ini memiliki jalur yang rumit dan berlikuliku sehingga dapat melatih logika dan imajinasi pada anak game maze ini akan berisi edukasi pembelajaran berbahasa inggris karena saat ini ketertarikan seorang anak pada pelajaran bahasa inggris masih rendah selain itu bahasa inggris merupakan bahasa yang sulit diterapkan oleh anak bahasa inggris hanya digunakan didalam kelas dan dalam waktu terbatas dengan metode belajar yang membosankan dan kurang menarik oleh karena itu game ini dirancang menjadi game yang menarik menyenangkan dan dapat meningkatkan kemampuan bahasa inggris anak
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak era teknologi modern game sekedar dibuat bermain digunakan pembelajaran anak anak memainkan berbagai jenis game salah satu jenis game buat tugas akhir ta game maze game maze permainan bertujuan menentukan jalur tepat menuju tempat ditetapkan game memiliki jalur rumit berlikuliku dapat melatih logika imajinasi anak game maze berisi edukasi pembelajaran berbahasa inggris ketertarikan seorang anak pelajaran bahasa inggris masih rendah selain bahasa inggris bahasa sulit diterapkan anak bahasa inggris digunakan didalam kelas waktu terbatas metode belajar membosankan kurang menarik game dirancang menjadi game menarik menyenangkan dapat meningkatkan kemampuan bahasa inggris anak
Abstrak (Stemmed): abstrak era teknologi modern game dar buat main guna ajar anak anak main bagai jenis game salah satu jenis game buat tugas akhir ta game maze game maze main tuju tentu jalur tepat tuju tempat tetap game milik jalur rumit berlikuliku dapat latih logika imajinasi anak game maze isi edukasi ajar bahasa inggris tari orang anak ajar bahasa inggris masih rendah selain bahasa inggris bahasa sulit terap anak bahasa inggris guna dalam kelas waktu batas metode ajar bosan kurang tarik game rancang jadi game tarik senang dapat tingkat mampu bahasa inggris anak
Abstrak (Corrected): abstract era teknologi modern game day but main gun ajar anal anal main bahai penis game salad sat penis game but tugs air ta game maze game maze main juju tent value teat juju tempt team game milk value remit berlikuliku apart latin logia imajinasi anal game maze is dukas ajar bahama ingrid taxi orang anal ajar bahama ingrid mash rental slain bahama ingrid bahama suit trap anal bahama ingrid gun dream keas want bats metope ajar boson during tajik game dancing jade game tajik penang apart dingbat camp bahama ingrid anal
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'game': 9, 'anak': 6, 'bahasa': 6, 'inggris': 5, 'ajar': 4, 'main': 3, 'maze': 3, 'buat': 2, 'guna': 2, 'jenis': 2, 'tuju': 2, 'jalur': 2, 'dapat': 2, 'tarik': 2, 'abstrak': 1, 'era': 1, 'teknologi': 1, 'modern': 1, 'dar': 1, 'bagai': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'ta': 1, 'tentu': 1, 'tepat': 1, 'tempat': 1, 'tetap': 1, 'milik': 1, 'rumit': 1, 'berlikuliku': 1, 'latih': 1, 'logika': 1, 'imajinasi': 1, 'isi': 1, 'edukasi': 1, 'tari': 1, 'orang': 1, 'masih': 1, 'rendah': 1, 'selain': 1, 'sulit': 1, 'terap': 1, 'dalam': 1, 'kelas': 1, 'waktu': 1, 'batas': 1, 'metode': 1, 'bosan': 1, 'kurang': 1, 'rancang': 1, 'jadi': 1, 'senang': 1, 'tingkat': 1, 'mampu': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'game': 8, 'to': 8, 'in': 7, 'is': 7, 'of': 6, 'a': 6, 'and': 5, 'english': 5, 'language': 5, 'that': 4, 'be': 4, 'this': 4, 'has': 3, 'maze': 3, 'learning': 3, 'used': 2, 'childs': 2, 'games': 2, 'will': 2, 'path': 2, 'children': 2, 'time': 2, 'era': 1, 'modern': 1, 'technology': 1, 'not': 1, 'just': 1, 'made': 1, 'play': 1, 'but': 1, 'also': 1, 'for': 1, 'study': 1, 'played': 1, 'variety': 1, 'one': 1, 'types': 1, 'created': 1, 'final': 1, 'project': 1, 'ta': 1, 'aims': 1, 'determine': 1, 'right': 1, 'get': 1, 'place': 1, 'been': 1, 'set': 1, 'complicated': 1, 'winding': 1, 'so': 1, 'as': 1, 'train': 1, 'logic': 1, 'imagination': 1, 'contain': 1, 'education': 1, 'because': 1, 'at': 1, 'interest': 1, 'still': 1, 'low': 1, 'addition': 1, 'difficult': 1, 'implemented': 1, 'by': 1, 'child': 1, 'only': 1, 'classroom': 1, 'limited': 1, 'methods': 1, 'are': 1, 'boring': 1, 'unattractive': 1, 'therefore': 1, 'designed': 1, 'interesting': 1, 'fun': 1, 'can': 1, 'improve': 1, 'skills': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1003 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Qutsiyah
Judul: APLIKASI TEXT TO SPEECH DALAM SISTEM PENERJEMAH BAHASA INDONESIA-MADURA MENGGUNAKAN METODE FSA
(FINITE STATE AUTOMATA)
Pembimbing 1: Fika Hastarita Rachman S.T., M.Eng
Pembimbing 2: Firdaus Solihin S.Kom., M.Kom
Abstrak (Raw): Kurangnya penggunaan bahasa dan minimnya pelestarian Bahasa Madura menyebabkan Bahasa Madura mulai terancam punah. Bahasa Madura merupakan bahasa yang sulit untuk dipelajari, karena perbedaan dialek yang berbeda-beda dalam Bahasa Madura, sehingga banyak ditemukan perbedaan antara penulisan dan cara pengucapan.
Dalam rangka upaya pelestarian diperlukan pengembangan dan pemanfaatan teknologi. Usaha pelestarian Bahasa Madura salah satunya menggunakan aplikasi Text to Speech pada sistem penerjemah Bahasa Indonesia ke Bahasa Madura. Untuk mempermudah pengkonversian dari teks menjadi suara, proses pemenggalan kata menggunakan metode Finite State Automata dua tingkatan dimana hasil pemenggalan di tingkat pertama menjadi inputan di tingkat kedua.
Penerapan Finite State Automata pada aplikasi Text to Speech efektif digunakan dengan prosentase keberhasilan 90%. Output suara yang dihasilkan sesuai dengan hasil pemenggalan suku kata, namun pengucapan beberapa kalimat belum memiliki pola intonasi yang benar dengan prosentase keberhasilan 85%, sehingga pola intonasi hasil pengucapan suara belum sesuai dengan pengucapan aslinya.
Abstrak (Clean): kurangnya penggunaan bahasa dan minimnya pelestarian bahasa madura menyebabkan bahasa madura mulai terancam punah bahasa madura merupakan bahasa yang sulit untuk dipelajari karena perbedaan dialek yang berbedabeda dalam bahasa madura sehingga banyak ditemukan perbedaan antara penulisan dan cara pengucapan dalam rangka upaya pelestarian diperlukan pengembangan dan pemanfaatan teknologi usaha pelestarian bahasa madura salah satunya menggunakan aplikasi text to speech pada sistem penerjemah bahasa indonesia ke bahasa madura untuk mempermudah pengkonversian dari teks menjadi suara proses pemenggalan kata menggunakan metode finite state automata dua tingkatan dimana hasil pemenggalan di tingkat pertama menjadi inputan di tingkat kedua penerapan finite state automata pada aplikasi text to speech efektif digunakan dengan prosentase keberhasilan output suara yang dihasilkan sesuai dengan hasil pemenggalan suku kata namun pengucapan beberapa kalimat belum memiliki pola intonasi yang benar dengan prosentase keberhasilan sehingga pola intonasi hasil pengucapan suara belum sesuai dengan pengucapan aslinya
Abstrak (Stopwords Removed): kurangnya penggunaan bahasa minimnya pelestarian bahasa madura menyebabkan bahasa madura mulai terancam punah bahasa madura bahasa sulit dipelajari perbedaan dialek berbedabeda bahasa madura banyak ditemukan perbedaan antara penulisan cara pengucapan rangka upaya pelestarian diperlukan pengembangan pemanfaatan teknologi usaha pelestarian bahasa madura salah satunya menggunakan aplikasi text to speech sistem penerjemah bahasa indonesia bahasa madura mempermudah pengkonversian teks menjadi suara proses pemenggalan kata menggunakan metode finite state automata dua tingkatan dimana hasil pemenggalan tingkat pertama menjadi inputan tingkat kedua penerapan finite state automata aplikasi text to speech efektif digunakan prosentase keberhasilan output suara dihasilkan sesuai hasil pemenggalan suku kata pengucapan beberapa kalimat belum memiliki pola intonasi benar prosentase keberhasilan pola intonasi hasil pengucapan suara belum sesuai pengucapan aslinya
Abstrak (Stemmed): kurang guna bahasa minim lestari bahasa madura sebab bahasa madura mulai ancam punah bahasa madura bahasa sulit ajar beda dialek berbedabeda bahasa madura banyak temu beda antara tulis cara ucap rangka upaya lestari perlu kembang manfaat teknologi usaha lestari bahasa madura salah satu guna aplikasi text to speech sistem terjemah bahasa indonesia bahasa madura mudah konversi teks jadi suara proses penggal kata guna metode finite state automata dua tingkat mana hasil penggal tingkat pertama jadi inputan tingkat dua terap finite state automata aplikasi text to speech efektif guna prosentase hasil output suara hasil sesuai hasil penggal suku kata ucap beberapa kalimat belum milik pola intonasi benar prosentase hasil pola intonasi hasil ucap suara belum sesuai ucap asli
Abstrak (Corrected): during gun bahama minim restart bahama madura kebab bahama madura mule anam punch bahama madura bahama suit ajar bed dialed berbedabeda bahama madura banyan temp bed angara tulips cara cap bangka pay restart peru embank manat teknologi sara restart bahama madura salad sat gun aplikasi text to speech sister terefah bahama indonesia bahama madura judah converse tens jade sara proves penal data gun metope finite state automata due dingbat mana hail penal dingbat pertain jade input dingbat due trap finite state automata aplikasi text to speech efektif gun prosentase hail output sara hail sexual hail penal sulu data cap beberapa kalat begum milk pola intonate bear prosentase hail pola intonate hail cap sara begum sexual cap ali
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'bahasa': 9, 'madura': 6, 'hasil': 6, 'guna': 4, 'ucap': 4, 'lestari': 3, 'suara': 3, 'penggal': 3, 'tingkat': 3, 'beda': 2, 'aplikasi': 2, 'text': 2, 'to': 2, 'speech': 2, 'jadi': 2, 'kata': 2, 'finite': 2, 'state': 2, 'automata': 2, 'dua': 2, 'prosentase': 2, 'sesuai': 2, 'belum': 2, 'pola': 2, 'intonasi': 2, 'kurang': 1, 'minim': 1, 'sebab': 1, 'mulai': 1, 'ancam': 1, 'punah': 1, 'sulit': 1, 'ajar': 1, 'dialek': 1, 'berbedabeda': 1, 'banyak': 1, 'temu': 1, 'antara': 1, 'tulis': 1, 'cara': 1, 'rangka': 1, 'upaya': 1, 'perlu': 1, 'kembang': 1, 'manfaat': 1, 'teknologi': 1, 'usaha': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'sistem': 1, 'terjemah': 1, 'indonesia': 1, 'mudah': 1, 'konversi': 1, 'teks': 1, 'proses': 1, 'metode': 1, 'mana': 1, 'pertama': 1, 'inputan': 1, 'terap': 1, 'efektif': 1, 'output': 1, 'suku': 1, 'beberapa': 1, 'kalimat': 1, 'milik': 1, 'benar': 1, 'asli': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 15, 'in': 7, 'to': 7, 'madurese': 6, 'language': 5, 'it': 5, 's': 5, 'that': 4, 'a': 4, 'result': 4, 'with': 4, 'and': 3, 'application': 3, 'voice': 3, 'separation': 3, 'stage': 3, 'utilization': 2, 'preservation': 2, 'differences': 2, 'process': 2, 'pronunciation': 2, 'order': 2, 'use': 2, 'text': 2, 'speech': 2, 'into': 2, 'finite': 2, 'state': 2, 'automata': 2, 'second': 2, 'high': 2, 'until': 2, 'suitably': 2, 'not': 2, 'have': 2, 'form': 2, 'intonation': 2, 'undercommunication': 1, 'languages': 1, 'minimizing': 1, 'cause': 1, 'start': 1, 'threatened': 1, 'extinct': 1, 'actually': 1, 'difficult': 1, 'learn': 1, 'because': 1, 'dialects': 1, 'inside': 1, 'part': 1, 'itself': 1, 'so': 1, 'will': 1, 'find': 1, 'many': 1, 'between': 1, 'writing': 1, 'way': 1, 'efforts': 1, 'needs': 1, 'development': 1, 'technology': 1, 'one': 1, 'ways': 1, 'preserve': 1, 'system': 1, 'indonesian': 1, 'translator': 1, 'make': 1, 'easier': 1, 'convertion': 1, 'from': 1, 'texts': 1, 'words': 1, 'method': 1, 'where': 1, 'are': 1, 'at': 1, 'first': 1, 'become': 1, 'input': 1, 'as': 1, 'regards': 1, 'effectively': 1, 'percentage': 1, 'output': 1, 'syllable': 1, 'however': 1, 'pronouncing': 1, 'several': 1, 'sentence': 1, 'including': 1, 'right': 1, 'percentages': 1, 'would': 1, 'origin': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1004 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Musa Paradisia
Judul: SISTEM MONITORING PEMAKAIAN MOBIL DINAS BERBASIS GPS PADA
PLATFORM ANDROID (STUDI KASUS : PT YANG ANDALAN UTAMA
SIDOARJO)”
Pembimbing 1: Hermawan ST.M.Kom
Pembimbing 2: Kautsar Sophan ST MT
Abstrak (Raw): Penggunaan mobil dinas yang tidak semestinya dapat menyebabkan pembengkakan biaya
transportasi. Penelitian terdahulu telah membuktikan bahwa perangkat GPS Android dan Google Maps
mampu untuk melacak keberadaan perangkat bergerak namun hasilnya sangat dipengaruhi oleh trafik dari
jaringan selular, semakin tinggi trafiknya performa aplikasi semakin menurun atau bahkan mungkin tidak
berfungsi sama sekali. Dalam tugas akhir ini dikembangkkan Aplikasi GPS Tracking berbasis Location
Based Service (LBS). Perangkat GPS pada smartphone android digunakan untuk menentukan koordinat
disisi client, data yang diperoleh akan diproyeksikan menggunakan Google maps pada server yang dibangun
menggunakan pemrograman ANDROID, PHP MYSQL sehingga akan diperoleh aplikasi yang mampu
memonitoring posisi kendaraan.
Abstrak (Clean): penggunaan mobil dinas yang tidak semestinya dapat menyebabkan pembengkakan biaya transportasi penelitian terdahulu telah membuktikan bahwa perangkat gps android dan google maps mampu untuk melacak keberadaan perangkat bergerak namun hasilnya sangat dipengaruhi oleh trafik dari jaringan selular semakin tinggi trafiknya performa aplikasi semakin menurun atau bahkan mungkin tidak berfungsi sama sekali dalam tugas akhir ini dikembangkkan aplikasi gps tracking berbasis location based service lbs perangkat gps pada smartphone android digunakan untuk menentukan koordinat disisi client data yang diperoleh akan diproyeksikan menggunakan google maps pada server yang dibangun menggunakan pemrograman android php mysql sehingga akan diperoleh aplikasi yang mampu memonitoring posisi kendaraan
Abstrak (Stopwords Removed): penggunaan mobil dinas semestinya dapat menyebabkan pembengkakan biaya transportasi penelitian terdahulu membuktikan perangkat gps android google maps mampu melacak keberadaan perangkat bergerak hasilnya sangat dipengaruhi trafik jaringan selular semakin tinggi trafiknya performa aplikasi semakin menurun bahkan mungkin berfungsi sama sekali tugas akhir dikembangkkan aplikasi gps tracking berbasis location based service lbs perangkat gps smartphone android digunakan menentukan koordinat disisi client data diperoleh diproyeksikan menggunakan google maps server dibangun menggunakan pemrograman android php mysql diperoleh aplikasi mampu memonitoring posisi kendaraan
Abstrak (Stemmed): guna mobil dinas mesti dapat sebab bengkak biaya transportasi teliti dahulu bukti perangkat gps android google maps mampu lacak ada perangkat gerak hasil sangat pengaruh trafik jaring selular makin tinggi trafiknya performa aplikasi makin turun bahkan mungkin fungsi sama sekali tugas akhir dikembangkkan aplikasi gps tracking bas location based service lbs perangkat gps smartphone android guna tentu koordinat sisi client data oleh proyeksi guna google maps server bangun guna pemrograman android php mysql oleh aplikasi mampu memonitoring posisi kendara
Abstrak (Corrected): gun mobil dings misti apart kebab bangkok bay transports elite dahl but perangkat gas android google maps camp lack ada perangkat gera hail sang pengaruh train caring secular making ting trafiknya perform aplikasi making turn balkan munchkin fungi same seal tugs air dikembangkkan aplikasi gas tracking was location based service labs perangkat gas smartphone android gun tent coordinate sis client data olen proyeksi gun google maps server bangui gun pemrograman android pop myself olen aplikasi camp monitoring polish kendra
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 4, 'perangkat': 3, 'gps': 3, 'android': 3, 'aplikasi': 3, 'google': 2, 'maps': 2, 'mampu': 2, 'makin': 2, 'oleh': 2, 'mobil': 1, 'dinas': 1, 'mesti': 1, 'dapat': 1, 'sebab': 1, 'bengkak': 1, 'biaya': 1, 'transportasi': 1, 'teliti': 1, 'dahulu': 1, 'bukti': 1, 'lacak': 1, 'ada': 1, 'gerak': 1, 'hasil': 1, 'sangat': 1, 'pengaruh': 1, 'trafik': 1, 'jaring': 1, 'selular': 1, 'tinggi': 1, 'trafiknya': 1, 'performa': 1, 'turun': 1, 'bahkan': 1, 'mungkin': 1, 'fungsi': 1, 'sama': 1, 'sekali': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'dikembangkkan': 1, 'tracking': 1, 'bas': 1, 'location': 1, 'based': 1, 'service': 1, 'lbs': 1, 'smartphone': 1, 'tentu': 1, 'koordinat': 1, 'sisi': 1, 'client': 1, 'data': 1, 'proyeksi': 1, 'server': 1, 'bangun': 1, 'pemrograman': 1, 'php': 1, 'mysql': 1, 'memonitoring': 1, 'posisi': 1, 'kendara': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'of': 5, 'that': 3, 'gps': 3, 'android': 3, 'to': 3, 'application': 3, 'is': 3, 'devices': 2, 'google': 2, 'maps': 2, 'able': 2, 'traffic': 2, 'on': 2, 'obtained': 2, 'using': 2, 'use': 1, 'official': 1, 'cars': 1, 'improperly': 1, 'can': 1, 'cause': 1, 'swelling': 1, 'costs': 1, 'transport': 1, 'past': 1, 'research': 1, 'has': 1, 'shown': 1, 'and': 1, 'track': 1, 'whereabouts': 1, 'mobile': 1, 'but': 1, 'results': 1, 'were': 1, 'affected': 1, 'by': 1, 'cellular': 1, 'network': 1, 'higher': 1, 'performance': 1, 'decreases': 1, 'or': 1, 'even': 1, 'perhaps': 1, 'not': 1, 'function': 1, 'at': 1, 'all': 1, 'in': 1, 'this': 1, 'thesis': 1, 'dikembangkkan': 1, 'locationbased': 1, 'tracking': 1, 'based': 1, 'service': 1, 'lbs': 1, 'device': 1, 'smartphone': 1, 'used': 1, 'determine': 1, 'coordinates': 1, 'client': 1, 'side': 1, 'data': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'projected': 1, 'server': 1, 'built': 1, 'programming': 1, 'php': 1, 'mysql': 1, 'thus': 1, 'an': 1, 'monitoring': 1, 'position': 1, 'vehicle': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1005 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: BISMA ALFIAN IMANATA
Judul: PENGEMBANGAN APLIKASI PENCARIAN SEMANTIK JUDUL TUGAS AKHIR MENGGUNAKAN KONSEP ONTOLOGI
Pembimbing 1: FIRDAUS SOLIHIN, S.Kom., M.Kom
Pembimbing 2: IWAN SANTOSA, ST., MT
Abstrak (Raw): Saat ini aplikasi pencarian yang dibuat untuk membantu menemukan informasi terkait tugas akhir yang relevan terkadang masih menemui kendala. Hal ini dikarenakan sistem pencarian yang dibuat untuk menemukan informasi terkait tugas akhir masih menggunakan konsep dan model yang menekankan pada kata kunci. Dengan konsep tersebut, seorang pencari informasi hanya memperoleh informasi yang sesuai dengan kata kunci yang digunakan. Sedangkan informasi yang memungkinkan terkait dengan kata kunci yang digunakan, tidak diperoleh oleh pengguna. Untuk mengatasi kekurangan ini, maka perlu dilakukan pengembangan aplikasi pencarian terkait tugas akhir. Metode yang cocok digunakan untuk mengembangkan aplikasi pencarian tersebut adalah dengan menerapkan metode semantik. Metode Semantik merupakan metode yang menerapkan keterkaitan antar informasi. Dengan digunakannya metode semantik, informasi yang diperoleh oleh pengguna, lebih spesifik dan sesuai dengan persepsi pengguna, karena aplikasi pencarian dengan metode semantik, menggali informasi yang memiliki hubungan keterkaitan dengan kata kunci yang digunakan pengguna. Tingkatan semantik yang digunakan untuk menerapkan kesamaan makna dan kemiripan bahasa disebut Ontologi. Aplikasi Semantik Berbasis Desktop ini dapat memberikan hasil pencarian yang tidak hanya menekankan pada kata kunci pengguna, namun dokumen yang memiliki keterkaitan dengan kata kunci juga ditampilkan.
Abstrak (Clean): saat ini aplikasi pencarian yang dibuat untuk membantu menemukan informasi terkait tugas akhir yang relevan terkadang masih menemui kendala hal ini dikarenakan sistem pencarian yang dibuat untuk menemukan informasi terkait tugas akhir masih menggunakan konsep dan model yang menekankan pada kata kunci dengan konsep tersebut seorang pencari informasi hanya memperoleh informasi yang sesuai dengan kata kunci yang digunakan sedangkan informasi yang memungkinkan terkait dengan kata kunci yang digunakan tidak diperoleh oleh pengguna untuk mengatasi kekurangan ini maka perlu dilakukan pengembangan aplikasi pencarian terkait tugas akhir metode yang cocok digunakan untuk mengembangkan aplikasi pencarian tersebut adalah dengan menerapkan metode semantik metode semantik merupakan metode yang menerapkan keterkaitan antar informasi dengan digunakannya metode semantik informasi yang diperoleh oleh pengguna lebih spesifik dan sesuai dengan persepsi pengguna karena aplikasi pencarian dengan metode semantik menggali informasi yang memiliki hubungan keterkaitan dengan kata kunci yang digunakan pengguna tingkatan semantik yang digunakan untuk menerapkan kesamaan makna dan kemiripan bahasa disebut ontologi aplikasi semantik berbasis desktop ini dapat memberikan hasil pencarian yang tidak hanya menekankan pada kata kunci pengguna namun dokumen yang memiliki keterkaitan dengan kata kunci juga ditampilkan
Abstrak (Stopwords Removed): aplikasi pencarian dibuat membantu menemukan informasi terkait tugas akhir relevan terkadang masih menemui kendala dikarenakan sistem pencarian dibuat menemukan informasi terkait tugas akhir masih menggunakan konsep model menekankan kata kunci konsep tersebut seorang pencari informasi memperoleh informasi sesuai kata kunci digunakan sedangkan informasi memungkinkan terkait kata kunci digunakan diperoleh pengguna mengatasi kekurangan perlu dilakukan pengembangan aplikasi pencarian terkait tugas akhir metode cocok digunakan mengembangkan aplikasi pencarian tersebut menerapkan metode semantik metode semantik metode menerapkan keterkaitan antar informasi digunakannya metode semantik informasi diperoleh pengguna lebih spesifik sesuai persepsi pengguna aplikasi pencarian metode semantik menggali informasi memiliki hubungan keterkaitan kata kunci digunakan pengguna tingkatan semantik digunakan menerapkan kesamaan makna kemiripan bahasa disebut ontologi aplikasi semantik berbasis desktop dapat memberikan hasil pencarian menekankan kata kunci pengguna dokumen memiliki keterkaitan kata kunci ditampilkan
Abstrak (Stemmed): aplikasi cari buat bantu temu informasi kait tugas akhir relevan terkadang masih temu kendala karena sistem cari buat temu informasi kait tugas akhir masih guna konsep model tekan kata kunci konsep sebut orang cari informasi oleh informasi sesuai kata kunci guna sedang informasi mungkin kait kata kunci guna oleh guna atas kurang perlu laku kembang aplikasi cari kait tugas akhir metode cocok guna kembang aplikasi cari sebut terap metode semantik metode semantik metode terap kait antar informasi guna metode semantik informasi oleh guna lebih spesifik sesuai persepsi guna aplikasi cari metode semantik gali informasi milik hubung kait kata kunci guna guna tingkat semantik guna terap sama makna mirip bahasa sebut ontologi aplikasi semantik bas desktop dapat beri hasil cari tekan kata kunci guna dokumen milik kait kata kunci tampil
Abstrak (Corrected): aplikasi care but bantu temp informant wait tugs air relevant terkadang mash temp kendall arena sister care but temp informant wait tugs air mash gun onset model texan data bunch onset debut orang care informant olen informant sexual data bunch gun sedan informant munchkin wait data bunch gun olen gun alas during peru lake embank aplikasi care wait tugs air metope cook gun embank aplikasi care debut trap metope semantic metope semantic metope trap wait altar informant gun metope semantic informant olen gun leash specific sexual perseus gun aplikasi care metope semantic gal informant milk hung wait data bunch gun gun dingbat semantic gun trap same mana mirin bahama debut ontology aplikasi semantic was desktop apart bert hail care texan data bunch gun document milk wait data bunch tamil
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 12, 'informasi': 8, 'cari': 7, 'kait': 7, 'kata': 6, 'kunci': 6, 'metode': 6, 'semantik': 6, 'aplikasi': 5, 'temu': 3, 'tugas': 3, 'akhir': 3, 'sebut': 3, 'oleh': 3, 'terap': 3, 'buat': 2, 'masih': 2, 'konsep': 2, 'tekan': 2, 'sesuai': 2, 'kembang': 2, 'milik': 2, 'bantu': 1, 'relevan': 1, 'terkadang': 1, 'kendala': 1, 'karena': 1, 'sistem': 1, 'model': 1, 'orang': 1, 'sedang': 1, 'mungkin': 1, 'atas': 1, 'kurang': 1, 'perlu': 1, 'laku': 1, 'cocok': 1, 'antar': 1, 'lebih': 1, 'spesifik': 1, 'persepsi': 1, 'gali': 1, 'hubung': 1, 'tingkat': 1, 'sama': 1, 'makna': 1, 'mirip': 1, 'bahasa': 1, 'ontologi': 1, 'bas': 1, 'desktop': 1, 'dapat': 1, 'beri': 1, 'hasil': 1, 'dokumen': 1, 'tampil': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'to': 12, 'information': 8, 'is': 7, 'search': 6, 'that': 6, 'of': 5, 'used': 5, 'are': 5, 'related': 4, 'with': 4, 'keywords': 4, 'this': 3, 'and': 3, 'user': 3, 'applications': 3, 'methods': 3, 'method': 3, 'semantic': 3, 'application': 2, 'find': 2, 'still': 2, 'have': 2, 'because': 2, 'final': 2, 'project': 2, 'key': 2, 'only': 2, 'corresponding': 2, 'not': 2, 'obtained': 2, 'by': 2, 'appropriate': 2, 'semantics': 2, 'users': 2, 'similarity': 2, 'currently': 1, 'created': 1, 'help': 1, 'relevan': 1, 'thesis': 1, 'sometimes': 1, 'problem': 1, 'system': 1, 'made': 1, 'using': 1, 'concepts': 1, 'models': 1, 'emphasize': 1, 'word': 1, 'concept': 1, 'an': 1, 'seeker': 1, 'obtain': 1, 'while': 1, 'allows': 1, 'overcome': 1, 'shortcoming': 1, 'it': 1, 'necessary': 1, 'development': 1, 'develop': 1, 'apply': 1, 'a': 1, 'applies': 1, 'relationship': 1, 'between': 1, 'use': 1, 'more': 1, 'specific': 1, 'perception': 1, 'gather': 1, 'relationships': 1, 'words': 1, 'levels': 1, 'implement': 1, 'meaning': 1, 'language': 1, 'called': 1, 'ontology': 1, 'semanticsbased': 1, 'desktop': 1, 'can': 1, 'provide': 1, 'results': 1, 'emphasizes': 1, 'but': 1, 'documents': 1, 'relevant': 1, 'also': 1, 'displayed': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1006 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: rohmi nur hidayah
Judul: Klasifikasi Dokumen Web Berita Universitas Menggunakan k-NN (K-Nearest Neighbor)
Pembimbing 1: firdaus solihin, S. kom., M. Kom
Pembimbing 2: Hermawan, S.T., M.Kom
Abstrak (Raw): Jumlah dokumen berita di situs web universitas semakin banyak dan up-to-date. Kebutuhan pengunjung akan informasi tersebut semakin tinggi, sedangkan di sisi lain pengguna membutuhkan penemuan informasi yang cepat dan akurat. Penelitian ini menggunakan metode cosine similarityuntuk menghitung kemiripan antar dokumen. Selain itu agar pencarian dokumen mudah ditemukan, maka dokumen diklasifikasikan berdasarkan pada kelas-kelas yang sudah ditentukan sebelumnya (preedefined) menggunakan metode k-NN (k-nearest neighbour). Untuk mempercepat penyampaian hasil pencarian kepada pengguna maka pada aplikasi ini digunakan teknik caching terhadapdokumen-dokumen yang pernah dikembalikan sebelumnya kepada pengguna. Teknik ini dimaksudkan untuk meningkatkan transfer dokumen dengan menyimpan dokumen yang pernah diakses pada cache tersebut, sehingga apabila ada dokumen yang ingin diakses adalah dokumen yang sama maka akses akan dapat dilakukan lebih cepat. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa akurasi klasifikasi k-NN untuk dokumen teks berita mampu mencapai 95% saat dokumen diwakili oleh judul dan paragraf pertama (k=20, 25 dan 45) tetapi hanya maksimal 40% saat dokumen diwakili oleh judul dan isi lengkap. Adanya klasifikasi terbukti meningkatkan presisi hasil pencarian dan mempersingkat proes pencarian tersebut. Kehadiran cachemenjadikan waktu pemrosesan query yang telah ada sebelumnya menjadi jauh lebih cepat, rata-rata hanya memerlukan 7 mili detik.
Kata kunci : k-Nearest Neighbour,cosine similaity, cache.
Abstrak (Clean): jumlah dokumen berita di situs web universitas semakin banyak dan uptodate kebutuhan pengunjung akan informasi tersebut semakin tinggi sedangkan di sisi lain pengguna membutuhkan penemuan informasi yang cepat dan akurat penelitian ini menggunakan metode cosine similarityuntuk menghitung kemiripan antar dokumen selain itu agar pencarian dokumen mudah ditemukan maka dokumen diklasifikasikan berdasarkan pada kelaskelas yang sudah ditentukan sebelumnya preedefined menggunakan metode knn knearest neighbour untuk mempercepat penyampaian hasil pencarian kepada pengguna maka pada aplikasi ini digunakan teknik caching terhadapdokumendokumen yang pernah dikembalikan sebelumnya kepada pengguna teknik ini dimaksudkan untuk meningkatkan transfer dokumen dengan menyimpan dokumen yang pernah diakses pada cache tersebut sehingga apabila ada dokumen yang ingin diakses adalah dokumen yang sama maka akses akan dapat dilakukan lebih cepat hasil pengujian memperlihatkan bahwa akurasi klasifikasi knn untuk dokumen teks berita mampu mencapai saat dokumen diwakili oleh judul dan paragraf pertama k dan tetapi hanya maksimal saat dokumen diwakili oleh judul dan isi lengkap adanya klasifikasi terbukti meningkatkan presisi hasil pencarian dan mempersingkat proes pencarian tersebut kehadiran cachemenjadikan waktu pemrosesan query yang telah ada sebelumnya menjadi jauh lebih cepat ratarata hanya memerlukan mili detik kata kunci knearest neighbourcosine similaity cache
Abstrak (Stopwords Removed): jumlah dokumen berita situs web universitas semakin banyak uptodate kebutuhan pengunjung informasi tersebut semakin tinggi sedangkan sisi lain pengguna membutuhkan penemuan informasi cepat akurat penelitian menggunakan metode cosine similarityuntuk menghitung kemiripan antar dokumen selain pencarian dokumen mudah ditemukan dokumen diklasifikasikan berdasarkan kelaskelas sudah ditentukan sebelumnya preedefined menggunakan metode knn knearest neighbour mempercepat penyampaian hasil pencarian kepada pengguna aplikasi digunakan teknik caching terhadapdokumendokumen pernah dikembalikan sebelumnya kepada pengguna teknik dimaksudkan meningkatkan transfer dokumen menyimpan dokumen pernah diakses cache tersebut apabila ada dokumen ingin diakses dokumen sama akses dapat dilakukan lebih cepat hasil pengujian memperlihatkan akurasi klasifikasi knn dokumen teks berita mampu mencapai dokumen diwakili judul paragraf pertama k maksimal dokumen diwakili judul isi lengkap adanya klasifikasi terbukti meningkatkan presisi hasil pencarian mempersingkat proes pencarian tersebut kehadiran cachemenjadikan waktu pemrosesan query ada sebelumnya menjadi jauh lebih cepat ratarata memerlukan mili detik kata kunci knearest neighbourcosine similaity cache
Abstrak (Stemmed): jumlah dokumen berita situs web universitas makin banyak uptodate butuh unjung informasi sebut makin tinggi sedang sisi lain guna butuh temu informasi cepat akurat teliti guna metode cosine similarityuntuk hitung mirip antar dokumen selain cari dokumen mudah temu dokumen klasifikasi dasar kelaskelas sudah tentu belum preedefined guna metode knn knearest neighbour cepat sampai hasil cari kepada guna aplikasi guna teknik caching terhadapdokumendokumen pernah kembali belum kepada guna teknik maksud tingkat transfer dokumen simpan dokumen pernah akses cache sebut apabila ada dokumen ingin akses dokumen sama akses dapat laku lebih cepat hasil uji lihat akurasi klasifikasi knn dokumen teks berita mampu capai dokumen wakil judul paragraf pertama k maksimal dokumen wakil judul isi lengkap ada klasifikasi bukti tingkat presisi hasil cari singkat proes cari sebut hadir cachemenjadikan waktu pemrosesan query ada belum jadi jauh lebih cepat ratarata perlu mil detik kata kunci knearest neighbourcosine similaity cache
Abstrak (Corrected): mullah document benita situs web university making banyan update butch unsung informant debut making ting sedan sis lain gun butch temp informant eat aura elite gun metope cosine similarityuntuk hiding mirin altar document slain care document judah temp document klasifikasi dakar kelaskelas judah tent begum predefined gun metope inn nearest neighbor eat sampan hail care keypad gun aplikasi gun tennis caching terhadapdokumendokumen perish cembali begum keypad gun tennis makeup dingbat transfer document simian document perish asses cache debut arabia ada document begin asses document same asses apart lake leash eat hail uni that auras klasifikasi inn document tens benita camp capri document wail judge paragraph pertain k maximal document wail judge is lengkap ada klasifikasi but dingbat press hail care dingbat proves care debut hair cachemenjadikan want pemrosesan query ada begum jade each leash eat ratarata peru mil devil data bunch nearest neighbourcosine similarity cache
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'dokumen': 11, 'guna': 6, 'cepat': 4, 'cari': 4, 'sebut': 3, 'klasifikasi': 3, 'belum': 3, 'hasil': 3, 'akses': 3, 'ada': 3, 'berita': 2, 'makin': 2, 'butuh': 2, 'informasi': 2, 'temu': 2, 'metode': 2, 'knn': 2, 'knearest': 2, 'kepada': 2, 'teknik': 2, 'pernah': 2, 'tingkat': 2, 'cache': 2, 'lebih': 2, 'wakil': 2, 'judul': 2, 'jumlah': 1, 'situs': 1, 'web': 1, 'universitas': 1, 'banyak': 1, 'uptodate': 1, 'unjung': 1, 'tinggi': 1, 'sedang': 1, 'sisi': 1, 'lain': 1, 'akurat': 1, 'teliti': 1, 'cosine': 1, 'similarityuntuk': 1, 'hitung': 1, 'mirip': 1, 'antar': 1, 'selain': 1, 'mudah': 1, 'dasar': 1, 'kelaskelas': 1, 'sudah': 1, 'tentu': 1, 'preedefined': 1, 'neighbour': 1, 'sampai': 1, 'aplikasi': 1, 'caching': 1, 'terhadapdokumendokumen': 1, 'kembali': 1, 'maksud': 1, 'transfer': 1, 'simpan': 1, 'apabila': 1, 'ingin': 1, 'sama': 1, 'dapat': 1, 'laku': 1, 'uji': 1, 'lihat': 1, 'akurasi': 1, 'teks': 1, 'mampu': 1, 'capai': 1, 'paragraf': 1, 'pertama': 1, 'k': 1, 'maksimal': 1, 'isi': 1, 'lengkap': 1, 'bukti': 1, 'presisi': 1, 'singkat': 1, 'proes': 1, 'hadir': 1, 'cachemenjadikan': 1, 'waktu': 1, 'pemrosesan': 1, 'query': 1, 'jadi': 1, 'jauh': 1, 'ratarata': 1, 'perlu': 1, 'mil': 1, 'detik': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'neighbourcosine': 1, 'similaity': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 9, 'classification': 7, 'is': 7, 'a': 7, 'and': 6, 'to': 6, 'knn': 4, 'text': 4, 'in': 3, 'processing': 3, 'results': 3, 'query': 3, 'by': 3, 'document': 3, 'universitys': 2, 'website': 2, 'has': 2, 'web': 2, 'from': 2, 'that': 2, 'on': 2, 'user': 2, 'queries': 2, 'portal': 2, 'documents': 2, 'news': 2, 'knearest': 2, 'are': 2, 'improve': 2, 'process': 2, 'cosine': 2, 'able': 2, 'when': 2, 'represented': 2, 'title': 2, 'first': 2, 'paragraph': 2, 'only': 2, 'cache': 2, 'most': 1, 'indonesia': 1, 'not': 1, 'implemented': 1, 'content': 1, 'it': 1, 'provides': 1, 'three': 1, 'site': 1, 'been': 1, 'applying': 1, 'manual': 1, 'itb': 1, 'ugm': 1, 'ipb': 1, 'where': 1, 'result': 1, 'still': 1, 'ambiguous': 1, 'visitors': 1, 'require': 1, 'information': 1, 'focus': 1, 'specific': 1, 'topic': 1, 'fast': 1, 'renewable': 1, 'we': 1, 'conducted': 1, 'study': 1, 'establish': 1, 'system': 1, 'called': 1, 'intended': 1, 'classify': 1, 'chosen': 1, 'sites': 1, 'using': 1, 'method': 1, 'neighbor': 1, 'then': 1, 'used': 1, 'performance': 1, 'handling': 1, 'similarity': 1, 'between': 1, 'with': 1, 'list': 1, 'contained': 1, 'repository': 1, 'calculated': 1, 'similairity': 1, 'caching': 1, 'techniques': 1, 'included': 1, 'speed': 1, 'up': 1, 'test': 1, 'show': 1, 'accuracy': 1, 'for': 1, 'achieve': 1, 'k': 1, 'but': 1, 'maximum': 1, 'complete': 1, 'existence': 1, 'precision': 1, 'search': 1, 'shorten': 1, 'searching': 1, 'presence': 1, 'makes': 1, 'preexisting': 1, 'time': 1, 'become': 1, 'much': 1, 'faster': 1, 'average': 1, 'requires': 1, 'milliseconds': 1, 'keywords': 1, 'neighbour': 1, 'similaity': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1007 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Muhammad Anang Setiawan
Judul: Rancang Bangun Game Edukasi Hanifida untuk Menghafal Asmaul Husna Berbasis Mobile Android
Pembimbing 1: Cucun Very Angkoso, S.T., M.Kom
Pembimbing 2: Arik Kurniawati, S.T., M.Kom
Abstrak (Raw): Dunia pendidikan mulai masuk kedalam dunia teknologi informasi. Banyak sekali kegiatan positif yang dapat membantu dalam pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar di lingkungan pendidikan. Tidak terkecuali dalam dunia pendidikan agama, khususnya agama islam. Sekarang cukup banyak aplikasi-aplikasi seperti Al-Qur’an digital dan jadwal shalat yang terpasang di komputer maupun laptop. Namun, untuk aplikasi kategori game masih belum tersedia.Hanifida merupakan metode baru yang dirasa sangat efektif dalam menghafal 99 asmaul husna. Media-media yang ada masih belum menggunakan media digital, apalagi berbasis game mobile. Seperti kita ketahui, perangkat mobile sangat digemari oleh masyarakat, khususnya mobile android. Belajar menghafal asmaul husna melalui game juga akan lebih menarik, ringkas, dan tidak cepat bosan. Media yang akan digunakan dalam mengimplementasilkan metode hanifida yaitu melalui game edukasi dengan tujuan untuk mempermudahkan pengguna dalam belajar yang menyenangkan. Di dalam game ini terdapat menu materi dan game yang terdiri dari 4 level.Game edukasi Hanifida secara langsung memunculkan hasil penilaian pemain. Pada tiap-tiap level menggunakan metode fuzzy untuk mengkategorikan nilai pemain. Dari 4 level permainan tersebut, masing-masing nilai akan diambil dan diakumulasikan untuk mendapatkan nilai akhir. Diakhir permainan, pemain akan mendapatkan badge digital yang berisikan nilai pemain dari setiap level dengan format .jpeg.
Kata kunci : Hanifida, mobile android, game edukasi .
Abstrak (Clean): dunia pendidikan mulai masuk kedalam dunia teknologi informasi banyak sekali kegiatan positif yang dapat membantu dalam pelaksanaan kegiatan belajarmengajar di lingkungan pendidikan tidak terkecuali dalam dunia pendidikan agama khususnya agama islam sekarang cukup banyak aplikasiaplikasi seperti alqur’an digital dan jadwal shalat yang terpasang di komputer maupun laptop namun untuk aplikasi kategori game masih belum tersediahanifida merupakan metode baru yang dirasa sangat efektif dalam menghafal asmaul husna mediamedia yang ada masih belum menggunakan media digital apalagi berbasis game mobile seperti kita ketahui perangkat mobile sangat digemari oleh masyarakat khususnya mobile android belajar menghafal asmaul husna melalui game juga akan lebih menarik ringkas dan tidak cepat bosan media yang akan digunakan dalam mengimplementasilkan metode hanifida yaitu melalui game edukasi dengan tujuan untuk mempermudahkan pengguna dalam belajar yang menyenangkan di dalam game ini terdapat menu materi dan game yang terdiri dari levelgame edukasi hanifida secara langsung memunculkan hasil penilaian pemain pada tiaptiap level menggunakan metode fuzzy untuk mengkategorikan nilai pemain dari level permainan tersebut masingmasing nilai akan diambil dan diakumulasikan untuk mendapatkan nilai akhir diakhir permainan pemain akan mendapatkan badge digital yang berisikan nilai pemain dari setiap level dengan format jpeg kata kunci hanifida mobile android game edukasi
Abstrak (Stopwords Removed): dunia pendidikan mulai masuk kedalam dunia teknologi informasi banyak sekali kegiatan positif dapat membantu pelaksanaan kegiatan belajarmengajar lingkungan pendidikan terkecuali dunia pendidikan agama khususnya agama islam sekarang cukup banyak aplikasiaplikasi alqur’an digital jadwal shalat terpasang komputer maupun laptop aplikasi kategori game masih belum tersediahanifida metode baru dirasa sangat efektif menghafal asmaul husna mediamedia ada masih belum menggunakan media digital apalagi berbasis game mobile kita ketahui perangkat mobile sangat digemari masyarakat khususnya mobile android belajar menghafal asmaul husna game lebih menarik ringkas cepat bosan media digunakan mengimplementasilkan metode hanifida game edukasi tujuan mempermudahkan pengguna belajar menyenangkan game terdapat menu materi game terdiri levelgame edukasi hanifida secara langsung memunculkan hasil penilaian pemain tiaptiap level menggunakan metode fuzzy mengkategorikan nilai pemain level permainan tersebut masingmasing nilai diambil diakumulasikan mendapatkan nilai akhir diakhir permainan pemain mendapatkan badge digital berisikan nilai pemain setiap level format jpeg kata kunci hanifida mobile android game edukasi
Abstrak (Stemmed): dunia didik mulai masuk dalam dunia teknologi informasi banyak sekali giat positif dapat bantu laksana giat belajarmengajar lingkung didik kecuali dunia didik agama khusus agama islam sekarang cukup banyak aplikasiaplikasi alqur an digital jadwal shalat pasang komputer maupun laptop aplikasi kategori game masih belum tersediahanifida metode baru rasa sangat efektif hafal asmaul husna mediamedia ada masih belum guna media digital apalagi bas game mobile kita tahu perangkat mobile sangat gari masyarakat khusus mobile android ajar hafal asmaul husna game lebih tarik ringkas cepat bosan media guna mengimplementasilkan metode hanifida game edukasi tuju mudah guna ajar senang game dapat menu materi game diri levelgame edukasi hanifida cara langsung muncul hasil nilai main tiaptiap level guna metode fuzzy kategori nilai main level main sebut masingmasing nilai ambil akumulasi dapat nilai akhir akhir main main dapat badge digital risi nilai main tiap level format jpeg kata kunci hanifida mobile android game edukasi
Abstrak (Corrected): dulia did mule mask dream dulia teknologi informant banyan seal gift position apart bantu lasagna gift belajarmengajar linking did kecuali dulia did agama rhesus agama islam semarang cutup banyan aplikasiaplikasi album an digital radial shalt padang computer maun laptop aplikasi category game mash begum tersediahanifida metope bar rash sang efektif halal small human mediamedia ada mash begum gun media digital apanage was game mobile kit tau perangkat mobile sang gary masyarakat rhesus mobile android ajar halal small human game leash tajik rings eat boson media gun mengimplementasilkan metope hanifida game dukas juju judah gun ajar penang game apart menu mater game dirt levelgame dukas hanifida cara lansing munch hail nilgai main tiaptiap level gun metope fuzzy category nilgai main level main debut masingmasing nilgai ambit akumulasi apart nilgai air air main main apart badge digital risk nilgai main tip level format peg data bunch hanifida mobile android game dukas
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'game': 7, 'main': 6, 'nilai': 5, 'dapat': 4, 'guna': 4, 'mobile': 4, 'dunia': 3, 'didik': 3, 'digital': 3, 'metode': 3, 'hanifida': 3, 'edukasi': 3, 'level': 3, 'banyak': 2, 'giat': 2, 'agama': 2, 'khusus': 2, 'kategori': 2, 'masih': 2, 'belum': 2, 'sangat': 2, 'hafal': 2, 'asmaul': 2, 'husna': 2, 'media': 2, 'android': 2, 'ajar': 2, 'akhir': 2, 'mulai': 1, 'masuk': 1, 'dalam': 1, 'teknologi': 1, 'informasi': 1, 'sekali': 1, 'positif': 1, 'bantu': 1, 'laksana': 1, 'belajarmengajar': 1, 'lingkung': 1, 'kecuali': 1, 'islam': 1, 'sekarang': 1, 'cukup': 1, 'aplikasiaplikasi': 1, 'alqur': 1, 'an': 1, 'jadwal': 1, 'shalat': 1, 'pasang': 1, 'komputer': 1, 'maupun': 1, 'laptop': 1, 'aplikasi': 1, 'tersediahanifida': 1, 'baru': 1, 'rasa': 1, 'efektif': 1, 'mediamedia': 1, 'ada': 1, 'apalagi': 1, 'bas': 1, 'kita': 1, 'tahu': 1, 'perangkat': 1, 'gari': 1, 'masyarakat': 1, 'lebih': 1, 'tarik': 1, 'ringkas': 1, 'cepat': 1, 'bosan': 1, 'mengimplementasilkan': 1, 'tuju': 1, 'mudah': 1, 'senang': 1, 'menu': 1, 'materi': 1, 'diri': 1, 'levelgame': 1, 'cara': 1, 'langsung': 1, 'muncul': 1, 'hasil': 1, 'tiaptiap': 1, 'fuzzy': 1, 'sebut': 1, 'masingmasing': 1, 'ambil': 1, 'akumulasi': 1, 'badge': 1, 'risi': 1, 'tiap': 1, 'format': 1, 'jpeg': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 9, 'of': 8, 'game': 8, 'in': 7, 'to': 5, 'that': 4, 'hanifida': 4, 'mobile': 4, 'will': 4, 'levels': 4, 'players': 4, 'points': 4, 'education': 3, 'digital': 3, 'not': 3, 'some': 3, 'media': 3, 'and': 3, 'get': 3, 'educational': 3, 'a': 2, 'religion': 2, 'especially': 2, 'applications': 2, 'still': 2, 'is': 2, 'method': 2, 'memorizing': 2, 'asmaul': 2, 'husna': 2, 'more': 2, 'android': 2, 'learn': 2, 'through': 2, 'with': 2, 'fuzzy': 2, 'logic': 2, 'from': 2, 'each': 2, 'be': 2, 'wolrd': 1, 'begin': 1, 'entry': 1, 'into': 1, 'world': 1, 'information': 1, 'technology': 1, 'many': 1, 'positive': 1, 'activitycan': 1, 'help': 1, 'learning': 1, 'activity': 1, 'environmental': 1, 'no': 1, 'exception': 1, 'islamic': 1, 'now': 1, 'pretty': 1, 'much': 1, 'like': 1, 'alqur': 1, 'an': 1, 'pray': 1, 'schedule': 1, 'attached': 1, 'computer': 1, 'or': 1, 'notebook': 1, 'however': 1, 'for': 1, 'category': 1, 'availabale': 1, 'new': 1, 'feeled': 1, 'very': 1, 'effective': 1, 'existing': 1, 'yet': 1, 'use': 1, 'what': 1, 's': 1, 'on': 1, 'as': 1, 'we': 1, 'know': 1, 'device': 1, 'veryfavored': 1, 'by': 1, 'people': 1, 'simple': 1, 'too': 1, 'do': 1, 'bored': 1, 'used': 1, 'implement': 1, 'purpose': 1, 'make': 1, 'easeally': 1, 'user': 1, 'fun': 1, 'hjis': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'nus': 1, 'games': 1, 'consists': 1, 'directly': 1, 'show': 1, 'assessment': 1, 'results': 1, 'at': 1, 'every': 1, 'level': 1, 'using': 1, 'categorize': 1, 'taken': 1, 'counted': 1, 'final': 1, 'end': 1, 'badge': 1, 'contains': 1, 'jpeg': 1, 'format': 1, 'key': 1, 'words': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1008 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: TRI CAHYO LUTFINANDA AMRULLOH
Judul: PENERAPAN MODEL ONTOLOGI UNTUK SISTEM PENCARIAN SEMANTIK NAMA DAN MANFAAT OBAT
Pembimbing 1: FIRDAUS SOLIHIN, S.KOM.,M.KOM
Pembimbing 2: IWAN SANTOSA, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Saat ini sistem pencarian nama dan manfaat obat masih menggunakan pencarian biasa dan hasil dari pencarian tidak dapat memberi informasi mengenai keterkaitan dari suatu obat, misalnya kontra atau pantangan dari obat-obat tertentu. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah sistem pencarian yang dapat menangani dari permasalahan diatas, agar dapat memberikan informasi tambahan yang bermanfaat bagi pengguna. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, pada penelitian ini dibangun sebuah sistem pencarian nama dan manfaat obat dengan menggunakan metode semantik. Metode ini memungkinkan untuk mencari keterkaitan atau persamaan dari kata kunci yang dimasukkan oleh pengguna. Dengan menggunakan ontologi sebagai dasar dari sistem yang dibuat. Metode ini harapannya dapat membantu pengguna untuk mendapatkan informasi yang sesuai dengan kebutuhan dari pengguna. Dalam penelitian ini sistem pencarian dapat mengakses file database yang berbentuk owl dan dapat memberikan informasi berupa kontra / pantangan dari obat tertentu. Dengan menggunakan metode semantik aplikasi pencarian nama dan manfaat obat ini mempunyai tingkat keakuratan yang cukup tinggi yaitu sebesar 82,2%. Hanya saja ada beberapa jenis penyakit yang hanya bisa dicari menggunakan istilah dari bidang kedokteran.
Abstrak (Clean): saat ini sistem pencarian nama dan manfaat obat masih menggunakan pencarian biasa dan hasil dari pencarian tidak dapat memberi informasi mengenai keterkaitan dari suatu obat misalnya kontra atau pantangan dari obatobat tertentu oleh karena itu dibutuhkan sebuah sistem pencarian yang dapat menangani dari permasalahan diatas agar dapat memberikan informasi tambahan yang bermanfaat bagi pengguna untuk menyelesaikan permasalahan tersebut pada penelitian ini dibangun sebuah sistem pencarian nama dan manfaat obat dengan menggunakan metode semantik metode ini memungkinkan untuk mencari keterkaitan atau persamaan dari kata kunci yang dimasukkan oleh pengguna dengan menggunakan ontologi sebagai dasar dari sistem yang dibuat metode ini harapannya dapat membantu pengguna untuk mendapatkan informasi yang sesuai dengan kebutuhan dari pengguna dalam penelitian ini sistem pencarian dapat mengakses file database yang berbentuk owl dan dapat memberikan informasi berupa kontra pantangan dari obat tertentu dengan menggunakan metode semantik aplikasi pencarian nama dan manfaat obat ini mempunyai tingkat keakuratan yang cukup tinggi yaitu sebesar hanya saja ada beberapa jenis penyakit yang hanya bisa dicari menggunakan istilah dari bidang kedokteran
Abstrak (Stopwords Removed): sistem pencarian nama manfaat obat masih menggunakan pencarian biasa hasil pencarian dapat memberi informasi mengenai keterkaitan obat misalnya kontra pantangan obatobat tertentu dibutuhkan sistem pencarian dapat menangani permasalahan diatas dapat memberikan informasi tambahan bermanfaat bagi pengguna menyelesaikan permasalahan tersebut penelitian dibangun sistem pencarian nama manfaat obat menggunakan metode semantik metode memungkinkan mencari keterkaitan persamaan kata kunci dimasukkan pengguna menggunakan ontologi dasar sistem dibuat metode harapannya dapat membantu pengguna mendapatkan informasi sesuai kebutuhan pengguna penelitian sistem pencarian dapat mengakses file database berbentuk owl dapat memberikan informasi berupa kontra pantangan obat tertentu menggunakan metode semantik aplikasi pencarian nama manfaat obat mempunyai tingkat keakuratan cukup tinggi sebesar ada beberapa jenis penyakit dicari menggunakan istilah bidang kedokteran
Abstrak (Stemmed): sistem cari nama manfaat obat masih guna cari biasa hasil cari dapat beri informasi kena kait obat misal kontra pantang obatobat tentu butuh sistem cari dapat tangan masalah atas dapat beri informasi tambah manfaat bagi guna selesai masalah sebut teliti bangun sistem cari nama manfaat obat guna metode semantik metode mungkin cari kait sama kata kunci masuk guna guna ontologi dasar sistem buat metode harap dapat bantu guna dapat informasi sesuai butuh guna teliti sistem cari dapat akses file database bentuk owl dapat beri informasi upa kontra pantang obat tentu guna metode semantik aplikasi cari nama manfaat obat punya tingkat akurat cukup tinggi besar ada beberapa jenis sakit cari guna istilah bidang dokter
Abstrak (Corrected): sister care nama manat boat mash gun care bias hail care apart bert informant ken wait boat missal contra panting obatobat tent butch sister care apart tanga marsala alas apart bert informant tambac manat bag gun seesaw marsala debut elite bangui sister care nama manat boat gun metope semantic metope munchkin care wait same data bunch mask gun gun ontology dakar sister but metope harp apart bantu gun apart informant sexual butch gun elite sister care apart asses file database bent owl apart bert informant up contra panting boat tent gun metope semantic aplikasi care nama manat boat puny dingbat aura cutup ting bear ada beberapa penis skit care gun isaiah biding doter
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'cari': 9, 'guna': 9, 'dapat': 7, 'sistem': 5, 'obat': 5, 'manfaat': 4, 'informasi': 4, 'metode': 4, 'nama': 3, 'beri': 3, 'kait': 2, 'kontra': 2, 'pantang': 2, 'tentu': 2, 'butuh': 2, 'masalah': 2, 'teliti': 2, 'semantik': 2, 'masih': 1, 'biasa': 1, 'hasil': 1, 'kena': 1, 'misal': 1, 'obatobat': 1, 'tangan': 1, 'atas': 1, 'tambah': 1, 'bagi': 1, 'selesai': 1, 'sebut': 1, 'bangun': 1, 'mungkin': 1, 'sama': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'masuk': 1, 'ontologi': 1, 'dasar': 1, 'buat': 1, 'harap': 1, 'bantu': 1, 'sesuai': 1, 'akses': 1, 'file': 1, 'database': 1, 'bentuk': 1, 'owl': 1, 'upa': 1, 'aplikasi': 1, 'punya': 1, 'tingkat': 1, 'akurat': 1, 'cukup': 1, 'tinggi': 1, 'besar': 1, 'ada': 1, 'beberapa': 1, 'jenis': 1, 'sakit': 1, 'istilah': 1, 'bidang': 1, 'dokter': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 9, 'searching': 7, 'medicine': 6, 'and': 5, 'system': 5, 'using': 5, 'that': 5, 'can': 5, 'method': 5, 'information': 4, 'as': 4, 'from': 4, 'to': 4, 'this': 4, 'by': 4, 'name': 3, 'benefit': 3, 'give': 3, 'or': 3, 'in': 3, 'user': 3, 'which': 3, 'relevance': 2, 'a': 2, 'such': 2, 'contra': 2, 'taboo': 2, 'certain': 2, 'solve': 2, 'problem': 2, 'above': 2, 'for': 2, 'study': 2, 'semantic': 2, 'has': 2, 'nowadays': 1, 'are': 1, 'still': 1, 'common': 1, 'result': 1, 'cannot': 1, 'about': 1, 'therefore': 1, 'needed': 1, 'order': 1, 'addition': 1, 'be': 1, 'useful': 1, 'reader': 1, 'was': 1, 'built': 1, 'enables': 1, 'looking': 1, 'similarity': 1, 'key': 1, 'words': 1, 'entered': 1, 'ontology': 1, 'based': 1, 'made': 1, 'hopefully': 1, 'help': 1, 'get': 1, 'appropriate': 1, 'with': 1, 'necessity': 1, 'access': 1, 'file': 1, 'database': 1, 'form': 1, 'owl': 1, 'application': 1, 'enough': 1, 'high': 1, 'accurate': 1, 'level': 1, 'is': 1, 'amount': 1, 'however': 1, 'there': 1, 'were': 1, 'some': 1, 'kinds': 1, 'disease': 1, 'only': 1, 'searched': 1, 'medical': 1, 'terms': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1009 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: aqil lubby
Judul: GAME EDUKASI SIMULASI UMRAH BERBASIS MOBILE ANDROID
Pembimbing 1: Arik Kurniawati, S.Kom., M.Kom
Pembimbing 2: Dr. Arif Muntasa, S.Si., M.T.
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Game Edukasi Simulasi Manasik Umrah Berbasis Android merupakan program pembelajaran dalam dunia game seluler. Game android ini memberikan gambaran ibadah umrah yang disertai dengan gerakan-gerakan dan suara dalam dunia 2 Dimensi dengan menggunakan bahasa pemorograman actionscript 3. Pada Tugas Akhir yang dibuat ini mempelajari gerakan- gerakan Manasik Umrah yang diadaptasikan menjadi sebuah game dalam dunia Android. Perancangan game aplikasi ini mengunakan beberapa kegiatan sesuai dengan rukun dan sunnah Umrah sebenarnya. Setiap kegiatan memiliki aksi sendiri-sendiri sesuai dengan kegiatan tersebut. Jika aksi yang dilakukan benar mendapatkan nilai sebagai hadiahnya dan jika salah dalam melakukan aksi mendapat kejutan dari masing-masing aksi yang salah. Aplikasi ini ditujukan untuk kebutuhan pendidikan bagi orang- orang yang ingin melakukan Manasik Umrah supaya saat melakukan ibadah Umrah sudah mengetahui terlebih dahulu apa yang harus dilakukan saat melaksanakan salah satu dari rukun atau sunnah Umrah. Dari hasil kuisioner yang disebar pada sepuluh responden, sebanyak 80% mengatakan tampilan game menarik dan menyenangkan.
Kata Kunci: Manasik Umrah, Game Android, Flash, Game selular
Abstrak (Clean): abstrak game edukasi simulasi manasik umrah berbasis android merupakan program pembelajaran dalam dunia game seluler game android ini memberikan gambaran ibadah umrah yang disertai dengan gerakangerakan dan suara dalam dunia dimensi dengan menggunakan bahasa pemorograman actionscript pada tugas akhir yang dibuat ini mempelajari gerakan gerakan manasik umrah yang diadaptasikan menjadi sebuah game dalam dunia android perancangan game aplikasi ini mengunakan beberapa kegiatan sesuai dengan rukun dan sunnah umrah sebenarnya setiap kegiatan memiliki aksi sendirisendiri sesuai dengan kegiatan tersebut jika aksi yang dilakukan benar mendapatkan nilai sebagai hadiahnya dan jika salah dalam melakukan aksi mendapat kejutan dari masingmasing aksi yang salah aplikasi ini ditujukan untuk kebutuhan pendidikan bagi orang orang yang ingin melakukan manasik umrah supaya saat melakukan ibadah umrah sudah mengetahui terlebih dahulu apa yang harus dilakukan saat melaksanakan salah satu dari rukun atau sunnah umrah dari hasil kuisioner yang disebar pada sepuluh responden sebanyak mengatakan tampilan game menarik dan menyenangkan kata kunci manasik umrah game android flash game selular
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak game edukasi simulasi manasik umrah berbasis android program pembelajaran dunia game seluler game android memberikan gambaran ibadah umrah disertai gerakangerakan suara dunia dimensi menggunakan bahasa pemorograman actionscript tugas akhir dibuat mempelajari gerakan gerakan manasik umrah diadaptasikan menjadi game dunia android perancangan game aplikasi mengunakan beberapa kegiatan sesuai rukun sunnah umrah sebenarnya setiap kegiatan memiliki aksi sendirisendiri sesuai kegiatan tersebut jika aksi dilakukan benar mendapatkan nilai hadiahnya jika salah melakukan aksi mendapat kejutan masingmasing aksi salah aplikasi ditujukan kebutuhan pendidikan bagi orang orang ingin melakukan manasik umrah supaya melakukan ibadah umrah sudah mengetahui terlebih dahulu apa harus dilakukan melaksanakan salah satu rukun sunnah umrah hasil kuisioner disebar sepuluh responden sebanyak mengatakan tampilan game menarik menyenangkan kata kunci manasik umrah game android flash game selular
Abstrak (Stemmed): abstrak game edukasi simulasi manasik umrah bas android program ajar dunia game seluler game android beri gambar ibadah umrah serta gerakangerakan suara dunia dimensi guna bahasa pemorograman actionscript tugas akhir buat ajar gera gera manasik umrah adaptasi jadi game dunia android ancang game aplikasi mengunakan beberapa giat sesuai rukun sunnah umrah benar tiap giat milik aksi sendirisendiri sesuai giat sebut jika aksi laku benar dapat nilai hadiah jika salah laku aksi dapat kejut masingmasing aksi salah aplikasi tuju butuh didik bagi orang orang ingin laku manasik umrah supaya laku ibadah umrah sudah tahu lebih dahulu apa harus laku laksana salah satu rukun sunnah umrah hasil kuisioner sebar puluh responden banyak kata tampil game tarik senang kata kunci manasik umrah game android flash game selular
Abstrak (Corrected): abstract game dukas simulate manakin sarah was android program ajar dulia game seller game android bert sambar ibadan sarah sorta gerakangerakan sara dulia dimension gun bahama pemorograman actionscript tugs air but ajar gera gera manakin sarah adapts jade game dulia android dancing game aplikasi mengunakan beberapa gift sexual run sunnah sarah bear tip gift milk as sendirisendiri sexual gift debut pika as lake bear apart nilgai radial pika salad lake as apart kept masingmasing as salad aplikasi juju butch did bag orang orang begin lake manakin sarah papaya lake ibadan sarah judah tau leash dahl papa harms lake lasagna salad sat run sunnah sarah hail kuisioner sear pull responded banyan data tamil game tajik penang data bunch manakin sarah game android flash game secular
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'game': 8, 'umrah': 8, 'laku': 5, 'manasik': 4, 'android': 4, 'aksi': 4, 'dunia': 3, 'giat': 3, 'salah': 3, 'ajar': 2, 'ibadah': 2, 'gera': 2, 'aplikasi': 2, 'sesuai': 2, 'rukun': 2, 'sunnah': 2, 'benar': 2, 'jika': 2, 'dapat': 2, 'orang': 2, 'kata': 2, 'abstrak': 1, 'edukasi': 1, 'simulasi': 1, 'bas': 1, 'program': 1, 'seluler': 1, 'beri': 1, 'gambar': 1, 'serta': 1, 'gerakangerakan': 1, 'suara': 1, 'dimensi': 1, 'guna': 1, 'bahasa': 1, 'pemorograman': 1, 'actionscript': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'buat': 1, 'adaptasi': 1, 'jadi': 1, 'ancang': 1, 'mengunakan': 1, 'beberapa': 1, 'tiap': 1, 'milik': 1, 'sendirisendiri': 1, 'sebut': 1, 'nilai': 1, 'hadiah': 1, 'kejut': 1, 'masingmasing': 1, 'tuju': 1, 'butuh': 1, 'didik': 1, 'bagi': 1, 'ingin': 1, 'supaya': 1, 'sudah': 1, 'tahu': 1, 'lebih': 1, 'dahulu': 1, 'apa': 1, 'harus': 1, 'laksana': 1, 'satu': 1, 'hasil': 1, 'kuisioner': 1, 'sebar': 1, 'puluh': 1, 'responden': 1, 'banyak': 1, 'tampil': 1, 'tarik': 1, 'senang': 1, 'kunci': 1, 'flash': 1, 'selular': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 9, 'umrah': 7, 'in': 7, 'game': 6, 'rituals': 4, 'and': 4, 'action': 4, 'is': 3, 'world': 3, 'android': 3, 'this': 3, 'will': 3, 'a': 3, 'an': 2, 'mobile': 2, 'by': 2, 'are': 2, 'application': 2, 'activities': 2, 'accordance': 2, 'with': 2, 'pillars': 2, 'each': 2, 'if': 2, 'get': 2, 'for': 2, 'to': 2, 'that': 2, 'when': 2, 'abstract': 1, 'androidbased': 1, 'early': 1, 'learning': 1, 'program': 1, 'gaming': 1, 'provides': 1, 'overview': 1, 'pilgrimage': 1, 'accompanied': 1, 'movements': 1, 'sounds': 1, 'd': 1, 'using': 1, 'programming': 1, 'language': 1, 'actionscript': 1, 'at': 1, 'end': 1, 'which': 1, 'made': 1, 'task': 1, 'study': 1, 'movement': 1, 'adapted': 1, 'into': 1, 'uses': 1, 'design': 1, 'some': 1, 'sunnah': 1, 'actual': 1, 'activity': 1, 'has': 1, 'its': 1, 'own': 1, 'these': 1, 'done': 1, 'correctly': 1, 'prize': 1, 'sebagiai': 1, 'value': 1, 'any': 1, 'shock': 1, 'wrong': 1, 'intended': 1, 'educational': 1, 'purposes': 1, 'people': 1, 'who': 1, 'want': 1, 'perform': 1, 'worship': 1, 'so': 1, 'performing': 1, 'already': 1, 'know': 1, 'advance': 1, 'what': 1, 'do': 1, 'carrying': 1, 'out': 1, 'one': 1, 'or': 1, 'sunna': 1, 'from': 1, 'results': 1, 'questionnaire': 1, 'was': 1, 'distributed': 1, 'ten': 1, 'respondents': 1, 'said': 1, 'look': 1, 'interesting': 1, 'fun': 1, 'keywords': 1, 'games': 1, 'flash': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1010 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Arif Rahman Shaleh
Judul: Implementasi Metode Level Set dalam Segmentasi Optic Disc pada Citra Fundus Mata
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Dr. Indah Agustien, S.Kom., M.Kom.
Abstrak (Raw): Identifikasi penyakit dapat dideteksi dengan mengenali optic disc pada citra fundus mata. Dimana fundus adalah permukaan yang ada di dalam mata dan letaknya bertentangan dengan lensa mata. Di dalam fundus terdapat optic disc yang merupakan daerah pada tempat syaraf mata yang memasuki retina. Letak optic disc yang mudah diamati dapat dijadikan acuan untuk menentukan letak fitur-fitur lain dalam citra fundus. Dan segmentasi optic disc menentukan dalam proses penghapusan optic disc itu sendiri. Pada penelitian ini segmentasi optic disc pada citra fundus menggunakan metode level set. Level set adalah metode yang sangat membantu dalam mendeteksi pergerakan kurva pada citra. Kurva dapat berkembang dan berhenti pada batas obyek dalam suatu image.
Hasil segmentasi diharapkan dapat dijadikan sebagai referensi oleh dokter spesialis mata, dalam menyediakan alat bantu (tools) medis untuk membantu penerapan mendapatkan optic disc dengan segmentasi citra fundus.
Penelitian ini menggunakan 40 citra fundus mata. Dengan hasil segmentasi level set yang dibandingkan dengan ground truth yang merupakan citra yang sudah didapatkan letak optic discnya dari database Inspire. Hasil penelitian didapatkan dari skenario terbaik dan metode berhasil mendeteksi optic disc dengan nilai akurasi 99,72%, sensitivitas 87,34% dan spesifitas 99,54%.
Abstrak (Clean): identifikasi penyakit dapat dideteksi dengan mengenali optic disc pada citra fundus mata dimana fundus adalah permukaan yang ada di dalam mata dan letaknya bertentangan dengan lensa mata di dalam fundus terdapat optic disc yang merupakan daerah pada tempat syaraf mata yang memasuki retina letak optic disc yang mudah diamati dapat dijadikan acuan untuk menentukan letak fiturfitur lain dalam citra fundus dan segmentasi optic disc menentukan dalam proses penghapusan optic disc itu sendiri pada penelitian ini segmentasi optic disc pada citra fundus menggunakan metode level set level set adalah metode yang sangat membantu dalam mendeteksi pergerakan kurva pada citra kurva dapat berkembang dan berhenti pada batas obyek dalam suatu image hasil segmentasi diharapkan dapat dijadikan sebagai referensi oleh dokter spesialis mata dalam menyediakan alat bantu tools medis untuk membantu penerapan mendapatkan optic disc dengan segmentasi citra fundus penelitian ini menggunakan citra fundus mata dengan hasil segmentasi level set yang dibandingkan dengan ground truth yang merupakan citra yang sudah didapatkan letak optic discnya dari database inspire hasil penelitian didapatkan dari skenario terbaik dan metode berhasil mendeteksi optic disc dengan nilai akurasi sensitivitas dan spesifitas
Abstrak (Stopwords Removed): identifikasi penyakit dapat dideteksi mengenali optic disc citra fundus mata dimana fundus permukaan ada mata letaknya bertentangan lensa mata fundus terdapat optic disc daerah tempat syaraf mata memasuki retina letak optic disc mudah diamati dapat dijadikan acuan menentukan letak fiturfitur lain citra fundus segmentasi optic disc menentukan proses penghapusan optic disc sendiri penelitian segmentasi optic disc citra fundus menggunakan metode level set level set metode sangat membantu mendeteksi pergerakan kurva citra kurva dapat berkembang berhenti batas obyek image hasil segmentasi diharapkan dapat dijadikan referensi dokter spesialis mata menyediakan alat bantu tools medis membantu penerapan mendapatkan optic disc segmentasi citra fundus penelitian menggunakan citra fundus mata hasil segmentasi level set dibandingkan ground truth citra sudah didapatkan letak optic discnya database inspire hasil penelitian didapatkan skenario terbaik metode berhasil mendeteksi optic disc nilai akurasi sensitivitas spesifitas
Abstrak (Stemmed): identifikasi sakit dapat deteksi nali optic disc citra fundus mata mana fundus muka ada mata letak tentang lensa mata fundus dapat optic disc daerah tempat syaraf mata pasuk retina letak optic disc mudah amat dapat jadi acu tentu letak fiturfitur lain citra fundus segmentasi optic disc tentu proses hapus optic disc sendiri teliti segmentasi optic disc citra fundus guna metode level set level set metode sangat bantu deteksi gera kurva citra kurva dapat kembang henti batas obyek image hasil segmentasi harap dapat jadi referensi dokter spesialis mata sedia alat bantu tools medis bantu terap dapat optic disc segmentasi citra fundus teliti guna citra fundus mata hasil segmentasi level set banding ground truth citra sudah dapat letak optic discnya database inspire hasil teliti dapat skenario baik metode hasil deteksi optic disc nilai akurasi sensitivitas spesifitas
Abstrak (Corrected): identifikasi skit apart detest nail optic disc citral fundus data mana fundus make ada data leak tenting lens data fundus apart optic disc sarah tempt scarf data ask retina leak optic disc judah mat apart jade act tent leak fiturfitur lain citral fundus segments optic disc tent proves apus optic disc sending elite segments optic disc citral fundus gun metope level set level set metope sang bantu detest gera kura citral kura apart embank henri bats obey image hail segments harp apart jade reference doter specialist data media flat bantu tools media bantu trap apart optic disc segments citral fundus elite gun citral fundus data hail segments level set banding ground truth citral judah apart leak optic discnya database inspire hail elite apart scenario back metope hail detest optic disc nilgai auras sensitivity spesifitas
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'optic': 9, 'dapat': 8, 'disc': 8, 'citra': 7, 'fundus': 7, 'mata': 6, 'segmentasi': 5, 'letak': 4, 'hasil': 4, 'deteksi': 3, 'teliti': 3, 'metode': 3, 'level': 3, 'set': 3, 'bantu': 3, 'jadi': 2, 'tentu': 2, 'guna': 2, 'kurva': 2, 'identifikasi': 1, 'sakit': 1, 'nali': 1, 'mana': 1, 'muka': 1, 'ada': 1, 'tentang': 1, 'lensa': 1, 'daerah': 1, 'tempat': 1, 'syaraf': 1, 'pasuk': 1, 'retina': 1, 'mudah': 1, 'amat': 1, 'acu': 1, 'fiturfitur': 1, 'lain': 1, 'proses': 1, 'hapus': 1, 'sendiri': 1, 'sangat': 1, 'gera': 1, 'kembang': 1, 'henti': 1, 'batas': 1, 'obyek': 1, 'image': 1, 'harap': 1, 'referensi': 1, 'dokter': 1, 'spesialis': 1, 'sedia': 1, 'alat': 1, 'tools': 1, 'medis': 1, 'terap': 1, 'banding': 1, 'ground': 1, 'truth': 1, 'sudah': 1, 'discnya': 1, 'database': 1, 'inspire': 1, 'skenario': 1, 'baik': 1, 'nilai': 1, 'akurasi': 1, 'sensitivitas': 1, 'spesifitas': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 26, 'of': 9, 'in': 9, 'optic': 8, 'disc': 8, 'image': 8, 'fundus': 7, 'is': 5, 'segmentation': 5, 'eye': 4, 'that': 4, 'and': 4, 'to': 4, 'an': 4, 'with': 4, 'a': 3, 'this': 3, 'level': 3, 'set': 3, 'method': 3, 'results': 3, 'be': 2, 'by': 2, 'location': 2, 'determine': 2, 'will': 2, 'study': 2, 'curve': 2, 'are': 2, 'tools': 2, 'identification': 1, 'disease': 1, 'can': 1, 'detected': 1, 'recognizing': 1, 'where': 1, 'surface': 1, 'lying': 1, 'contrary': 1, 'eyepiece': 1, 'there': 1, 'area': 1, 'on': 1, 'nerve': 1, 'enters': 1, 'retina': 1, 'easily': 1, 'observable': 1, 'benchmark': 1, 'other': 1, 'features': 1, 'removal': 1, 'process': 1, 'itself': 1, 'using': 1, 'very': 1, 'helpful': 1, 'detecting': 1, 'movement': 1, 'evolve': 1, 'stop': 1, 'at': 1, 'boundaries': 1, 'objects': 1, 'expected': 1, 'used': 1, 'as': 1, 'reference': 1, 'ophthalmologist': 1, 'providing': 1, 'help': 1, 'implement': 1, 'obtain': 1, 'medical': 1, 'uses': 1, 'compared': 1, 'ground': 1, 'truth': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'obtained': 1, 'discnya': 1, 'optical': 1, 'layout': 1, 'database': 1, 'inspire': 1, 'best': 1, 'successfully': 1, 'detects': 1, 'accuracy': 1, 'sensitivity': 1, 'specificity': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1011 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Satrio Agung Laksono
Judul: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENJURUSAN SISWA BARU MENGGUNAKAN METODE ENTROPY dan TOPSIS
Pembimbing 1: Andharini Dwi Cahyani, S.Kom., M.Kom
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Pendidikan merupakan salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi oleh setiap masyarakat, hampir semua orang diwajibkan mengikuti pendidikan dan melaksanakan pendidikan. SMA Negeri 1 Lamongan adalah Sekolah Menengah Atas Negeri di kota Lamongan yang sedang mengembangkan teknologi komputer dalam berbagai aspek-aspek kegiatan belajar dan mengajar. Dalam mengolah data-data penentuan jurusan yang mendukung dalam hal peminatan siswa kelas X, SMAN 1 Lamongan masih menggunakan cara manual yakni menggunakan software microsoft excel. Tujuan penelitian ini untuk membangun sebuah aplikasi sistem pendukung keputusan penjurusan calon siswa baru. Metodologi yang digunakan adalah metode Entropy dan metode TOPSIS. Berdasarkan hasil respons siswa dan guru terhadap aplikasi Sistem Pendukung Keputusan Penjurusan Siswa Baru Menggunakan Metode Entropy dan TOPSIS menunjukan respons yang positif dengan persentase total respons siswa adalah sebesar 94,6% (sangat baik) dan persentase total respons guru sebesar 95,84% (sangat baik). Penelitian dengan metode ini mendapatkan hasil rekomendasi siswa yang sesuai dengan peminatannya berdasarkan kriteria yang ada yaitu rata nilai matematika, rata nilai ipa, dan tes akademik berbasis komputer. Penelitian ini mendapatkan hasil akurasi sistem yang mencapai 65,3%.
Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan, Metode Entropy, Metode Topsis, Sekolah Menengah Akhir
Abstrak (Clean): pendidikan merupakan salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi oleh setiap masyarakat hampir semua orang diwajibkan mengikuti pendidikan dan melaksanakan pendidikan sma negeri lamongan adalah sekolah menengah atas negeri di kota lamongan yang sedang mengembangkan teknologi komputer dalam berbagai aspekaspek kegiatan belajar dan mengajar dalam mengolah datadata penentuan jurusan yang mendukung dalam hal peminatan siswa kelas x sman lamongan masih menggunakan cara manual yakni menggunakan software microsoft excel tujuan penelitian ini untuk membangun sebuah aplikasi sistem pendukung keputusan penjurusan calon siswa baru metodologi yang digunakan adalah metode entropy dan metode topsis berdasarkan hasil respons siswa dan guru terhadap aplikasi sistem pendukung keputusan penjurusan siswa baru menggunakan metode entropy dan topsis menunjukan respons yang positif dengan persentase total respons siswa adalah sebesar sangat baik dan persentase total respons guru sebesar sangat baik penelitian dengan metode ini mendapatkan hasil rekomendasi siswa yang sesuai dengan peminatannya berdasarkan kriteria yang ada yaitu rata nilai matematika rata nilai ipa dan tes akademik berbasis komputer penelitian ini mendapatkan hasil akurasi sistem yang mencapai kata kunci sistem pendukung keputusan metode entropy metode topsis sekolah menengah akhir
Abstrak (Stopwords Removed): pendidikan salah satu kebutuhan harus dipenuhi setiap masyarakat hampir semua orang diwajibkan mengikuti pendidikan melaksanakan pendidikan sma negeri lamongan sekolah menengah atas negeri kota lamongan sedang mengembangkan teknologi komputer berbagai aspekaspek kegiatan belajar mengajar mengolah datadata penentuan jurusan mendukung peminatan siswa kelas x sman lamongan masih menggunakan cara manual yakni menggunakan software microsoft excel tujuan penelitian membangun aplikasi sistem pendukung keputusan penjurusan calon siswa baru metodologi digunakan metode entropy metode topsis berdasarkan hasil respons siswa guru aplikasi sistem pendukung keputusan penjurusan siswa baru menggunakan metode entropy topsis menunjukan respons positif persentase total respons siswa sebesar sangat baik persentase total respons guru sebesar sangat baik penelitian metode mendapatkan hasil rekomendasi siswa sesuai peminatannya berdasarkan kriteria ada rata nilai matematika rata nilai ipa tes akademik berbasis komputer penelitian mendapatkan hasil akurasi sistem mencapai kata kunci sistem pendukung keputusan metode entropy metode topsis sekolah menengah akhir
Abstrak (Stemmed): didik salah satu butuh harus penuh tiap masyarakat hampir semua orang wajib ikut didik laksana didik sma negeri lamongan sekolah tengah atas negeri kota lamongan sedang kembang teknologi komputer bagai aspekaspek giat ajar ajar olah datadata tentu jurus dukung minat siswa kelas x sman lamongan masih guna cara manual yakni guna software microsoft excel tuju teliti bangun aplikasi sistem dukung putus jurus calon siswa baru metodologi guna metode entropy metode topsis dasar hasil respons siswa guru aplikasi sistem dukung putus jurus siswa baru guna metode entropy topsis tunjuk respons positif persentase total respons siswa besar sangat baik persentase total respons guru besar sangat baik teliti metode dapat hasil rekomendasi siswa sesuai minat dasar kriteria ada rata nilai matematika rata nilai ipa tes akademik bas komputer teliti dapat hasil akurasi sistem capai kata kunci sistem dukung putus metode entropy metode topsis sekolah tengah akhir
Abstrak (Corrected): did salad sat butch harms punch tip masyarakat hamper sea orang wait it did lasagna did sea never laconian selah length alas never koto laconian sedan embank teknologi computer bahai aspekaspek gift ajar ajar blah datadata tent gurus during mint visa keas x man laconian mash gun cara manual yank gun software microsoft excel juju elite bangui aplikasi sister during puts gurus salon visa bar methodology gun metope entropy metope topis dakar hail response visa guru aplikasi sister during puts gurus visa bar gun metope entropy topis tuneup response position percentage total response visa bear sang back percentage total response guru bear sang back elite metope apart hail rekomendasi visa sexual mint dakar criteria ada rata nilgai matematika rata nilgai spa ten academic was computer elite apart hail auras sister capri data bunch sister during puts metope entropy metope topis selah length air
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'siswa': 6, 'metode': 6, 'dukung': 4, 'guna': 4, 'sistem': 4, 'respons': 4, 'didik': 3, 'lamongan': 3, 'jurus': 3, 'teliti': 3, 'putus': 3, 'entropy': 3, 'topsis': 3, 'hasil': 3, 'negeri': 2, 'sekolah': 2, 'tengah': 2, 'komputer': 2, 'ajar': 2, 'minat': 2, 'aplikasi': 2, 'baru': 2, 'dasar': 2, 'guru': 2, 'persentase': 2, 'total': 2, 'besar': 2, 'sangat': 2, 'baik': 2, 'dapat': 2, 'rata': 2, 'nilai': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'butuh': 1, 'harus': 1, 'penuh': 1, 'tiap': 1, 'masyarakat': 1, 'hampir': 1, 'semua': 1, 'orang': 1, 'wajib': 1, 'ikut': 1, 'laksana': 1, 'sma': 1, 'atas': 1, 'kota': 1, 'sedang': 1, 'kembang': 1, 'teknologi': 1, 'bagai': 1, 'aspekaspek': 1, 'giat': 1, 'olah': 1, 'datadata': 1, 'tentu': 1, 'kelas': 1, 'x': 1, 'sman': 1, 'masih': 1, 'cara': 1, 'manual': 1, 'yakni': 1, 'software': 1, 'microsoft': 1, 'excel': 1, 'tuju': 1, 'bangun': 1, 'calon': 1, 'metodologi': 1, 'tunjuk': 1, 'positif': 1, 'rekomendasi': 1, 'sesuai': 1, 'kriteria': 1, 'ada': 1, 'matematika': 1, 'ipa': 1, 'tes': 1, 'akademik': 1, 'bas': 1, 'akurasi': 1, 'capai': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'akhir': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 13, 'and': 7, 'method': 7, 'is': 6, 'in': 6, 'to': 5, 'students': 4, 'education': 3, 'lamongan': 3, 'a': 3, 'majors': 3, 'using': 3, 'this': 3, 'decision': 3, 'support': 3, 'system': 3, 'entropy': 3, 'topsis': 3, 'that': 2, 'high': 2, 'school': 2, 'specialization': 2, 'study': 2, 'application': 2, 'new': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'teacher': 2, 'responses': 2, 'response': 2, 'percentage': 2, 'total': 2, 'very': 2, 'good': 2, 'with': 2, 'average': 2, 'value': 2, 'one': 1, 'requirements': 1, 'must': 1, 'be': 1, 'met': 1, 'by': 1, 'every': 1, 'community': 1, 'almost': 1, 'everyone': 1, 'required': 1, 'participate': 1, 'implement': 1, 'sma': 1, 'negeri': 1, 'public': 1, 'city': 1, 'who': 1, 'are': 1, 'developing': 1, 'computer': 1, 'technology': 1, 'various': 1, 'aspects': 1, 'teaching': 1, 'learning': 1, 'processing': 1, 'data': 1, 'supports': 1, 'determination': 1, 'terms': 1, 'class': 1, 'x': 1, 'sman': 1, 'still': 1, 'manual': 1, 'microsoft': 1, 'excel': 1, 'software': 1, 'purpose': 1, 'build': 1, 'prospective': 1, 'methodology': 1, 'used': 1, 'results': 1, 'student': 1, 'for': 1, 'showed': 1, 'positive': 1, 'at': 1, 'research': 1, 'get': 1, 'recommendation': 1, 'accordance': 1, 'existing': 1, 'criteria': 1, 'mathematical': 1, 'ipa': 1, 'computerbased': 1, 'academic': 1, 'tests': 1, 'getting': 1, 'accuracy': 1, 'reached': 1, 'keywords': 1, 'systems': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1012 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Durorin Khumairoh
Judul: Pemetaan SMA/SMK/MA Di Kabupaten Lamongan Berdasarkan Indikator Pendidikan Menggunakan Metode SOM (Self Organizing Map)
Pembimbing 1: Achmad Jauhari, S.T., M.Kom.
Pembimbing 2: Bain Khusnul Khotimah, S.T., M.Kom
Abstrak (Raw): Sarana dan prasarana yang memadai, jumlah lulusan, APK, APM, dan jumlah pengajar sangat mempengaruhi pemerataan pendidikan suatu daerah. Selain itu, pembuatan perencanaan dan kebijakan pemerintah daerah sangat diperlukan untuk menunjang pemerataan pendidikan. Semakin baik APM, APK suatu daerah maka pendidikan daerah tersebut dikatakan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa maksimal pemerataan pendidikan yang ada di Kabupaten Lamongan. Untuk mengetahui seberapa maksimal pemerataan pendidikan di Kabupaten Lamongan, maka perlu dilakukan pengelompokan setiap sekolah berdasarkan indikator pendidikan. Pengelompokan (clustering) adalah cara mengidentifikasi suatu objek atau individu yang serupa dengan memperhatikan beberapa kriteria. Dalam penelitian ini menggunakan salah satu metode clustering yakni SOM (Self Organizing Map) untuk mengelompokkan SMA/SMK/MA di Kabupaten Lamongan dengan 10 variabel indikator pendidikan SMA/SMK/MA dan hasil perhitungan tersebut akan dibagi menjadi 3 hasil cluster. Berdasarkan 2 hasil ujicoba 10-100 iterasi dengan masing-masing learning rate sebesar 0.6 dan 0.8, dari keseluruhan skenario ujicoba menghasilkan jumlah anggota cluster dan analisis cluster yang beda-beda. Cluster C1 memiliki nilai pemerataan pendidikan yang maksimal, cluster C2 memiliki nilai pemerataan pendidikan yang cukup maksimal, dan cluster C3 memiliki nilai pemerataan pendidikan yang kurang maksimal. Hasil ujicoba tersebut selanjutnya divisualisasikan menggunakan Google Maps API.
Kata Kunci : Clustering, SOM, Indikator Pendidikan, Google Maps API.
Abstrak (Clean): sarana dan prasarana yang memadai jumlah lulusan apk apm dan jumlah pengajar sangat mempengaruhi pemerataan pendidikan suatu daerah selain itu pembuatan perencanaan dan kebijakan pemerintah daerah sangat diperlukan untuk menunjang pemerataan pendidikan semakin baik apm apk suatu daerah maka pendidikan daerah tersebut dikatakan baik tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa maksimal pemerataan pendidikan yang ada di kabupaten lamongan untuk mengetahui seberapa maksimal pemerataan pendidikan di kabupaten lamongan maka perlu dilakukan pengelompokan setiap sekolah berdasarkan indikator pendidikan pengelompokan clustering adalah cara mengidentifikasi suatu objek atau individu yang serupa dengan memperhatikan beberapa kriteria dalam penelitian ini menggunakan salah satu metode clustering yakni som self organizing map untuk mengelompokkan smasmkma di kabupaten lamongan dengan variabel indikator pendidikan smasmkma dan hasil perhitungan tersebut akan dibagi menjadi hasil cluster berdasarkan hasil ujicoba iterasi dengan masingmasing learning rate sebesar dan dari keseluruhan skenario ujicoba menghasilkan jumlah anggota cluster dan analisis cluster yang bedabeda cluster c memiliki nilai pemerataan pendidikan yang maksimal cluster c memiliki nilai pemerataan pendidikan yang cukup maksimal dan cluster c memiliki nilai pemerataan pendidikan yang kurang maksimal hasil ujicoba tersebut selanjutnya divisualisasikan menggunakan google maps api kata kunci clustering som indikator pendidikan google maps api
Abstrak (Stopwords Removed): sarana prasarana memadai jumlah lulusan apk apm jumlah pengajar sangat mempengaruhi pemerataan pendidikan daerah selain pembuatan perencanaan kebijakan pemerintah daerah sangat diperlukan menunjang pemerataan pendidikan semakin baik apm apk daerah pendidikan daerah tersebut dikatakan baik tujuan penelitian mengetahui seberapa maksimal pemerataan pendidikan ada kabupaten lamongan mengetahui seberapa maksimal pemerataan pendidikan kabupaten lamongan perlu dilakukan pengelompokan setiap sekolah berdasarkan indikator pendidikan pengelompokan clustering cara mengidentifikasi objek individu serupa memperhatikan beberapa kriteria penelitian menggunakan salah satu metode clustering yakni som self organizing map mengelompokkan smasmkma kabupaten lamongan variabel indikator pendidikan smasmkma hasil perhitungan tersebut dibagi menjadi hasil cluster berdasarkan hasil ujicoba iterasi masingmasing learning rate sebesar keseluruhan skenario ujicoba menghasilkan jumlah anggota cluster analisis cluster bedabeda cluster c memiliki nilai pemerataan pendidikan maksimal cluster c memiliki nilai pemerataan pendidikan cukup maksimal cluster c memiliki nilai pemerataan pendidikan kurang maksimal hasil ujicoba tersebut selanjutnya divisualisasikan menggunakan google maps api kata kunci clustering som indikator pendidikan google maps api
Abstrak (Stemmed): sarana prasarana pada jumlah lulus apk apm jumlah ajar sangat pengaruh perata didik daerah selain buat rencana bijak perintah daerah sangat perlu tunjang perata didik makin baik apm apk daerah didik daerah sebut kata baik tuju teliti tahu berapa maksimal perata didik ada kabupaten lamongan tahu berapa maksimal perata didik kabupaten lamongan perlu laku kelompok tiap sekolah dasar indikator didik kelompok clustering cara identifikasi objek individu rupa perhati beberapa kriteria teliti guna salah satu metode clustering yakni som self organizing map kelompok smasmkma kabupaten lamongan variabel indikator didik smasmkma hasil hitung sebut bagi jadi hasil cluster dasar hasil ujicoba iterasi masingmasing learning rate besar seluruh skenario ujicoba hasil jumlah anggota cluster analisis cluster bedabeda cluster c milik nilai perata didik maksimal cluster c milik nilai perata didik cukup maksimal cluster c milik nilai perata didik kurang maksimal hasil ujicoba sebut lanjut visualisasi guna google maps api kata kunci clustering som indikator didik google maps api
Abstrak (Corrected): saran prasarana papa mullah lulus ask am mullah ajar sang pengaruh peraea did sarah slain but recant biak perineal sarah sang peru tuning peraea did making back am ask sarah did sarah debut data back juju elite tau berate maximal peraea did ada kabupaten laconian tau berate maximal peraea did kabupaten laconian peru lake kelompok tip selah dakar indicator did kelompok clustering cara identifikasi objet individual pupa perhaps beberapa criteria elite gun salad sat metope clustering yank som self organizing map kelompok smasmkma kabupaten laconian variable indicator did smasmkma hail hiding debut bag jade hail cluster dakar hail ujicoba literati masingmasing learning rate bear seluruh scenario ujicoba hail mullah angora cluster analysis cluster bedaubed cluster c milk nilgai peraea did maximal cluster c milk nilgai peraea did cutup maximal cluster c milk nilgai peraea did during maximal hail ujicoba debut layout visualisasi gun google maps ape data bunch clustering som indicator did google maps ape
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'didik': 11, 'perata': 7, 'cluster': 6, 'maksimal': 5, 'hasil': 5, 'daerah': 4, 'jumlah': 3, 'sebut': 3, 'kabupaten': 3, 'lamongan': 3, 'kelompok': 3, 'indikator': 3, 'clustering': 3, 'ujicoba': 3, 'c': 3, 'milik': 3, 'nilai': 3, 'apk': 2, 'apm': 2, 'sangat': 2, 'perlu': 2, 'baik': 2, 'kata': 2, 'teliti': 2, 'tahu': 2, 'berapa': 2, 'dasar': 2, 'guna': 2, 'som': 2, 'smasmkma': 2, 'google': 2, 'maps': 2, 'api': 2, 'sarana': 1, 'prasarana': 1, 'pada': 1, 'lulus': 1, 'ajar': 1, 'pengaruh': 1, 'selain': 1, 'buat': 1, 'rencana': 1, 'bijak': 1, 'perintah': 1, 'tunjang': 1, 'makin': 1, 'tuju': 1, 'ada': 1, 'laku': 1, 'tiap': 1, 'sekolah': 1, 'cara': 1, 'identifikasi': 1, 'objek': 1, 'individu': 1, 'rupa': 1, 'perhati': 1, 'beberapa': 1, 'kriteria': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'metode': 1, 'yakni': 1, 'self': 1, 'organizing': 1, 'map': 1, 'variabel': 1, 'hitung': 1, 'bagi': 1, 'jadi': 1, 'iterasi': 1, 'masingmasing': 1, 'learning': 1, 'rate': 1, 'besar': 1, 'seluruh': 1, 'skenario': 1, 'anggota': 1, 'analisis': 1, 'bedabeda': 1, 'cukup': 1, 'kurang': 1, 'lanjut': 1, 'visualisasi': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 16, 'to': 8, 'and': 7, 'education': 6, 'in': 5, 'is': 5, 'maximum': 5, 'educational': 5, 'equity': 5, 'cluster': 5, 'number': 3, 'lamongan': 3, 'indicators': 3, 'clustering': 3, 'a': 3, 'with': 3, 'results': 3, 'c': 3, 'has': 3, 'value': 3, 'apk': 2, 'apm': 2, 'distribution': 2, 'an': 2, 'area': 2, 'be': 2, 'this': 2, 'study': 2, 'determine': 2, 'how': 2, 'grouping': 2, 'each': 2, 'based': 2, 'using': 2, 'som': 2, 'sma': 2, 'smk': 2, 'ma': 2, 'these': 2, 'test': 2, 'google': 2, 'maps': 2, 'api': 2, 'adequate': 1, 'facilities': 1, 'infrastructure': 1, 'graduates': 1, 'teachers': 1, 'greatly': 1, 'affect': 1, 'addition': 1, 'manufacturing': 1, 'planning': 1, 'local': 1, 'government': 1, 'policy': 1, 'needed': 1, 'support': 1, 'better': 1, 'at': 1, 'said': 1, 'good': 1, 'purpose': 1, 'was': 1, 'district': 1, 'therefore': 1, 'it': 1, 'necessary': 1, 'school': 1, 'way': 1, 'identify': 1, 'object': 1, 'or': 1, 'similar': 1, 'individual': 1, 'respect': 1, 'some': 1, 'criteria': 1, 'one': 1, 'methods': 1, 'self': 1, 'organizing': 1, 'map': 1, 'classify': 1, 'variables': 1, 'calculations': 1, 'will': 1, 'divided': 1, 'into': 1, 'clusters': 1, 'on': 1, 'iterations': 1, 'learning': 1, 'rate': 1, 'overall': 1, 'scenarios': 1, 'produce': 1, 'members': 1, 'analysis': 1, 'were': 1, 'disparate': 1, 'considerable': 1, 'which': 1, 'less': 1, 'than': 1, 'trials': 1, 'subsequently': 1, 'visualized': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1013 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: NAILY NAJIHAH
Judul: REKOMENDASI PEMINJAMAN BUKU BERDASARKAN MINAT PENGUNJUNG PERPUSTAKAAN MENGGUNAKAN METODE K-MEANS DAN ASSOCIATION RULE
Pembimbing 1: Bain Khusnul K., S.T., M.Kom.
Pembimbing 2: Bain Khusnul K., S.T., M.Kom.
Abstrak (Raw): Banyaknya keragaman buku di perpustakaan, menyebabkan pengguna sulit menemukan buku yang sesuai dengan keinginan mereka. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan sistem rekomendasi peminjaman buku berdasarkan minat pengunjung menggunakan metode k-means dan association rule. Penelitian ini dilakukan pada perpustakaan UTM. Data yang digunakan adalah data anggota dan transaksi pinjam mahasiswa fakultas teknik. Dengan skenario ujicoba 200 record data. Proses pengelompokan pengunjung berdasarkan total data tiap cluster dan jumlah nilai yang terdapat dalam satu cluster yang paling besar. Kelompok mahasiswa yang aktif melalui proses association rule didapatkan support minimal 30% dan support maksimal 50%. Rule terbaik pada minsup 50% yaitu kombinasi Algoritma & pemrograman dengan borland C++ dan Pemrograman C dan Implementasinya. Dengan nilai support 70% dan nilai confidence 100%. Support minimal terbentuk dari jumlah tiap item yang lebih besar sama dengan minsup. Support maksimal terbentuk dari minsup yang digunakan tidak lagi menghasilkan output berupa rule. Rule terbaik adalah rule yang mempunyai nilai support dan confidence yang paling tinggi. Rule tersebut mempunyai nilai kepercayaan yang mewakili seluruh kombinasi item yang terbentuk. Semakin besar minsup yang digunakan rule yang dihasilkan semakin sedikit, namun rule yang dihasilkan semakin kuat karena memiliki nilai kepercayaan yang tinggi.
Kata kunci: k-means, association rule, apriori, rekomendasi buku.
Abstrak (Clean): banyaknya keragaman buku di perpustakaan menyebabkan pengguna sulit menemukan buku yang sesuai dengan keinginan mereka penelitian ini bertujuan mengimplementasikan sistem rekomendasi peminjaman buku berdasarkan minat pengunjung menggunakan metode kmeans dan association rule penelitian ini dilakukan pada perpustakaan utm data yang digunakan adalah data anggota dan transaksi pinjam mahasiswa fakultas teknik dengan skenario ujicoba record data proses pengelompokan pengunjung berdasarkan total data tiap cluster dan jumlah nilai yang terdapat dalam satu cluster yang paling besar kelompok mahasiswa yang aktif melalui proses association rule didapatkan support minimal dan support maksimal rule terbaik pada minsup yaitu kombinasi algoritma pemrograman dengan borland c dan pemrograman c dan implementasinya dengan nilai support dan nilai confidence support minimal terbentuk dari jumlah tiap item yang lebih besar sama dengan minsup support maksimal terbentuk dari minsup yang digunakan tidak lagi menghasilkan output berupa rule rule terbaik adalah rule yang mempunyai nilai support dan confidence yang paling tinggi rule tersebut mempunyai nilai kepercayaan yang mewakili seluruh kombinasi item yang terbentuk semakin besar minsup yang digunakan rule yang dihasilkan semakin sedikit namun rule yang dihasilkan semakin kuat karena memiliki nilai kepercayaan yang tinggi kata kunci kmeans association rule apriori rekomendasi buku
Abstrak (Stopwords Removed): banyaknya keragaman buku perpustakaan menyebabkan pengguna sulit menemukan buku sesuai keinginan mereka penelitian bertujuan mengimplementasikan sistem rekomendasi peminjaman buku berdasarkan minat pengunjung menggunakan metode kmeans association rule penelitian dilakukan perpustakaan utm data digunakan data anggota transaksi pinjam mahasiswa fakultas teknik skenario ujicoba record data proses pengelompokan pengunjung berdasarkan total data tiap cluster jumlah nilai terdapat satu cluster paling besar kelompok mahasiswa aktif proses association rule didapatkan support minimal support maksimal rule terbaik minsup kombinasi algoritma pemrograman borland c pemrograman c implementasinya nilai support nilai confidence support minimal terbentuk jumlah tiap item lebih besar sama minsup support maksimal terbentuk minsup digunakan lagi menghasilkan output berupa rule rule terbaik rule mempunyai nilai support confidence paling tinggi rule tersebut mempunyai nilai kepercayaan mewakili seluruh kombinasi item terbentuk semakin besar minsup digunakan rule dihasilkan semakin sedikit rule dihasilkan semakin kuat memiliki nilai kepercayaan tinggi kata kunci kmeans association rule apriori rekomendasi buku
Abstrak (Stemmed): banyak ragam buku pustaka sebab guna sulit temu buku sesuai ingin mereka teliti tuju implementasi sistem rekomendasi pinjam buku dasar minat unjung guna metode kmeans association rule teliti laku pustaka utm data guna data anggota transaksi pinjam mahasiswa fakultas teknik skenario ujicoba record data proses kelompok unjung dasar total data tiap cluster jumlah nilai dapat satu cluster paling besar kelompok mahasiswa aktif proses association rule dapat support minimal support maksimal rule baik minsup kombinasi algoritma pemrograman borland c pemrograman c implementasi nilai support nilai confidence support minimal bentuk jumlah tiap item lebih besar sama minsup support maksimal bentuk minsup guna lagi hasil output upa rule rule baik rule punya nilai support confidence paling tinggi rule sebut punya nilai percaya wakil seluruh kombinasi item bentuk makin besar minsup guna rule hasil makin sedikit rule hasil makin kuat milik nilai percaya tinggi kata kunci kmeans association rule apriori rekomendasi buku
Abstrak (Corrected): banyan raga baku lusaka kebab gun suit temp baku sexual begin merely elite juju implements sister rekomendasi ninja baku dakar mint unsung gun metope means association rule elite lake lusaka um data gun data angora transaksi ninja mahasiswa faults tennis scenario ujicoba record data proves kelompok unsung dakar total data tip cluster mullah nilgai apart sat cluster paling bear kelompok mahasiswa attic proves association rule apart support minimal support maximal rule back minus kombinasi algorithm pemrograman norland c pemrograman c implements nilgai support nilgai confidence support minimal bent mullah tip item leash bear same minus support maximal bent minus gun lag hail output up rule rule back rule puny nilgai support confidence paling ting rule debut puny nilgai percy wail seluruh kombinasi item bent making bear minus gun rule hail making sedikit rule hail making kurt milk nilgai percy ting data bunch means association rule prior rekomendasi baku
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'rule': 10, 'nilai': 6, 'support': 6, 'guna': 5, 'buku': 4, 'data': 4, 'minsup': 4, 'association': 3, 'besar': 3, 'bentuk': 3, 'hasil': 3, 'makin': 3, 'pustaka': 2, 'teliti': 2, 'implementasi': 2, 'rekomendasi': 2, 'pinjam': 2, 'dasar': 2, 'unjung': 2, 'kmeans': 2, 'mahasiswa': 2, 'proses': 2, 'kelompok': 2, 'tiap': 2, 'cluster': 2, 'jumlah': 2, 'dapat': 2, 'paling': 2, 'minimal': 2, 'maksimal': 2, 'baik': 2, 'kombinasi': 2, 'pemrograman': 2, 'c': 2, 'confidence': 2, 'item': 2, 'punya': 2, 'tinggi': 2, 'percaya': 2, 'banyak': 1, 'ragam': 1, 'sebab': 1, 'sulit': 1, 'temu': 1, 'sesuai': 1, 'ingin': 1, 'mereka': 1, 'tuju': 1, 'sistem': 1, 'minat': 1, 'metode': 1, 'laku': 1, 'utm': 1, 'anggota': 1, 'transaksi': 1, 'fakultas': 1, 'teknik': 1, 'skenario': 1, 'ujicoba': 1, 'record': 1, 'total': 1, 'satu': 1, 'aktif': 1, 'algoritma': 1, 'borland': 1, 'lebih': 1, 'sama': 1, 'lagi': 1, 'output': 1, 'upa': 1, 'sebut': 1, 'wakil': 1, 'seluruh': 1, 'sedikit': 1, 'kuat': 1, 'milik': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'apriori': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'a': 12, 'of': 12, 'and': 10, 'rule': 10, 'is': 8, 'support': 6, 'to': 4, 'that': 4, 'data': 4, 'minsup': 4, 'value': 4, 'association': 3, 'at': 3, 'used': 3, 'with': 3, 'confidence': 3, 'has': 3, 'books': 2, 'in': 2, 'library': 2, 'book': 2, 'this': 2, 'research': 2, 'recommendation': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'kmeans': 2, 'clustering': 2, 'process': 2, 'each': 2, 'cluster': 2, 'values': 2, 'maximum': 2, 'best': 2, 'programming': 2, 'c': 2, 'formed': 2, 'fewer': 2, 'large': 1, 'variety': 1, 'causing': 1, 'user': 1, 'difficult': 1, 'find': 1, 'suits': 1, 'their': 1, 'desires': 1, 'aims': 1, 'implement': 1, 'system': 1, 'visitor': 1, 'interest': 1, 'borrowing': 1, 'using': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'utm': 1, 'loan': 1, 'transaction': 1, 'members': 1, 'engineering': 1, 'students': 1, 'test': 1, 'scenario': 1, 'records': 1, 'grouping': 1, 'visitors': 1, 'total': 1, 'number': 1, 'contained': 1, 'single': 1, 'most': 1, 'active': 1, 'student': 1, 'groups': 1, 'through': 1, 'obtained': 1, 'least': 1, 'combination': 1, 'algorithms': 1, 'borland': 1, 'implementation': 1, 'minimum': 1, 'from': 1, 'sum': 1, 'item': 1, 'same': 1, 'as': 1, 'no': 1, 'longer': 1, 'produce': 1, 'output': 1, 'are': 1, 'highest': 1, 'represents': 1, 'all': 1, 'combinations': 1, 'items': 1, 'form': 1, 'greater': 1, 'generated': 1, 'but': 1, 'more': 1, 'powerful': 1, 'resulting': 1, 'because': 1, 'it': 1, 'high': 1, 'trust': 1, 'keywords': 1, 'priori': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1014 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Yusuf Machsar
Judul: “Virtual Environment(VE) Kampus menggunakan Augmented Reality(AR) dan Geotagging Berbasis Teknologi Mobile Android”
Pembimbing 1: Hermawan, S. T., M. Kom
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, ST., MT
Abstrak (Raw): Kampus merupakan lingkungan pendidikan perguruan tinggi yang mempunyai banyak sarana belajar. Namun kurangnya informasi mengenai lokasi fasilitas dan gambaran yang lebih lengkap, maka dapat digunakan layanan Location Based Service(LBS).Untuk meningkatkan daya tarik, keamanan dan informasi lokasi dapat digunakan Virtual Environment(VE) kampus untuk menggambarkannya.
Melalui VE kampus pengguna dan stakeholder yang berkepentingan mendapatkan informasi fasilitas dengan objek – objek yang di inginkan secara real-time, dengan dukungan teknologi Augmented Reality(AR).
Pengembangan teknologi LBS dan AR dalam penelitian ini terdiri dari sistem pemetaan geotagging dan pengontrolan informasi visual. Sistem pemetaan geotagging digunakan sebagai identifikasi geografis metadata pada media foto berdasarkan koordinat GPS berupa latitude dan longitude yang terekam pada perangkat mobile.
Pengontrolan informasi visual merupakan sistem monitoring dan pengontrolan video streaming, objek video dari webcam yang terpasang dilokasi, sistem tersebut diintregasikan pada LBS dan AR menggunakan pemetaan geotagging, informasi visual dikontrol menggunakan mikrokontroler pada perangkat Arduino. Dengan demikian penggunaan beberapa teknologi di atas memudahkan pencarian informasi dan pengontrolan visual pada fasilitas kampus sesuai hasil pegujian antar muka menggunakan FURPS (Functionality, Usability, Reliability, Performance, Supportability) pada koneksi server local dengan hasil rata-rata pemrosesan Fitur Detail Informasi 2.66 menit, sehingga pengguna dapat berinteraksi secara nyata.
Kata kunci : Augmented Reality(AR), Android, Arduino, Geotagging,Location Based Service(LBS), Virtual enveronment.
Abstrak (Clean): kampus merupakan lingkungan pendidikan perguruan tinggi yang mempunyai banyak sarana belajar namun kurangnya informasi mengenai lokasi fasilitas dan gambaran yang lebih lengkap maka dapat digunakan layanan location based servicelbsuntuk meningkatkan daya tarik keamanan dan informasi lokasi dapat digunakan virtual environmentve kampus untuk menggambarkannya melalui ve kampus pengguna dan stakeholder yang berkepentingan mendapatkan informasi fasilitas dengan objek – objek yang di inginkan secara realtime dengan dukungan teknologi augmented realityar pengembangan teknologi lbs dan ar dalam penelitian ini terdiri dari sistem pemetaan geotagging dan pengontrolan informasi visual sistem pemetaan geotagging digunakan sebagai identifikasi geografis metadata pada media foto berdasarkan koordinat gps berupa latitude dan longitude yang terekam pada perangkat mobile pengontrolan informasi visual merupakan sistem monitoring dan pengontrolan video streaming objek video dari webcam yang terpasang dilokasi sistem tersebut diintregasikan pada lbs dan ar menggunakan pemetaan geotagging informasi visual dikontrol menggunakan mikrokontroler pada perangkat arduino dengan demikian penggunaan beberapa teknologi di atas memudahkan pencarian informasi dan pengontrolan visual pada fasilitas kampus sesuai hasil pegujian antar muka menggunakan furps functionality usability reliability performance supportability pada koneksi server local dengan hasil ratarata pemrosesan fitur detail informasi menit sehingga pengguna dapat berinteraksi secara nyata kata kunci augmented realityar android arduino geotagginglocation based servicelbs virtual enveronment
Abstrak (Stopwords Removed): kampus lingkungan pendidikan perguruan tinggi mempunyai banyak sarana belajar kurangnya informasi mengenai lokasi fasilitas gambaran lebih lengkap dapat digunakan layanan location based servicelbsuntuk meningkatkan daya tarik keamanan informasi lokasi dapat digunakan virtual environmentve kampus menggambarkannya ve kampus pengguna stakeholder berkepentingan mendapatkan informasi fasilitas objek – objek inginkan secara realtime dukungan teknologi augmented realityar pengembangan teknologi lbs ar penelitian terdiri sistem pemetaan geotagging pengontrolan informasi visual sistem pemetaan geotagging digunakan identifikasi geografis metadata media foto berdasarkan koordinat gps berupa latitude longitude terekam perangkat mobile pengontrolan informasi visual sistem monitoring pengontrolan video streaming objek video webcam terpasang dilokasi sistem tersebut diintregasikan lbs ar menggunakan pemetaan geotagging informasi visual dikontrol menggunakan mikrokontroler perangkat arduino demikian penggunaan beberapa teknologi atas memudahkan pencarian informasi pengontrolan visual fasilitas kampus sesuai hasil pegujian antar muka menggunakan furps functionality usability reliability performance supportability koneksi server local hasil ratarata pemrosesan fitur detail informasi menit pengguna dapat berinteraksi secara nyata kata kunci augmented realityar android arduino geotagginglocation based servicelbs virtual enveronment
Abstrak (Stemmed): kampus lingkung didik guru tinggi punya banyak sarana ajar kurang informasi kena lokasi fasilitas gambar lebih lengkap dapat guna layan location based servicelbsuntuk tingkat daya tarik aman informasi lokasi dapat guna virtual environmentve kampus gambar ve kampus guna stakeholder penting dapat informasi fasilitas objek objek ingin cara realtime dukung teknologi augmented realityar kembang teknologi lbs ar teliti diri sistem meta geotagging kontrol informasi visual sistem meta geotagging guna identifikasi geografis metadata media foto dasar koordinat gps upa latitude longitude rekam perangkat mobile kontrol informasi visual sistem monitoring kontrol video streaming objek video webcam pasang lokasi sistem sebut diintregasikan lbs ar guna meta geotagging informasi visual kontrol guna mikrokontroler perangkat arduino demikian guna beberapa teknologi atas mudah cari informasi kontrol visual fasilitas kampus sesuai hasil pegujian antar muka guna furps functionality usability reliability performance supportability koneksi server local hasil ratarata pemrosesan fitur detail informasi menit guna dapat interaksi cara nyata kata kunci augmented realityar android arduino geotagginglocation based servicelbs virtual enveronment
Abstrak (Corrected): campus linking did guru ting puny banyan saran ajar during informant ken loki basilicas sambar leash lengkap apart gun layman location based servicelbsuntuk dingbat day tajik man informant loki apart gun virtual environment campus sambar we campus gun stakeholder panting apart informant basilicas objet objet begin cara mealtime during teknologi augmented reality embank teknologi labs ar elite dirt sister meta geotagging control informant visual sister meta geotagging gun identifikasi geografis metadata media foot dakar coordinate gas up latitude longitude ream perangkat mobile control informant visual sister monitoring control video streaming objet video webcast padang loki sister debut diintregasikan labs ar gun meta geotagging informant visual control gun mikrokontroler perangkat arguing domitian gun beberapa teknologi alas judah care informant control visual basilicas campus sexual hail peruvian altar make gun furs functionality usability reliability performance supportability kopeks server local hail ratarata pemrosesan four detail informant merit gun apart interaksi cara nyala data bunch augmented reality android arguing geotagginglocation based services virtual environment
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 9, 'informasi': 8, 'kontrol': 5, 'kampus': 4, 'dapat': 4, 'sistem': 4, 'visual': 4, 'lokasi': 3, 'fasilitas': 3, 'objek': 3, 'teknologi': 3, 'meta': 3, 'geotagging': 3, 'gambar': 2, 'based': 2, 'virtual': 2, 'cara': 2, 'augmented': 2, 'realityar': 2, 'lbs': 2, 'ar': 2, 'perangkat': 2, 'video': 2, 'arduino': 2, 'hasil': 2, 'lingkung': 1, 'didik': 1, 'guru': 1, 'tinggi': 1, 'punya': 1, 'banyak': 1, 'sarana': 1, 'ajar': 1, 'kurang': 1, 'kena': 1, 'lebih': 1, 'lengkap': 1, 'layan': 1, 'location': 1, 'servicelbsuntuk': 1, 'tingkat': 1, 'daya': 1, 'tarik': 1, 'aman': 1, 'environmentve': 1, 've': 1, 'stakeholder': 1, 'penting': 1, 'ingin': 1, 'realtime': 1, 'dukung': 1, 'kembang': 1, 'teliti': 1, 'diri': 1, 'identifikasi': 1, 'geografis': 1, 'metadata': 1, 'media': 1, 'foto': 1, 'dasar': 1, 'koordinat': 1, 'gps': 1, 'upa': 1, 'latitude': 1, 'longitude': 1, 'rekam': 1, 'mobile': 1, 'monitoring': 1, 'streaming': 1, 'webcam': 1, 'pasang': 1, 'sebut': 1, 'diintregasikan': 1, 'mikrokontroler': 1, 'demikian': 1, 'beberapa': 1, 'atas': 1, 'mudah': 1, 'cari': 1, 'sesuai': 1, 'pegujian': 1, 'antar': 1, 'muka': 1, 'furps': 1, 'functionality': 1, 'usability': 1, 'reliability': 1, 'performance': 1, 'supportability': 1, 'koneksi': 1, 'server': 1, 'local': 1, 'ratarata': 1, 'pemrosesan': 1, 'fitur': 1, 'detail': 1, 'menit': 1, 'interaksi': 1, 'nyata': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'android': 1, 'geotagginglocation': 1, 'servicelbs': 1, 'enveronment': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'and': 9, 'is': 8, 'information': 8, 'of': 7, 'in': 6, 'which': 5, 'location': 5, 'by': 5, 'to': 5, 'lbs': 4, 'geotagging': 4, 'system': 4, 'visual': 4, 'controlling': 4, 'on': 4, 'campus': 3, 'a': 3, 'facility': 3, 'can': 3, 'be': 3, 'used': 3, 'service': 3, 'based': 3, 'are': 3, 'ar': 3, 'mapping': 3, 'college': 2, 's': 2, 'environment': 2, 'many': 2, 'virtual': 2, 'user': 2, 'from': 2, 'augmented': 2, 'technology': 2, 'device': 2, 'video': 2, 'using': 2, 'arduino': 2, 'an': 2, 'result': 2, 'reality': 2, 'educational': 1, 'has': 1, 'learning': 1, 'tools': 1, 'but': 1, 'less': 1, 'about': 1, 'depiction': 1, 'more': 1, 'complete': 1, 'it': 1, 'improve': 1, 'attractiveness': 1, 'safety': 1, 'environmentvet': 1, 'described': 1, 'through': 1, 've': 1, 'interested': 1, 'stakeholder': 1, 'get': 1, 'objects': 1, 'wanted': 1, 'realtime': 1, 'support': 1, 'realityar': 1, 'development': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'consists': 1, 'as': 1, 'identification': 1, 'geographic': 1, 'metadata': 1, 'photo': 1, 'media': 1, 'gps': 1, 'coordinate': 1, 'latitude': 1, 'longitude': 1, 'recorded': 1, 'into': 1, 'mobile': 1, 'monitoring': 1, 'streaming': 1, 'object': 1, 'webcam': 1, 'paired': 1, 'that': 1, 'integrated': 1, 'uses': 1, 'controlled': 1, 'microcontroller': 1, 'thus': 1, 'use': 1, 'technologies': 1, 'above': 1, 'make': 1, 'easy': 1, 'find': 1, 'appropriate': 1, 'tested': 1, 'interface': 1, 'furps': 1, 'functionally': 1, 'usability': 1, 'reliability': 1, 'performance': 1, 'supportability': 1, 'local': 1, 'server': 1, 'connection': 1, 'with': 1, 'average': 1, 'process': 1, 'detail': 1, 'fitur': 1, 'minutes': 1, 'so': 1, 'interact': 1, 'keywords': 1, 'android': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1015 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Atin Hasanah
Judul: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN PEMINATAN UNTUK SISWA BARU SEKOLAH MENENGAH ATAS
Pembimbing 1: Mula'ab,S.Si.,M.Kom.
Pembimbing 2: Rika Yunitarini,S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Tahun Ajaran 2013/2014 akan diwarnai dengan perubahan kurikulum. Sebab mulai Juni 2013 kemarin atau persis awal tahun ajaran 2013/2014 seluruh sekolah di Indonesia dari berbagai jenjang pendidikan sudah harus menggunakan Kurikulum 2013 dalam proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar). Pada kurikulum 2013 ini, penjurusan ditiadakan diganti dengan nama peminatan.
Penentuan peminatan ini langsung ditentukan ketika calon siswa baru melakukan pendaftaran ke Sekolah Menengah Atas. Dasar penentuan peminatan ini berdasarkan dari tujuh kriteria yaitu nilai MIPA rapor (Matematika dan IPA), nilai IPS rapor, nilai MIPA UN (Matematika dan IPA), nilai IPS UN, hasil tes IQ, tes IPA dan tes IPS. Dalam hal ini yang paling berperan penting yaitu Guru BK. Maka dari itu, penelitian ini akan menyajikan suatu Sistem Pendukung Keputusan yang nantinya dapat mempermudah kinerja Guru BK dalam pengambilan keputusan penentuan peminatan untuk siswa baru nantinya.
Sistem Pendukung Keputusan yang menggunakan algoritma C45 ini menghasilkan dua pohon keputusan yang memiliki Precission, Recall, Accuracy dan Eror yang berbeda. Pohon keputusan pada partisi pertama mencapai Precissionnya 53,66% , Recallnya 56,41% , Accuracynya 70,25% dan Eror mencapai 29,75%. Sedangkan pada pohon keputusan partisi kedua Precissionnya 58,54% , Recallnya 60% , Accuracynya 72,95% dan Eror 27,05%.
Kata Kunci: C45, Peminatan, Sistem Pendukung Keputusan, dan Siswa Baru
Abstrak (Clean): abstrak tahun ajaran akan diwarnai dengan perubahan kurikulum sebab mulai juni kemarin atau persis awal tahun ajaran seluruh sekolah di indonesia dari berbagai jenjang pendidikan sudah harus menggunakan kurikulum dalam proses kbm kegiatan belajar mengajar pada kurikulum ini penjurusan ditiadakan diganti dengan nama peminatan penentuan peminatan ini langsung ditentukan ketika calon siswa baru melakukan pendaftaran ke sekolah menengah atas dasar penentuan peminatan ini berdasarkan dari tujuh kriteria yaitu nilai mipa rapor matematika dan ipa nilai ips rapor nilai mipa un matematika dan ipa nilai ips un hasil tes iq tes ipa dan tes ips dalam hal ini yang paling berperan penting yaitu guru bk maka dari itu penelitian ini akan menyajikan suatu sistem pendukung keputusan yang nantinya dapat mempermudah kinerja guru bk dalam pengambilan keputusan penentuan peminatan untuk siswa baru nantinya sistem pendukung keputusan yang menggunakan algoritma c ini menghasilkan dua pohon keputusan yang memiliki precission recall accuracy dan eror yang berbeda pohon keputusan pada partisi pertama mencapai precissionnya recallnya accuracynya dan eror mencapai sedangkan pada pohon keputusan partisi kedua precissionnya recallnya accuracynya dan eror kata kunci c peminatan sistem pendukung keputusan dan siswa baru
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak tahun ajaran diwarnai perubahan kurikulum sebab mulai juni kemarin persis awal tahun ajaran seluruh sekolah indonesia berbagai jenjang pendidikan sudah harus menggunakan kurikulum proses kbm kegiatan belajar mengajar kurikulum penjurusan ditiadakan diganti nama peminatan penentuan peminatan langsung ditentukan ketika calon siswa baru melakukan pendaftaran sekolah menengah atas dasar penentuan peminatan berdasarkan tujuh kriteria nilai mipa rapor matematika ipa nilai ips rapor nilai mipa un matematika ipa nilai ips un hasil tes iq tes ipa tes ips paling berperan penting guru bk penelitian menyajikan sistem pendukung keputusan nantinya dapat mempermudah kinerja guru bk pengambilan keputusan penentuan peminatan siswa baru nantinya sistem pendukung keputusan menggunakan algoritma c menghasilkan dua pohon keputusan memiliki precission recall accuracy eror berbeda pohon keputusan partisi pertama mencapai precissionnya recallnya accuracynya eror mencapai sedangkan pohon keputusan partisi kedua precissionnya recallnya accuracynya eror kata kunci c peminatan sistem pendukung keputusan siswa baru
Abstrak (Stemmed): abstrak tahun ajar warna ubah kurikulum sebab mulai juni kemarin persis awal tahun ajar seluruh sekolah indonesia bagai jenjang didik sudah harus guna kurikulum proses kbm giat ajar ajar kurikulum jurus tiada ganti nama minat tentu minat langsung tentu ketika calon siswa baru laku daftar sekolah tengah atas dasar tentu minat dasar tujuh kriteria nilai mipa rapor matematika ipa nilai ips rapor nilai mipa un matematika ipa nilai ips un hasil tes iq tes ipa tes ips paling peran penting guru bk teliti saji sistem dukung putus nanti dapat mudah kerja guru bk ambil putus tentu minat siswa baru nanti sistem dukung putus guna algoritma c hasil dua pohon putus milik precission recall accuracy eror beda pohon putus partisi pertama capai precissionnya recallnya accuracynya eror capai sedang pohon putus partisi dua precissionnya recallnya accuracynya eror kata kunci c minat sistem dukung putus siswa baru
Abstrak (Corrected): abstract thun ajar wanna bah kurikulum kebab mule junk remain persis away thun ajar seluruh selah indonesia bahai penang did judah harms gun kurikulum proves kim gift ajar ajar kurikulum gurus tiara anti nama mint tent mint lansing tent retina salon visa bar lake dafter selah length alas dakar tent mint dakar juju criteria nilgai mia razor matematika spa nilgai is razor nilgai mia in matematika spa nilgai is in hail ten i ten spa ten is paling pecan panting guru bk elite sari sister during puts anti apart judah era guru bk ambit puts tent mint visa bar anti sister during puts gun algorithm c hail due poon puts milk precision recall accuracy error bed poon puts parts pertain capri precissionnya recallnya accuracynya error capri sedan poon puts parts due precissionnya recallnya accuracynya error data bunch c mint sister during puts visa bar
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'putus': 7, 'minat': 5, 'ajar': 4, 'tentu': 4, 'nilai': 4, 'kurikulum': 3, 'siswa': 3, 'baru': 3, 'ipa': 3, 'ips': 3, 'tes': 3, 'sistem': 3, 'dukung': 3, 'pohon': 3, 'eror': 3, 'tahun': 2, 'sekolah': 2, 'guna': 2, 'dasar': 2, 'mipa': 2, 'rapor': 2, 'matematika': 2, 'un': 2, 'hasil': 2, 'guru': 2, 'bk': 2, 'nanti': 2, 'c': 2, 'dua': 2, 'partisi': 2, 'capai': 2, 'precissionnya': 2, 'recallnya': 2, 'accuracynya': 2, 'abstrak': 1, 'warna': 1, 'ubah': 1, 'sebab': 1, 'mulai': 1, 'juni': 1, 'kemarin': 1, 'persis': 1, 'awal': 1, 'seluruh': 1, 'indonesia': 1, 'bagai': 1, 'jenjang': 1, 'didik': 1, 'sudah': 1, 'harus': 1, 'proses': 1, 'kbm': 1, 'giat': 1, 'jurus': 1, 'tiada': 1, 'ganti': 1, 'nama': 1, 'langsung': 1, 'ketika': 1, 'calon': 1, 'laku': 1, 'daftar': 1, 'tengah': 1, 'atas': 1, 'tujuh': 1, 'kriteria': 1, 'iq': 1, 'paling': 1, 'peran': 1, 'penting': 1, 'teliti': 1, 'saji': 1, 'dapat': 1, 'mudah': 1, 'kerja': 1, 'ambil': 1, 'algoritma': 1, 'milik': 1, 'precission': 1, 'recall': 1, 'accuracy': 1, 'beda': 1, 'pertama': 1, 'sedang': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 13, 'in': 8, 'and': 8, 'this': 6, 'decision': 6, 'value': 4, 'tree': 4, 'will': 3, 'curriculum': 3, 'new': 3, 'students': 3, 'for': 3, 'science': 3, 'support': 3, 'which': 3, 'have': 3, 'precission': 3, 'recall': 3, 'accuracy': 3, 'error': 3, 'year': 2, 'be': 2, 'school': 2, 'to': 2, 'use': 2, 'teaching': 2, 'specialization': 2, 'determination': 2, 'stream': 2, 'mathematics': 2, 'report': 2, 'math': 2, 'ips': 2, 'un': 2, 'tests': 2, 'that': 2, 'teachers': 2, 'bk': 2, 'system': 2, 'abstract': 1, 'academic': 1, 'characterized': 1, 'by': 1, 'changes': 1, 'because': 1, 'started': 1, 'june': 1, 'yesterday': 1, 'or': 1, 'exact': 1, 'beginning': 1, 'all': 1, 'schools': 1, 'indonesia': 1, 'from': 1, 'various': 1, 'levels': 1, 'education': 1, 'has': 1, 'had': 1, 'process': 1, 'learning': 1, 'majors': 1, 'dispensed': 1, 'replaced': 1, 'with': 1, 'name': 1, 'directly': 1, 'determined': 1, 'when': 1, 'prospective': 1, 'registering': 1, 'high': 1, 'basis': 1, 'determining': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'seven': 1, 'criteria': 1, 'results': 1, 'iq': 1, 'test': 1, 'social': 1, 'studies': 1, 'case': 1, 'most': 1, 'important': 1, 'role': 1, 'therefore': 1, 'study': 1, 'provide': 1, 'a': 1, 'able': 1, 'facilitate': 1, 'performance': 1, 'decisionmaking': 1, 'later': 1, 'method': 1, 'result': 1, 'two': 1, 'different': 1, 'first': 1, 'but': 1, 'second': 1, 'decison': 1, 'keywords': 1, 'c': 1, 'specialisation': 1, 'systems': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1016 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Lilia Rahmawati
Judul: Pemanfaatan Metode Cluster SOM – IDB sebagai Analisa
Pengelompokan Penerimaan Beasiswa
Pembimbing 1: Andharini Dwi Cahyani
Pembimbing 2: Sigit Susanto Putro
Abstrak (Raw): Kebijakan pemerintah di bidang pendidikan menyangkut pembiayaan pendidikan, salah
satunya yaitu berkaitan dengan beasiswa. Beasiswa merupakan bantuan pembiayaan pendidikan
yang berhak diterima bagi mahasiswa. Program beasiswa di khususkan untuk mahasiswa yang
mempunyai kriteria yang sudah ditentukan. Jenis beasiswa yang diberikan pada mahasiswa
yaitu Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) dan Bantuan Belajar Mahasiswa (BBM).
Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan penerimaan beasiswa dengan SOM (self
Organizing Maps)- Indeks Davies-Bouldin (IDB). Data penerimaan beasiswa dilakukan
pengelompokkan (Clustering) menggunakan metode SOM (self Organizing Maps). Dilakukan
Validasi data dengan Menggunakan Indeks Davies-Bouldin (IDB). Dimana IDB dalam Metode
SOM bertujuan untuk meningkatkan akurasi validasi hasil analisa data. Dari hasil uji coba
dengan metode SOM mampu mengelompokkan data yang berdekatan untuk dicari kemiripan
berdasarkan pola, Kemiripan data pada pengelompokan Beasiswa yang Menggunakan Cluster
2,3,4 dan 5 dengan learning rate awal 0.6. hasil IDB Cluster 2 = 0.5125 , Cluster 3 = 0.340 ,
Cluster 4 = 0.098 , Cluster 5 = 0.197 dengan data yang digunakan 74. Jadi jumlah Cluster yang
paling Homogen adalah 4 Cluster . Penambahan kriteria-kriteria lain yang berpengaruh terhadap
pengelompokan Penerimaan Beasiswa
Abstrak (Clean): kebijakan pemerintah di bidang pendidikan menyangkut pembiayaan pendidikan salah satunya yaitu berkaitan dengan beasiswa beasiswa merupakan bantuan pembiayaan pendidikan yang berhak diterima bagi mahasiswa program beasiswa di khususkan untuk mahasiswa yang mempunyai kriteria yang sudah ditentukan jenis beasiswa yang diberikan pada mahasiswa yaitu peningkatan prestasi akademik ppa dan bantuan belajar mahasiswa bbm penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan penerimaan beasiswa dengan som self organizing maps indeks daviesbouldin idb data penerimaan beasiswa dilakukan pengelompokkan clustering menggunakan metode som self organizing maps dilakukan validasi data dengan menggunakan indeks daviesbouldin idb dimana idb dalam metode som bertujuan untuk meningkatkan akurasi validasi hasil analisa data dari hasil uji coba dengan metode som mampu mengelompokkan data yang berdekatan untuk dicari kemiripan berdasarkan pola kemiripan data pada pengelompokan beasiswa yang menggunakan cluster dan dengan learning rate awal hasil idb cluster cluster cluster cluster dengan data yang digunakan jadi jumlah cluster yang paling homogen adalah cluster penambahan kriteriakriteria lain yang berpengaruh terhadap pengelompokan penerimaan beasiswa
Abstrak (Stopwords Removed): kebijakan pemerintah bidang pendidikan menyangkut pembiayaan pendidikan salah satunya berkaitan beasiswa beasiswa bantuan pembiayaan pendidikan berhak diterima bagi mahasiswa program beasiswa khususkan mahasiswa mempunyai kriteria sudah ditentukan jenis beasiswa diberikan mahasiswa peningkatan prestasi akademik ppa bantuan belajar mahasiswa bbm penelitian bertujuan mengelompokkan penerimaan beasiswa som self organizing maps indeks daviesbouldin idb data penerimaan beasiswa dilakukan pengelompokkan clustering menggunakan metode som self organizing maps dilakukan validasi data menggunakan indeks daviesbouldin idb dimana idb metode som bertujuan meningkatkan akurasi validasi hasil analisa data hasil uji coba metode som mampu mengelompokkan data berdekatan dicari kemiripan berdasarkan pola kemiripan data pengelompokan beasiswa menggunakan cluster learning rate awal hasil idb cluster cluster cluster cluster data digunakan jadi jumlah cluster paling homogen cluster penambahan kriteriakriteria lain berpengaruh pengelompokan penerimaan beasiswa
Abstrak (Stemmed): bijak perintah bidang didik sangkut biaya didik salah satu kait beasiswa beasiswa bantu biaya didik hak terima bagi mahasiswa program beasiswa khusus mahasiswa punya kriteria sudah tentu jenis beasiswa beri mahasiswa tingkat prestasi akademik ppa bantu ajar mahasiswa bbm teliti tuju kelompok terima beasiswa som self organizing maps indeks daviesbouldin idb data terima beasiswa laku kelompok clustering guna metode som self organizing maps laku validasi data guna indeks daviesbouldin idb mana idb metode som tuju tingkat akurasi validasi hasil analisa data hasil uji coba metode som mampu kelompok data dekat cari mirip dasar pola mirip data kelompok beasiswa guna cluster learning rate awal hasil idb cluster cluster cluster cluster data guna jadi jumlah cluster paling homogen cluster tambah kriteriakriteria lain pengaruh kelompok terima beasiswa
Abstrak (Corrected): biak perineal biding did hangout bay did salad sat wait beasiswa beasiswa bantu bay did had terms bag mahasiswa program beasiswa rhesus mahasiswa puny criteria judah tent penis beasiswa bert mahasiswa dingbat prestos academic papa bantu ajar mahasiswa bum elite juju kelompok terms beasiswa som self organizing maps ideas daviesbouldin id data terms beasiswa lake kelompok clustering gun metope som self organizing maps lake validate data gun ideas daviesbouldin id mana id metope som juju dingbat auras validate hail analyst data hail uni coma metope som camp kelompok data dead care mirin dakar pola mirin data kelompok beasiswa gun cluster learning rate away hail id cluster cluster cluster cluster data gun jade mullah cluster paling homogeny cluster tambac kriteriakriteria lain pengaruh kelompok terms beasiswa
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'beasiswa': 8, 'cluster': 7, 'data': 6, 'kelompok': 5, 'terima': 4, 'mahasiswa': 4, 'som': 4, 'idb': 4, 'guna': 4, 'didik': 3, 'metode': 3, 'hasil': 3, 'biaya': 2, 'bantu': 2, 'tingkat': 2, 'tuju': 2, 'self': 2, 'organizing': 2, 'maps': 2, 'indeks': 2, 'daviesbouldin': 2, 'laku': 2, 'validasi': 2, 'mirip': 2, 'bijak': 1, 'perintah': 1, 'bidang': 1, 'sangkut': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'kait': 1, 'hak': 1, 'bagi': 1, 'program': 1, 'khusus': 1, 'punya': 1, 'kriteria': 1, 'sudah': 1, 'tentu': 1, 'jenis': 1, 'beri': 1, 'prestasi': 1, 'akademik': 1, 'ppa': 1, 'ajar': 1, 'bbm': 1, 'teliti': 1, 'clustering': 1, 'mana': 1, 'akurasi': 1, 'analisa': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'mampu': 1, 'dekat': 1, 'cari': 1, 'dasar': 1, 'pola': 1, 'learning': 1, 'rate': 1, 'awal': 1, 'jadi': 1, 'jumlah': 1, 'paling': 1, 'homogen': 1, 'tambah': 1, 'kriteriakriteria': 1, 'lain': 1, 'pengaruh': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 7, 'to': 7, 'data': 6, 'cluster': 6, 'with': 5, 'som': 4, 'idb': 4, 'in': 3, 'is': 3, 'scholarship': 3, 'scholarships': 3, 'are': 3, 'students': 3, 'and': 3, 'grouping': 3, 'using': 3, 'that': 3, 'education': 2, 'assistance': 2, 'for': 2, 'criteria': 2, 'learning': 2, 'aims': 2, 'classify': 2, 'recipients': 2, 'self': 2, 'organizing': 2, 'maps': 2, 'davies': 2, 'bouldin': 2, 'index': 2, 'do': 2, 'method': 2, 'results': 2, 'government': 1, 'policy': 1, 'field': 1, 'regarding': 1, 'financing': 1, 'one': 1, 'which': 1, 'associated': 1, 'a': 1, 'entitled': 1, 'educational': 1, 'received': 1, 'funding': 1, 'program': 1, 'dedicated': 1, 'who': 1, 'have': 1, 'pre': 1, 'determined': 1, 'types': 1, 'given': 1, 'ie': 1, 'improving': 1, 'academic': 1, 'achievement': 1, 'ppa': 1, 'student': 1, 'bbm': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'clustering': 1, 'validate': 1, 'by': 1, 'where': 1, 'improve': 1, 'accuracy': 1, 'validation': 1, 'analysis': 1, 'from': 1, 'test': 1, 'able': 1, 'adjacent': 1, 'look': 1, 'similarities': 1, 'patterns': 1, 'similarity': 1, 'on': 1, 'initial': 1, 'rate': 1, 'used': 1, 'so': 1, 'number': 1, 'clustes': 1, 'homogeneous': 1, 'pin': 1, 'addition': 1, 'other': 1, 'affect': 1, 'admission': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1017 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Achmad Bulyan
Judul: Segmentasi Optic Disc Citra Retina Berbasis Algoritma Fuzzy C-Means Clustering
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, S.Si., MT.
Pembimbing 2: Dr. Indah Agustien S, S.Kom., M.Kom.
Abstrak (Raw): Salah satu komplikasi penyakit mata akibat diabetes mellitus adalah Diabetic Retinopathy (DR). Penyakit ini merusak pembuluh darah mikro (microvascular) pada retina mata. DR merupakan penyebab utama kebutaan pada penderita diabetes.
Segmentasi Optic Disc (OD) merupakan salah satu bagian penting dari pemrosesan citra. Segmentasi bertujuan untuk melakukan pembagian citra menjadi beberapa wilayah homogen berdasarkan kriteria kemiripan tertentu.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi lokasi OD pada retina secara otomatis. Proses deteksi OD diawali dengan preprocessing untuk meningkatkan kualitas citra dan menghilangkan pembuluh darah. Dilakukan seleksi Region of Interest. Selanjutnya kontur OD dideteksi dengan menggunakan algoritma Fuzzy C-Means Clustering (FCM). Hasil segmentasi dengan metode FCM dibandingkan dengan hasil deteksi ahli mata. Dengan metode ini diperoleh akurasi sebesar 96,85%, sensitivitas 79,24% dan spesifisitas 97,26%.
Kata kunci: Diabetic Retinopathy, DR, Optic Disc, OD, segmentation, Fuzzy C-Means Clustering, FCM
Abstrak (Clean): salah satu komplikasi penyakit mata akibat diabetes mellitus adalah diabetic retinopathy dr penyakit ini merusak pembuluh darah mikro microvascular pada retina mata dari merupakan penyebab utama kebutaan pada penderita diabetes segmentasi optic disc od merupakan salah satu bagian penting dari pemrosesan citra segmentasi bertujuan untuk melakukan pembagian citra menjadi beberapa wilayah homogen berdasarkan kriteria kemiripan tertentu penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi lokasi od pada retina secara otomatis proses deteksi od diawali dengan preprocessing untuk meningkatkan kualitas citra dan menghilangkan pembuluh darah dilakukan seleksi region of interest selanjutnya kontur od dideteksi dengan menggunakan algoritma fuzzy cmeans clustering fcm hasil segmentasi dengan metode fcm dibandingkan dengan hasil deteksi ahli mata dengan metode ini diperoleh akurasi sebesar sensitivitas dan spesifisitas kata kunci diabetic retinopathy dr optic disc od segmentation fuzzy cmeans clustering fcm
Abstrak (Stopwords Removed): salah satu komplikasi penyakit mata akibat diabetes mellitus diabetic retinopathy dr penyakit merusak pembuluh darah mikro microvascular retina mata penyebab utama kebutaan penderita diabetes segmentasi optic disc od salah satu bagian penting pemrosesan citra segmentasi bertujuan melakukan pembagian citra menjadi beberapa wilayah homogen berdasarkan kriteria kemiripan tertentu penelitian bertujuan mendeteksi lokasi od retina secara otomatis proses deteksi od diawali preprocessing meningkatkan kualitas citra menghilangkan pembuluh darah dilakukan seleksi region of interest selanjutnya kontur od dideteksi menggunakan algoritma fuzzy cmeans clustering fcm hasil segmentasi metode fcm dibandingkan hasil deteksi ahli mata metode diperoleh akurasi sebesar sensitivitas spesifisitas kata kunci diabetic retinopathy dr optic disc od segmentation fuzzy cmeans clustering fcm
Abstrak (Stemmed): salah satu komplikasi sakit mata akibat diabetes mellitus diabetic retinopathy dr sakit rusak buluh darah mikro microvascular retina mata sebab utama buta derita diabetes segmentasi optic disc od salah satu bagi penting pemrosesan citra segmentasi tuju laku bagi citra jadi beberapa wilayah homogen dasar kriteria mirip tentu teliti tuju deteksi lokasi od retina cara otomatis proses deteksi od awal preprocessing tingkat kualitas citra hilang buluh darah laku seleksi region of interest lanjut kontur od deteksi guna algoritma fuzzy cmeans clustering fcm hasil segmentasi metode fcm banding hasil deteksi ahli mata metode oleh akurasi besar sensitivitas spesifisitas kata kunci diabetic retinopathy dr optic disc od segmentation fuzzy cmeans clustering fcm
Abstrak (Corrected): salad sat komplikasi skit data akbar diabetes mellitus diabetic retinopathy dr skit rusk bunch sarah micro fibrovascular retina data kebab mama but merit diabetes segments optic disc od salad sat bag panting pemrosesan citral segments juju lake bag citral jade beberapa wilayah homogeny dakar criteria mirin tent elite juju detest loki od retina cara fotomat's proves detest od away reprocessing dingbat kualitas citral hang bunch sarah lake seeks region of interest layout concur od detest gun algorithm fuzzy means clustering cm hail segments metope cm banding hail detest ali data metope olen auras bear sensitivity spesifisitas data bunch diabetic retinopathy dr optic disc od segmentation fuzzy means clustering cm
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'od': 5, 'deteksi': 4, 'mata': 3, 'segmentasi': 3, 'citra': 3, 'fcm': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'sakit': 2, 'diabetes': 2, 'diabetic': 2, 'retinopathy': 2, 'dr': 2, 'buluh': 2, 'darah': 2, 'retina': 2, 'optic': 2, 'disc': 2, 'bagi': 2, 'tuju': 2, 'laku': 2, 'fuzzy': 2, 'cmeans': 2, 'clustering': 2, 'hasil': 2, 'metode': 2, 'komplikasi': 1, 'akibat': 1, 'mellitus': 1, 'rusak': 1, 'mikro': 1, 'microvascular': 1, 'sebab': 1, 'utama': 1, 'buta': 1, 'derita': 1, 'penting': 1, 'pemrosesan': 1, 'jadi': 1, 'beberapa': 1, 'wilayah': 1, 'homogen': 1, 'dasar': 1, 'kriteria': 1, 'mirip': 1, 'tentu': 1, 'teliti': 1, 'lokasi': 1, 'cara': 1, 'otomatis': 1, 'proses': 1, 'awal': 1, 'preprocessing': 1, 'tingkat': 1, 'kualitas': 1, 'hilang': 1, 'seleksi': 1, 'region': 1, 'of': 1, 'interest': 1, 'lanjut': 1, 'kontur': 1, 'guna': 1, 'algoritma': 1, 'banding': 1, 'ahli': 1, 'oleh': 1, 'akurasi': 1, 'besar': 1, 'sensitivitas': 1, 'spesifisitas': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'segmentation': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'of': 10, 'to': 4, 'od': 4, 'segmentation': 4, 'with': 4, 'is': 3, 'this': 3, 'image': 3, 'fcm': 3, 'method': 3, 'one': 2, 'eye': 2, 'disease': 2, 'diabetic': 2, 'retinopathy': 2, 'blood': 2, 'vessels': 2, 'in': 2, 'retina': 2, 'aims': 2, 'detection': 2, 'and': 2, 'fuzzy': 2, 'cmeans': 2, 'clustering': 2, 'results': 2, 'complications': 1, 'due': 1, 'diabetes': 1, 'mellitus': 1, 'damages': 1, 'micro': 1, 'microvascular': 1, 'a': 1, 'main': 1, 'cause': 1, 'blindness': 1, 'people': 1, 'diabates': 1, 'important': 1, 'part': 1, 'processing': 1, 'vide': 1, 'into': 1, 'homogeneous': 1, 'regions': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'certain': 1, 'similarity': 1, 'criteria': 1, 'study': 1, 'detect': 1, 'location': 1, 'otomatically': 1, 'process': 1, 'begins': 1, 'preprocessing': 1, 'improve': 1, 'quality': 1, 'eliminate': 1, 'be': 1, 'selected': 1, 'region': 1, 'interest': 1, 'next': 1, 'contour': 1, 'detected': 1, 'using': 1, 'compared': 1, 'ophthalmologist': 1, 'obtained': 1, 'an': 1, 'accuracy': 1, 'sensitivity': 1, 'specificity': 1, 'keywords': 1, 'dr': 1, 'optic': 1, 'disc': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1018 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: HENNY ELVANDARI
Judul: PENCARIAN JARAK TERPENDEK MENGGUNAKAN PGROUTING BERBASIS WEBGIS UNTUK PEMETAAN PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH (PLS)
Pembimbing 1: MULA’AB,S.SI.,M.KOM
Pembimbing 2: RIKA YUNITARINI,S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Kota Sumenep merupakan salah satu kota yang terletak di daerah ujung paling timur Pulau Madura yang memiliki berbagai tempat Pendidikan Luar Sekolah (PLS) guna meningkatkan kemampuan seseorang selain ilmu yang diterima di pendidikan formal. Banyak masyarakat sumenep yang sadar akan manfaat PLS dan ingin mengikuti programnya namun belum mengetahui letak-letak dan rute terpendek yang akan diambil untuk menuju PLS tersebut. Untuk mengatasi hal tersebut maka dibuatlah sistem pencarian jarak terpendek menuju pendidikan luar sekolah di Kota Sumenep.
Pencarian jarak terpendek dapat dipecahkan dengan memanfaatkan fungsi pgRouting. PgRouting merupakan pengembangan basis data geospasial dari PostgreSQL/PostGIS yang menyediakan fungsi routing (perhitungan jarak terpendek) berdasarkan bahasa prosedural PG/PLSQL. Berdasarkan hasil ujicoba yang telah dilakukan metode A* mampu memberikan tingkat akurasi sebesar 75,25 % dalam menentukan rute jarak terpendek. Hasil ujicoba tersebut selanjutnya divisualisasikan menggunakan Leaflet.
Abstrak (Clean): kota sumenep merupakan salah satu kota yang terletak di daerah ujung paling timur pulau madura yang memiliki berbagai tempat pendidikan luar sekolah pls guna meningkatkan kemampuan seseorang selain ilmu yang diterima di pendidikan formal banyak masyarakat sumenep yang sadar akan manfaat pls dan ingin mengikuti programnya namun belum mengetahui letakletak dan rute terpendek yang akan diambil untuk menuju pls tersebut untuk mengatasi hal tersebut maka dibuatlah sistem pencarian jarak terpendek menuju pendidikan luar sekolah di kota sumenep pencarian jarak terpendek dapat dipecahkan dengan memanfaatkan fungsi pgrouting pgrouting merupakan pengembangan basis data geospasial dari postgresqlpostgis yang menyediakan fungsi routing perhitungan jarak terpendek berdasarkan bahasa prosedural pgplsql berdasarkan hasil ujicoba yang telah dilakukan metode a mampu memberikan tingkat akurasi sebesar dalam menentukan rute jarak terpendek hasil ujicoba tersebut selanjutnya divisualisasikan menggunakan leaflet
Abstrak (Stopwords Removed): kota sumenep salah satu kota terletak daerah ujung paling timur pulau madura memiliki berbagai tempat pendidikan luar sekolah pls meningkatkan kemampuan seseorang selain ilmu diterima pendidikan formal banyak masyarakat sumenep sadar manfaat pls ingin mengikuti programnya belum mengetahui letakletak rute terpendek diambil menuju pls tersebut mengatasi tersebut dibuatlah sistem pencarian jarak terpendek menuju pendidikan luar sekolah kota sumenep pencarian jarak terpendek dapat dipecahkan memanfaatkan fungsi pgrouting pgrouting pengembangan basis data geospasial postgresqlpostgis menyediakan fungsi routing perhitungan jarak terpendek berdasarkan bahasa prosedural pgplsql berdasarkan hasil ujicoba dilakukan metode a mampu memberikan tingkat akurasi sebesar menentukan rute jarak terpendek hasil ujicoba tersebut selanjutnya divisualisasikan menggunakan leaflet
Abstrak (Stemmed): kota sumenep salah satu kota letak daerah ujung paling timur pulau madura milik bagai tempat didik luar sekolah pls tingkat mampu orang selain ilmu terima didik formal banyak masyarakat sumenep sadar manfaat pls ingin ikut program belum tahu letakletak rute pendek ambil tuju pls sebut atas sebut buat sistem cari jarak pendek tuju didik luar sekolah kota sumenep cari jarak pendek dapat pecah manfaat fungsi pgrouting pgrouting kembang basis data geospasial postgresqlpostgis sedia fungsi routing hitung jarak pendek dasar bahasa prosedural pgplsql dasar hasil ujicoba laku metode a mampu beri tingkat akurasi besar tentu rute jarak pendek hasil ujicoba sebut lanjut visualisasi guna leaflet
Abstrak (Corrected): koto sumner salad sat koto leak sarah jung paling timur palau madura milk bahai tempt did liar selah plus dingbat camp orang slain i'm terms did formal banyan masyarakat sumner radar manat plus begin it program begum tau letakletak rule pended ambit juju plus debut alas debut but sister care arak pended juju did liar selah koto sumner care arak pended apart peach manat fungi grouting grouting embank basis data geospasial postgresqlpostgis media fungi routing hiding arak pended dakar bahama procedural pgplsql dakar hail ujicoba lake metope a camp bert dingbat auras bear tent rule arak pended hail ujicoba debut layout visualisasi gun leaflet
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pendek': 5, 'jarak': 4, 'kota': 3, 'sumenep': 3, 'didik': 3, 'pls': 3, 'sebut': 3, 'luar': 2, 'sekolah': 2, 'tingkat': 2, 'mampu': 2, 'manfaat': 2, 'rute': 2, 'tuju': 2, 'cari': 2, 'fungsi': 2, 'pgrouting': 2, 'dasar': 2, 'hasil': 2, 'ujicoba': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'letak': 1, 'daerah': 1, 'ujung': 1, 'paling': 1, 'timur': 1, 'pulau': 1, 'madura': 1, 'milik': 1, 'bagai': 1, 'tempat': 1, 'orang': 1, 'selain': 1, 'ilmu': 1, 'terima': 1, 'formal': 1, 'banyak': 1, 'masyarakat': 1, 'sadar': 1, 'ingin': 1, 'ikut': 1, 'program': 1, 'belum': 1, 'tahu': 1, 'letakletak': 1, 'ambil': 1, 'atas': 1, 'buat': 1, 'sistem': 1, 'dapat': 1, 'pecah': 1, 'kembang': 1, 'basis': 1, 'data': 1, 'geospasial': 1, 'postgresqlpostgis': 1, 'sedia': 1, 'routing': 1, 'hitung': 1, 'bahasa': 1, 'prosedural': 1, 'pgplsql': 1, 'laku': 1, 'metode': 1, 'a': 1, 'beri': 1, 'akurasi': 1, 'besar': 1, 'tentu': 1, 'lanjut': 1, 'visualisasi': 1, 'guna': 1, 'leaflet': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 13, 'to': 7, 'in': 6, 'shortest': 5, 'is': 4, 'education': 4, 'sumenep': 3, 'beyond': 3, 'school': 3, 'distance': 3, 'have': 2, 'places': 2, 'are': 2, 'and': 2, 'route': 2, 'be': 2, 'then': 2, 'search': 2, 'function': 2, 'pgrouting': 2, 'that': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'abstract': 1, 'one': 1, 'city': 1, 'which': 1, 'located': 1, 'easternmost': 1, 'tip': 1, 'island': 1, 'madura': 1, 'who': 1, 'various': 1, 'enhance': 1, 'ability': 1, 'someone': 1, 'addition': 1, 'accepted': 1, 'science': 1, 'formal': 1, 'many': 1, 'people': 1, 'aware': 1, 'benefits': 1, 'pls': 1, 'want': 1, 'follow': 1, 'program': 1, 'but': 1, 'not': 1, 'yet': 1, 'knowing': 1, 'taken': 1, 'resolve': 1, 'such': 1, 'matters': 1, 'made': 1, 'dstance': 1, 'system': 1, 'toward': 1, 'town': 1, 'can': 1, 'solved': 1, 'by': 1, 'utilizing': 1, 'development': 1, 'base': 1, 'geospatial': 1, 'data': 1, 'from': 1, 'postgresqlpostgis': 1, 'provides': 1, 'routing': 1, 'calculation': 1, 'pgplsql': 1, 'procedural': 1, 'language': 1, 'results': 1, 'tests': 1, 'been': 1, 'done': 1, 'a': 1, 'method': 1, 'able': 1, 'provide': 1, 'level': 1, 'accuracy': 1, 'determining': 1, 'testresults': 1, 'visualized': 1, 'using': 1, 'leaflets': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1019 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Mimi Aisyah Muyassyarofin
Judul: MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MEMBACA UNTUK PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) MENGGUNAKAN TAHAP PRAFONIK
Pembimbing 1: Andharini Dwi Cahyani S.Kom, M.Kom
Pembimbing 2: Ari Kusumaningsih, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Membaca adalah unsur penting dan mendasar yang harus dipelajari setiap orang agar dengan mudah melakukan sesuatu di segala bidang. Membaca menjadi salah satu prasyarat memperoleh berbagai ilmu pengetahuan, karena itu membaca harus diajarkan sejak pendidikan anak usia dini. Anak usia dini mencakup umur 2-5 tahun yang masih tergolong sangat belia, dimana anak masih cenderung lebih senang untuk bermain saja. Pendekatan dalam pembelajaran sangat diperlukan sehingga walaupun anak masih dalam usia belia, mereka sudah mampu menyerap pelajaran sedikit demi sedikit. Salah satu pendekatan yang paling menarik saat ini melalui game. Dengan pendekatan ini anak akan senang bermain dan bersemangat untuk belajar. Model pembelajaran yang akan diterapkan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode fonik. Metode fonik adalah model pembelajaran bahasa Indonesia untuk anak usia dini (0-8tahun) berdasarkan pendekatan komunikatif dan tahapan perkembangan anak. Metode fonik mengajarkan pengenalan huruf yang lebih menekankan pada mendengarkan bunyi huruf dan melihat huruf. Terdapat 4 tahap dalam metode fonik, yaitu: tahap prafonik, tahap 1, tahap 2 (Kelas 1 SD), dan tahap 3 (Kelas 2-3 SD). Dalam penelitian ini menggunakan tahap prafonik. Dalam penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa anak usia dini dikatakan sangat berhasil dalam pembelajaran dan menyebutkan bunyi huruf a, i, u, o dan e pada kata, benda, dan gambar.
Abstrak (Clean): membaca adalah unsur penting dan mendasar yang harus dipelajari setiap orang agar dengan mudah melakukan sesuatu di segala bidang membaca menjadi salah satu prasyarat memperoleh berbagai ilmu pengetahuan karena itu membaca harus diajarkan sejak pendidikan anak usia dini anak usia dini mencakup umur tahun yang masih tergolong sangat belia dimana anak masih cenderung lebih senang untuk bermain saja pendekatan dalam pembelajaran sangat diperlukan sehingga walaupun anak masih dalam usia belia mereka sudah mampu menyerap pelajaran sedikit demi sedikit salah satu pendekatan yang paling menarik saat ini melalui game dengan pendekatan ini anak akan senang bermain dan bersemangat untuk belajar model pembelajaran yang akan diterapkan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode fonik metode fonik adalah model pembelajaran bahasa indonesia untuk anak usia dini tahun berdasarkan pendekatan komunikatif dan tahapan perkembangan anak metode fonik mengajarkan pengenalan huruf yang lebih menekankan pada mendengarkan bunyi huruf dan melihat huruf terdapat tahap dalam metode fonik yaitu tahap prafonik tahap tahap kelas sd dan tahap kelas sd dalam penelitian ini menggunakan tahap prafonik dalam penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa anak usia dini dikatakan sangat berhasil dalam pembelajaran dan menyebutkan bunyi huruf a i u o dan e pada kata benda dan gambar
Abstrak (Stopwords Removed): membaca unsur penting mendasar harus dipelajari setiap orang mudah melakukan sesuatu segala bidang membaca menjadi salah satu prasyarat memperoleh berbagai ilmu pengetahuan membaca harus diajarkan pendidikan anak usia dini anak usia dini mencakup umur tahun masih tergolong sangat belia dimana anak masih cenderung lebih senang bermain pendekatan pembelajaran sangat diperlukan walaupun anak masih usia belia mereka sudah mampu menyerap pelajaran sedikit demi sedikit salah satu pendekatan paling menarik game pendekatan anak senang bermain bersemangat belajar model pembelajaran diterapkan penelitian menggunakan metode fonik metode fonik model pembelajaran bahasa indonesia anak usia dini tahun berdasarkan pendekatan komunikatif tahapan perkembangan anak metode fonik mengajarkan pengenalan huruf lebih menekankan mendengarkan bunyi huruf melihat huruf terdapat tahap metode fonik tahap prafonik tahap tahap kelas sd tahap kelas sd penelitian menggunakan tahap prafonik penelitian diperoleh kesimpulan anak usia dini dikatakan sangat berhasil pembelajaran menyebutkan bunyi huruf a i u o e kata benda gambar
Abstrak (Stemmed): baca unsur penting dasar harus ajar tiap orang mudah laku sesuatu segala bidang baca jadi salah satu prasyarat oleh bagai ilmu tahu baca harus ajar didik anak usia dini anak usia dini cakup umur tahun masih golong sangat belia mana anak masih cenderung lebih senang main dekat ajar sangat perlu walaupun anak masih usia belia mereka sudah mampu serap ajar sedikit demi sedikit salah satu dekat paling tarik game dekat anak senang main semangat ajar model ajar terap teliti guna metode fonik metode fonik model ajar bahasa indonesia anak usia dini tahun dasar dekat komunikatif tahap kembang anak metode fonik ajar kenal huruf lebih tekan dengar bunyi huruf lihat huruf dapat tahap metode fonik tahap prafonik tahap tahap kelas sd tahap kelas sd teliti guna tahap prafonik teliti oleh simpul anak usia dini kata sangat hasil ajar sebut bunyi huruf a i u o e kata benda gambar
Abstrak (Corrected): back unsure panting dakar harms ajar tip orang judah lake sesuatu legal biding back jade salad sat prasyarat olen bahai i'm tau back harms ajar did anal asia dine anal asia dine cup amur thun mash going sang bella mana anal mash rendering leash penang main dead ajar sang peru walaupun anal mash asia bella merely judah camp scrap ajar sedikit demo sedikit salad sat dead paling tajik game dead anal penang main semang ajar model ajar trap elite gun metope fond metope fond model ajar bahama indonesia anal asia dine thun dakar dead komunikatif that embank anal metope fond ajar penal hufuf leash texan denar bunyip hufuf that hufuf apart that metope fond that prafonik that that keas so that keas so elite gun that prafonik elite olen simple anal asia dine data sang hail ajar debut bunyip hufuf a i u o e data bend sambar
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ajar': 9, 'anak': 8, 'tahap': 7, 'usia': 5, 'dini': 4, 'dekat': 4, 'metode': 4, 'fonik': 4, 'huruf': 4, 'baca': 3, 'masih': 3, 'sangat': 3, 'teliti': 3, 'dasar': 2, 'harus': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'oleh': 2, 'tahun': 2, 'belia': 2, 'lebih': 2, 'senang': 2, 'main': 2, 'sedikit': 2, 'model': 2, 'guna': 2, 'bunyi': 2, 'prafonik': 2, 'kelas': 2, 'sd': 2, 'kata': 2, 'unsur': 1, 'penting': 1, 'tiap': 1, 'orang': 1, 'mudah': 1, 'laku': 1, 'sesuatu': 1, 'segala': 1, 'bidang': 1, 'jadi': 1, 'prasyarat': 1, 'bagai': 1, 'ilmu': 1, 'tahu': 1, 'didik': 1, 'cakup': 1, 'umur': 1, 'golong': 1, 'mana': 1, 'cenderung': 1, 'perlu': 1, 'walaupun': 1, 'mereka': 1, 'sudah': 1, 'mampu': 1, 'serap': 1, 'demi': 1, 'paling': 1, 'tarik': 1, 'game': 1, 'semangat': 1, 'terap': 1, 'bahasa': 1, 'indonesia': 1, 'komunikatif': 1, 'kembang': 1, 'kenal': 1, 'tekan': 1, 'dengar': 1, 'lihat': 1, 'dapat': 1, 'simpul': 1, 'hasil': 1, 'sebut': 1, 'a': 1, 'i': 1, 'u': 1, 'o': 1, 'e': 1, 'benda': 1, 'gambar': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'to': 11, 'in': 9, 'and': 8, 'of': 8, 'is': 6, 'stage': 5, 'that': 4, 'be': 4, 'a': 4, 'early': 4, 'childhood': 4, 'learning': 4, 'this': 4, 'method': 4, 'phonics': 4, 'reading': 3, 'still': 3, 'approach': 3, 'should': 2, 'learned': 2, 'one': 2, 'years': 2, 'very': 2, 'young': 2, 'children': 2, 'play': 2, 'child': 2, 'little': 2, 'will': 2, 'model': 2, 'research': 2, 'on': 2, 'stages': 2, 'letters': 2, 'sound': 2, 'letter': 2, 'prephonics': 2, 'school': 2, 'fundamental': 1, 'essential': 1, 'elements': 1, 'everyone': 1, 'easily': 1, 'do': 1, 'something': 1, 'all': 1, 'fields': 1, 'prerequisites': 1, 'obtain': 1, 'variety': 1, 'science': 1, 'therefore': 1, 'taught': 1, 'from': 1, 'education': 1, 'include': 1, 'who': 1, 'belongs': 1, 'which': 1, 'tend': 1, 'prefer': 1, 'alone': 1, 'approaches': 1, 'indispensable': 1, 'so': 1, 'even': 1, 'if': 1, 'age': 1, 'theyve': 1, 'been': 1, 'able': 1, 'absorb': 1, 'lessons': 1, 'by': 1, 'most': 1, 'interesting': 1, 'at': 1, 'time': 1, 'through': 1, 'game': 1, 'with': 1, 'love': 1, 'excited': 1, 'learn': 1, 'applied': 1, 'using': 1, 'language': 1, 'indonesia': 1, 'for': 1, 'based': 1, 'communicative': 1, 'development': 1, 'teaching': 1, 'introduction': 1, 'put': 1, 'more': 1, 'emphasis': 1, 'listening': 1, 'saw': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'namely': 1, 'class': 1, 'primary': 1, 'grades': 1, 'elementary': 1, 'study': 1, 'uses': 1, 'obtained': 1, 'conclusion': 1, 'said': 1, 'successful': 1, 'mentions': 1, 'i': 1, 'u': 1, 'o': 1, 'e': 1, 'words': 1, 'objects': 1, 'pictures': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1020 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Syamsul Arifin
Judul: SEGMENTASI PEMBULUH DARAH PADA FUNDUS BERBASIS BOTTOM-HAT DAN 2D-GABOR FILTER
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Dr. Indah Agustien S., S.Kom., M.Kom.
Abstrak (Raw): Mata merupakan indra penglihatan manusia yang rentan terhadap penyakit. Adanya penyakit pada mata perlu diketahui sejak dini, sehingga dapat dicegah terjadinya gangguan pada mata yang mengakibatkan kebutaan. Pada Tugas Akhir ini menggunakan Bottom-Hat dan 2D-Gabor Filter untuk mensegmentasi pembuluh darah retina pada citra fundus berwarna. Penelitian ini terdapat dua tahap, yaitu preprocessing dan segmentasi. Pada tahap awal preprocessing terdiri dari mengubah citra ke green channel, peningkatan citra dengan Adaptive Histogram Equalization (AHE) dan menghilangkan noise menggunakan Median Filter. Tujuan preprocessing ini untuk mempersiapkan citra sebelum proses segmentasi, sehingga diharapkan menghasilkan segmentasi yang optimal. Dan tahap kedua yaitu segmentasi yang terdiri dari ekstraksi fitur dengan metode Bottom-Hat, 2D-Gabor Filter, binerisasi dengan Otsu Thresholding, membersihkan citra dari noise, kemudian citra diperjelas dengan dilasi. Selanjutnya dilakukan perhitungan tingkat akurasi dari hasil citra segmentasi. Pengujian dilakukan pada database Digital Retinal Images for Vessel Extraction (DRIVE) sebanyak 20 citra. Hasil akurasi yang didapat dari pengujian penelitian ini sebesar 88,93%. Dengan menggabungkan metode Bottom-Hat dengan 2D-Gabor Filter mampu menghasilkan segmentasi yang lebih baik.
Kata Kunci : Segmentasi pembuluh darah, Bottom-Hat, 2D-Gabor Filter.
Abstrak (Clean): mata merupakan indra penglihatan manusia yang rentan terhadap penyakit adanya penyakit pada mata perlu diketahui sejak dini sehingga dapat dicegah terjadinya gangguan pada mata yang mengakibatkan kebutaan pada tugas akhir ini menggunakan bottomhat dan dgabor filter untuk mensegmentasi pembuluh darah retina pada citra fundus berwarna penelitian ini terdapat dua tahap yaitu preprocessing dan segmentasi pada tahap awal preprocessing terdiri dari mengubah citra ke green channel peningkatan citra dengan adaptive histogram equalization ahe dan menghilangkan noise menggunakan median filter tujuan preprocessing ini untuk mempersiapkan citra sebelum proses segmentasi sehingga diharapkan menghasilkan segmentasi yang optimal dan tahap kedua yaitu segmentasi yang terdiri dari ekstraksi fitur dengan metode bottomhat dgabor filter binerisasi dengan otsu thresholding membersihkan citra dari noise kemudian citra diperjelas dengan dilasi selanjutnya dilakukan perhitungan tingkat akurasi dari hasil citra segmentasi pengujian dilakukan pada database digital retinal images for vessel extraction drive sebanyak citra hasil akurasi yang didapat dari pengujian penelitian ini sebesar dengan menggabungkan metode bottomhat dengan dgabor filter mampu menghasilkan segmentasi yang lebih baik kata kunci segmentasi pembuluh darah bottomhat dgabor filter
Abstrak (Stopwords Removed): mata indra penglihatan manusia rentan penyakit adanya penyakit mata perlu diketahui dini dapat dicegah terjadinya gangguan mata mengakibatkan kebutaan tugas akhir menggunakan bottomhat dgabor filter mensegmentasi pembuluh darah retina citra fundus berwarna penelitian terdapat dua tahap preprocessing segmentasi tahap awal preprocessing terdiri mengubah citra green channel peningkatan citra adaptive histogram equalization ahe menghilangkan noise menggunakan median filter tujuan preprocessing mempersiapkan citra proses segmentasi diharapkan menghasilkan segmentasi optimal tahap kedua segmentasi terdiri ekstraksi fitur metode bottomhat dgabor filter binerisasi otsu thresholding membersihkan citra noise citra diperjelas dilasi selanjutnya dilakukan perhitungan tingkat akurasi hasil citra segmentasi pengujian dilakukan database digital retinal images for vessel extraction drive sebanyak citra hasil akurasi didapat pengujian penelitian sebesar menggabungkan metode bottomhat dgabor filter mampu menghasilkan segmentasi lebih baik kata kunci segmentasi pembuluh darah bottomhat dgabor filter
Abstrak (Stemmed): mata indra lihat manusia rentan sakit ada sakit mata perlu tahu dini dapat cegah jadi ganggu mata akibat buta tugas akhir guna bottomhat dgabor filter segmentasi buluh darah retina citra fundus warna teliti dapat dua tahap preprocessing segmentasi tahap awal preprocessing diri ubah citra green channel tingkat citra adaptive histogram equalization ahe hilang noise guna median filter tuju preprocessing siap citra proses segmentasi harap hasil segmentasi optimal tahap dua segmentasi diri ekstraksi fitur metode bottomhat dgabor filter biner otsu thresholding bersih citra noise citra jelas dilasi lanjut laku hitung tingkat akurasi hasil citra segmentasi uji laku database digital retinal images for vessel extraction drive banyak citra hasil akurasi dapat uji teliti besar gabung metode bottomhat dgabor filter mampu hasil segmentasi lebih baik kata kunci segmentasi buluh darah bottomhat dgabor filter
Abstrak (Corrected): data indra that amnesia rental skit ada skit data peru tau dine apart yeah jade gang data akbar but tugs air gun bottomhat labor filter segments bunch sarah retina citral fundus wanna elite apart due that reprocessing segments that away reprocessing dirt bah citral green channel dingbat citral adaptive histogram equalization the hang noise gun median filter juju reprocessing slap citral proves segments harp hail segments optimal that due segments dirt ekstraksi four metope bottomhat labor filter diner out thresholding perish citral noise citral jells dalasi layout lake hiding dingbat auras hail citral segments uni lake database digital retinal images for vessel extraction drive banyan citral hail auras apart uni elite bear gang metope bottomhat labor filter camp hail segments leash back data bunch segments bunch sarah bottomhat labor filter
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'segmentasi': 8, 'citra': 8, 'filter': 5, 'bottomhat': 4, 'dgabor': 4, 'hasil': 4, 'mata': 3, 'dapat': 3, 'tahap': 3, 'preprocessing': 3, 'sakit': 2, 'guna': 2, 'buluh': 2, 'darah': 2, 'teliti': 2, 'dua': 2, 'diri': 2, 'tingkat': 2, 'noise': 2, 'metode': 2, 'laku': 2, 'akurasi': 2, 'uji': 2, 'indra': 1, 'lihat': 1, 'manusia': 1, 'rentan': 1, 'ada': 1, 'perlu': 1, 'tahu': 1, 'dini': 1, 'cegah': 1, 'jadi': 1, 'ganggu': 1, 'akibat': 1, 'buta': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'retina': 1, 'fundus': 1, 'warna': 1, 'awal': 1, 'ubah': 1, 'green': 1, 'channel': 1, 'adaptive': 1, 'histogram': 1, 'equalization': 1, 'ahe': 1, 'hilang': 1, 'median': 1, 'tuju': 1, 'siap': 1, 'proses': 1, 'harap': 1, 'optimal': 1, 'ekstraksi': 1, 'fitur': 1, 'biner': 1, 'otsu': 1, 'thresholding': 1, 'bersih': 1, 'jelas': 1, 'dilasi': 1, 'lanjut': 1, 'hitung': 1, 'database': 1, 'digital': 1, 'retinal': 1, 'images': 1, 'for': 1, 'vessel': 1, 'extraction': 1, 'drive': 1, 'banyak': 1, 'besar': 1, 'gabung': 1, 'mampu': 1, 'lebih': 1, 'baik': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 15, 'segmentation': 7, 'image': 6, 'to': 5, 'and': 5, 'is': 5, 'are': 4, 'bottomhat': 4, 'dgabor': 4, 'by': 4, 'eyes': 3, 'in': 3, 'images': 3, 'filter': 3, 'wich': 2, 'disease': 2, 'be': 2, 'this': 2, 'using': 2, 'filters': 2, 'retinal': 2, 'blood': 2, 'vessels': 2, 'research': 2, 'preprocessing': 2, 'step': 2, 'consists': 2, 'noise': 2, 'a': 2, 'produce': 2, 'extraction': 2, 'methods': 2, 'with': 2, 'from': 2, 'accuracy': 2, 'results': 2, 'as': 2, 'human': 1, 'visual': 1, 'senses': 1, 'irritable': 1, 'needs': 1, 'known': 1, 'early': 1, 'so': 1, 'can': 1, 'preveted': 1, 'disruption': 1, 'consequenced': 1, 'blindness': 1, 'final': 1, 'project': 1, 'segment': 1, 'color': 1, 'fundus': 1, 'has': 1, 'two': 1, 'steps': 1, 'they': 1, 'first': 1, 'change': 1, 'green': 1, 'channel': 1, 'enhancement': 1, 'adaptive': 1, 'histogram': 1, 'equalization': 1, 'ahe': 1, 'disappear': 1, 'median': 1, 'purpose': 1, 'processing': 1, 'prepare': 1, 'before': 1, 'process': 1, 'expected': 1, 'optimal': 1, 'second': 1, 'which': 1, 'feature': 1, 'biner': 1, 'otsu': 1, 'thresholding': 1, 'clean': 1, 'up': 1, 'then': 1, 'cleared': 1, 'dilation': 1, 'furthermore': 1, 'calculation': 1, 'level': 1, 'test': 1, 'done': 1, 'on': 1, 'database': 1, 'digital': 1, 'for': 1, 'vessel': 1, 'drive': 1, 'many': 1, 'testing': 1, 'combining': 1, 'able': 1, 'better': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1021 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Nurlisa Febriyana
Judul: Pemetaan Kesesuaian Lahan Tambak Garam Menggunakan Metode Site Selection Pada Sistem Informasi Geografis Berbasis Web Di Desa Polagan Kabupaten Pamekasan
Pembimbing 1: Mula’ab, S.Si., M.Kom.
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, ST., M.T.
Abstrak (Raw): Garam merupakan salah satu komoditas strategis nasional di bidang kelautan, Kabupaten Pamekasan merupakan perairan selat Madura yang menghasilkan emas putih atau garam sehingga Madura sejak dulu telah dikenal sebagai pulau garam. Penentuan tingkat kesesuaian lahan untuk Tambak Garam sangat perlu dilakukan agar nantinya dapat memberikan informasi kepada para Petambak dan perencana pengguna lahan dalam menentukan tindakan selanjutnya untuk dapat tetap meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi garam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari wilayah tambak yang sesuai untuk tambak garam sehingga meningkatkan nilai guna lahan tambak secara ekonomis bagi pengembangan usaha melalui pengaturan pola pemanfaatan, tata ruang pemanfaatan, penumbuhan komoditi unggulan, dan pengembangannya. Kategori kriteria kesesuaian lahan untuk tambak garam meliputi kondisi fisik dan kimia. Dalam penelitian ini menggunakan metode site selection untuk mengklasifikasikan karakteristik-karakteristik lahan kedalam kelas kesesuaian lahan terhadap tambak garam. Karakteristik lahan yang digunakan adalah 15 dan akan diklasifikasikan kedalam Tiga kelas yaitu S1, S2, dan N memprediksi tambak yang sesuai, kurang sesuai, dan tidak sesuai untuk tambak garam. Hasil ujicoba tersebut selanjutnya dipetakan kedalam Sistem Informasi Geografis (SIG) menggunakan basis data geospasial dari PostgreSQL/PostGIS dan software open source lainnya antara lain PDO .
Abstrak (Clean): garam merupakan salah satu komoditas strategis nasional di bidang kelautan kabupaten pamekasan merupakan perairan selat madura yang menghasilkan emas putih atau garam sehingga madura sejak dulu telah dikenal sebagai pulau garam penentuan tingkat kesesuaian lahan untuk tambak garam sangat perlu dilakukan agar nantinya dapat memberikan informasi kepada para petambak dan perencana pengguna lahan dalam menentukan tindakan selanjutnya untuk dapat tetap meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi garam tujuan penelitian ini adalah untuk mencari wilayah tambak yang sesuai untuk tambak garam sehingga meningkatkan nilai guna lahan tambak secara ekonomis bagi pengembangan usaha melalui pengaturan pola pemanfaatan tata ruang pemanfaatan penumbuhan komoditi unggulan dan pengembangannya kategori kriteria kesesuaian lahan untuk tambak garam meliputi kondisi fisik dan kimia dalam penelitian ini menggunakan metode site selection untuk mengklasifikasikan karakteristikkarakteristik lahan kedalam kelas kesesuaian lahan terhadap tambak garam karakteristik lahan yang digunakan adalah dan akan diklasifikasikan kedalam tiga kelas yaitu s s dan n memprediksi tambak yang sesuai kurang sesuai dan tidak sesuai untuk tambak garam hasil ujicoba tersebut selanjutnya dipetakan kedalam sistem informasi geografis sig menggunakan basis data geospasial dari postgresqlpostgis dan software open source lainnya antara lain pdo
Abstrak (Stopwords Removed): garam salah satu komoditas strategis nasional bidang kelautan kabupaten pamekasan perairan selat madura menghasilkan emas putih garam madura dulu dikenal pulau garam penentuan tingkat kesesuaian lahan tambak garam sangat perlu dilakukan nantinya dapat memberikan informasi kepada para petambak perencana pengguna lahan menentukan tindakan selanjutnya dapat tetap meningkatkan kuantitas kualitas produksi garam tujuan penelitian mencari wilayah tambak sesuai tambak garam meningkatkan nilai lahan tambak secara ekonomis bagi pengembangan usaha pengaturan pola pemanfaatan tata ruang pemanfaatan penumbuhan komoditi unggulan pengembangannya kategori kriteria kesesuaian lahan tambak garam meliputi kondisi fisik kimia penelitian menggunakan metode site selection mengklasifikasikan karakteristikkarakteristik lahan kedalam kelas kesesuaian lahan tambak garam karakteristik lahan digunakan diklasifikasikan kedalam tiga kelas s s n memprediksi tambak sesuai kurang sesuai sesuai tambak garam hasil ujicoba tersebut selanjutnya dipetakan kedalam sistem informasi geografis sig menggunakan basis data geospasial postgresqlpostgis software open source lainnya antara lain pdo
Abstrak (Stemmed): garam salah satu komoditas strategis nasional bidang laut kabupaten pamekasan air selat madura hasil emas putih garam madura dulu kenal pulau garam tentu tingkat sesuai lahan tambak garam sangat perlu laku nanti dapat beri informasi kepada para tambak rencana guna lahan tentu tindak lanjut dapat tetap tingkat kuantitas kualitas produksi garam tuju teliti cari wilayah tambak sesuai tambak garam tingkat nilai lahan tambak cara ekonomis bagi kembang usaha atur pola manfaat tata ruang manfaat tumbuh komoditi unggul kembang kategori kriteria sesuai lahan tambak garam liput kondisi fisik kimia teliti guna metode site selection klasifikasi karakteristikkarakteristik lahan dalam kelas sesuai lahan tambak garam karakteristik lahan guna klasifikasi dalam tiga kelas s s n prediksi tambak sesuai kurang sesuai sesuai tambak garam hasil ujicoba sebut lanjut peta dalam sistem informasi geografis sig guna basis data geospasial postgresqlpostgis software open source lain antara lain pdo
Abstrak (Corrected): gram salad sat komoditas strategic national biding last kabupaten pamekasan air seat madura hail mas putin gram madura dull penal palau gram tent dingbat sexual laban tambac gram sang peru lake anti apart bert informant keypad para tambac recant gun laban tent tindal layout apart team dingbat kuantitas kualitas produksi gram juju elite care wilayah tambac sexual tambac gram dingbat nilgai laban tambac cara economic bag embank sara amur pola manat data rang manat tumble komoditi lungful embank category criteria sexual laban tambac gram lieut kondisi fisk kinda elite gun metope site selection klasifikasi karakteristikkarakteristik laban dream keas sexual laban tambac gram karakteristik laban gun klasifikasi dream toga keas s s n prediksi tambac sexual during sexual sexual tambac gram hail ujicoba debut layout pet dream sister informant geografis sig gun basis data geospasial postgresqlpostgis software open source lain angara lain do
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'garam': 9, 'tambak': 9, 'sesuai': 7, 'lahan': 7, 'guna': 4, 'tingkat': 3, 'dalam': 3, 'madura': 2, 'hasil': 2, 'tentu': 2, 'dapat': 2, 'informasi': 2, 'lanjut': 2, 'teliti': 2, 'kembang': 2, 'manfaat': 2, 'klasifikasi': 2, 'kelas': 2, 's': 2, 'lain': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'komoditas': 1, 'strategis': 1, 'nasional': 1, 'bidang': 1, 'laut': 1, 'kabupaten': 1, 'pamekasan': 1, 'air': 1, 'selat': 1, 'emas': 1, 'putih': 1, 'dulu': 1, 'kenal': 1, 'pulau': 1, 'sangat': 1, 'perlu': 1, 'laku': 1, 'nanti': 1, 'beri': 1, 'kepada': 1, 'para': 1, 'rencana': 1, 'tindak': 1, 'tetap': 1, 'kuantitas': 1, 'kualitas': 1, 'produksi': 1, 'tuju': 1, 'cari': 1, 'wilayah': 1, 'nilai': 1, 'cara': 1, 'ekonomis': 1, 'bagi': 1, 'usaha': 1, 'atur': 1, 'pola': 1, 'tata': 1, 'ruang': 1, 'tumbuh': 1, 'komoditi': 1, 'unggul': 1, 'kategori': 1, 'kriteria': 1, 'liput': 1, 'kondisi': 1, 'fisik': 1, 'kimia': 1, 'metode': 1, 'site': 1, 'selection': 1, 'karakteristikkarakteristik': 1, 'karakteristik': 1, 'tiga': 1, 'n': 1, 'prediksi': 1, 'kurang': 1, 'ujicoba': 1, 'sebut': 1, 'peta': 1, 'sistem': 1, 'geografis': 1, 'sig': 1, 'basis': 1, 'data': 1, 'geospasial': 1, 'postgresqlpostgis': 1, 'software': 1, 'open': 1, 'source': 1, 'antara': 1, 'pdo': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 12, 'salt': 8, 'and': 8, 'land': 7, 'to': 7, 'is': 5, 'for': 5, 'ponds': 4, 'in': 3, 'suitability': 3, 'be': 3, 'into': 3, 'commodity': 2, 'madura': 2, 'that': 2, 'so': 2, 'determining': 2, 'will': 2, 'able': 2, 'information': 2, 'this': 2, 'pond': 2, 'development': 2, 'utilization': 2, 'using': 2, 'characteristics': 2, 's': 2, 'one': 1, 'national': 1, 'strategic': 1, 'fields': 1, 'marine': 1, 'pamekasan': 1, 'strait': 1, 'waters': 1, 'produce': 1, 'white': 1, 'gold': 1, 'or': 1, 'has': 1, 'always': 1, 'been': 1, 'known': 1, 'as': 1, 'island': 1, 'level': 1, 'saltwater': 1, 'very': 1, 'necessary': 1, 'provide': 1, 'farmers': 1, 'user': 1, 'planners': 1, 'next': 1, 'action': 1, 'keep': 1, 'improving': 1, 'quantity': 1, 'quality': 1, 'production': 1, 'purpose': 1, 'research': 1, 'find': 1, 'appropriate': 1, 'area': 1, 'thereby': 1, 'increasing': 1, 'value': 1, 'farm': 1, 'economically': 1, 'business': 1, 'through': 1, 'pattern': 1, 'spatial': 1, 'growth': 1, 'categories': 1, 'criteria': 1, 'covering': 1, 'physical': 1, 'chemical': 1, 'conditions': 1, 'study': 1, 'site': 1, 'selection': 1, 'method': 1, 'classify': 1, 'class': 1, 'used': 1, 'classified': 1, 'three': 1, 'classes': 1, 'namely': 1, 'corresponding': 1, 'n': 1, 'predict': 1, 'less': 1, 'fit': 1, 'not': 1, 'suitable': 1, 'results': 1, 'these': 1, 'trials': 1, 'mapped': 1, 'a': 1, 'geographic': 1, 'system': 1, 'gis': 1, 'geospatial': 1, 'data': 1, 'base': 1, 'postgresql': 1, 'postgis': 1, 'other': 1, 'open': 1, 'source': 1, 'software': 1, 'include': 1, 'pdo': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1022 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: ZAHRATUL AINIYAH
Judul: PENCARIAN RUTE TERPENDEK PADA PEMETAAN LOKASI PENDIDIKAN FORMAL DI KOTA BANGKALAN
Pembimbing 1: Mula'ab,S.Si.,M.Kom.
Pembimbing 2: Rika Yunitarini,S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Sistem Informasi Geografis telah banyak dikembangkan, salah satunya digunakan untuk untuk pemetaan pencarian jarak terpendek dengan memanfaatkan PgRouting. Hal ini disebabkan PgRouting menyediakan fitur untuk jarak terpendek, sehingga tidak dapat dipungkiri banyak digunakan. Oleh karena itu, perlu adanya literatur yang lebih untuk pemanfaatan PgRouting salah satunya Algoritma Shooting-Star (Shooting*) berbasis web.
WebGis ini menggunakan bahasa pemrograman PHP, Penanganan data spasial aplikasi tersebut menggunakan MapQuest, untuk data atribut menggunakan PostgreSQL PostGIS, serta QuantumGis untuk digitasi peta. Shooting-Star merupakan salah satu algoritma pencarian untuk rute terpendek pada graf berarah yang berada di dalam pgRouting.
Algoritma Shooting-Star berbasis Web dapat memberikan solusi untuk menentukan jarak terpendek menuju ke lokasi sekolah formal yang berada di kota Bangkalan dengan jarak tempuh dan waktu yang lebih efisien.
Abstrak (Clean): sistem informasi geografis telah banyak dikembangkan salah satunya digunakan untuk untuk pemetaan pencarian jarak terpendek dengan memanfaatkan pgrouting hal ini disebabkan pgrouting menyediakan fitur untuk jarak terpendek sehingga tidak dapat dipungkiri banyak digunakan oleh karena itu perlu adanya literatur yang lebih untuk pemanfaatan pgrouting salah satunya algoritma shootingstar shooting berbasis web webgis ini menggunakan bahasa pemrograman php penanganan data spasial aplikasi tersebut menggunakan mapquest untuk data atribut menggunakan postgresql postgis serta quantumgis untuk digitasi peta shootingstar merupakan salah satu algoritma pencarian untuk rute terpendek pada graf berarah yang berada di dalam pgrouting algoritma shootingstar berbasis web dapat memberikan solusi untuk menentukan jarak terpendek menuju ke lokasi sekolah formal yang berada di kota bangkalan dengan jarak tempuh dan waktu yang lebih efisien
Abstrak (Stopwords Removed): sistem informasi geografis banyak dikembangkan salah satunya digunakan pemetaan pencarian jarak terpendek memanfaatkan pgrouting disebabkan pgrouting menyediakan fitur jarak terpendek dapat dipungkiri banyak digunakan perlu adanya literatur lebih pemanfaatan pgrouting salah satunya algoritma shootingstar shooting berbasis web webgis menggunakan bahasa pemrograman php penanganan data spasial aplikasi tersebut menggunakan mapquest data atribut menggunakan postgresql postgis quantumgis digitasi peta shootingstar salah satu algoritma pencarian rute terpendek graf berarah berada pgrouting algoritma shootingstar berbasis web dapat memberikan solusi menentukan jarak terpendek menuju lokasi sekolah formal berada kota bangkalan jarak tempuh waktu lebih efisien
Abstrak (Stemmed): sistem informasi geografis banyak kembang salah satu guna meta cari jarak pendek manfaat pgrouting sebab pgrouting sedia fitur jarak pendek dapat dipungkiri banyak guna perlu ada literatur lebih manfaat pgrouting salah satu algoritma shootingstar shooting bas web webgis guna bahasa pemrograman php tangan data spasial aplikasi sebut guna mapquest data atribut guna postgresql postgis quantumgis digitasi peta shootingstar salah satu algoritma cari rute pendek graf arah ada pgrouting algoritma shootingstar bas web dapat beri solusi tentu jarak pendek tuju lokasi sekolah formal ada kota bangkal jarak tempuh waktu lebih efisien
Abstrak (Corrected): sister informant geografis banyan embank salad sat gun meta care arak pended manat grouting kebab grouting media four arak pended apart dipungkiri banyan gun peru ada literature leash manat grouting salad sat algorithm shootingstar shooting was web weighs gun bahama pemrograman pop tanga data spatial aplikasi debut gun marquess data tribute gun postgresql posters quantum's digital pet shootingstar salad sat algorithm care rule pended graf arab ada grouting algorithm shootingstar was web apart bert solus tent arak pended juju loki selah formal ada koto bangka arak tempeh want leash elision
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 5, 'jarak': 4, 'pendek': 4, 'pgrouting': 4, 'salah': 3, 'satu': 3, 'ada': 3, 'algoritma': 3, 'shootingstar': 3, 'banyak': 2, 'cari': 2, 'manfaat': 2, 'dapat': 2, 'lebih': 2, 'bas': 2, 'web': 2, 'data': 2, 'sistem': 1, 'informasi': 1, 'geografis': 1, 'kembang': 1, 'meta': 1, 'sebab': 1, 'sedia': 1, 'fitur': 1, 'dipungkiri': 1, 'perlu': 1, 'literatur': 1, 'shooting': 1, 'webgis': 1, 'bahasa': 1, 'pemrograman': 1, 'php': 1, 'tangan': 1, 'spasial': 1, 'aplikasi': 1, 'sebut': 1, 'mapquest': 1, 'atribut': 1, 'postgresql': 1, 'postgis': 1, 'quantumgis': 1, 'digitasi': 1, 'peta': 1, 'rute': 1, 'graf': 1, 'arah': 1, 'beri': 1, 'solusi': 1, 'tentu': 1, 'tuju': 1, 'lokasi': 1, 'sekolah': 1, 'formal': 1, 'kota': 1, 'bangkal': 1, 'tempuh': 1, 'waktu': 1, 'efisien': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'is': 7, 'of': 6, 'for': 6, 'shortest': 4, 'pgrouting': 4, 'it': 4, 'shooting': 4, 'distance': 3, 'algorithm': 3, 'star': 3, 'one': 2, 'used': 2, 'to': 2, 'search': 2, 'this': 2, 'web': 2, 'based': 2, 'data': 2, 'uses': 2, 'and': 2, 'on': 2, 'a': 2, 'geographic': 1, 'information': 1, 'systems': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'developed': 1, 'them': 1, 'mapping': 1, 'by': 1, 'utilizing': 1, 'because': 1, 'providing': 1, 'features': 1, 'so': 1, 'inevitable': 1, 'that': 1, 'widely': 1, 'therefore': 1, 'needs': 1, 'further': 1, 'literature': 1, 'utilization': 1, 'as': 1, 'webgis': 1, 'using': 1, 'php': 1, 'programming': 1, 'language': 1, 'handling': 1, 'spatial': 1, 'application': 1, 'mapquest': 1, 'attributing': 1, 'postgresql': 1, 'postgis': 1, 'quantumgis': 1, 'digitizing': 1, 'maps': 1, 'route': 1, 'directed': 1, 'graph': 1, 'inside': 1, 'can': 1, 'provide': 1, 'solution': 1, 'determine': 1, 'toward': 1, 'location': 1, 'formal': 1, 'school': 1, 'in': 1, 'city': 1, 'bangkal': 1, 'with': 1, 'mileage': 1, 'time': 1, 'more': 1, 'efficiently': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1023 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Kharisma Alam
Judul: RANCANG BANGUN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK MATA KULIAH BASIS DATA
(Studi Kasus : Teknik Informatika Universitas Trunojoyo Madura)
Pembimbing 1: AndhariniDwiCahyani, S.Kom.,M.Kom.
Pembimbing 2: SigitSusantoPutro, S.Kom, M.Kom
Abstrak (Raw): E-Learning(electronic learning) adalah kegiatan belajar menggunakan media elektronik yang memafaatkan teknologi komputer, jaringan komputer atau internet. Media pembelajaran interktif pada tugas akhir ini berupa multimedia interaktif adalah salah satu contoh dari pemanfaatan e-learning. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk membuat sebuah media pembelajaran yang interaktif agar dapat membimbing mahasiswa untuk lebih mempermudah untuk mempelajari basis data.
Dalam media pembelajaran ini terdapat beberapa bab dan sub bab yang akan dibahas berupa tombol sehingga memudahkan user untuk memilih bab yang akan dipelajari. Selain itu juga terdapat tombol navigasi mempermudah user dalam penggunaan. Dalam media pembelajaran ini juga ada konten latihan soal di setiap bab sebagai sarana mengukur sejauh mana pemahaman user di setiap bab-nya.
Hasil pengujian penelitian ini pada kuisioner dapat disimpulkan dari 15 responden.Aplikasi ini dapat mempermudah pemahaman pada mata kuliah basis data. Sebanyak 6 responden menyatakan setuju, 6 responden menyatakan cukup setuju dan 3 responden menyatakan sangat setuju. Sebanyak 7 responden menyatakan aplikasi ini penting, 4 responden menyatakan sangat penting dan sebanyak 4 responden menyatakan cukup penting.
Kata kunci : Media PembelajaranInteraktif, Basis Data
Abstrak (Clean): elearningelectronic learning adalah kegiatan belajar menggunakan media elektronik yang memafaatkan teknologi komputer jaringan komputer atau internet media pembelajaran interktif pada tugas akhir ini berupa multimedia interaktif adalah salah satu contoh dari pemanfaatan elearning tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk membuat sebuah media pembelajaran yang interaktif agar dapat membimbing mahasiswa untuk lebih mempermudah untuk mempelajari basis data dalam media pembelajaran ini terdapat beberapa bab dan sub bab yang akan dibahas berupa tombol sehingga memudahkan user untuk memilih bab yang akan dipelajari selain itu juga terdapat tombol navigasi mempermudah user dalam penggunaan dalam media pembelajaran ini juga ada konten latihan soal di setiap bab sebagai sarana mengukur sejauh mana pemahaman user di setiap babnya hasil pengujian penelitian ini pada kuisioner dapat disimpulkan dari respondenaplikasi ini dapat mempermudah pemahaman pada mata kuliah basis data sebanyak responden menyatakan setuju responden menyatakan cukup setuju dan responden menyatakan sangat setuju sebanyak responden menyatakan aplikasi ini penting responden menyatakan sangat penting dan sebanyak responden menyatakan cukup penting kata kunci media pembelajaraninteraktif basis data
Abstrak (Stopwords Removed): elearningelectronic learning kegiatan belajar menggunakan media elektronik memafaatkan teknologi komputer jaringan komputer internet media pembelajaran interktif tugas akhir berupa multimedia interaktif salah satu contoh pemanfaatan elearning tujuan tugas akhir membuat media pembelajaran interaktif dapat membimbing mahasiswa lebih mempermudah mempelajari basis data media pembelajaran terdapat beberapa bab sub bab dibahas berupa tombol memudahkan user memilih bab dipelajari selain terdapat tombol navigasi mempermudah user penggunaan media pembelajaran ada konten latihan soal setiap bab sarana mengukur sejauh mana pemahaman user setiap babnya hasil pengujian penelitian kuisioner dapat disimpulkan respondenaplikasi dapat mempermudah pemahaman mata kuliah basis data sebanyak responden menyatakan setuju responden menyatakan cukup setuju responden menyatakan sangat setuju sebanyak responden menyatakan aplikasi penting responden menyatakan sangat penting sebanyak responden menyatakan cukup penting kata kunci media pembelajaraninteraktif basis data
Abstrak (Stemmed): elearningelectronic learning giat ajar guna media elektronik memafaatkan teknologi komputer jaring komputer internet media ajar interktif tugas akhir upa multimedia interaktif salah satu contoh manfaat elearning tuju tugas akhir buat media ajar interaktif dapat bimbing mahasiswa lebih mudah ajar basis data media ajar dapat beberapa bab sub bab bahas upa tombol mudah user pilih bab ajar selain dapat tombol navigasi mudah user guna media ajar ada konten latih soal tiap bab sarana ukur jauh mana paham user tiap bab hasil uji teliti kuisioner dapat simpul respondenaplikasi dapat mudah paham mata kuliah basis data banyak responden nyata tuju responden nyata cukup tuju responden nyata sangat tuju banyak responden nyata aplikasi penting responden nyata sangat penting banyak responden nyata cukup penting kata kunci media pembelajaraninteraktif basis data
Abstrak (Corrected): elearningelectronic learning gift ajar gun media electronic memafaatkan teknologi computer caring computer internet media ajar interknit tugs air up multimedia interaktif salad sat conto manat learning juju tugs air but media ajar interaktif apart bombing mahasiswa leash judah ajar basis data media ajar apart beberapa bad sub bad baas up tomboy judah user pilch bad ajar slain apart tomboy navigate judah user gun media ajar ada gotten latin soul tip bad saran ukr each mana palm user tip bad hail uni elite kuisioner apart simple respondenaplikasi apart judah palm data julian basis data banyan responded nyala juju responded nyala cutup juju responded nyala sang juju banyan responded nyala aplikasi panting responded nyala sang panting banyan responded nyala cutup panting data bunch media pembelajaraninteraktif basis data
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ajar': 7, 'media': 6, 'responden': 6, 'nyata': 6, 'dapat': 5, 'bab': 5, 'tuju': 4, 'mudah': 4, 'basis': 3, 'data': 3, 'user': 3, 'banyak': 3, 'penting': 3, 'guna': 2, 'komputer': 2, 'tugas': 2, 'akhir': 2, 'upa': 2, 'interaktif': 2, 'tombol': 2, 'tiap': 2, 'paham': 2, 'cukup': 2, 'sangat': 2, 'elearningelectronic': 1, 'learning': 1, 'giat': 1, 'elektronik': 1, 'memafaatkan': 1, 'teknologi': 1, 'jaring': 1, 'internet': 1, 'interktif': 1, 'multimedia': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'contoh': 1, 'manfaat': 1, 'elearning': 1, 'buat': 1, 'bimbing': 1, 'mahasiswa': 1, 'lebih': 1, 'beberapa': 1, 'sub': 1, 'bahas': 1, 'pilih': 1, 'selain': 1, 'navigasi': 1, 'ada': 1, 'konten': 1, 'latih': 1, 'soal': 1, 'sarana': 1, 'ukur': 1, 'jauh': 1, 'mana': 1, 'hasil': 1, 'uji': 1, 'teliti': 1, 'kuisioner': 1, 'simpul': 1, 'respondenaplikasi': 1, 'mata': 1, 'kuliah': 1, 'aplikasi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'pembelajaraninteraktif': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'of': 12, 'in': 8, 'this': 7, 'to': 6, 'media': 6, 'respondents': 6, 'is': 5, 'stated': 5, 'that': 4, 'a': 4, 'learning': 3, 'use': 3, 'instructional': 3, 'facilitate': 3, 'database': 3, 'chapters': 3, 'and': 3, 'be': 3, 'as': 3, 'important': 3, 'elearning': 2, 'electronic': 2, 'computer': 2, 'form': 2, 'interactive': 2, 'there': 2, 'will': 2, 'user': 2, 'also': 2, 'each': 2, 'understanding': 2, 'can': 2, 'total': 2, 'quite': 2, 'agree': 2, 'harness': 1, 'technology': 1, 'network': 1, 'or': 1, 'internet': 1, 'interactively': 1, 'final': 1, 'multimedia': 1, 'one': 1, 'example': 1, 'purpose': 1, 'thesis': 1, 'create': 1, 'an': 1, 'order': 1, 'guide': 1, 'students': 1, 'further': 1, 'learn': 1, 'are': 1, 'several': 1, 'subchapters': 1, 'discussed': 1, 'button': 1, 'allows': 1, 'choose': 1, 'studied': 1, 'navigation': 1, 'buttons': 1, 'users': 1, 'content': 1, 'exercises': 1, 'chapter': 1, 'means': 1, 'measuring': 1, 'extent': 1, 'his': 1, 'results': 1, 'study': 1, 'testing': 1, 'questionnaire': 1, 'inferred': 1, 'from': 1, 'respondenaplikasi': 1, 'course': 1, 'agreed': 1, 'strongly': 1, 'application': 1, 'very': 1, 'many': 1, 'four': 1, 'keywords': 1, 'pembelajaraninteraktif': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1024 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: NUR AFIFAH
Judul: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN JURUSAN UNTUK SISWA MAN GRESIK DENGAN METODE PROFILE MATCHING
Pembimbing 1: ANDHARINI DWI CAHYANI, S.KOM.,M.KOM.
Pembimbing 2: RIKA YUNITARINI, S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Penjurusan merupakan salah satu kegiatan yang wajib dilakukan oleh siswa baru kelas X di MAN Gresik. Di MAN Gresik dalam menentukan jurusan untuk siswa masih dilakukan secara manual, sehingga proses penjurusan memakan waktu yang lama. Untuk menentukan jurusan ada beberapa kriteria yang digunakan yaitu nilai tes tulis, nilai rapot SPM/MTs, nilai rata-rata ujian nasional SMP/MTs, minat siswa dan rekomendasi jurusan dari tes psikologi. Dalam sistem pendukung keputusan ini menggunakan metode profil matching dan metode SMARTER. Metode SMATER merupakan metode yang digunakan untuk membobotkan kriteria dengan pembobotan ROC (Rank Order Centroid) . Sedangkan metode profil matching membandingkan antara kompetensi individu ke dalam kompetensi ideal. Pada tugas akhir ini profil siswa akan dibandingkan dengan profil jurusan yang ideal sehingga dapat diketahui nilai gap profil. Semakin kecil nilai gap profil yang dihasilkan maka bobot nilai semakin besar. Bobot profil siswa yang memiliki bobot tertinggi di profil jurusan akan dijadikan rekomendasi jurusan untuk siswa.Dari hasil uji coba yang telah dilakukan dengan banyak data 100 siswa tingkat akurasi hasil perangkingan metode Profile Matching yaitu 62,57%, sedangkan pada hasil uji coba dengan banyak data 200 tingkat akurasi sistem 64.71%.
Abstrak (Clean): penjurusan merupakan salah satu kegiatan yang wajib dilakukan oleh siswa baru kelas x di man gresik di man gresik dalam menentukan jurusan untuk siswa masih dilakukan secara manual sehingga proses penjurusan memakan waktu yang lama untuk menentukan jurusan ada beberapa kriteria yang digunakan yaitu nilai tes tulis nilai rapot spmmts nilai ratarata ujian nasional smpmts minat siswa dan rekomendasi jurusan dari tes psikologi dalam sistem pendukung keputusan ini menggunakan metode profil matching dan metode smarter metode smater merupakan metode yang digunakan untuk membobotkan kriteria dengan pembobotan roc rank order centroid sedangkan metode profil matching membandingkan antara kompetensi individu ke dalam kompetensi ideal pada tugas akhir ini profil siswa akan dibandingkan dengan profil jurusan yang ideal sehingga dapat diketahui nilai gap profil semakin kecil nilai gap profil yang dihasilkan maka bobot nilai semakin besar bobot profil siswa yang memiliki bobot tertinggi di profil jurusan akan dijadikan rekomendasi jurusan untuk siswadari hasil uji coba yang telah dilakukan dengan banyak data siswa tingkat akurasi hasil perangkingan metode profile matching yaitu sedangkan pada hasil uji coba dengan banyak data tingkat akurasi sistem
Abstrak (Stopwords Removed): penjurusan salah satu kegiatan wajib dilakukan siswa baru kelas x man gresik man gresik menentukan jurusan siswa masih dilakukan secara manual proses penjurusan memakan waktu lama menentukan jurusan ada beberapa kriteria digunakan nilai tes tulis nilai rapot spmmts nilai ratarata ujian nasional smpmts minat siswa rekomendasi jurusan tes psikologi sistem pendukung keputusan menggunakan metode profil matching metode smarter metode smater metode digunakan membobotkan kriteria pembobotan roc rank order centroid sedangkan metode profil matching membandingkan antara kompetensi individu kompetensi ideal tugas akhir profil siswa dibandingkan profil jurusan ideal dapat diketahui nilai gap profil semakin kecil nilai gap profil dihasilkan bobot nilai semakin besar bobot profil siswa memiliki bobot tertinggi profil jurusan dijadikan rekomendasi jurusan siswadari hasil uji coba dilakukan banyak data siswa tingkat akurasi hasil perangkingan metode profile matching sedangkan hasil uji coba banyak data tingkat akurasi sistem
Abstrak (Stemmed): jurus salah satu giat wajib laku siswa baru kelas x man gresik man gresik tentu jurus siswa masih laku cara manual proses jurus makan waktu lama tentu jurus ada beberapa kriteria guna nilai tes tulis nilai rapot spmmts nilai ratarata uji nasional smpmts minat siswa rekomendasi jurus tes psikologi sistem dukung putus guna metode profil matching metode smarter metode smater metode guna bobot kriteria bobot roc rank order centroid sedang metode profil matching banding antara kompetensi individu kompetensi ideal tugas akhir profil siswa banding profil jurus ideal dapat tahu nilai gap profil makin kecil nilai gap profil hasil bobot nilai makin besar bobot profil siswa milik bobot tinggi profil jurus jadi rekomendasi jurus siswadari hasil uji coba laku banyak data siswa tingkat akurasi hasil rangking metode profile matching sedang hasil uji coba banyak data tingkat akurasi sistem
Abstrak (Corrected): gurus salad sat gift wait lake visa bar keas x man greek man greek tent gurus visa mash lake cara manual proves gurus mayan want lama tent gurus ada beberapa criteria gun nilgai ten tulips nilgai rapt sports nilgai ratarata uni national spots mint visa rekomendasi gurus ten psikologi sister during puts gun metope profile matching metope smarter metope smarter metope gun robot criteria robot roc rank order centroid sedan metope profile matching banding angara kompetensi individual kompetensi ideal tugs air profile visa banding profile gurus ideal apart tau nilgai gap profile making cecil nilgai gap profile hail robot nilgai making bear robot profile visa milk robot ting profile gurus jade rekomendasi gurus siswadari hail uni coma lake banyan data visa dingbat auras hail ranking metope profile matching sedan hail uni coma banyan data dingbat auras sister
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jurus': 8, 'profil': 8, 'siswa': 6, 'nilai': 6, 'metode': 6, 'bobot': 5, 'hasil': 4, 'laku': 3, 'guna': 3, 'uji': 3, 'matching': 3, 'man': 2, 'gresik': 2, 'tentu': 2, 'kriteria': 2, 'tes': 2, 'rekomendasi': 2, 'sistem': 2, 'sedang': 2, 'banding': 2, 'kompetensi': 2, 'ideal': 2, 'gap': 2, 'makin': 2, 'coba': 2, 'banyak': 2, 'data': 2, 'tingkat': 2, 'akurasi': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'giat': 1, 'wajib': 1, 'baru': 1, 'kelas': 1, 'x': 1, 'masih': 1, 'cara': 1, 'manual': 1, 'proses': 1, 'makan': 1, 'waktu': 1, 'lama': 1, 'ada': 1, 'beberapa': 1, 'tulis': 1, 'rapot': 1, 'spmmts': 1, 'ratarata': 1, 'nasional': 1, 'smpmts': 1, 'minat': 1, 'psikologi': 1, 'dukung': 1, 'putus': 1, 'smarter': 1, 'smater': 1, 'roc': 1, 'rank': 1, 'order': 1, 'centroid': 1, 'antara': 1, 'individu': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'dapat': 1, 'tahu': 1, 'kecil': 1, 'besar': 1, 'milik': 1, 'tinggi': 1, 'jadi': 1, 'siswadari': 1, 'rangking': 1, 'profile': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 15, 'step': 7, 'method': 6, 'profile': 6, 'students': 5, 'is': 4, 'for': 4, 'a': 4, 'in': 3, 'so': 3, 'that': 3, 'it': 3, 'use': 3, 'system': 3, 'matching': 3, 'compare': 3, 'with': 3, 'every': 3, 'results': 3, 'do': 2, 'student': 2, 'man': 2, 'gresik': 2, 'fixed': 2, 'process': 2, 'long': 2, 'duration': 2, 'then': 2, 'this': 2, 'profil': 2, 'competition': 2, 'will': 2, 'ideal': 2, 'gap': 2, 'heaviness': 2, 'alternative': 2, 'has': 2, 'lot': 2, 'data': 2, 'level': 2, 'accuracy': 2, 'one': 1, 'obliged': 1, 'activity': 1, 'by': 1, 'class': 1, 'x': 1, 'still': 1, 'manually': 1, 's': 1, 'gred': 1, 'without': 1, 'decisionsupport': 1, 'decision': 1, 'support': 1, 'smarter': 1, 'and': 1, 'smater': 1, 'used': 1, 'to': 1, 'bobot': 1, 'criteria': 1, 'weighted': 1, 'roc': 1, 'rank': 1, 'order': 1, 'centroid': 1, 'between': 1, 'individual': 1, 'can': 1, 'know': 1, 'different': 1, 'much': 1, 'outputsmall': 1, 'somuchthe': 1, 'output': 1, 'big': 1, 'score': 1, 'have': 1, 'highest': 1, 'become': 1, 'correct': 1, 'from': 1, 'trial': 1, 'done': 1, 'rangking': 1, 'event': 1, 'namely': 1, 'while': 1, 'tryouts': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1025 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Imam Baihaqi
Judul: IMPLEMENTASI SEGMENTASI PEMBULUH DARAH CITRA FUNDUS MATA MENGGUNAKAN FIRST-ORDER DERIVATIVE GAUSSIAN DAN MORFOLOGI
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, S.Si.,MT.
Pembimbing 2: Dr. Indah Agustien, S. S.Kom.,M.Kom
Abstrak (Raw): Mata adalah salah satu panca indera manusia yang kurang mendapat perhatian meskipun fungsinya yang sangat vital bagi manusia. hal ini menyebabkan banyak penyakit dan gangguan yang menyerang mata kita. Bahkan, beberapa penyakit dapat dilihat dari mata antara lain tekanan darah tinggi, kanker dan diabetes. Salah satu gejala diabetes adalah perdarahan ringan pada retina, adalah gejala Diabetic Retinopathy (DR). Jika tidak diobati, kondisi itu dapat berakhir dengan kebutaan. Segmentasi pembuluh darah pada citra fundus mata dapat membantu analisa terhadap perubahan pembuluh darah di retina.
Pada penelitian Tugas Akhir ini, segmentasi pembuluh darah retina dimulai dengan tahap preprocessing, dan segmentasi. Tahap pertama adalah preprocessing, yaitu mengambil citra green channel,dan memperbaiki kontras citra dengan Contrast Limited Adaptive Histogram Equalization (CLAHE). Tahap kedua adalah segmentasi dengan First-Order Derivative of Gaussian, dilanjutkan dengan Morfologi Top Hat. Dilakukan perbaikan dengan proses noise removal, overlapping mask, operasi morfologi dilasi dan field of view removal. Hasil dari proses tersebut dibandingkan dengan citra groundtruth untuk menghitung tingkat akurasi.
Pengujian dilakukan pada database DRIVE sebanyak 20 citra. Citra hasil segmentasi dibandingkan dengan citra groundtruth. Akurasi yang didapat dari pengujian tersebut sebesar 88,79%. Citra hasil segmentasi kurang baik sehingga metode First-Order Derivative of Gaussian mampu melakukan segmentasi dengan cukup baik
Kata kunci : Segmentasi, First-Order Derivative of Gaussian, Morfologi Tophat, Fundus Mata.
Abstrak (Clean): mata adalah salah satu panca indera manusia yang kurang mendapat perhatian meskipun fungsinya yang sangat vital bagi manusia hal ini menyebabkan banyak penyakit dan gangguan yang menyerang mata kita bahkan beberapa penyakit dapat dilihat dari mata antara lain tekanan darah tinggi kanker dan diabetes salah satu gejala diabetes adalah perdarahan ringan pada retina adalah gejala diabetic retinopathy dr jika tidak diobati kondisi itu dapat berakhir dengan kebutaan segmentasi pembuluh darah pada citra fundus mata dapat membantu analisa terhadap perubahan pembuluh darah di retina pada penelitian tugas akhir ini segmentasi pembuluh darah retina dimulai dengan tahap preprocessing dan segmentasi tahap pertama adalah preprocessing yaitu mengambil citra green channeldan memperbaiki kontras citra dengan contrast limited adaptive histogram equalization clahe tahap kedua adalah segmentasi dengan firstorder derivative of gaussian dilanjutkan dengan morfologi top hat dilakukan perbaikan dengan proses noise removal overlapping mask operasi morfologi dilasi dan field of view removal hasil dari proses tersebut dibandingkan dengan citra groundtruth untuk menghitung tingkat akurasi pengujian dilakukan pada database drive sebanyak citra citra hasil segmentasi dibandingkan dengan citra groundtruth akurasi yang didapat dari pengujian tersebut sebesar citra hasil segmentasi kurang baik sehingga metode firstorder derivative of gaussian mampu melakukan segmentasi dengan cukup baik kata kunci segmentasi firstorder derivative of gaussian morfologi tophat fundus mata
Abstrak (Stopwords Removed): mata salah satu panca indera manusia kurang mendapat perhatian meskipun fungsinya sangat vital bagi manusia menyebabkan banyak penyakit gangguan menyerang mata kita bahkan beberapa penyakit dapat dilihat mata antara lain tekanan darah tinggi kanker diabetes salah satu gejala diabetes perdarahan ringan retina gejala diabetic retinopathy dr jika diobati kondisi dapat berakhir kebutaan segmentasi pembuluh darah citra fundus mata dapat membantu analisa perubahan pembuluh darah retina penelitian tugas akhir segmentasi pembuluh darah retina dimulai tahap preprocessing segmentasi tahap pertama preprocessing mengambil citra green channeldan memperbaiki kontras citra contrast limited adaptive histogram equalization clahe tahap kedua segmentasi firstorder derivative of gaussian dilanjutkan morfologi top hat dilakukan perbaikan proses noise removal overlapping mask operasi morfologi dilasi field of view removal hasil proses tersebut dibandingkan citra groundtruth menghitung tingkat akurasi pengujian dilakukan database drive sebanyak citra citra hasil segmentasi dibandingkan citra groundtruth akurasi didapat pengujian tersebut sebesar citra hasil segmentasi kurang baik metode firstorder derivative of gaussian mampu melakukan segmentasi cukup baik kata kunci segmentasi firstorder derivative of gaussian morfologi tophat fundus mata
Abstrak (Stemmed): mata salah satu panca indera manusia kurang dapat perhati meski fungsi sangat vital bagi manusia sebab banyak sakit ganggu serang mata kita bahkan beberapa sakit dapat lihat mata antara lain tekan darah tinggi kanker diabetes salah satu gejala diabetes darah ringan retina gejala diabetic retinopathy dr jika obat kondisi dapat akhir buta segmentasi buluh darah citra fundus mata dapat bantu analisa ubah buluh darah retina teliti tugas akhir segmentasi buluh darah retina mulai tahap preprocessing segmentasi tahap pertama preprocessing ambil citra green channeldan baik kontras citra contrast limited adaptive histogram equalization clahe tahap dua segmentasi firstorder derivative of gaussian lanjut morfologi top hat laku baik proses noise removal overlapping mask operasi morfologi dilasi field of view removal hasil proses sebut banding citra groundtruth hitung tingkat akurasi uji laku database drive banyak citra citra hasil segmentasi banding citra groundtruth akurasi dapat uji sebut besar citra hasil segmentasi kurang baik metode firstorder derivative of gaussian mampu laku segmentasi cukup baik kata kunci segmentasi firstorder derivative of gaussian morfologi tophat fundus mata
Abstrak (Corrected): data salad sat panda indra amnesia during apart perhaps mess fungi sang vital bag amnesia kebab banyan skit gang sprang data kit balkan beberapa skit apart that data angara lain texan sarah ting banker diabetes salad sat gala diabetes sarah ring retina gala diabetic retinopathy dr pika boat kondisi apart air but segments bunch sarah citral fundus data apart bantu analyst bah bunch sarah retina elite tugs air segments bunch sarah retina mule that reprocessing segments that pertain reprocessing ambit citral green channeldan back contras citral contrast limited adaptive histogram equalization clare that due segments firstorder derivative of gaussian layout morfologi top hat lake back proves noise removal overlapping mask operas morfologi dalasi field of view removal hail proves debut banding citral groundtruth hiding dingbat auras uni lake database drive banyan citral citral hail segments banding citral groundtruth auras apart uni debut bear citral hail segments during back metope firstorder derivative of gaussian camp lake segments cutup back data bunch segments firstorder derivative of gaussian morfologi tophet fundus data
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'segmentasi': 8, 'citra': 8, 'mata': 5, 'dapat': 5, 'darah': 5, 'baik': 4, 'of': 4, 'retina': 3, 'buluh': 3, 'tahap': 3, 'firstorder': 3, 'derivative': 3, 'gaussian': 3, 'morfologi': 3, 'laku': 3, 'hasil': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'manusia': 2, 'kurang': 2, 'banyak': 2, 'sakit': 2, 'diabetes': 2, 'gejala': 2, 'akhir': 2, 'fundus': 2, 'preprocessing': 2, 'proses': 2, 'removal': 2, 'sebut': 2, 'banding': 2, 'groundtruth': 2, 'akurasi': 2, 'uji': 2, 'panca': 1, 'indera': 1, 'perhati': 1, 'meski': 1, 'fungsi': 1, 'sangat': 1, 'vital': 1, 'bagi': 1, 'sebab': 1, 'ganggu': 1, 'serang': 1, 'kita': 1, 'bahkan': 1, 'beberapa': 1, 'lihat': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'tekan': 1, 'tinggi': 1, 'kanker': 1, 'ringan': 1, 'diabetic': 1, 'retinopathy': 1, 'dr': 1, 'jika': 1, 'obat': 1, 'kondisi': 1, 'buta': 1, 'bantu': 1, 'analisa': 1, 'ubah': 1, 'teliti': 1, 'tugas': 1, 'mulai': 1, 'pertama': 1, 'ambil': 1, 'green': 1, 'channeldan': 1, 'kontras': 1, 'contrast': 1, 'limited': 1, 'adaptive': 1, 'histogram': 1, 'equalization': 1, 'clahe': 1, 'dua': 1, 'lanjut': 1, 'top': 1, 'hat': 1, 'noise': 1, 'overlapping': 1, 'mask': 1, 'operasi': 1, 'dilasi': 1, 'field': 1, 'view': 1, 'hitung': 1, 'tingkat': 1, 'database': 1, 'drive': 1, 'besar': 1, 'metode': 1, 'mampu': 1, 'cukup': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'tophat': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'of': 20, 'is': 13, 'segmentation': 8, 'image': 7, 'and': 6, 'eye': 5, 'that': 4, 'can': 4, 'blood': 4, 'by': 4, 'which': 3, 'vessels': 3, 'with': 3, 'stage': 3, 'firstorder': 3, 'morphology': 3, 'result': 3, 'one': 2, 'human': 2, 'it': 2, 'a': 2, 'diseases': 2, 'through': 2, 'diabetes': 2, 'retina': 2, 'this': 2, 'fundus': 2, 'to': 2, 'preprocessing': 2, 'contrast': 2, 'derivative': 2, 'gaussian': 2, 'top': 2, 'hat': 2, 'done': 2, 'removal': 2, 'those': 2, 'compared': 2, 'groundtruth': 2, 'accuracy': 2, 'at': 2, 'abstract': 1, 'five': 1, 'senses': 1, 'gets': 1, 'less': 1, 'attention': 1, 'although': 1, 'has': 1, 'vital': 1, 'function': 1, 'for': 1, 'thus': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'many': 1, 'nuisances': 1, 'attacking': 1, 'our': 1, 'moreover': 1, 'several': 1, 'be': 1, 'seen': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'high': 1, 'pressure': 1, 'cancer': 1, 'symptoms': 1, 'light': 1, 'bleeding': 1, 'on': 1, 'becomes': 1, 'symptom': 1, 'diabetic': 1, 'retinopathy': 1, 'dr': 1, 'if': 1, 'does': 1, 'not': 1, 'treated': 1, 'condition': 1, 'cause': 1, 'blindness': 1, 'toward': 1, 'help': 1, 'analyze': 1, 'alteration': 1, 'in': 1, 'retinain': 1, 'study': 1, 's': 1, 'begun': 1, 'first': 1, 'take': 1, 'green': 1, 'channel': 1, 'improve': 1, 'limited': 1, 'adaptive': 1, 'histogram': 1, 'equalization': 1, 'clahe': 1, 'second': 1, 'continued': 1, 'improvement': 1, 'process': 1, 'noise': 1, 'overlapping': 1, 'mask': 1, 'operation': 1, 'dilation': 1, 'field': 1, 'view': 1, 'processes': 1, 'calculate': 1, 'test': 1, 'drive': 1, 'database': 1, 'rate': 1, 'images': 1, 'obtained': 1, 'tests': 1, 'unfavourable': 1, 'so': 1, 'method': 1, 'do': 1, 'fairly': 1, 'well': 1, 'keywords': 1, 'derivativegaussian': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1026 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Fitriyah Dwindah Mukhtalifah
Judul: PEMBUATAN MESIN PENCARIAN DAN IDENTIFIKASI TERJEMAHAN HADITS BUKHARI DAN MUSLIM MENGGUNAKAN METODE VECTOR SPACE MODEL
Pembimbing 1: Firdaus Solihin,S.Kom.,M.Kom
Pembimbing 2: Fika Hastarita Rachman,S.T., M.Eng
Abstrak (Raw): Pada zaman ini sudah banyak pencarian hadits, namun kebanyakan hanya mengacu pada 1 hadits, sehingga masyarakat kesulitan untuk membandingkan dengan hadits yang lain. Oleh karena itu pada penelitian ini dibuat mesin pencari identifikasi 2 hadits. Mesin pencari identifikasi hadits ini merupakan aplikasi berbasis web dengan menggunakan 2 sumber hadits sahih. Hadits yang digunakan dalam mesin pencari ini bersumber dari 2 kitab, yaitu: hadits Bukhari dan hadits Muslim. Aplikasi mesin pencari berbasis web ini dapat memudahkan dalam mencari dan mengidentifikasi isi hadits dalam Kitab Terjemahan Bukhari Muslim dan dapat memberikan output yang sesuai dengan Keyword yang dimasukkan oleh user. Mesin pencari ini menggunakan metode Vector Space Model yaitu untuk proses penghitungan kemiripan antar dokumen hadits yang dikonversi ke dalam suatu model ruang vektor. Berdasarkan hasil dari pengujian sistem, didapatkan nilai minimal cosine similarity paling baik adalah dengan pembatasan threshold 0,1. Dengan rata-rata presentase nilai f-measure atau tingkat efisiensi kinerja sistem ini mencapai 62% untuk hadits Bukhari dan 66% untuk hadits Muslim.
Kata kunci: Hadits, Vector Space Model, Mesin Pencarian
Abstrak (Clean): pada zaman ini sudah banyak pencarian hadits namun kebanyakan hanya mengacu pada hadits sehingga masyarakat kesulitan untuk membandingkan dengan hadits yang lain oleh karena itu pada penelitian ini dibuat mesin pencari identifikasi hadits mesin pencari identifikasi hadits ini merupakan aplikasi berbasis web dengan menggunakan sumber hadits sahih hadits yang digunakan dalam mesin pencari ini bersumber dari kitab yaitu hadits bukhari dan hadits muslim aplikasi mesin pencari berbasis web ini dapat memudahkan dalam mencari dan mengidentifikasi isi hadits dalam kitab terjemahan bukhari muslim dan dapat memberikan output yang sesuai dengan keyword yang dimasukkan oleh user mesin pencari ini menggunakan metode vector space model yaitu untuk proses penghitungan kemiripan antar dokumen hadits yang dikonversi ke dalam suatu model ruang vektor berdasarkan hasil dari pengujian sistem didapatkan nilai minimal cosine similarity paling baik adalah dengan pembatasan threshold dengan ratarata presentase nilai fmeasure atau tingkat efisiensi kinerja sistem ini mencapai untuk hadits bukhari dan untuk hadits muslim kata kunci hadits vector space model mesin pencarian
Abstrak (Stopwords Removed): zaman sudah banyak pencarian hadits kebanyakan mengacu hadits masyarakat kesulitan membandingkan hadits lain penelitian dibuat mesin pencari identifikasi hadits mesin pencari identifikasi hadits aplikasi berbasis web menggunakan sumber hadits sahih hadits digunakan mesin pencari bersumber kitab hadits bukhari hadits muslim aplikasi mesin pencari berbasis web dapat memudahkan mencari mengidentifikasi isi hadits kitab terjemahan bukhari muslim dapat memberikan output sesuai keyword dimasukkan user mesin pencari menggunakan metode vector space model proses penghitungan kemiripan antar dokumen hadits dikonversi model ruang vektor berdasarkan hasil pengujian sistem didapatkan nilai minimal cosine similarity paling baik pembatasan threshold ratarata presentase nilai fmeasure tingkat efisiensi kinerja sistem mencapai hadits bukhari hadits muslim kata kunci hadits vector space model mesin pencarian
Abstrak (Stemmed): zaman sudah banyak cari hadits banyak acu hadits masyarakat sulit banding hadits lain teliti buat mesin cari identifikasi hadits mesin cari identifikasi hadits aplikasi bas web guna sumber hadits sahih hadits guna mesin cari sumber kitab hadits bukhari hadits muslim aplikasi mesin cari bas web dapat mudah cari identifikasi isi hadits kitab terjemah bukhari muslim dapat beri output sesuai keyword masuk user mesin cari guna metode vector space model proses hitung mirip antar dokumen hadits konversi model ruang vektor dasar hasil uji sistem dapat nilai minimal cosine similarity paling baik batas threshold ratarata presentase nilai fmeasure tingkat efisiensi kerja sistem capai hadits bukhari hadits muslim kata kunci hadits vector space model mesin cari
Abstrak (Corrected): daman judah banyan care habits banyan act habits masyarakat suit banding habits lain elite but resin care identifikasi habits resin care identifikasi habits aplikasi was web gun number habits sahib habits gun resin care number stab habits bukhara habits muslim aplikasi resin care was web apart judah care identifikasi is habits stab terefah bukhara muslim apart bert output sexual keyword mask user resin care gun metope vector space model proves hiding mirin altar document habits converse model rang vector dakar hail uni sister apart nilgai minimal cosine similarity paling back bats threshold ratarata presents nilgai measure dingbat efisiensi era sister capri habits bukhara habits muslim data bunch habits vector space model resin care
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'hadits': 14, 'cari': 8, 'mesin': 6, 'identifikasi': 3, 'guna': 3, 'bukhari': 3, 'muslim': 3, 'dapat': 3, 'model': 3, 'banyak': 2, 'aplikasi': 2, 'bas': 2, 'web': 2, 'sumber': 2, 'kitab': 2, 'vector': 2, 'space': 2, 'sistem': 2, 'nilai': 2, 'zaman': 1, 'sudah': 1, 'acu': 1, 'masyarakat': 1, 'sulit': 1, 'banding': 1, 'lain': 1, 'teliti': 1, 'buat': 1, 'sahih': 1, 'mudah': 1, 'isi': 1, 'terjemah': 1, 'beri': 1, 'output': 1, 'sesuai': 1, 'keyword': 1, 'masuk': 1, 'user': 1, 'metode': 1, 'proses': 1, 'hitung': 1, 'mirip': 1, 'antar': 1, 'dokumen': 1, 'konversi': 1, 'ruang': 1, 'vektor': 1, 'dasar': 1, 'hasil': 1, 'uji': 1, 'minimal': 1, 'cosine': 1, 'similarity': 1, 'paling': 1, 'baik': 1, 'batas': 1, 'threshold': 1, 'ratarata': 1, 'presentase': 1, 'fmeasure': 1, 'tingkat': 1, 'efisiensi': 1, 'kerja': 1, 'capai': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'hadith': 14, 'of': 13, 'search': 8, 'is': 6, 'this': 4, 'a': 4, 'and': 4, 'for': 4, 'to': 3, 'in': 3, 'two': 3, 'engines': 3, 'engine': 3, 'muslim': 3, 'space': 3, 'vector': 3, 'model': 3, 'at': 2, 'with': 2, 'identify': 2, 'webbased': 2, 'application': 2, 'using': 2, 'bukhari': 2, 'can': 2, 'keywords': 2, 'similarity': 2, 'system': 2, 'time': 1, 'many': 1, 'but': 1, 'mostly': 1, 'only': 1, 'refers': 1, 'one': 1, 'so': 1, 'that': 1, 'people': 1, 'difficult': 1, 'compare': 1, 'other': 1, 'therefore': 1, 'study': 1, 'identification': 1, 'sources': 1, 'authentic': 1, 'which': 1, 'used': 1, 'derived': 1, 'from': 1, 'books': 1, 'namely': 1, 'facilitate': 1, 'contents': 1, 'bukharis': 1, 'book': 1, 'translation': 1, 'provide': 1, 'an': 1, 'output': 1, 'corresponding': 1, 'entered': 1, 'by': 1, 'user': 1, 'process': 1, 'calculating': 1, 'between': 1, 'documents': 1, 'converted': 1, 'into': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'results': 1, 'testing': 1, 'score': 1, 'least': 1, 'most': 1, 'well': 1, 'cosine': 1, 'limitation': 1, 'threshold': 1, 'average': 1, 'percentage': 1, 'value': 1, 'fmeasure': 1, 'or': 1, 'level': 1, 'performance': 1, 'efficiency': 1, 'reaches': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1027 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Arif Rakhman Hadi
Judul: “RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI UNIT KEGIATAN MAHASISWA”
(Studi Kasus : Universitas Trunojoyo Madura)
Pembimbing 1: Sigit Susanto Putro, S.Kom. M.Kom.
Pembimbing 2: Mulaab, S.Si., M.Kom.
Abstrak (Raw): Semakin berkembangnya sebuah organisasi di Universitas Trunojoyo Madura dibutuhkan sebuah sistem informasi untuk mempermudah aktifitas pelaporan unit kegiatan mahasiswa. Pada awalnya unit kegiatan mahasiswa melaporkan aktifitas program kerja, proposal kegiatan, laporan pertanggung jawaban kegiatan, prestasi, dan pendaftaran anggota unit ukm melalui cara manual. Hal ini menyebabkan data setiap transaksi rawan terjadi kesalahan dan hilangnya data. Oleh karena itu penulis membuat sebuah solusi untuk meminimalisir kejadian tersebut dengan merancang sebuah sistem informasi unit kegiatan mahasiswa khususnya di fakultas teknik.
Dengan adanya sistem informasi unit kegiatan mahasiswa seluruh data transaksi menjadi lebih tertata dalam pengarsipan aktifitas pelaporan. Sehingga kader organisasi selanjutnya dapat memanfaatkan dokumentasi yang telah tesedia. Sedangkan pengujian tugas akhir ini menggunakan data bersumber dari masing-masing unit kegiatan mahasiswa di universitas trunojoyo madura.
Kata Kunci : Unit Kegiatan Mahasiswa, Program Kerja, Proposal Kegiatan, Laporan Pertanggungjawaban, Prestasi, Pendaftaran Anggota
Abstrak (Clean): semakin berkembangnya sebuah organisasi di universitas trunojoyo madura dibutuhkan sebuah sistem informasi untuk mempermudah aktifitas pelaporan unit kegiatan mahasiswa pada awalnya unit kegiatan mahasiswa melaporkan aktifitas program kerja proposal kegiatan laporan pertanggung jawaban kegiatan prestasi dan pendaftaran anggota unit ukm melalui cara manual hal ini menyebabkan data setiap transaksi rawan terjadi kesalahan dan hilangnya data oleh karena itu penulis membuat sebuah solusi untuk meminimalisir kejadian tersebut dengan merancang sebuah sistem informasi unit kegiatan mahasiswa khususnya di fakultas teknik dengan adanya sistem informasi unit kegiatan mahasiswa seluruh data transaksi menjadi lebih tertata dalam pengarsipan aktifitas pelaporan sehingga kader organisasi selanjutnya dapat memanfaatkan dokumentasi yang telah tesedia sedangkan pengujian tugas akhir ini menggunakan data bersumber dari masingmasing unit kegiatan mahasiswa di universitas trunojoyo madura kata kunci unit kegiatan mahasiswa program kerja proposal kegiatan laporan pertanggungjawaban prestasi pendaftaran anggota
Abstrak (Stopwords Removed): semakin berkembangnya organisasi universitas trunojoyo madura dibutuhkan sistem informasi mempermudah aktifitas pelaporan unit kegiatan mahasiswa awalnya unit kegiatan mahasiswa melaporkan aktifitas program kerja proposal kegiatan laporan pertanggung jawaban kegiatan prestasi pendaftaran anggota unit ukm cara manual menyebabkan data setiap transaksi rawan terjadi kesalahan hilangnya data penulis membuat solusi meminimalisir kejadian tersebut merancang sistem informasi unit kegiatan mahasiswa khususnya fakultas teknik adanya sistem informasi unit kegiatan mahasiswa seluruh data transaksi menjadi lebih tertata pengarsipan aktifitas pelaporan kader organisasi selanjutnya dapat memanfaatkan dokumentasi tesedia sedangkan pengujian tugas akhir menggunakan data bersumber masingmasing unit kegiatan mahasiswa universitas trunojoyo madura kata kunci unit kegiatan mahasiswa program kerja proposal kegiatan laporan pertanggungjawaban prestasi pendaftaran anggota
Abstrak (Stemmed): makin kembang organisasi universitas trunojoyo madura butuh sistem informasi mudah aktifitas lapor unit giat mahasiswa awal unit giat mahasiswa lapor aktifitas program kerja proposal giat lapor tanggung jawab giat prestasi daftar anggota unit ukm cara manual sebab data tiap transaksi rawan jadi salah hilang data tulis buat solusi meminimalisir jadi sebut rancang sistem informasi unit giat mahasiswa khusus fakultas teknik ada sistem informasi unit giat mahasiswa seluruh data transaksi jadi lebih tata arsip aktifitas lapor kader organisasi lanjut dapat manfaat dokumentasi tesedia sedang uji tugas akhir guna data sumber masingmasing unit giat mahasiswa universitas trunojoyo madura kata kunci unit giat mahasiswa program kerja proposal giat lapor pertanggungjawaban prestasi daftar anggota
Abstrak (Corrected): making embank organisms university trunojoyo madura butch sister informant judah aktifitas labor unit gift mahasiswa away unit gift mahasiswa labor aktifitas program era proposal gift labor tagging nawab gift prestos dafter angora unit um cara manual kebab data tip transaksi rowan jade salad hang data tulips but solus meminimalisir jade debut dancing sister informant unit gift mahasiswa rhesus faults tennis ada sister informant unit gift mahasiswa seluruh data transaksi jade leash data arsis aktifitas labor vader organisms layout apart manat dokumentasi reseda sedan uni tugs air gun data number masingmasing unit gift mahasiswa university trunojoyo madura data bunch unit gift mahasiswa program era proposal gift labor pertanggungjawaban prestos dafter angora
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'giat': 9, 'unit': 7, 'mahasiswa': 6, 'lapor': 5, 'data': 4, 'sistem': 3, 'informasi': 3, 'aktifitas': 3, 'jadi': 3, 'organisasi': 2, 'universitas': 2, 'trunojoyo': 2, 'madura': 2, 'program': 2, 'kerja': 2, 'proposal': 2, 'prestasi': 2, 'daftar': 2, 'anggota': 2, 'transaksi': 2, 'makin': 1, 'kembang': 1, 'butuh': 1, 'mudah': 1, 'awal': 1, 'tanggung': 1, 'jawab': 1, 'ukm': 1, 'cara': 1, 'manual': 1, 'sebab': 1, 'tiap': 1, 'rawan': 1, 'salah': 1, 'hilang': 1, 'tulis': 1, 'buat': 1, 'solusi': 1, 'meminimalisir': 1, 'sebut': 1, 'rancang': 1, 'khusus': 1, 'fakultas': 1, 'teknik': 1, 'ada': 1, 'seluruh': 1, 'lebih': 1, 'tata': 1, 'arsip': 1, 'kader': 1, 'lanjut': 1, 'dapat': 1, 'manfaat': 1, 'dokumentasi': 1, 'tesedia': 1, 'sedang': 1, 'uji': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'guna': 1, 'sumber': 1, 'masingmasing': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'pertanggungjawaban': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 9, 'of': 9, 'activity': 8, 'unit': 7, 'student': 6, 'in': 4, 'to': 4, 'data': 4, 'an': 3, 'information': 3, 'system': 3, 'activities': 3, 'report': 3, 'this': 3, 'organization': 2, 'trunojoyo': 2, 'university': 2, 'reporting': 2, 'work': 2, 'program': 2, 'proposal': 2, 'accountability': 2, 'and': 2, 'member': 2, 'registration': 2, 'transaction': 2, 'continued': 1, 'development': 1, 'needed': 1, 'facilitate': 1, 'at': 1, 'first': 1, 'accomplishments': 1, 'ukm': 1, 'through': 1, 'manual': 1, 'means': 1, 'causes': 1, 'every': 1, 'prone': 1, 'errors': 1, 'loss': 1, 'therefore': 1, 'authors': 1, 'make': 1, 'a': 1, 'solution': 1, 'minimize': 1, 'incident': 1, 'by': 1, 'designing': 1, 'especially': 1, 'faculty': 1, 'engineering': 1, 'with': 1, 'throughout': 1, 'be': 1, 'more': 1, 'organized': 1, 'archiving': 1, 'so': 1, 'cadre': 1, 'can': 1, 'further': 1, 'utilize': 1, 'available': 1, 'documentation': 1, 'while': 1, 'testing': 1, 'thesis': 1, 'uses': 1, 'derived': 1, 'from': 1, 'each': 1, 'keywords': 1, 'performance': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1028 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Selia Resita
Judul: SISTEM INFORMASI LOWONGAN KERJA BERBASIS SMS GATEWAY (Studi Kasus Disnakertrans Kabupaten Pamekasan)
Pembimbing 1: Achmad Jauhari, ST, M.Kom
Pembimbing 2: Moch. Kautsar Sophan, S.Kom., M.MT
Abstrak (Raw): Peningkatan pertumbuhan masyarakat di Kabupaten Pamekasan dari tahun ketahun berbanding lurus dengan jumlah pencari kerja yang terus bertambah. Banyaknya jumlah pencari kerja tidak hanya disebabkan karena minimnya jumlah lowongan kerja, namun juga disebabkan karena kurang cepat dan tepatnya informasi lowongan kerja sampai kepada pihak yang memerlukan (masyarakat yang memerlukan pekerjaan). Disnakertrans selaku lembaga bentukan Pemerintah telah melakukan beberapa upaya untuk memperkecil jumlah pencari kerja, namun sampai saat ini hasil yang didapatkan belum optimal, karena belum adanya sistem yang mampu menampung kebutuhan kedua belah pihak (pemberi dan pencari kerja). Oleh karena itu, Penelitian ini bertujuan untuk membuat website yang menampung data lowongan kerja dan pencari kerja. Nantinya data tersebut secara otomatis akan melalui proses pembobotan dengan metode Simple Additive Weighting (SAW), metode ini diharapkan akan mengoptimalkan seleksi lowongan kerja berdasarkan pendidikan terakhir, jenis kelamin, dan usia yang telah dicantumkan oleh pencari kerja saat mendaftar. Setelah proses seleksi selesai, maka informasi lowongan kerja tersebut akan dikirim melalui SMS Gateway kepada pencari kerja. SMS ini akan mengirim informasi lowongan kerja sesuai dengan nomor telepon yang telah dicantumkan pencari kerja pada website.
Abstrak (Clean): peningkatan pertumbuhan masyarakat di kabupaten pamekasan dari tahun ketahun berbanding lurus dengan jumlah pencari kerja yang terus bertambah banyaknya jumlah pencari kerja tidak hanya disebabkan karena minimnya jumlah lowongan kerja namun juga disebabkan karena kurang cepat dan tepatnya informasi lowongan kerja sampai kepada pihak yang memerlukan masyarakat yang memerlukan pekerjaan disnakertrans selaku lembaga bentukan pemerintah telah melakukan beberapa upaya untuk memperkecil jumlah pencari kerja namun sampai saat ini hasil yang didapatkan belum optimal karena belum adanya sistem yang mampu menampung kebutuhan kedua belah pihak pemberi dan pencari kerja oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk membuat website yang menampung data lowongan kerja dan pencari kerja nantinya data tersebut secara otomatis akan melalui proses pembobotan dengan metode simple additive weighting saw metode ini diharapkan akan mengoptimalkan seleksi lowongan kerja berdasarkan pendidikan terakhir jenis kelamin dan usia yang telah dicantumkan oleh pencari kerja saat mendaftar setelah proses seleksi selesai maka informasi lowongan kerja tersebut akan dikirim melalui sms gateway kepada pencari kerja sms ini akan mengirim informasi lowongan kerja sesuai dengan nomor telepon yang telah dicantumkan pencari kerja pada website
Abstrak (Stopwords Removed): peningkatan pertumbuhan masyarakat kabupaten pamekasan tahun ketahun berbanding lurus jumlah pencari kerja terus bertambah banyaknya jumlah pencari kerja disebabkan minimnya jumlah lowongan kerja disebabkan kurang cepat tepatnya informasi lowongan kerja kepada pihak memerlukan masyarakat memerlukan pekerjaan disnakertrans selaku lembaga bentukan pemerintah melakukan beberapa upaya memperkecil jumlah pencari kerja hasil didapatkan belum optimal belum adanya sistem mampu menampung kebutuhan kedua belah pihak pemberi pencari kerja penelitian bertujuan membuat website menampung data lowongan kerja pencari kerja nantinya data tersebut secara otomatis proses pembobotan metode simple additive weighting saw metode diharapkan mengoptimalkan seleksi lowongan kerja berdasarkan pendidikan terakhir jenis kelamin usia dicantumkan pencari kerja mendaftar proses seleksi selesai informasi lowongan kerja tersebut dikirim sms gateway kepada pencari kerja sms mengirim informasi lowongan kerja sesuai nomor telepon dicantumkan pencari kerja website
Abstrak (Stemmed): tingkat tumbuh masyarakat kabupaten pamekasan tahun tahun banding lurus jumlah cari kerja terus tambah banyak jumlah cari kerja sebab minim jumlah lowong kerja sebab kurang cepat tepat informasi lowong kerja kepada pihak perlu masyarakat perlu kerja disnakertrans selaku lembaga bentuk perintah laku beberapa upaya kecil jumlah cari kerja hasil dapat belum optimal belum ada sistem mampu tampung butuh dua belah pihak beri cari kerja teliti tuju buat website tampung data lowong kerja cari kerja nanti data sebut cara otomatis proses bobot metode simple additive weighting saw metode harap optimal seleksi lowong kerja dasar didik akhir jenis kelamin usia cantum cari kerja daftar proses seleksi selesai informasi lowong kerja sebut kirim sms gateway kepada cari kerja sms kirim informasi lowong kerja sesuai nomor telepon cantum cari kerja website
Abstrak (Corrected): dingbat tumble masyarakat kabupaten pamekasan thun thun banding lurks mullah care era terms tambac banyan mullah care era kebab minim mullah lowing era kebab during eat teat informant lowing era keypad pick peru masyarakat peru era disnakertrans slake lumbago bent perineal lake beberapa pay cecil mullah care era hail apart begum optimal begum ada sister camp tamping butch due blah pick bert care era elite juju but website tamping data lowing era care era anti data debut cara fotomat's proves robot metope simple additive weighting saw metope harp optimal seeks lowing era dakar did air penis gelatin asia cantu care era dafter proves seeks seesaw informant lowing era debut kirin sums gateway keypad care era sums kirin informant lowing era sexual door telephone cantu care era website
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 15, 'cari': 8, 'lowong': 6, 'jumlah': 4, 'informasi': 3, 'masyarakat': 2, 'tahun': 2, 'sebab': 2, 'kepada': 2, 'pihak': 2, 'perlu': 2, 'belum': 2, 'optimal': 2, 'tampung': 2, 'website': 2, 'data': 2, 'sebut': 2, 'proses': 2, 'metode': 2, 'seleksi': 2, 'cantum': 2, 'kirim': 2, 'sms': 2, 'tingkat': 1, 'tumbuh': 1, 'kabupaten': 1, 'pamekasan': 1, 'banding': 1, 'lurus': 1, 'terus': 1, 'tambah': 1, 'banyak': 1, 'minim': 1, 'kurang': 1, 'cepat': 1, 'tepat': 1, 'disnakertrans': 1, 'selaku': 1, 'lembaga': 1, 'bentuk': 1, 'perintah': 1, 'laku': 1, 'beberapa': 1, 'upaya': 1, 'kecil': 1, 'hasil': 1, 'dapat': 1, 'ada': 1, 'sistem': 1, 'mampu': 1, 'butuh': 1, 'dua': 1, 'belah': 1, 'beri': 1, 'teliti': 1, 'tuju': 1, 'buat': 1, 'nanti': 1, 'cara': 1, 'otomatis': 1, 'bobot': 1, 'simple': 1, 'additive': 1, 'weighting': 1, 'saw': 1, 'harap': 1, 'dasar': 1, 'didik': 1, 'akhir': 1, 'jenis': 1, 'kelamin': 1, 'usia': 1, 'daftar': 1, 'selesai': 1, 'gateway': 1, 'sesuai': 1, 'nomor': 1, 'telepon': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'job': 12, 'of': 11, 'to': 8, 'seekers': 8, 'is': 7, 'number': 5, 'and': 4, 'a': 3, 'information': 3, 'by': 3, 'year': 2, 'not': 2, 'jobs': 2, 'but': 2, 'because': 2, 'parties': 2, 'who': 2, 'has': 2, 'website': 2, 'that': 2, 'data': 2, 'process': 2, 'weighting': 2, 'this': 2, 'selection': 2, 'on': 2, 'sms': 2, 'increased': 1, 'growth': 1, 'society': 1, 'in': 1, 'pamekasan': 1, 'from': 1, 'directly': 1, 'proportional': 1, 'increase': 1, 'continuesly': 1, 'large': 1, 'only': 1, 'due': 1, 'inadequate': 1, 'also': 1, 'slow': 1, 'precise': 1, 'proper': 1, 'people': 1, 'need': 1, 'disnakertrans': 1, 'as': 1, 'an': 1, 'institution': 1, 'formed': 1, 'government': 1, 'made': 1, 'several': 1, 'attemps': 1, 'minimize': 1, 'until': 1, 'now': 1, 'result': 1, 'obtained': 1, 'are': 1, 'optimal': 1, 'there': 1, 'no': 1, 'systemthat': 1, 'can': 1, 'accommodate': 1, 'needs': 1, 'both': 1, 'providers': 1, 'therefore': 1, 'research': 1, 'aims': 1, 'create': 1, 'accommodates': 1, 'vacancies': 1, 'later': 1, 'automatically': 1, 'going': 1, 'throught': 1, 'means': 1, 'simple': 1, 'additive': 1, 'method': 1, 'expected': 1, 'optimize': 1, 'based': 1, 'latest': 1, 'education': 1, 'gender': 1, 'age': 1, 'been': 1, 'mentioned': 1, 'when': 1, 'registering': 1, 'once': 1, 'complete': 1, 'sent': 1, 'via': 1, 'gateway': 1, 'will': 1, 'send': 1, 'suitable': 1, 'with': 1, 'have': 1, 'posted': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1029 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Yunita
Judul: PENERAPAN METODE PAPRIKA DAN ENTROPY
UNTUK PENDUKUNG KEPUTUSAN SELEKSI MENTOR AGAMA ISLAM
UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA
Pembimbing 1: Achmad Jauhari, ST.,M.Kom
Pembimbing 2: Rika Yunitarini,ST.,MT
Abstrak (Raw): Mentoring agama islam adalah suatu kegiatan pendidikan dan pembinaan dalam bentuk pengajian kelompok kecil yang dilakukan rutin tiap pekan untuk mahasiswa yang menempuh agama islam didampingi seorang mentor. Sistem pendukung keputusan ini membantu pihak panitia maupun koordinator mentor, menyeleksi mahasiswa yang layak dijadikan mentor atau pembimbing mentoring, yang akhirnya akan memperoleh mentor berkualitas. Pembuatan sistem ini berdasarkan multi kriteria yang telah ditetapkan koordinator mentoring.
Tahap awal yang dilakukan yaitu melakukan pembobotan menggunakan metode entropy. Setelah dibobotkan kemudian akan diranking, dengan dimodelkan menggunakan metode Potentially All Pairwise Rangking Of all possible Alternatives (PAPRIKA), merupakan salah satu metode sistem pendukung keputusan yang melibatkan multi kriteria. Sehingga sistem ini menghasilkan mentor-mentor yang berkualitas berdasarkan rekomendasi hasil keputusan dari beberapa kriteria. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seleksi mentor dengan kedua metode pengolahan data tersebut mempunyai tingkat akurasi 88 % dari data pembanding manual.
Abstrak (Clean): mentoring agama islam adalah suatu kegiatan pendidikan dan pembinaan dalam bentuk pengajian kelompok kecil yang dilakukan rutin tiap pekan untuk mahasiswa yang menempuh agama islam didampingi seorang mentor sistem pendukung keputusan ini membantu pihak panitia maupun koordinator mentor menyeleksi mahasiswa yang layak dijadikan mentor atau pembimbing mentoring yang akhirnya akan memperoleh mentor berkualitas pembuatan sistem ini berdasarkan multi kriteria yang telah ditetapkan koordinator mentoring tahap awal yang dilakukan yaitu melakukan pembobotan menggunakan metode entropy setelah dibobotkan kemudian akan diranking dengan dimodelkan menggunakan metode potentially all pairwise rangking of all possible alternatives paprika merupakan salah satu metode sistem pendukung keputusan yang melibatkan multi kriteria sehingga sistem ini menghasilkan mentormentor yang berkualitas berdasarkan rekomendasi hasil keputusan dari beberapa kriteria hasil pengujian menunjukkan bahwa seleksi mentor dengan kedua metode pengolahan data tersebut mempunyai tingkat akurasi dari data pembanding manual
Abstrak (Stopwords Removed): mentoring agama islam kegiatan pendidikan pembinaan bentuk pengajian kelompok kecil dilakukan rutin tiap pekan mahasiswa menempuh agama islam didampingi seorang mentor sistem pendukung keputusan membantu pihak panitia maupun koordinator mentor menyeleksi mahasiswa layak dijadikan mentor pembimbing mentoring akhirnya memperoleh mentor berkualitas pembuatan sistem berdasarkan multi kriteria ditetapkan koordinator mentoring tahap awal dilakukan melakukan pembobotan menggunakan metode entropy dibobotkan diranking dimodelkan menggunakan metode potentially all pairwise rangking of all possible alternatives paprika salah satu metode sistem pendukung keputusan melibatkan multi kriteria sistem menghasilkan mentormentor berkualitas berdasarkan rekomendasi hasil keputusan beberapa kriteria hasil pengujian menunjukkan seleksi mentor kedua metode pengolahan data tersebut mempunyai tingkat akurasi data pembanding manual
Abstrak (Stemmed): mentoring agama islam giat didik bina bentuk aji kelompok kecil laku rutin tiap pekan mahasiswa tempuh agama islam damping orang mentor sistem dukung putus bantu pihak panitia maupun koordinator mentor seleksi mahasiswa layak jadi mentor bimbing mentoring akhir oleh mentor kualitas buat sistem dasar multi kriteria tetap koordinator mentoring tahap awal laku laku bobot guna metode entropy bobot diranking model guna metode potentially all pairwise rangking of all possible alternatives paprika salah satu metode sistem dukung putus libat multi kriteria sistem hasil mentormentor kualitas dasar rekomendasi hasil putus beberapa kriteria hasil uji tunjuk seleksi mentor dua metode olah data sebut punya tingkat akurasi data banding manual
Abstrak (Corrected): mentoring agama islam gift did bin bent ai kelompok cecil lake ruin tip pekan mahasiswa tempeh agama islam damping orang mentor sister during puts bantu pick anita maun coordinator mentor seeks mahasiswa kayak jade mentor bombing mentoring air olen mentor kualitas but sister dakar mufti criteria team coordinator mentoring that away lake lake robot gun metope entropy robot drinking model gun metope potentially all pairwise ranking of all possible alternatives paprika salad sat metope sister during puts libau mufti criteria sister hail mentormentor kualitas dakar rekomendasi hail puts beberapa criteria hail uni tuneup seeks mentor due metope blah data debut puny dingbat auras data banding manual
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mentor': 5, 'sistem': 4, 'metode': 4, 'mentoring': 3, 'laku': 3, 'putus': 3, 'kriteria': 3, 'hasil': 3, 'agama': 2, 'islam': 2, 'mahasiswa': 2, 'dukung': 2, 'koordinator': 2, 'seleksi': 2, 'kualitas': 2, 'dasar': 2, 'multi': 2, 'bobot': 2, 'guna': 2, 'all': 2, 'data': 2, 'giat': 1, 'didik': 1, 'bina': 1, 'bentuk': 1, 'aji': 1, 'kelompok': 1, 'kecil': 1, 'rutin': 1, 'tiap': 1, 'pekan': 1, 'tempuh': 1, 'damping': 1, 'orang': 1, 'bantu': 1, 'pihak': 1, 'panitia': 1, 'maupun': 1, 'layak': 1, 'jadi': 1, 'bimbing': 1, 'akhir': 1, 'oleh': 1, 'buat': 1, 'tetap': 1, 'tahap': 1, 'awal': 1, 'entropy': 1, 'diranking': 1, 'model': 1, 'potentially': 1, 'pairwise': 1, 'rangking': 1, 'of': 1, 'possible': 1, 'alternatives': 1, 'paprika': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'libat': 1, 'mentormentor': 1, 'rekomendasi': 1, 'beberapa': 1, 'uji': 1, 'tunjuk': 1, 'dua': 1, 'olah': 1, 'sebut': 1, 'punya': 1, 'tingkat': 1, 'akurasi': 1, 'banding': 1, 'manual': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 16, 'the': 14, 'a': 6, 'mentor': 4, 'system': 4, 'mentoring': 3, 'is': 3, 'this': 3, 'decision': 3, 'mentors': 3, 'criteria': 3, 'method': 3, 'in': 2, 'support': 2, 'or': 2, 'coordinator': 2, 'will': 2, 'have': 2, 'on': 2, 'using': 2, 'with': 2, 'all': 2, 'that': 2, 'results': 2, 'data': 2, 'an': 1, 'islamic': 1, 'educational': 1, 'activities': 1, 'and': 1, 'coaching': 1, 'form': 1, 'small': 1, 'group': 1, 'instruction': 1, 'conducted': 1, 'routine': 1, 'each': 1, 'week': 1, 'for': 1, 'college': 1, 'students': 1, 'who': 1, 'majored': 1, 'religion': 1, 'islam': 1, 'accompanied': 1, 'by': 1, 'help': 1, 'party': 1, 'committee': 1, 'it': 1, 'selects': 1, 'worthy': 1, 'student': 1, 'made': 1, 'which': 1, 'eventually': 1, 'creation': 1, 'based': 1, 'predefined': 1, 'multivolume': 1, 'initial': 1, 'phase': 1, 'done': 1, 'ie': 1, 'do': 1, 'weighting': 1, 'entropy': 1, 'after': 1, 'bobot': 1, 'then': 1, 'be': 1, 'ranked': 1, 'modelled': 1, 'potentially': 1, 'pairwise': 1, 'rankings': 1, 'possible': 1, 'alternatives': 1, 'paprika': 1, 'one': 1, 'involves': 1, 'multiple': 1, 'so': 1, 'produces': 1, 'high': 1, 'quality': 1, 'mentorbased': 1, 'recommendations': 1, 'some': 1, 'test': 1, 'show': 1, 'selection': 1, 'both': 1, 'methods': 1, 'processing': 1, 'level': 1, 'accuracy': 1, 'manual': 1, 'comparison': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1030 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Novi Indrawati
Judul: Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan dan Pengalihan Beasiswa Bidikmisi Menggunakan Metode Naive Bayes Classifier dan Profile Matching
Pembimbing 1: Achmad Jauhari, S.T., M. Kom
Pembimbing 2: Rika Yunitarini
Abstrak (Raw): Universitas Trunojoyo Madura (UTM) merupakan salah satu perguruan tinggi negeri yang banyak diminati oleh para pendaftar beasiswa Bidikmisi. Penyeleksiannya masih manual, sehingga dibutuhkan suatu sistem yang memiliki waktu komputasi yang cepat dan efisien dalam pengolahan data. Pada penelitian ini metode Naïve Bayes Classifier dan metode Profile Matching digunakan untuk proses seleksi penerimaan beasiswa di Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dengan data yang diolah adalah berupa data kategorikal. Untuk awal seleksi penerimaan beasiswa Bidikmisi di Unversitas Trunojoyo Madura (UTM) kriteria yang digunakan adalah keadaan ekonomi, kondisi rumah, dan aset keluarga seperti kendaraan dan kebun. Sedangkan untuk pengalihan beasiswa yang dilakukan oleh Fakultas kriteria yang digunakan IPK, keadaan ekonomi, dan kondisi rumah. Hasil dari pengujian sistem menggunakan Naive Bayes Classifier mencapai tingkat akurasi 67% untuk jumlah data latih 50 dan data uji 170, sedangakan mencapai tingkat akurasi 72% untuk data latih 70 dan data uji 170. Sedangkan untuk metode Profile Matching yang digunakan pada seleksi di fakultas mencapai tingkat akurasi sebesar 73%.
Abstrak (Clean): universitas trunojoyo madura utm merupakan salah satu perguruan tinggi negeri yang banyak diminati oleh para pendaftar beasiswa bidikmisi penyeleksiannya masih manual sehingga dibutuhkan suatu sistem yang memiliki waktu komputasi yang cepat dan efisien dalam pengolahan data pada penelitian ini metode naïve bayes classifier dan metode profile matching digunakan untuk proses seleksi penerimaan beasiswa di universitas trunojoyo madura utm dengan data yang diolah adalah berupa data kategorikal untuk awal seleksi penerimaan beasiswa bidikmisi di unversitas trunojoyo madura utm kriteria yang digunakan adalah keadaan ekonomi kondisi rumah dan aset keluarga seperti kendaraan dan kebun sedangkan untuk pengalihan beasiswa yang dilakukan oleh fakultas kriteria yang digunakan ipk keadaan ekonomi dan kondisi rumah hasil dari pengujian sistem menggunakan naive bayes classifier mencapai tingkat akurasi untuk jumlah data latih dan data uji sedangakan mencapai tingkat akurasi untuk data latih dan data uji sedangkan untuk metode profile matching yang digunakan pada seleksi di fakultas mencapai tingkat akurasi sebesar
Abstrak (Stopwords Removed): universitas trunojoyo madura utm salah satu perguruan tinggi negeri banyak diminati para pendaftar beasiswa bidikmisi penyeleksiannya masih manual dibutuhkan sistem memiliki waktu komputasi cepat efisien pengolahan data penelitian metode naïve bayes classifier metode profile matching digunakan proses seleksi penerimaan beasiswa universitas trunojoyo madura utm data diolah berupa data kategorikal awal seleksi penerimaan beasiswa bidikmisi unversitas trunojoyo madura utm kriteria digunakan keadaan ekonomi kondisi rumah aset keluarga kendaraan kebun sedangkan pengalihan beasiswa dilakukan fakultas kriteria digunakan ipk keadaan ekonomi kondisi rumah hasil pengujian sistem menggunakan naive bayes classifier mencapai tingkat akurasi jumlah data latih data uji sedangakan mencapai tingkat akurasi data latih data uji sedangkan metode profile matching digunakan seleksi fakultas mencapai tingkat akurasi sebesar
Abstrak (Stemmed): universitas trunojoyo madura utm salah satu guru tinggi negeri banyak mati para daftar beasiswa bidikmisi seleksi masih manual butuh sistem milik waktu komputasi cepat efisien olah data teliti metode na ve bayes classifier metode profile matching guna proses seleksi terima beasiswa universitas trunojoyo madura utm data olah upa data kategorikal awal seleksi terima beasiswa bidikmisi unversitas trunojoyo madura utm kriteria guna ada ekonomi kondisi rumah aset keluarga kendara kebun sedang alih beasiswa laku fakultas kriteria guna ipk ada ekonomi kondisi rumah hasil uji sistem guna naive bayes classifier capai tingkat akurasi jumlah data latih data uji sedangakan capai tingkat akurasi data latih data uji sedang metode profile matching guna seleksi fakultas capai tingkat akurasi besar
Abstrak (Corrected): university trunojoyo madura um salad sat guru ting never banyan math para dafter beasiswa bidikmisi seeks mash manual butch sister milk want komputasi eat elision blah data elite metope na we bayes classifier metope profile matching gun proves seeks terms beasiswa university trunojoyo madura um data blah up data categorical away seeks terms beasiswa bidikmisi unversitas trunojoyo madura um criteria gun ada economic kondisi rumal set keluarga kendra begun sedan ali beasiswa lake faults criteria gun ink ada economic kondisi rumal hail uni sister gun naive bayes classifier capri dingbat auras mullah data latin data uni sedangakan capri dingbat auras data latin data uni sedan metope profile matching gun seeks faults capri dingbat auras bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'data': 7, 'guna': 5, 'beasiswa': 4, 'seleksi': 4, 'trunojoyo': 3, 'madura': 3, 'utm': 3, 'metode': 3, 'uji': 3, 'capai': 3, 'tingkat': 3, 'akurasi': 3, 'universitas': 2, 'bidikmisi': 2, 'sistem': 2, 'olah': 2, 'bayes': 2, 'classifier': 2, 'profile': 2, 'matching': 2, 'terima': 2, 'kriteria': 2, 'ada': 2, 'ekonomi': 2, 'kondisi': 2, 'rumah': 2, 'sedang': 2, 'fakultas': 2, 'latih': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'guru': 1, 'tinggi': 1, 'negeri': 1, 'banyak': 1, 'mati': 1, 'para': 1, 'daftar': 1, 'masih': 1, 'manual': 1, 'butuh': 1, 'milik': 1, 'waktu': 1, 'komputasi': 1, 'cepat': 1, 'efisien': 1, 'teliti': 1, 'na': 1, 've': 1, 'proses': 1, 'upa': 1, 'kategorikal': 1, 'awal': 1, 'unversitas': 1, 'aset': 1, 'keluarga': 1, 'kendara': 1, 'kebun': 1, 'alih': 1, 'laku': 1, 'ipk': 1, 'hasil': 1, 'naive': 1, 'jumlah': 1, 'sedangakan': 1, 'besar': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 9, 'for': 7, 'of': 6, 'and': 6, 'data': 6, 'scholarship': 4, 'selection': 4, 'condition': 4, 'university': 3, 'is': 3, 'in': 3, 'are': 3, 'testing': 3, 'reach': 3, 'accuracy': 3, 'rate': 3, 'trunojoyo': 2, 'madura': 2, 'which': 2, 'using': 2, 'system': 2, 'na': 2, 've': 2, 'bayes': 2, 'classifier': 2, 'profile': 2, 'matching': 2, 'to': 2, 'process': 2, 'criterias': 2, 'economic': 2, 'home': 2, 'as': 2, 'faculty': 2, 'result': 2, 'abstract': 1, 'utm': 1, 'one': 1, 'much': 1, 'demand': 1, 'by': 1, 'bidikmisi': 1, 'applicant': 1, 'still': 1, 'manual': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'requires': 1, 'fast': 1, 'efficient': 1, 'computing': 1, 'speed': 1, 'processing': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'use': 1, 'methods': 1, 'acceptance': 1, 'with': 1, 'categorical': 1, 'there': 1, 'some': 1, 'select': 1, 'appliants': 1, 'first': 1, 'family': 1, 'assets': 1, 'transfer': 1, 'gpa': 1, 'training': 1, 'taining': 1, 'method': 1, 'used': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1031 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Dewi Rahmawati
Judul: SISTEM PENGUKURAN KINERJA SUMBER DAYA MANUSIA PADA USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM) BATIK MENGGUNAKAN METODE INTEGRATED PERFORMANCE MEASUREMENT SYSTEM (IPMS)
(STUDI KASUS : DINAS KOPERASI DAN UMKM KABU
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah, ST., M.Kom
Pembimbing 2: Firli Irhamni, ST., M.Kom
Abstrak (Raw): Usaha kecil dan menengah atau UKM adalah suatu bentuk usaha yang mempunyai peranan penting dalam penyerapan tenaga kerja yang ada di Indonesia. UKM-UKM yang ada di Indonesia diberdayakan oleh Dinas Koperasi dan UMKM. Maka dari itu, diperlukan suatu sistem pengukuran kinerja yang dimiliki oleh Dinas Koperasi dan UMKM untuk mengetahui kondisi dari UKM yang berada di bawah pemberdayaan dari dinas terkait sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja dari UKM tersebut.
Metode pengukuran kinerja yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Integrated Performance Measurement System (IPMS). Metode IPMS adalah metode pengukuran kinerja yang melibatkan kebutuhan-kebutuhan dari setiap stakeholder (stakeholder requirement), sehingga kinerja UKM dapat terlihat secara menyeluruh berdasar stakeholder yang telah ditetapkan. Sedangkan Pembobotan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Analytical Hierarchy Process (AHP).
Di dalam penelitian ini mengidentifikasi 4 Stakeholder yang membentuk 10 Key Performance Indicators (KPI). Stakeholder tersebut antara lain stakeholder pelanggan, stakeholder tenaga kerja, stakeholder investor, dan stakeholder masyarakat. Hasil Kinerja UKM Peri Kecil pada bulan Januari sampai Mei tahun 2015 berurut-turut adalah 135,770; 99,580; 128,130; 107,221 dan 148,430. Sedangkan Kinerja UKM HMF/ HJ.Unyil adalah 127,799; 116,963; 124,972; 126,550 dan 131,232.
Kata Kunci : Sistem pengukuran kinerja, UKM, IPMS, KPI, AHP
Abstrak (Clean): usaha kecil dan menengah atau ukm adalah suatu bentuk usaha yang mempunyai peranan penting dalam penyerapan tenaga kerja yang ada di indonesia ukmukm yang ada di indonesia diberdayakan oleh dinas koperasi dan umkm maka dari itu diperlukan suatu sistem pengukuran kinerja yang dimiliki oleh dinas koperasi dan umkm untuk mengetahui kondisi dari ukm yang berada di bawah pemberdayaan dari dinas terkait sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja dari ukm tersebut metode pengukuran kinerja yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode integrated performance measurement system ipms metode ipms adalah metode pengukuran kinerja yang melibatkan kebutuhankebutuhan dari setiap stakeholder stakeholder requirement sehingga kinerja ukm dapat terlihat secara menyeluruh berdasar stakeholder yang telah ditetapkan sedangkan pembobotan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analytical hierarchy process ahp di dalam penelitian ini mengidentifikasi stakeholder yang membentuk key performance indicators kpi stakeholder tersebut antara lain stakeholder pelanggan stakeholder tenaga kerja stakeholder investor dan stakeholder masyarakat hasil kinerja ukm peri kecil pada bulan januari sampai mei tahun berurutturut adalah dan sedangkan kinerja ukm hmf hjunyil adalah dan kata kunci sistem pengukuran kinerja ukm ipms kpi ahp
Abstrak (Stopwords Removed): usaha kecil menengah ukm bentuk usaha mempunyai peranan penting penyerapan tenaga kerja ada indonesia ukmukm ada indonesia diberdayakan dinas koperasi umkm diperlukan sistem pengukuran kinerja dimiliki dinas koperasi umkm mengetahui kondisi ukm berada bawah pemberdayaan dinas terkait dapat digunakan meningkatkan kinerja ukm tersebut metode pengukuran kinerja digunakan penelitian metode integrated performance measurement system ipms metode ipms metode pengukuran kinerja melibatkan kebutuhankebutuhan setiap stakeholder stakeholder requirement kinerja ukm dapat terlihat secara menyeluruh berdasar stakeholder ditetapkan sedangkan pembobotan digunakan penelitian metode analytical hierarchy process ahp penelitian mengidentifikasi stakeholder membentuk key performance indicators kpi stakeholder tersebut antara lain stakeholder pelanggan stakeholder tenaga kerja stakeholder investor stakeholder masyarakat hasil kinerja ukm peri kecil bulan januari mei tahun berurutturut sedangkan kinerja ukm hmf hjunyil kata kunci sistem pengukuran kinerja ukm ipms kpi ahp
Abstrak (Stemmed): usaha kecil tengah ukm bentuk usaha punya peran penting serap tenaga kerja ada indonesia ukmukm ada indonesia daya dinas koperasi umkm perlu sistem ukur kerja milik dinas koperasi umkm tahu kondisi ukm ada bawah daya dinas kait dapat guna tingkat kerja ukm sebut metode ukur kerja guna teliti metode integrated performance measurement system ipms metode ipms metode ukur kerja libat kebutuhankebutuhan tiap stakeholder stakeholder requirement kerja ukm dapat lihat cara seluruh dasar stakeholder tetap sedang bobot guna teliti metode analytical hierarchy process ahp teliti identifikasi stakeholder bentuk key performance indicators kpi stakeholder sebut antara lain stakeholder langgan stakeholder tenaga kerja stakeholder investor stakeholder masyarakat hasil kerja ukm peri kecil bulan januari mei tahun berurutturut sedang kerja ukm hmf hjunyil kata kunci sistem ukur kerja ukm ipms kpi ahp
Abstrak (Corrected): sara cecil length um bent sara puny pecan panting scrap teenage era ada indonesia ukmukm ada indonesia day dings operas mom peru sister ukr era milk dings operas mom tau kondisi um ada away day dings wait apart gun dingbat era um debut metope ukr era gun elite metope integrated performance measurement system imps metope imps metope ukr era libau kebutuhankebutuhan tip stakeholder stakeholder requirement era um apart that cara seluruh dakar stakeholder team sedan robot gun elite metope analytical hierarchy process ah elite identifikasi stakeholder bent key performance indicators ki stakeholder debut angara lain stakeholder hangman stakeholder teenage era stakeholder investor stakeholder masyarakat hail era um peri cecil buran january me thun berurutturut sedan era um hf hjunyil data bunch sister ukr era um imps ki ah
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 10, 'stakeholder': 9, 'ukm': 7, 'metode': 5, 'ukur': 4, 'ada': 3, 'dinas': 3, 'guna': 3, 'teliti': 3, 'ipms': 3, 'usaha': 2, 'kecil': 2, 'bentuk': 2, 'tenaga': 2, 'indonesia': 2, 'daya': 2, 'koperasi': 2, 'umkm': 2, 'sistem': 2, 'dapat': 2, 'sebut': 2, 'performance': 2, 'sedang': 2, 'ahp': 2, 'kpi': 2, 'tengah': 1, 'punya': 1, 'peran': 1, 'penting': 1, 'serap': 1, 'ukmukm': 1, 'perlu': 1, 'milik': 1, 'tahu': 1, 'kondisi': 1, 'bawah': 1, 'kait': 1, 'tingkat': 1, 'integrated': 1, 'measurement': 1, 'system': 1, 'libat': 1, 'kebutuhankebutuhan': 1, 'tiap': 1, 'requirement': 1, 'lihat': 1, 'cara': 1, 'seluruh': 1, 'dasar': 1, 'tetap': 1, 'bobot': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'identifikasi': 1, 'key': 1, 'indicators': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'langgan': 1, 'investor': 1, 'masyarakat': 1, 'hasil': 1, 'peri': 1, 'bulan': 1, 'januari': 1, 'mei': 1, 'tahun': 1, 'berurutturut': 1, 'hmf': 1, 'hjunyil': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 14, 'the': 11, 'performance': 10, 'smes': 9, 'is': 7, 'in': 7, 'and': 6, 'stakeholders': 6, 'a': 5, 'method': 5, 'measurement': 4, 'that': 3, 'to': 3, 'used': 3, 'this': 3, 'research': 3, 'ipms': 3, 'labor': 2, 'indonesia': 2, 'by': 2, 'department': 2, 'system': 2, 'so': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'stakeholder': 2, 'ahp': 2, 'kpi': 2, 'small': 1, 'medium': 1, 'enterprises': 1, 'or': 1, 'form': 1, 'business': 1, 'have': 1, 'an': 1, 'important': 1, 'role': 1, 'absorption': 1, 'existing': 1, 'are': 1, 'powered': 1, 'cooperatives': 1, 'thus': 1, 'needed': 1, 'owned': 1, 'cooperative': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'conditions': 1, 'under': 1, 'empowerment': 1, 'related': 1, 'service': 1, 'it': 1, 'improve': 1, 'integrated': 1, 'measuring': 1, 'which': 1, 'involves': 1, 'needs': 1, 'each': 1, 'requirement': 1, 'seen': 1, 'thoroughly': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'its': 1, 'whereas': 1, 'weighting': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'identifies': 1, 'four': 1, 'who': 1, 'formed': 1, 'key': 1, 'indicators': 1, 'customers': 1, 'investors': 1, 'community': 1, 'peri': 1, 'kecil': 1, 'sme': 1, 'results': 1, 'january': 1, 'may': 1, 'ordered': 1, 'consecutive': 1, 'while': 1, 'hmfhj': 1, 'unyil': 1, 'keyword': 1, 'systems': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1032 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Nurul Fadilah
Judul: Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Resiko Kerugian Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dengan Metode Fuzzy – Analytic Network Process (FANP)
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah, S.T. M.Kom
Pembimbing 2: Yeni Kustiyahningsih, S.Kom.,M.Kom
Abstrak (Raw): Persaingan bisnis merupakan salah satu faktor resiko yang diperhitungkan dalam UKM, untuk mencegah resiko dibutuhkan manajemen yang baik dalam penanganan resiko tersebut. Pada tugas akhir ini akan mencari kriteria yang mempengaruhi terjadinya kerugian berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bangkalan dengan pendekatan metode Fuzzy Analitic Network Process (FANP) sebagai sistem pendukung keputusan. Dalam penelitian ini perusahaan yang menjadi objek penelitian ini adalah Usaha Kecil Menengah (UKM) di daerah bangkalan yaitu UKM Peri Kecil dan UKM HMF/Hj. Unyil. Dari hasil penelitian dengan hasil kuisioner yang telah diisi oleh Dinas Koperasi dan UMKM kabupaten bangkalan diperoleh pada UKM Peri Kecil dan HMF/Hj Unyil mengindentifikasi Resiko Sedang hingga Resiko Rendah yaitu dengan nilai pada UKM Peri Kecil 2,7246 ,2,7061 ,2,5549 ,1,9672 dan 1,6371 dan pada UKM HMF/Hj Unyil dengan nilai 2,5634 ,2,4751 ,2,4751 , 1,7966 , dan 21,7966. Sedangkan dengan hasil kuisioner yang berbeda yang telah diisi oleh masing – masing UKM diperoleh pada UKM Peri Kecil mengindentifikasi Resiko Tinggi hingga Resiko Rendah yaitu dengan nilai 2,9647 ,3,0346 ,2,7159 , 2,6887 dan 1,8485 sedangkan pada UKM HMF/Hj Unyil mengindentifikasi Resiko Sedang hingga Resiko Rendah yaitu dengan nilai 2,8772 ,2,49431 ,2,4931 ,2,2114 , dan 2,2114.
Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Usaha Kecil Menengah (UKM), Resiko, Fuzzy Analytic Network Process ( FANP ).
Abstrak (Clean): persaingan bisnis merupakan salah satu faktor resiko yang diperhitungkan dalam ukm untuk mencegah resiko dibutuhkan manajemen yang baik dalam penanganan resiko tersebut pada tugas akhir ini akan mencari kriteria yang mempengaruhi terjadinya kerugian berdasarkan kriteriakriteria yang telah ditentukan oleh dinas koperasi dan umkm kabupaten bangkalan dengan pendekatan metode fuzzy analitic network process fanp sebagai sistem pendukung keputusan dalam penelitian ini perusahaan yang menjadi objek penelitian ini adalah usaha kecil menengah ukm di daerah bangkalan yaitu ukm peri kecil dan ukm hmfhj unyil dari hasil penelitian dengan hasil kuisioner yang telah diisi oleh dinas koperasi dan umkm kabupaten bangkalan diperoleh pada ukm peri kecil dan hmfhj unyil mengindentifikasi resiko sedang hingga resiko rendah yaitu dengan nilai pada ukm peri kecil dan dan pada ukm hmfhj unyil dengan nilai dan sedangkan dengan hasil kuisioner yang berbeda yang telah diisi oleh masing – masing ukm diperoleh pada ukm peri kecil mengindentifikasi resiko tinggi hingga resiko rendah yaitu dengan nilai dan sedangkan pada ukm hmfhj unyil mengindentifikasi resiko sedang hingga resiko rendah yaitu dengan nilai dan kata kunci sistem pendukung keputusan usaha kecil menengah ukm resiko fuzzy analytic network process fanp
Abstrak (Stopwords Removed): persaingan bisnis salah satu faktor resiko diperhitungkan ukm mencegah resiko dibutuhkan manajemen baik penanganan resiko tersebut tugas akhir mencari kriteria mempengaruhi terjadinya kerugian berdasarkan kriteriakriteria ditentukan dinas koperasi umkm kabupaten bangkalan pendekatan metode fuzzy analitic network process fanp sistem pendukung keputusan penelitian perusahaan menjadi objek penelitian usaha kecil menengah ukm daerah bangkalan ukm peri kecil ukm hmfhj unyil hasil penelitian hasil kuisioner diisi dinas koperasi umkm kabupaten bangkalan diperoleh ukm peri kecil hmfhj unyil mengindentifikasi resiko sedang hingga resiko rendah nilai ukm peri kecil ukm hmfhj unyil nilai sedangkan hasil kuisioner berbeda diisi masing – masing ukm diperoleh ukm peri kecil mengindentifikasi resiko tinggi hingga resiko rendah nilai sedangkan ukm hmfhj unyil mengindentifikasi resiko sedang hingga resiko rendah nilai kata kunci sistem pendukung keputusan usaha kecil menengah ukm resiko fuzzy analytic network process fanp
Abstrak (Stemmed): saing bisnis salah satu faktor resiko hitung ukm cegah resiko butuh manajemen baik tangan resiko sebut tugas akhir cari kriteria pengaruh jadi rugi dasar kriteriakriteria tentu dinas koperasi umkm kabupaten bangkal dekat metode fuzzy analitic network process fanp sistem dukung putus teliti usaha jadi objek teliti usaha kecil tengah ukm daerah bangkal ukm peri kecil ukm hmfhj unyil hasil teliti hasil kuisioner isi dinas koperasi umkm kabupaten bangkal oleh ukm peri kecil hmfhj unyil mengindentifikasi resiko sedang hingga resiko rendah nilai ukm peri kecil ukm hmfhj unyil nilai sedang hasil kuisioner beda isi masing masing ukm oleh ukm peri kecil mengindentifikasi resiko tinggi hingga resiko rendah nilai sedang ukm hmfhj unyil mengindentifikasi resiko sedang hingga resiko rendah nilai kata kunci sistem dukung putus usaha kecil tengah ukm resiko fuzzy analytic network process fanp
Abstrak (Corrected): saying basis salad sat factor resist hiding um yeah resist butch management back tanga resist debut tugs air care criteria pengaruh jade rug dakar kriteriakriteria tent dings operas mom kabupaten bangka dead metope fuzzy analytic network process fan sister during puts elite sara jade objet elite sara cecil length um sarah bangka um peri cecil um hmfhj until hail elite hail kuisioner is dings operas mom kabupaten bangka olen um peri cecil hmfhj until mengindentifikasi resist sedan hinges resist rental nilgai um peri cecil um hmfhj until nilgai sedan hail kuisioner bed is making making um olen um peri cecil mengindentifikasi resist ting hinges resist rental nilgai sedan um hmfhj until mengindentifikasi resist sedan hinges resist rental nilgai data bunch sister during puts sara cecil length um resist fuzzy analytic network process fan
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ukm': 11, 'resiko': 10, 'kecil': 6, 'peri': 4, 'hmfhj': 4, 'unyil': 4, 'sedang': 4, 'nilai': 4, 'bangkal': 3, 'teliti': 3, 'usaha': 3, 'hasil': 3, 'mengindentifikasi': 3, 'hingga': 3, 'rendah': 3, 'jadi': 2, 'dinas': 2, 'koperasi': 2, 'umkm': 2, 'kabupaten': 2, 'fuzzy': 2, 'network': 2, 'process': 2, 'fanp': 2, 'sistem': 2, 'dukung': 2, 'putus': 2, 'tengah': 2, 'kuisioner': 2, 'isi': 2, 'oleh': 2, 'masing': 2, 'saing': 1, 'bisnis': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'faktor': 1, 'hitung': 1, 'cegah': 1, 'butuh': 1, 'manajemen': 1, 'baik': 1, 'tangan': 1, 'sebut': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'cari': 1, 'kriteria': 1, 'pengaruh': 1, 'rugi': 1, 'dasar': 1, 'kriteriakriteria': 1, 'tentu': 1, 'dekat': 1, 'metode': 1, 'analitic': 1, 'objek': 1, 'daerah': 1, 'beda': 1, 'tinggi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'analytic': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 15, 'and': 11, 'risk': 8, 'small': 7, 'in': 6, 'sme': 6, 'to': 4, 'smes': 4, 'with': 4, 'fairy': 4, 'unyil': 4, 'value': 4, 'that': 3, 'by': 3, 'medium': 3, 'bangkal': 3, 'a': 3, 'hmfhj': 3, 'results': 3, 'identify': 3, 'low': 3, 'this': 2, 'criteria': 2, 'on': 2, 'regency': 2, 'fuzzy': 2, 'network': 2, 'process': 2, 'fanp': 2, 'decision': 2, 'support': 2, 'research': 2, 'businesses': 2, 'questionnaire': 2, 'been': 2, 'filled': 2, 'risks': 2, 'are': 2, 'at': 2, 'business': 1, 'competition': 1, 'is': 1, 'one': 1, 'factors': 1, 'taken': 1, 'into': 1, 'account': 1, 'order': 1, 'prevent': 1, 'it': 1, 'takes': 1, 'good': 1, 'management': 1, 'handling': 1, 'final': 1, 'project': 1, 'will': 1, 'look': 1, 'for': 1, 'influence': 1, 'occurrence': 1, 'harm': 1, 'based': 1, 'set': 1, 'department': 1, 'cooperatives': 1, 'enterprises': 1, 'approach': 1, 'method': 1, 'analitic': 1, 'as': 1, 'system': 1, 'company': 1, 'became': 1, 'object': 1, 'study': 1, 'was': 1, 'area': 1, 'namely': 1, 'had': 1, 'cooperative': 1, 'smec': 1, 'retrieved': 1, 'hmfsme': 1, 'hj': 1, 'whereas': 1, 'different': 1, 'has': 1, 'out': 1, 'each': 1, 'obtained': 1, 'high': 1, 'while': 1, 'keywords': 1, 'systems': 1, 'analytic': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1033 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Nila Septikadi 110411100001
Judul: Sistem Pendukung Keputusan Pengukuran Produktivitas UKM Batik Menggunakan Metode Objective Matrix
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah,S.T.,M.Kom 19800325 200312 2 002
Pembimbing 2: Yeni Kustiyahningsih,S.Kom.,M.Kom 19770921 200812 2 002
Abstrak (Raw): Produktivitas merupakan salah satu faktor penting dalam mempengaruhi proses kemajuan dan kemunduran suatu usaha utamanya usaha kecil menengah. Dinas Perindustrian dan Perdagangan sebagai fasilitator Usaha Kecil Menengah dan menganalisis setiap tahun. Namun,sistem yang digunakan masih manual dengan cara observasi langsung ke setiap lokasi di Kabupaten Bangkalan . Oleh karena itu saya ingin mencoba untuk membangun sistem pendukung keputusan yang mampu mengidentifikasi beberapa kriteria yang efektif dan akurat. Metode yang digunakan adalah metode Analytical Hierarchy Process dan Objective Matrix .Metode Analytical Hierarchy Process digunakan untuk melakukan perhitungan pembobotan , pembobotan dilakukan dengan melakukan pengolahan di Key Performance Indicators, sedangkan metode Objective Matrix digunakan untuk melakukan scoring produktivitas ukm batik . Data yang harus dikumpulkan seperti data produksi batik, data tenaga kerja,data modal yang digunakan dalam memproduksi batik . Dalam penelitian ini yang menjadi objek adalah ukm batik bangkalan ,yaitu ukm peri kecil dan ukm hj.unyil.
Pada ukm peri kecil hasil analisa menunjukkan bahwa pada tahun 2013 ini ada 8 KPI yang masuk pada zona merah dan 1 KPI yang berada di zona kuning . zona merah yaitu pada level 0,1,2,3 dimana ini merupakan pencapian berada dibawah target dan harus diperbaiki sedangkan zona kuning yaitu 4,5,6,7 merupakan pencapain sedang namun manajemen harus berhati-hati . sedangkan pada ukm hj unyil Hasil analisa menunjukkan bahwa pada tahun 2013 ini ada 8 KPI yang masuk pada zona merah dan 1 KPI yang berada di zona kuning . zona merah yaitu pada level 0,1,2,3 dimana ini merupakan pencapian berada dibawah target dan harus diperbaiki sedangkan zona kuning yaitu 4,5,6,7 merupakan pencapain sedang namun manajemen harus berhati-hati .
Kata Kunci : Analitycal Hierarchy Process, Objective Matrix, Sistem Pendukung Keputusan.
Abstrak (Clean): produktivitas merupakan salah satu faktor penting dalam mempengaruhi proses kemajuan dan kemunduran suatu usaha utamanya usaha kecil menengah dinas perindustrian dan perdagangan sebagai fasilitator usaha kecil menengah dan menganalisis setiap tahun namunsistem yang digunakan masih manual dengan cara observasi langsung ke setiap lokasi di kabupaten bangkalan oleh karena itu saya ingin mencoba untuk membangun sistem pendukung keputusan yang mampu mengidentifikasi beberapa kriteria yang efektif dan akurat metode yang digunakan adalah metode analytical hierarchy process dan objective matrix metode analytical hierarchy process digunakan untuk melakukan perhitungan pembobotan pembobotan dilakukan dengan melakukan pengolahan di key performance indicators sedangkan metode objective matrix digunakan untuk melakukan scoring produktivitas ukm batik data yang harus dikumpulkan seperti data produksi batik data tenaga kerjadata modal yang digunakan dalam memproduksi batik dalam penelitian ini yang menjadi objek adalah ukm batik bangkalan yaitu ukm peri kecil dan ukm hjunyil pada ukm peri kecil hasil analisa menunjukkan bahwa pada tahun ini ada kpi yang masuk pada zona merah dan kpi yang berada di zona kuning zona merah yaitu pada level dimana ini merupakan pencapian berada dibawah target dan harus diperbaiki sedangkan zona kuning yaitu merupakan pencapain sedang namun manajemen harus berhatihati sedangkan pada ukm hj unyil hasil analisa menunjukkan bahwa pada tahun ini ada kpi yang masuk pada zona merah dan kpi yang berada di zona kuning zona merah yaitu pada level dimana ini merupakan pencapian berada dibawah target dan harus diperbaiki sedangkan zona kuning yaitu merupakan pencapain sedang namun manajemen harus berhatihati kata kunci analitycal hierarchy process objective matrix sistem pendukung keputusan
Abstrak (Stopwords Removed): produktivitas salah satu faktor penting mempengaruhi proses kemajuan kemunduran usaha utamanya usaha kecil menengah dinas perindustrian perdagangan fasilitator usaha kecil menengah menganalisis setiap tahun namunsistem digunakan masih manual cara observasi langsung setiap lokasi kabupaten bangkalan saya ingin mencoba membangun sistem pendukung keputusan mampu mengidentifikasi beberapa kriteria efektif akurat metode digunakan metode analytical hierarchy process objective matrix metode analytical hierarchy process digunakan melakukan perhitungan pembobotan pembobotan dilakukan melakukan pengolahan key performance indicators sedangkan metode objective matrix digunakan melakukan scoring produktivitas ukm batik data harus dikumpulkan data produksi batik data tenaga kerjadata modal digunakan memproduksi batik penelitian menjadi objek ukm batik bangkalan ukm peri kecil ukm hjunyil ukm peri kecil hasil analisa menunjukkan tahun ada kpi masuk zona merah kpi berada zona kuning zona merah level dimana pencapian berada dibawah target harus diperbaiki sedangkan zona kuning pencapain sedang manajemen harus berhatihati sedangkan ukm hj unyil hasil analisa menunjukkan tahun ada kpi masuk zona merah kpi berada zona kuning zona merah level dimana pencapian berada dibawah target harus diperbaiki sedangkan zona kuning pencapain sedang manajemen harus berhatihati kata kunci analitycal hierarchy process objective matrix sistem pendukung keputusan
Abstrak (Stemmed): produktivitas salah satu faktor penting pengaruh proses maju mundur usaha utama usaha kecil tengah dinas industri dagang fasilitator usaha kecil tengah analis tiap tahun namunsistem guna masih manual cara observasi langsung tiap lokasi kabupaten bangkal saya ingin coba bangun sistem dukung putus mampu identifikasi beberapa kriteria efektif akurat metode guna metode analytical hierarchy process objective matrix metode analytical hierarchy process guna laku hitung bobot bobot laku laku olah key performance indicators sedang metode objective matrix guna laku scoring produktivitas ukm batik data harus kumpul data produksi batik data tenaga kerjadata modal guna produksi batik teliti jadi objek ukm batik bangkal ukm peri kecil ukm hjunyil ukm peri kecil hasil analisa tunjuk tahun ada kpi masuk zona merah kpi ada zona kuning zona merah level mana pencapian ada bawah target harus baik sedang zona kuning pencapain sedang manajemen harus berhatihati sedang ukm hj unyil hasil analisa tunjuk tahun ada kpi masuk zona merah kpi ada zona kuning zona merah level mana pencapian ada bawah target harus baik sedang zona kuning pencapain sedang manajemen harus berhatihati kata kunci analitycal hierarchy process objective matrix sistem dukung putus
Abstrak (Corrected): produktivitas salad sat factor panting pengaruh proves maj under sara mama sara cecil length dings industry dagan facilitator sara cecil length analysis tip thun namunsistem gun mash manual cara observant lansing tip loki kabupaten bangka say begin coma bangui sister during puts camp identifikasi beberapa criteria efektif aura metope gun metope analytical hierarchy process objective matrix metope analytical hierarchy process gun lake hiding robot robot lake lake blah key performance indicators sedan metope objective matrix gun lake scoring produktivitas um batik data harms rumpus data produksi batik data teenage kerjadata modal gun produksi batik elite jade objet um batik bangka um peri cecil um hjunyil um peri cecil hail analyst tuneup thun ada ki mask zone gerah ki ada zone tuning zone gerah level mana pencapian ada away target harms back sedan zone tuning pencapain sedan management harms berhatihati sedan um he until hail analyst tuneup thun ada ki mask zone gerah ki ada zone tuning zone gerah level mana pencapian ada away target harms back sedan zone tuning pencapain sedan management harms berhatihati data bunch analytical hierarchy process objective matrix sister during puts
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'zona': 8, 'sedang': 6, 'ukm': 6, 'ada': 6, 'guna': 5, 'harus': 5, 'kecil': 4, 'metode': 4, 'laku': 4, 'batik': 4, 'kpi': 4, 'merah': 4, 'kuning': 4, 'usaha': 3, 'tahun': 3, 'hierarchy': 3, 'process': 3, 'objective': 3, 'matrix': 3, 'data': 3, 'produktivitas': 2, 'tengah': 2, 'tiap': 2, 'bangkal': 2, 'sistem': 2, 'dukung': 2, 'putus': 2, 'analytical': 2, 'bobot': 2, 'produksi': 2, 'peri': 2, 'hasil': 2, 'analisa': 2, 'tunjuk': 2, 'masuk': 2, 'level': 2, 'mana': 2, 'pencapian': 2, 'bawah': 2, 'target': 2, 'baik': 2, 'pencapain': 2, 'manajemen': 2, 'berhatihati': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'faktor': 1, 'penting': 1, 'pengaruh': 1, 'proses': 1, 'maju': 1, 'mundur': 1, 'utama': 1, 'dinas': 1, 'industri': 1, 'dagang': 1, 'fasilitator': 1, 'analis': 1, 'namunsistem': 1, 'masih': 1, 'manual': 1, 'cara': 1, 'observasi': 1, 'langsung': 1, 'lokasi': 1, 'kabupaten': 1, 'saya': 1, 'ingin': 1, 'coba': 1, 'bangun': 1, 'mampu': 1, 'identifikasi': 1, 'beberapa': 1, 'kriteria': 1, 'efektif': 1, 'akurat': 1, 'hitung': 1, 'olah': 1, 'key': 1, 'performance': 1, 'indicators': 1, 'scoring': 1, 'kumpul': 1, 'tenaga': 1, 'kerjadata': 1, 'modal': 1, 'teliti': 1, 'jadi': 1, 'objek': 1, 'hjunyil': 1, 'hj': 1, 'unyil': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'analitycal': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 13, 'and': 11, 'to': 11, 'is': 10, 'in': 8, 'that': 8, 'zone': 8, 'used': 5, 'are': 5, 'be': 5, 'process': 4, 'small': 4, 'by': 4, 'batik': 4, 'sme': 4, 'data': 4, 'kpi': 4, 'red': 4, 'yellow': 4, 'one': 3, 'a': 3, 'system': 3, 'method': 3, 'hierarchy': 3, 'objective': 3, 'matrix': 3, 'on': 3, 'namely': 3, 'while': 3, 'productivity': 2, 'medium': 2, 'as': 2, 'bangkal': 2, 'decision': 2, 'support': 2, 'analytical': 2, 'weighting': 2, 'fairy': 2, 'hj': 2, 'results': 2, 'analysis': 2, 'showed': 2, 'there': 2, 'goes': 2, 'ie': 2, 'at': 2, 'level': 2, 'where': 2, 'it': 2, 'pencapian': 2, 'under': 2, 'target': 2, 'had': 2, 'repaired': 2, 'pencapainm': 2, 'but': 2, 'management': 2, 'need': 2, 'careful': 2, 'important': 1, 'factor': 1, 'affecting': 1, 'progress': 1, 'setbacks': 1, 'business': 1, 'primarily': 1, 'businesses': 1, 'department': 1, 'industry': 1, 'trade': 1, 'facilitator': 1, 'enterprises': 1, 'analyze': 1, 'each': 1, 'year': 1, 'however': 1, 'still': 1, 'manual': 1, 'means': 1, 'observation': 1, 'directly': 1, 'any': 1, 'location': 1, 'regency': 1, 'therefore': 1, 'i': 1, 'would': 1, 'like': 1, 'try': 1, 'build': 1, 'able': 1, 'identify': 1, 'some': 1, 'criteria': 1, 'effective': 1, 'accurate': 1, 'perform': 1, 'calculation': 1, 'done': 1, 'performing': 1, 'processing': 1, 'key': 1, 'performance': 1, 'indicators': 1, 'whereas': 1, 'methods': 1, 'make': 1, 'scoring': 1, 'should': 1, 'collected': 1, 'such': 1, 'production': 1, 'labor': 1, 'capital': 1, 'manufacture': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'became': 1, 'object': 1, 'unyilsme': 1, 'smes': 1, 'unyil': 1, 'keywords': 1, 'analitycal': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1034 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Linda Andriyana
Judul: Sistem Pendukung Keputusan Analisis SWOT Untuk Strategi Kinerja Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Batik
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah,S.T.,M.Kom
Pembimbing 2: Firli Irhamni,S.T.,M.Kom
Abstrak (Raw): Pada tingkat persaingan global yang sangat kompetitif, setiap UKM memerlukan suatu sistem analisis strategi kinerja yang dapat diukur secara periodik dan terarah. Dalam mempermudah suatu pengambilan keputusan strategi kinerja Usaha Kecil dan Menengah (UKM), terdapat 10 KPI (Key Performance Indiators) dalam analisis strategi kinerja UKM. Pada tugas akhir ini untuk mencari posisi strategis UKM berdasarkan KPI yang telah ditentukan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Bangkalan menggunakan analisis SWOT dikombinasikan dengan metode AHP sebagai sistem pendukung keputusan. Dalam penelitian ini yang menjadi objek penelitian adalah UKM Batik Bangkalan, yaitu UKM Peri Kecil dan UKM HMF/HJ.Unyil. Dari hasil penelitian diperoleh hasil bahwa UKM Peri Kecil selalu berada pada posisi yang menguntungkan, sehingga dengan kekuatan yang dimiliki dapat memanfaatkan peluang bisnis yang ada. Namun UKM mengalami kelemahan pada jumlah transaksi. Sedangkan pada UKM HMF/HJ.Unyil pada bulan Januari dan Maret 2015 menghadapi ancaman, namun masih dapat memanfaatkan kekuatan yang dimiliki untuk tetap menjaga kestabilan UKM. Namun UKM mengalami kelemahan pada pertumbuhan pendapatan.
Abstrak (Clean): pada tingkat persaingan global yang sangat kompetitif setiap ukm memerlukan suatu sistem analisis strategi kinerja yang dapat diukur secara periodik dan terarah dalam mempermudah suatu pengambilan keputusan strategi kinerja usaha kecil dan menengah ukm terdapat kpi key performance indiators dalam analisis strategi kinerja ukm pada tugas akhir ini untuk mencari posisi strategis ukm berdasarkan kpi yang telah ditentukan oleh dinas koperasi dan umkm bangkalan menggunakan analisis swot dikombinasikan dengan metode ahp sebagai sistem pendukung keputusan dalam penelitian ini yang menjadi objek penelitian adalah ukm batik bangkalan yaitu ukm peri kecil dan ukm hmfhjunyil dari hasil penelitian diperoleh hasil bahwa ukm peri kecil selalu berada pada posisi yang menguntungkan sehingga dengan kekuatan yang dimiliki dapat memanfaatkan peluang bisnis yang ada namun ukm mengalami kelemahan pada jumlah transaksi sedangkan pada ukm hmfhjunyil pada bulan januari dan maret menghadapi ancaman namun masih dapat memanfaatkan kekuatan yang dimiliki untuk tetap menjaga kestabilan ukm namun ukm mengalami kelemahan pada pertumbuhan pendapatan
Abstrak (Stopwords Removed): tingkat persaingan global sangat kompetitif setiap ukm memerlukan sistem analisis strategi kinerja dapat diukur secara periodik terarah mempermudah pengambilan keputusan strategi kinerja usaha kecil menengah ukm terdapat kpi key performance indiators analisis strategi kinerja ukm tugas akhir mencari posisi strategis ukm berdasarkan kpi ditentukan dinas koperasi umkm bangkalan menggunakan analisis swot dikombinasikan metode ahp sistem pendukung keputusan penelitian menjadi objek penelitian ukm batik bangkalan ukm peri kecil ukm hmfhjunyil hasil penelitian diperoleh hasil ukm peri kecil selalu berada posisi menguntungkan kekuatan dimiliki dapat memanfaatkan peluang bisnis ada ukm mengalami kelemahan jumlah transaksi sedangkan ukm hmfhjunyil bulan januari maret menghadapi ancaman masih dapat memanfaatkan kekuatan dimiliki tetap menjaga kestabilan ukm ukm mengalami kelemahan pertumbuhan pendapatan
Abstrak (Stemmed): tingkat saing global sangat kompetitif tiap ukm perlu sistem analisis strategi kerja dapat ukur cara periodik arah mudah ambil putus strategi kerja usaha kecil tengah ukm dapat kpi key performance indiators analisis strategi kerja ukm tugas akhir cari posisi strategis ukm dasar kpi tentu dinas koperasi umkm bangkal guna analisis swot kombinasi metode ahp sistem dukung putus teliti jadi objek teliti ukm batik bangkal ukm peri kecil ukm hmfhjunyil hasil teliti oleh hasil ukm peri kecil selalu ada posisi untung kuat milik dapat manfaat peluang bisnis ada ukm alami lemah jumlah transaksi sedang ukm hmfhjunyil bulan januari maret hadap ancam masih dapat manfaat kuat milik tetap jaga stabil ukm ukm alami lemah tumbuh dapat
Abstrak (Corrected): dingbat saying global sang kompetitif tip um peru sister analysis strategy era apart ukr cara periodic arab judah ambit puts strategy era sara cecil length um apart ki key performance indicators analysis strategy era um tugs air care polish strategic um dakar ki tent dings operas mom bangka gun analysis swot kombinasi metope ah sister during puts elite jade objet elite um batik bangka um peri cecil um hmfhjunyil hail elite olen hail um peri cecil sell ada polish unsung kurt milk apart manat pelting basis ada um salami leah mullah transaksi sedan um hmfhjunyil buran january market hadar anam mash apart manat kurt milk team saga stabile um um salami leah tumble apart
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ukm': 12, 'dapat': 5, 'analisis': 3, 'strategi': 3, 'kerja': 3, 'kecil': 3, 'teliti': 3, 'sistem': 2, 'putus': 2, 'kpi': 2, 'posisi': 2, 'bangkal': 2, 'peri': 2, 'hmfhjunyil': 2, 'hasil': 2, 'ada': 2, 'kuat': 2, 'milik': 2, 'manfaat': 2, 'alami': 2, 'lemah': 2, 'tingkat': 1, 'saing': 1, 'global': 1, 'sangat': 1, 'kompetitif': 1, 'tiap': 1, 'perlu': 1, 'ukur': 1, 'cara': 1, 'periodik': 1, 'arah': 1, 'mudah': 1, 'ambil': 1, 'usaha': 1, 'tengah': 1, 'key': 1, 'performance': 1, 'indiators': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'cari': 1, 'strategis': 1, 'dasar': 1, 'tentu': 1, 'dinas': 1, 'koperasi': 1, 'umkm': 1, 'guna': 1, 'swot': 1, 'kombinasi': 1, 'metode': 1, 'ahp': 1, 'dukung': 1, 'jadi': 1, 'objek': 1, 'batik': 1, 'oleh': 1, 'selalu': 1, 'untung': 1, 'peluang': 1, 'bisnis': 1, 'jumlah': 1, 'transaksi': 1, 'sedang': 1, 'bulan': 1, 'januari': 1, 'maret': 1, 'hadap': 1, 'ancam': 1, 'masih': 1, 'tetap': 1, 'jaga': 1, 'stabil': 1, 'tumbuh': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'of': 11, 'smes': 8, 'in': 7, 'and': 5, 'sme': 4, 'performance': 4, 'a': 4, 'small': 4, 'analysis': 3, 'that': 3, 'are': 2, 'system': 2, 'strategy': 2, 'medium': 2, 'enterprises': 2, 'there': 2, 'this': 2, 'is': 2, 'for': 2, 'on': 2, 'have': 2, 'been': 2, 'bangkal': 2, 'with': 2, 'research': 2, 'fairy': 2, 'hmfhj': 2, 'unyil': 2, 'powers': 2, 'can': 2, 'however': 2, 'experiencing': 2, 'weakness': 2, 'at': 1, 'level': 1, 'global': 1, 'competition': 1, 'highly': 1, 'competitive': 1, 'each': 1, 'requires': 1, 'an': 1, 'be': 1, 'measured': 1, 'periodically': 1, 'directional': 1, 'ease': 1, 'decisionmaking': 1, 'kpi': 1, 'key': 1, 'indiators': 1, 'strategies': 1, 'final': 1, 'task': 1, 'to': 1, 'look': 1, 'strategic': 1, 'positioning': 1, 'based': 1, 'kpis': 1, 'determined': 1, 'by': 1, 'department': 1, 'cooperatives': 1, 'using': 1, 'swot': 1, 'combined': 1, 'ahp': 1, 'method': 1, 'as': 1, 'decision': 1, 'support': 1, 'became': 1, 'object': 1, 'batik': 1, 'namely': 1, 'from': 1, 'results': 1, 'obtained': 1, 'result': 1, 'always': 1, 'favorable': 1, 'position': 1, 'so': 1, 'take': 1, 'advantage': 1, 'business': 1, 'opportunities': 1, 'number': 1, 'transactions': 1, 'while': 1, 'january': 1, 'march': 1, 'but': 1, 'were': 1, 'still': 1, 'facing': 1, 'threats': 1, 'exploit': 1, 'maintaining': 1, 'stability': 1, 'earnings': 1, 'growth': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1035 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: AFZAL FARID ALFAHMI
Judul: IMPLEMENTASI STUDENT LIFECYCLE MANAGEMENT DI SMA NEGERI 1 SEKARAN
Pembimbing 1: Rika Yunitarini, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Sisgit Susanto Putro S.Kom., M.Kom
Abstrak (Raw): SMA Negeri 1 Sekaran merupakan Sekolah di lingkungan dinas Pendidikan kabupaten Lamongan. Sekolah yang memiliki banyak siswa ini juga merupakan salah satu sekolah Adiwiyata di kabupaten Lamongan. Maka dari itu, sekolah ini membutuhkan sistem informasi yang terintegrasi dan bisa memantau siswanya maupun alumninya secara realtime. Student Lifecycle Management pada SMA N 1 Sekaran merupakan suatu sistem yang memberikan informasi laporan keaktifan siswa mulai dari pendaftaran sampai menjadi alumni dengan berbasiskan web, sehingga membantu kecepatan dan kualitas dalam penyampaian informasi akademik. Modul yang ada pada sistem ini antara lain yaitu : Student Accounting, Student Administration, Event Planing dan Teaching And Study. Berdasarkan hasil uji fungsionalitas, maka disimpulkan dari 27 deskripsi sebagian besar telah sesuai dengan desain Student Lifecycle Management yang telah dirancang.
Abstrak (Clean): sma negeri sekaran merupakan sekolah di lingkungan dinas pendidikan kabupaten lamongan sekolah yang memiliki banyak siswa ini juga merupakan salah satu sekolah adiwiyata di kabupaten lamongan maka dari itu sekolah ini membutuhkan sistem informasi yang terintegrasi dan bisa memantau siswanya maupun alumninya secara realtime student lifecycle management pada sma n sekaran merupakan suatu sistem yang memberikan informasi laporan keaktifan siswa mulai dari pendaftaran sampai menjadi alumni dengan berbasiskan web sehingga membantu kecepatan dan kualitas dalam penyampaian informasi akademik modul yang ada pada sistem ini antara lain yaitu student accounting student administration event planing dan teaching and study berdasarkan hasil uji fungsionalitas maka disimpulkan dari deskripsi sebagian besar telah sesuai dengan desain student lifecycle management yang telah dirancang
Abstrak (Stopwords Removed): sma negeri sekaran sekolah lingkungan dinas pendidikan kabupaten lamongan sekolah memiliki banyak siswa salah satu sekolah adiwiyata kabupaten lamongan sekolah membutuhkan sistem informasi terintegrasi memantau siswanya maupun alumninya secara realtime student lifecycle management sma n sekaran sistem memberikan informasi laporan keaktifan siswa mulai pendaftaran menjadi alumni berbasiskan web membantu kecepatan kualitas penyampaian informasi akademik modul ada sistem antara lain student accounting student administration event planing teaching and study berdasarkan hasil uji fungsionalitas disimpulkan deskripsi sebagian besar sesuai desain student lifecycle management dirancang
Abstrak (Stemmed): sma negeri sekar sekolah lingkung dinas didik kabupaten lamongan sekolah milik banyak siswa salah satu sekolah adiwiyata kabupaten lamongan sekolah butuh sistem informasi integrasi pantau siswa maupun alumni cara realtime student lifecycle management sma n sekar sistem beri informasi lapor aktif siswa mulai daftar jadi alumni basis web bantu cepat kualitas sampai informasi akademik modul ada sistem antara lain student accounting student administration event planing teaching and study dasar hasil uji fungsionalitas simpul deskripsi bagi besar sesuai desain student lifecycle management rancang
Abstrak (Corrected): sea never sear selah linking dings did kabupaten laconian selah milk banyan visa salad sat selah adiwiyata kabupaten laconian selah butch sister informant integral pants visa maun alumni cara mealtime student lifecycle management sea n sear sister bert informant labor attic visa mule dafter jade alumni basis web bantu eat kualitas sampan informant academic model ada sister angara lain student accounting student administration event planing teaching and study dakar hail uni fungsionalitas simple deskripsi bag bear sexual detain student lifecycle management dancing
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sekolah': 4, 'student': 4, 'siswa': 3, 'sistem': 3, 'informasi': 3, 'sma': 2, 'sekar': 2, 'kabupaten': 2, 'lamongan': 2, 'alumni': 2, 'lifecycle': 2, 'management': 2, 'negeri': 1, 'lingkung': 1, 'dinas': 1, 'didik': 1, 'milik': 1, 'banyak': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'adiwiyata': 1, 'butuh': 1, 'integrasi': 1, 'pantau': 1, 'maupun': 1, 'cara': 1, 'realtime': 1, 'n': 1, 'beri': 1, 'lapor': 1, 'aktif': 1, 'mulai': 1, 'daftar': 1, 'jadi': 1, 'basis': 1, 'web': 1, 'bantu': 1, 'cepat': 1, 'kualitas': 1, 'sampai': 1, 'akademik': 1, 'modul': 1, 'ada': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'accounting': 1, 'administration': 1, 'event': 1, 'planing': 1, 'teaching': 1, 'and': 1, 'study': 1, 'dasar': 1, 'hasil': 1, 'uji': 1, 'fungsionalitas': 1, 'simpul': 1, 'deskripsi': 1, 'bagi': 1, 'besar': 1, 'sesuai': 1, 'desain': 1, 'rancang': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'in': 7, 'is': 5, 'of': 5, 'the': 5, 'and': 5, 'student': 5, 'a': 3, 'school': 3, 'information': 3, 'sma': 2, 'lamongan': 2, 'district': 2, 'that': 2, 'have': 2, 'students': 2, 'alumni': 2, 'lifecycle': 2, 'management': 2, 'system': 2, 'from': 2, 'it': 2, 'has': 2, 'been': 2, 'negeri': 1, 'sekar': 1, 'neighborhood': 1, 'education': 1, 'offices': 1, 'schools': 1, 'lot': 1, 'these': 1, 'also': 1, 'one': 1, 'adiwiyata': 1, 'therefore': 1, 'need': 1, 'integrated': 1, 'systems': 1, 'can': 1, 'monitor': 1, 'their': 1, 'realtime': 1, 'at': 1, 'n': 1, 'now': 1, 'provides': 1, 'about': 1, 'activity': 1, 'reports': 1, 'ranging': 1, 'registration': 1, 'to': 1, 'become': 1, 'webbased': 1, 'so': 1, 'helps': 1, 'speed': 1, 'quality': 1, 'delivery': 1, 'academic': 1, 'existing': 1, 'modules': 1, 'this': 1, 'were': 1, 'accounting': 1, 'administration': 1, 'event': 1, 'planing': 1, 'teaching': 1, 'study': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'test': 1, 'results': 1, 'functionality': 1, 'concluded': 1, 'description': 1, 'largely': 1, 'accordance': 1, 'with': 1, 'design': 1, 'designed': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1036 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: kiki mei nur hanifah
Judul: Rekomendasi Pemilihan Buku Menggunakan Metode Association Rules Algoritma FP-Growth Pada Perpustakaan Universitas Trunojoyo Madura
Pembimbing 1: Achmad Jauhari, S.T., M.Kom.
Pembimbing 2: Sigit Susanto p, S.Kom., M.Kom.
Abstrak (Raw): Rekomendasi merupakan saran atau pemberitahuan tentang sesuatu yang dapat dipercaya dan dianggap benar dalam suatu kondisi. Dimana kondisi ini diperlukan pada sebuah perpustakaan untuk membantu mahasiswa dalam mencari buku atau pendukung yang sesuai dengan kebutuhan. Untuk membantu permasalahan yang dihadapi oleh mahasiswa karenanya, akan dibuat aplikasi dengan memanfaatkan data histori dari transaksi peminjaman buku pada perpustakaan Universitas Trunojoyo Madura periode tahun 2015. Adanya aplikasi ini akan sedikit membantu mahasiswa dalam mencari pendukung belajar yang tepat. Metode yang digunakan dalam aplikasi ini adalah Association Rules untuk mencari hubungan kombinasi yang sering muncul dari suatu item algoritma Frequent Pattern Growth digunakan untuk menentukan himpunan data yang sering muncul (Frequent Itemset) dalam sebuah kumpulan data transaksi peminjaman buku pada perpustakaan. Dari hasil uji coba penelitian ini ditemukan bahwa, semakin banyak data transaksi yang diolah maka akan semakin banyak pula kombinasi itemset yang akan terbentuk sehingga waktu yang diperlukan sistem untuk menghasilkan rekomendasi akan semakin lama. Namun, semakin besar nilai minimum support yang diinputkan, maka kombinasi yang terbentuk akan semakin sedikit dan apabila nilai minimum support yang diinputkan semakin kecil maka kombinasi yang terbentuk akan semakin besar.
Kata kunci : Rekomendasi, Association Rules, Algoritma Fp-Growth
Abstrak (Clean): rekomendasi merupakan saran atau pemberitahuan tentang sesuatu yang dapat dipercaya dan dianggap benar dalam suatu kondisi dimana kondisi ini diperlukan pada sebuah perpustakaan untuk membantu mahasiswa dalam mencari buku atau pendukung yang sesuai dengan kebutuhan untuk membantu permasalahan yang dihadapi oleh mahasiswa karenanya akan dibuat aplikasi dengan memanfaatkan data histori dari transaksi peminjaman buku pada perpustakaan universitas trunojoyo madura periode tahun adanya aplikasi ini akan sedikit membantu mahasiswa dalam mencari pendukung belajar yang tepat metode yang digunakan dalam aplikasi ini adalah association rules untuk mencari hubungan kombinasi yang sering muncul dari suatu item algoritma frequent pattern growth digunakan untuk menentukan himpunan data yang sering muncul frequent itemset dalam sebuah kumpulan data transaksi peminjaman buku pada perpustakaan dari hasil uji coba penelitian ini ditemukan bahwa semakin banyak data transaksi yang diolah maka akan semakin banyak pula kombinasi itemset yang akan terbentuk sehingga waktu yang diperlukan sistem untuk menghasilkan rekomendasi akan semakin lama namun semakin besar nilai minimum support yang diinputkan maka kombinasi yang terbentuk akan semakin sedikit dan apabila nilai minimum support yang diinputkan semakin kecil maka kombinasi yang terbentuk akan semakin besar kata kunci rekomendasi association rules algoritma fpgrowth
Abstrak (Stopwords Removed): rekomendasi saran pemberitahuan tentang sesuatu dapat dipercaya dianggap benar kondisi dimana kondisi diperlukan perpustakaan membantu mahasiswa mencari buku pendukung sesuai kebutuhan membantu permasalahan dihadapi mahasiswa karenanya dibuat aplikasi memanfaatkan data histori transaksi peminjaman buku perpustakaan universitas trunojoyo madura periode tahun adanya aplikasi sedikit membantu mahasiswa mencari pendukung belajar tepat metode digunakan aplikasi association rules mencari hubungan kombinasi sering muncul item algoritma frequent pattern growth digunakan menentukan himpunan data sering muncul frequent itemset kumpulan data transaksi peminjaman buku perpustakaan hasil uji coba penelitian ditemukan semakin banyak data transaksi diolah semakin banyak pula kombinasi itemset terbentuk waktu diperlukan sistem menghasilkan rekomendasi semakin lama semakin besar nilai minimum support diinputkan kombinasi terbentuk semakin sedikit apabila nilai minimum support diinputkan semakin kecil kombinasi terbentuk semakin besar kata kunci rekomendasi association rules algoritma fpgrowth
Abstrak (Stemmed): rekomendasi saran pemberitahuan tentang sesuatu dapat percaya anggap benar kondisi mana kondisi perlu pustaka bantu mahasiswa cari buku dukung sesuai butuh bantu masalah hadap mahasiswa karena buat aplikasi manfaat data histori transaksi pinjam buku pustaka universitas trunojoyo madura periode tahun ada aplikasi sedikit bantu mahasiswa cari dukung ajar tepat metode guna aplikasi association rules cari hubung kombinasi sering muncul item algoritma frequent pattern growth guna tentu himpun data sering muncul frequent itemset kumpul data transaksi pinjam buku pustaka hasil uji coba teliti temu makin banyak data transaksi olah makin banyak pula kombinasi itemset bentuk waktu perlu sistem hasil rekomendasi makin lama makin besar nilai minimum support diinputkan kombinasi bentuk makin sedikit apabila nilai minimum support diinputkan makin kecil kombinasi bentuk makin besar kata kunci rekomendasi association rules algoritma fpgrowth
Abstrak (Corrected): rekomendasi saran pemberitahuan tenting sesuatu apart percy anggap bear kondisi mana kondisi peru lusaka bantu mahasiswa care baku during sexual butch bantu marsala hadar mahasiswa arena but aplikasi manat data history transaksi ninja baku lusaka university trunojoyo madura period thun ada aplikasi sedikit bantu mahasiswa care during ajar teat metope gun aplikasi association rules care hung kombinasi seeing munch item algorithm frequent pattern growth gun tent impugn data seeing munch frequent items rumpus data transaksi ninja baku lusaka hail uni coma elite temp making banyan data transaksi blah making banyan pula kombinasi items bent want peru sister hail rekomendasi making lama making bear nilgai minimum support diinputkan kombinasi bent making sedikit arabia nilgai minimum support diinputkan making cecil kombinasi bent making bear data bunch rekomendasi association rules algorithm upgrowth
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'makin': 7, 'data': 4, 'kombinasi': 4, 'rekomendasi': 3, 'pustaka': 3, 'bantu': 3, 'mahasiswa': 3, 'cari': 3, 'buku': 3, 'aplikasi': 3, 'transaksi': 3, 'bentuk': 3, 'kondisi': 2, 'perlu': 2, 'dukung': 2, 'pinjam': 2, 'sedikit': 2, 'guna': 2, 'association': 2, 'rules': 2, 'sering': 2, 'muncul': 2, 'algoritma': 2, 'frequent': 2, 'itemset': 2, 'hasil': 2, 'banyak': 2, 'besar': 2, 'nilai': 2, 'minimum': 2, 'support': 2, 'diinputkan': 2, 'saran': 1, 'pemberitahuan': 1, 'tentang': 1, 'sesuatu': 1, 'dapat': 1, 'percaya': 1, 'anggap': 1, 'benar': 1, 'mana': 1, 'sesuai': 1, 'butuh': 1, 'masalah': 1, 'hadap': 1, 'karena': 1, 'buat': 1, 'manfaat': 1, 'histori': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'periode': 1, 'tahun': 1, 'ada': 1, 'ajar': 1, 'tepat': 1, 'metode': 1, 'hubung': 1, 'item': 1, 'pattern': 1, 'growth': 1, 'tentu': 1, 'himpun': 1, 'kumpul': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'teliti': 1, 'temu': 1, 'olah': 1, 'pula': 1, 'waktu': 1, 'sistem': 1, 'lama': 1, 'apabila': 1, 'kecil': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'fpgrowth': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'be': 8, 'a': 7, 'in': 6, 'is': 6, 'to': 6, 'of': 6, 'will': 6, 'that': 5, 'this': 4, 'support': 4, 'data': 4, 'on': 3, 'library': 3, 'students': 3, 'application': 3, 'combination': 3, 'formed': 3, 'or': 2, 'and': 2, 'condition': 2, 'needed': 2, 'finding': 2, 'book': 2, 'help': 2, 'an': 2, 'used': 2, 'association': 2, 'rules': 2, 'often': 2, 'from': 2, 'frequent': 2, 'algorithm': 2, 'set': 2, 'itemset': 2, 'transaction': 2, 'more': 2, 'recommendation': 2, 'minimum': 2, 'value': 2, 'then': 2, 'recommendations': 1, 'constitute': 1, 'advice': 1, 'notice': 1, 'about': 1, 'anything': 1, 'can': 1, 'trusted': 1, 'considered': 1, 'properly': 1, 'where': 1, 'assist': 1, 'as': 1, 'problems': 1, 'faced': 1, 'by': 1, 'therefore': 1, 'made': 1, 'take': 1, 'advantage': 1, 'historical': 1, 'lending': 1, 'transactions': 1, 'trunojoyo': 1, 'university': 1, 'period': 1, 'existence': 1, 'little': 1, 'appropriate': 1, 'learning': 1, 'method': 1, 'seek': 1, 'relationship': 1, 'combinations': 1, 'arises': 1, 'item': 1, 'pattern': 1, 'growth': 1, 'determine': 1, 'appears': 1, 'booklending': 1, 'test': 1, 'results': 1, 'study': 1, 'found': 1, 'processed': 1, 'so': 1, 'time': 1, 'required': 1, 'produce': 1, 'system': 1, 'longer': 1, 'however': 1, 'larger': 1, 'entered': 1, 'less': 1, 'if': 1, 'input': 1, 'smaller': 1, 'even': 1, 'greater': 1, 'keywords': 1, 'fpgrowth': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1037 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Andy Erwan Febrianto
Judul: SISTEM INFORMASI EVALUASI MUTU AKADEMIK DAN PROSES PEMBELAJARAN STUDI KASUS : PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHT (SAW)
Pembimbing 1: Achmad Jauhari, S.T., M.Kom
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Universitas Trunojoyo Madura (UTM) merupakan salah satu perguruan tinggi negeri di madura jawa timur. Setiap instansi sekolah bahkan perguruan tinggi tidak terlepas dengan adanya evaluasi dalam pembelajaran agar dapat terciptanya efektifitas dan kualitas pada Stake Holder itu sendiri. Pihak-pihak yang disebut Stake Holder, yang terdiri dari Dosen. Oleh karena itu, tim jaminan mutu mengambil studi kasus : program studi teknik informatika universitas trunojoyo madura karena masih adanya ketidakpuasan mahasiswa pada saat proses belajar mengajar, sehingga setiap 1 semester/periodenya dituangkan dalam bentuk kuisioner yang masih manual yaitu dalam bentuk kertas sehingga dibuatlah sistem. Salah satu metode yang dapat digunakan yaitu metode Simple Additive Weight(SAW). Tujuan adanya sistem evaluasi proses pembelajarn ini, untuk menghasilkan nilai IPD per matakuliah dan per dosen serta meningkatkan pendidikan dalam proses belajar mengajar yang efektif.
Hasil dari pengujian sistem menggunakan Simple Additive Weight (SAW) mencapai tingkat akurasi 90% untuk jumlah data latih 50 user dan data uji 10 user. Sedangkan untuk metode Simple Additive Weight(SAW) yang digunakan pada beberapa evaluasi matakuliah mencapai tingkat akurasi tertinggi sebesar 97,5%.
Abstrak (Clean): universitas trunojoyo madura utm merupakan salah satu perguruan tinggi negeri di madura jawa timur setiap instansi sekolah bahkan perguruan tinggi tidak terlepas dengan adanya evaluasi dalam pembelajaran agar dapat terciptanya efektifitas dan kualitas pada stake holder itu sendiri pihakpihak yang disebut stake holder yang terdiri dari dosen oleh karena itu tim jaminan mutu mengambil studi kasus program studi teknik informatika universitas trunojoyo madura karena masih adanya ketidakpuasan mahasiswa pada saat proses belajar mengajar sehingga setiap semesterperiodenya dituangkan dalam bentuk kuisioner yang masih manual yaitu dalam bentuk kertas sehingga dibuatlah sistem salah satu metode yang dapat digunakan yaitu metode simple additive weightsaw tujuan adanya sistem evaluasi proses pembelajarn ini untuk menghasilkan nilai ipd per matakuliah dan per dosen serta meningkatkan pendidikan dalam proses belajar mengajar yang efektif hasil dari pengujian sistem menggunakan simple additive weight saw mencapai tingkat akurasi untuk jumlah data latih user dan data uji user sedangkan untuk metode simple additive weightsaw yang digunakan pada beberapa evaluasi matakuliah mencapai tingkat akurasi tertinggi sebesar
Abstrak (Stopwords Removed): universitas trunojoyo madura utm salah satu perguruan tinggi negeri madura jawa timur setiap instansi sekolah bahkan perguruan tinggi terlepas adanya evaluasi pembelajaran dapat terciptanya efektifitas kualitas stake holder sendiri pihakpihak disebut stake holder terdiri dosen tim jaminan mutu mengambil studi kasus program studi teknik informatika universitas trunojoyo madura masih adanya ketidakpuasan mahasiswa proses belajar mengajar setiap semesterperiodenya dituangkan bentuk kuisioner masih manual bentuk kertas dibuatlah sistem salah satu metode dapat digunakan metode simple additive weightsaw tujuan adanya sistem evaluasi proses pembelajarn menghasilkan nilai ipd per matakuliah per dosen meningkatkan pendidikan proses belajar mengajar efektif hasil pengujian sistem menggunakan simple additive weight saw mencapai tingkat akurasi jumlah data latih user data uji user sedangkan metode simple additive weightsaw digunakan beberapa evaluasi matakuliah mencapai tingkat akurasi tertinggi sebesar
Abstrak (Stemmed): universitas trunojoyo madura utm salah satu guru tinggi negeri madura jawa timur tiap instansi sekolah bahkan guru tinggi lepas ada evaluasi ajar dapat cipta efektifitas kualitas stake holder sendiri pihakpihak sebut stake holder diri dosen tim jamin mutu ambil studi kasus program studi teknik informatika universitas trunojoyo madura masih ada ketidakpuasan mahasiswa proses ajar ajar tiap semesterperiodenya tuang bentuk kuisioner masih manual bentuk kertas buat sistem salah satu metode dapat guna metode simple additive weightsaw tuju ada sistem evaluasi proses pembelajarn hasil nilai ipd per matakuliah per dosen tingkat didik proses ajar ajar efektif hasil uji sistem guna simple additive weight saw capai tingkat akurasi jumlah data latih user data uji user sedang metode simple additive weightsaw guna beberapa evaluasi matakuliah capai tingkat akurasi tinggi besar
Abstrak (Corrected): university trunojoyo madura um salad sat guru ting never madura jaw timur tip instant selah balkan guru ting leaps ada evaluate ajar apart city efektifitas kualitas stake holder sending pihakpihak debut stake holder dirt dozen tim jamie mute ambit study ass program study tennis information university trunojoyo madura mash ada ketidakpuasan mahasiswa proves ajar ajar tip semesterperiodenya tang bent kuisioner mash manual bent eras but sister salad sat metope apart gun metope simple additive weights juju ada sister evaluate proves pembelajarn hail nilgai i'd per matakuliah per dozen dingbat did proves ajar ajar efektif hail uni sister gun simple additive weight saw capri dingbat auras mullah data latin user data uni user sedan metope simple additive weights gun beberapa evaluate matakuliah capri dingbat auras ting bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ajar': 5, 'madura': 3, 'tinggi': 3, 'ada': 3, 'evaluasi': 3, 'proses': 3, 'sistem': 3, 'metode': 3, 'guna': 3, 'simple': 3, 'additive': 3, 'tingkat': 3, 'universitas': 2, 'trunojoyo': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'guru': 2, 'tiap': 2, 'dapat': 2, 'stake': 2, 'holder': 2, 'dosen': 2, 'studi': 2, 'masih': 2, 'bentuk': 2, 'weightsaw': 2, 'hasil': 2, 'per': 2, 'matakuliah': 2, 'uji': 2, 'capai': 2, 'akurasi': 2, 'data': 2, 'user': 2, 'utm': 1, 'negeri': 1, 'jawa': 1, 'timur': 1, 'instansi': 1, 'sekolah': 1, 'bahkan': 1, 'lepas': 1, 'cipta': 1, 'efektifitas': 1, 'kualitas': 1, 'sendiri': 1, 'pihakpihak': 1, 'sebut': 1, 'diri': 1, 'tim': 1, 'jamin': 1, 'mutu': 1, 'ambil': 1, 'kasus': 1, 'program': 1, 'teknik': 1, 'informatika': 1, 'ketidakpuasan': 1, 'mahasiswa': 1, 'semesterperiodenya': 1, 'tuang': 1, 'kuisioner': 1, 'manual': 1, 'kertas': 1, 'buat': 1, 'tuju': 1, 'pembelajarn': 1, 'nilai': 1, 'ipd': 1, 'didik': 1, 'efektif': 1, 'weight': 1, 'saw': 1, 'jumlah': 1, 'latih': 1, 'sedang': 1, 'beberapa': 1, 'besar': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 11, 'in': 5, 'and': 4, 'one': 3, 'to': 3, 'learning': 3, 'process': 3, 'that': 3, 'system': 3, 'method': 3, 'simple': 3, 'additive': 3, 'weight': 3, 'saw': 3, 'as': 3, 'trunojoyo': 2, 'university': 2, 'universities': 2, 'each': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'evaluation': 2, 'effective': 2, 'quality': 2, 'stake': 2, 'holder': 2, 'study': 2, 'so': 2, 'form': 2, 'used': 2, 'per': 2, 'subject': 2, 'accuracy': 2, 'rate': 2, 'for': 2, 'data': 2, 'utm': 1, 'is': 1, 'madura': 1, 'east': 1, 'java': 1, 'school': 1, 'authorities': 1, 'even': 1, 'not': 1, 'separated': 1, 'by': 1, 'order': 1, 'create': 1, 'at': 1, 'itself': 1, 'parties': 1, 'called': 1, 'consisting': 1, 'lecturers': 1, 'therefore': 1, 'assurance': 1, 'team': 1, 'takes': 1, 'a': 1, 'case': 1, 'informatics': 1, 'engineering': 1, 'program': 1, 'because': 1, 'it': 1, 'was': 1, 'dissatisfaction': 1, 'students': 1, 'during': 1, 'semester': 1, 'periods': 1, 'set': 1, 'forth': 1, 'questionnaires': 1, 'are': 1, 'still': 1, 'manual': 1, 'paper': 1, 'they': 1, 'invented': 1, 'purpose': 1, 'this': 1, 'pembelajarn': 1, 'generate': 1, 'ipd': 1, 'value': 1, 'faculty': 1, 'well': 1, 'improving': 1, 'education': 1, 'teaching': 1, 'results': 1, 'testing': 1, 'using': 1, 'reached': 1, 'amount': 1, 'training': 1, 'test': 1, 'user': 1, 'users': 1, 'on': 1, 'some': 1, 'evaluations': 1, 'achieve': 1, 'highest': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1038 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: EKO WAHYU SANYOTO
Judul: Rancang Bangun Game Pengenalan Huruf, Angka, dan Nyanyian Anak- Anak Sebagai Game Edukasi Pembelajaran Bagi Anak PAUD
Pembimbing 1: Dr. Indah Agustien S., S. Kom, M. Kom
Pembimbing 2: Rima Tri Wahyuningrum, S. T., M. T
Abstrak (Raw): Saat ini penggunaan teknologi banyak mengalami perubahan yang sangatlah besar di bidang Multimedia, oleh karena itu perkembangan teknologi yang semakin pesat akhir-akhir ini akan berdampak pada aspek yang ada. Pada era teknologi yang sudah modern, multimedia terutama game tidak sekadar dibuat hanya untuk bermain saja, akan tetapi dapat dimanfaatkan dalam media pembelajaran yang sangat menyenangkan dengan menggunakan beberapa software yang sudah ada.
Saat ini pembuatan game edukasi berkembang sangat pesat di kalangan masyarakat terutama anak-anak, banyak memainkan game di gadget-nya. Salah satu game yang akan dibuat dalam Tugas Akhir (TA) ini adalah game “Pengenalan Huruf, Angka, dan Bernyanyi”.
Game Pengenalan Huruf, Angka, dan Bernyanyi ini merupakan sebuah permainan yang bertujuan untuk memperkenalkan huruf, angka dan nyanyian agar tidak hilang begitu saja dimakan zaman seperti saat ini. Game ini kebanyakan dimainkan oleh kalangan anak-anak. Dalam game ini nantinya para pengguna akan diberikan sajian game untuk menebak huruf dan angka agar dapat melatih imajinasi dan daya ingat anak, game ini sifatnya user friendly sehingga mudah dimainkan. Dari 100% responden menyatakan masih sulit dimainkan. Sedangkan sisanya yakni 70% responden menyatakan game ini menarik. Sedangkan sisi materi 95% responden sangat membantu dalam permainan, sisanya yakni 5% belum terbantu.
Kata kunci : game pengenalan huruf, edukasi, huruf angka, dan benyanyi.
Abstrak (Clean): saat ini penggunaan teknologi banyak mengalami perubahan yang sangatlah besar di bidang multimedia oleh karena itu perkembangan teknologi yang semakin pesat akhirakhir ini akan berdampak pada aspek yang ada pada era teknologi yang sudah modern multimedia terutama game tidak sekadar dibuat hanya untuk bermain saja akan tetapi dapat dimanfaatkan dalam media pembelajaran yang sangat menyenangkan dengan menggunakan beberapa software yang sudah ada saat ini pembuatan game edukasi berkembang sangat pesat di kalangan masyarakat terutama anakanak banyak memainkan game di gadgetnya salah satu game yang akan dibuat dalam tugas akhir ta ini adalah game “pengenalan huruf angka dan bernyanyi” game pengenalan huruf angka dan bernyanyi ini merupakan sebuah permainan yang bertujuan untuk memperkenalkan huruf angka dan nyanyian agar tidak hilang begitu saja dimakan zaman seperti saat ini game ini kebanyakan dimainkan oleh kalangan anakanak dalam game ini nantinya para pengguna akan diberikan sajian game untuk menebak huruf dan angka agar dapat melatih imajinasi dan daya ingat anak game ini sifatnya user friendly sehingga mudah dimainkan dari responden menyatakan masih sulit dimainkan sedangkan sisanya yakni responden menyatakan game ini menarik sedangkan sisi materi responden sangat membantu dalam permainan sisanya yakni belum terbantu kata kunci game pengenalan huruf edukasi huruf angka dan benyanyi
Abstrak (Stopwords Removed): penggunaan teknologi banyak mengalami perubahan sangatlah besar bidang multimedia perkembangan teknologi semakin pesat akhirakhir berdampak aspek ada era teknologi sudah modern multimedia terutama game sekadar dibuat bermain dapat dimanfaatkan media pembelajaran sangat menyenangkan menggunakan beberapa software sudah ada pembuatan game edukasi berkembang sangat pesat kalangan masyarakat terutama anakanak banyak memainkan game gadgetnya salah satu game dibuat tugas akhir ta game “pengenalan huruf angka bernyanyi” game pengenalan huruf angka bernyanyi permainan bertujuan memperkenalkan huruf angka nyanyian hilang begitu dimakan zaman game kebanyakan dimainkan kalangan anakanak game nantinya para pengguna diberikan sajian game menebak huruf angka dapat melatih imajinasi daya ingat anak game sifatnya user friendly mudah dimainkan responden menyatakan masih sulit dimainkan sedangkan sisanya yakni responden menyatakan game menarik sedangkan sisi materi responden sangat membantu permainan sisanya yakni belum terbantu kata kunci game pengenalan huruf edukasi huruf angka benyanyi
Abstrak (Stemmed): guna teknologi banyak alami ubah sangat besar bidang multimedia kembang teknologi makin pesat akhirakhir dampak aspek ada era teknologi sudah modern multimedia utama game sekadar buat main dapat manfaat media ajar sangat senang guna beberapa software sudah ada buat game edukasi kembang sangat pesat kalang masyarakat utama anakanak banyak main game gadgetnya salah satu game buat tugas akhir ta game kenal huruf angka nyanyi game kenal huruf angka nyanyi main tuju kenal huruf angka nyanyi hilang begitu makan zaman game banyak main kalang anakanak game nanti para guna beri saji game tebak huruf angka dapat latih imajinasi daya ingat anak game sifat user friendly mudah main responden nyata masih sulit main sedang sisa yakni responden nyata game tarik sedang sisi materi responden sangat bantu main sisa yakni belum bantu kata kunci game kenal huruf edukasi huruf angka benyanyi
Abstrak (Corrected): gun teknologi banyan salami bah sang bear biding multimedia embank teknologi making pest akhirakhir damp aspen ada era teknologi judah modern multimedia mama game jemadar but main apart manat media ajar sang penang gun beberapa software judah ada but game dukas embank sang pest kalong masyarakat mama anakanak banyan main game gadgetry salad sat game but tugs air ta game penal hufuf bangka nyaya game penal hufuf bangka nyaya main juju penal hufuf bangka nyaya hang begin mayan daman game banyan main kalong anakanak game anti para gun bert sari game teak hufuf bangka apart latin imajinasi day ingot anal game sift user friendly judah main responded nyala mash suit main sedan visa yank responded nyala game tajik sedan sis mater responded sang bantu main visa yank begum bantu data bunch game penal hufuf dukas hufuf bangka benyanyi
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'game': 12, 'main': 7, 'huruf': 6, 'angka': 5, 'sangat': 4, 'kenal': 4, 'guna': 3, 'teknologi': 3, 'banyak': 3, 'buat': 3, 'nyanyi': 3, 'responden': 3, 'multimedia': 2, 'kembang': 2, 'pesat': 2, 'ada': 2, 'sudah': 2, 'utama': 2, 'dapat': 2, 'edukasi': 2, 'kalang': 2, 'anakanak': 2, 'nyata': 2, 'sedang': 2, 'sisa': 2, 'yakni': 2, 'bantu': 2, 'alami': 1, 'ubah': 1, 'besar': 1, 'bidang': 1, 'makin': 1, 'akhirakhir': 1, 'dampak': 1, 'aspek': 1, 'era': 1, 'modern': 1, 'sekadar': 1, 'manfaat': 1, 'media': 1, 'ajar': 1, 'senang': 1, 'beberapa': 1, 'software': 1, 'masyarakat': 1, 'gadgetnya': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'ta': 1, 'tuju': 1, 'hilang': 1, 'begitu': 1, 'makan': 1, 'zaman': 1, 'nanti': 1, 'para': 1, 'beri': 1, 'saji': 1, 'tebak': 1, 'latih': 1, 'imajinasi': 1, 'daya': 1, 'ingat': 1, 'anak': 1, 'sifat': 1, 'user': 1, 'friendly': 1, 'mudah': 1, 'masih': 1, 'sulit': 1, 'tarik': 1, 'sisi': 1, 'materi': 1, 'belum': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'benyanyi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'game': 12, 'the': 11, 'in': 9, 'this': 8, 'and': 7, 'is': 6, 'letter': 5, 'of': 4, 'to': 4, 'number': 4, 'technology': 3, 'not': 3, 'invented': 3, 'user': 3, 'children': 3, 'will': 3, 'multimedia': 2, 'growth': 2, 'many': 2, 'aspect': 2, 'area': 2, 'especially': 2, 'education': 2, 'be': 2, 'introduction': 2, 'singing': 2, 'so': 2, 'played': 2, 'by': 2, 'respondent': 2, 'consider': 2, 'use': 1, 'evolve': 1, 'quickly': 1, 'much': 1, 'changes': 1, 'sector': 1, 'lately': 1, 'inpacts': 1, 'only': 1, 'make': 1, 'pleased': 1, 'but': 1, 'also': 1, 'used': 1, 'as': 1, 'funny': 1, 'teaching': 1, 'learning': 1, 'media': 1, 'byusing': 1, 'some': 1, 'existing': 1, 'software': 1, 'invention': 1, 'further': 1, 'social': 1, 'users': 1, 'like': 1, 'play': 1, 'games': 1, 'their': 1, 'gadgets': 1, 'one': 1, 'that': 1, 'thesis': 1, 'kenal': 1, 'huruf': 1, 'angka': 1, 'nyanyi': 1, 'introducing': 1, 'song': 1, 'they': 1, 'disappear': 1, 'time': 1, 'mostly': 1, 'serve': 1, 'quizzes': 1, 'practice': 1, 'imagination': 1, 'memory': 1, 'friendly': 1, 'it': 1, 'can': 1, 'easily': 1, 'from': 1, 'difficult': 1, 'other': 1, 'hand': 1, 'interesting': 1, 'for': 1, 'content': 1, 'helpful': 1, 'help': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1039 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: achmad vicky faisal
Judul: RANCANG BANGUN GAME IQRA’ SEBAGAI GAME EDUKASI MENGENAL HURUF HIJAIYAH
Pembimbing 1: Dr. Indah Agustien S., S. Kom, M. Kom
Pembimbing 2: Rima Tri Wahyuningrum, S. T., M. T
Abstrak (Raw): Teknologi saat ini mengalami banyak perubahan yang sangat pesat, terutama dibidang multimedia, sebab perkembangan tekhnologi yang semakin pesat akhir- akhir ini akan berdampak kepada aspek yang lainnya. Diera teknologi yang sudah modern multimedia terutama game tidak hanya dibuat untuk sekedar bermain saja, tetapi digunakan dalam pembuatan media pembelajaran yang sangat menyenangkan dengan memanfaatkan beberapa software.
Saat ini pembuatan game edukasi sangat berkembang banyak di tengah- tengah masyarakat terutama dikalangan anak-anak telah banyak memainkan berbagai jenis game, game yang dibuat dalam Tugas Akhir (TA) ini adalah game Iqra’ yang berbasis game edukasi.
Game Iqra’ ini merupakan sebuah permainan yang bertujuan untuk memperkenalkan huruf hijaiyah, mulai cara membacanya sampai memberi harokat. Dalam game ini pengguna selain belajar, juga menikmati beberapa permainan yang ada seperti menebak huruf hijaiyah yang sudah dipelajari pada menu sebelumnya, sehingga dapat melatih logika serta imajinasi pada anak. Baca tulis Al-qur’an hanya digunakan ketika anak anak berada di dalam kelas TPQ dan TPA dan dalam waktu terbatas dengan metode belajar yang sangat membosankan dan kurang menarik. Maka dari itu, game ini dirancang menjadi game yang menarik serta menyenangkan dan dapat meningkatkan kemampuan anak anak dalam mengenal dan membaca huruf hijaiyah. Berdasarkan hasil ujicoba kepada pengguna bahwa geme ini user friendly. 60% responden menyatakan game ini masih sulit dimainkan, 70%responden menyatakan game ini menarik. Sisi materi 90% responden sangat membantu dalam permainan game Iqra’ ini.
Kata kunci : game Iqra’, edukasi, huruf hijaiyah, anak
Abstrak (Clean): teknologi saat ini mengalami banyak perubahan yang sangat pesat terutama dibidang multimedia sebab perkembangan tekhnologi yang semakin pesat akhir akhir ini akan berdampak kepada aspek yang lainnya diera teknologi yang sudah modern multimedia terutama game tidak hanya dibuat untuk sekedar bermain saja tetapi digunakan dalam pembuatan media pembelajaran yang sangat menyenangkan dengan memanfaatkan beberapa software saat ini pembuatan game edukasi sangat berkembang banyak di tengah tengah masyarakat terutama dikalangan anakanak telah banyak memainkan berbagai jenis game game yang dibuat dalam tugas akhir ta ini adalah game iqra’ yang berbasis game edukasi game iqra’ ini merupakan sebuah permainan yang bertujuan untuk memperkenalkan huruf hijaiyah mulai cara membacanya sampai memberi harokat dalam game ini pengguna selain belajar juga menikmati beberapa permainan yang ada seperti menebak huruf hijaiyah yang sudah dipelajari pada menu sebelumnya sehingga dapat melatih logika serta imajinasi pada anak baca tulis alqur’an hanya digunakan ketika anak anak berada di dalam kelas tpq dan tpa dan dalam waktu terbatas dengan metode belajar yang sangat membosankan dan kurang menarik maka dari itu game ini dirancang menjadi game yang menarik serta menyenangkan dan dapat meningkatkan kemampuan anak anak dalam mengenal dan membaca huruf hijaiyah berdasarkan hasil ujicoba kepada pengguna bahwa geme ini user friendly responden menyatakan game ini masih sulit dimainkan responden menyatakan game ini menarik sisi materi responden sangat membantu dalam permainan game iqra’ ini kata kunci game iqra’ edukasi huruf hijaiyah anak
Abstrak (Stopwords Removed): teknologi mengalami banyak perubahan sangat pesat terutama dibidang multimedia sebab perkembangan tekhnologi semakin pesat akhir akhir berdampak kepada aspek lainnya diera teknologi sudah modern multimedia terutama game dibuat sekedar bermain digunakan pembuatan media pembelajaran sangat menyenangkan memanfaatkan beberapa software pembuatan game edukasi sangat berkembang banyak tengah tengah masyarakat terutama dikalangan anakanak banyak memainkan berbagai jenis game game dibuat tugas akhir ta game iqra’ berbasis game edukasi game iqra’ permainan bertujuan memperkenalkan huruf hijaiyah mulai cara membacanya memberi harokat game pengguna selain belajar menikmati beberapa permainan ada menebak huruf hijaiyah sudah dipelajari menu sebelumnya dapat melatih logika imajinasi anak baca tulis alqur’an digunakan ketika anak anak berada kelas tpq tpa waktu terbatas metode belajar sangat membosankan kurang menarik game dirancang menjadi game menarik menyenangkan dapat meningkatkan kemampuan anak anak mengenal membaca huruf hijaiyah berdasarkan hasil ujicoba kepada pengguna geme user friendly responden menyatakan game masih sulit dimainkan responden menyatakan game menarik sisi materi responden sangat membantu permainan game iqra’ kata kunci game iqra’ edukasi huruf hijaiyah anak
Abstrak (Stemmed): teknologi alami banyak ubah sangat pesat utama bidang multimedia sebab kembang tekhnologi makin pesat akhir akhir dampak kepada aspek lain era teknologi sudah modern multimedia utama game buat dar main guna buat media ajar sangat senang manfaat beberapa software buat game edukasi sangat kembang banyak tengah tengah masyarakat utama kalang anakanak banyak main bagai jenis game game buat tugas akhir ta game iqra bas game edukasi game iqra main tuju kenal huruf hijaiyah mulai cara baca beri harokat game guna selain ajar nikmat beberapa main ada tebak huruf hijaiyah sudah ajar menu belum dapat latih logika imajinasi anak baca tulis alqur an guna ketika anak anak ada kelas tpq tpa waktu batas metode ajar sangat bosan kurang tarik game rancang jadi game tarik senang dapat tingkat mampu anak anak kenal baca huruf hijaiyah dasar hasil ujicoba kepada guna geme user friendly responden nyata game masih sulit main responden nyata game tarik sisi materi responden sangat bantu main game iqra kata kunci game iqra edukasi huruf hijaiyah anak
Abstrak (Corrected): teknologi salami banyan bah sang pest mama biding multimedia kebab embank technology making pest air air damp keypad aspen lain era teknologi judah modern multimedia mama game but day main gun but media ajar sang penang manat beberapa software but game dukas sang embank banyan length length masyarakat mama kalong anakanak banyan main bahai penis game game but tugs air ta game ira was game dukas game ira main juju penal hufuf hijaiyah mule cara back bert hardhat game gun slain ajar nikita beberapa main ada teak hufuf hijaiyah judah ajar menu begum apart latin logia imajinasi anal back tulips album an gun retina anal anal ada keas the tea want bats metope ajar sang boson during tajik game dancing jade game tajik penang apart dingbat camp anal anal penal back hufuf hijaiyah dakar hail ujicoba keypad gun game user friendly responded nyala game mash suit main responded nyala game tajik sis mater responded sang bantu main game ira data bunch game ira dukas hufuf hijaiyah anal
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'game': 14, 'main': 6, 'anak': 6, 'sangat': 5, 'buat': 4, 'guna': 4, 'ajar': 4, 'iqra': 4, 'huruf': 4, 'hijaiyah': 4, 'banyak': 3, 'utama': 3, 'akhir': 3, 'edukasi': 3, 'baca': 3, 'tarik': 3, 'responden': 3, 'teknologi': 2, 'pesat': 2, 'multimedia': 2, 'kembang': 2, 'kepada': 2, 'sudah': 2, 'senang': 2, 'beberapa': 2, 'tengah': 2, 'kenal': 2, 'ada': 2, 'dapat': 2, 'nyata': 2, 'alami': 1, 'ubah': 1, 'bidang': 1, 'sebab': 1, 'tekhnologi': 1, 'makin': 1, 'dampak': 1, 'aspek': 1, 'lain': 1, 'era': 1, 'modern': 1, 'dar': 1, 'media': 1, 'manfaat': 1, 'software': 1, 'masyarakat': 1, 'kalang': 1, 'anakanak': 1, 'bagai': 1, 'jenis': 1, 'tugas': 1, 'ta': 1, 'bas': 1, 'tuju': 1, 'mulai': 1, 'cara': 1, 'beri': 1, 'harokat': 1, 'selain': 1, 'nikmat': 1, 'tebak': 1, 'menu': 1, 'belum': 1, 'latih': 1, 'logika': 1, 'imajinasi': 1, 'tulis': 1, 'alqur': 1, 'an': 1, 'ketika': 1, 'kelas': 1, 'tpq': 1, 'tpa': 1, 'waktu': 1, 'batas': 1, 'metode': 1, 'bosan': 1, 'kurang': 1, 'rancang': 1, 'jadi': 1, 'tingkat': 1, 'mampu': 1, 'dasar': 1, 'hasil': 1, 'ujicoba': 1, 'geme': 1, 'user': 1, 'friendly': 1, 'masih': 1, 'sulit': 1, 'sisi': 1, 'materi': 1, 'bantu': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 14, 'is': 11, 'game': 11, 'in': 9, 'to': 9, 'be': 6, 'and': 6, 'children': 5, 'not': 4, 'iqra': 4, 'capital': 4, 'technology': 3, 'play': 3, 'for': 3, 'playing': 3, 'education': 3, 'whic': 3, 'hijaiyah': 3, 'this': 3, 'development': 2, 'namely': 2, 'multimedia': 2, 'a': 2, 'but': 2, 'also': 2, 'i': 2, 't': 2, 'using': 2, 'any': 2, 'games': 2, 'mad': 2, 'that': 2, 'reading': 2, 'harokat': 2, 'are': 2, 'only': 2, 'guess': 2, 'cappability': 2, 'interesting': 2, 'on': 2, 'user': 2, 'respondence': 2, 'said': 2, 'early': 1, 'were': 1, 'change': 1, 'quickly': 1, 'tield': 1, 'therefore': 1, 'as': 1, 'possible': 1, 'which': 1, 'will': 1, 'effect': 1, 'other': 1, 'fields': 1, 'modern': 1, 'era': 1, 'way': 1, 'used': 1, 'studying': 1, 'process': 1, 'pleasure': 1, 'some': 1, 'software': 1, 'day': 1, 'production': 1, 'intensely': 1, 'civil': 1, 'society': 1, 'they': 1, 'carefully': 1, 'final': 1, 'project': 1, 'test': 1, 'basic': 1, 'geme': 1, 'has': 1, 'purpouse': 1, 'introduce': 1, 'start': 1, 'from': 1, 'until': 1, 'giving': 1, 'player': 1, 'study': 1, 'enjoyed': 1, 'such': 1, 'tanwin': 1, 'all': 1, 'its': 1, 'pleace': 1, 'esculf': 1, 'while': 1, 'training': 1, 'imagination': 1, 'logic': 1, 'holy': 1, 'qur': 1, 'an': 1, 'just': 1, 'learning': 1, 'tpq': 1, 'tpa': 1, 'limeted': 1, 'time': 1, 'by': 1, 'old': 1, 'methode': 1, 'boring': 1, 'interest': 1, 'so': 1, 'enjoying': 1, 'increasing': 1, 'know': 1, 'read': 1, 'based': 1, 'result': 1, 'reasech': 1, 'was': 1, 'classify': 1, 'friendly': 1, 'respondece': 1, 'show': 1, 'difficult': 1, 'part': 1, 'matery': 1, 'very': 1, 'usefull': 1, 'remaining': 1, 'have': 1, 'helped': 1, 'keywords': 1, 'hjaiyah': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1040 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Zaenal Siswanto Aribowo
Judul: RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI AKADEMIK MENGGUNAKAN AGILE MODEL DRIVEN
(STUDI KASUS: SMK NEGERI 2 SURABAYA)
Pembimbing 1: Andharini Dwi Cahyani, S.Kom., M.Kom.
Pembimbing 2: Moch. Kautsar Sophan. S.Kom., M.MT.
Abstrak (Raw): SMK Negeri 2 Surabaya merupakan salah satu SMK teknologi dan industri unggulan di Surabaya, namun pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) belum maksimal. Banyak kelemahan yang ditemukan pada sistem lama sehingga menghambat penyebaran arus informasi. Dibutuhkan suatu sistem yang dirancang untuk membantu mengakomodasi pengelolaan informasi akademik sehingga mempermudah pekerjaan guru dan staf yang bertugas mengelola data akademik dan membantu mempercepat penyebaran informasi akademik sekolah.
Metode pengembangan sistem yang digunakan dalam penulisan tugas akhir ini adalah Agile Model Driven dengan UML sebagai pemodelannya. Dengan menerapkan prinsip Agile Model Driven dalam pengembangan sistem dimodelkan menggunakan UML kemudian dilakukan proses membangun aplikasi dari model driven design menggunakan framework django sehingga menghasilkan komponen arsitektur basis data sesuai dengan perancangan untuk kemudian dikembangkan menjadi sebuah aplikasi.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi akademik sudah layak pakai dan mudah dikembangkan berdasarkan hasil pengujian functionality, usability, portability, reliability dan maintainability.
Abstrak (Clean): smk negeri surabaya merupakan salah satu smk teknologi dan industri unggulan di surabaya namun pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi tik belum maksimal banyak kelemahan yang ditemukan pada sistem lama sehingga menghambat penyebaran arus informasi dibutuhkan suatu sistem yang dirancang untuk membantu mengakomodasi pengelolaan informasi akademik sehingga mempermudah pekerjaan guru dan staf yang bertugas mengelola data akademik dan membantu mempercepat penyebaran informasi akademik sekolah metode pengembangan sistem yang digunakan dalam penulisan tugas akhir ini adalah agile model driven dengan uml sebagai pemodelannya dengan menerapkan prinsip agile model driven dalam pengembangan sistem dimodelkan menggunakan uml kemudian dilakukan proses membangun aplikasi dari model driven design menggunakan framework django sehingga menghasilkan komponen arsitektur basis data sesuai dengan perancangan untuk kemudian dikembangkan menjadi sebuah aplikasi hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi akademik sudah layak pakai dan mudah dikembangkan berdasarkan hasil pengujian functionality usability portability reliability dan maintainability
Abstrak (Stopwords Removed): smk negeri surabaya salah satu smk teknologi industri unggulan surabaya pemanfaatan teknologi informasi komunikasi tik belum maksimal banyak kelemahan ditemukan sistem lama menghambat penyebaran arus informasi dibutuhkan sistem dirancang membantu mengakomodasi pengelolaan informasi akademik mempermudah pekerjaan guru staf bertugas mengelola data akademik membantu mempercepat penyebaran informasi akademik sekolah metode pengembangan sistem digunakan penulisan tugas akhir agile model driven uml pemodelannya menerapkan prinsip agile model driven pengembangan sistem dimodelkan menggunakan uml dilakukan proses membangun aplikasi model driven design menggunakan framework django menghasilkan komponen arsitektur basis data sesuai perancangan dikembangkan menjadi aplikasi hasil penelitian menunjukkan sistem informasi akademik sudah layak pakai mudah dikembangkan berdasarkan hasil pengujian functionality usability portability reliability maintainability
Abstrak (Stemmed): smk negeri surabaya salah satu smk teknologi industri unggul surabaya manfaat teknologi informasi komunikasi tik belum maksimal banyak lemah temu sistem lama hambat sebar arus informasi butuh sistem rancang bantu akomodasi kelola informasi akademik mudah kerja guru staf tugas kelola data akademik bantu cepat sebar informasi akademik sekolah metode kembang sistem guna tulis tugas akhir agile model driven uml model terap prinsip agile model driven kembang sistem model guna uml laku proses bangun aplikasi model driven design guna framework django hasil komponen arsitektur basis data sesuai ancang kembang jadi aplikasi hasil teliti tunjuk sistem informasi akademik sudah layak pakai mudah kembang dasar hasil uji functionality usability portability reliability maintainability
Abstrak (Corrected): mk never surabaya salad sat mk teknologi industry lungful surabaya manat teknologi informant komunikasi tie begum maximal banyan leah temp sister lama combat sear arms informant butch sister dancing bantu akomodasi fella informant academic judah era guru stay tugs fella data academic bantu eat sear informant academic selah metope embank sister gun tulips tugs air agile model driven um model trap principe agile model driven embank sister model gun um lake proves bangui aplikasi model driven design gun framework dang hail component arsitektur basis data sexual dancing embank jade aplikasi hail elite tuneup sister informant academic judah kayak sakai judah embank dakar hail uni functionality usability portability reliability maintainability
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'informasi': 5, 'sistem': 5, 'model': 5, 'akademik': 4, 'kembang': 4, 'guna': 3, 'driven': 3, 'hasil': 3, 'smk': 2, 'surabaya': 2, 'teknologi': 2, 'sebar': 2, 'bantu': 2, 'kelola': 2, 'mudah': 2, 'tugas': 2, 'data': 2, 'agile': 2, 'uml': 2, 'aplikasi': 2, 'negeri': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'industri': 1, 'unggul': 1, 'manfaat': 1, 'komunikasi': 1, 'tik': 1, 'belum': 1, 'maksimal': 1, 'banyak': 1, 'lemah': 1, 'temu': 1, 'lama': 1, 'hambat': 1, 'arus': 1, 'butuh': 1, 'rancang': 1, 'akomodasi': 1, 'kerja': 1, 'guru': 1, 'staf': 1, 'cepat': 1, 'sekolah': 1, 'metode': 1, 'tulis': 1, 'akhir': 1, 'terap': 1, 'prinsip': 1, 'laku': 1, 'proses': 1, 'bangun': 1, 'design': 1, 'framework': 1, 'django': 1, 'komponen': 1, 'arsitektur': 1, 'basis': 1, 'sesuai': 1, 'ancang': 1, 'jadi': 1, 'teliti': 1, 'tunjuk': 1, 'sudah': 1, 'layak': 1, 'pakai': 1, 'dasar': 1, 'uji': 1, 'functionality': 1, 'usability': 1, 'portability': 1, 'reliability': 1, 'maintainability': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 14, 'and': 7, 'in': 5, 'information': 5, 'to': 4, 'that': 4, 'academic': 4, 'is': 3, 'system': 3, 'surabaya': 2, 'technology': 2, 'school': 2, 'on': 2, 'systems': 2, 'help': 2, 'development': 2, 'agile': 2, 'model': 2, 'driven': 2, 'by': 2, 'uml': 2, 'using': 2, 'then': 2, 'application': 2, 'design': 2, 'developed': 2, 'results': 2, 'smk': 1, 'negeri': 1, 'one': 1, 'vacational': 1, 'but': 1, 'utilization': 1, 'communication': 1, 'ict': 1, 'limited': 1, 'making': 1, 'reports': 1, 'administration': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'several': 1, 'weaknesses': 1, 'found': 1, 'existing': 1, 'hinder': 1, 'spread': 1, 'flow': 1, 'it': 1, 'needs': 1, 'a': 1, 'kind': 1, 'designed': 1, 'accommodate': 1, 'management': 1, 'thus': 1, 'simplifying': 1, 'work': 1, 'teachers': 1, 'staff': 1, 'charge': 1, 'managing': 1, 'data': 1, 'speed': 1, 'up': 1, 'dissemination': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'this': 1, 'thesis': 1, 'as': 1, 'modeling': 1, 'applying': 1, 'principles': 1, 'modeled': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'process': 1, 'building': 1, 'from': 1, 'modeldriven': 1, 'django': 1, 'framework': 1, 'produce': 1, 'component': 1, 'architecture': 1, 'accordance': 1, 'with': 1, 'database': 1, 'into': 1, 'an': 1, 'study': 1, 'showed': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'feasible': 1, 'use': 1, 'easily': 1, 'based': 1, 'testing': 1, 'functionality': 1, 'usability': 1, 'portability': 1, 'reliability': 1, 'maintainability': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1041 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: ahmad fausi furrohman
Judul: SISTEM MONITORING AKADEMIK DAN ADMINISTRASI SISWA DENGAN MENGGUNAKAN SMS GATEWAY
( Studi Kasus MAN Sampang )
Pembimbing 1: Rika Yunitarini, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Achmad Jauhari, ST., M.Kom.
Abstrak (Raw): Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sampang adalah salah satu sekolah di kabupaten sampang yang memiliki berbagai aktivitas extra kurikuler serta mempunyai berbagai fasilitas lengkap yang dapat mendukung proses belajar-mengajar di sekolah tersebut. Akan tetapi MAN Sampang dalam pengolahan data akademik dan adminstrasi masih menggunakan sistem manual yang kurang efisien dan efektif. Pada satu sisi, MAN Sampang menginginkan untuk sistem dapat memudahkan monitoring akademik dan administrasi siswa sebagai sarana informasi kepada wali murid.
Oleh karena itu pada penyusunan tugas akhir ini akan membangun Sistem Monitoring Akademik Dan Administrasi Siswa-Siswi dengan menggunakan fasilitas SMS Gateway sebagai media monitoring aktivitas serta prestasi akademik dan menggunakan bahasa pemerograman PHP, HTML, dan C#.
Setelah Sistem dirancang, sistem dapat mengakomodasi kebutuhan dalam mempermudah dan mempercepat kinerja guru dan staf yang bertugas dalam mengelola data nilai siswa. Dari uji obyektifitas yang dilakukan terhadap 20 responde, mendapatkan hasil ±75% responden menyatakan sangat setuju terehadap sistem monitoring akademik dan administrasi yang di bangun.
Kata kunci : Sistem informasi, PHP, Mysql, SMS Gateway, MAN SAMPANG
Abstrak (Clean): madrasah aliyah negeri man sampang adalah salah satu sekolah di kabupaten sampang yang memiliki berbagai aktivitas extra kurikuler serta mempunyai berbagai fasilitas lengkap yang dapat mendukung proses belajarmengajar di sekolah tersebut akan tetapi man sampang dalam pengolahan data akademik dan adminstrasi masih menggunakan sistem manual yang kurang efisien dan efektif pada satu sisi man sampang menginginkan untuk sistem dapat memudahkan monitoring akademik dan administrasi siswa sebagai sarana informasi kepada wali murid oleh karena itu pada penyusunan tugas akhir ini akan membangun sistem monitoring akademik dan administrasi siswasiswi dengan menggunakan fasilitas sms gateway sebagai media monitoring aktivitas serta prestasi akademik dan menggunakan bahasa pemerograman php html dan c setelah sistem dirancang sistem dapat mengakomodasi kebutuhan dalam mempermudah dan mempercepat kinerja guru dan staf yang bertugas dalam mengelola data nilai siswa dari uji obyektifitas yang dilakukan terhadap responde mendapatkan hasil ± responden menyatakan sangat setuju terehadap sistem monitoring akademik dan administrasi yang di bangun kata kunci sistem informasi php mysql sms gateway man sampang
Abstrak (Stopwords Removed): madrasah aliyah negeri man sampang salah satu sekolah kabupaten sampang memiliki berbagai aktivitas extra kurikuler mempunyai berbagai fasilitas lengkap dapat mendukung proses belajarmengajar sekolah tersebut man sampang pengolahan data akademik adminstrasi masih menggunakan sistem manual kurang efisien efektif satu sisi man sampang menginginkan sistem dapat memudahkan monitoring akademik administrasi siswa sarana informasi kepada wali murid penyusunan tugas akhir membangun sistem monitoring akademik administrasi siswasiswi menggunakan fasilitas sms gateway media monitoring aktivitas prestasi akademik menggunakan bahasa pemerograman php html c sistem dirancang sistem dapat mengakomodasi kebutuhan mempermudah mempercepat kinerja guru staf bertugas mengelola data nilai siswa uji obyektifitas dilakukan responde mendapatkan hasil ± responden menyatakan sangat setuju terehadap sistem monitoring akademik administrasi bangun kata kunci sistem informasi php mysql sms gateway man sampang
Abstrak (Stemmed): madrasah aliyah negeri man sampang salah satu sekolah kabupaten sampang milik bagai aktivitas extra kurikuler punya bagai fasilitas lengkap dapat dukung proses belajarmengajar sekolah sebut man sampang olah data akademik adminstrasi masih guna sistem manual kurang efisien efektif satu sisi man sampang ingin sistem dapat mudah monitoring akademik administrasi siswa sarana informasi kepada wali murid susun tugas akhir bangun sistem monitoring akademik administrasi siswasiswi guna fasilitas sms gateway media monitoring aktivitas prestasi akademik guna bahasa pemerograman php html c sistem rancang sistem dapat akomodasi butuh mudah cepat kerja guru staf tugas kelola data nilai siswa uji obyektifitas laku responde dapat hasil responden nyata sangat tuju terehadap sistem monitoring akademik administrasi bangun kata kunci sistem informasi php mysql sms gateway man sampang
Abstrak (Corrected): madras aliyah never man sampan salad sat selah kabupaten sampan milk bahai aktivitas extra kurikuler puny bahai basilicas lengkap apart during proves belajarmengajar selah debut man sampan blah data academic adminstrasi mash gun sister manual during elision efektif sat sis man sampan begin sister apart judah monitoring academic administrate visa saran informant keypad walk lurid susan tugs air bangui sister monitoring academic administrate siswasiswi gun basilicas sums gateway media monitoring aktivitas prestos academic gun bahama pemerograman pop him c sister dancing sister apart akomodasi butch judah eat era guru stay tugs fella data nilgai visa uni obyektifitas lake response apart hail responded nyala sang juju terehadap sister monitoring academic administrate bangui data bunch sister informant pop myself sums gateway man sampan
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sistem': 7, 'sampang': 5, 'akademik': 5, 'man': 4, 'dapat': 4, 'monitoring': 4, 'guna': 3, 'administrasi': 3, 'satu': 2, 'sekolah': 2, 'bagai': 2, 'aktivitas': 2, 'fasilitas': 2, 'data': 2, 'mudah': 2, 'siswa': 2, 'informasi': 2, 'tugas': 2, 'bangun': 2, 'sms': 2, 'gateway': 2, 'php': 2, 'madrasah': 1, 'aliyah': 1, 'negeri': 1, 'salah': 1, 'kabupaten': 1, 'milik': 1, 'extra': 1, 'kurikuler': 1, 'punya': 1, 'lengkap': 1, 'dukung': 1, 'proses': 1, 'belajarmengajar': 1, 'sebut': 1, 'olah': 1, 'adminstrasi': 1, 'masih': 1, 'manual': 1, 'kurang': 1, 'efisien': 1, 'efektif': 1, 'sisi': 1, 'ingin': 1, 'sarana': 1, 'kepada': 1, 'wali': 1, 'murid': 1, 'susun': 1, 'akhir': 1, 'siswasiswi': 1, 'media': 1, 'prestasi': 1, 'bahasa': 1, 'pemerograman': 1, 'html': 1, 'c': 1, 'rancang': 1, 'akomodasi': 1, 'butuh': 1, 'cepat': 1, 'kerja': 1, 'guru': 1, 'staf': 1, 'kelola': 1, 'nilai': 1, 'uji': 1, 'obyektifitas': 1, 'laku': 1, 'responde': 1, 'hasil': 1, 'responden': 1, 'nyata': 1, 'sangat': 1, 'tuju': 1, 'terehadap': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'mysql': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 11, 'and': 10, 'system': 6, 'sampang': 5, 'academic': 5, 'man': 4, 'in': 4, 'monitoring': 4, 'as': 4, 'to': 3, 'is': 2, 'one': 2, 'a': 2, 'activities': 2, 'that': 2, 'can': 2, 'administrative': 2, 'data': 2, 'using': 2, 'on': 2, 'administration': 2, 'information': 2, 'students': 2, 'sms': 2, 'gateway': 2, 'php': 2, 'madrasah': 1, 'aliyah': 1, 'negeri': 1, 'schools': 1, 'district': 1, 'lacquer': 1, 'which': 1, 'has': 1, 'variety': 1, 'extracurricular': 1, 'have': 1, 'complete': 1, 'range': 1, 'facilities': 1, 'support': 1, 'learning': 1, 'process': 1, 'at': 1, 'school': 1, 'however': 1, 'processing': 1, 'still': 1, 'manual': 1, 'systems': 1, 'are': 1, 'less': 1, 'efficient': 1, 'effective': 1, 'hand': 1, 'want': 1, 'be': 1, 'able': 1, 'facilitate': 1, 'student': 1, 'means': 1, 'parents': 1, 'therefore': 1, 'preparation': 1, 'this': 1, 'thesis': 1, 'will': 1, 'build': 1, 'by': 1, 'media': 1, 'well': 1, 'achievement': 1, 'use': 1, 'pemerograman': 1, 'languages': 1, 'html': 1, 'c': 1, 'once': 1, 'designed': 1, 'accommodate': 1, 'needs': 1, 'simplify': 1, 'accelerate': 1, 'performance': 1, 'teachers': 1, 'staff': 1, 'charge': 1, 'managing': 1, 'value': 1, 'objectivity': 1, 'test': 1, 'conducted': 1, 'responde': 1, 'get': 1, 'results': 1, 'respondents': 1, 'strongly': 1, 'agreed': 1, 'terehadap': 1, 'wake': 1, 'keywords': 1, 'mysql': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1042 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ahmad Farhan
Judul: RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI KINERJA DOSEN BERBASIS WEB FRAMEWORK CODEIGNITER
Pembimbing 1: Sigit Susanto Putro, S.Kom, M.Kom
Pembimbing 2: Andharini Dwi Cahyani, S.Kom, M.Kom
Abstrak (Raw): Sistem Informasi merupakan sistem pengelolaan suatu data menjadi informasi yang berkualitas dan dapat digunakan sebagai alat bantu yang mendukung pengambilan keputusan. Untuk informasi yang di gunakan terdapat beberapa unsur yang di sebut subsistem, yang saling berhubungan dengan yang lain agar suatu sistem dapat berjalan dengan efektif dan efesien.
Setiap Dosen Pegawai Negeri Sipil wajib menyusun Sasaran Kerja Pegawai (SKP) sebagai rancangan pelaksanaan Kegiatan Tugas jabatan, sesuai dengan rincian tugas, tanggung jawab dan wewenangannya, yang secara umum telah ditetapkan dalam struktur dan tata kerja organisasi. Adapun dalam ruang lingkup dosen, kewajiban dalam perancangan pelaksanaan kegiatan tugas jabatan yaitu mengacu pada tri dharma perguruan tinggi.
Hasil dari penelitian ini adalah suatu sistem kinerja dosen yang mengacu pada tri dharma perguruan tinggi dalam pengisian target awal dan realisasi target dosen. Fungsi utama dari sistem ini yaitu memberitahukan target dosen yang belum tercapai sesuai dengan target awal awal dosen. Sistem ini juga mendukung pemberitahuan tentang batas pengisian target awal serta realisasi target dosen.
Abstrak (Clean): sistem informasi merupakan sistem pengelolaan suatu data menjadi informasi yang berkualitas dan dapat digunakan sebagai alat bantu yang mendukung pengambilan keputusan untuk informasi yang di gunakan terdapat beberapa unsur yang di sebut subsistem yang saling berhubungan dengan yang lain agar suatu sistem dapat berjalan dengan efektif dan efesien setiap dosen pegawai negeri sipil wajib menyusun sasaran kerja pegawai skp sebagai rancangan pelaksanaan kegiatan tugas jabatan sesuai dengan rincian tugas tanggung jawab dan wewenangannya yang secara umum telah ditetapkan dalam struktur dan tata kerja organisasi adapun dalam ruang lingkup dosen kewajiban dalam perancangan pelaksanaan kegiatan tugas jabatan yaitu mengacu pada tri dharma perguruan tinggi hasil dari penelitian ini adalah suatu sistem kinerja dosen yang mengacu pada tri dharma perguruan tinggi dalam pengisian target awal dan realisasi target dosen fungsi utama dari sistem ini yaitu memberitahukan target dosen yang belum tercapai sesuai dengan target awal awal dosen sistem ini juga mendukung pemberitahuan tentang batas pengisian target awal serta realisasi target dosen
Abstrak (Stopwords Removed): sistem informasi sistem pengelolaan data menjadi informasi berkualitas dapat digunakan alat bantu mendukung pengambilan keputusan informasi gunakan terdapat beberapa unsur sebut subsistem saling berhubungan lain sistem dapat berjalan efektif efesien setiap dosen pegawai negeri sipil wajib menyusun sasaran kerja pegawai skp rancangan pelaksanaan kegiatan tugas jabatan sesuai rincian tugas tanggung jawab wewenangannya secara umum ditetapkan struktur tata kerja organisasi adapun ruang lingkup dosen kewajiban perancangan pelaksanaan kegiatan tugas jabatan mengacu tri dharma perguruan tinggi hasil penelitian sistem kinerja dosen mengacu tri dharma perguruan tinggi pengisian target awal realisasi target dosen fungsi utama sistem memberitahukan target dosen belum tercapai sesuai target awal awal dosen sistem mendukung pemberitahuan tentang batas pengisian target awal realisasi target dosen
Abstrak (Stemmed): sistem informasi sistem kelola data jadi informasi kualitas dapat guna alat bantu dukung ambil putus informasi guna dapat beberapa unsur sebut subsistem saling hubung lain sistem dapat jalan efektif efesien tiap dosen pegawai negeri sipil wajib susun sasar kerja pegawai skp rancang laksana giat tugas jabat sesuai rincian tugas tanggung jawab wewenangannya cara umum tetap struktur tata kerja organisasi adapun ruang lingkup dosen wajib ancang laksana giat tugas jabat acu tri dharma guru tinggi hasil teliti sistem kerja dosen acu tri dharma guru tinggi isi target awal realisasi target dosen fungsi utama sistem memberitahukan target dosen belum capai sesuai target awal awal dosen sistem dukung pemberitahuan tentang batas isi target awal realisasi target dosen
Abstrak (Corrected): sister informant sister fella data jade informant kualitas apart gun flat bantu during ambit puts informant gun apart beberapa unsure debut subsystem saying hung lain sister apart alan efektif etesian tip dozen pegawai never sigil wait susan samar era pegawai sky dancing lasagna gift tugs jabot sexual indian tugs tagging nawab wewenangannya cara mum team structure data era organisms adapt rang linkup dozen wait dancing lasagna gift tugs jabot act try dharma guru ting hail elite sister era dozen act try dharma guru ting is target away realists target dozen fungi mama sister memberitahukan target dozen begum capri sexual target away away dozen sister during pemberitahuan tenting bats is target away realists target dozen
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'dosen': 7, 'sistem': 6, 'target': 6, 'awal': 4, 'informasi': 3, 'dapat': 3, 'kerja': 3, 'tugas': 3, 'guna': 2, 'dukung': 2, 'pegawai': 2, 'wajib': 2, 'laksana': 2, 'giat': 2, 'jabat': 2, 'sesuai': 2, 'acu': 2, 'tri': 2, 'dharma': 2, 'guru': 2, 'tinggi': 2, 'isi': 2, 'realisasi': 2, 'kelola': 1, 'data': 1, 'jadi': 1, 'kualitas': 1, 'alat': 1, 'bantu': 1, 'ambil': 1, 'putus': 1, 'beberapa': 1, 'unsur': 1, 'sebut': 1, 'subsistem': 1, 'saling': 1, 'hubung': 1, 'lain': 1, 'jalan': 1, 'efektif': 1, 'efesien': 1, 'tiap': 1, 'negeri': 1, 'sipil': 1, 'susun': 1, 'sasar': 1, 'skp': 1, 'rancang': 1, 'rincian': 1, 'tanggung': 1, 'jawab': 1, 'wewenangannya': 1, 'cara': 1, 'umum': 1, 'tetap': 1, 'struktur': 1, 'tata': 1, 'organisasi': 1, 'adapun': 1, 'ruang': 1, 'lingkup': 1, 'ancang': 1, 'hasil': 1, 'teliti': 1, 'fungsi': 1, 'utama': 1, 'memberitahukan': 1, 'belum': 1, 'capai': 1, 'pemberitahuan': 1, 'tentang': 1, 'batas': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 10, 'in': 6, 'target': 6, 'a': 5, 'and': 5, 'as': 5, 'is': 4, 'system': 4, 'to': 4, 'information': 3, 'for': 3, 'that': 3, 'are': 3, 'which': 3, 'with': 3, 'faculty': 3, 'initial': 3, 'systems': 2, 'can': 2, 'each': 2, 'lecturer': 2, 'implementation': 2, 'office': 2, 'tasks': 2, 'accordance': 2, 'has': 2, 'been': 2, 'refers': 2, 'tri': 2, 'dharma': 2, 'college': 2, 'this': 2, 'charging': 2, 'realization': 2, 'lecturers': 2, 'management': 1, 'data': 1, 'into': 1, 'quality': 1, 'be': 1, 'used': 1, 'tool': 1, 'decision': 1, 'support': 1, 'use': 1, 'there': 1, 'several': 1, 'elements': 1, 'called': 1, 'subsystems': 1, 'interconnected': 1, 'other': 1, 'so': 1, 'run': 1, 'effectively': 1, 'efficiently': 1, 'civil': 1, 'servants': 1, 'required': 1, 'formulate': 1, 'employee': 1, 'work': 1, 'skp': 1, 'draft': 1, 'activities': 1, 'details': 1, 'duties': 1, 'responsibilities': 1, 'wewenangannya': 1, 'generally': 1, 'established': 1, 'structure': 1, 'working': 1, 'procedures': 1, 'organization': 1, 'scope': 1, 'design': 1, 'obligations': 1, 'results': 1, 'from': 1, 'study': 1, 'performance': 1, 'main': 1, 'function': 1, 'tell': 1, 'who': 1, 'not': 1, 'achieved': 1, 'early': 1, 'also': 1, 'supports': 1, 'notifications': 1, 'about': 1, 'limit': 1, 'well': 1, 'targets': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1043 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Achmad Husaini
Judul: Sistem Temu Kembali Citra Berdasarkan Isi Berbasis Web Menggunakan Metode Haar Wavelet Transform Dan Similarity Measure Berdasarkan Euclidean Distance
Pembimbing 1: Dr. Indah Agustien S., S.Kom., M.Kom.
Pembimbing 2: Iwan Santosa, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Teknik pencarian citra berbasis teks yang ada saat ini belum dapat digunakan untuk merepresentasikan citra yang kita cari didalam sebuah database citra, sehingga seringkali diperoleh hasil pencarian citra yang tidak sesuai dengan yang diinginkan karena kita harus mengetahui kata kunci yang tepat sesuai dengan nama file citra untuk memperoleh citra yang kita inginkan. Temu kembali citra yaitu metode pencarian citra dengan melakukan perbandingan antara fitur citra query dengan fitur citra latih. Untuk mendapatkan akurasi hasil pencarian citra maka dilakukan ekstraksi fitur ciri energi dengan Haar Wavelet Transform dan melakukan perbandingan kemiripan fitur ciri energi tersebut berdasarkan jarak terdekat dengan Euclidean Distance.
Dari hasil percobaan pada skenario 1 sampai dengan 8 untuk 5 buah citra query yang berbeda dapat dilihat bahwa sistem temu kembali citra berdasarkan isi menggunakan Haar Wavelet Transform dan Similarity Measure berdasarkan Euclidean Distance cukup baik untuk pencarian citra. Hal ini didasarkan pada skenario uji coba yang dilakukan bahwa hasil pencarian citra dengan melakukan ekstraksi fitur ciri menggunakan transformasi wavelet haar menghasil pencarian dengan akurasi tinggi pada saat dilkakukan dekomposisi level 3 dengan menghasilkan 12 buah ciri karena proses perhitungan fitur ciri yang dilakukan pada dekomposisi level 3 tidak dipengaruhi oleh pembulatan angka desimal yang signifikan dari nilai pixel yang dihasilkan pada subband LL pada dekomposisi sebelumnya.
Kata kunci: CBIR, Haar Wavelet Transform, Similarity Measure, Euclidean Distance.
Abstrak (Clean): teknik pencarian citra berbasis teks yang ada saat ini belum dapat digunakan untuk merepresentasikan citra yang kita cari didalam sebuah database citra sehingga seringkali diperoleh hasil pencarian citra yang tidak sesuai dengan yang diinginkan karena kita harus mengetahui kata kunci yang tepat sesuai dengan nama file citra untuk memperoleh citra yang kita inginkan temu kembali citra yaitu metode pencarian citra dengan melakukan perbandingan antara fitur citra query dengan fitur citra latih untuk mendapatkan akurasi hasil pencarian citra maka dilakukan ekstraksi fitur ciri energi dengan haar wavelet transform dan melakukan perbandingan kemiripan fitur ciri energi tersebut berdasarkan jarak terdekat dengan euclidean distance dari hasil percobaan pada skenario sampai dengan untuk buah citra query yang berbeda dapat dilihat bahwa sistem temu kembali citra berdasarkan isi menggunakan haar wavelet transform dan similarity measure berdasarkan euclidean distance cukup baik untuk pencarian citra hal ini didasarkan pada skenario uji coba yang dilakukan bahwa hasil pencarian citra dengan melakukan ekstraksi fitur ciri menggunakan transformasi wavelet haar menghasil pencarian dengan akurasi tinggi pada saat dilkakukan dekomposisi level dengan menghasilkan buah ciri karena proses perhitungan fitur ciri yang dilakukan pada dekomposisi level tidak dipengaruhi oleh pembulatan angka desimal yang signifikan dari nilai pixel yang dihasilkan pada subband ll pada dekomposisi sebelumnya kata kunci cbir haar wavelet transform similarity measure euclidean distance
Abstrak (Stopwords Removed): teknik pencarian citra berbasis teks ada belum dapat digunakan merepresentasikan citra kita cari didalam database citra seringkali diperoleh hasil pencarian citra sesuai diinginkan kita harus mengetahui kata kunci tepat sesuai nama file citra memperoleh citra kita inginkan temu kembali citra metode pencarian citra melakukan perbandingan antara fitur citra query fitur citra latih mendapatkan akurasi hasil pencarian citra dilakukan ekstraksi fitur ciri energi haar wavelet transform melakukan perbandingan kemiripan fitur ciri energi tersebut berdasarkan jarak terdekat euclidean distance hasil percobaan skenario buah citra query berbeda dapat dilihat sistem temu kembali citra berdasarkan isi menggunakan haar wavelet transform similarity measure berdasarkan euclidean distance cukup baik pencarian citra didasarkan skenario uji coba dilakukan hasil pencarian citra melakukan ekstraksi fitur ciri menggunakan transformasi wavelet haar menghasil pencarian akurasi tinggi dilkakukan dekomposisi level menghasilkan buah ciri proses perhitungan fitur ciri dilakukan dekomposisi level dipengaruhi pembulatan angka desimal signifikan nilai pixel dihasilkan subband ll dekomposisi sebelumnya kata kunci cbir haar wavelet transform similarity measure euclidean distance
Abstrak (Stemmed): teknik cari citra bas teks ada belum dapat guna representasi citra kita cari dalam database citra seringkali oleh hasil cari citra sesuai ingin kita harus tahu kata kunci tepat sesuai nama file citra oleh citra kita ingin temu kembali citra metode cari citra laku banding antara fitur citra query fitur citra latih dapat akurasi hasil cari citra laku ekstraksi fitur ciri energi haar wavelet transform laku banding mirip fitur ciri energi sebut dasar jarak dekat euclidean distance hasil coba skenario buah citra query beda dapat lihat sistem temu kembali citra dasar isi guna haar wavelet transform similarity measure dasar euclidean distance cukup baik cari citra dasar skenario uji coba laku hasil cari citra laku ekstraksi fitur ciri guna transformasi wavelet haar hasil cari akurasi tinggi dilkakukan dekomposisi level hasil buah ciri proses hitung fitur ciri laku dekomposisi level pengaruh bulat angka desimal signifikan nilai pixel hasil subband ll dekomposisi belum kata kunci cbir haar wavelet transform similarity measure euclidean distance
Abstrak (Corrected): tennis care citral was tens ada begum apart gun represents citral kit care dream database citral seringkali olen hail care citral sexual begin kit harms tau data bunch teat sexual nama file citral olen citral kit begin temp cembali citral metope care citral lake banding angara four citral query four citral latin apart auras hail care citral lake ekstraksi four cirri energy haar wavelet transform lake banding mirin four cirri energy debut dakar arak dead euclidean distance hail coma scenario bush citral query bed apart that sister temp cembali citral dakar is gun haar wavelet transform similarity measure dakar euclidean distance cutup back care citral dakar scenario uni coma lake hail care citral lake ekstraksi four cirri gun transforms wavelet haar hail care auras ting dilkakukan dekomposisi level hail bush cirri proves hiding four cirri lake dekomposisi level pengaruh blat bangka decimal significant nilgai pixel hail husband all dekomposisi begum data bunch coir haar wavelet transform similarity measure euclidean distance
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'citra': 15, 'cari': 8, 'hasil': 7, 'laku': 6, 'fitur': 6, 'ciri': 5, 'haar': 4, 'wavelet': 4, 'dasar': 4, 'dapat': 3, 'guna': 3, 'kita': 3, 'transform': 3, 'euclidean': 3, 'distance': 3, 'dekomposisi': 3, 'belum': 2, 'oleh': 2, 'sesuai': 2, 'ingin': 2, 'kata': 2, 'kunci': 2, 'temu': 2, 'kembali': 2, 'banding': 2, 'query': 2, 'akurasi': 2, 'ekstraksi': 2, 'energi': 2, 'coba': 2, 'skenario': 2, 'buah': 2, 'similarity': 2, 'measure': 2, 'level': 2, 'teknik': 1, 'bas': 1, 'teks': 1, 'ada': 1, 'representasi': 1, 'dalam': 1, 'database': 1, 'seringkali': 1, 'harus': 1, 'tahu': 1, 'tepat': 1, 'nama': 1, 'file': 1, 'metode': 1, 'antara': 1, 'latih': 1, 'mirip': 1, 'sebut': 1, 'jarak': 1, 'dekat': 1, 'beda': 1, 'lihat': 1, 'sistem': 1, 'isi': 1, 'cukup': 1, 'baik': 1, 'uji': 1, 'transformasi': 1, 'tinggi': 1, 'dilkakukan': 1, 'proses': 1, 'hitung': 1, 'pengaruh': 1, 'bulat': 1, 'angka': 1, 'desimal': 1, 'signifikan': 1, 'nilai': 1, 'pixel': 1, 'subband': 1, 'll': 1, 'cbir': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'image': 15, 'to': 9, 'characteristic': 5, 'on': 5, 'that': 4, 'is': 4, 'search': 4, 'results': 4, 'by': 4, 'of': 4, 'based': 4, 'retrieval': 3, 'can': 3, 'not': 3, 'be': 3, 'we': 3, 'for': 3, 'in': 3, 'a': 3, 'features': 3, 'feature': 3, 'haar': 3, 'wavelet': 3, 'distance': 3, 'decomposition': 3, 'are': 2, 'comparison': 2, 'query': 2, 'with': 2, 'extraction': 2, 'energy': 2, 'transform': 2, 'and': 2, 'similarity': 2, 'euclidean': 2, 'from': 2, 'scenario': 2, 'pieces': 2, 'using': 2, 'performed': 2, 'level': 2, 'textbased': 1, 'techniques': 1, 'used': 1, 'represent': 1, 'looking': 1, 'an': 1, 'database': 1, 'which': 1, 'often': 1, 'obtained': 1, 'as': 1, 'expected': 1, 'because': 1, 'have': 1, 'know': 1, 'right': 1, 'keywords': 1, 'corresponding': 1, 'file': 1, 'name': 1, 'obtain': 1, 'want': 1, 'method': 1, 'doing': 1, 'between': 1, 'trained': 1, 'get': 1, 'accurate': 1, 'do': 1, 'closest': 1, 'experimental': 1, 'different': 1, 'seen': 1, 'system': 1, 'content': 1, 'measure': 1, 'quite': 1, 'good': 1, 'it': 1, 'experiments': 1, 'transforms': 1, 'result': 1, 'high': 1, 'accuracy': 1, 'at': 1, 'time': 1, 'produce': 1, 'calculation': 1, 'process': 1, 'affected': 1, 'significant': 1, 'rounding': 1, 'decimal': 1, 'numbers': 1, 'value': 1, 'pixel': 1, 'generated': 1, 'll': 1, 'subband': 1, 'previous': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1044 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Mochammad Firdias Fasa Dien
Judul: RANCANG BANGUN SISTEM PENGAWASAN PERILAKU USER PADA KOMPUTER BERBASIS MOBILE ANDROID
Pembimbing 1: Cucun Very Angkoso, ST., MT.
Pembimbing 2: Dwi Kuswanto, S.Pd., MT.
Abstrak (Raw): Maraknya pengaksesan situs pornografi di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Kebutuhan akan akses internet dewasa ini sangat tinggi sekali. Dengan berkembangnya internet pengaksesan situs-situs pornografi semakin mengkhawatirkan, ironisnya pengaksesan situs pornografi sangat memprihatikan di kalangan anak- anak. Untuk itu pengawasan terhadap anak dalam penggunaan internet harus di tingkatkan. Squid adalah sebuah perangkat lunak yang dapat memonitor jaringan dan dapat melakukan tindakan pada jaringan tersebut. Aplikasi ini dapat berjalan dengan realtime dan otomatis. Pada penelitian ini dilakukan perancangan terhadap sistem pengawasan lalu lintas jaringan dan penggunaan komputer dengan menggunakan Squid dan Keylogger yang akan dikombinasikan dengan Agen. Squid akan mencatat seluruh akses internet yang keluar sedangkan Keylogger mencatat pengetikan yang dilakukan di komputer. Dengan bantuan dari Agen informasi yang didapat dari Squid dan Keylogger akan dikirim ke database server. Laporan dari Agen yang dikirim ke database server dapat diakses melalui aplikasi di perangkat mobile yang menggunakan sistem operasi android. Setelah dilakukan uji coba akses koneksi internet dengan melakukan pencarian dan mengunjungi halaman web, aplikasi agen mampu membaca dan mengirimkan informasi kedalam database server dan juga mampu untuk mengkombinasikan perintah pada squid dengan baik.
Abstrak (Clean): maraknya pengaksesan situs pornografi di indonesia semakin mengkhawatirkan kebutuhan akan akses internet dewasa ini sangat tinggi sekali dengan berkembangnya internet pengaksesan situssitus pornografi semakin mengkhawatirkan ironisnya pengaksesan situs pornografi sangat memprihatikan di kalangan anak anak untuk itu pengawasan terhadap anak dalam penggunaan internet harus di tingkatkan squid adalah sebuah perangkat lunak yang dapat memonitor jaringan dan dapat melakukan tindakan pada jaringan tersebut aplikasi ini dapat berjalan dengan realtime dan otomatis pada penelitian ini dilakukan perancangan terhadap sistem pengawasan lalu lintas jaringan dan penggunaan komputer dengan menggunakan squid dan keylogger yang akan dikombinasikan dengan agen squid akan mencatat seluruh akses internet yang keluar sedangkan keylogger mencatat pengetikan yang dilakukan di komputer dengan bantuan dari agen informasi yang didapat dari squid dan keylogger akan dikirim ke database server laporan dari agen yang dikirim ke database server dapat diakses melalui aplikasi di perangkat mobile yang menggunakan sistem operasi android setelah dilakukan uji coba akses koneksi internet dengan melakukan pencarian dan mengunjungi halaman web aplikasi agen mampu membaca dan mengirimkan informasi kedalam database server dan juga mampu untuk mengkombinasikan perintah pada squid dengan baik
Abstrak (Stopwords Removed): maraknya pengaksesan situs pornografi indonesia semakin mengkhawatirkan kebutuhan akses internet dewasa sangat tinggi sekali berkembangnya internet pengaksesan situssitus pornografi semakin mengkhawatirkan ironisnya pengaksesan situs pornografi sangat memprihatikan kalangan anak anak pengawasan anak penggunaan internet harus tingkatkan squid perangkat lunak dapat memonitor jaringan dapat melakukan tindakan jaringan tersebut aplikasi dapat berjalan realtime otomatis penelitian dilakukan perancangan sistem pengawasan lalu lintas jaringan penggunaan komputer menggunakan squid keylogger dikombinasikan agen squid mencatat seluruh akses internet keluar sedangkan keylogger mencatat pengetikan dilakukan komputer bantuan agen informasi didapat squid keylogger dikirim database server laporan agen dikirim database server dapat diakses aplikasi perangkat mobile menggunakan sistem operasi android dilakukan uji coba akses koneksi internet melakukan pencarian mengunjungi halaman web aplikasi agen mampu membaca mengirimkan informasi kedalam database server mampu mengkombinasikan perintah squid baik
Abstrak (Stemmed): marak akses situs pornografi indonesia makin khawatir butuh akses internet dewasa sangat tinggi sekali kembang internet akses situssitus pornografi makin khawatir ironis akses situs pornografi sangat memprihatikan kalang anak anak awas anak guna internet harus tingkat squid perangkat lunak dapat monitor jaring dapat laku tindak jaring sebut aplikasi dapat jalan realtime otomatis teliti laku ancang sistem awas lalu lintas jaring guna komputer guna squid keylogger kombinasi agen squid catat seluruh akses internet keluar sedang keylogger catat keti laku komputer bantu agen informasi dapat squid keylogger kirim database server lapor agen kirim database server dapat akses aplikasi perangkat mobile guna sistem operasi android laku uji coba akses koneksi internet laku cari unjung halaman web aplikasi agen mampu baca kirim informasi dalam database server mampu kombinasi perintah squid baik
Abstrak (Corrected): mark asses situs pornografi indonesia making khawatir butch asses internet debase sang ting seal embank internet asses situssitus pornografi making khawatir ironic asses situs pornografi sang memprihatikan kalong anal anal was anal gun internet harms dingbat squid perangkat lunar apart monitor caring apart lake tindal caring debut aplikasi apart alan mealtime fotomat's elite lake dancing sister was lulu lint's caring gun computer gun squid keylogger kombinasi age squid carat seluruh asses internet cellar sedan keylogger carat yeti lake computer bantu age informant apart squid keylogger kirin database server labor age kirin database server apart asses aplikasi perangkat mobile gun sister operas android lake uni coma asses kopeks internet lake care unsung hangman web aplikasi age camp back kirin informant dream database server camp kombinasi perineal squid back
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'akses': 7, 'internet': 5, 'squid': 5, 'dapat': 5, 'laku': 5, 'guna': 4, 'agen': 4, 'pornografi': 3, 'anak': 3, 'jaring': 3, 'aplikasi': 3, 'keylogger': 3, 'kirim': 3, 'database': 3, 'server': 3, 'situs': 2, 'makin': 2, 'khawatir': 2, 'sangat': 2, 'awas': 2, 'perangkat': 2, 'sistem': 2, 'komputer': 2, 'kombinasi': 2, 'catat': 2, 'informasi': 2, 'mampu': 2, 'marak': 1, 'indonesia': 1, 'butuh': 1, 'dewasa': 1, 'tinggi': 1, 'sekali': 1, 'kembang': 1, 'situssitus': 1, 'ironis': 1, 'memprihatikan': 1, 'kalang': 1, 'harus': 1, 'tingkat': 1, 'lunak': 1, 'monitor': 1, 'tindak': 1, 'sebut': 1, 'jalan': 1, 'realtime': 1, 'otomatis': 1, 'teliti': 1, 'ancang': 1, 'lalu': 1, 'lintas': 1, 'seluruh': 1, 'keluar': 1, 'sedang': 1, 'keti': 1, 'bantu': 1, 'lapor': 1, 'mobile': 1, 'operasi': 1, 'android': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'koneksi': 1, 'cari': 1, 'unjung': 1, 'halaman': 1, 'web': 1, 'baca': 1, 'dalam': 1, 'perintah': 1, 'baik': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'and': 8, 'to': 7, 'of': 6, 'is': 5, 'internet': 5, 'with': 5, 'squid': 5, 'be': 4, 'can': 4, 'accessing': 3, 'sites': 3, 'in': 3, 'access': 3, 'use': 3, 'that': 3, 'network': 3, 'on': 3, 'keylogger': 3, 'will': 3, 'agent': 3, 'database': 3, 'server': 3, 'for': 2, 'very': 2, 'pornography': 2, 'children': 2, 'system': 2, 'information': 2, 'from': 2, 'sent': 2, 'application': 2, 'able': 2, 'rise': 1, 'pornographic': 1, 'indonesia': 1, 'alarming': 1, 'demand': 1, 'today': 1, 'high': 1, 'development': 1, 'increasingly': 1, 'worrisome': 1, 'ironically': 1, 'worrying': 1, 'among': 1, 'supervision': 1, 'should': 1, 'improved': 1, 'a': 1, 'software': 1, 'monitor': 1, 'perform': 1, 'actions': 1, 'these': 1, 'applications': 1, 'run': 1, 'realtime': 1, 'automatically': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'design': 1, 'traffic': 1, 'monitoring': 1, 'computers': 1, 'by': 1, 'using': 1, 'which': 1, 'combined': 1, 'record': 1, 'all': 1, 'noted': 1, 'out': 1, 'while': 1, 'typing': 1, 'done': 1, 'computer': 1, 'help': 1, 'obtained': 1, 'reports': 1, 'being': 1, 'accessed': 1, 'via': 1, 'mobile': 1, 'devices': 1, 'android': 1, 'operating': 1, 'after': 1, 'testing': 1, 'connection': 1, 'search': 1, 'visit': 1, 'web': 1, 'pages': 1, 'agents': 1, 'are': 1, 'read': 1, 'transmit': 1, 'also': 1, 'combine': 1, 'good': 1, 'command': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1045 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Kholiq
Judul: PERANCANGAN SISTEM MONITORING AKTIF BERBASIS ANDROID PADA INTRUSION PREVENTION SYSTEM (IPS) SURICATA
Pembimbing 1: Cucun Very Angkoso, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Dwi Kuswanto, S.Pd., M.T.
Abstrak (Raw): Intrusion Prevention System (IPS) merupakan sistem yang dapat diterapkan untuk melakukan pengawasan terhadap jaringan untuk memberikan keamanan pada server. Salah satu sistem IPS yang digunakan adalah IPS Suricata. Namun terkadang seorang administrator jaringan bekerja dengan lebih dari satu IPS Suricata. Hal ini dapat membuat administrator jaringan tersebut mengalami kesulitan dalam melakukan pengawasan. Sehingga dibutuhkan suatu perangkat yang dapat melakukan pengawasan secara realtime, dan akan memberikan alert jika IPS Suricata mendeteksi adanya serangan. Android merupakan sistem operasi berbasis Linux yang dikembangkan untuk perangkat smartphone dan tablet. Dalam penelitian ini, sistem monitoring yang dibangun menggunakan perangkat berbasis Android. Jika terjadi serangan maka Monitoring Agent pada IPS Suricata akan memblokir penyerang dan mengirimkan informasi serangan kepada Web Server, untuk kemudian akan menjadi notification pada perangkat Android. Sistem monitoring yang akan dibangun juga dapat melakukan monitoring lebih dari satu IPS Suricata. Setelah dilakukan uji coba 50 kali serangan menggunakan Port Scanning dengan Nmap dan SuperScan, SQL Injection dengan Havij, dan Vulnerability Web Scanner dengan Nikto. Terbukti aplikasi Monitoring Agent yang mengkombinasikan IPS Suricata dengan IPTables mampu mendeteksi dan memblokir penyerang. Monitoring Agent juga dapat mengirimkan informasi serangan ke Web Server, dan dapat diterima oleh Android Client sebagai notification.
Abstrak (Clean): intrusion prevention system ips merupakan sistem yang dapat diterapkan untuk melakukan pengawasan terhadap jaringan untuk memberikan keamanan pada server salah satu sistem ips yang digunakan adalah ips suricata namun terkadang seorang administrator jaringan bekerja dengan lebih dari satu ips suricata hal ini dapat membuat administrator jaringan tersebut mengalami kesulitan dalam melakukan pengawasan sehingga dibutuhkan suatu perangkat yang dapat melakukan pengawasan secara realtime dan akan memberikan alert jika ips suricata mendeteksi adanya serangan android merupakan sistem operasi berbasis linux yang dikembangkan untuk perangkat smartphone dan tablet dalam penelitian ini sistem monitoring yang dibangun menggunakan perangkat berbasis android jika terjadi serangan maka monitoring agent pada ips suricata akan memblokir penyerang dan mengirimkan informasi serangan kepada web server untuk kemudian akan menjadi notification pada perangkat android sistem monitoring yang akan dibangun juga dapat melakukan monitoring lebih dari satu ips suricata setelah dilakukan uji coba kali serangan menggunakan port scanning dengan nmap dan superscan sql injection dengan havij dan vulnerability web scanner dengan nikto terbukti aplikasi monitoring agent yang mengkombinasikan ips suricata dengan iptables mampu mendeteksi dan memblokir penyerang monitoring agent juga dapat mengirimkan informasi serangan ke web server dan dapat diterima oleh android client sebagai notification
Abstrak (Stopwords Removed): intrusion prevention system ips sistem dapat diterapkan melakukan pengawasan jaringan memberikan keamanan server salah satu sistem ips digunakan ips suricata terkadang seorang administrator jaringan bekerja lebih satu ips suricata dapat membuat administrator jaringan tersebut mengalami kesulitan melakukan pengawasan dibutuhkan perangkat dapat melakukan pengawasan secara realtime memberikan alert jika ips suricata mendeteksi adanya serangan android sistem operasi berbasis linux dikembangkan perangkat smartphone tablet penelitian sistem monitoring dibangun menggunakan perangkat berbasis android jika terjadi serangan monitoring agent ips suricata memblokir penyerang mengirimkan informasi serangan kepada web server menjadi notification perangkat android sistem monitoring dibangun dapat melakukan monitoring lebih satu ips suricata dilakukan uji coba kali serangan menggunakan port scanning nmap superscan sql injection havij vulnerability web scanner nikto terbukti aplikasi monitoring agent mengkombinasikan ips suricata iptables mampu mendeteksi memblokir penyerang monitoring agent dapat mengirimkan informasi serangan web server dapat diterima android client notification
Abstrak (Stemmed): intrusion prevention system ips sistem dapat terap laku awas jaring beri aman server salah satu sistem ips guna ips suricata terkadang orang administrator jaring kerja lebih satu ips suricata dapat buat administrator jaring sebut alami sulit laku awas butuh perangkat dapat laku awas cara realtime beri alert jika ips suricata deteksi ada serang android sistem operasi bas linux kembang perangkat smartphone tablet teliti sistem monitoring bangun guna perangkat bas android jika jadi serang monitoring agent ips suricata blokir serang kirim informasi serang kepada web server jadi notification perangkat android sistem monitoring bangun dapat laku monitoring lebih satu ips suricata laku uji coba kali serang guna port scanning nmap superscan sql injection havij vulnerability web scanner nikto bukti aplikasi monitoring agent kombinasi ips suricata iptables mampu deteksi blokir serang monitoring agent dapat kirim informasi serang web server dapat terima android client notification
Abstrak (Corrected): intrusion prevention system is sister apart trap lake was caring bert man server salad sat sister is gun is suricate terkadang orang administrator caring era leash sat is suricate apart but administrator caring debut salami suit lake was butch perangkat apart lake was cara mealtime bert alert pika is suricate detest ada sprang android sister operas was linux embank perangkat smartphone tablet elite sister monitoring bangui gun perangkat was android pika jade sprang monitoring agent is suricate bloke sprang kirin informant sprang keypad web server jade notification perangkat android sister monitoring bangui apart lake monitoring leash sat is suricate lake uni coma kali sprang gun port scanning map superstar sol injection have vulnerability web scanner nikko but aplikasi monitoring agent kombinasi is suricate tables camp detest bloke sprang monitoring agent apart kirin informant sprang web server apart terms android client notification
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ips': 8, 'serang': 7, 'dapat': 6, 'suricata': 6, 'monitoring': 6, 'sistem': 5, 'laku': 5, 'perangkat': 4, 'android': 4, 'awas': 3, 'jaring': 3, 'server': 3, 'satu': 3, 'guna': 3, 'agent': 3, 'web': 3, 'beri': 2, 'administrator': 2, 'lebih': 2, 'jika': 2, 'deteksi': 2, 'bas': 2, 'bangun': 2, 'jadi': 2, 'blokir': 2, 'kirim': 2, 'informasi': 2, 'notification': 2, 'intrusion': 1, 'prevention': 1, 'system': 1, 'terap': 1, 'aman': 1, 'salah': 1, 'terkadang': 1, 'orang': 1, 'kerja': 1, 'buat': 1, 'sebut': 1, 'alami': 1, 'sulit': 1, 'butuh': 1, 'cara': 1, 'realtime': 1, 'alert': 1, 'ada': 1, 'operasi': 1, 'linux': 1, 'kembang': 1, 'smartphone': 1, 'tablet': 1, 'teliti': 1, 'kepada': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'kali': 1, 'port': 1, 'scanning': 1, 'nmap': 1, 'superscan': 1, 'sql': 1, 'injection': 1, 'havij': 1, 'vulnerability': 1, 'scanner': 1, 'nikto': 1, 'bukti': 1, 'aplikasi': 1, 'kombinasi': 1, 'iptables': 1, 'mampu': 1, 'terima': 1, 'client': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'ips': 8, 'monitoring': 8, 'and': 8, 'to': 7, 'system': 6, 'can': 6, 'suricata': 6, 'is': 5, 'a': 5, 'that': 5, 'with': 5, 'be': 4, 'network': 3, 'on': 3, 'server': 3, 'one': 3, 'will': 3, 'android': 3, 'agent': 3, 'web': 3, 'attacks': 3, 'of': 2, 'provide': 2, 'more': 2, 'than': 2, 'it': 2, 'in': 2, 'if': 2, 'an': 2, 'attack': 2, 'built': 2, 'using': 2, 'devices': 2, 'block': 2, 'information': 2, 'also': 2, 'intrusion': 1, 'prevention': 1, 'applied': 1, 'conduct': 1, 'security': 1, 'used': 1, 'but': 1, 'sometimes': 1, 'administrator': 1, 'work': 1, 'make': 1, 'administrators': 1, 'have': 1, 'difficulty': 1, 'doing': 1, 'so': 1, 'needs': 1, 'device': 1, 'perform': 1, 'realtime': 1, 'alerts': 1, 'detected': 1, 'linuxbased': 1, 'operating': 1, 'was': 1, 'developed': 1, 'for': 1, 'smartphones': 1, 'tablets': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'androidbased': 1, 'there': 1, 'attacker': 1, 'sends': 1, 'then': 1, 'notification': 1, 'monitor': 1, 'after': 1, 'testing': 1, 'times': 1, 'port': 1, 'scanning': 1, 'nmap': 1, 'superscan': 1, 'sql': 1, 'injection': 1, 'havij': 1, 'vulnerability': 1, 'scanner': 1, 'nikto': 1, 'proven': 1, 'applications': 1, 'combine': 1, 'iptables': 1, 'able': 1, 'detect': 1, 'attackers': 1, 'send': 1, 'accepted': 1, 'by': 1, 'client': 1, 'as': 1, 'notifications': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1046 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Moch. Nasrul Ulum
Judul: SISTEM INFORMASI PANGKALAN DATA BERBASIS AKREDITASI UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, S.Si., MT.
Pembimbing 2: Moch. Kautsar Sophan, S.Kom., M.MT.
Abstrak (Raw): Akreditasi program studi sarjana adalah sebuah proses evaluasi yang dilakukan secara berkala oleh badan yang memiliki kewenangan yakni BAN-PT. Pelaksanaan proses penyusunan borang akreditasi program studi tidak lepas dari beberapa organisasi yang ikut berperan dalam mengelola dan menyuplai data kebutuhan borang akreditasi. Data yang digunakan oleh program studi guna proses penyusunan borang akreditasi adalah data historis yang dikumpulkan secara berkala dari waktu ke waktu guna memberi gambaran/informasi dari suatu kegiatan. Proses pengumpulan sebaran data-data dari masing-masing organisasi tersebut memerlukan sumber daya yang besar dan waktu yang tidak sebentar. Sistem digunakan program studi pada Universitas Trunojoyo Madura dalam melakukan pengumpulan data historis akreditasi yakni dengan melakukan pencarian, pengumpulan serta pencatatan data dalam daftar sendiri yang terpisah dan belum terkomputerisasi secara maksimal serta belum terpusat secara maksimal pengelolaan dan manajemen datanya. Sehingga dikembangkan sebuah sistem yang dapat menghimpun data tersebut yakni Sistem Informasi Pangkalan Data Berbasis Akreditasi Universitas Trunojoyo Madura.
Abstrak (Clean): akreditasi program studi sarjana adalah sebuah proses evaluasi yang dilakukan secara berkala oleh badan yang memiliki kewenangan yakni banpt pelaksanaan proses penyusunan borang akreditasi program studi tidak lepas dari beberapa organisasi yang ikut berperan dalam mengelola dan menyuplai data kebutuhan borang akreditasi data yang digunakan oleh program studi guna proses penyusunan borang akreditasi adalah data historis yang dikumpulkan secara berkala dari waktu ke waktu guna memberi gambaraninformasi dari suatu kegiatan proses pengumpulan sebaran datadata dari masingmasing organisasi tersebut memerlukan sumber daya yang besar dan waktu yang tidak sebentar sistem digunakan program studi pada universitas trunojoyo madura dalam melakukan pengumpulan data historis akreditasi yakni dengan melakukan pencarian pengumpulan serta pencatatan data dalam daftar sendiri yang terpisah dan belum terkomputerisasi secara maksimal serta belum terpusat secara maksimal pengelolaan dan manajemen datanya sehingga dikembangkan sebuah sistem yang dapat menghimpun data tersebut yakni sistem informasi pangkalan data berbasis akreditasi universitas trunojoyo madura
Abstrak (Stopwords Removed): akreditasi program studi sarjana proses evaluasi dilakukan secara berkala badan memiliki kewenangan yakni banpt pelaksanaan proses penyusunan borang akreditasi program studi lepas beberapa organisasi ikut berperan mengelola menyuplai data kebutuhan borang akreditasi data digunakan program studi proses penyusunan borang akreditasi data historis dikumpulkan secara berkala waktu waktu memberi gambaraninformasi kegiatan proses pengumpulan sebaran datadata masingmasing organisasi tersebut memerlukan sumber daya besar waktu sebentar sistem digunakan program studi universitas trunojoyo madura melakukan pengumpulan data historis akreditasi yakni melakukan pencarian pengumpulan pencatatan data daftar sendiri terpisah belum terkomputerisasi secara maksimal belum terpusat secara maksimal pengelolaan manajemen datanya dikembangkan sistem dapat menghimpun data tersebut yakni sistem informasi pangkalan data berbasis akreditasi universitas trunojoyo madura
Abstrak (Stemmed): akreditasi program studi sarjana proses evaluasi laku cara kala badan milik wenang yakni banpt laksana proses susun borang akreditasi program studi lepas beberapa organisasi ikut peran kelola suplai data butuh borang akreditasi data guna program studi proses susun borang akreditasi data historis kumpul cara kala waktu waktu beri gambaraninformasi giat proses kumpul sebar datadata masingmasing organisasi sebut perlu sumber daya besar waktu sebentar sistem guna program studi universitas trunojoyo madura laku kumpul data historis akreditasi yakni laku cari kumpul catat data daftar sendiri pisah belum komputerisasi cara maksimal belum pusat cara maksimal kelola manajemen data kembang sistem dapat himpun data sebut yakni sistem informasi pangkal data bas akreditasi universitas trunojoyo madura
Abstrak (Corrected): akreditasi program study saran proves evaluate lake cara gala badman milk penang yank bant lasagna proves susan boring akreditasi program study leaps beberapa organisms it pecan fella splat data butch boring akreditasi data gun program study proves susan boring akreditasi data historic rumpus cara gala want want bert gambaraninformasi gift proves rumpus sear datadata masingmasing organisms debut peru number day bear want sedentary sister gun program study university trunojoyo madura lake rumpus data historic akreditasi yank lake care rumpus carat data dafter sending pish begum komputerisasi cara maximal begum pusan cara maximal fella management data embank sister apart impugn data debut yank sister informant bangka data was akreditasi university trunojoyo madura
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'data': 8, 'akreditasi': 6, 'program': 4, 'studi': 4, 'proses': 4, 'cara': 4, 'kumpul': 4, 'laku': 3, 'yakni': 3, 'borang': 3, 'waktu': 3, 'sistem': 3, 'kala': 2, 'susun': 2, 'organisasi': 2, 'kelola': 2, 'guna': 2, 'historis': 2, 'sebut': 2, 'universitas': 2, 'trunojoyo': 2, 'madura': 2, 'belum': 2, 'maksimal': 2, 'sarjana': 1, 'evaluasi': 1, 'badan': 1, 'milik': 1, 'wenang': 1, 'banpt': 1, 'laksana': 1, 'lepas': 1, 'beberapa': 1, 'ikut': 1, 'peran': 1, 'suplai': 1, 'butuh': 1, 'beri': 1, 'gambaraninformasi': 1, 'giat': 1, 'sebar': 1, 'datadata': 1, 'masingmasing': 1, 'perlu': 1, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'besar': 1, 'sebentar': 1, 'cari': 1, 'catat': 1, 'daftar': 1, 'sendiri': 1, 'pisah': 1, 'komputerisasi': 1, 'pusat': 1, 'manajemen': 1, 'kembang': 1, 'dapat': 1, 'himpun': 1, 'informasi': 1, 'pangkal': 1, 'bas': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 13, 'data': 8, 'and': 6, 'accreditation': 5, 'process': 4, 'a': 4, 'in': 4, 'program': 3, 'study': 3, 'is': 3, 'by': 3, 'form': 3, 'to': 3, 'time': 3, 'system': 3, 'an': 2, 'which': 2, 'periodically': 2, 'that': 2, 'ie': 2, 'organizations': 2, 'used': 2, 'historical': 2, 'from': 2, 'collecting': 2, 'university': 2, 'madura': 2, 'trunojoyo': 2, 'its': 2, 'yet': 2, 'management': 2, 'undergraduate': 1, 'evaluation': 1, 'done': 1, 'body': 1, 'has': 1, 'authority': 1, 'banpt': 1, 'implementation': 1, 'preparing': 1, 'some': 1, 'play': 1, 'role': 1, 'manage': 1, 'supply': 1, 'needs': 1, 'preparation': 1, 'collected': 1, 'order': 1, 'give': 1, 'overview': 1, 'activitiesinformation': 1, 'scattered': 1, 'each': 1, 'these': 1, 'require': 1, 'great': 1, 'resources': 1, 'briefly': 1, 'course': 1, 'at': 1, 'conducting': 1, 'gathering': 1, 'searching': 1, 'recording': 1, 'own': 1, 'separate': 1, 'list': 1, 'maximally': 1, 'computerized': 1, 'centralized': 1, 'most': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'developed': 1, 'can': 1, 'muster': 1, 'such': 1, 'information': 1, 'databasebased': 1, 'accrediting': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1047 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Mukholifatus Sa'adah
Judul: SISTEM BISNIS CERDAS (INTELLIGENT E-BUSINESS) INDUSTRI BATIK BANGKALAN dengan MENGGUNAKAN K-MEANS CLUSTERING
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah, ST.,M.Kom.
Pembimbing 2: Achmad Jauhari, ST., M.Kom.
Abstrak (Raw): Industri batik di Indonesia merupakan industri kecil menengah yang menjadi mata pencaharian sebagaian masyarakat. perkembangan bisnis online di Indonesia berkembang pesat, salah satu Industri Batik yang berada di Indonesia ini adalah industri batik di Bangkalan. Industri Batik di Bangkalan ini sudah cukup banyak yang menggunakan penjualan sistem online, tetapi dalam sistem online yang produsen jalankan masih belum bisa mengolah data lain yang dapat mendukung penjualan para produsen. Saat ini para produsen dapat menggunakan sistem penjualan online tersebut hanya untuk berkomunikasi kepada para konsumen saja. Hal ini mengakibatkan kurang efektifnya sistem online yang produsen miliki dan membuat konsumen menghabiskan banyak waktu untuk memilih produk yang di butuhkan dan cocok.
Salah satu cara mengatasi masalah di atas adalah dengan cara membuat Sistem Bisnis Cerdas (Intelligent E-Businnes) Industri Bangkalan dengan menggunakan Web Mining . Salah satu web mining adalah metode K-Means Clustering. Metode K-Means Clustering ini dapat mengelompokkan produk sesuai dengan kesamaan antar data produk dengan perhitungan jarak perbedaan menggunakan rumus Euclidean serta dapat membantu pembeli untuk membuat keputusan dengan memberikan rekomendasi item-item produk batik terbaik berdasarkan preferensi pembeli.
Abstrak (Clean): industri batik di indonesia merupakan industri kecil menengah yang menjadi mata pencaharian sebagaian masyarakat perkembangan bisnis online di indonesia berkembang pesat salah satu industri batik yang berada di indonesia ini adalah industri batik di bangkalan industri batik di bangkalan ini sudah cukup banyak yang menggunakan penjualan sistem online tetapi dalam sistem online yang produsen jalankan masih belum bisa mengolah data lain yang dapat mendukung penjualan para produsen saat ini para produsen dapat menggunakan sistem penjualan online tersebut hanya untuk berkomunikasi kepada para konsumen saja hal ini mengakibatkan kurang efektifnya sistem online yang produsen miliki dan membuat konsumen menghabiskan banyak waktu untuk memilih produk yang di butuhkan dan cocok salah satu cara mengatasi masalah di atas adalah dengan cara membuat sistem bisnis cerdas intelligent ebusinnes industri bangkalan dengan menggunakan web mining salah satu web mining adalah metode kmeans clustering metode kmeans clustering ini dapat mengelompokkan produk sesuai dengan kesamaan antar data produk dengan perhitungan jarak perbedaan menggunakan rumus euclidean serta dapat membantu pembeli untuk membuat keputusan dengan memberikan rekomendasi itemitem produk batik terbaik berdasarkan preferensi pembeli
Abstrak (Stopwords Removed): industri batik indonesia industri kecil menengah menjadi mata pencaharian sebagaian masyarakat perkembangan bisnis online indonesia berkembang pesat salah satu industri batik berada indonesia industri batik bangkalan industri batik bangkalan sudah cukup banyak menggunakan penjualan sistem online sistem online produsen jalankan masih belum mengolah data lain dapat mendukung penjualan para produsen para produsen dapat menggunakan sistem penjualan online tersebut berkomunikasi kepada para konsumen mengakibatkan kurang efektifnya sistem online produsen miliki membuat konsumen menghabiskan banyak waktu memilih produk butuhkan cocok salah satu cara mengatasi masalah atas cara membuat sistem bisnis cerdas intelligent ebusinnes industri bangkalan menggunakan web mining salah satu web mining metode kmeans clustering metode kmeans clustering dapat mengelompokkan produk sesuai kesamaan antar data produk perhitungan jarak perbedaan menggunakan rumus euclidean dapat membantu pembeli membuat keputusan memberikan rekomendasi itemitem produk batik terbaik berdasarkan preferensi pembeli
Abstrak (Stemmed): industri batik indonesia industri kecil tengah jadi mata cahari bagai masyarakat kembang bisnis online indonesia kembang pesat salah satu industri batik ada indonesia industri batik bangkal industri batik bangkal sudah cukup banyak guna jual sistem online sistem online produsen jalan masih belum olah data lain dapat dukung jual para produsen para produsen dapat guna sistem jual online sebut komunikasi kepada para konsumen akibat kurang efektif sistem online produsen milik buat konsumen habis banyak waktu pilih produk butuh cocok salah satu cara atas masalah atas cara buat sistem bisnis cerdas intelligent ebusinnes industri bangkal guna web mining salah satu web mining metode kmeans clustering metode kmeans clustering dapat kelompok produk sesuai sama antar data produk hitung jarak beda guna rumus euclidean dapat bantu beli buat putus beri rekomendasi itemitem produk batik baik dasar preferensi beli
Abstrak (Corrected): industry batik indonesia industry cecil length jade data chari bahai masyarakat embank basis online indonesia embank pest salad sat industry batik ada indonesia industry batik bangka industry batik bangka judah cutup banyan gun dual sister online sister online produce alan mash begum blah data lain apart during dual para produce para produce apart gun sister dual online debut komunikasi keypad para consumed akbar during efektif sister online produce milk but consumed habit banyan want pilch proud butch cook salad sat cara alas marsala alas cara but sister basis cards intelligent ebusinnes industry bangka gun web mining salad sat web mining metope means clustering metope means clustering apart kelompok proud sexual same altar data proud hiding arak bed gun rumpus euclidean apart bantu bell but puts bert rekomendasi itemized proud batik back dakar preference bell
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'industri': 6, 'batik': 5, 'online': 5, 'sistem': 5, 'guna': 4, 'produsen': 4, 'dapat': 4, 'produk': 4, 'indonesia': 3, 'salah': 3, 'satu': 3, 'bangkal': 3, 'jual': 3, 'para': 3, 'buat': 3, 'kembang': 2, 'bisnis': 2, 'banyak': 2, 'data': 2, 'konsumen': 2, 'cara': 2, 'atas': 2, 'web': 2, 'mining': 2, 'metode': 2, 'kmeans': 2, 'clustering': 2, 'beli': 2, 'kecil': 1, 'tengah': 1, 'jadi': 1, 'mata': 1, 'cahari': 1, 'bagai': 1, 'masyarakat': 1, 'pesat': 1, 'ada': 1, 'sudah': 1, 'cukup': 1, 'jalan': 1, 'masih': 1, 'belum': 1, 'olah': 1, 'lain': 1, 'dukung': 1, 'sebut': 1, 'komunikasi': 1, 'kepada': 1, 'akibat': 1, 'kurang': 1, 'efektif': 1, 'milik': 1, 'habis': 1, 'waktu': 1, 'pilih': 1, 'butuh': 1, 'cocok': 1, 'masalah': 1, 'cerdas': 1, 'intelligent': 1, 'ebusinnes': 1, 'kelompok': 1, 'sesuai': 1, 'sama': 1, 'antar': 1, 'hitung': 1, 'jarak': 1, 'beda': 1, 'rumus': 1, 'euclidean': 1, 'bantu': 1, 'putus': 1, 'beri': 1, 'rekomendasi': 1, 'itemitem': 1, 'baik': 1, 'dasar': 1, 'preferensi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 8, 'in': 7, 'to': 7, 'batik': 5, 'online': 5, 'is': 5, 'system': 5, 'can': 5, 'industry': 4, 'and': 4, 'a': 4, 'one': 3, 'bangkal': 3, 'sales': 3, 'manufacturers': 3, 'products': 3, 'indonesian': 2, 'business': 2, 'who': 2, 'are': 2, 'lot': 2, 'use': 2, 'data': 2, 'consumers': 2, 'that': 2, 'make': 2, 'by': 2, 'using': 2, 'web': 2, 'mining': 2, 'method': 2, 'kmeans': 2, 'clustering': 2, 'small': 1, 'medium': 1, 'industries': 1, 'which': 1, 'become': 1, 'livelihoods': 1, 'part': 1, 'community': 1, 'development': 1, 'indonesia': 1, 'growing': 1, 'rapidly': 1, 'already': 1, 'quite': 1, 'but': 1, 'run': 1, 'producers': 1, 'still': 1, 'not': 1, 'process': 1, 'other': 1, 'support': 1, 'currently': 1, 'just': 1, 'communicate': 1, 'alone': 1, 'this': 1, 'resulted': 1, 'lack': 1, 'effective': 1, 'have': 1, 'spend': 1, 'time': 1, 'choose': 1, 'need': 1, 'fit': 1, 'way': 1, 'solve': 1, 'above': 1, 'problem': 1, 'create': 1, 'smart': 1, 'intelligent': 1, 'ebusinnes': 1, 'industrial': 1, 'classify': 1, 'according': 1, 'similarity': 1, 'between': 1, 'product': 1, 'with': 1, 'calculations': 1, 'formulas': 1, 'euclidean': 1, 'distance': 1, 'difference': 1, 'help': 1, 'buyers': 1, 'informed': 1, 'decisions': 1, 'providing': 1, 'recommendations': 1, 'items': 1, 'best': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'preferences': 1, 'buyer': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1048 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Esty Narulita Rahayuningtyas
Judul: SISTEM REKOMENDASI PROGRAM STUDI PADA PERGURUAN TINGGI BAGI SISWA SMA DENGAN LOGIKA FUZZY TSUKAMOTO
(Studi Kasus : SMA NEGERI 1 KAMAL)
Pembimbing 1: Achmad Jauhari, S.T., M.Kom
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi merupakan impian sebagian besar siswa setelah lulus SMA. Namun, tidak semua siswa memilih program studi di perguruan tinggi sesuai dengan kemampuan dan minatnya, sehingga masalah salah masuk program studi terjadi. Oleh karena itu tes psikologi serta melihat nilai mata pelajaran di SMA dapat digunakan untuk menunjang pemilihan program studi. Sehingga sistem rekomendasi untuk pemilihan program studi dengan mempertimbangkan bobot disetiap kriteria yang diberikan.
Metode yang digunakan dalam sistem rekomendasi ini adalah Logika Fuzzy Tsukamoto. Pada penelitian ini kriteria yang digunakan adalah kriteria akademik dan kriteria psikotes minat. Hasil output dari sistem berupa empat rekomendasi program studi. Berdasarkan pengujian akurasi terhadap 59 data diperoleh 67.8% hasil akurasi. Dengan adanya sistem rekomendasi pemilihan program studi ini bisa mempermudah siswa untuk memutuskan program studi yang akan diambil.
Kata Kunci : Program studi, Logika Fuzzy Tsukamoto, sistem rekomendasi
Abstrak (Clean): melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi merupakan impian sebagian besar siswa setelah lulus sma namun tidak semua siswa memilih program studi di perguruan tinggi sesuai dengan kemampuan dan minatnya sehingga masalah salah masuk program studi terjadi oleh karena itu tes psikologi serta melihat nilai mata pelajaran di sma dapat digunakan untuk menunjang pemilihan program studi sehingga sistem rekomendasi untuk pemilihan program studi dengan mempertimbangkan bobot disetiap kriteria yang diberikan metode yang digunakan dalam sistem rekomendasi ini adalah logika fuzzy tsukamoto pada penelitian ini kriteria yang digunakan adalah kriteria akademik dan kriteria psikotes minat hasil output dari sistem berupa empat rekomendasi program studi berdasarkan pengujian akurasi terhadap data diperoleh hasil akurasi dengan adanya sistem rekomendasi pemilihan program studi ini bisa mempermudah siswa untuk memutuskan program studi yang akan diambil kata kunci program studi logika fuzzy tsukamoto sistem rekomendasi
Abstrak (Stopwords Removed): melanjutkan pendidikan perguruan tinggi impian sebagian besar siswa lulus sma semua siswa memilih program studi perguruan tinggi sesuai kemampuan minatnya masalah salah masuk program studi terjadi tes psikologi melihat nilai mata pelajaran sma dapat digunakan menunjang pemilihan program studi sistem rekomendasi pemilihan program studi mempertimbangkan bobot disetiap kriteria diberikan metode digunakan sistem rekomendasi logika fuzzy tsukamoto penelitian kriteria digunakan kriteria akademik kriteria psikotes minat hasil output sistem berupa empat rekomendasi program studi berdasarkan pengujian akurasi data diperoleh hasil akurasi adanya sistem rekomendasi pemilihan program studi mempermudah siswa memutuskan program studi diambil kata kunci program studi logika fuzzy tsukamoto sistem rekomendasi
Abstrak (Stemmed): lanjut didik guru tinggi impi bagi besar siswa lulus sma semua siswa pilih program studi guru tinggi sesuai mampu minat masalah salah masuk program studi jadi tes psikologi lihat nilai mata ajar sma dapat guna tunjang pilih program studi sistem rekomendasi pilih program studi timbang bobot tiap kriteria beri metode guna sistem rekomendasi logika fuzzy tsukamoto teliti kriteria guna kriteria akademik kriteria psikotes minat hasil output sistem upa empat rekomendasi program studi dasar uji akurasi data oleh hasil akurasi ada sistem rekomendasi pilih program studi mudah siswa putus program studi ambil kata kunci program studi logika fuzzy tsukamoto sistem rekomendasi
Abstrak (Corrected): layout did guru ting impi bag bear visa lulus sea sea visa pilch program study guru ting sexual camp mint marsala salad mask program study jade ten psikologi that nilgai data ajar sea apart gun tuning pilch program study sister rekomendasi pilch program study timing robot tip criteria bert metope gun sister rekomendasi logia fuzzy tsukamoto elite criteria gun criteria academic criteria psikotes mint hail output sister up expat rekomendasi program study dakar uni auras data olen hail auras ada sister rekomendasi pilch program study judah visa puts program study ambit data bunch program study logia fuzzy tsukamoto sister rekomendasi
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'program': 8, 'studi': 8, 'sistem': 5, 'rekomendasi': 5, 'pilih': 4, 'kriteria': 4, 'siswa': 3, 'guna': 3, 'guru': 2, 'tinggi': 2, 'sma': 2, 'minat': 2, 'logika': 2, 'fuzzy': 2, 'tsukamoto': 2, 'hasil': 2, 'akurasi': 2, 'lanjut': 1, 'didik': 1, 'impi': 1, 'bagi': 1, 'besar': 1, 'lulus': 1, 'semua': 1, 'sesuai': 1, 'mampu': 1, 'masalah': 1, 'salah': 1, 'masuk': 1, 'jadi': 1, 'tes': 1, 'psikologi': 1, 'lihat': 1, 'nilai': 1, 'mata': 1, 'ajar': 1, 'dapat': 1, 'tunjang': 1, 'timbang': 1, 'bobot': 1, 'tiap': 1, 'beri': 1, 'metode': 1, 'teliti': 1, 'akademik': 1, 'psikotes': 1, 'output': 1, 'upa': 1, 'empat': 1, 'dasar': 1, 'uji': 1, 'data': 1, 'oleh': 1, 'ada': 1, 'mudah': 1, 'putus': 1, 'ambil': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 7, 'to': 5, 'courses': 5, 'in': 5, 'system': 5, 'on': 5, 'is': 3, 'students': 3, 'and': 3, 'used': 3, 'course': 3, 'criteria': 3, 'a': 2, 'high': 2, 'school': 2, 'interest': 2, 'so': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'this': 2, 'tsukamoto': 2, 'fuzzy': 2, 'logic': 2, 'accuracy': 2, 'continuing': 1, 'education': 1, 'college': 1, 'dream': 1, 'most': 1, 'after': 1, 'graduation': 1, 'however': 1, 'not': 1, 'all': 1, 'choose': 1, 'universities': 1, 'according': 1, 'their': 1, 'ability': 1, 'that': 1, 'problem': 1, 'occurred': 1, 'one': 1, 'entry': 1, 'therefore': 1, 'psychological': 1, 'tests': 1, 'see': 1, 'value': 1, 'subjects': 1, 'support': 1, 'selection': 1, 'election': 1, 'taking': 1, 'into': 1, 'account': 1, 'weight': 1, 'each': 1, 'criterion': 1, 'given': 1, 'method': 1, 'recommendation': 1, 'study': 1, 'are': 1, 'academic': 1, 'psycho': 1, 'output': 1, 'form': 1, 'four': 1, 'based': 1, 'test': 1, 'data': 1, 'obtained': 1, 'results': 1, 'with': 1, 'electoral': 1, 'these': 1, 'facilitate': 1, 'decide': 1, 'taken': 1, 'keywords': 1, 'recommendations': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1049 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: FAIZAL RAHMAN
Judul: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN EVALUASI PENILAIAN PRESTASI BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN METODE PAPRIKA DAN SMARTER
Pembimbing 1: RIKA YUNITARINI, ST., MT.
Pembimbing 2: ACHMAD JAUHARI, ST., M.Kom.
Abstrak (Raw): Penilaian memiliki tujuan yang sangat penting dalam evaluasi peningkatan penilaian siswa berprestasi. Evaluasi penilaian prestasi belajar siswa jarang dilakukan dan penginputan nilai dilakukan secara manual di SMPN 1 Lenteng, sehingga guru kesulitan menganalisis dan mengetahui keadaan siswa siswinya. Siswa yang berprestasi tidak cukup dinilai dari nilai bagus pada setiap mata pelajaran. Tetapi nilai akademik dan non akademik harus seimbang. Tujuan penelitian ini adalah membuat aplikasi untuk merangking hasil penilaian prestasi belajar siswa. Pembuatan sistem pendukung keputusan ini berdasarkan pada multi kriteria yang telah ditetapkan oleh sekolah pada studi kasus terkait. Multi kriteria tersebut kemudian dimodelkan kedalam metode PAPRIKA, yang merupakan salah metode yang membandingkan pasangan jumlah alternatif yang terjadi. Pasangan alternatif yang sama kemudian akan dirangking sesuai prioritas kriteria menggunakan metode SMARTER. Metode ini digunakan untuk pembobotan kriteria menggunakan rumus ROC (Rank Order Centroid) berdasarkan tingkat prioritas kriteria. Hasil dari penerapan metode ini adalah berupa aplikasi untuk melakukan ranking pada penilaian prestasi belajar siswa, sehingga dapat mempermudah guru mengambil keputusan dan mengevaluasi prestasi belajar siswa.
Abstrak (Clean): penilaian memiliki tujuan yang sangat penting dalam evaluasi peningkatan penilaian siswa berprestasi evaluasi penilaian prestasi belajar siswa jarang dilakukan dan penginputan nilai dilakukan secara manual di smpn lenteng sehingga guru kesulitan menganalisis dan mengetahui keadaan siswa siswinya siswa yang berprestasi tidak cukup dinilai dari nilai bagus pada setiap mata pelajaran tetapi nilai akademik dan non akademik harus seimbang tujuan penelitian ini adalah membuat aplikasi untuk merangking hasil penilaian prestasi belajar siswa pembuatan sistem pendukung keputusan ini berdasarkan pada multi kriteria yang telah ditetapkan oleh sekolah pada studi kasus terkait multi kriteria tersebut kemudian dimodelkan kedalam metode paprika yang merupakan salah metode yang membandingkan pasangan jumlah alternatif yang terjadi pasangan alternatif yang sama kemudian akan dirangking sesuai prioritas kriteria menggunakan metode smarter metode ini digunakan untuk pembobotan kriteria menggunakan rumus roc rank order centroid berdasarkan tingkat prioritas kriteria hasil dari penerapan metode ini adalah berupa aplikasi untuk melakukan ranking pada penilaian prestasi belajar siswa sehingga dapat mempermudah guru mengambil keputusan dan mengevaluasi prestasi belajar siswa
Abstrak (Stopwords Removed): penilaian memiliki tujuan sangat penting evaluasi peningkatan penilaian siswa berprestasi evaluasi penilaian prestasi belajar siswa jarang dilakukan penginputan nilai dilakukan secara manual smpn lenteng guru kesulitan menganalisis mengetahui keadaan siswa siswinya siswa berprestasi cukup dinilai nilai bagus setiap mata pelajaran nilai akademik non akademik harus seimbang tujuan penelitian membuat aplikasi merangking hasil penilaian prestasi belajar siswa pembuatan sistem pendukung keputusan berdasarkan multi kriteria ditetapkan sekolah studi kasus terkait multi kriteria tersebut dimodelkan kedalam metode paprika salah metode membandingkan pasangan jumlah alternatif terjadi pasangan alternatif sama dirangking sesuai prioritas kriteria menggunakan metode smarter metode digunakan pembobotan kriteria menggunakan rumus roc rank order centroid berdasarkan tingkat prioritas kriteria hasil penerapan metode berupa aplikasi melakukan ranking penilaian prestasi belajar siswa dapat mempermudah guru mengambil keputusan mengevaluasi prestasi belajar siswa
Abstrak (Stemmed): nilai milik tuju sangat penting evaluasi tingkat nilai siswa prestasi evaluasi nilai prestasi ajar siswa jarang laku penginputan nilai laku cara manual smpn lenteng guru sulit analis tahu ada siswa siswi siswa prestasi cukup nilai nilai bagus tiap mata ajar nilai akademik non akademik harus imbang tuju teliti buat aplikasi rangking hasil nilai prestasi ajar siswa buat sistem dukung putus dasar multi kriteria tetap sekolah studi kasus kait multi kriteria sebut model dalam metode paprika salah metode banding pasang jumlah alternatif jadi pasang alternatif sama rangking sesuai prioritas kriteria guna metode smarter metode guna bobot kriteria guna rumus roc rank order centroid dasar tingkat prioritas kriteria hasil terap metode upa aplikasi laku ranking nilai prestasi ajar siswa dapat mudah guru ambil putus evaluasi prestasi ajar siswa
Abstrak (Corrected): nilgai milk juju sang panting evaluate dingbat nilgai visa prestos evaluate nilgai prestos ajar visa parang lake penginputan nilgai lake cara manual man lenten guru suit analysis tau ada visa sushi visa prestos cutup nilgai nilgai bags tip data ajar nilgai academic non academic harms bang juju elite but aplikasi ranking hail nilgai prestos ajar visa but sister during puts dakar mufti criteria team selah study ass wait mufti criteria debut model dream metope paprika salad metope banding padang mullah alternative jade padang alternative same ranking sexual priority criteria gun metope smarter metope gun robot criteria gun rumpus roc rank order centroid dakar dingbat priority criteria hail trap metope up aplikasi lake ranking nilgai prestos ajar visa apart judah guru ambit puts evaluate prestos ajar visa
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'nilai': 9, 'siswa': 7, 'prestasi': 6, 'ajar': 5, 'kriteria': 5, 'metode': 5, 'evaluasi': 3, 'laku': 3, 'guna': 3, 'tuju': 2, 'tingkat': 2, 'guru': 2, 'akademik': 2, 'buat': 2, 'aplikasi': 2, 'rangking': 2, 'hasil': 2, 'putus': 2, 'dasar': 2, 'multi': 2, 'pasang': 2, 'alternatif': 2, 'prioritas': 2, 'milik': 1, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'jarang': 1, 'penginputan': 1, 'cara': 1, 'manual': 1, 'smpn': 1, 'lenteng': 1, 'sulit': 1, 'analis': 1, 'tahu': 1, 'ada': 1, 'siswi': 1, 'cukup': 1, 'bagus': 1, 'tiap': 1, 'mata': 1, 'non': 1, 'harus': 1, 'imbang': 1, 'teliti': 1, 'sistem': 1, 'dukung': 1, 'tetap': 1, 'sekolah': 1, 'studi': 1, 'kasus': 1, 'kait': 1, 'sebut': 1, 'model': 1, 'dalam': 1, 'paprika': 1, 'salah': 1, 'banding': 1, 'jumlah': 1, 'jadi': 1, 'sama': 1, 'sesuai': 1, 'smarter': 1, 'bobot': 1, 'rumus': 1, 'roc': 1, 'rank': 1, 'order': 1, 'centroid': 1, 'terap': 1, 'upa': 1, 'ranking': 1, 'dapat': 1, 'mudah': 1, 'ambil': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 11, 'to': 6, 'assessment': 5, 'student': 5, 'achievement': 5, 'is': 5, 'method': 5, 'in': 4, 'and': 4, 'on': 4, 'criteria': 4, 'this': 3, 'purpose': 2, 'evaluation': 2, 'done': 2, 'values': 2, 'so': 2, 'that': 2, 'students': 2, 'be': 2, 'make': 2, 'an': 2, 'application': 2, 'rank': 2, 'based': 2, 'then': 2, 'priority': 2, 'using': 2, 'has': 1, 'a': 1, 'very': 1, 'important': 1, 'increase': 1, 'rarely': 1, 'manually': 1, 'inputting': 1, 'smpn': 1, 'lenteng': 1, 'teachers': 1, 'trouble': 1, 'analyze': 1, 'know': 1, 'state': 1, 'siswi': 1, 'who': 1, 'excel': 1, 'not': 1, 'adequately': 1, 'evaluated': 1, 'good': 1, 'grades': 1, 'any': 1, 'subjects': 1, 'but': 1, 'academic': 1, 'nonacademic': 1, 'should': 1, 'balanced': 1, 'study': 1, 'results': 1, 'making': 1, 'decision': 1, 'support': 1, 'system': 1, 'multicriteria': 1, 'established': 1, 'by': 1, 'school': 1, 'relevant': 1, 'case': 1, 'studies': 1, 'multi': 1, 'are': 1, 'modeled': 1, 'into': 1, 'paprika': 1, 'which': 1, 'one': 1, 'comparing': 1, 'pairs': 1, 'alternate': 1, 'number': 1, 'occurred': 1, 'same': 1, 'alternatives': 1, 'pair': 1, 'will': 1, 'ranked': 1, 'according': 1, 'smarter': 1, 'used': 1, 'for': 1, 'weighting': 1, 'formula': 1, 'roc': 1, 'order': 1, 'centroid': 1, 'level': 1, 'result': 1, 'applying': 1, 'form': 1, 'carry': 1, 'out': 1, 'ranking': 1, 'as': 1, 'facilitate': 1, 'teacher': 1, 'decisions': 1, 'evaluate': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1050 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Benik Ucista
Judul: SENTIMENT ANALYSIS TWEETS KEBIJAKAN PUBLIK BERBAHASA INDONESIA DENGAN METODE PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS DAN EXPECTATION MAXIMIZATION
Pembimbing 1: Mulaab, S.Si., M.Kom.
Pembimbing 2: Moch. Kautsar Sophan, S.Kom., M.MT.
Abstrak (Raw): Sentiment analysis dalam penelitian ini merupakan riset komputasional dari opini yang diekspresikan secara tekstual, untuk selanjutnya diklasifikasikan kedalam kelas sentimen positif dan negatif. Dimana data opini diakses dari media sosial twitter berdasarkan query kebijakan publik dalam bahasa Indonesia. Dalam sentiment analysis, tingginya dimensi dari fitur yang digunakan dalam menggambarkan teks, membutuhkan adanya Principal Component Analysis sebagai reduksi dimensi. Principal Component Analysis merupakan strategi yang bertujuan meningkatkan kinerja komputasi. Sedangkan metode Expectation Maximization adalah metode pengembangan Naive Bayes yang digunakan sebagai classifier. Dalam pengklasifikasiannya, metode Expectation Maximization menentukan opini ke dalam kelas positif dan negatif dengan cara clustering. Expectation Maximization sendiri dapat menangani atribut numerik dan nominal.
Penelitian ini menggunakan 400 tweets tekstual. Dengan hasil klasifikasi Expectation Maximization yang dibandingkan dengan data hasil asli yang merupakan data yang sudah didapatkan kelas sentimennya dari database mySQL. Dalam hasil penelitian didapatkan dari skenario terbaik dan metode berhasil mengklasifikasikan tweets dengan nilai Precission sebanyak 70.8%, Recall sebanyak 100%, dan Accuracy sebanyak 79.4%.
Kata Kunci : Sentiment analysis, query, Principal Component Analysis , Expectation Maximization, Naïve Bayes, classifier,clustering.
Abstrak (Clean): sentiment analysis dalam penelitian ini merupakan riset komputasional dari opini yang diekspresikan secara tekstual untuk selanjutnya diklasifikasikan kedalam kelas sentimen positif dan negatif dimana data opini diakses dari media sosial twitter berdasarkan query kebijakan publik dalam bahasa indonesia dalam sentiment analysis tingginya dimensi dari fitur yang digunakan dalam menggambarkan teks membutuhkan adanya principal component analysis sebagai reduksi dimensi principal component analysis merupakan strategi yang bertujuan meningkatkan kinerja komputasi sedangkan metode expectation maximization adalah metode pengembangan naive bayes yang digunakan sebagai classifier dalam pengklasifikasiannya metode expectation maximization menentukan opini ke dalam kelas positif dan negatif dengan cara clustering expectation maximization sendiri dapat menangani atribut numerik dan nominal penelitian ini menggunakan tweets tekstual dengan hasil klasifikasi expectation maximization yang dibandingkan dengan data hasil asli yang merupakan data yang sudah didapatkan kelas sentimennya dari database mysql dalam hasil penelitian didapatkan dari skenario terbaik dan metode berhasil mengklasifikasikan tweets dengan nilai precission sebanyak recall sebanyak dan accuracy sebanyak kata kunci sentiment analysis query principal component analysis expectation maximization naïve bayes classifierclustering
Abstrak (Stopwords Removed): sentiment analysis penelitian riset komputasional opini diekspresikan secara tekstual selanjutnya diklasifikasikan kedalam kelas sentimen positif negatif dimana data opini diakses media sosial twitter berdasarkan query kebijakan publik bahasa indonesia sentiment analysis tingginya dimensi fitur digunakan menggambarkan teks membutuhkan adanya principal component analysis reduksi dimensi principal component analysis strategi bertujuan meningkatkan kinerja komputasi sedangkan metode expectation maximization metode pengembangan naive bayes digunakan classifier pengklasifikasiannya metode expectation maximization menentukan opini kelas positif negatif cara clustering expectation maximization sendiri dapat menangani atribut numerik nominal penelitian menggunakan tweets tekstual hasil klasifikasi expectation maximization dibandingkan data hasil asli data sudah didapatkan kelas sentimennya database mysql hasil penelitian didapatkan skenario terbaik metode berhasil mengklasifikasikan tweets nilai precission sebanyak recall sebanyak accuracy sebanyak kata kunci sentiment analysis query principal component analysis expectation maximization naïve bayes classifierclustering
Abstrak (Stemmed): sentiment analysis teliti riset komputasional opini ekspresi cara tekstual lanjut klasifikasi dalam kelas sentimen positif negatif mana data opini akses media sosial twitter dasar query bijak publik bahasa indonesia sentiment analysis tinggi dimensi fitur guna gambar teks butuh ada principal component analysis reduksi dimensi principal component analysis strategi tuju tingkat kerja komputasi sedang metode expectation maximization metode kembang naive bayes guna classifier klasifikasi metode expectation maximization tentu opini kelas positif negatif cara clustering expectation maximization sendiri dapat tangan atribut numerik nominal teliti guna tweets tekstual hasil klasifikasi expectation maximization banding data hasil asli data sudah dapat kelas sentimen database mysql hasil teliti dapat skenario baik metode hasil klasifikasi tweets nilai precission banyak recall banyak accuracy banyak kata kunci sentiment analysis query principal component analysis expectation maximization na ve bayes classifierclustering
Abstrak (Corrected): sentiment analysis elite rise computational opine ekspresi cara textual layout klasifikasi dream keas sentiment position negative mana data opine asses media social twitter dakar query biak public bahama indonesia sentiment analysis ting dimension four gun sambar tens butch ada principal component analysis reduksi dimension principal component analysis strategy juju dingbat era komputasi sedan metope expectation maximization metope embank naive bayes gun classifier klasifikasi metope expectation maximization tent opine keas position negative cara clustering expectation maximization sending apart tanga tribute numeric nominal elite gun tweets textual hail klasifikasi expectation maximization banding data hail ali data judah apart keas sentiment database myself hail elite apart scenario back metope hail klasifikasi tweets nilgai precision banyan recall banyan accuracy banyan data bunch sentiment analysis query principal component analysis expectation maximization na we bayes classifierclustering
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'analysis': 6, 'expectation': 5, 'maximization': 5, 'klasifikasi': 4, 'metode': 4, 'hasil': 4, 'sentiment': 3, 'teliti': 3, 'opini': 3, 'kelas': 3, 'data': 3, 'guna': 3, 'principal': 3, 'component': 3, 'dapat': 3, 'banyak': 3, 'cara': 2, 'tekstual': 2, 'sentimen': 2, 'positif': 2, 'negatif': 2, 'query': 2, 'dimensi': 2, 'bayes': 2, 'tweets': 2, 'riset': 1, 'komputasional': 1, 'ekspresi': 1, 'lanjut': 1, 'dalam': 1, 'mana': 1, 'akses': 1, 'media': 1, 'sosial': 1, 'twitter': 1, 'dasar': 1, 'bijak': 1, 'publik': 1, 'bahasa': 1, 'indonesia': 1, 'tinggi': 1, 'fitur': 1, 'gambar': 1, 'teks': 1, 'butuh': 1, 'ada': 1, 'reduksi': 1, 'strategi': 1, 'tuju': 1, 'tingkat': 1, 'kerja': 1, 'komputasi': 1, 'sedang': 1, 'kembang': 1, 'naive': 1, 'classifier': 1, 'tentu': 1, 'clustering': 1, 'sendiri': 1, 'tangan': 1, 'atribut': 1, 'numerik': 1, 'nominal': 1, 'banding': 1, 'asli': 1, 'sudah': 1, 'database': 1, 'mysql': 1, 'skenario': 1, 'baik': 1, 'nilai': 1, 'precission': 1, 'recall': 1, 'accuracy': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'na': 1, 've': 1, 'classifierclustering': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 12, 'the': 11, 'analysis': 6, 'is': 6, 'in': 5, 'a': 5, 'and': 5, 'expectation': 5, 'maximization': 5, 'sentiment': 4, 'study': 3, 'data': 3, 'used': 3, 'to': 3, 'principal': 3, 'component': 3, 'method': 3, 'this': 2, 'into': 2, 'positive': 2, 'negative': 2, 'opinion': 2, 'query': 2, 'as': 2, 'that': 2, 'bayes': 2, 'classifier': 2, 'classification': 2, 'class': 2, 'clustering': 2, 'tweets': 2, 'with': 2, 'results': 2, 'computational': 1, 'opinions': 1, 'expressed': 1, 'textually': 1, 'for': 1, 'further': 1, 'classified': 1, 'classes': 1, 'where': 1, 'accessed': 1, 'social': 1, 'media': 1, 'twitter': 1, 'based': 1, 'public': 1, 'policy': 1, 'indonesian': 1, 'high': 1, 'dimensionality': 1, 'features': 1, 'describe': 1, 'text': 1, 'requires': 1, 'existence': 1, 'dimension': 1, 'reduction': 1, 'strategy': 1, 'aims': 1, 'improve': 1, 'computing': 1, 'performance': 1, 'while': 1, 'development': 1, 'which': 1, 'naive': 1, 'determining': 1, 'by': 1, 'means': 1, 'can': 1, 'handle': 1, 'numeric': 1, 'nominal': 1, 'attributes': 1, 'textual': 1, 'are': 1, 'compared': 1, 'original': 1, 'result': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'obtained': 1, 'sentiments': 1, 'mysql': 1, 'database': 1, 'best': 1, 'scenario': 1, 'methods': 1, 'successfully': 1, 'classify': 1, 'precision': 1, 'value': 1, 'recall': 1, 'accuracy': 1, 'keywords': 1, 'na': 1, 've': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1051 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Artika frida nirmala
Judul: IMPLEMENTASI DAN SIMULASI PERFORMANSI JARINGAN VLAN DI UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA
Pembimbing 1: Achmad ubaidillah MS. ST,MT
Pembimbing 2: Dwi Kuswanto S,Pd , MT
Abstrak (Raw): Sistem jaringan komputer yang cukup kompleks di Universitas Trunojoyo Madura, merupakan faktor yang perlu diperhatikan jika membicarakan tentang sebuah performansi suatu jaringan komputer. Dengan adanya analisa performansi, dihasilkan sebuah fakta tentang bagaimana kinerja sistem jaringan komputer tersebut. Sehingga administrator jaringan mampu meningkatkan sebuah sistem jaringan komputer yang lebih handal dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Pada penelitian ini dilakukan pengukuran performansi jaringan secara langsung untuk mengukur kinerja jaringan komputer. Metode pengukuran langsung diharapkan menghasilkan data yang bersifat real dan sesuai dengan kondisi yang terjadi di lapangan. Selain itu dibuat juga sebuah simulasi dengan menggunakan Network Simulator 2 yang dirancang sedekat mungkin dengan kondisi sebenarnya sebagai penguat hasil analisa. Hasil penelitian menunjukkan Kinerja jaringan VLAN UTM selama ini, untuk total penggunaan bandwidth tidak pernah mencapai batas maksimal atau dengan kata lain tidak mencapai overload dan kongesti. Hasil tersebut mengacu pada data yang menunjukkan bahwa nilai throughput rata-rata yang selalu linear di setiap kondisi pengukuran sepi, sibuk, dan sedang. Selain itu pengelompokan kondisi sepi, sedang dan sibuk hasil pengukuran yang dilakukan pada suatu jaringan yang belum mencapai overload , mengakibatkan fluktuasi pada data hasil pengukuran. Beberapa faktor lain yang dapat memberikan pengaruh terhadap hasil pengukuran langsung diantaranya adalah jumlah percobaan, kesibukan traffic, dan spesifikasi device.
Abstrak (Clean): sistem jaringan komputer yang cukup kompleks di universitas trunojoyo madura merupakan faktor yang perlu diperhatikan jika membicarakan tentang sebuah performansi suatu jaringan komputer dengan adanya analisa performansi dihasilkan sebuah fakta tentang bagaimana kinerja sistem jaringan komputer tersebut sehingga administrator jaringan mampu meningkatkan sebuah sistem jaringan komputer yang lebih handal dan sesuai dengan kebutuhan pengguna pada penelitian ini dilakukan pengukuran performansi jaringan secara langsung untuk mengukur kinerja jaringan komputer metode pengukuran langsung diharapkan menghasilkan data yang bersifat real dan sesuai dengan kondisi yang terjadi di lapangan selain itu dibuat juga sebuah simulasi dengan menggunakan network simulator yang dirancang sedekat mungkin dengan kondisi sebenarnya sebagai penguat hasil analisa hasil penelitian menunjukkan kinerja jaringan vlan utm selama ini untuk total penggunaan bandwidth tidak pernah mencapai batas maksimal atau dengan kata lain tidak mencapai overload dan kongesti hasil tersebut mengacu pada data yang menunjukkan bahwa nilai throughput ratarata yang selalu linear di setiap kondisi pengukuran sepi sibuk dan sedang selain itu pengelompokan kondisi sepi sedang dan sibuk hasil pengukuran yang dilakukan pada suatu jaringan yang belum mencapai overload mengakibatkan fluktuasi pada data hasil pengukuran beberapa faktor lain yang dapat memberikan pengaruh terhadap hasil pengukuran langsung diantaranya adalah jumlah percobaan kesibukan traffic dan spesifikasi device
Abstrak (Stopwords Removed): sistem jaringan komputer cukup kompleks universitas trunojoyo madura faktor perlu diperhatikan jika membicarakan tentang performansi jaringan komputer adanya analisa performansi dihasilkan fakta tentang bagaimana kinerja sistem jaringan komputer tersebut administrator jaringan mampu meningkatkan sistem jaringan komputer lebih handal sesuai kebutuhan pengguna penelitian dilakukan pengukuran performansi jaringan secara langsung mengukur kinerja jaringan komputer metode pengukuran langsung diharapkan menghasilkan data bersifat real sesuai kondisi terjadi lapangan selain dibuat simulasi menggunakan network simulator dirancang sedekat mungkin kondisi sebenarnya penguat hasil analisa hasil penelitian menunjukkan kinerja jaringan vlan utm selama total penggunaan bandwidth pernah mencapai batas maksimal kata lain mencapai overload kongesti hasil tersebut mengacu data menunjukkan nilai throughput ratarata selalu linear setiap kondisi pengukuran sepi sibuk sedang selain pengelompokan kondisi sepi sedang sibuk hasil pengukuran dilakukan jaringan belum mencapai overload mengakibatkan fluktuasi data hasil pengukuran beberapa faktor lain dapat memberikan pengaruh hasil pengukuran langsung diantaranya jumlah percobaan kesibukan traffic spesifikasi device
Abstrak (Stemmed): sistem jaring komputer cukup kompleks universitas trunojoyo madura faktor perlu perhati jika bicara tentang performansi jaring komputer ada analisa performansi hasil fakta tentang bagaimana kerja sistem jaring komputer sebut administrator jaring mampu tingkat sistem jaring komputer lebih handal sesuai butuh guna teliti laku ukur performansi jaring cara langsung ukur kerja jaring komputer metode ukur langsung harap hasil data sifat real sesuai kondisi jadi lapang selain buat simulasi guna network simulator rancang dekat mungkin kondisi benar kuat hasil analisa hasil teliti tunjuk kerja jaring vlan utm lama total guna bandwidth pernah capai batas maksimal kata lain capai overload kongesti hasil sebut acu data tunjuk nilai throughput ratarata selalu linear tiap kondisi ukur sepi sibuk sedang selain kelompok kondisi sepi sedang sibuk hasil ukur laku jaring belum capai overload akibat fluktuasi data hasil ukur beberapa faktor lain dapat beri pengaruh hasil ukur langsung antara jumlah coba sibuk traffic spesifikasi device
Abstrak (Corrected): sister caring computer cutup kopeks university trunojoyo madura factor peru perhaps pika bicarb tenting performance caring computer ada analyst performance hail fact tenting bagaimana era sister caring computer debut administrator caring camp dingbat sister caring computer leash sandal sexual butch gun elite lake ukr performance caring cara lansing ukr era caring computer metope ukr lansing harp hail data sift real sexual kondisi jade laying slain but simulate gun network simulator dancing dead munchkin kondisi bear kurt hail analyst hail elite tuneup era caring plan um lama total gun bandwidth perish capri bats maximal data lain capri overload longest hail debut act data tuneup nilgai throughput ratarata sell linear tip kondisi ukr semi sick sedan slain kelompok kondisi semi sedan sick hail ukr lake caring begum capri overload akbar fluktuasi data hail ukr beberapa factor lain apart bert pengaruh hail ukr lansing angara mullah coma sick traffic spesifikasi device
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jaring': 9, 'hasil': 8, 'ukur': 7, 'komputer': 5, 'kondisi': 4, 'sistem': 3, 'performansi': 3, 'kerja': 3, 'guna': 3, 'langsung': 3, 'data': 3, 'capai': 3, 'sibuk': 3, 'faktor': 2, 'tentang': 2, 'analisa': 2, 'sebut': 2, 'sesuai': 2, 'teliti': 2, 'laku': 2, 'selain': 2, 'tunjuk': 2, 'lain': 2, 'overload': 2, 'sepi': 2, 'sedang': 2, 'cukup': 1, 'kompleks': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'perlu': 1, 'perhati': 1, 'jika': 1, 'bicara': 1, 'ada': 1, 'fakta': 1, 'bagaimana': 1, 'administrator': 1, 'mampu': 1, 'tingkat': 1, 'lebih': 1, 'handal': 1, 'butuh': 1, 'cara': 1, 'metode': 1, 'harap': 1, 'sifat': 1, 'real': 1, 'jadi': 1, 'lapang': 1, 'buat': 1, 'simulasi': 1, 'network': 1, 'simulator': 1, 'rancang': 1, 'dekat': 1, 'mungkin': 1, 'benar': 1, 'kuat': 1, 'vlan': 1, 'utm': 1, 'lama': 1, 'total': 1, 'bandwidth': 1, 'pernah': 1, 'batas': 1, 'maksimal': 1, 'kata': 1, 'kongesti': 1, 'acu': 1, 'nilai': 1, 'throughput': 1, 'ratarata': 1, 'selalu': 1, 'linear': 1, 'tiap': 1, 'kelompok': 1, 'belum': 1, 'akibat': 1, 'fluktuasi': 1, 'beberapa': 1, 'dapat': 1, 'beri': 1, 'pengaruh': 1, 'antara': 1, 'jumlah': 1, 'coba': 1, 'traffic': 1, 'spesifikasi': 1, 'device': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'network': 10, 'in': 10, 'of': 10, 'a': 8, 'performance': 7, 'is': 6, 'and': 6, 'measurement': 6, 'computer': 5, 'to': 5, 'that': 5, 'results': 5, 'system': 3, 'with': 3, 'direct': 3, 'data': 3, 'about': 2, 'analysis': 2, 'can': 2, 'accordance': 2, 'for': 2, 'conditions': 2, 'simulation': 2, 'as': 2, 'vlan': 2, 'other': 2, 'not': 2, 'overload': 2, 'condition': 2, 'quiet': 2, 'busy': 2, 'quite': 1, 'complex': 1, 'trunojoyo': 1, 'university': 1, 'factor': 1, 'consider': 1, 'when': 1, 'talking': 1, 'produced': 1, 'fact': 1, 'how': 1, 'so': 1, 'administrators': 1, 'improve': 1, 'more': 1, 'reliable': 1, 'user': 1, 'needs': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'measuring': 1, 'networks': 1, 'method': 1, 'expected': 1, 'produce': 1, 'real': 1, 'occur': 1, 'field': 1, 'addition': 1, 'it': 1, 'also': 1, 'created': 1, 'using': 1, 'simulator': 1, 'designed': 1, 'close': 1, 'actual': 1, 'reinforcement': 1, 'showed': 1, 'utm': 1, 'over': 1, 'years': 1, 'total': 1, 'bandwidth': 1, 'usage': 1, 'never': 1, 'reaches': 1, 'maximum': 1, 'limit': 1, 'or': 1, 'words': 1, 'do': 1, 'reach': 1, 'congestion': 1, 'these': 1, 'refer': 1, 'showing': 1, 'average': 1, 'throughput': 1, 'values': 1, 'are': 1, 'always': 1, 'linear': 1, 'every': 1, 'being': 1, 'besides': 1, 'grouping': 1, 'moderate': 1, 'measurements': 1, 'performed': 1, 'on': 1, 'has': 1, 'reached': 1, 'resulting': 1, 'fluctuations': 1, 'some': 1, 'factors': 1, 'give': 1, 'effect': 1, 'which': 1, 'number': 1, 'experiments': 1, 'bustle': 1, 'traffic': 1, 'device': 1, 'specifications': 1, 'keywords': 1, 'simulators': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1052 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Wahedah
Judul: SISTEM MONITORING SPBU MENGGUNAKAN ARDUINO
Pembimbing 1: Cucun Very Angkoso, ST., M.T
Pembimbing 2: Koko Joni, ST., M.Eng
Abstrak (Raw): SPBU merupakan salah satu tempat penyalur BBM yang memiliki peran penting. Namun, sistem pengecekan level BBM di SPBU sampai saat ini masih sangat sederhana. Misalnya alat yang digunakan untuk mendeteksi tangki masih menggunakan besi panjang sehingga sering terjadi kekosongan BBM tanpa terkontrol sebelumnya. Oleh karena itu, pada tugas akhir ini peneliti sudah selesai membuat suatu perancangan simulasi sistem monitoring level BBM dengan menggunakan sensor nirkabel menggunakan arduino.
Penambahan Augmented Reality (AR) pada Aplikasi monitoring SPBU dapat mempermudah pengendara mesindalam mencari informasi suatu SPBU terdekat.Dengan memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR) melalui penggunaan kamera, GPS, pada perangkat android aplikasi ini dapat memberikan informasi secara detail, akurat dan tampak nyata bagi pengguna.
Dalam penelitian ini penggunaan teknologi jaringan sensor nirkabel ini antara lain kita dapat melakukan pengotrolan atau pemantuan dari jarak jauh dan tanpa perantara kabel serta fleksibilitas dalam komunikasi jarak jauh dari titik letak sensor dan peningkatan akurasi secara menyeluruh secara terus menerus (real-time).
Abstrak (Clean): spbu merupakan salah satu tempat penyalur bbm yang memiliki peran penting namun sistem pengecekan level bbm di spbu sampai saat ini masih sangat sederhana misalnya alat yang digunakan untuk mendeteksi tangki masih menggunakan besi panjang sehingga sering terjadi kekosongan bbm tanpa terkontrol sebelumnya oleh karena itu pada tugas akhir ini peneliti sudah selesai membuat suatu perancangan simulasi sistem monitoring level bbm dengan menggunakan sensor nirkabel menggunakan arduino penambahan augmented reality ar pada aplikasi monitoring spbu dapat mempermudah pengendara mesindalam mencari informasi suatu spbu terdekatdengan memanfaatkan teknologi augmented reality ar melalui penggunaan kamera gps pada perangkat android aplikasi ini dapat memberikan informasi secara detail akurat dan tampak nyata bagi pengguna dalam penelitian ini penggunaan teknologi jaringan sensor nirkabel ini antara lain kita dapat melakukan pengotrolan atau pemantuan dari jarak jauh dan tanpa perantara kabel serta fleksibilitas dalam komunikasi jarak jauh dari titik letak sensor dan peningkatan akurasi secara menyeluruh secara terus menerus realtime
Abstrak (Stopwords Removed): spbu salah satu tempat penyalur bbm memiliki peran penting sistem pengecekan level bbm spbu masih sangat sederhana misalnya alat digunakan mendeteksi tangki masih menggunakan besi panjang sering terjadi kekosongan bbm terkontrol sebelumnya tugas akhir peneliti sudah selesai membuat perancangan simulasi sistem monitoring level bbm menggunakan sensor nirkabel menggunakan arduino penambahan augmented reality ar aplikasi monitoring spbu dapat mempermudah pengendara mesindalam mencari informasi spbu terdekatdengan memanfaatkan teknologi augmented reality ar penggunaan kamera gps perangkat android aplikasi dapat memberikan informasi secara detail akurat tampak nyata bagi pengguna penelitian penggunaan teknologi jaringan sensor nirkabel antara lain kita dapat melakukan pengotrolan pemantuan jarak jauh perantara kabel fleksibilitas komunikasi jarak jauh titik letak sensor peningkatan akurasi secara menyeluruh secara terus menerus realtime
Abstrak (Stemmed): spbu salah satu tempat salur bbm milik peran penting sistem kece level bbm spbu masih sangat sederhana misal alat guna deteksi tangki masih guna besi panjang sering jadi kosong bbm kontrol belum tugas akhir teliti sudah selesai buat ancang simulasi sistem monitoring level bbm guna sensor nirkabel guna arduino tambah augmented reality ar aplikasi monitoring spbu dapat mudah kendara mesindalam cari informasi spbu terdekatdengan manfaat teknologi augmented reality ar guna kamera gps perangkat android aplikasi dapat beri informasi cara detail akurat tampak nyata bagi guna teliti guna teknologi jaring sensor nirkabel antara lain kita dapat laku pengotrolan mantu jarak jauh antara kabel fleksibilitas komunikasi jarak jauh titik letak sensor tingkat akurasi cara seluruh cara terus terus realtime
Abstrak (Corrected): spot salad sat tempt slur bum milk pecan panting sister keck level bum spot mash sang sederhana missal flat gun detest tank mash gun best panting seeing jade losing bum control begum tugs air elite judah seesaw but dancing simulate sister monitoring level bum gun sensor nirkabel gun arguing tambac augmented reality ar aplikasi monitoring spot apart judah kendra mesindalam care informant spot terdekatdengan manat teknologi augmented reality ar gun camera gas perangkat android aplikasi apart bert informant cara detail aura tampa nyala bag gun elite gun teknologi caring sensor nirkabel angara lain kit apart lake pengotrolan manta arak each angara label fleksibilitas komunikasi arak each titis leak sensor dingbat auras cara seluruh cara terms terms mealtime
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 7, 'spbu': 4, 'bbm': 4, 'sensor': 3, 'dapat': 3, 'cara': 3, 'sistem': 2, 'level': 2, 'masih': 2, 'teliti': 2, 'monitoring': 2, 'nirkabel': 2, 'augmented': 2, 'reality': 2, 'ar': 2, 'aplikasi': 2, 'informasi': 2, 'teknologi': 2, 'antara': 2, 'jarak': 2, 'jauh': 2, 'terus': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'tempat': 1, 'salur': 1, 'milik': 1, 'peran': 1, 'penting': 1, 'kece': 1, 'sangat': 1, 'sederhana': 1, 'misal': 1, 'alat': 1, 'deteksi': 1, 'tangki': 1, 'besi': 1, 'panjang': 1, 'sering': 1, 'jadi': 1, 'kosong': 1, 'kontrol': 1, 'belum': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'sudah': 1, 'selesai': 1, 'buat': 1, 'ancang': 1, 'simulasi': 1, 'arduino': 1, 'tambah': 1, 'mudah': 1, 'kendara': 1, 'mesindalam': 1, 'cari': 1, 'terdekatdengan': 1, 'manfaat': 1, 'kamera': 1, 'gps': 1, 'perangkat': 1, 'android': 1, 'beri': 1, 'detail': 1, 'akurat': 1, 'tampak': 1, 'nyata': 1, 'bagi': 1, 'jaring': 1, 'lain': 1, 'kita': 1, 'laku': 1, 'pengotrolan': 1, 'mantu': 1, 'kabel': 1, 'fleksibilitas': 1, 'komunikasi': 1, 'titik': 1, 'letak': 1, 'tingkat': 1, 'akurasi': 1, 'seluruh': 1, 'realtime': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'and': 7, 'level': 4, 'a': 4, 'this': 4, 'in': 4, 'gas': 3, 'station': 3, 'is': 3, 'of': 3, 'gasoline': 3, 'system': 3, 'to': 3, 'monitoring': 3, 'the': 2, 'tank': 2, 'that': 2, 'research': 2, 'wireless': 2, 'ar': 2, 'application': 2, 'information': 2, 'public': 1, 'one': 1, 'crucial': 1, 'distributor': 1, 'agent': 1, 'unfortunately': 1, 'its': 1, 'checking': 1, 'needs': 1, 'further': 1, 'development': 1, 'currently': 1, 'equipment': 1, 'used': 1, 'measure': 1, 'long': 1, 'iron': 1, 'pool': 1, 'it': 1, 'causes': 1, 'inconsistency': 1, 'measurement': 1, 'propose': 1, 'design': 1, 'simulate': 1, 'uses': 1, 'device': 1, 'arduino': 1, 'augmented': 1, 'reality': 1, 'employment': 1, 'assist': 1, 'drivers': 1, 'search': 1, 'about': 1, 'nearest': 1, 'around': 1, 'them': 1, 'using': 1, 'through': 1, 'digital': 1, 'camera': 1, 'gps': 1, 'android': 1, 'smart': 1, 'phone': 1, 'afford': 1, 'detail': 1, 'accurate': 1, 'real': 1, 'visualization': 1, 'for': 1, 'users': 1, 'apply': 1, 'sensor': 1, 'network': 1, 'technology': 1, 'which': 1, 'able': 1, 'control': 1, 'remote': 1, 'solution': 1, 'offer': 1, 'flexibility': 1, 'longdistance': 1, 'communication': 1, 'heuristic': 1, 'longterm': 1, 'accuracy': 1, 'increasing': 1, 'realtime': 1, 'manner': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1053 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: NIVI ELSANDY
Judul: KLASTERING PENGGUNAAN JARINGAN BERBASIS PROTOKOL
(Studi Kasus : Laboratorium Terpadu Teknik Informatika UTM)
Pembimbing 1: AERI RACHMAD, S.T., M.T.
Pembimbing 2: DWI KUSWANTO, S.Pd., M.T.
Abstrak (Raw): Laboratorium Terpadu Teknik Informatika Universitas Trunojoyo Madura memiliki jaringan komputer yang terhubung dengan internet dan dapat diakses oleh seluruh mahasiswa Teknik Informatika yang ada di laboratorium. Berbagai macam komunikasi data yang memiliki protokol berbeda-beda terjadi setiap harinya pada jaringan komputer tersebut. Tidak adanya kontrol mengenai trafik dari komunikasi data yang berlangsung pada jaringan komputer tersebut akan mempersulit penentuan kontrol atau tindakan apa yang harus dilakukan. Monitoring trafik jaringan adalah salah satu langkah awal untuk menentukan kontrol apa yang perlu dilakukan pada sebuah jaringan komputer. Penelitian ini menggunakan teknik klastering K-Means dan menghasilkan rekomendasi data penggunaan jaringan yang dapat dijadikan langkah awal untuk menentukan tindak lanjut dari komunikasi data ataupun protokol yang digunakan di dalam Laboratorium Terpadu Teknik Informatika untuk memaksimalkan atau meminimalkan penggunaan jaringan. Komunikasi data di Laboratorium Terpadu Teknik Informatika terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu komunikasi data antara jaringan di dalam laboratorium dan jaringan di luar laboratorium menggunakan 8 protokol lapisan aplikasi, dan komunikasi data antar perangkat di dalam jaringan laboratorium menggunakan 1 protokol lapisan aplikasi. Nilai penggunaan tertinggi berada pada Laboratorium Computation and Artificial Intelegence, dan terendah berada pada Laboratorium Teknologi Informasi dan Aplikasi. Dapat disimpulkan bahwa perlu adanya optimalisasi penggunaan jaringan untuk setiap laboratorium agar tidak menyia-nyiakan sumber daya yang ada.
Abstrak (Clean): laboratorium terpadu teknik informatika universitas trunojoyo madura memiliki jaringan komputer yang terhubung dengan internet dan dapat diakses oleh seluruh mahasiswa teknik informatika yang ada di laboratorium berbagai macam komunikasi data yang memiliki protokol berbedabeda terjadi setiap harinya pada jaringan komputer tersebut tidak adanya kontrol mengenai trafik dari komunikasi data yang berlangsung pada jaringan komputer tersebut akan mempersulit penentuan kontrol atau tindakan apa yang harus dilakukan monitoring trafik jaringan adalah salah satu langkah awal untuk menentukan kontrol apa yang perlu dilakukan pada sebuah jaringan komputer penelitian ini menggunakan teknik klastering kmeans dan menghasilkan rekomendasi data penggunaan jaringan yang dapat dijadikan langkah awal untuk menentukan tindak lanjut dari komunikasi data ataupun protokol yang digunakan di dalam laboratorium terpadu teknik informatika untuk memaksimalkan atau meminimalkan penggunaan jaringan komunikasi data di laboratorium terpadu teknik informatika terbagi menjadi kelompok yaitu komunikasi data antara jaringan di dalam laboratorium dan jaringan di luar laboratorium menggunakan protokol lapisan aplikasi dan komunikasi data antar perangkat di dalam jaringan laboratorium menggunakan protokol lapisan aplikasi nilai penggunaan tertinggi berada pada laboratorium computation and artificial intelegence dan terendah berada pada laboratorium teknologi informasi dan aplikasi dapat disimpulkan bahwa perlu adanya optimalisasi penggunaan jaringan untuk setiap laboratorium agar tidak menyianyiakan sumber daya yang ada
Abstrak (Stopwords Removed): laboratorium terpadu teknik informatika universitas trunojoyo madura memiliki jaringan komputer terhubung internet dapat diakses seluruh mahasiswa teknik informatika ada laboratorium berbagai macam komunikasi data memiliki protokol berbedabeda terjadi setiap harinya jaringan komputer tersebut adanya kontrol mengenai trafik komunikasi data berlangsung jaringan komputer tersebut mempersulit penentuan kontrol tindakan apa harus dilakukan monitoring trafik jaringan salah satu langkah awal menentukan kontrol apa perlu dilakukan jaringan komputer penelitian menggunakan teknik klastering kmeans menghasilkan rekomendasi data penggunaan jaringan dapat dijadikan langkah awal menentukan tindak lanjut komunikasi data ataupun protokol digunakan laboratorium terpadu teknik informatika memaksimalkan meminimalkan penggunaan jaringan komunikasi data laboratorium terpadu teknik informatika terbagi menjadi kelompok komunikasi data antara jaringan laboratorium jaringan luar laboratorium menggunakan protokol lapisan aplikasi komunikasi data antar perangkat jaringan laboratorium menggunakan protokol lapisan aplikasi nilai penggunaan tertinggi berada laboratorium computation and artificial intelegence terendah berada laboratorium teknologi informasi aplikasi dapat disimpulkan perlu adanya optimalisasi penggunaan jaringan setiap laboratorium menyianyiakan sumber daya ada
Abstrak (Stemmed): laboratorium padu teknik informatika universitas trunojoyo madura milik jaring komputer hubung internet dapat akses seluruh mahasiswa teknik informatika ada laboratorium bagai macam komunikasi data milik protokol berbedabeda jadi tiap hari jaring komputer sebut ada kontrol kena trafik komunikasi data langsung jaring komputer sebut sulit tentu kontrol tindak apa harus laku monitoring trafik jaring salah satu langkah awal tentu kontrol apa perlu laku jaring komputer teliti guna teknik klastering kmeans hasil rekomendasi data guna jaring dapat jadi langkah awal tentu tindak lanjut komunikasi data atau protokol guna laboratorium padu teknik informatika maksimal minimal guna jaring komunikasi data laboratorium padu teknik informatika bagi jadi kelompok komunikasi data antara jaring laboratorium jaring luar laboratorium guna protokol lapis aplikasi komunikasi data antar perangkat jaring laboratorium guna protokol lapis aplikasi nilai guna tinggi ada laboratorium computation and artificial intelegence rendah ada laboratorium teknologi informasi aplikasi dapat simpul perlu ada optimalisasi guna jaring tiap laboratorium menyianyiakan sumber daya ada
Abstrak (Corrected): laboratories pad tennis information university trunojoyo madura milk caring computer hung internet apart asses seluruh mahasiswa tennis information ada laboratories bahai madam komunikasi data milk protocol berbedabeda jade tip hard caring computer debut ada control ken train komunikasi data lansing caring computer debut suit tent control tindal papa harms lake monitoring train caring salad sat bangka away tent control papa peru lake caring computer elite gun tennis plastering means hail rekomendasi data gun caring apart jade bangka away tent tindal layout komunikasi data tau protocol gun laboratories pad tennis information maximal minimal gun caring komunikasi data laboratories pad tennis information bag jade kelompok komunikasi data angara caring laboratories caring liar laboratories gun protocol laps aplikasi komunikasi data altar perangkat caring laboratories gun protocol laps aplikasi nilgai gun ting ada laboratories computation and artificial intelligence rental ada laboratories teknologi informant aplikasi apart simple peru ada optimalisasi gun caring tip laboratories menyianyiakan number day ada
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jaring': 11, 'laboratorium': 10, 'guna': 8, 'data': 7, 'ada': 6, 'komunikasi': 6, 'teknik': 5, 'informatika': 4, 'komputer': 4, 'protokol': 4, 'padu': 3, 'dapat': 3, 'jadi': 3, 'kontrol': 3, 'tentu': 3, 'aplikasi': 3, 'milik': 2, 'tiap': 2, 'sebut': 2, 'trafik': 2, 'tindak': 2, 'apa': 2, 'laku': 2, 'langkah': 2, 'awal': 2, 'perlu': 2, 'lapis': 2, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'hubung': 1, 'internet': 1, 'akses': 1, 'seluruh': 1, 'mahasiswa': 1, 'bagai': 1, 'macam': 1, 'berbedabeda': 1, 'hari': 1, 'kena': 1, 'langsung': 1, 'sulit': 1, 'harus': 1, 'monitoring': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'teliti': 1, 'klastering': 1, 'kmeans': 1, 'hasil': 1, 'rekomendasi': 1, 'lanjut': 1, 'atau': 1, 'maksimal': 1, 'minimal': 1, 'bagi': 1, 'kelompok': 1, 'antara': 1, 'luar': 1, 'antar': 1, 'perangkat': 1, 'nilai': 1, 'tinggi': 1, 'computation': 1, 'and': 1, 'artificial': 1, 'intelegence': 1, 'rendah': 1, 'teknologi': 1, 'informasi': 1, 'simpul': 1, 'optimalisasi': 1, 'menyianyiakan': 1, 'sumber': 1, 'daya': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 14, 'network': 10, 'laboratory': 9, 'and': 7, 'data': 7, 'to': 6, 'in': 6, 'information': 5, 'be': 5, 'that': 5, 'engineering': 4, 'a': 4, 'computer': 4, 'communications': 4, 'integrated': 3, 'can': 3, 'on': 3, 'or': 3, 'communication': 2, 'protocols': 2, 'control': 2, 'traffic': 2, 'what': 2, 'is': 2, 'one': 2, 'determine': 2, 'need': 2, 'usage': 2, 'used': 2, 'use': 2, 'are': 2, 'between': 2, 'using': 2, 'application': 2, 'protocol': 2, 'for': 2, 'university': 1, 'trunojoyo': 1, 'has': 1, 'which': 1, 'connected': 1, 'internet': 1, 'accessed': 1, 'by': 1, 'all': 1, 'students': 1, 'various': 1, 'kinds': 1, 'have': 1, 'different': 1, 'happens': 1, 'every': 1, 'day': 1, 'absence': 1, 'took': 1, 'place': 1, 'would': 1, 'complicate': 1, 'determination': 1, 'action': 1, 'should': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'monitoring': 1, 'first': 1, 'steps': 1, 'controls': 1, 'done': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'uses': 1, 'kmeans': 1, 'clustering': 1, 'techniques': 1, 'produce': 1, 'recommendations': 1, 'as': 1, 'an': 1, 'initial': 1, 'step': 1, 'followup': 1, 'maximize': 1, 'minimize': 1, 'divided': 1, 'into': 1, 'two': 1, 'groups': 1, 'namely': 1, 'networks': 1, 'outside': 1, 'layer': 1, 'devices': 1, 'laboratories': 1, 'layers': 1, 'highest': 1, 'value': 1, 'computation': 1, 'artificial': 1, 'intelligence': 1, 'lowest': 1, 'at': 1, 'technologies': 1, 'applications': 1, 'it': 1, 'concluded': 1, 'optimizing': 1, 'each': 1, 'order': 1, 'not': 1, 'waste': 1, 'existing': 1, 'resources': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1054 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Astoko Yoga Saputro
Judul: Sistem Informasi Geografis Pengelolaan Manajemen Distribusi Air PDAM Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk
Pembimbing 1: Mula’ab, S.Si.,M.Kom
Pembimbing 2: Fika Hastarita R, S.T,.M.Eng
Abstrak (Raw): PDAM adalah perusahaan yang mengelola kebutuhan air masyarakat. Tugas utamanya adalah menghasilkan air yang layak baik secara kualitas maupun kuantitas. Namun dalam perancanaan kebutuhan air bersih, PDAM dihadapkan dengan beberapa permasalahan. Permasalahan tersebuat misalnya ketidakmampuan mengimbangi kebutuhan air bersih masyarakat, tingginya angka kehilangan air dan kendala perbaikan jaringan pipa. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografis. Di dalam sistem terdapat visualisasi peta jaringan pipa dan kelengkapannya, modul perawatan gate valve dan lapor bulan sistem distribusi diatur dan dikerjakan dalam suatu sistem. Dengan ini sistem akan mempermudah pengerjaan sistem distribusi air PDAM.
Abstrak (Clean): pdam adalah perusahaan yang mengelola kebutuhan air masyarakat tugas utamanya adalah menghasilkan air yang layak baik secara kualitas maupun kuantitas namun dalam perancanaan kebutuhan air bersih pdam dihadapkan dengan beberapa permasalahan permasalahan tersebuat misalnya ketidakmampuan mengimbangi kebutuhan air bersih masyarakat tingginya angka kehilangan air dan kendala perbaikan jaringan pipa salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan memanfaatkan sistem informasi geografis di dalam sistem terdapat visualisasi peta jaringan pipa dan kelengkapannya modul perawatan gate valve dan lapor bulan sistem distribusi diatur dan dikerjakan dalam suatu sistem dengan ini sistem akan mempermudah pengerjaan sistem distribusi air pdam
Abstrak (Stopwords Removed): pdam perusahaan mengelola kebutuhan air masyarakat tugas utamanya menghasilkan air layak baik secara kualitas maupun kuantitas perancanaan kebutuhan air bersih pdam dihadapkan beberapa permasalahan permasalahan tersebuat misalnya ketidakmampuan mengimbangi kebutuhan air bersih masyarakat tingginya angka kehilangan air kendala perbaikan jaringan pipa salah satu upaya mengatasi permasalahan tersebut memanfaatkan sistem informasi geografis sistem terdapat visualisasi peta jaringan pipa kelengkapannya modul perawatan gate valve lapor bulan sistem distribusi diatur dikerjakan sistem sistem mempermudah pengerjaan sistem distribusi air pdam
Abstrak (Stemmed): pdam usaha kelola butuh air masyarakat tugas utama hasil air layak baik cara kualitas maupun kuantitas perancanaan butuh air bersih pdam hadap beberapa masalah masalah buat misal ketidakmampuan imbang butuh air bersih masyarakat tinggi angka hilang air kendala baik jaring pipa salah satu upaya atas masalah sebut manfaat sistem informasi geografis sistem dapat visualisasi peta jaring pipa lengkap modul awat gate valve lapor bulan sistem distribusi atur kerja sistem sistem mudah kerja sistem distribusi air pdam
Abstrak (Corrected): dam sara fella butch air masyarakat tugs mama hail air kayak back cara kualitas maun kuantitas perancanaan butch air perish dam hadar beberapa marsala marsala but missal ketidakmampuan bang butch air perish masyarakat ting bangka hang air kendall back caring pipe salad sat pay alas marsala debut manat sister informant geografis sister apart visualisasi pet caring pipe lengkap model away gate valve labor buran sister distribute amur era sister sister judah era sister distribute air dam
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'air': 6, 'sistem': 6, 'pdam': 3, 'butuh': 3, 'masalah': 3, 'masyarakat': 2, 'baik': 2, 'bersih': 2, 'jaring': 2, 'pipa': 2, 'distribusi': 2, 'kerja': 2, 'usaha': 1, 'kelola': 1, 'tugas': 1, 'utama': 1, 'hasil': 1, 'layak': 1, 'cara': 1, 'kualitas': 1, 'maupun': 1, 'kuantitas': 1, 'perancanaan': 1, 'hadap': 1, 'beberapa': 1, 'buat': 1, 'misal': 1, 'ketidakmampuan': 1, 'imbang': 1, 'tinggi': 1, 'angka': 1, 'hilang': 1, 'kendala': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'upaya': 1, 'atas': 1, 'sebut': 1, 'manfaat': 1, 'informasi': 1, 'geografis': 1, 'dapat': 1, 'visualisasi': 1, 'peta': 1, 'lengkap': 1, 'modul': 1, 'awat': 1, 'gate': 1, 'valve': 1, 'lapor': 1, 'bulan': 1, 'atur': 1, 'mudah': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 7, 'water': 6, 'in': 5, 'and': 5, 'system': 5, 'is': 3, 'of': 3, 'problems': 3, 'to': 2, 'a': 2, 'need': 2, 'for': 2, 'clean': 2, 'taps': 2, 'are': 2, 'with': 2, 'distribution': 2, 'pdam': 1, 'company': 1, 'that': 1, 'manages': 1, 'needs': 1, 'community': 1, 'its': 1, 'main': 1, 'task': 1, 'produce': 1, 'viable': 1, 'both': 1, 'quality': 1, 'quantity': 1, 'but': 1, 'perancanaan': 1, 'faced': 1, 'several': 1, 'buat': 1, 'eg': 1, 'inability': 1, 'offset': 1, 'high': 1, 'rates': 1, 'loss': 1, 'repair': 1, 'pipeline': 1, 'constraints': 1, 'one': 1, 'effort': 1, 'overcome': 1, 'these': 1, 'by': 1, 'using': 1, 'geographic': 1, 'information': 1, 'systems': 1, 'map': 1, 'visualization': 1, 'there': 1, 'pipelines': 1, 'apparatus': 1, 'gate': 1, 'valve': 1, 'maintenance': 1, 'module': 1, 'reported': 1, 'set': 1, 'up': 1, 'operated': 1, 'this': 1, 'will': 1, 'facilitate': 1, 'construction': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1055 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Nararya Wahyu Dewa
Judul: SEGMENTASI PEMBULUH DARAH PADA CITRA FUNDUS BERBASIS MORPHOLOGY OPERATOR
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, S.Si, M.T
Pembimbing 2: Dr. Indah Agustien S., S.Kom, M.Kom
Abstrak (Raw): Mata merupakan organ penting bagi manusia untuk melihat. Suatu penyakit bisa juga dideteksi melalui mata. Bagian pada mata yang dapat diidentifikasi adalah pembuluh darah. Pendeteksian awal dapat dilakukan dengan melihat pembuluh darah yang membesar, percabangan yang tidak normal pada pembuluh darah, dan sebagainya melalui proses segmentasi. Sehingga diperlukan suatu sistem yang cepat dan akurat dalam mensegmentasi pembuluh darah. Pada Tugas Akhir ini, segmentasi pembuluh darah menggunakan metode Morphology Operator. Segmentasi pembuluh darah ini terdapat dua tahap, yaitu preprocessing dan segmentasi. Langkah pertama adalah tahap preprocessing citra. Tahap preprocessing citra menggunakan beberapa langkah yaitu merubah citra RGB menjadi green channel, lalu memperbaiki citra dengan CLAHE, dan menegasikan citra dengan complement. Langkah kedua adalah tahap segmentasi citra yang terdiri dari morfologi tophat, kemudian melakukan penebalan dan pemutaran sudut menggunakan metode Morphology Operator, membinerkan citra dengan local thresholding, menghapus noise pada citra, dan menghilangkan tepi menggunakan field of view. Metode ini telah diujikan pada database DRIVE yang terdiri dari 20 citra fundus. Dengan database ini, didapatkan rata-rata akurasi sebesar 96,31%. Metode ini terbukti mampu mensegmentasi pembuluh darah pada citra fundus dengan baik.
Abstrak (Clean): mata merupakan organ penting bagi manusia untuk melihat suatu penyakit bisa juga dideteksi melalui mata bagian pada mata yang dapat diidentifikasi adalah pembuluh darah pendeteksian awal dapat dilakukan dengan melihat pembuluh darah yang membesar percabangan yang tidak normal pada pembuluh darah dan sebagainya melalui proses segmentasi sehingga diperlukan suatu sistem yang cepat dan akurat dalam mensegmentasi pembuluh darah pada tugas akhir ini segmentasi pembuluh darah menggunakan metode morphology operator segmentasi pembuluh darah ini terdapat dua tahap yaitu preprocessing dan segmentasi langkah pertama adalah tahap preprocessing citra tahap preprocessing citra menggunakan beberapa langkah yaitu merubah citra rgb menjadi green channel lalu memperbaiki citra dengan clahe dan menegasikan citra dengan complement langkah kedua adalah tahap segmentasi citra yang terdiri dari morfologi tophat kemudian melakukan penebalan dan pemutaran sudut menggunakan metode morphology operator membinerkan citra dengan local thresholding menghapus noise pada citra dan menghilangkan tepi menggunakan field of view metode ini telah diujikan pada database drive yang terdiri dari citra fundus dengan database ini didapatkan ratarata akurasi sebesar metode ini terbukti mampu mensegmentasi pembuluh darah pada citra fundus dengan baik
Abstrak (Stopwords Removed): mata organ penting bagi manusia melihat penyakit dideteksi mata bagian mata dapat diidentifikasi pembuluh darah pendeteksian awal dapat dilakukan melihat pembuluh darah membesar percabangan normal pembuluh darah sebagainya proses segmentasi diperlukan sistem cepat akurat mensegmentasi pembuluh darah tugas akhir segmentasi pembuluh darah menggunakan metode morphology operator segmentasi pembuluh darah terdapat dua tahap preprocessing segmentasi langkah pertama tahap preprocessing citra tahap preprocessing citra menggunakan beberapa langkah merubah citra rgb menjadi green channel lalu memperbaiki citra clahe menegasikan citra complement langkah kedua tahap segmentasi citra terdiri morfologi tophat melakukan penebalan pemutaran sudut menggunakan metode morphology operator membinerkan citra local thresholding menghapus noise citra menghilangkan tepi menggunakan field of view metode diujikan database drive terdiri citra fundus database didapatkan ratarata akurasi sebesar metode terbukti mampu mensegmentasi pembuluh darah citra fundus baik
Abstrak (Stemmed): mata organ penting bagi manusia lihat sakit deteksi mata bagi mata dapat identifikasi buluh darah deteksi awal dapat laku lihat buluh darah besar cabang normal buluh darah bagai proses segmentasi perlu sistem cepat akurat segmentasi buluh darah tugas akhir segmentasi buluh darah guna metode morphology operator segmentasi buluh darah dapat dua tahap preprocessing segmentasi langkah pertama tahap preprocessing citra tahap preprocessing citra guna beberapa langkah rubah citra rgb jadi green channel lalu baik citra clahe negasi citra complement langkah dua tahap segmentasi citra diri morfologi tophat laku tebal putar sudut guna metode morphology operator biner citra local thresholding hapus noise citra hilang tepi guna field of view metode uji database drive diri citra fundus database dapat ratarata akurasi besar metode bukti mampu segmentasi buluh darah citra fundus baik
Abstrak (Corrected): data organ panting bag amnesia that skit detest data bag data apart identifikasi bunch sarah detest away apart lake that bunch sarah bear cabana normal bunch sarah bahai proves segments peru sister eat aura segments bunch sarah tugs air segments bunch sarah gun metope morphology operator segments bunch sarah apart due that reprocessing segments bangka pertain that reprocessing citral that reprocessing citral gun beberapa bangka rush citral rob jade green channel lulu back citral clare vegas citral complement bangka due that segments citral dirt morfologi tophet lake teal put shut gun metope morphology operator diner citral local thresholding apus noise citral hang tepid gun field of view metope uni database drive dirt citral fundus database apart ratarata auras bear metope but camp segments bunch sarah citral fundus back
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'citra': 10, 'buluh': 7, 'darah': 7, 'segmentasi': 7, 'dapat': 4, 'guna': 4, 'metode': 4, 'tahap': 4, 'mata': 3, 'preprocessing': 3, 'langkah': 3, 'bagi': 2, 'lihat': 2, 'deteksi': 2, 'laku': 2, 'besar': 2, 'morphology': 2, 'operator': 2, 'dua': 2, 'baik': 2, 'diri': 2, 'database': 2, 'fundus': 2, 'organ': 1, 'penting': 1, 'manusia': 1, 'sakit': 1, 'identifikasi': 1, 'awal': 1, 'cabang': 1, 'normal': 1, 'bagai': 1, 'proses': 1, 'perlu': 1, 'sistem': 1, 'cepat': 1, 'akurat': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'pertama': 1, 'beberapa': 1, 'rubah': 1, 'rgb': 1, 'jadi': 1, 'green': 1, 'channel': 1, 'lalu': 1, 'clahe': 1, 'negasi': 1, 'complement': 1, 'morfologi': 1, 'tophat': 1, 'tebal': 1, 'putar': 1, 'sudut': 1, 'biner': 1, 'local': 1, 'thresholding': 1, 'hapus': 1, 'noise': 1, 'hilang': 1, 'tepi': 1, 'field': 1, 'of': 1, 'view': 1, 'uji': 1, 'drive': 1, 'ratarata': 1, 'akurasi': 1, 'bukti': 1, 'mampu': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'image': 10, 'of': 8, 'and': 7, 'blood': 6, 'vessels': 5, 'segmentation': 5, 'is': 4, 'a': 4, 'in': 4, 'this': 4, 'eye': 3, 'can': 3, 'be': 3, 'that': 3, 'are': 3, 'preprocessing': 3, 'stage': 3, 'using': 3, 'with': 3, 'an': 2, 'by': 2, 'so': 2, 'on': 2, 'segmenting': 2, 'methods': 2, 'morphology': 2, 'operator': 2, 'step': 2, 'consisting': 2, 'method': 2, 'database': 2, 'fundus': 2, 'important': 1, 'organ': 1, 'for': 1, 'humans': 1, 'to': 1, 'see': 1, 'disease': 1, 'also': 1, 'detected': 1, 'part': 1, 'identified': 1, 'early': 1, 'detection': 1, 'done': 1, 'looking': 1, 'at': 1, 'veins': 1, 'enlarged': 1, 'abnormal': 1, 'branching': 1, 'through': 1, 'process': 1, 'we': 1, 'need': 1, 'system': 1, 'fast': 1, 'accurate': 1, 'final': 1, 'project': 1, 'vessel': 1, 'there': 1, 'two': 1, 'stages': 1, 'namely': 1, 'first': 1, 'steps': 1, 'change': 1, 'rgb': 1, 'into': 1, 'green': 1, 'channel': 1, 'improve': 1, 'clahe': 1, 'negates': 1, 'complement': 1, 'second': 1, 'morphological': 1, 'tophat': 1, 'then': 1, 'do': 1, 'thickening': 1, 'playback': 1, 'corner': 1, 'binery': 1, 'local': 1, 'thresholding': 1, 'removing': 1, 'noise': 1, 'removes': 1, 'edges': 1, 'field': 1, 'view': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'tested': 1, 'drive': 1, 'obtained': 1, 'average': 1, 'accuracy': 1, 'proved': 1, 'capable': 1, 'well': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1056 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ahmad Riva’i
Judul: PENGEMBANGAN DAN PERBAIKAN POLA BERIMBUHAN PADA SISTEM PENTERJEMAH BAHASA MADURA
Pembimbing 1: Firdaus Solihin,S.Kom.,M.Kom.
Pembimbing 2: Achmad Jauhari, S.T.,M.Kom.
Abstrak (Raw): Upaya melestarikan bahasa Madura menggunakan teknologi informasi sudah dilakukan. Salah satunya adalah sistem penterjemah Madura menggunakan metode Free Context Parsing Algoritm. Pada sistem ini kata berimbuhan belum bisa diproses, sehingga diperlukan upaya perbaikan dan pengembangan sistem agar dapat menyesuaikan arti kata berimbuhan.
Penambahan aturan pola berimbuhan dan pola tingkatan bahasa dapat dilakukan sebagai upaya memperbaiki sistem, sehingga dapat memproses kata berimbuhan. Pada sistem penterjemah lama dan hasil perbaikan telah diuji cobakan pada 100 kalimat berimbuhan. Sistem penterjemah Madura-Indonesia lama mempunyai ketepatan rata-rata 76,45%, sedangkan sistem yang baru 97,12 %. Untuk sistem penterjemah Indonesia-Madura lama mempunyai rata-rata total ketepatan 76,67%, sedangkan sistem yang baru 94,71 %. Pada tingkatan bahasa Madura ditingkat 1 (biasa) sistem lama mempunyai ketepatan rata-rata 78,54 %, sistem yang baru 95,38%. Ditingkat 2 (halus) sistem lama 74,43 % sistem yang baru 95,08%. Ditingkat 3 (sangat halus) sistem lama 71,04%, sistem yang baru 93,68%. Dengan demikian perbaikan dan pengembangan dengan penambahan aturan pola berimbuhan dan pola tingkatan bahasa berjalan dengan baik.
Abstrak (Clean): upaya melestarikan bahasa madura menggunakan teknologi informasi sudah dilakukan salah satunya adalah sistem penterjemah madura menggunakan metode free context parsing algoritm pada sistem ini kata berimbuhan belum bisa diproses sehingga diperlukan upaya perbaikan dan pengembangan sistem agar dapat menyesuaikan arti kata berimbuhan penambahan aturan pola berimbuhan dan pola tingkatan bahasa dapat dilakukan sebagai upaya memperbaiki sistem sehingga dapat memproses kata berimbuhan pada sistem penterjemah lama dan hasil perbaikan telah diuji cobakan pada kalimat berimbuhan sistem penterjemah maduraindonesia lama mempunyai ketepatan ratarata sedangkan sistem yang baru untuk sistem penterjemah indonesiamadura lama mempunyai ratarata total ketepatan sedangkan sistem yang baru pada tingkatan bahasa madura ditingkat biasa sistem lama mempunyai ketepatan ratarata sistem yang baru ditingkat halus sistem lama sistem yang baru ditingkat sangat halus sistem lama sistem yang baru dengan demikian perbaikan dan pengembangan dengan penambahan aturan pola berimbuhan dan pola tingkatan bahasa berjalan dengan baik
Abstrak (Stopwords Removed): upaya melestarikan bahasa madura menggunakan teknologi informasi sudah dilakukan salah satunya sistem penterjemah madura menggunakan metode free context parsing algoritm sistem kata berimbuhan belum diproses diperlukan upaya perbaikan pengembangan sistem dapat menyesuaikan arti kata berimbuhan penambahan aturan pola berimbuhan pola tingkatan bahasa dapat dilakukan upaya memperbaiki sistem dapat memproses kata berimbuhan sistem penterjemah lama hasil perbaikan diuji cobakan kalimat berimbuhan sistem penterjemah maduraindonesia lama mempunyai ketepatan ratarata sedangkan sistem baru sistem penterjemah indonesiamadura lama mempunyai ratarata total ketepatan sedangkan sistem baru tingkatan bahasa madura ditingkat biasa sistem lama mempunyai ketepatan ratarata sistem baru ditingkat halus sistem lama sistem baru ditingkat sangat halus sistem lama sistem baru demikian perbaikan pengembangan penambahan aturan pola berimbuhan pola tingkatan bahasa berjalan baik
Abstrak (Stemmed): upaya lestari bahasa madura guna teknologi informasi sudah laku salah satu sistem penterjemah madura guna metode free context parsing algoritm sistem kata imbuh belum proses perlu upaya baik kembang sistem dapat sesuai arti kata imbuh tambah atur pola imbuh pola tingkat bahasa dapat laku upaya baik sistem dapat proses kata imbuh sistem penterjemah lama hasil baik uji coba kalimat imbuh sistem penterjemah maduraindonesia lama punya tepat ratarata sedang sistem baru sistem penterjemah indonesiamadura lama punya ratarata total tepat sedang sistem baru tingkat bahasa madura tingkat biasa sistem lama punya tepat ratarata sistem baru tingkat halus sistem lama sistem baru tingkat sangat halus sistem lama sistem baru demikian baik kembang tambah atur pola imbuh pola tingkat bahasa jalan baik
Abstrak (Corrected): pay restart bahama madura gun teknologi informant judah lake salad sat sister penterjemah madura gun metope free context parsing algorithm sister data imbue begum proves peru pay back embank sister apart sexual art data imbue tambac amur pola imbue pola dingbat bahama apart lake pay back sister apart proves data imbue sister penterjemah lama hail back uni coma kalat imbue sister penterjemah maduraindonesia lama puny teat ratarata sedan sister bar sister penterjemah indonesiamadura lama puny ratarata total teat sedan sister bar dingbat bahama madura dingbat bias sister lama puny teat ratarata sister bar dingbat halls sister lama sister bar dingbat sang halls sister lama sister bar domitian back embank tambac amur pola imbue pola dingbat bahama alan back
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sistem': 15, 'imbuh': 6, 'tingkat': 6, 'lama': 6, 'baik': 5, 'baru': 5, 'bahasa': 4, 'penterjemah': 4, 'pola': 4, 'upaya': 3, 'madura': 3, 'kata': 3, 'dapat': 3, 'punya': 3, 'tepat': 3, 'ratarata': 3, 'guna': 2, 'laku': 2, 'proses': 2, 'kembang': 2, 'tambah': 2, 'atur': 2, 'sedang': 2, 'halus': 2, 'lestari': 1, 'teknologi': 1, 'informasi': 1, 'sudah': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'metode': 1, 'free': 1, 'context': 1, 'parsing': 1, 'algoritm': 1, 'belum': 1, 'perlu': 1, 'sesuai': 1, 'arti': 1, 'hasil': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'kalimat': 1, 'maduraindonesia': 1, 'indonesiamadura': 1, 'total': 1, 'biasa': 1, 'sangat': 1, 'demikian': 1, 'jalan': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'system': 15, 'of': 12, 'plural': 6, 'level': 6, 'and': 5, 'new': 5, 'an': 4, 'language': 4, 'is': 4, 'old': 4, 'to': 3, 'in': 3, 'can': 3, 'improvement': 3, 'has': 3, 'average': 3, 'accuracy': 3, 'while': 3, 'madurese': 2, 'using': 2, 'done': 2, 'translation': 2, 'madura': 2, 'word': 2, 'be': 2, 'so': 2, 'development': 2, 'addition': 2, 'rules': 2, 'patterns': 2, 'pattern': 2, 'previous': 2, 'translator': 2, 'polite': 2, 'attempts': 1, 'preserve': 1, 'information': 1, 'technology': 1, 'already': 1, 'one': 1, 'them': 1, 'free': 1, 'context': 1, 'parsing': 1, 'encryption': 1, 'this': 1, 'not': 1, 'processed': 1, 'required': 1, 'order': 1, 'adjust': 1, 'meaning': 1, 'as': 1, 'effort': 1, 'improve': 1, 'it': 1, 'process': 1, 'words': 1, 'result': 1, 'been': 1, 'tested': 1, 'on': 1, 'sentences': 1, 'maduraindonesian': 1, 'otherwise': 1, 'indonesian': 1, 'for': 1, 'had': 1, 'total': 1, 'at': 1, 'normal': 1, 'very': 1, 'thus': 1, 'with': 1, 'goes': 1, 'well': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1057 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ruslan Wahyudi
Judul: SEGMENTASI OPTIC DISC PADA CITRA FUNDUS BERBASIS
MORPHOLOGICAL MATHEMATIC
Pembimbing 1: Arif Muntasa, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Indah Agustien S., S.Kom., M.Kom.
Abstrak (Raw): Mata merupakan alat indera yang keberadaannya sangat vital bagi kehidupan manusia. Selain fungsi utama sebagai alat untuk melihat, mata juga merupakan organ yang berhubungan langsung dengan apakah seseorang positif terkena penyakit seperti Diabetic Retinophaty dan Glaucoma. Pendeteksian penyakit tersebut dilakukan dengan melihat informasi yang terdapat pada beberapa bagian, salah satunya yaitu pada bagian pembuluh darah. Oleh sebab itu, segmentasi optic disc penting dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pembuluh darah dalam retina tersebut telah banyak mengalami kelainan.
Dalam Tugas Akhir ini segmentasi dilakukan pada data image retina dari database citra “INPIRE”. Segmentasi dilakukan dengan menggunakan operasi morfologi hingga menghasilkan citra optic disc yang terpisah dari obyek lainnya.
Terdapat dua langkah penting dalam segmentasi fundus mata ini. Langkah pertama yaitu proses Preprocessing. Tujuan dari langkah ini adalah mengoptimalkan citra retina sebelum diproses segmentasi, tahap ini meliputi proses pemotongan (resized) citra, penghalusan kontur citra dengan metode Gaussian Filter dan perbaikan kontras menggunakan Unsharp Mask Filtering. Langkah kedua adalah proses segmentasi optic disc yang meliputi, Otsu Thresholding, eliminasi cluster, penentuan kandidat optic disc, dan operasi morfologi.
Di akhir proses, pada citra yang sudah tersegmentasi, maka dilakukan juga perhitungan tingkat kebenaran (akurasi) dari keseluruhan hasil segmentasi dengan cara membandingkan terhadap citra Groundtruth-nya. Pengujian dilakukan pada semua database INPIRE sebanyak 40 citra.
Hasil akurasi yang didapat dari pengujian penelitian ini yang meliputi parameter Sensitivity, Specificity, Accuracy berturut-turut sebesar 72,39%, 98.33 %, dan 85,36 %.
Kata kunci: Unsharp Mask Filtering, Otsu Thresholding, Dilation And Erosion Morphology.
Abstrak (Clean): mata merupakan alat indera yang keberadaannya sangat vital bagi kehidupan manusia selain fungsi utama sebagai alat untuk melihat mata juga merupakan organ yang berhubungan langsung dengan apakah seseorang positif terkena penyakit seperti diabetic retinophaty dan glaucoma pendeteksian penyakit tersebut dilakukan dengan melihat informasi yang terdapat pada beberapa bagian salah satunya yaitu pada bagian pembuluh darah oleh sebab itu segmentasi optic disc penting dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pembuluh darah dalam retina tersebut telah banyak mengalami kelainan dalam tugas akhir ini segmentasi dilakukan pada data image retina dari database citra “inpire” segmentasi dilakukan dengan menggunakan operasi morfologi hingga menghasilkan citra optic disc yang terpisah dari obyek lainnya terdapat dua langkah penting dalam segmentasi fundus mata ini langkah pertama yaitu proses preprocessing tujuan dari langkah ini adalah mengoptimalkan citra retina sebelum diproses segmentasi tahap ini meliputi proses pemotongan resized citra penghalusan kontur citra dengan metode gaussian filter dan perbaikan kontras menggunakan unsharp mask filtering langkah kedua adalah proses segmentasi optic disc yang meliputi otsu thresholding eliminasi cluster penentuan kandidat optic disc dan operasi morfologi di akhir proses pada citra yang sudah tersegmentasi maka dilakukan juga perhitungan tingkat kebenaran akurasi dari keseluruhan hasil segmentasi dengan cara membandingkan terhadap citra groundtruthnya pengujian dilakukan pada semua database inpire sebanyak citra hasil akurasi yang didapat dari pengujian penelitian ini yang meliputi parameter sensitivity specificity accuracy berturutturut sebesar dan kata kunci unsharp mask filtering otsu thresholding dilation and erosion morphology
Abstrak (Stopwords Removed): mata alat indera keberadaannya sangat vital bagi kehidupan manusia selain fungsi utama alat melihat mata organ berhubungan langsung apakah seseorang positif terkena penyakit diabetic retinophaty glaucoma pendeteksian penyakit tersebut dilakukan melihat informasi terdapat beberapa bagian salah satunya bagian pembuluh darah sebab segmentasi optic disc penting dilakukan mengetahui sejauh mana pembuluh darah retina tersebut banyak mengalami kelainan tugas akhir segmentasi dilakukan data image retina database citra “inpire” segmentasi dilakukan menggunakan operasi morfologi hingga menghasilkan citra optic disc terpisah obyek lainnya terdapat dua langkah penting segmentasi fundus mata langkah pertama proses preprocessing tujuan langkah mengoptimalkan citra retina diproses segmentasi tahap meliputi proses pemotongan resized citra penghalusan kontur citra metode gaussian filter perbaikan kontras menggunakan unsharp mask filtering langkah kedua proses segmentasi optic disc meliputi otsu thresholding eliminasi cluster penentuan kandidat optic disc operasi morfologi akhir proses citra sudah tersegmentasi dilakukan perhitungan tingkat kebenaran akurasi keseluruhan hasil segmentasi cara membandingkan citra groundtruthnya pengujian dilakukan semua database inpire sebanyak citra hasil akurasi didapat pengujian penelitian meliputi parameter sensitivity specificity accuracy berturutturut sebesar kata kunci unsharp mask filtering otsu thresholding dilation and erosion morphology
Abstrak (Stemmed): mata alat indera ada sangat vital bagi hidup manusia selain fungsi utama alat lihat mata organ hubung langsung apakah orang positif kena sakit diabetic retinophaty glaucoma deteksi sakit sebut laku lihat informasi dapat beberapa bagi salah satu bagi buluh darah sebab segmentasi optic disc penting laku tahu jauh mana buluh darah retina sebut banyak alami lain tugas akhir segmentasi laku data image retina database citra inpire segmentasi laku guna operasi morfologi hingga hasil citra optic disc pisah obyek lain dapat dua langkah penting segmentasi fundus mata langkah pertama proses preprocessing tuju langkah optimal citra retina proses segmentasi tahap liput proses potong resized citra halus kontur citra metode gaussian filter baik kontras guna unsharp mask filtering langkah dua proses segmentasi optic disc liput otsu thresholding eliminasi cluster tentu kandidat optic disc operasi morfologi akhir proses citra sudah segmentasi laku hitung tingkat benar akurasi seluruh hasil segmentasi cara banding citra groundtruthnya uji laku semua database inpire banyak citra hasil akurasi dapat uji teliti liput parameter sensitivity specificity accuracy berturutturut besar kata kunci unsharp mask filtering otsu thresholding dilation and erosion morphology
Abstrak (Corrected): data flat indra ada sang vital bag hide amnesia slain fungi mama flat that data organ hung lansing halakah orang position ken skit diabetic retinophaty glaucoma detest skit debut lake that informant apart beberapa bag salad sat bag bunch sarah kebab segments optic disc panting lake tau each mana bunch sarah retina debut banyan salami lain tugs air segments lake data image retina database citral inspire segments lake gun operas morfologi hinges hail citral optic disc pish obey lain apart due bangka panting segments fundus data bangka pertain proves reprocessing juju bangka optimal citral retina proves segments that lieut proves voting resided citral halls concur citral metope gaussian filter back contras gun sharp mask filtering bangka due proves segments optic disc lieut out thresholding eliminate cluster tent candidate optic disc operas morfologi air proves citral judah segments lake hiding dingbat bear auras seluruh hail segments cara banding citral groundtruthnya uni lake sea database inspire banyan citral hail auras apart uni elite lieut parameter sensitivity specificity accuracy berturutturut bear data bunch sharp mask filtering out thresholding dilation and erosion morphology
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'segmentasi': 8, 'citra': 8, 'laku': 6, 'proses': 5, 'optic': 4, 'disc': 4, 'langkah': 4, 'mata': 3, 'bagi': 3, 'dapat': 3, 'retina': 3, 'hasil': 3, 'liput': 3, 'alat': 2, 'lihat': 2, 'sakit': 2, 'sebut': 2, 'buluh': 2, 'darah': 2, 'penting': 2, 'banyak': 2, 'lain': 2, 'akhir': 2, 'database': 2, 'inpire': 2, 'guna': 2, 'operasi': 2, 'morfologi': 2, 'dua': 2, 'unsharp': 2, 'mask': 2, 'filtering': 2, 'otsu': 2, 'thresholding': 2, 'akurasi': 2, 'uji': 2, 'indera': 1, 'ada': 1, 'sangat': 1, 'vital': 1, 'hidup': 1, 'manusia': 1, 'selain': 1, 'fungsi': 1, 'utama': 1, 'organ': 1, 'hubung': 1, 'langsung': 1, 'apakah': 1, 'orang': 1, 'positif': 1, 'kena': 1, 'diabetic': 1, 'retinophaty': 1, 'glaucoma': 1, 'deteksi': 1, 'informasi': 1, 'beberapa': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'sebab': 1, 'tahu': 1, 'jauh': 1, 'mana': 1, 'alami': 1, 'tugas': 1, 'data': 1, 'image': 1, 'hingga': 1, 'pisah': 1, 'obyek': 1, 'fundus': 1, 'pertama': 1, 'preprocessing': 1, 'tuju': 1, 'optimal': 1, 'tahap': 1, 'potong': 1, 'resized': 1, 'halus': 1, 'kontur': 1, 'metode': 1, 'gaussian': 1, 'filter': 1, 'baik': 1, 'kontras': 1, 'eliminasi': 1, 'cluster': 1, 'tentu': 1, 'kandidat': 1, 'sudah': 1, 'hitung': 1, 'tingkat': 1, 'benar': 1, 'seluruh': 1, 'cara': 1, 'banding': 1, 'groundtruthnya': 1, 'semua': 1, 'teliti': 1, 'parameter': 1, 'sensitivity': 1, 'specificity': 1, 'accuracy': 1, 'berturutturut': 1, 'besar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'dilation': 1, 'and': 1, 'erosion': 1, 'morphology': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 29, 'of': 14, 'is': 12, 'image': 8, 'in': 6, 'to': 6, 'segmentation': 6, 'a': 5, 'and': 5, 'this': 5, 'by': 4, 'optic': 4, 'disc': 4, 'process': 4, 'for': 3, 'that': 3, 'from': 3, 'using': 3, 'step': 3, 'includes': 3, 'accuracy': 3, 'organ': 2, 'as': 2, 'eye': 2, 'also': 2, 'done': 2, 'at': 2, 'blood': 2, 'vessels': 2, 'important': 2, 'has': 2, 'performed': 2, 'on': 2, 'retinal': 2, 'inpire': 2, 'morphological': 2, 'operations': 2, 'unsharp': 2, 'mask': 2, 'filtering': 2, 'otsu': 2, 'thresholding': 2, 'results': 2, 'eyes': 1, 'sense': 1, 'whose': 1, 'existence': 1, 'vital': 1, 'human': 1, 'life': 1, 'addition': 1, 'main': 1, 'function': 1, 'tool': 1, 'see': 1, 'an': 1, 'directly': 1, 'related': 1, 'whether': 1, 'person': 1, 'positive': 1, 'diseases': 1, 'such': 1, 'diabetic': 1, 'retinophaty': 1, 'glaucoma': 1, 'disease': 1, 'detection': 1, 'looking': 1, 'information': 1, 'contained': 1, 'several': 1, 'parts': 1, 'one': 1, 'which': 1, 'therefore': 1, 'determine': 1, 'extent': 1, 'retina': 1, 'many': 1, 'abnormalities': 1, 'final': 1, 'project': 1, 'data': 1, 'database': 1, 'generate': 1, 'separate': 1, 'other': 1, 'objects': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'two': 1, 'steps': 1, 'segment': 1, 'fundus': 1, 'first': 1, 'preprocessing': 1, 'purpose': 1, 'optimize': 1, 'before': 1, 'being': 1, 'processed': 1, 'phase': 1, 'cutting': 1, 'resized': 1, 'smoothing': 1, 'contours': 1, 'gaussian': 1, 'filter': 1, 'contrast': 1, 'improvement': 1, 'second': 1, 'elimination': 1, 'cluster': 1, 'determination': 1, 'candidate': 1, 'end': 1, 'been': 1, 'segmented': 1, 'then': 1, 'do': 1, 'calculate': 1, 'level': 1, 'truth': 1, 'overall': 1, 'comparing': 1, 'his': 1, 'groundtruth': 1, 'tests': 1, 'all': 1, 'databases': 1, 'images': 1, 'obtained': 1, 'study': 1, 'testing': 1, 'parameters': 1, 'sensitivity': 1, 'specificity': 1, 'respectively': 1, 'key': 1, 'words': 1, 'dilation': 1, 'erosion': 1, 'morphology': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1058 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Miftahol Arifin
Judul: PERBANDINGAN SEGMENTASI OPTIC DISC PADA CITRA FUNDUS MATA MENGGUNAKAN METODE OTSU DENGAN METODE MAKSIMUM ENTROPY TRESHOLDING
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Dr. Indah Agustien S., S.Kom, M.Kom.
Abstrak (Raw): Penyakit mata diabetes atau yang lebih dikenal dengan istilah Diabetic Retinopathy (DR) merupakan salah satu penyakit komplikasi yang dihasilkan oleh penyakit diabetes berupa kerusakan bagian retina pada mata.Optic Disk (OD) adalah daerah pada mata yang merupakan tempat syaraf mata memasuki retina dan juga merupakan bagian pusat pertemuan seluruh syaraf yang ada di mata. OD merupakan salah satu fitur mata yang mudah diamati, sehingga letak OD menjadi referensi dalam menentukan letak fitur – fitur lain dalam citra suatu fundus. OD mempunyai intensitas yang hampir sama dengan exudate, yaitu gejala DR yang tampak pada citra fundus yang berupa bercak pada mata. Dalam penelitian ini diawali dengan preprosessing untuk menghilangkan pembuluh darah pada citra (blood vessel) sehingga didapatkan citra yang telah bersih dari blood vesselnya. Kemudian dilakukan proses penentuan letak atau sementasi OD dengan menggunakan metode Otsu Tresholding dan Maksimum Entropy Tresholding. Hasil dari penelitian ini menghasilkan akurasi, sensifitas, dan spesifitas tertinggi dari masing – masing proses segmentasi.Otsu Tresholding dengan akurasi 92%, sensifitas 87%, dan spesifitas 98%. Maksimum Entropy Tresholding dengan akurasi 94%, sensifitas 90%, dan spesifitas 97%
Kata kunci: Segmentasi Optic Disk, OtsuTresholding, Maksimum Entropy Tresholding, Ground Truth, DatabaseInspire, Median Filtering, CLAHE, Morfologi Opening dan Closing.
Abstrak (Clean): penyakit mata diabetes atau yang lebih dikenal dengan istilah diabetic retinopathy dr merupakan salah satu penyakit komplikasi yang dihasilkan oleh penyakit diabetes berupa kerusakan bagian retina pada mataoptic disk od adalah daerah pada mata yang merupakan tempat syaraf mata memasuki retina dan juga merupakan bagian pusat pertemuan seluruh syaraf yang ada di mata od merupakan salah satu fitur mata yang mudah diamati sehingga letak od menjadi referensi dalam menentukan letak fitur – fitur lain dalam citra suatu fundus od mempunyai intensitas yang hampir sama dengan exudate yaitu gejala dari yang tampak pada citra fundus yang berupa bercak pada mata dalam penelitian ini diawali dengan preprosessing untuk menghilangkan pembuluh darah pada citra blood vessel sehingga didapatkan citra yang telah bersih dari blood vesselnya kemudian dilakukan proses penentuan letak atau sementasi od dengan menggunakan metode otsu tresholding dan maksimum entropy tresholding hasil dari penelitian ini menghasilkan akurasi sensifitas dan spesifitas tertinggi dari masing – masing proses segmentasiotsu tresholding dengan akurasi sensifitas dan spesifitas maksimum entropy tresholding dengan akurasi sensifitas dan spesifitas kata kunci segmentasi optic disk otsutresholding maksimum entropy tresholding ground truth databaseinspire median filtering clahe morfologi opening dan closing
Abstrak (Stopwords Removed): penyakit mata diabetes lebih dikenal istilah diabetic retinopathy dr salah satu penyakit komplikasi dihasilkan penyakit diabetes berupa kerusakan bagian retina mataoptic disk od daerah mata tempat syaraf mata memasuki retina bagian pusat pertemuan seluruh syaraf ada mata od salah satu fitur mata mudah diamati letak od menjadi referensi menentukan letak fitur – fitur lain citra fundus od mempunyai intensitas hampir sama exudate gejala tampak citra fundus berupa bercak mata penelitian diawali preprosessing menghilangkan pembuluh darah citra blood vessel didapatkan citra bersih blood vesselnya dilakukan proses penentuan letak sementasi od menggunakan metode otsu tresholding maksimum entropy tresholding hasil penelitian menghasilkan akurasi sensifitas spesifitas tertinggi masing – masing proses segmentasiotsu tresholding akurasi sensifitas spesifitas maksimum entropy tresholding akurasi sensifitas spesifitas kata kunci segmentasi optic disk otsutresholding maksimum entropy tresholding ground truth databaseinspire median filtering clahe morfologi opening closing
Abstrak (Stemmed): sakit mata diabetes lebih kenal istilah diabetic retinopathy dr salah satu sakit komplikasi hasil sakit diabetes upa rusa bagi retina mataoptic disk od daerah mata tempat syaraf mata pasuk retina bagi pusat temu seluruh syaraf ada mata od salah satu fitur mata mudah amat letak od jadi referensi tentu letak fitur fitur lain citra fundus od punya intensitas hampir sama exudate gejala tampak citra fundus upa bercak mata teliti awal preprosessing hilang buluh darah citra blood vessel dapat citra bersih blood vesselnya laku proses tentu letak sementasi od guna metode otsu tresholding maksimum entropy tresholding hasil teliti hasil akurasi sensifitas spesifitas tinggi masing masing proses segmentasiotsu tresholding akurasi sensifitas spesifitas maksimum entropy tresholding akurasi sensifitas spesifitas kata kunci segmentasi optic disk otsutresholding maksimum entropy tresholding ground truth databaseinspire median filtering clahe morfologi opening closing
Abstrak (Corrected): skit data diabetes leash penal isaiah diabetic retinopathy dr salad sat skit komplikasi hail skit diabetes up rush bag retina mataoptic disk od sarah data tempt scarf data ask retina bag pusan temp seluruh scarf ada data od salad sat four data judah mat leak od jade reference tent leak four four lain citral fundus od puny intensity hamper same exudate gala tampa citral fundus up break data elite away reprocessing hang bunch sarah citral blood vessel apart citral perish blood vesselnya lake proves tent leak sementasi od gun metope out tresholding maximum entropy tresholding hail elite hail auras sensifitas spesifitas ting making making proves segmentasiotsu tresholding auras sensifitas spesifitas maximum entropy tresholding auras sensifitas spesifitas data bunch segments optic disk otsutresholding maximum entropy tresholding ground truth databaseinspire median filtering clare morfologi opening closing
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mata': 6, 'od': 5, 'tresholding': 5, 'citra': 4, 'sakit': 3, 'hasil': 3, 'fitur': 3, 'letak': 3, 'maksimum': 3, 'entropy': 3, 'akurasi': 3, 'sensifitas': 3, 'spesifitas': 3, 'diabetes': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'upa': 2, 'bagi': 2, 'retina': 2, 'disk': 2, 'syaraf': 2, 'tentu': 2, 'fundus': 2, 'teliti': 2, 'blood': 2, 'proses': 2, 'masing': 2, 'lebih': 1, 'kenal': 1, 'istilah': 1, 'diabetic': 1, 'retinopathy': 1, 'dr': 1, 'komplikasi': 1, 'rusa': 1, 'mataoptic': 1, 'daerah': 1, 'tempat': 1, 'pasuk': 1, 'pusat': 1, 'temu': 1, 'seluruh': 1, 'ada': 1, 'mudah': 1, 'amat': 1, 'jadi': 1, 'referensi': 1, 'lain': 1, 'punya': 1, 'intensitas': 1, 'hampir': 1, 'sama': 1, 'exudate': 1, 'gejala': 1, 'tampak': 1, 'bercak': 1, 'awal': 1, 'preprosessing': 1, 'hilang': 1, 'buluh': 1, 'darah': 1, 'vessel': 1, 'dapat': 1, 'bersih': 1, 'vesselnya': 1, 'laku': 1, 'sementasi': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'otsu': 1, 'tinggi': 1, 'segmentasiotsu': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'segmentasi': 1, 'optic': 1, 'otsutresholding': 1, 'ground': 1, 'truth': 1, 'databaseinspire': 1, 'median': 1, 'filtering': 1, 'clahe': 1, 'morfologi': 1, 'opening': 1, 'closing': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'of': 20, 'in': 8, 'and': 6, 'eye': 5, 'is': 5, 'od': 5, 'tresholding': 5, 'a': 4, 'with': 4, 'to': 3, 'features': 3, 'location': 3, 'image': 3, 'blood': 3, 'maximum': 3, 'entropy': 3, 'accuracy': 3, 'sensitivity': 3, 'specificity': 3, 'diabetic': 2, 'or': 2, 'as': 2, 'one': 2, 'retina': 2, 'part': 2, 'disk': 2, 'nerve': 2, 'are': 2, 'that': 2, 'determining': 2, 'fundus': 2, 'this': 2, 'study': 2, 'process': 2, 'each': 2, 'an': 2, 'disease': 1, 'better': 1, 'known': 1, 'retinopathy': 1, 'dr': 1, 'complications': 1, 'diseases': 1, 'produced': 1, 'by': 1, 'diabetes': 1, 'such': 1, 'damage': 1, 'mataoptic': 1, 'area': 1, 'which': 1, 'where': 1, 'enters': 1, 'also': 1, 'meeting': 1, 'all': 1, 'centers': 1, 'eyes': 1, 'easily': 1, 'observed': 1, 'so': 1, 'become': 1, 'reference': 1, 'other': 1, 'has': 1, 'almost': 1, 'same': 1, 'intensity': 1, 'exudate': 1, 'symptoms': 1, 'shown': 1, 'form': 1, 'spots': 1, 'on': 1, 'begins': 1, 'preprosessing': 1, 'remove': 1, 'vessels': 1, 'vessel': 1, 'obtain': 1, 'images': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'cleared': 1, 'vesselnya': 1, 'then': 1, 'do': 1, 'cementation': 1, 'using': 1, 'otsu': 1, 'method': 1, 'results': 1, 'from': 1, 'resulted': 1, 'high': 1, 'segmentasiotsu': 1, 'key': 1, 'words': 1, 'optic': 1, 'segmentation': 1, 'otsutresholding': 1, 'ground': 1, 'truth': 1, 'databaseinspire': 1, 'median': 1, 'filtering': 1, 'clahe': 1, 'morphology': 1, 'opening': 1, 'closing': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1059 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: DIAN RUSYDI HADIWINEKA
Judul: PENGENALAN ALFABET SIBI MENGGUNAKAN KAMERA DEPTH
Pembimbing 1: CUCUN VERY ANGKOSO, S.T., M.T.
Pembimbing 2: MUHAMMAD FUAD, S.Kom., M.T.
Abstrak (Raw): Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat berinteraksi secara umum menggunakan bahasa verbal. Namun, penyandang disabilitas tidak dapat berkomunikasi secara verbal, melainkan menggunakan bahasa isyarat yang sulit dimengerti oleh khalayak umum. Sehingga untuk berkomunikasi perlu adanya translator. Namun translator memiliki kekurangan, yaitu tidak adanya privasi dan kurang efisien. Untuk mengatasi hal tersebut dibutuhkan sistem pengenalan isyarat..
Pada penelitian ini, digunakan kamera depth dari Microsoft Kinect untuk menangkap citra isyarat. Penggunaan kamera depth karena menghasilkan citra 3D dan dapat menangkap obyek dalam keadaan kurang cahaya maupun gelap. Citra 3D digunakan pada proses segmentasi citra berdasarkan jarak untuk menghilangkan latarbelakang agar obyek yang ditangkap hanya tangan. Kemudian proses binerisasi dengan Otsu Thresholding. Selanjutnya cropping citra untuk mengambil obyek diperlukan dan me-resize citra agar mempermudah dan mempercepat proses selanjutnya. Terakhir, proses pengenalan menggunakan metode Euclidean Distance berdasarkan nilai jarak terkecil antar dua citra, yaitu citra masukan dan citra template.
Pengujian antar template menghasilkan akurasi sebesar 96.538462%. Sedangkan pengujian sistem real-time menghasilkan akurasi yang cukup baik dengan metode Euclidean Distance. Hasil pengujian sistem real-time bergantung pada lingkungan uji coba dan postur tangan pengguna sesuai dengan aturan SIBI atau mirip dengan template karena metode tersebut mencari nilai perbedaan yang terkecil.
Abstrak (Clean): dalam kehidupan seharihari masyarakat berinteraksi secara umum menggunakan bahasa verbal namun penyandang disabilitas tidak dapat berkomunikasi secara verbal melainkan menggunakan bahasa isyarat yang sulit dimengerti oleh khalayak umum sehingga untuk berkomunikasi perlu adanya translator namun translator memiliki kekurangan yaitu tidak adanya privasi dan kurang efisien untuk mengatasi hal tersebut dibutuhkan sistem pengenalan isyarat pada penelitian ini digunakan kamera depth dari microsoft kinect untuk menangkap citra isyarat penggunaan kamera depth karena menghasilkan citra d dan dapat menangkap obyek dalam keadaan kurang cahaya maupun gelap citra d digunakan pada proses segmentasi citra berdasarkan jarak untuk menghilangkan latarbelakang agar obyek yang ditangkap hanya tangan kemudian proses binerisasi dengan otsu thresholding selanjutnya cropping citra untuk mengambil obyek diperlukan dan meresize citra agar mempermudah dan mempercepat proses selanjutnya terakhir proses pengenalan menggunakan metode euclidean distance berdasarkan nilai jarak terkecil antar dua citra yaitu citra masukan dan citra template pengujian antar template menghasilkan akurasi sebesar sedangkan pengujian sistem realtime menghasilkan akurasi yang cukup baik dengan metode euclidean distance hasil pengujian sistem realtime bergantung pada lingkungan uji coba dan postur tangan pengguna sesuai dengan aturan sibi atau mirip dengan template karena metode tersebut mencari nilai perbedaan yang terkecil
Abstrak (Stopwords Removed): kehidupan seharihari masyarakat berinteraksi secara umum menggunakan bahasa verbal penyandang disabilitas dapat berkomunikasi secara verbal melainkan menggunakan bahasa isyarat sulit dimengerti khalayak umum berkomunikasi perlu adanya translator translator memiliki kekurangan adanya privasi kurang efisien mengatasi tersebut dibutuhkan sistem pengenalan isyarat penelitian digunakan kamera depth microsoft kinect menangkap citra isyarat penggunaan kamera depth menghasilkan citra d dapat menangkap obyek keadaan kurang cahaya maupun gelap citra d digunakan proses segmentasi citra berdasarkan jarak menghilangkan latarbelakang obyek ditangkap tangan proses binerisasi otsu thresholding selanjutnya cropping citra mengambil obyek diperlukan meresize citra mempermudah mempercepat proses selanjutnya terakhir proses pengenalan menggunakan metode euclidean distance berdasarkan nilai jarak terkecil antar dua citra citra masukan citra template pengujian antar template menghasilkan akurasi sebesar sedangkan pengujian sistem realtime menghasilkan akurasi cukup baik metode euclidean distance hasil pengujian sistem realtime bergantung lingkungan uji coba postur tangan pengguna sesuai aturan sibi mirip template metode tersebut mencari nilai perbedaan terkecil
Abstrak (Stemmed): hidup seharihari masyarakat interaksi cara umum guna bahasa verbal sandang disabilitas dapat komunikasi cara verbal lain guna bahasa isyarat sulit erti khalayak umum komunikasi perlu ada translator translator milik kurang ada privasi kurang efisien atas sebut butuh sistem kenal isyarat teliti guna kamera depth microsoft kinect tangkap citra isyarat guna kamera depth hasil citra d dapat tangkap obyek ada kurang cahaya maupun gelap citra d guna proses segmentasi citra dasar jarak hilang latarbelakang obyek tangkap tangan proses biner otsu thresholding lanjut cropping citra ambil obyek perlu meresize citra mudah cepat proses lanjut akhir proses kenal guna metode euclidean distance dasar nilai jarak kecil antar dua citra citra masuk citra template uji antar template hasil akurasi besar sedang uji sistem realtime hasil akurasi cukup baik metode euclidean distance hasil uji sistem realtime gantung lingkung uji coba postur tangan guna sesuai atur sibi mirip template metode sebut cari nilai beda kecil
Abstrak (Corrected): hide seharihari masyarakat interaksi cara mum gun bahama verbal sanding disability apart komunikasi cara verbal lain gun bahama isyarat suit ert khalayak mum komunikasi peru ada translator translator milk during ada private during elision alas debut butch sister penal isyarat elite gun camera depth microsoft direct tanka citral isyarat gun camera depth hail citral d apart tanka obey ada during cabana maun gelcap citral d gun proves segments citral dakar arak hang latarbelakang obey tanka tanga proves diner out thresholding layout cropping citral ambit obey peru mercerize citral judah eat proves layout air proves penal gun metope euclidean distance dakar nilgai arak cecil altar due citral citral mask citral template uni altar template hail auras bear sedan uni sister mealtime hail auras cutup back metope euclidean distance hail uni sister mealtime antung linking uni coma poster tanga gun sexual amur sib mirin template metope debut care nilgai bed cecil
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'citra': 9, 'guna': 7, 'hasil': 4, 'proses': 4, 'uji': 4, 'isyarat': 3, 'ada': 3, 'kurang': 3, 'sistem': 3, 'tangkap': 3, 'obyek': 3, 'metode': 3, 'template': 3, 'cara': 2, 'umum': 2, 'bahasa': 2, 'verbal': 2, 'dapat': 2, 'komunikasi': 2, 'perlu': 2, 'translator': 2, 'sebut': 2, 'kenal': 2, 'kamera': 2, 'depth': 2, 'd': 2, 'dasar': 2, 'jarak': 2, 'tangan': 2, 'lanjut': 2, 'euclidean': 2, 'distance': 2, 'nilai': 2, 'kecil': 2, 'antar': 2, 'akurasi': 2, 'realtime': 2, 'hidup': 1, 'seharihari': 1, 'masyarakat': 1, 'interaksi': 1, 'sandang': 1, 'disabilitas': 1, 'lain': 1, 'sulit': 1, 'erti': 1, 'khalayak': 1, 'milik': 1, 'privasi': 1, 'efisien': 1, 'atas': 1, 'butuh': 1, 'teliti': 1, 'microsoft': 1, 'kinect': 1, 'cahaya': 1, 'maupun': 1, 'gelap': 1, 'segmentasi': 1, 'hilang': 1, 'latarbelakang': 1, 'biner': 1, 'otsu': 1, 'thresholding': 1, 'cropping': 1, 'ambil': 1, 'meresize': 1, 'mudah': 1, 'cepat': 1, 'akhir': 1, 'dua': 1, 'masuk': 1, 'besar': 1, 'sedang': 1, 'cukup': 1, 'baik': 1, 'gantung': 1, 'lingkung': 1, 'coba': 1, 'postur': 1, 'sesuai': 1, 'atur': 1, 'sibi': 1, 'mirip': 1, 'cari': 1, 'beda': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'is': 7, 'and': 7, 'the': 6, 'language': 5, 'could': 4, 'recognition': 4, 'using': 4, 'in': 4, 'on': 3, 'used': 3, 'sign': 3, 'which': 3, 'a': 3, 'hand': 3, 'camera': 3, 'kinect': 3, 'for': 3, 'object': 3, 'process': 3, 'template': 3, 'verbal': 2, 'with': 2, 'not': 2, 'use': 2, 'but': 2, 'they': 2, 'to': 2, 'so': 2, 'translator': 2, 'research': 2, 'made': 2, 'sibi': 2, 'd': 2, 'it': 2, 'same': 2, 'as': 2, 'background': 2, 'depth': 2, 'realtime': 2, 'image': 2, 'depend': 2, 'distance': 2, 'between': 2, 'next': 2, 'testing': 2, 'gave': 2, 'accuracy': 2, 'interaction': 1, 'daily': 1, 'conversation': 1, 'commonly': 1, 'people': 1, 'disabilities': 1, 'difficult': 1, 'be': 1, 'understood': 1, 'need': 1, 'give': 1, 'them': 1, 'privacy': 1, 'previously': 1, 'system': 1, 'static': 1, 'images': 1, 'has': 1, 'lack': 1, 'when': 1, 'color': 1, 'of': 1, 'skin': 1, 'alphabet': 1, 'from': 1, 'microsoft': 1, 'new': 1, 'technology': 1, 'scan': 1, 'human': 1, 'gesture': 1, 'voice': 1, 'produced': 1, 'dark': 1, 'room': 1, 'possible': 1, 'detect': 1, 'more': 1, 'accurate': 1, 'this': 1, 'done': 1, 'segmentation': 1, 'took': 1, 'binerization': 1, 'otsu': 1, 'thresholding': 1, 'then': 1, 'cropping': 1, 'taking': 1, 'necessary': 1, 'resize': 1, 'making': 1, 'easier': 1, 'faster': 1, 'last': 1, 'euclidean': 1, 'least': 1, 'value': 1, 'good': 1, 'if': 1, 'user': 1, 's': 1, 'captured': 1, 'by': 1, 'result': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1060 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: M. ALHAN ASRORI NUGRAHA
Judul: SISTEM INFORMASI BEASISWA DENGAN INTEGRASI METODE FUZZY ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (FAHP) DAN METODE ELECTRE
(STUDI KASUS : UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA)
Pembimbing 1: BAIN KHUSNUL KHOTIMAH, S.T., M.KOM
Pembimbing 2: RIKA YUNITARINI, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Universitas Trunojoyo Madura mempunyai program beasiswa. Program beasiswa ini diperuntukkan bagi seluruh mahasiswa. Jenis beasiswanya antara lain PPA (Peningkatan Prestasi Akademik) dan BBM (Bantuan Belajar Mahasiswa). Bidang ilmu informatika mempunyai berbagai solusi yang dapat diterapkan dalam proses seleksi beasiswa. Salah satunya sistem informasi yang di dalamnya termasuk sistem pendukung keputusan. Sistem informasi ini selain sebagai media penyampaian informasi dan pengolahan data, juga berfungsi sebagai sistem pendukung keputusan proses seleksi beasiswa. Sistem pendukung keputusan dalam sistem informasi ini menggunakan konsep fuzzy yang diterapkan dalam metode Analytical Hierarchy Process atau AHP yang disebut FAHP. Tetapi FAHP yang digunakan sistem informasi ini menggunakan pendekatan Synthetic Extent Analysis. FAHP digunakan untuk menghitung bobot kriteria berdasarkan syarat dan ketentuan yang dikeluarkan Universitas Trunojoyo Madura. Sistem informasi ini juga menggunakan Electre untuk merangking alternatif terbaik. Bobot dari FAHP digunakan pada Electre untuk pengambilan keputusan alternatif terbaik penerima beasiswa. Dengan menggunakan FAHP dan Electre sistem dapat membobotkan kriteria dan merangking alternatif penerima beasiswa. Setelah dilakukan uji coba dengan 871 data alternatif calon penerima beasiswa, didapatkan akurasi sistem sebesar 66,77% untuk beasiswa PPA dan 73,01% untuk beasiswa BBM. Jika dirata-rata akurasinya mencapai 69,89 %.
Kata Kunci : Sistem Informasi, Beasiswa, Fuzzy Analytical Hierarchy Process, Synthetic Extent Analysis, Electre.
Abstrak (Clean): universitas trunojoyo madura mempunyai program beasiswa program beasiswa ini diperuntukkan bagi seluruh mahasiswa jenis beasiswanya antara lain ppa peningkatan prestasi akademik dan bbm bantuan belajar mahasiswa bidang ilmu informatika mempunyai berbagai solusi yang dapat diterapkan dalam proses seleksi beasiswa salah satunya sistem informasi yang di dalamnya termasuk sistem pendukung keputusan sistem informasi ini selain sebagai media penyampaian informasi dan pengolahan data juga berfungsi sebagai sistem pendukung keputusan proses seleksi beasiswa sistem pendukung keputusan dalam sistem informasi ini menggunakan konsep fuzzy yang diterapkan dalam metode analytical hierarchy process atau ahp yang disebut fahp tetapi fahp yang digunakan sistem informasi ini menggunakan pendekatan synthetic extent analysis fahp digunakan untuk menghitung bobot kriteria berdasarkan syarat dan ketentuan yang dikeluarkan universitas trunojoyo madura sistem informasi ini juga menggunakan electre untuk merangking alternatif terbaik bobot dari fahp digunakan pada electre untuk pengambilan keputusan alternatif terbaik penerima beasiswa dengan menggunakan fahp dan electre sistem dapat membobotkan kriteria dan merangking alternatif penerima beasiswa setelah dilakukan uji coba dengan data alternatif calon penerima beasiswa didapatkan akurasi sistem sebesar untuk beasiswa ppa dan untuk beasiswa bbm jika diratarata akurasinya mencapai kata kunci sistem informasi beasiswa fuzzy analytical hierarchy process synthetic extent analysis electre
Abstrak (Stopwords Removed): universitas trunojoyo madura mempunyai program beasiswa program beasiswa diperuntukkan bagi seluruh mahasiswa jenis beasiswanya antara lain ppa peningkatan prestasi akademik bbm bantuan belajar mahasiswa bidang ilmu informatika mempunyai berbagai solusi dapat diterapkan proses seleksi beasiswa salah satunya sistem informasi dalamnya termasuk sistem pendukung keputusan sistem informasi selain media penyampaian informasi pengolahan data berfungsi sistem pendukung keputusan proses seleksi beasiswa sistem pendukung keputusan sistem informasi menggunakan konsep fuzzy diterapkan metode analytical hierarchy process ahp disebut fahp fahp digunakan sistem informasi menggunakan pendekatan synthetic extent analysis fahp digunakan menghitung bobot kriteria berdasarkan syarat ketentuan dikeluarkan universitas trunojoyo madura sistem informasi menggunakan electre merangking alternatif terbaik bobot fahp digunakan electre pengambilan keputusan alternatif terbaik penerima beasiswa menggunakan fahp electre sistem dapat membobotkan kriteria merangking alternatif penerima beasiswa dilakukan uji coba data alternatif calon penerima beasiswa didapatkan akurasi sistem sebesar beasiswa ppa beasiswa bbm jika diratarata akurasinya mencapai kata kunci sistem informasi beasiswa fuzzy analytical hierarchy process synthetic extent analysis electre
Abstrak (Stemmed): universitas trunojoyo madura punya program beasiswa program beasiswa untuk bagi seluruh mahasiswa jenis beasiswa antara lain ppa tingkat prestasi akademik bbm bantu ajar mahasiswa bidang ilmu informatika punya bagai solusi dapat terap proses seleksi beasiswa salah satu sistem informasi dalam masuk sistem dukung putus sistem informasi selain media sampai informasi olah data fungsi sistem dukung putus proses seleksi beasiswa sistem dukung putus sistem informasi guna konsep fuzzy terap metode analytical hierarchy process ahp sebut fahp fahp guna sistem informasi guna dekat synthetic extent analysis fahp guna hitung bobot kriteria dasar syarat tentu keluar universitas trunojoyo madura sistem informasi guna electre rangking alternatif baik bobot fahp guna electre ambil putus alternatif baik terima beasiswa guna fahp electre sistem dapat bobot kriteria rangking alternatif terima beasiswa laku uji coba data alternatif calon terima beasiswa dapat akurasi sistem besar beasiswa ppa beasiswa bbm jika diratarata akurasi capai kata kunci sistem informasi beasiswa fuzzy analytical hierarchy process synthetic extent analysis electre
Abstrak (Corrected): university trunojoyo madura puny program beasiswa program beasiswa untuck bag seluruh mahasiswa penis beasiswa angara lain papa dingbat prestos academic bum bantu ajar mahasiswa biding i'm information puny bahai solus apart trap proves seeks beasiswa salad sat sister informant dream mask sister during puts sister informant slain media sampan informant blah data fungi sister during puts proves seeks beasiswa sister during puts sister informant gun onset fuzzy trap metope analytical hierarchy process ah debut fahd fahd gun sister informant gun dead synthetic extent analysis fahd gun hiding robot criteria dakar start tent cellar university trunojoyo madura sister informant gun electro ranking alternative back robot fahd gun electro ambit puts alternative back terms beasiswa gun fahd electro sister apart robot criteria ranking alternative terms beasiswa lake uni coma data alternative salon terms beasiswa apart auras sister bear beasiswa papa beasiswa bum pika diratarata auras capri data bunch sister informant beasiswa fuzzy analytical hierarchy process synthetic extent analysis electro
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'beasiswa': 11, 'sistem': 11, 'informasi': 7, 'guna': 7, 'fahp': 5, 'putus': 4, 'electre': 4, 'alternatif': 4, 'dapat': 3, 'dukung': 3, 'bobot': 3, 'terima': 3, 'universitas': 2, 'trunojoyo': 2, 'madura': 2, 'punya': 2, 'program': 2, 'mahasiswa': 2, 'ppa': 2, 'bbm': 2, 'terap': 2, 'proses': 2, 'seleksi': 2, 'data': 2, 'fuzzy': 2, 'analytical': 2, 'hierarchy': 2, 'process': 2, 'synthetic': 2, 'extent': 2, 'analysis': 2, 'kriteria': 2, 'rangking': 2, 'baik': 2, 'akurasi': 2, 'untuk': 1, 'bagi': 1, 'seluruh': 1, 'jenis': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'tingkat': 1, 'prestasi': 1, 'akademik': 1, 'bantu': 1, 'ajar': 1, 'bidang': 1, 'ilmu': 1, 'informatika': 1, 'bagai': 1, 'solusi': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'dalam': 1, 'masuk': 1, 'selain': 1, 'media': 1, 'sampai': 1, 'olah': 1, 'fungsi': 1, 'konsep': 1, 'metode': 1, 'ahp': 1, 'sebut': 1, 'dekat': 1, 'hitung': 1, 'dasar': 1, 'syarat': 1, 'tentu': 1, 'keluar': 1, 'ambil': 1, 'laku': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'calon': 1, 'besar': 1, 'jika': 1, 'diratarata': 1, 'capai': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'beasiswa': 11, 'sistem': 11, 'informasi': 7, 'guna': 7, 'fahp': 5, 'putus': 4, 'electre': 4, 'alternatif': 4, 'dapat': 3, 'dukung': 3, 'bobot': 3, 'terima': 3, 'universitas': 2, 'trunojoyo': 2, 'madura': 2, 'punya': 2, 'program': 2, 'mahasiswa': 2, 'ppa': 2, 'bbm': 2, 'terap': 2, 'proses': 2, 'seleksi': 2, 'data': 2, 'fuzzy': 2, 'analytical': 2, 'hierarchy': 2, 'process': 2, 'synthetic': 2, 'extent': 2, 'analysis': 2, 'kriteria': 2, 'rangking': 2, 'baik': 2, 'akurasi': 2, 'untuk': 1, 'bagi': 1, 'seluruh': 1, 'jenis': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'tingkat': 1, 'prestasi': 1, 'akademik': 1, 'bantu': 1, 'ajar': 1, 'bidang': 1, 'ilmu': 1, 'informatika': 1, 'bagai': 1, 'solusi': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'dalam': 1, 'masuk': 1, 'selain': 1, 'media': 1, 'sampai': 1, 'olah': 1, 'fungsi': 1, 'konsep': 1, 'metode': 1, 'ahp': 1, 'sebut': 1, 'dekat': 1, 'hitung': 1, 'dasar': 1, 'syarat': 1, 'tentu': 1, 'keluar': 1, 'ambil': 1, 'laku': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'calon': 1, 'besar': 1, 'jika': 1, 'diratarata': 1, 'capai': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1061 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: ERI ALBAR FIRDAUS
Judul: RANCANG BANGUN GAME EDUKASI BELAJAR ANGKA dan HURUF HIJAIYAH BERBASIS WEB dengan UNITY
Pembimbing 1: Arik Kurniawati, S.Kom., M.T
Pembimbing 2: Ari Kusumaningsih, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Dunia pendidikan mulai masuk kedalam dunia teknologi informasi. Banyak sekali kegiatan positif yang dapat membantu dalam pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar di lingkungan pendidikan. Tidak terkecuali dalam dunia pendidikan agama, khususnya agama Islam. Sekarang cukup banyak aplikasi-aplikasi seperti Al-Qur’an digital dan jadwal shalat yang terpasang di komputer maupun laptop. Namun, untuk aplikasi kategori gameedukasi masih sedikit tersedia. Melihat perkembangan media dan teknologi maka dibuat proyek yang mengangkat judul tentang aplikasi pembelajran angka dan huruf Hijaiyah berbasis Unity2D, yaitu bagaimana membuat suatu aplikasi game 2D yang dibuat dengan UnityEngine berbasis web. Game edukasi ini bergenre shooter, dimana pemain diarahkan untuk mendengarkan lafadz soal dan menembak angka dan huruf Hijaiyah sesuai dengan soal yang dibacakan. Dengan sering bermain game ini maka player dapat lebih mengenal angka dan huruf Hijaiyah berserta lafadznya, sehingga bisa dijadikan media pembelajaran dasar Islami pada anak-anak. Menurut hasil pengamatan dari hasil uji game pada anak-anak dan juga berbagai pengalaman dalam beragam game. Dapat disimpulkan bahwa genre shootergame edukasi yang menyenangkan memiliki potensi besar untuk game edukasi yang menarik minat anak-anak untuk belajar.
Abstrak (Clean): dunia pendidikan mulai masuk kedalam dunia teknologi informasi banyak sekali kegiatan positif yang dapat membantu dalam pelaksanaan kegiatan belajarmengajar di lingkungan pendidikan tidak terkecuali dalam dunia pendidikan agama khususnya agama islam sekarang cukup banyak aplikasiaplikasi seperti alqur’an digital dan jadwal shalat yang terpasang di komputer maupun laptop namun untuk aplikasi kategori gameedukasi masih sedikit tersedia melihat perkembangan media dan teknologi maka dibuat proyek yang mengangkat judul tentang aplikasi pembelajran angka dan huruf hijaiyah berbasis unityd yaitu bagaimana membuat suatu aplikasi game d yang dibuat dengan unityengine berbasis web game edukasi ini bergenre shooter dimana pemain diarahkan untuk mendengarkan lafadz soal dan menembak angka dan huruf hijaiyah sesuai dengan soal yang dibacakan dengan sering bermain game ini maka player dapat lebih mengenal angka dan huruf hijaiyah berserta lafadznya sehingga bisa dijadikan media pembelajaran dasar islami pada anakanak menurut hasil pengamatan dari hasil uji game pada anakanak dan juga berbagai pengalaman dalam beragam game dapat disimpulkan bahwa genre shootergame edukasi yang menyenangkan memiliki potensi besar untuk game edukasi yang menarik minat anakanak untuk belajar
Abstrak (Stopwords Removed): dunia pendidikan mulai masuk kedalam dunia teknologi informasi banyak sekali kegiatan positif dapat membantu pelaksanaan kegiatan belajarmengajar lingkungan pendidikan terkecuali dunia pendidikan agama khususnya agama islam sekarang cukup banyak aplikasiaplikasi alqur’an digital jadwal shalat terpasang komputer maupun laptop aplikasi kategori gameedukasi masih sedikit tersedia melihat perkembangan media teknologi dibuat proyek mengangkat judul tentang aplikasi pembelajran angka huruf hijaiyah berbasis unityd bagaimana membuat aplikasi game d dibuat unityengine berbasis web game edukasi bergenre shooter dimana pemain diarahkan mendengarkan lafadz soal menembak angka huruf hijaiyah sesuai soal dibacakan sering bermain game player dapat lebih mengenal angka huruf hijaiyah berserta lafadznya dijadikan media pembelajaran dasar islami anakanak menurut hasil pengamatan hasil uji game anakanak berbagai pengalaman beragam game dapat disimpulkan genre shootergame edukasi menyenangkan memiliki potensi besar game edukasi menarik minat anakanak belajar
Abstrak (Stemmed): dunia didik mulai masuk dalam dunia teknologi informasi banyak sekali giat positif dapat bantu laksana giat belajarmengajar lingkung didik kecuali dunia didik agama khusus agama islam sekarang cukup banyak aplikasiaplikasi alqur an digital jadwal shalat pasang komputer maupun laptop aplikasi kategori gameedukasi masih sedikit sedia lihat kembang media teknologi buat proyek angkat judul tentang aplikasi pembelajran angka huruf hijaiyah bas unityd bagaimana buat aplikasi game d buat unityengine bas web game edukasi genre shooter mana main arah dengar lafadz soal tembak angka huruf hijaiyah sesuai soal baca sering main game player dapat lebih kenal angka huruf hijaiyah serta lafadznya jadi media ajar dasar islami anakanak turut hasil amat hasil uji game anakanak bagai alam agam game dapat simpul genre shootergame edukasi senang milik potensi besar game edukasi tarik minat anakanak ajar
Abstrak (Corrected): dulia did mule mask dream dulia teknologi informant banyan seal gift position apart bantu lasagna gift belajarmengajar linking did kecuali dulia did agama rhesus agama islam semarang cutup banyan aplikasiaplikasi album an digital radial shalt padang computer maun laptop aplikasi category gameedukasi mash sedikit media that embank media teknologi but prove angst judge tenting aplikasi pembelajran bangka hufuf hijaiyah was united bagaimana but aplikasi game d but unityengine was web game dukas genre shooter mana main arab denar lafadz soul embark bangka hufuf hijaiyah sexual soul back seeing main game player apart leash penal bangka hufuf hijaiyah sorta lafadznya jade media ajar dakar islamic anakanak turn hail mat hail uni game anakanak bahai alarm adam game apart simple genre shootergame dukas penang milk potent bear game dukas tajik mint anakanak ajar
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'game': 6, 'dunia': 3, 'didik': 3, 'dapat': 3, 'aplikasi': 3, 'buat': 3, 'angka': 3, 'huruf': 3, 'hijaiyah': 3, 'edukasi': 3, 'anakanak': 3, 'teknologi': 2, 'banyak': 2, 'giat': 2, 'agama': 2, 'media': 2, 'bas': 2, 'genre': 2, 'main': 2, 'soal': 2, 'ajar': 2, 'hasil': 2, 'mulai': 1, 'masuk': 1, 'dalam': 1, 'informasi': 1, 'sekali': 1, 'positif': 1, 'bantu': 1, 'laksana': 1, 'belajarmengajar': 1, 'lingkung': 1, 'kecuali': 1, 'khusus': 1, 'islam': 1, 'sekarang': 1, 'cukup': 1, 'aplikasiaplikasi': 1, 'alqur': 1, 'an': 1, 'digital': 1, 'jadwal': 1, 'shalat': 1, 'pasang': 1, 'komputer': 1, 'maupun': 1, 'laptop': 1, 'kategori': 1, 'gameedukasi': 1, 'masih': 1, 'sedikit': 1, 'sedia': 1, 'lihat': 1, 'kembang': 1, 'proyek': 1, 'angkat': 1, 'judul': 1, 'tentang': 1, 'pembelajran': 1, 'unityd': 1, 'bagaimana': 1, 'd': 1, 'unityengine': 1, 'web': 1, 'shooter': 1, 'mana': 1, 'arah': 1, 'dengar': 1, 'lafadz': 1, 'tembak': 1, 'sesuai': 1, 'baca': 1, 'sering': 1, 'player': 1, 'lebih': 1, 'kenal': 1, 'serta': 1, 'lafadznya': 1, 'jadi': 1, 'dasar': 1, 'islami': 1, 'turut': 1, 'amat': 1, 'uji': 1, 'bagai': 1, 'alam': 1, 'agam': 1, 'simpul': 1, 'shootergame': 1, 'senang': 1, 'milik': 1, 'potensi': 1, 'besar': 1, 'tarik': 1, 'minat': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'game': 12, 'of': 12, 'and': 8, 'a': 8, 'hijaiyah': 7, 'to': 6, 'that': 6, 'edukasi': 5, 'in': 5, 'educational': 5, 'angka': 4, 'huruf': 4, 'media': 4, 'genre': 4, 'shooter': 4, 'can': 4, 'games': 4, 'ajar': 3, 'bas': 3, 'dunia': 3, 'didik': 3, 'dapat': 3, 'aplikasi': 3, 'buat': 3, 'unityd': 3, 'lafadz': 3, 'anakanak': 3, 'world': 3, 'learning': 3, 'numbers': 3, 'letters': 3, 'web': 2, 'unity': 2, 'teknologi': 2, 'banyak': 2, 'giat': 2, 'agama': 2, 'digital': 2, 'laptop': 2, 'd': 2, 'main': 2, 'soal': 2, 'player': 2, 'hasil': 2, 'education': 2, 'technology': 2, 'activities': 2, 'islamic': 2, 'applications': 2, 'as': 2, 'for': 2, 'created': 2, 'application': 2, 'with': 2, 'this': 2, 'matter': 2, 'be': 2, 'children': 2, 'rancang': 1, 'bangun': 1, 'eri': 1, 'albar': 1, 'firdaus': 1, 'program': 1, 'studi': 1, 'teknik': 1, 'informatika': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'jl': 1, 'raya': 1, 'telang': 1, 'po': 1, 'box': 1, 'kamal': 1, 'bangkal': 1, 'email': 1, 'erialbarfirdausgmailcom': 1, 'abstrak': 1, 'mulai': 1, 'masuk': 1, 'dalam': 1, 'informasi': 1, 'sekali': 1, 'positif': 1, 'bantu': 1, 'laksana': 1, 'belajarmengajar': 1, 'lingkung': 1, 'kecuali': 1, 'khusus': 1, 'islam': 1, 'sekarang': 1, 'cukup': 1, 'aplikasiaplikasi': 1, 'alqur': 1, 'an': 1, 'jadwal': 1, 'shalat': 1, 'pasang': 1, 'komputer': 1, 'maupun': 1, 'kategori': 1, 'gameedukasi': 1, 'masih': 1, 'sedikit': 1, 'sedia': 1, 'lihat': 1, 'kembang': 1, 'proyek': 1, 'angkat': 1, 'judul': 1, 'tentang': 1, 'pembelajran': 1, 'bagaimana': 1, 'unityengine': 1, 'mana': 1, 'arah': 1, 'dengar': 1, 'tembak': 1, 'sesuai': 1, 'baca': 1, 'sering': 1, 'lebih': 1, 'kenal': 1, 'serta': 1, 'lafadznya': 1, 'jadi': 1, 'dasar': 1, 'islami': 1, 'turut': 1, 'amat': 1, 'uji': 1, 'bagai': 1, 'alam': 1, 'agam': 1, 'simpul': 1, 'shootergame': 1, 'senang': 1, 'milik': 1, 'potensi': 1, 'besar': 1, 'tarik': 1, 'minat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'hijyaiyah': 1, 'abstract': 1, 'began': 1, 'enter': 1, 'into': 1, 'information': 1, 'lots': 1, 'positive': 1, 'assist': 1, 'implementation': 1, 'teaching': 1, 'environment': 1, 'no': 1, 'exception': 1, 'religious': 1, 'especially': 1, 'religion': 1, 'now': 1, 'quite': 1, 'lot': 1, 'such': 1, 'quran': 1, 'prayer': 1, 'schedule': 1, 'attached': 1, 'computer': 1, 'or': 1, 'however': 1, 'category': 1, 'still': 1, 'few': 1, 'available': 1, 'seeing': 1, 'development': 1, 'project': 1, 'raised': 1, 'title': 1, 'based': 1, 'namely': 1, 'how': 1, 'make': 1, 'webbased': 1, 'engine': 1, 'where': 1, 'players': 1, 'are': 1, 'directed': 1, 'listen': 1, 'shoot': 1, 'accordance': 1, 'was': 1, 'read': 1, 'by': 1, 'frequently': 1, 'playing': 1, 'better': 1, 'recognize': 1, 'along': 1, 'so': 1, 'used': 1, 'basis': 1, 'according': 1, 'observations': 1, 'test': 1, 'results': 1, 'on': 1, 'childrens': 1, 'also': 1, 'wide': 1, 'range': 1, 'experience': 1, 'variety': 1, 'it': 1, 'concluded': 1, 'fun': 1, 'has': 1, 'great': 1, 'potential': 1, 'appeal': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1062 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: FITRIANSYAH PERDANA PUTRA
Judul: PERANCANGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS KESESUAIAN LAHAN SAWAH TAMBAK
(STUDI KASUS : KECAMATAN DEKET, KABUPATEN LAMONGAN)
Pembimbing 1: MULAAB, S.Si., M.Kom
Pembimbing 2: RIKA YUNITARINI, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Sawah merupakan lahan usaha pertanian yang secara fisik berpermukaan rata, dibatasi oleh pematang, serta dapat ditanami padi, palawija atau tanaman budidaya lainnya. Tambak merupakan lahan yang dipergunakan sebagai tempat untuk kegiatan budidaya air, baik digunakan untuk tambak budidaya ikan dan udang ataupun digunakan untuk tambak garam. Sedangkan sawah tambak sendiri merupakan lahan pertanian yang juga bisa digunakan untuk keduanya. . Tersedianya data dan informasi sumberdaya lahan yang lengkap sangat diperlukan untuk menunjang program pembangunan pertanian yang berkelanjutan. Dalam hal ini dibutuhkan suatu sistem untuk menemukan potensi dari lahan untuk mencari kualitas pengguaan lahan yang cocok untuk penggunaan tertentu. Sistem yang dipakai adalah sistem kesesuaian lahan. Kesesuaian lahana adalah tingkat kecocokan sebidang lahan untuk penggunaan tertentu. Dalam sistem informasi yang terkait dalam kawasan lingkungan pertambakan ataupun persawahan dibutuhkan suatu Sistem Informasi Geografi (SIG). Dimana didalam sistem ini akan meimplementasikan kesesuaian lahan yang divisualisasikan berupa peta lahan pertanian sawah tambak serta peta pencarian lahan. Dengan adanya sistem ini dapat mempermudah bagi masyarakat umum dan dinas terkait untuk melihat potensi lahan yang akan dikelola berdasarkan atribut – atribut didalamnya.
Kata kunci : sawah tambak, sistem informasi geografi, kesesuaian lahan,
Abstrak (Clean): sawah merupakan lahan usaha pertanian yang secara fisik berpermukaan rata dibatasi oleh pematang serta dapat ditanami padi palawija atau tanaman budidaya lainnya tambak merupakan lahan yang dipergunakan sebagai tempat untuk kegiatan budidaya air baik digunakan untuk tambak budidaya ikan dan udang ataupun digunakan untuk tambak garam sedangkan sawah tambak sendiri merupakan lahan pertanian yang juga bisa digunakan untuk keduanya tersedianya data dan informasi sumberdaya lahan yang lengkap sangat diperlukan untuk menunjang program pembangunan pertanian yang berkelanjutan dalam hal ini dibutuhkan suatu sistem untuk menemukan potensi dari lahan untuk mencari kualitas pengguaan lahan yang cocok untuk penggunaan tertentu sistem yang dipakai adalah sistem kesesuaian lahan kesesuaian lahana adalah tingkat kecocokan sebidang lahan untuk penggunaan tertentu dalam sistem informasi yang terkait dalam kawasan lingkungan pertambakan ataupun persawahan dibutuhkan suatu sistem informasi geografi sig dimana didalam sistem ini akan meimplementasikan kesesuaian lahan yang divisualisasikan berupa peta lahan pertanian sawah tambak serta peta pencarian lahan dengan adanya sistem ini dapat mempermudah bagi masyarakat umum dan dinas terkait untuk melihat potensi lahan yang akan dikelola berdasarkan atribut – atribut didalamnya kata kunci sawah tambak sistem informasi geografi kesesuaian lahan
Abstrak (Stopwords Removed): sawah lahan usaha pertanian secara fisik berpermukaan rata dibatasi pematang dapat ditanami padi palawija tanaman budidaya lainnya tambak lahan dipergunakan tempat kegiatan budidaya air baik digunakan tambak budidaya ikan udang ataupun digunakan tambak garam sedangkan sawah tambak sendiri lahan pertanian digunakan keduanya tersedianya data informasi sumberdaya lahan lengkap sangat diperlukan menunjang program pembangunan pertanian berkelanjutan dibutuhkan sistem menemukan potensi lahan mencari kualitas pengguaan lahan cocok penggunaan tertentu sistem dipakai sistem kesesuaian lahan kesesuaian lahana tingkat kecocokan sebidang lahan penggunaan tertentu sistem informasi terkait kawasan lingkungan pertambakan ataupun persawahan dibutuhkan sistem informasi geografi sig dimana didalam sistem meimplementasikan kesesuaian lahan divisualisasikan berupa peta lahan pertanian sawah tambak peta pencarian lahan adanya sistem dapat mempermudah bagi masyarakat umum dinas terkait melihat potensi lahan dikelola berdasarkan atribut – atribut didalamnya kata kunci sawah tambak sistem informasi geografi kesesuaian lahan
Abstrak (Stemmed): sawah lahan usaha tani cara fisik muka rata batas pematang dapat tanam padi palawija tanam budidaya lain tambak lahan guna tempat giat budidaya air baik guna tambak budidaya ikan udang atau guna tambak garam sedang sawah tambak sendiri lahan tani guna dua sedia data informasi sumberdaya lahan lengkap sangat perlu tunjang program bangun tani lanjut butuh sistem temu potensi lahan cari kualitas gua lahan cocok guna tentu sistem pakai sistem sesuai lahan sesuai lahana tingkat cocok bidang lahan guna tentu sistem informasi kait kawasan lingkung tambak atau sawah butuh sistem informasi geografi sig mana dalam sistem meimplementasikan sesuai lahan visualisasi upa peta lahan tani sawah tambak peta cari lahan ada sistem dapat mudah bagi masyarakat umum dinas kait lihat potensi lahan kelola dasar atribut atribut dalam kata kunci sawah tambak sistem informasi geografi sesuai lahan
Abstrak (Corrected): sarah laban sara tank cara fisk make rata bats semarang apart tana paid palawija tana budidaya lain tambac laban gun tempt gift budidaya air back gun tambac budidaya ian dang tau gun tambac gram sedan sarah tambac sending laban tank gun due media data informant sumberdaya laban lengkap sang peru tuning program bangui tank layout butch sister temp potent laban care kualitas guy laban cook gun tent sister sakai sister sexual laban sexual banana dingbat cook biding laban gun tent sister informant wait kansan linking tambac tau sarah butch sister informant geografi sig mana dream sister meimplementasikan sexual laban visualisasi up pet laban tank sarah tambac pet care laban ada sister apart judah bag masyarakat mum dings wait that potent laban fella dakar tribute tribute dream data bunch sarah tambac sister informant geografi sexual laban
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'lahan': 13, 'sistem': 8, 'tambak': 7, 'guna': 6, 'sawah': 5, 'tani': 4, 'informasi': 4, 'sesuai': 4, 'budidaya': 3, 'dapat': 2, 'tanam': 2, 'atau': 2, 'butuh': 2, 'potensi': 2, 'cari': 2, 'cocok': 2, 'tentu': 2, 'kait': 2, 'geografi': 2, 'dalam': 2, 'peta': 2, 'atribut': 2, 'usaha': 1, 'cara': 1, 'fisik': 1, 'muka': 1, 'rata': 1, 'batas': 1, 'pematang': 1, 'padi': 1, 'palawija': 1, 'lain': 1, 'tempat': 1, 'giat': 1, 'air': 1, 'baik': 1, 'ikan': 1, 'udang': 1, 'garam': 1, 'sedang': 1, 'sendiri': 1, 'dua': 1, 'sedia': 1, 'data': 1, 'sumberdaya': 1, 'lengkap': 1, 'sangat': 1, 'perlu': 1, 'tunjang': 1, 'program': 1, 'bangun': 1, 'lanjut': 1, 'temu': 1, 'kualitas': 1, 'gua': 1, 'pakai': 1, 'lahana': 1, 'tingkat': 1, 'bidang': 1, 'kawasan': 1, 'lingkung': 1, 'sig': 1, 'mana': 1, 'meimplementasikan': 1, 'visualisasi': 1, 'upa': 1, 'ada': 1, 'mudah': 1, 'bagi': 1, 'masyarakat': 1, 'umum': 1, 'dinas': 1, 'lihat': 1, 'kelola': 1, 'dasar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'land': 13, 'the': 11, 'of': 9, 'for': 8, 'a': 7, 'rice': 6, 'used': 5, 'in': 5, 'system': 5, 'is': 4, 'and': 4, 'be': 4, 'information': 4, 'to': 4, 'suitability': 4, 'can': 3, 'or': 3, 'as': 3, 'farms': 3, 'agricultural': 3, 'this': 3, 'use': 3, 'systems': 3, 'by': 2, 'with': 2, 'crops': 2, 'ponds': 2, 'aquaculture': 2, 'which': 2, 'needed': 2, 'potential': 2, 'specific': 2, 'it': 2, 'will': 2, 'attributes': 2, 'field': 1, 'farming': 1, 'that': 1, 'physically': 1, 'has': 1, 'surface': 1, 'limited': 1, 'dyke': 1, 'planted': 1, 'other': 1, 'are': 1, 'place': 1, 'activities': 1, 'good': 1, 'fishpond': 1, 'culture': 1, 'shrimp': 1, 'salt': 1, 'while': 1, 'an': 1, 'also': 1, 'both': 1, 'availability': 1, 'data': 1, 'complete': 1, 'resources': 1, 'support': 1, 'program': 1, 'sustainable': 1, 'development': 1, 'case': 1, 'discover': 1, 'look': 1, 'quality': 1, 'suitable': 1, 'level': 1, 'compatibility': 1, 'plot': 1, 'involved': 1, 'regional': 1, 'environment': 1, 'fields': 1, 'takes': 1, 'geographical': 1, 'gis': 1, 'where': 1, 'meimplementasikan': 1, 'visualized': 1, 'form': 1, 'maps': 1, 'well': 1, 'map': 1, 'search': 1, 'area': 1, 'easy': 1, 'publics': 1, 'related': 1, 'society': 1, 'see': 1, 'managed': 1, 'inside': 1, 'keywords': 1, 'geographialc': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1063 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: AGUNG SATRIO UTOMO
Judul: RANCANG BANGUN PERMAINAN ULAR TANGGA BERBASIS AUGMENTED REALITY
Pembimbing 1: ARIK KURNIAWATI, S.Kom, M.T.
Pembimbing 2: ARI KUSUMANINGSIH, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Permainan Ular Tangga sangat tenar dikalangan anak kecil zaman dahulu. Kini permainan ini, meski telah dikemas lebih modern menggunakan berbagai petak dengan ukuran berbeda serta bidak dengan tambahan magnet, namun keberadaannya sudah semakin menghilang. Oleh karena itu, perlu implementasi Augmented Reality dalam permainan ular tangga sehingga permainan menjadi lebih menarik dan interaktif. Augmented Reality merupakan teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan atau pun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata. Pada Penelitian ini dilakukan penelitian tentang teknologi Augmented Reality yang diterapkan kedalam permainan Ular Tangga. Diharapkan penelitian ini, Augmented Reality dapat memberikan pengalaman bermain Ular Tangga yang lebih menyenangkan. Dari sepuluh pengguna sistem dengan pertanyaan seputar permainan ular tangga ini, maka diperoleh hasil 80% menjawab bagus, 10% menjawab sedang dan 10 % lagi menjawab tidak bagus.
Abstrak (Clean): permainan ular tangga sangat tenar dikalangan anak kecil zaman dahulu kini permainan ini meski telah dikemas lebih modern menggunakan berbagai petak dengan ukuran berbeda serta bidak dengan tambahan magnet namun keberadaannya sudah semakin menghilang oleh karena itu perlu implementasi augmented reality dalam permainan ular tangga sehingga permainan menjadi lebih menarik dan interaktif augmented reality merupakan teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan atau pun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan bendabenda maya tersebut dalam waktu nyata pada penelitian ini dilakukan penelitian tentang teknologi augmented reality yang diterapkan kedalam permainan ular tangga diharapkan penelitian ini augmented reality dapat memberikan pengalaman bermain ular tangga yang lebih menyenangkan dari sepuluh pengguna sistem dengan pertanyaan seputar permainan ular tangga ini maka diperoleh hasil menjawab bagus menjawab sedang dan lagi menjawab tidak bagus
Abstrak (Stopwords Removed): permainan ular tangga sangat tenar dikalangan anak kecil zaman dahulu kini permainan meski dikemas lebih modern menggunakan berbagai petak ukuran berbeda bidak tambahan magnet keberadaannya sudah semakin menghilang perlu implementasi augmented reality permainan ular tangga permainan menjadi lebih menarik interaktif augmented reality teknologi menggabungkan benda maya dua dimensi pun tiga dimensi lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan bendabenda maya tersebut waktu nyata penelitian dilakukan penelitian tentang teknologi augmented reality diterapkan kedalam permainan ular tangga diharapkan penelitian augmented reality dapat memberikan pengalaman bermain ular tangga lebih menyenangkan sepuluh pengguna sistem pertanyaan seputar permainan ular tangga diperoleh hasil menjawab bagus menjawab sedang lagi menjawab bagus
Abstrak (Stemmed): main ular tangga sangat tenar kalang anak kecil zaman dahulu kini main meski kemas lebih modern guna bagai petak ukur beda bidak tambah magnet ada sudah makin hilang perlu implementasi augmented reality main ular tangga main jadi lebih tarik interaktif augmented reality teknologi gabung benda maya dua dimensi pun tiga dimensi lingkung nyata tiga dimensi lalu proyeksi bendabenda maya sebut waktu nyata teliti laku teliti tentang teknologi augmented reality terap dalam main ular tangga harap teliti augmented reality dapat beri alam main ular tangga lebih senang puluh guna sistem tanya putar main ular tangga oleh hasil jawab bagus jawab sedang lagi jawab bagus
Abstrak (Corrected): main ulnar tanga sang tear kalong anal cecil daman dahl kind main mess bemas leash modern gun bahai peak ukr bed biak tambac magnet ada judah making hang peru implements augmented reality main ulnar tanga main jade leash tajik interaktif augmented reality teknologi gang bend maya due dimension pun toga dimension linking nyala toga dimension lulu proyeksi bendabenda maya debut want nyala elite lake elite tenting teknologi augmented reality trap dream main ulnar tanga harp elite augmented reality apart bert alarm main ulnar tanga leash penang pull gun sister tanya put main ulnar tanga olen hail nawab bags nawab sedan lag nawab bags
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'main': 7, 'ular': 5, 'tangga': 5, 'augmented': 4, 'reality': 4, 'lebih': 3, 'dimensi': 3, 'teliti': 3, 'jawab': 3, 'guna': 2, 'teknologi': 2, 'maya': 2, 'tiga': 2, 'nyata': 2, 'bagus': 2, 'sangat': 1, 'tenar': 1, 'kalang': 1, 'anak': 1, 'kecil': 1, 'zaman': 1, 'dahulu': 1, 'kini': 1, 'meski': 1, 'kemas': 1, 'modern': 1, 'bagai': 1, 'petak': 1, 'ukur': 1, 'beda': 1, 'bidak': 1, 'tambah': 1, 'magnet': 1, 'ada': 1, 'sudah': 1, 'makin': 1, 'hilang': 1, 'perlu': 1, 'implementasi': 1, 'jadi': 1, 'tarik': 1, 'interaktif': 1, 'gabung': 1, 'benda': 1, 'dua': 1, 'pun': 1, 'lingkung': 1, 'lalu': 1, 'proyeksi': 1, 'bendabenda': 1, 'sebut': 1, 'waktu': 1, 'laku': 1, 'tentang': 1, 'terap': 1, 'dalam': 1, 'harap': 1, 'dapat': 1, 'beri': 1, 'alam': 1, 'senang': 1, 'puluh': 1, 'sistem': 1, 'tanya': 1, 'putar': 1, 'oleh': 1, 'hasil': 1, 'sedang': 1, 'lagi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'and': 10, 'the': 8, 'of': 6, 'snakes': 5, 'ladders': 5, 'is': 5, 'game': 5, 'in': 4, 'a': 4, 'augmented': 4, 'reality': 4, 'this': 3, 'more': 3, 'with': 3, 'it': 2, 'technology': 2, 'virtual': 2, 'objects': 2, 'threedimensional': 2, 'into': 2, 'real': 2, 'good': 2, 'very': 1, 'famous': 1, 'among': 1, 'children': 1, 'ancient': 1, 'times': 1, 'now': 1, 'despite': 1, 'having': 1, 'modern': 1, 'packaged': 1, 'using': 1, 'variety': 1, 'squares': 1, 'different': 1, 'sizes': 1, 'an': 1, 'extra': 1, 'pawn': 1, 'magnet': 1, 'but': 1, 'its': 1, 'presence': 1, 'increasingly': 1, 'disappearing': 1, 'therefore': 1, 'needs': 1, 'implementation': 1, 'so': 1, 'become': 1, 'interesting': 1, 'interactive': 1, 'that': 1, 'combines': 1, 'or': 1, 'any': 1, 'twodimensional': 1, 'environment': 1, 'projecting': 1, 'time': 1, 'final': 1, 'project': 1, 'conducted': 1, 'research': 1, 'on': 1, 'implemented': 1, 'hoped': 1, 'study': 1, 'can': 1, 'provide': 1, 'experience': 1, 'playing': 1, 'pleasure': 1, 'top': 1, 'ten': 1, 'users': 1, 'system': 1, 'questions': 1, 'about': 1, 'these': 1, 'obtained': 1, 'results': 1, 'are': 1, 'answered': 1, 'moderate': 1, 'answer': 1, 'again': 1, 'not': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1064 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Elvandari Nur Aifah Agha
Judul: Pengelompokkan SMA/MA/SMK Di Kabupaten Bangkalan dalam Penggunaan Teknologi Informasi Menggunakan Metode K-Means
Pembimbing 1: Mula'ab, S.Si.,M.Kom
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, ST.,MT
Abstrak (Raw): Lembaga pendidikan pada jenjang SMA/MA/SMK merupakan tempat yang paling strategis guna mencetak generasi bangsa yang nantinya akan bersaing guna mengatasi isu globalisasi. Oleh karena itu harus mendapat perhatian dari pemerintah dan masyarakat. Untuk pemerintahnya sendiri berkewajiban untuk mengarahkan, membimbing, melindungi, serta memberi fasilitas kepada lembaga pendidikan tersebut. Dalam hal ini fasilitas yang diperlukan lembaga pendidikan guna menunjang untuk penaklukan isu globalisasi adalah penggunaan Teknologi Informasi (TI). Pengetahuan akan penggunaan teknologi informasi pada pendidikan setingkat SMA/MA/SMK di Kabupaten Bangkalan masih kurang terpenuhi. Dalam penelitian ini akan dilakukan pengelompokkan (clustering) yang merupakan metode dalam data mining yang membagi seluruh data pada kelompok-kelompok sesuai dengan kesamaan karakteristiknya. Pada penggunaan TI di SMA/MA/SMK akan dilakukan pengelompokkan berdasarkan kriteria TI menggunakan metode K-Means dengan funngsi jarak Manhattan Distance dari jumlah cluster = 2 sampai dengan 49. Untuk mendapatkan jumlah cluster terbaik, akan dilakukan perhitungan Sum Sequared of Error (SSE). Jumlah cluster dengan nilai SSE terkecil akan dipilih untuk dijadikan jumlah cluster terbaik untuk pengelompokkan ini. Pada uji coba yang telah dilakukan, didapatkan jumlah cluster terbaik untuk pengelompokkan ini adalah 3 cluster, karena mempunyai nilai SSE paling kecil yaitu 59.91.
Kata Kunci : Cluster, K-Means, Manhattan Distance, Sum Sequared of Error
Abstrak (Clean): lembaga pendidikan pada jenjang smamasmk merupakan tempat yang paling strategis guna mencetak generasi bangsa yang nantinya akan bersaing guna mengatasi isu globalisasi oleh karena itu harus mendapat perhatian dari pemerintah dan masyarakat untuk pemerintahnya sendiri berkewajiban untuk mengarahkan membimbing melindungi serta memberi fasilitas kepada lembaga pendidikan tersebut dalam hal ini fasilitas yang diperlukan lembaga pendidikan guna menunjang untuk penaklukan isu globalisasi adalah penggunaan teknologi informasi ti pengetahuan akan penggunaan teknologi informasi pada pendidikan setingkat smamasmk di kabupaten bangkalan masih kurang terpenuhi dalam penelitian ini akan dilakukan pengelompokkan clustering yang merupakan metode dalam data mining yang membagi seluruh data pada kelompokkelompok sesuai dengan kesamaan karakteristiknya pada penggunaan ti di smamasmk akan dilakukan pengelompokkan berdasarkan kriteria ti menggunakan metode kmeans dengan funngsi jarak manhattan distance dari jumlah cluster sampai dengan untuk mendapatkan jumlah cluster terbaik akan dilakukan perhitungan sum sequared of error sse jumlah cluster dengan nilai sse terkecil akan dipilih untuk dijadikan jumlah cluster terbaik untuk pengelompokkan ini pada uji coba yang telah dilakukan didapatkan jumlah cluster terbaik untuk pengelompokkan ini adalah cluster karena mempunyai nilai sse paling kecil yaitu kata kunci cluster kmeans manhattan distance sum sequared of error
Abstrak (Stopwords Removed): lembaga pendidikan jenjang smamasmk tempat paling strategis mencetak generasi bangsa nantinya bersaing mengatasi isu globalisasi harus mendapat perhatian pemerintah masyarakat pemerintahnya sendiri berkewajiban mengarahkan membimbing melindungi memberi fasilitas kepada lembaga pendidikan tersebut fasilitas diperlukan lembaga pendidikan menunjang penaklukan isu globalisasi penggunaan teknologi informasi ti pengetahuan penggunaan teknologi informasi pendidikan setingkat smamasmk kabupaten bangkalan masih kurang terpenuhi penelitian dilakukan pengelompokkan clustering metode data mining membagi seluruh data kelompokkelompok sesuai kesamaan karakteristiknya penggunaan ti smamasmk dilakukan pengelompokkan berdasarkan kriteria ti menggunakan metode kmeans funngsi jarak manhattan distance jumlah cluster mendapatkan jumlah cluster terbaik dilakukan perhitungan sum sequared of error sse jumlah cluster nilai sse terkecil dipilih dijadikan jumlah cluster terbaik pengelompokkan uji coba dilakukan didapatkan jumlah cluster terbaik pengelompokkan cluster mempunyai nilai sse paling kecil kata kunci cluster kmeans manhattan distance sum sequared of error
Abstrak (Stemmed): lembaga didik jenjang smamasmk tempat paling strategis cetak generasi bangsa nanti saing atas isu globalisasi harus dapat perhati perintah masyarakat perintah sendiri wajib arah bimbing lindung beri fasilitas kepada lembaga didik sebut fasilitas perlu lembaga didik tunjang takluk isu globalisasi guna teknologi informasi ti tahu guna teknologi informasi didik tingkat smamasmk kabupaten bangkal masih kurang penuh teliti laku kelompok clustering metode data mining bagi seluruh data kelompokkelompok sesuai sama karakteristik guna ti smamasmk laku kelompok dasar kriteria ti guna metode kmeans funngsi jarak manhattan distance jumlah cluster dapat jumlah cluster baik laku hitung sum sequared of error sse jumlah cluster nilai sse kecil pilih jadi jumlah cluster baik kelompok uji coba laku dapat jumlah cluster baik kelompok cluster punya nilai sse paling kecil kata kunci cluster kmeans manhattan distance sum sequared of error
Abstrak (Corrected): lumbago did penang smamasmk tempt paling strategic weak general bangs anti saying alas is globalists harms apart perhaps perineal masyarakat perineal sending wait arab bombing finding bert basilicas keypad lumbago did debut basilicas peru lumbago did tuning taluk is globalists gun teknologi informant ti tau gun teknologi informant did dingbat smamasmk kabupaten bangka mash during punch elite lake kelompok clustering metope data mining bag seluruh data kelompokkelompok sexual same karakteristik gun ti smamasmk lake kelompok dakar criteria ti gun metope means fungi arak manhattan distance mullah cluster apart mullah cluster back lake hiding sum squared of error she mullah cluster nilgai she cecil pilch jade mullah cluster back kelompok uni coma lake apart mullah cluster back kelompok cluster puny nilgai she paling cecil data bunch cluster means manhattan distance sum squared of error
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'cluster': 7, 'jumlah': 5, 'didik': 4, 'guna': 4, 'laku': 4, 'kelompok': 4, 'lembaga': 3, 'smamasmk': 3, 'dapat': 3, 'ti': 3, 'baik': 3, 'sse': 3, 'paling': 2, 'isu': 2, 'globalisasi': 2, 'perintah': 2, 'fasilitas': 2, 'teknologi': 2, 'informasi': 2, 'metode': 2, 'data': 2, 'kmeans': 2, 'manhattan': 2, 'distance': 2, 'sum': 2, 'sequared': 2, 'of': 2, 'error': 2, 'nilai': 2, 'kecil': 2, 'jenjang': 1, 'tempat': 1, 'strategis': 1, 'cetak': 1, 'generasi': 1, 'bangsa': 1, 'nanti': 1, 'saing': 1, 'atas': 1, 'harus': 1, 'perhati': 1, 'masyarakat': 1, 'sendiri': 1, 'wajib': 1, 'arah': 1, 'bimbing': 1, 'lindung': 1, 'beri': 1, 'kepada': 1, 'sebut': 1, 'perlu': 1, 'tunjang': 1, 'takluk': 1, 'tahu': 1, 'tingkat': 1, 'kabupaten': 1, 'bangkal': 1, 'masih': 1, 'kurang': 1, 'penuh': 1, 'teliti': 1, 'clustering': 1, 'mining': 1, 'bagi': 1, 'seluruh': 1, 'kelompokkelompok': 1, 'sesuai': 1, 'sama': 1, 'karakteristik': 1, 'dasar': 1, 'kriteria': 1, 'funngsi': 1, 'jarak': 1, 'hitung': 1, 'pilih': 1, 'jadi': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'punya': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 25, 'of': 19, 'in': 10, 'to': 9, 'is': 6, 'will': 5, 'it': 5, 'number': 5, 'clusters': 5, 'be': 4, 'for': 4, 'this': 4, 'grouping': 4, 'educational': 3, 'institutions': 3, 'ma': 3, 'smk': 3, 'get': 3, 'use': 3, 'distance': 3, 'best': 3, 'sse': 3, 'on': 2, 'sma': 2, 'order': 2, 'a': 2, 'issue': 2, 'globalization': 2, 'government': 2, 'and': 2, 'facilities': 2, 'information': 2, 'technology': 2, 'that': 2, 'data': 2, 'kmeans': 2, 'with': 2, 'manhattan': 2, 'sequared': 2, 'sum': 2, 'error': 2, 'smallest': 2, 'value': 2, 'cluster': 2, 'level': 1, 'most': 1, 'strategic': 1, 'place': 1, 'print': 1, 'generation': 1, 'people': 1, 'who': 1, 'competing': 1, 'address': 1, 'therefore': 1, 'should': 1, 'attention': 1, 'society': 1, 'his': 1, 'own': 1, 'obliged': 1, 'direct': 1, 'guide': 1, 'protect': 1, 'provide': 1, 'case': 1, 'necessary': 1, 'support': 1, 'conquest': 1, 'knowledge': 1, 'education': 1, 'at': 1, 'high': 1, 'school': 1, 'bangkal': 1, 'still': 1, 'not': 1, 'fulfilled': 1, 'study': 1, 'conducted': 1, 'clustering': 1, 'which': 1, 'method': 1, 'divides': 1, 'mining': 1, 'all': 1, 'groups': 1, 'according': 1, 'their': 1, 'characteristics': 1, 'common': 1, 'do': 1, 'based': 1, 'criteria': 1, 'using': 1, 'funngsi': 1, 'calculated': 1, 'selected': 1, 'serve': 1, 'as': 1, 'trials': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'done': 1, 'because': 1, 'has': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1065 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ahmad Mujiburahman
Judul: RANCANG BANGUN PLAY WITH CAL SEBAGAI GAME EDUKASI BAHASA INGGRIS DAN MATEMATIKA PADA ANAK
Pembimbing 1: Moch. Kautsar Sophan, S.Kom., M.MT.
Pembimbing 2: Arik Kurniawati, S.Kom, M.T
Abstrak (Raw): Pada era teknologi yang modern, game tidak hanya sekedar dibuat untuk bermain saja tetapi juga digunakan sebagai media pembelajaran. Game sebenarnya penting untuk perkembangan otak, untuk meningkatkan konsentrasi dan melatih untuk memecahkan masalah dengan tepat dan cepat karena dalam game terdapat berbagai konflik atau masalah yang menuntut kita untuk menyelesaikannya dengan cepat dan tepat. Penelitian tugas akhir ini adalah membuat sebuah game yang menyajikan pembelajaran bahasa Inggris dan matematika yang sengaja dikemas dalam bentuk permainan supaya dapat meningkatkan minat belajar anak. Sasaran pengguna game ini adalah anak kelas II dan III sekolah dasar. Game ini memiliki 2 pilihan permainan, yaitu edukasi bahasa Inggris dan edukasi matematika. Edukasi bahasa Inggris bertujuan untuk melengkapi sebuah kata, sedangkan edukasi matematika bertujuan melengkapi sebuah operasi aritmatika sederhana. Game ini dibuat dengan tampilan dan gameplay yang menarik sehingga dapat membuat anak-anak lebih tertarik dan lebih mudah belajar bahasa inggris dan matematika.
Abstrak (Clean): pada era teknologi yang modern game tidak hanya sekedar dibuat untuk bermain saja tetapi juga digunakan sebagai media pembelajaran game sebenarnya penting untuk perkembangan otak untuk meningkatkan konsentrasi dan melatih untuk memecahkan masalah dengan tepat dan cepat karena dalam game terdapat berbagai konflik atau masalah yang menuntut kita untuk menyelesaikannya dengan cepat dan tepat penelitian tugas akhir ini adalah membuat sebuah game yang menyajikan pembelajaran bahasa inggris dan matematika yang sengaja dikemas dalam bentuk permainan supaya dapat meningkatkan minat belajar anak sasaran pengguna game ini adalah anak kelas ii dan iii sekolah dasar game ini memiliki pilihan permainan yaitu edukasi bahasa inggris dan edukasi matematika edukasi bahasa inggris bertujuan untuk melengkapi sebuah kata sedangkan edukasi matematika bertujuan melengkapi sebuah operasi aritmatika sederhana game ini dibuat dengan tampilan dan gameplay yang menarik sehingga dapat membuat anakanak lebih tertarik dan lebih mudah belajar bahasa inggris dan matematika
Abstrak (Stopwords Removed): era teknologi modern game sekedar dibuat bermain digunakan media pembelajaran game sebenarnya penting perkembangan otak meningkatkan konsentrasi melatih memecahkan masalah tepat cepat game terdapat berbagai konflik masalah menuntut kita menyelesaikannya cepat tepat penelitian tugas akhir membuat game menyajikan pembelajaran bahasa inggris matematika sengaja dikemas bentuk permainan supaya dapat meningkatkan minat belajar anak sasaran pengguna game anak kelas ii iii sekolah dasar game memiliki pilihan permainan edukasi bahasa inggris edukasi matematika edukasi bahasa inggris bertujuan melengkapi kata sedangkan edukasi matematika bertujuan melengkapi operasi aritmatika sederhana game dibuat tampilan gameplay menarik dapat membuat anakanak lebih tertarik lebih mudah belajar bahasa inggris matematika
Abstrak (Stemmed): era teknologi modern game dar buat main guna media ajar game benar penting kembang otak tingkat konsentrasi latih pecah masalah tepat cepat game dapat bagai konflik masalah tuntut kita selesai cepat tepat teliti tugas akhir buat game saji ajar bahasa inggris matematika sengaja kemas bentuk main supaya dapat tingkat minat ajar anak sasar guna game anak kelas ii iii sekolah dasar game milik pilih main edukasi bahasa inggris edukasi matematika edukasi bahasa inggris tuju lengkap kata sedang edukasi matematika tuju lengkap operasi aritmatika sederhana game buat tampil gameplay tarik dapat buat anakanak lebih tarik lebih mudah ajar bahasa inggris matematika
Abstrak (Corrected): era teknologi modern game day but main gun media ajar game bear panting embank oak dingbat konsentrasi latin peach marsala teat eat game apart bahai konflik marsala turnout kit seesaw eat teat elite tugs air but game sari ajar bahama ingrid matematika sengaja bemas bent main papaya apart dingbat mint ajar anal samar gun game anal keas i wii selah dakar game milk pilch main dukas bahama ingrid dukas matematika dukas bahama ingrid juju lengkap data sedan dukas matematika juju lengkap operas aritmatika sederhana game but tamil gamelan tajik apart but anakanak leash tajik leash judah ajar bahama ingrid matematika
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'game': 7, 'buat': 4, 'ajar': 4, 'bahasa': 4, 'inggris': 4, 'matematika': 4, 'edukasi': 4, 'main': 3, 'dapat': 3, 'guna': 2, 'tingkat': 2, 'masalah': 2, 'tepat': 2, 'cepat': 2, 'anak': 2, 'tuju': 2, 'lengkap': 2, 'tarik': 2, 'lebih': 2, 'era': 1, 'teknologi': 1, 'modern': 1, 'dar': 1, 'media': 1, 'benar': 1, 'penting': 1, 'kembang': 1, 'otak': 1, 'konsentrasi': 1, 'latih': 1, 'pecah': 1, 'bagai': 1, 'konflik': 1, 'tuntut': 1, 'kita': 1, 'selesai': 1, 'teliti': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'saji': 1, 'sengaja': 1, 'kemas': 1, 'bentuk': 1, 'supaya': 1, 'minat': 1, 'sasar': 1, 'kelas': 1, 'ii': 1, 'iii': 1, 'sekolah': 1, 'dasar': 1, 'milik': 1, 'pilih': 1, 'kata': 1, 'sedang': 1, 'operasi': 1, 'aritmatika': 1, 'sederhana': 1, 'tampil': 1, 'gameplay': 1, 'anakanak': 1, 'mudah': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'to': 10, 'game': 9, 'and': 9, 'the': 6, 'is': 6, 'in': 4, 'this': 4, 'english': 4, 'education': 4, 'of': 3, 'a': 3, 'math': 3, 'on': 2, 'made': 2, 'solve': 2, 'quickly': 2, 'that': 2, 'it': 2, 'learning': 2, 'interest': 2, 'aims': 2, 'era': 1, 'modern': 1, 'technology': 1, 'not': 1, 'just': 1, 'play': 1, 'but': 1, 'also': 1, 'used': 1, 'as': 1, 'educational': 1, 'media': 1, 'actually': 1, 'important': 1, 'for': 1, 'brain': 1, 'development': 1, 'improve': 1, 'concentration': 1, 'problem': 1, 'properly': 1, 'because': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'conflicts': 1, 'or': 1, 'problems': 1, 'require': 1, 'us': 1, 'accurately': 1, 'research': 1, 'create': 1, 'presents': 1, 'deliberately': 1, 'packaged': 1, 'form': 1, 'order': 1, 'increase': 1, 'childrens': 1, 'target': 1, 'users': 1, 'child': 1, 'class': 1, 'ii': 1, 'iii': 1, 'elementary': 1, 'school': 1, 'has': 1, 'two': 1, 'options': 1, 'namely': 1, 'complete': 1, 'word': 1, 'whereas': 1, 'mathematics': 1, 'complement': 1, 'simple': 1, 'arithmetic': 1, 'operation': 1, 'with': 1, 'an': 1, 'attractive': 1, 'look': 1, 'gameplay': 1, 'make': 1, 'children': 1, 'have': 1, 'more': 1, 'easier': 1, 'learn': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1066 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Aditya Wahyu Pratama
Judul: SISTEM INFORMASI EVALUASI PENILAIAN LAYANAN PROGRAM STUDI (Studi Kasus: Teknik Informatika Universitas Trunojoyo Madura)
Pembimbing 1: Achmad Jauhari, ST., M.Kom.
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, ST., MT.
Abstrak (Raw): Dalam peningkatan mutu akademik maupun non-akademik mahasiswa teknik informatika Universitas Trunojoyo Madura (UTM), diperlukan adanya evaluasi penilaian layanan program studi yang meliputi beberapa aspek seperti pengembangan bakat minat, bimbingan dan konseling, serta pembinaan soft skill. Saat ini, penilaian dilakukan dengan menggunakan lembaran kertas yang sangat rentan terjadinya duplikasi data serta beresiko besar mengalami kerusakan atau kehilangan karena tidak adanya pengawasan. Selain itu, jumlah data yang masuk dan harus dihitung mencapai tiga ribu data setiap semester. Dari data sebanyak itu, tim jaminan mutu diharuskan memberikan evaluasi yang cepat dan tepat. Penelitian ini menempatkan key performance indicator sebagai nilai pembanding bagi keseluruhan nilai dari setiap aspek layanan yang telah dihitung dengan metode Cumulative Voting. Sementara untuk penilaian angka kepuasan mahasiswa, penilaian dihitung menggunakan metode SMARTER yang memperhatikan setiap kriteria penilaian dan memberikan pembobotan di setiap aspek maupun jenis layanan program studi Teknik Informatika UTM. Berdasarkan hasil ujicoba yang diterapkan, sistem ini dinilai mampu memberikan kemudahan penilaian serta mengetahui hasil layanan dengan presentase 79% yang masuk kedalam kategori memuaskan.
Kata kunci: Sistem Informasi (SI), layanan prodi, SMARTER Teknik Informatika UTM, Cumulative Voting, Key Performance Indicator (KPI)
Abstrak (Clean): dalam peningkatan mutu akademik maupun nonakademik mahasiswa teknik informatika universitas trunojoyo madura utm diperlukan adanya evaluasi penilaian layanan program studi yang meliputi beberapa aspek seperti pengembangan bakat minat bimbingan dan konseling serta pembinaan soft skill saat ini penilaian dilakukan dengan menggunakan lembaran kertas yang sangat rentan terjadinya duplikasi data serta beresiko besar mengalami kerusakan atau kehilangan karena tidak adanya pengawasan selain itu jumlah data yang masuk dan harus dihitung mencapai tiga ribu data setiap semester dari data sebanyak itu tim jaminan mutu diharuskan memberikan evaluasi yang cepat dan tepat penelitian ini menempatkan key performance indicator sebagai nilai pembanding bagi keseluruhan nilai dari setiap aspek layanan yang telah dihitung dengan metode cumulative voting sementara untuk penilaian angka kepuasan mahasiswa penilaian dihitung menggunakan metode smarter yang memperhatikan setiap kriteria penilaian dan memberikan pembobotan di setiap aspek maupun jenis layanan program studi teknik informatika utm berdasarkan hasil ujicoba yang diterapkan sistem ini dinilai mampu memberikan kemudahan penilaian serta mengetahui hasil layanan dengan presentase yang masuk kedalam kategori memuaskan kata kunci sistem informasi si layanan prodi smarter teknik informatika utm cumulative voting key performance indicator kpi
Abstrak (Stopwords Removed): peningkatan mutu akademik maupun nonakademik mahasiswa teknik informatika universitas trunojoyo madura utm diperlukan adanya evaluasi penilaian layanan program studi meliputi beberapa aspek pengembangan bakat minat bimbingan konseling pembinaan soft skill penilaian dilakukan menggunakan lembaran kertas sangat rentan terjadinya duplikasi data beresiko besar mengalami kerusakan kehilangan adanya pengawasan selain jumlah data masuk harus dihitung mencapai tiga ribu data setiap semester data sebanyak tim jaminan mutu diharuskan memberikan evaluasi cepat tepat penelitian menempatkan key performance indicator nilai pembanding bagi keseluruhan nilai setiap aspek layanan dihitung metode cumulative voting sementara penilaian angka kepuasan mahasiswa penilaian dihitung menggunakan metode smarter memperhatikan setiap kriteria penilaian memberikan pembobotan setiap aspek maupun jenis layanan program studi teknik informatika utm berdasarkan hasil ujicoba diterapkan sistem dinilai mampu memberikan kemudahan penilaian mengetahui hasil layanan presentase masuk kedalam kategori memuaskan kata kunci sistem informasi si layanan prodi smarter teknik informatika utm cumulative voting key performance indicator kpi
Abstrak (Stemmed): tingkat mutu akademik maupun nonakademik mahasiswa teknik informatika universitas trunojoyo madura utm perlu ada evaluasi nilai layan program studi liput beberapa aspek kembang bakat minat bimbing konseling bina soft skill nilai laku guna lembar kertas sangat rentan jadi duplikasi data resiko besar alami rusa hilang ada awas selain jumlah data masuk harus hitung capai tiga ribu data tiap semester data banyak tim jamin mutu harus beri evaluasi cepat tepat teliti tempat key performance indicator nilai banding bagi seluruh nilai tiap aspek layan hitung metode cumulative voting sementara nilai angka puas mahasiswa nilai hitung guna metode smarter perhati tiap kriteria nilai beri bobot tiap aspek maupun jenis layan program studi teknik informatika utm dasar hasil ujicoba terap sistem nilai mampu beri mudah nilai tahu hasil layan presentase masuk dalam kategori muas kata kunci sistem informasi si layan prodi smarter teknik informatika utm cumulative voting key performance indicator kpi
Abstrak (Corrected): dingbat mute academic maun nonacademic mahasiswa tennis information university trunojoyo madura um peru ada evaluate nilgai layman program study lieut beberapa aspen embank bakst mint bombing counseling bin soft skill nilgai lake gun lumbar eras sang rental jade duplikasi data resist bear salami rush hang ada was slain mullah data mask harms hiding capri toga ribs data tip semester data banyan tim jamie mute harms bert evaluate eat teat elite tempt key performance indicator nilgai banding bag seluruh nilgai tip aspen layman hiding metope cumulative voting sedentary nilgai bangka puts mahasiswa nilgai hiding gun metope smarter perhaps tip criteria nilgai bert robot tip aspen maun penis layman program study tennis information um dakar hail ujicoba trap sister nilgai camp bert judah nilgai tau hail layman presents mask dream category mugs data bunch sister informant si layman prod smarter tennis information um cumulative voting key performance indicator ki
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'nilai': 9, 'layan': 5, 'data': 4, 'tiap': 4, 'teknik': 3, 'informatika': 3, 'utm': 3, 'aspek': 3, 'hitung': 3, 'beri': 3, 'mutu': 2, 'maupun': 2, 'mahasiswa': 2, 'ada': 2, 'evaluasi': 2, 'program': 2, 'studi': 2, 'guna': 2, 'masuk': 2, 'harus': 2, 'key': 2, 'performance': 2, 'indicator': 2, 'metode': 2, 'cumulative': 2, 'voting': 2, 'smarter': 2, 'hasil': 2, 'sistem': 2, 'tingkat': 1, 'akademik': 1, 'nonakademik': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'perlu': 1, 'liput': 1, 'beberapa': 1, 'kembang': 1, 'bakat': 1, 'minat': 1, 'bimbing': 1, 'konseling': 1, 'bina': 1, 'soft': 1, 'skill': 1, 'laku': 1, 'lembar': 1, 'kertas': 1, 'sangat': 1, 'rentan': 1, 'jadi': 1, 'duplikasi': 1, 'resiko': 1, 'besar': 1, 'alami': 1, 'rusa': 1, 'hilang': 1, 'awas': 1, 'selain': 1, 'jumlah': 1, 'capai': 1, 'tiga': 1, 'ribu': 1, 'semester': 1, 'banyak': 1, 'tim': 1, 'jamin': 1, 'cepat': 1, 'tepat': 1, 'teliti': 1, 'tempat': 1, 'banding': 1, 'bagi': 1, 'seluruh': 1, 'sementara': 1, 'angka': 1, 'puas': 1, 'perhati': 1, 'kriteria': 1, 'bobot': 1, 'jenis': 1, 'dasar': 1, 'ujicoba': 1, 'terap': 1, 'mampu': 1, 'mudah': 1, 'tahu': 1, 'presentase': 1, 'dalam': 1, 'kategori': 1, 'muas': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'informasi': 1, 'si': 1, 'prodi': 1, 'kpi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 19, 'the': 18, 'and': 7, 'as': 6, 'assessment': 5, 'in': 4, 'a': 4, 'that': 4, 'are': 4, 'data': 4, 'to': 4, 'for': 3, 'engineering': 3, 'study': 3, 'services': 3, 'calculated': 3, 'each': 3, 'provide': 3, 'key': 3, 'quality': 2, 'student': 2, 'informatics': 2, 'at': 2, 'utm': 2, 'evaluation': 2, 'program': 2, 'well': 2, 'is': 2, 'by': 2, 'using': 2, 'performance': 2, 'indicator': 2, 'value': 2, 'aspect': 2, 'service': 2, 'method': 2, 'cumulative': 2, 'voting': 2, 'smarter': 2, 'information': 2, 'results': 2, 'system': 2, 'improving': 1, 'academic': 1, 'nonacademic': 1, 'university': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'necessary': 1, 'covering': 1, 'several': 1, 'aspects': 1, 'such': 1, 'talent': 1, 'development': 1, 'interests': 1, 'guidance': 1, 'counseling': 1, 'soft': 1, 'skills': 1, 'coaching': 1, 'present': 1, 'done': 1, 'sheet': 1, 'paper': 1, 'particularly': 1, 'vulnerable': 1, 'duplication': 1, 'great': 1, 'risk': 1, 'damage': 1, 'or': 1, 'loss': 1, 'due': 1, 'lack': 1, 'supervision': 1, 'addition': 1, 'amount': 1, 'incoming': 1, 'must': 1, 'be': 1, 'up': 1, 'three': 1, 'thousand': 1, 'six': 1, 'months': 1, 'much': 1, 'assurance': 1, 'teams': 1, 'required': 1, 'fast': 1, 'precise': 1, 'this': 1, 'puts': 1, 'comparison': 1, 'overall': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'while': 1, 'satisfaction': 1, 'figures': 1, 'takes': 1, 'into': 1, 'account': 1, 'criteria': 1, 'weighting': 1, 'every': 1, 'type': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'tests': 1, 'applied': 1, 'considered': 1, 'able': 1, 'ease': 1, 'knowing': 1, 'with': 1, 'percentage': 1, 'category': 1, 'satisfying': 1, 'words': 1, 'courses': 1, 'kpi': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1067 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ach. Suryadi
Judul: Penerapan Metode Collaborative Filtering untuk Menentukan Keterkaitan Topik Tugas Akhir
Pembimbing 1: Firdaus Solihin,S.Kom.,M.Kom
Pembimbing 2: Fika Hastarita R, S.T.,M.Eng
Abstrak (Raw): Seiring dengan perkembangan teknologi informasi banyak aktifitas manusia yang dapat dipermudah dan dikomputerisasi. Dalam tugas akhir ini memberikan alternatif untuk mempermudah mendapatkan rekomendasi topik tugas akhir. Ketika user mengakses sebuah topik tugas akhir maka output yang diperlukan tidak hanya menampilkan satu dokumen saja,melainkan dokumen-dokumen terkait dengan topik itu hendaknya juga ditampilkan, sehingga hal ini dapat mempermudah terhadap user yang melakukan pencarian refrensi topik tugas akhir. Collaborative filtering merupakan salah satu metode yang saya pakai untuk mendapatkan rekomendasi itu. Data yang dipakai menggunakan pilihan topik secara personal sehingga didapatkan rekomendasi topik tugas akhir yang berbeda-beda untuk setiap user. Collaborative Filtering, sebuah metode yang menganalisa teks yang biasa diakses oleh orang lain. Sebelum metode collaborative filtering diterapkan sebelumnya dilakukan proses pencarian biasa / VSM Vektor Space Model.
Besarnya jumlah kesamaan kata yang dimiliki oleh setiap dokumen terhadap data baru, ditambah dengan besar kecilnya nilai perkalian bobot kata antara dokumen baru dengan dokumen representasi, serta besar kecilnya perkalian nilai vector antara dokumen baru dan dokumen representasi, sangat mempengaruhi kedalam kategori mana suatu dokumen tugas akhir akan ditempatkan.
Kata kunci: collaborative filtering, vector space model (VSM)
Abstrak (Clean): seiring dengan perkembangan teknologi informasi banyak aktifitas manusia yang dapat dipermudah dan dikomputerisasi dalam tugas akhir ini memberikan alternatif untuk mempermudah mendapatkan rekomendasi topik tugas akhir ketika user mengakses sebuah topik tugas akhir maka output yang diperlukan tidak hanya menampilkan satu dokumen sajamelainkan dokumendokumen terkait dengan topik itu hendaknya juga ditampilkan sehingga hal ini dapat mempermudah terhadap user yang melakukan pencarian refrensi topik tugas akhir collaborative filtering merupakan salah satu metode yang saya pakai untuk mendapatkan rekomendasi itu data yang dipakai menggunakan pilihan topik secara personal sehingga didapatkan rekomendasi topik tugas akhir yang berbedabeda untuk setiap user collaborative filtering sebuah metode yang menganalisa teks yang biasa diakses oleh orang lain sebelum metode collaborative filtering diterapkan sebelumnya dilakukan proses pencarian biasa vsm vektor space model besarnya jumlah kesamaan kata yang dimiliki oleh setiap dokumen terhadap data baru ditambah dengan besar kecilnya nilai perkalian bobot kata antara dokumen baru dengan dokumen representasi serta besar kecilnya perkalian nilai vector antara dokumen baru dan dokumen representasi sangat mempengaruhi kedalam kategori mana suatu dokumen tugas akhir akan ditempatkan kata kunci collaborative filtering vector space model vsm
Abstrak (Stopwords Removed): seiring perkembangan teknologi informasi banyak aktifitas manusia dapat dipermudah dikomputerisasi tugas akhir memberikan alternatif mempermudah mendapatkan rekomendasi topik tugas akhir ketika user mengakses topik tugas akhir output diperlukan menampilkan satu dokumen sajamelainkan dokumendokumen terkait topik hendaknya ditampilkan dapat mempermudah user melakukan pencarian refrensi topik tugas akhir collaborative filtering salah satu metode saya pakai mendapatkan rekomendasi data dipakai menggunakan pilihan topik secara personal didapatkan rekomendasi topik tugas akhir berbedabeda setiap user collaborative filtering metode menganalisa teks biasa diakses orang lain metode collaborative filtering diterapkan sebelumnya dilakukan proses pencarian biasa vsm vektor space model besarnya jumlah kesamaan kata dimiliki setiap dokumen data baru ditambah besar kecilnya nilai perkalian bobot kata antara dokumen baru dokumen representasi besar kecilnya perkalian nilai vector antara dokumen baru dokumen representasi sangat mempengaruhi kedalam kategori mana dokumen tugas akhir ditempatkan kata kunci collaborative filtering vector space model vsm
Abstrak (Stemmed): iring kembang teknologi informasi banyak aktifitas manusia dapat mudah komputerisasi tugas akhir beri alternatif mudah dapat rekomendasi topik tugas akhir ketika user akses topik tugas akhir output perlu tampil satu dokumen sajamelainkan dokumendokumen kait topik hendak tampil dapat mudah user laku cari refrensi topik tugas akhir collaborative filtering salah satu metode saya pakai dapat rekomendasi data pakai guna pilih topik cara personal dapat rekomendasi topik tugas akhir berbedabeda tiap user collaborative filtering metode menganalisa teks biasa akses orang lain metode collaborative filtering terap belum laku proses cari biasa vsm vektor space model besar jumlah sama kata milik tiap dokumen data baru tambah besar kecil nilai kali bobot kata antara dokumen baru dokumen representasi besar kecil kali nilai vector antara dokumen baru dokumen representasi sangat pengaruh dalam kategori mana dokumen tugas akhir tempat kata kunci collaborative filtering vector space model vsm
Abstrak (Corrected): bring embank teknologi informant banyan aktifitas amnesia apart judah komputerisasi tugs air bert alternative judah apart rekomendasi topic tugs air retina user asses topic tugs air output peru tamil sat document sajamelainkan dokumendokumen wait topic henna tamil apart judah user lake care refresh topic tugs air collaborative filtering salad sat metope say sakai apart rekomendasi data sakai gun pilch topic cara personal apart rekomendasi topic tugs air berbedabeda tip user collaborative filtering metope menganalisa tens bias asses orang lain metope collaborative filtering trap begum lake proves care bias vim vector space model bear mullah same data milk tip document data bar tambac bear cecil nilgai kali robot data angara document bar document represents bear cecil kali nilgai vector angara document bar document represents sang pengaruh dream category mana document tugs air tempt data bunch collaborative filtering vector space model vim
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'dokumen': 7, 'tugas': 6, 'akhir': 6, 'topik': 6, 'dapat': 5, 'collaborative': 4, 'filtering': 4, 'mudah': 3, 'rekomendasi': 3, 'user': 3, 'metode': 3, 'besar': 3, 'kata': 3, 'baru': 3, 'akses': 2, 'tampil': 2, 'satu': 2, 'laku': 2, 'cari': 2, 'pakai': 2, 'data': 2, 'tiap': 2, 'biasa': 2, 'vsm': 2, 'space': 2, 'model': 2, 'kecil': 2, 'nilai': 2, 'kali': 2, 'antara': 2, 'representasi': 2, 'vector': 2, 'iring': 1, 'kembang': 1, 'teknologi': 1, 'informasi': 1, 'banyak': 1, 'aktifitas': 1, 'manusia': 1, 'komputerisasi': 1, 'beri': 1, 'alternatif': 1, 'ketika': 1, 'output': 1, 'perlu': 1, 'sajamelainkan': 1, 'dokumendokumen': 1, 'kait': 1, 'hendak': 1, 'refrensi': 1, 'salah': 1, 'saya': 1, 'guna': 1, 'pilih': 1, 'cara': 1, 'personal': 1, 'berbedabeda': 1, 'menganalisa': 1, 'teks': 1, 'orang': 1, 'lain': 1, 'terap': 1, 'belum': 1, 'proses': 1, 'vektor': 1, 'jumlah': 1, 'sama': 1, 'milik': 1, 'tambah': 1, 'bobot': 1, 'sangat': 1, 'pengaruh': 1, 'dalam': 1, 'kategori': 1, 'mana': 1, 'tempat': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 9, 'to': 7, 'document': 7, 'topic': 6, 'a': 6, 'that': 5, 'final': 4, 'collaborative': 4, 'filtering': 4, 'with': 3, 'be': 3, 'project': 3, 'user': 3, 'method': 3, 'vector': 3, 'new': 3, 'can': 2, 'and': 2, 'thesis': 2, 'on': 2, 'is': 2, 'one': 2, 'so': 2, 'it': 2, 'for': 2, 'search': 2, 'use': 2, 'get': 2, 'data': 2, 'space': 2, 'model': 2, 'value': 2, 'between': 2, 'representation': 2, 'as': 2, 'along': 1, 'development': 1, 'information': 1, 'technology': 1, 'many': 1, 'human': 1, 'activities': 1, 'facilitated': 1, 'computerized': 1, 'in': 1, 'this': 1, 'provides': 1, 'an': 1, 'alternative': 1, 'facilitate': 1, 'getting': 1, 'when': 1, 'accesses': 1, 'output': 1, 'necessary': 1, 'not': 1, 'only': 1, 'show': 1, 'alone': 1, 'but': 1, 'documents': 1, 'related': 1, 'should': 1, 'also': 1, 'displayed': 1, 'make': 1, 'easier': 1, 'refrensi': 1, 'i': 1, 'recommendations': 1, 'used': 1, 'personal': 1, 'choice': 1, 'we': 1, 'are': 1, 'different': 1, 'each': 1, 'analyzes': 1, 'text': 1, 'commonly': 1, 'accessed': 1, 'by': 1, 'others': 1, 'before': 1, 'applied': 1, 'previously': 1, 'conducted': 1, 'usual': 1, 'processvsm': 1, 'large': 1, 'number': 1, 'similarities': 1, 'word': 1, 'every': 1, 'coupled': 1, 'amount': 1, 'multiplying': 1, 'weight': 1, 'words': 1, 'well': 1, 'size': 1, 'multiplication': 1, 'greatly': 1, 'influencing': 1, 'category': 1, 'into': 1, 'which': 1, 'will': 1, 'placed': 1, 'keywords': 1, 'vsm': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1068 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: ERMA SURYANI
Judul: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN
PEMBERIAN REWARD BERDASARKAN HASIL KINERJA
PEGAWAI MENGGUNAKAN METODE FUZZY-ANALYTIC
HIERARCHY PROCESS (F-AHP) (STUDI KASUS PADA PDAM
BOJONEGORO)
Pembimbing 1: Achmad Jauhari,S.T.,M.Kom.
Pembimbing 2: Sigit Susanto Putro.S.Kom.,M.Kom.
Abstrak (Raw): Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu faktor yang diperhitungkan dalam perusahaan, penilaian kinerja bertujuan untuk memotivasi kinerja individu. Reward merupakan bentuk penghargaan atau apresiasi kepada suatu prestasi tertentu yang diberikan yang bertujuan untuk menarik dan mempertahankan SDM untuk mencapai sasaran yang telah didtetapkan oleh perusahaan. Pada tugas akhir ini mencari alternatif terbaik berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan menggunakan pendekatan metode Fuzzy-analytic hierarchy Process. Proses perhitungan pada FAHP dalam menentukan penerima reward terdapat dua kriteria yaitu sasaran kerja pegawai dan perilaku kerja pegawai. Hasil pembobotan dari Metode FAHP dapat mendukung keputusan penentuan penerima reward pada PDAM Bojonegoro. Dengan penelitian ini diharapkan mampu mendorong perusahaan untuk memperhatikan kualitas SDM diperusahaan, salah satunya dengan memberikan reward pada pegawai yang berprestasi. Hasil dari penelitian tugas akhir ini berdasarkan analisis GAP Perbedaan cara penilaian kinerja pada kriteria perilaku kerja pada PDAM Bojonegoro dengan sistem menghasilkan nilai GAP yaitu 10. Maka adanya nilai GAP atau besar kecilnya nilai GAP yang dihasilkan dari perbandingan cara penilaian kinerja antara PDAM dengan sistem dapat mempengaruhi hasil penerima reward.
Abstrak (Clean): sumber daya manusia sdm merupakan salah satu faktor yang diperhitungkan dalam perusahaan penilaian kinerja bertujuan untuk memotivasi kinerja individu reward merupakan bentuk penghargaan atau apresiasi kepada suatu prestasi tertentu yang diberikan yang bertujuan untuk menarik dan mempertahankan sdm untuk mencapai sasaran yang telah didtetapkan oleh perusahaan pada tugas akhir ini mencari alternatif terbaik berdasarkan kriteriakriteria yang telah ditentukan menggunakan pendekatan metode fuzzyanalytic hierarchy process proses perhitungan pada fahp dalam menentukan penerima reward terdapat dua kriteria yaitu sasaran kerja pegawai dan perilaku kerja pegawai hasil pembobotan dari metode fahp dapat mendukung keputusan penentuan penerima reward pada pdam bojonegoro dengan penelitian ini diharapkan mampu mendorong perusahaan untuk memperhatikan kualitas sdm diperusahaan salah satunya dengan memberikan reward pada pegawai yang berprestasi hasil dari penelitian tugas akhir ini berdasarkan analisis gap perbedaan cara penilaian kinerja pada kriteria perilaku kerja pada pdam bojonegoro dengan sistem menghasilkan nilai gap yaitu maka adanya nilai gap atau besar kecilnya nilai gap yang dihasilkan dari perbandingan cara penilaian kinerja antara pdam dengan sistem dapat mempengaruhi hasil penerima reward
Abstrak (Stopwords Removed): sumber daya manusia sdm salah satu faktor diperhitungkan perusahaan penilaian kinerja bertujuan memotivasi kinerja individu reward bentuk penghargaan apresiasi kepada prestasi tertentu diberikan bertujuan menarik mempertahankan sdm mencapai sasaran didtetapkan perusahaan tugas akhir mencari alternatif terbaik berdasarkan kriteriakriteria ditentukan menggunakan pendekatan metode fuzzyanalytic hierarchy process proses perhitungan fahp menentukan penerima reward terdapat dua kriteria sasaran kerja pegawai perilaku kerja pegawai hasil pembobotan metode fahp dapat mendukung keputusan penentuan penerima reward pdam bojonegoro penelitian diharapkan mampu mendorong perusahaan memperhatikan kualitas sdm diperusahaan salah satunya memberikan reward pegawai berprestasi hasil penelitian tugas akhir berdasarkan analisis gap perbedaan cara penilaian kinerja kriteria perilaku kerja pdam bojonegoro sistem menghasilkan nilai gap adanya nilai gap besar kecilnya nilai gap dihasilkan perbandingan cara penilaian kinerja antara pdam sistem dapat mempengaruhi hasil penerima reward
Abstrak (Stemmed): sumber daya manusia sdm salah satu faktor hitung usaha nilai kerja tuju motivasi kerja individu reward bentuk harga apresiasi kepada prestasi tentu beri tuju tarik tahan sdm capai sasar didtetapkan usaha tugas akhir cari alternatif baik dasar kriteriakriteria tentu guna dekat metode fuzzyanalytic hierarchy process proses hitung fahp tentu terima reward dapat dua kriteria sasar kerja pegawai perilaku kerja pegawai hasil bobot metode fahp dapat dukung putus tentu terima reward pdam bojonegoro teliti harap mampu dorong usaha perhati kualitas sdm usaha salah satu beri reward pegawai prestasi hasil teliti tugas akhir dasar analisis gap beda cara nilai kerja kriteria perilaku kerja pdam bojonegoro sistem hasil nilai gap ada nilai gap besar kecil nilai gap hasil banding cara nilai kerja antara pdam sistem dapat pengaruh hasil terima reward
Abstrak (Corrected): number day amnesia sum salad sat factor hiding sara nilgai era juju motives era individual reward bent hard apresiasi keypad prestos tent bert juju tajik than sum capri samar didtetapkan sara tugs air care alternative back dakar kriteriakriteria tent gun dead metope fuzzyanalytic hierarchy process proves hiding fahd tent terms reward apart due criteria samar era pegawai perilaku era pegawai hail robot metope fahd apart during puts tent terms reward dam bojonegoro elite harp camp doing sara perhaps kualitas sum sara salad sat bert reward pegawai prestos hail elite tugs air dakar analysis gap bed cara nilgai era criteria perilaku era dam bojonegoro sister hail nilgai gap ada nilgai gap bear cecil nilgai gap hail banding cara nilgai era angara dam sister apart pengaruh hail terms reward
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 7, 'nilai': 6, 'reward': 5, 'hasil': 5, 'usaha': 4, 'tentu': 4, 'gap': 4, 'sdm': 3, 'terima': 3, 'dapat': 3, 'pegawai': 3, 'pdam': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'hitung': 2, 'tuju': 2, 'prestasi': 2, 'beri': 2, 'sasar': 2, 'tugas': 2, 'akhir': 2, 'dasar': 2, 'metode': 2, 'fahp': 2, 'kriteria': 2, 'perilaku': 2, 'bojonegoro': 2, 'teliti': 2, 'cara': 2, 'sistem': 2, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'manusia': 1, 'faktor': 1, 'motivasi': 1, 'individu': 1, 'bentuk': 1, 'harga': 1, 'apresiasi': 1, 'kepada': 1, 'tarik': 1, 'tahan': 1, 'capai': 1, 'didtetapkan': 1, 'cari': 1, 'alternatif': 1, 'baik': 1, 'kriteriakriteria': 1, 'guna': 1, 'dekat': 1, 'fuzzyanalytic': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'proses': 1, 'dua': 1, 'bobot': 1, 'dukung': 1, 'putus': 1, 'harap': 1, 'mampu': 1, 'dorong': 1, 'perhati': 1, 'kualitas': 1, 'analisis': 1, 'beda': 1, 'ada': 1, 'besar': 1, 'kecil': 1, 'banding': 1, 'antara': 1, 'pengaruh': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 8, 'to': 7, 'in': 6, 'is': 5, 'performance': 4, 'reward': 4, 'that': 4, 'gap': 4, 'human': 3, 'resources': 3, 'company': 3, 'for': 3, 'this': 3, 'on': 3, 'criteria': 3, 'results': 3, 'taps': 3, 'value': 3, 'one': 2, 'assessment': 2, 'a': 2, 'or': 2, 'and': 2, 'have': 2, 'been': 2, 'by': 2, 'based': 2, 'process': 2, 'fahp': 2, 'determining': 2, 'employee': 2, 'behavior': 2, 'recipient': 2, 'bojonegoro': 2, 'with': 2, 'research': 2, 'system': 2, 'hr': 1, 'factors': 1, 'taken': 1, 'into': 1, 'account': 1, 'aiming': 1, 'motivate': 1, 'individual': 1, 'form': 1, 'respect': 1, 'appreciation': 1, 'particular': 1, 'achievement': 1, 'given': 1, 'aims': 1, 'attract': 1, 'retain': 1, 'achieve': 1, 'goals': 1, 'didtetapkan': 1, 'final': 1, 'search': 1, 'best': 1, 'alternative': 1, 'determined': 1, 'using': 1, 'fuzzymethod': 1, 'approach': 1, 'analytic': 1, 'hierarchy': 1, 'calculation': 1, 'recipients': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'two': 1, 'target': 1, 'weighting': 1, 'method': 1, 'can': 1, 'support': 1, 'decision': 1, 'expected': 1, 'encourage': 1, 'companies': 1, 'pay': 1, 'attention': 1, 'quality': 1, 'them': 1, 'giving': 1, 'rewards': 1, 'employees': 1, 'who': 1, 'excel': 1, 'analyzes': 1, 'differences': 1, 'work': 1, 'produces': 1, 'so': 1, 'their': 1, 'amount': 1, 'generated': 1, 'from': 1, 'comparisons': 1, 'between': 1, 'appraisal': 1, 'may': 1, 'affect': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1069 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Riska Hairuni Apriliana
Judul: IDENTIFIKASI GAYA KOGNITIF MELALUI POLA BROWSING SISWA DENGAN KUISIONER BERBASIS MBTI MENGGUNAKAN METODE DECISION TREE
Pembimbing 1: Andharini Dwi Cahyani,S.Kom.,M.Kom
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, S.T., M.T
Abstrak (Raw): E-learning merupakan salah satu dari perkembangan sistem teknologi informasi dalam dunia pembelajaran yang membantu dan memudahkan kegiatan belajar mengajar dalam suatu lingkungan lembaga pendidikan, dimana penggunanya adalah pelajar atau siswa. Dalam suatu pembelajaran, setiap siswa memiliki gaya kognitif yang berbeda-beda. Maka dari itu, diperlukan identifikasi gaya kognitif siswa untuk dijadikan acuan metode pembelajaran yang dapat meningkatkan kinerja dan persepsi belajar siswa. Dalam penelitian ini, identifikasi gaya kognitif siswa dilakukan melalui pengamatan pola browsingnya dengan kuisioner berbasis MBTI (Myers Briggs Type Indicator) menggunakan metode Decision Tree yaitu algoritma C4.5. Dari hasil uji coba yang telah dilakukan pada penelitian ini, terdapat 3 partisi pohon keputusan, dimana pada tiap partisi memiliki tingkat keakurasian yang berbeda. Pada pohon keputusan partisi 1 menghasilkan akurasi sebesar 74,3%, pohon keputusan partisi 2 menghasilkan akurasi sebesar 60,65%, dan pohon keputusan partisi 3 menghasilkan akurasi sebesar 68,61%. Karena pohon keputusan partisi 1 memiliki nilai akurasi tertinggi sebesar 74,3%, maka rule pada pohon keputusan partisi 1 digunakan sebagai acuan untuk mengklasifikasikan gaya kognitif pada data baru.
Kata Kunci : E-learning, Gaya Kognitif, MBTI, Algoritma C4.5
Abstrak (Clean): elearning merupakan salah satu dari perkembangan sistem teknologi informasi dalam dunia pembelajaran yang membantu dan memudahkan kegiatan belajar mengajar dalam suatu lingkungan lembaga pendidikan dimana penggunanya adalah pelajar atau siswa dalam suatu pembelajaran setiap siswa memiliki gaya kognitif yang berbedabeda maka dari itu diperlukan identifikasi gaya kognitif siswa untuk dijadikan acuan metode pembelajaran yang dapat meningkatkan kinerja dan persepsi belajar siswa dalam penelitian ini identifikasi gaya kognitif siswa dilakukan melalui pengamatan pola browsingnya dengan kuisioner berbasis mbti myers briggs type indicator menggunakan metode decision tree yaitu algoritma c dari hasil uji coba yang telah dilakukan pada penelitian ini terdapat partisi pohon keputusan dimana pada tiap partisi memiliki tingkat keakurasian yang berbeda pada pohon keputusan partisi menghasilkan akurasi sebesar pohon keputusan partisi menghasilkan akurasi sebesar dan pohon keputusan partisi menghasilkan akurasi sebesar karena pohon keputusan partisi memiliki nilai akurasi tertinggi sebesar maka rule pada pohon keputusan partisi digunakan sebagai acuan untuk mengklasifikasikan gaya kognitif pada data baru kata kunci elearning gaya kognitif mbti algoritma c
Abstrak (Stopwords Removed): elearning salah satu perkembangan sistem teknologi informasi dunia pembelajaran membantu memudahkan kegiatan belajar mengajar lingkungan lembaga pendidikan dimana penggunanya pelajar siswa pembelajaran setiap siswa memiliki gaya kognitif berbedabeda diperlukan identifikasi gaya kognitif siswa dijadikan acuan metode pembelajaran dapat meningkatkan kinerja persepsi belajar siswa penelitian identifikasi gaya kognitif siswa dilakukan pengamatan pola browsingnya kuisioner berbasis mbti myers briggs type indicator menggunakan metode decision tree algoritma c hasil uji coba dilakukan penelitian terdapat partisi pohon keputusan dimana tiap partisi memiliki tingkat keakurasian berbeda pohon keputusan partisi menghasilkan akurasi sebesar pohon keputusan partisi menghasilkan akurasi sebesar pohon keputusan partisi menghasilkan akurasi sebesar pohon keputusan partisi memiliki nilai akurasi tertinggi sebesar rule pohon keputusan partisi digunakan acuan mengklasifikasikan gaya kognitif data baru kata kunci elearning gaya kognitif mbti algoritma c
Abstrak (Stemmed): elearning salah satu kembang sistem teknologi informasi dunia ajar bantu mudah giat ajar ajar lingkung lembaga didik mana guna ajar siswa ajar tiap siswa milik gaya kognitif berbedabeda perlu identifikasi gaya kognitif siswa jadi acu metode ajar dapat tingkat kerja persepsi ajar siswa teliti identifikasi gaya kognitif siswa laku amat pola browsingnya kuisioner bas mbti myers briggs type indicator guna metode decision tree algoritma c hasil uji coba laku teliti dapat partisi pohon putus mana tiap partisi milik tingkat akurasi beda pohon putus partisi hasil akurasi besar pohon putus partisi hasil akurasi besar pohon putus partisi hasil akurasi besar pohon putus partisi milik nilai akurasi tinggi besar rule pohon putus partisi guna acu klasifikasi gaya kognitif data baru kata kunci elearning gaya kognitif mbti algoritma c
Abstrak (Corrected): learning salad sat embank sister teknologi informant dulia ajar bantu judah gift ajar ajar linking lumbago did mana gun ajar visa ajar tip visa milk gaya kognitif berbedabeda peru identifikasi gaya kognitif visa jade act metope ajar apart dingbat era perseus ajar visa elite identifikasi gaya kognitif visa lake mat pola browsingnya kuisioner was bit myers briggs type indicator gun metope decision tree algorithm c hail uni coma lake elite apart parts poon puts mana tip parts milk dingbat auras bed poon puts parts hail auras bear poon puts parts hail auras bear poon puts parts hail auras bear poon puts parts milk nilgai auras ting bear rule poon puts parts gun act klasifikasi gaya kognitif data bar data bunch learning gaya kognitif bit algorithm c
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ajar': 7, 'partisi': 7, 'pohon': 6, 'putus': 6, 'siswa': 5, 'gaya': 5, 'kognitif': 5, 'akurasi': 5, 'hasil': 4, 'besar': 4, 'guna': 3, 'milik': 3, 'elearning': 2, 'mana': 2, 'tiap': 2, 'identifikasi': 2, 'acu': 2, 'metode': 2, 'dapat': 2, 'tingkat': 2, 'teliti': 2, 'laku': 2, 'mbti': 2, 'algoritma': 2, 'c': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'kembang': 1, 'sistem': 1, 'teknologi': 1, 'informasi': 1, 'dunia': 1, 'bantu': 1, 'mudah': 1, 'giat': 1, 'lingkung': 1, 'lembaga': 1, 'didik': 1, 'berbedabeda': 1, 'perlu': 1, 'jadi': 1, 'kerja': 1, 'persepsi': 1, 'amat': 1, 'pola': 1, 'browsingnya': 1, 'kuisioner': 1, 'bas': 1, 'myers': 1, 'briggs': 1, 'type': 1, 'indicator': 1, 'decision': 1, 'tree': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'beda': 1, 'nilai': 1, 'tinggi': 1, 'rule': 1, 'klasifikasi': 1, 'data': 1, 'baru': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'a': 7, 'and': 7, 'student': 7, 'in': 5, 'cognitive': 5, 'style': 5, 'decision': 5, 'tree': 5, 'partition': 5, 'accuracy': 5, 'learning': 4, 'for': 4, 'to': 4, 'teaching': 3, 'the': 3, 'elearning': 2, 'is': 2, 'technology': 2, 'process': 2, 'this': 2, 'every': 2, 'it': 2, 'with': 2, 'role': 2, 'research': 2, 'according': 2, 'mbti': 2, 'c': 2, 'algorithm': 2, 'result': 2, 'first': 2, 'as': 2, 'part': 1, 'of': 1, 'information': 1, 'system': 1, 'development': 1, 'assist': 1, 'ease': 1, 'activity': 1, 'inside': 1, 'education': 1, 'institution': 1, 'mentee': 1, 'mentor': 1, 'have': 1, 'their': 1, 'own': 1, 'unique': 1, 'differs': 1, 'other': 1, 'fellow': 1, 'hence': 1, 'identification': 1, 'necessity': 1, 'be': 1, 'model': 1, 'increase': 1, 'performance': 1, 'perception': 1, 'identified': 1, 'observation': 1, 'browsing': 1, 'pattern': 1, 'myers': 1, 'briggs': 1, 'type': 1, 'indicator': 1, 'kuisioner': 1, 'based': 1, 'employs': 1, 'we': 1, 'got': 1, 'where': 1, 'has': 1, 'different': 1, 'acquire': 1, 'second': 1, 'third': 1, 'one': 1, 'highest': 1, 'rules': 1, 'employ': 1, 'classify': 1, 'new': 1, 'data': 1, 'keyword': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1070 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Eka Ridho Septiyan
Judul: PERANCANGAN DAN PEMBUATAN DIGITAL LIBRARY DENGAN MENGGUNAKAN METODE K-NEAREST NEIGHBOR (KNN)
Pembimbing 1: Firdaus Solihin,S.Kom.,M.Kom
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, ST., M.T.
Abstrak (Raw): Seiring perkembangan teknologi dan cepatnya aliran data maka kebutuhan informasi akan meningkat dan menyebabkan peningkatan jumlah dokumen digital yang sangat pesat, dengan fakta tersebut maka seorang pengguna kesulitan dalam pencarian dan penemuan kembali dokumen digital. untuk menangani hal tersebut salah satunya dengan membangun daftar indeks dalam suatu sistem, Sehingga dengan dibangunya digital library diharapkan dapat membantu dan meningkatkan penyampaian informasi tentang electronic book, serta memudahkan user dalam pencarian dokumen yang diinginkan. Information retrieval merupakan salah satu cara untuk memperoleh informasi tentang electronic book dengan melakukan penelusuran kembali atas electronic book yang tersimpan dalam database. Proses mengumpulkan semua informasi yang ada di dalam halaman web menggunakan web crawler, web crawler akan berjalan menelusuri halaman web dan mengumpulkan dokumen-dokumen kemudian melakukan proses download data yang telah dikumpulkan oleh web crawler . Dokumen-dokumen tersebut akan diklasifikasikan menggunakan metode K-Nearest Neighbor (KNN). K-Nearest Neighbor merupakan metode klasifikasi data berdasarkan voting terbanyak antara data training dan data testing dari klasifikasi tersebut didapatkan tingkat akurasi nilai k (ketetanggaan) k.1-k.7 adalah 80%-70% sedangkan akurasi k.8-k.20 antara 60%, 50%, dan 30% dengan demikian semakin banyak nilai k maka semakin berkurang tingkat akurasi pada proses klasifikasi.
Kata Kunci: Digital Library, Information Retrieval, Web Crawler, K-nearest Neighbor
Abstrak (Clean): seiring perkembangan teknologi dan cepatnya aliran data maka kebutuhan informasi akan meningkat dan menyebabkan peningkatan jumlah dokumen digital yang sangat pesat dengan fakta tersebut maka seorang pengguna kesulitan dalam pencarian dan penemuan kembali dokumen digital untuk menangani hal tersebut salah satunya dengan membangun daftar indeks dalam suatu sistem sehingga dengan dibangunya digital library diharapkan dapat membantu dan meningkatkan penyampaian informasi tentang electronic book serta memudahkan user dalam pencarian dokumen yang diinginkan information retrieval merupakan salah satu cara untuk memperoleh informasi tentang electronic book dengan melakukan penelusuran kembali atas electronic book yang tersimpan dalam database proses mengumpulkan semua informasi yang ada di dalam halaman web menggunakan web crawler web crawler akan berjalan menelusuri halaman web dan mengumpulkan dokumendokumen kemudian melakukan proses download data yang telah dikumpulkan oleh web crawler dokumendokumen tersebut akan diklasifikasikan menggunakan metode knearest neighbor knn knearest neighbor merupakan metode klasifikasi data berdasarkan voting terbanyak antara data training dan data testing dari klasifikasi tersebut didapatkan tingkat akurasi nilai k ketetanggaan kk adalah sedangkan akurasi kk antara dan dengan demikian semakin banyak nilai k maka semakin berkurang tingkat akurasi pada proses klasifikasi kata kunci digital library information retrieval web crawler knearest neighbor
Abstrak (Stopwords Removed): seiring perkembangan teknologi cepatnya aliran data kebutuhan informasi meningkat menyebabkan peningkatan jumlah dokumen digital sangat pesat fakta tersebut seorang pengguna kesulitan pencarian penemuan kembali dokumen digital menangani tersebut salah satunya membangun daftar indeks sistem dibangunya digital library diharapkan dapat membantu meningkatkan penyampaian informasi tentang electronic book memudahkan user pencarian dokumen diinginkan information retrieval salah satu cara memperoleh informasi tentang electronic book melakukan penelusuran kembali atas electronic book tersimpan database proses mengumpulkan semua informasi ada halaman web menggunakan web crawler web crawler berjalan menelusuri halaman web mengumpulkan dokumendokumen melakukan proses download data dikumpulkan web crawler dokumendokumen tersebut diklasifikasikan menggunakan metode knearest neighbor knn knearest neighbor metode klasifikasi data berdasarkan voting terbanyak antara data training data testing klasifikasi tersebut didapatkan tingkat akurasi nilai k ketetanggaan kk sedangkan akurasi kk antara demikian semakin banyak nilai k semakin berkurang tingkat akurasi proses klasifikasi kata kunci digital library information retrieval web crawler knearest neighbor
Abstrak (Stemmed): iring kembang teknologi cepat alir data butuh informasi tingkat sebab tingkat jumlah dokumen digital sangat pesat fakta sebut orang guna sulit cari temu kembali dokumen digital tangan sebut salah satu bangun daftar indeks sistem dibangunya digital library harap dapat bantu tingkat sampai informasi tentang electronic book mudah user cari dokumen ingin information retrieval salah satu cara oleh informasi tentang electronic book laku telusur kembali atas electronic book simpan database proses kumpul semua informasi ada halaman web guna web crawler web crawler jalan telusur halaman web kumpul dokumendokumen laku proses download data kumpul web crawler dokumendokumen sebut klasifikasi guna metode knearest neighbor knn knearest neighbor metode klasifikasi data dasar voting banyak antara data training data testing klasifikasi sebut dapat tingkat akurasi nilai k tetangga kk sedang akurasi kk antara demikian makin banyak nilai k makin kurang tingkat akurasi proses klasifikasi kata kunci digital library information retrieval web crawler knearest neighbor
Abstrak (Corrected): bring embank teknologi eat air data butch informant dingbat kebab dingbat mullah document digital sang pest fact debut orang gun suit care temp cembali document digital tanga debut salad sat bangui dafter ideas sister dibangunya digital library harp apart bantu dingbat sampan informant tenting electronic book judah user care document begin information retrieval salad sat cara olen informant tenting electronic book lake telugu cembali alas electronic book simian database proves rumpus sea informant ada hangman web gun web crawler web crawler alan telugu hangman web rumpus dokumendokumen lake proves download data rumpus web crawler dokumendokumen debut klasifikasi gun metope nearest neighbor inn nearest neighbor metope klasifikasi data dakar voting banyan angara data training data testing klasifikasi debut apart dingbat auras nilgai k tetangga ok sedan auras ok angara domitian making banyan nilgai k making during dingbat auras proves klasifikasi data bunch digital library information retrieval web crawler nearest neighbor
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'web': 6, 'data': 5, 'tingkat': 5, 'informasi': 4, 'digital': 4, 'sebut': 4, 'crawler': 4, 'klasifikasi': 4, 'dokumen': 3, 'guna': 3, 'electronic': 3, 'book': 3, 'proses': 3, 'kumpul': 3, 'knearest': 3, 'neighbor': 3, 'akurasi': 3, 'cari': 2, 'kembali': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'library': 2, 'dapat': 2, 'tentang': 2, 'information': 2, 'retrieval': 2, 'laku': 2, 'telusur': 2, 'halaman': 2, 'dokumendokumen': 2, 'metode': 2, 'banyak': 2, 'antara': 2, 'nilai': 2, 'k': 2, 'kk': 2, 'makin': 2, 'iring': 1, 'kembang': 1, 'teknologi': 1, 'cepat': 1, 'alir': 1, 'butuh': 1, 'sebab': 1, 'jumlah': 1, 'sangat': 1, 'pesat': 1, 'fakta': 1, 'orang': 1, 'sulit': 1, 'temu': 1, 'tangan': 1, 'bangun': 1, 'daftar': 1, 'indeks': 1, 'sistem': 1, 'dibangunya': 1, 'harap': 1, 'bantu': 1, 'sampai': 1, 'mudah': 1, 'user': 1, 'ingin': 1, 'cara': 1, 'oleh': 1, 'atas': 1, 'simpan': 1, 'database': 1, 'semua': 1, 'ada': 1, 'jalan': 1, 'download': 1, 'knn': 1, 'dasar': 1, 'voting': 1, 'training': 1, 'testing': 1, 'tetangga': 1, 'sedang': 1, 'demikian': 1, 'kurang': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'information': 7, 'and': 7, 'a': 5, 'data': 4, 'this': 4, 'to': 4, 'web': 4, 'the': 3, 'digital': 3, 'document': 3, 'get': 3, 'crawler': 3, 'of': 2, 'rate': 2, 'user': 2, 'problem': 2, 'that': 2, 'in': 2, 'an': 2, 'retrieval': 2, 'from': 2, 'electronic': 2, 'book': 2, 'will': 2, 'documents': 2, 'be': 2, 'knearest': 2, 'neighbour': 2, 'method': 2, 'knn': 2, 'between': 2, 'k': 2, 'value': 2, 'accurateness': 2, 'kk': 2, 'we': 2, 'technology': 1, 'development': 1, 'stream': 1, 'speed': 1, 'lead': 1, 'up': 1, 'increase': 1, 'need': 1, 'condition': 1, 'imply': 1, 'heighten': 1, 'amount': 1, 'growth': 1, 'push': 1, 'into': 1, 'searching': 1, 'index': 1, 'list': 1, 'built': 1, 'handle': 1, 'system': 1, 'technique': 1, 'enhance': 1, 'forwarding': 1, 'help': 1, 'appropriate': 1, 'is': 1, 'way': 1, 'with': 1, 'tracking': 1, 'database': 1, 'gathering': 1, 'employ': 1, 'trace': 1, 'page': 1, 'collect': 1, 'processed': 1, 'downloaded': 1, 'using': 1, 'those': 1, 'classified': 1, 'use': 1, 'classify': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'highest': 1, 'vote': 1, 'training': 1, 'testing': 1, 'obtain': 1, 'neighbourhood': 1, 'experiment': 1, 'conclusion': 1, 'bigger': 1, 'lower': 1, 'got': 1, 'during': 1, 'classification': 1, 'process': 1, 'keyword': 1, 'library': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1071 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Febrianto Dwi Rohandi
Judul: RANCANG BANGUN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENJURUSAN SISWA SMA MENGGUNAKAN METODE VIKOR DAN ENTROPY
Pembimbing 1: Andharini Dwi Cahyani, S.Kom., M.Kom
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, ST., M.T.
Abstrak (Raw): Perkembangan teknologi pada saat ini telah dirancang untuk dapat mempermudah pekerjaan manusia. Sistem pendukung keputusan merupakan suatu teknologi yang dapat membantu untuk pengambilan suatu keputusan yang pada awalnya hanya dikerjakan secara manual hingga dapat diselesaikan dengan sistem yang telah terkomputerisasi. Penjurusan minat siswa SMA merupakan salah satu permasalahan yang dapat diselesaikan dengan menggunakan Sistem Pendukung Keputusan.
Sistem Pendukung Keputusan ini menggunakan metode Vikor dan Entropy. Vikor merupakan salah satu metode pengambilan keputusan yang dapat membantu para pengambil keputusan dalam melakukan perangkingan, dimana Entropy sebagai pembobotan dari setiap kriteria yang bertujuan untuk memberikan objektifitas pembobotan kriteria yang telah ditetapkan oleh panitia penjurusan di SMA Negeri 1 Wonoayu. Sistem ini menggunakan 3 kriteria yakni, hasil rekomendasi tes IQ, nilai placement tes IPA, dan nilai placement tes IPS.
Pada penelitian ini, hasil rekomendasi didapatkan dengan merangking semua hasil pengolahan data nilai siswa dan membandingkan dengan minat siswa. Tingkat akurasi penjurusan pada sistem ini terhadap data asli penjurusan mencapai 92%.
Abstrak (Clean): perkembangan teknologi pada saat ini telah dirancang untuk dapat mempermudah pekerjaan manusia sistem pendukung keputusan merupakan suatu teknologi yang dapat membantu untuk pengambilan suatu keputusan yang pada awalnya hanya dikerjakan secara manual hingga dapat diselesaikan dengan sistem yang telah terkomputerisasi penjurusan minat siswa sma merupakan salah satu permasalahan yang dapat diselesaikan dengan menggunakan sistem pendukung keputusan sistem pendukung keputusan ini menggunakan metode vikor dan entropy vikor merupakan salah satu metode pengambilan keputusan yang dapat membantu para pengambil keputusan dalam melakukan perangkingan dimana entropy sebagai pembobotan dari setiap kriteria yang bertujuan untuk memberikan objektifitas pembobotan kriteria yang telah ditetapkan oleh panitia penjurusan di sma negeri wonoayu sistem ini menggunakan kriteria yakni hasil rekomendasi tes iq nilai placement tes ipa dan nilai placement tes ips pada penelitian ini hasil rekomendasi didapatkan dengan merangking semua hasil pengolahan data nilai siswa dan membandingkan dengan minat siswa tingkat akurasi penjurusan pada sistem ini terhadap data asli penjurusan mencapai
Abstrak (Stopwords Removed): perkembangan teknologi dirancang dapat mempermudah pekerjaan manusia sistem pendukung keputusan teknologi dapat membantu pengambilan keputusan awalnya dikerjakan secara manual hingga dapat diselesaikan sistem terkomputerisasi penjurusan minat siswa sma salah satu permasalahan dapat diselesaikan menggunakan sistem pendukung keputusan sistem pendukung keputusan menggunakan metode vikor entropy vikor salah satu metode pengambilan keputusan dapat membantu para pengambil keputusan melakukan perangkingan dimana entropy pembobotan setiap kriteria bertujuan memberikan objektifitas pembobotan kriteria ditetapkan panitia penjurusan sma negeri wonoayu sistem menggunakan kriteria yakni hasil rekomendasi tes iq nilai placement tes ipa nilai placement tes ips penelitian hasil rekomendasi didapatkan merangking semua hasil pengolahan data nilai siswa membandingkan minat siswa tingkat akurasi penjurusan sistem data asli penjurusan mencapai
Abstrak (Stemmed): kembang teknologi rancang dapat mudah kerja manusia sistem dukung putus teknologi dapat bantu ambil putus awal kerja cara manual hingga dapat selesai sistem komputerisasi jurus minat siswa sma salah satu masalah dapat selesai guna sistem dukung putus sistem dukung putus guna metode vikor entropy vikor salah satu metode ambil putus dapat bantu para ambil putus laku rangking mana entropy bobot tiap kriteria tuju beri objektifitas bobot kriteria tetap panitia jurus sma negeri wonoayu sistem guna kriteria yakni hasil rekomendasi tes iq nilai placement tes ipa nilai placement tes ips teliti hasil rekomendasi dapat rangking semua hasil olah data nilai siswa banding minat siswa tingkat akurasi jurus sistem data asli jurus capai
Abstrak (Corrected): embank teknologi dancing apart judah era amnesia sister during puts teknologi apart bantu ambit puts away era cara manual hinges apart seesaw sister komputerisasi gurus mint visa sea salad sat marsala apart seesaw gun sister during puts sister during puts gun metope visor entropy visor salad sat metope ambit puts apart bantu para ambit puts lake ranking mana entropy robot tip criteria juju bert objektifitas robot criteria team anita gurus sea never wonoayu sister gun criteria yank hail rekomendasi ten i nilgai placement ten spa nilgai placement ten is elite hail rekomendasi apart ranking sea hail blah data nilgai visa banding mint visa dingbat auras gurus sister data ali gurus capri
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'dapat': 6, 'sistem': 6, 'putus': 6, 'jurus': 4, 'dukung': 3, 'ambil': 3, 'siswa': 3, 'guna': 3, 'kriteria': 3, 'hasil': 3, 'tes': 3, 'nilai': 3, 'teknologi': 2, 'kerja': 2, 'bantu': 2, 'selesai': 2, 'minat': 2, 'sma': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'metode': 2, 'vikor': 2, 'entropy': 2, 'rangking': 2, 'bobot': 2, 'rekomendasi': 2, 'placement': 2, 'data': 2, 'kembang': 1, 'rancang': 1, 'mudah': 1, 'manusia': 1, 'awal': 1, 'cara': 1, 'manual': 1, 'hingga': 1, 'komputerisasi': 1, 'masalah': 1, 'para': 1, 'laku': 1, 'mana': 1, 'tiap': 1, 'tuju': 1, 'beri': 1, 'objektifitas': 1, 'tetap': 1, 'panitia': 1, 'negeri': 1, 'wonoayu': 1, 'yakni': 1, 'iq': 1, 'ipa': 1, 'ips': 1, 'teliti': 1, 'semua': 1, 'olah': 1, 'banding': 1, 'tingkat': 1, 'akurasi': 1, 'asli': 1, 'capai': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'of': 10, 'system': 7, 'is': 6, 'decision': 6, 'this': 5, 'to': 4, 'support': 4, 'that': 4, 'by': 4, 'in': 3, 'a': 3, 'can': 3, 'majors': 3, 'vikor': 3, 'and': 3, 'entropy': 3, 'test': 3, 'value': 3, 'technology': 2, 'make': 2, 'be': 2, 'students': 2, 'one': 2, 'using': 2, 'rank': 2, 'weighting': 2, 'criteria': 2, 'which': 2, 'results': 2, 'placement': 2, 'data': 2, 'development': 1, 'era': 1, 'designed': 1, 'people': 1, 'job': 1, 'easier': 1, 'help': 1, 'for': 1, 'making': 1, 'was': 1, 'originally': 1, 'done': 1, 'manually': 1, 'completed': 1, 'computerized': 1, 'interest': 1, 'high': 1, 'school': 1, 'problems': 1, 'solved': 1, 'methods': 1, 'method': 1, 'decisionmaking': 1, 'assist': 1, 'makers': 1, 'while': 1, 'as': 1, 'each': 1, 'aims': 1, 'provide': 1, 'objectivity': 1, 'established': 1, 'committee': 1, 'sma': 1, 'negeri': 1, 'wonoayu': 1, 'uses': 1, 'three': 1, 'criterias': 1, 'are': 1, 'an': 1, 'iq': 1, 'recommendations': 1, 'ipa': 1, 'ips': 1, 'study': 1, 'recommendation': 1, 'obtained': 1, 'all': 1, 'processing': 1, 'comparing': 1, 'with': 1, 'their': 1, 'interests': 1, 'accuracy': 1, 'against': 1, 'original': 1, 'reach': 1, 'keywords': 1, 'student': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1072 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Muhammad Misbah Subkhi
Judul: RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN ARSIP (Studi Kasus : SMK NEGERI 2 SURABAYA)
Pembimbing 1: Andharini Dwi C, S.Kom., M.Kom.
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Pengelolaan surat dalam suatu organisasi memegang peranan penting dalam proses administrasi. Dalam hal ini sistem tata persuratan menjadi salah satu faktor yang berpengaruh dalam pengelolaan surat pada SMK Negeri 2 Surabaya. Dengan adanya sistem ini dapat mengurangi penggunaan waktu yang cukup lama dalam pengarsipan surat dan disposisi, mengurangi penggunaan kertas, memperkecil kemungkinan terjadinya kesalahan dalam pencatatan, mempercepat proses pencarian surat, memudahkan pengontrolan surat disposisi serta mudah dalam penggunaan.Tujuan penelitian ini untuk membantu dan mempermudah user dalam mengelola surat, membuat disposisi ,membuat surat tugas dan memperoleh informasi melalui SMS gateway. Berdasarkan hasil respons tata usaha, waka, guru dan kepala sekolah terhadap aplikasi Sistem Informasi Manajemen Arsip menunjukan respons yang positif dengan persentase total respons tata usaha sebesar 94,1% (sangat baik), persentase total respons waka sebesar 96,4% (sangat baik), persentase total respons guru sebesar 91,7% (sangat baik) dan persentase total respons kepala sekolah sebesar 83,3% (sangat baik).
Abstrak (Clean): pengelolaan surat dalam suatu organisasi memegang peranan penting dalam proses administrasi dalam hal ini sistem tata persuratan menjadi salah satu faktor yang berpengaruh dalam pengelolaan surat pada smk negeri surabaya dengan adanya sistem ini dapat mengurangi penggunaan waktu yang cukup lama dalam pengarsipan surat dan disposisi mengurangi penggunaan kertas memperkecil kemungkinan terjadinya kesalahan dalam pencatatan mempercepat proses pencarian surat memudahkan pengontrolan surat disposisi serta mudah dalam penggunaantujuan penelitian ini untuk membantu dan mempermudah user dalam mengelola surat membuat disposisi membuat surat tugas dan memperoleh informasi melalui sms gateway berdasarkan hasil respons tata usaha waka guru dan kepala sekolah terhadap aplikasi sistem informasi manajemen arsip menunjukan respons yang positif dengan persentase total respons tata usaha sebesar sangat baik persentase total respons waka sebesar sangat baik persentase total respons guru sebesar sangat baik dan persentase total respons kepala sekolah sebesar sangat baik
Abstrak (Stopwords Removed): pengelolaan surat organisasi memegang peranan penting proses administrasi sistem tata persuratan menjadi salah satu faktor berpengaruh pengelolaan surat smk negeri surabaya adanya sistem dapat mengurangi penggunaan waktu cukup lama pengarsipan surat disposisi mengurangi penggunaan kertas memperkecil kemungkinan terjadinya kesalahan pencatatan mempercepat proses pencarian surat memudahkan pengontrolan surat disposisi mudah penggunaantujuan penelitian membantu mempermudah user mengelola surat membuat disposisi membuat surat tugas memperoleh informasi sms gateway berdasarkan hasil respons tata usaha waka guru kepala sekolah aplikasi sistem informasi manajemen arsip menunjukan respons positif persentase total respons tata usaha sebesar sangat baik persentase total respons waka sebesar sangat baik persentase total respons guru sebesar sangat baik persentase total respons kepala sekolah sebesar sangat baik
Abstrak (Stemmed): kelola surat organisasi pegang peran penting proses administrasi sistem tata surat jadi salah satu faktor pengaruh kelola surat smk negeri surabaya ada sistem dapat kurang guna waktu cukup lama arsip surat disposisi kurang guna kertas kecil mungkin jadi salah catat cepat proses cari surat mudah kontrol surat disposisi mudah penggunaantujuan teliti bantu mudah user kelola surat buat disposisi buat surat tugas oleh informasi sms gateway dasar hasil respons tata usaha waka guru kepala sekolah aplikasi sistem informasi manajemen arsip tunjuk respons positif persentase total respons tata usaha besar sangat baik persentase total respons waka besar sangat baik persentase total respons guru besar sangat baik persentase total respons kepala sekolah besar sangat baik
Abstrak (Corrected): fella surat organisms penang pecan panting proves administrate sister data surat jade salad sat factor pengaruh fella surat mk never surabaya ada sister apart during gun want cutup lama arsis surat disposing during gun eras cecil munchkin jade salad carat eat proves care surat judah control surat disposing judah penggunaantujuan elite bantu judah user fella surat but disposing but surat tugs olen informant sums gateway dakar hail response data sara wake guru kerala selah aplikasi sister informant management arsis tuneup response position percentage total response data sara bear sang back percentage total response wake bear sang back percentage total response guru bear sang back percentage total response kerala selah bear sang back
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'surat': 8, 'respons': 6, 'persentase': 4, 'total': 4, 'besar': 4, 'sangat': 4, 'baik': 4, 'kelola': 3, 'sistem': 3, 'tata': 3, 'disposisi': 3, 'mudah': 3, 'proses': 2, 'jadi': 2, 'salah': 2, 'kurang': 2, 'guna': 2, 'arsip': 2, 'buat': 2, 'informasi': 2, 'usaha': 2, 'waka': 2, 'guru': 2, 'kepala': 2, 'sekolah': 2, 'organisasi': 1, 'pegang': 1, 'peran': 1, 'penting': 1, 'administrasi': 1, 'satu': 1, 'faktor': 1, 'pengaruh': 1, 'smk': 1, 'negeri': 1, 'surabaya': 1, 'ada': 1, 'dapat': 1, 'waktu': 1, 'cukup': 1, 'lama': 1, 'kertas': 1, 'kecil': 1, 'mungkin': 1, 'catat': 1, 'cepat': 1, 'cari': 1, 'kontrol': 1, 'penggunaantujuan': 1, 'teliti': 1, 'bantu': 1, 'user': 1, 'tugas': 1, 'oleh': 1, 'sms': 1, 'gateway': 1, 'dasar': 1, 'hasil': 1, 'aplikasi': 1, 'manajemen': 1, 'tunjuk': 1, 'positif': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 16, 'the': 13, 'in': 7, 'and': 6, 'a': 6, 'letter': 5, 'percentage': 4, 'total': 4, 'responses': 4, 'management': 3, 'this': 3, 'system': 3, 'to': 3, 'disposition': 3, 'very': 3, 'good': 3, 'mail': 2, 'an': 2, 'administrative': 2, 'process': 2, 'reduce': 2, 'information': 2, 'response': 2, 'waka': 2, 'principals': 2, 'by': 2, 'within': 1, 'organization': 1, 'plays': 1, 'important': 1, 'role': 1, 'case': 1, 'correspondence': 1, 'be': 1, 'one': 1, 'factors': 1, 'that': 1, 'influence': 1, 'at': 1, 'smk': 1, 'negeri': 1, 'surabaya': 1, 'with': 1, 'can': 1, 'use': 1, 'longer': 1, 'periods': 1, 'time': 1, 'filing': 1, 'paper': 1, 'usage': 1, 'minimize': 1, 'possibility': 1, 'errors': 1, 'recording': 1, 'speed': 1, 'up': 1, 'finding': 1, 'permits': 1, 'control': 1, 'penggunaantujuan': 1, 'easy': 1, 'study': 1, 'assist': 1, 'facilitate': 1, 'user': 1, 'managing': 1, 'make': 1, 'assignment': 1, 'obtain': 1, 'via': 1, 'sms': 1, 'gateway': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'results': 1, 'teachers': 1, 'records': 1, 'application': 1, 'showed': 1, 'positive': 1, 'administration': 1, 'excellent': 1, 'teacher': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1073 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Eky Arifkhi Wardhaya
Judul: SISTEM INFORMASI AKADEMIK SEKOLAH BERBASIS WEB FRAMEWORK LARAVEL
Pembimbing 1: Andharini Dwi Cahyani, S.Kom. M.Kom
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Sistem Informasi Akademik adalah sistem komputerisasi atau teknik pemanfaatan komputer sebagai alat bantu proses yang dirancang dan dibuat untuk mengolah data-data yang berhubungan dengan informasi akademik. Dalam perkembangannya, kebutuhan akademik menjadi lebih kompleks yang dapat mempersulit dalam penyimpanan data dan memperlambat dalam penyampaian informasi. SMA Negeri 1 Lamongan adalah sekolah yang sedang mengembangkan teknologi komputer dalam berbagai aspek-aspek kegiatan belajar dan mengajar.
Dalam mengolah data dan penyampaian informasi akademik, SMA Negeri 1 Lamongan masih menggunakan aplikasi sederhana yang mempunyai kelemahan dalam proses penyampaian informasi akademik. Tujuan penelitian ini untuk membangun Sistem Informasi Akademik Sekolah yang dapat diakses secara online dan menggunakan SMS gateway. Pengembangan sistem ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan web framework Laravel, menggunakan MySQL sebagai database, dan menggunakan Gammu sebagai SMS gateway.
Berdasarkan hasil respon petugas, kepala sekolah, guru, waka kurikulum dan siswa terhadap Sistem Informasi Akademik Sekolah Berbasis Web Framework Laravel, menunjukan respon yang positif dengan persentase total respon petugas sebesar 92,42% (sangat baik), persentase total respon kepala sekolah sebesar 92,31% (sangat baik), persentase total respon guru sebesar 86,36% (sangat baik), persentase total respon waka kurikulum sebesar 90,48% (sangat baik), dan persentase total respon siswa sebesar 93,33% (sangat baik).
Abstrak (Clean): sistem informasi akademik adalah sistem komputerisasi atau teknik pemanfaatan komputer sebagai alat bantu proses yang dirancang dan dibuat untuk mengolah datadata yang berhubungan dengan informasi akademik dalam perkembangannya kebutuhan akademik menjadi lebih kompleks yang dapat mempersulit dalam penyimpanan data dan memperlambat dalam penyampaian informasi sma negeri lamongan adalah sekolah yang sedang mengembangkan teknologi komputer dalam berbagai aspekaspek kegiatan belajar dan mengajar dalam mengolah data dan penyampaian informasi akademik sma negeri lamongan masih menggunakan aplikasi sederhana yang mempunyai kelemahan dalam proses penyampaian informasi akademik tujuan penelitian ini untuk membangun sistem informasi akademik sekolah yang dapat diakses secara online dan menggunakan sms gateway pengembangan sistem ini menggunakan bahasa pemrograman php dengan web framework laravel menggunakan mysql sebagai database dan menggunakan gammu sebagai sms gateway berdasarkan hasil respon petugas kepala sekolah guru waka kurikulum dan siswa terhadap sistem informasi akademik sekolah berbasis web framework laravel menunjukan respon yang positif dengan persentase total respon petugas sebesar sangat baik persentase total respon kepala sekolah sebesar sangat baik persentase total respon guru sebesar sangat baik persentase total respon waka kurikulum sebesar sangat baik dan persentase total respon siswa sebesar sangat baik
Abstrak (Stopwords Removed): sistem informasi akademik sistem komputerisasi teknik pemanfaatan komputer alat bantu proses dirancang dibuat mengolah datadata berhubungan informasi akademik perkembangannya kebutuhan akademik menjadi lebih kompleks dapat mempersulit penyimpanan data memperlambat penyampaian informasi sma negeri lamongan sekolah sedang mengembangkan teknologi komputer berbagai aspekaspek kegiatan belajar mengajar mengolah data penyampaian informasi akademik sma negeri lamongan masih menggunakan aplikasi sederhana mempunyai kelemahan proses penyampaian informasi akademik tujuan penelitian membangun sistem informasi akademik sekolah dapat diakses secara online menggunakan sms gateway pengembangan sistem menggunakan bahasa pemrograman php web framework laravel menggunakan mysql database menggunakan gammu sms gateway berdasarkan hasil respon petugas kepala sekolah guru waka kurikulum siswa sistem informasi akademik sekolah berbasis web framework laravel menunjukan respon positif persentase total respon petugas sebesar sangat baik persentase total respon kepala sekolah sebesar sangat baik persentase total respon guru sebesar sangat baik persentase total respon waka kurikulum sebesar sangat baik persentase total respon siswa sebesar sangat baik
Abstrak (Stemmed): sistem informasi akademik sistem komputerisasi teknik manfaat komputer alat bantu proses rancang buat olah datadata hubung informasi akademik kembang butuh akademik jadi lebih kompleks dapat sulit simpan data lambat sampai informasi sma negeri lamongan sekolah sedang kembang teknologi komputer bagai aspekaspek giat ajar ajar olah data sampai informasi akademik sma negeri lamongan masih guna aplikasi sederhana punya lemah proses sampai informasi akademik tuju teliti bangun sistem informasi akademik sekolah dapat akses cara online guna sms gateway kembang sistem guna bahasa pemrograman php web framework laravel guna mysql database guna gam sms gateway dasar hasil respon tugas kepala sekolah guru waka kurikulum siswa sistem informasi akademik sekolah bas web framework laravel tunjuk respon positif persentase total respon tugas besar sangat baik persentase total respon kepala sekolah besar sangat baik persentase total respon guru besar sangat baik persentase total respon waka kurikulum besar sangat baik persentase total respon siswa besar sangat baik
Abstrak (Corrected): sister informant academic sister komputerisasi tennis manat computer flat bantu proves dancing but blah datadata hung informant academic embank butch academic jade leash kopeks apart suit simian data lambast sampan informant sea never laconian selah sedan embank teknologi computer bahai aspekaspek gift ajar ajar blah data sampan informant academic sea never laconian mash gun aplikasi sederhana puny leah proves sampan informant academic juju elite bangui sister informant academic selah apart asses cara online gun sums gateway embank sister gun bahama pemrograman pop web framework caravel gun myself database gun gam sums gateway dakar hail respond tugs kerala selah guru wake kurikulum visa sister informant academic selah was web framework caravel tuneup respond position percentage total respond tugs bear sang back percentage total respond kerala selah bear sang back percentage total respond guru bear sang back percentage total respond wake kurikulum bear sang back percentage total respond visa bear sang back
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'informasi': 7, 'akademik': 7, 'respon': 7, 'sistem': 5, 'sekolah': 5, 'guna': 5, 'persentase': 5, 'total': 5, 'besar': 5, 'sangat': 5, 'baik': 5, 'kembang': 3, 'sampai': 3, 'komputer': 2, 'proses': 2, 'olah': 2, 'dapat': 2, 'data': 2, 'sma': 2, 'negeri': 2, 'lamongan': 2, 'ajar': 2, 'sms': 2, 'gateway': 2, 'web': 2, 'framework': 2, 'laravel': 2, 'tugas': 2, 'kepala': 2, 'guru': 2, 'waka': 2, 'kurikulum': 2, 'siswa': 2, 'komputerisasi': 1, 'teknik': 1, 'manfaat': 1, 'alat': 1, 'bantu': 1, 'rancang': 1, 'buat': 1, 'datadata': 1, 'hubung': 1, 'butuh': 1, 'jadi': 1, 'lebih': 1, 'kompleks': 1, 'sulit': 1, 'simpan': 1, 'lambat': 1, 'sedang': 1, 'teknologi': 1, 'bagai': 1, 'aspekaspek': 1, 'giat': 1, 'masih': 1, 'aplikasi': 1, 'sederhana': 1, 'punya': 1, 'lemah': 1, 'tuju': 1, 'teliti': 1, 'bangun': 1, 'akses': 1, 'cara': 1, 'online': 1, 'bahasa': 1, 'pemrograman': 1, 'php': 1, 'mysql': 1, 'database': 1, 'gam': 1, 'dasar': 1, 'hasil': 1, 'bas': 1, 'tunjuk': 1, 'positif': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 15, 'and': 8, 'academic': 7, 'information': 7, 'system': 5, 'a': 5, 'to': 5, 'in': 5, 'percentage': 5, 'total': 5, 'process': 4, 'using': 4, 'responses': 4, 'very': 4, 'good': 4, 'is': 3, 'as': 3, 'that': 3, 'data': 3, 'response': 3, 'at': 3, 'use': 2, 'computer': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'delivery': 2, 'sma': 2, 'negeri': 2, 'lamongan': 2, 'school': 2, 'which': 2, 'this': 2, 'sms': 2, 'gateway': 2, 'framework': 2, 'laravel': 2, 'principals': 2, 'curriculum': 2, 'waka': 2, 'computerized': 1, 'or': 1, 'engineering': 1, 'aids': 1, 'are': 1, 'designed': 1, 'manufactured': 1, 'related': 1, 'become': 1, 'more': 1, 'complex': 1, 'needs': 1, 'difficult': 1, 'storage': 1, 'slow': 1, 'down': 1, 'developing': 1, 'technology': 1, 'various': 1, 'aspects': 1, 'teaching': 1, 'learning': 1, 'processing': 1, 'still': 1, 'simple': 1, 'applications': 1, 'have': 1, 'weaknesses': 1, 'delivering': 1, 'purpose': 1, 'study': 1, 'was': 1, 'establish': 1, 'accessed': 1, 'online': 1, 'development': 1, 'programming': 1, 'language': 1, 'php': 1, 'with': 1, 'web': 1, 'mysql': 1, 'database': 1, 'gam': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'results': 1, 'officers': 1, 'teachers': 1, 'students': 1, 'webbased': 1, 'educational': 1, 'showed': 1, 'positive': 1, 'officer': 1, 'by': 1, 'teacher': 1, 'student': 1, 'excellent': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1074 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Arini Roselina
Judul: Sistem Informasi Manajemen Keuangan Berbasis Web Di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Dan Manajemen Kepelabuhanan (STIAMAK) Barunawati Surabaya
Pembimbing 1: Sigit Susanto Putro S.Kom,. M.Kom
Pembimbing 2: Yoga Dwitya Pramudita S.Kom., M.Cs
Abstrak (Raw): Dalam mengelola data keuangan, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi dan Manajemen Kepelabuhanan (STIAMAK) Barunawati Surabaya masih menggunakan cara manual dalam mengolah data keuangannya yaitu dengan mencatatkan pada sebuah buku besar dan hanya dibantu aplikasi Ms.Excel. Petugas yang berwenang juga harus menuliskan ke dalam buku transaksi pembayaran serta bukti pembayaran berupa kuitansi yang ditulis secara manual. Sering pula terjadi kehilangan data keuangan sehingga menimbulkan kesalahan pada proses pembuatan laporan karena pencatatan yang dilakukan secara manual. Pembuatan sistem informasi manajemen keuangan ini bertujuan mempermudah pihak yang berwenang dalam hal ini bendahara untuk mengolah seluruh kegiatan yang berhubungan dengan transaksi keuangan antara lain pembayaran SPP, uang gedung, pembayaran tugas akhir dan KKN, penggajian, pengelolaan kas kecil dan laporan pemasukan dan pengeluaran. Sistem informasi manajemen keuangan ini juga dapat melakukan pencetakan kuitansi dan membantu bendahara dalam menyusun laporan harian maupun bulanan.
Kata kunci: sistem informasi manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi dan Kepelabuhanan (STIAMAK) Barunawati Surabaya
Abstrak (Clean): dalam mengelola data keuangan sekolah tinggi ilmu administrasi dan manajemen kepelabuhanan stiamak barunawati surabaya masih menggunakan cara manual dalam mengolah data keuangannya yaitu dengan mencatatkan pada sebuah buku besar dan hanya dibantu aplikasi msexcel petugas yang berwenang juga harus menuliskan ke dalam buku transaksi pembayaran serta bukti pembayaran berupa kuitansi yang ditulis secara manual sering pula terjadi kehilangan data keuangan sehingga menimbulkan kesalahan pada proses pembuatan laporan karena pencatatan yang dilakukan secara manual pembuatan sistem informasi manajemen keuangan ini bertujuan mempermudah pihak yang berwenang dalam hal ini bendahara untuk mengolah seluruh kegiatan yang berhubungan dengan transaksi keuangan antara lain pembayaran spp uang gedung pembayaran tugas akhir dan kkn penggajian pengelolaan kas kecil dan laporan pemasukan dan pengeluaran sistem informasi manajemen keuangan ini juga dapat melakukan pencetakan kuitansi dan membantu bendahara dalam menyusun laporan harian maupun bulanan kata kunci sistem informasi manajemen sekolah tinggi ilmu administrasi dan kepelabuhanan stiamak barunawati surabaya
Abstrak (Stopwords Removed): mengelola data keuangan sekolah tinggi ilmu administrasi manajemen kepelabuhanan stiamak barunawati surabaya masih menggunakan cara manual mengolah data keuangannya mencatatkan buku besar dibantu aplikasi msexcel petugas berwenang harus menuliskan buku transaksi pembayaran bukti pembayaran berupa kuitansi ditulis secara manual sering pula terjadi kehilangan data keuangan menimbulkan kesalahan proses pembuatan laporan pencatatan dilakukan secara manual pembuatan sistem informasi manajemen keuangan bertujuan mempermudah pihak berwenang bendahara mengolah seluruh kegiatan berhubungan transaksi keuangan antara lain pembayaran spp uang gedung pembayaran tugas akhir kkn penggajian pengelolaan kas kecil laporan pemasukan pengeluaran sistem informasi manajemen keuangan dapat melakukan pencetakan kuitansi membantu bendahara menyusun laporan harian maupun bulanan kata kunci sistem informasi manajemen sekolah tinggi ilmu administrasi kepelabuhanan stiamak barunawati surabaya
Abstrak (Stemmed): kelola data uang sekolah tinggi ilmu administrasi manajemen kepelabuhanan stiamak barunawati surabaya masih guna cara manual olah data uang catat buku besar bantu aplikasi msexcel tugas wenang harus tulis buku transaksi bayar bukti bayar upa kuitansi tulis cara manual sering pula jadi hilang data uang timbul salah proses buat lapor catat laku cara manual buat sistem informasi manajemen uang tuju mudah pihak wenang bendahara olah seluruh giat hubung transaksi uang antara lain bayar spp uang gedung bayar tugas akhir kkn gaji kelola kas kecil lapor pasu keluar sistem informasi manajemen uang dapat laku cetak kuitansi bantu bendahara susun lapor hari maupun bulan kata kunci sistem informasi manajemen sekolah tinggi ilmu administrasi kepelabuhanan stiamak barunawati surabaya
Abstrak (Corrected): fella data hang selah ting i'm administrate management kepelabuhanan stigma barunawati surabaya mash gun cara manual blah data hang carat baku bear bantu aplikasi excel tugs penang harms tulips baku transaksi boyar but boyar up kutaisi tulips cara manual seeing pula jade hang data hang timbal salad proves but labor carat lake cara manual but sister informant management hang juju judah pick penang bendahara blah seluruh gift hung transaksi hang angara lain boyar spy hang dung boyar tugs air kin haji fella was cecil labor past cellar sister informant management hang apart lake weak kutaisi bantu bendahara susan labor hard maun buran data bunch sister informant management selah ting i'm administrate kepelabuhanan stigma barunawati surabaya
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'uang': 7, 'manajemen': 4, 'bayar': 4, 'data': 3, 'cara': 3, 'manual': 3, 'lapor': 3, 'sistem': 3, 'informasi': 3, 'kelola': 2, 'sekolah': 2, 'tinggi': 2, 'ilmu': 2, 'administrasi': 2, 'kepelabuhanan': 2, 'stiamak': 2, 'barunawati': 2, 'surabaya': 2, 'olah': 2, 'catat': 2, 'buku': 2, 'bantu': 2, 'tugas': 2, 'wenang': 2, 'tulis': 2, 'transaksi': 2, 'kuitansi': 2, 'buat': 2, 'laku': 2, 'bendahara': 2, 'masih': 1, 'guna': 1, 'besar': 1, 'aplikasi': 1, 'msexcel': 1, 'harus': 1, 'bukti': 1, 'upa': 1, 'sering': 1, 'pula': 1, 'jadi': 1, 'hilang': 1, 'timbul': 1, 'salah': 1, 'proses': 1, 'tuju': 1, 'mudah': 1, 'pihak': 1, 'seluruh': 1, 'giat': 1, 'hubung': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'spp': 1, 'gedung': 1, 'akhir': 1, 'kkn': 1, 'gaji': 1, 'kas': 1, 'kecil': 1, 'pasu': 1, 'keluar': 1, 'dapat': 1, 'cetak': 1, 'susun': 1, 'hari': 1, 'maupun': 1, 'bulan': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 9, 'in': 8, 'financial': 6, 'and': 6, 'to': 4, 'of': 4, 'management': 4, 'data': 3, 'is': 3, 'payment': 3, 'information': 3, 'system': 3, 'sekolah': 2, 'tinggi': 2, 'ilmu': 2, 'administrasi': 2, 'kepelabuhanan': 2, 'stiamak': 2, 'barunawati': 2, 'surabaya': 2, 'also': 2, 'transactions': 2, 'as': 2, 'receipts': 2, 'manually': 2, 'treasurer': 2, 'reports': 2, 'managing': 1, 'still': 1, 'use': 1, 'manual': 1, 'way': 1, 'processing': 1, 'record': 1, 'a': 1, 'ledger': 1, 'only': 1, 'assisted': 1, 'msexcel': 1, 'applications': 1, 'authorized': 1, 'personnel': 1, 'should': 1, 'write': 1, 'book': 1, 'well': 1, 'proof': 1, 'form': 1, 'written': 1, 'often': 1, 'too': 1, 'loss': 1, 'occurs': 1, 'causing': 1, 'errors': 1, 'reporting': 1, 'process': 1, 'because': 1, 'recording': 1, 'done': 1, 'making': 1, 'aims': 1, 'facilitate': 1, 'authorities': 1, 'this': 1, 'case': 1, 'manage': 1, 'all': 1, 'activities': 1, 'related': 1, 'among': 1, 'others': 1, 'fees': 1, 'building': 1, 'maintenance': 1, 'final': 1, 'project': 1, 'payments': 1, 'corruption': 1, 'payroll': 1, 'petty': 1, 'cash': 1, 'income': 1, 'expenditure': 1, 'able': 1, 'print': 1, 'assist': 1, 'preparing': 1, 'daily': 1, 'monthly': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1075 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Septy Handika Nurjannah
Judul: PENERAPAN APLIKASI STEGANOGRAFI DENGAN METODE
LSB MENGGUNAKAN FILE AUDIO
Pembimbing 1: Dwi Kuswanto,S.Pd., M.T
Pembimbing 2: Mula’ab, S.Si., M.Kom
Abstrak (Raw): Pertukaran informasi merupakan suatu yang dianggap biasa dan mudah untuk saat ini, terlebih
lagi semakin berkembangnya internet yang mendukung singkatnya waktu untuk saling bertukar
pesan. Setiap individu di dunia ini pasti memiliki informasi rahasia baik itu bersifat pribadi
atau organisasi. Salah satu teknik penyembunyian pesan rahasia adalah steganografi, yang
merupakan seni dan ilmu menulis pesan tersembunyi atau menyembunyikan pesan dalam suatu
media sehingga selain si pengirim dan si penerima, tidak ada seorangpun yang mengetahui atau
menyadari bahwa ada suatu pesan rahasia. Metode steganografi yang digunakan dalam
pengamanan pesan ini adalah LSB (Least Significant Bit) metode penyembunyian pesan
dengan memodifikasi bit terakhir dari file carrier dengan bit-bit pesan dan hanya menyebabkan
perubahan nilai bit satu lebih tinggi atau satu lebih rendah. Dengan menggunakan audio
sebagai media penyisipannya. Untuk pengujian stego-wav penulis menggunakan metode SNR
(Signal to Noise Ratio), jika hasil pengujian di atas 30dB, maka stego-wav dianggap layak
untuk didengarkan. Hasil dari pengaplikasian tugas akhir ini akan berupa file stego audio yaitu
file audio yang sudah berisi pesan rahasia yang telah tersisip di dalamnya. Dari total sampel
audio wav sebanyak 30 sampel yang dilakukan uji coba penyisipan dan ekstraksi pesan,
seluruhnya dapat tersisip dan terekstraksi sempurna atau dengan kata lain tingkat akurasinya
mencapai 100%, sedangkan untuk hasil pengujian SNR dari sebanyak 20 sampel uji coba , 15
sampel berhasil dan 5 sampel mengalami error dengan kata lain tingkat akurasi mencapai 75%.
Kata kunci : LSB, steganografi, audio.
Abstrak (Clean): pertukaran informasi merupakan suatu yang dianggap biasa dan mudah untuk saat ini terlebih lagi semakin berkembangnya internet yang mendukung singkatnya waktu untuk saling bertukar pesan setiap individu di dunia ini pasti memiliki informasi rahasia baik itu bersifat pribadi atau organisasi salah satu teknik penyembunyian pesan rahasia adalah steganografi yang merupakan seni dan ilmu menulis pesan tersembunyi atau menyembunyikan pesan dalam suatu media sehingga selain si pengirim dan si penerima tidak ada seorangpun yang mengetahui atau menyadari bahwa ada suatu pesan rahasia metode steganografi yang digunakan dalam pengamanan pesan ini adalah lsb least significant bit metode penyembunyian pesan dengan memodifikasi bit terakhir dari file carrier dengan bitbit pesan dan hanya menyebabkan perubahan nilai bit satu lebih tinggi atau satu lebih rendah dengan menggunakan audio sebagai media penyisipannya untuk pengujian stegowav penulis menggunakan metode snr signal to noise ratio jika hasil pengujian di atas db maka stegowav dianggap layak untuk didengarkan hasil dari pengaplikasian tugas akhir ini akan berupa file stego audio yaitu file audio yang sudah berisi pesan rahasia yang telah tersisip di dalamnya dari total sampel audio wav sebanyak sampel yang dilakukan uji coba penyisipan dan ekstraksi pesan seluruhnya dapat tersisip dan terekstraksi sempurna atau dengan kata lain tingkat akurasinya mencapai sedangkan untuk hasil pengujian snr dari sebanyak sampel uji coba sampel berhasil dan sampel mengalami error dengan kata lain tingkat akurasi mencapai kata kunci lsb steganografi audio
Abstrak (Stopwords Removed): pertukaran informasi dianggap biasa mudah terlebih lagi semakin berkembangnya internet mendukung singkatnya waktu saling bertukar pesan setiap individu dunia pasti memiliki informasi rahasia baik bersifat pribadi organisasi salah satu teknik penyembunyian pesan rahasia steganografi seni ilmu menulis pesan tersembunyi menyembunyikan pesan media selain si pengirim si penerima ada seorangpun mengetahui menyadari ada pesan rahasia metode steganografi digunakan pengamanan pesan lsb least significant bit metode penyembunyian pesan memodifikasi bit terakhir file carrier bitbit pesan menyebabkan perubahan nilai bit satu lebih tinggi satu lebih rendah menggunakan audio media penyisipannya pengujian stegowav penulis menggunakan metode snr signal to noise ratio jika hasil pengujian atas db stegowav dianggap layak didengarkan hasil pengaplikasian tugas akhir berupa file stego audio file audio sudah berisi pesan rahasia tersisip dalamnya total sampel audio wav sebanyak sampel dilakukan uji coba penyisipan ekstraksi pesan seluruhnya dapat tersisip terekstraksi sempurna kata lain tingkat akurasinya mencapai sedangkan hasil pengujian snr sebanyak sampel uji coba sampel berhasil sampel mengalami error kata lain tingkat akurasi mencapai kata kunci lsb steganografi audio
Abstrak (Stemmed): tukar informasi anggap biasa mudah lebih lagi makin kembang internet dukung singkat waktu saling tukar pesan tiap individu dunia pasti milik informasi rahasia baik sifat pribadi organisasi salah satu teknik sembunyi pesan rahasia steganografi seni ilmu tulis pesan sembunyi sembunyi pesan media selain si kirim si terima ada orang tahu sadar ada pesan rahasia metode steganografi guna aman pesan lsb least significant bit metode sembunyi pesan modifikasi bit akhir file carrier bitbit pesan sebab ubah nilai bit satu lebih tinggi satu lebih rendah guna audio media sisip uji stegowav tulis guna metode snr signal to noise ratio jika hasil uji atas db stegowav anggap layak dengar hasil aplikasi tugas akhir upa file stego audio file audio sudah isi pesan rahasia sisip dalam total sampel audio wav banyak sampel laku uji coba sisip ekstraksi pesan seluruh dapat sisip ekstraksi sempurna kata lain tingkat akurasi capai sedang hasil uji snr banyak sampel uji coba sampel hasil sampel alami error kata lain tingkat akurasi capai kata kunci lsb steganografi audio
Abstrak (Corrected): tear informant anggap bias judah leash lag making embank internet during dingbat want saying tear pecan tip individual dulia past milk informant aphasia back sift tribade organisms salad sat tennis sembunyi pecan aphasia steganografi send i'm tulips pecan sembunyi sembunyi pecan media slain si kirin si terms ada orang tau radar ada pecan aphasia metope steganografi gun man pecan lab least significant bit metope sembunyi pecan modifikasi bit air file carrier titbit pecan kebab bah nilgai bit sat leash ting sat leash rental gun audio media ship uni stegowav tulips gun metope sir signal to noise ratio pika hail uni alas db stegowav anggap kayak denar hail aplikasi tugs air up file steno audio file audio judah is pecan aphasia ship dream total sample audio was banyan sample lake uni coma ship ekstraksi pecan seluruh apart ship ekstraksi tempura data lain dingbat auras capri sedan hail uni sir banyan sample uni coma sample hail sample salami error data lain dingbat auras capri data bunch lab steganografi audio
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pesan': 10, 'audio': 5, 'uji': 5, 'sampel': 5, 'rahasia': 4, 'sembunyi': 4, 'sisip': 4, 'hasil': 4, 'lebih': 3, 'satu': 3, 'steganografi': 3, 'metode': 3, 'guna': 3, 'bit': 3, 'file': 3, 'kata': 3, 'tukar': 2, 'informasi': 2, 'anggap': 2, 'tulis': 2, 'media': 2, 'si': 2, 'ada': 2, 'lsb': 2, 'akhir': 2, 'stegowav': 2, 'snr': 2, 'banyak': 2, 'coba': 2, 'ekstraksi': 2, 'lain': 2, 'tingkat': 2, 'akurasi': 2, 'capai': 2, 'biasa': 1, 'mudah': 1, 'lagi': 1, 'makin': 1, 'kembang': 1, 'internet': 1, 'dukung': 1, 'singkat': 1, 'waktu': 1, 'saling': 1, 'tiap': 1, 'individu': 1, 'dunia': 1, 'pasti': 1, 'milik': 1, 'baik': 1, 'sifat': 1, 'pribadi': 1, 'organisasi': 1, 'salah': 1, 'teknik': 1, 'seni': 1, 'ilmu': 1, 'selain': 1, 'kirim': 1, 'terima': 1, 'orang': 1, 'tahu': 1, 'sadar': 1, 'aman': 1, 'least': 1, 'significant': 1, 'modifikasi': 1, 'carrier': 1, 'bitbit': 1, 'sebab': 1, 'ubah': 1, 'nilai': 1, 'tinggi': 1, 'rendah': 1, 'signal': 1, 'to': 1, 'noise': 1, 'ratio': 1, 'jika': 1, 'atas': 1, 'db': 1, 'layak': 1, 'dengar': 1, 'aplikasi': 1, 'tugas': 1, 'upa': 1, 'stego': 1, 'sudah': 1, 'isi': 1, 'dalam': 1, 'total': 1, 'wav': 1, 'laku': 1, 'seluruh': 1, 'dapat': 1, 'sempurna': 1, 'sedang': 1, 'alami': 1, 'error': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'of': 16, 'that': 9, 'is': 7, 'and': 7, 'in': 7, 'one': 5, 'messages': 5, 'a': 5, 'or': 5, 'message': 5, 'audio': 5, 'for': 3, 'to': 3, 'this': 3, 'secret': 3, 'steganography': 3, 'bit': 3, 'file': 3, 'test': 3, 'results': 3, 'be': 3, 'samples': 3, 'exchange': 2, 'information': 2, 'has': 2, 'concealment': 2, 'method': 2, 'used': 2, 'lsb': 2, 'by': 2, 'insertion': 2, 'stegowav': 2, 'snr': 2, 'inserted': 2, 'sample': 2, 'other': 2, 'words': 2, 'accuracy': 2, 'an': 2, 'considered': 1, 'normal': 1, 'easy': 1, 'today': 1, 'especially': 1, 'development': 1, 'internet': 1, 'supports': 1, 'short': 1, 'time': 1, 'every': 1, 'individual': 1, 'world': 1, 'definitely': 1, 'good': 1, 'confidential': 1, 'personal': 1, 'organization': 1, 'techniques': 1, 'which': 1, 'art': 1, 'science': 1, 'writing': 1, 'hidden': 1, 'hide': 1, 'medium': 1, 'besides': 1, 'sender': 1, 'recipient': 1, 'no': 1, 'knows': 1, 'realizes': 1, 'there': 1, 'security': 1, 'least': 1, 'significant': 1, 'modifying': 1, 'last': 1, 'carrier': 1, 'with': 1, 'bits': 1, 'only': 1, 'cause': 1, 'changes': 1, 'value': 1, 'higher': 1, 'lower': 1, 'using': 1, 'as': 1, 'media': 1, 'testing': 1, 'writer': 1, 'signal': 1, 'noise': 1, 'ratio': 1, 'if': 1, 'above': 1, 'db': 1, 'then': 1, 'deemed': 1, 'worthy': 1, 'heard': 1, 'from': 1, 'application': 1, 'thesis': 1, 'will': 1, 'stego': 1, 'already': 1, 'contains': 1, 'been': 1, 'it': 1, 'total': 1, 'wav': 1, 'do': 1, 'extraction': 1, 'can': 1, 'extracted': 1, 'entirely': 1, 'perfect': 1, 'rate': 1, 'reached': 1, 'while': 1, 'tested': 1, 'successfully': 1, 'had': 1, 'error': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1076 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Tri Kartika Mega
Judul: SISTEM INFORMASI PENDATAAN ALUMNI BERBASIS WEB PADA SEKOLAH
(Studi Kasus : SMKN 1,Sampang)
Pembimbing 1: Bain Khusnul K. ST.M.Kom.
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, ST.M.T.
Abstrak (Raw): Sekolah menengah kejurusan (SMKN 1) adalah salah satu sekolah negeri yang ada di sampang. Program studi yang ada di SMKN 1 meliputi program studi Teknik Gambar Bangunan, Teknik Elektronika Industri, Teknik Komputer Jaringan, Multimedia, Farmasi, Akuntansi, dan Pemasaran. Tujuan di buat sistem informasi ini adalah untuk menyajikan informasi yang bermanfaat bagi kepentingan evaluasi hasil pendidikan tinggi dan selanjutnya dapat digunakan untuk penyempurnaan dan penjaminan kualitas SMKN 1,Sampang.
Tahapan yang dilakukan dalam penelitian adalah pengumpulan data dilakukan berdasarkan peninjauan secara langsung ke sekolah SMKN 1,Sampang.pengembangan sistem menggunakan berbasi sWeb yang dilanjutkan dengan perancangan yang meliputi perancangan proses,perancangan basis data.
Hasilnya berupa aplikasi sistem informasi alumni berbasis web pada sekolah yang dapat di implementasikan melalui internet dan PHP sebagai bahasa skrip (scrip language) dan MySQL untuk pengolahan database server dan tool PHPMyAdmin
Kata Kunci : Sistem Informasi, Alumni, SMKN 1.
Abstrak (Clean): sekolah menengah kejurusan smkn adalah salah satu sekolah negeri yang ada di sampang program studi yang ada di smkn meliputi program studi teknik gambar bangunan teknik elektronika industri teknik komputer jaringan multimedia farmasi akuntansi dan pemasaran tujuan di buat sistem informasi ini adalah untuk menyajikan informasi yang bermanfaat bagi kepentingan evaluasi hasil pendidikan tinggi dan selanjutnya dapat digunakan untuk penyempurnaan dan penjaminan kualitas smkn sampang tahapan yang dilakukan dalam penelitian adalah pengumpulan data dilakukan berdasarkan peninjauan secara langsung ke sekolah smkn sampangpengembangan sistem menggunakan berbasi sweb yang dilanjutkan dengan perancangan yang meliputi perancangan prosesperancangan basis data hasilnya berupa aplikasi sistem informasi alumni berbasis web pada sekolah yang dapat di implementasikan melalui internet dan php sebagai bahasa skrip scrip language dan mysql untuk pengolahan database server dan tool phpmyadmin kata kunci sistem informasi alumni smkn
Abstrak (Stopwords Removed): sekolah menengah kejurusan smkn salah satu sekolah negeri ada sampang program studi ada smkn meliputi program studi teknik gambar bangunan teknik elektronika industri teknik komputer jaringan multimedia farmasi akuntansi pemasaran tujuan buat sistem informasi menyajikan informasi bermanfaat bagi kepentingan evaluasi hasil pendidikan tinggi selanjutnya dapat digunakan penyempurnaan penjaminan kualitas smkn sampang tahapan dilakukan penelitian pengumpulan data dilakukan berdasarkan peninjauan secara langsung sekolah smkn sampangpengembangan sistem menggunakan berbasi sweb dilanjutkan perancangan meliputi perancangan prosesperancangan basis data hasilnya berupa aplikasi sistem informasi alumni berbasis web sekolah dapat implementasikan internet php bahasa skrip scrip language mysql pengolahan database server tool phpmyadmin kata kunci sistem informasi alumni smkn
Abstrak (Stemmed): sekolah tengah jurus smkn salah satu sekolah negeri ada sampang program studi ada smkn liput program studi teknik gambar bangun teknik elektronika industri teknik komputer jaring multimedia farmasi akuntansi pasar tuju buat sistem informasi saji informasi manfaat bagi penting evaluasi hasil didik tinggi lanjut dapat guna sempurna jamin kualitas smkn sampang tahap laku teliti kumpul data laku dasar tinjau cara langsung sekolah smkn sampangpengembangan sistem guna bas sweb lanjut ancang liput ancang prosesperancangan basis data hasil upa aplikasi sistem informasi alumni bas web sekolah dapat implementasi internet php bahasa skrip scrip language mysql olah database server tool phpmyadmin kata kunci sistem informasi alumni smkn
Abstrak (Corrected): selah length gurus man salad sat selah never ada sampan program study ada man lieut program study tennis sambar bangui tennis elektronika industry tennis computer caring multimedia farms akuntansi paar juju but sister informant sari informant manat bag panting evaluate hail did ting layout apart gun tempura jamie kualitas man sampan that lake elite rumpus data lake dakar ninja cara lansing selah man sampangpengembangan sister gun was web layout dancing lieut dancing prosesperancangan basis data hail up aplikasi sister informant alumni was web selah apart implements internet pop bahama skip scrip language myself blah database server tool phpmyadmin data bunch sister informant alumni man
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'smkn': 5, 'sekolah': 4, 'sistem': 4, 'informasi': 4, 'teknik': 3, 'ada': 2, 'sampang': 2, 'program': 2, 'studi': 2, 'liput': 2, 'hasil': 2, 'lanjut': 2, 'dapat': 2, 'guna': 2, 'laku': 2, 'data': 2, 'bas': 2, 'ancang': 2, 'alumni': 2, 'tengah': 1, 'jurus': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'negeri': 1, 'gambar': 1, 'bangun': 1, 'elektronika': 1, 'industri': 1, 'komputer': 1, 'jaring': 1, 'multimedia': 1, 'farmasi': 1, 'akuntansi': 1, 'pasar': 1, 'tuju': 1, 'buat': 1, 'saji': 1, 'manfaat': 1, 'bagi': 1, 'penting': 1, 'evaluasi': 1, 'didik': 1, 'tinggi': 1, 'sempurna': 1, 'jamin': 1, 'kualitas': 1, 'tahap': 1, 'teliti': 1, 'kumpul': 1, 'dasar': 1, 'tinjau': 1, 'cara': 1, 'langsung': 1, 'sampangpengembangan': 1, 'sweb': 1, 'prosesperancangan': 1, 'basis': 1, 'upa': 1, 'aplikasi': 1, 'web': 1, 'implementasi': 1, 'internet': 1, 'php': 1, 'bahasa': 1, 'skrip': 1, 'scrip': 1, 'language': 1, 'mysql': 1, 'olah': 1, 'database': 1, 'server': 1, 'tool': 1, 'phpmyadmin': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 8, 'is': 6, 'and': 6, 'smkn': 5, 'information': 4, 'school': 3, 'in': 3, 'for': 3, 'to': 3, 'a': 3, 'sampang': 2, 'engineering': 2, 'this': 2, 'system': 2, 'that': 2, 'of': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'design': 2, 'scripting': 2, 'language': 2, 'vocational': 1, 'high': 1, 'one': 1, 'public': 1, 'existing': 1, 'studies': 1, 'program': 1, 'at': 1, 'includes': 1, 'courses': 1, 'architecture': 1, 'industrial': 1, 'electronics': 1, 'computer': 1, 'network': 1, 'multimedia': 1, 'pharmacy': 1, 'accounting': 1, 'marketing': 1, 'purpose': 1, 'provide': 1, 'beneficial': 1, 'interests': 1, 'higher': 1, 'education': 1, 'evaluation': 1, 'results': 1, 'then': 1, 'used': 1, 'improvement': 1, 'quality': 1, 'assurance': 1, 'stages': 1, 'are': 1, 'conducted': 1, 'study': 1, 'collection': 1, 'data': 1, 'was': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'field': 1, 'review': 1, 'carried': 1, 'directly': 1, 'sampangsystem': 1, 'development': 1, 'using': 1, 'web': 1, 'which': 1, 'continued': 1, 'with': 1, 'process': 1, 'including': 1, 'designdatabase': 1, 'result': 1, 'webbased': 1, 'applications': 1, 'schools': 1, 'implemented': 1, 'via': 1, 'internet': 1, 'php': 1, 'as': 1, 'mysql': 1, 'database': 1, 'server': 1, 'processing': 1, 'tool': 1, 'phpmyadmin': 1, 'keywords': 1, 'systems': 1, 'alumni': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1077 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Aris Eko Priyanto
Judul: Sistem Informasi Evaluasi Mutu Akademik Dan Proses Pembelajaran Studi Kasus: Program Studi Teknik Informatika Universitas Trunojoyo Madura Menggunakan Metode Enhanced Cumulative Voting
Pembimbing 1: Achmad Jauhari, S.T., M.Kom
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada Universitas Trunojoyo Madura jurusan teknik informatika diperlukan adanya evaluasi pembelajaran. Salah satu cara adalah membuat survei. Peserta survei adalah mahasiswa dan hasilnya menjadi masukan tim penjamin mutu. Kondisi pengisian survei dan rekapitulasi hasil saat ini dilakukan dengan cara penulisan pada kertas sehingga akan dibuatkan sebuah sistem secara elektronik mulai dari pengisian hingga rekapitulasi. Metode yang digunakan saat ini adalah cumulative voting. Metode tersebut mudah dan cepat di implementasikan. Namun hasilnya kurang dapat diandalkan. Dikarenakan metode Cumulative Voting tidak melihat latar belakang obyek yang berkontribusi dalam mutu akademik dalam hal ini adalah mahasiswa. Maka dari itu dalam pembahasan ini akan menggunakan metode Enhanced Cumulative Voting selanjutnya disingkat (ECV). Dimana metode ini meningkatkan kualitas hasil dari Cumulative Voting dengan cara mengelompokan obyek mahasiswa ke dalam beberapa kriteria, yakni tahun angkatan, jumlah kehadiran, status mata kuliah yang diambil dan lama waktu pengisian form. Setelah mahasiswa di kelompokan, maka akan dilakukan pembobotan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process skala 1-9. Dengan menggunakan metode ECV maka hasil dari evaluasi diharapkan akan mendekati kenyataan dikarenakan melihat dari pengelompokan berdasar kriteria.
Kata Kunci: AHP, Cumulative Voting, weights, method of ranking.
Abstrak (Clean): untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada universitas trunojoyo madura jurusan teknik informatika diperlukan adanya evaluasi pembelajaran salah satu cara adalah membuat survei peserta survei adalah mahasiswa dan hasilnya menjadi masukan tim penjamin mutu kondisi pengisian survei dan rekapitulasi hasil saat ini dilakukan dengan cara penulisan pada kertas sehingga akan dibuatkan sebuah sistem secara elektronik mulai dari pengisian hingga rekapitulasi metode yang digunakan saat ini adalah cumulative voting metode tersebut mudah dan cepat di implementasikan namun hasilnya kurang dapat diandalkan dikarenakan metode cumulative voting tidak melihat latar belakang obyek yang berkontribusi dalam mutu akademik dalam hal ini adalah mahasiswa maka dari itu dalam pembahasan ini akan menggunakan metode enhanced cumulative voting selanjutnya disingkat ecv dimana metode ini meningkatkan kualitas hasil dari cumulative voting dengan cara mengelompokan obyek mahasiswa ke dalam beberapa kriteria yakni tahun angkatan jumlah kehadiran status mata kuliah yang diambil dan lama waktu pengisian form setelah mahasiswa di kelompokan maka akan dilakukan pembobotan menggunakan metode analytical hierarchy process skala dengan menggunakan metode ecv maka hasil dari evaluasi diharapkan akan mendekati kenyataan dikarenakan melihat dari pengelompokan berdasar kriteria kata kunci ahp cumulative voting weights method of ranking
Abstrak (Stopwords Removed): meningkatkan kualitas pembelajaran universitas trunojoyo madura jurusan teknik informatika diperlukan adanya evaluasi pembelajaran salah satu cara membuat survei peserta survei mahasiswa hasilnya menjadi masukan tim penjamin mutu kondisi pengisian survei rekapitulasi hasil dilakukan cara penulisan kertas dibuatkan sistem secara elektronik mulai pengisian hingga rekapitulasi metode digunakan cumulative voting metode tersebut mudah cepat implementasikan hasilnya kurang dapat diandalkan dikarenakan metode cumulative voting melihat latar belakang obyek berkontribusi mutu akademik mahasiswa pembahasan menggunakan metode enhanced cumulative voting selanjutnya disingkat ecv dimana metode meningkatkan kualitas hasil cumulative voting cara mengelompokan obyek mahasiswa beberapa kriteria yakni tahun angkatan jumlah kehadiran status mata kuliah diambil lama waktu pengisian form mahasiswa kelompokan dilakukan pembobotan menggunakan metode analytical hierarchy process skala menggunakan metode ecv hasil evaluasi diharapkan mendekati kenyataan dikarenakan melihat pengelompokan berdasar kriteria kata kunci ahp cumulative voting weights method of ranking
Abstrak (Stemmed): tingkat kualitas ajar universitas trunojoyo madura jurus teknik informatika perlu ada evaluasi ajar salah satu cara buat survei serta survei mahasiswa hasil jadi masuk tim jamin mutu kondisi isi survei rekapitulasi hasil laku cara tulis kertas buat sistem cara elektronik mulai isi hingga rekapitulasi metode guna cumulative voting metode sebut mudah cepat implementasi hasil kurang dapat andal karena metode cumulative voting lihat latar belakang obyek kontribusi mutu akademik mahasiswa bahas guna metode enhanced cumulative voting lanjut singkat ecv mana metode tingkat kualitas hasil cumulative voting cara kelompok obyek mahasiswa beberapa kriteria yakni tahun angkat jumlah hadir status mata kuliah ambil lama waktu isi form mahasiswa lompok laku bobot guna metode analytical hierarchy process skala guna metode ecv hasil evaluasi harap dekat nyata karena lihat kelompok dasar kriteria kata kunci ahp cumulative voting weights method of ranking
Abstrak (Corrected): dingbat kualitas ajar university trunojoyo madura gurus tennis information peru ada evaluate ajar salad sat cara but survey sorta survey mahasiswa hail jade mask tim jamie mute kondisi is survey rekapitulasi hail lake cara tulips eras but sister cara electronic mule is hinges rekapitulasi metope gun cumulative voting metope debut judah eat implements hail during apart anal arena metope cumulative voting that later belaying obey kontribusi mute academic mahasiswa baas gun metope enhanced cumulative voting layout dingbat eco mana metope dingbat kualitas hail cumulative voting cara kelompok obey mahasiswa beberapa criteria yank thun angst mullah hair status data julian ambit lama want is form mahasiswa lombok lake robot gun metope analytical hierarchy process skald gun metope eco hail evaluate harp dead nyala arena that kelompok dakar criteria data bunch ah cumulative voting weights method of ranking
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'metode': 7, 'hasil': 5, 'cumulative': 5, 'voting': 5, 'cara': 4, 'mahasiswa': 4, 'guna': 4, 'survei': 3, 'isi': 3, 'tingkat': 2, 'kualitas': 2, 'ajar': 2, 'evaluasi': 2, 'buat': 2, 'mutu': 2, 'rekapitulasi': 2, 'laku': 2, 'karena': 2, 'lihat': 2, 'obyek': 2, 'ecv': 2, 'kelompok': 2, 'kriteria': 2, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'jurus': 1, 'teknik': 1, 'informatika': 1, 'perlu': 1, 'ada': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'serta': 1, 'jadi': 1, 'masuk': 1, 'tim': 1, 'jamin': 1, 'kondisi': 1, 'tulis': 1, 'kertas': 1, 'sistem': 1, 'elektronik': 1, 'mulai': 1, 'hingga': 1, 'sebut': 1, 'mudah': 1, 'cepat': 1, 'implementasi': 1, 'kurang': 1, 'dapat': 1, 'andal': 1, 'latar': 1, 'belakang': 1, 'kontribusi': 1, 'akademik': 1, 'bahas': 1, 'enhanced': 1, 'lanjut': 1, 'singkat': 1, 'mana': 1, 'beberapa': 1, 'yakni': 1, 'tahun': 1, 'angkat': 1, 'jumlah': 1, 'hadir': 1, 'status': 1, 'mata': 1, 'kuliah': 1, 'ambil': 1, 'lama': 1, 'waktu': 1, 'form': 1, 'lompok': 1, 'bobot': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'skala': 1, 'harap': 1, 'dekat': 1, 'nyata': 1, 'dasar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'ahp': 1, 'weights': 1, 'method': 1, 'of': 1, 'ranking': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 27, 'of': 16, 'to': 7, 'is': 6, 'method': 5, 'cumulative': 5, 'voting': 5, 'quality': 4, 'and': 4, 'results': 4, 'are': 4, 'survey': 3, 'students': 3, 'by': 3, 'will': 3, 'be': 3, 'in': 3, 'this': 3, 'evaluation': 2, 'way': 2, 'a': 2, 'into': 2, 'recapitulation': 2, 'on': 2, 'that': 2, 'filling': 2, 'ecv': 2, 'criteria': 2, 'using': 2, 'improve': 1, 'teaching': 1, 'at': 1, 'university': 1, 'trunojoyo': 1, 'informatics': 1, 'engineering': 1, 'required': 1, 'for': 1, 'learning': 1, 'one': 1, 'create': 1, 'participants': 1, 'were': 1, 'input': 1, 'assurance': 1, 'team': 1, 'charging': 1, 'conditions': 1, 'current': 1, 'done': 1, 'writing': 1, 'paper': 1, 'so': 1, 'you': 1, 'creating': 1, 'an': 1, 'electronic': 1, 'system': 1, 'from': 1, 'up': 1, 'used': 1, 'today': 1, 'easy': 1, 'quick': 1, 'implement': 1, 'however': 1, 'less': 1, 'reliable': 1, 'due': 1, 'does': 1, 'not': 1, 'see': 1, 'background': 1, 'object': 1, 'contribute': 1, 'academic': 1, 'case': 1, 'student': 1, 'therefore': 1, 'discussion': 1, 'use': 1, 'methods': 1, 'enhanced': 1, 'hereinafter': 1, 'abbreviated': 1, 'as': 1, 'where': 1, 'improving': 1, 'classifying': 1, 'objects': 1, 'several': 1, 'namely': 1, 'force': 1, 'number': 1, 'attendance': 1, 'status': 1, 'courses': 1, 'taken': 1, 'length': 1, 'time': 1, 'form': 1, 'once': 1, 'grouped': 1, 'it': 1, 'weighted': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'scale': 1, 'then': 1, 'expected': 1, 'close': 1, 'reality': 1, 'because': 1, 'look': 1, 'grouping': 1, 'based': 1, 'keywords': 1, 'ahp': 1, 'weights': 1, 'ranking': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1078 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Syamsudin Arifin
Judul: RANCANG BANGUN PORTAL BERITA EVALUASI MUTU AKADEMIK DAN PROSES PEMBELAJARAN STUDI KASUS: PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA
Pembimbing 1: Achmad Jauhari, S.T., M.Kom
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, ST., M.T.
Abstrak (Raw): Internet adalah salah satu teknologi yang berperan penting dalam berkomunikasi di zaman yang sudah modern seperti saat ini. Web adalah halaman informasi yang disediakan melalui jalur internet sehingga bisa diakses di seluruh dunia selama terkoneksi dengan jaringan internet. Portal web yaitu website yang menjadi pintu gerbang, starting point bagi pengunjung untuk memulai aktifitasnya di internet. Portal Akademik merupakan sebuah sistem informasi yang berfungsi sebagai integrator informasi akademik yang ada di berbagai unit akademik (program studi/fakultas) sekaligus sebagai sarana komunikasi antar civitas akademika kampus. Sistem ini dibangun dari kondisi eksistensi informasi akademik di kampus yang sangat beragam dan bervariasi bentuknya, sehingga membutuhkan sebuah “portal” yang akan mengintegrasikan informasi-informasi tersebut sehingga mempermudah akses publik. Termasuk proses evaluasi yang biasanya dilakukan oleh mahasiswa Teknik Informatika Universitas Trunojoyo yang diadakan setiap semester. Biasanya evaluasi ini dilakukan secara manual dengan mengisi form evaluasi berupa lembaran kertas. Hal tersebut dinilai kurang efektif. Oleh sebab itu dibuatlah rancang bangun portal yang diharapkan memudahkan mahasiswa dalam melakukan pengisian evaluasi dan informasi terkait mutu akademik dan proses pembelajaran di prodi Teknik Informatika Universitas Trunojoyo.
Abstrak (Clean): internet adalah salah satu teknologi yang berperan penting dalam berkomunikasi di zaman yang sudah modern seperti saat ini web adalah halaman informasi yang disediakan melalui jalur internet sehingga bisa diakses di seluruh dunia selama terkoneksi dengan jaringan internet portal web yaitu website yang menjadi pintu gerbang starting point bagi pengunjung untuk memulai aktifitasnya di internet portal akademik merupakan sebuah sistem informasi yang berfungsi sebagai integrator informasi akademik yang ada di berbagai unit akademik program studifakultas sekaligus sebagai sarana komunikasi antar civitas akademika kampus sistem ini dibangun dari kondisi eksistensi informasi akademik di kampus yang sangat beragam dan bervariasi bentuknya sehingga membutuhkan sebuah “portal” yang akan mengintegrasikan informasiinformasi tersebut sehingga mempermudah akses publik termasuk proses evaluasi yang biasanya dilakukan oleh mahasiswa teknik informatika universitas trunojoyo yang diadakan setiap semester biasanya evaluasi ini dilakukan secara manual dengan mengisi form evaluasi berupa lembaran kertas hal tersebut dinilai kurang efektif oleh sebab itu dibuatlah rancang bangun portal yang diharapkan memudahkan mahasiswa dalam melakukan pengisian evaluasi dan informasi terkait mutu akademik dan proses pembelajaran di prodi teknik informatika universitas trunojoyo
Abstrak (Stopwords Removed): internet salah satu teknologi berperan penting berkomunikasi zaman sudah modern web halaman informasi disediakan jalur internet diakses seluruh dunia selama terkoneksi jaringan internet portal web website menjadi pintu gerbang starting point bagi pengunjung memulai aktifitasnya internet portal akademik sistem informasi berfungsi integrator informasi akademik ada berbagai unit akademik program studifakultas sekaligus sarana komunikasi antar civitas akademika kampus sistem dibangun kondisi eksistensi informasi akademik kampus sangat beragam bervariasi bentuknya membutuhkan “portal” mengintegrasikan informasiinformasi tersebut mempermudah akses publik termasuk proses evaluasi biasanya dilakukan mahasiswa teknik informatika universitas trunojoyo diadakan setiap semester biasanya evaluasi dilakukan secara manual mengisi form evaluasi berupa lembaran kertas tersebut dinilai kurang efektif sebab dibuatlah rancang bangun portal diharapkan memudahkan mahasiswa melakukan pengisian evaluasi informasi terkait mutu akademik proses pembelajaran prodi teknik informatika universitas trunojoyo
Abstrak (Stemmed): internet salah satu teknologi peran penting komunikasi zaman sudah modern web halaman informasi sedia jalur internet akses seluruh dunia lama koneksi jaring internet portal web website jadi pintu gerbang starting point bagi unjung mulai aktifitasnya internet portal akademik sistem informasi fungsi integrator informasi akademik ada bagai unit akademik program studifakultas sekaligus sarana komunikasi antar civitas akademika kampus sistem bangun kondisi eksistensi informasi akademik kampus sangat agam variasi bentuk butuh portal integrasi informasiinformasi sebut mudah akses publik masuk proses evaluasi biasa laku mahasiswa teknik informatika universitas trunojoyo ada tiap semester biasa evaluasi laku cara manual isi form evaluasi upa lembar kertas sebut nilai kurang efektif sebab buat rancang bangun portal harap mudah mahasiswa laku isi evaluasi informasi kait mutu akademik proses ajar prodi teknik informatika universitas trunojoyo
Abstrak (Corrected): internet salad sat teknologi pecan panting komunikasi daman judah modern web hangman informant media value internet asses seluruh dulia lama kopeks caring internet portal web website jade pint german starting point bag unsung mule aktifitasnya internet portal academic sister informant fungi integrator informant academic ada bahai unit academic program studifakultas sekaligus saran komunikasi altar civics academia campus sister bangui kondisi eksistensi informant academic campus sang adam varies bent butch portal integral informasiinformasi debut judah asses public mask proves evaluate bias lake mahasiswa tennis information university trunojoyo ada tip semester bias evaluate lake cara manual is form evaluate up lumbar eras debut nilgai during efektif kebab but dancing bangui portal harp judah mahasiswa lake is evaluate informant wait mute academic proves ajar prod tennis information university trunojoyo
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'informasi': 5, 'akademik': 5, 'internet': 4, 'portal': 4, 'evaluasi': 4, 'laku': 3, 'komunikasi': 2, 'web': 2, 'akses': 2, 'sistem': 2, 'ada': 2, 'kampus': 2, 'bangun': 2, 'sebut': 2, 'mudah': 2, 'proses': 2, 'biasa': 2, 'mahasiswa': 2, 'teknik': 2, 'informatika': 2, 'universitas': 2, 'trunojoyo': 2, 'isi': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'teknologi': 1, 'peran': 1, 'penting': 1, 'zaman': 1, 'sudah': 1, 'modern': 1, 'halaman': 1, 'sedia': 1, 'jalur': 1, 'seluruh': 1, 'dunia': 1, 'lama': 1, 'koneksi': 1, 'jaring': 1, 'website': 1, 'jadi': 1, 'pintu': 1, 'gerbang': 1, 'starting': 1, 'point': 1, 'bagi': 1, 'unjung': 1, 'mulai': 1, 'aktifitasnya': 1, 'fungsi': 1, 'integrator': 1, 'bagai': 1, 'unit': 1, 'program': 1, 'studifakultas': 1, 'sekaligus': 1, 'sarana': 1, 'antar': 1, 'civitas': 1, 'akademika': 1, 'kondisi': 1, 'eksistensi': 1, 'sangat': 1, 'agam': 1, 'variasi': 1, 'bentuk': 1, 'butuh': 1, 'integrasi': 1, 'informasiinformasi': 1, 'publik': 1, 'masuk': 1, 'tiap': 1, 'semester': 1, 'cara': 1, 'manual': 1, 'form': 1, 'upa': 1, 'lembar': 1, 'kertas': 1, 'nilai': 1, 'kurang': 1, 'efektif': 1, 'sebab': 1, 'buat': 1, 'rancang': 1, 'harap': 1, 'kait': 1, 'mutu': 1, 'ajar': 1, 'prodi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'is': 11, 'of': 8, 'information': 8, 'in': 6, 'a': 6, 'academic': 6, 'that': 5, 'internet': 4, 'an': 4, 'as': 4, 'to': 4, 'portal': 4, 'evaluation': 4, 'it': 3, 'for': 3, 'on': 3, 'this': 3, 'and': 3, 'web': 2, 'system': 2, 'making': 2, 'process': 2, 'which': 2, 'usually': 2, 'by': 2, 'students': 2, 'engineering': 2, 'university': 2, 'trunojoyo': 2, 'one': 1, 'technology': 1, 'plays': 1, 'important': 1, 'role': 1, 'communicating': 1, 'modern': 1, 'era': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'today': 1, 'page': 1, 'provided': 1, 'via': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'accessed': 1, 'around': 1, 'world': 1, 'network': 1, 'connected': 1, 'website': 1, 'becomes': 1, 'gate': 1, 'starting': 1, 'point': 1, 'visitors': 1, 'start': 1, 'its': 1, 'activities': 1, 'serves': 1, 'integrator': 1, 'various': 1, 'units': 1, 'course': 1, 'faculty': 1, 'well': 1, 'means': 1, 'communication': 1, 'between': 1, 'community': 1, 'college': 1, 'built': 1, 'conditions': 1, 'existence': 1, 'campus': 1, 'very': 1, 'diverse': 1, 'vary': 1, 'shape': 1, 'thus': 1, 'requiring': 1, 'will': 1, 'integrate': 1, 'easier': 1, 'public': 1, 'access': 1, 'including': 1, 'performed': 1, 'held': 1, 'every': 1, 'semester': 1, 'done': 1, 'manually': 1, 'filling': 1, 'out': 1, 'form': 1, 'sheet': 1, 'paper': 1, 'considered': 1, 'less': 1, 'effective': 1, 'therefore': 1, 'made': 1, 'design': 1, 'expected': 1, 'facilitate': 1, 'charging': 1, 'related': 1, 'quality': 1, 'learning': 1, 'department': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1079 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Laylul Musabbichin
Judul: SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) PENENTUAN JALUR TERPENDEK UNTUK MENGHINDARI DAERAH RAWAN BANJIR
(STUDI KASUS PROPINSI JAWA TIMUR)
Pembimbing 1: Mula’ab, S.Si., M.Kom.
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, ST., MT
Abstrak (Raw): Pada musim hujan sering terjadi banjir pada beberapa daerah yang berada di Kota Surabaya. Sistem informasi geografis (SIG) mampu menyajikan informasi fisik suatu daerah yang berpengaruh dalam menentukan daerah rawan banjir serta menentukan jalur terpendek yang terjadi pada wilayah jawa timur. Pengguna juga dapat menentukan jalur terpendek dengan menggunakan metode Breadth First Search (BFS) yang menggunakan fungsi heuristic guna mengarahkan pencarian pada peta yang direpresentasikan dalam konsep graph, yang berguna untuk menghindari daerah mana yang seringkali terjadinya bencana banjir serta dapat meminimalkan kerugian serta kemacetan yang terjadi propinsi jawa timur. Penelitian ini dilakukan untuk pencarian rute terpendek antara perumahan sampai dengan tempat perumahan yang akan menjadi tujuan.
Abstrak (Clean): pada musim hujan sering terjadi banjir pada beberapa daerah yang berada di kota surabaya sistem informasi geografis sig mampu menyajikan informasi fisik suatu daerah yang berpengaruh dalam menentukan daerah rawan banjir serta menentukan jalur terpendek yang terjadi pada wilayah jawa timur pengguna juga dapat menentukan jalur terpendek dengan menggunakan metode breadth first search bfs yang menggunakan fungsi heuristic guna mengarahkan pencarian pada peta yang direpresentasikan dalam konsep graph yang berguna untuk menghindari daerah mana yang seringkali terjadinya bencana banjir serta dapat meminimalkan kerugian serta kemacetan yang terjadi propinsi jawa timur penelitian ini dilakukan untuk pencarian rute terpendek antara perumahan sampai dengan tempat perumahan yang akan menjadi tujuan
Abstrak (Stopwords Removed): musim hujan sering terjadi banjir beberapa daerah berada kota surabaya sistem informasi geografis sig mampu menyajikan informasi fisik daerah berpengaruh menentukan daerah rawan banjir menentukan jalur terpendek terjadi wilayah jawa timur pengguna dapat menentukan jalur terpendek menggunakan metode breadth first search bfs menggunakan fungsi heuristic mengarahkan pencarian peta direpresentasikan konsep graph berguna menghindari daerah mana seringkali terjadinya bencana banjir dapat meminimalkan kerugian kemacetan terjadi propinsi jawa timur penelitian dilakukan pencarian rute terpendek antara perumahan tempat perumahan menjadi tujuan
Abstrak (Stemmed): musim hujan sering jadi banjir beberapa daerah ada kota surabaya sistem informasi geografis sig mampu saji informasi fisik daerah pengaruh tentu daerah rawan banjir tentu jalur pendek jadi wilayah jawa timur guna dapat tentu jalur pendek guna metode breadth first search bfs guna fungsi heuristic arah cari peta representasi konsep graph guna hindar daerah mana seringkali jadi bencana banjir dapat minimal rugi macet jadi propinsi jawa timur teliti laku cari rute pendek antara rumah tempat rumah jadi tuju
Abstrak (Corrected): music human seeing jade banner beberapa sarah ada koto surabaya sister informant geografis sig camp sari informant fisk sarah pengaruh tent sarah rowan banner tent value pended jade wilayah jaw timur gun apart tent value pended gun metope breadth first search bus gun fungi heuristic arab care pet represents onset graph gun hinder sarah mana seringkali jade banana banner apart minimal rug mace jade propinsi jaw timur elite lake care rule pended angara rumal tempt rumal jade juju
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jadi': 5, 'daerah': 4, 'guna': 4, 'banjir': 3, 'tentu': 3, 'pendek': 3, 'informasi': 2, 'jalur': 2, 'jawa': 2, 'timur': 2, 'dapat': 2, 'cari': 2, 'rumah': 2, 'musim': 1, 'hujan': 1, 'sering': 1, 'beberapa': 1, 'ada': 1, 'kota': 1, 'surabaya': 1, 'sistem': 1, 'geografis': 1, 'sig': 1, 'mampu': 1, 'saji': 1, 'fisik': 1, 'pengaruh': 1, 'rawan': 1, 'wilayah': 1, 'metode': 1, 'breadth': 1, 'first': 1, 'search': 1, 'bfs': 1, 'fungsi': 1, 'heuristic': 1, 'arah': 1, 'peta': 1, 'representasi': 1, 'konsep': 1, 'graph': 1, 'hindar': 1, 'mana': 1, 'seringkali': 1, 'bencana': 1, 'minimal': 1, 'rugi': 1, 'macet': 1, 'propinsi': 1, 'teliti': 1, 'laku': 1, 'rute': 1, 'antara': 1, 'tempat': 1, 'tuju': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'in': 6, 'to': 5, 'of': 4, 'which': 4, 'east': 3, 'java': 3, 'that': 3, 'is': 3, 'shortest': 3, 'search': 3, 'areas': 2, 'information': 2, 'can': 2, 'as': 2, 'determine': 2, 'path': 2, 'area': 2, 'and': 2, 'housing': 2, 'rainy': 1, 'season': 1, 'frequent': 1, 'flooding': 1, 'some': 1, 'province': 1, 'geographic': 1, 'systems': 1, 'gis': 1, 'present': 1, 'physical': 1, 'a': 1, 'region': 1, 'influential': 1, 'determining': 1, 'floodprone': 1, 'well': 1, 'occurred': 1, 'users': 1, 'also': 1, 'using': 1, 'breadth': 1, 'first': 1, 'bfs': 1, 'uses': 1, 'heuristic': 1, 'function': 1, 'guide': 1, 'on': 1, 'map': 1, 'represented': 1, 'concept': 1, 'graph': 1, 'useful': 1, 'avoid': 1, 'where': 1, 'often': 1, 'occurrence': 1, 'floods': 1, 'minimize': 1, 'losses': 1, 'congestion': 1, 'occurs': 1, 'provinces': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'route': 1, 'between': 1, 'place': 1, 'would': 1, 'be': 1, 'goal': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1080 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Bagus Adi Putranto
Judul: ANALISIS PENGARUH KENAIKAN HARGA BBM TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT NELAYAN DENGAN MENGGUNAKAN AHP DAN FUZZY TSUKAMOTO
Pembimbing 1: Bain Khusnul K., S.T., M.Kom.
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Salah satu kelompok masyarakat yang memperoleh dampak langsung dari kenaikan harga BBM adalah masyarakat nelayan pesisir. Nelayan adalah komunitas dengan tingkat pendapatan terendah dibandingkan sektor usaha lain. Bagi Nelayan, BBM merupakan komponen penting dalam kegiatan operasional mereka yang pada akhirnya berpengaruh pada harga jual hasil laut. Di sisi lain, kenaikan biaya operasional tidak diimbangi oleh peningkatan daya beli konsumen ikan. Oleh karena itu diperlukan sebuah penelitian pengaruh harga BBM terhadap pendapatan Nelayan pesisir di Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang. Penelitian ini hasil akhir adalah hasil yang akan disarankan akan diberi bantuan dengan keterangan Rendah. Dari hasil 5 sampel data yang dilakukan, nilai akhir sebelum kenaikan harga BBM dengan hasil = 0,104033094 mengalami penurunan setelah kenaikan harga BBM naik dengan hasil = 0,071810804. Untuk membantu masyarakat nelayan karena dampak kenaikan harga BBM masyarakat nelayan pesisir agar disarankan mendapat bantuan yang ada pada program pemerintah. Seperti BLT atau BLSM, dengan keterangan berpenghasilan Rendah.
Kata Kunci: Nelayan Pesisir, AHP , Fuzzy Tsukamoto.
Abstrak (Clean): salah satu kelompok masyarakat yang memperoleh dampak langsung dari kenaikan harga bbm adalah masyarakat nelayan pesisir nelayan adalah komunitas dengan tingkat pendapatan terendah dibandingkan sektor usaha lain bagi nelayan bbm merupakan komponen penting dalam kegiatan operasional mereka yang pada akhirnya berpengaruh pada harga jual hasil laut di sisi lain kenaikan biaya operasional tidak diimbangi oleh peningkatan daya beli konsumen ikan oleh karena itu diperlukan sebuah penelitian pengaruh harga bbm terhadap pendapatan nelayan pesisir di kecamatan camplong kabupaten sampang penelitian ini hasil akhir adalah hasil yang akan disarankan akan diberi bantuan dengan keterangan rendah dari hasil sampel data yang dilakukan nilai akhir sebelum kenaikan harga bbm dengan hasil mengalami penurunan setelah kenaikan harga bbm naik dengan hasil untuk membantu masyarakat nelayan karena dampak kenaikan harga bbm masyarakat nelayan pesisir agar disarankan mendapat bantuan yang ada pada program pemerintah seperti blt atau blsm dengan keterangan berpenghasilan rendah kata kunci nelayan pesisir ahp fuzzy tsukamoto
Abstrak (Stopwords Removed): salah satu kelompok masyarakat memperoleh dampak langsung kenaikan harga bbm masyarakat nelayan pesisir nelayan komunitas tingkat pendapatan terendah dibandingkan sektor usaha lain bagi nelayan bbm komponen penting kegiatan operasional mereka akhirnya berpengaruh harga jual hasil laut sisi lain kenaikan biaya operasional diimbangi peningkatan daya beli konsumen ikan diperlukan penelitian pengaruh harga bbm pendapatan nelayan pesisir kecamatan camplong kabupaten sampang penelitian hasil akhir hasil disarankan diberi bantuan keterangan rendah hasil sampel data dilakukan nilai akhir kenaikan harga bbm hasil mengalami penurunan kenaikan harga bbm naik hasil membantu masyarakat nelayan dampak kenaikan harga bbm masyarakat nelayan pesisir disarankan mendapat bantuan ada program pemerintah blt blsm keterangan berpenghasilan rendah kata kunci nelayan pesisir ahp fuzzy tsukamoto
Abstrak (Stemmed): salah satu kelompok masyarakat oleh dampak langsung naik harga bbm masyarakat nelayan pesisir nelayan komunitas tingkat dapat rendah banding sektor usaha lain bagi nelayan bbm komponen penting giat operasional mereka akhir pengaruh harga jual hasil laut sisi lain naik biaya operasional imbang tingkat daya beli konsumen ikan perlu teliti pengaruh harga bbm dapat nelayan pesisir camat camplong kabupaten sampang teliti hasil akhir hasil saran beri bantu terang rendah hasil sampel data laku nilai akhir naik harga bbm hasil alami turun naik harga bbm naik hasil bantu masyarakat nelayan dampak naik harga bbm masyarakat nelayan pesisir saran dapat bantu ada program perintah blt blsm terang hasil rendah kata kunci nelayan pesisir ahp fuzzy tsukamoto
Abstrak (Corrected): salad sat kelompok masyarakat olen damp lansing nail hard bum masyarakat malayan pesisir malayan komunitas dingbat apart rental banding sector sara lain bag malayan bum component panting gift operational merely air pengaruh hard dual hail last sis lain nail bay operational bang dingbat day bell consumed ian peru elite pengaruh hard bum apart malayan pesisir carat camping kabupaten sampan elite hail air hail saran bert bantu tearing rental hail sample data lake nilgai air nail hard bum hail salami turn nail hard bum nail hail bantu masyarakat malayan damp nail hard bum masyarakat malayan pesisir saran apart bantu ada program perineal but blum tearing hail rental data bunch malayan pesisir ah fuzzy tsukamoto
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'nelayan': 7, 'hasil': 7, 'naik': 6, 'harga': 6, 'bbm': 6, 'masyarakat': 4, 'pesisir': 4, 'dapat': 3, 'rendah': 3, 'akhir': 3, 'bantu': 3, 'dampak': 2, 'tingkat': 2, 'lain': 2, 'operasional': 2, 'pengaruh': 2, 'teliti': 2, 'saran': 2, 'terang': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'kelompok': 1, 'oleh': 1, 'langsung': 1, 'komunitas': 1, 'banding': 1, 'sektor': 1, 'usaha': 1, 'bagi': 1, 'komponen': 1, 'penting': 1, 'giat': 1, 'mereka': 1, 'jual': 1, 'laut': 1, 'sisi': 1, 'biaya': 1, 'imbang': 1, 'daya': 1, 'beli': 1, 'konsumen': 1, 'ikan': 1, 'perlu': 1, 'camat': 1, 'camplong': 1, 'kabupaten': 1, 'sampang': 1, 'beri': 1, 'sampel': 1, 'data': 1, 'laku': 1, 'nilai': 1, 'alami': 1, 'turun': 1, 'ada': 1, 'program': 1, 'perintah': 1, 'blt': 1, 'blsm': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'ahp': 1, 'fuzzy': 1, 'tsukamoto': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 12, 'fuel': 6, 'in': 6, 'coastal': 4, 'with': 4, 'to': 4, 'prices': 3, 'are': 3, 'fishermen': 3, 'income': 3, 'is': 3, 'that': 3, 'price': 3, 'results': 3, 'impact': 2, 'rising': 2, 'fishing': 2, 'communities': 2, 'a': 2, 'other': 2, 'fisherman': 2, 'on': 2, 'increase': 2, 'by': 2, 'study': 2, 'final': 2, 'result': 2, 'suggested': 2, 'assistance': 2, 'low': 2, 'statement': 2, 'increases': 2, 'one': 1, 'group': 1, 'people': 1, 'who': 1, 'obtained': 1, 'direct': 1, 'community': 1, 'lowest': 1, 'levels': 1, 'compared': 1, 'business': 1, 'sectors': 1, 'for': 1, 'an': 1, 'important': 1, 'component': 1, 'their': 1, 'operational': 1, 'activities': 1, 'ultimately': 1, 'affect': 1, 'sale': 1, 'marine': 1, 'products': 1, 'hand': 1, 'operating': 1, 'costs': 1, 'not': 1, 'offset': 1, 'purchasing': 1, 'power': 1, 'consumers': 1, 'fish': 1, 'therefore': 1, 'we': 1, 'need': 1, 'effect': 1, 'camplong': 1, 'district': 1, 'sampang': 1, 'this': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'given': 1, 'from': 1, 'samples': 1, 'data': 1, 'done': 1, 'value': 1, 'before': 1, 'declined': 1, 'after': 1, 'rise': 1, 'help': 1, 'due': 1, 'order': 1, 'receive': 1, 'exist': 1, 'government': 1, 'programs': 1, 'like': 1, 'blt': 1, 'or': 1, 'blsm': 1, 'keywords': 1, 'ahp': 1, 'fuzzy': 1, 'tsukamoto': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1081 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Rifan Zulkifli
Judul: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBERIAN TANDA PENGHARGAAN GERAKAN PRAMUKA (TPGP) MENGGUNAKAN METODE SMARTER
(Studi Kasus Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur)
Pembimbing 1: Andharini Dwi C., S.Kom., M.Kom.
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, ST., MT.
Abstrak (Raw): Pemberian Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka (TPGP) merupakan program tahunan yang dilaksanakan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Salah satu bentuk penghargaan tersebut adalah Lencana Darma Bakti. Proses penyeleksian calon penerima TPGP Lencana Darma Bakti dilakukan bertahap dan secara manual. Pada penelitian ini dirancang sebuah sistem pedukung keputusan untuk membantu mempermudah melakukan seleksi calon penerima TPGP Lencana Darma Bakti. Metode Simple Multi-Atribute Rating Technique Exploiting Ranks (SMARTER) dipilih karena mampu menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif. Alternatif yang dimaksudkan yaitu orang yang berhak menerima penghargaan berdasarkan empat kriteria yang digunakan yakni Tingkatan Pancawarsa, Prestasi dalam Pramuka, Riwayat Jabatan di Pramuka, dan Pendidikan Kepramukaan. Dari hasil pengujian sistem, diperoleh prosentase hasil penilaian kelayakan sebesar ? 70% (prosentase total respon super admin sebesar 95%, admin kwarda sebesar 85.71%, dan admin kwarcab sebesar 87.18%). Sehingga bisa disimpulkan mampu memberikan hasil yang optimal dan layak digunakan dilingkungan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur.
Kata Kunci : Gerakan Pramuka, TPGP, Lencana Darma Bakti, SMARTER.
Abstrak (Clean): pemberian tanda penghargaan gerakan pramuka tpgp merupakan program tahunan yang dilaksanakan oleh kwartir nasional gerakan pramuka salah satu bentuk penghargaan tersebut adalah lencana darma bakti proses penyeleksian calon penerima tpgp lencana darma bakti dilakukan bertahap dan secara manual pada penelitian ini dirancang sebuah sistem pedukung keputusan untuk membantu mempermudah melakukan seleksi calon penerima tpgp lencana darma bakti metode simple multiatribute rating technique exploiting ranks smarter dipilih karena mampu menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif alternatif yang dimaksudkan yaitu orang yang berhak menerima penghargaan berdasarkan empat kriteria yang digunakan yakni tingkatan pancawarsa prestasi dalam pramuka riwayat jabatan di pramuka dan pendidikan kepramukaan dari hasil pengujian sistem diperoleh prosentase hasil penilaian kelayakan sebesar prosentase total respon super admin sebesar admin kwarda sebesar dan admin kwarcab sebesar sehingga bisa disimpulkan mampu memberikan hasil yang optimal dan layak digunakan dilingkungan kwartir daerah gerakan pramuka jawa timur kata kunci gerakan pramuka tpgp lencana darma bakti smarter
Abstrak (Stopwords Removed): pemberian tanda penghargaan gerakan pramuka tpgp program tahunan dilaksanakan kwartir nasional gerakan pramuka salah satu bentuk penghargaan tersebut lencana darma bakti proses penyeleksian calon penerima tpgp lencana darma bakti dilakukan bertahap secara manual penelitian dirancang sistem pedukung keputusan membantu mempermudah melakukan seleksi calon penerima tpgp lencana darma bakti metode simple multiatribute rating technique exploiting ranks smarter dipilih mampu menyeleksi alternatif terbaik sejumlah alternatif alternatif dimaksudkan orang berhak menerima penghargaan berdasarkan empat kriteria digunakan yakni tingkatan pancawarsa prestasi pramuka riwayat jabatan pramuka pendidikan kepramukaan hasil pengujian sistem diperoleh prosentase hasil penilaian kelayakan sebesar prosentase total respon super admin sebesar admin kwarda sebesar admin kwarcab sebesar disimpulkan mampu memberikan hasil optimal layak digunakan dilingkungan kwartir daerah gerakan pramuka jawa timur kata kunci gerakan pramuka tpgp lencana darma bakti smarter
Abstrak (Stemmed): beri tanda harga gera pramuka tpgp program tahun laksana kwartir nasional gera pramuka salah satu bentuk harga sebut lencana darma bakti proses seleksi calon terima tpgp lencana darma bakti laku tahap cara manual teliti rancang sistem dukung putus bantu mudah laku seleksi calon terima tpgp lencana darma bakti metode simple multiatribute rating technique exploiting ranks smarter pilih mampu seleksi alternatif baik jumlah alternatif alternatif maksud orang hak terima harga dasar empat kriteria guna yakni tingkat pancawarsa prestasi pramuka riwayat jabat pramuka didik pramuka hasil uji sistem oleh prosentase hasil nilai layak besar prosentase total respon super admin besar admin kwarda besar admin kwarcab besar simpul mampu beri hasil optimal layak guna lingkung kwartir daerah gera pramuka jawa timur kata kunci gera pramuka tpgp lencana darma bakti smarter
Abstrak (Corrected): bert panda hard gera primula top program thun lasagna wartier national gera primula salad sat bent hard debut lantana drama bhakti proves seeks salon terms top lantana drama bhakti lake that cara manual elite dancing sister during puts bantu judah lake seeks salon terms top lantana drama bhakti metope simple multiatribute rating technique exploiting ranks smarter pilch camp seeks alternative back mullah alternative alternative makeup orang had terms hard dakar expat criteria gun yank dingbat pancawarsa prestos primula riwayat jabot primula did primula hail uni sister olen prosentase hail nilgai kayak bear prosentase total respond super admit bear admit award bear admit kwarcab bear simple camp bert hail optimal kayak gun linking wartier sarah gera primula jaw timur data bunch gera primula top lantana drama bhakti smarter
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pramuka': 7, 'gera': 4, 'tpgp': 4, 'lencana': 4, 'darma': 4, 'bakti': 4, 'besar': 4, 'harga': 3, 'seleksi': 3, 'terima': 3, 'alternatif': 3, 'hasil': 3, 'admin': 3, 'beri': 2, 'kwartir': 2, 'calon': 2, 'laku': 2, 'sistem': 2, 'smarter': 2, 'mampu': 2, 'guna': 2, 'prosentase': 2, 'layak': 2, 'tanda': 1, 'program': 1, 'tahun': 1, 'laksana': 1, 'nasional': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'bentuk': 1, 'sebut': 1, 'proses': 1, 'tahap': 1, 'cara': 1, 'manual': 1, 'teliti': 1, 'rancang': 1, 'dukung': 1, 'putus': 1, 'bantu': 1, 'mudah': 1, 'metode': 1, 'simple': 1, 'multiatribute': 1, 'rating': 1, 'technique': 1, 'exploiting': 1, 'ranks': 1, 'pilih': 1, 'baik': 1, 'jumlah': 1, 'maksud': 1, 'orang': 1, 'hak': 1, 'dasar': 1, 'empat': 1, 'kriteria': 1, 'yakni': 1, 'tingkat': 1, 'pancawarsa': 1, 'prestasi': 1, 'riwayat': 1, 'jabat': 1, 'didik': 1, 'uji': 1, 'oleh': 1, 'nilai': 1, 'total': 1, 'respon': 1, 'super': 1, 'kwarda': 1, 'kwarcab': 1, 'simpul': 1, 'optimal': 1, 'lingkung': 1, 'daerah': 1, 'jawa': 1, 'timur': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'of': 8, 'to': 6, 'tpgp': 4, 'badges': 4, 'darma': 4, 'bakti': 4, 'and': 4, 'in': 4, 'award': 3, 'is': 3, 'gera': 3, 'pramuka': 3, 'scouting': 3, 'results': 3, 'admin': 3, 'by': 2, 'headquarter': 2, 'candidates': 2, 'a': 2, 'smarter': 2, 'able': 2, 'from': 2, 'alternatives': 2, 'that': 2, 'percentage': 2, 'amounted': 2, 'giving': 1, 'scout': 1, 'an': 1, 'annual': 1, 'program': 1, 'conducted': 1, 'one': 1, 'form': 1, 'process': 1, 'selecting': 1, 'done': 1, 'gradually': 1, 'manually': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'designed': 1, 'decision': 1, 'support': 1, 'system': 1, 'help': 1, 'selection': 1, 'simple': 1, 'multiattribute': 1, 'methods': 1, 'rating': 1, 'technique': 1, 'exploiting': 1, 'ranks': 1, 'been': 1, 'select': 1, 'best': 1, 'alternative': 1, 'number': 1, 'which': 1, 'meant': 1, 'people': 1, 'who': 1, 'are': 1, 'entitled': 1, 'receive': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'four': 1, 'criteria': 1, 'used': 1, 'pancawarsa': 1, 'level': 1, 'achievement': 1, 'history': 1, 'position': 1, 'education': 1, 'testing': 1, 'systems': 1, 'obtained': 1, 'assessing': 1, 'feasibility': 1, 'total': 1, 'response': 1, 'super': 1, 'kwarda': 1, 'kwarcab': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'concluded': 1, 'provide': 1, 'optimal': 1, 'fit': 1, 'for': 1, 'use': 1, 'east': 1, 'java': 1, 'regional': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1082 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Gunawan Dhimas Permana
Judul: RANCANG BANGUN E-LEARNING PENGENALAN KOMPONEN ELEKTRONIKA DASAR
Pembimbing 1: Sigit Susanto Putro, S.Kom, M.Kom
Pembimbing 2: Arik Kurniawati, S.kom., M.T.
Abstrak (Raw): Sekolah Menengah Kejuruan Teknik Elektronika adalah sekolah yang khusus mempelajari segala macam tentang ilmu elektronika yang terdiri dari komponen dasar, rangkaian sederhana, hingga rangkaian elektronika seperti televisi, radio, DVD, dan lain lain. Bagi siswa tahun petama, para siswa dikenalkan dengan macam macam komponen komponen dasar seperti Resistor, Dioda, Kapasitor, Transistor. Pengenalan komponen selalu diajarkan oleh guru dengan buku. Cara mengajar seperti itu membuat para siswa bosan, dan kurang paham dengan penyampaian guru di kelas. Berdasarkan hal tersebut, penulis bermaksud membuat suatu program pembelajaran interaktif yaitu Rancang Bangun E-learning Pengenalan Komponen Elektronika Dasar menggunakan moodle. Moodle adalah salah satu software opensource dan dapat digunakan secara bebas dan gratis untuk menunjang sistem pembelajaran e-learning. E-learning ini berisi tentang pengenalan macam komponen elektronika, pengenalan komponen dimulai dari bentuk fisik komponen, lambang komponen, cara membaca komponen, dan fungsi dari komponen tersebut. Dan juga terdapat latihan soal yang bertujuan untuk melihat sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan. Berdasarkan hasil pengujian persentase guru 70% dan siswa 91% program ini mencapai hasil yang diinginkan yaitu untuk meningkatkan kemampuan siswa dan memberikan pengetehuan baru pada pelajar maupun pada non-pelajar dalam penerapan pengenalan komponen dasar elektronika.
Abstrak (Clean): sekolah menengah kejuruan teknik elektronika adalah sekolah yang khusus mempelajari segala macam tentang ilmu elektronika yang terdiri dari komponen dasar rangkaian sederhana hingga rangkaian elektronika seperti televisi radio dvd dan lain lain bagi siswa tahun petama para siswa dikenalkan dengan macam macam komponen komponen dasar seperti resistor dioda kapasitor transistor pengenalan komponen selalu diajarkan oleh guru dengan buku cara mengajar seperti itu membuat para siswa bosan dan kurang paham dengan penyampaian guru di kelas berdasarkan hal tersebut penulis bermaksud membuat suatu program pembelajaran interaktif yaitu rancang bangun elearning pengenalan komponen elektronika dasar menggunakan moodle moodle adalah salah satu software opensource dan dapat digunakan secara bebas dan gratis untuk menunjang sistem pembelajaran elearning elearning ini berisi tentang pengenalan macam komponen elektronika pengenalan komponen dimulai dari bentuk fisik komponen lambang komponen cara membaca komponen dan fungsi dari komponen tersebut dan juga terdapat latihan soal yang bertujuan untuk melihat sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan berdasarkan hasil pengujian persentase guru dan siswa program ini mencapai hasil yang diinginkan yaitu untuk meningkatkan kemampuan siswa dan memberikan pengetehuan baru pada pelajar maupun pada nonpelajar dalam penerapan pengenalan komponen dasar elektronika
Abstrak (Stopwords Removed): sekolah menengah kejuruan teknik elektronika sekolah khusus mempelajari segala macam tentang ilmu elektronika terdiri komponen dasar rangkaian sederhana hingga rangkaian elektronika televisi radio dvd lain lain bagi siswa tahun petama para siswa dikenalkan macam macam komponen komponen dasar resistor dioda kapasitor transistor pengenalan komponen selalu diajarkan guru buku cara mengajar membuat para siswa bosan kurang paham penyampaian guru kelas berdasarkan tersebut penulis bermaksud membuat program pembelajaran interaktif rancang bangun elearning pengenalan komponen elektronika dasar menggunakan moodle moodle salah satu software opensource dapat digunakan secara bebas gratis menunjang sistem pembelajaran elearning elearning berisi tentang pengenalan macam komponen elektronika pengenalan komponen dimulai bentuk fisik komponen lambang komponen cara membaca komponen fungsi komponen tersebut terdapat latihan soal bertujuan melihat sejauh mana pemahaman siswa materi disampaikan berdasarkan hasil pengujian persentase guru siswa program mencapai hasil diinginkan meningkatkan kemampuan siswa memberikan pengetehuan baru pelajar maupun nonpelajar penerapan pengenalan komponen dasar elektronika
Abstrak (Stemmed): sekolah tengah juru teknik elektronika sekolah khusus ajar segala macam tentang ilmu elektronika diri komponen dasar rangkai sederhana hingga rangkai elektronika televisi radio dvd lain lain bagi siswa tahun petama para siswa kenal macam macam komponen komponen dasar resistor dioda kapasitor transistor kenal komponen selalu ajar guru buku cara ajar buat para siswa bosan kurang paham sampai guru kelas dasar sebut tulis maksud buat program ajar interaktif rancang bangun elearning kenal komponen elektronika dasar guna moodle moodle salah satu software opensource dapat guna cara bebas gratis tunjang sistem ajar elearning elearning isi tentang kenal macam komponen elektronika kenal komponen mulai bentuk fisik komponen lambang komponen cara baca komponen fungsi komponen sebut dapat latih soal tuju lihat jauh mana paham siswa materi sampai dasar hasil uji persentase guru siswa program capai hasil ingin tingkat mampu siswa beri pengetehuan baru ajar maupun nonpelajar terap kenal komponen dasar elektronika
Abstrak (Corrected): selah length jury tennis elektronika selah rhesus ajar legal madam tenting i'm elektronika dirt component dakar bangka sederhana hinges bangka elektronika televise radio did lain lain bag visa thun petals para visa penal madam madam component component dakar resistor diode capacitor transistor penal component sell ajar guru baku cara ajar but para visa boson during palm sampan guru keas dakar debut tulips makeup but program ajar interaktif dancing bangui learning penal component elektronika dakar gun noodle noodle salad sat software opensource apart gun cara betas gratis tuning sister ajar learning learning is tenting penal madam component elektronika penal component mule bent fisk component lambing component cara back component fungi component debut apart latin soul juju that each mana palm visa mater sampan dakar hail uni percentage guru visa program capri hail begin dingbat camp visa bert pengetehuan bar ajar maun nonpelajar trap penal component dakar elektronika
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'komponen': 12, 'elektronika': 6, 'ajar': 6, 'dasar': 6, 'siswa': 6, 'kenal': 6, 'macam': 4, 'guru': 3, 'cara': 3, 'elearning': 3, 'sekolah': 2, 'tentang': 2, 'rangkai': 2, 'lain': 2, 'para': 2, 'buat': 2, 'paham': 2, 'sampai': 2, 'sebut': 2, 'program': 2, 'guna': 2, 'moodle': 2, 'dapat': 2, 'hasil': 2, 'tengah': 1, 'juru': 1, 'teknik': 1, 'khusus': 1, 'segala': 1, 'ilmu': 1, 'diri': 1, 'sederhana': 1, 'hingga': 1, 'televisi': 1, 'radio': 1, 'dvd': 1, 'bagi': 1, 'tahun': 1, 'petama': 1, 'resistor': 1, 'dioda': 1, 'kapasitor': 1, 'transistor': 1, 'selalu': 1, 'buku': 1, 'bosan': 1, 'kurang': 1, 'kelas': 1, 'tulis': 1, 'maksud': 1, 'interaktif': 1, 'rancang': 1, 'bangun': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'software': 1, 'opensource': 1, 'bebas': 1, 'gratis': 1, 'tunjang': 1, 'sistem': 1, 'isi': 1, 'mulai': 1, 'bentuk': 1, 'fisik': 1, 'lambang': 1, 'baca': 1, 'fungsi': 1, 'latih': 1, 'soal': 1, 'tuju': 1, 'lihat': 1, 'jauh': 1, 'mana': 1, 'materi': 1, 'uji': 1, 'persentase': 1, 'capai': 1, 'ingin': 1, 'tingkat': 1, 'mampu': 1, 'beri': 1, 'pengetehuan': 1, 'baru': 1, 'maupun': 1, 'nonpelajar': 1, 'terap': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'of': 21, 'to': 11, 'components': 9, 'and': 9, 'students': 7, 'is': 5, 'electronics': 4, 'a': 4, 'basic': 4, 'introduction': 4, 'such': 3, 'as': 3, 'are': 3, 'elearning': 3, 'component': 3, 'school': 2, 'sorts': 2, 'circuit': 2, 'an': 2, 'electronic': 2, 'teacher': 2, 'with': 2, 'how': 2, 'in': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'this': 2, 'program': 2, 'that': 2, 'moodle': 2, 'vocational': 1, 'high': 1, 'engineering': 1, 'special': 1, 'learn': 1, 'all': 1, 'science': 1, 'consisting': 1, 'simple': 1, 'television': 1, 'radio': 1, 'dvd': 1, 'others': 1, 'for': 1, 'first': 1, 'instance': 1, 'introduced': 1, 'miscellaneous': 1, 'resistors': 1, 'diodes': 1, 'capacitors': 1, 'transistors': 1, 'always': 1, 'taught': 1, 'by': 1, 'book': 1, 'teach': 1, 'it': 1, 'makes': 1, 'bored': 1, 'less': 1, 'familiar': 1, 'submission': 1, 'classroom': 1, 'authors': 1, 'intend': 1, 'create': 1, 'interactive': 1, 'learning': 1, 'design': 1, 'using': 1, 'one': 1, 'open': 1, 'source': 1, 'software': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'used': 1, 'freely': 1, 'free': 1, 'charge': 1, 'support': 1, 'system': 1, 'about': 1, 'recognition': 1, 'starting': 1, 'from': 1, 'physical': 1, 'form': 1, 'symbol': 1, 'read': 1, 'functions': 1, 'there': 1, 'also': 1, 'exercises': 1, 'aims': 1, 'see': 1, 'extent': 1, 'understanding': 1, 'material': 1, 'presented': 1, 'test': 1, 'results': 1, 'percentage': 1, 'teachers': 1, 'achieved': 1, 'desired': 1, 'result': 1, 'improve': 1, 'ability': 1, 'provide': 1, 'new': 1, 'pengetehuan': 1, 'nonstudents': 1, 'implementation': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1083 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Rizka Khoirina Lisa
Judul: SISTEM INFORMASI EVALUASI PEMBELAJARAN
Study Kasus di MTs RAUDLATUL MUTA’ALLIMIN
BABAT LAMONGAN
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah, S.T, M.Kom
Pembimbing 2: Sigit Putro Susanto, S.Kom, M.kom
Abstrak (Raw): ???Perkembangan teknologi yang semakin pesat dewasa ini, telah memberikan banyak kemudahan manusia untuk dapat melaksanakan tugas dan kepentingannya, salah satu contohnya adalah dengan adanya sistem informasi yang dapat membantu dan menggantikan sistem manual yang telah ada.
???MTs Raudlatul Muta’allimin adalah suatu yayasan pendidikan agama Islam yang dalam proses dokumentasinya masih menggunakan sistem manual dan belum terintegrasi sehingga banyak informasi yang belum bisa diakses oleh siswa dan wali siswa. Dengan adanya sistem informasi ini, diharapkan kedepannya nanti bisa memberikan kemudahan untuk beberapa pihak, yaitu pihak siswa dan guru karena dalam melihat nilai akhir (raport), informasi guru, informasi mata pelajaran, informasi kelas dan informasi jadwal pelajaran bisa dilakukan dengan media elektronik secara langsung.
Abstrak (Clean): perkembangan teknologi yang semakin pesat dewasa ini telah memberikan banyak kemudahan manusia untuk dapat melaksanakan tugas dan kepentingannya salah satu contohnya adalah dengan adanya sistem informasi yang dapat membantu dan menggantikan sistem manual yang telah ada mts raudlatul muta’allimin adalah suatu yayasan pendidikan agama islam yang dalam proses dokumentasinya masih menggunakan sistem manual dan belum terintegrasi sehingga banyak informasi yang belum bisa diakses oleh siswa dan wali siswa dengan adanya sistem informasi ini diharapkan kedepannya nanti bisa memberikan kemudahan untuk beberapa pihak yaitu pihak siswa dan guru karena dalam melihat nilai akhir raport informasi guru informasi mata pelajaran informasi kelas dan informasi jadwal pelajaran bisa dilakukan dengan media elektronik secara langsung
Abstrak (Stopwords Removed): perkembangan teknologi semakin pesat dewasa memberikan banyak kemudahan manusia dapat melaksanakan tugas kepentingannya salah satu contohnya adanya sistem informasi dapat membantu menggantikan sistem manual ada mts raudlatul muta’allimin yayasan pendidikan agama islam proses dokumentasinya masih menggunakan sistem manual belum terintegrasi banyak informasi belum diakses siswa wali siswa adanya sistem informasi diharapkan kedepannya nanti memberikan kemudahan beberapa pihak pihak siswa guru melihat nilai akhir raport informasi guru informasi mata pelajaran informasi kelas informasi jadwal pelajaran dilakukan media elektronik secara langsung
Abstrak (Stemmed): kembang teknologi makin pesat dewasa beri banyak mudah manusia dapat laksana tugas penting salah satu contoh ada sistem informasi dapat bantu ganti sistem manual ada mts raudlatul muta allimin yayasan didik agama islam proses dokumentasi masih guna sistem manual belum integrasi banyak informasi belum akses siswa wali siswa ada sistem informasi harap depan nanti beri mudah beberapa pihak pihak siswa guru lihat nilai akhir raport informasi guru informasi mata ajar informasi kelas informasi jadwal ajar laku media elektronik cara langsung
Abstrak (Corrected): embank teknologi making pest debase bert banyan judah amnesia apart lasagna tugs panting salad sat conto ada sister informant apart bantu anti sister manual ada its raudlatul mute allison yayasan did agama islam proves dokumentasi mash gun sister manual begum integral banyan informant begum asses visa walk visa ada sister informant harp dean anti bert judah beberapa pick pick visa guru that nilgai air report informant guru informant data ajar informant keas informant radial ajar lake media electronic cara lansing
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'informasi': 7, 'sistem': 4, 'ada': 3, 'siswa': 3, 'beri': 2, 'banyak': 2, 'mudah': 2, 'dapat': 2, 'manual': 2, 'belum': 2, 'pihak': 2, 'guru': 2, 'ajar': 2, 'kembang': 1, 'teknologi': 1, 'makin': 1, 'pesat': 1, 'dewasa': 1, 'manusia': 1, 'laksana': 1, 'tugas': 1, 'penting': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'contoh': 1, 'bantu': 1, 'ganti': 1, 'mts': 1, 'raudlatul': 1, 'muta': 1, 'allimin': 1, 'yayasan': 1, 'didik': 1, 'agama': 1, 'islam': 1, 'proses': 1, 'dokumentasi': 1, 'masih': 1, 'guna': 1, 'integrasi': 1, 'akses': 1, 'wali': 1, 'harap': 1, 'depan': 1, 'nanti': 1, 'beberapa': 1, 'lihat': 1, 'nilai': 1, 'akhir': 1, 'raport': 1, 'mata': 1, 'kelas': 1, 'jadwal': 1, 'laku': 1, 'media': 1, 'elektronik': 1, 'cara': 1, 'langsung': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'and': 6, 'information': 6, 'of': 5, 'can': 4, 'the': 4, 'be': 3, 'is': 3, 'system': 3, 'to': 2, 'a': 2, 'that': 2, 'manual': 2, 'in': 2, 'not': 2, 'by': 2, 'students': 2, 'teachers': 2, 'about': 2, 'lessons': 2, 'rapid': 1, 'technological': 1, 'development': 1, 'today': 1, 'has': 1, 'provided': 1, 'many': 1, 'conveniences': 1, 'humans': 1, 'able': 1, 'carry': 1, 'out': 1, 'tasks': 1, 'interests': 1, 'one': 1, 'example': 1, 'assist': 1, 'replace': 1, 'existing': 1, 'mts': 1, 'raudlatul': 1, 'mutaallimin': 1, 'foundation': 1, 'islamic': 1, 'religious': 1, 'education': 1, 'process': 1, 'documentation': 1, 'still': 1, 'using': 1, 'systems': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'integrated': 1, 'so': 1, 'much': 1, 'accessed': 1, 'student': 1, 'trustee': 1, 'with': 1, 'this': 1, 'expected': 1, 'future': 1, 'later': 1, 'provide': 1, 'facilities': 1, 'for': 1, 'multiple': 1, 'parties': 1, 'namely': 1, 'because': 1, 'view': 1, 'final': 1, 'value': 1, 'report': 1, 'cards': 1, 'class': 1, 'schedule': 1, 'done': 1, 'electronic': 1, 'media': 1, 'directly': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1084 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Hasan Sulthoni
Judul: IMPLEMENTASI QUESTION ANSWERING SYSTEM (QAS) MENGGUNAKAN METODE RULE BASED PADA TERJEMAHAN ALQUR’AN BAHASA INDONESIA
Pembimbing 1: Fika Hastarita Rachman, ST, M.Eng.
Pembimbing 2: Firdaus Solihin, S.Kom., M.Kom.
Abstrak (Raw): Al Qur’an memiliki dasar pengetahuan yang lengkap dan merupakan sumber hukum bagi umat islam. Kendala yang banyak dihadapi oleh orang islam dalam memahami Al Qur’an adalah masalah bahasa, karena banyak umat islam yang tidak memahami bahasa arab. Untuk membantu permasalahan tersebut akan dibuat sistem implementasi question answering system (QAS) menggunakan metode rule based pada terjemahan Al Qur’an bahasa Indonesia. Data yang digunakan dalam pembuatan sistem ini adalah ayat Al Qur’an dalam terjemah bahasa Indonesia. Rule based system adalah suatu sistem yang memproses informasi dengan sekumpulan aturan yang terdapat di dalam basis pengetahuan untuk menghasilkan informasi baru. Question answering system adalah sistem yang digunakan untuk menemukan informasi yang mungkin sesuai dengan pertanyaan yang diajukan oleh user. Sistem ini sebelum masuk ke rule based akan di proses terlebih dahulu dalam wordmatch scoring, yakni pencocokan kata yang ada dalam pertanyaan dan jawaban. Question answering system ini memungkinkan user menggunakan bahasa alami dalam memberikan pertanyaan pada sistem. Dari hasil uji coba penelitian ini dapat disimpulkan bahwa nilai recall sudah bagus, tetapi nilai precision masih sangat jelek, dikarenakan masih banyak data yang kurang relevan ditampilkan. Hal ini dikarenakan sistem yang masih belum menentukan inti dari pertanyaan.
Abstrak (Clean): al qur’an memiliki dasar pengetahuan yang lengkap dan merupakan sumber hukum bagi umat islam kendala yang banyak dihadapi oleh orang islam dalam memahami al qur’an adalah masalah bahasa karena banyak umat islam yang tidak memahami bahasa arab untuk membantu permasalahan tersebut akan dibuat sistem implementasi question answering system qas menggunakan metode rule based pada terjemahan al qur’an bahasa indonesia data yang digunakan dalam pembuatan sistem ini adalah ayat al qur’an dalam terjemah bahasa indonesia rule based system adalah suatu sistem yang memproses informasi dengan sekumpulan aturan yang terdapat di dalam basis pengetahuan untuk menghasilkan informasi baru question answering system adalah sistem yang digunakan untuk menemukan informasi yang mungkin sesuai dengan pertanyaan yang diajukan oleh user sistem ini sebelum masuk ke rule based akan di proses terlebih dahulu dalam wordmatch scoring yakni pencocokan kata yang ada dalam pertanyaan dan jawaban question answering system ini memungkinkan user menggunakan bahasa alami dalam memberikan pertanyaan pada sistem dari hasil uji coba penelitian ini dapat disimpulkan bahwa nilai recall sudah bagus tetapi nilai precision masih sangat jelek dikarenakan masih banyak data yang kurang relevan ditampilkan hal ini dikarenakan sistem yang masih belum menentukan inti dari pertanyaan
Abstrak (Stopwords Removed): al qur’an memiliki dasar pengetahuan lengkap sumber hukum bagi umat islam kendala banyak dihadapi orang islam memahami al qur’an masalah bahasa banyak umat islam memahami bahasa arab membantu permasalahan tersebut dibuat sistem implementasi question answering system qas menggunakan metode rule based terjemahan al qur’an bahasa indonesia data digunakan pembuatan sistem ayat al qur’an terjemah bahasa indonesia rule based system sistem memproses informasi sekumpulan aturan terdapat basis pengetahuan menghasilkan informasi baru question answering system sistem digunakan menemukan informasi mungkin sesuai pertanyaan diajukan user sistem masuk rule based proses terlebih dahulu wordmatch scoring yakni pencocokan kata ada pertanyaan jawaban question answering system memungkinkan user menggunakan bahasa alami memberikan pertanyaan sistem hasil uji coba penelitian dapat disimpulkan nilai recall sudah bagus nilai precision masih sangat jelek dikarenakan masih banyak data kurang relevan ditampilkan dikarenakan sistem masih belum menentukan inti pertanyaan
Abstrak (Stemmed): al qur an milik dasar tahu lengkap sumber hukum bagi umat islam kendala banyak hadap orang islam paham al qur an masalah bahasa banyak umat islam paham bahasa arab bantu masalah sebut buat sistem implementasi question answering system qas guna metode rule based terjemah al qur an bahasa indonesia data guna buat sistem ayat al qur an terjemah bahasa indonesia rule based system sistem proses informasi kumpul atur dapat basis tahu hasil informasi baru question answering system sistem guna temu informasi mungkin sesuai tanya aju user sistem masuk rule based proses lebih dahulu wordmatch scoring yakni cocok kata ada tanya jawab question answering system mungkin user guna bahasa alami beri tanya sistem hasil uji coba teliti dapat simpul nilai recall sudah bagus nilai precision masih sangat jelek karena masih banyak data kurang relevan tampil karena sistem masih belum tentu inti tanya
Abstrak (Corrected): al our an milk dakar tau lengkap number hokum bag mat islam kendall banyan hadar orang islam palm al our an marsala bahama banyan mat islam palm bahama arab bantu marsala debut but sister implements question answering system was gun metope rule based terefah al our an bahama indonesia data gun but sister ayah al our an terefah bahama indonesia rule based system sister proves informant rumpus amur apart basis tau hail informant bar question answering system sister gun temp informant munchkin sexual tanya au user sister mask rule based proves leash dahl wordmatch scoring yank cook data ada tanya nawab question answering system munchkin user gun bahama salami bert tanya sister hail uni coma elite apart simple nilgai recall judah bags nilgai precision mash sang week arena mash banyan data during relevant tamil arena sister mash begum tent inti tanya
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sistem': 7, 'bahasa': 5, 'al': 4, 'qur': 4, 'an': 4, 'system': 4, 'guna': 4, 'tanya': 4, 'islam': 3, 'banyak': 3, 'question': 3, 'answering': 3, 'rule': 3, 'based': 3, 'informasi': 3, 'masih': 3, 'tahu': 2, 'umat': 2, 'paham': 2, 'masalah': 2, 'buat': 2, 'terjemah': 2, 'indonesia': 2, 'data': 2, 'proses': 2, 'dapat': 2, 'hasil': 2, 'mungkin': 2, 'user': 2, 'nilai': 2, 'karena': 2, 'milik': 1, 'dasar': 1, 'lengkap': 1, 'sumber': 1, 'hukum': 1, 'bagi': 1, 'kendala': 1, 'hadap': 1, 'orang': 1, 'arab': 1, 'bantu': 1, 'sebut': 1, 'implementasi': 1, 'qas': 1, 'metode': 1, 'ayat': 1, 'kumpul': 1, 'atur': 1, 'basis': 1, 'baru': 1, 'temu': 1, 'sesuai': 1, 'aju': 1, 'masuk': 1, 'lebih': 1, 'dahulu': 1, 'wordmatch': 1, 'scoring': 1, 'yakni': 1, 'cocok': 1, 'kata': 1, 'ada': 1, 'jawab': 1, 'alami': 1, 'beri': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'teliti': 1, 'simpul': 1, 'recall': 1, 'sudah': 1, 'bagus': 1, 'precision': 1, 'sangat': 1, 'jelek': 1, 'kurang': 1, 'relevan': 1, 'tampil': 1, 'belum': 1, 'tentu': 1, 'inti': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'system': 11, 'a': 9, 'of': 8, 'to': 8, 'is': 7, 'in': 6, 'question': 5, 'quran': 4, 'be': 4, 'this': 4, 'has': 3, 'because': 3, 'answering': 3, 'that': 3, 'information': 3, 'knowledge': 2, 'base': 2, 'and': 2, 'muslims': 2, 'many': 2, 'by': 2, 'understand': 2, 'language': 2, 'not': 2, 'will': 2, 'rule': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'translation': 2, 'indonesian': 2, 'data': 2, 'used': 2, 'questions': 2, 'user': 2, 'still': 2, 'complete': 1, 'source': 1, 'law': 1, 'for': 1, 'constraints': 1, 'faced': 1, 'people': 1, 'islam': 1, 'problem': 1, 'who': 1, 'do': 1, 'arabic': 1, 'help': 1, 'these': 1, 'problems': 1, 'made': 1, 'implementation': 1, 'qas': 1, 'using': 1, 'manufacture': 1, 'verse': 1, 'processes': 1, 'with': 1, 'set': 1, 'rules': 1, 'contained': 1, 'generate': 1, 'new': 1, 'find': 1, 'may': 1, 'appropriate': 1, 'asked': 1, 'prior': 1, 'entering': 1, 'into': 1, 'rulebased': 1, 'processed': 1, 'first': 1, 'scoring': 1, 'wordmatch': 1, 'matching': 1, 'words': 1, 'answers': 1, 'allows': 1, 'use': 1, 'natural': 1, 'give': 1, 'from': 1, 'test': 1, 'results': 1, 'research': 1, 'can': 1, 'concluded': 1, 'recall': 1, 'been': 1, 'good': 1, 'but': 1, 'precision': 1, 'value': 1, 'very': 1, 'bad': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'lot': 1, 'less': 1, 'relevant': 1, 'displayed': 1, 'yet': 1, 'determined': 1, 'core': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1085 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Muhammad Mizwar Mallufi Faruq
Judul: Sistem Informasi Akademik Berbasis Web Di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Dan Manajemen Kepelabuhanan (STIAMAK) Barunawati Surabaya
Pembimbing 1: Sigit Susanto Putro S.Kom,. M.Kom
Pembimbing 2: Yoga Dwitya Pramudita S.Kom., M.Cs
Abstrak (Raw): Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi dan Manajemen Kepelabuhan (STIAMAK) Barunawati Surabaya saat ini proses pengolahan data akademiknya masih belum terintegrasi. Aplikasi yang digunakan untuk penyimpanan dan pengolahan data saat ini adalah aplikasi kantor standart. Banyak kendala yang dihadapi oleh staf akademik maupun staf pengajar dalam urusan administrasi akademiknya seperti pengolahan data mahasiswa, pencarian dokumen-dokumen atau berkas yang memakan waktu cukup lama dan sering ditemukan data yang tidak konsisten karena media penyimpanannya yang belum tersentralisasi. Dari berbagai masalah tersebut maka muncul kebutuhan akan sebuah sistem yang mampu terintegrasi dan mampu memproses data akademik, yang sering disebut dengan SIAKAD atau sistem informasi akademik. Sistem Informasi Akademik Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi dan Manajemen Kepelabuhanan (STIAMAK) Barunawati Surabaya ini dapat mengintegrasi seluruh data akademik yaitu data mahasiswa, data dosen, data mata kuliah, data nilai akademik berupa Kartu Hasil Studi (KHS) dan transkip nilai, data absensi, penyusunan Kartu Rencana Studi (KRS) dan data tugas akhir. Dengan adanya Sistem Informasi Akademik ini dapat membantu staf akademik dalam pengelolaan data-data akademik sehingga dapat terintegrasi.
Abstrak (Clean): sekolah tinggi ilmu administrasi dan manajemen kepelabuhan stiamak barunawati surabaya saat ini proses pengolahan data akademiknya masih belum terintegrasi aplikasi yang digunakan untuk penyimpanan dan pengolahan data saat ini adalah aplikasi kantor standart banyak kendala yang dihadapi oleh staf akademik maupun staf pengajar dalam urusan administrasi akademiknya seperti pengolahan data mahasiswa pencarian dokumendokumen atau berkas yang memakan waktu cukup lama dan sering ditemukan data yang tidak konsisten karena media penyimpanannya yang belum tersentralisasi dari berbagai masalah tersebut maka muncul kebutuhan akan sebuah sistem yang mampu terintegrasi dan mampu memproses data akademik yang sering disebut dengan siakad atau sistem informasi akademik sistem informasi akademik sekolah tinggi ilmu administrasi dan manajemen kepelabuhanan stiamak barunawati surabaya ini dapat mengintegrasi seluruh data akademik yaitu data mahasiswa data dosen data mata kuliah data nilai akademik berupa kartu hasil studi khs dan transkip nilai data absensi penyusunan kartu rencana studi krs dan data tugas akhir dengan adanya sistem informasi akademik ini dapat membantu staf akademik dalam pengelolaan datadata akademik sehingga dapat terintegrasi
Abstrak (Stopwords Removed): sekolah tinggi ilmu administrasi manajemen kepelabuhan stiamak barunawati surabaya proses pengolahan data akademiknya masih belum terintegrasi aplikasi digunakan penyimpanan pengolahan data aplikasi kantor standart banyak kendala dihadapi staf akademik maupun staf pengajar urusan administrasi akademiknya pengolahan data mahasiswa pencarian dokumendokumen berkas memakan waktu cukup lama sering ditemukan data konsisten media penyimpanannya belum tersentralisasi berbagai masalah tersebut muncul kebutuhan sistem mampu terintegrasi mampu memproses data akademik sering disebut siakad sistem informasi akademik sistem informasi akademik sekolah tinggi ilmu administrasi manajemen kepelabuhanan stiamak barunawati surabaya dapat mengintegrasi seluruh data akademik data mahasiswa data dosen data mata kuliah data nilai akademik berupa kartu hasil studi khs transkip nilai data absensi penyusunan kartu rencana studi krs data tugas akhir adanya sistem informasi akademik dapat membantu staf akademik pengelolaan datadata akademik dapat terintegrasi
Abstrak (Stemmed): sekolah tinggi ilmu administrasi manajemen labuh stiamak barunawati surabaya proses olah data akademik masih belum integrasi aplikasi guna simpan olah data aplikasi kantor standart banyak kendala hadap staf akademik maupun staf ajar urus administrasi akademik olah data mahasiswa cari dokumendokumen berkas makan waktu cukup lama sering temu data konsisten media simpan belum sentralisasi bagai masalah sebut muncul butuh sistem mampu integrasi mampu proses data akademik sering sebut siakad sistem informasi akademik sistem informasi akademik sekolah tinggi ilmu administrasi manajemen kepelabuhanan stiamak barunawati surabaya dapat integrasi seluruh data akademik data mahasiswa data dosen data mata kuliah data nilai akademik upa kartu hasil studi khs transkip nilai data absensi susun kartu rencana studi krs data tugas akhir ada sistem informasi akademik dapat bantu staf akademik kelola datadata akademik dapat integrasi
Abstrak (Corrected): selah ting i'm administrate management laugh stigma barunawati surabaya proves blah data academic mash begum integral aplikasi gun simian blah data aplikasi cantor standard banyan kendall hadar stay academic maun stay ajar urus administrate academic blah data mahasiswa care dokumendokumen berks mayan want cutup lama seeing temp data consistent media simian begum sentralisasi bahai marsala debut munch butch sister camp integral camp proves data academic seeing debut salad sister informant academic sister informant academic selah ting i'm administrate management kepelabuhanan stigma barunawati surabaya apart integral seluruh data academic data mahasiswa data dozen data data julian data nilgai academic up kart hail study k's tranship nilgai data absence susan kart recant study kris data tugs air ada sister informant academic apart bantu stay academic fella datadata academic apart integral
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'data': 12, 'akademik': 11, 'integrasi': 4, 'sistem': 4, 'administrasi': 3, 'olah': 3, 'staf': 3, 'informasi': 3, 'dapat': 3, 'sekolah': 2, 'tinggi': 2, 'ilmu': 2, 'manajemen': 2, 'stiamak': 2, 'barunawati': 2, 'surabaya': 2, 'proses': 2, 'belum': 2, 'aplikasi': 2, 'simpan': 2, 'mahasiswa': 2, 'sering': 2, 'sebut': 2, 'mampu': 2, 'nilai': 2, 'kartu': 2, 'studi': 2, 'labuh': 1, 'masih': 1, 'guna': 1, 'kantor': 1, 'standart': 1, 'banyak': 1, 'kendala': 1, 'hadap': 1, 'maupun': 1, 'ajar': 1, 'urus': 1, 'cari': 1, 'dokumendokumen': 1, 'berkas': 1, 'makan': 1, 'waktu': 1, 'cukup': 1, 'lama': 1, 'temu': 1, 'konsisten': 1, 'media': 1, 'sentralisasi': 1, 'bagai': 1, 'masalah': 1, 'muncul': 1, 'butuh': 1, 'siakad': 1, 'kepelabuhanan': 1, 'seluruh': 1, 'dosen': 1, 'mata': 1, 'kuliah': 1, 'upa': 1, 'hasil': 1, 'khs': 1, 'transkip': 1, 'absensi': 1, 'susun': 1, 'rencana': 1, 'krs': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'ada': 1, 'bantu': 1, 'kelola': 1, 'datadata': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'data': 13, 'academic': 10, 'the': 9, 'and': 6, 'of': 6, 'is': 4, 'processing': 4, 'that': 4, 'integrated': 3, 'can': 3, 'sekolah': 2, 'tinggi': 2, 'ilmu': 2, 'administrasi': 2, 'manajemen': 2, 'labuh': 2, 'stiamak': 2, 'barunawati': 2, 'surabaya': 2, 'not': 2, 'applications': 2, 'are': 2, 'for': 2, 'storage': 2, 'staff': 2, 'in': 2, 'student': 2, 'or': 2, 'a': 2, 'often': 2, 'to': 2, 'system': 2, 'capable': 2, 'information': 2, 'study': 2, 'card': 2, 'currently': 1, 'still': 1, 'used': 1, 'today': 1, 'standard': 1, 'office': 1, 'many': 1, 'constraints': 1, 'faced': 1, 'by': 1, 'faculty': 1, 'administrative': 1, 'matters': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'search': 1, 'documents': 1, 'files': 1, 'take': 1, 'long': 1, 'time': 1, 'found': 1, 'inconsistent': 1, 'due': 1, 'media': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'centralized': 1, 'these': 1, 'problems': 1, 'then': 1, 'arise': 1, 'need': 1, 'which': 1, 'referred': 1, 'siakad': 1, 'systems': 1, 'integrate': 1, 'entire': 1, 'lecturers': 1, 'subjects': 1, 'value': 1, 'form': 1, 'result': 1, 'khs': 1, 'transcripts': 1, 'attendance': 1, 'preparation': 1, 'plan': 1, 'krs': 1, 'final': 1, 'task': 1, 'with': 1, 'help': 1, 'management': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'be': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1086 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Muhammad Alfa Hesyim
Judul: RANCANG BANGUN ADVANCED SEARCH PENJUALAN MOBIL MENGGUNAKAN METODE WEIGTED TREE SIMILARITY
Pembimbing 1: Firdaus Solihin, S.Kom.,M.Kom.
Pembimbing 2: Iwan Santosa, ST.,M.T.
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Perkembangan teknologi informasi khususnya teknologi informasi internet sangatlah pesat. Hal ini membuat arus informasi dan pertumbuhan jumlah data penjualan mobil di internet menjadi sangat tinggi, hampir setiap detik muncul data penjualan mobil yang baru. Hal ini akan semakin membingungkan para pengguna internet untuk menemukan data penjualan mobil yang diinginkan. Para konsumen/pelanggan mobil diberikan berbagai pilihan mobil yang melimpah di internet.
Penggunaan advanced search merupakan sebuah solusi untuk pencarian yang lebih spesifik dan tersedia beberapa pilihan menu untuk membedakan spesifikasi yang dicari. Proses mengumpulkan semua informasi yang ada di dalam halaman web menggunakan web crawler, web crawler akan berjalan menelusuri halaman web dan mengumpulkan data-data kemudian melakukan proses download data yang telah dikumpulkan oleh web crawler.Data-data tersebut akan dibuat tree berdasarkan kategorinya menggunakan metode weighted tree similarity dengan membandingkan antara 2 tree(tree pemberi informasi dan tree user) dengan bobot yang ditentukan oleh user.Apabila user memasukkan inputan tanpa memberi bobot maupun semua bobot yang bernilai sama maka hasil pencariannya akan sama, apabila user memberikan bobot yang lebih besar pada menu pilihan tertentu dari menu yang lainnya,maka pilihan tersebut akan menjadi prioritas yang utama dari yang lainnya dikarenakan memiliki tingkat kemiripan yang lebih besar, Semakin tinggi nilai bobot,maka tingkat kemiripan akan lebih besar.
Kata kunci: advanced search, penjualan mobil, weighted tree similarity.
Abstrak (Clean): abstrak perkembangan teknologi informasi khususnya teknologi informasi internet sangatlah pesat hal ini membuat arus informasi dan pertumbuhan jumlah data penjualan mobil di internet menjadi sangat tinggi hampir setiap detik muncul data penjualan mobil yang baru hal ini akan semakin membingungkan para pengguna internet untuk menemukan data penjualan mobil yang diinginkan para konsumenpelanggan mobil diberikan berbagai pilihan mobil yang melimpah di internet penggunaan advanced search merupakan sebuah solusi untuk pencarian yang lebih spesifik dan tersedia beberapa pilihan menu untuk membedakan spesifikasi yang dicari proses mengumpulkan semua informasi yang ada di dalam halaman web menggunakan web crawler web crawler akan berjalan menelusuri halaman web dan mengumpulkan datadata kemudian melakukan proses download data yang telah dikumpulkan oleh web crawlerdatadata tersebut akan dibuat tree berdasarkan kategorinya menggunakan metode weighted tree similarity dengan membandingkan antara treetree pemberi informasi dan tree user dengan bobot yang ditentukan oleh userapabila user memasukkan inputan tanpa memberi bobot maupun semua bobot yang bernilai sama maka hasil pencariannya akan sama apabila user memberikan bobot yang lebih besar pada menu pilihan tertentu dari menu yang lainnyamaka pilihan tersebut akan menjadi prioritas yang utama dari yang lainnya dikarenakan memiliki tingkat kemiripan yang lebih besar semakin tinggi nilai bobotmaka tingkat kemiripan akan lebih besar kata kunci advanced search penjualan mobil weighted tree similarity
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak perkembangan teknologi informasi khususnya teknologi informasi internet sangatlah pesat membuat arus informasi pertumbuhan jumlah data penjualan mobil internet menjadi sangat tinggi hampir setiap detik muncul data penjualan mobil baru semakin membingungkan para pengguna internet menemukan data penjualan mobil diinginkan para konsumenpelanggan mobil diberikan berbagai pilihan mobil melimpah internet penggunaan advanced search solusi pencarian lebih spesifik tersedia beberapa pilihan menu membedakan spesifikasi dicari proses mengumpulkan semua informasi ada halaman web menggunakan web crawler web crawler berjalan menelusuri halaman web mengumpulkan datadata melakukan proses download data dikumpulkan web crawlerdatadata tersebut dibuat tree berdasarkan kategorinya menggunakan metode weighted tree similarity membandingkan antara treetree pemberi informasi tree user bobot ditentukan userapabila user memasukkan inputan memberi bobot maupun semua bobot bernilai sama hasil pencariannya sama apabila user memberikan bobot lebih besar menu pilihan tertentu menu lainnyamaka pilihan tersebut menjadi prioritas utama lainnya dikarenakan memiliki tingkat kemiripan lebih besar semakin tinggi nilai bobotmaka tingkat kemiripan lebih besar kata kunci advanced search penjualan mobil weighted tree similarity
Abstrak (Stemmed): abstrak kembang teknologi informasi khusus teknologi informasi internet sangat pesat buat arus informasi tumbuh jumlah data jual mobil internet jadi sangat tinggi hampir tiap detik muncul data jual mobil baru makin bingung para guna internet temu data jual mobil ingin para konsumenpelanggan mobil beri bagai pilih mobil limpah internet guna advanced search solusi cari lebih spesifik sedia beberapa pilih menu beda spesifikasi cari proses kumpul semua informasi ada halaman web guna web crawler web crawler jalan telusur halaman web kumpul datadata laku proses download data kumpul web crawlerdatadata sebut buat tree dasar kategori guna metode weighted tree similarity banding antara treetree beri informasi tree user bobot tentu userapabila user masuk inputan beri bobot maupun semua bobot nila sama hasil cari sama apabila user beri bobot lebih besar menu pilih tentu menu lainnyamaka pilih sebut jadi prioritas utama lain karena milik tingkat mirip lebih besar makin tinggi nilai bobotmaka tingkat mirip lebih besar kata kunci advanced search jual mobil weighted tree similarity
Abstrak (Corrected): abstract embank teknologi informant rhesus teknologi informant internet sang pest but arms informant tumble mullah data dual mobil internet jade sang ting hamper tip devil munch data dual mobil bar making binging para gun internet temp data dual mobil begin para konsumenpelanggan mobil bert bahai pilch mobil limp internet gun advanced search solus care leash specific media beberapa pilch menu bed spesifikasi care proves rumpus sea informant ada hangman web gun web crawler web crawler alan telugu hangman web rumpus datadata lake proves download data rumpus web crawlerdatadata debut but tree dakar category gun metope weighted tree similarity banding angara greegree bert informant tree user robot tent userapabila user mask input bert robot maun sea robot nina same hail care same arabia user bert robot leash bear menu pilch tent menu lainnyamaka pilch debut jade priority mama lain arena milk dingbat mirin leash bear making ting nilgai bobotmaka dingbat mirin leash bear data bunch advanced search dual mobil weighted tree similarity
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mobil': 6, 'informasi': 5, 'web': 5, 'internet': 4, 'data': 4, 'jual': 4, 'guna': 4, 'beri': 4, 'pilih': 4, 'lebih': 4, 'tree': 4, 'bobot': 4, 'cari': 3, 'menu': 3, 'kumpul': 3, 'user': 3, 'besar': 3, 'teknologi': 2, 'sangat': 2, 'buat': 2, 'jadi': 2, 'tinggi': 2, 'makin': 2, 'para': 2, 'advanced': 2, 'search': 2, 'proses': 2, 'semua': 2, 'halaman': 2, 'crawler': 2, 'sebut': 2, 'weighted': 2, 'similarity': 2, 'tentu': 2, 'sama': 2, 'tingkat': 2, 'mirip': 2, 'abstrak': 1, 'kembang': 1, 'khusus': 1, 'pesat': 1, 'arus': 1, 'tumbuh': 1, 'jumlah': 1, 'hampir': 1, 'tiap': 1, 'detik': 1, 'muncul': 1, 'baru': 1, 'bingung': 1, 'temu': 1, 'ingin': 1, 'konsumenpelanggan': 1, 'bagai': 1, 'limpah': 1, 'solusi': 1, 'spesifik': 1, 'sedia': 1, 'beberapa': 1, 'beda': 1, 'spesifikasi': 1, 'ada': 1, 'jalan': 1, 'telusur': 1, 'datadata': 1, 'laku': 1, 'download': 1, 'crawlerdatadata': 1, 'dasar': 1, 'kategori': 1, 'metode': 1, 'banding': 1, 'antara': 1, 'treetree': 1, 'userapabila': 1, 'masuk': 1, 'inputan': 1, 'maupun': 1, 'nila': 1, 'hasil': 1, 'apabila': 1, 'lainnyamaka': 1, 'prioritas': 1, 'utama': 1, 'lain': 1, 'karena': 1, 'milik': 1, 'nilai': 1, 'bobotmaka': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 30, 'of': 12, 'a': 7, 'and': 6, 'data': 6, 'will': 6, 'information': 5, 'to': 5, 'web': 5, 'tree': 5, 'internet': 4, 'car': 4, 'sales': 4, 'search': 4, 'by': 4, 'be': 4, 'similarity': 4, 'weight': 4, 'are': 3, 'choice': 3, 'menu': 3, 'then': 3, 'greater': 3, 'technology': 2, 'very': 2, 'this': 2, 'in': 2, 'users': 2, 'cars': 2, 'advanced': 2, 'process': 2, 'collecting': 2, 'all': 2, 'using': 2, 'crawler': 2, 'weighted': 2, 'user': 2, 'same': 2, 'value': 2, 'degree': 2, 'abstract': 1, 'development': 1, 'especially': 1, 'rapidly': 1, 'makes': 1, 'flow': 1, 'growing': 1, 'number': 1, 'becomes': 1, 'high': 1, 'almost': 1, 'every': 1, 'second': 1, 'emerging': 1, 'new': 1, 'further': 1, 'confuse': 1, 'find': 1, 'desired': 1, 'consumer': 1, 'customer': 1, 'given': 1, 'wide': 1, 'abundant': 1, 'on': 1, 'use': 1, 'is': 1, 'solution': 1, 'for': 1, 'more': 1, 'specific': 1, 'provided': 1, 'several': 1, 'options': 1, 'define': 1, 'specifications': 1, 'sought': 1, 'page': 1, 'run': 1, 'browse': 1, 'pages': 1, 'perform': 1, 'downloading': 1, 'collected': 1, 'crawlerdatatree': 1, 'made': 1, 'category': 1, 'comparing': 1, 'between': 1, 'two': 1, 'providers': 1, 'with': 1, 'determined': 1, 'enter': 1, 'input': 1, 'userapabila': 1, 'without': 1, 'giving': 1, 'weights': 1, 'results': 1, 'if': 1, 'gives': 1, 'particular': 1, 'other': 1, 'top': 1, 'priority': 1, 'others': 1, 'due': 1, 'have': 1, 'higher': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1087 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Mufarrohah
Judul: Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Kinerja SPG Menggunakan Metode TOPSIS
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah.ST,M.Kom
Pembimbing 2: Sigit Susanto P. S.Kom., M.Kom
Abstrak (Raw): Seiring perkembangan teknologi yang semakin pesat,kebutuhan akan komputerisasi disegala bidang pun terus meningkat.Tak terkecuali dalam hal pengambilan keputusan.Salah satu contohnya di perusahaan PT.Haka TriPutra Jaya Perkasa merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang penjualan minuman yang berada dikota Surabaya.Penilaian kinerja SPG menjadi hal yang sangat penting bagi manajemen untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja perusahaan dan perencanaan tujuan dimasa mendatang.Sesuai dengan peraturan yang sudah ditentukan oleh pihak perusahaan untuk memperoleh SPG yang kinerjanya baik maka di butuhkan sebuah system pendukung keputusan dengan menggunakan Metode Technique for Order Performance by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Metode ini dipilih karena metode TOPSIS merupakan suatu bentuk model pendukung keputusan yang digunakan untuk pengambilan keputusan dengan criteria beragam dan dapat digunakan untuk memecahkan masalah pengambilan keputusan.
Pada Tugas Ahkir ini,system pendukung keputusan menggunakan metode TOPSIS mampu menganalisa criteria yang nantinya dapat menentukan SPG mana yang layak dipromosikan pengangkatan jabatannya.Pada hasil penelitian ini Sistem memiliki tingkat akurat 85%.
Kata Kunci: Sistem Pendukung Keputusan,Penilaian Kinerja SPG, TOPSIS
Abstrak (Clean): seiring perkembangan teknologi yang semakin pesatkebutuhan akan komputerisasi disegala bidang pun terus meningkattak terkecuali dalam hal pengambilan keputusansalah satu contohnya di perusahaan pthaka triputra jaya perkasa merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang penjualan minuman yang berada dikota surabayapenilaian kinerja spg menjadi hal yang sangat penting bagi manajemen untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja perusahaan dan perencanaan tujuan dimasa mendatangsesuai dengan peraturan yang sudah ditentukan oleh pihak perusahaan untuk memperoleh spg yang kinerjanya baik maka di butuhkan sebuah system pendukung keputusan dengan menggunakan metode technique for order performance by similarity to ideal solution topsis metode ini dipilih karena metode topsis merupakan suatu bentuk model pendukung keputusan yang digunakan untuk pengambilan keputusan dengan criteria beragam dan dapat digunakan untuk memecahkan masalah pengambilan keputusan pada tugas ahkir inisystem pendukung keputusan menggunakan metode topsis mampu menganalisa criteria yang nantinya dapat menentukan spg mana yang layak dipromosikan pengangkatan jabatannyapada hasil penelitian ini sistem memiliki tingkat akurat kata kunci sistem pendukung keputusanpenilaian kinerja spg topsis
Abstrak (Stopwords Removed): seiring perkembangan teknologi semakin pesatkebutuhan komputerisasi disegala bidang pun terus meningkattak terkecuali pengambilan keputusansalah satu contohnya perusahaan pthaka triputra jaya perkasa perusahaan bergerak dibidang penjualan minuman berada dikota surabayapenilaian kinerja spg menjadi sangat penting bagi manajemen melakukan evaluasi kinerja perusahaan perencanaan tujuan dimasa mendatangsesuai peraturan sudah ditentukan pihak perusahaan memperoleh spg kinerjanya baik butuhkan system pendukung keputusan menggunakan metode technique for order performance by similarity to ideal solution topsis metode dipilih metode topsis bentuk model pendukung keputusan digunakan pengambilan keputusan criteria beragam dapat digunakan memecahkan masalah pengambilan keputusan tugas ahkir inisystem pendukung keputusan menggunakan metode topsis mampu menganalisa criteria nantinya dapat menentukan spg mana layak dipromosikan pengangkatan jabatannyapada hasil penelitian sistem memiliki tingkat akurat kata kunci sistem pendukung keputusanpenilaian kinerja spg topsis
Abstrak (Stemmed): iring kembang teknologi makin pesatkebutuhan komputerisasi segala bidang pun terus meningkattak kecuali ambil keputusansalah satu contoh usaha pthaka triputra jaya perkasa usaha gerak bidang jual minum ada kota surabayapenilaian kerja spg jadi sangat penting bagi manajemen laku evaluasi kerja usaha rencana tuju masa mendatangsesuai atur sudah tentu pihak usaha oleh spg kerja baik butuh system dukung putus guna metode technique for order performance by similarity to ideal solution topsis metode pilih metode topsis bentuk model dukung putus guna ambil putus criteria agam dapat guna pecah masalah ambil putus tugas ahkir inisystem dukung putus guna metode topsis mampu menganalisa criteria nanti dapat tentu spg mana layak promosi angkat jabatannyapada hasil teliti sistem milik tingkat akurat kata kunci sistem dukung keputusanpenilaian kerja spg topsis
Abstrak (Corrected): bring embank teknologi making pesatkebutuhan komputerisasi legal biding pun terms meningkattak kecuali ambit keputusansalah sat conto sara shaka tripura jay perks sara gera biding dual minus ada koto surabayapenilaian era spy jade sang panting bag management lake evaluate era sara recant juju mass mendatangsesuai amur judah tent pick sara olen spy era back butch system during puts gun metope technique for order performance by similarity to ideal solution topis metope pilch metope topis bent model during puts gun ambit puts criteria adam apart gun peach marsala ambit puts tugs their inisystem during puts gun metope topis camp menganalisa criteria anti apart tent spy mana kayak promos angst jabatannyapada hail elite sister milk dingbat aura data bunch sister during keputusanpenilaian era spy topis
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'putus': 5, 'usaha': 4, 'kerja': 4, 'spg': 4, 'dukung': 4, 'guna': 4, 'metode': 4, 'topsis': 4, 'ambil': 3, 'bidang': 2, 'tentu': 2, 'criteria': 2, 'dapat': 2, 'sistem': 2, 'iring': 1, 'kembang': 1, 'teknologi': 1, 'makin': 1, 'pesatkebutuhan': 1, 'komputerisasi': 1, 'segala': 1, 'pun': 1, 'terus': 1, 'meningkattak': 1, 'kecuali': 1, 'keputusansalah': 1, 'satu': 1, 'contoh': 1, 'pthaka': 1, 'triputra': 1, 'jaya': 1, 'perkasa': 1, 'gerak': 1, 'jual': 1, 'minum': 1, 'ada': 1, 'kota': 1, 'surabayapenilaian': 1, 'jadi': 1, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'bagi': 1, 'manajemen': 1, 'laku': 1, 'evaluasi': 1, 'rencana': 1, 'tuju': 1, 'masa': 1, 'mendatangsesuai': 1, 'atur': 1, 'sudah': 1, 'pihak': 1, 'oleh': 1, 'baik': 1, 'butuh': 1, 'system': 1, 'technique': 1, 'for': 1, 'order': 1, 'performance': 1, 'by': 1, 'similarity': 1, 'to': 1, 'ideal': 1, 'solution': 1, 'pilih': 1, 'bentuk': 1, 'model': 1, 'agam': 1, 'pecah': 1, 'masalah': 1, 'tugas': 1, 'ahkir': 1, 'inisystem': 1, 'mampu': 1, 'menganalisa': 1, 'nanti': 1, 'mana': 1, 'layak': 1, 'promosi': 1, 'angkat': 1, 'jabatannyapada': 1, 'hasil': 1, 'teliti': 1, 'milik': 1, 'tingkat': 1, 'akurat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'keputusanpenilaian': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 10, 'the': 9, 'decision': 7, 'to': 6, 'in': 5, 'is': 4, 'for': 4, 'a': 4, 'performance': 4, 'spg': 4, 'support': 4, 'method': 4, 'topsis': 4, 'with': 3, 'company': 3, 'by': 3, 'system': 3, 'this': 3, 'need': 2, 'that': 2, 'are': 2, 'and': 2, 'using': 2, 'used': 2, 'making': 2, 'criteria': 2, 'be': 2, 'able': 2, 'along': 1, 'development': 1, 'technology': 1, 'rapidly': 1, 'increasing': 1, 'computerization': 1, 'all': 1, 'fields': 1, 'continues': 1, 'meningkattak': 1, 'exception': 1, 'terms': 1, 'keputusansalah': 1, 'one': 1, 'example': 1, 'companies': 1, 'pthaka': 1, 'triputra': 1, 'jaya': 1, 'perkasa': 1, 'engaged': 1, 'sale': 1, 'beverages': 1, 'myriads': 1, 'surabayapenilaian': 1, 'becomes': 1, 'very': 1, 'important': 1, 'management': 1, 'evaluate': 1, 'future': 1, 'planning': 1, 'purposes': 1, 'mendatangsesuai': 1, 'regulations': 1, 'prescribed': 1, 'obtain': 1, 'performing': 1, 'better': 1, 'then': 1, 'technique': 1, 'order': 1, 'similarity': 1, 'ideal': 1, 'solution': 1, 'was': 1, 'chosen': 1, 'because': 1, 'form': 1, 'models': 1, 'diverse': 1, 'can': 1, 'solve': 1, 'problem': 1, 'at': 1, 'ahkir': 1, 'task': 1, 'analyze': 1, 'will': 1, 'determine': 1, 'which': 1, 'ones': 1, 'deserve': 1, 'promoted': 1, 'appointment': 1, 'jabatannyapada': 1, 'results': 1, 'study': 1, 'have': 1, 'high': 1, 'levels': 1, 'accurate': 1, 'keywords': 1, 'systems': 1, 'appraisal': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1088 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Bagus Arifina Firnata
Judul: PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MEMASANG INSTALASI PENERANGAN LISTRIK BANGUNAN SEDERHANA BERBASIS WEB DENGAN CMS
Pembimbing 1: Sigit Susanto P., S.Kom, M.Kom
Pembimbing 2: Arik K., S.kom., M.T.
Abstrak (Raw): Dalam proses belajar mengajar banyak faktor yang mempengaruhi siswa dalam menerima pemahaman dan penjelasan informasi yang di sampaikan oleh tenaga pengajar. Faktor tersebut antara lain adalah kurangnya siswa dalam mencerna atau sulit konsentrasi untuk menerima dan memahami bahan ajar yang di sampaikan oleh tenaga pengajar. Oleh karena itu di butuhkan bahan ajar yang cukup menarik dan dapat mudah di mengerti oleh siswa. Salah satu perangkat yang mendukung terciptanya pengembangan media pembelajaran adalah media pembelajaran berbasis web. Permasalahan yang saya hadapi adalah dalam penerapan materi pelajaran yang disampaikan dalam mata pelajaran “Instalasi Penerangan Listrik Ke Dalam Media Pembelajaran Berbasis Web dengan CMS”, apakah layak sebagai media interaktif yang sesuai standart kompetensi di SMK 1 KRIAN. Tujuan dari tugas akhir ini adalah membantu siswa dalam penyajian dan penyampaian materi mata pelajaran “Teknik Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik” pada program keahlian instalasi penerangan listrik, untuk menghasilkan media pembelajaran multimedia interaktif untuk siswa dalam proses pembelajaran pemasangan instalasi listrik bangunan sederhana. Untuk lebih mudah, efisien, efektif dan dapat di gunakan semua orang. Dan dalam memproses penilaian lebih baik. Respon dari guru dan siswa terhadap sistem ini menunjukan respons yang positif dengan presentase total respons guru adalah sebesar 70% yang dinyatakan dalam tabel baik dan siswa adalah sebesar 91% sangat baik.
Abstrak (Clean): dalam proses belajar mengajar banyak faktor yang mempengaruhi siswa dalam menerima pemahaman dan penjelasan informasi yang di sampaikan oleh tenaga pengajar faktor tersebut antara lain adalah kurangnya siswa dalam mencerna atau sulit konsentrasi untuk menerima dan memahami bahan ajar yang di sampaikan oleh tenaga pengajar oleh karena itu di butuhkan bahan ajar yang cukup menarik dan dapat mudah di mengerti oleh siswa salah satu perangkat yang mendukung terciptanya pengembangan media pembelajaran adalah media pembelajaran berbasis web permasalahan yang saya hadapi adalah dalam penerapan materi pelajaran yang disampaikan dalam mata pelajaran “instalasi penerangan listrik ke dalam media pembelajaran berbasis web dengan cms” apakah layak sebagai media interaktif yang sesuai standart kompetensi di smk krian tujuan dari tugas akhir ini adalah membantu siswa dalam penyajian dan penyampaian materi mata pelajaran “teknik instalasi pemanfaatan tenaga listrik” pada program keahlian instalasi penerangan listrik untuk menghasilkan media pembelajaran multimedia interaktif untuk siswa dalam proses pembelajaran pemasangan instalasi listrik bangunan sederhana untuk lebih mudah efisien efektif dan dapat di gunakan semua orang dan dalam memproses penilaian lebih baik respon dari guru dan siswa terhadap sistem ini menunjukan respons yang positif dengan presentase total respons guru adalah sebesar yang dinyatakan dalam tabel baik dan siswa adalah sebesar sangat baik
Abstrak (Stopwords Removed): proses belajar mengajar banyak faktor mempengaruhi siswa menerima pemahaman penjelasan informasi sampaikan tenaga pengajar faktor tersebut antara lain kurangnya siswa mencerna sulit konsentrasi menerima memahami bahan ajar sampaikan tenaga pengajar butuhkan bahan ajar cukup menarik dapat mudah mengerti siswa salah satu perangkat mendukung terciptanya pengembangan media pembelajaran media pembelajaran berbasis web permasalahan saya hadapi penerapan materi pelajaran disampaikan mata pelajaran “instalasi penerangan listrik media pembelajaran berbasis web cms” apakah layak media interaktif sesuai standart kompetensi smk krian tujuan tugas akhir membantu siswa penyajian penyampaian materi mata pelajaran “teknik instalasi pemanfaatan tenaga listrik” program keahlian instalasi penerangan listrik menghasilkan media pembelajaran multimedia interaktif siswa proses pembelajaran pemasangan instalasi listrik bangunan sederhana lebih mudah efisien efektif dapat gunakan semua orang memproses penilaian lebih baik respon guru siswa sistem menunjukan respons positif presentase total respons guru sebesar dinyatakan tabel baik siswa sebesar sangat baik
Abstrak (Stemmed): proses ajar ajar banyak faktor pengaruh siswa terima paham jelas informasi sampai tenaga ajar faktor sebut antara lain kurang siswa cerna sulit konsentrasi terima paham bahan ajar sampai tenaga ajar butuh bahan ajar cukup tarik dapat mudah erti siswa salah satu perangkat dukung cipta kembang media ajar media ajar bas web masalah saya hadap terap materi ajar sampai mata ajar instalasi terang listrik media ajar bas web cms apakah layak media interaktif sesuai standart kompetensi smk krian tuju tugas akhir bantu siswa saji sampai materi mata ajar teknik instalasi manfaat tenaga listrik program ahli instalasi terang listrik hasil media ajar multimedia interaktif siswa proses ajar pasang instalasi listrik bangun sederhana lebih mudah efisien efektif dapat guna semua orang proses nilai lebih baik respon guru siswa sistem tunjuk respons positif presentase total respons guru besar nyata tabel baik siswa besar sangat baik
Abstrak (Corrected): proves ajar ajar banyan factor pengaruh visa terms palm jells informant sampan teenage ajar factor debut angara lain during visa verna suit konsentrasi terms palm bahai ajar sampan teenage ajar butch bahai ajar cutup tajik apart judah ert visa salad sat perangkat during city embank media ajar media ajar was web marsala say hadar trap mater ajar sampan data ajar installs tearing listeria media ajar was web cos halakah kayak media interaktif sexual standard kompetensi mk brian juju tugs air bantu visa sari sampan mater data ajar tennis installs manat teenage listeria program ali installs tearing listeria hail media ajar multimedia interaktif visa proves ajar padang installs listeria bangui sederhana leash judah elision efektif apart gun sea orang proves nilgai leash back respond guru visa sister tuneup response position presents total response guru bear nyala table back visa bear sang back
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ajar': 14, 'siswa': 7, 'media': 5, 'sampai': 4, 'instalasi': 4, 'listrik': 4, 'proses': 3, 'tenaga': 3, 'baik': 3, 'faktor': 2, 'terima': 2, 'paham': 2, 'bahan': 2, 'dapat': 2, 'mudah': 2, 'bas': 2, 'web': 2, 'materi': 2, 'mata': 2, 'terang': 2, 'interaktif': 2, 'lebih': 2, 'guru': 2, 'respons': 2, 'besar': 2, 'banyak': 1, 'pengaruh': 1, 'jelas': 1, 'informasi': 1, 'sebut': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'kurang': 1, 'cerna': 1, 'sulit': 1, 'konsentrasi': 1, 'butuh': 1, 'cukup': 1, 'tarik': 1, 'erti': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'perangkat': 1, 'dukung': 1, 'cipta': 1, 'kembang': 1, 'masalah': 1, 'saya': 1, 'hadap': 1, 'terap': 1, 'cms': 1, 'apakah': 1, 'layak': 1, 'sesuai': 1, 'standart': 1, 'kompetensi': 1, 'smk': 1, 'krian': 1, 'tuju': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'bantu': 1, 'saji': 1, 'teknik': 1, 'manfaat': 1, 'program': 1, 'ahli': 1, 'hasil': 1, 'multimedia': 1, 'pasang': 1, 'bangun': 1, 'sederhana': 1, 'efisien': 1, 'efektif': 1, 'guna': 1, 'semua': 1, 'orang': 1, 'nilai': 1, 'respon': 1, 'sistem': 1, 'tunjuk': 1, 'positif': 1, 'presentase': 1, 'total': 1, 'nyata': 1, 'tabel': 1, 'sangat': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 17, 'in': 11, 'and': 9, 'learning': 6, 'students': 6, 'are': 5, 'by': 4, 'teachers': 4, 'to': 4, 'is': 4, 'media': 4, 'installation': 4, 'process': 3, 'teaching': 3, 'that': 3, 'response': 3, 'factors': 2, 'conveyed': 2, 'materials': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'a': 2, 'webbased': 2, 'subjects': 2, 'electric': 2, 'lighting': 2, 'interactive': 2, 'this': 2, 'for': 2, 'many': 1, 'affect': 1, 'accepting': 1, 'understanding': 1, 'explanation': 1, 'information': 1, 'these': 1, 'include': 1, 'lack': 1, 'digest': 1, 'or': 1, 'concentration': 1, 'difficult': 1, 'accept': 1, 'understand': 1, 'therefore': 1, 'need': 1, 'quite': 1, 'interesting': 1, 'easily': 1, 'understood': 1, 'one': 1, 'devices': 1, 'support': 1, 'creation': 1, 'medium': 1, 'development': 1, 'problem': 1, 'i': 1, 'face': 1, 'application': 1, 'subject': 1, 'matter': 1, 'presented': 1, 'into': 1, 'with': 1, 'cms': 1, 'worth': 1, 'as': 1, 'appropriate': 1, 'standard': 1, 'competence': 1, 'smk': 1, 'krian': 1, 'purpose': 1, 'final': 1, 'task': 1, 'help': 1, 'student': 1, 'presentation': 1, 'delivery': 1, 'content': 1, 'engineering': 1, 'exploitation': 1, 'electricity': 1, 'program': 1, 'expertise': 1, 'produce': 1, 'multimedia': 1, 'building': 1, 'electrical': 1, 'simple': 1, 'easy': 1, 'efficient': 1, 'effective': 1, 'used': 1, 'all': 1, 'people': 1, 'assessment': 1, 'better': 1, 'from': 1, 'towards': 1, 'system': 1, 'showed': 1, 'positive': 1, 'percentage': 1, 'total': 1, 'expressed': 1, 'both': 1, 'table': 1, 'very': 1, 'good': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1089 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Denny Setyo Raharjo
Judul: ERANCANGAN DAN PEMBUATAN
MESIN PENCARI LOWONGAN PEKERJAAN
MENGGUNAKAN METODE COSINE SIMILARITY
Pembimbing 1: Firdaus Solihin, S.Kom., M.Kom.
Pembimbing 2: Iwan Santosa S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Saat ini data dan informasi lowongan pekerjaan di internet jumlahnya
sangat banyak dan terus bertambah dari waktu ke waktu. Untuk
mengantisipasi membludaknya informasi lowongan pekerjaan maka
berkembanglah teknologi mesin pencari. Mesin pencari dalam penelitian
ini menggunakan konsep information retrieval. Perancangan dan
pembuatan mesin pencari ini memanfaatkan web crawler untuk
pengumpulan data informasi lowongan pekerjaan. Data informasi
lowongan pekerjaan diambil dari internet, hasil dari proses crawling
akan disimpan ke dalam database. Aplikasi web crawler yang
digunakan adalah vietspider. Metode cosine similarity digunakan untuk
mengukur kemiripan antar dokumen yang terkait dengan query yang
diberikan oleh user. Untuk menggunakan aplikasi ini user harus
memasukkan query, sehingga akan didapatkan hasil pencarian lowongan
pekerjaan menurut query user. Dalam uji coba pertama user
memasukkan 3 query yang mengandung kata “lowongan kerja”, yaitu
“lowongan kerja”, “lowongan kerja bumn”, dan “lowongan kerja bumn
pertamina”. Hasil yang dikembalikan ke user berjumlah sama yaitu 260
dokumen, dengan nilai dari cosine similarity berbeda. Dalam uji coba
kedua user memasukkan 3 query yang berbeda sama sekali, yaitu
“lowongan bumn”, “jasa raharja persero”, dan “staff railindo global
karya”. Hasil yang dikembalikan ke user berjumlah berbeda, yaitu
masing masing 246, 72, dan 49. Nilai dari cosine similarity-nya juga
berbeda.
Abstrak (Clean): saat ini data dan informasi lowongan pekerjaan di internet jumlahnya sangat banyak dan terus bertambah dari waktu ke waktu untuk mengantisipasi membludaknya informasi lowongan pekerjaan maka berkembanglah teknologi mesin pencari mesin pencari dalam penelitian ini menggunakan konsep information retrieval perancangan dan pembuatan mesin pencari ini memanfaatkan web crawler untuk pengumpulan data informasi lowongan pekerjaan data informasi lowongan pekerjaan diambil dari internet hasil dari proses crawling akan disimpan ke dalam database aplikasi web crawler yang digunakan adalah vietspider metode cosine similarity digunakan untuk mengukur kemiripan antar dokumen yang terkait dengan query yang diberikan oleh user untuk menggunakan aplikasi ini user harus memasukkan query sehingga akan didapatkan hasil pencarian lowongan pekerjaan menurut query user dalam uji coba pertama user memasukkan query yang mengandung kata “lowongan kerja” yaitu “lowongan kerja” “lowongan kerja bumn” dan “lowongan kerja bumn pertamina” hasil yang dikembalikan ke user berjumlah sama yaitu dokumen dengan nilai dari cosine similarity berbeda dalam uji coba kedua user memasukkan query yang berbeda sama sekali yaitu “lowongan bumn” “jasa raharja persero” dan “staff railindo global karya” hasil yang dikembalikan ke user berjumlah berbeda yaitu masing masing dan nilai dari cosine similaritynya juga berbeda
Abstrak (Stopwords Removed): data informasi lowongan pekerjaan internet jumlahnya sangat banyak terus bertambah waktu waktu mengantisipasi membludaknya informasi lowongan pekerjaan berkembanglah teknologi mesin pencari mesin pencari penelitian menggunakan konsep information retrieval perancangan pembuatan mesin pencari memanfaatkan web crawler pengumpulan data informasi lowongan pekerjaan data informasi lowongan pekerjaan diambil internet hasil proses crawling disimpan database aplikasi web crawler digunakan vietspider metode cosine similarity digunakan mengukur kemiripan antar dokumen terkait query diberikan user menggunakan aplikasi user harus memasukkan query didapatkan hasil pencarian lowongan pekerjaan menurut query user uji coba pertama user memasukkan query mengandung kata “lowongan kerja” “lowongan kerja” “lowongan kerja bumn” “lowongan kerja bumn pertamina” hasil dikembalikan user berjumlah sama dokumen nilai cosine similarity berbeda uji coba kedua user memasukkan query berbeda sama sekali “lowongan bumn” “jasa raharja persero” “staff railindo global karya” hasil dikembalikan user berjumlah berbeda masing masing nilai cosine similaritynya berbeda
Abstrak (Stemmed): data informasi lowong kerja internet jumlah sangat banyak terus tambah waktu waktu antisipasi membludaknya informasi lowong kerja kembang teknologi mesin cari mesin cari teliti guna konsep information retrieval ancang buat mesin cari manfaat web crawler kumpul data informasi lowong kerja data informasi lowong kerja ambil internet hasil proses crawling simpan database aplikasi web crawler guna vietspider metode cosine similarity guna ukur mirip antar dokumen kait query beri user guna aplikasi user harus masuk query dapat hasil cari lowong kerja turut query user uji coba pertama user masuk query kandung kata lowong kerja lowong kerja lowong kerja bumn lowong kerja bumn pertamina hasil kembali user jumlah sama dokumen nilai cosine similarity beda uji coba dua user masuk query beda sama sekali lowong bumn jasa raharja persero staff railindo global karya hasil kembali user jumlah beda masing masing nilai cosine similaritynya beda
Abstrak (Corrected): data informant lowing era internet mullah sang banyan terms tambac want want antisipasi membludaknya informant lowing era embank teknologi resin care resin care elite gun onset information retrieval dancing but resin care manat web crawler rumpus data informant lowing era data informant lowing era ambit internet hail proves crawling simian database aplikasi web crawler gun vietspider metope cosine similarity gun ukr mirin altar document wait query bert user gun aplikasi user harms mask query apart hail care lowing era turn query user uni coma pertain user mask query bandung data lowing era lowing era lowing era burn lowing era burn pertains hail cembali user mullah same document nilgai cosine similarity bed uni coma due user mask query bed same seal lowing burn casa maharaja pervert staff railing global karma hail cembali user mullah bed making making nilgai cosine similaritynya bed
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'lowong': 10, 'kerja': 9, 'user': 7, 'query': 5, 'informasi': 4, 'cari': 4, 'guna': 4, 'hasil': 4, 'beda': 4, 'data': 3, 'jumlah': 3, 'mesin': 3, 'cosine': 3, 'masuk': 3, 'bumn': 3, 'internet': 2, 'waktu': 2, 'web': 2, 'crawler': 2, 'aplikasi': 2, 'similarity': 2, 'dokumen': 2, 'uji': 2, 'coba': 2, 'kembali': 2, 'sama': 2, 'nilai': 2, 'masing': 2, 'sangat': 1, 'banyak': 1, 'terus': 1, 'tambah': 1, 'antisipasi': 1, 'membludaknya': 1, 'kembang': 1, 'teknologi': 1, 'teliti': 1, 'konsep': 1, 'information': 1, 'retrieval': 1, 'ancang': 1, 'buat': 1, 'manfaat': 1, 'kumpul': 1, 'ambil': 1, 'proses': 1, 'crawling': 1, 'simpan': 1, 'database': 1, 'vietspider': 1, 'metode': 1, 'ukur': 1, 'mirip': 1, 'antar': 1, 'kait': 1, 'beri': 1, 'harus': 1, 'dapat': 1, 'turut': 1, 'pertama': 1, 'kandung': 1, 'kata': 1, 'pertamina': 1, 'dua': 1, 'sekali': 1, 'jasa': 1, 'raharja': 1, 'persero': 1, 'staff': 1, 'railindo': 1, 'global': 1, 'karya': 1, 'similaritynya': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'to': 9, 'job': 7, 'user': 7, 'and': 6, 'is': 5, 'of': 5, 'information': 4, 'in': 4, 'search': 4, 'results': 4, 'similarity': 4, 'data': 3, 'vacancy': 3, 'cosine': 3, 'query': 3, 'bumn': 3, 'different': 3, 'internet': 2, 'engine': 2, 'this': 2, 'web': 2, 'crawlers': 2, 'will': 2, 'that': 2, 'use': 2, 'documents': 2, 'a': 2, 'enter': 2, 'queries': 2, 'trial': 2, 'are': 2, 'returned': 2, 'current': 1, 'about': 1, 'jobs': 1, 'huge': 1, 'continues': 1, 'grow': 1, 'over': 1, 'time': 1, 'anticipate': 1, 'it': 1, 'then': 1, 'developed': 1, 'technology': 1, 'research': 1, 'uses': 1, 'concept': 1, 'retrieval': 1, 'design': 1, 'manufacture': 1, 'these': 1, 'engines': 1, 'utilize': 1, 'for': 1, 'collection': 1, 'taken': 1, 'from': 1, 'crawling': 1, 'process': 1, 'be': 1, 'stored': 1, 'into': 1, 'database': 1, 'applications': 1, 'vietspider': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'measure': 1, 'between': 1, 'related': 1, 'given': 1, 'by': 1, 'application': 1, 'must': 1, 'so': 1, 'we': 1, 'get': 1, 'according': 1, 'first': 1, 'entered': 1, 'containing': 1, 'word': 1, 'pertamina': 1, 'same': 1, 'amount': 1, 'with': 1, 'values': 1, 'second': 1, 'three': 1, 'at': 1, 'all': 1, 'ie': 1, 'persero': 1, 'raharja': 1, 'services': 1, 'global': 1, 'railindo': 1, 'staff': 1, 'work': 1, 'numbered': 1, 'differently': 1, 'namely': 1, 'respectively': 1, 'value': 1, 'also': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1090 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Zendi Kusuma Putra Widodo
Judul: RANCANG BANGUN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK RENCANA ANGGARAN BIAYA TENDER KONTRUKSI MENGGUNAKAN METODE VIKOR (Studi Kasus : PT. Gramulia Utama)
Pembimbing 1: Andharini Dwi Cahyani, S.Kom., M.Kom
Pembimbing 2: Firli Irhamni, S.T., M.Kom.
Abstrak (Raw): PT. Gramulia Utama adalah salah satu perusahaan jasa yang bergerak dibidang konstruksi bangunan. PT Gramulia Utama mengerjakan proyek bangunan sipil atau fasilitas umum seperti perumahan, gedung, perkantoran, bendungan, jalan, jembatan, waduk, pelabuhan, dan fasilitas umum lainnya. Untuk penawar suatu tender, perusahaan harus membuat rencana anggaran biaya yang memiliki rincian pekerjaan dan biaya yang dibutuhkan dalam mengerjakan suatu proyek tender. Saat ini PT Gramulia Utama masih menghitung secara manual dengan menggunakan Microsoft Excel untuk proses pembuatan rencana anggaran biaya dan membutuhkan waktu yang lama untuk memilih harga bahan tender. Hal ini menyebabkan perusahaan hanya dapat melakukan penawaran untuk beberapa tender saja ketika banyak tender yang harus dieksekusi. Dengan menganalisa hal tersebut, maka perlu adanya solusi untuk membangun sistem pendukung keputusan yang mampu membantu proses pembuatan rencana anggaran biaya dan pemilihan alternatif bahan tender dengan estimasi waktu yang lebih cepat. Salah satu metode yang dianggap mampu dalam membantu kasus ini adalah metode Vikor dimana dugaan dari dominasi kriteria yang digunakan adalah penggunaan nilai dalam hubungan perankingan.
Abstrak (Clean): pt gramulia utama adalah salah satu perusahaan jasa yang bergerak dibidang konstruksi bangunan pt gramulia utama mengerjakan proyek bangunan sipil atau fasilitas umum seperti perumahan gedung perkantoran bendungan jalan jembatan waduk pelabuhan dan fasilitas umum lainnya untuk penawar suatu tender perusahaan harus membuat rencana anggaran biaya yang memiliki rincian pekerjaan dan biaya yang dibutuhkan dalam mengerjakan suatu proyek tender saat ini pt gramulia utama masih menghitung secara manual dengan menggunakan microsoft excel untuk proses pembuatan rencana anggaran biaya dan membutuhkan waktu yang lama untuk memilih harga bahan tender hal ini menyebabkan perusahaan hanya dapat melakukan penawaran untuk beberapa tender saja ketika banyak tender yang harus dieksekusi dengan menganalisa hal tersebut maka perlu adanya solusi untuk membangun sistem pendukung keputusan yang mampu membantu proses pembuatan rencana anggaran biaya dan pemilihan alternatif bahan tender dengan estimasi waktu yang lebih cepat salah satu metode yang dianggap mampu dalam membantu kasus ini adalah metode vikor dimana dugaan dari dominasi kriteria yang digunakan adalah penggunaan nilai dalam hubungan perankingan
Abstrak (Stopwords Removed): pt gramulia utama salah satu perusahaan jasa bergerak dibidang konstruksi bangunan pt gramulia utama mengerjakan proyek bangunan sipil fasilitas umum perumahan gedung perkantoran bendungan jalan jembatan waduk pelabuhan fasilitas umum lainnya penawar tender perusahaan harus membuat rencana anggaran biaya memiliki rincian pekerjaan biaya dibutuhkan mengerjakan proyek tender pt gramulia utama masih menghitung secara manual menggunakan microsoft excel proses pembuatan rencana anggaran biaya membutuhkan waktu lama memilih harga bahan tender menyebabkan perusahaan dapat melakukan penawaran beberapa tender ketika banyak tender harus dieksekusi menganalisa tersebut perlu adanya solusi membangun sistem pendukung keputusan mampu membantu proses pembuatan rencana anggaran biaya pemilihan alternatif bahan tender estimasi waktu lebih cepat salah satu metode dianggap mampu membantu kasus metode vikor dimana dugaan dominasi kriteria digunakan penggunaan nilai hubungan perankingan
Abstrak (Stemmed): pt gramulia utama salah satu usaha jasa gerak bidang konstruksi bangun pt gramulia utama kerja proyek bangun sipil fasilitas umum rumah gedung kantor bendung jalan jembatan waduk labuh fasilitas umum lain tawar tender usaha harus buat rencana anggar biaya milik rincian kerja biaya butuh kerja proyek tender pt gramulia utama masih hitung cara manual guna microsoft excel proses buat rencana anggar biaya butuh waktu lama pilih harga bahan tender sebab usaha dapat laku tawar beberapa tender ketika banyak tender harus eksekusi menganalisa sebut perlu ada solusi bangun sistem dukung putus mampu bantu proses buat rencana anggar biaya pilih alternatif bahan tender estimasi waktu lebih cepat salah satu metode anggap mampu bantu kasus metode vikor mana duga dominasi kriteria guna guna nilai hubung perankingan
Abstrak (Corrected): pt gramulia mama salad sat sara casa gera biding konstruksi bangui pt gramulia mama era prove bangui sigil basilicas mum rumal dung cantor bending alan jembatan walk laugh basilicas mum lain tatar tender sara harms but recant anger bay milk indian era bay butch era prove tender pt gramulia mama mash hiding cara manual gun microsoft excel proves but recant anger bay butch want lama pilch hard bahai tender kebab sara apart lake tatar beberapa tender retina banyan tender harms eksekusi menganalisa debut peru ada solus bangui sister during puts camp bantu proves but recant anger bay pilch alternative bahai tender estimate want leash eat salad sat metope anggap camp bantu ass metope visor mana dug dominant criteria gun gun nilgai hung perankingan
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tender': 6, 'biaya': 4, 'pt': 3, 'gramulia': 3, 'utama': 3, 'usaha': 3, 'bangun': 3, 'kerja': 3, 'buat': 3, 'rencana': 3, 'anggar': 3, 'guna': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'proyek': 2, 'fasilitas': 2, 'umum': 2, 'tawar': 2, 'harus': 2, 'butuh': 2, 'proses': 2, 'waktu': 2, 'pilih': 2, 'bahan': 2, 'mampu': 2, 'bantu': 2, 'metode': 2, 'jasa': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'konstruksi': 1, 'sipil': 1, 'rumah': 1, 'gedung': 1, 'kantor': 1, 'bendung': 1, 'jalan': 1, 'jembatan': 1, 'waduk': 1, 'labuh': 1, 'lain': 1, 'milik': 1, 'rincian': 1, 'masih': 1, 'hitung': 1, 'cara': 1, 'manual': 1, 'microsoft': 1, 'excel': 1, 'lama': 1, 'harga': 1, 'sebab': 1, 'dapat': 1, 'laku': 1, 'beberapa': 1, 'ketika': 1, 'banyak': 1, 'eksekusi': 1, 'menganalisa': 1, 'sebut': 1, 'perlu': 1, 'ada': 1, 'solusi': 1, 'sistem': 1, 'dukung': 1, 'putus': 1, 'alternatif': 1, 'estimasi': 1, 'lebih': 1, 'cepat': 1, 'anggap': 1, 'kasus': 1, 'vikor': 1, 'mana': 1, 'duga': 1, 'dominasi': 1, 'kriteria': 1, 'nilai': 1, 'hubung': 1, 'perankingan': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'a': 8, 'of': 7, 'to': 6, 'tender': 5, 'is': 4, 'and': 4, 'for': 4, 'pt': 3, 'gramulia': 3, 'utama': 3, 'company': 3, 'in': 3, 'budget': 3, 'plan': 3, 'that': 3, 'this': 3, 'buildings': 2, 'public': 2, 'facilities': 2, 'dams': 2, 'make': 2, 'process': 2, 'making': 2, 'time': 2, 'can': 2, 'only': 2, 'be': 2, 'help': 2, 'method': 2, 'service': 1, 'engaged': 1, 'construction': 1, 'works': 1, 'on': 1, 'civil': 1, 'building': 1, 'projects': 1, 'or': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'housing': 1, 'offices': 1, 'roads': 1, 'bridges': 1, 'ports': 1, 'other': 1, 'bidders': 1, 'must': 1, 'has': 1, 'details': 1, 'work': 1, 'costs': 1, 'involved': 1, 'doing': 1, 'project': 1, 'currently': 1, 'still': 1, 'counting': 1, 'manually': 1, 'using': 1, 'microsoft': 1, 'excel': 1, 'take': 1, 'long': 1, 'choose': 1, 'price': 1, 'led': 1, 'an': 1, 'offer': 1, 'some': 1, 'when': 1, 'many': 1, 'tenders': 1, 'were': 1, 'executed': 1, 'by': 1, 'analyzing': 1, 'so': 1, 'they': 1, 'need': 1, 'solutions': 1, 'build': 1, 'decision': 1, 'support': 1, 'system': 1, 'selection': 1, 'alternative': 1, 'materials': 1, 'with': 1, 'faster': 1, 'estimates': 1, 'one': 1, 'considered': 1, 'able': 1, 'case': 1, 'vikor': 1, 'where': 1, 'allegations': 1, 'dominance': 1, 'criterion': 1, 'used': 1, 'use': 1, 'value': 1, 'relation': 1, 'ranking': 1, 'sistem': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1091 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: ERVINA
Judul: PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN PENERIMA BANTUAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) BAGI RUMAH TANGGA
SANGAT MISKIN (RTSM)
Pembimbing 1: RIKA YUNITARINI, ST, MT
Pembimbing 2: YENI KUSTIYAHNINGSIH, S.Kom,. M.Kom
Abstrak (Raw): Seiring dengan perubahan dalam paradigma pembangunan ekonomi yang tidak berfokus dalam pertumbuhan ekonomi saja namun juga dalam penanggulangan masalah kemiskinan, maka sudah sepantasnya apabila pemerintah dituntut untuk dapat mengentaskan masalah kemiskinan dengan pengadaan paket-paket kebijakan yang memberikan perlindungan pada penduduk miskin melalui program-program pengentasan kemiskinan. Salah satu dari program pengentasan kemiskinan yang dilaksanakan oleh pemerintah yaitu program Kelurga Harapan. Metode yang dipakai dalam pengambilan keputusan pemilihan penerima bantuan Program Keluarga Harapan ini adalah menggunakan pembobotan. Pada tugas akhir ini, sistem pendukung keputusan menggunakan pembobotan mampu menganalisa kriteria yang nantinya dapat menentukan penduduk mana yang layak menerima bantuan PKH. Pada hasil penelitian, data manual memiliki tingkat akurasi 87,9%.
Kata Kunci : Kemiskinan, Program Keluarga Harapan, Sistem Pendukung Keputusan.
Abstrak (Clean): seiring dengan perubahan dalam paradigma pembangunan ekonomi yang tidak berfokus dalam pertumbuhan ekonomi saja namun juga dalam penanggulangan masalah kemiskinan maka sudah sepantasnya apabila pemerintah dituntut untuk dapat mengentaskan masalah kemiskinan dengan pengadaan paketpaket kebijakan yang memberikan perlindungan pada penduduk miskin melalui programprogram pengentasan kemiskinan salah satu dari program pengentasan kemiskinan yang dilaksanakan oleh pemerintah yaitu program kelurga harapan metode yang dipakai dalam pengambilan keputusan pemilihan penerima bantuan program keluarga harapan ini adalah menggunakan pembobotan pada tugas akhir ini sistem pendukung keputusan menggunakan pembobotan mampu menganalisa kriteria yang nantinya dapat menentukan penduduk mana yang layak menerima bantuan pkh pada hasil penelitian data manual memiliki tingkat akurasi kata kunci kemiskinan program keluarga harapan sistem pendukung keputusan
Abstrak (Stopwords Removed): seiring perubahan paradigma pembangunan ekonomi berfokus pertumbuhan ekonomi penanggulangan masalah kemiskinan sudah sepantasnya apabila pemerintah dituntut dapat mengentaskan masalah kemiskinan pengadaan paketpaket kebijakan memberikan perlindungan penduduk miskin programprogram pengentasan kemiskinan salah satu program pengentasan kemiskinan dilaksanakan pemerintah program kelurga harapan metode dipakai pengambilan keputusan pemilihan penerima bantuan program keluarga harapan menggunakan pembobotan tugas akhir sistem pendukung keputusan menggunakan pembobotan mampu menganalisa kriteria nantinya dapat menentukan penduduk mana layak menerima bantuan pkh hasil penelitian data manual memiliki tingkat akurasi kata kunci kemiskinan program keluarga harapan sistem pendukung keputusan
Abstrak (Stemmed): iring ubah paradigma bangun ekonomi fokus tumbuh ekonomi tanggulang masalah miskin sudah pantas apabila perintah tuntut dapat entas masalah miskin ada paketpaket bijak beri lindung duduk miskin programprogram entas miskin salah satu program entas miskin laksana perintah program kelurga harap metode pakai ambil putus pilih terima bantu program keluarga harap guna bobot tugas akhir sistem dukung putus guna bobot mampu menganalisa kriteria nanti dapat tentu duduk mana layak terima bantu pkh hasil teliti data manual milik tingkat akurasi kata kunci miskin program keluarga harap sistem dukung putus
Abstrak (Corrected): bring bah paradigm bangui economic focus tumble economic tanggulang marsala siskin judah pants arabia perineal turnout apart etas marsala siskin ada paketpaket biak bert finding dude siskin programprogram etas siskin salad sat program etas siskin lasagna perineal program beluga harp metope sakai ambit puts pilch terms bantu program keluarga harp gun robot tugs air sister during puts gun robot camp menganalisa criteria anti apart tent dude mana kayak terms bantu pah hail elite data manual milk dingbat auras data bunch siskin program keluarga harp sister during puts
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'miskin': 6, 'program': 4, 'entas': 3, 'harap': 3, 'putus': 3, 'ekonomi': 2, 'masalah': 2, 'perintah': 2, 'dapat': 2, 'duduk': 2, 'terima': 2, 'bantu': 2, 'keluarga': 2, 'guna': 2, 'bobot': 2, 'sistem': 2, 'dukung': 2, 'iring': 1, 'ubah': 1, 'paradigma': 1, 'bangun': 1, 'fokus': 1, 'tumbuh': 1, 'tanggulang': 1, 'sudah': 1, 'pantas': 1, 'apabila': 1, 'tuntut': 1, 'ada': 1, 'paketpaket': 1, 'bijak': 1, 'beri': 1, 'lindung': 1, 'programprogram': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'laksana': 1, 'kelurga': 1, 'metode': 1, 'pakai': 1, 'ambil': 1, 'pilih': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'mampu': 1, 'menganalisa': 1, 'kriteria': 1, 'nanti': 1, 'tentu': 1, 'mana': 1, 'layak': 1, 'pkh': 1, 'hasil': 1, 'teliti': 1, 'data': 1, 'manual': 1, 'milik': 1, 'tingkat': 1, 'akurasi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 6, 'to': 6, 'in': 5, 'poverty': 5, 'program': 4, 'that': 3, 'is': 3, 'family': 3, 'decision': 3, 'with': 2, 'economic': 2, 'problem': 2, 'government': 2, 'has': 2, 'be': 2, 'able': 2, 'alleviation': 2, 'which': 2, 'hope': 2, 'using': 2, 'weighting': 2, 'a': 2, 'support': 2, 'along': 1, 'changes': 1, 'development': 1, 'paradigm': 1, 'not': 1, 'focused': 1, 'on': 1, 'growth': 1, 'but': 1, 'also': 1, 'tackling': 1, 'then': 1, 'it': 1, 'appropriate': 1, 'if': 1, 'alleviate': 1, 'procurement': 1, 'policy': 1, 'packages': 1, 'provide': 1, 'protection': 1, 'poor': 1, 'through': 1, 'programs': 1, 'one': 1, 'implemented': 1, 'by': 1, 'hopes': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'making': 1, 'beneficiary': 1, 'selection': 1, 'this': 1, 'thesis': 1, 'system': 1, 'capable': 1, 'analyzing': 1, 'criteria': 1, 'will': 1, 'determine': 1, 'residents': 1, 'are': 1, 'eligible': 1, 'receive': 1, 'assistance': 1, 'pkh': 1, 'research': 1, 'manual': 1, 'data': 1, 'an': 1, 'accuracy': 1, 'rate': 1, 'keywords': 1, 'systems': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1092 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Haertanto
Judul: RANCANG BANGUN MANAJEMEN KONTEN PADA PENERAPAN JARINGAN KOMPUTER
Pembimbing 1: Sigit Susanto Putro S.Kom, M.Kom.
Pembimbing 2: Arik Kurniawati, S.Kom, M.T.
Abstrak (Raw): Semakin berkembangnya pengetahuan memungkinkan siswa untuk belajar dari berbagai media. Pada saat ini, pembelajaran masih menggunakan buku sebagai bahan ajar utama. Dalam proses pembelajaran, ilmu jaringan sulit jika dipelajari dengan hanya bersumber dari buku. Karena sebagai ilmu terapan, mengharuskan siswa lebih aktif dalam praktik menggunakan komputer. Penyediaan materi dan evaluasi materi masih bersifat konvensional, menimbulkan kendala yaitu penggunaan kertas dan waktu yang tidak efisien. Dengan adanya masalah tersebut, dibuatlah sebuah aplikasi media pembelajran. Aplikasi ini memungkinkan siswa dan guru lebih mudah untuk memberikan dan menerima materi. Karena berbasis web dan dibuka menggunakan browser yang dapat diakses dengan internet dari manapun. Evaluasi dilakukan jauh lebih mudah, karena perekapan nilai sudah dilakukan oleh sistem. Salah satu aplikasi yang dapat mendukung pembuatan media pembelajaran adalah CMS Drupal. Aplikasi Open Source ini dapat diberi modul yang cocok diterapkan sebagai konten pembelajaran. Tujuan dari tugas akhir ini adalah membuat siswa maupun orang yang mencari pengetahuan jaringan dapat belajar menggunakan media yang lebih interaktif. Berdasarkan hasil pengujian yaitu presentase guru 77,8% dan siswa 85%, program ini mencapai hasil yang diinginkan yaitu meningkatkan kemampuan siswa dan memberikan pengetahuan baru pada pelajar maupun non-pelajar dalam pembelajaran Jaringan Komputer.
Kata Kunci: Manajemen konten, CMS, Drupal, Jaringan
Abstrak (Clean): semakin berkembangnya pengetahuan memungkinkan siswa untuk belajar dari berbagai media pada saat ini pembelajaran masih menggunakan buku sebagai bahan ajar utama dalam proses pembelajaran ilmu jaringan sulit jika dipelajari dengan hanya bersumber dari buku karena sebagai ilmu terapan mengharuskan siswa lebih aktif dalam praktik menggunakan komputer penyediaan materi dan evaluasi materi masih bersifat konvensional menimbulkan kendala yaitu penggunaan kertas dan waktu yang tidak efisien dengan adanya masalah tersebut dibuatlah sebuah aplikasi media pembelajran aplikasi ini memungkinkan siswa dan guru lebih mudah untuk memberikan dan menerima materi karena berbasis web dan dibuka menggunakan browser yang dapat diakses dengan internet dari manapun evaluasi dilakukan jauh lebih mudah karena perekapan nilai sudah dilakukan oleh sistem salah satu aplikasi yang dapat mendukung pembuatan media pembelajaran adalah cms drupal aplikasi open source ini dapat diberi modul yang cocok diterapkan sebagai konten pembelajaran tujuan dari tugas akhir ini adalah membuat siswa maupun orang yang mencari pengetahuan jaringan dapat belajar menggunakan media yang lebih interaktif berdasarkan hasil pengujian yaitu presentase guru dan siswa program ini mencapai hasil yang diinginkan yaitu meningkatkan kemampuan siswa dan memberikan pengetahuan baru pada pelajar maupun nonpelajar dalam pembelajaran jaringan komputer kata kunci manajemen konten cms drupal jaringan
Abstrak (Stopwords Removed): semakin berkembangnya pengetahuan memungkinkan siswa belajar berbagai media pembelajaran masih menggunakan buku bahan ajar utama proses pembelajaran ilmu jaringan sulit jika dipelajari bersumber buku ilmu terapan mengharuskan siswa lebih aktif praktik menggunakan komputer penyediaan materi evaluasi materi masih bersifat konvensional menimbulkan kendala penggunaan kertas waktu efisien adanya masalah tersebut dibuatlah aplikasi media pembelajran aplikasi memungkinkan siswa guru lebih mudah memberikan menerima materi berbasis web dibuka menggunakan browser dapat diakses internet manapun evaluasi dilakukan jauh lebih mudah perekapan nilai sudah dilakukan sistem salah satu aplikasi dapat mendukung pembuatan media pembelajaran cms drupal aplikasi open source dapat diberi modul cocok diterapkan konten pembelajaran tujuan tugas akhir membuat siswa maupun orang mencari pengetahuan jaringan dapat belajar menggunakan media lebih interaktif berdasarkan hasil pengujian presentase guru siswa program mencapai hasil diinginkan meningkatkan kemampuan siswa memberikan pengetahuan baru pelajar maupun nonpelajar pembelajaran jaringan komputer kata kunci manajemen konten cms drupal jaringan
Abstrak (Stemmed): makin kembang tahu mungkin siswa ajar bagai media ajar masih guna buku bahan ajar utama proses ajar ilmu jaring sulit jika ajar sumber buku ilmu terap harus siswa lebih aktif praktik guna komputer sedia materi evaluasi materi masih sifat konvensional timbul kendala guna kertas waktu efisien ada masalah sebut buat aplikasi media pembelajran aplikasi mungkin siswa guru lebih mudah beri terima materi bas web buka guna browser dapat akses internet mana evaluasi laku jauh lebih mudah rekap nilai sudah laku sistem salah satu aplikasi dapat dukung buat media ajar cms drupal aplikasi open source dapat beri modul cocok terap konten ajar tuju tugas akhir buat siswa maupun orang cari tahu jaring dapat ajar guna media lebih interaktif dasar hasil uji presentase guru siswa program capai hasil ingin tingkat mampu siswa beri tahu baru ajar maupun nonpelajar ajar jaring komputer kata kunci manajemen konten cms drupal jaring
Abstrak (Corrected): making embank tau munchkin visa ajar bahai media ajar mash gun baku bahai ajar mama proves ajar i'm caring suit pika ajar number baku i'm trap harms visa leash attic prakrit gun computer media mater evaluate mater mash sift conventional timbal kendall gun eras want elision ada marsala debut but aplikasi media pembelajran aplikasi munchkin visa guru leash judah bert terms mater was web burka gun browser apart asses internet mana evaluate lake each leash judah reap nilgai judah lake sister salad sat aplikasi apart during but media ajar cos brutal aplikasi open source apart bert model cook trap gotten ajar juju tugs air but visa maun orang care tau caring apart ajar gun media leash interaktif dakar hail uni presents guru visa program capri hail begin dingbat camp visa bert tau bar ajar maun nonpelajar ajar caring computer data bunch management gotten cos brutal caring
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ajar': 10, 'siswa': 6, 'guna': 5, 'media': 4, 'jaring': 4, 'lebih': 4, 'aplikasi': 4, 'dapat': 4, 'tahu': 3, 'materi': 3, 'buat': 3, 'beri': 3, 'mungkin': 2, 'masih': 2, 'buku': 2, 'ilmu': 2, 'terap': 2, 'komputer': 2, 'evaluasi': 2, 'guru': 2, 'mudah': 2, 'laku': 2, 'cms': 2, 'drupal': 2, 'konten': 2, 'maupun': 2, 'hasil': 2, 'makin': 1, 'kembang': 1, 'bagai': 1, 'bahan': 1, 'utama': 1, 'proses': 1, 'sulit': 1, 'jika': 1, 'sumber': 1, 'harus': 1, 'aktif': 1, 'praktik': 1, 'sedia': 1, 'sifat': 1, 'konvensional': 1, 'timbul': 1, 'kendala': 1, 'kertas': 1, 'waktu': 1, 'efisien': 1, 'ada': 1, 'masalah': 1, 'sebut': 1, 'pembelajran': 1, 'terima': 1, 'bas': 1, 'web': 1, 'buka': 1, 'browser': 1, 'akses': 1, 'internet': 1, 'mana': 1, 'jauh': 1, 'rekap': 1, 'nilai': 1, 'sudah': 1, 'sistem': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'dukung': 1, 'open': 1, 'source': 1, 'modul': 1, 'cocok': 1, 'tuju': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'orang': 1, 'cari': 1, 'interaktif': 1, 'dasar': 1, 'uji': 1, 'presentase': 1, 'program': 1, 'capai': 1, 'ingin': 1, 'tingkat': 1, 'mampu': 1, 'baru': 1, 'nonpelajar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'manajemen': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 12, 'the': 11, 'and': 9, 'students': 7, 'to': 7, 'learning': 6, 'is': 6, 'this': 5, 'a': 5, 'computer': 5, 'network': 4, 'be': 4, 'content': 4, 'application': 4, 'can': 4, 'knowledge': 3, 'using': 3, 'as': 3, 'materials': 3, 'in': 3, 'because': 3, 'that': 3, 'allows': 2, 'learn': 2, 'from': 2, 'media': 2, 'process': 2, 'still': 2, 'book': 2, 'evaluation': 2, 'make': 2, 'teachers': 2, 'easier': 2, 'web': 2, 'based': 2, 'by': 2, 'cms': 2, 'drupal': 2, 'results': 2, 'continued': 1, 'development': 1, 'any': 1, 'at': 1, 'moment': 1, 'primary': 1, 'teaching': 1, 'hard': 1, 'master': 1, 'if': 1, 'learned': 1, 'only': 1, 'text': 1, 'an': 1, 'applied': 1, 'science': 1, 'require': 1, 'more': 1, 'active': 1, 'practice': 1, 'provision': 1, 'old': 1, 'school': 1, 'would': 1, 'usage': 1, 'paper': 1, 'time': 1, 'become': 1, 'inefficient': 1, 'given': 1, 'these': 1, 'problems': 1, 'then': 1, 'made': 1, 'give': 1, 'receive': 1, 'it': 1, 'builded': 1, 'accessed': 1, 'with': 1, 'browser': 1, 'done': 1, 'much': 1, 'grade': 1, 'scoring': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'system': 1, 'support': 1, 'creation': 1, 'open': 1, 'source': 1, 'applications': 1, 'implemented': 1, 'module': 1, 'suitable': 1, 'aim': 1, 'thesis': 1, 'people': 1, 'who': 1, 'seek': 1, 'interactive': 1, 'on': 1, 'test': 1, 'namely': 1, 'percentage': 1, 'achieving': 1, 'desired': 1, 'improve': 1, 'ability': 1, 'provide': 1, 'new': 1, 'nonstudents': 1, 'networks': 1, 'keywords': 1, 'manajement': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1093 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Dwi Puji Raharjo
Judul: SISTEM PAKAR DIAGNOSA HAMA DAN PENYAKIT PADI DENGAN METODE BAYESIAN BERBASIS CERTAINTY FACTOR (Studi Kasus: UPT Dinas Pertanian dan Kehutanan Kec. Laren Kab. Lamongan)
Pembimbing 1: Andharini Dwi Cahyani, S.Kom., M.Kom
Pembimbing 2: Bain Khusnul Khotimah, S.T., M.Kom.
Abstrak (Raw): Banyak petani yang mendapatkan hasil panen kurang maksimal. Hal itu disebabkan oleh hama maupun penyakit tanaman padi. Hama dan penyakit memiliki jenis dan gejala yang berbeda. Untuk jenis hama dan penyakit diantaranya: penggerek batang, hawar daun bakteri, dan lain-lain. sedangkan gejala dari hama maupun penyakit tanaman padi antara lain: adanya ngengat kupu-kupu, anakan berkurang, daun padi berwarna kuning, dan lain-lain. Untuk mempermudah mendiagnosa jenis hama dan penyakit tanaman padi, dibutuhkan adanya sistem pakar yang cara kerjanya hampir sama dengan seorang pakar dalam bidangnya. Gejala-gejala yang terdapat pada sistem sering mengandung ketidakpastian karena fakta yang didapat di lapangan tidak sesuai dengan panduan seorang pakar. Untuk mengatasi masalah ketidakpastian tersebut, sistem pakar mengadopsi metode Certainty Factor untuk menganalisa berdasarkan gejala-gajala yang terdapat pada masalah yang terjadi. Dengan metode Certainty Factor pada sistem akan didapatkan tingkat kepastian terhadap suatu fakta yang akan menghasilkan sebuah diagnosa. Hasil dari sistem akan mampu melakukan diagnosa berdasarkan gejala-gejala yang ada meskipun terdapat gejala-gejala yang mengandung ketidakpastian. Untuk mengukur derajat kemunculan suatu hama ataupun penyakit berdasarkan gejala-gejala digunakanlah Probabilitas Bayesian.
Abstrak (Clean): banyak petani yang mendapatkan hasil panen kurang maksimal hal itu disebabkan oleh hama maupun penyakit tanaman padi hama dan penyakit memiliki jenis dan gejala yang berbeda untuk jenis hama dan penyakit diantaranya penggerek batang hawar daun bakteri dan lainlain sedangkan gejala dari hama maupun penyakit tanaman padi antara lain adanya ngengat kupukupu anakan berkurang daun padi berwarna kuning dan lainlain untuk mempermudah mendiagnosa jenis hama dan penyakit tanaman padi dibutuhkan adanya sistem pakar yang cara kerjanya hampir sama dengan seorang pakar dalam bidangnya gejalagejala yang terdapat pada sistem sering mengandung ketidakpastian karena fakta yang didapat di lapangan tidak sesuai dengan panduan seorang pakar untuk mengatasi masalah ketidakpastian tersebut sistem pakar mengadopsi metode certainty factor untuk menganalisa berdasarkan gejalagajala yang terdapat pada masalah yang terjadi dengan metode certainty factor pada sistem akan didapatkan tingkat kepastian terhadap suatu fakta yang akan menghasilkan sebuah diagnosa hasil dari sistem akan mampu melakukan diagnosa berdasarkan gejalagejala yang ada meskipun terdapat gejalagejala yang mengandung ketidakpastian untuk mengukur derajat kemunculan suatu hama ataupun penyakit berdasarkan gejalagejala digunakanlah probabilitas bayesian
Abstrak (Stopwords Removed): banyak petani mendapatkan hasil panen kurang maksimal disebabkan hama maupun penyakit tanaman padi hama penyakit memiliki jenis gejala berbeda jenis hama penyakit diantaranya penggerek batang hawar daun bakteri lainlain sedangkan gejala hama maupun penyakit tanaman padi antara lain adanya ngengat kupukupu anakan berkurang daun padi berwarna kuning lainlain mempermudah mendiagnosa jenis hama penyakit tanaman padi dibutuhkan adanya sistem pakar cara kerjanya hampir sama seorang pakar bidangnya gejalagejala terdapat sistem sering mengandung ketidakpastian fakta didapat lapangan sesuai panduan seorang pakar mengatasi masalah ketidakpastian tersebut sistem pakar mengadopsi metode certainty factor menganalisa berdasarkan gejalagajala terdapat masalah terjadi metode certainty factor sistem didapatkan tingkat kepastian fakta menghasilkan diagnosa hasil sistem mampu melakukan diagnosa berdasarkan gejalagejala ada meskipun terdapat gejalagejala mengandung ketidakpastian mengukur derajat kemunculan hama ataupun penyakit berdasarkan gejalagejala digunakanlah probabilitas bayesian
Abstrak (Stemmed): banyak tani dapat hasil panen kurang maksimal sebab hama maupun sakit tanam padi hama sakit milik jenis gejala beda jenis hama sakit antara gerek batang hawar daun bakteri lainlain sedang gejala hama maupun sakit tanam padi antara lain ada ngengat kupukupu ana kurang daun padi warna kuning lainlain mudah mendiagnosa jenis hama sakit tanam padi butuh ada sistem pakar cara kerja hampir sama orang pakar bidang gejalagejala dapat sistem sering kandung ketidakpastian fakta dapat lapang sesuai pandu orang pakar atas masalah ketidakpastian sebut sistem pakar adopsi metode certainty factor menganalisa dasar gejalagajala dapat masalah jadi metode certainty factor sistem dapat tingkat pasti fakta hasil diagnosa hasil sistem mampu laku diagnosa dasar gejalagejala ada meski dapat gejalagejala kandung ketidakpastian ukur derajat muncul hama atau sakit dasar gejalagejala guna probabilitas bayesian
Abstrak (Corrected): banyan tank apart hail panel during maximal kebab hama maun skit tana paid hama skit milk penis gala bed penis hama skit angara greek bating haar damn battery maintain sedan gala hama maun skit tana paid angara lain ada ngengat kupukupu ana during damn paid wanna tuning maintain judah mendiagnosa penis hama skit tana paid butch ada sister dakar cara era hamper same orang dakar biding gejalagejala apart sister seeing bandung ketidakpastian fact apart laying sexual panda orang dakar alas marsala ketidakpastian debut sister dakar adopt metope certainty factor menganalisa dakar gejalagajala apart marsala jade metope certainty factor sister apart dingbat past fact hail diagnose hail sister camp lake diagnose dakar gejalagejala ada mess apart gejalagejala bandung ketidakpastian ukr derajat munch hama tau skit dakar gejalagejala gun probability bayesian
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'dapat': 6, 'hama': 6, 'sakit': 6, 'sistem': 5, 'padi': 4, 'pakar': 4, 'gejalagejala': 4, 'hasil': 3, 'tanam': 3, 'jenis': 3, 'ada': 3, 'ketidakpastian': 3, 'dasar': 3, 'kurang': 2, 'maupun': 2, 'gejala': 2, 'antara': 2, 'daun': 2, 'lainlain': 2, 'orang': 2, 'kandung': 2, 'fakta': 2, 'masalah': 2, 'metode': 2, 'certainty': 2, 'factor': 2, 'diagnosa': 2, 'banyak': 1, 'tani': 1, 'panen': 1, 'maksimal': 1, 'sebab': 1, 'milik': 1, 'beda': 1, 'gerek': 1, 'batang': 1, 'hawar': 1, 'bakteri': 1, 'sedang': 1, 'lain': 1, 'ngengat': 1, 'kupukupu': 1, 'ana': 1, 'warna': 1, 'kuning': 1, 'mudah': 1, 'mendiagnosa': 1, 'butuh': 1, 'cara': 1, 'kerja': 1, 'hampir': 1, 'sama': 1, 'bidang': 1, 'sering': 1, 'lapang': 1, 'sesuai': 1, 'pandu': 1, 'atas': 1, 'sebut': 1, 'adopsi': 1, 'menganalisa': 1, 'gejalagajala': 1, 'jadi': 1, 'tingkat': 1, 'pasti': 1, 'mampu': 1, 'laku': 1, 'meski': 1, 'ukur': 1, 'derajat': 1, 'muncul': 1, 'atau': 1, 'guna': 1, 'probabilitas': 1, 'bayesian': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'of': 17, 'and': 9, 'to': 7, 'expert': 6, 'pest': 5, 'rice': 5, 'indications': 5, 'a': 4, 'that': 4, 'system': 4, 'are': 3, 'many': 3, 'they': 3, 'can': 3, 'be': 3, 'method': 3, 'what': 2, 'because': 2, 'disease': 2, 'kind': 2, 'leaf': 2, 'more': 2, 'make': 2, 'it': 2, 'detect': 2, 'diseases': 2, 'we': 2, 'real': 2, 'with': 2, 'problem': 2, 'factor': 2, 'by': 2, 'will': 2, 'able': 2, 'accuracy': 2, 'diagnosis': 2, 'there': 1, 'farmers': 1, 'who': 1, 'get': 1, 'harvests': 1, 'less': 1, 'than': 1, 'expected': 1, 'its': 1, 'all': 1, 'unhealthy': 1, 'has': 1, 'different': 1, 'borer': 1, 'blight': 1, 'bacteria': 1, 'for': 1, 'existence': 1, 'butterfly': 1, 'decreasing': 1, 'tillers': 1, 'becomes': 1, 'yellow': 1, 'easer': 1, 'need': 1, 'act': 1, 'like': 1, 'not': 1, 'detected': 1, 'accurately': 1, 'at': 1, 'times': 1, 'fact': 1, 'doesnt': 1, 'really': 1, 'match': 1, 'diagnoses': 1, 'deal': 1, 'adopts': 1, 'certainly': 1, 'diagnose': 1, 'occurs': 1, 'adopting': 1, 'certianly': 1, 'conclude': 1, 'even': 1, 'contain': 1, 'non': 1, 'accurate': 1, 'facts': 1, 'calculate': 1, 'made': 1, 'use': 1, 'bayesian': 1, 'probability': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1094 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Mohammad Fathul Harib Amrulloh
Judul: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN REKOMENDASI PEMBERIAN REWARD DAN PUNISHMENT MENGGUNAKAN METODE C4.5
Pembimbing 1: Rika Yunitarini, S.T.,M.T.
Pembimbing 2: Sigit Susanto P, S.Kom.,M.Kom
Abstrak (Raw): Abstrak.Semakin berkembang perusahaan, semakin dibutuhkan juga kebutuhan tenaga manusia. Perusahaan umumnya ingin memberikan kinerja yang terbaik dalam berinteraksi dengan pihak yang terkait, salah satunya adalah dengan karyawan yang mana merupakan pemegang peranan dalam perkembangan perusahaan. Untuk mewujudkan itu, suatu perusahaan mencari sumber daya manusia yang melaksanakan pekerjaannya dengan baik. Untuk dapat tetap menjaga agar karyawan tetap pada performa dan kualitas yang baik maka dibutuhkan sebuah pemberian Reward dan Punihsment. dalam kegiatan pemberian Reward dan Punihsment harus dilakukan berdasarkan keriteria dan data lapangan yang akurat agar tepat sasaran dan tidak ada yang merasa dirugikan. Untuk menunjang agar kegiatan pemberian Reward dan Punihsment dapat berjalan sesuai dengan aturan yang ada maka dibuatlah sebuah sistem pendukung keputusan yang mana dapat membantu memberikan rekomendasi pemberian reward dan punishment dengan keriteria yang telah ditentukan untuk mendapatkan Reward dan Punihsment. metode C4.5 diterapkan dalam sistem pendukung keputusan ini. sistem pendukung keputusan membantu HRD dalam memberikan rekomendasi keputusan. Metode C.4.5 merupakan metode pohon keputusan. Metode C4.5 bisa diterapkan jika sebelumnya sudah ada data learning karna dari data Learning itulah pohon keputusan dibentuk.
Kata Kunci: Sistem Pendukung Keputusan, algoritma C4.5, Pemberian Reward dan Punishmen
Abstrak (Clean): abstraksemakin berkembang perusahaan semakin dibutuhkan juga kebutuhan tenaga manusia perusahaan umumnya ingin memberikan kinerja yang terbaik dalam berinteraksi dengan pihak yang terkait salah satunya adalah dengan karyawan yang mana merupakan pemegang peranan dalam perkembangan perusahaan untuk mewujudkan itu suatu perusahaan mencari sumber daya manusia yang melaksanakan pekerjaannya dengan baik untuk dapat tetap menjaga agar karyawan tetap pada performa dan kualitas yang baik maka dibutuhkan sebuah pemberian reward dan punihsment dalam kegiatan pemberian reward dan punihsment harus dilakukan berdasarkan keriteria dan data lapangan yang akurat agar tepat sasaran dan tidak ada yang merasa dirugikan untuk menunjang agar kegiatan pemberian reward dan punihsment dapat berjalan sesuai dengan aturan yang ada maka dibuatlah sebuah sistem pendukung keputusan yang mana dapat membantu memberikan rekomendasi pemberian reward dan punishment dengan keriteria yang telah ditentukan untuk mendapatkan reward dan punihsment metode c diterapkan dalam sistem pendukung keputusan ini sistem pendukung keputusan membantu hrd dalam memberikan rekomendasi keputusan metode c merupakan metode pohon keputusan metode c bisa diterapkan jika sebelumnya sudah ada data learning karna dari data learning itulah pohon keputusan dibentuk kata kunci sistem pendukung keputusan algoritma c pemberian reward dan punishmen
Abstrak (Stopwords Removed): abstraksemakin berkembang perusahaan semakin dibutuhkan kebutuhan tenaga manusia perusahaan umumnya ingin memberikan kinerja terbaik berinteraksi pihak terkait salah satunya karyawan mana pemegang peranan perkembangan perusahaan mewujudkan perusahaan mencari sumber daya manusia melaksanakan pekerjaannya baik dapat tetap menjaga karyawan tetap performa kualitas baik dibutuhkan pemberian reward punihsment kegiatan pemberian reward punihsment harus dilakukan berdasarkan keriteria data lapangan akurat tepat sasaran ada merasa dirugikan menunjang kegiatan pemberian reward punihsment dapat berjalan sesuai aturan ada dibuatlah sistem pendukung keputusan mana dapat membantu memberikan rekomendasi pemberian reward punishment keriteria ditentukan mendapatkan reward punihsment metode c diterapkan sistem pendukung keputusan sistem pendukung keputusan membantu hrd memberikan rekomendasi keputusan metode c metode pohon keputusan metode c diterapkan jika sebelumnya sudah ada data learning karna data learning itulah pohon keputusan dibentuk kata kunci sistem pendukung keputusan algoritma c pemberian reward punishmen
Abstrak (Stemmed): abstraksemakin kembang usaha makin butuh butuh tenaga manusia usaha umum ingin beri kerja baik interaksi pihak kait salah satu karyawan mana pegang peran kembang usaha wujud usaha cari sumber daya manusia laksana kerja baik dapat tetap jaga karyawan tetap performa kualitas baik butuh beri reward punihsment giat beri reward punihsment harus laku dasar keriteria data lapang akurat tepat sasar ada rasa rugi tunjang giat beri reward punihsment dapat jalan sesuai atur ada buat sistem dukung putus mana dapat bantu beri rekomendasi beri reward punishment keriteria tentu dapat reward punihsment metode c terap sistem dukung putus sistem dukung putus bantu hrd beri rekomendasi putus metode c metode pohon putus metode c terap jika belum sudah ada data learning karna data learning itu pohon putus bentuk kata kunci sistem dukung putus algoritma c beri reward punishmen
Abstrak (Corrected): abstraksemakin embank sara making butch butch teenage amnesia sara mum begin bert era back interaksi pick wait salad sat karajan mana penang pecan embank sara juju sara care number day amnesia lasagna era back apart team saga karajan team perform kualitas back butch bert reward punishment gift bert reward punishment harms lake dakar criteria data laying aura teat samar ada rash rug tuning gift bert reward punishment apart alan sexual amur ada but sister during puts mana apart bantu bert rekomendasi bert reward punishment criteria tent apart reward punishment metope c trap sister during puts sister during puts bantu had bert rekomendasi puts metope c metope poon puts metope c trap pika begum judah ada data learning karma data learning it poon puts bent data bunch sister during puts algorithm c bert reward punishment
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'beri': 8, 'putus': 7, 'reward': 6, 'usaha': 4, 'dapat': 4, 'punihsment': 4, 'sistem': 4, 'dukung': 4, 'metode': 4, 'c': 4, 'butuh': 3, 'baik': 3, 'data': 3, 'ada': 3, 'kembang': 2, 'manusia': 2, 'kerja': 2, 'karyawan': 2, 'mana': 2, 'tetap': 2, 'giat': 2, 'keriteria': 2, 'bantu': 2, 'rekomendasi': 2, 'terap': 2, 'pohon': 2, 'learning': 2, 'abstraksemakin': 1, 'makin': 1, 'tenaga': 1, 'umum': 1, 'ingin': 1, 'interaksi': 1, 'pihak': 1, 'kait': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'pegang': 1, 'peran': 1, 'wujud': 1, 'cari': 1, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'laksana': 1, 'jaga': 1, 'performa': 1, 'kualitas': 1, 'harus': 1, 'laku': 1, 'dasar': 1, 'lapang': 1, 'akurat': 1, 'tepat': 1, 'sasar': 1, 'rasa': 1, 'rugi': 1, 'tunjang': 1, 'jalan': 1, 'sesuai': 1, 'atur': 1, 'buat': 1, 'punishment': 1, 'tentu': 1, 'hrd': 1, 'jika': 1, 'belum': 1, 'sudah': 1, 'karna': 1, 'itu': 1, 'bentuk': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'algoritma': 1, 'punishmen': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 9, 'and': 9, 'to': 7, 'in': 6, 'a': 6, 'reward': 6, 'decision': 6, 'is': 5, 'support': 5, 'with': 4, 'be': 4, 'punihsment': 4, 'c': 4, 'method': 4, 'which': 3, 'that': 3, 'data': 3, 'can': 3, 'companies': 2, 'provide': 2, 'performance': 2, 'one': 2, 'company': 2, 'for': 2, 'on': 2, 'then': 2, 'award': 2, 'criteria': 2, 'existing': 2, 'system': 2, 'help': 2, 'recommendations': 2, 'applied': 2, 'systems': 2, 'tree': 2, 'learning': 2, 'abstrack': 1, 'growing': 1, 'are': 1, 'increasingly': 1, 'required': 1, 'also': 1, 'manpower': 1, 'needs': 1, 'generally': 1, 'want': 1, 'best': 1, 'interacting': 1, 'related': 1, 'parties': 1, 'employee': 1, 'holder': 1, 'role': 1, 'development': 1, 'achieve': 1, 'looking': 1, 'human': 1, 'resources': 1, 'perform': 1, 'job': 1, 'well': 1, 'able': 1, 'still': 1, 'keep': 1, 'permanent': 1, 'employees': 1, 'quality': 1, 'good': 1, 'it': 1, 'takes': 1, 'activities': 1, 'administration': 1, 'must': 1, 'based': 1, 'accurate': 1, 'field': 1, 'right': 1, 'target': 1, 'no': 1, 'feels': 1, 'aggrieved': 1, 'activity': 1, 'run': 1, 'accordance': 1, 'rules': 1, 'made': 1, 'punishment': 1, 'predetermined': 1, 'earn': 1, 'this': 1, 'hr': 1, 'decisions': 1, 'providing': 1, 'if': 1, 'previously': 1, 'because': 1, 'formed': 1, 'keywords': 1, 'algorithm': 1, 'giving': 1, 'punishmen': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1095 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: zulfiyah
Judul: PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENERIMAAN SISWA BARU DI SMA NEGERI 2 BANGKALAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS ( FAHP ) SYNTHETIC EXTEND ANALYSIS (SEA).
Pembimbing 1: Rika yunitarini, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Andharini Dwi Cahyani, S.Kom., M.Kom
Abstrak (Raw): SMA Negeri 2 merupakansalahsatuinstansipendidikan yang berada di kabupatenBangkalan. Selamainipencatatan data siswa SMA Negeri 2 Bangkalanmasihmenggunakansistem manual danbelumefisien, darisistempengolahan data sebelumnyaakanmenjadihambatanbagi yang membutuhkanlayananinformasi. Maka dari itu SMAN 2 Bangkalan membutuhkan suatu sistem yang dapat memprmudah pengolahan data siswa yang akan diterima.
Oleh karema itu pada penyusunanan tugas akhir ini akan merancang Sistem Informasi Penerimaan Siswa baru dengan menggunakan metode FAHP. Penyeleksian PSB melalui aplikasi website ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MYSQL.
Setelah sistem dirancang sistem dapat memenuhi kebutuhan dalam mempermudah dan mempercepat kinerja guru dan staff yang bertugas dalam mengelola data siswa baru yang akan diterima. Dari uji obyektifitas yang silakukan terhadap 16 responden, mendapatkan hasil ±90% responden menyatakan sangat setuju terhadap sistem Sistem Informasi Penerimaan Siswa baru yang dibangun.
Abstrak (Clean): sma negeri merupakansalahsatuinstansipendidikan yang berada di kabupatenbangkalan selamainipencatatan data siswa sma negeri bangkalanmasihmenggunakansistem manual danbelumefisien darisistempengolahan data sebelumnyaakanmenjadihambatanbagi yang membutuhkanlayananinformasi maka dari itu sman bangkalan membutuhkan suatu sistem yang dapat memprmudah pengolahan data siswa yang akan diterima oleh karema itu pada penyusunanan tugas akhir ini akan merancang sistem informasi penerimaan siswa baru dengan menggunakan metode fahp penyeleksian psb melalui aplikasi website ini menggunakan bahasa pemrograman php dan mysql setelah sistem dirancang sistem dapat memenuhi kebutuhan dalam mempermudah dan mempercepat kinerja guru dan staff yang bertugas dalam mengelola data siswa baru yang akan diterima dari uji obyektifitas yang silakukan terhadap responden mendapatkan hasil ± responden menyatakan sangat setuju terhadap sistem sistem informasi penerimaan siswa baru yang dibangun
Abstrak (Stopwords Removed): sma negeri merupakansalahsatuinstansipendidikan berada kabupatenbangkalan selamainipencatatan data siswa sma negeri bangkalanmasihmenggunakansistem manual danbelumefisien darisistempengolahan data sebelumnyaakanmenjadihambatanbagi membutuhkanlayananinformasi sman bangkalan membutuhkan sistem dapat memprmudah pengolahan data siswa diterima karema penyusunanan tugas akhir merancang sistem informasi penerimaan siswa baru menggunakan metode fahp penyeleksian psb aplikasi website menggunakan bahasa pemrograman php mysql sistem dirancang sistem dapat memenuhi kebutuhan mempermudah mempercepat kinerja guru staff bertugas mengelola data siswa baru diterima uji obyektifitas silakukan responden mendapatkan hasil ± responden menyatakan sangat setuju sistem sistem informasi penerimaan siswa baru dibangun
Abstrak (Stemmed): sma negeri merupakansalahsatuinstansipendidikan ada kabupatenbangkalan selamainipencatatan data siswa sma negeri bangkalanmasihmenggunakansistem manual danbelumefisien darisistempengolahan data sebelumnyaakanmenjadihambatanbagi membutuhkanlayananinformasi sman bangkal butuh sistem dapat memprmudah olah data siswa terima karema penyusunanan tugas akhir rancang sistem informasi terima siswa baru guna metode fahp seleksi psb aplikasi website guna bahasa pemrograman php mysql sistem rancang sistem dapat penuh butuh mudah cepat kerja guru staff tugas kelola data siswa baru terima uji obyektifitas silakukan responden dapat hasil responden nyata sangat tuju sistem sistem informasi terima siswa baru bangun
Abstrak (Corrected): sea never merupakansalahsatuinstansipendidikan ada kabupatenbangkalan selamainipencatatan data visa sea never bangkalanmasihmenggunakansistem manual danbelumefisien darisistempengolahan data sebelumnyaakanmenjadihambatanbagi membutuhkanlayananinformasi man bangka butch sister apart memprmudah blah data visa terms karma penyusunanan tugs air dancing sister informant terms visa bar gun metope fahd seeks pub aplikasi website gun bahama pemrograman pop myself sister dancing sister apart punch butch judah eat era guru staff tugs fella data visa bar terms uni obyektifitas silakukan responded apart hail responded nyala sang juju sister sister informant terms visa bar bangui
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sistem': 6, 'siswa': 5, 'data': 4, 'terima': 4, 'dapat': 3, 'baru': 3, 'sma': 2, 'negeri': 2, 'butuh': 2, 'tugas': 2, 'rancang': 2, 'informasi': 2, 'guna': 2, 'responden': 2, 'merupakansalahsatuinstansipendidikan': 1, 'ada': 1, 'kabupatenbangkalan': 1, 'selamainipencatatan': 1, 'bangkalanmasihmenggunakansistem': 1, 'manual': 1, 'danbelumefisien': 1, 'darisistempengolahan': 1, 'sebelumnyaakanmenjadihambatanbagi': 1, 'membutuhkanlayananinformasi': 1, 'sman': 1, 'bangkal': 1, 'memprmudah': 1, 'olah': 1, 'karema': 1, 'penyusunanan': 1, 'akhir': 1, 'metode': 1, 'fahp': 1, 'seleksi': 1, 'psb': 1, 'aplikasi': 1, 'website': 1, 'bahasa': 1, 'pemrograman': 1, 'php': 1, 'mysql': 1, 'penuh': 1, 'mudah': 1, 'cepat': 1, 'kerja': 1, 'guru': 1, 'staff': 1, 'kelola': 1, 'uji': 1, 'obyektifitas': 1, 'silakukan': 1, 'hasil': 1, 'nyata': 1, 'sangat': 1, 'tuju': 1, 'bangun': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 9, 'system': 7, 'student': 4, 'data': 4, 'and': 4, 'a': 4, 'in': 3, 'bangkal': 3, 'using': 3, 'will': 3, 'be': 3, 'information': 3, 'to': 3, 'new': 3, 'sma': 2, 'is': 2, 'that': 2, 'processing': 2, 'needs': 2, 'this': 2, 'acceptance': 2, 'respondents': 2, 'negeri': 1, 'one': 1, 'educational': 1, 'institutions': 1, 'are': 1, 'during': 1, 'recording': 1, 'still': 1, 'manual': 1, 'systems': 1, 'inefficient': 1, 'from': 1, 'previous': 1, 'those': 1, 'who': 1, 'need': 1, 'service': 1, 'sman': 1, 'can': 1, 'facilitate': 1, 'received': 1, 'therefore': 1, 'preparation': 1, 'thesis': 1, 'design': 1, 'by': 1, 'fahp': 1, 'selection': 1, 'psb': 1, 'through': 1, 'website': 1, 'applications': 1, 'programming': 1, 'language': 1, 'php': 1, 'mysql': 1, 'once': 1, 'designed': 1, 'meet': 1, 'facilitating': 1, 'accelerating': 1, 'performance': 1, 'teachers': 1, 'staff': 1, 'charge': 1, 'managing': 1, 'students': 1, 'accepted': 1, 'objectivity': 1, 'tests': 1, 'conducted': 1, 'on': 1, 'getting': 1, 'results': 1, 'agreed': 1, 'built': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1096 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Faridhatul Jannah
Judul: PEMBUATAN SISTEM INFORMASI IURAN SEKOLAH DI SMA NEGERI 1 GALIS PAMEKASAN DENGAN METODE FAST
(Framework for Application of System Thinking)
Pembimbing 1: Rika Yunitarini, S.T.,M.T
Pembimbing 2: Andharini Dwi Cahyani, S.Kom.,M.Kom.
Abstrak (Raw): SMA Negeri 1 Galis Pamekasan adalah salah satu sekolah negeri di kabupaten pamekasan yang terletak di daerah pedesaan namunsudah mulai mengenal kecanggihan teknologi. Akan tetapi SMA Negeri 1 Galis dalam pengolah keuangan masih menggunakan sistem manual yang kurang efisien dan efektif. Pada satu sisi, SMA Negeri 1 Galis menginginkan suatu sistem yang dapat mempermudah pengolahan data keuangan sekolah.
Oleh karena itu pada penyusunan tugas akhir ini akan membuat Sistem Informasi Iuran Sekolah dengan menggunakan metode FAST (Framework for Application of System Thinking) dan menggunakan PHP dan MySQL.
Setelah sistem dirancang, sistem dapat mengakomodasi kebutuhan dalam mempermudah dan mempercepat kinerja staf Tata usaha khususnya bagian keuangan. Dari uji obyektifitas yang dilakukan terhadap 16 responden, mendapatkan hasil±85% responden menyatakan sangat setuju terhadap sistem informasi iuran sekolah yang di bangun.
Kata Kunci :Sistem Informasi Iuran, Sekolah, Metode FAST, SMA Negeri 1 Galis Pamekasan.
Abstrak (Clean): sma negeri galis pamekasan adalah salah satu sekolah negeri di kabupaten pamekasan yang terletak di daerah pedesaan namunsudah mulai mengenal kecanggihan teknologi akan tetapi sma negeri galis dalam pengolah keuangan masih menggunakan sistem manual yang kurang efisien dan efektif pada satu sisi sma negeri galis menginginkan suatu sistem yang dapat mempermudah pengolahan data keuangan sekolah oleh karena itu pada penyusunan tugas akhir ini akan membuat sistem informasi iuran sekolah dengan menggunakan metode fast framework for application of system thinking dan menggunakan php dan mysql setelah sistem dirancang sistem dapat mengakomodasi kebutuhan dalam mempermudah dan mempercepat kinerja staf tata usaha khususnya bagian keuangan dari uji obyektifitas yang dilakukan terhadap responden mendapatkan hasil± responden menyatakan sangat setuju terhadap sistem informasi iuran sekolah yang di bangun kata kunci sistem informasi iuran sekolah metode fast sma negeri galis pamekasan
Abstrak (Stopwords Removed): sma negeri galis pamekasan salah satu sekolah negeri kabupaten pamekasan terletak daerah pedesaan namunsudah mulai mengenal kecanggihan teknologi sma negeri galis pengolah keuangan masih menggunakan sistem manual kurang efisien efektif satu sisi sma negeri galis menginginkan sistem dapat mempermudah pengolahan data keuangan sekolah penyusunan tugas akhir membuat sistem informasi iuran sekolah menggunakan metode fast framework for application of system thinking menggunakan php mysql sistem dirancang sistem dapat mengakomodasi kebutuhan mempermudah mempercepat kinerja staf tata usaha khususnya bagian keuangan uji obyektifitas dilakukan responden mendapatkan hasil± responden menyatakan sangat setuju sistem informasi iuran sekolah bangun kata kunci sistem informasi iuran sekolah metode fast sma negeri galis pamekasan
Abstrak (Stemmed): sma negeri galis pamekasan salah satu sekolah negeri kabupaten pamekasan letak daerah desa namunsudah mulai kenal canggih teknologi sma negeri galis olah uang masih guna sistem manual kurang efisien efektif satu sisi sma negeri galis ingin sistem dapat mudah olah data uang sekolah susun tugas akhir buat sistem informasi iur sekolah guna metode fast framework for application of system thinking guna php mysql sistem rancang sistem dapat akomodasi butuh mudah cepat kerja staf tata usaha khusus bagi uang uji obyektifitas laku responden dapat hasil responden nyata sangat tuju sistem informasi iur sekolah bangun kata kunci sistem informasi iur sekolah metode fast sma negeri galis pamekasan
Abstrak (Corrected): sea never gals pamekasan salad sat selah never kabupaten pamekasan leak sarah desk namunsudah mule penal canggih teknologi sea never gals blah hang mash gun sister manual during elision efektif sat sis sea never gals begin sister apart judah blah data hang selah susan tugs air but sister informant our selah gun metope fast framework for application of system thinking gun pop myself sister dancing sister apart akomodasi butch judah eat era stay data sara rhesus bag hang uni obyektifitas lake responded apart hail responded nyala sang juju sister informant our selah bangui data bunch sister informant our selah metope fast sea never gals pamekasan
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sistem': 7, 'negeri': 5, 'sekolah': 5, 'sma': 4, 'galis': 4, 'pamekasan': 3, 'uang': 3, 'guna': 3, 'dapat': 3, 'informasi': 3, 'iur': 3, 'satu': 2, 'olah': 2, 'mudah': 2, 'metode': 2, 'fast': 2, 'responden': 2, 'salah': 1, 'kabupaten': 1, 'letak': 1, 'daerah': 1, 'desa': 1, 'namunsudah': 1, 'mulai': 1, 'kenal': 1, 'canggih': 1, 'teknologi': 1, 'masih': 1, 'manual': 1, 'kurang': 1, 'efisien': 1, 'efektif': 1, 'sisi': 1, 'ingin': 1, 'data': 1, 'susun': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'buat': 1, 'framework': 1, 'for': 1, 'application': 1, 'of': 1, 'system': 1, 'thinking': 1, 'php': 1, 'mysql': 1, 'rancang': 1, 'akomodasi': 1, 'butuh': 1, 'cepat': 1, 'kerja': 1, 'staf': 1, 'tata': 1, 'usaha': 1, 'khusus': 1, 'bagi': 1, 'uji': 1, 'obyektifitas': 1, 'laku': 1, 'hasil': 1, 'nyata': 1, 'sangat': 1, 'tuju': 1, 'bangun': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 13, 'in': 5, 'systems': 5, 'sma': 4, 'negeri': 4, 'galis': 4, 'and': 4, 'school': 4, 'pamekasan': 3, 'a': 3, 'financial': 3, 'using': 3, 'on': 3, 'system': 3, 'information': 3, 'is': 2, 'one': 2, 'but': 2, 'processing': 2, 'that': 2, 'fast': 2, 'respondents': 2, 'abstract': 1, 'public': 1, 'schools': 1, 'district': 1, 'located': 1, 'rural': 1, 'area': 1, 'has': 1, 'begun': 1, 'to': 1, 'recognize': 1, 'sophistication': 1, 'technology': 1, 'still': 1, 'manual': 1, 'are': 1, 'less': 1, 'efficient': 1, 'effective': 1, 'hand': 1, 'wanted': 1, 'could': 1, 'facilitate': 1, 'data': 1, 'because': 1, 'preparation': 1, 'this': 1, 'thesis': 1, 'will': 1, 'make': 1, 'contribution': 1, 'framework': 1, 'for': 1, 'application': 1, 'thinking': 1, 'php': 1, 'mysql': 1, 'after': 1, 'designed': 1, 'can': 1, 'accommodate': 1, 'needs': 1, 'facilitating': 1, 'accelerating': 1, 'performance': 1, 'staff': 1, 'tata': 1, 'business': 1, 'especially': 1, 'section': 1, 'objectivity': 1, 'tests': 1, 'conducted': 1, 'getting': 1, 'results': 1, 'strongly': 1, 'agreed': 1, 'wake': 1, 'tuition': 1, 'keywords': 1, 'dues': 1, 'method': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1097 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ilmiyatus Shalihah
Judul: Sistem Dinamik Ketersediaan Jagung Di Pamekasan
Pembimbing 1: Achmad Jauhari, S.T,. M.Kom
Pembimbing 2: Sigit Susanto Putro, S.Kom,.M.Kom
Abstrak (Raw): Abstract: Jagung di kabupaten Pamekasan digunakan sebagai makanan pokok kedua pengganti beras. Untuk bisa mengetahui jumlah ketersediaan jagung yang ada sudah mencukupi kebutuhan atau belum, dibutuhkan suatu sistem yang dapat menganalisa hal tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ketersediaan jagung di masa yang akan datang, serta untuk mengetahui alternatif kebijakan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan ketersediaan jagung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan sistem dinamik yang dilanjutkan dengan simulasi berdasarkan beberapa skenario yang telah ditetapkan. Aspek yang dikaji dalam penelitian ini meliputi sub sistem penyediaan dan sub sistem kebutuhan. Pemodelan sistem dinamik dilakukan dengan alat bantu diagram simpal kausal (loops) yang menghasilkan struktur model dinamis dan perilaku sistem dinamis. Berdasarkan hasil simulasi, untuk meningkatkan ketersediaan jagung di Pamekasan dapat dilakukan dengan peningkatan produksi jagung yaitu dengan penggunaan pupuk NPK, penggunaan bibit unggul hibrida, dan gabungan keduanya. Penggunaan pupuk NPK dapat meningkatkan produksi jagung sampai dengan 55,49%, penggunaan bibit unggul hibrida dapat meningkatkan produksi jagung sampai dengan 70%, dan penggunaan bibit hibrida dan pupuk NPK dapat meningkatkan produksi jagung sampai dengan 76% .
Abstrak (Clean): abstract jagung di kabupaten pamekasan digunakan sebagai makanan pokok kedua pengganti beras untuk bisa mengetahui jumlah ketersediaan jagung yang ada sudah mencukupi kebutuhan atau belum dibutuhkan suatu sistem yang dapat menganalisa hal tersebut tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ketersediaan jagung di masa yang akan datang serta untuk mengetahui alternatif kebijakan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan ketersediaan jagung metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan sistem dinamik yang dilanjutkan dengan simulasi berdasarkan beberapa skenario yang telah ditetapkan aspek yang dikaji dalam penelitian ini meliputi sub sistem penyediaan dan sub sistem kebutuhan pemodelan sistem dinamik dilakukan dengan alat bantu diagram simpal kausal loops yang menghasilkan struktur model dinamis dan perilaku sistem dinamis berdasarkan hasil simulasi untuk meningkatkan ketersediaan jagung di pamekasan dapat dilakukan dengan peningkatan produksi jagung yaitu dengan penggunaan pupuk npk penggunaan bibit unggul hibrida dan gabungan keduanya penggunaan pupuk npk dapat meningkatkan produksi jagung sampai dengan penggunaan bibit unggul hibrida dapat meningkatkan produksi jagung sampai dengan dan penggunaan bibit hibrida dan pupuk npk dapat meningkatkan produksi jagung sampai dengan
Abstrak (Stopwords Removed): abstract jagung kabupaten pamekasan digunakan makanan pokok kedua pengganti beras mengetahui jumlah ketersediaan jagung ada sudah mencukupi kebutuhan belum dibutuhkan sistem dapat menganalisa tersebut tujuan penelitian mengetahui ketersediaan jagung masa datang mengetahui alternatif kebijakan dapat dilakukan meningkatkan ketersediaan jagung metode digunakan penelitian pendekatan sistem dinamik dilanjutkan simulasi berdasarkan beberapa skenario ditetapkan aspek dikaji penelitian meliputi sub sistem penyediaan sub sistem kebutuhan pemodelan sistem dinamik dilakukan alat bantu diagram simpal kausal loops menghasilkan struktur model dinamis perilaku sistem dinamis berdasarkan hasil simulasi meningkatkan ketersediaan jagung pamekasan dapat dilakukan peningkatan produksi jagung penggunaan pupuk npk penggunaan bibit unggul hibrida gabungan keduanya penggunaan pupuk npk dapat meningkatkan produksi jagung penggunaan bibit unggul hibrida dapat meningkatkan produksi jagung penggunaan bibit hibrida pupuk npk dapat meningkatkan produksi jagung
Abstrak (Stemmed): abstract jagung kabupaten pamekasan guna makan pokok dua ganti beras tahu jumlah sedia jagung ada sudah cukup butuh belum butuh sistem dapat menganalisa sebut tuju teliti tahu sedia jagung masa datang tahu alternatif bijak dapat laku tingkat sedia jagung metode guna teliti dekat sistem dinamik lanjut simulasi dasar beberapa skenario tetap aspek kaji teliti liput sub sistem sedia sub sistem butuh model sistem dinamik laku alat bantu diagram simpal kausal loops hasil struktur model dinamis perilaku sistem dinamis dasar hasil simulasi tingkat sedia jagung pamekasan dapat laku tingkat produksi jagung guna pupuk npk guna bibit unggul hibrida gabung dua guna pupuk npk dapat tingkat produksi jagung guna bibit unggul hibrida dapat tingkat produksi jagung guna bibit hibrida pupuk npk dapat tingkat produksi jagung
Abstrak (Corrected): abstract raging kabupaten pamekasan gun mayan look due anti bears tau mullah media raging ada judah cutup butch begum butch sister apart menganalisa debut juju elite tau media raging mass dating tau alternative biak apart lake dingbat media raging metope gun elite dead sister dynamic layout simulate dakar beberapa scenario team aspen kanji elite lieut sub sister media sub sister butch model sister dynamic lake flat bantu diagram simple causal loops hail structure model dynamic perilaku sister dynamic dakar hail simulate dingbat media raging pamekasan apart lake dingbat produksi raging gun punk np gun bit lungful hybrid gang due gun punk np apart dingbat produksi raging gun bit lungful hybrid apart dingbat produksi raging gun bit hybrid punk np apart dingbat produksi raging
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jagung': 9, 'guna': 7, 'sistem': 6, 'dapat': 6, 'tingkat': 6, 'sedia': 5, 'produksi': 4, 'tahu': 3, 'butuh': 3, 'teliti': 3, 'laku': 3, 'pupuk': 3, 'npk': 3, 'bibit': 3, 'hibrida': 3, 'pamekasan': 2, 'dua': 2, 'dinamik': 2, 'simulasi': 2, 'dasar': 2, 'sub': 2, 'model': 2, 'hasil': 2, 'dinamis': 2, 'unggul': 2, 'abstract': 1, 'kabupaten': 1, 'makan': 1, 'pokok': 1, 'ganti': 1, 'beras': 1, 'jumlah': 1, 'ada': 1, 'sudah': 1, 'cukup': 1, 'belum': 1, 'menganalisa': 1, 'sebut': 1, 'tuju': 1, 'masa': 1, 'datang': 1, 'alternatif': 1, 'bijak': 1, 'metode': 1, 'dekat': 1, 'lanjut': 1, 'beberapa': 1, 'skenario': 1, 'tetap': 1, 'aspek': 1, 'kaji': 1, 'liput': 1, 'alat': 1, 'bantu': 1, 'diagram': 1, 'simpal': 1, 'kausal': 1, 'loops': 1, 'struktur': 1, 'perilaku': 1, 'gabung': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 17, 'to': 9, 'corn': 8, 'can': 5, 'and': 5, 'use': 5, 'availability': 4, 'is': 4, 'in': 4, 'increase': 4, 'production': 4, 'on': 3, 'as': 3, 'a': 3, 'system': 3, 'that': 3, 'this': 3, 'research': 3, 'systems': 3, 'with': 3, 'npk': 3, 'fertilizer': 3, 'hybrid': 3, 'seeds': 3, 'up': 3, 'pamekasan': 2, 'used': 2, 'be': 2, 'know': 2, 'it': 2, 'needs': 2, 'done': 2, 'dynamical': 2, 'simulation': 2, 'based': 2, 'sub': 2, 'dynamic': 2, 'abstract': 1, 'staple': 1, 'food': 1, 'both': 1, 'replacement': 1, 'rice': 1, 'able': 1, 'number': 1, 'there': 1, 'already': 1, 'sufficient': 1, 'or': 1, 'not': 1, 'analyze': 1, 'purpose': 1, 'future': 1, 'well': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'policy': 1, 'alternatives': 1, 'improve': 1, 'methods': 1, 'approach': 1, 'followed': 1, 'by': 1, 'some': 1, 'predetermined': 1, 'scenario': 1, 'aspect': 1, 'examined': 1, 'include': 1, 'provisioning': 1, 'modeling': 1, 'closed': 1, 'causal': 1, 'diagram': 1, 'tool': 1, 'loops': 1, 'generates': 1, 'model': 1, 'structure': 1, 'behaviour': 1, 'results': 1, 'do': 1, 'increased': 1, 'combined': 1, 'two': 1, 'maize': 1, 'could': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1098 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ira Cahyaningtias
Judul: IMPLEMENTASI ALGORITMA RABIN KARP UNTUK SISTEM PENILAIAN OTOMATIS UJIAN ESAI PPKN
Pembimbing 1: Achmad Jauhari, S.T., M.Kom
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Abstract:Pada proses pembelajaran terdapat beberapa jenis ujian, seperti pilihan ganda, dan juga esai. Pengkoreksian esai lebih susah dibandingkan dengan pilihan ganda. Contohnya pada mata pelajaran PPKN. Biasanya siswa menjawab soal dengan jawaban yang dikembangkan sendiri, sehingga guru susah mengoreksi jawaban siswa dengan mencocokkan kunci secara manual. Dengan ini dilakukan penelitian sehingga didapatkan sistem penilaian ujian otomatis yang dapat membantu guru dalam mencocokan jawaban dengan kunci yang ada.
Berdasarkan pengujian sistem dengan menggunakan metode Rabin Karp, hasil dari perbandingan penilaian manual dan sistem terlihat bahwa penggunaan stemming mempengaruhi penilaian sistem. Penggunaan stemming menghasilkan nilai yang lebih kecil dibandingkan dengan tidak menggunakan stemming.Nilai perbedaan diperoleh dengan mencari nilai mutlak dari pengurangan antara penilaian manual dan penilaian sistem, kemudian mencari rata-ratanya. Terlihat bahwa perbedaan antara penilaian manual dan penilaian sistem yang menggunakan stemming dan tidak adalah 15,12% dan 19,81%. Dari nilai perbedaan yang sangat kecil yaitu berkisar 15-20% penulis dapat menyimpulkan bahwa sistem penilaian esai dapat membantu guru untuk mengkoreksi ulangan siswanya.
Abstrak (Clean): abstractpada proses pembelajaran terdapat beberapa jenis ujian seperti pilihan ganda dan juga esai pengkoreksian esai lebih susah dibandingkan dengan pilihan ganda contohnya pada mata pelajaran ppkn biasanya siswa menjawab soal dengan jawaban yang dikembangkan sendiri sehingga guru susah mengoreksi jawaban siswa dengan mencocokkan kunci secara manual dengan ini dilakukan penelitian sehingga didapatkan sistem penilaian ujian otomatis yang dapat membantu guru dalam mencocokan jawaban dengan kunci yang ada berdasarkan pengujian sistem dengan menggunakan metode rabin karp hasil dari perbandingan penilaian manual dan sistem terlihat bahwa penggunaan stemming mempengaruhi penilaian sistem penggunaan stemming menghasilkan nilai yang lebih kecil dibandingkan dengan tidak menggunakan stemmingnilai perbedaan diperoleh dengan mencari nilai mutlak dari pengurangan antara penilaian manual dan penilaian sistem kemudian mencari rataratanya terlihat bahwa perbedaan antara penilaian manual dan penilaian sistem yang menggunakan stemming dan tidak adalah dan dari nilai perbedaan yang sangat kecil yaitu berkisar penulis dapat menyimpulkan bahwa sistem penilaian esai dapat membantu guru untuk mengkoreksi ulangan siswanya
Abstrak (Stopwords Removed): abstractpada proses pembelajaran terdapat beberapa jenis ujian pilihan ganda esai pengkoreksian esai lebih susah dibandingkan pilihan ganda contohnya mata pelajaran ppkn biasanya siswa menjawab soal jawaban dikembangkan sendiri guru susah mengoreksi jawaban siswa mencocokkan kunci secara manual dilakukan penelitian didapatkan sistem penilaian ujian otomatis dapat membantu guru mencocokan jawaban kunci ada berdasarkan pengujian sistem menggunakan metode rabin karp hasil perbandingan penilaian manual sistem terlihat penggunaan stemming mempengaruhi penilaian sistem penggunaan stemming menghasilkan nilai lebih kecil dibandingkan menggunakan stemmingnilai perbedaan diperoleh mencari nilai mutlak pengurangan antara penilaian manual penilaian sistem mencari rataratanya terlihat perbedaan antara penilaian manual penilaian sistem menggunakan stemming nilai perbedaan sangat kecil berkisar penulis dapat menyimpulkan sistem penilaian esai dapat membantu guru mengkoreksi ulangan siswanya
Abstrak (Stemmed): abstractpada proses ajar dapat beberapa jenis uji pilih ganda esai koreksi esai lebih susah banding pilih ganda contoh mata ajar ppkn biasa siswa jawab soal jawab kembang sendiri guru susah koreksi jawab siswa cocok kunci cara manual laku teliti dapat sistem nilai uji otomatis dapat bantu guru cocok jawab kunci ada dasar uji sistem guna metode rabin karp hasil banding nilai manual sistem lihat guna stemming pengaruh nilai sistem guna stemming hasil nilai lebih kecil banding guna stemmingnilai beda oleh cari nilai mutlak kurang antara nilai manual nilai sistem cari rataratanya lihat beda antara nilai manual nilai sistem guna stemming nilai beda sangat kecil kisar tulis dapat simpul sistem nilai esai dapat bantu guru koreksi ulang siswa
Abstrak (Corrected): abstractpada proves ajar apart beberapa penis uni pilch ganda esau kopeks esau leash susan banding pilch ganda conto data ajar open bias visa nawab soul nawab embank sending guru susan kopeks nawab visa cook bunch cara manual lake elite apart sister nilgai uni fotomat's apart bantu guru cook nawab bunch ada dakar uni sister gun metope rabin warp hail banding nilgai manual sister that gun stemming pengaruh nilgai sister gun stemming hail nilgai leash cecil banding gun stemmingnilai bed olen care nilgai mutual during angara nilgai manual nilgai sister care rataratanya that bed angara nilgai manual nilgai sister gun stemming nilgai bed sang cecil isar tulips apart simple sister nilgai esau apart bantu guru kopeks slang visa
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'nilai': 11, 'sistem': 7, 'dapat': 5, 'guna': 5, 'jawab': 4, 'manual': 4, 'uji': 3, 'esai': 3, 'koreksi': 3, 'banding': 3, 'siswa': 3, 'guru': 3, 'stemming': 3, 'beda': 3, 'ajar': 2, 'pilih': 2, 'ganda': 2, 'lebih': 2, 'susah': 2, 'cocok': 2, 'kunci': 2, 'bantu': 2, 'hasil': 2, 'lihat': 2, 'kecil': 2, 'cari': 2, 'antara': 2, 'abstractpada': 1, 'proses': 1, 'beberapa': 1, 'jenis': 1, 'contoh': 1, 'mata': 1, 'ppkn': 1, 'biasa': 1, 'soal': 1, 'kembang': 1, 'sendiri': 1, 'cara': 1, 'laku': 1, 'teliti': 1, 'otomatis': 1, 'ada': 1, 'dasar': 1, 'metode': 1, 'rabin': 1, 'karp': 1, 'pengaruh': 1, 'stemmingnilai': 1, 'oleh': 1, 'mutlak': 1, 'kurang': 1, 'rataratanya': 1, 'sangat': 1, 'kisar': 1, 'tulis': 1, 'simpul': 1, 'ulang': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 22, 'of': 8, 'and': 6, 'system': 6, 'that': 5, 'to': 4, 'by': 4, 'stemming': 4, 'on': 3, 'essay': 3, 'is': 3, 'for': 3, 'students': 3, 'can': 3, 'manual': 3, 'use': 3, 'difference': 3, 'value': 3, 'multiple': 2, 'choice': 2, 'compared': 2, 'answer': 2, 'with': 2, 'answers': 2, 'so': 2, 'key': 2, 'scoring': 2, 'help': 2, 'teachers': 2, 'using': 2, 'a': 2, 'between': 2, 'appraisal': 2, 'valuation': 2, 'abstract': 1, 'learning': 1, 'process': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'several': 1, 'types': 1, 'exams': 1, 'like': 1, 'also': 1, 'proofreading': 1, 'more': 1, 'difficult': 1, 'example': 1, 'subjects': 1, 'ppkn': 1, 'usually': 1, 'questions': 1, 'which': 1, 'developed': 1, 'themselves': 1, 'teacher': 1, 'has': 1, 'difficulty': 1, 'correcting': 1, 'matching': 1, 'manually': 1, 'this': 1, 'done': 1, 'research': 1, 'it': 1, 'brings': 1, 'an': 1, 'automatic': 1, 'test': 1, 'match': 1, 'right': 1, 'in': 1, 'existing': 1, 'based': 1, 'testing': 1, 'method': 1, 'rabin': 1, 'karp': 1, 'result': 1, 'comparison': 1, 'assessment': 1, 'see': 1, 'judgement': 1, 'smaller': 1, 'values': 1, 'produce': 1, 'not': 1, 'retrieved': 1, 'searching': 1, 'absolute': 1, 'subtraction': 1, 'then': 1, 'look': 1, 'mean': 1, 'be': 1, 'seen': 1, 'systems': 1, 'neither': 1, 'from': 1, 'very': 1, 'small': 1, 'ie': 1, 'revolves': 1, 'around': 1, 'authors': 1, 'conclude': 1, 'correct': 1, 'repeat': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1099 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Arif Rahmadi
Judul: Pengembangan Aplikasi Pengelolaan Kuisioner Berbasis WEB
Pembimbing 1: Andharini dwi c, S.Kom., M.Kom
Pembimbing 2: Fika Hastarita Rachman,S.T.,M.Eng
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Teknologi informasi tidak hanya mempengaruhi sebuah sistem informasi namun memiliki pengaruh dalam kehidupan sehari-hari, gaya hidup mulai berubah seiring dengan produk-produk teknologi informasi yang semakin menjamur setiap saat. Media informasi dan komunikasi yang sangat berkembang pesat dan tiada henti adalah perkembangan informasi melalui jaringan internet salah satunya adalah tentang pengisian kuisioner. Oleh karena itu untuk memudahkan dalam pengambilan keputusan maka peneliti ingin membuat pengembangan kuisioner berbasis web.
Dalam penelitian ini peneliti akan mengembangan kuisioner. Peneliti akan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQl. Dalam pembuatan aplikasi ini langkah pertama yang dilakukan peneliti adalah merancang aplikasi dengan membuat Conceptual Data Modelling (CDM) dan Physical Data Modelling (PDM). Selanjutnya menuangkan dalam bahasa pemrograman dengan editor Notepad ++.
Pengambilan keputusan peminatan bidang dengan aplikasi kuisioner berbasis web memiliki tingkat keakuratan lebih tinggi dibandingkan dengan kuisioner secara manual. Dengan menggunakan sistem ini, proses pengambilan keputusan bisa dilakukan dengan cepat karena data dengan jumlah yang besar dapat segara ditangani oleh sistem
Kata kunci: kuisoner, berbasis web, manual
Abstrak (Clean): abstrak teknologi informasi tidak hanya mempengaruhi sebuah sistem informasi namun memiliki pengaruh dalam kehidupan seharihari gaya hidup mulai berubah seiring dengan produkproduk teknologi informasi yang semakin menjamur setiap saat media informasi dan komunikasi yang sangat berkembang pesat dan tiada henti adalah perkembangan informasi melalui jaringan internet salah satunya adalah tentang pengisian kuisioner oleh karena itu untuk memudahkan dalam pengambilan keputusan maka peneliti ingin membuat pengembangan kuisioner berbasis web dalam penelitian ini peneliti akan mengembangan kuisioner peneliti akan menggunakan bahasa pemrograman php dan database mysql dalam pembuatan aplikasi ini langkah pertama yang dilakukan peneliti adalah merancang aplikasi dengan membuat conceptual data modelling cdm dan physical data modelling pdm selanjutnya menuangkan dalam bahasa pemrograman dengan editor notepad pengambilan keputusan peminatan bidang dengan aplikasi kuisioner berbasis web memiliki tingkat keakuratan lebih tinggi dibandingkan dengan kuisioner secara manual dengan menggunakan sistem ini proses pengambilan keputusan bisa dilakukan dengan cepat karena data dengan jumlah yang besar dapat segara ditangani oleh sistem kata kunci kuisoner berbasis web manual
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak teknologi informasi mempengaruhi sistem informasi memiliki pengaruh kehidupan seharihari gaya hidup mulai berubah seiring produkproduk teknologi informasi semakin menjamur setiap media informasi komunikasi sangat berkembang pesat tiada henti perkembangan informasi jaringan internet salah satunya tentang pengisian kuisioner memudahkan pengambilan keputusan peneliti ingin membuat pengembangan kuisioner berbasis web penelitian peneliti mengembangan kuisioner peneliti menggunakan bahasa pemrograman php database mysql pembuatan aplikasi langkah pertama dilakukan peneliti merancang aplikasi membuat conceptual data modelling cdm physical data modelling pdm selanjutnya menuangkan bahasa pemrograman editor notepad pengambilan keputusan peminatan bidang aplikasi kuisioner berbasis web memiliki tingkat keakuratan lebih tinggi dibandingkan kuisioner secara manual menggunakan sistem proses pengambilan keputusan dilakukan cepat data jumlah besar dapat segara ditangani sistem kata kunci kuisoner berbasis web manual
Abstrak (Stemmed): abstrak teknologi informasi pengaruh sistem informasi milik pengaruh hidup seharihari gaya hidup mulai ubah iring produkproduk teknologi informasi makin jamur tiap media informasi komunikasi sangat kembang pesat tiada henti kembang informasi jaring internet salah satu tentang isi kuisioner mudah ambil putus teliti ingin buat kembang kuisioner bas web teliti teliti kembang kuisioner teliti guna bahasa pemrograman php database mysql buat aplikasi langkah pertama laku teliti rancang aplikasi buat conceptual data modelling cdm physical data modelling pdm lanjut tuang bahasa pemrograman editor notepad ambil putus minat bidang aplikasi kuisioner bas web milik tingkat akurat lebih tinggi banding kuisioner cara manual guna sistem proses ambil putus laku cepat data jumlah besar dapat segara tangan sistem kata kunci kuisoner bas web manual
Abstrak (Corrected): abstract teknologi informant pengaruh sister informant milk pengaruh hide seharihari gaya hide mule bah bring produkproduk teknologi informant making amur tip media informant komunikasi sang embank pest tiara henri embank informant caring internet salad sat tenting is kuisioner judah ambit puts elite begin but embank kuisioner was web elite elite embank kuisioner elite gun bahama pemrograman pop database myself but aplikasi bangka pertain lake elite dancing aplikasi but conceptual data modelling com physical data modelling pam layout tang bahama pemrograman editor notepad ambit puts mint biding aplikasi kuisioner was web milk dingbat aura leash ting banding kuisioner cara manual gun sister proves ambit puts lake eat data mullah bear apart megara tanga sister data bunch prisoner was web manual
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'informasi': 5, 'kuisioner': 5, 'teliti': 5, 'kembang': 4, 'sistem': 3, 'ambil': 3, 'putus': 3, 'buat': 3, 'bas': 3, 'web': 3, 'aplikasi': 3, 'data': 3, 'teknologi': 2, 'pengaruh': 2, 'milik': 2, 'hidup': 2, 'guna': 2, 'bahasa': 2, 'pemrograman': 2, 'laku': 2, 'modelling': 2, 'manual': 2, 'abstrak': 1, 'seharihari': 1, 'gaya': 1, 'mulai': 1, 'ubah': 1, 'iring': 1, 'produkproduk': 1, 'makin': 1, 'jamur': 1, 'tiap': 1, 'media': 1, 'komunikasi': 1, 'sangat': 1, 'pesat': 1, 'tiada': 1, 'henti': 1, 'jaring': 1, 'internet': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'tentang': 1, 'isi': 1, 'mudah': 1, 'ingin': 1, 'php': 1, 'database': 1, 'mysql': 1, 'langkah': 1, 'pertama': 1, 'rancang': 1, 'conceptual': 1, 'cdm': 1, 'physical': 1, 'pdm': 1, 'lanjut': 1, 'tuang': 1, 'editor': 1, 'notepad': 1, 'minat': 1, 'bidang': 1, 'tingkat': 1, 'akurat': 1, 'lebih': 1, 'tinggi': 1, 'banding': 1, 'cara': 1, 'proses': 1, 'cepat': 1, 'jumlah': 1, 'besar': 1, 'dapat': 1, 'segara': 1, 'tangan': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'kuisoner': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'in': 6, 'information': 5, 'of': 5, 'questionnaire': 5, 'to': 4, 'with': 4, 'and': 4, 'is': 4, 'researchers': 4, 'an': 3, 'that': 3, 'adaptive': 3, 'a': 3, 'making': 3, 'application': 3, 'technology': 2, 'development': 2, 'webbased': 2, 'this': 2, 'will': 2, 'specialization': 2, 'programming': 2, 'language': 2, 'web': 2, 'data': 2, 'modelling': 2, 'pdm': 2, 'abstract': 1, 'not': 1, 'only': 1, 'affects': 1, 'system': 1, 'but': 1, 'have': 1, 'influence': 1, 'everyday': 1, 'life': 1, 'lifestyles': 1, 'began': 1, 'change': 1, 'along': 1, 'products': 1, 'are': 1, 'mushrooming': 1, 'all': 1, 'time': 1, 'media': 1, 'communication': 1, 'growing': 1, 'rapidly': 1, 'relentless': 1, 'through': 1, 'internet': 1, 'one': 1, 'them': 1, 'about': 1, 'filling': 1, 'therefore': 1, 'facilitate': 1, 'decisionmaking': 1, 'want': 1, 'make': 1, 'study': 1, 'develop': 1, 'contains': 1, 'students': 1, 'use': 1, 'php': 1, 'mysql': 1, 'database': 1, 'server': 1, 'xampp': 1, 'first': 1, 'step': 1, 'design': 1, 'conseptual': 1, 'physical': 1, 'furthermore': 1, 'pouring': 1, 'notepad': 1, 'editor': 1, 'field': 1, 'decision': 1, 'has': 1, 'higher': 1, 'degree': 1, 'accuracy': 1, 'than': 1, 'manually': 1, 'keywords': 1, 'kuisoner': 1, 'based': 1, 'manual': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1100 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Benedictus Manggala
Judul: Perancangan user experience dan levelling pada game heroes of surabaya
Pembimbing 1: Cucun Very Angkoso, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Yonathan Ferry Hendrawan, S.T,. MIT.
Abstrak (Raw): Varian game yang ada saat ini memiliki User Experience dan desain Levelling yang menarik sehingga menjadi ciri tersendiri dalam sebuah game. Rancangan User Experiene pada sebuah game memiliki hasil yang maksimal apabila memakai perangkat smartphone Android yang memiliki banyak pengguna. Perlu adanya sebuah riset mengenai kepuasan pengguna agar menjadi indikator seberapa pantas sebuah produk game bisa masuk ke pasaran. Target pasaran adalah jenis Game Action-Platformer. Jenis game tersebut cocok dengan tema sejarah kemerdekaan Indonesia.
Tugas akhir ini berisi User Experience dan Levelling dalam game Action-Platformer Heroes of Surabaya. Completionism, Extended play time, Curiousity, Collection, Simplicity, Tempting challenge, dan Integrated theme adalah jenis-jenis User Experience dalam game ini. Teori User Experience juga dipakai dalam survei, seperti attention, importance, arousal, impressed, challenge, dan enjoy. Hasil yang didapat dari survei terhadap 20 orang adalah nilai pengalaman pengguna yang tinggi yaitu sebesar 351 dengan skala Likert. Ditemukan juga 3 pernyataan yang tidak valid dan 5 pernyataan yang tidak reliabel dalam kuisioner. Hasil akhir dari penelitian adalah kuisioner User Experience yang telah dibuat sudah cukup memadai dengan nilai cronbach alpha 0,773 dan banyak dari responden merasa bersemangat dan aktif ketika bermain berdasarkan nilai rata-rata arousal yang lebih tinggi dari indikator lain yaitu sebesar 5,35.
Abstrak (Clean): varian game yang ada saat ini memiliki user experience dan desain levelling yang menarik sehingga menjadi ciri tersendiri dalam sebuah game rancangan user experiene pada sebuah game memiliki hasil yang maksimal apabila memakai perangkat smartphone android yang memiliki banyak pengguna perlu adanya sebuah riset mengenai kepuasan pengguna agar menjadi indikator seberapa pantas sebuah produk game bisa masuk ke pasaran target pasaran adalah jenis game actionplatformer jenis game tersebut cocok dengan tema sejarah kemerdekaan indonesia tugas akhir ini berisi user experience dan levelling dalam game actionplatformer heroes of surabaya completionism extended play time curiousity collection simplicity tempting challenge dan integrated theme adalah jenisjenis user experience dalam game ini teori user experience juga dipakai dalam survei seperti attention importance arousal impressed challenge dan enjoy hasil yang didapat dari survei terhadap orang adalah nilai pengalaman pengguna yang tinggi yaitu sebesar dengan skala likert ditemukan juga pernyataan yang tidak valid dan pernyataan yang tidak reliabel dalam kuisioner hasil akhir dari penelitian adalah kuisioner user experience yang telah dibuat sudah cukup memadai dengan nilai cronbach alpha dan banyak dari responden merasa bersemangat dan aktif ketika bermain berdasarkan nilai ratarata arousal yang lebih tinggi dari indikator lain yaitu sebesar
Abstrak (Stopwords Removed): varian game ada memiliki user experience desain levelling menarik menjadi ciri tersendiri game rancangan user experiene game memiliki hasil maksimal apabila memakai perangkat smartphone android memiliki banyak pengguna perlu adanya riset mengenai kepuasan pengguna menjadi indikator seberapa pantas produk game masuk pasaran target pasaran jenis game actionplatformer jenis game tersebut cocok tema sejarah kemerdekaan indonesia tugas akhir berisi user experience levelling game actionplatformer heroes of surabaya completionism extended play time curiousity collection simplicity tempting challenge integrated theme jenisjenis user experience game teori user experience dipakai survei attention importance arousal impressed challenge enjoy hasil didapat survei orang nilai pengalaman pengguna tinggi sebesar skala likert ditemukan pernyataan valid pernyataan reliabel kuisioner hasil akhir penelitian kuisioner user experience dibuat sudah cukup memadai nilai cronbach alpha banyak responden merasa bersemangat aktif ketika bermain berdasarkan nilai ratarata arousal lebih tinggi indikator lain sebesar
Abstrak (Stemmed): varian game ada milik user experience desain levelling tarik jadi ciri sendiri game rancang user experiene game milik hasil maksimal apabila pakai perangkat smartphone android milik banyak guna perlu ada riset kena puas guna jadi indikator berapa pantas produk game masuk pasar target pasar jenis game actionplatformer jenis game sebut cocok tema sejarah merdeka indonesia tugas akhir isi user experience levelling game actionplatformer heroes of surabaya completionism extended play time curiousity collection simplicity tempting challenge integrated theme jenisjenis user experience game teori user experience pakai survei attention importance arousal impressed challenge enjoy hasil dapat survei orang nilai alam guna tinggi besar skala likert temu nyata valid nyata reliabel kuisioner hasil akhir teliti kuisioner user experience buat sudah cukup pada nilai cronbach alpha banyak responden rasa semangat aktif ketika main dasar nilai ratarata arousal lebih tinggi indikator lain besar
Abstrak (Corrected): marian game ada milk user experience detain levelling tajik jade cirri sending game dancing user experience game milk hail maximal arabia sakai perangkat smartphone android milk banyan gun peru ada rise ken puts gun jade indicator berate pants proud game mask paar target paar penis game actionplatformer penis game debut cook team search medea indonesia tugs air is user experience levelling game actionplatformer heroes of surabaya completion's extended play time curiosity collection simplicity tempting challenge integrated theme jenisjenis user experience game tori user experience sakai survey attention importance arousal impressed challenge enjoy hail apart survey orang nilgai alarm gun ting bear skald likest temp nyala valid nyala reliable kuisioner hail air elite kuisioner user experience but judah cutup papa nilgai coronach alpha banyan responded rash semang attic retina main dakar nilgai ratarata arousal leash ting indicator lain bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'game': 8, 'user': 6, 'experience': 5, 'milik': 3, 'hasil': 3, 'guna': 3, 'nilai': 3, 'ada': 2, 'levelling': 2, 'jadi': 2, 'pakai': 2, 'banyak': 2, 'indikator': 2, 'pasar': 2, 'jenis': 2, 'actionplatformer': 2, 'akhir': 2, 'challenge': 2, 'survei': 2, 'arousal': 2, 'tinggi': 2, 'besar': 2, 'nyata': 2, 'kuisioner': 2, 'varian': 1, 'desain': 1, 'tarik': 1, 'ciri': 1, 'sendiri': 1, 'rancang': 1, 'experiene': 1, 'maksimal': 1, 'apabila': 1, 'perangkat': 1, 'smartphone': 1, 'android': 1, 'perlu': 1, 'riset': 1, 'kena': 1, 'puas': 1, 'berapa': 1, 'pantas': 1, 'produk': 1, 'masuk': 1, 'target': 1, 'sebut': 1, 'cocok': 1, 'tema': 1, 'sejarah': 1, 'merdeka': 1, 'indonesia': 1, 'tugas': 1, 'isi': 1, 'heroes': 1, 'of': 1, 'surabaya': 1, 'completionism': 1, 'extended': 1, 'play': 1, 'time': 1, 'curiousity': 1, 'collection': 1, 'simplicity': 1, 'tempting': 1, 'integrated': 1, 'theme': 1, 'jenisjenis': 1, 'teori': 1, 'attention': 1, 'importance': 1, 'impressed': 1, 'enjoy': 1, 'dapat': 1, 'orang': 1, 'alam': 1, 'skala': 1, 'likert': 1, 'temu': 1, 'valid': 1, 'reliabel': 1, 'teliti': 1, 'buat': 1, 'sudah': 1, 'cukup': 1, 'pada': 1, 'cronbach': 1, 'alpha': 1, 'responden': 1, 'rasa': 1, 'semangat': 1, 'aktif': 1, 'ketika': 1, 'main': 1, 'dasar': 1, 'ratarata': 1, 'lebih': 1, 'lain': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 15, 'user': 9, 'a': 9, 'that': 8, 'experience': 7, 'and': 7, 'game': 7, 'in': 6, 'is': 6, 'levelling': 3, 'to': 3, 'actionplatformer': 3, 'are': 3, 'was': 3, 'value': 3, 'have': 2, 'design': 2, 'it': 2, 'has': 2, 'results': 2, 'when': 2, 'android': 2, 'lot': 2, 'study': 2, 'on': 2, 'indicator': 2, 'market': 2, 'type': 2, 'theme': 2, 'history': 2, 'this': 2, 'challenge': 2, 'used': 2, 'also': 2, 'survey': 2, 'arousal': 2, 'equal': 2, 'with': 2, 'statements': 2, 'not': 2, 'questionnaire': 2, 'variants': 1, 'games': 1, 'exist': 1, 'today': 1, 'attractive': 1, 'so': 1, 'becomes': 1, 'distinctive': 1, 'feature': 1, 'experiene': 1, 'maximum': 1, 'using': 1, 'smartphone': 1, 'devices': 1, 'users': 1, 'need': 1, 'for': 1, 'satisfaction': 1, 'be': 1, 'an': 1, 'how': 1, 'appropriate': 1, 'gaming': 1, 'products': 1, 'can': 1, 'enter': 1, 'target': 1, 'kind': 1, 'fits': 1, 'independence': 1, 'indonesia': 1, 'final': 1, 'project': 1, 'provides': 1, 'heroes': 1, 'surabaya': 1, 'completionism': 1, 'extended': 1, 'play': 1, 'time': 1, 'curiousity': 1, 'collection': 1, 'simplicity': 1, 'tempting': 1, 'integrated': 1, 'types': 1, 'theory': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'attention': 1, 'importance': 1, 'impressed': 1, 'enjoy': 1, 'from': 1, 'people': 1, 'high': 1, 'likert': 1, 'scale': 1, 'found': 1, 'valid': 1, 'reliable': 1, 'end': 1, 'result': 1, 'been': 1, 'made': 1, 'sufficient': 1, 'cronbach': 1, 'alpha': 1, 'respondents': 1, 'felt': 1, 'excited': 1, 'active': 1, 'playing': 1, 'based': 1, 'average': 1, 'highest': 1, 'than': 1, 'any': 1, 'others': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1101 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Nur Fadhilah
Judul: PERINGKASAN TEKS OTOMATIS UNTUK BAHASA INDONESIA BERBASIS NATURAL LANGUAGE PROCESSING DAN JARINGAN SYARAF TIRUAN
Pembimbing 1: Hermawan,S.T.,M.Kom
Pembimbing 2: Firdaus Solihin, S.Kom.,M.Kom
Abstrak (Raw): Peringkasan Teks Otomatis adalah salah satu bidang Information Retrieval (IR) yang menawarkan solusi untuk mencari informasi penting dalam suatu dokumen, dengan adanya peringkasan teks maka dokumen yang tersimpan didalam database tidak akan overload, waktu retrieval akan semakin cepat. Sejauh ini banyak implementasi tentang Peringkasan Teks Otomatis tetapi hasil nilai akurasinya rendah. Sehingga dalam penelitian ini dikembangkan aplikasi Peringkasan Teks Otomatis Berbahasa Indonesia Berbasis Natural Language Processing dan Jaringan Syaraf Tiruan. Metode Single Layer Perceptron (SLP ) merupakan metode pembelajaran terbimbing pertama dalam JST. SLP ini dipilih karena salah satu bentuk JST yang sederhana. Nilai threshold SLP bisa dilatih sehingga sistem secara otomatis menentukan kalimat penting mana yang akan dijadikan ringkasan. Perhitungan bobot term berdasar prinsip Tf*Idf kemudian dilakukan 6 klasifikasi NLP yakni Bias, Nominal, Verbal, Adjectiv, Adverb dan Numerik. Hasilnya diklasifikasikan menjadi kalimat penting dan tidak penting. Proses evaluasi dihitung berdasarkan teks yang diringkas oleh ahli Tata Bahasa Indonesia menggunakan Majority Opinion. Dari hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata Precision sebesar 70.4 % , nilai rata-rata Recall sebesar 91,5 % , nilai rata-rata F-Measures sebesar 78,8 % dan nilai Accuracy sebesar 68,3 %.
Abstrak (Clean): peringkasan teks otomatis adalah salah satu bidang information retrieval ir yang menawarkan solusi untuk mencari informasi penting dalam suatu dokumen dengan adanya peringkasan teks maka dokumen yang tersimpan didalam database tidak akan overload waktu retrieval akan semakin cepat sejauh ini banyak implementasi tentang peringkasan teks otomatis tetapi hasil nilai akurasinya rendah sehingga dalam penelitian ini dikembangkan aplikasi peringkasan teks otomatis berbahasa indonesia berbasis natural language processing dan jaringan syaraf tiruan metode single layer perceptron slp merupakan metode pembelajaran terbimbing pertama dalam jst slp ini dipilih karena salah satu bentuk jst yang sederhana nilai threshold slp bisa dilatih sehingga sistem secara otomatis menentukan kalimat penting mana yang akan dijadikan ringkasan perhitungan bobot term berdasar prinsip tfidf kemudian dilakukan klasifikasi nlp yakni bias nominal verbal adjectiv adverb dan numerik hasilnya diklasifikasikan menjadi kalimat penting dan tidak penting proses evaluasi dihitung berdasarkan teks yang diringkas oleh ahli tata bahasa indonesia menggunakan majority opinion dari hasil penelitian menunjukkan nilai ratarata precision sebesar nilai ratarata recall sebesar nilai ratarata fmeasures sebesar dan nilai accuracy sebesar
Abstrak (Stopwords Removed): peringkasan teks otomatis salah satu bidang information retrieval ir menawarkan solusi mencari informasi penting dokumen adanya peringkasan teks dokumen tersimpan didalam database overload waktu retrieval semakin cepat sejauh banyak implementasi tentang peringkasan teks otomatis hasil nilai akurasinya rendah penelitian dikembangkan aplikasi peringkasan teks otomatis berbahasa indonesia berbasis natural language processing jaringan syaraf tiruan metode single layer perceptron slp metode pembelajaran terbimbing pertama jst slp dipilih salah satu bentuk jst sederhana nilai threshold slp dilatih sistem secara otomatis menentukan kalimat penting mana dijadikan ringkasan perhitungan bobot term berdasar prinsip tfidf dilakukan klasifikasi nlp yakni bias nominal verbal adjectiv adverb numerik hasilnya diklasifikasikan menjadi kalimat penting penting proses evaluasi dihitung berdasarkan teks diringkas ahli tata bahasa indonesia menggunakan majority opinion hasil penelitian menunjukkan nilai ratarata precision sebesar nilai ratarata recall sebesar nilai ratarata fmeasures sebesar nilai accuracy sebesar
Abstrak (Stemmed): ringkas teks otomatis salah satu bidang information retrieval ir tawar solusi cari informasi penting dokumen ada ringkas teks dokumen simpan dalam database overload waktu retrieval makin cepat jauh banyak implementasi tentang ringkas teks otomatis hasil nilai akurasi rendah teliti kembang aplikasi ringkas teks otomatis bahasa indonesia bas natural language processing jaring syaraf tiru metode single layer perceptron slp metode ajar bimbing pertama jst slp pilih salah satu bentuk jst sederhana nilai threshold slp latih sistem cara otomatis tentu kalimat penting mana jadi ringkas hitung bobot term dasar prinsip tfidf laku klasifikasi nlp yakni bias nominal verbal adjectiv adverb numerik hasil klasifikasi jadi kalimat penting penting proses evaluasi hitung dasar teks ringkas ahli tata bahasa indonesia guna majority opinion hasil teliti tunjuk nilai ratarata precision besar nilai ratarata recall besar nilai ratarata fmeasures besar nilai accuracy besar
Abstrak (Corrected): rings tens fotomat's salad sat biding information retrieval ir tatar solus care informant panting document ada rings tens document simian dream database overload want retrieval making eat each banyan implements tenting rings tens fotomat's hail nilgai auras rental elite embank aplikasi rings tens fotomat's bahama indonesia was natural language processing caring scarf tire metope single layer perception slip metope ajar bombing pertain just slip pilch salad sat bent just sederhana nilgai threshold slip latin sister cara fotomat's tent kalat panting mana jade rings hiding robot term dakar principe thief lake klasifikasi nap yank bias nominal verbal adjective adverb numeric hail klasifikasi jade kalat panting panting proves evaluate hiding dakar tens rings ali data bahama indonesia gun majority opinion hail elite tuneup nilgai ratarata precision bear nilgai ratarata recall bear nilgai ratarata measures bear nilgai accuracy bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ringkas': 6, 'nilai': 6, 'teks': 5, 'otomatis': 4, 'penting': 4, 'besar': 4, 'hasil': 3, 'slp': 3, 'ratarata': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'retrieval': 2, 'dokumen': 2, 'teliti': 2, 'bahasa': 2, 'indonesia': 2, 'metode': 2, 'jst': 2, 'kalimat': 2, 'jadi': 2, 'hitung': 2, 'dasar': 2, 'klasifikasi': 2, 'bidang': 1, 'information': 1, 'ir': 1, 'tawar': 1, 'solusi': 1, 'cari': 1, 'informasi': 1, 'ada': 1, 'simpan': 1, 'dalam': 1, 'database': 1, 'overload': 1, 'waktu': 1, 'makin': 1, 'cepat': 1, 'jauh': 1, 'banyak': 1, 'implementasi': 1, 'tentang': 1, 'akurasi': 1, 'rendah': 1, 'kembang': 1, 'aplikasi': 1, 'bas': 1, 'natural': 1, 'language': 1, 'processing': 1, 'jaring': 1, 'syaraf': 1, 'tiru': 1, 'single': 1, 'layer': 1, 'perceptron': 1, 'ajar': 1, 'bimbing': 1, 'pertama': 1, 'pilih': 1, 'bentuk': 1, 'sederhana': 1, 'threshold': 1, 'latih': 1, 'sistem': 1, 'cara': 1, 'tentu': 1, 'mana': 1, 'bobot': 1, 'term': 1, 'prinsip': 1, 'tfidf': 1, 'laku': 1, 'nlp': 1, 'yakni': 1, 'bias': 1, 'nominal': 1, 'verbal': 1, 'adjectiv': 1, 'adverb': 1, 'numerik': 1, 'proses': 1, 'evaluasi': 1, 'ahli': 1, 'tata': 1, 'guna': 1, 'majority': 1, 'opinion': 1, 'tunjuk': 1, 'precision': 1, 'recall': 1, 'fmeasures': 1, 'accuracy': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 11, 'is': 7, 'value': 5, 'text': 4, 'important': 4, 'in': 4, 'a': 4, 'and': 4, 'summarization': 3, 'so': 3, 'slp': 3, 'average': 3, 'automatic': 2, 'ats': 2, 'information': 2, 'retrieval': 2, 'to': 2, 'then': 2, 'not': 2, 'accuracy': 2, 'neural': 2, 'networks': 2, 'this': 2, 'method': 2, 'sentence': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'ie': 2, 'by': 2, 'one': 1, 'fields': 1, 'ir': 1, 'offers': 1, 'solutions': 1, 'find': 1, 'document': 1, 'with': 1, 'documents': 1, 'stored': 1, 'database': 1, 'will': 1, 'overload': 1, 'faster': 1, 'time': 1, 'far': 1, 'many': 1, 'methods': 1, 'are': 1, 'implements': 1, 'but': 1, 'still': 1, 'have': 1, 'low': 1, 'application': 1, 'speak': 1, 'indonesiabased': 1, 'natural': 1, 'language': 1, 'processing': 1, 'ann': 1, 'developed': 1, 'research': 1, 'single': 1, 'layer': 1, 'perceptron': 1, 'learning': 1, 'first': 1, 'social': 1, 'interactions': 1, 'was': 1, 'chosen': 1, 'because': 1, 'it': 1, 'simple': 1, 'threshold': 1, 'trained': 1, 'that': 1, 'system': 1, 'automatically': 1, 'determines': 1, 'which': 1, 'would': 1, 'be': 1, 'used': 1, 'as': 1, 'summary': 1, 'calculation': 1, 'term': 1, 'weighting': 1, 'principle': 1, 'tf': 1, 'idf': 1, 'conducted': 1, 'classifications': 1, 'nlp': 1, 'bias': 1, 'nominal': 1, 'verbal': 1, 'adjectiv': 1, 'nominaladverb': 1, 'numerically': 1, 'result': 1, 'classified': 1, 'into': 1, 'two': 1, 'patterns': 1, 'evaluation': 1, 'process': 1, 'calculated': 1, 'summarized': 1, 'experts': 1, 'indonesian': 1, 'grammer': 1, 'uses': 1, 'majority': 1, 'opinion': 1, 'results': 1, 'showed': 1, 'precision': 1, 'an': 1, 'recall': 1, 'fmeasures': 1, 'amounted': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1102 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: HANIFAH PUTRI PRIWANDIYANTI
Judul: RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI AKADEMIK SEKOLAH BERBASIS WEB
(Studi Kasus : SMP PAWIYATAN SURABAYA)
Pembimbing 1: Bain KhusnulKhotimah, ST., M.Kom.
Pembimbing 2: Sigit Susanto P,S.Kom.,M.Kom.
Abstrak (Raw): Sistem informasi akademik sekolah adalah suatu sistem yang dirancang untuk kebutuhan pengelolaan data akademik dengan penerapan teknologi komputer yang bertujuan untuk memberikan informasi kepada pihak yang berkaitan dengan akademik sekolah. SMP Pawiyatan merupakan salah satu sekolah swasta di Surabaya yang belum memiliki aplikasi terkomputerisasi yang sudah terancang untuk pengelolaan data akademik. Saat ini pengelolaan data akademik di SMP Pawiyatan masih menggunakan excel dan juga terdapat data akademik yang masih dicatat. Dengan pengelolaan dengan sistem manual SMP Pawiyatan Surabaya mengalami beberapa pengerjaan yang kurang efektif dan efisien seperti pencarian data guru dan siswa, nilai akademik siswa dan yang lainnya pihak sekolah harus mencari satu persatu dari arsip yang tersimpan dalam jumlah yang banyak.
Dalam penelitian ini, peneliti akan merancang dan membuat sebuah sistem informasi akademik sekolah berbasis web. Studi kasus dari sistem tersebut dilaksanakan pada SMP Pawiyatan Surabaya dengan beberapa permasalahan yang ada.
Metode penelitian yang digunakan dalam mebuat perancangan sistem informasi akademik berbasis web ini adalah metode waterfall yang meliputi analysis, design, coding dan testing.
Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat membantu pihak sekolah dalam melakukan pengelolaan data-data akademik secara efektif dan efisien, juga dapat memberikan informasi kepada siswa, guru dan wali kelas yang berkaitan dengan informasi akademik tanpa harus datang langsung ke yang bersangkutan.
Abstrak (Clean): sistem informasi akademik sekolah adalah suatu sistem yang dirancang untuk kebutuhan pengelolaan data akademik dengan penerapan teknologi komputer yang bertujuan untuk memberikan informasi kepada pihak yang berkaitan dengan akademik sekolah smp pawiyatan merupakan salah satu sekolah swasta di surabaya yang belum memiliki aplikasi terkomputerisasi yang sudah terancang untuk pengelolaan data akademik saat ini pengelolaan data akademik di smp pawiyatan masih menggunakan excel dan juga terdapat data akademik yang masih dicatat dengan pengelolaan dengan sistem manual smp pawiyatan surabaya mengalami beberapa pengerjaan yang kurang efektif dan efisien seperti pencarian data guru dan siswa nilai akademik siswa dan yang lainnya pihak sekolah harus mencari satu persatu dari arsip yang tersimpan dalam jumlah yang banyak dalam penelitian ini peneliti akan merancang dan membuat sebuah sistem informasi akademik sekolah berbasis web studi kasus dari sistem tersebut dilaksanakan pada smp pawiyatan surabaya dengan beberapa permasalahan yang ada metode penelitian yang digunakan dalam mebuat perancangan sistem informasi akademik berbasis web ini adalah metode waterfall yang meliputi analysis design coding dan testing dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat membantu pihak sekolah dalam melakukan pengelolaan datadata akademik secara efektif dan efisien juga dapat memberikan informasi kepada siswa guru dan wali kelas yang berkaitan dengan informasi akademik tanpa harus datang langsung ke yang bersangkutan
Abstrak (Stopwords Removed): sistem informasi akademik sekolah sistem dirancang kebutuhan pengelolaan data akademik penerapan teknologi komputer bertujuan memberikan informasi kepada pihak berkaitan akademik sekolah smp pawiyatan salah satu sekolah swasta surabaya belum memiliki aplikasi terkomputerisasi sudah terancang pengelolaan data akademik pengelolaan data akademik smp pawiyatan masih menggunakan excel terdapat data akademik masih dicatat pengelolaan sistem manual smp pawiyatan surabaya mengalami beberapa pengerjaan kurang efektif efisien pencarian data guru siswa nilai akademik siswa lainnya pihak sekolah harus mencari satu persatu arsip tersimpan jumlah banyak penelitian peneliti merancang membuat sistem informasi akademik sekolah berbasis web studi kasus sistem tersebut dilaksanakan smp pawiyatan surabaya beberapa permasalahan ada metode penelitian digunakan mebuat perancangan sistem informasi akademik berbasis web metode waterfall meliputi analysis design coding testing adanya penelitian diharapkan dapat membantu pihak sekolah melakukan pengelolaan datadata akademik secara efektif efisien dapat memberikan informasi kepada siswa guru wali kelas berkaitan informasi akademik harus datang langsung bersangkutan
Abstrak (Stemmed): sistem informasi akademik sekolah sistem rancang butuh kelola data akademik terap teknologi komputer tuju beri informasi kepada pihak kait akademik sekolah smp pawiyatan salah satu sekolah swasta surabaya belum milik aplikasi komputerisasi sudah ancang kelola data akademik kelola data akademik smp pawiyatan masih guna excel dapat data akademik masih catat kelola sistem manual smp pawiyatan surabaya alami beberapa kerja kurang efektif efisien cari data guru siswa nilai akademik siswa lain pihak sekolah harus cari satu satu arsip simpan jumlah banyak teliti teliti rancang buat sistem informasi akademik sekolah bas web studi kasus sistem sebut laksana smp pawiyatan surabaya beberapa masalah ada metode teliti guna mebuat ancang sistem informasi akademik bas web metode waterfall liput analysis design coding testing ada teliti harap dapat bantu pihak sekolah laku kelola datadata akademik cara efektif efisien dapat beri informasi kepada siswa guru wali kelas kait informasi akademik harus datang langsung sangkut
Abstrak (Corrected): sister informant academic selah sister dancing butch fella data academic trap teknologi computer juju bert informant keypad pick wait academic selah sip pawiyatan salad sat selah shasta surabaya begum milk aplikasi komputerisasi judah dancing fella data academic fella data academic sip pawiyatan mash gun excel apart data academic mash carat fella sister manual sip pawiyatan surabaya salami beberapa era during efektif elision care data guru visa nilgai academic visa lain pick selah harms care sat sat arsis simian mullah banyan elite elite dancing but sister informant academic selah was web study ass sister debut lasagna sip pawiyatan surabaya beberapa marsala ada metope elite gun meat dancing sister informant academic was web metope waterfall lieut analysis design coding testing ada elite harp apart bantu pick selah lake fella datadata academic cara efektif elision apart bert informant keypad visa guru walk keas wait informant academic harms dating lansing hangout
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'akademik': 11, 'sistem': 6, 'informasi': 6, 'sekolah': 6, 'kelola': 5, 'data': 5, 'smp': 4, 'pawiyatan': 4, 'teliti': 4, 'pihak': 3, 'satu': 3, 'surabaya': 3, 'dapat': 3, 'siswa': 3, 'rancang': 2, 'beri': 2, 'kepada': 2, 'kait': 2, 'ancang': 2, 'masih': 2, 'guna': 2, 'beberapa': 2, 'efektif': 2, 'efisien': 2, 'cari': 2, 'guru': 2, 'harus': 2, 'bas': 2, 'web': 2, 'ada': 2, 'metode': 2, 'butuh': 1, 'terap': 1, 'teknologi': 1, 'komputer': 1, 'tuju': 1, 'salah': 1, 'swasta': 1, 'belum': 1, 'milik': 1, 'aplikasi': 1, 'komputerisasi': 1, 'sudah': 1, 'excel': 1, 'catat': 1, 'manual': 1, 'alami': 1, 'kerja': 1, 'kurang': 1, 'nilai': 1, 'lain': 1, 'arsip': 1, 'simpan': 1, 'jumlah': 1, 'banyak': 1, 'buat': 1, 'studi': 1, 'kasus': 1, 'sebut': 1, 'laksana': 1, 'masalah': 1, 'mebuat': 1, 'waterfall': 1, 'liput': 1, 'analysis': 1, 'design': 1, 'coding': 1, 'testing': 1, 'harap': 1, 'bantu': 1, 'laku': 1, 'datadata': 1, 'cara': 1, 'wali': 1, 'kelas': 1, 'datang': 1, 'langsung': 1, 'sangkut': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'academic': 11, 'and': 8, 'of': 7, 'to': 7, 'school': 6, 'information': 6, 'system': 6, 'data': 6, 'in': 6, 'is': 5, 'with': 5, 'management': 4, 'pawiyatan': 4, 'a': 3, 'smp': 3, 'one': 3, 'surabaya': 3, 'students': 3, 'design': 3, 'for': 2, 'application': 2, 'that': 2, 'provide': 2, 'still': 2, 'are': 2, 'also': 2, 'some': 2, 'teachers': 2, 'this': 2, 'study': 2, 'on': 2, 'method': 2, 'designed': 1, 'needs': 1, 'computer': 1, 'technology': 1, 'aims': 1, 'parties': 1, 'associated': 1, 'private': 1, 'who': 1, 'have': 1, 'not': 1, 'already': 1, 'computerized': 1, 'currently': 1, 'junior': 1, 'using': 1, 'excel': 1, 'there': 1, 'recorded': 1, 'manual': 1, 'experienced': 1, 'workmanship': 1, 'less': 1, 'effective': 1, 'efficient': 1, 'as': 1, 'search': 1, 'grades': 1, 'other': 1, 'must': 1, 'seek': 1, 'by': 1, 'from': 1, 'archives': 1, 'stored': 1, 'large': 1, 'quantities': 1, 'researchers': 1, 'will': 1, 'create': 1, 'based': 1, 'web': 1, 'case': 1, 'implemented': 1, 'existing': 1, 'problems': 1, 'used': 1, 'webbased': 1, 'waterfall': 1, 'which': 1, 'includes': 1, 'analysis': 1, 'coding': 1, 'testing': 1, 'given': 1, 'research': 1, 'expected': 1, 'help': 1, 'managing': 1, 'effectively': 1, 'efficiently': 1, 'it': 1, 'can': 1, 'homeroom': 1, 'related': 1, 'without': 1, 'having': 1, 'come': 1, 'directly': 1, 'user': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1103 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Roychatul Mualifah
Judul: RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI POSYANDU
DENGAN FEA FRAMEWORK
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah, ST., S.Kom
Pembimbing 2: Sigit Susanto Putro, S.Kom., M.Kom
Abstrak (Raw): Posyandu kelurahan kebalandono merupakan salah satu bentuk kesehatan berbasis masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan anak, kegiatan ini dilakukan oleh kader posyandu, dalam melakukan pengolahan data posyandu ini masih bersifat manual baik dalam pencatatan dan pelaporan pelayanan. Sistem Informasi posyandu yang awalnya masih bersifat manual, maka perlu dikembangkan menjadi sistem terkomputerisasi. Dalam pembuatan sistem ini diharapkan dapat membantu kinerja petugas posyandu dalam hal administrasi dan pelaporan Posyandu. Informasi yang dihasilkan Sistem Informasi Posyandu antara lain laporan pelayanan Posyandu meliputi laporan balita, laporan ibu, laporan imunisasi, laporan vitamin A dan laporan status gizi. Dalam Pembuatan Sistem Informasi diperlukan framework atau langkah kerja. Dalam penelitian ini digunakan framework FEA sebagai panduan untuk perencanaan pembuatan sistem informasi. FEA framework merupakan framework yang menganalisa desain saat ini dan target desain yang ingin dicapai. Pada akhir penelitian ini dihasilkan sistem informasi posyandu di kelurahan kebalandono dengan kepuasaan user mencapai 74%.
Abstrak (Clean): posyandu kelurahan kebalandono merupakan salah satu bentuk kesehatan berbasis masyarakat khususnya kesehatan ibu dan anak kegiatan ini dilakukan oleh kader posyandu dalam melakukan pengolahan data posyandu ini masih bersifat manual baik dalam pencatatan dan pelaporan pelayanan sistem informasi posyandu yang awalnya masih bersifat manual maka perlu dikembangkan menjadi sistem terkomputerisasi dalam pembuatan sistem ini diharapkan dapat membantu kinerja petugas posyandu dalam hal administrasi dan pelaporan posyandu informasi yang dihasilkan sistem informasi posyandu antara lain laporan pelayanan posyandu meliputi laporan balita laporan ibu laporan imunisasi laporan vitamin a dan laporan status gizi dalam pembuatan sistem informasi diperlukan framework atau langkah kerja dalam penelitian ini digunakan framework fea sebagai panduan untuk perencanaan pembuatan sistem informasi fea framework merupakan framework yang menganalisa desain saat ini dan target desain yang ingin dicapai pada akhir penelitian ini dihasilkan sistem informasi posyandu di kelurahan kebalandono dengan kepuasaan user mencapai
Abstrak (Stopwords Removed): posyandu kelurahan kebalandono salah satu bentuk kesehatan berbasis masyarakat khususnya kesehatan ibu anak kegiatan dilakukan kader posyandu melakukan pengolahan data posyandu masih bersifat manual baik pencatatan pelaporan pelayanan sistem informasi posyandu awalnya masih bersifat manual perlu dikembangkan menjadi sistem terkomputerisasi pembuatan sistem diharapkan dapat membantu kinerja petugas posyandu administrasi pelaporan posyandu informasi dihasilkan sistem informasi posyandu antara lain laporan pelayanan posyandu meliputi laporan balita laporan ibu laporan imunisasi laporan vitamin a laporan status gizi pembuatan sistem informasi diperlukan framework langkah kerja penelitian digunakan framework fea panduan perencanaan pembuatan sistem informasi fea framework framework menganalisa desain target desain ingin dicapai akhir penelitian dihasilkan sistem informasi posyandu kelurahan kebalandono kepuasaan user mencapai
Abstrak (Stemmed): posyandu lurah kebalandono salah satu bentuk sehat bas masyarakat khusus sehat ibu anak giat laku kader posyandu laku olah data posyandu masih sifat manual baik catat lapor layan sistem informasi posyandu awal masih sifat manual perlu kembang jadi sistem komputerisasi buat sistem harap dapat bantu kerja tugas posyandu administrasi lapor posyandu informasi hasil sistem informasi posyandu antara lain lapor layan posyandu liput lapor balita lapor ibu lapor imunisasi lapor vitamin a lapor status gizi buat sistem informasi perlu framework langkah kerja teliti guna framework fea pandu rencana buat sistem informasi fea framework framework menganalisa desain target desain ingin capai akhir teliti hasil sistem informasi posyandu lurah kebalandono puasa user capai
Abstrak (Corrected): posyandu lurch kebalandono salad sat bent seat was masyarakat rhesus seat ibm anal gift lake vader posyandu lake blah data posyandu mash sift manual back carat labor layman sister informant posyandu away mash sift manual peru embank jade sister komputerisasi but sister harp apart bantu era tugs posyandu administrate labor posyandu informant hail sister informant posyandu angara lain labor layman posyandu lieut labor balata labor ibm labor imunisasi labor vitamin a labor status giza but sister informant peru framework bangka era elite gun framework few panda recant but sister informant few framework framework menganalisa detain target detain begin capri air elite hail sister informant posyandu lurch kebalandono past user capri
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'posyandu': 9, 'lapor': 8, 'sistem': 7, 'informasi': 6, 'framework': 4, 'buat': 3, 'lurah': 2, 'kebalandono': 2, 'sehat': 2, 'ibu': 2, 'laku': 2, 'masih': 2, 'sifat': 2, 'manual': 2, 'layan': 2, 'perlu': 2, 'kerja': 2, 'hasil': 2, 'teliti': 2, 'fea': 2, 'desain': 2, 'capai': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'bentuk': 1, 'bas': 1, 'masyarakat': 1, 'khusus': 1, 'anak': 1, 'giat': 1, 'kader': 1, 'olah': 1, 'data': 1, 'baik': 1, 'catat': 1, 'awal': 1, 'kembang': 1, 'jadi': 1, 'komputerisasi': 1, 'harap': 1, 'dapat': 1, 'bantu': 1, 'tugas': 1, 'administrasi': 1, 'antara': 1, 'lain': 1, 'liput': 1, 'balita': 1, 'imunisasi': 1, 'vitamin': 1, 'a': 1, 'status': 1, 'gizi': 1, 'langkah': 1, 'guna': 1, 'pandu': 1, 'rencana': 1, 'menganalisa': 1, 'target': 1, 'ingin': 1, 'akhir': 1, 'puasa': 1, 'user': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'posyandu': 9, 'report': 8, 'the': 7, 'system': 7, 'in': 6, 'information': 6, 'of': 5, 'and': 5, 'this': 4, 'framework': 4, 'is': 3, 'to': 3, 'that': 3, 'kebalandono': 2, 'area': 2, 'health': 2, 'mother': 2, 'still': 2, 'traditional': 2, 'with': 2, 'service': 2, 'need': 2, 'production': 2, 'research': 2, 'fea': 2, 'part': 1, 'base': 1, 'on': 1, 'society': 1, 'especially': 1, 'child': 1, 'activity': 1, 'have': 1, 'done': 1, 'by': 1, 'candre': 1, 'method': 1, 'they': 1, 'produce': 1, 'data': 1, 'write': 1, 'first': 1, 'time': 1, 'develop': 1, 'become': 1, 'computerization': 1, 'can': 1, 'help': 1, 'official': 1, 'administration': 1, 'result': 1, 'are': 1, 'consist': 1, 'baby': 1, 'under': 1, 'five': 1, 'immunization': 1, 'vitamine': 1, 'a': 1, 'nutrient': 1, 'status': 1, 'or': 1, 'steps': 1, 'using': 1, 'as': 1, 'basic': 1, 'plan': 1, 'make': 1, 'analyze': 1, 'art': 1, 'right': 1, 'now': 1, 'target': 1, 'want': 1, 'gets': 1, 'last': 1, 'resulted': 1, 'user': 1, 'satisfaction': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1104 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Dewi Kartika Apriliani
Judul: RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PUSKESMAS BERBASIS FEAF (Studi Kasus : Puskemas Teja, Pamekasan)
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah, S.T., M. Kom
Pembimbing 2: Sigit Susanto Putro, S. Kom. M. Kom
Abstrak (Raw): Puskesmas Teja merupakan inti pelayanan kesehatan yang berada di Kabupaten Pamekasan. Pengolahan data di puskesmas ini masih bersifat manual. Dengan banyaknya jumlah pasien yang berkunjung, puskesmas ini membutuhkan waktu lama dalam pencarian data pasien. Karena itu, puskesmas ini membutuhkan sistem informasi untuk melakukan pemrosesan data yang terdiri dari data registrasi pasien, data pasien poli gigi, data pasien poli umum, data poli KIA, data pasien LAB, dan data obat. Pada Penelitian ini akan dibahas mengenai sistem informasi puskesmas yang akan digunakan puskesmas Teja. Untuk membangun sistem informasi ini diperlukan framework atau langkah kerja. Framework adalah kumpulan script yang dapat membantu programmer dalam menangani berbagai masalah-masalah dalam pemograman. Dalam penelitian ini akan digunakan framework FEA. Dimana framework ini menganalisa desain saat ini dan target desain yang ingin dicapai. FEAF memiliki empat komponen utama yaitu : arsitektur bisnis, arsitektur data, arsitektur aplikasi dan arsitektur teknologi. Pada akhir penelitian ini dihasilkan sebuah sistem informasi yang nantinya dapat membantu pihak Puskesmas dalam pengolahan data pasien. Berdasarkan hasil uji coba sistem kepada petugas puskesmas diperoleh persentase sebanyak 24% sangat setuju, 73% setuju, dan 2% tidak setuju baik dari segi interaksi pengguna dengan sistem, kecepatan dan kemudahan akses informasi serta kepuasan user dalam menggunakan sistem informasi.
Abstrak (Clean): puskesmas teja merupakan inti pelayanan kesehatan yang berada di kabupaten pamekasan pengolahan data di puskesmas ini masih bersifat manual dengan banyaknya jumlah pasien yang berkunjung puskesmas ini membutuhkan waktu lama dalam pencarian data pasien karena itu puskesmas ini membutuhkan sistem informasi untuk melakukan pemrosesan data yang terdiri dari data registrasi pasien data pasien poli gigi data pasien poli umum data poli kia data pasien lab dan data obat pada penelitian ini akan dibahas mengenai sistem informasi puskesmas yang akan digunakan puskesmas teja untuk membangun sistem informasi ini diperlukan framework atau langkah kerja framework adalah kumpulan script yang dapat membantu programmer dalam menangani berbagai masalahmasalah dalam pemograman dalam penelitian ini akan digunakan framework fea dimana framework ini menganalisa desain saat ini dan target desain yang ingin dicapai feaf memiliki empat komponen utama yaitu arsitektur bisnis arsitektur data arsitektur aplikasi dan arsitektur teknologi pada akhir penelitian ini dihasilkan sebuah sistem informasi yang nantinya dapat membantu pihak puskesmas dalam pengolahan data pasien berdasarkan hasil uji coba sistem kepada petugas puskesmas diperoleh persentase sebanyak sangat setuju setuju dan tidak setuju baik dari segi interaksi pengguna dengan sistem kecepatan dan kemudahan akses informasi serta kepuasan user dalam menggunakan sistem informasi
Abstrak (Stopwords Removed): puskesmas teja inti pelayanan kesehatan berada kabupaten pamekasan pengolahan data puskesmas masih bersifat manual banyaknya jumlah pasien berkunjung puskesmas membutuhkan waktu lama pencarian data pasien puskesmas membutuhkan sistem informasi melakukan pemrosesan data terdiri data registrasi pasien data pasien poli gigi data pasien poli umum data poli kia data pasien lab data obat penelitian dibahas mengenai sistem informasi puskesmas digunakan puskesmas teja membangun sistem informasi diperlukan framework langkah kerja framework kumpulan script dapat membantu programmer menangani berbagai masalahmasalah pemograman penelitian digunakan framework fea dimana framework menganalisa desain target desain ingin dicapai feaf memiliki empat komponen utama arsitektur bisnis arsitektur data arsitektur aplikasi arsitektur teknologi akhir penelitian dihasilkan sistem informasi nantinya dapat membantu pihak puskesmas pengolahan data pasien berdasarkan hasil uji coba sistem kepada petugas puskesmas diperoleh persentase sebanyak sangat setuju setuju setuju baik segi interaksi pengguna sistem kecepatan kemudahan akses informasi kepuasan user menggunakan sistem informasi
Abstrak (Stemmed): puskesmas teja inti layan sehat ada kabupaten pamekasan olah data puskesmas masih sifat manual banyak jumlah pasien kunjung puskesmas butuh waktu lama cari data pasien puskesmas butuh sistem informasi laku pemrosesan data diri data registrasi pasien data pasien pol gigi data pasien pol umum data pol kia data pasien lab data obat teliti bahas kena sistem informasi puskesmas guna puskesmas teja bangun sistem informasi perlu framework langkah kerja framework kumpul script dapat bantu programmer tangan bagai masalahmasalah pemograman teliti guna framework fea mana framework menganalisa desain target desain ingin capai feaf milik empat komponen utama arsitektur bisnis arsitektur data arsitektur aplikasi arsitektur teknologi akhir teliti hasil sistem informasi nanti dapat bantu pihak puskesmas olah data pasien dasar hasil uji coba sistem kepada tugas puskesmas oleh persentase banyak sangat tuju tuju tuju baik segi interaksi guna sistem cepat mudah akses informasi puas user guna sistem informasi
Abstrak (Corrected): puskesmas tea inti layman seat ada kabupaten pamekasan blah data puskesmas mash sift manual banyan mullah pain unsung puskesmas butch want lama care data pain puskesmas butch sister informant lake pemrosesan data dirt data registrar pain data pain pol gig data pain pol mum data pol kid data pain lab data boat elite baas ken sister informant puskesmas gun puskesmas tea bangui sister informant peru framework bangka era framework rumpus script apart bantu programmer tanga bahai masalahmasalah pemograman elite gun framework few mana framework menganalisa detain target detain begin capri fear milk expat component mama arsitektur basis arsitektur data arsitektur aplikasi arsitektur teknologi air elite hail sister informant anti apart bantu pick puskesmas blah data pain dakar hail uni coma sister keypad tugs puskesmas olen percentage banyan sang juju juju juju back semi interaksi gun sister eat judah asses informant puts user gun sister informant
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'data': 11, 'puskesmas': 8, 'pasien': 7, 'sistem': 7, 'informasi': 6, 'guna': 4, 'framework': 4, 'arsitektur': 4, 'pol': 3, 'teliti': 3, 'tuju': 3, 'teja': 2, 'olah': 2, 'banyak': 2, 'butuh': 2, 'dapat': 2, 'bantu': 2, 'desain': 2, 'hasil': 2, 'inti': 1, 'layan': 1, 'sehat': 1, 'ada': 1, 'kabupaten': 1, 'pamekasan': 1, 'masih': 1, 'sifat': 1, 'manual': 1, 'jumlah': 1, 'kunjung': 1, 'waktu': 1, 'lama': 1, 'cari': 1, 'laku': 1, 'pemrosesan': 1, 'diri': 1, 'registrasi': 1, 'gigi': 1, 'umum': 1, 'kia': 1, 'lab': 1, 'obat': 1, 'bahas': 1, 'kena': 1, 'bangun': 1, 'perlu': 1, 'langkah': 1, 'kerja': 1, 'kumpul': 1, 'script': 1, 'programmer': 1, 'tangan': 1, 'bagai': 1, 'masalahmasalah': 1, 'pemograman': 1, 'fea': 1, 'mana': 1, 'menganalisa': 1, 'target': 1, 'ingin': 1, 'capai': 1, 'feaf': 1, 'milik': 1, 'empat': 1, 'komponen': 1, 'utama': 1, 'bisnis': 1, 'aplikasi': 1, 'teknologi': 1, 'akhir': 1, 'nanti': 1, 'pihak': 1, 'dasar': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'kepada': 1, 'tugas': 1, 'oleh': 1, 'persentase': 1, 'sangat': 1, 'baik': 1, 'segi': 1, 'interaksi': 1, 'cepat': 1, 'mudah': 1, 'akses': 1, 'puas': 1, 'user': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 14, 'data': 11, 'to': 11, 'puskesmas': 8, 'is': 7, 'patients': 6, 'information': 6, 'system': 6, 'this': 5, 'and': 5, 'in': 4, 'framework': 4, 'architecture': 4, 'the': 4, 'which': 3, 'poly': 3, 'research': 3, 'will': 3, 'be': 3, 'a': 3, 'agree': 3, 'teja': 2, 'using': 2, 'it': 2, 'while': 2, 'processing': 2, 'that': 2, 'used': 2, 'help': 2, 'has': 2, 'result': 2, 'central': 1, 'medical': 1, 'service': 1, 'pamekasan': 1, 'distriet': 1, 'poreurement': 1, 'manual': 1, 'manner': 1, 'there': 1, 'were': 1, 'many': 1, 'visiting': 1, 'need': 1, 'much': 1, 'times': 1, 'arrange': 1, 'needed': 1, 'do': 1, 'are': 1, 'consists': 1, 'registration': 1, 'toot': 1, 'datageneral': 1, 'kia': 1, 'lab': 1, 'drugs': 1, 'discuss': 1, 'about': 1, 'being': 1, 'by': 1, 'build': 1, 'required': 1, 'or': 1, 'step': 1, 'work': 1, 'set': 1, 'script': 1, 's': 1, 'programer': 1, 'hendle': 1, 'some': 1, 'problems': 1, 'save': 1, 'fea': 1, 'analysis': 1, 'design': 1, 'achieve': 1, 'feaf': 1, 'four': 1, 'components': 1, 'business': 1, 'application': 1, 'technology': 1, 'so': 1, 'final': 1, 'future': 1, 'side': 1, 'patient': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'officer': 1, 'was': 1, 'found': 1, 'percentage': 1, 'number': 1, 'very': 1, 'not': 1, 'from': 1, 'intraction': 1, 'speed': 1, 'easy': 1, 'access': 1, 'satisfacation': 1, 'user': 1, 'use': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1105 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Moh. Iwan Purwanto
Judul: RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI DAN FORECASTING KEUANGAN
SEKOLAH MENGGUNAKAN METODE EXPONENTIAL SMOOTHING
(Studi Kasus Lembaga Pendidikan Islam Al Haromain)
Pembimbing 1: Hermawan, S.T.,M.Kom.
Pembimbing 2: Sigit Susanto P, S.Kom.,M.Kom.
Abstrak (Raw): Lembaga sekolah pada umumnya melakukan perekapan administrasi keuangan mereka
secara konvensional, seperti halnya pada Lembaga pendidikan Islam Al Haromain yang
masih menggunakan excel dalam proses administasi keuangan mereka, kegiatan ini membuat
proses administrasi menjadi kurang efektif dan efisien, karena itu diperlukan sistem informasi
keuangan sekolah sebagai solusi dalam permasalahan tersebut.
Sistem informasi keuangan sekolah ini menangani proses-proses pengolahan keuangan
sekolah yang meliputi transaksi penerimaan dan pengeluaran. Sedangakan untuk membantu
dalam kebijakan keuangan, sistem informasi keuangan sekolah ini dilengkapi fitur
forecasting yang digunakan untuk memprediksi penerimaan, pengeluaran dan saldo Lembaga
dalam waktu mendatang.
Metode yang digunakan dalam proses forecasting adalah metode exponential smoothing.
Metode ini memiliki kemampuan yang cukup baik dalam proses prediksi, dikarenakan
metode ini memiliki nilai parameter yang mempunyai pengaruh yang besar terhadap hasil
prediksi.
Kata kunci : forecasting, exponential smoothing, keuangan sekolah, sistem informasi
keuangan sekolah
Abstrak (Clean): lembaga sekolah pada umumnya melakukan perekapan administrasi keuangan mereka secara konvensional seperti halnya pada lembaga pendidikan islam al haromain yang masih menggunakan excel dalam proses administasi keuangan mereka kegiatan ini membuat proses administrasi menjadi kurang efektif dan efisien karena itu diperlukan sistem informasi keuangan sekolah sebagai solusi dalam permasalahan tersebut sistem informasi keuangan sekolah ini menangani prosesproses pengolahan keuangan sekolah yang meliputi transaksi penerimaan dan pengeluaran sedangakan untuk membantu dalam kebijakan keuangan sistem informasi keuangan sekolah ini dilengkapi fitur forecasting yang digunakan untuk memprediksi penerimaan pengeluaran dan saldo lembaga dalam waktu mendatang metode yang digunakan dalam proses forecasting adalah metode exponential smoothing metode ini memiliki kemampuan yang cukup baik dalam proses prediksi dikarenakan metode ini memiliki nilai parameter yang mempunyai pengaruh yang besar terhadap hasil prediksi kata kunci forecasting exponential smoothing keuangan sekolah sistem informasi keuangan sekolah
Abstrak (Stopwords Removed): lembaga sekolah umumnya melakukan perekapan administrasi keuangan mereka secara konvensional halnya lembaga pendidikan islam al haromain masih menggunakan excel proses administasi keuangan mereka kegiatan membuat proses administrasi menjadi kurang efektif efisien diperlukan sistem informasi keuangan sekolah solusi permasalahan tersebut sistem informasi keuangan sekolah menangani prosesproses pengolahan keuangan sekolah meliputi transaksi penerimaan pengeluaran sedangakan membantu kebijakan keuangan sistem informasi keuangan sekolah dilengkapi fitur forecasting digunakan memprediksi penerimaan pengeluaran saldo lembaga waktu mendatang metode digunakan proses forecasting metode exponential smoothing metode memiliki kemampuan cukup baik proses prediksi dikarenakan metode memiliki nilai parameter mempunyai pengaruh besar hasil prediksi kata kunci forecasting exponential smoothing keuangan sekolah sistem informasi keuangan sekolah
Abstrak (Stemmed): lembaga sekolah umum laku rekap administrasi uang mereka cara konvensional hal lembaga didik islam al haromain masih guna excel proses administasi uang mereka giat buat proses administrasi jadi kurang efektif efisien perlu sistem informasi uang sekolah solusi masalah sebut sistem informasi uang sekolah tangan prosesproses olah uang sekolah liput transaksi terima keluar sedangakan bantu bijak uang sistem informasi uang sekolah lengkap fitur forecasting guna prediksi terima keluar saldo lembaga waktu datang metode guna proses forecasting metode exponential smoothing metode milik mampu cukup baik proses prediksi karena metode milik nilai parameter punya pengaruh besar hasil prediksi kata kunci forecasting exponential smoothing uang sekolah sistem informasi uang sekolah
Abstrak (Corrected): lumbago selah mum lake reap administrate hang merely cara conventional hal lumbago did islam al hartman mash gun excel proves administasi hang merely gift but proves administrate jade during efektif elision peru sister informant hang selah solus marsala debut sister informant hang selah tanga prosesproses blah hang selah lieut transaksi terms cellar sedangakan bantu biak hang sister informant hang selah lengkap four forecasting gun prediksi terms cellar salvo lumbago want dating metope gun proves forecasting metope exponential smoothing metope milk camp cutup back proves prediksi arena metope milk nilgai parameter puny pengaruh bear hail prediksi data bunch forecasting exponential smoothing hang selah sister informant hang selah
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'uang': 9, 'sekolah': 7, 'proses': 4, 'sistem': 4, 'informasi': 4, 'metode': 4, 'lembaga': 3, 'guna': 3, 'forecasting': 3, 'prediksi': 3, 'administrasi': 2, 'mereka': 2, 'terima': 2, 'keluar': 2, 'exponential': 2, 'smoothing': 2, 'milik': 2, 'umum': 1, 'laku': 1, 'rekap': 1, 'cara': 1, 'konvensional': 1, 'hal': 1, 'didik': 1, 'islam': 1, 'al': 1, 'haromain': 1, 'masih': 1, 'excel': 1, 'administasi': 1, 'giat': 1, 'buat': 1, 'jadi': 1, 'kurang': 1, 'efektif': 1, 'efisien': 1, 'perlu': 1, 'solusi': 1, 'masalah': 1, 'sebut': 1, 'tangan': 1, 'prosesproses': 1, 'olah': 1, 'liput': 1, 'transaksi': 1, 'sedangakan': 1, 'bantu': 1, 'bijak': 1, 'lengkap': 1, 'fitur': 1, 'saldo': 1, 'waktu': 1, 'datang': 1, 'mampu': 1, 'cukup': 1, 'baik': 1, 'karena': 1, 'nilai': 1, 'parameter': 1, 'punya': 1, 'pengaruh': 1, 'besar': 1, 'hasil': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 10, 'financial': 8, 'in': 7, 'school': 5, 'a': 5, 'process': 4, 'information': 4, 'system': 4, 'method': 4, 'institutions': 3, 'as': 3, 'this': 3, 'and': 3, 'forecasting': 3, 'has': 3, 'their': 2, 'administration': 2, 'schools': 2, 'receipts': 2, 'expenditures': 2, 'to': 2, 'is': 2, 'used': 2, 'exponential': 2, 'smoothing': 2, 'prediction': 2, 'generally': 1, 'conduct': 1, 'recapitulation': 1, 'conventionally': 1, 'well': 1, 'educational': 1, 'islam': 1, 'al': 1, 'haromain': 1, 'were': 1, 'still': 1, 'using': 1, 'excel': 1, 'finances': 1, 'activity': 1, 'makes': 1, 'administrative': 1, 'less': 1, 'effective': 1, 'efficient': 1, 'therefor': 1, 'it': 1, 'required': 1, 'solution': 1, 'problems': 1, 'handles': 1, 'processes': 1, 'management': 1, 'including': 1, 'transaction': 1, 'whereas': 1, 'assist': 1, 'policy': 1, 'equipped': 1, 'with': 1, 'features': 1, 'that': 1, 'are': 1, 'predict': 1, 'balances': 1, 'future': 1, 'pretty': 1, 'good': 1, 'ability': 1, 'because': 1, 'parameter': 1, 'value': 1, 'which': 1, 'great': 1, 'influence': 1, 'on': 1, 'result': 1, 'keywords': 1, 'analysis': 1, 'finance': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1106 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Nor Eka Muliana AK
Judul: RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PEMBAYARAN SPP BERBASIS WEB (STUDI KASUS di SMKN 1 SAMPANG)
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah, ST., M.Kom
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, ST., MT
Abstrak (Raw): Sistem informasi pembayaran SPP sekolah adalah suatu sistem yang dirancang untuk kebutuhan pengelolaan data pembayaran SPP dengan penerapan teknologi komputer yang bertujuan untuk mempermudah pekerjaan petugas Bank mini. SMKN 1 Sampang merupakan salah satu sekolah negeri di Sampang yang belum memiliki sistem yang sudah terancang untuk pengelolaan data pembayaran SPP. Saat ini pengelolaan data pembeyaran SPP di SMKN 1 Sampang masih menggunkan buku besar dalam melakukan pencatatan . Dengan pengelolaan dengan sistem manual SMKN 1 Sampang mengalami beberapa pengerjaan yang kurang efektif dan efisien seperti sekolah harus mencari satu persatu dari arsip yang tersimpan dalam jumlah yang banyak, pengawasan pembayaran SPP sekolah yang belum maksimal sehingga pihak sekolah terkadang telat mengetahui siapa saja siswa-siswi yang belum melakukan pembayaran SPP.
Dalam penelitian ini, peneliti akan merancang dan membuat sebuah sistem informasi pembayaran SPP sekolah berbasis web. Studi kasus dari sistem tersebut dilaksanakan pada SMKN 1 Sampang dengan beberapa permasalahan yang ada.
Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat membantu pihak sekolah dalam melakukan pengelolaan data-data akademik secara efektif dan efisien.
Abstrak (Clean): sistem informasi pembayaran spp sekolah adalah suatu sistem yang dirancang untuk kebutuhan pengelolaan data pembayaran spp dengan penerapan teknologi komputer yang bertujuan untuk mempermudah pekerjaan petugas bank mini smkn sampang merupakan salah satu sekolah negeri di sampang yang belum memiliki sistem yang sudah terancang untuk pengelolaan data pembayaran spp saat ini pengelolaan data pembeyaran spp di smkn sampang masih menggunkan buku besar dalam melakukan pencatatan dengan pengelolaan dengan sistem manual smkn sampang mengalami beberapa pengerjaan yang kurang efektif dan efisien seperti sekolah harus mencari satu persatu dari arsip yang tersimpan dalam jumlah yang banyak pengawasan pembayaran spp sekolah yang belum maksimal sehingga pihak sekolah terkadang telat mengetahui siapa saja siswasiswi yang belum melakukan pembayaran spp dalam penelitian ini peneliti akan merancang dan membuat sebuah sistem informasi pembayaran spp sekolah berbasis web studi kasus dari sistem tersebut dilaksanakan pada smkn sampang dengan beberapa permasalahan yang ada dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat membantu pihak sekolah dalam melakukan pengelolaan datadata akademik secara efektif dan efisien
Abstrak (Stopwords Removed): sistem informasi pembayaran spp sekolah sistem dirancang kebutuhan pengelolaan data pembayaran spp penerapan teknologi komputer bertujuan mempermudah pekerjaan petugas bank mini smkn sampang salah satu sekolah negeri sampang belum memiliki sistem sudah terancang pengelolaan data pembayaran spp pengelolaan data pembeyaran spp smkn sampang masih menggunkan buku besar melakukan pencatatan pengelolaan sistem manual smkn sampang mengalami beberapa pengerjaan kurang efektif efisien sekolah harus mencari satu persatu arsip tersimpan jumlah banyak pengawasan pembayaran spp sekolah belum maksimal pihak sekolah terkadang telat mengetahui siapa siswasiswi belum melakukan pembayaran spp penelitian peneliti merancang membuat sistem informasi pembayaran spp sekolah berbasis web studi kasus sistem tersebut dilaksanakan smkn sampang beberapa permasalahan ada adanya penelitian diharapkan dapat membantu pihak sekolah melakukan pengelolaan datadata akademik secara efektif efisien
Abstrak (Stemmed): sistem informasi bayar spp sekolah sistem rancang butuh kelola data bayar spp terap teknologi komputer tuju mudah kerja tugas bank mini smkn sampang salah satu sekolah negeri sampang belum milik sistem sudah ancang kelola data bayar spp kelola data pembeyaran spp smkn sampang masih gun buku besar laku catat kelola sistem manual smkn sampang alami beberapa kerja kurang efektif efisien sekolah harus cari satu satu arsip simpan jumlah banyak awas bayar spp sekolah belum maksimal pihak sekolah terkadang telat tahu siapa siswasiswi belum laku bayar spp teliti teliti rancang buat sistem informasi bayar spp sekolah bas web studi kasus sistem sebut laksana smkn sampang beberapa masalah ada ada teliti harap dapat bantu pihak sekolah laku kelola datadata akademik cara efektif efisien
Abstrak (Corrected): sister informant boyar spy selah sister dancing butch fella data boyar spy trap teknologi computer juju judah era tugs bank mini man sampan salad sat selah never sampan begum milk sister judah dancing fella data boyar spy fella data pembeyaran spy man sampan mash gun baku bear lake carat fella sister manual man sampan salami beberapa era during efektif elision selah harms care sat sat arsis simian mullah banyan was boyar spy selah begum maximal pick selah terkadang teat tau shape siswasiswi begum lake boyar spy elite elite dancing but sister informant boyar spy selah was web study ass sister debut lasagna man sampan beberapa marsala ada ada elite harp apart bantu pick selah lake fella datadata academic cara efektif elision
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'spp': 7, 'sekolah': 7, 'sistem': 6, 'bayar': 6, 'kelola': 5, 'sampang': 5, 'smkn': 4, 'data': 3, 'satu': 3, 'belum': 3, 'laku': 3, 'teliti': 3, 'informasi': 2, 'rancang': 2, 'kerja': 2, 'beberapa': 2, 'efektif': 2, 'efisien': 2, 'pihak': 2, 'ada': 2, 'butuh': 1, 'terap': 1, 'teknologi': 1, 'komputer': 1, 'tuju': 1, 'mudah': 1, 'tugas': 1, 'bank': 1, 'mini': 1, 'salah': 1, 'negeri': 1, 'milik': 1, 'sudah': 1, 'ancang': 1, 'pembeyaran': 1, 'masih': 1, 'gun': 1, 'buku': 1, 'besar': 1, 'catat': 1, 'manual': 1, 'alami': 1, 'kurang': 1, 'harus': 1, 'cari': 1, 'arsip': 1, 'simpan': 1, 'jumlah': 1, 'banyak': 1, 'awas': 1, 'maksimal': 1, 'terkadang': 1, 'telat': 1, 'tahu': 1, 'siapa': 1, 'siswasiswi': 1, 'buat': 1, 'bas': 1, 'web': 1, 'studi': 1, 'kasus': 1, 'sebut': 1, 'laksana': 1, 'masalah': 1, 'harap': 1, 'dapat': 1, 'bantu': 1, 'datadata': 1, 'akademik': 1, 'cara': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'payment': 6, 'system': 6, 'fee': 5, 'to': 5, 'sampang': 5, 'school': 4, 'is': 4, 'a': 4, 'data': 4, 'management': 4, 'smk': 4, 'review': 3, 'with': 3, 'one': 3, 'in': 3, 'that': 3, 'hearts': 3, 'and': 3, 'schools': 3, 'information': 2, 'of': 2, 'singer': 2, 'make': 2, 'google': 2, 'effective': 2, 'process': 2, 'as': 2, 'efficient': 2, 'not': 2, 'parties': 2, 'are': 2, 'research': 2, 'designed': 1, 'needs': 1, 'application': 1, 'computer': 1, 'technology': 1, 'aiming': 1, 'facilitate': 1, 'officer': 1, 'job': 1, 'bank': 1, 'mini': 1, 'prayer': 1, 'yet': 1, 'have': 1, 'already': 1, 'ancang': 1, 'when': 1, 'pembeyaran': 1, 'spp': 1, 'still': 1, 'use': 1, 'big': 1, 'record': 1, 'books': 1, 'article': 1, 'search': 1, 'manage': 1, 'guidance': 1, 'experienced': 1, 'several': 1, 'execution': 1, 'less': 1, 'should': 1, 'i': 1, 'seek': 1, 'by': 1, 'from': 1, 'archives': 1, 'saved': 1, 'period': 1, 'many': 1, 'supervision': 1, 'its': 1, 'maximum': 1, 'so': 1, 'sometimes': 1, 'late': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'who': 1, 'students': 1, 'done': 1, 'researchers': 1, 'will': 1, 'design': 1, 'an': 1, 'webbased': 1, 'tuition': 1, 'case': 1, 'study': 1, 'implemented': 1, 'ada': 1, 'some': 1, 'problems': 1, 'searching': 1, 'pages': 1, 'singers': 1, 'their': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'expected': 1, 'help': 1, 'perform': 1, 'academic': 1, 'operations': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1107 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Dian Ayu Susetiyo
Judul: RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENJAMINAN MUTU AKADEMIK TINGKAT FAKULTAS BERBASIS WEB
(STUDI KASUS: FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA)
Pembimbing 1: Andharini Dwi Cahyani, S.Kom., M.Kom
Pembimbing 2: M. Fuad, S.Kom., M.T
Abstrak (Raw): Penjaminan mutu perguruan tinggi adalah proses perencanaan, pemenuhan, pengendalian, dan pengembangan standar pendidikan tinggi secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga pemangku kepentingan internal dan eksternal perguruan tinggi, yaitu mahasiswa, dosen, karyawan, masyarakat, dunia usaha, asosiasi profesi, pemerintah memperoleh kepuasan atas kinerja dan keluaran perguruan tinggi. Pada tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa berdasarkan kuesioner yang telah ditentukan oleh Tim Penjaminan Mutu Fakultas Teknik Universitas Trunojoyo
Dalam mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa ini, menggunakan skala deskriptif yakni skala Likert. Sistem ini memiliki kemampuan untuk mengambil data input kuesioner Pegajaran Dosen, Praktikum, Administratif,Fasilitas, Kuliah Tamu dan Workshop. Pengguna dalam sistem ini adalah mahasiswa dan dosen, dimana mahasiswa disini dapat mengisi kuesioner dan dosen dapat melihat nilai yang telah dhasilkan dari kuesioner yang telah diisi mahasiswa sebelumnya.
Dari Dalam penelitian ini yang menjadi objek penelitian adalah Fakultas Teknik Universitas Trunojoyo Madura. Dari hasil uji fungsionalitas yang telah dilakukan didapatkan hasil penilaian bahwa pengujian masuk dalam kriteria Baik. Karena semua pengujian dalam kuesioner ini yang dilakukan dengan menggunakan sampel 34 responeden dari 4 jurusan dalam fakultas teknik memiliki nilai diatas 70%.
Abstrak (Clean): penjaminan mutu perguruan tinggi adalah proses perencanaan pemenuhan pengendalian dan pengembangan standar pendidikan tinggi secara konsisten dan berkelanjutan sehingga pemangku kepentingan internal dan eksternal perguruan tinggi yaitu mahasiswa dosen karyawan masyarakat dunia usaha asosiasi profesi pemerintah memperoleh kepuasan atas kinerja dan keluaran perguruan tinggi pada tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa berdasarkan kuesioner yang telah ditentukan oleh tim penjaminan mutu fakultas teknik universitas trunojoyo dalam mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa ini menggunakan skala deskriptif yakni skala likert sistem ini memiliki kemampuan untuk mengambil data input kuesioner pegajaran dosen praktikum administratiffasilitas kuliah tamu dan workshop pengguna dalam sistem ini adalah mahasiswa dan dosen dimana mahasiswa disini dapat mengisi kuesioner dan dosen dapat melihat nilai yang telah dhasilkan dari kuesioner yang telah diisi mahasiswa sebelumnya dari dalam penelitian ini yang menjadi objek penelitian adalah fakultas teknik universitas trunojoyo madura dari hasil uji fungsionalitas yang telah dilakukan didapatkan hasil penilaian bahwa pengujian masuk dalam kriteria baik karena semua pengujian dalam kuesioner ini yang dilakukan dengan menggunakan sampel responeden dari jurusan dalam fakultas teknik memiliki nilai diatas
Abstrak (Stopwords Removed): penjaminan mutu perguruan tinggi proses perencanaan pemenuhan pengendalian pengembangan standar pendidikan tinggi secara konsisten berkelanjutan pemangku kepentingan internal eksternal perguruan tinggi mahasiswa dosen karyawan masyarakat dunia usaha asosiasi profesi pemerintah memperoleh kepuasan atas kinerja keluaran perguruan tinggi tugas akhir bertujuan mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa berdasarkan kuesioner ditentukan tim penjaminan mutu fakultas teknik universitas trunojoyo mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa menggunakan skala deskriptif yakni skala likert sistem memiliki kemampuan mengambil data input kuesioner pegajaran dosen praktikum administratiffasilitas kuliah tamu workshop pengguna sistem mahasiswa dosen dimana mahasiswa disini dapat mengisi kuesioner dosen dapat melihat nilai dhasilkan kuesioner diisi mahasiswa sebelumnya penelitian menjadi objek penelitian fakultas teknik universitas trunojoyo madura hasil uji fungsionalitas dilakukan didapatkan hasil penilaian pengujian masuk kriteria baik semua pengujian kuesioner dilakukan menggunakan sampel responeden jurusan fakultas teknik memiliki nilai diatas
Abstrak (Stemmed): jamin mutu guru tinggi proses rencana penuh kendali kembang standar didik tinggi cara konsisten lanjut mang penting internal eksternal guru tinggi mahasiswa dosen karyawan masyarakat dunia usaha asosiasi profesi perintah oleh puas atas kerja keluar guru tinggi tugas akhir tuju tahu tingkat puas mahasiswa dasar kuesioner tentu tim jamin mutu fakultas teknik universitas trunojoyo tahu tingkat puas mahasiswa guna skala deskriptif yakni skala likert sistem milik mampu ambil data input kuesioner pegajaran dosen praktikum administratiffasilitas kuliah tamu workshop guna sistem mahasiswa dosen mana mahasiswa sini dapat isi kuesioner dosen dapat lihat nilai dhasilkan kuesioner isi mahasiswa belum teliti jadi objek teliti fakultas teknik universitas trunojoyo madura hasil uji fungsionalitas laku dapat hasil nilai uji masuk kriteria baik semua uji kuesioner laku guna sampel responeden jurus fakultas teknik milik nilai atas
Abstrak (Corrected): jamie mute guru ting proves recant punch kendall embank standard did ting cara consistent layout man panting internal eternal guru ting mahasiswa dozen karajan masyarakat dulia sara assisi profess perineal olen puts alas era cellar guru ting tugs air juju tau dingbat puts mahasiswa dakar questioner tent tim jamie mute faults tennis university trunojoyo tau dingbat puts mahasiswa gun skald deskriptif yank skald likest sister milk camp ambit data input questioner pegajaran dozen practicum administratiffasilitas julian tame workshop gun sister mahasiswa dozen mana mahasiswa sing apart is questioner dozen apart that nilgai dhasilkan questioner is mahasiswa begum elite jade objet elite faults tennis university trunojoyo madura hail uni fungsionalitas lake apart hail nilgai uni mask criteria back sea uni questioner lake gun sample responded gurus faults tennis milk nilgai alas
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mahasiswa': 6, 'kuesioner': 5, 'tinggi': 4, 'dosen': 4, 'guru': 3, 'puas': 3, 'fakultas': 3, 'teknik': 3, 'guna': 3, 'dapat': 3, 'nilai': 3, 'uji': 3, 'jamin': 2, 'mutu': 2, 'atas': 2, 'tahu': 2, 'tingkat': 2, 'universitas': 2, 'trunojoyo': 2, 'skala': 2, 'sistem': 2, 'milik': 2, 'isi': 2, 'teliti': 2, 'hasil': 2, 'laku': 2, 'proses': 1, 'rencana': 1, 'penuh': 1, 'kendali': 1, 'kembang': 1, 'standar': 1, 'didik': 1, 'cara': 1, 'konsisten': 1, 'lanjut': 1, 'mang': 1, 'penting': 1, 'internal': 1, 'eksternal': 1, 'karyawan': 1, 'masyarakat': 1, 'dunia': 1, 'usaha': 1, 'asosiasi': 1, 'profesi': 1, 'perintah': 1, 'oleh': 1, 'kerja': 1, 'keluar': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'tuju': 1, 'dasar': 1, 'tentu': 1, 'tim': 1, 'deskriptif': 1, 'yakni': 1, 'likert': 1, 'mampu': 1, 'ambil': 1, 'data': 1, 'input': 1, 'pegajaran': 1, 'praktikum': 1, 'administratiffasilitas': 1, 'kuliah': 1, 'tamu': 1, 'workshop': 1, 'mana': 1, 'sini': 1, 'lihat': 1, 'dhasilkan': 1, 'belum': 1, 'jadi': 1, 'objek': 1, 'madura': 1, 'fungsionalitas': 1, 'masuk': 1, 'kriteria': 1, 'baik': 1, 'semua': 1, 'sampel': 1, 'responeden': 1, 'jurus': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 13, 'and': 7, 'in': 7, 'faculty': 6, 'that': 5, 'this': 5, 'students': 4, 'a': 4, 'questionnaire': 4, 'has': 4, 'satisfaction': 3, 'engineering': 3, 'quality': 2, 'assurance': 2, 'is': 2, 'out': 2, 'to': 2, 'level': 2, 'student': 2, 'university': 2, 'trunojoyo': 2, 'using': 2, 'scale': 2, 'system': 2, 'can': 2, 'test': 2, 'results': 2, 'higher': 1, 'education': 1, 'process': 1, 'planning': 1, 'fulfillment': 1, 'control': 1, 'development': 1, 'high': 1, 'educational': 1, 'standards': 1, 'consistently': 1, 'continuously': 1, 'so': 1, 'internal': 1, 'stakeholders': 1, 'external': 1, 'universities': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'employees': 1, 'communities': 1, 'businesses': 1, 'professional': 1, 'associations': 1, 'government': 1, 'derive': 1, 'performance': 1, 'output': 1, 'college': 1, 'thesis': 1, 'aims': 1, 'determine': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'been': 1, 'determined': 1, 'by': 1, 'team': 1, 'knowing': 1, 'descriptive': 1, 'likert': 1, 'ability': 1, 'take': 1, 'input': 1, 'data': 1, 'pegajaran': 1, 'lecturer': 1, 'practical': 1, 'administrative': 1, 'amenities': 1, 'guest': 1, 'lecture': 1, 'workshop': 1, 'users': 1, 'are': 1, 'where': 1, 'here': 1, 'fill': 1, 'see': 1, 'values': 1, 'have': 1, 'dhasilkan': 1, 'completed': 1, 'questionnaires': 1, 'before': 1, 'study': 1, 'research': 1, 'object': 1, 'madura': 1, 'from': 1, 'functionality': 1, 'made': 1, 'assessment': 1, 'obtained': 1, 'entrance': 1, 'criteria': 1, 'good': 1, 'because': 1, 'all': 1, 'testing': 1, 'which': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'sample': 1, 'responeden': 1, 'departments': 1, 'value': 1, 'above': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1108 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Nurul Hidayat
Judul: Rancang Bangun Game Save The Madura Island untuk Pengenalan Budaya Madura Berbasis Mobile Android
Pembimbing 1: Cucun Very Angkoso, ST., MT,
Pembimbing 2: Ari Kusumaningsih, ST., MT,
Abstrak (Raw): Abstrak: Pembuatan game Save The Madura Island bertujuan untuk melestarikan budaya lokal, khusunya budaya Madura yang kini telah banyak orang tinggalkan karena perkembangan teknologi yang begitu pesat. Pengenalan budaya yang berbasis game, diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk lebih mengenal lagi budaya-budaya lokal yang merupakan ciri khas bagi suatu bangsa itu sendiri. Game Save The Madura Island merupakan game strategi yang mengangkat tema tentang budaya Madura, yang memungkinkan user mempelajari budaya Madura dengan keadaan senang ketika memainkan game, selain itu game Save The Madura Island menggunakan algoritma greedy sebagai kecerdasan buatan yang terletak pada karakter defense, yang berfungsi untuk membantu karakter defense dalam menentukan enemy yang lebih efektif untuk diserang terlebih dahulu. Game Save The Madura Island dapat dijalankan diberbagai device android dengan beberapa jenis OS yang berbeda-beda. Penggunaan algoritma greedy pada game Save The Madura Island dapat membantu mengurangi jumlah enemy yang lolos dari 41.8% menjadi 30.4%. Dan penggunaan algoritma greedy pada game Save The Madura Island dapat membantu user dalam mempertahankan life dari 82% menjadi 85%.
Kata kunci : Game Madura, Tower Defense, Algoritma Greedy.
Abstrak (Clean): abstrak pembuatan game save the madura island bertujuan untuk melestarikan budaya lokal khusunya budaya madura yang kini telah banyak orang tinggalkan karena perkembangan teknologi yang begitu pesat pengenalan budaya yang berbasis game diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk lebih mengenal lagi budayabudaya lokal yang merupakan ciri khas bagi suatu bangsa itu sendiri game save the madura island merupakan game strategi yang mengangkat tema tentang budaya madura yang memungkinkan user mempelajari budaya madura dengan keadaan senang ketika memainkan game selain itu game save the madura island menggunakan algoritma greedy sebagai kecerdasan buatan yang terletak pada karakter defense yang berfungsi untuk membantu karakter defense dalam menentukan enemy yang lebih efektif untuk diserang terlebih dahulu game save the madura island dapat dijalankan diberbagai device android dengan beberapa jenis os yang berbedabeda penggunaan algoritma greedy pada game save the madura island dapat membantu mengurangi jumlah enemy yang lolos dari menjadi dan penggunaan algoritma greedy pada game save the madura island dapat membantu user dalam mempertahankan life dari menjadi kata kunci game madura tower defense algoritma greedy
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak pembuatan game save the madura island bertujuan melestarikan budaya lokal khusunya budaya madura kini banyak orang tinggalkan perkembangan teknologi begitu pesat pengenalan budaya berbasis game diharapkan dapat menarik minat masyarakat lebih mengenal lagi budayabudaya lokal ciri khas bagi bangsa sendiri game save the madura island game strategi mengangkat tema tentang budaya madura memungkinkan user mempelajari budaya madura keadaan senang ketika memainkan game selain game save the madura island menggunakan algoritma greedy kecerdasan buatan terletak karakter defense berfungsi membantu karakter defense menentukan enemy lebih efektif diserang terlebih dahulu game save the madura island dapat dijalankan diberbagai device android beberapa jenis os berbedabeda penggunaan algoritma greedy game save the madura island dapat membantu mengurangi jumlah enemy lolos menjadi penggunaan algoritma greedy game save the madura island dapat membantu user mempertahankan life menjadi kata kunci game madura tower defense algoritma greedy
Abstrak (Stemmed): abstrak buat game save the madura island tuju lestari budaya lokal khusunya budaya madura kini banyak orang tinggal kembang teknologi begitu pesat kenal budaya bas game harap dapat tarik minat masyarakat lebih kenal lagi budayabudaya lokal ciri khas bagi bangsa sendiri game save the madura island game strategi angkat tema tentang budaya madura mungkin user ajar budaya madura ada senang ketika main game selain game save the madura island guna algoritma greedy cerdas buat letak karakter defense fungsi bantu karakter defense tentu enemy lebih efektif serang lebih dahulu game save the madura island dapat jalan bagai device android beberapa jenis os berbedabeda guna algoritma greedy game save the madura island dapat bantu kurang jumlah enemy lolos jadi guna algoritma greedy game save the madura island dapat bantu user tahan life jadi kata kunci game madura tower defense algoritma greedy
Abstrak (Corrected): abstract but game save the madura island juju restart buddy local khusunya buddy madura kind banyan orang lingual embank teknologi begin pest penal buddy was game harp apart tajik mint masyarakat leash penal lag budayabudaya local cirri has bag bangs sending game save the madura island game strategy angst team tenting buddy madura munchkin user ajar buddy madura ada penang retina main game slain game save the madura island gun algorithm greedy cards but leak karate defense fungi bantu karate defense tent enemy leash efektif sprang leash dahl game save the madura island apart alan bahai device android beberapa penis os berbedabeda gun algorithm greedy game save the madura island apart bantu during mullah enemy solos jade gun algorithm greedy game save the madura island apart bantu user than life jade data bunch game madura tower defense algorithm greedy
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'game': 10, 'madura': 10, 'save': 6, 'the': 6, 'island': 6, 'budaya': 5, 'dapat': 4, 'algoritma': 4, 'greedy': 4, 'lebih': 3, 'guna': 3, 'defense': 3, 'bantu': 3, 'buat': 2, 'lokal': 2, 'kenal': 2, 'user': 2, 'karakter': 2, 'enemy': 2, 'jadi': 2, 'abstrak': 1, 'tuju': 1, 'lestari': 1, 'khusunya': 1, 'kini': 1, 'banyak': 1, 'orang': 1, 'tinggal': 1, 'kembang': 1, 'teknologi': 1, 'begitu': 1, 'pesat': 1, 'bas': 1, 'harap': 1, 'tarik': 1, 'minat': 1, 'masyarakat': 1, 'lagi': 1, 'budayabudaya': 1, 'ciri': 1, 'khas': 1, 'bagi': 1, 'bangsa': 1, 'sendiri': 1, 'strategi': 1, 'angkat': 1, 'tema': 1, 'tentang': 1, 'mungkin': 1, 'ajar': 1, 'ada': 1, 'senang': 1, 'ketika': 1, 'main': 1, 'selain': 1, 'cerdas': 1, 'letak': 1, 'fungsi': 1, 'tentu': 1, 'efektif': 1, 'serang': 1, 'dahulu': 1, 'jalan': 1, 'bagai': 1, 'device': 1, 'android': 1, 'beberapa': 1, 'jenis': 1, 'os': 1, 'berbedabeda': 1, 'kurang': 1, 'jumlah': 1, 'lolos': 1, 'tahan': 1, 'life': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'tower': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 26, 'of': 12, 'madura': 10, 'game': 8, 'to': 8, 'save': 6, 'island': 6, 'a': 5, 'culture': 4, 'is': 4, 'with': 4, 'greedy': 4, 'algorithm': 4, 'which': 3, 'more': 3, 'in': 3, 'defense': 3, 'can': 3, 'on': 3, 'local': 2, 'people': 2, 'games': 2, 'that': 2, 'character': 2, 'assist': 2, 'different': 2, 'use': 2, 'abstract': 1, 'make': 1, 'aims': 1, 'preserve': 1, 'especially': 1, 'now': 1, 'has': 1, 'lot': 1, 'left': 1, 'because': 1, 'rapid': 1, 'technological': 1, 'development': 1, 'introduction': 1, 'culturebased': 1, 'expected': 1, 'attract': 1, 'become': 1, 'familiar': 1, 'hallmark': 1, 'nation': 1, 'itself': 1, 'strategy': 1, 'cultural': 1, 'theme': 1, 'allows': 1, 'users': 1, 'learn': 1, 'state': 1, 'enjoyment': 1, 'while': 1, 'playing': 1, 'other': 1, 'than': 1, 'using': 1, 'as': 1, 'artificial': 1, 'intelligence': 1, 'lies': 1, 'serves': 1, 'determines': 1, 'enemys': 1, 'effective': 1, 'attack': 1, 'first': 1, 'run': 1, 'android': 1, 'devices': 1, 'several': 1, 'types': 1, 'os': 1, 'help': 1, 'reduce': 1, 'number': 1, 'those': 1, 'who': 1, 'fled': 1, 'from': 1, 'and': 1, 'user': 1, 'maintaining': 1, 'life': 1, 'keywords': 1, 'tower': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1109 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: LINDA YUNITA SARI
Judul: RANCANG BANGUN E-LEARNING FISIKA KELAS X DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW)
Pembimbing 1: RIKA YUNITARINI,ST.,MT
Pembimbing 2: BAIN KHUSNUOL KHOTIMAH,ST.,M.KOM
Abstrak (Raw): E-Learning yang akan diterapkan di SMA Negeri 5 Pamekasan adalah E-Learning mata pelajaran Fisika untuk kelas X (sepuluh) hal ini dikarenakan kelas X perlu pembelajaran sejak dini dengan menggunakan sistem pembelajaran media elektronik, Khususnya pada pelajaran Fisika.
E-learning Fisika untuk kelas X akan mengkombinasikan antara pertemuan secara tatap muka dengan pembelajaran elektronik yang dapat meningkatkan kontribusi dan interktif antar siswa. Sistem ini dirancang untuk mencari nilai tertinggi dari masing – masing siswa dibidang fisika. Nilai tertinggi siswa ditentukan dari nilai akademik dari masing – masing siswa dengan menggunakan metode SAW.
Metode SAW adalah metode penjumlahan terbobot yang digunakan dalam proses perengkingan. Pada sistem ini, metode SAW digunakan untuk melakukan pembobotan terhadap hasil belajar siswa sehingga guru dapat mengetahui Nilai akademik siswa dibidang Fisika. Dan dapat menentukan siswa terbaik di bidang fisika.
Kata Kunci : E-Learning, Fisika, SMA, Kelas X, Berbasis Web, SAW.
Abstrak (Clean): elearning yang akan diterapkan di sma negeri pamekasan adalah elearning mata pelajaran fisika untuk kelas x sepuluh hal ini dikarenakan kelas x perlu pembelajaran sejak dini dengan menggunakan sistem pembelajaran media elektronik khususnya pada pelajaran fisika elearning fisika untuk kelas x akan mengkombinasikan antara pertemuan secara tatap muka dengan pembelajaran elektronik yang dapat meningkatkan kontribusi dan interktif antar siswa sistem ini dirancang untuk mencari nilai tertinggi dari masing – masing siswa dibidang fisika nilai tertinggi siswa ditentukan dari nilai akademik dari masing – masing siswa dengan menggunakan metode saw metode saw adalah metode penjumlahan terbobot yang digunakan dalam proses perengkingan pada sistem ini metode saw digunakan untuk melakukan pembobotan terhadap hasil belajar siswa sehingga guru dapat mengetahui nilai akademik siswa dibidang fisika dan dapat menentukan siswa terbaik di bidang fisika kata kunci elearning fisika sma kelas x berbasis web saw
Abstrak (Stopwords Removed): elearning diterapkan sma negeri pamekasan elearning mata pelajaran fisika kelas x sepuluh dikarenakan kelas x perlu pembelajaran dini menggunakan sistem pembelajaran media elektronik khususnya pelajaran fisika elearning fisika kelas x mengkombinasikan antara pertemuan secara tatap muka pembelajaran elektronik dapat meningkatkan kontribusi interktif antar siswa sistem dirancang mencari nilai tertinggi masing – masing siswa dibidang fisika nilai tertinggi siswa ditentukan nilai akademik masing – masing siswa menggunakan metode saw metode saw metode penjumlahan terbobot digunakan proses perengkingan sistem metode saw digunakan melakukan pembobotan hasil belajar siswa guru dapat mengetahui nilai akademik siswa dibidang fisika dapat menentukan siswa terbaik bidang fisika kata kunci elearning fisika sma kelas x berbasis web saw
Abstrak (Stemmed): elearning terap sma negeri pamekasan elearning mata ajar fisika kelas x puluh karena kelas x perlu ajar dini guna sistem ajar media elektronik khusus ajar fisika elearning fisika kelas x kombinasi antara temu cara tatap muka ajar elektronik dapat tingkat kontribusi interktif antar siswa sistem rancang cari nilai tinggi masing masing siswa bidang fisika nilai tinggi siswa tentu nilai akademik masing masing siswa guna metode saw metode saw metode jumlah bobot guna proses perengkingan sistem metode saw guna laku bobot hasil ajar siswa guru dapat tahu nilai akademik siswa bidang fisika dapat tentu siswa baik bidang fisika kata kunci elearning fisika sma kelas x bas web saw
Abstrak (Corrected): learning trap sea never pamekasan learning data ajar fisk keas x pull arena keas x peru ajar dine gun sister ajar media electronic rhesus ajar fisk learning fisk keas x kombinasi angara temp cara tatar make ajar electronic apart dingbat kontribusi interknit altar visa sister dancing care nilgai ting making making visa biding fisk nilgai ting visa tent nilgai academic making making visa gun metope saw metope saw metope mullah robot gun proves perengkingan sister metope saw gun lake robot hail ajar visa guru apart tau nilgai academic visa biding fisk apart tent visa back biding fisk data bunch learning fisk sea keas x was web saw
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'fisika': 7, 'siswa': 7, 'ajar': 6, 'elearning': 4, 'kelas': 4, 'x': 4, 'guna': 4, 'nilai': 4, 'masing': 4, 'metode': 4, 'saw': 4, 'sistem': 3, 'dapat': 3, 'bidang': 3, 'sma': 2, 'elektronik': 2, 'tinggi': 2, 'tentu': 2, 'akademik': 2, 'bobot': 2, 'terap': 1, 'negeri': 1, 'pamekasan': 1, 'mata': 1, 'puluh': 1, 'karena': 1, 'perlu': 1, 'dini': 1, 'media': 1, 'khusus': 1, 'kombinasi': 1, 'antara': 1, 'temu': 1, 'cara': 1, 'tatap': 1, 'muka': 1, 'tingkat': 1, 'kontribusi': 1, 'interktif': 1, 'antar': 1, 'rancang': 1, 'cari': 1, 'jumlah': 1, 'proses': 1, 'perengkingan': 1, 'laku': 1, 'hasil': 1, 'guru': 1, 'tahu': 1, 'baik': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'bas': 1, 'web': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'physics': 7, 'in': 6, 'of': 6, 'students': 5, 'a': 5, 'elearning': 4, 'is': 4, 'class': 4, 'x': 4, 'learning': 4, 'value': 4, 'to': 3, 'system': 3, 'can': 3, 'saw': 3, 'method': 3, 'will': 2, 'sma': 2, 'by': 2, 'using': 2, 'electronic': 2, 'and': 2, 'highest': 2, 'on': 2, 'academic': 2, 'weighting': 2, 'used': 2, 'field': 2, 'which': 1, 'be': 1, 'implemented': 1, 'country': 1, 'pamekasan': 1, 'for': 1, 'ten': 1, 'because': 1, 'need': 1, 'learn': 1, 'from': 1, 'an': 1, 'early': 1, 'age': 1, 'media': 1, 'particularly': 1, 'fatherly': 1, 'combine': 1, 'facetoface': 1, 'meetings': 1, 'with': 1, 'enhance': 1, 'contribution': 1, 'interactive': 1, 'between': 1, 'designed': 1, 'find': 1, 'each': 1, 'student': 1, 'determined': 1, 'simple': 1, 'additive': 1, 's': 1, 'weighted': 1, 'summation': 1, 'ranking': 1, 'process': 1, 'this': 1, 'perform': 1, 'outcomes': 1, 'so': 1, 'that': 1, 'teachers': 1, 'know': 1, 'determine': 1, 'best': 1, 'keywords': 1, 'webbased': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1110 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ach. Mufti
Judul: ANALISA WEB SERVER LOG DALAM MENENTUKAN POLA INTERAKSI PENGUNJUNG PADA SITUS UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA
Pembimbing 1: Mulaab, S.Si., M.Kom.
Pembimbing 2: Achmad Jauhari, ST., M.Kom.
Abstrak (Raw): Sebuah Log dalam Web Server akan menyimpan berbagai kegiatan pengunjung web site dalam sebuah server. Berbagai interaksi yang dilakukan oleh pengunjung web akan meningkatkan ukuran rekaman data log yang tersimpan dalam sebuah web server, sehingga pembengkakan volume data tidak dapat dihindari. Sayangnya, kebanyakan web administrator tidak mengetahui bagaimana manfaat data log yang tersimpan tersebut agar menggali informasi yang bermanfaat untuk pengembangan sebuah situs web. Data mining merupakan suatu cara untuk menambang data sehingga informasi yang sebelumnya tidak diketahui dapat diperoleh. Informasi yang dimasukkan difokuskan pada penemuan pola pengelompokkan pengunjung yang tersimpan dalam web server log dengan menggunakan teknik K-means Clustering. Analisis web server log yang dilakukan mampu memberikan informasi mengenai pola kunjungan dan menemukan beberapa aturan clustering yang berguna untuk peningkatan efektifitas sebuah web site. Dari uji coba aplikasi menghasilkan 3 pola pengelompokkan yakni berdasarkan IP lokal, public, dan keduanya. Pada IP lokal, pola kunjungan di dominasi oleh IP puskom, rektorat, fakultas Pertanian dan Fisib. Pada IP publik pola kunjungan rata-rata hanya mengakses halaman utama web site atau beranda, begitu juga dengan pola yang diperoleh dari IP lokal ditambah dengan IP public.
Abstrak (Clean): sebuah log dalam web server akan menyimpan berbagai kegiatan pengunjung web site dalam sebuah server berbagai interaksi yang dilakukan oleh pengunjung web akan meningkatkan ukuran rekaman data log yang tersimpan dalam sebuah web server sehingga pembengkakan volume data tidak dapat dihindari sayangnya kebanyakan web administrator tidak mengetahui bagaimana manfaat data log yang tersimpan tersebut agar menggali informasi yang bermanfaat untuk pengembangan sebuah situs web data mining merupakan suatu cara untuk menambang data sehingga informasi yang sebelumnya tidak diketahui dapat diperoleh informasi yang dimasukkan difokuskan pada penemuan pola pengelompokkan pengunjung yang tersimpan dalam web server log dengan menggunakan teknik kmeans clustering analisis web server log yang dilakukan mampu memberikan informasi mengenai pola kunjungan dan menemukan beberapa aturan clustering yang berguna untuk peningkatan efektifitas sebuah web site dari uji coba aplikasi menghasilkan pola pengelompokkan yakni berdasarkan ip lokal public dan keduanya pada ip lokal pola kunjungan di dominasi oleh ip puskom rektorat fakultas pertanian dan fisib pada ip publik pola kunjungan ratarata hanya mengakses halaman utama web site atau beranda begitu juga dengan pola yang diperoleh dari ip lokal ditambah dengan ip public
Abstrak (Stopwords Removed): log web server menyimpan berbagai kegiatan pengunjung web site server berbagai interaksi dilakukan pengunjung web meningkatkan ukuran rekaman data log tersimpan web server pembengkakan volume data dapat dihindari sayangnya kebanyakan web administrator mengetahui bagaimana manfaat data log tersimpan tersebut menggali informasi bermanfaat pengembangan situs web data mining cara menambang data informasi sebelumnya diketahui dapat diperoleh informasi dimasukkan difokuskan penemuan pola pengelompokkan pengunjung tersimpan web server log menggunakan teknik kmeans clustering analisis web server log dilakukan mampu memberikan informasi mengenai pola kunjungan menemukan beberapa aturan clustering berguna peningkatan efektifitas web site uji coba aplikasi menghasilkan pola pengelompokkan yakni berdasarkan ip lokal public keduanya ip lokal pola kunjungan dominasi ip puskom rektorat fakultas pertanian fisib ip publik pola kunjungan ratarata mengakses halaman utama web site beranda begitu pola diperoleh ip lokal ditambah ip public
Abstrak (Stemmed): log web server simpan bagai giat unjung web site server bagai interaksi laku unjung web tingkat ukur rekam data log simpan web server bengkak volume data dapat hindar sayang banyak web administrator tahu bagaimana manfaat data log simpan sebut gali informasi manfaat kembang situs web data mining cara tambang data informasi belum tahu dapat oleh informasi masuk fokus temu pola kelompok unjung simpan web server log guna teknik kmeans clustering analisis web server log laku mampu beri informasi kena pola kunjung temu beberapa atur clustering guna tingkat efektifitas web site uji coba aplikasi hasil pola kelompok yakni dasar ip lokal public dua ip lokal pola kunjung dominasi ip puskom rektorat fakultas tani fisib ip publik pola kunjung ratarata akses halaman utama web site beranda begitu pola oleh ip lokal tambah ip public
Abstrak (Corrected): log web server simian bahai gift unsung web site server bahai interaksi lake unsung web dingbat ukr ream data log simian web server bangkok volume data apart hinder saying banyan web administrator tau bagaimana manat data log simian debut gal informant manat embank situs web data mining cara taming data informant begum tau apart olen informant mask focus temp pola kelompok unsung simian web server log gun tennis means clustering analysis web server log lake camp bert informant ken pola unsung temp beberapa amur clustering gun dingbat efektifitas web site uni coma aplikasi hail pola kelompok yank dakar i local public due i local pola unsung dominant i custom retort faults tank visit i public pola unsung ratarata asses hangman mama web site veranda begin pola olen i local tambac i public
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'web': 10, 'pola': 6, 'ip': 6, 'log': 5, 'server': 5, 'data': 5, 'simpan': 4, 'informasi': 4, 'unjung': 3, 'site': 3, 'kunjung': 3, 'lokal': 3, 'bagai': 2, 'laku': 2, 'tingkat': 2, 'dapat': 2, 'tahu': 2, 'manfaat': 2, 'oleh': 2, 'temu': 2, 'kelompok': 2, 'guna': 2, 'clustering': 2, 'public': 2, 'giat': 1, 'interaksi': 1, 'ukur': 1, 'rekam': 1, 'bengkak': 1, 'volume': 1, 'hindar': 1, 'sayang': 1, 'banyak': 1, 'administrator': 1, 'bagaimana': 1, 'sebut': 1, 'gali': 1, 'kembang': 1, 'situs': 1, 'mining': 1, 'cara': 1, 'tambang': 1, 'belum': 1, 'masuk': 1, 'fokus': 1, 'teknik': 1, 'kmeans': 1, 'analisis': 1, 'mampu': 1, 'beri': 1, 'kena': 1, 'beberapa': 1, 'atur': 1, 'efektifitas': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'aplikasi': 1, 'hasil': 1, 'yakni': 1, 'dasar': 1, 'dua': 1, 'dominasi': 1, 'puskom': 1, 'rektorat': 1, 'fakultas': 1, 'tani': 1, 'fisib': 1, 'publik': 1, 'ratarata': 1, 'akses': 1, 'halaman': 1, 'utama': 1, 'beranda': 1, 'begitu': 1, 'tambah': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 12, 'web': 9, 'a': 8, 'ip': 6, 'log': 5, 'in': 5, 'server': 5, 'data': 5, 'patterns': 5, 'that': 4, 'information': 4, 'site': 3, 'to': 3, 'is': 3, 'traffic': 3, 'and': 3, 'local': 3, 'public': 3, 'by': 2, 'visitors': 2, 'stored': 2, 'so': 2, 'can': 2, 'not': 2, 'be': 2, 'useful': 2, 'for': 2, 'on': 2, 'grouping': 2, 'are': 2, 'clustering': 2, 'from': 2, 'at': 2, 'as': 2, 'file': 1, 'stores': 1, 'variety': 1, 'visitor': 1, 'activity': 1, 'various': 1, 'interactions': 1, 'made': 1, 'will': 1, 'increase': 1, 'size': 1, 'recording': 1, 'swelling': 1, 'volume': 1, 'avoided': 1, 'unfortunately': 1, 'most': 1, 'administrators': 1, 'do': 1, 'know': 1, 'how': 1, 'benefits': 1, 'saved': 1, 'order': 1, 'gather': 1, 'development': 1, 'website': 1, 'mining': 1, 'way': 1, 'mine': 1, 'previously': 1, 'unknown': 1, 'known': 1, 'entered': 1, 'focused': 1, 'discovery': 1, 'using': 1, 'kmeans': 1, 'technique': 1, 'analysis': 1, 'undertaken': 1, 'able': 1, 'provide': 1, 'about': 1, 'found': 1, 'some': 1, 'rules': 1, 'enhancing': 1, 'effectiveness': 1, 'trial': 1, 'application': 1, 'generates': 1, 'pattern': 1, 'based': 1, 'both': 1, 'dominated': 1, 'puskom': 1, 'rectorate': 1, 'faculty': 1, 'agriculture': 1, 'fisib': 1, 'averaged': 1, 'only': 1, 'access': 1, 'main': 1, 'page': 1, 'or': 1, 'homepage': 1, 'well': 1, 'obtained': 1, 'coupled': 1, 'with': 1, 'addresses': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1111 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ahmad Muflih S
Judul: Sistem Monitoring Tanaman Berbasis Jaringan Sensor Nirkabel Menggunakan Arduino
Pembimbing 1: Ari Kusumaningsih S.T., M.T
Pembimbing 2: Koko Joni S.T.,M.Eng
Abstrak (Raw): Tanah merupakan merupakan lapisan permukaan bumi sebagai tempat tumbuh tanaman dan salah satu faktor penting untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan tanaman adalah kelembaban tanah. Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi sekarang penulis mencoba untuk membuat suatu perancangan sistem yang dapat mengontrol atau memantau tanaman dengan menggunakan kelembaban tanah sebagai indikator keadaan tanah berbasis jaringan sensor nirkabel menggunakan arduino. Pengukuran kelembaban tanah pada tanaman dilakukan dengan memanfaatkan satu sensor kelembaban tanah ber-tipe YL-69 dan dua sensor ber-tipe FC-28. Nilai yang terukur dari sensor akan diolah oleh mikrokontroler arduino yang terhubung dengan Ethernet Shield. Hasil pengukuran sensor kemudian dikirim melalui jaringan internet yang langsung terhubung dengan database server dan hasil pengukuran selanjutnya akan di tampilkan melalui web server. Melalui aplikasi web dapat memberikan informasi secara detail dan akurat. Dengan perancangan dan pengimplementasian sistem monitoring tanaman berbasis jaringan sensor nirkabel pemantuan dan pengolahan tanaman dapat dilakukan secara otomatis dan terkontrol. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengujian saat dilakukan pada ruang outdoor dan indoor berbeda nilai kelembaban tanah pada ruang indoor lebih stabil dibuktikan dengan menghitung simpangan baku pada tiap tanaman di ruang indoor dan outdoor. Perbedaan nilai simpangan baku tanaman I sebesar 1,33%, pada tanaman II sebesar 0,14%, sedangkan pada tanaman III sebesar 0,15%.
Kata kunci: Jaringan Sensor Nirkabel, Web Server, Arduino, Jaringan Internet, Kelembaban Tanah.
Abstrak (Clean): tanah merupakan merupakan lapisan permukaan bumi sebagai tempat tumbuh tanaman dan salah satu faktor penting untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan tanaman adalah kelembaban tanah seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi sekarang penulis mencoba untuk membuat suatu perancangan sistem yang dapat mengontrol atau memantau tanaman dengan menggunakan kelembaban tanah sebagai indikator keadaan tanah berbasis jaringan sensor nirkabel menggunakan arduino pengukuran kelembaban tanah pada tanaman dilakukan dengan memanfaatkan satu sensor kelembaban tanah bertipe yl dan dua sensor bertipe fc nilai yang terukur dari sensor akan diolah oleh mikrokontroler arduino yang terhubung dengan ethernet shield hasil pengukuran sensor kemudian dikirim melalui jaringan internet yang langsung terhubung dengan database server dan hasil pengukuran selanjutnya akan di tampilkan melalui web server melalui aplikasi web dapat memberikan informasi secara detail dan akurat dengan perancangan dan pengimplementasian sistem monitoring tanaman berbasis jaringan sensor nirkabel pemantuan dan pengolahan tanaman dapat dilakukan secara otomatis dan terkontrol hasil pengujian menunjukkan bahwa pengujian saat dilakukan pada ruang outdoor dan indoor berbeda nilai kelembaban tanah pada ruang indoor lebih stabil dibuktikan dengan menghitung simpangan baku pada tiap tanaman di ruang indoor dan outdoor perbedaan nilai simpangan baku tanaman i sebesar pada tanaman ii sebesar sedangkan pada tanaman iii sebesar kata kunci jaringan sensor nirkabel web server arduino jaringan internet kelembaban tanah
Abstrak (Stopwords Removed): tanah lapisan permukaan bumi tempat tumbuh tanaman salah satu faktor penting menunjang pertumbuhan perkembangan tanaman kelembaban tanah seiring berkembangnya ilmu pengetahuan teknologi sekarang penulis mencoba membuat perancangan sistem dapat mengontrol memantau tanaman menggunakan kelembaban tanah indikator keadaan tanah berbasis jaringan sensor nirkabel menggunakan arduino pengukuran kelembaban tanah tanaman dilakukan memanfaatkan satu sensor kelembaban tanah bertipe yl dua sensor bertipe fc nilai terukur sensor diolah mikrokontroler arduino terhubung ethernet shield hasil pengukuran sensor dikirim jaringan internet langsung terhubung database server hasil pengukuran selanjutnya tampilkan web server aplikasi web dapat memberikan informasi secara detail akurat perancangan pengimplementasian sistem monitoring tanaman berbasis jaringan sensor nirkabel pemantuan pengolahan tanaman dapat dilakukan secara otomatis terkontrol hasil pengujian menunjukkan pengujian dilakukan ruang outdoor indoor berbeda nilai kelembaban tanah ruang indoor lebih stabil dibuktikan menghitung simpangan baku tiap tanaman ruang indoor outdoor perbedaan nilai simpangan baku tanaman i sebesar tanaman ii sebesar sedangkan tanaman iii sebesar kata kunci jaringan sensor nirkabel web server arduino jaringan internet kelembaban tanah
Abstrak (Stemmed): tanah lapis muka bumi tempat tumbuh tanam salah satu faktor penting tunjang tumbuh kembang tanam kelembaban tanah iring kembang ilmu tahu teknologi sekarang tulis coba buat ancang sistem dapat kontrol pantau tanam guna kelembaban tanah indikator ada tanah bas jaring sensor nirkabel guna arduino ukur kelembaban tanah tanam laku manfaat satu sensor kelembaban tanah tipe yl dua sensor tipe fc nilai ukur sensor olah mikrokontroler arduino hubung ethernet shield hasil ukur sensor kirim jaring internet langsung hubung database server hasil ukur lanjut tampil web server aplikasi web dapat beri informasi cara detail akurat ancang implementasi sistem monitoring tanam bas jaring sensor nirkabel mantu olah tanam dapat laku cara otomatis kontrol hasil uji tunjuk uji laku ruang outdoor indoor beda nilai kelembaban tanah ruang indoor lebih stabil bukti hitung simpang baku tiap tanam ruang indoor outdoor beda nilai simpang baku tanam i besar tanam ii besar sedang tanam iii besar kata kunci jaring sensor nirkabel web server arduino jaring internet kelembaban tanah
Abstrak (Corrected): tana laps make bump tempt tumble tana salad sat factor panting tuning tumble embank tana kelembaban tana bring embank i'm tau teknologi semarang tulips coma but dancing sister apart control pants tana gun kelembaban tana indicator ada tana was caring sensor nirkabel gun arguing ukr kelembaban tana tana lake manat sat sensor kelembaban tana time ya due sensor time fa nilgai ukr sensor blah mikrokontroler arguing hung ethernet shield hail ukr sensor kirin caring internet lansing hung database server hail ukr layout tamil web server aplikasi web apart bert informant cara detail aura dancing implements sister monitoring tana was caring sensor nirkabel manta blah tana apart lake cara fotomat's control hail uni tuneup uni lake rang outdoor indoor bed nilgai kelembaban tana rang indoor leash stabile but hiding sipping baku tip tana rang indoor outdoor bed nilgai sipping baku tana i bear tana i bear sedan tana wii bear data bunch caring sensor nirkabel web server arguing caring internet kelembaban tana
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tanam': 10, 'tanah': 8, 'sensor': 7, 'kelembaban': 6, 'jaring': 5, 'ukur': 4, 'dapat': 3, 'nirkabel': 3, 'arduino': 3, 'laku': 3, 'nilai': 3, 'hasil': 3, 'server': 3, 'web': 3, 'ruang': 3, 'indoor': 3, 'besar': 3, 'tumbuh': 2, 'satu': 2, 'kembang': 2, 'ancang': 2, 'sistem': 2, 'kontrol': 2, 'guna': 2, 'bas': 2, 'tipe': 2, 'olah': 2, 'hubung': 2, 'internet': 2, 'cara': 2, 'uji': 2, 'outdoor': 2, 'beda': 2, 'simpang': 2, 'baku': 2, 'lapis': 1, 'muka': 1, 'bumi': 1, 'tempat': 1, 'salah': 1, 'faktor': 1, 'penting': 1, 'tunjang': 1, 'iring': 1, 'ilmu': 1, 'tahu': 1, 'teknologi': 1, 'sekarang': 1, 'tulis': 1, 'coba': 1, 'buat': 1, 'pantau': 1, 'indikator': 1, 'ada': 1, 'manfaat': 1, 'yl': 1, 'dua': 1, 'fc': 1, 'mikrokontroler': 1, 'ethernet': 1, 'shield': 1, 'kirim': 1, 'langsung': 1, 'database': 1, 'lanjut': 1, 'tampil': 1, 'aplikasi': 1, 'beri': 1, 'informasi': 1, 'detail': 1, 'akurat': 1, 'implementasi': 1, 'monitoring': 1, 'mantu': 1, 'otomatis': 1, 'tunjuk': 1, 'lebih': 1, 'stabil': 1, 'bukti': 1, 'hitung': 1, 'tiap': 1, 'i': 1, 'ii': 1, 'sedang': 1, 'iii': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 27, 'of': 13, 'and': 11, 'soil': 7, 'is': 6, 'moisture': 6, 'sensor': 6, 'in': 5, 'a': 4, 'to': 4, 'plants': 4, 'as': 3, 'can': 3, 'plant': 3, 'using': 3, 'wireless': 3, 'arduino': 3, 'measurement': 3, 'by': 3, 'be': 3, 'results': 3, 'server': 3, 'web': 3, 'indoor': 3, 'crop': 3, 'development': 2, 'design': 2, 'system': 2, 'that': 2, 'networks': 2, 'on': 2, 'value': 2, 'will': 2, 'connected': 2, 'then': 2, 'through': 2, 'internet': 2, 'monitoring': 2, 'outdoor': 2, 'space': 2, 'standard': 2, 'deviation': 2, 'surface': 1, 'layer': 1, 'earth': 1, 'place': 1, 'grow': 1, 'one': 1, 'important': 1, 'factors': 1, 'supporting': 1, 'growth': 1, 'science': 1, 'technology': 1, 'nowdays': 1, 'author': 1, 'tries': 1, 'create': 1, 'control': 1, 'or': 1, 'monitor': 1, 'an': 1, 'indicator': 1, 'state': 1, 'groundbased': 1, 'done': 1, 'sensortype': 1, 'airyl': 1, 'two': 1, 'types': 1, 'airfc': 1, 'measured': 1, 'processed': 1, 'microcontroller': 1, 'ethernet': 1, 'shield': 1, 'sent': 1, 'directly': 1, 'database': 1, 'displayed': 1, 'via': 1, 'application': 1, 'provide': 1, 'detailed': 1, 'accurate': 1, 'information': 1, 'with': 1, 'implementation': 1, 'networkbased': 1, 'for': 1, 'processing': 1, 'performed': 1, 'automatically': 1, 'controlled': 1, 'test': 1, 'indicate': 1, 'current': 1, 'testing': 1, 'conducted': 1, 'at': 1, 'different': 1, 'values': 1, 'more': 1, 'stable': 1, 'evidenced': 1, 'calculating': 1, 'each': 1, 'spaces': 1, 'differences': 1, 'first': 1, 'second': 1, 'whereas': 1, 'third': 1, 'keyword': 1, 'network': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1112 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Wildan
Judul: Pengaruh Penggunaan Preprocessing Pada Tingkat Similaritas Dokumen Menggunakan Algoritma Rabin-Karp (Studi Kasus : Abstrak Karya Ilmiah)
Pembimbing 1: Cucun Very Angkoso, ST., MT.
Pembimbing 2: Firdaus Solihin, S.Kom., M.Kom
Abstrak (Raw): Plagiasi merupakan penjiplakan atau pengambilan karangan, pendapat dan sebagainya dari orang lain dan menjadikannya seolah karangan dan pendapat sendiri. Saat ini banyak kasus plagiasi yang terjadi, utamanya untuk karya ilmiah.
Untuk mendeteksi tingkat plagiasi suatu karya jelas dibutuhkan waktu yang tidak sedikit, karenanya dibutuhkan sistem untuk membantu dalam mendeteksi plagiasi. Salah satu algoritma yang bisa digunakan dalam membuat aplikasi pendeteksi plagiasi ini adalah algortima Rabin-Karp. Algoritma ini menggunakan fungsi hashing dan sangat efektif untuk pencarian multiple pattern.
Penelitian ini dilakukan ini merancang dan membuat sebuah sistem untuk mendeteksi tingkat plagiasi suatu karya dengan menggunakan algortima Rabin-Karp. Sistem ini dapat membantu mempercepat dalam melakukan pengecekan tingkat plagiasi suatu karya.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan treshold untuk penggunaan preprocessing sebesar 70,95% dengan rata-rata waktu komputasi 336,69 detik dan yang tidak menggunakan preprocessing sebesar 79,96% dengan rata-rata waktu komputasi 7,40 detik.
Abstrak (Clean): plagiasi merupakan penjiplakan atau pengambilan karangan pendapat dan sebagainya dari orang lain dan menjadikannya seolah karangan dan pendapat sendiri saat ini banyak kasus plagiasi yang terjadi utamanya untuk karya ilmiah untuk mendeteksi tingkat plagiasi suatu karya jelas dibutuhkan waktu yang tidak sedikit karenanya dibutuhkan sistem untuk membantu dalam mendeteksi plagiasi salah satu algoritma yang bisa digunakan dalam membuat aplikasi pendeteksi plagiasi ini adalah algortima rabinkarp algoritma ini menggunakan fungsi hashing dan sangat efektif untuk pencarian multiple pattern penelitian ini dilakukan ini merancang dan membuat sebuah sistem untuk mendeteksi tingkat plagiasi suatu karya dengan menggunakan algortima rabinkarp sistem ini dapat membantu mempercepat dalam melakukan pengecekan tingkat plagiasi suatu karya hasil dari penelitian ini menunjukkan treshold untuk penggunaan preprocessing sebesar dengan ratarata waktu komputasi detik dan yang tidak menggunakan preprocessing sebesar dengan ratarata waktu komputasi detik
Abstrak (Stopwords Removed): plagiasi penjiplakan pengambilan karangan pendapat sebagainya orang lain menjadikannya seolah karangan pendapat sendiri banyak kasus plagiasi terjadi utamanya karya ilmiah mendeteksi tingkat plagiasi karya jelas dibutuhkan waktu sedikit karenanya dibutuhkan sistem membantu mendeteksi plagiasi salah satu algoritma digunakan membuat aplikasi pendeteksi plagiasi algortima rabinkarp algoritma menggunakan fungsi hashing sangat efektif pencarian multiple pattern penelitian dilakukan merancang membuat sistem mendeteksi tingkat plagiasi karya menggunakan algortima rabinkarp sistem dapat membantu mempercepat melakukan pengecekan tingkat plagiasi karya hasil penelitian menunjukkan treshold penggunaan preprocessing sebesar ratarata waktu komputasi detik menggunakan preprocessing sebesar ratarata waktu komputasi detik
Abstrak (Stemmed): plagiasi jiplak ambil karang dapat bagai orang lain jadi olah karang dapat sendiri banyak kasus plagiasi jadi utama karya ilmiah deteksi tingkat plagiasi karya jelas butuh waktu sedikit karena butuh sistem bantu deteksi plagiasi salah satu algoritma guna buat aplikasi deteksi plagiasi algortima rabinkarp algoritma guna fungsi hashing sangat efektif cari multiple pattern teliti laku rancang buat sistem deteksi tingkat plagiasi karya guna algortima rabinkarp sistem dapat bantu cepat laku kece tingkat plagiasi karya hasil teliti tunjuk treshold guna preprocessing besar ratarata waktu komputasi detik guna preprocessing besar ratarata waktu komputasi detik
Abstrak (Corrected): plagiary jiplak ambit parang apart bahai orang lain jade blah parang apart sending banyan ass plagiary jade mama karma iliac detest dingbat plagiary karma jells butch want sedikit arena butch sister bantu detest plagiary salad sat algorithm gun but aplikasi detest plagiary algortima rabinkarp algorithm gun fungi hashing sang efektif care multiple pattern elite lake dancing but sister detest dingbat plagiary karma gun algortima rabinkarp sister apart bantu eat lake keck dingbat plagiary karma hail elite tuneup threshold gun reprocessing bear ratarata want komputasi devil gun reprocessing bear ratarata want komputasi devil
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'plagiasi': 7, 'guna': 5, 'karya': 4, 'deteksi': 4, 'dapat': 3, 'tingkat': 3, 'waktu': 3, 'sistem': 3, 'karang': 2, 'jadi': 2, 'butuh': 2, 'bantu': 2, 'algoritma': 2, 'buat': 2, 'algortima': 2, 'rabinkarp': 2, 'teliti': 2, 'laku': 2, 'preprocessing': 2, 'besar': 2, 'ratarata': 2, 'komputasi': 2, 'detik': 2, 'jiplak': 1, 'ambil': 1, 'bagai': 1, 'orang': 1, 'lain': 1, 'olah': 1, 'sendiri': 1, 'banyak': 1, 'kasus': 1, 'utama': 1, 'ilmiah': 1, 'jelas': 1, 'sedikit': 1, 'karena': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'aplikasi': 1, 'fungsi': 1, 'hashing': 1, 'sangat': 1, 'efektif': 1, 'cari': 1, 'multiple': 1, 'pattern': 1, 'rancang': 1, 'cepat': 1, 'kece': 1, 'hasil': 1, 'tunjuk': 1, 'treshold': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 14, 'the': 9, 'plagiarism': 8, 'and': 6, 'a': 5, 'this': 5, 'for': 4, 'work': 4, 'algorithm': 4, 'to': 3, 'time': 3, 'system': 3, 'is': 2, 'so': 2, 'that': 2, 'level': 2, 'takes': 2, 'detecting': 2, 'can': 2, 'create': 2, 'rabinkarp': 2, 'use': 2, 'preprocessing': 2, 'with': 2, 'an': 2, 'average': 2, 'seconds': 2, 'computing': 2, 'or': 1, 'making': 1, 'bouquet': 1, 'opinions': 1, 'forth': 1, 'from': 1, 'others': 1, 'make': 1, 'themselves': 1, 'as': 1, 'essays': 1, 'opinion': 1, 'currently': 1, 'many': 1, 'cases': 1, 'occurs': 1, 'primarily': 1, 'scientific': 1, 'detect': 1, 'obviously': 1, 'considerable': 1, 'it': 1, 'assist': 1, 'in': 1, 'one': 1, 'be': 1, 'used': 1, 'applications': 1, 'detection': 1, 'are': 1, 'uses': 1, 'hashing': 1, 'function': 1, 'very': 1, 'effective': 1, 'multiple': 1, 'search': 1, 'pattern': 1, 'research': 1, 'was': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'design': 1, 'by': 1, 'using': 1, 'help': 1, 'speed': 1, 'up': 1, 'checklevel': 1, 'results': 1, 'study': 1, 'indicate': 1, 'threshold': 1, 'who': 1, 'do': 1, 'not': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1113 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Gabriel Juan Evangeli
Judul: PENGURANGAN DERAU SINYAL SUARA BERBASIS DFT DAN SMOOTHING ALGORITHM
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Dr. Indah Agustien S., S.Kom.,M.Kom
Abstrak (Raw): Suara adalah salah satu bentuk komunikasi untuk mendapatkan informasi. Suara direpresentasikan dalam bentuk gelombang longitudinal yang merambat melalui zat cair, padat, maupun gas. Derau (noise) merupakan sinyal gangguan yang berasal dari suara lain yang tidak diinginkan, menyebabkan gangguan pada sinyal suara. Informasi yang disampaikan menjadi tidak jelas ataupun mengganggu kenikmatan hiburan yang didengarkan. Maka pengurangan derau (noise reduction) pada gelombang suara penting untuk dilakukan. Pengurangan noise gelombang suara biasanya menggunakan spectral subtraction method. Spectral subtraction method menggunakan discrete fourier transform (DFT) sebagai metode untuk representasi sinyal frekuensi. Untuk itu perlu memperbaikinya dengan windowing,framing dan smoothing algorithm. Perbaikan pada 720 data suara ber-noise UTDALLAS (The University of Texas at Dallas). Dan pengurangan noise gelombang suara menggunakan spectral subtraction. Berdasarkan hasil uji coba yang telah dilakukan DFT dengan teknik smoothing algorithm mampu meningkatkan kualitas SNR dengan rata – rata 3.57 dB.
Abstrak (Clean): suara adalah salah satu bentuk komunikasi untuk mendapatkan informasi suara direpresentasikan dalam bentuk gelombang longitudinal yang merambat melalui zat cair padat maupun gas derau noise merupakan sinyal gangguan yang berasal dari suara lain yang tidak diinginkan menyebabkan gangguan pada sinyal suara informasi yang disampaikan menjadi tidak jelas ataupun mengganggu kenikmatan hiburan yang didengarkan maka pengurangan derau noise reduction pada gelombang suara penting untuk dilakukan pengurangan noise gelombang suara biasanya menggunakan spectral subtraction method spectral subtraction method menggunakan discrete fourier transform dft sebagai metode untuk representasi sinyal frekuensi untuk itu perlu memperbaikinya dengan windowingframing dan smoothing algorithm perbaikan pada data suara bernoise utdallas the university of texas at dallas dan pengurangan noise gelombang suara menggunakan spectral subtraction berdasarkan hasil uji coba yang telah dilakukan dft dengan teknik smoothing algorithm mampu meningkatkan kualitas snr dengan rata – rata db
Abstrak (Stopwords Removed): suara salah satu bentuk komunikasi mendapatkan informasi suara direpresentasikan bentuk gelombang longitudinal merambat zat cair padat maupun gas derau noise sinyal gangguan berasal suara lain diinginkan menyebabkan gangguan sinyal suara informasi disampaikan menjadi jelas ataupun mengganggu kenikmatan hiburan didengarkan pengurangan derau noise reduction gelombang suara penting dilakukan pengurangan noise gelombang suara biasanya menggunakan spectral subtraction method spectral subtraction method menggunakan discrete fourier transform dft metode representasi sinyal frekuensi perlu memperbaikinya windowingframing smoothing algorithm perbaikan data suara bernoise utdallas the university of texas at dallas pengurangan noise gelombang suara menggunakan spectral subtraction berdasarkan hasil uji coba dilakukan dft teknik smoothing algorithm mampu meningkatkan kualitas snr rata – rata db
Abstrak (Stemmed): suara salah satu bentuk komunikasi dapat informasi suara representasi bentuk gelombang longitudinal rambat zat cair padat maupun gas derau noise sinyal ganggu asal suara lain ingin sebab ganggu sinyal suara informasi sampai jadi jelas atau ganggu nikmat hibur dengar kurang derau noise reduction gelombang suara penting laku kurang noise gelombang suara biasa guna spectral subtraction method spectral subtraction method guna discrete fourier transform dft metode representasi sinyal frekuensi perlu baik windowingframing smoothing algorithm baik data suara bernoise utdallas the university of texas at dallas kurang noise gelombang suara guna spectral subtraction dasar hasil uji coba laku dft teknik smoothing algorithm mampu tingkat kualitas snr rata rata db
Abstrak (Corrected): sara salad sat bent komunikasi apart informant sara represents bent gelombang longitudinal rabat at car sadat maun gas dead noise final gang anal sara lain begin kebab gang final sara informant sampan jade jells tau gang nikita hour denar during dead noise reduction gelombang sara panting lake during noise gelombang sara bias gun spectral subtraction method spectral subtraction method gun discrete fourier transform dot metope represents final frekuensi peru back windowingframing smoothing algorithm back data sara bernie dallas the university of texas at dallas during noise gelombang sara gun spectral subtraction dakar hail uni coma lake dot tennis smoothing algorithm camp dingbat kualitas sir rata rata db
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'suara': 8, 'gelombang': 4, 'noise': 4, 'sinyal': 3, 'ganggu': 3, 'kurang': 3, 'guna': 3, 'spectral': 3, 'subtraction': 3, 'bentuk': 2, 'informasi': 2, 'representasi': 2, 'derau': 2, 'laku': 2, 'method': 2, 'dft': 2, 'baik': 2, 'smoothing': 2, 'algorithm': 2, 'rata': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'komunikasi': 1, 'dapat': 1, 'longitudinal': 1, 'rambat': 1, 'zat': 1, 'cair': 1, 'padat': 1, 'maupun': 1, 'gas': 1, 'asal': 1, 'lain': 1, 'ingin': 1, 'sebab': 1, 'sampai': 1, 'jadi': 1, 'jelas': 1, 'atau': 1, 'nikmat': 1, 'hibur': 1, 'dengar': 1, 'reduction': 1, 'penting': 1, 'biasa': 1, 'discrete': 1, 'fourier': 1, 'transform': 1, 'metode': 1, 'frekuensi': 1, 'perlu': 1, 'windowingframing': 1, 'data': 1, 'bernoise': 1, 'utdallas': 1, 'the': 1, 'university': 1, 'of': 1, 'texas': 1, 'at': 1, 'dallas': 1, 'dasar': 1, 'hasil': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'teknik': 1, 'mampu': 1, 'tingkat': 1, 'kualitas': 1, 'snr': 1, 'db': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 7, 'sound': 5, 'is': 5, 'noise': 5, 'method': 4, 'to': 3, 'by': 3, 'waves': 3, 'a': 3, 'signal': 3, 'information': 2, 'that': 2, 'or': 2, 'interference': 2, 'with': 2, 'reduction': 2, 'using': 2, 'spectral': 2, 'subtraction': 2, 'dft': 2, 'smoothing': 2, 'algorithm': 2, 'on': 2, 'one': 1, 'communication': 1, 'form': 1, 'get': 1, 'voice': 1, 'represented': 1, 'longitudinal': 1, 'propagate': 1, 'through': 1, 'liquid': 1, 'solid': 1, 'gas': 1, 'an': 1, 'originating': 1, 'from': 1, 'unwanted': 1, 'causing': 1, 'submitted': 1, 'becomes': 1, 'unclear': 1, 'interfere': 1, 'enjoyment': 1, 'entertainment': 1, 'heard': 1, 'then': 1, 'important': 1, 'typically': 1, 'discrete': 1, 'fourier': 1, 'transform': 1, 'as': 1, 'for': 1, 'representation': 1, 'frequencythe': 1, 'proposed': 1, 'consits': 1, 'main': 1, 'stages': 1, 'ie': 1, 'windowing': 1, 'framing': 1, 'and': 1, 'experiments': 1, 'are': 1, 'conducted': 1, 'utdallas': 1, 'university': 1, 'texas': 1, 'at': 1, 'dallas': 1, 'based': 1, 'results': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'performed': 1, 'technique': 1, 'capable': 1, 'improving': 1, 'snr': 1, 'average': 1, 'db': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1114 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Sudibyo Adimullah
Judul: RANCANG BANGUN GAME EDUKASI UNTUK PEMBELAJARAN BAHASA MADURA
BERBASIS MOBILE ANDROID
Pembimbing 1: Cucun Very Angkoso, ST., MT.
Pembimbing 2: Ari Kusumaningsih, ST., MT.
Abstrak (Raw): Salah satu media pembelajaran untuk menunjang belajar siswa dalam memahami materi-materi adalah dengan menggunakan media digital interaktif. Dengan belajar melalui suatu media unik dan menarik mampu menarik siswa untuk lebih secara aktif berfikir kritis sehingga siswa mampu lebih mendalami materi yang ia pelajari. Game Edukasi merupakan media yang menarik dan menyenangkan sehingga dapat menunjang proses belajar mengajar. Penelitian game edukasi “Acak Madura (Ajer Ocak Madura)” ini menggunakan metode LCM (Linear Congruent Method) sebagai pengacakan soal. Pembelajaran membahas mengenai gambar ataupun kata yang kemudian diartikan kedalam bahasa Madura dengan tingkatan bahasa engghi-bhunten. Tujuan dari perancangan permainan ini adalah untuk membuat system belajar yang menarik untuk anak dalam belajar tentang bahasa Madura. Pada hasil uji coba Game Acak Madura sebagai game edukasi dilakukan pengujian terhadap responden orang yang berbahasa Madura dalam keseharian (aktif) dan responden tidak berbahasa Madura dalam keseharian (pasif) dengan hasil untuk kategori game bola tangkap dengan responden orang yang berbahasa Madura dalam keseharian (aktif) meningkatkan kemampuan dengan jumlah 100% dan 31% pada kategori game tebak gambar. Sedangkan untuk responden berbahasa Madura (pasif) mendapat nilai kemampuan 52% game bola tangkap dan 19% pada kategori game tebak gambar.
Abstrak (Clean): salah satu media pembelajaran untuk menunjang belajar siswa dalam memahami materimateri adalah dengan menggunakan media digital interaktif dengan belajar melalui suatu media unik dan menarik mampu menarik siswa untuk lebih secara aktif berfikir kritis sehingga siswa mampu lebih mendalami materi yang ia pelajari game edukasi merupakan media yang menarik dan menyenangkan sehingga dapat menunjang proses belajar mengajar penelitian game edukasi “acak madura ajer ocak madura” ini menggunakan metode lcm linear congruent method sebagai pengacakan soal pembelajaran membahas mengenai gambar ataupun kata yang kemudian diartikan kedalam bahasa madura dengan tingkatan bahasa engghibhunten tujuan dari perancangan permainan ini adalah untuk membuat system belajar yang menarik untuk anak dalam belajar tentang bahasa madura pada hasil uji coba game acak madura sebagai game edukasi dilakukan pengujian terhadap responden orang yang berbahasa madura dalam keseharian aktif dan responden tidak berbahasa madura dalam keseharian pasif dengan hasil untuk kategori game bola tangkap dengan responden orang yang berbahasa madura dalam keseharian aktif meningkatkan kemampuan dengan jumlah dan pada kategori game tebak gambar sedangkan untuk responden berbahasa madura pasif mendapat nilai kemampuan game bola tangkap dan pada kategori game tebak gambar
Abstrak (Stopwords Removed): salah satu media pembelajaran menunjang belajar siswa memahami materimateri menggunakan media digital interaktif belajar media unik menarik mampu menarik siswa lebih secara aktif berfikir kritis siswa mampu lebih mendalami materi ia pelajari game edukasi media menarik menyenangkan dapat menunjang proses belajar mengajar penelitian game edukasi “acak madura ajer ocak madura” menggunakan metode lcm linear congruent method pengacakan soal pembelajaran membahas mengenai gambar ataupun kata diartikan kedalam bahasa madura tingkatan bahasa engghibhunten tujuan perancangan permainan membuat system belajar menarik anak belajar tentang bahasa madura hasil uji coba game acak madura game edukasi dilakukan pengujian responden orang berbahasa madura keseharian aktif responden berbahasa madura keseharian pasif hasil kategori game bola tangkap responden orang berbahasa madura keseharian aktif meningkatkan kemampuan jumlah kategori game tebak gambar sedangkan responden berbahasa madura pasif mendapat nilai kemampuan game bola tangkap kategori game tebak gambar
Abstrak (Stemmed): salah satu media ajar tunjang ajar siswa paham materimateri guna media digital interaktif ajar media unik tarik mampu tarik siswa lebih cara aktif berfikir kritis siswa mampu lebih dalam materi ia ajar game edukasi media tarik senang dapat tunjang proses ajar ajar teliti game edukasi acak madura ajer ocak madura guna metode lcm linear congruent method kaca soal ajar bahas kena gambar atau kata arti dalam bahasa madura tingkat bahasa engghibhunten tuju ancang main buat system ajar tarik anak ajar tentang bahasa madura hasil uji coba game acak madura game edukasi laku uji responden orang bahasa madura hari aktif responden bahasa madura hari pasif hasil kategori game bola tangkap responden orang bahasa madura hari aktif tingkat mampu jumlah kategori game tebak gambar sedang responden bahasa madura pasif dapat nilai mampu game bola tangkap kategori game tebak gambar
Abstrak (Corrected): salad sat media ajar tuning ajar visa palm materimateri gun media digital interaktif ajar media unit tajik camp tajik visa leash cara attic berfikir iritis visa camp leash dream mater ia ajar game dukas media tajik penang apart tuning proves ajar ajar elite game dukas arak madura aver oak madura gun metope lam linear congruent method kara soul ajar baas ken sambar tau data art dream bahama madura dingbat bahama engghibhunten juju dancing main but system ajar tajik anal ajar tenting bahama madura hail uni coma game arak madura game dukas lake uni responded orang bahama madura hard attic responded bahama madura hard past hail category game bola tanka responded orang bahama madura hard attic dingbat camp mullah category game teak sambar sedan responded bahama madura past apart nilgai camp game bola tanka category game teak sambar
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ajar': 9, 'madura': 9, 'game': 8, 'bahasa': 7, 'media': 4, 'tarik': 4, 'mampu': 4, 'responden': 4, 'siswa': 3, 'aktif': 3, 'edukasi': 3, 'gambar': 3, 'hari': 3, 'kategori': 3, 'tunjang': 2, 'guna': 2, 'lebih': 2, 'dalam': 2, 'dapat': 2, 'acak': 2, 'tingkat': 2, 'hasil': 2, 'uji': 2, 'orang': 2, 'pasif': 2, 'bola': 2, 'tangkap': 2, 'tebak': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'paham': 1, 'materimateri': 1, 'digital': 1, 'interaktif': 1, 'unik': 1, 'cara': 1, 'berfikir': 1, 'kritis': 1, 'materi': 1, 'ia': 1, 'senang': 1, 'proses': 1, 'teliti': 1, 'ajer': 1, 'ocak': 1, 'metode': 1, 'lcm': 1, 'linear': 1, 'congruent': 1, 'method': 1, 'kaca': 1, 'soal': 1, 'bahas': 1, 'kena': 1, 'atau': 1, 'kata': 1, 'arti': 1, 'engghibhunten': 1, 'tuju': 1, 'ancang': 1, 'main': 1, 'buat': 1, 'system': 1, 'anak': 1, 'tentang': 1, 'coba': 1, 'laku': 1, 'jumlah': 1, 'sedang': 1, 'nilai': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 12, 'madura': 9, 'learning': 7, 'in': 7, 'and': 6, 'game': 6, 'to': 4, 'media': 3, 'a': 3, 'educational': 3, 'games': 3, 'as': 3, 'language': 3, 'with': 3, 'for': 3, 'respondents': 3, 'speak': 3, 'everyday': 3, 'category': 3, 'support': 2, 'is': 2, 'by': 2, 'interesting': 2, 'students': 2, 'can': 2, 'acak': 2, 'method': 2, 'results': 2, 'who': 2, 'active': 2, 'passive': 2, 'ball': 2, 'guessing': 2, 'images': 2, 'one': 1, 'student': 1, 'understand': 1, 'materials': 1, 'interactive': 1, 'digital': 1, 'through': 1, 'unique': 1, 'attract': 1, 'more': 1, 'actively': 1, 'think': 1, 'critically': 1, 'so': 1, 'learned': 1, 'deeper': 1, 'material': 1, 'are': 1, 'exciting': 1, 'medium': 1, 'that': 1, 'teaching': 1, 'process': 1, 'research': 1, 'ajer': 1, 'ocak': 1, 'use': 1, 'lcm': 1, 'linear': 1, 'congruent': 1, 'matter': 1, 'randomization': 1, 'discuss': 1, 'pictures': 1, 'or': 1, 'words': 1, 'then': 1, 'be': 1, 'translated': 1, 'into': 1, 'engghibhunten': 1, 'level': 1, 'purpose': 1, 'design': 1, 'create': 1, 'an': 1, 'engaging': 1, 'system': 1, 'children': 1, 'about': 1, 'test': 1, 'conducted': 1, 'testing': 1, 'respondent': 1, 'did': 1, 'not': 1, 'caught': 1, 'enhanced': 1, 'amount': 1, 'speaking': 1, 'got': 1, 'value': 1, 'ability': 1, 'catching': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1115 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Yoga Ryandita
Judul: RANCANG BANGUN GAME SEBAGAI MEDIA AJAR UNTUK ANAK
Pembimbing 1: Arif Muntasa, S.Si., MT
Pembimbing 2: Cucun Very Angkoso, ST., MT
Abstrak (Raw): Seiring perkembangan teknologi yang semakin pesat terutama di bidang multimedia, manusia dituntut untuk memiliki kemampuan bahasa yang bagus. Bahasa Inggris memiliki peranan penting dan menjadi salah satu bahasa yang amat sangat penting untuk dipelajari, karena banyak teknologi maju dalam bidang multimedia menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa mendasar untuk saling berkomunikasi.
Saat ini pembuatan game edukasi tengah berkembang pesat ditengah-tengah masyarakat, dan banyak anak kecil yang bosan untuk belajar bahasa Inggris namun gemar bermain game, maka perancangan game edukasi ini perlu untuk dilakukan sebagai media pembelajaran yang interaktif dan menarik minat anak-anak untuk belajar.
Dalam game Bahasa Inggris ini, pengguna selain belajar cara pengucapan kata yang benar, pengenalan warna dan nama-nama hari pengguna juga dapat menikmati beberapa permainan yang disediakan seperti menebak gambar. Berdasarkan hasil uji coba pada pengguna bahwa game ini user friendly. 85% responden menyatakan game menarik, 40% responden menyatakan game masih sulit, sisi materi 90% responden sangat membantu dalam permainan, sisanya 10% belum terbantu.
Kata Kunci: game Bahasa Inggris, edukasi, anak.
Abstrak (Clean): seiring perkembangan teknologi yang semakin pesat terutama di bidang multimedia manusia dituntut untuk memiliki kemampuan bahasa yang bagus bahasa inggris memiliki peranan penting dan menjadi salah satu bahasa yang amat sangat penting untuk dipelajari karena banyak teknologi maju dalam bidang multimedia menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa mendasar untuk saling berkomunikasi saat ini pembuatan game edukasi tengah berkembang pesat ditengahtengah masyarakat dan banyak anak kecil yang bosan untuk belajar bahasa inggris namun gemar bermain game maka perancangan game edukasi ini perlu untuk dilakukan sebagai media pembelajaran yang interaktif dan menarik minat anakanak untuk belajar dalam game bahasa inggris ini pengguna selain belajar cara pengucapan kata yang benar pengenalan warna dan namanama hari pengguna juga dapat menikmati beberapa permainan yang disediakan seperti menebak gambar berdasarkan hasil uji coba pada pengguna bahwa game ini user friendly responden menyatakan game menarik responden menyatakan game masih sulit sisi materi responden sangat membantu dalam permainan sisanya belum terbantu kata kunci game bahasa inggris edukasi anak
Abstrak (Stopwords Removed): seiring perkembangan teknologi semakin pesat terutama bidang multimedia manusia dituntut memiliki kemampuan bahasa bagus bahasa inggris memiliki peranan penting menjadi salah satu bahasa amat sangat penting dipelajari banyak teknologi maju bidang multimedia menggunakan bahasa inggris bahasa mendasar saling berkomunikasi pembuatan game edukasi tengah berkembang pesat ditengahtengah masyarakat banyak anak kecil bosan belajar bahasa inggris gemar bermain game perancangan game edukasi perlu dilakukan media pembelajaran interaktif menarik minat anakanak belajar game bahasa inggris pengguna selain belajar cara pengucapan kata benar pengenalan warna namanama hari pengguna dapat menikmati beberapa permainan disediakan menebak gambar berdasarkan hasil uji coba pengguna game user friendly responden menyatakan game menarik responden menyatakan game masih sulit sisi materi responden sangat membantu permainan sisanya belum terbantu kata kunci game bahasa inggris edukasi anak
Abstrak (Stemmed): iring kembang teknologi makin pesat utama bidang multimedia manusia tuntut milik mampu bahasa bagus bahasa inggris milik peran penting jadi salah satu bahasa amat sangat penting ajar banyak teknologi maju bidang multimedia guna bahasa inggris bahasa dasar saling komunikasi buat game edukasi tengah kembang pesat ditengahtengah masyarakat banyak anak kecil bosan ajar bahasa inggris gemar main game ancang game edukasi perlu laku media ajar interaktif tarik minat anakanak ajar game bahasa inggris guna selain ajar cara ucap kata benar kenal warna namanama hari guna dapat nikmat beberapa main sedia tebak gambar dasar hasil uji coba guna game user friendly responden nyata game tarik responden nyata game masih sulit sisi materi responden sangat bantu main sisa belum bantu kata kunci game bahasa inggris edukasi anak
Abstrak (Corrected): bring embank teknologi making pest mama biding multimedia amnesia turnout milk camp bahama bags bahama ingrid milk pecan panting jade salad sat bahama mat sang panting ajar banyan teknologi maj biding multimedia gun bahama ingrid bahama dakar saying komunikasi but game dukas length embank pest ditengahtengah masyarakat banyan anal cecil boson ajar bahama ingrid gear main game dancing game dukas peru lake media ajar interaktif tajik mint anakanak ajar game bahama ingrid gun slain ajar cara cap data bear penal wanna manama hard gun apart nikita beberapa main media teak sambar dakar hail uni coma gun game user friendly responded nyala game tajik responded nyala game mash suit sis mater responded sang bantu main visa begum bantu data bunch game bahama ingrid dukas anal
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'bahasa': 8, 'game': 8, 'inggris': 5, 'ajar': 5, 'guna': 4, 'edukasi': 3, 'main': 3, 'responden': 3, 'kembang': 2, 'teknologi': 2, 'pesat': 2, 'bidang': 2, 'multimedia': 2, 'milik': 2, 'penting': 2, 'sangat': 2, 'banyak': 2, 'dasar': 2, 'anak': 2, 'tarik': 2, 'kata': 2, 'nyata': 2, 'bantu': 2, 'iring': 1, 'makin': 1, 'utama': 1, 'manusia': 1, 'tuntut': 1, 'mampu': 1, 'bagus': 1, 'peran': 1, 'jadi': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'amat': 1, 'maju': 1, 'saling': 1, 'komunikasi': 1, 'buat': 1, 'tengah': 1, 'ditengahtengah': 1, 'masyarakat': 1, 'kecil': 1, 'bosan': 1, 'gemar': 1, 'ancang': 1, 'perlu': 1, 'laku': 1, 'media': 1, 'interaktif': 1, 'minat': 1, 'anakanak': 1, 'selain': 1, 'cara': 1, 'ucap': 1, 'benar': 1, 'kenal': 1, 'warna': 1, 'namanama': 1, 'hari': 1, 'dapat': 1, 'nikmat': 1, 'beberapa': 1, 'sedia': 1, 'tebak': 1, 'gambar': 1, 'hasil': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'user': 1, 'friendly': 1, 'masih': 1, 'sulit': 1, 'sisi': 1, 'materi': 1, 'sisa': 1, 'belum': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 12, 'to': 9, 'game': 9, 'in': 5, 'a': 5, 'english': 5, 'and': 4, 'is': 3, 'language': 3, 'has': 3, 'learn': 3, 'as': 3, 'children': 3, 'user': 3, 'respondents': 3, 'with': 2, 'technology': 2, 'that': 2, 'field': 2, 'multimedia': 2, 'are': 2, 'lot': 2, 'educational': 2, 'this': 2, 'an': 2, 'learning': 2, 'for': 2, 'state': 2, 'helped': 2, 'along': 1, 'development': 1, 'growing': 1, 'rapidly': 1, 'especially': 1, 'people': 1, 'required': 1, 'have': 1, 'good': 1, 'skills': 1, 'significant': 1, 'role': 1, 'become': 1, 'one': 1, 'languages': 1, 'extremely': 1, 'important': 1, 'because': 1, 'advanced': 1, 'use': 1, 'basic': 1, 'communicate': 1, 'each': 1, 'other': 1, 'construction': 1, 'been': 1, 'developt': 1, 'midst': 1, 'society': 1, 'these': 1, 'day': 1, 'who': 1, 'bored': 1, 'but': 1, 'they': 1, 'loved': 1, 'played': 1, 'so': 1, 'design': 1, 'needs': 1, 'be': 1, 'done': 1, 'interactive': 1, 'media': 1, 'attract': 1, 'beside': 1, 'addition': 1, 'correct': 1, 'pronunciation': 1, 'words': 1, 'introduction': 1, 'colors': 1, 'names': 1, 'days': 1, 'users': 1, 'can': 1, 'also': 1, 'enjoy': 1, 'some': 1, 'games': 1, 'provided': 1, 'such': 1, 'guessing': 1, 'picture': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'trial': 1, 'results': 1, 'friendly': 1, 'interesting': 1, 'still': 1, 'difficult': 1, 'material': 1, 'side': 1, 'rest': 1, 'not': 1, 'keywords': 1, 'education': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1116 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ahmad Ubaidillah
Judul: PENERAPAN AUGMENTED REALITY UNTUK SISTEM IN-APP PURCHASE PADA GAME HEROES OF SURABAYA
Pembimbing 1: Cucun Very Angkoso, ST., MT.
Pembimbing 2: Ari Kusumaningsih, ST., MT.
Abstrak (Raw): Pada perkembangan nya, pemain mobile game bertambah banyak, sebagian dari mereka rela membeli premium item di dalam game yang mereka mainkan. Pemain mobile game khususnya di Indonesia banyak yang merasa kesulitan ketika melakukan transaksi pada sistem in-app purchase dalam game, dikarenakan media pembayaran uang digital memiliki banyak keterbatasan, dan media pembayaran dengan pemotongan pulsa hanya dimiliki oleh beberapa operator seluler saja, sedangkan media pembayaran dengan menggunakan ads tidak disukai oleh sebagian besar pengguna mobile game.
Solusi permasalahan tersebut adalah dengan menggabungkan Augmented Reality dengan sistem m-commerce atau bisa juga disebut aCommerce yang mampu menangani transaksi in-app purchase menjadi lebih menarik sehingga pemain mempunyai solusi pembayaran dengan memakai kartu marker untuk pembelian item di dalam game. Aplikasi aCommerce ini mampu mendapatkan 96% kepuasan pengguna dari inovasi penjualan yang menarik, akan tetapi performa kecepatan aplikasi mendapatkan nilai terkecil sebesar 35% dari tingkat kepuasan pengguna, selain itu aplikasi aCommerce masih bergantung dengan cahaya dan jarak ketika mendeteksi marker, marker Vignette, Comic, Glow dan Old Poster mampu mendapatkan nilai 100% keberhasilan pendeteksian pada semua kondisi, marker Black & White, Blur Pixel, serta Old Pastel mempunyai prosentase keberhasilan yang berbeda pada setiap kondisi, sedangkan marker lain tidak terdeteksi karena terlalu berbeda dari marker asli.
Abstrak (Clean): pada perkembangan nya pemain mobile game bertambah banyak sebagian dari mereka rela membeli premium item di dalam game yang mereka mainkan pemain mobile game khususnya di indonesia banyak yang merasa kesulitan ketika melakukan transaksi pada sistem inapp purchase dalam game dikarenakan media pembayaran uang digital memiliki banyak keterbatasan dan media pembayaran dengan pemotongan pulsa hanya dimiliki oleh beberapa operator seluler saja sedangkan media pembayaran dengan menggunakan ads tidak disukai oleh sebagian besar pengguna mobile game solusi permasalahan tersebut adalah dengan menggabungkan augmented reality dengan sistem mcommerce atau bisa juga disebut acommerce yang mampu menangani transaksi inapp purchase menjadi lebih menarik sehingga pemain mempunyai solusi pembayaran dengan memakai kartu marker untuk pembelian item di dalam game aplikasi acommerce ini mampu mendapatkan kepuasan pengguna dari inovasi penjualan yang menarik akan tetapi performa kecepatan aplikasi mendapatkan nilai terkecil sebesar dari tingkat kepuasan pengguna selain itu aplikasi acommerce masih bergantung dengan cahaya dan jarak ketika mendeteksi marker marker vignette comic glow dan old poster mampu mendapatkan nilai keberhasilan pendeteksian pada semua kondisi marker black white blur pixel serta old pastel mempunyai prosentase keberhasilan yang berbeda pada setiap kondisi sedangkan marker lain tidak terdeteksi karena terlalu berbeda dari marker asli
Abstrak (Stopwords Removed): perkembangan nya pemain mobile game bertambah banyak sebagian mereka rela membeli premium item game mereka mainkan pemain mobile game khususnya indonesia banyak merasa kesulitan ketika melakukan transaksi sistem inapp purchase game dikarenakan media pembayaran uang digital memiliki banyak keterbatasan media pembayaran pemotongan pulsa dimiliki beberapa operator seluler sedangkan media pembayaran menggunakan ads disukai sebagian besar pengguna mobile game solusi permasalahan tersebut menggabungkan augmented reality sistem mcommerce disebut acommerce mampu menangani transaksi inapp purchase menjadi lebih menarik pemain mempunyai solusi pembayaran memakai kartu marker pembelian item game aplikasi acommerce mampu mendapatkan kepuasan pengguna inovasi penjualan menarik performa kecepatan aplikasi mendapatkan nilai terkecil sebesar tingkat kepuasan pengguna selain aplikasi acommerce masih bergantung cahaya jarak ketika mendeteksi marker marker vignette comic glow old poster mampu mendapatkan nilai keberhasilan pendeteksian semua kondisi marker black white blur pixel old pastel mempunyai prosentase keberhasilan berbeda setiap kondisi sedangkan marker lain terdeteksi terlalu berbeda marker asli
Abstrak (Stemmed): kembang nya main mobile game tambah banyak bagi mereka rela beli premium item game mereka main main mobile game khusus indonesia banyak rasa sulit ketika laku transaksi sistem inapp purchase game karena media bayar uang digital milik banyak batas media bayar potong pulsa milik beberapa operator seluler sedang media bayar guna ads suka bagi besar guna mobile game solusi masalah sebut gabung augmented reality sistem mcommerce sebut acommerce mampu tangan transaksi inapp purchase jadi lebih tarik main punya solusi bayar pakai kartu marker beli item game aplikasi acommerce mampu dapat puas guna inovasi jual tarik performa cepat aplikasi dapat nilai kecil besar tingkat puas guna selain aplikasi acommerce masih gantung cahaya jarak ketika deteksi marker marker vignette comic glow old poster mampu dapat nilai hasil deteksi semua kondisi marker black white blur pixel old pastel punya prosentase hasil beda tiap kondisi sedang marker lain deteksi terlalu beda marker asli
Abstrak (Corrected): embank ya main mobile game tambac banyan bag merely real bell premium item game merely main main mobile game rhesus indonesia banyan rash suit retina lake transaksi sister inapt purchase game arena media boyar hang digital milk banyan bats media boyar voting pulse milk beberapa operator seller sedan media boyar gun ads ska bag bear gun mobile game solus marsala debut gang augmented reality sister commerce debut commerce camp tanga transaksi inapt purchase jade leash tajik main puny solus boyar sakai kart marker bell item game aplikasi commerce camp apart puts gun novas dual tajik perform eat aplikasi apart nilgai cecil bear dingbat puts gun slain aplikasi commerce mash antung cabana arak retina detest marker marker vignette comic glow old poster camp apart nilgai hail detest sea kondisi marker black white blur pixel old pastel puny prosentase hail bed tip kondisi sedan marker lain detest tergal bed marker ali
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'game': 6, 'marker': 6, 'main': 4, 'bayar': 4, 'guna': 4, 'mobile': 3, 'banyak': 3, 'media': 3, 'acommerce': 3, 'mampu': 3, 'aplikasi': 3, 'dapat': 3, 'deteksi': 3, 'bagi': 2, 'mereka': 2, 'beli': 2, 'item': 2, 'ketika': 2, 'transaksi': 2, 'sistem': 2, 'inapp': 2, 'purchase': 2, 'milik': 2, 'sedang': 2, 'besar': 2, 'solusi': 2, 'sebut': 2, 'tarik': 2, 'punya': 2, 'puas': 2, 'nilai': 2, 'old': 2, 'hasil': 2, 'kondisi': 2, 'beda': 2, 'kembang': 1, 'nya': 1, 'tambah': 1, 'rela': 1, 'premium': 1, 'khusus': 1, 'indonesia': 1, 'rasa': 1, 'sulit': 1, 'laku': 1, 'karena': 1, 'uang': 1, 'digital': 1, 'batas': 1, 'potong': 1, 'pulsa': 1, 'beberapa': 1, 'operator': 1, 'seluler': 1, 'ads': 1, 'suka': 1, 'masalah': 1, 'gabung': 1, 'augmented': 1, 'reality': 1, 'mcommerce': 1, 'tangan': 1, 'jadi': 1, 'lebih': 1, 'pakai': 1, 'kartu': 1, 'inovasi': 1, 'jual': 1, 'performa': 1, 'cepat': 1, 'kecil': 1, 'tingkat': 1, 'selain': 1, 'masih': 1, 'gantung': 1, 'cahaya': 1, 'jarak': 1, 'vignette': 1, 'comic': 1, 'glow': 1, 'poster': 1, 'semua': 1, 'black': 1, 'white': 1, 'blur': 1, 'pixel': 1, 'pastel': 1, 'prosentase': 1, 'tiap': 1, 'lain': 1, 'terlalu': 1, 'asli': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'to': 10, 'of': 9, 'in': 6, 'marker': 6, 'game': 5, 'is': 5, 'mobile': 4, 'with': 4, 'payment': 4, 'and': 4, 'acommerce': 4, 'purchase': 3, 'a': 3, 'get': 3, 'players': 2, 'so': 2, 'items': 2, 'they': 2, 'many': 2, 'when': 2, 'transactions': 2, 'inapp': 2, 'at': 2, 'because': 2, 'has': 2, 'media': 2, 'only': 2, 'by': 2, 'using': 2, 'not': 2, 'solution': 2, 'was': 2, 'able': 2, 'user': 2, 'satisfaction': 2, 'application': 2, 'value': 2, 'old': 2, 'success': 2, 'different': 2, 'this': 1, 'era': 1, 'grow': 1, 'fast': 1, 'some': 1, 'them': 1, 'are': 1, 'willing': 1, 'buy': 1, 'premium': 1, 'that': 1, 'play': 1, 'games': 1, 'player': 1, 'especially': 1, 'indonesia': 1, 'meet': 1, 'problem': 1, 'doing': 1, 'digital': 1, 'money': 1, 'limitations': 1, 'cutting': 1, 'pulse': 1, 'owned': 1, 'several': 1, 'operators': 1, 'whereas': 1, 'advertisement': 1, 'favored': 1, 'majority': 1, 'users': 1, 'these': 1, 'problems': 1, 'combine': 1, 'augmented': 1, 'reality': 1, 'mcommerce': 1, 'systems': 1, 'capable': 1, 'handling': 1, 'become': 1, 'more': 1, 'attractive': 1, 'have': 1, 'card': 1, 'applications': 1, 'innovation': 1, 'sales': 1, 'were': 1, 'interesting': 1, 'but': 1, 'performance': 1, 'speed': 1, 'smallest': 1, 'equal': 1, 'level': 1, 'addition': 1, 'still': 1, 'dependent': 1, 'on': 1, 'light': 1, 'distance': 1, 'detecting': 1, 'vignette': 1, 'comic': 1, 'glow': 1, 'poster': 1, 'detection': 1, 'all': 1, 'conditions': 1, 'black': 1, 'white': 1, 'blur': 1, 'pixel': 1, 'pastel': 1, 'percentage': 1, 'every': 1, 'condition': 1, 'while': 1, 'another': 1, 'detected': 1, 'it': 1, 'too': 1, 'from': 1, 'original': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1117 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: moh. fahat
Judul: SISTEM PENDATAAN ALUMNI BERBASIS FRAMEWORK CODEIGNITER
(STUDI KASUS : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA)
Pembimbing 1: ach. jauhari,st.,m.kOM.
Pembimbing 2: bain khusnul khotimah,st.,m.kOM.
Abstrak (Raw): Universitas Trunojoyo Madura merupakan salah satu kampus besar yang berada dipulau Madura, memiliki
beberapa fakultas dan salah satunya Fakultas Teknik. Fakultas teknik memiliki 6 (enam) jurusan yaitu,
Teknik Informatika, Teknik Industri, Manaajemen Informatika, Mekatronika, Multi Media dan Jaringan dan
Teknik Elektro. Dengan banyaknya jurusan yang ada di Teknik akan menimbulkan kesulitan dalam
melakukan pendataan terhadap mahasiswanya yang telah lulus atau alumni mahasiswa teknik karena
disebabkan tidak terdapat sebuah sistem yang mendata alumni fakultas teknik. Untuk itu diperlukan sebuah
sistem yang bisa melakukan pendataan terhadap alumni mahasiswa fakultas teknik yang telah lulus agar tetap
terjalin tali silaturrahmi baik antara pihak fakultas teknik dengan mahasiswa yang telah lulus, maupun
sesama mahasiswa. Oleh karena itu, berangkat dari sebuah permasalahan diatas maka peneliti mencoba
merancang dan membuat sebuah sistem pendataan alumni berbasis framework codeigniter. system pendataan
alumni teknik ini mempunyai beberapa peranan diantaranya mempererat tali silaturrahmi keluarga besar
fakultas teknik Universitas Trunojoyo Madura, berbagi informasi lapangan pekerjaan, informasi yang
berkaitan dengan pendidikan misalnya ingin melanjutkan ke tingkat magister. Setelah sistem dirancang dan
di implementasikan maka diperoleh kesimpulan hasil respon aplikasi sistem informasi pendataan alumni
berbasis web berupa kuisioner kepada Admin dan alumni mendapatkan respon positif dengan presentasi total
respons admin adalah sebesar 83,33% dan alumni adalah sebesar 100%.
Abstrak (Clean): universitas trunojoyo madura merupakan salah satu kampus besar yang berada dipulau madura memiliki beberapa fakultas dan salah satunya fakultas teknik fakultas teknik memiliki enam jurusan yaitu teknik informatika teknik industri manaajemen informatika mekatronika multi media dan jaringan dan teknik elektro dengan banyaknya jurusan yang ada di teknik akan menimbulkan kesulitan dalam melakukan pendataan terhadap mahasiswanya yang telah lulus atau alumni mahasiswa teknik karena disebabkan tidak terdapat sebuah sistem yang mendata alumni fakultas teknik untuk itu diperlukan sebuah sistem yang bisa melakukan pendataan terhadap alumni mahasiswa fakultas teknik yang telah lulus agar tetap terjalin tali silaturrahmi baik antara pihak fakultas teknik dengan mahasiswa yang telah lulus maupun sesama mahasiswa oleh karena itu berangkat dari sebuah permasalahan diatas maka peneliti mencoba merancang dan membuat sebuah sistem pendataan alumni berbasis framework codeigniter system pendataan alumni teknik ini mempunyai beberapa peranan diantaranya mempererat tali silaturrahmi keluarga besar fakultas teknik universitas trunojoyo madura berbagi informasi lapangan pekerjaan informasi yang berkaitan dengan pendidikan misalnya ingin melanjutkan ke tingkat magister setelah sistem dirancang dan di implementasikan maka diperoleh kesimpulan hasil respon aplikasi sistem informasi pendataan alumni berbasis web berupa kuisioner kepada admin dan alumni mendapatkan respon positif dengan presentasi total respons admin adalah sebesar dan alumni adalah sebesar
Abstrak (Stopwords Removed): universitas trunojoyo madura salah satu kampus besar berada dipulau madura memiliki beberapa fakultas salah satunya fakultas teknik fakultas teknik memiliki enam jurusan teknik informatika teknik industri manaajemen informatika mekatronika multi media jaringan teknik elektro banyaknya jurusan ada teknik menimbulkan kesulitan melakukan pendataan mahasiswanya lulus alumni mahasiswa teknik disebabkan terdapat sistem mendata alumni fakultas teknik diperlukan sistem melakukan pendataan alumni mahasiswa fakultas teknik lulus tetap terjalin tali silaturrahmi baik antara pihak fakultas teknik mahasiswa lulus maupun sesama mahasiswa berangkat permasalahan diatas peneliti mencoba merancang membuat sistem pendataan alumni berbasis framework codeigniter system pendataan alumni teknik mempunyai beberapa peranan diantaranya mempererat tali silaturrahmi keluarga besar fakultas teknik universitas trunojoyo madura berbagi informasi lapangan pekerjaan informasi berkaitan pendidikan misalnya ingin melanjutkan tingkat magister sistem dirancang implementasikan diperoleh kesimpulan hasil respon aplikasi sistem informasi pendataan alumni berbasis web berupa kuisioner kepada admin alumni mendapatkan respon positif presentasi total respons admin sebesar alumni sebesar
Abstrak (Stemmed): universitas trunojoyo madura salah satu kampus besar ada pulau madura milik beberapa fakultas salah satu fakultas teknik fakultas teknik milik enam jurus teknik informatika teknik industri manaajemen informatika mekatronika multi media jaring teknik elektro banyak jurus ada teknik timbul sulit laku data mahasiswa lulus alumni mahasiswa teknik sebab dapat sistem data alumni fakultas teknik perlu sistem laku data alumni mahasiswa fakultas teknik lulus tetap jalin tali silaturrahmi baik antara pihak fakultas teknik mahasiswa lulus maupun sama mahasiswa berangkat masalah atas teliti coba rancang buat sistem data alumni bas framework codeigniter system data alumni teknik punya beberapa peran antara erat tali silaturrahmi keluarga besar fakultas teknik universitas trunojoyo madura bagi informasi lapang kerja informasi kait didik misal ingin lanjut tingkat magister sistem rancang implementasi oleh simpul hasil respon aplikasi sistem informasi data alumni bas web upa kuisioner kepada admin alumni dapat respon positif presentasi total respons admin besar alumni besar
Abstrak (Corrected): university trunojoyo madura salad sat campus bear ada palau madura milk beberapa faults salad sat faults tennis faults tennis milk exam gurus tennis information tennis industry manaajemen information mekatronika mufti media caring tennis electro banyan gurus ada tennis timbal suit lake data mahasiswa lulus alumni mahasiswa tennis kebab apart sister data alumni faults tennis peru sister lake data alumni mahasiswa faults tennis lulus team jain tali silaturrahmi back angara pick faults tennis mahasiswa lulus maun same mahasiswa berangkat marsala alas elite coma dancing but sister data alumni was framework codeigniter system data alumni tennis puny beberapa pecan angara eat tali silaturrahmi keluarga bear faults tennis university trunojoyo madura bag informant laying era informant wait did missal begin layout dingbat magistery sister dancing implements olen simple hail respond aplikasi sister informant data alumni was web up kuisioner keypad admit alumni apart respond position presents total response admit bear alumni bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'teknik': 12, 'alumni': 8, 'fakultas': 7, 'data': 6, 'mahasiswa': 5, 'sistem': 5, 'besar': 4, 'madura': 3, 'lulus': 3, 'informasi': 3, 'universitas': 2, 'trunojoyo': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'ada': 2, 'milik': 2, 'beberapa': 2, 'jurus': 2, 'informatika': 2, 'laku': 2, 'dapat': 2, 'tali': 2, 'silaturrahmi': 2, 'antara': 2, 'rancang': 2, 'bas': 2, 'respon': 2, 'admin': 2, 'kampus': 1, 'pulau': 1, 'enam': 1, 'industri': 1, 'manaajemen': 1, 'mekatronika': 1, 'multi': 1, 'media': 1, 'jaring': 1, 'elektro': 1, 'banyak': 1, 'timbul': 1, 'sulit': 1, 'sebab': 1, 'perlu': 1, 'tetap': 1, 'jalin': 1, 'baik': 1, 'pihak': 1, 'maupun': 1, 'sama': 1, 'berangkat': 1, 'masalah': 1, 'atas': 1, 'teliti': 1, 'coba': 1, 'buat': 1, 'framework': 1, 'codeigniter': 1, 'system': 1, 'punya': 1, 'peran': 1, 'erat': 1, 'keluarga': 1, 'bagi': 1, 'lapang': 1, 'kerja': 1, 'kait': 1, 'didik': 1, 'misal': 1, 'ingin': 1, 'lanjut': 1, 'tingkat': 1, 'magister': 1, 'implementasi': 1, 'oleh': 1, 'simpul': 1, 'hasil': 1, 'aplikasi': 1, 'web': 1, 'upa': 1, 'kuisioner': 1, 'kepada': 1, 'positif': 1, 'presentasi': 1, 'total': 1, 'respons': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'teknik': 12, 'alumni': 8, 'fakultas': 7, 'data': 6, 'sistem': 6, 'mahasiswa': 5, 'madura': 3, 'has': 3, 'lulus': 3, 'besar': 3, 'respon': 3, 'universitas': 2, 'trunojoyo': 2, 'shalat': 2, 'satu': 2, 'ada': 2, 'milik': 2, 'beberapa': 2, 'jurus': 2, 'informatika': 2, 'laku': 2, 'tali': 2, 'silaturrahmi': 2, 'antara': 2, 'rancang': 2, 'bas': 2, 'information': 2, 'hasil': 2, 'admin': 2, 'kampus': 1, 'gede': 1, 'pulau': 1, 'enam': 1, 'industri': 1, 'manaajemen': 1, 'mekatronika': 1, 'multi': 1, 'media': 1, 'jaring': 1, 'elektro': 1, 'cari': 1, 'google': 1, 'artikel': 1, 'banyak': 1, 'timbul': 1, 'sulit': 1, 'hearts': 1, 'sebab': 1, 'dapat': 1, 'review': 1, 'perlu': 1, 'tetap': 1, 'jalin': 1, 'baik': 1, 'parties': 1, 'maupun': 1, 'sama': 1, 'berangkat': 1, 'masalah': 1, 'atas': 1, 'teliti': 1, 'coba': 1, 'buat': 1, 'kerangka': 1, 'codeigniter': 1, 'nyanyi': 1, 'punya': 1, 'peran': 1, 'erat': 1, 'keluarga': 1, 'bagi': 1, 'lapang': 1, 'kerja': 1, 'kait': 1, 'didik': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'inviting': 1, 'participation': 1, 'ingin': 1, 'lanjut': 1, 'tingkat': 1, 'magister': 1, 'kena': 1, 'pajak': 1, 'implementasi': 1, 'timah': 1, 'simpul': 1, 'temu': 1, 'aplikasi': 1, 'informasi': 1, 'web': 1, 'upa': 1, 'kuisioner': 1, 'tunjuk': 1, 'kepada': 1, 'get': 1, 'positif': 1, 'presentasi': 1, 'total': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1118 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Fathul Bahruli
Judul: APLIKASI PENENTUAN KELAYAKAN PEMBANGUNAN INSTALASI BARUDENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) (Studi kasus : KONSUIL Bangkalan)
Pembimbing 1: Achmad Jauhari, S.T.,M.Kom
Pembimbing 2: Sigit Susanto Putro, S.Kom. M.Kom
Abstrak (Raw): Konsuil merupakan lembaga non profit yang bergerak dibidang keselamatan instalasi listrik. Proses penentuan kelayakan instalasi ini berdasarkan beberapa kriteria yakni resistansi pembumian, tataletak titik beba, gambar perkawatan, denah bangunan, dan simbol pelengkap. Untuk memudahkan dalam penentian sebuah instalasi itu layak pakai maka di butuhkan sistem pendukung keputusan . metode yang di pakai dalam sistem ini yaitu SAW
Metode SAW (simple additive weighting) merupakan salah satu metode tang dapat di gunakan dalam sistem pendukung keputusan. Konsep dasar metode SAW adalah mencari penjumlaan terbobot dari ranting kinerja pada setiap alternatif pada suatu atribut.
Dari hasil uji coba yang dilakukan, tingkat kecocokan hasil seleksi metode SAW yaitu 90% sehingga sistem ini dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam penentuan kelulusan instalasi listrik.
Abstrak (Clean): konsuil merupakan lembaga non profit yang bergerak dibidang keselamatan instalasi listrik proses penentuan kelayakan instalasi ini berdasarkan beberapa kriteria yakni resistansi pembumian tataletak titik beba gambar perkawatan denah bangunan dan simbol pelengkap untuk memudahkan dalam penentian sebuah instalasi itu layak pakai maka di butuhkan sistem pendukung keputusan metode yang di pakai dalam sistem ini yaitu saw metode saw simple additive weighting merupakan salah satu metode tang dapat di gunakan dalam sistem pendukung keputusan konsep dasar metode saw adalah mencari penjumlaan terbobot dari ranting kinerja pada setiap alternatif pada suatu atribut dari hasil uji coba yang dilakukan tingkat kecocokan hasil seleksi metode saw yaitu sehingga sistem ini dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam penentuan kelulusan instalasi listrik
Abstrak (Stopwords Removed): konsuil lembaga non profit bergerak dibidang keselamatan instalasi listrik proses penentuan kelayakan instalasi berdasarkan beberapa kriteria yakni resistansi pembumian tataletak titik beba gambar perkawatan denah bangunan simbol pelengkap memudahkan penentian instalasi layak pakai butuhkan sistem pendukung keputusan metode pakai sistem saw metode saw simple additive weighting salah satu metode tang dapat gunakan sistem pendukung keputusan konsep dasar metode saw mencari penjumlaan terbobot ranting kinerja setiap alternatif atribut hasil uji coba dilakukan tingkat kecocokan hasil seleksi metode saw sistem dapat dijadikan bahan pertimbangan penentuan kelulusan instalasi listrik
Abstrak (Stemmed): konsuil lembaga non profit gerak bidang selamat instalasi listrik proses tentu layak instalasi dasar beberapa kriteria yakni resistansi bumi tataletak titik beba gambar kawat denah bangun simbol lengkap mudah penentian instalasi layak pakai butuh sistem dukung putus metode pakai sistem saw metode saw simple additive weighting salah satu metode tang dapat guna sistem dukung putus konsep dasar metode saw cari penjumlaan bobot ranting kerja tiap alternatif atribut hasil uji coba laku tingkat cocok hasil seleksi metode saw sistem dapat jadi bahan timbang tentu kelulus instalasi listrik
Abstrak (Corrected): consul lumbago non profit gera biding seaman installs listeria proves tent kayak installs dakar beberapa criteria yank resistance bump tataletak titis beta sambar karat dinah bangui symbol lengkap judah venetian installs kayak sakai butch sister during puts metope sakai sister saw metope saw simple additive weighting salad sat metope tang apart gun sister during puts onset dakar metope saw care penjumlaan robot ranting era tip alternative tribute hail uni coma lake dingbat cook hail seeks metope saw sister apart jade bahai timing tent regulus installs listeria
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'metode': 5, 'instalasi': 4, 'sistem': 4, 'saw': 4, 'listrik': 2, 'tentu': 2, 'layak': 2, 'dasar': 2, 'pakai': 2, 'dukung': 2, 'putus': 2, 'dapat': 2, 'hasil': 2, 'konsuil': 1, 'lembaga': 1, 'non': 1, 'profit': 1, 'gerak': 1, 'bidang': 1, 'selamat': 1, 'proses': 1, 'beberapa': 1, 'kriteria': 1, 'yakni': 1, 'resistansi': 1, 'bumi': 1, 'tataletak': 1, 'titik': 1, 'beba': 1, 'gambar': 1, 'kawat': 1, 'denah': 1, 'bangun': 1, 'simbol': 1, 'lengkap': 1, 'mudah': 1, 'penentian': 1, 'butuh': 1, 'simple': 1, 'additive': 1, 'weighting': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'tang': 1, 'guna': 1, 'konsep': 1, 'cari': 1, 'penjumlaan': 1, 'bobot': 1, 'ranting': 1, 'kerja': 1, 'tiap': 1, 'alternatif': 1, 'atribut': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'laku': 1, 'tingkat': 1, 'cocok': 1, 'seleksi': 1, 'jadi': 1, 'bahan': 1, 'timbang': 1, 'kelulus': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 14, 'in': 5, 'method': 5, 'installation': 4, 'that': 4, 'system': 4, 'saw': 4, 'determination': 3, 'this': 3, 'to': 3, 'electrics': 2, 'supporter': 2, 'decision': 2, 'is': 2, 'one': 2, 'result': 2, 'konsuil': 1, 'represent': 1, 'institute': 1, 'non': 1, 'peripatetic': 1, 'profit': 1, 'area': 1, 'safety': 1, 'process': 1, 'elegibility': 1, 'pursuant': 1, 'some': 1, 'criterion': 1, 'namely': 1, 'earth': 1, 'resistansi': 1, 'arrange': 1, 'arrest': 1, 'point': 1, 'beba': 1, 'draw': 1, 'strand': 1, 'metal': 1, 'building': 1, 'layout': 1, 'and': 1, 'complement': 1, 'symbol': 1, 'facilitate': 1, 'a': 1, 'useworthy': 1, 'hence': 1, 'requiring': 1, 'which': 1, 'wearing': 1, 'weighting': 1, 'additive': 1, 'simple': 1, 'representing': 1, 'forceps': 1, 'earn': 1, 'using': 1, 'elementary': 1, 'concept': 1, 'look': 1, 'for': 1, 'quantifying': 1, 'wight': 1, 'performance': 1, 'stick': 1, 'each': 1, 'alternative': 1, 'at': 1, 'particular': 1, 'attribute': 1, 'from': 1, 'testdrive': 1, 'storey': 1, 'level': 1, 'select': 1, 'so': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'made': 1, 'consideration': 1, 'pass': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1119 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Mi'rajul Mu'minin
Judul: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN JURUSAN SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW)
(Studi Kasus : SMA Negeri 1 Kamal)
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah, S.T., M.Kom
Pembimbing 2: Achmad Jauhari, S.T., M.Kom.
Abstrak (Raw): Banyak siswa lulusan SMP yang mengikuti ujian masuk ke SMA. Namun hal yang patut disayangkan adalah kurang matangnya mereka memilih jurusan yang ada di Sekolah Menengah Atas yang dituju. Situasi semacam ini berdampak pada biaya pendidikan yang terlanjur dikeluarkan, baik pada orang tua siswa maupun pemerintah yang mensubsidi sekolah menjadi tidak bermanfaat karena siswa tersebut tidak memiliki kemampuan yang memadai untuk jurusan yang sudah dipilihnya. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari tim panitia penjurusan, jumlah jurusan yang ada di SMA Negeri 1 Kamal terdiri dari dua jurusan yaitu jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Penjurusan didasarkan pada pilihan siswa saat melakukan pendaftaran dengan mencatumkan minat untuk jurusan 1 dan jurusan 2 selain itu penjurusan ditentukan oleh nilai yang disyaratkan pada masing-masing jurusan. Sistem pendukung keputusan pemilihan jurusan dengan metode Simple Additive Weighting (SAW) ini diharapkan dapat membantu tim panitia penjurusan siswa baru dalam menentukan jurusan bagi tiap siswa. sehingga dapat dengan mudah menentukan jurusan yang cocok untuk siswa-siswi menggunkan nilai yang sudah ada dan dapat diketahui perangkingan dari setiap lokasi, kemudian data akan diolah untuk menentukan jurusan yang tepat untuk masing-masing siswa.
Kata Kunci : Jurusan, Sistem Pendukkung Keputusan, Simple Additive Weighting
Abstrak (Clean): banyak siswa lulusan smp yang mengikuti ujian masuk ke sma namun hal yang patut disayangkan adalah kurang matangnya mereka memilih jurusan yang ada di sekolah menengah atas yang dituju situasi semacam ini berdampak pada biaya pendidikan yang terlanjur dikeluarkan baik pada orang tua siswa maupun pemerintah yang mensubsidi sekolah menjadi tidak bermanfaat karena siswa tersebut tidak memiliki kemampuan yang memadai untuk jurusan yang sudah dipilihnya berdasarkan informasi yang diperoleh dari tim panitia penjurusan jumlah jurusan yang ada di sma negeri kamal terdiri dari dua jurusan yaitu jurusan ilmu pengetahuan alam ipa dan ilmu pengetahuan sosial ips penjurusan didasarkan pada pilihan siswa saat melakukan pendaftaran dengan mencatumkan minat untuk jurusan dan jurusan selain itu penjurusan ditentukan oleh nilai yang disyaratkan pada masingmasing jurusan sistem pendukung keputusan pemilihan jurusan dengan metode simple additive weighting saw ini diharapkan dapat membantu tim panitia penjurusan siswa baru dalam menentukan jurusan bagi tiap siswa sehingga dapat dengan mudah menentukan jurusan yang cocok untuk siswasiswi menggunkan nilai yang sudah ada dan dapat diketahui perangkingan dari setiap lokasi kemudian data akan diolah untuk menentukan jurusan yang tepat untuk masingmasing siswa kata kunci jurusan sistem pendukkung keputusan simple additive weighting
Abstrak (Stopwords Removed): banyak siswa lulusan smp mengikuti ujian masuk sma patut disayangkan kurang matangnya mereka memilih jurusan ada sekolah menengah atas dituju situasi semacam berdampak biaya pendidikan terlanjur dikeluarkan baik orang tua siswa maupun pemerintah mensubsidi sekolah menjadi bermanfaat siswa tersebut memiliki kemampuan memadai jurusan sudah dipilihnya berdasarkan informasi diperoleh tim panitia penjurusan jumlah jurusan ada sma negeri kamal terdiri dua jurusan jurusan ilmu pengetahuan alam ipa ilmu pengetahuan sosial ips penjurusan didasarkan pilihan siswa melakukan pendaftaran mencatumkan minat jurusan jurusan selain penjurusan ditentukan nilai disyaratkan masingmasing jurusan sistem pendukung keputusan pemilihan jurusan metode simple additive weighting saw diharapkan dapat membantu tim panitia penjurusan siswa baru menentukan jurusan bagi tiap siswa dapat mudah menentukan jurusan cocok siswasiswi menggunkan nilai sudah ada dapat diketahui perangkingan setiap lokasi data diolah menentukan jurusan tepat masingmasing siswa kata kunci jurusan sistem pendukkung keputusan simple additive weighting
Abstrak (Stemmed): banyak siswa lulus smp ikut uji masuk sma patut sayang kurang matang mereka pilih jurus ada sekolah tengah atas tuju situasi macam dampak biaya didik lanjur keluar baik orang tua siswa maupun perintah subsidi sekolah jadi manfaat siswa sebut milik mampu pada jurus sudah pilih dasar informasi oleh tim panitia jurus jumlah jurus ada sma negeri kamal diri dua jurus jurus ilmu tahu alam ipa ilmu tahu sosial ips jurus dasar pilih siswa laku daftar mencatumkan minat jurus jurus selain jurus tentu nilai syarat masingmasing jurus sistem dukung putus pilih jurus metode simple additive weighting saw harap dapat bantu tim panitia jurus siswa baru tentu jurus bagi tiap siswa dapat mudah tentu jurus cocok siswasiswi gun nilai sudah ada dapat tahu rangking tiap lokasi data olah tentu jurus tepat masingmasing siswa kata kunci jurus sistem pendukkung putus simple additive weighting
Abstrak (Corrected): banyan visa lulus sip it uni mask sea put saying during mating merely pilch gurus ada selah length alas juju situate madam damp bay did langur cellar back orang tea visa maun perineal subside selah jade manat visa debut milk camp papa gurus judah pilch dakar informant olen tim anita gurus mullah gurus ada sea never jamal dirt due gurus gurus i'm tau alarm spa i'm tau social is gurus dakar pilch visa lake dafter mencatumkan mint gurus gurus slain gurus tent nilgai start masingmasing gurus sister during puts pilch gurus metope simple additive weighting saw harp apart bantu tim anita gurus visa bar tent gurus bag tip visa apart judah tent gurus cook siswasiswi gun nilgai judah ada apart tau ranking tip loki data blah tent gurus teat masingmasing visa data bunch gurus sister pendukkung puts simple additive weighting
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jurus': 17, 'siswa': 7, 'pilih': 4, 'tentu': 4, 'ada': 3, 'tahu': 3, 'dapat': 3, 'sma': 2, 'sekolah': 2, 'sudah': 2, 'dasar': 2, 'tim': 2, 'panitia': 2, 'ilmu': 2, 'nilai': 2, 'masingmasing': 2, 'sistem': 2, 'putus': 2, 'simple': 2, 'additive': 2, 'weighting': 2, 'tiap': 2, 'banyak': 1, 'lulus': 1, 'smp': 1, 'ikut': 1, 'uji': 1, 'masuk': 1, 'patut': 1, 'sayang': 1, 'kurang': 1, 'matang': 1, 'mereka': 1, 'tengah': 1, 'atas': 1, 'tuju': 1, 'situasi': 1, 'macam': 1, 'dampak': 1, 'biaya': 1, 'didik': 1, 'lanjur': 1, 'keluar': 1, 'baik': 1, 'orang': 1, 'tua': 1, 'maupun': 1, 'perintah': 1, 'subsidi': 1, 'jadi': 1, 'manfaat': 1, 'sebut': 1, 'milik': 1, 'mampu': 1, 'pada': 1, 'informasi': 1, 'oleh': 1, 'jumlah': 1, 'negeri': 1, 'kamal': 1, 'diri': 1, 'dua': 1, 'alam': 1, 'ipa': 1, 'sosial': 1, 'ips': 1, 'laku': 1, 'daftar': 1, 'mencatumkan': 1, 'minat': 1, 'selain': 1, 'syarat': 1, 'dukung': 1, 'metode': 1, 'saw': 1, 'harap': 1, 'bantu': 1, 'baru': 1, 'bagi': 1, 'mudah': 1, 'cocok': 1, 'siswasiswi': 1, 'gun': 1, 'rangking': 1, 'lokasi': 1, 'data': 1, 'olah': 1, 'tepat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'pendukkung': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 7, 'to': 7, 'students': 5, 'and': 5, 'in': 5, 'majors': 5, 'for': 5, 'high': 4, 'school': 4, 'is': 4, 'on': 4, 'department': 4, 'be': 3, 'by': 3, 'from': 3, 'that': 3, 'student': 3, 'each': 3, 'junior': 2, 'it': 2, 'can': 2, 'number': 2, 'have': 2, 'already': 2, 'based': 2, 'committee': 2, 'departments': 2, 'sciences': 2, 'with': 2, 'value': 2, 'simple': 2, 'additive': 2, 'weighting': 2, 'subject': 2, 'determine': 2, 'most': 1, 'wishes': 1, 'continue': 1, 'his': 1, 'wish': 1, 'particular': 1, 'evidenced': 1, 'graduated': 1, 'entrance': 1, 'exams': 1, 'unfortunate': 1, 'lack': 1, 'maturation': 1, 'they': 1, 'choose': 1, 'destination': 1, 'such': 1, 'circumstances': 1, 'an': 1, 'impact': 1, 'education': 1, 'costs': 1, 'incurred': 1, 'both': 1, 'parents': 1, 'governments': 1, 'subsidize': 1, 'schools': 1, 'become': 1, 'useless': 1, 'because': 1, 'does': 1, 'not': 1, 'sufficient': 1, 'capacity': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'chosen': 1, 'information': 1, 'obtained': 1, 'sma': 1, 'negeri': 1, 'kamal': 1, 'consists': 1, 'two': 1, 'namely': 1, 'natural': 1, 'ipa': 1, 'social': 1, 'ips': 1, 'are': 1, 'choice': 1, 'when': 1, 'registering': 1, 'lists': 1, 'their': 1, 'interest': 1, 'addition': 1, 'determined': 1, 'required': 1, 'departmentdecision': 1, 'support': 1, 'systems': 1, 'election': 1, 'method': 1, 'saw': 1, 'expected': 1, 'assist': 1, 'determining': 1, 'placement': 1, 'new': 1, 'allowing': 1, 'you': 1, 'easily': 1, 'a': 1, 'suitable': 1, 'use': 1, 'exists': 1, 'known': 1, 'rangking': 1, 'any': 1, 'location': 1, 'then': 1, 'data': 1, 'will': 1, 'processed': 1, 'right': 1, 'direction': 1, 'keywords': 1, 'programs': 1, 'system': 1, 'pendukkung': 1, 'decision': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1120 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Gerry Kuswanto
Judul: Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Penerima Kartu Indonesia Pintar dengan Metode Naive Bayes (Studi Kasus : SMP Negeri 1 Torjun)
Pembimbing 1: Achmad Jauhari,ST.,M.Kom
Pembimbing 2: Bain Kusnul Khotimah, ST., M.Kom
Abstrak (Raw): Kartu Indonesia Pintar adalah salah satu program pemerintah dalam mengatasi masalah pendidikan di Indonesia, khusunya bagi keluarga miskin atau rentan miskin yang tidak dapat menyekolahkan anak-anak mereka sehingga dapat menikmati dan mengenyam kembali pendidikan secara gratis. Data yang digunakan dalam pembagian Kartu Indonesia Pintar (KIP) menggunakan data Bantuan Siswa Miskin (BSM).SMP Negeri 1 Torjunmerupakan salah satu contoh sekolah yang telah menjalalankan program BSM tersebut.Namun dalam pengolahan data BSM di sekolah tersebut dilakakukan secara manual sehingga banyak penerima BSM tersebut tidak tepat sasaran.Oleh karena itupeneliti mencoba untuk membangun sebuah sistem pendukung keputusan penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) dengan menggunakan metode Naïve Bayes.Pada penelitian ini metode yang digunakan adalahNaïve Bayes, karena merupakan metode sederhana yang mudah diimplementasikan, mempunyai waktu komputasi yang cepat serta tingkat akurasinya tinggi.Dalam penentuan Penentuan Penerima Kartu Indonesia Pintar inidigunakan metode pengolahan data berbentuk Kategori. Dan data yang digunakan sebanyak 100 untuk data training dan data testing sebanayak 100 data siswa Hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa perhitungan presentase tingkat akurasi pada model pengolahan data mencapai nilai presentase akurasi sebesar 95% dan error rate yang didapat sebesar 5%.
Kata Kunci: Bantuan Siswa Miskin (BSM), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Naïve Bayes, SMP Negeri 1 Torjun, Sistem PendukungKeputusan (SPK).
Abstrak (Clean): kartu indonesia pintar adalah salah satu program pemerintah dalam mengatasi masalah pendidikan di indonesia khusunya bagi keluarga miskin atau rentan miskin yang tidak dapat menyekolahkan anakanak mereka sehingga dapat menikmati dan mengenyam kembali pendidikan secara gratis data yang digunakan dalam pembagian kartu indonesia pintar kip menggunakan data bantuan siswa miskin bsmsmp negeri torjunmerupakan salah satu contoh sekolah yang telah menjalalankan program bsm tersebutnamun dalam pengolahan data bsm di sekolah tersebut dilakakukan secara manual sehingga banyak penerima bsm tersebut tidak tepat sasaranoleh karena itupeneliti mencoba untuk membangun sebuah sistem pendukung keputusan penerima kartu indonesia pintar kip dengan menggunakan metode naïve bayespada penelitian ini metode yang digunakan adalahnaïve bayes karena merupakan metode sederhana yang mudah diimplementasikan mempunyai waktu komputasi yang cepat serta tingkat akurasinya tinggidalam penentuan penentuan penerima kartu indonesia pintar inidigunakan metode pengolahan data berbentuk kategori dan data yang digunakan sebanyak untuk data training dan data testing sebanayak data siswa hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa perhitungan presentase tingkat akurasi pada model pengolahan data mencapai nilai presentase akurasi sebesar dan error rate yang didapat sebesar kata kunci bantuan siswa miskin bsm kartu indonesia pintar kip naïve bayes smp negeri torjun sistem pendukungkeputusan spk
Abstrak (Stopwords Removed): kartu indonesia pintar salah satu program pemerintah mengatasi masalah pendidikan indonesia khusunya bagi keluarga miskin rentan miskin dapat menyekolahkan anakanak mereka dapat menikmati mengenyam kembali pendidikan secara gratis data digunakan pembagian kartu indonesia pintar kip menggunakan data bantuan siswa miskin bsmsmp negeri torjunmerupakan salah satu contoh sekolah menjalalankan program bsm tersebutnamun pengolahan data bsm sekolah tersebut dilakakukan secara manual banyak penerima bsm tersebut tepat sasaranoleh itupeneliti mencoba membangun sistem pendukung keputusan penerima kartu indonesia pintar kip menggunakan metode naïve bayespada penelitian metode digunakan adalahnaïve bayes metode sederhana mudah diimplementasikan mempunyai waktu komputasi cepat tingkat akurasinya tinggidalam penentuan penentuan penerima kartu indonesia pintar inidigunakan metode pengolahan data berbentuk kategori data digunakan sebanyak data training data testing sebanayak data siswa hasil pengujian dapat disimpulkan perhitungan presentase tingkat akurasi model pengolahan data mencapai nilai presentase akurasi sebesar error rate didapat sebesar kata kunci bantuan siswa miskin bsm kartu indonesia pintar kip naïve bayes smp negeri torjun sistem pendukungkeputusan spk
Abstrak (Stemmed): kartu indonesia pintar salah satu program perintah atas masalah didik indonesia khusunya bagi keluarga miskin rentan miskin dapat sekolah anakanak mereka dapat nikmat kenyam kembali didik cara gratis data guna bagi kartu indonesia pintar kip guna data bantu siswa miskin bsmsmp negeri torjunmerupakan salah satu contoh sekolah menjalalankan program bsm tersebutnamun olah data bsm sekolah sebut dilakakukan cara manual banyak terima bsm sebut tepat sasaranoleh itupeneliti coba bangun sistem dukung putus terima kartu indonesia pintar kip guna metode na ve bayespada teliti metode guna adalahna ve bayes metode sederhana mudah implementasi punya waktu komputasi cepat tingkat akurasi tinggidalam tentu tentu terima kartu indonesia pintar inidigunakan metode olah data bentuk kategori data guna banyak data training data testing sebanayak data siswa hasil uji dapat simpul hitung presentase tingkat akurasi model olah data capai nilai presentase akurasi besar error rate dapat besar kata kunci bantu siswa miskin bsm kartu indonesia pintar kip na ve bayes smp negeri torjun sistem pendukungkeputusan spk
Abstrak (Corrected): kart indonesia pindar salad sat program perineal alas marsala did indonesia khusunya bag keluarga siskin rental siskin apart selah anakanak merely apart nikita kenya cembali did cara gratis data gun bag kart indonesia pindar kip gun data bantu visa siskin bsmsmp never torjunmerupakan salad sat conto selah menjalalankan program bum tersebutnamun blah data bum selah debut dilakakukan cara manual banyan terms bum debut teat sasaranoleh itupeneliti coma bangui sister during puts terms kart indonesia pindar kip gun metope na we bayespada elite metope gun adalahna we bayes metope sederhana judah implements puny want komputasi eat dingbat auras tinggidalam tent tent terms kart indonesia pindar inidigunakan metope blah data bent category data gun banyan data training data testing sebanayak data visa hail uni apart simple hiding presents dingbat auras model blah data capri nilgai presents auras bear error rate apart bear data bunch bantu visa siskin bum kart indonesia pindar kip na we bayes sip never torn sister pendukungkeputusan spy
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'data': 9, 'indonesia': 6, 'kartu': 5, 'pintar': 5, 'guna': 5, 'miskin': 4, 'dapat': 4, 'bsm': 4, 'metode': 4, 'sekolah': 3, 'kip': 3, 'siswa': 3, 'olah': 3, 'terima': 3, 've': 3, 'akurasi': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'program': 2, 'didik': 2, 'bagi': 2, 'cara': 2, 'bantu': 2, 'negeri': 2, 'sebut': 2, 'banyak': 2, 'sistem': 2, 'na': 2, 'bayes': 2, 'tingkat': 2, 'tentu': 2, 'presentase': 2, 'besar': 2, 'perintah': 1, 'atas': 1, 'masalah': 1, 'khusunya': 1, 'keluarga': 1, 'rentan': 1, 'anakanak': 1, 'mereka': 1, 'nikmat': 1, 'kenyam': 1, 'kembali': 1, 'gratis': 1, 'bsmsmp': 1, 'torjunmerupakan': 1, 'contoh': 1, 'menjalalankan': 1, 'tersebutnamun': 1, 'dilakakukan': 1, 'manual': 1, 'tepat': 1, 'sasaranoleh': 1, 'itupeneliti': 1, 'coba': 1, 'bangun': 1, 'dukung': 1, 'putus': 1, 'bayespada': 1, 'teliti': 1, 'adalahna': 1, 'sederhana': 1, 'mudah': 1, 'implementasi': 1, 'punya': 1, 'waktu': 1, 'komputasi': 1, 'cepat': 1, 'tinggidalam': 1, 'inidigunakan': 1, 'bentuk': 1, 'kategori': 1, 'training': 1, 'testing': 1, 'sebanayak': 1, 'hasil': 1, 'uji': 1, 'simpul': 1, 'hitung': 1, 'model': 1, 'capai': 1, 'nilai': 1, 'error': 1, 'rate': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'smp': 1, 'torjun': 1, 'pendukungkeputusan': 1, 'spk': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'of': 9, 'data': 9, 'indonesia': 6, 'smart': 5, 'card': 5, 'is': 5, 'in': 5, 'bsm': 5, 'poor': 4, 'that': 4, 'and': 4, 'a': 4, 'as': 4, 'to': 3, 'for': 3, 'can': 3, 'used': 3, 'kip': 3, 'processing': 3, 've': 3, 'method': 3, 'accuracy': 3, 'one': 2, 'education': 2, 'not': 2, 'so': 2, 'an': 2, 'help': 2, 'students': 2, 'smp': 2, 'negeri': 2, 'school': 2, 'has': 2, 'many': 2, 'because': 2, 'receiver': 2, 'na': 2, 'bayes': 2, 'determination': 2, 'level': 2, 'percentage': 2, 'government': 1, 'programs': 1, 'address': 1, 'problem': 1, 'especially': 1, 'or': 1, 'vulnerable': 1, 'families': 1, 'who': 1, 'send': 1, 'their': 1, 'children': 1, 'they': 1, 'enjoy': 1, 'get': 1, 'back': 1, 'free': 1, 'distribution': 1, 'use': 1, 'torjunmerupakan': 1, 'example': 1, 'menjalalankan': 1, 'tersebutnamun': 1, 'program': 1, 'at': 1, 'dilakakukan': 1, 'manually': 1, 'receivers': 1, 'sasaranoleh': 1, 'appropriate': 1, 'itupeneliti': 1, 'trying': 1, 'build': 1, 'decision': 1, 'support': 1, 'system': 1, 'using': 1, 'methods': 1, 'bayespada': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'adalahna': 1, 'it': 1, 'simple': 1, 'easy': 1, 'implement': 1, 'fast': 1, 'computing': 1, 'time': 1, 'well': 1, 'highin': 1, 'inidigunakan': 1, 'form': 1, 'category': 1, 'training': 1, 'testing': 1, 'sebanayak': 1, 'student': 1, 'test': 1, 'results': 1, 'be': 1, 'concluded': 1, 'calculation': 1, 'model': 1, 'reaches': 1, 'error': 1, 'rate': 1, 'obtained': 1, 'by': 1, 'keywords': 1, 'torjun': 1, 'pendukungkeputusan': 1, 'systems': 1, 'dss': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1121 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: iradatul izzaty
Judul: SISTEM INFORMASI PENERIMAAN DAN PENYELEKSIAN SISWA BARU JALUR PMDK PRESTASI BERBASIS WEB DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW)
(STUDI KASUS: SMPN 01 Kamal)
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah, ST, M.Kom
Pembimbing 2: Rika Yunitarini.ST.MT
Abstrak (Raw): Penerimaan siswa baru adalah salah satu proses yang dilakukan pihak sekolah untuk menjaring calon siswa baru. Proses penerimaan siswa baru memiliki berbagai jalur pendaftaran yaitu PMDK Prestasi (Akademik dan non-Akademik) dan jalur nilai Ujian Nasional (UN). Sistem Informasi berbasis web ini akan memberikan kemudahan kepada panitia penerimaan siswa baru yaitu berupa pengolahan data serta nilai yang memenuhi kriteria untuk dapat masuk ke SMP Negeri 1 Kamal. Dengan efisiensi waktu yang terjamin maka akan meningkatkan mutu pada SMP Negeri 1 Kamal. Untuk calon siswa baru yang mendaftar melalui jalur PMDK Prestasi baik Akademik maupun non-Akademik, maka perlu adanya proses seleksi. Metodologi yang digunakan dalam pengembangan sistem informasi ini menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode ini sangat tepat digunakan untuk penerimaan dan penyeleksian siswa baru berdasarkan kriteria- kriteria yang telah ditentukan dengan menggunakan metode SAW
Kata kunci: Sistem Informasi, Penerimaan siswa baru, Penyeleksian, Metode Simple Additive Weighting (SAW
Abstrak (Clean): penerimaan siswa baru adalah salah satu proses yang dilakukan pihak sekolah untuk menjaring calon siswa baru proses penerimaan siswa baru memiliki berbagai jalur pendaftaran yaitu pmdk prestasi akademik dan nonakademik dan jalur nilai ujian nasional un sistem informasi berbasis web ini akan memberikan kemudahan kepada panitia penerimaan siswa baru yaitu berupa pengolahan data serta nilai yang memenuhi kriteria untuk dapat masuk ke smp negeri kamal dengan efisiensi waktu yang terjamin maka akan meningkatkan mutu pada smp negeri kamal untuk calon siswa baru yang mendaftar melalui jalur pmdk prestasi baik akademik maupun nonakademik maka perlu adanya proses seleksi metodologi yang digunakan dalam pengembangan sistem informasi ini menggunakan metode simple additive weighting saw metode ini sangat tepat digunakan untuk penerimaan dan penyeleksian siswa baru berdasarkan kriteria kriteria yang telah ditentukan dengan menggunakan metode saw kata kunci sistem informasi penerimaan siswa baru penyeleksian metode simple additive weighting saw
Abstrak (Stopwords Removed): penerimaan siswa baru salah satu proses dilakukan pihak sekolah menjaring calon siswa baru proses penerimaan siswa baru memiliki berbagai jalur pendaftaran pmdk prestasi akademik nonakademik jalur nilai ujian nasional un sistem informasi berbasis web memberikan kemudahan kepada panitia penerimaan siswa baru berupa pengolahan data nilai memenuhi kriteria dapat masuk smp negeri kamal efisiensi waktu terjamin meningkatkan mutu smp negeri kamal calon siswa baru mendaftar jalur pmdk prestasi baik akademik maupun nonakademik perlu adanya proses seleksi metodologi digunakan pengembangan sistem informasi menggunakan metode simple additive weighting saw metode sangat tepat digunakan penerimaan penyeleksian siswa baru berdasarkan kriteria kriteria ditentukan menggunakan metode saw kata kunci sistem informasi penerimaan siswa baru penyeleksian metode simple additive weighting saw
Abstrak (Stemmed): terima siswa baru salah satu proses laku pihak sekolah jaring calon siswa baru proses terima siswa baru milik bagai jalur daftar pmdk prestasi akademik nonakademik jalur nilai uji nasional un sistem informasi bas web beri mudah kepada panitia terima siswa baru upa olah data nilai penuh kriteria dapat masuk smp negeri kamal efisiensi waktu jamin tingkat mutu smp negeri kamal calon siswa baru daftar jalur pmdk prestasi baik akademik maupun nonakademik perlu ada proses seleksi metodologi guna kembang sistem informasi guna metode simple additive weighting saw metode sangat tepat guna terima seleksi siswa baru dasar kriteria kriteria tentu guna metode saw kata kunci sistem informasi terima siswa baru seleksi metode simple additive weighting saw
Abstrak (Corrected): terms visa bar salad sat proves lake pick selah caring salon visa bar proves terms visa bar milk bahai value dafter pick prestos academic nonacademic value nilgai uni national in sister informant was web bert judah keypad anita terms visa bar up blah data nilgai punch criteria apart mask sip never jamal efisiensi want jamie dingbat mute sip never jamal salon visa bar dafter value pick prestos back academic maun nonacademic peru ada proves seeks methodology gun embank sister informant gun metope simple additive weighting saw metope sang teat gun terms seeks visa bar dakar criteria criteria tent gun metope saw data bunch sister informant terms visa bar seeks metope simple additive weighting saw
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'siswa': 7, 'baru': 7, 'terima': 5, 'guna': 4, 'metode': 4, 'proses': 3, 'jalur': 3, 'sistem': 3, 'informasi': 3, 'kriteria': 3, 'seleksi': 3, 'saw': 3, 'calon': 2, 'daftar': 2, 'pmdk': 2, 'prestasi': 2, 'akademik': 2, 'nonakademik': 2, 'nilai': 2, 'smp': 2, 'negeri': 2, 'kamal': 2, 'simple': 2, 'additive': 2, 'weighting': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'laku': 1, 'pihak': 1, 'sekolah': 1, 'jaring': 1, 'milik': 1, 'bagai': 1, 'uji': 1, 'nasional': 1, 'un': 1, 'bas': 1, 'web': 1, 'beri': 1, 'mudah': 1, 'kepada': 1, 'panitia': 1, 'upa': 1, 'olah': 1, 'data': 1, 'penuh': 1, 'dapat': 1, 'masuk': 1, 'efisiensi': 1, 'waktu': 1, 'jamin': 1, 'tingkat': 1, 'mutu': 1, 'baik': 1, 'maupun': 1, 'perlu': 1, 'ada': 1, 'metodologi': 1, 'kembang': 1, 'sangat': 1, 'tepat': 1, 'dasar': 1, 'tentu': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 8, 'new': 7, 'students': 5, 'to': 4, 'and': 4, 'for': 4, 'admission': 3, 'is': 3, 'academic': 3, 'this': 3, 'information': 3, 'method': 3, 'saw': 3, 'admissions': 2, 'process': 2, 'pmdk': 2, 'achievement': 2, 'based': 2, 'system': 2, 'will': 2, 'in': 2, 'as': 2, 'that': 2, 'criteria': 2, 'smp': 2, 'negeri': 2, 'kamal': 2, 'selection': 2, 'used': 2, 'using': 2, 'simple': 2, 'additive': 2, 'weighting': 2, 'one': 1, 'processes': 1, 'carried': 1, 'out': 1, 'by': 1, 'school': 1, 'attract': 1, 'prospective': 1, 'has': 1, 'various': 1, 'channels': 1, 'namely': 1, 'registration': 1, 'nonacademic': 1, 'path': 1, 'national': 1, 'examination': 1, 'un': 1, 'web': 1, 'provide': 1, 'convenience': 1, 'committee': 1, 'form': 1, 'data': 1, 'processing': 1, 'well': 1, 'values': 1, 'meet': 1, 'with': 1, 'time': 1, 'efficiency': 1, 'assured': 1, 'it': 1, 'improve': 1, 'quality': 1, 'who': 1, 'apply': 1, 'through': 1, 'either': 1, 'non': 1, 'hence': 1, 'need': 1, 'methodology': 1, 'development': 1, 'very': 1, 'appropriate': 1, 'be': 1, 'reception': 1, 'screening': 1, 'on': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'determined': 1, 'keywords': 1, 'systems': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1122 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Mohammad Purnama Sidik
Judul: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENILAI KELAYAKAN PENGAJUAN KREDIT DENGAN
METODE NAIVE BAYES
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah, S.T., M.Kom
Pembimbing 2: Achmad Jauhari. S.T., M.Kom
Abstrak (Raw): Semakin banyaknya calon nasabah yang mengajukan kredit dengan kondisi ekonomi yang berbeda-beda, menuntut kejelian pihak bank sebagai pemberi kredit dalam pengambilan keputusan pemberian kredit. Oleh karena itu, dalam penentuan kelayakan kredit kepada nasabah, setiap Bank, dalam hal ini Bank Tabungan Negara (BTN) cabangBangkalanperlu memperhatikan beberapa prinsip faktor-faktor yang ada. Adapun faktor-faktor yang menjadi dasar pengambilan keputusan oleh pihak bank dalam menentukan calon penerima kredit dari pekerjaan, penghasilan per bulan, jumlah tanggungan, status ttempat tinggal.
Dengan permasalahan tersebut maka, perlu adanya solusi pemecahan masalah yang ada dengan membuat suatu sistem pendukung keputusan yang bertujuan membantu proses pengambilan keputusan untuk meningkatkan kemampuan dalam memutuskan masalah tersebut. Metode yang digunakan dalam sistem pendukung keputusan ini adalah naïve bayes.
Naïve bayes memegangasumsiakan hubungan antarfitur atau atributnya yang independen sehingga menjadikannya sederhana dan efisien. Penerapan Naive bayes ini diharapkan dapat menilai akurasi dalam menentukan nilai kelayakan kredit. Penerapan metode naive bayes kedalam sistem pendukung keputusan pengajuan kredit baru di Bank BTN memperoleh akurasi 90% dan error sekitar 10%.Dengan sistem ini metodenaive bayes mampu menentukan memberikan keputusan kepada pemohon dengan akurasi 90%
Abstrak (Clean): semakin banyaknya calon nasabah yang mengajukan kredit dengan kondisi ekonomi yang berbedabeda menuntut kejelian pihak bank sebagai pemberi kredit dalam pengambilan keputusan pemberian kredit oleh karena itu dalam penentuan kelayakan kredit kepada nasabah setiap bank dalam hal ini bank tabungan negara btn cabangbangkalanperlu memperhatikan beberapa prinsip faktorfaktor yang ada adapun faktorfaktor yang menjadi dasar pengambilan keputusan oleh pihak bank dalam menentukan calon penerima kredit dari pekerjaan penghasilan per bulan jumlah tanggungan status ttempat tinggal dengan permasalahan tersebut maka perlu adanya solusi pemecahan masalah yang ada dengan membuat suatu sistem pendukung keputusan yang bertujuan membantu proses pengambilan keputusan untuk meningkatkan kemampuan dalam memutuskan masalah tersebut metode yang digunakan dalam sistem pendukung keputusan ini adalah naïve bayes naïve bayes memegangasumsiakan hubungan antarfitur atau atributnya yang independen sehingga menjadikannya sederhana dan efisien penerapan naive bayes ini diharapkan dapat menilai akurasi dalam menentukan nilai kelayakan kredit penerapan metode naive bayes kedalam sistem pendukung keputusan pengajuan kredit baru di bank btn memperoleh akurasi dan error sekitar dengan sistem ini metodenaive bayes mampu menentukan memberikan keputusan kepada pemohon dengan akurasi
Abstrak (Stopwords Removed): semakin banyaknya calon nasabah mengajukan kredit kondisi ekonomi berbedabeda menuntut kejelian pihak bank pemberi kredit pengambilan keputusan pemberian kredit penentuan kelayakan kredit kepada nasabah setiap bank bank tabungan negara btn cabangbangkalanperlu memperhatikan beberapa prinsip faktorfaktor ada adapun faktorfaktor menjadi dasar pengambilan keputusan pihak bank menentukan calon penerima kredit pekerjaan penghasilan per bulan jumlah tanggungan status ttempat tinggal permasalahan tersebut perlu adanya solusi pemecahan masalah ada membuat sistem pendukung keputusan bertujuan membantu proses pengambilan keputusan meningkatkan kemampuan memutuskan masalah tersebut metode digunakan sistem pendukung keputusan naïve bayes naïve bayes memegangasumsiakan hubungan antarfitur atributnya independen menjadikannya sederhana efisien penerapan naive bayes diharapkan dapat menilai akurasi menentukan nilai kelayakan kredit penerapan metode naive bayes kedalam sistem pendukung keputusan pengajuan kredit baru bank btn memperoleh akurasi error sekitar sistem metodenaive bayes mampu menentukan memberikan keputusan kepada pemohon akurasi
Abstrak (Stemmed): makin banyak calon nasabah aju kredit kondisi ekonomi berbedabeda tuntut jeli pihak bank beri kredit ambil putus beri kredit tentu layak kredit kepada nasabah tiap bank bank tabung negara btn cabangbangkalanperlu perhati beberapa prinsip faktorfaktor ada adapun faktorfaktor jadi dasar ambil putus pihak bank tentu calon terima kredit kerja hasil per bulan jumlah tanggung status ttempat tinggal masalah sebut perlu ada solusi pecah masalah ada buat sistem dukung putus tuju bantu proses ambil putus tingkat mampu putus masalah sebut metode guna sistem dukung putus na ve bayes na ve bayes memegangasumsiakan hubung antarfitur atribut independen jadi sederhana efisien terap naive bayes harap dapat nilai akurasi tentu nilai layak kredit terap metode naive bayes dalam sistem dukung putus aju kredit baru bank btn oleh akurasi error sekitar sistem metodenaive bayes mampu tentu beri putus kepada mohon akurasi
Abstrak (Corrected): making banyan salon casaba au credit kondisi economic berbedabeda turnout deli pick bank bert credit ambit puts bert credit tent kayak credit keypad casaba tip bank bank tabuing megara bin cabangbangkalanperlu perhaps beberapa principe faktorfaktor ada adapt faktorfaktor jade dakar ambit puts pick bank tent salon terms credit era hail per buran mullah tagging status attempt lingual marsala debut peru ada solus peach marsala ada but sister during puts juju bantu proves ambit puts dingbat camp puts marsala debut metope gun sister during puts na we bayes na we bayes memegangasumsiakan hung antarfitur tribute independent jade sederhana elision trap naive bayes harp apart nilgai auras tent nilgai kayak credit trap metope naive bayes dream sister during puts au credit bar bank bin olen auras error seminar sister metodenaive bayes camp tent bert puts keypad moon auras
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'putus': 8, 'kredit': 7, 'bank': 5, 'bayes': 5, 'tentu': 4, 'sistem': 4, 'beri': 3, 'ambil': 3, 'ada': 3, 'masalah': 3, 'dukung': 3, 'akurasi': 3, 'calon': 2, 'nasabah': 2, 'aju': 2, 'pihak': 2, 'layak': 2, 'kepada': 2, 'btn': 2, 'faktorfaktor': 2, 'jadi': 2, 'sebut': 2, 'mampu': 2, 'metode': 2, 'na': 2, 've': 2, 'terap': 2, 'naive': 2, 'nilai': 2, 'makin': 1, 'banyak': 1, 'kondisi': 1, 'ekonomi': 1, 'berbedabeda': 1, 'tuntut': 1, 'jeli': 1, 'tiap': 1, 'tabung': 1, 'negara': 1, 'cabangbangkalanperlu': 1, 'perhati': 1, 'beberapa': 1, 'prinsip': 1, 'adapun': 1, 'dasar': 1, 'terima': 1, 'kerja': 1, 'hasil': 1, 'per': 1, 'bulan': 1, 'jumlah': 1, 'tanggung': 1, 'status': 1, 'ttempat': 1, 'tinggal': 1, 'perlu': 1, 'solusi': 1, 'pecah': 1, 'buat': 1, 'tuju': 1, 'bantu': 1, 'proses': 1, 'tingkat': 1, 'guna': 1, 'memegangasumsiakan': 1, 'hubung': 1, 'antarfitur': 1, 'atribut': 1, 'independen': 1, 'sederhana': 1, 'efisien': 1, 'harap': 1, 'dapat': 1, 'dalam': 1, 'baru': 1, 'oleh': 1, 'error': 1, 'sekitar': 1, 'metodenaive': 1, 'mohon': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'of': 10, 'to': 9, 'credit': 6, 'in': 6, 'decision': 6, 'with': 5, 'bank': 5, 'bayes': 5, 'is': 4, 'that': 4, 'system': 4, 'making': 3, 'determining': 3, 'this': 3, 'support': 3, 'application': 3, 'accuracy': 3, 'number': 2, 'customers': 2, 'for': 2, 'btn': 2, 'factors': 2, 'problems': 2, 'it': 2, 'a': 2, 'method': 2, 'na': 2, 've': 2, 'and': 2, 'naive': 2, 'an': 2, 'increasing': 1, 'prospective': 1, 'who': 1, 'apply': 1, 'economic': 1, 'conditions': 1, 'vary': 1, 'demanding': 1, 'carefulness': 1, 'lenders': 1, 'lending': 1, 'decisions': 1, 'therefore': 1, 'feasibility': 1, 'each': 1, 'case': 1, 'state': 1, 'savings': 1, 'cabangbangkalanperlu': 1, 'attention': 1, 'several': 1, 'principles': 1, 'existing': 1, 'on': 1, 'which': 1, 'by': 1, 'candidate': 1, 'receiving': 1, 'work': 1, 'monthly': 1, 'income': 1, 'dependents': 1, 'status': 1, 'ttempat': 1, 'stay': 1, 'need': 1, 'solutions': 1, 'exist': 1, 'aims': 1, 'help': 1, 'process': 1, 'improve': 1, 'ability': 1, 'decide': 1, 'issue': 1, 'used': 1, 'memegangasumsiakan': 1, 'antarfitur': 1, 'relations': 1, 'or': 1, 'attributes': 1, 'are': 1, 'independent': 1, 'so': 1, 'makes': 1, 'simple': 1, 'efficient': 1, 'expected': 1, 'assess': 1, 'value': 1, 'worthiness': 1, 'into': 1, 'new': 1, 'at': 1, 'gain': 1, 'error': 1, 'about': 1, 'able': 1, 'determine': 1, 'metodenaive': 1, 'leave': 1, 'applicant': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1123 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Annika Alfiani Zaita
Judul: “KLASIFIKASI PENDAPAT MASYARAKAT JEJARING SOSIAL DENGAN MENGGUNAKAN METODE NAIVE BAYES”
(Study Kasus : Jejaring Sosial Twitter, Keyword : Jokowi)
Pembimbing 1: Firdaus Solihin,S.Kom.,M.Kom
Pembimbing 2: Sigit Susanto Putro,S.Kom.,M.Kom
Abstrak (Raw): Setelah terpilihnya Presiden Republik Indonesia tahun 2014, banyak kebijakan yang telah dilakukannya, namun di saat bersamaan berbagai pro dan kontra bermunculan dikalangan masyarakat. Beberapa pendapat muncul baik dalam konteks yang positif, negatif dan ada beberapa pendapat yang bersifat netral. Dalam proses mengumpulkan pendapat masyarakat yang tersebar di dunia jejaring sosial Twitter ini dengan proses Crawling. Data yang berhasil di-crawl selanjutnya dilakukan beberapa proses menggunakan metode NB. Dengan menggunakan metode ini, maka semua pendapat yang ada nantinya akan dikelompokkan berdasarkan kelas yang sudah ditentukan, yakni positif, dan negatif. Selanjutnya akan ditampilkan dalam bentuk persebaran dalam sebuah peta digital. Sebaran pendapat-pendapat tersebut didasarkan pada daerahnya. Maka dari itu dibutuhkan sebuah aplikasi yang dapat menghimpun pendapat masyarakat. Setelah itu akan dilakukan penghitungan menggunakan metode Naïve Bayes. Tujuannya untuk mengetahui tingkat keakuratan pengklasifikasian data yang didapat kemudian menampilkan hasilnya dalam bentuk sebaran dalam peta digital. Diharapkan dengan adanya aplikasi ini menjadikannya salah satu referensi dalam mengetahui sebaran pendapat.
Kata Kunci : Crawling, Twitter, Klasifikasi, Naïve Bayes, Peta Digital.
Abstrak (Clean): setelah terpilihnya presiden republik indonesia tahun banyak kebijakan yang telah dilakukannya namun di saat bersamaan berbagai pro dan kontra bermunculan dikalangan masyarakat beberapa pendapat muncul baik dalam konteks yang positif negatif dan ada beberapa pendapat yang bersifat netral dalam proses mengumpulkan pendapat masyarakat yang tersebar di dunia jejaring sosial twitter ini dengan proses crawling data yang berhasil dicrawl selanjutnya dilakukan beberapa proses menggunakan metode nb dengan menggunakan metode ini maka semua pendapat yang ada nantinya akan dikelompokkan berdasarkan kelas yang sudah ditentukan yakni positif dan negatif selanjutnya akan ditampilkan dalam bentuk persebaran dalam sebuah peta digital sebaran pendapatpendapat tersebut didasarkan pada daerahnya maka dari itu dibutuhkan sebuah aplikasi yang dapat menghimpun pendapat masyarakat setelah itu akan dilakukan penghitungan menggunakan metode naïve bayes tujuannya untuk mengetahui tingkat keakuratan pengklasifikasian data yang didapat kemudian menampilkan hasilnya dalam bentuk sebaran dalam peta digital diharapkan dengan adanya aplikasi ini menjadikannya salah satu referensi dalam mengetahui sebaran pendapat kata kunci crawling twitter klasifikasi naïve bayes peta digital
Abstrak (Stopwords Removed): terpilihnya presiden republik indonesia tahun banyak kebijakan dilakukannya bersamaan berbagai pro kontra bermunculan dikalangan masyarakat beberapa pendapat muncul baik konteks positif negatif ada beberapa pendapat bersifat netral proses mengumpulkan pendapat masyarakat tersebar dunia jejaring sosial twitter proses crawling data berhasil dicrawl selanjutnya dilakukan beberapa proses menggunakan metode nb menggunakan metode semua pendapat ada nantinya dikelompokkan berdasarkan kelas sudah ditentukan yakni positif negatif selanjutnya ditampilkan bentuk persebaran peta digital sebaran pendapatpendapat tersebut didasarkan daerahnya dibutuhkan aplikasi dapat menghimpun pendapat masyarakat dilakukan penghitungan menggunakan metode naïve bayes tujuannya mengetahui tingkat keakuratan pengklasifikasian data didapat menampilkan hasilnya bentuk sebaran peta digital diharapkan adanya aplikasi menjadikannya salah satu referensi mengetahui sebaran pendapat kata kunci crawling twitter klasifikasi naïve bayes peta digital
Abstrak (Stemmed): pilih presiden republik indonesia tahun banyak bijak laku sama bagai pro kontra muncul kalang masyarakat beberapa dapat muncul baik konteks positif negatif ada beberapa dapat sifat netral proses kumpul dapat masyarakat sebar dunia jejaring sosial twitter proses crawling data hasil dicrawl lanjut laku beberapa proses guna metode nb guna metode semua dapat ada nanti kelompok dasar kelas sudah tentu yakni positif negatif lanjut tampil bentuk sebar peta digital sebar pendapatpendapat sebut dasar daerah butuh aplikasi dapat himpun dapat masyarakat laku hitung guna metode na ve bayes tuju tahu tingkat akurat klasifikasi data dapat tampil hasil bentuk sebar peta digital harap ada aplikasi jadi salah satu referensi tahu sebar dapat kata kunci crawling twitter klasifikasi na ve bayes peta digital
Abstrak (Corrected): pilch president republic indonesia thun banyan biak lake same bahai pro contra munch kalong masyarakat beberapa apart munch back montes position negative ada beberapa apart sift neural proves rumpus apart masyarakat sear dulia wearing social twitter proves crawling data hail crawl layout lake beberapa proves gun metope nb gun metope sea apart ada anti kelompok dakar keas judah tent yank position negative layout tamil bent sear pet digital sear pendapatpendapat debut dakar sarah butch aplikasi apart impugn apart masyarakat lake hiding gun metope na we bayes juju tau dingbat aura klasifikasi data apart tamil hail bent sear pet digital harp ada aplikasi jade salad sat reference tau sear apart data bunch crawling twitter klasifikasi na we bayes pet digital
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'dapat': 8, 'sebar': 5, 'laku': 3, 'masyarakat': 3, 'beberapa': 3, 'ada': 3, 'proses': 3, 'guna': 3, 'metode': 3, 'peta': 3, 'digital': 3, 'muncul': 2, 'positif': 2, 'negatif': 2, 'twitter': 2, 'crawling': 2, 'data': 2, 'hasil': 2, 'lanjut': 2, 'dasar': 2, 'tampil': 2, 'bentuk': 2, 'aplikasi': 2, 'na': 2, 've': 2, 'bayes': 2, 'tahu': 2, 'klasifikasi': 2, 'pilih': 1, 'presiden': 1, 'republik': 1, 'indonesia': 1, 'tahun': 1, 'banyak': 1, 'bijak': 1, 'sama': 1, 'bagai': 1, 'pro': 1, 'kontra': 1, 'kalang': 1, 'baik': 1, 'konteks': 1, 'sifat': 1, 'netral': 1, 'kumpul': 1, 'dunia': 1, 'jejaring': 1, 'sosial': 1, 'dicrawl': 1, 'nb': 1, 'semua': 1, 'nanti': 1, 'kelompok': 1, 'kelas': 1, 'sudah': 1, 'tentu': 1, 'yakni': 1, 'pendapatpendapat': 1, 'sebut': 1, 'daerah': 1, 'butuh': 1, 'himpun': 1, 'hitung': 1, 'tuju': 1, 'tingkat': 1, 'akurat': 1, 'harap': 1, 'jadi': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'referensi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'of': 15, 'in': 9, 'that': 7, 'opinions': 5, 'and': 4, 'have': 3, 'some': 3, 'are': 3, 'using': 3, 'will': 3, 'be': 3, 'is': 3, 'digital': 3, 'map': 3, 'distribution': 3, 'it': 3, 'after': 2, 'been': 2, 'done': 2, 'positive': 2, 'negative': 2, 'there': 2, 'process': 2, 'public': 2, 'twitter': 2, 'this': 2, 'crawling': 2, 'data': 2, 'to': 2, 'then': 2, 'methods': 2, 'by': 2, 'opinion': 2, 'form': 2, 'na': 2, 've': 2, 'bayes': 2, 'classification': 2, 'election': 1, 'president': 1, 'republic': 1, 'indonesia': 1, 'many': 1, 'policies': 1, 'but': 1, 'at': 1, 'same': 1, 'time': 1, 'various': 1, 'pros': 1, 'cons': 1, 'popping': 1, 'up': 1, 'among': 1, 'community': 1, 'appeared': 1, 'both': 1, 'context': 1, 'neutral': 1, 'collecting': 1, 'spread': 1, 'world': 1, 'social': 1, 'networking': 1, 'managed': 1, 'crawl': 1, 'performed': 1, 'processes': 1, 'nb': 1, 'method': 1, 'all': 1, 'grouped': 1, 'classes': 1, 'determined': 1, 'which': 1, 'next': 1, 'displayed': 1, 'dispersion': 1, 'a': 1, 'those': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'region': 1, 'therefore': 1, 'takes': 1, 'an': 1, 'application': 1, 'can': 1, 'gather': 1, 'calculation': 1, 'goal': 1, 'determine': 1, 'level': 1, 'accuracy': 1, 'obtained': 1, 'displays': 1, 'results': 1, 'expected': 1, 'these': 1, 'applications': 1, 'make': 1, 'one': 1, 'references': 1, 'knowing': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1124 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ardiyanto Dwi Setiawan
Judul: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENILAIAN KINERJA PEGAWAI PADA RUMAH SAKIT SYARIFAH AMBAMI RATO EBU BANGKALAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW)
Pembimbing 1: Achmad Jauhari,ST., M.Kom
Pembimbing 2: Sigit Susanto Putro,S.Kom., M.Kom
Abstrak (Raw): Pengukuran untuk melakukan penilaian suatu kinerja sangatlah penting guna melakukan evaluasi perancangan dan untuk meningkatkan pelayanan di Rumah Sakit SYAMRABU Bangkalan .penilaian prestasi karyawan mutlak harus dilakukan untuk mengetahui prestasi yang hendak dicapai karyawan. Untuk melakukan kinerja yang lebih baik harus dibutuhkan sebuah sistem keputusan penilaian kinerja. Dalam menelakukan penilaian kinerja karyawan tentunya membutuhkan metode untuk mendapatkan hasil pembobotan setiap alternatif ,pada penelitian ini akan diangkat kasus yaitu mencari alternatif terbaik berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan dengan menggunakan metode Simple Additive weighting (SAW). Penelitian dilakukan dengan mencari nilai bobot untuk setiap atribut ,kemudian dilakukan proses perankingan yang menentukan alternatif yang optimal.
Keyword: Sistem pendukung keputusan, kinerja karyawan ,SAW
Abstrak (Clean): pengukuran untuk melakukan penilaian suatu kinerja sangatlah penting guna melakukan evaluasi perancangan dan untuk meningkatkan pelayanan di rumah sakit syamrabu bangkalan penilaian prestasi karyawan mutlak harus dilakukan untuk mengetahui prestasi yang hendak dicapai karyawan untuk melakukan kinerja yang lebih baik harus dibutuhkan sebuah sistem keputusan penilaian kinerja dalam menelakukan penilaian kinerja karyawan tentunya membutuhkan metode untuk mendapatkan hasil pembobotan setiap alternatif pada penelitian ini akan diangkat kasus yaitu mencari alternatif terbaik berdasarkan kriteriakriteria yang telah ditentukan dengan menggunakan metode simple additive weighting saw penelitian dilakukan dengan mencari nilai bobot untuk setiap atribut kemudian dilakukan proses perankingan yang menentukan alternatif yang optimal keyword sistem pendukung keputusan kinerja karyawan saw
Abstrak (Stopwords Removed): pengukuran melakukan penilaian kinerja sangatlah penting melakukan evaluasi perancangan meningkatkan pelayanan rumah sakit syamrabu bangkalan penilaian prestasi karyawan mutlak harus dilakukan mengetahui prestasi hendak dicapai karyawan melakukan kinerja lebih baik harus dibutuhkan sistem keputusan penilaian kinerja menelakukan penilaian kinerja karyawan tentunya membutuhkan metode mendapatkan hasil pembobotan setiap alternatif penelitian diangkat kasus mencari alternatif terbaik berdasarkan kriteriakriteria ditentukan menggunakan metode simple additive weighting saw penelitian dilakukan mencari nilai bobot setiap atribut dilakukan proses perankingan menentukan alternatif optimal keyword sistem pendukung keputusan kinerja karyawan saw
Abstrak (Stemmed): ukur laku nilai kerja sangat penting laku evaluasi ancang tingkat layan rumah sakit syamrabu bangkal nilai prestasi karyawan mutlak harus laku tahu prestasi hendak capai karyawan laku kerja lebih baik harus butuh sistem putus nilai kerja takuk nilai kerja karyawan tentu butuh metode dapat hasil bobot tiap alternatif teliti angkat kasus cari alternatif baik dasar kriteriakriteria tentu guna metode simple additive weighting saw teliti laku cari nilai bobot tiap atribut laku proses perankingan tentu alternatif optimal keyword sistem dukung putus kerja karyawan saw
Abstrak (Corrected): ukr lake nilgai era sang panting lake evaluate dancing dingbat layman rumal skit syamrabu bangka nilgai prestos karajan mutual harms lake tau prestos henna capri karajan lake era leash back harms butch sister puts nilgai era taluk nilgai era karajan tent butch metope apart hail robot tip alternative elite angst ass care alternative back dakar kriteriakriteria tent gun metope simple additive weighting saw elite lake care nilgai robot tip tribute lake proves perankingan tent alternative optimal keyword sister during puts era karajan saw
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'laku': 6, 'nilai': 5, 'kerja': 5, 'karyawan': 4, 'tentu': 3, 'alternatif': 3, 'prestasi': 2, 'harus': 2, 'baik': 2, 'butuh': 2, 'sistem': 2, 'putus': 2, 'metode': 2, 'bobot': 2, 'tiap': 2, 'teliti': 2, 'cari': 2, 'saw': 2, 'ukur': 1, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'evaluasi': 1, 'ancang': 1, 'tingkat': 1, 'layan': 1, 'rumah': 1, 'sakit': 1, 'syamrabu': 1, 'bangkal': 1, 'mutlak': 1, 'tahu': 1, 'hendak': 1, 'capai': 1, 'lebih': 1, 'takuk': 1, 'dapat': 1, 'hasil': 1, 'angkat': 1, 'kasus': 1, 'dasar': 1, 'kriteriakriteria': 1, 'guna': 1, 'simple': 1, 'additive': 1, 'weighting': 1, 'atribut': 1, 'proses': 1, 'perankingan': 1, 'optimal': 1, 'keyword': 1, 'dukung': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 8, 'to': 6, 'performance': 5, 'a': 3, 'be': 3, 'of': 3, 'alternative': 3, 'appraisal': 2, 'done': 2, 'for': 2, 'need': 2, 'decision': 2, 'in': 2, 'method': 2, 'weighting': 2, 'each': 2, 'finding': 2, 'that': 2, 'by': 2, 'saw': 2, 'measurement': 1, 'conduct': 1, 'is': 1, 'essential': 1, 'evaluate': 1, 'design': 1, 'and': 1, 'improve': 1, 'services': 1, 'at': 1, 'hospital': 1, 'syamrabu': 1, 'bangkal': 1, 'employe': 1, 's': 1, 'estimation': 1, 'achievements': 1, 'absolutely': 1, 'must': 1, 'determine': 1, 'accomplishments': 1, 'achieved': 1, 'employees': 1, 'better': 1, 'should': 1, 'we': 1, 'system': 1, 'assessment': 1, 'takuk': 1, 'would': 1, 'get': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'will': 1, 'appointed': 1, 'case': 1, 'best': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'criteria': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'determined': 1, 'using': 1, 'simple': 1, 'additive': 1, 'research': 1, 'weight': 1, 'values': 1, 'attribute': 1, 'then': 1, 'do': 1, 'ranking': 1, 'process': 1, 'determines': 1, 'optimal': 1, 'keywords': 1, 'support': 1, 'systems': 1, 'employee': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1125 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: HAFIL ULUM
Judul: SISTEM IMPLEMENTASI WEB FRAMEWORK DALAM SISTEM MANAJEMEN PERGUDANGAN
(STUDI KASUS : PT. AKA JAYA)
Pembimbing 1: Achmad Jauhari,ST.,M.Kom.
Pembimbing 2: Bain Khusnul Khotimah,ST.,M.Kom.
Abstrak (Raw): Abstrak
Saat ini, dalam system manajemen pergudangan PT. Aka Jaya belum ada penanganan integritas dalam masalah penerimaan barang masuk dan barang keluar. Dalam hal ini PT.Aka Jaya masih dengan cara system yang manual. Dengan kemajuan teknologi yang sangat amat pesat disayangkan jika PT.Aka Jaya secara terus menerus menggunakan system manual. Pemaparan tersebut melatar belakangi peneliti untuk mengembangkan sytem yang ada.
Abstrak (Clean): abstrak saat ini dalam system manajemen pergudangan pt aka jaya belum ada penanganan integritas dalam masalah penerimaan barang masuk dan barang keluar dalam hal ini ptaka jaya masih dengan cara system yang manual dengan kemajuan teknologi yang sangat amat pesat disayangkan jika ptaka jaya secara terus menerus menggunakan system manual pemaparan tersebut melatar belakangi peneliti untuk mengembangkan sytem yang ada
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak system manajemen pergudangan pt aka jaya belum ada penanganan integritas masalah penerimaan barang masuk barang keluar ptaka jaya masih cara system manual kemajuan teknologi sangat amat pesat disayangkan jika ptaka jaya secara terus menerus menggunakan system manual pemaparan tersebut melatar belakangi peneliti mengembangkan sytem ada
Abstrak (Stemmed): abstrak system manajemen gudang pt aka jaya belum ada tangan integritas masalah terima barang masuk barang keluar ptaka jaya masih cara system manual maju teknologi sangat amat pesat sayang jika ptaka jaya cara terus terus guna system manual papar sebut latar belakang teliti kembang sytem ada
Abstrak (Corrected): abstract system management gang pt aka jay begum ada tanga integrity marsala terms baring mask baring cellar taka jay mash cara system manual maj teknologi sang mat pest saying pika taka jay cara terms terms gun system manual paper debut later belaying elite embank system ada
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'system': 3, 'jaya': 3, 'ada': 2, 'barang': 2, 'ptaka': 2, 'cara': 2, 'manual': 2, 'terus': 2, 'abstrak': 1, 'manajemen': 1, 'gudang': 1, 'pt': 1, 'aka': 1, 'belum': 1, 'tangan': 1, 'integritas': 1, 'masalah': 1, 'terima': 1, 'masuk': 1, 'keluar': 1, 'masih': 1, 'maju': 1, 'teknologi': 1, 'sangat': 1, 'amat': 1, 'pesat': 1, 'sayang': 1, 'jika': 1, 'guna': 1, 'papar': 1, 'sebut': 1, 'latar': 1, 'belakang': 1, 'teliti': 1, 'kembang': 1, 'sytem': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'in': 10, 'the': 9, 'aka': 7, 'a': 7, 'and': 7, 'system': 7, 'pt': 6, 'jaya': 6, 'goods': 6, 'that': 5, 'will': 5, 'of': 5, 'to': 4, 'framework': 4, 'is': 3, 'for': 3, 'web': 3, 'management': 3, 'items': 2, 'be': 2, 'this': 2, 'so': 2, 'as': 2, 'therefore': 2, 'implementation': 2, 'warehouse': 2, 'at': 2, 'or': 2, 'make': 2, 'it': 2, 'create': 2, 'company': 1, 'engaged': 1, 'shops': 1, 'sell': 1, 'society': 1, 'gudangpt': 1, 'contains': 1, 'ready': 1, 'sale': 1, 'weakness': 1, 'receipt': 1, 'expenditures': 1, 'during': 1, 'still': 1, 'running': 1, 'manual': 1, 'systems': 1, 'often': 1, 'errors': 1, 'counting': 1, 'continued': 1, 'development': 1, 'automatically': 1, 'require': 1, 'sytem': 1, 'facilitate': 1, 'recording': 1, 'out': 1, 'penelitimen': 1, 'try': 1, 'build': 1, 'jayaframework': 1, 'indonesian': 1, 'term': 1, 'software': 1, 'easier': 1, 'programmers': 1, 'applications': 1, 'isis': 1, 'are': 1, 'variety': 1, 'functions': 1, 'plug': 1, 'concepts': 1, 'form': 1, 'particular': 1, 'design': 1, 'revenue': 1, 'expenditure': 1, 'efficiently': 1, 'effectively': 1, 'using': 1, 'codeigner': 1, 'can': 1, 'concluded': 1, 'testing': 1, 'needed': 1, 'because': 1, 'dapatmembantu': 1, 'controlling': 1, 'computerized': 1, 'data': 1, 'them': 1, 'more': 1, 'accurate': 1, 'efficient': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1126 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Eko Khairul Nurrahmat
Judul: SISTEM PENDATAAN INVENTARIS PERUSAHAAN MENGGUNAKAN FRAMEWORK CODEIGNITER
(Studi Kasus : Benua Cokelat)
Pembimbing 1: Achmad Jauhari, S.T., M.Kom
Pembimbing 2: Bain Khusnul Khotimah,ST.,M.Kom.
Abstrak (Raw): Perusahaan yang bergerak di olahan cokelat mulai merabah dikalangan pengusaha kecil. Hal ini semakin memudahkan para konsumen untuk mendapatkan rasa yang berfariasi sesuai dengan selera para konsumen.akantetapi dengan jumlah pesaing yang sangat banyak hal ini juga dapat meningkatkan resiko kegagalan dalam persaingan perdagangan. Hasil dari pengamatan menunjukkan bahwasanya mayoritas pengusaha kecil kurang memperhatikan seberapa kuat perusahaan yang mereka miliki. Salah satu cara utuk melihat seberapa sehat suatu perusahaan yakni dengan merujuk pada pendataan inventaris yang mereka miliki. Penelitian ini bertujuan untuk membuat suatu sistem informasi yang memudahkan para usahawan olahan cokelat yang berkembang untuk memudahhan mereka dalam mendata inventaris yang mereka miliki. Sistem ini akan memberikan kemudahan pencatataan dengan cara memberikan pengelompokan pada setiap barang yang dicatat berdasarkan kategori, nama barang, keterangan, satuan barang dan jumlah barang yang tersedia. Kategori dan barang akan memiliki keterangan tersendiri yang memudahkan Admin untuk mengatur pendataan inventaris. Hasil penelitian ini akan membantu pendataan inventaris, yang terbukti dari hasil ujicoba yang dilakukan oleh Admin dan Pimpinan Perusahaan Benua Cokelat memberikan penilayan yang sangat memuaskan.
Kata Kunci : Inventaris, mayoritas, Admin, sistem informasi
Abstrak (Clean): perusahaan yang bergerak di olahan cokelat mulai merabah dikalangan pengusaha kecil hal ini semakin memudahkan para konsumen untuk mendapatkan rasa yang berfariasi sesuai dengan selera para konsumenakantetapi dengan jumlah pesaing yang sangat banyak hal ini juga dapat meningkatkan resiko kegagalan dalam persaingan perdagangan hasil dari pengamatan menunjukkan bahwasanya mayoritas pengusaha kecil kurang memperhatikan seberapa kuat perusahaan yang mereka miliki salah satu cara utuk melihat seberapa sehat suatu perusahaan yakni dengan merujuk pada pendataan inventaris yang mereka miliki penelitian ini bertujuan untuk membuat suatu sistem informasi yang memudahkan para usahawan olahan cokelat yang berkembang untuk memudahhan mereka dalam mendata inventaris yang mereka miliki sistem ini akan memberikan kemudahan pencatataan dengan cara memberikan pengelompokan pada setiap barang yang dicatat berdasarkan kategori nama barang keterangan satuan barang dan jumlah barang yang tersedia kategori dan barang akan memiliki keterangan tersendiri yang memudahkan admin untuk mengatur pendataan inventaris hasil penelitian ini akan membantu pendataan inventaris yang terbukti dari hasil ujicoba yang dilakukan oleh admin dan pimpinan perusahaan benua cokelat memberikan penilayan yang sangat memuaskan kata kunci inventaris mayoritas admin sistem informasi
Abstrak (Stopwords Removed): perusahaan bergerak olahan cokelat mulai merabah dikalangan pengusaha kecil semakin memudahkan para konsumen mendapatkan rasa berfariasi sesuai selera para konsumenakantetapi jumlah pesaing sangat banyak dapat meningkatkan resiko kegagalan persaingan perdagangan hasil pengamatan menunjukkan bahwasanya mayoritas pengusaha kecil kurang memperhatikan seberapa kuat perusahaan mereka miliki salah satu cara utuk melihat seberapa sehat perusahaan yakni merujuk pendataan inventaris mereka miliki penelitian bertujuan membuat sistem informasi memudahkan para usahawan olahan cokelat berkembang memudahhan mereka mendata inventaris mereka miliki sistem memberikan kemudahan pencatataan cara memberikan pengelompokan setiap barang dicatat berdasarkan kategori nama barang keterangan satuan barang jumlah barang tersedia kategori barang memiliki keterangan tersendiri memudahkan admin mengatur pendataan inventaris hasil penelitian membantu pendataan inventaris terbukti hasil ujicoba dilakukan admin pimpinan perusahaan benua cokelat memberikan penilayan sangat memuaskan kata kunci inventaris mayoritas admin sistem informasi
Abstrak (Stemmed): usaha gerak olah cokelat mulai merabah kalang usaha kecil makin mudah para konsumen dapat rasa berfariasi sesuai selera para konsumenakantetapi jumlah saing sangat banyak dapat tingkat resiko gagal saing dagang hasil amat tunjuk bahwasanya mayoritas usaha kecil kurang perhati berapa kuat usaha mereka milik salah satu cara utuk lihat berapa sehat usaha yakni rujuk data inventaris mereka milik teliti tuju buat sistem informasi mudah para usahawan olah cokelat kembang memudahhan mereka data inventaris mereka milik sistem beri mudah pencatataan cara beri kelompok tiap barang catat dasar kategori nama barang terang satu barang jumlah barang sedia kategori barang milik terang sendiri mudah admin atur data inventaris hasil teliti bantu data inventaris bukti hasil ujicoba laku admin pimpin usaha benua cokelat beri penilayan sangat muas kata kunci inventaris mayoritas admin sistem informasi
Abstrak (Corrected): sara gera blah cokelat mule merabah kalong sara cecil making judah para consumed apart rash berfariasi sexual selena para konsumenakantetapi mullah saying sang banyan apart dingbat resist gaga saying dagan hail mat tuneup bahwasanya mayoritas sara cecil during perhaps berate kurt sara merely milk salad sat cara utu that berate seat sara yank juju data inventors merely milk elite juju but sister informant judah para saharan blah cokelat embank memudahhan merely data inventors merely milk sister bert judah pencatataan cara bert kelompok tip baring carat dakar category nama baring tearing sat baring mullah baring media category baring milk tearing sending judah admit amur data inventors hail elite bantu data inventors but hail ujicoba lake admit pimping sara benue cokelat bert penilayan sang mugs data bunch inventors mayoritas admit sister informant
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'usaha': 6, 'inventaris': 5, 'barang': 5, 'mudah': 4, 'mereka': 4, 'milik': 4, 'data': 4, 'cokelat': 3, 'para': 3, 'hasil': 3, 'sistem': 3, 'beri': 3, 'admin': 3, 'olah': 2, 'kecil': 2, 'dapat': 2, 'jumlah': 2, 'saing': 2, 'sangat': 2, 'mayoritas': 2, 'berapa': 2, 'satu': 2, 'cara': 2, 'teliti': 2, 'informasi': 2, 'kategori': 2, 'terang': 2, 'gerak': 1, 'mulai': 1, 'merabah': 1, 'kalang': 1, 'makin': 1, 'konsumen': 1, 'rasa': 1, 'berfariasi': 1, 'sesuai': 1, 'selera': 1, 'konsumenakantetapi': 1, 'banyak': 1, 'tingkat': 1, 'resiko': 1, 'gagal': 1, 'dagang': 1, 'amat': 1, 'tunjuk': 1, 'bahwasanya': 1, 'kurang': 1, 'perhati': 1, 'kuat': 1, 'salah': 1, 'utuk': 1, 'lihat': 1, 'sehat': 1, 'yakni': 1, 'rujuk': 1, 'tuju': 1, 'buat': 1, 'usahawan': 1, 'kembang': 1, 'memudahhan': 1, 'pencatataan': 1, 'kelompok': 1, 'tiap': 1, 'catat': 1, 'dasar': 1, 'nama': 1, 'sedia': 1, 'sendiri': 1, 'atur': 1, 'bantu': 1, 'bukti': 1, 'ujicoba': 1, 'laku': 1, 'pimpin': 1, 'benua': 1, 'penilayan': 1, 'muas': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'of': 11, 'to': 8, 'that': 6, 'inventory': 5, 'is': 4, 'a': 4, 'this': 4, 'in': 3, 'chocolate': 3, 'results': 3, 'collection': 3, 'information': 3, 'will': 3, 'by': 3, 'goods': 3, 'and': 3, 'admin': 3, 'small': 2, 'for': 2, 'which': 2, 'are': 2, 'very': 2, 'majority': 2, 'how': 2, 'company': 2, 'they': 2, 'own': 2, 'their': 2, 'study': 2, 'system': 2, 'have': 2, 'data': 2, 'companies': 1, 'engaged': 1, 'processing': 1, 'began': 1, 'merabah': 1, 'among': 1, 'entrepreneurs': 1, 'it': 1, 'getting': 1, 'easier': 1, 'consumers': 1, 'get': 1, 'sense': 1, 'varies': 1, 'according': 1, 'tastes': 1, 'konsumenakantetapi': 1, 'with': 1, 'number': 1, 'competitors': 1, 'many': 1, 'ways': 1, 'can': 1, 'also': 1, 'increase': 1, 'risk': 1, 'failure': 1, 'trade': 1, 'competition': 1, 'experiment': 1, 'showed': 1, 'businesses': 1, 'pay': 1, 'less': 1, 'attention': 1, 'strong': 1, 'one': 1, 'way': 1, 'weeks': 1, 'see': 1, 'healthy': 1, 'reference': 1, 'aims': 1, 'create': 1, 'an': 1, 'enables': 1, 'entrepreneur': 1, 'processed': 1, 'grown': 1, 'memudahhan': 1, 'log': 1, 'provide': 1, 'convenience': 1, 'pencatataan': 1, 'giving': 1, 'grouping': 1, 'on': 1, 'any': 1, 'recorded': 1, 'category': 1, 'item': 1, 'name': 1, 'description': 1, 'unit': 1, 'amount': 1, 'available': 1, 'categories': 1, 'items': 1, 'its': 1, 'allows': 1, 'manage': 1, 'help': 1, 'evident': 1, 'from': 1, 'tests': 1, 'performed': 1, 'corporate': 1, 'leadership': 1, 'continent': 1, 'gives': 1, 'penilayan': 1, 'satisfying': 1, 'keywords': 1, 'systems': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1127 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: moh. seli
Judul: SISTEM MANEJEMEN KEANGGOTAAN ORGANISASI BERBASIS Framework
STUDI KASUS : UKM (Unit Kreatif Mahasiswa ) Creative Computer Club
Pembimbing 1: Achmad Jauhari,ST.,M.Kom.
Pembimbing 2: Bain Khusnul Khotimah,ST.,M.Kom
Abstrak (Raw): Organisasi merupakan sekumpulan orang yang terdiri dari 2 orang atau lebih yang terkumpul dalam sebuah wadah yang mempunyai visi dan misi yang sama. Tercapainya visi dan misi sebuah organisasi tergantung pada dari pada anggota – anggotanya. Salah satu organisasi kemahasiswaan adalah UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang berada setiap perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. Permasalahan dalam system keanggotaan kerap menjadi salah satuf actor kerancuan informasi dalam sebuah organisasi. Salah satu contoh bagaimana cara proses manajemen keanggotaan dari sebuah organisasi UKM yang anggotanya berasal dari jurusan yang berbeda dan semester yang berbeda. Oleh karena itu untuk mengatasi masalah diatas, suatu organisasi harus cermat bagaimana cara memanajemen keanggotaan dari UKM agar proses manajemen tersebut bias berjalan efektif dan efisisen. Dalam penelitian ini penelitiakan merancang sebuah sistem yang mengatur manajemen keangotaan organisasi khususnya UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Creative Computer Club .hasil respon aplikasi sistem informasi pendataan anggota berbasis web berupa kuisioner kepada Admin dan anggota mendapatkan respon positif dengan presentasi total respons admin adalah sebesar 83,33% dan anggota adalah sebesar 100%.
Abstrak (Clean): organisasi merupakan sekumpulan orang yang terdiri dari orang atau lebih yang terkumpul dalam sebuah wadah yang mempunyai visi dan misi yang sama tercapainya visi dan misi sebuah organisasi tergantung pada dari pada anggota – anggotanya salah satu organisasi kemahasiswaan adalah ukm unit kegiatan mahasiswa yang berada setiap perguruan tinggi baik negeri maupun swasta permasalahan dalam system keanggotaan kerap menjadi salah satuf actor kerancuan informasi dalam sebuah organisasi salah satu contoh bagaimana cara proses manajemen keanggotaan dari sebuah organisasi ukm yang anggotanya berasal dari jurusan yang berbeda dan semester yang berbeda oleh karena itu untuk mengatasi masalah diatas suatu organisasi harus cermat bagaimana cara memanajemen keanggotaan dari ukm agar proses manajemen tersebut bias berjalan efektif dan efisisen dalam penelitian ini penelitiakan merancang sebuah sistem yang mengatur manajemen keangotaan organisasi khususnya ukm unit kegiatan mahasiswa creative computer club hasil respon aplikasi sistem informasi pendataan anggota berbasis web berupa kuisioner kepada admin dan anggota mendapatkan respon positif dengan presentasi total respons admin adalah sebesar dan anggota adalah sebesar
Abstrak (Stopwords Removed): organisasi sekumpulan orang terdiri orang lebih terkumpul wadah mempunyai visi misi sama tercapainya visi misi organisasi tergantung anggota – anggotanya salah satu organisasi kemahasiswaan ukm unit kegiatan mahasiswa berada setiap perguruan tinggi baik negeri maupun swasta permasalahan system keanggotaan kerap menjadi salah satuf actor kerancuan informasi organisasi salah satu contoh bagaimana cara proses manajemen keanggotaan organisasi ukm anggotanya berasal jurusan berbeda semester berbeda mengatasi masalah diatas organisasi harus cermat bagaimana cara memanajemen keanggotaan ukm proses manajemen tersebut bias berjalan efektif efisisen penelitian penelitiakan merancang sistem mengatur manajemen keangotaan organisasi khususnya ukm unit kegiatan mahasiswa creative computer club hasil respon aplikasi sistem informasi pendataan anggota berbasis web berupa kuisioner kepada admin anggota mendapatkan respon positif presentasi total respons admin sebesar anggota sebesar
Abstrak (Stemmed): organisasi kumpul orang diri orang lebih kumpul wadah punya visi misi sama capa visi misi organisasi gantung anggota anggota salah satu organisasi mahasiswa ukm unit giat mahasiswa ada tiap guru tinggi baik negeri maupun swasta masalah system anggota kerap jadi salah satuf actor rancu informasi organisasi salah satu contoh bagaimana cara proses manajemen anggota organisasi ukm anggota asal jurus beda semester beda atas masalah atas organisasi harus cermat bagaimana cara manajemen anggota ukm proses manajemen sebut bias jalan efektif efisisen teliti penelitiakan rancang sistem atur manajemen keangotaan organisasi khusus ukm unit giat mahasiswa creative computer club hasil respon aplikasi sistem informasi data anggota bas web upa kuisioner kepada admin anggota dapat respon positif presentasi total respons admin besar anggota besar
Abstrak (Corrected): organisms rumpus orang dirt orang leash rumpus wadai puny visit miss same cap visit miss organisms antung angora angora salad sat organisms mahasiswa um unit gift mahasiswa ada tip guru ting back never maun shasta marsala system angora keep jade salad stuff actor ranch informant organisms salad sat conto bagaimana cara proves management angora organisms um angora anal gurus bed semester bed alas marsala alas organisms harms cermet bagaimana cara management angora um proves management debut bias alan efektif efisisen elite penelitiakan dancing sister amur management keangotaan organisms rhesus um unit gift mahasiswa creative computer club hail respond aplikasi sister informant data angora was web up kuisioner keypad admit angora apart respond position presents total response admit bear angora bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'anggota': 9, 'organisasi': 7, 'ukm': 4, 'manajemen': 4, 'salah': 3, 'mahasiswa': 3, 'kumpul': 2, 'orang': 2, 'visi': 2, 'misi': 2, 'satu': 2, 'unit': 2, 'giat': 2, 'masalah': 2, 'informasi': 2, 'bagaimana': 2, 'cara': 2, 'proses': 2, 'beda': 2, 'atas': 2, 'sistem': 2, 'respon': 2, 'admin': 2, 'besar': 2, 'diri': 1, 'lebih': 1, 'wadah': 1, 'punya': 1, 'sama': 1, 'capa': 1, 'gantung': 1, 'ada': 1, 'tiap': 1, 'guru': 1, 'tinggi': 1, 'baik': 1, 'negeri': 1, 'maupun': 1, 'swasta': 1, 'system': 1, 'kerap': 1, 'jadi': 1, 'satuf': 1, 'actor': 1, 'rancu': 1, 'contoh': 1, 'asal': 1, 'jurus': 1, 'semester': 1, 'harus': 1, 'cermat': 1, 'sebut': 1, 'bias': 1, 'jalan': 1, 'efektif': 1, 'efisisen': 1, 'teliti': 1, 'penelitiakan': 1, 'rancang': 1, 'atur': 1, 'keangotaan': 1, 'khusus': 1, 'creative': 1, 'computer': 1, 'club': 1, 'hasil': 1, 'aplikasi': 1, 'data': 1, 'bas': 1, 'web': 1, 'upa': 1, 'kuisioner': 1, 'kepada': 1, 'dapat': 1, 'positif': 1, 'presentasi': 1, 'total': 1, 'respons': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'anggota': 9, 'organisasi': 7, 'ukm': 4, 'manajemen': 4, 'hearts': 3, 'mahasiswa': 3, 'sistem': 3, 'respon': 3, 'kumpul': 2, 'orangutan': 2, 'misi': 2, 'visi': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'unit': 2, 'giat': 2, 'masalah': 2, 'bagaimana': 2, 'cara': 2, 'proses': 2, 'beda': 2, 'atas': 2, 'admin': 2, 'besar': 2, 'diri': 1, 'lebih': 1, 'wadah': 1, 'punya': 1, 'sama': 1, 'capa': 1, 'gantung': 1, 'ada': 1, 'tiap': 1, 'guru': 1, 'tinggi': 1, 'baik': 1, 'negeri': 1, 'maupun': 1, 'swasta': 1, 'kerap': 1, 'jadi': 1, 'shalat': 1, 'satuf': 1, 'aktor': 1, 'rancu': 1, 'information': 1, 'contoh': 1, 'asal': 1, 'jurus': 1, 'semester': 1, 'review': 1, 'harus': 1, 'cermat': 1, 'sebut': 1, 'bias': 1, 'jalan': 1, 'efektif': 1, 'efisisen': 1, 'teliti': 1, 'nyanyi': 1, 'penelitiakan': 1, 'rancang': 1, 'atur': 1, 'keangotaan': 1, 'khusus': 1, 'creative': 1, 'computer': 1, 'club': 1, 'hasil': 1, 'aplikasi': 1, 'informasi': 1, 'data': 1, 'bas': 1, 'web': 1, 'upa': 1, 'kuisioner': 1, 'tunjuk': 1, 'kepada': 1, 'get': 1, 'positif': 1, 'presentasi': 1, 'total': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1128 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Denny Dwi Setyo Budi
Judul: TUGAS AKHIR
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN ASET PADA UPT DINAS PENDIDIKAN
KEC. BABAT. KAB. LAMONGAN
Pembimbing 1: Andharini Dwi C, S.Kom., M.Kom
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Dalam era globalisasi dan teknologi ini, setiap kantor Instansi
Dinas pendidikan membutuhkan informasi yang cepat, tepat dan akurat
sehingga dapat memberikan kemudahan dalam pemecahan masalah
yang semakin kompleks didalam Dinas Pendidikan Salah satu informasi
yang dibutuhkan adalah informasi mengenai aset yang dimiliki. Jumlah
aset yang besar dan tersebar di berbagai unit membutuhkan manajemen
yang baik yang biasa disebut Manajemen aset. Untuk mengatasi hal ini
Dinas Pendidikan membutuhkan suatu sistem informasi yang dapat
digunakan untuk mengelola aset yang dimiliki, meliputi pengadaaan
aset, penerimaan aset, penggantian aset, peminjaman aset, pemeliharaan
aset.
Hasil dari uji coba sistem ini adalah sebuah produk berupa sistem
informasi manajemen aset kantor UPT Dinas pendidikan pendidikan
yang berbasis web. Sistem informasi ini memiliki menu berupa input
data aset, pemeliharaan aset dan pelaporan aset.
Kata kunci: Sitem informasi, Manajemen aset, UPT Dinas Pendidikan
Kecamatan Babat - Kabupaten Lamongan.
Abstrak (Clean): dalam era globalisasi dan teknologi ini setiap kantor instansi dinas pendidikan membutuhkan informasi yang cepat tepat dan akurat sehingga dapat memberikan kemudahan dalam pemecahan masalah yang semakin kompleks didalam dinas pendidikan salah satu informasi yang dibutuhkan adalah informasi mengenai aset yang dimiliki jumlah aset yang besar dan tersebar di berbagai unit membutuhkan manajemen yang baik yang biasa disebut manajemen aset untuk mengatasi hal ini dinas pendidikan membutuhkan suatu sistem informasi yang dapat digunakan untuk mengelola aset yang dimiliki meliputi pengadaaan aset penerimaan aset penggantian aset peminjaman aset pemeliharaan aset hasil dari uji coba sistem ini adalah sebuah produk berupa sistem informasi manajemen aset kantor upt dinas pendidikan pendidikan yang berbasis web sistem informasi ini memiliki menu berupa input data aset pemeliharaan aset dan pelaporan aset kata kunci sitem informasi manajemen aset upt dinas pendidikan kecamatan babat kabupaten lamongan
Abstrak (Stopwords Removed): era globalisasi teknologi setiap kantor instansi dinas pendidikan membutuhkan informasi cepat tepat akurat dapat memberikan kemudahan pemecahan masalah semakin kompleks didalam dinas pendidikan salah satu informasi dibutuhkan informasi mengenai aset dimiliki jumlah aset besar tersebar berbagai unit membutuhkan manajemen baik biasa disebut manajemen aset mengatasi dinas pendidikan membutuhkan sistem informasi dapat digunakan mengelola aset dimiliki meliputi pengadaaan aset penerimaan aset penggantian aset peminjaman aset pemeliharaan aset hasil uji coba sistem produk berupa sistem informasi manajemen aset kantor upt dinas pendidikan pendidikan berbasis web sistem informasi memiliki menu berupa input data aset pemeliharaan aset pelaporan aset kata kunci sitem informasi manajemen aset upt dinas pendidikan kecamatan babat kabupaten lamongan
Abstrak (Stemmed): era globalisasi teknologi tiap kantor instansi dinas didik butuh informasi cepat tepat akurat dapat beri mudah pecah masalah makin kompleks dalam dinas didik salah satu informasi butuh informasi kena aset milik jumlah aset besar sebar bagai unit butuh manajemen baik biasa sebut manajemen aset atas dinas didik butuh sistem informasi dapat guna kelola aset milik liput pengadaaan aset terima aset ganti aset pinjam aset pelihara aset hasil uji coba sistem produk upa sistem informasi manajemen aset kantor upt dinas didik didik bas web sistem informasi milik menu upa input data aset pelihara aset lapor aset kata kunci sitem informasi manajemen aset upt dinas didik camat babat kabupaten lamongan
Abstrak (Corrected): era globalists teknologi tip cantor instant dings did butch informant eat teat aura apart bert judah peach marsala making kopeks dream dings did salad sat informant butch informant ken set milk mullah set bear sear bahai unit butch management back bias debut management set alas dings did butch sister informant apart gun fella set milk lieut pengadaaan set terms set anti set ninja set pelihara set hail uni coma sister proud up sister informant management set cantor up dings did did was web sister informant milk menu up input data set pelihara set labor set data bunch site informant management set up dings did carat baba kabupaten laconian
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'aset': 14, 'informasi': 7, 'didik': 6, 'dinas': 5, 'butuh': 4, 'manajemen': 4, 'sistem': 4, 'milik': 3, 'kantor': 2, 'dapat': 2, 'pelihara': 2, 'upa': 2, 'upt': 2, 'era': 1, 'globalisasi': 1, 'teknologi': 1, 'tiap': 1, 'instansi': 1, 'cepat': 1, 'tepat': 1, 'akurat': 1, 'beri': 1, 'mudah': 1, 'pecah': 1, 'masalah': 1, 'makin': 1, 'kompleks': 1, 'dalam': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'kena': 1, 'jumlah': 1, 'besar': 1, 'sebar': 1, 'bagai': 1, 'unit': 1, 'baik': 1, 'biasa': 1, 'sebut': 1, 'atas': 1, 'guna': 1, 'kelola': 1, 'liput': 1, 'pengadaaan': 1, 'terima': 1, 'ganti': 1, 'pinjam': 1, 'hasil': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'produk': 1, 'bas': 1, 'web': 1, 'menu': 1, 'input': 1, 'data': 1, 'lapor': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'sitem': 1, 'camat': 1, 'babat': 1, 'kabupaten': 1, 'lamongan': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 12, 'asset': 9, 'information': 7, 'education': 6, 'assets': 5, 'in': 4, 'this': 4, 'and': 4, 'department': 4, 'the': 4, 'management': 4, 'system': 4, 'office': 3, 'to': 3, 'is': 3, 'a': 3, 'requires': 2, 'maintenance': 2, 'form': 2, 'era': 1, 'globalization': 1, 'technology': 1, 'every': 1, 'agencies': 1, 'need': 1, 'fast': 1, 'precise': 1, 'accurate': 1, 'so': 1, 'as': 1, 'provide': 1, 'ease': 1, 'troubleshooting': 1, 'increasingly': 1, 'complex': 1, 'within': 1, 'one': 1, 'what': 1, 'needed': 1, 'about': 1, 'amount': 1, 'huge': 1, 'scattered': 1, 'various': 1, 'units': 1, 'good': 1, 'commonly': 1, 'called': 1, 'overcome': 1, 'an': 1, 'that': 1, 'can': 1, 'used': 1, 'manage': 1, 'including': 1, 'providing': 1, 'receipt': 1, 'replacement': 1, 'lending': 1, 'results': 1, 'testing': 1, 'product': 1, 'upt': 1, 'webbased': 1, 'has': 1, 'menu': 1, 'input': 1, 'data': 1, 'reporting': 1, 'keywords': 1, 'openness': 1, 'unit': 1, 'camat': 1, 'babat': 1, 'kabupaten': 1, 'lamongan': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1129 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: ABDURROUF
Judul: PENERAPAN LOGIKA FUZZY PADA NON PLAYER CHARACTER (NPC) ENEMY UNTUK GAME HEROES OF SURABAYA
Pembimbing 1: CUCUN VERY ANGKOSO, S.T., M.T
Pembimbing 2: YONATHAN FERRY HENDRAWAN, S.T., MIT
Abstrak (Raw): Game action sekarang ini semakin membutuhkan NPC enemy yang memiliki perilaku seperti manusia, termasuk penyesuaian kekuatan enemy, kemunculan enemy, dan behavior boss di setiap level terhadap kemampuan player. Hal ini membutuhkan rule yang tepat agar enemy dapat mengimbangi kemampuan player.
Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan sebuah kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), di dalam game dengan merancang variasi dari kemampuan enemy, kemunculan enemy dan perilaku boss di sesuai level yang ditentukan dan berdasarkan kemampuan player. Metode yang digunakan ialah dengan logika fuzzy Sugeno ordo nol dengan tahapan proses penentuan keanggotaan dan penentuan rule, inferensi, komposisi, dan defuzzyfikasi.
Dilakukan tiga pengujian. Pertama mecari persentase umum sebelum player memainkan game. Kedua dilakukan pengujian terhadap 10 player ketika memainkan game. Dan ketiga membandingkan penggunaan fuzzy dengan non-fuzzy dengan hasil untuk fuzzy perilaku boss memiliki pergerakan dinamis yaitu serang ganas, serang bisa, dan bertahan. Untuk fuzzy kemampuan, HP enemy dapat meningkat 2.25 kali lipat/2 kali lipat/1.75 kali lipat/1.5 kali lipat. Untuk fuzzy kemunculan, saat gameplay dapat spawning enemy baru sebanyak 3 enemy 2 boss/6 enemy 2 boss/6 enemy 4 boss. Berdasarkan hasil tersebut maka game HoS dikatakan adaptive bagi player.
Abstrak (Clean): game action sekarang ini semakin membutuhkan npc enemy yang memiliki perilaku seperti manusia termasuk penyesuaian kekuatan enemy kemunculan enemy dan behavior boss di setiap level terhadap kemampuan player hal ini membutuhkan rule yang tepat agar enemy dapat mengimbangi kemampuan player penelitian ini bertujuan untuk menerapkan sebuah kecerdasan buatan atau artificial intelligence ai di dalam game dengan merancang variasi dari kemampuan enemy kemunculan enemy dan perilaku boss di sesuai level yang ditentukan dan berdasarkan kemampuan player metode yang digunakan ialah dengan logika fuzzy sugeno ordo nol dengan tahapan proses penentuan keanggotaan dan penentuan rule inferensi komposisi dan defuzzyfikasi dilakukan tiga pengujian pertama mecari persentase umum sebelum player memainkan game kedua dilakukan pengujian terhadap player ketika memainkan game dan ketiga membandingkan penggunaan fuzzy dengan nonfuzzy dengan hasil untuk fuzzy perilaku boss memiliki pergerakan dinamis yaitu serang ganas serang bisa dan bertahan untuk fuzzy kemampuan hp enemy dapat meningkat kali lipat kali lipat kali lipat kali lipat untuk fuzzy kemunculan saat gameplay dapat spawning enemy baru sebanyak enemy boss enemy boss enemy boss berdasarkan hasil tersebut maka game hos dikatakan adaptive bagi player
Abstrak (Stopwords Removed): game action sekarang semakin membutuhkan npc enemy memiliki perilaku manusia termasuk penyesuaian kekuatan enemy kemunculan enemy behavior boss setiap level kemampuan player membutuhkan rule tepat enemy dapat mengimbangi kemampuan player penelitian bertujuan menerapkan kecerdasan buatan artificial intelligence ai game merancang variasi kemampuan enemy kemunculan enemy perilaku boss sesuai level ditentukan berdasarkan kemampuan player metode digunakan ialah logika fuzzy sugeno ordo nol tahapan proses penentuan keanggotaan penentuan rule inferensi komposisi defuzzyfikasi dilakukan tiga pengujian pertama mecari persentase umum player memainkan game kedua dilakukan pengujian player ketika memainkan game ketiga membandingkan penggunaan fuzzy nonfuzzy hasil fuzzy perilaku boss memiliki pergerakan dinamis serang ganas serang bertahan fuzzy kemampuan hp enemy dapat meningkat kali lipat kali lipat kali lipat kali lipat fuzzy kemunculan gameplay dapat spawning enemy baru sebanyak enemy boss enemy boss enemy boss berdasarkan hasil tersebut game hos dikatakan adaptive bagi player
Abstrak (Stemmed): game action sekarang makin butuh npc enemy milik perilaku manusia masuk sesuai kuat enemy muncul enemy behavior boss tiap level mampu player butuh rule tepat enemy dapat imbang mampu player teliti tuju terap cerdas buat artificial intelligence ai game rancang variasi mampu enemy muncul enemy perilaku boss sesuai level tentu dasar mampu player metode guna ialah logika fuzzy sugeno ordo nol tahap proses tentu anggota tentu rule inferensi komposisi defuzzyfikasi laku tiga uji pertama mecari persentase umum player main game dua laku uji player ketika main game tiga banding guna fuzzy nonfuzzy hasil fuzzy perilaku boss milik gera dinamis serang ganas serang tahan fuzzy mampu hp enemy dapat tingkat kali lipat kali lipat kali lipat kali lipat fuzzy muncul gameplay dapat spawning enemy baru banyak enemy boss enemy boss enemy boss dasar hasil sebut game hos kata adaptive bagi player
Abstrak (Corrected): game action semarang making butch np enemy milk perilaku amnesia mask sexual kurt enemy munch enemy behavior boss tip level camp player butch rule teat enemy apart bang camp player elite juju trap cards but artificial intelligence ai game dancing varies camp enemy munch enemy perilaku boss sexual level tent dakar camp player metope gun galah logia fuzzy surgeon ordo not that proves tent angora tent rule inference komposisi defuzzyfikasi lake toga uni pertain mari percentage mum player main game due lake uni player retina main game toga banding gun fuzzy nonfuzzy hail fuzzy perilaku boss milk gera dynamic sprang gangs sprang than fuzzy camp he enemy apart dingbat kali light kali light kali light kali light fuzzy munch gamelan apart spawning enemy bar banyan enemy boss enemy boss enemy boss dakar hail debut game hos data adaptive bag player
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'enemy': 11, 'boss': 6, 'player': 6, 'game': 5, 'mampu': 5, 'fuzzy': 5, 'kali': 4, 'lipat': 4, 'perilaku': 3, 'muncul': 3, 'dapat': 3, 'tentu': 3, 'butuh': 2, 'milik': 2, 'sesuai': 2, 'level': 2, 'rule': 2, 'dasar': 2, 'guna': 2, 'laku': 2, 'tiga': 2, 'uji': 2, 'main': 2, 'hasil': 2, 'serang': 2, 'action': 1, 'sekarang': 1, 'makin': 1, 'npc': 1, 'manusia': 1, 'masuk': 1, 'kuat': 1, 'behavior': 1, 'tiap': 1, 'tepat': 1, 'imbang': 1, 'teliti': 1, 'tuju': 1, 'terap': 1, 'cerdas': 1, 'buat': 1, 'artificial': 1, 'intelligence': 1, 'ai': 1, 'rancang': 1, 'variasi': 1, 'metode': 1, 'ialah': 1, 'logika': 1, 'sugeno': 1, 'ordo': 1, 'nol': 1, 'tahap': 1, 'proses': 1, 'anggota': 1, 'inferensi': 1, 'komposisi': 1, 'defuzzyfikasi': 1, 'pertama': 1, 'mecari': 1, 'persentase': 1, 'umum': 1, 'dua': 1, 'ketika': 1, 'banding': 1, 'nonfuzzy': 1, 'gera': 1, 'dinamis': 1, 'ganas': 1, 'tahan': 1, 'hp': 1, 'tingkat': 1, 'gameplay': 1, 'spawning': 1, 'baru': 1, 'banyak': 1, 'sebut': 1, 'hos': 1, 'kata': 1, 'adaptive': 1, 'bagi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 11, 'enemy': 9, 'boss': 6, 'game': 5, 'and': 5, 'on': 5, 'for': 5, 'fuzzy': 5, 'behavior': 4, 'this': 4, 'to': 4, 'appearance': 3, 'player': 3, 'capability': 3, 'with': 3, 'as': 3, 'enemies': 3, 'requires': 2, 'that': 2, 'has': 2, 'each': 2, 'level': 2, 'can': 2, 'by': 2, 'capabilities': 2, 'is': 2, 'based': 2, 'experiment': 2, 'common': 2, 'players': 2, 'when': 2, 's': 2, 'attack': 2, 'currently': 1, 'action': 1, 'npc': 1, 'like': 1, 'human': 1, 'including': 1, 'adaptability': 1, 'strength': 1, 'a': 1, 'correct': 1, 'rule': 1, 'in': 1, 'order': 1, 'compensate': 1, 'research': 1, 'aims': 1, 'apply': 1, 'an': 1, 'artificial': 1, 'intellligence': 1, 'designing': 1, 'variations': 1, 'determined': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'logic': 1, 'sugeno': 1, 'ordo': 1, 'nol': 1, 'step': 1, 'process': 1, 'decide': 1, 'member': 1, 'rules': 1, 'inference': 1, 'composition': 1, 'defuzzyfication': 1, 'its': 1, 'done': 1, 'firstly': 1, 'look': 1, 'presentation': 1, 'before': 1, 'begin': 1, 'secondly': 1, 'doing': 1, 'play': 1, 'thirdly': 1, 'equal': 1, 'use': 1, 'nonfuzzy': 1, 'result': 1, 'movement': 1, 'dinamic': 1, 'such': 1, 'savage': 1, 'endure': 1, 'hp': 1, 'increase': 1, 'folddoubledfoldfold': 1, 'gameplay': 1, 'get': 1, 'new': 1, 'spawning': 1, 'much': 1, 'results': 1, 'so': 1, 'hos': 1, 'said': 1, 'adaptive': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1130 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Faisal Hariyadi Arhamsyah
Judul: RANCANG BANGUN GAME BOMB MATH MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN SCRAMBLE
Pembimbing 1: Cucun Very Angkoso, ST., MT.
Pembimbing 2: Ari Kusumaningsih, ST., MT.
Abstrak (Raw): Game edukasi merupakan upaya untuk meningkatkan efisiensi media yang mengandung unsur pendidikan sebagai alternatif dan inovasi untuk mempermudah proses pembelajaran. Oleh karena itu perlu dibangun sebuah game yang berjudul Bomb Math untuk mengimplementasikan pelajaran perhitungan matematika. Game Bomb Math ini menggunakan metode pembelajaran scramble. Pembelajaran scramble itu sendiri merupakan metode pengacakan soal dengan jawaban yang telah tersedia. Pada game Bomb Math ini terdapat 4 stage permainan. Stage Bangkalan dengan 6 level mode penjumlahan, stage Sampang dengan 6 level mode pengurangan, stage Pamekasan dengan 6 level mode perkalian dan stage Sumenep dengan 6 level mode kombinasi penjumlahan, pengurangan dan perkalian. Pola pengacakan angka pada gameplay disediakan 10 pola dan metode input dalam permainan menggunakan drag touch. Berdasarkan hasil survey dari 30 responden, implementasi game Bomb Math ini tergolong sangat bermanfaat dan mudah dimainkan dengan persentase 70% dari segi manfaat dan 53% dari segi kemudahan. Dapat ditarik kesimpulan bahwa game ini bermanfaat karena membantu mengasah kemampuan berhitung dan mudah untuk dimainkan. Tampilan game ini sangat baik dengan penilaian dari 30 responden sebanyak 50%, interface tombolnya juga sangat mudah dengan penilaian sebanyak 47% dan game ini sangat menarik dengan persentase penilaian dari 30 responden sebanyak 57%.
Kata Kunci : Mobile Android, Game, Bomb Math.
Abstrak (Clean): game edukasi merupakan upaya untuk meningkatkan efisiensi media yang mengandung unsur pendidikan sebagai alternatif dan inovasi untuk mempermudah proses pembelajaran oleh karena itu perlu dibangun sebuah game yang berjudul bomb math untuk mengimplementasikan pelajaran perhitungan matematika game bomb math ini menggunakan metode pembelajaran scramble pembelajaran scramble itu sendiri merupakan metode pengacakan soal dengan jawaban yang telah tersedia pada game bomb math ini terdapat stage permainan stage bangkalan dengan level mode penjumlahan stage sampang dengan level mode pengurangan stage pamekasan dengan level mode perkalian dan stage sumenep dengan level mode kombinasi penjumlahan pengurangan dan perkalian pola pengacakan angka pada gameplay disediakan pola dan metode input dalam permainan menggunakan drag touch berdasarkan hasil survey dari responden implementasi game bomb math ini tergolong sangat bermanfaat dan mudah dimainkan dengan persentase dari segi manfaat dan dari segi kemudahan dapat ditarik kesimpulan bahwa game ini bermanfaat karena membantu mengasah kemampuan berhitung dan mudah untuk dimainkan tampilan game ini sangat baik dengan penilaian dari responden sebanyak interface tombolnya juga sangat mudah dengan penilaian sebanyak dan game ini sangat menarik dengan persentase penilaian dari responden sebanyak kata kunci mobile android game bomb math
Abstrak (Stopwords Removed): game edukasi upaya meningkatkan efisiensi media mengandung unsur pendidikan alternatif inovasi mempermudah proses pembelajaran perlu dibangun game berjudul bomb math mengimplementasikan pelajaran perhitungan matematika game bomb math menggunakan metode pembelajaran scramble pembelajaran scramble sendiri metode pengacakan soal jawaban tersedia game bomb math terdapat stage permainan stage bangkalan level mode penjumlahan stage sampang level mode pengurangan stage pamekasan level mode perkalian stage sumenep level mode kombinasi penjumlahan pengurangan perkalian pola pengacakan angka gameplay disediakan pola metode input permainan menggunakan drag touch berdasarkan hasil survey responden implementasi game bomb math tergolong sangat bermanfaat mudah dimainkan persentase segi manfaat segi kemudahan dapat ditarik kesimpulan game bermanfaat membantu mengasah kemampuan berhitung mudah dimainkan tampilan game sangat baik penilaian responden sebanyak interface tombolnya sangat mudah penilaian sebanyak game sangat menarik persentase penilaian responden sebanyak kata kunci mobile android game bomb math
Abstrak (Stemmed): game edukasi upaya tingkat efisiensi media kandung unsur didik alternatif inovasi mudah proses ajar perlu bangun game judul bomb math implementasi ajar hitung matematika game bomb math guna metode ajar scramble ajar scramble sendiri metode kaca soal jawab sedia game bomb math dapat stage main stage bangkal level mode jumlah stage sampang level mode kurang stage pamekasan level mode kali stage sumenep level mode kombinasi jumlah kurang kali pola kaca angka gameplay sedia pola metode input main guna drag touch dasar hasil survey responden implementasi game bomb math golong sangat manfaat mudah main persentase segi manfaat segi mudah dapat tarik simpul game manfaat bantu asah mampu hitung mudah main tampil game sangat baik nilai responden banyak interface tombol sangat mudah nilai banyak game sangat tarik persentase nilai responden banyak kata kunci mobile android game bomb math
Abstrak (Corrected): game dukas pay dingbat efisiensi media bandung unsure did alternative novas judah proves ajar peru bangui game judge bomb math implements ajar hiding matematika game bomb math gun metope ajar scramble ajar scramble sending metope kara soul nawab media game bomb math apart stage main stage bangka level mode mullah stage sampan level mode during stage pamekasan level mode kali stage sumner level mode kombinasi mullah during kali pola kara bangka gamelan media pola metope input main gun drag touch dakar hail survey responded implements game bomb math going sang manat judah main percentage semi manat semi judah apart tajik simple game manat bantu ash camp hiding judah main tamil game sang back nilgai responded banyan interface tomboy sang judah nilgai banyan game sang tajik percentage nilgai responded banyan data bunch mobile android game bomb math
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'game': 9, 'mudah': 5, 'bomb': 5, 'math': 5, 'stage': 5, 'ajar': 4, 'main': 4, 'level': 4, 'mode': 4, 'sangat': 4, 'metode': 3, 'responden': 3, 'manfaat': 3, 'nilai': 3, 'banyak': 3, 'implementasi': 2, 'hitung': 2, 'guna': 2, 'scramble': 2, 'kaca': 2, 'sedia': 2, 'dapat': 2, 'jumlah': 2, 'kurang': 2, 'kali': 2, 'pola': 2, 'persentase': 2, 'segi': 2, 'tarik': 2, 'edukasi': 1, 'upaya': 1, 'tingkat': 1, 'efisiensi': 1, 'media': 1, 'kandung': 1, 'unsur': 1, 'didik': 1, 'alternatif': 1, 'inovasi': 1, 'proses': 1, 'perlu': 1, 'bangun': 1, 'judul': 1, 'matematika': 1, 'sendiri': 1, 'soal': 1, 'jawab': 1, 'bangkal': 1, 'sampang': 1, 'pamekasan': 1, 'sumenep': 1, 'kombinasi': 1, 'angka': 1, 'gameplay': 1, 'input': 1, 'drag': 1, 'touch': 1, 'dasar': 1, 'hasil': 1, 'survey': 1, 'golong': 1, 'simpul': 1, 'bantu': 1, 'asah': 1, 'mampu': 1, 'tampil': 1, 'baik': 1, 'interface': 1, 'tombol': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'mobile': 1, 'android': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 14, 'game': 11, 'the': 10, 'is': 9, 'with': 9, 'to': 8, 'and': 8, 'math': 6, 'bomb': 5, 'in': 5, 'as': 4, 'it': 4, 'a': 4, 'stage': 4, 'levels': 4, 'mode': 4, 'very': 4, 'learning': 3, 'on': 3, 'easy': 3, 'this': 3, 'ratings': 3, 'an': 2, 'improve': 2, 'that': 2, 'scramble': 2, 'methods': 2, 'randomization': 2, 'provided': 2, 'addition': 2, 'subtraction': 2, 'multiplication': 2, 'based': 2, 'respondents': 2, 'play': 2, 'terms': 2, 'educational': 1, 'effort': 1, 'efficiency': 1, 'media': 1, 'contain': 1, 'elements': 1, 'education': 1, 'alternative': 1, 'innovation': 1, 'facilitate': 1, 'process': 1, 'therefore': 1, 'necessary': 1, 'build': 1, 'called': 1, 'implement': 1, 'calculation': 1, 'lesson': 1, 'uses': 1, 'itself': 1, 'method': 1, 'questions': 1, 'answers': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'four': 1, 'stages': 1, 'bangkal': 1, 'sampang': 1, 'pamekasan': 1, 'sumenep': 1, 'combination': 1, 'pattern': 1, 'numbers': 1, 'gameplay': 1, 'patterns': 1, 'input': 1, 'using': 1, 'drag': 1, 'touch': 1, 'survey': 1, 'implementation': 1, 'classified': 1, 'useful': 1, 'percentage': 1, 'benefits': 1, 'convenience': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'deduced': 1, 'beneficial': 1, 'because': 1, 'helps': 1, 'skills': 1, 'numeracy': 1, 'from': 1, 'looks': 1, 'good': 1, 'button': 1, 'interface': 1, 'also': 1, 'use': 1, 'appealing': 1, 'precentage': 1, 'much': 1, 'key': 1, 'words': 1, 'mobile': 1, 'android': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1131 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Karimatus Sa'diyah
Judul: Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Pemberian Kredit Nasabah Dengan Metode Algoritma C4.5
Pembimbing 1: Achmad Jauhari, S.T., M.Kom
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, S.T., M.T
Abstrak (Raw): Dalam pemberian pinjaman kepada nasabah, banyak faktor yang dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan kelayakan nasabah. Terdapat 5 faktor yang menjadi pertimbangan dalam analisa pemberian kredit dikenal dengan istilah 5C yaitu character, capacity, capital, collateral, dan condition of economy. Faktor tersebut yang akan menjadi kriteria sistem pendukung keputusan dalam menentukan penilaian kelayakan kredit. Dalam penyeleksian penentuan penerimaan kelayakan nasabah dibutuhkan suatu sistem pendukung keputusan. Sistem pendukung keputusan merupakan suatu sistem yang menghasilkan alternatif keputusan yang digunakan sebagai alat bantu pengambilan keputusan dalam memberikan alternatif terima atau tidaknya pengajuan kredit oleh pemohon kredit. Harapan dari penelitian ini adalah dapat merancang, serta mengaplikasikan sistem pendukung keputusan mampu memberikan keputusan kelayakan kredit kepada calon nasabah. Metode yang digunakan dalam sistem pendukung keputusan ini yaitu metode ALGORITMA C4.5 merupakan algoritma pohon keputusan yang sering digunakan untuk membuat suatu pohon keputusan karena memiliki tingkat akurasi yang tinggi dalam menentukan keputusan.
Hasil dari pengujian sistem menggunakan Algoritma C4.5 mencapai tingkat akurasi 88.89% untuk jumlah data latih 51 dan data uji 49 sedangakan untuk data latih 72 dan data uji 28 mencapai tingkat akurasi sebesar 92.59%.
Kata Kunci : Kredit , sistem pendukung keputusan (SPK), ALGORITMA C4.5
Abstrak (Clean): dalam pemberian pinjaman kepada nasabah banyak faktor yang dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan kelayakan nasabah terdapat faktor yang menjadi pertimbangan dalam analisa pemberian kredit dikenal dengan istilah c yaitu character capacity capital collateral dan condition of economy faktor tersebut yang akan menjadi kriteria sistem pendukung keputusan dalam menentukan penilaian kelayakan kredit dalam penyeleksian penentuan penerimaan kelayakan nasabah dibutuhkan suatu sistem pendukung keputusan sistem pendukung keputusan merupakan suatu sistem yang menghasilkan alternatif keputusan yang digunakan sebagai alat bantu pengambilan keputusan dalam memberikan alternatif terima atau tidaknya pengajuan kredit oleh pemohon kredit harapan dari penelitian ini adalah dapat merancang serta mengaplikasikan sistem pendukung keputusan mampu memberikan keputusan kelayakan kredit kepada calon nasabah metode yang digunakan dalam sistem pendukung keputusan ini yaitu metode algoritma c merupakan algoritma pohon keputusan yang sering digunakan untuk membuat suatu pohon keputusan karena memiliki tingkat akurasi yang tinggi dalam menentukan keputusan hasil dari pengujian sistem menggunakan algoritma c mencapai tingkat akurasi untuk jumlah data latih dan data uji sedangakan untuk data latih dan data uji mencapai tingkat akurasi sebesar kata kunci kredit sistem pendukung keputusan spk algoritma c
Abstrak (Stopwords Removed): pemberian pinjaman kepada nasabah banyak faktor dipertimbangkan pengambilan keputusan kelayakan nasabah terdapat faktor menjadi pertimbangan analisa pemberian kredit dikenal istilah c character capacity capital collateral condition of economy faktor tersebut menjadi kriteria sistem pendukung keputusan menentukan penilaian kelayakan kredit penyeleksian penentuan penerimaan kelayakan nasabah dibutuhkan sistem pendukung keputusan sistem pendukung keputusan sistem menghasilkan alternatif keputusan digunakan alat bantu pengambilan keputusan memberikan alternatif terima tidaknya pengajuan kredit pemohon kredit harapan penelitian dapat merancang mengaplikasikan sistem pendukung keputusan mampu memberikan keputusan kelayakan kredit kepada calon nasabah metode digunakan sistem pendukung keputusan metode algoritma c algoritma pohon keputusan sering digunakan membuat pohon keputusan memiliki tingkat akurasi tinggi menentukan keputusan hasil pengujian sistem menggunakan algoritma c mencapai tingkat akurasi jumlah data latih data uji sedangakan data latih data uji mencapai tingkat akurasi sebesar kata kunci kredit sistem pendukung keputusan spk algoritma c
Abstrak (Stemmed): beri pinjam kepada nasabah banyak faktor timbang ambil putus layak nasabah dapat faktor jadi timbang analisa beri kredit kenal istilah c character capacity capital collateral condition of economy faktor sebut jadi kriteria sistem dukung putus tentu nilai layak kredit seleksi tentu terima layak nasabah butuh sistem dukung putus sistem dukung putus sistem hasil alternatif putus guna alat bantu ambil putus beri alternatif terima tidak aju kredit mohon kredit harap teliti dapat rancang aplikasi sistem dukung putus mampu beri putus layak kredit kepada calon nasabah metode guna sistem dukung putus metode algoritma c algoritma pohon putus sering guna buat pohon putus milik tingkat akurasi tinggi tentu putus hasil uji sistem guna algoritma c capai tingkat akurasi jumlah data latih data uji sedangakan data latih data uji capai tingkat akurasi besar kata kunci kredit sistem dukung putus spk algoritma c
Abstrak (Corrected): bert ninja keypad casaba banyan factor timing ambit puts kayak casaba apart factor jade timing analyst bert credit penal isaiah c character capacity capital collateral condition of economy factor debut jade criteria sister during puts tent nilgai kayak credit seeks tent terms kayak casaba butch sister during puts sister during puts sister hail alternative puts gun flat bantu ambit puts bert alternative terms tidal au credit moon credit harp elite apart dancing aplikasi sister during puts camp bert puts kayak credit keypad salon casaba metope gun sister during puts metope algorithm c algorithm poon puts seeing gun but poon puts milk dingbat auras ting tent puts hail uni sister gun algorithm c capri dingbat auras mullah data latin data uni sedangakan data latin data uni capri dingbat auras bear data bunch credit sister during puts spy algorithm c
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'putus': 13, 'sistem': 8, 'kredit': 6, 'dukung': 6, 'beri': 4, 'nasabah': 4, 'layak': 4, 'c': 4, 'guna': 4, 'algoritma': 4, 'data': 4, 'faktor': 3, 'tentu': 3, 'tingkat': 3, 'akurasi': 3, 'uji': 3, 'kepada': 2, 'timbang': 2, 'ambil': 2, 'dapat': 2, 'jadi': 2, 'terima': 2, 'hasil': 2, 'alternatif': 2, 'metode': 2, 'pohon': 2, 'capai': 2, 'latih': 2, 'pinjam': 1, 'banyak': 1, 'analisa': 1, 'kenal': 1, 'istilah': 1, 'character': 1, 'capacity': 1, 'capital': 1, 'collateral': 1, 'condition': 1, 'of': 1, 'economy': 1, 'sebut': 1, 'kriteria': 1, 'nilai': 1, 'seleksi': 1, 'butuh': 1, 'alat': 1, 'bantu': 1, 'tidak': 1, 'aju': 1, 'mohon': 1, 'harap': 1, 'teliti': 1, 'rancang': 1, 'aplikasi': 1, 'mampu': 1, 'calon': 1, 'sering': 1, 'buat': 1, 'milik': 1, 'tinggi': 1, 'jumlah': 1, 'sedangakan': 1, 'besar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'spk': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'decision': 12, 'of': 11, 'in': 7, 'system': 7, 'to': 6, 'support': 6, 'a': 6, 'credit': 5, 'c': 4, 'and': 4, 'data': 4, 'customers': 3, 'factors': 3, 'are': 3, 'determining': 3, 'is': 3, 'used': 3, 'algorithm': 3, 'accuracy': 3, 'making': 2, 'eligibility': 2, 'as': 2, 'for': 2, 'alternative': 2, 'this': 2, 'method': 2, 'tree': 2, 'training': 2, 'test': 2, 'granting': 1, 'loans': 1, 'many': 1, 'considered': 1, 'there': 1, 'five': 1, 'into': 1, 'consideration': 1, 'analysis': 1, 'known': 1, 'character': 1, 'capacity': 1, 'capital': 1, 'collateral': 1, 'condition': 1, 'economy': 1, 'these': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'criteria': 1, 'creditworthiness': 1, 'assessment': 1, 'selecting': 1, 'reception': 1, 'required': 1, 'that': 1, 'produces': 1, 'an': 1, 'decisions': 1, 'tool': 1, 'provide': 1, 'application': 1, 'received': 1, 'or': 1, 'not': 1, 'by': 1, 'applicant': 1, 'expectations': 1, 'study': 1, 'able': 1, 'design': 1, 'apply': 1, 'capable': 1, 'delivering': 1, 'worthiness': 1, 'prospective': 1, 'customer': 1, 'algorithms': 1, 'often': 1, 'create': 1, 'because': 1, 'it': 1, 'has': 1, 'high': 1, 'degree': 1, 'results': 1, 'testing': 1, 'using': 1, 'achieve': 1, 'rate': 1, 'amount': 1, 'while': 1, 'reached': 1, 'level': 1, 'keywords': 1, 'systems': 1, 'dss': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1132 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Aditami Yoanta
Judul: Aplikasi Pengelompokan Lahan Menggunakan Self Organizing Map (Som) Di Kabupaten Sumenep
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah,S.T.,M.Kom.
Pembimbing 2: Rika Yunitarini,S.T.,M.T.
Abstrak (Raw): Pertanian merupakan salah satu sektor utama yang memberikan kontribusi terbesar dalam perkonomian Kabupaten Sumenep. Salah satu prosedur untuk mempertajam kualitas dan mutu hasil pertanian, Dinas Pertanian Kabupaten Sumenep merencanakan program kerja pemberdayaan petani dan organisasi petani dalam meningkatkan produktivitas, pendapatan dan kesejahteraan petani melalui peningkatan aksesibilitas informasi pertanian dan pengembangan potensi pertanian khususnya dalam komoditas palawija serta pemerataan terhadap potensi komoditas palawija. Untuk merealisasikan hal tersebut pemerintah perlu memetakan karakteristik potensi lahan di setiap daerah dengan pengelompokkan kecamatan berdasarkan persamaan ciri potensi lahan sehingga dapat memberikan kebijakan dan peningkatan pelayanan kebutuhan pertanian. Metode Self Organizing Map digunakan sebagai metode dalam tugas akhir ini sebagai metode pengelompokkan unsupervised yang sesuaiuntuk menghasilkan karakteristik potensi lahan dari setiap kluster yang diperoleh dengan indikator potensi lahan sehingga mempermudah klarifikasi kebijakan pemerintah dalam pemerataan potensi pertanian palawija.
Kata Kunci : Aplikasi Pengelompokan, Pertanian, ,Clustering, Komoditas Palawija, Palawija, Self Organizing Map, SOM.
Abstrak (Clean): pertanian merupakan salah satu sektor utama yang memberikan kontribusi terbesar dalam perkonomian kabupaten sumenep salah satu prosedur untuk mempertajam kualitas dan mutu hasil pertanian dinas pertanian kabupaten sumenep merencanakan program kerja pemberdayaan petani dan organisasi petani dalam meningkatkan produktivitas pendapatan dan kesejahteraan petani melalui peningkatan aksesibilitas informasi pertanian dan pengembangan potensi pertanian khususnya dalam komoditas palawija serta pemerataan terhadap potensi komoditas palawija untuk merealisasikan hal tersebut pemerintah perlu memetakan karakteristik potensi lahan di setiap daerah dengan pengelompokkan kecamatan berdasarkan persamaan ciri potensi lahan sehingga dapat memberikan kebijakan dan peningkatan pelayanan kebutuhan pertanian metode self organizing map digunakan sebagai metode dalam tugas akhir ini sebagai metode pengelompokkan unsupervised yang sesuaiuntuk menghasilkan karakteristik potensi lahan dari setiap kluster yang diperoleh dengan indikator potensi lahan sehingga mempermudah klarifikasi kebijakan pemerintah dalam pemerataan potensi pertanian palawija kata kunci aplikasi pengelompokan pertanian clustering komoditas palawija palawija self organizing map som
Abstrak (Stopwords Removed): pertanian salah satu sektor utama memberikan kontribusi terbesar perkonomian kabupaten sumenep salah satu prosedur mempertajam kualitas mutu hasil pertanian dinas pertanian kabupaten sumenep merencanakan program kerja pemberdayaan petani organisasi petani meningkatkan produktivitas pendapatan kesejahteraan petani peningkatan aksesibilitas informasi pertanian pengembangan potensi pertanian khususnya komoditas palawija pemerataan potensi komoditas palawija merealisasikan tersebut pemerintah perlu memetakan karakteristik potensi lahan setiap daerah pengelompokkan kecamatan berdasarkan persamaan ciri potensi lahan dapat memberikan kebijakan peningkatan pelayanan kebutuhan pertanian metode self organizing map digunakan metode tugas akhir metode pengelompokkan unsupervised sesuaiuntuk menghasilkan karakteristik potensi lahan setiap kluster diperoleh indikator potensi lahan mempermudah klarifikasi kebijakan pemerintah pemerataan potensi pertanian palawija kata kunci aplikasi pengelompokan pertanian clustering komoditas palawija palawija self organizing map som
Abstrak (Stemmed): tani salah satu sektor utama beri kontribusi besar perkonomian kabupaten sumenep salah satu prosedur tajam kualitas mutu hasil tani dinas tani kabupaten sumenep rencana program kerja daya tani organisasi tani tingkat produktivitas dapat sejahtera tani tingkat aksesibilitas informasi tani kembang potensi tani khusus komoditas palawija perata potensi komoditas palawija realisasi sebut perintah perlu meta karakteristik potensi lahan tiap daerah kelompok camat dasar sama ciri potensi lahan dapat beri bijak tingkat layan butuh tani metode self organizing map guna metode tugas akhir metode kelompok unsupervised sesuaiuntuk hasil karakteristik potensi lahan tiap kluster oleh indikator potensi lahan mudah klarifikasi bijak perintah perata potensi tani palawija kata kunci aplikasi kelompok tani clustering komoditas palawija palawija self organizing map som
Abstrak (Corrected): tank salad sat sector mama bert kontribusi bear perkonomian kabupaten sumner salad sat procedure team kualitas mute hail tank dings tank kabupaten sumner recant program era day tank organisms tank dingbat produktivitas apart sejahtera tank dingbat aksesibilitas informant tank embank potent tank rhesus komoditas palawija peraea potent komoditas palawija realists debut perineal peru meta karakteristik potent laban tip sarah kelompok carat dakar same cirri potent laban apart bert biak dingbat layman butch tank metope self organizing map gun metope tugs air metope kelompok unsupervised sesuaiuntuk hail karakteristik potent laban tip cluster olen indicator potent laban judah klarifikasi biak perineal peraea potent tank palawija data bunch aplikasi kelompok tank clustering komoditas palawija palawija self organizing map som
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'tani': 11, 'potensi': 7, 'palawija': 5, 'lahan': 4, 'tingkat': 3, 'komoditas': 3, 'kelompok': 3, 'metode': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'beri': 2, 'kabupaten': 2, 'sumenep': 2, 'hasil': 2, 'dapat': 2, 'perata': 2, 'perintah': 2, 'karakteristik': 2, 'tiap': 2, 'bijak': 2, 'self': 2, 'organizing': 2, 'map': 2, 'sektor': 1, 'utama': 1, 'kontribusi': 1, 'besar': 1, 'perkonomian': 1, 'prosedur': 1, 'tajam': 1, 'kualitas': 1, 'mutu': 1, 'dinas': 1, 'rencana': 1, 'program': 1, 'kerja': 1, 'daya': 1, 'organisasi': 1, 'produktivitas': 1, 'sejahtera': 1, 'aksesibilitas': 1, 'informasi': 1, 'kembang': 1, 'khusus': 1, 'realisasi': 1, 'sebut': 1, 'perlu': 1, 'meta': 1, 'daerah': 1, 'camat': 1, 'dasar': 1, 'sama': 1, 'ciri': 1, 'layan': 1, 'butuh': 1, 'guna': 1, 'tugas': 1, 'akhir': 1, 'unsupervised': 1, 'sesuaiuntuk': 1, 'kluster': 1, 'oleh': 1, 'indikator': 1, 'mudah': 1, 'klarifikasi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'aplikasi': 1, 'clustering': 1, 'som': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'in': 7, 'the': 6, 'a': 5, 'palawija': 5, 'potential': 5, 'farming': 4, 'area': 4, 'is': 3, 'that': 3, 'to': 3, 'and': 3, 'farmer': 3, 'clustering': 3, 'farm': 2, 'one': 2, 'of': 2, 'give': 2, 'sumenep': 2, 'regency': 2, 'for': 2, 'organization': 2, 'commodity': 2, 'goverment': 2, 'characteristic': 2, 'each': 2, 'organizing': 2, 'map': 2, 'som': 2, 'as': 2, 'biggest': 1, 'main': 1, 'sector': 1, 'highest': 1, 'economic': 1, 'contribution': 1, 'towards': 1, 'procedure': 1, 'aimed': 1, 'sharpening': 1, 'quality': 1, 'gradeness': 1, 'service': 1, 'agriculture': 1, 'structuring': 1, 'program': 1, 'empowerment': 1, 'increasing': 1, 'productivity': 1, 'prosperity': 1, 'income': 1, 'through': 1, 'farmig': 1, 'ability': 1, 'increasement': 1, 'accebility': 1, 'comodity': 1, 'including': 1, 'equalization': 1, 'potention': 1, 'realisation': 1, 'need': 1, 'mapping': 1, 'region': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'list': 1, 'it': 1, 'will': 1, 'needs': 1, 'an': 1, 'improvementself': 1, 'used': 1, 'methodology': 1, 'this': 1, 'final': 1, 'assignment': 1, 'unsupervised': 1, 'method': 1, 'appropriate': 1, 'have': 1, 'result': 1, 'cluster': 1, 'get': 1, 'with': 1, 'indicator': 1, 'which': 1, 'make': 1, 'decrit': 1, 'clarification': 1, 'easier': 1, 'spreading': 1, 'keywords': 1, 'aplication': 1, 'self': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1133 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Elisa Riani
Judul: Visualisasi Analisa Pembelajaran (Learning Analytics) pada E-Learning Mata Kuliah Sistem Informasi
Pembimbing 1: Rika Yunitarini, S.T.,M.T
Pembimbing 2: Andharini Dwi Cahyani,S.Kom.,M.Kom
Abstrak (Raw): E-Learning menjadi konsep pendidikan masa kini yang memanfaatkan teknologi jaringan komputer untuk melakukan pembelajaran, namun E-Learning di nilai kurang dalam menilai pola perilaku mahasiswa dalam melakukan pembelajaran karena E-Learning belum mampu memberikan fitur belajar yang sesuai dengan karakter mahasiswa dalam melakukan pembelajaran. Agar proses belajar mengajar pada sistem E-Learning mudah di evaluasi baik oleh dosen maupun mahasiswa, maka perlu adanya Visual Learning Analytics pada sistem tersebut. Visual Learning Analytics dilakukan untuk menganalisa pembelajaran dengan hasil akhir dalam bentuk pembelajaran yang berbasis gambar, grafik atau diagram. Sistem ini menggunakan E-Learning mata kuliah Sistem Informasi, sistem diolah dengan cara mengambil log dari E-Learning sebagai sumber untuk mencari pola perilaku pengguna, kemudian data dikelompokkan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Hasil dari pengelompokan tersebut kemudian di visualisasikan dalam bentuk speedometer. Dengan diimplementasikan sistem ini dosen dapat dengan mudah dalam mengamati,mengevaluasi dan menilai pola perilaku mahasiswa dalam melakukan pembelajaran serta mahasiswa dapat mengevaluasi pola perilaku dirinya sendiri dalam melakukan pembelajaran. Berdasarkan hasil uji coba yang diterapkan, sistem secara keseluruhan dinilai bisa diterapkan dengan baik oleh mahasiswa maupun dosen dengan nilai rata-rata 7,7 dari mahasiswa dan nilai rata-rata 8 dari dosen yang masuk dalam kategori baik.
Kata kunci : E-Learning, Visual Learning Analytics, Sistem Informasi
Abstrak (Clean): elearning menjadi konsep pendidikan masa kini yang memanfaatkan teknologi jaringan komputer untuk melakukan pembelajaran namun elearning di nilai kurang dalam menilai pola perilaku mahasiswa dalam melakukan pembelajaran karena elearning belum mampu memberikan fitur belajar yang sesuai dengan karakter mahasiswa dalam melakukan pembelajaran agar proses belajar mengajar pada sistem elearning mudah di evaluasi baik oleh dosen maupun mahasiswa maka perlu adanya visual learning analytics pada sistem tersebut visual learning analytics dilakukan untuk menganalisa pembelajaran dengan hasil akhir dalam bentuk pembelajaran yang berbasis gambar grafik atau diagram sistem ini menggunakan elearning mata kuliah sistem informasi sistem diolah dengan cara mengambil log dari elearning sebagai sumber untuk mencari pola perilaku pengguna kemudian data dikelompokkan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan hasil dari pengelompokan tersebut kemudian di visualisasikan dalam bentuk speedometer dengan diimplementasikan sistem ini dosen dapat dengan mudah dalam mengamatimengevaluasi dan menilai pola perilaku mahasiswa dalam melakukan pembelajaran serta mahasiswa dapat mengevaluasi pola perilaku dirinya sendiri dalam melakukan pembelajaran berdasarkan hasil uji coba yang diterapkan sistem secara keseluruhan dinilai bisa diterapkan dengan baik oleh mahasiswa maupun dosen dengan nilai ratarata dari mahasiswa dan nilai ratarata dari dosen yang masuk dalam kategori baik kata kunci elearning visual learning analytics sistem informasi
Abstrak (Stopwords Removed): elearning menjadi konsep pendidikan masa kini memanfaatkan teknologi jaringan komputer melakukan pembelajaran elearning nilai kurang menilai pola perilaku mahasiswa melakukan pembelajaran elearning belum mampu memberikan fitur belajar sesuai karakter mahasiswa melakukan pembelajaran proses belajar mengajar sistem elearning mudah evaluasi baik dosen maupun mahasiswa perlu adanya visual learning analytics sistem tersebut visual learning analytics dilakukan menganalisa pembelajaran hasil akhir bentuk pembelajaran berbasis gambar grafik diagram sistem menggunakan elearning mata kuliah sistem informasi sistem diolah cara mengambil log elearning sumber mencari pola perilaku pengguna data dikelompokkan berdasarkan kriteria ditentukan hasil pengelompokan tersebut visualisasikan bentuk speedometer diimplementasikan sistem dosen dapat mudah mengamatimengevaluasi menilai pola perilaku mahasiswa melakukan pembelajaran mahasiswa dapat mengevaluasi pola perilaku dirinya sendiri melakukan pembelajaran berdasarkan hasil uji coba diterapkan sistem secara keseluruhan dinilai diterapkan baik mahasiswa maupun dosen nilai ratarata mahasiswa nilai ratarata dosen masuk kategori baik kata kunci elearning visual learning analytics sistem informasi
Abstrak (Stemmed): elearning jadi konsep didik masa kini manfaat teknologi jaring komputer laku ajar elearning nilai kurang nilai pola perilaku mahasiswa laku ajar elearning belum mampu beri fitur ajar sesuai karakter mahasiswa laku ajar proses ajar ajar sistem elearning mudah evaluasi baik dosen maupun mahasiswa perlu ada visual learning analytics sistem sebut visual learning analytics laku menganalisa ajar hasil akhir bentuk ajar bas gambar grafik diagram sistem guna elearning mata kuliah sistem informasi sistem olah cara ambil log elearning sumber cari pola perilaku guna data kelompok dasar kriteria tentu hasil kelompok sebut visualisasi bentuk speedometer implementasi sistem dosen dapat mudah mengamatimengevaluasi nilai pola perilaku mahasiswa laku ajar mahasiswa dapat evaluasi pola perilaku diri sendiri laku ajar dasar hasil uji coba terap sistem cara seluruh nilai terap baik mahasiswa maupun dosen nilai ratarata mahasiswa nilai ratarata dosen masuk kategori baik kata kunci elearning visual learning analytics sistem informasi
Abstrak (Corrected): learning jade onset did mass kind manat teknologi caring computer lake ajar learning nilgai during nilgai pola perilaku mahasiswa lake ajar learning begum camp bert four ajar sexual karate mahasiswa lake ajar proves ajar ajar sister learning judah evaluate back dozen maun mahasiswa peru ada visual learning analytic sister debut visual learning analytic lake menganalisa ajar hail air bent ajar was sambar grain diagram sister gun learning data julian sister informant sister blah cara ambit log learning number care pola perilaku gun data kelompok dakar criteria tent hail kelompok debut visualisasi bent speedometer implements sister dozen apart judah mengamatimengevaluasi nilgai pola perilaku mahasiswa lake ajar mahasiswa apart evaluate pola perilaku dirt sending lake ajar dakar hail uni coma trap sister cara seluruh nilgai trap back mahasiswa maun dozen nilgai ratarata mahasiswa nilgai ratarata dozen mask category back data bunch learning visual learning analytic sister informant
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ajar': 10, 'sistem': 8, 'elearning': 7, 'mahasiswa': 7, 'laku': 6, 'nilai': 6, 'pola': 4, 'perilaku': 4, 'dosen': 4, 'baik': 3, 'visual': 3, 'learning': 3, 'analytics': 3, 'hasil': 3, 'mudah': 2, 'evaluasi': 2, 'maupun': 2, 'sebut': 2, 'bentuk': 2, 'guna': 2, 'informasi': 2, 'cara': 2, 'kelompok': 2, 'dasar': 2, 'dapat': 2, 'terap': 2, 'ratarata': 2, 'jadi': 1, 'konsep': 1, 'didik': 1, 'masa': 1, 'kini': 1, 'manfaat': 1, 'teknologi': 1, 'jaring': 1, 'komputer': 1, 'kurang': 1, 'belum': 1, 'mampu': 1, 'beri': 1, 'fitur': 1, 'sesuai': 1, 'karakter': 1, 'proses': 1, 'perlu': 1, 'ada': 1, 'menganalisa': 1, 'akhir': 1, 'bas': 1, 'gambar': 1, 'grafik': 1, 'diagram': 1, 'mata': 1, 'kuliah': 1, 'olah': 1, 'ambil': 1, 'log': 1, 'sumber': 1, 'cari': 1, 'data': 1, 'kriteria': 1, 'tentu': 1, 'visualisasi': 1, 'speedometer': 1, 'implementasi': 1, 'mengamatimengevaluasi': 1, 'diri': 1, 'sendiri': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'seluruh': 1, 'masuk': 1, 'kategori': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 12, 'learning': 9, 'elearning': 7, 'to': 7, 'in': 7, 'students': 7, 'system': 6, 'and': 6, 'behaviour': 4, 'by': 4, 'do': 3, 'value': 3, 'with': 3, 'on': 3, 'evaluated': 3, 'lecturer': 3, 'visual': 3, 'analytics': 3, 'can': 3, 'as': 2, 'pattern': 2, 'an': 2, 'easily': 2, 'or': 2, 'is': 2, 'form': 2, 'information': 2, 'systems': 2, 'a': 2, 'then': 2, 'based': 2, 'results': 2, 'implemented': 2, 'average': 2, 'concept': 1, 'education': 1, 'today': 1, 'that': 1, 'utilize': 1, 'computer': 1, 'network': 1, 'technology': 1, 'but': 1, 'at': 1, 'less': 1, 'assesing': 1, 'learn': 1, 'because': 1, 'has': 1, 'not': 1, 'been': 1, 'able': 1, 'provide': 1, 'appropriate': 1, 'features': 1, 'character': 1, 'doing': 1, 'order': 1, 'process': 1, 'attractive': 1, 'it': 1, 'necessary': 1, 'conducted': 1, 'analyze': 1, 'last': 1, 'result': 1, 'learningbased': 1, 'images': 1, 'graphs': 1, 'diagrams': 1, 'uses': 1, 'courses': 1, 'processed': 1, 'take': 1, 'log': 1, 'source': 1, 'user': 1, 'data': 1, 'are': 1, 'group': 1, 'determined': 1, 'criteria': 1, 'these': 1, 'grouping': 1, 'visualized': 1, 'speedometer': 1, 'this': 1, 'observed': 1, 'asses': 1, 'patterns': 1, 'himself': 1, 'trial': 1, 'were': 1, 'applied': 1, 'overall': 1, 'be': 1, 'properly': 1, 'out': 1, 'from': 1, 'lecturers': 1, 'entered': 1, 'into': 1, 'either': 1, 'good': 1, 'category': 1, 'keyword': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1134 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Siti Maria Ulfah
Judul: Klasifikasi Tingkat Diabetic Retinopathy Menggunakan K-Nearest Neighbors dan Moment Invarians Berbasis Fitur
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, S.Si., M.T.
Pembimbing 2: Dr. Indah Agustien S., S.Kom., M.Kom.
Abstrak (Raw): Salah satu hasil komplikasi dari penyakit Diabetes Mellitus yaitu Retinopati Diabetes. Penyakit ini dapat menyebabkan kebutaan secara permanen jika tidak ditangani sejak dini. Angka penyandang Retinopati Diabetes terus meningkat seiring bertambahnya penyandang Diabetes Mellitus.Untuk itu diperlukan suatu sistem yang dapat mendeteksi penyakit ini sejak gejala awal. Dalam penelitian ini dibuat sebuah perangkat lunak untuk mendeteksi Retinopati Diabetes secara otomatis. Terdapat 3 langkah utama untuk proses deteksi. Langkah pertama dengan menyiapkan citra input. Citra input yang digunakan yaitu citra asli dalam bentuk grayscale serta citra asli yang dieliminasi pembuluh darahnya. Untuk melakukan eliminasi pembuluh darah dengan proses overlapping antara citra hasil segmentasi pembuluh darah dengan citra original database. Langkah kedua dengan ektraksi fitur menggunakan moment invariant method. Hasil dari proses ekstraksi fitur digunakan untuk proses klasifikasi dengan KNN Classifier dan dilakukan pengujian pada data testing untuk mendapatkan grade hasil klasifikasi tingkat keparahan Diabetic Retinopathy. Sistem ini dapat bekerja dengan tingkat akurasi maksimum sebesar 58% berdasarkan perubahan nilai K. Akurasi maksimum dengan perubahan jumlah Training mencapai 95%.
Abstrak (Clean): salah satu hasil komplikasi dari penyakit diabetes mellitus yaitu retinopati diabetes penyakit ini dapat menyebabkan kebutaan secara permanen jika tidak ditangani sejak dini angka penyandang retinopati diabetes terus meningkat seiring bertambahnya penyandang diabetes mellitusuntuk itu diperlukan suatu sistem yang dapat mendeteksi penyakit ini sejak gejala awal dalam penelitian ini dibuat sebuah perangkat lunak untuk mendeteksi retinopati diabetes secara otomatis terdapat langkah utama untuk proses deteksi langkah pertama dengan menyiapkan citra input citra input yang digunakan yaitu citra asli dalam bentuk grayscale serta citra asli yang dieliminasi pembuluh darahnya untuk melakukan eliminasi pembuluh darah dengan proses overlapping antara citra hasil segmentasi pembuluh darah dengan citra original database langkah kedua dengan ektraksi fitur menggunakan moment invariant method hasil dari proses ekstraksi fitur digunakan untuk proses klasifikasi dengan knn classifier dan dilakukan pengujian pada data testing untuk mendapatkan grade hasil klasifikasi tingkat keparahan diabetic retinopathy sistem ini dapat bekerja dengan tingkat akurasi maksimum sebesar berdasarkan perubahan nilai k akurasi maksimum dengan perubahan jumlah training mencapai
Abstrak (Stopwords Removed): salah satu hasil komplikasi penyakit diabetes mellitus retinopati diabetes penyakit dapat menyebabkan kebutaan secara permanen jika ditangani dini angka penyandang retinopati diabetes terus meningkat seiring bertambahnya penyandang diabetes mellitusuntuk diperlukan sistem dapat mendeteksi penyakit gejala awal penelitian dibuat perangkat lunak mendeteksi retinopati diabetes secara otomatis terdapat langkah utama proses deteksi langkah pertama menyiapkan citra input citra input digunakan citra asli bentuk grayscale citra asli dieliminasi pembuluh darahnya melakukan eliminasi pembuluh darah proses overlapping antara citra hasil segmentasi pembuluh darah citra original database langkah kedua ektraksi fitur menggunakan moment invariant method hasil proses ekstraksi fitur digunakan proses klasifikasi knn classifier dilakukan pengujian data testing mendapatkan grade hasil klasifikasi tingkat keparahan diabetic retinopathy sistem dapat bekerja tingkat akurasi maksimum sebesar berdasarkan perubahan nilai k akurasi maksimum perubahan jumlah training mencapai
Abstrak (Stemmed): salah satu hasil komplikasi sakit diabetes mellitus retinopati diabetes sakit dapat sebab buta cara permanen jika tangan dini angka sandang retinopati diabetes terus tingkat iring tambah sandang diabetes mellitusuntuk perlu sistem dapat deteksi sakit gejala awal teliti buat perangkat lunak deteksi retinopati diabetes cara otomatis dapat langkah utama proses deteksi langkah pertama siap citra input citra input guna citra asli bentuk grayscale citra asli eliminasi buluh darah laku eliminasi buluh darah proses overlapping antara citra hasil segmentasi buluh darah citra original database langkah dua ektraksi fitur guna moment invariant method hasil proses ekstraksi fitur guna proses klasifikasi knn classifier laku uji data testing dapat grade hasil klasifikasi tingkat parah diabetic retinopathy sistem dapat kerja tingkat akurasi maksimum besar dasar ubah nilai k akurasi maksimum ubah jumlah training capai
Abstrak (Corrected): salad sat hail komplikasi skit diabetes mellitus retinopati diabetes skit apart kebab but cara permanent pika tanga dine bangka sanding retinopati diabetes terms dingbat bring tambac sanding diabetes mellitusuntuk peru sister apart detest skit gala away elite but perangkat lunar detest retinopati diabetes cara fotomat's apart bangka mama proves detest bangka pertain slap citral input citral input gun citral ali bent grayscale citral ali eliminate bunch sarah lake eliminate bunch sarah proves overlapping angara citral hail segments bunch sarah citral original database bangka due ektraksi four gun moment invariant method hail proves ekstraksi four gun proves klasifikasi inn classifier lake uni data testing apart grade hail klasifikasi dingbat sarah diabetic retinopathy sister apart era dingbat auras maximum bear dakar bah nilgai k auras maximum bah mullah training capri
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'citra': 6, 'diabetes': 5, 'dapat': 5, 'hasil': 4, 'proses': 4, 'sakit': 3, 'retinopati': 3, 'tingkat': 3, 'deteksi': 3, 'langkah': 3, 'guna': 3, 'buluh': 3, 'darah': 3, 'cara': 2, 'sandang': 2, 'sistem': 2, 'input': 2, 'asli': 2, 'eliminasi': 2, 'laku': 2, 'fitur': 2, 'klasifikasi': 2, 'akurasi': 2, 'maksimum': 2, 'ubah': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'komplikasi': 1, 'mellitus': 1, 'sebab': 1, 'buta': 1, 'permanen': 1, 'jika': 1, 'tangan': 1, 'dini': 1, 'angka': 1, 'terus': 1, 'iring': 1, 'tambah': 1, 'mellitusuntuk': 1, 'perlu': 1, 'gejala': 1, 'awal': 1, 'teliti': 1, 'buat': 1, 'perangkat': 1, 'lunak': 1, 'otomatis': 1, 'utama': 1, 'pertama': 1, 'siap': 1, 'bentuk': 1, 'grayscale': 1, 'overlapping': 1, 'antara': 1, 'segmentasi': 1, 'original': 1, 'database': 1, 'dua': 1, 'ektraksi': 1, 'moment': 1, 'invariant': 1, 'method': 1, 'ekstraksi': 1, 'knn': 1, 'classifier': 1, 'uji': 1, 'data': 1, 'testing': 1, 'grade': 1, 'parah': 1, 'diabetic': 1, 'retinopathy': 1, 'kerja': 1, 'besar': 1, 'dasar': 1, 'nilai': 1, 'k': 1, 'jumlah': 1, 'training': 1, 'capai': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'is': 9, 'of': 7, 'image': 5, 'diabetic': 4, 'retinopathy': 4, 'this': 4, 'to': 4, 'will': 3, 'be': 3, 'blood': 3, 'vessel': 3, 'with': 3, 'diabetes': 2, 'mellitus': 2, 'there': 2, 'early': 2, 'can': 2, 'by': 2, 'patient': 2, 'a': 2, 'system': 2, 'which': 2, 'detect': 2, 'in': 2, 'research': 2, 'step': 2, 'input': 2, 'eliminated': 2, 'feature': 2, 'extraction': 2, 'using': 2, 'testing': 2, 'accuracy': 2, 'change': 2, 'one': 1, 'complications': 1, 'if': 1, 'no': 1, 'treatment': 1, 'disease': 1, 'eventually': 1, 'lead': 1, 'blindness': 1, 'incrase': 1, 'number': 1, 'also': 1, 'increased': 1, 'it': 1, 'required': 1, 'symptoms': 1, 'created': 1, 'software': 1, 'automatically': 1, 'are': 1, 'three': 1, 'proposed': 1, 'main': 1, 'steps': 1, 'first': 1, 'set': 1, 'up': 1, 'greyscale': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'overlapping': 1, 'process': 1, 'between': 1, 'segmented': 1, 'original': 1, 'database': 1, 'second': 1, 'moment': 1, 'invariant': 1, 'approach': 1, 'result': 1, 'used': 1, 'for': 1, 'classification': 1, 'phase': 1, 'knn': 1, 'classifier': 1, 'and': 1, 'done': 1, 'data': 1, 'get': 1, 'saverity': 1, 'grade': 1, 's': 1, 'above': 1, 'k': 1, 'value': 1, 'maximum': 1, 'training': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1135 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Siti Alifatul Qutsiah
Judul: Membangun Aplikasi Pembelajaran Matematika Dasar Bangun Datar Menggunakan Bahasa Pemrograman Python pada Perangkat Bergerak.
Pembimbing 1: Moch. Kautsar Sophan, S.Kom, M.MT
Pembimbing 2: Yonathan Ferry Hendrawan, S.T, M.IT
Abstrak (Raw): ABSTRAK
E-learning merupakan sistem baru yang sudah berkembang dengan baik hingga saat ini. Sudah banyak pembelajaran yang telah didukung oleh e-learning. Dengan e-learning proses belajar tidak hanya di sekolah, namun sudah bisa dilakukan menggunakan Mobile dengan dukungan e-learning.
Pembuatan mobile learning ini menggunakan bahasa pemrograman Python, dikarenakan singkat dan fleksibelnya dalam pembuatan aplikasi apapun. Selain itu Python juga mempunyai tipe data dan operasi tingkat tinggi yaitu kecepatan pembuatan sistem aplikasi menggunakan tipe objek yang telah ada.
Hasil penelitian ini adalah: (1) dalam membangun aplikasi
pembelajaran matematika dasar bangun datar untuk sekolah dasar melalui 4 tahap utama yaitu: pengumpulan informasi, perencanaan, pembuatan, dan uji coba (2) kualitas pembelajaran bangun datar yang dibangun ditinjau dari aspek tampilan, isi, pembelajaran, dan teknologi adalah baik. Dengan menggunakan rentang skor 1 sampai 5, aspek tampilan menunjukkan rata-rata 2,4, aspek isi 3,8, aspek pembelajaran 3, dan pada aspek teknologi 2. (3) penggunaan pembelajaran bangun datar berdampak baik terhadap ketuntasan belajar siswa: pada uji coba
kelompok besar dari 50 siswa, terdapat 35 siswa (70%) yang tuntas belajar dalam pembelajaran bangun datar.
Kata Kunci: mobile-learning, Android, Python, e-learning.
Abstrak (Clean): abstrak elearning merupakan sistem baru yang sudah berkembang dengan baik hingga saat ini sudah banyak pembelajaran yang telah didukung oleh elearning dengan elearning proses belajar tidak hanya di sekolah namun sudah bisa dilakukan menggunakan mobile dengan dukungan elearning pembuatan mobile learning ini menggunakan bahasa pemrograman python dikarenakan singkat dan fleksibelnya dalam pembuatan aplikasi apapun selain itu python juga mempunyai tipe data dan operasi tingkat tinggi yaitu kecepatan pembuatan sistem aplikasi menggunakan tipe objek yang telah ada hasil penelitian ini adalah dalam membangun aplikasi pembelajaran matematika dasar bangun datar untuk sekolah dasar melalui tahap utama yaitu pengumpulan informasi perencanaan pembuatan dan uji coba kualitas pembelajaran bangun datar yang dibangun ditinjau dari aspek tampilan isi pembelajaran dan teknologi adalah baik dengan menggunakan rentang skor sampai aspek tampilan menunjukkan ratarata aspek isi aspek pembelajaran dan pada aspek teknologi penggunaan pembelajaran bangun datar berdampak baik terhadap ketuntasan belajar siswa pada uji coba kelompok besar dari siswa terdapat siswa yang tuntas belajar dalam pembelajaran bangun datar kata kunci mobilelearning android python elearning
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak elearning sistem baru sudah berkembang baik hingga sudah banyak pembelajaran didukung elearning elearning proses belajar sekolah sudah dilakukan menggunakan mobile dukungan elearning pembuatan mobile learning menggunakan bahasa pemrograman python dikarenakan singkat fleksibelnya pembuatan aplikasi apapun selain python mempunyai tipe data operasi tingkat tinggi kecepatan pembuatan sistem aplikasi menggunakan tipe objek ada hasil penelitian membangun aplikasi pembelajaran matematika dasar bangun datar sekolah dasar tahap utama pengumpulan informasi perencanaan pembuatan uji coba kualitas pembelajaran bangun datar dibangun ditinjau aspek tampilan isi pembelajaran teknologi baik menggunakan rentang skor aspek tampilan menunjukkan ratarata aspek isi aspek pembelajaran aspek teknologi penggunaan pembelajaran bangun datar berdampak baik ketuntasan belajar siswa uji coba kelompok besar siswa terdapat siswa tuntas belajar pembelajaran bangun datar kata kunci mobilelearning android python elearning
Abstrak (Stemmed): abstrak elearning sistem baru sudah kembang baik hingga sudah banyak ajar dukung elearning elearning proses ajar sekolah sudah laku guna mobile dukung elearning buat mobile learning guna bahasa pemrograman python karena singkat fleksibel buat aplikasi apa selain python punya tipe data operasi tingkat tinggi cepat buat sistem aplikasi guna tipe objek ada hasil teliti bangun aplikasi ajar matematika dasar bangun datar sekolah dasar tahap utama kumpul informasi rencana buat uji coba kualitas ajar bangun datar bangun tinjau aspek tampil isi ajar teknologi baik guna rentang skor aspek tampil tunjuk ratarata aspek isi aspek ajar aspek teknologi guna ajar bangun datar dampak baik tuntas ajar siswa uji coba kelompok besar siswa dapat siswa tuntas ajar ajar bangun datar kata kunci mobilelearning android python elearning
Abstrak (Corrected): abstract learning sister bar judah embank back hinges judah banyan ajar during learning learning proves ajar selah judah lake gun mobile during learning but mobile learning gun bahama pemrograman python arena dingbat fleksibel but aplikasi papa slain python puny time data operas dingbat ting eat but sister aplikasi gun time objet ada hail elite bangui aplikasi ajar matematika dakar bangui data selah dakar that mama rumpus informant recant but uni coma kualitas ajar bangui data bangui ninja aspen tamil is ajar teknologi back gun renting stor aspen tamil tuneup ratarata aspen is aspen ajar aspen teknologi gun ajar bangui data damp back juntas ajar visa uni coma kelompok bear visa apart visa juntas ajar ajar bangui data data bunch mobilelearning android python learning
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ajar': 10, 'bangun': 6, 'elearning': 5, 'guna': 5, 'aspek': 5, 'buat': 4, 'datar': 4, 'sudah': 3, 'baik': 3, 'python': 3, 'aplikasi': 3, 'siswa': 3, 'sistem': 2, 'dukung': 2, 'sekolah': 2, 'mobile': 2, 'tipe': 2, 'dasar': 2, 'uji': 2, 'coba': 2, 'tampil': 2, 'isi': 2, 'teknologi': 2, 'tuntas': 2, 'abstrak': 1, 'baru': 1, 'kembang': 1, 'hingga': 1, 'banyak': 1, 'proses': 1, 'laku': 1, 'learning': 1, 'bahasa': 1, 'pemrograman': 1, 'karena': 1, 'singkat': 1, 'fleksibel': 1, 'apa': 1, 'selain': 1, 'punya': 1, 'data': 1, 'operasi': 1, 'tingkat': 1, 'tinggi': 1, 'cepat': 1, 'objek': 1, 'ada': 1, 'hasil': 1, 'teliti': 1, 'matematika': 1, 'tahap': 1, 'utama': 1, 'kumpul': 1, 'informasi': 1, 'rencana': 1, 'kualitas': 1, 'tinjau': 1, 'rentang': 1, 'skor': 1, 'tunjuk': 1, 'ratarata': 1, 'dampak': 1, 'kelompok': 1, 'besar': 1, 'dapat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'mobilelearning': 1, 'android': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 13, 'learning': 10, 'and': 6, 'elearning': 5, 'in': 5, 'a': 4, 'twodimentional': 4, 'that': 3, 'has': 3, 'good': 3, 'using': 3, 'making': 3, 'python': 3, 'aspect': 3, 'students': 3, 'is': 2, 'system': 2, 'been': 2, 'already': 2, 'by': 2, 'with': 2, 'school': 2, 'mobile': 2, 'for': 2, 'application': 2, 'use': 2, 'are': 2, 'from': 2, 'content': 2, 'aspects': 2, 'on': 2, 'abstract': 1, 'new': 1, 'developed': 1, 'until': 1, 'today': 1, 'much': 1, 'supported': 1, 'process': 1, 'not': 1, 'only': 1, 'but': 1, 'it': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'done': 1, 'support': 1, 'programming': 1, 'language': 1, 'because': 1, 'short': 1, 'rigidities': 1, 'any': 1, 'addition': 1, 'also': 1, 'data': 1, 'type': 1, 'operation': 1, 'high': 1, 'level': 1, 'speed': 1, 'object': 1, 'types': 1, 'exist': 1, 'results': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'building': 1, 'basic': 1, 'math': 1, 'primary': 1, 'through': 1, 'four': 1, 'main': 1, 'stages': 1, 'namely': 1, 'information': 1, 'gathering': 1, 'planning': 1, 'manufacture': 1, 'testing': 1, 'quality': 1, 'look': 1, 'technology': 1, 'scores': 1, 'range': 1, 'to': 1, 'display': 1, 'shows': 1, 'an': 1, 'average': 1, 'technological': 1, 'impact': 1, 'mastery': 1, 'test': 1, 'try': 1, 'large': 1, 'group': 1, 'there': 1, 'were': 1, 'thoroughly': 1, 'studied': 1, 'keywords': 1, 'mobilelearning': 1, 'android': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1136 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Mala Rosa Aprillya
Judul: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN PERUMAHAN DENGAN METODE FUZZY ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (STUDI KASUS : PERUMAHAN DAERAH GRESIK)
Pembimbing 1: Rika Yunitarini, S.T., M.T
Pembimbing 2: Achmad Jauhari, S.T., M.Kom
Abstrak (Raw): Perumahan merupakan tempat tinggal dan merupakan faktor penting sebagai peningkatan harkat dan martabat manusia. Perumahan harus dilengkapi dengan beberapa sarana dan juga prasarana pendukung agar mendapatkan hunian yang nyaman dan sesuai keinginan. Banyaknya developer perumahan yang menawarkan macam-macam perumahan dengan berbagai tipe membuat para kosumen sering merasa bingung dalam memilih perumahan yang diinginkan. Untuk memecahkan permasalahan tersebut di buatlah sebuah sistem pendukung keputusan pemilihan perumahan dengan menggunakan metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process dengan beberapa kriteria yang akan dibandingkan. Kriteria yang di bandingkan dalam penelitian ini meliputi harga rumah, luas rumah, luas bangunan, jumlah kamar, dan jumlah lantai. Penelitian ini akan menghasilkan sebuah sistem pendukung keputusan yang dapat memberikan rekomendasi bagi konsumen dalam memilih perumahan. Dalam penelitian ini diharapkan dapat membantu para konsumen dalam pemilihan perumahan hunian yang diinginkan. Dengan penerapan metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process pada sistem dan hasil uji coba pengujian sistem menggunakan kuesioner yang telah disebar sebanyak 50 responden, sistem sesuai dengan keinginan customer sebesar 34%, sedangkan customer yang menilai cukup sesuai dengan presentase sebesar 61%.
Kata kunci : Perumahan, Sistem Pendukung Keputusan (SPK), Fuzzy Analytical Hierarchy Process.
Abstrak (Clean): perumahan merupakan tempat tinggal dan merupakan faktor penting sebagai peningkatan harkat dan martabat manusia perumahan harus dilengkapi dengan beberapa sarana dan juga prasarana pendukung agar mendapatkan hunian yang nyaman dan sesuai keinginan banyaknya developer perumahan yang menawarkan macammacam perumahan dengan berbagai tipe membuat para kosumen sering merasa bingung dalam memilih perumahan yang diinginkan untuk memecahkan permasalahan tersebut di buatlah sebuah sistem pendukung keputusan pemilihan perumahan dengan menggunakan metode fuzzy analytical hierarchy process dengan beberapa kriteria yang akan dibandingkan kriteria yang di bandingkan dalam penelitian ini meliputi harga rumah luas rumah luas bangunan jumlah kamar dan jumlah lantai penelitian ini akan menghasilkan sebuah sistem pendukung keputusan yang dapat memberikan rekomendasi bagi konsumen dalam memilih perumahan dalam penelitian ini diharapkan dapat membantu para konsumen dalam pemilihan perumahan hunian yang diinginkan dengan penerapan metode fuzzy analytical hierarchy process pada sistem dan hasil uji coba pengujian sistem menggunakan kuesioner yang telah disebar sebanyak responden sistem sesuai dengan keinginan customer sebesar sedangkan customer yang menilai cukup sesuai dengan presentase sebesar kata kunci perumahan sistem pendukung keputusan spk fuzzy analytical hierarchy process
Abstrak (Stopwords Removed): perumahan tempat tinggal faktor penting peningkatan harkat martabat manusia perumahan harus dilengkapi beberapa sarana prasarana pendukung mendapatkan hunian nyaman sesuai keinginan banyaknya developer perumahan menawarkan macammacam perumahan berbagai tipe membuat para kosumen sering merasa bingung memilih perumahan diinginkan memecahkan permasalahan tersebut buatlah sistem pendukung keputusan pemilihan perumahan menggunakan metode fuzzy analytical hierarchy process beberapa kriteria dibandingkan kriteria bandingkan penelitian meliputi harga rumah luas rumah luas bangunan jumlah kamar jumlah lantai penelitian menghasilkan sistem pendukung keputusan dapat memberikan rekomendasi bagi konsumen memilih perumahan penelitian diharapkan dapat membantu para konsumen pemilihan perumahan hunian diinginkan penerapan metode fuzzy analytical hierarchy process sistem hasil uji coba pengujian sistem menggunakan kuesioner disebar sebanyak responden sistem sesuai keinginan customer sebesar sedangkan customer menilai cukup sesuai presentase sebesar kata kunci perumahan sistem pendukung keputusan spk fuzzy analytical hierarchy process
Abstrak (Stemmed): rumah tempat tinggal faktor penting tingkat harkat martabat manusia rumah harus lengkap beberapa sarana prasarana dukung dapat huni nyaman sesuai ingin banyak developer rumah tawar macammacam rumah bagai tipe buat para kosumen sering rasa bingung pilih rumah ingin pecah masalah sebut buat sistem dukung putus pilih rumah guna metode fuzzy analytical hierarchy process beberapa kriteria banding kriteria banding teliti liput harga rumah luas rumah luas bangun jumlah kamar jumlah lantai teliti hasil sistem dukung putus dapat beri rekomendasi bagi konsumen pilih rumah teliti harap dapat bantu para konsumen pilih rumah huni ingin terap metode fuzzy analytical hierarchy process sistem hasil uji coba uji sistem guna kuesioner sebar banyak responden sistem sesuai ingin customer besar sedang customer nilai cukup sesuai presentase besar kata kunci rumah sistem dukung putus spk fuzzy analytical hierarchy process
Abstrak (Corrected): rumal tempt lingual factor panting dingbat market martaban amnesia rumal harms lengkap beberapa saran prasarana during apart hung nyeman sexual begin banyan developer rumal tatar macammacam rumal bahai time but para postmen seeing rash binging pilch rumal begin peach marsala debut but sister during puts pilch rumal gun metope fuzzy analytical hierarchy process beberapa criteria banding criteria banding elite lieut hard rumal lucas rumal lucas bangui mullah kama mullah lanai elite hail sister during puts apart bert rekomendasi bag consumed pilch rumal elite harp apart bantu para consumed pilch rumal hung begin trap metope fuzzy analytical hierarchy process sister hail uni coma uni sister gun questioner sear banyan responded sister sexual begin customer bear sedan customer nilgai cutup sexual presents bear data bunch rumal sister during puts spy fuzzy analytical hierarchy process
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'rumah': 11, 'sistem': 6, 'dukung': 4, 'ingin': 4, 'pilih': 4, 'dapat': 3, 'sesuai': 3, 'putus': 3, 'fuzzy': 3, 'analytical': 3, 'hierarchy': 3, 'process': 3, 'teliti': 3, 'beberapa': 2, 'huni': 2, 'banyak': 2, 'buat': 2, 'para': 2, 'guna': 2, 'metode': 2, 'kriteria': 2, 'banding': 2, 'luas': 2, 'jumlah': 2, 'hasil': 2, 'konsumen': 2, 'uji': 2, 'customer': 2, 'besar': 2, 'tempat': 1, 'tinggal': 1, 'faktor': 1, 'penting': 1, 'tingkat': 1, 'harkat': 1, 'martabat': 1, 'manusia': 1, 'harus': 1, 'lengkap': 1, 'sarana': 1, 'prasarana': 1, 'nyaman': 1, 'developer': 1, 'tawar': 1, 'macammacam': 1, 'bagai': 1, 'tipe': 1, 'kosumen': 1, 'sering': 1, 'rasa': 1, 'bingung': 1, 'pecah': 1, 'masalah': 1, 'sebut': 1, 'liput': 1, 'harga': 1, 'bangun': 1, 'kamar': 1, 'lantai': 1, 'beri': 1, 'rekomendasi': 1, 'bagi': 1, 'harap': 1, 'bantu': 1, 'terap': 1, 'coba': 1, 'kuesioner': 1, 'sebar': 1, 'responden': 1, 'sedang': 1, 'nilai': 1, 'cukup': 1, 'presentase': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'spk': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'residential': 9, 'is': 8, 'and': 8, 'to': 7, 'system': 7, 'of': 6, 'suitable': 6, 'a': 5, 'for': 5, 'supporting': 4, 'with': 4, 's': 3, 'by': 3, 'residence': 3, 'area': 3, 'consumers': 3, 'fuzzy': 3, 'analytical': 3, 'hierarchy': 3, 'process': 3, 'making': 2, 'many': 2, 'choose': 2, 'using': 2, 'method': 2, 'named': 2, 'criterias': 2, 'wide': 2, 'result': 2, 'this': 2, 'study': 2, 'deciding': 2, 'customer': 2, 'dwelling': 1, 'place': 1, 'also': 1, 'as': 1, 'an': 1, 'important': 1, 'factor': 1, 'enhancement': 1, 'human': 1, 'being': 1, 'dignity': 1, 'has': 1, 'complete': 1, 'facilities': 1, 'infrastructures': 1, 'comfortable': 1, 'developers': 1, 'offer': 1, 'kinds': 1, 'various': 1, 'prices': 1, 'types': 1, 'confused': 1, 'solving': 1, 'these': 1, 'problems': 1, 'there': 1, 'decide': 1, 'some': 1, 'differ': 1, 'among': 1, 'are': 1, 'price': 1, 'land': 1, 'building': 1, 'amount': 1, 'room': 1, 'facility': 1, 'which': 1, 'going': 1, 'give': 1, 'recommendation': 1, 'expects': 1, 'help': 1, 'on': 1, 'testing': 1, 'questionnaire': 1, 'from': 1, 'respondent': 1, 'enough': 1, 'keywords': 1, 'decissions': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1137 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Try Hastutik
Judul: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN REKOMENDASI PEMILIHAN MUSAHIL ASRAMA DENGAN METODE ENTROPY DAN TOPSIS (STUDI KASUS : ASRAMA UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA)
Pembimbing 1: Rika Yunitarini, S.T., M.T
Pembimbing 2: Achmad Jauhari, S.T., M.Kom
Abstrak (Raw): Asrama Universitas Trunojoyo Madura (UTM) merupakan salah satu tempat tinggal mahasiswa dengan fasilitas yang lengkap, biaya murah, dan keamanan yang terjamin oleh kampus. Adanya peningkatan pendaftar penghuni asrama setiap tahun, perlu adanya musahil untuk setiap kamar asrama agar menjadi pendamping bagi penghuni asrama dalam jadwal kegiatan sehari-hari dan memantau untuk selalu tertib dan mentaati peraturan serta menjaga etika selama menjadi penghuni asrama. Proses seleksi musahil saat ini masih dilakukan dengan menggunakan software microsoft excel. Untuk mengatasi sistem lama tersebut bisa dibuat sistem rekomendasi pemilihan musahil sesuai dengan kriteria diantaranya keaktifan, mengaji, wawancara, ipk, semester untuk non-fakultas ilmu keislaman (FIK), dan bahasa arab untuk kriteria tambahan pada fakultas ilmu keislaman (FIK). Metodologi yang digunakan dalam proses sistem pendukung keputusan rekomendasi pemilihan yaitu menggunakan metode Entropy dan Topsis. Hasil dari penerapan metode ini adalah Fakultas Ilmu Keislaman sebanyak 25 puteri sebesar 75% dan 9 putera sebesar 80%. Sedangkan dari Non-Fakultas Ilmu Kesilaman sebanyak 31 putera sebesar 80% dan 54 puteri sebesar 83%.
Kata Kunci : Musahil, Sistem Pendukung Keputusan, Entropy, Topsis
Abstrak (Clean): asrama universitas trunojoyo madura utm merupakan salah satu tempat tinggal mahasiswa dengan fasilitas yang lengkap biaya murah dan keamanan yang terjamin oleh kampus adanya peningkatan pendaftar penghuni asrama setiap tahun perlu adanya musahil untuk setiap kamar asrama agar menjadi pendamping bagi penghuni asrama dalam jadwal kegiatan seharihari dan memantau untuk selalu tertib dan mentaati peraturan serta menjaga etika selama menjadi penghuni asrama proses seleksi musahil saat ini masih dilakukan dengan menggunakan software microsoft excel untuk mengatasi sistem lama tersebut bisa dibuat sistem rekomendasi pemilihan musahil sesuai dengan kriteria diantaranya keaktifan mengaji wawancara ipk semester untuk nonfakultas ilmu keislaman fik dan bahasa arab untuk kriteria tambahan pada fakultas ilmu keislaman fik metodologi yang digunakan dalam proses sistem pendukung keputusan rekomendasi pemilihan yaitu menggunakan metode entropy dan topsis hasil dari penerapan metode ini adalah fakultas ilmu keislaman sebanyak puteri sebesar dan putera sebesar sedangkan dari nonfakultas ilmu kesilaman sebanyak putera sebesar dan puteri sebesar kata kunci musahil sistem pendukung keputusan entropy topsis
Abstrak (Stopwords Removed): asrama universitas trunojoyo madura utm salah satu tempat tinggal mahasiswa fasilitas lengkap biaya murah keamanan terjamin kampus adanya peningkatan pendaftar penghuni asrama setiap tahun perlu adanya musahil setiap kamar asrama menjadi pendamping bagi penghuni asrama jadwal kegiatan seharihari memantau selalu tertib mentaati peraturan menjaga etika selama menjadi penghuni asrama proses seleksi musahil masih dilakukan menggunakan software microsoft excel mengatasi sistem lama tersebut dibuat sistem rekomendasi pemilihan musahil sesuai kriteria diantaranya keaktifan mengaji wawancara ipk semester nonfakultas ilmu keislaman fik bahasa arab kriteria tambahan fakultas ilmu keislaman fik metodologi digunakan proses sistem pendukung keputusan rekomendasi pemilihan menggunakan metode entropy topsis hasil penerapan metode fakultas ilmu keislaman sebanyak puteri sebesar putera sebesar sedangkan nonfakultas ilmu kesilaman sebanyak putera sebesar puteri sebesar kata kunci musahil sistem pendukung keputusan entropy topsis
Abstrak (Stemmed): asrama universitas trunojoyo madura utm salah satu tempat tinggal mahasiswa fasilitas lengkap biaya murah aman jamin kampus ada tingkat daftar huni asrama tiap tahun perlu ada musahil tiap kamar asrama jadi damping bagi huni asrama jadwal giat seharihari pantau selalu tertib taat atur jaga etika lama jadi huni asrama proses seleksi musahil masih laku guna software microsoft excel atas sistem lama sebut buat sistem rekomendasi pilih musahil sesuai kriteria antara aktif aji wawancara ipk semester nonfakultas ilmu islam fik bahasa arab kriteria tambah fakultas ilmu islam fik metodologi guna proses sistem dukung putus rekomendasi pilih guna metode entropy topsis hasil terap metode fakultas ilmu islam banyak puter besar putera besar sedang nonfakultas ilmu silam banyak putera besar puter besar kata kunci musahil sistem dukung putus entropy topsis
Abstrak (Corrected): asama university trunojoyo madura um salad sat tempt lingual mahasiswa basilicas lengkap bay mural man jamie campus ada dingbat dafter hung asama tip thun peru ada musial tip kama asama jade damping bag hung asama radial gift seharihari pants sell teri that amur saga erika lama jade hung asama proves seeks musial mash lake gun software microsoft excel alas sister lama debut but sister rekomendasi pilch musial sexual criteria angara attic ai wawancara ink semester nonfakultas i'm islam fix bahama arab criteria tambac faults i'm islam fix methodology gun proves sister during puts rekomendasi pilch gun metope entropy topis hail trap metope faults i'm islam banyan outer bear outer bear sedan nonfakultas i'm slam banyan outer bear outer bear data bunch musial sister during puts entropy topis
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'asrama': 5, 'musahil': 4, 'sistem': 4, 'ilmu': 4, 'besar': 4, 'huni': 3, 'guna': 3, 'islam': 3, 'ada': 2, 'tiap': 2, 'jadi': 2, 'lama': 2, 'proses': 2, 'rekomendasi': 2, 'pilih': 2, 'kriteria': 2, 'nonfakultas': 2, 'fik': 2, 'fakultas': 2, 'dukung': 2, 'putus': 2, 'metode': 2, 'entropy': 2, 'topsis': 2, 'banyak': 2, 'puter': 2, 'putera': 2, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'utm': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'tempat': 1, 'tinggal': 1, 'mahasiswa': 1, 'fasilitas': 1, 'lengkap': 1, 'biaya': 1, 'murah': 1, 'aman': 1, 'jamin': 1, 'kampus': 1, 'tingkat': 1, 'daftar': 1, 'tahun': 1, 'perlu': 1, 'kamar': 1, 'damping': 1, 'bagi': 1, 'jadwal': 1, 'giat': 1, 'seharihari': 1, 'pantau': 1, 'selalu': 1, 'tertib': 1, 'taat': 1, 'atur': 1, 'jaga': 1, 'etika': 1, 'seleksi': 1, 'masih': 1, 'laku': 1, 'software': 1, 'microsoft': 1, 'excel': 1, 'atas': 1, 'sebut': 1, 'buat': 1, 'sesuai': 1, 'antara': 1, 'aktif': 1, 'aji': 1, 'wawancara': 1, 'ipk': 1, 'semester': 1, 'bahasa': 1, 'arab': 1, 'tambah': 1, 'metodologi': 1, 'hasil': 1, 'terap': 1, 'sedang': 1, 'silam': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 10, 'of': 9, 'is': 7, 'and': 7, 'as': 7, 'dormitory': 6, 'musahil': 4, 'for': 4, 'in': 4, 'to': 4, 'system': 4, 'faculty': 4, 'be': 3, 'selection': 3, 'university': 2, 'which': 2, 'by': 2, 'every': 2, 'order': 2, 'occupant': 2, 'process': 2, 'recommendation': 2, 'criteria': 2, 'nonislamic': 2, 'fik': 2, 'islamic': 2, 'decision': 2, 'entropy': 2, 'topsis': 2, 'method': 2, 'many': 2, 'females': 2, 'males': 2, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'utm': 1, 'students': 1, 'with': 1, 'complete': 1, 'facility': 1, 'economical': 1, 'cost': 1, 'safety': 1, 'guaranteed': 1, 'campus': 1, 'presence': 1, 'increasing': 1, 'occupants': 1, 'enrolment': 1, 'year': 1, 'it': 1, 'needs': 1, 'rooms': 1, 'counselor': 1, 's': 1, 'monitor': 1, 'obey': 1, 'rule': 1, 'keep': 1, 'ethic': 1, 'long': 1, 'becoming': 1, 'nowadays': 1, 'still': 1, 'conducted': 1, 'using': 1, 'microsoft': 1, 'excel': 1, 'software': 1, 'overcome': 1, 'old': 1, 'can': 1, 'made': 1, 'appropriate': 1, 'some': 1, 'such': 1, 'being': 1, 'active': 1, 'reciting': 1, 'qur': 1, 'an': 1, 'interview': 1, 'ipk': 1, 'semester': 1, 'arabic': 1, 'additional': 1, 'at': 1, 'methodology': 1, 'used': 1, 'supporter': 1, 'uses': 1, 'result': 1, 'implementation': 1, 'are': 1, 'while': 1, 'keyword': 1, 'supporting': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1138 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Audia Vernanda Arif
Judul: Sistem Pendukung Keputusan untuk Pemilihan Desain Interior dengan Menggunakan Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP)
Pembimbing 1: Rika Yunitarini, S.T., M.T
Pembimbing 2: Achmad Jauhari, S.T., M.Kom
Abstrak (Raw): Penerapan desain interior pada ruangan perlu mempertimbangkan aspek keindahan, kenyamanan, serta fungsionalitas oleh karena itu dirasa sukar untuk orang awam yang akan menerapkan desain interior pada ruangan. Perancangan sistem pendukung keputusan untuk pemilihan desain interior dilakukan untuk membantu pihak tertentu yang masih bingung dalam menentukan desain interior yang akan diterapkan pada ruangan. Oleh karena itu, diperlukan sebuah sistem yang dapat membantu pemilihan desain interior untuk diterapkan dalam suatu dengan mempertimbangkan unsur-unsur penting dalam desain interior dimana unsur tersebut memiliki nilai kualitatif. Agar sistem dapat memproses data kualitatif tersebut maka diperlukan metode untuk mengkonversi data kualitatif tersebut yang digunakan untuk menghitung prioritas antar kriteria serta kriteria pada beberapa alternatif desain interior, dalam hal ini digunakan metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP) sehingga nantinya didapatkan rekomendasi desain interior dari hasil perhitungan yang paling tinggi dan tentunya sesuai dengan keinginan pihak yang akan menerapkan desain interior.
Hasil rekomendasi dari sistem telah melalui proses uji objektifitas dengan menyebarkan kuisioner kepada 50 responden dan mendapatkan hasil rata-rata nilai sebesar 8.28 untuk poin kesesuaian rekomendasi dengan keinginan customer.
Kata kunci: desain interior, fuzzy analytical hierarchy process, sistem pendukung keputusan
Abstrak (Clean): penerapan desain interior pada ruangan perlu mempertimbangkan aspek keindahan kenyamanan serta fungsionalitas oleh karena itu dirasa sukar untuk orang awam yang akan menerapkan desain interior pada ruangan perancangan sistem pendukung keputusan untuk pemilihan desain interior dilakukan untuk membantu pihak tertentu yang masih bingung dalam menentukan desain interior yang akan diterapkan pada ruangan oleh karena itu diperlukan sebuah sistem yang dapat membantu pemilihan desain interior untuk diterapkan dalam suatu dengan mempertimbangkan unsurunsur penting dalam desain interior dimana unsur tersebut memiliki nilai kualitatif agar sistem dapat memproses data kualitatif tersebut maka diperlukan metode untuk mengkonversi data kualitatif tersebut yang digunakan untuk menghitung prioritas antar kriteria serta kriteria pada beberapa alternatif desain interior dalam hal ini digunakan metode fuzzy analytical hierarchy process fahp sehingga nantinya didapatkan rekomendasi desain interior dari hasil perhitungan yang paling tinggi dan tentunya sesuai dengan keinginan pihak yang akan menerapkan desain interior hasil rekomendasi dari sistem telah melalui proses uji objektifitas dengan menyebarkan kuisioner kepada responden dan mendapatkan hasil ratarata nilai sebesar untuk poin kesesuaian rekomendasi dengan keinginan customer kata kunci desain interior fuzzy analytical hierarchy process sistem pendukung keputusan
Abstrak (Stopwords Removed): penerapan desain interior ruangan perlu mempertimbangkan aspek keindahan kenyamanan fungsionalitas dirasa sukar orang awam menerapkan desain interior ruangan perancangan sistem pendukung keputusan pemilihan desain interior dilakukan membantu pihak tertentu masih bingung menentukan desain interior diterapkan ruangan diperlukan sistem dapat membantu pemilihan desain interior diterapkan mempertimbangkan unsurunsur penting desain interior dimana unsur tersebut memiliki nilai kualitatif sistem dapat memproses data kualitatif tersebut diperlukan metode mengkonversi data kualitatif tersebut digunakan menghitung prioritas antar kriteria kriteria beberapa alternatif desain interior digunakan metode fuzzy analytical hierarchy process fahp nantinya didapatkan rekomendasi desain interior hasil perhitungan paling tinggi tentunya sesuai keinginan pihak menerapkan desain interior hasil rekomendasi sistem proses uji objektifitas menyebarkan kuisioner kepada responden mendapatkan hasil ratarata nilai sebesar poin kesesuaian rekomendasi keinginan customer kata kunci desain interior fuzzy analytical hierarchy process sistem pendukung keputusan
Abstrak (Stemmed): terap desain interior ruang perlu timbang aspek indah nyaman fungsionalitas rasa sukar orang awam terap desain interior ruang ancang sistem dukung putus pilih desain interior laku bantu pihak tentu masih bingung tentu desain interior terap ruang perlu sistem dapat bantu pilih desain interior terap timbang unsurunsur penting desain interior mana unsur sebut milik nilai kualitatif sistem dapat proses data kualitatif sebut perlu metode konversi data kualitatif sebut guna hitung prioritas antar kriteria kriteria beberapa alternatif desain interior guna metode fuzzy analytical hierarchy process fahp nanti dapat rekomendasi desain interior hasil hitung paling tinggi tentu sesuai ingin pihak terap desain interior hasil rekomendasi sistem proses uji objektifitas sebar kuisioner kepada responden dapat hasil ratarata nilai besar poin sesuai rekomendasi ingin customer kata kunci desain interior fuzzy analytical hierarchy process sistem dukung putus
Abstrak (Corrected): trap detain interior rang peru timing aspen kinda nyeman fungsionalitas rash sugar orang away trap detain interior rang dancing sister during puts pilch detain interior lake bantu pick tent mash binging tent detain interior trap rang peru sister apart bantu pilch detain interior trap timing unsurunsur panting detain interior mana unsure debut milk nilgai kualitatif sister apart proves data kualitatif debut peru metope converse data kualitatif debut gun hiding priority altar criteria criteria beberapa alternative detain interior gun metope fuzzy analytical hierarchy process fahd anti apart rekomendasi detain interior hail hiding paling ting tent sexual begin pick trap detain interior hail rekomendasi sister proves uni objektifitas sear kuisioner keypad responded apart hail ratarata nilgai bear point sexual rekomendasi begin customer data bunch detain interior fuzzy analytical hierarchy process sister during puts
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'desain': 10, 'interior': 10, 'terap': 5, 'sistem': 5, 'dapat': 4, 'ruang': 3, 'perlu': 3, 'tentu': 3, 'sebut': 3, 'kualitatif': 3, 'rekomendasi': 3, 'hasil': 3, 'timbang': 2, 'dukung': 2, 'putus': 2, 'pilih': 2, 'bantu': 2, 'pihak': 2, 'nilai': 2, 'proses': 2, 'data': 2, 'metode': 2, 'guna': 2, 'hitung': 2, 'kriteria': 2, 'fuzzy': 2, 'analytical': 2, 'hierarchy': 2, 'process': 2, 'sesuai': 2, 'ingin': 2, 'aspek': 1, 'indah': 1, 'nyaman': 1, 'fungsionalitas': 1, 'rasa': 1, 'sukar': 1, 'orang': 1, 'awam': 1, 'ancang': 1, 'laku': 1, 'masih': 1, 'bingung': 1, 'unsurunsur': 1, 'penting': 1, 'mana': 1, 'unsur': 1, 'milik': 1, 'konversi': 1, 'prioritas': 1, 'antar': 1, 'beberapa': 1, 'alternatif': 1, 'fahp': 1, 'nanti': 1, 'paling': 1, 'tinggi': 1, 'uji': 1, 'objektifitas': 1, 'sebar': 1, 'kuisioner': 1, 'kepada': 1, 'responden': 1, 'ratarata': 1, 'besar': 1, 'poin': 1, 'customer': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 12, 'design': 11, 'interior': 10, 'in': 8, 'of': 5, 'system': 5, 'for': 4, 'to': 4, 'required': 3, 'and': 3, 'a': 3, 'that': 3, 'qualitative': 3, 'process': 3, 'is': 2, 'decision': 2, 'support': 2, 'selection': 2, 'be': 2, 'data': 2, 'criteria': 2, 'on': 2, 'fuzzy': 2, 'analytical': 2, 'hierarchy': 2, 'will': 2, 'implementation': 1, 'consideration': 1, 'aspects': 1, 'beauty': 1, 'comfort': 1, 'functionality': 1, 'therefore': 1, 'it': 1, 'difficult': 1, 'layman': 1, 'applying': 1, 'their': 1, 'rooms': 1, 'done': 1, 'help': 1, 'people': 1, 'were': 1, 'still': 1, 'confused': 1, 'determining': 1, 'can': 1, 'assist': 1, 'applied': 1, 'room': 1, 'by': 1, 'considering': 1, 'essential': 1, 'elements': 1, 'which': 1, 'element': 1, 'has': 1, 'value': 1, 'methods': 1, 'converting': 1, 'calculate': 1, 'priorities': 1, 'between': 1, 'sub': 1, 'several': 1, 'alternative': 1, 'this': 1, 'case': 1, 'used': 1, 'fahp': 1, 'obtained': 1, 'calculation': 1, 'results': 1, 'highest': 1, 'certainly': 1, 'liking': 1, 'parties': 1, 'apply': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1139 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Imas Dwikatama
Judul: RANCANG BANGUN OPEN LEARNER MODEL (OLM) PADA SISTEM E-LEARNING
Pembimbing 1: Rika Yunitarini, ST., MT.
Pembimbing 2: Andharini Dwi C., S.Kom, M.Kom
Abstrak (Raw): E-learning merupakan media pembelajaran berbasis komputer yang mendukung proses belajar yang dilakukan didalam kelas. Penggunaan e-learning saat ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kompetensi mahasiswa. Namun dibutuhkan waktu yang cukup lama dan pendekatan yang intensif untuk dapat mengetahui kompetensi yang dimiliki oleh mahasiswa. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan OLM (Open Learner Model) pada sistem E-Learning, dimana sistem tersebut dapat mevisualisasikan mahasiswa dari segi kompetensi dengan sumber yang berasal dari nilai otomatis sistem dan nilai refleksi dari mahasiswa. Nilai otomatis sistem meliputi soal latihan, qiuz, Ujian Tengah Semester (UTS), dan Ujian Akhir Semester (UAS). Setelah sumber data sudah ada maka Open Learner Model (OLM) akan memvisualisasikan kedalam berbagai macam bentuk. Pada penelitan ini menggunakan bentuk visualisasi berupa: Tree Map, Table, Smiley Faces, Word Cloud, Radar Plot, dan Network. Dengan adanya Open Learner Model (OLM) maka informasi tingkat kompetensi akan cepat diperoleh. Bagi mahasiswa diharapkan dapat mengetahui kompetensinya dalam pembelajaran setiap modul.
Berdasarkan uji coba yang diterapkan, yakni penyebaran kuisioner, sistem ini dinilai mampu memberi kemudahan mahasiswa untuk merefleksi diri sendiri dengan hasil penilaian presentase 76% dan termasuk dalam kategori baik.
Kata Kunci: E-Learning, Open Learner Model (OLM), Refleksi
Abstrak (Clean): elearning merupakan media pembelajaran berbasis komputer yang mendukung proses belajar yang dilakukan didalam kelas penggunaan elearning saat ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kompetensi mahasiswa namun dibutuhkan waktu yang cukup lama dan pendekatan yang intensif untuk dapat mengetahui kompetensi yang dimiliki oleh mahasiswa permasalahan tersebut dapat diatasi dengan olm open learner model pada sistem elearning dimana sistem tersebut dapat mevisualisasikan mahasiswa dari segi kompetensi dengan sumber yang berasal dari nilai otomatis sistem dan nilai refleksi dari mahasiswa nilai otomatis sistem meliputi soal latihan qiuz ujian tengah semester uts dan ujian akhir semester uas setelah sumber data sudah ada maka open learner model olm akan memvisualisasikan kedalam berbagai macam bentuk pada penelitan ini menggunakan bentuk visualisasi berupa tree map table smiley faces word cloud radar plot dan network dengan adanya open learner model olm maka informasi tingkat kompetensi akan cepat diperoleh bagi mahasiswa diharapkan dapat mengetahui kompetensinya dalam pembelajaran setiap modul berdasarkan uji coba yang diterapkan yakni penyebaran kuisioner sistem ini dinilai mampu memberi kemudahan mahasiswa untuk merefleksi diri sendiri dengan hasil penilaian presentase dan termasuk dalam kategori baik kata kunci elearning open learner model olm refleksi
Abstrak (Stopwords Removed): elearning media pembelajaran berbasis komputer mendukung proses belajar dilakukan didalam kelas penggunaan elearning bertujuan mengetahui tingkat kompetensi mahasiswa dibutuhkan waktu cukup lama pendekatan intensif dapat mengetahui kompetensi dimiliki mahasiswa permasalahan tersebut dapat diatasi olm open learner model sistem elearning dimana sistem tersebut dapat mevisualisasikan mahasiswa segi kompetensi sumber berasal nilai otomatis sistem nilai refleksi mahasiswa nilai otomatis sistem meliputi soal latihan qiuz ujian tengah semester uts ujian akhir semester uas sumber data sudah ada open learner model olm memvisualisasikan kedalam berbagai macam bentuk penelitan menggunakan bentuk visualisasi berupa tree map table smiley faces word cloud radar plot network adanya open learner model olm informasi tingkat kompetensi cepat diperoleh bagi mahasiswa diharapkan dapat mengetahui kompetensinya pembelajaran setiap modul berdasarkan uji coba diterapkan yakni penyebaran kuisioner sistem dinilai mampu memberi kemudahan mahasiswa merefleksi diri sendiri hasil penilaian presentase termasuk kategori baik kata kunci elearning open learner model olm refleksi
Abstrak (Stemmed): elearning media ajar bas komputer dukung proses ajar laku dalam kelas guna elearning tuju tahu tingkat kompetensi mahasiswa butuh waktu cukup lama dekat intensif dapat tahu kompetensi milik mahasiswa masalah sebut dapat atas olm open learner model sistem elearning mana sistem sebut dapat mevisualisasikan mahasiswa segi kompetensi sumber asal nilai otomatis sistem nilai refleksi mahasiswa nilai otomatis sistem liput soal latih qiuz uji tengah semester uts uji akhir semester uas sumber data sudah ada open learner model olm visualisasi dalam bagai macam bentuk penelitan guna bentuk visualisasi upa tree map table smiley faces word cloud radar plot network ada open learner model olm informasi tingkat kompetensi cepat oleh bagi mahasiswa harap dapat tahu kompetensi ajar tiap modul dasar uji coba terap yakni sebar kuisioner sistem nilai mampu beri mudah mahasiswa refleksi diri sendiri hasil nilai presentase masuk kategori baik kata kunci elearning open learner model olm refleksi
Abstrak (Corrected): learning media ajar was computer during proves ajar lake dream keas gun learning juju tau dingbat kompetensi mahasiswa butch want cutup lama dead intensify apart tau kompetensi milk mahasiswa marsala debut apart alas old open learner model sister learning mana sister debut apart mevisualisasikan mahasiswa semi kompetensi number anal nilgai fotomat's sister nilgai refleksi mahasiswa nilgai fotomat's sister lieut soul latin quiz uni length semester uts uni air semester was number data judah ada open learner model old visualisasi dream bahai madam bent penelitan gun bent visualisasi up tree map table smiley faces word cloud radar plot network ada open learner model old informant dingbat kompetensi eat olen bag mahasiswa harp apart tau kompetensi ajar tip model dakar uni coma trap yank sear kuisioner sister nilgai camp bert judah mahasiswa refleksi dirt sending hail nilgai presents mask category back data bunch learning open learner model old refleksi
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mahasiswa': 6, 'kompetensi': 5, 'sistem': 5, 'nilai': 5, 'elearning': 4, 'dapat': 4, 'olm': 4, 'open': 4, 'learner': 4, 'model': 4, 'ajar': 3, 'tahu': 3, 'refleksi': 3, 'uji': 3, 'dalam': 2, 'guna': 2, 'tingkat': 2, 'sebut': 2, 'sumber': 2, 'otomatis': 2, 'semester': 2, 'ada': 2, 'visualisasi': 2, 'bentuk': 2, 'media': 1, 'bas': 1, 'komputer': 1, 'dukung': 1, 'proses': 1, 'laku': 1, 'kelas': 1, 'tuju': 1, 'butuh': 1, 'waktu': 1, 'cukup': 1, 'lama': 1, 'dekat': 1, 'intensif': 1, 'milik': 1, 'masalah': 1, 'atas': 1, 'mana': 1, 'mevisualisasikan': 1, 'segi': 1, 'asal': 1, 'liput': 1, 'soal': 1, 'latih': 1, 'qiuz': 1, 'tengah': 1, 'uts': 1, 'akhir': 1, 'uas': 1, 'data': 1, 'sudah': 1, 'bagai': 1, 'macam': 1, 'penelitan': 1, 'upa': 1, 'tree': 1, 'map': 1, 'table': 1, 'smiley': 1, 'faces': 1, 'word': 1, 'cloud': 1, 'radar': 1, 'plot': 1, 'network': 1, 'informasi': 1, 'cepat': 1, 'oleh': 1, 'bagi': 1, 'harap': 1, 'tiap': 1, 'modul': 1, 'dasar': 1, 'coba': 1, 'terap': 1, 'yakni': 1, 'sebar': 1, 'kuisioner': 1, 'mampu': 1, 'beri': 1, 'mudah': 1, 'diri': 1, 'sendiri': 1, 'hasil': 1, 'presentase': 1, 'masuk': 1, 'kategori': 1, 'baik': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 10, 'and': 5, 'students': 5, 'elearning': 4, 'that': 4, 'in': 4, 'to': 4, 'olm': 4, 'open': 4, 'learner': 4, 'system': 4, 'is': 3, 'a': 3, 'learning': 3, 'competence': 3, 'value': 3, 'reflection': 3, 'model': 3, 'are': 3, 'level': 2, 'competency': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'on': 2, 'with': 2, 'semester': 2, 'then': 2, 'will': 2, 'for': 2, 'computerbased': 1, 'media': 1, 'support': 1, 'process': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'done': 1, 'classroom': 1, 'use': 1, 'today': 1, 'aims': 1, 'determine': 1, 'student': 1, 'however': 1, 'it': 1, 'takes': 1, 'quite': 1, 'long': 1, 'time': 1, 'intensive': 1, 'approach': 1, 'ascertain': 1, 'these': 1, 'problems': 1, 'overcome': 1, 'by': 1, 'models': 1, 'where': 1, 'mevisualisasikan': 1, 'terms': 1, 'resources': 1, 'derived': 1, 'from': 1, 'automated': 1, 'systems': 1, 'automatic': 1, 'includes': 1, 'exercises': 1, 'quizzes': 1, 'middle': 1, 'exam': 1, 'final': 1, 'examination': 1, 'once': 1, 'data': 1, 'source': 1, 'already': 1, 'exists': 1, 'visualize': 1, 'into': 1, 'various': 1, 'forms': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'used': 1, 'visualization': 1, 'form': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'tree': 1, 'map': 1, 'table': 1, 'smiley': 1, 'faces': 1, 'word': 1, 'cloud': 1, 'radar': 1, 'plot': 1, 'network': 1, 'using': 1, 'information': 1, 'quickly': 1, 'obtained': 1, 'expected': 1, 'know': 1, 'they': 1, 'each': 1, 'module': 1, 'based': 1, 'trials': 1, 'applied': 1, 'questionnaire': 1, 'considered': 1, 'able': 1, 'provide': 1, 'convenience': 1, 'own': 1, 'results': 1, 'assessment': 1, 'percentage': 1, 'included': 1, 'both': 1, 'categories': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1140 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Indrit Cikita Dwi Putri
Judul: Penetapan harga jual produk dengan simulasi sistem dinamik untuk meningkatkan profitabilitas
Pembimbing 1: Achmad Jauhari, S.T.,M.Kom.
Pembimbing 2: Sigit Susanto Putro, S.Kom.,M.Kom.
Abstrak (Raw): Kebijakan penetapan harga jual sebuah produk pada suatu unit usaha merupakan strategi penting dalam proses penjualan yang harus diputuskan secara cepat dan tepat. Tidak terkecuali bagi PT. Dua Putri Kedaton yang termasuk perusahaan yang cukup besar dalam bidangnya. Salah satu produk yang dihasilkan oleh perusahaan ini adalah aspal hotmix Saat ini penetapan harga aspal hotmix per tonase hingga pemasangannya ditetapkan secara acak dan berpatokan pada harga pasar. Oleh sebab itu, penjualan dan keuntungan yang dihasilkan juga masih belum maksimal. Untuk mengatasi permasalahan penetapan harga tersebut, perlu di analisis strategi penetapan harga yang tepat. Sehingga dapat menggambarkan sistem atau keadaan pasar yang nyata. Solusi yang dapat digunakan adalah melalui pendekatan simulasi sistem dinamik. Metode tersebut sangat cocok untuk kasus variabel yang selalu berubah. Sedangkan software yang dapat digunakan adalah aplikasi Vensim. Berdasarkan hasil simulasi, penetapan harga melalui simulasi dapat meningkatkan profit sebesar 11,10 %. Untuk meningkatkan profit, bisa dikembangkan skenario efisiensi biaya. Dimana, pada kondisi optimis skenario ini bisa meningkatkan profit sebesar 7,26 %. Skenario harga bbm juga bisa dilakukan untuk meramalkan harga pada saat terjadi kenaikan atau penurunan harga BBM.
Abstrak (Clean): kebijakan penetapan harga jual sebuah produk pada suatu unit usaha merupakan strategi penting dalam proses penjualan yang harus diputuskan secara cepat dan tepat tidak terkecuali bagi pt dua putri kedaton yang termasuk perusahaan yang cukup besar dalam bidangnya salah satu produk yang dihasilkan oleh perusahaan ini adalah aspal hotmix saat ini penetapan harga aspal hotmix per tonase hingga pemasangannya ditetapkan secara acak dan berpatokan pada harga pasar oleh sebab itu penjualan dan keuntungan yang dihasilkan juga masih belum maksimal untuk mengatasi permasalahan penetapan harga tersebut perlu di analisis strategi penetapan harga yang tepat sehingga dapat menggambarkan sistem atau keadaan pasar yang nyata solusi yang dapat digunakan adalah melalui pendekatan simulasi sistem dinamik metode tersebut sangat cocok untuk kasus variabel yang selalu berubah sedangkan software yang dapat digunakan adalah aplikasi vensim berdasarkan hasil simulasi penetapan harga melalui simulasi dapat meningkatkan profit sebesar untuk meningkatkan profit bisa dikembangkan skenario efisiensi biaya dimana pada kondisi optimis skenario ini bisa meningkatkan profit sebesar skenario harga bbm juga bisa dilakukan untuk meramalkan harga pada saat terjadi kenaikan atau penurunan harga bbm
Abstrak (Stopwords Removed): kebijakan penetapan harga jual produk unit usaha strategi penting proses penjualan harus diputuskan secara cepat tepat terkecuali bagi pt dua putri kedaton termasuk perusahaan cukup besar bidangnya salah satu produk dihasilkan perusahaan aspal hotmix penetapan harga aspal hotmix per tonase hingga pemasangannya ditetapkan secara acak berpatokan harga pasar sebab penjualan keuntungan dihasilkan masih belum maksimal mengatasi permasalahan penetapan harga tersebut perlu analisis strategi penetapan harga tepat dapat menggambarkan sistem keadaan pasar nyata solusi dapat digunakan pendekatan simulasi sistem dinamik metode tersebut sangat cocok kasus variabel selalu berubah sedangkan software dapat digunakan aplikasi vensim berdasarkan hasil simulasi penetapan harga simulasi dapat meningkatkan profit sebesar meningkatkan profit dikembangkan skenario efisiensi biaya dimana kondisi optimis skenario meningkatkan profit sebesar skenario harga bbm dilakukan meramalkan harga terjadi kenaikan penurunan harga bbm
Abstrak (Stemmed): bijak tetap harga jual produk unit usaha strategi penting proses jual harus putus cara cepat tepat kecuali bagi pt dua putri kedaton masuk usaha cukup besar bidang salah satu produk hasil usaha aspal hotmix tetap harga aspal hotmix per tonase hingga pasang tetap cara acak patok harga pasar sebab jual untung hasil masih belum maksimal atas masalah tetap harga sebut perlu analisis strategi tetap harga tepat dapat gambar sistem ada pasar nyata solusi dapat guna dekat simulasi sistem dinamik metode sebut sangat cocok kasus variabel selalu ubah sedang software dapat guna aplikasi vensim dasar hasil simulasi tetap harga simulasi dapat tingkat profit besar tingkat profit kembang skenario efisiensi biaya mana kondisi optimis skenario tingkat profit besar skenario harga bbm laku ramal harga jadi naik turun harga bbm
Abstrak (Corrected): biak team hard dual proud unit sara strategy panting proves dual harms puts cara eat teat kecuali bag pt due putrid keaton mask sara cutup bear biding salad sat proud hail sara appal homie team hard appal homie per tongue hinges padang team cara arak paton hard paar kebab dual unsung hail mash begum maximal alas marsala team hard debut peru analysis strategy team hard teat apart sambar sister ada paar nyala solus apart gun dead simulate sister dynamic metope debut sang cook ass variable sell bah sedan software apart gun aplikasi venom dakar hail simulate team hard simulate apart dingbat profit bear dingbat profit embank scenario efisiensi bay mana kondisi optimism scenario dingbat profit bear scenario hard bum lake jamal hard jade nail turn hard bum
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'harga': 9, 'tetap': 6, 'dapat': 4, 'jual': 3, 'usaha': 3, 'besar': 3, 'hasil': 3, 'simulasi': 3, 'tingkat': 3, 'profit': 3, 'skenario': 3, 'produk': 2, 'strategi': 2, 'cara': 2, 'tepat': 2, 'aspal': 2, 'hotmix': 2, 'pasar': 2, 'sebut': 2, 'sistem': 2, 'guna': 2, 'bbm': 2, 'bijak': 1, 'unit': 1, 'penting': 1, 'proses': 1, 'harus': 1, 'putus': 1, 'cepat': 1, 'kecuali': 1, 'bagi': 1, 'pt': 1, 'dua': 1, 'putri': 1, 'kedaton': 1, 'masuk': 1, 'cukup': 1, 'bidang': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'per': 1, 'tonase': 1, 'hingga': 1, 'pasang': 1, 'acak': 1, 'patok': 1, 'sebab': 1, 'untung': 1, 'masih': 1, 'belum': 1, 'maksimal': 1, 'atas': 1, 'masalah': 1, 'perlu': 1, 'analisis': 1, 'gambar': 1, 'ada': 1, 'nyata': 1, 'solusi': 1, 'dekat': 1, 'dinamik': 1, 'metode': 1, 'sangat': 1, 'cocok': 1, 'kasus': 1, 'variabel': 1, 'selalu': 1, 'ubah': 1, 'sedang': 1, 'software': 1, 'aplikasi': 1, 'vensim': 1, 'dasar': 1, 'kembang': 1, 'efisiensi': 1, 'biaya': 1, 'mana': 1, 'kondisi': 1, 'optimis': 1, 'laku': 1, 'ramal': 1, 'jadi': 1, 'naik': 1, 'turun': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'is': 10, 'of': 8, 'can': 7, 'that': 6, 'in': 5, 'be': 5, 'pricing': 4, 'to': 4, 'profit': 4, 'the': 4, 'it': 4, 'a': 3, 'and': 3, 'which': 3, 'simulation': 3, 'increase': 3, 'scenario': 3, 'strategy': 2, 'sale': 2, 'for': 2, 'company': 2, 'big': 2, 'asphalt': 2, 'hotmix': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'market': 2, 'system': 2, 'or': 2, 'condition': 2, 'used': 2, 'as': 2, 'fuel': 2, 'oil': 2, 'policy': 1, 'product': 1, 'work': 1, 'unit': 1, 'important': 1, 'process': 1, 'has': 1, 'decided': 1, 'rapidly': 1, 'accurately': 1, 'no': 1, 'exception': 1, 'pt': 1, 'dua': 1, 'putri': 1, 'kedaton': 1, 'includes': 1, 'enough': 1, 'its': 1, 'field': 1, 'one': 1, 'products': 1, 'produced': 1, 'by': 1, 'this': 1, 'at': 1, 'timepricing': 1, 'per': 1, 'tons': 1, 'until': 1, 'installation': 1, 'set': 1, 'randomly': 1, 'share': 1, 'way': 1, 'have': 1, 'not': 1, 'been': 1, 'maximal': 1, 'overcome': 1, 'problem': 1, 'needs': 1, 'exact': 1, 'analysis': 1, 'so': 1, 'draw': 1, 'real': 1, 'solution': 1, 'approach': 1, 'dynamic': 1, 'method': 1, 'very': 1, 'suitable': 1, 'variable': 1, 'case': 1, 'always': 1, 'change': 1, 'while': 1, 'fix': 1, 'software': 1, 'application': 1, 'vensim': 1, 'result': 1, 'with': 1, 'amount': 1, 'developed': 1, 'efficiency': 1, 'cost': 1, 'optimist': 1, 'done': 1, 'predict': 1, 'price': 1, 'when': 1, 'rising': 1, 'depression': 1, 'occurring': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1141 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Ristya Mega Pratiwi
Judul: SISTEM REKOMENDASI PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN KEPALA SEKOLAH MENGGUNAKAN ALGORITMA C45. (STUDI KASUS: Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun).
Pembimbing 1: Rika Yunitarini, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Achmad Jauhari, S.T., M.Kom.
Abstrak (Raw): Kemajuan setiap sekolah menengah pertama/menengah atas tidak lepas dari pengaruh bagaimana kemampuan kepala sekolah dalam mengelola seluruh sumber daya yang ada pada sekolah tersebut. Oleh karena itu diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas, dalam hal ini guru-guru yang memiliki potensi dan prestasi untuk menjadi kepala sekolah agar dapat mewujudkan pendidikan yang berkualitas.
Saat ini proses seleksi pemilihan kepala sekolah masih dilakukan dengan menggunakan software microsoft excel. Pengambilan keputusan penentuan calon kepala sekolah pada Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun merupakan hal yang relatif sulit karena terdapat berbagai kriteria yang mempengaruhi, yang diantaranya yaitu: Pendidikan terakhir, Usia, Lama Mengajar, Sertifikat Pendidikan, Wawancara dan Surat Sehat. Tugas akhir ini bertujuan untuk membangun sistem pendukung keputusan yang mempunyai kemampuan analisa pemilihan kepala sekolah dengan menggunakan Algoritma C4.5, dimana algoritma C4.5 merupakan pohon keputusan yang memiliki tingkat akurasi yang tinggi dalam menentukan keputusan.
Dari penelitian yang telah dilakukan, diketahui nilai precision dari algoritma C4.5 dengan partisi data 7:3 menghasilkan nilai sebesar 100%. Nilai accuracy algoritma C4.5 partisi data 7:3 dengan nilai sebesar 80%.
Kata kunci : Algoritma C4.5, Pemilihan Kepala Sekolah, Sistem Pendukung Keputusan
Abstrak (Clean): kemajuan setiap sekolah menengah pertamamenengah atas tidak lepas dari pengaruh bagaimana kemampuan kepala sekolah dalam mengelola seluruh sumber daya yang ada pada sekolah tersebut oleh karena itu diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas dalam hal ini guruguru yang memiliki potensi dan prestasi untuk menjadi kepala sekolah agar dapat mewujudkan pendidikan yang berkualitas saat ini proses seleksi pemilihan kepala sekolah masih dilakukan dengan menggunakan software microsoft excel pengambilan keputusan penentuan calon kepala sekolah pada dinas pendidikan kabupaten madiun merupakan hal yang relatif sulit karena terdapat berbagai kriteria yang mempengaruhi yang diantaranya yaitu pendidikan terakhir usia lama mengajar sertifikat pendidikan wawancara dan surat sehat tugas akhir ini bertujuan untuk membangun sistem pendukung keputusan yang mempunyai kemampuan analisa pemilihan kepala sekolah dengan menggunakan algoritma c dimana algoritma c merupakan pohon keputusan yang memiliki tingkat akurasi yang tinggi dalam menentukan keputusan dari penelitian yang telah dilakukan diketahui nilai precision dari algoritma c dengan partisi data menghasilkan nilai sebesar nilai accuracy algoritma c partisi data dengan nilai sebesar kata kunci algoritma c pemilihan kepala sekolah sistem pendukung keputusan
Abstrak (Stopwords Removed): kemajuan setiap sekolah menengah pertamamenengah atas lepas pengaruh bagaimana kemampuan kepala sekolah mengelola seluruh sumber daya ada sekolah tersebut diperlukan sumber daya manusia berkualitas guruguru memiliki potensi prestasi menjadi kepala sekolah dapat mewujudkan pendidikan berkualitas proses seleksi pemilihan kepala sekolah masih dilakukan menggunakan software microsoft excel pengambilan keputusan penentuan calon kepala sekolah dinas pendidikan kabupaten madiun relatif sulit terdapat berbagai kriteria mempengaruhi diantaranya pendidikan terakhir usia lama mengajar sertifikat pendidikan wawancara surat sehat tugas akhir bertujuan membangun sistem pendukung keputusan mempunyai kemampuan analisa pemilihan kepala sekolah menggunakan algoritma c dimana algoritma c pohon keputusan memiliki tingkat akurasi tinggi menentukan keputusan penelitian dilakukan diketahui nilai precision algoritma c partisi data menghasilkan nilai sebesar nilai accuracy algoritma c partisi data nilai sebesar kata kunci algoritma c pemilihan kepala sekolah sistem pendukung keputusan
Abstrak (Stemmed): maju tiap sekolah tengah pertamamenengah atas lepas pengaruh bagaimana mampu kepala sekolah kelola seluruh sumber daya ada sekolah sebut perlu sumber daya manusia kualitas guruguru milik potensi prestasi jadi kepala sekolah dapat wujud didik kualitas proses seleksi pilih kepala sekolah masih laku guna software microsoft excel ambil putus tentu calon kepala sekolah dinas didik kabupaten madiun relatif sulit dapat bagai kriteria pengaruh antara didik akhir usia lama ajar sertifikat didik wawancara surat sehat tugas akhir tuju bangun sistem dukung putus punya mampu analisa pilih kepala sekolah guna algoritma c mana algoritma c pohon putus milik tingkat akurasi tinggi tentu putus teliti laku tahu nilai precision algoritma c partisi data hasil nilai besar nilai accuracy algoritma c partisi data nilai besar kata kunci algoritma c pilih kepala sekolah sistem dukung putus
Abstrak (Corrected): maj tip selah length pertamamenengah alas leaps pengaruh bagaimana camp kerala selah fella seluruh number day ada selah debut peru number day amnesia kualitas grugru milk potent prestos jade kerala selah apart juju did kualitas proves seeks pilch kerala selah mash lake gun software microsoft excel ambit puts tent salon kerala selah dings did kabupaten main related suit apart bahai criteria pengaruh angara did air asia lama ajar sertifikat did wawancara surat seat tugs air juju bangui sister during puts puny camp analyst pilch kerala selah gun algorithm c mana algorithm c poon puts milk dingbat auras ting tent puts elite lake tau nilgai precision algorithm c parts data hail nilgai bear nilgai accuracy algorithm c parts data nilgai bear data bunch algorithm c pilch kerala selah sister during puts
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sekolah': 8, 'kepala': 6, 'putus': 5, 'algoritma': 5, 'c': 5, 'didik': 4, 'nilai': 4, 'pilih': 3, 'pengaruh': 2, 'mampu': 2, 'sumber': 2, 'daya': 2, 'kualitas': 2, 'milik': 2, 'dapat': 2, 'laku': 2, 'guna': 2, 'tentu': 2, 'akhir': 2, 'sistem': 2, 'dukung': 2, 'partisi': 2, 'data': 2, 'besar': 2, 'maju': 1, 'tiap': 1, 'tengah': 1, 'pertamamenengah': 1, 'atas': 1, 'lepas': 1, 'bagaimana': 1, 'kelola': 1, 'seluruh': 1, 'ada': 1, 'sebut': 1, 'perlu': 1, 'manusia': 1, 'guruguru': 1, 'potensi': 1, 'prestasi': 1, 'jadi': 1, 'wujud': 1, 'proses': 1, 'seleksi': 1, 'masih': 1, 'software': 1, 'microsoft': 1, 'excel': 1, 'ambil': 1, 'calon': 1, 'dinas': 1, 'kabupaten': 1, 'madiun': 1, 'relatif': 1, 'sulit': 1, 'bagai': 1, 'kriteria': 1, 'antara': 1, 'usia': 1, 'lama': 1, 'ajar': 1, 'sertifikat': 1, 'wawancara': 1, 'surat': 1, 'sehat': 1, 'tugas': 1, 'tuju': 1, 'bangun': 1, 'punya': 1, 'analisa': 1, 'mana': 1, 'pohon': 1, 'tingkat': 1, 'akurasi': 1, 'tinggi': 1, 'teliti': 1, 'tahu': 1, 'precision': 1, 'hasil': 1, 'accuracy': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 13, 'a': 7, 'in': 6, 'to': 5, 'that': 5, 'algorithm': 5, 'c': 5, 'principals': 4, 'education': 4, 'decision': 4, 'value': 4, 'selection': 3, 'is': 3, 'has': 3, 'high': 2, 'ability': 2, 'resources': 2, 'school': 2, 'quality': 2, 'this': 2, 'and': 2, 'done': 2, 'using': 2, 'which': 2, 'support': 2, 'system': 2, 'accuracy': 2, 'data': 2, 'partitioning': 2, 'with': 2, 'progress': 1, 'each': 1, 'junior': 1, 'senior': 1, 'due': 1, 'impact': 1, 'how': 1, 'managing': 1, 'all': 1, 'exist': 1, 'therefore': 1, 'we': 1, 'need': 1, 'human': 1, 'case': 1, 'teachers': 1, 'who': 1, 'have': 1, 'potential': 1, 'achievements': 1, 'become': 1, 'order': 1, 'realize': 1, 'currently': 1, 'process': 1, 'head': 1, 'still': 1, 'microsoft': 1, 'excel': 1, 'software': 1, 'decisionmaking': 1, 'determination': 1, 'prospective': 1, 'madiun': 1, 'district': 1, 'office': 1, 'relatively': 1, 'difficult': 1, 'because': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'various': 1, 'criteria': 1, 'influence': 1, 'include': 1, 'last': 1, 'age': 1, 'old': 1, 'teaching': 1, 'certificate': 1, 'interviews': 1, 'health': 1, 'letter': 1, 'final': 1, 'project': 1, 'aims': 1, 'develop': 1, 'analyze': 1, 'by': 1, 'tree': 1, 'degree': 1, 'determining': 1, 'from': 1, 'research': 1, 'been': 1, 'known': 1, 'precision': 1, 'yields': 1, 'keywords': 1, 'election': 1, 'principal': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1142 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Abdul Hakim
Judul: KLASIFIKASI FASE DIABETIC RETINOPATHY PADA FUNDUS MATA MENGGUNAKAN GRAY LEVEL RUN LENGTH MATRIX (GLRLM)
Pembimbing 1: Dr. Indah Agustien S, S. Kom., M.Kom
Pembimbing 2: Dr. Arif Muntasa, S. Si., M.T
Abstrak (Raw): Diabetes melitus merupakan suatu kondisi dimana tingginya kadar gula dalam darah yang melebihi kisaran normal. Salah satu penyakit hasil dari komplikasi diabetes melitus yaitu diabetic retinopathy. Penyakit ini dapat menyebabkan kerusakan pada retina mata dan beresiko buta secara permanen pada penderitanya. Mendeteksi penyakit ini bisa dilakukan dengan cara melihat informasi pada citra fundus mata. Maka dari itu diperlukan adanya penelitian klasifikasi fase diabetic retinopathy melalui citra fundus mata. Tugas Akhir ini menggunakan metode gray level run length matrix (GLRLM) sebagai metode ekstraksi fiturnya. Terdapat tiga langkah utama dalam proses klasifikasi dalam penelitian ini. Langkah pertama dengan mengubah citra asli menjadi grayscale, kemudian dilakukan masking overlay yaitu mengeliminasi blood vessel pada citra grayscale dengan hasil proses segmentasi. Langkah kedua adalah ekstraksi fitur dengan menggunakan metode GLRLM. Proses terakhir yaitu klasifikasi fase dengan menggunakan metode manhattan. Pengujian akan dilakukan terhadap database MESSIDOR (Methode to evaluate segmentation and indexing techniques in the field of retinal ophtamology) yang telah terklasifikasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pengujian terhadap sistem, maka didapatkan tingkat akurasi tertinggi sebesar 66,67%.
Kata kunci: Diabetic Retinopathy, gray level run length matrix, blood vessel, masking overlay, manhattan, MESSIDOR.
Abstrak (Clean): diabetes melitus merupakan suatu kondisi dimana tingginya kadar gula dalam darah yang melebihi kisaran normal salah satu penyakit hasil dari komplikasi diabetes melitus yaitu diabetic retinopathy penyakit ini dapat menyebabkan kerusakan pada retina mata dan beresiko buta secara permanen pada penderitanya mendeteksi penyakit ini bisa dilakukan dengan cara melihat informasi pada citra fundus mata maka dari itu diperlukan adanya penelitian klasifikasi fase diabetic retinopathy melalui citra fundus mata tugas akhir ini menggunakan metode gray level run length matrix glrlm sebagai metode ekstraksi fiturnya terdapat tiga langkah utama dalam proses klasifikasi dalam penelitian ini langkah pertama dengan mengubah citra asli menjadi grayscale kemudian dilakukan masking overlay yaitu mengeliminasi blood vessel pada citra grayscale dengan hasil proses segmentasi langkah kedua adalah ekstraksi fitur dengan menggunakan metode glrlm proses terakhir yaitu klasifikasi fase dengan menggunakan metode manhattan pengujian akan dilakukan terhadap database messidor methode to evaluate segmentation and indexing techniques in the field of retinal ophtamology yang telah terklasifikasi berdasarkan hasil penelitian dan pengujian terhadap sistem maka didapatkan tingkat akurasi tertinggi sebesar kata kunci diabetic retinopathy gray level run length matrix blood vessel masking overlay manhattan messidor
Abstrak (Stopwords Removed): diabetes melitus kondisi dimana tingginya kadar gula darah melebihi kisaran normal salah satu penyakit hasil komplikasi diabetes melitus diabetic retinopathy penyakit dapat menyebabkan kerusakan retina mata beresiko buta secara permanen penderitanya mendeteksi penyakit dilakukan cara melihat informasi citra fundus mata diperlukan adanya penelitian klasifikasi fase diabetic retinopathy citra fundus mata tugas akhir menggunakan metode gray level run length matrix glrlm metode ekstraksi fiturnya terdapat tiga langkah utama proses klasifikasi penelitian langkah pertama mengubah citra asli menjadi grayscale dilakukan masking overlay mengeliminasi blood vessel citra grayscale hasil proses segmentasi langkah kedua ekstraksi fitur menggunakan metode glrlm proses terakhir klasifikasi fase menggunakan metode manhattan pengujian dilakukan database messidor methode to evaluate segmentation and indexing techniques in the field of retinal ophtamology terklasifikasi berdasarkan hasil penelitian pengujian sistem didapatkan tingkat akurasi tertinggi sebesar kata kunci diabetic retinopathy gray level run length matrix blood vessel masking overlay manhattan messidor
Abstrak (Stemmed): diabetes melitus kondisi mana tinggi kadar gula darah lebih kisar normal salah satu sakit hasil komplikasi diabetes melitus diabetic retinopathy sakit dapat sebab rusa retina mata resiko buta cara permanen derita deteksi sakit laku cara lihat informasi citra fundus mata perlu ada teliti klasifikasi fase diabetic retinopathy citra fundus mata tugas akhir guna metode gray level run length matrix glrlm metode ekstraksi fiturnya dapat tiga langkah utama proses klasifikasi teliti langkah pertama ubah citra asli jadi grayscale laku masking overlay eliminasi blood vessel citra grayscale hasil proses segmentasi langkah dua ekstraksi fitur guna metode glrlm proses akhir klasifikasi fase guna metode manhattan uji laku database messidor methode to evaluate segmentation and indexing techniques in the field of retinal ophtamology klasifikasi dasar hasil teliti uji sistem dapat tingkat akurasi tinggi besar kata kunci diabetic retinopathy gray level run length matrix blood vessel masking overlay manhattan messidor
Abstrak (Corrected): diabetes melts kondisi mana ting kadar gula sarah leash isar normal salad sat skit hail komplikasi diabetes melts diabetic retinopathy skit apart kebab rush retina data resist but cara permanent merit detest skit lake cara that informant citral fundus data peru ada elite klasifikasi face diabetic retinopathy citral fundus data tugs air gun metope gray level run length matrix girl metope ekstraksi fiturnya apart toga bangka mama proves klasifikasi elite bangka pertain bah citral ali jade grayscale lake masking overlay eliminate blood vessel citral grayscale hail proves segments bangka due ekstraksi four gun metope girl proves air klasifikasi face gun metope manhattan uni lake database messidor method to evaluate segmentation and indexing techniques in the field of retinal ophthalmology klasifikasi dakar hail elite uni sister apart dingbat auras ting bear data bunch diabetic retinopathy gray level run length matrix blood vessel masking overlay manhattan messidor
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'citra': 4, 'klasifikasi': 4, 'metode': 4, 'sakit': 3, 'hasil': 3, 'diabetic': 3, 'retinopathy': 3, 'dapat': 3, 'mata': 3, 'laku': 3, 'teliti': 3, 'guna': 3, 'langkah': 3, 'proses': 3, 'diabetes': 2, 'melitus': 2, 'tinggi': 2, 'cara': 2, 'fundus': 2, 'fase': 2, 'akhir': 2, 'gray': 2, 'level': 2, 'run': 2, 'length': 2, 'matrix': 2, 'glrlm': 2, 'ekstraksi': 2, 'grayscale': 2, 'masking': 2, 'overlay': 2, 'blood': 2, 'vessel': 2, 'manhattan': 2, 'uji': 2, 'messidor': 2, 'kondisi': 1, 'mana': 1, 'kadar': 1, 'gula': 1, 'darah': 1, 'lebih': 1, 'kisar': 1, 'normal': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'komplikasi': 1, 'sebab': 1, 'rusa': 1, 'retina': 1, 'resiko': 1, 'buta': 1, 'permanen': 1, 'derita': 1, 'deteksi': 1, 'lihat': 1, 'informasi': 1, 'perlu': 1, 'ada': 1, 'tugas': 1, 'fiturnya': 1, 'tiga': 1, 'utama': 1, 'pertama': 1, 'ubah': 1, 'asli': 1, 'jadi': 1, 'eliminasi': 1, 'segmentasi': 1, 'dua': 1, 'fitur': 1, 'database': 1, 'methode': 1, 'to': 1, 'evaluate': 1, 'segmentation': 1, 'and': 1, 'indexing': 1, 'techniques': 1, 'in': 1, 'the': 1, 'field': 1, 'of': 1, 'retinal': 1, 'ophtamology': 1, 'dasar': 1, 'sistem': 1, 'tingkat': 1, 'akurasi': 1, 'besar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 26, 'of': 11, 'is': 5, 'to': 5, 'in': 4, 'image': 4, 'blood': 3, 'that': 3, 'diabetic': 3, 'retinopathy': 3, 'this': 3, 'eye': 3, 'and': 3, 'on': 3, 'research': 3, 'classification': 3, 'using': 3, 'process': 3, 'diabetes': 2, 'mellitus': 2, 'a': 2, 'disease': 2, 'can': 2, 'be': 2, 'fundus': 2, 'phase': 2, 'gray': 2, 'level': 2, 'run': 2, 'length': 2, 'matrix': 2, 'glrlm': 2, 'extraction': 2, 'method': 2, 'step': 2, 'grayscale': 2, 'then': 2, 'masking': 2, 'overlay': 2, 'vessel': 2, 'segmentation': 2, 'manhattan': 2, 'testing': 2, 'condition': 1, 'which': 1, 'high': 1, 'sugar': 1, 'levels': 1, 'exceed': 1, 'normal': 1, 'range': 1, 'one': 1, 'diseases': 1, 'complications': 1, 'cause': 1, 'damage': 1, 'retina': 1, 'risk': 1, 'permanently': 1, 'blind': 1, 'sufferer': 1, 'detecting': 1, 'done': 1, 'by': 1, 'looking': 1, 'at': 1, 'information': 1, 'therefore': 1, 'it': 1, 'necessary': 1, 'through': 1, 'final': 1, 'project': 1, 'as': 1, 'its': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'three': 1, 'main': 1, 'steps': 1, 'first': 1, 'transform': 1, 'original': 1, 'into': 1, 'eliminates': 1, 'with': 1, 'results': 1, 'second': 1, 'feature': 1, 'last': 1, 'methods': 1, 'will': 1, 'performed': 1, 'against': 1, 'messidore': 1, 'evaluate': 1, 'indexing': 1, 'techniques': 1, 'field': 1, 'retinal': 1, 'ophtamology': 1, 'database': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'classified': 1, 'based': 1, 'system': 1, 'obtained': 1, 'highest': 1, 'accuracy': 1, 'rate': 1, 'keywords': 1, 'messidor': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1143 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Irina Kurniawati
Judul: SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSA PENYAKIT PULPA DENGAN METODE DEMPSTER
SHAFER
Pembimbing 1: Rika Yunitarini, ST., MT.
Pembimbing 2: Achmad Jauhari, ST., M.Kom.
Abstrak (Raw): Penyakit gigi merupakan penyakit yang paling banyak dikeluhkan oleh masyarakat Indonesia. Penyakit gigi diawali dengan gigi berlubang yang apabila tidak ditangani secara serius akan menyebabkan timbulnya penyakit Pulpa yaitu salah satu bagian penting dalam rongga gigi. Penyakit pulpa bersifat agresif komulatif, artinya daerah yang rusak tidak dapat disembuhkan apabila tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Sedangkan, penyakit gigi dan mulut merupakan penyakit keempat yang paling mahal biaya penyembuhannya.
Berdasarkan data tentang tingginya penderita penyakit Pulpa serta rendahnya jumlah pasien yang mampu berobat ke dokter karena membutuhkan biaya yang mahal, maka dengan mengimplementasikan metode Dempster Shafer dibuatlah suatu alternatif sistem pakar yang dapat membantu penderita penyakit Pulpa agar dapat mengetahui diagnosa penyakitnya serta mengetahui cara perawatannya tanpa harus mengeluarkan biaya yang mahal.
Dari penelitian ini telah dihasilkan sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit Pulpa dan setelah dilakukan uji coba 60 kasus data, diperoleh nilai akurasi sebesar 98,3%.
Kata Kunci : Pulpa, Sistem Pakar, Dempster Shafer
Abstrak (Clean): penyakit gigi merupakan penyakit yang paling banyak dikeluhkan oleh masyarakat indonesia penyakit gigi diawali dengan gigi berlubang yang apabila tidak ditangani secara serius akan menyebabkan timbulnya penyakit pulpa yaitu salah satu bagian penting dalam rongga gigi penyakit pulpa bersifat agresif komulatif artinya daerah yang rusak tidak dapat disembuhkan apabila tidak ditangani dengan cepat dan tepat sedangkan penyakit gigi dan mulut merupakan penyakit keempat yang paling mahal biaya penyembuhannya berdasarkan data tentang tingginya penderita penyakit pulpa serta rendahnya jumlah pasien yang mampu berobat ke dokter karena membutuhkan biaya yang mahal maka dengan mengimplementasikan metode dempster shafer dibuatlah suatu alternatif sistem pakar yang dapat membantu penderita penyakit pulpa agar dapat mengetahui diagnosa penyakitnya serta mengetahui cara perawatannya tanpa harus mengeluarkan biaya yang mahal dari penelitian ini telah dihasilkan sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit pulpa dan setelah dilakukan uji coba kasus data diperoleh nilai akurasi sebesar kata kunci pulpa sistem pakar dempster shafer
Abstrak (Stopwords Removed): penyakit gigi penyakit paling banyak dikeluhkan masyarakat indonesia penyakit gigi diawali gigi berlubang apabila ditangani secara serius menyebabkan timbulnya penyakit pulpa salah satu bagian penting rongga gigi penyakit pulpa bersifat agresif komulatif artinya daerah rusak dapat disembuhkan apabila ditangani cepat tepat sedangkan penyakit gigi mulut penyakit keempat paling mahal biaya penyembuhannya berdasarkan data tentang tingginya penderita penyakit pulpa rendahnya jumlah pasien mampu berobat dokter membutuhkan biaya mahal mengimplementasikan metode dempster shafer dibuatlah alternatif sistem pakar dapat membantu penderita penyakit pulpa dapat mengetahui diagnosa penyakitnya mengetahui cara perawatannya harus mengeluarkan biaya mahal penelitian dihasilkan sistem pakar mendiagnosa penyakit pulpa dilakukan uji coba kasus data diperoleh nilai akurasi sebesar kata kunci pulpa sistem pakar dempster shafer
Abstrak (Stemmed): sakit gigi sakit paling banyak keluh masyarakat indonesia sakit gigi awal gigi lubang apabila tangan cara serius sebab timbul sakit pulpa salah satu bagi penting rongga gigi sakit pulpa sifat agresif komulatif arti daerah rusak dapat sembuh apabila tangan cepat tepat sedang sakit gigi mulut sakit empat paling mahal biaya sembuh dasar data tentang tinggi derita sakit pulpa rendah jumlah pasien mampu obat dokter butuh biaya mahal implementasi metode dempster shafer buat alternatif sistem pakar dapat bantu derita sakit pulpa dapat tahu diagnosa sakit tahu cara awat harus keluar biaya mahal teliti hasil sistem pakar mendiagnosa sakit pulpa laku uji coba kasus data oleh nilai akurasi besar kata kunci pulpa sistem pakar dempster shafer
Abstrak (Corrected): skit gig skit paling banyan kelly masyarakat indonesia skit gig away gig lubing arabia tanga cara serious kebab timbal skit pulp salad sat bag panting conga gig skit pulp sift agrestic komulatif art sarah rusk apart embus arabia tanga eat teat sedan skit gig mulct skit expat paling metal bay embus dakar data tenting ting merit skit pulp rental mullah pain camp boat doter butch bay metal implements metope dempster safer but alternative sister dakar apart bantu merit skit pulp apart tau diagnose skit tau cara away harms cellar bay metal elite hail sister dakar mendiagnosa skit pulp lake uni coma ass data olen nilgai auras bear data bunch pulp sister dakar dempster safer
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sakit': 11, 'pulpa': 6, 'gigi': 5, 'dapat': 3, 'mahal': 3, 'biaya': 3, 'sistem': 3, 'pakar': 3, 'paling': 2, 'apabila': 2, 'tangan': 2, 'cara': 2, 'sembuh': 2, 'data': 2, 'derita': 2, 'dempster': 2, 'shafer': 2, 'tahu': 2, 'banyak': 1, 'keluh': 1, 'masyarakat': 1, 'indonesia': 1, 'awal': 1, 'lubang': 1, 'serius': 1, 'sebab': 1, 'timbul': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'bagi': 1, 'penting': 1, 'rongga': 1, 'sifat': 1, 'agresif': 1, 'komulatif': 1, 'arti': 1, 'daerah': 1, 'rusak': 1, 'cepat': 1, 'tepat': 1, 'sedang': 1, 'mulut': 1, 'empat': 1, 'dasar': 1, 'tentang': 1, 'tinggi': 1, 'rendah': 1, 'jumlah': 1, 'pasien': 1, 'mampu': 1, 'obat': 1, 'dokter': 1, 'butuh': 1, 'implementasi': 1, 'metode': 1, 'buat': 1, 'alternatif': 1, 'bantu': 1, 'diagnosa': 1, 'awat': 1, 'harus': 1, 'keluar': 1, 'teliti': 1, 'hasil': 1, 'mendiagnosa': 1, 'laku': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'kasus': 1, 'oleh': 1, 'nilai': 1, 'akurasi': 1, 'besar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'disease': 11, 'of': 8, 'pulp': 6, 'is': 5, 'and': 5, 'to': 5, 'that': 4, 'dental': 3, 'a': 3, 'not': 3, 'expert': 3, 'system': 3, 'most': 2, 'by': 2, 'people': 2, 'with': 2, 'if': 2, 'can': 2, 'expensive': 2, 'cost': 2, 'data': 2, 'high': 2, 'dempster': 2, 'shafer': 2, 'an': 2, 'complained': 1, 'indonesia': 1, 'begins': 1, 'cavities': 1, 'which': 1, 'taken': 1, 'seriously': 1, 'will': 1, 'cause': 1, 'one': 1, 'important': 1, 'part': 1, 'tooth': 1, 'cavity': 1, 'aggressive': 1, 'cumulative': 1, 'meaning': 1, 'damaged': 1, 'area': 1, 'be': 1, 'cured': 1, 'treated': 1, 'quickly': 1, 'appropriately': 1, 'meanwhile': 1, 'mouth': 1, 'fourth': 1, 'recovery': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'about': 1, 'low': 1, 'number': 1, 'patients': 1, 'who': 1, 'were': 1, 'able': 1, 'go': 1, 'doctor': 1, 'because': 1, 'price': 1, 'then': 1, 'implementing': 1, 'method': 1, 'made': 1, 'alternative': 1, 'help': 1, 'in': 1, 'order': 1, 'confirm': 1, 'diagnosis': 1, 'know': 1, 'how': 1, 'treat': 1, 'them': 1, 'without': 1, 'having': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'has': 1, 'produced': 1, 'diagnose': 1, 'after': 1, 'testing': 1, 'cases': 1, 'shows': 1, 'value': 1, 'accuracy': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1144 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Suci Darma Wati
Judul: KLASIFIKASI DIABETIC RETINOPATHY PADA CITRA RETINA MENGGUNAKAN PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (PCA)
Pembimbing 1: Dr. Arif Muntasa, S.Si., M.T
Pembimbing 2: Dr. Indah Agustien S, S.Kom., M.Kom
Abstrak (Raw): Mata adalah alat indera dengan berbagai fungsi yang rentan terhadap penyakit. diabetik retinopathy merupakan salah satu penyakit pada mata yang diakibatkan oleh diabetes mellitus. Resiko penderita akan terus bertambah seiring lamanya mengidap penyakit ini, bahkan mampu mengakibatkan kebutaan. Untuk mengantisipasi kerusakan yang lebih parah, perlu adanya sistem yang mampu mendeteksi fase diabetic retinopathy (DR) secara dini. Sistem yang dibangun pada penelitian ini merupakan sistem yang dapat digunakan untuk mendeteksi fase diabetic retinopathy dengan menggunakan metode Principal Component Analysis (PCA) dan metode klasifikasi K-Nearest Neighbor (KNN). Sistem ini dapat menggolongkan citra retina kedalam empat fase DR yaitu, normal, Poliferative Diabetic Retinopathy (PDR), non- Poliferative Diabetic Retinopathy (NPDR) dan Macular Edema (ME). Pengujian dilakukan terhadap citra retina pada database Methode to evaluate segmentation and indexing techniques in the field of retinal ophtamology (MESSIDORE) yang sudah terklasifikasi sesuai tingkatan fasenya. Dari hasil analisis dan pengujian yang dilakukan pada sistem, didapatkan tingkat akurasi tertinggi adalah 85%.
Kata kunci : Diabetic Retinopathy, Principal Component Analysis, K- Nearest Neighbhor, MESSIDORE.
Abstrak (Clean): mata adalah alat indera dengan berbagai fungsi yang rentan terhadap penyakit diabetik retinopathy merupakan salah satu penyakit pada mata yang diakibatkan oleh diabetes mellitus resiko penderita akan terus bertambah seiring lamanya mengidap penyakit ini bahkan mampu mengakibatkan kebutaan untuk mengantisipasi kerusakan yang lebih parah perlu adanya sistem yang mampu mendeteksi fase diabetic retinopathy dr secara dini sistem yang dibangun pada penelitian ini merupakan sistem yang dapat digunakan untuk mendeteksi fase diabetic retinopathy dengan menggunakan metode principal component analysis pca dan metode klasifikasi knearest neighbor knn sistem ini dapat menggolongkan citra retina kedalam empat fase dari yaitu normal poliferative diabetic retinopathy pdr non poliferative diabetic retinopathy npdr dan macular edema me pengujian dilakukan terhadap citra retina pada database methode to evaluate segmentation and indexing techniques in the field of retinal ophtamology messidore yang sudah terklasifikasi sesuai tingkatan fasenya dari hasil analisis dan pengujian yang dilakukan pada sistem didapatkan tingkat akurasi tertinggi adalah kata kunci diabetic retinopathy principal component analysis k nearest neighbhor messidore
Abstrak (Stopwords Removed): mata alat indera berbagai fungsi rentan penyakit diabetik retinopathy salah satu penyakit mata diakibatkan diabetes mellitus resiko penderita terus bertambah seiring lamanya mengidap penyakit bahkan mampu mengakibatkan kebutaan mengantisipasi kerusakan lebih parah perlu adanya sistem mampu mendeteksi fase diabetic retinopathy dr secara dini sistem dibangun penelitian sistem dapat digunakan mendeteksi fase diabetic retinopathy menggunakan metode principal component analysis pca metode klasifikasi knearest neighbor knn sistem dapat menggolongkan citra retina kedalam empat fase normal poliferative diabetic retinopathy pdr non poliferative diabetic retinopathy npdr macular edema me pengujian dilakukan citra retina database methode to evaluate segmentation and indexing techniques in the field of retinal ophtamology messidore sudah terklasifikasi sesuai tingkatan fasenya hasil analisis pengujian dilakukan sistem didapatkan tingkat akurasi tertinggi kata kunci diabetic retinopathy principal component analysis k nearest neighbhor messidore
Abstrak (Stemmed): mata alat indera bagai fungsi rentan sakit diabetik retinopathy salah satu sakit mata akibat diabetes mellitus resiko derita terus tambah iring lama idap sakit bahkan mampu akibat buta antisipasi rusa lebih parah perlu ada sistem mampu deteksi fase diabetic retinopathy dr cara dini sistem bangun teliti sistem dapat guna deteksi fase diabetic retinopathy guna metode principal component analysis pca metode klasifikasi knearest neighbor knn sistem dapat golong citra retina dalam empat fase normal poliferative diabetic retinopathy pdr non poliferative diabetic retinopathy npdr macular edema me uji laku citra retina database methode to evaluate segmentation and indexing techniques in the field of retinal ophtamology messidore sudah klasifikasi sesuai tingkat fase hasil analisis uji laku sistem dapat tingkat akurasi tinggi kata kunci diabetic retinopathy principal component analysis k nearest neighbhor messidore
Abstrak (Corrected): data flat indra bahai fungi rental skit diabetic retinopathy salad sat skit data akbar diabetes mellitus resist merit terms tambac bring lama ida skit balkan camp akbar but antisipasi rush leash sarah peru ada sister camp detest face diabetic retinopathy dr cara dine sister bangui elite sister apart gun detest face diabetic retinopathy gun metope principal component analysis pa metope klasifikasi nearest neighbor inn sister apart going citral retina dream expat face normal proliferative diabetic retinopathy per non proliferative diabetic retinopathy near macula edema me uni lake citral retina database method to evaluate segmentation and indexing techniques in the field of retinal ophthalmology messidor judah klasifikasi sexual dingbat face hail analysis uni lake sister apart dingbat auras ting data bunch diabetic retinopathy principal component analysis k nearest neighbor messidor
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'retinopathy': 6, 'sistem': 5, 'diabetic': 5, 'fase': 4, 'sakit': 3, 'dapat': 3, 'mata': 2, 'akibat': 2, 'mampu': 2, 'deteksi': 2, 'guna': 2, 'metode': 2, 'principal': 2, 'component': 2, 'analysis': 2, 'klasifikasi': 2, 'citra': 2, 'retina': 2, 'poliferative': 2, 'uji': 2, 'laku': 2, 'messidore': 2, 'tingkat': 2, 'alat': 1, 'indera': 1, 'bagai': 1, 'fungsi': 1, 'rentan': 1, 'diabetik': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'diabetes': 1, 'mellitus': 1, 'resiko': 1, 'derita': 1, 'terus': 1, 'tambah': 1, 'iring': 1, 'lama': 1, 'idap': 1, 'bahkan': 1, 'buta': 1, 'antisipasi': 1, 'rusa': 1, 'lebih': 1, 'parah': 1, 'perlu': 1, 'ada': 1, 'dr': 1, 'cara': 1, 'dini': 1, 'bangun': 1, 'teliti': 1, 'pca': 1, 'knearest': 1, 'neighbor': 1, 'knn': 1, 'golong': 1, 'dalam': 1, 'empat': 1, 'normal': 1, 'pdr': 1, 'non': 1, 'npdr': 1, 'macular': 1, 'edema': 1, 'me': 1, 'database': 1, 'methode': 1, 'to': 1, 'evaluate': 1, 'segmentation': 1, 'and': 1, 'indexing': 1, 'techniques': 1, 'in': 1, 'the': 1, 'field': 1, 'of': 1, 'retinal': 1, 'ophtamology': 1, 'sudah': 1, 'sesuai': 1, 'hasil': 1, 'analisis': 1, 'akurasi': 1, 'tinggi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'k': 1, 'nearest': 1, 'neighbhor': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 11, 'of': 9, 'is': 5, 'diabetic': 5, 'retinopathy': 5, 'to': 5, 'system': 5, 'a': 4, 'in': 4, 'and': 4, 'disease': 3, 'this': 3, 'retinal': 3, 'eye': 2, 'with': 2, 'that': 2, 'detect': 2, 'phase': 2, 'can': 2, 'analysis': 2, 'image': 2, 'poliferative': 2, 'sense': 1, 'organ': 1, 'various': 1, 'functions': 1, 'easily': 1, 'have': 1, 'one': 1, 's': 1, 'as': 1, 'result': 1, 'diabetes': 1, 'mellitus': 1, 'risk': 1, 'patients': 1, 'will': 1, 'continue': 1, 'increase': 1, 'length': 1, 'even': 1, 'able': 1, 'cause': 1, 'blindness': 1, 'anticipation': 1, 'further': 1, 'damage': 1, 'required': 1, 'dr': 1, 'build': 1, 'study': 1, 'be': 1, 'used': 1, 'using': 1, 'principal': 1, 'component': 1, 'pca': 1, 'knearest': 1, 'neighbor': 1, 'knn': 1, 'methode': 1, 'classify': 1, 'into': 1, 'four': 1, 'phases': 1, 'are': 1, 'normal': 1, 'pdr': 1, 'non': 1, 'npdr': 1, 'macular': 1, 'edema': 1, 'me': 1, 'test': 1, 'conducted': 1, 'messidore': 1, 'database': 1, 'method': 1, 'evaluate': 1, 'segmentation': 1, 'indexing': 1, 'techniques': 1, 'field': 1, 'ophtamology': 1, 'from': 1, 'exsperiment': 1, 'performed': 1, 'on': 1, 'highest': 1, 'accuracy': 1, 'rate': 1, 'was': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1145 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Yuli Ratna Sari
Judul: Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Pegawai Berprestasi dengan Metode Weighted Product (WP) dan TOPSIS
Pembimbing 1: Achmad Jauhari, S.T.,M.Kom
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Dalam proses penentuan pegawai berprestasi di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep pada saat ini masih dilakukan dengan microsoft excel, sehingga sistem kinerjanya cukup lambat dan kesulitan dalam mengelola data. Terkadang juga menyebabkan terjadinya kesalahan dalam pengambilan keputusan. Untuk mengatasi sistem lama tersebut bisa dibuat sistem pendukung keputusan dimana metode penilaiannya harus objektif.
Pembuatan sistem ini harus memperhatikan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan oleh Peraturan Kepala BKN Nomor 1 Tahun 2013 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi kerja PNS. Metodologi yang digunakan dalam proses sistem pendukung keputusan penentuan pegawai berprestasi yaitu metode Weighted Product dan Topsis.
Hasil dari pengujian menunjukkan bahwa penentuan pegawai berprestasi dengan kedua metode pengolahan data tersebut mempunyai tingkat akurasi 80% jika dibandingkan dengan perhitungan manual.
Abstrak (Clean): dalam proses penentuan pegawai berprestasi di dinas komunikasi dan informatika kabupaten sumenep pada saat ini masih dilakukan dengan microsoft excel sehingga sistem kinerjanya cukup lambat dan kesulitan dalam mengelola data terkadang juga menyebabkan terjadinya kesalahan dalam pengambilan keputusan untuk mengatasi sistem lama tersebut bisa dibuat sistem pendukung keputusan dimana metode penilaiannya harus objektif pembuatan sistem ini harus memperhatikan kriteriakriteria yang telah ditetapkan oleh peraturan kepala bkn nomor tahun tentang ketentuan pelaksanaan peraturan pemerintah nomor tahun tentang penilaian prestasi kerja pns metodologi yang digunakan dalam proses sistem pendukung keputusan penentuan pegawai berprestasi yaitu metode weighted product dan topsis hasil dari pengujian menunjukkan bahwa penentuan pegawai berprestasi dengan kedua metode pengolahan data tersebut mempunyai tingkat akurasi jika dibandingkan dengan perhitungan manual
Abstrak (Stopwords Removed): proses penentuan pegawai berprestasi dinas komunikasi informatika kabupaten sumenep masih dilakukan microsoft excel sistem kinerjanya cukup lambat kesulitan mengelola data terkadang menyebabkan terjadinya kesalahan pengambilan keputusan mengatasi sistem lama tersebut dibuat sistem pendukung keputusan dimana metode penilaiannya harus objektif pembuatan sistem harus memperhatikan kriteriakriteria ditetapkan peraturan kepala bkn nomor tahun tentang ketentuan pelaksanaan peraturan pemerintah nomor tahun tentang penilaian prestasi kerja pns metodologi digunakan proses sistem pendukung keputusan penentuan pegawai berprestasi metode weighted product topsis hasil pengujian menunjukkan penentuan pegawai berprestasi kedua metode pengolahan data tersebut mempunyai tingkat akurasi jika dibandingkan perhitungan manual
Abstrak (Stemmed): proses tentu pegawai prestasi dinas komunikasi informatika kabupaten sumenep masih laku microsoft excel sistem kerja cukup lambat sulit kelola data terkadang sebab jadi salah ambil putus atas sistem lama sebut buat sistem dukung putus mana metode nilai harus objektif buat sistem harus perhati kriteriakriteria tetap atur kepala bkn nomor tahun tentang tentu laksana atur perintah nomor tahun tentang nilai prestasi kerja pns metodologi guna proses sistem dukung putus tentu pegawai prestasi metode weighted product topsis hasil uji tunjuk tentu pegawai prestasi dua metode olah data sebut punya tingkat akurasi jika banding hitung manual
Abstrak (Corrected): proves tent pegawai prestos dings komunikasi information kabupaten sumner mash lake microsoft excel sister era cutup lambast suit fella data terkadang kebab jade salad ambit puts alas sister lama debut but sister during puts mana metope nilgai harms objectify but sister harms perhaps kriteriakriteria team amur kerala bin door thun tenting tent lasagna amur perineal door thun tenting nilgai prestos era pins methodology gun proves sister during puts tent pegawai prestos metope weighted product topis hail uni tuneup tent pegawai prestos due metope blah data debut puny dingbat auras pika banding hiding manual
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sistem': 5, 'tentu': 4, 'prestasi': 4, 'pegawai': 3, 'putus': 3, 'metode': 3, 'proses': 2, 'kerja': 2, 'data': 2, 'sebut': 2, 'buat': 2, 'dukung': 2, 'nilai': 2, 'harus': 2, 'atur': 2, 'nomor': 2, 'tahun': 2, 'tentang': 2, 'dinas': 1, 'komunikasi': 1, 'informatika': 1, 'kabupaten': 1, 'sumenep': 1, 'masih': 1, 'laku': 1, 'microsoft': 1, 'excel': 1, 'cukup': 1, 'lambat': 1, 'sulit': 1, 'kelola': 1, 'terkadang': 1, 'sebab': 1, 'jadi': 1, 'salah': 1, 'ambil': 1, 'atas': 1, 'lama': 1, 'mana': 1, 'objektif': 1, 'perhati': 1, 'kriteriakriteria': 1, 'tetap': 1, 'kepala': 1, 'bkn': 1, 'laksana': 1, 'perintah': 1, 'pns': 1, 'metodologi': 1, 'guna': 1, 'weighted': 1, 'product': 1, 'topsis': 1, 'hasil': 1, 'uji': 1, 'tunjuk': 1, 'dua': 1, 'olah': 1, 'punya': 1, 'tingkat': 1, 'akurasi': 1, 'jika': 1, 'banding': 1, 'hitung': 1, 'manual': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 11, 'system': 6, 'achievement': 4, 'decision': 4, 'in': 3, 'process': 3, 'determination': 3, 'employee': 3, 'and': 3, 'this': 3, 'to': 3, 'data': 2, 'it': 2, 'make': 2, 'support': 2, 'have': 2, 'that': 2, 'no': 2, 'year': 2, 'about': 2, 'methods': 2, 'with': 2, 'department': 1, 'communication': 1, 'information': 1, 'sumenep': 1, 'regency': 1, 'still': 1, 'use': 1, 'microsoft': 1, 'excel': 1, 'time': 1, 'so': 1, 'performance': 1, 'is': 1, 'pretty': 1, 'slow': 1, 'difficult': 1, 'sometimes': 1, 'also': 1, 'causes': 1, 'error': 1, 'happened': 1, 'resolve': 1, 'old': 1, 'could': 1, 'where': 1, 'scoring': 1, 'must': 1, 'be': 1, 'objective': 1, 'making': 1, 'pay': 1, 'attention': 1, 'on': 1, 'criteria': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'defined': 1, 'by': 1, 'bkn': 1, 'chief': 1, 'regulation': 1, 'provisions': 1, 'implementation': 1, 'government': 1, 'regulations': 1, 'assessment': 1, 'civil': 1, 'servant': 1, 'work': 1, 'research': 1, 'used': 1, 'are': 1, 'weighted': 1, 'product': 1, 'topsis': 1, 'result': 1, 'examination': 1, 'shows': 1, 'both': 1, 'processing': 1, 'accuracy': 1, 'level': 1, 'compared': 1, 'manual': 1, 'calculation': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1146 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Rahmawati Nurfitria
Judul: Klasifikasi Citra Mata Penderita Diabetic Retinopathy Menggunakan Simplify 2D-LDA
Pembimbing 1: Indah Agustien S., S.Kom.,M.Kom.
Pembimbing 2: Arif Muntasa, S.Si.,M.T.
Abstrak (Raw): Pendeteksian penyakit diabetic retinopathy telah dilakukan oleh berbagai peneliti dengan menggunakan machine learning berbasis image processing. Namun dalam prakteknya, citra yang seharusnya dideteksi sebagai ciri normal justru dianggap sebagai ciri penyakit. Sebagai contoh optic disc yang dideteksi sebagai lemak protein (eksudat). Oleh karena itu, peneliti-peneliti sebelumnya telah mengembangkan metode guna menghilangkan optic disc sebelum proses klasifikasi keparahan penyakit diabetic retinopathy agar akurasi yang didapat lebih tinggi. Proses untuk menghilangkan optic disc adalah mengeliminasi optic disc dari citra asli yang telah ditempelkan dengan citra dari proses sebelumnya (segmentasi). Tahapan selanjutnya melakukan ekstraksi fitur untuk mendapatkan karakteristik citra. Pada penelitian ini, ekstraksi fitur yang digunakan metode simplify 2D-LDA yang merupakan penyederhanaan dari metode LDA. Perhitungan akurasi pada percobaan ini menggunakan similarity measurement ecludian distances. Dengan menggunakan metode ini, hasil yang didapatkan selama percobaan mencapai 50% menggunakan citra tanpa eliminasi optic disc dengan perbandingan data antara data pelatihan dan pengujian sebesar 2:1.
Abstrak (Clean): pendeteksian penyakit diabetic retinopathy telah dilakukan oleh berbagai peneliti dengan menggunakan machine learning berbasis image processing namun dalam prakteknya citra yang seharusnya dideteksi sebagai ciri normal justru dianggap sebagai ciri penyakit sebagai contoh optic disc yang dideteksi sebagai lemak protein eksudat oleh karena itu penelitipeneliti sebelumnya telah mengembangkan metode guna menghilangkan optic disc sebelum proses klasifikasi keparahan penyakit diabetic retinopathy agar akurasi yang didapat lebih tinggi proses untuk menghilangkan optic disc adalah mengeliminasi optic disc dari citra asli yang telah ditempelkan dengan citra dari proses sebelumnya segmentasi tahapan selanjutnya melakukan ekstraksi fitur untuk mendapatkan karakteristik citra pada penelitian ini ekstraksi fitur yang digunakan metode simplify dlda yang merupakan penyederhanaan dari metode lda perhitungan akurasi pada percobaan ini menggunakan similarity measurement ecludian distances dengan menggunakan metode ini hasil yang didapatkan selama percobaan mencapai menggunakan citra tanpa eliminasi optic disc dengan perbandingan data antara data pelatihan dan pengujian sebesar
Abstrak (Stopwords Removed): pendeteksian penyakit diabetic retinopathy dilakukan berbagai peneliti menggunakan machine learning berbasis image processing prakteknya citra seharusnya dideteksi ciri normal justru dianggap ciri penyakit contoh optic disc dideteksi lemak protein eksudat penelitipeneliti sebelumnya mengembangkan metode menghilangkan optic disc proses klasifikasi keparahan penyakit diabetic retinopathy akurasi didapat lebih tinggi proses menghilangkan optic disc mengeliminasi optic disc citra asli ditempelkan citra proses sebelumnya segmentasi tahapan selanjutnya melakukan ekstraksi fitur mendapatkan karakteristik citra penelitian ekstraksi fitur digunakan metode simplify dlda penyederhanaan metode lda perhitungan akurasi percobaan menggunakan similarity measurement ecludian distances menggunakan metode hasil didapatkan selama percobaan mencapai menggunakan citra eliminasi optic disc perbandingan data antara data pelatihan pengujian sebesar
Abstrak (Stemmed): deteksi sakit diabetic retinopathy laku bagai teliti guna machine learning bas image processing praktek citra harus deteksi ciri normal justru anggap ciri sakit contoh optic disc deteksi lemak protein eksudat penelitipeneliti belum kembang metode hilang optic disc proses klasifikasi parah sakit diabetic retinopathy akurasi dapat lebih tinggi proses hilang optic disc eliminasi optic disc citra asli tempel citra proses belum segmentasi tahap lanjut laku ekstraksi fitur dapat karakteristik citra teliti ekstraksi fitur guna metode simplify dlda sederhana metode lda hitung akurasi coba guna similarity measurement ecludian distances guna metode hasil dapat lama coba capai guna citra eliminasi optic disc banding data antara data latih uji besar
Abstrak (Corrected): detest skit diabetic retinopathy lake bahai elite gun machine learning was image processing prate citral harms detest cirri normal just anggap cirri skit conto optic disc detest leak protein eksudat penelitipeneliti begum embank metope hang optic disc proves klasifikasi sarah skit diabetic retinopathy auras apart leash ting proves hang optic disc eliminate optic disc citral ali temple citral proves begum segments that layout lake ekstraksi four apart karakteristik citral elite ekstraksi four gun metope simplify dada sederhana metope la hiding auras coma gun similarity measurement euclidian distances gun metope hail apart lama coma capri gun citral eliminate optic disc banding data angara data latin uni bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 5, 'citra': 5, 'optic': 5, 'disc': 5, 'metode': 4, 'deteksi': 3, 'sakit': 3, 'proses': 3, 'dapat': 3, 'diabetic': 2, 'retinopathy': 2, 'laku': 2, 'teliti': 2, 'ciri': 2, 'belum': 2, 'hilang': 2, 'akurasi': 2, 'eliminasi': 2, 'ekstraksi': 2, 'fitur': 2, 'coba': 2, 'data': 2, 'bagai': 1, 'machine': 1, 'learning': 1, 'bas': 1, 'image': 1, 'processing': 1, 'praktek': 1, 'harus': 1, 'normal': 1, 'justru': 1, 'anggap': 1, 'contoh': 1, 'lemak': 1, 'protein': 1, 'eksudat': 1, 'penelitipeneliti': 1, 'kembang': 1, 'klasifikasi': 1, 'parah': 1, 'lebih': 1, 'tinggi': 1, 'asli': 1, 'tempel': 1, 'segmentasi': 1, 'tahap': 1, 'lanjut': 1, 'karakteristik': 1, 'simplify': 1, 'dlda': 1, 'sederhana': 1, 'lda': 1, 'hitung': 1, 'similarity': 1, 'measurement': 1, 'ecludian': 1, 'distances': 1, 'hasil': 1, 'lama': 1, 'capai': 1, 'banding': 1, 'antara': 1, 'latih': 1, 'uji': 1, 'besar': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 19, 'of': 11, 'to': 7, 'image': 6, 'disc': 5, 'in': 4, 'is': 4, 'optic': 4, 'using': 3, 'detected': 3, 'as': 3, 'a': 3, 'method': 3, 'this': 3, 'diabetic': 2, 'retinopathy': 2, 'have': 2, 'been': 2, 'by': 2, 'researchers': 2, 'that': 2, 'characteristic': 2, 'disease': 2, 'previous': 2, 'eliminate': 2, 'obtain': 2, 'accuracy': 2, 'process': 2, 'feature': 2, 'extraction': 2, 'used': 2, 'data': 2, 'detection': 1, 'conducted': 1, 'various': 1, 'machine': 1, 'learningbased': 1, 'processing': 1, 'but': 1, 'practice': 1, 'should': 1, 'be': 1, 'normal': 1, 'exactly': 1, 'for': 1, 'example': 1, 'fat': 1, 'protein': 1, 'exudate': 1, 'therefore': 1, 'developed': 1, 'prior': 1, 'classification': 1, 'severity': 1, 'order': 1, 'higher': 1, 'remove': 1, 'optical': 1, 'original': 1, 'has': 1, 'affixed': 1, 'segmentation': 1, 'next': 1, 'stage': 1, 'perform': 1, 'characteristics': 1, 'study': 1, 'which': 1, 'methods': 1, 'simplify': 1, 'dlda': 1, 'simplified': 1, 'lda': 1, 'calculation': 1, 'experiment': 1, 'similarity': 1, 'measurement': 1, 'euclidean': 1, 'distances': 1, 'results': 1, 'obtained': 1, 'during': 1, 'experiments': 1, 'reached': 1, 'without': 1, 'elimination': 1, 'with': 1, 'comparison': 1, 'between': 1, 'training': 1, 'and': 1, 'testing': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1147 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Moh. Ali
Judul: Integrasi Kinect Dan Unity3D Menggunakan Kinect SDK Untuk Pembuatan 3D Runner Game
Pembimbing 1: Cucun Very Angkoso, S.T., M.T.
Pembimbing 2: Yonathan Ferry Hendrawan, S.T., M.I.T.
Abstrak (Raw): Game merupakan hiburan multimedia yang dapat dimainkan dengan aturan tertentu dan sering digunakan sebagai sarana refreshing. Dengan menggunakan input sensor gerak, game juga dapat digunakan sebagai sarana olahraga tubuh. Hal ini merupakan nilai lebih dibanding game yang sejenis pada umumnya yang hanya menggunakan input seperti keyboard, mouse, dan touch screen. Sensor gerak yang populer saat ini adalah Kinect dan salah satu game yang populer saat ini adalah 3D Runner Game. Penelitian ini membuat sebuah 3D Runner Game yang berbasis sensor gerak. Game dibuat dengan menggabungkan Unity3D dan Kinect menggunakan KinectWrapper. Sensor Kinect yang digunakan adalah sensor kinect xbox 360. Model 3D didapat dari penyedia model 3D gratis dan asset store dari game engine Unity. Pengujian dilakukan pada responden usia 6 – 12 tahun dengan hanya menggunakan kaos dan celana, 87,5% user berkeringat dan 12,5% tidak, serta berdasarkan dari konten game yang disuguhkan, menunjukkan bahwa game dapat digunakan untuk olahraga tubuh. Pada saat uji coba, 50% user mencoba 3 kali, 37,5% mencoba 4 kali, 12,5% mencoba 2 kali, namu tidak ada user yang hanya mencoba 1 kali, hal ini menujukkan bahwa game dapat membuat user tertantang untuk mencoba kembali.
Abstrak (Clean): game merupakan hiburan multimedia yang dapat dimainkan dengan aturan tertentu dan sering digunakan sebagai sarana refreshing dengan menggunakan input sensor gerak game juga dapat digunakan sebagai sarana olahraga tubuh hal ini merupakan nilai lebih dibanding game yang sejenis pada umumnya yang hanya menggunakan input seperti keyboard mouse dan touch screen sensor gerak yang populer saat ini adalah kinect dan salah satu game yang populer saat ini adalah d runner game penelitian ini membuat sebuah d runner game yang berbasis sensor gerak game dibuat dengan menggabungkan unityd dan kinect menggunakan kinectwrapper sensor kinect yang digunakan adalah sensor kinect xbox model d didapat dari penyedia model d gratis dan asset store dari game engine unity pengujian dilakukan pada responden usia – tahun dengan hanya menggunakan kaos dan celana user berkeringat dan tidak serta berdasarkan dari konten game yang disuguhkan menunjukkan bahwa game dapat digunakan untuk olahraga tubuh pada saat uji coba user mencoba kali mencoba kali mencoba kali namu tidak ada user yang hanya mencoba kali hal ini menujukkan bahwa game dapat membuat user tertantang untuk mencoba kembali
Abstrak (Stopwords Removed): game hiburan multimedia dapat dimainkan aturan tertentu sering digunakan sarana refreshing menggunakan input sensor gerak game dapat digunakan sarana olahraga tubuh nilai lebih dibanding game sejenis umumnya menggunakan input keyboard mouse touch screen sensor gerak populer kinect salah satu game populer d runner game penelitian membuat d runner game berbasis sensor gerak game dibuat menggabungkan unityd kinect menggunakan kinectwrapper sensor kinect digunakan sensor kinect xbox model d didapat penyedia model d gratis asset store game engine unity pengujian dilakukan responden usia – tahun menggunakan kaos celana user berkeringat berdasarkan konten game disuguhkan menunjukkan game dapat digunakan olahraga tubuh uji coba user mencoba kali mencoba kali mencoba kali namu ada user mencoba kali menujukkan game dapat membuat user tertantang mencoba kembali
Abstrak (Stemmed): game hibur multimedia dapat main atur tentu sering guna sarana refreshing guna input sensor gerak game dapat guna sarana olahraga tubuh nilai lebih banding game jenis umum guna input keyboard mouse touch screen sensor gerak populer kinect salah satu game populer d runner game teliti buat d runner game bas sensor gerak game buat gabung unityd kinect guna kinectwrapper sensor kinect guna sensor kinect xbox model d dapat sedia model d gratis asset store game engine unity uji laku responden usia tahun guna kaos celana user keringat dasar konten game suguh tunjuk game dapat guna olahraga tubuh uji coba user coba kali coba kali coba kali namu ada user coba kali menujukkan game dapat buat user tantang coba kembali
Abstrak (Corrected): game hour multimedia apart main amur tent seeing gun saran refreshing gun input sensor gera game apart gun saran olahraga tube nilgai leash banding game penis mum gun input keyboard mouse touch screen sensor gera popular direct salad sat game popular d runner game elite but d runner game was sensor gera game but gang united direct gun kinectwrapper sensor direct gun sensor direct box model d apart media model d gratis asset store game engine unity uni lake responded asia thun gun kans celina user seringa dakar gotten game such tuneup game apart gun olahraga tube uni coma user coma kali coma kali coma kali name ada user coma kali menujukkan game apart but user wanting coma cembali
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'game': 11, 'guna': 8, 'coba': 6, 'dapat': 5, 'sensor': 5, 'kinect': 4, 'd': 4, 'user': 4, 'kali': 4, 'gerak': 3, 'buat': 3, 'sarana': 2, 'input': 2, 'olahraga': 2, 'tubuh': 2, 'populer': 2, 'runner': 2, 'model': 2, 'uji': 2, 'hibur': 1, 'multimedia': 1, 'main': 1, 'atur': 1, 'tentu': 1, 'sering': 1, 'refreshing': 1, 'nilai': 1, 'lebih': 1, 'banding': 1, 'jenis': 1, 'umum': 1, 'keyboard': 1, 'mouse': 1, 'touch': 1, 'screen': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'teliti': 1, 'bas': 1, 'gabung': 1, 'unityd': 1, 'kinectwrapper': 1, 'xbox': 1, 'sedia': 1, 'gratis': 1, 'asset': 1, 'store': 1, 'engine': 1, 'unity': 1, 'laku': 1, 'responden': 1, 'usia': 1, 'tahun': 1, 'kaos': 1, 'celana': 1, 'keringat': 1, 'dasar': 1, 'konten': 1, 'suguh': 1, 'tunjuk': 1, 'namu': 1, 'ada': 1, 'menujukkan': 1, 'tantang': 1, 'kembali': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'and': 8, 'the': 8, 'game': 5, 'a': 5, 'that': 5, 'games': 5, 'can': 4, 'are': 4, 'used': 4, 'sensor': 4, 'kinect': 4, 'of': 4, 'd': 4, 'tried': 4, 'is': 3, 'be': 3, 'by': 3, 'as': 3, 'motion': 3, 'only': 3, 'with': 3, 'users': 3, 'times': 3, 'facilities': 2, 'using': 2, 'body': 2, 'popular': 2, 'one': 2, 'runner': 2, 'make': 2, 'model': 2, 'on': 2, 'to': 2, 'time': 2, 'multimedia': 1, 'entertainment': 1, 'played': 1, 'certain': 1, 'rules': 1, 'often': 1, 'refreshing': 1, 'input': 1, 'also': 1, 'sports': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'has': 1, 'more': 1, 'value': 1, 'than': 1, 'similar': 1, 'in': 1, 'general': 1, 'uses': 1, 'inputs': 1, 'such': 1, 'keyboard': 1, 'mouse': 1, 'touch': 1, 'screen': 1, 'sensors': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'created': 1, 'unityd': 1, 'combines': 1, 'kinectwrapper': 1, 'xbox': 1, 'obtained': 1, 'from': 1, 'free': 1, 'providers': 1, 'unity': 1, 'asset': 1, 'store': 1, 'tests': 1, 'years': 1, 'old': 1, 'respondents': 1, 'wearing': 1, 'shirt': 1, 'pants': 1, 'sweating': 1, 'not': 1, 'based': 1, 'content': 1, 'exercise': 1, 'at': 1, 'testing': 1, 'but': 1, 'no': 1, 'who': 1, 'therefore': 1, 'user': 1, 'challenged': 1, 'try': 1, 'again': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1148 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Azza Devi Manzilia
Judul: Penerapan Gamification pada E-Learning Pembelajaran SQL
Pembimbing 1: Rika Yunitarini,S.T.,M.T
Pembimbing 2: Andharini Dwi C,S.Kom.,M.Kom
Abstrak (Raw): Penerapan e-learning di perguruan tinggi banyak memberikan manfaat bagi dosen dan mahasiswa. Dengan menerapkan e-learning dosen dapat melakukan pengajaran secara dinamis dan mahasiswa dapat belajar secara fleksibel tanpa tergantung pada tempat dan waktu. Namun, penggunaan e-learning dinilai masih belum efisien karena sistem yang terdapat dalam e-learning belum bisa memberikan hasil yang maksimal bagi mahasiswa karena mahasiswa hanya mengetahui kemampuanya secara personal saja tanpa mengetahui kemampuan mahasiswa lain, dan bagi dosen e-learning belum mampu menampilkan secara global hasil yang telah dicapai oleh seluruh mahasiswa. Permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan menambah fitur e-learning yang menerapkan konsep gamification. Gamification merupakan konsep pembelajaran yang menerapkan konsep game kedalam proses belajar. Fitur yang ditambahkan pada e-learning berupa quiz, challenge dan latihan tutorial yang diberikan oleh dosen. Sistem dibangun dengan menggunakan LMS (Learning Management System) MOODLE sebagai sistem e-learning mata kuliah SQL. Dengan diimplementasikanya sistem ini dosen dapat dengan mudah mengetahui kemampuan seluruh mahasiswa sedangkan mahasiswa dapat mengetahui kemampuanya dibandingkan dengan kemampuan mahasiswa lain. Berdasarkan hasil ujicoba yang diterapkan, sistem secara keseluruhan dinilai bisa diterapkan dengan baik oleh mahasiswa dengan nilai 8,2 yang masuk kedalam kategori baik.
Abstrak (Clean): penerapan elearning di perguruan tinggi banyak memberikan manfaat bagi dosen dan mahasiswa dengan menerapkan elearning dosen dapat melakukan pengajaran secara dinamis dan mahasiswa dapat belajar secara fleksibel tanpa tergantung pada tempat dan waktu namun penggunaan elearning dinilai masih belum efisien karena sistem yang terdapat dalam elearning belum bisa memberikan hasil yang maksimal bagi mahasiswa karena mahasiswa hanya mengetahui kemampuanya secara personal saja tanpa mengetahui kemampuan mahasiswa lain dan bagi dosen elearning belum mampu menampilkan secara global hasil yang telah dicapai oleh seluruh mahasiswa permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan menambah fitur elearning yang menerapkan konsep gamification gamification merupakan konsep pembelajaran yang menerapkan konsep game kedalam proses belajar fitur yang ditambahkan pada elearning berupa quiz challenge dan latihan tutorial yang diberikan oleh dosen sistem dibangun dengan menggunakan lms learning management system moodle sebagai sistem elearning mata kuliah sql dengan diimplementasikanya sistem ini dosen dapat dengan mudah mengetahui kemampuan seluruh mahasiswa sedangkan mahasiswa dapat mengetahui kemampuanya dibandingkan dengan kemampuan mahasiswa lain berdasarkan hasil ujicoba yang diterapkan sistem secara keseluruhan dinilai bisa diterapkan dengan baik oleh mahasiswa dengan nilai yang masuk kedalam kategori baik
Abstrak (Stopwords Removed): penerapan elearning perguruan tinggi banyak memberikan manfaat bagi dosen mahasiswa menerapkan elearning dosen dapat melakukan pengajaran secara dinamis mahasiswa dapat belajar secara fleksibel tergantung tempat waktu penggunaan elearning dinilai masih belum efisien sistem terdapat elearning belum memberikan hasil maksimal bagi mahasiswa mahasiswa mengetahui kemampuanya secara personal mengetahui kemampuan mahasiswa lain bagi dosen elearning belum mampu menampilkan secara global hasil dicapai seluruh mahasiswa permasalahan tersebut dapat diselesaikan menambah fitur elearning menerapkan konsep gamification gamification konsep pembelajaran menerapkan konsep game kedalam proses belajar fitur ditambahkan elearning berupa quiz challenge latihan tutorial diberikan dosen sistem dibangun menggunakan lms learning management system moodle sistem elearning mata kuliah sql diimplementasikanya sistem dosen dapat mudah mengetahui kemampuan seluruh mahasiswa sedangkan mahasiswa dapat mengetahui kemampuanya dibandingkan kemampuan mahasiswa lain berdasarkan hasil ujicoba diterapkan sistem secara keseluruhan dinilai diterapkan baik mahasiswa nilai masuk kedalam kategori baik
Abstrak (Stemmed): terap elearning guru tinggi banyak beri manfaat bagi dosen mahasiswa terap elearning dosen dapat laku ajar cara dinamis mahasiswa dapat ajar cara fleksibel gantung tempat waktu guna elearning nilai masih belum efisien sistem dapat elearning belum beri hasil maksimal bagi mahasiswa mahasiswa tahu kemampuanya cara personal tahu mampu mahasiswa lain bagi dosen elearning belum mampu tampil cara global hasil capai seluruh mahasiswa masalah sebut dapat selesai tambah fitur elearning terap konsep gamification gamification konsep ajar terap konsep game dalam proses ajar fitur tambah elearning upa quiz challenge latih tutorial beri dosen sistem bangun guna lms learning management system moodle sistem elearning mata kuliah sql diimplementasikanya sistem dosen dapat mudah tahu mampu seluruh mahasiswa sedang mahasiswa dapat tahu kemampuanya banding mampu mahasiswa lain dasar hasil ujicoba terap sistem cara seluruh nilai terap baik mahasiswa nilai masuk dalam kategori baik
Abstrak (Corrected): trap learning guru ting banyan bert manat bag dozen mahasiswa trap learning dozen apart lake ajar cara dynamic mahasiswa apart ajar cara fleksibel antung tempt want gun learning nilgai mash begum elision sister apart learning begum bert hail maximal bag mahasiswa mahasiswa tau kemampuanya cara personal tau camp mahasiswa lain bag dozen learning begum camp tamil cara global hail capri seluruh mahasiswa marsala debut apart seesaw tambac four learning trap onset ramification ramification onset ajar trap onset game dream proves ajar four tambac learning up quiz challenge latin tutorial bert dozen sister bangui gun les learning management system noodle sister learning data julian sol diimplementasikanya sister dozen apart judah tau camp seluruh mahasiswa sedan mahasiswa apart tau kemampuanya banding camp mahasiswa lain dakar hail ujicoba trap sister cara seluruh nilgai trap back mahasiswa nilgai mask dream category back
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'mahasiswa': 10, 'elearning': 8, 'terap': 6, 'dapat': 6, 'dosen': 5, 'cara': 5, 'sistem': 5, 'ajar': 4, 'tahu': 4, 'mampu': 4, 'beri': 3, 'bagi': 3, 'nilai': 3, 'belum': 3, 'hasil': 3, 'seluruh': 3, 'konsep': 3, 'guna': 2, 'kemampuanya': 2, 'lain': 2, 'tambah': 2, 'fitur': 2, 'gamification': 2, 'dalam': 2, 'baik': 2, 'guru': 1, 'tinggi': 1, 'banyak': 1, 'manfaat': 1, 'laku': 1, 'dinamis': 1, 'fleksibel': 1, 'gantung': 1, 'tempat': 1, 'waktu': 1, 'masih': 1, 'efisien': 1, 'maksimal': 1, 'personal': 1, 'tampil': 1, 'global': 1, 'capai': 1, 'masalah': 1, 'sebut': 1, 'selesai': 1, 'game': 1, 'proses': 1, 'upa': 1, 'quiz': 1, 'challenge': 1, 'latih': 1, 'tutorial': 1, 'bangun': 1, 'lms': 1, 'learning': 1, 'management': 1, 'system': 1, 'moodle': 1, 'mata': 1, 'kuliah': 1, 'sql': 1, 'diimplementasikanya': 1, 'mudah': 1, 'sedang': 1, 'banding': 1, 'dasar': 1, 'ujicoba': 1, 'masuk': 1, 'kategori': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 12, 'to': 9, 'students': 8, 'be': 7, 'system': 7, 'elearning': 6, 'that': 6, 'lecturers': 5, 'and': 5, 'able': 4, 'is': 4, 'ability': 4, 'by': 4, 'in': 4, 'application': 3, 'for': 3, 'through': 3, 'are': 3, 'can': 3, 'with': 3, 'been': 3, 'their': 3, 'concept': 3, 'without': 2, 'not': 2, 'considered': 2, 'because': 2, 'measure': 2, 'results': 2, 'an': 2, 'applies': 2, 'gamification': 2, 'as': 2, 'learning': 2, 'would': 2, 'applied': 2, 'provides': 1, 'advantages': 1, 'both': 1, 'moreover': 1, 'which': 1, 'conduct': 1, 'lectures': 1, 'dynamically': 1, 'learn': 1, 'flexibly': 1, 'having': 1, 'depending': 1, 'time': 1, 'place': 1, 'settlement': 1, 'however': 1, 'efficient': 1, 'has': 1, 'yield': 1, 'a': 1, 'maximum': 1, 'result': 1, 'they': 1, 'only': 1, 'personally': 1, 'ever': 1, 'knowing': 1, 'other': 1, 'furthermore': 1, 'consider': 1, 'unable': 1, 'showing': 1, 'have': 1, 'achieved': 1, 'globally': 1, 'these': 1, 'problems': 1, 'solved': 1, 'addition': 1, 'feature': 1, 'described': 1, 'gaming': 1, 'within': 1, 'it': 1, 'features': 1, 'added': 1, 'forms': 1, 'quiz': 1, 'challenge': 1, 'tutorial': 1, 'practices': 1, 'given': 1, 'built': 1, 'lms': 1, 'management': 1, 'moodle': 1, 'sql': 1, 'lecture': 1, 'implementation': 1, 'such': 1, 'determine': 1, 'comparison': 1, 'others': 1, 'according': 1, 'tests': 1, 'had': 1, 'holistically': 1, 'succesfully': 1, 'value': 1, 'fall': 1, 'into': 1, 'good': 1, 'grade': 1, 'category': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1149 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Lulus Kharisma
Judul: PENERAPAN E-LEARNING BERBASIS LEARNING TECHNOLOGY SYSTEM ARCHITECTURE (LTSA)
(Studi Kasus : Mata Kuliah Basis Data 2)
Pembimbing 1: Rika Yunitarini, ST., MT.
Pembimbing 2: Andharini Dwi C, S.Kom., M.Kom
Abstrak (Raw): Pada penelitian ini dirancang sebuah sistem pembelajaran digital E-learning (electronic-learning), yang merupakan metode pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi berbasis komputer. Metode pembelajaran ini bertujuan sebagai media alternatif dalam menunjang proses belajar peserta didik, khususnya pada mata kuliah Basis Data 2 teknik informatika Universitas Trunojoyo Madura yang saat ini masih menggunakan metode belajar secara konvensional, dimana proses pembelajaran yang masih mengharuskan pengajar dan peserta didik bertemu secara langsung di dalam kelas. Sistem E-learning ini dibangun menggunakan standar Learning Technology System Architecture (LTSA), yaitu sebuah standar sistem pembelajaran internasional yang dikembangkan berdasarkan IEEE 1884. Selain itu sistem ini juga dibangun menggunakan framework PHP berbasis MVC (Model-View-Controller) sehingga membuat sistem lebih terstruktur. Penelitian ini ditekankan pada penyampaian materi kepada peserta didik, log aktivitas user, dan log materi. Dengan model pembelajaran seperti ini peserta didik dapat membangun pemahaman dan menuntun pola pikir dalam belajar mandiri, sehingga hasil yang diharapkan dari pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Dari hasil kuisioner yang telah dibagikan kepada mahasiswa pengguna aplikasi, menunjukkan bahwa sistem E-learning berbasis Learning Technology System Architecture (LTSA) secara keseluruhan adalah baik, dengan nilai rata-rata 7,99.
Kata Kunci : E-Learning, MVC, Learning Technology System Architecture.
Abstrak (Clean): pada penelitian ini dirancang sebuah sistem pembelajaran digital elearning electroniclearning yang merupakan metode pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi berbasis komputer metode pembelajaran ini bertujuan sebagai media alternatif dalam menunjang proses belajar peserta didik khususnya pada mata kuliah basis data teknik informatika universitas trunojoyo madura yang saat ini masih menggunakan metode belajar secara konvensional dimana proses pembelajaran yang masih mengharuskan pengajar dan peserta didik bertemu secara langsung di dalam kelas sistem elearning ini dibangun menggunakan standar learning technology system architecture ltsa yaitu sebuah standar sistem pembelajaran internasional yang dikembangkan berdasarkan ieee selain itu sistem ini juga dibangun menggunakan framework php berbasis mvc modelviewcontroller sehingga membuat sistem lebih terstruktur penelitian ini ditekankan pada penyampaian materi kepada peserta didik log aktivitas user dan log materi dengan model pembelajaran seperti ini peserta didik dapat membangun pemahaman dan menuntun pola pikir dalam belajar mandiri sehingga hasil yang diharapkan dari pembelajaran dapat tercapai dengan baik dari hasil kuisioner yang telah dibagikan kepada mahasiswa pengguna aplikasi menunjukkan bahwa sistem elearning berbasis learning technology system architecture ltsa secara keseluruhan adalah baik dengan nilai ratarata kata kunci elearning mvc learning technology system architecture
Abstrak (Stopwords Removed): penelitian dirancang sistem pembelajaran digital elearning electroniclearning metode pembelajaran memanfaatkan teknologi berbasis komputer metode pembelajaran bertujuan media alternatif menunjang proses belajar peserta didik khususnya mata kuliah basis data teknik informatika universitas trunojoyo madura masih menggunakan metode belajar secara konvensional dimana proses pembelajaran masih mengharuskan pengajar peserta didik bertemu secara langsung kelas sistem elearning dibangun menggunakan standar learning technology system architecture ltsa standar sistem pembelajaran internasional dikembangkan berdasarkan ieee selain sistem dibangun menggunakan framework php berbasis mvc modelviewcontroller membuat sistem lebih terstruktur penelitian ditekankan penyampaian materi kepada peserta didik log aktivitas user log materi model pembelajaran peserta didik dapat membangun pemahaman menuntun pola pikir belajar mandiri hasil diharapkan pembelajaran dapat tercapai baik hasil kuisioner dibagikan kepada mahasiswa pengguna aplikasi menunjukkan sistem elearning berbasis learning technology system architecture ltsa secara keseluruhan baik nilai ratarata kata kunci elearning mvc learning technology system architecture
Abstrak (Stemmed): teliti rancang sistem ajar digital elearning electroniclearning metode ajar manfaat teknologi bas komputer metode ajar tuju media alternatif tunjang proses ajar serta didik khusus mata kuliah basis data teknik informatika universitas trunojoyo madura masih guna metode ajar cara konvensional mana proses ajar masih harus ajar serta didik temu cara langsung kelas sistem elearning bangun guna standar learning technology system architecture ltsa standar sistem ajar internasional kembang dasar ieee selain sistem bangun guna framework php bas mvc modelviewcontroller buat sistem lebih struktur teliti tekan sampai materi kepada serta didik log aktivitas user log materi model ajar serta didik dapat bangun paham tuntun pola pikir ajar mandiri hasil harap ajar dapat capai baik hasil kuisioner bagi kepada mahasiswa guna aplikasi tunjuk sistem elearning bas learning technology system architecture ltsa cara seluruh baik nilai ratarata kata kunci elearning mvc learning technology system architecture
Abstrak (Corrected): elite dancing sister ajar digital learning electroniclearning metope ajar manat teknologi was computer metope ajar juju media alternative tuning proves ajar sorta did rhesus data julian basis data tennis information university trunojoyo madura mash gun metope ajar cara conventional mana proves ajar mash harms ajar sorta did temp cara lansing keas sister learning bangui gun standard learning technology system architecture lisa standard sister ajar international embank dakar see slain sister bangui gun framework pop was mic modelviewcontroller but sister leash structure elite texan sampan mater keypad sorta did log aktivitas user log mater model ajar sorta did apart bangui palm suntan pola piker ajar mandarin hail harp ajar apart capri back hail kuisioner bag keypad mahasiswa gun aplikasi tuneup sister learning was learning technology system architecture lisa cara seluruh back nilgai ratarata data bunch learning mic learning technology system architecture
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ajar': 11, 'sistem': 6, 'elearning': 4, 'serta': 4, 'didik': 4, 'guna': 4, 'metode': 3, 'bas': 3, 'cara': 3, 'bangun': 3, 'learning': 3, 'technology': 3, 'system': 3, 'architecture': 3, 'teliti': 2, 'proses': 2, 'masih': 2, 'standar': 2, 'ltsa': 2, 'mvc': 2, 'materi': 2, 'kepada': 2, 'log': 2, 'dapat': 2, 'hasil': 2, 'baik': 2, 'rancang': 1, 'digital': 1, 'electroniclearning': 1, 'manfaat': 1, 'teknologi': 1, 'komputer': 1, 'tuju': 1, 'media': 1, 'alternatif': 1, 'tunjang': 1, 'khusus': 1, 'mata': 1, 'kuliah': 1, 'basis': 1, 'data': 1, 'teknik': 1, 'informatika': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'konvensional': 1, 'mana': 1, 'harus': 1, 'temu': 1, 'langsung': 1, 'kelas': 1, 'internasional': 1, 'kembang': 1, 'dasar': 1, 'ieee': 1, 'selain': 1, 'framework': 1, 'php': 1, 'modelviewcontroller': 1, 'buat': 1, 'lebih': 1, 'struktur': 1, 'tekan': 1, 'sampai': 1, 'aktivitas': 1, 'user': 1, 'model': 1, 'paham': 1, 'tuntun': 1, 'pola': 1, 'pikir': 1, 'mandiri': 1, 'harap': 1, 'capai': 1, 'kuisioner': 1, 'bagi': 1, 'mahasiswa': 1, 'aplikasi': 1, 'tunjuk': 1, 'seluruh': 1, 'nilai': 1, 'ratarata': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'learning': 11, 'the': 11, 'of': 10, 'system': 7, 'is': 7, 'in': 6, 'a': 4, 'elearning': 4, 'this': 3, 'study': 3, 'as': 3, 'an': 3, 'students': 3, 'and': 3, 'technology': 3, 'architecture': 3, 'to': 3, 'which': 2, 'method': 2, 'by': 2, 'process': 2, 'learners': 2, 'built': 2, 'using': 2, 'standard': 2, 'systems': 2, 'ltsa': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'mvc': 2, 'log': 2, 'with': 2, 'can': 2, 'results': 2, 'good': 2, 'that': 2, 'designed': 1, 'digital': 1, 'electroniclearning': 1, 'utilizing': 1, 'computerbased': 1, 'technologies': 1, 'intended': 1, 'alternative': 1, 'media': 1, 'supporting': 1, 'especially': 1, 'course': 1, 'database': 1, 'informatics': 1, 'engineering': 1, 'trunojoyo': 1, 'madura': 1, 'university': 1, 'who': 1, 'currently': 1, 'use': 1, 'methods': 1, 'conventionally': 1, 'where': 1, 'still': 1, 'requires': 1, 'teachers': 1, 'meet': 1, 'at': 1, 'class': 1, 'directly': 1, 'international': 1, 'developed': 1, 'ieee': 1, 'addition': 1, 'also': 1, 'php': 1, 'framework': 1, 'modelviewcontroller': 1, 'make': 1, 'more': 1, 'structured': 1, 'focused': 1, 'delivery': 1, 'materials': 1, 'user': 1, 'activity': 1, 'material': 1, 'model': 1, 'build': 1, 'understanding': 1, 'guiding': 1, 'mindset': 1, 'selflearning': 1, 'so': 1, 'expected': 1, 'be': 1, 'achieved': 1, 'from': 1, 'questionnaires': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'distributed': 1, 'app': 1, 'users': 1, 'show': 1, 'whole': 1, 'average': 1, 'value': 1, 'keyword': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1150 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Amelia Rita Kartika
Judul: Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Nomor Perlombaan Cabang Olahraga Atletik Dengan Metode Naive Bayes
Pembimbing 1: Achmad Jauhari., S,T, M.Kom
Pembimbing 2: Sigit Susanto Putro., S.Kom, M.Kom
Abstrak (Raw): Dalam suatu cabang olahraga atletik terdapat beberapa nomor yang dilombakan, baik ditingkat regional maupun internasional. Nomor–nomor perlombaan tersebut diantaranya: lari cepat, lari menengah, lompat, jalan dan lempar. Cabang olahraga atletik berada dibawah naungan organisasi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia atau (PASI). Penilaian yang dilakukan masih secara manual. Sehingga, sering terjadi kesalahan yang dilakukan oleh pelatih dalam menentukan nomor perlombaan bagi peserta didiknya. Oleh karena itu, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) membutuhkan sebuah sistem yang memiliki waktu komputasi yang cepat dan efisien dalam pengolahan data. Untuk mendukung sistem pendukung tersebut perlu adanya sebuah metode. Salah satunya metode yang akan digunakan pada sistem pendukung keputusan penentuan nomor perlombaan ini yaitu Metode Naive Bayes. Metode Naive Bayes berfungsi dalam pengklasifikasian data pada kelas tertentu. Hasil dari klasifikasi tersebut kemudian digunakan pelatih sebagai bahan pertimbangan bagi peserta didiknya yang akan bergabung. Dengan adanya sistem ini diharapkan pelatih dapat lebih mudah dalam menentukan nomor perlombaan bagi peserta didiknya.
Hasil dari pengujian sistem menggunakan metode Naive Bayes dengan data uji 19 menghasikan tingkat akurasi 89,47%, untuk data uji 36 menghasilkan akurasi 58,33%, untuk data uji 54 menghasilkan akurasi 40,74%.
Abstrak (Clean): dalam suatu cabang olahraga atletik terdapat beberapa nomor yang dilombakan baik ditingkat regional maupun internasional nomor–nomor perlombaan tersebut diantaranya lari cepat lari menengah lompat jalan dan lempar cabang olahraga atletik berada dibawah naungan organisasi persatuan atletik seluruh indonesia atau pasi penilaian yang dilakukan masih secara manual sehingga sering terjadi kesalahan yang dilakukan oleh pelatih dalam menentukan nomor perlombaan bagi peserta didiknya oleh karena itu persatuan atletik seluruh indonesia pasi membutuhkan sebuah sistem yang memiliki waktu komputasi yang cepat dan efisien dalam pengolahan data untuk mendukung sistem pendukung tersebut perlu adanya sebuah metode salah satunya metode yang akan digunakan pada sistem pendukung keputusan penentuan nomor perlombaan ini yaitu metode naive bayes metode naive bayes berfungsi dalam pengklasifikasian data pada kelas tertentu hasil dari klasifikasi tersebut kemudian digunakan pelatih sebagai bahan pertimbangan bagi peserta didiknya yang akan bergabung dengan adanya sistem ini diharapkan pelatih dapat lebih mudah dalam menentukan nomor perlombaan bagi peserta didiknya hasil dari pengujian sistem menggunakan metode naive bayes dengan data uji menghasikan tingkat akurasi untuk data uji menghasilkan akurasi untuk data uji menghasilkan akurasi
Abstrak (Stopwords Removed): cabang olahraga atletik terdapat beberapa nomor dilombakan baik ditingkat regional maupun internasional nomor–nomor perlombaan tersebut diantaranya lari cepat lari menengah lompat jalan lempar cabang olahraga atletik berada dibawah naungan organisasi persatuan atletik seluruh indonesia pasi penilaian dilakukan masih secara manual sering terjadi kesalahan dilakukan pelatih menentukan nomor perlombaan bagi peserta didiknya persatuan atletik seluruh indonesia pasi membutuhkan sistem memiliki waktu komputasi cepat efisien pengolahan data mendukung sistem pendukung tersebut perlu adanya metode salah satunya metode digunakan sistem pendukung keputusan penentuan nomor perlombaan metode naive bayes metode naive bayes berfungsi pengklasifikasian data kelas tertentu hasil klasifikasi tersebut digunakan pelatih bahan pertimbangan bagi peserta didiknya bergabung adanya sistem diharapkan pelatih dapat lebih mudah menentukan nomor perlombaan bagi peserta didiknya hasil pengujian sistem menggunakan metode naive bayes data uji menghasikan tingkat akurasi data uji menghasilkan akurasi data uji menghasilkan akurasi
Abstrak (Stemmed): cabang olahraga atletik dapat beberapa nomor lomba baik tingkat regional maupun internasional nomor nomor lomba sebut antara lari cepat lari tengah lompat jalan lempar cabang olahraga atletik ada bawah naung organisasi satu atletik seluruh indonesia pasi nilai laku masih cara manual sering jadi salah laku latih tentu nomor lomba bagi serta didik satu atletik seluruh indonesia pasi butuh sistem milik waktu komputasi cepat efisien olah data dukung sistem dukung sebut perlu ada metode salah satu metode guna sistem dukung putus tentu nomor lomba metode naive bayes metode naive bayes fungsi klasifikasi data kelas tentu hasil klasifikasi sebut guna latih bahan timbang bagi serta didik gabung ada sistem harap latih dapat lebih mudah tentu nomor lomba bagi serta didik hasil uji sistem guna metode naive bayes data uji menghasikan tingkat akurasi data uji hasil akurasi data uji hasil akurasi
Abstrak (Corrected): cabana olahraga athletic apart beberapa door zomba back dingbat regional maun international door door zomba debut angara lari eat lari length combat alan temper cabana olahraga athletic ada away young organisms sat athletic seluruh indonesia past nilgai lake mash cara manual seeing jade salad lake latin tent door zomba bag sorta did sat athletic seluruh indonesia past butch sister milk want komputasi eat elision blah data during sister during debut peru ada metope salad sat metope gun sister during puts tent door zomba metope naive bayes metope naive bayes fungi klasifikasi data keas tent hail klasifikasi debut gun latin bahai timing bag sorta did gang ada sister harp latin apart leash judah tent door zomba bag sorta did hail uni sister gun metope naive bayes data uni menghasikan dingbat auras data uni hail auras data uni hail auras
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'nomor': 6, 'lomba': 5, 'sistem': 5, 'data': 5, 'metode': 5, 'atletik': 4, 'tentu': 4, 'hasil': 4, 'uji': 4, 'sebut': 3, 'ada': 3, 'satu': 3, 'latih': 3, 'bagi': 3, 'serta': 3, 'didik': 3, 'dukung': 3, 'guna': 3, 'naive': 3, 'bayes': 3, 'akurasi': 3, 'cabang': 2, 'olahraga': 2, 'dapat': 2, 'tingkat': 2, 'lari': 2, 'cepat': 2, 'seluruh': 2, 'indonesia': 2, 'pasi': 2, 'laku': 2, 'salah': 2, 'klasifikasi': 2, 'beberapa': 1, 'baik': 1, 'regional': 1, 'maupun': 1, 'internasional': 1, 'antara': 1, 'tengah': 1, 'lompat': 1, 'jalan': 1, 'lempar': 1, 'bawah': 1, 'naung': 1, 'organisasi': 1, 'nilai': 1, 'masih': 1, 'cara': 1, 'manual': 1, 'sering': 1, 'jadi': 1, 'butuh': 1, 'milik': 1, 'waktu': 1, 'komputasi': 1, 'efisien': 1, 'olah': 1, 'perlu': 1, 'putus': 1, 'fungsi': 1, 'kelas': 1, 'bahan': 1, 'timbang': 1, 'gabung': 1, 'harap': 1, 'lebih': 1, 'mudah': 1, 'menghasikan': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 12, 'for': 8, 'in': 6, 'data': 6, 'athletics': 5, 'a': 5, 'system': 5, 'methode': 5, 'are': 3, 'number': 3, 'competition': 3, 'and': 3, 'is': 3, 'that': 3, 'to': 3, 'naive': 3, 'bayes': 3, 'get': 3, 'rate': 3, 'test': 3, 'numbers': 2, 'indonesian': 2, 'association': 2, 'pasi': 2, 'assigning': 2, 'has': 2, 'support': 2, 'be': 2, 'will': 2, 'used': 2, 'classification': 2, 'then': 2, 'coaches': 2, 'learners': 2, 'accuracy': 2, 'an': 1, 'there': 1, 'some': 1, 'contested': 1, 'both': 1, 'at': 1, 'regional': 1, 'or': 1, 'international': 1, 'level': 1, 'sprint': 1, 'middle': 1, 'distance': 1, 'running': 1, 'jump': 1, 'brisk': 1, 'walking': 1, 'shot': 1, 'put': 1, 'under': 1, 'auspices': 1, 'assessment': 1, 'still': 1, 'manually': 1, 'so': 1, 'frequent': 1, 'errors': 1, 'player': 1, 'conducted': 1, 'by': 1, 'coach': 1, 'therefore': 1, 'requires': 1, 'fast': 1, 'computing': 1, 'efficient': 1, 'processing': 1, 'needs': 1, 'one': 1, 'decision': 1, 'function': 1, 'on': 1, 'particular': 1, 'results': 1, 'as': 1, 'consideration': 1, 'who': 1, 'join': 1, 'this': 1, 'expected': 1, 'can': 1, 'more': 1, 'easily': 1, 'assign': 1, 'computation': 1, 'result': 1, 'testing': 1, 'with': 1, 'accuraccy': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1151 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Iryani Tiara Arif
Judul: Klasifikasi Diabetic Retinopathy Menggunakan Gray Level Cooccurence Matrix (GLCM)
Pembimbing 1: Dr. Indah Agustien S, S.Kom.,M.Kom
Pembimbing 2: Dr. Arif Muntasa, S.Si.,M.T
Abstrak (Raw): ABSTRAK
Salah satu penyakit yang menyerang mata adalah Diabetic Retinopathy (DR), yang merupakan salah satu komplikasi yang disebabkan oleh penyakit diabetes. Gejala yang ditunjukkan dari penyakit ini adalah mikroneurisma, hemorrhages ,excudets dan neovascularos. Pendeteksian penyakit tersebut dilakukan dengan melihat informasi yang terdapat pada citra retina dan selanjutnya dapat diklasifikasi sesuai tingkat keparahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu metode yang dapat digunakan utuk mengklasifikasi Diabetic Retinopathy sesuai dengan tingkat keparahan. Proses klasifikasi terhadap tingkat keparahan dilakukan berdasarkan fiture – fiture pada citra retina yang diperoleh melalui proses ekstrasi fiture menggunakkan metode ekstrasi fiture Gray Level Cooccurence Matrix (GLCM). Fiture ciri tersebut adalah max probability, energy, entropy, autocorrelation, contrast. correlation,dan homogeneity. Proses selanjutnya dilakukan mengklasifikasi dengan Manhattan dan didapatkan hasil klasifikasi Diabetic Retinopahty. Hasil dari penelitian ini menghasilkan akurasi maksimal 51,67 %.
Kata Kunci : Diabetic Retinopathy, Gray Level Cooccurence Matrix (GLCM), Manhattan.
Abstrak (Clean): abstrak salah satu penyakit yang menyerang mata adalah diabetic retinopathy dr yang merupakan salah satu komplikasi yang disebabkan oleh penyakit diabetes gejala yang ditunjukkan dari penyakit ini adalah mikroneurisma hemorrhages excudets dan neovascularos pendeteksian penyakit tersebut dilakukan dengan melihat informasi yang terdapat pada citra retina dan selanjutnya dapat diklasifikasi sesuai tingkat keparahan penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu metode yang dapat digunakan utuk mengklasifikasi diabetic retinopathy sesuai dengan tingkat keparahan proses klasifikasi terhadap tingkat keparahan dilakukan berdasarkan fiture – fiture pada citra retina yang diperoleh melalui proses ekstrasi fiture menggunakkan metode ekstrasi fiture gray level cooccurence matrix glcm fiture ciri tersebut adalah max probability energy entropy autocorrelation contrast correlationdan homogeneity proses selanjutnya dilakukan mengklasifikasi dengan manhattan dan didapatkan hasil klasifikasi diabetic retinopahty hasil dari penelitian ini menghasilkan akurasi maksimal kata kunci diabetic retinopathy gray level cooccurence matrix glcm manhattan
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak salah satu penyakit menyerang mata diabetic retinopathy dr salah satu komplikasi disebabkan penyakit diabetes gejala ditunjukkan penyakit mikroneurisma hemorrhages excudets neovascularos pendeteksian penyakit tersebut dilakukan melihat informasi terdapat citra retina selanjutnya dapat diklasifikasi sesuai tingkat keparahan penelitian bertujuan mengembangkan metode dapat digunakan utuk mengklasifikasi diabetic retinopathy sesuai tingkat keparahan proses klasifikasi tingkat keparahan dilakukan berdasarkan fiture – fiture citra retina diperoleh proses ekstrasi fiture menggunakkan metode ekstrasi fiture gray level cooccurence matrix glcm fiture ciri tersebut max probability energy entropy autocorrelation contrast correlationdan homogeneity proses selanjutnya dilakukan mengklasifikasi manhattan didapatkan hasil klasifikasi diabetic retinopahty hasil penelitian menghasilkan akurasi maksimal kata kunci diabetic retinopathy gray level cooccurence matrix glcm manhattan
Abstrak (Stemmed): abstrak salah satu sakit serang mata diabetic retinopathy dr salah satu komplikasi sebab sakit diabetes gejala tunjuk sakit mikroneurisma hemorrhages excudets neovascularos deteksi sakit sebut laku lihat informasi dapat citra retina lanjut dapat klasifikasi sesuai tingkat parah teliti tuju kembang metode dapat guna utuk klasifikasi diabetic retinopathy sesuai tingkat parah proses klasifikasi tingkat parah laku dasar fiture fiture citra retina oleh proses ekstrasi fiture menggunakkan metode ekstrasi fiture gray level cooccurence matrix glcm fiture ciri sebut max probability energy entropy autocorrelation contrast correlationdan homogeneity proses lanjut laku klasifikasi manhattan dapat hasil klasifikasi diabetic retinopahty hasil teliti hasil akurasi maksimal kata kunci diabetic retinopathy gray level cooccurence matrix glcm manhattan
Abstrak (Corrected): abstract salad sat skit sprang data diabetic retinopathy dr salad sat komplikasi kebab skit diabetes gala tuneup skit mikroneurisma hemorrhages excuses neovascularos detest skit debut lake that informant apart citral retina layout apart klasifikasi sexual dingbat sarah elite juju embank metope apart gun utu klasifikasi diabetic retinopathy sexual dingbat sarah proves klasifikasi dingbat sarah lake dakar figure figure citral retina olen proves ekstrasi figure menggunakkan metope ekstrasi figure gray level cooccurence matrix glum figure cirri debut max probability energy entropy autocorrelation contrast correlational homogeneity proves layout lake klasifikasi manhattan apart hail klasifikasi diabetic retinopahty hail elite hail auras maximal data bunch diabetic retinopathy gray level cooccurence matrix glum manhattan
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'klasifikasi': 5, 'fiture': 5, 'sakit': 4, 'diabetic': 4, 'dapat': 4, 'retinopathy': 3, 'laku': 3, 'tingkat': 3, 'parah': 3, 'proses': 3, 'hasil': 3, 'salah': 2, 'satu': 2, 'sebut': 2, 'citra': 2, 'retina': 2, 'lanjut': 2, 'sesuai': 2, 'teliti': 2, 'metode': 2, 'ekstrasi': 2, 'gray': 2, 'level': 2, 'cooccurence': 2, 'matrix': 2, 'glcm': 2, 'manhattan': 2, 'abstrak': 1, 'serang': 1, 'mata': 1, 'dr': 1, 'komplikasi': 1, 'sebab': 1, 'diabetes': 1, 'gejala': 1, 'tunjuk': 1, 'mikroneurisma': 1, 'hemorrhages': 1, 'excudets': 1, 'neovascularos': 1, 'deteksi': 1, 'lihat': 1, 'informasi': 1, 'tuju': 1, 'kembang': 1, 'guna': 1, 'utuk': 1, 'dasar': 1, 'oleh': 1, 'menggunakkan': 1, 'ciri': 1, 'max': 1, 'probability': 1, 'energy': 1, 'entropy': 1, 'autocorrelation': 1, 'contrast': 1, 'correlationdan': 1, 'homogeneity': 1, 'retinopahty': 1, 'akurasi': 1, 'maksimal': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 15, 'is': 7, 'of': 5, 'diabetic': 4, 'and': 4, 'to': 4, 'disease': 3, 'retinopathy': 3, 'by': 3, 'this': 3, 'severity': 3, 'process': 3, 'one': 2, 'that': 2, 'retinal': 2, 'image': 2, 'can': 2, 'then': 2, 'be': 2, 'according': 2, 'classify': 2, 'classification': 2, 'fiture': 2, 'obtained': 2, 'extraction': 2, 'gray': 2, 'level': 2, 'cooccurence': 2, 'matrix': 2, 'glcm': 2, 'manhattan': 2, 'results': 2, 'abstract': 1, 'strikes': 1, 'eye': 1, 'dr': 1, 'which': 1, 'complications': 1, 'caused': 1, 'diabetessymptoms': 1, 'shown': 1, 'from': 1, 'mikroneurisma': 1, 'hemorrhages': 1, 'excudets': 1, 'neovascularos': 1, 'detection': 1, 'done': 1, 'looking': 1, 'at': 1, 'information': 1, 'on': 1, 'classified': 1, 'research': 1, 'aims': 1, 'develop': 1, 'a': 1, 'method': 1, 'used': 1, 'utuk': 1, 'based': 1, 'using': 1, 'methods': 1, 'characteristic': 1, 'feature': 1, 'max': 1, 'probability': 1, 'energy': 1, 'entropy': 1, 'autocorrelation': 1, 'contrast': 1, 'correlation': 1, 'homogeneity': 1, 'performed': 1, 'retinopahty': 1, 'study': 1, 'yield': 1, 'maximum': 1, 'accuracy': 1, 'key': 1, 'words': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1152 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: R. NURJANNAH
Judul: KLASIFIKASI PENYAKIT DIABETIC RETINOPATHY PADA CITRA RETINA MENGGUNAKAN METODE TWO DIMENSIONAL PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (2DPCA)
Pembimbing 1: Dr. Indah Agustien, S.Kom., M.Kom.
Pembimbing 2: Dr. Arif Muntasa, S.Si., M.T.
Abstrak (Raw): Diabetic Retinopathy merupakan sebuah penyakit komplikasi dari penyakit diabetes mellitus yang dapat menyebabkan rusaknya pembuluh darah dan kebutaan permanen. Resiko penyakit Diabetic Retinopathy dapat dilihat dengan kasat mata namun membutuhkan waktu yang lama untuk mengetahui hasilnya dan metode ini dinilai kurang efektif. Sehingga perlu adanya sistem untuk mendeteksi penyakit Diabetic Retinopathy dengan cepat, tepat, dan efisien.
Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasi tingkat keparahan penyakit Diabetic Retinopathy. Proses klasifikasi penyakit Diabetic Retinopathy ini diawali dengan proses segmentasi. Kemudian dilanjutkan dengan proses ekstraksi fitur menggunakan metode Two Dimensional Principal Component Analysis (2DPCA). Tahapan terakhir dari penelitian ini merupakan klasifikasi dengan melakukan pengukuran kemiripan menggunakan metode ecludian distance.
Metode ini telah diujikan pada citra database MESSIDOR yang terdiri dari 80 citra asli dengan format *.tif . Rata-rata akurasi pengenalan yang didapatkan pada citra yang dilakukan eliminasi optic disk sebesar 33.84% , rata-rata akurasi citra pengenalan tanpa eliminasi optic disk sebesar 29.43%, rata-rata akurasi pengenalan image enhancement dan normalisasi citra sebesar 34.27%, rata-rata akurasi non-image enhancement dan non-normalisasi citra sebesar 33.84%.
Kata kunci : Klasifikasi , Diabetic Retinopathy, Two dimensional Principal Component Analysis (2DPCA), Akurasi
Abstrak (Clean): diabetic retinopathy merupakan sebuah penyakit komplikasi dari penyakit diabetes mellitus yang dapat menyebabkan rusaknya pembuluh darah dan kebutaan permanen resiko penyakit diabetic retinopathy dapat dilihat dengan kasat mata namun membutuhkan waktu yang lama untuk mengetahui hasilnya dan metode ini dinilai kurang efektif sehingga perlu adanya sistem untuk mendeteksi penyakit diabetic retinopathy dengan cepat tepat dan efisien penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasi tingkat keparahan penyakit diabetic retinopathy proses klasifikasi penyakit diabetic retinopathy ini diawali dengan proses segmentasi kemudian dilanjutkan dengan proses ekstraksi fitur menggunakan metode two dimensional principal component analysis dpca tahapan terakhir dari penelitian ini merupakan klasifikasi dengan melakukan pengukuran kemiripan menggunakan metode ecludian distance metode ini telah diujikan pada citra database messidor yang terdiri dari citra asli dengan format tif ratarata akurasi pengenalan yang didapatkan pada citra yang dilakukan eliminasi optic disk sebesar ratarata akurasi citra pengenalan tanpa eliminasi optic disk sebesar ratarata akurasi pengenalan image enhancement dan normalisasi citra sebesar ratarata akurasi nonimage enhancement dan nonnormalisasi citra sebesar kata kunci klasifikasi diabetic retinopathy two dimensional principal component analysis dpca akurasi
Abstrak (Stopwords Removed): diabetic retinopathy penyakit komplikasi penyakit diabetes mellitus dapat menyebabkan rusaknya pembuluh darah kebutaan permanen resiko penyakit diabetic retinopathy dapat dilihat kasat mata membutuhkan waktu lama mengetahui hasilnya metode dinilai kurang efektif perlu adanya sistem mendeteksi penyakit diabetic retinopathy cepat tepat efisien penelitian bertujuan mengklasifikasi tingkat keparahan penyakit diabetic retinopathy proses klasifikasi penyakit diabetic retinopathy diawali proses segmentasi dilanjutkan proses ekstraksi fitur menggunakan metode two dimensional principal component analysis dpca tahapan terakhir penelitian klasifikasi melakukan pengukuran kemiripan menggunakan metode ecludian distance metode diujikan citra database messidor terdiri citra asli format tif ratarata akurasi pengenalan didapatkan citra dilakukan eliminasi optic disk sebesar ratarata akurasi citra pengenalan eliminasi optic disk sebesar ratarata akurasi pengenalan image enhancement normalisasi citra sebesar ratarata akurasi nonimage enhancement nonnormalisasi citra sebesar kata kunci klasifikasi diabetic retinopathy two dimensional principal component analysis dpca akurasi
Abstrak (Stemmed): diabetic retinopathy sakit komplikasi sakit diabetes mellitus dapat sebab rusak buluh darah buta permanen resiko sakit diabetic retinopathy dapat lihat kasat mata butuh waktu lama tahu hasil metode nilai kurang efektif perlu ada sistem deteksi sakit diabetic retinopathy cepat tepat efisien teliti tuju klasifikasi tingkat parah sakit diabetic retinopathy proses klasifikasi sakit diabetic retinopathy awal proses segmentasi lanjut proses ekstraksi fitur guna metode two dimensional principal component analysis dpca tahap akhir teliti klasifikasi laku ukur mirip guna metode ecludian distance metode uji citra database messidor diri citra asli format tif ratarata akurasi kenal dapat citra laku eliminasi optic disk besar ratarata akurasi citra kenal eliminasi optic disk besar ratarata akurasi kenal image enhancement normalisasi citra besar ratarata akurasi nonimage enhancement nonnormalisasi citra besar kata kunci klasifikasi diabetic retinopathy two dimensional principal component analysis dpca akurasi
Abstrak (Corrected): diabetic retinopathy skit komplikasi skit diabetes mellitus apart kebab rusk bunch sarah but permanent resist skit diabetic retinopathy apart that karat data butch want lama tau hail metope nilgai during efektif peru ada sister detest skit diabetic retinopathy eat teat elision elite juju klasifikasi dingbat sarah skit diabetic retinopathy proves klasifikasi skit diabetic retinopathy away proves segments layout proves ekstraksi four gun metope two dimensional principal component analysis data that air elite klasifikasi lake ukr mirin gun metope euclidian distance metope uni citral database messidor dirt citral ali format if ratarata auras penal apart citral lake eliminate optic disk bear ratarata auras citral penal eliminate optic disk bear ratarata auras penal image enhancement normalisasi citral bear ratarata auras nonage enhancement nonnormalisasi citral bear data bunch klasifikasi diabetic retinopathy two dimensional principal component analysis data auras
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'diabetic': 6, 'retinopathy': 6, 'sakit': 6, 'citra': 6, 'akurasi': 5, 'metode': 4, 'klasifikasi': 4, 'ratarata': 4, 'besar': 4, 'dapat': 3, 'proses': 3, 'kenal': 3, 'teliti': 2, 'guna': 2, 'two': 2, 'dimensional': 2, 'principal': 2, 'component': 2, 'analysis': 2, 'dpca': 2, 'laku': 2, 'eliminasi': 2, 'optic': 2, 'disk': 2, 'enhancement': 2, 'komplikasi': 1, 'diabetes': 1, 'mellitus': 1, 'sebab': 1, 'rusak': 1, 'buluh': 1, 'darah': 1, 'buta': 1, 'permanen': 1, 'resiko': 1, 'lihat': 1, 'kasat': 1, 'mata': 1, 'butuh': 1, 'waktu': 1, 'lama': 1, 'tahu': 1, 'hasil': 1, 'nilai': 1, 'kurang': 1, 'efektif': 1, 'perlu': 1, 'ada': 1, 'sistem': 1, 'deteksi': 1, 'cepat': 1, 'tepat': 1, 'efisien': 1, 'tuju': 1, 'tingkat': 1, 'parah': 1, 'awal': 1, 'segmentasi': 1, 'lanjut': 1, 'ekstraksi': 1, 'fitur': 1, 'tahap': 1, 'akhir': 1, 'ukur': 1, 'mirip': 1, 'ecludian': 1, 'distance': 1, 'uji': 1, 'database': 1, 'messidor': 1, 'diri': 1, 'asli': 1, 'format': 1, 'tif': 1, 'image': 1, 'normalisasi': 1, 'nonimage': 1, 'nonnormalisasi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 11, 'the': 7, 'images': 7, 'diabetic': 6, 'retinopathy': 6, 'and': 6, 'is': 5, 'are': 5, 'accuracy': 5, 'disease': 4, 'to': 4, 'method': 4, 'average': 4, 'this': 3, 'step': 3, 'can': 2, 'it': 2, 'a': 2, 'research': 2, 'classify': 2, 'using': 2, 'two': 2, 'dimensional': 2, 'principal': 2, 'component': 2, 'analysis': 2, 'dpca': 2, 'classification': 2, 'disk': 2, 'elimination': 2, 'enhancement': 2, 'complication': 1, 'diabetes': 1, 'mellitus': 1, 'which': 1, 'damages': 1, 'blood': 1, 'vessels': 1, 'permanent': 1, 'blindness': 1, 'risk': 1, 'be': 1, 'seen': 1, 'by': 1, 'naked': 1, 'eyes': 1, 'but': 1, 'needs': 1, 'long': 1, 'time': 1, 'know': 1, 'result': 1, 'considered': 1, 'less': 1, 'effective': 1, 'so': 1, 'that': 1, 'needed': 1, 'system': 1, 'detect': 1, 'quickly': 1, 'accurately': 1, 'efficiently': 1, 'aims': 1, 'grade': 1, 'first': 1, 'segmentation': 1, 'next': 1, 'feature': 1, 'extraction': 1, 'last': 1, 'euclidean': 1, 'distance': 1, 'similarity': 1, 'measurement': 1, 'proposed': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'tested': 1, 'on': 1, 'messidor': 1, 'database': 1, 'consists': 1, 'format': 1, 'tif': 1, 'optic': 1, 'nonoptic': 1, 'image': 1, 'normalization': 1, 'nonimage': 1, 'nonnormalization': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1153 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Siti Nur Avivah
Judul: Deteksi Optic Disc Citra Retina Berbasis Algoritma Differential Morphological Profile (DMP)
Pembimbing 1: Dr.Arif Muntasa, S.Si.,M.T
Pembimbing 2: Dr.Indah Agustien Siradjuddin, S.Kom.,M.Kom
Abstrak (Raw): Differential Morphological Profile (DMP) merupakan metode
yang disarankan untuk proses deteksi Optic Disc (OD) pada citra fundus
retina. Metode DMP yang digunakan pada penelitian ini adalah DMP
dilasi. Pada metode ini, terjadi peningkatan ukuran structure element
sebanyak delta pada proses dilasi disetiap iterasi yang terjadi. Citra yang
dihasilkan dari metode ini berupa citra tepi daerah yang diduga sebagai
Optic Disc (OD). Dibutuhkan empat tahap untuk mendapatkan daerah
OD yang diharapkan. Tahap pertama adalah Gaussian Low Pass
Filtering dan dilasi untuk preprocessing. Kedua, Differential
Morphological Profile Dilation untuk mendapatkan tepi daerah OD dan
dilanjutkan dengan proses perbaikan citra dengan contrast stretching
serta otsu tresholding untuk proses binerisasi. Tahap ketiga adalah
proses penghilangan noise dan pengambilan region of interest (ROI).
Keempat adalah menemukan daerah optic disc dengan membentuk
lingkaran berdasarkan titik pusat dan jari-jari yang didapatkan dari
proses sebelumnya. Penelitian ini mengggunakan database INSPIRE-
AVR yang terdiri dari 40 citra retina fundus berwarna dan 40 citra
groundtruth. Akurasi terbesar pada penelitian ini didapatkan pada iterasi
bernilai 5 saat proses DMP Dilasi. Rata-rata sensitivity, specificity, dan
accuracy terbaik yang didapatkan adalah 92.0340%, 98.1970%, dan
95.1155%. Hal ini menunjukan bahwa metode DMP Dilasi sangat baik
digunakan untuk deteksi optic disc dibandingkan dengan metode
Morphology.
Kata Kunci: Differential Morphological Profile (DMP). Dilasi, Deteksi
Optic Disc, Sensitivity, Specificity, Accuracy.
Abstrak (Clean): differential morphological profile dmp merupakan metode yang disarankan untuk proses deteksi optic disc od pada citra fundus retina metode dmp yang digunakan pada penelitian ini adalah dmp dilasi pada metode ini terjadi peningkatan ukuran structure element sebanyak delta pada proses dilasi disetiap iterasi yang terjadi citra yang dihasilkan dari metode ini berupa citra tepi daerah yang diduga sebagai optic disc od dibutuhkan empat tahap untuk mendapatkan daerah od yang diharapkan tahap pertama adalah gaussian low pass filtering dan dilasi untuk preprocessing kedua differential morphological profile dilation untuk mendapatkan tepi daerah od dan dilanjutkan dengan proses perbaikan citra dengan contrast stretching serta otsu tresholding untuk proses binerisasi tahap ketiga adalah proses penghilangan noise dan pengambilan region of interest roi keempat adalah menemukan daerah optic disc dengan membentuk lingkaran berdasarkan titik pusat dan jarijari yang didapatkan dari proses sebelumnya penelitian ini mengggunakan database inspire avr yang terdiri dari citra retina fundus berwarna dan citra groundtruth akurasi terbesar pada penelitian ini didapatkan pada iterasi bernilai saat proses dmp dilasi ratarata sensitivity specificity dan accuracy terbaik yang didapatkan adalah dan hal ini menunjukan bahwa metode dmp dilasi sangat baik digunakan untuk deteksi optic disc dibandingkan dengan metode morphology kata kunci differential morphological profile dmp dilasi deteksi optic disc sensitivity specificity accuracy
Abstrak (Stopwords Removed): differential morphological profile dmp metode disarankan proses deteksi optic disc od citra fundus retina metode dmp digunakan penelitian dmp dilasi metode terjadi peningkatan ukuran structure element sebanyak delta proses dilasi disetiap iterasi terjadi citra dihasilkan metode berupa citra tepi daerah diduga optic disc od dibutuhkan empat tahap mendapatkan daerah od diharapkan tahap pertama gaussian low pass filtering dilasi preprocessing kedua differential morphological profile dilation mendapatkan tepi daerah od dilanjutkan proses perbaikan citra contrast stretching otsu tresholding proses binerisasi tahap ketiga proses penghilangan noise pengambilan region of interest roi keempat menemukan daerah optic disc membentuk lingkaran berdasarkan titik pusat jarijari didapatkan proses sebelumnya penelitian mengggunakan database inspire avr terdiri citra retina fundus berwarna citra groundtruth akurasi terbesar penelitian didapatkan iterasi bernilai proses dmp dilasi ratarata sensitivity specificity accuracy terbaik didapatkan menunjukan metode dmp dilasi sangat baik digunakan deteksi optic disc dibandingkan metode morphology kata kunci differential morphological profile dmp dilasi deteksi optic disc sensitivity specificity accuracy
Abstrak (Stemmed): differential morphological profile dmp metode saran proses deteksi optic disc od citra fundus retina metode dmp guna teliti dmp dilasi metode jadi tingkat ukur structure element banyak delta proses dilasi tiap iterasi jadi citra hasil metode upa citra tepi daerah duga optic disc od butuh empat tahap dapat daerah od harap tahap pertama gaussian low pass filtering dilasi preprocessing dua differential morphological profile dilation dapat tepi daerah od lanjut proses baik citra contrast stretching otsu tresholding proses biner tahap tiga proses hilang noise ambil region of interest roi empat temu daerah optic disc bentuk lingkar dasar titik pusat jarijari dapat proses belum teliti mengggunakan database inspire avr diri citra retina fundus warna citra groundtruth akurasi besar teliti dapat iterasi nila proses dmp dilasi ratarata sensitivity specificity accuracy baik dapat tunjuk metode dmp dilasi sangat baik guna deteksi optic disc banding metode morphology kata kunci differential morphological profile dmp dilasi deteksi optic disc sensitivity specificity accuracy
Abstrak (Corrected): differential morphological profile dump metope saran proves detest optic disc od citral fundus retina metope dump gun elite dump dalasi metope jade dingbat ukr structure element banyan delta proves dalasi tip literati jade citral hail metope up citral tepid sarah dug optic disc od butch expat that apart sarah od harp that pertain gaussian low pass filtering dalasi reprocessing due differential morphological profile dilation apart tepid sarah od layout proves back citral contrast stretching out tresholding proves diner that toga proves hang noise ambit region of interest rob expat temp sarah optic disc bent linger dakar titis pusan jarijari apart proves begum elite mengggunakan database inspire air dirt citral retina fundus wanna citral groundtruth auras bear elite apart literati nina proves dump dalasi ratarata sensitivity specificity accuracy back apart tuneup metope dump dalasi sang back gun detest optic disc banding metope morphology data bunch differential morphological profile dump dalasi detest optic disc sensitivity specificity accuracy
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'proses': 7, 'dmp': 6, 'metode': 6, 'citra': 6, 'dilasi': 6, 'optic': 5, 'disc': 5, 'dapat': 5, 'od': 4, 'daerah': 4, 'differential': 3, 'morphological': 3, 'profile': 3, 'deteksi': 3, 'teliti': 3, 'tahap': 3, 'baik': 3, 'fundus': 2, 'retina': 2, 'guna': 2, 'jadi': 2, 'iterasi': 2, 'tepi': 2, 'empat': 2, 'sensitivity': 2, 'specificity': 2, 'accuracy': 2, 'saran': 1, 'tingkat': 1, 'ukur': 1, 'structure': 1, 'element': 1, 'banyak': 1, 'delta': 1, 'tiap': 1, 'hasil': 1, 'upa': 1, 'duga': 1, 'butuh': 1, 'harap': 1, 'pertama': 1, 'gaussian': 1, 'low': 1, 'pass': 1, 'filtering': 1, 'preprocessing': 1, 'dua': 1, 'dilation': 1, 'lanjut': 1, 'contrast': 1, 'stretching': 1, 'otsu': 1, 'tresholding': 1, 'biner': 1, 'tiga': 1, 'hilang': 1, 'noise': 1, 'ambil': 1, 'region': 1, 'of': 1, 'interest': 1, 'roi': 1, 'temu': 1, 'bentuk': 1, 'lingkar': 1, 'dasar': 1, 'titik': 1, 'pusat': 1, 'jarijari': 1, 'belum': 1, 'mengggunakan': 1, 'database': 1, 'inspire': 1, 'avr': 1, 'diri': 1, 'warna': 1, 'groundtruth': 1, 'akurasi': 1, 'besar': 1, 'nila': 1, 'ratarata': 1, 'tunjuk': 1, 'sangat': 1, 'banding': 1, 'morphology': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'optic': 7, 'disc': 7, 'of': 7, 'and': 6, 'dmp': 5, 'is': 5, 'proposed': 4, 'dilation': 4, 'phase': 4, 'on': 4, 'differential': 3, 'morphological': 3, 'profile': 3, 'for': 3, 'detection': 3, 'to': 3, 'region': 3, 'accuracy': 3, 'automatic': 2, 'in': 2, 'research': 2, 'preprocessing': 2, 'method': 2, 'based': 2, 'iteration': 2, 'process': 2, 'obtain': 2, 'using': 2, 'obtained': 2, 'are': 2, 'sensitivity': 2, 'specificity': 2, 'balanced': 2, 'color': 1, 'fundus': 1, 'images': 1, 'this': 1, 'researchers': 1, 'used': 1, 'increases': 1, 'size': 1, 'structure': 1, 'element': 1, 'delta': 1, 'at': 1, 'any': 1, 'given': 1, 'requires': 1, 'four': 1, 'phases': 1, 'ie': 1, 'first': 1, 'gaussian': 1, 'low': 1, 'pass': 1, 'filtering': 1, 'second': 1, 'employed': 1, 'edge': 1, 'image': 1, 'enhancement': 1, 'achieved': 1, 'contrast': 1, 'stretching': 1, 'segmentation': 1, 'od': 1, 'otsu': 1, 'thresholding': 1, 'third': 1, 'noise': 1, 'removal': 1, 'interest': 1, 'fourth': 1, 'finding': 1, 'by': 1, 'generate': 1, 'a': 1, 'circle': 1, 'form': 1, 'radius': 1, 'from': 1, 'previous': 1, 'experiments': 1, 'conducted': 1, 'inspireavr': 1, 'database': 1, 'best': 1, 'th': 1, 'average': 1, 'respectively': 1, 'it': 1, 'shows': 1, 'that': 1, 'effective': 1, 'use': 1, 'keyword': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1154 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Syarifudin Hidayatussalam
Judul: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN SALES TERBAIK MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW)
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah, ST., M.Kom.
Pembimbing 2: Sigit Susanto Putro, S.Kom., M.Kom
Abstrak (Raw): ABSTRAKSI
Pegawai merupakan faktor pendukung dalam sebuah perusahaan atau instansi, maka dari itu PT. XL Axiata Bangkalan memberikan penghargaan kepada pegawai atau sales dengan cara memilih pegawai atau sales terbaik setiap tahunnya. Karna pegawai adalah faktor pendukung dalam sebuah instansi. Dan dengan adanya karyawan yang memiliki standar kualifikasi perusahaan maka produktivitas perusahaan pasti akan tetap terjaga dan semakin meningkat. Proses pemilihan karyawan terbaik ataupun berperprestasi sangatlah rumit, karna memerlukan pertimbangan – pertimbangan yang cermat. Untuk memperoleh hasil atau informasi perhitungan yang akurat, cepat dan tepat untuk memenuhi kriteria yang diharapkan, dibutuhkan proses komputerisasi atau bantuan tekhnologi didalamnya. Oleh karena itu kebutuhan sebuah sistem yang berbasis komputer dirasa sangat perlu guna memenuhi tuntutan akan kebutuhan informasi. Ditambah lagi pemilihan karyawan terbaik dan berprestasi PT. XL Axiata Bangkalan masih di lakukan secara manual menggunakan perhitungan software microsoft excel. Hal inilah yang mendasari penulis dalam melakukan penelitian atau pembuatan program sistem pendukung keputusan pemilihan sales terbaik menggunakan metode simple additive weighting (saw) berbasis java.
Kata Kunci : Sistem informasi ,Sistem Pendukung Keputusan ,Pegawai ,Sales , PT XL Axiata Bangkalan, Simple Additive Weighting (SAW), Berprestasi. Terbaik.
Abstrak (Clean): abstraksi pegawai merupakan faktor pendukung dalam sebuah perusahaan atau instansi maka dari itu pt xl axiata bangkalan memberikan penghargaan kepada pegawai atau sales dengan cara memilih pegawai atau sales terbaik setiap tahunnya karna pegawai adalah faktor pendukung dalam sebuah instansi dan dengan adanya karyawan yang memiliki standar kualifikasi perusahaan maka produktivitas perusahaan pasti akan tetap terjaga dan semakin meningkat proses pemilihan karyawan terbaik ataupun berperprestasi sangatlah rumit karna memerlukan pertimbangan – pertimbangan yang cermat untuk memperoleh hasil atau informasi perhitungan yang akurat cepat dan tepat untuk memenuhi kriteria yang diharapkan dibutuhkan proses komputerisasi atau bantuan tekhnologi didalamnya oleh karena itu kebutuhan sebuah sistem yang berbasis komputer dirasa sangat perlu guna memenuhi tuntutan akan kebutuhan informasi ditambah lagi pemilihan karyawan terbaik dan berprestasi pt xl axiata bangkalan masih di lakukan secara manual menggunakan perhitungan software microsoft excel hal inilah yang mendasari penulis dalam melakukan penelitian atau pembuatan program sistem pendukung keputusan pemilihan sales terbaik menggunakan metode simple additive weighting saw berbasis java kata kunci sistem informasi sistem pendukung keputusan pegawai sales pt xl axiata bangkalan simple additive weighting saw berprestasi terbaik
Abstrak (Stopwords Removed): abstraksi pegawai faktor pendukung perusahaan instansi pt xl axiata bangkalan memberikan penghargaan kepada pegawai sales cara memilih pegawai sales terbaik setiap tahunnya karna pegawai faktor pendukung instansi adanya karyawan memiliki standar kualifikasi perusahaan produktivitas perusahaan pasti tetap terjaga semakin meningkat proses pemilihan karyawan terbaik ataupun berperprestasi sangatlah rumit karna memerlukan pertimbangan – pertimbangan cermat memperoleh hasil informasi perhitungan akurat cepat tepat memenuhi kriteria diharapkan dibutuhkan proses komputerisasi bantuan tekhnologi didalamnya kebutuhan sistem berbasis komputer dirasa sangat perlu memenuhi tuntutan kebutuhan informasi ditambah lagi pemilihan karyawan terbaik berprestasi pt xl axiata bangkalan masih lakukan secara manual menggunakan perhitungan software microsoft excel inilah mendasari penulis melakukan penelitian pembuatan program sistem pendukung keputusan pemilihan sales terbaik menggunakan metode simple additive weighting saw berbasis java kata kunci sistem informasi sistem pendukung keputusan pegawai sales pt xl axiata bangkalan simple additive weighting saw berprestasi terbaik
Abstrak (Stemmed): abstraksi pegawai faktor dukung usaha instansi pt xl axiata bangkal beri harga kepada pegawai sales cara pilih pegawai sales baik tiap tahun karna pegawai faktor dukung instansi ada karyawan milik standar kualifikasi usaha produktivitas usaha pasti tetap jaga makin tingkat proses pilih karyawan baik atau prestasi sangat rumit karna perlu timbang timbang cermat oleh hasil informasi hitung akurat cepat tepat penuh kriteria harap butuh proses komputerisasi bantu tekhnologi dalam butuh sistem bas komputer rasa sangat perlu penuh tuntut butuh informasi tambah lagi pilih karyawan baik prestasi pt xl axiata bangkal masih laku cara manual guna hitung software microsoft excel ini dasar tulis laku teliti buat program sistem dukung putus pilih sales baik guna metode simple additive weighting saw bas java kata kunci sistem informasi sistem dukung putus pegawai sales pt xl axiata bangkal simple additive weighting saw prestasi baik
Abstrak (Corrected): abstraksi pegawai factor during sara instant pt al anita bangka bert hard keypad pegawai sales cara pilch pegawai sales back tip thun karma pegawai factor during instant ada karajan milk standard kualifikasi sara produktivitas sara past team saga making dingbat proves pilch karajan back tau prestos sang remit karma peru timing timing cermet olen hail informant hiding aura eat teat punch criteria harp butch proves komputerisasi bantu technology dream butch sister was computer rash sang peru punch turnout butch informant tambac lag pilch karajan back prestos pt al anita bangka mash lake cara manual gun hiding software microsoft excel in dakar tulips lake elite but program sister during puts pilch sales back gun metope simple additive weighting saw was java data bunch sister informant sister during puts pegawai sales pt al anita bangka simple additive weighting saw prestos back
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pegawai': 5, 'baik': 5, 'dukung': 4, 'sales': 4, 'pilih': 4, 'sistem': 4, 'usaha': 3, 'pt': 3, 'xl': 3, 'axiata': 3, 'bangkal': 3, 'karyawan': 3, 'prestasi': 3, 'informasi': 3, 'butuh': 3, 'faktor': 2, 'instansi': 2, 'cara': 2, 'karna': 2, 'proses': 2, 'sangat': 2, 'perlu': 2, 'timbang': 2, 'hitung': 2, 'penuh': 2, 'bas': 2, 'laku': 2, 'guna': 2, 'putus': 2, 'simple': 2, 'additive': 2, 'weighting': 2, 'saw': 2, 'abstraksi': 1, 'beri': 1, 'harga': 1, 'kepada': 1, 'tiap': 1, 'tahun': 1, 'ada': 1, 'milik': 1, 'standar': 1, 'kualifikasi': 1, 'produktivitas': 1, 'pasti': 1, 'tetap': 1, 'jaga': 1, 'makin': 1, 'tingkat': 1, 'atau': 1, 'rumit': 1, 'cermat': 1, 'oleh': 1, 'hasil': 1, 'akurat': 1, 'cepat': 1, 'tepat': 1, 'kriteria': 1, 'harap': 1, 'komputerisasi': 1, 'bantu': 1, 'tekhnologi': 1, 'dalam': 1, 'komputer': 1, 'rasa': 1, 'tuntut': 1, 'tambah': 1, 'lagi': 1, 'masih': 1, 'manual': 1, 'software': 1, 'microsoft': 1, 'excel': 1, 'ini': 1, 'dasar': 1, 'tulis': 1, 'teliti': 1, 'buat': 1, 'program': 1, 'metode': 1, 'java': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 26, 'of': 12, 'employees': 6, 'or': 6, 'in': 5, 'to': 5, 'best': 5, 'and': 5, 'a': 4, 'sales': 4, 'is': 4, 'pt': 3, 'bangkal': 3, 'xl': 3, 'axiata': 3, 'group': 3, 'selection': 3, 'information': 3, 'factor': 2, 'company': 2, 'agency': 2, 'therefore': 2, 'by': 2, 'employee': 2, 'because': 2, 'process': 2, 'still': 2, 'manually': 2, 'this': 2, 'order': 2, 'calculations': 2, 'very': 2, 'consideration': 2, 'meet': 2, 'need': 2, 'system': 2, 'overachievers': 2, 'using': 2, 'decision': 2, 'support': 2, 'simple': 2, 'additive': 2, 'weighting': 2, 'saw': 2, 'systems': 2, 'abstract': 1, 'was': 1, 'supporting': 1, 'gives': 1, 'awards': 1, 'way': 1, 'selecting': 1, 'annually': 1, 'are': 1, 'endowments': 1, 'an': 1, 'instance': 1, 'with': 1, 'who': 1, 'have': 1, 'qualification': 1, 'standards': 1, 'then': 1, 'companys': 1, 'productivity': 1, 'will': 1, 'surely': 1, 'be': 1, 'maintained': 1, 'increased': 1, 'done': 1, 'so': 1, 'thatswhy': 1, 'researchers': 1, 'take': 1, 'case': 1, 'accelerate': 1, 'also': 1, 'akurat': 1, 'inthe': 1, 'election': 1, 'officers': 1, 'prestasi': 1, 'complicated': 1, 'it': 1, 'requires': 1, 'careful': 1, 'obtain': 1, 'results': 1, 'accurately': 1, 'quickly': 1, 'appropriately': 1, 'criteria': 1, 'expected': 1, 'needed': 1, 'computerization': 1, 'technology': 1, 'assistance': 1, 'therein': 1, 'computerbased': 1, 'that': 1, 'considered': 1, 'necessary': 1, 'demands': 1, 'plus': 1, 'do': 1, 'calculation': 1, 'microsoft': 1, 'excel': 1, 'software': 1, 'underlying': 1, 'author': 1, 'doing': 1, 'research': 1, 'creation': 1, 'for': 1, 'program': 1, 'method': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1155 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Tri Utami
Judul: RANCANG BANGUN APLIKASI PANDUAN TINGKAT PENCAPAIAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 4-5 TAHUN PADA PERANGKAT BERGERAK
Pembimbing 1: Yonathan Ferry Hendrawan, ST,.MIT
Pembimbing 2: Rika Yunitarini ST,.M.T.
Abstrak (Raw): Pada saat ini perkembangan teknologi berkembang sangat cepat. Salah satunya teknologi informasi pada dunia pendidikan. Terdapat banyak aplikasi yang beragam dibangun pada perangkat bergerak. Namun, untuk aplikasi panduan tingkat pencapaian perkembangan anak usia 4-5 tahun masih belum tersedia.
BSNP adalah sebuah badan mandiri dan indepeden yang bertugas untuk mengembangkan, memantau pelakasanaan dan mengevaluasi standar nasional pendidikan. Pencapaian tingkat perkembangan anak usia 4-5 tahun merupakan salah satu kegiatan yang memiliki standard dan ditentukan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Acuan ini berfungsi untuk mengetahui tingkat pencapaian perkembangan dan pertumbuhan anak usia 4-5 tahun. Sejauh ini perkembangan anak hanya dapat diketahui di lingkungan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) yang terdaftar. Padahal keluarga merupakan salah satu tempat pembinaan pertama anak. Aplikasi pada perangkat bergerak dapat menjadi media yang efektif dan efisien dalam mengawasi perkembangan anak. Aplikasi panduan pencapaian perkembangan anak usia 4-5 tahun dibangun pada Mobile Android. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah Python dan Kivy. Dari hasil survei kuisioner, dapat diketahui presentase aplikasi sebesar 2,14% responden tidak baik, 45,71% responden cukup baik, 85% responden merasa baik, 18,57% responden sangat baik menggunakan aplikasi panduan perkembangan anak usia 4-5 tahun. Jadi, aplikasi yang sudah dibangun dirasa penting dan dapat digunakan dengan baik oleh masyarakat dalam pengawasan perkembangan anak dan mengevaluasi tingkatan kemampuan perkembangan anak. KATA KUNCI : anak, BSNP, Android, Python, Kivy.
Abstrak (Clean): pada saat ini perkembangan teknologi berkembang sangat cepat salah satunya teknologi informasi pada dunia pendidikan terdapat banyak aplikasi yang beragam dibangun pada perangkat bergerak namun untuk aplikasi panduan tingkat pencapaian perkembangan anak usia tahun masih belum tersedia bsnp adalah sebuah badan mandiri dan indepeden yang bertugas untuk mengembangkan memantau pelakasanaan dan mengevaluasi standar nasional pendidikan pencapaian tingkat perkembangan anak usia tahun merupakan salah satu kegiatan yang memiliki standard dan ditentukan oleh badan standar nasional pendidikan bsnp acuan ini berfungsi untuk mengetahui tingkat pencapaian perkembangan dan pertumbuhan anak usia tahun sejauh ini perkembangan anak hanya dapat diketahui di lingkungan paud pendidikan anak usia dini yang terdaftar padahal keluarga merupakan salah satu tempat pembinaan pertama anak aplikasi pada perangkat bergerak dapat menjadi media yang efektif dan efisien dalam mengawasi perkembangan anak aplikasi panduan pencapaian perkembangan anak usia tahun dibangun pada mobile android bahasa pemrograman yang digunakan adalah python dan kivy dari hasil survei kuisioner dapat diketahui presentase aplikasi sebesar responden tidak baik responden cukup baik responden merasa baik responden sangat baik menggunakan aplikasi panduan perkembangan anak usia tahun jadi aplikasi yang sudah dibangun dirasa penting dan dapat digunakan dengan baik oleh masyarakat dalam pengawasan perkembangan anak dan mengevaluasi tingkatan kemampuan perkembangan anak kata kunci anak bsnp android python kivy
Abstrak (Stopwords Removed): perkembangan teknologi berkembang sangat cepat salah satunya teknologi informasi dunia pendidikan terdapat banyak aplikasi beragam dibangun perangkat bergerak aplikasi panduan tingkat pencapaian perkembangan anak usia tahun masih belum tersedia bsnp badan mandiri indepeden bertugas mengembangkan memantau pelakasanaan mengevaluasi standar nasional pendidikan pencapaian tingkat perkembangan anak usia tahun salah satu kegiatan memiliki standard ditentukan badan standar nasional pendidikan bsnp acuan berfungsi mengetahui tingkat pencapaian perkembangan pertumbuhan anak usia tahun sejauh perkembangan anak dapat diketahui lingkungan paud pendidikan anak usia dini terdaftar padahal keluarga salah satu tempat pembinaan pertama anak aplikasi perangkat bergerak dapat menjadi media efektif efisien mengawasi perkembangan anak aplikasi panduan pencapaian perkembangan anak usia tahun dibangun mobile android bahasa pemrograman digunakan python kivy hasil survei kuisioner dapat diketahui presentase aplikasi sebesar responden baik responden cukup baik responden merasa baik responden sangat baik menggunakan aplikasi panduan perkembangan anak usia tahun jadi aplikasi sudah dibangun dirasa penting dapat digunakan baik masyarakat pengawasan perkembangan anak mengevaluasi tingkatan kemampuan perkembangan anak kata kunci anak bsnp android python kivy
Abstrak (Stemmed): kembang teknologi kembang sangat cepat salah satu teknologi informasi dunia didik dapat banyak aplikasi agam bangun perangkat gerak aplikasi pandu tingkat capai kembang anak usia tahun masih belum sedia bsnp badan mandiri indepeden tugas kembang pantau pelakasanaan evaluasi standar nasional didik capai tingkat kembang anak usia tahun salah satu giat milik standard tentu badan standar nasional didik bsnp acu fungsi tahu tingkat capai kembang tumbuh anak usia tahun jauh kembang anak dapat tahu lingkung paud didik anak usia dini daftar padahal keluarga salah satu tempat bina pertama anak aplikasi perangkat gerak dapat jadi media efektif efisien awas kembang anak aplikasi pandu capai kembang anak usia tahun bangun mobile android bahasa pemrograman guna python kivy hasil survei kuisioner dapat tahu presentase aplikasi besar responden baik responden cukup baik responden rasa baik responden sangat baik guna aplikasi pandu kembang anak usia tahun jadi aplikasi sudah bangun rasa penting dapat guna baik masyarakat awas kembang anak evaluasi tingkat mampu kembang anak kata kunci anak bsnp android python kivy
Abstrak (Corrected): embank teknologi embank sang eat salad sat teknologi informant dulia did apart banyan aplikasi adam bangui perangkat gera aplikasi panda dingbat capri embank anal asia thun mash begum media bank badman mandarin independent tugs embank pants pelakasanaan evaluate standard national did capri dingbat embank anal asia thun salad sat gift milk standard tent badman standard national did bank act fungi tau dingbat capri embank tumble anal asia thun each embank anal apart tau linking paid did anal asia dine dafter palatal keluarga salad sat tempt bin pertain anal aplikasi perangkat gera apart jade media efektif elision was embank anal aplikasi panda capri embank anal asia thun bangui mobile android bahama pemrograman gun python ivy hail survey kuisioner apart tau presents aplikasi bear responded back responded cutup back responded rash back responded sang back gun aplikasi panda embank anal asia thun jade aplikasi judah bangui rash panting apart gun back masyarakat was embank anal evaluate dingbat camp embank anal data bunch anal bank android python ivy
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kembang': 12, 'anak': 12, 'aplikasi': 7, 'usia': 6, 'dapat': 5, 'tahun': 5, 'baik': 5, 'didik': 4, 'tingkat': 4, 'capai': 4, 'responden': 4, 'salah': 3, 'satu': 3, 'bangun': 3, 'pandu': 3, 'bsnp': 3, 'tahu': 3, 'guna': 3, 'teknologi': 2, 'sangat': 2, 'perangkat': 2, 'gerak': 2, 'badan': 2, 'evaluasi': 2, 'standar': 2, 'nasional': 2, 'jadi': 2, 'awas': 2, 'android': 2, 'python': 2, 'kivy': 2, 'rasa': 2, 'cepat': 1, 'informasi': 1, 'dunia': 1, 'banyak': 1, 'agam': 1, 'masih': 1, 'belum': 1, 'sedia': 1, 'mandiri': 1, 'indepeden': 1, 'tugas': 1, 'pantau': 1, 'pelakasanaan': 1, 'giat': 1, 'milik': 1, 'standard': 1, 'tentu': 1, 'acu': 1, 'fungsi': 1, 'tumbuh': 1, 'jauh': 1, 'lingkung': 1, 'paud': 1, 'dini': 1, 'daftar': 1, 'padahal': 1, 'keluarga': 1, 'tempat': 1, 'bina': 1, 'pertama': 1, 'media': 1, 'efektif': 1, 'efisien': 1, 'mobile': 1, 'bahasa': 1, 'pemrograman': 1, 'hasil': 1, 'survei': 1, 'kuisioner': 1, 'presentase': 1, 'besar': 1, 'cukup': 1, 'sudah': 1, 'penting': 1, 'masyarakat': 1, 'mampu': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 23, 'the': 19, 'development': 10, 'children': 8, 'and': 8, 'is': 6, 'in': 5, 'aged': 5, 'years': 5, 'education': 4, 'applications': 4, 'can': 4, 'be': 4, 'respondents': 4, 'one': 3, 'are': 3, 'built': 3, 'on': 3, 'mobile': 3, 'to': 3, 'application': 3, 'level': 3, 'achievement': 3, 'bsnp': 3, 'standards': 3, 'by': 3, 'child': 3, 'good': 3, 'this': 2, 'technology': 2, 'very': 2, 'devices': 2, 'guide': 2, 'not': 2, 'independent': 2, 'evaluate': 2, 'national': 2, 'that': 2, 'have': 2, 'monitoring': 2, 'android': 2, 'used': 2, 'python': 2, 'kivy': 2, 'at': 1, 'time': 1, 'developing': 1, 'fast': 1, 'them': 1, 'world': 1, 'information': 1, 'there': 1, 'many': 1, 'diverse': 1, 'however': 1, 'order': 1, 'yet': 1, 'available': 1, 'an': 1, 'body': 1, 'tasked': 1, 'develop': 1, 'monitor': 1, 'exercising': 1, 'attainment': 1, 'activities': 1, 'determined': 1, 'agency': 1, 'reference': 1, 'serves': 1, 'determine': 1, 'growth': 1, 'so': 1, 'far': 1, 'only': 1, 'known': 1, 'neighborhood': 1, 'ecd': 1, 'early': 1, 'childhood': 1, 'listed': 1, 'though': 1, 'family': 1, 'first': 1, 'coaching': 1, 'effective': 1, 'efficient': 1, 'media': 1, 'was': 1, 'programming': 1, 'language': 1, 'from': 1, 'results': 1, 'questionnaire': 1, 'survey': 1, 'it': 1, 'seen': 1, 'percentage': 1, 'fairly': 1, 'well': 1, 'feel': 1, 'use': 1, 'guides': 1, 'thus': 1, 'been': 1, 'perceived': 1, 'importance': 1, 'public': 1, 'capabilities': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1156 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Mas Ahsan Sandya Firmansyah
Judul: PENERAPAN FUZZY ANALYTHICAL HIERARCHY PROCESS (F-AHP) PADA SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN RAKET BADMINTON
Pembimbing 1: Sigit Susanto Putro, S.Kom., M.Kom.
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Dalam pemilihan raket badminton pada umumnya terdapat banyak produsen raket yang menawarkan berbagai macam tipe raket dan juga kelebihan kekurangannya. Dan seseorang baik pelatih, atlet, maupun masyarakat umum juga sering mengalami kebingungan dalam pemilihan raket yang sesuai. Dalam pemilihan raket diperlukan data kriteria-kriteria daripada spesifikasi raket memiliki sub kriteria masing-masing. Sebagai penunjang terdapat 2 langkah penting dalam pemilihan raket, Langkah pertama yaitu proses pengumpulan data spesifikasi raket dengan kriteria sebagai berikut harga raket, fleksibilitas raket, bahan Frame, berat raket, ukuran grip raket, jenis raket, rengangan senar raket, dan warna raket. Langkah kedua proses perangkingan dengan cara mengalikan nilai bobot dari masing-masing kriteria dengan setiap sub kriteria sehingga dapat melakukan penyeleksian kecocokan raket dengan berdasarkan data kriteria yang telah ditentukan. Dalam hal ini, dengan menggunakan metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (F-AHP) memiliki fungsi untuk mencari bobot prioritas kepentingan dari seluruh kriteria dan sub kriteria yang telah ditentukan dan juga sebagai proses dalam perangkingan bobot kriteria pemilihan raket sehingga nanti akan didapatkan rekomendasi raket dari perhitungan yang tertinggi dan sesuai keinginan. Berdasarkan penelitian ini kesesuaian dengan uji coba sistem memiliki tingkat kesesuaian 85% dari 20 responden.
Kata Kunci : F-AHP, Sistem Pendukung Keputusan, Raket.
Abstrak (Clean): dalam pemilihan raket badminton pada umumnya terdapat banyak produsen raket yang menawarkan berbagai macam tipe raket dan juga kelebihan kekurangannya dan seseorang baik pelatih atlet maupun masyarakat umum juga sering mengalami kebingungan dalam pemilihan raket yang sesuai dalam pemilihan raket diperlukan data kriteriakriteria daripada spesifikasi raket memiliki sub kriteria masingmasing sebagai penunjang terdapat langkah penting dalam pemilihan raket langkah pertama yaitu proses pengumpulan data spesifikasi raket dengan kriteria sebagai berikut harga raket fleksibilitas raket bahan frame berat raket ukuran grip raket jenis raket rengangan senar raket dan warna raket langkah kedua proses perangkingan dengan cara mengalikan nilai bobot dari masingmasing kriteria dengan setiap sub kriteria sehingga dapat melakukan penyeleksian kecocokan raket dengan berdasarkan data kriteria yang telah ditentukan dalam hal ini dengan menggunakan metode fuzzy analytical hierarchy process fahp memiliki fungsi untuk mencari bobot prioritas kepentingan dari seluruh kriteria dan sub kriteria yang telah ditentukan dan juga sebagai proses dalam perangkingan bobot kriteria pemilihan raket sehingga nanti akan didapatkan rekomendasi raket dari perhitungan yang tertinggi dan sesuai keinginan berdasarkan penelitian ini kesesuaian dengan uji coba sistem memiliki tingkat kesesuaian dari responden kata kunci fahp sistem pendukung keputusan raket
Abstrak (Stopwords Removed): pemilihan raket badminton umumnya terdapat banyak produsen raket menawarkan berbagai macam tipe raket kelebihan kekurangannya seseorang baik pelatih atlet maupun masyarakat umum sering mengalami kebingungan pemilihan raket sesuai pemilihan raket diperlukan data kriteriakriteria daripada spesifikasi raket memiliki sub kriteria masingmasing penunjang terdapat langkah penting pemilihan raket langkah pertama proses pengumpulan data spesifikasi raket kriteria berikut harga raket fleksibilitas raket bahan frame berat raket ukuran grip raket jenis raket rengangan senar raket warna raket langkah kedua proses perangkingan cara mengalikan nilai bobot masingmasing kriteria setiap sub kriteria dapat melakukan penyeleksian kecocokan raket berdasarkan data kriteria ditentukan menggunakan metode fuzzy analytical hierarchy process fahp memiliki fungsi mencari bobot prioritas kepentingan seluruh kriteria sub kriteria ditentukan proses perangkingan bobot kriteria pemilihan raket nanti didapatkan rekomendasi raket perhitungan tertinggi sesuai keinginan berdasarkan penelitian kesesuaian uji coba sistem memiliki tingkat kesesuaian responden kata kunci fahp sistem pendukung keputusan raket
Abstrak (Stemmed): pilih raket badminton umum dapat banyak produsen raket tawar bagai macam tipe raket lebih kurang orang baik latih atlet maupun masyarakat umum sering alami bingung pilih raket sesuai pilih raket perlu data kriteriakriteria daripada spesifikasi raket milik sub kriteria masingmasing tunjang dapat langkah penting pilih raket langkah pertama proses kumpul data spesifikasi raket kriteria ikut harga raket fleksibilitas raket bahan frame berat raket ukur grip raket jenis raket rengangan senar raket warna raket langkah dua proses rangking cara ali nilai bobot masingmasing kriteria tiap sub kriteria dapat laku seleksi cocok raket dasar data kriteria tentu guna metode fuzzy analytical hierarchy process fahp milik fungsi cari bobot prioritas penting seluruh kriteria sub kriteria tentu proses rangking bobot kriteria pilih raket nanti dapat rekomendasi raket hitung tinggi sesuai ingin dasar teliti sesuai uji coba sistem milik tingkat sesuai responden kata kunci fahp sistem dukung putus raket
Abstrak (Corrected): pilch racket badminton mum apart banyan produce racket tatar bahai madam time racket leash during orang back latin aglet maun masyarakat mum seeing salami binging pilch racket sexual pilch racket peru data kriteriakriteria daripada spesifikasi racket milk sub criteria masingmasing tuning apart bangka panting pilch racket bangka pertain proves rumpus data spesifikasi racket criteria it hard racket fleksibilitas racket bahai frame beat racket ukr grip racket penis racket rengangan sonar racket wanna racket bangka due proves ranking cara ali nilgai robot masingmasing criteria tip sub criteria apart lake seeks cook racket dakar data criteria tent gun metope fuzzy analytical hierarchy process fahd milk fungi care robot priority panting seluruh criteria sub criteria tent proves ranking robot criteria pilch racket anti apart rekomendasi racket hiding ting sexual begin dakar elite sexual uni coma sister milk dingbat sexual responded data bunch fahd sister during puts racket
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'raket': 19, 'kriteria': 8, 'pilih': 5, 'dapat': 4, 'sesuai': 4, 'data': 3, 'milik': 3, 'sub': 3, 'langkah': 3, 'proses': 3, 'bobot': 3, 'umum': 2, 'spesifikasi': 2, 'masingmasing': 2, 'penting': 2, 'rangking': 2, 'dasar': 2, 'tentu': 2, 'fahp': 2, 'sistem': 2, 'badminton': 1, 'banyak': 1, 'produsen': 1, 'tawar': 1, 'bagai': 1, 'macam': 1, 'tipe': 1, 'lebih': 1, 'kurang': 1, 'orang': 1, 'baik': 1, 'latih': 1, 'atlet': 1, 'maupun': 1, 'masyarakat': 1, 'sering': 1, 'alami': 1, 'bingung': 1, 'perlu': 1, 'kriteriakriteria': 1, 'daripada': 1, 'tunjang': 1, 'pertama': 1, 'kumpul': 1, 'ikut': 1, 'harga': 1, 'fleksibilitas': 1, 'bahan': 1, 'frame': 1, 'berat': 1, 'ukur': 1, 'grip': 1, 'jenis': 1, 'rengangan': 1, 'senar': 1, 'warna': 1, 'dua': 1, 'cara': 1, 'ali': 1, 'nilai': 1, 'tiap': 1, 'laku': 1, 'seleksi': 1, 'cocok': 1, 'guna': 1, 'metode': 1, 'fuzzy': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'fungsi': 1, 'cari': 1, 'prioritas': 1, 'seluruh': 1, 'nanti': 1, 'rekomendasi': 1, 'hitung': 1, 'tinggi': 1, 'ingin': 1, 'teliti': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'tingkat': 1, 'responden': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'dukung': 1, 'putus': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'of': 16, 'racket': 12, 'in': 7, 'and': 6, 'criteria': 6, 'selection': 5, 'a': 5, 'that': 4, 'as': 4, 'process': 4, 'rackets': 3, 'are': 3, 'racquet': 3, 'for': 3, 'data': 3, 'has': 3, 'with': 3, 'on': 3, 'general': 2, 'there': 2, 'also': 2, 'specifications': 2, 'subcriteria': 2, 'support': 2, 'step': 2, 'weight': 2, 'by': 2, 'based': 2, 'this': 2, 'fahp': 2, 'weighting': 2, 'badminton': 1, 'many': 1, 'manufacturers': 1, 'offers': 1, 'various': 1, 'types': 1, 'excess': 1, 'drawbacks': 1, 'matter': 1, 'coaches': 1, 'athletes': 1, 'public': 1, 'often': 1, 'experience': 1, 'confusion': 1, 'appropriate': 1, 'required': 1, 'rather': 1, 'than': 1, 'respective': 1, 'two': 1, 'important': 1, 'steps': 1, 'racquets': 1, 'first': 1, 'is': 1, 'collection': 1, 'following': 1, 'price': 1, 'flexibility': 1, 'frame': 1, 'materials': 1, 'grip': 1, 'size': 1, 'type': 1, 'strain': 1, 'strings': 1, 'color': 1, 'second': 1, 'prioritize': 1, 'multiplying': 1, 'value': 1, 'each': 1, 'criterion': 1, 'every': 1, 'sub': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'can': 1, 'perform': 1, 'compatibility': 1, 'predetermined': 1, 'case': 1, 'using': 1, 'method': 1, 'fuzzy': 1, 'analytical': 1, 'hierarchy': 1, 'search': 1, 'function': 1, 'priority': 1, 'interests': 1, 'all': 1, 'have': 1, 'been': 1, 'determined': 1, 'well': 1, 'classify': 1, 'selecting': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'obtained': 1, 'calculation': 1, 'highest': 1, 'preferences': 1, 'study': 1, 'suitability': 1, 'test': 1, 'system': 1, 'concordance': 1, 'rate': 1, 'respondents': 1, 'keywords': 1, 'decision': 1, 'systems': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1157 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Tsalits Nurul Qomariyah
Judul: PENERAPAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) DALAM PEMBUATAN PERANGKAT LUNAK SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN PROGRAM STUDI BAGI SISWA MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) BANGKALAN
Pembimbing 1: Rika Yunitarini,S.T.,M.T.
Pembimbing 2: Sri Herawati, S.Kom, M.Kom.
Abstrak (Raw): Penentuan program studi atau jurusan merupakan masalah yang sangat penting bagi siswa menengah atas karena dapat berpengaruh pada kelancaran proses belajar dan pemilihan perguruan tinggi. Di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bangkalan terdapat 4 program studi yaitu: Program Studi MIPA, IPS, Bahasa, dan Agama. Saat ini, proses penentuan program studi tersebut masih dilakukan secara manual oleh guru Bimbingan Konseling berdasarkan nilai rapor dan minat siswa saja. Hal ini menyebabkan hasil yang kurang akurat karena penilaian yang bersifat subjektif. Penilaian yang berdasarkan informasi formal berdasarkan kriteria perlu dilakukan untuk mendapatkan hasil yang akurat dan objektif. Penentuan program studi dinilai berdasarkan 4 kriteria, yaitu: nilai akademik atau rapor siswa (nilai rata-rata mata pelajaran kelas X semester 1 dan 2 yang terkait dengan masing-masing program studi), hasil angket penjurusan, tes pengetahuan (yang dilakukan secara online), dan hasil psikotes. Keempat kriteria tersebut diproses menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Hasil yang diperoleh dari uji coba sistem dengan menggunakan 102 data adalah 78 data sesuai dengan data jurusan siswa saat ini dan 24 data yang berbeda, dengan demikian persentase data yang sesuai mencapai 76,5%.
Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan, Program Studi, Simple Additive Weighting (SAW).
Abstrak (Clean): penentuan program studi atau jurusan merupakan masalah yang sangat penting bagi siswa menengah atas karena dapat berpengaruh pada kelancaran proses belajar dan pemilihan perguruan tinggi di madrasah aliyah negeri man bangkalan terdapat program studi yaitu program studi mipa ips bahasa dan agama saat ini proses penentuan program studi tersebut masih dilakukan secara manual oleh guru bimbingan konseling berdasarkan nilai rapor dan minat siswa saja hal ini menyebabkan hasil yang kurang akurat karena penilaian yang bersifat subjektif penilaian yang berdasarkan informasi formal berdasarkan kriteria perlu dilakukan untuk mendapatkan hasil yang akurat dan objektif penentuan program studi dinilai berdasarkan kriteria yaitu nilai akademik atau rapor siswa nilai ratarata mata pelajaran kelas x semester dan yang terkait dengan masingmasing program studi hasil angket penjurusan tes pengetahuan yang dilakukan secara online dan hasil psikotes keempat kriteria tersebut diproses menggunakan metode simple additive weighting saw hasil yang diperoleh dari uji coba sistem dengan menggunakan data adalah data sesuai dengan data jurusan siswa saat ini dan data yang berbeda dengan demikian persentase data yang sesuai mencapai kata kunci sistem pendukung keputusan program studi simple additive weighting saw
Abstrak (Stopwords Removed): penentuan program studi jurusan masalah sangat penting bagi siswa menengah atas dapat berpengaruh kelancaran proses belajar pemilihan perguruan tinggi madrasah aliyah negeri man bangkalan terdapat program studi program studi mipa ips bahasa agama proses penentuan program studi tersebut masih dilakukan secara manual guru bimbingan konseling berdasarkan nilai rapor minat siswa menyebabkan hasil kurang akurat penilaian bersifat subjektif penilaian berdasarkan informasi formal berdasarkan kriteria perlu dilakukan mendapatkan hasil akurat objektif penentuan program studi dinilai berdasarkan kriteria nilai akademik rapor siswa nilai ratarata mata pelajaran kelas x semester terkait masingmasing program studi hasil angket penjurusan tes pengetahuan dilakukan secara online hasil psikotes keempat kriteria tersebut diproses menggunakan metode simple additive weighting saw hasil diperoleh uji coba sistem menggunakan data data sesuai data jurusan siswa data berbeda demikian persentase data sesuai mencapai kata kunci sistem pendukung keputusan program studi simple additive weighting saw
Abstrak (Stemmed): tentu program studi jurus masalah sangat penting bagi siswa tengah atas dapat pengaruh lancar proses ajar pilih guru tinggi madrasah aliyah negeri man bangkal dapat program studi program studi mipa ips bahasa agama proses tentu program studi sebut masih laku cara manual guru bimbing konseling dasar nilai rapor minat siswa sebab hasil kurang akurat nilai sifat subjektif nilai dasar informasi formal dasar kriteria perlu laku dapat hasil akurat objektif tentu program studi nilai dasar kriteria nilai akademik rapor siswa nilai ratarata mata ajar kelas x semester kait masingmasing program studi hasil angket jurus tes tahu laku cara online hasil psikotes empat kriteria sebut proses guna metode simple additive weighting saw hasil oleh uji coba sistem guna data data sesuai data jurus siswa data beda demikian persentase data sesuai capai kata kunci sistem dukung putus program studi simple additive weighting saw
Abstrak (Corrected): tent program study gurus marsala sang panting bag visa length alas apart pengaruh lancer proves ajar pilch guru ting madras aliyah never man bangka apart program study program study mia is bahama agama proves tent program study debut mash lake cara manual guru bombing counseling dakar nilgai razor mint visa kebab hail during aura nilgai sift subjectify nilgai dakar informant formal dakar criteria peru lake apart hail aura objectify tent program study nilgai dakar criteria nilgai academic razor visa nilgai ratarata data ajar keas x semester wait masingmasing program study hail angel gurus ten tau lake cara online hail psikotes expat criteria debut proves gun metope simple additive weighting saw hail olen uni coma sister gun data data sexual data gurus visa data bed domitian percentage data sexual capri data bunch sister during puts program study simple additive weighting saw
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'program': 7, 'studi': 7, 'nilai': 6, 'hasil': 5, 'data': 5, 'siswa': 4, 'dasar': 4, 'tentu': 3, 'jurus': 3, 'dapat': 3, 'proses': 3, 'laku': 3, 'kriteria': 3, 'ajar': 2, 'guru': 2, 'sebut': 2, 'cara': 2, 'rapor': 2, 'akurat': 2, 'guna': 2, 'simple': 2, 'additive': 2, 'weighting': 2, 'saw': 2, 'sistem': 2, 'sesuai': 2, 'masalah': 1, 'sangat': 1, 'penting': 1, 'bagi': 1, 'tengah': 1, 'atas': 1, 'pengaruh': 1, 'lancar': 1, 'pilih': 1, 'tinggi': 1, 'madrasah': 1, 'aliyah': 1, 'negeri': 1, 'man': 1, 'bangkal': 1, 'mipa': 1, 'ips': 1, 'bahasa': 1, 'agama': 1, 'masih': 1, 'manual': 1, 'bimbing': 1, 'konseling': 1, 'minat': 1, 'sebab': 1, 'kurang': 1, 'sifat': 1, 'subjektif': 1, 'informasi': 1, 'formal': 1, 'perlu': 1, 'objektif': 1, 'akademik': 1, 'ratarata': 1, 'mata': 1, 'kelas': 1, 'x': 1, 'semester': 1, 'kait': 1, 'masingmasing': 1, 'angket': 1, 'tes': 1, 'tahu': 1, 'online': 1, 'psikotes': 1, 'empat': 1, 'metode': 1, 'oleh': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'beda': 1, 'demikian': 1, 'persentase': 1, 'capai': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'dukung': 1, 'putus': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 23, 'of': 11, 'study': 8, 'and': 7, 'program': 5, 'students': 4, 'in': 4, 'to': 4, 'accurate': 4, 'results': 4, 'were': 4, 'school': 3, 'based': 3, 'on': 3, 'criteria': 3, 'data': 3, 'determination': 2, 'or': 2, 'is': 2, 'for': 2, 'process': 2, 'decision': 2, 'are': 2, 'four': 2, 'programs': 2, 'namely': 2, 'this': 2, 'report': 2, 'assessment': 2, 'was': 2, 'values': 2, 'student': 2, 's': 2, 'result': 2, 'test': 2, 'simple': 2, 'additive': 2, 'weighting': 2, 'saw': 2, 'obtained': 2, 'system': 2, 'a': 1, 'field': 1, 'an': 1, 'important': 1, 'issue': 1, 'senior': 1, 'high': 1, 'because': 1, 'it': 1, 'influences': 1, 'learning': 1, 'choosing': 1, 'university': 1, 'they': 1, 'want': 1, 'there': 1, 'man': 1, 'bangkal': 1, 'science': 1, 'social': 1, 'studies': 1, 'language': 1, 'religion': 1, 'determining': 1, 'still': 1, 'done': 1, 'manually': 1, 'by': 1, 'counselors': 1, 'value': 1, 'cards': 1, 'interest': 1, 'only': 1, 'leads': 1, 'less': 1, 'due': 1, 'subjective': 1, 'obtain': 1, 'objective': 1, 'formal': 1, 'information': 1, 'needed': 1, 'rated': 1, 'academic': 1, 'card': 1, 'average': 1, 'subject': 1, 'related': 1, 'each': 1, 'st': 1, 'nd': 1, 'semester': 1, 'first': 1, 'grade': 1, 'questionnaire': 1, 'online': 1, 'psychological': 1, 'those': 1, 'processed': 1, 'using': 1, 'method': 1, 'from': 1, 'trials': 1, 'out': 1, 'used': 1, 'with': 1, 'current': 1, 'while': 1, 'ones': 1, 'different': 1, 'therefore': 1, 'keyword': 1, 'support': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1158 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Nuriyana
Judul: APLIKASI PENENTUAN PRIORITAS PENGEMBANGAN IKM MENGGUNAKAN VIKOR
Pembimbing 1: Achmad Jauhari, S.T.,M.Kom.
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, S.T., M. T.
Abstrak (Raw): Sebagai dasar pertumbuhan ekonomi daerah, keberadaan industri kecil menengah sangatlah berpengaruh penting untuk kehidupan masyarakat kota Bangkalan Madura. Akan tetapi sangat jarang dilakukan oleh pihak-pihak terkait untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh industri kecil menengah mengingat banyaknya industri kecil menengah yang dimiliki oleh masyarakat khususnya masyarakat kota Bangkalan Madura.
Salah satu upaya untuk mengatasi kesulitan dalam pengoptimalan potensi industri kecil menengah maka perlu adanya pembuatan aplikasi penentuan prioritas pengembangan IKM menggunakan metode VIKOR (VIseKriterijumska Optimizacija I Kompromisno Resenje) dengan kriteria Nilai Investasi, Kapasitas Produksi, Nilai Produksi, Nilai Bahan Baku dan Tenaga Kerja. Metode VIKOR ialah metode perankingan dengan menggunakan indeks peringkat multikriteria berdasarkan ukuran tertentu dari kedekatan dengan solusi yang ideal. Sehingga aplikasi ini akan memilihkan ikm-ikm yang layak untuk diberikan bantuan dalam pengembangannya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa dari pembuatan aplikasi ini dengan meggunakan metode vikor mempunyai tingkat akurasi 73% dari data pembanding manual.
Abstrak (Clean): sebagai dasar pertumbuhan ekonomi daerah keberadaan industri kecil menengah sangatlah berpengaruh penting untuk kehidupan masyarakat kota bangkalan madura akan tetapi sangat jarang dilakukan oleh pihakpihak terkait untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh industri kecil menengah mengingat banyaknya industri kecil menengah yang dimiliki oleh masyarakat khususnya masyarakat kota bangkalan madura salah satu upaya untuk mengatasi kesulitan dalam pengoptimalan potensi industri kecil menengah maka perlu adanya pembuatan aplikasi penentuan prioritas pengembangan ikm menggunakan metode vikor visekriterijumska optimizacija i kompromisno resenje dengan kriteria nilai investasi kapasitas produksi nilai produksi nilai bahan baku dan tenaga kerja metode vikor ialah metode perankingan dengan menggunakan indeks peringkat multikriteria berdasarkan ukuran tertentu dari kedekatan dengan solusi yang ideal sehingga aplikasi ini akan memilihkan ikmikm yang layak untuk diberikan bantuan dalam pengembangannya hasil pengujian menunjukkan bahwa dari pembuatan aplikasi ini dengan meggunakan metode vikor mempunyai tingkat akurasi dari data pembanding manual
Abstrak (Stopwords Removed): dasar pertumbuhan ekonomi daerah keberadaan industri kecil menengah sangatlah berpengaruh penting kehidupan masyarakat kota bangkalan madura sangat jarang dilakukan pihakpihak terkait mengoptimalkan potensi dimiliki industri kecil menengah mengingat banyaknya industri kecil menengah dimiliki masyarakat khususnya masyarakat kota bangkalan madura salah satu upaya mengatasi kesulitan pengoptimalan potensi industri kecil menengah perlu adanya pembuatan aplikasi penentuan prioritas pengembangan ikm menggunakan metode vikor visekriterijumska optimizacija i kompromisno resenje kriteria nilai investasi kapasitas produksi nilai produksi nilai bahan baku tenaga kerja metode vikor ialah metode perankingan menggunakan indeks peringkat multikriteria berdasarkan ukuran tertentu kedekatan solusi ideal aplikasi memilihkan ikmikm layak diberikan bantuan pengembangannya hasil pengujian menunjukkan pembuatan aplikasi meggunakan metode vikor mempunyai tingkat akurasi data pembanding manual
Abstrak (Stemmed): dasar tumbuh ekonomi daerah ada industri kecil tengah sangat pengaruh penting hidup masyarakat kota bangkal madura sangat jarang laku pihakpihak kait optimal potensi milik industri kecil tengah ingat banyak industri kecil tengah milik masyarakat khusus masyarakat kota bangkal madura salah satu upaya atas sulit optimal potensi industri kecil tengah perlu ada buat aplikasi tentu prioritas kembang ikm guna metode vikor visekriterijumska optimizacija i kompromisno resenje kriteria nilai investasi kapasitas produksi nilai produksi nilai bahan baku tenaga kerja metode vikor ialah metode perankingan guna indeks peringkat multikriteria dasar ukur tentu dekat solusi ideal aplikasi pilih ikmikm layak beri bantu kembang hasil uji tunjuk buat aplikasi meggunakan metode vikor punya tingkat akurasi data banding manual
Abstrak (Corrected): dakar tumble economic sarah ada industry cecil length sang pengaruh panting hide masyarakat koto bangka madura sang parang lake pihakpihak wait optimal potent milk industry cecil length ingot banyan industry cecil length milk masyarakat rhesus masyarakat koto bangka madura salad sat pay alas suit optimal potent industry cecil length peru ada but aplikasi tent priority embank i'm gun metope visor visekriterijumska optimizacija i kompromisno presence criteria nilgai invests kapasitas produksi nilgai produksi nilgai bahai baku teenage era metope visor galah metope perankingan gun ideas peringkat multikriteria dakar ukr tent dead solus ideal aplikasi pilch ikmikm kayak bert bantu embank hail uni tuneup but aplikasi meggunakan metope visor puny dingbat auras data banding manual
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'industri': 4, 'kecil': 4, 'tengah': 4, 'metode': 4, 'masyarakat': 3, 'aplikasi': 3, 'vikor': 3, 'nilai': 3, 'dasar': 2, 'ada': 2, 'sangat': 2, 'kota': 2, 'bangkal': 2, 'madura': 2, 'optimal': 2, 'potensi': 2, 'milik': 2, 'buat': 2, 'tentu': 2, 'kembang': 2, 'guna': 2, 'produksi': 2, 'tumbuh': 1, 'ekonomi': 1, 'daerah': 1, 'pengaruh': 1, 'penting': 1, 'hidup': 1, 'jarang': 1, 'laku': 1, 'pihakpihak': 1, 'kait': 1, 'ingat': 1, 'banyak': 1, 'khusus': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'upaya': 1, 'atas': 1, 'sulit': 1, 'perlu': 1, 'prioritas': 1, 'ikm': 1, 'visekriterijumska': 1, 'optimizacija': 1, 'i': 1, 'kompromisno': 1, 'resenje': 1, 'kriteria': 1, 'investasi': 1, 'kapasitas': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'tenaga': 1, 'kerja': 1, 'ialah': 1, 'perankingan': 1, 'indeks': 1, 'peringkat': 1, 'multikriteria': 1, 'ukur': 1, 'dekat': 1, 'solusi': 1, 'ideal': 1, 'pilih': 1, 'ikmikm': 1, 'layak': 1, 'beri': 1, 'bantu': 1, 'hasil': 1, 'uji': 1, 'tunjuk': 1, 'meggunakan': 1, 'punya': 1, 'tingkat': 1, 'akurasi': 1, 'data': 1, 'banding': 1, 'manual': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 13, 'and': 5, 'small': 4, 'medium': 4, 'industries': 4, 'is': 3, 'by': 3, 'to': 3, 'application': 3, 'using': 3, 'vikor': 3, 'a': 2, 'an': 2, 'on': 2, 'bangkal': 2, 'madura': 2, 'potential': 2, 'in': 2, 'for': 2, 'making': 2, 'development': 2, 'smes': 2, 'criteria': 2, 'production': 2, 'values': 2, 'method': 2, 'ranking': 2, 'this': 2, 'as': 1, 'basis': 1, 'regional': 1, 'economic': 1, 'growth': 1, 'existence': 1, 'important': 1, 'effect': 1, 'peoples': 1, 'lives': 1, 'but': 1, 'very': 1, 'rarely': 1, 'done': 1, 'parties': 1, 'optimize': 1, 'considering': 1, 'number': 1, 'which': 1, 'are': 1, 'owned': 1, 'public': 1, 'especially': 1, 'people': 1, 'one': 1, 'effort': 1, 'overcome': 1, 'difficulties': 1, 'optimizing': 1, 'need': 1, 'prioritization': 1, 'visekriterijumska': 1, 'optimizacija': 1, 'i': 1, 'kompromisno': 1, 'resenje': 1, 'investment': 1, 'capacity': 1, 'raw': 1, 'materials': 1, 'labor': 1, 'multiple': 1, 'index': 1, 'based': 1, 'specific': 1, 'size': 1, 'closeness': 1, 'ideal': 1, 'solution': 1, 'so': 1, 'will': 1, 'choose': 1, 'eligible': 1, 'assistance': 1, 'its': 1, 'test': 1, 'results': 1, 'showed': 1, 'that': 1, 'methods': 1, 'have': 1, 'accuracy': 1, 'rate': 1, 'comparable': 1, 'data': 1, 'manually': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1159 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: UUN FATMAWATI
Judul: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBERIAN BANTUAN REHABILITASI GEDUNG DAN FASILITAS SEKOLAH DENGAN METODE MULTI ATRIBUTE GLOBAL INFERENCE OF QUALITY (MAGIQ)
Pembimbing 1: RIKA YUNITARINI, S.T., M.T.
Pembimbing 2: SIGIT SUSANTO PUTRO, S.KOM., M.KOM.
Abstrak (Raw): Abstrak. Fasilitas dan gedung sekolah merupakan sarana yang mempengaruhi perkembangan pendidikan. Pemerintah setiap tahunnya menganggarkan dana untuk kepentingan sekolah, yaitu untuk menunjang pendidikan agar lebih baik lagi. Dinas Pendidikan merupakan salah satu instansi yang menjalankan program dari pemerintah di bidang pendidikan. Salah satunya, yaitu bantuan rehabilitasi gedung sekolah dan fasilitasnya. Untuk penentuan bantuan tersebut dibutuhkan data dari setiap sekolah yang mengajukan bantuan. Proses seleksi di Dinas Pendidikan Bangkalan masih menggunakan cara yang manual sehingga proses seleksi kurang tepat pada sasarannya. Penerimaan bantuan tersebut menggunakan beberapa kriteria seperti kondisi gedung, fasilitas dan perlengkapan sekolah. Dimana hasil akhirnya akan diurutkan berdasarkan nilai tertinggi. Pada penelitian ini digunakan sebuah metode Multi Atribute Global Inference of Quality (MAGIQ) yang digunakan untuk proses perangkingan. Dari hasil pengujian sistem pendukung keputusan dengan menggunakan (MAGIQ) diperoleh hasil perbandingan untuk nilai rangking yang sama yaitu 30,43 % sedangkan untuk nilai rangking yang tidak sama yaitu 69,56 %.
Kata kunci :Rehabilitasi, SPK, Multi Atribute Global Inference of Quality (MAGIQ),
Abstrak (Clean): abstrak fasilitas dan gedung sekolah merupakan sarana yang mempengaruhi perkembangan pendidikan pemerintah setiap tahunnya menganggarkan dana untuk kepentingan sekolah yaitu untuk menunjang pendidikan agar lebih baik lagi dinas pendidikan merupakan salah satu instansi yang menjalankan program dari pemerintah di bidang pendidikan salah satunya yaitu bantuan rehabilitasi gedung sekolah dan fasilitasnya untuk penentuan bantuan tersebut dibutuhkan data dari setiap sekolah yang mengajukan bantuan proses seleksi di dinas pendidikan bangkalan masih menggunakan cara yang manual sehingga proses seleksi kurang tepat pada sasarannya penerimaan bantuan tersebut menggunakan beberapa kriteria seperti kondisi gedung fasilitas dan perlengkapan sekolah dimana hasil akhirnya akan diurutkan berdasarkan nilai tertinggi pada penelitian ini digunakan sebuah metode multi atribute global inference of quality magiq yang digunakan untuk proses perangkingan dari hasil pengujian sistem pendukung keputusan dengan menggunakan magiq diperoleh hasil perbandingan untuk nilai rangking yang sama yaitu sedangkan untuk nilai rangking yang tidak sama yaitu kata kunci rehabilitasi spk multi atribute global inference of quality magiq
Abstrak (Stopwords Removed): abstrak fasilitas gedung sekolah sarana mempengaruhi perkembangan pendidikan pemerintah setiap tahunnya menganggarkan dana kepentingan sekolah menunjang pendidikan lebih baik lagi dinas pendidikan salah satu instansi menjalankan program pemerintah bidang pendidikan salah satunya bantuan rehabilitasi gedung sekolah fasilitasnya penentuan bantuan tersebut dibutuhkan data setiap sekolah mengajukan bantuan proses seleksi dinas pendidikan bangkalan masih menggunakan cara manual proses seleksi kurang tepat sasarannya penerimaan bantuan tersebut menggunakan beberapa kriteria kondisi gedung fasilitas perlengkapan sekolah dimana hasil akhirnya diurutkan berdasarkan nilai tertinggi penelitian digunakan metode multi atribute global inference of quality magiq digunakan proses perangkingan hasil pengujian sistem pendukung keputusan menggunakan magiq diperoleh hasil perbandingan nilai rangking sama sedangkan nilai rangking sama kata kunci rehabilitasi spk multi atribute global inference of quality magiq
Abstrak (Stemmed): abstrak fasilitas gedung sekolah sarana pengaruh kembang didik perintah tiap tahun anggar dana penting sekolah tunjang didik lebih baik lagi dinas didik salah satu instansi jalan program perintah bidang didik salah satu bantu rehabilitasi gedung sekolah fasilitas tentu bantu sebut butuh data tiap sekolah aju bantu proses seleksi dinas didik bangkal masih guna cara manual proses seleksi kurang tepat sasar terima bantu sebut guna beberapa kriteria kondisi gedung fasilitas lengkap sekolah mana hasil akhir urut dasar nilai tinggi teliti guna metode multi atribute global inference of quality magiq guna proses rangking hasil uji sistem dukung putus guna magiq oleh hasil banding nilai rangking sama sedang nilai rangking sama kata kunci rehabilitasi spk multi atribute global inference of quality magiq
Abstrak (Corrected): abstract basilicas dung selah saran pengaruh embank did perineal tip thun anger dana panting selah tuning did leash back lag dings did salad sat instant alan program perineal biding did salad sat bantu rehabilitate dung selah basilicas tent bantu debut butch data tip selah au bantu proves seeks dings did bangka mash gun cara manual proves seeks during teat samar terms bantu debut gun beberapa criteria kondisi dung basilicas lengkap selah mana hail air rut dakar nilgai ting elite gun metope mufti tribute global inference of quality magic gun proves ranking hail uni sister during puts gun magic olen hail banding nilgai ranking same sedan nilgai ranking same data bunch rehabilitate spy mufti tribute global inference of quality magic
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sekolah': 5, 'didik': 5, 'guna': 5, 'bantu': 4, 'fasilitas': 3, 'gedung': 3, 'proses': 3, 'hasil': 3, 'nilai': 3, 'magiq': 3, 'rangking': 3, 'perintah': 2, 'tiap': 2, 'dinas': 2, 'salah': 2, 'satu': 2, 'rehabilitasi': 2, 'sebut': 2, 'seleksi': 2, 'multi': 2, 'atribute': 2, 'global': 2, 'inference': 2, 'of': 2, 'quality': 2, 'sama': 2, 'abstrak': 1, 'sarana': 1, 'pengaruh': 1, 'kembang': 1, 'tahun': 1, 'anggar': 1, 'dana': 1, 'penting': 1, 'tunjang': 1, 'lebih': 1, 'baik': 1, 'lagi': 1, 'instansi': 1, 'jalan': 1, 'program': 1, 'bidang': 1, 'tentu': 1, 'butuh': 1, 'data': 1, 'aju': 1, 'bangkal': 1, 'masih': 1, 'cara': 1, 'manual': 1, 'kurang': 1, 'tepat': 1, 'sasar': 1, 'terima': 1, 'beberapa': 1, 'kriteria': 1, 'kondisi': 1, 'lengkap': 1, 'mana': 1, 'akhir': 1, 'urut': 1, 'dasar': 1, 'tinggi': 1, 'teliti': 1, 'metode': 1, 'uji': 1, 'sistem': 1, 'dukung': 1, 'putus': 1, 'oleh': 1, 'banding': 1, 'sedang': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'spk': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 8, 'school': 5, 'which': 4, 'for': 4, 'in': 4, 'is': 4, 'assistance': 4, 'facilities': 3, 'and': 3, 'building': 3, 'government': 3, 'quality': 3, 'education': 3, 'are': 2, 'to': 2, 'educational': 2, 'every': 2, 'department': 2, 'from': 2, 'providing': 2, 'rehabilitation': 2, 'process': 2, 'result': 2, 'multi': 2, 'global': 2, 'inference': 2, 'magiq': 2, 'rank': 2, 'value': 2, 'abstract': 1, 'prominent': 1, 'infrastructures': 1, 'able': 1, 'influence': 1, 'development': 1, 'year': 1, 'provide': 1, 'budget': 1, 'necessity': 1, 'order': 1, 'improve': 1, 'one': 1, 'institution': 1, 'conduct': 1, 'program': 1, 'instance': 1, 'its': 1, 'deciding': 1, 'needs': 1, 'data': 1, 'propose': 1, 'bangkal': 1, 'still': 1, 'utilize': 1, 'manual': 1, 'way': 1, 'selection': 1, 'thus': 1, 'target': 1, 'not': 1, 'appropriate': 1, 'use': 1, 'some': 1, 'characteristics': 1, 'such': 1, 'as': 1, 'condition': 1, 'equipments': 1, 'last': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'arranged': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'highest': 1, 'score': 1, 'this': 1, 'research': 1, 'utilizes': 1, 'a': 1, 'method': 1, 'called': 1, 'attribute': 1, 'ranking': 1, 'supporting': 1, 'decision': 1, 'system': 1, 'testing': 1, 'shows': 1, 'that': 1, 'comparison': 1, 'results': 1, 'same': 1, 'meanwhile': 1, 'different': 1, 'keyword': 1, 'spk': 1, 'atribute': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1160 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: YUNINDA MAULANA
Judul: SISTEM PENILAIAN JAWABAN ESSAY OTOMATIS MENGGUNAKAN METODE WINNOWING PADA PEMBELAJARAN TIK
Pembimbing 1: SIGIT SUSANTO PUTRO S.KOM., M.KOM.
Pembimbing 2: RIKA YUNITARINI ST., MT.
Abstrak (Raw): Pada bentuk soal essay atau uraian memberikan kesulitan tersendiri dalam mengoreksi karena jawaban essay bervariasi tergantung pada tingkat pemahaman terhadap suatu materi. Penelitian ini membuat sistem penilaian jawaban essay otomatis pada soal TIK menggunakan algoritma winnowing dan membandingkan dari penelitian sebelumnya yang menggunakan algoritma winnowing. Proses yang membedakan antara penelitian sebelumnya dengan penelitian yang diterapkan yaitu pada penelitian sebelumnya menggunakan metode winnowing dengan proses menghilangkan stopword removal dan proses stemming. Dari proses tersebut diduga waktu proses yang lebih lama sehingga proses yang akan diterapkan pada penelitian ini yaitu menghilangkan kata stopword removal dan menghilangkan kata yang dianggap mengulang soal dengan batas yang sudah ditentukan. Perbedaan proses tersebut sebagai dasar pengujian untuk mengetahui proses yang baik dan waktu yang lebih cepat. Hasil dari pengujian sistem menggunakan algoritma winnowig dengan perbedaan proses tersebut dengan hasil pengujian yaitu rata-rata nilai kemiripan 56.67% pada penelitian sebelumnya, sedangkan dengan penambahan proses pada pre-processing data dan penghilangkan proses stemming rata-rata kemiripan 55.504%. Perbedaan proses tersebut dianggap mendapat nilai rata-rata kemiripan yang sama. Sedangkan perbandingan waktu rata-rata berdasarkan proses tanpa stemming didapatkan 0.0077/s sedangkan pada peneliti sebelumnya yang melibatkan proses stemming mendapatkan hasil waktu 0.08/s.
Kata kunci: Pre-processing, Stopword Removal, Stemming, Winnowing.
Abstrak (Clean): pada bentuk soal essay atau uraian memberikan kesulitan tersendiri dalam mengoreksi karena jawaban essay bervariasi tergantung pada tingkat pemahaman terhadap suatu materi penelitian ini membuat sistem penilaian jawaban essay otomatis pada soal tik menggunakan algoritma winnowing dan membandingkan dari penelitian sebelumnya yang menggunakan algoritma winnowing proses yang membedakan antara penelitian sebelumnya dengan penelitian yang diterapkan yaitu pada penelitian sebelumnya menggunakan metode winnowing dengan proses menghilangkan stopword removal dan proses stemming dari proses tersebut diduga waktu proses yang lebih lama sehingga proses yang akan diterapkan pada penelitian ini yaitu menghilangkan kata stopword removal dan menghilangkan kata yang dianggap mengulang soal dengan batas yang sudah ditentukan perbedaan proses tersebut sebagai dasar pengujian untuk mengetahui proses yang baik dan waktu yang lebih cepat hasil dari pengujian sistem menggunakan algoritma winnowig dengan perbedaan proses tersebut dengan hasil pengujian yaitu ratarata nilai kemiripan pada penelitian sebelumnya sedangkan dengan penambahan proses pada preprocessing data dan penghilangkan proses stemming ratarata kemiripan perbedaan proses tersebut dianggap mendapat nilai ratarata kemiripan yang sama sedangkan perbandingan waktu ratarata berdasarkan proses tanpa stemming didapatkan s sedangkan pada peneliti sebelumnya yang melibatkan proses stemming mendapatkan hasil waktu s kata kunci preprocessing stopword removal stemming winnowing
Abstrak (Stopwords Removed): bentuk soal essay uraian memberikan kesulitan tersendiri mengoreksi jawaban essay bervariasi tergantung tingkat pemahaman materi penelitian membuat sistem penilaian jawaban essay otomatis soal tik menggunakan algoritma winnowing membandingkan penelitian sebelumnya menggunakan algoritma winnowing proses membedakan antara penelitian sebelumnya penelitian diterapkan penelitian sebelumnya menggunakan metode winnowing proses menghilangkan stopword removal proses stemming proses tersebut diduga waktu proses lebih lama proses diterapkan penelitian menghilangkan kata stopword removal menghilangkan kata dianggap mengulang soal batas sudah ditentukan perbedaan proses tersebut dasar pengujian mengetahui proses baik waktu lebih cepat hasil pengujian sistem menggunakan algoritma winnowig perbedaan proses tersebut hasil pengujian ratarata nilai kemiripan penelitian sebelumnya sedangkan penambahan proses preprocessing data penghilangkan proses stemming ratarata kemiripan perbedaan proses tersebut dianggap mendapat nilai ratarata kemiripan sama sedangkan perbandingan waktu ratarata berdasarkan proses stemming didapatkan s sedangkan peneliti sebelumnya melibatkan proses stemming mendapatkan hasil waktu s kata kunci preprocessing stopword removal stemming winnowing
Abstrak (Stemmed): bentuk soal essay urai beri sulit sendiri koreksi jawab essay variasi gantung tingkat paham materi teliti buat sistem nilai jawab essay otomatis soal tik guna algoritma winnowing banding teliti belum guna algoritma winnowing proses beda antara teliti belum teliti terap teliti belum guna metode winnowing proses hilang stopword removal proses stemming proses sebut duga waktu proses lebih lama proses terap teliti hilang kata stopword removal hilang kata anggap ulang soal batas sudah tentu beda proses sebut dasar uji tahu proses baik waktu lebih cepat hasil uji sistem guna algoritma winnowig beda proses sebut hasil uji ratarata nilai mirip teliti belum sedang tambah proses preprocessing data hilang proses stemming ratarata mirip beda proses sebut anggap dapat nilai ratarata mirip sama sedang banding waktu ratarata dasar proses stemming dapat s sedang teliti belum libat proses stemming dapat hasil waktu s kata kunci preprocessing stopword removal stemming winnowing
Abstrak (Corrected): bent soul essay ural bert suit sending kopeks nawab essay varies antung dingbat palm mater elite but sister nilgai nawab essay fotomat's soul tie gun algorithm winnowing banding elite begum gun algorithm winnowing proves bed angara elite begum elite trap elite begum gun metope winnowing proves hang shopworn removal proves stemming proves debut dug want proves leash lama proves trap elite hang data shopworn removal hang data anggap slang soul bats judah tent bed proves debut dakar uni tau proves back want leash eat hail uni sister gun algorithm winnowing bed proves debut hail uni ratarata nilgai mirin elite begum sedan tambac proves reprocessing data hang proves stemming ratarata mirin bed proves debut anggap apart nilgai ratarata mirin same sedan banding want ratarata dakar proves stemming apart s sedan elite begum libau proves stemming apart hail want s data bunch reprocessing shopworn removal stemming winnowing
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'proses': 14, 'teliti': 8, 'belum': 5, 'stemming': 5, 'guna': 4, 'winnowing': 4, 'beda': 4, 'hilang': 4, 'sebut': 4, 'waktu': 4, 'ratarata': 4, 'soal': 3, 'essay': 3, 'nilai': 3, 'algoritma': 3, 'stopword': 3, 'removal': 3, 'kata': 3, 'uji': 3, 'hasil': 3, 'mirip': 3, 'sedang': 3, 'dapat': 3, 'jawab': 2, 'sistem': 2, 'banding': 2, 'terap': 2, 'lebih': 2, 'anggap': 2, 'dasar': 2, 'preprocessing': 2, 's': 2, 'bentuk': 1, 'urai': 1, 'beri': 1, 'sulit': 1, 'sendiri': 1, 'koreksi': 1, 'variasi': 1, 'gantung': 1, 'tingkat': 1, 'paham': 1, 'materi': 1, 'buat': 1, 'otomatis': 1, 'tik': 1, 'antara': 1, 'metode': 1, 'duga': 1, 'lama': 1, 'ulang': 1, 'batas': 1, 'sudah': 1, 'tentu': 1, 'tahu': 1, 'baik': 1, 'cepat': 1, 'winnowig': 1, 'tambah': 1, 'data': 1, 'sama': 1, 'libat': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 33, 'process': 14, 'and': 7, 'in': 6, 'of': 6, 'study': 6, 'this': 5, 'by': 5, 'previous': 5, 'that': 5, 'on': 4, 'to': 4, 'difference': 4, 'stemming': 4, 'researcher': 4, 'average': 4, 'essay': 3, 'research': 3, 'winnowing': 3, 'omitting': 3, 'stopword': 3, 'removal': 3, 'time': 3, 'word': 3, 'based': 3, 'becomes': 3, 'result': 3, 'similarities': 3, 'system': 2, 'question': 2, 'using': 2, 'algorithm': 2, 'compare': 2, 'which': 2, 'used': 2, 'same': 2, 'is': 2, 'testing': 2, 'as': 2, 'meanwhile': 2, 'if': 2, 'preprocessing': 2, 'teacher': 1, 'has': 1, 'different': 1, 'difficulties': 1, 'correcting': 1, 'form': 1, 'because': 1, 'answers': 1, 'are': 1, 'various': 1, 'depend': 1, 'level': 1, 'understanding': 1, 'towards': 1, 'certain': 1, 'material': 1, 'makes': 1, 'assessment': 1, 'automatic': 1, 'answer': 1, 'for': 1, 'tik': 1, 'also': 1, 'method': 1, 'between': 1, 'from': 1, 'think': 1, 'took': 1, 'longer': 1, 'thus': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'applied': 1, 'removing': 1, 'words': 1, 'repeat': 1, 'limit': 1, 'had': 1, 'been': 1, 'already': 1, 'decided': 1, 'basic': 1, 'find': 1, 'out': 1, 'better': 1, 'faster': 1, 'shows': 1, 'value': 1, 'much': 1, 'adds': 1, 'data': 1, 'omit': 1, 'values': 1, 'looking': 1, 'thinks': 1, 'while': 1, 'we': 1, 'without': 1, 'then': 1, 's': 1, 'involved': 1, 'was': 1, 'key': 1, 'stemmingwinnowing': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1161 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: NURIYAH
Judul: PEMODELAN SISTEM DINAMIK UNTUK MEMPREDIKSI TINGKAT KEHILANGAN AIR
Pembimbing 1: ACHMAD JAUHARI, S.T.,M.Kom
Pembimbing 2: SIGIT SUSANTO PUTRO, S.KOM., M.KOM.
Abstrak (Raw): Tingkat kehilangan air yang terjadi di PDAM pamekasan kecamatan pademawu tiap tahunya semakin meningkat. Minimnya sumber air sebagai bahan baku dan banyaknya kehilangan air sehinggan distribusi air semakin berkurang menjadi pemasalah yang terjadi di PDAM pamekasan kecamatan pademawu. Kehilangan air dapat disebabkan oleh factor fisik dan non fisik /komersial. Kehilangan air secara fisik diakibatkan oleh factor-faktor teknis pada perpipaan. Sedangkan kehilangan air non fisi/komersial disebabkan oleh factor-faktor non teknis seperti kesalahan penanganan data dan kesalahan pembacaan meteran. Untuk memprediksi tingkat kehilangan air (water losses) PDAM pamekasan di kecamatan pademawu maka dilakukanlah analisis pemodelan sistem dinamik untuk memprediksi tingkat kehilangan air. Berdarkan uji coba beberapa skenario, skenario penggantian diameter dapat menekan kehilangan air fisik sebesar 51 % perbulanya. skenario pengurangan debit aliran pada pipa sebesar 3 % dan skenario penggabungan antara skenario 1 dan 2 dapat menekan sampai 57 %. Hasil pemodelan ini dapat dijadikan acuan untuk melakukan kebijakan bagi pihak PDAM.
Abstrak (Clean): tingkat kehilangan air yang terjadi di pdam pamekasan kecamatan pademawu tiap tahunya semakin meningkat minimnya sumber air sebagai bahan baku dan banyaknya kehilangan air sehinggan distribusi air semakin berkurang menjadi pemasalah yang terjadi di pdam pamekasan kecamatan pademawu kehilangan air dapat disebabkan oleh factor fisik dan non fisik komersial kehilangan air secara fisik diakibatkan oleh factorfaktor teknis pada perpipaan sedangkan kehilangan air non fisikomersial disebabkan oleh factorfaktor non teknis seperti kesalahan penanganan data dan kesalahan pembacaan meteran untuk memprediksi tingkat kehilangan air water losses pdam pamekasan di kecamatan pademawu maka dilakukanlah analisis pemodelan sistem dinamik untuk memprediksi tingkat kehilangan air berdarkan uji coba beberapa skenario skenario penggantian diameter dapat menekan kehilangan air fisik sebesar perbulanya skenario pengurangan debit aliran pada pipa sebesar dan skenario penggabungan antara skenario dan dapat menekan sampai hasil pemodelan ini dapat dijadikan acuan untuk melakukan kebijakan bagi pihak pdam
Abstrak (Stopwords Removed): tingkat kehilangan air terjadi pdam pamekasan kecamatan pademawu tiap tahunya semakin meningkat minimnya sumber air bahan baku banyaknya kehilangan air sehinggan distribusi air semakin berkurang menjadi pemasalah terjadi pdam pamekasan kecamatan pademawu kehilangan air dapat disebabkan factor fisik non fisik komersial kehilangan air secara fisik diakibatkan factorfaktor teknis perpipaan sedangkan kehilangan air non fisikomersial disebabkan factorfaktor non teknis kesalahan penanganan data kesalahan pembacaan meteran memprediksi tingkat kehilangan air water losses pdam pamekasan kecamatan pademawu dilakukanlah analisis pemodelan sistem dinamik memprediksi tingkat kehilangan air berdarkan uji coba beberapa skenario skenario penggantian diameter dapat menekan kehilangan air fisik sebesar perbulanya skenario pengurangan debit aliran pipa sebesar skenario penggabungan antara skenario dapat menekan hasil pemodelan dapat dijadikan acuan melakukan kebijakan bagi pihak pdam
Abstrak (Stemmed): tingkat hilang air jadi pdam pamekasan camat pademawu tiap tahu makin tingkat minim sumber air bahan baku banyak hilang air sehinggan distribusi air makin kurang jadi masa jadi pdam pamekasan camat pademawu hilang air dapat sebab factor fisik non fisik komersial hilang air cara fisik akibat factorfaktor teknis pipa sedang hilang air non fisikomersial sebab factorfaktor non teknis salah tangan data salah baca meter prediksi tingkat hilang air water losses pdam pamekasan camat pademawu laku analisis model sistem dinamik prediksi tingkat hilang air dar uji coba beberapa skenario skenario ganti diameter dapat tekan hilang air fisik besar perbulanya skenario kurang debit alir pipa besar skenario gabung antara skenario dapat tekan hasil model dapat jadi acu laku bijak bagi pihak pdam
Abstrak (Corrected): dingbat hang air jade dam pamekasan carat pademawu tip tau making dingbat minim number air bahai baku banyan hang air sehinggan distribute air making during jade mass jade dam pamekasan carat pademawu hang air apart kebab factor fisk non fisk komersial hang air cara fisk akbar factorfaktor tennis pipe sedan hang air non fisikomersial kebab factorfaktor non tennis salad tanga data salad back meter prediksi dingbat hang air water losses dam pamekasan carat pademawu lake analysis model sister dynamic prediksi dingbat hang air day uni coma beberapa scenario scenario anti diameter apart texan hang air fisk bear perbulanya scenario during debit air pipe bear scenario gang angara scenario apart texan hail model apart jade act lake biak bag pick dam
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'air': 10, 'hilang': 8, 'skenario': 5, 'tingkat': 4, 'jadi': 4, 'pdam': 4, 'dapat': 4, 'fisik': 4, 'pamekasan': 3, 'camat': 3, 'pademawu': 3, 'non': 3, 'makin': 2, 'kurang': 2, 'sebab': 2, 'factorfaktor': 2, 'teknis': 2, 'pipa': 2, 'salah': 2, 'prediksi': 2, 'laku': 2, 'model': 2, 'tekan': 2, 'besar': 2, 'tiap': 1, 'tahu': 1, 'minim': 1, 'sumber': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1, 'banyak': 1, 'sehinggan': 1, 'distribusi': 1, 'masa': 1, 'factor': 1, 'komersial': 1, 'cara': 1, 'akibat': 1, 'sedang': 1, 'fisikomersial': 1, 'tangan': 1, 'data': 1, 'baca': 1, 'meter': 1, 'water': 1, 'losses': 1, 'analisis': 1, 'sistem': 1, 'dinamik': 1, 'dar': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'beberapa': 1, 'ganti': 1, 'diameter': 1, 'perbulanya': 1, 'debit': 1, 'alir': 1, 'gabung': 1, 'antara': 1, 'hasil': 1, 'acu': 1, 'bijak': 1, 'bagi': 1, 'pihak': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 30, 'of': 13, 'water': 9, 'losses': 9, 'in': 9, 'is': 6, 'happened': 4, 'pdam': 4, 'and': 4, 'can': 4, 'by': 4, 'level': 3, 'which': 3, 'pamekasan': 3, 'pademawu': 3, 'a': 3, 'problem': 3, 'caused': 3, 'to': 3, 'scenario': 3, 'as': 2, 'on': 2, 'be': 2, 'factor': 2, 'physically': 2, 'technical': 2, 'factors': 2, 'canal': 2, 'non': 2, 'predict': 2, 'an': 2, 'modeling': 2, 'compress': 2, 'every': 1, 'year': 1, 'more': 1, 'increase': 1, 'main': 1, 'needed': 1, 'number': 1, 'therefore': 1, 'distribution': 1, 'wane': 1, 'become': 1, 'physical': 1, 'nonphysical': 1, 'while': 1, 'physicalcomersial': 1, 'like': 1, 'data': 1, 'process': 1, 'perusal': 1, 'gauge': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'analysis': 1, 'dynamical': 1, 'systems': 1, 'based': 1, 'test': 1, 'some': 1, 'replacement': 1, 'diameter': 1, 'wate': 1, 'each': 1, 'month': 1, 'denclesion': 1, 'discharge': 1, 'strean': 1, 'combining': 1, 'between': 1, 'until': 1, 'result': 1, 'refrence': 1, 'make': 1, 'wisdom': 1, 'for': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1162 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Nurul Fajriyah Karina
Judul: APLIKASI PENENTUAN JENJANG KOMPETENSI BERBASIS E-LEARNING MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVEWEIGHTING (SAW)
Pembimbing 1: Rika Yunitarini,S.T.,M.T.
Pembimbing 2: Bain Khusnul K, S.T., M.Kom.
Abstrak (Raw): Balai Latihan Kerja (BLK) merupakan salah satu instrument pengembangan sumber daya manusia yang diharapkan dapat mentransfer pengetahuan, ketrampilan, dan etos kerja produktif.BLK menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja, khususnya bagi masyarakat yang hanya memiliki tingkat pendidikan setara dengan SLTP dan SMAyang biasanya memiliki keterampilan rendah dan tidak mampu melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Sulitnya menentukan kemampuan yang dimiliki oleh tiap individu menyebabkan peserta pelatihan kerja tidak dapat mengoptimalkan keahliannya. Maka dari itu dibutuhkan suatu sistem untuk membantu mereka dalam menentukan keahlian apa yang sebaiknya mereka tekuni agar tujuan untuk mendapat pekerjaan maupun membuka lapangan kerja baru dapat dicapai. Penggunaan metode Simple Additive Weighting (SAW) merupakan salah satu solusi dalam penentuan jenjang kompetensi peserta pelatihan kerja ini. Dan dengan diterapkannya dalam E-Learning diharapkan peserta pelatihan dapat lebih mudah dalam melakukan transaksi materi dan pelaksanaan ujian. Hasil pengujian sistem menunjukkan bahwa dari pembuatan aplikasi ini dengan menggunakan metode SAW mempunyai tingkat akurasi 93% dari data pembanding manual.
Kata Kunci :Aplikasi, E-learning, SAW, Pelatihan Kerja, BLK
Abstrak (Clean): balai latihan kerja blk merupakan salah satu instrument pengembangan sumber daya manusia yang diharapkan dapat mentransfer pengetahuan ketrampilan dan etos kerja produktifblk menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja khususnya bagi masyarakat yang hanya memiliki tingkat pendidikan setara dengan sltp dan smayang biasanya memiliki keterampilan rendah dan tidak mampu melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi sulitnya menentukan kemampuan yang dimiliki oleh tiap individu menyebabkan peserta pelatihan kerja tidak dapat mengoptimalkan keahliannya maka dari itu dibutuhkan suatu sistem untuk membantu mereka dalam menentukan keahlian apa yang sebaiknya mereka tekuni agar tujuan untuk mendapat pekerjaan maupun membuka lapangan kerja baru dapat dicapai penggunaan metode simple additive weighting saw merupakan salah satu solusi dalam penentuan jenjang kompetensi peserta pelatihan kerja ini dan dengan diterapkannya dalam elearning diharapkan peserta pelatihan dapat lebih mudah dalam melakukan transaksi materi dan pelaksanaan ujian hasil pengujian sistem menunjukkan bahwa dari pembuatan aplikasi ini dengan menggunakan metode saw mempunyai tingkat akurasi dari data pembanding manual kata kunci aplikasi elearning saw pelatihan kerja blk
Abstrak (Stopwords Removed): balai latihan kerja blk salah satu instrument pengembangan sumber daya manusia diharapkan dapat mentransfer pengetahuan ketrampilan etos kerja produktifblk menjadi salah satu solusi meningkatkan kualitas tenaga kerja khususnya bagi masyarakat memiliki tingkat pendidikan setara sltp smayang biasanya memiliki keterampilan rendah mampu melanjutkan jenjang pendidikan lebih tinggi sulitnya menentukan kemampuan dimiliki tiap individu menyebabkan peserta pelatihan kerja dapat mengoptimalkan keahliannya dibutuhkan sistem membantu mereka menentukan keahlian apa sebaiknya mereka tekuni tujuan mendapat pekerjaan maupun membuka lapangan kerja baru dapat dicapai penggunaan metode simple additive weighting saw salah satu solusi penentuan jenjang kompetensi peserta pelatihan kerja diterapkannya elearning diharapkan peserta pelatihan dapat lebih mudah melakukan transaksi materi pelaksanaan ujian hasil pengujian sistem menunjukkan pembuatan aplikasi menggunakan metode saw mempunyai tingkat akurasi data pembanding manual kata kunci aplikasi elearning saw pelatihan kerja blk
Abstrak (Stemmed): balai latih kerja blk salah satu instrument kembang sumber daya manusia harap dapat transfer tahu ketrampilan etos kerja produktifblk jadi salah satu solusi tingkat kualitas tenaga kerja khusus bagi masyarakat milik tingkat didik tara sltp smayang biasa milik terampil rendah mampu lanjut jenjang didik lebih tinggi sulit tentu mampu milik tiap individu sebab serta latih kerja dapat optimal ahli butuh sistem bantu mereka tentu ahli apa baik mereka tekun tuju dapat kerja maupun buka lapang kerja baru dapat capai guna metode simple additive weighting saw salah satu solusi tentu jenjang kompetensi serta latih kerja terap elearning harap serta latih dapat lebih mudah laku transaksi materi laksana uji hasil uji sistem tunjuk buat aplikasi guna metode saw punya tingkat akurasi data banding manual kata kunci aplikasi elearning saw latih kerja blk
Abstrak (Corrected): alai latin era bulk salad sat instrument embank number day amnesia harp apart transfer tau ketrampilan egos era produktifblk jade salad sat solus dingbat kualitas teenage era rhesus bag masyarakat milk dingbat did tara slip saying bias milk terampil rental camp layout penang did leash ting suit tent camp milk tip individual kebab sorta latin era apart optimal ali butch sister bantu merely tent ali papa back merely taken juju apart era maun burka laying era bar apart capri gun metope simple additive weighting saw salad sat solus tent penang kompetensi sorta latin era trap learning harp sorta latin apart leash judah lake transaksi mater lasagna uni hail uni sister tuneup but aplikasi gun metope saw puny dingbat auras data banding manual data bunch aplikasi learning saw latin era bulk
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 8, 'latih': 5, 'dapat': 5, 'salah': 3, 'satu': 3, 'tingkat': 3, 'milik': 3, 'tentu': 3, 'serta': 3, 'saw': 3, 'blk': 2, 'harap': 2, 'solusi': 2, 'didik': 2, 'mampu': 2, 'jenjang': 2, 'lebih': 2, 'ahli': 2, 'sistem': 2, 'mereka': 2, 'guna': 2, 'metode': 2, 'elearning': 2, 'uji': 2, 'aplikasi': 2, 'balai': 1, 'instrument': 1, 'kembang': 1, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'manusia': 1, 'transfer': 1, 'tahu': 1, 'ketrampilan': 1, 'etos': 1, 'produktifblk': 1, 'jadi': 1, 'kualitas': 1, 'tenaga': 1, 'khusus': 1, 'bagi': 1, 'masyarakat': 1, 'tara': 1, 'sltp': 1, 'smayang': 1, 'biasa': 1, 'terampil': 1, 'rendah': 1, 'lanjut': 1, 'tinggi': 1, 'sulit': 1, 'tiap': 1, 'individu': 1, 'sebab': 1, 'optimal': 1, 'butuh': 1, 'bantu': 1, 'apa': 1, 'baik': 1, 'tekun': 1, 'tuju': 1, 'maupun': 1, 'buka': 1, 'lapang': 1, 'baru': 1, 'capai': 1, 'simple': 1, 'additive': 1, 'weighting': 1, 'kompetensi': 1, 'terap': 1, 'mudah': 1, 'laku': 1, 'transaksi': 1, 'materi': 1, 'laksana': 1, 'hasil': 1, 'tunjuk': 1, 'buat': 1, 'punya': 1, 'akurasi': 1, 'data': 1, 'banding': 1, 'manual': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 18, 'of': 15, 'to': 7, 'a': 6, 'and': 5, 'training': 3, 'blk': 3, 'is': 3, 'one': 3, 'skills': 3, 'level': 3, 'can': 3, 'job': 3, 'in': 3, 'saw': 3, 'for': 2, 'expected': 2, 'work': 2, 'solutions': 2, 'who': 2, 'have': 2, 'education': 2, 'with': 2, 'not': 2, 'determining': 2, 'system': 2, 'that': 2, 'be': 2, 'elearning': 2, 'test': 2, 'application': 2, 'vocational': 1, 'centers': 1, 'instruments': 1, 'human': 1, 'resource': 1, 'development': 1, 'which': 1, 'transfer': 1, 'knowledge': 1, 'productive': 1, 'ethic': 1, 'became': 1, 'improve': 1, 'quality': 1, 'workforce': 1, 'especially': 1, 'people': 1, 'only': 1, 'equivalent': 1, 'junior': 1, 'senior': 1, 'high': 1, 'school': 1, 'usually': 1, 'low': 1, 'continue': 1, 'higher': 1, 'difficulty': 1, 'ability': 1, 'possessed': 1, 'by': 1, 'each': 1, 'individual': 1, 'cause': 1, 'trainees': 1, 'optimize': 1, 'their': 1, 'therefore': 1, 'we': 1, 'need': 1, 'help': 1, 'them': 1, 'determine': 1, 'what': 1, 'skils': 1, 'they': 1, 'should': 1, 'persue': 1, 'goal': 1, 'get': 1, 'or': 1, 'open': 1, 'up': 1, 'new': 1, 'employment': 1, 'achieved': 1, 'used': 1, 'method': 1, 'simple': 1, 'additive': 1, 'weighting': 1, 'competence': 1, 'trainee': 1, 's': 1, 'implementiation': 1, 'participants': 1, 'are': 1, 'easier': 1, 'transaction': 1, 'implementation': 1, 'material': 1, 'result': 1, 'showed': 1, 'using': 1, 'has': 1, 'accuracy': 1, 'rate': 1, 'comparable': 1, 'data': 1, 'manually': 1, 'keyword': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1163 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Kurratul Aini
Judul: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENCARIAN TEMPAT WISATA di SUMENEP MENGGUNAKAN METODE AHP
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah, ST.,M.Kom.
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, ST., MT
Abstrak (Raw): Salah satu pendapatan yang besar untuk suatu daerah adalah dari sektor pariwisata, sebab pariwisata adalah industri yang akan terus hidup dan terus berkembang setiap tahunnya. Sumenep memiliki begitu banyak keindahan alam, kekayaan budaya, mempunyai nilai sejarah yang tinggi dari masa penjajahan belanda dan kerajaan Sumenep serta warga sumenep yang ramah dan sangat bersahabat. Semua itu sangat mendukung untuk menjadikan kota sumenep sebagai kota pariwisata bagi wisatawan lokal ,non lokal, maupun manca negara. Namun bagi wisatawan luar daerah Madura akan kesulitan dalam memilih tempat wisata sesuai dengan kriteria yang mereka inginkan. Oleh sebab itu penelitian ini membuat sebuah sistem pendukung keputusan untuk memilih tempat wisata yang ada di sumenep.
Hasil dari penelitian ini adalah perangkingan tempat wisata dilakukan dengan metode Analitical Hierarchy Process (AHP) melakukan perangkingan berdasarkan tingkat kepentingan tertentu. Dengan diterapkannya Sistem Pendukung Keputusan ini diharapkan wisatawan dapat mendapatkan rekomendasi tempat wisata.
Abstrak (Clean): salah satu pendapatan yang besar untuk suatu daerah adalah dari sektor pariwisata sebab pariwisata adalah industri yang akan terus hidup dan terus berkembang setiap tahunnya sumenep memiliki begitu banyak keindahan alam kekayaan budaya mempunyai nilai sejarah yang tinggi dari masa penjajahan belanda dan kerajaan sumenep serta warga sumenep yang ramah dan sangat bersahabat semua itu sangat mendukung untuk menjadikan kota sumenep sebagai kota pariwisata bagi wisatawan lokal non lokal maupun manca negara namun bagi wisatawan luar daerah madura akan kesulitan dalam memilih tempat wisata sesuai dengan kriteria yang mereka inginkan oleh sebab itu penelitian ini membuat sebuah sistem pendukung keputusan untuk memilih tempat wisata yang ada di sumenep hasil dari penelitian ini adalah perangkingan tempat wisata dilakukan dengan metode analitical hierarchy process ahp melakukan perangkingan berdasarkan tingkat kepentingan tertentu dengan diterapkannya sistem pendukung keputusan ini diharapkan wisatawan dapat mendapatkan rekomendasi tempat wisata
Abstrak (Stopwords Removed): salah satu pendapatan besar daerah sektor pariwisata sebab pariwisata industri terus hidup terus berkembang setiap tahunnya sumenep memiliki begitu banyak keindahan alam kekayaan budaya mempunyai nilai sejarah tinggi masa penjajahan belanda kerajaan sumenep warga sumenep ramah sangat bersahabat semua sangat mendukung menjadikan kota sumenep kota pariwisata bagi wisatawan lokal non lokal maupun manca negara bagi wisatawan luar daerah madura kesulitan memilih tempat wisata sesuai kriteria mereka inginkan sebab penelitian membuat sistem pendukung keputusan memilih tempat wisata ada sumenep hasil penelitian perangkingan tempat wisata dilakukan metode analitical hierarchy process ahp melakukan perangkingan berdasarkan tingkat kepentingan tertentu diterapkannya sistem pendukung keputusan diharapkan wisatawan dapat mendapatkan rekomendasi tempat wisata
Abstrak (Stemmed): salah satu dapat besar daerah sektor pariwisata sebab pariwisata industri terus hidup terus kembang tiap tahun sumenep milik begitu banyak indah alam kaya budaya punya nilai sejarah tinggi masa jajah belanda raja sumenep warga sumenep ramah sangat sahabat semua sangat dukung jadi kota sumenep kota pariwisata bagi wisatawan lokal non lokal maupun manca negara bagi wisatawan luar daerah madura sulit pilih tempat wisata sesuai kriteria mereka ingin sebab teliti buat sistem dukung putus pilih tempat wisata ada sumenep hasil teliti rangking tempat wisata laku metode analitical hierarchy process ahp laku rangking dasar tingkat penting tentu terap sistem dukung putus harap wisatawan dapat dapat rekomendasi tempat wisata
Abstrak (Corrected): salad sat apart bear sarah sector pariwisata kebab pariwisata industry terms hide terms embank tip thun sumner milk begin banyan kinda alarm kara buddy puny nilgai search ting mass rajah belinda raja sumner warta sumner rama sang shabbat sea sang during jade koto sumner koto pariwisata bag wisatawan local non local maun mana megara bag wisatawan liar sarah madura suit pilch tempt vista sexual criteria merely begin kebab elite but sister during puts pilch tempt vista ada sumner hail elite ranking tempt vista lake metope analytical hierarchy process ah lake ranking dakar dingbat panting tent trap sister during puts harp wisatawan apart apart rekomendasi tempt vista
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sumenep': 5, 'tempat': 4, 'wisata': 4, 'dapat': 3, 'pariwisata': 3, 'dukung': 3, 'wisatawan': 3, 'daerah': 2, 'sebab': 2, 'terus': 2, 'sangat': 2, 'kota': 2, 'bagi': 2, 'lokal': 2, 'pilih': 2, 'teliti': 2, 'sistem': 2, 'putus': 2, 'rangking': 2, 'laku': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'besar': 1, 'sektor': 1, 'industri': 1, 'hidup': 1, 'kembang': 1, 'tiap': 1, 'tahun': 1, 'milik': 1, 'begitu': 1, 'banyak': 1, 'indah': 1, 'alam': 1, 'kaya': 1, 'budaya': 1, 'punya': 1, 'nilai': 1, 'sejarah': 1, 'tinggi': 1, 'masa': 1, 'jajah': 1, 'belanda': 1, 'raja': 1, 'warga': 1, 'ramah': 1, 'sahabat': 1, 'semua': 1, 'jadi': 1, 'non': 1, 'maupun': 1, 'manca': 1, 'negara': 1, 'luar': 1, 'madura': 1, 'sulit': 1, 'sesuai': 1, 'kriteria': 1, 'mereka': 1, 'ingin': 1, 'buat': 1, 'ada': 1, 'hasil': 1, 'metode': 1, 'analitical': 1, 'hierarchy': 1, 'process': 1, 'ahp': 1, 'dasar': 1, 'tingkat': 1, 'penting': 1, 'tentu': 1, 'terap': 1, 'harap': 1, 'rekomendasi': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 8, 'and': 5, 'for': 4, 'is': 4, 'to': 4, 'sumenep': 4, 'tourists': 4, 'of': 3, 'a': 3, 'decision': 3, 'support': 3, 'system': 3, 'an': 2, 'tourism': 2, 'will': 2, 'continue': 2, 'has': 2, 'were': 2, 'very': 2, 'in': 2, 'selecting': 2, 'sites': 2, 'this': 2, 'study': 2, 'ranking': 2, 'analitical': 2, 'hierarchy': 2, 'one': 1, 'major': 1, 'income': 1, 'area': 1, 'gari': 1, 'sector': 1, 'because': 1, 'industry': 1, 'that': 1, 'live': 1, 'grow': 1, 'each': 1, 'year': 1, 'so': 1, 'much': 1, 'natural': 1, 'beautify': 1, 'cultural': 1, 'wealth': 1, 'high': 1, 'historial': 1, 'value': 1, 'dutch': 1, 'colonial': 1, 'period': 1, 'royal': 1, 'residents': 1, 'welcoming': 1, 'friendly': 1, 'all': 1, 'supported': 1, 'make': 1, 'city': 1, 'local': 1, 'nonlocal': 1, 'foreign': 1, 'but': 1, 'outside': 1, 'region': 1, 'madura': 1, 'have': 1, 'difficulty': 1, 'according': 1, 'criteria': 1, 'they': 1, 'want': 1, 'therefore': 1, 'makes': 1, 'existing': 1, 'tourist': 1, 'attractions': 1, 'result': 1, 'from': 1, 'was': 1, 'conducted': 1, 'using': 1, 'process': 1, 'ahp': 1, 'doing': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'level': 1, 'particular': 1, 'interest': 1, 'with': 1, 'applied': 1, 'expected': 1, 'can': 1, 'get': 1, 'recommendation': 1, 'sights': 1, 'keyword': 1, 'dss': 1, 'processahptourism': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1164 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Verdina Apriliana Elfa Sari
Judul: ANALISA TINGKAT PENERIMAAN MEDIA PEMBELAJARAN E-LEARNING DENGAN MENGGUNAKAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM)
Pembimbing 1: Andharini Dwi C, S.Kom., M.Kom
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): ANALISA TINGKAT PENERIMAAN MEDIA PEMBELAJARAN E-LEARNING DENGAN MENGGUNAKAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM)
Verdina Apriliana Elfa Sari
(11.04.1.1.1.00086)
Pembimbing 1 : Andharini Dwi C, S.Kom., M.Kom
Pembimbing 2 : Rika Yunitarini, S.T., M.T.
ABSTRAK
Media pembelajaran elektronik saat ini semakin banyak digunakan khususnya di dunia pendidikan yaitu e-learning. E-learning merupakan alat bantu proses belajar mengajar dalam bentuk digital, dimana siswa dan guru dapat menggunakannya kapanpun dan dimanapun dengan cara online. Keberhasilan penggunaan metode belajar ini bukan suatu hal yang mudah, sikap dan perilaku penerimaan siswa dan guru terhadap media pembelajaran e-learning ini juga perlu diketahui.
Dengan menggunakan model yang sudah ada yaitu Technology Acceptance Model (TAM) kemudian di kalibrasi untuk mengetahui kebenaran dan seberapa besar nilai pengaruh faktor-faktor yang ada pada model TAM. Penelitian ini melakukan survey kepada siswa dan guru yang sebelumnya menggunakan proses pengajaran tanpa e-learning. Dengan menggunakan metode Delphi untuk mendapatkan faktor-faktor yang berpengaruh dan membuat list kusioner. Pengukuran pada model TAM yang digunakan untuk pengolahan data menggunakan Structural Equation Model (SEM).
Hasil dari pemodelan TAM menunjukkan bahwa tingkat penerimaan terhadap media pembelajaran e-learning adalah signifikan positif. Faktor-faktor konfirmatori yang mempengaruhi tingkat penerimaan e-learning Bahasa Madura adalah valid. Dengan aktualisasi penggunaan yang dapat dijelaskan oleh variabilitas persepsi kemudahan,kegunaan,sikap, dan minat pengguna terhadap e-learning memberikan nilai kontribusi sebesar 33%.
Kata Kunci : E-Learning, TAM (Technology Acceptance Model), SEM (Structural Equation Model)
Abstrak (Clean): analisa tingkat penerimaan media pembelajaran elearning dengan menggunakan technology acceptance model tam verdina apriliana elfa sari pembimbing andharini dwi c skom mkom pembimbing rika yunitarini st mt abstrak media pembelajaran elektronik saat ini semakin banyak digunakan khususnya di dunia pendidikan yaitu elearning elearning merupakan alat bantu proses belajar mengajar dalam bentuk digital dimana siswa dan guru dapat menggunakannya kapanpun dan dimanapun dengan cara online keberhasilan penggunaan metode belajar ini bukan suatu hal yang mudah sikap dan perilaku penerimaan siswa dan guru terhadap media pembelajaran elearning ini juga perlu diketahui dengan menggunakan model yang sudah ada yaitu technology acceptance model tam kemudian di kalibrasi untuk mengetahui kebenaran dan seberapa besar nilai pengaruh faktorfaktor yang ada pada model tam penelitian ini melakukan survey kepada siswa dan guru yang sebelumnya menggunakan proses pengajaran tanpa elearning dengan menggunakan metode delphi untuk mendapatkan faktorfaktor yang berpengaruh dan membuat list kusioner pengukuran pada model tam yang digunakan untuk pengolahan data menggunakan structural equation model sem hasil dari pemodelan tam menunjukkan bahwa tingkat penerimaan terhadap media pembelajaran elearning adalah signifikan positif faktorfaktor konfirmatori yang mempengaruhi tingkat penerimaan elearning bahasa madura adalah valid dengan aktualisasi penggunaan yang dapat dijelaskan oleh variabilitas persepsi kemudahankegunaansikap dan minat pengguna terhadap elearning memberikan nilai kontribusi sebesar kata kunci elearning tam technology acceptance model sem structural equation model
Abstrak (Stopwords Removed): analisa tingkat penerimaan media pembelajaran elearning menggunakan technology acceptance model tam verdina apriliana elfa sari pembimbing andharini dwi c skom mkom pembimbing rika yunitarini st mt abstrak media pembelajaran elektronik semakin banyak digunakan khususnya dunia pendidikan elearning elearning alat bantu proses belajar mengajar bentuk digital dimana siswa guru dapat menggunakannya kapanpun dimanapun cara online keberhasilan penggunaan metode belajar bukan mudah sikap perilaku penerimaan siswa guru media pembelajaran elearning perlu diketahui menggunakan model sudah ada technology acceptance model tam kalibrasi mengetahui kebenaran seberapa besar nilai pengaruh faktorfaktor ada model tam penelitian melakukan survey kepada siswa guru sebelumnya menggunakan proses pengajaran elearning menggunakan metode delphi mendapatkan faktorfaktor berpengaruh membuat list kusioner pengukuran model tam digunakan pengolahan data menggunakan structural equation model sem hasil pemodelan tam menunjukkan tingkat penerimaan media pembelajaran elearning signifikan positif faktorfaktor konfirmatori mempengaruhi tingkat penerimaan elearning bahasa madura valid aktualisasi penggunaan dapat dijelaskan variabilitas persepsi kemudahankegunaansikap minat pengguna elearning memberikan nilai kontribusi sebesar kata kunci elearning tam technology acceptance model sem structural equation model
Abstrak (Stemmed): analisa tingkat terima media ajar elearning guna technology acceptance model tam verdina apriliana elfa sari bimbing andharini dwi c skom mkom bimbing rika yunitarini st mt abstrak media ajar elektronik makin banyak guna khusus dunia didik elearning elearning alat bantu proses ajar ajar bentuk digital mana siswa guru dapat guna kapan mana cara online hasil guna metode ajar bukan mudah sikap perilaku terima siswa guru media ajar elearning perlu tahu guna model sudah ada technology acceptance model tam kalibrasi tahu benar berapa besar nilai pengaruh faktorfaktor ada model tam teliti laku survey kepada siswa guru belum guna proses ajar elearning guna metode delphi dapat faktorfaktor pengaruh buat list kusioner ukur model tam guna olah data guna structural equation model sem hasil model tam tunjuk tingkat terima media ajar elearning signifikan positif faktorfaktor konfirmatori pengaruh tingkat terima elearning bahasa madura valid aktualisasi guna dapat jelas variabilitas persepsi kemudahankegunaansikap minat guna elearning beri nilai kontribusi besar kata kunci elearning tam technology acceptance model sem structural equation model
Abstrak (Corrected): analyst dingbat terms media ajar learning gun technology acceptance model tam verdin apriliana elf sari bombing andharini di c skim mom bombing rita yunitarini st mt abstract media ajar electronic making banyan gun rhesus dulia did learning learning flat bantu proves ajar ajar bent digital mana visa guru apart gun japan mana cara online hail gun metope ajar buran judah sika perilaku terms visa guru media ajar learning peru tau gun model judah ada technology acceptance model tam kalibrasi tau bear berate bear nilgai pengaruh faktorfaktor ada model tam elite lake survey keypad visa guru begum gun proves ajar learning gun metope delphi apart faktorfaktor pengaruh but list kusioner ukr model tam gun blah data gun structural equation model sem hail model tam tuneup dingbat terms media ajar learning significant position faktorfaktor confirmatory pengaruh dingbat terms learning bahama madura valid aktualisasi gun apart jells variability perseus kemudahankegunaansikap mint gun learning bert nilgai kontribusi bear data bunch learning tam technology acceptance model sem structural equation model
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 11, 'elearning': 9, 'model': 9, 'ajar': 8, 'tam': 6, 'terima': 4, 'media': 4, 'tingkat': 3, 'technology': 3, 'acceptance': 3, 'siswa': 3, 'guru': 3, 'dapat': 3, 'pengaruh': 3, 'faktorfaktor': 3, 'bimbing': 2, 'proses': 2, 'mana': 2, 'hasil': 2, 'metode': 2, 'tahu': 2, 'ada': 2, 'besar': 2, 'nilai': 2, 'structural': 2, 'equation': 2, 'sem': 2, 'analisa': 1, 'verdina': 1, 'apriliana': 1, 'elfa': 1, 'sari': 1, 'andharini': 1, 'dwi': 1, 'c': 1, 'skom': 1, 'mkom': 1, 'rika': 1, 'yunitarini': 1, 'st': 1, 'mt': 1, 'abstrak': 1, 'elektronik': 1, 'makin': 1, 'banyak': 1, 'khusus': 1, 'dunia': 1, 'didik': 1, 'alat': 1, 'bantu': 1, 'bentuk': 1, 'digital': 1, 'kapan': 1, 'cara': 1, 'online': 1, 'bukan': 1, 'mudah': 1, 'sikap': 1, 'perilaku': 1, 'perlu': 1, 'sudah': 1, 'kalibrasi': 1, 'benar': 1, 'berapa': 1, 'teliti': 1, 'laku': 1, 'survey': 1, 'kepada': 1, 'belum': 1, 'delphi': 1, 'buat': 1, 'list': 1, 'kusioner': 1, 'ukur': 1, 'olah': 1, 'data': 1, 'tunjuk': 1, 'signifikan': 1, 'positif': 1, 'konfirmatori': 1, 'bahasa': 1, 'madura': 1, 'valid': 1, 'aktualisasi': 1, 'jelas': 1, 'variabilitas': 1, 'persepsi': 1, 'kemudahankegunaansikap': 1, 'minat': 1, 'beri': 1, 'kontribusi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'of': 16, 'elearning': 9, 'and': 9, 'model': 8, 'acceptance': 7, 'tam': 6, 'is': 5, 'to': 5, 'media': 4, 'learning': 4, 'using': 4, 'a': 4, 'in': 4, 'technology': 3, 'used': 3, 'students': 3, 'teacher': 3, 'use': 3, 'by': 3, 'influence': 3, 'factors': 3, 'that': 3, 'teaching': 2, 'can': 2, 'it': 2, 'with': 2, 'this': 2, 'method': 2, 'easy': 2, 'attitude': 2, 'be': 2, 'structural': 2, 'equation': 2, 'sem': 2, 'level': 2, 'analysis': 1, 'verdina': 1, 'apriliana': 1, 'elfa': 1, 'sari': 1, 'andharini': 1, 'dwi': 1, 'cahyani': 1, 'rika': 1, 'yunitarini': 1, 'program': 1, 'studi': 1, 'teknik': 1, 'informatika': 1, 'universitas': 1, 'trunojoyo': 1, 'jl': 1, 'raya': 1, 'telang': 1, 'po': 1, 'box': 1, 'kamal': 1, 'bangkal': 1, 'email': 1, 'verdinaaprilianagmailcom': 1, 'andharinidwicahyanigmailcom': 1, 'rikayunitariniyahoocom': 1, 'abstract': 1, 'now': 1, 'electronic': 1, 'have': 1, 'lot': 1, 'especially': 1, 'world': 1, 'education': 1, 'tools': 1, 'digital': 1, 'form': 1, 'where': 1, 'anytime': 1, 'anywhere': 1, 'online': 1, 'way': 1, 'successful': 1, 'not': 1, 'an': 1, 'behaviour': 1, 'also': 1, 'needs': 1, 'known': 1, 'existing': 1, 'then': 1, 'calibrated': 1, 'know': 1, 'truth': 1, 'how': 1, 'much': 1, 'value': 1, 'study': 1, 'did': 1, 'survey': 1, 'who': 1, 'previously': 1, 'process': 1, 'without': 1, 'delphi': 1, 'get': 1, 'make': 1, 'list': 1, 'quistionare': 1, 'measurement': 1, 'for': 1, 'data': 1, 'processing': 1, 'result': 1, 'modeling': 1, 'shows': 1, 'positive': 1, 'significant': 1, 'confirmatory': 1, 'madura': 1, 'valid': 1, 'actuallization': 1, 'explained': 1, 'variability': 1, 'perceive': 1, 'usability': 1, 'users': 1, 'interests': 1, 'provides': 1, 'contribution': 1, 'rate': 1, 'keyword': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1165 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: YUDA CAHYA PRATIWI
Judul: SISTEM PENILAIAN MONITORING KOPERASI PADA DINAS KOPERASI DAN UKM KABUPATEN SAMPANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE MAGIQ (MULTI ATTRIBUTE GLOBAL INFERENCE OF QUALITY)
Pembimbing 1: RIKA YUNITARINI, S.T., M.T
Pembimbing 2: MOCH.KAUTSAR SOPHAN, S.KOM., M.MT
Abstrak (Raw): Dari setiap koperasi ada penilaian dan dari hasil penilaian dapat dikategorikan menjadi beberapa kategori seperti koperasi sehat, cukup sehat, kurang sehat, tidak sehat bahkan sangat tidak sehat. Tujuan dari penilaian koperasi adalah memberikan penilaian prestasi kinerja dengan mengacu kepada tingkat kesehatan yang menunjukkan kinerja koperasi, memberikan motivasi kepada koperasi agar selalu meningkatkan kualitas kinerja. Namun penilaian tersebut masih dilakukan dengan menggunakan perhitungan di Ms Excel. Maka dari itu penulis membuat sistem yang dapat mempermudah dan lebih cepat Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sampang untuk penilaian koperasi-koperasi baik perhitungan maupun penyimpanannya. Selain itu dengan dibuatnya sistem ini dapat membandingkan nilai yang telah dihitung dengan menggunakan Ms Excel dengan perhitungan yang menggunakan metode dan untuk memonitoring kinerja koperasi.
Berdasarkan hasil uji coba sistem yang dilakukan dapat diketahui bahwa menggunakan metode MAGIQ untuk menilai koperasi sebagai monitoring, hasil akhirnya mempunyai kategori yang mendekati sesuai dengan kategori dari perhitungan dinas yaitu dari 51 data koperasi, sebanyak 41 data koperasi mempunyai kategori yang sesuai sehingga mempunyai akurasi sebesar 80.39%.
Kata Kunci : koperasi, penilaian, MAGIQ
Abstrak (Clean): dari setiap koperasi ada penilaian dan dari hasil penilaian dapat dikategorikan menjadi beberapa kategori seperti koperasi sehat cukup sehat kurang sehat tidak sehat bahkan sangat tidak sehat tujuan dari penilaian koperasi adalah memberikan penilaian prestasi kinerja dengan mengacu kepada tingkat kesehatan yang menunjukkan kinerja koperasi memberikan motivasi kepada koperasi agar selalu meningkatkan kualitas kinerja namun penilaian tersebut masih dilakukan dengan menggunakan perhitungan di ms excel maka dari itu penulis membuat sistem yang dapat mempermudah dan lebih cepat dinas koperasi dan ukm kabupaten sampang untuk penilaian koperasikoperasi baik perhitungan maupun penyimpanannya selain itu dengan dibuatnya sistem ini dapat membandingkan nilai yang telah dihitung dengan menggunakan ms excel dengan perhitungan yang menggunakan metode dan untuk memonitoring kinerja koperasi berdasarkan hasil uji coba sistem yang dilakukan dapat diketahui bahwa menggunakan metode magiq untuk menilai koperasi sebagai monitoring hasil akhirnya mempunyai kategori yang mendekati sesuai dengan kategori dari perhitungan dinas yaitu dari data koperasi sebanyak data koperasi mempunyai kategori yang sesuai sehingga mempunyai akurasi sebesar kata kunci koperasi penilaian magiq
Abstrak (Stopwords Removed): setiap koperasi ada penilaian hasil penilaian dapat dikategorikan menjadi beberapa kategori koperasi sehat cukup sehat kurang sehat sehat bahkan sangat sehat tujuan penilaian koperasi memberikan penilaian prestasi kinerja mengacu kepada tingkat kesehatan menunjukkan kinerja koperasi memberikan motivasi kepada koperasi selalu meningkatkan kualitas kinerja penilaian tersebut masih dilakukan menggunakan perhitungan ms excel penulis membuat sistem dapat mempermudah lebih cepat dinas koperasi ukm kabupaten sampang penilaian koperasikoperasi baik perhitungan maupun penyimpanannya selain dibuatnya sistem dapat membandingkan nilai dihitung menggunakan ms excel perhitungan menggunakan metode memonitoring kinerja koperasi berdasarkan hasil uji coba sistem dilakukan dapat diketahui menggunakan metode magiq menilai koperasi monitoring hasil akhirnya mempunyai kategori mendekati sesuai kategori perhitungan dinas data koperasi sebanyak data koperasi mempunyai kategori sesuai mempunyai akurasi sebesar kata kunci koperasi penilaian magiq
Abstrak (Stemmed): tiap koperasi ada nilai hasil nilai dapat kategori jadi beberapa kategori koperasi sehat cukup sehat kurang sehat sehat bahkan sangat sehat tuju nilai koperasi beri nilai prestasi kerja acu kepada tingkat sehat tunjuk kerja koperasi beri motivasi kepada koperasi selalu tingkat kualitas kerja nilai sebut masih laku guna hitung ms excel tulis buat sistem dapat mudah lebih cepat dinas koperasi ukm kabupaten sampang nilai koperasikoperasi baik hitung maupun simpan selain buat sistem dapat banding nilai hitung guna ms excel hitung guna metode memonitoring kerja koperasi dasar hasil uji coba sistem laku dapat tahu guna metode magiq nilai koperasi monitoring hasil akhir punya kategori dekat sesuai kategori hitung dinas data koperasi banyak data koperasi punya kategori sesuai punya akurasi besar kata kunci koperasi nilai magiq
Abstrak (Corrected): tip operas ada nilgai hail nilgai apart category jade beberapa category operas seat cutup seat during seat seat balkan sang seat juju nilgai operas bert nilgai prestos era act keypad dingbat seat tuneup era operas bert motives keypad operas sell dingbat kualitas era nilgai debut mash lake gun hiding ms excel tulips but sister apart judah leash eat dings operas um kabupaten sampan nilgai koperasikoperasi back hiding maun simian slain but sister apart banding nilgai hiding gun ms excel hiding gun metope monitoring era operas dakar hail uni coma sister lake apart tau gun metope magic nilgai operas monitoring hail air puny category dead sexual category hiding dings data operas banyan data operas puny category sexual puny auras bear data bunch operas nilgai magic
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'koperasi': 11, 'nilai': 9, 'sehat': 6, 'kategori': 5, 'hitung': 5, 'dapat': 4, 'kerja': 4, 'guna': 4, 'hasil': 3, 'sistem': 3, 'punya': 3, 'beri': 2, 'kepada': 2, 'tingkat': 2, 'laku': 2, 'ms': 2, 'excel': 2, 'buat': 2, 'dinas': 2, 'metode': 2, 'magiq': 2, 'sesuai': 2, 'data': 2, 'tiap': 1, 'ada': 1, 'jadi': 1, 'beberapa': 1, 'cukup': 1, 'kurang': 1, 'bahkan': 1, 'sangat': 1, 'tuju': 1, 'prestasi': 1, 'acu': 1, 'tunjuk': 1, 'motivasi': 1, 'selalu': 1, 'kualitas': 1, 'sebut': 1, 'masih': 1, 'tulis': 1, 'mudah': 1, 'lebih': 1, 'cepat': 1, 'ukm': 1, 'kabupaten': 1, 'sampang': 1, 'koperasikoperasi': 1, 'baik': 1, 'maupun': 1, 'simpan': 1, 'selain': 1, 'banding': 1, 'memonitoring': 1, 'dasar': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'tahu': 1, 'monitoring': 1, 'akhir': 1, 'dekat': 1, 'banyak': 1, 'akurasi': 1, 'besar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 7, 'and': 6, 'cooperatives': 6, 'assessment': 5, 'the': 5, 'cooperative': 4, 'health': 4, 'to': 4, 'that': 4, 'excel': 4, 'not': 3, 'in': 3, 'by': 3, 'system': 3, 'has': 2, 'from': 2, 'it': 2, 'can': 2, 'many': 2, 'categories': 2, 'as': 2, 'healthy': 2, 'good': 2, 'performance': 2, 'using': 2, 'ms': 2, 'assess': 2, 'service': 2, 'have': 2, 'calculated': 2, 'with': 2, 'result': 2, 'magiq': 2, 'data': 2, 'abstract': 1, 'every': 1, 'a': 1, 'be': 1, 'such': 1, 'enough': 1, 'unwell': 1, 'really': 1, 'ultimate': 1, 'aim': 1, 'is': 1, 'giving': 1, 'appraisal': 1, 'refers': 1, 'level': 1, 'indicate': 1, 'about': 1, 'quality': 1, 'work': 1, 'but': 1, 'still': 1, 'calculations': 1, 'caused': 1, 'writer': 1, 'makes': 1, 'easy': 1, 'both': 1, 'calculation': 1, 'storage': 1, 'ukm': 1, 'sampang': 1, 'district': 1, 'moreover': 1, 'this': 1, 'compare': 1, 'values': 1, 'methods': 1, 'control': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'test': 1, 'method': 1, 'monitoring': 1, 'last': 1, 'appropriate': 1, 'an': 1, 'accurary': 1, 'keyword': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1166 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Nurul Huriyah
Judul: SISTEM DINAMIK UNTUK MENGANALISA EFEKTIVITAS KEBIJAKAN PENDIDIKAN DALAM PENYELARASAN
DUNIA KERJA KERJA INDUSTRI
Pembimbing 1: Achmad Jauhari, ST., M.Kom.
Pembimbing 2: Sigit Susanto P, S. Kom. M. Kom
Abstrak (Raw): SISTEM DINAMIK UNTUK MENGANALISA EFEKTIVITAS KEBIJAKAN PENDIDIKAN DALAM PENYELARASAN
DUNIA KERJA KERJA INDUSTRI
( Studi Kasus: Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Sampang )
Nurul Huriyah
(11.04.111.00089)
Pembimbing I : Achmad Jauhari, ST., M.Kom. Pembimbing II : Sigit Susanto P, S. Kom. M. Kom
ABSTRAK
Pendidikan merupakan proses pembelajaran yang dilakukan secara sadar oleh pendidik, dengan tujuan supaya terbentuknya kepribadiaan yang bukan hanya pintar secara akademis tapi juga memiliki kualitas kompetensi yang berkualitas. Untuk bisa menciptakan lulusan yang berkualitas, dibutuhkan suatu sistem yang bisa menganalisa hal tersebut. SDM yang baik dan berkualitas diharapkan dapat mencapai kompetensi yang dapat mengisi atau dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang sesuai dengan bidang dan keahliannya. Metode yang digunaan dalam penelitian ini adalah pendekatan sistem dinamik yang dilanjutan dengan simulasi dengan beberapa skenario yang sudah ditetapkan. Pemodelan sistem dinamik dilakukan dengan alat bantu simpal causal (loops) yang menghasilkan struktur model dinamis dan perilaku sistem dinamik.
Berdasarkan hasil simulasi, kebijakan dalam penyelarasaan sistem pendidikan dengan dunia kerja untuk meningkatkan siswa diterima kerja yang relevan pada SMKN 1 Sampang dapat dilakukan dengan peningkatan sarana dan prasarana, dan kerja sama dengan dunia industri.
Peningkatan sarana dan prasarana dapat meningkatkan siswa diterima kerja yang relevan sampai dengan 47% , dan penambahan kerja sama dengan dunia industri dapat meningkatan siswa diterima kerja yang relevan sampai dengan 43%.
Kata Kunci : Pendidikan, Sistem Dinamik, Simulasi, Keselarasan
Abstrak (Clean): sistem dinamik untuk menganalisa efektivitas kebijakan pendidikan dalam penyelarasan dunia kerja kerja industri studi kasus sekolah menengah kejuruan negeri sampang nurul huriyah pembimbing i achmad jauhari st mkom pembimbing ii sigit susanto p s kom m kom abstrak pendidikan merupakan proses pembelajaran yang dilakukan secara sadar oleh pendidik dengan tujuan supaya terbentuknya kepribadiaan yang bukan hanya pintar secara akademis tetapi juga memiliki kualitas kompetensi yang berkualitas untuk bisa menciptakan lulusan yang berkualitas dibutuhkan suatu sistem yang bisa menganalisa hal tersebut sdm yang baik dan berkualitas diharapkan dapat mencapai kompetensi yang dapat mengisi atau dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang sesuai dengan bidang dan keahliannya metode yang digunaan dalam penelitian ini adalah pendekatan sistem dinamik yang dilanjutan dengan simulasi dengan beberapa skenario yang sudah ditetapkan pemodelan sistem dinamik dilakukan dengan alat bantu simpal causal loops yang menghasilkan struktur model dinamis dan perilaku sistem dinamik berdasarkan hasil simulasi kebijakan dalam penyelarasaan sistem pendidikan dengan dunia kerja untuk meningkatkan siswa diterima kerja yang relevan pada smkn sampang dapat dilakukan dengan peningkatan sarana dan prasarana dan kerja sama dengan dunia industri peningkatan sarana dan prasarana dapat meningkatkan siswa diterima kerja yang relevan sampai dengan dan penambahan kerja sama dengan dunia industri dapat meningkatan siswa diterima kerja yang relevan sampai dengan kata kunci pendidikan sistem dinamik simulasi keselarasan
Abstrak (Stopwords Removed): sistem dinamik menganalisa efektivitas kebijakan pendidikan penyelarasan dunia kerja kerja industri studi kasus sekolah menengah kejuruan negeri sampang nurul huriyah pembimbing i achmad jauhari st mkom pembimbing ii sigit susanto p s kom m kom abstrak pendidikan proses pembelajaran dilakukan secara sadar pendidik tujuan supaya terbentuknya kepribadiaan bukan pintar secara akademis memiliki kualitas kompetensi berkualitas menciptakan lulusan berkualitas dibutuhkan sistem menganalisa tersebut sdm baik berkualitas diharapkan dapat mencapai kompetensi dapat mengisi dapat menciptakan lapangan pekerjaan sesuai bidang keahliannya metode digunaan penelitian pendekatan sistem dinamik dilanjutan simulasi beberapa skenario sudah ditetapkan pemodelan sistem dinamik dilakukan alat bantu simpal causal loops menghasilkan struktur model dinamis perilaku sistem dinamik berdasarkan hasil simulasi kebijakan penyelarasaan sistem pendidikan dunia kerja meningkatkan siswa diterima kerja relevan smkn sampang dapat dilakukan peningkatan sarana prasarana kerja sama dunia industri peningkatan sarana prasarana dapat meningkatkan siswa diterima kerja relevan penambahan kerja sama dunia industri dapat meningkatan siswa diterima kerja relevan kata kunci pendidikan sistem dinamik simulasi keselarasan
Abstrak (Stemmed): sistem dinamik menganalisa efektivitas bijak didik selaras dunia kerja kerja industri studi kasus sekolah tengah juru negeri sampang nurul huriyah bimbing i achmad jauhari st mkom bimbing ii sigit susanto p s kom m kom abstrak didik proses ajar laku cara sadar didik tuju supaya bentuk kepribadiaan bukan pintar cara akademis milik kualitas kompetensi kualitas cipta lulus kualitas butuh sistem menganalisa sebut sdm baik kualitas harap dapat capai kompetensi dapat isi dapat cipta lapang kerja sesuai bidang ahli metode guna teliti dekat sistem dinamik lanjut simulasi beberapa skenario sudah tetap model sistem dinamik laku alat bantu simpal causal loops hasil struktur model dinamis perilaku sistem dinamik dasar hasil simulasi bijak penyelarasaan sistem didik dunia kerja tingkat siswa terima kerja relevan smkn sampang dapat laku tingkat sarana prasarana kerja sama dunia industri tingkat sarana prasarana dapat tingkat siswa terima kerja relevan tambah kerja sama dunia industri dapat tingkat siswa terima kerja relevan kata kunci didik sistem dinamik simulasi selaras
Abstrak (Corrected): sister dynamic menganalisa efektivitas biak did sears dulia era era industry study ass selah length jury never sampan nurse hurrah bombing i ahmad gauhati st mom bombing i sight susan p s mom m mom abstract did proves ajar lake cara radar did juju papaya bent kepribadiaan buran pindar cara academic milk kualitas kompetensi kualitas city lulus kualitas butch sister menganalisa debut sum back kualitas harp apart capri kompetensi apart is apart city laying era sexual biding ali metope gun elite dead sister dynamic layout simulate beberapa scenario judah team model sister dynamic lake flat bantu simple causal loops hail structure model dynamic perilaku sister dynamic dakar hail simulate biak penyelarasaan sister did dulia era dingbat visa terms era relevant man sampan apart lake dingbat saran prasarana era same dulia industry dingbat saran prasarana apart dingbat visa terms era relevant tambac era same dulia industry apart dingbat visa terms era relevant data bunch did sister dynamic simulate sears
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 9, 'sistem': 7, 'dapat': 6, 'dinamik': 5, 'didik': 5, 'tingkat': 5, 'dunia': 4, 'kualitas': 4, 'industri': 3, 'laku': 3, 'simulasi': 3, 'siswa': 3, 'terima': 3, 'relevan': 3, 'menganalisa': 2, 'bijak': 2, 'selaras': 2, 'sampang': 2, 'bimbing': 2, 'kom': 2, 'cara': 2, 'kompetensi': 2, 'cipta': 2, 'model': 2, 'hasil': 2, 'sarana': 2, 'prasarana': 2, 'sama': 2, 'efektivitas': 1, 'studi': 1, 'kasus': 1, 'sekolah': 1, 'tengah': 1, 'juru': 1, 'negeri': 1, 'nurul': 1, 'huriyah': 1, 'i': 1, 'achmad': 1, 'jauhari': 1, 'st': 1, 'mkom': 1, 'ii': 1, 'sigit': 1, 'susanto': 1, 'p': 1, 's': 1, 'm': 1, 'abstrak': 1, 'proses': 1, 'ajar': 1, 'sadar': 1, 'tuju': 1, 'supaya': 1, 'bentuk': 1, 'kepribadiaan': 1, 'bukan': 1, 'pintar': 1, 'akademis': 1, 'milik': 1, 'lulus': 1, 'butuh': 1, 'sebut': 1, 'sdm': 1, 'baik': 1, 'harap': 1, 'capai': 1, 'isi': 1, 'lapang': 1, 'sesuai': 1, 'bidang': 1, 'ahli': 1, 'metode': 1, 'guna': 1, 'teliti': 1, 'dekat': 1, 'lanjut': 1, 'beberapa': 1, 'skenario': 1, 'sudah': 1, 'tetap': 1, 'alat': 1, 'bantu': 1, 'simpal': 1, 'causal': 1, 'loops': 1, 'struktur': 1, 'dinamis': 1, 'perilaku': 1, 'dasar': 1, 'penyelarasaan': 1, 'smkn': 1, 'tambah': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 17, 'of': 9, 'with': 8, 'to': 6, 'dynamic': 5, 'system': 5, 'is': 4, 'that': 4, 'education': 3, 'in': 3, 'which': 3, 'have': 3, 'who': 3, 'be': 3, 'related': 3, 'for': 2, 'policy': 2, 'bimbing': 2, 'kom': 2, 'a': 2, 'they': 2, 'create': 2, 'quality': 2, 'it': 2, 'needs': 2, 'good': 2, 'working': 2, 'will': 2, 'job': 2, 'field': 2, 'their': 2, 'talent': 2, 'and': 2, 'sample': 2, 'creates': 2, 'on': 2, 'simulation': 2, 'we': 2, 'need': 2, 'harmonization': 2, 'infrastructure': 2, 'industrial': 2, 'parties': 2, 'opportunity': 2, 'around': 2, 'analysis': 1, 'systems': 1, 'effectiveness': 1, 'alignment': 1, 'world': 1, 'work': 1, 'industry': 1, 'nurul': 1, 'huriyah': 1, 'i': 1, 'achmad': 1, 'jauhari': 1, 'st': 1, 'mkom': 1, 'ii': 1, 'sigit': 1, 'susanto': 1, 'p': 1, 's': 1, 'm': 1, 'abstract': 1, 'process': 1, 'learning': 1, 'educators': 1, 'consciously': 1, 'roles': 1, 'shaping': 1, 'personality': 1, 'students': 1, 'intensely': 1, 'try': 1, 'an': 1, 'individual': 1, 'not': 1, 'only': 1, 'smart': 1, 'but': 1, 'also': 1, 'has': 1, 'best': 1, 'perform': 1, 'achieve': 1, 'those': 1, 'purposes': 1, 'could': 1, 'analyze': 1, 'things': 1, 'necessarily': 1, 'should': 1, 'prepared': 1, 'human': 1, 'resources': 1, 'are': 1, 'capable': 1, 'compete': 1, 'then': 1, 'methodology': 1, 'used': 1, 'this': 1, 'study': 1, 'using': 1, 'approach': 1, 'continuing': 1, 'some': 1, 'simulations': 1, 'scenarios': 1, 'had': 1, 'done': 1, 'simpal': 1, 'causal': 1, 'tools': 1, 'loops': 1, 'structures': 1, 'behaves': 1, 'based': 1, 'educational': 1, 'increasing': 1, 'graduates': 1, 'get': 1, 'what': 1, 'been': 1, 'learned': 1, 'at': 1, 'smkn': 1, 'sampang': 1, 'essentially': 1, 'tidy': 1, 'up': 1, 'moreover': 1, 'corporate': 1, 'upgrading': 1, 'would': 1, 'increase': 1, 'student': 1, 'occupied': 1, 'by': 1, 'enterprise': 1, 'almost': 1, 'other': 1, 'hand': 1, 'having': 1, 'relationship': 1, 'acceptance': 1, 'inworking': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1167 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Astrid Enggar Triasti D.
Judul: PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI APLIKASI ANDROID ALAT BANTU PEMBELAJARAN INTERAKTIF HURUF HIJAIYAH DENGAN METODE WAFA
Pembimbing 1: Firdaus Solihin, S.Kom., M.Kom.
Pembimbing 2: Sigit Susanto Putro, S.Kom., M.Kom.
Abstrak (Raw): Belajar mengenal huruf hijaiyah merupakan hal yang paling pokok dalam membaca al-Quran, sehingga harus diajarkan sejak dini. Namun, saat ini minat anak-anak dalam belajar rendah. Salah satu faktor penyebabnya adalah metode pembelajaran huruf hijaiyah kurang variatif dan menyenangkan. Wafa adalah metode belajar al-Quran dengan pendekatan otak kanan (asosiatif dan imajinatif). Sedangkan perkembangan teknologi informasi saat ini memungkinkan untuk pengembangan media pembelajaran interaktif pengenalan huruf hijaiyah. Sehingga untuk menambah minat anak dalam belajar hijaiyah, dikembangkan aplikasi android pembelajaran interaktif huruf hijaiyah metode Wafa.
Berdasarkan uji coba terhadap pengguna, baik trainer Wafa maupun guru dan murid SDIT Ulil Albab Kamal mengatakan bahwa 100% aplikasi belajar hijaiyah Wafa Buku Satu dapat membantu proses belajar mengajar dan 80% aplikasi telah sesuai dengan konsep Wafa.
Kata Kunci: Aplikasi Pembelajaran, metode Wafa, Pembelajaran interaktif, Android
Abstrak (Clean): belajar mengenal huruf hijaiyah merupakan hal yang paling pokok dalam membaca alquran sehingga harus diajarkan sejak dini namun saat ini minat anakanak dalam belajar rendah salah satu faktor penyebabnya adalah metode pembelajaran huruf hijaiyah kurang variatif dan menyenangkan wafa adalah metode belajar alquran dengan pendekatan otak kanan asosiatif dan imajinatif sedangkan perkembangan teknologi informasi saat ini memungkinkan untuk pengembangan media pembelajaran interaktif pengenalan huruf hijaiyah sehingga untuk menambah minat anak dalam belajar hijaiyah dikembangkan aplikasi android pembelajaran interaktif huruf hijaiyah metode wafa berdasarkan uji coba terhadap pengguna baik trainer wafa maupun guru dan murid sdit ulil albab kamal mengatakan bahwa aplikasi belajar hijaiyah wafa buku satu dapat membantu proses belajar mengajar dan aplikasi telah sesuai dengan konsep wafa kata kunci aplikasi pembelajaran metode wafa pembelajaran interaktif android
Abstrak (Stopwords Removed): belajar mengenal huruf hijaiyah paling pokok membaca alquran harus diajarkan dini minat anakanak belajar rendah salah satu faktor penyebabnya metode pembelajaran huruf hijaiyah kurang variatif menyenangkan wafa metode belajar alquran pendekatan otak kanan asosiatif imajinatif sedangkan perkembangan teknologi informasi memungkinkan pengembangan media pembelajaran interaktif pengenalan huruf hijaiyah menambah minat anak belajar hijaiyah dikembangkan aplikasi android pembelajaran interaktif huruf hijaiyah metode wafa berdasarkan uji coba pengguna baik trainer wafa maupun guru murid sdit ulil albab kamal mengatakan aplikasi belajar hijaiyah wafa buku satu dapat membantu proses belajar mengajar aplikasi sesuai konsep wafa kata kunci aplikasi pembelajaran metode wafa pembelajaran interaktif android
Abstrak (Stemmed): ajar kenal huruf hijaiyah paling pokok baca alquran harus ajar dini minat anakanak ajar rendah salah satu faktor sebab metode ajar huruf hijaiyah kurang variatif senang wafa metode ajar alquran dekat otak kanan asosiatif imajinatif sedang kembang teknologi informasi mungkin kembang media ajar interaktif kenal huruf hijaiyah tambah minat anak ajar hijaiyah kembang aplikasi android ajar interaktif huruf hijaiyah metode wafa dasar uji coba guna baik trainer wafa maupun guru murid sdit ulil albab kamal kata aplikasi ajar hijaiyah wafa buku satu dapat bantu proses ajar ajar aplikasi sesuai konsep wafa kata kunci aplikasi ajar metode wafa ajar interaktif android
Abstrak (Corrected): ajar penal hufuf hijaiyah paling look back alcoran harms ajar dine mint anakanak ajar rental salad sat factor kebab metope ajar hufuf hijaiyah during variation penang waft metope ajar alcoran dead oak kana asosiatif imajinatif sedan embank teknologi informant munchkin embank media ajar interaktif penal hufuf hijaiyah tambac mint anal ajar hijaiyah embank aplikasi android ajar interaktif hufuf hijaiyah metope waft dakar uni coma gun back trainer waft maun guru lurid sit all alba jamal data aplikasi ajar hijaiyah waft baku sat apart bantu proves ajar ajar aplikasi sexual onset waft data bunch aplikasi ajar metope waft ajar interaktif android
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'ajar': 13, 'hijaiyah': 6, 'wafa': 6, 'huruf': 4, 'metode': 4, 'aplikasi': 4, 'kembang': 3, 'interaktif': 3, 'kenal': 2, 'alquran': 2, 'minat': 2, 'satu': 2, 'android': 2, 'kata': 2, 'paling': 1, 'pokok': 1, 'baca': 1, 'harus': 1, 'dini': 1, 'anakanak': 1, 'rendah': 1, 'salah': 1, 'faktor': 1, 'sebab': 1, 'kurang': 1, 'variatif': 1, 'senang': 1, 'dekat': 1, 'otak': 1, 'kanan': 1, 'asosiatif': 1, 'imajinatif': 1, 'sedang': 1, 'teknologi': 1, 'informasi': 1, 'mungkin': 1, 'media': 1, 'tambah': 1, 'anak': 1, 'dasar': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'guna': 1, 'baik': 1, 'trainer': 1, 'maupun': 1, 'guru': 1, 'murid': 1, 'sdit': 1, 'ulil': 1, 'albab': 1, 'kamal': 1, 'buku': 1, 'dapat': 1, 'bantu': 1, 'proses': 1, 'sesuai': 1, 'konsep': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'learning': 10, 'the': 10, 'hijaiyah': 6, 'of': 6, 'wafa': 6, 'letter': 4, 'is': 4, 'method': 4, 'and': 4, 'application': 4, 'to': 3, 's': 3, 'with': 3, 'interactive': 3, 'alquran': 2, 'children': 2, 'interest': 2, 'in': 2, 'one': 2, 'through': 2, 'that': 2, 'most': 1, 'basic': 1, 'reading': 1, 'hence': 1, 'must': 1, 'be': 1, 'taught': 1, 'since': 1, 'early': 1, 'age': 1, 'however': 1, 'current': 1, 'low': 1, 'factor': 1, 'unvaried': 1, 'less': 1, 'fun': 1, 'a': 1, 'studying': 1, 'right': 1, 'brain': 1, 'associative': 1, 'imaginative': 1, 'as': 1, 'approach': 1, 'while': 1, 'information': 1, 'technology': 1, 'today': 1, 'allows': 1, 'develope': 1, 'its': 1, 'media': 1, 'introducing': 1, 'indeed': 1, 'increase': 1, 'researcher': 1, 'developed': 1, 'andoid': 1, 'about': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'trials': 1, 'users': 1, 'both': 1, 'teacher': 1, 'or': 1, 'student': 1, 'sdit': 1, 'ulil': 1, 'albab': 1, 'kamal': 1, 'state': 1, 'book': 1, 'can': 1, 'help': 1, 'process': 1, 'appropriated': 1, 'concept': 1, 'keyword': 1, 'android': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1168 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Sukma Herli Kristianti
Judul: Sistem Rekomendasi Pengaturan Pola Makan Penderita Diabetes Mellitus Menggunakan Metode K-mean Clustering
Pembimbing 1: Rika Yunitarini, S.T,. M.T
Pembimbing 2: Achmad Jauhari, S.T., M.Kom
Abstrak (Raw): Diabetes Mellitus (DM) atau yang umum dikenal dengan Kencing manis adalah penyakit yang ditandai dengan peningkatan kadar gula yang terus-menerus dan bervariasi, terutama setelah makan.Sehingga penderita diabetes sangat dianjurkan untuk mengatur pola makan sesuai banyaknya kalori yang dibutuhkan oleh tubuh penderita diabetes tersebut sebagai cara untuk menjaga kestabilan gula darah.
Untuk membantu masyarakat dalam memilih makanan penderita diabetes maka dibutuhkan suatu sistem yang mudah diakses oleh masyarakat dan yang mampu memberikan rekomendasi makanan tersebut kepada masyarakat. Dalamsisteminimenggunakanmetode K-Mean Clustering. K-mean Clustering adalah Proses pembentukan kelompok data yang tidak diketahui kelompok-kelompoknya. Hasil yang akan dimunculkan adalah rekomendasi takaran makanan untuk penderita penyakit diabetes sesuai kalori yang dibutuhkan.
Dari penelitian yang telah dilakukan dengan metode k-mean clustering ini, diketahuinilaiakurasi data sebesar 63%.
Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Diabetes Mellitus, K-mean Clustering
Abstrak (Clean): diabetes mellitus dm atau yang umum dikenal dengan kencing manis adalah penyakit yang ditandai dengan peningkatan kadar gula yang terusmenerus dan bervariasi terutama setelah makansehingga penderita diabetes sangat dianjurkan untuk mengatur pola makan sesuai banyaknya kalori yang dibutuhkan oleh tubuh penderita diabetes tersebut sebagai cara untuk menjaga kestabilan gula darah untuk membantu masyarakat dalam memilih makanan penderita diabetes maka dibutuhkan suatu sistem yang mudah diakses oleh masyarakat dan yang mampu memberikan rekomendasi makanan tersebut kepada masyarakat dalamsisteminimenggunakanmetode kmean clustering kmean clustering adalah proses pembentukan kelompok data yang tidak diketahui kelompokkelompoknya hasil yang akan dimunculkan adalah rekomendasi takaran makanan untuk penderita penyakit diabetes sesuai kalori yang dibutuhkan dari penelitian yang telah dilakukan dengan metode kmean clustering ini diketahuinilaiakurasi data sebesar kata kunci sistem pendukung keputusan diabetes mellitus kmean clustering
Abstrak (Stopwords Removed): diabetes mellitus dm umum dikenal kencing manis penyakit ditandai peningkatan kadar gula terusmenerus bervariasi terutama makansehingga penderita diabetes sangat dianjurkan mengatur pola makan sesuai banyaknya kalori dibutuhkan tubuh penderita diabetes tersebut cara menjaga kestabilan gula darah membantu masyarakat memilih makanan penderita diabetes dibutuhkan sistem mudah diakses masyarakat mampu memberikan rekomendasi makanan tersebut kepada masyarakat dalamsisteminimenggunakanmetode kmean clustering kmean clustering proses pembentukan kelompok data diketahui kelompokkelompoknya hasil dimunculkan rekomendasi takaran makanan penderita penyakit diabetes sesuai kalori dibutuhkan penelitian dilakukan metode kmean clustering diketahuinilaiakurasi data sebesar kata kunci sistem pendukung keputusan diabetes mellitus kmean clustering
Abstrak (Stemmed): diabetes mellitus dm umum kenal kencing manis sakit tanda tingkat kadar gula terusmenerus variasi utama makansehingga derita diabetes sangat anjur atur pola makan sesuai banyak kalori butuh tubuh derita diabetes sebut cara jaga stabil gula darah bantu masyarakat pilih makan derita diabetes butuh sistem mudah akses masyarakat mampu beri rekomendasi makan sebut kepada masyarakat dalamsisteminimenggunakanmetode kmean clustering kmean clustering proses bentuk kelompok data tahu kelompokkelompoknya hasil muncul rekomendasi takar makan derita sakit diabetes sesuai kalori butuh teliti laku metode kmean clustering diketahuinilaiakurasi data besar kata kunci sistem dukung putus diabetes mellitus kmean clustering
Abstrak (Corrected): diabetes mellitus dm mum penal fencing man's skit panda dingbat kadar gula terusmenerus varies mama makansehingga merit diabetes sang anger amur pola mayan sexual banyan valor butch tube merit diabetes debut cara saga stabile gula sarah bantu masyarakat pilch mayan merit diabetes butch sister judah asses masyarakat camp bert rekomendasi mayan debut keypad masyarakat dalamsisteminimenggunakanmetode mean clustering mean clustering proves bent kelompok data tau kelompokkelompoknya hail munch rekomendasi taker mayan merit skit diabetes sexual valor butch elite lake metope mean clustering diketahuinilaiakurasi data bear data bunch sister during puts diabetes mellitus mean clustering
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'diabetes': 6, 'derita': 4, 'makan': 4, 'kmean': 4, 'clustering': 4, 'butuh': 3, 'masyarakat': 3, 'mellitus': 2, 'sakit': 2, 'gula': 2, 'sesuai': 2, 'kalori': 2, 'sebut': 2, 'sistem': 2, 'rekomendasi': 2, 'data': 2, 'dm': 1, 'umum': 1, 'kenal': 1, 'kencing': 1, 'manis': 1, 'tanda': 1, 'tingkat': 1, 'kadar': 1, 'terusmenerus': 1, 'variasi': 1, 'utama': 1, 'makansehingga': 1, 'sangat': 1, 'anjur': 1, 'atur': 1, 'pola': 1, 'banyak': 1, 'tubuh': 1, 'cara': 1, 'jaga': 1, 'stabil': 1, 'darah': 1, 'bantu': 1, 'pilih': 1, 'mudah': 1, 'akses': 1, 'mampu': 1, 'beri': 1, 'kepada': 1, 'dalamsisteminimenggunakanmetode': 1, 'proses': 1, 'bentuk': 1, 'kelompok': 1, 'tahu': 1, 'kelompokkelompoknya': 1, 'hasil': 1, 'muncul': 1, 'takar': 1, 'teliti': 1, 'laku': 1, 'metode': 1, 'diketahuinilaiakurasi': 1, 'besar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'dukung': 1, 'putus': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'to': 4, 'diabetes': 3, 'is': 3, 'a': 3, 'level': 3, 'this': 3, 'diet': 3, 'system': 3, 'mellitus': 2, 'blood': 2, 'sugar': 2, 'on': 2, 'calorie': 2, 'recommendation': 2, 'kmean': 2, 'clustering': 2, 'data': 2, 'as': 2, 'result': 2, 'dm': 1, 'disease': 1, 'caused': 1, 'by': 1, 'extended': 1, 'increasing': 1, 'hyperglycemia': 1, 'condition': 1, 'mostly': 1, 'occurs': 1, 'after': 1, 'consumption': 1, 'regulation': 1, 'for': 1, 'patients': 1, 'based': 1, 'needed': 1, 'one': 1, 'method': 1, 'control': 1, 'experiment': 1, 'focuses': 1, 'creating': 1, 'ease': 1, 'access': 1, 'that': 1, 'help': 1, 'people': 1, 'decide': 1, 'and': 1, 'manage': 1, 'their': 1, 'dietary': 1, 'habit': 1, 'used': 1, 'classify': 1, 'unknown': 1, 'class': 1, 'of': 1, 'in': 1, 'measurement': 1, 'will': 1, 'be': 1, 'shown': 1, 'final': 1, 'correspond': 1, 'patient': 1, 'need': 1, 'accuracy': 1, 'obtained': 1, 'from': 1, 'testing': 1, 'keywords': 1, 'decision': 1, 'support': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1169 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: TUTUT DEWI ANGGRAINI
Judul: KLASIFIKASI PENYAKIT DIABETES RETINOPATI MENGGUNAKAN LINEAR DISC ANALYSIS (LDA) DENGAN METODE EUCLIDEAN DISTANCE
Pembimbing 1: Dr. INDAH AGUSTIEN SIRAJUDDIN, S. Kom., M. Kom.
Pembimbing 2: Dr. ARIF MUNTASA, S.Si., M.T.
Abstrak (Raw): Diabetes Retinopatipenyakit yang terjadi pada mata menyebabkan penglihatan penderita terganggu, pada tingkat lanjut dapat menyebakan kebutaan pada penderita. Pemeriksaan secara medis dilakukan dengan kamera fundus dan menghasilkan citra fundus mata. Untuk mengetahui tingkatan Diabetes Retinopati dilakukan klasifikasi terhadap tingkat keparahan berdasarkan citra fundus. Penelitian ini menggunakan database MESSIDOR(Methods for Evaluating Segmentation and Indexing techniques Dedicated to Retinal Ophthalmology). Pada penelitian ini ada 3 tahapan utama, Tahap pertama menyiapkan citra inputan, inputan menggunakan citra asli yang dirubah jadi grayscale dan citra eliminasi pembuluh darah. Citra eliminasi pembuluh darah didapat dengan overlapping antara citra grayscale dan citra hasil segmentasi. Tahap kedua proses ekstraksi fitur Linear Discriminant Analysis (LDA) yang diawali dengan proses ekstraksi fitur Principal Component Analysis (PCA). Hasil ekstraksi fitur digunakan pada tahap ketiga yaitu proses pengukuran kemiripan dengan Euclidean Distance. Sistem dapat bekerja dengan tingkat akurasi maksimum 40,88% dengan fitur awal (76) dengan inputan citra grayscale dan dengan nilai fitur yang sama menggunakan fitur awal (76) didapat akurasi 40,25% inputan menggunakan eliminasi pembuluh darah.
Abstrak (Clean): diabetes retinopatipenyakit yang terjadi pada mata menyebabkan penglihatan penderita terganggu pada tingkat lanjut dapat menyebakan kebutaan pada penderita pemeriksaan secara medis dilakukan dengan kamera fundus dan menghasilkan citra fundus mata untuk mengetahui tingkatan diabetes retinopati dilakukan klasifikasi terhadap tingkat keparahan berdasarkan citra fundus penelitian ini menggunakan database messidormethods for evaluating segmentation and indexing techniques dedicated to retinal ophthalmology pada penelitian ini ada tahapan utama tahap pertama menyiapkan citra inputan inputan menggunakan citra asli yang dirubah jadi grayscale dan citra eliminasi pembuluh darah citra eliminasi pembuluh darah didapat dengan overlapping antara citra grayscale dan citra hasil segmentasi tahap kedua proses ekstraksi fitur linear discriminant analysis lda yang diawali dengan proses ekstraksi fitur principal component analysis pca hasil ekstraksi fitur digunakan pada tahap ketiga yaitu proses pengukuran kemiripan dengan euclidean distance sistem dapat bekerja dengan tingkat akurasi maksimum dengan fitur awal dengan inputan citra grayscale dan dengan nilai fitur yang sama menggunakan fitur awal didapat akurasi inputan menggunakan eliminasi pembuluh darah
Abstrak (Stopwords Removed): diabetes retinopatipenyakit terjadi mata menyebabkan penglihatan penderita terganggu tingkat lanjut dapat menyebakan kebutaan penderita pemeriksaan secara medis dilakukan kamera fundus menghasilkan citra fundus mata mengetahui tingkatan diabetes retinopati dilakukan klasifikasi tingkat keparahan berdasarkan citra fundus penelitian menggunakan database messidormethods for evaluating segmentation and indexing techniques dedicated to retinal ophthalmology penelitian ada tahapan utama tahap pertama menyiapkan citra inputan inputan menggunakan citra asli dirubah jadi grayscale citra eliminasi pembuluh darah citra eliminasi pembuluh darah didapat overlapping antara citra grayscale citra hasil segmentasi tahap kedua proses ekstraksi fitur linear discriminant analysis lda diawali proses ekstraksi fitur principal component analysis pca hasil ekstraksi fitur digunakan tahap ketiga proses pengukuran kemiripan euclidean distance sistem dapat bekerja tingkat akurasi maksimum fitur awal inputan citra grayscale nilai fitur sama menggunakan fitur awal didapat akurasi inputan menggunakan eliminasi pembuluh darah
Abstrak (Stemmed): diabetes retinopatipenyakit jadi mata sebab lihat derita ganggu tingkat lanjut dapat seba buta derita periksa cara medis laku kamera fundus hasil citra fundus mata tahu tingkat diabetes retinopati laku klasifikasi tingkat parah dasar citra fundus teliti guna database messidormethods for evaluating segmentation and indexing techniques dedicated to retinal ophthalmology teliti ada tahap utama tahap pertama siap citra inputan inputan guna citra asli rubah jadi grayscale citra eliminasi buluh darah citra eliminasi buluh darah dapat overlapping antara citra grayscale citra hasil segmentasi tahap dua proses ekstraksi fitur linear discriminant analysis lda awal proses ekstraksi fitur principal component analysis pca hasil ekstraksi fitur guna tahap tiga proses ukur mirip euclidean distance sistem dapat kerja tingkat akurasi maksimum fitur awal inputan citra grayscale nilai fitur sama guna fitur awal dapat akurasi inputan guna eliminasi buluh darah
Abstrak (Corrected): diabetes retinopatipenyakit jade data kebab that merit gang dingbat layout apart sea but merit perish cara media lake camera fundus hail citral fundus data tau dingbat diabetes retinopati lake klasifikasi dingbat sarah dakar citral fundus elite gun database messidormethods for evaluating segmentation and indexing techniques dedicated to retinal ophthalmology elite ada that mama that pertain slap citral input input gun citral ali rush jade grayscale citral eliminate bunch sarah citral eliminate bunch sarah apart overlapping angara citral grayscale citral hail segments that due proves ekstraksi four linear discriminant analysis la away proves ekstraksi four principal component analysis pa hail ekstraksi four gun that toga proves ukr mirin euclidean distance sister apart era dingbat auras maximum four away input citral grayscale nilgai four same gun four away apart auras input gun eliminate bunch sarah
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'citra': 9, 'fitur': 6, 'guna': 5, 'tingkat': 4, 'dapat': 4, 'tahap': 4, 'inputan': 4, 'fundus': 3, 'hasil': 3, 'grayscale': 3, 'eliminasi': 3, 'buluh': 3, 'darah': 3, 'proses': 3, 'ekstraksi': 3, 'awal': 3, 'diabetes': 2, 'jadi': 2, 'mata': 2, 'derita': 2, 'laku': 2, 'teliti': 2, 'analysis': 2, 'akurasi': 2, 'retinopatipenyakit': 1, 'sebab': 1, 'lihat': 1, 'ganggu': 1, 'lanjut': 1, 'seba': 1, 'buta': 1, 'periksa': 1, 'cara': 1, 'medis': 1, 'kamera': 1, 'tahu': 1, 'retinopati': 1, 'klasifikasi': 1, 'parah': 1, 'dasar': 1, 'database': 1, 'messidormethods': 1, 'for': 1, 'evaluating': 1, 'segmentation': 1, 'and': 1, 'indexing': 1, 'techniques': 1, 'dedicated': 1, 'to': 1, 'retinal': 1, 'ophthalmology': 1, 'ada': 1, 'utama': 1, 'pertama': 1, 'siap': 1, 'asli': 1, 'rubah': 1, 'overlapping': 1, 'antara': 1, 'segmentasi': 1, 'dua': 1, 'linear': 1, 'discriminant': 1, 'lda': 1, 'principal': 1, 'component': 1, 'pca': 1, 'tiga': 1, 'ukur': 1, 'mirip': 1, 'euclidean': 1, 'distance': 1, 'sistem': 1, 'kerja': 1, 'maksimum': 1, 'nilai': 1, 'sama': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 24, 'of': 13, 'image': 9, 'and': 6, 'with': 6, 'to': 4, 'input': 4, 'feature': 4, 'fundus': 3, 'phase': 3, 'using': 3, 'grayscale': 3, 'elimination': 3, 'blood': 3, 'vessels': 3, 'process': 3, 'extraction': 3, 'diabetic': 2, 'retinopathy': 2, 'eye': 2, 'level': 2, 'this': 2, 'segmentation': 2, 'obtained': 2, 'results': 2, 'is': 2, 'analysis': 2, 'accuracy': 2, 'initial': 2, 'features': 2, 'caused': 1, 'disease': 1, 'at': 1, 'advanced': 1, 'levels': 1, 'can': 1, 'cause': 1, 'blindness': 1, 'patients': 1, 'medical': 1, 'examination': 1, 'conducted': 1, 'a': 1, 'camera': 1, 'produce': 1, 'find': 1, 'classify': 1, 'severity': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'research': 1, 'useddatabasemessidormethods': 1, 'for': 1, 'evaluating': 1, 'indexing': 1, 'techniques': 1, 'dedicated': 1, 'retinal': 1, 'ophthalmology': 1, 'in': 1, 'reseach': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'three': 1, 'main': 1, 'phases': 1, 'first': 1, 'setting': 1, 'up': 1, 'by': 1, 'overlapping': 1, 'between': 1, 'second': 1, 'linear': 1, 'discriminant': 1, 'lda': 1, 'which': 1, 'begins': 1, 'principal': 1, 'component': 1, 'pca': 1, 'used': 1, 'third': 1, 'namely': 1, 'similarity': 1, 'measuement': 1, 'euclidean': 1, 'distance': 1, 'system': 1, 'worked': 1, 'maximum': 1, 'rate': 1, 'value': 1, 'same': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1170 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Arum Wisma Dari
Judul: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN SISWA KELAS UNGGULAN MENGGUNAKAN METODE ENTROPY DAN ELIMINATION ET CHOIX TRADUISANT LA REALITE II (ELECTRE II)
Pembimbing 1: Rika Yunitarini, S.T.,M.T.
Pembimbing 2: Achmad Jauhari, ST.,M.kom.
Abstrak (Raw): Kelas unggulan merupakan kelas yang berisi siswa pilihan yang dipilih berdasarkan syarat-syarat yang ketat yaitu IQ, potensi akademik, dan prestasi akademik. Di sekolah menengah saat ini sebagian besar masih menggunakan cara manual untuk menentukan siswa kelas unggulan, yaitu dengan memilih siswa kelas unggulan hanya dengan pertimbangan nilai akhir semester, pada penelitian ini akan menggunakan beberapa kriteria sebagai bahan pertimbangan untuk masuk kelas unggulan. Penelitian ini akan menggunakan dua metode yaitu metode Entropy untuk proses pembobotan dan Metode Elimination and Choice Translation Reality II (Electre II) untuk perangkingan. Electre II merupakan metode pengambilan keputusan multikriteria berdasarkan pada konsep outranking dengan menggunakan perbandingan berpasangan dari alternatif-alternatif berdasarkan setiap kriteria yang sesuai.
Pada penggunaan sistem pendukung keputusan dengan metode Electre II ini, pengguna akan memberikan nilai rating kecocokan untuk setiap alternatif terhadap keempat kriteria yaitu nilai pengetahuan, nilai sikap, nilai ketrampilan dan nilai tes akademik. Hasil akhir yang ditampilkan adalah rekomendasi siswa kelas unggulan yang diurutkan sesuai nilai terbaik. Dari hasil eksperimen yang telah dilakukan dengan metode Entropy dan Electre II, dari uji skenario yang telah dilakukan dapat dihasilkan nilai akurasi sebesar 73% dengan data uji 30 data .
Kata kunci : Kelas Unggulan, Entropy dan Electre II
Abstrak (Clean): kelas unggulan merupakan kelas yang berisi siswa pilihan yang dipilih berdasarkan syaratsyarat yang ketat yaitu iq potensi akademik dan prestasi akademik di sekolah menengah saat ini sebagian besar masih menggunakan cara manual untuk menentukan siswa kelas unggulan yaitu dengan memilih siswa kelas unggulan hanya dengan pertimbangan nilai akhir semester pada penelitian ini akan menggunakan beberapa kriteria sebagai bahan pertimbangan untuk masuk kelas unggulan penelitian ini akan menggunakan dua metode yaitu metode entropy untuk proses pembobotan dan metode elimination and choice translation reality ii electre ii untuk perangkingan electre ii merupakan metode pengambilan keputusan multikriteria berdasarkan pada konsep outranking dengan menggunakan perbandingan berpasangan dari alternatifalternatif berdasarkan setiap kriteria yang sesuai pada penggunaan sistem pendukung keputusan dengan metode electre ii ini pengguna akan memberikan nilai rating kecocokan untuk setiap alternatif terhadap keempat kriteria yaitu nilai pengetahuan nilai sikap nilai ketrampilan dan nilai tes akademik hasil akhir yang ditampilkan adalah rekomendasi siswa kelas unggulan yang diurutkan sesuai nilai terbaik dari hasil eksperimen yang telah dilakukan dengan metode entropy dan electre ii dari uji skenario yang telah dilakukan dapat dihasilkan nilai akurasi sebesar dengan data uji data kata kunci kelas unggulan entropy dan electre ii
Abstrak (Stopwords Removed): kelas unggulan kelas berisi siswa pilihan dipilih berdasarkan syaratsyarat ketat iq potensi akademik prestasi akademik sekolah menengah sebagian besar masih menggunakan cara manual menentukan siswa kelas unggulan memilih siswa kelas unggulan pertimbangan nilai akhir semester penelitian menggunakan beberapa kriteria bahan pertimbangan masuk kelas unggulan penelitian menggunakan dua metode metode entropy proses pembobotan metode elimination and choice translation reality ii electre ii perangkingan electre ii metode pengambilan keputusan multikriteria berdasarkan konsep outranking menggunakan perbandingan berpasangan alternatifalternatif berdasarkan setiap kriteria sesuai penggunaan sistem pendukung keputusan metode electre ii pengguna memberikan nilai rating kecocokan setiap alternatif keempat kriteria nilai pengetahuan nilai sikap nilai ketrampilan nilai tes akademik hasil akhir ditampilkan rekomendasi siswa kelas unggulan diurutkan sesuai nilai terbaik hasil eksperimen dilakukan metode entropy electre ii uji skenario dilakukan dapat dihasilkan nilai akurasi sebesar data uji data kata kunci kelas unggulan entropy electre ii
Abstrak (Stemmed): kelas unggul kelas isi siswa pilih pilih dasar syaratsyarat ketat iq potensi akademik prestasi akademik sekolah tengah bagi besar masih guna cara manual tentu siswa kelas unggul pilih siswa kelas unggul timbang nilai akhir semester teliti guna beberapa kriteria bahan timbang masuk kelas unggul teliti guna dua metode metode entropy proses bobot metode elimination and choice translation reality ii electre ii rangking electre ii metode ambil putus multikriteria dasar konsep outranking guna banding pasang alternatifalternatif dasar tiap kriteria sesuai guna sistem dukung putus metode electre ii guna beri nilai rating cocok tiap alternatif empat kriteria nilai tahu nilai sikap nilai ketrampilan nilai tes akademik hasil akhir tampil rekomendasi siswa kelas unggul urut sesuai nilai baik hasil eksperimen laku metode entropy electre ii uji skenario laku dapat hasil nilai akurasi besar data uji data kata kunci kelas unggul entropy electre ii
Abstrak (Corrected): keas lungful keas is visa pilch pilch dakar syaratsyarat eat i potent academic prestos academic selah length bag bear mash gun cara manual tent visa keas lungful pilch visa keas lungful timing nilgai air semester elite gun beberapa criteria bahai timing mask keas lungful elite gun due metope metope entropy proves robot metope elimination and choice translation reality i electro i ranking electro i metope ambit puts multikriteria dakar onset outranking gun banding padang alternatifalternatif dakar tip criteria sexual gun sister during puts metope electro i gun bert nilgai rating cook tip alternative expat criteria nilgai tau nilgai sika nilgai ketrampilan nilgai ten academic hail air tamil rekomendasi visa keas lungful rut sexual nilgai back hail eksperimen lake metope entropy electro i uni scenario lake apart hail nilgai auras bear data uni data data bunch keas lungful entropy electro i
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'nilai': 8, 'kelas': 7, 'unggul': 6, 'guna': 6, 'metode': 6, 'ii': 6, 'electre': 5, 'siswa': 4, 'pilih': 3, 'dasar': 3, 'akademik': 3, 'kriteria': 3, 'entropy': 3, 'hasil': 3, 'besar': 2, 'timbang': 2, 'akhir': 2, 'teliti': 2, 'putus': 2, 'tiap': 2, 'sesuai': 2, 'laku': 2, 'uji': 2, 'data': 2, 'isi': 1, 'syaratsyarat': 1, 'ketat': 1, 'iq': 1, 'potensi': 1, 'prestasi': 1, 'sekolah': 1, 'tengah': 1, 'bagi': 1, 'masih': 1, 'cara': 1, 'manual': 1, 'tentu': 1, 'semester': 1, 'beberapa': 1, 'bahan': 1, 'masuk': 1, 'dua': 1, 'proses': 1, 'bobot': 1, 'elimination': 1, 'and': 1, 'choice': 1, 'translation': 1, 'reality': 1, 'rangking': 1, 'ambil': 1, 'multikriteria': 1, 'konsep': 1, 'outranking': 1, 'banding': 1, 'pasang': 1, 'alternatifalternatif': 1, 'sistem': 1, 'dukung': 1, 'beri': 1, 'rating': 1, 'cocok': 1, 'alternatif': 1, 'empat': 1, 'tahu': 1, 'sikap': 1, 'ketrampilan': 1, 'tes': 1, 'tampil': 1, 'rekomendasi': 1, 'urut': 1, 'baik': 1, 'eksperimen': 1, 'skenario': 1, 'dapat': 1, 'akurasi': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'firstclass': 4, 'a': 4, 'based': 4, 'and': 4, 'method': 4, 'ii': 4, 'on': 3, 'criteria': 3, 'of': 3, 'candidate': 3, 'for': 3, 'electre': 3, 'is': 2, 'that': 2, 'academic': 2, 'achievement': 2, 'to': 2, 'student': 2, 'score': 2, 'this': 2, 'entropy': 2, 'process': 2, 'alternative': 2, 'will': 2, 'the': 2, 'class': 1, 'its': 1, 'students': 1, 'chose': 1, 'several': 1, 'iq': 1, 'potential': 1, 'level': 1, 'academical': 1, 'most': 1, 'high': 1, 'school': 1, 'nowadays': 1, 'still': 1, 'maintain': 1, 'manual': 1, 'classify': 1, 'their': 1, 'by': 1, 'choose': 1, 'final': 1, 'semester': 1, 'research': 1, 'applies': 1, 'weighting': 1, 'elimination': 1, 'choice': 1, 'translation': 1, 'reality': 1, 'ranking': 1, 'multicriteria': 1, 'decision': 1, 'maker': 1, 'outranking': 1, 'concept': 1, 'using': 1, 'paired': 1, 'comparison': 1, 'solution': 1, 'satisfy': 1, 'each': 1, 'in': 1, 'implementation': 1, 'user': 1, 'give': 1, 'match': 1, 'rate': 1, 'value': 1, 'every': 1, 'towards': 1, 'four': 1, 'cognition': 1, 'manner': 1, 'skill': 1, 'as': 1, 'result': 1, 'recommendation': 1, 'member': 1, 'be': 1, 'served': 1, 'sorted': 1, 'highest': 1, 'ground': 1, 'scenario': 1, 'test': 1, 'proposed': 1, 'gains': 1, 'accuracy': 1, 'with': 1, 'data': 1, 'testing': 1, 'keywords': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1171 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Siti Isnaini A K
Judul: Aplikasi UML Java Code Generator Menerapkan Design Pattern
Pembimbing 1: Yonathan Ferry Hendrawan, S.T., M.I.T.
Pembimbing 2: Moch. Kautsar Sophan, S.Kom., M.M.T.
Abstrak (Raw): Sebuah aplikasi “UML Java Code Generator” dapat membantu developer dalam proses menerjemahkan UML ke dalam bentuk tulisan program. Untuk merancang aplikasi dengan baik dan terstruktur sehingga rancangan aplikasi berkualitas dan dapat mudah dimengerti, maka diterapkan design pattern. Design pattern dapat meningkatkan skalabilitas dan maintainabilitas dari aplikasi. Design pattern yang diterapkan adalah composite pattern sebagai desain pola struktural dan command pattern sebagai desain pola behavioral. Hasil penelitian adalah: (1) penerapan command pattern pada aplikasi dapat mendukung fungsionalitas undo dan redo yang dapat memudahkan user dalam menggunakan aplikasi (2) penerapan composite pattern bermanfaat karena kebutuhan terhadap dua atau lebih subclass dapat diwakili oleh satu superclass.
Abstrak (Clean): sebuah aplikasi “uml java code generator” dapat membantu developer dalam proses menerjemahkan uml ke dalam bentuk tulisan program untuk merancang aplikasi dengan baik dan terstruktur sehingga rancangan aplikasi berkualitas dan dapat mudah dimengerti maka diterapkan design pattern design pattern dapat meningkatkan skalabilitas dan maintainabilitas dari aplikasi design pattern yang diterapkan adalah composite pattern sebagai desain pola struktural dan command pattern sebagai desain pola behavioral hasil penelitian adalah penerapan command pattern pada aplikasi dapat mendukung fungsionalitas undo dan redo yang dapat memudahkan user dalam menggunakan aplikasi penerapan composite pattern bermanfaat karena kebutuhan terhadap dua atau lebih subclass dapat diwakili oleh satu superclass
Abstrak (Stopwords Removed): aplikasi “uml java code generator” dapat membantu developer proses menerjemahkan uml bentuk tulisan program merancang aplikasi baik terstruktur rancangan aplikasi berkualitas dapat mudah dimengerti diterapkan design pattern design pattern dapat meningkatkan skalabilitas maintainabilitas aplikasi design pattern diterapkan composite pattern desain pola struktural command pattern desain pola behavioral hasil penelitian penerapan command pattern aplikasi dapat mendukung fungsionalitas undo redo dapat memudahkan user menggunakan aplikasi penerapan composite pattern bermanfaat kebutuhan dua lebih subclass dapat diwakili satu superclass
Abstrak (Stemmed): aplikasi uml java code generator dapat bantu developer proses terjemah uml bentuk tulis program rancang aplikasi baik struktur rancang aplikasi kualitas dapat mudah erti terap design pattern design pattern dapat tingkat skalabilitas maintainabilitas aplikasi design pattern terap composite pattern desain pola struktural command pattern desain pola behavioral hasil teliti terap command pattern aplikasi dapat dukung fungsionalitas undo redo dapat mudah user guna aplikasi terap composite pattern manfaat butuh dua lebih subclass dapat wakil satu superclass
Abstrak (Corrected): aplikasi um java code generator apart bantu developer proves terefah um bent tulips program dancing aplikasi back structure dancing aplikasi kualitas apart judah ert trap design pattern design pattern apart dingbat skalabilitas maintainability aplikasi design pattern trap composite pattern detain pola structural command pattern detain pola behavioral hail elite trap command pattern aplikasi apart during fungsionalitas undo redo apart judah user gun aplikasi trap composite pattern manat butch due leash subclass apart wail sat superclass
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'pattern': 7, 'aplikasi': 6, 'dapat': 6, 'terap': 4, 'design': 3, 'uml': 2, 'rancang': 2, 'mudah': 2, 'composite': 2, 'desain': 2, 'pola': 2, 'command': 2, 'java': 1, 'code': 1, 'generator': 1, 'bantu': 1, 'developer': 1, 'proses': 1, 'terjemah': 1, 'bentuk': 1, 'tulis': 1, 'program': 1, 'baik': 1, 'struktur': 1, 'kualitas': 1, 'erti': 1, 'tingkat': 1, 'skalabilitas': 1, 'maintainabilitas': 1, 'struktural': 1, 'behavioral': 1, 'hasil': 1, 'teliti': 1, 'dukung': 1, 'fungsionalitas': 1, 'undo': 1, 'redo': 1, 'user': 1, 'guna': 1, 'manfaat': 1, 'butuh': 1, 'dua': 1, 'lebih': 1, 'subclass': 1, 'wakil': 1, 'satu': 1, 'superclass': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'pattern': 9, 'application': 7, 'of': 6, 'design': 5, 'and': 5, 'in': 3, 'to': 3, 'uml': 2, 'code': 2, 'applied': 2, 'this': 2, 'are': 2, 'composite': 2, 'as': 2, 'command': 2, 'implementation': 2, 'an': 1, 'java': 1, 'generator': 1, 'facilitated': 1, 'developers': 1, 'process': 1, 'generating': 1, 'into': 1, 'well': 1, 'structured': 1, 'so': 1, 'that': 1, 'has': 1, 'high': 1, 'quality': 1, 'easy': 1, 'understand': 1, 'then': 1, 'improved': 1, 'scalability': 1, 'maintainability': 1, 'structural': 1, 'behavioral': 1, 'results': 1, 'research': 1, 'supported': 1, 'undo': 1, 'redo': 1, 'functionality': 1, 'which': 1, 'could': 1, 'facilitate': 1, 'user': 1, 'using': 1, 'is': 1, 'useful': 1, 'represent': 1, 'part': 1, 'whole': 1, 'hierarchies': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1172 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Merlien N. Febriyati
Judul: Analisa Perbandingan SAW dan TOPSIS untuk Open Recruitment Warga Laboratorium Teknik Informatika di Universitas Trunojoyo Madura
Pembimbing 1: Moch. Kautsar Sophan, S.Kom., M.MT.
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Laboratorium berfungsi untuk menunjang kegiatan perkuliahan. Dalam hal ini, admin bertanggungjawab atas semua kegiatan akademik yang dilaksanakan di laboratorium. Namun banyaknya kegiatan akademik tersebut tidak sebanding dengan sumber daya manusia, sehingga admin kesulitan menangani semua kegiatan akademik tersebut. Open recruitment dibutuhkan untuk menjaring mahasiswa-mahasiswa berprestasi guna menjadi warga laboratorium. Kriteria-kriteria yang ditentukan pada open recruitment warga laboratorium, meliputi : online test, live coding, interview, presentasi, IPK, dan semester.
Penilaian open recruitment selama ini dilakukan secara manual dengan menggunakan Microsoft Excel, sehingga proses pengolahan data lama dalam pengambilan keputusan, maka sistem ini dibuat dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) sebagai solusi alternatif serta berbasis web.
Berdasarkan hasil uji coba menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) menunjukkan nilai kecocokan urutan alternatif dengan hasil real sebesar 33,33% dan nilai kecocokan jumlah alternatif dengan hasil real sebesar 93,33%. Sedangkan, hasil uji coba menggunakan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) menunjukkan nilai kecocokan urutan alternatif dengan hasil real sebesar 46,67% dan nilai kecocokan jumlah alternatif dengan hasil real sebesar 100%.
Abstrak (Clean): laboratorium berfungsi untuk menunjang kegiatan perkuliahan dalam hal ini admin bertanggungjawab atas semua kegiatan akademik yang dilaksanakan di laboratorium namun banyaknya kegiatan akademik tersebut tidak sebanding dengan sumber daya manusia sehingga admin kesulitan menangani semua kegiatan akademik tersebut open recruitment dibutuhkan untuk menjaring mahasiswamahasiswa berprestasi guna menjadi warga laboratorium kriteriakriteria yang ditentukan pada open recruitment warga laboratorium meliputi online test live coding interview presentasi ipk dan semester penilaian open recruitment selama ini dilakukan secara manual dengan menggunakan microsoft excel sehingga proses pengolahan data lama dalam pengambilan keputusan maka sistem ini dibuat dengan menggunakan metode simple additive weighting saw dan technique for order preference by similarity to ideal solution topsis sebagai solusi alternatif serta berbasis web berdasarkan hasil uji coba menggunakan metode simple additive weighting saw menunjukkan nilai kecocokan urutan alternatif dengan hasil real sebesar dan nilai kecocokan jumlah alternatif dengan hasil real sebesar sedangkan hasil uji coba menggunakan metode technique for order preference by similarity to ideal solution topsis menunjukkan nilai kecocokan urutan alternatif dengan hasil real sebesar dan nilai kecocokan jumlah alternatif dengan hasil real sebesar
Abstrak (Stopwords Removed): laboratorium berfungsi menunjang kegiatan perkuliahan admin bertanggungjawab atas semua kegiatan akademik dilaksanakan laboratorium banyaknya kegiatan akademik tersebut sebanding sumber daya manusia admin kesulitan menangani semua kegiatan akademik tersebut open recruitment dibutuhkan menjaring mahasiswamahasiswa berprestasi menjadi warga laboratorium kriteriakriteria ditentukan open recruitment warga laboratorium meliputi online test live coding interview presentasi ipk semester penilaian open recruitment selama dilakukan secara manual menggunakan microsoft excel proses pengolahan data lama pengambilan keputusan sistem dibuat menggunakan metode simple additive weighting saw technique for order preference by similarity to ideal solution topsis solusi alternatif berbasis web berdasarkan hasil uji coba menggunakan metode simple additive weighting saw menunjukkan nilai kecocokan urutan alternatif hasil real sebesar nilai kecocokan jumlah alternatif hasil real sebesar sedangkan hasil uji coba menggunakan metode technique for order preference by similarity to ideal solution topsis menunjukkan nilai kecocokan urutan alternatif hasil real sebesar nilai kecocokan jumlah alternatif hasil real sebesar
Abstrak (Stemmed): laboratorium fungsi tunjang giat kuliah admin bertanggungjawab atas semua giat akademik laksana laboratorium banyak giat akademik sebut banding sumber daya manusia admin sulit tangan semua giat akademik sebut open recruitment butuh jaring mahasiswamahasiswa prestasi jadi warga laboratorium kriteriakriteria tentu open recruitment warga laboratorium liput online test live coding interview presentasi ipk semester nilai open recruitment lama laku cara manual guna microsoft excel proses olah data lama ambil putus sistem buat guna metode simple additive weighting saw technique for order preference by similarity to ideal solution topsis solusi alternatif bas web dasar hasil uji coba guna metode simple additive weighting saw tunjuk nilai cocok urut alternatif hasil real besar nilai cocok jumlah alternatif hasil real besar sedang hasil uji coba guna metode technique for order preference by similarity to ideal solution topsis tunjuk nilai cocok urut alternatif hasil real besar nilai cocok jumlah alternatif hasil real besar
Abstrak (Corrected): laboratories fungi tuning gift julian admit bertanggungjawab alas sea gift academic lasagna laboratories banyan gift academic debut banding number day amnesia admit suit tanga sea gift academic debut open recruitment butch caring mahasiswamahasiswa prestos jade warta laboratories kriteriakriteria tent open recruitment warta laboratories lieut online test live coding interview presents ink semester nilgai open recruitment lama lake cara manual gun microsoft excel proves blah data lama ambit puts sister but gun metope simple additive weighting saw technique for order preference by similarity to ideal solution topis solus alternative was web dakar hail uni coma gun metope simple additive weighting saw tuneup nilgai cook rut alternative hail real bear nilgai cook mullah alternative hail real bear sedan hail uni coma gun metope technique for order preference by similarity to ideal solution topis tuneup nilgai cook rut alternative hail real bear nilgai cook mullah alternative hail real bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'hasil': 6, 'nilai': 5, 'alternatif': 5, 'laboratorium': 4, 'giat': 4, 'guna': 4, 'cocok': 4, 'real': 4, 'besar': 4, 'akademik': 3, 'open': 3, 'recruitment': 3, 'metode': 3, 'admin': 2, 'semua': 2, 'sebut': 2, 'warga': 2, 'lama': 2, 'simple': 2, 'additive': 2, 'weighting': 2, 'saw': 2, 'technique': 2, 'for': 2, 'order': 2, 'preference': 2, 'by': 2, 'similarity': 2, 'to': 2, 'ideal': 2, 'solution': 2, 'topsis': 2, 'uji': 2, 'coba': 2, 'tunjuk': 2, 'urut': 2, 'jumlah': 2, 'fungsi': 1, 'tunjang': 1, 'kuliah': 1, 'bertanggungjawab': 1, 'atas': 1, 'laksana': 1, 'banyak': 1, 'banding': 1, 'sumber': 1, 'daya': 1, 'manusia': 1, 'sulit': 1, 'tangan': 1, 'butuh': 1, 'jaring': 1, 'mahasiswamahasiswa': 1, 'prestasi': 1, 'jadi': 1, 'kriteriakriteria': 1, 'tentu': 1, 'liput': 1, 'online': 1, 'test': 1, 'live': 1, 'coding': 1, 'interview': 1, 'presentasi': 1, 'ipk': 1, 'semester': 1, 'laku': 1, 'cara': 1, 'manual': 1, 'microsoft': 1, 'excel': 1, 'proses': 1, 'olah': 1, 'data': 1, 'ambil': 1, 'putus': 1, 'sistem': 1, 'buat': 1, 'solusi': 1, 'bas': 1, 'web': 1, 'dasar': 1, 'sedang': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 12, 'the': 11, 'to': 6, 'with': 6, 'for': 5, 'as': 5, 'alternative': 5, 'result': 5, 'this': 4, 'and': 4, 'by': 4, 'suitable': 4, 'value': 4, 'real': 4, 'laboratory': 3, 'activity': 3, 'in': 3, 'academic': 3, 'that': 3, 'order': 3, 'open': 3, 'recruitment': 3, 'method': 3, 'solution': 3, 'has': 2, 'college': 2, 'administrator': 2, 'all': 2, 'a': 2, 'time': 2, 'using': 2, 'simple': 2, 'additive': 2, 'weighting': 2, 'saw': 2, 'technique': 2, 'preference': 2, 'similarity': 2, 'ideal': 2, 'topsis': 2, 'based': 2, 'trial': 2, 'shows': 2, 'arrangement': 2, 'total': 2, 'function': 1, 'support': 1, 'case': 1, 'responsible': 1, 'held': 1, 'nonetheless': 1, 'amounts': 1, 'activities': 1, 'are': 1, 'not': 1, 'balance': 1, 'human': 1, 'resources': 1, 'difficult': 1, 'handles': 1, 'needed': 1, 'trawl': 1, 'outstanding': 1, 'students': 1, 'be': 1, 'society': 1, 'requirements': 1, 'include': 1, 'online': 1, 'test': 1, 'live': 1, 'coding': 1, 'interview': 1, 'presentation': 1, 'ipk': 1, 'semester': 1, 'valuation': 1, 'whole': 1, 'is': 1, 'manual': 1, 'microsoft': 1, 'excel': 1, 'so': 1, 'process': 1, 'management': 1, 'data': 1, 'take': 1, 'long': 1, 'decide': 1, 'then': 1, 'system': 1, 'create': 1, 'an': 1, 'web': 1, 'while': 1, 'use': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1173 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Muhammad Nurhudha Toha
Judul: ANALISA KINERJA KARYAWAN INDUSTRI KREATIF MENGGUNAKAN METODE BINARY LOGISTIK (STUDI KASUS : BATIK TRESNA)
Pembimbing 1: Bain Khusnul Khotimah, S.T., M.Kom.
Pembimbing 2: Firli Irhamni, S.T., M.Kom.
Abstrak (Raw): Dari sudut pandang dunia, sudah diakui bahwa usaha kecil dan menengah atau biasa di singkat dengan UKM memainkan suatu peran yang sangat vital di dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi negara. Dalam peningkatan daya saing di dunia usaha kinerja karyawan merupakan faktor penting agar produksi dan jaringan terus meningkat dan karyawan patut mendapat perhatian lebih dari para pengembang usaha agar produksi dan elabilitas terus meningkat. Di era modern ini sangat di butuhkan karyawan dengan pengetahuan teknologi agar promosi produk menjaring kesemua daerah dan proses administrasi menjadi cepat. Apa lagi untuk media jual beli Online sekarang sudah ada E-Commerce. Ini merupakan suatu tindakan melakukan transaksi bisnis secara elektronik dengan menggunakan internet sebagai media komunikasi yang paling utama (Robert E. Johnson).
Sehingga perusahaan membutuhkan klustering khusus untuk menyoroti kinerja karyawan agar semua aktifitas dan kemampuan dapat terkontrol dan termonitor dengan baik. Untuk melakukan itu butuh sebuah sistem statistika bernama Regresi Binary Logistic.
Berdasarkan analisis dari hasil uji ekspektasi B atau Exp (B) diketahui bahwa kontribusi dari kinerja dari Batik Trisna Art baik. Hal ini ditunjukkan dari besarnya nilai Logit dalam 5 tahun terakhir selalu menyentuh nilai = 0.731058579. Peluang yang kinerja karyawan baik yang bekerja di Batik Trisna Art diambil contoh di tahun 2015 yaitu 0.731058 untuk karyawan akan bekerja tidak baik sebesar 0.268941 sehingga tahun berikutnya kemungkinan besar kalau dapat mempertahankan kinerja maka akan dapat baik.
Abstrak (Clean): dari sudut pandang dunia sudah diakui bahwa usaha kecil dan menengah atau biasa di singkat dengan ukm memainkan suatu peran yang sangat vital di dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi negara dalam peningkatan daya saing di dunia usaha kinerja karyawan merupakan faktor penting agar produksi dan jaringan terus meningkat dan karyawan patut mendapat perhatian lebih dari para pengembang usaha agar produksi dan elabilitas terus meningkat di era modern ini sangat di butuhkan karyawan dengan pengetahuan teknologi agar promosi produk menjaring kesemua daerah dan proses administrasi menjadi cepat apa lagi untuk media jual beli online sekarang sudah ada ecommerce ini merupakan suatu tindakan melakukan transaksi bisnis secara elektronik dengan menggunakan internet sebagai media komunikasi yang paling utama robert e johnson sehingga perusahaan membutuhkan klustering khusus untuk menyoroti kinerja karyawan agar semua aktifitas dan kemampuan dapat terkontrol dan termonitor dengan baik untuk melakukan itu butuh sebuah sistem statistika bernama regresi binary logistic berdasarkan analisis dari hasil uji ekspektasi b atau exp b diketahui bahwa kontribusi dari kinerja dari batik trisna art baik hal ini ditunjukkan dari besarnya nilai logit dalam tahun terakhir selalu menyentuh nilai peluang yang kinerja karyawan baik yang bekerja di batik trisna art diambil contoh di tahun yaitu untuk karyawan akan bekerja tidak baik sebesar sehingga tahun berikutnya kemungkinan besar kalau dapat mempertahankan kinerja maka akan dapat baik
Abstrak (Stopwords Removed): sudut pandang dunia sudah diakui usaha kecil menengah biasa singkat ukm memainkan peran sangat vital pembangunan pertumbuhan ekonomi negara peningkatan daya saing dunia usaha kinerja karyawan faktor penting produksi jaringan terus meningkat karyawan patut mendapat perhatian lebih para pengembang usaha produksi elabilitas terus meningkat era modern sangat butuhkan karyawan pengetahuan teknologi promosi produk menjaring kesemua daerah proses administrasi menjadi cepat apa lagi media jual beli online sekarang sudah ada ecommerce tindakan melakukan transaksi bisnis secara elektronik menggunakan internet media komunikasi paling utama robert e johnson perusahaan membutuhkan klustering khusus menyoroti kinerja karyawan semua aktifitas kemampuan dapat terkontrol termonitor baik melakukan butuh sistem statistika bernama regresi binary logistic berdasarkan analisis hasil uji ekspektasi b exp b diketahui kontribusi kinerja batik trisna art baik ditunjukkan besarnya nilai logit tahun terakhir selalu menyentuh nilai peluang kinerja karyawan baik bekerja batik trisna art diambil contoh tahun karyawan bekerja baik sebesar tahun berikutnya kemungkinan besar kalau dapat mempertahankan kinerja dapat baik
Abstrak (Stemmed): sudut pandang dunia sudah aku usaha kecil tengah biasa singkat ukm main peran sangat vital bangun tumbuh ekonomi negara tingkat daya saing dunia usaha kerja karyawan faktor penting produksi jaring terus tingkat karyawan patut dapat perhati lebih para kembang usaha produksi elabilitas terus tingkat era modern sangat butuh karyawan tahu teknologi promosi produk jaring semua daerah proses administrasi jadi cepat apa lagi media jual beli online sekarang sudah ada ecommerce tindak laku transaksi bisnis cara elektronik guna internet media komunikasi paling utama robert e johnson usaha butuh klustering khusus sorot kerja karyawan semua aktifitas mampu dapat kontrol monitor baik laku butuh sistem statistika nama regresi binary logistic dasar analisis hasil uji ekspektasi b exp b tahu kontribusi kerja batik trisna art baik tunjuk besar nilai logit tahun akhir selalu sentuh nilai peluang kerja karyawan baik kerja batik trisna art ambil contoh tahun karyawan kerja baik besar tahun ikut mungkin besar kalau dapat tahan kerja dapat baik
Abstrak (Corrected): shut padang dulia judah au sara cecil length bias dingbat um main pecan sang vital bangui tumble economic megara dingbat day saying dulia sara era karajan factor panting produksi caring terms dingbat karajan put apart perhaps leash para embank sara produksi elabilitas terms dingbat era modern sang butch karajan tau teknologi promos proud caring sea sarah proves administrate jade eat papa lag media dual bell online semarang judah ada commerce tindal lake transaksi basis cara electronic gun internet media komunikasi paling mama robert e johnson sara butch clustering rhesus sort era karajan sea aktifitas camp apart control monitor back lake butch sister statistics nama regress binary logistic dakar analysis hail uni ekspektasi b ex b tau kontribusi era batik trina art back tuneup bear nilgai logic thun air sell sent nilgai pelting era karajan back era batik trina art ambit conto thun karajan era back bear thun it munchkin bear kalat apart than era apart back
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'kerja': 7, 'karyawan': 6, 'baik': 5, 'usaha': 4, 'dapat': 4, 'tingkat': 3, 'butuh': 3, 'besar': 3, 'tahun': 3, 'dunia': 2, 'sudah': 2, 'sangat': 2, 'produksi': 2, 'jaring': 2, 'terus': 2, 'tahu': 2, 'semua': 2, 'media': 2, 'laku': 2, 'b': 2, 'batik': 2, 'trisna': 2, 'art': 2, 'nilai': 2, 'sudut': 1, 'pandang': 1, 'aku': 1, 'kecil': 1, 'tengah': 1, 'biasa': 1, 'singkat': 1, 'ukm': 1, 'main': 1, 'peran': 1, 'vital': 1, 'bangun': 1, 'tumbuh': 1, 'ekonomi': 1, 'negara': 1, 'daya': 1, 'saing': 1, 'faktor': 1, 'penting': 1, 'patut': 1, 'perhati': 1, 'lebih': 1, 'para': 1, 'kembang': 1, 'elabilitas': 1, 'era': 1, 'modern': 1, 'teknologi': 1, 'promosi': 1, 'produk': 1, 'daerah': 1, 'proses': 1, 'administrasi': 1, 'jadi': 1, 'cepat': 1, 'apa': 1, 'lagi': 1, 'jual': 1, 'beli': 1, 'online': 1, 'sekarang': 1, 'ada': 1, 'ecommerce': 1, 'tindak': 1, 'transaksi': 1, 'bisnis': 1, 'cara': 1, 'elektronik': 1, 'guna': 1, 'internet': 1, 'komunikasi': 1, 'paling': 1, 'utama': 1, 'robert': 1, 'e': 1, 'johnson': 1, 'klustering': 1, 'khusus': 1, 'sorot': 1, 'aktifitas': 1, 'mampu': 1, 'kontrol': 1, 'monitor': 1, 'sistem': 1, 'statistika': 1, 'nama': 1, 'regresi': 1, 'binary': 1, 'logistic': 1, 'dasar': 1, 'analisis': 1, 'hasil': 1, 'uji': 1, 'ekspektasi': 1, 'exp': 1, 'kontribusi': 1, 'tunjuk': 1, 'logit': 1, 'akhir': 1, 'selalu': 1, 'sentuh': 1, 'peluang': 1, 'ambil': 1, 'contoh': 1, 'ikut': 1, 'mungkin': 1, 'kalau': 1, 'tahan': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 20, 'and': 13, 'of': 12, 'to': 9, 'in': 7, 'performance': 5, 'that': 4, 'a': 4, 'employees': 4, 'is': 4, 'good': 4, 'be': 3, 'from': 2, 'world': 2, 'medium': 2, 'increasing': 2, 'business': 2, 'an': 2, 'production': 2, 'increase': 2, 'all': 2, 'for': 2, 'so': 2, 'company': 2, 'clustering': 2, 'can': 2, 'later': 2, 'will': 2, 'provide': 2, 'performers': 2, 'point': 1, 'view': 1, 'has': 1, 'been': 1, 'recognized': 1, 'small': 1, 'enterprises': 1, 'or': 1, 'ukm': 1, 'commonly': 1, 'abbreviated': 1, 'play': 1, 'very': 1, 'vital': 1, 'role': 1, 'development': 1, 'economic': 1, 'growth': 1, 'country': 1, 'competitiveness': 1, 'important': 1, 'factor': 1, 'network': 1, 'deserve': 1, 'more': 1, 'attention': 1, 'developers': 1, 'attempt': 1, 'continue': 1, 'elabilitas': 1, 'this': 1, 'modern': 1, 'era': 1, 'need': 1, 'with': 1, 'knowledge': 1, 'technologies': 1, 'encompass': 1, 'areas': 1, 'product': 1, 'promotion': 1, 'administration': 1, 'process': 1, 'becomes': 1, 'faster': 1, 'what': 1, 'else': 1, 'media': 1, 'buying': 1, 'selling': 1, 'online': 1, 'now': 1, 'existing': 1, 'ecommercee': 1, 'it': 1, 'act': 1, 'conducting': 1, 'transactions': 1, 'electronically': 1, 'using': 1, 'internet': 1, 'as': 1, 'main': 1, 'communication': 1, 'robert': 1, 'e': 1, 'johnson': 1, 'requires': 1, 'special': 1, 'order': 1, 'highlight': 1, 'employee': 1, 'activities': 1, 'capabilities': 1, 'controlled': 1, 'monitored': 1, 'do': 1, 'takes': 1, 'binary': 1, 'logistic': 1, 'regression': 1, 'system': 1, 'until': 1, 'at': 1, 'end': 1, 'study': 1, 'ecommerce': 1, 'grouping': 1, 'separated': 1, 'based': 1, 'on': 1, 'not': 1, 'become': 1, 'reference': 1, 'evaluate': 1, 'stimulus': 1, 'lack': 1, 'rewards': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1174 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Maulana Mukhammad Rizqii
Judul: APLIKASI MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DASAR INTERAKTIF ANTARA ORANG TUA DAN ANAK BERBASIS MOBILE ANDROID
Pembimbing 1: Cucun Very Angkoso, ST., MT.
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, ST., MT.
Abstrak (Raw): Di era digital ini sudah banyak teknologi yang bisa digunakan dalam menunjang pembelajaran. Perkembangan pembelajaran di Indonesia khususnya matematika, yang merupakan dasar dari semua ilmu pengetahuan masih sangat rendah. Sedangkan untuk meningkatkannya perlu dibutuhkan suatu media penunjang untuk mendampingi pembelajaran yang sudah ada. Maka dibutuhkan penelitian baru dengan cara merancang sebuah aplikasi media pembelajaran yang dapat mengatasi masalah tersebut. Salah satu caranya dengan menambahkan game matematika sederhana di dalamnya, sehingga tanpa sadar anak-anak akan mempelajari matematika dengan model yang kreatif, aktif, serta menyenangkan. Selain itu peran orang tua juga dibutuhkan agar proses belajar lebih maksimal. Dirancang menggunakan pendekatan pada sistem mobile android yang mudah dijangkau oleh semua elemen masyarakat sehingga lebih efektif pada proses implementasinya.
Dari data hasil uji coba, aplikasi penelitian ini dapat berjalan baik pada device android dengan OS gingerbread (2.3) ke atas, serta dengan random access memory minimal 256 MB. Pengujian menggunakan kuisioner menunjukkan 100% responden yang telah terbiasa menggunakan android menjelaskan aplikasi ini dapat membantu meningkatkan kemampuan literasi matematika anak, sedangkan yang tidak terbiasa menggunakan android 66,66% saja yang setuju dengan pendapat tersebut. Hasil kuisioner menunjukkan bahwa aplikasi ini lebih efektif digunakan pada pengguna yang sudah terbiasa menggunakan device android.
Kata kunci : e-learning, matematika interaktif, e-learning android.
Abstrak (Clean): di era digital ini sudah banyak teknologi yang bisa digunakan dalam menunjang pembelajaran perkembangan pembelajaran di indonesia khususnya matematika yang merupakan dasar dari semua ilmu pengetahuan masih sangat rendah sedangkan untuk meningkatkannya perlu dibutuhkan suatu media penunjang untuk mendampingi pembelajaran yang sudah ada maka dibutuhkan penelitian baru dengan cara merancang sebuah aplikasi media pembelajaran yang dapat mengatasi masalah tersebut salah satu caranya dengan menambahkan game matematika sederhana di dalamnya sehingga tanpa sadar anakanak akan mempelajari matematika dengan model yang kreatif aktif serta menyenangkan selain itu peran orang tua juga dibutuhkan agar proses belajar lebih maksimal dirancang menggunakan pendekatan pada sistem mobile android yang mudah dijangkau oleh semua elemen masyarakat sehingga lebih efektif pada proses implementasinya dari data hasil uji coba aplikasi penelitian ini dapat berjalan baik pada device android dengan os gingerbread ke atas serta dengan random access memory minimal mb pengujian menggunakan kuisioner menunjukkan responden yang telah terbiasa menggunakan android menjelaskan aplikasi ini dapat membantu meningkatkan kemampuan literasi matematika anak sedangkan yang tidak terbiasa menggunakan android saja yang setuju dengan pendapat tersebut hasil kuisioner menunjukkan bahwa aplikasi ini lebih efektif digunakan pada pengguna yang sudah terbiasa menggunakan device android kata kunci elearning matematika interaktif elearning android
Abstrak (Stopwords Removed): era digital sudah banyak teknologi digunakan menunjang pembelajaran perkembangan pembelajaran indonesia khususnya matematika dasar semua ilmu pengetahuan masih sangat rendah sedangkan meningkatkannya perlu dibutuhkan media penunjang mendampingi pembelajaran sudah ada dibutuhkan penelitian baru cara merancang aplikasi media pembelajaran dapat mengatasi masalah tersebut salah satu caranya menambahkan game matematika sederhana dalamnya sadar anakanak mempelajari matematika model kreatif aktif menyenangkan selain peran orang tua dibutuhkan proses belajar lebih maksimal dirancang menggunakan pendekatan sistem mobile android mudah dijangkau semua elemen masyarakat lebih efektif proses implementasinya data hasil uji coba aplikasi penelitian dapat berjalan baik device android os gingerbread atas random access memory minimal mb pengujian menggunakan kuisioner menunjukkan responden terbiasa menggunakan android menjelaskan aplikasi dapat membantu meningkatkan kemampuan literasi matematika anak sedangkan terbiasa menggunakan android setuju pendapat tersebut hasil kuisioner menunjukkan aplikasi lebih efektif digunakan pengguna sudah terbiasa menggunakan device android kata kunci elearning matematika interaktif elearning android
Abstrak (Stemmed): era digital sudah banyak teknologi guna tunjang ajar kembang ajar indonesia khusus matematika dasar semua ilmu tahu masih sangat rendah sedang tingkat perlu butuh media tunjang damping ajar sudah ada butuh teliti baru cara rancang aplikasi media ajar dapat atas masalah sebut salah satu cara tambah game matematika sederhana dalam sadar anakanak ajar matematika model kreatif aktif senang selain peran orang tua butuh proses ajar lebih maksimal rancang guna dekat sistem mobile android mudah jangkau semua elemen masyarakat lebih efektif proses implementasi data hasil uji coba aplikasi teliti dapat jalan baik device android os gingerbread atas random access memory minimal mb uji guna kuisioner tunjuk responden biasa guna android jelas aplikasi dapat bantu tingkat mampu literasi matematika anak sedang biasa guna android tuju dapat sebut hasil kuisioner tunjuk aplikasi lebih efektif guna guna sudah biasa guna device android kata kunci elearning matematika interaktif elearning android
Abstrak (Corrected): era digital judah banyan teknologi gun tuning ajar embank ajar indonesia rhesus matematika dakar sea i'm tau mash sang rental sedan dingbat peru butch media tuning damping ajar judah ada butch elite bar cara dancing aplikasi media ajar apart alas marsala debut salad sat cara tambac game matematika sederhana dream radar anakanak ajar matematika model keratin attic penang slain pecan orang tea butch proves ajar leash maximal dancing gun dead sister mobile android judah bangka sea element masyarakat leash efektif proves implements data hail uni coma aplikasi elite apart alan back device android os gingerbread alas random access memory minimal mb uni gun kuisioner tuneup responded bias gun android jells aplikasi apart bantu dingbat camp literati matematika anal sedan bias gun android juju apart debut hail kuisioner tuneup aplikasi leash efektif gun gun judah bias gun device android data bunch learning matematika interaktif learning android
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'guna': 8, 'ajar': 6, 'android': 6, 'matematika': 5, 'aplikasi': 4, 'dapat': 4, 'sudah': 3, 'butuh': 3, 'lebih': 3, 'biasa': 3, 'tunjang': 2, 'semua': 2, 'sedang': 2, 'tingkat': 2, 'media': 2, 'teliti': 2, 'cara': 2, 'rancang': 2, 'atas': 2, 'sebut': 2, 'proses': 2, 'efektif': 2, 'hasil': 2, 'uji': 2, 'device': 2, 'kuisioner': 2, 'tunjuk': 2, 'elearning': 2, 'era': 1, 'digital': 1, 'banyak': 1, 'teknologi': 1, 'kembang': 1, 'indonesia': 1, 'khusus': 1, 'dasar': 1, 'ilmu': 1, 'tahu': 1, 'masih': 1, 'sangat': 1, 'rendah': 1, 'perlu': 1, 'damping': 1, 'ada': 1, 'baru': 1, 'masalah': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'tambah': 1, 'game': 1, 'sederhana': 1, 'dalam': 1, 'sadar': 1, 'anakanak': 1, 'model': 1, 'kreatif': 1, 'aktif': 1, 'senang': 1, 'selain': 1, 'peran': 1, 'orang': 1, 'tua': 1, 'maksimal': 1, 'dekat': 1, 'sistem': 1, 'mobile': 1, 'mudah': 1, 'jangkau': 1, 'elemen': 1, 'masyarakat': 1, 'implementasi': 1, 'data': 1, 'coba': 1, 'jalan': 1, 'baik': 1, 'os': 1, 'gingerbread': 1, 'random': 1, 'access': 1, 'memory': 1, 'minimal': 1, 'mb': 1, 'responden': 1, 'jelas': 1, 'bantu': 1, 'mampu': 1, 'literasi': 1, 'anak': 1, 'tuju': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'interaktif': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 8, 'to': 6, 'android': 6, 'this': 5, 'that': 5, 'is': 5, 'by': 5, 'in': 4, 'mathemathic': 4, 'it': 4, 'application': 4, 'with': 4, 'and': 4, 'use': 4, 'for': 3, 'more': 3, 'who': 3, 'are': 2, 'support': 2, 'learning': 2, 'which': 2, 'all': 2, 'improve': 2, 'needs': 2, 'a': 2, 'media': 2, 'research': 2, 'be': 2, 'kids': 2, 'process': 2, 'using': 2, 'on': 2, 'effective': 2, 'test': 2, 'results': 2, 'can': 2, 'device': 2, 'questionnaiers': 2, 'showed': 2, 'have': 2, 'been': 2, 'accustomed': 2, 'elearning': 2, 'digital': 1, 'era': 1, 'there': 1, 'already': 1, 'many': 1, 'kinds': 1, 'technology': 1, 'usefull': 1, 'study': 1, 'development': 1, 'indonesia': 1, 'especially': 1, 'basic': 1, 'science': 1, 'still': 1, 'low': 1, 'where': 1, 'supporting': 1, 'previous': 1, 'lesson': 1, 'then': 1, 'new': 1, 'designing': 1, 'an': 1, 'instructional': 1, 'able': 1, 'solve': 1, 'problem': 1, 'one': 1, 'manner': 1, 'add': 1, 'simple': 1, 'game': 1, 'inside': 1, 'so': 1, 'will': 1, 'learned': 1, 'unwittingly': 1, 'creative': 1, 'active': 1, 'delightful': 1, 'design': 1, 'addition': 1, 'role': 1, 'parents': 1, 'also': 1, 'needed': 1, 'laverage': 1, 'desaigned': 1, 'approach': 1, 'mobile': 1, 'system': 1, 'easily': 1, 'accessible': 1, 'societies': 1, 'making': 1, 'implementation': 1, 'from': 1, 'data': 1, 'run': 1, 'well': 1, 'os': 1, 'gingerbread': 1, 'above': 1, 'random': 1, 'access': 1, 'memory': 1, 'at': 1, 'least': 1, 'mb': 1, 'respondents': 1, 'they': 1, 'explained': 1, 'help': 1, 'literacy': 1, 'skills': 1, 'unaccustomed': 1, 'only': 1, 'agreed': 1, 'opinion': 1, 'users': 1, 'keywords': 1, 'interactive': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1175 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Moh. Supandi
Judul: PNERAPAN METODE RECURSIVE DIVISION DAN METODE DEPTH FIRST SEARCH DALAM PEMBUATAN GAME HELP SAKERA OUT PADA PERANGKAT BERGERAK
Pembimbing 1: Yonathan Ferry H, S.T.,MIT
Pembimbing 2: Cucun Very Angkoso., S.T.,MT
Abstrak (Raw): Dalam pembuatan sebuah game terdapat dua cara yang bisa dilakukan. Cara yang pertama adalah dengan cara dinamis, sedangkan cara yang kedua adalah cara statis. Cara dinamis memiliki kelebihan dibandingkan dengan cara yang statis yaitu konten yang ada pada game tidak mudah dihafalkan oleh pemain. Konten tersebut dapat berupa dunia pada game, jalan cerita, aktor, musuh, peluru, serta, aspek lainnya. Cara yang statis memiliki kelemahan yaitu segala aspek yang ada pada game tidak akan pernah mengalami perubahan sehingga pemain dapat dengan mudah memenangkan permainan dengan menghafalkan aspek yang ada pada game. Salah satu cara untuk membuat sebuah game yang dinamis adalah dengan menerapkan metode Recursive Division dan metode Depth First Search(DFS). Metode Recursive Division adalah metode untuk membangun sebuah maze. Sedangkan metode Depth First Search adalah metode untuk mencari jalan keluar pada maze. Pada penelitian ini, kedua metode tersebut diterapkan pada pembuatan game yang berjudul Help Sakera Out. Game ini berjalan pada perangkat bergerak Android. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan terbaik metode Recursive Division adalah 0.00001 detik pada perangkat bergerak Android sedangkan kecepatan terburuknya adalah 0.008 detik. Kecepatan terbaik dan terburuk metode Recursive Division dipengaruhi oleh jumlah memori yang digunakan untuk menampung jumlah dinding yang disesuaikan berdasarkan ukuran maze yang dibangun.
Kata kunci : Metode Recursive Division, Metode Depth First Search, Maze, Android
Abstrak (Clean): dalam pembuatan sebuah game terdapat dua cara yang bisa dilakukan cara yang pertama adalah dengan cara dinamis sedangkan cara yang kedua adalah cara statis cara dinamis memiliki kelebihan dibandingkan dengan cara yang statis yaitu konten yang ada pada game tidak mudah dihafalkan oleh pemain konten tersebut dapat berupa dunia pada game jalan cerita aktor musuh peluru serta aspek lainnya cara yang statis memiliki kelemahan yaitu segala aspek yang ada pada game tidak akan pernah mengalami perubahan sehingga pemain dapat dengan mudah memenangkan permainan dengan menghafalkan aspek yang ada pada game salah satu cara untuk membuat sebuah game yang dinamis adalah dengan menerapkan metode recursive division dan metode depth first searchdfs metode recursive division adalah metode untuk membangun sebuah maze sedangkan metode depth first search adalah metode untuk mencari jalan keluar pada maze pada penelitian ini kedua metode tersebut diterapkan pada pembuatan game yang berjudul help sakera out game ini berjalan pada perangkat bergerak android hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan terbaik metode recursive division adalah detik pada perangkat bergerak android sedangkan kecepatan terburuknya adalah detik kecepatan terbaik dan terburuk metode recursive division dipengaruhi oleh jumlah memori yang digunakan untuk menampung jumlah dinding yang disesuaikan berdasarkan ukuran maze yang dibangun kata kunci metode recursive division metode depth first search maze android
Abstrak (Stopwords Removed): pembuatan game terdapat dua cara dilakukan cara pertama cara dinamis sedangkan cara kedua cara statis cara dinamis memiliki kelebihan dibandingkan cara statis konten ada game mudah dihafalkan pemain konten tersebut dapat berupa dunia game jalan cerita aktor musuh peluru aspek lainnya cara statis memiliki kelemahan segala aspek ada game pernah mengalami perubahan pemain dapat mudah memenangkan permainan menghafalkan aspek ada game salah satu cara membuat game dinamis menerapkan metode recursive division metode depth first searchdfs metode recursive division metode membangun maze sedangkan metode depth first search metode mencari jalan keluar maze penelitian kedua metode tersebut diterapkan pembuatan game berjudul help sakera out game berjalan perangkat bergerak android hasil penelitian menunjukkan kecepatan terbaik metode recursive division detik perangkat bergerak android sedangkan kecepatan terburuknya detik kecepatan terbaik terburuk metode recursive division dipengaruhi jumlah memori digunakan menampung jumlah dinding disesuaikan berdasarkan ukuran maze dibangun kata kunci metode recursive division metode depth first search maze android
Abstrak (Stemmed): buat game dapat dua cara laku cara pertama cara dinamis sedang cara dua cara statis cara dinamis milik lebih banding cara statis konten ada game mudah hafal main konten sebut dapat upa dunia game jalan cerita aktor musuh peluru aspek lain cara statis milik lemah segala aspek ada game pernah alami ubah main dapat mudah menang main hafal aspek ada game salah satu cara buat game dinamis terap metode recursive division metode depth first searchdfs metode recursive division metode bangun maze sedang metode depth first search metode cari jalan keluar maze teliti dua metode sebut terap buat game judul help sakera out game jalan perangkat gerak android hasil teliti tunjuk cepat baik metode recursive division detik perangkat gerak android sedang cepat buruk detik cepat baik buruk metode recursive division pengaruh jumlah memori guna tampung jumlah dinding sesuai dasar ukur maze bangun kata kunci metode recursive division metode depth first search maze android
Abstrak (Corrected): but game apart due cara lake cara pertain cara dynamic sedan cara due cara states cara dynamic milk leash banding cara states gotten ada game judah halal main gotten debut apart up dulia game alan ceria actor mush peru aspen lain cara states milk leah legal aspen ada game perish salami bah main apart judah penang main halal aspen ada game salad sat cara but game dynamic trap metope recursive division metope depth first searches metope recursive division metope bangui maze sedan metope depth first search metope care alan cellar maze elite due metope debut trap but game judge help saker out game alan perangkat gera android hail elite tuneup eat back metope recursive division devil perangkat gera android sedan eat burn devil eat back burn metope recursive division pengaruh mullah memory gun tamping mullah finding sexual dakar ukr maze bangui data bunch metope recursive division metope depth first search maze android
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'metode': 11, 'cara': 9, 'game': 8, 'recursive': 5, 'division': 5, 'maze': 4, 'buat': 3, 'dapat': 3, 'dua': 3, 'dinamis': 3, 'sedang': 3, 'statis': 3, 'ada': 3, 'main': 3, 'jalan': 3, 'aspek': 3, 'depth': 3, 'first': 3, 'android': 3, 'cepat': 3, 'milik': 2, 'konten': 2, 'mudah': 2, 'hafal': 2, 'sebut': 2, 'terap': 2, 'bangun': 2, 'search': 2, 'teliti': 2, 'perangkat': 2, 'gerak': 2, 'baik': 2, 'detik': 2, 'buruk': 2, 'jumlah': 2, 'laku': 1, 'pertama': 1, 'lebih': 1, 'banding': 1, 'upa': 1, 'dunia': 1, 'cerita': 1, 'aktor': 1, 'musuh': 1, 'peluru': 1, 'lain': 1, 'lemah': 1, 'segala': 1, 'pernah': 1, 'alami': 1, 'ubah': 1, 'menang': 1, 'salah': 1, 'satu': 1, 'searchdfs': 1, 'cari': 1, 'keluar': 1, 'judul': 1, 'help': 1, 'sakera': 1, 'out': 1, 'hasil': 1, 'tunjuk': 1, 'pengaruh': 1, 'memori': 1, 'guna': 1, 'tampung': 1, 'dinding': 1, 'sesuai': 1, 'dasar': 1, 'ukur': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 21, 'game': 9, 'of': 8, 'a': 8, 'is': 8, 'way': 6, 'in': 5, 'to': 5, 'method': 5, 'recursive': 5, 'division': 5, 'first': 4, 'by': 4, 'methods': 4, 'maze': 4, 'are': 3, 'dynamic': 3, 'while': 3, 'static': 3, 'that': 3, 'aspects': 3, 'depth': 3, 'search': 3, 'on': 3, 'android': 3, 'speed': 3, 'can': 2, 'has': 2, 'manner': 2, 'content': 2, 'easily': 2, 'as': 2, 'your': 2, 'and': 2, 'out': 2, 'this': 2, 'mobile': 2, 'devices': 2, 'best': 2, 'seconds': 2, 'worst': 2, 'methode': 2, 'making': 1, 'there': 1, 'two': 1, 'ways': 1, 'you': 1, 'do': 1, 'second': 1, 'how': 1, 'advantages': 1, 'compared': 1, 'with': 1, 'existing': 1, 'not': 1, 'memorized': 1, 'player': 1, 'such': 1, 'might': 1, 'be': 1, 'world': 1, 'story': 1, 'actors': 1, 'enemies': 1, 'bullets': 1, 'well': 1, 'other': 1, 'disadvantage': 1, 'all': 1, 'will': 1, 'never': 1, 'change': 1, 'so': 1, 'players': 1, 'win': 1, 'memorizing': 1, 'one': 1, 'create': 1, 'applying': 1, 'dfs': 1, 'build': 1, 'find': 1, 'study': 1, 'both': 1, 'applied': 1, 'manufacture': 1, 'called': 1, 'help': 1, 'sakera': 1, 'runs': 1, 'results': 1, 'showed': 1, 'at': 1, 'influenced': 1, 'amount': 1, 'memory': 1, 'used': 1, 'hold': 1, 'number': 1, 'walls': 1, 'were': 1, 'adjusted': 1, 'based': 1, 'size': 1, 'built': 1, 'keyword': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1176 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Rizky Isnaini Safitri
Judul: Sistem Penjadwalan Sidang Tugas Akhir Menggunakan Algoritma Genetika (Studi Kasus: Teknik Informatika Universitas Trunojoyo Madura)
Pembimbing 1: Achmad Jauhari, S.T, M.Kom
Pembimbing 2: Fika Hastarita Rahman, S.T, M.Eng
Abstrak (Raw): Saat ini penjadwalan sidang tugas akhir dilakukan oleh koordinator tugas akhir dengan
cara manual yaitu dengan mendata mahasiswa yang mendaftar sidang, kemudian
koordinator mengecek jadwal mengajar dosen dan bidang minat masing-masing.
Setelah itu koordinator mencocokkan jadwal dosen dengan jadwal sidang, sehingga
proses tersebut membutuhkan banyak waktu.
Dalam menentukan penjadwalan sidang, sistem ini memakai metode Algoritma
Genetika. Pertama sistem akan mengolah data pendaftatr sidang, data dosen dan jadwal
dosen. Dari data yang sudah terkumpul tersebut kemudian menentukan dosen penguji,
dan menghitung nilai penalti dari masing – masing pendaftar. Setelah itu menjumlah
nilai penalti dan menghitung nilai fitness-nya. Tahapan selanjutnya yaitu seleksi, dan
akan dilanjutkan dengan tahapan crossover serta mutasi. Sehingga menghasilkan
jadwal sidang.
Dari percobaan yang telah dilakukan fitness terbaik didapat dari hasil percobaan
dengan nilai inputan Probabilitas crossover 0.95 probabilitas mutasi 0.04, nilai fitness
maksimal 0.3 jumlah generasi maksimal 20, hari Rabu tanggal 03 Agustus 2016
semester ganjil gelombang pertama didapat nilai rata-rata fitness yaitu 2.64389 dengan
waktu uji coba 1menit 37 detik.
Abstrak (Clean): saat ini penjadwalan sidang tugas akhir dilakukan oleh koordinator tugas akhir dengan cara manual yaitu dengan mendata mahasiswa yang mendaftar sidang kemudian koordinator mengecek jadwal mengajar dosen dan bidang minat masingmasing setelah itu koordinator mencocokkan jadwal dosen dengan jadwal sidang sehingga proses tersebut membutuhkan banyak waktu dalam menentukan penjadwalan sidang sistem ini memakai metode algoritma genetika pertama sistem akan mengolah data pendaftatr sidang data dosen dan jadwal dosen dari data yang sudah terkumpul tersebut kemudian menentukan dosen penguji dan menghitung nilai penalti dari masing – masing pendaftar setelah itu menjumlah nilai penalti dan menghitung nilai fitnessnya tahapan selanjutnya yaitu seleksi dan akan dilanjutkan dengan tahapan crossover serta mutasi sehingga menghasilkan jadwal sidang dari percobaan yang telah dilakukan fitness terbaik didapat dari hasil percobaan dengan nilai inputan probabilitas crossover probabilitas mutasi nilai fitness maksimal jumlah generasi maksimal hari rabu tanggal agustus semester ganjil gelombang pertama didapat nilai ratarata fitness yaitu dengan waktu uji coba menit detik
Abstrak (Stopwords Removed): penjadwalan sidang tugas akhir dilakukan koordinator tugas akhir cara manual mendata mahasiswa mendaftar sidang koordinator mengecek jadwal mengajar dosen bidang minat masingmasing koordinator mencocokkan jadwal dosen jadwal sidang proses tersebut membutuhkan banyak waktu menentukan penjadwalan sidang sistem memakai metode algoritma genetika pertama sistem mengolah data pendaftatr sidang data dosen jadwal dosen data sudah terkumpul tersebut menentukan dosen penguji menghitung nilai penalti masing – masing pendaftar menjumlah nilai penalti menghitung nilai fitnessnya tahapan selanjutnya seleksi dilanjutkan tahapan crossover mutasi menghasilkan jadwal sidang percobaan dilakukan fitness terbaik didapat hasil percobaan nilai inputan probabilitas crossover probabilitas mutasi nilai fitness maksimal jumlah generasi maksimal hari rabu tanggal agustus semester ganjil gelombang pertama didapat nilai ratarata fitness waktu uji coba menit detik
Abstrak (Stemmed): jadwal sidang tugas akhir laku koordinator tugas akhir cara manual data mahasiswa daftar sidang koordinator ecek jadwal ajar dosen bidang minat masingmasing koordinator cocok jadwal dosen jadwal sidang proses sebut butuh banyak waktu tentu jadwal sidang sistem pakai metode algoritma genetika pertama sistem olah data pendaftatr sidang data dosen jadwal dosen data sudah kumpul sebut tentu dosen uji hitung nilai penalti masing masing daftar jumlah nilai penalti hitung nilai fitnessnya tahap lanjut seleksi lanjut tahap crossover mutasi hasil jadwal sidang coba laku fitness baik dapat hasil coba nilai inputan probabilitas crossover probabilitas mutasi nilai fitness maksimal jumlah generasi maksimal hari rabu tanggal agustus semester ganjil gelombang pertama dapat nilai ratarata fitness waktu uji coba menit detik
Abstrak (Corrected): radial siding tugs air lake coordinator tugs air cara manual data mahasiswa dafter siding coordinator eek radial ajar dozen biding mint masingmasing coordinator cook radial dozen radial siding proves debut butch banyan want tent radial siding sister sakai metope algorithm genetic pertain sister blah data pendaftatr siding data dozen radial dozen data judah rumpus debut tent dozen uni hiding nilgai penalty making making dafter mullah nilgai penalty hiding nilgai fitnessnya that layout seeks layout that crossover mutant hail radial siding coma lake fitness back apart hail coma nilgai input probability crossover probability mutant nilgai fitness maximal mullah general maximal hard rabi tanga augustus semester anvil gelombang pertain apart nilgai ratarata fitness want uni coma merit devil
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'jadwal': 7, 'sidang': 6, 'nilai': 6, 'dosen': 5, 'data': 4, 'koordinator': 3, 'coba': 3, 'fitness': 3, 'tugas': 2, 'akhir': 2, 'laku': 2, 'daftar': 2, 'sebut': 2, 'waktu': 2, 'tentu': 2, 'sistem': 2, 'pertama': 2, 'uji': 2, 'hitung': 2, 'penalti': 2, 'masing': 2, 'jumlah': 2, 'tahap': 2, 'lanjut': 2, 'crossover': 2, 'mutasi': 2, 'hasil': 2, 'dapat': 2, 'probabilitas': 2, 'maksimal': 2, 'cara': 1, 'manual': 1, 'mahasiswa': 1, 'ecek': 1, 'ajar': 1, 'bidang': 1, 'minat': 1, 'masingmasing': 1, 'cocok': 1, 'proses': 1, 'butuh': 1, 'banyak': 1, 'pakai': 1, 'metode': 1, 'algoritma': 1, 'genetika': 1, 'olah': 1, 'pendaftatr': 1, 'sudah': 1, 'kumpul': 1, 'fitnessnya': 1, 'seleksi': 1, 'baik': 1, 'inputan': 1, 'generasi': 1, 'hari': 1, 'rabu': 1, 'tanggal': 1, 'agustus': 1, 'semester': 1, 'ganjil': 1, 'gelombang': 1, 'ratarata': 1, 'menit': 1, 'detik': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 25, 'of': 16, 'and': 7, 'a': 6, 'value': 6, 'schedule': 5, 'test': 4, 'by': 4, 'fitness': 4, 'thesis': 3, 'coordinator': 3, 'that': 3, 'first': 3, 'data': 3, 'from': 3, 'scheduling': 2, 'then': 2, 'faculty': 2, 'after': 2, 'with': 2, 'process': 2, 'time': 2, 'in': 2, 'system': 2, 'will': 2, 'registrant': 2, 'been': 2, 'calculate': 2, 'penalty': 2, 'each': 2, 'crossover': 2, 'mutation': 2, 'experiments': 2, 'obtained': 2, 'probability': 2, 'maximum': 2, 'currently': 1, 'conducted': 1, 'final': 1, 'project': 1, 'manually': 1, 'students': 1, 'who': 1, 'apply': 1, 'check': 1, 'teaching': 1, 'concentration': 1, 'course': 1, 'match': 1, 'for': 1, 'so': 1, 'takes': 1, 'lot': 1, 'determining': 1, 'was': 1, 'put': 1, 'on': 1, 'genetic': 1, 'algorithms': 1, 'method': 1, 'lecturers': 1, 'professors': 1, 'has': 1, 'collected': 1, 'can': 1, 'determine': 1, 'examiners': 1, 'it': 1, 'adds': 1, 'her': 1, 'namely': 1, 'selection': 1, 'next': 1, 'stage': 1, 'be': 1, 'followed': 1, 'stages': 1, 'resulting': 1, 'have': 1, 'performed': 1, 'best': 1, 'results': 1, 'input': 1, 'number': 1, 'generations': 1, 'wednesday': 1, 'august': 1, 'semester': 1, 'wave': 1, 'average': 1, 'is': 1, 'at': 1, 'trial': 1, 'mute': 1, 'seconds': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1177 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Azir Muhammad Fannani
Judul: SISTEM TEMU KEMBALI INFORMASI PADA JUDUL JURNAL MENGGUNAKAN
LATENT SEMANTIC ANALYSIS
Pembimbing 1: Hermawan, S.T.,M.Kom
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, S.T.,M.T
Abstrak (Raw): Ketersediaan informasi dalam jumlah besar di satu sisi merupakan berkah yang patut disyukuri pada zaman ini, karena dengannya kehidupan manusia akan semakin mudah. Namun di sisi lain, melimpahnya informasi ini melahirkan permasalahan baru bagi manusia. Yaitu, perihal bagaimana mendapatkan informasi yang dibutuhkan secara tepat dan akurat diantara kumpulan berbagai informasi. Untuk itu dikembangkanlah cara untuk mengatasi permasalahan ini yaitu sistem temu kembali informasi atau information retrieval. Suatu sistem temu kembali informasi yang baik memiliki tingkat relevansi yang bisa diterima oleh pengguna. Untuk dapat menghasilkan nilai relevansi yang tinggi, maka salah satu caranya, sistem ini perlu menerapkan metode perangkingan yang baik dan teruji. Kemudian yang menjadi pertanyaan, bagaimana menentukan suatu kinerja metode perangkingan. Kinerja metode perangkingan ditentukan oleh relevansinya yang diukur dengan parameter precision dan recall. Latent semantic analysis pada tugas akhir ini akan dikombinasikan dengan cosine similarity, sehingga untuk mengukur kinerjanya perlu diimplementasikan ke dalam perangkat lunak untuk kemudian diuji parameternya.
Dalam suatu pengujian diperlukan metode lain sebagai pembanding untuk mengukur kinerja latent semantic analysis yang dikombinasikan dengan cosine similarity, maka dipilihlah vector space model sebagai pembanding.
Hasil pengujian pada tugas akhir ini menunjukan bahwa latent semantic analysis memiliki nilai similaritas yang lebih baik dari vector space model dengan nilai precision 81,5% dan nilai recall sebesar 80,2% sedangkan nilai f-measurenya 80,8
Abstrak (Clean): ketersediaan informasi dalam jumlah besar di satu sisi merupakan berkah yang patut disyukuri pada zaman ini karena dengannya kehidupan manusia akan semakin mudah namun di sisi lain melimpahnya informasi ini melahirkan permasalahan baru bagi manusia yaitu perihal bagaimana mendapatkan informasi yang dibutuhkan secara tepat dan akurat diantara kumpulan berbagai informasi untuk itu dikembangkanlah cara untuk mengatasi permasalahan ini yaitu sistem temu kembali informasi atau information retrieval suatu sistem temu kembali informasi yang baik memiliki tingkat relevansi yang bisa diterima oleh pengguna untuk dapat menghasilkan nilai relevansi yang tinggi maka salah satu caranya sistem ini perlu menerapkan metode perangkingan yang baik dan teruji kemudian yang menjadi pertanyaan bagaimana menentukan suatu kinerja metode perangkingan kinerja metode perangkingan ditentukan oleh relevansinya yang diukur dengan parameter precision dan recall latent semantic analysis pada tugas akhir ini akan dikombinasikan dengan cosine similarity sehingga untuk mengukur kinerjanya perlu diimplementasikan ke dalam perangkat lunak untuk kemudian diuji parameternya dalam suatu pengujian diperlukan metode lain sebagai pembanding untuk mengukur kinerja latent semantic analysis yang dikombinasikan dengan cosine similarity maka dipilihlah vector space model sebagai pembanding hasil pengujian pada tugas akhir ini menunjukan bahwa latent semantic analysis memiliki nilai similaritas yang lebih baik dari vector space model dengan nilai precision dan nilai recall sebesar sedangkan nilai fmeasurenya
Abstrak (Stopwords Removed): ketersediaan informasi jumlah besar satu sisi berkah patut disyukuri zaman dengannya kehidupan manusia semakin mudah sisi lain melimpahnya informasi melahirkan permasalahan baru bagi manusia perihal bagaimana mendapatkan informasi dibutuhkan secara tepat akurat diantara kumpulan berbagai informasi dikembangkanlah cara mengatasi permasalahan sistem temu kembali informasi information retrieval sistem temu kembali informasi baik memiliki tingkat relevansi diterima pengguna dapat menghasilkan nilai relevansi tinggi salah satu caranya sistem perlu menerapkan metode perangkingan baik teruji menjadi pertanyaan bagaimana menentukan kinerja metode perangkingan kinerja metode perangkingan ditentukan relevansinya diukur parameter precision recall latent semantic analysis tugas akhir dikombinasikan cosine similarity mengukur kinerjanya perlu diimplementasikan perangkat lunak diuji parameternya pengujian diperlukan metode lain pembanding mengukur kinerja latent semantic analysis dikombinasikan cosine similarity dipilihlah vector space model pembanding hasil pengujian tugas akhir menunjukan latent semantic analysis memiliki nilai similaritas lebih baik vector space model nilai precision nilai recall sebesar sedangkan nilai fmeasurenya
Abstrak (Stemmed): sedia informasi jumlah besar satu sisi berkah patut syukur zaman dengan hidup manusia makin mudah sisi lain limpah informasi lahir masalah baru bagi manusia perihal bagaimana dapat informasi butuh cara tepat akurat antara kumpul bagai informasi kembang cara atas masalah sistem temu kembali informasi information retrieval sistem temu kembali informasi baik milik tingkat relevansi terima guna dapat hasil nilai relevansi tinggi salah satu cara sistem perlu terap metode rangking baik uji jadi tanya bagaimana tentu kerja metode rangking kerja metode rangking tentu relevansi ukur parameter precision recall latent semantic analysis tugas akhir kombinasi cosine similarity ukur kerja perlu implementasi perangkat lunak uji parameter uji perlu metode lain banding ukur kerja latent semantic analysis kombinasi cosine similarity pilih vector space model banding hasil uji tugas akhir tunjuk latent semantic analysis milik nilai similaritas lebih baik vector space model nilai precision nilai recall besar sedang nilai fmeasurenya
Abstrak (Corrected): media informant mullah bear sat sis berth put syukur daman began hide amnesia making judah sis lain limp informant lair marsala bar bag amnesia serial bagaimana apart informant butch cara teat aura angara rumpus bahai informant embank cara alas marsala sister temp cembali informant information retrieval sister temp cembali informant back milk dingbat relevant terms gun apart hail nilgai relevant ting salad sat cara sister peru trap metope ranking back uni jade tanya bagaimana tent era metope ranking era metope ranking tent relevant ukr parameter precision recall latent semantic analysis tugs air kombinasi cosine similarity ukr era peru implements perangkat lunar uni parameter uni peru metope lain banding ukr era latent semantic analysis kombinasi cosine similarity pilch vector space model banding hail uni tugs air tuneup latent semantic analysis milk nilgai similarities leash back vector space model nilgai precision nilgai recall bear sedan nilgai fmeasurenya
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'informasi': 6, 'nilai': 5, 'metode': 4, 'uji': 4, 'kerja': 4, 'cara': 3, 'sistem': 3, 'baik': 3, 'relevansi': 3, 'perlu': 3, 'rangking': 3, 'ukur': 3, 'latent': 3, 'semantic': 3, 'analysis': 3, 'besar': 2, 'satu': 2, 'sisi': 2, 'manusia': 2, 'lain': 2, 'masalah': 2, 'bagaimana': 2, 'dapat': 2, 'temu': 2, 'kembali': 2, 'milik': 2, 'hasil': 2, 'tentu': 2, 'parameter': 2, 'precision': 2, 'recall': 2, 'tugas': 2, 'akhir': 2, 'kombinasi': 2, 'cosine': 2, 'similarity': 2, 'banding': 2, 'vector': 2, 'space': 2, 'model': 2, 'sedia': 1, 'jumlah': 1, 'berkah': 1, 'patut': 1, 'syukur': 1, 'zaman': 1, 'dengan': 1, 'hidup': 1, 'makin': 1, 'mudah': 1, 'limpah': 1, 'lahir': 1, 'baru': 1, 'bagi': 1, 'perihal': 1, 'butuh': 1, 'tepat': 1, 'akurat': 1, 'antara': 1, 'kumpul': 1, 'bagai': 1, 'kembang': 1, 'atas': 1, 'information': 1, 'retrieval': 1, 'tingkat': 1, 'terima': 1, 'guna': 1, 'tinggi': 1, 'salah': 1, 'terap': 1, 'jadi': 1, 'tanya': 1, 'implementasi': 1, 'perangkat': 1, 'lunak': 1, 'pilih': 1, 'tunjuk': 1, 'similaritas': 1, 'lebih': 1, 'sedang': 1, 'fmeasurenya': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 14, 'to': 11, 'a': 9, 'information': 6, 'be': 6, 'and': 5, 'value': 5, 'is': 4, 'for': 4, 'this': 4, 'that': 4, 'performance': 4, 'with': 4, 'then': 3, 'method': 3, 'ranking': 3, 'latent': 3, 'semantic': 3, 'analysis': 3, 'in': 3, 'similarity': 3, 'on': 2, 'one': 2, 'will': 2, 'other': 2, 'have': 2, 'how': 2, 'needed': 2, 'way': 2, 'retrieval': 2, 'relevance': 2, 'by': 2, 'tested': 2, 'precision': 2, 'recall': 2, 'parameters': 2, 'combined': 2, 'cosine': 2, 'as': 2, 'measure': 2, 'test': 2, 'comparison': 2, 'vector': 2, 'space': 2, 'model': 2, 'availability': 1, 'large': 1, 'amounts': 1, 'side': 1, 'blessing': 1, 'thankful': 1, 'at': 1, 'time': 1, 'because': 1, 'her': 1, 'human': 1, 'life': 1, 'easier': 1, 'but': 1, 'hand': 1, 'abundance': 1, 'spawned': 1, 'new': 1, 'problems': 1, 'humans': 1, 'namely': 1, 'regarding': 1, 'obtain': 1, 'appropriately': 1, 'accurately': 1, 'among': 1, 'collection': 1, 'various': 1, 'it': 1, 'developing': 1, 'overcome': 1, 'problem': 1, 'an': 1, 'system': 1, 'either': 1, 'level': 1, 'can': 1, 'received': 1, 'users': 1, 'able': 1, 'produce': 1, 'high': 1, 'relevancy': 1, 'these': 1, 'systems': 1, 'need': 1, 'apply': 1, 'good': 1, 'question': 1, 'becomes': 1, 'determine': 1, 'determined': 1, 'measured': 1, 'final': 1, 'so': 1, 'its': 1, 'needs': 1, 'implemented': 1, 'into': 1, 'software': 1, 'methods': 1, 'are': 1, 'chosen': 1, 'results': 1, 'thesis': 1, 'show': 1, 'has': 1, 'better': 1, 'than': 1, 'amounted': 1, 'while': 1, 'fmeasure': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1178 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Irfan Dzulkarnain Adyaksa
Judul: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN REKOMENDASI MERK DAN TIPE KELAS SEPEDA MOTOR UNTUK CALON PEMBELI MENGGUNAKAN KLASIFIKASI NAÏVE BAYESSIAN
Pembimbing 1: Hermawan, S.T., M.Kom
Pembimbing 2: Rika Yunitarini S.T., M.T
Abstrak (Raw): Sepeda motor merupakan salah satu alat transportasi yang di gemari masyarakat karena memiliki ukuran yang kecil, cepat dan harga yang tidak terlalu mahal di bandingkan alat transportasi lainya. Sekarang banyak macam varian sepeda motor lengkap dengan keunggulan dan kelebihannya. Hal ini tentunya akan mempersulit konsumen dalam menentukan pilihan yang tepat, sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Untuk memudahkan pembeli dalam memilih sepeda motor yang sesuai dengan keinginannya dirancanglah sebuah sistem pendukung keputusan untuk menentukan sepeda motor yang sesuai. Dimana sistem pendukung keputusan yang dirancang berbasis web sehingga mudah di akses dimanapun dan kapanpun dengan media internet. Dan sistem ini dibangun dengan perhitungan dengan menggunakan klasifikasi NAÏVE BAYESIAN sehingga akurasi perhitungan lebih terjamin.
Dari Penelitian ini dapat dihasilkan akurasi klasifikasi pengambilan keputusan dengan akurasi sebesar 56%.
Abstrak (Clean): sepeda motor merupakan salah satu alat transportasi yang di gemari masyarakat karena memiliki ukuran yang kecil cepat dan harga yang tidak terlalu mahal di bandingkan alat transportasi lainya sekarang banyak macam varian sepeda motor lengkap dengan keunggulan dan kelebihannya hal ini tentunya akan mempersulit konsumen dalam menentukan pilihan yang tepat sesuai dengan kriteria yang diinginkan untuk memudahkan pembeli dalam memilih sepeda motor yang sesuai dengan keinginannya dirancanglah sebuah sistem pendukung keputusan untuk menentukan sepeda motor yang sesuai dimana sistem pendukung keputusan yang dirancang berbasis web sehingga mudah di akses dimanapun dan kapanpun dengan media internet dan sistem ini dibangun dengan perhitungan dengan menggunakan klasifikasi naïve bayesian sehingga akurasi perhitungan lebih terjamin dari penelitian ini dapat dihasilkan akurasi klasifikasi pengambilan keputusan dengan akurasi sebesar
Abstrak (Stopwords Removed): sepeda motor salah satu alat transportasi gemari masyarakat memiliki ukuran kecil cepat harga terlalu mahal bandingkan alat transportasi lainya sekarang banyak macam varian sepeda motor lengkap keunggulan kelebihannya tentunya mempersulit konsumen menentukan pilihan tepat sesuai kriteria diinginkan memudahkan pembeli memilih sepeda motor sesuai keinginannya dirancanglah sistem pendukung keputusan menentukan sepeda motor sesuai dimana sistem pendukung keputusan dirancang berbasis web mudah akses dimanapun kapanpun media internet sistem dibangun perhitungan menggunakan klasifikasi naïve bayesian akurasi perhitungan lebih terjamin penelitian dapat dihasilkan akurasi klasifikasi pengambilan keputusan akurasi sebesar
Abstrak (Stemmed): sepeda motor salah satu alat transportasi gemar masyarakat milik ukur kecil cepat harga terlalu mahal banding alat transportasi lai sekarang banyak macam varian sepeda motor lengkap unggul lebih tentu sulit konsumen tentu pilih tepat sesuai kriteria ingin mudah beli pilih sepeda motor sesuai ingin rancang sistem dukung putus tentu sepeda motor sesuai mana sistem dukung putus rancang bas web mudah akses mana kapan media internet sistem bangun hitung guna klasifikasi na ve bayesian akurasi hitung lebih jamin teliti dapat hasil akurasi klasifikasi ambil putus akurasi besar
Abstrak (Corrected): speed motor salad sat flat transports gear masyarakat milk ukr cecil eat hard tergal metal banding flat transports law semarang banyan madam marian speed motor lengkap lungful leash tent suit consumed tent pilch teat sexual criteria begin judah bell pilch speed motor sexual begin dancing sister during puts tent speed motor sexual mana sister during puts dancing was web judah asses mana japan media internet sister bangui hiding gun klasifikasi na we bayesian auras hiding leash jamie elite apart hail auras klasifikasi ambit puts auras bear
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'sepeda': 4, 'motor': 4, 'tentu': 3, 'sesuai': 3, 'sistem': 3, 'putus': 3, 'akurasi': 3, 'alat': 2, 'transportasi': 2, 'lebih': 2, 'pilih': 2, 'ingin': 2, 'mudah': 2, 'rancang': 2, 'dukung': 2, 'mana': 2, 'hitung': 2, 'klasifikasi': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'gemar': 1, 'masyarakat': 1, 'milik': 1, 'ukur': 1, 'kecil': 1, 'cepat': 1, 'harga': 1, 'terlalu': 1, 'mahal': 1, 'banding': 1, 'lai': 1, 'sekarang': 1, 'banyak': 1, 'macam': 1, 'varian': 1, 'lengkap': 1, 'unggul': 1, 'sulit': 1, 'konsumen': 1, 'tepat': 1, 'kriteria': 1, 'beli': 1, 'bas': 1, 'web': 1, 'akses': 1, 'kapan': 1, 'media': 1, 'internet': 1, 'bangun': 1, 'guna': 1, 'na': 1, 've': 1, 'bayesian': 1, 'jamin': 1, 'teliti': 1, 'dapat': 1, 'hasil': 1, 'ambil': 1, 'besar': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 5, 'to': 5, 'and': 4, 'with': 4, 'a': 3, 'is': 3, 'motorcycle': 3, 'decision': 3, 'system': 3, 'accuracy': 3, 'means': 2, 'transportation': 2, 'in': 2, 'this': 2, 'customer': 2, 'that': 2, 'designed': 2, 'support': 2, 'so': 2, 'calculation': 2, 'classification': 2, 'motorcycles': 1, 'are': 1, 'one': 1, 'community': 1, 'enjoy': 1, 'doing': 1, 'because': 1, 'it': 1, 'has': 1, 'small': 1, 'size': 1, 'fast': 1, 'price': 1, 'not': 1, 'too': 1, 'expensive': 1, 'compared': 1, 'other': 1, 'now': 1, 'lot': 1, 'variants': 1, 'complete': 1, 'benefits': 1, 'advantages': 1, 'will': 1, 'certainly': 1, 'complicate': 1, 'determining': 1, 'right': 1, 'choice': 1, 'according': 1, 'desired': 1, 'criteria': 1, 'facilitate': 1, 'choose': 1, 'suits': 1, 'his': 1, 'desire': 1, 'determine': 1, 'appropriate': 1, 'where': 1, 'web': 1, 'based': 1, 'easily': 1, 'accessed': 1, 'anywhere': 1, 'anytime': 1, 'internet': 1, 'media': 1, 'built': 1, 'using': 1, 'naive': 1, 'bayesian': 1, 'guaranteed': 1, 'research': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'generated': 1, 'from': 1, 'making': 1, 'an': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1179 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Faris Suriyansyah
Judul: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN INDUSTRI KECIL MENENGAH (IKM) UNGGULAN DI KABUPATEN SUMENEP DENGAN MENGGUNAKAN METODE WEIGHTED PRODUCT (WP)
Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan, Industri Kec
Pembimbing 1: Rika Yunitarini, S.T., M.T
Pembimbing 2: Sigit Susanto Putro, S.Kom., M.Kom.
Abstrak (Raw): Salah satu program kerja Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep adalah Pengembangan Industri Rumah Tangga dan Program Peningkatan Kemampuan Teknologi, nantinya akan menenetukan sebuah IKM unggulan, dan IKM unggulan ini akan dibina dan diberikan bantuan peralatan.
Sistem ini dibangun untuk mendukung proses perangkingan terhadap IKM, dimana proses ini membutuhkan data dari IKM yang ada. Nantinya data tersebut diolah dengan metode Weighted Produc,t sebelum di olah data diklasifikasikan terlebih dahulu (Industri Kecil, Industri menengah, Industri Atas).
Penelitian ini menghasilkan rangking yang berbeda antara dinas dengan sistem, dikarenakan perbedaan faktor penilaian. Pada dinas mengunakan penilaian dari segi produk (banyaknya pelaku usaha) dan melalui penggolongan (Seperti KIID, OVOP,IK,IA). Sedangkan sistem menggunakan jumlah tenaga kerja, nilai investasi, jumlah produksi, nilai produksi, jumlah bahan baku.
Abstrak (Clean): salah satu program kerja dinas perindustrian dan perdagangan kabupaten sumenep adalah pengembangan industri rumah tangga dan program peningkatan kemampuan teknologi nantinya akan menenetukan sebuah ikm unggulan dan ikm unggulan ini akan dibina dan diberikan bantuan peralatan sistem ini dibangun untuk mendukung proses perangkingan terhadap ikm dimana proses ini membutuhkan data dari ikm yang ada nantinya data tersebut diolah dengan metode weighted product sebelum di olah data diklasifikasikan terlebih dahulu industri kecil industri menengah industri atas penelitian ini menghasilkan rangking yang berbeda antara dinas dengan sistem dikarenakan perbedaan faktor penilaian pada dinas mengunakan penilaian dari segi produk banyaknya pelaku usaha dan melalui penggolongan seperti kiid ovopikia sedangkan sistem menggunakan jumlah tenaga kerja nilai investasi jumlah produksi nilai produksi jumlah bahan baku
Abstrak (Stopwords Removed): salah satu program kerja dinas perindustrian perdagangan kabupaten sumenep pengembangan industri rumah tangga program peningkatan kemampuan teknologi nantinya menenetukan ikm unggulan ikm unggulan dibina diberikan bantuan peralatan sistem dibangun mendukung proses perangkingan ikm dimana proses membutuhkan data ikm ada nantinya data tersebut diolah metode weighted product olah data diklasifikasikan terlebih dahulu industri kecil industri menengah industri atas penelitian menghasilkan rangking berbeda antara dinas sistem dikarenakan perbedaan faktor penilaian dinas mengunakan penilaian segi produk banyaknya pelaku usaha penggolongan kiid ovopikia sedangkan sistem menggunakan jumlah tenaga kerja nilai investasi jumlah produksi nilai produksi jumlah bahan baku
Abstrak (Stemmed): salah satu program kerja dinas industri dagang kabupaten sumenep kembang industri rumah tangga program tingkat mampu teknologi nanti menenetukan ikm unggul ikm unggul bina beri bantu alat sistem bangun dukung proses rangking ikm mana proses butuh data ikm ada nanti data sebut olah metode weighted product olah data klasifikasi lebih dahulu industri kecil industri tengah industri atas teliti hasil rangking beda antara dinas sistem karena beda faktor nilai dinas mengunakan nilai segi produk banyak laku usaha golong kiid ovopikia sedang sistem guna jumlah tenaga kerja nilai investasi jumlah produksi nilai produksi jumlah bahan baku
Abstrak (Corrected): salad sat program era dings industry dagan kabupaten sumner embank industry rumal tanga program dingbat camp teknologi anti menenetukan i'm lungful i'm lungful bin bert bantu flat sister bangui during proves ranking i'm mana proves butch data i'm ada anti data debut blah metope weighted product blah data klasifikasi leash dahl industry cecil industry length industry alas elite hail ranking bed angara dings sister arena bed factor nilgai dings mengunakan nilgai semi proud banyan lake sara going kind ovopikia sedan sister gun mullah teenage era nilgai invests mullah produksi nilgai produksi mullah bahai baku
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'industri': 5, 'ikm': 4, 'nilai': 4, 'dinas': 3, 'sistem': 3, 'data': 3, 'jumlah': 3, 'program': 2, 'kerja': 2, 'nanti': 2, 'unggul': 2, 'proses': 2, 'rangking': 2, 'olah': 2, 'beda': 2, 'produksi': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'dagang': 1, 'kabupaten': 1, 'sumenep': 1, 'kembang': 1, 'rumah': 1, 'tangga': 1, 'tingkat': 1, 'mampu': 1, 'teknologi': 1, 'menenetukan': 1, 'bina': 1, 'beri': 1, 'bantu': 1, 'alat': 1, 'bangun': 1, 'dukung': 1, 'mana': 1, 'butuh': 1, 'ada': 1, 'sebut': 1, 'metode': 1, 'weighted': 1, 'product': 1, 'klasifikasi': 1, 'lebih': 1, 'dahulu': 1, 'kecil': 1, 'tengah': 1, 'atas': 1, 'teliti': 1, 'hasil': 1, 'antara': 1, 'karena': 1, 'faktor': 1, 'mengunakan': 1, 'segi': 1, 'produk': 1, 'banyak': 1, 'laku': 1, 'usaha': 1, 'golong': 1, 'kiid': 1, 'ovopikia': 1, 'sedang': 1, 'guna': 1, 'tenaga': 1, 'investasi': 1, 'bahan': 1, 'baku': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'of': 13, 'the': 13, 'and': 11, 'small': 6, 'medium': 6, 'industry': 5, 'industries': 5, 'in': 4, 'will': 4, 'system': 4, 'featured': 3, 'be': 3, 'this': 3, 'data': 3, 'product': 3, 'amount': 3, 'program': 2, 'is': 2, 'then': 2, 'support': 2, 'process': 2, 'method': 2, 'weighted': 2, 'research': 2, 'value': 2, 'production': 2, 'one': 1, 'department': 1, 'commerce': 1, 'work': 1, 'sumenep': 1, 'district': 1, 'development': 1, 'domestic': 1, 'technological': 1, 'capacity': 1, 'building': 1, 'determine': 1, 'a': 1, 'fostered': 1, 'given': 1, 'aid': 1, 'equipment': 1, 'built': 1, 'to': 1, 'ranking': 1, 'requires': 1, 'from': 1, 'existing': 1, 'processed': 1, 'by': 1, 'before': 1, 'processing': 1, 'classified': 1, 'top': 1, 'resulted': 1, 'different': 1, 'rangkings': 1, 'between': 1, 'agencies': 1, 'with': 1, 'because': 1, 'differences': 1, 'factors': 1, 'on': 1, 'official': 1, 'use': 1, 'ratings': 1, 'terms': 1, 'many': 1, 'businesses': 1, 'through': 1, 'classification': 1, 'as': 1, 'kiid': 1, 'ovop': 1, 'ik': 1, 'ia': 1, 'while': 1, 'uses': 1, 'labor': 1, 'investment': 1, 'raw': 1, 'material': 1, 'keywords': 1, 'decision': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1180 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Fifin Abqoriyah
Judul: Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Program Studi Perguruan Tinggi untuk Siswa Sekolah Menengah Atas
Pembimbing 1: Achmad Jauhari, S.T., M.Kom.
Pembimbing 2: Sigit Susanto Putra, S.Kom., M.Kom.
Abstrak (Raw): Pemilihan program studi perguruan tinggi merupakan salah satu isu penting bagi siswa sekolah menengah atas, khususnya siswa kelas XII, yang akan menempuh jenjang perguruan tinggi. Saat ini, proses pemilihan program studi tersebut masih dilakukan secara manual oleh guru Bimbingan Konseling berdasarkan nilai rapor dan minat siswa saja.
Penelitian ini mengembangkan sistem pendukung keputusan untuk membantu siswa Sekolah Menengah Atas dalam memilih program studi perguruan tinggi. Sistem ini dapat digunakan oleh siswa secara efektif dan efisien. Selain oleh siswa sekolah menengah atas, sistem ini juga dapat digunakan sebagai media pendamping, baik bagi guru bimbingan konseling maupun pihak universitas sebagai sarana edukasi dan informasi. Sistem yang didesain secara otomatis dapat memberikan rekomendasi bagi pengguna berdasarkan nilai masukan. Nilai masukan yang akan diproses sebagai acuan adalah nilai rapor atau nilai mata pelajaran siswa selaku pengguna. Pemrosesan juga tidak membutuhkan waktu lama sehingga aspek ini menjadi keunggulan bagi sistem dalam hal efisiensi.
Hasil uji coba pada 39 siswa kelas XII SMA Negeri 1 Sampang menunjukkan bahwa sistem berada pada kualifikasi “baik” dan tidak memerlukan revisi. Rata-rata prosentase secara keseluruhan mengenai kualitas sistem pendukung keputusan pemilihan program studi untuk siswa sekolah menengah atas adalah 77,8% untuk uji coba pada perorangan, 84% untuk uji coba kelompok kecil, dan 81,4 % uji coba kelompok besar.
Kata kunci : fakultas, program studi, sistem pendukung keputusan
Abstrak (Clean): pemilihan program studi perguruan tinggi merupakan salah satu isu penting bagi siswa sekolah menengah atas khususnya siswa kelas xii yang akan menempuh jenjang perguruan tinggi saat ini proses pemilihan program studi tersebut masih dilakukan secara manual oleh guru bimbingan konseling berdasarkan nilai rapor dan minat siswa saja penelitian ini mengembangkan sistem pendukung keputusan untuk membantu siswa sekolah menengah atas dalam memilih program studi perguruan tinggi sistem ini dapat digunakan oleh siswa secara efektif dan efisien selain oleh siswa sekolah menengah atas sistem ini juga dapat digunakan sebagai media pendamping baik bagi guru bimbingan konseling maupun pihak universitas sebagai sarana edukasi dan informasi sistem yang didesain secara otomatis dapat memberikan rekomendasi bagi pengguna berdasarkan nilai masukan nilai masukan yang akan diproses sebagai acuan adalah nilai rapor atau nilai mata pelajaran siswa selaku pengguna pemrosesan juga tidak membutuhkan waktu lama sehingga aspek ini menjadi keunggulan bagi sistem dalam hal efisiensi hasil uji coba pada siswa kelas xii sma negeri sampang menunjukkan bahwa sistem berada pada kualifikasi “baik” dan tidak memerlukan revisi ratarata prosentase secara keseluruhan mengenai kualitas sistem pendukung keputusan pemilihan program studi untuk siswa sekolah menengah atas adalah untuk uji coba pada perorangan untuk uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar kata kunci fakultas program studi sistem pendukung keputusan
Abstrak (Stopwords Removed): pemilihan program studi perguruan tinggi salah satu isu penting bagi siswa sekolah menengah atas khususnya siswa kelas xii menempuh jenjang perguruan tinggi proses pemilihan program studi tersebut masih dilakukan secara manual guru bimbingan konseling berdasarkan nilai rapor minat siswa penelitian mengembangkan sistem pendukung keputusan membantu siswa sekolah menengah atas memilih program studi perguruan tinggi sistem dapat digunakan siswa secara efektif efisien selain siswa sekolah menengah atas sistem dapat digunakan media pendamping baik bagi guru bimbingan konseling maupun pihak universitas sarana edukasi informasi sistem didesain secara otomatis dapat memberikan rekomendasi bagi pengguna berdasarkan nilai masukan nilai masukan diproses acuan nilai rapor nilai mata pelajaran siswa selaku pengguna pemrosesan membutuhkan waktu lama aspek menjadi keunggulan bagi sistem efisiensi hasil uji coba siswa kelas xii sma negeri sampang menunjukkan sistem berada kualifikasi “baik” memerlukan revisi ratarata prosentase secara keseluruhan mengenai kualitas sistem pendukung keputusan pemilihan program studi siswa sekolah menengah atas uji coba perorangan uji coba kelompok kecil uji coba kelompok besar kata kunci fakultas program studi sistem pendukung keputusan
Abstrak (Stemmed): pilih program studi guru tinggi salah satu isu penting bagi siswa sekolah tengah atas khusus siswa kelas xii tempuh jenjang guru tinggi proses pilih program studi sebut masih laku cara manual guru bimbing konseling dasar nilai rapor minat siswa teliti kembang sistem dukung putus bantu siswa sekolah tengah atas pilih program studi guru tinggi sistem dapat guna siswa cara efektif efisien selain siswa sekolah tengah atas sistem dapat guna media damping baik bagi guru bimbing konseling maupun pihak universitas sarana edukasi informasi sistem desain cara otomatis dapat beri rekomendasi bagi guna dasar nilai masuk nilai masuk proses acu nilai rapor nilai mata ajar siswa selaku guna pemrosesan butuh waktu lama aspek jadi unggul bagi sistem efisiensi hasil uji coba siswa kelas xii sma negeri sampang tunjuk sistem ada kualifikasi baik perlu revisi ratarata prosentase cara seluruh kena kualitas sistem dukung putus pilih program studi siswa sekolah tengah atas uji coba orang uji coba kelompok kecil uji coba kelompok besar kata kunci fakultas program studi sistem dukung putus
Abstrak (Corrected): pilch program study guru ting salad sat is panting bag visa selah length alas rhesus visa keas xi tempeh penang guru ting proves pilch program study debut mash lake cara manual guru bombing counseling dakar nilgai razor mint visa elite embank sister during puts bantu visa selah length alas pilch program study guru ting sister apart gun visa cara efektif elision slain visa selah length alas sister apart gun media damping back bag guru bombing counseling maun pick university saran dukas informant sister detain cara fotomat's apart bert rekomendasi bag gun dakar nilgai mask nilgai mask proves act nilgai razor nilgai data ajar visa slake gun pemrosesan butch want lama aspen jade lungful bag sister efisiensi hail uni coma visa keas xi sea never sampan tuneup sister ada kualifikasi back peru revisit ratarata prosentase cara seluruh ken kualitas sister during puts pilch program study visa selah length alas uni coma orang uni coma kelompok cecil uni coma kelompok bear data bunch faults program study sister during puts
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'siswa': 9, 'sistem': 8, 'program': 5, 'studi': 5, 'guru': 5, 'nilai': 5, 'pilih': 4, 'bagi': 4, 'sekolah': 4, 'tengah': 4, 'atas': 4, 'cara': 4, 'guna': 4, 'uji': 4, 'coba': 4, 'tinggi': 3, 'dukung': 3, 'putus': 3, 'dapat': 3, 'kelas': 2, 'xii': 2, 'proses': 2, 'bimbing': 2, 'konseling': 2, 'dasar': 2, 'rapor': 2, 'baik': 2, 'masuk': 2, 'kelompok': 2, 'salah': 1, 'satu': 1, 'isu': 1, 'penting': 1, 'khusus': 1, 'tempuh': 1, 'jenjang': 1, 'sebut': 1, 'masih': 1, 'laku': 1, 'manual': 1, 'minat': 1, 'teliti': 1, 'kembang': 1, 'bantu': 1, 'efektif': 1, 'efisien': 1, 'selain': 1, 'media': 1, 'damping': 1, 'maupun': 1, 'pihak': 1, 'universitas': 1, 'sarana': 1, 'edukasi': 1, 'informasi': 1, 'desain': 1, 'otomatis': 1, 'beri': 1, 'rekomendasi': 1, 'acu': 1, 'mata': 1, 'ajar': 1, 'selaku': 1, 'pemrosesan': 1, 'butuh': 1, 'waktu': 1, 'lama': 1, 'aspek': 1, 'jadi': 1, 'unggul': 1, 'efisiensi': 1, 'hasil': 1, 'sma': 1, 'negeri': 1, 'sampang': 1, 'tunjuk': 1, 'ada': 1, 'kualifikasi': 1, 'perlu': 1, 'revisi': 1, 'ratarata': 1, 'prosentase': 1, 'seluruh': 1, 'kena': 1, 'kualitas': 1, 'orang': 1, 'kecil': 1, 'besar': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1, 'fakultas': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 16, 'of': 13, 'students': 8, 'system': 7, 'is': 6, 'for': 6, 'and': 6, 'a': 5, 'study': 4, 'high': 4, 'school': 4, 'value': 4, 'to': 4, 'in': 4, 'as': 4, 'college': 3, 'on': 3, 'this': 3, 'decision': 3, 'support': 3, 'be': 3, 'program': 2, 'class': 2, 'xii': 2, 'will': 2, 'selection': 2, 'by': 2, 'teachers': 2, 'counseling': 2, 'based': 2, 'can': 2, 'used': 2, 'also': 2, 'users': 2, 'input': 2, 'does': 2, 'not': 2, 'require': 2, 'group': 2, 'trial': 2, 'electoral': 1, 'an': 1, 'important': 1, 'issue': 1, 'especially': 1, 'which': 1, 'take': 1, 'level': 1, 'currently': 1, 'course': 1, 'process': 1, 'still': 1, 'done': 1, 'manually': 1, 'report': 1, 'cards': 1, 'student': 1, 'interest': 1, 'only': 1, 'developed': 1, 'help': 1, 'choosing': 1, 'effectively': 1, 'efficiently': 1, 'addition': 1, 'companion': 1, 'media': 1, 'both': 1, 'university': 1, 'means': 1, 'education': 1, 'information': 1, 'designed': 1, 'automatically': 1, 'provide': 1, 'recommendations': 1, 'processed': 1, 'reference': 1, 'grades': 1, 'or': 1, 'subjects': 1, 'processing': 1, 'long': 1, 'time': 1, 'so': 1, 'it': 1, 'one': 1, 'aspect': 1, 'excellence': 1, 'terms': 1, 'efficiency': 1, 'results': 1, 'tests': 1, 'sma': 1, 'negeri': 1, 'sampang': 1, 'indicate': 1, 'that': 1, 'qualification': 1, 'good': 1, 'revision': 1, 'average': 1, 'percentage': 1, 'overall': 1, 'quality': 1, 'courses': 1, 'was': 1, 'trials': 1, 'individuals': 1, 'small': 1, 'large': 1, 'keywords': 1, 'faculty': 1, 'programs': 1, 'systems': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1181 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Heru Rohmadi
Judul: Rancang Bangun Sistem Informasi Bimbingan Konseling dan Pelanggaran Siswa
Pembimbing 1: Sigit Susanto Putro, S.Kom., M.Kom.
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Bimbingan konseling berperan besar dalam proses pembentukan kepribadian dan mengasah kemampuan siswa di bidang akademik. Peran bimbingan konseling di sekolah bisa lebih maksimal apabila didukung dengan sistem pelayanan bimbingan konseling yang baik. Permasalahan yang masih umum ada adalah kurang lengkapnya ketersediaan data konseli yang dibutuhkan konselor dalam kegiatan pelayanan bimbingan konseling. Permasalahan tersebut dapat diminimalisir dengan adanya sebuah sistem yang bisa menampung dan menyediakan data kembali secara lengkap. Sehingga, dengan adanya sistem informasi bimbingan konseling dan pelanggaran siswa, diharapkan bisa memperbaiki kinerja sistem lama menjadi sistem yang terkomputasi, sekaligus meminimalisir kehilangan dan kerancuan data, serta dapat meningkatkan pelayanan bimbingan konseling di sekolah. Berdasarkan hasil uji coba fungsionalitas dan objektifitas sistem, secara keseluruhan dinilai bisa berjalan baik dengan nilai 7,90.
Kata kunci: Sistem Informasi, Bimbingan Konseling.
Abstrak (Clean): bimbingan konseling berperan besar dalam proses pembentukan kepribadian dan mengasah kemampuan siswa di bidang akademik peran bimbingan konseling di sekolah bisa lebih maksimal apabila didukung dengan sistem pelayanan bimbingan konseling yang baik permasalahan yang masih umum ada adalah kurang lengkapnya ketersediaan data konseli yang dibutuhkan konselor dalam kegiatan pelayanan bimbingan konseling permasalahan tersebut dapat diminimalisir dengan adanya sebuah sistem yang bisa menampung dan menyediakan data kembali secara lengkap sehingga dengan adanya sistem informasi bimbingan konseling dan pelanggaran siswa diharapkan bisa memperbaiki kinerja sistem lama menjadi sistem yang terkomputasi sekaligus meminimalisir kehilangan dan kerancuan data serta dapat meningkatkan pelayanan bimbingan konseling di sekolah berdasarkan hasil uji coba fungsionalitas dan objektifitas sistem secara keseluruhan dinilai bisa berjalan baik dengan nilai kata kunci sistem informasi bimbingan konseling
Abstrak (Stopwords Removed): bimbingan konseling berperan besar proses pembentukan kepribadian mengasah kemampuan siswa bidang akademik peran bimbingan konseling sekolah lebih maksimal apabila didukung sistem pelayanan bimbingan konseling baik permasalahan masih umum ada kurang lengkapnya ketersediaan data konseli dibutuhkan konselor kegiatan pelayanan bimbingan konseling permasalahan tersebut dapat diminimalisir adanya sistem menampung menyediakan data kembali secara lengkap adanya sistem informasi bimbingan konseling pelanggaran siswa diharapkan memperbaiki kinerja sistem lama menjadi sistem terkomputasi sekaligus meminimalisir kehilangan kerancuan data dapat meningkatkan pelayanan bimbingan konseling sekolah berdasarkan hasil uji coba fungsionalitas objektifitas sistem secara keseluruhan dinilai berjalan baik nilai kata kunci sistem informasi bimbingan konseling
Abstrak (Stemmed): bimbing konseling peran besar proses bentuk pribadi asah mampu siswa bidang akademik peran bimbing konseling sekolah lebih maksimal apabila dukung sistem layan bimbing konseling baik masalah masih umum ada kurang lengkap sedia data konseli butuh konselor giat layan bimbing konseling masalah sebut dapat diminimalisir ada sistem tampung sedia data kembali cara lengkap ada sistem informasi bimbing konseling langgar siswa harap baik kerja sistem lama jadi sistem terkomputasi sekaligus meminimalisir hilang rancu data dapat tingkat layan bimbing konseling sekolah dasar hasil uji coba fungsionalitas objektifitas sistem cara seluruh nilai jalan baik nilai kata kunci sistem informasi bimbing konseling
Abstrak (Corrected): bombing counseling pecan bear proves bent tribade ash camp visa biding academic pecan bombing counseling selah leash maximal arabia during sister layman bombing counseling back marsala mash mum ada during lengkap media data nonself butch counselor gift layman bombing counseling marsala debut apart diminimalisir ada sister tamping media data cembali cara lengkap ada sister informant bombing counseling hangar visa harp back era sister lama jade sister terkomputasi sekaligus meminimalisir hang ranch data apart dingbat layman bombing counseling selah dakar hail uni coma fungsionalitas objektifitas sister cara seluruh nilgai alan back nilgai data bunch sister informant bombing counseling
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'bimbing': 7, 'konseling': 7, 'sistem': 7, 'layan': 3, 'baik': 3, 'ada': 3, 'data': 3, 'peran': 2, 'siswa': 2, 'sekolah': 2, 'masalah': 2, 'lengkap': 2, 'sedia': 2, 'dapat': 2, 'cara': 2, 'informasi': 2, 'nilai': 2, 'besar': 1, 'proses': 1, 'bentuk': 1, 'pribadi': 1, 'asah': 1, 'mampu': 1, 'bidang': 1, 'akademik': 1, 'lebih': 1, 'maksimal': 1, 'apabila': 1, 'dukung': 1, 'masih': 1, 'umum': 1, 'kurang': 1, 'konseli': 1, 'butuh': 1, 'konselor': 1, 'giat': 1, 'sebut': 1, 'diminimalisir': 1, 'tampung': 1, 'kembali': 1, 'langgar': 1, 'harap': 1, 'kerja': 1, 'lama': 1, 'jadi': 1, 'terkomputasi': 1, 'sekaligus': 1, 'meminimalisir': 1, 'hilang': 1, 'rancu': 1, 'tingkat': 1, 'dasar': 1, 'hasil': 1, 'uji': 1, 'coba': 1, 'fungsionalitas': 1, 'objektifitas': 1, 'seluruh': 1, 'jalan': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 13, 'of': 8, 'counseling': 7, 'and': 7, 'in': 6, 'system': 6, 'with': 4, 'a': 3, 'is': 3, 'that': 3, 'data': 3, 'role': 2, 'schools': 2, 'could': 2, 'service': 2, 'problems': 2, 'based': 2, 'on': 2, 'can': 2, 'information': 2, 'to': 2, 'improve': 2, 'as': 2, 'well': 2, 'plays': 1, 'major': 1, 'formation': 1, 'personality': 1, 'hone': 1, 'skills': 1, 'students': 1, 'academic': 1, 'field': 1, 'guidance': 1, 'get': 1, 'more': 1, 'leverage': 1, 'when': 1, 'supported': 1, 'good': 1, 'common': 1, 'still': 1, 'exist': 1, 'are': 1, 'incomplete': 1, 'availability': 1, 'required': 1, 'counselee': 1, 'counselor': 1, 'activities': 1, 'those': 1, 'be': 1, 'minimized': 1, 'accommodate': 1, 'provide': 1, 'back': 1, 'full': 1, 'thus': 1, 'violations': 1, 'student': 1, 'expected': 1, 'performance': 1, 'old': 1, 'into': 1, 'computed': 1, 'minimize': 1, 'loss': 1, 'confusion': 1, 'services': 1, 'results': 1, 'testing': 1, 'functionality': 1, 'objectivity': 1, 'overall': 1, 'assessed': 1, 'work': 1, 'value': 1, 'keywords': 1, 'systems': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1182 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Suharto
Judul: Perancangan Sistem Informasi Pengelolaan Anggaran Berbasis Web
Pembimbing 1: Rika Yunitarini, S.T., M.T
Pembimbing 2: Sigit Susanto Putro, S.Kom., M.Kom
Abstrak (Raw): Proses pengelolaan anggaran di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep meliputi proses DPA yang sudah disahkan, pembuatan NPD, pembuatan SPP, dan rekap laporan. Pengelolaan anggaran sangat diperlukan dalam mengelolah keuangan dari tiap kegiatan yang direncanakan. Rencana pengelolaan anggaran disusun berdasarkan kegiatan tahunan dengan rencana kegiatan jangka panjang. Masalah yang terjadi pada perhitungan data-data pengeluaran anggaran, dikarenakan tidak ada laporan yang otomatis dicetak, masih dihitung secara manual yang membutuhkan berkas-berkas data pengeluaran sebelumnya. Sistemnya masih manual sehingga hasil kinerjanya cukup lambat dan membutuhkan waktu yang cukup lama terutama dalam laporan pengelolaan anggaran. Dengan menggunakan sistem informasi pengelolaan anggaran berbasis web mampu dan membantu segala kegiatan pembuatan laporan lebih mudah, cepat, efisien, dan tepat waktu dalam melaksanakannya. Untuk membantu pembuatan aplikasi ini dengan menggunakan Framework CodeIgniter versi 3.0.4. Framework CodeIgniter dapat diperoleh secara gratis dengan sistem model MVC (Model, View, Controller) yang dikembangkan aplikasi web berbasis PHP. Hasil dari penelitian perancangan sistem informasi pengelolaan anggaran ini mampu membantu dan mempermudah pekerjaan para pegawai dalam pembuatan laporan pengelolaan anggaran, sehingga dapat memperoleh informasi yang lebih mudah, akurat, dan cepat.
Kata Kunci : Sistem Informasi, Laporan Pengelolaan Anggaran, Framework CodeIgniter.
Abstrak (Clean): proses pengelolaan anggaran di dinas komunikasi dan informatika kabupaten sumenep meliputi proses dpa yang sudah disahkan pembuatan npd pembuatan spp dan rekap laporan pengelolaan anggaran sangat diperlukan dalam mengelolah keuangan dari tiap kegiatan yang direncanakan rencana pengelolaan anggaran disusun berdasarkan kegiatan tahunan dengan rencana kegiatan jangka panjang masalah yang terjadi pada perhitungan datadata pengeluaran anggaran dikarenakan tidak ada laporan yang otomatis dicetak masih dihitung secara manual yang membutuhkan berkasberkas data pengeluaran sebelumnya sistemnya masih manual sehingga hasil kinerjanya cukup lambat dan membutuhkan waktu yang cukup lama terutama dalam laporan pengelolaan anggaran dengan menggunakan sistem informasi pengelolaan anggaran berbasis web mampu dan membantu segala kegiatan pembuatan laporan lebih mudah cepat efisien dan tepat waktu dalam melaksanakannya untuk membantu pembuatan aplikasi ini dengan menggunakan framework codeigniter versi framework codeigniter dapat diperoleh secara gratis dengan sistem model mvc model view controller yang dikembangkan aplikasi web berbasis php hasil dari penelitian perancangan sistem informasi pengelolaan anggaran ini mampu membantu dan mempermudah pekerjaan para pegawai dalam pembuatan laporan pengelolaan anggaran sehingga dapat memperoleh informasi yang lebih mudah akurat dan cepat kata kunci sistem informasi laporan pengelolaan anggaran framework codeigniter
Abstrak (Stopwords Removed): proses pengelolaan anggaran dinas komunikasi informatika kabupaten sumenep meliputi proses dpa sudah disahkan pembuatan npd pembuatan spp rekap laporan pengelolaan anggaran sangat diperlukan mengelolah keuangan tiap kegiatan direncanakan rencana pengelolaan anggaran disusun berdasarkan kegiatan tahunan rencana kegiatan jangka panjang masalah terjadi perhitungan datadata pengeluaran anggaran dikarenakan ada laporan otomatis dicetak masih dihitung secara manual membutuhkan berkasberkas data pengeluaran sebelumnya sistemnya masih manual hasil kinerjanya cukup lambat membutuhkan waktu cukup lama terutama laporan pengelolaan anggaran menggunakan sistem informasi pengelolaan anggaran berbasis web mampu membantu segala kegiatan pembuatan laporan lebih mudah cepat efisien tepat waktu melaksanakannya membantu pembuatan aplikasi menggunakan framework codeigniter versi framework codeigniter dapat diperoleh secara gratis sistem model mvc model view controller dikembangkan aplikasi web berbasis php hasil penelitian perancangan sistem informasi pengelolaan anggaran mampu membantu mempermudah pekerjaan para pegawai pembuatan laporan pengelolaan anggaran dapat memperoleh informasi lebih mudah akurat cepat kata kunci sistem informasi laporan pengelolaan anggaran framework codeigniter
Abstrak (Stemmed): proses kelola anggar dinas komunikasi informatika kabupaten sumenep liput proses dpa sudah sah buat npd buat spp rekap lapor kelola anggar sangat perlu elo uang tiap giat rencana rencana kelola anggar susun dasar giat tahun rencana giat jangka panjang masalah jadi hitung datadata keluar anggar karena ada lapor otomatis cetak masih hitung cara manual butuh berkasberkas data keluar belum sistem masih manual hasil kerja cukup lambat butuh waktu cukup lama utama lapor kelola anggar guna sistem informasi kelola anggar bas web mampu bantu segala giat buat lapor lebih mudah cepat efisien tepat waktu laksana bantu buat aplikasi guna framework codeigniter versi framework codeigniter dapat oleh cara gratis sistem model mvc model view controller kembang aplikasi web bas php hasil teliti ancang sistem informasi kelola anggar mampu bantu mudah kerja para pegawai buat lapor kelola anggar dapat oleh informasi lebih mudah akurat cepat kata kunci sistem informasi lapor kelola anggar framework codeigniter
Abstrak (Corrected): proves fella anger dings komunikasi information kabupaten sumner lieut proves spa judah say but nod but spy reap labor fella anger sang peru ego hang tip gift recant recant fella anger susan dakar gift thun recant gift bangka panting marsala jade hiding datadata cellar anger arena ada labor fotomat's weak mash hiding cara manual butch berkasberkas data cellar begum sister mash manual hail era cutup lambast butch want cutup lama mama labor fella anger gun sister informant fella anger was web camp bantu legal gift but labor leash judah eat elision teat want lasagna bantu but aplikasi gun framework codeigniter verse framework codeigniter apart olen cara gratis sister model mic model view controller embank aplikasi web was pop hail elite dancing sister informant fella anger camp bantu judah era para pegawai but labor fella anger apart olen informant leash judah aura eat data bunch sister informant labor fella anger framework codeigniter
--- Tokenisasi (Perhitungan Jumlah Kata) ---
Frekuensi Kata (Indonesia): Counter({'anggar': 9, 'kelola': 8, 'lapor': 6, 'buat': 5, 'sistem': 5, 'giat': 4, 'informasi': 4, 'rencana': 3, 'bantu': 3, 'mudah': 3, 'framework': 3, 'codeigniter': 3, 'proses': 2, 'hitung': 2, 'keluar': 2, 'masih': 2, 'cara': 2, 'manual': 2, 'butuh': 2, 'hasil': 2, 'kerja': 2, 'cukup': 2, 'waktu': 2, 'guna': 2, 'bas': 2, 'web': 2, 'mampu': 2, 'lebih': 2, 'cepat': 2, 'aplikasi': 2, 'dapat': 2, 'oleh': 2, 'model': 2, 'dinas': 1, 'komunikasi': 1, 'informatika': 1, 'kabupaten': 1, 'sumenep': 1, 'liput': 1, 'dpa': 1, 'sudah': 1, 'sah': 1, 'npd': 1, 'spp': 1, 'rekap': 1, 'sangat': 1, 'perlu': 1, 'elo': 1, 'uang': 1, 'tiap': 1, 'susun': 1, 'dasar': 1, 'tahun': 1, 'jangka': 1, 'panjang': 1, 'masalah': 1, 'jadi': 1, 'datadata': 1, 'karena': 1, 'ada': 1, 'otomatis': 1, 'cetak': 1, 'berkasberkas': 1, 'data': 1, 'belum': 1, 'lambat': 1, 'lama': 1, 'utama': 1, 'segala': 1, 'efisien': 1, 'tepat': 1, 'laksana': 1, 'versi': 1, 'gratis': 1, 'mvc': 1, 'view': 1, 'controller': 1, 'kembang': 1, 'php': 1, 'teliti': 1, 'ancang': 1, 'para': 1, 'pegawai': 1, 'akurat': 1, 'kata': 1, 'kunci': 1})
Frekuensi Kata (Inggris): Counter({'the': 14, 'of': 10, 'budget': 8, 'management': 7, 'and': 7, 'in': 4, 'reports': 4, 'system': 4, 'information': 4, 'is': 3, 'assist': 3, 'to': 3, 'codeigniter': 3, 'framework': 3, 'manufacture': 2, 'report': 2, 'plan': 2, 'activities': 2, 'that': 2, 'data': 2, 'still': 2, 'so': 2, 'quite': 2, 'a': 2, 'using': 2, 'with': 2, 'model': 2, 'processes': 1, 'department': 1, 'communication': 1, 'informatics': 1, 'sumenep': 1, 'district': 1, 'covers': 1, 'approved': 1, 'dpa': 1, 'process': 1, 'npd': 1, 'spp': 1, 'recap': 1, 'drawn': 1, 'up': 1, 'by': 1, 'annual': 1, 'activity': 1, 'longterm': 1, 'problems': 1, 'occur': 1, 'calculation': 1, 'because': 1, 'there': 1, 'are': 1, 'no': 1, 'automatically': 1, 'printed': 1, 'calculated': 1, 'manually': 1, 'requiring': 1, 'files': 1, 'previously': 1, 'expenditure': 1, 'manual': 1, 'performance': 1, 'slow': 1, 'takes': 1, 'long': 1, 'time': 1, 'especially': 1, 'capable': 1, 'webbased': 1, 'all': 1, 'making': 1, 'easier': 1, 'faster': 1, 'efficient': 1, 'timely': 1, 'implementation': 1, 'this': 1, 'application': 1, 'version': 1, 'can': 1, 'be': 1, 'obtained': 1, 'free': 1, 'charge': 1, 'mvc': 1, 'view': 1, 'controller': 1, 'developed': 1, 'php': 1, 'based': 1, 'web': 1, 'applications': 1, 'results': 1, 'research': 1, 'design': 1, 'able': 1, 'facilitate': 1, 'work': 1, 'employees': 1, 'preparation': 1, 'as': 1, 'obtain': 1, 'more': 1, 'easily': 1, 'accurately': 1, 'quickly': 1, 'keywords': 1, 'systems': 1})
-------------------------------------------
--- Data #1183 ---
Prodi: Teknik Informatika
Penulis: Holili
Judul: Perancangan dan Pembuatan Sistem Informasi Pondok Pesantren Berbasis Web (Studi Kasus: Pondok Pesantren Al-Hikam Kec. Burneh Kab. Bangkalan )
Pembimbing 1: Andharini Dwi Cahyani, S.Kom., M.Kom.
Pembimbing 2: Rika Yunitarini, S.T., M.T.
Abstrak (Raw): Banyak Sistem informasi yang ada pada Pondok Pesantren Al Hikam Tunjung Burneh Bangkalan masih dilakukan secara manual. Dalam pengolahan data pesantren, masih secara konvensional dengan sistem pendataan yang sekarang dirasakan masih banyak kekurangan yang terjadi, dikarenakan sistem yang ada masih menggunakan lembaran kertas dan arsip sehingga dapat menyebabkan data-data yang ada mudah hilang ataupun rusak. Dalam tugas akhir ini akan dibangun sebuah Sistem Informasi Pesantren yang dapat mengintegrasikan keseluruhan proses-proses yang ada di pesantren dengan data yang terkait. Pengintegrasian tersebut dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dalam hal sumber daya yang digunakan oleh pihak pesantren serta menyediakan media penyimpanan data yang terstruktur. Sistem ini dikembangkan dengan bahasa pemograman PHP, Fremwork, Laravel dan SQLyog Sebagai Database Server. Sistem ini diharaapkan dapat mempermudah dan mempercepat proses pengumpulan dan pengolahan data, serta memberikan akurasi dan kecepatan dalam penyampaian informasi.
Kata kunci: Sistem informasi Pondok Pesantren berbasis WEB.
Abstrak (Clean): banyak sistem informasi yang ada pada pondok pesantren al hikam tunjung burneh bangkalan masih dilakukan secara manual dalam pengolahan data pesantren masih secara konvensional dengan sistem pendataan yang sekarang dirasakan masih banyak kekurangan yang terjadi dikarenakan sistem yang ada masih menggunakan lembaran kertas dan arsip sehingga dapat menyebabkan datadata yang ada mudah hilang ataupun rusak dalam tugas akhir ini akan dibangun sebuah sistem informasi pesantren yang dapat mengintegrasikan keseluruhan prosesproses yang ada di pesantren dengan data yang terkait pengintegrasian tersebut dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dalam hal sumber daya yang digunakan oleh pihak pesantren serta menyediakan media penyimpanan data yang terstruktur sistem ini dikembangkan dengan bahasa pemograman php fremwork laravel dan sqlyog sebagai database server sistem ini diharaapkan dapat mempermudah dan mempercepat proses pengumpulan dan pengolahan data serta memberikan akurasi dan kecepatan dalam penyampaian informasi kata kunci sistem informasi pondok pesantren berbasis web
Abstrak (Stopwords Removed): banyak sistem informasi ada pondok pesantren al hikam tunjung burneh bangkalan masih dilakukan secara manual pengolahan data pesantren masih secara konvensional sistem pendataan sekarang dirasakan masih banyak kekurangan terjadi dikarenakan sistem ada masih menggunakan lembaran kertas arsip dapat menyebabkan datadata ada mudah hilang ataupun rusak tugas akhir dibangun sistem informasi pesantren dapat